View Full Version : Mamuju; Bumi Manakara
eurico December 27th, 2009, 01:50 AM http://www.mamujukab.go.id/document/images/lambang_ok.png
Daerah Kabupaten Mamuju, merupakan salah satu kabupaten yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Sulawesi dalam wilayah pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan.
Mamuju adalah ibukota Provinsi Sulawesi Barat yang menyimpan sejuta khazanah. Dimulai dari letaknya yang sangat strategis, wilayahnya yang luas hingga kekayaan alamnya yang melimpah. Daerah ini memiliki wilayah yang membentang dari perbatasan Kecamatan Tapalang sampai dengan Kecamatan Karossa dengan panjang sekitar 204 Km. Mamuju berhadapan langsung dengan selat Makassar dan pulau Kalimantan di sebelah barat yang merupakan jalur ramai perdagangan nasional serta jalur darat trans Sulawesi pesisir barat yang merupakan jalur perdagangan utama yang mehubungkan kota-kota yang ada di pulau Sulawesi. Selain memiliki letak yang sangat strategis, Kabupaten Mamuju memiliki pula kekayaan alam yang melimpah meskipun hingga kini sebagian besar dari potensi yang dimilikinya belum terkelola dengan baik.
Adapun potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki daerah ini berasal dari beberapa sektor yaitu, : sektor Pertanian dan Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan, perikanan dan kelautan, serta Sektor Pertambangan dan Energi. Selainnya itu, untuk menjangkau Kabupaten Mamuju yang juga ibukota Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan Provinsi ke-33 di Indonesia dapat dijangkau dengan menggunakan pesawat udara yang berpangkalan di Bandara Tampapadang Kecamatan Kalukku sekitar 35 km dari kota Mamuju. Rute penerbangan dari Makassar - Mamuju - Balikpapan PP, dengan volume penerbangan setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu setiap Minggu. Kendatipun Bandara Tampapadang masih berstatus bandara klas V, tetapi bandara ini telah memiliki Run Away sepanjang 1.260 meter dan dapat didarati pesawat jenis Cassa dan Fokker 28 yang mampu memuat penumpang sekitar 24 orang. Selain menggunakan transportasi darat seperti Bus dan mobil ukuran kecil, daerah ini juga dapat dijangkau dengan menggunakan alat transportasi laut seperti Fery dari Balikpapan (Provinsi Kalimantan Timur ), kapal laut dan sebagainya.
Faktor penunjang lain yang ada berupa sarana akomodasi seperti hotel dan penginapan meskipun baru sebatas kelas melati, restaurant dan rumah makan serta fasilitas telepon berupa Telkom dan telepon selular ( ponsel ) serta perbankan yang siap melayani kebutuhan calon investor yang berkunjung ke daerah ini. Khusus untuk Pariwisata, daerah ini juga memiliki potensi yang tak kalah dengan daerah lainnya. Potensi wisata itu berupa wisata bahari, wisata alam dan wisata budaya.
.:: VISI dan MISI ::.
VISI
"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Kabupaten Mamuju yang Maju dan Mandiri"
MISI
1. Peningkatan Kesejahteraan Rakyat
a. Masyarakat Sehat
b. Pendidikan Murah dan Maju
c. Peningkatan Kualitas Iman
d. Kelestarian Budaya dan Pariwisata
2. Pembangunan Ekonomi (Ekonomi maju berbasis pertanian).
a. Pembaruan Sistem pertanian tradisional.
b. Pengembangan komoditas unggulan dan ketersediaan pasar
c. Infrastruktur tertunjang
3. Pengembangan Pemerintahan yang Bersih dan Baik
a. Penguatan Pemerintahan Desa
b. Disiplin Aparat (Birokrasi)
c. Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)
d. Sistem Karir yang Sehat
4. Pemantapan Ibukota dan Penataan Wilayah
a. Pengembangan Pusat-Pusat Pelayanan Jasa
b. Pengembangan Sarana dan Prasarana Pendidikan
c. Pengembangan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Kabupaten sebagai Pusat Rujukan antar Kabupaten di Wilayah Sulawesi Barat
d. Pembinaan Kegiatan Kepemudaan dan Olah Raga
5. Kepastian Hukum dan Rasa Aman
a. Sertifikasi Massal Sistem
b. Optimalisasi Peran dan Fungsi TNI/POLRI serta Penegak Hukum lainnya
Gedung DPRD Dati II Mamuju
http://farm3.static.flickr.com/2611/4217411696_de06377baf_o.jpg
sayaka December 27th, 2009, 02:26 AM ^^ hohoho.....selamat datang mamuju.... :cheer::cheer: gitu dund ric, manfaatkan kebereadaanmu untuk mamuju..... keep fight n keep post.... ;) :cheers:
bharadya December 27th, 2009, 09:43 AM ^^ LANJUTKAN! :horse::horse:
Sweet December 27th, 2009, 11:55 AM Lebih Banyak... Lebih Baik... :D
eurico December 28th, 2009, 12:16 AM ^^ hohoho.....selamat datang mamuju.... :cheer::cheer: gitu dund ric, manfaatkan kebereadaanmu untuk mamuju..... keep fight n keep post.... ;) :cheers:
Thank's say, still more pict to come
^^ LANJUTKAN! :horse::horse:
LANJUTKAN!
Lebih Banyak... Lebih Baik... :D
As I promise here they are
eurico December 28th, 2009, 12:16 AM Rumah Adat Mamuju
http://farm3.static.flickr.com/2742/4216645075_42aa718170_o.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4066/4216657175_94d3775b40_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2592/4216655611_9f71841bfa_o.jpg
[img]http://farm3.static.flickr.com/2748/4217421504_08aba6bfbb_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2758/4216653373_3cc2dac1e5_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2581/4216658073_749aa4db03_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2603/4217427656_000b036ace_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2510/4217428758_6e47720e6c_o.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4041/4216662387_6b0a5fe18e_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2603/4217426766_ace75fbce9_o.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4007/4216658793_988cdda265_o.jpg
gussinyo December 28th, 2009, 10:20 AM pictnya lebih banyak lagi dunk
Sweet December 28th, 2009, 05:22 PM Nice pict's :okay:
~MELVINDONESIA~ December 28th, 2009, 05:27 PM Klo ga salah,Mamuju tu ibukota Sulbar ya?
eurico December 29th, 2009, 12:02 AM pictnya lebih banyak lagi dunk
santai... insyaallah akan gw update terus.
kalo ada temen forumer lain yang mau menyumbang foto atau artikel juga boleh.
Nice pict's :okay:
thank's, more pict to come....
Klo ga salah,Mamuju tu ibukota Sulbar ya?
yoa tepat sekali
eurico December 29th, 2009, 12:04 AM D' Maleo Hotel
hotel berbintang 3 ini dibangun di atas tanah reklamasi di teluk Mamuju
http://farm3.static.flickr.com/2517/4216643333_1def159e05_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2588/4217409130_2448239a8c_o.jpg
gambar diatas udah lama, I'll update it soon
eurico December 29th, 2009, 12:48 AM kota Mamuju dilihat dari Anjoro Pitu alias Kelapa Tujuh
http://cache.virtualtourist.com/2438463-Mamuju_City_View_taken_from_Anjoro_Pitu-Mamuju.jpg
pulau yang nampak itu adalah pulau Karampuang, Karampuang artinya Buaya karena apabila dilihat dari atas akan nampak seperti buaya
eurico December 29th, 2009, 12:58 AM SEJARAH HARI JADI MAMUJU
Penetapan Hari Jadi Mamuju sebagai salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan memakan waktu yang cukup panjang dan melibatkan banyak tokoh di daerah ini. Kajian sejarah dan berbagai peristiwa penting melahirkan beberapa versi mangenai waktu yang paling tepat untuk dijadikan sebagai Hari Jadi Mamuju.
Menyadari perlunya titik temu pendapat mengenai hari jadi tersebut, HIPERMAJU dan PERSUKMA bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Mamuju melaksanakan seminar, dan ditetapkan tahun 1540 sebagai Hari Jadi Mamuju. Hasil seminar inilah yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bupati dengan menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Mamuju.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mamuju hasil pemilu 1999 menerima Ranperda dan setelah melalui pembahasan termasuk dengar pendapat dengan para tokoh sejarah, budayawan dan tokoh intelektual di daerah ini, dalam sidang paripurna tanggal 9 Agustus 1999 secara resmi Ranperda tentang Hari Jadi Mamuju disahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Mamuju. Peraturan daerah ini adalah Perda Nomor 05 Tahun 1999 diundangkan pada Tanggal 10 Agustus 1999 dan dicantumkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Mamuju Tahun 1999 Nomor 14. Inti dari Perda tersebut adalah menetapkan TANGGAL 14 JULI 1540 SEBAGAI HARI JADI MAMUJU.
Dalam penjelasan Peraturan Daerah tersebut diuraikan latar belakang penetapan waktu Hari Jadi Mamuju dan kesempatan ini dikutip beberapa kalimat butir C (penjelasan peraturan) sebagai berikut :
"Apabila dilihat dari sudut yuridis formal, maka Hari Jadi Mamuju akan jatuh pada tanggal 4 Juli 1959, yaitu saat ditetapkannya Undang- Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi. Namun akal sehat akan membawa kita untuk tidak terpaku dan terperangkap dalam kelakuan formalitas yang sempit yang kelak dapat mengaburkan maksud dan tujuan menetakan Hari Jadi Mamuju itu sendiri".
Dengan demikian, Hari Jadi Mamuju akan bermakna dan bernilai moral yang amat mendalam bukan sekedar formalitas belaka tetapi dapat memberi makna simbolik tentang harkat, hakekat, citra dan jati diri untuk selanjutnya berperan sebagai wahana motivasi bagi masyarakat demi melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah Mamuju.
Ungkapan Mutiara hikmah nilai budaya dan tradisi masyarakat Mamuju mengatakan: "Todiari Teppo Dolu, Parallu Nikilalai Sule Wattu Ia Te'e, Laiyalai Mendiari Peppondonganna Katuoatta'ilalan Era Laittingayoaianna".
Dari kutipan diatas tergambar dasar-dasar pemikiran penetapan waktu yang diambil sebagai Hari Jadi Mamuju dan peristiwa yang menjadi patokan penetapannya adalah terbentuknya Kerajaan Mamuju dari hasil perpaduan tiga buah kerajaan Kurri-Kurri, Langgamonar dan Managallang. Selanjutnya, dasar pemikiran dan pertimbangan penetapan waktu tersebut secara terinci dari tanggal, bulan dan tahun yang diambil diungkapkan sebagai berikut :
1. Tanggal 14 (empat belas).
a. Angka 14 adalah angka kelipatan dua dari tujuh, yang oleh tradisi Masyarakat Mamuju menyebutnya Penduang Pitu.
b. Jumlah hari dalam sebulan bergerak antara 28/29 dan 30/31 hari dengan demikian, posisi tanggal 14 berada pada posisi tengah yang diapit 14/15 hari sebelum dan 15/16 hari sesudahnya.
c. Tanggal 14 akan selalu berada pada posisi mendekati kebenaran, karena keseimbangan jumlah hari sebelum dan sesudahnya dalam sebulan.
d. Nilai-nilai tradisi yang lekat dengan tanggal 14 adalah perhitungan hari ke-14 dengan posisi bulan situru' yang berarti mufakat bulan malam ke-14 adalah purnama.
e. Angka 14 disimbolkan dengan 14 Distrik Swapraja di Mamuju.
2. Bulan Juli
a. Bulan Juli adalah bulan berada pada posisi urutan 7 dari 12 bulan setahun. Nilai tradisi angka 7 bagi Masyarakat Mamuju dipandang amat sakral penuh makna. Demikian letaknya angka 7 dengan masyarakat Mamuju di bawah ini terinventarisir dengan angka 7 sebagai berikut :
1.) Ada' Gala'gar Pitu (7 Pemangku Adat).
2.) Pitu Ba'bana Binanga (7 Kerajaan di pesisir).
3.) Pitu Ulunna Salu' (7 Kerajaan di Hulu Sungai).
4.) Penduang Pitu (14 sebagai kelipatan 2 dari 7).
5.) Nene Pitullapis (Nenek tujuh turunan).
6.) Ampo Pitullapis (Cucu tujuh turunan).
7.) Langi' Pitussusung (Langit tujuh susun).
8.) Tanpo Pitullapis (Tanah tujuh lapis).
9.) Tanete Pituttodong (Gunung tujuh bersusun).
10.) Tobo Lengkong Pitu (Keris berlekuk tujuh).
11.) Nambo Pitundappa (Kedalaman tujuh depaan).
12.) Pitu Tokke Pitu Sassa (Tujuh Tokke dan tujuh Cecak).
13.) Anjoro Pitu (Kelapa 7).
14.) Belua' bare pitu (Rambut terbelah tujuh).
15.) Orang Lanta' Pitu (Tangga beranak tujuh).
16.) Mingguling Pempitu Dapurang (Mengelilingi dapur hingga 7 kali).
17.) Pitumbongi, Pitungallo (7 hari 7 malam).
b. Bulan Juli adalah bulan saat diundangkannya UU Nomor 29 Tahun 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi.
c. Bulan dengan posisi urutan 7 berada pada posisi tengah yang diapit oleh 6 bulan sebelumnya dan 6 bulan sesudahnya termasuk bulan Juli itu sendiri dari 12 bulan dalam setahun.
d. Dengan bulan Juli akan selalu berada pada posisi tengah yang mendekati kebenaran karena keseimbangan jumlah bulan sebelum dan sesudahnya dalam setahun.
e. Bulan Juli adalah bulan yang berada pada posisi urutan ke-7 dari 12 bulan dalam setahun.
3. Tahun 1540
a. Tahun 1540 adalah tahun terbentuknya kerajaan Mamuju dari hasil perpaduan dari tiga buah kerajaan di Rante Lisuang Ada' Kurungan Bassi, yakni Kurri-Kurri, Langgamonar dan Managgallangoleh Pue Tunileo.
b. Tahun 1540 didasarkan atas pemikiran dan fakta sejarah bahwa pada tahun tersebut, tercatat dalam sejarah Pelabuhan Kurri-Kurri sebagai pelabuhan Internasional yang telah menjadi persinggahan Portugis mambawa barang komuditas pada Rute Karajaan Siang di Pangkaje'ne sebelum Gowa dan Manado Tua (Sulawesi Utara).
c. Tahun 1540 adalah tahun kesepakatan sebagai kesimpulan hasil seminar Hari Jadi Mamuju yang diselenggarakan oleh Hipermaju dan Persukma Makassar, berkerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju.
Kawulo Alit December 29th, 2009, 01:02 AM ^^Ternyata Mamuju bagus juga sudah mulai menggeliat :cheers:
eurico December 29th, 2009, 01:02 AM http://www.mamujukab.go.id/document/images/lambang_ok.png
NAMA LAMBANG
Sebagaimana dengan daerah lainnya, Kabupaten Mamuju juga mempunyai lambang daerah yang disebut " MANAKARRA " yang berarti " Pusaka yang sakti atau petunjuk "
BENTUK LAMBANG
Bentuk lambang daerah Mamuju berupa - enam perisai, melambangkan ketangkasan dan sifat kepahlawanan.
LUKISAN DASAR
1. Enam buah tali berpilin membatasi bidang - melambangkan persatuan yang kokoh bagi enam buah kecamatan daerah Kabupaten Mamuju ( sekarang pemekaran daerah menjadi 15 kecamatan).
2. Enam mata rantai - melambangkan ikatan yang kokoh, kuat bagi suku-suku bangsa yang bersabar mendiami daerah Mamuju.
3. Bintang ini melambangkan bahwa penduduk daerah ini senantiasa menjunjung tinggi Ketuhanan yang Maha Esa.
LUKISAN INTI
1. Setangkai butir padi yang berbiji empat puluh lima dan setangkai kapas yang berbiji delapan, melambangkan cita kemakmuran berdasarkan proklamasi 17 Agustus 1945.
2. Pita merah putih yang diatasnya dibalik aksara Manakarra, menggambarkan bahwa daerah Mamuju yang juga daerah Manakarra adalah bagian dari Negara Republik Indonesia di Proklamasikan pada 17 Agustus 1945 yang mengkeramatkan Sang Saka Merah Putih.
3. Sebuah tembok yang kokoh, kuat tersusun bertingkat enam pada tengah dasarnya terdapat sebuah roda yang melambangkan gerak pembangunan yang menyeluruh dan berencana yang dilaksanakan tahap demi tahap oleh tenaga manusia menuju kepada pengelolaan secara mekanisasi yang titik tolaknya diinspirasikan oleh hari 1 Juli 1966 sebagai Hari Kebangkitan Mamuju yang dijiwai oleh makna yang terkandung di dalam Pancasila.
4. Pada latar belakang lukisan-lukisan menggambarkan daerah Mamuju yang indah, subur terdiri dari gunung-gunung yang ditumbuhi hutan yang lebat dan daerah yang luas, dapat dijadikan sawah dan tanah perkebunan. Sedang perahu-perahu yang berlayar melambangkan alat perhubungan tradisional antara daerah dan pulau yang dipergunakan di daerah ini.
5. Lukisan gunung Sandapang yang berpuncak tinggi, di atasnya senantiasa dihiasi dengan awan yang putih melambangakan alam daerah Mamuju secara khusus dan sebagai cucuran dari cita-cita peningkatan daya juang setinggi mungkin oleh penduduk dalam rangka melaksanakan masyarakat adil dan makmur. Sedang awan yang putih tersedia untuk tempat mencatatkan nama bagi orang yang ingin turut memberikan dharma bhaktinya menuju cita-cita keadilan dan kemakmuran bagi segenap penduduk.
1. RUMUSAN ARTI
Mamuju dengan segala yang ada padanya berusaha membangun dan mengelola kekayaan alamnya setinggi mungkin untuk memperoleh kemakmuran yang merata bagi setiap penduduk sebagai realisasi dari masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
2. KESIMPULAN
Segala cita dan makna yang terkandung dalam lambang ini, dituangkan dalam nama "MANAKARRA", inilah warisan dan petaruh nenek moyang yang diwariskan sejak dahulu kala yang menjadi tanggung jawab bagi angkatan yang datang kemudian, untuk membawa daerah ini di tingkat kemakmuran dan kejayaan.
eurico December 29th, 2009, 01:06 AM ^^Ternyata Mamuju bagus juga sudah mulai menggeliat :cheers:
yoa mas, sebenarnya banyak proyek hotel dan perkantoran di Mamuju, tapi saya pikir belum pantas masuk ke sub forum project and development, jadi nanti beberapa proyek beserta updatenya akan dipost di sini saja
____________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________________________________
Mari mengenal wilayah administratif Kabupaten Mamuju lebih dalam
http://www.mamujukab.go.id/document/images/peta.png
http://www.mamujukab.go.id/document/images/petatopografi.gif
Kabupaten Mamuju terletak di sebelah barat Pulau Sulawesi, berdasarkan UU RI no.26 Tahun 2004 tanggal 5 Oktober 2004 maka Kabupaten Mamuju bersama 4 Kabupaten lainnya yaitu; Polmas, Majene, Mamasa dan Mamuju Utara. Resmi menjadi sebuah Propinsi Sulawesi Barat dan ibukota Propinsi terletak di Kabupaten Mamuju.
Kabupaten Mamuju merupakan daerah yang terluas di Prop.Sulawesi Barat. Secara geografis Kabupaten Mamuju terletak di posisi : 00 45' sampai 20 55' Lintang Selatan dan 45' sampai 1190 50' Bujur Timur
Kabupaten Mamuju berbatasan dengan :
1. Disebelah Utara : Kabupaten Mamuju Utara
2. Disebelah Timur :Kabupaten Luwu Utara ( Prop.Sulsel)
3. Disebelah Selatan :Kab.Majene,Polmas dan Tator (prop.Sul-sel)
4 Disebelah Barat : Selat Makassar (Prop.Kaltim)
Kabupaten Mamuju memiliki luas 801.406 Ha. Secara administrasi, Pemerintahan Kabupaten Mamuju terbagi atas 15 Kecamatan, 103 Desa, 8 Kelurahan dan 2 UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi)
Kabupaten Mamju, merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan dan setelah diadakan pemekaran saat ini berada diwilayah Propinsi Sulawesi Barat, berdasarkan Undang - Undang No. 26 Tahun 2004, bersama dengan Kabupaten Polewali Mandar, Majene, Mamuju Utara dan Kabupaten Mamasa, sekaligus dalam Undang - Undang No. 26 tersebut Kabupaten Mamuju ditetapkan sebagai Ibu kota Provinsi Sulawesi Barat.
Letak Geografisnya berada pada posisi:
0 52'110'' - 20 54'552'' Lintang selatan ;
1154'47'' - 13o 5'35'' Lintang timur dari Jakarta ;
Kabupaten Mamuju dilihat dari Geografisnya, mempunyai wilayah yang potensial meliputi kelautan, daratan dan wilayah pegunungan, sehingga dalam administrasi Pemerintah terdapat dua kecamatan di pegunungan, yaitu Kalumpang dan Bonehau dan Kecamatan Simboro Kepulauan mempunyai wilayah Desa Bala - Balakang yang terletak di selat Makassar, dan 13 Kecamatan di wilayah pesisir pantai.
eurico December 29th, 2009, 01:18 AM Bentang Alam
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221551947637_1494095442_30620848_3539576_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221551987638_1494095442_30620849_8343026_n.jpg
Keadaan topografi kabupaten Mamuju didomonasi oleh daerah curam dan tidak curam dengan kelerengan antara 15 - 45 persen. Kondisi ini berpengaruh terhadap topografi wilayah sehingga bervariasi mulai dari daerah datar, landai hingga agak curam, sehingga tingkat kepekaan tanah terhadap erosi juga bervariasi.
Dari segi topografi Kabupaten mamuju secara umum keadaan topografinya bergunung-gunung dan berbukit-bukit berada pada ketinggian 395 meter dari permukaan laut. Berdasarkan data statistik bahwa kemiringan lereng yang memiliki porsi terbesar adalah kemiringan antara 12 - 25 persen dengan luas cakupan sebesar 224.910 Ha. Kemiringan lereng seperti ini terdapat hampir di semua kecamatan dalam wilayah Kab.Mamuju, tetapi wilayah Kec.Tapalang yang memiliki porsi terbesar seluas 32.613 Ha disusul Kec.Budong-Budong seluas 31.034 Ha dan kec.Topoyo seluas 17.150 Ha.
Kemiringan antara 25 - 40 persen mencakup wilayah seluas 206.387 Ha. Kemiringan seperti ini dominan terdapat di Kec. Topoyo seluas 21.553 Ha,Kec. Karossa seluas 20.906 Ha dan Kec.Kalukku seluas 20.748 Ha. Sedangkan di wilayah Kecamatan lain juga ada namun luasannya tidak seberapa.
Kemiringan diatas 40 Persen mencakup wilayah seluas 186.336 Ha. Kemiringan seperti ini dominan terdapat di wilayah Kec.Kalumpang dan Bonehau dengan luasan mencapai 77.890 Ha disusul Kec.Karossa seluas 50.589 Ha dan Kec.Topoyo dengan luas 33.686 Ha.
Kemiringan antara 0 - 2 persen dengan luas cakupan 113.134 Ha. Dominan terdapat di Kec.Budong-Budong seluas 30.048 Ha, Kec.kalukku 19.069 Ha dan Kec.Topoyo seluas 15.781 ha. Kemiringan seperti ini terdapat di seluruh wilayah Kab.Mamuju
Sedangkan kemiringan antara 2 - 15 persen hanya mencakup wilayah seluas 82.122 Ha tersebar di seluruh wilayah Kab. Mamuju. Kec.Budong - Budong mempunyai wilayah yang terluas sekitar 31.034 Ha
Gambar di atas adalah contoh Bentang Alam kabupaten Mamuju dilihat dari pulau Karampuang
eurico December 31st, 2009, 01:24 AM I K L I M
Iklim di Kabupaten Mamuju tergolong cukup basah sampai sangat basah, yang menurut Klasifikasi iklim Oldeman, digolongkan kedalam kelas iklim C2,C1,B2 & B1 (mayoritas) dan A yang digolongkan sebagai cukup basah sampai sangat basah. Variasi jumlah bulan kering dari nol sampai dua hingga tiga bulan pertahun. Jumlah curah hujan tahunan dapat mencapai sekitar 5,700 mm. Musim hujan dominan terjadi sepanjang bulan Nopember hingga maret, sedangkan musim kemarau berlangsung dari bulan juni hingga bulan oktober.
Dengan data iklim seperti itu, maka Kabupaten Mamuju cocok untuk berbagai jenis tanaman yang membutuhkan curah hujan yang tinggi. Kabupaten Mamuju mempunyai sumber air yang diperoleh Kabupaten lain di Sulawesi Barat sebagai pengairan melalui beberapa sungai besar antara lain : Sungai Karema, Sungai Tasiu, Sungai Barakang dan Sungai Korossa
eurico December 31st, 2009, 01:33 AM Transportasi
Perhubungan Darat
Perkembangan angkutan darat untuk penumpang, barang dan hasil pertanian, perkebunan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Hal ini disebabkan karena kondisi jalan di Kabupaten Mamuju yang merupakan jalur Trans Sulawesi keadaannya semakin membaik. Jaringan jalan sepanjang 1.631,62 Km yang terdiri dari : Jalan Negara sepanjang 372 Km, Jalan Propinsi sepanjang 150,6 Km dan Jalan Kabupaten antar kota dalam Propinsi maupun antar kota luar Propinsi setiap saat melintasi daerah ini sepanjang 1.109,09 Km.
Kondisi Jalan di Kabupaten Mamuju terdiri dari jalan Baik sepanjang 476,73 Km, Kondisi sedang sepanjang 474,99 Km dan Rusak sepanjang 310,49 Km. Sarana dan prasarana perhubungan darat seperti mobil angkutan penumpang dan barang cukup mendukung kelancaran arus penumpang dan barang, Sarana tersebut menghubungkan kota-kota di provinsi Sulbar dan Provinsi Sulawesi selatan serta Sulawesi Tengah. Prasarana pendukung berupa Terminal induk juga telah tersedia demikian pula terminal lokal yang terdapat dibeberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Mamuju.
http://www.mamujukab.go.id/document/images/transportasi-darat.gif
http://www.mamujukab.go.id/document/images/jembatan.gif
Perhubungan Udara
Sektor Perhubungan Udara semakin hari semakin meningkat aktivitasnya, Saat ini Bandara " Tampa Padang " yang terletak di Kec. Kalukku terus di benahi dan ditingkatkan fasilitasnya untuk peningkatan pelayanannya. Volume penerbangan saat ini dilaksanakan 3 kali seminggu melayani rute Makassar-Mamuju-Balikpapan (Kaltim) PP setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu .
Data Tahun 2004 Kunjungan pesawat sebanyak 455 Kali, penumpang naik & Turun sebanyak 5.030 jiwa dan bagasi 26.917 Kg. Bandar Udara ini memiliki fasilitas seperti Run Away sepanjang 1.260 meter, lebar 23 meter, Apron 60 X 40 meter Ruang tunggu penumpang, Kantor dan Lapangan parkir . Saat ini Perusahaan penerbangan yang melayani rute ini adalah DAS (Dirgantara Air Services) yang berkapasitas maksimal 24 penumpang. Bandar udara ini terletak di Kecamatan Kalukku dan berjarak sekitar 35 Km dari Kota Mamuju. Saat ini bandara Tampapadang terus dibenahi dan ditingkatkan fasilitasnya.
http://www.mamujukab.go.id/document/images/transportasi-udara-1.gif
http://www.mamujukab.go.id/document/images/transportasi-udara.gif
Perhubungan Laut
Posisi Kabupaten Mamuju disebut strategis karena berbatasan langsung dengan Selat Makassar yang merupakan lalu lintas pelayaran menuju Pulau Kalimantan, Jawa dan Bali. Sarana perhubungan laut di Kabupaten Mamuju berupa pelabuhan, Seperti Pelabuhan Fery yang terletak di Kecamatan Simboro & kepulauan. Dimana pelabuhan ini melayani angkutan penumpang & barang untuk rute Mamuju-Balikpapan yang dilayani oleh 2 (dua) peruasahaan angkutan . Volume penyeberangannya setiap hari.
Juga terdapat Pelabuhan Samudera Belang-Belang yang terletak di Desa belang-belang kec. Kalukku yang berjarak sekitar 40 Km dari kota Mamuju. Pelabuhan ini pada waktu yang lalu disinggahi oleh Kapal pelni "KM.Awu" yang melayani rute pelayanan Mamuju-Balikpapan-Surabaya, namun saat ini pelabuhan ini banyak di manfaatkan oleh kapal kayu yang rutenya Mamuju-Balikpapan untuk angkutan barang berupa hasil bumi. Selain itu juga terdapat pelabuhan Mamuju yang letaknya di pusat Kota Mamuju, Pelabuhan ini banyak difungsikan oleh nelayan dan sesekali disinggahi kapal perintis antar pulau.
http://www.mamujukab.go.id/document/images/gerbang-pelabuhan.gif
http://www.mamujukab.go.id/document/images/transportasi-laut1.gif
http://farm5.static.flickr.com/4017/4217410082_d6723fa5f7_o.jpg
eurico December 31st, 2009, 01:38 AM THE HISTORY OF WEST SULAWESI
Starting from "Allamungan Batu in Luyo" spirit that tie Mandar in "Pitu Ba'bana Binanga and Pitu Ulunna Salu" confederation in a delivering diet result "Sipamandar" (be strengthen each other) to cooperate in building Mandar. From this spirit, hence about 1960 by the Manda elite figures in Makassar that is: H. A. Depu, Abd. Rahman Tamma, Amir Captain, H. A. Malik, Baharuddin Lopa, SH. and Abd. Rauf trigger establishment idea of Mandar Province located in Captain Amir house, and after South-east Sulawesi cut loose from the main Province, which that moment called South Sulawesi Province and Southeast Sulawesi Province.
The forming idea of Mandar Province turned into West Sulawesi Province forming plan and emerge it in H. A. Depu house at Sawerigading Street 2, Makassar, about 1961, declared in Istana Theatre (Public square), Sultan Hasanuddin Street, Makassar and the struggle was remain to continued till come up the new period the struggle still run but always at a dead lock. Finally, this struggle would be frozen till the Reformation period come up, then this struggle return to strived by Mandar elite figure as the struggle continuer generation that being the initial originator only H. A. Malik who still life, but have passed away on the struggle way and in last 2000 that declared in 'Taman Makan Pahlawan Korban 40.000 men' in Galung Lombok, then continued with West Sulawesi Congress I, which its execution is performed in Majene by getting approval and support from the regent and the DPRD head of Mamuju regency, Majene regency and Polmas regency.
The demand to cut loose from South Sulawesi as has started by public in ex Afdeling Mandar region since before Indonesia had independence. After reform era and ratify of LAW number 22 in 1999 then inflame again the struggle of three regencies public, namely Polewali Mamasa, Majene, and Mamuju to be a province.
Since 2005, three regencies (Majene, Mamuju and Polewali-Mamasa) formal separated from South Sulawesi Province become West Sulawesi Province, with provincial capital in Mamuju town. Hereinafter, Polewali-Mamasa regencies are also bloomed becomes two separate regencies (Polewali Regency and Mamasa Regency).
For the sufficiently long duration, this area had become one of isolate area or 'forgetfully' in South Sulawesi. There are some causes of it, all-important:
The distance that is enough far from the provincial capital (Makassar); the mountainous geographical condition with not good road infrastructure; it resident majority (Mandar ethnical, and some group of other small sub-ethnic), which more egalitarian, so that often differ in position with majority ethnical group and dominance (Bugis and Makassar) which more hierarchies (or even feudal). In the early of 1960, a group of young intellectual Mandar leader Baharuddin Lopa late (The Minister of Legal Affairs and Attorney General during President Abdurrahman Wahid government, 1999-2000, and have time become 'national icon' anti corruption movement because the famous sincerity) float 'Democracy Brochure' express their disagreement to some policies of Jakarta and Makassar politics; and
Fact history of this area have time to become main basis 'traitor army' (Battalion 310 leaders Colonel Andi Selle), in 1950-60an, disappointed to some governmental policies and then make against is armed to Indonesia National Military (TNI); besides as area Mount and forest rush to obtain contraband weapon through Makassar Strait by Darul Islam (DI) guerrilla led Kahar Muzakkar that being main based in Luwu Regency and Enrekang Regency in it eastside.
eurico December 31st, 2009, 01:41 AM Beberapa gambar dan maket masterplan kota Mamuju
http://farm3.static.flickr.com/2529/4216640595_bc84657926_o.jpg
ini adalah maket Kota Baru Mamuju, kota ini diproyeksikan sebagai pusat Pemerintahan Propinsi Sulawesi Barat
http://farm3.static.flickr.com/2615/4217404584_945bf868fc_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2662/4216637891_9ac66b977b_o.jpg
eurico December 31st, 2009, 01:43 AM Nah yang sekarang sedang dikerjakan adalah gedung Kantor Gubernur Sulawesi Barat, posisinya yang di tengah itu yang gentengnya merah
http://farm3.static.flickr.com/2550/4217407494_cfbafa60a4_o.jpg
Apabila melihat maket ini dan dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya maka bagian yang ini akan dibangun diatas tanah reklamasi
http://farm3.static.flickr.com/2549/4216638853_c5f9a8d65f_o.jpg
bharadya December 31st, 2009, 02:06 AM ^^ apa ga ada tanah kosong sampai harus dibikin tanah reklamasi? Terus, kabupaten mamuju apa ga ada wacana ditingkatin statusnya jadi kota?
eurico December 31st, 2009, 03:07 AM gak ada bhar kota mamuju yang sekarang aja dibangun diatas rawa-rawa yang ditimbun, sedangkan mundur dikit aja dah nabrak bukit2 jadi susah perkembangan kotanya kalau tidak melakukan reklamasi.
yang di Simboro maket kota Baru mamuju itu juga merupakan gunung-gunung jadi selain meratakan bukit2 tersebut juga harus menimbun laut.
untunk kenaikan status menjadi kota sepertinya akan sejalan dengan realisasi kota Baru Mamuju.
tjokro_ragazzo December 31st, 2009, 06:10 AM cool....!!!!!!!!!!
terus......
Mamuju sepertinya berpotensi...
btw, D'Maleo nya brp lantai???
bharadya January 3rd, 2010, 07:43 AM Artikel dr tvOne:
Pembangunan Bandara Sumarorong Dimulai 2010
03 Jan 2010 11:20:49
Mamuju, (tvOne)*
Pembangunan Bandara Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akan dimulai pada 2010.
Menurut Gubernur Provinsi Sulbar H Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu (3/12), pembangunan bandara di wilayah pegunungan Mamasa itu telah mendapat respons positif dari Menteri Perhubungan Freddy Numberi, saat menghadiri acara pembukaan Sidang Raya Gereja yang dilaksanakan di wilayah Mamasa waktu lalu. "Pak Fredy sudah menjanjikan untuk mengucurkan dana pembangunan bandara yang akan ditempatkan di daerah kecamatan Sumarorong," kata dia.
Ia menuturkan, kegiatan sidang raya di Mamasa waktu itu memiliki makna yang tak ternilai, lantaran pesawat yang ditumpangi rombongan Fredy salah mendarat akibat tak ada bandara yang representatif, sehingga saat itu juga langsung direspons untuk segera dibangun bandara. "Gara-gara salah mendarat di Mamasa, Pak Fredy langsung terobsesi untuk segera membangun bandara udara tahun ini," ucapnya.
Dikatakannya, pembangunan bandara di wilayah itu juga dimaksudkan untuk mempermudah para calon investor masuk ke wilayah itu, mengingat potensi wilayah daerah Mamasa cukup melimpah namun belum tergarap dengan memadai. "Saya yakin hadirnya bandara itu akan berdampak positip bagi pembangunan di Kabupaten Mamasa, apalagi dengan akan rampungnya pembangunan akses jalan transportasi darat yang menghubungkan daerah Toraja (Sulsel)," tuturnya. (Ant)
eurico January 3rd, 2010, 01:08 PM Mamasa memang daerah terpencil di Sulbar, padahal banyak potensi wisata alam dan budaya nya. Ke depannya Mamasa diharapkan akan menjadi "Tana Toraja" nya Sulbar dan memang secara geografis budaya keduanya berdekatan.
kang rey January 3rd, 2010, 02:10 PM mungkin kota mamuju bagus juga menjadi pilihan untuk ibukota negara kedepan
eurico January 14th, 2010, 01:18 AM Waw lama yah gak ada updatenya...
I'll update it soon, so stay tuned-halah
eurico January 14th, 2010, 06:19 AM Update hotel De Maleo
Tampak dari belakang
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317273620619_1494095442_30872783_1451403_n.jpg
Sedang dilakukan pemasangan kaca, gak terlalu glassy sih, tapi nanti view dari situ ke lautan pasti keren banget
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317273740622_1494095442_30872786_388092_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317281740822_1494095442_30872888_4533805_n.jpg
Di samping bangunan hotelnya sedang dibangun bangunan ini. Tapi belum tahu apa peruntukannya, sepertinya sih semacam convention center, atau mungkin pusat perbelanjaan
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317273660620_1494095442_30872784_7677362_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317273780623_1494095442_30872787_7109049_n.jpg
eurico January 14th, 2010, 06:21 AM Hotel dan ekstensi nya
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317281620819_1494095442_30872885_5477341_n.jpg
Close up on Lobby drop off
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317281660820_1494095442_30872886_6348140_n.jpg
Halaman dan coast line nya
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317273700621_1494095442_30872785_2455069_n.jpg
View ke arah laut dan pulau Karampuang
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317281700821_1494095442_30872887_108201_n.jpg
eurico January 14th, 2010, 06:23 AM Dari depan
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317285220909_1494095442_30872901_3836690_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317285260910_1494095442_30872902_4175095_n.jpg
Lebih bagus view yang menghadap ke laut ya...
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317285300911_1494095442_30872903_3717440_n.jpg
Enjoy it guys, more picts to come...
gussinyo January 14th, 2010, 08:54 AM keren jg viewnya, tp knp yg bag depan gak menghadap ke laut aja? apa jalannya gak bagus?
eurico January 14th, 2010, 09:05 AM Yg menghadap ke laut emang gak ada jalan nya bro jalan nya cuman yg di depan itu, semacam boulevardnya kota Mamuju, strategis banget lokasinya di seberangnya aja Kantor Gubernur Sulbar- kantor sementara.
Kayanya konsepnya emang memaksimalkan view ke laut daripada view ke kota.
tjokro_ragazzo January 14th, 2010, 10:06 PM view nya tuh....nilai jual tinggi......
PrinceArchibald January 15th, 2010, 01:30 AM Wow keren, belum jadi tapi dah di ekstensi!
fajarmuhasan January 15th, 2010, 06:58 AM Wow keren, belum jadi tapi dah di ekstensi!
Smoga lautnya tetap bersih jadi enak dipandang
eurico January 15th, 2010, 07:57 AM view nya tuh....nilai jual tinggi......
Memang harus seperti itu, potensi sudah ada, tinggal bagaimana mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.
Air Laut di pantai Mamuju tenang sekali hampir seperti danau.
Wow keren, belum jadi tapi dah di ekstensi!
Iya tuh dlu di renderingnya gak ada bangunan itu, eh kok tau2 ada bangunan itu.
FYI dulunya lahan itu adalah bekas pelabuhan Mamuju, tetapi sekarang di-BOTkan ke swasta selama 25 tahun. Pemiliknya sama dengan pemilik Clarion Hotel Makassar.
Smoga lautnya tetap bersih jadi enak dipandang
Amin....
eurico January 15th, 2010, 08:11 AM Another Hotel underconstruction.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317285380913_1494095442_30872905_1408602_n.jpg
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317288941002_1494095442_30872919_1558475_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317288981003_1494095442_30872920_1354773_n.jpg
Gw belum tahu nama n berapa lantai nantinya hotel ini. Hotel ini letaknya jauh dari kota mamuju tetapi nantinya akan dekat dengan kompleks gubernur dan kota baru mamuju, di daerah simboro namanya, sepanjang jalan daerah ini dibangun banyak kantor pemerintahan dan dinas2 dati 1. I'll update it again soon.
Mimihitam January 15th, 2010, 09:31 AM Knp gak buka thread Mamuju di project and development aja?
eurico January 15th, 2010, 10:53 AM Belum pantas masuk ke sana, lebih baik di sini saja, sehingga cakupannya lebih luas tidak hanya mengenai yang under construction saja.
eurico January 16th, 2010, 07:17 AM Nah ini dia Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang sedang dibangun.
Dari jauh
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317289101006_1494095442_30872923_3190235_n.jpg
Mendekat
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317292981103_1494095442_30872931_8115004_n.jpg
Close up
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317293021104_1494095442_30872932_4534825_n.jpg
Dari belakang
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317297941227_1494095442_30872949_465839_n.jpg
Eitz ada yang ketinggalan belum kepost
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317324661895_1494095442_30873098_1652050_n.jpg
Gedung ini dianggarkan senilai Rp. 14.499.000.000,00. Direncakan selesai pada bulan Oktober tahun ini, namun nampaknya akan mundur lagi secara ada perubahan desain yaitu penambahan naik 1 lantai lagi pada bagian tengah2 gedung itu.
eurico January 17th, 2010, 10:32 AM Pembangunan gedung DPRD Prop. Sulawesi Barat.
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317336982203_1494095442_30873109_8250885_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317337022204_1494095442_30873110_5930609_n.jpg
Lokasinya di samping kompleks perkantoran gubernur yang juga sedang dibangun itu. Desain nya juga belum tahu akan seperti apa.
eurico January 17th, 2010, 11:16 AM Sesuai dengan maketnya, Kantor Gubernur nya akan dikelilingi oleh gedung2 SKPD dan dinas2 lainnya
http://farm3.static.flickr.com/2550/4217407494_cfbafa60a4_o.jpg
Nah ini dia updatenya.
BKKBN
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317293061105_1494095442_30872933_988597_n.jpg
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317297701221_1494095442_30872945_8140663_n.jpg
Badan Pertanahan Nasional
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317293101106_1494095442_30872934_3995756_n.jpg
Dan juga gedung2 lain nya yang belum diketahui untuk dinas dan skpd apa.
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317297861225_1494095442_30872947_496899_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317293141107_1494095442_30872935_5146672_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1317297821224_1494095442_30872946_19257_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317297901226_1494095442_30872948_7955501_n.jpg
Gambar yang diatas gedung2 yang letaknya melengkung di sisi kiri dari kantor Gubernur hingga gedung yg satu ini letaknya persis dibelakang kantor gubernur.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317324501891_1494095442_30873094_2415556_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317324541892_1494095442_30873095_3742454_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317324581893_1494095442_30873096_4041477_n.jpg
Ada juga yang lebih belakang lagi letaknya, nyempil di antara 2 gedung di atas.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317324621894_1494095442_30873097_4433868_n.jpg
Enjoy it lads and ladys...
P.S: sorry for the low quality pict, I can't do much with just using 2mpix apple iphone camera. Previously I use samsung innov8 to take some pictures that I've posted before.
gussinyo January 18th, 2010, 09:54 AM request :
1. gedung kantor pelayanan pajak mamuju
2. gedung kantor pelayanan perbendaharaan mamuju
TQ
Balaputradewa January 18th, 2010, 10:21 AM Thanx eurico atas foto2 n info pembangunan di Sulbar :okay: krn memang sulit sekali utk menemukan tentang progres Sulbar sedetil ini di media lain. Update trus yah biar Sulbar makin populer..bala ngikutin lho..:D
PrinceArchibald January 18th, 2010, 10:53 AM Nice update.
Tapi kok endingnya gini ya, hahahaha.
*niat*
Enjoy it lads and ladys...
P.S: sorry for the low quality pict, I can't do much with just using 2mpix apple iphone camera. Previously I use samsung innov8 to take some pictures that I've posted before.
Btw di mamuju ada bandaranya gak? Kalo ada aq request dunk pic2nya.
*niatnyiksa*
eurico January 19th, 2010, 07:37 AM request :
1. gedung kantor pelayanan pajak mamuju
2. gedung kantor pelayanan perbendaharaan mamuju
TQ
Wah ok deh rikues paling gampang ini hehehe, tunggu ya
Thanx eurico atas foto2 n info pembangunan di Sulbar :okay: krn memang sulit sekali utk menemukan tentang progres Sulbar sedetil ini di media lain. Update trus yah biar Sulbar makin populer..bala ngikutin lho..:D
Sip deh, thanx juga untuk sudah mengunjungi lapak saya.
Sebenarnya saya sudah ada niatan untuk membuat thread mamuju ini dari pertengahan tahun lalu, tapi ragu apa nanti ada amunisi nya enggak, ada yg mengunjungi atau enggak, trus saya pikir then why dont give it a shoot, alhasil saya langsung mencari bahan nya dan bagaimana konsep dari thread mamuju ini. Karena kalau dibuat di project n dev masih belum pantas masuk ke sana. Tapi kalo masuk nusantara juga kota mamuju gitu2 doank, jadi ya digabung aja antara thread project n dev plus thread nusantara.
Target saya paling tidak link dari thread ini akan muncul ketika kita menulis keyword mamuju di mesin pencari web. Dan juga membawa mamuju dan sulbar ke kancah SSCI. Doh malah curhat ini.
Nice update.
Tapi kok endingnya gini ya, hahahaha.
*niat*
Haha bukan nya pamer ya, tapi menyadari bahwa kualitas gambarnya memang seadanya gitu lho.
Btw di mamuju ada bandaranya gak? Kalo ada aq request dunk pic2nya.
*niatnyiksa*
Kalo ini nyiksa beneran, secara bandaranya sejauh 20km dari kota mamuju, ntar dulu yak stay tune aja di thread mamuju.
eurico January 19th, 2010, 07:52 AM Beberapa kantor dinas baru yang sementara dikerja dan finishing
Gedung BPS kanwil Sulawesi Barat.
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1317285340912_1494095442_30872904_4061667_n.jpg
Gedung karantina Departemen Pertanian.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317289021004_1494095442_30872921_1006876_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1317289061005_1494095442_30872922_1647422_n.jpg
Gedung2 tersebut juga terletak di daerah simboro tetapi tidak dalam kompleks perkantoran gubernur sulawesi barat
eurico January 21st, 2010, 12:33 PM Ini rikuesnya gussinyo, KPP Pratama Mamuju, KPPN nya nyusul ya nanti
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1324114671641_1494095442_30889165_2351788_n.jpg
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1324114711642_1494095442_30889166_2893026_n.jpg
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1324114751643_1494095442_30889167_8066769_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1324114791644_1494095442_30889168_2347110_n.jpg
KPP Pratama Mamuju didirikan pada tahun 2007. Gedung yang ditempati sekarang masih gedung sementara berupa ruko 6 unit di kompleks pasar baru mamuju.
Nantinya semua direktorat dibawah naungan Departemen Keuangan seperti KPP Pratama Mamuju, KPPN Mamuju, KPKLN Mamuju dan KPBC Mamuju akan menempati GKN Mamuju total 6 lantai yang sekarang sedang dibangun masuk tahap pengurukan lahan.
Balaputradewa January 21st, 2010, 02:20 PM ^^ iya gak enak bgt liat KPP Pratama-nya..pintu luarnya ituloh yg warna biru..kayak pintu penjara..
mana didepan pintu masuknya ada parkir sepeda lagi..eh ud gak ada lagi..pasti ud disingkirkan mas eurico yah :D kalo liat dari luar jadi males masuk nih :D
Semoga Kantor Direktorat Pajak-nya cepet selesai yah :)
eurico January 22nd, 2010, 02:29 AM Iya sejatinya emang ruko kan, jadi ya seadanya gt aja lah. Di depan ada 1 unit sedang di belakang ada 5 unit yg disewa.
tjokro_ragazzo January 22nd, 2010, 04:56 PM Badan Pertanahan Nasional
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1317293101106_1494095442_30872934_3995756_n.jpg
kecil bgt gedungnya...kayanya dimana2 gedung BPN gak keurus...padahal ni Badan "basah" lho....hehehe......
btw, bagus juga....udah mulai di tata sejak awal.... :)
eurico January 22nd, 2010, 08:54 PM Ya gak kecil2 amat kok bro, cuman desain nya aja yg cuman 1 lantai jadi kurang megah, kebelakang masih panjang tuh bangunan itu seperti bangunan sd or puskesmas gt.
eurico January 23rd, 2010, 01:44 PM Salah satu tempat wisata di Mamuju, Pemandian Gentungan, lokasinya kira2 19km utara kota Mamuju
Kolam utamanya
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325821354307_1494095442_30892036_117704_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325821514311_1494095442_30892039_75629_n.jpg
Kolam anak2nya
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325821434309_1494095442_30892038_1925685_n.jpg
Antara kolam dewasa dengan kolam anak2nya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325823754367_1494095442_30892046_2108052_n.jpg
eurico January 23rd, 2010, 01:45 PM Kamar bilas dan gantinya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1325821394308_1494095442_30892037_6092898_n.jpg
Taman2 dan gazebo nya
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325821314306_1494095442_30892035_777688_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325823674365_1494095442_30892044_7895912_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325821514311_1494095442_30892039_75629_n.jpg
Keliatan kurang terawat yak
eurico January 25th, 2010, 02:43 AM Requestnya princearchibald
Bandar Udara Tampa Padang Mamuju
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325827394458_1494095442_30892059_241197_n.jpg
Terminal yg dibangun oleh pemprov sulbar
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325823794368_1494095442_30892047_2060765_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325827474460_1494095442_30892061_6507470_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1325827434459_1494095442_30892060_6901650_n.jpg
eurico January 25th, 2010, 02:46 AM Gedung terminal baru yg sedang dibangun
Nampak di sampingnya masih ada pemukiman penduduk, karena memang terminal ini ada di tengah2 pemukiman dulunya merupakan SD yg sekarang telah direlokasi.
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325823834369_1494095442_30892048_6526808_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1325848794993_1494095442_30892130_7772899_n.jpg
Di depan terminal yg baru merupakan jalan utama lintas mamuju-mamuju utara, nantinya jalan inipun akan ditutup dan jalan yg baru akan dibuat lagi pada jalan yg dulunya bekas jalanan perkebunan karet
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325844154877_1494095442_30892098_14224_n.jpg
PrinceArchibald January 25th, 2010, 02:51 AM Makasih ric gambarnya. Kok bandara pake mercusuar ya.
*ngawur*
eurico January 25th, 2010, 02:53 AM Close up on terminal baru nya yg sedang dibangun
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325844194878_1494095442_30892099_3596330_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325844274880_1494095442_30892100_3845525_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325844354882_1494095442_30892102_1343077_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325848754992_1494095442_30892129_8267633_n.jpg
Pintunya
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325844314881_1494095442_30892101_7698702_n.jpg
eurico January 25th, 2010, 02:55 AM Makasih ric gambarnya. Kok bandara pake mercusuar ya.
*ngawur*
Still more pict to come....
Mercusuar? Hello?!
eurico January 25th, 2010, 02:57 AM Gedung terminal yang lama, not much to tell, tetapi ya begitulah...
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325829274505_1494095442_30892070_7693730_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325829314506_1494095442_30892071_8261124_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325829354507_1494095442_30892072_4343672_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325829434509_1494095442_30892074_2837071_n.jpg
eurico January 25th, 2010, 02:58 AM Taxiway nya
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325827514461_1494095442_30892062_813064_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325827554462_1494095442_30892063_1818060_n.jpg
Dekat dengan laut
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs131.snc3/17873_1325829394508_1494095442_30892073_7157234_n.jpg
eurico January 25th, 2010, 03:00 AM Gedung pendukung lainnya.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1325848874995_1494095442_30892132_1841461_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325870435534_1494095442_30892226_480896_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs131.snc3/17873_1325870475535_1494095442_30892227_1633059_n.jpg
2 bangunan ini gak tahu peruntukannya untuk apa, dari dulu kosong mlulu
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325848834994_1494095442_30892131_2056056_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs151.snc3/17873_1325848914996_1494095442_30892133_5194621_n.jpg
eurico January 25th, 2010, 03:12 AM Informasi tambahan, panjang runaway Bandara Tampa Padang saat ini adalah 2040m, sudah layak untuk didarati pesawat berbadan lebar. Pada saat musim haji yang lalu telah digunakan untuk mendarat dan terbang pesawat boeing untuk armada pemberangkatan dan penjemputan jamaah haji sulbar ke embarkasi haji Makassar.
Saat ini hanya maskapai penerbangan Express Air yang melayani penerbangan Mamuju-Makassar dan sebaliknya. Dengan frekuensi penerbangan 1x sehari-2x pp- tiket seharga sekitar 700rban.
Sebelum Express Air pada tahun 2008-2009 ada maskapai Pelita Air yang melayani rute penerbangan yang sama namun dengan harga tiket yg lebih rendah yaitu 475rban, karena disubsidi oleh Pemprov Sulbar.
Pada tahun2 sebelum nya 2006-2008 maskapai yang melayani penerbangan di bandara ini adalah Merpati dengan jurusan Makassar-Mamuju-Balikpapan. Dengan harga tiket 350rban dan juga disubsidi oleh pemprov Sulbar.
atmada January 25th, 2010, 06:49 AM ^^ Yang ke CGK? kemaren ada rencana penerbangan ke CGK kan..
gussinyo January 25th, 2010, 06:51 AM eurico :
OOT dikit nih, kamu pegawai ditjen pajak ya?
eurico January 25th, 2010, 08:08 AM ^^ Yang ke CGK? kemaren ada rencana penerbangan ke CGK kan..
Yg GA itu yak.... Kayanya sampai sekarang masih belum terealisasikan, belum ada kabar selanjutnya juga.
eurico :
OOT dikit nih, kamu pegawai ditjen pajak ya?
PM Sent
bozhart January 25th, 2010, 09:20 AM eurico pulkam via bandara Tampa Padang ini dan transit di Makasar ya?
Mamuju ini ibukota provinsi paling muda di Indonesia? Berapa populasi di kota saja?
eurico January 25th, 2010, 09:59 AM Yup om boz begitulah... Tapi penerbangannya sangat tergantung sekali dengan cuaca karena masih menggunakan pesawat yg kecil jadi bisa2 molor lama banget kalo cuaca kurang mendukung.
Untuk populasi kotanya sendiri masih di bawah 100.000 mungkin, belum tahu jumlah pastinya berapa, I'll found out.
bharadya January 25th, 2010, 10:32 AM ^^ Nanti kalo bandara yg di Mamasa jadi, bandara yang lama diapain ya? Apa bandara yg lama itu punya militer?
Kawulo Alit January 25th, 2010, 10:32 AM Eurico,photo2 pesawatnya dong!masak Photo bandara ga ada pesawatnya?request photo Supermarket ato pasar modern disana yak!:cheers:
eurico January 25th, 2010, 10:53 AM ^^ Nanti kalo bandara yg di Mamasa jadi, bandara yang lama diapain ya? Apa bandara yg lama itu punya militer?
Sepertinya bandara yg di Mamasa hanya bandara perintis yg diupgrade untuk menjadi bandara wisata, seperti bandara yang di Toraja, untuk penerbangan komersial lainnya tetap dipusatkan di Mamuju.
Eurico,photo2 pesawatnya dong!masak Photo bandara ga ada pesawatnya?request photo Supermarket ato pasar modern disana yak!:cheers:
Haha nyindir ini....
Kemaren pas ke bandara pas gak ada pesawatnya mas, tapi sepertinya saya masih menyimpan koleksi foto2 pesawat ini sebelumnya, nanti saya cari dulu ok.
Kawulo Alit January 25th, 2010, 07:36 PM Lho kok nyindir,ga lah!ya udah foto2 Pasar Traditional kota mamuju juga ga apa!:cheers:
eurico January 26th, 2010, 03:31 AM Itu lebih menohok lagi huahuahua...
Btw berita hari ini dari Radar Sulbar lion air akan masuk ke bandara Tampa Padang, rencana bulan Pebruari nanti mulai beroperasi, saat ini masih dalam penjajakan rute nya, yaitu Tarakan-Balikpapan-Mamuju, alternatif kedua Makassar-Mamuju-Palu.
Kalo penumpang sudah mencapai 139 perhari akan dijajaki penerbangan direct ke Jakarta.
gussinyo January 26th, 2010, 06:33 AM kayaknya bagus tuh Jkt-UPg-Mamuju
eurico January 26th, 2010, 06:17 PM Tapi malah kayaknya yg diambil rute Tarakan-Balikpapan-Mamuju dengan pertimbangan banyak warga Sulbar yang merantau ke Kalimantan Timur.
rilham2new January 27th, 2010, 07:36 AM Mamuju apakah terhubung dengan Jalan Darat ke Provinsi Tetangga seperti Sulawesi Tengah ataupun SUlawesi Selatan???
eurico January 27th, 2010, 08:16 AM Tentu bahkan nantinya Trans Sulawesi Selatan-Tengah akan lewat Mamuju bukan lagi lewat Palopo.
Karena jalan sudah diperbaiki sehingga perjalanan Mamuju-Palu tinggal 8 jam saja dan untuk Makassar-Mamuju 10 jam dibandingkan dengan Makassar-Palopo 8 jam dan Palopo-Poso-Palu yang lebih dari 12 jam perjalanan darat.
gussinyo January 28th, 2010, 09:23 AM Tentu bahkan nantinya Trans Sulawesi Selatan-Tengah akan lewat Mamuju bukan lagi lewat Palopo.
Karena jalan sudah diperbaiki sehingga perjalanan Mamuju-Palu tinggal 8 jam saja dan untuk Makassar-Mamuju 10 jam dibandingkan dengan Makassar-Palopo 8 jam dan Palopo-Poso-Palu yang lebih dari 12 jam perjalanan darat.
jalan mamuju - palu udah dibangun to? dulu harus lewat palu klu dari mamuju ke pasangkayu, parah kan...
sayaka January 28th, 2010, 10:28 AM ^^ ow..ow....threadna mantab ric... :D
eurico January 28th, 2010, 01:42 PM jalan mamuju - palu udah dibangun to? dulu harus lewat palu klu dari mamuju ke pasangkayu, parah kan...
Pada tahun 2008an mamuju-pasangkayu memang benar2 rusak dan sebagian dalam tahap perbaikan. Pada tahun 2009 akhir sudah bagus lagi perjalanan ke pasangkayu bisa dicapai hanya dalam 6-7 jam dari sebelum nya 8-10 jam an. Kalo pasangkayu ke palu emang gak terlalu parah perjalanan normal 1-2 jam.
Apalagi jalur Toraja-Palopo sering longsor jadi jalur trans sulawesi sebagian mulai dialihkan via mamuju
^^ ow..ow....threadna mantab ric... :D
Thanx say, masih banyak hal yang akan saya posting, so stay tune. Pelan2 aja, gak usah buru2 dinikmati foto2nya, mendiskusikan kotanya dsb.
tjokro_ragazzo January 29th, 2010, 03:25 AM Salah satu tempat wisata di Mamuju, Pemandian Gentungan, lokasinya kira2 19km utara kota Mamuju
Kolam utamanya
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs151.snc3/17873_1325821354307_1494095442_30892036_117704_n.jpg
mupeng.....
pengen langsung nyebur nih.... :banana::banana:
Ocean One January 29th, 2010, 04:43 AM Jumat, 29-01-10
8 Februari, Lion Air Mendarat di Tampa Padang
MAMUJU -- Bandara Tampa Padang Mamuju terus mendapat perhatian maskapai penerbangan.
Setelah secara bergantian Merpati dan Expressair, kini Lion Air menyatakan siap mendarat di Bandara Tampa Padang dengan rute Makassar-Balikpapan-Mamuju.
Bahkan Gubernur Sulbar, Anwar Andan Saleh menyatakan telah menerima rilis yang menyebutkan penerbangan perdana Lion Air dimulai 8 Februari mendatang. Sebelumnya direksi perusahaan tersebut telah terjalin kesepakatan dengan Pemprov Sulbar di Jakarta.
Namun saat itu belum ada jadwalnya. "Setelah saya terima pemberitahuan dari Lion Air, ternyata mereka siap mendarat perdana di Tampa Padang, 8 Februari mendatang," ungkap Anwar Adnan Saleh di sela-sela presentasi tentang fermentasi kakao di ruang pola Kantor Gubenrnur Sulbar, Rabu 27 Januari.
Gubernur mengaku sangat mengapresiasi terhadap prospek investasi dan kemajuan Sulbar ke depan. Dalam melayani rute Makassar-Balikpapan-Mamuju, Lion Air berjanji bakal "mengandangkan" satu pesawat khusus di Bandara Tampa Padang. "Peswat itu nantinya melayani penerbangan reguler, apakah sekali sehari atau tiga kali, tergantung permintaan pasar," tambahnya.
Gubernur juga mengaku telah berkoordinasi dengan Direksi Lion Air. Perusahaan itu lanjutnya, berjanji mengupayakan pesawat berbadan lebar bisa melayani rute Jakarta-Mamuju-Palu.
Khusus penerbangan ke Jakarta menurut gubernur, Lion Air berjanji memperhitungkan dulu, apakah melalui Makassar atau langsung Jakarta. Yang pasti lanjutnya, Bandara Tampa Padang terus dibenahi untuk memenuhi standar pendaratan pesawat berbadan lebar.
eurico January 31st, 2010, 05:34 AM Requestnya gussinyo lagi KPPN Mamuju
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1333214219124_1494095442_30909666_3927603_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1333222579333_1494095442_30909684_4189183_n.jpg
Kantornya masih menyewa dari pemkab Mamuju, nantinya KPPN Mamuju juga akan menempati GKN Mamuju yang sedang dibangun.
eurico January 31st, 2010, 05:35 AM Bank Sulsel cabang Mamuju, masih dalam tahap penyelesaian.
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1333214059120_1494095442_30909664_1645065_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1333214179123_1494095442_30909665_1012779_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1333214259125_1494095442_30909667_4857584_n.jpg
eurico January 31st, 2010, 05:36 AM Kantor Imigrasi Mamuju,
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1333216739187_1494095442_30909670_6846288_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs234.snc3/22173_1333216699186_1494095442_30909669_6169446_n.jpg
eurico January 31st, 2010, 05:37 AM EDITED-DOUBLE POST
eurico January 31st, 2010, 05:38 AM Kantor TASPEN, baru dibuka awal bulan Januari ini.
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1333216659185_1494095442_30909668_7845534_n.jpg
Bonus peliharaannya bupati Mamuju, which I'm sure will end up on his dinner table.
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1333222539332_1494095442_30909683_8363555_n.jpg
tjokro_ragazzo January 31st, 2010, 02:54 PM hmmmm....kok sepertinya kalo di TV yg sering muncul itu Polewali Mandar ya??? PolMan itu dimananya Mamuju???
eurico January 31st, 2010, 03:20 PM Aliran sesat itu ya hehehe, selain itu karena Polewali Mandar itu kab yang paling dekat dengan sulawesi selatan, berbatasan langsung dengan kabupaten Pinrang, jadi ya sering terekspos lah.
gussinyo February 1st, 2010, 06:02 AM bagus gedung Bank sulselnya
cepetan aja tuh KPPN dipindah, kok jelek gedungnya skrng..
progress GKN gmn? denger2 tanah yg dibeli di daerah rawa2 ya?
eurico February 1st, 2010, 06:40 AM Yup benar tanahnya river view, rawa2 yang angker pula katanya. Sekarang masih tahap pengurukan lahan. Sudah ditimbun sejak bulan nop lalu.
Nanti akan saya ambil fotonya.
tjokro_ragazzo February 1st, 2010, 06:45 AM Bank Sulsel cabang Mamuju, masih dalam tahap penyelesaian.
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1333214059120_1494095442_30909664_1645065_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1333214179123_1494095442_30909665_1012779_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1333214259125_1494095442_30909667_4857584_n.jpg
akankah menjadi BANK SULBAR???
eurico February 1st, 2010, 02:39 PM Kalo masalah itu tergantung dari pemprov sulbarnya sepertinya dan so far belum ada wacana untuk pembentukan Bank Sulbar.
bharadya February 2nd, 2010, 08:40 AM ^^ Mungkin nasibnya kayak Bank Jabar Banten? Digabung sekalian. :):)
tjokro_ragazzo February 3rd, 2010, 03:00 PM ^^ Mungkin nasibnya kayak Bank Jabar Banten? Digabung sekalian. :):)
bisa jadi/...... :)
eurico February 4th, 2010, 04:15 AM Lion Air akan terbang perdana ke Mamuju pada tanggal 8 Pebruari 2010. Dengan frekuensi penerbangan 1 x sehari pada pukul 11.00. Harga tiket antara Rp. 369.000-Rp. 769.000. Tapi dapat info dari teman kalo ke Mamuju-Jakarta Rp. 805.000 transit dulu di Makassar.
gussinyo February 4th, 2010, 06:10 AM bisa jadi/...... :)
kayak Bank Sumsel & Bangka Belitung jg
dira February 4th, 2010, 03:53 PM Lion Air akan terbang perdana ke Mamuju pada tanggal 8 Pebruari 2010. Dengan frekuensi penerbangan 1 x sehari pada pukul 11.00. Harga tiket antara Rp. 369.000-Rp. 769.000. Tapi dapat info dari teman kalo ke Mamuju-Jakarta Rp. 805.000 transit dulu di Makassar.
@eurico. JT pake pesawat ATR kan untuk rute makassar - mamuju?
eurico February 5th, 2010, 02:11 AM @eurico. JT pake pesawat ATR kan untuk rute makassar - mamuju?
Iyah betul ATR 72-500 kapasitas 72 penumpang, katanya pesawat baru dari jerman gtu, ada yg bisa confirm?
PrinceArchibald February 5th, 2010, 03:34 AM Penerbangannya masih transit ya?
eurico February 5th, 2010, 03:54 AM Direct ke Makassar untuk tujuan Jakarta n Surabaya transit di Makassar
Pelabuhan perikanan Mamuju
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221543387423_1494095442_30620840_2558769_n.jpg
eurico February 5th, 2010, 04:00 AM Keindahan Pulau Karampuang
Pulau ini terletak di teluk Mamuju, sekitar 15 menit perjalanan dengan menggunakan kapal dari Mamuju.
Pulau Karampuang dijadikan andalan pariwisata kabupaten Mamuju karena keindahan alam dan keanekaragaman biota lautnya. Selain itu juga karena letaknya yang dekat dari kota Mamuju.
Perahu Nelayan dengan latar Pulau Karampuang
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221522186893_1494095442_30620626_4894137_n.jpg
Dermaga wisata Pulau Karampuang
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs225.snc1/7233_1221528627054_1494095442_30620648_828193_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221553747682_1494095442_30620853_5117547_n.jpg
Batas pantai teluk Mamuju
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221541107366_1494095442_30620833_5187700_n.jpg
eurico February 5th, 2010, 04:06 AM Keindahan karang-karang Pulau Karampuang
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221552027639_1494095442_30620850_3638219_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs205.snc1/7233_1221528787058_1494095442_30620652_1549537_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs225.snc1/7233_1221530947112_1494095442_30620655_772138_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221531107116_1494095442_30620659_4126969_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221539427324_1494095442_30620819_5003843_n.jpg
eurico February 5th, 2010, 04:09 AM Koral-koral dan biota laut lainnya terlihat walau dari permukaan laut
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs225.snc1/7233_1221543467425_1494095442_30620842_310478_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221531027114_1494095442_30620657_3548170_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs205.snc1/7233_1221531067115_1494095442_30620658_7227759_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221552067640_1494095442_30620851_6577525_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221553827684_1494095442_30620855_7656305_n.jpg
eurico February 5th, 2010, 04:21 AM Dermaga pantai sumur jodoh
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221541027364_1494095442_30620831_4898747_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221541067365_1494095442_30620832_944841_n.jpg
Pantainya berpasir putih
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221543507426_1494095442_30620843_430857_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs205.snc1/7233_1221543547427_1494095442_30620844_5608314_n.jpg
eurico February 5th, 2010, 04:22 AM Pemandangan dari puncak Pulau Karampuang
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs225.snc1/7233_1221551947637_1494095442_30620848_3539576_n.jpg
http://hphotos-snc1.fbcdn.net/hs225.snc1/7233_1221551987638_1494095442_30620849_8343026_n.jpg
Ada hutan bakau juga di sisi utara pulau
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs225.snc1/7233_1221530987113_1494095442_30620656_5019642_n.jpg
Ampelio February 6th, 2010, 04:44 AM wah keren :okay: crystal clear blue waters
eurico February 6th, 2010, 01:27 PM Iyah om menurut gw saingannya Tanjung Bira nih... Masih perawan sepi banget, kalo ke sana biasanya nyewa kapal sendiri trus skinny dipping dah berasa pulau pribadi.
tjokro_ragazzo February 7th, 2010, 03:49 AM masih perawan terumbu nya...kayanya buat snorkling seru juga tuh....
kang rey February 7th, 2010, 04:04 AM keindahan bawah lautnya, hampir sama dengan yang ada di wakatobi, sultra.
eurico February 7th, 2010, 01:13 PM masih perawan terumbu nya...kayanya buat snorkling seru juga tuh....
Iya tjok sayangnya belum seperti bunaken atau wakatobi yg sudah banyak penyewa peralatan selam dan snorkling.
keindahan bawah lautnya, hampir sama dengan yang ada di wakatobi, sultra.
Benar rey wakatobi juga top abis pengen ke sana tapi agak susah ya transportnya dari Mamuju. Harus ke Makassar dulu trus ke Kendari baru ke wakatobi
Hotel d'Maleo dari kejauhan
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340211474051_1494095442_30924017_3338380_n.jpg
Yang beratap biru itu adalah,
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340211514052_1494095442_30924018_3895891_n.jpg
Kantor gubernur sulawesi barat ini masih numpang dari gedung milik pemkab Mamuju dengan kontrak sampai dengan tanggal 31 Desember 2009. Tetapi karena kantor gubernur sulbar masih belum rampung jadi diperpanjang sampai kantor gubernur selesai kira2 pada bulan Oktober tahun ini.
eurico February 8th, 2010, 04:42 AM Stadion Mamuju, belum tahu nama stadionnya apa. Stadion ini dibangun dari bukit yang dikeruk menjadi stadion ini.
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs234.snc3/22173_1340211554053_1494095442_30924019_6589820_n.jpg
Bagian belakang podiumnya, pintu masuknya juga
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340214434125_1494095442_30924022_3882618_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1340211594054_1494095442_30924020_4140951_n.jpg
Jalannya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340214474126_1494095442_30924023_4100192_n.jpg
eurico February 8th, 2010, 04:44 AM Atap nya
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340214514127_1494095442_30924024_2888306_n.jpg
Podium2nya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340214554128_1494095442_30924025_1196901_n.jpg
Tempat duduk penontonnya dan lapangannya
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340214594129_1494095442_30924026_2890817_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340222194319_1494095442_30924031_6999292_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340214594129_1494095442_30924026_2890817_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340222234320_1494095442_30924032_5948418_n.jpg
Lintasan atletiknya belum dibuat sepertinya.
Tempat duduk VIP nya
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340222274321_1494095442_30924033_1622846_n.jpg
Ampelio February 8th, 2010, 02:57 PM ^^Daerah yg baru berkembang selalu menarik (...mmmminat arsitek:)) :okay: ...wah, kayaknya bisa masukin tender kesana ya? ...heheh (business mode on:D)
eurico February 8th, 2010, 03:01 PM Wah tentu saja om pasti itu, kota Mamuju ini masih akan berkembang lagi. Akan masih banyak lagi proyek-proyek perkantoran maupun proyek komersial yang akan dibangun.
Sebentar lagi akan reklamasi lagi pantai di sebelah utara hotel d'Maleo untuk mall dan pusat bisnis.
gussinyo February 9th, 2010, 11:03 AM wah klu tender harus dekat2 ma orang pemdanya...
dira February 9th, 2010, 12:34 PM hmm.. mamuju lg pembangunan besar besaran untuk infrastruktur , sarana dan prasarana .. congratz mamuju, :cheers:
eurico February 9th, 2010, 12:57 PM wah klu tender harus dekat2 ma orang pemdanya...
Ya tendernya sih terbuka mas tapi masalah menangnya itu hehe...
hmm.. mamuju lg pembangunan besar besaran untuk infrastruktur , sarana dan prasarana .. congratz mamuju, :cheers:
Yup dengan menjadi propinsi sendiri diharapkan dapat meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warganya. Bukan hanya Mamuju saja tetapi kabupaten2 lain di Sulawesi Barat.
Ada yang baru dari kompleks rumah adat Mamuju, ada gazebo2nya menghadap ke laut.
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340229394499_1494095442_30924044_3742643_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340236594679_1494095442_30924055_481324_n.jpg
Hotel d'Maleo dari rumah adat Mamuju.
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340229434500_1494095442_30924045_1631402_n.jpg
gussinyo February 10th, 2010, 06:27 AM gedung BPK mamuju udah jadi blm?
eurico February 10th, 2010, 02:18 PM Sepertinya belum ada proyek pembangunan gedung BPK mas.
Masjid Agung Mamuju
Masih dalam tahap penyelesaian tetapi sudah mulai digunakan para Jamaah sejak bulan Ramadhan kemarin. Masjid ini terdiri dari 2 lantai dan dilengkapi 4 menara. Lantai 1 dipergunakan untuk perpustakaan, TPA dan tempat wudhu. Sedangkan pada lantai 2 digunakan sebagai tempat jamaah sholat.
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22173_1340222354323_1494095442_30924035_4157721_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1340211434050_1494095442_30924016_8012867_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340222314322_1494095442_30924034_6099024_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs234.snc3/22173_1340229234495_1494095442_30924041_5760460_n.jpg
Pintu masuk utamanya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340229274496_1494095442_30924042_7374825_n.jpg
gussinyo February 11th, 2010, 07:31 AM designnya mirip mesjid raya makassar ya?
eurico February 11th, 2010, 07:50 AM designnya mirip mesjid raya makassar ya?
Mirip Masjid Raya atau Masjid Almarkas?
Balaputradewa February 11th, 2010, 09:11 AM ^^ Masjid Agung Mamuju kayak Palace..istana di dongeng2 :)
gedung BPK mamuju udah jadi blm?
eh mas Gussinyo..kmrn aku liat ad progres pembangunan Gedung BPK Bengkulu.. Lumayan gede juga :)
eurico February 12th, 2010, 04:57 AM Update D'Maleo Hotel
Dari depan, udah ada namanya
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs214.snc3/22173_1340236794684_1494095442_30924059_1587333_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs234.snc3/22173_1340236674681_1494095442_30924056_8207604_n.jpg
Dari belakang
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs234.snc3/22173_1340236714682_1494095442_30924057_1488190_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs214.snc3/22173_1340236754683_1494095442_30924058_2062939_n.jpg
eurico February 14th, 2010, 08:12 AM Eh ada yang ketinggalan,
Hotel d'Maleo
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347508416470_1494095442_30940552_2340100_n.jpg
Masjid Agung Mamuju
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs133.snc3/18073_1347508456471_1494095442_30940553_6720429_n.jpg
Minaret masjidnya keren juga ya.
eurico February 15th, 2010, 04:16 AM Hotel d'Maleo, baru diambil kemarin pagi
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347782783329_1494095442_30941382_2694823_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347782823330_1494095442_30941383_6729780_n.jpg
Sudah nampak progress nya, catnya sudah tambah warna coklat di samping dan warna abu2 di depan. Tulisan d'Maleo nya juga ditutupin.
Dari kejauhan.
Sisi yg ini belum digarap semua
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs133.snc3/18073_1347785903407_1494095442_30941390_8113939_n.jpg
sayaka February 15th, 2010, 04:40 AM Masjid Agung Mamuju
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs133.snc3/18073_1347508456471_1494095442_30940553_6720429_n.jpg
Warnanya lumayan rame yak :D btw, kalo udh jd, di post di Indonesian Mosque yak.... :) :cheers:
eurico February 15th, 2010, 07:30 PM Warnanya lumayan rame yak :D btw, kalo udh jd, di post di Indonesian Mosque yak.... :) :cheers:
Malahan terlalu ramai menurutku hehe, belum lagi dalem nya blink-blink with 23k gold hohoho. Ok say tenang aja nanti kalo dah kelar gw post pict di sana, Ngomong2 soal Masjid Agung Mamuju. Ni ada beberapa foto lagi
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs153.snc3/18073_1348471920557_1494095442_30942874_1598151_n.jpg
Pintu masuk ke perpustakaannya
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348472000559_1494095442_30942876_1759891_n.jpg
eurico February 16th, 2010, 02:32 AM Kantor pos Mamuju, setelah renovasi lumayan keren juga.
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347786063411_1494095442_30941394_7405719_n.jpg
sayaka February 16th, 2010, 01:07 PM ^^ :okay:
Btw, perpus daerahna mamuju kaya' apa ric? Ada toko buku apa aja dsana? :cheers:
KayaMaya February 16th, 2010, 01:22 PM Masjidnya bagus jg yak..
eurico February 17th, 2010, 02:24 AM Masjidnya bagus jg yak..
Terlalu meriah menurutku catnya tapi secara arsitektural juga keren sih. Ni ada beberapa masjid lain di Mamuju.
Masjid Tua Mamuju,
Ini adalah masjid yg pertama kali dibangun di Mamuju, telah beberapa kali direnovasi dan renovasi terakhir sekarang masih berjalan.
Lokasinya di Pantai Mamuju juga
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs153.snc3/18073_1347785943408_1494095442_30941391_7594950_n.jpg
Masjid Quba Mamuju,
Masjid ini juga ada di Pantai Mamuju
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347792303567_1494095442_30941404_6610251_n.jpg
eurico February 18th, 2010, 03:16 AM Gedung Sekretariat DPRD SULAWESI BARAT
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348468480471_1494095442_30942869_4107500_n.jpg
Gedung DPRD SULAWESI BARAT
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348468440470_1494095442_30942868_1615211_n.jpg
http://hphotos-snc3.fbcdn.net/hs133.snc3/18073_1348459960258_1494095442_30942864_7582629_n.jpg
Kedua Gedung tersebut masih gedung sementara nanti nya juga akan pindah ke Simboro.
^^ :okay:
Btw, perpus daerahna mamuju kaya' apa ric? Ada toko buku apa aja dsana? :cheers:
Perpus daerahnya kayaknya dari ruko say, belum pernah masuk ke sana cuman lewat doank, nothing special.
Kalo toko buku yg khusus seperti gramedia atau kharisma gak ada, yang ada toko buku merangkap photo copy.
eurico February 23rd, 2010, 02:28 AM wedew dah lama nih gak update
Bank Danamon Mamuju
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348468560473_1494095442_30942870_3070788_n.jpg
Bank Mega Mamuju
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348472040560_1494095442_30942877_5030195_n.jpg
eurico February 23rd, 2010, 02:29 AM Lapangan Merdeka Mamuju
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348468600474_1494095442_30942871_3386799_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348471960558_1494095442_30942875_6656413_n.jpg
Lapangan Tenis Mamuju
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1348476000659_1494095442_30942881_1019993_n.jpg
Kantor BPS Kabupaten Mamuju
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348468640475_1494095442_30942872_7056617_n.jpg
eurico February 23rd, 2010, 02:29 AM Jalan Ahmad Yani Mamuju
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1348475880656_1494095442_30942880_7872338_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348472080561_1494095442_30942878_4155198_n.jpg
Lahan yang akan digunakan untuk GKN Mamuju
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1348476040660_1494095442_30942882_6778436_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1348476080661_1494095442_30942883_2354576_n.jpg
gussinyo February 23rd, 2010, 08:41 AM rencana GKN berapa lantai ya?
eurico February 23rd, 2010, 11:26 PM 6 lantai mas, lg nyari maketnya gak nemu2 juga.
sayaka February 26th, 2010, 02:52 PM Ric, skali2 hunting kehidupan penduduk disana dunk.... Antivitas nelayan ato yg lainnya gitu.... :cheers:
eurico February 27th, 2010, 02:44 AM Gw udah ada pict TPA n Pelabuhan ikan Mamuju belum sempat gw post aja say, stok banyak dah
sayaka February 28th, 2010, 10:51 AM Gw udah ada pict TPA n Pelabuhan ikan Mamuju belum sempat gw post aja say, stok banyak dah
Hohoho...oke2.... Brati dsana jg ada TPI yak, pernah kesanakah? :D
eurico March 4th, 2010, 02:55 AM Wah wah lama gak update thread mamuju nih... Kemarin ambil cuti padahal ada persiapan foto banyak buat update thread pas cuti, eh tetep gak sempat juga.
Suasana pantai Mamuju pada minggu pagi hari
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347788823480_1494095442_30941398_1486980_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347785983409_1494095442_30941392_7830781_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347782863331_1494095442_30941384_7350398_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347786023410_1494095442_30941393_3074719_n.jpg
Pemandangan ke arah pulau Karampuang
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347782943333_1494095442_30941385_7754969_n.jpg
eurico March 4th, 2010, 02:57 AM Deretan ruko2 sepanjang pantai Mamuju
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347788903482_1494095442_30941400_4349406_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347788783479_1494095442_30941397_861345_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347792223565_1494095442_30941402_2447670_n.jpg
Nah kalo tanya proyek konstruksi apa yang paling banyak ada di kota Mamuju ya jawabannya ini, Ruko dan Rukan
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347782983334_1494095442_30941386_5211127_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347788743478_1494095442_30941396_5024679_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347788863481_1494095442_30941399_6760940_n.jpg
tjokro_ragazzo March 4th, 2010, 09:46 AM ^^^^
itu kalo ditata bisa keren bgt lho...bisa kaya di Manado or Makassar......
business centre di tepi pantai....
eurico March 4th, 2010, 09:58 AM Benar yud bayangan gw nanti seperti Manado gt pantainya direklamasi. Sekarang fokus menyelesaikan hotel d'Maleo dulu selanjutnya reklamasi di sampingnya untuk mall dan pusat bisnis-ruko2 kali yah.
eurico March 5th, 2010, 03:19 AM Restoran Pantai Indah dibangun di atas pantai Mamuju
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1347792183564_1494095442_30941401_1822722_n.jpg
Hotel d'Maleo dilihat dari pelabuhan ikan Mamuju dan nuansa nelayan yang menyebrang pada pagi hari
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347797863706_1494095442_30941412_355423_n.jpg
Pemandangan kota Mamuju dari pelabuhan ikan Mamuju
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347805543898_1494095442_30941424_4600752_n.jpg
Berlatarkan bukit berkabut membawa suasana mistis di pagi hari
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1347805623900_1494095442_30941426_6608735_n.jpg
sayaka March 5th, 2010, 10:22 AM Benar yud bayangan gw nanti seperti Manado gt pantainya direklamasi. Sekarang fokus menyelesaikan hotel d'Maleo dulu selanjutnya reklamasi di sampingnya untuk mall dan pusat bisnis-ruko2 kali yah.
Reklamasi pantai?? lagi2.... :ohno::ohno::cheers:
tjokro_ragazzo March 5th, 2010, 10:46 AM Benar yud bayangan gw nanti seperti Manado gt pantainya direklamasi. Sekarang fokus menyelesaikan hotel d'Maleo dulu selanjutnya reklamasi di sampingnya untuk mall dan pusat bisnis-ruko2 kali yah.
hmmmm......business centre sekaligus wisata baharo..... ada mall, town square, shopping centre (ruko-ruko), hotel2, dsb......
potensi udah ada...tinggal regulasi....jangan kampungan.....itu pejabat2 mesti langsung ijo matanya ngeliata lahan basah kaya gini.......
eurico March 5th, 2010, 12:13 PM Reklamasi pantai?? lagi2.... :ohno::ohno::cheers:
Iya nih lha kurang lahan masalahnya, kalo gak reklamasi rawa2 ya reklamasi pantai
hmmmm......business centre sekaligus wisata baharo..... ada mall, town square, shopping centre (ruko-ruko), hotel2, dsb......
potensi udah ada...tinggal regulasi....jangan kampungan.....itu pejabat2 mesti langsung ijo matanya ngeliata lahan basah kaya gini.......
Kalo wisata baharinya kyknya bentar lagi akan dibuat di sampingnya hotel d'Maleo-di sebelah baratnya- itu semacam anjungan2 gt menjorok ke pantai, kayaknya dah pernah gw post rencananya. Kalo di sebelah timurnya ya yang buat mall itu.
Yang gw denger sih pemda Mamuju seperti "diikat" oleh perjanjian dengan investor hotel d'Maleo ini yaitu jangan boleh ada hotel dgn bintang lebih tinggi yg boleh dibangun sebelum hotel d'Maleo maju dulu... Mall nya yg bangun juga investor yang sama katanya.
eurico March 6th, 2010, 01:06 AM Sekarang mari kita lihat bangunan-bangunan di kompleks Pelabuhan ikan dan TPI nya.
Pelabuhan ikan dan dek kapalnya
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347820664276_1494095442_30941460_1594608_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347820704277_1494095442_30941461_2327659_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348452200064_1494095442_30942820_1689314_n.jpg
Kantor Pelabuhan Mamuju Dinas Perhubungan
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs212.snc3/21973_1347820784279_1494095442_30941463_8299655_n.jpg
eurico March 6th, 2010, 01:07 AM Oh iya temen2 bantuin rate thread mamuju ini ya, terima kasih
eurico March 7th, 2010, 01:28 AM Pagi-pagi update lagi ya teman-teman, enjoy it
Tempat Pelelangan Ikan, sayang pas kesini udah selesai pelelangannya udah kesiangan
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347820744278_1494095442_30941462_3552124_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs292.ash1/21973_1347827784454_1494095442_30941491_8030022_n.jpg
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs212.snc3/21973_1347827824455_1494095442_30941492_1685145_n.jpg
eurico March 7th, 2010, 01:30 AM Tempat pelelangan ikannya
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347827864456_1494095442_30941493_3338094_n.jpg
Gudang2nya
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347820824280_1494095442_30941464_5691982_n.jpg
Keseluruhan kompleks TPI
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348452160063_1494095442_30942819_3980488_n.jpg
Balaputradewa March 7th, 2010, 06:25 AM mas eurico..di Sulbar kota paling rame-nya emang Mamuju ya? trus Bandara-nya ud ada kan? Nah Mamuju itu ud status Kota apa belum?
Kalo Polda-nya masih gabung dg Sulsel ya?
tjokro_ragazzo March 7th, 2010, 07:31 AM What a big potencies og Mamuju...
eurico March 7th, 2010, 09:38 AM @balaputradewa, dahulu pada era pra Sulawesi Barat kota terbesarnya adalah Polewali Mandar, dulu Polman masih tergabung dengan Mamasa dengan nama kabupaten Polewali-Mamasa atau Polmas.
Polman sendiri lebih ramai karena lebih dekat dengan wilayah Sulawesi Selatan dan maju dalam hal beras nya.
Setelah era Sulawesi Barat, untuk memeratakan pembangunan pada saat itu ada tarik menarik antara kabupaten Polman dengan Mamuju mana yg akan dijadikan ibukota propinsi.
Pada saat itu Mamuju menolak untuk bergabung dengan Sulbar apabila Mamuju bukan menjadi ibukotanya, nah bargain point dari Mamuju daripada Polman adalah
1. Apabila ibukotanya di Polman maka akan sama juga bohong, pembangunan akan tetap terpusat di kawasan selatan, padahal wilayah Sulbar akan sampai di perbatasan Sulteng sana.
2. Mamuju memiliki Bandara Tampa Padang, untuk gambar2nya udah ada pernah saya posting kok.
3. Mamuju paling tidak memiliki 3 pelabuhan besar, Pelabuhan ferry di Simboro, Pelabuhan ikan di Mamuju sendiri dan Pelabuhan Belang-belang letaknya 30km dari kota Mamuju yang akan dibangun sebagai pelabuhan petikemas dan minyak bumi.
Secara administratif kota Mamuju masih berstatus Kecamatan dari Kabupaten Mamuju. Namun saya yakin dalam waktu dekat ini akan segera dibentuk daerah administratif Kota Mamuju beriringan dengan dibangunnya Kota Mandiri Mamuju sebagai pusat pemerintahan Sulawesi Barat.
Untuk Polda sekarang masih dalam tahap pemisahan dari Polda SulselBar, kemungkinan pada tahun ini akan dibentuk Polda nya.
Balaputradewa March 8th, 2010, 03:21 AM nice info mas Eurico..tau lebih dekat lagi tentang Sulbar :) Bener juga kalo ibukota-nya di Polman pembangunan akan tetap berpusar di selatan, lebih baik di Mamuju secara geografis juga strategis untuk akses dr berbagai wilayah di Sulbar. Thanx ya mas..
Sweet March 8th, 2010, 02:32 PM Thanks Bro Eurico atas info2 tentang kota Mamuju... :okay:
gw rate nih.... :D
tjokro_ragazzo March 8th, 2010, 04:36 PM @balaputradewa, dahulu pada era pra Sulawesi Barat kota terbesarnya adalah Polewali Mandar, dulu Polman masih tergabung dengan Mamasa dengan nama kabupaten Polewali-Mamasa atau Polmas.
Polman sendiri lebih ramai karena lebih dekat dengan wilayah Sulawesi Selatan dan maju dalam hal beras nya.
Setelah era Sulawesi Barat, untuk memeratakan pembangunan pada saat itu ada tarik menarik antara kabupaten Polman dengan Mamuju mana yg akan dijadikan ibukota propinsi.
Pada saat itu Mamuju menolak untuk bergabung dengan Sulbar apabila Mamuju bukan menjadi ibukotanya, nah bargain point dari Mamuju daripada Polman adalah
1. Apabila ibukotanya di Polman maka akan sama juga bohong, pembangunan akan tetap terpusat di kawasan selatan, padahal wilayah Sulbar akan sampai di perbatasan Sulteng sana.
2. Mamuju memiliki Bandara Tampa Padang, untuk gambar2nya udah ada pernah saya posting kok.
3. Mamuju paling tidak memiliki 3 pelabuhan besar, Pelabuhan ferry di Simboro, Pelabuhan ikan di Mamuju sendiri dan Pelabuhan Belang-belang letaknya 30km dari kota Mamuju yang akan dibangun sebagai pelabuhan petikemas dan minyak bumi.
Secara administratif kota Mamuju masih berstatus Kecamatan dari Kabupaten Mamuju. Namun saya yakin dalam waktu dekat ini akan segera dibentuk daerah administratif Kota Mamuju beriringan dengan dibangunnya Kota Mandiri Mamuju sebagai pusat pemerintahan Sulawesi Barat.
Untuk Polda sekarang masih dalam tahap pemisahan dari Polda SulselBar, kemungkinan pada tahun ini akan dibentuk Polda nya.
Nice Bargain.....
eurico March 9th, 2010, 01:42 AM @balaputradewa, sweet, ya sama2
nice info mas Eurico..tau lebih dekat lagi tentang Sulbar :) Bener juga kalo ibukota-nya di Polman pembangunan akan tetap berpusar di selatan, lebih baik di Mamuju secara geografis juga strategis untuk akses dr berbagai wilayah di Sulbar. Thanx ya mas..
Secara geografis memang Mamuju berada di tengah2 jalur Makassar-Palu.
eurico March 9th, 2010, 01:47 AM Tambah gambar2 lagi ya...
Dari tempat pelelangan ini dapat dilihat 2 dek di Pelabuhan Ikan Mamuju ini
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs232.snc3/21973_1347827904457_1494095442_30941494_523635_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs212.snc3/21973_1347827944458_1494095442_30941495_4114981_n.jpg
Pada pagi hari banyak yang datang memancing di sepanjang dek, bayangkan betapa kayanya laut Indonesia, ampe mancing di dek aja dapet ikan apalagi yang di tengah perairan sana
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348452080061_1494095442_30942817_5189874_n.jpg
eurico March 10th, 2010, 02:52 AM Kloter terakhir rangkaian foto-foto Pantai dan TPI Mamuju
Kapal penyebrangan yg penuh penumpang dari pulau Karampuang
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs133.snc3/18073_1348452120062_1494095442_30942818_5036727_n.jpg
Anak-anak kecil bermain dengan ikan buntal
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348452240065_1494095442_30942821_5929707_n.jpg
Suasana pasar ikan di pagi hari, ramai sekali
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348459800254_1494095442_30942860_523933_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348459840255_1494095442_30942861_4867074_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348459880256_1494095442_30942862_6505358_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348459920257_1494095442_30942863_3272567_n.jpg
Ampelio March 10th, 2010, 05:39 AM ^^ya ada baiknya ibukota provinsi bukan kota terbesar atau termaju. Sulbar dengan Mamuju dah memulai langkah yg tepat :okay: ...seperti halnya Kaltim dengan Samarinda.
...nah kapan nih giliran pusat pemerintahan Sulsel dipindah keluar dari Makassar? :)
eurico March 11th, 2010, 04:19 AM ^^ya ada baiknya ibukota provinsi bukan kota terbesar atau termaju. Sulbar dengan Mamuju dah memulai langkah yg tepat :okay: ...seperti halnya Kaltim dengan Samarinda.
...nah kapan nih giliran pusat pemerintahan Sulsel dipindah keluar dari Makassar? :)
benar Om biar pembangunannya merata, trus ni juga nantinya pusat pemerintahannya Propinsi SulBar juga akan jauh dari pusat Kota Mamuju nya sendiri yang dulu katanya bukit2 dan hutan2 disulap menjadi pusat pemerintahan.
I'll update it soon, fotonya udah ada tinggal upload saja, so stay tune
eurico March 17th, 2010, 04:45 AM wow lama banget yak gak gw update lagi sibuk di kantor hehehe
Nih beberapa Update untuk beberapa proyek di Mamuju, sorry foto2nya bener2 low quality karena cuman pake kamera hp 2mpix hehehe
Hotel Mutiara, 3 bintang, sebelumnya gak ketahuan namanya apa
Dari depan,
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373918676710_1494095442_30996964_810923_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373918716711_1494095442_30996965_5172194_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373918756712_1494095442_30996966_6975913_n.jpg
Dari belakang,
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373926596908_1494095442_30996992_7154914_n.jpg
tjokro_ragazzo March 17th, 2010, 07:16 AM lagi...lagi...lagi.....
sayaka March 17th, 2010, 07:31 AM Kloter terakhir rangkaian foto-foto Pantai dan TPI Mamuju
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs153.snc3/18073_1348459880256_1494095442_30942862_6505358_n.jpg
pasti eurico sering belanja disini ya.... :tongue2:
eurico March 17th, 2010, 10:07 AM kagak say gw cuman lewat doank trus jepret jepret aplot deh hehehe
gussinyo March 18th, 2010, 12:15 PM ikan pasti murah di mamuju...
eurico March 19th, 2010, 05:07 AM update kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat
gedung gubernurnya belum ada perubahan berarti, malah waktu kesana gak ada yang kerja sama sekali
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373918796713_1494095442_30996967_362652_n.jpg
gedung dinas-dinas lain yang ada di kompleks kantor gubernur
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs454.ash1/25003_1373918836714_1494095442_30996968_1616751_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373920436754_1494095442_30996969_3385201_n.jpg
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs454.ash1/25003_1373920476755_1494095442_30996970_1802979_n.jpg
tjokro_ragazzo March 19th, 2010, 09:34 AM update kompleks kantor Gubernur Sulawesi Barat
gedung gubernurnya belum ada perubahan berarti, malah waktu kesana gak ada yang kerja sama sekali
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373918796713_1494095442_30996967_362652_n.jpg
aq suka desainnya..... megah dan anggun.... :jempol:
gussinyo March 19th, 2010, 12:01 PM megah.. tapi jalan dan tamannya harus segera dirapikan...
eurico March 20th, 2010, 01:56 AM aq suka desainnya..... megah dan anggun.... :jempol:
Iya bro gw juga suka kalo liat aslinya gede banget lho. Kalo gw bandingin ma kantor gubernur Gorontalo masih bagusan yg ini. Yg ini desainnya perpaduan barat dan lokal
megah.. tapi jalan dan tamannya harus segera dirapikan...
Benar mas jalan ke sana bener2 rusak karena dilalui banyak truk2 muatan berat untuk proyek kompleks ini jadi kayaknya jalan nya diperbaikinya kalo seluruh kompleksnya kelar. Begitu juga tamannya.
tjokro_ragazzo March 20th, 2010, 08:53 AM Iya bro gw juga suka kalo liat aslinya gede banget lho. Kalo gw bandingin ma kantor gubernur Gorontalo masih bagusan yg ini. Yg ini desainnya perpaduan barat dan lokal
Benar mas jalan ke sana bener2 rusak karena dilalui banyak truk2 muatan berat untuk proyek kompleks ini jadi kayaknya jalan nya diperbaikinya kalo seluruh kompleksnya kelar. Begitu juga tamannya.
Yup... justru yg bikin megah tuh kearifan lokal yg diangkat dalam arsitektur gedung ini.... Love this....
gussinyo March 22nd, 2010, 07:50 AM iya, desain lokal, tapi dipadukan bahan glassy yg modern, dgn sentuhan pilar2 gaya romawi... unik dan keren...
banyak kantor di daerah yg cuma mendaopsi desain lokal, tapi tidak memanfaatkan sentuhan modern, jadinya kayak nggak sesuai antara biaya dengan hasilnya...
beda ma gedung yg satu ini...
tjokro_ragazzo March 22nd, 2010, 06:54 PM iya, desain lokal, tapi dipadukan bahan glassy yg modern, dgn sentuhan pilar2 gaya romawi... unik dan keren...
banyak kantor di daerah yg cuma mendaopsi desain lokal, tapi tidak memanfaatkan sentuhan modern, jadinya kayak nggak sesuai antara biaya dengan hasilnya...
beda ma gedung yg satu ini...
kaya gedung ini dunk... arsitektur bergaya lokal, dengan sentuhan modern (glassy)
http://indoiklane.com/images/ktr2.jpg
Kantor Bupati Kabupaten Landak, Kalimantan Barat
eurico March 23rd, 2010, 03:30 AM iya, desain lokal, tapi dipadukan bahan glassy yg modern, dgn sentuhan pilar2 gaya romawi... unik dan keren...
banyak kantor di daerah yg cuma mendaopsi desain lokal, tapi tidak memanfaatkan sentuhan modern, jadinya kayak nggak sesuai antara biaya dengan hasilnya...
beda ma gedung yg satu ini...
iya mas memang seharusnya seperti ini, hal ini juga menunjukan keterbukaan suatu daerah dalam menerima pengaruh2 dari luar apapun itu walaupun tidak meninggalkan jatidiri aslinya, ya seperti gambar yang dipost tjokro diatas juga
eurico March 23rd, 2010, 03:37 AM Inflasi Januari 2010
10 Kota Terkena Lonjakan Harga Terbesar
Dari 10 kota dengan inflasi tertinggi pada masa Januari, kebanyakan terjadi di luar Jawa.
Senin, 1 Februari 2010, 13:15 WIB
Heri Susanto, Syahid Latif
Beras Bulog (VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Badan Pusat Statistik mengumumkan laju inflasi pada Januari 2010 mencapai level yang cukup tinggi, yakni 0,84 persen. Penyumbang utama terjadinya inflasi adalah kelompok bahan makanan.
Menurut data BPS, dari 66 kota yang disurvei, inflasi tertinggi terjadi di Maumere sebesar 3,56 persen dengan indeks harga konsumen 130,49.
Dari 10 kota dengan inflasi tertinggi pada masa Januari, kebanyakan terjadi di kota-kota di luar Jawa, baik di Indonesia bagian Timur, pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatra.
Sedangkan, inflasi terendah terjadi di Palu dan Sorong, masing-masing sebesar 0,12 persen dan IHK sebesar 121,10 dan 134,01.
Berikut ini 10 kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia pada Januari (data IHK dan inflasi).
Kota Inflasi (%)
1. MAUMERE 3,56
2. KUPANG 3,08
3. AMBON 3,23
4. MATARAM 2,09
5. JAMBI 1,95
6. BENGKULU 1,82
7. SIBOLGA 1,75
8. MAMUJU 1,74
9. PADANG SIDEMPUAN 1,60
10. PADANG 1,59
• VIVAnews
Berita lama yang menunjukan betapa stressfullnya hidup di Mamuju, serba mahal hahaha, kalo gw n temen2 bilang harga Jakarta tapi selera lokal :bash: :bash:
eurico March 23rd, 2010, 03:47 AM Lanjut foto2 kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat ya
kalo ini bener2 mandeg juga sampai2 ditumbuhi tanaman2
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373920516756_1494095442_30996971_442351_n.jpg
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373920556757_1494095442_30996972_8200047_n.jpg
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373920636759_1494095442_30996973_4416096_n.jpg
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373922476805_1494095442_30996974_115710_n.jpg
sayaka March 23rd, 2010, 04:08 AM http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373918796713_1494095442_30996967_362652_n.jpg
ric, pic.na diedit2 dikit na... dimainin brighness-contrast + komposisi warnanya, biar sedikit lebih bagus. sayang kan, objekna bagus tp pict.na polosan. :cheers:
tp klo udah pentok ttp gitu ya sudah, hehehe.... :D :lol:
eurico March 23rd, 2010, 04:08 AM sekedar mengingatkan saja masterplan dari kompleks kantor gubernur Sulawesi Barat
http://farm3.static.flickr.com/2550/4217407494_cfbafa60a4_o.jpg
nah gambar2 yang barusan saya posting dan nanti sebagian masih akan saya posting itu adalah gedung2 kecil yang bergenteng merah yang berjejer ke belakang itu di belakangnya kantor gubernur sulbar.
Sebenarnya masih ada 1 kompleks lagi yang belum sempat saya ambil gambarnya, berada di atas bukit di belakang kompleks ini seperti nya nanti untuk Polda Sulawesi Barat. Jalan ke sana nya susah masih jalan tanah.
ric, pic.na diedit2 dikit na... dimainin brighness-contrast + komposisi warnanya, biar sedikit lebih bagus. sayang kan, objekna bagus tp pict.na polosan. :cheers:
tp klo udah pentok ttp gitu ya sudah, hehehe.... :D :lol:
gak sempet ngedit2 say... pokoke gw pindah dari hp langsung aplot dah hehehe
eurico March 24th, 2010, 04:15 AM Tambah lagi beberapa gambar masih di sekitar kawasan kompleks kantor Gubernur Sulbar
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373922516806_1494095442_30996975_2497633_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373922556807_1494095442_30996976_297233_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373922596808_1494095442_30996977_2776972_n.jpg
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373924316851_1494095442_30996981_7644152_n.jpg
kok menurut gw desain kantornya kurang berbentuk seperti kantor ya tetapi seperti rumah2 besar doank
eurico March 26th, 2010, 03:00 AM beberapa gambar yang tersisa dari hunting foto di kompleks kantor gubernur Sulbar beberapa waktu yang lalu
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373924276850_1494095442_30996980_2673477_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs454.ash1/25003_1373924356852_1494095442_30996982_4438338_n.jpg
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs434.snc3/25003_1373924396853_1494095442_30996983_8179350_n.jpg
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373924436854_1494095442_30996984_6553397_n.jpg
Gedung Kantor Gubernur Sulawesi Barat dari belakang
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373926476905_1494095442_30996989_7818125_n.jpg
sayaka March 26th, 2010, 06:50 AM Di Kalumpang, Ada Emas 2.500 Ton
Kompas - Jumat, 26 Maret 2010
http://d.yimg.com/hb/xp/kmps/20100326/09/2095907195-di-kalumpang-ada-emas-2-500-ton.jpg?x=298&y=225&sig=uETtk8dCx3dfWHRt6q.6yQ--
MAMUJU, KOMPAS.com - Wilayah Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat menyimpan potensi emas dengan kandungan emas mencapai 2.500 ton. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Mamuju, Andi Sukri Tammalele, di Mamuju, Jumat (26/3/2010).
Menurutnya, potensi emas di wilayah Kalumpang sekitar 192 kilometer dari kota Mamuju itu kini telah dilirik oleh dua perusahaan yang telah melakukan tahap eksplorasi tambang emas. "Saat ini ada dua perusahaan sedang melakukan tahap eksplorasi tambang emas, salah satunya adalah perusahaan dari Jakarta yakni PT Dibia," tuturnya.
Ia mengatakan, letak kandungan emas di wilayah Kalumpang tersebut ada pada dua aliran sungai besar yakni sungai Teroto dan sungai Petangon dengan jumlah areal mencapai 3.000 hektar. "Awalnya kami tidak menyangka jika dua sungai besar tersebut menyimpan potensi emas, namun, setelah dilakukan penelitian ternyata kedua sungai memiliki kandungan emas yang begitu besar," ucapnya.
Dikatakannya, tambang emas yang terdapat di daerah Kalumpang ini nantinya akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Mamuju, khususnya di wilayah Kalumpang setelah dilakukan tahap eksploitasi. "Jika nantinya telah dilakukan tahap eksploitasi tambang emas tersebut, sumbangan untuk sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) diprediksi mencapai angka sebesar Rp 5 triliun per tahun," ungkap Sukri.
Sukri menambahkan, yang menjadi kendala utama saat ini adalah kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi tambang masih sangat memprihatinkan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Meski demikian, kata dia, dua perusahaan tambang yang sementara melakukan tahap ekplorasi di daerah itu tetap melakukan kegiatan pertambangan untuk dikelola di kemudian hari.
Anggota DPRD Mamuju, Hajrul Malik menanggapi positif hadirnya beberapa investor di Mamuju yang melakukan kegiatan pertambangan. "Hadirnya perusahaan yang akan melakukan kegiatan pertambangan di Mamuju tetap kami tanggapi positif sepanjang kegiatan itu menguntungkan untuk daerah kita," ujarnya.
Dikatakannya, hadirnya perusahaan itu akan memberikan kontribusi positif bagi percepatan pembangunan yang muaranya dapat memberikan peluang kerja bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
"Kita tidak boleh serta merta menolak jika ada perusahaan yang masuk ke Mamuju untuk melakukan kegiatan pertambangan, dengan catatan perusahaan ini telah mememenuhi segala prosedur yang telah ada, termasuk perijinan," ungkapnya.
Selain di wilayah Kalumpang, beberapa perusahaan tambang di kecamatan lain seperti Kecamatan Bonehau juga menyimpan potensi tambang batubara dan magan.
"Ada sekitar tujuh perusahaan yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi di daerah itu yang mesti harus diberikan kemudahan tanpa harus mempersulit dalam melakukan kegiatan tambang guna percepatan pembangunan di daerah sendiri," kata Hajrul.
atmada March 27th, 2010, 02:31 AM Di Kalumpang, Ada Emas 2.500 Ton
Kompas - Jumat, 26 Maret 2010
sumbangan untuk sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) diprediksi mencapai angka sebesar Rp 5 triliun per tahun," ungkap Sukri.
banyak bener! mantab banget..:rock:
gussinyo March 27th, 2010, 04:14 AM itu kenapa proyek2 kok mandeg?
Balaputradewa March 27th, 2010, 02:39 PM BTW..kayaknya komplek perkantoran di Mamuju..lebih mendahulukan membangun gedung2nya yah..ketimbang terlebih dahulu membuat jalan-nya??
eurico March 28th, 2010, 01:46 AM http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0001.jpg
http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0003-1.jpg
http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0004.jpg
http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0002.jpg
eurico March 28th, 2010, 07:31 AM banyak bener! mantab banget..:rock:
iya da semoga segera terealisasi
itu kenapa proyek2 kok mandeg?
kan proyek "multiyears" mas....
BTW..kayaknya komplek perkantoran di Mamuju..lebih mendahulukan membangun gedung2nya yah..ketimbang terlebih dahulu membuat jalan-nya??
kayaknya emang jalan itu dibangun terakhir deh bro, secara kalo dibangun dulu pasti akan rusak lagi karena dilewatin oleh kendaraan2 proyek jadi ya pakenya jalan sementara dulu yang biasanya dibangun saat pembukaan lahan tapi walau keliatannya tanah2 gitu jalannya dah padet kok kecuali kalo hujan ya lain cerita itu hehehe
sayaka March 28th, 2010, 12:48 PM http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0001.jpg
bener2 mistery.... lha itu, muka mbak2nya rata..... :D:lol::lol: j/k
kainna cantik2 ai.... :)
http://i174.photobucket.com/albums/w120/fuuto/IMAGE0002.jpg
btw, disana telur penyu jg dikonsumsi yah..... :(
aksjiah March 28th, 2010, 01:32 PM halo halo.. maaf sekali geografi saya jelek... aku baru tau kalo sekarang ada provinsi Sulawesi barat! thanks to eurico yg merekomendasikan baca thread ini... hehehe
sepertinya mamuju sedang membangun ya???
daroe_909 March 28th, 2010, 01:44 PM btw, disana telur penyu jg dikonsumsi yah..... :(
knp jenk??..kan enak tu..:nuts::lol::)
sayaka March 29th, 2010, 05:37 AM knp jenk??..kan enak tu..:nuts::lol::)
Uuuhh.... It's a big no no...... :ohno: :ohno:
tjokro_ragazzo March 29th, 2010, 06:45 AM Uuuhh.... It's a big no no...... :ohno: :ohno:
di Kalimantan Barat juga dikonsumsi lho.... ramai orang disini makan telur penyu juga.... katanya enak....
sayaka March 29th, 2010, 07:13 AM di Kalimantan Barat juga dikonsumsi lho.... ramai orang disini makan telur penyu juga.... katanya enak....
di kaltim jg kok pak.... i mean, itu kan binatang langka....kok ya dimakan juga.... :nuts::ohno:
Comeliness March 29th, 2010, 08:37 PM Wah kalau binatang langka (penyu) jangan dikonsumsi dong, bisa punah nanti.
tjokro_ragazzo March 30th, 2010, 10:15 AM di kaltim jg kok pak.... i mean, itu kan binatang langka....kok ya dimakan juga.... :nuts::ohno:
kan telurnya bukan binatangnya...hhehehe......
tapi disamping pengkonsumsian, penangkaran juga ada kk jeng.... tenang aja... ^_^
eurico April 1st, 2010, 04:43 AM @sayaka, iya say gw juga pernah nemuin telur penyu itu disajikan pas acara2 tertentu di Mamuju, tetapi gak dijajakan tiap saat gitu, pas acara2 tertentu saja, sama seperti daging rusa yang juga dihidangkan pada saat tertentu. gak tahu juga dapetnya itu dari mana juga hehehe
eurico April 1st, 2010, 04:58 AM http://www.kompas.com/data/photo/2010/03/30/3752091p.jpg
Keasrian pantai sangat penting bagi sebuah konservasi. Seorang penduduk Mamuju, Sulawesi Barat, awal Maret lalu, memandang pesisir Pantai Mamuju di belakang rumah adat Mamuju yang masih asri dan belum terjamah reklamasi.
OTONOMI DAERAH SULAWESI BARAT (1)
Pemekaran Dirasakan Masih Setengah Hati
Selasa, 30 Maret 2010 | 02:57 WIB
Suhartono dan Reny Sri Ayu
Pengantar:
Setelah sebelumnya menurunkan pemaparan tentang kondisi pelaksanaan otonomi daerah di Provinsi Banten dan Papua Barat, akhir Januari dan Februari lalu, akhir Maret ini ”Kompas” menurunkan laporan kondisi pelaksanaan otonomi daerah di Provinsi Sulawesi Barat. Sulbar adalah provinsi baru yang terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan. Laporan dibuat berseri hingga Senin, 5 April 2010.
***
Sekali seminggu, Ahmad Rihza (40), pegawai negeri sipil di jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, harus bolak-balik ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Saat bertemu Kompas di pesawat Avions de Transport Regional (ATR)-72, yang terbang sekali sehari dari Makassar ke Mamuju, awal Maret lalu, Rihza mengaku senang-senang saja bisa bolak-balik ke kampung halamannya di Makassar. Namun, ia mempertanyakan mengapa meskipun usulan proyek dan alokasi anggaran diajukan Provinsi Sulbar, pelaksanaannya dilakukan Balai Besar VI Makassar.
”Memang merepotkan. Namun, beginilah kalau dana dan pelaksanaan proyek masih dipegang pusat. Jadi, kami harus bolak-balik untuk memastikan proyek itu disetujui dan akan dikerjakan. Katanya otonomi, tetapi setengah hati,” keluhnya.
Keluhan tentang otonomi setengah hati itu juga disampaikan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh. Mantan anggota DPR tersebut tercatat sebagai gubernur definitif pertama bersama Wakil Gubernur Amri Sanusi, yang memimpin Sulbar sejak 2006 setelah memenangi pemilu kepala daerah langsung pertama di wilayah baru itu.
”Untuk membangun jalan nasional, kami melobi dan minta dana ke pusat. Namun, dananya cair ke Balai Besar Pekerjaan Umum (PU), yang mengurusi semuanya, mulai dari pembangunan jalan, tender, lama pekerjaan, hingga pekerjaan fisik. Kami di provinsi, khususnya Dinas PU, hanya mengawasi, tetapi tak bisa menegur atau memberi masukan. Padahal, kami yang paling tahu kondisi daerah ini,” ujar Anwar di Mamuju.
Sulbar menjadi provinsi baru sejak 2004. Sulbar tercatat sebagai daerah pemekaran ke-440. Sulbar memiliki lima kabupaten. Dua di antaranya Kabupaten Mamasa dan Mamuju Utara adalah wilayah baru sebelum DPR mengesahkan Undang-Undang Pembentukan Provinsi Sulbar. Mamasa adalah pemekaran dari Kabupaten Polewali-Mamasa yang baru dibentuk berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2002 dan disahkan pada 10 April 2002. Kabupaten Mamuju Utara dimekarkan dari Kabupaten Mamuju yang disahkan 25 Februari 2003 berdasarkan UU No 7/2003.
Adapun Balai Besar yang dituding Gubernur Sulbar adalah institusi di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Lembaga tersebut sengaja dibentuk pemerintah pusat untuk menangani proyek strategis dan nasional, seperti jalan dan jembatan. Karena strategis, proyek itu tetap dipegang pemerintah pusat.
Ganjalan otonomi
Anwar saat ditanya mengapa tak mempersoalkan Balai Besar pada saat rapat kerja di Istana Cipanas, Bogor, Jawa Barat, Februari lalu, mengaku merasa tidak enak. Alasannya, fokus rapat kerja waktu itu percepatan proyek pembangunan. Jika mempersoalkan Balai Besar, dia mungkin dinilai berpikir mundur. Karena masalah ini tak dicarikan jalan keluarnya, ganjalan otonomi daerah tetap terjadi.
Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Politik Djohermansyah Djohan, yang juga Guru Besar Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), Jakarta, membenarkan adanya penilaian otonomi setengah hati. Ibarat dilepas kepalanya, dipegang ekornya. ”Indonesia sebagai negara kesatuan memang harus menerapkan otonomi setengah hati. Kecuali, jika Indonesia bersifat federal, otonomi itu mutlak 100 persen. Namun, otonomi setengah hati itu hanya berlangsung pada masa transisi. Otonomi kan baru berjalan 10 tahun. Pada masa mendatang, otonomi akan menjadi penuh atau otonomi yang kuat jika UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah direvisi kembali,” katanya.
Untuk mendukung otonomi daerah, Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah Felix Wanggai menyatakan, pemerintah konsisten menerbitkan peraturan pendukung yang strategis. Sebut saja seperti Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembagian Kewenangan dan Urusan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, selain juga PP tentang Pembentukan dan Penghapusan Daerah Otonom Baru serta peraturan pendukung lainnya, seperti pengelolaan keuangan dan politik.
”Amanat reformasi adalah untuk mendesentralisasikan kekuasaan dari pusat ke daerah. Maknanya, negara atau pusat yang kuat jika dilandasi dengan daerah yang kuat dan maju. Sebab itu, desentralisasi jangan dilihat sebagai perubahan sektoral, tetapi perubahan paradigma radikal dalam mengelola pemerintah dan pembangunan. Realitasnya, pemerintah selalu belajar untuk mengelola perubahan hubungan pusat dan daerah sejak 1999 hingga kini,” katanya.
Menurut Anwar, akibat masih adanya pelaksanaan otonomi setengah hati, pekerjaan yang dilakukan tak terkoordinasi baik. Buntutnya, pembangunan berbagai infrastruktur menjadi sangat lambat. Koordinasi juga sulit dalam pembagian tugas dan tanggung jawab antara pusat dan daerah atau daerah dengan daerah. Kewenangan besar yang dimiliki setiap kabupaten juga menyebabkan koordinasi menjadi lambat.
”Jangankan membicarakan program pembangunan, diundang rapat saja bupati jarang datang. Kadang yang dikirim hanya kepala bagian. Padahal, bila koordinasi provinsi dengan kabupaten berjalan baik, banyak pekerjaan yang bisa dijalankan bersama sehingga hasilnya lebih efektif dan efisien. Sekarang semua berjalan sendiri,” katanya.
Ia memberi contoh penetapan APBD kabupaten yang kerap terlambat. Akhirnya, yang ditegur pusat adalah pemerintah provinsi. Namun, untung, meski terlambat, tindak lanjut dari UU No 32/2004 segera direalisasi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerbitkan PP No 19/2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi. Dengan aturan tersebut, koordinasi antardaerah bisa menjadi lebih mudah.
”Tentu saja tak mudah dalam realisasinya mengingat selama ini pemerintah kabupaten terbiasa menentukan sendiri urusannya. Sosialisasi sepertinya akan sulit. Karena itu, saya berharap Presiden atau Menteri Dalam Negeri menjelaskan PP itu,” katanya.
Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid dan Bupati Mamuju Suhardi Duka mengaku tak masalah jika kewenangan gubernur menjadi lebih besar. ”Setidaknya koordinasi dengan provinsi akan menjadi lebih bagus. Cuma memang butuh proses mengingat selama ini kabupaten terbiasa memutuskan banyak hal tanpa melibatkan provinsi,” kata Suhardi.
Suhardi berharap jika PP No 19/2010 berlaku, pemerintah provinsi bisa mendorong tingkat pelayanan yang merata di setiap kabupaten sehingga tak terjadi kesenjangan, khususnya pelayanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan. ”Contohnya, saya menerapkan layanan pendidikan dan kesehatan gratis di Mamuju. Namun, karena kabupaten tetangga belum, akhirnya banyak warga wilayah tetangga yang datang bersekolah atau berobat di daerah kami. Jika semua kabupaten melakukannya, itu tak perlu terjadi,” katanya.
Terkait kesenjangan antarkabupaten, mantan Komandan Pemuda Pembela Sulbar Naharuddin membenarkannya. ”Kesenjangan di lima kabupaten di Sulbar terjadi akibat masalah yang ditinggalkan provinsi induk (Sulawesi Selatan). Karena itu, masalah ini harus menjadi perhatian ke depan. Cita-cita pejuang pembentukan Sulbar adalah agar wilayah di sepanjang 680 kilometer garis pantai di Sulbar serta di pegunungan bisa menjadi kawasan baru pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Tentang penerapan otonomi selama ini di Sulbar, Naharuddin mengakui masih ada kelebihan dan kekurangannya.
eurico April 1st, 2010, 05:46 AM OTONOMI DAERAH SULAWESI BARAT (2)
"Bumi Manakarra" Tanpa Rencana Tata Ruang Wilayah
Rabu, 31 Maret 2010 | 03:08 WIB
Suhartono dan Reny Sri Ayu
Kepala Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulya, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Mohammad Anas terkejut saat dikonfirmasi tambak ikannya di kawasan Pantai Mampie diakui pemerintah sebagai bagian dari kawasan Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie.
”Kami tidak pernah dengar dan tidak tahu yang mana itu suaka margasatwa,” ujar Anas (60), didampingi Sekretaris Dusun Agus Salim, awal Maret. Keterkejutan Anas tentu beralasan mengingat turun-temurun ia mewarisi lahan tambak dari orangtuanya. Sejumlah warga yang mata pencahariannya sebagai nelayan dan petambak ikan di kawasan suaka margasatwa tersebut juga merasakan hal yang sama. Mereka juga mengaku memiliki surat sebagai tanda kepemilikan tambak yang dikeluarkan antara tahun 1969 dan 1974.
Menurut Anas dan Agus, luas tambak yang rata-rata dimiliki penduduk Mampie antara 3 dan 4 hektar. Tambak itu menjadi salah satu sumber penghidupan rakyat. Namun, Bupati Polewali Mandar Ali Baal Masdar, berdasarkan informasi lainnya, disebut-sebut memiliki sampai 300-an hektar. Sebanyak 100 hektar lagi disebut-sebut dikuasai seorang petinggi Kepolisian Negara RI di Jakarta.
Padahal, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 699/Kpts/Um/11/78 tanggal 13 November 1978, kawasan seluas lebih kurang 2.000 hektar itu telah ditetapkan sebagai areal perlindungan bagi satwa langka berbagai burung dan satwa lainnya yang terancam punah. Keputusan Mentan juga telah diperkuat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2008 tanggal 10 Maret 2008. Di PP itu Suaka Margastawa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie masuk dalam lampiran PP.
Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie merupakan salah satu persoalan tata ruang di Provinsi Sulbar, yang ditemukan saat pemerintah Provinsi Sulbar bersama DPRD Sulbar menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) bagi Provinsi Sulbar.
Setidaknya ada dua persoalan besar terkait tata ruang di Sulbar. Selain belum ada RTRW yang menjadi landasan perencanaan dan pengembangan perkotaan dan pedesaan, juga persoalan penggunaan dan peruntukan tata ruang yang tumpang tindih bagi kawasan pertanian, industri, pariwisata, dan lainnya.
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulbar tentang Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulbar masih berkutat melakukan klarifikasi dan validasi data terkait RTRW Sulbar. Salah satu pekerjaan rumah yang masih pelik dipecahkan adalah persoalan Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie.
Menurut dosen Universitas Sulbar, yang memimpin perjuangan pembentukan otonomi Sulbar, Rahmat Hasanuddin, RTRW Sulbar yang belum final memang menjadi masalah dan tidak bisa dihindari dengan adanya kesan pembangunan yang sporadis dan tanpa rencana.
”Saya berharap rancangan RTRW yang sudah di pusat bisa segera disetujui. Kelemahan dan kekurangannya bisa diperbaiki dalan proses pembangunan yang dinamis. Sekarang ada proyek-proyek besar dari gubernur yang harus disinkronkan dengan RTRW,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, luas Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie tercatat 2.000 hektar. Namun, hasil foto satelit, luas kawasan tersebut disebut-sebut hanya 800 hektar. ”Namun, setelah Pansus DPRD meninjau lokasinya, kawasan tersebut ternyata tinggal 30 hektar, yang hanya terdiri atas hutan bakau. Selebihnya kini berubah menjadi tambak ikan dan kawasan permukiman penduduk,” kata Ketua Pansus DPRD Naharuddin.
Repotnya, kata Naharuddin, sebagian penduduk memiliki surat-surat kepemilikan lahan di kawasan tersebut.
”Masalah RTRW di Mampie untuk sementara kami tunda. Pembahasan RTRW-nya jalan terus,” tambah Naharuddin.
Persoalan lain terkait penyusunan RTRW Provinsi Sulbar juga terhadang dengan batas waktu yang ditetapkan pemerintah. Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah Felix Wanggai, RTRW provinsi harus dapat diselesaikan sebelum pertengahan tahun ini. Sebab, RTRW provinsi akan diintergrasikan dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mengakui, sejak enam tahun memiliki otonomi sendiri, Sulbar memang belum memiliki RTRW. Alasannya, selain belum disiapkan, pembahasan RTRW berlarut-larut. Padahal, aspek perencanaan tata ruang menjadi faktor penting mengisi pembangunan dan pengembangan provinsi yang sering dikenal dengan nama ”Bumi Manakarra” itu.
Berlarut-larutnya penyelesaian RTRW ini diakui pemerintah dan kalangan DPRD provinsi Sulbar sebagai salah satu masalah yang ditinggalkan provinsi induk karena terjadi tumpang tindih. ”Sebagai contoh, dulu jika ada proyek pembangunan di Sulsel yang saat akan dikerjakan ternyata wilayahnya masuk dalam kawasan hutan lindung dan harus dicarikan pengganti, dengan enteng mereka tinggal tunjuk peta atau mengambil gantinya dari wilayah yang ada di Sulbar. Ketika kami akan menyusun rancangan wilayah, banyak kawasan yang disebut hutan lindung, tetapi nyatanya sudah dihuni bertahun-tahun oleh masyarakat,” kata Nahruddin.
Ali Baal Masdar yang dikonfirmasi mengakui ada persoalan dalam penyusunan RTRW Provinsi Sulbar. Salah satu contohnya soal Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie. ”Pemerintah dulu mencaplok tanah rakyat dan kemudian dijadikan kawasan suaka margasatwa secara sepihak, tanpa sepengetahuan rakyat. Padahal, kawasan Mampie itu sudah turun-temurun dimiliki rakyat,” tandas Ali.
Tentang luas kepemilikan lahan keluarganya, Ali mengaku hanya 200 hektar dan bukan 300-an hektar. ”Kawasan itu sebagian sudah tergerus abrasi sehingga semakin berkurang. Kami berusaha mengembalikan kawasan hijau,” kata Ali.
Selain soal kawasan Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie, persoalan RTRW lainnya adalah kawasan permukiman dan perkebunan warga di Kabupaten Mamuju dan lainnya. Kawasan tersebut sejak masih bergabung dengan Provinsi Sulsel sudah ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung. Namun, saat ditinjau tim Pansus RTRW, kawasan itu telah beralih fungsi menjadi permukiman penduduk. ”Persoalannya kemudian, mana yang lebih dulu, penetapan sebagai kawasan hutan lindung atau permukiman warga,” kata Bupati Mamuju Suhardi Duka.
Alih fungsi
Tudingan alih fungsi lahan juga sempat terjadi saat Pemerintah Sulbar membangun kompleks perkantoran gubernur dan rumah dinas pejabat di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro Kepulayan. Kawasan perbukitan hijau itu kini disulap dengan bangunan beton tinggi berjarak lebih kurang 7 kilometer dari kantor Bupati Mamuju.
Anwar Adnan menepis jika pembangunan itu melanggar RTRW Provinsi Sulbar yang akan ditetapkan. Menurutnya, pada masa lalu banyak lokasi yang ditunjuk sebagai pengganti hutan lindung untuk kawasan yang digunakan Pemprov Sulsel. Namun, Naharuddin mengatakan, ”Yang saya tahu, gubernur meminta izin untuk memanfaatkan lahan kawasan tersebut sebagai perkantoran gubernuran.”
Di tengah penyelesaian persoalan RTRW Provinsi Sulbar, kondisi tata ruang Provinsi Sulbar diperparah dengan anomali harga tanah pasca-pemekaran, khususnya di kota-kota besar, seperti Mamuju dan Mamuju Utara. Harga tanah yang saat masih menjadi wilayah Sulsel hanya Rp 10.000-Rp 30.000 per meter persegi, sejak pemekaran melonjak menjadi Rp 300.000Rp 1 juta per meter persegi. Kepala Cabang Bank Tabungan Negara di Mamuju Kabul Budhi Setyawan mengakui terjadinya anomali harga tanah dan properti pasca-pemekaran.
Melonjaknya aktivitas kota sejalan dengan meningkatnya kebutuhan lahan bagi pembangunan. Tercatat, pertumbuhan penduduk di Mamuju mencapai 7 persen setiap tahun. Namun, banyaknya wilayah yang sebelumnya adalah wilayah perkebunan mempersulit gerak maju dan perluasan kota.
Akibatnya, tak heran jika banyak ditemui kawasan pantai yang kemudian direklamasi untuk kebutuhan lahan, seperti di pinggir pantai Mamuju yang kini tengah dijadikan sebuah hotel bertaraf internasional.
”Tak adanya RTRW memang menyebabkan pembangunan bisa sembarangan dilakukan.
Seharusnya RTRW itu memang sudah ada sebelum adanya pemekaran,” tandas aktivis LBH Sulbar, M Hatta Kainang.
Pada akhirnya, RTRW Provinsi Sulbar yang tengah disusun ini diharapkan bisa menjadi jalan keluar bagi gerak pembangunan yang berujung pada kesejahteraan rakyat.
eurico April 5th, 2010, 07:28 AM http://www.kompas.com/data/photo/2010/04/01/3754766p.jpg
Memacu perkembangan kota dan mengantisipasi investor domestik dan mancanegara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kini mempersiapkan sejumlah sarana dan prasarana, seperti hotel di Mamuju, Sulawesi Barat. Beberapa pekerja, awal Maret lalu, mengawasi penyelesaian hotel berbintang yang dibangun di kawasan reklamasi pantai Mamuju.
OTONOMI DAERAH SULAWESI BARAT (3)
Ayo Berbenah, Bukan Lagi Daerah Buangan
Kamis, 1 April 2010 | 03:21 WIB
Suhartono dan Reny Sri Ayu
Banyak pertimbangan yang melandasi pemekaran Sulawesi Barat saat diperjuangkan Prof Dr Baharuddin Lopa (alm), mantan Jaksa Agung yang disegani di negeri ini. Hal itu antara lain jarak yang jauh dari ibu kota Sulawesi Selatan dan kondisi geografis bergunung-gunung dengan kondisi jalan yang buruk.
Ddulu Sulbar acap dikenal sebagai daerah pembuangan pejabat atau pegawai di Provinsi Sulsel jika dinilai tak lagi dipercaya atau memiliki banyak ”dosa”. ”Dulu, kalau ada pegawai nakal atau dianggap pembangkang, salah satu tempat pembuangannya adalah Mamuju. Jadi, kalau ada orang yang ditugaskan di Mamuju, sama saja dengan dibuang,” ujar Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.
Oleh sebab itu, pengembangan dan pembangunan wilayah Sulbar sering tidak menjadi perhatian bekas provinsi induknya, Sulsel. Namun, di mata para pejuang otonomi Sulbar, dengan luas wilayah 26,87 persen dari luas provinsi induknya dan jumlah penduduk yang kini mencapai 1,032 juta orang, wilayah ini mutlak untuk dimekarkan.
Kini, setelah enam tahun pemekaran, wajah Sulbar berubah. Perjalanan sepanjang 325 kilometer dari Mamuju, ibu kota Provinsi Sulbar, menuju Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, awal Maret lalu, misalnya, hanya ditempuh enam jam. Tahun 2007 waktu tempuh itu 9-10 jam. Bahkan, hingga awal 2000, untuk menempuh perjalanan antarkecamatan di Mamuju, pengemudi harus menginap di jalan.
Perubahan waktu tempuh ini tak lepas dari kondisi jalan yang saat ini jauh lebih mulus. Sebelum 2008 kondisi jalan nasional sepanjang 544 kilometer di Sulbar hanya 20 persen yang bagus dan 80 persen rusak. Saat ini berbalik. Bahkan, Mamasa-Mamuju sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.
Kalau tak mau susah, orang juga bisa menempuh perjalanan udara dari Makassar ke Mamuju dengan pesawat terbang. Saat ini, Bandara Tampa Padang, Mamuju, bisa didarati Boeing 737-200 dan ATR 72. Padahal, sebelumnya hanya dilayani pesawat perintis. Ini berarti perjalanan Mamuju-Makassar lewat darat selama 10-12 jam bisa ”potong kompas” hingga 50 menit. Selisih biayanya pun tak sampai Rp 200.000. Jika rencana panjang landasan ditambah hingga 2.500 meter dengan lebar 4 kilometer, akses ke Sulbar bakal semakin terbuka lebar.
Namun, hingga kini, infrastruktur jalan Sulbar masih jadi masalah. Jangankan jalan desa atau antarkecamatan dan kabupaten, jalan nasional (trans-Sulawesi) yang menghubungkan Sulsel-Sulbar-Sulteng pun masih sangat parah.
”Kalau bagi Kabupaten Mamuju Utara, yang terus menjadi impian kami adalah menyejahterakan kehidupan para nelayan di pesisir pantai, yang hidupnya terus marjinal,” kata Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid.
Saat Sulbar dimekarkan, kata anggota DPRD Provinsi Sulbar, Naharuddin, daerah ini sebenarnya belum siap melaju. Terlalu banyak hal yang perlu dibenahi. Ada juga banyak wilayah yang masih terisolasi akibat belum terbukanya akses, juga kesempatan mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta sosial ekonomi yang serba sulit dan terbatas.
Oleh karena itu, saat wilayah ini mekar, pertama kali yang dipikirkan adalah cara menyelesaikan dua persoalan, yaitu infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Dengan anggaran minim, tentu bukan mudah mencari solusi untuk masalah ini. Infrastruktur butuh dana, SDM pun tak hanya butuh dana, tetapi juga kemampuan dan pengetahuan.
Apalagi saat itu boleh dikatakan 60 persen pegawai Provinsi Sulbar, terutama di satuan kerja perangkat dinas, berasal dari guru yang direkrut. Guru- guru itu direkrut saat awal pembentukan provinsi baru karena ketiadaan aparatur yang berlatar belakang pegawai negeri golongan III. Pada waktu itu, kebetulan golongan III kebanyakan adalah guru. Tak pelak guru yang biasa mengajar di depan kelas harus beralih menjadi birokrat.
Infrastruktur listrik juga masih menjadi persoalan. Kapasitas yang baru dipenuhi hanya sekitar 25 persen, yang berasal dari pasokan PLN di Makassar. Tak heran jika listrik di Sulbar byarpet. Di laut, Pelabuhan Belang-Belang, satu-satunya pelabuhan yang dimiliki Sulbar, belum layak untuk jadi pelabuhan ekspor meskipun komoditas kakao daerah ini cukup besar. Hingga kini, ekspor masih melalui pelabuhan di Makassar.
Alokasi anggaran
Soal pembangunan SDM, masalah pendidikan dan kesehatan alokasi anggarannya di APBD Sulbar kurang dari 5 persen. Ini memang tak mengherankan mengingat pendapatan asli daerah yang masih sangat kecil.
Oleh sebab itu, Sulbar mendapat bantuan Rp 50 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional dengan 150 kamar rawat inap. Untuk pendidikan, Sulbar mendapat bantuan untuk pembangunan politeknik kesehatan dan beberapa sekolah lain. Universitas Mamuju juga didirikan dua tahun lalu. Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Mamuju Utara pun tidak mau ketinggalan memperbaiki masalah SDM dengan menerapkan pendidikan dan kesehatan gratis.
Wajah Sulbar masa datang kini dipoles dengan sejumlah program. Salah satu megaproyek yang tengah dijajaki adalah PLTA Karama berkapasitas 1.600-1.800 megawatt. Program lainnya adalah jalan arteri sepanjang 117 kilometer yang menghubungkan dengan Kecamatan Tappalang.
Saat ini jalan yang menghubungkan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, dengan Mamuju, ibu kota Sulbar, juga tengah dibangun. Luwu Utara dan beberapa kabupaten di sekitarnya adalah sentra kakao Sulsel. Adapun jalan arteri bisa menjadi jalur alternatif ke Mamuju yang selama ini melalui pegunungan. Artinya, wilayah- wilayah lain di Sulbar atau kabupaten lain di Sulsel yang ada di pantai utara bisa ke Mamuju dan langsung ke Pelabuhan Belang-Belang. Akses itu tanpa harus melewati jalan naik turun dan berkelok-kelok di pegunungan.
Jika jalan rampung dibangun, wilayah-wilayah sentra kakao di Sulsel bisa mengekspor melalui Pelabuhan Belang-Belang. Jalur Masamba-Mamuju tak sampai 200 kilometer, lebih pendek dari jarak Masamba-Makassar yang lebih dari 500 kilometer.
Salah satu potensi besar sumber daya alam Sulbar adalah sembilan blok minyak dan gas di sepanjang Selat Makassar. Sejumlah investor asing kini mengantongi izin eksplorasi untuk menindaklanjutinya dengan eksploitasi. Beberapa di antaranya ada yang membuka kantor, misalnya di Pasangkayu. Bahkan, penyelesaian sebuah hotel di pinggir pantai Mamuju tengah dikebut untuk tempat menginap para ekspatriat.
Bisa dibayangkan bagaimana wajah Sulbar ke depan jika semua proyek itu terwujud. Inilah harapan berbenah dari masa lalu nan suram. Namun, seperti yang diungkapkan inisiator pemekaran dan Ketua Komite Pembentukan Pemekaran Provinsi Sulbar Rahmat Hasanuddin, semuanya itu bisa kembali ke masa suram jika tiadanya desain program yang berpihak kepada rakyat serta pemahaman atas misi dan visi pemekaran enam tahun lalu untuk Provinsi Sulbar.
”Masih ada kelemahan aparat pemda provinsi yang tidak dan belum menyadari arti dan visi suatu pemekaran. Mereka tidak menghayati arti sebuah perjuangan pemekaran untuk mendekatkan pelayanan dan mempercepat kesejahteraan rakyat,” kata Rahmat.
eurico April 5th, 2010, 07:47 AM OTONOMI DAERAH SULAWESI BARAT (4)
Kemiskinan dan Mimpi Calon Provinsi Kaya
Suhartono dan Reny Sri Ayu
Ba’du (40), warga Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, seperti tak punya harapan hidup. Masa depannya bersama keluarganya sungguh-sungguh kelam. Jangankan punya uang, rumah pun ia tidak lagi miliki.
Ayah dua anak tanpa pekerjaan tetap itu kini menumpang di rumah panggung milik tetangganya yang sudah amat reyot. Akibat abrasi air laut, rumah dan pekarangan warisan orangtuanya, yang menjadi satu-satunya harta kekayaannya, lenyap tak berbekas sejak beberapa tahun lalu.
”Kadang-kadang ada uang, kadang-kadang tidak. Kalau ada pekerjaan (serabutan), ada orang yang meminta tolong untuk dibantu membersihkan tambak, barulah saya mendapat upah dan bisa membeli beras serta keperluan hari-hari. Akan tetapi, sering kali
tidak punya uang sama sekali,” tuturnya ditemani istrinya, Asminah. Mereka tinggal di kawasan Suaka Margasatwa dan Suaka Margasatwa Laut Lampoko Mampie yang kini masih menjadi persoalan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Ba’du memang tidak sendirian. Di pinggir kota Pasangkayu, ibu kota Mamuju Utara, kabupaten yang berjarak sekitar 350 kilometer dari Mamuju, ada Naomi (43), petani asal Tana Toraja yang merantau beberapa tahun lalu. Bersama suaminya yang juga petani miskin, ia juga tidak memiliki rumah sendiri. Mereka menumpang di rumah pemilik tambak yang sawahnya diizinkan untuk digarap.
Semut mati di gula
Dari hasil bersawah yang hanya dua petak kecil itu, Naomi hanya mendapatkan padi paling banyak belasan kilogram. Sebagian padinya ditumbuk dan dijual untuk mendapatkan uang keperluan sehari-hari. Ada kalanya jika pohon kelapa berbuah, dijualnya ke pasar untuk membeli lauk-pauk, seperti ikan asin. Kadang kala ia mendapat upah dari pemilik tambak.
Di wilayah Provinsi Sulbar yang dijuluki Bupati Mamuju Utara Abdullah Rasyid dan kalangan pejabat daerah di Provinsi Sulbar sebagai calon daerah yang kaya raya akan minyak dan gas, seperti Brunei—karena memiliki sembilan blok migas yang potensi migasnya akan menghasilkan puluhan triliun rupiah—nasib Ba’du dan Naomi sungguh ironis. Ibarat semut mati di tumpukan gula.
Kekayaan Sulbar sebenarnya tak hanya migas, tetapi juga sumber daya alam (SDA), seperti perkebunan. Di darat, Sulbar kaya akan potensi perkebunan, seperti sawit yang ada di Mamuju Utara dan Mamuju. Kakao ada di semua kabupaten. Kopi dan cengkeh melimpah dari wilayah pegunungan. Di laut, Sulbar memiliki potensi ikan di sepanjang 680 kilometer garis pantai.
Untuk potensi minyak bumi, wilayah ini juga punya delapan blok migas di laut dan satu di darat. Semua blok migas itu sudah dilirik investor asing dan hampir semua sudah melakukan eksplorasi. Bahkan, di salah satu blok di Mamuju Utara yang izinnya dimiliki Marathon International yang berpusat di Boston, Amerika Serikat, selain eksplorasi, kegiatan pengembangan masyarakat juga sudah mulai dilakukan.
Kepala Bagian Humas Kabupaten Mamuju Utara Sayidiman Marto mengatakan, hampir pasti investor asing yang sudah mendapat izin eksplorasi di lima blok migas di wilayahnya akan melanjutkan dengan kegiatan eksploitasi.
”Untuk satu investor saja, seperti Marathon International, tenaga kerja yang dibutuhkan mencapai 8.000 orang. Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara minta kepada investor agar setidaknya 50 persen tenaga kerja yang dibutuhkan diambil dari warga lokal,” katanya.
Rahmat Hasanuddin, inisiator pembentukan provinsi itu, membeberkan, provinsinya memang kaya SDA. ”Namun, kekayaan itu harus dikelola secara hati-hati, terutama yang menyangkut blok migas. Saya melihat peluang ini dengan dihantui oleh ancaman untuk bernasib sama dengan Riau yang sebagian rakyatnya miskin di tengah-tengah produksi minyak,” lanjutnya.
Tampaknya nasib Ba’du dan Naomi tidak berbanding lurus dengan indikator ekonomi Sulbar versi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar yang mengukur pertumbuhan ekonomi provinsi baru itu naik di atas rata-rata nasional, yaitu mencapai 8,7 persen pada tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Mamuju Utara, tempat tinggal Naomi, mencapai 7,57 persen atau pertumbuhan ekonomi di Polewali Mandar, tempat Ba’du, berada mencapai 7,65 persen.
Angka-angka yang cukup fantastis bagi sebuah daerah otonomi baru itu dengan realitas Ba’du dan Naomi sungguh tak masuk akal. Namun, bisa dimaklumi, jika angka-angka asumsi makro seperti itu, memang bisa mengecoh keadaan sebenarnya.
Dari jumlah penduduk Sulbar yang kini mencapai 1,032 juta jiwa, BPS Provinsi Sulbar mencatat, jumlah kemiskinan pada tahun 2006 mencapai 20,7 persen. Berdasarkan pengukuran pada tahun 2008, jumlah penduduk miskin masih tercatat 15,3 persen atau turun dari sebelumnya 20,7 persen pada tahun 2006. Potret kemiskinan di Sulbar di antaranya masyarakat nelayan, petani penggarap atau pemilik lahan yang luasnya di bawah 1 hektar, buruh, dan tukang becak.
Menurut Naharuddin, anggota DPRD Sulbar dari Partai Barnas, yang pernah menjadi Sekretaris Komite Aksi Pembentukan Pemekaran Provinsi Sulbar, pertumbuhan ekonomi yang fantastis itu dinilainya berlebihan. Selain meragukan angka-angka penunjuk keberhasilan itu, Naharuddin juga khawatir indikator itu dapat dimanfaatkan secara politis untuk jargon keberhasilan pembangunan serta keberhasilan dan kesuksesan pejabat daerah.
Hal yang sama diakui anggota DPRD Mamuju dari Partai Buruh, Kalvin Palebangi Kalembo. ”Pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu hanyalah pertumbuhan ekonomi yang semu dan hanya untuk menyenangkan kepala daerah. Realitasnya tidak seperti itu,” ujar Kalvin.
Diakui Naharuddin, penduduk Sulbar sebagian kecil adalah petani kakao dan sawit serta sebagian besar nelayan. Dalam pertumbuhan ekonomi, salah satu tolok ukur adalah produk domestik regional bruto (PDRB). Sawit dan kakao memberikan kontribusi cukup besar untuk meningkatkan PDRB. ”Persoalannya, lahan-lahan sawit yang besar hanya dimiliki pemilik modal dan jumlahnya juga tidak banyak. Celakanya, pada sektor perkebunan sawit, kebanyakan petani hanyalah buruh,” kata Naharuddin.
Nasib petani kakao juga hampir sama dengan petani sawit. Dengan kepemilikan lahan yang sempit, usia tanaman di atas hingga 20 tahun serta penyakit kakao seperti hama penggerek buah dan penggerek batang yang menggerogoti tanaman selama berpuluh tahun, tak banyak yang sejahtera dari hasil kakao. ”Harapan petani sekarang ini diletakkan pada gerakan nasional kakao yang memprogramkan penggantian tanaman lama ke baru,” lanjutnya.
Korupsi merajalela
Menurut Kalvin, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mamuju dan kabupaten lainnya diakui masih kecil, kurang dari Rp 500 miliar. Hal itu juga terlihat dari volume Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-nya. Namun, pemerintah pusat telah menggelontorkan tambahan melalui dana perimbangan daerah yang disebut dana alokasi umum, dana bagi hasil, serta dana alokasi khusus.
”Dari dana-dana tersebut, apanya yang kurang? Yang kurang itu hanya karena kebijakan pembangunan dan penggunaan di daerah serta dananya lebih banyak dialokasikan untuk pelayanan birokrasi dan pembangunan gedung perkantoran. Sedangkan untuk pemenuhan infrastruktur dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan perekonomian rakyat kecil, masih sangat jauh,” ujarnya.
Seorang aktivis pemuda yang ditemui Kompas memberikan informasi bahwa kemiskinan di Provinsi Sulbar disebabkan merajalelanya korupsi di berbagai tingkatan dan kedinasan. Muhammad Hatta Kainang, pengacara LBH Sulbar, mengakui adanya praktik korupsi di lingkungan aparatur. ”Laporan BPK 2005-2006 memang membenarkan adanya kelemahan dalam pengelolaan keuangan di Provinsi Sulbar. Sejauh ini, laporan itu memang belum ditindaklanjuti,” ujarnya.
”Korupsi jelas ada dan marak di Sulbar sejak provinsi ini baru mekar. Saya sebagai penggagas dan memimpin perjuangan pemekaran merasa berdosa tidak memantau perjalanan pemerintahan itu sejak awal,” keluh Rahmat Hasanuddin. Cara mengatasi korupsi di Sulbar, ujarnya, adalah dengan jalan mendorong keterbukaan dan transparansi pemerintahan dan pengelolaan pembangunan serta membuka ruang kritik.
Oleh karena itu, penggarapan semua potensi yang dimiliki Sulbar sekaligus menjalankan pemerintahan yang bersih dipercaya akan memberikan harapan yang lebih besar bagi kesejahteraan rakyat.
eurico April 5th, 2010, 07:48 AM OTONOMI DAERAH SULAWESI BARAT (5-HABIS)
Saatnya Meretas Kesenjangan
Senin, 5 April 2010 | 03:31 WIB
Oleh M Toto Suryaningtyas
Kesenjangan antara gagasan menjadikan Provinsi Sulawesi Barat sebuah ”Brunei baru” dan masih bertebarannya persoalan kemiskinan, infrastruktur, dan sumber daya manusia, berpotensi merusak kerja keras tujuan pemekaran provinsi ini.
Ciri khas sebuah daerah pemekaran baru yang sedang giat menyambut masa depan mudah ditemui di Kabupaten Mamuju Utara, sebuah wilayah pemekaran baru yang berjarak sekitar 320 km dari kabupaten induk Mamuju. Memasuki wilayah ini seperti mendapati ”peradaban” setelah perjalanan setengah hari penuh yang hanya menjumpai rimbunan pohon hutan dan kelapa sawit.
Di atas lahan gambut, perjalanan tiba-tiba menjumpai berbagai kantor instansi yang terbilang megah. Malah jika dibanding-bandingkan, kemegahan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Mamuju Utara jauh menandingi kantor DPRD dan gubernur di Mamuju yang lebih mirip aula dan serba seadanya.
Di atas kertas, keberhasilan membangun berbagai sarana fisik di Sulbar memang tak terbantahkan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan perbedaan yang cukup nyata antara sebelum dan sesudah otonomi. Sebelum otonomi, IPM Sulbar cenderung menurun hampir di semua kabupaten, sedangkan sesudah otonomi terjadi peningkatan yang cukup signifikan.
Kabupaten Mamuju, sebagai ibu kota provinsi, sebelum otonomi daerah memiliki IPM 64,6. Setelah otonomi, diukur dengan data tahun 2008, kesejahteraan masyarakat di wilayah ini meningkat menjadi 68,5 meski sedikit tertinggal dengan daerah pemekarannya, yaitu Kabupaten Mamuju Utara, yang meraih angka 69,27 atau dibandingkan Kabupaten Majene yang mencapai 70,28.
IPM mengukur pencapaian kemajuan pembangunan sosial ekonomi suatu wilayah (negara/daerah). Dalam hal ini, IPM direpresentasikan dalam tiga dimensi: umur panjang dan sehat dengan indikator angka harapan hidup, pengetahuan dengan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah, serta kehidupan yang layak dengan indikator pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan.
Dari hasil jajak pendapat Kompas juga terekam persetujuan publik Sulbar atas berbagai keberhasilan pembangunan fisik di kawasan ini. Kelancaran sarana transportasi, penyediaan sarana pendidikan, kesehatan, dan sarana umum lainnya diapresiasi mayoritas responden meski tidak terlalu mencolok. Secara umum, ada 67,6 persen responden yang menyatakan puas dengan kondisi pembangunan fisik di wilayah Sulbar, sedangkan 29,6 persen tidak puas.
Di tengah kondisi ketersediaan listrik yang byarpet sepanjang hari dan minimnya berbagai sarana penunjang fasilitas umum, bahkan di ibu kota Mamuju, wilayah ini sekarang ibarat magnet. Ribuan pendatang pencari kerja ataupun peruntungan memasuki wilayah yang sebelum pemekaran tahun 2004 dikenal sebagai wilayahnya ”buangan” pejabat bermasalah dan kapling hutan. Tak heran, dari pertumbuhan penduduk yang tinggi (sekitar 7 persen), diperkirakan sebagian besar adalah pendatang.
Sebagian besar responden yang memiliki anggota keluarga yang kuliah (60 persen) berencana bekerja di wilayah ini, khususnya di pusat-pusat pemerintahan kabupaten (tidak ada wilayah berstatus kota di Sulbar). Hal ini tentu bisa memperbaiki situasi sebelumnya yang karena keterpaksaan minimnya pejabat membuat dosen atau kepala sekolah dari PNS golongan III terpaksa turun tangan menangani berbagai urusan kedinasan daerah.
Gagasan terputus
Namun, tingginya semangat pembangunan di lapisan elite birokrasi daerah tampaknya menyimpan problem sosial dan politik akibat masih minimnya kesamaan bahasa dan pendekatan. Pada satu sisi, sebagaimana diakui oleh Gubernur Anwar Adnan Saleh, gerak pembangunan yang giat dilakukannya saat ini tak mungkin mengandalkan potensi anggaran ataupun SDM yang ada di Sulbar semata.
Di sisi lain, keinginan politik dari pimpinan di tingkat provinsi belum tentu satu bahasa dengan para bupati di bawahnya. Apalagi di tengah gegap otonomi daerah saat ini, para bupati bersifat otonom dalam mengendalikan pembangunan dan menjalankan proyek di tingkat kabupaten. Jadilah apa yang digagas di lapisan gubernur kandas di kabupaten karena dianggap sebagai visi yang ”gila”. Perpanjangan landas pacu bandara Mamuju saja kerap kali kandas di pembicaraan tingkat DPRD provinsi.
Perbedaan visi membangun Sulbar di tingkat gubernur dengan para bupati dan anggota DPRD provinsi ataupun para bupati dengan anggota DPRD kabupaten merupakan ganjalan politik yang tidak ringan. Perbenturan visi terjadi antara pendekatan memacu investasi daerah dan proyek-proyek besar versus perhatian terhadap kebutuhan memenuhi kesejahteraan dasar lapisan marjinal rakyat Sulbar.
Di lapisan publik Sulbar, penerimaan terhadap kedua model visi membangun Sulbar tersebut tampaknya disikapi dengan hati-hati. Hampir semua responden (88,9 persen) menyatakan setuju dengan rencana pembangunan proyek-proyek besar, seperti jalan tol sepanjang 117 kilometer, Pelabuhan Belang-belang, perpanjangan landas pacu bandara, dan PLTA Karamba. Namun, berbagai pembangunan megaproyek tersebut mesti berorientasi kepada manfaat pelaksanaan otonomi bagi masyarakat yang dalam jajak pendapat ini dinilai belum memenuhi harapan bagi 44,6 persen responden.
Terputusnya komunikasi politik dari pemimpin wilayah kepada warganya juga tampak dari lebih besarnya proporsi responden yang menyatakan tidak mengetahui rencana pembangunan berbagai megaproyek. Sebanyak 50,4 persen responden tidak mengetahui rencana megaproyek, sementara 47,4 persen mengetahui. Jika dirunut, proporsi serupa juga tergambar ketika ditanyakan tentang keberadaan sembilan blok ladang minyak yang kini sedang menjadi buah bibir kalangan pertambangan.
Tantangan meretas simpul- simpul persoalan komunikasi politik tampaknya bakal menjadi titik persoalan strategis bagi provinsi baru ini di tengah semilir kabar baik yang dibawa dari berbagai eksplorasi lepas pantai. (Yuliana Rini/Litbang Kompas)
eurico April 5th, 2010, 08:03 AM OTONOMI DAERAH Inisiator Sulawesi Barat Kecewa Hasil Pembangunan
Inisiator pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kecewa dengan hasil pembangunan di provinsi yang terbentuk pada 2004 itu. Selama lebih dari tiga tahun, kemajuan pembangunan Sulbar belum signifikan, masih jauh dari harapan awal saat usul pemekaran itu diperjuangkan.
Hal itu mengemuka dalam dialog pemuda Sulawesi Barat (Sulbar) di Majene, Senin (5/5). Dialog menghadirkan Ketua Komite Aksi Pembentukan Provinsi Sulbar H Rahmat Hasanuddin, Komandan Pemuda Pembela Sulbar Naharuddin, mantan Ketua DPRD dan Bupati Majene Muhammad Darwis, serta Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin, yang juga Ketua Generasi Muda Mandar.
Naharuddin menilai, perjalanan Sulbar ternyata tidak mengarah kepada tujuan pembentukannya. Bahkan, yang terjadi sekarang, potensi pemborosan anggaran sudah mendekati taraf tidak bisa ditolerir lagi.
Sulbar masih belum beranjak dari lembah kemiskinan, peringkat ke-29 dari 33 provinsi di Indonesia. Ironisnya, Naharuddin mencontohkan, pejabat Sulbar, baik eksekutif dan legislatif, bahkan mengalokasikan dana besar untuk pembelian mobil mahal bagi kendaraan dinas mereka.
Meninggal karena miskin
Di sisi lain, nasib warga miskin tidak terangkat, sampai-sampai ada warga miskin meninggal karena buruknya pelayanan kesehatan. Kemiskinan seolah tetap dipertahankan sehingga akan muncul ketergantungan kepada kelompok penguasa tertentu. Bukan tidak mungkin, kekecewaan atas pelayanan terhadap rakyat akan berujung pada aksi massa di provinsi itu.
”Jika petani dan nelayan masih miskin dan kalau pemuda masih menganggur, bagaimana kita bisa sabar?” tegas Naharuddin, yang Komandan Laskar Taji Barani.
Arifin Nurdin mengakui, kondisi Sulbar sekarang ibarat ”penjajahan jilid kedua” di bidang ekonomi. Masih terjadi monopoli sumber daya ekonomi dan sumber daya manusia yang diskriminatif terhadap warga asli wilayah Sulbar. Proyek pembangunan lebih banyak ditangani warga dari luar provinsi itu sehingga perkembangan daerahnya tidak secepat yang diharapkan akibat akumulasi modal lebih banyak diputar di luar Sulbar.
Arifin sependapat, pemimpin Sulbar memang harus senantiasa diingatkan. Jangan sampai warga Mandar menjadi terpinggirkan di daerahnya sendiri.
Bahkan, pejuang pemekaran Sulbar pun tidak mendapatkan penghargaan selayaknya. Bandingkan dengan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang justru memberikan penghargaan sangat tinggi kepada pimpinan separatisme. ”Kenapa perkembangan Sulbar malah seperti ini?” kata Arifin lagi.
Menurut Rahmat Hasanuddin, perubahan drastis memang tidak mungkin terjadi. Terlebih lagi Gubernur Sulbar saat ini menerima warisan yang sangat buruk dari dua penjabat gubernur sebelumnya.
Rekruitmen pejabat di pemerintahan pada masa awal Sulbar sangat buruk sehingga akselerasi pembangunan tidak berjalan optimal. ”Tetapi, kalau skenarionya kita diobok-obok agar kembali ke provinsi induk, saya menolak keras,” tegas Rahmat.
Sulbar merupakan provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan. Saat ini Sulbar dipimpin Gubernur Anwar Adnan Saleh.(dik)
Majene, Kompas
eurico April 5th, 2010, 08:03 AM China Siap Bangun PLTA Sungai Karama, Mamuju Sulbar
Kamis, 18 Maret 2010 07:54
Mamuju,VOI News - Investor dari China siap membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Karama, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan nilai investasi sebesar Rp 35 triliun. Hal ini dikatakan Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, usai membuka acara seminar pemberian nama bandara Tampa Padang dan Pelabuhan Belang-Belang, di Hotel Mamuju Beach, Rabu (17/3/2010).
Menurutnya, berdasarkan hasil kunjungan ke negara Tirai Bambu, China, pekan lalu telah menghasilkan penandatangan kerja sama kedua negara antara Indonesia dan China, terkait rencana pembangunan PLTA Sungai Karama, sekitar 70 kilometer dari kota Mamuju.Salah satu hasil kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan China terkait dengan pembangunan PLTA Karama, maka pihak pemodal bersedia menanamkan investasinya sebesar Rp 35 trilun lebih.Dikatakannya, potensi sungai Karama untuk PLTA tersebut mampu menghasilkan energi listrik sekitar 1.600 hingga 1800 megawatt melebihi dengan energi listrik PLTA Asahan di Sumatera yang hanya menghasilkan energi listrik sebesar 120 megawatt.
Potensi sungai karama yang mampu menghasilkan energi listrik dari 1600 hingga 1800 megawatt hingga saat ini salah satu energi listrik yang terbesar di Indonesia," tuturnya. Sehingga kata Anwar, kekayaan akan potensi sungai Karama tersebut membuat sejumlah investor asing seperti Korea dan Jepang berbesar hati untuk melakukan investasi ke Sulbar.Kedua negara ini mengundang kita untuk meningkatkan kerja sama, namun, kami lebih memilih ke China.Anwar mengungkapkan, rencana pembangunan PLTA Karama ini ditargetkan akan selesai hingga tahun 2014-2015 mendatang.
Pembangunan PLTA Karama bisa masaok listrik ke provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui jaringan kabal bawa laut.Ia mengatakan, pemerintah Kaltim yang saat ini mengalami kondisi krisis listrik telah menyatakan kesiapannya untuk menyiapkan kabel yang akan dibentangkan di bawah laut.Kondisi listrik di Kaltim saat ini sudah mengalami krisis apalagi, tambang batu bara mereka sudah habis terkuras sehingga tak ada lagi yang dapat dijadikan sebagai sumber pembangkit listrik untuk daerah itu.Komp/Mar/pri/ LPP RRI
eurico April 5th, 2010, 08:24 AM Tiga Proyek Raksasa Di Sulbar Telah Disepakati Untuk Dilaksanakan
Selasa, 09 Maret 2010 15:51 Herumawan
Mamuju- Menjelang berakhirnya Triwulan Pertama di tahun 2010, pemerintah Daaerah Sulawesi Barat mendapat kesempatan untuk berkiprah di dunia international dengan telah disepakatinya 3 proyek raksasa kerjasama antara Pemkab Sulbar dengan investor dari Negeri Jiran China.
Proyek raksasa yang dirintis di Sulbar itu antara lain melibatkan BUMN China, China Gezhouba Group International Engineering Co, LTD (CGGC). Senin, 8 Maret, kesepakatan itu ditandatangani Gubernur Sulbar, H Anwar Adnan Saleh dan Lin Xiaodan (Chief Accountant of CGGC International) serta Yang Yisheng (Vice President of CGGC International) di Gemdale Plaza Jian Guo Road, Chaoyang District, Beijing, China.
Tercantum dalam naskah Memorandum of Understanding (MoU) itu, poin yang diteken mengerjakan tiga proyek sekaligus yaitu, pembangunan PLTA Karama, jalan arteri Mamuju Multi Mode Acces Road senilai USD250 juta dan pembangunan Pelabuhan Kontainer Belangbelang senilai USD69 juta.
Megaproyek ini dipandang lebih menjanjikan, mengingat kerja sama ini merupakan hubungan antarapemerintah, "G to G" (government to government).
"Saya sangat yakin proyek bernilai puluhan triliun rupiah ini, akan terlaksana dalam waktu dekat dan segera mengangkat predikat Sulbar sebagai provinsi termuda dengan perkembangan yang siginifikan di Indonesia," papar Anwar di sela-sela waktu istirahat sesaat setelah tiba di bandara internasional Beijing, Senin 8 Maret pagi, sperti dikutip dari news fajar hari ini.
Delegasi Indonesia dari unsur Pemprov Sulbar, hadir lengkap, didampingi Deputi Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedy Supriadi Priatna, serta Manager of Department of New Energy and Renewable Energy Sources of PLN Mohammad Sofyan.
Kehadiran mereka merupakan puncak dari lobi-lobi panjang yang selama ini dilakukan antara Indonesia dan China. Proyek ini memang tidak hanya mengikat Pemprov Sulbar tetapi pemerintah Indonesia secara keseluruhan. Pasalnya, pembangunan jalan arteri dan pelabuhan kontainer Belangbelang merupakan pinjaman lunak (soft loan) pemerintah China ke Indonesia, sementara pendanaan untuk proyek PLTA Karama, langsung oleh investasi CGGC.
"Kami sangat optimis dengan perkembangan Sulbar ke depan, daerah ini boleh disebut sebagai wilayah perawan. Tidak hanya potensi listrik yang menarik kami, melainkan juga potensi wisatanya yang tidak kalah dengan Bali," kata Tian Di, divisi bisnis internasional CGGC yang pernah mengunjungi Karama, Februari 2010 lalu.
Kenyataan inilah yang membuat Anwar sebagai gubernur, tampak sumringah dan tak henti-hentinya berterima kasih kepada pihak CGGC atas kesediaannya membangun Sulbar. Selanjutnya, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh dipersilakan untuk menyampaikan sambutan.
Dalam prolognya, Anwar menegaskan, kedatangan delegasi Indonesia di Beijing adalah untuk menyampaikan amanah rakyat Indonesia, khususnya warga Sulbar.
CGGC tidak hanya dikenal di China dengan proyek dam Three Gorges yang sangat masyhur itu, tetapi juga di dunia. Di Indonesia pun mereka sudah menggarap proyek raksasa sekelas Asahan. Karena itu, Gubernur Anwar sangat meyakini CGGC mampu berbuat lebih banyak untuk Sulbar. "Mudah-mudahan Sulbar dengan potensi sumber daya alam yang dimilikinya dapat bersinergi dengan China.
Bila potensi Sungai Karama dapat dimanfaatkan dengan baik, saya yakin krisis listrik akan segera teratasi, tidak hanya di Sulbar tetapi juga di enam provinsi di seluruh Pulau Sulawesi," ujar Anwar disambut tepuk tangan hadirin dalam seremoni penandatanganan MoU tersebut.
Sebelum penandatanganann MoU, kedua pihak mengadakan pembicaraan terbatas di sebuah ruangan khusus terkait kerja sama proyek tersebut. Masing-masing delegasi hanya menyertakan sepuluh perwakilannya. Juru bicara delegasi Indonesia dipimpin Dedy dari Bappenas, sementara pihak CGGC dipimpin langsung President of CGGC International, Nie Kai didampingi seluruh vice president BUMN China itu.
Sementara itu, Dedy Supriadi Priatna, menegaskan dukungan penuh kepada Gubernur Sulbar untuk menjalin kerja sama dengan China dalam hal ini CGGC International. Walau demikian, Dedy berharap agar PLTA Karama dibangun dengan tetap berpedoman pada regulasi PLN.
"Untuk kualitas CGGC tidak perlu diragukan lagi. CGGC telah membangun salah satu PLTA terbesar di dunia, yakni PLTA The Three Gorges Project," ujar Dedy.(news-fjr)
eurico April 6th, 2010, 03:08 AM PLTA Karama Jadi Pembicaraan Bilateral RI-China
Menko Perekonomian Dukung Pembangunan PLTA Karama
JAKARTA -- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karama di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) tak hanya menjadi perhatian masyarakat di daerah. Pembangunan PLTA tersebut akan menjadi salah satu agenda pembicaraan antara Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri China Wen Ji Bao.
Kepastian masuknya pembangunan PLTA Karama dalam pembicaraan bilateral RI-China saat kunjungan Wen Ji Bao ke Indonesia bulan ini diungkapkan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Hatta Radjasa saat bertemu dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh pekan lalu.
Hatta Radjasa juga sudah mengirim surat resmi ke Gubernur Sulbar yang menyatakan mendukung PLTA Karama. Pembangkit yang diharapkan menghasilkan listrik sebesar 1.800 Mega Watt (MW) ini diharapkan menjadi jawaban krisis listrik di Pulau Sulawesi.
Menanggapi hal ini Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mengungkapkan kebanggaannya. Sebab, pembangunan PLTA Karama yang diharapkan menjadi solusi krisis listrik di Sulbar dan provinsi lainnya. Terlebih lagi
pembangunan PLTA Karama merupakan investasi murni dari BUMN China dan tidak memberatkan Anggaran Pembangunan dan Belanja Negara (APBN).
"Beliau (menko perekonomian) menyampaikan selamat, Sulbar sudah ada kesepakatan dengan China. Beliau minta saya untuk menyampaikan secara resmi di pertemuan Gubernur 19 April mendatang di Bali," kata Anwar saat ditemui di Jakarta, Minggu kemarin.
Selain pembangunan PLTA Karama, Hatta Radjasa juga menyampaikan dukungannya atas Pembangunan Pelabuhan Kontainer Belang-belang, Jalan Multi Acses Road (MAR), dan Bandara Tampa Padang Mamuju. "Karena Pelabuhan Belang-belang dan Jalan MAR akan didanai China dengan pinjaman lunak, maka kedua proyek ini akan dimasukkan dalam Blue Book Bappenas," kata Anwar.
Ia menyampaikan akan melaksanakan dengan baik tugas yang dibebankan khusus kepadanya. Bahkan ia optimis sejumlah proyek infrastruktur di Sulbar sudah bisa dioperasikan di tahun 2011. "Kita sudah bilang akan mengundang SBY dalam peresmian infrastruktur di sulbar seperti rumah jabatan, pelabuhan, bandara, dan Insya Allah rumah sakit kalau anggarannya turun," sebut Anwar. mba/fmc)
eurico April 6th, 2010, 03:42 AM Pantaiku Hilang Tergerus Modernisasi
Laporan : Jhamhur Anjasmara*
ENTAH kali keberapa aku tiba disini, tapi entah kali keberapa juga aku tidak lagi menemukan harapan dari alasan mengapa aku harus kesini, padahal sore yang kudatangi adalah masih sore yang kejelajahi diwaktu lampau, dan tempat yang kutuju juga masih satu tujuan saat aku masih gemar berenang dan bermain bola dimasa kecilku, tapi lagi lagi alasan mengapa aku datang kesini, tidak jua kutemui. Keadaannya sudah begitu jauh berbeda, batas pandang mataku yang dulu bisa menyapa mentari sore yang ingin pulang keperaduannya, sebab senja sudah menjemput, kini tidak lagi dapat kulakukan.
Betapa kerinduan masa kecilku akan indahnya pantai, di kota tempat kelahiranku ini, kini telah dirampas oleh angkuhnya dinding tembok sebuah proyek untuk bangunan hotel berbintang, yang didirikan oleh salah seorang pemilik modal yang cukup besar atas nama modernisasi.
Dan lagi lagi atas nama modernisasi, bangunan untuk hotel berbintang tersebut telah merampas salah satu sudut kota Mamuju yang menjadi ruang publik bahkan cukup punya daya eksotika dan estetika bagi kota tempat kelahiranku. Kini tak ada lagi terpaan sisa mentari sore, ataupun kicauan burung-burung mengejar ombak yang ingin mencium bibir pantai, yang ada hanya pemandangan kaku menjadi batas pandang setiap orang yang berada dipantaiku kini.
Sebuah bangunan hotel berbintang telah merampas segalanya, dan beberapa kawan-kawan aktivis yang bergerak dibidang lingkungan hidup, yang peduli terhadap perampasan ruang publik milik orang Mamuju tersebut, tak kuasa melawan arus modal yang mengalir mewarnai pro kontra terhadap awal rencana pembangunannya, desain pemilik modal telah melumpuhkan segala ketaatan aturan dalam reklamasi sebuah kawasan laut ataupun pantai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju alih-alih memikirkan Analisa Dampak Lingkungannya atau Andal, ketidakjelasan peruntunganpun terhadap pembagian pengelolaan kawasan tersebut, yang kemungkinan sangat besar bisa menjadi sumber baru bagi kas Pemkab Mamuju, justru juga tidak dapat menjadi titik acuan bagi rencana pembangunan hotel berbintang yang bernama D`Maleo.
Aroma kolusi dalam pemberian Izin Mendirikan Bangunan atau IMB, yang dikeluarkan oleh Dinas Kebersihan dan Tataruang Pemkab Mamuju, sangat kental mewarnai lolosnya investor mendapatkan IMB bahkan alih-alih IMB, Analisa Dampak Lingkungan yang menjadi syarat mutlak dalam mereklamasi telah menjadi syarat yang tidak menjadi kendala, sebab pertanggung jawaban moral para birokrasi yang meloloskan segala syarat yang harus dikantongi oleh investor, bukan lagi alasan mendasar dan prinsip, ruang aspek sosialnya tergerus oleh suap yang mewarnai proses penerbitan berbagai jenis izin, terlebih kemudian persoalan ini tidak mendapat dukungan yang besar dari lembaga terhormat seperti Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mamuju.
Sandiwara penolakan yang dipertontonkan oleh anggota DPRD Mamuju, justru menjadi justifikasi bagi publik untuk mereka, bahwa mereka memang telah dibeli oleh para investor yang memiliki kepentingan atas investasi reklamasi pantai Mamuju, toh teriakan penolakan mereka tidak pernah menghentikan proses reklamasi, dan ketika beberapa kawan-kawan penulis mempertanyakan hal tersebut pada mereka, jawaban yang mereka gunakan adalah jawaban klasik tanpa arti, bahwa mereka telah melakukan upaya yang maksimal, mereka telah mengeluarkan rekomendasi penghentian proses reklamasi, namun faktanya dilapangan reklamasi jalan terus, olehnya penulis menilai bahwa persekongkolan terstruktur telah menjadi senjata ampuh melawan penolakan atas reklamasi tersebut.
Masih jelas terkenang pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Mamuju, Muhammad Thamrin Endeng kepada para rekan aktivis yang menyoal reklamasi pantai Mamuju saat berdialog di gedung DPRD Mamuju (15/04/2008) “Saya akan meletakkan jabatan saya sebagai ketua DPRD Mamuju, jika apa yang saudara-saudaraku sekalian persoalkan tidak dapat kami hentikan, karena saya juga menganggap pantai Mamuju adalah ruang publik yang keberadaannya tidak dapat dirampas begitu saja dari orang Mamuju, olehnya serahkan bukti yang akurat pada kawan-kawan di DPRD Mamuju, agar kami memiliki alasan yang kuat untuk bersama-sama saudara-saudara sekalian menghentikan reklamasi tersebut.”
Tapi kenyataan sampai hari ini, lebih sudah setahun waktu berlalu, reklamasi tetap jalan, jabatanpun tidak ada yang dipertaruhkan sebagaimana janji ketua DPRD Mamuju Muhammad Thamrin Endeng kepada para aktivis kala itu, toh juga tembok kokoh dari sebuah hotel bernama D`Maleo, telah berdiri angkuh seolah berkata kepada rakyat Mamuju inilah aku, atasnama modal dan modernisasi aku harus hadir, meski kehadiranku telah merampas hak-hak dasar yang menjadi milik rakyat Mamuju.
Dan yang lebih memiriskan kita semua atas persoalan reklamasi tersebut, ratusan pedagang kaki lima, yang berjajar sepanjang pantai Mamuju dari sore hingga larut malam, akan terusir dari tempatnya saat ini mengadu nasib, sebab dari cetak biru yang penulis sempat dapatkan, pedagang kaki lima yang telah menjadi salah satu daya tarik sepanjang pantai Mamuju, kelak akan digusur karena dianggap telah merusak tata keindahan kota saat program reklamasi tersebut telah masuk dalam tahap pengembangan.
Kekwatiran ini juga telah mulai dirasakan oleh salah seorang pedagang makanan yakni Mas Joko saat ditemui oleh penulis beberapa pekan lalu, kepada penulis Mas Joko menuturkan kegelisahaannya “ya kami tidak tahu entar mau pindah kemana jika pengembangan proyek reklamasi telah dimulai sama investor yang menguasai kawasan ini dikerjakan, padahal kami berharap jika reklamasi ini telah usai dikerjakan, bisa balik kesini lagi menjual, tapi dari bocoran yang kami tahu, kami sudah tidak bisa lagi berjualan disini, sebab investornya akan mengelola sendiri kawasan pantai ini.” tutur Mas Joko
Tapi ya, lagi-lagi atas nama modernisasi rakyat kecil, seperti pedagang kaki lima pasti tidak punya tempat, ataupun harapan saya untuk mengintai mentari sore yang ingin pulang keperaduannya itu hanya sekedar harapan yang sulit saat ini, ataupun kerinduan penulis pada syair burung-burung yang bermain diujung lidah ombak hanya sebuah mimpi sore penulis.
Buruknya mental birokrasi di Pemkab Mamuju yang membidani perizinan tatakelola rencana tataruang kota Mamuju, dan ketidakpatuhan lembaga DPRD Mamuju pada aspirasi yang mengalir dari para aktivis lingkungan hidup, juga menjadi mata rantai yang tidak dapat dipungkiri, bahwa reklamasi pantai Mamuju adalah sebuah kejahatan publik yang telah terstruktur dan direncanakan, dan sangat hal tersebut patut menjadi perhatian kita semua. (**)
PENULIS, lahir di Mamuju, 18 Mei 1975 kini selain bekerja sebagai jurnalis juga aktiv di lembaga swadaya masyarakat. Beberapa karya jurnalistiknya dimuat di Metro Sulbar, Waspada, Radar Sulbar dan Mamuju Pos serta Panyingkul.com. E-mail :lk2psulbar@gmail.com dan fhaturgagah@gmail.com Website : www. idzamzholet multiply.com kini tinggal di Mamuju.
eurico April 7th, 2010, 07:24 AM Kawasan di dekat pelabuhan Ferry Simboro yang dulunya rawa2 sekarang sedang direklamasi besar2an, ini gambarnya ada pada 2 lokasi yang berbeda, dua2nya luasannya sangat besar sekali, entah mw dibuat apa, yang cocok sih untuk pergudangan
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373926636909_1494095442_30996993_1733518_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373929036969_1494095442_30996997_3718682_n.jpg
eurico April 12th, 2010, 05:18 AM salah satu cafe favorit gw di Mamuju, tapi sayang sekarang udah tutup.
Sandeq Resto & Cafe
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373929076970_1494095442_30996998_2766733_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs454.ash1/25003_1373929116971_1494095442_30996999_166731_n.jpg
Kapal ferry yang menuju Balikpapan
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs414.snc3/25003_1373929156972_1494095442_30997000_7043114_n.jpg
sayaka April 12th, 2010, 06:54 AM ^^ mr. TS langsung ngamuk begitu masa hibernasi terlewati.... :cheers:
sayaka April 14th, 2010, 04:55 AM Listrik Prabayar Masih Butuh Sosialisasi
Rabu, 14 April 2010 | 03:10 WIB
MAMUJU, KOMPAS.com - Penggunaan listrik sistem pra bayar yang akan diperluas di wilayah kerja oleh PT PLN Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara), belum dapat diterapkan sebelum dilakukan sosialisasi ke masyarakat yang ada di wilayah itu.
"Penggunaan listrik sistem pra bayar yang akan diterapkan di wilayah Sultanbatara butuh waktu untuk disosialisasikan ke masyarakat," kata Humas PT PLN Cabang Manakarra, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Dg.Sangkala kepada di Mamuju, Selasa (13/4/2010).
Menurutnya, pemberlakukan penggunaan listrik sistem pra bayar baru sebatas wacana dan akan disesuaikan dengan kesiapan daerah masing-masing sesuai dengan hasil pertemuan dengan kepala unit pelaksana dan cabang-cabang yang dilaksanakan di kota Makassar, Sulsel) belum lama ini.
Sosialisasi penerapan penggunaan listrik pra bayar tersebut membutuhkan waktu selama tiga bulan, sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan secara optimal sesuai apa yang telah diterapkan dibebereapa kota besar yang ada di pulau Jawa.
"Kita akan melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait program penggunaan listrik sistem pra bayar kepada pengguna listrik yang ada di wilayah ini," katanya.
Sangkala mengatakan, penerapan penggunaan sistem pra bayar itu akan diujicobakan kepada pelanggan baru, kemudian akan merambah kepada pelanggan yang lama, apalagi, sistem itu membutuhkan persiapan khususnya terkait dengan pengadaan infratruktur dan material.
"Keistimewaan penggunaan listrik pra bayar akan memudahkan para pelanggan untuk mengontrol pemakaiannya sehingga dapat menghemat penggunaan litrik bagi konsumen," jelasnya.
Comeliness April 16th, 2010, 05:49 PM Jumlah Penumpang di Bandara Mamuju Mulai Membaik
Minggu, 11 April 2010 21:56
Mamuju (ANTARA News) - Jumlah penumpang udara melalui Bandara Tampapadang Mamuju di Sulawesi Barat mulai membaik pasca masuknya maskapai penerbangan Lion Air di wilayah itu.
Kepala Bandara Udara Tampapadang, Wahyu Wahab di Mamuju, Minggu, mengatakan, maskapai penerbangan Lion Air jenis ATR 72-500 yang beroperasi setiap hari dengan melayani perjalanan Mamuju menuju bandara Hasanududdin Kota Makassar, Sulawesi Selatan (PP) tidak lagi sepi seperti bulan-bulan sebelumnya.
"Arus penumpang melalui bandara Tampapadang sudah membaik bahkan setiap harinya rata-rata mencapai 40 hingga 50 orang dari 72 kapasitas penumpang," ucapnya. Ia mengatakan, meningkatnya jumlah penumpang tersebut juga seiring dengan geliat dunia usaha juga mulai membaik.
"Selain pejabat pemerintah yang memanfaatkan jasa penerbangan, dari kalangan dunia usaha juga banyak yang memanfaatkan perjalanan lewat udara untuk mengefektifkan waktu dalam melakukan segala bentuk urusan yang dianggap penting. Apalagi, perjalanan udara hanya butuh waktu 30 menit dari pada harus menempuh jalur darat yang membutuhkan waktu hingga 12 jam," ujarnya.
Apalagi, ujar Wahyu, biaya perjalan dari bandara Mamuju menuju bandara Hasanuddin Makassar cukup terjangkau sekitar Rp369.000/orang, dengan jadwal penerbangan pesawat Lion Air untuk jam pemberangkatan dari Mamuju ke Makassar dimulai pukul 11.20 Wita, sedangkan pemberangkatan dari Makassar ke Mamuju, dimulai pukul 10.00 Wita.
"Jadwal ini telah kami sepakati bersama antara pemprov dengan manajmen Lion Air, sehingga kami mengharapkan ketentuan ini benar-benar diberlakukan dan tidak merubah jadwal pemberangkatan untuk memberikan layanan lebih optimal bagi masyarakat yang akan memanfaatkan jasa penerbangan pesawat Lion Air itu," ucapnya.
Ia menambahkan, jumlah penumpang biasanya membludak saat akhir pekan tiba yang banyak memanfaatkan liburan menuju kota Makassar ataupun daerah tujuan Jakarta. (T.KR-ACO/F003)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15095:jumlah-penumpang-di-bandara-mamuju-mulai-membaik&catid=1:latest-news&Itemid=56
Comeliness April 16th, 2010, 05:53 PM PU Mamuju Programkan Traktor untuk Tiap Desa
Selasa, 13 April 2010 06:46
Mamuju (ANTARA News) - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, akan memprogramkan pengadaan traktor di setiap desa untuk digunakan membangun infrasturuktur jalan.
"Program pengadaan traktor di setiap desa ini untuk menjawab keluhan masyarakat pada setiap acara musyawarah pembangunan daerah di tingkat desa di wilayah ini tentang minimnya sarana infrastruktur di tingkat desa," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamuju Idham Hasyib di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan, minimnya sarana infrastruktur di Kabupaten Mamuju membuat masyarakat di wilayah ini khususnya petani di desa terhambat dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka ke kota sehingga membuat kesejahteraan mereka sulit meningkat secara signifikan.
"Masih banyak daerah terisolasi di Kabupaten Mamuju yang arealnya berada di pegunungan seperti di Kecamatan Kalumpang, Bonehau, Tommo dan Tapalang, yang sulit dijangkau karena minimnya sarana jalan yang ada di desa, hal itu cukup mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,"katanya.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Mamuju berniat menyelesaikan masalah dan kendala tersebut dengan memprogramkan pembangunan infrastruktur melalui cara perintisan jalan yang akan diprogramkan melalui program "Grebek" desa.
Ia mengatakan, program grebek desa itu akan melahirkan program pengadaan traktor sebanyak satu unit untuk setiap desa yang jumlahnya sekitar 145 desa di wilayah ini dengan menggunakan anggaran APBD maupun APBN.
"Traktor tersebut akan digunakan untuk membangun jalan jalan desa untuk memudahkan masyarakat memasarkan hasil pertanian," katanya. (T.KR-MFH/N002)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15124:pu-mamuju-programkan-traktor-untuk-tiap-desa&catid=1:latest-news&Itemid=56
Comeliness April 16th, 2010, 05:57 PM Camat Kepulauan Mamuju Dapat Bantuan Kapal Mewah
Selasa, 13 April 2010 05:42
Mamuju (ANTARA News)- Camat di wilayah Kepulauan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mendapat bantuan sebuah kapal mewah untuk memperlancar tugasnya dalam melayani pemerintahan di wilayah kerjanya.
Bupati Mamuju Drs Suhardi Duka MM, di Mamuju, Senin, mengatakan, camat di wilayah kepulauan yakni di Kecamatan Balakbalakang, selama ini mengalami kendala sarana transportasi dalam menjangkau wilayah pemerintahannya.
Wilayah kepulauan Balakbalakang sangat jauh dari Kabupaten Mamuju, dengan jarak tempuh sekitar enam jam dengan menggunakan kapal nelayan.
"Persoalan ini cukup menghambat keinginan pemerintah di wilayah kabupaten Mamuju untuk melakukan pelayanan pemerintahan di wilayah kepulauan tersebut," katanya.
Oleh karena itulah, kata bupati, pihaknya memberikan bantuan kepada camat di kepulauan berupa sebuah kapal mewah dengan harga sekitar Rp900 juta.
Ia mengatakan, kapal yang disediakan buat camat itu jenis kapal cepat atau Speed Boat, yang dapat menempuh wilayah kepulauan Balakbalakang dengan jarak tempuh sekitar satu sampai satu setengah jam.
"Kami berharap dengan bantuan ini pelayanan pemerintahan di wilayah Balakbalakang dapat maksimal agar masyarakat di wilayah itu juga dapat lebih sejahtera," katanya. (T.KR-MFH/R010)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15113:camat-kepulauan-mamuju-dapat-bantuan-kapal-mewah&catid=1:latest-news&Itemid=56
Comeliness April 16th, 2010, 06:00 PM Pembangunan RSUD Mamuju Butuh Rp100 Miliar
Selasa, 13 April 2010 06:33
Mamuju (ANTARA News)- Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) membutuhkan anggaran Rp100 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Penambahan dua unit RSUD tersebut membutuhkan anggaran besar untuk menutupi pembiayaan mulai dari pembebasan lahan dan tahap pembangunan gedung tersebut, kata Kadis Kesehatan setempat dr Firmon di Mamuju, Senin.
"Rencana pembangunan RSUD baru tersebut akan dibahas pada pelaksanaan Musrembang tingkat provinsi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini," kata Dia.
Ia mengungkapkan, pembangunan pusat layanan kesehatan itu dinilai sangat mendesak mengingat kondisi RSUD yang ada di wilayah perkotaan sudah tak layak lagi untuk menampung jumlah pasien yang begitu banyak, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang masuk ke Mamuju.
"Penambahan dua unit RSUD tersebut direncanakan dibangun di luar kota seperti di Kecamatan Topoyo dan Kecamatan Sampaga, guna mengoptimalkan layanan kesehatan masyarakat yang hingga kini tingkat layanan medis masih sangat terbatas karena jarak tempuh ke kota Mamuju terbilang jauh," kata dia.
Firmon menjelaskan, anggaran Rp100 miliar itu belum termasuk untuk pengadaan alat kesehatan karena anggaran sebesar itu hanya menutupi penyediaan lahan dan pembangunan fisik.
Penambahan RSUD tersebut, kata dia, juga salah satu hasil yang berkembang dalam pelaksanaan Musrembang mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga Musrembang kabupaten Mamuju.
"Saya kira aspirasi masyarakat dari bawah harus kita akomodir, karena selama ini layanan kesehatan di RSUD Mamuju yang ada saat ini sudah tak ideal lagi karena jumlah pasien mulai tinggi, apalagi, pembangunan RSUD di luar kota itu juga untuk memberikan layanan lebih memadai kepada masyarakat yang ada di wilayah kecamatan," jelasnya.
(T.KR-ACO/S016)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15119:pembangunan-rsud-mamuju-butuh-rp100-miliar&catid=1:latest-news&Itemid=1
Comeliness April 16th, 2010, 06:06 PM Potensi Wisata Pulau Balakbalakang Menjanjikan
Jumat, 16 April 2010 05:05
Mamuju (ANTARA News) - Potensi pariwisata bahari di wilayah kepulauan Balakbalakang, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) cukup menjanjikan karena memiliki pesona bawah laut yang cukup indah.
"Potensi wisata bahari pulau Balakbalakang tidak kalah dengan objek serupa di daerah lain yang telah dikenal luas, "kata Camat, Kepulauan Balakbalakang, Hasan Basri, di Mamuju, Kamis.
Wilayah kepulauan Balakbalakang terletak diperairan Selat Makassar sekitar 50 mil dari Kota Mamuju ibukota Provinsi Sulbar yang memiliki jarak tempuh sekitar sepuluh jam.
Ia mengatakan, kepulauan Balakbalakang, selain memiliki panorama bawah laut yang indah juga terdapat hamparan pasir putih di sepanjang garis pantai dan terumbu karang sebagai habitat berbagai jenis ikan.
"Kami sudah siapkan lahan seluas dua hektare untuk membangun wisata di Balakbalakang, yakni di pulau Karimaan salah satu gugusan pulau di Balakbalakang,"katanya.
Ia mengatakan, pembangunan sarana infrastruktur wisata bahari di kepulauan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp500 juta.
Oleh karena itu, ia meminta kepada pemerintah kabupaten Mamuju dapat memberikan bantuan untuk membangun sarana pariwisata di wilayah itu memlalui dana APBD.
Menurut dia, jika potensi pariwisata itu dikelola dengan baik, maka akan mampu menarik wisatawan manca negara dari Pulau Kalimantan ataupun di sejumlah wilayah di Indonesia.
"Jika potensi wisata Balakbalakang dikelola secara profesional maka akan dapat menambah pendapatan daerah ini dari sektor pariwisata,"katanya. (T.KR-MFH/S016)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15181:potensi-wisata-pulau-balakbalakang-menjanjikan&catid=39:news-art-tourism&Itemid=67
Comeliness April 16th, 2010, 06:09 PM Jumat, 16-04-2010
Bangun Unsulbar, Pemprov Siapkan Rp 15 M
MAMUJU, BKM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat terus mendorong pengembangan sektor pendidikan di wilayah ini. Salah satunya mempercepat pembangunan kampus Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar).
Kampus universitas yang berada di Kabupaten Majene ini direncanakan mulai dibangun tahun ini. Termasuk gedung rektoratnya. Pemprov Sulbar berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk pembangunan kampus tersebut.
''Proses pembangunannya akan segera kita laksanakan. Karena untuk lokasinya sudah tidak ada masalah. Tinggal anggaran pembangunan yang akan kita alokasikan dalam APBD-Perubahan,'' jelas Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Kamis (15/4).
Diakui Anwar, untuk pembangunan universitas tersebut, pemprov bekerjasama dengan kabupaten. Pihak kabupaten membantu dana sekitar 20-30 persen. Selebihnya ditanggung pemprov.
''Pembangunan kampus ini sangat penting untuk diwujudkan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Sulbar. Karena kalau bukan sekarang dilakukan, berarti kita akan terlambat,'' ujarnya.
Source: http://www.beritakotamakassar.com/index.php?option=read&newsid=41849
eurico April 17th, 2010, 03:49 AM Waw lama gak diupdate ternyata sayaka dan comelines datang bantu update thread ini. Thanx ya atas artikel2nya.
Jadi pengen ke pulau balakbalakang, out of nowhere hu hu hu.....
eurico April 20th, 2010, 10:50 AM Saat nya pajang2 foto lagi secara dah lama gak ada foto2nya gitu.
beberapa foto dibawah ini diambil pake Canon 40D, peningkatan ini daripada pake kamera iphone hohoho, enjoy it guys...
gerbang Kota Mamuju
ini gerbang pada jalan yang ke arah Palu atau bandara Tampapadang
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709091443_1494095442_31098683_3551254_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417714851587_1494095442_31098705_6234929_n.jpg
terlihat mengenaskan ya... kurang terawat
Next calon jalan menuju ke kabupaten Mamasa, termasuk jalan lingkar kota Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417737692158_1494095442_31098792_1330894_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417737772160_1494095442_31098793_5628299_n.jpg
Pematangan lahan untuk komersial, dulunya daerah ini rawa2
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417726211871_1494095442_31098778_6842656_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417726251872_1494095442_31098779_6915184_n.jpg
Comeliness April 20th, 2010, 08:02 PM Waw lama gak diupdate ternyata sayaka dan comelines datang bantu update thread ini. Thanx ya atas artikel2nya.
Jadi pengen ke pulau balakbalakang, out of nowhere hu hu hu.....
You’re Welcome.:)
eurico April 21st, 2010, 07:18 AM Pemandangan Kota Mamuju dari laut, terlihat Masjid Agung Mamuju dengan 4 minaretnya dan Hotel D'Maleo yang menghadap ke lautan
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417709131444_1494095442_31098684_5052478_n.jpg
zooming....
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709171445_1494095442_31098685_5282002_n.jpg
Hotel D'Maleo dengan Rumah Adat
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709211446_1494095442_31098686_4403991_n.jpg
tjokro_ragazzo April 22nd, 2010, 12:29 PM Pemandangan Kota Mamuju dari laut, terlihat Masjid Agung Mamuju dengan 4 minaretnya dan Hotel D'Maleo yang menghadap ke lautan
zooming....
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709171445_1494095442_31098685_5282002_n.jpg
Hotel D'Maleo dengan Rumah Adat
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709211446_1494095442_31098686_4403991_n.jpg
cool pics... benar-benar potensi yang luar biasa.... mumpung masih "mentah" jangan sampe salah pengelolaan... mumpun masih awal....
eurico April 22nd, 2010, 12:37 PM Coba baca artikel di hal sebelumnya bro terutama yg rtrw. Inikan seperti membangun kota baru dari 0 seharusnya bisa lebih gampang ngatur nya tapi gak berharap banyak deh....
tjokro_ragazzo April 22nd, 2010, 12:58 PM Coba baca artikel di hal sebelumnya bro terutama yg rtrw. Inikan seperti membangun kota baru dari 0 seharusnya bisa lebih gampang ngatur nya tapi gak berharap banyak deh....
bisa aja kok.... Palangka Raya aja bisa.... kenapa Mamuju gak bisa???
this so much potencies jangan disia2in..... eman2 cah....
Comeliness April 25th, 2010, 06:45 PM Menbudpar akan Resmikan Hotel D'Maleo Mamuju
Minggu, 25 April 2010, 20:38.
Mamuju (ANTARA News)- Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), Jero Wacik, dijadwalkan berkunjung ke Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) guna meresmikan hotel D'Maleo Mamuju 15 Mei 2010.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu, mengatakan, peresmian hotel D'Maleo di pesisir pantai Manakarra, Mamuju, itu akan dihadiri Menbudpar, Jero Wacit, sekaligus akan memantau langsung beberapa kawasan obyek wisata yang ada di Sulbar, sebelum dimulai pencanangan "visit year" Sulbar 2011.
"Pak Jero telah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri peresmian Hotel D'Maleo, sekaligus merupakan kunjungan pertamanya ke provinsi ini," ujarnya.
Ia mengatakan, rampungnya pembangunan Hotel D'Maleo tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi kelangsungan pembangunan di daerah ini.
"Kita banyak berharap, hadirnya Hotel D'Maleo ini memberikan warna tersendiri untuk memicu meningkatnya dunia usaha di Sulbar," kata dia.
Anwar mengatakan, hingga saat ini dunia usaha di Sulbar masih sangat lesu akibat pembangunan infrastruktur diberbagai lini belum rampung seperti jalan, perhotelan maupun pembangunan kantor Bank Indonesia (BI) dan beberapa perkantoran lain.
"Pembangunan infrastruktur yang belum tuntas itu turut mempengaruhi perkembangan dunia usaha di Sulbar, karena walau bagaimana, dunia usaha akan masuk ke daerah ini jika sarana infrastruktur di Sulbar sudah memadai," ungkapnya. (T.KR-ACO/S016)
Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=15451:menbudpar-akan-resmikan-hotel-maleo-mamuju&catid=1:latest-news&Itemid=1
eurico April 26th, 2010, 04:06 AM wow nice info comeliness gw udah booking 1 kamar pas pembukaan Hotel D'Maleo tanggal 2 Mei nanti
beberapa pict lain...
KPU Prov Sulbar
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417721131744_1494095442_31098720_5020479_n.jpg
Kantor Bupati Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs499.snc3/27248_1417721211746_1494095442_31098721_3179551_n.jpg
Stadion Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417721251747_1494095442_31098722_4588280_n.jpg
Comeliness April 26th, 2010, 11:40 PM Hotel D'Maleo dengan Rumah Adat
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417709211446_1494095442_31098686_4403991_n.jpg
Hotel dan rumah adat berdekatan lokasinya.
eurico April 27th, 2010, 08:56 AM Mercusuar Mamuju, mercusuar ini berada di kecamatan Simboro Kepulauan Mamuju, kira2 20km dari kota Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs480.ash1/26288_1425357682653_1494095442_31115683_2538105_n.jpg
View from Mercusuar Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs480.snc3/26288_1425348842432_1494095442_31115662_2585452_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs331.snc3/29179_1425345642352_1494095442_31115653_5724880_n.jpg
Villanya pak Gubernur Sulawesi Barat juga di deket mercusuar Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs480.snc3/26288_1425357802656_1494095442_31115686_6671781_n.jpg
eurico April 27th, 2010, 09:13 AM Di Mamuju hanya ada 2 Pom bensin salah satunya yang ini
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs499.ash1/27248_1417726051867_1494095442_31098775_3642396_n.jpg
Polres Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs499.snc3/27248_1417726091868_1494095442_31098776_5587213_n.jpg
Universitas Tomakaka, salah satu universitas swasta di Mamuju
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs519.snc3/27248_1417726171870_1494095442_31098777_4588192_n.jpg
Ocean One April 30th, 2010, 08:33 AM Mamuju Bangun Museum Purbakala
Jumat, 30 April 2010
MAMUJU, KOMPAS.com--Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar yang wilayah kerjanya meliputi Provinsi Sulsel, Sultra dan Sulbar meminta kepada pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulbar membangun museum purbakala.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mamuju, Paintu Ballaso, Kamis, mengatakan, Pemkab Mamuju segera akan membangun museum kebudayaan untuk pelestarian benda purbakala di Mamuju sesuai usulan BP3 Makassar.
Namun, kata dia, sebelum itu katanya Pemerintah akan berkoordinasi dengan tokoh adat di Mamuju mengenai rencana pembangunan museum tersebut.
Menurut dia, museum itu akan ditempatkan di kompleks rumah adat Mamuju yang wilayahnya cukup luas sekitar satu hektare agar nampak kesan budayanya.
Ia mengatakan, di Kabupaten Mamuju banyak benda purbakala yang bisa dilestarikan untuk menjadi kekayaan daerah itu, diantaranya Kuburan Tonileo Raja Mamuju, patung Sikendeng dan kuburan Lasalaga.
"Dengan dibangunnya museum purbakala tersebut maka Mamuju akan memiliki tempat cagar budaya untuk menjadi kebanggaan daerah ini karena memiliki sejumlah aset purbakala yang bisa di dipertunjukkan," katanya.
Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BP3 Makassar Muh Ramli mengusulkan Pemkab Mamuj membangun museum perbakala karena di wilayah ini belum memiliki museum untuk melestarikan benda benda purbakala.
Ia mengatakan, museum perlu dibangun untuk melindungi dan melestarikan benda cagar budaya purbakala yang ada di wilayah ini karena daerah ini memiliki potensi benda purbakala yang sangat besar.
Menurut dia, jika tidak dilindungi dan dilestarikan maka cagar budaya yang menjadi kekayaan bangsa kita akan mudah diklaim dan diambil serta diperdagangkan di luar negeri padahal itu adalah aset bangsa.
paluers April 30th, 2010, 05:39 PM http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=850574
ramein thread nya palu juga donk..
heheh
eurico May 1st, 2010, 01:52 PM @Ocean one, thanx atas infonya, ntar kalo udah dibangun akan saya update di sini
@Paluers, saya punya beberapa foto kota Palu dari perjalanan liburan saya ke Palu beberapa waktu yang lalu, nanti akan saya posting gambar2nya :)
update on Hotel Mutiara 3 star
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs480.snc3/26288_1425362082763_1494095442_31115710_266852_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs480.ash1/26288_1425362122764_1494095442_31115711_2140020_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs460.snc3/26288_1425362162765_1494095442_31115712_6989957_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs480.snc3/26288_1425362202766_1494095442_31115713_5928679_n.jpg
eurico May 1st, 2010, 02:14 PM Bangunan yang belum jelas namanya dan peruntukannya, gedung ini berada di kompleks perkantoran gubernur Sulbar yang baru
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs480.ash1/26288_1425362282768_1494095442_31115715_7049821_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs480.snc3/26288_1425362562775_1494095442_31115721_4886087_n.jpg
banguannya rapet banget seperti penjara aja ya
Balai Monitor BMG, baru pager doank yang dibangun kantornya belum ada hehehe
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs460.snc3/26288_1425362322769_1494095442_31115716_6064733_n.jpg
BPKP
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs480.snc3/26288_1425362522774_1494095442_31115720_1691736_n.jpg
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs480.ash1/26288_1425362482773_1494095442_31115719_7115476_n.jpg
PrinceArchibald May 1st, 2010, 02:43 PM Wah HOtel Mutiara ini lumayan juga bentuknya, sayang gak dipinggir pantai.
eurico May 1st, 2010, 02:51 PM iyah malah hotel ini bakal ada kolam renangnya daripada hotel D'Maleo yang gak punya kolam renang
eurico May 3rd, 2010, 01:46 PM Rujab Wagub Sudah Habiskan Rp 3 Miliar
Senin, 3 Mei 2010 | 05:34 WITA
TENTANG anggaran pembangunan kantor BKKBN Sulbar yang tergolong minim, Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh mengatakan jika ia akan mengevaluasi pengerjaan proyek pembangunan gedung kantor Pemprov Sulbar yang telah menghabiskan dana lebih besar.
"Nanti saya akan evaluasi karena sudah gunakan dana cukup besar tapi belum juga selesai. Bayangkan, rumah jabatan wakil gubernur katanya sudah menghabiskan dana Rp 3 miliar, tapi sampai sekarang belum selesai," kata Anwar.
Rencananya, bulan Juni mendatang, Anwar sudah akan menempati kantor gubernur di daerah Rangas, meski kantor tersebut belum rampung 100 persen.
Tujuannya menempati kantor tersebut agar bisa lebih leluasa mengawasi pekerjaan para kontraktor rekanan yang mengerjakan proyek perkantoran Pemprov Sulbar.(rus)
eurico May 3rd, 2010, 01:47 PM Kantor BKKBN Sulbar Hanya Habiskan Rp 2,5 M
Tiang Pancang Kantor DPRD Sudah Habiskan 11 M
Senin, 3 Mei 2010 | 05:34 WITA
Mamuju, Tribun - Pembangunan kantor BKKBN (badan koordinasi keluarga berencana nasional) di Sulbar ternyata hanya menghabiskan dana total Rp 2,5 miliar hingga selesai 100 persen pada akhir 2009 lalu.
Dana ini berbanding terbalik dengan dana untuk pembangunan Kantor Gubernur Sulbar dan Kantor DPRD Sulbar yang mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Bayangkan, biaya pemasangan pondasi tiang pancang untuk kantor DPRD Sulbar sudah menghabiskan dana sebesar Rp 11 miliar. Secara umum, anggaran yang dikalkulasikan untuk menyelesaikan kantor DPRD mencapai 60-an miliar.
Sedangkan untuk kantor gubernur dikalkulasikan menghabiskan anggaran hingga ratusan miliar.
Kepala BKKBN pusat, Dr Sugiri Syarief, meresmikan pemakaian perdana kantor BKKBN Sulbar yang berlokasi di daerah Rangas, Mamuju, Minggu (2/5).
Daerah Rangas memang dipersiapkan untuk menjadi pusat perkantoran baik instansi di Pemprov Sulbar maupun instansi vertikal seperti BKKBN.
Saat memberikan laporan kepada kepala BKKBN dan Gubernur Sulbar, Kepala BKKBN Sulbar, Rostiawati Arhus, mengemukakan jika penganggaran untuk pembangunan kantor BKKBN Sulbar berlangsung dalam tiga tahap.
Tahap pertama pada tahun 2007 dianggarkan sebesar Rp 789 juta. Tahap kedua pada tahun 2008 sebesar Rp 1,1 miliar. Tahap ketiga tahun 2009 sebesar Rp 6,17 miliar. Semua dana bersumber dari APBN.
Tapi, menurut Rostiawati, meski pembangunan kantor sudah selesai, tapi pihaknya masih meminta ke gubernur untuk membantu menyediakan lahan untuk pembangunan gudang alat kontrasepsi, gedung balai diklat, dan juga rumah dinas pimpinan.
"Oleh Pak gubernur, kami disediakan lahan seluas 1 hektare. Tapi, kami belum gunakan seluruhnya, makanya kami masih berharap agar bisa dibantu lahan lagi agar bisa ditempati membangun sejumlah fasilitas penunjang untuk BKKBN," kata Rostiawati.
Sejumlah pejabat hadir pada acara peresmian penggunaan kantor ini di antaranya Wagub Amri Sanusi, Sekda Sulbar Arsyad Hafid, Bupati Mamuju Suhardi Duka, Komandan Korem 1412 Parepare, dan sejumlah pejabat lainnya.(rus)
Mimihitam May 3rd, 2010, 02:07 PM Mungkin u/ selanjutnya pembangunan bisa dimasukan ke http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1122901 :)
eurico May 3rd, 2010, 03:21 PM waw dibikin ya threadnya di sana ntar ya gw pindahin juga beberapa gambar yang sesuai topik pembangunan
Sony Sjklw May 17th, 2010, 04:47 PM Masjid Agung Mamuju
http://i41.************/29f8llh.jpg
http://i40.************/wak8lc.jpg
http://i42.************/2e33l3m.jpg
http://i39.************/4tror9.jpg
http://i40.************/28kn6rq.jpg
http://i41.************/jgryww.jpg
Uploaded with : http://************/
Sony Sjklw May 17th, 2010, 05:01 PM Hotel d'Maleo
http://i41.************/2j4op36.jpg
http://i44.************/6prf4x.jpg
http://i39.************/fvlo93.jpg
Uploaded with :http://************/
eurico May 18th, 2010, 08:52 AM Weitz bis dari Mamuju ya bro, kok gak kabar2i gw sih :)
*gwjglgdikalimantandink
Thanx for the update bro
Sony Sjklw May 20th, 2010, 05:16 PM Weitz bis dari Mamuju ya bro, kok gak kabar2i gw sih :)
*gwjglgdikalimantandink
Thanx for the update bro
foto2nya dari tmn aku bro yang kebetulan dari MMJ, btw...dari kalimantan naik angkutan laut ya...?? karena yang saya denger pelabuhan MMJ sudah mulai ramai bahkan banyak penumpang2 yang dari seputaran polman yang biasanya menggunakan pelabuhan parepare kini sudah beralih kepelabuhan Mamuju, mungkin karena jarak yang relatif dekat dan ditunjang dengan infrastrt yang saudah cukup memadai :cheers:
Sony Sjklw May 20th, 2010, 05:22 PM Weitz bis dari Mamuju ya bro, kok gak kabar2i gw sih :)
*gwjglgdikalimantandink
Thanx for the update bro
foto2nya dari tmn aku bro yang kebetulan dari MMJ, btw...dari kalimantan naik angkutan laut ya...?? karena yang saya denger pelabuhan MMJ sudah mulai ramai bahkan banyak penumpang2 yang dari seputaran polman yang biasanya menggunakan pelabuhan parepare kini sudah beralih kepelabuhan Mamuju, mungkin jaraknya yang lebih dekat jika berangkat dari pelabuhan Mamuju dan infrastruktur pelabuhan yang sudah memadai :cheers:
Balaputradewa May 20th, 2010, 05:48 PM Masjid Agung Mamuju n Hotel-nya :okay: Thanx updatenya Sony :)
eurico May 21st, 2010, 02:30 AM foto2nya dari tmn aku bro yang kebetulan dari MMJ, btw...dari kalimantan naik angkutan laut ya...?? karena yang saya denger pelabuhan MMJ sudah mulai ramai bahkan banyak penumpang2 yang dari seputaran polman yang biasanya menggunakan pelabuhan parepare kini sudah beralih kepelabuhan Mamuju, mungkin jaraknya yang lebih dekat jika berangkat dari pelabuhan Mamuju dan infrastruktur pelabuhan yang sudah memadai :cheers:
Oh kirain bro yang jalan2 ke Mamuju. Iya bro kemarin ke Kalimantan naek ferry 17 jam di lautan bagi yang mabok laut sangat tidak dianjurkan kecuali nekat hahaha. Seru juga sih perjalanannya. Nanti akan saya posting beberapa gambar perjalannya di sini dan thread Balikpapan.
eurico May 21st, 2010, 03:33 AM lama gak posting gambar di sini, ini beberapa hasil jepretan saya sendiri
Hotel d'Maleo
dari depan sudah nampak mentereng
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs518.ash1/30529_1455048024893_1494095442_31179204_2183648_n.jpg
tamanisasinya belum selesai semua sepertinya
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs558.snc3/30529_1455048144896_1494095442_31179205_3929557_n.jpg
convention centernya masih underconstruction
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs538.snc3/30529_1455048224898_1494095442_31179207_133601_n.jpg
|
|