View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 [12] 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Ebek21
January 4th, 2009, 10:04 AM
Pics of Tanjung Kodok Beach Resort

http://farm2.static.flickr.com/1222/3166180372_e7f2c58532_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3084/3165350521_bdfbbc7719.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3110/3165351237_e5eb19e99f.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3076/3166180558_c23897c18a.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3268/3165353463_3e970f895d.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1005/3165353027_646f3bf7d8.jpg

Ebek21
January 4th, 2009, 10:33 AM
The message is Never Ever Underestimate Gerbang Kertasusila. Industrial based Surabaya, Gresik, Sidoarjo plus Batam SEZ-like Lamongan combined together, supported by oil-generating Bojonegoro, agroindustry-based Malang, and fresh Madura Island. Great combination !!

This LIS is the second shorebase in Indonesia, after Batam. It was purposedly built to serve oil and gas project in East Java and Eastern Indonesia. It claimed to offer more than 30-40% cost saving compared with Batam and Singapore for their target market.

60 Persen Kawasan Ekonomi Khusus Lamongan untuk Blok Industri

Realisasi pembangunan kawasan ekonomi khusus di Kabupaten Lamongan memasuki fase studi analisis mengenai dampak lingkungan. Dalam kerangka acuran Amdal para kontraktor dan subkontraktor dianjurkan mengutamakan pekerja lokal. Sekita 60 persen dari kawasan ekonomi khusus tersebut diperuntukkan untuk Blok Industri.

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Lamongan, Djonot Subagijo menjelaskan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Kabupaten Lamongan Djonot Subagijo berharap agar tokoh masyarakat memberikan masukannya terkait penyusunan dokumen Amdal. Menurut dia masyarakat lokal paling paham dengan kondisi lingkungannya. Salah satu tujuan pembangunan KEK sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi Lamongan dan mendorong kegiatan industrialisasi di Lamongan khususya di Kecamatan Paciran.

"Pada 2002 telah dilakukan studi kelayakan pembangunan KEK di Kecamatan Paciran dengan luas mencapai 500 hektar dengan hasil layak secara teknis dan ekonomis. Sementara saat ini sudah memasuki tahap pembahasan kerangka acuan Amdal. Kerangka tersebut menampung aspirasi pihak-pihak yang terlibat dalam studi Amdal terrmasuk masukan waktu sosialisasi pada 16 oktober 2008 lalu," tuturnya.

Pada awal penyusunannya, kawasan industi ini dinamakan Kawasan Industri Lamongan (KIL) dibangun di atas areal seluas 500 hektar yang berada di selatan dari jalan Daendels, jalan alternatif di pantura yang menghubungkan Kabupaten Gresik dan Tuban. Dalam rencana tahap pasca konstruksi (operasi), blok kawasan untuk industri direncanakan akan menempati sekitar 300 hektar atau 60 persen dari luas kawasan. "Sekitar 40 persen rencananya difungsikan sebagai areal pengolahan air limbah atau WWTP (waste water treatment plant), ruang terbuka hijau, fasilitas umum, kantor pengelola kawasan, jalan, trotoar serta areal parkir kendaraan," kata Djonot.

Berdasar data Biro Pusat Statistik (BPS) Lamongan tahun 2007, jumlah penduduk Kecamatan Paciran sebesar 92.177 jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk usia kerja di Desa Tlogosadang sejumlah 62,71 persen dan di Sidokelar sebanyak 57,49 persen. Tingkat pen didikan di wilayah studi tahun 2007 didominasi oleh tamatan SLTP dan SLTA. Di Tlogosadang 46,69 persen diantaranya lulusan SLTP dan 30,48 persen adalah angkatan kerja tamat SMA.

Pemrakarsa Kerangka Acuan Amdal kawasan ekonomi khusus (KEK) Kabupaten Lamongan, dari Departemen Perindustrian RI, Anton Hidayat Rabu (19/11) mengatakan, tenaga yang akan dilibatkan pada tahap persiapan dan pelaksanaan konstruksi dapat berasal dari tenaga kerja lokal atau tenaga kerja pendatang. "Tenaga kerja yang dibutuhkan agar diprioritaskan dari tenaga kerja lokal dengan persyaratan sesuai spesifikasi pekerjaan dan keahlian yang diperlukan proyek," katanya.

Menurut Anton, keberadaan beberapa industri yang sudah ada sebelumnya di kawasan pantura Lamongan akan saling menunjang dan saling melengkapi dengan kawasan industri nantinya. Dia mencontokan keberadaan industri kepelabuhanan, penyimpanan dan pergudangan, Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang telah dilengkapi dengan jetty (pelabuhan) berukuran 50 meter x 100 meter dapat digunakan merapat kapal berbobot mati 42.000 DWT (dead weigth tonage). LIS yang dilengkapi dengan sarana pergudangan terbuka maupun tertutup, bunker penyimpanan air bersih, ware house, areal penyimpanan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) untuk kegiatan Migas akan sangat menunjang rencana kawasan industri KEK.

Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang kini dilengkapi dan terpadu dengan kebun binatang Maharani Zoo dan Gua Lamongan (Mazoola) memberi dampak yang sangat positif bagi kawasan industri KEK, sebagai wahana rekreasi yang sangat mendidik bagi keluarga.

"Sebaliknya, kawasan KEK akan meningkatkan jumlah pengunjung WBL dan Mazoola. Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) yang diproyeksikan sebagaai pengganti pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan direncanakan sebagai pelabuhan peti kemas untuk melayani kawasan industri global, akan saling bersinergi dengan keberadaan kawasan KEK," papar Anton.

Taken from Kompas, Nov 2008

Lamongan Akan Jadi Kawasan Industri Maritim

Kapanlagi.com - Menteri Perindustrian, Fahmi Idris mengemukakan, Lamongan, Jatim yang kini telah memiliki Lamongan Industrial Shorebase (LIS), ke depan akan dikembangkan menjadi kawasan industri maritim dan berstatus seperti Batam.

"Statusnya nanti seperti Batam, sehingga kompetitif", kata Fahmi Idris dalam Forum Komunikasi antara Menteri Perindustrian Bersama Menteri Terkait Dengan Para Pengusaha Jatim, di Surabaya, Selasa (15/7).

Batam selama ini dikenal sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ). Industri di kawasan tersebut memperoleh insentif, utamanya pajak.

Menurut Fahmi Idris, dengan semakin kompetitifnya industri di Lamongan maka diharapkan industri di daerah tersebut, dapat mendukung penyediaan infrastruktur dan kelancaran lalu lintas laut.

Apalagi, saat ini di Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) juga telah berdiri Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Nasional (PDRKN) atau National Ship Design and Engineering Center (NASDEC).

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Cipto Budiono sebelumnya bahwa Lamongan ke depan akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni kemaritiman.

Sementara itu, PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang ada saat ini sesuai visinya untuk menyediakan sentra logistik terpadu bertaraf internasional. Kawasan industri tersebut berada di Tanjung Pakis, Desa Kemantren, Kabupaten Lamongan, Jatim.

Sebagai sentra logistik, LIS melayani industri minyak dan gas (migas) yang beroperasi di Jatim dan Indonesia Timur dengan konsep "one stop hypermarket".

Dengan demikian, semua kebutuhan migas akan berada dalam satu atap. Sehingga LIS menjadi suatu fasilitas yang mampu membantu tercapainya operasi yang efisien melalui pengaturan rantai suplai dan distribusi barang.

Seluruh fasilitas yang dibutuhkan industri migas dan industri jasa penunjangnya tersedia di LIS seperti kapal, pelabuhan, gudang umum, tempat "workshop", jaringan teknologi telekomunikasi, "vendor stocking", bahan kimia "drilling", air bersih dan pelayanan Bea Cukai karena LIS adalah kawasan berikat.

Taken from Kapanlagi, Jul 2008

sbyctzn
January 4th, 2009, 10:40 AM
What a.......
great development
thanks ebek

Lamongan will be great satellite town of Surabaya
Go Go East Java!!!!!!!!!!!!!!

AceN
January 4th, 2009, 11:22 AM
Lamongan Shorebase itu apa ebek ? private owned ya ?

Ebek21
January 5th, 2009, 03:07 AM
^^ It's a integrated logistic center for oil and gas contractors around East Java and Eastern Indonesia. I'm not very sure about the detail of their service as I'm not familiar in this business. Just see my posting above to have a deeper understanding.

It was established by joint venture by PT Petrogas Wira Jatim (55%) and Eastern Logistis Singapore (45%). That's why it looks very efficient and neat, a Singapore-style. The domestic partner didn't spend a cent of money in constructing the base, it was all borne by the foreign investor. I can't wonder if this facilities were to be built by SOE like Pelindo, it may take 10 years to complete (just take Lamong Bay and Bojonegara port as example). PT Petrogas Wira Jatim itself is a subsidiary company of East Java Province's BUMD called Wira Jatim Group, which also run Jatim Expo and several other strategic businesses. The President Director of Wira Jatim Group is Mr. Dahlan Iskan, who you should be familiar with.

Ebek21
January 5th, 2009, 03:14 AM
Can someone take the picture of this new MERR Bridge (and if possible, the new road too) construction ? It's a vital infrastructure project and I really want to see how it progress.

Jembatan Kembar MERR Dibangun

SURABAYA - Pemkot mematok target proyek MERR II C -mulai Jalan Arif Rachman Hakim sampai Rungkut Madya- bisa tuntas tahun ini. Saat ini, rencana pembangunan jembatan kembar MERR yang merupakan penyambung akses jalan itu sudah dipasang sehingga segera dibangun fisiknya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Pemkot Surabaya Sri Mulyono mengatakan, setelah jembatan terbangun, tentu akan dilanjutkan akses jalan menuju Jalan Arif Rachman Hakim. Saat ini, 60 persen lahan sudah dibebaskan. ''Negosiasi dengan warga terus berlanjut,'' ujarnya.

Jembatan itu nanti memiliki panjang dan lebar hampir sama dengan jembatan MERR yang saat ini sudah ada. Yakni, panjang sekitar 50 meter dan lebar 8 meter. Dengan mulai dibangunnya jembatan itu, pihaknya berharap akses pembebasan lahan di Kedung Baruk juga cepat dilanjutkan.

Sri menambahkan, pengembang juga sudah banyak menyerahkan fasilitas umum (fasum) ke pemkot. Contohnya, jalan kembar di Jalan Kedung Baruk yang merupakan fasum dari Pondok Nirwana. Termasuk jalan di Kedung Asem hingga berlanjut ke YKP. Penyerahan itu tentu bisa mempercepat penyelesaian akses jalan tersebut. ''Spot-spot yang sudah diserahkan itu segera dibangun akses jalannya,'' terangnya.

Pembangunan jalan di Rungkut Asri juga sudah dimulai. Sri mengakui, pembebasan lahan memang belum mulus benar. Masih ada warga yang tidak sepakat dengan harga sesuai nilai jual objek pajak (NJOP). ''Mereka mengajukan harga di atas NJOP. Kami masih berusaha untuk negosiasi,'' tuturnya.

Meski demikian, pihaknya terus menggenjot upaya pembebasan lahan untuk kebutuhan proyek MERR II C tersebut. Sebab, tahun ini semua pembebasan lahan ditargetkan harus selesai. Dengan demikian, departemen pekerjaan umum akan mengedrop anggaran lanjutan pembangunan tersebut.

Proyek MERR II C, yaitu mulai kawasan Pondok Candra sampai perempatan Jalan Arif Rahman Hakim, akan dibangun sepanjang 6,4 kilometer. Sebagai tahap awal, pengerjaan proyek itu dimulai dari Jalan Rungkut Madya sampai Jalan Arif Rahman Hakim dengan panjang 4,6 kilometer. Untuk kepentingan tersebut, dianggarkan Rp 91 miliar.

Setelah itu, proyek tersebut dilanjutkan dari Pondok Candra sampai Rungkut Madya. Panjang jalan itu 1,8 kilometer. Proyek MERR IIC dibangun oleh departemen PU, dirjen bina marga, serta satuan kerja nonvertikal (SKNVT) pembangunan jalan dan jembatan metropolitan Surabaya sebagai bagian akses keluar Jembatan Suramadu.

Taken from Jawapos, Jan 5, 2009

Ebek21
January 5th, 2009, 03:34 AM
I'm excited about this news. That Balas Klumprik access road connecting Mastrip Kedurus and Raya Menganti is good, reducing traffic jam and time waste in that heavy traffic region. But no word about Pandegilling underpass and the new Mayangkara Flyover huh ?

Tahun Ini Prioritas Jalan dan Jembatan

Pemkot Siapkan Anggaran Rp 304 M

SURABAYA - Tahun ini, Pemkot Surabaya berencana membangun infrastruktur secara besar-besaran. Jalan dan jembatan menjadi salah satu fokus perhatian.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, anggaran khusus pembangunan jalan dan jembatan naik hampir 50 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Yakni, mencapai Rp 304,8 miliar. Pada 2008, hanya dianggarkan Rp 164,4 miliar.

Di antara sekian program yang direncanakan, pemkot memprioritaskan pembangunan box culvert di Jalan Banyu Urip dengan anggaran Rp 49,5 miliar. Sedangkan untuk box culvert Semolowaru dan Menur, masing-masing dianggarkan sebesar Rp 25 miliar. Panjang box culvert di Jalan Banyu Urip sekitar 850 m. Sementara itu, panjang box culvert Semolowaru dan Menur sekitar 500 m.

Jalan tembus Balas Klumprik di kawasan Surabaya Barat juga bakal dibangun untuk memecah arus kemacetan di daerah itu. Total anggaran yang disediakan kurang lebih Rp 4 miliar.

Selain penambahan luas jalan, pembangunan jembatan menjadi prioritas penting. Terutama, jembatan yang memiliki elevasi rendah, seperti jembatan di Jalan Pacuan Kuda, Jalan Widodaren, dan Jalan Imam Bonjol. Masalahnya, lantaran elevasi jembatan rendah, air sungai gampang meluap ke jalan, terutama saat hujan deras.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono, jembatan-jembatan itu bakal dibongkar total. Misalnya, jembatan di Jalan Pacuan Kuda yang semula memiliki lebar 6 m akan diperlebar menjadi 8 m.

Sri menuturkan, bukan tanpa alasan jembatan-jembatan itu harus dibongkar. Sebab, jelas dia, mayoritas jembatan tersebut sudah berusia tua, minimal 25 tahun. "Karena itu, tidak hanya perlu diperbaiki, melainkan direnovasi total. Itu juga dilakukan demi keselamatan para pengguna jalan," ucapnya.

Dia menambahkan, tiap kali hujan turun, jembatan-jembatan itu tergenang air. Alhasil, jika pengendara jalan tak hati-hati, bisa berbahaya. Sri menerangkan, ada beberapa jembatan kecil lagi yang juga akan diperbaiki lantaran kondisi rusak. Lokasi beberapa jembatan itu tersebar di penjuru kota.

Taken from Jawapos, Jan 5, 2009

Ebek21
January 5th, 2009, 03:41 AM
Nice pic from Revitalization Kalimas project.

Perlebar Jalan Arteri di Bantaran Kalimas

http://farm2.static.flickr.com/1342/3168300521_3bc137bd19_o.jpg

SURABAYA - Program revitalisasi Kalimas agar lebih bersih dan terawat terus dilakukan. Di antaranya, memperlebar jalan arteri di sepanjang bantaran kali itu. Pada tahun ini, Perum Jasa Tirta bakal membuat jalan arteri baru di dua lokasi.

Kepala Divisi Jasa Asa IV Perum Jasa Tirta Jatim Widyo Parwanto mengatakan, dua lokasi tersebut berada di bantaran kali di kawasan Jalan Ahmad Jais dan Jalan Gemblongan. Untuk kepentingan pembangunan jalan itu, pihaknya sudah menertibkan sekitar lokasi. ''Sekarang beberapa lokasi di antaranya sudah ditempati bangunan liar lagi," katanya.

Widyo mengatakan, pembuatan jalan di bantaran sungai tersebut bakal dilakukan di seluruh bagian sungai. Menurut dia, hal itu bertujuan untuk menjaga kualitas air sungai yang menjadi bahan baku utama air di Surabaya. "Tapi, pengerjaannya bertahap," ujarnya.

Dia menjelaskan, selama ini banyak bangunan liar yang berdiri di bantaran sungai. Bangunan itu biasanya membuang limbah rumah tangga ke sungai. Akibatnya, air sungai menjadi semakin kotor.

Revitalisasi sungai itu dilakukan bersama dengan pemkot. Bahkan, pemkot akan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal untuk warga di sekitar sungai tersebut. Dengan demikian, mereka tidak membuang limbah rumah tangga langsung ke sungai. ''Yang jelas, air sungai bisa lebih bersih ketimbang sebelumnya,'' ujar Widyo.

Taken from Jawapos, Jan 5, 2009

=NaNdA=
January 5th, 2009, 04:02 AM
wah.. Lamongan Shorebase.. :okay: looks modern.. :D

AceN
January 5th, 2009, 06:58 AM
^^ It's a integrated logistic center for oil and gas contractors around East Java and Eastern Indonesia. I'm not very sure about the detail of their service as I'm not familiar in this business. Just see my posting above to have a deeper understanding.

It was established by joint venture by PT Petrogas Wira Jatim (55%) and Eastern Logistis Singapore (45%). That's why it looks very efficient and neat, a Singapore-style. The domestic partner didn't spend a cent of money in constructing the base, it was all borne by the foreign investor. I can't wonder if this facilities were to be built by SOE like Pelindo, it may take 10 years to complete (just take Lamong Bay and Bojonegara port as example). PT Petrogas Wira Jatim itself is a subsidiary company of East Java Province's BUMD called Wira Jatim Group, which also run Jatim Expo and several other strategic businesses. The President Director of Wira Jatim Group is Mr. Dahlan Iskan, who you should be familiar with.
Thanks bek :) yeahhh, it's very neat :D

Ebek21
January 6th, 2009, 02:45 AM
Additional two public parks :okay: One is funded by Bank Jatim (Rp 370 Mio), while the other one is funded by pure APBD (Rp 900 Mio).

Tambah Dua Taman Lagi

AWAL tahun ini, dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) berencana menggarap dua taman baru. Yakni, taman Undaan yang merupakan eks lahan SPBU dan taman eks lapangan Mundu di Tambaksari.

Kepala DKP Hidayat Syah mengatakan, dana pembangunan taman Undaan berasal dari corporate social responsibility (CSR) Bank Jatim. ''Bank Jatim juga melelang sendiri taman itu,'' ujar Hidayat. Kemarin (5/1) para pekerja di lapangan sibuk menguruk tanah untuk pembangunan taman tersebut.

Hidayat mengatakan, anggaran proyek yang kemarin mulai dikerjakan itu Rp 370 juta. Rencananya, taman tersebut dilengkapi air mancur dan didesain khusus untuk tempat bermain anak. ''Sebab, taman Undaan kan dekat dengan sekolah dan permukiman,'' tutur pria asli Palembang itu. Rencananya, taman baru tersebut akan diberi fasilitas wi-fi. Fasilitas itu, kata Hidayat, merupakan bagian CSR dari Telkom.

Dia menjelaskan, luas taman itu 520 meter persegi. Pengerjaan taman diprediksi sekitar empat bulan. Taman tersebut bisa dimanfaatkan warga sekitar. Hidayat berharap agar perusahaan lain tergerak mengucurkan dana CSR untuk pembangunan taman.

DKP juga bakal menyulap lapangan Mundu menjadi taman layaknya Bungkul. Lapangan itu dinilai berpotensi untuk dikembangkan lantaran lahannya cukup luas, sekitar 4.385 meter persegi.

Dana pembangunannya murni berasal dari APBD 2009 sekitar Rp 900 juta. ''Pendanaannya murni dari APBD. Kalau taman lainnya kan CSR dari BUMN atau BUMD,'' tuturnya.

Taken from Jawapos, Jan 6, 2009

Ebek21
January 6th, 2009, 02:47 AM
http://farm2.static.flickr.com/1002/3171667683_ebfc26e179_o.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 6, 2009

sbyctzn
January 6th, 2009, 10:15 AM
Rumah sakit bedah yang dibangun oleh pemkot surabaya sudah under construction, sudah mencapai lantai 2, letak awalnya yang direncanakan ada di jalan kertajaya ternyata dipindah ke jalan manyar. dekat dengan RS JIWA MENUR, atau sejalan dengan terminal bratang. sayang, saya belum ada waktu untuk take fotonya.
mungkin lain kali. ded nya ditampilin di depan pintu gerbang lokasi proyek. lumayan bagus designnya, modern loks!!!

Ebek21
January 6th, 2009, 10:23 AM
^^ Good, I'm waiting for the pics. If you have time, please also take picture of the new MERR bridge and road construction (located in Kedung Baruk). Many thanks in advance !! :)

archiholic
January 6th, 2009, 10:34 AM
Wahhh Surabaya lagi getol-getolnya bangun taman :banana:

Mau nanya kabar MRT ( Mass Rapid Transport ) di Surabaya gimana nih? kok kayaknya masih adem ayem ya ?

lombok
January 6th, 2009, 10:55 AM
Go..go...Surabaya biar more kinclong:banana::banana::banana:

tsagitto
January 6th, 2009, 11:48 AM
Rumah sakit bedah yang dibangun oleh pemkot surabaya sudah under construction, sudah mencapai lantai 2, letak awalnya yang direncanakan ada di jalan kertajaya ternyata dipindah ke jalan manyar. dekat dengan RS JIWA MENUR, atau sejalan dengan terminal bratang. sayang, saya belum ada waktu untuk take fotonya.
mungkin lain kali. ded nya ditampilin di depan pintu gerbang lokasi proyek. lumayan bagus designnya, modern loks!!!

kalo yang saya tau itu bukan rumah sakit pemkot tapi rumah sakit IKABI dengan pengelolaan oleh Besturi Delta Medika PT dan dikerjakan oleh DUta Graha Indah - surabaya

Hadi
January 6th, 2009, 12:21 PM
Wahhh Surabaya lagi getol-getolnya bangun taman :banana:

Mau nanya kabar MRT ( Mass Rapid Transport ) di Surabaya gimana nih? kok kayaknya masih adem ayem ya ?

iya kok adem ayem ya???.... mungkin ada info???
coba tanya ke wakil walikota di facebook deh.
http://www.facebook.com/home.php?ref=home#/profile.php?id=1472239872

teddybear
January 6th, 2009, 03:27 PM
^Dimana taman Undaan ini? Bukannya ada SPBU di pojok dekat jembatan ke Genteng Kali, pinggir sungai yang sudah jadi taman kecil?

Ebek21
January 6th, 2009, 04:55 PM
^^ Yes, that's exactly the location of Taman Undaan. They demolished the SPBU last May and now turn it into a common park.

olyxboy
January 6th, 2009, 06:49 PM
eh... katanya Pasar Turi mo di modif lagi yak...pasca kebakaran taon 2007 silam
udah terjaring 2-4 investor tuh yang bakalan menangani nya.... :banana:
nggak tanggung2....anggarannya mencapai 1 triliyun...... :cheers:

teddybear
January 6th, 2009, 09:29 PM
Yes, that's exactly the location of Taman Undaan. They demolished the SPBU last May and now turn it into a common park.

But wasn't it done already? I remember reading the news months ago they have converted the SPBU to a mini park. So this one either they redo the park or there is another location (but I could not recall there is another SPBU in Undaan).

Ebek21
January 7th, 2009, 02:25 AM
But wasn't it done already? I remember reading the news months ago they have converted the SPBU to a mini park. So this one either they redo the park or there is another location (but I could not recall there is another SPBU in Undaan).

Last May, they only demolished the SPBU, but haven't built the park. As you can see in the picture, no doubt that is the location and it is an empty lot now.

sbyctzn
January 7th, 2009, 02:55 AM
kalo yang saya tau itu bukan rumah sakit pemkot tapi rumah sakit IKABI dengan pengelolaan oleh Besturi Delta Medika PT dan dikerjakan oleh DUta Graha Indah - surabaya

thanks, for your corect.
tapi itu tetap RS yang rencana mau dibangun di jalan Kertajaya kan?
soalnya saya nyari lokasi di jalan kertajaya yang lagi u/c tidak ada.

sbyctzn
January 7th, 2009, 02:59 AM
Pemkot Siapkan Eksekusi Lahan Milik Warga untuk Akses Suramadu
Lahan Milik Warga di Akses Suramadu

SURABAYA - Pembangunan akses Jembatan Suramadu di sisi Surabaya masih menyisakan tanggungan pembebasan lima lahan milik warga. Hingga kemarin, warga masih menolak sistem konsinyasi melalui pengadilan yang ditempuh panitia pembebasan tanah (P2T) pemkot. Karena tetap tidak ada titik temu, pemkot memberi deadline hingga pertengahan bulan ini sebelum eksekusi dilakukan.

Wali Kota Bambang D.H. menyatakan, minggu kedua bulan ini, berbagai program penertiban di Surabaya harus sudah selesai. Salah satunya, eksekusi terhadap lahan milik enam warga di jalur akses menuju Jembatan Suramadu. ''Surat administrasi pendukung sudah siap. Demikian pula dengan surat konsinyasi. Kalau warga tetap menolak, pemkot tinggal mengeksekusi,'' ujarnya.

Berdasar data tim P2T pemkot, saat ini masih tersisa lahan seluas 200 meter persegi di sisi barat Jalan Kedung Cowek yang belum dibebaskan untuk pembangunan akses Suramadu. Satu lahan seluas 100 meter persegi milik H Munip yang saat ini digunakan untuk berjualan besi. Sisanya adalah milik H Rofi yang juga digunakan untuk berdagang besi.

Untuk sisi timur jalan, sisa lahan yang belum dibebaskan seluas 325 meter persegi. Lahan tersebut milik tiga orang. Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 116 meter persegi milik H Mustofa yang saat ini digunakan berdagang barang. Kedua, tanah dan bangunan seluas 111 meter persegi milik Hendra yang digunakan untuk rumah dan gudang. Ketiga, tanah milik H Yunus seluas 112 meter yang dipakai untuk toko. Sisa tanah selanjutnya adalah milik warga bernama Alex.

Pemkot sebenarnya telah lama berupaya membebaskan lahan tersebut. Karena tidak ada titik temu antara warga dengan tim P2T, pemkot menggunakan sistem konsinyasi berdasar Keppres No 36 Tahun 2005 jo Nomor 65 Tahun 2006 jo Peraturan Ka BPN Nomor 3 Tahun 2007.

Mekanismenya, pemkot membayar ganti rugi atas lahan warga yang dipakai untuk akses Suramadu dengan menitipkan uang tersebut ke pengadilan negeri. Besarnya ganti rugi itu didasarkan pada nilai appraisal yang ditentukan tim independen.

Wali Kota Bambang D.H. menuturkan, berbagai cara yang ditempuh pemkot untuk membebaskan lahan tersebut sudah maksimal. ''Kalau memang warga tak mau mengambil ganti rugi itu, kami terpaksa akan mengeksekusi rumah atau bangunan mereka,'' tegasnya.

Dia mengaku, selama ini satpol PP menunda eksekusi. Alasannya, tim eksekusi sangat membutuhkan bantuan aparat kepolisian. Di lain pihak, polisi masih berkonsentrasi untuk pengamanan Natal dan tahun baru. ''Pengamanan tahun baru kan sudah selesai. Paling lambat, eksekusi bisa kami laksanakan minggu kedua bulan ini,'' ujarnya.

H Rofi, salah seorang warga, menyatakan bahwa pihak pengadilan telah datang ke rumahnya untuk memberitahukan adanya uang ganti rugi dari pemkot. Namun, dia belum bersedia mengambilnya. ''Kami belum bisa memutuskan. Silakan tanya ke Pak Yunus selaku juru bicara kami,'' tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Yunus mengaku tidak mempersoalkan langkah pemkot yang menempuh jalur konsinyasi. ''Silakan saja. Kami ini tidak pernah negosiasi atau minta masalah harga. Kami hanya ingin tahu prosedur pembayaran pembebasan lahan Suramadu,'' ujarnya.

Dia menambahkan, selama ini tim P2T dinilai tidak transparan. Sebab, mereka tidak pernah membeberkan mekanisme pembayaran terhadap warga. ''Bagaimana dengan Pak RW yang melarikan diri karena masalah korupsi itu? Asalkan sesuai prosedur, dapat ganti rugi di bawah nilai yang berlaku pun kami bersedia,'' ungkapnya.

Yang terpenting, lanjut dia, warga meminta tim P2T transparan soal aset kampung maupun status tanah SDN Tanah Kalikedinding I. Soal eksekusi, pihaknya mengaku tidak berkeberatan kalau jalur tersebut ditempuh. ''Kalau memang eksekusi itu sudah sesuai hukum, ya silakan. Saya menyerah kalau hukum yang berlaku memang demikian,'' tuturnya. (kit/fat)

Taken from Jawapos, Today.

sbyctzn
January 7th, 2009, 03:03 AM
Mangkrak, Akses Kenjeran Semrawut

KENDATI pembangunan Jembatan Suramadu hampir selesai, beberapa akses menuju jembatan itu tak kunjung beres. Salah satunya adalah Jalan Kenjeran menuju makam Krampung dan Sidotopo.

Pengamatan Jawa Pos, kesan kumuh tampak di jalan sepanjang dua kilometer tersebut. Jalan yang masih tertutup dua bangunan di sisi timur dan dua bangunan di sisi barat itu digunakan warga sekitar untuk parkir truk maupun mobil pribadi. Ada juga yang memanfaatkannya untuk berjualan. ''Daripada nganggur Mas, mending dipakai buat jualan,'' kata Sutinah, 46, salah seorang PKL di tempat tersebut. Ada lima PKL yang berjualan di jalan yang tidak berfungsi selama tiga tahun itu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan Surabaya Sri Mulyono mengaku sudah memberikan peringatan kepada pemilik bangunan yang menghalangi akses jalan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Bunari Musofa menambahkan, masalah akses menuju Jembatan Suramadu itu akan dibahas dalam rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jatim. ''Mungkin jalan itu juga akan dibahas di rapat karena menjadi salah satu akses setelah keluar dari jembatan ke arah Surabaya Utara,'' ungkapnya. (dan/oni)

Taken from Jawapos, Today.

Ebek21
January 7th, 2009, 03:23 AM
Repost. This is RS Bedah in Jl. Manyar you are talking about.

Gambar maket dan foto peletakan batu pertama RS Bedah Surabaya. Gedungnya hanya 4 lantai, bukan 6 lantai seperti tulisanku sebelumnya karena gedung parkir 2 lantainya rupanya berdiri sendiri.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RSBedah1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RSBedah2.jpg

Taken from Suara Surabaya, Aug 8, 2008

Ebek21
January 7th, 2009, 04:10 AM
Update news on Lamong Bay Seaport. Taken from press release by Pelindo III, Jan 1, 2009.

PELINDO III SEMAKIN MEMANTAPKAN INVESTASI SARANA BONGKAR MUAT

UNDANG Undang No.17 tahun 2008 tentang pelayaran nasional, Empat BUMN kepelabuhanan, PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I sampai IV, sepakat melakukan review terhadap rencana-rencana investasi yang sudah disetujui, tetapi masih tertunda pelaksanaannya. Pelabuhan I, II dan IV mulai ancang-ancang membiayai beberapa proyek penambahan fasilitas dan investasi di peralatan.

Sementara itu Pelabuhan III, telah siap dan mulai memfokuskan rencana pembangunan fasilitas baru di Teluk Lamong, dan hal ini juga merupakan bagian dari pengembangan aset ( Assets Development) dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dimana diharapkan dapat dimulai di tahun 2009

Adapun rencana pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Teluk Lamong Jawa Timur dan Bojonegara Banten merupakan kebijakan pemerintahan pusat sekitar lima tahun lalu. Namun terkait dengan pergantian kepemimpinan nasional, paket tersebut terus tertunda realisasinya. Kemudian yang muncul justru penolakan dari mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo. Namun setelah negosiasi cukup alot lewat Departemen Perhubungan maka Pemprov Jatim setuju terhadap rencana tersebut, tetapi dengan penyusutan luas lahan dari 200 hektar menjadi 50 hektar saja.

Ada perbedaan persepsi antara Pemprov Jatim menghadapi Pemkot Surabaya sebagai fihak yang mendukung pembangunan, dengan memunculkan opini bahwa pembangunan di Teluk Lamong akan mengakibatkan rusaknya ekologi Surabaya barat yang konon merupakan lahan tangkapan air, untuk mencegah banjir yang mengancam kota Surabaya. Perdebatan baru mereda ketika kemudian dijelaskan bahwa yang akan dibangun tidak mempunyai sangkut paut dengan lahan di daratan, karena untuk membangun fasilitas baru itu akan dilaksanakan dengan jalan membangun fasilitas pada hasil reklamasi sejauh sekitar 800 merer dari lepas pantai, guna mendapatkan kedalaman -15 meter LWS.

Munculnya kendala dalam membangun fasilitas baru di Teluk Lamong tak dapat dilepaskan dari keinginan Pemprov Jatim yang mempunyai rencana membangun pelabuhan di pantai utara Madura yaitu sekitar Tanjung Bumi, sebagai kelanjutan dari proyek jembatan Suramadu yang bakal dioperasikan tahun 2009 mendatang. Hal itu diperkuat dengan kenyataan bahwa kemudian Pemprov Jatim memberikan ijin kepada PT Lamicitra dan PT SIER untuk membebaskan lahan penunjang pelabuhan di Madura dengan luasan masing-masing 300 hektar.

Menurut Robert H Sianipar, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha bahwa menghadapi keruwetan itu Pelindo III tidak tinggal diam sambil tetap memantapkan persiapan pembangunan Terminal Multi Purpose di Teluk Lamong, dan sebenarnya sejak awal, Pelindo III ingin konsisten mengikuti tahapan perencanaan. Karena setelah dilakukan BUMN Summit, pemerintah pusat merupakan “pemegang bola”. Namun ketika Pelindo III dihadapkan kepada ancaman kemungkinan bakal segera terjadinya kejenuhan bongkar muat berhubung tingginya YOR sudah melewati ambang batas 65% dari kapasitas terpasang di Tanjung Perak sebagai pelabuhan utama, maka majemen segera mengambil keputusan untuk mencari jalan keluar.

Rencana jangka pendek yang telah dilaksanakan adalah melakukan konversi terhadap Pangkalan Nilam yang pada mulanya merupakan dermaga konvensional, di revitalisasi menjadi multipurpose. Disamping itu kami terus mematangkan rencana pembangunan Teluk Lamong dengan dana segar yang dimiliki perusahaan tanpa menunggu adanya investor dari luar” jelas Direktur Personalia & Umum Pelindo III J.D. Dunda saat jumpa pers dengan wartawan Kepelabuhanan, dan saat ini sudah dilakukan pembebasan lahan untuk akses jalan penghubung dari pantai ke dekat pintu Tol Romo Kalisari sepanjang 2,5 Km.

Menurut Faris Assagaf, Direktur Operasi Pelindo III bahwa manajemen Pelindo III saat ini lebih fokus dalam merevitalisasi pangkalan Nilam, mengingat kian tingginya arus kunjungan kapal bongkar muat, seperti tampak pada bongkar muat petikemas di Tanjungperak yang sudah menembus angka di atas 2 juta TEU’s, yang merupakan kontribusi TPS sebesar 1,2 TEU’s dan BJTI sekitar 900.000 TEU’s. angka tersebut akan menjadi lebih tinggi bila ditambah jumlah petikemas yang dibongkar/muat di dermaga Jamrud utara. Konversi terhadap pangkalan Nilam dengan biaya Rp.105 miliar ditambah biaya suprastruktur Rp.185 miliar ini direncanakan dapat selesai akhir tahun dan dioperasikan pada April 2009 mendatang.


Biaya Internal

Bahwa Manajemen Pelindo III merasa mampu membiayai proyek Teluk Lamong dengan biaya sendiri, didasari pada kenyataan bahwa BUMN kepelabuhanan ini setiap tahunnya bisa mencapai laba usaha yang cukup signifikan. Untuk tahun 2008 ini laba usaha Pelindo III diprediksi akan dapat dicapai sekitar Rp.512 miliar, seperti diungkapkan oleh Direktur Utama Pelindo III Ir. Suprihat. Dan pencapaian tersebut tak lepas daripertumbuhan daerah pendukung Pelindo III di tujuh provinsi ditambah kontribusi dari Kawasan Timur Indonesia.

Keinginan membiayai sendiri pembangunan fasilitas baru di Teluk Lamong, juga terpicu oleh amanat UU No.17/2008 tentang pelayaran, yang antara lain menyebutkan bahwa kedepan BUMN kepelabuhanan harus lebih focus pada bisnis pelabuhan, utamanya kepada operasional bongkar muat. Menurut perhitungan investasi membangun fasilitas di Teluk Lamong membutuhkan biaya Rp.1,6 triliun untuk membangun dermaga sepanjang 640 meter dengan kedalaman kolam -15 meter LWS, tertapi untuk sementara baru akan bisa dicapai -13,5 meter LWS dulu.

Menurut Iwan Sabatini, kahumas Pelindo III bahwa kelak di Teluk Lamong, fasilitas yang pertama dibangun berupa dermaga multipurpose dan akan dilengkapi dua unit CC, yang juga dipergunakan untuk melayani kapal-kapal petikemas antar pulau, sebagai dermaga multipurpose juga terbuka untuk melayani kapal-kapal non petikemas yang akan melakukan bongkar muat barang-barang curah kering maupun curah cair. Untuk meningkatkan efisiensi, bongkar muat di dermaga Teluk Lamong nantinya akan menggunakan cara truck lossing, hingga petikemas yang baru diturunkan dari kapal langsung dapat diangkut keluar daerah pelabuhan, yang berarti waktu sandar kapal juga akan lebih singkat.

us_lukman
January 7th, 2009, 04:31 AM
Ada info mau dibangun Apartemen di Darmo Permai 3, Surabaya Barat. Harga 90jtan sd 140jtan.

sbyctzn
January 7th, 2009, 04:37 AM
Repost. This is RS Bedah in Jl. Manyar you are talking about.

yeah, thats what i mean. thanks ebek for your repost.

sbyctzn
January 7th, 2009, 04:39 AM
Update news on Lamong Bay Seaport. Taken from press release by Pelindo III, Jan 1, 2009.

PELINDO III SEMAKIN MEMANTAPKAN INVESTASI SARANA BONGKAR MUAT

Rencana jangka pendek yang telah dilaksanakan adalah melakukan konversi terhadap Pangkalan Nilam yang pada mulanya merupakan dermaga konvensional, di revitalisasi menjadi multipurpose. Disamping itu kami terus mematangkan rencana pembangunan Teluk Lamong dengan dana segar yang dimiliki perusahaan tanpa menunggu adanya investor dari luar” jelas Direktur Personalia & Umum Pelindo III J.D. Dunda saat jumpa pers dengan wartawan Kepelabuhanan, dan saat ini sudah dilakukan pembebasan lahan untuk akses jalan penghubung dari pantai ke dekat pintu Tol Romo Kalisari sepanjang 2,5 Km.


This is the first project that picture i'm update last time.
Access Road to Lamong Bay.
Hopelyfull this is will be continued.

Hadi
January 7th, 2009, 08:08 AM
Update news on Lamong Bay Seaport. Taken from press release by Pelindo III, Jan 1, 2009.

PELINDO III SEMAKIN MEMANTAPKAN INVESTASI SARANA BONGKAR MUAT

UNDANG Undang No.17 tahun 2008 tentang pelayaran nasional, Empat BUMN kepelabuhanan, PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I sampai IV, sepakat melakukan review terhadap rencana-rencana investasi yang sudah disetujui, tetapi masih tertunda pelaksanaannya. Pelabuhan I, II dan IV mulai ancang-ancang membiayai beberapa proyek penambahan fasilitas dan investasi di peralatan.

Sementara itu Pelabuhan III, telah siap dan mulai memfokuskan rencana pembangunan fasilitas baru di Teluk Lamong, dan hal ini juga merupakan bagian dari pengembangan aset ( Assets Development) dari Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) dimana diharapkan dapat dimulai di tahun 2009

Adapun rencana pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Teluk Lamong Jawa Timur dan Bojonegara Banten merupakan kebijakan pemerintahan pusat sekitar lima tahun lalu. Namun terkait dengan pergantian kepemimpinan nasional, paket tersebut terus tertunda realisasinya. Kemudian yang muncul justru penolakan dari mantan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo. Namun setelah negosiasi cukup alot lewat Departemen Perhubungan maka Pemprov Jatim setuju terhadap rencana tersebut, tetapi dengan penyusutan luas lahan dari 200 hektar menjadi 50 hektar saja.

Ada perbedaan persepsi antara Pemprov Jatim menghadapi Pemkot Surabaya sebagai fihak yang mendukung pembangunan, dengan memunculkan opini bahwa pembangunan di Teluk Lamong akan mengakibatkan rusaknya ekologi Surabaya barat yang konon merupakan lahan tangkapan air, untuk mencegah banjir yang mengancam kota Surabaya. Perdebatan baru mereda ketika kemudian dijelaskan bahwa yang akan dibangun tidak mempunyai sangkut paut dengan lahan di daratan, karena untuk membangun fasilitas baru itu akan dilaksanakan dengan jalan membangun fasilitas pada hasil reklamasi sejauh sekitar 800 merer dari lepas pantai, guna mendapatkan kedalaman -15 meter LWS.

Munculnya kendala dalam membangun fasilitas baru di Teluk Lamong tak dapat dilepaskan dari keinginan Pemprov Jatim yang mempunyai rencana membangun pelabuhan di pantai utara Madura yaitu sekitar Tanjung Bumi, sebagai kelanjutan dari proyek jembatan Suramadu yang bakal dioperasikan tahun 2009 mendatang. Hal itu diperkuat dengan kenyataan bahwa kemudian Pemprov Jatim memberikan ijin kepada PT Lamicitra dan PT SIER untuk membebaskan lahan penunjang pelabuhan di Madura dengan luasan masing-masing 300 hektar.

Menurut Robert H Sianipar, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha bahwa menghadapi keruwetan itu Pelindo III tidak tinggal diam sambil tetap memantapkan persiapan pembangunan Terminal Multi Purpose di Teluk Lamong, dan sebenarnya sejak awal, Pelindo III ingin konsisten mengikuti tahapan perencanaan. Karena setelah dilakukan BUMN Summit, pemerintah pusat merupakan “pemegang bola”. Namun ketika Pelindo III dihadapkan kepada ancaman kemungkinan bakal segera terjadinya kejenuhan bongkar muat berhubung tingginya YOR sudah melewati ambang batas 65% dari kapasitas terpasang di Tanjung Perak sebagai pelabuhan utama, maka majemen segera mengambil keputusan untuk mencari jalan keluar.

Rencana jangka pendek yang telah dilaksanakan adalah melakukan konversi terhadap Pangkalan Nilam yang pada mulanya merupakan dermaga konvensional, di revitalisasi menjadi multipurpose. Disamping itu kami terus mematangkan rencana pembangunan Teluk Lamong dengan dana segar yang dimiliki perusahaan tanpa menunggu adanya investor dari luar” jelas Direktur Personalia & Umum Pelindo III J.D. Dunda saat jumpa pers dengan wartawan Kepelabuhanan, dan saat ini sudah dilakukan pembebasan lahan untuk akses jalan penghubung dari pantai ke dekat pintu Tol Romo Kalisari sepanjang 2,5 Km.

Menurut Faris Assagaf, Direktur Operasi Pelindo III bahwa manajemen Pelindo III saat ini lebih fokus dalam merevitalisasi pangkalan Nilam, mengingat kian tingginya arus kunjungan kapal bongkar muat, seperti tampak pada bongkar muat petikemas di Tanjungperak yang sudah menembus angka di atas 2 juta TEU’s, yang merupakan kontribusi TPS sebesar 1,2 TEU’s dan BJTI sekitar 900.000 TEU’s. angka tersebut akan menjadi lebih tinggi bila ditambah jumlah petikemas yang dibongkar/muat di dermaga Jamrud utara. Konversi terhadap pangkalan Nilam dengan biaya Rp.105 miliar ditambah biaya suprastruktur Rp.185 miliar ini direncanakan dapat selesai akhir tahun dan dioperasikan pada April 2009 mendatang.


Biaya Internal

Bahwa Manajemen Pelindo III merasa mampu membiayai proyek Teluk Lamong dengan biaya sendiri, didasari pada kenyataan bahwa BUMN kepelabuhanan ini setiap tahunnya bisa mencapai laba usaha yang cukup signifikan. Untuk tahun 2008 ini laba usaha Pelindo III diprediksi akan dapat dicapai sekitar Rp.512 miliar, seperti diungkapkan oleh Direktur Utama Pelindo III Ir. Suprihat. Dan pencapaian tersebut tak lepas daripertumbuhan daerah pendukung Pelindo III di tujuh provinsi ditambah kontribusi dari Kawasan Timur Indonesia.

Keinginan membiayai sendiri pembangunan fasilitas baru di Teluk Lamong, juga terpicu oleh amanat UU No.17/2008 tentang pelayaran, yang antara lain menyebutkan bahwa kedepan BUMN kepelabuhanan harus lebih focus pada bisnis pelabuhan, utamanya kepada operasional bongkar muat. Menurut perhitungan investasi membangun fasilitas di Teluk Lamong membutuhkan biaya Rp.1,6 triliun untuk membangun dermaga sepanjang 640 meter dengan kedalaman kolam -15 meter LWS, tertapi untuk sementara baru akan bisa dicapai -13,5 meter LWS dulu.

Menurut Iwan Sabatini, kahumas Pelindo III bahwa kelak di Teluk Lamong, fasilitas yang pertama dibangun berupa dermaga multipurpose dan akan dilengkapi dua unit CC, yang juga dipergunakan untuk melayani kapal-kapal petikemas antar pulau, sebagai dermaga multipurpose juga terbuka untuk melayani kapal-kapal non petikemas yang akan melakukan bongkar muat barang-barang curah kering maupun curah cair. Untuk meningkatkan efisiensi, bongkar muat di dermaga Teluk Lamong nantinya akan menggunakan cara truck lossing, hingga petikemas yang baru diturunkan dari kapal langsung dapat diangkut keluar daerah pelabuhan, yang berarti waktu sandar kapal juga akan lebih singkat.

:banana::banana::banana:

pecinta_surabaya
January 7th, 2009, 10:59 AM
Ada info mau dibangun Apartemen di Darmo Permai 3, Surabaya Barat. Harga 90jtan sd 140jtan.

^^ sumber drmn?? ko harganya murah??

us_lukman
January 7th, 2009, 01:15 PM
Model Rusunami ada yg bersubsidi dan ada yg nggak. Mulai dibangun tahun ini. Tower pertama 16 lantai. Gambar belum keluar.

us_lukman
January 7th, 2009, 01:40 PM
Apartemen Puncak Permai lokasi di Raya Darmo Permai 3, dekat SCTV. Harga 90 jutaan dan 140 jutaan. Luas 1 BR 22 m2, 2 BR 36 m2. Tinggi 16 lantai. 54 unit per lantai. Fasilitas kolam renang, jogging track, dll. Pengembang sama dngn pengembang Apartemen Metropolis. Hub Lukman.

Ebek21
January 7th, 2009, 03:59 PM
^^ I think this Puncak Permai Apartment is the rusunami that has been mentioned earlier in the article below. Interesting to see a low-class apartment block standing side by side with Union Square and those elite residential estates.



Here is a news about rusunami in Surabaya. Another news is, Aston Place has been topped-ff yesterday, however, it needs another 10 months to finish it all :nuts:

Surabaya Didesak Bangun Rusunami

SURABAYA (SINDO) – Penghuni rumah kumuh boleh berharap segera memiliki tempat tinggal. Menpera telah mendesak Pemkot Surabaya segera membangun rusunami (rumah susun sederhana dimiliki).

”Saya sudah minta ke Pak Wali (Wali Kota Surabaya Bambang DH) agar segera melakukan groundbreaking (pemancangan tiang pertama) rusunami menyusul Bandung. Hari ini (kemarin) saya sudah melihat empat lokasi rusunami di Surabaya dan harusnya Pemkot sudah siap,” ujar Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asy’ari di Surabaya kemarin.

Asy’ari optimistis Pemkot Surabaya bisa segera merealisasikan pembangunan rusunami tersebut. Namun, dia mengakui belum memberikan deadline kepada Pemkot Surabaya untuk merealisasikan pembangunan rusunami tersebut. Saat ini, kata Asy’ari,Pemkot Surabaya sudah memiliki empat lokasi yang sudah siap untuk didirikan rusunami.Lokasi tersebut meliputi lahan milik Pemkot di Jalan Tidar, Menanggal, Jalan Perwira, dan di kawasan Darmo Permai.

”Sekarang ini sudah empat lokasi yang siap, tinggal duitnya (investor) ada atau tidak,” ujarnya enteng. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Bambang DH menyatakan, Surabaya baru siap melakukan groundbreaking rusunami pada Februari 2009. Rusunami yang pertama akan dibangun di Jalan Tidar. Sebab, rusunami ini sudah siap secara lahan maupun pengembang dan investor.

Rencananya, di lokasi ini akan dibangun tiga tower (menara) rusunami dengan biaya sekitar Rp550 miliar. ”Kami diminta secepatnya, tapi tidak sanggup kalau tahun ini. Sepertinya Februari baru terealisasi karena rencana dari pengembangnya begitu,” katanya. Rusunami ini akan diprioritaskan untuk dijual ke masyarakat yang saat ini tinggal di kawasan-kawasan kumuh sekitar Surabaya.

Asy’ari menambahkan, setelah Surabaya,desakan pembangunan rusunami akan dialirkan ke kota-kota lain seperti Makassar, Batam, dan beberapa kota lain yang potensial. Saat ini sudah mulai banyak titik-titik lahan yang siap untuk dibangun rusunami. Yaitu sekitar 34 titik di Batam, 17 titik di Bandung, dan 11 titik di Surabaya.

Sementara untuk jumlah toweryang sudah mulai masuk proses pembangunan,Asy’ari menyebut tidak kurang dari 100 buah proyek rusunami sedang mengajukan perizinan. Sekitar 89, di antaranya melaksanakan pembangunan konstruksi dasar. ”Kalau sekarang sudah ada sekian, saya yakin cita-cita 1.000 tower yang dicanangkan Presiden itu akan terwujud pada 2011,”ungkapnya mantap.

Soal lembaga keuangan, Asy’ari menyatakan, beberapa bank sudah siap terlibat dalam menyalurkan kredit pemilikan unit rusunami, di antaranya BTN, BRI, BNI, dan beberapa BPD, dengan skema kredit seperti pada rumah sederhana sehat (RSh). Kepala Dinas Permukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Jatim Budi Soesilo menyatakan bahwa pihaknya cukup optimistis kehadiran rusunami akan menjadi pilihan bagi masyarakat Surabaya.

Dia bahkan berkomitmen untuk membantu pembangunan infrastruktur pendukung rusunami yang memadai. Meski begitu, kata Budi, Pemkot Surabaya akan terus melakukan sosialisasi sebab kebiasaan tinggal di rumah di atas tanah masih sulit dihapuskan. ”Ya setengah dipaksa. Terutama untuk mereka yang sekarang ini memilih menghuni rumah-rumah kumuh. Harapannya, kawasan kumuh bisa hilang,” katanya.

Taken from Sindo, Nov 15, 2008

pecinta_surabaya
January 7th, 2009, 04:30 PM
^^ emg yg tidar udh di bangun??
ko ga ada kabarnya??

Lumayan bwt kalangan menengah kebawah
:D:D

teddybear
January 7th, 2009, 09:17 PM
^Lukman, kamu sekarang property broker? Luasnya tambah lama tambah sempit. Itu 22 meter persegi bukannya sempit sekali??

Ebek21
January 8th, 2009, 02:52 AM
^^ Bukan sempit lagi, itu sudah nggak layak huni. Sorry, just my opinion.

MinImaX
January 8th, 2009, 07:00 AM
Perlu diingat 22m2 itu gross, termasuk building. 90 juta termasuk tidak terlalu murah ya...
Target pasarnya ke mana nih? Apakah sama dengan di Tidar?

Kalau Metropolis 1BR 25m2 sekitar 150 juta?
Ada yang tau Rusun Urip & Penjaringansari luasnya berapaan?

Union Square still mysterious till now...

us_lukman
January 8th, 2009, 10:11 AM
22m2 itu gross. Ada subsidi dan non subsidi. Rencana 6 tower. Tapi pemasaran Tower A dulu. Tgl 16 Januari baru keluar gambar kalau tidak terlambat.

Ebek21
January 8th, 2009, 04:23 PM
:mad:

Solusi penyelesaian tol Sumo disiapkan

JAKARTA (bisnis.com): Departeman PU akan menyiapkan skenario penyelesaian kasus proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang nasibnya semakin tidak jelas, setelah pihak investor PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) membatalkan rencana akuisisinya dengan PT Jasa Marga Tbk.

"Saya sudah punya solusi penyelesaiannya seperti apa. Kasus ini memang rumit, perlu penanganan khusus," katanya saat pemaparan kinerja Departemen PU 2008 dan rencana kerja 2009 sore tadi.

Tol sepanjang 46,5 km itu terhenti sejak pertengahan 2008 karena MNA kesulitan dana. Investor itu kemudian berencana menjual sebagian sahamnya kepada Jasa Marga. Tetapi pada 1 Januari 2009, MNA membatalkan perjanjian rencana penjualan sahamnya dengan alasan yang tidak jelas.

Djoko mengemukakan pemerintah tidak akan membiarkan proyek itu berlarut-larut karena Surabaya-Mojokerto sudah masuk tahap konstruksi.

Menurut dia, pemegang konsesi proyek ini pada awalnya paling pertama menunjukan kinerja bagus. Tetapi kemudian terbengkalai setelah pimpinan pada pemilik saham mayoritas itu meninggal.

"Sekarang yang meneruskan anak-anaknya, tetapi kemudian ada konflik. Tetapi saya sudah tahu penyelesaiannya. Konstruksinya harus dilanjutkan tahun ini," katanya.

Taken from Bisnis Indonesia, Jan 8, 2009

Hadi
January 8th, 2009, 04:29 PM
:mad:

Solusi penyelesaian tol Sumo disiapkan

JAKARTA (bisnis.com): Departeman PU akan menyiapkan skenario penyelesaian kasus proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang nasibnya semakin tidak jelas, setelah pihak investor PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) membatalkan rencana akuisisinya dengan PT Jasa Marga Tbk.

"Saya sudah punya solusi penyelesaiannya seperti apa. Kasus ini memang rumit, perlu penanganan khusus," katanya saat pemaparan kinerja Departemen PU 2008 dan rencana kerja 2009 sore tadi.

Tol sepanjang 46,5 km itu terhenti sejak pertengahan 2008 karena MNA kesulitan dana. Investor itu kemudian berencana menjual sebagian sahamnya kepada Jasa Marga. Tetapi pada 1 Januari 2009, MNA membatalkan perjanjian rencana penjualan sahamnya dengan alasan yang tidak jelas.

Djoko mengemukakan pemerintah tidak akan membiarkan proyek itu berlarut-larut karena Surabaya-Mojokerto sudah masuk tahap konstruksi.

Menurut dia, pemegang konsesi proyek ini pada awalnya paling pertama menunjukan kinerja bagus. Tetapi kemudian terbengkalai setelah pimpinan pada pemilik saham mayoritas itu meninggal.

"Sekarang yang meneruskan anak-anaknya, tetapi kemudian ada konflik. Tetapi saya sudah tahu penyelesaiannya. Konstruksinya harus dilanjutkan tahun ini," katanya.

Taken from Bisnis Indonesia, Jan 8, 2009



:ohno::ohno::ohno::ohno:

teddybear
January 8th, 2009, 07:13 PM
Anybody in Surabaya can give update (with photos if possible) on Meritus, Aston, Grand City, Trillium, Ciputra World, Adhiwangsam, and pedestrian in Raya Darmo, Embong Malang, Blauran, etc.? Thanks a bunch!

Ebek21
January 9th, 2009, 05:25 AM
Program Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai

SALAH SATU program lain yang menjadi target pada tahun 2009 adalah program pengendalian banjir dan pengamanan pantai serta pembangunan infrastruktur Kenjeran. Program peningkatan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana drainase dalam upaya mengantisipasi ancaman bahaya banjir dan genangan ini sesuai dengan misi mewujudkan penataan lingkungan kota yang bersih sehat hijau dan nyaman. Targetnya adalah untuk menurunkan ancaman banjir.

Isu-isu yang menjadi dasar program ini adalah seperti: Berubah fungsinya tata
guna lahan dari pertanian menjadi permukiman maupun pusat perdagangan dan pusat-pusat kegiatan lainnya. Konversi dan penataan sistem dan manajemen saluran. Strategi peningkatan kualitas saluran tepi. Pengaruh global warming. Sedangkan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut adalah
(1) Penyiapan strategi penanganan dengan memperhatikan karakteristik kawasan;
(2) Perubahan kebijakan tentang manajemen air; dan (3) Perubahan kebijakan
tentang manajemen air. Oleh karena itu, disediakan solusi dengan melakukan
perubahan fungsi saluran dari saluran irigasi menjadi saluran pematusan.

Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan adalah:

Pembangunan Saluran Tepi Jl Dharmahusada (Sisi Utara)
Pembangunan saluran tepi di jalan Dharmahusada menjadi sangat penting karena kondisi jalan yang belum memiliki saluran tepi. Awalnya, jalan Dharmahusada sebenarnya diperuntukan bagi lingkungan perumahan, sehingga tidak memiliki saluran tepi yang terlalu lebar. Namun dengan perkembangan perekonomian, fungsi jalan tersebut kini telah berubah menjadi pusat perdagangan dan perniagaan. Oleh karena itu, Dharmahusada menjadi rawan banjir dan pembangunan saluran tepi ini diharapkan berfungsi sebagai surface drain. Selain itu, saluran tepi jalan yang akan dibangun dapat mengurangi genangan air di Jalan Dharmahusada. Ini dikarenakan apabila saluran tepi mempunyai dimensi yang lebar, maka aliran air menjadi lebih lancar dan mengurangi genangan.

Pembangunan Saluran Sekunder Kali Rungkut Menuju Avoor Wonorejo
Setujuan dengan pembangunan saluran tepi di Dharmahusada, pembangunan saluran sekunder di Kali Rungkut menuju Avoor Wonorejo juga diperuntukkan dalam upaya mengurangi genangan air ketika penghujan tiba. Saluran sekunder ini diharapkan dapat membantu saluran tepi sepanjang Kali Rungkut untuk mengalirkan air menuju avoor Wonorejo. Dengan terbantunya saluran tepi oleh saluran sekunder tersebut, maka genangan air di catchment Kali Rungkut akan berkurang. Setidaknya ini dapat menyebabkan aliran air menjadi lancar dan genangan air akan cepat surut.

Box Culvert Rungkut Asri Tengah Menuju Saluran Kebon Agung
Dengan menggunakan konsep yang serupa untuk usaha paningkatan kapasitas jalan, program pembuatan box culvert juga akan dilakukan di Rungkut Asri Tengah menuju saluran Kebon Agung. Pembuatan box culvert ini akan mempercepat aliran air di saluran Rungkut Tengah menuju saluran primer Kebon Agung.

Peningkatan Saluran Tepi Gembong Tebasan
Langkah pengendalian banjir yang akan ditempuh oleh Pemkot Surabaya di tahun 2009 ini salah satunya adalah dengan peningkatan saluran tepi Gembong Tebasan. Tindakan ini dimaksudkan agar saluran tepi Gembong Tebasan bisa bertindak sebagai surface drain dan mempercepat turunnya genangan air di kawasan Gembong Tebasan.

Pembangunan Infrastruktur Kenjeran

Melengkapi rencana pembangunan infrastruktur di Surabaya timur, Pemkot Surabaya juga menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur di Kenjeran. Ini dikerenakan masih kurangnya akses transportasi di wilayah tersebut serta persiapan wilayah akibat terselesaikannya jembatan Suramadu.

Oleh karena itu, Pemkot menyiapkan kegiatan-kegiatan berikut:
Pembangunan Fly Over Kenjeran di persimpangan Kenjeran - Putro Agung - Kedung Cowek. Saat ini penyusunan DED sedang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Pembangunan jalan ini tentunya akan mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi wilayah Surabaya Utara. Hal ini dikarenakan akses jalan yang tidak lagi ada hambatan dan kondisi jalannya bagus.

Pembangunan Jalan Persimpangan Jalan Kenjeran- Tempurejo-Sukolilo Lor

http://farm4.static.flickr.com/3457/3180671543_195f457c04_o.jpg

Mempersiapkan jalan ini menjadi penting karena akan ada pembangunan Jalan Lingkar Luar Timur yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat. Karenanya, Pemkot harus menyiapkan infrastruktur supaya daerah sekitarnya bisa memiliki akses yang baik.

Peningkatan infrastruktur pendukung pengembangan wisata Pantai Kenjeran lainnya yang direncanakan adalah Jl. Nambangan ( STA 4+00 s/d 4+300), Jl. Kenjeran Pantai (1+900 s/d 4+000), pembangunan jalan di tepi Pantai Kenjeran, 1+300) serta persimpangan Jl. Kenjeran (Jl. Kenjeran - Tempurejo - Sukolilo Lor).

Pembangunan Jalan di Jl. Sukolilo Lor

http://farm4.static.flickr.com/3088/3180670143_f50b68b56a_o.jpg

Perbaikan Geometri Jalan Pada Persimpangan Jl. Kenjeran Menuju Jl. Sukolilo Lor. Perbaikan jalan geometri bertujuan untuk memudahkan kendaraan memanuver atau berbelok, terutama kendaraan dari Jl. Kenjeran sisi utara yang akan menuju Jl. Sukolilo Lor. Melengkapi pembangunan infrastruktur jalan di Sukolilo, dilakukan pelebaran jembatan ke sisi timur selebar 2 m. Ini karena masih ada space yang cukup untuk pelebaran jembatan tanpa menggeser pipa PDAM. Sehingga lebar jembatan akan menjadi 8 m. Konsep perencanaannya adalah menambah kapasitas jalan dengan pelebaran sepanjang 1300 m dan memanfaatkan badan air (sungai) di sisi timur jalan Sukolilo Lor, sehingga ruas jalan Sukolilo Lor yang semula terdiri dari 2 lajur 2 arah tanpa pembatas median ( 2 ud 2) bertambah kapasitasnya menjadi 4 lajur (lebar 4m) dan 2 arah dengan pembatas median selebar 2,5-3 m (4 d 2).

Pembangunan Jalan Baru di Tepi Pantai Kenjeran

http://farm4.static.flickr.com/3497/3180667227_7526aa2b20_o.jpg

Lokasi yang akan di bangun adalah Jl. Tambak Deres - Jl.Sukolilo Lor (Pangkal Jalan) dan THP Kenjeran (Ujung Jalan). Jalan akan di bangun ditepi pantai Kenjeran dengan konstruksi jembatan. Kondisi saat ini lalu lintas yang akan menuju THP Kenjeran berasal dari 2 arah yaitu dari arah Utara dan arah Selatan melewati jalan Sukolilo Lor. Jalan Tambak Deres dan Jalan Kenjeran pantai yang lebar nya relatif sempit ( hanya 4-5 m). Konsep perencanaan adalah membangun jalan baru dengan konstruksi jembatan yang
menghubungkan Jl.Tambak Deres dengan THP Kenjeran selebar 4 m dan panjang 400 m (sta 1+400 s/d 1+800) dengan fungsi untuk menambah kapasitas jalan dan membagi arus lalu lintas yang akan menuju ke THP Kenjeran.

Peningkatan Jalan Kenjeran Pantai
Konsep perencanaan adalah peningkatan jalan dengan pelebaran jalan selebar 1,5 - 2 m. Pelebaran ini akan memanfaatkan bahu jalan sisi barat jalan Kenjeran Pantai, sehingga jalan yang semula mempunyai lebar 4-4,5 bertambah lebar menjadi 5 - 6 m.

Peningkatan Jalan Nambangan
Masalah terberat dari peningkatan Jalan Nambangan mengalami kesulitan karena merupakan pemukiman padat. Lebar jalan existing sekitar 4 - 4,5 m dan panjang 300 m. Juga terdapat bahu jalan 2,5 - 3 m. Konsep perencanaan nya adalah peningkatan jalan dengan pelebaran jalan selebar 1,5 - 2 m.
Dengan memanfaatkan bahu jalan sisi Barat dan Timur jalan Nambangan, sehingga jalan yang semula mempunyai lebar 4-4,5 bertambah lebar menjadi 5 - 6 m. Konsep perencanaan adalah membangun jalan baru dengan konstruksi jembatan yang menghubungkan Jl.Tambak Deres dengan THP kenjeran selebar 4 m dan panjang 400 m (sta 1+400 s/d 1+800) dengan fungsi untuk menambah kapasitas jalan dan membagi arus lalu lintas yang akan menuju ke THP Kenjeran. (*)

2008 Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Surabaya

Taken from Gapura, Jan 2009 edition

Ebek21
January 9th, 2009, 05:34 AM
Other renderings of road & bridge projects in Surabaya

Frontage road in Ahmad Yani St.

http://farm4.static.flickr.com/3081/3181484254_ef29633563_o.jpg

Broadening road project in Banyu Urip, using box culvert

http://farm4.static.flickr.com/3319/3180646991_c147ded5af_o.jpg

New Balas Klumprik access road connecting Kedurus and Menganti

http://farm4.static.flickr.com/3094/3180642843_244889e843_o.jpg

Unknown bridge project (somebody know ??)

http://farm4.static.flickr.com/3412/3180673197_7c74a70549_o.jpg

Taken from Gapura, Jan 2009 edition

AceN
January 9th, 2009, 05:48 AM
^^ :eek: nice bridge

MinImaX
January 9th, 2009, 07:34 AM
lenmarc has updated the mall progress (nov 2008) on their official website: http://www.lenmarcmall.com/galeri.html (there's some pics inside the mall)
http://www.lenmarcmall.com/layout.html

Ebek21
January 9th, 2009, 09:18 AM
^^ Thanks, I've put the pictures in the Adhiwangsa thread.

Hadi
January 9th, 2009, 10:01 AM
Jembatan apa an ya??

=NaNdA=
January 9th, 2009, 01:41 PM
keren konsepnya.. :okay: bersih dan lalu lintasnya kayanya dipikirkan dengan matang.. :D

ga asal bikin..

pecinta_surabaya
January 9th, 2009, 01:45 PM
Investor Pasar Turi Sanggup Rp 1,5 T


SURABAYA - Untuk kali kedua, PT Graha Nandi Sampoerna, salah satu calon investor Pasar Turi, mempresentasikan konsepnya di hadapan para pejabat pemkot kemarin (8/1). Kali ini, konsep yang dibeberkan lebih rinci. Investor tersebut juga mengaku sanggup menyediakan dana pembangunan Rp 1,5 triliun.

Presentasi di depan Wali Kota Bambang D.H. itu diikuti Asisten II Sekkota Muhlas Udin, Kepala Disperindag Endang Tjaturahwati, dan para pedagang Pasar Turi yang tergabung dalam Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar Turi (TPPKPK). Wali kota merespons positif konsep yang diajukan pedagang. Menurut Bambang, desain yang dibeberkan PT Graha Nandi Sampoerna cukup bagus. Apalagi, investor juga siap mendanai penuh pembangunan Pasar Turi.

Yang terpenting, kata dia, konsep yang diajukan mengakomodasi kepentingan para pedagang dan harga stan relatif murah. ''Dari enam lantai yang akan dibangun, tiga lantai bawah untuk pedagang lama dan sisanya khusus pedagang baru,'' ujarnya.

Meski demikian, pemilihan investor akan dilakukan dengan sistem lelang. Tim lelang akan dibentuk selambatnya pekan depan. Proses lelang dimulai jika pesertanya minimal lima perusahaan. Hingga kini, yang mengajukan surat permohonan mengikuti lelang baru tiga perusahaan. Namun, Bambang optimistis jumlah itu akan bertambah. ''Pasar Turi itu kan punya nama sehingga peminatnya juga banyak,'' jelasnya.

Sistem kerja sama yang akan dipakai adalah build operate transfer (BOT). Bambang optimistis pembangunan Pasar Turi bisa dilakukan secepatnya. Sebab, pedagang telah mencabut laporan terkait penyimpangan dalam pembangunan TPS Pasar Turi ke Polda Jatim.

Sekretaris TPPKPK Kemas A. Chalim yang hadir dalam pertemuan itu mengakui bahwa pedagang telah mencabut laporannya ke Polda Jatim. (kit/oni)

olyxboy
January 9th, 2009, 05:19 PM
Investor Pasar Turi Sanggup Rp 1,5 T


SURABAYA - Untuk kali kedua, PT Graha Nandi Sampoerna, salah satu calon investor Pasar Turi, mempresentasikan konsepnya di hadapan para pejabat pemkot kemarin (8/1). Kali ini, konsep yang dibeberkan lebih rinci. Investor tersebut juga mengaku sanggup menyediakan dana pembangunan Rp 1,5 triliun.

Presentasi di depan Wali Kota Bambang D.H. itu diikuti Asisten II Sekkota Muhlas Udin, Kepala Disperindag Endang Tjaturahwati, dan para pedagang Pasar Turi yang tergabung dalam Tim Pemulihan Pasca Kebakaran Pasar Turi (TPPKPK). Wali kota merespons positif konsep yang diajukan pedagang. Menurut Bambang, desain yang dibeberkan PT Graha Nandi Sampoerna cukup bagus. Apalagi, investor juga siap mendanai penuh pembangunan Pasar Turi.

Yang terpenting, kata dia, konsep yang diajukan mengakomodasi kepentingan para pedagang dan harga stan relatif murah. ''Dari enam lantai yang akan dibangun, tiga lantai bawah untuk pedagang lama dan sisanya khusus pedagang baru,'' ujarnya.

Meski demikian, pemilihan investor akan dilakukan dengan sistem lelang. Tim lelang akan dibentuk selambatnya pekan depan. Proses lelang dimulai jika pesertanya minimal lima perusahaan. Hingga kini, yang mengajukan surat permohonan mengikuti lelang baru tiga perusahaan. Namun, Bambang optimistis jumlah itu akan bertambah. ''Pasar Turi itu kan punya nama sehingga peminatnya juga banyak,'' jelasnya.

Sistem kerja sama yang akan dipakai adalah build operate transfer (BOT). Bambang optimistis pembangunan Pasar Turi bisa dilakukan secepatnya. Sebab, pedagang telah mencabut laporan terkait penyimpangan dalam pembangunan TPS Pasar Turi ke Polda Jatim.

Sekretaris TPPKPK Kemas A. Chalim yang hadir dalam pertemuan itu mengakui bahwa pedagang telah mencabut laporannya ke Polda Jatim. (kit/oni)

wahh...sip neh
mengingat kondisi TPS sekarang udah keliat menyedihkan...
mulai dari bau sampah(soalnya juga dibuat untuk buang sampah warga sekitar)
lapak-lapak nya kebanyakan dibuat tidak untuk menggelar dagangan melainkan buat Gudang penyimpanan :bash:
udah gitu baunya "pesing"....:nuts: en kalo malem nggak ada lampu penerangan yang permanen...

teddybear
January 9th, 2009, 09:19 PM
^But isn't that there is Pusat Grosir also planned/constructed as replacement?

alex77
January 10th, 2009, 05:30 AM
Pertumbuhan property di Kota Surabaya begitu mengagumkan tapi saya rasa 2009-2010 merupakan masa2 yang sulit bagi kota kota besar di Indonesia termasuk Surabaya tentunya.......

Ebek21
January 10th, 2009, 03:07 PM
^But isn't that there is Pusat Grosir also planned/constructed as replacement?

Who said that PGS is replacement for Pasar Turi ?? Please read this nice article :) It's not very difficult to guess who is the culprit behind all of this sad situation.

Kapolda Jatim: Pasar Turi Sengaja Dibakar

Polisi akhirnya mengumumkan hasil penyelidikannya terhadap kasus kebakaran Pasar Turi. Hasilnya: Pasar Turi sengaja dibakar.

Di kalangan pedagang Pasar Turi sendiri, keyakinan lahan dagangannya sengaja dibakar sudah sejak lama. Hanya perlu pembuktian dan statemen dari polisi saja.

Dan akhirnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Herman S Sumawiredja sendiri yang menyatakan jika Pasar Turi memang sengaja dibakar. "Kebakaran Pasar Turi pertama dan kedua memang disengaja," kata Kapolda Jatim.

Saya sendiri, termasuk yang berkeyakinan bahwa ada unsur kesengajaan di balik terbakarnya Pasar Turi. Meski saya belum pernah ke lokasi kebakaran, namun dari beberapa fakta yang diberitakan sejumlah media keyakinan adanya kesengajaan bisa dirasakan.

Fakta:
1. Petugas pemadam kebakaran lambat memadamkan api!
Padahal, jarak antara dinas PMK dan Pasar Turi cuma sepenggalah, tapi kenapa mereka butuh waktu sekitar 15 menit untuk memuncratkan air pertama.
2. Api sudah berhasil dipadamkan, tapi ternyata api kembali mambakar pasar grosir terbesar di Indonesia timur itu. Anehnya, lokasi atau titik terbakarnya berjauhan. Apa petugas PMK tidak melakukan pembasahan????
3.Pemkot Surabaya sendiri, selaku pemilik pasar juga 'enggan' atau mengulur-ulur waktu membuat Tempat Penampungan Sementara. Dalihnya bermacam-macam.
4. Setelah 45 hari berselang, api kembali membakar Pasar Turi. Kok aneh, karena aliran listrik sudah diputus.

Dan, akhirnya polisi menemukan bukti yang menguatkan jika Pasar Turi memang sengaja dibakar. Namun sayangnya, polisi mengaku kesulitan mengungkap siapa pelaku pembakaran Pasar Turi.

"Kita kesulitan mengungkap karena pasar itu tidak seperti mall yang
dilengkapi alat monitor atau CCTV," kata Kapolda Jatim Irjen Pol
Herman Surjadi Sumawiredja usai buka puasa di Gedung Negara Grahadi,
Jumat (14/9/2007) petang.

Kalaupun polisi berhasil, Saya yakin pelakunya hanya 'ceketeran' saja alias eksekutor lapangan. Tetapi untuk mengungkap siapa aktor utama di balik pembakaran itu sangat sulit, bahkan nyaris mustahil. Peluangnya kecil (pesimis).

Dugaan saja, motif persaingan bisnis lebih terasa meski saya sedikit berburuk sangka (terpaksa).

Di Surabaya, persaingan mall sangat ketat!
Di sisi selatan Pasar Turi berdiri bangunan mall Pusat Grosir Surabaya (PGS) milik Lamicitra Grup yang di Surabaya punya mall Jembatan Merah Plaza. Kendati bangunan PGS bermasalah karena diduga mencaplok lahan milik PT KAI (ada terowongan rel di bangunan tersebut) namun toh bangunan itu tetap berdiri kekar.

Sebelum Pasar Turi terbakar, PGS boleh dikatakan sepi penyewa. Karena tak ada pilihan, sejumlah pedagang Pasar Turi menyewa PGS dan beberapa mall lainnya, seperti di ITC atau di DTC dll.

Siapa menangguk untung???

Kini para pedagang yang tak punya modal gedhe keleleran menjajakan dagangannya di sekitar kawasan Pasar Turi.
Kini, warga menantikan polisi, apakah berhasil menangkap pelaku pembakaran atau bahkan berhasil menangkap aktor di balik pembakaran pasar legendaris di Surabaya itu. Kita tunggu saja.

=NaNdA=
January 10th, 2009, 03:34 PM
koq Lamicitra Grup-nya di bold? :D

teddybear
January 10th, 2009, 03:51 PM
^Well, it is sad and true, showing the corrupt reality of Indonesian officials. They do not care those victims as long as they could get the benefit. :(

novancn
January 10th, 2009, 06:53 PM
kapan bisa maju kalo KKN ada dimana-mana:nuts:

pecinta_surabaya
January 11th, 2009, 07:17 AM
ya begitulah indonesia..
harus dibakar dulu baru bisa direnov..
spt psr wonokromo yg dibakar demi DTC..
psr turi jg dibakar demi PGS..
msh untung psr turi mo dibangun lagi..

Ebek21
January 11th, 2009, 10:59 AM
Ganti Rugi Relokasi Porong Belum Sepakat

SIDOARJO - Pembangunan relokasi jalan tol Porong-Gempol yang ditargetkan selesai 2009, kemungkinan besar molor. Sebab dalam pembebasan tanah milik warga yang dibutuhkan belum ada titik temu soal nilai ganti rugi.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Ahmad Zulkarnain, di Sidoarjo, mengatakan, pembangunan relokasi jalan tol Porong-Gempol sepanjang kurang lebih 10,2 kilometer dengan lebar 120 meter ini setidaknya membutuhkan waktu satu tahun.

Sejak terputusnya Jalan tol Porong Sidoarjo KM 37-42 tahun 2006, kata dia, pembangunan yang terlaksana baru pembuatan jembatan yang melintas Kali Porong di kawasan Kebonagung.

Molornya relokasi infrastruktur ini juga diperparah dengan mahalnya harga tanah yang dipatok warga sebesar Rp1 juta permeter. Padahal Tim Panitia Pembebasan Tanah (P2T), untuk kepentingan relokasi Jalan Tol Porong, lahan pekarangan dihargai Rp 450 ribu permeter. “Nah, jika warga menghendaki harga Rp 1 juta/meter, tentunya tidak akan menemukan titik temu,” katanya.

Saat ini yang sudah terbayar, lanjut Izul, baru lima desa, yakni Desa Pamotan, Kebonagung, Wunut, Kesambi Kecamatan Porong, dan Kedungcangkring, Jabon. Karena masalah pembebasan lahan yang tak kunjung menumui titik temu ini, lanjut dia, anggaran tahun 2008 senilai Rp500 miliar untuk relokasi Jalan Tol Porong tidak semuanya terserap. “Sisa anggaran ini dikembalikan ke kas negara,” katanya.

Kemudian, pada anggaran 2009 ini juga dialokasikan anggaran untuk relokasi infrastruktur itu yang diharapkan rampung akhir tahun ini.

Taken from Surabaya Post, Jan 10, 2009


Tol Porong-Gempol Terganjal Pembebasan Lahan

Surabaya-Rencana relokasi jalan tol Porong-Gempol yang terendam luapan lumpur Sidoarjo masih terkendala proses pembebasan lahan dan diperkirakan tidak akan selesai pada 2009 ini.

Kepala Bidang Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur, Herry Budianto mengatakan, dari rencana 132 hektar lahan yang dibutuhkan, hingga kini baru sekitar 63 hektar yang baru dibebaskan.

"Alotnya pembebasan lahan karena harga yang diminta warga jauh lebih tinggi dari yang ditawarkan pemerintah," katanya usai diskusi dampak semburan lumpur Porong terhadap pergerakan ekonomi Jatim yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat.

Kabarnya, pemerintah memberi penawaran harga Rp 600 ribu permeter persegi, sementara warga pemilik lahan meminta harga Rp1 juta.

Menurut Herry, proyek relokasi jalan tol Porong-Gempol merupakan program penanganan jangka panjang yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi terganggunya akses transportasi setelah musibah semburan lumpur.

"Dana relokasi jalan tol itu berasal dari APBN," katanya tanpa menyebut angka.

Jalan tol Surabaya-Gempol di kilometer 37 hingga 40 atau sekitar 2,5 km di ruas Porong, telah ditutup total sejak 22 November 2006. Jumlah kendaraan yang melintas pada jalur itu mencapai 39 ribu unit per hari.

Akibat terputusnya jalan tol tersebut, ruas jalan nasional Sidoarjo-Gempol dan Gempol-Pandaan mengalami kemacetan luar biasa karena padatnya kendaraan yang melintas, sementara kapasitas jalan hanya 20 ribu kendaraan per hari.

Selain proyek relokasi jalan tol, pemerintah pusat juga berencana merelokasi jalan nasional (arteri) sebanyak empat paket dengan anggaran rata-rata sekitar Rp 90 miliar per paket.

Sebelumnya, pemerintah pusat dan Pemprov Jatim telah mengerjakan proyek peningkatan dan pelebaran sejumlah jalan arteri yang selama ini menjadi jalur alternatif saat jalur nasional Porong-Gempol mengalami kemacetan. Data Dinas PU Bina Marga Jatim menyebutkan jalur arteri itu diantaranya ruas jalan nasional Gempol-Japanan-Mojosari sepanjang lebih kurang 22 km dan ruas jalan Sidoarjo-Waru-Taman-Krian sejauh 20,4 km.

Kedua proyek itu menggunakan sumber dana dari APBN sekitar Rp142 miliar, termasuk untuk peningkatan ruas jalan lingkar selatan Mojosari dan bundaran tol Gempol.

Sementara untuk peningkatan dan pelebaran jalan Krian-Mojosari (15,45 km) dan pembangunan 11 jembatan di jalur tersebut, Pemprov Jatim sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 92 miliar.

Kalangan pelaku usaha, transportasi dan masyarakat mendesak pemerintah secepatnya merelokasi jalan tol Porong-Gempol untuk memperlancar akses transportasi.

Taken from Surabaya Post, Jan 7, 2009

Hadi
January 11th, 2009, 04:12 PM
Rumah Vertikal untuk Atasi Banjir
Minggu, 11 Januari 2009 | 11:56 WIB

SURABAYA – Guna mengatasi banjir yang melanda Surabaya, Pemkot Surabaya meminta para pengembang tidak lagi membangun perumahan secara horizontal, tapi lebih ke vertikal. Tujuannya, untuk mengurangi lahan bangunan dan menambah ruang terbuka hijau (RTH).

“Dengan banyaknya luas RTH, banjir akan terkurangi karena air hujan bisa terserap akar pohon,” kata Wakil Walikota Surabaya Arif Affandi, Minggu (11/1).

Untuk mewujudkan keinginan itu, pemkot perlu membuat peraturan daerah (perda) baru tentang izin mendirikan bangunan (IMB). Sebab, perda IMB yang lama tidak ada poin yang mengatur soal itu.
Dijelaskan, pengaturan ini perlu ada di Surabaya. Pasalnya, selama masih banyak pembangunan perumahan bermodel horizontal dan bukan ke atas atau vertical, banjir masih sulit teratasi. “Model perumahan seperti sekarang ini dianggap mengurangi RTH,” katanya.
Dengan adanya perda IMB yang baru, ujar Arif, pengembang tidak akan bisa mendirikan bangunan dengan sembarangan. Karena setiap mendirikan bangunan harus selalu disertai ruang terbuka hijau untuk resapan air.
Selain itu, tambahnya, ke depan pemkot juga akan melakukan pengaturan setiap ada pembangunan proyek perumahan. Pihak pengembang dilarang menggunakan aspal untuk jalan di perumahannya, tapi menggunakan paving dengan kualitas yang baik. Sebab, di sela-sela paving masih bisa dilalui air hujan yang masuk ke tanah.

Pejabat yang mantan wartawan ini menambahkan, pemkot juga berencana melakukan penambahan rumah pompa. Jumlah pompa sebanyak 35 unit dirasakan masih kurang mengingat kawasan Surabaya sangat luas. “Kami belum tahu kawasan mana yang akan ditambah pompa air. Yang jelas pemkot sudah punya program ini,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan Pemkot, Ir Sri Mulyono mengatakan, idealnya jumlah pompa di Surabaya mencapai 300 unit. Pasalnya, kawasan Surabaya merupakan kawasan yang rendah. Ada kalanya keberadaan daratan atau satu perkampungan lebih rendah dari sungai. Untuk mengurangi genangan atau banjir di kawasan itu diperlukan pompa air.

Dijelaskan, hampir 50% kawasan Surabaya berada di dataran rendah, terutama di kawasan Surabaya Timur. Kawasan ini lebih rendah dibanding kali Surabaya. Akibatnya, ketika hujan lebat dan air laut pasang, selalu memunculkan banyak genangan di perkampungan.

Kondisi ini sudah waktunya dipecahkan bersama warga kota. Minimal ada upaya dari warga dan pemkot untuk menanggulanginya. Salah satu upaya yang jitu dan murah cukup dengan menanam pohon di sekeliling rumah masing-masing warga. “Program satu jiwa satu pohon sebetulnya sangat bagus, tapi masih banyak warga yang belum paham soal ini,” paparnya.pur

Ebek21
January 12th, 2009, 02:44 AM
Bakrie Toll cari kredit Rp 2 triliun
Jalan tol jadi bisnis inti

JAKARTA: PT Bakrie Toll Road segera mencari pendanaan perbankan sekitar Rp 2 triliun untuk membiayai proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo yang membutuhkan investasi Rp 3,3 triliun. Bakrie Toll Road masuk menjadi penjamin pembiayaan terhadap PT Trans Java Paspro yang memegang konsesi proyek sepanjang 45 km yang ini pada pertengahan 2008.

Direktur Utama Bakrie Toll Road Harya Mitra Hidayat mengakui tidak mudah mencari sumber pendanaan sebesar itu dalam situasi pengetatan likuiditas perbankan. Meski begitu, pihaknya sudah meenjajaki dengan sejumlah sindikasi bank untuk proyek ini. Bakrie Toll Road sudah menyiapkan dana sekitar Rp 1 triliun sebagai ekuitas.

"Beberapa bank sindikasi yang sudah membiayai proyek tol kami [lainnya], juga menyatakan minatnya, ada juga bank lokal. Tahun ini mudah-mudahan bisa ditandatangani," katanya akhir pekan lalu.

Dari lima proyek jalan tol yang digarap kelompok usaha Bakrie, hanya ruas itu yang belum memperoleh pendanaan. Departemen PU, katanya, baru membentuk panitia pembebasan tanah bersama pemerintah daerah, sehingga komitmen kredit dari bank itu mutlak diperlukan agar pembebasan tanah bisa dimulai.

"Ruas ini salah satu proyek yang tantangannya cukup besar, karena kami masuk di tengah-tengah," ujarnya.

Harya mengemukakan tiga ruas lainnya di trans-Jawa yaitu Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Batang-Semarang sudah menunjukkan progres yang bagus.

Menurut dia, pekerjaan konstruksi di ruas jalan tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer saat ini sudah mencapai 40% dan diharapkan beroperasi lebih cepat dari rencana Agustus 2009.

Harya mengatakan sesuai dengan konsep yang dikembangkan Bakrie dari tiga gerbang masuk dan keluar saat ini, sedang disiapkan pengembangan kota satelit sebagai pengembangan ekonomi wilayah.

"Ini akan memberikan multiplier effect lalu lintas yang akan melewati jalan tol Kanci-Pejagan, bahkan dari dua tempat istirahat yang akan dibangun akan memiliki akses dengan sentra industri di kawasan tersebut."

Sementara itu, Bakrie Toll Road akan membebaskan tanah dua seksi jalan tol sekaligus di ruas Pejagan-Pemalang dan Batang-Semarang, Jawa Tengah dari rencana semula hanya satu seksi saja. "Pertimbangannya kalau hanya satu seksi saja dibebaskan tanahnya tidak akan optimal dalam menjaring lalu lintas."

Pembebasan tanah di tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 kilometer juga sudah dimulai. Perusahaan memutuskan untuk membebaskan seksi I dulu antara Ciawi dan Lido 14 kilometer saat ini proses pembebasan tanah tengah berjalan.

"Konsultan sudah jalan untuk membuat peta bidang, seiring dengan itu tim penilai mendata harga tanah yang akan dibebaskan sehingga diharapkan pada Maret 2009 sudah dapat dilaksanakan pembayaran uang ganti rugi."

Bisnis inti

Menurut dia, kelompok usaha Bakrie akan serius menggarap proyek jalan tol karena sudah masuk sebagai salah satu bisnis inti perusahaan.

Bakrie Toll Road saat ini membentuk tim pengkaji internal yang mengevaluasi ulang volume lalu lintas harian setiap proyek dan membentuk manajemen karena pada tahun ini akan mengoperasikan salah satu ruasnya, Kanci-Pejagan.

Saat ditanya mengenai rencana akuisisi proyek jalan tol lain yang macet, Harya mengemukakan Bakrie Toll Road akan mengkaji peluang itu. "Tidak mentutup kemungkinan, kami akan memanfaatkan setiap peluang yang ada," ujarnya.

Taken from Bisnis Indonesia, Jan 12, 2009

Ebek21
January 12th, 2009, 08:59 AM
Surabaya Masih Sesak Nafas

SURABAYA – Pemkot Surabaya perlahan tapi pasti terus menambah luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan membangun taman-taman kota dan hutan kota. Mengingat, Surabaya dengan paru-paru kota sebenarnya masih sangat terbatas. Sebab, hingga saat ini, ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya baru tercapai 11 persen dari rencana RTH seluas 33.306 hektare (20 persen) sesuai UU 26/2007 tentang Penataaan Ruang.

Soal sesaknya udara Surabaya, pakar lingkungan Universitas Airlangga, Dr Suparto Wijoyo SH MHum, mencontohkan hasil monitoring kualitas udara di Surabaya pada 2002. Partikel debu pencemar rata-rata 0,267 mg/m3 hingga 0,427 mg/m3. Jumlah ini jauh melebihi standar yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) bahwa parameter debu maksimal adalah 0,02 mg/m3. Sedangkan SK Gubernur Jatim nomor 129 tahun 1996 tentang baku mutu udara ambien dan emisi sumber tidak bergerak menyebutkan, parameter debu adalah 0,26 mg/m3.

“Itu data hasil monitoring kualitas udara tahun 2002. Sekarang pasti pencemaran udaranya lebih membahayakan lagi dan partikel debu yang mencemari udara lebih jauh lagi melewati standar yang ditetapkan WHO maupun SK Gubernur,” ujar Suparto.

Pemkot sendiri telah menjabarkan UU 26/2007 dalam Perda 7/2002 tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Perda ini salah satunya mengimbau perusahaan menyediakan RTH minimal 40 persen dari total luasan tempat usaha.

Hasilnya, beberapa perusahaan mulai mewujudkan taman kota bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dan instansi pemerintah di Surabaya sebagai penyedia lahannya. Seperti PT Telkom yang telah merenovasi Taman Bungkul di Jl Raya Darmo milik Pemkot senilai Rp 1 miliar.

Yang terbaru Pertamina mewujudkan Taman Bundaran Dolog di Jl A Yani senilai Rp 700 juta. Kini, Bank Jatim juga sedang membangun Taman Undaan senilai Rp 370 juta di lahan milik PT Jasa Tirta (selengkapanya taman di Kota Surabaya lihat tabel).

Taman Bundaran Dolog dan Taman Undaan merupakan 2 dari 3 taman yang direncanakan Pemkot terwujud pada 2009. Satunya lagi adalah Taman Mundu yang akan dibangun di depan Gelora 10 November. Luas taman ini direncanakan 3.000 m2 yang, lebih besar dari Taman Bungkul yang sekitar 2.000 m2.

Namun, Taman Mundu yang kini masih tahap detil engineering design (DED) itu didanai Pemkot sendiri dengan dana APBD 2009 sekitar Rp 800 juta. Bentuk tamannya sama dengan Taman Bungkul. Pembanguannya segera dilelang dan akan dikerjakan pada pertengahan 2009.

“Kami akan terus membuat taman-taman baru, selama masih ada lahan untuk taman kota,” ujar Kepala Dinas Pertamanan Kota Surabaya Hidayat Syah di kantornya, Senin (12/1). Hidayat Syah menambahkan, taman kota memang untuk penghijuan, estetika, tempat santai warga, dan untuk bermain anak-anak.

Selain taman kota, Dinas Tata Kota Surabaya juga akan membangun hutan kota seluas 2 hektare di Lakarsantri senilai Rp 2,8 miliar. Seharusnya program itu mulai digarap 2008 namun mundur karena ditentang warga karena menggunakan Tanah Kas Desa (TKD) setempat. “Tapi, sekarang sudah tidak ada masalah lagi dan kami siap membangunnya,” kata Plt Kepala Dinas Tata Kota Ir Hendro Gunawan di kantornya, Senin (12/1).

Hendro mengatakan, pembangunan hutan kota untuk menambah ruang terbuka hijau RTH di kawasan Surabaya Barat. Bahkan, kalau hutan itu bisa disulap seperti Kebun Raya Purwodadi. Lokasinya akan dijadikan lokasi wisata. “Tapi hutan kota ini juga tidak menyediakan tempat orang berpacaran, lho,” ujarnya.

Taken from Surabaya Post, Jan 12, 2009

Ebek21
January 12th, 2009, 03:37 PM
These lousy residents have chosen their own fate. Why always like this, waiting until the last minute for what ??

Siapkan 1.400 Personel Untuk Eksekusi 7 Rumah

Polisi siapkan 1.400 personel untuk eksekusi 7 rumah di Jl. Kedung Cowek dan Jl. Kenjeran. Tujuh rumah ini merupakan yang tersisa dalam pembebasan lahan untuk proyek pembangunan akses menuju jembatan Suramadu.

AKBP EKO ISWANTONO Kapolres Surabaya Timur pada suarasurabaya.net, Senin (12/01) mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pengamanan rencana eksekusi tersebut. “Diperkirakan eksekusi akan berlangsung antara tanggal 14 atau 15 Januari 2008,” kata EKO.

Untuk eksekusi tersebut, 1.400 personel sudah disiapkan dari Samapta Polda Jatim, Polwiltabes Surabaya, Polres Surabaya Timur, dan polsek-polsek. Selain dari unsur polisi, ada juga dari unsur Satpol PP, Bakesbang Linmas, dan TNI.

Dalam eksekusi ini, selain bertugas melakukan pengamanan selama berjalannya eksekusi, polisi juga bertugas melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait proses dan tujuan eksekusi ini.

Dijelaskannya, eksekusi ini merupakan jalan terakhir setelah pihak pemilik rumah menolak menerima ganti rugi yang telah dititipkan pada Pengadilan Negeri Surabaya. Tujuh rumah tersebut mendapat nilai ganti rugi beragam tergantung luas tanah dan bangunannya.

Ada yang mendapat nilai ganti rugi sekitar Rp 640 juta dan ada yang lebih dari Rp 1 miliar. Total luas untuk 5 unit rumah di Jl. Kedung Cowek sendiri sekitar 604 meter persegi.


Pemkot Surabaya Beri Deadline 13 Januari

Pemkot Surabaya memberikan tenggat waktu tanggal 13 Januari 2008 bagi pemilik 7 rumah di Jl. Kedung Cowek dan Jl. Kenjeran untuk mengosongkan perabotnya. Tujuh rumah ini merupakan yang tersisa dari proyek pembebasan lahan untuk akses menuju jembatan Suramadu.

SUTADI Asisten I Pemkot Surabaya pada suarasurabaya.net menjelaskan semua prosedur hukum pembebasan lahan ini telah dilaksanakan lewat mekanisme konsinyasi. Karena yang bersangkutan menolak nilai ganti rugi yang disediakan negara, kata SUTADI, uang ganti rugi tersebut dititipkan ke Pengadilan Negeri Surabaya.

“Hari Jumat minggu lalu, para pemilik lahan dan rumah sudah diberitahu untuk mengambilnya di PN Surabaya, tapi mereka menolak,” kata SUTADI.

Pemkot Surabaya pun sudah memberikan pemberitahuan tentang tanggal tenggat waktu 13 Januari 2008 pada para pemilik lahan dan rumah. Jika sampai tanggal 13 Januari 2008 belum juga diambil, kata SUTADI, pihaknya tetap akan melakukan pelaksanaan pekerjaan mulai 15 Januari 2008.

Untuk diketahui, proyek pembangunan jalan akses ke Jembatan Suramadu menyisakan 7 bidang rumah yang hingga kini belum dibebaskan. Tujuh rumah tersebut, 5 unit berada di Jl. Kedung Cowek dan 2 unit ada di Jl. Kenjeran.

Both news taken from Suara Surabaya, Jan 12, 2009

Trip2Java
January 12th, 2009, 06:05 PM
renovasi pasar tunjungan udah sampai mana progressnya ?
harus modern dunk, malu sama gedung2 di pusat kota:)

aku cinta surabaya dengan bersih dan hijaunya, GO TO INTERNATIONAL CITY!!!!!!

pecinta_surabaya
January 13th, 2009, 02:40 AM
SURABAYA - Hari ini adalah deadline bagi lima warga yang terkena pembebasan tanah di akses jalan menuju jembatan Suramadu untuk mengambil uang konsinyasi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Deadline itu juga untuk berlaku dua warga yang terkena akses MERR II-A di Jalan Kenjeran. Jika hari ini mereka tak membongkar rumahnya, pemkot dan Polres Surabaya Timur akan mengambil alih pembongkaran.

Hingga kemarin, belum satu pun dari lima warga Kedung Cowek yang membongkar bangunannya. Mereka masih kukuh bertahan menolak pembebasan lahan.

Rumah dua warga di Jalan Kenjeran yang untuk akses MERR II-A juga masih berdiri. Sundari, salah seorang warga, kemarin mengaku sudah menggugat lewat jalur PTUN soal eksekusi itu. Tak hanya itu, dia bersama suami juga mengadu ke Komisi A DPRD Jatim. ''Komisi A siap turun membantu kami saat eksekusi tanggal 14 nanti (besok, Red),'' ujarnya.

Sundari mengatakan, bukan tanpa alasan dia menolak eksekusi itu. Sebab, sesuai kesepakatan awal pada 2003, dia dijanjikan mendapat ganti rugi Rp 4 juta per meter untuk ganti tanah dan bangunan. ''Ketika itu, saya sempat menerima DP (down payment atau uang muka, Red) Rp 10 juta,'' ujarnya. Namun, tiba-tiba dia mendapat surat pemberitahuan agar mengambil uang konsinyasi ke PN.

Apalagi, kata dia, pengambilan dana kompensasi antara pembebasan tanah dan bangunan tidak sama. Untuk konsinyasi bangunan diambil di PN. Harga rumahnya dinilai Rp 116 juta. Sedangkan, ganti rugi tanah tidak melalui konsinyasi dan bisa diambil di pemkot. Per meter tanahnya dihargai Rp 2,2 juta. ''Alasannya, tanah saya sedang bermasalah. Pemkot bilang tanah saya sedang digugat kakak. Padahal, kakak saya sama sekali nggak menggugat,'' tuturnya. Karena itu, Sundari bertekad mempertahankan tanah dan rumahnya hingga titik akhir.

Asisten II Sekkota Barata Fandi Sutadi mengakui bahwa pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan kepada lima warga di Jalan Kedung Cowek maupun dua warga di Jalan Kenjeran. Surat pemberitahuan tertanggal 9 Januari itu berisi imbauan agar warga segera mengambil uang konsinyasi ke PN, paling lambat hari ini. ''Setelah itu, kami berharap warga segera membongkar sendiri bangunannya,'' ujar dia.

Jika warga menolak pengajuan konsinyasi, pemkot dan Polresta Surabaya Timur akan mengeksekusi bangunan warga.

Eksekusi dua rumah di jalan Kenjeran sebagai akses MERR II-A dilakukan besok (14/1). Sedangkan eksekusi lima rumah untuk akses Suramadu dilakukan Kamis (15/1). Sutadi mengatakan, eksekusi itu sudah sesuai Perpres No 36 Tahun 2005.

Menurut dia, aturan konsinyasi memang diperbolehkan. Dan jika terjadi penolakan, negara diperbolehkan mengeksekusi bangunan warga. Karena itu, pemkot sudah berkoordinasi dengan kepolisian. ''Apa yang kami lakukan sudah sesuai prosedur. Jika tidak, baik pengadilan maupun pihak kepolisian tidak mendukung langkah kami,'' terangnya.

Di tempat terpisah, warga pemilik lahan sisa akses Suramadu terus berusaha melawan rencana konsinyasi itu. Kemarin mereka mendatangi gedung DPRD Jatim. Dalam pertemuan itu, mereka ditemui beberapa anggota Komisi A.

Para pemilik lahan ini mempertanyakan prosedur konsinyasi yang mereka anggap tidak transparan. "Makanya, kami minta agar anggota dewan untuk mengetahui masalah ini," kata M. Yunus, salah satu pemilik lahan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Kusnadi belum berani mengambil sikap terkait masalah tersebut. Dia hanya menjanjikan akan mendampingi warga dalam proses konsinyasi. Soal pengaduan warga ke Komisi A DPRD Jatim, Sutadi mengaku bisa memahami tindakan warga. ''Ya, silakan. Itu hak mereka,'' ujarnya.

Ebek21
January 13th, 2009, 05:35 AM
I thought sbyctzn and pecinta_surabaya are Unair student ? Can you help us getting more detailed information about this prestigious project wannabe ?

Gempol Dijadikan Airlangga City, Unair Kembangkan Kampus Berwawasan Lingkungan

GEMPOL - Diam-diam, Gempol juga mempunyai potensi terpendam. Selain sebagai gerbang pembukaan ruas tol, Gempol juga bakal dijadikan sebagai Airlangga City. Kota Airlangga ini mungkin masih asing di telinga masyarakat Kabupaten Pasuruan. Namun, ternyata pihak Universitas Airlangga (Unair) sudah pernah memberikan paparan pada Pemkab Pasuruan.

"Kita memang pernah mendapat paparan itu dua kali. Kita belum tahu teknisnya. Tapi, yang jelas ada upaya salah satu daerah di Gempol dijadikan pengembangan oleh Unair," tegas Edi Sasmito, sekretaris Bappeda Pemkab Pasuruan, kemarin. Selidik punya selidiki ternyata, ada sebuah rintisan sejarah, ketika bangsa ini dikendalikan oleh pemerintah kerajaan. Di saat wilayah Jawa Timur di bawah kendali Raja Airlangga, sumber Tetek disebut-sebut sebagai daerah petilasan Airlangga. Di situlah Airlangga bertapa dan mendapatkan sumber air di Desa Wonosunyo, Gempol itu.

Di lokasi tersebut, Sumber Tetek digambarkan ada dua orang putri yang mengeluarkan air dari teteknya yang mengalir secara terus menerus. Air inilah yang kemudian dijadikan sarana warga untuk mandi, minum bahkan keperluan rumah tangga lainnya. "Dari dulu, memang air di sini nggak pernah kering, meski sedang musim kemarau," ujar Karim, warga di sekitar Sumber Tetek.

Edi mengaku belum tahu persis, apa yang bakal dilakukan oleh pihak Unair. Hanya, pihak Unair sendiri mengaku serius untuk meneruskan kajiannya. Airlangga City akan menjadi cabang dari Unair dalam upaya membentuk kampus yang berwawasan lingkungan. Bahkan, disebutkan Airlangga City akan menempati luas lahan sekitar 1.200 hektar. Itu berarti, sekitar separo dari luas wilayah Gempol secara keseluruhan. "Pertimbangannya, kalau mengembangkan di Surabaya, kan untuk mendapat tanah luas dan punya akses lingkungan yang tertata itu kan sulit. Jadi, mungkin seperti UI. Ada yang di Depok dan ada juga di tempat lain," cetusnya.

Selain kampus, Airlangga City juga akan dijadikan wahana perumahan dan segala kebutuhan untuk menjadi kota baru. "Semua data teknis sebenarnya ada di Pak Agung Wulang (pegawai di Bappeda, Red). Mudah-mudahan saja ini bisa terealisasi," tegasnya.

Taken from Pemkab Psuruan website, Aug 2008

sbyctzn
January 13th, 2009, 06:50 AM
I thought sbyctzn and pecinta_surabaya are Unair student ? Can you help us getting more detailed information about this prestigious project wannabe ?

Gempol Dijadikan Airlangga City, Unair Kembangkan Kampus Berwawasan Lingkungan

GEMPOL - Diam-diam, Gempol juga mempunyai potensi terpendam. Selain sebagai gerbang pembukaan ruas tol, Gempol juga bakal dijadikan sebagai Airlangga City. Kota Airlangga ini mungkin masih asing di telinga masyarakat Kabupaten Pasuruan. Namun, ternyata pihak Universitas Airlangga (Unair) sudah pernah memberikan paparan pada Pemkab Pasuruan.

"Kita memang pernah mendapat paparan itu dua kali. Kita belum tahu teknisnya. Tapi, yang jelas ada upaya salah satu daerah di Gempol dijadikan pengembangan oleh Unair," tegas Edi Sasmito, sekretaris Bappeda Pemkab Pasuruan, kemarin. Selidik punya selidiki ternyata, ada sebuah rintisan sejarah, ketika bangsa ini dikendalikan oleh pemerintah kerajaan. Di saat wilayah Jawa Timur di bawah kendali Raja Airlangga, sumber Tetek disebut-sebut sebagai daerah petilasan Airlangga. Di situlah Airlangga bertapa dan mendapatkan sumber air di Desa Wonosunyo, Gempol itu.

Di lokasi tersebut, Sumber Tetek digambarkan ada dua orang putri yang mengeluarkan air dari teteknya yang mengalir secara terus menerus. Air inilah yang kemudian dijadikan sarana warga untuk mandi, minum bahkan keperluan rumah tangga lainnya. "Dari dulu, memang air di sini nggak pernah kering, meski sedang musim kemarau," ujar Karim, warga di sekitar Sumber Tetek.

Edi mengaku belum tahu persis, apa yang bakal dilakukan oleh pihak Unair. Hanya, pihak Unair sendiri mengaku serius untuk meneruskan kajiannya. Airlangga City akan menjadi cabang dari Unair dalam upaya membentuk kampus yang berwawasan lingkungan. Bahkan, disebutkan Airlangga City akan menempati luas lahan sekitar 1.200 hektar. Itu berarti, sekitar separo dari luas wilayah Gempol secara keseluruhan. "Pertimbangannya, kalau mengembangkan di Surabaya, kan untuk mendapat tanah luas dan punya akses lingkungan yang tertata itu kan sulit. Jadi, mungkin seperti UI. Ada yang di Depok dan ada juga di tempat lain," cetusnya.

Selain kampus, Airlangga City juga akan dijadikan wahana perumahan dan segala kebutuhan untuk menjadi kota baru. "Semua data teknis sebenarnya ada di Pak Agung Wulang (pegawai di Bappeda, Red). Mudah-mudahan saja ini bisa terealisasi," tegasnya.

Taken from Pemkab Psuruan website, Aug 2008

Curently no one info about this Ebek. Wow... exactly i know info about this from you.
Pernah sih waktu itu ada rapat di Rektorat yang dihadiri seluruh kajur dan dekanat yang membahas masalah wacana dari rektor untuk memindah seluruh Unair ke Pandaan.
justru itu info yang aku tau.
tetapi itu masih sebatas wacana dari rektor.
Banyak project besar yang di wacanakan dari rektorat, termasuk pembangunan gedung Ekonomi yang baru, pembangunan fakultas Farmasi baru di Kampus C, yang terkait dengan akan dibentuknya fakultas baru (he.... he.... my major) yaitu Fakultas Ilmu Komunikasi, dengan memakai gedung Fakultas Psikologi sementara Psikologi pindah ke gedung Farmasi.
Last info aku dengar itu, kalau Airlangga City itu mungkin memang tindak lanjut dari wacana dari Rektor.
so... Good Luck Aja deh buat rektor.....

pecinta_surabaya
January 13th, 2009, 03:32 PM
^^ Farmasi emg ada rencana dipindah ke kampu C,krn skrg farmasi satu2nya jurusan IPA di kampus B..
:D

Ebek21
January 14th, 2009, 04:26 AM
Surabaya will be the host for the 8th International Conference of Eastern Asia Society for Transportation Studies (EASTS), Oct 19-22, 2009. This is an international organization whose members comes from 13 countries/regions in East Asia and Australia. Previous conferences were held in Manila, Seoul, Taipei, Hanoi, Fukuoka, Bangkok, and Dalian. Now it's Surabaya turn, eliminating Sidney and Incheon in the selection voting.

Visit this (http://www.easts2009.org/index.php) website for further info about this conference and this link (http://www.easts.info/index.html) to know more about EASTS as an organization.

While I'm proud that Surabaya was chosen as the host, on the other hand, it's a shame that we still don't have a modern urban transportation system to show to the guests.

=NaNdA=
January 14th, 2009, 04:32 AM
bagus.. biar ga di Jakarta terus.. :D

setelah Solo, Bali ( ini mah sering :D ), Manado, sekarang Surabaya..

Trip2Java
January 14th, 2009, 11:53 AM
bagus.. biar ga di Jakarta terus.. :D

setelah Solo, Bali ( ini mah sering :D ), Manado, sekarang Surabaya..

yupp..
surabaya goes to global city now:cheers:

Ebek21
January 16th, 2009, 02:50 AM
:okay:

Proyek Akses ke MERR II dan Jembatan Suramadu Ditindaklanjut

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/46741large.jpg

SURABAYA - Pembongkaran enam rumah penghalang proyek MERR II dan Jembatan Suramadu langsung ditindaklanjuti. Lahan bekas rumah yang dieksekusi kemarin (15/1) langsung diratakan dengan tanah dan dimampatkan.

Pemampatan itu merupakan awal kelanjutan pembuatan jalan yang sebelumnya terhambat karena pemilik rumah menolak melepas tanahnya. Empat backhoe tampak mengangkat dan meratakan gundukan tanah di sebelahnya.

Misalnya, di bekas rumah milik Sundari, warga Jl Kenjeran. Setelah membongkar puing-puing rumah, alat berat itu meratakan sisa-sisa tembok yang masih berdiri. Sisa bangunan tersebut sekaligus digunakan menutupi beberapa bagian lahan yang terlihat lebih rendah.

Hal serupa dilakukan di lima rumah lainnya di Jl Kedung Cowek. ''Memang tidak bisa di-olor lagi. Pembangunan harus sudah dimulai secepatnya,'' tegas Asisten I Barata Fandi Sutadi kemarin.

Menurut dia, saat ini tugas pemkot terkait dengan pembebasan lahan Suramadu sudah selesai. Selanjutnya, penyelesaian pembangunan jalan diserahkan kepada pimpro. Selama ini, pemkot dibebani tugas untuk membebaskan lahan yang ditolak warga selama enam tahun itu. Sedangkan jalur MERR II dikerjakan Dinas Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya.

Sementara itu, eksekusi enam rumah kemarin berlangsung lancar. Tidak ada perlawanan berarti dari pemilik rumah. Hanya, Sundari, pemilik rumah di Jl Kenjeran 124, sempat berteriak-teriak karena tidak terima atas pembongkaran paksa tersebut. ''Saya akan tuntut pemkot,'' ujarnya.

Menurut dia, pembongkaran itu semena-mena. Sebab, saat ini dirinya sedang mengurus sertifikat tanah tersebut di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena itulah, dia melawan pemkot dengan mengajukan gugatan ke PTUN. Bahkan, dia juga mengaku sudah meminta BPN untuk terus memproses sertifikasi tanah yang sudah ditinggali lebih dari 40 tahun tersebut.

Penolakan juga diungkapkan Mustofa. Meski sudah diberi pemberitahuan akan adanya eksekusi, dia tidak kunjung membereskan isi rumah. Saat petugas pemkot mendatangi rumahnya, perkakas rumah masih lengkap. Karena itulah, pemkot sibuk mengangkuti barang milik Mustofa.

Bahkan, keluarga Mustofa sempat menjemur pakaian di lantai dua. Sebelum backhoe mengobrak-abrik rumah itu, Salimah, anak pertama Mustofa, mengambil semua jemuran. Namun, dia enggan berkomentar saat dikonfirmasi. ''Bapak tidak ada. Mungkin lagi ke dokter. Tadi tidak enak badan,'' ucapnya sambil menyaksikan rumahnya rata dengan tanah.

Nasib serupa dialami rumah milik Moh. Yunus, Hendra Pribadi, Rofi'i, dan Munif. Rumah mereka pun akhirnya rata dengan tanah.

Taken from Jawapos, Jan 16, 2008

pecinta_surabaya
January 17th, 2009, 03:01 AM
Ada info mau dibangun Apartemen di Darmo Permai 3, Surabaya Barat. Harga 90jtan sd 140jtan.


http://img102.imageshack.us/img102/9228/11669598np9.jpg

pecinta_surabaya
January 17th, 2009, 03:21 AM
http://img512.imageshack.us/img512/1051/27247853xp9.jpg

Ebek21
January 17th, 2009, 04:21 AM
Wow, seven towers will be built within 5 years. Hope everything goes according to the plan hehe..

ANTHONY @ SURABAYA
January 17th, 2009, 05:37 AM
HI GUYS, NICE TO UPDATE SURABAYA IN PROGRESSION. ANYBODY COULD UPDATE SEVERAL PROJECT HELD IN SURABAYA RECENTLY? SUCH AS:
- THE GRAND CITY
- TRILLIUM RESIDENTIAL
- DOLOG PARK
- SURABAYA DESIGN CENTER IF IT SHOWED THE PROGRESSION
- TOKO NAM PEDESTRIAN
- SAMPOERNA BUILDING
- SURAMADU BRIDGE ENTRY AREA, CLOSE TO WATER VIEW
- YANI FRONTAGE
- MERITUS HOTEL
- ARYA DUTA HOTEL
- ETC
CHEERS GUYS:cheers:

AceN
January 17th, 2009, 06:03 AM
http://img512.imageshack.us/img512/1051/27247853xp9.jpg
Wow, desainnya unik :okay: smoga terealisasi sesuai rencana :)

why_pp3
January 17th, 2009, 06:11 AM
wow keren nih.... makin menambah panorama pemandangan skyline di sby barat.... setelah dihitung ketinggiannya antara 16 s/d 21 lt..... kenapa ya di kota Surabaya rencana pembangunan apartemen bersubsidi ketinggalan di bandingkan kota-2 lain (jkt, bandung, makasar, batam) ? ... ataukah pengembang apartemen high class yg akan dibangun di sini kuatir nantinya kehilangan pasar ? atau ada faktor-2 yang lain (perijinan, dukungan finansial, kondisi keuangan) ?... di tunggu pencerahannya...

pecinta_surabaya
January 17th, 2009, 06:17 AM
@Anthony : Dolog Park udh kelar,udh finish,dan udh bisa dinikmati.. :D
A.Yani frontage still no update,dalam bentuk apapun tdk ada update.. :ohno:

ANTHONY @ SURABAYA
January 17th, 2009, 06:55 AM
@Anthony : Dolog Park udh kelar,udh finish,dan udh bisa dinikmati.. :D
A.Yani frontage still no update,dalam bentuk apapun tdk ada update.. :ohno:

OK. THANKS. AHMAD YANI STAGNAN. SAYANG JG YA?
AKU DULU TINGGAL DI MARGOREJO, JD TAU JG PENTINGNYA KELANCARAN D DAERAH YANI. APA ADA PERKEMBANGAN DI DAERAH YANI? MUNGKIN BANGUNAN 2 BARU? SHOWROOM, ATO YG LAEN? BAGAIMANA DGN RENCANA KANTOR TELKOM?

gliazzurra
January 17th, 2009, 06:58 AM
:okay:

Proyek Akses ke MERR II dan Jembatan Suramadu Ditindaklanjut

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/46741large.jpg

SURABAYA - Pembongkaran enam rumah penghalang proyek MERR II dan Jembatan Suramadu langsung ditindaklanjuti. Lahan bekas rumah yang dieksekusi kemarin (15/1) langsung diratakan dengan tanah dan dimampatkan.

Pemampatan itu merupakan awal kelanjutan pembuatan jalan yang sebelumnya terhambat karena pemilik rumah menolak melepas tanahnya. Empat backhoe tampak mengangkat dan meratakan gundukan tanah di sebelahnya.

Misalnya, di bekas rumah milik Sundari, warga Jl Kenjeran. Setelah membongkar puing-puing rumah, alat berat itu meratakan sisa-sisa tembok yang masih berdiri. Sisa bangunan tersebut sekaligus digunakan menutupi beberapa bagian lahan yang terlihat lebih rendah.

Hal serupa dilakukan di lima rumah lainnya di Jl Kedung Cowek. ''Memang tidak bisa di-olor lagi. Pembangunan harus sudah dimulai secepatnya,'' tegas Asisten I Barata Fandi Sutadi kemarin.

Menurut dia, saat ini tugas pemkot terkait dengan pembebasan lahan Suramadu sudah selesai. Selanjutnya, penyelesaian pembangunan jalan diserahkan kepada pimpro. Selama ini, pemkot dibebani tugas untuk membebaskan lahan yang ditolak warga selama enam tahun itu. Sedangkan jalur MERR II dikerjakan Dinas Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya.

Sementara itu, eksekusi enam rumah kemarin berlangsung lancar. Tidak ada perlawanan berarti dari pemilik rumah. Hanya, Sundari, pemilik rumah di Jl Kenjeran 124, sempat berteriak-teriak karena tidak terima atas pembongkaran paksa tersebut. ''Saya akan tuntut pemkot,'' ujarnya.

Menurut dia, pembongkaran itu semena-mena. Sebab, saat ini dirinya sedang mengurus sertifikat tanah tersebut di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena itulah, dia melawan pemkot dengan mengajukan gugatan ke PTUN. Bahkan, dia juga mengaku sudah meminta BPN untuk terus memproses sertifikasi tanah yang sudah ditinggali lebih dari 40 tahun tersebut.

Penolakan juga diungkapkan Mustofa. Meski sudah diberi pemberitahuan akan adanya eksekusi, dia tidak kunjung membereskan isi rumah. Saat petugas pemkot mendatangi rumahnya, perkakas rumah masih lengkap. Karena itulah, pemkot sibuk mengangkuti barang milik Mustofa.

Bahkan, keluarga Mustofa sempat menjemur pakaian di lantai dua. Sebelum backhoe mengobrak-abrik rumah itu, Salimah, anak pertama Mustofa, mengambil semua jemuran. Namun, dia enggan berkomentar saat dikonfirmasi. ''Bapak tidak ada. Mungkin lagi ke dokter. Tadi tidak enak badan,'' ucapnya sambil menyaksikan rumahnya rata dengan tanah.

Nasib serupa dialami rumah milik Moh. Yunus, Hendra Pribadi, Rofi'i, dan Munif. Rumah mereka pun akhirnya rata dengan tanah.

Taken from Jawapos, Jan 16, 2008
wahh akhirnya dirubuhkan juga.. perasaan baru kemaren liat foto nya di kompas.. selamat deh buat surabaya.. gitu donk harus tegas..

Hadi
January 17th, 2009, 08:01 AM
[QUOTE=ANTHONY @ SURABAYA;30864722]HI GUYS, NICE TO UPDATE SURABAYA IN PROGRESSION. ANYBODY COULD UPDATE SEVERAL PROJECT HELD IN SURABAYA RECENTLY? SUCH AS:
- THE GRAND CITY
- TRILLIUM RESIDENTIAL
- DOLOG PARK
- SURABAYA DESIGN CENTER IF IT SHOWED THE PROGRESSION
- TOKO NAM PEDESTRIAN
- SAMPOERNA BUILDING
- SURAMADU BRIDGE ENTRY AREA, CLOSE TO WATER VIEW
- YANI FRONTAGE
- MERITUS HOTEL
- ARYA DUTA HOTEL
- ETC
CHEERS GUYS:cheers:[/QUOTE

ALSO

- ARENA KETABANG ( WITH LANDMARK SURABAYA )
- SURABAYA SPORT CENTER ( GELORA BUNG TOMO )
- UNION SQUARE
- APARTEMENT TIDAR COSMO PARK
- PENDESTRIAN AT MAIN STREET SURABAYA
- ASTON TWIN TOWER APARTEMENT


any one can share up date the picture ??? thx

MinImaX
January 17th, 2009, 10:27 AM
Apartemen Bersubsidi Mulai DipasarkanInvestasi Awal Puncak Permai Rp 100 M

SURABAYA | SURYA Online-Apartemen Puncak Permai bakal menjadi bagian dari rumah susun dimiliki (rusunami) bersubsidi kedua di Surabaya, setelah Tidar Cosmo Park (TCP). Apartemen yang rencananya mulai dibangun Mei mendatang, kini telah dipasarkan ke masyarakat.

Share Holder Apartemen Puncak Permai Fajar Wijaya mengatakan, potensi pasar apartemen bersubsidi cukup besar. Ini bisa dilihat dari sepekan setelah dipasarkan, sudah 10 persen unit yang terjual. “Potensi pasar yang demikian besar sayang jika tidak dimanfaatkan,” kata Fajar, di Surabaya, Jumat (16/1).

Fajar menjelaskan, apartemen Puncak Permai akan dibangun sebanyak 7 tower, dengan investasi untuk masing-masing tower diperkirakan mencapai Rp 100 miliar. “Tahap awal, satu tower dengan 700 unit apartemen bakal dirampungkan dan diserahkan kepada pembeli pada 2010,” ujarnya.

Untuk bidikan pembeli apartemen bersubsidi, menurut Fajar, karyawan swasta, pegawai negeri, maupun eksekutif muda. Akan tetapi, karena apartemen tersebut bersubsidi akan ada beberapa persyaratan yang wajib diikuti pembeli. Yakni, surat keterangan RT/RW sampai kecamatan tempat domisili awal yang menyatakan mereka belum memiliki rumah hunian.

Disamping itu, para pembeli apartemen bersubsidi juga disesuaikan dengan penghasilan per bulan. Karyawan dengan penghasilan Rp 3,5 juta hingga Rp 4,5 juta per bulan diarahkan membeli apartemen dengan dua kamar tidur seharga Rp 144 juta per unit.

Sedangkan karyawan berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan disediakan apartemen satu kamar tidur dengan harga Rp 90 juta per unit. “Segmentasi tipe apartemen sesuai penghasilan pembeli itu sesuai dengan aturan penjualan apartemen bersubsidi bagi masyarakat,” tukas Fajar.

Kemudahan yang diberikan bagi pembeli, tingkat bunga angsuran uang muka bersubsidi selama empat tahun ditetapkan 9,5 persen per tahun atau Rp 5 juta. Selain itu, karyawan yang membeli apartemen bersubsidi dapat memanfaatkan pinjaman uang muka perumahan (PUMP) dari PT Jamsostek.

“Pembeli juga bisa memanfaatkan KPA bersubsidi di Bank BTN dengan persyaratan mengikuti aturan yang berlaku sekarang. Dengan berbagai kemudahan itu, kami optimistis mampu menjual 700 unit apartemen bersubsidi tower pertama dalam waktu enam bulan ke depan,” tutur Fajar. aru


Taken from Surya, 2009-01-17

Ebek21
January 17th, 2009, 01:41 PM
^^ Salute to the developer of Puncak Permai Apartment. No matter what is their sales result, it is still a bold move to launch a big scale project in the mid of this economic turbulence (assuming they really start the construction in May 2009).

Meanwhile, I have this news regarding Sahid expansion in Surabaya. According to this news, Sahid will open a griyadi hotel (kinda cheap hotel with low investment), which is rather disappointing, because I prefer to hear news regarding their plan with Grand Sahid Hotel in Tunjungan (somebody know the latest news maybe ?)

Perluas Jaringan, Sahid Tambah 7 Hotel di 2009

Perluas jaringan, PT Sahid International Hotel Management & Consultant (PT SIHM&C) akan menambah 7 hotel jenis griyadi di 2009 ini. Pada 2013, diharapkan Sahid akan memiliki jaringan minimal 50 hotel di seluruh Indonesia.

Ketujuh hotel jenis griyadi tersebut rencananya akan berlokasi di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Bogor dan Surabaya. Sebelumnya, hotel jenis serupa sudah digandeng Sahid di Solo, Jakarta dan Malang.

Menurut Ir. HARIYADI SUKAMDANI Direktur Utama PT SIHM&C griyadi membidik smart customer yang merupakan pebisnis dan memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Untuk griyadi dengan rata-rata 60 kamar, Sahid berinvestasi sebesar Rp 12-13 milyar atau Rp 230 juta per kamar. Angka ini bisa kembali atau return of investment dalam 4-5 tahun.

Selain penambahan griyadi, Sahid juga akan menargetkan perluasan jaringan dengan memiliki minimal 50 hotel di 2013 mendatang, baik dengan kepemilikan 100 persen saham, joint venture atau pengelolaan managemen.

“Kita akan tambah hotel di kota-kota besar propinsi, seperti Yogyakarta, Jakarta, Makasar, manado, Lampung, Surabaya dan Malang. Sekarang ini kita sudah ada 20 jaringan hotel. Penambahan pada 2011 sampai 2013 nanti kita harapkan punya jaringan minimal 50 hotel. Sekarang ini kita masih konsentrasi di Jakarta dan Bintan,” kata JOHNY SUBARKAH Direktur PT SIHM&C dalam konferensi pers, Sabtu (17/01).

Taken from Suara Surabaya, Jan 17, 2009

lombok
January 17th, 2009, 08:06 PM
Sahid hotel di Bogor:banana::banana::banana:, lokasi dimana ? please info......

Ebek21
January 18th, 2009, 04:40 AM
Often neglected, this is also an integral and crucial part of Surabaya urban development.

Sri Mulyono dan Perjuangannya Mengendalikan Banjir

Tuntaskan PR sebelum Pensiun

Bulan ini Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) yang dipimpin Sri Mulyono memiliki tugas berat. Mereka harus mengendalikan banjir di kota ini. Sebab, diprediksi bahwa curah hujan tinggi hingga awal Februari.

Awal tahun ini, dinas Anda memiliki tugas berat mengendalikan banjir. Bagaimana antisipasinya?

Persiapan menghadapi banjir sebenarnya tidak hanya kami lakukan saat musim hujan. Tapi, sebelum itu pompa-pompa kami sudah siap. Petugas rumah pompa juga selalu standby. Kami buatkan rumah untuk mereka di lokasi. Dengan begitu, jam berapa pun mereka siap mengoperasikan pompa yang tersebar di seluruh sungai.

Kami sudah normalkan seluruh pompa. Artinya, sudah siap menampung air hujan. Entah itu, saluran primer, sekunder, maupun tersier. Problemnya, belum semua sungai di Surabaya dilengkapi rumah pompa dan pintu air. Akibatnya, kalau terjadi air pasang, bisa blong karena belum ada pompa pengendali. Ada juga saluran yang sudah memiliki pintu, tapi belum ada pompanya. Misalnya, saluran Jeblokan dan Pegirian.

Mana saja saluran primer di Surabaya?

Di Surabaya Timur ada Kali Jagir, Wonorejo, Kalibokor, Kalisari, dan Kalidami. Wilayah barat ada Kalibalong, Kali Simo, Kali Greges, Kali Sememi, dan Kali Sumberejo. Persoalannya, belum semua kali itu tembus ke laut. Itu salah satunya yang mengakibatkan banjir. Misalnya di Kali Sememi dan Kandangan. Kira-kira masih tiga kilometer yang belum tembus ke laut. Tiap tahun, secara bertahap kami berupaya menembuskan ke laut.

Kenapa mesti bertahap? Bukannya hanya kurang tiga kilometer?

Kesulitannya ada di medan. Maklum, tanahnya berupa rawa dan tambak. Alat berat susah masuk ke jenis tanah tersebut. Untuk wilayah timur Surabaya, sebagian besar sudah tembus ke laut.

Sebenarnya, apa penyebab utama banjir di Surabaya?

Pertama, seperti yang kita ketahui, sebagian besar wilayah Surabaya berada di bawah permukaan air pasang. Kedua, belum semua sungai dilengkapi pintu air dan rumah pompa. Perilaku sebagian warga Surabaya yang kerap membuang sampai di sungai juga berpengaruh. Hal itu bisa menyumbat pompa kami. Akibatnya, kerja pompa terhambat.

Upaya mengatasi banjir tahun ini?

Pertama, karena wilayah Surabaya berada di bawah permukaan air pasang, harus dilengkapi pintu air dan rumah pompa. Kedua, pemeliharaan saluran dengan rutin, baik primer maupun sekunder, sehingga tidak meluap ke daratan. Juga, membangun boezem mini di beberapa tempat. Tujuannya, air hujan bisa ditampung sebelum dialirkan ke saluran. Misalnya, hujan turun selama dua jam. Kemudian, satu jam air itu bisa disimpan di boezem. Paling tidak, hal tersebut akan mengurangi luberan air. Selain itu, pas musim kemarau, airnya bisa digunakan. Saat ini pembangunan boezem mini terus diperbanyak.

Yang sudah ada di mana saja?

Seperti di Dukuh Kupang Timur dan Barat. Juga, di bundaran Darmo Satelit. Nanti, kami tambah sebanyak-banyaknya. Kami akan bekerja sama dengan para camat untuk membangun boezem di tiap kecamatan. Selain itu, regulasi harus ditata. Kami akan bekerja sama dan meminta dinas cipta karya dan tata ruang agar pihak yang mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) berkewajiban menyediakan boezem. Wali kota sudah memerintahkan hal itu. Saat ini perwalinya dibahas.

Saat ini Rungkut masih memprihatinkan. Masih menjadi langganan banjir dari tahun ke tahun?

Ya, memang masih seperti itu. Tapi seperti yang saya bilang, kuncinya ada di rumah pompa.

Apa yang menjadi penyebab utama di samping topografinya yang lebih rendah daripada permukaan laut?

Banyak saluran yang masih sempit. Selain itu, ada kali mati di dekat Ubaya. Di Rungkut banyak industri yang belum menyediakan saluran maupun rumah pompa. Kami akan undang pemilik bangunan dan memberitahukan hal ini. Mereka wajib menyediakan saluran maupun pompa. Termasuk, perumahan wajib menyediakan saluran bagi permukiman warga sekitar.

Untuk jalur protokol, mana saja yang masih rawan?

Masih Mayjen Sungkono. Dua minggu lalu, ketika curah hujan tinggi, wilayah itu masih tergenang. Penyebabnya, kinerja rumah pompa di Gunung Sari belum optimal. Kapasitasnya kurang sehingga harus kami tingkatkan. Kami juga masih perlu menambah dua pompa lagi. Banyu Urip juga menjadi perhatian kami. Sebab, di sana awalnya berupa saluran irigasi yang diubah ke sistem drainase. Jika saluran irigasi, aliran air ke hilir makin menyempit karena air sudah didistribusikan ke sawah-sawah, tapi tidak demikian halnya dengan sistem drainase. Makin ke hilir, makin lebar. Nah, belum semua saluran irigasi kita menyesuaikan dengan sistem drainase.

Selain banjir, pekerjaan apa yang paling urgen menurut Anda?

Menyelesaikan frontage road (FR) karena sudah sangat mendesak. Sebab, Ahmad Yani satu-satunya akses masuk Surabaya. Daerah-daerah samping juga mulai bangkit. Tahun ini kami sudah anggarkan Rp 3,5 miliar untuk pekerjaan fisiknya. Yaitu, dari Margorejo hingga Jemur Andayani. Namun, masih terkendala pembebasan lahan. Secara garis besar, proyek itu dibagi tiga ruas. Yaitu, Margorejo-Jemur Andayani, RSAL-Margorejo, dan Jemur Andayani-Siwalankerto. Pembebasan lahan ketiga-tiganya belum tuntas. Tapi, kami optimistis proyek itu bisa terealisasi.

Akses jalan di Surabaya terus kami tambah. Termasuk, dengan dimulainya pembangunan MERR II-C mulai Arif Rahman Hakim sampai Rungkut Mejoyo.

Beberapa kali DBMP mendapat penghargaan PU di bawah kendali Anda. Termasuk pada 2008, DBMP memborong banyak penghargaan. Apakah Anda bangga dengan capaian itu?

Penghargaan itu merupakan kebanggaan bagi warga kota. Bukan saya semata atau wali kota. Tentu saja kami bangga. Harapannya, ke depan harus lebih baik. Karena itu, kami harus bekerja keras.

Apa target Anda sebelum mengakhiri masa jabatan?

Bekerja sebaik-baiknya. Bisa melaksanakan program kerja sesuai yang ada dalam RJPMD (rencana jangka panjang menengah daerah). Semua yang kami kerjakan mudah-mudahan bisa melampaui target. Sehingga, ketika pensiun, kami sudah tidak meninggalkan pekerjaan lagi.

Taken from Jawapos, Jan 18, 2009

pecinta_surabaya
January 18th, 2009, 09:23 AM
Beredar 2 Versi Pasar Turi Pedagang Ingin Cepat dan Harga Terjangkau

Surabaya | SURYA Online-Ketika di gedung DPRD Kota Surabaya para wakil rakyat menolak pelibatan swasta membangun Pasar Turi, di dalam pasar legendaris ini, sebagian pedagang justru sukacita menyambut rencana pembangunan pasarnya.

Gambar rancangan Pasar Turi Baru sudah sepekan ini beredar di dalam pasar. Sebagian malah ditempelkan di dinding-dinding pasar dan menjadi tontonan banyak pedagang. Uniknya, ada dua versi gambar rancangan yang dibuat dua investor.

Satu gambar dikeluarkan PT Graha Nandi Sampurna (GNS) sementara gambar satunya digarap PT Karsa Bayu Bangun Perkasa (KBBP). PT GSN adalah investor yang didukung Tim Pemulihan Pasar Turi Pasca-Kebakaran (TPPTPK). Sementara PT KBBP disokong Paguyuban Pedagang Pasar Turi Bersatu (P3TB).

Gambar Pasar Turi anyar versi GSN menunjukkan Pasar Turi bakal dibangun enam lantai. Lantai satu sampai tiga digunakan untuk pedagang Pasar Turi saat ini, sedangkan tiga lantai di atas digunakan untuk pedagang baru. Setiap lantai memiliki lahan parkir yang totalnya mampu menampung 2.000 lebih kendaraan.
Ada 28 eskalator di setiap lantai. “Kami mengikuti rancangannya sejak awal, karena investor ini konsultasi terus ke pedagang sebelum meluncurkan rancangannya,” kata Sekretaris TPPTPK Keimas A Chalim.
Sementara rancangan Pasar Turi baru versi PT KBBP tidak kalah megah. Pasar bakal dibangun tujuh lantai plus lantai bawah tanah. Bedanya, jika di rancangan sebelumnya di setiap lantai ada lahan parkir di sini parkir hanya menempati lantai dasar hingga lantai tiga. Sisanya menjadi tempat berdagang.
Lantai dasar untuk lahan parkir, lantai satu untuk pujasera, sedangkan lantai di atasnya untuk pedagang Pasar Turi. Namun, pedagang lama Pasar Turi bakal sulit menempati lokasi stategis, karena di setiap lantai pada kios-kios paling depan menghadap railing, menjadi hak investor untuk menjualnya bebas kepada tenant lain.

Seorang pedagang Pasar Turi Kho Ping mengakui dua rancangan Pasar Turi baru telah beradar di dalam pasar. Saat ini, antarpedagang memang sedang mengkritisi masing- masing rancangan yang ditempel itu. “Prinsipnya kami minta secepatnya pasar ini dibangun. Entah uangnya dari mana,” kata Ping.

Sementara itu Kho Ming, pedagang lain mengatakan, persoalan murah atau mahal stan baru di Pasar Turi itu relatif. Sebab, kata dia jika murah, sementara kualitas bangunnya tidak bagus dan lokasi stan tersembunyi malah membunuh pedagang. “Yang penting harganya terjangkau oleh pedagang, kami siap memantau terus,” janji Ming.

Sekretaris TPPTPK Keimas A Chalim mengakui pelibatan investor pada pembangunan Pasar Turi ini masih menimbulkan pro dan kontra antarpedagang. Namun, pihaknya mengaku realistis, karena faktanya tanpa swasta tidak ada komitmen pemkot membangun Pasar Turi pascakebakaran akibat dananya cekak. Keimas menjamin pedagang tidak akan mengambil untung dari masuknya investor ke pasarnya. “Kami transparan. Semua proses biarlah diatur pemkot,” katanya.

Sekadar mengingatkan, pembangunan Pasar Turi yang bakal melibatkan swasta sempat ditolak oleh sejumlah pedagang. Kubu yang menolak khawatir harga stan paskapembangunan tidak terjangkau. Penolakan ini sempat diamini anggota dewan. Mereka meminta pembangunan Pasar Turi ditopang uang negara melalui APBD Surabaya dan Jatim serta APBN.

pecinta_surabaya
January 18th, 2009, 09:24 AM
Pasar Turi : Ada 5 Investor, Langsung Dilelang Dibangun Pertengahan Tahun Ini

Surabaya | SURYA Online-Pasar Turi siap dibangun pertengahan tahun ini. Sudah ada tiga investor yang mengajukan penawaran resmi dan presentasi terbuka. Dua lainnya menyusul. Kalau sudah genap lima investor, tender dimulai.
Wali Kota Surabaya Bambang DH mengatakan, pemkot sudah membentuk panitia lelang “Minggu depan SK tim lelang turun, sehingga bisa bekerja,” tuturnya kepada wartawan, Jumat (16/1).

Begitu panitia terbentuk, kata Bambang, proses lelang akan dilakukan empat puluh hari, sejak pekan depan. Dalam kurun waktu itu, wali kota menarget panitia pembangunan Pasar Turi yang dikepalai Muhlas Udin sudah bisa menentukan satu investor yang menang.

Selain presentasi ke pemkot, investor juga telah diminta Bambang untuk meminta pertimbangan kepada para pedagang. Ini untuk menghindari penolakan. Wali kota berharap calon investor memahami keinginan pedagang. “Kuncinya ada di pedagang,” tuturnya.

Bambang juga mengingatkan, bangunan pasar yang akan didirikan harus sesuai keinginan pedagang. Selain itu, ketentuan harga dan posisi masing-masing kios harus disetujui mayoritas pedagang.
Pemkot akan mengikat kerja sama dengan konsep build operate transfer (BOT) selama 25 tahun.

Setelah jangka waktu itu, bangunan diserahkan kepada pemkot. “Yang lebih penting lagi, saya menargetkan pembangunan bisa selesai di akhir masa jabatan saya,” pungkasnya.

Sampai sekarang, baru dua nama investor yang mau mengungkap jatidirinya, yaitu PT Graha Nandi Sampurna (GNS) yang dikomandani raja property FX Teguh Kinarto, dan PT Karsa Bayu Bangun Perkasa (KBBP) yang mengklaim membangun sejumlah pasar di Indonesia.

Data yang dihimpun dari pemkot menyebutkan, PT GNS, sanggup membangun Pasar Turi enam lantai dengan investasi Rp 1,5 triliun. Pengelolaan tiga lantai pertama diprioritaskan kepada Pemkot Surabaya yang ditujukan untuk 3.600 pedagang resmi Pasar Turi. Sedangkan tiga lantai teratas diserahkan kepada pengembang.

Masing-masing kios luasnya 7,1 meter persegi. Biayanya Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per meter persegi.

Sementara PT KBBP mengusulkan ke pemkot investasi Rp 1 triliun. Skema penawaran harganya, antara lain untuk lantai satu Rp 22,5 juta. Lantai satu ini untuk 1.484 orang. Untuk lantai 2, harga sewa dipatok sekitar Rp 20 juta, sedangkan lantai 3 Rp 17, 5 juta. Lantai 2 dan 3 dapat memuat sekitar 1.388 pedagang
Paguyuban Pedagang Pasar Turu Bersatu (P3TB) menyatakan menyokong PT KBBP. Sekretaris P3TB H Adam menghubungi Surya melalui telepon, Jumat (16/1) sore, dan meyakinkan bahwa investor dukungannya paling pantas membangun Pasar Turi.

Menurut Adam, untuk lantai dasar, PT KBBP merancang pujasera yang menurut tafsirnya tidak terlalu besar, karena lantai dasar menjadi lahan parkir. Pujaseranya berada di pinggir untuk menjamu sopir “Kalau ada pujasera, tentunya pedagang asongan bisa tertampung dan tidak memenuhi parkir,” katanya. Lahan parkir, katanya disiapkan di setiap lantai.

Mushola juga berada di setiap lantai Dewan Pembina P3TB H Salim menambahkan, tarif kios yang ditawarkan investor dukungannya dijamin paling murah sehingga PT KBBP-lah yang paling layak membangun. “Murah bukan berarti bangunan jelek, lho,” yakinnya.

Sementara Sekretaris Tim Tim Pemulihan Pasar Turi Pasca Kebakaran (TPPTPK) Keimas A Chalim mengatakan, meskipun pihaknya mendukung PT GNS, pedagang di dalam barisannya tidak akan mengintervensi kewenangan pemkot dengan ikut meyakinkan investor mana yang pantas membangun Pasar Turi.

”Biarkan pemkot yang memenentukan. Karena tim lelang pemkot memiliki pertimbangan teknis dan akademis yang tidak terjangkau dengan kapasitas otak kami,” ujarnya.

pecinta_surabaya
January 18th, 2009, 09:27 AM
http://img242.imageshack.us/img242/5794/18012009003tz4.jpg


http://img104.imageshack.us/img104/9822/18012009ci2.jpg


http://img104.imageshack.us/img104/4872/18012009006bu8.jpg

teddybear
January 18th, 2009, 02:07 PM
^Emangnya ada permainan apa lagi nih, pedagang udah dirugikan, pasar dibakar lalu developer juga akan dirugikan??

pecinta_surabaya
January 18th, 2009, 02:39 PM
^^ klo menurut saya,begini ceritanya :
Ada kubu yg ingin bangun pasar turi..
Pertama pemkot,,ingin membangun pasar turi menggunakan investor,krn mreka sadar susah menggunakan APBD dan dana pinjaman untuk membangun pasar turi baru yg otomatis harus lebih baik dr sebelum terbakar..
Kedua anggota DPRD,selalu menekan pemkot untuk membangun pasar turi baru dr dana APBD dgn alasan jika menggunakan investor pasti nanti tarif sewanya mahal dan kasihan pada pedagang lama,krn mreka ingin punya nama baik di depan para pedegang sebelum ada pemilu calon legislatif..

Bagaimana pendapat anda??
Setuju dgn pemkot atau setuju dgn anggota DPR itu??
:D:D:D

pecinta_surabaya
January 18th, 2009, 02:42 PM
Pedagang pun terbelah,,ada yg setuju menggunakan investor dan ada yg setuju menggunakan APBD..
Nah,yg setuju menggunakan investor pun terbelah lagi,,hasilnya ya skrg ada 2 versi pasar turi baru yg beredar,meskipun belum ada ketentuan dr 5 investor tersebut mana yg memenangkan tender..

teddybear
January 18th, 2009, 09:46 PM
some update photos from Tjan Iwe:

Aston from Jl. Kusuma Bangsa, in front of a cemetery:

http://farm4.static.flickr.com/3488/3196750254_df5ce4d216_o.jpg

Grand City Gubeng:

http://farm4.static.flickr.com/3084/3195905941_f3d1ffccae_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3412/3196749528_427f8c3a67_o.jpg

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 05:10 AM
Giant Diponegoro

http://img511.imageshack.us/img511/1575/18012009007yq7.jpg

http://img511.imageshack.us/img511/4967/18012009008rg1.jpg


^^ Giant ini lebih besar dr Giant Maspion Square di Ahmad Yani..
Tp namanya cm GIANT aja,bukan mall..
*kliatannya sih gt*

Hadi
January 19th, 2009, 06:03 AM
thx pencinta Surabaya for up dating some project. i am really want to know up deta arena ketabang and pedestrian... heuheuehuehueh....

alex77
January 19th, 2009, 06:12 AM
^^ klo menurut saya,begini ceritanya :
Ada kubu yg ingin bangun pasar turi..
Pertama pemkot,,ingin membangun pasar turi menggunakan investor,krn mreka sadar susah menggunakan APBD dan dana pinjaman untuk membangun pasar turi baru yg otomatis harus lebih baik dr sebelum terbakar..
Kedua anggota DPRD,selalu menekan pemkot untuk membangun pasar turi baru dr dana APBD dgn alasan jika menggunakan investor pasti nanti tarif sewanya mahal dan kasihan pada pedagang lama,krn mreka ingin punya nama baik di depan para pedegang sebelum ada pemilu calon legislatif..

Bagaimana pendapat anda??
Setuju dgn pemkot atau setuju dgn anggota DPR itu??
:D:D:D

jd ribet banget yah,,,,:bash:

AceN
January 19th, 2009, 06:14 AM
^^ Thanks teddy & pecinta surabaya. More update on taman dolog, ketabang, & pedestrian donk..hehe :D

Ebek21
January 19th, 2009, 08:58 AM
Now we know why Adhiwangsa & Lenmarc so "lelet". :ohno:

Sepanjang 2008, Kinerja Bukit Darmo Anjlok Tajam

JAKARTA. Krisis global benar-benar berpotensi mempengaruhi kinerja properti sepanjang tahun 2008 kemarin. Maklum, sejak pertengahan tahun 2008, pasar properti mulai sepi pembeli. Dus, kinerja perusahaan properti pun merosot tajam.

Salah satu perusahaan properti yang merosot adalah Bukit Darmo Properti Tbk (BKDP). Bayangkan, pendapatan perusahaan properti yang berpusat di Surabaya ini pada 2007 berhasil mencapai Rp 735,59 miliar dengan laba bersih Rp 2,84 miliar. Namun pada 2008, emiten berkode saham BKDP ini hanya mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 107 miliar dengan laba bersih Rp 200 Juta. Artinya, hanya dalam kurun waktu setahun, pendapatan BKPD merosot 85,45%. Sedangkan laba bersih merosot 92,95%.

Direktur Keuangan BKPD Philip Tonggoredjo menuturkan, penurunan pendapatan itu lantaran membengkaknya suku bunga kredit sepanjang 2008 dan mahalnya bahan material bangunan. Jika pada 2007 suku bunga kredit rata-rata 10%, pada 2008 suku bunga kredit melonjak menjadi 15%. Buntutnya, "Pembeli menjadi sepi," kata Philip Senin (19/1) kepada KONTAN.

Karena itu, menurut Philip pada tahun ini perseroan belum mempunyai proyek baru. BKDP ini hanya konsentrasi melanjutkan proyek-proyek 2008 yang belum selesai. "Jadi, proyek di 2009 rata-rata carry over 2008," kata Philip.

Taken from Kontan, Jan 19, 2009

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 09:15 AM
^^ Bukit Darmo itu Adhiwangsa ya??
Rencana proyek seharusnya apa??
*maksudnya yg di cancel*

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 09:20 AM
7 cinema Grand City BUKAN BLITZ..
*sepertinya cinema XXI*



Pertanyaan :

Di Surabaya ada bioskop di mall baru yg bernama \"Grand City Mall\" dgn 7
layar cinema dan akan menjadi bioskop terbesar di Surabaya..
Mall beserta bioskop akan dibuka sekitar bulan Juli 2009..
Saya hanya ingin tahu,apakah bioskop tersebut BLitz megaplex atau bukan??
Karena banyak warga Surabaya yg ingin tahu apakah Juli nanti akan ada BLitz
di Surabaya..
Terima Kasih atas jawabannya..


Jawaban :

Terima kasih atas informasinya.
Tetapi untuk di Surabaya, kami belum akan buka dalam waktu dekat ini.
Jadi kemungkinannya bioskop tersebut bukan Blitzmegaplex.

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 09:27 AM
^^ Thanks teddy & pecinta surabaya. More update on taman dolog, ketabang, & pedestrian donk..hehe :D

^^ nih saya kasih.. Fresh.. :D:D:D
Silahkan menikmati.. :banana::banana:


http://img105.imageshack.us/img105/8096/19012009nx7.jpg

http://img185.imageshack.us/img185/750/19012009001fm9.jpg

http://img185.imageshack.us/img185/7032/19012009002gm7.jpg

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 09:30 AM
Lanjutan Taman Dolog


http://img174.imageshack.us/img174/3896/19012009003en6.jpg

http://img174.imageshack.us/img174/4864/19012009004hn9.jpg


^^ sengaja saya ga ambil foto pilar air mancurnya,krn udh sering di post dan bnyk terpampang di media..
*fokus di taman nya aja yah*
:D:D:D

Ebek21
January 19th, 2009, 10:43 AM
^^ Thanks for update pics of Taman Dolog. The park is nice but those slum houses behind the park should be demolished. How can that kampung still stands in the middle of a busy street ?

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 10:59 AM
Iya tuh,kampung masih ada sama persis sperti jaman dulu,ga ada yg pindah/yg digusur..
Padahal bundaran dolog bisa dibuat full taman,pasti lebih cantik.. :):)

=NaNdA=
January 19th, 2009, 01:13 PM
some update photos from Tjan Iwe:

Aston from Jl. Kusuma Bangsa, in front of a cemetery:

http://farm4.static.flickr.com/3488/3196750254_df5ce4d216_o.jpg



itu bangunan putih kecil depan yang dipagerin apaan ya?

sky_heart
January 19th, 2009, 01:43 PM
wuih.... surabaya mulai mengejar jakarta neh, modern n nice city.

salam kenal smua.......

Trip2Java
January 19th, 2009, 02:02 PM
Lanjutan Taman Dolog


http://img174.imageshack.us/img174/3896/19012009003en6.jpg

http://img174.imageshack.us/img174/4864/19012009004hn9.jpg


^^ sengaja saya ga ambil foto pilar air mancurnya,krn udh sering di post dan bnyk terpampang di media..
*fokus di taman nya aja yah*
:D:D:D

nih taman makin lama makin cantik aja
ada free hot spotnya gak disini seperti di taman bungkul ?

ANTHONY @ SURABAYA
January 19th, 2009, 03:21 PM
PECINTA_SURABAYA, TEDDY THANKS FOR THE UP DATE.
THAT GIANT KARTINI, ISN'T IT LOOK LIKE THE SHOP HOUSE? IS IT POSSIBLE TO GET THE DESIGN?
DOLOG PARK IS GREAT, BUT WE STILL NEED A REAL PARK, HUGE TREES, PLUS PEDESTRIANS INSIDE THE AREA. OR SUCH A CITY JUNGLE.
BUT SURABAYA HAS THE SIGNIFICANT CHANGES BETWEEN 4 YEARS. CAN'T WAIT TO SEE SURABAYA NOWADAYS.

teddybear
January 19th, 2009, 03:23 PM
^Dolog park looks beautiful but I can imagine how hot it is taken during the day, and also the slum on the other half should be moved altogether.

itu bangunan putih kecil depan yang dipagerin apaan ya?

Taman Makam Pahlawan

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 03:29 PM
@Nanda : Itu bukan bangunan,itu jalan masuk ke makam pahlawan.. :D:D

@Trip2java : Taman dolog ga ada wifi,bahkan tmpt duduk aja ga ada,,krn konsepny emg bukan taman komersil seperti taman bungkul..

@Anthony : Klo ga salah pemkot berencana membuat taman spt itu,tp saya lupa letaknya dimana,,dulu ebek pernah post,bareng sm taman undaan klo ga salah..

@all : Taman Dolog memang taman kecil,hanya berfungsi sebagai taman selamat datang.. Ada tempat parkir,tp sangat kecil sekali.. Hanya ada jogging track,tidak ada fasilitas lain (wifi,arena skate,tempat duduk,org jualan,dll)..

:banana::banana:

pecinta_surabaya
January 19th, 2009, 04:12 PM
Arena Ketabang


http://img440.imageshack.us/img440/9083/19012009007pe6.jpg



^^ arena ketabang udh hampir selesai,tinggal bikin patung air mancur ikan sura dan buaya (di foto).. Yg lain udh kelar (arena skate,bmx,dll) , hanya tinggal finishing sperti cat dan penataan..

Ebek21
January 19th, 2009, 04:26 PM
@Anthony : Klo ga salah pemkot berencana membuat taman spt itu,tp saya lupa letaknya dimana,,dulu ebek pernah post,bareng sm taman undaan klo ga salah..


Yes, Taman Mundu, located in the opposite of Gelora 10 November Tambaksari.

@pecinta_sby : Thanks for the Arena Ketabang update. That place will definitely be Surabaya's new landmark !! Can't wait to see the giant Suro and Boyo Statue..

@Trip2Java : Wow, Sparkling Surabaya as your signature hehe :okay:

Ebek21
January 19th, 2009, 04:52 PM
PECINTA_SURABAYA, TEDDY THANKS FOR THE UP DATE.
THAT GIANT KARTINI, ISN'T IT LOOK LIKE THE SHOP HOUSE? IS IT POSSIBLE TO GET THE DESIGN?
DOLOG PARK IS GREAT, BUT WE STILL NEED A REAL PARK, HUGE TREES, PLUS PEDESTRIANS INSIDE THE AREA. OR SUCH A CITY JUNGLE.
BUT SURABAYA HAS THE SIGNIFICANT CHANGES BETWEEN 4 YEARS. CAN'T WAIT TO SEE SURABAYA NOWADAYS.

Anthony, Pemkot Surabaya indeed have a plan to build huge park in the city. As far as I know, they plan to build a Mangrove Center in Surabaya eastern coast and a botanical park in Lakarsantri (Western Surabaya). I've posted the similar Mangrove Center in Bali for our reference in Page 125 of this thread. The Lakarsantri Park's size will be around 2 Ha, earlier it was planned to be built this year, but no further informations about this project.

teddybear
January 19th, 2009, 10:08 PM
^pecinta_surabaya, if you can update us with Meritus Hotel, Trillium, pedestrian, etc. please? Thanks!

Ebek21
January 20th, 2009, 03:09 AM
Location of Mundu Park

Here is Mundu Park, the square on the left side of this map. In the middle is Gelora 10 November Tambaksari and right behind it is Lapangan Karanggayam, training field for Persebaya team.

http://farm4.static.flickr.com/3260/3211511668_efd279716a_o.jpg

Ebek21
January 20th, 2009, 03:12 AM
Seems too good to be true, at least at this near future. But go ahead PDAM Sby !! :okay:

http://farm4.static.flickr.com/3102/3211491288_f0b7aeaa45_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3354/3210646179_b10b24fc8a_o.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 20, 2009

pecinta_surabaya
January 20th, 2009, 04:35 AM
Meritus Hotel


http://img205.imageshack.us/img205/165/19012009005cw9.jpg


^^ sepertinya mandek,soallny ga adapekerja sm skali.. :ohno::ohno:

pecinta_surabaya
January 20th, 2009, 04:39 AM
Bangunan di sebelah StanChard


http://img134.imageshack.us/img134/9018/19012009006kb7.jpg


^^ sama,ga ada pekerja.. :ohno:

pecinta_surabaya
January 20th, 2009, 04:44 AM
Trillium susah bgt di update pk foto,soalnya ketutup rapet tingi2..
Masih belum ada crane,baru pemasangan tiang pancang..

teddybear
January 20th, 2009, 04:55 AM
Thanks pecinta_surabaya. It looks better now, but I am hoping it is not stopping for the second time!? If Meritus is completed and is higher with glass wall, I can imagine it make Basuki Rahmat change! But it is okay as long as completed and looks glassy! (I imagine in the future there will be other taller buildings 30-40 floors on the back of these medium/short buildings, it will look impressive!)

Ebek21
January 20th, 2009, 06:01 AM
One step ahead into a modern city :okay: If this city gasification project were completed, we may no longer need those annoying LPG tube...

Jaringan Gas Kota Rp 100 M Hadir di Palembang dan Surabaya

Jakarta - Pemerintah akan membangun 2 jaringan gas kota di Palembang dan Surabaya pada tahun ini. Investasi yang dibutuhkan untuk proyek tersebut mencapai Rp 100 miliar. Demikian disampaikan Dirjen Migas Evita Legowo disela-sela acara INDOGAS di JCC, Jakarta, Selasa (20/1/2009).

Menurut Evita, anggaran pembangunan gas kota ini akan bersumber dari APBN. "Kita tahu gas pipa tidak menguntungkan bagi investor, karena itu kita putuskan pmerintah yang akan bangun," katanya.

Pembangunan jaringan gas kota ini diharapkan bisa selesai akhir 2009 sehingga gas bisa mulai mengalir pada awal tahun depan untuk rumah tangga di Surabaya dan Palembang.

Evita menambahkan, pada awalnya, ada 6 jaringan gas kota yang akan dibangun. Namun karena keterbatasan dana, maka baru 2 jaringan yang akan dibangun dulu. "Kita akan bangun step by step," tambahnya.

Untuk sumber gas sebagai pasokannya, jaringan gas di Palembang akan mendapat gas dari Medco. "Sementara untuk yang Surabaya saya lupa," ujarnya.

Taken from Detik Finance, Jan 20, 2009

Ebek21
January 20th, 2009, 06:17 AM
Don't put too much expectation on these private projects in this economic crisis. Investors with sufficient fund will think twice to start or resume their project, let alone the one who only depend on bank financing. So being stalled for the second time is not uncommon in this time. Look at Kota Kasablanka project and many other projects we don't know.

That's why I prefer put my eyes on governmental project at this moment. As our president said, this year, government MUST spend a lot of money for their project (mainly infrastructure) in order to create job market for the people.

pecinta_surabaya
January 20th, 2009, 07:25 AM
Rich Pradah.................................1 highrise
Ciputra World...............................7
Darmo Fashion Walk......................7
Hotel+Office by Pakuwon...............2
Pakuwon Extension.......................?
Hotel+Office by Adhiwangsa...........2
Union Square...............................7
Ciputra University Complex.............8
Darmo Apartemen.........................3
Lippo Superblock..........................?
Puncak Permai Apartments.............7
Total.........................................44

Please make additional and corrections!?


^^ itu semua masih belom ada yg finish Lhoo,future surabaya..
Harusnya di post disini,biar forumer luar kota tahu apa yg terjadi di surabaya.. :D:D
:banana::banana: :lol::lol:

teddybear
January 20th, 2009, 08:13 AM
Prospective projects in Surabaya Pusat:
Pasar Tunjungan (more than 10 floors?)
Surabaya Design Center (18 floors)
Twin Towers in Gubeng (do not know how many floors)

In Construction:
Trillium (31 floors)
Aston (18 floors)
Grand City (hotel - 24 floors)

How many floors Hotel Meritus now, it looks like it is going to top out soon (1-2 more floors)?

olyxboy
January 20th, 2009, 08:23 AM
Meritus Hotel


http://img205.imageshack.us/img205/165/19012009005cw9.jpg


^^ sepertinya mandek,soallny ga adapekerja sm skali.. :ohno::ohno:

lha....bukannya tuh Meritus udah dari dulu kondisinya kek gitu..!!!!
waahh...sayang bgt yah...padahal lokasinya strategis bgt di jantung kota JL. Basuki Rahmad :ohno:

Ebek21
January 20th, 2009, 08:30 AM
Prospective projects in Surabaya Pusat:
Pasar Tunjungan (more than 10 floors?)
Surabaya Design Center (18 floors)
Twin Towers in Gubeng (do not know how many floors)

In Construction:
Trillium (28 floors)
Aston (18 floors)
Grand City (hotel - 24 floors)

How many floors Hotel Meritus now, it looks like it is going to top out soon (1-2 more floors)?

Twin towers in Gubeng will have a skybridge accross Jl. Sumatra, since the owner already has huge land bank in both sides (Sumatra & Gubeng). The height hasn't been decided yet, but since it is determined to become Surabaya's new landmark, we can rest assured it will be no less than at least 40 floors. But it's not going to be built anytime soon (at least in the next 5 years).

pecinta_surabaya
January 20th, 2009, 09:18 AM
lha....bukannya tuh Meritus udah dari dulu kondisinya kek gitu..!!!!
waahh...sayang bgt yah...padahal lokasinya strategis bgt di jantung kota JL. Basuki Rahmad :ohno:

Ini udh jauh lebih mendingan drpd sebelum digarap lagi..
Nambah bbrp lantai,dulu waktu mangkrak ga setinggi ini..
Doain aja ga mangkrak lagi..
:lol: :lol: :lol:

Hadi
January 20th, 2009, 10:26 AM
wow..... i thinking Surabaya be sparkling some day. heuheuehueh.. love the Patung Suro dan Boyonya... In the city center, like singapore with merlion. Good.


em Meritus i think still construction but slow. kemaren aku lewat daerah sana masih kerja kok, cuman liat floornya udah lebih dari 17 mungkin akan jadi 27 floor. I hope sihhh...

why_pp3
January 20th, 2009, 10:48 AM
Prospective projects in Surabaya Pusat:
Pasar Tunjungan (more than 10 floors?)
Surabaya Design Center (18 floors)
Twin Towers in Gubeng (do not know how many floors)

In Construction:
Trillium (28 floors)
Aston (18 floors)
Grand City (hotel - 24 floors)

How many floors Hotel Meritus now, it looks like it is going to top out soon (1-2 more floors)?

dari brosur yang aku baca, Trillium akan menjadi 31 floor (bukan 28 floor)... :) CMIIW

Ebek21
January 20th, 2009, 11:17 AM
em Meritus i think still construction but slow. kemaren aku lewat daerah sana masih kerja kok, cuman liat floornya udah lebih dari 17 mungkin akan jadi 27 floor. I hope sihhh...

Yeah, let's hope for the best for Meritus. I also don't want to see it get stalled again. And I also noticed the height is getting higher, absolutely more than 15 floors, so I was wrong last time. But that's okay, now any number above 15 is bonus hehe.. Hopefully it can be more than 20 floors, so at least from this building we can have additional 5 points from Emporis :)

@why_pp3 : Some articles mentioned that Trillium will be 32 floors, but who cares 32 or 31, as long as it is above 30 :D

ANTHONY @ SURABAYA
January 20th, 2009, 12:55 PM
Bangunan di sebelah StanChard


http://img134.imageshack.us/img134/9018/19012009006kb7.jpg


^^ sama,ga ada pekerja.. :ohno:

DO YOU HAVE ANY IDEA WHAT BUILDING THAT WILL BE? HOW MANY FLOOR?

teddybear
January 20th, 2009, 01:22 PM
^Count the floor... Meritus is about 13 floors right now. will be interested to see the impact on the skyline if photo taken from the parking building of TP or from other view points.

Hadi
January 21st, 2009, 02:00 PM
em, foto itu kapan diambilnya?? aku kemaren lusa lewat sana coba aku liat dan hitung floor nya, heuheueueh... lebih dari 17 sudah an

pecinta_surabaya
January 21st, 2009, 03:13 PM
^^ semua foto diambil hari senin 19 Januari
@Hadi : kmaren pas lewat mangkrak ato ada yg kerja?

Hadi
January 21st, 2009, 03:42 PM
^^ semua foto diambil hari senin 19 Januari
@Hadi : kmaren pas lewat mangkrak ato ada yg kerja?

masih jalan kok.... tenang2 heuheuehuhe
i hope will be more higher than plaza BRI.

Trip2Java
January 21st, 2009, 03:50 PM
Prospective projects in Surabaya Pusat:
Pasar Tunjungan (more than 10 floors?)
Surabaya Design Center (18 floors)
Twin Towers in Gubeng (do not know how many floors)

kenapa surabaya pusat new projets skyline -nya hanya dibikin dikisaran belasan sih ?:bash:...
harusnya bisa lebih dari itu ya...

Trip2Java
January 21st, 2009, 03:56 PM
^Count the floor... Meritus is about 13 floors right now. will be interested to see the impact on the skyline if photo taken from the parking building of TP or from other view points.


must be :okay:
apalagi kalo gedung2 baru seperti Meritus lebih dari 30 storey ( i hope )

teddybear
January 21st, 2009, 04:07 PM
@Hadi: benar apa? Di foto ini jelas rasanya masih dibawah 15 floors.

Hadi
January 21st, 2009, 04:42 PM
@Hadi: benar apa? Di foto ini jelas rasanya masih dibawah 15 floors.

coba eh ntar aku itung lagi, aku hitung udah lebih dari 15

Hadi
January 21st, 2009, 06:53 PM
http://img522.imageshack.us/img522/6595/image78ep6.jpg (http://imageshack.us)

http://img522.imageshack.us/img522/9799/image77iq2.jpg (http://imageshack.us)

http://img178.imageshack.us/img178/6687/image79hc5.jpg (http://imageshack.us)

teddybear
January 21st, 2009, 07:41 PM
Thanks for posting these photos, but still under 15. The last bottom is pretty high (kinda 2 floors lump into 1)

Ebek21
January 22nd, 2009, 02:41 AM
Good news :)

http://farm4.static.flickr.com/3075/3216009913_ff84d34202_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3429/3216863144_4cafc202cb_o.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 22, 2009

Ebek21
January 22nd, 2009, 02:47 AM
:okay:

Pembangunan Jalan MERR II-C Diharapkan Tuntas 2010

Proyek MERR II-C Dilanjutkan

http://farm4.static.flickr.com/3363/3216017997_616c6f979b_o.jpg

SURABAYA - Pemerintah terus melanjutkan proyek pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II-C. Sedikit demi sedikit, pekerjaan konstruksi mulai dicicil.

"Fokusnya ke lahan-lahan yang sudah bebas. Untuk saat ini, pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pembangunan jalan dan jembatan duplikasi MERR," kata Kasatker SNVP (Satuan Kerja Nonvertikal Pemerintah) Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Dinas PU Bina Marga Agung Teguh kemarin (21/1).

Dia menjelaskan, proyek itu merupakan lanjutan proyek konstruksi yang sudah digeber pada 2007. "Semua memang dilakukan secara bertahap. Sambil menunggu lahan selesai," ujarnya.

Sesuai dengan detail engineering design (DED) yang disusun, MERR II-C dimulai dari Jalan Arief Rachman Hakim, lewat jembatan MERR Medokan, terus ke Pondok Tjandra. Dari Pondok Tjandra, jalur dilanjutkan ke Waru, kemudian flyover Mayangkara di Wonokromo, selanjutnya mengarah ke Kenjeran (Jembatan Suramadu).

Pemprov berharap, pada 2010, seluruh jalan sepanjang 6,5 kilometer itu selesai. Sebab, akses tersebut sangat penting untuk mengintegrasikan jalan-jalan di Surabaya setelah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) selesai pada April mendatang.

Sementara itu, pemkot juga terus melakukan sosialisasi terkait rencana pembebasan lahan yang akan dilewati proyek MERR II di wilayah Rungkut. Hingga saat ini, mereka baru sampai pada tahap penawaran harga tanah kepada warga. Karena itulah, belum ada jawaban menerima maupun menolak pembebasan.

Camat Rungkut Irvan Widyanto mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih dalam tahap pemaparan. Sesuai peraturan, pemkot menawar harga tanah yang akan dibebaskan sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP). "Harganya variatif. Tergantung nilai strategisnya bagaimana."

Menurut dia, warga yang masuk dalam target sosialisasi melibatkan dua kelurahan, yaitu Penjaringan Sari dan Kedung Baruk. Sesuai gambar proyek., kelurahan Penjaringan Sari memakan tanah milik tiga KK. Sedangkan di Penjaringan Sari, pemkot bakal membebaskan lahan milik 41 warga.

Hanya, saat ini pihaknya masih terganjal pada belum turunnya 15 peta bidang tanah yang akan dibebaskan. Menurut dia, peta bidang itu masih nyantol di Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Sebelum peta itu keluar, kami tidak bisa melakukan penaksiran harga dan pembayaran," jelasnya.

Taken from Jawapos, Jan 22, 2009

teddybear
January 22nd, 2009, 06:45 AM
^Good news to see slums to be cleaned up from Dolog! Now Risma also has to think to move Keputran smelly market and the slums along Urip Simoharjo.

olyxboy
January 22nd, 2009, 07:42 AM
:okay:

Pembangunan Jalan MERR II-C Diharapkan Tuntas 2010

Proyek MERR II-C Dilanjutkan

SURABAYA - Pemerintah terus melanjutkan proyek pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II-C. Sedikit demi sedikit, pekerjaan konstruksi mulai dicicil.

"Fokusnya ke lahan-lahan yang sudah bebas. Untuk saat ini, pekerjaan yang sedang dilakukan adalah pembangunan jalan dan jembatan duplikasi MERR," kata Kasatker SNVP (Satuan Kerja Nonvertikal Pemerintah) Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Dinas PU Bina Marga Agung Teguh kemarin (21/1).

Dia menjelaskan, proyek itu merupakan lanjutan proyek konstruksi yang sudah digeber pada 2007. "Semua memang dilakukan secara bertahap. Sambil menunggu lahan selesai," ujarnya.

Sesuai dengan detail engineering design (DED) yang disusun, MERR II-C dimulai dari Jalan Arief Rachman Hakim, lewat jembatan MERR Medokan, terus ke Pondok Tjandra. Dari Pondok Tjandra, jalur dilanjutkan ke Waru, kemudian flyover Mayangkara di Wonokromo, selanjutnya mengarah ke Kenjeran (Jembatan Suramadu).

Pemprov berharap, pada 2010, seluruh jalan sepanjang 6,5 kilometer itu selesai. Sebab, akses tersebut sangat penting untuk mengintegrasikan jalan-jalan di Surabaya setelah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) selesai pada April mendatang.

Sementara itu, pemkot juga terus melakukan sosialisasi terkait rencana pembebasan lahan yang akan dilewati proyek MERR II di wilayah Rungkut. Hingga saat ini, mereka baru sampai pada tahap penawaran harga tanah kepada warga. Karena itulah, belum ada jawaban menerima maupun menolak pembebasan.

Camat Rungkut Irvan Widyanto mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih dalam tahap pemaparan. Sesuai peraturan, pemkot menawar harga tanah yang akan dibebaskan sesuai dengan nilai jual objek pajak (NJOP). "Harganya variatif. Tergantung nilai strategisnya bagaimana."

Menurut dia, warga yang masuk dalam target sosialisasi melibatkan dua kelurahan, yaitu Penjaringan Sari dan Kedung Baruk. Sesuai gambar proyek., kelurahan Penjaringan Sari memakan tanah milik tiga KK. Sedangkan di Penjaringan Sari, pemkot bakal membebaskan lahan milik 41 warga.

Hanya, saat ini pihaknya masih terganjal pada belum turunnya 15 peta bidang tanah yang akan dibebaskan. Menurut dia, peta bidang itu masih nyantol di Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Sebelum peta itu keluar, kami tidak bisa melakukan penaksiran harga dan pembayaran," jelasnya.

Taken from Jawapos, Jan 22, 2009

itu jembatan ..yang deket kampus Stikom yah..... !!!!!

btw...."Jembatan IJO" nya...udah nggak difungsikan lagi dong

Ebek21
January 22nd, 2009, 09:37 AM
^^ Yes, it's near Stikom in Kedung Baruk. They are constructing another bridge beside the current existing MERR bridge, so we'll have twin MERR Bridge in the future. FYI, Jembatan Ijo has been demolished in June 2006.

Hadi
January 22nd, 2009, 01:36 PM
Sorry, gambarnya ga terlalu baik , tetapi aku udah pasti in jumlah floor nya lebih dari 18 lantai sekarang.

http://img159.imageshack.us/img159/5177/image80ge1.jpg (http://imageshack.us)

http://img231.imageshack.us/img231/9922/image81dt1.jpg (http://imageshack.us)

http://img231.imageshack.us/img231/9973/image82my6.jpg (http://imageshack.us)

Hadi
January 22nd, 2009, 01:48 PM
http://img217.imageshack.us/img217/5480/image83mi6.jpg (http://imageshack.us)

http://img253.imageshack.us/img253/6774/image84hv6.jpg (http://imageshack.us)

http://img253.imageshack.us/img253/9632/image85wv4.jpg (http://imageshack.us)

Hadi
January 22nd, 2009, 02:11 PM
http://img231.imageshack.us/img231/5156/image98zf0.jpg (http://imageshack.us)

http://img510.imageshack.us/img510/2775/image99tg5.jpg (http://imageshack.us)

Ebek21
January 22nd, 2009, 04:19 PM
^^ Wow, Meritus pictures from all angles :okay: Great job by L J Meritus Hotel, at that current height, it already improves downtown Sby's skyline a lot. And it keeps rising (hopefully) !!

MinImaX
January 22nd, 2009, 05:57 PM
Ini sudah pernah dipost belum ya.
Jadi nama resmi gedung di Jl. Mayjen Sungkono adalah Office Park Surya Square.

http://img150.imageshack.us/img150/2259/officeparksuryasquareva5.jpg

wangweijie84
January 22nd, 2009, 06:37 PM
http://www.radarsby.com/special/premium/premium1.pdf
( moga bukan repost )
Halo salam kenal semua....
Benernya udah lama jadi forumer disini cuman sekarang aja baru bisa aktif, senang melihat Surabaya bisa berkembang kayak gn, apalagi ama surabaya barat makin keren aja, kalo dilihat dari masterplannya surabaya barat bakal kayak " mega kuningan " nya Jakarta

bonekNET
January 22nd, 2009, 07:29 PM
rek arek,... salam kenal...

aku juga anggota baru, sebelumnya cuma baca aja.

keep update surabaya development news, please :)

olyxboy
January 22nd, 2009, 08:24 PM
Ini sudah pernah dipost belum ya.
Jadi nama resmi gedung di Jl. Mayjen Sungkono adalah Office Park Surya Square.

http://img150.imageshack.us/img150/2259/officeparksuryasquareva5.jpg

wew....itu sebuah dealer kah...!!!! :D

Ebek21
January 23rd, 2009, 02:39 AM
^^ Welcome aboard, Wangweijie84, bonekNet, and olyxboy, hope you enjoy this forum. If you are in Surabaya now, please do help us updating projects in Surabaya :)

teddybear
January 23rd, 2009, 06:51 AM
^Back to Meritus, I think the one on the left is for parking building and on the right is the hotel.

And there are too many advertising billboard, it is getting ugly:

http://img159.imageshack.us/img159/5177/image80ge1.jpg

pecinta_surabaya
January 23rd, 2009, 08:00 AM
^^ papan reklame udh mendingan..
Pemkot kerja keras buat bongkar2 reklame tak berijin..
Lumayan bnyk yg dibongkar,tp ya msh gitiu itu kondisi sekarang..
:D:D:D

pecinta_surabaya
January 23rd, 2009, 08:02 AM
Showroom Ford di A.Yani

http://img238.imageshack.us/img238/9420/22012009001jq2.jpg


Kejaksaan Tinggi Ekstension

http://img238.imageshack.us/img238/7878/22012009002ma3.jpg



^^ Dua2nya udh selesai,dan udh digunakan sbagaimana fungsinya.. :lol::lol:

olyxboy
January 23rd, 2009, 08:18 AM
^^ Welcome aboard, Wangweijie84, bonekNet, and olyxboy, hope you enjoy this forum. If you are in Surabaya now, please do help us updating projects in Surabaya :)

thank you Ebek21 for attention :)
OK, it is hoped I could help... and shared information about the development of the Surabaya city with each other

cheers :cheers:

pecinta_surabaya
January 23rd, 2009, 08:27 AM
Another interesting Project?? (or not) :D:D

http://img210.imageshack.us/img210/1862/29899312qh0.jpg

Hadi
January 23rd, 2009, 08:46 AM
Kalimas Siap Direvitalisasi, Jadi Kegiatan Pendidikan dan Perdagangan

suarasurabaya.net| Pemkot Surabaya bekerjasama dengan Pemkot Kitakyushsu Jepang merevitalisasi sungai Kalimas. TOGAR ARIFIN SILABAN Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Surabaya pada MARTHA reporter Suara Surabaya, Kamis (22/01), mengatakan, revitalisasi Kalimas untuk menyegarkan situasi yang saat ini kondisinya menurun baik fisik maupun non fisik sehingga tidak produktif.

Kerjasama dengan Pemkot Kitakyushu, kata TOGAR, sudah dilakukan sejak 2006 dengan training staf Pemkot Surabaya ke Kitakyushu dan Kitakyushu mengirim tenaga ahli ke Surabaya. Pada 4 Februari mendatang, dilakukan workshop peran serta masyarakat dalam perbaikan kualitas Kalimas.

Kata TOGAR, revitalisasi dilakukan dengan penataan bangunan tepi sungai, penanganan kualitas air, perbaikan sanitasi lingkungan, pengembangan obyek wisata dan pemberdayaan masyarakat. Kalimas juga dikembangkan dengan menciptakan koneksi sungai Kalimas dengan obyek wisata bersejarah di Surabaya.

Ini menjadikan Kalimas Surabaya sebagai kegiatan pendidikan dan perdagangan, mengembangkan kawasan pantai dan sungai untuk menciptakan Water Front City di Surabaya.

TOGAR menambahkan ada 9 titik lokasi yang potensi dibangun secara atraktif yakni Jembatan Petekan, Jembatan Merah, Jagalan, Peneleh, Monkasel, Kayun, Dinoyo dan Kali Wonokromo. (tin)

Ebek21
January 23rd, 2009, 09:09 AM
@pecinta_sby : Thanks for posting pictures of MERR IIC progress !! Nice to see that finally the road is under construction now. Is that Promenade Food located in Puri Mas Estate ? Because I see it is written there in the drawing.

And thanks for the Kejati update. About Ford dealer..hmmm, very disappointing to see it stand in A. Yani Street :ohno:

RonnieR
January 23rd, 2009, 09:09 AM
Hello guys, is Hotel Equator still in Surabaya? Can you please post or repost picture of that merlion somewhere in that "perumahan" Citra. I like it so much...thanks

wangweijie84
January 23rd, 2009, 09:42 AM
^^ Welcome aboard, Wangweijie84, bonekNet, and olyxboy, hope you enjoy this forum. If you are in Surabaya now, please do help us updating projects in Surabaya :)

^^thanks a lot
I'm studying in Taiwan now, i can gather information as do as my best
My relative family in Surabaya will help to take Surabaya pictures

Trip2Java
January 23rd, 2009, 01:28 PM
Another interesting Project?? (or not) :D:D

http://img210.imageshack.us/img210/1862/29899312qh0.jpg

@Pecinta_surabaya
ini project yang di puri mas bukan ?

Trip2Java
January 23rd, 2009, 01:29 PM
http://img231.imageshack.us/img231/5156/image98zf0.jpg (http://imageshack.us)

http://img510.imageshack.us/img510/2775/image99tg5.jpg (http://imageshack.us)
masih mangkrak gak ?

kontraktornya WIKA ya ??? biasanya di SBY banyaknya make PP

Jungle_surf
January 23rd, 2009, 02:34 PM
@Pecinta_surabaya
ini project yang di puri mas bukan ?

Puri Mas yang bersebelahan ama Kampus UPN itu yah....
wahhh...pesat bgt perkembangannya disana...but itu sungai yang didepan Puri mas plengsengan nya udah jadi lom...

maklum..udah nggak di sby slama 3 taon.... :D

pecinta_surabaya
January 23rd, 2009, 03:19 PM
Iyah,,Food Promenade di Puri Mas estate,masih akan datang ko'..
Kata bung Hadi sih meritus ga mandek,jalan terus tp very slow..
Yg ngebut itu arena ketabang,hampir kelar tuh patung ikan sura-buaya..

Trip2Java
January 23rd, 2009, 06:08 PM
Iyah,,Food Promenade di Puri Mas estate,masih akan datang ko'..
Kata bung Hadi sih meritus ga mandek,jalan terus tp very slow..
Yg ngebut itu arena ketabang,hampir kelar tuh patung ikan sura-buaya..

good news...:cheers:
thx

Hadi
January 23rd, 2009, 06:59 PM
Seru!!! Sparkling Surabaya Adventure Digelar Di Taman Bungkul

suarasurabaya.net| Untuk terus memperkenalkan destinasi wisata Kota Surabaya, serta mensosialisasikan Sparkling Surabaya kepada generasi muda, mahasiswa program studi tourism and hotel management Universitas Ciputra Surabaya, menggelar Sparkling Surabaya Adventure di Taman Bungkul.

Acara yang bakal digelar bekerjasam dengan Disbudpar Surabaya dan Jawa Timur tersebut, diselenggarakan pada Minggu, 25 Januari 2009, pukul 07.00 wib, mendatang. Dengan mengacu pada aksi dalam kuis Amazing Race, peserta ditantang menemukan destinasi atau tujuan-tujuan wisata didalam kota Surabaya.

“Acara yang diberi nama Sparkling Surabaya Adventure; Around Surabaya in 9 hours, juga diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat Surabaya, khususnya generasi muda terhadap wisata kota Surabaya,” terang AGOES TINUS LIS INDRIANTO satu diantara panitia Sparkling Surabaya Adventure.

Selain itu, tambah AGOES, lomba tersebut diharapkan agar masyarakat kota Surabaya sendiri bisa lebih mencintai obyek wisata kotanya dan ikut menjaga sekaligus menceritakannya kepada teman-teman, atau bahkan saudara mereka yang berasal dari luar kota.

“Jadi tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran berwisata masyarakat kota Surabaya untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di dalam kota. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan tempat-tempat yang dituju bisa lebih dikenal luas oleh masyarakat umum,” tambah AGOES TINUS pada suarasurabaya.net, Jumat (23/01).

Kegiatan dengan hadiah berupa uang sebesar 2 juta rupiah tersebut, mengharuskan pesertanya untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi. “Dengan ongkos tertentu yang diberikan kepada setiap tim, peserta tidak boleh naik kendaraan pribadi, dan harus dapat menempuh serta menemukan tujuan-tujuan wisata yang ditugaskan,” terang AGOES TINUS, dan waktu yang harus ditempuh untuk mnyelesaikannya total 9 jam.(tok)

Ebek21
January 24th, 2009, 02:29 AM
Pengerjaan Fisik SSC Baru Jalan 17 Persen

http://farm4.static.flickr.com/3511/3220720421_74a65abc46_o.jpg

SURABAYA - Kendati terus diterpa kabar tak sedap, pembangunan Surabaya Sport Center (SSC) tetap jalan. Sejak lima bulan lalu, proyek yang berlokasi di Kelurahan Pakal itu mulai dikerjakan. Hingga kemarin (23/1), pengerjaan fisik secara keseluruhan, ternyata, baru berjalan 17 persen. Padahal, pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai Oktober 2009.

Pada tahap pertama, akan digarap tiga bangunan sekaligus. Yakni, stadion utama, stadion indoor, dan masjid. Pembangunan fondasi stadion utama kini telah selesai. Seluruh tiang pancang yang menancap ke perut bumi telah terpasang.

Termasuk, pile cap yang menyambung tiang pancang dengan bangunan di atasnya juga telah selesai. Kini, penggarapan sedang konsentrasi pada pembangunan tiang kolom. Tiang itu nanti menjadi penyangga untuk ruang stadion di lantai I. "Stadion utama sekarang sudah selesai 40 persen," kata Site Engineering Manager PT Adhi Rekon Joint Operating Dardi Gunawan di lokasi proyek kemarin.

Menurut dia, pengerjaan sebagian titik bahkan mulai merambah tiang kolom yang menyambung ke lantai dua. Rencananya, stadion utama itu akan dibangun setinggi tujuh lantai untuk tribun penonton.

Demikian pula stadion indoor. Saat ini, pemasangan tiang pancang dan pile cap telah selesai seratus persen. Pengerjaan telah sampai pada pembangunan tiang kolom lantai satu. Rencananya, gedung itu dibangun setinggi empat lantai. "Tahap pembangunan stadion utama dan indoor bersamaan. Target penyelesaiannya pun sama, Oktober tahun ini," jelasnya.

Pembangunan struktur masjid saat ini sampai pada lokasi kubah. Dardi menjelaskan, pengerjaan masjid itu relatif cepat karena memang bangunannya lebih kecil ketimbang kedua gedung lainnya. Dia menargetkan, pembangunan tersebut tuntas pada Mei nanti.

Selain membangun konstruksi tiang, saat ini sedang dilakukan pemampatan tanah. Project Manajer PT Adhi Rekon JO Purwadi Hendro menjelaskan, sebelum pembangunan fisik lainnya, tanah harus dimampatkan. Sebab, karakter tanah di daerah tersebut adalah rawa yang mudah bergerak. "Kalau tidak begitu, nanti lapangannya kurang bagus," katanya.

Sebelum dimampatkan, PT Adhi Karya telah memasang perforated vertical drain (PVD) dan perforated horizontal drain (PHD). Alat yang mirip selang karet itu ditanam ke dalam tanah dengan kedalaman sebelas meter. Selang tersebut akan mengalirkan air dari dalam karena pemampatan tanah itu. Air akan mengalir ke arah samping.

Rencananya, pengurukan dilakukan hingga ketinggian empat meter. Saat ini, tanah yang ditumpuk itu baru mencapai dua meter. "Targetnya, April pengurukan sudah beres," jelasnya. Untuk menguruk lahan itu, dibutuhkan tanah hingga 400.000 meter kubik. Dalam sehari, tanah yang diuruk mencapai 3.000 meter kubik. Tanah tersebut diambil dari Mojosari, Mojokerto.

Hendro menyatakan, hingga saat ini, pengerjaan masih sesuai jadwal. Karena itu, dia optimistis penggarapan selesai sesuai target yang telah ditetapkan. "Sampai sekarang, tidak ada kendala," katanya.

Taken from Jawapos, Jan 24, 2009

Hadi
January 24th, 2009, 03:53 AM
Sabtu, 24 Januari 2009 | 7:52 WIB | Kategori: Surabaya | ShareThis


Surabaya | SURYA-Dari segi infrastruktur, Terminal Purabaya (Bungurasih) bakal menjadi sekelas dengan bandara. Ini setelah Pemkot Surabaya merenovasinya sejak pertengahan tahun ini.

Rencana renovasi terminal terbesar di Jatim ini diungkapkan Kadishub Surabaya Bunari Mushofa kepada Surya usai program tanam pohon di Bungurasih, Jumat (23/1).

Menurut Bunari, rencana renovasi terminal seluas 12 hektare ini sekarang sudah dalam tahap pembuatan Detail Engineering Design (DED). Untuk DED ini disediakan anggaran Rp 200 juta. Begitu rancangan jadi, lelang segera digelar.

Untuk merenovasi terminal yang dilalui sekitar 800-900 bus/hari ini dibutuhkan dana sekitar Rp 5 miliar. Dana ini akan sharing dengan Dephub Pusat dan Pemkot Surabaya. Selain itu, kemungkinan juga sharing dengan Pemkab Sidoarjo.

Kabid Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Irvan Wahyudrajad menambahkan, renovasi akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk hingga ruang tunggu pengunjung.

Di pintu masuk akan ada taman dan air mancur dengan konsep modern minimalis. Sedangkan ruang tunggu penumpang ada sekat-sekat kaca seperti di bandara. Tak hanya itu, untuk mengetahui jadwal keberangkatan dan kedatangan bus, nantinya akan dipasang display digital.

“Display itu akan menampilkan jadwal kedatangan dan keberangkatan bus, termasuk jam dan tarifnya. Konsep ini kami terapkan mirip seperti di bandara,” papar Irvan.

Untuk menunjang renovasi, pihaknya juga akan menambah 10 kamera CCTV di beberapa titik terminal. Pengadaan CCTV ini dibiayai dengan menggunakan APBD Surabaya 2009 sebesar Rp 500 juta. Dengan demikian, total CCTV ada 16 unit.
Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronal juga menambahkan, untuk jalur keberangkatan bus antarkota untuk dalam dan luar propinsi akan diubah tata letaknya. Jalur keberangkatan akan dibangun dengan posisi antrean kendaraan menghadap langsung ke ruang tunggu. Sebelumnya, jalur tiap bus yang antre langsung menghadap ke arah timur. “Biar penumpang tidak kesulitan mencari bus,” katanya.
Rencana ini disambut gembira Dishub Sidoarjo. Kadishub Joko Sartono mengungkapkan, pihaknya mendukung rencana renovasi ini demi meningkatkan kenyamanan penumpang. “Bagi kami sebenarnya tak masalah. Apalagi, saya dan Pak Bunari sering bertemu dan membicarakan berbagai hal,” urainya.
Terkait rencana Dishub Surabaya mengajak sharing dengan pihaknya, dia belum bisa berkomentar. Ia akan membicarakan hal ini dengan Dishub Surabaya. “Ya, mungkin Sabtu (24/1), saya akan bicara hal ini,” pungkasnya. sda

archiholic
January 25th, 2009, 09:40 AM
^^ Keren banget dah.......!!!!!! :banana:

sbyctzn
January 25th, 2009, 03:14 PM
Wow nice, lama banget tidak buka thread ini, wah maju banget threadnya, seperti kotanya.

Proyek pemerintah sepertinya saat ini lebih menjanjikan, daripada proyek swasta di tengah krisis global. Seperti SSC, suramadu, apartemen subsidi, terminal purabaya, dll.

No Surprised about terminal bungurasih news.
Semenjak beberapa bulan yang lalu, kurang lebih 5 bulan yang lalu, terminal Purabaya memang banyak berubah. Berikut ada beberapa paparan kenyataan yang terkait dengan pembangunan yang ada di terminal Purabaya. Terminal Purabaya sudah banyak berubah, tahap awal perbaikan pelayanan Terminal Bungurasih sudah dilakukan sudah setahun yang lalu, dimulai dari pembenahan di bidang keamanan. Dulu Terminal Purabaya tidak jauh berbeda dengan Terminal Bus khas Indonesia dengan membawa segala keburukannya. Tidak heran jika Terminal Bus di Indonesia merupakan pangkalan dimana kejahatan berada. Segala jenis kejahatan bisa ditemukan disini, mulai dari penipuan hingga tindak kejahatan brutal semacam penodongan dan penculikan. Hingga akibatnya banyak masyarakat Indonesia yang enggan menggunakan jasa transportasi bus, karena tingginya tindak kejahatan di terminal. Namun identik tersebut mulai tidak berlaku untuk terminal Purabaya Surabaya, terminal tersibuk di Indonesia, dan salah satu deretan terminal terbesar di Indonesia.
Pembenahan bertahap Terminal Purabaya terkait berita sebelumnya, yang sudah berjalan 1 tahun yang lalu:
1. Calo tidak bisa lagi berkeliaran di ruang tunggu dan jalur penumpang dari ruang tunggu ke jalur pemberangkatan Bus.
Kru bus berkeliaran di area terminal sudah memakai rompi khusus kru bus yang mirip rompi milik kepolisian dengan ada nama bus di rompinya.
2. Preman dan Calo yang semakin berkurang, dengan adanya personil kepolisian dan dishub yang rajin berpatroli keliling area terminal.
3. Penambahan 2 ruang smoking area di waiting room.
4. Pengamen dan Pedagang asongan dibatasi, hanya ada 600 pedagang asongan dengan pembagian shift siang dan malam masing-masing 300, pedagang asongan dan pengamen diberi rompi khusus dan diberi ID Card yang wajib dikenakan oleh mereka, menurut pengakuan dari pihak dishub dan mereka sendiri waktu saya tanyai.
5. Banyak petugas yang berkeliaran di lingkungan terminal, baik dari kepolisian maupun dirhub.
6. Selanjutnya... Sesuai dengan rencana renovasi yaitu pemasangan lcd screen jadwal keberangkatan bis, pemasangan sekat kaca antara ruang tunggu dan jalur keberangkatan bis (jadi seperti bandara), lainnya dibangun air mancur di pintu masuk.

Akan lebih bagus menurut saya kalau bangunan jalur keberangkatan dan kedatangan bus dibuat seperti SPBU Pertamina terbaru, dengan nama kota tujuan di tiap jalur keberangkatan maupun kedatangan bus dibuat seperti nama "premium, solar, pertamax, dll". Pasti akan semakin modern.
Terminal Purabaya akan menjadi terminal bus modern di Indonesia, yang mungkin setelah terminal jogja (setau saya terminal jogja memang sangat modern, tapi banyak masyarakat jogja yang kecewa karena buruknya pelayanan, keamanan, kenyamanan, kebersihan maupun fasilitas yang tidak aplikatif dan sepinya terminal).
Dahulu saya pernah menulis komentar Di fasilitas PPC di situs pemkot sby, namun tidak pernah ada respon dari pemkot.

How about your opinion?

sbyctzn
January 25th, 2009, 03:27 PM
Maaf banget bagi semua rekan-rekan forumer SSC untuk sementara saya tidak bisa bantu update foto proyek yang ada di Surabaya. Saya masih liburan di rumah nenek di luar kota, lelah banget kuliah. Nanti jika saya kembali, akan saya bantu update total semua.
Mungkin sementara ini rekan pecinta_surabaya yang kembali aktif bisa membantu, maupun rekan lain yang domisili di Surabaya.

Ebek21
January 25th, 2009, 03:29 PM
^^ Just enjoy your holiday :) The news about Purabaya Terminal is very nice, I hope the same can be applied to the long abandoned Osowilangun Terminal in Sby-Gresik border.

sbyctzn
January 25th, 2009, 07:45 PM
Thanks Ebek!!

Other development update.
Relocation of Porong Railways is now in underconstruction, last day when i'm pass the sby-porong toll road, the location of new railways is in before porong toll gate or 1 km to west of old railways.
All railways with concreted fondation have done, if you pass sby-porong toll road before porong toll gate if you from sby, you will pass that railways.

Now just wait relocation of porong-gempol toll road, i just embitered, how the toll road will be and where.

Ebek21
January 26th, 2009, 06:30 AM
Hello guys, is Hotel Equator still in Surabaya? Can you please post or repost picture of that merlion somewhere in that "perumahan" Citra. I like it so much...thanks

Yes, of course Hotel Equator is still in Surabaya. And this is a link (http://flickr.com/photos/norax/2189542788/in/set-72157603478222383/)to a Merlion statue picture in Citraland Estate.

yudz83
January 26th, 2009, 07:48 AM
^^

by noraxx, http://flickr.com/photos/norax/

http://farm3.static.flickr.com/2280/2189542788_86f708b0d9.jpg?v=0

http://farm3.static.flickr.com/2065/2189545082_34ee434ba4.jpg?v=0

http://farm3.static.flickr.com/2203/2189546544_85a9037105.jpg?v=0

http://farm3.static.flickr.com/2201/2189579858_7a9debb10c.jpg?v=0

Jungle_surf
January 26th, 2009, 07:54 AM
Sabtu, 24 Januari 2009 | 7:52 WIB | Kategori: Surabaya | ShareThis


Surabaya | SURYA-Dari segi infrastruktur, Terminal Purabaya (Bungurasih) bakal menjadi sekelas dengan bandara. Ini setelah Pemkot Surabaya merenovasinya sejak pertengahan tahun ini.

Rencana renovasi terminal terbesar di Jatim ini diungkapkan Kadishub Surabaya Bunari Mushofa kepada Surya usai program tanam pohon di Bungurasih, Jumat (23/1).

Menurut Bunari, rencana renovasi terminal seluas 12 hektare ini sekarang sudah dalam tahap pembuatan Detail Engineering Design (DED). Untuk DED ini disediakan anggaran Rp 200 juta. Begitu rancangan jadi, lelang segera digelar.

Untuk merenovasi terminal yang dilalui sekitar 800-900 bus/hari ini dibutuhkan dana sekitar Rp 5 miliar. Dana ini akan sharing dengan Dephub Pusat dan Pemkot Surabaya. Selain itu, kemungkinan juga sharing dengan Pemkab Sidoarjo.

Kabid Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Irvan Wahyudrajad menambahkan, renovasi akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk hingga ruang tunggu pengunjung.

Di pintu masuk akan ada taman dan air mancur dengan konsep modern minimalis. Sedangkan ruang tunggu penumpang ada sekat-sekat kaca seperti di bandara. Tak hanya itu, untuk mengetahui jadwal keberangkatan dan kedatangan bus, nantinya akan dipasang display digital.

“Display itu akan menampilkan jadwal kedatangan dan keberangkatan bus, termasuk jam dan tarifnya. Konsep ini kami terapkan mirip seperti di bandara,” papar Irvan.

Untuk menunjang renovasi, pihaknya juga akan menambah 10 kamera CCTV di beberapa titik terminal. Pengadaan CCTV ini dibiayai dengan menggunakan APBD Surabaya 2009 sebesar Rp 500 juta. Dengan demikian, total CCTV ada 16 unit.
Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronal juga menambahkan, untuk jalur keberangkatan bus antarkota untuk dalam dan luar propinsi akan diubah tata letaknya. Jalur keberangkatan akan dibangun dengan posisi antrean kendaraan menghadap langsung ke ruang tunggu. Sebelumnya, jalur tiap bus yang antre langsung menghadap ke arah timur. “Biar penumpang tidak kesulitan mencari bus,” katanya.
Rencana ini disambut gembira Dishub Sidoarjo. Kadishub Joko Sartono mengungkapkan, pihaknya mendukung rencana renovasi ini demi meningkatkan kenyamanan penumpang. “Bagi kami sebenarnya tak masalah. Apalagi, saya dan Pak Bunari sering bertemu dan membicarakan berbagai hal,” urainya.
Terkait rencana Dishub Surabaya mengajak sharing dengan pihaknya, dia belum bisa berkomentar. Ia akan membicarakan hal ini dengan Dishub Surabaya. “Ya, mungkin Sabtu (24/1), saya akan bicara hal ini,” pungkasnya. sda

wahhh...bakalan keren neh terminalnya :banana:
dulu pas awal-awal launching keliat keren bgt...but kalo sekarang..!!!!:ohno:
semrawut-wut-wut :bash:

=NaNdA=
January 26th, 2009, 10:47 AM
http://farm3.static.flickr.com/2203/2189546544_85a9037105.jpg?v=0



mantap.. :cheers:

DJ_Archuleta
January 26th, 2009, 02:13 PM
^^

by noraxx, http://flickr.com/photos/norax/

http://farm3.static.flickr.com/2280/2189542788_86f708b0d9.jpg?v=0



lho kog merlionnya singapore bisa nyasar ke sby?? :lol:

RonnieR
January 26th, 2009, 04:15 PM
Yes, of course Hotel Equator is still in Surabaya. And this is a link (http://flickr.com/photos/norax/2189542788/in/set-72157603478222383/)to a Merlion statue picture in Citraland Estate.

Thanks! nice resort hotel...stayed there before we went to Bali.

^^

by noraxx, http://flickr.com/photos/norax/

http://farm3.static.flickr.com/2280/2189542788_86f708b0d9.jpg?v=0

http://farm3.static.flickr.com/2065/2189545082_34ee434ba4.jpg?v=0


http://farm3.static.flickr.com/2201/2189579858_7a9debb10c.jpg?v=0

Wow, great...we went there at night, the lights were superb, the Merlion is the same size as in Singapore.... :) identical twin :nuts:

RonnieR
January 26th, 2009, 04:21 PM
^^


This one is cool..

by noraxx, http://flickr.com/photos/norax/

http://farm3.static.flickr.com/2065/2189545082_34ee434ba4.jpg?v=0


A structure that looks like one but not really the same here in Manila, at Bonifacio High Street...

http://farm1.static.flickr.com/245/462662462_5665959fcb.jpg

RonnieR
January 26th, 2009, 04:25 PM
lho kog merlionnya singapore bisa nyasar ke sby?? :lol:

yeah, I was also surprised when I saw it...maybe a lot of Singaporeans don't know about it :) exactly a replica, perfect.

Ebek21
January 26th, 2009, 05:07 PM
@RonnieR : Haha..the estate township is Citraland Surabaya, an elite township located in West Surabaya. It has 2000 ha area, the biggest ever property development by Ciputra Group, which at one time (2004-2005) acclaimed to contribute almost 70% of the revenue of the whole group. The theme for this township is The Singapore of Surabaya. No wonder you can find a Merlion Statue, Thomas Stanford Raffles Statue, and also The Fountain of Wealth (the one you said similar with Bonifacio one). The name of their clusters also similar to Singaporean famous place like Fullerton Place and Esplanade Park.

Very big and beautiful, being a Ciputra Group's landmark in Indonesia, it is always become a must-see for all Mr. Ciputra's guest from overseas country.

sbyctzn
January 26th, 2009, 05:56 PM
Yeah, great.
But Surabaya will have new special one identicaly statue, that statue in arena ketabang, new Suro and Boyo statue.
That will be most identic statue city in Indonesia, hopefully in that area (kalimas river) will be beautifull waterfront city area with many skyscraper in around.

Hadi
January 26th, 2009, 05:58 PM
Yeah, great.
But Surabaya will have new special one identicaly statue, that statue in arena ketabang, new Suro and Boyo statue.
That will be most identic statue city in Indonesia, hopefully in that area (kalimas river) will be beautifull waterfront city area with many skyscraper in around.


that Suro Dan Boyo Statue is originally from surabaya :banana:

Hadi
January 26th, 2009, 06:08 PM
ngomong2. Btw ada ga ya kota lain di Indonesia yang lambang Kotanya dibuat Landmark seperti Patung Suro dan Boyo di Kalimas Surabaya?>>???....


Apa memang Satu2nya hanya Surabaya????
bukan berupa tugu low, tetapi patung!!!

sbyctzn
January 27th, 2009, 12:12 AM
Ada bung Hadi,
Setau saya Sidoarjo menggunakannya.
Lambang kabupaten Sidoarjo kan udang dan ikan, anda bisa temui patung udang dan ikan di high avenue sby-mjkt, satu di pintu masuk by pass krian dari barat dan timur, dan juga junction di by pass nya juga ada.
Patung udang dan ikannya sedang ukurannya.
Lainnya tidak ada setau saya, lambang kota dan kabupaten di Indonesia kebanyakan memakai unsur2 padi, kapas, rantai, dll, peninggalan jadul yang memang jadul bgt. Sepertinya lambang kota Surabaya memang spesial bgt, benar2 lambang kota, dan bisa diaplikasikan untuk pembangunan, seperti statue dll.

teddybear
January 27th, 2009, 12:13 AM
Imagine the parking lot of Surabaya Plaza filled with really tall apartments and glassy office buildings, replace the dilapidated World Trade Center as well with tall tower, this area will look astounding!

Ebek21
January 27th, 2009, 04:05 AM
Ekspansi Perbelanjaan Tunggu Tiga Tahun Lagi

SURABAYA - Ekspansi pusat perbelanjaan di Surabaya diperkirakan baru akan terjadi dua hingga tiga tahun lagi. Kondisi perekonomian yang belum stabil membuat investor tidak mau mengambil risiko. Selain itu, kondisi perbelanjaan di Surabaya dinilai mulai jenuh.

Menurut Sekjen Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim J. Ruddy Sukamto, saat ini di Surabaya terdapat 19 mal. Dari jumlah tersebut, ada mal yang tingkat okupansinya kurang dari target minimal sebesar 50 persen. Padahal, untuk mencapai BEP (break even point), seharusnya tingkat okupansi mal mencapai 70-80 persen.

Selain itu, dua mal lagi direncanakan beroperasi tahun ini, yaitu Grand City dan Lenmarc. ''Kalau nanti Grand City dan Lenmarc beroperasi, mungkin nanti akan terjadi oversupply,'' kata Ruddy Sabtu (24/1).

Dia menuturkan, rendahnya tingkat okupansi itu, antara lain, disebabkan ketidaksesuaian segmen mal dengan lokasinya. Selain itu, ada mal yang digabung dengan pasar. Hal ini justru membuat keduanya tidak berkembang optimal. ''Sebab, pasar dan mal punya konsep berbeda,'' ujarnya.

Ruddy menilai setiap mal harus punya spesifikasi tertentu, baik segmen maupun konsep. Itu juga akan membantu konsumen dalam memenuhi kebutuhan mereka. ''Kalau mau beli barang elektronik, datang ke mal ini. Kalau butuh baju bermerek, ke mal yang lain,'' tuturnya.

Soal prospek pasar mal tahun ini, dia meramal segmen middle-end akan tumbuh bagus. Pasalnya, konsumen Surabaya termasuk tipe window shopper. Meski pengunjung mal ramai, sebagian besar hanya untuk rekreasi atau hanya melihat-lihat. ''Konsumen di Surabaya price sensitive,'' katanya.

Dia lalu membandingkan Surabaya dan Jakarta. Meski Surabaya kota terbesar kedua, pertumbuhan malnya terpaut jauh dengan Jakarta. ''Di Jakarta mal sudah mencapai puluhan. Pertumbuhannya didukung tipe konsumen yang senang berbelanja,'' tuturnya.

Taken from Jawapos, Jan 27, 2009

RonnieR
January 27th, 2009, 05:52 AM
@RonnieR : Haha..the estate township is Citraland Surabaya, an elite township located in West Surabaya. It has 2000 ha area, the biggest ever property development by Ciputra Group, which at one time (2004-2005) acclaimed to contribute almost 70% of the revenue of the whole group. The theme for this township is The Singapore of Surabaya. No wonder you can find a Merlion Statue, Thomas Stanford Raffles Statue, and also The Fountain of Wealth (the one you said similar with Bonifacio one). The name of their clusters also similar to Singaporean famous place like Fullerton Place and Esplanade Park.

Very big and beautiful, being a Ciputra Group's landmark in Indonesia, it is always become a must-see for all Mr. Ciputra's guest from overseas country.


Hi Ebek21: I agree, nice place. At first I didn't believe when my friend told me that the Merlion is in Surabaya....I thought that was a joke but when I saw it, I was really amused...it is really cool.

RonnieR
January 27th, 2009, 05:54 AM
that Suro Dan Boyo Statue is originally from surabaya :banana:

I saw it...in the middle of that street (crocodile and a fish)... i think near the zoo?

teddybear
January 27th, 2009, 06:27 AM
Dia lalu membandingkan Surabaya dan Jakarta. Meski Surabaya kota terbesar kedua, pertumbuhan malnya terpaut jauh dengan Jakarta. ''Di Jakarta mal sudah mencapai puluhan. Pertumbuhannya didukung tipe konsumen yang senang berbelanja,'' tuturnya.

I thought Surabaya has been filled with new malls lately. For sure Jakarta has more being a larger city, but the growth of malls in Surabaya has exploded recently, too many, over supply.

sbyctzn
January 27th, 2009, 08:43 AM
@teddybear:
Yeah i'm imagine, in future that area will be many skyscraper to support waterfront city (or riverside city). That area will be beautiful downtown area with Suro and Boyo Statue that almost done.
Lets wait for this, until now will appear two new skyscraper, Hotel tower of GCS and Trillium Office and Residence. Hopefully will appear other skyscraper there, like in Delta Plaza area.

Btw...
Soo Crazy, advertising about Grand City Surabaya is appear in Metro TV, wow.... Cool video advertising...
That advetising appear this day in 13.35 WIB.
Cool...
Cool...
Please stay tune in Metro TV, you will see that advertising.

Ebek21
January 27th, 2009, 09:04 AM
I saw it...in the middle of that street (crocodile and a fish)... i think near the zoo?

That is the old one. Soon we'll have a newer version of The Shark and Crocodile Statue, almost twice as big and tall as the older version. The new statue is located in the downtown of Surabaya, and destinated to be the new Surabaya's landmark, the one any visitor can't miss when visiting our city. Now the work almost completed, hopefully you can back to Sby and enjoy it !!

sbyctzn
January 27th, 2009, 09:11 AM
"Puyi the last emperor" program in Metro TV start at 13.30 this day is presented by Grand City Surabaya.
Also appear video advertising about Grand City Surabaya in program break, the video is about DED design in 3D, interior and eksterior.

Anyone also see this advertisement too in Metro TV?

pecinta_surabaya
January 27th, 2009, 11:36 AM
"Puyi the last emperor" program in Metro TV start at 13.30 this day is presented by Grand City Surabaya.
Also appear video advertising about Grand City Surabaya in program break, the video is about DED design in 3D, interior and eksterior.

Anyone also see this advertisement too in Metro TV?

^^
Itu udh lama,saya liat udh bbrp hari yg lalu..
:D:D:D
Coba liat websitenya grand city,hampir sama ko isinya sm iklan itu..

Btw,lagi di desa ya?? sama donk.. :lol::lol:
Puyeng,nilai smester ini ancur.. :ohno::ohno:

pecinta_surabaya
January 27th, 2009, 11:40 AM
Ekspansi Perbelanjaan Tunggu Tiga Tahun Lagi

Menurut Sekjen Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim J. Ruddy Sukamto, saat ini di Surabaya terdapat 19 mal. Dari jumlah tersebut, ada mal yang tingkat okupansinya kurang dari target minimal sebesar 50 persen. Padahal, untuk mencapai BEP (break even point), seharusnya tingkat okupansi mal mencapai 70-80 persen.


^^ ada yg bisa sebutin 19 mall itu apa aja ya??
ko' rasanya ga sebanyak itu deh..
:nuts::nuts:

pecinta_surabaya
January 27th, 2009, 12:08 PM
Ini udh ada di Surabaya ato masih Rencana ya??


TAMAN PERKANTORAN

Taman Perkantoran dikembangkan sebagai solusi bagi perusahaan yang ingin memiliki gedung kantor sendiri sehingga meningkatkan citra perusahaan dan sekaligus sebagai investasi.

Memiliki lokasi yang strategis yaitu di sisi timur perumahan Graha Famili, dekat dengan pintu tol Kota Satelit Darmo sehingga memiliki kemudahan akses dari dan ke hampir seluruh wilayah kota Surabaya dan luar kota.

Taman Perkantoran menempati lahan seluas 5,16 hektare yang terdiri dari 25 unit kavling siap bangun. Pemilik Taman Perkantoran dapat merancang sendiri lansdcape maupun desain arsitektur bangunan kantornya (3-8 lantai) untuk menunjukkan ciri/identitas perusahaannya. Berbagai fasilitas telah pula dipersiapkan antara lain instalasi listrik, telepon dan air (semua tertanam bawah tanah) serta jaringan jalan yang lebar.

Didukung oleh lingkungan bisnis yang terus tumbuh di Surabaya Barat, menjadikan Taman Perkantoran Graha Famili sebagai komplek bisnis yang prospektif. Berbagai sarana pendukung lainnya telah pula tersedia di daerah sekitarnya antara lain perhotelan, perbankan, perbelanjaan, pemukiman dan lapangan golf.


http://img230.imageshack.us/img230/610/l3d11vv9.jpg

http://img84.imageshack.us/img84/3679/tmnperksiteplan4800yo9.jpg

Hadi
January 27th, 2009, 01:31 PM
Pengembangan Kawasan Kaki Jembatan SURAMADU Bagian Surabaya


http://img520.imageshack.us/img520/4691/kawasansurabayafg3.jpg (http://imageshack.us)

http://img294.imageshack.us/img294/489/gedungkembarvy5.jpg (http://imageshack.us)

sbyctzn
January 27th, 2009, 02:34 PM
@pecinta_surabaya:
Yeah i'm in vacation now, just a moment refreshing, after 4 month study, yeah but i'm stay online bro..

Owh.. So.. That ad is appear yesterday? He.. I dont know. But it more cool in video format like in ad, than just picture. I think just GCS that project in surabaya appear in national television. Until now, just project in Jakarta that appear in national television.

There were are 19 Mall in Surabaya, maybe more than 19 Mall:
1. Cito
2. SPI
3. Marina Plasa
4. Royal Plasa
5. DTC
6. Mangga Dua
7. Central Point
8. Galaxy Mall
9. Delta Plasa
10 Tunjungan Plasa
11. DTC
12. ITC
13. Kapas Krampung
14. Pasar Atum
15. PGS
16. JMP
17. TEC
18. Empire Palace
19. Golden City Mall
20. Lenmarc
21. GCS
22. Giant A Yani
23. Sutos
Etc

teddybear
January 27th, 2009, 03:08 PM
^DTC is listed twice. Can you list it without abbreviation? Also, Giant is a mall or hipermart?

pecinta_surabaya
January 27th, 2009, 03:23 PM
1. City of Tommorrow (Cito)
2. Supermal Pakuwon Indah (SPI)
3. Marina Plasa
4. Royal Plasa
5. Darmo Trade Center (DTC)
6. Mangga Dua
7. Central Point
8. Galaxy Mall
9. Delta Plasa
10 Tunjungan Plasa
11. ITC
12. Kapas Krampung
13. Pasar Atum
14. Pusat Grosir Surabaya (PGS)
15. Jembatan Merah Plasa (JMP)
16. Tunjungan Elektronic Center (TEC)
17. Empire Palace
18. Golden City Mall
19. Maspion Square (Giant A Yani)
20. Surabaya Town Square (Sutos)
21. World Trade Center (WTC)
22. BG Junction
23. Grand City Surabaya (GCS) - coming soon - u/c
24. Lenmarc - coming soon - u/c
25. Ciputra World - coming soon - u/c
26. Pakuwon Town Square (Patoz) - coming soon - u/c



^^ pantesan over supply.. :ohno::ohno:

sbyctzn
January 27th, 2009, 03:54 PM
@teddybear:
Sorry i write twice DTC, coz i write from handphone.
Someday i read article about mall in Surabaya.
That discribe Giant and Central Point is categorized in Mall.
I dont know how a something can be call a "Mall", are must be have a tenant, or just like Giant can be call a "Mall", but in article that i have read before, discribe that Giant A Yani is a Mall.

CMIIW!!!

pecinta_surabaya
January 27th, 2009, 04:03 PM
^^ :lol::lol:
Giant A.Yani itu dapat dipastikan adalah mall dgn nama Maspion Square..
:D:D

Smpe skrg pngembangny berupaya mempopulerkan nama Maspion Square ke masyarakat,soalnya masyarakat lebih mengenal Giant A.Yani padahal nama aslinya Maspion Square..
Kasus serupa pernah dialami Golden City Mall di awal2 opening dulu,yg lebih dikenal masyarakat dgn julukan Carefour Mayjend..

Krn Giant A.Yani dan Carefour Mayjend waktu itu keduanya yg pertama di Surabaya,jd nama kedua tenant tsb melekat di hati masyarakat..

teddybear
January 27th, 2009, 05:12 PM
^We should move this mall discussion to the other Surabaya mall thread.

MinImaX
January 27th, 2009, 07:32 PM
Missed Hi-Tech Mall on the list.
Mangga Dua is considered as shophouses, and unsure about Central Point.

Talking about Taman Perkantoran (Office Park) in Graha Famili, the picture posted here was the old design before the 1998 crisis. Graha Famili should change it with new one to attract more tenants.

archiholic
January 28th, 2009, 04:31 AM
kalau gak salah jaman baheula au pernah denger shopping center yang namanya Indo Plaza, pa kabar sekarang ya, apa udah rata dengan tanah?

Ebek21
January 28th, 2009, 05:12 AM
Great news !!!

Jasa Marga dan Wika Jadi Pemegang Saham Mayoritas Tol Sumo

JAKARTA: Nasib tol Surabaya Mojokerto (Sumo) ke depan sudah mulai ada titik terang. Pasalnya, di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Marga Nuyjaya Kusum AGung (MNA) pekan lalu, Jasa Marga dan Wijaya Karya akhirnya menjadi pemegang saham mayoritas bersama sebesar 75 %. Sisanya sebesar 25% dikempit oleh PT Moeladi.

Dengan komposisi itu, Jasa Marga berhasil menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 55%. Sementara Wijaya Karya memegang komposisi saham 20 %. “Kepastian ini pun sudah atas persetujuan bank sindikasi yang hadir saat itu, yakni BNI, BRI dan Bukopin,“ kata Presiden Direktur Wijaya Karya, Bintang Perbowo, Selasa 27/1 usai RUPSLB di Gedung Wika Jakarta.

Dengan komposisi seperti itu, Wijaya Karya tinggal menanti persetujuan dari para kreditur. Bila nantinya para kreditur sudah tidak ada masalah, maka pengerjaan ruas tol tersebut bakal berlanjut kembali. “Persetujuannya besok dan kemungkinan besar sudah tidak ada masalah,” tandasnya.

Bila restrukturisasi pemegang saham ini sudah disetujui, maka tinggal mengajukan Perjanjian Pengelolaan Jalan Tol (PPJT) tersebut kepada Badan Pengelola Jalan tol (BPJT) untuk dibuat perjanjian baru. Setelah itu semua selesai maka proyek akan kembali berjalan.

Rencananya, Wijaya Karya juga akan menjadi kontraktor jalan tersebutdan akan menyelesaikan proses pembebasan lahan paling lama April 2009. Saat ini, prosesnya sendiri baru rampung 10%. “Kami optimistis bisa menyelesaikan ini sebab tinggal bayar atau konsinyasi ke pengadilan,” kata Direktur Operasional II Wika, Slamet Maryono.

Apabila nantinya mereka berhasil membebaskan lahan sesuai target, maka Wika berharap bisa mendapatkan pemasukan sebesar Rp 250 miliar.

Komisaris Utama Jasa Marga, Sumaryanto Widayatin bilang, perubahan komposisi saham itu sesuai dengan perkiraan semula. Pasalnya Jasa Marga paling siap untuk menjadi operator jalan tol. “Jasa marga bisa dibilang siap segala hal. Mulai dari dana pembangunan, tim ahli, dan segenap sumber daya yang ada,” tandasnya.

Dengan perubahan komposisi tersebut, Jasa Marga menargetkan pengerjaan jalan tol tersebut rampung dalam 18 bulan. Mereka menjamin jalan tol Sumo tidak akan molor lagi.

Taken from Kontan, Jan 28, 2009

Tol Sumo akan dilanjutkan

JAKARTA: PT Wijaya Karya Tbk (Wika), selaku kontraktor proyek tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), berjanji melanjutkan proses konstruksi tol itu pada April atau semester II tahun ini, menyusul komitmen penyelesaian restrukturisasi pemegang saham oleh PT Marga Nujyasumo Agung (MNA).

Bintang Perbowo, Direktur Utama Wika, mengaku sudah memperoleh surat dari MNA yang segera menyelesaikan proses penjualan sebagian sahamnya.

Menurut dia, para pemegang saham proyek itu tinggal menunggu persetujuan dari sindikasi perbankan yang memberi kredit proyek itu.

Taken from Bisnis Indonesia, Jan 28, 2009

Jungle_surf
January 28th, 2009, 05:31 PM
^^

Good news...budy... :)

pecinta_surabaya
January 28th, 2009, 06:21 PM
Tambahan berita,biar meyakinkan.. :D:D


Wika Garap Tol Surabaya-Mojokerto

Jakarta | SURYA- PT Wijaya Karya Tbk (Wika) akhirnya akan ikut 20 persen sebagai investor jalan tol Surabaya-Mojokerto bersama PT Jasa Marga yang menjadi mayoritas, setelah mendapat persetujuan dari perbankan.

“Kami sudah mendapat persetujuan dari sindikasi bank BNI, BRI, dan Bukopin, sebagai pendukung pembiayaan tol Surabaya-Mojokerto,” kata Bintang Perbowo, Direktur Utama Wika, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Wika, di Jakarta, Selasa (27/1).

Menurutnya, permasalahan modal pemilik lama sudah berhasil diselesaikan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham PT Marga Nujwasumo Agung (MNA), selaku pemegang konsesi tol Surabaya-Mojokerto.

“Dengan demikian, nantinya pemegang saham PT MNA 20 persen, Wika, 55 persen, PT Jasa Marga Tbk, serta 25 persen investor,” kata Ganda Kusuma, Direktur Keuangan Wika.

Ganda mengatakan, Wika akan diundang bank-bank pendukung di kantor BRI untuk membahas mekansime kepemilikan modal terhadap PT MNA pada Rabu (28/1). Investasi tol Surabaya-Mojokerto sekitar Rp 3,5 triliun, termasuk tanah 30 persen didukung investor, sisanya dukungan perbankan.

Bintang mengaku, Wika dan Jasa Marga belum memasukan tol Surabaya-Mojokerto ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2009 sebagai investasi yang harus dilaksanakan. Hanya saja sebagai kontraktor ruas ini, RKAP sudah diperkirakan apabila pembebasan tanah selesai April 2009 pihaknya akan mendapat Rp 300 miliar sampai Rp 500 miliar.

Ebek21
January 28th, 2009, 06:46 PM
^^

Good news...budy... :)

Yes, I think this is the best news in this thread since beginning of this year :) I hope they don't waste time and resume the construction very soon. Can't wait to see expansion in East Java tollroad network.

Ebek21
January 29th, 2009, 05:37 AM
Google Earth image (2006) of Sungkono Trade Center (aka Splazto) project. What is the progress now ?

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Splazto.jpg

pecinta_surabaya
January 29th, 2009, 06:36 AM
^^ Berhenti total,udh lama,,itu aja di gambar tahun 2006 udh ga ada kegiatan..

pecinta_surabaya
January 29th, 2009, 07:49 AM
Itu HR mohammad,setelah bunderan satelit..
Mangkrak udh lama,sayang bgt,,padahal rendering spLatzo keren Lhoo..

Jungle_surf
January 29th, 2009, 07:49 AM
^^

wah mangkrak dong proyeknya...developernya saya yah...!!!
gw bingung...itu di jalan HR mohammad apa di JL mayjen sungkono yah... :D

pecinta_surabaya
January 29th, 2009, 07:52 AM
Ko' bisa post saya ada di atas Jungle_surf..???
:nuts::nuts:

MinImaX
January 29th, 2009, 08:32 AM
Hahaha, daftarin ke 7 keajaiban dunia web :D


Union Square kabarnya Januari ini mulai? Tinggal 2 hari lagi bulan Feb, tunggu koran besok dan lusa, kalo ada berarti jadi segera dibangun... :)

Ebek21
January 29th, 2009, 08:59 AM
^^ Seriously I doubt it. But never mind, do you see any sign of construction on site ? Or maybe on Puncak Permai Apartment's site (both supposedly located in Raya Darmo Permai III) ?

pecinta_surabaya
January 29th, 2009, 12:28 PM
Januari mulai itu kn kabar angin,msh belum ada kepastian.. :D
Ato jgn2 konsep union square udh diubah jd apartemen puncak marina itu..?? :ohno:

Ebek21
January 29th, 2009, 06:28 PM
:okay:

Bekas SPBU Jl. Undaan Disulap Jadi Taman Kota

http://farm4.static.flickr.com/3114/3236992698_8761b304d1_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3472/3236148931_2d0e2d60f1_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3493/3236148987_938771aca1_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3119/3236992940_b20c3d8e3b_o.jpg

Keseriusan pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk membuat ruang terbuka hijau tidak main-main. Giliran bekas lahan SPBU Jl. Undaan disulap menjadi taman kota. Kamis (29/01) pengerjaan untuk air mancur taman mulai digarap.

Proyek yang dikerjakan oleh sebuah bank swasta di Jawa Timur bersama dengan Pemkot Surabaya, tersebut memang akan digunakan sebagai taman kota. Namun demikian taman kota itu akan berbeda dengan yang sudah ada saat ini.

Setidaknya demikian yang disampaikan oleh M. ARIF pengawas PT. Terang Utama Karya selaku kontraktor yang membangun taman kota dibekas lahan SPBU Jl. Undaan, Surabaya. ”Tentunya sesuai dengan konsep yang sudah diberikan kepada kami, taman kota di Jl. Undaan ini berbeda dengan taman kota yang sudah ada di Surabaya sebelumnya,” terang M. ARIF pada suarasurabaya.net, Kamis (29/01).

Selain dilengkapi dengan sarana wi-fi untuk akses internet, taman kota di Jl. Undaan itu nantinya juga difungsikan sebagai paru-paru hijau bagi kawasan sekitar Surabaya Utara. ”Sejumlah tanaman hijau kita persiapkan sebagai bagian dari isi taman. Tetapi nantinya akan berbeda jenisnya dengan yang sudah ada saat ini,” tambah M. ARIF.

Ditanya kapan proyek pembangunan taman kota tersebut bakal rampung dikerjakan, M. ARIF menjelaskan bahwa sesuai jadwal yang sudah disepakati, taman kota di bekas lahan SPBU Jl. Undaan bakal rampung pada Maret 2009 mendatang.

”Kalau sesuai jadwal, kontrak pengerjaan taman kota Jl. Undaan mulai Desember 2008 sampai dengan Maret 2009. tetapi akan kami upayakan sebelum tenggat waktu itu kita sudah bisa merampungkan,” pungkas M. ARIF saat ditemui suarasurabaya.net, Kamis (29/01).

Taken from Suara Surabaya, Jan 29, 2009

Jungle_surf
January 29th, 2009, 08:14 PM
^^
musim ujan gini...ngebut bangun taman kota !!!!?
wah salut dah....sip-sip

Ko' bisa post saya ada di atas Jungle_surf..???
:nuts::nuts:

weks....iya yah....:nuts:

mod...we need your help :lol:

pecinta_surabaya
January 30th, 2009, 08:12 AM
Update hari ini,30 Januari 2009


Hotel Liberty / Hotel Diponegoro

http://img134.imageshack.us/img134/6730/30012009012vj7.jpg

http://img136.imageshack.us/img136/3027/30012009013tc1.jpg


^^ Saya bingung,,seperti mandek,tp ada pekerja..
Pas saya liat lewat sela2 pagar,ada truk plus bbrp org di dalam,ada jg org yg bersihiin kaca (kliatan di foto)..
Tapi ga ada progress yg berarti..
:ohno::ohno:

pecinta_surabaya
January 30th, 2009, 08:15 AM
Ada update foto Ciputra World,Waterplace Apartemen,Lenmarc Mall + Adhiwangsa Apartemen di thread masing2..
:D:D:D

Td sebenernya udh nyari2 apartemen puncak permai,tp ga nemu..
:ohno:

MinImaX
January 30th, 2009, 08:49 AM
^^ Seriously I doubt it. But never mind, do you see any sign of construction on site ? Or maybe on Puncak Permai Apartment's site (both supposedly located in Raya Darmo Permai III) ?
Still, no sign of construction. Di jalur hijaunya (yang di masing2 sisi jalan masih berupa lahan kosong) ada sedikit perubahan.

Hari ini ada yang berani ngasih bunga KPR fixed 9.9% selama 2 tahun.

teddybear
January 30th, 2009, 11:45 AM
thanks for update photos pecinta_surabaya!

karia
January 30th, 2009, 01:30 PM
unt indo plaza, gedungnya sih masih ada. tapi yang aktif dipake buat stasiun kereta api. stasiun semut. tempat berangkatnya ka komuter jurusan surabaya-porong. trus lantai 5 ada night club.

Ebek21
January 30th, 2009, 02:35 PM
^^ Wow, almost forget..Kantor Dischoteque, another "Kantor" after office hour hehehe.

@pecinta_sby: Thanks for your update pics.

pecinta_surabaya
January 30th, 2009, 05:10 PM
Indo Plaza sampe lantai 5..?? :nuts:
Berarti lumayan besar donk?
Itu yg dulu pernah ada wacana mw dibangun stasiun-mall ya??

teddybear
January 30th, 2009, 07:31 PM
^Indo Plaza, dulu waktu baru buka sempat ke sana rame sekali, tapi setelah itu sepi banget dengernya, tempat dan letaknya kurang nyaman kali. Entah punya siapa tuh, rasanya dulu denger sampai mau bangkrut?

Ebek21
January 31st, 2009, 03:52 AM
^^ It have been bankrupted for more or less 15 years.

Ebek21
January 31st, 2009, 03:53 AM
Kado Ultah Surabaya

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/49512large.jpg

SURABAYA - Dalam waktu dekat, masyarakat Surabaya mendapatkan suguhan pemandangan baru di bantaran Kalimas. Sebuah patung ikan hiu dan buaya yang menjadi ikon Surabaya bakal dibangun elok di kawasan tersebut.

Konsep bangunan yang meniru patung Merlion di Singapura itu saat ini memasuki tahap finalisasi. Rangka patung telah selesai dibuat.

"Patung itu dibuat PT Telkom dengan dana Rp 400 juta," kata Kepala Bappeko Tri Rismaharini kemarin (30/1). Patung itu adalah sebagian pemandangan dari Arena Ekstrem Sport (Arena Ketabang). Selain patung, di kawasan tersebut akan dibangun sarana skateboard dan sepeda lincah. Saat ini, di lokasi itu sudah dibangun beberapa arena skateboard dan sarana bersepeda lincah. Bentuknya seperti gundukan, lekukan balok, dan beberapa bentuk lainnya.

Risma menuturkan, sesuai jadwal, tahun ini proyek tersebut sudah kelar. Bahkan, sebelum Mei 2009, semua pengerjaan sudah rampung. Sebab, ikon baru Surabaya itu nanti menjadi suguhan sekaligus hadiah untuk ulang tahun ke-716 Surabaya. "Anggaran untuk membangun semua fasilitas itu sebesar Rp 1,136 miliar," jelasnya.

Taken from Jawapos, Jan 31, 2009

Ebek21
January 31st, 2009, 04:01 AM
Poor Cito and Lippo, everything has been downgraded, mall become trade center, 5 star hotel become 4 star :nuts:

Jaga Okupansi, Hotel Mesti Tahan Ekspansi

SURABAYA - Pengusaha perhotelan diminta untuk menahan diri untuk melakukan ekspansi pembangunan hotel. Terutama untuk kelas bintang lima. Ini agar tak teralu banyak angka pembanding sehingga okupansi sepanjang 2009 tetap bagus. Menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim Yulianto Sochebu, idealnya, suplai kamar untuk Surabaya saat ini hanya 300 kamar saja. Sedangkan standar yang dimiliki hotel bintang lima diatas 300 kamar. ''Kalau hotel bintang lima tahun ini bertambah, akan mengakibatkan penurunan okupansi,'' kata Yulianto.

Karena harus menahan diri, maka hotel baru yang siap beroperasi di Surabaya hanya ada dua. Yakni Aryaduta dan Oval. Padahal berdasarkan data PHRI Jatim, tahun ini akan ada pembangunan lima hotel baru.

''Sekitar bulan Mei-Juni, keduanya akan beroperasi,'' ujarnya. Aryaduta merupakan hotel bintang empat yang memiliki sekitar 300 kamar, sedangkan Oval adalah hotel bintang tiga dengan 70 kamar. Keberadaan hotel bintang tiga dan empat saat ini dirasa optimal. Mengingat tingkat okupansi rata-rata hotel bintang empat di Surabaya tahun lalu mencapai 70 persen. Sedangkan untuk bintang tiga mencapai 64 persen. ''Lagi pula suplai kamar untuk tahun ini idealnya cuma 300 kamar saja,'' tambahnya.

Sebenarnya, suplai kamar bisa bertambah menjadi 600 kamar, kalau jumlah kedatangan wisatawan bertambah.. Dari data yang dimiliki oleh PHRI, tahun lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Jatim lebih dari 200 ribu orang. Sedangkan wisatawan domestiknya mencapai 2,4 juta orang. ''Kalau jumlah wisatawan tidak didorong, kemungkinan tahun ini pertumbuhan hotel akan stagnan,'' jelas Yulianto.

Taken from Jawapos, Jan 31, 2009

Hadi
January 31st, 2009, 06:20 AM
Kado Ultah Surabaya

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/49512large.jpg

SURABAYA - Dalam waktu dekat, masyarakat Surabaya mendapatkan suguhan pemandangan baru di bantaran Kalimas. Sebuah patung ikan hiu dan buaya yang menjadi ikon Surabaya bakal dibangun elok di kawasan tersebut.

Konsep bangunan yang meniru patung Merlion di Singapura itu saat ini memasuki tahap finalisasi. Rangka patung telah selesai dibuat.

"Patung itu dibuat PT Telkom dengan dana Rp 400 juta," kata Kepala Bappeko Tri Rismaharini kemarin (30/1). Patung itu adalah sebagian pemandangan dari Arena Ekstrem Sport (Arena Ketabang). Selain patung, di kawasan tersebut akan dibangun sarana skateboard dan sepeda lincah. Saat ini, di lokasi itu sudah dibangun beberapa arena skateboard dan sarana bersepeda lincah. Bentuknya seperti gundukan, lekukan balok, dan beberapa bentuk lainnya.

Risma menuturkan, sesuai jadwal, tahun ini proyek tersebut sudah kelar. Bahkan, sebelum Mei 2009, semua pengerjaan sudah rampung. Sebab, ikon baru Surabaya itu nanti menjadi suguhan sekaligus hadiah untuk ulang tahun ke-716 Surabaya. "Anggaran untuk membangun semua fasilitas itu sebesar Rp 1,136 miliar," jelasnya.

Taken from Jawapos, Jan 31, 2009




:):)

pecinta_surabaya
January 31st, 2009, 07:00 AM
Poor Cito and Lippo, everything has been downgraded, mall become trade center, 5 star hotel become 4 star :nuts:

Jaga Okupansi, Hotel Mesti Tahan Ekspansi

SURABAYA - Pengusaha perhotelan diminta untuk menahan diri untuk melakukan ekspansi pembangunan hotel. Terutama untuk kelas bintang lima. Ini agar tak teralu banyak angka pembanding sehingga okupansi sepanjang 2009 tetap bagus. Menurut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jatim Yulianto Sochebu, idealnya, suplai kamar untuk Surabaya saat ini hanya 300 kamar saja. Sedangkan standar yang dimiliki hotel bintang lima diatas 300 kamar. ''Kalau hotel bintang lima tahun ini bertambah, akan mengakibatkan penurunan okupansi,'' kata Yulianto.

Karena harus menahan diri, maka hotel baru yang siap beroperasi di Surabaya hanya ada dua. Yakni Aryaduta dan Oval. Padahal berdasarkan data PHRI Jatim, tahun ini akan ada pembangunan lima hotel baru.

''Sekitar bulan Mei-Juni, keduanya akan beroperasi,'' ujarnya. Aryaduta merupakan hotel bintang empat yang memiliki sekitar 300 kamar, sedangkan Oval adalah hotel bintang tiga dengan 70 kamar. Keberadaan hotel bintang tiga dan empat saat ini dirasa optimal. Mengingat tingkat okupansi rata-rata hotel bintang empat di Surabaya tahun lalu mencapai 70 persen. Sedangkan untuk bintang tiga mencapai 64 persen. ''Lagi pula suplai kamar untuk tahun ini idealnya cuma 300 kamar saja,'' tambahnya.

Sebenarnya, suplai kamar bisa bertambah menjadi 600 kamar, kalau jumlah kedatangan wisatawan bertambah.. Dari data yang dimiliki oleh PHRI, tahun lalu jumlah wisman yang berkunjung ke Jatim lebih dari 200 ribu orang. Sedangkan wisatawan domestiknya mencapai 2,4 juta orang. ''Kalau jumlah wisatawan tidak didorong, kemungkinan tahun ini pertumbuhan hotel akan stagnan,'' jelas Yulianto.

Taken from Jawapos, Jan 31, 2009


^^ Berarti terbukti oval hotel ga mangkrak,trnyata apa yg saya lihat benar.. :lol:
Apa mgkn aryaduta ga jd bintang 5 krn ditakutkan adanya penurunan okupansi..?? :nuts:
5 hotel yg akan dibangun itu apa aja??

Freezy89
January 31st, 2009, 07:51 AM
Surabaya Ketambahan Dua Hotel Baru

suarasurabaya.net| Kebutuhan hotel bintang lima sampai saat ini belum over supply. Market share baru mencapai 45% dibandingkan hotel bintang tiga.

Menurut MARTONO SAPUTRO General Manager Hotel Sahid Surabaya pada Suarasurabaya.net, Rabu (06/02), market share hotel bintang tiga sebesar 60%.

“Melihat komposisi market share tersebut, jelas di sisi hotel bintang lima potensi pasar masih terbuka lebar, sedangkan bintang tiga masih bisa diperbesar karena market share belum 100%,”ujarnya.

Berdasarkan potensi bisnis yang ada tersebut, Sahid Group akan memasuki seluruh segmen pasar hotel terutama yang ada di Surabaya. Sampai saat ini, kata MARTONO, baru hotel bintang tiga yang dimiliki Sahid Group dengan keberadaan Sahid Surabaya.

Untuk memasuki seluruh segmen pasar hotel, Sahid Group, ungkap MARTONO, telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan dua pengusaha. MoU terkait pengembangan dua bisnis hotel yang berbeda bintang, yang akan dioperasionalkan pada 2010.

MARTONO menjelaskan dua hotel yang akan dibangun berasa di kawasan Jemursari untuk Sahid Imari Surabaya (hotel bintang tiga) dan Hotel Grand Sahid (bintang lima) di kawasan Tunjungan.

Di kedua hotel tersebut, tambah MARTONO, Sahid masuk sebagai operational management. Dengan kehadiran dua hotel di Surabaya, Sahid Group satu-satunya hotel yang dimiliki pengusaha Indonesia, bisa bermain secara merata di bisnis perhotelan.

“Sementara Sahid Surabaya akan ditingkatkan bintangnya di tahun ini jadi bintang empat. Peningkatan bintang diawali renovasi total fasilitas hotel pada Maret 2008,”pungkasnya. (tin)

Jungle_surf
January 31st, 2009, 10:01 AM
Kado Ultah Surabaya

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/49512large.jpg

SURABAYA - Dalam waktu dekat, masyarakat Surabaya mendapatkan suguhan pemandangan baru di bantaran Kalimas. Sebuah patung ikan hiu dan buaya yang menjadi ikon Surabaya bakal dibangun elok di kawasan tersebut.

Konsep bangunan yang meniru patung Merlion di Singapura itu saat ini memasuki tahap finalisasi. Rangka patung telah selesai dibuat.

"Patung itu dibuat PT Telkom dengan dana Rp 400 juta," kata Kepala Bappeko Tri Rismaharini kemarin (30/1). Patung itu adalah sebagian pemandangan dari Arena Ekstrem Sport (Arena Ketabang). Selain patung, di kawasan tersebut akan dibangun sarana skateboard dan sepeda lincah. Saat ini, di lokasi itu sudah dibangun beberapa arena skateboard dan sarana bersepeda lincah. Bentuknya seperti gundukan, lekukan balok, dan beberapa bentuk lainnya.

Risma menuturkan, sesuai jadwal, tahun ini proyek tersebut sudah kelar. Bahkan, sebelum Mei 2009, semua pengerjaan sudah rampung. Sebab, ikon baru Surabaya itu nanti menjadi suguhan sekaligus hadiah untuk ulang tahun ke-716 Surabaya. "Anggaran untuk membangun semua fasilitas itu sebesar Rp 1,136 miliar," jelasnya.

Taken from Jawapos, Jan 31, 2009

Don't forget with always maintained the cleanliness of his river water
Seen by me... still many residents around the river flood plain were not yet aware of the cleanliness.....Especially when throwing away the garbage :ohno:

pecinta_surabaya
February 1st, 2009, 06:44 PM
^^ Cepet bgt tuh bikin patungnya,klo ga salah sih td saya liat udh di cor..
Smoga aja bulan depan udh bisa keluar air dr mulut ikannya..
:lol::lol::lol:

Ebek21
February 2nd, 2009, 03:29 AM
Ayolah rek, mosok mbebasno lahan sak uprit ae butuh telung tahun. Sakno industri2ne, kota Malang'e..

Relokasi Jl Tol Terhambat
P2T Belum Berlakukan Konsinyasi

SIDOARJO - Relokasi jalan tol yang terendam lumpur hingga kini belum selesai. Penyebabnya, proses pembebasan lahan warga belum rampung. Tawar-menawar harga masih berlangsung. Meski begitu, panitia pembebasan tanah (P2T) belum memberlakukan konsinyasi.

Konsinyasi merupakan pencabutan hak atas tanah milik warga. Konsep tersebut dilakukan karena lahan akan digunakan untuk kepentingan umum. Prosesnya akan melalui pengadilan, sehingga warga mendapat ganti rugi langsung berdasar harga yang ditetapkan.

Wakil Ketua P2T Pemkab Sidoarjo Djoko Saptono mengaku belum memberlakukan konsinyasi karena hal itu baru bisa dilakukan setelah 75 persen lahan dibebaskan. "Saat ini belum mencapai itu," katanya.

Djoko menjelaskan, pemberlakuan konsinyasi diatur dalam Perpres No 36 Tahun 2005 dan Perpres No 65 Tahun 2006. Intinya, pencabutan hak tanah warga untuk kepentingan umum. "Tapi, tahapnya masih panjang. Apalagi, saat ini lahan yang terbebaskan baru sekitar 50 persen," jelas Djoko yang juga asisten I (Pemerintahan dan Hukum) Pemkab Sidoarjo itu.

Saat ini tim apprasial masih melakukan pendekatan kepada warga. Sebenarnya sudah ada kesepakatan harga, tetapi hanya untuk lahan sawah. Harga yang disetujui Rp 120 ribu per meter. Permasalahan pada lahan pekarangan dan bangunan yang dihargai warga sangat tinggi. Mereka menyamakan dengan ganti rugi dari PT Lapindo.

Rencananya, relokasi itu mengalihkan tiga akses. Selain akses jalan tol dan akses jalan Raya Porong, rel kereta api (KA) akan dibangun secara bersamaan. Total panjang 11 kilometer dan lebar 120 meter. Rinciannya, 60 meter untuk jalan tol, Jl Raya Porong 30 meter, rel KA 20 meter, dan penghijauan 11 meter.

Lahan yang terkena proyek relokasi tersebut terletak di 11 desa di tiga kecamatan. Yaitu, Desa Kali Tengah, Kludan, Kalisampurno, dan Ketapang, Kecamatan Tanggulangin. Lalu, Desa Wunut, Pamotan, Kesambi, Juwet Kenongo, Kelurahan Porong, Desa Kebonagung, di Kecamatan Porong.

Kemudian, Desa Kedungcangkring di Kecamatan Jabon. Sebagian lokasi juga membutuhkan lahan di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Achmad Zulkarnain mengatakan, saat ini pengurusan beberapa desa sudah selesai. Mereka sudah tergantikan, yaitu lahan sawah. "Seperti Desa Wunut, Pamotan, dan beberapa desa lain yang lahannya berupa sawah," ujarnya.

Taken from Jawapos, Feb 2, 2008

karia
February 2nd, 2009, 05:18 AM
Indo Plaza sampe lantai 5..?? :nuts:
Berarti lumayan besar donk?
Itu yg dulu pernah ada wacana mw dibangun stasiun-mall ya??

yang pernah denger mau dibangun stasiun-mall, itu di Pasar Atum Mall. Nantinya ada jembatan diatas jalan raya yg menghubungkan mall dan stasiun. Mungkin seperti jembatan Tunjungan Center itu.

teddybear
February 2nd, 2009, 05:26 AM
^Apa lahan untuk Ps. Atum udah nggak ada lagi? Seluruh blok udah built up sampai kalo mau ekspansi mesti bangun di blok seberang?

Ebek21
February 2nd, 2009, 03:31 PM
One thing I love very much from Suramadu Bridge is that its construction will have a huge impact in the North Surabaya area. The whole area is like experiencing a major facelift. These pics below are good examples how dirty the slums there now, counting days to be demolished. And soon we'll see greenery and broad avenue there..

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Tebu2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Tebu1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Tebu3.jpg

All pics are the current condition of Bulak Banteng slum area (1.3 km), planned to be cleared in Feb 5

Taken from Suara Surabaya, Feb 2, 2009

Freezy89
February 2nd, 2009, 03:46 PM
Proyek Tol SUMO molor lagi nih....

Dewan Semprit Investor Tol Surabaya-Mojokerto
SURABAYA - Kesabaran Komisi D DPRD Jatim soal mangkraknya tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) nyaris habis. Kini komisi itu berancang-ancang bakal melaporkan investor proyek tersebut, PT Marga Nujyasumo Agung (MNA), kepada pemerintah pusat. Sebab, meski berkali-kali mendapat dispensasi, investor tak kunjung menggarap proyek yang dimulai dua tahun lalu itu. Bahkan, komisi D meminta pemerintah segera mengevaluasi lagi investor tersebut.

"Yang jelas, kami sudah menyiapkan laporannya. Tinggal dilayangkan. Kami anggap mereka sudah tidak layak menjadi investor tol itu," kata Ketua Komisi D DPRD Jatim Bambang Suhartono kemarin (1/2).

Dia menjelaskan, dari informasi yang dihimpun komisi D, PT MNA memang sedang dirundung masalah. "Saat ini mereka tengah kesulitan mencari tambahan dana untuk menutup biaya operasional," katanya.

Masalahnya, lanjut Bambang, ternyata persoalan itu tidak juga menemukan solusi. Padahal, problem tersebut berlangsung sejak pertengahan 2007. "Berarti sudah hampir satu setengah tahun. Kalau kita terus menunggu investor ini, apa ada jaminan proyek jalan? Apalagi, mereka kan sudah menyanggupi untuk bisa menjadi investor," ujar politikus asal PDIP itu.

Menurut Bambang, macetnya investor tersebut membuat target pemerintah agar tol tuntas pada tahun ini dipastikan molor. Alih-alih terealisasi pada 2009, hingga saat ini progress report penyelesaian tol itu tergolong ''mengenaskan''.

Penyelesaian konstruksi, misalnya. Dari total panjang tol yang direncanakan 32,6 km, yang bisa direalisasi belum sampai 1 km. Itu pun sebagian besar terpusat di wilayah Surabaya. Di sisi Mojokerto masih nihil. Soal pembebasan lahan, hingga kini yang baru terpenuhi sekitar sembilan persen atau 27 hektare.

Sebenarnya, kata Bambang, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Departemen PU sudah menegur PT MNA terkait mangkraknya proyek itu. Mereka juga melakukan evaluasi. "Tapi, sampai saat ini kok belum ada langkah konkret," katanya.

Karena itu, komisi D berancang-ancang untuk melaporkan lagi masalah tersebut kepada Departemen PU. "Jika memang dimungkinkan, kami berharap ada evaluasi total. Bahkan kalau perlu, investornya diganti saja," tuturnya.

Proyek tol Sumo terbagi atas empat seksi. Seksi IA (Dukuh Menanggal-interchange Waru sepanjang 2,4 km), seksi IB (interchange Waru-Sumur Welut 4,85 km), seksi II (Sumur Welut-interchange Driyorejo 4,35 km), seksi III (interchange Driyorejo-Krian 4,5 km), dan seksi IV (Krian-Mojokerto 20,35 km). Target semula, tol itu sudah bisa dioperasikan akhir 2009. (ris/dos)

hermawan
February 3rd, 2009, 03:37 AM
Kenapa ya proyek-proyek di Jatim jalannya selalu nggak lancar pembangunannya. Coba :
1. Jalan Tol Sumo
2. Relokasi Tol Gempol
3. Gempol - Pandaan (masih gelap:ohno:)
4. Pandaan - Malang (cancel)
5. Pasuruan-Probolinggo!

Ada yang bisa tambahin!. Aq nggak habis pikir, tanya kenapa!:ohno::ohno::ohno:

Ebek21
February 3rd, 2009, 03:50 AM
^^ Lack of sense of urgency from government, not to mention the low educated people. They don't know (or pretending to) that infrastructure development is the key to economic development. China becomes what it is today because of crazy huge continental-scale infrastructure development. Our govt officer mentality is wherever there is a project, there should always be a ransom etc, in addition, "alon2 asal kelakon" mentality also still deeply rooted in our society, which is totally unacceptable in today's highly competitive and dynamic world.

Pandaan-Malang tollroad is not cancelled, it's just get delayed, not tendered in this year. Sumo tollroad will be continued again in April (planned). Gempol-Pandaan and Gempol-Pasuruan, I think they don't want to take a risk and just waiting the relocation to be finished first, then they'll start the project. Pasuruan-Probolinggo and Probolinggo-Banyuwangi, I think it's still long way to go.

hermawan
February 3rd, 2009, 04:14 AM
Thanks Ebek.

Mudah-mudahan (kemungkinan besar) PakDe Karwo program utamanya membenahi aparatnya lebih dahulu, biar lebih ramah terhadap investor dan tidak membuat mereka lari. :cheers: