Ebek21
March 14th, 2009, 04:50 AM
Sbyctzn, it's Saturday now !! Can't wait to see your update pictures hehe..
|
View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development Pages :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
[14]
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
Ebek21 March 14th, 2009, 04:50 AM Sbyctzn, it's Saturday now !! Can't wait to see your update pictures hehe.. Ampelio March 14th, 2009, 07:01 AM Magnificente, cannot wait until this project completed. Will it become One of tourist interesting spot later? I guess so. ^^Yes, many people will flock to Surabaya just to get their picture taken with Suramadu Bridge at the background... feels like standing next to Golden Gate in SF :) Hadi March 14th, 2009, 07:07 AM @pecinta_surabaya: Gambar kedua itu kan memang kontruksi gabungan baja dan beton untuk bentang tengah, yang memang tebalnya segitu. Bukan terowongan.. Nah lho benar kan... Suramadu benar-benar 'trigger' pembangunan, belum-belum mau bangun islamic center terbesar se-asia. Nanti trus proyek MISI, trus apa lagi ya? Semoga Pak De Karwo bisa memajukan saudara kita di Madura. Mereka juga saudara kita rek... Klo Jatim maju ya Madura juga harus maju, Madura itu juga Jatim.. Ayo Pak De... Yang kreatif.. Sektor Pariwisata Budaya Karapan Sapi layak dijadikan semacam festival internasional JFC, atau kalau perlu ajak mas Fariz (presiden JFC) untuk mengkonsep festival/carnavalnya. Pasti mas Fariz bakal mau banget itu... Lha wong untuk Solo saja mau apalagi untuk daerahnya sendiri.. Lha pasti mau. Ada yang tau supaya bisa kontak Pak De Karwo tidak? Lewat Facebook atau blog seperti arif affandi apa tidak punya ya Pak De itu? Supaya bisa kasih saran dan ide.Kan tergolong masih muda jiwanya... Masak tidak ikut yang sedang populer. Mm... Enaknya pakai branding apa ya untuk festival tentang Karapan Sapi? "Karapan Carnival" mungkin? Ada ide? Demi pembangunan Madura... Nanti pada akhirnya yang terkena imbas baik ya nama daerah.. Hopely someday akan banyak bermunculan kawasan-kawasan terpadu di kaki suramadu bagian Madura, atau bahkan skyscraper... yah semuannya itu juga perlu peran kepala daerahnya macam bupati atau walikota gitu.... juga masyarakat madura harus lebih open... jangan adat lama dibawa mean "sak karepe dewe " ehehehehe sbyctzn March 14th, 2009, 08:50 AM Update Progress Project di Surabaya 1. Nah ini dia, project yang ditunggu-tunggu. LJ Meritus… berdasarkan gambar, saat ini konstruksi sampai pada lantai 24. selain itu juga bagian lobby juga mulai dibangun. Salah satu skyscraper yang keren di downtown, karena letaknya yang sangat mepe dengan jalan raya, waktu saya jalan di lingkungan Meritus, sangat semakin terasa aroma downtownnya, begitu kepala mendongak, ada bangunan yang tinggi dan besar..... GAMBAR 1 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS1-1.jpg GAMBAR 2 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS2-1.jpg GAMBAR 3 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS3.jpg GAMBAR 4 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS4.jpg GAMBAR 5 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS5.jpg GAMBAR 6 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS6.jpg GAMBAR 7 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS7.jpg 2. Tower 2 STIKOM dilanjutkan kembali, banyak pekerja yang sedang mengerjakan konstruksi, tapi sejauh pengamatan saya, pembangunan tidak memakai crane, tapi hanya memakai mini lift. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari rekan di STIKOM rencana akan dibangun sama tinggi dengan tower 1, yaitu 9 lantai. GAMBAR 1 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/STIKOM.jpg GAMBAR 2 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/STIKOM2.jpg 3. MERR, untuk jembatan tetap berjalan. Sementara untuk jalan, di bagian utara jembatan sudah mulai pembebasan lahan (gambar MERR 1, 2 dan 3), sedangkan untuk bagian selatan jembatan masih pemasangan box culvert (gambar MERR 5) Untuk keterangan gambar, lihat insert: GAMBAR Insert http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/INSERT.jpg GAMBAR 1 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERR1.jpg GAMBAR 2 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERR2.jpg GAMBAR 3 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERR3.jpg GAMBAR 4 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERR4.jpg GAMBAR 5 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERR5.jpg 4. Ciputra World, wehhhh..... sibuk banget di sana, lalu lalang kendaraan berat, backhoe, dan puluhan pekerja yang mengerjakan konstruksi. Konstruksi sampai saat ini sudah mulai lantai 1 Mall. Sampai saat ini masih ada 3 crane... Berdasarkan gambar terlihat pilar-pilar bulat itu apa konstruksi untuk apartement Via and Vue ya??? Bagaimana menurut anda? GAMBAR 1 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/CIPUTRAWORLD1.jpg GAMBAR 2 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/CIPUTRAWORLD2.jpg GAMBAR 3 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/CIPUTRAWORLD3.jpg GAMBAR 4 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/CIPUTRAWORLD4.jpg 5. Graha Sampoerna, lanjuuuuut... terus, ngebut sepertinya, sudah mulai ada puluhan pekerja lagi dari sebelumnya beberapa bulan yang lalu tidak ada pekerja sama sekali, bahkan lebih banyak sekarang dari yang lalu menurut pengamatan saya, saat ini di lokasi ada beberapa alat berat, backhoe yang mengeruk tanah untuk konstruksi basement, mesin injeksi paku bumi, puluhan pekerja dan beberapa mandor yang mondar-mandir he3x........ Ada informasi mengenai design? Berapa lantai? Atau berita mengenai Graha Sampoerna? http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/GRAHASAMPOERNA.jpg 6. Grand City sekarang fokus pada eksterior sepertinya. Dan terus lanjut… http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/GRANDCITY.jpg 7. RS MITRA KELUARGA 2, untuk perbandingan progressnya saya belum bisa berkomentar karena baru pertama ini saya melihat langsung ada bangunan besar dan tinggi di daerah itu, karena dulu waktu lewat tahu kalau ada lahan yang ditutupi pagar seng seperti tanda-tanda mau ada proyek pembangunan, tetapi saya tidak mengira akan menjadi bangunan besar, maka dari itu saya tidak begitu concern di situ. Mungkin progressnya lumayan bagus, masih banyak pekerja di konstruksi…. Sepertinya dalam fase finishing konstruksi, belum sampai pada eksterior….. GAMBAR 1 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/RSMITRAKELUARGA.jpg GAMBAR 2 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/RSMITRAKELUARGA2.jpg 8. RS SPESIALIS BEDAH MANYAR, terus jalan dan banyak pekerja juga disana. http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/RSSPESIALISBEDAHMANYAR.jpg 9. Untuk Trillium, susah banget cari angle yang terlihat jelas, tapi menurut saya gambar dari postingan pecinta_surabaya sama persis dengan kondisi terakhir yang saya lihat tadi waktu mengintip lewat celah pagar waktu lewat embong kenongo. POST by pecinta_surabaya: http://img4.imageshack.us/img4/3112/99325608.jpg sbyctzn March 14th, 2009, 09:07 AM ENJOY IT!!!!!!!!!!! =NaNdA= March 14th, 2009, 09:22 AM banyak amat pic nya.. :okay: =NaNdA= March 14th, 2009, 09:23 AM http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DPRD3.jpg wah, dikit lagi.. :cheers: ada seremonial ga pas udah nyambung? :D Ebek21 March 14th, 2009, 09:48 AM Great update !!! Thanks so much sbyctzn !! LJ Meritus is soo tall, it has significantly improved the downtown skyline. Definitely a candidate for the tallest building in central Sby. That MERR road progress is also beyond my estimation. Wow, even the land on the northern side of the bridge (AR Hakim - Medokan Semampir) has been cleared now. My question, how's the southern side of the bridge ? Have they cleared it too ? From Kedung Baruk to Rungkut Alang2, Rungkut Madya, and Gununganyar ? Can you see significant progress there ? And Graha Sampoerna resuming the work, that's an exciting news too !! So we'll see hi-rise tower starting to appear alongside MERR in particular and in Eastern Surabaya in general. Stikom twin 9-floors tower, Sinar Galaxy office tower, Graha Sampoerna, and the other future project. Ebek21 March 14th, 2009, 09:51 AM ^^ Nearly forget to mention, that Ciputra World progress is also beyond my expectation !! Great, great, so Surabaya is not sleeping during this crisis. Almost all project still business as usual !! unity March 14th, 2009, 10:43 AM Gubeng Grand City kok udah gak keliatan crane-nya lagi yah???? Apa pembangunan hotel sama apartemen-nya dibatalin ya? teddybear March 14th, 2009, 11:32 AM thanks for posting these pictures as promised! it's amazing there are projects that are undergoing despite the crisis. one day those low rises bldgs in basra will be gone, replaced by hi-rises! Trip2Java March 14th, 2009, 11:52 AM Wow...LJ Meritus :okay: sepertinya surabaya ga terimbas langsung dampak krisis global ya ? buktinya pembangunan disana makin kencang, project2nya juga besar2 semoga aja deh surabaya kembali ke kejayaannya dimasa lalu, saat masih jadi kota terbesar dan paling maju sebelum di geser batavia karena dijadikan ibukota hindia belanda. sbyctzn March 14th, 2009, 01:35 PM Pembangunan Hotel dan Apartment di Grand City Mungkin dibangun pada phase II jika kondisi perekonomian membaik, mungkin disuspended dulu. @Ebek: dont forget Menara RS Haji too... So until now just STIKOM, Galaxy office, and Menara RS Haji, skyscraper in MERR, also future is Graha Sampoerna. Update Again: 1. Eastcoast Residence Aparment tidak berhenti, saya membuktikannya dengan datang ke lokasi tadi, ada 2 crane yang aktif membangun konstruksi, lampu crane juga hidup, karena saya kesana menjelang sore. Jadi kalau akhir-akhir ini ada berita mengenai bahwa East Coast Residence dibatalkan atau ditunda itu salah sepertinya, buktinya project terus jalan kok. Sayang waktu kesana saya tidak bawa camdig, karena waktu kesana saya tidak sengaja, karena saya waktu lewat melihat ada 2 crane yang terlihat dari daerah kenjeran, nah saya penasaran kemudian masuk Pakuwon City dan ternyata benar itu 2 crane pembangunan Eastcoast Residence Apartment, yang beberapa bulan yang lalu 2 crane tersebut belum ada. 2. Ada 1 crane juga muncul di area komplek Universitas Muhammadiyah (dekat Unair kampus C Mulyosari/Galaxy Mall), konstruksi yang dibangun cukup besar, sampai saat ini mencapai lantai dua, belum ada informasi yang saya dapatkan mengenai gedung apa yang akan dibangun dan berapa lantai. 3. Frontage Road, sudah mulai ada banyak lampu jalan baru yang ditumpuk di sekitar lokasi frontage road dekat bundaran dolog, semoga ini pertanda akan segera dikerjakan pembangunannya. Jika ada waktu lagi akan saya ambil gambarnya,, Ebek21 March 14th, 2009, 04:19 PM @Ebek: dont forget Menara RS Haji too... So until now just STIKOM, Galaxy office, and Menara RS Haji, skyscraper in MERR, also future is Graha Sampoerna. Update Again: 1. Eastcoast Residence Aparment tidak berhenti, saya membuktikannya dengan datang ke lokasi tadi, ada 2 crane yang aktif membangun konstruksi, lampu crane juga hidup, karena saya kesana menjelang sore. Jadi kalau akhir-akhir ini ada berita mengenai bahwa East Coast Residence dibatalkan atau ditunda itu salah sepertinya, buktinya project terus jalan kok. Sayang waktu kesana saya tidak bawa camdig, karena waktu kesana saya tidak sengaja, karena saya waktu lewat melihat ada 2 crane yang terlihat dari daerah kenjeran, nah saya penasaran kemudian masuk Pakuwon City dan ternyata benar itu 2 crane pembangunan Eastcoast Residence Apartment, yang beberapa bulan yang lalu 2 crane tersebut belum ada. Yes, sorry missed that Menara RS Haji out. I thought it was only 8 floors, but that's alright, good enough to start a skyline. And the Eastpoint news is pretty good too, if completed, with 18 floors, it will become the highest tower in the Eastern Surabaya. Thanks for the info, sbyctzn. pecinta_surabaya March 14th, 2009, 05:23 PM sbyctzn,,thx buat update pic,sangat sangat bermanfaat.. Knapa Cosmopolis Apartemen ga di update sekalian ya?? kn deket sm graha samporna.. :) Tp gpp,salut bwt anda yg jauh2 ke waru buat ambil pic Mitra Keluarga.. Lumayan lah east coast ttp jalan terus,paling ga ntr ada apartemen elit di Surabaya Timur.. Pas masuk pakuwon city ada tanda2 Patoz di bangun ga?? Semangat buat Surabaya.. :D:D:D :cheers: sbyctzn March 14th, 2009, 10:09 PM OMG cosmopolis! i forget it... Mungkin lain kali saya ambil gambarnya jika ada waktu luang, sambil ambil eastcoast aparment, univ. MUH, dll.. Patoz masih tetap sama, tidak ada perubahan, cuma ada tiang pancang yang sangat banyak... Ebek21 March 15th, 2009, 06:42 AM Nice article from Arif Afandi, Wawali Sby. Tak Lagi Gali-Tutup Lubang Ini bukan soal kebiasaan utang bagi orang yang hidup pas-pasan. Tapi soal kebiasaan gali lubang tutup lubang untuk proyek utilitas di perkotaan. Mulai tahun ini, Pemerintah Kota Surabaya memberikan contoh bagaimana membangun jalan dengan perencanaan lebih sempurna. Kalau sebelumnya tidak pernah memperhitungkan kebutuhan sarana utilitas lainnya, kini mulai dipikirkan. Membangun jalan tidak hanya jalan, tapi juga melibatkan sektor lainnya yang membutuhkan. Ceritanya, tahun ini, pemerintah memang merencanakan membangun jalan tembus baru di Balas Klumprik, wilayah Surabaya barat. Panjangnya dua kilometer lebih. Jalan baru ini akan menghuubungkan Balas Klumprik dengan Wiyung. Pertumbuhan perumahan di wilayah Surabaya Barat menjadikan pembangunan jalan tembus baru ini sangat penting. Ini sama pentingnya dengan pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan Pakuwon dengan Lidah Wetan yang dibangun dengan dana gotong royong para pengusaha. Mestinya, jalan baru ini harus sudah mulai dikerjakan bulan kemarin. Namun, sampai sekarang belum direalisasikan. Lho, kenapa? Bukan karena Dinas PU dan Bina Marga lelet untuk melelang atau mengerjakan proyek tersebut. Tapi, karena harus menunggu hitungan teknis dari PDAM. Karena itu, pengerjaannya ditunda sementara. Menurut rencana, di bawah jalan akan ditanam pipa air PDAM. Beberapa kekuatan pipa itu menahan beban. Seberapa dalam pipa itu harus ditanam. Jika jalan dan pipa PDAM dibangun secara bersamaan, maka bisa dibayangkan efesiennya. PDAM tidak harus bongkar pasang jalan untuk mamasang pipanya. Dinas PU dan Bina Marga juga tidak repot harus menyaksikan jalannya dibongkar lagi, padahal belum lama dikerjakan. Seringkali, pembongkaran jalan untuk memasang utilitas menyisakan masalah karena pekerja dan pengerjaannya berbeda. Selalu ada bekas, seperti luka borok di kulit Anda. Kebiasaan gali lubang-tutup lubang jalan ini sering menjengkelkan. Tidak jarang mengganggu arus lalu lintas. Beberapa waktu lalu, ada sejumlah pekerja membongkar pembatas pedestrian way di Jalan Yos Sudarso. Padahal, pembangunan trotoar dengan keramik itu baru beberapa minggu selesainya. Pembongkaran itu dilakukan oleh kontraktor perusahaan telekomunikasi yang memasang kabel fiber optik bawah tanah. Tapi kenapa harus membongkar pembatas trotoar yang baru selesai dikerjakan? Ini yang saya belum tahu jawabannya. Sudah sejak lama saya mengusulkan agar setiap pembangunan infrastuktur jalan, saluran dan totroar selalu dipikirkan untuk penempatan utilitas lainnya. Misalnya, saat membangun saluran, sekaligus diberi tempat untuk sarana utilitas lainnya. Ada kotak atau pipa khusus yang bisa dipakai untuk memasang kabel dan semacamnya. Juga perlu dipersiapkan tempat untuk pipa PDAM yang setiap saat menambah jaringan. Dengan demikian, kita tidak selalu menyaksikan bongkar pasang jalan untuk kepentingan pemasangan utilitas lainnya. Kebiasaan bongkar pasang ini karena kita belum terbiasa dengan perencanaan holitistik fasilitas kota. Juga karena belum ada kebiasaan untuk kerja lintas sektor yang bisa menyelesaikan segala hal secara bersamaan. Sampai saat ini, Pemkot selalu kesulitan kalau berkoordinasi dengan PLN, Telkom, dan instansi yang sering memasang utilitas di jalan-jalan. Dulu, mulainya tahun anggaran antar instansi juga sering berbeda. Karena itu, pengerjaan proyeknya juga sering tidak bisa dibarengkan. Tampaknya, sudah perlu ada skenario berbeda. Ke depan, setiap membangun sarana-prasarana, Pemkot akan menyiapkan tempat khusus untuk kebutuhan utilita mereka. Dengan demikian, tidak harus ada proyek tersendiri untuk menyiapkan utilitasnya. Tapi cukup menyewa sarana yang telah disiapkan pemerintah kota. Mereka bisa mengefesienkan biaya, warga kota tidak terganggu pengerjaan proyek yang tidak pernah ada habisnya. Dan yang penting, Pemkot juga akan dapat uang sewa. Sekarang, Pemkot dan PDAM mulai memberi contoh bagaimana membangun dengan perencanaan secara bersama. Tinggal instansi lain yang perlu mencoba hal yang sama. Kita pasti bisa. Taken from his Detik Blog, Mar 15, 2009 Ampelio March 15th, 2009, 12:02 PM GAMBAR 3 http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/MERITUS3.jpg ^^atmosfer metropolitan dah terasa banget... wow great Surabaya! :okay: archiholic March 15th, 2009, 01:57 PM ^^ Baliho/reklame nya megganggu sekali, ibarat jerawat di wajah :ohno: pecinta_surabaya March 15th, 2009, 03:08 PM ^^atmosfer metropolitan dah terasa banget... wow great Surabaya! :okay: Belum,,belum.. Masih kurang.. Mudah2an lebih bnyk skyscraper lagi.. :D Trip2Java March 15th, 2009, 04:15 PM ^^ Baliho/reklame nya megganggu sekali, ibarat jerawat di wajah :ohno: ciri khas indonesia punya:cheers: sbyctzn March 15th, 2009, 08:00 PM @ampelio, kalau ingin merasakan atmosfir metropolitan coba 'look around' di seputar pedestrian sisi barat di depan Plaza BRI, trus masuk area Plaza BRI atau Hotel Bumi Surabaya, dengan suasana pedestrian yang tertata baik dan pohon di pedestrian yang sangat rindang membuat nyaman jika berjalan, tapi suasana jadi hilang saat berada di pedestrian sisi timur, di depan Gramedia expo dan sekitarnya... Wuih puanas total... Atau kalau mau atmosfir metropolis lain, di jalan pemuda atau juga di area tunjungan.. Semenjak ada pedestrian, atmosfir metropolis memang semakin terasa. Update again: 1. Lamong Bay sepertinya sudah mulai ada aktifitas pembangunan, waktu kemarin saya pergi ke Gresik, saya melihat dari kejauhan ada banyak lampu terang (khas lampu penerangan proyek) lurusnya access road (lokasi lamong bay), sepertinya mulai konstruksi causeway lamong bay, karena beberapa bulan waktu lalu saat saya update progress GBT pertama kali, di area tersebut tidak ada lampu hidup sama sekali (karena memang daerah tsb memang tambak/tidak ada kehidupan di malam hari), tetapi kemarin saya melihat banyak lampu proyek, jadi perkiraan saya proyek lamong bay sudah mulai berjalan. Hal tersebut sangat kuat kemungkinannya karena juga didukung berita dari media beberapa bulan lalu yang juga pernah di post di thread ini mengenai lamong bay akan dimulai... Apa iya ya? Ada berita lagi mengenai lamong bay? Please post!! Soalnya ini salah satu proyek prestisius selain Suramadu dan GBT yang masing-masing akan menjadi 'trigger' di arealnya.. 2. Dupak Grosir, sudah mencapai lantai 2, nantinya kalau Dupak Grosir ini jadi, daerah Dupak akan menjadi sentra grosir di Surabaya, karena sudah ada PGS dan pasar turi. 3. Taman Undaan, ternyata benar kata walikota Bambang DH, taman undaan ditambahi patung buah-buahan.. Belimbing, Pisang, dll... Dari melihat posisinya sepertinya patung buah-buahan itu fungsinya untuk tempat duduk.. Saat ini progressnya sudah sampai finishing tanaman dan beberapa bentuk taman.. 4. Arena Ketabang, mulai pengecatan patung Suro dan Boyo. Agak mengecewakan karena menurut pengamatan saya, ternyata ukuran patung lebih besar yg ada di depan KBS, katanya di Arena Ketabang ini 2x lipat dari di depan KBS, tapi ternyata malah lebih besar yang ada di depan KBS, tapi yang di Arena Ketabang ini secara keseluruhan memang lebih besar 2x lipat (besar aksesorisnya seperti rumput laut di sekitarnya dll), patung suro dan boyonya kecil. Jika ada waktu lagi akan saya update lagi dengan foto... Fir3blaze March 15th, 2009, 08:24 PM ENJOY IT!!!!!!!!!!! Wah keren, many thanks buat foto2nya. :cheers: sbyctzn March 16th, 2009, 04:02 AM Itu Meritus nanti kalau sudah jadi akan sama tinggi dengan Hotel Bumi Surabaya (Hyatt) kan? Hotel Bumi Surabaya itu berapa lantai? Semoga segera ada rencana proyek skyscraper lagi di Basra, ada 2 lahan kosong yang layak jadi Skyscraper, 1 ada di samping Gedung Bank Jatim (markas salah satu caleg), 2 ada di samping citibank atau di depan Meritus persis. Keduanya lahannya luas, sama-sama ditutup seng.. archiholic March 16th, 2009, 04:38 AM ^^ kayaknya ada lahan kosong di sebelah McD Basra atau sebelah Honda civic center aku lupa tepatnya, apa sudah dibangun? MinImaX March 16th, 2009, 04:56 AM Thanks sbyctzn for the pics update... :) teddybear March 16th, 2009, 06:05 AM ^di samping mcd atau honda ada tanah cukup besar. lalu gedung tua kfc pertama terus ada tanah kosong di tegalsari itu juga bisa. bukannya eks bioskop Ria juga udah ditutup seng? masih ada potensi lagi, karena menurutku ruko2x dan bangunan rendah udah nggak pantas lagi di basra. ruko2x diantara meritus dan pacific itu contohnya (berikut da vinci) sbyctzn March 16th, 2009, 07:00 AM ^di samping mcd atau honda ada tanah cukup besar. lalu gedung tua kfc pertama terus ada tanah kosong di tegalsari itu juga bisa. bukannya eks bioskop Ria juga udah ditutup seng? masih ada potensi lagi, karena menurutku ruko2x dan bangunan rendah udah nggak pantas lagi di basra. ruko2x diantara meritus dan pacific itu contohnya (berikut da vinci) betul, sepertinya pemkot harus punya kebijakan agar ruko-ruko itu menyingkir dari CBD, dinaikkan pajaknya atau bagaimana lah, kalau pajaknya dinaikkan pasti perlahan-lahan mereka bakal pindah juga, nah trus pemkot yang inisiatif membongkar dan dikapling-kapling kemudian ditawarkan ke yang berminat membangun tapi dengan ketentuan seperti misalnya kebijakan bangunan harus minimal 10 lantai atau 15 lantai begitu,..... gimana???????????? Ebek21 March 16th, 2009, 08:01 AM Bangun Rusunawa Lagi Surabaya - Pemkot dan pemerintah pusat akan membangun 20 blok rumah susun sewa (Rusunawa) lagi di tahun ini. Pembangunannya dpercepat untuk memenuhi kebutuhan rumah warga berpenghasilan rendah yang tinggal di Surabaya. Langkah ini menyusul masih adanya 500 kepala keluarga yang masuk daftar tunggu untuk menempati rusun. “Kebutuhan rusun semakin bertambah, sehingga kami terus menambah jumlah rusun lagi setelah Pnjaringgan II yang diresmikan Walikota Bambang D.H. akhir pekan lalu,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya, Ir Arif Darmansyah, Senin (16/3). Menurutnya, sampai sekarang permintaan warga untuk tinggal di Rusun sangat tinggi. Penyebabnya adalah tingginya harga tanah dan bangunan di Surabaya yang tak terjangkau warga berekonomi pas-pasan. Salah stau sasaran utama rusun adalah warga yang pernah tinggal di stren kali. Namun, kini peminatnya tidak hanya warga stren kali, tapi juga warga marginal lain, termasuk yang tinggal di lahan milik PT Kereta Api. “Untuk Rusun Penjaringansari saja yang sudah daftar sekitar 500 KK. Mudah-mudahan yang belum tertampung bisa ditampung secepatnya,” ujar Arif. Selain di dua kawasan itu, Pemkot juga akan membangun lagi Rusun di Wonorejo dengan 4 blok. Masing-masing blok rumah susun terdiri atas 90-200 unit kamar untuk warga berpenghasilan rendah namun ber-KTP Surabaya. Selain di Penjaringansari, sekarang ini Pemkot masih punya cadangan Rusun di Tanah Merah, tahap pertama dibangun 4 blok (384 unit) dan tahap kedua 6 blok (576 unit). Rusun ini segera disewakan kepada penghuni yang berminat dan diharapkan bisa terpakai secepatnya. Khusus rusun di Tanah Merah dan Jl. Randu tidak hanya disewakan kepada warga stren kali, namun juga kepada para PKL yang tidak memiliki rumah sama sekali. Sayangnya, biaya sewa rusun sampai sekarang belum diatur. Berdasarkan perda lama, sewa rusun masih sekitar Rp 104 ribu/bulan untuk lantai bawah (paling mahal). “Saat ini kami sedang mencarikan jalan keluar untuk mengatur tarif sewa,“ kata Arif. Walikota Bambang D.H. mengatakan, rusun saat ini merupakan pilihan yang sangat menguntungkan bagi warga berekonomi rendah. “Bagi kota sendiri, kehadiran rusun membuat kota jadi indah karena pemukiman liar bisa dikurangi,” kata Bambang. “Kalau mereka ingin hidup tenang, ya di rusun. Coba tanyakan saja mereka yang sudah menempati rusun sini pasti menyatakan senang semua. Apalagi status kependudukannya sangat jelas kaena para camat sudah berani memberikan KTP Surabaya meski tinggal di rusun,” katanya. Taken from Surabaya Post, Mar 16, 2009 Hadi March 16th, 2009, 12:01 PM 16-03-2009 12:09:11 Siapkan Rusunawa Buat Warga Stren Kali Peresmian-Rusunawa.jpgDinkominfo – Untuk mengatasi masalah banjir di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya sudah menyiapkan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di beberapa wilayah seperti Waru gunung, Dupak, Sombo, Penjaringan, Menanggal, Penjaringansari I, Wonorejo I dan II, termasuk Penjaringansari II. Maka itu, warga penghuni stren kali di Surabaya akan diboyong ke rumah susun sewa (rusunawa) di Penjaringansari. Langkah ini seiring dengan diresmikannya pemakaian rusunawa Penjaringansari II, Sabtu (14/3), oleh Wali Kota Surabaya, Bambang DH. “Rencananya, semua warga stren kali wajib masuk rusunawa, jangan sampai ada yang tertinggal,” kata Bambang DH. Menurutnya, pemindahan penghuni stren kali sejalan dengan pelaksanaan penggusuran rumah-rumah di stren kali Surabaya, mulai di kawasan Jambangan, Wonorejo, Tambak Wedi, Jagir, dan lainnya. Banjir di Surabaya, katanya, banyak diakibatkan karena tanggul di sungai–sungai tergerus atau rusak karena ditancapi bangunan liar. ”Setelah pemindahan warga stren kali itu, Surabaya bisa bebas dari bangunan liar. Saya minta penghuni stren kali menyadari hal ini. Jangan sampai sudah dipindah ke rusunawa mereka kembali lagi menempati tanggul sungai. Ini yang membuat kami sangat kecewa,” harap Bambang. Rusunawa Penjaringansari II ini merupakan bantuan pemerintah pusat. Pemkot hanya menyediakan lahannya saja. Dengan jumlah 6 blok 288 unit yang sudah terisi penuh Pengelolaan rusunawa sendiri sampai sekarang belum ada petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pusat. Pemkot tetap menggunakan Perda lama tentang pengaturan rusunawa di Surabaya. Seperti dalam Perda 21 tahun 2003 tentang pemakaian kekayaan Dearah, tariff sewa bulanan tiap unit kamar rusunawa Rp.5000, Rp.10.000, Rp. 15.000, Rp. 30.000, Rp.36.000, Rp. 48.000, dan maksimal Rp.54.000. Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan (BPTB) Pemkot, Arif Darmansyah mengatakan Perda lama tentang pengelolaan rusunawa masih menggunakan tarif lama, antara Rp 15 ribu hingga Rp 104 ribu per bulan. Untuk itu pemkot akan memperbaharui Perda Pengelolaan Rusunawa. Perbaharuan Perda, ujarnya, sangat penting karena biaya sewa bisa digunakan untuk biaya perawatan. Bila uang sewanya tidak dinaikkan, Pemkot khawatir akan rugi. “Meski demikian, kenaikannya juga tetap memperhatikan kemampuan penghuni rusunawa. Kalau kemampuan penghuni sangat rendah tapi tarif sewa dinaikkan, sangat mungkin penghuni akan kabur dari sana. Karena itu Pemkot akan mencari jalan keluar terbaik masalah ini,” imbuh Bambang. (rz) sbyctzn March 16th, 2009, 04:58 PM Daily Update: 1. Grand City nampaknya mulai lembur kerja, kemarin malam dan sebelumnya lampu-lampu di bangunan tidak menyala, malam hari ini waktu saya melintas lampu-lampu di semua lantai menyala, dan banyak pekerja di dalamnya, mungkin juga mulai finishing interior setelah sebelumnya mulai finishing eksterior. 2. Trillium, perkembangan perubahan sangat cepat, dari beberapa hari lalu yang tidak terlihat kerangka baja dari luar, hari ini kerangka baja sudah mulai terlihat muncul melewati pagar. 3. Megatron baru ada di pojokan bangunan besar (saya lupa namanya) dekat Sogo TP/ diantara Sogo TP dan UFO embong malang. Letaknya ada di pojokan bangunan itu. Kalau melewati jalan embong malang sesaat setelah melewati hotel tunjungan atau bekas situs toko NAM, kita akan langsung disuguhkan gemerlap kombinasi lampu papan Reklame, lampu kota, papan nama bangunan seperti sogo dan beberapa bangunan lainnya. Sangat mewakili brand Surabaya "Sparkling Surabaya", gemerlapan... Bicara mengenai Media iklan Megatron, kenapa semua Media iklan Megatron di jawa timur dikuasai Djarum? Surabaya: 3 semua Djarum Mojokerto: Djarum Malang: 2 Djarum Jember: Djarum apa tidak ada perusahaan lain yang tertarik untuk memasang disitu? Padahal kelebihan dari Megatron itu kan bisa menampung banyak pengiklan. Justru ini bisa menjadi solusi untuk masalah papan reklame di Surabaya, karena dengan hanya satu media bisa menampung banyak pemasang iklan, seperti TV. Butuh campur tangan kebijakan pemkot ini seharusnya, buat aturan yang menekan agar pengguna media iklan beralih ke megatron. Walaupun menurut pengamatan saya sudah banyak papan reklame di Surabaya yang diturunkan. Dibeberapa jalan protokol sudah nampak mulai terlihat agak bersih, walaupun masih ada yang mengganggu pemandangan. Coba pikirkan jika borok skyscraper ini jadi satu dalam sebuah megatron, banyak kelebihan yang didapatkan, selain akan menghilangkan media papan iklan konvensional (pemandangan kota akan semakin bersih), juga akan membuat suasana modern terlihat.. Bagaimana menurut anda? Jungle_surf March 16th, 2009, 05:41 PM ^^ 1. wahhh... iya kah !!! brarti udah deket dong soft openingnya :banana: 2. yup...I see that....but problemnya ...jika building itu udah selesai pengerjaannya dan sudah bisa digunakan....saya sanksi dengan arus lalu-lintas di JL. Pemuda...prediksi saya bakalan lebih macet...coz disamping jalannya kurang lebar..juga banyak taxi yang mangkal dan parkir di depan Delta plaza :ohno: 3. Megatron emang maching bgt ama night skyscraper surabaya..daripada papan reklame yang super jumbo (seperti terlihat di daerah wonokromo halaman KBS) :ohno: kayaknya modelnya udah nggak bisa dimodifikasi :D Ebek21 March 17th, 2009, 05:09 AM That's good, it will be easier to update Trillium in the future. But I just noticed their hand over schedule will be in March 2011. Whew, still long way to go. sbyctzn March 17th, 2009, 09:10 AM http://jawapos.co.id/imgall/1/imgori/57684large.jpg [ Selasa, 17 Maret 2009 ] Pemkot Harus Perketat Administrasi Sewa di Rusun Penghuni Sewakan ke Pihak Ketiga SURABAYA - Rencana pemkot untuk memanfaatkan rumah susun sebagai tempat relokasi penduduk setren kali ternyata tidak didukung penataan yang memadai. Sebab, sebagian penghuni rusun ternyata tidak memanfaatkan fasilitas itu sesuai peruntukan. Bahkan, ada orang yang menyewa rusun lebih dari satu unit, tapi disewakan lagi dengan harga yang lebih mahal kepada orang lain. Parahnya, pemkot terkesan tidak menindaklanjuti persoalan itu secara serius. Instansi di Jalan Jimerto tersebut hanya memberikan surat peringatan tanpa menjatuhkan tindakan tegas. Salah satu buktinya, tiga bulan lalu, pemkot melayangkan surat peringatan kepada penyewa rusun yang terbukti menyalahgunakan peruntukan. Jumlah penerima surat peringatan itu mencapai 22 penyewa. Semua penghuni Rusun Urip Sumoharjo. ''Sekarang mereka kembali menempati rusunnya,'' kata Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (BPBT) Surabaya Arif Darmasnyah kemarin. Kembalinya penghuni rusun itu, menurut dia, terjadi setelah pemkot melayangkan surat peringatan keras yang intinya meminta agar mereka menghentikan aktivitas sewa-menyewa dengan pihak ketiga. Mereka takut jika hak sewa yang diberikan pemkot dicabut karena telah disewakan kepada pihak lain. Namun, berdasar pantauan Jawa Pos, hingga kemarin masih ada beberapa penghuni rusun yang menyewakan ke pihak lain. Salah satunya adalah seorang ibu berinisial M. Beberapa pemilik warung di food court Urip Sumoharjo mengungkapkan bahwa M masih memiliki tiga unit rusun yang disewakan. Saat ini, M juga memiliki sebuah rumah di belakang lokasi rusun. Di rumah itu, dia memiliki kamar yang difungsikan untuk kos. ''Yang di rusun juga ada. Tinggal pilih,'' ujar seorang pedagang di kawasan tersebut. Sesuai aturan, rusun dibangun untuk warga tunawisma dan masuk kategori miskin. Anehnya, M yang telah memiliki rumah malah bisa menyewa tiga unit rusun sekaligus. Saat dikonfirmasi, Arif mengaku belum tahu. Menurut dia, pemkot akan mengevaluasi kembali penggunaan rusun. Sesuai prosedur, pemkot tidak bisa langsung memutuskan kontrak sewa dengan penghuni. "Harus ada peringatan lebih dulu. Nanti kalau masih seperti itu bisa dicabut haknya," tegasnya. Hingga kini, pemkot diketahui hanya mengirimkan surat peringatan kepada para penghuni Rusun Urip Sumoharjo. Padahal, penyalahgunaan serupa juga dilakukan penyewa rusun yang lain. Misalnya, di Rusun Penjaringan Sari I. Bahkan, pelanggarannya tidak sebatas sewa-menyewa dengan pihak ketiga, tapi juga jual beli hak sewa. Pelakunya adalah orang yang kali pertama menempati rusun tersebut. Tidak tanggung-tanggung, harga satu kamar untuk rusun di lantai satu mencapai Rp 30 juta. Untuk lantai dua, harganya Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Meski tidak memiliki dokumen kepemilikan, ada saja yang mau membeli. Untuk mengesahkan perpindahan hak, ada orang khusus yang menjadi saksi transaksi itu. Dengan adanya beberapa saksi tersebut, pembeli dianggap sah mengambil alih unit rusun. Pelanggaran seperti itu sebenarnya sudah sangat keterlaluan. Sebab, penghuni pertama mendapatkan hak sewa itu secara gratis atau tanpa biaya administrasi apa pun. Setiap bulan, mereka hanya dikenai tarif sewa yang sangat murah, yakni Rp 20 ribu. Kini, penghuni nakal tersebut bisa meraup untung puluhan juta rupiah karena berhasil menjualnya. Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Arif mengaku bahwa pemkot belum mengambil tindakan terhadap berbagai pelanggaran di Rusun Penjaringan I. Dia mengaku masih mendata jenis penyimpangan dalam pengelolaan rusun itu. "Kalau sudah lengkap, baru ditindaklanjuti," ucap mantan kepala dinas tata kota dan permukiman itu. (eko/fat) Taken from Jawa Pos, Today. pecinta_surabaya March 17th, 2009, 03:43 PM Grand city emg ngebut bgt.. Klo gini saya percaya klo Juli mreka bakalan buka.. hehe Ga ada mall baru lagi ya selain Grand city Lenmarc sm Ciputra world?? Ebek21 March 17th, 2009, 05:15 PM ^^ We still have Darmo Fashion Walk by Intiland (aka Dharmala) and Union Square, but don't know what is their status now. However, I prefer office building tower to mall. I think it's enough of mall in Sby now, at least for another 5 years. sbyctzn March 17th, 2009, 05:27 PM Tapi sepertinya harapan untuk office tower masih kecil... Karena permintaan masih rendah, wisma tiara dan menara mandiri (TP) saja belum penuh. Graha Bukopin saja sampai saat ini belum ada yang menempati... Tapi saya masih yakin satu dua tahun kedepan akan ada investor yang 'proposed' office tower, karena masih banyak lahan kosong di CBD, dan adanya Suramadu yang kedepannya akan banyak menarik investor bidang Industri di Madura. Ebek21 March 18th, 2009, 03:01 AM KA Surabaya-Mojokerto beroperasi April SURABAYA: PT Kereta Api segera meluncurkan rangkaian KA komuter jurusan Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada April, menyusul bantuan satu rangkaian KA dari pemerintah. Kepala PT KA Daerah Operasi (Daops) VIII Mulianta Sinulingga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Perhubungan, segera meluncurkan moda transportasi massal itu. "InsyaAllah dalam waktu dekat diluncurkan, satu rangkaian train set dengan lima gerbong untuk KA komuter Sumo segera datang. Pengadaan KA itu sempat ditinjau langsung oleh PT KA Daops VIII dan Dishub Jatim di mana proses pengerjaannya telah rampung di depo perbengkelan PT Inka, Madiun," katanya di sela-sela peresmian media center PT KA Daops VIII di kompleks Stasiun Gubeng, Surabaya, kemarin. Dia menyatakan peluncuran KA itu ditargetkan terealisasi pada April, setelah pihaknya menerima hibah satu set KA dari pemerintah. "Bila tidak ada halangan dan proses penyerahaan rangkaian KA dapat dilakukan dalam bulan ini, KA Sumo dipastikan dapat beroperasi pada April." Kepala Dishub Jatim Heri Soegiri menyatakan optimistis KA Sumo diluncurkan pada April. "Persiapan untuk pengoperasian KA Sumo sudah mencapai 99%, tinggal menunggu rangkaian KA-nya datang," katanya, akhir pekan lalu. Integrasi komuter Mulianta menerangkan pengoperasian KA Sumo menambah jumlah KA komuter yang beroperasi menjadi tiga trayek. KA komuter yang sudah beroperasi, yakni trayek Surabaya-Sidoarjo (Susi) pada 2004 dan KA Komuter Surabaya-Lamongan (Sulam) pada 2007. "Pengoperasian KA Sumo merupakan bagian dari tahapan jaringan KA komuter terintegrasi di Surabaya dan sejumlah kota sekitarnya. Dasarnya diperoleh dari hasil kajian lembaga Prancis, yaitu Societe Nationale des Chermins de fer Francais [SNCF] pada 2005-2007," katanya. Pada tahap berikutnya, lanjut Mulianta, PT KA Daops VIII dan Pemerintah Kota Surabaya akan mengoperasikan KA komuter Lintas Tengah Surabaya (Lina). "Proyek KA Lina diharapkan dapat beroperasi pada tahun ini juga, ini tinggal mengintensifkan pembicaraan dengan Pemkot Surabaya. Masalah train set sementara menggunakan KA komuter Sulam saat idle [tidak terpakai] pada pukul 10.00-14.00, sebelum rangkaian sebenarnya tersedia." Selain itu, ungkap Mulianta, PT KA melalui perusahaan patungan dengan PT Angkasa Pura I yaitu PT Railink melakukan studi untuk proyek KA Bandara Juanda dengan trayek Waru-Juanda sepanjang 4,2 km. "Studi KA bandara itu masih berlangsung, tetapi semuanya dilakukan oleh kantor pusat. Proyek tersebut juga merupakan implementasi kajian SNCF." Surabaya dalam 15 tahun ke depan direncanakan memiliki jaringan transportasi massal kereta api yang terintegrasi dengan lima wilayah sekitarnya yang meliputi Kab. Gresik, Kab. Bangkalan, Kab. Mojokerto, Kab. Sidoarjo, dan Kab. Lamongan. Taken from Bisnis Indonesia, Mar 18, 2009 Lina Gantikan Bonek, Takut Penumpang Tak Bayar SURABAYA | SURYA-’Bonek Ekspres’ batal dipakai sebagai nama kereta api (KA) komuter yang akan dioperasikan di dalam Kota Surabaya. Sebagai pengganti, pihak PT KA Daops VIII menetapkan nama ‘Lina’ yang artinya ‘lintas tengah’ (kereta melintas di tengah kota). Begitu muncul nama ‘Bonek Ekspres’ di sejumlah media massa, pihak Daops VIII langsung berembuk. Mereka sepakat menolak nama yang dianggap berkonotasi negatif itu dan menetapkan ‘Lina’ sebagai nama komuter baru. Komuter itu akan melintasi rute Benowo-Kandangan-Tandes- Pasar Turi-Kalimas-Prapat Kurung (Perak)-Kalimas-Sidotopo-Gubeng-Wonokromo-Waru ini. Sebenarnya, ‘bonek’ merupakan istilah khas Surabaya. Ini merupakan sebutan bagi para suporter fanatik Persebaya. Namun, pihak Daops ingin menyelaraskan istilah ini dengan nama komuter yang dioperasikan sebelumnya. Kadaops VIII Mulianta Sinulingga mengatakan, dua komuter sebelumnya diberi nama kependekan dari nama kota keberangkatan dan tujuan. Komuter ‘Susi’ melayani rute ‘Surabaya-Sidoarjo’. Sedangkan ‘Sulam’ melayani rute ‘Surabaya-Lamongan’. Demikian juga komuter dari ‘Surabaya-Mojokerto’ yang akan dioperasionalkan pertengahan April 2009, PT KA Daops VIII dan Dishub & LLAJ Jatim sepakat menamainya dengan KA ‘Sumo’. “Makanya, komuter dalam kota yang akan dioperasionalkan nanti diberi nama ‘Lina’ atau ‘lintas tengah’, bukan bonek. Karena rute kereta melewati sejumlah wilayah di tengah kota,” ujar Mulianta kepada Surya, Selasa (17/3). Pertimbangan lainnya, pihak PT KA Daops VIII khawatir kalau nama bonek tetap digunakan, stigma jelek bonek yang kerap membuat kerusuhan dan tidak membayar tiket KA akan menular dan mengilhami calon penumpang untuk melakukan hal-hal tak diinginkan. “Kalau hal itu (misalnya) nanti sampai terjadi, tentu banyak yang akan dirugikan,” tegasnya. Lantas kapan Lina beroperasi? Mulianta belum dapat memastikan kapan. “Yang jelas, setelah Sumo,” imbuhnya. Kadishub dan LLAJ Jatim Hary Soegiri memperkirakan, pertengahan April 2009 pengerjaan satu trainset KA Sumo (dengan lima kereta) oleh PT Inka Madiun rampung. “Setelah itu akan langsung diujicobakan pada sekitar pertengahan April 2009,” terangnya. Hary optimistis karena awal Maret 2009 pihaknya dan PT KA Daops VIII telah meninjau langsung ke PT Inka melihat progres pengerjaan kereta. Waktu itu, pengerjaan trainset Sumo telah mencapai 98 persen dan tinggal penyelesaian akhir saja. Sementara KA Lina baru 90 persen dan diperkirakan rampung pada akhir April 2009. “Karena waktu penyelesaiannya tidak bareng, satu trainset akan kami alihkan untuk KA Sumo, sedangkan lainnya dimanfaatkan sebagai komuter dalam kota yang melayani rute dari Benowo ke Waru,” jelasnya. Taken from Surya, Mar 18, 2009 Ebek21 March 18th, 2009, 03:14 AM Pembebasan Lahan Tol Porong Gubernur Jatim Usulkan Konsinyasi Dini SURABAYA, KOMPAS.com - Pembebasan tanah proyek relokasi jalan arteri dan tol Porong baru mencapai 56 persen. Meski demikian, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengusulkan proses konsinyasi yang semestinya dilakukan setelah pembebasan tanah mencapai 75 persen. "Saya akan segera menghadap deputi menteri perekonomian agar persyaratan pembebasan tanah lebih dari 50 persen dapat diproses dan tak perlu menunggu 75 persen. Kalau harus menunggu 75 persen maka hambatan infrastrukturnya terlalu lama," ujar Soekarwo, Selasa (17/3) di Surabaya. Menurut Soekarwo, harga tanah yang ditawarkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) kepada warga sudah terlampau tinggi. Tawaran harga tertinggi tanah saat ini mencapai Rp 600.000 setiap meter persegi. Hal yang sama diungkapkan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Chairul Djaelani. Menurutnya, saat ini proses pembebasan tanah mencapai 56 persen, sedangkan jika harus menunggu pembebasan tanah hingga 75 persen, maka budjet dana yang dibutuhkan sangat besar. Masalah yang muncul adalah masyarakat meminta harga pembebasan tanah sama seperti pembebasan tanah oleh Lapindo. "Mereka meminta harga tanah rata-rata Rp 1 juta per meter persegi, jauh di atas nilai jual obyek pajak tanah tersebut," kata Chairul. Sulit tercapai Di lapangan, BPLS mengaku sulit memenuhi permintaan warga yang menginginkan harga tanah seperti nilai ganti rugi lumpur Lapindo. Padahal, pembebasan tanah ini untuk kebutuhan fasilitas umum. "Kami tak bisa mengatakan bulan Maret ini seluruh proses pembebasan tanah selesai. Semua tergantung warga, jika mereka tetap mengharapkan harga tanah seperti yang dilakukan Lapindo, maka proses relokasi akan semakin terhambat," ucap Kepala Humas BPLS Achmad Zulkarnain. Februari lalu, Tim Pengawas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo atau TP2LS mendesak BPLS segera membebaskan lahan untuk pembangunan sarana infrastruktur baru di Sidoarjo. TP2LS menuntut BPLS menyelesaikan pembebasan lahan bulan Maret ini. Menanggapi tuntutan ini, Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo (BP BPLS) Sunarso yang semula mentargetkan pembebasan lahan bulan Juli 2009 akhirnya bersedia memajukan tenggat waktu hingga bulan Maret 2009. Namun demikian, proses pembebasan tanah di lapangan hingga saat ini baru mencapai 56 persen. Taken from Kompas, Mar 18, 2009 surya regency March 18th, 2009, 07:35 AM Salah satu pengembang di surbaya timur "perumahan purimas" saat ini lagi gencar-gencarnya mempromosikan "Food Promenade" yang merupakan fasilitas untuk berkuliner yang dilengkapi dengan fasilitas salon & spa dan free wi fi. Saat ini progres pembangunannya masih dalam penataan lahan (pavingisasi), mampukah akan menyaingi G-walk atau sebagai salah satu alternatif G-walk di Surabaya Timur? Kita tunggu Ebek21 March 18th, 2009, 02:33 PM Salah satu pengembang di surbaya timur "perumahan purimas" saat ini lagi gencar-gencarnya mempromosikan "Food Promenade" yang merupakan fasilitas untuk berkuliner yang dilengkapi dengan fasilitas salon & spa dan free wi fi. Saat ini progres pembangunannya masih dalam penataan lahan (pavingisasi), mampukah akan menyaingi G-walk atau sebagai salah satu alternatif G-walk di Surabaya Timur? Kita tunggu Instead of just waiting, why not feeding us with constant updates (with pic if possible) ? :) sbyctzn March 18th, 2009, 02:50 PM Salah satu pengembang di surbaya timur "perumahan purimas" saat ini lagi gencar-gencarnya mempromosikan "Food Promenade" yang merupakan fasilitas untuk berkuliner yang dilengkapi dengan fasilitas salon & spa dan free wi fi. Saat ini progres pembangunannya masih dalam penataan lahan (pavingisasi), mampukah akan menyaingi G-walk atau sebagai salah satu alternatif G-walk di Surabaya Timur? Kita tunggu yup, update pic plis!!!! Hadi March 18th, 2009, 06:22 PM apa kabar Arena Ketabang?? Trip2Java March 18th, 2009, 06:37 PM Salah satu pengembang di surbaya timur "perumahan purimas" saat ini lagi gencar-gencarnya mempromosikan "Food Promenade" yang merupakan fasilitas untuk berkuliner yang dilengkapi dengan fasilitas salon & spa dan free wi fi. Saat ini progres pembangunannya masih dalam penataan lahan (pavingisasi), mampukah akan menyaingi G-walk atau sebagai salah satu alternatif G-walk di Surabaya Timur? Kita tunggu konsepnya mirip2 gading food city di jkt ga ? Jungle_surf March 18th, 2009, 06:54 PM KA Surabaya-Mojokerto beroperasi April SURABAYA: PT Kereta Api segera meluncurkan rangkaian KA komuter jurusan Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada April, menyusul bantuan satu rangkaian KA dari pemerintah. Kepala PT KA Daerah Operasi (Daops) VIII Mulianta Sinulingga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Perhubungan, segera meluncurkan moda transportasi massal itu. "InsyaAllah dalam waktu dekat diluncurkan, satu rangkaian train set dengan lima gerbong untuk KA komuter Sumo segera datang. Pengadaan KA itu sempat ditinjau langsung oleh PT KA Daops VIII dan Dishub Jatim di mana proses pengerjaannya telah rampung di depo perbengkelan PT Inka, Madiun," katanya di sela-sela peresmian media center PT KA Daops VIII di kompleks Stasiun Gubeng, Surabaya, kemarin. Dia menyatakan peluncuran KA itu ditargetkan terealisasi pada April, setelah pihaknya menerima hibah satu set KA dari pemerintah. "Bila tidak ada halangan dan proses penyerahaan rangkaian KA dapat dilakukan dalam bulan ini, KA Sumo dipastikan dapat beroperasi pada April." Kepala Dishub Jatim Heri Soegiri menyatakan optimistis KA Sumo diluncurkan pada April. "Persiapan untuk pengoperasian KA Sumo sudah mencapai 99%, tinggal menunggu rangkaian KA-nya datang," katanya, akhir pekan lalu. Integrasi komuter Mulianta menerangkan pengoperasian KA Sumo menambah jumlah KA komuter yang beroperasi menjadi tiga trayek. KA komuter yang sudah beroperasi, yakni trayek Surabaya-Sidoarjo (Susi) pada 2004 dan KA Komuter Surabaya-Lamongan (Sulam) pada 2007. "Pengoperasian KA Sumo merupakan bagian dari tahapan jaringan KA komuter terintegrasi di Surabaya dan sejumlah kota sekitarnya. Dasarnya diperoleh dari hasil kajian lembaga Prancis, yaitu Societe Nationale des Chermins de fer Francais [SNCF] pada 2005-2007," katanya. Pada tahap berikutnya, lanjut Mulianta, PT KA Daops VIII dan Pemerintah Kota Surabaya akan mengoperasikan KA komuter Lintas Tengah Surabaya (Lina). "Proyek KA Lina diharapkan dapat beroperasi pada tahun ini juga, ini tinggal mengintensifkan pembicaraan dengan Pemkot Surabaya. Masalah train set sementara menggunakan KA komuter Sulam saat idle [tidak terpakai] pada pukul 10.00-14.00, sebelum rangkaian sebenarnya tersedia." Selain itu, ungkap Mulianta, PT KA melalui perusahaan patungan dengan PT Angkasa Pura I yaitu PT Railink melakukan studi untuk proyek KA Bandara Juanda dengan trayek Waru-Juanda sepanjang 4,2 km. "Studi KA bandara itu masih berlangsung, tetapi semuanya dilakukan oleh kantor pusat. Proyek tersebut juga merupakan implementasi kajian SNCF." Surabaya dalam 15 tahun ke depan direncanakan memiliki jaringan transportasi massal kereta api yang terintegrasi dengan lima wilayah sekitarnya yang meliputi Kab. Gresik, Kab. Bangkalan, Kab. Mojokerto, Kab. Sidoarjo, dan Kab. Lamongan. Taken from Bisnis Indonesia, Mar 18, 2009 yeah...akhirnya :banana: ....bakal ter-realisasi juga :cheers2: Ebek21 March 19th, 2009, 11:52 AM No more riverside slum in Surabaya !! Wow, a bold action plan by Pemkot Sby to remove thousands of them !! Dua Kecamatan Mulai Sosialisasi Penertiban Setren Rungkut Deadline 20 Maret SURABAYA - Rencana pengembalian fungsi tanggul di sepanjang Kali Wonokromo mulai direalisasikan. Hingga kemarin, dua kecamatan yang dilalui sungai tersebut sudah mulai melakukan sosialisasi rencana pembongkaran semua bangunan liar di atas tanggul. Bahkan, ada kecamatan yang sudah mengagendakan pembongkaran langsung. Salah satunya adalah Kecamatan Gubeng. Kecamatan tersebut dilalui Kali Wonokromo yang sekaligus menjadi pembatas dengan Kecamatan Wonokromo. Di sepanjang tanggul kali dari arah Jembatan Nginden hingga Jembatan Wonokromo, terdapat sekitar 500 bangunan. "Sekarang sudah mulai sosialisasi ke warga," kata Camat Gubeng Arief Boediarto kemarin. Menurut dia, sejak wali kota merencanakan relokasi warga Surabaya di setren kali ke rumah susun sewa, Arief sudah mulai bersiap-siap untuk melaksanakan penertiban. Salah satunya dengan memberitahukan ke semua warga yang berada tinggal di atas tanggul. Sosialisasi itu juga sekaligus sebagai pendataan jumlah penduduk yang merupakan warga Surabaya atau bukan. Sebab, rencana relokasi penduduk setren ke rumah susun sewa hanya berlaku bagi warga yang tercatat sebagai penduduk Surabaya. "Selebihnya saya tidak tahu. Pemkot tidak bisa memberi solusi tempat tinggal," jelasnya. Menurut dia, warga non penduduk Surabaya akan diminta untuk kembali ke daerah asal. Sebab, mereka datang ke Surabaya sebagai masyarakat urban yang tidak memiliki tempat tinggal. Keberadaan orang-orang tersebut justru memicu permasalahan baru, yakni rusaknya tanggul kali yang menyebabkan banjir. Meski pemkot tidak bisa memberikan solusi tempat tinggal, semua bangunan tersebut tetap harus dibongkar. Sebab, Dinas Pengairan akan meninggikan tanggul yang sudah mulai terkikis karena ditempati bangunan liar. Menurut Arief, tanpa pembongkaran, tanggul tidak bisa ditinggikan. Sebab, tanah tanggul sendiri ditempati bangunan. Dia menegaskan, perbaikan tanggul sangat mendesak dilakukan untuk melindungi beberapa wilayah Surabaya dari banjir. Sebab, pada saat air di Kali Wonokromo pasang, jarak permukaan air dengan bibir sungai sudah sangat dekat. Bahkan, tinggi permukaan air di beberapa titik menyamai tinggi bibir tanggul. Padahal, tanggul di Kecamatan Gubeng termasuk tinggi dibandingkan yang lain. Namun demikian, pihaknya mengaku tidak bisa terburu-buru untuk melakukan pembongkaran. Sebab, warga yang harus didata pemkot cukup banyak. Belum lagi pemilahan antara penduduk Surabaya dengan yang bukan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pembongkaran menunggu sampai proses kampanye pemilu legislatif selesai. "Satu atau dua bulan lagi, sudah fixed," tandasnya. Hal yang sama dilakukan oleh kecamatan Rungkut. Wilayah yang pernah terkena imbas luberan sungai sebanyak tiga kali selama 2009 itu bahkan telah melakukan sosialisasi sebelum wali kota mengeluarkan rencana relokasi. "Warga sudah tahu semuanya," kata Camat Rungkut Irvan Widyanto kemarin. Menurut dia, warga sudah diberi surat pemberitahuan sekaligus peringatan. Intinya, mereka diberi kesempatan untuk membongkar sendiri bangunannya hingga 20 Maret. Jika tidak, maka kecamatan mengambil tindakan tegas dengan membongkar paksa seperti yang dilakukan sebelumnya. Hanya, dari sisa 40 bangunan liar yang ada di sepanjang tanggul di Kelurahan Wonorejo (sebelumnya sudah dilakukan penertiban, red), ada warga yang memegang surat petok D. Untuk warga tersebut, Irvan masih mengomunikasikan dengan Dinas Pengairan agar bisa dipastikan status tanahnya. Pria penghobi bulu tangkis itu mengatakan, pihaknya tidak ragu untuk menertibkan bangunan liar. Sebab, keberadaannya jelas menyalahi perda kota Surabaya. "Kalau menunggu perda setren, sampai kapan?" ujarnya. Dia mengaku lebih mendahulukan keselamatan warga yang jumlahnya lebih besar. Mereka akan terus terancam tiap tahun jika tanggul tersebut tidak segera ditinggikan. Apalagi, warga yang tinggal di atas tanggul bukan penduduk Surabaya. Sikap berbeda ditunjukkan Kecamatan Jambangan. Aparat di kecamatan yang terdapat 50 bangunan setren kali itu malah belum melakukan persiapan apa pun. Termasuk, sosialisasi ke warga mengenai rencana pemkot yang akan membongkar semua bangunan yang ada di atas tanggul. "Kami belum mendapat petunjuk pelaksanaan," kata Camat Jambangan A Daya Prasetyono kemarin. Taken from Jawapos, Mar 19, 2009 NB : You can see from the news that there are some districts (kecamatan) who are more pro-active than the others. Take Rungkut and Sukolilo as example, Rungkut is far more concerned about this riverside illegal housing than Sukolio, although both share the same river (face to face). Rungkut has done this demolition of riverside slum twice this year, while Sukolilo has not done anything. I think that Jambangan District in the news above is more or less just hopeless like Sukolilo, only waiting for instruction from supervisory body (Pemkot). pecinta_surabaya March 19th, 2009, 02:07 PM apa kabar Arena Ketabang?? Masih Lanjuttt... Bentuk fisik patung udh beres,tinggal finishing dikit2.. Ebek21 March 19th, 2009, 05:44 PM Suramadu Access Road http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/JlnAccSrmd.jpg Ebek21 March 20th, 2009, 02:49 AM RSUD Dr Soetomo akan Membangun Pusat Pelayanan Jantung Terpadu Senilai Rp 203 M DALAM waktu dekat, RSU dr Soetomo mempunyai tempat pelayanan baru bernama Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT). Pembangunan fasilitas tersebut diprediksi menghabiskan anggaran Rp 203 miliar. Hampir separo dana pembangunan itu berasal dari APBN, sedangkan sisanya dari APBD Pemprov Jatim. Rencana pembangunan tersebut diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Siti Fadilah Supari dalam kunjungan kerjanya ke RSU dr Soetomo kemarin. Kalau sudah jadi, gedung itu bakal menjadi rumah sakit jantung kedua di Indonesia setelah Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. ''Depkes sudah menganggarkan Rp 100 miliar untuk membangun pusat jantung tersebut,'' ujarnya kemarin. Sebetulnya, lanjut Siti, pembiayaan pembangunan PPJT sudah dibicarakan jauh-jauh hari dengan gubernur Jatim saat itu, Imam Utomo. Ketika itu, dia sempat mengingatkan gubernur bahwa pembangunan gedung tersebut harus berjalan lancar, transparan, serta akuntabel. ''Maksudnya, agar tidak dipermasalahkan KPK atau siapa pun,'' tegasnya. Menteri yang juga dokter spesialis jantung dan pembuluh darah tersebut menyatakan, saat ini pusat pelayanan jantung sangat dibutuhkan. Sejak 2007, jumlah pasien yang melakukan operasi jantung naik 900 persen dari sebelumnya. Yang terbanyak adalah penderita jantung bawaan (kongenital). Saat ini, masyarakat miskin penderita penyakit jantung sudah lebih leluasa berobat karena ditanggung jamkesmas. ''Karena itulah, fasilitas pusat pelayanan jantung mendesak dibangun,'' katanya. Sementara itu, Koordinator Pusat Jantung Terpadu RSU dr Soetomo Prof Dr dr Paul Tahalele menegaskan, PPJT memang ditujukan bagi masyarakat miskin. Buktinya, kata dia, di antara 139 tempat tidur (bed) yang disediakan, 94 tempat tidur atau 67,63 persen merupakan kelas III. ''Ini bukti bahwa PPJT memang ditujukan bagi masyarakat miskin,'' ujarnya. Dia menjelaskan, setidaknya ada tiga alasan mendesaknya pembangunan PPJT. Pertama, faktor geografis, yakni menangani pasien dari wilayah Indonesia bagian timur. Faktor lain adalah upaya menekan biaya pengobatan serta peningkatan mutu pelayanan pada pasien jantung.''PPJT penting untuk melakukan akselerasi pengobatan pada pasien,'' ucapnya. Akselerasi itu sangat diperlukan mengingat jumlah penderita penyakit jantung di Jatim mencapai 1.500 orang per tahun. Padahal, selama ini kemampuan RSU dr Soetomo hanya bisa mengoperasi 100 pasien per tahun. " PPJT nanti bakal bisa mengoperasi 500 hingga seribu pasien jantung," terang Paul Di RSU dr Soetomo, jumlah operasi jantung yang tercatat sejak 2001 hingga 2009 baru 421 kali. Dari operasi itu, sebanyak 362 pasien (86 persen) tergolong penderita dari kelompok masyarakat miskin, sedangkan 59 lainnya (14 persen) adalah penderita umum. ''Semoga dengan pembangunan PPJT, pelayanan terhadap pasien miskin semakin terintegrasi,'' kata dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskuler tersebut. Taken from Jawapos, Mar 20, 2009 hermawan March 20th, 2009, 04:12 AM Suramadu Access Road http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/JlnAccSrmd.jpg Kalo lihat lebar jalannya, koq terlalu sempit ya. Apa nggak diantisipasi 20 - 25 tahun lagi ya. pasti dengan lebar segitu kemacetan bakal terjadi. Mungkin harga tanahnya sudah kadung mahal, tapi akan jauh lebih mahal melebarkannya kalo kawasan ini sudah dipenuhi jadi kawasan bisnis dan skyscraper. sbyctzn March 20th, 2009, 08:33 AM @Ebek or Other: Ada info mengenai design? Lokasi? Jumlah lantai? Melihat dari anggarannya yang mencapai 203 Milliar sepertinya gedungnya akan besar banget, seperti GDC (Gedung Diagnostic Center) dan jika sudah selesai dan benar lokasinya berada di kompleks RS DR Soetomo, wah... RS itu akan jadi kompleks superblock Rumah Sakit terbesar di Indonesia, apalagi akan dibangun hotel khusus keluarga pasien... Ada info? @hermawan: Gampang, tinggal tambah konstruksi jalan layang di tengah, nanti konstruksi penyangga bisa memanfaatkan sedikit lahan sungai ditengah itu, kan beres... Betul tidak? Kan tambah mempercantik jalan juga jika nanti jadi... hermawan March 20th, 2009, 09:01 AM ^^Ok, good idea, syukur-syukur ada monorail di tengah-tengah sbyctzn March 20th, 2009, 01:37 PM Gambar access road Suramadu itu diambil dari JPO miniatur Suramadu, kalau difoto dari atas itu terlihat sangat teratur dan rapi yah... Itu diujung access road terlihat Suramadu, diantara bangunan memakai genteng berwarna merah. Update progress project again: 1. Toll Sumo sudah mulai konstruksi lagi, mulai terlihat pekerja lalu lalang, ada alat berat pemancang tiang beton yang sedang aktif memancang tiang beton pembatas tanah.. 2. Konstruksi bangunan tambahan terminal joyoboyo, ada empat lantai, tidak tau untuk apa, untuk kantor atau untuk area komersil.. Semua gambar update progress akan saya bantu ambil minggu depan, tapi tidak tau tepatnya kapan, lihat waktu luang. Ebek21 March 20th, 2009, 03:23 PM Update progress project again: 1. Toll Sumo sudah mulai konstruksi lagi, mulai terlihat pekerja lalu lalang, ada alat berat pemancang tiang beton yang sedang aktif memancang tiang beton pembatas tanah.. Great !!! :okay: Pictures pleaee.. @b1 March 20th, 2009, 03:34 PM Ada nggak rencana pembangunan MRT di Surabaya? pecinta_surabaya March 20th, 2009, 03:49 PM ^^ Klo rencana rasanya ada.. :cheers: Sory OOT,ada yg penah bermalam di hotel sahid gubeng? tarifnya brapa y? Hadi March 20th, 2009, 05:32 PM Ada nggak rencana pembangunan MRT di Surabaya? ada cuman tak tahu kejelasnnya gimana. mungkin bisa lihat di http://bappeko.surabaya.go.id/bappeko/ Jungle_surf March 20th, 2009, 05:40 PM ^^ yup rencana sih ada aja...tpi yang sulit bwat pemkotnya tuh pembebasan lahan milik warga/instansi .....:ohno: Sory OOT,ada yg penah bermalam di hotel sahid gubeng? tarifnya brapa y? kalo Hotel Sahid Surabaya sih gw cuman tau tarif minimalnya aja... :D yaitu Rp. 304.000,- wah kalo nginep di Sahid....gw merekomendasikan lokasi kuliner...bebek Goreng cak Bondet deket2 situ aja ... :lol: Ebek21 March 21st, 2009, 07:33 AM The biggest swimming pool in Southeast Asia ? Is it open for public ? Outdoor or indoor ? Any info or pic please ? Terbesar di Asia Tenggara SURABAYA - Kolam renang “Giri Tirta” UPN Veteran Jatim melengkapi jumlah fasilitas olahraga di Surabaya. Kolam yang diklaim sebagai kolam renang terbesar di Asia Tenggara ini diresmikan penggunaannya Jumat (20/3). Sekretaris Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora), Drs Wahid Muharom, MM, yang mewakili Menegpora Adyasa Dault dalam meresmikan kolam itu mengatakan, alasan pemilihan pembangunan kolam di Jatim itu didasarkan torehan prestasi Jatim di cabang olahraga (cabor) air. Status sebagai juara umum di PON 2008 Kaltim, dengan menyabet medali emas di cabor renang dan selam, juga menjadi pertimbangan pemilihan lokasi. “Sebenarnya banyak daerah lain yang iri dengan Jatim. Mengapa Jatim yang sudah berprestasi olahraga airnya masih dibuatkan kolam renang,” tambah Wahid. Kolam renang berstandar FINA (Federation Internationale de Natation) ini, berukuran 50x26 meter dan terdiri 10 line. Dengan penambahan satu line dibanding kolam renang pada umumnya, hempasan air tidak akan berimbas pada perenang lain. “Penambahan line ini akan mengurangi tekanan air sehingga mengurangi beban perenang,” kata Drs H Warsito, M.M, ketua proyek kolam renang Giri Tirta. Pembangunan kolam yang juga dilengkapi kolam renang rekreasi itu memakan waktu empat bulan, sejak peletakan batu pertama pada 28 Juli 2008 hingga tahap penyelesaian terakhir pada November lalu. Secara keseluruhan pembangunan kolam itu menelan dana Rp 5,5 miliar, sebanyak Rp 5 miliar di antaranya merupakan dana bantuan dari Menegpora, dan sisanya merupakan dana pendamping dari UPN sebagai pengelola. Menurut Warsito yang juga mantan rektor UPN, proses pembangunan kolam yang digunakan untuk venues Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim 100/II cabor selam dan kejuaraan olahraga air itu telah melalui proses verifikasi kelayakan venues dari tim ITS. Wahid berharap lewat Giri Tirta ini nantinya bisa dicetak atlet-atlet berprestasi. Pada kesempatan yang sama juga diadakan kejuaraan selam antar klub se-Jatim yang memperebutkan piala begilir POSSI Jatim dan Rektor UPN Cup. Taken from Surabaya Post, Mar 21, 2009 Ebek21 March 21st, 2009, 12:37 PM Here is the project we've anticipated for long, finally get started soon. Box Culvert Banyu Urip ke Simo Digarap Akhir Maret suarasurabaya.net| Akhir Maret ini pekerjaan box culvert Banyu Urip ke Simo sepanjang 850 meter akan dikerjakan. TRI RISMA HARINI Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya pada Suara Surabaya, Sabtu (21/03) menjelaskan, saat ini pihak terkait masih dibahas soal pengamanan dan pengaturan lalulintas di sekitaran pertigaan Banyu Urip saat mobilisasi segala peralatan pekerjaan tersebut. Selain di Banyu Urip, proyek box culvert yang tahun ini akan dikerjakan yaitu box culvert Menur sepanjang 650-an meter dan box culvert Semolowaru. Ketiga proyek itu dianggarkan Rp 100 milyar. Tapi dengan lelang ada sisa anggaran Rp 29 milyar. Sisa anggaran Rp 29 milyar ini kata RISMA sebenarnya akan ditambahkan untuk memperpanjang box culvert Banyu Urip. Hanya masih menunggu koordinasi dengan Pemerintah Propinsi Jatim. Taken from Suara Surabaya, Mar 21, 2009 MinImaX March 21st, 2009, 12:56 PM ^^ Good news... :) Untuk infrastruktur *dalam kota*, MERR yang paling urgent, karena jalan menuju daerah Rungkut semuanya macet pada jam sibuk. Yang kedua mungkin jalan arteri primer menghubungkan Barat-Timur, mulai dari Tandes-Banyu Urip-Pandegiling-Kertajaya-ITS. Setelah itu MRT/monorail dan jalan lingkar barat. Suramadu, A Yani, Tambakoso Wilangun, Tol Sumo ga termasuk di sini... :) Ebek21 March 21st, 2009, 02:19 PM As a reminder, this is the box culvert project in Banyu Urip. In my opinion, 850 m is not enough. At least, they should extend it to Banyu Urip Tollgate. Broadening road project in Banyu Urip, using box culvert http://farm4.static.flickr.com/3319/3180646991_c147ded5af_o.jpg Jungle_surf March 21st, 2009, 06:03 PM ^^ wow...nice info Ebek21 :okay: But I also had a little information about the RRI plan to build the tower :) ======================================================================== RRI Tower akan dibangun di Surabaya http://natsirisfa.byethost6.com/wp-content/uploads/2009/01/gedung-tower.jpg Surabaya pantas menjadi sister city bagi Penang Malaysia, jika proyek Suramadu kelak selesai dikerjakan. Jembatan Suramadu sepanjang 5,5 km akan menjadi jembatan pertama dan terpanjang di tanah air yang menghubungkan dua pulau terpisah. Walau hanya setengah dari panjang jembatan yang menghubungkan Penang dengan Semenanjung Melaka, namun Suramadupun akan memiliki fungsi yang tak kalah penting dalam menambah keindahan Kota Pahlawan dimalam hari. Tak hanya Suramadu yang sedang dalam tahap penyelesaian, Surabaya juga akan diramaikan dengan hadirnya pusat-pusat perbelanjaan baru, apartemen dan hotel serta kawasan permukiman kelas elite. Kawasan Jalan Pemuda Surabaya merupakan zona strategis bagi Surabaya. Sebuah apartemen megah akan menghiasi zona emas ini. Akankah gedung RRI dapat bertahan ditengah desakan modernisasi kota megapolitan. Kepala RRI Surabaya M.Natsir Isfa mengungkapkan, rencana untuk membangun RRI Tower yang telah mendapat dukungan dari Dirut LPP-RRI Parni Hadi akan segera direalisasikan. Gedung RRI Surabaya yang berada pada jalur inti kota ini tak lagi sesuai dengan perkembangan kota yang dihiasi oleh gedung pencakar langit. Secara tehnis siaran RRI akan terganggu, mengingat tower RRI saat ini terhimpit oleh kanan kiri gedung yang menjulang tinggi. Konsep yang akan dikembangkan menurut Natsir Isfa, RRI akan memberikan kesempatan kepada investor untuk membangun gedung tower RRI dengan pola BOT, sehingga asset lahan RRI tidak beralih kepada pihak lain. Dengan pola ini diharapkan, pembangunan tower akan mendapatkan keuntungan baik dari segi tehnis siaran maupun keuntungan finansial. Sebab tower RRI nantinya akan bertengger di lantai atas gedung sehingga memungkinkan jangkauan siaran RRI akan lebih luas, disamping hilangnya gangguan tehnis untuk siaran luar dengan menggunakan OB van. Ditambahkan, gedung ini nantinya akan memiliki 19 lantai, beberapa lantai diantaranya dipergunakan untuk perkantoran, ruang convention, dan studio RRI Surabaya, sedangkan sisanya dikelola oleh pihak ketiga dengan pola bagi hasil atau BOT. Sudah ada beberapa investor yang melirik, namun menurut Natsir Isfa, pemilihan investor, proses dan mekanisme untuk pembangunan tower RRI ini akan ditetapkan oleh Direksi LPP RRI di Jakarta.(***) @b1 March 21st, 2009, 08:45 PM Ada gak tanda-tanda pemda Surabaya mau bangun subway? sbyctzn March 22nd, 2009, 02:07 PM Syukur deh banyu urip dan menur akan dipasang box culvert, soalnya dua ruas jalan itu memang macet total, karena memang jalannya yang menyempit. Untuk Giri Tirta, akan saya coba korek informasinya dari teman mahasiswa dari UPN, semoga saja bisa mengambil gambarnya juga. Subway? Masih jauuhh.... Sepertinya untuk semua kota di indonesia, apalagi terpukul krisis ekonomi dunia, Jakarta saja dengan kota sebesar itu masih maju mundur, apalagi monorail... Beh... Mungkin baru terwujud nanti generasi ke-3 dari kita. Ebek21 March 24th, 2009, 02:54 AM Good news !! Relokasi Tol, BPLS Cairkan Rp 14 M Pembayaran ganti rugi relokasi jalan tol Gempol-Porong akhirnya bisa diselesaikan. Janji Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menuntaskan pembayaran tanah dan bangunan milik warga bulan ini pun terealisasikan. Kemarin (23/3) warga Desa Gempol, Kecamatan Gempol, menerima pembayaran atas lahan mereka yang bakal dipakai jalan tol. Pembayaran dilakukan langsung lewat transfer di bank yang ditunjuk. Kemarin pun warga yang memperoleh pembayaran tol itu memenuhi ruang Balai Desa Gempol. "Kami lega, akhirnya dibayar juga," ujar Khoiron, salah seorang penerima pembayaran tersebut. Realisasi pembayaran relokasi jalan tol kemarin dilakukan dari meja ke meja. Ada lima meja yang harus dilalui warga. Mulai meja BPLS untuk meneliti berkas terakhir. Lalu, ada meja cek administrasi desa dan camat. Selain itu, ada wakil tiap-tiap instansi. Mulai dinas pertanian, dinas kehutanan, hingga Dinas Cipta Karya Pemkab Pasuruan. Setelah semua berkas dinyatakan komplet, warga menuju meja terakhir untuk mengisi prosedur transfer uang di bank. Total dana yang dikeluarkan oleh BPLS untuk membayar warga wilayah Kecamatan Gempol sebesar Rp 14 miliar lebih. Uang itu digunakan untuk membebaskan 354 bidang tanah milik warga. Taken from Jawapos, Mar 24, 2009 Ebek21 March 24th, 2009, 10:18 AM Arena Ketabang as per Mar 24, 2009 http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AKa.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AKb.jpg Taken from Suara Surabaya, Mar 24, 2009 sbyctzn March 24th, 2009, 01:16 PM [ Selasa, 24 Maret 2009 ] Bangun Shelter Baru FASILITAS umum di Terminal Purabaya bertambah lagi. Dinas Perhubungan dan PO Damri membangun satu unit shelter di lajur empat terminal kedatangan bus antar kota. Lajur tersebut khusus rute Purabaya-Juanda. Shelter berukuran 4 x 2 meter itu dilengkapi dengan 18 tempat duduk. Berdasarkan rapat koordinasi, shelter khusus itu akan dioperasikan Rabu (25/3) besok. "Harapan kami, shelter itu bisa meningkatkan pelayanan dan kenyamanan, serta pengembangan intermoda (keterpaduan)," ujar Kabid Sarana Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad. Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KaUPTD) Terminal Purabaya May Ronald mengatakan, selama ini penumpang yang hendak naik bus jurusan juanda (PO Damri) harus rela berhadapan dengan bus antar kota yang baru datang. "Bahaya sekali, karena letaknya ditikungan jalan dan didepan shelter pemberhentian bus antar kota," ucapnya. Dia juga mengatakan jalur yang akan dijadikan shelter baru adalah jalur 4 yang memang sudah ada dan belum termanfaatkan. "Biasanya kami tutup lajur 4, dan dimanfaatkan jika lebaran, karena arus lalu lintas padat," tambah Ronald. Dan ini juga berdampak pada bus Damri, jika lebaran mereka harus bergeser ke depan kiri tikungan (seberang shelter lama). Sebab, shelter khusus itu akan dimanfaatkan bus antar kota ketika lebaran atau arus padat.(nam/oni) Taken from Jawapos Today sbyctzn March 24th, 2009, 01:17 PM http://jawapos.co.id/imgall/1/imgori/59043large.jpg [ Selasa, 24 Maret 2009 ] Tarif Menyeberang dari Surabaya ke Madura Lebih Murah Janji Wapres soal Pengoperasian Suramadu SURABAYA - Jembatan Suramadu bakal punya daya tarik lebih dibanding fasilitas penyeberangan yang ada selama ini. Selain waktu tempuh yang lebih cepat, tarif menyeberang dari Surabaya ke Madura dipastikan lebih murah. Janji itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat meninjau proyek Suramadu kemarin (23/3). ''(Tarif) tidak semahal (kapal) feri. Pasti lebih murah,'' katanya. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan jembatan itu sebaik-baiknya. Sebab, melintas melalui Suramadu juga jauh lebih aman dibanding harus menyeberang menggunakan kapal. JK menuturkan, pemanfaatan Jembatan Suramadu memang harus disertai pembebanan tarif. Sebab, selain pembangunannya menghabiskan dana banyak, biaya perawatannya cukup mahal. Apalagi, sebagian dana yang digunakan untuk megaproyek tersebut berasal dari utang. "Pemeliharaannya berat. Makanya harus bayar," ucapnya. Kedatangan JK ke Suramadu itu merupakan rangkaian kunjungan Wapres di Surabaya. Sebelum mengunjungi jembatan yang menghabiskan dana lebih dari Rp 4 triliun itu, pria yang juga ketua umum Golkar tersebut mengunjungi Gebyar Buku di DBL Arena. JK yang didampingi Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal tiba di Suramadu pukul 16.15. Orang nomor dua di Indonesia tersebut meninjau proyek jembatan selama hampir setengah jam. Begitu datang, tim Departemen Pekerjaan Umum (PU) memberikan progress report mengenai perkembangan terakhir Suramadu. Hingga kini, proses pembangunan itu sudah mencapai 93 persen. Dua bulan lagi seluruh tahap proyek diperkirakan tuntas. Ketika meninjau, JK menanyakan kendala yang selama ini dirasakan paling menghambat pembangunan Jembatan Suramadu. ''Gangguannya ombak, hujan, dan angin,'' jelas Dirjen Bina Marga Departemen PU Hermanto Dardak. Setelah mendapat paparan dari Departemen PU, ganti JK berbicara mengenai proyek Suramadu. Menurut dia, pembangunan Suramadu akan selesai Juni mendatang. Menurut dia, saat ini sudah tidak ada kendala dalam pembangunan. Tim pelaksana proyek hanya kurang menyelesaikan bentang tengah dari sisi Surabaya. Sementara dari sisi Madura sudah siap 100 persen. ''Kami minta agar mempercepat sesi-sesi yang belum selesai. Juni sudah selesai. Sekarang tidak ada soal lagi,'' tegasnya. Jika beroperasi, JK meminta agar Suramadu dirawat sebaik mungkin supaya bisa bertahan lama dan nasibnya tidak seperti jembatan lain yang mudah bobrok. Dia mencontohkan Jembatan Ampera di Palembang yang mulai rusak akibat korosi. "Di sini air asin terus. Jadi, harus rawat. Jangan seperti Jembatan Ampera yang berkarat dan tidak bisa dipakai lagi,'' ujar politikus yang juga pengusaha itu. JK juga meminta agar keselamatan pengguna jembatan mendapat perhatian ekstra. Sebab, potensi ancaman kecelakaan di Suramadu cukup tinggi. Menurut dia, harus ada regulasi atau yang bisa dilihat melalui rambu-rambu. ''Harus ada warning. Jangan ada kecelakaan,'' ungkapnya didampingi Gubernur Jatim Soekarwo. Pengemudi sepeda motor dianggap paling berpotensi mengalami kecelakaan ketika berkendara di atas jembatan. Sebab, embusan angin kencang bisa mengganggu konsentrasi pengemudi. "Itu juga harus dipikirkan oleh pengelola jembatan. Meski pagarnya kuat, bisa saja topi atau barang-barang terlempar,'' tegas JK. Selain ancaman kecelakaan, potensi kejahatan tak kalah besar. Buktinya, baru-baru ini polisi mengungkap pencurian besi konstruksi jembatan yang kemudian dijual kepada pengepul barang rongsokan atau rombeng. Dalam tempo enam bulan, sedikitnya komplotan pencuri mampu menggondol 4 ton besi. (fid/fat) Taken from Jawapos today sbyctzn March 24th, 2009, 01:22 PM [ Selasa, 24 Maret 2009 ] Kecamatan Rungkut Akan Menertibkan Kembali Bangunan di Atas Setren Kali Camat Rungkut Beri Deadline 27 Maret SURABAYA - Penertiban bangunan liar (bangli) yang berdiri di atas tanggul di Kecamatan Rungkut belum berhenti. Kemarin, tujuh bangunan dibongkar paksa karena pemiliknya tidak menghiraukan peringatan yang telah keluarkan pemkot sebelumnya. Ketujuh bangunan itu merupakan sisa penertiban sebelumnya. Sesuai peringatan yang dilayangkan pemkot, warga pemilik bangunan liar harus membongkar sendiri bangunannya. Jika sampai 20 Maret perintah itu tidak dilakukan, maka petugas Kecamatan Rungkut mengambil langkah paksa. Sayang, peringatan itu benar-benar tidak dihiraukan. Warga tidak mau melakukan pembongkaran sendiri dan membiarkan bangunan miliknya tetap berdiri di atas tanggul dan setren Kali Wonokromo. "Bangunan itu memang masih berdiri. Tapi pemiliknya sudah pindah. Syukurlah, penertiban kali ini tidak ada perlawanan," kata Camat Rungkut Irvan Widyanto kemarin. Sebelumnya, bangunan-bangunan semi permanen yang kemarin dibongkar paksa itu digunakan warga sebagai warung, kandang, dan garasi. Saat dibongkar oleh petugas Satpol PP Kecamatan Rungkut, sebagian isi bangunan sudah dipindahkan. Irvan menduga, warga sengaja meninggalkan bangunan itu tersisa di atas tanggul. Harapannya, jika pemkot lalai dan batal melakukan penertiban, bangunan itu bisa digunakan lagi. "Tapi mereka salah. Penertiban itu sudah pasti Mas. Kami tidak mungkin lalai," tambahnya. Hingga saat ini, masih ada 41 bangunan liar tersisa. Hanya, sebagian di antara 40 bangunan belum bisa dibongkar dalam waktu dekat. Sebab, pemiliknya memegang petok D atas lahan yang ditempati. Irvan mengaku heran dengan dikuasainya lahan tanggul oleh warga. Dia menduga, surat tersebut diperoleh saat pemerintahan lama. Saat itu, pamong desa memiliki peran sangat dominan. Karena itulah, pamong bisa mengeluarkan dokumen tanah di atas tanah tanggul. Untuk memastikan hal tersebut, dia akan mempertemukan warga dengan Dinas Pengairan. Di antara bangunan-bangunan tidak berizin itu juga terdapat pabrik konstruksi atas nama PT Kalimaya. Sama seperti bangunan lainnya, perusahaan itu tidak memiliki dokumen kepemilikan tanah. "Pemiliknya sudah melakukan pembongkaran sebelum 20 Maret. Sekarang memang belum selesai. Kami masih beri kesempatan," jelasnya. Menurut dia, lamanya pembongkaran itu disebabkan sulitnya proses pemindahan alat berat dari dalam pabrik ke lokasi lain. Karena itulah, dia memberikan waktu kepada PT Kalimaya untuk membongkar semua bangunan sebelum 27 Maret mendatang. Menurut Irvan, PT tersebut menempati lahan sekitar 2.000 meter persegi. Saat ini, proses pembongkarannya mencapai 30 persen. Rencananya, pada 27 Maret nanti Kecamatan Rungkut kembali menertibkan bangunan terbukti tidak dilengkapi dokumen kepemilikan tanah. Termasuk bangunan yang saat ini digunakan sebuah usaha kontraktor. "Berdasar pertemuan yang telah kami lakukan, mereka berjanji menertibkan sendiri bangunannya. Kalau janji itu tidak dilaksanakan, terpaksa kami yang membongkar," janji Irvan. Kecamatan Rungkut adalah wilayah yang paling gencar dan tegas dalam menertibkan bangunan liar. Selama dua bulan terakhir, sedikitnya seratus bangunan liar sudah dibongkar paksa. Pembongkaran itu sempat diwarnai ketegangan dengan warga yang menempati bangunan tersebut. Namun, perlawanan dari warga tidak mencegah tekad untuk membersihkan tanggul. Berbeda dengan kecamatan lain yang tanggulnya juga ditempati bangunan liar. Hingga saat ini, belum ada yang melakukan pembongkaran seperti yang dilakukan Kecamatan Rungkut. "Saya hanya melaksanakan peraturan daerah Mas. Kasihan warga saya yang jumlahnya lebih banyak. Mereka selalu khawatir banjir," ucapnya. Apalagi, permukiman penduduk lebih rendah dari permukaan sungai. Meski bangunan liar sudah hampir habis, bukan berarti Irvan bisa berleha-leha. Menurut dia, warga berpotensi kembali lagi menempati tanggul jika tidak diawasi. Hal itu terbukti sebelumnya, tidak lama setelah penertiban, warga kembali mendirikan bangunan lagi. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Kecamatan Rungkut aktif melakukan pemantauan kawasan setren. Hal itu dilakukan dari dua sisi, yakni daratan dan sungai. Dari sisi darat, pengawasan dilakukan dengan menggunakan truk yang berjalan melintasi sepanjang tanggul. Sedangkan dari sisi sungai, petugas menggunakan speed boat untuk melihat kondisi tanggul. "Dari sana kelihatan berapa tinggi air dan kondisi tanggulnya. Ngeri Mas kalau dibiarkan," jelasnya. (gun/eko/fat) Taken from Jawapos Today. sbyctzn March 24th, 2009, 01:27 PM Arena Ketabang as per Mar 24, 2009 http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AKa.jpg Taken from Suara Surabaya, Mar 24, 2009 I like this...... nice panoramic in downtown area, dengan dikelilingi skyscraper yang tinggi-tinggi!!!!!!!!! Ebek21 March 24th, 2009, 04:09 PM [ Selasa, 24 Maret 2009 ] Kecamatan Rungkut Akan Menertibkan Kembali Bangunan di Atas Setren Kali Camat Rungkut Beri Deadline 27 Maret Rencananya, pada 27 Maret nanti Kecamatan Rungkut kembali menertibkan bangunan terbukti tidak dilengkapi dokumen kepemilikan tanah. Termasuk bangunan yang saat ini digunakan sebuah usaha kontraktor. "Berdasar pertemuan yang telah kami lakukan, mereka berjanji menertibkan sendiri bangunannya. Kalau janji itu tidak dilaksanakan, terpaksa kami yang membongkar," janji Irvan. Kecamatan Rungkut adalah wilayah yang paling gencar dan tegas dalam menertibkan bangunan liar. Selama dua bulan terakhir, sedikitnya seratus bangunan liar sudah dibongkar paksa. Pembongkaran itu sempat diwarnai ketegangan dengan warga yang menempati bangunan tersebut. Namun, perlawanan dari warga tidak mencegah tekad untuk membersihkan tanggul. Berbeda dengan kecamatan lain yang tanggulnya juga ditempati bangunan liar. Hingga saat ini, belum ada yang melakukan pembongkaran seperti yang dilakukan Kecamatan Rungkut. "Saya hanya melaksanakan peraturan daerah Mas. Kasihan warga saya yang jumlahnya lebih banyak. Mereka selalu khawatir banjir," ucapnya. Apalagi, permukiman penduduk lebih rendah dari permukaan sungai. Meski bangunan liar sudah hampir habis, bukan berarti Irvan bisa berleha-leha. Menurut dia, warga berpotensi kembali lagi menempati tanggul jika tidak diawasi. Hal itu terbukti sebelumnya, tidak lama setelah penertiban, warga kembali mendirikan bangunan lagi. Yeah, Rungkut is the best and this Irvan Widyanto is my favourite camat now.. Ebek21 March 25th, 2009, 02:33 AM http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TamanHR.jpg Taken from Radar Sby, Mar 25, 2009 sbyctzn March 25th, 2009, 11:34 AM Project in Surabaya, tetap jalan terus walaupun badai krisis ekonomi dunia menerjang, saluuuuttt.... Apartement Cosmopolis saat ini sedang tahap finishing, jumlah pekerja tidak begitu banyak, tapi masih ad aktifitas setiap hari... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/cosmopolisa.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/cosmopolisb.jpg Dupak grosir, ini sepertinya yang ngebut, sangat banyak pekerja, lalu lalang dan antrian truck pengangkut semen cair untuk cor sangat banyak.... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dupakgrosira.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dupakgrosirb.jpg Nah ini dia salah satu mega project dari pengembang group pakuwon yang sempat terhempas isu batal dibangun, ternyata berita itu semua salah semua... saat saya meninjau lokasi, di lokasi proyek terlihat dua crane yang sibuk, dan lampu proyek yang menyala, karena waktu saya kesana sore, jadi kemungkinan besar proyek juga dikerjakan malam hari. ngebut juga sepertinya.... Terlihat di sisi kiri dari lokasi proyek Apartement Eastcoast Residence ada Jembatan Suramadu dan bangunan besar yang ada di Kenjeran Park. Lokasi Apartement Eastcoast Residence ini sangat dekat dengan rencana mega proyek dari pemkot PAMURBAYA, yang notabene adalah pengembangan dari KEN PARK yang sudah ada saat ini. http://www.indomegah.com/html/wp-content/uploads/image/East-Coast-Residence-Facade.jpg http://www.indomegah.com/html/wp-content/uploads/image/East-Coast-Residence-City-Walk.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ecra.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ecrb.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ecrc.jpg Masih tetap sama dengan yang lalu GCS tetap finishing eksterior http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gcsa.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gcsb.jpg Oval Hotel di dekat KBS, jumlah pekerjanya sangat sedikit, tapi masih ada aktifitas pembenahan kecil kecilan, sepertinya sudah siap launching!!!!!!!!!!! http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ovalhotela.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ovalhotelb.jpg Nah yang ini proyek Tol Sumo, proyek yang ditunggu-tunggu warga Jatim...... akhirnya dimulai lagi proyeknya setelah terjadi masalah... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/sumoa.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/sumob.jpg Aston twin tower, masih tetap ada pekerja yang melakukan finishing ekterior, terlihat juga Mandor menurut pengamatan saya... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/twina.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/twinb.jpg Terbesar di Asia Tenggara SURABAYA - Kolam renang “Giri Tirta” UPN Veteran Jatim melengkapi jumlah fasilitas olahraga di Surabaya. Kolam yang diklaim sebagai kolam renang terbesar di Asia Tenggara ini diresmikan penggunaannya Jumat (20/3). Sekretaris Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora), Drs Wahid Muharom, MM, yang mewakili Menegpora Adyasa Dault dalam meresmikan kolam itu mengatakan, alasan pemilihan pembangunan kolam di Jatim itu didasarkan torehan prestasi Jatim di cabang olahraga (cabor) air. Status sebagai juara umum di PON 2008 Kaltim, dengan menyabet medali emas di cabor renang dan selam, juga menjadi pertimbangan pemilihan lokasi. “Sebenarnya banyak daerah lain yang iri dengan Jatim. Mengapa Jatim yang sudah berprestasi olahraga airnya masih dibuatkan kolam renang,” tambah Wahid. Kolam renang berstandar FINA (Federation Internationale de Natation) ini, berukuran 50x26 meter dan terdiri 10 line. Dengan penambahan satu line dibanding kolam renang pada umumnya, hempasan air tidak akan berimbas pada perenang lain. “Penambahan line ini akan mengurangi tekanan air sehingga mengurangi beban perenang,” kata Drs H Warsito, M.M, ketua proyek kolam renang Giri Tirta. Pembangunan kolam yang juga dilengkapi kolam renang rekreasi itu memakan waktu empat bulan, sejak peletakan batu pertama pada 28 Juli 2008 hingga tahap penyelesaian terakhir pada November lalu. Secara keseluruhan pembangunan kolam itu menelan dana Rp 5,5 miliar, sebanyak Rp 5 miliar di antaranya merupakan dana bantuan dari Menegpora, dan sisanya merupakan dana pendamping dari UPN sebagai pengelola. Menurut Warsito yang juga mantan rektor UPN, proses pembangunan kolam yang digunakan untuk venues Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim 100/II cabor selam dan kejuaraan olahraga air itu telah melalui proses verifikasi kelayakan venues dari tim ITS. Wahid berharap lewat Giri Tirta ini nantinya bisa dicetak atlet-atlet berprestasi. Pada kesempatan yang sama juga diadakan kejuaraan selam antar klub se-Jatim yang memperebutkan piala begilir POSSI Jatim dan Rektor UPN Cup. Taken from Surabaya Post, Mar 21, 2009 Ini dia, yang mungkin penasaran seperti apa Kolam Renang terbesar se-Asia Tenggara..... hehehe... masak sih terbesar????? apa mungkin yang dijadikan ukuran adalah jumlah lintasannya ya?? karena semua kolam renang standar internasional yang ada di Asia Tenggara itu jumlahnyahany 9 sedangkan Giri Tirta 10. sangat sederhana untuk ukuran kolam renang yang menghabiskan dana miliaran rupiah, saya sempat heran, kok bisa kolam renang seperti ini bisa menghabiskan miliaran rupiah... padahal menurut saya malah lebih bagus Kolam Renang yang ada di Kertajaya.... yang ada di komplek olahraga Kertajaya dekat studio RCTI Surabaya.... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/giritirtaa.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/giritirtab.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/giritirtac.jpg MERR yang ada di daerah Rungkut, sambungan dari Kedung Baruk STIKOM yang kemarin saya update, sudah pembebasan lahan dan sebagian sudah diaspal dasar. http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/merrrungkut.jpg ini FOOD PROMANADE yang beritanya diposting oleh surya_regency... mungkin ada rekan forumer yang penasaran.. makanya saya ambil juga gambarnya.... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/promanadea.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/promanadeb.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/promanadec.jpg Sekolah Gloria yang ada di Pakuwon City, lokasinya dekat dengan partement Eastcoast Residence lumayan besar untuk ukuran sekolah.,.. http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/sekolahgloriaa.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/sekolahgloriab.jpg Terminal Joyoboyo.... entah untuk apa lagi ini proyek.... untuk kantor ataukah pusat niaga seperti yang pernah direncanakan pemkot dulu.... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/terminaljoyoboyo.jpg Proyek yang tidak saya ketahui,besar, melihat konstruksi sepertinya proyek niaga... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/unknownprojectinrungkut.jpg Update Arena Ketabang dengan tetengger baru khas Surabaya..... Tak ada komentar lain... Cantik.... http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabanga.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabangb.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabangc.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/arenaketabangd.jpg Update taman Undaan http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamanundaana.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/tamanundaanb.jpg sbyctzn March 25th, 2009, 11:38 AM Enjoy it, all picture taken Yesterday. sbyctzn March 25th, 2009, 11:40 AM Dont forget, buat kunjungi thread ini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=734976&page=7), Update Kota Kadiri... Great project in small city.... Jangan lupa juga, comment......... MinImaX March 25th, 2009, 12:34 PM Thanks sbyctzn! Bagus semua proyek di Surabaya tetap melanjutkan konstruksi pembangunan. :okay: Pertigaan Arif Rahman Hakim untuk akses MERR sudah dibebaskan? Galaxy Bumi Permai (atau Araya?) housing complex (di depannya Cosmopolis Apartment) dulu pernah ada rencana membangun rumah sakit. Apakah ada tanda2 pembangunan? Ada aktivitas di area Pakuwon Power Center/Patoz? Sungai di Arena Ketabang perlu dibirukan tuh... :nuts: Sudah lebih bersih ya dibanding beberapa tahun yang lalu, ga terlihat sampah lagi. :) Bagaimana dengan proyek Rumah Sakit Surabaya Barat? Lokasi tepatnya di mana ya? Apakah dekat sekali dengan Gelora Bung Tomo? Juga proyek US Consulate di CitraLand kalau ada yang sana tolong updatenya... :) Ebek21 March 25th, 2009, 03:50 PM Welcome to the first waterfront apartment in Surabaya. Great progress !! http://www.indomegah.com/html/wp-content/uploads/image/East-Coast-Residence-Facade.jpg http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/ecrc.jpg Thanks for all the updates, sbyctzn !! My comments : 1. Cosmopolis : Great progress, far better than last update 2. Aston Twin Tower : Progress is quite slow 3. Grand City Surabaya : It's good to see construction is keep going on, but I think no way they can finish it in July 4. Oval Hotel : Basically it has been finished now 5. Dupak Grosir : No comment, always feel there's many intricts in that ex Pasar Turi area 6. Tol Sumo & MERR : Greatttt !! 7. Food promenade : a so-so project 8. Giri Tirta : I'm imagining when will we have a world-class indoor water sports stadium and stop building that eyesore pool like this 9. Taman Undaan : why looks so small ? 10. Joyoboyo project : seems not very big, maybe just another ruko sbyctzn March 25th, 2009, 04:48 PM What the...? He3x.. Banyak amat Minimax tanyanya? Gpp,,.... Pertigaan Arif Rahman Hakim (dekat ITATS) belum dibebaskan, MERR ini yang dibebaskan tidak langsung.. Cuma sebagian-sebagian.. Jadi tidak langsung semua. Rumah sakit di depan Cosmopolis sebenarnya konstruksi bangunannya sebagian sudah berdiri.. Tapi ada beberapa konstruksi yang belum selesai.. Tapi mangkrak.. Entah bagaimana kelanjutannya. Patoz ada aktifitas, tapi saya tidak saya ambil update pic ny, soalny tidak layak diupdate karena masih sama dengan tahun yang lalu.. Cuma tiang pancang yang mangkrak.. Tapi sudah mulai ada aktifitas truck cor beton dan truck aspal curah keluar masuk proyek.. Mungkin beberapa bulan kedepan sudah layak untuk diupdate.. Sudah mulai nampak kontruksinya.. Kalimas sulit untuk menjadi biru... Karena karakter sungainya bukan seperti Sungai di atas gunung. Kalimas itu karakter sungai hulu.. yang pasti keadaan air sungainya keruh. Beda dengan sungai di pegunungan.. Itu Kalimas termasuk sungai sudah bersih, keadaan bersih sungai dengan karakter seperti Kalimas itu ya seperti itu. Sangat jarang melihat sungai tengah kota sebersih Kalimas, lebar, bersih, teratur. Sangat layak jadi wisata sungai.. RSSB lokasinya sampai saat ini belum saya ketahui.. Kemungkinan besar ada di daerah pusat niaga benowo.. Konsulat Amerika lokasinya kok mbulet ya? Lokasi tepatnya kalau dari G Walk itu ke arah Ciputra Waterpark ya? Petunjuk dari Ebek, saya masih bingung... Untuk lokasi konsulat US. Mau tanya orang.. Di Citraland tidak ada orang di luar, sepi banget, cuma ramai lalu lalang kendaraan, mau tanya satpam.. G enak tar dikira mau macam-macam he3x.... About Giri Tirta, sungguh mengecewakan, padahal bayangan saya pasti Indoor... Waktu datang ke lokasi.. Seribu kecewa datang.. Kaget.. Kolam Renang seperti itu diklaim terbesar se- Asia Tenggara.. Parameterny apa ya untuk mengukur peringkat terbesar? Apa hanya luas kolam renangny? Atau apa menurut rekan-rekan? Ebek21 March 25th, 2009, 05:02 PM ^^ Kenapa kok bingung ? Tanya saja lokasi Gedung Senam atau lokasi cluster Taman Puspa Raya. Kalo nggak salah nebak, dilihat dr gambarnya, pasti lokasi Konjen AS itu ada di sekitar situ. Minimax, I think you are more familiar with Citraland, come on, now it's your turn to do some updates for us here :) Poor sbyctzn, he did all the update for us from Gresik border to Waru, from Benowo to Kenjeran to Rungkut :applause: To all Surabaya forumers : Come on guys, wake up, please also do some update, don't rely on one person to do all the update for us here. If I were in Sby, I will do regular updates, at least in the region I live in. sbyctzn March 25th, 2009, 06:12 PM Ow.. Ada di Cluster Taman Puspa Raya ya? Kapan-kapan akan saya update... Thanks Ebek... Hadi March 25th, 2009, 08:02 PM Eamng kalimas ini bersih ya.. airnya emang karakternya coklat AceN March 25th, 2009, 08:24 PM Thanks for those update bro ! :okay: mengenai Ketabang, memang sih itu udah tergolong bersih kalo dibanding kali2 lain di Indonesia. tapi IMO warna coklatnya itu bikin kurang sedap dipandang... IMO ya Anw, Giri Tirta nya gak banget deh :p~ Hadi March 25th, 2009, 08:34 PM Warga Suramadu Terancam Digusur, Jadi Kawasan Otorita Rabu, 25 Maret 2009 | 12:50 WIB | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis Surabaya | Surya-Pemkot Surabaya Menolak.Ratusan warga yang tinggal di sekitar Jembatan Suramadu terancam digusur. Relokasi akan terjadi kalau kawasan itu benar-benar menjadi daerah otorita (khusus) sesuai Perpres 27/2008. Daerah otorita yang dikelola badan pengembangan Suramadu itu nanti meliputi 600 hektare di sisi Surabaya dan 600 hektare di sisi Madura serta tambahan kawasan di Madura seluas 600 hektare. Daerah seluas 600 hektare di sisi Surabaya nanti akan disulap menjadi kawasan baru bergaya moderen yang dilengkapi kompleks pertokoan (mal dan plaza), hotel berbintang, dan perumahan mewah. Pembangunan daerah otorita yang dikelola pemerintah pusat itu nanti tentu saja bakal menelan lahan milik warga di sekitar jembatan. Lahan dan bangunan warga Tambak Wedi dan Tanah Kalikedinding (Kec Kenjeran) dan Kel/Kec Kedungcowek, bakal dibebaskan. Sejauh ini, memang sudah ada sejumlah lahan di sekitar jembatan yang telah dibebaskan. Suwandono, Ketua Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK) Tanah Kalikedinding, mencatat ada sekitar 200 lahan yang siap dibebaskan di tiga kelurahan itu. Termasuk gudang amunisi, tanah kas desa, lahan PT Tedja Sekawan, dan lahan warga. Khusus tanah warga, ada 100 (dari 200) hektare yang akan dibebaskan. Seluas 20 hektare di antaranya telah diganti rugi Rp 800.000/m2. Harga ini lebih murah dibandingkan pembebasan lahan akses jalan Suramadu yang Rp 1,228 juta/m2. “Sosialisasi awal hanya ada 200 hektare tanah yang dibebaskan. Tapi, sekarang melebar menjadi 600 hektare. Kalau 200 hektare itu wilayah Tanah Kalikedinding hanya terkena sebagian. Tapi, kalau sampai 600 hektare ya bisa kena lebih luas, termasuk rumah saya,” kata pemilik rumah berjarak 1 kilometer dari Jembatan Suramadu ini. Indikasi lain bakal adanya penggusuran besar-besaran itu juga tampak dari adanya kebijakan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang menolak melayani pengurusan sertifikat baru di kawasan itu. Hal ini dialami warga yang akan memecah sertifikat untuk warisan, namun ternyata ditolak BPN. “Pernah ada warga ke sini menanyakan cara mengurus sertifikat tanah. Saya minta langsung ke BPN, ternyata katanya BPN tidak bisa melayani khusus warga sekitar Suramadu,” kata sumber di Pemkot Surabaya, Senin (23/3). Selain itu, Pemkot Surabaya juga diminta menghentikan dulu pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di kawasan sekitar Suramadu. Indikasi lain, rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bertaraf internasional di Tanah Kalikedinding (berjarak beberapa meter dari area Suramadu dipindah ke kawasan yang lebih jauh dari akses Suramadu. “Memang pembangunan sekolah ini dipindah ke area yang lebih luas, tapi saya tidak tahu kalau itu terkait rencana pengembangan Suramadu,” kata Suwandono yang juga pengusul pembangunan SMK ini. Sejumlah warga mengaku tidak tahu menahu terkait rencana ini. Sudjatmiko, warga Kedungcowek Gang IV, bahkan belum mendengar sama sekali kabar itu. “Rumah saya dekat Suramadu. Kalau benar ya bisa kena juga,” ungkap Sudjatmiko, Selasa (24/3). Rencana pemerintah pusat membangun daerah otorita ini disambut dingin jajaran Pemkot Surabaya. Asisten I Sekkota Surabaya Mukhlas Udin menolak tegas Perpres 27/2008 tentang Badan Pengembangan Suramadu. Menurut Mukhlas, perpres ini bertentangan dengan UU 32 /2004 tentang Pemerintah Daerah dan PP 38/2007 tentang IMB. “Dengan perpres ini seluruh kewenangan pemkot di kawasan itu diambil alih Badan Pengembangan Suramadu,” ujarnya. IMB yang seharusnya diurus ke pemkot, nanti bisa diurus langsung ke Badan Pengembangan Suramadu . Ini kan tidak sesuai UU 32 /2004 dan PP 38/2007,” terang Mukhlas Udin, Selasa (24/3). Karena itu, lanjut pejabat yang juga dokter ini, Pemkot Surabaya akan meminta pemerintah merevisi Perpres 27 /2008. uus sbyctzn March 26th, 2009, 03:42 AM Wah pemerintah pusat mulai campur tangan nih terkait pengembangan suramadu. Sebenarnya lebih baik pusat atau daerah ya yg mengelola pengembangan Suramadu? Kalau pemerintah pusat serius dengan rencananya... Kenapa tidak? Tetapi melihat lahan sekitar 600 hektar, sepertinya akan serius menanganinya, apalagi sekarang sudah tahap awal pengembangan.. Dg mulai pembebasan lahan.. Masa depan daerah kaki Suramadu akan cerah nih.. Akan jadi Kawasan Emas baru di Surabaya.. Jadi tidak sabar untuk ngetes lewat Jembatan, ngebayangin selama 5 km diatas laut.. Kira-kira memakan waktu berapa menit ya dari ujung ke ujung? 5 menit mungkin? Pokoknya jangan sampai macet di tengah-tengah jembatan saja, jadi ngeri membayangkannya.. Yang rawan membuat macet itu nanti perempatan di jalan Kenjeran... Karena selepas perempatan itu jalan akan menyempit... Dari Avenue menjadi terputus. Itu bisa menjadi biang kerok kemacetan.. Apalagi jika musim Hari Raya Idul Adha... Masyarakat Madura akan pulang ke kampung halamannya semua Wedew.. Ngeri juga.. Most Magnificent project in Indonesia present day.. MinImaX March 26th, 2009, 04:32 AM What the...? He3x.. Banyak amat Minimax tanyanya? Gpp,,.... Pertigaan Arif Rahman Hakim (dekat ITATS) belum dibebaskan, MERR ini yang dibebaskan tidak langsung.. Cuma sebagian-sebagian.. Jadi tidak langsung semua. Rumah sakit di depan Cosmopolis sebenarnya konstruksi bangunannya sebagian sudah berdiri.. Tapi ada beberapa konstruksi yang belum selesai.. Tapi mangkrak.. Entah bagaimana kelanjutannya. Patoz ada aktifitas, tapi saya tidak saya ambil update pic ny, soalny tidak layak diupdate karena masih sama dengan tahun yang lalu.. Cuma tiang pancang yang mangkrak.. Tapi sudah mulai ada aktifitas truck cor beton dan truck aspal curah keluar masuk proyek.. Mungkin beberapa bulan kedepan sudah layak untuk diupdate.. Sudah mulai nampak kontruksinya.. Kalimas sulit untuk menjadi biru... Karena karakter sungainya bukan seperti Sungai di atas gunung. Kalimas itu karakter sungai hulu.. yang pasti keadaan air sungainya keruh. Beda dengan sungai di pegunungan.. Itu Kalimas termasuk sungai sudah bersih, keadaan bersih sungai dengan karakter seperti Kalimas itu ya seperti itu. Sangat jarang melihat sungai tengah kota sebersih Kalimas, lebar, bersih, teratur. Sangat layak jadi wisata sungai.. RSSB lokasinya sampai saat ini belum saya ketahui.. Kemungkinan besar ada di daerah pusat niaga benowo.. Konsulat Amerika lokasinya kok mbulet ya? Lokasi tepatnya kalau dari G Walk itu ke arah Ciputra Waterpark ya? Petunjuk dari Ebek, saya masih bingung... Untuk lokasi konsulat US. Mau tanya orang.. Di Citraland tidak ada orang di luar, sepi banget, cuma ramai lalu lalang kendaraan, mau tanya satpam.. G enak tar dikira mau macam-macam he3x.... About Giri Tirta, sungguh mengecewakan, padahal bayangan saya pasti Indoor... Waktu datang ke lokasi.. Seribu kecewa datang.. Kaget.. Kolam Renang seperti itu diklaim terbesar se- Asia Tenggara.. Parameterny apa ya untuk mengukur peringkat terbesar? Apa hanya luas kolam renangny? Atau apa menurut rekan-rekan? Thanks sbyctzn, penjelasannya yang sangat lengkap. :) sbyctzn hebat ya bisa update di seluruh kota Surabaya... :bravo: :okay: Lokasi CitraLand memang cukup jauh, dan kalau ke sana masih sedikit memutar untuk akses jalan yang lancar... Kira2 bulan depan saya ke sana, plus do some update di sekitar sana. Kalau sungkan tanya2 satpam, dan tau lokasi Surabaya International School, tinggal jalan saja (naik mobil/motor ya :p) lurus ke arah utara. Konjen AS lokasinya persis di depan gedung senam. Di perempatan di depan jalan masuk utama Taman Puspa Raya. Giri Tirta tidak terlalu istimewa ya... mungkin nanti di GBT kalau ada kompleks kolam renangnya baru bisa bagus. teddybear March 26th, 2009, 05:19 AM ga ada yg punya peta/map citraland yah? gua udah lost nih. Ebek21 March 26th, 2009, 05:36 AM Don't worry about traffic jam in Kenjeran-Suramadu access road junction. Soon we'll have a new flyover there. Here is the related news that I have posted earlier in Page 140 of this thread. Pembangunan Infrastruktur Kenjeran Melengkapi rencana pembangunan infrastruktur di Surabaya timur, Pemkot Surabaya juga menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur di Kenjeran. Ini dikerenakan masih kurangnya akses transportasi di wilayah tersebut serta persiapan wilayah akibat terselesaikannya jembatan Suramadu. Oleh karena itu, Pemkot menyiapkan kegiatan-kegiatan berikut: Pembangunan Fly Over Kenjeran di persimpangan Kenjeran - Putro Agung - Kedung Cowek. Saat ini penyusunan DED sedang dilakukan oleh Pemerintah Pusat. Pembangunan jalan ini tentunya akan mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi wilayah Surabaya Utara. Hal ini dikarenakan akses jalan yang tidak lagi ada hambatan dan kondisi jalannya bagus. Ebek21 March 26th, 2009, 03:40 PM Sbyctzn, did you see a sign of construction of this Widya Mandala Medical University campus when you were in the Pakuwon City ? It is supposed to be right beside Gloria School whose picture you posted yesterday. Rendering of Widya Mandala Medical University in Pakuwon City Estate, Surabaya http://farm4.static.flickr.com/3223/3118782453_d1da44f5ed_o.jpg Ebek21 March 27th, 2009, 03:04 AM Ngotot Tolak Perpres BPWS Pemkot Minta Dilibatkan SURABAYA - Proses konstruksi pembangunan Jembatan Suramadu memang tinggal selangkah lagi. Namun, pembangunan kawasan di sekitar jembatan, khususnya di wilayah Surabaya, masih menghadapi kendala serius. Pemkot bersikukuh menentang pembentukan Badan Pembangunan Wilayah Suramadu (BPWS). Padahal, badan itu dipayungi oleh Peraturan Presiden (Perpres) No 27/2008 tentang Pembentukan BPWS. Pemkot gigih menolak perpres tersebut karena menganggap bertentangan dengan UU No 32 Tahun 2004 tentang Otonomi Daerah dan PP No 38 Tahun 2007 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). "Pemkot tetap meminta perpres itu direvisi," kata Asisten II Sekkota Surabaya Muhlas Udin kemarin. Penolakan tegas itu dikemukakan karena pemkot merasa dirugikan dengan kewenangan dan pola kerja BPWS. Perpres tersebut salah satunya berisi kewenangan pengelolaan dan pembangunan 600 hektare wilayah Surabaya yang berada di sekitar areal jembatan. Kawasan itu akan dijadikan otorita khusus yang dibangun dan dikelola oleh BPWS. Dengan kata lain, pemkot tidak lagi berwenang mengutak-atik kawasan tersebut. Muhlas menjelaskan, pengambilalihan kewenangan pemkot tersebut bisa menyebabkan warga yang masih mendiami daerah itu terancam tergusur. Sebab, kawasan dengan radius 600 hektare itu juga mencakup permukiman warga, termasuk tempat mereka bekerja di sepanjang pantai. Padahal, sebagian warga di sekitar itu bermata pencaharian sebagai nelayan. "Kalau diambil BPWS, mereka dikemanakan?" tanya Muhlas. Apalagi, dari 600 hektare yang dibutuhkan pemerintah pusat, tutur Muhlas, 200-300 hektare merupakan tambak kosong, sedangkan sisanya telah menjadi perkampungan padat. Menurut dia, jika dikelola BPWS sepenuhnya, semua hasil yang ditimbulkan dari kawasan tersebut masuk ke badan itu. Pemkot tidak mendapatkan apa-apa. "Lazimnya, pengelolaan dilakukan daerah sendiri. Pengembang hanya membangun jembatan dan jalan," ujarnya. Dalam perpres itu juga disebutkan bahwa BPWS berhak mendirikan pelayanan satu atap yang ditujukan untuk mempermudah pengurusan izin. Termasuk IMB. Selama ini IMB diajukan dan diproses oleh pemkot. Menurut dia, seharusnya pemkot dilibatkan dalam pengelolaan kawasan tersebut. Dengan demikian, pembangunan jembatan itu juga memberikan kosntribusi kepada Surabaya secara langsung. "Terkait dengan warga, pemkot juga tidak asal gusur. Pasti ada negosiasi," jelasnya. Untuk menolak perpres itu, pemkot telah mengirim surat ke pusat yang intinya meminta pemkot dilibatkan dalam pembangunan kawasan Suramadu. Hanya, permintaan tersebut hingga saat ini belum mendapat respons. Kegigihan pemkot menolak perpres itu bisa jadi membuat pembangunan kawasan di sekitar jembatan sisi Surabaya menjadi terhambat. Sebab, meski sudah mengantongi perpres, BPWS tetap tidak bisa bekerja karena pemkot enggan melepaskan lahan yang akan dikuasai. Taken from Jawapos, Mar 27, 2009 Ebek21 March 27th, 2009, 03:05 AM Target Penertiban Bangunan Setren oleh Pemkot Meluas SURABAYA - Target penertiban bangunan liar di atas setren kali bertambah luas. Pemkot berencana membersihkan kawasan setren Sungai Wonokromo yang terdapat di lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Gubeng, Rungkut, Sukolilo, Wonokromo, dan Jambangan. Sebelumnya, penertiban bangunan direncanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan tanggul dan kerawanan terjadi luberan air sungai. Artinya, area tanggul yang paling rusak akibat bangunan liar akan menjadi sasaran penertiban pertama. Berdasar catatan pemkot, kawasan yang paling rawan adalah tanggul di Kecamatan Rungkut dan Sukolilo. Dua kecamatan itu pula yang beberapa waktu lalu diminta segera menertibkan bangunan liar. Kini pemkot juga berencana menertibkan semua bangunan di atas setren kali. Asisten I Sekkota Surabaya Barata Fandi Sutadi menjelaskan, pemkot akan membersihkan bangunan liar yang ada di dua sisi sungai sekaligus. Dia mencontohkan kawasan Gunungsari. Di lokasi itu, pemkot juga akan menertibkan bangunan di seberang sungai yang masuk wilayah Kecamatan Wonokromo. Di kawasan pintu air Jagir, bangunan liar di sisi Jalan Jagir dan Gubeng hingga jembatan Nginden masuk dalam prioritas penertiban. Sutadi memastikan bahwa kawasan di sisi Jalan Jagir paling siap untuk ditertibkan. Sebab, penertiban bangunan yang sebagian besar digunakan sebagai tempat usaha itu disiapkan sebelum kampanye pemilihan legislatif dimulai. "Saya sudah bolak-balik tanda tangan surat peringatan sejak 2007. Sekarang saatnya ditertibkan," jelasnya. Rencana penertiban seluruh bangunan di atas setren kali itu dibahas hari ini di Balai Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, pemkot mengundang semua camat dan lurah yang dihuni warga setren. Di antaranya, Kecamatan Gubeng, Rungkut, Sukolilo, Wonokromo, dan Jambangan. Selain itu, pemkot mengundang Dinas Pengairan Jatim, Perum Jasa Tirta, dan bagian hukum. Menurut dia, semua camat dan lurah yang wilayahnya ditempati bangunan liar diharuskan memulai sosialisasi rencana tersebut. Penghuni bangunan liar juga secepatnya diberi surat peringatan agar segera membongkar sendiri bangunannya. Dengan demikian, setelah pemilihan legislatif selesai, penertiban bisa dilakukan. Untuk penertiban itu, pemkot tidak akan memberikan ganti rugi karena warga tidak memiliki dokumen kepemilikan tanah. Mereka menempati lahan milik Dinas Pengairan Jatim. Hanya, pemkot memberikan alternatif agar warga menempati rumah susun. Tapi, hal itu hanya berlaku untuk warga yang ber-KTP Surabaya. Taken from Jawapos, Mar 27, 2009 hermawan March 27th, 2009, 03:08 AM oh.... intinya rebutan lahan tah....:ohno::ohno: Trip2Java March 27th, 2009, 04:43 AM wah, kawasan pakuwon makin manteb aja ya ? design university-nya keren abis sbyctzn March 27th, 2009, 05:26 AM Sip kedepannya semua stren kali di Surabaya akan bersih, jangan sampai parah seperti di Jakarta.. Untung pemkot tanggap dan mengeluarkan perda stren kali.. Ini yang bagus, tidak hanya memikirkan pembangunan gedung-gedung saja, biarkan pasar yang menentukan berkembangnya pembangunan, pemkot harus memfasilitasi, nantinya secara tidak langsung jika keadaan kota sangat bagus iklim untuk tempat berinvestasi maka akan berbondong-bondong investor masuk. Sudah ada buktinya pemkot memfasilitasi dan investor masuk, lihat saja ketika pemkot cuma modal memperbaiki pedestrian dan membuat taman (arena ketabang), ada 5 investor yang berani mengembangkan bisnisnya di downtown area, yaitu hotel Meritus, Trillium, Graha Bukopin, Gramedia Expo, dan Grand City. Padahal hanya modal beberapa milyar, tapi wajah downtown langsung berubah.. Coba dulu kalau pemkot tidak ada program pembenahan pedestrian, pasti investor itu akan berpikir dua kali untuk menempatkan investasinya di downtown area. Good move dari pemkot.. Semoga dengan langkah mengenai stren kali ini akan membawa dampak yang baik, banjir akan semakin teratasi.. Sehingga warga kota bisa nyaman beraktifitas... @Ebek: Definitely no construction near Gloria School.. Tapi disamping Sekolah Gloria ada lahan yang kosong yang ada tanda-tanda mau ada konstruksi, sepertinya itu yang kamu maksud. Tapi waktu saya kesana belum ada tanda-tanda kegiatan.. Tapi seperti sudah persiapan pembangunan.. Gitu... @hermawan: betul, pemkot sama pemerintah pusat rebutan lahan... Tapi menurut saya ada betunya pemkot, karena lahan itu wewenangnya di pemkot, karena itu lahan 600 hektar itu luasnya tidak karuan dan di dalamnya ada ribuan warga perkampungan, nanti kalau yang berwenang itu pemerintah pusat, nanti sama saja pemerintah pusat cuma ambil untung saja, trus korban penggusuran dibuang ke pemkot.. Nah kan tidak fair itu.. Kan lebih baik yang mengelola itu pemkot, sehingga pemkot bertanggung jawab atas semuanya... Setelah korban penggusuran direlokasi dan diatur pemkot, maka ganti ruginya pemkot bisa memanfaatkan pendapatannya dari lahan yang akan digunakan kawasan CBD baru hasil penggusuran. Menurut saya pemerintah pusat cukup mengelola Jembatannya saja... Tidak rakus dan tamak seperti itulah... Kalau semuanya ada di pemerintah pusat untuk apa fungsi Jembatan Suramadu? Bukannya tujuan awalnya itu untuk mempercepat pembangunan di daerah? Kemudian ada dimana keterlibatan daerah untuk bisa mengembangkan dan membangun daerahnya sendiri? Maunya pemerintah pusat itu apa sih? Sangat tidak konsisten dengan pernyataan-pernyataan dahulu.. @trip2java: Betul, Pakuwon City memang sangat getol mengembangkan kawasannya.. Ingin menjadi pesaing utama Citraland, menjadi kota mandiri... Keadaan dalam kota dari Pakuwon City sendiri perlahan-lahan beberapa tahun ini banyak berubah.. Sudah hampir menyamai peringkat satu kota mandiri Citraland... Sama-sama pengembang lokal asli dari Surabaya yang punya komitmen tinggi membangun Surabaya... Dua raksasa pengembang yang saat ini persaingannya sangat ketat, lokasinya bertolak belakang yang satunya di ujung barat dan yang satunya di ujung timur... He3x... Lucu juga melihat persaingan ini.. Tapi dampaknya sangat bagus untuk Surabaya.. Beberapa tahun belakangan wajah kota Surabaya berubah drastis... Salut... Ebek21 March 27th, 2009, 12:33 PM Taman Jl. Undaan Dilengkapi Aneka Pohon Buah-buahan suarasurabaya.net| Taman di kawasan Jl. Undaan yang sebelumnya merupakan lahan SPBU, menurut rencana bakal dlengkapi dengan aneka pohon berbuah. Jumat (27/03) AMINUDIN Kepala Bidang Pengawasan PJU dan Pertamanan DKP Surabaya, menyampaikan itu. “Kita memang ingin setiap taman memiliki spesialisasi tersendiri. Maksudnya untuk membedakan antara satu taman dengan taman yang lainnya. Taman di Jl. Undaan ini, kita lengkapi dengan aneka pohon berbuah,” terang AMINUDIN pada suarasurabaya.net. Saat ini, pengerjaan taman yang menempati lahan bekas SPBU tersebut, sudah sekitar 80% selesai dikerjakan. Aneka buah dengan ukuran extra large, memang terlihat mendominasi kawasan taman yang bersebelahan dengan sungai tersebut. “Tentu saja, konsep buah-buahan tersebut nantinya juga akan kita dukung dengan berbagai sarana lainnya. Tempat duduk kita design sedemikian rupa menyerupai buah-buahan. Beberapa sudah jadi. Dan pohon-pohon berbuah mulai Jumat (27/03) kita tanam,” tambah AMINUDIN saat ditemui suarasurabaya.net dilokasi taman Jl. Undaan. Setelah Taman Bungkul dengan segala fasilitasnya, kemudian Taman Prestasi, menyusul nanti Taman Buah dikawasan Jl. Undaan, bakal menambah jumlah pilihan taman-taman yang ada di Kota Surabaya. Ada Pepaya, Belimbing, Dan Pisang Raksasa suarasurabaya.net| “Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda tetapi sekaligus bisa memberikan pelajaran atau tambahan pengetahuan bagi anak-anak. Terutama pengenalan terhadap buah-buahan serta tanaman dan pohon”. AMINUDIN Kepala Bidang Pengawasan PJU dan Pertamanan DKP Surabaya, Jumat (27/03) kepada suarasurabaya.net menyampaikan itu terkait aneka replika buah-buahan dengan ukuran ‘raksasa’ yang menempati beberapa sudut taman di Jl. Undaan, Surabaya. Pepaya dalam keadaan terkupas disebagian tempat, memperlihatkan warna buahnya yang kemerahan serta isinya yang hitam, terlihat diantara jalan setapak taman. Demikian juga dengan buah Belimbing berukuran panjang sekitar 3 meter dengan diameter sekurangnya 75 cm, terlihat tak jauh dari lokasi buah Pepaya ‘raksasa’. Ada juga buah Pisang lengkap dengan kulitnya terkelupas, siap untuk disantap. Sayangnya, pisang itu berukuran panjang kurang lebih 3 meter dengan diameter sekitar 50 cm, dan terbuat dari beton. “Selain ada pohon buah-buahan, fasilitas lainnya adalah alat permainan untuk anak-anak. Ada air mancur juga,” tambah AMINUDIN. Ditanya kapan taman dengan buah-buahan berukuran raksasa di Jl. Undaan ini mulai dioperasionalkan, AMINUDIN buru-buru menyampaikan bahwa dalam waktu dekat sudah bisa digunakan oleh masyarakat. “Insya Allah dalam waktu dekat sudah bisa digunakan masyarakat. Mudah-mudahan tidak ada halangan berarti,” pungkas AMINUDIN pada suarasurabaya.net, Jumat (27/03). Both news taken from Suara Surabaya, Mar 27, 2009 Ebek21 March 27th, 2009, 12:35 PM Taman Undaan in progress http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TmnUnd1.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TmnUnd2.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TmnUnd3.jpg Taken from Suara Surabaya, Mar 27, 2009 Ebek21 March 27th, 2009, 12:39 PM Pemprov Jatim Janjikan Tol Porong Selesai Tahun 2010 http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/tol-prong-gempol-dalam.jpg Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjanjikan Jalan Tol Porong akan selesai dibangun pada tahun 2010. Karena, lahan yang dibutuhkan, saat ini 56 persen sudah berhasil dibebaskan. "Insya Allah 2010 Tol Porong selesai. Kita sudah bertemu dengan BPN, Dirjen Bina Marga dan Deputi Menteri Perekonomian, semuanya siap untuk memulai pembangunan jalan tol," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (27/3/2009). Pembangunan jalan tol di Porong menurut dia terkendala dalam urusan pembebasan lahan. Masyarakat meminta ganti rugi pembebasan sebesar Rp 1 juta, namun pemerintah hanya bisa membeli Rp 600 ribu per meter. Dari 132 hektar lahan yang dibutuhkan untuk jalan tol, saat ini 56 persen lahan sudah dibebaskan atau 63 hektar. Lahan tersebut tersebar di 15 desa di Sidoarjo dan Porong. "Lahan sudah tersedia. Sekarang disiapkan konsinyasi," ungkapnya. Mengenai dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol sepanjang 11.5 km ini, disiapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun. "Dana sudah siap dari APBN," tandasnya. Sementara itu, Pemprov Jatim juga mengusulkan kepada pemerintah pusat dana untuk penguatantanggul lumpur sebesar Rp 1,3 triliun. "Penanganan sosialnya Lapindo. Untuk urusan mitigasi menjadi beban BPLS," tegas Soekarwo. Taken from Detik Surabaya, Mar 27, 2009 BPN Dipastikan Sanggupi Konsinyasi SURABAYA, KOMPAS.com — Badan Pertanahan Nasional dipastikan menyanggupi pengajuan konsinyasi proyek relokasi jalan arteri dan tol Porong. Konsinyasi dapat dilakukan meskipun proses pembebasan tanah baru mencapai 56 persen. Demikian diungkapkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Jumat (27/3) di Surabaya. Wakil Presiden Jusuf Kalla telah sependapat dengan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto untuk memproses langkah ini. "Karena untuk kepentingan umum yang sifatnya mendadak, maka konsinyasi dapat dilakukan," ucap Soekarwo. Menurut Soekarwo, BPN segara membuat perbaikan kebijakan payung hukum terkait proses konsinyasi yang dilaksanakan meskipun proses pembebasan tanah baru mencapai 56 persen. Langkah pendekatan persuasif pada warga akan dilakukan tiga kali dan tahun ini semua pembebasan tanah diharapkan terlaksana. Setelah proses konsinyasi selesai, Perum Jasa Marga telah menyiapkan dana pembangunan jalan tol Porong senilai Rp 1,5 triliun. Tahun 2010, pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 12 kilometer ini ditargetkan selesai. Dana mitigasi Sementara itu, untuk mengantisipasi penguatan tanggul penahan lumpur, Komisi VI DPR RI akan mengusahakan payung hukum baru agar Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang menangani infrastruktur penanganan lumpur bertanggung jawab pula dalam hal mitigasi. Dana APBN untuk mitigasi penanganan tanggul sudah tersedia dan DPR telah menyetujui. "DPR tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan," kata Soekarwo. Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Chairul Djaelani mengungkapkan, dana mitigasi penanggulangan bencana lumpur Sidoarjo sebesar Rp 1,3 triliun. Dana tersebut antara lain digunakan untuk pengerukan kanal pembuangan lumpur. Sebelumnya Ketua Dewan Pengarah Panitia Khusus DPRD Sidoarjo Jalaluddin Alham mengungkapkan, pembangunan infrastruktur jalan arteri dan tol Porong mendesak dilakukan. Jalan Raya Porong bahkan telah ambles hingga 80 sentimeter sejak ditinggikan Oktober 2008 lalu. Februari lalu, Ketua TP2LS sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPR RI Priyo Budi Santosa mengungkapkan, pembangunan infrastruktur di Sidoarjo pascaluapan lumpur Lapindo terkesan berjalan di tempat karena terkendala masalah pembebasan lahan. "Menteri Pembangunan Umum bahkan mengaku kewalahan soal ganti rugi tanah karena masyarakat meminta tolok ukur pembayaran senilai dengan uang ganti rugi korban lumpur," ucapnya. Meski demikian, menurut Priyo, pembebasan tanah harus segera dilakukan agar roda perekonomian masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya bangkit. DPR RI sendiri telah menyetujui pembangunan sarana infrastruktur, seperti jalan raya, rel kereta api, fasilitas listrik, serta jalan tol masuk dalam APBN. "Anggaran dana pembangunan infrastruktur di Sidoarjo sudah disetujui DPR. Kalau berlarut-larut seperti ini apakah anggaran sebaiknya dibatalkan saja?" tegas Priyo mempertanyakan. Taken from Kompas, Mar 27, 2009 Ebek21 March 28th, 2009, 03:31 AM :okay: :okay: Penertiban Liar Dimulai Rungkut Lalu Wonokromo Pemkot Tetapkan Tahap Penertiban Setren Kali SURABAYA - Rencana penertiban bangunan liar (bangli) di atas tanggul maupun setren Kali Wonokromo akhirnya dimantapkan. Pemkot telah menyusun tahap pembongkaran yang dimulai bulan depan. Bahkan, urut-urutan lokasi kawasan setren yang akan dibongkar sudah ditetapkan. Rencana itu disepakati dalam rapat antara asisten I Sekkota bersama lima camat, Perum Jasa Tirta, dan Dinas Pengairan Jatim. Sesuai hasil rapat, pembongkaran bangunan liar diawali pendataan semua penduduk yang menempati kawasan setren. Pendataan dilakukan mulai hari ini hingga akhir April oleh kecamatan dan kelurahan yang ditempati warga setren. Menurut Asisten I Sekkota Bagyo Fandi Sutadi, data yang dikumpulkan tidak sebatas jumlah kepala keluarga, tapi juga jenis pekerjaan serta jumlah anak usia sekolah beserta lokasi sekolahnya. ''Status tanah yang ditempati warga setren itu juga harus pasti. Sebab, ada warga yang ternyata mengantongi pethok D, meski tinggal mepet sungai,'' katanya. Dia menambahkan, kasus semacam itu terjadi karena sungai mengalami pelebaran. Akibatnya, tanggul dan bantaran tergerus, sehingga bibir sungai menjadi mepet dengan lahan milik warga. ''Dalam jangka panjang, warga seolah-olah tinggal di atas tanggul sungai. Tapi, kasus semacam itu sangat sedikit,'' ujarnya. Pendataan juga meliputi status kependudukan. Tujuannya, mengidentifikasi penduduk Surabaya yang tinggal di atas setren dan menjadi sasaran relokasi ke rumah susun. ''Yang bukan penduduk Surabaya akan dikembalikan ke daerah asalnya,'' jelas Sutadi. Tahap selanjutnya adalah inspeksi ke semua lokasi setren yang akan dilakukan Dinas Pengairan Jatim dibantu kecamatan dan kelurahan. Inspeksi itu dimulai selambat-lambatnya 15 April 2009. Sutadi menuturkan, inspeksi tersebut bertujuan mendata dan menghitung luas tanggul yang ditempati warga. Hasil inspeksi itu akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan bangunan yang ditertibkan. Sebab, lanjut dia, bisa jadi ada bangunan liar berdiri berdempetan dengan rumah penduduk yang menempati lahan sendiri. ''Biar pasti, perlu ada data valid kawasan setren,'' tegasnya. Tahap selanjutnya adalah pembongkaran. Hanya, pemkot belum menetapkan tanggal pasti pelaksanaannya. Instansi di Jalan Jimerto itu hanya menetapkan bahwa pembongkaran harus sudah dilaksanakan selambat-lambatnya Juni 2009. Urutan kawasan setren yang akan ditertibkan juga sudah ditetapkan. Penertiban dimulai di wilayah Rungkut, disusul Sukolilo, Gubeng, dan Wonokromo. ''Urutan itu sesuai urgensi penertiban dan tingkat kerawanan. Kita tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan alam,'' ungkapnya. Sementara itu, Kasubid Pengawasan dan Pengendalian Dinas Pengairan Jatim Herlina menambahkan, jika difoto dari udara, tanggul di Surabaya sudah habis. Kondisi itu jauh berbeda dari beberapa tahun sebelumnya. Ketika itu, di sepanjang Kali Wonokromo masih terdapat tanggul. ''Sekarang entah ke mana. Apalagi banyak bangunan yang didirikan di atasnya,'' ujarnya. Karena itulah, pihaknya akan melakukan tahap pembongkaran sesuai hasil rapat kemarin. Taken from Jawapos, Mar 28, 2009 Ebek21 March 28th, 2009, 03:36 AM Rumdos Unair Ganti Apartemen Tunggu Bantuan Dana Pemerintah SURABAYA - Rencana pengembangan Universitas Airlangga (Unair) ternyata sudah cukup matang. Setelah penertiban aset berupa rumah dosen (rumdos) nanti berhasil, Unair bakal merombak kawasan kampus B tersebut menjadi kampus berwajah baru. Desain wajah baru itu pun sudah selesai dibuat. Data yang didapat Jawa Pos, di kampus B itu akan dibangun gedung-gedung baru. Di antaranya, tiga gedung apartemen dan rusunawa (rumah susun sewa). Fasilitas tersebut diperuntukkan sebagai tempat tinggal para mahasiswa dan dosen. Apartemen itu nanti menggunakan eks lahan yang saat ini berdiri rumah-rumah dinas. Misalnya, lahan rumah dinas dosen di seberang sungai belakang fakultas ilmu budaya (FIB). Di kawasan itu rencananya dibangun tujuh rusunawa untuk mahasiswa dan satu apartemen untuk dosen. Selain apartemen dan rusunawa, Unair masa depan bakal ''menggusur'' beberapa bangunan yang sudah ada untuk kemudian dibangun menjadi gedung baru. Gedung Serba Guna (GSG), misalnya. Gedung itu bakal disulap menjadi bangunan jangkung yang nanti menjadi perkantoran dan pusat bisnis. Wakil Rektor I Unair Prof Muslich Anshori mengakui adanya rencana pengembangan tersebut. Namun, pengembangan kampus B itu baru bisa berjalan kalau rumah-rumah dosen sudah tidak lagi dihuni warga. ''Kalau warga sudah menyerahkan kepada universitas, baru kami bisa bangun fasilitas Kampus Unair masa depan itu,'' ujarnya. Sebagaimana diberitakan, refungsionalisasi dan revitalisasi aset rumah dinas Unair terus disosialisasikan. Sebab, saat ini banyak yang dihuni pensiunan dosen yang tidak lagi berstatus PNS. Kebijakan tersebut sejalan dengan turunnya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 039/M/2008 tentang Penetapan Rumah Dinas Golongan I di Lingkungan Unair. Sesuai kepmendiknas, hak penghunian rumah dinas terbatas selama pejabat bersangkutan masih memegang jabatan. Selain dihuni banyak pensiunan dosen, tidak sedikit rumah dinas itu yang juga dijadikan tempat usaha. Mulai warung, wartel, salon, hingga disewakan sebagai kos-kosan. Rencana revitalisasi itu pun sudah disosialisasikan kepada para penghuni. Namun, tampaknya, beberapa penghuni memilih tidak mau menyerahkan rumah dinas itu begitu saja. Muslich memaparkan, pengembangan wajah baru tersebut dilakukan jika nanti kembali mendapat dana hibah atau bantuan dari pemerintah. Kalau sebelumnya dana hibah digunakan untuk rusunawa di Kampus C Mulyorejo, ke depan giliran dialokasikan untuk kampus B. Soal kepastian bantuan, lanjut dia, pihaknya belum mengetahui. Meski rancangan wajah baru Kampus B Unair telah diselesaikan, bisa saja rancangan tersebut berubah. Maksudnya, akan dilakukan desain ulang sesuai kebutuhan. ''Itu nanti bisa berubah, bergantung kebutuhan masing-masing fakultas,'' katanya. Taken from Jawapos, Mar 28, 2009 Ebek21 March 28th, 2009, 04:08 PM Pengusaha Lokal Bangun Kabel Laut Surabaya-HongKong Surabaya - Indonesia akan memiliki satu alternatif lagi untuk backbone internasional. Hal ini terwujud lewat pembangunan serat optik bawah laut sepanjang 4.300 km dari Surabaya ke HongKong. Pembangunan serat optik ini merupakan inisiatif dari PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC) Indonesia, yang ternyata dimiliki oleh pengusaha lokal Dahlan Iskan. FIC Indonesia bisa menarik kabel laut sampai daratan HongKong berkat kerjasamanya dengan Telemedia Pacific Inc (TPI) HongKong. Sementara, vendor untuk jaringan kabel lautnya sendiri adalah NEC dari Jepang. Perusahaan ini tak lain adalah perusahaan sama yang ikut dalam tender pembangunan proyek Palapa Ring. President Director PT FIC, Linggar Mulyono menargetkan, proyek penanaman kabel antarnegara yang memakan total investasi US$ 200 juta ini, diharapkan bisa rampung dibangun selama dua tahun. "Kami harap tahun 2011 sudah selesai. Sejak penandatangan hari ini, kami akan langsung melakukan survey teknis agar kabel bisa segera dibangun mulai pertengahan tahun ini," ucapnya di sela signing ceremony yang berlangsung di Graha Pena, Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (28/3/2009). Linggar menjelaskan, jika jaringan serat optik ini sudah bisa dioperasikan nantinya, maka kemampuan kapasitas transfer data yang akan dimiliki mencapai 1,9 terabit per detik (Tbps). "Ini setara kemampuannya dengan seluruh bahasa di dunia diucapkan secara bersamaan. Kapasitas yang cukup besar ini kami harap bisa memenuhi kebutuhan Indonesia," lanjutnya. Proyek kabel bawah laut ini memang menghubungkan Surabaya-HongKong. Namun sebelum sampai di Surabaya, kabel terlebih dulu dicabangkan ke Jakarta. Selain Jakarta, kabel ini juga dipersiapkan untuk singgah di negara lain semisal Singapura, Manila, dan Kuala Lumpur. Taken from Detik Surabaya, Mar 28, 2009 Backbone Surabaya-HongKong Pangkas Tarif Internet Surabaya - Hadirnya backbone serat optik internasional Surabaya-HongKong dipastikan bakal memangkas biaya sewa jaringan secara signifikan. Harapannya, tentu agar ikut berimbas pada penurunan tarif internet. "Jaringan baru ini akan memangkas biaya jaringan yang sudah ada saat ini," kata Menkominfo Mohammad Nuh di sela Signing Ceremony FIC Indonesia-TPI Hongkong dengan NEC Japan Deployment of Submarine Cable Asia Network di Graha Pena, Surabaya, Sabtu (28/3/2009). PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC) Indonesia, yang dimiliki oleh pengusaha lokal Dahlan Iskan, bekerjasama dengan Telemedia Pacific Inc (TPI) HongKong untuk membangun kabel laut Surabaya-HongKong. Proyek yang menggunakan serat optik milik NEC Japan ini memakan total investasi US$ 200 juta. Pembangunan kabel laut sepanjang 4.300 km ini dinilai bisa menekan biaya internet karena berbeda dengan kabel yang digunakan saat ini. Akses jaringan internasional yang menghubungkan Indonesia saat ini yakni Singapura, Filipina, Hong Kong. Berdasarkan penghitungan PT FIC Indonesia, biaya internet internasional saat ini sekitar US$ 600. "Setelah ada kabel Surabaya-HongKong, biaya bisa turun menjadi US$ 400," kata President Director PT FIC Indonesia, Linggar Mulyono Taken from Detik Surabaya, Mar 29, 2009 Ebek21 March 28th, 2009, 04:16 PM Box Culvert Banyu Urip Dibangun http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/bde71dd2f2ab17ea9942eadc156782a5.jpg Surabaya - Pemkot Surabaya segera mewujudkan impiannya mengurai kemacetan lalu lintas di Jl Banyu Urip sisi timur dengan memasang box culvert atau gorong-gorong di saluran Banyu Urip. Rencananya, pembangunan gorong-gorong dimulai dari pertigaan Jl. Banyu Urip-Jl. Girilaya menuju arah barat sampai di bawah tol Waru- Perak. Pada tahap pertama box culvert akan dipasang sepanjang 850 meter dengan lebar 8 meter. Dana yang digunakan sekitar Rp 42,5 miliar dari APBD Surabaya 2009. “Pengerjaannya akan dimulai Senin (2/4), diresmikan Walikota Bambang D.H.,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Ir Sri Mulyono, Jumat (27/3). Langkah ini diambil pemkot setelah sukses membangun box culvert Kali Makmur di sisi Jl. Raya Wiyung. Pembangunan box culvert di Kali Makmur Wiyung sepanjang 750 meter menggunakan dana APBD Surabaya tahun 2003-2006 sebanyak Rp 21 miliar. Kini lahan di atas box culvert Kali Makmur sangat membantu mengurangi kemacetan lalu lintas di sana. “Kini, kemacetan yang dulu melanda Wiyung tampak di Banyu Urip sisi timur. Kami ingin keruwetan lalu lintas di sana segera terurai dengan pemasangan box culvert ini,” ujarnya. “Memasang box culvert jauh lebih murah dibanding melebarkan jalan yang harus membebaskan lahan warga,” lanjutnya. Dalam kalkulasi Sri Mulyono, box culvert hanya butuh dana sekitar Rp 42,5 miliar, sedangkan pembebasan lahan dan bangunan milik warga bisa menghabiskan dana hingga Rp 200 miliar. “Dana Rp 200 miliar itu baru untuk pembebasan lahan dan ganti rugi bangunan rumahnya saja, belum termasuk pembangunan fisik jalan rayanya. Kalau dengan fisik jalannya bisa lebih dari Rp 250 miliar,” urainya. Dihubungi terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Ir Tri Rismaharini mengatakan, pemkot sudah bulat akan membangun box culvert di atas Kali Banyuurip “Pembangunan box culvert ini berkaca pada pembangunan di atas Kali Makmur yang dianggap sukses, sehingga pemkot berani melanjutkan pembangunan box culvert di atas saluran Banyu Urip,” katanya. Setelah pemasangan box colvert, di bagian atasnya akan dibuat jalan raya. Dengan demikian Jl Banyuurip di sisi timur akan menjadi jalan kembar dua arah. Jika sukses, pemkot akan melanjutkannya hingga 1,5 kilometer lagi. Taken from Surabaya Post, Mar 28, 2009 Ebek21 March 29th, 2009, 05:55 AM :okay: If only all camat in Surabaya are like him, soon we can say bye-bye to eyesoring city slum. And what surprised me, he is also an alumnus of Petra Manyar school, really unbelievable.. Irvan Widyanto dan Tekad Membersihkan Setren Kali di Kawasan Rungkut http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/60212large.jpg Rentetan penertiban bangunan liar selama dua bulan terakhir di setren Kali Wonokromo tidak terlepas dari sikap tegas Camat Rungkut Irvan Widyanto. Keberhasilan tersebut bahkan menginspirasi pemkot untuk segera menertibkan seluruh kawasan setren di Surabaya. Anda terlihat getol menertibkan bangunan liar di atas tanggul. Apa alasannya? Saya punya alasan kuat untuk tidak membiarkan bangunan liar. Mereka membuat tanggul sungai terkikis. Parahnya, ada yang menjual tanah tanggul itu kepada orang lain. Kami punya banyak bukti. Ketika tanggul menipis, air sungai yang pasang pasti meluber ke permukiman. Itulah yang membuat warga ketar-ketir. Saya khawatir warga saya terendam akibat bangunan liar tersebut. Apalagi, secara geografis kampung-kampung lebih rendah daripada permukaan sungai. Kalau debit air naik, terendam sudah. Bukankah penghuni banngunan liar juga warga Rungkut? Bukan. Mereka pendatang, tidak ada yang ber-KTP Rungkut. Kalau saya membiarkan mereka di sana, sama saja saya mengorbankan warga sendiri. Mending saya bongkar. Apalagi, saya sudah dapat banyak masukan dari tokoh masyarakat yang juga resah dengan bangunan itu. Apa mereka mengganggu? Keluhan yang masuk ke saya, mereka keberatan karena banyak bangunan tersebut yang digunakan untuk kafe. Banyak muda-mudi begadang sampai tengah malam. Padahal, lingkungan masyarakat Rungkut agamais. Tidak ada yang namanya kafe remang-remang, kecuali di sana (setren Kali Wonokromo di Wonorejo yang pernah ditertibkan Irvan). Bagaimana hubungan Anda selama ini dengan warga setren? Saya tidak pernah punya hubungan khusus dengan mereka. Sebagai camat, saya hanya memberikan penjelasan yang gamblang tentang bahaya mendirikan bangunan di pinggir kali. Kami juga sudah memberikan peringatan baik-baik. Tapi, kenyataannya, mereka tidak merespons. Langkah kami ya menertibkan secara paksa. Pernah didekati pemilik bangunan? Sering, Mas. Kadang, undangan itu berisi ajakan untuk menghadiri sebuah acara yang mereka adakan. Entah acara yang katanya sosial maupun pribadi. Tapi, saya memilih tidak pernah datang. Kalau saya sampai datang, khawatirnya malah jadi justifikasi untuk membenarkan keberadaan mereka. Ada anggapan bahwa Anda terlalu berani karena langsung membongkar. Apa yang mendasari sikap Anda itu? Sebenarnya, tidak susah untuk melihat mereka melanggar atau tidak. Cukup melihat bukti kepemilikan tanah yang membuat mereka tinggal di atas tanah tersebut. Kalau tidak ada, mereka pasti salah. Apalagi, tidak ada yang punya IMB (izin mendirikan bangunan). Itu masuk wewenang camat. Jadi, saya tidak sewenang-wenang. Sebelum penertiban besar-besaran pada 25 Februari lalu, apa ada persiapan khusus? Ya, saya meminta masukan dari banyak kalangan. Termasuk pengacara untuk menganalisis dampak dan status hukum warga yang tinggal di atas tanggul. Saya juga mengundang tokoh masyarakat. Mereka mendukung langkah yang akan saya lakukan. Termasuk konsultasi ke asisten I Sekkota dan bagian hukum pemkot. Berapa lama Anda mempersiapkan itu? Saya tidak butuh waktu lama-lama. Sejak melubernya sungai pada 31 Januari lalu, saya dan seluruh jajaran kecamatan langsung ngebut mengkaji. Selanjutnya, kami menyusun strategi sebelum penertiban. Akhirnya, rencana itu matang dalam waktu 20 hari. Prosesnya memang sangat cepat. Apa kendala terberat yang Anda hadapi selama penertiban? Emm.. (berpikir sejenak), tidak ada, Mas. Semuanya lancar. Bukankah ada intervensi dari banyak kalangan, termasuk anggota dewan? Memang begitu. Tapi, bagi saya, itu bukan halangan. Ada di antara mereka yang mengirim surat untuk minta penertiban ditunda. Bahkan, ada yang menelepon langsung saat penertiban. Kebanyakan di antara mereka tidak terima dan minta penertiban ditunda. Tapi, saya menjelaskan alasan yang kuat itu agar penertiban tetap jalan. Kalau saya tunda-tunda lagi, penertiban tidak akan berjalan. Apa tidak takut hal tersebut berpengaruh pada jabatan Anda? Saya tidak takut jabatan saya dicopot. Yang saya lakukan adalah menjalankan visi misi wali kota. Pemkot ingin mengoptimalkan saluran air. Bagaimana bisa melakukan itu jika ada bangunan di tepi sungai? Alat berat yang bakal mengeruk sungai pun tidak bisa mendekat. Yang terpenting, semua itu saya lakukan untuk melindungi kepentingan dan keselamatan masyarakat yang lebih banyak. Kalau ancaman dari pemilik bangunan? Wah, banyak, Mas. Bentuknya intimidasi langsung. Rumah saya pernah dilempar dengan sekantong kotoran manusia menjelang penertiban 25 Februari lalu. Penjaga rumah saya pernah memergoki orang yang bakal menaburkan bunga di pintu rumah saya. Di kantor kecamatan, juga sering. Di depan mobil saya pernah ditaruh tiga kepala ikan lele tanpa dibungkus. Saya tidak tahu maksudnya. Bahkan, saya pernah didatangi beberapa preman yang mengancam menghabisi nyawa saya. Mereka datang ke sini (kantor kecamatan) dan ketemu langsung dengan saya. Saya pasrah saja. Saya serahkan sama Tuhan. Itu risiko tugas. Apa tidak ada kekhawatiran terhadap keselamatan keluarga? Sebagai manusia, pasti ada rasa khawatir. Tapi, saya kembali ingat bahwa saya mengemban kepentingan masyarakat yang lebih besar. Paling banter, saya mengingatkan istri dan anak-anak agar lebih berhati-hati. Misalnya, saya melarang anak-anak pulang malam-malam menjelang dan sesudah penertiban. Tujuannya jaga-jaga saja. Bagaimana tanggapan warga Anda setelah penertiban? Semuanya baik. Bahkan, tadi (kemarin) saya baru saja menerima banyak SMS dari warga. Mereka mendukung penertiban bangunan liar setelah melihat berita tanggul jebol di Situ Gintung. Intinya, mereka tidak ingin hal tersebut terjadi di Rungkut. (eko priyono) --- Tentang Irvan Widyanto Lahir: Surabaya, 15 Juli 1969 Istri: Riza Sivania Anak: Cavita Ezra Martina (12 tahun) Saviera Mutiara Putri (7 tahun) Pendidikan - SD Petra V Pucang - SMP Petra III Manyar - SMA Pirngadi, Surabaya (1989) - STPDN (1992) - Sepamilwa (1992) Karir - Staf Kodim 1015 Sampit (1992-1994) - Lurah Ampel (1995-2000) - Lurah Gading (2000-2002) - Lurah Gebang Putih (2002-2004) - Lurah Pradah Kali Kendal (2004-2006) - Sekretaris Kecamatan (2006-2007) - Camat Rungkut Maret (2007-sekarang) Taken from Jawapos, Mar 29, 2009 sbyctzn March 29th, 2009, 03:43 PM Memang akhir-akhir ini Unair gencar-gencarnya membangun... Baru saja selesai 3 tower fakultas ekonomi.. Rencana kedepan malah mau bangun office tower di lahan Gedung Serbaguna.. Dan rusunawa untuk mahasiswa.. Salut nih... Tapi saya jadi kasihan sama adik kelas saya angkatan baru tahun 2009 besok.. Coba bayangkan SPP akan naik 80% untuk merealisasikan itu semua.. Karena Rektor Unair memang ngebet sekali untuk menjadikan Unair World Class University woww.. Kabel optik Surabaya-Hongkong? Hebat nih Dahlan Iskan.. Benar-benar punya komitmen tinggi untuk membangun daerahnya.. Yang punya "gawe" Pak Dahlan, tuh... Jakarta terkena enaknya.. Gara-gara Ibukota Negara akhirnya harus ikut numpang pak Dahlan.. Ada apa dengan Jakarta? Apa tidak ada inisiatif dari pengusaha lokalnya? Hingga sampai rela numpang inisiatif pak Dahlan? Salut deh... Hari ini waktu saya melintas jalan tol Waru, saya melihat diatas konstruksi jalan tol Sumo ada semacam tenda putih yang besar.. Semacam bekas peresmian oleh pejabat.. Saya menduga tadi pagi atau tidak siang ada peresmian dimulainya kembali pengerjaan jalan tol sumo setelah pergantian pemegang saham oleh Jasa Marga.. Semoga segera dikerjakan dan selesai tepat waktu... hermawan March 30th, 2009, 02:57 AM Yah... walaupun lagi krisis global, berita-berita tentang Surabaya masih sangat menggembirakan. Mudah-mudahan ini berlanjut terus. Aq yakin Surabaya tidak hanya sekedar berpredikat sebagai salah satu kota besar (metropolitan) di tanah air di samping Jakarta, tapi lebih dari itu kota ini mempunyai keunggulan daya saing dalam segala hal seperti lebih tertib dan bersih, memiliki lingkungan hidup yang berkualitas, pelayanan publik yang baik, infrastruktur dan sebagainya sehingga dapat berdiri sejajar dengan kota-kota internasional lainnya seperti Singapura, KL, dll. Ebek21 March 30th, 2009, 09:01 AM Ground breaking ceremony of Banyu Urip Box Culvert Project http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBU1.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBU2.jpg Box Culvert Banyu Urip Mulai Dikerjakan suarasurabaya.net| Pembangunan box culvert di Banyu Urip akhirnya bisa dikerjakan, meski perencanaannya dibuat sejak 2003. Pembangunan tahap I sepanjang 850 meter dari Simo Gunung ke Darmo Satelit ini menyerap anggaran sebesar Rp 25 milyar. BAMBANG DH Walikota Surabaya pada suarasurabaya.net, Senin (30/03), menepis kalau molornya pembangunan box culvert ini terkait tarik ulur fungsi sungai yang menjadi aset pemerintah pusat. “Fungsi sungai tempat pembangunan box culvert sebagai irigasi. Kita usulkan ke pusat, fungsi sungai dialihkan menjadi bagian dari pematusan kota dan kita sama sekali tidak mengambil aset itu,” ujarnya. BAMBANG menjelaskan pembangunan box culvert Banyu Urip ini akan mengurangi banjir dan kemacetan yang ada di wilayah Simo Gunung yang secara geografis termasuk wilayah cekungan. Ia berharap pembangunan tahap II bisa ditindaklanjuti oleh Pemprop Jawa Timur sehingga nantinya jalan yang dibangun tidak cuma sampai di Darmo Satelit tapi ke Benowo. Pemkot Surabaya tidak akan meminta dana untuk tahap II dari Pemprop Jawa Timur, hanya saja meminta hak dari pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor) yang masuk ke Pemprop Jawa Timur. “Pembayaran PKB sebagian bisa digunakan untuk pembangunan tahap II yang notabene bisa melayani lebih baik bagi pengguna jalan,”ujarnya. Pembangunan box culvert ini, ungkap BAMBANG, tidak hanya dilakukan di Banyu Urip tapi terintegrasi dengan beberapa pembangunan box culvert lainnya seperti di Menur dan Semolowaru. Dengan sistem yang terkoneksi dari pembangunan box culvert, tidak cuma banjir yang bisa dikurangi tapi ada added value-nya. “Pemasangan serat optik, pipa gas, kabel telepon maupun listrik bisa ditempelkan dalam box culvert. Jadi tidak harus menggali jalan kembali,”tukas BAMBANG. News and pics taken from Suara Surabaya, Mar 30, 2009 http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BUBCc.jpg Taken from Radar Sby, Mar 30, 2009 Atasi Banjir, Pemkot Bangun Box Culvert Banyu Urip Tahap Pertama Hanya 850 Meter SURABAYA - Pemkot Surabaya akhirnya benar-benar merealisasikan program penanggulangan banjir di kawasan Banyu Urip. Bentuknya berupa pembangunan box culvert di sepanjang sungai yang membentang mulai Jembatan Girilaya hingga Benowo. Kemarin, pelaksanaan proyek tersebut diresmikan Wali Kota Bambang D.H. Menurut Bambang, proyek box culvert Banyu Urip yang diresmikan kemarin merupakan tahap pertama. Panjangnya sekitar 850 meter. Dibanding panjang sungai yang membentang hingga Benowo, proyek tahap pertama tersebut memang masih jauh dari rencana awal. ''APBD Surabaya memang belum kuat untuk membangun box culvert hingga Benowo. Untuk sementara kami bangun sampai Darmo Satelit. Nanti kami minta bantuan dana dari Pemprov Jatim,'' ujarnya setelah peletakan batu pertama kemarin. Bambang menjelaskan, rencana awal pembangunan box culvert di atas Kali Banyu Urip memang hanya sampai Jalan Darmo Satelit. Itu pun dibagi dua kali pelaksanaan. ''Pembangunan tahun ini masih tahap ruas satu, yaitu 850 meter ke barat hingga pintu air Petemon. Tahun depan baru sampai Darmo Satelit,'' ungkapnya. Pejabat yang bakal mengakhiri masa jabatan pada tahun depan itu meminta agar Pemprov Jatim bersedia mengalokasikan dana APBD bagi pembangunan-pembangunan fasilitas yang urgen di Surabaya. Permintaan tersebut dia anggap wajar karena sebagian APBD Jatim juga berasal dari warga Surabaya. ''Saya tidak minta duit. Kota ini hanya meminta hak dari pembayaran PKB (pajak kendaraan bermotor) yang masuk ke pemprov untuk meneruskan pembangunan box culvert,'' paparnya. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono menjelaskan, untuk membangun box culvert, Kali Banyu Urip akan dikeruk lebih dulu sedalam tiga meter. Itu dilakukan untuk menambah kapasitas sungai yang hampir selalu meluber ke jalan ketika terjadi hujan deras. ''Sebagian sudah kami keruk. Karena itu, box culvert sudah bisa dipasang,'' katanya. Program pemasangan box culvert di sepanjang Kali Banyu Urip sebenarnya tidak sebatas mengatasi banjir. Proyek tersebut diharapkan juga bisa memecahkan masalah kemacetan di wilayah itu. Sebab, Jalan Banyu Urip digadang-gadang sebagai jalur alternatif menuju Surabaya Barat, selain Jalan Mayjen Sungkono. Selama ini, para pengendara terkesan enggan memanfaatkan Jalan Banyu Urip untuk menuju kawasan Surabaya Barat. Selain sempit dan macet, jalan tersebut selalu tergenang air ketika musim penghujan. Jika tidak ada jalur alternatif, lambat laun Jalan Mayjen Sungkono mengalami kemacetan seperti Jalan Ahmad Yani. Taken from Jawapos, Mar 31, 2009 Ebek21 March 31st, 2009, 02:47 AM Bentang Tengah Jembatan Suramadu Dikerjakan Malam Ini SURABAYA - Jika tidak ada aral melintang, proyek jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) bakal memasuki tahap paling penting hari ini. Pelaksana proyek memastikan bahwa main span (bentang tengah) jembatan bisa selesai dikerjakan nanti malam atau besok dini hari. Dengan tersambungnya bentang tengah itu, maka pulau Jawa dan Madura bisa dikatakan terhubung secara fisik. Start agenda penyambungan itu dijadwalkan pukul 22.00 nanti malam. Saking pentingnya proses itu, Menteri PU Djoko Kirmanto berencana menyaksikan langsung proses penyambungan jembatan. Para pejabat Pemprov Jatim di bawah pimpinan Soekarwo dan Wagub Saifullah Yusuf juga dijadwalkan hadir. "Proses pemasangannya tidak terlalu lama. Besok (hari ini), main span sudah tersambung. Kami hanya tinggal memasang satu segmen saja," kata Kepala Satker Sementara (SKS) Bentang Tengah Proyek Pembangunan Jembatan Suramadu Atyanto Busono kemarin. Dia menjelaskan, pekerjaan proyek yang dilakukan nanti malam adalah pemasangan segmen bentang tengah yang terakhir, yakni segmen 18. Yang dipasang adalah alas jembatan berupa steel box girder. Segmen 18 sendiri adalah segmen closure (sambungan akhir/penutup). Sebagai gambaran, bentang tengah terdiri atas 18 segmen steel box girder yang terpasang di atas dua pilar (pilar ke-46 dan 47). Dua pilar itu adalah tumpuan bentang tengah Jembatan Suramadu. Hingga kemarin sudah terpasang 17 atau menyisakan satu segmen saja. Jika dihitung, panjang steel box girder yang belum dipasang sekitar 4,5 meter. Untuk pemasangan segmen terakhir itu, pelaksana proyek sengaja memilih waktu malam, mendekati dini hari. Mekanisme itu memang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, khususnya terkait dengan karakter steel box girder. "Memang harus dipasang pada malam hari karena membutuhkan suhu rendah. Jika dipasang siang, kami khawatir ukurannya berubah memuai," kata Atyanto. Teknis pemasangan nanti malam juga sudah disiapkan secara matang. Atyanto mengatakan, pengangkatan steel box girder dilakukan menggunakan crane yang sudah disiapkan di segmen 17. "Nanti tinggal diangkat, lalu dipasang," katanya. Dari seluruh tahap konstruksi jembatan, penyambungan bentang tengah disebut-sebut paling sulit. Steel box girder merupakan segmen lantai berbahan dasar baja main bridge. Panjang masing-masing 12 meter dengan berat 160 ton tiap segmen. Panjang keseluruhan mencapai 818 meter. Steel box girder Pembuatan steel box girder dilakukan di Tiongkok. Pengirimannya dilakukan sebanyak empat kali dan memakan waktu 30 hari. Itu pun masih harus dirakit lagi di Gresik. Artinya, penyambungan bentang tengah sebenarnya hanya tinggal pemasangan alias pekerjaan sisa. Hingga kemarin, seluruh kabel penyangga main span juga sudah dipasang. Yang mengarah ke sisi Surabaya sebanyak 2 x 14 kabel, sama dengan ker arah sisi Madura. Jika proses pemasangan main span tuntas, maka pekerjaan besar pelaksana proyek Jembatan Suramadu tinggal dua tahap lagi. Yakni pemasangan approach bridge (penghubung antara jalan pendekat jembatan dengan bentang tengah) dan penyelesaian jalan akses di sisi Madura. Untuk penyelesaian jalan akses di sisi Madura, progress report per awal Maret yang berada di tangan pelaksana proyek menyebutkan 88,78 persen dari. "Panjang akses sisi Madura 11,5 km. Kami harap sudah selesai Mei mendatang," katanya. Sedangkan, approach bridge sisi Surabaya, progress report-nya masih 77,34. Di atas tujuh bentang sepanjang 672 meter sebagian besar belum dilengkapi alas jembatan. Kondisi itu berbeda dengan approach bridge sisi Madura yang sudah selesai. Pelaksana proyek menargetkan penyelesaian approach bridge sisi Surabaya pada 12 Juni. Jika bagian itu tuntas, bisa dikatakan pekerjaan Suramadu selesai total dan siap diresmikan. "Untuk kepastian kapan dioperasikan, kami masih akan membahas lagi," katanya. Taken from Jawapos, Mar 31, 2009 Ebek21 March 31st, 2009, 02:57 AM Proyek Jalan Tol Surabaya - Mojokerto Dimulai Lagi http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/60591large.jpg SURABAYA - Setelah macet cukup lama, proyek tol Surabaya-Mojokerto dimulai kembali. PT Marga Nujya Sumo Agung, operator proyek tersebut, akan memulai lagi pembangunannya awal bulan depan. Dengan investasi Rp 2,9 triliun, proyek tol sepanjang 36,27 km tersebut ditargetkan tuntas pada 2010. Menurut Djajat Sudradjat, dirut PT Marga Nujya Sumo Agung, proyek tol itu dimulai lagi setelah dilakukan restrukturisasi pemegang saham. Berdasar rencana, para pemegang saham akan menyumbang 30 persen dari total investasi. ''Sedangkan 70 persen (sekitar Rp 2,4 triliun) dari kredit sindikasi Bank BNI, Bukopin, dan Bank Jatim,'' ujarnya saat acara syukuran percepatan pembangunan tol Surabaya-Mojokerto kemarin (30/3). Kali ini, PT Jasa Marga Tbk memegang saham terbesar (55 persen) atau senilai Rp 250,5 miliar. Lalu, PT Moeladi 25 persen (setoran Rp 125 miliar), dan PT Wijaya Karya 20 persen atau Rp 124,5 miliar. Dia tak menejlaskan komposisi kepemilikan saham sebelumnya. Menurut dia, Rp 2,5 triliun dananya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tol. Sedangkan Rp 400 miliar akan digunakan untuk pembebasan lahan. Seksi 1A Waru-Sepanjang ditargetkan selesai akhir tahun ini. ''Saat ini masih proses pembebasan tanah. Sisanya diperkirakan selesai tahun depan,'' katanya. Dirut PT Jasa Marga Tbk Frans S. Sunito mengatakan, pada tahap awal pembangunan akan dimulai setelah pembebasan tanah selesai 100 persen pada setiap seksi. ''Harus satu persatu diselesaikan agar bisa langsung dioperasikan,'' terangnya. Dia juga menuturkan, PT Jasa Marga juga akan segera tiga proyek tol lain. Salah satunya adalah tol Gempol-Pasuruan dengan investasi sekitar Rp 1,7 triliun. ''Selain menggunakan dana sendiri, kami juga dapat komitmen pinjaman dari Bank Mandiri, Bank BNI, dan BRI senilai total Rp 7 triliun,'' katanya. Selain untuk membangun tol Gempol-Pasuruan, pinjaman itu akan dipakai untuk membangun proyek Bogor Ring Road dan tol Semarang-Solo. ''Bogor Ring Road seksi I sepanjang 4 km akan selesai tahun ini. Pembebasan tanahnya segera rampungk. Saat ini sekitar 30 persen sudah dibebaskan, dan Juni mulai konstruksi,'' paparnya. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengatakan, proyek tol Surabaya-Mojokerto pernah diresmikannya beberapa kali, tetapi macet karena terkendala banyak hal. ''Saya tiga kali meresmikan pembangunannya. Kita tidak akan menyerah, jalan tol ini harus segera diselesaikan,'' tuturnya. Djoko juga meminta perbankan tidak khawatir lagi untuk membiayai proyek tersebut. ''Tidak akan ada masalah lagi. Saya yakin masalah pembebasan tanah yang sering menjadi kendala akan bisa diselesaikan. Kita sudah memiliki dasar hukum untuk bertindak,'' jelasnya. Taken from Jawapos, Mar 31, 2009 teddybear March 31st, 2009, 04:15 AM ^Ugh, daerah/jalan Banyu Urip termasuk salah satu yang parah di Surabaya. Gua ingat jalannya sempit, kotor dan berdebu, saluran airnya kotor tidak terawat dan di batasi gedek gituan. Ternyata tidak berubah selama bertahun2x tapi sekarang mulai dibangun. Bagus deh. Kenjeran dan Kedung Cowek yg parah pun juga udah dibenahi. pecinta_surabaya March 31st, 2009, 05:06 AM emang box banyu urip itu smpe pTc ya?? Ebek21 March 31st, 2009, 07:18 AM ^^ For the 1st phase, this box culvert project will start from Banyu Urip-Pasar Kembang junction until Darmo Satelit, but even this first phase is still divided, with the first section will be built until Petemon, and then Petemon-Darmo Satelit is scheduled next year, according to the news. Then there is a possibility that the project will be extended to Benowo (Gelora Bung Tomo), but seems it's still a long way to go. Regarding PTC, it's not in the picture at all. Ebek21 March 31st, 2009, 07:21 AM :okay::okay: Dua Pasar Bakal Dihapus Surabaya - Dua pasar tradisional milik PD Pasar Surya, yakni Pasar Keputran Selatan dan Pasar Kupang akan dihapus. Penghapusannya sejalan dengan rencana pembangunan underpass di Jl. Keputran Selatan-Jl. Pandegiling sisi timur dan rencana pembangunan bundaran perempatan Kupang-Banyuurip-Jl. Diponegoro dan Jl. Pandegiling. ”Kami sudah mengadakan rapat soal rencana penghapusan Pasar Kupang dan Pasar Keputran Selatan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko). Kini kami tinggal menunggu realisasi pembangunan underpass dan bundaran tersebut,” kata Direktur Teknik PD Pasar Surya, Ir Rachmad Kurnia, Selasa (31/3). Menurutnya, penghapusan dua pasar tersebut karena 90% bangunannya bakal terkepras pelebaran jalan di dua tempat itu. Pelebaran jalannya mencapai sekitar 20 meter, sedangkan keberadaan kedua pasar menjorok ke jalan. Pasar Keputran Selatan, lanjutnya, posisinya berada di tepi Jl. Keputran bagian selatan. Lebar jalan di sana hanya sekitar 8 meter. Sementara rencana pembangunan underpass membutuhkan ruas jalan sampai sekitar 20 meter sehingga bangunan pasar terpaksa mengalah. Sementara pembangunan bundaran di Kupang membutuhkan lahan cukup luas. Terutama memakan bangunan di sisi timur pasar tersebut. Luas lahan yang dibutuhkan untuk bundaran Kupang sekitar 1.000 m2. Sementara jalan di sana sempit sehingga bundarannya membutuh lahan ke arah timur jalan, yakni di lahan milik Pasar Kupang. ”Kami yang mengalah dalam masalah ini karena kami yang punya banyak lahan,” kata Rachmad. Hak Pedagang Disinggung hak pedagang atas stan di dua pasar itu, Rachmad mengatakan sudah merencanakan pembicaraan. Pedagang sendiri akan direlokasi ke pasar lain. Apalagi, masih banyak pasar milik PD Pasar yang masih kosong. Kepala Bappeko, Ir Tris Rismaharini membenarkan bahwa pemkot akan membangun underpass di Keputran dan bundaran Kupang. Underpass itu akan menghubungkan Jl. Keputran dan Pandegiling. Tujuannya agar arus lalu lintas dari Kertajaya bisa langsung ke Pandegiling dan tembus langsung ke Jl. Banyuurip dan Benowo. Selain itu, pembangunannya juga untuk mengurai arus lalu lintas di Keputran dan Kupang. Apalagi sekarang ini sedang dibangun box culvert di saluran Banyuuirp, sehingga arus lalu lintas menuju Surabaya Barat diharapkan semakin mudah diakses. ”Rencana ini sudah lama diprogramkan. Meski rencana underpass dan bundaran Kupang belum bisa diwujudkan pada 2009, tapi pemkot akan mengupayakannya semaksimal mungkin,” ujarnya. Underpass di Keputran akan membobol Jl. Urip Sumoharjo. Di bawah jalan itu akan dibangun box culvert besar yang bisa dilintasi kendaraan roda empat baik truk maupun bus. Panjang underpass sekitar 40 meter dengan lebar sekitar 24 meter. Untuk rencana bundaran Kupang akan dibangun seperti bundaran Jl. Manyar Kertoarjo. Bundarannya tidak terlalu besar, tapi sudah bisa mengurai arus lalu lintas dari arah timur, barat, selatan dan utara. Taken from Surabaya Post, Mar 31, 2009 Hadi March 31st, 2009, 07:37 AM yah... kok ga 2009 ini??? underpassnya?? itu uderpass pertama disurabaya ya? teddybear March 31st, 2009, 11:31 AM cuman keputran selatan? sedang luberannya ntar ke utara kalo cuman setengah saja? ternyata rencana banyu urip itu sejalan dengan rencana mereka menghubungkan timur-barat surabaya untuk mengurai kepadatan lalin di hr mohammad dan mayjend!? Ebek21 March 31st, 2009, 12:36 PM After completion of the box culvert project phase I and II, this Banyu Urip will be another Mayjen Sungkono, even longer because it will stretch right from Jembatan Sulawesi (Keputran) to as far as Benowo (location of Gelora Bung Tomo Stadium). Pretty huge project !! MinImaX March 31st, 2009, 04:28 PM Jembatan Sulawesi/Keputran itu kalau saya lihat dari konstruksi & kondisi jalan saat ini, nanti bakalan dibuat jembatan kembar, seperti MERR @ Kedung Baruk. Jembatan baru kemungkinan dibangun di sisi selatan dari jembatan lama yang sudah ada sekarang. Tahapan jalan akses utama Timur-Barat: Banyu Urip Phase 1 Section 1: 2009 Banyu Urip Phase 1 Section 2: 2010 Banyu Urip Phase 2: 2011? Bundaran Kupang: 2010? Underpass Keputran: 2011? Jembatan Keputran-Sulawesi: ? Pelebaran Jl. Pandegiling?: ? (sisi utara kemungkinan yang dibebaskan) Pelebaran Jl. Sulawesi?: ? (sisi mana ya yang bisa dibebaskan?) Relokasi Rel Kereta di atas Jalan Sulawesi-Kertajaya?: ? (jembatan terlalu pendek dan jalan raya di bawahnya kurang lebar sehingga menyebabkan bottle-neck) Wew banyak juga, semoga cepat terlaksana, tahap demi tahap gpp yang penting ada progressnya :) Ebek21 March 31st, 2009, 04:49 PM AKu kira underpass Keputran itu pasti bisa diwujudkan tahun depan. Di artikel yang pernah aku post sebelumnya, Bu Risma bilang bahwa underpass Keputran akan dibangun segera setelah box culvert Banyu Urip tahap I ini selesai (8 bulan) karena ini merupakan satu rangkaian. Begitu juga bundaran Kupang, tahun depan juga sudah bisa jalan. Dengar2 ada sisa dana pelelangan proyek Banyu Urip tahap I ini sehingga tahun ini juga bisa diupayakan ekstension proyek ini, walaupun belum bisa mencapai Darmo Satelit tahun ini, paling nggak bisa mencapai Gerbang Tol Banyu Urip. Mengenai proyek jembatan kembar itu, belum pernah dengar sebelumnya. Tapi bagus juga sih kalau bisa terwujud. Pelebaran jalan Sulawesi dan Pandegiling ? Memang ada rencananya ? Jalan Sulawesi kan sudah cukup lebar ? Kalo Pandegiling dulu sih ada rumor2, cuma skrg sudah lama gak kedengaran lg tuh. Tahun depan yg sudah pasti adalah Keputran Selatan yang akan digusur. Moga2 tahun depan sudah ada rencana pembangunan Pasar Induk yg baru baik di T. Osowilangun atau daerah lainnya, sehingga Pasar Keputran di Keputran Utara juga bisa direlokasi secepatnya. MinImaX March 31st, 2009, 05:04 PM Ya, lebih cepat lebih baik... :) Kita harapkan untuk penggusuran, pemkot sudah memberikan solusi buat yang tergusur... supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Tidak perlu lagi pakai acara *membakar* pasar untuk memaksa pindah... Proyek yang saya beri tanda *?* itu prediksi saya sendiri ketika lewat jalan tersebut, dan kesimpulan saya jalan yang ada sekarang tidak cukup lebar untuk dilewati dua arah (two ways, 3.5-4 lanes each). Apalagi ini jalan akses utama yang kira2 setara dengan Jalan Raya Darmo. Jungle_surf March 31st, 2009, 06:17 PM -EDITED- Ebek21 March 31st, 2009, 06:24 PM ^^ Double post, see previous page. Ebek21 April 1st, 2009, 02:40 AM The moment Java and Madura is land connected for the first time since..Ice Age ?? And these pictures are not for April Mop, guys !!! http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmd1.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmd2.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmd3.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmd4.jpg Taken from Suara Surabaya, Apr 1, 2009 Ebek21 April 1st, 2009, 02:42 AM Jembatan Suramadu Akhirnya Tersambung Siap Beroperasi Juni SURABAYA - Tahapan terpenting pembangunan Jembatan Suramadu terjadi menjelang dini hari tadi. Pelaksana proyek yang menghubungkan Surabaya-Madura itu sukses memasang main span (bentang tengah), sehingga jembatan sisi Surabaya dan sisi Madura tersambung. Jika proses selanjutnya lancar, dua bulan lagi Suramadu bisa dilalui kendaraan. Detik-detik penting penyambungan Jembatan Suramadu itu tadi malam hingga dini hari tadi berlangsung sederhana. Rencana bakal ada kembang api, ternyata batal. Selain itu, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Gubernur Jatim Soekarwo yang semula direncanakan hadir, hingga berita ini diturunkan (pukul 00.00), ternyata juga berhalangan. Penyambungan jembatan itu justru dihadiri Dubes Tiongkok untuk Indonesia Zhang Qiyue. Pejabat lain yang hadir adalah Dirjen Binamarga Departemen Pekerjaan Umum Achmad Herwanto Dardak. Tepat pukul 23.20, kedua pejabat dari dua negara tersebut memencet tombol sebagai tanda penyambungan segmen 18 (bagian penting dalam bentang tengah). Usai tombol ditekan, sebuah balok girder turun perlahan dan menghubungkan sisi Surabaya dan Madura. Menurunkan girder dari atas crane menuju jembatan membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dalam sambutannya, Herwanto kembali menegaskan bahwa Suramadu bisa beroperasi pada pertengahan Juni. Dia juga menyebutkan usia jembatan bisa cukup panjang, yakni sekitar 100 tahun. Dia menyebutkan, kendala terbesar yang akan berpotensi mengganggu kekuatan jembatan adalah cuaca. Terutama terpaan angin yang cukup kencang di perairan Selat Madura. ''Tapi, kami sudah melakukan tes dengan kecepatan angin maksimal. Kami rasa tidak ada masalah yang timbul,'' ucap Herwanto. Di tempat yang sama, Zhang Qiyue mengatakan, Suramadu tak hanya merupakan proyek monumental yang bisa membangkitkan nadi perekonomian di Indonesia. Jembatan itu juga merupakan bentuk kerja sama dengan negaranya. Sebab, selain menyumbang banyak pekerja, sejumlah bahan baku dan ahli konstruksi asal Tiongkok juga ikut dalam mega proyek tersebut. Lantas, bagaimana status pengoperasian jembatan tersebut kelak? Hingga kemarin statusnya masih mengambang. Departemen Pekerjaan Umum (DPU) belum berani memutuskan kebijakan seputar status jembatan itu. Meski demikian, sangat mungkin statusnya tol. Saat ini pelaksana proyek mulai menyiapkan berbagai infrastruktur agar jembatan tersebut benar-benar dikategorikan sebagai jalan tol. Sesuai target, jembatan sepanjang 5,4 km itu akan tuntas pembangunannya pada 12 Juni mendatang. Namun, pelaksana proyek memberikan estimasi bahwa paling cepat jembatan baru bisa dioperasikan pada akhir Juni. "Opsi menjadikan Suramadu sebagai jalan tol merupakan pilihan terbaik. Namun, tentu berbeda dengan tol pada umumnya," kata Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V Departemen PU A.G. Ismail kemarin. Meski berstatus jalan tol, kata Ismail, kendaraan roda dua boleh melintas. Untuk mendukung hal itu, sejak awal pelaksana proyek sudah membuat infrastruktur pemisah antara ruas kendaraan roda empat dan roda dua di sepanjang jembatan itu. Di Suramadu akan disediakan akses khusus sepeda motor. Letaknya di posisi paling pinggir (di sisi kanan dan kiri). Lebar masing-masing 2,75 meter. Lebar total jembatan sendiri mencapai 30 meter (2 x 15 meter). Pembagiannya, untuk jalur lambat masing-masing dua meter dan jalur cepat tujuh meter di setiap lajur. Menurut Ismail, pertimbangan menetapkan status jalan tol pada Suramadu bukan tanpa alasan. "Sebab, pemerintah sudah menginstruksikan agar ada penetapan tarif pada penyebarang via Suramadu. Dengan demikian, opsi terbaik adalah tol," katanya. Apalagi, secara spesifikasi, Suramadu sudah memenuhi kriteria jalan tol. Dari total panjang Suramadu yang mencapai 20,9 km (jembatan dan dua jalan akses), segmen yang akan berstatus jalan tol mencapai 8,1 km. Namun, pemerintah tetap harus mempertimbangkan "pangsa pasar" jembatan Suramadu. Karena itu, pelaksana proyek tetap memberikan kesempatan bagi kendaraan roda dua lewat di sana. "Selain itu, tarifnya juga harus terjangkau. Sesuai instruksi pemerintah pusat, tarifnya di bawah tarif feri," kata Ismail. Status Suramadu sebagai jalan tol juga diperkuat oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat berkunjung ke jembatan terpanjang di Indonesia itu, Kalla mengatakan, untuk melewati Suramadu, pengendara harus membayar tiket seperti halnya jalan tol. Kala itu, JK tidak menjelaskan besarnya tarif yang harus dibayar. Namun, dia memberi instruksi bahwa tarifnya harus murah. Bahkan, ketua umum Golkar itu menyebutkan, harganya harus lebih murah daripada feri Ujung Surabaya - Kamal Bangkalan. Jika saat ini tarif feri Rp 6 ribu untuk sekali penyeberangan bagi sepeda motor, biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati ''tol'' Suramadu dipastikan lebih murah. Beberapa pihak memperkirakan tarifnya di bawah Rp 5 ribu untuk motor. Di bagian lain, pelaksana proyek juga mulai melakukan finishing pada beberapa bagian jembatan yang sudah tuntas. Misalnya, jalan akses di sisi Surabaya. Setelah sisi ini tuntas total, jalan ini sudah mulai dibuka untuk umum. Hanya, tidak dibuka semuanya. Ruas yang dekat jembatan masih tertutup untuk umum. Meski Suramadu belum kelar 100 persen, pemerintah juga mulai membuat gambaran bagaimana proyek pembangunan di sekitar jembatan. Dari beberapa rapat dan evaluasi, akan dibangun kawasan industri, permukiman, hingga perkantoran di sekitar kaki-kaki Suramadu. Pengembangan Suramadu itu akan ditangani BPWS (Badan Pembangunan Wilayah Suramadu). Badan ini akan dikoordinasi oleh pemerintah pusat. Taken from Jawapos, Apr 1, 2009 Ebek21 April 1st, 2009, 02:52 AM http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TamanDolog.jpg Taken from Radar Sby, Apr 1, 2009 teddybear April 1st, 2009, 03:22 AM ^wow, finally, it is connected, java-madura! sbyctzn April 1st, 2009, 11:58 AM Great picture that i repost again from other thread :banana::banana::banana::banana::banana::banana::banana::banana::banana: Something like not in Indonesia!!!! :lol::lol::lol: http://i42.tinypic.com/1ketd.jpg Picture taken from Jawapos!!!! http://farm4.static.flickr.com/3595/3389566810_0e0e56e7d2_b.jpg I Love This!!!!!! Beautifullll......... http://www.thejakartapost.com/files/images/suramaducrop.main%20story.jpg :applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause: GREAT!!!! MAGNIFICENT!!!! WELCOME SURAMADU!!!!!!!!!!!! Ebek21 April 1st, 2009, 12:05 PM ^^ No. Actually the picture in Jawapos was taken yesterday morning at 10.53 am, before the final work last night (00.00 pm), so by the time the pic was taken, the bridge was not yet connected. That's the reason I didn't upload it here :D Yeah, only 14 hours difference hehe.. Ebek21 April 1st, 2009, 12:11 PM This is Suramadu picture taken this morning after the last segment in the main span has been installed http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Suramadu1stday.jpg Taken from Suara Surabaya, Apr 1, 2009 sbyctzn April 1st, 2009, 12:12 PM He3xx....... Yup sory!!!! sbyctzn April 1st, 2009, 12:19 PM This is Suramadu picture taken this morning after the last segment in the main span has been installed http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Suramadu1stday.jpg Taken from Suara Surabaya, Apr 1, 2009 Angelnya jelek, tidak memperlihatkan perbedaan sebelum dan sesudah tersambung, mungkin jika diambil dari sisi kanan atau kiri akan terlihat perbedaannya!!!!! Menunggu ada yang memfoto lewat helikopter setelah jembatan tersambung, kalau foto yang dari Jawapos itu sebelum tersambung, tapi terlihat seperti sudah tersambung.... mungkin beberapa hari kedepan, jembatan sudah terlihat utuh tersambung bagian tengahnya, tidak ada embel-embel crane.... Ebek21 April 1st, 2009, 03:42 PM Other pics of Suramadu :okay::okay: http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Suramadua.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdb.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdc.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdd.jpg archiholic April 1st, 2009, 03:53 PM ^^ WOW !!!! MANTAB REK !!!! :banana::banana::banana: Hadi April 1st, 2009, 06:41 PM Bagus...... wah bentar lagi lambang pariwisata surabaya akan nambah backgroundnya.... SURAMADU... bagus AceN April 1st, 2009, 09:32 PM Other pics of Suramadu :okay::okay: http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Suramadua.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdb.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdc.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Srmdd.jpg Wow......gambar ke 2 : bayangin beberapa taun lagi di blakang itu udah banyak hi-rise disana sini :drool: hehehe Ebek21 April 2nd, 2009, 06:18 AM Suramadu sudah hampir selesai. Gw coba menebak2 apa yg akan terjadi di Sby setelah ini. 1. Kawasan sekitar kaki Suramadu akan berubah menjadi daerah dengan harga tanah termahal di Surabaya. Skrg saja sudah bergentayangan mafia tanah yg mengiming2i penduduk sekitar untuk melepas tanah mereka dengan harga Rp 3.5-4 juta/m2. Bayangkan harga tanah yg akan mereka jual kembali ke investor pasti lebih dr itu. 2. Biarpun mahalnya segitu, para investor akan tetap berebut lahan disitu karena daya tariknya terlalu hebat untuk diabaikan. Bayangkan saja, berapa banyak sih kota di dunia yg punya jembatan lintas laut sekelas Suramadu. Yang jelas di Indonesia belum ada duanya, dan di Jakarta nggak ada (nggak bakal ada kecuali bikin jembatan ke Kep. Seribu yg nggak realistis). 3. Baik untuk lahan apartemen, perkantoran, mal, atau perhotelan, lokasi sekitar Suramadu tetap menarik, terutama yg ada view jembatannya, jadi kemungkinan yg booming duluan adalah wilayah2 yg mempunyai waterfront langsung, baru perlahan2 akan menyebar ke arah kota (selatan). Bisa dipastikan waterfront Surabaya akan menjadi salah satu, kalo bukan yg paling elit di Indonesia, mulai dr Lamong Bay, Tg. Perak, Pangkalan Koarmatim dan kapal2 perangnya, Monumen Jalesveva Jayamahe, galangan kapal PT PAL, Suramadu Bridge, dan highrise building yg bakal bertebaran di kaki Suramadu. 4. Dengan harga semahal itu, nggak ada yg akan bikin perumahan landed house atau kawasan industri, apalagi pergudangan yang butuh lahan puluhan hektar di daerah situ. Yg realistis hanya hi-rise, karena lahannya gak butuh luas2 banget, lima hektar saja sudah cukup untuk mulai proyek. 5. Perlahan-lahan perekonomian di daerah sekitar jalan akses ke Suramadu, misalnya dari Kenjeran, MERR (terutama antara Kampus C Unair - pertigaan Kenjeran), Jl. Putro Agung, Kapas Krampung, bahkan kawasan Tambaksari akan menggeliat pesat. Apalagi jika benar jalan2 di sekitar Pantai Kenjeran akan dibenahi tahun ini, imbas positifnya bisa dirasakan sampai daerah Kenjeran yang dekat Mulyosari. Pakuwon City akan booming juga. 6. Surabaya akan punya 3 sentra bisnis (dan juga sentra highrise), yaitu Surabaya Pusat, Surabaya Barat, dan daerah Suramadu. Surabaya Timur, walaupun rasanya juga nggak akan jadi sentra highrise, tapi yg jelas terkena dampak positif dr akses ke Suramadu yg dekat. Apalagi kalau jalan tol Surabaya Outer Eastern Ring Road juga dibangun, pasti makin booming. 7. Mulai saat ini Surabaya akan identik dengan Suramadu, seperti San Fransisco dengan Golden Gatenya atau Sydney dengan Harbour Bridgenya. Gambar2 dan pernik2 Suramadu akan muncul dimana2 di promosi wisata maupun souvenir2 Surabaya. Mungkin lambing Sura dan Baya akan kalah populer dibanding gambar Suramadu. 8. Industri wisata maritim akan mulai tumbuh di Surabaya. Seperti pelabuhan yacht, jet ski, speed boat, restoran terapung, dll. Ini hanya pemikiran gw saja. Moga2 saja bisa terwujud semua. Barangkali ada yang mau menambahkan ? Ampelio April 2nd, 2009, 11:18 AM 4. Dengan harga semahal itu, nggak ada yg akan bikin perumahan landed house atau kawasan industri, apalagi pergudangan yang butuh lahan puluhan hektar di daerah situ. Yg realistis hanya hi-rise, karena lahannya gak butuh luas2 banget, lima hektar saja sudah cukup untuk mulai proyek. ^^Ini point yang paling menarik :) ...yes CHANGE!, we believe in ...skyline around Suramadu will never be the same again:banana: sbyctzn April 2nd, 2009, 12:30 PM Kecenderungan pembangunan di Areal Suramadu akan mengarah ke vertikal. 1. Karena akan terlalu berharga jika akan dibangun horizontal oriented.. 2. Selain faktor "view" juga faktor mahalnya harga tanah disana.. 3. Konstruksi Suramadu yang sangat ideal, tidak terlalu panjang dan konstruksi main span yang besar, membuat "view" yang akan tercipta akan sangat ideal, pemandangan sempurna akan terlihat.. Sangat berbeda dengan jembatan Penang yang menurut saya terlalu panjang jaraknya, dan juga konstruksi main span suramadu yang lebih raksasa dibanding Jembatan Penang. Secara keseluruhan bentuknya sangat ideal... 4. Latar Belakang jembatan yang membelah lautan adalah satu alasan aura Suramadu bisa disamakan dengan Proyek Raksasa kelas dunia lain, kesan tersebut akan lain jika yang dibelah adalah sekedar Sungai walaupun panjang dan besar konstruksi main span nya. Jadi menurut kesimpulan saya, sangat besar kemungkinannya di areal Suramadu akan banyak high rise building... Selain itu akan mengembangkan Surabaya menjadi waterfront city, high class waterfront facilty tersedia di Surabaya, mulai Port of Lamong Bay, Komplek Pelabuhan Tanjung Perak, Komplek pangkalan Utama Koarmatim (1 dari salah dua dari pusat pangkalan laut di Indonesia, Koarmabar Jakarta dan Koarmatim Surabaya), dan Suramadu. Bahkan saya berani mengklaim kalau Surabaya akan mampu setara dengan Jakarta... Secara Surabaya bukanlah ibukota negara.. @Ebek: sudah lengkap semua tuh analisis kamu... Top markotop... Kapan pulang kampung ke Surabaya? Wah jangan lupa jadi duta Kota Surabaya di China.. Surabaya saat ini sudah layak disandingkan dengan kota-kota Dunia macam Singapura, Bangkok, KL, San Fransisco, dll... Jadi makin bangga dengan kota Surabaya dan Jawa Timur... Update: Berdasarkan pengamatan saya, crane di approach Bridge sisi Madura sudah bersih, sudah dilepas... Terlihat bersih... Tapi untuk approach Bridge sisi Surabaya masih belum dilepas, karena masih belum selesai.. sbyctzn April 2nd, 2009, 01:31 PM Hehehe... Iseng bikin logo Suramadu Unofficial... Bagaimana pendapatnya? Ayo ada yang punya ide logo Suramadu Unofficial? Yuk disayembarakan, nanti dijadikan Logo Suramadu Unofficial versi Skyscrapercity forumer... Siapa lagi yang punya ide? http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/logosrmd.jpg Sory kalau jelek, soalnya memang bikin sendiri. MinImaX April 2nd, 2009, 01:52 PM ^^ Lumayan, kalo ovalnya dihilangkan bisa lebih bagus. :) Prediksi Ebek sudah lengkap. Tinggal keseriusan govt dan warga Surabaya sendiri untuk membangun daerah kawasan Suramadu sehingga segera dapat menjadi obyek wisata kelas dunia. sbyctzn April 2nd, 2009, 02:12 PM Thanks Minimax, ayo siapa saja boleh ikut sumbang bikin logo Unofficial Suramadu... Mungkin ada desain yang lebih bagus.. pecinta_surabaya April 2nd, 2009, 02:21 PM Madura Tolak Nama Suramadu SURABAYA | SURYA - Nama Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dan Madura ada kemungkinan akan tinggal kenangan. Pasalnya, tokoh masyarakat Madura yang tergabung dalam Dewan Pembangunan Madura (DPM) secara tidak langsung menyatakan menolak nama Jembatan Suramadu. DPM bahkan sudah mengusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar nama jembatan sepanjang 5.438 meter itu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. “Kami sepakat nama Jembatan Suramadu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. Usulan ke Presiden telah kita sampaikan awal Februari lalu,” ujar Ketua Umum DPM H Achmad Zaini kepada Surya, Rabu (1/4). Menurut Zaini, pentingnya mengubah nama Suramadu karena nama yang dipakai sekarang tak punya makna dan nilai historis apapun bagi masyarakat pulau Garam. Suramadu hanya kependekan Surabaya dan Madura. Padahal, sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, juga di Asia Tenggara, mestinya nama yang dipilih harus mengadaptasi sejarah, tradisi, dan budaya lokal masyarakat setempat. Dan nama Trunojoyo dinilai tepat karena Trunojoyo adalah pahlawan masyarakat Madura. Trunojoyo atau Taruno Joyo merupakan tokoh yang memimpin perjuangan masyarakat Jawa dan Madura terhadap campur tangan penjajah Belanda pada wilayah Mataram tahun 1652, ketika kekuasaan Mataram dipegang Susuhunan Amangkurat I. Dia putra bangsawan Madura, Pangeran Malujo – yang masih keturunan bangsawan Majapahit. Karena sangat pentingnya kepahlawanan Trunojoyo bagi masyarakat Madura, forum Musyawarah Besar Masyarakat Madura ke-3 pada 2007 lalu juga sepakat mengubah nama Suramadu jadi Trunojoyo. Meski hingga kini, negara belum mengakuinya sebagai pahlawan nasional. Kata Zaini, tokoh-tokoh Madura yang mendukung perubahan nama itu, seperti HM Noer (mantan Gubernur Jatim), Jenderal Pol (Pur) Roesmanhadi (mantan Kapolri), Laksamana Achmad Sutjipto (mantan KSAL), Letjen Ari Sudono (mantan Kabais), KH Nuruddin dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam Bangkalan, KH Warist Ilyas dari Ponpes Guluk-guluk Sumenep, Prof Sudarso Joyonegoro (mantan Rektor Unair), dan sejumlah tokoh penting lainnya. “Meski sejumlah tokoh sudah sepakat, keputusan akhir ada pada presiden. Tapi kami berharap, sebelum 12 Juni nanti, kepastian nama Suramadu diubah atau tidak, sudah ada,” tegas Ketua Tim Pengawas Independen Pembangunan Jembatan Suramadu ini. Bahkan sebagai upaya menjadikan Trunojoyo sebagai ikon Madura, tokoh-tokoh Madura tersebut, kata Zaini telah berhasil mengusulkan perubahan nama Universitas Bangkalan menjadi Universitas Trunojoyo (Unijoyo). Pernyataan sama juga dilontarkan tokoh Madura HR Ali Badri Zaini. Menurutnya, nama Suramadu sudah bagus, namun lebih bagus lagi diganti dengan nama tokoh Madura seperti Trunojoyo. Atau kalau tidak, jembatan yang bentang tengahnya berhasil disambung pada Selasa (31/3) tengah malam itu diberi nama Jembatan HM Noer, karena prakarsa pembangunan jembatan itu dilakukan oleh mantan gubernur Jatim tersebut. “Saya kira dua nama itu cukup cocok untuk dipertimbangkan sebagai nama jembatan tersebut,” jelasnya. Di luar soal nama, Ali Badri mengharapkan terhubungnya Surabaya-Madura itu lebih meningkatkan pembangunan kawasan Madura. RH Nasir Zaini, Ketua Forum Madura Bersatu (Formabes) ketika dihubungi terpisah juga mengharapkan hal sama. Keduanya mengimbau seluruh masyarakat Madura jangan hanya jadi penonton dalam pembangunan Madura, tetapi harus menjadi pelaku. Keduanya menyatakan tidak rela apabila pembangunan Madura diikuti kehadiran panti pijat dan tempat hiburan yang mengarah pada maksiat. Tergantung Presiden Dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Departemen Pekerjaan Umum, AG Ismail membenarkan adanya usulan dari DPM agar nama Jembatan Suramadu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. “Usulannya sudah disampaikan langsung ke Presiden. Dan semuanya tergantung pada sing mbaurekso (Presiden), setuju atau tidak,” ujarnya. Kata Ismail, pihaknya selaku pelaksana di lapangan akan melaksanakan apapun keputusan dari pemimpin tertinggi di negeri ini. Masih terkait nama jembatan, Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jatim Bambang Suhartono meminta semua pihak bersikap lebih arif. “Jembatan itu aset nasional. Tidak perlu dipaksakan untuk seolah-olah itu menjadi milik masyarakat Madura saja atau Surabaya saja,” jelas Bambang Suhartono, Rabu (1/4). Nama Suramadu, menurut Bambang Suhartono sudah menasional. Bagusnya lagi nama itu bersih dari ikon dan klaim daerah, baik Surabaya atau Madura. Nama Suramadu itu lebih mencerminkan fungsi jembatan, yaitu penghubung pulau Jawa, Surabaya dengan Madura, disingkat Suramadu. “Jangan sampai fungsi jembatan tidak bisa maksimal hanya karena ribut urusan nama,” kata Bambang. Mantan Ketua DPRD Gresik ini lalu mengingatkan tentang fungsi dan cita-cita pembangunan proyek prestisius yang menelan biaya Rp 4,5 triliun tersebut. Menurutnya, proyek yang dicanangkan sejak 2001 silam itu dicita-citakan bisa menjadi tonggak kebangkitan Madura, utamanya aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Jadi, yang lebih penting untuk dipikirkan sekarang adalah bagaimana membuat program-program percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi di Madura. Kalau ini tidak dirumuskan dengan baik, investasi mahal berupa jembatan akan menjadi kurang berguna,” tuturnya. Bambang berharap kelompok-kelompok di masyarakat, utamanya di Madura, mencari rumusan kongkret tentang arah pengembangan Madura. “Rumusan itu saya kira penting diberikan kepada empat pemkab di Madura dan pemprov. Sebab keempatnya paling bertanggung jawab untuk membuat skema pembangunan, utamanya tentang masa depan investasi di sana,” tegasnya. pecinta_surabaya April 2nd, 2009, 02:24 PM Logonya keren tuh,artistik.. :D Analisis ebek sm sbyctzn udh lengkap,udh sejalan,,kaya gubernur sama wakil gubernur aja.. :lol: Mending selesaiin Surabaya Outer Eastern Ring Road dulu,minimal 2010,,pasti jadi tambah heboh.. pecinta_surabaya April 2nd, 2009, 02:33 PM 1. Kawasan sekitar kaki Suramadu akan berubah menjadi daerah dengan harga tanah termahal di Surabaya. Skrg saja sudah bergentayangan mafia tanah yg mengiming2i penduduk sekitar untuk melepas tanah mereka dengan harga Rp 3.5-4 juta/m2. Bayangkan harga tanah yg akan mereka jual kembali ke investor pasti lebih dr itu. [B]Warga Sekitar Suramadu Bingung, Tawaran Makelar Rp 7,5 Juta[B] SURABAYA | SURYA-Pemkot Surabaya hingga kini belum sepakat dengan Perpres 27/2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Suramadu, di mana salah satunya mengatur perihal pembukaan kawasan seluas 600 hektare. Namun para makelar tanah sudah bergentayangan. Harga yang ditawarkan pun tidak main-main, mulai dari Rp 4,3 juta, Rp 6,5 juta hingga Rp 7,5 juta per meter persegi. Sabtu (28/3) lalu sekitar 10 warga yang mengaku diiming-imingi oleh para makelar tanah mendatangi Baktiono, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya. Susiana, salah seorang warga mengaku bingung dengan tawaran itu. “Harga yang ditawarkan tidak sama, padahal kawasannya sama,” kata warga Tanah Kalikedinding ini. Makelar itu menawarinya Rp 4,3 juta per meter persegi. Jauh lebih kecil dibandingkan tanah tetangganya yang ditawar hingga Rp 6,5 juta per meter persegi. “Padahal tanah saya sudah punya Petok D, sedangkan tanah tetangga saya itu cuma memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB),” katanya. Ketua Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK) Tanah Kalikedinding Suwandono meminta warganya tidak terbujuk rayu para broker. Harga-harga yang ditawarkan tersebut dinilai Suwandono, tidak masuk akal. “Tanah di sini untuk yang berada di gang-gang, paling harganya sekitar Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per meter persegi. Sedangkan yang di jalan sekitar Rp 2 juta hinggaRp 2,5 juta per meter persegi. Kalau memang ada yang nawar sampai Rp 4 juta, suruh ketempat saya saja, langsung saya jual tanah saya,” kata Suwandono. Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Baktiono juga meminta warga tidak tergesa-gesa melepaskan lahannya. Meski para broker ini mengatasnamakan dari pemerintah. “Kita tunggu dulu. Jadi warga jangan keburu melepaskan tanahnya,” kata Baktiono, Minggu, (29/3). Ia menjelaskan proses pelepasan lahan tidak dilakukan secara sembunyi-sembunyi, namun disosialisasikan dulu. Setelah itu dibentuk tim sembilan yang beranggotakan pejabat pemkot hingga kelurahan. Baktiono khawatir isu pelepasan tanah itu digunakan oknum tertentu untuk memecah belah warga. “Karena itu jangan mudah terhasut,” pintanya. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Surabaya Arif Afandi tidak menginginkan ada pemindahan penduduk. Karena itu, pemkot saat ini getol mengajukan revisi perpres 27/ 2008. Jika gagal, ia berencana melakukan konsolidasi. Dalam artian warga yang lahannya masuk dalam area 600 hektare dibuatkan rumah susun (rusun) dan diberi ganti untung yang sesuai. sbyctzn April 2nd, 2009, 04:45 PM Masalah penamaan jembatan sebenarnya saya lebih setuju dengan nama Suramadu, itu lebih mewakili identitas negara dan juga penggambaran atas tersambungnya dua daerah oleh jembatan. Saya kira jika orientasi pembangunan Jembatan Suramadu adalah percepatan pembangunan nasional tidak perlu lah mempersoalkan nama dari jembatan itu, apalagi nama Suramadu itu sudah membumi.. Orang se-Jawa Timur itu sudah tahu kalau jembatan yang membanggakan Indonesia itu bernama Suramadu, bahkan seluruh Indonesia juga sudah mengenal baik, dan semua menerimanya.. Kemudian jika alasan membawa nama daerah... Maka potensi kecemburuan sosial akan muncul.. Maka akan lebih bijak jika para masyarakat Madura tidak mempermasalahkan nama jembatan itu.. Lebih berharga memikirkan konsep rencana pembangunan Madura daripada berdebat masalah nama jembatan.. Jika ingin menyumbang nama daerah untuk Jembatan Suramadu, pakai sajalah nama Trunojoyo untuk jalan Akses sisi Madura.. Dengan nama Jalan Raya Trunojoyo.. Begitu lebih bijak. Saya kira forum masyarakat Madura itu terlalu percaya diri karena dulu usahanya merubah nama Universitas Bangkalan menjadi Universitas Trunojoyo berhasil. Namun apa yang dilakukannya itu berbeda latar belakangnya.. Universitas Bangkalan itu bukan proyek nasional maka dari itu perubahan nama bisa lancar dilakukan.. Nah kalau dengan Jembatan Suramadu ini menurut saya sudah kelewatan.. Karena latar belakangnya sendiri berbeda. Tidak perlu lah membuat kecemburuan sosial terhadap daerah lain, itu Jembatan Suramadu juga milik Indonesia.. Siapa saja WNI juga punya hak memilikinya entah orang Medan di ujung barat sana ataukah orang Papua di ujung timur sana.. Mereka juga punya hak kebanggaan untuk merasa memiliki.. Jadi tidak perlu diganti lah namanya.. Semoga Sby bisa bijak menanggapi permasalahan ini. Surabaya Outer Eastern Ring Road sebenarnya bisa segera dibuat, cuma kendala yang berarti ada pada lahan sekitar area perkampungan di kenjeran yang sulit untuk dibebaskan, karena kendala tersebut adalah masalah klasik pembangunan di Indonesia. Sementara untuk sisi perkampungan kenjeran ke arah selatan menyusuri pesisir pantai timur Surabaya pasti akan sangat mudah, karena mayoritas lahannya adalah milik pengembang perumahan macam pakuwon selain itu lahan juga berupa rawa dan hutan mangrove.. Dan.. Menurut saya jika dibandingkan dengan Surabaya Outer Eastern Ring Road ada jalur yang lebih punya prioritas tinggi untuk mendukung Jembatan Suramadu ini yaitu melanjutkan jalan Avenue dari perempatan utama Jalan Kenjeran dan Jalan akses Suramadu sampai perempatan RS Spesialis Husada Utama. Yang hingga sampai saat ini kondisinya hampir sama dengan jalan Kenjeran waktu dulu belum bebas sepenuhnya karena ada 2 rumah milik warga yang ngotot tidak mau digusur. Di jalan sepanjang perempatan Kenjeran dan Akses Suramadu hingga perempatan RS Husada Utama itu sebenarnya sudah ada yang dibangun jalan, namun ya itu setengah dibangun kemudian terputus gara-gara 1 rumah setengah lagi sudah terbangun, perumpamaannya seperti jalan buntu... Persis seperti kasusnya Jalan Kenjeran dulu. Nah jika kedua ujung ini yaitu perempatan Jalan Kenjeran dan Jalan Akses Suramadu sampai perempatan RS Husada Utama maka jika ada kendaraan dari Pusat kota tidak perlu memutar jauh lewat barat areal Tugu Pahlawan, Pasar Atum, dan ITC atau memutar jauh lewat timur MERR areal Galaxy Mall, RCTI, dan Unair kampus C. Jadi nanti jika apa yang saya bilang ini bisa terealisasi maka mulai dari jalan akses Suramadu akan tersambung langsung lurus ke arah selatan melewati RS Husada Utama, kemudian RS Dr. Soetomo, Unair kampus B, jalan Dharmawangsa, perempatan besar jalan Kertajaya, terus ke selatan sampai mentok di area Ngagel.. Lurus - rus tidak terputus... Itu sebenarnya yang harus diprioritaskan.. Kalau Surabaya Outer Eastern Ring Road untuk jangka panjang saja.. sbyctzn April 2nd, 2009, 04:55 PM [ Kamis, 02 April 2009 ] Rencana Motor Lewat Suramadu, Harus Revisi UU Dulu SURABAYA - Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) hampir rampung. Bentang tengah pun sudah tersambung. Kini pemerintah pusat berancang-ancang menjadikan Suramadu sebagai jalan tol. Tapi, masih ada beberapa hal yang mengganjal. Salah satu masalah yang mendapat sorotan adalah soal boleh tidaknya sepeda motor melintas di jembatan sepanjang 5,4 km itu. Sebab, rencana tersebut masih menimbulkan pro-kontra. Karena itu, saat ini pemerintah menyiapkan beberapa rencana baru soal pemberlakuan status Suramadu yang dijadwalkan bisa dioperasikan akhir Juni nanti. Seperti apa? Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Departemen Pekerjaan Umum (PU) sudah memberikan sinyal positif soal membolehkan sepeda motor lewat di sana. Hanya, ada syarat yang harus dilakukan. Yakni, revisi UU 38/2004 tentang Jalan. "Dalam UU itu, jalan tol hanya diperuntukkan bagi roda empat. Jika roda dua diperbolehkan, harus ada revisi UU terlebih dulu," kata Kepala BPJT Departemen PU Nurdin Manurung kepada Jawa Pos kemarin. Menurut Nurdin, pihaknya tidak mempermasalahkan jika sepeda motor benar-benar bisa melintas di sana. "Itu kan sudah ada hitungannya. Jika sepeda motor boleh, pelaksana proyek pasti sudah memperhitungkan semua aspek. Termasuk keselamatan. Tinggal aturannya harus diubah," katanya. Dalam UU tersebut dijelaskan, setiap jalan yang termasuk kategori tol, penggunaannya harus membayar. Artinya, jika sepeda motor nanti ditarik tarif khusus, sudah bisa dikatakan jalur itu sebagai tol, meskipun jalurnya terpisah. Di Suramadu saat ini sudah disiapkan akses khusus sepeda motor. Letaknya di posisi paling pinggir (di sisi kanan dan kiri). Lebar masing-masing 2,75 meter. Untuk lebar total jembatan sendiri mencapai 30 meter (2 x 15 meter). Pembagiannya, untuk jalur lambat masing-masing dua meter dan jalur cepat tujuh meter di setiap lajur. Jalur sepeda motor dibuat terpisah dengan jalur roda empat. Namun, lanjut Nurdin, jika yang dikenai tarif hanya kendaraan roda empat, jalur sepeda motor tidak masuk kategori jalan tol. "Beda kalau tidak ditarik. Dan itu kan tidak mungkin. Karena itu, bisa dikatakan Suramadu sebagai tol khusus," katanya. Seperti diketahui, pengoperasian Suramadu bisa dikatakan sudah di depan mata. Pasalnya, progress pembangunannya tinggal sedikit lagi. Ini setelah bagian paling penting, yakni bentang tengah (main span) sudah tersambung pada Selasa malam lalu. Balok girder di bentang terakhir berhasil dipasang. Di tempat terpisah, Departemen PU dan pelaksana proyek Suramadu memutuskan membahas ulang kepastian status Suramadu. "Dalam waktu dekat, kami segera berkonsultasi soal ini. Sebab, alasan yang disampaikan PU cukup masuk akal. Makanya, perlu ada pembahasan ulang," kata Kepala Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional V Departemen PU A.G. Ismail kemarin. Menurut Ismail, alasan keselamatan yang dikhawatirkan Departemen PU jika sepeda motor lewat Suramadu cukup beralasan. "Makanya, kami minta masukan. Karena itu, ada beberapa opsi. Untuk sementara, saya belum bisa bicara banyak soal ini," katanya. Hanya, Ismail memberikan sinyal jika nanti sepeda motor diperbolehkan lewat, sangat mungkin konstruksi jalan untuk sepeda dievaluasi ulang. Ini untuk menjamin para pengendara motor yang melintas di sana bisa lebih aman. Seperti apa kemungkinan desain itu? Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Achmad Herwanto Dardak mengatakan, untuk keselamatan pengguna motor diperlukan desain jalan (jalan khusus motor) yang lebar plus perlindungan barier (pembatas) yang mumpuni. " Barier yang diperlukan ialah yang memiliki rongga besar, sehingga angin bisa disalurkan," ujar Herwanto. Menurut Herwanto, jika sepeda motor boleh lewt, opsi yang bisa dilakukan adalah dengan sistem buka-tutup. Maksudnya, pada kondisi-kondisi tertentu, akses bisa ditutup sementara. Walau begitu, Herwanto menjamin bangunan jembatan sendiri sudah siap dengan kondisi angin yang paling maksimal. "Untuk jembatan ini sendiri sudah kita desain Hadi April 2nd, 2009, 05:44 PM Kamis, 2 April 2009 | 11:15 WIB SURABAYA - Ketentuan semua SPUB wajib memiliki ruang terbuka hijau (RTH) belum dipahami banyak pengelola usaha itu. Sampai sekarang masih banyak SPBU yang belum memiliki RTH hingga 20% seperti yang diamanatkan Perda Surabaya No 3/2007 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sejumlah SPBU, di antaranya SPBU depan STM Pembangunan, Jl. Kayoon, Jl. Karimata, Jl. Biliton, Jl. Nias, Jl. Jaksa Agung Suparpto, Jl. Mayjen Sungkono dan lainnya. Mereka hanya menyediakan RTH tidak sampai 20%. Ada yang hanya menanam beberapa pohon palem, ada yang cuma memasang pot bunga di sekitar tempat pengisian. Sebagian pot itu ditanami pohon-pohon bunga kecil, yang lain dibiarkan tanpa tanaman apa pun. Karena jumlahnya sedikit dan jenis tanaman yang dipilih kecil, rata-rata suasana di SPBU memang gersang. Di siang hari, kegersangan itu makin menjadi. Pengap. “Kalau mengisi bensin di siang hari, ya panas sak kabehe. Kepala panas, badan sumuk (pengap), kaki pun terasa panas dari pantulan jalan dan knalpot. Kalau saja SPBU ijo royo-royo penuh tanaman, saya yakin kondisinya pasti lebih menyenangkan,“ kata Achmad, salah satu pengisi bensin di kawasan Mayjen Sungkono, Kamis (2/4). Menurut ayah 1 putra ini, memang sangat jarang SPBU yang mengalokasikan banyak lahan untuk penghijauan. SPBU di Jl. Kusuma Bangsa (depan Hi-Tech Mall) dan Jl. Anggrek (dekat Stasiun Gubeng), misalnya, sama sekali tak dilengkapi tanaman yang memadai. “Sepertinya penanaman pohon di areal SPBU memang belum menjadi kesadaran pemiliknya,” lanjut karyawan swasta ini. Gersangnya SPBU-SPBU di Surabaya ini diakui Asisten II Sekkota, dr Muklas Udin. Menurutnya, memang banyak pemilik SPBU yang melanggar ketentuan alokasi 20 persen lahan untuk tanaman. SPBU di Jl. Ngagel 185 yang IMB-nya dicabut sama sekali tidak mematuhi ketentuan pemkot. Bahkan, tanaman di sekitar SPBU yang ditanam pemkot justru dibuang pemiliknya. Padahal dalam ketentuannya, semua SPBU di Surabaya wajib menyediakan RTH minimal 20% dari lahan yang dipakainya.. “Tidaka ada alasan bagi pemilik SPBU untuk melanggar atura ini. RTH ini sangat penting, apalagi di wilayah SPBU banyak lalu lalang kendaraan yang sudah pasti mengeluarkan CO2,” katanya. pur ASTERIX's April 2nd, 2009, 05:52 PM Madura Tolak Nama Suramadu SURABAYA | SURYA - Nama Jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dan Madura ada kemungkinan akan tinggal kenangan. Pasalnya, tokoh masyarakat Madura yang tergabung dalam Dewan Pembangunan Madura (DPM) secara tidak langsung menyatakan menolak nama Jembatan Suramadu. DPM bahkan sudah mengusulkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar nama jembatan sepanjang 5.438 meter itu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. “Kami sepakat nama Jembatan Suramadu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. Usulan ke Presiden telah kita sampaikan awal Februari lalu,” ujar Ketua Umum DPM H Achmad Zaini kepada Surya, Rabu (1/4). Menurut Zaini, pentingnya mengubah nama Suramadu karena nama yang dipakai sekarang tak punya makna dan nilai historis apapun bagi masyarakat pulau Garam. Suramadu hanya kependekan Surabaya dan Madura. Padahal, sebagai jembatan terpanjang di Indonesia, juga di Asia Tenggara, mestinya nama yang dipilih harus mengadaptasi sejarah, tradisi, dan budaya lokal masyarakat setempat. Dan nama Trunojoyo dinilai tepat karena Trunojoyo adalah pahlawan masyarakat Madura. Trunojoyo atau Taruno Joyo merupakan tokoh yang memimpin perjuangan masyarakat Jawa dan Madura terhadap campur tangan penjajah Belanda pada wilayah Mataram tahun 1652, ketika kekuasaan Mataram dipegang Susuhunan Amangkurat I. Dia putra bangsawan Madura, Pangeran Malujo – yang masih keturunan bangsawan Majapahit. Karena sangat pentingnya kepahlawanan Trunojoyo bagi masyarakat Madura, forum Musyawarah Besar Masyarakat Madura ke-3 pada 2007 lalu juga sepakat mengubah nama Suramadu jadi Trunojoyo. Meski hingga kini, negara belum mengakuinya sebagai pahlawan nasional. Kata Zaini, tokoh-tokoh Madura yang mendukung perubahan nama itu, seperti HM Noer (mantan Gubernur Jatim), Jenderal Pol (Pur) Roesmanhadi (mantan Kapolri), Laksamana Achmad Sutjipto (mantan KSAL), Letjen Ari Sudono (mantan Kabais), KH Nuruddin dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam Bangkalan, KH Warist Ilyas dari Ponpes Guluk-guluk Sumenep, Prof Sudarso Joyonegoro (mantan Rektor Unair), dan sejumlah tokoh penting lainnya. “Meski sejumlah tokoh sudah sepakat, keputusan akhir ada pada presiden. Tapi kami berharap, sebelum 12 Juni nanti, kepastian nama Suramadu diubah atau tidak, sudah ada,” tegas Ketua Tim Pengawas Independen Pembangunan Jembatan Suramadu ini. Bahkan sebagai upaya menjadikan Trunojoyo sebagai ikon Madura, tokoh-tokoh Madura tersebut, kata Zaini telah berhasil mengusulkan perubahan nama Universitas Bangkalan menjadi Universitas Trunojoyo (Unijoyo). Pernyataan sama juga dilontarkan tokoh Madura HR Ali Badri Zaini. Menurutnya, nama Suramadu sudah bagus, namun lebih bagus lagi diganti dengan nama tokoh Madura seperti Trunojoyo. Atau kalau tidak, jembatan yang bentang tengahnya berhasil disambung pada Selasa (31/3) tengah malam itu diberi nama Jembatan HM Noer, karena prakarsa pembangunan jembatan itu dilakukan oleh mantan gubernur Jatim tersebut. “Saya kira dua nama itu cukup cocok untuk dipertimbangkan sebagai nama jembatan tersebut,” jelasnya. Di luar soal nama, Ali Badri mengharapkan terhubungnya Surabaya-Madura itu lebih meningkatkan pembangunan kawasan Madura. RH Nasir Zaini, Ketua Forum Madura Bersatu (Formabes) ketika dihubungi terpisah juga mengharapkan hal sama. Keduanya mengimbau seluruh masyarakat Madura jangan hanya jadi penonton dalam pembangunan Madura, tetapi harus menjadi pelaku. Keduanya menyatakan tidak rela apabila pembangunan Madura diikuti kehadiran panti pijat dan tempat hiburan yang mengarah pada maksiat. Tergantung Presiden Dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, Departemen Pekerjaan Umum, AG Ismail membenarkan adanya usulan dari DPM agar nama Jembatan Suramadu diubah menjadi Jembatan Trunojoyo. “Usulannya sudah disampaikan langsung ke Presiden. Dan semuanya tergantung pada sing mbaurekso (Presiden), setuju atau tidak,” ujarnya. Kata Ismail, pihaknya selaku pelaksana di lapangan akan melaksanakan apapun keputusan dari pemimpin tertinggi di negeri ini. Masih terkait nama jembatan, Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jatim Bambang Suhartono meminta semua pihak bersikap lebih arif. “Jembatan itu aset nasional. Tidak perlu dipaksakan untuk seolah-olah itu menjadi milik masyarakat Madura saja atau Surabaya saja,” jelas Bambang Suhartono, Rabu (1/4). Nama Suramadu, menurut Bambang Suhartono sudah menasional. Bagusnya lagi nama itu bersih dari ikon dan klaim daerah, baik Surabaya atau Madura. Nama Suramadu itu lebih mencerminkan fungsi jembatan, yaitu penghubung pulau Jawa, Surabaya dengan Madura, disingkat Suramadu. “Jangan sampai fungsi jembatan tidak bisa maksimal hanya karena ribut urusan nama,” kata Bambang. Mantan Ketua DPRD Gresik ini lalu mengingatkan tentang fungsi dan cita-cita pembangunan proyek prestisius yang menelan biaya Rp 4,5 triliun tersebut. Menurutnya, proyek yang dicanangkan sejak 2001 silam itu dicita-citakan bisa menjadi tonggak kebangkitan Madura, utamanya aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Jadi, yang lebih penting untuk dipikirkan sekarang adalah bagaimana membuat program-program percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi di Madura. Kalau ini tidak dirumuskan dengan baik, investasi mahal berupa jembatan akan menjadi kurang berguna,” tuturnya. Bambang berharap kelompok-kelompok di masyarakat, utamanya di Madura, mencari rumusan kongkret tentang arah pengembangan Madura. “Rumusan itu saya kira penting diberikan kepada empat pemkab di Madura dan pemprov. Sebab keempatnya paling bertanggung jawab untuk membuat skema pembangunan, utamanya tentang masa depan investasi di sana,” tegasnya. RALAT...: semua bilang kq jembatan suramadu terpanjang di Asia Tenggara, lupa ya klo di Malaysia ada jembatan sepanjang 13.5 km yang menghubungkan Semenanjung Malaysia dan Pulau Pinang...? http://img26.imageshack.us/img26/7153/043rr.jpg http://img17.imageshack.us/img17/5755/penpenangbridgebbb.jpg Ebek21 April 2nd, 2009, 06:04 PM Surabaya Outer Eastern Ring Road itu belum dijadwalkan akan dibangun, mungkin masuk dalam batch lelang tahap selanjutnya oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Dengan selesainya Jembatan Suramadu, mungkin sekali jalan tol ini akan dipercepat pembangunannya. Masalah pembebasan lahan, kupikir nggak sesusah tol lainnya karena yg dilewati mayoritas derah rawa2, sebagian milik pengembang Pakuwon City dan Pantai Mentari yg sudah dicadangkan oleh developer sejak dulu. Kalo pernah lewat Pantai Mentari dan Pakuwon City, di tengah2 kedua kompleks kan ada semacam kolam memanjang yg setengah tidak diurus, itulah bakal lahan jalan tol ini. Sebagian kecil saja yg terletak di pemukiman Kenjeran, yah kalo mau dibangun, pasti bisa dibebaskan, jumlahnya kan gak banyak2 banget. Wah aku malah nggak pernah kepikiran mengenai jalan sambungannya Kedung Cowek itu. Setahuku jalan itu kan tambah menuju Dharmahusada, tambah sempit, di pingirnya ada kali gitu, mirip Banyu Urip, hanya saja ini lebih mendingan, gak sejorok Banyu Urip. Kalo nggak salah, namanya Putro Agung, terus jadi Karangasem, terus jadi apa lagi lupa deh. Mungkin bisa di box culvert juga kayak di Banyu Urip ya ?? @sbyctzn : Mungkin Juni ini aku pulang Sby, tapi cuma 2 minggu. Moga2 jadwal peresmian Suramadu gak molor lagi, supaya bisa sempat coba naik Suramadu hehe.. sbyctzn April 2nd, 2009, 06:19 PM Hmmmm... Good idea from minimax.. Maybe better like this.. http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/newlogo.jpg @Ebek: he3x... Moga-moga tidak molor lagi, jauh-jauh dari China rugi donk tidak lewat Suramadu.. Mengenai jalan yang aku maksud, yup memang makin menuju RS Husada Utama makin sempit, pemisah Avenue nya itu Sungai kecil terusan dari jalan Akses, tapi sebagian lahan sudah diaspal, tapi ya itu khas Surabaya seperti kasus jalan kenjeran, setengah diaspal setengah ada rumah dst dst.. Tapi kalau itu jalan bisa tembus perempatan depan RS Husada Utama.. Wah bisa makin sip nih tata ruangnya karena ada alternatif lain... Ebek21 April 2nd, 2009, 06:30 PM Ini foto kondisi saat ini wilayah kaki Suramadu sisi Surabaya. Tidak akan lama lagi pasti akan berubah 180 derajat. Foto ini pantas didokumentasikan untuk mengenang saat2 dimana kawasan ini masih nggak terurus hehe.. http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/n71771587472_1711419_3671909.jpg bharadya April 3rd, 2009, 10:06 AM Jumat, 12 Desember 2008 pukul 15:15:00 PT Matahari Putra Prima Tbk Kembangkan New Generation Store PT Matahari Putra Prima Tbk (Matahari), peritel multiformat, meresmikan new generation store di Pluit Village, Jakarta Utara, pekan lalu. Store berkonsep baru ini merupakan gerai ke-83 sekaligus store terbesar Matahari Department Store dengan luas 22 ribu meter persegi. New generation store Matahari menyediakan berbagai kebutuhan fashion dan gaya hidup di areal lima lantai. ''Kami senang dan bangga dengan pembukaan gerai di Pluit Village. Kami juga berbahagia karena kinerja perusahaan kami terus mengalami peningkatan di tahun ini,'' ungkap CEO Matahari Department Store, Travis Saucer. Menurutnya, di store terbaru ini pihaknya menyediakan merek-merek fashion ternama seperti Levi's, Contempo, The Executive, dan sebagainya. Untuk kategori alas kaki, pihaknya menyediakan koleksi terbesar sandal dan sepatu kasual, resmi, dan sepatu olahraga. Seluruhnya berjumlah 350 ribu item sepatu dan sandal.''Kami juga mendesain store ini dengan lorong belanja yang lebih lapang, tata cahaya yang lebih terang, fitting room Untuk memeriahkan pembukaan store baru tersebut, Matahari menyelenggarakan berbagai even. Antara lain gratis 300 goodie bag bagi 300 pengunjung pertama, kegiatan sosial pembagian sepatu bagi anak yatim piatu, live musicchildren choir, fashion show, demo kecantikan, games dan kuis, dan sebagainya. Ke depan konsep new generaton store ini akan dikembangkan di Pejaten Village, Jakarta Selatan dan Ratu Indah Makassar pada Desember 2008 serta Mal Tunjangan Plaza Surabaya pada pertengahan 2009. ''Kami berencana melakukan ekspansi yang lebih agresif di tahun-tahun mendatang dengan harapan bisa memenuhi keinginan seluruh konsumen. Meski demikian kami akan terus memperhatikan kondisi pasar tahun depan mengingat krisis ekonomi global yang masih akan terus berlanjut,'' jelas Travis. (jar) http://www.republika.co.id/koran/100/19842/PT_Matahari_Putra_Prima_Tbk_Kembangkan_New_Generation_Store# ^^ni uda dimulai renovnya?? rikues pic2nya plizz :D:D btw,, jembatannya keren punya.. akhirnya setelah sekian lama... :D:D Ebek21 April 3rd, 2009, 10:37 AM Pemprov bangun ruang VIP Bandara Juanda SURABAYA: Pembangunan ruang very important person (VIP) di Bandara Internasional Juanda Surabaya benar-benar akan terealisasi. Karena Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah membangun komitmen bersama PT Angkasa Pura I sebagai pemilik lahan untuk segera melaksanakan pembangunannya. Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan proyek tersebut cukup bagus mengingat keberadaannya sebagai tempat transit orang-orang penting seperti pejabat dan tamu kehormatan, ruang VIP tersebut juga akan digunakan sebagai etalasi produk Jatim. "Ini adalah kesempatan yang baik, karena pengrajin di Jatim bisa mengenalkan hasil produksinya kepada semua tamu yang akan menggunakan ruangan ini," kata Soekarwo seusai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jatim dengan PT Angkasa Pura I di ruang VVIP Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu (1/4/09). Karwo mengatakan, selama ini Bandara Internasional Juanda belum memiliki ruang VIP, yang tersedia hanya ruang VVIP, itupun hanya boleh digunakan Presiden dan Wakil Presiden. Sementara pejabat di bawahnya seperti menteri, gubernur, bupati atau tamu kehormatan lainnya tidak bisa menggunakan ruangan tersebut. "Dengan pembangunan ruangan VIP ini, maka pejabat di bawah Presiden dan beberapa tamu kehormatan lainnya bisa menggunakan ruangan ini dengan tarif yang akan ditentukan," lanjutnya. General Manager PT Angkasa Pura I Budiharto mengatakan ruangan VIP tersebut akan dibangun di dekat ujung Timur terminal pemberangkatan di lantai dasar. Dengan luas area sekitar 3.200 meter persegi, ruang VIP didesain khas Jatim, seperti nuansa gunung Bromo, karapan sapi, atau nuansa batik Jatim. Selain itu, di ruangan tersebut juga akan disediakan pelbagai fasilitas seperti mobil antar-jemput, produk makanan dan minuman, kamar inap dan beberapa fasilitas layaknya ruang VIP lainnya. "Intinya, mereka yang akan menggunakan ruang ini bisa merasakan nuansa Jatim dengan segala fasilitasnya," kata Budiharto. Taken from Kabar Bisnis, Apr 1, 2009 Ebek21 April 3rd, 2009, 10:45 AM Not related with construction, but this is a GREAAAAT NEWS. If Dahlan Iskan is willing to step up to become Sby City Mayor, it's a great news for Surabaya and East Java !! And with Bambang DH as vice mayor, wow, a great combination. Surabaya's progress will fly high with full speed, man !! Come on Pak Dahlan, 加油 !!! Saleh: Bambang siap dampingi Dahlan maju Pilwali Surabaya SURABAYA: Masa jabatan Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono masih setahun lagi, tetapi bursa kandidat walikota sudah mulai bermunculan. Salah satunya muncul dari Dahlan Iskan, CEO PT Panca Wira Usaha (PWU) yang menyatakan siap maju menjadi Calon Walikota Surabaya periode 2010-2015. Informasi itu dikemukakan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Saleh Ismail Mukadar yang mengaku sudah mendapat sinyal kesediaan menjadi orang nomor satu di Surabaya saat bersama Bambang DH bertemu Dahlan Iskan di Studio JTV Surabaya, bulan lalu. "Secara pribadi, beliau sudah menyatakan bersedia maju melalui partai kami, PDI Perjuangan. Dan insyaAllah, kami akan membuka diri memperjuangkan pak Dahlan menuju kursi Walikota Surabaya. Tapi, beliau memberi syarat Bambang DH (walikota saat ini, red) bersedia mendampingi menjadi wakil walikota," kata Saleh kepada kabarbisnis.com di Surabaya, Rabu (11/3). Kendati baru sebatas lisan, Saleh menyatakan optimistis tekad tersebut akan dijalankan Dahlan dan sesegera mungkin membahas kesediaan Ketua Umum Barongsai Indonesia itu di internal partai PDI Perjuangan. Saleh meyakini kalangan partainya niscaya akan menerima dan mendukung pencalonan Dahlan Iskan. Apalagi, Dahlan selama ini dikenal sebagai pribadi yang sukses memimpin perusahaan dan sejumlah organisasi. "Saya yakin, PDI Perjuangan akan mendukung. Tidak ada alasan bagi kami untuk menolak tekad beliau untuk memimpin dan membangun Surabaya. Bagi PDI Perjuangan, Dahlan sudah punya portofolio untuk menjadi walikota," ujar Saleh yang juga Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu. Sementara itu, Bambang DH menyatakan siap menerima amanah dari partai dan rakyat Kota Surabaya. "Saya tidak akan kuasa untuk menolak apa yang diinginkan partai dan rakyat Surabaya. Saya siap mendampingi beliau," ujarnya singkat. Taken from Kabar Bisnis, Mar 11, 2009 bharadya April 3rd, 2009, 10:48 AM Not related with construction, but this is a GREAAAAT NEWS. If Dahlan Iskan is willing to step up to become Sby City Mayor, it's a great news for Surabaya and East Java !! And with Bambang DH as vice mayor, wow, a great combination. Surabaya's progress will fly high with full speed, man !! Come on Pak Dahlan, 加油 !!! Saleh: Bambang siap dampingi Dahlan maju Pilwali Surabaya SURABAYA: Masa jabatan Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono masih setahun lagi, tetapi bursa kandidat walikota sudah mulai bermunculan. Salah satunya muncul dari Dahlan Iskan, CEO PT Panca Wira Usaha (PWU) yang menyatakan siap maju menjadi Calon Walikota Surabaya periode 2010-2015. Informasi itu dikemukakan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Saleh Ismail Mukadar yang mengaku sudah mendapat sinyal kesediaan menjadi orang nomor satu di Surabaya saat bersama Bambang DH bertemu Dahlan Iskan di Studio JTV Surabaya, bulan lalu. "Secara pribadi, beliau sudah menyatakan bersedia maju melalui partai kami, PDI Perjuangan. Dan insyaAllah, kami akan membuka diri memperjuangkan pak Dahlan menuju kursi Walikota Surabaya. Tapi, beliau memberi syarat Bambang DH (walikota saat ini, red) bersedia mendampingi menjadi wakil walikota," kata Saleh kepada kabarbisnis.com di Surabaya, Rabu (11/3). Kendati baru sebatas lisan, Saleh menyatakan optimistis tekad tersebut akan dijalankan Dahlan dan sesegera mungkin membahas kesediaan Ketua Umum Barongsai Indonesia itu di internal partai PDI Perjuangan. Saleh meyakini kalangan partainya niscaya akan menerima dan mendukung pencalonan Dahlan Iskan. Apalagi, Dahlan selama ini dikenal sebagai pribadi yang sukses memimpin perusahaan dan sejumlah organisasi. "Saya yakin, PDI Perjuangan akan mendukung. Tidak ada alasan bagi kami untuk menolak tekad beliau untuk memimpin dan membangun Surabaya. Bagi PDI Perjuangan, Dahlan sudah punya portofolio untuk menjadi walikota," ujar Saleh yang juga Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur itu. Sementara itu, Bambang DH menyatakan siap menerima amanah dari partai dan rakyat Kota Surabaya. "Saya tidak akan kuasa untuk menolak apa yang diinginkan partai dan rakyat Surabaya. Saya siap mendampingi beliau," ujarnya singkat. Taken from Kabar Bisnis, Mar 11, 2009 weeeww,, bambang dh bis jadi wali malah mo jadi wawali..?? hmm,, asal gag ribut2 kayak pilgub kmaren si oke2 aja.. tapi klo pak dahlan mah pantesnya jadi gubernur.. :D:D beliau bener2 visioner.. Ebek21 April 3rd, 2009, 10:48 AM Wow, SSF will go international this year !! It's a nice problem for me, should I mudik in May or in June ??? May is SSF while June is Suramadu..any suggestion ?? Surabaya Shopping Festival 2009 gandeng 18 mall SURABAYA: Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) akan menggelar Surabaya Shopping Festival 2009 (SSF) mulai 1 -31 Mei 2009. Tahun ini, SSF diikuti sekitar 18 pusat perbelanjaan modern (mall) di Surabaya. SSF akan menjadi salah satu program dari rangkaian kegiatan Sparkling Surabaya 2009. Tahun lalu, SSF hanya diikuti 15 pusat perbelanjaan modern. Ketua STPB Yusak Anshori, mengatakan transaksi pada tahun ini diharapkan naik mencapai 10% dari tahun lalu. “Pada 2008 transaksi yang tercatat mencapai Rp 400 miliar,” katanya kepada kabarbisnis.com di Surabaya pada Jumat (27/3/09). Yusak menambahkan, pada 2009 pihaknya juga menggandeng dua maskapai penerbangan, mereka berasal dari Malaysia dan Brunei Darussalam. ”Krisis Global dirasakan di Surabaya mulai awal Januari 2009 hingga pertenggahan tahun. Jadi apabila omzet pendapat naik sekitar 10% sudah cukup bagus, mengingat kondisi ekonomi sekarang ini,” imbuhnya. Dia menjelaskan, pasar yang dibidik merupakan pasar domestic Jawa Timur dan dari Regional. Dan juga Negara-negara ASEAN seperti Brunei, Malaysia, dan Tiongkok. Taken from Kabar Bisnis, Mar 27, 2009 sbyctzn April 3rd, 2009, 02:17 PM Memang benar sih Pak Dahlan Iskan itu visioner banget. Tetapi jujur saja, berdasarkan pengalaman saya dan dari teman-teman media maupun teman sejawat mahasiswa ilmu komunikasi, Pak Dahlan Iskan itu orangnya pelit sekali.. Gaji semua staf yang dipimpinnya itu terkecil dibandingkan semua perusahaan sekelas... Sudah banyak orang-orang di dunia media yang bilang begitu. Saya sih suka-suka saja dengan intelegensi dan vision nya Pak Dahlan.. Semoga saja jika jadi walikota Surabaya, walaupun pelit tapi kepelitannya itu bukan pada pembangunan, tetapi pelit dalam hal untuk efektifitas pembangunan. Takutnya nanti sifat pelitnya kebawa kalau jadi walikota, tidak banyak proyek yang diwacanakan, harapannya sifat pelitnya itu terbawa ke efektifitas proyeknya "bukan" tidak pernah membuat proyek.. Ada tiga kandidat yang semua layak, yaitu Bu Risma, Arif Affandi, dan Dahlan Iskan. Semua kandidat punya karakter sendiri-sendiri, Bu Risma orangnya kreatif dalam bidang pembangunan, Arif Affandi modern dan gampang mengikuti zaman, sementara Dahlan Iskan orangnya pintar memanage dan visioner. sbyctzn April 3rd, 2009, 02:41 PM He3x.. Dilema banget nih "case" nya Ebek. Gini aja Bek, kan kamu mudik 2 minggu?mudiknya tanggal 24 mei - 7 juni saja, porsinya fifty fifty, jadi ntar 1 minggu ada di Mei buat SSF dan 1 minggu ada di Juni buat Suramadu.. Kan beres? Dan berharap saja antara tanggal 1-7 juni Suramadu sudah operasi, jadi semoga peresmiannya di awal-awal banget bulan juni. Atau jika memang ngebet banget ingin segera menikmati Suramadu, porsi untuk SSF dikurangi.. Cukup 2 hari saja, maka buat Suramadu jadi 12 hari sehingga peluangnya jadi lebih besar.. Belanja 2 hari masak gak cukup? Atau keputusannya nunggu kepastian peresmian Suramadu saja, saya yakin pertengahan mei pasti sudah ada pengumuman kapan peresmian Suramadu.. Jadi ntar tinggal utak atik porsi untuk SSF, kalau peresmiannya tanggal 10 juni ya berarti tinggal nambah 4 hari di SSF.. Jadi tanggal 27 mei sudah harus ada di Surabaya.. Dan kalau tanggal peresmian Suramadu masih kabur.. dan ingin dateng di SSF maka "gambling" saja, tanggal 30 mei harus sudah ada di Surabaya, biar peluang buat Suramadu lebih besar, 12 hari di bulan juni ada di Surabaya, kan 2 hari sudah cukup tuh buat belanja? Gimana idenya? Terserah juga sih, itu cuma hitung-hitungan peluang untuk 2 kemungkinan dan 2 peluang. He3x... Oh ya gimana kalau ngadain Gathering bersama forumer skyscrapercity Surabaya yang domisili Surabaya dan sekitar atau bahkan Jawa Timur waktu peresmian Suramadu? Ntar bareng-bareng nyebrang Suramadu trus ngapain gitu... Moment-moment penting nih, perlu diabadikan. He3x... Just Idea.. Gimana? Ebek21 April 3rd, 2009, 04:52 PM Haha..semua pengusaha ya pasti pelit. Kalo royal, namanya bukan pengusaha. Tapi kalo sudah jadi walikota ya lain lagi. Semua walikota kan ingin meninggalkan kenangan sebagai walikota yang berhasil membangun daerahnya, jadi bisa dipastikan dengan pengalaman, wawasan, dan jaringannya yang luas, plus dukungan yg bulat dr warga Sby, kansnya Dahlan Iskan untuk memenangkan pemilihan walikota ini sangat besar, juga bila beliau sampai terpilih, kansnya untuk sukses juga besar sekali. Ya sudah, kalau diteruskan, bisa merembet ke urusan politik dan parpol..let's see what happened in the next coming months saja deh. Gathering in Suramadu is a nice idea, hopefully I can join. But we need a coordinator, do we have a volunteer here ? sbyctzn April 3rd, 2009, 05:28 PM @Ebek: Yang saya maksud pelit itu, jika dibandingkan dengan pengusaha lain paling pelit... Perbandingan gaji lumayan besar.. Kalau di JTV, Jawapos, dll (ceo Dahlan Iskan) misalnya 1 jt/bln di media lain itu rata-rata 1,5jt/bln jadi di jawapos group itu terendah gajinya untuk perusahaan selevel. Banyak yang menyinggung kalau sifat Dahlan Iskan itu sudah bawaan dari dulu karena dia itu dulu orang miskin, makanya dia menerapkan di stafnya supaya semua stafnya bisa merasakan sulitnya perjuangan Dahlan Iskan. Itu kabar ringan yang sering dibicarakan di kalangan orang media.. Bayangkan menurut teman saya yang bekerja di Arek TV, staf Arek TV saja gajinya lebih besar dibandingkan dengan JTV, padahal jika dibandingkan Arek TV itu kecil, masih lokal Surabaya (beberapa daerah sudah bisa menangkap tapi masih jelek) sedangkan JTV itu sudah lebih luas lagi yaitu Jawa Timur bahkan Indonesia (lewat satelit). Atau ada perbandingan lain Jawa Pos dengan Kompas dll juga sama kasusnya. Atau pada bukti lain, mengenai proyek-proyeknya.. Seperti Jatim Expo, DBL Arena, gedung JTV semua serba nanggung, itu semua proyek bisa sukses dibangun gara-gara ada Azrul Ananda, coba kalau tidak, pasti sudah pikir-pikir lagi untuk keluar uang. Perbedaan yang cukup signifikan sebelum dan sesudah datangnya Azrul Ananda adalah setelah Azrul Ananda datang.. Muncul DBL Arena, Jatim Expo, dan renovasi gedung JTV. Sebelumnya mulai awal berdiri Graha pena tidak ada perubahan berarti. Jadi bukan masalah semua pengusaha itu pelit, tapi sesama pengusaha itu Dahlan Iskan paling pelit. Yah saya sih tidak masalah, asalkan sifat jeleknya itu tidak dibawa waktu menjabat jadi walikota, tapi mengenai kompetensi memberdayakan, memimpin, membangun, dan memanage, saya yakin Pak Dahlan Iskan sangat tepat untuk Surabaya. sbyctzn April 3rd, 2009, 05:38 PM Ayo bagaimana pendapat rekan-rekan forumer lain yang ada di Surabaya dan Jawa Timur mengenai acara Gathering di Suramadu? Setuju? Ada ide konsep Gatheringnya bagaimana? Look Around City kemudian dilanjutkan Across Suramadu dan kemudian Cangkruan bersama, atau bagaimana? Mumpung masih 2 bulan lagi nih.. Pas untuk persiapan.. Bagaimana @pecinta_surabaya? Atau rekan lain? bharadya April 3rd, 2009, 05:52 PM Ayo bagaimana pendapat rekan-rekan forumer lain yang ada di Surabaya dan Jawa Timur mengenai acara Gathering di Suramadu? Setuju? Ada ide konsep Gatheringnya bagaimana? Look Around City kemudian dilanjutkan Across Suramadu dan kemudian Cangkruan bersama, atau bagaimana? Mumpung masih 2 bulan lagi nih.. Pas untuk persiapan.. Bagaimana @pecinta_surabaya? Atau rekan lain? aku rencana mo ke WBL akhir mei loh.. :D:D uda ngomong ama Asterix's si.. :lol: sbyctzn April 3rd, 2009, 06:32 PM @bharadya: Saya boleh ikut? Serius nih... Sekalian ingin kumpul bareng sesama admirer pembangunan di Jawa Timur... Dan juga bicarin ide Gathering bersama forumer Skyscrapercity dari Jawa Timur saat peresmian Suramadu kalau memang tertarik jadi diadakan. Jadi?? Gathering di WBL sudah ada pesertanya 3, yaitu asterix, bharadya, sbyctzn. Ada yang ingin ikut juga? Dari luar Jatim juga boleh ikut juga kan Bharadya? Asik kalau makin ramai... Gmn? Sory bicarain yg agak OOT, tapi tidak apa-apa kan?, biar lebih berkembang... Dan variatif komunitasnya.. bharadya April 3rd, 2009, 06:37 PM @bharadya: Saya boleh ikut? Serius nih... Sekalian ingin kumpul bareng sesama admirer pembangunan di Jawa Timur... Dan juga bicarin ide Gathering bersama forumer Skyscrapercity dari Jawa Timur saat peresmian Suramadu kalau memang tertarik jadi diadakan. Jadi?? Gathering di WBL sudah ada pesertanya 3, yaitu asterix, bharadya, sbyctzn. Ada yang ingin ikut juga? Dari luar Jatim juga boleh ikut juga kan Bharadya? Asik kalau makin ramai... Gmn? Sory bicarain yg agak OOT, tapi tidak apa-apa kan?, biar lebih berkembang... Dan variatif komunitasnya.. wahaha,, aku dari luar jatim loh kulo saking yoja.. :cheers::cheers: akhir mei rencananya mo maen ke wbl bareng tmen2 kampus.. :D:D ntar coba aku tanya rekan2 forumer dari Jogja barangkali mo ikut.. :D:D sbyctzn April 3rd, 2009, 07:23 PM @bharadya: He3x sory lupa klo kmu anak jogja. Boleh juga tuh... Ayo kumpul bareng-bareng.. Menikmati bersama apa yang dibicarakan di forum... Macam WBL dan Suramadu.. Gathering I di WBL kemudian Gathering II saat peresmian Suramadu... Gpp dari luar Jatim ikut Biar tambah kuat ikatannya... Gimana kontaknya biar diskusi gatheringnya tidak lewat thread ini? Gimana kalau lewat email? Atau y!m? Emailku hernawan.widhi@yahoo.co.uk boleh tau emailmu? Tar aq hub.. Biar enak ngobrol buat gatheringnya.. Lewat thread ini buat penawaran yang ikut saja, jangan dibuat diskusi gathering. bharadya April 3rd, 2009, 07:27 PM @bharadya: He3x sory lupa klo kmu anak jogja. Boleh juga tuh... Ayo kumpul bareng-bareng.. Menikmati bersama apa yang dibicarakan di forum... Macam WBL dan Suramadu.. Gathering I di WBL kemudian Gathering II saat peresmian Suramadu... Gpp dari luar Jatim ikut Biar tambah kuat ikatannya... Gimana kontaknya biar diskusi gatheringnya tidak lewat thread ini? Gimana kalau lewat email? Atau y!m? Emailku hernawan.widhi@yahoo.co.uk boleh tau emailmu? Tar aq hub.. Biar enak ngobrol buat gatheringnya.. Lewat thread ini buat penawaran yang ikut saja, jangan dibuat diskusi gathering. yepp,, klo aku mah emang mo maen ke WBL,, tapi masi liat2 kepastian dari temen2ku.. nanti ya kukonfirm,, aku ga ada ym,, tapi imel : shinji_ichigo@yahoo.com :D:D AceN April 3rd, 2009, 10:22 PM http://images.kompas.com/images.php?path=foto/20094/3/40002p.JPG Pembangunan Gelora Bung Tomo Aktivitas pembangunan kompleks olahraga Surabaya Sport Centre di kawasan Benowo, Surabaya, Jawa Timur, terus dilakukan, Jumat (3/4). Kompleks olahraga yang akan dinamai Gelora Bung Tomo tersebut rencananya akan diusulkan untuk menjadi tuan rumah SEA Games tahun 2011 nanti. Kompas/Iwan Setiyawan (SET) 03-04-2009 Ebek21 April 4th, 2009, 05:35 AM ^^ Thanks for the pic, Acen Meanwhile, here is a news about MERR II-C construction progress Bangun Akses MERR II C, Bongkar Rumah Warga SURABAYA - Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II-C terus dilakukan. Kemarin, Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) membongkar dua rumah di kawasan Semolowaru Timur untuk dibangun akses jalan tersebut. Pembongkaran itu adalah yang pertama di kawasan tersebut. Rencananya, jalan MERR II C dari arah Medokan Semampir tembus ke Jalan Arif Rahman Hakim melalui Semolowaru. Pembongkaran yang sudah dilakukan sejak dua hari lalu itu baru berhasil merobohkan dua rumah. Petugas dari DBMP terlihat kesulitan membongkar rumah tersebut karena konstruksi bangunan yang relatif baru. Bongkahan tembok yang berhasil dirubuhkan tidak bisa langsung diangkut ke atas truk karena belum terpecah-pecah. Backhoe berkali-kali memukulkan belalai besinya, tapi masih tidak berhasil. Akhirnya, tembok yang di dalamnya terdapat besi, dipinggirkan terlebih dahulu. Kepala Pejabat Pembuat Komitmen Sapril mengatakan, di kawasan Semolowaru, panjang tanah yang sudah dibebaskan mencapai 700 meter. Hingga kini masih ada sekitar 30 warga yang belum mau melepaskan tanah dan bangunannya untuk dibuat jalan. Namun, pemkot masih melakukan negosiasi kepada warga tersebut. Tujuannya, agar mereka mau menerima tanahnya diserahkan berdasar nilai jual obyek pajak (NJOP). "Masing-masing tanah beda-beda harganya, tergantung lokasinya," katanya. Di kawasan Semolowaru Timur, terdapat tujuh bangunan yang belum berhasil dibebaskan pemkot. Enam di antaranya adalah rumah milik penduduk dan sisanya adalah musala. H Latief, koordinator lapangan pembebasan lahan, mengatakan bahwa warga yang menolak penghitungan melalui NJOP meminta agar tanahnya dihitung melalui tim penilai independen. Menurut dia, permintaan itu tidak menghalangi pembangunan. Sebab, pemkot menyediakan cara tersebut sebagai alternatif jika warga menolak dihitung berdasar NJOP. Menurut dia, pembongkaran itu dilakukan terhadap bangunan yang tanahnya sudah dibebaskan. Tujuannya, agar hasil pembebasan lahan yang pembayarannya sudah dilunasi terlihat jelas. "Jadi, kelihatan mana rumah yang belum dibebaskan dan mana yang belum," ucapnya. Pembongkaran itu juga dilakukan untuk rumah yang belum dibongkar sendiri oleh warga. Menurut dia, sebelumnya pemkot telah menentukan batas waktu warga membongkar sendiri rumahnya. Namun, deadline itu sudah lewat dan ada bangunan yang masih berdiri. "Tapi ada juga yang bersedia membongkar sendiri rumahnya," tambahnya. Taken from Jawapos, Apr 4, 2009 Ebek21 April 4th, 2009, 05:38 AM Update pic of MERR II-C bridge construction http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MB.jpg Taken from Radar Sby, Apr 4, 2009 rimba.mandra April 4th, 2009, 11:34 AM Hehehe... Iseng bikin logo Suramadu Unofficial... Bagaimana pendapatnya? Ayo ada yang punya ide logo Suramadu Unofficial? Yuk disayembarakan, nanti dijadikan Logo Suramadu Unofficial versi Skyscrapercity forumer... Siapa lagi yang punya ide? http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/logosrmd.jpg Sory kalau jelek, soalnya memang bikin sendiri. iseng2 ikut bikin logo... dimirip2in sama logo Surabaya Sparkling... :) http://farm4.static.flickr.com/3571/3411531806_6d372c847e.jpg?v=0 Hadi April 4th, 2009, 12:10 PM http://img149.imageshack.us/img149/9973/img00009200904041542.jpg (http://img149.imageshack.us/my.php?image=img00009200904041542.jpg) sbyctzn April 4th, 2009, 12:36 PM iseng2 ikut bikin logo... dimirip2in sama logo Surabaya Sparkling... :) http://farm4.static.flickr.com/3571/3411531806_6d372c847e.jpg?v=0 Siipp... Mantab punya... Ada yang punya ide lain? Btw ada yang mau ikut Gathering ke-I skyscrapercity forumer di WBL akhir mei dan ke-II Saat peresmian Suramadu? Sudah ada yang ikut, saya, bharadya, dan asterix. ?? Thanks @Hadi buat fotonya, sayang tidak bisa terambil secara menyeluruh CBD Surabaya, mungkin ada spot yang sempurna, sekedar saran ada spot yang agak lumayan buat ambil CBD secara menyeluruh ada di "foodcourt Royal Plasa". teddybear April 4th, 2009, 01:22 PM ^Wow, Meritus is tall now! Thanks Hadi for posting the update picture on Meritus and Basra! Anybody knows how many stories BRI Tower is? Because Meritus might has more floors but not the height because of the BRI Tower's spire?? Ebek21 April 4th, 2009, 01:55 PM ^Wow, Meritus is tall now! Thanks Hadi for posting the update picture on Meritus and Basra! Anybody knows how many stories BRI Tower is? Because Meritus might has more floors but not the height because of the BRI Tower's spire?? It's 18 on the building and 5 on the spire = 23 floors plus antenna (if you count it too). sbyctzn April 4th, 2009, 03:27 PM Tapi kok ada kantor apa itu lupa namanya... Alamatnya ditulis di lantai 21 ya? Hitungan lantai untuk perkantoran itu dimulai 1-23 lantai atau cuma 1-18 lantai saja? teddybear April 4th, 2009, 05:42 PM ^So Meritus now has the most floors in Basra (compare to BRI and Hyatt Regency). Is it also the highest now? How tall is BRI including the spire, anybody knows? What building is the tallest in the central of Surabaya (not whole Surabaya - it will be Adhiwangsa, I think) Sorry, just found the height of BRI Tower myself, it is 220m, according to wikipidia. ASTERIX's April 4th, 2009, 08:05 PM wahaha,, aku dari luar jatim loh kulo saking yoja.. :cheers::cheers: akhir mei rencananya mo maen ke wbl bareng tmen2 kampus.. :D:D ntar coba aku tanya rekan2 forumer dari Jogja barangkali mo ikut.. :D:D Tepatnya Gunung Kidul....?...? sbyctzn April 5th, 2009, 03:56 AM Arena Ketabang akan menjadi agak terbuka, tidak akan ada lagi tembok disampingnya itu. Terus bagian yang WTC itu bagaimana ya? Kan Parkir Sepeda Motornya WTC juga mepet banget dengan stren kali... Apa bakal kena bongkar juga? [ Minggu, 05 April 2009 ] Satpol PP Siapkan Penertiban Bangunan Surabaya Plaza SURABAYA - Penertiban bangunan yang melanggar sempadan sungai tidak hanya dilakukan terhadap kawasan permukiman setren. Bangunan dan tembok milik Plaza Surabaya yang melanggar juga bakal menjadi sasaran. Bahkan, Satpol PP sudah bersiap-siap membongkarnya secara paksa. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono telah mengeluarkan perintah lisan kepada Satpol PP untuk segera bertindak tegas. Objeknya adalah bangunan dan tembok milik Plaza Surabaya yang diketahui melanggar perda. Sesuai izin mendirikan bangunan (IMB) pada 1986, bangunan tersebut seharusnya berjarak 28 meter dari bibir sungai. Kenyataannya, jarak bangunan itu hanya 15 meter. Kepala Satpol PP Utomo, saat dikonfirmasi, tidak menampik adanya perintah lisan tersebut. Selain diminta melakukan pembongkaran, dia menerima pemberitahuan tentang pelanggaran bangunan Plaza Surabaya secara tertulis dari DCKTR. Termasuk, deadline pemkot selama tujuh hari sejak peringatan diluncurkan. "Yang jelas, kami siap membongkarnya," katanya. Kemarin, Satpol PP sudah melakukan persiapan untuk mengecek langsung objek pembongkaran. Hal itu dilakukan agar tidak salah dalam menertibkan bangunan. Utomo berencana terjun langsung pada Selasa ******pekan depan untuk mengecek posisi bangunan tersebut bersama Perum Jasa Tirta dan Dinas Pengairan Jatim. Setelah lokasi dipastikan, Satpol PP akan melihat apakah selama tenggat tujuh hari itu, pengelola Plaza Surabaya melakukan penertiban sendiri atau tidak. "Kalau tidak ada perubahan, ya kami tertibkan. Bangunan di setren saja dibongkar, mosok mal tidak," tambahnya. Pembongkaran bangunan dan pagar bisa dilakukan dari arah dalam dan luar. Dari arah dalam, petugas bisa masuk melalui lahan yang saat ini dibangun proyek Arena Ketabang. Targetnya membongkar tembok yang membatasi Arena Ketabang dengan kompleks Plaza Surabaya. Untuk dari luar, petugas bisa masuk lewat kompleks Plaza Surabaya. Alat berat juga bisa masuk karena pintu masuknya cukup lebar. Apalagi, empat bangunan yang berdiri di dalam garis sempadan juga lebih aman diakses dari sisi kompleks plaza. Hanya, pembongkaran dipastikan tidak bisa dilakukan pekan ini. Sebab, penertiban dan pembongkaran untuk sementara dipending sampai masa pemilihan legislatif selesai. "Yang jelas, setelah itu langsung penertiban," tambahnya. Di sisi lain, Perum Jasa Tirta I juga mengkaji status tanah yang ditempati sebagian bangunan Plaza Surabaya. "Kami sedang mengumpulkan dan menganalisis dokumen terkait dengan status lahan tersebut," kata Kepala Divisi Jasa Asa IV Perum Jasa Tirta I Widyo Parwanto. Widyo juga mengaku sudah menerima pemberitahuan dari pemkot dan memastikan akan hadir dalam pengukuran pada Selasa pekan depan. "Kami juga ingin pastikan lahannya bagaimana," ujar Widyo. Seperti diberitakan, pemkot menilai pembangunan tembok dan empat bangunan di kompleks Plaza Surabaya melanggar perda. Sebab, bangunan itu ternyata telanjur menjorok ke arah sungai. (eko/fat) sbyctzn April 5th, 2009, 04:03 AM Selangkah menuju terwujudnya Frontage Road. [ Minggu, 05 April 2009 ] Bersihkan Jalur Frontage Road SURABAYA - Pembangunan frontage road di sepanjang Jalan A. Yani tidak hanya memakan lahan dan rumah penduduk. Papan iklan di jalur tersebut sedikit demi sedikit mulai dibersihkan. Tim reklame merekomendasikan untuk membongkar sejumlah reklame di sana. Salah satu reklame yang bakal dibongkar adalah reklame operator telepon berukuran 50 meter persegi di Jalan Margorejo. Reklame itu direkomendasikan untuk dibongkar karena izinnya telah habis dan tidak bisa diperpanjang. "Di sana kan akan dibangun frontage road," kata Kabid Tata Bangunan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya Dwi Djadjawardana kemarin (4/4). Tim reklame, lanjut Dwi, saat ini mendata reklame di jalur yang bakal jadi jalur frontage road. Itu merupakan langkah antisipasi agar pembangunan frontage road tidak terkendala keberadaan reklame. (eko/roz) bharadya April 5th, 2009, 08:01 AM Tepatnya Gunung Kidul....?...? gag lah.. jogja barat .. (lah jadi OOT..) ulost16 April 5th, 2009, 09:59 AM RALAT...: semua bilang kq jembatan suramadu terpanjang di Asia Tenggara, lupa ya klo di Malaysia ada jembatan sepanjang 13.5 km yang menghubungkan Semenanjung Malaysia dan Pulau Pinang...? http://img26.imageshack.us/img26/7153/043rr.jpg http://img17.imageshack.us/img17/5755/penpenangbridgebbb.jpg Sama kayak waktu itu ada temenku orang Surabaya bilang kalo TP itu mall terbesar di Asia Tenggara. Jgn bandingkan dulu sama Berjaya Times Square-nya Malaysia, bandingin aja dl Sama MOI (Mall of Indonesia). Sekedar meralat kawan. Cheers :cheers: Ebek21 April 5th, 2009, 03:05 PM Sama kayak waktu itu ada temenku orang Surabaya bilang kalo TP itu mall terbesar di Asia Tenggara. Jgn bandingkan dulu sama Berjaya Times Square-nya Malaysia, bandingin aja dl Sama MOI (Mall of Indonesia). Sekedar meralat kawan. Cheers :cheers: Kalo gitu ijinkan saya disini mewakili temanmu yg dr Sby itu minta maaf. Waktu sudah lama berlalu dan temanmu itu rupanya tidak update atas perkembangan2 di luar Sby. Tapi kenyataannya memang pada saat peresmian TP 4 tahun 2002, kompleks mal TP 1-4 memang paling luas se Asia Tenggara dengan total lettable area lebih dr 125,000 m2. Agak jauh ke belakang, pada waktu peresmian kompleks bisnis Surabaya Delta Plaza tahun 1988, itu adalah komples bisnis terbesar di Asia Tenggara juga. Percaya atau tidak, it's up to you. Pelabuhan Tg Perak juga dulu pernah jd pelabuhan terbesar di Asia Tenggara, tapi itu puluhan tahun yg lalu, jaman Belanda. Surabaya sendiri pernah jadi kota terbesar di Indonesia, tapi itu jauh sebelum kemerdekaan. Sekarang jaman sudah berubah, dunia luar sudah berkembang pesat, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat kita akan kembali jd yg terbesar. Who knows ? Kalo nggak tahu mendingan jangan comment deh. excqnn April 5th, 2009, 04:24 PM ekarang jaman sudah berubah, dunia luar sudah berkembang pesat, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat kita akan kembali jd yg terbesar. Who knows ? Kalo nggak tahu mendingan jangan comment deh. setuju sekali:banana: Jungle_surf April 5th, 2009, 05:03 PM ^^ Peace aja deh....:nocrook: Hadi April 5th, 2009, 05:09 PM Selain Dilengkapi Pohon Berbuah, Ditambah Pasir Pantai suarasurabaya.net| Untuk semakin melengkapi keindahan taman di Jl. Undaan, selain dilengkapi dengan aneka pohon berbuah, nantinya diatas lahan bekas SPBU tersebut juga akan dilengkapi pasir pantai. Agar tempat permainan menjadi bersih. AMINUDIN Kepala Bidang Pengawasan PJU dan Pertamanan DKP Surabaya, Sabtu (04/04) membenarkan bahwa dibeberapa tempat permainan dipasang ditaman tersebut nantinya dilengkapi dengan pasir pantai. “Pasir pantai ditempatkan disetiap tempat-tempat permainan, supaya nanti tidak menimbulkan debu, agar anak-anak atau siapapun yang bermain aman,” terang AMINUDIN sembari menambahkan bahwa dalam waktu dekat pasir pantai segera didatangkan kelokasi. Taman dikawasan ujung jalan Undaan, diakui AMINUDIN berbeda dengan beberapa taman lainnya yang sudah dibangun terlebih dulu di Kota Surabaya. Taman Jl. Undaan memiliki keunikan tersendiri, dengan dihadirkannya aneka buah-buahan dikawasan taman. Mulai dari pohon-pohon berbuah, sampai dengan replika buah-buahan dalam ukuran besar terlihat sudah dibangun ditaman yang sebelumnya merupakan lahan Stasiun Pengisian Bensin Umum (SPBU) tersebut. “Wah bagus kalau begitu. Selain taman-taman jadi tambah banyak di Surabaya, fasilitas umum, seperti taman memang sangat dibutuhkan. Lihat saja kalau Sabtu atau hari libur, taman-taman itu penuh dengan warga masyarakat. Artinya masyarakat kita butuh fasilitas-fasilitas umum,” ujar SUKARDI warga Jl. Peneleh saat ditemui suarasurabaya.net, Sabtu (04/04) disekitar taman Jl. Undaan, Surabaya.(tok) Hadi April 5th, 2009, 05:10 PM setuju sekali:banana: yeahh..... bagus... Kita bisa..... Ebek21 April 5th, 2009, 05:25 PM Agak jauh ke belakang, pada waktu peresmian kompleks bisnis Surabaya Delta Plaza tahun 1988, itu adalah komples bisnis terbesar di Asia Tenggara juga. Makanya waktu itu sampai dibela2in diresmikan oleh Presiden Soeharto. Gw masih ingat saat itu semua jalan protokol di pusat kota ditutup gara2 presiden mau meresmikan mal. Sampai sekarang di pintu masuk Delta masih ada prasasti indah yang ditandatangani langsung oleh beliau. Mungkin saat itu (atau bahkan sampai skrg ya ?) jd satu2nya mal yang diresmikan langsung oleh presiden. Gmn kabarnya skrg tuh Delta ? Walaupun masih ramai, tapi tidak terdengar tanda2 akan ekspansi ? Padahal lahan masih banyak, gak ada duit kali ? Kenapa nggak gandeng strategic partner saja sih ? Pakuwon saja ekspansi kemana2 juga mengandalkan strategic partner. Mengandalkan dana sendiri ya bakal ketinggalan sepur terus. Hadi April 5th, 2009, 05:29 PM After Plaza Surabaya now Surabaya Plaza Hotel.... Sabtu, 4 April 2009 | 7:50 WIB | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis Surabaya | Surya-Surabaya Plaza Hotel Jl Pemuda Surabaya disemprit oleh Pemkot Surabaya. Pasalnya, hotel ini membangun tempat bermain anak-anak, pengolahan limbah, kantin, dan gudang, tak sesuai IMB . Dalam surat izin mendirikan bangunan (IMB) yang terbit 1986, areal hotel ini berjarak 28 meter dari bibir Kalimas. Namun, PT Bayu Beringin Lestari (BBL) membangun pagar dan bangunan lain berjarak sekitar 12-15 meter dari bibir sungai atau melebihi 13 meter dari IMB. Melihat ini, pihak pemkot melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota mengeluarkan surat perintah pembongkaran. Surat ini ditandatangni Plt Kadis Hendro Gunawan pada 30 Maret 2009. Dalam surat 648/1172/436.2/2009 itu pemkot meminta PT BBL membongkar pagar dan bangunan yang melanggar IMB. Kalau Jika dalam waktu tujuh hari sejak dikirimkan surat ini tidak dibongkar, maka akan dibongkar paksa oleh Pemkot Surabaya. Sebelumnya, pemkot telah menyurati BBL 19 Maret 2009 meminta pihak pengelola datang tanggal 24 Maret 2009. “Tapi ternyata tidak ada jalan keluar, sehingga pemkot memutuskan mengbongkar paksa bangunan itu,” ungkap sumber di pemkot. Kasi Pengendalian Dinas Cipta karya dan Tata Ruang Kota Pemkot Surabaya Isna Wahyudi mengatakan, “Selasa (7/4) kami akan mengukur pengukuran jarak sempadan yang sebenarnya,” katanya, Jumat (3/4). Sementara itu, pihak PT BBL Jumat kemarin sore belum bisa dikonfirmasi. Petugas jaga dan seluruh punggawa perusahaan sedang rapat di luar kantor. “Nanti kedatangan mbak kami informasikan, dana kalau kami perlu klarifikasi mbak saya hubungi,” kata Endang, staf marketing Surabaya Plasa kepada Surya. uus abijafar April 6th, 2009, 02:53 AM Iyah khan pada saat pendiriannya, dulu juga petronas tower dibilang tertinggi sekarang sudah kalah tinggi sama Burj Dubai. Sama kayak waktu itu ada temenku orang Surabaya bilang kalo TP itu mall terbesar di Asia Tenggara. Jgn bandingkan dulu sama Berjaya Times Square-nya Malaysia, bandingin aja dl Sama MOI (Mall of Indonesia). Sekedar meralat kawan. Cheers :cheers: Ebek21 April 6th, 2009, 05:45 AM Selangkah Lagi Tuntas SURABAYA - Proses pembebasan lahan frontage di sisi selatan kampus IAIN Sunan Ampel tinggal selangkah lagi. Dari 23 rumah, kini tersisa dua rumah yang belum dibebaskan. Namun, pembebasan dua rumah itu pun tinggal menunggu waktu. Sebelumnya, pembebasan lahan di sisi tersebut tersisa tiga rumah. Saat itu warga belum sepakat dengan harga yang ditawarkan pemkot. Tapi, saat ini semua telah sepakat menerima ganti rugi dari pemkot. Dari sisa lahan itu pemkot baru bisa menguasai satu lahan warga. Sebab, ganti rugi lahan tersebut sudah dibayar pekan lalu. "Lahan itu sudah menjadi milik pemkot. Bangunan tinggal menunggu untuk dibongkar," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Pemkot Surabaya Sri Mulyono kemarin. Menurut dia, pemkot sebenarnya tidak terkendala dalam membebaskan sisa dua rumah lain. Pemilik kedua rumah pada prinsipnya telah sepakat dengan nilai ganti rugi yang ditawarkan pemkot. Nilainya ditentukan berdasar nilai jual obyek pajak (NJOP) terbaru. Sayang, Sri Mul mengaku tidak ingat persis nilai ganti rugi tersebut. Meski demikian, pemkot tidak bisa langsung membayarkan nilai ganti rugi. Sebab, pemilik lahan itu belum melengkapi semua syarat administrasi yang dibutuhkan dalam pembebasan lahan. "Surat tentang historis tanahnya belum ada. Tanpa surat itu, uang ganti rugi tidak bisa dibayarkan,'' katanya. Dokumen itu untuk memastikan bahwa sejarah lahan yang dibebaskan pemkot benar-benar jelas. Hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan di kemudian hari. Misalnya, klaim dari kalangan tertentu yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. Sri Mulyono memastikan, setelah dokumen itu lengkap, pembayaran langsung bisa dilakukan. Dengan demikian, semua lahan di sisi selatan kampus IAIN telah dibebaskan. "Kalau untuk lahan di kampusnya, ada mekanisme sendiri. Tapi, pada prinsipnya tidak masalah," jelasnya. Dia menambahkan, sebenarnya pembebasan lahan frontage ditargetkan tuntas tahun ini. Menurut dia, hal itu sesuai rencana dan penganggaran di APBD 2009. Sedangkan di sisi utara Jatim Expo, saat ini masih tersisa tujuh bangunan. Pemilik rumah itu belum sepakat dengan harga tawaran pemkot. "Memang butuh kesabaran," ujarnya. Taken from Jawapos, Apr 6, 2009 sbyctzn April 6th, 2009, 06:54 AM [ Senin, 06 April 2009 ] Surabaya dijadikan Proyek Pembangunan Saluran Gas Rumah Tangga SURABAYA - Surabaya kembali menjadi proyek percobaan proyek pemerintah. Kali ini kota pahlawan dijadikan proyek pembangunan saluran gas rumah tangga. Rencananya, proyek yang dibiayai dari dana APBN itu bisa kelar tahun ini. Proyek pembangunan saluran gas rumah tangga adalah sebuah terobosan baru cara berlangganan masyarakat terhadap penggunaan gas. Dalam proyek itu, masing-masing rumah akan tersambung dengan pipa gas. Pipa tersebut dihubungkan saluran inti yang lebih besar. Masyarakat yang teraliri saluran itu tidak perlu repot-repot mengisi ulang tabung gas yang digunakan. Sebab, gas tersebut sudah tersambung dengan gas yang bisa digunakan masyarakat semaunya. Modelnya, hampir sama dengan saluran pipa PDAM yang dilengkapi meteran sebagai petunjuk intensitas pemakaian. Wali Kota Bambang Dwi Hartono mengatakan, program tersebut adalah proyek percontohan, hasil kerja sama dengan Dirjen Migas Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut dia, di Indonesia, percontohan itu hanya dipraktikkan di dua kota. "Surabaya dan Palembang. Jadi, Surabaya dapat kepercayaan untuk menjajal proyek ini," katanya. Hanya, proyek pembangunan saluran gas itu belum bisa dinikmati seluruh warga Surabaya. Sebab, pemerintah pusat hanya memberikan jatah untuk 3.200 rumah tangga. Pemkot menunjuk kelurahan Kali Rungkut dan Rungkut Kidul sebagai tempat percontohan itu. "Kalau memang itu berhasil, nanti dikembangkan ke semua kawasan di Surabaya," ucapnya. Dia menambahkan, gas yang dialirkan ke rumah tangga berasal dari PT Lapindo Brantas di Sidoarjo. Untuk mengalirkan gas tersebut ke rumah tangga digunakan pipa sepanjang 30 kilometer yang dibentangkan dari Sidoarjo menuju Surabaya. Pengerjaan proyek tersebut dimulai tahun ini. "Akhir tahun bisa digunakan," ujarnya. Penggunaan saluran gas rumah tangga dinilai memiliki banyak kelebihan dibanding menggunakan gas bertabung. Suami Dyah Katarina itu menjelaskan, masyarakat tidak perlu repot-repot mengisi ulang tabung gasnya saat habis. Masyarakat cukup membuka alat sejenis keran di masing-masing rumah. "Koyok mbukak keran banyu," jelasnya sambil tangannya mempraktikkan membuka keran. Tidak hanya itu, menurut dia, harganya lebih murah ketimbang membeli gas yang tersimpan di dalam tabung. Tapi, Bambang mengaku lupa selisih nilai yang lebih murah itu. "Anggarannya saya juga lupa," katanya. (eko/dos) Taken from Jawapos Today sbyctzn April 6th, 2009, 06:59 AM Makanya waktu itu sampai dibela2in diresmikan oleh Presiden Soeharto. Gw masih ingat saat itu semua jalan protokol di pusat kota ditutup gara2 presiden mau meresmikan mal. Sampai sekarang di pintu masuk Delta masih ada prasasti indah yang ditandatangani langsung oleh beliau. Mungkin saat itu (atau bahkan sampai skrg ya ?) jd satu2nya mal yang diresmikan langsung oleh presiden. Gmn kabarnya skrg tuh Delta ? Walaupun masih ramai, tapi tidak terdengar tanda2 akan ekspansi ? Padahal lahan masih banyak, gak ada duit kali ? Kenapa nggak gandeng strategic partner saja sih ? Pakuwon saja ekspansi kemana2 juga mengandalkan strategic partner. Mengandalkan dana sendiri ya bakal ketinggalan sepur terus. Tenang saja Ebek... Bentar lagi kalau ekonomi dunia pulih pasti akan bakal ekspansi... apa tidak bakal kena pengaruh dari Trilllium, Grand City, Aston Twin Tower, dll yang sangat dekat dg tuh komplek delta.... apa ya tidak malu sama tetangganya????? Saya yakin banget kok!!!! sbyctzn April 6th, 2009, 07:03 AM LAGI...... Road to Surabaya Cyber City..... Saluteeeee :applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause: Senin, 06/04/2009 11:39 WIB Desa Made Jadi Kampoeng Hoptspot Pertama di Surabaya Reporter : Anas Pandu Gunawan Surabaya - Hari ini, masyarakat Desa Made bisa mengakses internet sambil bercengkerama di pendopo desa. Ini dimungkinkan setelah TELKOM Jawa Timur memberikan akses internet hotspot dan BLC (Broadband Learning Center) mini sebagai tempat berlatih internet bagi warganya. Launching cyber vilage yang diberi nama Kampoeng Speedy ini dilakukan oleh Walikota Surabaya Bambang DH dan Direktur Human Capital & General Affair Faisal Syam, serta didampingi Executive General Manager TELKOM Divre V Jatim, Triana Mulyatsa. Desa Made yang terletak di kecamatan Sambikerep, kawasan Surabaya ini terkenal dengan sebutan Desa Made Urban Farming. Hal ini dikarenakan sebagian besar warganya memperoleh penghasilan dari pertanian. "Dengan akses internet hotspot serta BLC mini yang dibangun oleh TELKOM, kami berharap perekonomian desa Made bisa tumbuh pesat melalui pemanfaatan e-commerce", kata Triana sesaat setelah acara launching, Senin (06/04/2009). Triana menambahkan, pada tahap awal dibangun sedikitnya 100 Kampoeng Speedy di Surabaya. Targetnya, akhir tahun 2009, sudah ada 1000 Kampoeng Speedy di Jawa Timur. Selain mempercepat terealisasinya Jatim e-Province, Kampoeng Speedy diproyeksi bisa meningkatkan user internet di Jawa Timur sebesar 5 persen dari angka semula 15 persen. "Kalau user internetnya tumbuh sampai ke kampung-kampung, taraf perekonomian masyarakat pasti akan semakin meningkat karena mereka bisa memasarkan hasil produk mereka melalui dunia maya," tambah Triana. Kampung yang menjadi prioritas utama implementasi Kampoeng Speedy, tambah Triana, adalah kampung - kampung besar, banyak warganya suka bercengkerama di balai-balai RW, di wilayah tersebut sudah mulai tumbuh produksi rumahan seperti kerajinan kecil dan sentra-sentra industri UKM. (eda) sbyctzn April 6th, 2009, 07:08 AM REVITALISASI KALIMAS 17 Maret 2009, PELINDO. Revitalisasi Kalimas yang menjadi cita-cita PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak dan Pemkot Surabaya mulai memasuki tahap kedua. Ini karena pembangunan tahap pertama, yakni revitalisasi pasar Petekan Surabaya telah selesai dikerjakan. Pada saat ini desain pembangunan tahap kedua telah disiapkan beberapa desain blok komersial wisata yang ada di sekitar 700 meter (antara Pos IV dan V) akan dibangun meseum, plasa dan café-café Sedangkan gedung yang ada disekitarnya akan dipoles sehingga akan tampak lebih menarik. Pada museum dimaksud akan diberi sosoran mengarah dermaga dan disediakan kapal phinisi. Rencananya tempat wisata hanya digunakan pada malam hari, sehingga pada siang hari dapat digunakan kegiatan seperti biasa. Rencana biaya yang dialokasikan sebesar 7 miyar (sewaktu-waktu dapat berubah), serta mengundang investor yang benar-benar mampu menyulap Kalimas sebagai tempat wisata yang menarik para wisatawan baik local ataupun asing. sbyctzn April 6th, 2009, 07:48 AM Nice update GRESIK, in this thread (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=835298&page=3)!!!!!!!!!!!!!!!! sbyctzn April 6th, 2009, 07:52 AM Kalo gitu ijinkan saya disini mewakili temanmu yg dr Sby itu minta maaf. Waktu sudah lama berlalu dan temanmu itu rupanya tidak update atas perkembangan2 di luar Sby. Tapi kenyataannya memang pada saat peresmian TP 4 tahun 2002, kompleks mal TP 1-4 memang paling luas se Asia Tenggara dengan total lettable area lebih dr 125,000 m2. Agak jauh ke belakang, pada waktu peresmian kompleks bisnis Surabaya Delta Plaza tahun 1988, itu adalah komples bisnis terbesar di Asia Tenggara juga. Percaya atau tidak, it's up to you. Pelabuhan Tg Perak juga dulu pernah jd pelabuhan terbesar di Asia Tenggara, tapi itu puluhan tahun yg lalu, jaman Belanda. Surabaya sendiri pernah jadi kota terbesar di Indonesia, tapi itu jauh sebelum kemerdekaan. Sekarang jaman sudah berubah, dunia luar sudah berkembang pesat, tapi tidak menutup kemungkinan suatu saat kita akan kembali jd yg terbesar. Who knows ? Kalo nggak tahu mendingan jangan comment deh. :nono::nono::nono: Tul Ebek, aku dukung kamu.... Nih buat referensi!!!! Berjaya Times Square http://photos.igougo.com/images/p229137-Berjaya_Times_Square.jpg http://jessieayad.files.wordpress.com/2008/02/7-berjaya-times-square.jpg Tunjungan Plasa http://wwwdelivery.superstock.com/WI/223/1792/PreviewComp/SuperStock_1792-16595.jpg http://ilovesurabaya.files.wordpress.com/2008/12/dscf00109kt.jpg ATAU INI????? Penang Bridge http://www.backpackingmalaysia.com/images/uploads/sights/penang-bridge.jpg http://k43.pbase.com/v3/91/508391/2/48731075.appr24.jpg http://aja49.files.wordpress.com/2007/08/penang-bridge-12.jpg Suramadu Bridge http://farm4.static.flickr.com/3595/3389566810_0e0e56e7d2_b.jpg http://www.thejakartapost.com/files/images/suramaducrop.main%20story.jpg http://www.jawapos.com/imgall/3/imgori/60912large.jpg Bagaimana mau kasih comment???????????? Ebek21 April 6th, 2009, 08:12 AM REVITALISASI KALIMAS 17 Maret 2009, PELINDO. Revitalisasi Kalimas yang menjadi cita-cita PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak dan Pemkot Surabaya mulai memasuki tahap kedua. Ini karena pembangunan tahap pertama, yakni revitalisasi pasar Petekan Surabaya telah selesai dikerjakan. Pada saat ini desain pembangunan tahap kedua telah disiapkan beberapa desain blok komersial wisata yang ada di sekitar 700 meter (antara Pos IV dan V) akan dibangun meseum, plasa dan café-café Sedangkan gedung yang ada disekitarnya akan dipoles sehingga akan tampak lebih menarik. Pada museum dimaksud akan diberi sosoran mengarah dermaga dan disediakan kapal phinisi. Rencananya tempat wisata hanya digunakan pada malam hari, sehingga pada siang hari dapat digunakan kegiatan seperti biasa. Rencana biaya yang dialokasikan sebesar 7 miyar (sewaktu-waktu dapat berubah), serta mengundang investor yang benar-benar mampu menyulap Kalimas sebagai tempat wisata yang menarik para wisatawan baik local ataupun asing. Bagus juga, setelah berlalu sekian lama, akhirnya muncul juga beritanya. Konsepnya sudah pernah aku post di thread ini halaman 37. Diantara sekian banyak section2 di program Revitalisasi Kalimas, section ini yang paling mempunyai nilai historis dan bernilai jual sangat tinggi. Tinggal bagaimana Pemkot dan Pelindo pintar2 membangun dan mengelolanya saja. Dimana dalam hal ini, terus terang masih sangat mengecewakan sekali. Contohnya restorasi Jembatan Petekan yang sudah didengang-dengungkan bertahun2. Negeri Belanda sudah bersedia memberi bantuan tenaga ahli dan bahkan dana, tapi Pemkot (atau Pemprov ya ?) yang melempem, gak jelas program restorasinya. Padahal ini jembatan unik yang bisa diangkat kalau ada kapal melintas, nama kerennya ophaalbrug. Salah satu jembatan termutakhir yang dibangun Belanda di Indonesia. Jika jembatan ini sudah diperbaiki sampai berfungsi seperti sediakala, plus sepanjang jalan Kalimas itu dibenahi, gedung2 lama dan bersejarah diwajibkan dicat ulang dan dibalikkan menghadap sungai semua, penambahan lampu2 penerangan jalan bersuasana kolonial, PKL2 dibenahi, plus pedestrian street di sepanjang Jl. Rajawali yg sudah diprogramkan akan dibangun tahun ini, niscaya kawasan ini akan menjadi heritage tourist destination yang tiada duanya di Indonesia, berani jamin deh !! Wake up, Pelindo 3 & Pemkot !! sbyctzn April 6th, 2009, 08:29 AM Bagus juga, setelah berlalu sekian lama, akhirnya muncul juga beritanya. Konsepnya sudah pernah aku post di thread ini halaman 37. Diantara sekian banyak section2 di program Revitalisasi Kalimas, section ini yang paling mempunyai nilai historis dan bernilai jual sangat tinggi. Tinggal bagaimana Pemkot dan Pelindo pintar2 membangun dan mengelolanya saja. Dimana dalam hal ini, terus terang masih sangat mengecewakan sekali. Negeri Belanda sudah bersedia memberi bantuan tenaga ahli dan bahkan dana, tapi Pemkot (atau Pemprov ya ?) yang melempem, gak jelas program restorasinya. Padahal ini jembatan unik yang bisa diangkat kalau ada kapal melintas, nama kerennya ophaalbrug. Salah satu jembatan termutakhir yang dibangun Belanda di Indonesia. Jika jembatan ini sudah diperbaiki sampai berfungsi seperti sediakala, plus sepanjang jalan Kalimas itu dibenahi, gedung2 lama dan bersejarah diwajibkan dicat ulang dan dibalikkan menghadap sungai semua, penambahan lampu2 penerangan jalan bersuasana kolonial, PKL2 dibenahi, plus pedestrian street di sepanjang Jl. Rajawali yg sudah diprogramkan akan dibangun tahun ini, niscaya kawasan ini akan menjadi heritage tourist destination yang tiada duanya di Indonesia, berani jamin deh !! Wake up, Pelindo 3 & Pemkot !! Yup semoga tahap selanjutnya ini bisa segera diselesaikan lagi, karena masih banyak tahap yang harus dilalui, soalnya kalimas memang panjang banget!!!!!!!!!! Hadi April 6th, 2009, 05:58 PM Apa kabarnya monorel surabaya??? Ebek21 April 7th, 2009, 05:29 PM Finally, this is the rendering of LJ Meritus !!! http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/LJM.jpg pecinta_surabaya April 7th, 2009, 05:39 PM HHAAAHHH..???? Serius warnanya emas gitu?? oh waw.. Terlihat mewah.. Jungle_surf April 7th, 2009, 06:16 PM ^^ designnya rada2 mirip sama ex Hotel Indonesia ya.... Hadi April 7th, 2009, 08:10 PM Finally, this is the rendering of LJ Meritus !!! http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/LJM.jpg uwaaaaaa...... bagus. gila akan bikin Basra makin sparkling teddybear April 8th, 2009, 01:35 AM ^I think the person did the rendering purposely putting golden color to make it look good. imho, the gold color is actually concrete or ceramic or panel. But I am wondering what is the green color, it looks like glass to me - but not sure the green on the right side. Where you got this, Ebek? Ebek21 April 8th, 2009, 03:14 AM Got this rendering in a tempered glass manufacturer's website. The golden colour will make this building very eye-catching. Combined with the height, no doubt this building will become center of attention in the skyline of downtown Sby. A truly magnificent project. Let's hope their progress will goes smooth according to the plan. But I wonder, where is the car parking site ? The building occupies almost the whole land, and I doubt there is underground parking there. teddybear April 8th, 2009, 04:14 AM and link to that website? Is it really going to be gold color? Ebek21 April 8th, 2009, 04:47 AM ^^ Click here (http://www.anekaglassabadi.com/Page%207%20-%20Our%20Projects.html) Hadi April 8th, 2009, 04:59 AM Surabaya Design Center http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/11_20080708_16585882.jpg A new and breaking through development concept that will be introduced by PT. Lamicitra Nusantara, Tbk. is the establishment of Surabaya Design Center (SDC) as building material products and services center. The premises prepared by the company is located in the center of Surabaya city at Basuki Rahmat street not far from the current conventional building material supply center. The development is a mixture development combining mall and office area. The lower part of the building intended to be as mall for building material and its associated products and services where the upper part will be used as office development including for the head quarter office for the holding company, PT. Lamicitra Nusantara Tbk. The building will be constructed 18 storeys high with total floor space of 21,000 m2. The project value worth approximately US$ 27 millions. apa kabarnya proyek ini??? Ampelio April 8th, 2009, 07:16 AM SDC :okay: ...jangan sampai nasibnya seperti JDC :ohno: (fengshui matters???) bharadya April 8th, 2009, 03:16 PM -moved- Ebek21 April 8th, 2009, 04:21 PM ^^ Sebelah kiri Hotel JW Marriott, sebelah kanan gedung Crystal Garden Apartment yg terbengkalai pembangunannya sejak 1997. Jika ada foto2 lama kota Sby, lain kali ditaruh di thread City of Heroes di Nusantara saja. Thread yang ini khusus untuk construction & development picture & news. Thanks. bharadya April 8th, 2009, 04:28 PM ^^ Sebelah kiri Hotel JW Marriott, sebelah kanan gedung Crystal Garden Apartment yg terbengkalai pembangunannya sejak 1997. Jika ada foto2 lama kota Sby, lain kali ditaruh di thread City of Heroes di Nusantara saja. Thread yang ini khusus untuk construction & development picture & news. Thanks. upss.. maap maap.. :) :) tapi makasih banget ya atas infonya.. :cheers1: trus yg Crystal Garden masi mangkrak?? Ebek21 April 8th, 2009, 04:58 PM upss.. maap maap.. :) :) tapi makasih banget ya atas infonya.. :cheers1: trus yg Crystal Garden masi mangkrak?? Iya, masih mangkrak sampai skrg. Ebek21 April 10th, 2009, 02:56 AM Tol Porong Baru Segera Dibangun BPN Mengizinkan, meski Pembebasan Lahan Belum 70 Persen http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/62542large.jpg SURABAYA - Relokasi Jl Tol Porong mengalami perkembangan signifikan. Salah satunya, pembangunan segera dimulai, meski lahan belum terbebaskan sepenuhnya. Padahal, menurut peraturan, pembangunan bisa dimulai jika lahan sudah terbebaskan 70 persen. Menurut Gubernur Jatim Soekarwo, peraturan itu tidak berlaku untuk relokasi Tol Porong. Sebab, Badan Pertanahan Nasional sudah mengizinkan dimulainya pembangunan tersebut. "Alasannya, untuk kepentingan umum," katanya Rabu (8/4) di Bank Jatim. Izin tersebut muncul setelah Soekarwo bersama bupati Sidoarjo, bupati Pasuruan, dan kepala Badan Pelaksanan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BP BPLS) menemui pimpinan pusat BPN di Jakarta. Pada pertemuan itu disampaikan kebutuhan Jatim akan jalan tol. "Warga Jatim dalam mengoperasikan bisnisnya sangat membutuhkan akses tersebut. Jadi, perlu diwujudkan segera," paparnya. Berdasar data yang dihimpun di BPLS, persentase lahan yang digunakan untuk relokasi adalah 83 persen lahan sawah dan 17 persen sisanya berupa lahan darat. Sekitar 66 persen dari lahan sawah telah disepakati harganya. Tapi, baru 36 persen yang terbebaskan. Yakni, Rp 120 ribu per meter. Kepala BP BPLS Sunarso membenarkan adanya rencana pembangunan sejak dini itu. Saat ini, pihaknya menunggu izin tersebut turun. Jika sudah turun, pembangunan segera dimulai. "Lahan yang sudah dibebaskan akan dibangun lebih dulu," ujarnya. Lahan yang belum terbebaskan menunggu proses pembebasan. Saat ini, upaya tersebut terus dilakukan. Dia berharap, masyarakat bisa memahami dan segera ditemukan kesepakatan harga antar keduanya. "Dengan begitu, seluruh lahan bisa terbebaskan. Jadi, jalan tol bisa selesai cepat waktu," jelas Sunarso. Dia berharap proyek tersebut selesai tahun 2010. Dengan turunnya izin itu, kontraktor harus segera mempersiapkan pembangunan jalan arteri. PT Jasa Marga yang memiliki wewenang penuh atas pembangunan jalan tol tersebut juga harus melakukan hal serupa. Taken from Jawapos, Apr 10, 2009 Ebek21 April 10th, 2009, 02:57 AM What tunnel is this ? Is it going to be permanent ? http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MERRT.jpg Taken from Radar Sby, Apr 10, 2009 sbyctzn April 10th, 2009, 03:35 AM Dimana ya lokasi tepatnya tunnel itu, sebelah mananya jembatan MERR. Waktu lewat jembatan tidak ada tanda-tanda di sekitarnya ada bangunan untuk tunnel... Ohww... Atau mungkin itu tunnel untuk gang kecil yang tepat di sebelah utaranya jembatan.. Soalnya ada gang kecil yang terbelah oleh MERR tepat di utara jembatan. Ebek21 April 10th, 2009, 05:09 AM ^^ But it was said that the tunnel will connect Kedung Baruk and Medokan Ayu, which are on the opposite sides of the river. Does it mean the tunnel will cross the river (underwater) ? pecinta_surabaya April 10th, 2009, 09:18 AM http://img232.imageshack.us/img232/6711/31105878.jpg archiholic April 10th, 2009, 03:36 PM ^^ lumayan gede juga ya...?:cheers: teddybear April 11th, 2009, 08:48 AM Update progress of Trillium from Tjan Iwe: http://farm4.static.flickr.com/3569/3430253791_c252a7659c_o.jpg Gubeng Grand City, still about the same: http://farm4.static.flickr.com/3580/3430253949_d19900c493_o.jpg pecinta_surabaya April 11th, 2009, 09:51 AM ^^ Trillium finishing basement,Grand city finishing interior.. Ebek21 April 11th, 2009, 03:45 PM Another Rusunami ?? REI Jatim bangun rusunami pada Juli 2009 SURABAYA: Real Estate Indonesia (REI) Jatim akan membangun rumah susun sederhana hak milik (rusunami) di Surabaya pada Juli tahun ini. Pembangunan tersebut dimaksudkan untuk mengejar target pembangunan enam tower apartemen bersubsidi di Kota Pahlawan pada 2009. Menurut Sekretaris REI Jatim Nur Wakhid, pihaknya akan membangun satu tower rusunami yang terdiri dari 400 unit. Proyek tersebut akan berlokasi di sekitar Darmo, Surabaya, dengan luas lahan 4.000 meter persegi. "Investasinya belum kami hitung. Perkiraannya, investasi per unit sebesar Rp144 juta," sebutnya di sela pameran properti di Gramedia Expo, Surabaya, Sabtu (11/4/09). Pembangunan rusunami merupakan tantangan tersendiri bagi REI, karena lokasi harus di tengah kota dan harga tanah harus terjangkau. Dia mengakui jika pihaknya memiliki strategi khusus untuk membeli tanah di tengah kota seharga Rp2 juta per meter. "Harga tanah di tengah kota sekarang Rp3 juta-Rp4 juta per meter persegi, tetapi kami bisa membeli seharga Rp2 juta agar harga jual rusunami sebesar Rp144 juta bisa menutupi ongkos produksi," jelasnya. Dana pembangunan hunian vertikal tersebut akan diperoleh dari dana internal REI. Sedangkan pembelian rusunami akan didukung oleh Bank BTN dan Bank Jatim. Dia mengatakan, pembangunan rusunami tersebut akan melengkapi dua rusunami yang telah dibangun di Surabaya, yaitu di Puncak Darmo Permai dan Tidar. "Pembangunan ini untuk mencapai target enam tower rusunami di Surabaya pada 2009," ujarnya Pembangunan rusunami, lanjut dia, sangat penting untuk menjaga tata kota Surabaya. Meningkatnya kebutuhan perumahan akan memakan lahan, termasuk lahan produktif untuk pertanian. Taken from Kabar Bisnis, Apr 11, 2009 us_luke April 12th, 2009, 05:19 PM Gua td pertama kali ke Suramadu, kebetulan boleh masuk sama penjaganya. Ga semua mobil boleh masuk. Hahaha... Jembatannya mulus, tapi pagar pengaman kurang tinggi, gampang kalau orang mau bunuh diri. Foto2nya besok.... us_lukman pecinta_surabaya April 12th, 2009, 05:52 PM Rusunami di sekitar darmo bukannya apartemen puncak permai ya? us_luke April 13th, 2009, 11:20 AM http://i41.tinypic.com/244s67r.jpg bharadya April 14th, 2009, 08:58 PM Akhir April, Penghubung Timur Jembatan Suramadu Tersambung Selasa, 14 April 2009 | 21:07 WIB SURABAYA, KOMPAS.com — Pembangunan Jembatan Suramadu kini memasuki tahap penyambungan approach bridge atau jembatan penghubung di sisi Surabaya. Ditargetkan, akhir April 2009, pembangunan jembatan penghubung ke bentang tengah, baik dari sisi Surabaya, maupun Madura selesai. Kepala Satuan Kerja Sementara Pembangunan Jembatan Nasional Suramadu Bentang Tengah Atyanto Busono mengatakan, di sisi Surabaya sebelah timur, saat ini jarak antar-pilar yang belum tersambung tinggal empat meter atau satu segmen. "Setelah tersambung, pada segmen tersebut akan dilakukan pemerataan dan pengaspalan. Satu minggu sesudahnya, dilanjutkan dengan pemasangan komponen penunjang, seperti lampu penerangan jalan, pagar pembatas, rambu-rambu lalu lintas, serta garis pembatas jalan," ujarnya, Selasa (14/4) di Surabaya. Sementara itu, pembangunan jembatan penghubung di sisi barat baru akan selesai akhir Mei 2009 dengan empat segmen yang belum terpasang atau sepanjang 16 meter. Pada Juni 2009, seluruh pembangunan ditargetkan selesai. http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/14/21073939/akhir.april.penghubung.timur.jembatan.suramadu.tersambung Ebek21 April 17th, 2009, 11:21 AM Mangrove Centre Kelas Dunia Surabaya - Mangrove Centre (MC) kelas dunia di kawasan Wonorejo, Gununganyar Tambak, dan Sukolilo segera diwujudkan Pemkot Surabaya. Program itu bakal terealisasi setelah mendapat lampu hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) yang sekaligus akan membantu pendanaan. “Kepastian bantuan dana dari pusat disampaikan kepada walikota, humas, Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), dan beberapa perwakilan lembaga di pemkot,” kata Kabag Humas Pemkot Kartika Indrayana, Jumat (17/4). Menurutnya, rencana pembangunan Mangrove Center sebetulnya sudah digagas pemkot sejak dua tahun lalu. Namun, baru tahun ini mendaptakan kepastian bantuan dana dari pusat. Soal besarnya anggaran yang dikucurkan pusat, pemkot belum mengetahuinya. Tapi, program ini akan menyamai Mangrove Center milik Bali, Jepang, Belanda, Nigeria, dan beberapa negara Asia. Kawasan MC akan dibangun di atas lahan sekitar 1.933 ha. Di lokasi itu akan dibangun tempat konservasi, pusat pelatihan dan pengembangan (puslitbang), laboratorium, juga eco-tourism. Kepala Bidang Kehutanan di Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, Peternakan dan Kelautan (PKPPK) Pemkot, Ir Syaiful Arifin mengatakan, rencana pembangunan Mangrove Center sudah digodok dan kini sedang dibuatkan detailed engineering design (DED)-nya. Rencananya pusat mangrove itu akan disamakan dengan yang kini dimiliki Jepang, Belanda, dan Nigeria. Di sana hutan mangrovenya bagus dan dihuni berbagai jenis burung hingga bisa dimanfaatkan untuk wisata. Sarana penunjang wisata yang dibangun di antaranya berupa bicycle track dan jogging track. Bicycle track akan dibangun keliling area mangrove di Wonorejo dan Gunung Anyar sepanjang 10 km dan landasannya terbuat dari kayu yang lebarnya sekitar 2 meter. Seperti namanya, jalan ini khusus untuk mereka yang berkeliling dengan sepeda pancal. Yang juga akan dikembangkan adalah wisata satwa burung, karena di hutan mangrove banyak dihuni burung dari berbagai jenis. “Satwa burung di Wonorejo ada 147 jenis, 38 jenis di antaranya adalah burung migran dari Thailand yang akan menuju Australia, sedangkan sisanya menetap,” kata Syaiful. Program tersebut, tambahnya, untuk pengembangan hutan pantai yang selama ini banyak ditebangi warga untuk dijual sebagai kayu bakar dan arang. Berdasarkan data DPKPPK, kerusakan hutan akibat penebangan pada 2004 mencapai 40%. Namun, kerusakan itu sudah banyak dihijaukan kembali melalui penanaman pohon dari instansi pemerintah maupun swasta. Taken from Surabaya Post, Apr 17, 2009 Hadi April 18th, 2009, 06:33 PM Wah dijawapos hari ini dikatakan bahwa patung lambang surabaya di Arena Ketabang akan dirobohkan dan dibangun ulang karena tak sesuai spesifikasi. Waaahhh kok baru jadi baru dibongar??? teddybear April 18th, 2009, 06:42 PM ^Dari foto di Jawapos, buayanya nggak dari bawah tapi dari samping, jadi tidak membentuk huruf S. Yang membuat patung lebih senang pake konsepnya sendiri, kelihatannya... Hadi April 18th, 2009, 06:49 PM Wah berarti akan dibenerin ya??? Sayang ya udah mau jadi, kemaren liat foto di detiksurabaya pagar dibelakang arena ketabang sudah diruntuhkan, jadi lapang dan luas daerah itu... teddybear April 18th, 2009, 07:45 PM ^Oh itu meruntuhkan pagar Surabaya Delta Plaza yang katanya melanggar batas tanah di tepi sungai. Sebenarnya Surabaya Plaza bisa kembangkan lagi, tanah masih luas. Pagar sungainya yang oranye apa nggak diganti saja, sangat jelek. sbyctzn April 19th, 2009, 09:44 AM Statue Suro Boyo lebih baik dibongkar, benar apa kata saya dulu, patung yg sekarang jauh dari spec yg diinginkan pemkot. Pertama kurang besar ukuran binatangnya, yang jika sesuai spec awal yg di arena ketabang itu 2x lbh besar dibandingkan dg yg d dpn KBS. Kedua, bentuk patung tidak membentuk huruf S, padahal bentuk itu sudah khas dengan Surabaya. Menurut saya memang lebih baik dibongkar dan dibuat lagi. Update again (sory tanpa pic, fotony nyusul aja, tar borongan): Meritus sudah mulai pasang kaca, ternyata betul warna gedungnya emas sama seperti di rendering... Sudah mau topping off. Sudah 2 minggu lebih iklan apartemen subsidi puncak permai muncul di banyak papan reklame di sby.. Tp g tau progress lapanganny gmn, belum sempet ninjau langsung :-) Btw lalu lintas di jalan akses suramadu bener-bener kacau khi.. Khi... Khi... :) tapi salut.. Aspalnya bener-bener mulus.. Lus... Sampe jembatanny..Statue Suro Boyo lebih baik dibongkar, benar apa kata saya dulu, patung yg sekarang jauh dari spec yg diinginkan pemkot. Pertama kurang besar ukuran binatangnya, yang jika sesuai spec awal yg di arena ketabang itu 2x lbh besar dibandingkan dg yg d dpn KBS. Kedua, bentuk patung tidak membentuk huruf S, padahal bentuk itu sudah khas dengan Surabaya. Menurut saya memang lebih baik dibongkar dan dibuat lagi. Update again (sory tanpa pic, fotony nyusul aja, tar borongan): Meritus sudah mulai pasang kaca, ternyata betul warna gedungnya emas sama seperti di rendering... Sudah mau topping off. Sudah 2 minggu lebih iklan apartemen subsidi puncak permai muncul di banyak papan reklame di sby.. Tp g tau progress lapanganny gmn, belum sempet ninjau langsung :-) Btw lalu lintas di jalan akses suramadu bener-bener kacau khi.. Khi... Khi... :) tapi salut.. Aspalnya bener-bener mulus.. Lus... Sampe jembatanny.. Ebek21 April 19th, 2009, 11:10 AM Meritus sudah mulai pasang kaca, ternyata betul warna gedungnya emas sama seperti di rendering... Sudah mau topping off. Wow, good news then. Thanks for the info, can't wait to see the pic :okay: us_luke April 19th, 2009, 03:29 PM The crane is up already in Trillium site. Anyone can post the picture. Ebek21 April 20th, 2009, 03:33 PM Girder Merr II Tahap Awal Di Medokan Semampir, Rampung suarasurabaya.net| Pembangunan jembatan penghubung Middle East Ring Road (MERR) II, terus dikebut. Setelah sebelumnya girder sudah terpasang dibagian sisi selatan di kawasan Kedungbaruk dan Senin (20/04) disisi utara dikawasan Medokan Semampir, tahap awal rampung. Dikatakan YULIANTO pengawas pembangunan jembatan Merr II sisi utara tepatnya dikawasan Medokan Semampir, Senin (20/04) kepada suarasurabaya.net, menyampaikan untuk tahap awal pemasangan girder selesai dikerjakan. “Tahap awal pemasangan girder disisi Medokan Semampir sudah rampung. Tetapi bukan berarti seluruh pekerjaan pembangunan jembatan selesai, ini baru sekian persen saja. Selanjutnya nanti untuk penghubung disisi utara juga akan segera diselesaikan,” ujar YULIANTO ditemui suarasurabaya.net diatas girder disisi Medokan Semampir, Senin (20/04). Masing-masing girder dengan berat sekurangnya 20 ton tersebut dipasang membujur dari utara menuju selatan. Persisnya dari kawasan Medokan Semampir mengarah ke kawasan Kedungbaruk. Nantinya girder akan menutup bagian atas Jl. Medokan Semampir. Untuk sementara, lanjut YULIANTO, sebagian ujung jembatan disisi Medokan Semampir, menutupi sebagian jalan Medokan Semampir. “Mudah-mudahan hujan nggak turun lagi, dan pekerjaan ini bisa segera rampung total seluruhnya,” tambah YULIANTO pada suarasurabaya.net, Senin (20/04). Sementara itu, untuk mempermudah akses keluar masuk kendaraan besar mengangkut bahan-bahan pembangunan jembatan MERR II, sisi jembatan yang ada saat ini tepatnya dibagian utara dekat perkampungan Medokan Semampir bisa dilalui dua arah. Taken from Suara Surabaya, Apr 20, 2009 Ebek21 April 20th, 2009, 03:34 PM MERR II-C progress pics http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MG1.jpg http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MG2.jpg Taken from Suara Surabaya, Apr 20, 2009 Hadi April 20th, 2009, 05:53 PM wah, graha sampoerna didaerah surabaya timur sudah mulai pasang crane hari ini. Ada yang punya renderingnya ga?? bikin forum baru tuh, kayaknya bakal besar deh gedungnya. Juga didepannya dekat gedung Telkom sekarang ya mulai konstruksi pembangunan gedung. apa yang gedungnya?? teddybear April 20th, 2009, 06:26 PM ^Nice update Ebek and Hadi. Pingin tau Sampoerna ntar jadi berapa tingkat, tapi koq rasanya nggak tinggi, menurut gua, paling 10-20 saja. Hadi April 20th, 2009, 06:44 PM ^Nice update Ebek and Hadi. Pingin tau Sampoerna ntar jadi berapa tingkat, tapi koq rasanya nggak tinggi, menurut gua, paling 10-20 saja. iya penasaran lihat dari luas lahanya sih sangat besar. yah berharap semoga bisa besar dan tinggi. Dan kayaknya Jln Kertajaya Indah Timur ( sepanjang Graha Galaxy akan menjadi CBD baru bagi Surabaya Timur kayanya.) bagus deh sbyctzn April 21st, 2009, 01:28 PM wah, graha sampoerna didaerah surabaya timur sudah mulai pasang crane hari ini. Ada yang punya renderingnya ga?? bikin forum baru tuh, kayaknya bakal besar deh gedungnya. Juga didepannya dekat gedung Telkom sekarang ya mulai konstruksi pembangunan gedung. apa yang gedungnya?? wah baru tau nih.... soalnya repot bagt ngejar skripsi, jadi jarang "look around", sipp deh ntar sy ada rencana borongan buat update!!!! :):):):):):) Hadi April 21st, 2009, 11:06 PM wah baru tau nih.... soalnya repot bagt ngejar skripsi, jadi jarang "look around", sipp deh ntar sy ada rencana borongan buat update!!!! :):):):):):) wah... sep@ ditunggu up datenya. kayaknya daerah itu bakal jadi CBD baru Surabaya Timur MinImaX April 23rd, 2009, 12:12 PM In today's update: - Ciputra University - US Consulate - Lenmarc & Adhiwangsa Ciputra University http://img12.imageshack.us/img12/3696/uc0904231.jpg http://img18.imageshack.us/img18/3310/uc0904232.jpg US Consulate http://img4.imageshack.us/img4/6104/usc0904231.jpg http://img16.imageshack.us/img16/5527/usc0904232.jpg Lenmarc & Adhiwangsa http://img16.imageshack.us/img16/3821/aw0904231.jpg http://img18.imageshack.us/img18/732/lm0904231.jpg http://img12.imageshack.us/img12/7209/lm0904232.jpg sbyctzn April 23rd, 2009, 12:24 PM sip!!! mantabh @MINIMAX, THANKSSS!!! teddybear April 23rd, 2009, 01:24 PM Thanks MiniMax! The US Consulate seems to be a big complex, bigger than their current (old) one. And Lenmarc definitely looks nice! Ebek21 April 23rd, 2009, 03:41 PM Thanks for the update, MinImax ! So, how many floors that US Consulate building will be ? And that UC building, is that part of the UC Apartment complex or merely another campus building within the UC itself ? Ebek21 April 23rd, 2009, 03:45 PM Frontage Road Sisi utara, Margorejo hingga RSAL, Siap Dibangun RANGKAIAN pembangunan jalur frontage road di Jalan A. Yani terus mengalami kemajuan. Dalam waktu dekat, dimulai pembangunan fondasi jalur di sisi utara dari arah Margorejo hingga depan RSAL. Bulan ini, proyek pembangunan itu masuk ke meja lelang. Pemkot sebenarnya telah berhasil membebaskan semua lahan frontage di sisi utara (Margorejo hingga RSAL) sejak awal triwulan pertama 2009. Panjangnya sekitar 1 km. ''Warga pemilik lahan sudah sepakat dibebaskan. Pemkot juga sudah membayar ganti rugi. Makanya, kami berani merencanakan pembuatan fondasi jalan,'' kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono kemarin. Bukan hanya itu, RSAL juga sudah merelakan tanahnya dipakai untuk pembangunan. Karena itulah, pemkot berani melelang pembangunan jalur tersebut. Sesuai jadwal, pembangunan jalan itu masuk dalam putaran kesebelas. ''Setelah proses selesai, baru dimulai. Sekarang mulai penawaran,'' tuturnya. Pria asli Solo itu menambahkan, pembangunan frontage road tersebut akan dimulai dengan pembersihan. Sebab, di lahan itu masih berdiri sejumlah bangunan penduduk. Sebelumnya, pemkot juga menyosialisasikan agar warga membongkar sendiri rumahnya. Untuk lahan di depan RSAL, pemkot akan mengeruk tanah tersebut lebih dulu. Sebab, lahan itu berkarakter lembek seperti lumpur. Jika ditelusuri, sebelumnya tanah tersebut kerap tergenang air. Tanah itu dibuang dan diganti tanah jenis agregat B (sirtu). ''Biar tidak mudah rusak dan ambles, tanah itu harus dikeruk,'' tutur Sri. Untuk membuat fondasi, pemkot mengalokasikan anggaran Rp 3,5 miliar. Dana untuk pembuatan jalan akan dialokasikan kemudian. ''Dana pembangunan jalan memang belum dialokasikan. Sebab, ketika APBD 2009 disusun, belum ada kepastian tentang penyelesaian masalah lahan,'' katanya. Ketika itu juga sempat muncul kekhawatiran bahwa pembebasan lahan akan tersendat lagi. Jika dana pembangunan dialokasikan, sementara pembebasan lahan beum tuntas, pemkot bisa dinilai miring karena penyerapan anggaran minim. Di kawasan tersebut, jalur frontage akan dibuat dengan lebar 12 meter. Rinciannya, 1 meter dibuat untuk selokan; 1,5 meter untuk jalur pedestrian; dan 12,5 meter untuk badan jalan. ''Lebar lahan itu sama dengan yang akan dibangun di tempat lain,'' ucapnya. Untuk pembangunan selanjutnya, pemkot bakal menambah alokasi anggaran pada PAK 2009. Besarannya disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan demikian, untuk pengaspalan, akan dilelang lagi seperti saat pembuatan fondasi. Taken from Jawapos, Apr 23, 2009 Ebek21 April 23rd, 2009, 03:48 PM Proyek 3 Tol Kian Dekat PASURUAN - Rencana dan persiapan pembangunan tiga ruas jalan tol Gempol-Porong (Gempur), Gempol-Pandaan (Gempa), dan Gempol-Pasuruan (Gempas) kian matang. Saat ini tim khusus dari panitia pengadaan tanah (P2T) untuk sesi I tol Gempas sudah hampir selesai. "Selama beberapa bulan terakhir ini, kami memang aktif melakukan pendataan terkait kesiapan pembangunan ruas jalan tol yang masuk di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tim P2T harus turun secara aktif agar proses pembebasan lahan segera bisa dituntaskan," ujar Wakil Ketua P2T Kabupaten Pasuruan Suharto. Lebih jauh diutarakannya, konsentrasi P2T untuk upaya percepatan pembebasan tanah itu mengalami perkembangan signifikan. Dalam waktu dekat, sesi I untuk lahan tol Gempas sudah akan dituntaskan. Untuk tol Gempol-Pandaan, P2T sudah menyelesaikan pekerjaan besar mereka hingga 77,17 persen. Ini dibuktikan dengan telah dilakukannya realisasi uang ganti rugi Rp 113,89 miliar untuk tanah seluas 77,785 hektare. Sisanya masih dalam proses. Sementara untuk jalan tol Gempas sesi I, baru terselesaikan pembayaran UGR untuk tanah seluas 5 hektare. Baru sekitar 3,72 persen yang baru diselesaikan dari target pembebasan lahan yang telah ditetapkan. "Kita perkirakan pada Juli nanti, sisa lahan yang tersebar di 9 kecamatan, atau 14 desa tersebut juga sudah bisa masuk tahap finishing. Sekarang, proses pendataan berakhir. Tinggal melanjutkan pada tahap musyawarah untuk persetujuan harga dengan para pemiliknya." Tandasnya kemudian. Lebih rinci lagi, Sekretaris II P2T Marhendra, menandaskan, persiapan jalan tol Gempol-Pasuruan merupakan ruas jalan tol baru yang paling panjang dibanding tol Porong-Gempol, ataupun Gempol Pandaan. Dia mengutarakan, tol Gempas itu akan melewati jalan sepanjang 34,14 km, dengan luas lahan sekitar 280 ha. Untuk itu, pemerintah harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Sekitar Rp 354 miliar yang harus digelontor dalam rangka pembebasan lahan tersebut. "Lintasan jalan tol Gempas sendiri tidak hanya melewati wilayah Kabupaten Pasuruan. Tapi juga ada empat kelurahan di wilayah Kota Pasuruan yang juga dilewati. Baru kemudian kembali melintasi area kabupaten dari Gondangwetan, Rejoso, dan berakhir di Grati," jelas Marhendra. April ini, target yang ingin dicapai P2T Kabupaten Pasuruan adalah menuntaskan pembebasan lahan untuk sesi I. Yakni dengan panjang lintasan 13,9 Km, dan lahan seluas sekitar 134,72 Ha. Lintasan tersebut, imbuh Marhendra, akan melintasi Kecamatan Gempol di Desa Winong. Untuk Kecamatan Beji, di Desa Wonokoyo, Gunung gangsir, Gunungsari, Beji, Gajah bendo, Kenep, dan Sidowayah. Dilanjutkan dengan wilayah Kecamatan Bangil Desa Kolursari, dan Kecamatan Rembang di Desa Oro-oro Ombo Kulon, Oro-oro Ombo Wetan, Pekoren, Pejangkungan, dan Kecamatan Kraton di Desa Curah Dukuh. Taken from Radar Bromo, Apr 23, 2009 MinImaX April 23rd, 2009, 05:25 PM Thanks for the update, MinImax ! So, how many floors that US Consulate building will be ? And that UC building, is that part of the UC Apartment complex or merely another campus building within the UC itself ? I don't know how many floors that US Consulate building will be. That UC building is another campus building, based on the rendering (Part of number 3 building). The rendering and explanation.. http://i13.tinypic.com/6pext03.jpg http://i1.tinypic.com/8a3sx07.jpg 2 current UC campus 1-3 planned UC campus 4 or 4a 12 fl campus 4b 8 fl campus 5 tower A 20 fl student apartment 6 tower B 24 fl 7 tower C 20 fl 8 tower D 15 fl 9 tower E 18 fl 10 rectorat bldg 18 fl 11-12 8 fl campus 13 parking place 14 hotel and mall The first tower that will be launched is tower B, 24 fl student apartment. You can contact me if interesting. Ok.. sbyctzn April 23rd, 2009, 06:26 PM Wah Gempol jadi pusat pembangunan tol, yang kemudian menyebar ke utara, timur dan selatan. Semoga saja bisa segera terwujud. Dengan begini maka jaringan tol di Jatim akan semakin banyak.. Memang sudah seharusnya dibangun tol tuh... Kalau bisa tol dari Gresik dilanjutkan menuju Lamongan, untuk menunjang perkembangan Lamongan yang sangat pesat. Thanks Ebek buat infonya. Hadi April 23rd, 2009, 07:50 PM Apron Pesawat RI 1 Diperluas Kamis, 23 April 2009 | 8:41 WIB | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis SURABAYA - SURYA-Banyaknya pejabat yang singgah dan transit di Bandara Internasional Juanda membuat pemerintah memperluas tempat parkir pesawat alias apron. Proyek yang menelan anggaran Rp 70 miliar ini sudah mulai dikerjakan dan diharapkan rampung tahun ini. Luas apron diperpanjang 150 x 60 meter ke arah gedung VVIP yang terletak di sebelah timur. “Dana dari APBN sudah siap dan sekarang proyeknya sudah masuk tahap lelang,” ujar Kadishub dan LLAJ Jatim Hary Soegiri di sela pertemuan pengusaha karoseri dan konstruksi kendaraan bermotor se-Jatim di Hotel Utami, Rabu (22/4). Dengan pemanjangan itu, penumpang pesawat khusus rombongan presiden dan wakil presiden, dapat langsung berhenti di depan ruang VVIP. Untuk transit menuju ruang RI 1, RI 2, dan tamu-tamu resmi kenegaraan itu, tidak perlu menggunakan bus seperti saat ini. “Jadi, nanti akan lebih simpel dan praktis,” jelasnya. Selain memperluas apron, Ditjen Perhubungan Udara juga akan membangun gedung VIP seluas 3.250 meter persegi dengan dana Rp 5 miliar yang diperuntukkan bagi para pejabat, seperti menteri, gubernur, dan tokoh penting lainnya. Lokasinya tepat di samping ruang VVIP yang terletak di sebelah timur terminal internasional. Asisten Manajer SIM, Tapor, dan Humas Bandara Internasional Juanda (PT Angkasa Pura I) Firstson Mansyur membenarkan adanya perluasan penambahan apron. Tapi mengenai detailnya, dia mengaku belum tahu secara pasti. “Makanya coba masalah ini nanti saya tanyakan lebih dulu,” jelasnya. uji/jos from surya.co.id Ebek21 April 24th, 2009, 02:50 AM ^^ Good news from Juanda Airport. They will build VIP building and expand the apron. Next time they should also lengthen the runway as per the original plan. @MinImax : So that means the reported will-be-built-soon Apartment Tower B (24 floor) actually hasn't started yet ? The current construction project is only part of the low rise campus building ? And the Adhiwangsa and Lenmarc, why I can't see any significant progress compared with last exterior pics ? I wonder what are they doing actually. MinImaX April 24th, 2009, 03:58 AM Yes, I didn't see any construction behind that under construction campus building, if they still follow the rendering posted by us_lukman (building no 6). And I didn't see any workers at/in Lenmarc through the transparent mall facade. Ebek21 April 24th, 2009, 04:31 AM ^^ Yeah, maybe they still concentrate on Ciputra World project. In fact, that's should be correct, a campus building expansion is far more essential for study purpose compared with the supporting student apartment (which is for commercial purpose in this case), from the education quality point of view. Thanks for your info. |