View Full Version : Gus Dur Wafat


Kopassus
December 30th, 2009, 02:59 PM
Gus Dur Wafat


KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO

Rabu, 30 Desember 2009 | 19:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dipastikan meninggal dunia pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar tersebut dibenarkan putri Gus Dur, Yenny Wahid, melalui telepon kepada Kompas.com.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) petang. Presiden Yudhoyono tiba di halaman RSCM sekitar pukul 18.30 menggunakan mobil kepresidenan dengan pengawalan tidak terlalu ketat, yakni hanya dikawal lima mobil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat tampak masuk dari pintu utama RSCM langsung menuju kamar tempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirawat sejak beberapa hari lalu. Tidak tampak Ibu Negara Ani Yudhoyono mendampingi Presiden. Sekitar 10 menit setelah Presiden tiba, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih datang dengan tampak agak terburu-buru. Ia kemudian segera menyusul ke kamar tempat Gus Dur dirawat yang sedang dikunjungi Presiden.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini dirawat di Ruang VVIP Nomor 116 Gedung A RSCM. Sebelum dirawat di RSCM Jakarta, Gus Dur sempat menjalani perawatan medis di RS Jombang Jawa Timur, pada Kamis (24/12/2009), karena kelelahan setelah melakukan kunjungan ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur.

Kopassus
December 30th, 2009, 03:02 PM
Jenazah Gus Dur Disemayamkan di Ciganjur
DHONI SETIAWAN

http://www.kompas.com/data/photo/2008/12/17/120255p.jpg
Abdurahman Wahid.
Rabu, 30 Desember 2009 | 20:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenazah mantan presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan disemayamkan di Ciganjur, tempat kediamannya selama ini. Hal tersebut dikatakan Bambang, juru bicara keluarga besar Gus Dur ditemui di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Rabu (30/12/2009) malam.

Gus Dur meninggal dunia sekitar pukul 18.45 setelah sempat dirawat di RSCM beberapa hari. Ia sempat menjalani cucu darah setelah sempat pingsan karena kelelahan usai kunjungan ke Jombang.

Meski demikian, pihak keluarga belum memutuskan kapan dan di mana jenazah Gus Dur akan dimakamkan. Sebagai mantan presiden, Gus Dur berhak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, namun keputusan tetap di tangan keluarga.

Saat ini jenazah Gus Dur tengah disipkan untuk dibawa dari RSCM ke rumah duka di Jl. Warung Silah II/5 Ciganjur, Jakarta Selatan. Gus Dur meninggal di usia 69 tahun, meninggalkan seorang istri Shinta Nuriyah, dan empat anak Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zanuba Arifah, Anita Hayatunnufus, dan Inayah

~MELVINDONESIA~
December 30th, 2009, 03:21 PM
turut berduka cita T_T

David-80
December 30th, 2009, 04:34 PM
Although im not a fan of him in term of social-economy development, but i think hes a hero for Human rights and religious freedom in Indonesia

R.I.P to Gus Dur.

Cheers

novian
December 30th, 2009, 06:08 PM
selamat jalan Bapak Bangsa.....tokoh pluralis Indonesia!!!....

XxRyoChanxX
December 30th, 2009, 07:42 PM
may he rest in peace now.

heartstation
December 30th, 2009, 08:28 PM
Semoga amal dan ibadah beliau diterima di sisi-Nya.

fajarmuhasan
December 31st, 2009, 03:17 AM
Selamat jalan GusDur (presiden RI ke-4), semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya dan dosa dosanya diampuni ... amin.

eurico
December 31st, 2009, 03:23 AM
Innalillahi wa inalillahi rojiun.....


Although im not a fan of him in term of social-economy development, but i think hes a hero for Human rights and religious freedom in Indonesia

R.I.P to Gus Dur.

Cheers

setuju, mulai eranya beliau Imlek dan cap go meh mulai dirayakan secara bebas, kegiatan budaya liong dan barong sai juga mulai berkembang lagi. Apalagi dulu kalo pas bulan ramadhan malah libur full anak2 sekolah.

fajarmuhasan
December 31st, 2009, 03:32 AM
Innalillahi wa inalillahi rojiun.....
setuju, mulai eranya beliau Imlek dan cap go meh mulai dirayakan secara bebas, kegiatan budaya liong dan barong sai juga mulai berkembang lagi. Apalagi dulu kalo pas bulan ramadhan malah libur full anak2 sekolah.

untuk hubungan internasional juga dimulai terbukanya RI-China....sejak saat itu produk produk china membanjiri indonesia jadi pembeli banyak pilihan.
Harusnya juga menggugah pengusaha indonesia supaya bisa membanjiri china biar balance...

Balaputradewa
December 31st, 2009, 04:55 AM
Bala turut kehilangan Gusdur.. Selamat Jalan Gusdur..terima kasih untuk semuanya :wave:

DanangSuthoWijoyo
December 31st, 2009, 08:26 AM
Sang Semar telah pergi....
selamat jalan Gus.....

peseg5
December 31st, 2009, 12:12 PM
Inalillahi Wa innalillahi roji'un..

Turut belasungkawa... Selamat Jalan Gus.

sayaka
December 31st, 2009, 12:59 PM
Slamat tinggal Gus Dur..... Smoga sluruh amal & ibadah ditrima Allah SWT, amin.....

arief_malaysia96
January 1st, 2010, 01:10 AM
sAYA tuRUT bERdukaCiTA......

-from malaysia.

noe2009
January 1st, 2010, 02:09 AM
Selamat jalan Gus Dur....

hildalexander
January 1st, 2010, 06:25 PM
Terima Kasih saya tak terhingga untuk kerja keras dan cerdasmu menyatukan bangsa ini hingga tetap dengan keanekaragamannya.....

Pengalaman tak terlupakan, ketika saya mewawancarainya sebagai Presiden terpilih pada 1999: "Apa yg akan Anda kerjakan selama 100 hari pertama memerintah?"

Jawab Gus Dur: "Saya tentu tidak akan tidur"....

FYI: dalam beberapa kesempatan wawancara, seringkali beliau meninggalkan pewawancaranya untuk "tidur". Padahal, justru dia tidak tidur.....

AceN
January 5th, 2010, 07:32 PM
06/01/2010 - 00:06
Kenangan Tak Terlupakan
JK Pernah Tipu Gus Dur
Irvan Ali Fauzi

INILAH.COM, Jakarta - Usai melantunkan tahlil dan doa untuk almarhum Gus Dur, pada malam tujuh hari wafatnya Gus Dur, ada kisah manis dari mantan Wapres Jusuf Kalla saat menjadi menterinya Gus Dur.

Kawasan Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, penuh sesak. Ribuan orang menggelar tahlil tujuh hari wafatnya almarhum Gus Dur, Selasa malam Rabu (5/1). Beberapa tokoh penting dan selebritis ikut tahlilan.

Acara sendiri dimulai setelah sholat Isya. Terlihat mantan juru bicara Gus Dur, Wimar Witoelar, Jusuf Kalla beserta istri, Mendiknas M Nuh, pelawak Memet, Indro Warkop, Wakil Ketua MPR Lukman Saefuddin dan Tarzan.

Suasana berkabung penuh khidmat, meski tak lepas dari kebiasaan Gus Dur: kelucuan. Ini muncul saat mantan Wapres Jusuf Kalla memberi kesan-kesan tentang almarhum.

Di hadapan ribuan orang yang mengikuti doa dan tahlil, JK bercerita. Bahwa, suatu ketika saat dia masih menjadi menteri di jaman Gus Dur, dia pernah memperdayai Pak Presiden Gus Dur.

Jusuf Kalla, saat Gus Dur menjadi Presiden, diangkat menjadi Menteri Perindustrian. Dalam suasana yang penuh ketegangan politik dan gaya kepemimpinan Gus Dur yang kontroversi, JK mengaku bahwa dia mempunyai kenangan yang terlupakan. Salah satunya, dia pernah membohongi Gus Dur.

"Gus Dur doyan sekali memecat menteri. Setiap dua bulan sekali, Gus Dur memecat menteri. Sebenarnya, waktu itu saya sudah mau dipecat dua kali. Tapi, saya berhasil selamat," ujarnya.

Nah, JK punya pengalaman tentang ini. Kata JK, waktu itu dia dipanggil Gus Dur ketika sedang berada di luar negeri. Tiba-tiba, Gus Dur memerintahkannya untuk kembali ke Tanah Air, segera. Tanpa pikir panjang, JK pulang, dan segera menghadap atasannya. Dia berpikir ada masalah yang gawat.

"Anda sudah tidak bisa diajak bekerjasama lagi," begitu kenang JK mengutip ucapan Gus Dur ketika itu. Dengan penuh tanda tanya, JK mempertanyakan mengapa.

"Anda pergi ke luar negeri tanpa izin," kata JK yang mantan Ketua Umum Golkar ini, menirukan pernyataan Gus Dur.

Mendengar itu, JK langsung berpikir panjang, bagaimana agar dirinya tidak dipecat. Entah darimana idenya, tiba-tiba saja terlintas di pikirannya untuk menipu Gus Dur. Lalu, jika mengeluarkan sebuah kertas.

Dengan percaya diri, JK menyerahkan lembar kertas itu pada Gus Dur dan bilang:"Ini surat izin dari Setneg".

"Gus Dur tidak melihat. Nah, karena saya tipu itu, saya selamat dari pemecatan. Tapi, pas sebulan kemudian, saya dipanggil lagi. Dan, kali itu, saya dipecat betulan," kata JK disambut gelak tawa para hadirin.[bar]

------------------------------------------

haahahaha..JK selalu banyak ide ... :D

Ocean One
January 6th, 2010, 06:26 PM
Selasa, 05/01/2010
Paus Benediktus XVI Kirim Ucapan Duka untuk Gus Dur

http://www.detiknews.com/images/content/2010/01/05/10/tahlilandlm.jpg

Tahlilan 7 Hari Gus Dur

Jakarta - Wafatnya KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) tidak hanya membuat duka bagi bangsa Indonesia. Pimpinan umat Katolik sedunia, Paus Benediktus XVI juga mengirimkan ucapan bela sungkawa atas kepergian Gus Dur.

"Ya Allah yang maha kasih kami telah kehilangan negarawan yang besar. Yang mengajarkan perbedaan. Kau panggil Bapak kami Abdurahman Wahid yang selalu mengajarkan perdamaian. Bangsa ini membutuhkan beliau," ujar Romo Benny Susetyo saat membacakan surat bela sungkawa yang dikirimkan Paus Benediktus XVI.

Hal tersebut disampaikan Romo Benny saat memberikan testimoni dari umat Katolik, di acara 7 hari tahlilan Gus Dur, di Jl Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2009) malam.

Tidak hanya umat Katolik, umat Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu juga memberikan doa bagi almarhum Mantan Presiden ke 4 ini dengan caranya masing-masing.

tata
January 7th, 2010, 04:55 PM
Satu lagi orang hebat Indonesia telah berpulang.
Tanpa dia kita gak bakal kenal demokrasi seperti sekarang.

Mudah2an dia diterima di sisi Nya.

hermawan
January 8th, 2010, 03:29 AM
Kamis, 7 Januari 2010

NEW YORK | SURYA Online - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, menyampaikan duka cita, penghormatan dan penghargaan kepada mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang meninggal pada 30 Desember 2009.

Ungkapan duka cita dan penghormatan itu disampaikan oleh sekretaris kabinetnya, Vijay Nambiar melalui Perwakilan Tetap RI (PTRI) untuk PBB di New York, ungkap Kuasa Usaha Ad Interim PTRI-New York, Duta Besar Hasan Kleib, Kamis (6/1/2010).

PTRI yang berlokasi beberapa blok dari Markas Besar PBB itu selama tiga hari, yaitu 4-6 Januari, menyediakan Buku Duka Cita yang ditempatkan di Perpustakaan Abdurrahman Wahid di gedung PTRI New York. Di perpustakaan itu diletakkan foto Gus Dur, bendera Merah Putih yang dipasang setengah tiang, serta bunga.

Perpustakaan itu diresmikan langsung oleh Gus Dur pada 5 September 2000 di sela-sela kunjungannya sebagai Presiden RI ke New York dalam rangka menghadiri Sidang Majelis Umum PBB tahunan. Sekjen PBB mencatat bahwa Gus Dur merupakan tokoh yang membuat Indonesia terkenal di seluruh dunia.

“Gus Dur akan dikenang untuk ketakwaan, kesederhanaan dan visi besarnya. Ia menjadikan bangsa Indonesia dihormati di seluruh dunia karena semangat demokratisnya,” demikian seperti ditulis Vijay Nambiar atas nama Sekjen PBB.

Hasan Kleib mencatat, setidaknya ada empat hal yang banyak dinyatakan berbagai pihak di kalangan PBB tentang kontribusi Gus Dur terhadap Indonesia dan dunia, yaitu upayanya memajukan penghormatan HAM, peningkatan proses demokrasi, harmonisasi antar-agama dan pluralisme di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Sekjen PBB urusan Politik B Lynn Pascoe yang pernah mengenal secara pribadi sosok Gus Dur, juga mendatangani Gedung PTRI New York. Lyn Pascoe, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia periode Oktober 2004-Februari 2007, menulis: “Presiden Gus Dur merupakan mercusuar kebijaksanaan dan toleransi bangsa Indonesia dan dunia. Saya merasa sangat terhormat pernah mengenal dan bekerja sama dengan beliau”.

Penghormatan bagi Gus Dur juga diberikan oleh perwakilan negara-negara anggota PBB dari berbagai kawasan, termasuk sembilan negara sahabat sesama negara ASEAN, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Kamboja dan Myanmar.

Para wakil tetap negara-negara ASEAN itu langsung mendatangi PTRI New York untuk menyatakan duka cita serta mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan Gus Dur.

Wakil Tetap Singapura Vanu Gopala Menon, misalnya, menuliskan “Pak Abdurrahman Wahid akan selalu dikenang sebagai sosok yang menjunjung tinggi harmonisasi antar-keyakinan serta membangun dasar Indonesia menjadi negara demokrasi yang bergairah seperti sekarang.

“Beliau adalah ulama yang disegani dan merupakan reformis sejati. Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya. Sumbangsih dan peninggalan Pak Wahid akan dikenang oleh Indonesia dan teman-temannya di seluruh dunia.”

Negara tetangga Indonesia lainnya, yakni Australia, melihat Gus Dur selain sebagai penjunjung semangat toleransi, juga sebagai sosok dengan karakter unik.

Perwakilan tetap Australia untuk PBB, Gary Francis Quinlan, melihat Gus Dur sebagai sosok yang memiliki pemikiran terbuka dan bersikap santai.

Gus Dur dinilai unik karena canda yang dilontarkannya namun juga karena keingintahuan, optimisme serta komitmennya terhadap perlindungan sipil dan penegakkan demokrasi.

“Ia dihormati di kawasan dan dunia global,” tulis Quinlan.

PTRI New York menyampaikan surat pemberitahuan tentang meninggalnya Gus Dur ke Sekretariat PBB pada 30 Desember 2009.

PBB saat ini beranggotakan 192 negara, termasuk Indonesia.

Lebih 70 pihak termasuk petingggi PBB lainnya, seperti para wakil Sekjen PBB, utusan khusus Sekjen PBB serta wakil tetap maupun kuasa usaha ad interim negara-negara anggota PBB, secara langsung menyampaikan ucapan duka cita mereka.

Ucapan duka cita dan penghormatan bagi Gus Dur juga datang dari Israel, anggota PBB yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Dalam Buku Duka Cita, Kuasa Usaha Ad Interim Israel Daniel Carmon menulis, “Presiden Abdurrahman Wahid adalah negarawan dunia, pemimpin dan promotor dialog antar-agama dan kebudayaan. Upayanya membawa perdamaian adalah sesuatu yang harus dihargai dan diingat. Dunia membutuhkan pemimpin-pempimpin seperti Presiden Wahid!”.