View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 [10] 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

tsagitto
October 22nd, 2008, 11:21 AM
Gudang Garam office at pandaan, it would be 11-storey office
http://www.tatamulia.co.id/Data%20Project%20List/Office/Karyadibya_Mahardika.jpg

sbyctzn
October 22nd, 2008, 02:25 PM
Yeah, Gudang Garam Office is everywhere now, Surabaya, Kediri, Pandaan, and where next?
I see construction new GG office in Pandaan, when i'm on the way to Malang for vacation last saturday,
now on pondation progress.
And now i know the design of GG office.
Thanks tsagitto.

Hadi
October 22nd, 2008, 05:19 PM
Di Raya Darmo
Pedestrian Diperlebar Tapi Memakan Badan Jalan

suarasurabaya.net| Pembangunan pedestrian dikawasan Jalan Pandegiling sampai Raya Darmo Surabaya memakan badan jalan sekitar 60 centimeter.

HUDIORO Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya waktu dikonfirmasi Suara Surabaya, Rabu (22/10) mengakui, galian untuk pembangunan pedestrian sepanjang 1.200 meteran dari Pandegiling sisi barat ke selatan Jalan Raya Darmo memakan badan jalan 60 cm. Pedesterian yang ada sekarang diperlebar menjadi 3,5 meter.

Meski badan jalan terkurangi 60 cm, menurut HUDIORO tetap memenuhi 3 lajur jalan, dimana per lajurnya 1,5 sampai 3,25 meter.

Kata HUDIORO pekerjaan pembangunan pedesterian ini diperkirakan akhir Desember 2008, sesuai jadwal pelaksanaan 6 bulan sejak bulan Juni lalu. Sesudah tahap ini selesai pekerjaan pedesterian akan dilanjutkan ke arah selatan.

Sementara itu HITAPRIYA Pakar Lalu Lintas ITS mengatakan secara prinsip pedestrian sangat dibutuhkan Kota Surabaya. ”Mestinya memang jangan memakan badan jalan. Karena kawasan Raya Darmo itu sudah padat dan crowded,” ujarnya.

Kata HITAPRIYA lajur di Raya Darmo memang kelebihan sedikit. Namun kelebihan itu tidak salah kalau dimanfaatkan untuk pedestrian. Masalahnya yang lewat di Raya Darmo itu tidak hanya mobil pribadi, tapi juga MPU, bus dan sepeda motor. Sehingga kalau badan jalan dikurangi kapasitas jalan juga akan terkurangi.

Khusus Raya Darmo tidak ada ketentuan berapa lebar badan jalan. ”Makin lebar sebenarnya makin baik sesuai jumlah kendaraan. Ketentuan dalam kota 1 lajur 3 meteran. Kalau jalan luar kota 3,5 meteran. Mungkin 1 lajur yang 1,5 meter itu khusus untuk sepeda motor,” ungkapnya pada Suara Surabaya.

Pedestrian di kawasan tersebut sebenarnya bisa juga untuk mengurangi rasa capek dan lelah saat macet. Jadi meski padat melihat ada yang hijau dan longgar di sisi kiri rasanya jadi bisa berbeda.(gk/ipg)

from suarasurabaya.net

Ebek21
October 22nd, 2008, 08:31 PM
Gudang Garam build 11-storey office building in Pandaan ? Why ? Do they have factory in Pandaan ? Never heard about this before. And where is the exact location of this office bulding ?

teddybear
October 23rd, 2008, 12:10 AM
Kenapa koq nggak di Surabaya saja??

sbyctzn
October 23rd, 2008, 04:42 AM
About GG office maybe they want to make branch in few potential location in Jatim, after that maybe they will build big office in Surabaya.
And i think why on Pandaan?
Because many ciggarette industry there, and Pandaan is strategic place to build office, near with Malang and Surabaya.
And about Location, i forget where exactly that GG office location, if i'm not wrong that location is south from Pandaan City.
Because when i'm on the way to Malang last Saturday, i'm not fully concern wacthing around road.
The Contractor of GG office Building is TATA.

Few update of many project in Surabaya

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/digitalcounter.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/digitalcounter2.jpg

1 of more than 10 JPO Digital Counter Surabaya, in Pemuda Road

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/megatrononkedungdoroavenue.jpg

Megatron Ad on Kedungdoro Avenue

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/megatrononrooftopofroyalplaza.jpg

Megatron on roof top of Royal Plaza

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/megatrononrooftopofroyalplaza2.jpg

Megatron on roof top of Royal Plaza

Big update of PEDESTRIAN PROJECT.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonblauranroad.jpg

BLAURAN ROAD

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonpemudaroad.jpg

PEMUDA ROAD

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonrayadarmoavenue.jpg

RAYA DARMO AVENUE

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonsudirmanroad.jpg

SUDIRMAN ROAD

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonuripsumoharjoroad.jpg

URIPSUMOHARJO ROAD

Ebek21
October 23rd, 2008, 06:23 AM
Let's list out pedestrian street in Surabaya :

Finished / Under construction :
1. Basuki Rahmad
2. Tunjungan
3. Gubernur Suryo
4. Panglima Sudirman
5. Embong Malang
6. Blauran
7. Praban
8. Pemuda
9. Urip Sumoharjo
10. Raya Darmo (north)
11. Prof. Dr. Moestopo (only part)

Candidate :
1. Raya Gubeng
2. Dr. Soetomo
3. Rajawali
4. Mayjen Sungkono
5. Ahmad Yani

Any correction, please ?

Ebek21
October 23rd, 2008, 06:32 AM
Interesting article about Tol Sumo saga in Bisnis Indonesia today. Other tollroads are afraid of unable to find prospective investors to fund the project, but this tollroad is different because two giant government enterprises are heavily fighting to get the majority shareholder in the project.

Berebut saham proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto

Membebaskan lahan untuk proyek jalan tol bukan perkara mudah. Panitia pembebasan tanah (P2T) mesti melakukan lobi, musyawarah, pengukuran tanah, hingga penghitungan dan pembayaran ganti rugi.

Pembebasan tanah merupakan salah satu penghambat investasi jalan tol karena penuh ketidakpastian. Sayangnya, ketika kerja keras panitia pembebasan ini hampir berhasil me lobi masyarakat, justru tidak diiringi oleh kesiapan investor. Entah karena dananya tidak tersedia atau karena masalah internal perusahaan.

Hal ini juga yang terjadi pada proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) sepanjang 36,55 kilometer. Kerja keras P2T kandas karena PT Marga Nujyasumo Agung, sang pemilik konsesi, kesulitan pendanaan dan berencana menjual sebagian sahamnya kepada sejumlah BUMN.

Proyek yang sudah masuk tahap konstruksi pada seksi IA hingga 20% itu akhirnya dihentikan sejak Juli lalu. Begitu juga dengan pembebasan tanah, terpaksa ditunda sambil menunggu penjualan saham dan kesiapan perusahaan.

"Masyarakat yang sudah dijanjikan pembayaran ganti rugi biasanya kecewa jika janjinya tidak ditepati. Kami perlu negosiasi ulang saat harus mulai pembebasan tanah kembali," kata Kepala Sub Direkorat Pengadaaan Lahan Departemen Pekerjaan Umum Wijaya Seta kepada Bisnis belum lama ini.

Sayangnya, kemelut penjualan sebagian saham tol Sumo itu berlarut-larut, sehingga pembebasan tanah hingga belum dilanjutkan. Pada 16 Juni lalu, PT Wijaya Karya (Wika) menyatakan minatnya menguasai 51% saham Nujyasumo dengan menyiapkan dana Rp 300 miliar. Wika juga merupakan kontraktor pada proyek ini.

"Akuisisi ditargetkan selesai bulan ini," kata Bintang Perbowo, Dirut Wika saat itu dengan yakin.

Untuk keperluan ini Wika bahkan sudah membentuk anak usaha bernama PT Wijaya Tama Perkasa. Tak hanya itu, rencana akuisisi saham Nujyasumo oleh Wika juga sudah masuk dalam prospektus dan rencana bisnis perusahaan. Intinya pembelian saham itu sudah serius.

Namun, kemudian PT Moeladi pemegang mayoritas saham Nujyasumo itu juga menawarkan sebagian sahamnya kepada PT Jasa Marga Tbk. Jasa Marga, BUMN jalan tol ini mempunyai porsi saham sebesar 16% di Nujyasumo, sisanya dibagi oleh tiga perusahaan PT Dressa Cipta, PT Kaliurang, dan PT Indocomatra.

Pada 17 Agustus 2008, Jasa Marga dan Nujyasumo secara resmi menandatangani rencana penjualan saham itu. Jasa Marga berencana memperbesar porsi sahamnya hingga 55% pada konsesi itu. Perusahaan pelat merah itu kemudian melakukan uji tuntas (due diligence) selama sebulan sebelum resmi menyetor uang dan melakukan transaksi akuisisi.

Uji tuntas merupakan pemeriksaan mengenai kebenaran dokumen sebelum proses akuisisi. Dalam langkah ini dilakukan penyelidikan guna penilaian kinerja perusahaan atau seseorang, ataupun kinerja dari suatu kegiatan guna memenuhi standar baku yang ditetapkan Muncul konflik

Tak urung, langkah ini sempat membuat berang Wika. Perusahaan konstruksi itu menuding Jasa Marga melangkahi upaya yang tengah dijajaki oleh Wika dengan Nujyasumo.

Jasa Marga juga berkeras melanjutkan proses akuisisi karena mempunyai hak opsi utama sebagai pemegang saham pada konsesi itu. Kemudian munculah opini jika kedua BUMN itu berebut saham Nujyasumo.

Opini ini sampai kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Negara BUMN. Djoko Kirmanto, Menteri PU, lalu memanggil para investor yang mempunyai saham di Nujyasumo, termasuk keluarga Moeladi, pemilik mayoritas.

Setelah memperoleh keterangan dari para investor, Djoko kemudian memberikan kesempatan kepada Jasa Marga untuk melanjutkan proses uji tuntas yang tengah berlangsung. "Tunggu dulu, hingga due diligence oleh Jasa Marga selesai," kata Menteri saat itu.

Sumber Bisnis yang mengetahui hasil uji tuntas itu mengemukakan ada dokumen dan adminsitrasi yang tidak beres pada saham Nujyasumo. Tak heran, Jasa Marga kemudian melunak soal hak opsi utama itu, sehingga mau berbagi kepemilikan saham dengan Wika.

Menurut sumber tadi, ternyata Wika yang menjadi kontraktor proyek itu sudah pernah meminjamkan dana untuk proses pembangunan. Sebagai imbalan, Wika dijanjikan sebagian saham untuk menjadi operator pada proyek itu.

Tetapi pernyataan ini dibantah oleh Direktur Operasional I Wika Ganda Kusuma. Menurut dia, perjanjian antara Wika dan Nujyasumo sebatas investor dan kontraktor untuk mengerjakan proyek. "Tidak ada perjanjian lain," ujarnya ketika dihubungi Bisnis.

Hingga kini, setelah sebulan sejak penandatanganan nota kesepahaman penjualan saham pada pertengahan Agustus lalu, hasil uji tuntas itu belum juga diumumkan.

"Due diligence sudah selesai, kami masih membahas dengan Marga Nujyasumo Agung," kata Dirut Jasa Marga Frans Satyaki Sunito.

Menteri PU kemudian mengetahui jika Wika sebelumnya sudah menanamkan modalnya di Nujyasumo. Keluarga Moeladi sebelumnya pernah melakukan perjanjian dengan Wika. Ketika proyek ini diambil alih oleh anak-anaknya, mereka malah menawarkan sahamnya kepada Jasa Marga.

Bersama-sama

Kedua BUMN itu akhirnya tidak diizinkan untuk menjadi pemegang saham mayoritas pada proyek jalan tol Sumo. Akuisisi proyek jalan memang harus seizin Menteri PU. Sebagai jalan tengah, Wika dan Jasa Marga diminta bersama-sama menguasai saham Nujyasumo.

"Saya sudah bicara dengan Menteri BUMN. Jadi, baik Wika maupun Jasa Marga tidak boleh ada yang mayoritas. Kalau mau mereka buat holding company saja," ujarnya.

Proyek tol ini menjadi rebutan karena mempunyai prospek bisnis tinggi. Dari 13 ruas tol pada koridor trans-Jawa, tidak semua ruas mempunyai nilai lalu lintas harian (LHR) bagus dengan nilai FIRR (financial internal rate of return) di atas 18%.

Berdasarkan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), masa konsesi selama 34 tahun dan sudah dihitung mundur sejak kontrak ditandatangani pada 2006. Tarif jalan tol awal Rp 450 per kilometer untuk golongan I. Sesuai dengan perjanjian, pembebasan lahan harus rampung pada 2008, masa konstruksi 2007-2009 dan beroperasi penuh 2009.

Jalan tol ini akan menghubungkan ibu kota Jawa Timur dengan kota-kota satelit di bagian tengah dan barat Surabaya seperti Kabupaten Gresik, Sidoarjo, dan Kabupaten Mojokerto yang mempunyai potensi perdagangan bisnis usaha kecil tinggi.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Nurdin Manurung juga meminta penyelesaian akuisisi saham itu diselesaikan secepatnya.

Menurut dia, kalau memang tidak ada masalah, proses akuisisi tidak akan berlarut-larut.

Apa pun yang nanti diputuskan, jangan sampai mengorbankan masyarakat yang sudah dijanjikan akan menerima pembayaran uang pembebasan tanah.

Siapa pun nanti yang menguasai saham itu, proyek jalan tol ini sebaiknya jangan terlunta-lunta lagi. Karena jika mengacu pada ketentuan dalam PPJT, proyek ini harus segera beroperasi pada akhir tahun depan.

Taken from Bisnis Indonesia, Oct 23, 2008

Ebek21
October 23rd, 2008, 06:56 AM
:okay:

http://farm4.static.flickr.com/3244/2966293734_3dac2d9b6b_o.jpg

Taken from Suara Surabaya, Oct 22, 2008

Ebek21
October 23rd, 2008, 07:03 AM
So no more smoking in the public place ? If strictly executed, this will be a major step ahead toward a civilized urban society. Good job for Pemkot and DPRD Sby.

Surabaya Akhirnya Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok

Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Terbatas Merokok (KTM) akhirnya disahkan DPRD Surabaya.

Pengesahan raperda KTR dan KTM itu diambil dalam rapat paripurna DPRD Surabaya, Rabu (22/10) sore.

Dilaporkan TEGUH reporter Suara Surabaya, semua fraksi di DPRD Surabaya dalam pandangan akhirnya menyampaikan persetujuan mereka untuk segera disahkannya Perda KTR dan KTM di Surabaya sesudah setahun lebih dibahas dan beberapa kali mengalami perpanjangan kerja Pansus Raperda itu.

Dalam pandangan akhirnya di sidang paripurna DPRD Surabaya beberapa fraksi bahkan berkomitmen menegakkan Perda itu khususnya di lingkungan Kantor DPRD Surabaya.

Fraksi Karya Damai dalam pandangan akhirnya juga melarang anggotanya merokok di ruang fraksi bahkan waktu ada tamu yang datang juga dilarang merokok di Kantor DPRD Surabaya.

Menyikapi pengesahan Raperda KTR dan KTM itu Pemkot Surabaya akan segera menindaklanjuti dengan membuat Peraturan Walikota (Perwali).

ARIF AFANDI Wawali Surabaya mengatakan dengan disahkanya Perda KTR dan KTM itu Pemkot sangat bersyukur karena ada jaminan peningkatan kualitas hidup untuk warga Surabaya.

Dengan disahkanya perda KTR dan KTM itu pemkot juga akan mengambil sikap tegas pada warga yang melanggar. Bahkan para penyidik Pegawai Negeri Sipil juga sudah disiapkan untuk menindak pelanggar Perda KTR dan KTM.

Wawali yang juga merokok, sebelum Perda KTR dan KTM itu disahkan dia sudah berhenti merokok, bahkan setahun lalu kebiasan merokok itu sudah ditinggalkan. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk kepatuhan pada Perda KTR dan KTM yang disahkan dewan dan Pemkot Surabaya.

Taken from Suara Surabaya, Oct 22, 2008

Perda Pembatasan Rokok Digedok DPRD Surabaya

SURABAYA - Asap rokok tak lagi bebas bertebaran di Surabaya. Sebab, peraturan daerah (perda) tentang kawasan tanpa rokok (KTR) dan kawasan terbatas merokok (KTM) telah disahkan di DPRD Surabaya kemarin. Perda tersebut juga mencantumkan sanksi cukup berat bagi siapa pun yang melanggar KTR maupun KTM.

Pembahasan perda KTD dan KTM sebenarnya memakan waktu cukup lama, yakni sembilan bulan. Bahkan, masa kerja panitia khusus yang membahas raperda tersebut harus diperpanjang hingga empat kali. Ketua Pansus Raperda KTR dan KTM Retna Wangsa Bawana juga mengakui bahwa pihaknya sempat terbelit perdebatan alot saat membahas poin-poin krusial perda. "Ada yang berpendapat bahwa di daerah tertentu boleh merokok, ada yang tidak. Karena saling ngotot, prosesnya menjadi lama," katanya kemarin.

Menurut dia, perda tersebut bakal menciptakan perubahan luar biasa jika dilaksanakan secara sungguh-sungguh. Minimal, keluhan masyarakat tentang gangguan asap rokok di tempat-tempat umum teratasi. Misalnya, di dalam angkutan atau gedung tertutup yang ber-AC. "Efektif atau tidaknya perda ini bergantung pemkot sebagai pelaksana. Apa mau dilaksanakan, atau hanya pajangan," ujarnya.

Politikus Partai Damai Sejahtera itu menjelaskan, perda KTR diberlakukan di lima jenis lokasi. Yakni, sarana kesehatan, tempat belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, dan angkutan umum. Menurut Retna, lima kawasan itu adalah ruang publik yang akan sangat terganggu jika ada asap rokok.

Di kawasan tersebut, masyarakat dilarang melakukan aktivitas menjual, membuat, mempromosikan, dan menggunakan rokok. Tidak hanya itu, menyelenggarakan iklan rokok juga dilarang. "Karena sama saja menawarkan agar orang merokok. Pokoknya, di daerah itu sama sekali tidak boleh merokok," tuturnya.

Lain halnya dengan kawasan terbatas merokok. Pria yang juga menjabat ketua Komisi A itu menerangkan, merokok tetap diizinkan di KTM selama ada ruang khusus yang disediakan. Misalnya, di gedung perkantoran maupun pasar. Ruang khusus disediakan pihak yang bertanggung jawab di lingkungan tersebut. "Kalau kantor ya kepala kantor, kalau dinas ya kepala dinas," tuturnya.

Bagaimana sanksi terhadap pelanggar perda? Sesuai pasal 11, masyarakat yang melanggar KTR bisa dikenai kurungan maksimal tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Hanya, lanjut Retna, tindak pidana yang dimaksud bukan kejahatan, tapi pelanggaran.

Masuk Sosialisasi

Meski sudah disahkan, perda tersebut tidak dapat langsung diberlakukan. Sebelum menerapkan, pemkot diberi waktu delapan bulan untuk menyosialisasikan aturan-aturan itu kepada masyarakat. "Kalau tiba-tiba langsung diberlakukan, masyarakat bisa kaget," ucap Wakil Wali Kota Arif Afandi setelah sidang paripurna.

Dalam waktu dekat pemkot juga akan menyusun peraturan wali kota untuk melaksanakan perda itu. Isinya penjelasan lebih detail tentang poin-poin perda. Misalnya, daerah-daerah mana yang masuk kategori KTR maupun KTM.

Untuk penindakan, Wawali menjelaskan bahwa wewenang tersebut diserahkan ke Satpol PP. Menurut dia, Satpol PP adalah penyidik pegawai negeri sipil yang bertugas menegakkan perda. Jika ada yang tertangkap, diserahkan ke pengadilan untuk dijatuhi sanksi oleh hakim. "Yang memutuskan hukuman tetap hakim," katanya.

Taken from Jawapos, Oct 23, 2008

teddybear
October 23rd, 2008, 07:04 AM
Good. Asal nggak di cat hitam putih lagi pinggirnya, jadi jelek! Bukannya yg jalan Blauran itu sudah dari dulu, sejak pertengahan tahun koq nggak selesai2x??

Ebek21
October 23rd, 2008, 09:07 AM
Finally we hear news about this Lamong Bay terminal. As mentioned in the article, there is a difference from the original purpose of this port. Previously they will build an international container port, but now they change it into a multi-purpose terminal, which means it can handle dry and liquid bulk cargo too. If they are consistent with 15 m water depth (as mentioned by Mr. Robert), I think it is good enough to serve a third-generation of container ship which needs at least 14 m depth.

This article contains info which is too general, I anticipate more detailed information in the coming days.

Kali Lamong Dibangun 2009

Surabaya - Sempat lama terjadi tarik ulur, akhirnya pembangunan Teluk Lamong dipastikan dimulai 2009 dengan memfungsikannya sebagai pelabuhan multi purpose. Tender yang membutuhkan investasi sebesar Rp 1,6 triliun itu akan segera dilaksanakan.

"Kami akan melakukan tender pengerjaan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Kali Lamong pada 2009," kata Robert H Sianipar, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT Pelindo III, Kamis (23/10).

Ia mengakui terjadinya perubahan manajemen dalam pembiayaan pembangunan pelabuhan. Apalagi ada lampu hijau dari lahirnya Undang-Undang Pelayaran yang memberikan peluang semakin besar bagi manajemen untuk mengerjakan dengan pembiayaan sendiri. "Dengan perubahan itu, kenapa kami tidak mengerjakan sendiri pembangunan Pelabuhan Kali Lamong. Kami memiliki kemampuan finansial cukup besar," urainya.

Pembangunan Kali Lamong, semula memang akan mengundang investor, baik domestik maupun luar negeri. Tetapi rencana itu berubah, karena dikaitkan dengan PP (Peraturan Pemerintah) dari UU Pelayaran. Bahwa Pelabuhan III, kemungkinan bertindak sebagai pelaku bisnis di pelabuhan sehingga harus membiayai sendiri pembangunannya.

Investasi pembangunan Teluk Lamong dikeluarkan dari anggaran Pelabuhan III. Dalam perencanaan, akan dibangun dermaga sepanjang 640 meter dan kedalaman 15 meter. Namun pada tahap awal, kedalaman sekitar 13,5 meter. Kalau kurang dalam, dikeruk lagi. Fasilitas bongkar muat menggunakan dua CC (Container Crane). Mengingat dermaga ini juga digunakan kapal-kapal petikemas antar pulau yang rata-rata memiliki ship crane sendiri.

Teluk Lamong sebagai pelabuhan multi purpose, juga melayani kapal-kapal non petikemas. Baik itu kapal curah kering, bulk cargo, maupun curah cair. Pembangunan sarana dan prasarana di Kali Lamong seluas 50 ha sesuai izin yang diberikan Pemprop Jatim. Kegiatan bongkar muat barang kebanyakan truck closing. Sehingga pelayanan kapal akan lebih cepat dan tidak terjadi kapal lego jangkar berlama-lama. Posisinya berada di alur Pelabuhan Tanjung Perak di depan Dermaga Jamrud Utara.

Pembangunan tahap pertama kata Robert dimulai dengan membangun akses jalan dari dermaga ke jalan raya, diperlukan pengendapan tanah dari hasil pengerukannya.

Taken from Surabaya Post, Oct 23, 2008

Ebek21
October 24th, 2008, 12:37 PM
http://farm4.static.flickr.com/3023/2969155304_3f9f605890_o.jpg

As we read in the news, there will be a massive execution of illegal houses which occupied a 6.9 hectares land in Genting Baru area next week. Does any of you know what will be constructed above that land ? It is quite a big plot of land, which has a strategic location too, near Dupak Flyover (the terminal gate of Surabaya-Gresik tollroad). The legal landlord (Hartono Raya Motor) could build a large superblock on that land.

Out of my curiousity, could it be the Union Square which is going to be built there ? If I see its rendering, it requires a very big plot of land to build the whole project, which is not easy to get, especially in the downtown area. A suburb or satellite area sounds more realistic to me.

Fir3blaze
October 24th, 2008, 02:03 PM
http://farm4.static.flickr.com/3023/2969155304_3f9f605890_o.jpg

As we read in the news, there will be a massive execution of illegal houses which occupied a 6.9 hectares land in Genting Baru area next week. Does any of you know what will be constructed above that land ? It is quite a big plot of land, which has a strategic location too, near Dupak Flyover (the terminal gate of Surabaya-Gresik tollroad). The legal landlord (Hartono Raya Motor) could build a large superblock on that land.

Out of my curiousity, could it be the Union Square which is going to be built there ? If I see its rendering, it requires a very big plot of land to build the whole project, which is not easy to get, especially in the downtown area. A suburb or satellite area sounds more realistic to me.

Bek, this Genting Baru area, where is it exactly? Is it right on the north side of Dupak Flyover?

I also wondered what exactly are they intending to do at that place, after the execution has been carried out.

Ebek21
October 24th, 2008, 02:48 PM
I think the location is here, circled in black line. And its size is also more or less like that. Maybe they want to build a warehouse complex there instead of a superblock ?

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Genting1.jpg

Fir3blaze
October 24th, 2008, 04:51 PM
I think the location is here, circled in black line. And its size is also more or less like that. Maybe they want to build a warehouse complex there instead of a superblock ?

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Genting1.jpg

Looking at the rendering below, we can see that on the right side the road in front of the project curves (circled), and on the left hand side there's some kind of short building in the background (also circled). This might give us some idea where the project is located. It was originally proposed that the site is at raya darmo, but after seeing the map i dont see matching areas. There is one possibility at urip sumoharjo, but the BRI tower is right at the corner, it's unlikely they will demolish it.

When you asked the question earlier, I suddenly thought yeah maybe this is the site. But after looking at google maps again, I think it may not be the case, since at that site there is no road, but instead there is a similar shaped river. Well, its still possible that its the site. An alternative is the place just south of the dupak flyover. Then again, for it to be possible, they need to clear out the area first.

http://img369.imageshack.us/img369/2289/unionsqad1.png (http://imageshack.us)
http://img369.imageshack.us/img369/unionsqad1.png/1/w500.png (http://g.imageshack.us/img369/unionsqad1.png/1/)

Hadi
October 25th, 2008, 09:15 AM
http://www.yourwonder.com/Asia/Indonesia/Surabaya.aspx#

teddybear
October 25th, 2008, 01:44 PM
fireblaze: kalo gedung di background sih nggak bisa dijadikan patokan gua bilang. Apa bisa tanya kepada arsiteknya dimana letaknya yg persis?
Kalo benar di Raya Darmo, dari lingkaran merah sebelah kanan yg kamu buat, kayaknya di Urip Simoharjo sebelum BRI Tower. Tapi kan ada rumah rusun yg juga baru direnovasi total kan?

pomperadz@yahoo.com
October 26th, 2008, 02:22 PM
hi..good evening to all...ive been there in surabaya maybe last year december..the place is very nice..& the people too..i like malling there...pretty ladies everywhere..hehehe..hope i can visit again your place...:banana::banana::banana:

peace bro!

Ebek21
October 26th, 2008, 04:54 PM
^^ Malling ? Does it mean going around from one mall to the other malls, while not necessarily do the real shopping ? First time I hear this word. It's not listed in the dictionary but definitely is a nice word !

Ebek21
October 27th, 2008, 03:50 AM
Fantastic, if they can achieve that !! But I believe they can do it, Pemkot has done a lot to cope with the flood in Surabaya, now let's see how their effort bears the fruit.

Pemkot Target Usir Banjir dalam Satu Jam

http://farm4.static.flickr.com/3045/2976701732_de9f335653_o.jpg

Menjelang musim penghujan tahun ini, pemkot punya janji yang perlu dibuktikan. Mereka menjamin, tak akan ada genangan air lebih dari satu jam di jalan-jalan yang selama ini langganan banjir. Target itu meningkat 100 persen dibandingkan kinerja tahun lalu.

------

Salah satu tradisi musim penghujan di kota ini adalah tergenangnya sejumlah jalur protokol. Sebut saja Jl Embong Malang, Mayjen Sungkono, Basuki Rachmat, Panglima Sudirman, dan Kutai. Dampak yang paling kasat mata adalah kemacetan luar biasa di jalur-jalur itu ketika hujan turun.

Ambil contoh Jl Mayjen Sungkono. Pada akhir 2007, data yang dirilis Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) menyebut, luas area yang tergenang air pada saat hujan di kawasan itu sekitar 5 hektare. Ketinggian air mencapai 30 cm, sementara lama genangan paling lama dua jam.

Kondisi itu sebenarnya sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2006, luas genangan air hujan di Mayjen Sungkono bisa mencapai 7 hektare. Ketinggian air hampir setengah meter. Lama genangan lebih dari dua jam. Tak ayal, kawasan tersebut menjadi biang kemacetan ketika hujan tiba. "Kami telah memperbaiki gorong-gorong di tempat itu. Tahun ini, mudah-mudahan genangan bisa surut lebih cepat. Maksimal satu jam," kata Kepala DBMP Sri Mulyono.

Kondisi lebih parah pernah terjadi di Jalan Kutai. Dulu tinggi genangan di tempat itu bisa mencapai 60 cm. Bahkan, genangan air di jalan tersebut meluber ke kawasan sekitarnya. Biasanya, air surut jika telah melewati pergantian hari. Pada 2006, proyek penanggulangan banjir di kawasan itu sudah meningkat. Genangan air bisa surut dalam waktu 3-4 jam. Tahun lalu, lama genangan maksimal dua jam.

Kawasan lain yang juga menjadi prioritas penanganan banjir adalah kawasan Embong Malang. Baru-baru ini, Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) menggenjot peningkatan saluran di beberapa kawasan tersebut. Sebut saja, pembangunan jalur pedestrian yang disertai peningkatan kualitas gorong-gorong. Itu dilakukan agar seluruh air hujan bisa tertampung di saluran air.

Sri Mulyono menjelaskan, perbaikan gorong-gorong di semua jalur protokol juga didukung pengerukan boezem Morokrembangan, pembangunan rumah pompa, dan perbaikan pintu air. Dana yang dikucurkan cukup tinggi, yakni Rp 94 miliar.

Dengan berbagai upaya itu, pemkot berharap, genangan air di sejumlah jalur protokol bisa berkurang ketika hujan. Targetnya, jika pada 2007 lama genangan air rata-rata berlangsung 2-3 jam, pemkot berharap bisa turun tak sampai satu jam. "Kita juga rajin bersih-bersih saluran. Karena itu, kami berharap tak sampai satu jam, air sudah menyusut," ujarnya.

Di luar masalah jalur protokol, pemkot juga punya PR terkait penanganan banjir lainnya, yakni kawasan permukiman. Secara garis besar, ada enam kawasan di Surabaya yang selalu mendominasi kasus banjir. Yakni, Kedurus mewakili Surabaya Utara, Gunung Sari (Surabaya Selatan), Kandangan (Surabaya Barat), Rungkut Harapan dan Medokan Semampir (Surabaya Timur), serta Mulyorejo (Surabaya Pusat).

Data akhir 2007 yang dirilis DBMP menyebut, peta langganan banjir di Surabaya dari tahun ke tahun belum berubah. Di kawasan Mulyorejo, luas area banjir hingga 182,68 hektare. Waktu yang dibutuhkan hingga air surut 2-4 jam. Ketinggian genangan air di wilayah itu tiap kali datang hujan 10-30 cm.

Itu baru kawasan Mulyorejo. Kawasan Medokan Semampir jauh lebih parah. Tiap kali musim hujan datang, genangan air mencapai 50 cm atau setengah meter. Luas area genangan 131 hektare. Tak urung, para pengguna jalan selalu dibikin waswas ketika melintasi jalan tersebut.

Karena itu, pemkot terus mewaspadai daerah-daerah yang rawan banjir tersebut. ''Kita sudah koordinasi dengan masing-masing camat,'' terang Kepala Bidang Pematusan DBMP Hendro Gunawan.

Hendro menambahkan, di antara kawasan langganan banjir itu, yang saat ini menjadi perhatian pemkot adalah Surabaya Timur. Misalnya, kawasan Rungkut. Meski luas area banjir sedikit lebih sempit dibandingkan wilayah lain, topografi wilayah tersebut lebih rendah dibandingkan wilayah lain. Dampaknya, genangan air di sana selalu bertahan lebih lama dibandingkan kawasan lain. "Ada enam kelurahan yang selalu langganan banjir di Rungkut. Yakni, Medokan Ayu, Wonorejo, Kedung Baruk, Kali Rungkut, Rungkut Kidul, dan Penjaringan Sari," imbuhnya.

Camat Rungkut Irvan Widyanto menjelaskan, ada beberapa permasalahan krusial di wilayahnya yang mengakibatkan banjir tahunan. Pertama, kurang optimalnya pengoperasian pintu air di saluran Wonorejo dan Medokan Ayu. Padahal, pintu air itu berfungsi sebagai sarana pengendali banjir yang menahan aliran balik akibat pengaruh pasang surut air laut. ''Kegiatan yang kami lakukan untuk mengatasi persoalan itu adalah mengoptimalkan operasional pintu air di sungai-sungai tersebut. Pengecekan sudah kami lakukan,'' terangnya.

Persoalan kedua, masih banyaknya bangunan liar yang berdiri di atas saluran. Akibatnya, saluran menjadi kotor dan aliran air terhambat. "Sejak awal tahun ini, satu per satu bangunan liar di kawasan Rungkut sudah kami tertibkan," jelas Irvan

Hendro mengatakan, berbagai upaya telah direncanakan untuk mengatasi banjir di kawasan Rungkut tahun depan. Di antaranya, merekonstruksi saluran belakang PT HM Sampoerna di perbatasan Kedung Baruk dan Kalirungkut. Sebab, saluran itu dinilai sempit. Pihaknya juga bakal merekonstruksi saluran Pandugo di perbatasan Penjaringan Sari-Wonorejo.

Secara umum, kata dia, pembenahan saluran akan terus digenjot. Dengan begitu, predikat kawasan yang menjadi langganan banjir itu diharapkan bisa berubah. Irvan menargetkan, dua tahun ke depan, peta langganan banjir di Surabaya berubah. ''Tidak ada yang saling mendominasi daerah langganan banjir,'' tutur bapak tiga anak itu.

Contohnya, di Jalan Kali Rungkut, bila rekonstruksi saluran sudah dilakukan, tinggi genangan yang saat ini masih 40 cm bisa turun hingga 10 cm. ''Demikian juga wilayah lain,'' ujarnya.

Taken from Jawapos, Oct 27, 2008

Ebek21
October 27th, 2008, 03:54 AM
Plot Pasar Keputran Jadi Gedung Parkir

SURABAYA- Kemacetan di Jalan Urip Sumoharjo, utamanya di sekitar Pasar Keputran, sudah sangat parah. Di sisi, lain pemanfaatan Pasar Keputran sebagai pasar tidak maksimal. Karena itu, Pemkot Surabaya berencana mengubah Pasar Keputran menjadi gedung parkir. Sedangkan pasarnya dipindahkan ke Tanjungsari, Kecamatan Krembangan.

Lalu lintas di kawasan tersebut memang sangat terganggu karena banyak kendaraan roda empat dan roda dua parkir di pinggir jalan. ''Kemacetan itu harus mulai diatasi karena sangat mengganggu mobilitas pengguna jalan. Apalagi, pas jam-jam sibuk," kata Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Pemkot Surabaya Tri Rismaharini.

Saat ini, lanjut dia, pemkot masih menyusun rencana strategis untuk merealisasikan proyek tersebut. Kelak, jika gedung parkir terealisasi, tak ada lagi kendaraan yang boleh parkir di pinggir jalan di kawasan tersebut sehingga kemacetan bisa diatasi.

Semua aktivitas perdagangan di pasar tersebut akan dipindah ke Tanjungsari. Tidak hanya pedagang, tapi PKL yang bejualan di seputar pasar juga dipindah. Pasar baru tersebut, rencananya dibangun di atas tanah seluas dua hektare lebih. "Kami masih belum tahu lokasi tepatnya di mana. Karena kami masih harus berkoordinasi dengan PD Pasar dulu," kata Risma.

Pemkot telah menyiapkan anggaran Rp 5 miliar melalui APBD 2009. "Karena itu, realisasinya baru bisa dimulai tahun depan," katanya. PD Pasar Surya pada prisipnya setuju dengan rencana itu. Namun, untuk mewujudkannya pemkot masih harus konsultasi dengan DPRD Surabaya.

Dirut PD Pasar Surya Ahmad Ganis Purnomo menyambut baik rencana itu. Relokasi Pasar Keputran ke Tanjungsari, kata dia, termasuk program penataan kota. "Kami sepakat-sepakat saja. Tapi, kami masih membicarakan dengan Bappeko, bagaimana gambarannya," katanya.

Apalagi, selama ini tak seluruh bangunan di Pasar Keputran terpakai untuk usaha. Bangunan dua lantai itu hanya lantai satu yang dipakai aktivitas perdagangan. Dia mengakui parkir kendaraan roda dua sering meluber ke mana-mana dan mengganggu arus lalu lintas. "Kalau ada penataan parkir seperti itu, nantinya bisa tertib," ucapnya.

Taken from Jawapos, Oct 27, 2008

teddybear
October 27th, 2008, 05:14 AM
^Bagus deh, akhirnya mereka mulai berencana memindah Pasar Keputran! Tanjungsari itu dimana?

Ebek21
October 27th, 2008, 06:16 AM
^^ I think there is a misquote here. Never heard a place called Tanjungsari in Krembangan area. Instead, there is a place called Tanjungsari in Western Surabaya. Don't know which one the news is referring to. However, I may be wrong.

Ebek21
October 27th, 2008, 09:24 AM
Guys, I got some news from a reliable source, but sorry cannot mention here.

First, LJ Meritus will be 15 floors, not 27 floors or any number above 15. They do not make any additional pillar or strengthening to the existing ones, so it is impossible to build higher than 15 floors. But still no rendering available.

Second, Sahid Group most probably will cancel its plan to enter the apartment business in Sby due to the lack of demand. The apartment was previously planned to be built right beside the current Sahid Hotel (on their parking lot). And their plan to announce Grand Sahid in Surabaya also most probably get cancelled too. The location of Grand Sahid is supposed to be the stalled building in Tunjungan Street (ex Aurora). Now the only project from Sahid Group in Surabaya is Hotel Imari in Jemursari and also refurbishment of current Sahid Hotel to help promote their star rating from a 3-star hotel into a 4-star hotel.

Third, Ritz-Carlton Hotel will enter Surabaya in the Grand City Surabaya.

Fourth, the Oval Hotel is previously planned to have official name Hotel Liberty, but due to some reason, the owner (also owner of Hotel Pasar Besar in Pasar Besar Road) changed it into Oval Hotel (now official).

Fifth, Union Square is not located in Raya Darmo or Urip Sumoharjo, but no further information where is the location. The good news is that they are scheduled to start the project early next year.

Sixth, MERR II-C project has been resumed now, so it would be very kind if any of you willing to do the update.

Ebek21
October 27th, 2008, 09:50 AM
This gigantic projects will kick off very soon. I hope it will bring economic benefit to Bojonegoro-Surabaya corridor. I wonder whether a tollroad from Surabaya through Gresik, Lamongan, Tuban, and Bojonegoro can be realized sometimes in the future.

Awal produksi dijadwal 10 Desember 2008

Blok Cepu segera berproduksi

SURABAYA: Mega proyek migas Blok Cepu dijadwal mulai berproduksi pada 10 Desember tahun ini dengan kapasitas awal 20.000 barel per hari (bph) melalui empat sumur minyak Banyu Urip yang berlokasi di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Deddy Afidick, Deputy Manager Development Mobil Cepu Limited (MCL), mengatakan terkait persiapan produksi awal yang dijadwalkan pada 10 Desember, perusahaannya kini intensif melakukan proses pembersihan sumur minyak.

"Pekan depan kami mendatangkan rig lagi, bukan untuk melakukan pemboran, tetapi hanya untuk membersihkan sumur minyak sebagai persiapan produksi awal," kata Deddy sebagaimana disiarkan Antara, kemarin.

Pada akhir November, kata Deddy, setidaknya sudah harus ada satu sumur minyak Banyu Urip yang rampung dibersihkan, sehingga sesuai jadwal pada 10 Desember 2008, sumur minyak Blok Cepu sudah mulai berproduksi.

Dari lima sumur Banyu Urip, katanya, sebanyak empat sumur disipkan produksi dan satu sumur lainnya sebagai cadangan.

"Semuanya harus dibersihkan agar target produksi 20.000 bph tercapai. Kami perkirakan ke-5 sumur Banyu Urip sudah dibersihkan semuanya pada akhir Januari 2009." Menurut Deddy, rig yang didatangkan berjenis walk over rig yang ukurannya relatif kecil dibandingkan rig yang dipakai untuk pemboran.

"Dari pengiriman berbagai peralatan produksi sumur minyak dari AS ke Bojonegoro, sejauh ini berjalan lancar, sehingga produksi bisa sesuai jadwal," katanya.

Produksi sumur minyak Banyu Urip, katanya, pada produksi awal 10 Desember 2008 hanya sekitar 5.000 bph, sementara target produksi 20.000 bph diupayakan tercapai awal Februari 2009.

Produksi tersebut didistribusikan melalui pipa 6 inch ke lapangan Mudi di Desa Rahayu Kec. Soko, Kab. Tuban, sebelum akhirnya ditampung di lepas pantai Palang, Kab. Tuban.

Langkah itu dilakukan karena pembangunan kilang mini di Sumengko, Kec. Kalitidu, Kab. Bojonegoro berkapasitas 6.000 bph belum rampung.

Dari catatan Bisnis, produksi Blok Cepu ke depan akan mencapai 170,000 bph atau setara dengan US$10,2 juta per hari bila harga minyak US$60 per barel dari sejumlah sumur itu, dinilai akan memiliki multiplier effect bagi perekonomian, baik untuk pusat maupun daerah.

Terlebih lagi, produksi minyak nasional sejauh ini berada di level 1 juta barel per hari, sementara kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri mencapai sekitar 1,4 juta barel per hari.

Dengan total produksinya sebesar itu, Blok Cepu kelak mampu mengangkat produksi minyak nasional sekitar 20%.

Taken from Bisnis Indonesia, Oct 27, 2008

teddybear
October 27th, 2008, 07:33 PM
^Thanks for the info, Ebek. So LJ Meritus will be 15 floor. That is short. If I guess, they will use the previous design, and if I remember it is kinda glassy.

Good news for Grand City. That means they will continue with hotel construction.

Good news for Union Square, but it is mysterious. If it is not Raya Darmo or Urip Simoharjo, where is it going to be then, I am curious to know!

Bad news for Sahid. They probably cancel it since the financial crisis storm is getting worst. If only it continue, Surabaya will have 1 less eye sore abandon building.

Hadi
October 28th, 2008, 01:51 PM
[QUOTE=Ebek21;27184868]Guys, I got some news from a reliable source, but sorry cannot mention here.

First, LJ Meritus will be 15 floors, not 27 floors or any number above 15. They do not make any additional pillar or strengthening to the existing ones, so it is impossible to build higher than 15 floors. But still no rendering available.

let discuss about it....... Can you explain???

Ebek21
October 28th, 2008, 02:31 PM
^^ Explain about what ?

Hadi
October 28th, 2008, 06:19 PM
^^ Explain about what ?

you are very sure that LJ Meridien will be build just 15 floor. hueheuheuhe let you explain the theory. heuheuehu

Ebek21
October 28th, 2008, 07:32 PM
you are very sure that LJ Meridien will be build just 15 floor. hueheuheuhe let you explain the theory. heuheuehu

They got info directly from the architect consultant (Gramath) that it will be 15 floors. And if you were in Surabaya now, you can see that no additional pillar or strengthening work has been added to the current structure, means they cannot build a very high building. Another point is, that land plot is too small to have a hi-rise building constructed there.

teddybear
October 29th, 2008, 12:15 AM
^Technology nowadays can build more than 30 floors on that "small" plot of land as you said. Problem is not the land is too small for 27th floor building. But just the owner decision.

Gramath? Is there rendering on Gramath website if they have website?

Ebek21
October 29th, 2008, 03:43 AM
^^ It's not all about technology, in my opinion, it's more on the regulation about building ratio. There is a coefficient calculation (sorry, forget the name, sounds like Koefisien Dasar Bangunan or something similar) which regulate how many floor you can build on a land with this size. It seems that this ex Ramayana land has only approx. 4000 m2 (I took the rough estimation through ruler tool in the Google Earth), so it's quite small, almost similar with Graha Bukopin. No way Pemkot will let you build a very tall hi-rise there.

I am not very expert in the detail of this regulation. Maybe other forumers can help me explain here. Thanks !!

I don't have Gramath (Garis Matahari) website (have looked for it before with no result). Maybe others know.

Ebek21
October 29th, 2008, 04:20 AM
Hey, quite coincidence, today I found an article in Bisnis Indonesia which also discuss about this building height's limit. This article is about rusunami in Jakarta, but I think the regulation is also valid in Surabaya.

Let's count based on that regulation : The ex-Ramayana land is only 4000 m2, means below 1 ha (10,000 m2). So they will have a KLB 3 (or less ??). That means they can only build 3 x 4000 m2 = 12000 m2. Now I don't know how many m2 per floor they are planning to build. Just assume 1000 m2 per floor, means only 12 floors is allowed there. Maybe 15 floors is already a result of "negotiation" with Pemkot.

Ketinggian rusun sesuai luas lahan

JAKARTA: Pengaturan ketinggian lantai proyek rumah susun sederhana milik (rusunami) di Jakarta akhirnya ditetapkan berdasarkan luas areal yang digarap dan pertimbangan lokasi.
Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Negara Perumahan Rakyat Zulfi Syarif Koto mengemukakan pengaturan batas ketinggian maksimum bangunan rusunami sudah mempertimbangkan keinginan Pemprov DKI dan pengembang.

"Sudah diperoleh jalan tengah yang win-win solution [saling menguntungkan]. Ketinggian diatur sesuai lokasi dan luas yang digarap. Keputusan ini sudah mempertimbangkan kedua belah pihak," katanya kepada Bisnis di Jakarta, pekan ini.

Ketinggian lantai diatur melalui nilai koefisien lantai bangunan (KLB) yang merupakan perbandingan antara luas lahan yang digarap dan jumlah lantai maksimal yang boleh dibangun.

Misalnya dengan nilai KLB 6, dalam lahan 1 hektare atau 10.000 meter persegi, berarti pengembang boleh membangun jumlah lantai enam kali lipat dari luas lahan yang ada atau 60.000 m2.

Proyek rusunami yang digarap pada lahan di bawah 1 hektare akan memperoleh nilai KLB 3, sedangkan proyek di atas 3 ha bisa memperoleh KLB 6 yang dituangkan dalam petunjuk teknis proyek rusunami.

Kemenpera bersama organisasi pengembang dan Pemprov DKI sedang melakukan uji publik aturan petunjuk teknis (juknis) proyek rusunami sebagai penjelasan dari Peraturan Gubernur No. 136/2007 soal Pedoman Percepatan Perizinan Rusunami.

Juknis itu mengatur soal ketinggian lantai, kewajiban penyediaan ruang terbuka dan fasilitas publik, penataan lahan parkir, serta peningkatan kualitas kenyamanan penghuni.

Dalam Pergub No. 136/2007 ditetapkan bahwa nilai KLB rusunami maksimal 6. Belakangan, Pemprov DKI berencana merevisi ketinggian lantai tersebut karena dengan nilai KLB yang tinggi akan memicu kawasan padat penduduk yang kumuh.

"Diperoleh kesepakatan kalau pengembang yang ingin menggunakan nilai KLB 6 harus mengikuti persyaratan tertentu. Tidak semua lokasi boleh dibangun rusunami yang tinggi, seperti sekitar bandara udara," ujar Zulfi.

Bebas biaya

Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk Hiramsyah S. Thaib mengatakan pemerintah harus membebaskan semua biaya perizinan dan pajak rusunami untuk mempertahankan minat pengembang di bisnis ini.

Keinginan pengembang adalah menambah ketinggian lantai untuk menutupi biaya perizinan yang masih banyak dipungut untuk proyek ini. Apalagi harga jual rusunami sudah ditetapkan maksimal Rp144 juta.

"Jadi untuk mengimbangi biaya produksi, pengembang memperbanyak kuantitasnya dengan menambah ketinggian. Kalau mau ketinggian diperpendek, pengembang harus diberi insentif lagi. Biaya perizinan rusunami harus nol," katanya kepada Bisnis, belum lama ini.

Bakrieland Development saat ini tengah menggarap delapan menara proyek rusunami di Pulo Gebang Jakarta Timur dengan menggandeng BUMN perumahan Perum Perumnas.

Hiramsyah mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk membangun proyek rusunami ini di tengah situasi krisis dan kenaikan suku bunga karena kebutuhan pasar di segmen ini sangat tinggi.

Taken from Bisnis Indonesia, Oct 29, 2008

Hadi
October 29th, 2008, 05:37 AM
[QUOTE=Ebek21;27281728]Hey, quite coincidence, today I found an article in Bisnis Indonesia which also discuss about this building height's limit. This article is about rusunami in Jakarta, but I think the regulation is also valid in Surabaya.

Let's count based on that regulation : The ex-Ramayana land is only 4000 m2, means below 1 ha (10,000 m2). So they will have a KLB 3 (or less ??). That means they can only build 3 x 4000 m2 = 12000 m2. Now I don't know how many m2 per floor they are planning to build. Just assume 1000 m2 per floor, means only 12 floors is allowed there. Maybe 15 floors is already a result of "negotiation" with Pemkot.

wah... ini kan beda...hotel ma rusunawa ????

Ebek21
October 29th, 2008, 06:33 AM
Hadi, actually, I am okay with 15 or 27 or whatever. It's better than let the building stay unfinished. Unless you have other valid information, I think it's unnecessary to continue this topic.

Ebek21
October 29th, 2008, 10:28 AM
:okay:

Awal Desember Blok Cepu Mulai Produksi

http://farm4.static.flickr.com/3295/2983793154_2abd2e1131_o.jpg
Pembangunan Mini Refinery (kilang) yang digarap PT Tri Wahana Universal di Desa Sumengko.

http://farm4.static.flickr.com/3073/2983793162_4840005f1b_o.jpg
Early Production Facility (EPF) di Desa Gayam sebagai selling point (pusat penjualan) migas hasil tambang Banyu Urip.

http://farm4.static.flickr.com/3235/2983793166_c8a055b57b_o.jpg
Alat berat untuk ekplorasi di Blok Cepu.

http://farm4.static.flickr.com/3161/2983793170_9612bd9fbc_o.jpg
Proyek pemasangan pipa oleh PT Bharata Indonesia sepanjang 40 km dari Lapangan Minyak Banyu Urip menuju Tuban.

Aktifitas di tambang minyak dan gas Blok Cepu di sumur Banyu Urip di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro terus meningkat. Sejumlah kontraktor bermunculan dan puluhan proyek mulai dikerjakan.

Diantaranya adalah pembangunan Early Production Facility (EPF) di Desa Gayam, Begadon dan Ringin Tunggal Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Proyek yang dibangun atas lahan 20 hektar itu dikerjakan oleh PT Hannover asal Amerika, sub kontraktor Exxon Mobil Oil.

"Fungsi utama EPF adalah sebagai selling point (pusat penjualan) migas hasil tambang Banyu Urip. Tapi disitu ada pengolahan awal antara minyak dan gas," kata Public Affairs Manager Exxon Mobil, Deva Rahman pada detiksurabaya.com, Rabu (29/10/2008).

Hasil tambang dari sumur Banyu Urip disalurkan ke EPF yang berjarak sekitar 2,5 km. Setelah melalui sedikit pengolahan, EPF akan memisahkan antara minyak dan gas. Terkait pola distribusi apakah disalurkan melalui pipa atau truk tangki (trucking) tergantung pada pihak pembeli.

Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan Exxon Mobil sebagai pengelola tambang Blok Cepu mendatangkan mini rig (alat bor) milik PT Century Dinamika Drilling. Fungsinya untuk membersihkan 5 buah lubang sumur minyak sebelum dilakukan eksploitasi (penyedotan) .

"Target produksi kita pada Lapangan Banyu Urip mulai bulan Desember 2008 nanti. Proyeksi awal kita produksi sekitar 20 ribu barrel per hari dari 5 sumur yang ada," ungkap Deva Rahman melalui telepon.

Selain EPF, fasilitas produksi lain yang dibangun adalah mini refinery (kilang) milik PT Tri Wahana Universal (TWU) di Desa Sumengko, Kecmaatan Kalitidu, Bojonegoro. Kini pengerjaannya sudah hampir mencapai tahap 90 persen rampung.

Di dalam kilang mini itu terdapat 2 unit tangki penampungan minyak berdiameter lebar 18 meter dan tinggi 12 meter. Kilang mini tersebut mampu menampung dan mengolah minyak mentah hingga 21 ribu barel per hari.

Taken from Detik, Oct 29, 2008

sbyctzn
October 30th, 2008, 08:39 AM
Update development city.

1. Arena Ketabang in construction progress
2. Fifth Megatron in Pemuda Road, in front of XL Center

sorry no pic, i don't have time to take, other time i will take it.

Ebek21
October 30th, 2008, 01:10 PM
^^ That's good if construction of Arena Ketabang has been started.

And another good news, there's a possibility that we will see a twin towers with a connection bridge in downtown Surabaya. But I think not in the next 2-3 years, because of the current crisis. The land size is about half of Delta Plaza area. Wait for my next info, guys :)

Hadi
October 30th, 2008, 03:16 PM
Update development city.

1. Arena Ketabang in construction progress
2. Fifth Megatron in Pemuda Road, in front of XL Center

sorry no pic, i don't have time to take, other time i will take it.

arena ketabang in construction progress???? good can't wait....

Hadi
October 30th, 2008, 06:58 PM
can you share the pic??? arena ketabang???

Ebek21
October 31st, 2008, 03:39 AM
Not bad, but still, not futuristic enough :)

Megaproyek Surabaya Sport Centre Dimulai

Telan Rp 440 Miliar, Selesai Desember 2009

http://farm4.static.flickr.com/3248/2987287997_7e48b7285f_o.jpg

SURABAYA - Pemkot Surabaya akhirnya memulai pembangunan megaproyek Surabaya Sport Center (SSC). Tahun ini, pembangunan stadion yang diberi nama Gelora Bung Tomo (GBT) itu memprioritaskan empat pekerjaan. Yakni, stadion utama, stadion indoor, masjid, serta pengerukan lahan.

Stadion yang dibangun di Kelurahan Pakal, Benowo, itu digarap PT Adhikarya. Pantauan Jawa Pos kemarin (30/10), para pekerja terlihat sibuk mengoperasikan alat-alat berat untuk memasang beton-beton fondasi dan mengeruk lahan untuk stadion utama.

Kabid Permukiman Susprijanto menyatakan, proyek multiyears tersebut diperkirakan menelan dana Rp 440,2 miliar. Untuk empat pekerjaan yang diselenggarakan tahun ini, dana yang dialokasikan mencapai Rp 195 miliar. ''Selain stadion utama, kami akan membangun fasilitas penunjang. Misalnya, area parkir, jaringan jalan, jaringan drainase, ruang terbuka hijau, dan pagar area stadion,'' katanya.

Stadion utama memiliki panjang 281,51 meter; lebar 203,67 meter; dan tinggi 43,22 meter. Kapasitasnya 55 ribu penonton. Sementara itu, stadion indoor mampu menampung 10 ribu penonton

Susprijanto menjelaskan, secara garis besar, ada tiga tahap pembangunan SSC. Tahap I (Desember 2007-Desember 2008) meliputi pengerukan tanah dan pembangunan fondasi. ''Saat ini pengerukan tanah hampir selesai. Kontraktor sedang memasang fondasi,'' ungkapnya.

Tahap II (Januari-Maret 2009) adalah pengerjaan 50 persen stadion utama, indoor, dan masjid. Tahap akhir (Maret-Desember 2009) melanjutkan pembangunan stadion utama, stadion indoor, masjid, dan sarana penunjang sampai tuntas.

Terkait dengan lahan yang digunakan, Susprijanto menjelaskan bahwa SSC dibangun di atas tiga jenis status lahan. Yakni, bekas tanah kas desa seluas 344.331 meter persegi, milik penduduk (343.299 meter persegi), dan milik PT Citra Land Surya (236.630 meter persegi). ''Memang ada sebagian lahan yang masih dalam proses pembebasan. Tapi, untuk yang dikerjakan sekarang sudah beres semua,'' ujarnya

Kasi Pelaksanaan Tata Kota Harjanto menjelaskan, konsep pembangunan stadion utama akan menonjolkan ekspresi modern dan dinamis. ''Misalnya, stadion itu menggunakan atap bertingkat dan dinamis menggunakan struktur rangka baja,'' jelasnya. Tribun juga didesain modern dan memberikan efek atraktif.

Dia menambahkan, proyek tersebut diharapkan bisa membuka kawasan Surabaya Barat. Karena itu, jaringan jalan menuju ke sana juga telah diperhitungkan. Yakni, melalui Jalan Raya Pakal dan jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo.

Sarana transportasi yang tersedia untuk menuju ke sana adalah lin RDK (rute Benowo-Wilangon-Dukuh Kupang), lin DKB (Dukuh Kupang-Benowo), lin TG (Ujung Perak-Benowo), lin BU (Ujung Perak-Margomulyo-Benowo), lin BK1 (Benowo-Kenjeran), dan komuter Surabaya-Lamongan

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini menyatakan telah menyusun tim survei untuk menganalisis pembangunan di sekitar kawasan SSC. ''Kami tidak ingin sekadar membangun stadion. Pembangunan itu harus diiringi pemberdayaan masyarakat sekitar,'' tegasnya.

Dengan begitu, diharapkan perekonomian warga sekitar bisa terdongkrak. ''Nanti juga ada tim supporting untuk membantu memberdayakan warga setempat,'' ujarnya.

Pemkot juga menggandeng pakar sosial, ekonomi, dan budaya untuk memantapkan pembangunan SSC. ''Kami ingin semua aspek ada pengkajiannya agar pembangunan itu benar-benar bermanfaat,'' kata mantan kepala dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) itu.

Taken from Jawapos, Oct 31, 2008

Ebek21
October 31st, 2008, 03:47 AM
Well, this one looks beautiful and futuristic too !!

Target Tuntas Akhir Tahun

http://farm4.static.flickr.com/3270/2987299901_197db05813_o.jpg

SURABAYA - Pembangunan Taman Dolog mulai menunjukkan perkembangan positif. Akhir tahun ini, proyek yang pernah molor itu ditarget tuntas dan siap dibuka untuk umum. Taman yang dulu ditempati SPBU tersebut akan dihiasi air mancur yang didesain memanjang ke atas dan berkesan modern.

Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Aminuddin mengatakan, saat ini pengerjaan proyek tersebut sampai pada sculpture (air mancur). Sesuai dengan desain, air mancur itu jatuh ke bawah kolam seluas 3,91 meter persegi.

Desain warna yang dipilih untuk sculpture bakal menyesuaikan simbol warna dari Pertamina selaku BUMN yang membangun taman itu dengan dana CSR (corporate social responsibility)-nya. Yakni, merah, hijau, dan biru. "Desain air mancur berkesan modern tersebut pasti menarik untuk tempat foto-foto pengunjung," ujarnya. Ketika malam, air mancur akan dihiasi dengan beraneka lampu warna-warni.

Aminuddin menjelaskan, konsep Taman Dolog didesain berbeda dengan taman-taman pada umumnya. "Sebab, lokasinya crowded dan tidak memungkinkan untuk dikunjungi banyak orang," tuturnya.

Konsep yang diusung adalah menampilkan ikon Surabaya. "Orang dari luar kota masuk ke Surabaya langsung bisa lihat taman itu," ungkapnya. Karena itu, Taman Dolog tidak menyediakan tempat duduk layaknya taman-taman lain. "Sebab, taman tersebut hanya dipakai untuk jalan-jalan," sebutnya.

Taken from Jawapos, Oct 31, 2008

teddybear
October 31st, 2008, 03:48 AM
^Biasa tanggung. Bagus bener nggak, jelek juga tidak. Nggak ada gebrakan. Tapi gimana lagi dana yg dibutuhkan pasti besar. Bisanyg mengkritik memang gua ini. :)

ANTHONY @ SURABAYA
October 31st, 2008, 12:34 PM
Well, this one looks beautiful and futuristic too !!

Target Tuntas Akhir Tahun

http://farm4.static.flickr.com/3270/2987299901_197db05813_o.jpg

SURABAYA - Pembangunan Taman Dolog mulai menunjukkan perkembangan positif. Akhir tahun ini, proyek yang pernah molor itu ditarget tuntas dan siap dibuka untuk umum. Taman yang dulu ditempati SPBU tersebut akan dihiasi air mancur yang didesain memanjang ke atas dan berkesan modern.

Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Aminuddin mengatakan, saat ini pengerjaan proyek tersebut sampai pada sculpture (air mancur). Sesuai dengan desain, air mancur itu jatuh ke bawah kolam seluas 3,91 meter persegi.

Desain warna yang dipilih untuk sculpture bakal menyesuaikan simbol warna dari Pertamina selaku BUMN yang membangun taman itu dengan dana CSR (corporate social responsibility)-nya. Yakni, merah, hijau, dan biru. "Desain air mancur berkesan modern tersebut pasti menarik untuk tempat foto-foto pengunjung," ujarnya. Ketika malam, air mancur akan dihiasi dengan beraneka lampu warna-warni.

Aminuddin menjelaskan, konsep Taman Dolog didesain berbeda dengan taman-taman pada umumnya. "Sebab, lokasinya crowded dan tidak memungkinkan untuk dikunjungi banyak orang," tuturnya.

Konsep yang diusung adalah menampilkan ikon Surabaya. "Orang dari luar kota masuk ke Surabaya langsung bisa lihat taman itu," ungkapnya. Karena itu, Taman Dolog tidak menyediakan tempat duduk layaknya taman-taman lain. "Sebab, taman tersebut hanya dipakai untuk jalan-jalan," sebutnya.

Taken from Jawapos, Oct 31, 2008
Woow, looks nice. Remind me to the similar design of the icon of the Melbourne high way. The different is the size (Monumental size) and red color, pretty much eye catching.
This DOLOG design make the big change of that area. Bravo!

Dazon
October 31st, 2008, 03:19 PM
http://farm4.static.flickr.com/3248/2987287997_7e48b7285f_o.jpg

looking nice...
IMO ini sedikit lebih bagus dari samarinda punya. sudut2 nya lebih padat.

gliazzurra
October 31st, 2008, 03:47 PM
guys.. bikin donk kompilasi proyek2 di surabaya.. kyk nya lumayan banyak kan proyek2 yg sedang dikerjakan?? kalo perlu bikin thread di world forum juga donk.. selama ini org luar taunya cuma jakarta.. padahal surabaya juga punya potensi yg besar..

yudz83
October 31st, 2008, 04:07 PM
ide bagus.. meskipun highrise di surabaya terbilang masih kurang untuk ukuran jumlah penduduknya, paling gak kita berusaha untuk memperkenalkan betapa potensialnya kota kedua terbesar ini...

Xpica
October 31st, 2008, 04:19 PM
Ai ai... Kenapa ada hasil jepretan-ku disini?? http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=24456162 post #1801

Kalau tidak salah foto yang kedua dengan foto jepretan-ku itu emang gedung yang sama... Yang jelas fotonya itu ngambil dari KBS. Kalau memang foto kedua diambil dari sekitar wilayah KBS ya berarti emang bener gedung yang sama...

teddybear
October 31st, 2008, 05:25 PM
^Oh that one, is posted by TriptoJava on this thread: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=564306&page=14

Then I used it to ask about that building here.

Hadi
October 31st, 2008, 06:44 PM
44 PEJABAT DI LINGKUNGAN PEMKOT DI MUTASI

pelantikan-PNS.jpgSebanyak 44 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, Jum’at (31/10), telah dilantik Walikota Surabaya, Bambang DH di gedung Balaikota. Diantara mereka terdapat satu orang pejabat eselon II yakni, Drs Bunari Mustofa sebagai Kepala Dinas Perhubungan menggantikan Drs. Bambang Supriyadi, MM yang telah memasuki masa pensiun.

Pengangkatan dalam jabatan struktural kali ini, selain untuk mempromosikan 14 orang pejabat, juga merotasi 30 orang, yakni 1 orang pejabat eselon II b, 6 orang eselon III a, 26 orang eselon IV a dan 11 orang eselon IV b. Mereka terdiri dari I orang Kepala Dinas, 4 orang Kepala Bidang, 1 orang Kasubag, 3 orang Kepala Seksi Dinas, 1 orang Kepala UPTD, 1 orang Camat, 1 orang Sekretaris Kecamatan, 6 Kasi Kecamatan, 14 orang Kepala Kelurahan, 10 orang Sekretaris Kelurahan dan 1 orang Kasi Kelurahan.

Selain Kepala Dinas Perhubungan, beberapa nama yang juga dilantik antara lain Eddi, Amd, LLAJ, S.Sos, MM sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan, Drs, Arief Boediarto, M.Si sebagai Camat gubeng, Drs. Snae Stepfanus sebagai Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Badan penelitian dan Pengembangan, serta M. Afghani Wardhana S., SE sebagai Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana.

Dalam sambutannya, Walikota Surabaya Bambang DH berpesan bahwa hendaknya mutasi ini kita jadikan sebagai salah satu usaha untuk memperkaya dan memperluas pengalaman, wawasan dan kemampuan serta sebagai peningkatan motivasi kinerja organisasi yang pada gilirannya akan membawa peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu masalah pengelolaan anggaran hendaknya dilaksanakan sesuai dengan aturan pemerintah yang telah ditetapkan. Demikian juga para pejabat yang akan menempati pos baru agar segera memantapkan koordinasi antar unit satuan kerja dalam upaya menyelesaikan permasalahan secara cepat dan tepat terutama untuk camat dan lurah, mengingat mereka sebagai ujung tombak pelaksanaan tugas yang langsung menyentuh masyarakat.

“Saya minta kepercayaan ini dapat dijawab dengan kerja keras serta selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengingat permasalahan sosial yang dihadapi dilapangan sangatlah kompleks, baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Untuk itu jadikan ucapan sumpah dalam pelantikan ini sebagai panggilan misi demi kepentingan pemerintah dan masyarakat”, tambahnya. Untuk itu, lanjutnya, diperlukan upaya terus menerus untuk memantapkan kemampuan dalam menghadapi perkembangan kehidupan yang melaju dengan cepat. “ Saya yakin para pejabat eselon II, III dan IV yang baru dilantik ini akan mampu menjawab tantangan tersebut dengan membangun hari esok yang lebih baik”, tuturnya.


akhirnya diganti juga Kepala Dinas Perhubungan, emang Kepala dinas perhubungan surabay ini kurang pinter. Monorel, Busway tak ada yang terealisasi... Coba bu risma....

Hadi
October 31st, 2008, 06:52 PM
| Jumat 31/10/2008
13:03:37 |
Surabaya-Surabaya Post Telanjur direncanakan matang, Pemkot Surabaya tak akan membiarkan program busway berlalu begitu saja. Pemkot akan menindaklanjuti program ini dan mengusulkannya ke DPRD Kota Surabaya setelah frontage road (jalan alternatif di bagian depan) sisi kanan dan kiri Jl A Yani terealisasi.



“Busway tak dimatikan total. Ketika Jl A Yani sudah lebar, lajurnya bisa dibagi-bagi. Lajur tengah untuk busway, lajur berikutnya untuk mobil, sedangkan lajur pinggir untuk sepeda motor. Jadi program busway ini masih bisa hidup lagi,” tutur Kepala Bappeko Surabaya Ir Tri Rismaharini saat dikonfirmasi, Jumat (31/10) pagi tadi.

Sementara sambil menunggu frontage road di Jl A Yani selesai, Pemkot menanti realisasi program KA elevated (kereta dengan rel dibangun di tempat yang tinggi) yang digagas PT Kereta Api (KA). PT KA serius mewujudkan program ini. Hal itu terlihat dari upaya PT KA menggandeng Pemkot guna mewujudkannya. Terakhir, Walikota Surabaya Bambang DH diundang ke Jakarta, Agustus lalu, untuk membahas proyek tersebut.

Kembali soal busway, Risma –panggilan akrab Tri Rismaharini– mengatakan, untuk sementara memang di-cut karena ruas jalur yang akan dilalui belum memadai untuk angkutan massal seperti itu. Namun, sebetulnya, busway masih dibutuhkan untuk menyosong perkembangan kota yang semakin padat penduduk dan megurangi semakin melimpahnya kendaraan pribadi.

Meski demikian, menurut Risma, Pemkot belum bisa memastikan kapan busway itu akan dianggarkan lagi. Sebab, pelaskanaan pembangunan frontage road di sisi barat dan timur sampai sekarang masih terganjal banyak kendala, antara lain soal pembebasan lahan.

Pembebasan lahan untuj frontage sisi timur Jl A Yani yang sudah digagas Pemkot sejak 2006 sampai sekarang masih belum tuntas. Pemkot masih berselisih dengan IAIN Sunan Ampel soal pembebasan tanah milik perguruan tinggi Agama Islam tersebut. Pemkot meminta ganti rugi atas tanah IAIN diberikan berupa uang tunai, sementara IAIN meminta diganti tanah lain di sekitar kampusnya. “Perbedaan pandangan ini membuat molornya pembangunan frontage road sisi timur Jl A Yani,” kata Risma.

Sementara rencana pembangunan frontage road di sisi barat Jl A Yani baru akan dimulai awal 2009. Untuk kepentingan ini, Pemkot sudah menganggarkan dana Rp 45 miliar untuk pembebebasan lahannya. Sementara dana untuk pembangunan fisiknya belum diaggarkan.

“Nggak tahu kapan frontage road di Jl A Yani selesai, tapi yang jelas kita hanya berusaha mewujudkannya meski harus pelan-pelan. Nah, setelah FR itu tuntas busway usulkan untuk dianggarkan lagi,” tambah Risma.

Risma memahami bahwa busway membutuhkan lajur khusus dan lajur khusus ini butuh ruas jalan yang memadai. Sementara kondisi jalan di Surabaya masih belum tepat untuk busway, khususnya di Jl A Yani. “Jl A Yani kan masih sempit, untuk busway tidak cocok, jadi kita pending dulu programnya,” tambahnya.

Sedangkan tentang KA elevated yang digagas PT KA, alam acara di Jakarta, Agustus 2008, Walikota Surabaya Bambang DH diundang untuk membicarakan rencana Pemkot membangun rumah susun sewa (rusunawa) untuk menampung warga yang tinggal di pinggir rel dan tergusur program pembangunan KA elevated.

Menurut dia, Pemkot berencana membangun rusunawa untuk menampung warga penggiran rel KA yang tanah dan rumahnya terkepras. Rencana ini guna mendukung rencana Departemen Perhubungan (Dephub) membangun jaringan KA elevated jurusan Lamongan, Gresik, Bangkalan, Kertosono, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo (Gerbang Kertasusila).

Program KA elevated itu, katanya, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota. Warga yang tinggal di Lamongan dan Gresik bisa memanfaatkan KA itu untuk berangkat dan pulang kerja ke Surabaya. Demikian pula warga yang tinggal di Sidoarjo dan Mojokerto bisa memanfaatkan hal serupa. “Untuk sementara ini kita menunggu program KA elevated dulu, setelah itu busway dan alat transportasi massal lain kita ulang pemebahasannya,” jelasnya.(pur)

Mr.Az
November 1st, 2008, 04:33 PM
looking nice...
IMO ini sedikit lebih bagus dari samarinda punya. sudut2 nya lebih padat.

y nch bgus bgt stadionnya...
stadion PALARAN di SMD aja kalah :)

yudz83
November 1st, 2008, 04:49 PM
^^

dua2nya baguslah.. kita harus maju sama2..:)

Ebek21
November 1st, 2008, 05:01 PM
Construction of Stadion GBT in Benowo

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/33149large.jpg

Taken from Jawapos, Nov 1, 2008

Hadi
November 1st, 2008, 06:30 PM
Saat Krisis Ekonomi Global


suarasurabaya.net| Kondisi krisis ekonomi global yang terjadi saat ini, perlu disikapi dengan cara cerdas. Justru dalam kondisi krisis merupakan momen tepat melakukan investasi di Surabaya. Demikian tegas BAMBANG DH MPd Walikota Surabaya menyikapi krisis ekonomi global.

Pada suarasurabaya.net, Sabtu (01/11), BAMBANG mengatakan, momen tepat melakukan investasi di Surabaya berdasarkan potensi pasar yang bisa digarap investor. Tanda-tanda Surabaya cukup bagus sebagai lokasi menanamkan investasi sudah terlihat di depan mata.

BAMBANG mencontohkan saat Bandara Udara Internasional Juanda dibangun tahun 2006, jumlah penumbang yang ter-cover mencapai 7 juta orang. Tahun 2007, jumlah penumpang mencapai 10 juta orang atau naik 54%.

Okupansi hotel di Surabaya, kata BAMBANG, di Surabaya cukup tinggi. “Informasi yang saya peroleh, untuk mendapatkan kamar hotel sampai Desember ini saja sudah penuh. Nah, ini sebagian dari gambaran aktivitas Kota Surabaya,”tukasnya.

Dalam PDRB Kota Surabaya, papar BAMBANG, juga terjadi pergeseran sektor. Saat menjadi Walikota Surabaya di 2002, kontribusi terbesar PDRB dari sektor sekunder. Tahun 2003, telah bergeser ke sektor tersier. Ini sebabnya, kenapa Surabaya terus diarahkan jadi kota jasa dan perdagangan.

Dari sisi tingkat kemahalan kota, Surabaya kota terbesar kedua di Indonesia, menurut BAMBANG, justru menjadi kota besar paling murah. ”Dari media saya membaca data, Jakarta menjadi kota termahal di Indonesia. Sementara posisi Surabaya berada di urutan ke-21. Tinggal dari sini bagaimana kita membuat kota ini semakin dinamis dan bagus untuk berinvestasi,”tutur BAMBANG.

BAMBANG mengatakan ke depan, Surabaya bakal menjadi tempat perhetalan seminar internasional. Bahkan Surabaya bisa mengalahkan Seoul dan Sydney menjadi tempat seminar transportasi Asia Pasifik tahun depan dengan 1000 peserta.

BAMBANG menambahkan Surabaya juga menjadi pintu gerbang pengembangan bisnis di kawasan Indonesia Timur. "Dari jumlah penduduk saja, Surabaya punya 2,8 juta jiwa, Jawa Timur 39 juta jiwa dan Indonesia Timur tercatat 90 juta jiwa. Jadi kalau investasi di Surabaya berarti juga melayani kawasan Indonesia Timur,"pungkasnya. (tin)

yudz83
November 1st, 2008, 06:41 PM
^^

semangat seperti ini patut diacungi jempol.. tinggal pelaksanaannya aja..

Ebek21
November 2nd, 2008, 04:10 AM
:okay:

Pelebaran Jalan Kalianak Tahap Pertama Tuntas

PELEBARAN Jalan Kalianak mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini proyek yang dilaksanakan sejak 2007 itu segera menyelesaikan pembangunan tahap pertama. Bulan depan, tahap kedua proyek tersebut bisa segera dimulai.

Menurut Sutoyo selaku Pimpro pelebaran Jalan Kalianak, tahap pertama telah mencapai 96 persen. Di antara total 5,7 km, Dinas PU Bina Marga telah melebarkan akses Surabaya-Gresik tersebut sepanjang 5,5 km. Yakni, mulai Jalan Kalianak hingga Osowilangun. "Saat ini, bisa dikatakan Jalan Kalianak sangat representatif. Simpul-simpul kemacetan di sana sudah teratasi," katanya kemarin (1/11).

Dia menjelaskan, pelebaran Jalan Kalianak sepanjang 5,7 km dibagi dalam dua jenis. Yakni, konstruksi jalan berupa beton sepanjang 2 km dan aspal 3,5 km. Kini, seluruh badan jalan yang menjadi garapan proyek tahap pertama sudah menjadi empat lajur.

Dia menuturkan, dalam proyek tahap pertama, pelaksana memang memprioritaskan pelebaran di beberapa titik rawan macet. Di antaranya, kawasan dekat pintu masuk pabrik di sekitar kompleks industri. "Di lokasi-lokasi tersebut, kami telah melakukan pelebaran hingga rata-rata 18 meter," ucap Sutoyo.

Pelaksana menarget proyek tahap satu tuntas sepenuhnya pada bulan ini. Sebab, bulan depan mereka harus bisa melaksanakan proyek tahap kedua.

Sesuai dengan rencana awal, proyek tahap kedua meliputi pelebaran jalan sepanjang 5,8 km, mulai Kalianak hingga Jalan Perak Barat (depan pabrik Palmboom). Untuk proyek itu, pemerintah bakal mencairkan dana Rp 17 miliar. Sedangkan proyek tahap pertama diperkirakan telah menelan Rp 57 miliar. Targetnya, proyek itu bisa selesai pada 2010.

Untuk tahap kedua, proyek akan memakan lahan milik warga yang jumlahnya sekitar 760 persil. Angka tersebut merupakan 40 persen dari total kebutuhan lahan. Rata-rata, lahan penduduk dikepras sekitar 3-4 m. Saat ini pemerintah tengah mengupayakan penyelesaian pembebasan lahan.

Pelebaran Jalan Kalianak sebenarnya satu paket dengan proyek Middle East Ring Road (MERR)-II. Jumlah anggaran proyek itu sebesar Rp 58 miliar. Dana dari APBN tersebut dibagi dalam tiga tahun anggaran, mulai 2006 hingga 2008. Pelebaran itu dilakukan karena jalur yang menghubungkan Surabaya dengan Gresik tersebut sangat sempit. Bahkan, Kalianak menjadi salah satu jalur yang masuk kategori blackspot.

Taken from Jawapos, Nov 2, 2008

Ebek21
November 2nd, 2008, 06:29 AM
This is Genting Baru picture after the massive execution last week. Finally one of the worst city slum in Surabaya has gone forever (after waiting 15 years with 8 failed execution attempts). But still no hints what are they going to build there.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/GB.jpg

Ebek21
November 3rd, 2008, 02:31 AM
Pemkot Kebut Proyek Rumah sakit Surabaya Barat

http://farm4.static.flickr.com/3222/2996779943_6f50b5f3d7_o.jpg

SURABAYA - Pemkot berjanji menuntaskan pembangunan Rumah Sakit Surabaya Barat (RSSB) dengan tepat waktu. Sebab, rumah sakit tipe C itu dinilai mendesak untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di kawasan tersebut.

Kasi Pelaksanaan Tata Kota Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) Harijanto mengatakan, saat ini ada dua proyek di Surabaya Barat yang harus dirampungkan tepat waktu. Selain Stadion Surabaya Sport Center (SSC), pembangunan RSSB di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, juga mendapatkan prioritas.

Dia menjelaskan, pembangunan RSSB dibagi dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Januari 2008 hingga Mei 2009. Saat ini, proses proyek RSSB dalam tahap membangun fondasi. "Pengurukan tanah sudah selesai dilakukan," terangnya.

Untuk tahap pertama, ada beberapa gedung yang harus diselesaikan. Di antaranya, gedung instalasi rawat darurat (IRD), poliklinik, instalasi rawat inap, kantor pengelola (central building unit), gedung bedah pusat, unit obstetric gynecology, radiologi, isolasi, farmasi, dan instalasi gizi. Termasuk, unit servis yang terdiri atas IPAL, incinerator, central medical gas, sanitasi, dan lift. "Waktu pengerjaannya relatif singkat. Karena itu, pembangunan kami pantau terus," tuturnya.

Untuk tahap II (Januari-Desember 2009), ada beberapa fasilitas yang akan dibangun. Yakni, unit laundry, kamar jenazah, musala, dan area komersial. Area tersebut terdiri atas minimarket, apotek, dan pujasera. "Kami juga menyediakan parkir yang luas dan ruang terbuka hijau," terangnya.

Rumah sakit tipe C itu dibangun dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 113,7 miliar. Kapasitas tempat tidur yang disediakan bisa menampung 214 pasien. "Mulai pasien kelas ekonomi hingga VIP. Kami berharap, persediaan bed itu bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini baru ada empat rumah sakit di kawasan Surabaya Barat. Yakni, RS Daru Syifa' yang hanya memiliki 52 bed, RS Bunda (50 bed), RS Mitra Keluarga (150 bed), dan RS Muji Rahayu (50 bed). Bandingkan dengan jumlah penduduk Surabaya Barat yang mencapai 380 ribu jiwa pada 2007. "Idealnya, rumah sakit di Surabaya Barat mampu menyediakan 1.520 bed," katanya.

Untuk memenuhi tenaga medis, dinas kesehatan mulai menyiapkan perekrutan tenaga medis. Yakni, lewat pengajuan ke badan kepegawaian daerah (BKD). "Agar pembangunan fisik dan penyediaan tenaga medisnya tuntas bersamaan," pungkasnya.

Taken from Jawapos, Nov 3, 2008

Ebek21
November 3rd, 2008, 02:41 AM
The new Kalianak Road after 1st phase of broadening work

Now it's very representative to be an important road gate to enter Surabaya from Gresik. But they must finish the second phase as soon as possible, otherwise it's useless if only half of the road has been reconstructed while the other half has not yet.

http://farm4.static.flickr.com/3197/2997637002_b9741b2da1_o.jpg

Proyek Kalianak II Belum Klir

SURABAYA - Meski progress report proyek pelebaran Jl Kalianak tahap pertama sudah cukup signifikan, bukan berarti proyek ini bakal berjalan mulus. Pasalnya, beberapa masalah anyar mulai muncul, terutama terkait persiapan proyek tahap kedua yang rencananya digeber awal bulan depan.

Setidaknya, ada dua masalah yang cukup membuat pusing pelaksana proyek tersebut. Semuanya terkait pengadaan lahan. Yakni, anggaran pembebasan yang dikucurkan sangat minim. Selain itu, masih banyak pemilik lahan yang enggan dengan tawaran pembebasan yang diberikan pelaksana proyek.

"Memang ditargetkan selesai pada 2010. Tapi, tentu dengan catatan semua masalah itu teratasi semua," kata Pimpro Pelebaran Jl Kalianak Dinas PU Binamarga Sutoyo kemarin. Terkait masalah progress report ketersediaan lahan, misalnya, sampai saat ini lahan yang tersedia untuk proyek tahap kedua tergolong masih minim. "Makanya, mulai Senin besok kami segera sosialisasi lagi kepada warga pemilik lahan," katanya.

Hingga saat ini, dari total luas lahan yang dibutuhkan, yakni 64,8 hektare, yang dibebaskan baru 8.707,45 meter persegi.

Dari sekian lahan yang sudah bebas itu, mayoritas eks tambak. Sedangkan lahan warga di sepanjang jalan masih sulit dibebaskan. "Makanya, nanti kami bermusyawarah dengan masyarakat. Kami harap mereka akomodatif. Sebab, tawaran kami sudah sesuai aturan. Harga yang kami siapkan juga sangat wajar," imbuh pria berambut lurus itu.

Taken from Jawapos, Nov 3, 2008

OPTX
November 3rd, 2008, 04:20 AM
From www.radarsby.com

http://i35.tinypic.com/ml6ypf.jpg

Ebek21
November 3rd, 2008, 04:57 AM
^^ Thanks for the info, OPTX !!

Such a gigantic commercial project, without support from private investor, is impossible to built by Pemkot alone. Anyway, it's nice to know that now Pemkot already has a plan to develop Surabaya eastern coast.

IMO, why not ask Pakuwon to join Pemkot in developing this region ? It can help boosting their sales of neighbouring Pakuwon City and also give them a prospective huge recreational area which is something they are unable to do in the western Surabaya, therefore it will give Pakuwon and Pemkot a mutual benefit.

sbyctzn
November 3rd, 2008, 05:45 AM
can you share the pic??? arena ketabang???

sorry Hadi, other day i will take it, the place is difficult to reach. if i take from in front of GCS, the picture is not good view, we can't see the progress if there.

go.... go... go.... Surabaya, many project in this city, wowwwwww

especially Pamurbaya!!!!!!!!!!!!1

sbyctzn
November 3rd, 2008, 05:50 AM
GBT design is not far from last design. but not bad for 55.000 seat with full 2 storey construction.

teddybear
November 3rd, 2008, 07:49 AM
^yang penting pelaksanaannya. baru proyek pelebaran jalan kalianak dan frontage road saja sudah nggak gampang, apalagi proyek besar kayak pamurbaya. but it is good to see that they have such a plan.

=NaNdA=
November 3rd, 2008, 08:34 AM
^^ itu ada Mall bawah laut?? :eek2:

Ebek21
November 3rd, 2008, 10:02 AM
Found this news when browsing internet trying to find out what will be built on this land.

Lahan Genting untuk Showroom Mercy

Surabaya - Kampung Genting Baru yang kini sebagian hancur dan sudah rata setelah dibuldoser, di atas lahannya seluas 6,9 ha bakal dibangun perkantoran dan tempat bisnis oleh pemiliknya, Hartono, yang dikenal sebagai distributor Mercy.

"Langkah awal yang dilakukan Pak Hartono setelah eksekusi adalah membangun perkantoran. Paling utama adalah showroom mobil Mercy. Kan Pak Hartono pengusaha mobil Mercy yang sekarang menempati kantor di Jl. Demak," kata Khoiri SH, pengacara Hartono dihubungi Selasa (12/8) siang tadi.

Namun sebelum disulap jadi tempat bisnis, tanah bekas gudang dipagari seng agar tidak lagi diserobot orang. Disinggung seberapa besar perkantoran dan showroom Mercy tersebut, Khoiri mengaku tidak tahu pasti. Karena, Hartono tidak menjelaskan secara rinci soal itu padanya. "Tapi tanah seluas 6,9 hektare itu akan dipakai kantor showroom Mercy sudah pasti," katanya. Sebab, showroom Mercy di Jl. Demak yang dipakai sekarang tidak memadai lagi. "Showroom Mercy Jl. Demak tidak terlalu luas dan perlu dipindah ke lokasi yang lebih luas," ujarnya.

Dia mengakui lahan di Genting Baru cukup luas. Jika untuk showroom mobil juga terlalu besar. Hanya saja dia tidak tahu pasti akan dibuat apa seluruh tanah Genting Baru yang akan dibebaskan hingga 1 November mendatang tersebut.

Terkait dengan ini Dinas Tata Kota Pemkot belum mendapatkan pengajuan soal peruntukan lahan tersebut. "Kami belum menerima pengajuan izin mendirikan bangunan (IMB) atau lainnya untuk tanah itu," kata Kepala Dinas Tata Kota Ir Arief Darmansah.

Menurutnya, kawasan Genting Baru memang layak untuk pergudangan dan perkantoran. Jika lahan milik Hartono itu untuk perkantoran dan pergudangan tidak menyimpang dari peruntukan yang direncanakan pemkot.

Taken from Surabaya Post, Aug 12, 2008

sbyctzn
November 3rd, 2008, 01:48 PM
Ebek what are you talking about "a twin towers with connection bridge in downtown"?
Can you explain?
Are this is about new project? Or what?

Ebek21
November 3rd, 2008, 01:52 PM
Ebek what are you talking about "a twin towers with connection bridge in downtown"?
Can you explain?
Are this is about new project? Or what?

Yes, it is a new project, but maybe not in the near future (because of the crisis). Now I am trying to find out more.

sbyctzn
November 3rd, 2008, 02:54 PM
Ebek what are you talking about "a twin towers with connection bridge in downtown"?
Can you explain?
Are this is about new project? Or what?

Trip2Java
November 3rd, 2008, 04:40 PM
GBT design is not far from last design. but not bad for 55.000 seat with full 2 storey construction.

Must be Indonesia second Biggest Stadium candidate :okay:

Ampelio
November 3rd, 2008, 04:52 PM
Just wondering, is Surabaya "proud" or "tired" of always being Indonesia's second? ...second most populous, second biggest, second best, second busiest etc... etc.... :ohno:

Trip2Java
November 3rd, 2008, 05:00 PM
Just wondering, is Surabaya "proud" or "tired" of always being Indonesia's second? ...second most populous, second biggest, second best, second busiest etc... etc.... :ohno:


hehe:lol:setuju om
...tapi kenyataannya memang seringnya surabaya hampir selalu punya proyek yang unggul dari kota2 lainnya tak terkecuali Jakarta, karena ada beberapa proyek juga yang bisa diungguli SBY seperti Adhiwangsa.
tak terkecuali GBT ini sepertinya. karena kota lain sepertinya belum bangun stadium sampe 55.000, paling banter juga 45.000

sbyctzn
November 4th, 2008, 01:03 AM
Nice topic to talking, "Second" predicate.

Why Surabaya always got predicat "second", this because of sentralization rule that all development concrecated to Jakarta, for example look at all toll road project in Surabaya, all nearby suspended, Tol tengah kota, tol lingkar timur, tol sumokerto, tol gempol pandaan, tol gempol pasuruan. Whereas all that toll road project is most need for industry supporting. That we know Surabaya always have "second" predicate, let we see:

1. Second Biggest city
2. Second Busy city
3. Second Biggest airport
4. Second Biggest seaport
5. Second Biggest Mosque
6. Second Biggest Bus terminal
7. Second Biggest commercial project

anybody can add more "second" predicate?
Hehehe

at the end all people in Indonesia, mostly people in Surabaya will be big prodly, with most "first" predicate for Surabaya, there is "SURAMADU BRIDGE". Anybody can against it? Hehehe? Want to wait JSS (jemb. Sel. Sunda)? Pesimist it will built. Hehehe... No body can talk it....

How about your opinion?

teddybear
November 4th, 2008, 02:39 AM
^I have pointed out to the forumers here that the Indonesia's centralized system has contributed to the imbalance of development. BUT they say, oh, it's not about centralized, but depend on the people and each local government.

It is CLEAR that Jakarta has the highest government governing all Indonesia, foreign aid, oil money, corruption money, whatever money will pour there first, then the rest will be divided into other provinces and cities. Pejabat2x tingkat tinggi yang banyak uang, mereka sedikitnya contribute to the economy of Jakarta.

So, it is true both factors, money from the centralized system and corruption, and the people are contributing to the development.

But what makes people or Surabaya proud is, Surabaya actually was and has been one of important harbor of Indonesia. Even when Jakarta has sucked most of money in Indonesia, that does not make Surabaya a dead city.

sbyctzn
November 4th, 2008, 05:11 AM
Yeah i'm agree with you Teddybear,
harbour in Surabaya,
Port of Tanjung Perak is most of important facility.
So no wonder if Pemkot want to build Port of Lamong Bay, if this port have built, wow it will be "First" Largest port in Indonesia.
Why i say centralization make Surabaya always got "second" predicate, is no central gov. want other city grow up, all development centralized on Jakarta, no big contribution from central gov. So big different if we see development in USA, New York is more big than DC, Detroit more sophisticated than New York, etc. That why important of decentralization.
I just see small decentralization in Indonesia, like Surabaya be a Marine base, there have ITS (with have shipment major), PT Dok, PT PAL, Koarmatim that central of Submarine and all shipwar in Indonesia. I just see that, other no found decentralization.

sbyctzn
November 4th, 2008, 07:46 AM
Development update

GBT

Alteration history of design GBT, four change design, now i think last design is best of all design, more detail, more big, and many more.
That design is not far with design that i got in prev post, just more detail, and we can see, before the roof is full roof now semi full roof, seem like Palaran Stadium. Just small space in left and right side of roof is not closed by roof. The construction i think is more high, than before.
Good change, but still not a modern design, but good job pemkot for this project that have moving in progress.

FIRST DESIGN

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1-3.jpg

SECOND DESIGN

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2-3.jpg

THIRD DESIGN

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3-2.jpg

FOURTH DESIGN

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/4-3.jpg

Update progress project compilation in Surabaya

Aston Twin Tower

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/aston.jpg

Kejati Extention

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/kejati.jpg


LJ Meritus, in Main SCBD, double golden triangle. If Meritus complete, maybe we can imagine that high building is same like Aston, look pic in above. That progress now in 17th floor.
Great change in CBD, Basra, new skyscraper will appear.
Good!!

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/meritus2.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/meritus1.jpg

Arena Ketabang progress

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabang.jpg

Great Update renovation of Taman Dolog

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog1.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog2.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog3.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog4.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog5.jpg

Badly pemkot still have a insuffiency, this is a clue that pemkot still not concern in old project. I post it beside so many project in Surabaya, so that all know it, because I’m love this city, this damage because of car that cross that pedestrian, they not slow down they car if they cross pedestrian.


Damage Pedestrian.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianrusak.jpg

speciall for all forumer skyscrapercity!!!!!!!!!!!!!!

teddybear
November 4th, 2008, 10:36 AM
Nice update on Meritus, indeed that looks like big change on Basra. There is another construction on the left of StandChart Building too??
Bad news for pedestrian, do not know where is it, Basra? Koq udah cepat rusak!?

I think Pemuda will see big change on Trillium also!

yudz83
November 4th, 2008, 10:42 AM
^^

brarti di area CBD sekarang akan ada 2 gedung high rise 17 floor ya? meritus n aston? bisa digambarkan di skyline gabung sama yg udah ada ntar jadinya kira2 gimana..

sbyctzn
November 4th, 2008, 10:46 AM
Yeah teddybear, that damage pedestrian is in Basra. Near with Basra Megatron.

Building on the left standard char. is still misterious, 6 storey, near same as stand. Char.
Something like small hotel, if we look in design of door and window.
But still dont know what building.
I'm forget to take pic it.
Sorry.

sbyctzn
November 4th, 2008, 10:51 AM
@yudz:
Location Aston Twin Tower is in Jaksa Agung Suprapto, if we from Yos Sudarso to Balaikota, we can see that construction, near with HiTechMall and Taman makam pahlawan kusuma bangsa.
Not in CBD.

Ampelio
November 4th, 2008, 10:53 AM
Nice topic to talking, "Second" predicate.

Why Surabaya always got predicat "second", this because of sentralization rule that all development concrecated to Jakarta, for example look at all toll road project in Surabaya, all nearby suspended, Tol tengah kota, tol lingkar timur, tol sumokerto, tol gempol pandaan, tol gempol pasuruan. Whereas all that toll road project is most need for industry supporting. That we know Surabaya always have "second" predicate, let we see:
1. Second Biggest city
2. Second Busy city
3. Second Biggest airport
4. Second Biggest seaport
5. Second Biggest Mosque
6. Second Biggest Bus terminal
7. Second Biggest commercial project

anybody can add more "second" predicate?
Hehehe
at the end all people in Indonesia, mostly people in Surabaya will be big prodly, with most "first" predicate for Surabaya, there is "SURAMADU BRIDGE". Anybody can against it? Hehehe? Want to wait JSS (jemb. Sel. Sunda)? Pesimist it will built. Hehehe... No body can talk it....

How about your opinion?

^^My younger bro studied at ITS, he said that everybody there (in ITS campus) being proud of being "Indonesia's Second Best Institute of Technology" (after ITB ofcourse) :lol:

Anyway, beside SURAMADU bridge there are also other "TER-..." for Surabaya:okay:
- PT.PAL is the biggest (TER besar) ship manufacturer in Indonesia
- Dermaga Ujung is the largest (TER luas) Indonesia's Navy base
- Jalesveva Jayamahe Monument is the tallest (TER tinggi) human figure statue in Indonesia (ofcourse, GWK in Bali will take its tallest status when getting erected ......one day:nuts:)
- last but not least... gang DOLLY is also widely known as the largest and the most popular (paling TER kenal) "adult entertainment center", not only in Indonesia but among South East Asia countries :ohno:

sbyctzn
November 4th, 2008, 11:06 AM
Yeah many thing that make we big proudly with Surabaya.
Name of city, development, predicate, and many more.
Special city that biggest city with full kotamadya status. And more more...
Lovely Surabaya, Capital city of my Jawa Timur province.

Ebek21
November 4th, 2008, 02:32 PM
Thanks for LJ Meritus and Aston' latest pictures, sbyctzn !! It's glad to see that we have projects running in downtown area. And I'm also curious about the current project beside the Stanchart Building. Could it be the boutique hotel Hotel Amaris from Kompas Gramedia Group ? Its location is very near to Gramedia Expo as they illustrated in the previous pages of this thread.

sbyctzn
November 4th, 2008, 03:43 PM
Yeah ebek, maybe hotel Amaris, as far as i see the design is like hotel. Still misteriusly.

Hadi
November 4th, 2008, 06:33 PM
Majapahit Park Mulai Direalisasikan
| Selasa 04/11/2008
13:05:25 |

Mojokerto–Surabaya Post

Rekonstruksi peninggalan Majapahit dipastikan tak lagi sekedar wacana. Pasalnya, pemerintah pusat bertekad menjadikan peninggalan Kerajaan Majapahit menjadi sarana untuk pengembangan wisata, penelitian pendidikan sejarah dan budaya dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah ini.

Keseriusan pemerintah dalam merekonstruksi peninggalan Majapahit itu diwujudkan Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Informasi Sejarah dan Budaya peninggalan Kerajaan Majapahit atau Taman Majapahit di kawasan Sentonorejo Kec. Trowulan Kab. Mojokerto.

Jero Wacik mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan Majapahit Park, pemerintah menargetkan selesai akhir tahun 2009. Proses pembangun Majapahit Park, lanjut dia, akan dibagi tiga tahap. Pembangunan pertama pemerintah pusat mengalokasikan dana senilai Rp 3 miliar dari APBN tahun 2008 untuk pembangunan pusat informasi budaya dan sejarah Kerajaan Majapahit atau Taman Majapahit. Dua tahap lainnya akan dikerjakan tahun berikutnya juga dengan menggunakan anggaran APBN tahun berikutnya.

Diungkapkan pembangunan sarana ini karena banyak nilai terkandung di dalam sejarah kebudayaan Kerajaan Majapahit, utamanya filosofi zaman kejayaan Kerajaan Majapahit yang bisa diambil hikmahnya untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Orang Bali merasa sejarah leluhurnya itu berasal dari Kerajaan Majapahit. Dengan adanya pembangunan ini nantinya bisa-bisa warga Bali berdatangan ke sini untuk menyaksikan peninggalan leluhurnya,” katanya.

Selain itu, untuk menghidupkan agar sarana taman Majapahit bisa semakin bergema dan banyak diketahui orang, lanjut Jero, ia berharap agar di lokasi ini ini setiap bulan purnama diselenggarakan pementasan budaya yang ada di Nusantra ini secara bergantian dan bertahap.

Sementara itu, Dirjen Sejarah dan Purbakala, Hari Untoro Drajat menambahkan, Taman Majapahit dibangun di kawasan ini tak lain dijadikan sentral penghubung jaringan situs-situs Majapahit yang ada di Trowulan. Ini mengingat jumlahnya cukup banyak dan tersebar di areal seluas 9 x 11 kilometer persegi.

Selain itu, sarana ini akan berfungsi pula sebagai kepentingan penelitian kebudayaan Kerajaan Majapahit. “Diharapkan sarana ini yang nantinya bisa memberikan penjelsan secara legkap tentang peninggalan Kerajaan Majapahit,” katanya.

Sementara Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jatim di Trowulan I Made Kusuma Jaya menyebutkan, di tengah sarana Taman Majapahit ini akan ada bangunan berbentuk payung yang di dalamnya menggambarkan secara lengkap situs-situs yang ada di Trowulan dan sejarah Kerajaan Majapahit. “Semua pengunjung yang hadir di taman Majaphait ini nantinya bisa mendapat gambaran secara utuh tentang kondisi budaya peninggalan Kerajaan Majapahit,” ujarnya.

Bupati Mojokerto Drs H Suwandi MM menyambut baik pembangunan Taman Majapahit ini. Untuk itu, pemkab siap menyelenggarakan pementasan budaya Nusantara setiap bulan purnama di lokasi ini kelak sarana itu sudah jadi. Selain itu, pemkab juga mengupayakan khazanah budaya di Mojokerto ini dalam materi pelajaran muatan lokal disekolah–sekolah mulai dari jenjang SD sampai SMA. “Kami juga akan mengimbau dan mendesak pengelola sekolah untuk mengagendakan siswanya berekreasi ke kawasan ini. Ya biar siswa lulusan Mojokerto mengerti dan paham tentang budaya Nusantara khususnya Kerajaaan Majapahit,”katanya.(bas)

Hadi
November 4th, 2008, 06:42 PM
30 SBI Resmi Dibangun 2009
Monday, 03 November 2008
SURABAYA (SINDO) – Program pembangunan gedung sekolah masih menjadi prioritas Pemkot Surabaya. Untuk 2009 misalnya, mereka akan membangun sedikitnya 30 unit gedung sekolah berstandar internasional. Kebijakan itu dilakukan karena gedung yang lama masih banyak yang rusak.

Sebagian di antaranya telah lapuk karena termakan usia. Beberapa sekolah ini berada di kawasan Sememi,Keputih, dan Benowo. “Rata-rata bangunan sekolah di Surabaya ini dibuat sejak 1970 sehingga kondisinya tidak kokoh lagi. Karena itu, perlu ada bangunan baru,” terang Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko) Surabaya Tri Rismaharini seusai rapat paripurna pengesahan nota keuangan Perubahan APBD 2008 kemarin. Dia menjelaskan, untuk total 30 unit bangunan itu pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp90 miliar.

Kebutuhan sebesar itu diperlukan karena asumsi masing-masing sekolah memerlukan anggaran Rp2,5 miliar–3 miliar. Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Ahmad Jabir mengatakan,gagalnya sejumlah proyek Dinas Pendidikan (Dindik) pada APBD 2008 ini adalah bukti semua itu. Sedikitnya anggaran Rp20 miliar terpaksa harus didrop lantaran tidak bisa dilaksanakan.

“Sekali lagi Pemkot harus segera memperbaiki sistem manajemennya sehingga ke depan tidak ada kesalahan serupa,”ujarnya. Dikonfirmasi mengenai rencana pembangunan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya Sahudi enggan berkomentar banyak.“ Yang jelas, proyek itu memang ada,”pungkasnya. (ihya’ ulumuddin)

Hadi
November 4th, 2008, 06:57 PM
Arena Ketabang progress

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabang.jpg


waduh.. ga sabar bakal jadinya gimana....hehehe

sbyctzn
November 5th, 2008, 02:46 PM
Back to Nature

All taken from jawapos, 4 - 5 nov 08

Hotel-Hotel yang Menanggalkan Brand Asing (1)
Kini, Tamu Datang Disambut dengan Sugeng Rawuh

Manajemen hotel internasional terus berkurang. Sejumlah hotel yang beraroma asing kini berubah menjadi lokal. Apa alasan dibalik pergantian nama tersebut ?

LUCKY NUR HIDAYAT, Surabaya

TEPAT 1 November lalu atau Sabtu lalu Hotel Hyatt Regency Surabaya berganti nama menjadi Hotel Bumi Surabaya (HBS). Pergantian ini menambah panjang daftar jaringan hotel internasional yang mengakhiri kontraknya di Surabaya selama empat tahun terakhir. Sebelumnya, jaringan internasional yang juga berakhir kontraknya adalah Radisson, Mandarin Oriental, dan Hilton.�

Ada sejumlah alasan dibalik pergantian nama dan struktur manajemen dari beberapa hotel tersebut. HBS misalnya. Minimnya okupansi dari kalangan tamu asing lah yang menjadi pertimbangan mereka menanggalkan nama Hyatt Regency. Dengan pilihan nama lokal, manajemen ingin memperkuat segmen pasar domestik.

''Selain itu, alasan penghentian kerjasama karena margin tidak cukup untuk membayar kontrak Hyatt,'' terang General Manager HBS S. Guntur Tampubolon.

Singgasana Hotel and Resorts juga memilih melepaskan diri dari jaringan Hilton Hotels Coorperation yang berpusat di Beverly Hills, California. Sales and Marketing Manager Singgasana Hotel Surabaya Rere Guritno mengungkapkan, semangat dari pergantian nama tersebut tak hanya karena holding Singgasana ingin mandiri dalam mengelola hotel, tapi juga untuk mengurangi cost pembayaran ke pemilik brand.

''Sekitar 99 persen sumber daya pengelola hotel berkonsep resort ini adalah orang Indonesia. Mereka mampu karena memiliki pengalaman mengelola hotel bertaraf internasional,'' tutur Rere yang mengaku pihaknya butuh waktu enam tahun untuk proses pergantian nama.

Rere optimistis nama lokal tak akan mengurangi okupansi. Apalagi, pasar domestik masih cukup kuat. Dimana, rata-rata setiap tahunnya sekitar 85 persen dari tamu hotel adalah orang Indonesia. ''Jadi kami tak perlu khawatir hal ini (pergantian nama) akan menimbulkan dampak negatif. Sejak tahun 2000 kami telah mengubah bentuk kerjasama dengan Hilton. Kami hanya memakai namanya, sedangkan pengelolaannya dari holding kami sendiri,'' ujarnya.

Dari semangat perubahan itulah, maka sejak 2006 empat properti dibawah Singgasana Hotel and Resorts berganti nama dalam bahasa lokal. Hotel di Jakarta berubah menjadi The Sultan Hotel Jakarta, di Bali menjadi Ayodya Resort Bali, di Surabaya dan Makassar menjadi Singgasana Hotel. ''Banyak pegawai yang menangis karena banyak memori selama mengelola hotel dengan nama lama. Perubahan nama ini pun tak sederhana, banyak tantangan yang kami hadapi,'' ungkapnya.

Hal yang paling menantang, lanjut Rere, adalah menanamkan kepada para stake holder kalau nama baru hotelnya masih berstandar internasional. Mereka juga harus mencopot semua atribut dari merek lama sekitar tiga bulan. Promosi untuk nama baru pun memakan waktu lama.

''Memang, ada tim dari Hilton Hotels Corporation yang melakukan cek dan ricek untuk memastikan kalau Singgasana tak mempergunakan satu pun merek lama di semua inventaris, sampai sabun untuk mandi para tamu.''

''Banyak calon tamu terutama dari luar negeri kaget. Saat akan booking melalui telepon ataupun email, kalimat pertama yang terlontar adalah Isn't it still Hilton Hotel?. Ini karena memang kami mengubah salam dan sapaan awal di hotel dengan bahasa daerah tempat hotel berada. Misalnya pakai kalimat sugeng rawuh (selamat datang) untuk di Surabaya,'' tuturnya.

Untuk lebih menunjukkan jati diri sebagai hotel lokal, konsep pun diubah menjadi Trully Indonesia Hospitality. Dimana, ada pagelaran yang mengusung permaianan tradisional anak-anak Indonesia, kegiatan membatik, dan membuat patung''Ada pertunjukan gamelan secara live, ada traditional food corner di setiap hotel. Untuk di Surabaya, kami sediakan rujak cingur, tahu campur, dan rawon,'' ungkapnya. (bas)

Hotel-Hotel yang Menanggalkan Brand Asing (2-Habis)
Yakin Tamu Menginap Bukan karena Faktor Nama

Keputusan pisah dari manajemen internasional ternyata tak memengarui okupansi. Apa kiat pengelola menjaga tingkat hunian hotel mereka ?

LUCKY NUR HIDAYAT, SURABAYA

SUDAH dua tahun ini Hotel Majapahit melepaskan diri dari jaringan Mandarin Oriental Hotel Group. Hotel yang pernah memiliki nama LMS, Oranje, Yamato, dan Hoteru itu, kini dikelola oleh manjemen lokal yang independen. ''Setelah dianalisa dari sisi bisnis. Akhirnya, kami memutuskan untuk mengelola hotel ini sendiri,''kata Owner Representative Mojopahit Hotel Robert .D Hadi Tanubrata.

Potensi besar dari nilai sejarah, faktor lokasinya yang sangat strategis, juga ikut menjadi pertimbangan. Diakuinya, keputusan untuk lepas ternyata tak memengaruhi tingkat hunian.

Okupansi Hotel Majapahit naik dari rata-rata 40 persen, menjadi 60 sampai 70 persen per tahun. ''Kalau dulu orang hanya mengenal hotel ini sebagai jaringan internasional dari Mandarin Hotel, kini alasan para tamu untuk menginap selain lokasi juga faktor historical value yang kuat di hotel kami,'' ungkapnya.

Setelah mandiri, bukan berarti Majapahit dijauhi tamu asing. Karena nuansanya yang klasik, Majapahit masih jadi prioritas tamu mancanegara yang ingin bernostalgia dengan suasana Surabaya tempo dulu.

Pengelola memang masih mempertahankan 80 persen keaslian bangunan, lantaran hotel ini termasuk cagar budaya. Karena itu, tak aneh jika hotel ini masih mempertahankan ubin teraso, pintu-pintu dan kaca besar. Foto-foto Surabaya tempo dulu, lorong-lorong panjang yang dibangun pada masa penjajahan Belanda juga masih dipertahankan keasliannya.

''Hotel yang berkonsep butique ini memiliki interior khas bernilai sejarah tinggi, yang sengaja kami pertahankan keasliannya sejak awal didirikan pada 1910 lalu,'' terangnya. ''Namun kami tetap memberikan sentuhan modernisasi agar kebutuhan tamu terpenuhi. Seperti koneksi internet, fasilitas air hangat, serta air conditioner (AC),'' tuturnya.

Seperti Hotel Majapahit, pertimbangan Surabaya Plaza Hotel untuk mandiri adalah perubahan yang lebih baik. Itu sebabnya, mereka berganti nama pada 1 April 2003 dari Radisson menjadi Surabaya Plaza Hotel. ''Awalnya memang kami mengiginkan perubahan perhitungan dari sisi bisnis. Yakni perhitungan berapa banyak manfaat yang kami terima dari international chain dibanding dengan biaya untuk membayar hal-hal yang berkaitan dengan royalti, management fee, marketing fee, dan sebagainya,'' kata General Manager Surabaya Plaza Hotel Yusak Anshori.

''Kami percaya, tamu tak tinggal di hotel karena nama hotel. Tetapi, karena kebutuhan selama menginap di hotel terpenuhi,'' tandasnya. Dampak perubahan itu sangat terasa. Okupansi yang semula hanya 60 persen, kini mencapai 86 persen.

''Sebelum kami ganti nama, kami mengadakan survey. Ternyata sebagian besar tamu memilih hotel kami karena lokasi yang strategis dan kamarnya besar,'' ungkapnya.

Pergantian nama ditindak lanjuti dengan sejumlah renovasi. Termasuk juga perubahan slogan menjadi i new name, same smile, better service. Semangat pengelolaan dan service juga ikut diubah dari yes we can menjadi yes we care. ''Dengan perubahan itu setiap karyawan menerapkan quick respond, mereka bisa membuat keputusan sendiri untuk menangani permasalahan tamu,'' ucapnya. (bas)

MinImaX
November 5th, 2008, 06:18 PM
surabaya downtown area, di segiempat emas... kapan mulai dibangun (lagi)?

http://i278.photobucket.com/albums/kk116/gos-x/architectural/surabayadowntown50.jpg

kalo mau ngembangin jalan embong malang jadi full of skyscrapercity, harus menggusur banyak kampung2 nih...

Ebek21
November 5th, 2008, 06:51 PM
I think at this moment, don't put too much expectation on Sby downtown area. Western Sby has bigger chance to be a truly skyscrapercity. Until now, it has been confirmed several big projects like extension of Bukit Darmo Property, Darmo Fashion Walk by Intiland (aka Dharmala), Union Square, and don't forget, in addition to Ciputra World, Citraland wants to build a superblock in their estate too.

In other parts of Surabaya, I think Suramadu access road (will be named Soekarno-Hatta Street) has a very good chance to be the next CBD of Surabaya. That area looks very diferent now with very wide street and unlimited waterfront city potential. It could be the next battleground among the highrise building developers in Sby.

In smaller scale, I also believe that Middle Eastern Ring Road also has big potential to develop. As I said earlier, it will become the second Ahmad Yani Street, in fact it is even longer than Ahmad Yani Street, right from Juanda Airport to Kenjeran Street. Imagine how long that street will be !! Until now, Galaxy Mall and Sinar Galaxy office building are the only two important development there, the next is Graha Sampoerna, but I don't know how tall it will be.

Ebek21
November 5th, 2008, 08:35 PM
Currently Surabaya container port ranks no 54 worldwide in terms of total annual throughput in the year 2007. Its throughput is 2,11 Mio TEUs. Jakarta ranks no 25 with 3,9 Mio TEUs. No other Indonesian port on the list of 100 busiest container port worldwide. Within South East Asia, Surabaya ranks number 8 after Singapore, Port Klang and Tanjung Pelepas (Malaysia), Laem Chabang (Thailand), Jakarta, Ho Chi Minh City, and Manila.

If all toll road projects from Mojokerto, Kertosono, Pandaan, and Pasuruan has been finished, Surabaya will be back into the game again. That's why construction of Lamong Bay Port is very critical. Otherwise, although we have very potential industrial hinterland, it will be useless without sufficient port facilities. It will cause a bottleneck.

If all infrastructure above has been realized, I believe overtaking Manila and HCM City is only a matter of time.

sbyctzn
November 5th, 2008, 11:39 PM
Agree with Ebek,
but still hope downtown have a big project too,
to make more skyscraper in downtown area.
Agree too about port of lamong bay!!!
Especially Suramadu Bridge, my special most favourite project in Surabaya.

All project in Surabaya is supporting each other,
Toll Road and road (including Suramadu) support port facility, property project support economical condition to make port busy, if port more big, Surabaya will more forward.

:-)

Any others project news again?

sbyctzn
November 5th, 2008, 11:48 PM
@minimax:
No more news about "Revitalization news CBD in Blauran" that have Risma say before.

If it project can be true, and Pemkot can move kampung Blauran wow, i Belief many investor scrambingly to take land for big project like superblock or office building.

Until now we just now that investor from Singapore will apply for "Galeria Tunjungan" project (superblock project like Ciputra world) that location is in left of Majapahit hotel, or in front of Toko Nam site or Tunjungan Hotel.
But this project still misteriusly about when they will start to construction, like union square!

:-)

Ebek21
November 6th, 2008, 02:34 AM
Come on, why so afraid of competition ?

And I always think that LJ Meritus will be a 5-star hotel, but it is mentioned in this article below that it will be a 4-star one.

Hotel Baru Bakal Picu Over Supply

SURABAYA - Ada tujuh hotel baru yang akan berdiri di Jatim tahun depan. Semuanya berada di Surabaya, mulai dari bintang tiga sampai lima. Situasi ini menimbulkan kecemasan bagi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim dan Casa Grande (perkumpulan hotel berbintang Surabaya). Sebab, kehadiran hotel-hotel tersebut dikhawatirkan bisa menimbulkan over supply kamar.

Menurut data yang ada, tujuh hotel yang akan berdiri itu diantaranya Grand City Mall yang merupakan hotel bintang lima. Juga dua hotel baru berbintang empat dan lima dari Ciputra World. Sementara Meritus (ex Ramayana Hotel) akan menambah hotel berbintang empat, Pakuwon dan Aryaduta membangun hotel bintang lima, sementara Oval menjadi satu-satunya hotel bintang tiga yang akan dibangun di Surabaya.

Ketua PHRI Jatim Yulianto Sochebu mengatakan, rata-rata okupansi hotel di Surabaya sebagai kota yang memiliki hotel berbintang terbanyak di Jatim memang cukup tinggi. Sampai Oktober saja rata-rata mencapai 65 persen. ''Minimal memang, batas ideal boleh dibangun hotel lagi di suatu daerah jika tingkat hunian harus mencapai 65 persen,'' ujarnya.

Namun, idealnya pula, maksimal satu tahun hanya ada penambahan 200 kamar hotel. Jika lebih, maka harus ditambah infrastruktur penunjang untuk menarik tamu. ''Misalnya ada obyek wisata baru, atau gedung pertemuan berkapasitas besar.''

Menurutnya jika penambahan kamar lebih dari 200, sebaiknya yang bertambah adalah hotel dengan international chain. ''Setidaknya hotel dengan jaringan internasional akan membawa pasar sendiri. Jika bukan termasuk international chain maka akan kontraproduktif dan rebutan jumlah tamu yang jumlahnya hanya berkembang 5-8 persen,'' ucapnya.

Chairman Casa Grande Yusak Anshori mengungkapkan hal senada. Jumlah kamar hotel berbintang yang ada di Jatim saat ini 4.212 buah. Setelah ada penambahan hotel diperkirakan akan menjadi 5.537 kamar. Padahal, sampai akhir Oktober jumlah tamu yang menginap 1,7 juta orang. Perkembangannya tak lebih dari 10 persen dibanding periode yang sama tahun lalu ''Over supply pasti akan terjadi jika hal ini tak diatasi,'' ujarnya.

Taken from Jawapos, Nov 6, 2008

Hadi
November 6th, 2008, 02:46 AM
[QUOTE=Ebek21;27653016]Come on, why so afraid of competition ?

And I always think that LJ Meritus will be a 5-star hotel, but it is mentioned in this article below that it will be a 4-star one.

ruwet sekali yah.. info tentang floor juga beda2 heuehuehhe

Namun, idealnya pula, maksimal satu tahun hanya ada penambahan 200 kamar hotel. Jika lebih, maka harus ditambah infrastruktur penunjang untuk menarik tamu. ''Misalnya ada obyek wisata baru, atau gedung pertemuan berkapasitas besar.''

kayaknya surabaya sedang gencar2nya membangun tempat wisata baru.... ga papa nambah terus... Sparkling Surabaya. Contoh : Arena Ketabang. itukan didepan GGC ( Grand Gubeng City )....

Ebek21
November 6th, 2008, 03:17 AM
Talking about Blauran, I found this (http://www.radarsby.com/special/revo/revo4.pdf) article from Radar Surabaya. I wonder from where she got the fund to realize her dream. Anybody know ? I never heard about her before.

magali
November 6th, 2008, 03:42 AM
Talking about Blauran, I found this (http://www.radarsby.com/special/revo/revo4.pdf) article from Radar Surabaya. I wonder from where she got the fund to realize her dream. Anybody know ? I never heard about her before.
-----
ebek, i will looking for info about her

Ebek21
November 6th, 2008, 03:53 AM
^^ Hoho, thanks so much Magali !!!

sbyctzn
November 6th, 2008, 05:13 AM
There something unique small news,
JPO on Access Road Suramadu Bridge, design construction of JPO is seem like duplicate the design of construction of main pylon Suramadu Bridge, but now is half progress of construction, someday if done, i will take pic.
He3x creative and uniquely idea.

MinImaX
November 6th, 2008, 06:30 AM
Kampung Blauran has to be moved to Tidar Cosmo Park (or build another low cost apartments) first, for eliminating penggusuran problems that oftenly arise in Surabaya. (Warga Blauran itu memiliki tanah secara sah atau tidak ya... Mungkin lebih tepat relokasi yahh..., kalo penggusuran kesannya tinggal di tanah yang bukan miliknya :p :p)

Agreed too with "why so afraid of competition". Pesaing tidak membuat kita lemah, justru adanya pesaing membuat kita semakin kuat. :)

Off topic: Bunga bank kapan ya turun... :p kalo tinggi mending ditabung saja, bunganya besar sih. :|
Breaking news 11:59: BI Rate Tetap 9,5%. --> Berarti KPA, KPR tetap tinggi...

teddybear
November 6th, 2008, 07:17 AM
^I thought Empire Palace is owned by a big developer. Turns out a non famous female figure. Where she got the money from? This is really amazing.

Hadi
November 6th, 2008, 01:51 PM
Buka Pasar Baru


suarasurabaya.net| Dalam usahanya mempromosikan Surabaya dan Jawa Timur, STPB (Surabaya Tourism Promotion Board) juga mengikuti kegiatan promosi yang dilakukan oleh Pacific Asia Travel Association (PATA) Sweden Chapter.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh PATA Swedia untuk mempromosikan destinasi di Asia untuk pasar Skandinavia (Swedia, Norwegia, Finlandia, Denmark, Islandia) yang jumlah total penduduknya mencapai 21 juta orang dan memiliki karakter menyukai alam, budaya, golf, dan belanja.

Kegiatan promosi dilakukan di dua tempat. Pertama, diadakan di kota Lulea diikuti oleh 32 biro perjalan besar yang menjual Asia, Kedua diadakan di kota Umea dihadiri oleh 25 biro perjalanan. YUSAK ANSHORI Executive Director STPB mengatakan, Skandinavia merupakan pasar potensial untuk digarap lebih serius karena mereka memiliki kesukaan pada alam, golf, budaya, dan belanja yang semuanya ada di Surabaya dan Jawa Timur.

”Disamping itu mereka sangat tertarik untuk mengunjungi Asia karena dianggap sebagai destinasi baru yang menarik. Oleh karena itu kami berusaha untuk masuk duluan sebelum dimasuki destinasi lain,” terang YUSAK.

Permasalahan utama yang harus dihadapi adalah penerbangan langsung ke Surabaya. ”Dengan kondisi saat ini kami mengharapkan penerbangan seperti Singapore Airlines, Malaysia Airlines, Royal Brunei, dan Cathay Pacific karena memiliki penerbangan langsung ke Surabaya. Jika ada penerbangan Langsung Bangkok-Surabaya tentu akan sangat banyak membantu peningkatan jumlah wisman karena Thai Airways terbang langsung dari Stockholm dan Copenhagen ke Bangkok,” tambah YUSAK mengutip siaran persnya untuk suarasurabaya.net, Kamis (06/11).

Sementara itu, GERALD AMOUDRUZ Deputy Chairman PATA Sweden chapter mengatakan, setelah melihat potensi pariwisata Surabaya dan Jawa Timur, pihaknya berencana mengembangkan produk wisata terutama ke Surabaya dan Jawa Timur.

”Langkah pertama kami akan mengadakan Fam Trip dengan biro perjalanan yang menjual Asia dan belum tahu banyak tentang Surabaya dan Jatim. Dengan Familirization Trip kami akan lebih mudah mengemas paket wisata karena kami mengetahui produk yang kami jual,” tutur GERALD AMOUDRUZ.(tok)

Hadi
November 6th, 2008, 02:04 PM
http://img134.imageshack.us/img134/4571/ljmeridiensurabaya1ts3.jpg

http://img399.imageshack.us/img399/7640/ljmeridiensurabaya2hb1.jpg

http://img134.imageshack.us/img134/3339/waterplacesurabaya1lr6.jpg

http://img399.imageshack.us/img399/2715/waterplacesurabaya2sy0.jpg

tomuro
November 6th, 2008, 02:59 PM
Saya mohon pada saudara -saudari yang bisa memberikan informasi lengkap dan akurat tentang Pusat grosir Surabaya(PGS) di depan PAsar turi secepatnya, seperti perputaran uang tiap harinya di PGS berapa besar, dan lainnya buat studi kelayakan bisnis karena perusahaan kami mau buka cabang di PGS.Mohon bantuan saudara-saudari.Terima kasih atas perhatiannya.

tomuro

tomuro
November 6th, 2008, 03:16 PM
Saya minta tolong agar saudara-saudari yang tahu tentang informasi Pusat Grosir Surabaya, mohon bantuannya u/reply post saya di forum ini secepatnya.Contoh informasi yang saya butuhkan tentang Pusat grosir Surabaya adalah sebagai berikut :
"Pasar Turi merupakan pusat grosir terbesar di Surabaya, bahkan di Jawa Timur. Pasar ini juga menjadi sentra kulakan pedagang dari kawasan Indonesia timur. Barang-barang dari Pasar Turi diangkut dan dijual ke berbagai belahan kawasan ini.
"Pasar Turi merupakan salah satu pemasok beberapa komoditas ekspor asal Jatim ke negara- negara di Benua Afrika," ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri Surabaya Rudiansyah, Jumat. Pasar Turi yang luas bangunannya 33.509 memiliki 4.795 kios yang tersebar di empat lantai.
Pakar statistik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Kresnayana Yahya mengatakan, berdasarkan survei, rentang transaksi harian yang terjadi langsung Rp 3 juta hingga Rp 15 juta per pedagang di kios resmi maupun tidak resmi. Total jumlah pedagang 5.000 lebih atau setara dengan Rp 75 miliar. (ULE/NIK/BEE)"

JAdi, informasi yang saya butuhkan adalah
-Sekarang ada berapa kios yang buka di PGS
-rentang transaksi harian yang terjadi di PGS berapa per pedagang di kios resmi maupun tidak resmi
-Total jumlah pedagang di PGS
-perputaran uang di PGS tiap harinya berapa
- dan lain2 yang berhubungan dengan PGS.

Tolong.Saya membutuhkan cepat karena perusahaan saya mau membuka cabang di PGS.Informasi tersebut buat studi kelayakan bisnis.Mohon bantuan dari saudara-saudari.

Terima kasih atas perhatiannya.

tomuro
November 6th, 2008, 03:21 PM
Saya mohon bantuan saudara-saudari untuk segre reply post saya di forum ini karena saya sangat membutuhkan informasi tentang PGS(PUsat Grosir Surabaya).


Terima kasih atas perhatiannya.

yudz83
November 6th, 2008, 04:06 PM
^^

waduh.. aku kok gak ngerti yo mas..

Ebek21
November 6th, 2008, 04:19 PM
Saya mohon bantuan saudara-saudari untuk segre reply post saya di forum ini karena saya sangat membutuhkan informasi tentang PGS(PUsat Grosir Surabaya).

Terima kasih atas perhatiannya.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/5_20080708_153220100.jpg

Waduh kalau saya bisa jawab pertanyaanmu yg detail itu, saya sendiri sudah jadi pedagang di situ atau malah jadi bosnya PGS sekalian hehe. Sorry tidak bisa bantu jawab, tapi silahkan lihat langsung saja website mereka disini (http://www.lamicitra.com/projects.php?pID=5)

Ebek21
November 6th, 2008, 04:23 PM
Meanwhile, while trying to help tomuro, I found several rendering of Lamicitra's next projects.

Mega Darmo

The location is right beside The Zoo.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/12_20080709_1347448.jpg

Another landmark project offered by PT. Lamicitra Nusantara, Tbk. to Surabaya city government for making a city icon and as part as a solution to the current traffic problem occurred is the introduction of Mega Darmo Project. The project is intended to build by Lamicitra with the aim of providing a representative and proper road access between southern and eastern part of Surabaya to western part of Surabaya.

Inside the total area for development of 500.513 m2, destined for superblock development consisting mall, offices, apartments and hotels. The project intends to commence in 2010.

Ebek21
November 6th, 2008, 04:26 PM
Surabaya Design Center

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/11_20080708_16585882.jpg

A new and breaking through development concept that will be introduced by PT. Lamicitra Nusantara, Tbk. is the establishment of Surabaya Design Center (SDC) as building material products and services center. The premises prepared by the company is located in the center of Surabaya city at Basuki Rahmat street not far from the current conventional building material supply center.

The development is a mixture development combining mall and office area. The lower part of the building intended to be as mall for building material and its associated products and services where the upper part will be used as office development including for the head quarter office for the holding company, PT. Lamicitra Nusantara Tbk. The building will be constructed 18 storeys high with total floor space of 21,000 m2. The project value worth approximately US$ 27 millions.

Ebek21
November 6th, 2008, 04:29 PM
Darmo Hill Apartment

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/14_20080708_17144382.jpg

As the life style of Surabaya city's society is improving in accordance with the global trend as well as an increase of traffic in the city area, people in Surabaya becoming interest with an easy, affordable and convenience concept of living. Apartment Darmo Hill is located in the frontage of Darmo Hill Real Estate which reside in a strategic and one of the most prestigious real estate location in Surabaya city. The total land area is 24.000 m2 and PT. Lamicitra Nusantara, Tbk. plans to build 4 apartment towers, each tower consist of 21 floors with 378 rooms. Each room has total area between 25 m2 to 216 m2. The total investment is estimated to be around US$ 60 millions.

Ebek21
November 6th, 2008, 04:35 PM
Actually Lamicitra has another project called Madura Industrial Seaport City, but I don't think they have financial capability and sufficient experience to realize this project, which is said to cost USD 600 Mio, built in 10 phases (phasene gak kurang akeh tah ?). It seems an imaginary project, at least for me.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/13_20080708_1712361.jpg

DJ_Archuleta
November 6th, 2008, 04:56 PM
Kereeen banget Surabaya.. kayaknya saingan ama Kota Batam nih :)

teddybear
November 6th, 2008, 05:24 PM
Ebek, can you pinpoint exactly where SDC location in Basra? I like its design. Also the location of Mega Darmo? Surabaya Grosir... is it built already, its location is around Dupak-Semarang?
Nice projects but when they are going to build?
Thanks for posting!

Hadi
November 6th, 2008, 05:48 PM
Meanwhile, while trying to help tomuro, I found several rendering of Lamicitra's next projects.

Mega Darmo

The location is right beside The Zoo.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/12_20080709_1347448.jpg

Another landmark project offered by PT. Lamicitra Nusantara, Tbk. to Surabaya city government for making a city icon and as part as a solution to the current traffic problem occurred is the introduction of Mega Darmo Project. The project is intended to build by Lamicitra with the aim of providing a representative and proper road access between southern and eastern part of Surabaya to western part of Surabaya.

Inside the total area for development of 500.513 m2, destined for superblock development consisting mall, offices, apartments and hotels. The project intends to commence in 2010.




Sebelah mana ya??? apa Jl Diponegoro itu???.... deketnya Oval Hotel???
Kok ada Ir mancur besar disana, plus ada flyover juga... dimana ya?? ga bisa membayangin

Ebek21
November 6th, 2008, 06:28 PM
This is the location of Mega Darmo. Of course, no water fountain or flyover there at this moment. At least, now we know who is the owner of the huge land in Adityawarman Road I have questioned in previous page (opposite to Sutos). But before starting this project, they still have to demolish many small houses along this Bumiarjo Road.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MegaDarmo.jpg

Ebek21
November 6th, 2008, 06:32 PM
And this one is the location of SDC. Right opposite the LJ Meritus Hotel and side by side with the Citibank Building.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/SDC1.jpg

Ebek21
November 6th, 2008, 06:40 PM
And I think this is the location of Darmo Hill Apartment, behind Java Paragon and near Equator Hotel.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DarmoHill.jpg

Ebek21
November 7th, 2008, 03:42 AM
Jembatan MERR Dibangun Lagi

SURABAYA - Pembangunan jembatan middle east ring road (MERR) II-C untuk tahap kedua awal November 2008 ini mulai dikerjakan. Jembatan tahap kedua ini dibangun di sebelah timur jembatan pertama. Saat ini, lahan untuk penanaman paku bumi di sisi selatan dan utara jembatan sudah disiapkan. Agung, Konsultan PT Wirama Karya ketika ditemui di lokasi pembangunan jembatan, Kamis (6/11) mengatakan jembatan akan dibangun oleh PT Wika. Sedangkan untuk menyiapkan lahan dan pemasangan pasak bumi, menggunakan peralatan dari PT Sumber Jaya.

Menurut Agung total dana yang digunakan untuk pembangunan jembatan dan akses jalan sepanjang 6,45 kilo meter, mulai dari Jl Arief Rahman Hakim hingga Pondok Tjandra, sebesar Rp 117 miliar. Dari biaya sebesar itu, sebanyak Rp 13 miliar di antaranya khusus untuk pembangunan jembatan MERR II-C tahap kedua.

Taken from Surya, Nov 7, 2008

=NaNdA=
November 7th, 2008, 06:20 AM
wow Surabaya!! :okay:

Ebek21
November 7th, 2008, 10:06 AM
Sahid Surabaya segera raih bintang 4

SURABAYA: Manajemen Hotel Sahid Surabaya opimistis target untuk menyandang peringkat bintang empat akan terealisasi akhir 2008, saat hotel itu menapaki usia ke-19. Martono Saputro, General Manager Hotel Sahid Surabaya, mengatakan upaya untuk meningkatkan peringkat hotel Sahid Surabaya itu sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Menurut dia, pembahasan masalah itu hampir rampung 100% sehingga pada akhir tahun target tersebut diharapkan bisa tercapai. "Renovasi eksternalnya selesai 100%, sedangkan pembenahan interiornya sudah lebih 50%. Desember 2008 diharapkan rampung seluruhnya," ujar Martono kepada Bisnis di Surabaya, kemarin.

Dia mengatakan upaya menaikkan peringkat Hotel Sahid Surabaya dari hotel bintang tiga menjadi bintang empat merupakan upaya perusahaan untuk mendongkrak citra Sahid yang pernah jaya pada 1995. Hotel Sahid Surabaya pada 9 November 2008 berulang tahun ke-18.

Selain itu, lanjut Martono, Sahid Group akan memasuki seluruh segmen pasar hotel bintang di Surabaya, dengan meng operasikan dua hotel baru yakni Sahid Imari Surabaya dan Hotel Grand Sahid, yang pembangunannya dijadwalkan selesai pada 2010.

Manajemen Sahid Group, kata dia, telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk mengelola Hotel Sahid Imari Surabaya dan Hotel Grand Sahid. Sahid Imari yang merupakan hotel bintang tiga, itu dibangun di Jemursari, Surabaya Selatan. Sementara Grand Sahid adalah hotel bintang lima yang berlokasi di kawasan Tunjungan, Surabaya.

Melalui pengembangan bisnis itu, Sahid Grup akan berperan di berbagai kelas untuk bisnis perhotelan di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Menurut dia potensi pasar hotel bintang lima dan bintang tiga di Surabaya masih sangat besar. "Pangsa pasar hotel bintang lima di Surabaya baru sekitar 45% dan untuk hotel bintang tiga sekitar 60%," ujarnya. Itu berarti, masih memungkinkan bagi jaringan hotel Sahid Grup untuk menggarap seluruh segmen pasar hotel berbintang di Surabaya.

Saat ini rata-rata tingkat hunian hotel Sahid Surabaya dengan 200 kamar dan 200 unit apartemen, mencapai 78%. Diharapkan sampai akhir tahun angka okupansi tersebut dapat ditutup pada kisaran 76%-78%.

Taken from Bisnis Indonesia, Nov 7, 2008

ANTHONY @ SURABAYA
November 7th, 2008, 12:38 PM
Found at the previous page in this forum about PAKUWON HOTEL.
Have idea?

teddybear
November 7th, 2008, 05:16 PM
^Isn't that Sahid has cancelled their plan to put 2 new hotels? Which news is older? If Grand Sahid will be built on Tunjungan, on that stalled project, it will be nice, Surabaya will have less eyesore. But isn't that site is quite small for a "Grand" hotel??

Ebek21
November 7th, 2008, 05:39 PM
Isn't it Pakuwon will use one of Waterplace towers as 5-star hotel ?

And regarding the Sahid, seems they have cancelled the apartment construction but keeps go ahead with Sahid Imari. Meanwhile no recent news about Grand Sahid for quite a time, which leads to conclusion of cancellation, but with this article above, maybe there's a little chance they do not cancel it. And I think the site (ex Aurora) is large enough to have a skyscraper there if they want. Or they may build a heritage hotel like Majapahit, which doesn't require height. That site have the approx. same size as JW Marriott, and much bigger than LJ Meritus.

teddybear
November 7th, 2008, 07:32 PM
^Really? I think Marriott is bigger. There are still unused plot of land besides Marriott and I wonder if they plan anything built over there.

If only the news also states how many floor Grand Sahid will be!

Assume Grand Sahid will be built, then Surabaya still have 3-4 more eyesores: E2 and Adistana, Crystal Garden Apartment, and stalled building on Basra. And of course, still many idle plots!

We need more people like Trisulowati, owner of Empire Palace.

Ebek21
November 8th, 2008, 05:20 AM
As I have mentioned before, in response to the worsening global financial crisis, the Chinese banking sector has taken some measures to protect themselves and the economy of the home country. But since this project is govt to govt deal, I think it won't take long time to unfreeze the credit.

All respect to Indonesian and Chinese consortium of contractors who works day and night to speed up the construction of this megaproject.

Tinggal Sepuluh Persen Lagi

Pembangunan Jembatan Suramadu Dikebut

SURABAYA - Pembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Terbaru, penggarapan akses di sisi Surabaya maupun Madura nyaris tuntas. Jika dirata-rata, penyelesaian proyek prestisius itu tinggal sepuluh persen.

Di sisi Surabaya, hingga saat ini penyelesaian pembangunan akses menuju jembatan sudah mencapai 91,76 persen. Beberapa pekerjaan kini dalam tahap penyelesaian. Mulai pengaspalan hingga pengerasan lahan.

Pembangunan causeway (jalan pendekat menuju jembatan) juga hampir rampung. Progresnya sudah mencapai 98,6 persen. Bahkan, di beberapa ruas sudah mulai dipasang sarana utilitas jalan seperti lampu dan jalur khusus roda dua.

Progres di sisi Madura pun lumayan. Yang sudah diaspal mencapai sembilan kilometer di antara total akses sepanjang 11,5 kilometer. "Sarana utilitas juga sudah dipasang," kata Kepala Satker Proyek Suramadu sisi Madura Siswo Dwiyanto kemarin (7/11). Pembangunan causeway di sisi tersebut sudah mencapai 98,9 persen. Utilitas jalan pun terpasang di 20 bentang (di antara total 45 bentang). Pelaksana proyek juga baru saja merampungkan pembangunan dua jembatan flyover yang menjadi salah satu bagian dari akses Suramadu di sisi itu.

Bagaimana dengan bagian lain jembatan? Dia mengatakan sudah cukup baik. Rinciannya, bentang tengah sudah berjalan 81,50 persen, main bridge 84,14 persen, approach bridge sisi Madura mencapai 79,47 persen, dan approach sisi Surabaya 76,82 persen.

Meski demikian, masih ada beberapa masalah yang terus menghantui. Salah satunya adalah pendanaan. Untuk kali kesekian, pemerintah pusat batal mencairkan kekurangan anggaran tersebut. Itu tidak lepas dari kembali tertundanya pencairan dana pinjaman luar negeri (additionnal loan) dari Bank Exim of China.

Keterlambatan pendanaan tersebut membuat banyak pihak merasa khawatir. Pasalnya, penundaan itu merupakan kali ketiga. Rencana semula, dana pinjaman tersebut sudah cair pada 15 September lalu. Namun, karena beberapa problem, investor Tiongkok menunda hingga 20 Oktober. Faktanya, realisasi peminjaman dana tersebut kembali ditunda. Praktis, kini pelaksana proyek mengandalkan dana Rp 50 miliar hasil pinjaman Bank Jatim sebagai dana talangan. Padahal, kebutuhan penyelesaian pembangunan konstruksi Suramadu masih besar.

"Untuk saat ini, memang masih belum terlalu menganggu. Tapi, jika dana tambahan itu tidak juga cair, tentu kami agak kesulitan juga," kata Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V A.G. Ismail.

Sesuai dengan rencana, Bank Exim of China mengucurkan dana pinjaman luar negeri sebesar USD 68,93 juta. Dana itu digunakan untuk menutup kebutuhan pembangunan konstruksi serta menstabilkan cash flow konsorsium kontraktor. Sambil menunggu pencairan dana, pelaksana proyek baru saja mendapat dana talangan sementara dari Bank Jatim.

Taken from Jawapos, Nov 8, 2008

glitz_boy
November 8th, 2008, 06:48 AM
hey ... but at least now Surabaya has been offered as one of the main destination for a 4D/3N tour package from singapore ... which i never see before! so muz build more hotel lor .... =))

Ebek21
November 8th, 2008, 08:30 AM
Surabaya-Hongkong flight 6 times a week :)

Tumbuh Pesat, Tambah Frekuensi Penerbangan

SURABAYA - Gejolak krisis tak memengaruhi pertumbuhan industri penerbangan. Buktinya, sejumlah maskapai justru semakin gencar menambah frekuensi penerbangan. Salah satunya adalah Cathay Pacific yang kembali menambah frekuensi penerbangan Surabaya-Hongkong menjadi enam kali seminggu mulai 2 Desember mendatang.

"Pertumbuhan jumlah penumpang sangat pesat seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis dan pariwisata," kata Country Manager Cathay Pacific Indonesia Vincent Li dalam jumpa pers kemarin (7/11).

Diakuinya, kalau penambahan frekuensi punya tujuan untuk meraih pasar yang lebih besar. Terlebih, perkembangan hubungan perdagangan Indonesia dan Tiongkok makin meningkat. Li juga tak memungkiri kalau krisis tetap memberikan dampak bagi industri penerbangan. Tapi, dampaknya tak terlalu signifikan.

Dan pihaknya melakukan penambahan frekuensi karena melihat fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Selain itu, harga minyak dunia merosot sehingga biaya operasional bisa ditekan. ''Kami telah menurunkan fuel surchage menjadi USD 25 dari USD 29,9. Sedangkan untuk fuel surchage penerbangan jarak jauh sudah diturunkan menjadi USD 106,7 dari USD 118,5,'' jelasnya.

Berdasarkan pengalaman, kata dia, pihaknya mampu melewati krisis dengan baik. Misalnya, saat 2003 dimana isu SARS merebak sehingga orang khawatir melakukan perjalanan ke Tiongok. "Ini didukung oleh brand yang baik, jaringan yang luas, dan kemampuan untuk efisiensi cost," terangnya.

Maskapai milik Swire Group itu mulai beroperasi di Surabaya pada 1995 dengan dua kali penerbangan per minggu. Pada 2004, frekuensi penerbangan ditambah menjadi empat kali dan ditingkatkan menjadi lima kali seminggu sejak 1 Februari tahun ini. Total, frekuensi penerbangan Indonesia-Hongkong mencapai 29 kali per minggu.

Taken from Jawapos, Nov 8, 2008

Ebek21
November 8th, 2008, 08:33 AM
The idea is good, but sadly only 4 floors..

Platinum Ceramics bangun sentra showroom di Surabaya

SURABAYA (Bisnis.com): PT Platinum Ceramics Industry meningkatkan pelayanan kepada konsumen dengan membangun sentra showroom keramik Platinum di pusat Kota Surabaya.

Welly Santoso, Senior Manager Business Development PT Platinum Ceramics Industry, mengatakan showroom empat lantai dengan masing-masing seluas 1.000 meter persegi itu bukan hanya sebagai tempat display produk tetapi juga bagian dari upaya memanjakan pelanggan untuk melakukan konsultasi desain.

"Awalnya ide mendirikan sentra showroom atau gerai Platinum terbesar di Indonesia ini untuk merespons permintaan pelanggan yang ingin mendapatkan contoh konkret dari penataan desain keramik Platinum sesuai fungsinya," ujar Welly di sela-sela launching showroom Platinum di kawasan Panglima Sudirman Surabaya, hari ini.

Menurut dia, dengan display yang lengkap akan memudahkan konsumen untuk mengaplikasikan keramik bersangkutan di dalam rumahnya. Pasalnya, tidak semua pelanggan dalam merenovasi melibatkan tenaga arsitek. Sementara pasar terbesar keramik Platinum adalah para user, sedangkan pasar pengembang atau corporate tidak lebih dari 20%, itu pun biasanya setingkat apartemen.

Welly mengatakan keberadaan sentra Showroom ini sekaligus untuk melengkapi 10 gerai Platinum yang tersebar di Jakarta, Semarang, Bandung dan Surabaya. Outlet tersebut dipasok oleh tiga pabriknya yang berada di Gresik, Surabaya dan Bekasi

Taken from Bisnis Indonesia, Nov 8, 2008

Hadi
November 8th, 2008, 02:01 PM
surabaya ini kok kurang ya proyek2 gedung besar gitu above 20 lantai

MinImaX
November 8th, 2008, 02:49 PM
a broader view of mega darmo superblock

http://i278.photobucket.com/albums/kk116/gos-x/architectural/megadarmo-.jpg

Hadi
November 8th, 2008, 03:20 PM
Cathay Pacific Tambah Frekuensi, Terbangi Surabaya-Hongkong 6 Kali Seminggu Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Saturday, 08 November 2008
SURABAYA - SURYA -Cathay Pacific menambah frekuensi penerbangan Surabaya-Hongkong (pp), dari semula lima kali menjadi enam kali dalam seminggu. Rute ini akan resmi beroperasi mulai 2 Desember 2008, setiap hari kecuali hari Sabtu setiap pukul 08.20 WIB. Alasan penambahan frekuensi ini, menurut Country Manager Indonesia Cathay Pacific Vincent Li, karena trafik yang cukup tinggi mengingat Hongkong adalah salah satu kantong TKI terbesar asal Jatim. Selain itu, Hongkong juga dipandang sukses menjadi mitra pengembangan bisnis dan industri Indonesia.

Vincent Li mengatakan, pasar Indonesia, khususnya Surabaya, masih cukup potensial digarap. “Indonesia cukup liberal dan lebih responsif terhadap kehadiran sejumlah maskapai asing. Terbukti selama ini load factor Cathay Pacific terus merangkak dari kisaran 70 persen menjadi 80 persen,” jelasnya, di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (7/11).

Jumlah penumpang terbanyak Cathay Pacific adalah kalangan TKI. “Angka persisnya kita tidak bisa hitung, namun dugaan kami mereka yang sering melakukan perjalanan Surabaya-Hongkong adalah para TKI. Selebihnya, para pengusaha dan pelancong,” lanjutnya.

Seiring penambahan frekuensi ini, Cathay Pacific juga memperbarui desain kabin untuk penerbangan kelas ekonomi, bisnis hingga eksekutif. “Meski kita buat desain baru, tetapi tiket pesawat tidak kita naikkan,” katanya.

Untuk rute Surabaya-Hongkong, paket perjalanan delapan hari di kisaran 560 dolar AS (sekitar Rp 6 juta). Tarif ini sudah termasuk pajak dan fuel surcharge (biaya tambahan untuk bahan bakar).

Manager Cathay Pacific East Indonesia Martin Xu menambahkan, pihaknya juga tidak akan menurunkan tarif fuel surcharge, meski harga minyak dunia terus mengalami penurunan hingga berada 61 dolar AS per barel. “Tarif fuel surcharge kami terhitung paling rendah di antara maskapai asing lain. Kami juga sudah menurunkan beberapa kali,” lanjutnya.

Per 1 Oktober, fuel surcharge perjalanan jarak dekat turun dari 29,6 dolar AS menjadi 25,10 dolar AS. Sedangkan untuk jarak jauh dari semula 118 dolar AS menjadi 106,7 dolar AS. “Jika sebelum Lebaran kita menambah ekstra penerbangan, maka pada libur Natal dan pergantian tahun kita tidak akan melakukan langkah serupa demi alasan efisensi,” tuturnya. ame


kayaknya ga akan oversupply deh hotel disurabaya....

Ebek21
November 9th, 2008, 09:25 AM
This Mega Darmo project is even bigger than what I thought before. With 50 ha, you can make a small-scale concrete jungle there. And location-wise, it's also much better and bigger than the neighbouring Ciputra World. IMO, if Lamicitra could find a financially sound business partner in developing this project, it has a really great potential. And just reminding, Pemkot will also build the second Mayangkara flyover there.

More important, now Ahmad Yani Street has two mega project in both tips, Cito in the south and Mega Darmo in the north. And also two infrastructur projects in both tips, Waru-Juanda tollroads i the south and twin flyover in the north. Slowly but sure this Ahmad Yani Street is shaping up into a modern CBD area.

Ebek21
November 9th, 2008, 09:44 AM
This article has no relation with city construction, but it's still very important as a milestone for our struggle into a more civilized urban society.

And I believe we need his statue (preferably big one) in a strategic location somewhere in the city as a landmark to his contribution to the city and the nation.

Akhirnya Kota Pahlawan Punya Pahlawan

Perjuangan panjang dan berliku arek-arek Suroboyo mengusir tentara Belanda (NICA), yang membonceng tentara Sekutu untuk kembali menjajah Indonesia, menjadikan Surabaya sebagai Kota Pahlawan.

Namun, sebagai Kota Pahlawan, hingga awal Nopember 2008 ternyata Surabaya belum memiliki seorang sosok yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Padahal, peristiwa 10 Nopember 1945 merupakan bukti yang tidak terbantah bahwa banyak warga Surabaya yang kiprah perjuangannya layak mendapat gelar kepahlawanan. Salah satunya, Sutomo alias Bung Tomo.

Bung Tomo adalah ikon Surabaya. Gaya khas pidatonya yang membara penuh semangat membakar arek-arek Suroboyo bertempur melawan NICA. Pidatonya mampu mengobarkan perjuangan rakyat Surabaya menghadapi kembalinya pasukan penjajah.

Seruan heroik Bung Tomo dalam siaran radio untuk menentang Belanda tertulis dalam sejarah Indonesia dengan tinta emas. Dalam buku sejarah bangsa, Bung Tomo adalah tokoh sentral pertemupran 10 Nopember 1945.

Namun, tokoh yang tak diragukan lagi peran dan kepahlawananya ini belum diakui pemerintah sebagai pahlawan nasional.

Setelah 63 tahun peristiwa pertempuran di Surabaya yang melahirkan 10 Nopember sebagai Hari Pahlawan, akhirnya Kota Pahlawan punya pahlawan nasional.

Tokoh pejuang asal Surabaya, Bung Tomo, akan mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah. Penganugerahan itu akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 Nopember.

Rencana pemberian gelar kepada salah satu tokoh pertempuran melawan tentara sekutu di Kota Surabaya itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh kepada wartawan di Surabaya, Minggu (2/11).

"Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Tomo menjadi kabar baik bagi masyarakat Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya menjelang peringatan Hari Pahlawan," kata mantan Rektor ITS yang asli arek Suroboyo tersebut.

Bung Tomo menjadi salah satu dari beberapa tokoh lainnya yang akan menerima gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah, dan rencananya gelar itu diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Bung Tomo, sekaligus mengakhiri polemik berkepanjangan.

Usul pemberian gelar pahlawan nasional kepada Bung Tomo pernah disampaikan kepada pemerintah, tapi tidak mendapat persetujuan. Selama itu pula, keluarga besar Bung Tomo tidak pernah mempermasalahkan gelar tersebut.

"Saya tidak tahu, mengapa gelar ini tidak diberikan sejak dulu. Bagi saya itu bukan persoalan, karena yang penting sekarang Bung Tomo sudah diakui sebagai Pahlawan Nasional," kata Nuh.

Menkominfo mengatakan, ada beberapa prosedur yang harus dilalui sebelum seorang tokoh mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Prosedur itu di antaranya tokoh itu diusulkan sekelompok masyarakat kepada pemerintah provinsi, kemudian diteruskan kepada Departemen Sosial.

"Dari Depsos, usul disampaikan kepada tim pemberi anugerah jasa-jasa nasional untuk ditindaklanjuti. Kalau dianggap layak dan sesuai persyaratan, maka tokoh itu akan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional," kata Nuh menjelaskan.

Ia juga menambahkan bahwa presiden memiliki hak prerogatif untuk memberikan gelar kepada seseorang yang dianggap berjasa kepada bangsa dan negara. "Tapi semuanya tetap melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku," katanya.

Kritis

Keluarga Bung Tomo menilai, kekritisan pria yang lahir di Kampung Blauran, Surabaya, pada 3 Oktober 1920, ituterhadap rezim yang berkuasa di Tanah Air selama ini, mulai Orla (Soekarno) hingga Orba (Soeharto), menjadi penyebab belum diakuinya Bung Tomo sebagai Pahlawan Nasional.

Pertemanannya dengan Proklamator RI, Soekarno, memburuk setelah keduanya terlibat pertengkaran.

Saat itu, Bung Tomo menanyakan sesuatu yang bersifat pribadi kepada Bung Karno sebagai upayanya memberikan peringatan. Namun, hal itu justru membuat Bung Karno tersinggung.

Hubungan dengan Soeharto pun memburuk setelah Bung Tomo dengan terang-terangan mengkritik kebijakan ekonomi Soeharto yang mengabaikan pemerataan.

Ceramah Bung Tomo yang kritis di berbagai kampus dianggap menyudutkan pemerintah.

Lontaran kritik itulah yang membuat Bung Tomo dipenjarakan selama setahun oleh pemerintah saat itu, sejak 11 April 1978.

Berbagai jabatan kenegaraan penting pernah diemban Bung Tomo, seperti Menteri Negara urusan Bekas Pejuang Bersenjata/Veteran sekaligus Menteri Sosial Ad Interim pada 1955-1965 di era Kabinet Perdana Menteri Burhanuddin Harahap.

Bung Tomo juga tercatat sebagai anggota DPR pada 1956-1959 mewakili Partai Rakyat Indonesia. Sikap kritis Bung Tomo dibawa hingga akhir hayatnya. Dia meninggal saat menunaikan ibadah haji tahun 1981.

Bung Tomo pernah berpesan bahwa dirinya tidak ingin dimakamkan di Taman Makam Pahlawan,, karena baginya pemakaman itu banyak diisi "pahlawan kesiangan".

Jenazah Bung Tomo akhirnya dibawa pulang ke Indonesia pada tahun 1982 dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel, Surabaya.

Putra tertua Bung Tomo, H.M. Bambang Sulistomo Sip. MSi, pada seminar dalam rangkaian 100 tahun Kebangkitan Nasional di RRI Surabaya, 24 Mei 2008 menuturkan, "sejarah yang sudah tercemar oleh persaingan dan konflik kepentingan dari kekuatan politik, akhirnya hanya melahirkan tokoh pejuang atau bahkan gelar pahlawan hasil rekayasa politik".

Menurut dia, untuk menilai seorang tokoh, kelompok, atau golongan yang berperan dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, memang diperlukan sebuah tim independen yang bebas dari pengaruh kekuasaan politik, bebas dari konflik kepentingan politik dari suatu rezim yang sedang berkuasa.

Dia mengatakan, gelar pahlawan yang bisa diberikan kepada seseorang tokoh seharusnya didasarkan kepada "sikap kepahlawanan" seseorang yang selama hidupnya membaktikan dirinya kepada rakyat dan bangsanya, meskipun tokoh tersebut menolak membaktikan diri kepada sebuah rezim yang berkuasa.

Seorang tokoh pejuang yang kemudian mendapat gelar pahlawan, katanya, seharusnya adalah seorang warganegara yang selama hidupnya secara konsisten menunjukkan sikapnya yang lurus untuk membela kepentinga rakyat dan bangsanya.

Ia menuturkan, seseorang tersebut dapat lahir dari latar belakang pendidikan, ideologi, kelas masyarakat dan budaya apapun juga.

Sejarah yang benar adalah sejarah yang tidak mengajarkan atau berisi diskriminasi terhadap tokoh, kelompok, golonga, aliran, agama, etnis, ideologi atau peristiwa apapun.

"Sejarah yang benar, baik itu dirasakan manis atau pahit, akan menjadi pegangan bagi generasi berikutnya untuk mempertahankan keberadaan dan kelangsungan nilai, norma budayanya, kehidupan negara, rakyat dan bangsanya," kata Bambang Sulistomo.

Taken from Kompas, Nov 9, 2008

Ebek21
November 9th, 2008, 10:00 AM
Central market is lucrative business, especially in a big city like Sby. Once they announce the plan for central market, definitely many investors will come.

I believe, with the policy and effort of the current municipal govt, no longer than 2 years from now, we can say goodbye to the smelly Pasar Keputran :)

And Tambak Osowilangun is a great candidate for central market, IMO. So another remote part of Surabaya will flourish too.

Empat Investor Ajukan Penawaran Pembangunan Pasar Induk

SURABAYA - Rencana Pemkot Surabaya untuk membangun pasar induk mulai ramai mendapatkan respons. Hingga kemarin (8/11), empat investor sudah mengajukan penawaran guna mengerjakan proyek tersebut. Pemkot pun akan memilih investor yang mampu menunjukkan konsep pengelolaan pasar terbaik.

Direktur Utama PD Pasar Surya Ahmad Ganis Poernomo mengatakan saat ini sedang mencari model pengelolaan pasar yang terbaik. "Karena itu, semakin banyak investor yang berminat, semakin bagus untuk kami. Mereka akan berlomba memberikan sistem pengelolaan terbaik," jelasnya.

Ganis mengungkapkan, pasar induk memang sudah menjadi kebutuhan bagi kota sebesar Surabaya. Ada beberapa keuntungan dengan dibangunnya pasar induk itu. Di antaranya, pasar tradisional lebih tertata. Sebab, beberapa pasar yang merupakan sentra sayur, buah, ikan, maupun ayam bakal dijadikan satu tempat.

Pasar induk itu juga akan menyuplai sub-sub pasar di berbagai kawasan. Misalnya, Pasar Pucang, Tambahrejo, dan Wonokromo. "Saat ini kondisi pasar sayur terpecah-pecah. PKL juga selalu meluber di sekitar pasar. Jadinya, pasar selalu identik dengan kekumuhan," ujar Ganis.

Menurut Ganis, dengan adanya pasar induk, potensi perdagangan yang dimiliki Surabaya atau Jawa Timur akan kelihatan. Nanti antarsesama pasar induk di berbagai provinsi saling menyuplai barang dagangan yang dibutuhkan. Misalnya, Surabaya bisa menyuplai sayur atau ikan ke pasar induk di Jakarta. "Demikian pula sebaliknya, daerah lain bisa menyuplai jika kita kekurangan dagangan," ungkap alumnus FE Unair itu.

Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Muhammad Rosul mengatakan, yang tertarik membangun pasar induk tidak hanya investor lokal, tapi juga investor luar. Namun, di antara empat investor tersebut, ada satu yang sungguh-sungguh ingin membangun proyek itu.

''Sebenarnya, sudah dua tahun ini investor tersebut melakukan penjajakan dengan pemkot maupun kami. Mereka siap berinvestasi berapa pun juga,'' terangnya. Diprediksi, investasi yang dibutuhkan untuk menggarap proyek itu ialah Rp 100 miliar. "Besarnya nilai investasi tidak menjadi persoalan bagi investor yang satu ini. Sebab, pemilik salah satu hotel di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, itu begitu berminat menggarap proyek tersebut," ucapnya.

Sementara itu, sekitar enam hingga tujuh di antara 13 hektare lahan yang disediakan pemkot di Tambak Osowilangun akan dipakai untuk pasar induk. Sisanya dimanfaatkan untuk membangun terminal pelelangan ikan (TPI). Dengan demikian, kawasan tersebut nanti terintegrasi untuk perdagangan.

Taken from Jawapos, Nov 9, 2008

Pemkot Siapkan Lahan 13 Hektare di Tambak Osowilangun untuk Pasar Induk

Pemkot Respons Positif Tawaran Investor

SURABAYA - Pemkot merespons positif tawaran investor untuk membangun pasar raya di Surabaya. Salah satu alasannya, investor penggarap proyek tersebut siap menyediakan semua kebutuhan dana pembangunan pasar. Untuk itu, pemkot berencana menyediakan lahan seluas 13 hektare di Tambak Osowilangun.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Bambang D.H. mengakui rencana tersebut. Dia mengatakan, investor yang akan menggarap proyek itu adalah pemain lama yang pernah menawarkan pembangunan pasar induk di Surabaya. "Namun, ketika itu belum ada kejelasan lahan. Sebenarnya, yang akan kami bangun bukan pasar raya, melainkan pasar induk," terangnya.

Menurut Bambang, Surabaya membutuhkan pasar induk yang menyediakan sayur, buah, maupun ikan. Kebutuhan itu mendesak setelah kawasan Genting -yang di dalamnya terdapat pasar- diratakan dengan tanah oleh Pengadilan Negeri Surabaya. "Mantan pedagang di Genting sudah datang ke pemkot untuk meminta tempat relokasi. Jadi, persoalan itu harus dipikirkan secara menyeluruh," ungkapnya.

Kendati merespons positif tawaran investor, Bambang belum memutuskan secara resmi detail pembangunan pasar induk tersebut. Sebab, dia belum tahu apakah semua pedagang bisa diakomodasi di pasar induk yang ditawarkan oleh investor. "Akan dikaji bappeko. Sebab, bappeko berencana merelokasi pedagang Keputran di Tanjung Sari," tambahnya. "Jika memang pasar induk itu bisa menampung banyak pedagang, harus dikaji apakah relokasi ke Tanjung Sari tersebut dibutuhkan atau tidak. Itulah yang akan dimatangkan," ucapnya.

Ketika ditanya berapa nilai investasi yang ditawarkan oleh investor, Bambang tidak bersedia menyebut. "Yang penting bukan nilai investasinya, melainkan apakah pasar induk itu bisa menyelesaikan persoalan yang ada," tuturnya. Misalnya, relokasi pasar Keputran maupun pedagang buah Genting.

Sementara itu, Asisten II (bidang administrasi pembangunan) Muklas Udin menjelaskan, pemkot sejatinya menyetujui penawaran investor. Hanya, pemkot masih mencari model kerja sama yang tepat untuk mengelola proyek tersebut.

Model itu, lanjut Muklas, bisa jadi memakai sistem built operation transfer (BOT) atau lainnya. "Model tersebut masih kami cari. Belum tentu investor setuju dengan model kerja sama yang kami tawarkan," bebernya.

Sistem BOT adalah model kerja sama yang dilakukan dalam bentuk pengelolaan bersama. Selama masa perjanjian, hasil pengelolaan akan dibagi sesuai dengan jumlah yang disepakati. Kemudian, jika masa kerja sama selesai, konstruksi yang didirikan oleh pihak ketiga menjadi milik pemkot. Perjanjian tersebut bisa berlangsung puluhan tahun.

Yang pasti, terang Muklas, pemkot sudah memiliki lahan untuk membangun pasar induk itu. Yakni, lahan seluas 13 hektare di Tambak Osowilangun. "Lahan di sana luas. Mungkin kami hanya butuh enam hektare untuk membangun pasar induk," tegasnya. Lokasi di Tambak Osowilangun itu dinilai strategis lantaran dekat dengan tol. Sebab, idealnya, pembangunan pasar induk memang harus dekat dengan pintu masuk Surabaya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Muhammad Rosul mengatakan, para pedagang maupun PKL menunggu aksi pemkot untuk segera membangun pasar induk. "Kami semua menyambut baik rencana tersebut. Tinggal tunggu realisasi," ujar dia.

Pasalnya, setelah eksekusi Genting tahap I pada Agustus lalu, pedagang pasar buah terlunta-lunta. "Banyak di antara mereka yang kembali ke desa. Barang dagangan mereka busuk. Selain itu, petani merugi," imbuhnya. Karena itu, APPSI meminta agar pemkot menyeriusi tawaran investor tersebut. "Apalagi, investor itu berpengalaman di bidangnya," sambungnya.

Taken from Jawapos, Nov 8, 2008

teddybear
November 9th, 2008, 03:29 PM
^Is it true Mega Darmo will be started on 2010? It does look huge. When do they have this project in mind?
What about Surabaya Design Center, I am interested on this one since it is located at Surabaya CBD.
Anybody has news regarding former Bioskop Ria which also on Basra. And I remember at least there is an empty plot land next to it which was belong to Modern Group but not sure what is it for.

Ebek21
November 9th, 2008, 03:50 PM
Regarding Mega Darmo, at least part of the land has been cleared. The land in the Adityawarman was belong to Kodam, so maybe they have bought it from Kodam and demolish the houses there. It's an empty land now. However I'm not sure with the houses in Bumiarjo Road. It was used to be a very narrow road, but I don't know how it is today.

Ebek21
November 9th, 2008, 04:07 PM
Bigger rendering of MISI project from Lamicitra Group

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MISI-1.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 04:11 PM
Thanks to Suramadu Bridge project, now at least we have two additional gigantic projects, Pamurbaya (Pantai Timur Surabaya) and MISI (Madura Industrial Seaport City).

anno_malay
November 9th, 2008, 04:19 PM
Bigger rendering of MISI project from Lamicitra Group

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MISI-1.jpg

weewwwww...mantavb abosss...emang2 kdu buru2 diselesein tuch suramadu

teddybear
November 9th, 2008, 04:23 PM
^Can you please pin point where is Tambak Osowilangun in the Wikimap? Will this one going to be a replacement for Keputran stinky market?

Ebek21
November 9th, 2008, 04:49 PM
This is Tambak Osowilangun (TOW) area. It's the border of Surabaya and Gresik and full of coastal pond (tambak). It has a toll gate called Romo Kalisari Toll Gate, which is part of Surabaya-Gresik Tollroad. If built, the entrance road into Lamong Bay Seaport also starts around here.

http://farm4.static.flickr.com/3217/3015958918_6828d2762a_o.jpg

Hadi
November 9th, 2008, 06:48 PM
Bigger rendering of MISI project from Lamicitra Group

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MISI-1.jpg

Kalo dipikir Jawa Timur ini akan menjadi propinsi andalan indonesia deh, Jawa Timur akan punya kota besar sekelas Jabodetabek yaitu gerbangkertasusila, industri juga akan lebih besar di Madura, Pelabuhan juga besar, Airport salah satu tersibuk, Jembatan Suramadu juga. Wah komplit dehhh... Gud Jawa Timur. Maju Surabaya,,,,,

Ebek21
November 9th, 2008, 07:10 PM
Wisata Bike Park in Wisata Bukit Mas Estate, Wiyung, Western Surabaya

Untuk menciptakan gaya hidup masyarakat yang lebih sehat, serta menjawab isu penghematan BBM, kini di Surabaya telah hadir Wisata Bike Park dengan luas area 35 000 m2. Tempat itu merupakan yang pertama di Indonesia, wahana bersepeda sekaligus sebagai tempat rekreasi untuk keluarga juga untuk pembinaan atlet-atlet nasional yang dikemas unik dan berbeda.

Wisata bike park hadir dengan berbagai macam fasilitas menarik guna mewadahi animo masyarakat untuk bersepeda baik penggemar, atlet dan mania. Dilengkapi dengan dua karakter trek, yakni untuk beginner dengan panjang lintasan 2 Km (lebar 2 m, ketinggian 50cm - 150 cm) dan advance dengan panjang lintasan 2,5 Km (lebar lintasan 80 -100 cm dengan ketinggian 1m-5m dari permukaan tanah).

Dengan berbagai tingkat kesulitan. antara lain : superball, trek tanjakan, sprint, trek kayu, serta jumping dan jembatan kayu. Didesain dengan nuansa natural, seperti di area offroad, dengan kontur ketinggian setiap trek berbeda juga jenis lintasan yang berbeda serta dinaungi dengan pepohonan yang rimbun juga danau buatan.

Karakter trek, untuk medan trail (TR) atau cross country (XC) juga untuk dual slalom (2X), bagi penggemar ekstreem disediakan area dirt jump (DJ), juga free ride (FR).

Selain itu Wisata Bike Park juga dilengkapi dengan playground area untuk kegiatan outbound yang berhubungan dengan sepeda dan olahraga outdoor. Serta akan diagendakan event2 (kompetisi antar sekolah, kompetisi antar klub sepeda, kompetisi antar perusahaan) baik lokal maupun nasional.

Ebek21
November 9th, 2008, 07:18 PM
Some renderings of Wisata Bike Park

http://farm4.static.flickr.com/3045/3016377690_c565c470c8_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3057/3015541307_55a422c320_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3159/3015539655_9336e946a9_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3157/3016374612_9cd804b4e4_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:24 PM
Progress on Wisata Bike Park as per early September 2008 (anyone could give newer update ?)

http://farm4.static.flickr.com/3273/3016366158_49513a3e70_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3035/3016366154_77ec685fca_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3141/3016366162_b463d35f21_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3296/3016366160_aba252af13_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:49 PM
34.2 % of city budget will be poured into education sector. That means more than Rp 1.1 trillion, of which Rp 680 Billion will be used for construction or reconstruction of the physical infrastructure. This number is amazing and far above national standard. Hope they do well with the money !

Pemkot Jadikan Proyek Pendidikan Ikon Kota, Satu Merger Sekolah Rp 3 Miliar

SURABAYA - Kendati anggaran pendidikan berubah, pemkot tidak akan berencana mengganti prioritas program pendidikan 2009 di kota ini. Sebab, skala pendidikan di Surabaya masih difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan pengentasan anak putus sekolah.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, saat ini pihaknya sedang mematangkan rencana pembangunan sekolah yang diharapkan bisa menjadi ikon kota. Di antaranya, proyek sekolah merger maupun pembangunan sekolah-sekolah baru. "Prioritas pemkot di bidang pendidikan tidak berubah. Perubahan alokasi APBD untuk pendidikan dari 20 persen menjadi 34,2 persen hanya terkait gaji pegawai," ungkapnya kemarin.

Yang pasti, kata dia, pada 2009, wajah sekolah-sekolah di Surabaya harus berubah. Pasalnya, anggaran yang disiapkan pemkot untuk mengubah fisik sekolah di Surabaya cukup besar. Satu proyek sekolah merger dianggarkan sekitar Rp 3 miliar.

Risma menambahkan, sebagian konsep pembangunan sekolah merger telah selesai dikerjakan. Salah satunya, desain merger kompleks SDN Rangkah 1 sampai 9. Untuk menghemat lahan, bangunan merger sembilan sekolah itu akan dibuat dua lantai. "Konsep pembangunannya memang vertikal. Tapi, untuk SD maksimal dua lantai," katanya.

Saat ini, jumlah SD di Surabaya hampir 600 bangunan. Namun, tidak semuanya dikelola dengan baik. Hampir di setiap kawasan terdapat sekolah yang berdekatan atau bahkan gandeng. Namun, manajemen-sekolah-sekolah tersebut terpisah. Tak jarang, kualitas sekolah yang sebenarnya berada satu kompleks itu njomplang.

Bappeko telah merancang sekolah-sekolah yang berdekatan untuk dimerger menjadi satu manajemen. Jumlah bangunan yang hampir mencapai 100 akan dikerucutkan menjadi 32 sekolah. "Merger semacam itu akan sangat membantu pengelolaan. Hasil akhirnya tentu saja peningkatan kualitas," katanya.

Menurut Risma, tahun anggaran 2009 bisa dianggap sebagai tahun pertaruhan untuk pelaksanaan program-program pendidikan. Sebab, alokasi anggaran yang disediakan pemkot mencapai 34,2 persen dari APBD. Sebuah angka yang jauh melebihi ketentuan pemerintah, yakni 20 persen dari kekuatan APBD.

Karena itu, lanjut dia, butuh disiplin yang tinggi agar program yang sudah direncanakan bisa berjalan tepat waktu. "Kuncinya, dinas-dinas yang mengelola anggaran pendidikan harus mampu mengimplementasikan semua program dengan baik. Sayang sekali kalau program-program itu tak berjalan," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Baktiono mengatakan bahwa pemkot harus konsisten melaksanakan perencanaan program pendidikan yang tahun ini mendapat alokasi dana sangat besar. Menurut dia, berbagai penyakit lama birokrasi yang kerap membuat program mandek harus benar-benar disingkirkan. "Dinas Pendidikan harus mengikuti perencanaan dengan baik. Sedikit saja satu program molor, tentu memengaruhi program lain. Dinas Pendidikan harus kerja keras. Bila perlu, ngebut," tegasnya.

Kebijakan pemkot mengalokasikan anggaran pendidikan yang cukup tinggi juga mendapat apresiasi dari pakar pendidikan. Salah satunya penasihat Dewan Pendidikan Jatim Daniel Rosyid. Menurut dia, sudah sepatutnya kebijakan itu ditempuh pemkot. ''Surabaya harus belajar memulai sehingga bisa menjadi contoh,'' terangnya.

Menurut Daniel, dengan alokasi anggaran pendidikan 34,2 persen dari APBD, pemkot harus benar-benar cermat membuat skala prioritas. Peningkatan mutu pendidikan, kata Daniel, harus menjadi target utama. Terutama, menyangkut profesionalisme guru. Target tersebut seperti yang dicanangkan pemerintah pusat. ''Jangan hanya berkutat pada pembangunan fisik. Tapi, kalau untuk tahun-tahun pertama tidak apa-apa,'' tuturnya.

Pada tahun-tahun berikutnya, lanjut Daniel, pemkot wajib mencurahkan perhatian untuk mendongkrak kualitas pendidik di Surabaya. Agar penggunaan anggaran sesuai aturan, harus ada kontrol dari dewan pendidikan maupun masyarakat. ''Pemkot harus mampu merangkul semua elemen pendidikan,'' ujarnya.

Taken from Jawapos, Nov 10, 2008

Ebek21
November 9th, 2008, 07:50 PM
A note from Dahlan Iskan about municipal govt's plan to build a central market in Surabaya.

Catatan Dahlan Iskan : Pasar Induk Pemkot Lebih Realistis

Pilih pasar induk yang mana? Yang akan dibangun provinsi atau yang akan dibangun Kota Surabaya?

Bagi saya, yang mana pun, yang penting cepat selesai. Soal pasar induk ini kita sudah kehilangan waktu empat tahun. Surabaya sudah sangat ketinggalan dengan kota seperti Tanjungredep sekalipun! Tanjungredep adalah satu kota kabupaten yang letaknya nun di pelosok Kaltim. Jangan sampai Surabaya harus belajar ke Tanjungredep, Berau!

Yang realistis adalah menyilakan wali kota Surabaya merealisasikan rencana pasar induk 15 ha di Dupak itu. Perencanaannya sudah lebih matang. Lokasinya juga lebih strategis. Luasannya, meski tidak 50 ha, cukup memadai: 15 ha. Bahkan, lebih realistis karena tidak memakan biaya yang sangat besar sebagaimana membangun lahan 50 ha.

Lalu, bagaimana rencana pasar induk milik provinsi di Jemundo itu?

Lupakan sementara. Jangan paksakan membangun di sana hanya dengan alasan sudah telanjur membeli tanahnya. Tanah itu tidak akan hilang. Juga tidak akan turun nilainya. Tanah 50 ha tersebut akan tetap jadi aset berharga. Masa depan tetap memerlukan tanah yang luasnya memadai. Kelak semakin sulit mencari tanah seluas itu di sekitar Surabaya. Biarkan saja tanah tersebut jadi aset yang terawat dan terjaga.

Dalam bisnis, ada doktrin ''rugi Rp 10 miliar lebih baik daripada rugi Rp 500 miliar". Semua kerugian adalah jelek. Tapi, rugi kecil tetap lebih baik daripada rugi besar. Karena itu, dalam bisnis, ada doktrin ''harus tahu kapan harus exit". Soal pasar induk Jemundo, pemerintah provinsi harus tahu bahwa kini saatnyalah ''exit". Pemprov memang sudah rugi Rp 50 miliaran, namun kalau pasar induk itu dipaksakan, akan rugi lebih banyak lagi. Toh, kerugian Rp 50 miliar tersebut bukan kerugian yang nyata. Bahkan, saya menyebutnya tidak rugi sama sekali. Menyimpan lahan seluas 50 ha itu sama dengan menyimpan emas.

Memang ada alasan idealisme yang kuat untuk membangun pasar induk itu. Yakni, untuk menolong petani se-Jatim. Tapi, idealisme tersebut bukan hilang kalau pasar induk dibangun oleh wali kota. Wali kota punya kepentingan lebih: mengatasi pasar-pasarnya yang terus meluber di tengah kota. Wali kota tidak bisa menunggu sesuatu yang di luar kewenangannya untuk membenahi semua itu. Idealisme pemprov untuk membantu petani se-Jatim toh bisa diakomodasikan di sini.

Tapi, yang lebih utama adalah: jangan lagi provinsi punya terlalu banyak perusahaan daerah. Sejak awal, saya sudah menentang kebijakan menambah terus perusahaan daerah. Bukan tugas pemerintah mengurus perusahaan. Tugas pemerintah adalah mengurus rakyat. Waktu pembentukan PT PWU dulu (dan karena itu saya mau jadi Dirutnya yang selama tujuh tahun ini tidak mau digaji sama sekali) dimaksudkan agar perusda yang banyak itu jadi satu saja. Tapi, kini jumlah perusda sudah banyak lagi!

Idealnya, pemprov hanya punya PT PWU (ini pun kelak harus di-IPO-kan), Bank Jatim, dan BPR. Sudah lama saya meneriakkan ini. Tapi, kenyataannya sekarang pemprov punya perusahaan banyak sekali, bahkan termasuk di bidang jual beli saham. Saya sering menegaskan, sama sekali bukan urusan pemerintah daerah untuk terjun ke bisnis. Apalagi sampai ke bisnis saham.

Lalu, mau diapakan semua perusahaan itu? Saya sering mengatakan harus di bawah PT PWU. Kalau keengganan itu hanya karena sayalah Dirut PT PWU, saya saja yang diganti. Sudah banyak kali saya mengatakan itu. Toh, sudah sejak tiga tahun yang lalu, saya selalu mengajukan permintaan untuk berhenti.

Kini ada momentum. Wali kota Surabaya mau membangun pasar induk sendiri yang bisa lebih cepat terwujud. Sebaiknya, semua pihak mendukung dan memberi kesempatan kepada wali kota Surabaya untuk mewujudkannya.

Taken from Jawapos, Nov 10, 2008

Ebek21
November 9th, 2008, 07:51 PM
Well, guys, today is November 10, the Heroes' Day, a special day for Surabaya. Here is a work from Surabaya forumers to our beloved city, a compilation of all projects which has been finished, under construction, started, announced, or merely planned in the year 2008.

In fact we still have more than one month to go to the end of 2008, but the more I did the work, the more I got excited, and finally I decided to present it right on the Heroes' Day. Anyway, this compilation will still be updated until the end of this year.

All the projects will be presented in alphabetical order. Many thanks for all forumers here, Surabaya or non-Surabaya, who have contributed so much during this year, by posting so many beautiful picture and update news or even exciting rumours !!

Enjoy !!

Ebek21
November 9th, 2008, 07:52 PM
1. Adhiwangsa Golfview Residences and Lenmarc Lifestyle Mall

Status : Almost finished

Renderings

http://img103.imageshack.us/img103/4325/adhiwangsa00depan00zk8.jpg
http://img183.imageshack.us/img183/1641/adhiwangsa00mall00ge6.jpg
http://img222.imageshack.us/img222/8104/adhiwangsa00mall200em0.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FutureBDG.jpg

Progress pictures

http://farm4.static.flickr.com/3246/2599462648_9e46320463_o.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws2.jpg
http://i34.tinypic.com/wgxhft.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/14583141.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:52 PM
2. Airport non-toll access road

Status : Inaugurated in February 2008, now in use

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/1204303918b.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/P1010277.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:53 PM
3. Arena Ketabang

Status : Under construction

Renderings

http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.jpg
http://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.jpg
http://img292.imageshack.us/img292/9624/tamansurolanboyoln3.jpg (http://imageshack.us)
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54887_clip3.jpg

Progress picture

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabang.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:54 PM
4. Aston Place Twin Towers Surabaya

Status : Under construction

Renderings

http://img299.imageshack.us/img299/7313/twintowercity00surabayavs1.jpg
http://www.tatamulia.co.id/Data%20Project%20List/Apartment/Twin_Tower.jpg
http://i10.tinypic.com/2hdsh87.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Aston1a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Aston2a.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/aston.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:55 PM
5. Balai Pemuda (renovation and additional civic center)

Status : Approved

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP3.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:55 PM
6. Ciputra World Surabaya

Status : Under construction

Renderings

http://i31.tinypic.com/2z67dw4.jpg
http://i28.tinypic.com/m96ryx.jpg
http://i26.tinypic.com/2vchm3o.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/CWa.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2-1.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3-1.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:56 PM
7. City of Tommorrow Surabaya

Status : Almost finished

Renderings

http://i16.tinypic.com/2dsit11.jpg
http://img80.imageshack.us/img80/6499/aerial2zg.jpg
http://img81.imageshack.us/img81/1025/resizeviewup1mh.jpg
http://lh4.google.com/sedayubawono/R_c6UhF-GRI/AAAAAAAAAXs/qhQSfmpxSsE/swimming.jpg?imgmax=512

Progress pictures

http://farm3.static.flickr.com/2094/2122596874_c328ae7811_o.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3259/2334868666_12b1df5f41_o.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3060/2510711273_1c06a6a7c1_o_d.jpg
http://i30.tinypic.com/2qn0gp3.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Citoflickr.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:57 PM
8. The Cosmopolis

Status : Under construction

Renderings

http://i9.tinypic.com/472g4kg.jpg

http://i9.tinypic.com/499rcix.jpg

Progress picture

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/4.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:57 PM
9. Darmo Fashion Walk

Status : Planned (or Approved ?)

Renderings

http://img75.imageshack.us/img75/5874/darmofashionwalk00xxbj9.jpg

http://img129.imageshack.us/img129/8294/darmofestivalwalk01xxnn5.jpg

http://img137.imageshack.us/img137/3932/darmofestivalwalk02xxox2.jpg

http://img68.imageshack.us/img68/1634/darmofestivalwalk03xxqa8.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:58 PM
10. Darmo Hill Apartment

Status : Planned

Renderings

http://farm4.static.flickr.com/3043/3017492803_f247060978_o.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/14_20080708_17144382.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:59 PM
11. Deteksi Basketball League (DBL) Arena

Status : Finished

Rendering

http://img404.imageshack.us/img404/3012/image060jl5.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/dbl-arena-malam.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/_MG_9233Medium.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DBL_ARENA.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DBL_ATRIUM_DBL_ARENA.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/9tribuneview.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/10vvipsuite.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 07:59 PM
12. Dupak Grosir

Status : Under construction

Rendering

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DupakGrosir.jpg

Progress picture

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DupakGrosirPancang.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:00 PM
13. Eastcoast Residence

Status : Under construction

Rendering

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Eastcoast.jpg

Progress picture : Coming soon

Ebek21
November 9th, 2008, 08:00 PM
14. The Empire Palace

Status : Finished

Progress pictures

http://i13.tinypic.com/6exbsy9.jpg

http://img104.imageshack.us/img104/6415/empirepalacelj9.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Empire1a.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Empire2a.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:01 PM
15. Frontage Road along Ahmad Yani Street

Status : Ongoing

Picture

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FR.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:02 PM
16. Gedung Diagnostic Center (GDC) RS Dr. Soetomo

Status : Inaugurated in August 2008, now in use

Picture

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/17669large.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:03 PM
17. Gedung Kejaksaan Tinggi

Status : Under construction

Progress pictures

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1010776.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008134.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/kejati.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:03 PM
18. Gelora Bung Tomo Stadium Complex (aka Surabaya Sport Center)

Status : Under construction

Renderings

http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.jpg
http://img411.imageshack.us/img411/3351/surabayasportcenter2nf1.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3248/2987287997_7e48b7285f_o.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/GBT.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1-2.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/33149large.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:04 PM
19. Graha Bukopin

Status : Almost finished

Renderings

http://img130.imageshack.us/img130/3210/grahabukopin00surabaya0hv4.jpg
http://img377.imageshack.us/img377/6745/grahabukopin2qe0.jpg
http://img463.imageshack.us/img463/8310/grahabukopin3yw0.jpg

Progress pictures

http://img153.imageshack.us/img153/3805/grahabukopin4uo3.jpg
http://img211.imageshack.us/img211/1875/grahabukopinsurabaya5dg2.jpg
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008120.jpg

http://img229.imageshack.us/img229/5348/cimg3804ye1.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:04 PM
20. Graha Family Hospital

Status : Planned (or approved ?)

Rendering

http://i278.photobucket.com/albums/kk116/gos-x/architectural/rsgrahafamili.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:05 PM
21. Graha Platinum

Status : Finished

Picture (any picture of finished Graha Platinum ?)

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008121.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:05 PM
22. Graha Sampoerna

Status : Under construction

Rendering : Not available (anyone, please ?)

Progress pictures

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/daridepan.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dariselatan.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dariutara.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dekatdenganRSHaji.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:06 PM
23. Graha Wismilak

Status : Almost finished (or finished, anyone know ?)

Rendering : Not available

Progress picture

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/GrahaWismilaka.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:07 PM
24. Gramedia Expo

Status : Finished

Renderings

http://img217.imageshack.us/img217/869/index06af7.jpg (http://imageshack.us)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/gramedia_expo_05.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/gramedia_01.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/exhibition_hall.jpg

Pictures

http://farm4.static.flickr.com/3087/2297020243_db1abaf180.jpg

http://img329.imageshack.us/img329/5229/gramediaexpoch6.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:07 PM
25. Grand City Surabaya

Status : Under construction

Renderings

http://i28.tinypic.com/bg4p5z.jpg

http://i17.tinypic.com/81r1car.jpg

Progress pictures

http://i36.tinypic.com/55h0z8.jpg

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1030609.jpg

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1030607.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:08 PM
26. Highpoint Apartment

Status : Under construction

Rendering

http://i31.tinypic.com/rbedsh.jpg

http://i26.tinypic.com/kdv9ra.jpg

Progress picture : Not available (anyone, please ?)

Ebek21
November 9th, 2008, 08:08 PM
27. Lamong Bay Seaport

Status : Approved

Renderings :

Old version

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/KaliLamong.jpg

New version

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/1-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/2-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/3-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/4.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/5.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:09 PM
28. L J Meritus Hotel

Status : Under construction

Original picture (stalled)

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/DSCN2119.jpg

Progress pictures

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/meritus2.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/meritus1.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:09 PM
29. Mega Darmo

Status : Planned (some part of the site has been cleared)

Renderings

http://i278.photobucket.com/albums/kk116/gos-x/architectural/megadarmo-.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/12_20080709_1347448.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:10 PM
30. Metropolis Apartment

Status : Finished

Rendering

http://tinypic.com/i4ms7r.jpg

Progress pictures

http://i32.tinypic.com/bi2lus.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Metropolis.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:11 PM
31. Oval Hotel

Status : Almost finished

Rendering

http://img329.imageshack.us/img329/8600/mixedhotellibertyaj7.gif

Progress pictures

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/DSCN2101.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008108.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:11 PM
32. Pakuwon Extension Project

Status : Unknown

Rendering

http://www.airmasasri.com/file/project/pakuwon_extention_surabaya_1.jpg

http://www.airmasasri.com/file/project/pakuwon_extention_surabaya_2.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:12 PM
33. Pakuwon Town Square (Patoz) and Pakuwon Power Center

Status : Under construction

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Facade.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Facade-2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Site-Plan.jpg

Progress pictures (any newer pictures ?)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Patoz3a.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Patoz1a.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Patoz2a.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Patoz4a.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Patoz5a.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:12 PM
34. Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) - Surabaya Eastern Coast Development Project

Status : Planned

Rendering

http://i35.tinypic.com/ml6ypf.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:13 PM
35. The Rich Pradah

Status : Planned

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-3-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-4-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-720Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-820Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-920Small.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:14 PM
36. Surabaya Barat Hospital

Status : Under construction

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/rumah_sakit.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/petaRS.jpg

Progress pictures

http://farm4.static.flickr.com/3222/2996779943_6f50b5f3d7_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:14 PM
37. Surabaya Design Center (SDC)

Status : Planned

Rendering

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/11_20080708_16585882.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:15 PM
38. Surabaya-Madura (Suramadu) Bridge

Status : Almost finished

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Suramadu13.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/4_kawasan.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/2_kawasan.jpg
http://219.83.87.82/v04/images/stories/Gambar_suramadu/7_kawasan.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/3_kawasan.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/b_akses_mdr_4.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/b_akses_sby_2-1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/b_csw_sby-2.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cable1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Seberkassinar.jpg
http://i304.photobucket.com/albums/nn166/tumpenkmabur/KOEPANG/36.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/m_p46_4_3.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/SuramaduKompas.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/9.jpg
http://i36.tinypic.com/15f3ce0.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3166/3018986192_cae395b540_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:16 PM
39. Surabaya-Mojokerto Toll Road

Status : Under construction

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_kolom_P2_UP_NR.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_Pier_Head_P1_UP_NR.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_Pier_Head_P1_UP_NR_1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Pembesian_Diafragma_UP_Waru_I.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo1-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo2-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo3.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:16 PM
40. Surabaya Regional Rail Transport System (double track, elevated railway)

Status : Planned

Pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54803_clip2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway3.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:17 PM
41. Surabaya Town Square (Sutos) and TS Suite Hotel

Status : Finished

Pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos1a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos2a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos8a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos9a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos3a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos4a.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sutos7a.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:17 PM
42. Taman Dolog

Status : Under construction

Rendering

http://farm4.static.flickr.com/3270/2987299901_197db05813_o.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TamanDolog1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TamanDolog2.jpg
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/01092008144.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog1.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog2.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog3.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamandolog4.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:18 PM
43. Tidar Cosmo Park

Status : Under construction

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture2.png

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture50.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture3.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:18 PM
44. Trillium Office and Residence

Status : Under construction

Renderings

http://i25.tinypic.com/jsezva.jpg http://i32.tinypic.com/2uoqd0n.jpg

http://i32.tinypic.com/atrgj6.jpg

http://i30.tinypic.com/25evdaa.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3042/3009833078_c7c6cc4f76_o.jpg

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Trilliuma.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3177/2941619112_6a7d7ddc46_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3203/2940770779_d603586e9a_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:19 PM
45. Union Square

Status : Approved

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/US.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/9692/unionsquare2lt7.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/7724/unionsquare7nm7.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/4858/unionsquare6le6.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/9928/unionsquare3ng6.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/5616/unionsquare4wi0.jpg

http://img517.imageshack.us/img517/257/unionsquare5rm5.jpg[/

Ebek21
November 9th, 2008, 08:20 PM
46. Universitas Ciputra Apartment

Status : Under construction

Renderings

http://i16.tinypic.com/7x95y4x.gif

http://i9.tinypic.com/7xmf0b5.gif

http://i58.photobucket.com/albums/g246/john--/banner10.jpg

http://i58.photobucket.com/albums/g246/john--/banner9.jpg

http://i18.tinypic.com/86pml4k.gif

Progress pictures

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/21082008045.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/21082008077.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:20 PM
47. Waru-Juanda Toll Road

Status : Inaugurated in April 2008, now in use

Pictures

http://img138.imageshack.us/img138/2223/warujuanda00awi5.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/tol2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Tol3.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/tol1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/tol4.jpg

http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1214710025

http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1214710012

http://farm3.static.flickr.com/2191/2469944316_2ecb90880d_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:21 PM
48. Water fountains in all corner of Surabaya

Status : Keep building more and more :)

Pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/untitled-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Airmancur1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Airmancur2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Airmancurbiru.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/14160large.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/AIR.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:22 PM
49. Waterplace Residence

Status : Almost finished

Renderings

http://img396.imageshack.us/img396/2199/waterplace00abcdef00vr0.jpg
http://img120.imageshack.us/img120/7550/waterplaceresidencesby0wy7.jpg
http://img157.imageshack.us/img157/8210/waterplace00abcd00qs3.jpg (http://tinypic.com/eik2uu.jpg)
http://tinypic.com/fm4f1e.jpg
http://img205.imageshack.us/img205/5059/waterplace000siteplan3au.jpg

Progress pictures

http://i32.tinypic.com/2wdrgjm.jpg
http://i35.tinypic.com/2m6n58o.jpg
http://fc05.deviantart.com/fs29/f/2008/140/f/6/Dusk_by_theflyingzee.jpg
http://i35.tinypic.com/bi81vs.jpg
http://i35.tinypic.com/291yext.jpg
http://i27.tinypic.com/25ez3vd.jpg
http://img166.imageshack.us/img166/6083/picture048yf7.jpg (http://imageshack.us)
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/14583208.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:22 PM
50. Wisata Bike Park

Status : Under construction

Renderings

http://farm4.static.flickr.com/3045/3016377690_c565c470c8_o.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Bikepark.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3057/3015541307_55a422c320_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3159/3015539655_9336e946a9_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3157/3016374612_9cd804b4e4_o.jpg

Progress pictures

http://farm4.static.flickr.com/3273/3016366158_49513a3e70_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3035/3016366154_77ec685fca_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3141/3016366162_b463d35f21_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3296/3016366160_aba252af13_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:23 PM
51. Revitalization of Kalimas River

Status : Ongoing

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKDarmokali.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKKayoon1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKJagir.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKJemMerah.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKKetabang.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKPerak.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKPetekan.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKDinoyo.jpg

Progress pictures

http://farm4.static.flickr.com/3150/2960360697_4a6ba2302d_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3066/2961202220_5087b33814_o.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:23 PM
52. Pedestrian work and reconstruction of old drainage system in most main street in Surabaya

Status : Ongoing (and the number of pedestrian street keeps increasing)

Progress pictures

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Pangsuda.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/gorong7.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/gorong4.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008109.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008110.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008112.jpg
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008115.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonblauranroad.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonpemudaroad.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonrayadarmoavenue.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonsudirmanroad.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/pedestrianonuripsumoharjoroad.jpg

Ebek21
November 9th, 2008, 08:24 PM
53. Middle Eastern Ring Road (MERR) II-C
Status : Under construction

54. Construction of Nilam Multipurpose Terminal in Tanjung Perak Port
Status : Under construction

55. Refurbishment of three passenger terminal in Tanjung Perak Port
Status : Under construction

56. Grand Sahid Hotel and Sahid Imari Hotel by Sahid Group
Status : Planned

57. Relocation of many illegal street markets in all corners of Surabaya
Status : Ongoing

58. And many many more !!

Ebek21
November 9th, 2008, 08:25 PM
Here are some projects that located in vicinity of Surabaya. These projects will also have a great influence to Surabaya once they are finished.

1. Mojokerto-Kertosono Toll Road

Status : Under construction

Picture

http://farm4.static.flickr.com/3250/3015958908_451e0b8836_o.jpg


2. Gempol-Pandaan Toll Road

Status : Land acquisition (85%), start construction early 2009


3. Gempol-Pasuruan Toll Road

Status : Land acquisition (started), start construction in 2009

Map

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TolGempas.jpg


4. Madura Industrial Seaport City (MISI)

Status : Planned

Renderings

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MISI-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/13_20080708_1712361.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3211/3020270125_ef17a670bc_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3227/3020270121_c33cc0a718_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3277/3020270131_7a0ab45453_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3178/3020270107_f9b65887da_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3190/3020270119_ef3cacd52e_o.jpg

teddybear
November 9th, 2008, 08:25 PM
Hmm apa benar banyak org Surabaya yg senang bersepeda-an di tengah panasnya matahari?

Ebek21
November 10th, 2008, 03:03 AM
Well, this is an outdoor sport venue. People come to this place to have a sport (untuk mencari keringat) hehe..This is an alternative recreational place too and hopefully can attract many tourist from outside the city. Brilliant idea, IMO, so not always mall and mall again.

Ampelio
November 10th, 2008, 03:49 AM
Kalo dipikir Jawa Timur ini akan menjadi propinsi andalan indonesia deh, Jawa Timur akan punya kota besar sekelas Jabodetabek yaitu gerbangkertasusila, industri juga akan lebih besar di Madura, Pelabuhan juga besar, Airport salah satu tersibuk, Jembatan Suramadu juga. Wah komplit dehhh... Gud Jawa Timur. Maju Surabaya,,,,,

^^Gw yakin suatu saat, Surabaya dengan dukungan seluruh Jawa Timur akan lebih berkembang dibanding Jakarta yg hanya didukung Bodetabek. ...karena seluruh Jabar pasti lebih mendukung Bandung.

Fakta : Area Jakarta dan Bodetabek sudah "mentok" gak bisa dikembangkan kemana-mana lagi. Sebaliknya di depan Surabaya terbentang Pulau Madura yg masih "fresh" dan belum terlalu dijamah investor. Juga masih ada 4 titik area perkembangan potensial di Jatim lainnya : Kawasan Tapal Kuda (dengan pusatnya Kota Jember), Kawasan "Mataraman" atau Jatim Barat Daya (dengan pusat Madiun-Tulungangung), Kawasan Pesisir Utara (pusat Tuban) dan Jatim Selatan (Pusatnya Kota Malang)

Nilai plus lainnya:
- Jatim adalah propinsi dengan populasi terbesar di Indonesia (termasuk TKI paling banyak berasal dari sini)
- Jatim memiliki sekaligus SDA (termasuk swadaya Energi dan pangan) dan tersedianya SDM berkualitas/handal.
- Jatim adalah propinsi perantara/penghubung wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur, juga dengan Timor Leste, Australia dan New Zealand.
- Budaya dan karakter orang Jawa Timur yang khas, solid dan pantang menyerah.

OPTX
November 10th, 2008, 04:00 AM
List of some property projects in Surabaya :

http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=9988796&postcount=381

Kalau ada yang kurang atau salah mohon dibenarkan :)

teddybear
November 10th, 2008, 04:30 AM
OPTX,
Thanks for listing most of Surabaya's projects! You forgot to put in the list: Hotel Oval, Proposed Hotel in front of the Lenmarc, Proposed Twin Tower which Ebek has mentioned, High Point Apartment, Sahid Hotels, Empire Palace, Sutos, Graha Bukopin, proposed Galeria Tunjungan, proposed Hotel Amaris, Bakrie Superblock, Lippo Superblock in the Western Surabaya, Apartemen by Podo Joyo Mashyur, and Graha Sampoerna.

At the same time, I would like to know the update photo of Widya Mandala campus project, any photo please?

sbyctzn
November 10th, 2008, 05:38 AM
woooowwwwwwwwwwwwwwwww..........!!! INCRIDIBLE.......!!!!!!!!!! GREAT!!!!!! I'm late i'm late!!!!!!!! just in 4 days, many news that i left. woww.... thanks ebek, thanks alll for your info. i'm confused what must be i comment for this thread, for Surabaya, amazing!!!!

Thanks Ebek for your dedication for this thread, keep fight for your project to make project compilation in Surabaya!!!! i'm support you!!!!!

Just for Surabaya!!!!!!!!!

gliazzurra
November 10th, 2008, 06:12 AM
List of some property projects in Surabaya :

http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=9988796&postcount=381

Kalau ada yang kurang atau salah mohon dibenarkan :)

this is what i'm talking about.. mohon di publish di world forum.. come on guys, show surabaya to the world!!

Trip2Java
November 10th, 2008, 08:04 AM
i luv surabaya & many great projects-nya
especially MEGA DARMO, CIPUTRA WORLD, RITZ CARLTON HOTEL

AceN
November 10th, 2008, 10:31 AM
Ebek, great update !!!! Keep on updating :) Oh iya, Ritz Carlton SBY dimana ya ? ada renderingnya ?

ANTHONY @ SURABAYA
November 10th, 2008, 11:37 AM
What a great things you've done Ebek, Cheers...............................:cheers:

ANTHONY @ SURABAYA
November 10th, 2008, 01:04 PM
Sampai sini dulu ya guys..teler nih..

Thanks. Sweet dream. Looking forward to your works tomorrow...............:banana:

sbyctzn
November 10th, 2008, 02:45 PM
Ebek, great update !!!! Keep on updating :) Oh iya, Ritz Carlton SBY dimana ya ? ada renderingnya ?

RITZ Charlton is in Grand City Surabaya. it will be build in phase two after main building (mall) is done. As far as i know, when i pass in front of GCS i see a foundation for Hotel RITZ Charlton building.

Looks now new construction in above main building is end, no crane operated for new construction above main building (mall), until now i'm still dont know, this is still misterious what the function of new construction above main building.

:banana::banana::banana::banana:

Hadi
November 10th, 2008, 06:47 PM
Suramadu Diresmikan April Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Monday, 10 November 2008
SURABAYA-SURYA-Setelah menunggu sekian lama, pemerintah akhirnya berani memastikan peresmian pembangunan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dilaksanakan pada April 2009. Kepastian ini disampaikan Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum (PU) Dr A Hermanto Dardak, Minggu (9/11). Menurutnya pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura ini sudah hampir selesai. Saat ini pembangunannya sudah 80 persen. “Diperkirakan akhir 2008 ini, sudah tersambung semua baik sisi Madura maupun sisi Surabaya,” ujarnya.

Bentangan tengah, tambah Hermanto, yang menggunakan teknologi tinggi pun juga hampir selesai. Sedangkan proses pembuatan jalan akses menuju jembatan tersebut, baik di sisi Madura maupun Surabaya juga sudah mulai jalan.

Menurut Hermanto untuk melanjutkan sisa pembangunan tersebut, pada tahun anggaran 2008 ini masih membutuhkan dana sekitar Rp 600 miliar lagi. Namun dana tersebut sudah ada dan tinggal pencairannya saja. Sementara pada tahun 2009 membutuhkan tambahan lagi sekitar Rp 200 miliar.
“Diperkirakan jembatan ini akan menelan dana Rp 4 triliun hingga selesai nanti,” ujarnya.

Dana sebesar ini, tambahnya, jauh lebih tinggi dari yang direncanakan semula. Hal ini terjadi karena perubahan harga berbagai elemen kebutuhan dalam pembangunan jembatan termasuk bahan bangunan.

Hermanto menambahkan jika dilihat dari alokasi waktu yang direncanakan, pembangunan Suramadu tidak jauh melenceng dari waktu yang ditetapkan sejak awal pembangunannya.
Menurutnya masalah Jembatan Suramadu ini akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas dalam Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-10 yang digelar di Hotel Shangri-La, 11-13 Nopember ini. Rencananya acara itu akan dibuka Menteri PU Djoko Kirmanto. jos

=NaNdA=
November 10th, 2008, 08:41 PM
gile... di list ampe 50 project lebih + pictures.. :uh:

well done ebek :applause:

baguslah, kawasan timur Indonesia berkembang...jadi merata.. :D

ANTHONY @ SURABAYA
November 10th, 2008, 11:16 PM
Ebek, do u have any idea about the CAR SHOWROOM beside BASKET BALL ARENA, Ahmad Yani?

ncon
November 10th, 2008, 11:54 PM
wow thanks much ebek ! :okay:!! those projects will surely change Surabaya!!

teddybear
November 11th, 2008, 12:47 AM
^It will change, but not drastic yet. Put 5-10 buildings at least 50 floors, trust me it will be drastic change!! ;)

Ebek21
November 11th, 2008, 05:29 AM
Well, I have finished all the work. Please click here (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=107188&page=121) to start.

@all : Thanks for all the support !!

@anthony : No, I don't have any update or any news about that car showroom beside DBL Arena. I'm not in Surabaya now, maybe other forumers know better.

Ebek21
November 11th, 2008, 06:09 AM
If I'm not wrong, yesterday's number of views of this thread almost hits 2,000. In a day !! And at one moment, the number of viewer (user and guest altogether) even hits 15 person, which I never saw before.

And if you see my compilation, you may notice that this city has greatly developed during this year. That's include projects initiated by government or by private company.

What impress me so much is the measures taken by city govt to deal with so many acute problem in Surabaya, mainly illegal street market and also illegal resident. No one has ever thought that someday those street vendor in Pandegiling, Kapasari, Jagir, Tambahrejo, and those resident in Genting Baru area will be kicked out from their illegal place.

And that Jembatan Suramadu also make a big impact on the surrounding environment. More than 5 km of dirty canal and city slums now has been transformed into a neat area, ready to accept many stunning project along the road and also waterfornt project on its coastal area.

Western Surabaya now opened up with the construction of GBT Stadium and Surabaya Barat Hospital. And I also heard that The Zoo has a long term plan to move to Jurang Kuping area in the border with Gresik. Now Pemkot has a plan to remove Keputran Market to a central market located in Tambak Osowilangun, not far away from the abandoned Tambak Osowilangun Bus Terminal and Maspion trade center there. Pemkot and Pemprov have done the right way in doing the broadening of Kalianak Road, which serve as a main access to this area. So with these projects coming in, that (really) West Surabaya's economy will flourish. And not to forget, Lamong Bay Seaport Terminal will also start from here.

Other major improvement, of course, is the resuming of the construction of MERR II-C, which will open up the South-East corridor. Once completed, it will attract many developers to build highrise apartments there, because all Surabaya's biggest university is located there, Unair, ITS, Ubaya, Petra, WM, Unitomo, ITATS, STTS, Untag, etc.

Surabaya's achievement this year is truly incredible, cheers to our city and also for all of us, the forumers !!

avant_garde
November 11th, 2008, 09:31 AM
kemaren jalan-jalan di sekitar hotel cendana, ternyata ada urukan tanah baru...ada yang tau ga akan dibangun apa di sekitar situ? thx...

ANTHONY @ SURABAYA
November 11th, 2008, 01:01 PM
Does anyone know about the low rise building project beside STANDARD CHARTERED Bank, Basra? Is there any photos taken at that project?

AceN
November 11th, 2008, 06:30 PM
Surabaya's achievement this year is truly incredible, cheers to our city and also for all of us, the forumers !!

Ebek, i really really really appreciate ur hard work!! :master:

Ga nyangka Surabaya punya begitu banyak proyek. Dan yang g paling bikin g salut, adalah peran aktif Bappeko Surabaya dalam hal ini adalah Bu Risma yang sangat patut diberi apresiasi :)

teddybear
November 11th, 2008, 06:40 PM
^the one close to Hotel Cendana, probably Jayanata Mall?

avant_garde
November 12th, 2008, 03:40 AM
^the one close to Hotel Cendana, probably Jayanata Mall?

Hmmm....mall baru ya? ada yang tau owner n developernya siapa ga?kira2 kapan release nya tuh....mall around office building...looks great^^

teddybear
November 12th, 2008, 04:34 AM
^Turns out it is not Jayanata Mall, I think. Because according to this thread http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=25160366, it is located on Jl. Mawar, right besides the current Jayanata. I wonder nobody take the photo of the new Jayanata Beauty Plaza as they say, or the progress of Widya Mandala construction. They are not hi-rise, but interesting to see.

Hadi
November 12th, 2008, 05:59 AM
Ebek, i really really really appreciate ur hard work!! :master:

Ga nyangka Surabaya punya begitu banyak proyek. Dan yang g paling bikin g salut, adalah peran aktif Bappeko Surabaya dalam hal ini adalah Bu Risma yang sangat patut diberi apresiasi :)

iya.... setuju.. !!!! salut deh buat bu risma juga. Calon kuat juga tuh Walikota Surabaya ya 2010......

MinImaX
November 12th, 2008, 10:31 AM
Tahun depan mungkin banyak proyek yang batal, akibat krisis ekonomi dunia, bunga kredit tinggi. Ditambah adanya kemungkinan ketidakpastian politik, pemilu 2009.


Fitch Turunkan Peringkat Pakuwon Jati ke Negatif
Irna Gustia - detikFinance


Jakarta - Perusahaan pemeringkat global, Fitch Ratings menurunkan peringkat PT Pakuwon Jati Tbk untuk pinjaman dalam utang mata uang asing dan lokal dari B menjadi B-, serta menurunkan peringkat utang jangka panjang dari BBB- menjadi BB yang semuanya masuk dalam penilaian Rating Watch Negative (RWN).

Pada saat yang sama, peringkat untuk obligasi senior US$ 110 juta yang jatuh tempo 2011 yang diterbitkan Pakuwon Jati Finance BV juga diturunkan dari B menjadi B- dan masuk dalam RWN.

Dalam siaran Fitch, Rabu (12/11/2008) disebutkan penurunan peringkat ini karena perusahaan terlambat menyelesaikan proyek pembangunan Superblock Gandaria ditambah lemahnya tingkat pra penjualan. Perusahaan juga cukup berisiko terhadap meningkatnya fluktuasi dolar AS karena jumlah utang yang kebanyakan dalam dolar AS sedangkan pendapatan dalam rupiah.

Hingga akhir Oktober 2008, tingkat pra penjualan kondominium tower di Gandaria hanya 65% di tower pertama dan 39% tower kedua. Sedangkan kondominium yang sudah terjual hanya 28%. Angka penjualan ini jauh dari prediksi manajemen dan berjalan sangat lambat. Pemicu lambatnya penjualan tersebut karena ketidakpastian ekonomi saat ini dan banyak pembeli yang menunda pembeliannya hingga kuartal kedua 2010.

Fitch mencatat untuk sementara pembayaran bunga perseroan dapat diatasi dengan dana kas dari proyek Superblock Tunjungan City (Surabaya). Fitch mencatat pelunasan pokok utang pertama senilai US$ 13,75 juta yang akan jatuh tempo November 2009 dapat dipenuhi dari escrow account yang memiliki neraca sekitar US$ 13,29 juta.

Namun untuk pembayaran yang diamortisasi senilai US$ 27,5 juta di 2010 kemungkinan akan mulai terpengaruh jika penjualan proyek Gandaria masih melemah.

Fitch akan menindaklanjuti RWN dari Pakuwon dengan melakukan review terhadap proyek Gandaria dan akan fokus pada upaya pembayaran amortisasi perusahaan di tahun 2010 mengingat sulitnya pendanaan dari bank.

Pakuwon adalah perusahaan properti dengan basis utama di Surabaya yang akhirnya berekspansi ke Jakarta. Pendiri Pakuwon adalah keluarga Alexander Tedja yang memiliki 72,7% saham di Pakuwon.(ir/ir)

detikfinance, nov 12, 2008

Ebek21
November 12th, 2008, 11:27 AM
Ebek, i really really really appreciate ur hard work!! :master:

Ga nyangka Surabaya punya begitu banyak proyek. Dan yang g paling bikin g salut, adalah peran aktif Bappeko Surabaya dalam hal ini adalah Bu Risma yang sangat patut diberi apresiasi :)

Thanks Acen !! And here is another big project by Surabaya govt. See my posting below.

Ebek21
November 12th, 2008, 11:36 AM
Lingkungan, Dibangun Mangrove Centre Kelas Dunia

SURABAYA - Pemkot Surabaya akan membangun Mangrove Centre kelas dunia di kawasan Wonorejo, Gununganyar Tambak, dan Sukolilo. Program ini akan menyamai mangrove Centre milik Jepang, Belanda, Nigeria, dan sejumlah negara di Asia serta yang dimiliki Bali.

Marovrove Centre dibangun di atas lahan sekitar 1.933 ha. Selanjutnya, lokasi itu akan dibangun tempat konservasi, pusat pelatihan dan pengembangan (puslitbang), laboratorium dan eko wisata.

Kepala Bidang Kehutanan di Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Peternakan, dan Kelautan (PKPPK) pemkot Ir Syaiful Arifin, Rabu (12/11), mengatakan, rencana pembangunan Mangrove Centre sudah digodok dan kini sedang dibuatkan detail engeniring desain (DED)-nya. “Awal 2009 pembangunan pusat mangrove itu sudah bisa dimulai,” katanya.

Rencananya pusat mangrove itu akan disamakan dengan yang kini sedang dimiliki Jepang dan Belanda dan Nigeria. Di sana hutan mangrovenya cukup bagus dan dihuni berbagai jenis satwa burung yang sekaligus untuk lokasi wisata.

Wisata yang dibangun berupa antara lain bicycle track atau untuk arena jalan sehat. Bicycle track yang dimaksud pemkot akan membangun jalan keliling area mangrove di Wonorejo dan Gunung Anyar. Jalan itu panjangnya sekitar 10 km dan landasannya terbuat dari kayu yang lebaranya sekitar 2 meter dan bisa dilewati sepeda pancal.

Kemudian wisata satwa burung, karena di hutan mangrove banyak dihuni burung dengan berbagai jenis. “Satwa burung di Wonorejo ada 147 jenis, 38 jenis burung migran dari Thailand yang akan menuju Asutralia, sedangkan sisanya menetap,” kata Syaiful.

Program tersebut, tambahnya, untuk pengembangan hutan pantai yang selama ini banyak ditebangi warga kota yang kayunya dibuat kayu bakar dan arang. Berdasarkan data dinas PKPPK keruskan hutan akobat penebangan paa 2004 mencapai 40%. Namun, kerusakan itu sudah banyak dihijaukan kembali melalui penanaman pohon dari intenasi pemerintah dan swasta.

Taken from Surabaya Post, Nov 12, 2008

Mangrove Center di Surabaya Akan Dilengkapi Pedestrian

Mangrove Center di kawasan Wonorejo akan dibangun Pemkot dilengkapi dengan pedestrian.

Rencana ini disampaikan SYAIFUL ARIFIN Kepala Dinas Kehutanan di sela pemaparan rencana pembangunan Mangrove Center di pesisir Pantai Timur Surabaya.

SYAIFUL pada TEGUH reporter Suara Surabaya, Selasa (11/11), mengatakan dengan adanya pedestarian yang akan menghubungkan Pantai Timur dengan kawasan tengah kota khususnya di pusat-pusat pendidikan tinggi.

Dengan cara itu, diharapkan keberadaan Mangrove Center akan bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan warga pesisisr, khususnya yang ada di Pantai Timur.

Tahun 2009 rencananya Pemkot akan membangun Mangrove Center, dengan luas kawasan 600 hektar terbentang mulai kawasan Gunung Anyar, Tambak sampai Mulyorejo. Wilayah itu akan menjadi hutan konservasi pohon mangrove, seperti kawasan Mangrove Center di Kabupaten Badung, Bali.

Untuk memperkuat dan mengadopsi rencana Mangrove Center, Pemkot bersama belasan wartawan dari beberapai media massa, rencananya akan memantau langsung kondisi Mangrove Center di Kabupaten Badung, Bali 16-18 Nopember 2008 mendatang.

Taken from Suara Surabaya, Nov 12, 2008

Trip2Java
November 12th, 2008, 11:42 AM
^^ Great News.. :)
bukan hanya proyek property saja, tapi pelestarian lingkungan pun gak diabaikan.
aku harap kota2 lain juga mencontoh SBY biar keseimbangan tetep terjaga:cheers:

Ebek21
November 12th, 2008, 11:44 AM
Since they are referring to Mangrove Center in Bali, here are several pictures of the Center in Bali. If everything goes according to the plan, the Center in Surabaya will also looks like these pictures :

http://farm4.static.flickr.com/3214/3023949578_f5b0d09f5c_o.jpg

Main Building (the Mangrove Information Centre) is situated at the end of the tarmacked road. In the Lobby Hall, there are General Information Corner, Audio-visual Corner, and Souvenir Shop. Along the corridor, the Aquarium shows the living specimen of mangrove fauna, in front of which there is the Exhibition Room.

http://farm4.static.flickr.com/3296/3023122551_a5643cf4bc_o.jpg

Information Corner (at the south-east corner of the Lobby Hall) is expected to give visitors general information about mangroves and the MIC. Visitors can look over here the composition of mangroves and trails that they would walk afterward by the Mangrove Trail Diorama. And the beginner could obtain a touch knowledge on mangroves.
* Specimen of Pneumatophores (a kind of aerial root) of Sonneratia: Bamboo shoot-like pneumatophores are breathing aerial root, which are indispensable to survive in the mangrove swamp. They are, however, easily to be wrapped by rubbish such as plastic bags and the tree could be choked.

http://farm4.static.flickr.com/3041/3023122805_f7e8857b2f_o.jpg

Aquarium (at the corridor) is a facility for the exhibition of living specimens, while the exhibition room is for not living specimens. Exhibited specimens in the aquarium are those inhabit in the mangrove area of the MIC and surrounding areas, especially those are difficult to be observed in the field, i.e., fish living in muddy water, nocturnal species, fiddler crabs that are hardly closed with in the field.

http://farm4.static.flickr.com/3167/3023122873_e4817433b4_o.jpg

Exhibition Room (in front of the Aquarium) offers more detail and comprehensive knowledge on mangroves, such as distribution, functions, ecology, conservation, utilization, flora and fauna of mangroves, especially those in the MIC, by fundamentally permanent exhibitions.

Ebek21
November 12th, 2008, 11:53 AM
..(continued) Pictures of Mangrove Center in Bali as reference

http://farm4.static.flickr.com/3168/3023950290_4bdc85c8fd_o.jpg

Monitor Pool (just outside to the south of the main building) is a pool for monitor lizards. A monitor lizard is not as big as a komodo, the world largest lizard, but big enough, which could become as long as 2 m. They are carnivorous and feed on fish, etc. Although the population of them is rather big in mangroves here, they are shy and coward, despite its size and appearance, and difficult to be observed in the field.

http://farm4.static.flickr.com/3241/3023123053_946fce4df2_o.jpg

Nursery of 7,700 square meters was established in 1994 so as to provide seedlings for rehabilitation of lands around here. Since there were abandoned shrimp ponds extending along Ngurah Rai Bypass at that time, which were to be rehabilitated to mangroves, it was expected to supply so much seedlings.

http://farm4.static.flickr.com/3049/3023123185_f76630481e_o.jpg

The touch pool (at the southern end of the Nursery) is a facility for a kind of environmental education, targeting pupils and students or family visitors, where they closely observe and actually touch crabs, mudskipper, molluscs, etc. that occur on the mangrove swamp. Through these experiences, children would obtain sympathy to the nature, and would become to know the importance of nature conservation.

http://farm4.static.flickr.com/3252/3023123271_b4ebe30cfd_o.jpg

Mangrove Trail is the main attraction for eco-tourists who are willing to enjoy real nature. The Trail is composed of Wooden Walkway (total span of 1,850 m) and attached facilities, i.e., Watching Towers (2), Resting Huts (5), Bird-watching Hide (1), Floating Deck, Jetties (2). A round trip (about 2,150 m) would take more or less an hour and a half round is also available (about 970 m).

Wooden Walkway was designed so as not to damage the nature, making best use of banks of former shrimp ponds which had been abandoned. Material woods used are, Ulin (Eusideroxylon zwageri, Lauraceae), Camphor (Dryobalanopus sp., Dipterocarpaceae), Damar (Shorea sp., Dipterocarpaceae), etc.

Ebek21
November 12th, 2008, 11:59 AM
..(continued) Picture of Mangrove Center in Bali as reference

http://farm4.static.flickr.com/3024/3023950686_977e170d6b_o.jpg

Pond Heron Hut is the starting point of the walkway. All the huts, trails and bridges in the Mangrove Trail are named after those of birds or plants.

http://farm4.static.flickr.com/3038/3023123407_79c0518bab_o.jpg

Floating Deck (480 m from the Pond Heron Hut) was designed to go up and down according to the tide. Then, at the lowest tide, people can observe crabs, etc., nearer than from the walkway.

http://farm4.static.flickr.com/3064/3023124067_63eab1f93a_o.jpg

Little Egret Tower (530 m from the Pond Heron Hut) is 6 meters high to the third deck and almost 10 meters high to the top of the roof. From this tower, people can see the expansion of mangroves both of natural stands and plantation. Mt. Agung (3142m), the highest mountain in Bali, and Mt. Batukau (2276m) could be overviewed at the good weather. Nesting canopies of Little Egrets and Night Herons are also observed.

http://farm4.static.flickr.com/3048/3023951430_848735c8bd_o.jpg

Tern Hut (1,080 m from the Pond Heron Hut) is located at the end of the walkway. Since Benoa Promontory extends from south to north and Benoa Harbour extends from north to south are overlapped there, the Benoa Bay from this point looks like a lake surrounded by land. At the low tide, vast muddy flat appears to be a feeding and resting place for migrant birds of many species.

Ebek21
November 12th, 2008, 12:07 PM
This is Google Earth image of mangrove forest in Surabaya. Those two sources have mentioned two different area size. Surabaya Post mentioned 1,933 ha, while Suara Surabaya mentioned 600 ha. If Suara Surabaya is correct, then its size will be approximately as big as Pakuwon City Estate (circled in black line), however, if Surabaya Post is correct, then the size will be more or less as big as Citraland Estate in West Surabaya (2000 ha).

http://farm4.static.flickr.com/3031/3023914081_7254d21f56_o.jpg

sbyctzn
November 13th, 2008, 03:46 AM
please wait!!!!
i plan to take picture again now. anybody want to give idea?

teddybear
November 13th, 2008, 06:02 AM
^Widya Mandala, the new Regency Hotel in Jaksa Agung Suprapto (unknown new building), Metropolis Apartment, High Point Apartment, pedestrian, Grand City, these are the ones I can think off, yang lain koq rasanya masih baru saja diupdate.

qidam
November 13th, 2008, 06:06 AM
air mancur yg baru dibangun? pedestrian yg lagi dibangun atau hampir selesai (embong malang? ato yg laen?)
mall baru yg lux di daerah blauran (lupa namanya..) kayanya bagus banget klo bisa motret dalemnya, hehehe... soalnya blom pernah liat dalemnya..

Ampelio
November 13th, 2008, 07:43 AM
...step carefully when you walk on the trails/decks at Mangrove Center Bali , ...try not to be plunged or even swimming, so many snakes in the water below:)

ANTHONY @ SURABAYA
November 13th, 2008, 07:50 AM
please wait!!!!
i plan to take picture again now. anybody want to give idea?

How about: THE NEW CAR SHOWROOM AT AHMAD YANI RD (DBL ARENA)

magali
November 13th, 2008, 08:31 AM
air mancur yg baru dibangun? pedestrian yg lagi dibangun atau hampir selesai (embong malang? ato yg laen?)
mall baru yg lux di daerah blauran (lupa namanya..) kayanya bagus banget klo bisa motret dalemnya, hehehe... soalnya blom pernah liat dalemnya..
---------
empire mall

Ebek21
November 13th, 2008, 08:51 AM
Here is a picture of MERR IIC Bridge in Kedung Baruk. They are building a similar bridge right beside the current bridge, so that bridge will have two ways (each two lanes) and a separator.

http://farm4.static.flickr.com/3284/3026209147_f07c3f17fb_o.jpg

Ebek21
November 13th, 2008, 09:02 AM
:okay:

Jepang siap bangun KA supercepat Jakarta-Surabaya

SEMARANG: Japan Transportation Consultant (JTC) siap merealisasikan pembangunan jalur kereta api supercepat Jakarta-Surabaya senilai Rp15 triliun, yang dijadwalkan beroperasi pada 2020. Pekerjaan fisik proyek kereta api supercepat itu akan dimulai pada awal 2013, setelah survei lapangan, studi kelayakan, dan keperluan lainnya yang dilakukan pada 2009-2012 selesai.

Direktur Deputi Divisi Internasional JTC Keiichi Aoki mengatakan proyek itu diperkirakan menelan dana Rp15 triliun, termasuk untuk pembangunan seluruh infrastruktur dan pengadaan gerbong kereta.

"Untuk tahap kajian awal survei dan desain dasar serta pendampingan teknik pengoperasian, sumber dana diperoleh dari bantuan Japan Bank for International Cooperation [JBIC]," ungkapnya seusai sosialisasi proyek tersebut di Semarang, kemarin.

Dalam pembangunan infrastruktur tahap awal, lanjutnya, JBIC siap mengucurkan dana pinjaman lunak dengan bunga 0,1% dengan masa pengembalian 40 tahun. Pemerintah Indonesia juga akan mengalokasikan dana sebagai pendamping dengan mengajukan pinjaman kepada bank lain.

Menurut dia, pembangunan proyek kereta supercepat ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan JTC. Biaya pembelian rel baru sebagian ditanggung oleh pemerintah pusat dan kekurangannya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Keiichi yang juga sebagai ketua tim studi proyek itu mengatakan seluruh komponen kereta yang akan didatangkan dari Jepang merupakan tanggung jawab pihaknya.

Komponen tersebut selanjutnya akan dirakit oleh PT Industri Kereta Api (Inka) di Madiun. Rel untuk kereta supercepat itu menggunakan struktur konstruksi khusus yang disebut slab track. Konstruksi ini diklaim berdaya tahan tinggi karena menggunakan lapisan campuran beton dan aspal yang diletakkan di antara lapisan beton dasar dan beton penutup.

"Jalur kereta ini dibangun berdekatan dengan jalur yang telah ada, bahkan tidak ada persimpangan pada jalur ini, sehingga tidak akan terjadi kecelakaan. Namun, pada saat akan memasuki stasiun di Semarang, misalnya, kereta ini akan berjalan dalam terowongan selebar 72 m2," paparnya.

Sejenis Shinkansen

Kereta api supercepat Jakarta-Surabaya rencananya menggunakan nama Argo Cahaya yang diambil dari jenis KA supercepat Shinkansen yang telah beroperasi di Jepang sejak 44 tahun lalu. KA ini mampu melaju pada kecepatan 238 km per jam.

Dengan kecepatan itu, kata Keiichi, jalur Jakarta-Surabaya sepanjang 683 km mampu ditempuh dalam waktu hanya 2 jam 51 menit. Kereta ini akan melewati jalur pantau utara (pantura) dan berhenti di sembilan stasiun besar.

Stasiun yang akan dilintasi dan berhenti yakni di Jakarta, Cikampek, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Gambringan, Cepu, dan Surabaya. Kota-kota ini dilewati sebagai pilihan karena memiliki perkembangan ekonomi yang cukup bagus serta perpindahan moda transportasi yang mudah bagi para penumpang.

Dia mengatakan pengoperasian KA supercepat itu membuat waktu tempuh lebih singkat, bahkan hampir menyamai waktu tempuh pesawat terbang, tetapi harga tiketnya pun relatif mahal, sekitar Rp1 juta per penumpang.

"KA ini diperuntukkan bagi pebisnis dan masyarakat yang membutuhkan waktu singkat untuk menempuh jarak jauh dan diharapkan para penumpang pesawat bisa berpindah ke KA cepat ini," tuturnya.

Sebelumnya, jalur ganda (double track) kereta api yang menghubungkan Stasiun Pemalang-Stasiun Petarukan sepanjang 6,8 km sudah mulai dioperasikan, setelah pekerjaan fisik selesai beberapa waktu lalu.

Pembangunan jalur rel ganda pertama di wilayah PT KA Daerah Operasi (Daop) IV tersebut mulai dikerjakan sejak April 2007, dari sebelumnya jalur ganda (double track) koridor III yang menghubungkan Purwokerto-Patuguran (Brebes) juga telah direalisasikan.

Taken from Bisnis Indonesia, Nov 13, 2008

Ampelio
November 13th, 2008, 09:25 AM
please wait!!!!
i plan to take picture again now. anybody want to give idea?

New terminal building at Juanda Airport, yes I know there are many pics of that airport already scattered in this forum... just wanna see the latest environment. Thanks

magali
November 14th, 2008, 03:18 PM
http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1030876.jpg

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1030878.jpg

teddybear
November 14th, 2008, 05:23 PM
^Good progress, like it will finish not long from here.