View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development
Hadi July 3rd, 2009, 06:17 AM Lamong Bay terminal, another megaproject in Surabaya. It is an expansion project of current Tanjung Perak Port. Located west of the TPS terminal in the middle of Lamong Bay, Surabaya.
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/KaliLamong.jpg
Reklamasi Laut 1.000 Hektare Untuk Pelabuhan Terbesar
Jumat, 3 Juli 2009 | 8:28 WIB | Posts by: Judi Prasetyo | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis
SURABAYA-SURYA- Tiga Investor Berminat.Terhambatnya kapal-kapal besar dari luar negeri untuk masuk ke Surabaya tidak lama lagi akan teratasi. Karena sebentar lagi akan dibangun pelabuhan yang lebih besar dari Tanjung Perak.
Pelabuhan itu diperkirakan mampu menampung kapal-kapal besar dari Eropa dan Asia Timur yang selama ini tertahan di Singapura sebelum masuk ke Surabaya.
Wali Kota Bambang DH mengatakan sudah ada investor yang sanggup membangun pelabuhan di kawasan Pantai Surabaya Utara itu. “Ada tiga investor yang sudah menemui saya. Tapi yang sudah mengajukan izin baru satu,” ungkap Bambang DH di sela-sela membuka Pameraya Fair di Gramedia Expo Surabaya, Kamis (2/7).
Terkait perizinan ini Bambang memastikan tidak akan mempersulitnya. Bahkan sangat mendukung rencana itu. “Dengan pembangunan pelabuhan ini keluhan dari eksportir dan importir bisa diatasi,” ujarnya.
Nantinya, pelabuhan ini juga memungkinkan eksportir mengirim barang ke Asia Timur dan Eropa, tanpa transit ke Singapura. Berarti biaya ekspor turun dan keuntungan meningkat. “Pelabuhan ini membuat ekspor berkembang dan daya saing meningkat,” ujarnya.
Untuk mengawali pembangunan, pemerintah rencananya akan mereklamasi lahan seluas 1.000 hektare di Pantai Surabaya Utara. Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Toni Syaiful mengatakan lahan yang akan digunakan itu sebagian adalah milik Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) serta milik Akademi TNI AL (AAL), Bumimoro, Surabaya. “Lokasi persisnya di sebelah barat Dermaga Nilam Barat atau utara Terminal Peti Kemas,” ujar Toni.
Ditambahkannya, untuk membangun dermaga atau pelabuhan, memang perlu kerjasama dengan TNI AL. Tetapi bagaimana bentuk kerjasama dan kapan mulainya, pihaknya belum mengetahui. uus/jos
sbyctzn July 3rd, 2009, 07:49 AM segi delapan gua prefer banyakin gedung perkantoran kayak di mega kuningan lebih pas de, katanya surabaya barat mau dijadiin CBD baru malah type residential tp gapapa deh daripada ga ada hehehe yg penting tinggi
I know all of items re highrises, but they re most residential n hope will be built office building, Surabaya has lack of office building, so sad because our demand office still low, most of highrises in western just residential tower like adhiwangsa, ciputra, beverly, puri matahari n waterplace.... how about you all comment?
surabaya barat lebih tepat dijuluki dengan membuat istilah baru yaitu "SCRD" alias Surabaya Central Residence District gimana???
semua penuh dengan hunian... :lol::lol::lol::lol::lol::lol:
ya gpp lah... biar berkembang jadi SCRD saja, lebih bagus kan terkotak-kotak, bagian barat untuk hinuan, pusat untuk bisnis...
trus nanti bagian utara untuk resort....
sbyctzn July 3rd, 2009, 07:52 AM ^Thanks rizal. It is under "Showcase," and it said design concept, so I am afraid it is not real project but just a concept study. Here are the photos from my screenshot. If I am not wrong, the location is besides SCTV, and across Apartemen Puncak Permai. Could this be the study project for Union Square then they change the design? Is there any sign of development on the land next to SCTV (I did remember somebody mention there is something going on around SCTV)?
http://img529.imageshack.us/img529/2470/summit3.jpg
http://img529.imageshack.us/img529/752/summit1.jpg
http://img440.imageshack.us/img440/8008/summit2.jpg
wow thanks Ted.... iya mungkin ini masih sekedar desain saja...
belum tau apa ada investor yang akan mau membangunnya
semoga saja ada....
tapi :okay::okay::okay::okay:
sbyctzn July 3rd, 2009, 09:25 AM btw kalau besok sudah jadi hotel Grand City nya, apa mungkin benar akan jadi seperti rendering dibawah ini yah??
teddy, i dont really know where is the exact site in Gubeng...
but here is what i got..
http://img284.imageshack.us/img284/456/tan02renderingsbremix0vb.jpg
http://i36.tinypic.com/8zl8oy.jpg
wah sayang banget akan menutupi bagian convention center yang sangat bagus sekali dengan gaya eropa.... full glass... dan besar banget..
:ohno::ohno::ohno::ohno::ohno:
teddybear July 3rd, 2009, 01:14 PM ^grand city udah sampe dimana nih sekarang?
archiholic July 3rd, 2009, 04:48 PM 16 Investor Siap Garap di Madura , Total Investasi Rp 1,7 Triliun
Jumat, 3 Juli 2009
Wilayah yang potensial sebagai kawasan industri membentang sekitar 600 hektare di kaki Suramadu sisi Surabaya dan 600 hektare di sisi Madura. “Untuk pendanaan pengembangan kawasan itu bisa melalui pemerintah pusat, join venture, atau PT SIER sendiri,” imbuh Rudy. ame
Sumber : www.surya.co.id
Please...... yang sisi Surabaya jangan dijadikan kawasan industri donk.... :ohno:
Hadi July 3rd, 2009, 06:37 PM Please...... yang sisi Surabaya jangan dijadikan kawasan industri donk.... :ohno:
Sisi Surabaya tidak akan dijadikan industri kok... di sana akan dibangun tower disisi kanan kiri, serta mall dan convetioncenter, serta CBD baru
wangweijie84 July 4th, 2009, 09:53 AM surabaya barat lebih tepat dijuluki dengan membuat istilah baru yaitu "SCRD" alias Surabaya Central Residence District gimana???
semua penuh dengan hunian... :lol::lol::lol::lol::lol::lol:
ya gpp lah... biar berkembang jadi SCRD saja, lebih bagus kan terkotak-kotak, bagian barat untuk hinuan, pusat untuk bisnis...
trus nanti bagian utara untuk resort....
saya sih baca berita sebelumnya bahwa surabaya barat bakal dijadikan pusat bisnis, surabaya pusat itu dijadikan pusat pemerintahan. Sebenarnya kalo dilihat segi delapan itu memang lebih cocok dijadiin CBD dgn dikitari rumah2 disekitarnya lebih bisa menciptakan lapangan kerja, segi estetika udah dapet tinggal ditambah transportasi dan infrastruktur, moga2 deh sisanya dari segi delapan dibuat jadi perkantoran tp aga aneh kalo semua jadi campur aduk haha
Mungkin Surabaya itu berkarakter MICE city yah jadi segala konsep superblok, property seperti hotel apartment lebih diutamakan daripada kota bisnis seperti di Jakarta
sbyctzn July 4th, 2009, 12:13 PM Please...... yang sisi Surabaya jangan dijadikan kawasan industri donk.... :ohno:
kalau peluang untuk ke arah industri sepertinya tidak mungkin, karena sudah jelas di program pemerintah sudah tidak mencanangkan Surabaya jadi kota Industri, terbukti selama ini tidak ada lagi industri baru yang ada di Surabaya, selain itu pemkot juga tidak mengeluarkan ijin lagi untuk industri, semua sudah dilempar ke kota satelit.... Bangkalan utamanya...
sbyctzn July 4th, 2009, 12:15 PM ^grand city udah sampe dimana nih sekarang?
tetep finishing Mall dan Convetion Center...
convention centernya sudah kelihatan cling.....
aksennya seperti bangunan full glass daerah skandinavia di tepi sungai...
mantab deh
teddybear July 4th, 2009, 02:16 PM ^oh great! ntar photo update di post nih! wangweidjie, no, I just change my location to reflect the city I am representing!
Ebek21 July 4th, 2009, 03:16 PM Reklamasi Laut 1.000 Hektare Untuk Pelabuhan Terbesar
Untuk mengawali pembangunan, pemerintah rencananya akan mereklamasi lahan seluas 1.000 hektaredi Pantai Surabaya Utara. Kadispen Armatim Letkol Laut (KH) Toni Syaiful mengatakan lahan yang akan digunakan itu sebagian adalah milik Komando Pengembangan dan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) serta milik Akademi TNI AL (AAL), Bumimoro, Surabaya. “Lokasi persisnya di sebelah barat Dermaga Nilam Barat atau utara Terminal Peti Kemas,” ujar Toni.
Susah membayangkan reklamasi pantai Surabaya Utara seluas 1,000 ha. Jika ada tempat yg cocok untuk reklamasi, maka tempat itu adalah bakal lokasi Lamong Bay Seaport yg akan dibangun oleh Pelindo. Itupun luasnya tidak lebih dr 300 ha. Jika benar di lokasi itu dan luasnya 1000 ha, maka ke arah mana tambahan luas 700 ha itu ? Jika ke arah barat lagi, sudah masuk wilayah perairan Gresik, selain itu spacenya sudah sangat kecil, ditambah lagi, secara ekologis, akan sangat ditentang karena akan langsung menutup muara Kali Lamong. Ke arah utara, jelas akan sangat mengganggu alur pelayaran Selat Madura yg memang sudah sangat sempit. Ke arah timur, akan berbenturan dengan Terminal Petikemas Surabaya (TPS).
Ini rendering Lamong Bay Seaport yg lama, dibuat tahun 1997, mencakup lahan seluas 300 ha, dilengkapi dgn industrial dan recreational area. Design ini ditolak oleh Pemprov Jatim karena dianggap terlalu luas dan akan menganggu lingkungan hidup di kawasan muara Kali Lamong.
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/KaliLamong.jpg
Ini rendering Lamong Bay yg sudah disetujui Pemprov Jatim. Design ini murni untuk pelabuhan, tanpa commercial area. Luasnya dikurangi menjadi 50 ha, dibangun dgn konstruksi terbuka sehingga tidak mengurangi luas wilayah perairan. Seperti terlihat, di design ini disisakan ruang untuk ekspansi di kemudian hari.
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/1-1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/2-1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/3-1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/4.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/5.jpg
Anyway, I'll try to find out what and where exactly is this potential huge project, and whether it's exactly the Lamong Bay project with some modification or turns out to be another whole new project.
Kopassus July 4th, 2009, 04:08 PM The Rich Pradah looks too much like Wisma 46.
But the Lamong Bay project is really impressive...
skyscrpr July 5th, 2009, 05:46 AM Rich Pradah ngga jadi buat apartemen..saya membaca di jawa pos (lpa tglnya), kalau rich pradah membuat kondotel 300 unit di surabaya..progressnya udah 2 lantai..and the condotel will be 5 storeys only!!!!..tp saya ngga tahu projectnya dmn...
Ebek21 July 5th, 2009, 07:20 AM ^^ I wonder why people keep talking about a single stupid would-be-empty-if-built apartment tower when the future of the economy of our beloved city/province is in a big question mark :ohno:
From the sea, this Kodeco undersea gas pipeline has devastated the whole port and logistic business, seriously threaten our position as an economy hub for East Java and Eastern Indonesia. From the damage prospective, it is as devastating as Lapindo Brantas has done to the road/railway transportation to industrial center in Malang/Pasuruan region. One is a huge multinational energy company, the other one is a giant local energy conglomerate, both have very strong lobbying power to the government elite, both should be kicked out from East Java !!
sbyctzn July 5th, 2009, 04:44 PM desain lamong bay walaupun lebih kecil dibandingkan dengan desain awal, tetapi masih tetep bagus..
nanti jalan aksesnya itu akan seperti causeway nya SURAMADU ya???
sbyctzn July 6th, 2009, 07:56 AM [ Senin, 06 Juli 2009 ]
Keluar Rp 1 Triliun, Itu Baru Sepertiganya
Selain di Makassar, Trans Studio akan dibangun di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Mana saja? Berikut petikan wawancara dengan Chairal Tanjung, komisaris PT Trans Kalla Makassar.
---
Dari mana ide pembangunan Trans Studio Makassar ini?
Kira-kira tiga tahun lalu dalam rapat antara holding dan pemegang saham. Ketika rapat itu, berkembang diskusi untuk membangun mal dan theme park. Sebenarnya, konsep awalnya seperti supermall di Bandung. Tapi, kita kemudian ingin bikin sesuatu yang luar biasa yang bisa dibanggakan oleh negara. Akhirnya, kita ke theme park.
Apakah konsepnya memang mengadopsi theme park yang sudah ada di dunia, seperti Dubailand di Dubai, Disneyland, dan Universal Studios?
Memang kita diilhami oleh theme park yang sudah terkenal. Kita belajar dari sana. Jadi, ini satu paket liburan keluarga. Ada hiburan untuk anak-anak, tempat belanja, dan penginapan. Semuanya integral di satu kawasan.
Model bisnis seperti ini cocok untuk Indonesia. Apalagi, sebagian besar penduduk di Indonesia adalah keluarga muda, yang anak-anak menjadi bagian terbesar bangsa ini. Kita lihat dari semua theme park di dunia, kita mengarah ke Disneyland. Hanya, kita kan punya Trans TV dan Trans 7. Kemudian, kita padukan seperti Universal Studios sekaligus memadukan dengan aset Trans yang bisa kita bangun.
Sebetulnya, tahap pertama pembangunan adalah theme park, mal, dan hotel. Kita anggap itu tahap satu. Cuma, masa pembangunan dan pembukaannya berbeda. Lahan kita sendiri total sekitar 24 hektare. Jadi, masih ada tahap dua tahap tiga. Sekarang masih tahap satu.
Apa obsesi dari pembangunan kawasan itu?
Memang, kita ingin membangun sarana hiburan dan wisata Indonesia Timur terbesar. Namun, wacana terus berkembang. Dari diskusi, kita akan membangun mercusuar untuk menjadi ikon Makassar. Kita juga akan membangun science center. Tapi, itu masih dalam tahap diskusi-diskusi. Jadi, di samping memberikan hiburan, ada visi edutainment. Di theme park sendiri sudah ada. Ada Kids Studio, tempat anak-anak belajar broadcast. Kami juga akan membuka tur-tur untuk mahasiswa, SMA, dan SMP. Mereka tidak hanya bermain, tapi juga belajar.
Apakah hanya di Makassar?
Kita ingin mengembangkan di seluruh kota besar di Indonesia. Hanya, size-nya berbeda di tiap kota. Lima kota besar di Indonesia akan kita bangun. Ada yang kecil, besar. Makassar termasuk besar. Jakarta akan sangat besar. Nanti di Jawa Timur di Surabaya. Untuk Jawa Tengah, kita masih belum menentukan kota mana.
Kenapa memilih bisnis seperti itu?
Ini juga untuk kebanggaan bangsa. Indonesia dari dulu jualannya begitu-begitu saja. Kita kasih satu barang lagi yang bisa dijual dan bisa dibanggakan. Disneyland di Hongkong saja bisa mendatangkan turis berapa banyak itu.
Ini kan kreatif ekonomi. Kita menggabungkan bisnis yang dilandasi oleh kreativitas. Film-film Holllywood, misalnya. Film-filmnya hebat, tapi nyetak duitnya juga jago. Kita pikir yang namanya kreatif ekonomi akan memberikan kesejahteraan kepada karyawan daripada menghasilkan beras tanaman dan komoditas lainnya. Kalau kreatif ekonomi, nggak ada batasnya.
Berapa nilai investasinya?
Waduh, ngitungnya susah. Proyeknya masih panjang. Ya, ada lah untuk tahap satu ini Rp 1 triliun. Itu masih sepertiganya. Kalau sampai tahap dua dan tiga, berarti ya bisa sampai Rp 3 triliun. (aga/kum)
sbyctzn July 6th, 2009, 08:02 AM ^^
good news, trans studio akan hadir juga di Surabaya!!!
hermawan July 6th, 2009, 09:24 AM ^^
good news, trans studio akan hadir juga di Surabaya!!!
Asal jangan seragam saja
Ebek21 July 7th, 2009, 02:51 AM Great !! I long for this direct flight for years !!
Pameran emas diusulkan jadi ajang tahunan
SURABAYA: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya mengusulkan kepada Departemen Perdagangan agar menetapkan pameran emas menjadi agenda tahunan nasional, dengan menetapkan Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan.
Hal ini diusulkan mengingat semakin berkembangnya bisnis pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran (MICE) di Surabaya.
Jamhadi, Ketua Kadin Surabaya, mengatakan penyelenggaraan acara pameran sejumlah komoditas di Surabaya cenderung tumbuh dari tahun ke tahun, termasuk pameran emas. Minat masyarakat Jawa Timur dan kawasan timur Indonesia (KTI) terhadap perhiasan emas juga cukup tinggi.
Hingga saat ini diperkirakan terdapat sedikitnya 30 produsen emas di Surabaya. Menurut dia, pameran emas di Surabaya layak dikembangkan sebagai acara berskala nasional dan menjadi agenda tetap tahunan.
"Kami telah mengusulkan secara resmi kepada Departemen Perdagangan agar menetapkan Surabaya sebagai penyelenggaraan pameran emas skala nasional setiap tahun. Di kota ini banyak gedung pameran yang representatif," ujarnya di sela-sela pembukaan Pameraya Surabaya Fair 2009, baru-baru ini.
Pameraya Surabaya Fair 2009 diselenggarakan pada pekan lalu yang diikuti 150 peserta dari Jatim dan provinsi lain seluruh Indonesia.
Jamhadi menambahkan pihak Kadin Surabaya telah memberikan masukan kepada Pemkot Surabaya tentang perlunya menyelenggarakan pameran emas berskala nasional di Surabaya. Pemda setempat juga telah menyatakan kesiapannya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali kota Surabaya Bambang DH menilai infrastruktur di Surabaya telah mendukung pengembangan kota tersebut sebagai penyelenggaraan MICE tingkat nasional bahkan internasional.
Dia mencontohkan di Bandara Juanda setiap hari berlangsung 200 kali penerbangan, di antaranya penerbangan langsung ke beberapa negara. Tahun lalu jumlah penumpang di Bandara Juanda mencapai 12 juta orang dan cenderung meningkat, maka areal parkir di bandara itu akan diperluas.
"Kami juga tengah mengupayakan terealisasinya penerbangan langsung Juanda-Guang Zhou, China, sebab arus kunjungan di kedua wilayah ini cukup padat," tuturnya.
Taken from Bisnis Indonesia, Jul 7, 2009
teddybear July 7th, 2009, 10:47 AM MERR II Bridge getting closer to finish:
http://www.jawapos.com/imgall/1/imgori/78992large.jpg
Jembatan MERR II-C Mulai Dicor
SURABAYA - Pengerjaan Jembatan MERR (Midle East Ring Road) II-C memasuki tahap akhir. Seluruh bentang jembatan sudah terpasang. Bahkan, kemarin (6/7) para pekerja mulai mengecor lantai jembatan. Pengecoran tersebut dilakukan pada bentang dua di sisi Kedung Baruk. Untuk bentang satu, seluruh lantainya sudah dicor. Pembangunan jembatan sepanjang 116 meter itu membutuhkan empat bentang.
Empat bentang tersebut dibagi dalam dua sisi. Yakni, Kedung Baruk dan Medokan Semampir. Sisi Kedung Baruk dibangun dua bentang. Masing-masing sepanjang 35 meter. Begitu pula sisi Medokan Semampir dua bentang. Masing-masing 25 meter dan 21 meter.
Menurut pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek MERR II-C Sapril Rebuono, pengecoran bentang dua itu sesuai jadwal proyek. ''Apalagi intensitas hujan berkurang sejak akhir Juni lalu. Jadi, tidak merepotkan proyek," ujarnya.
Sapril menyatakan, musim hujan yang tidak menentu beberapa waktu lalu sempat mengganggu jadwal penyelesaian proyek Jembatan MERR II-C. Di antaranya, jadwal pemasangan balok girder. Karena itu, pengecoran baru dilaksanakan setelah intensitas hujan sudah jarang atau memasuki musim kemarau.
Pengecoran lantai seluruh bentang jembatan ditargetkan selesai akhir Juli. "Kalau semua lancar, langsung pengaspalan. Jadi, sekitar akhir Agustus kelar," katanya.
Dengan selesainya pembangunan jembatan baru itu, berarti di lokasi tersebut terdapat dua jembatan. Yang satu mengarah ke Semolawaru dan yang baru menjadi akses dari lingkar timur.
Selain membangun jembatan, akses MERR II-C melebarkan jalan di sekitar Kedung Baruk yang mengarah ke Perumahan Pondok Nirwana. Termasuk melebarkan jembatan kali Kedung Baruk. Hingga kini, pelebaran jembatan tersebut sudah dalam penyelesaian sisi barat.
''Yang sisi timur sudah selesai. Jembatan itu kami lebarkan dengan menggunakan balok gilder yang 16 meter. Agustus nanti jembatan tersebut juga selesai," ujar Sapril. (gun/ari)
teddybear July 7th, 2009, 11:00 AM I read an article in Jawapos today which mention that The Empire Palace has planned to add 5-star hotel with 100 rooms!? Are the rooms as a result of converting the spaces into hotel rooms or are they going to build new building!?
pecinta_surabaya July 7th, 2009, 02:59 PM Dikepung Gedung Jangkung PMK Surabaya Angkat Tangan
SURABAYA - SURYA-Kebakaran pertama di bangunan jangkung tahun ini terjadi di Wisma BII, Jl Pemuda, membuktikan Dinas Pemadam Kebakaran Permkot Surabaya atau yang lazim disapa PMK kelabakan menjinakkan api. Padahal di Surabaya, saat ini ada lebih dari 27 gedung jangkung di atas 20 lantai.
Gedung-gedung di kota ini berlomba mencakar langit. Sekarang jumlah lantai gedung tertinggi di Surabaya yang menjulang menembus 38 lantai atau sekitar 125 meter adalah The Adhiwangsa Residence dan kompleks Water Palace Apartment di kawasan Darmo Satelit Surabaya Barat. Tahun mendatang hadir perkantoran 42 lantai dan hotel 40 lantai di Ciputra Word Jl Mayjen Sungkono.
Yang memiliki 20 lantai antara lain Apartemen Matahari di HR Muhammad, Shangri-La Hotel, dan Java Paragon di Mayjen Sungkono, City of Tomorrow di Jl A Yani, Somerset Hotel and apartemen di Jl Kupang Indah, Hotel Garden Palace, JW Marriott Hotel, Sheraton Hotel, Hotel Bumi, dan lain-lain.
Sementara yang sedang dibangun adalah LJ Meritus Hotel dengan 27 lantai di Jl Basuki Rachmad, The Trilium di Jl Pemuda dengan 25 lantai, Darmo Festival Walk, Union Square di Darmo Satelit, dan Gubeng Grand City Superblock, The Metropolis Apartment di Tenggilis Mejoyo, dan lain-lain.
Padahal mobil tangga petugas penjinak api milik PMK Surabaya hanya mampu menjangkau 30 meter atau paling tinggi airnya menyentuh lantai 10. Air tidak bisa muncrat maksimal. Saat kebakaran Wisma BII dua pekan lalu saja PMK tidak mampu menggapai lantai 11, apalagi menghadapi kebakaran di gedung yang jauh lebih tinggi.
Bagaimana mungkin PMK mampu menjangkau gedung-gedung jangkung yang menjamur di Surabaya? Dari lima mobil tangga PMK keluaran Ford, hanya tiga yang masih sehat. Sisanya rusak parah. Terdapat 30 mobil semprot dan 350 pasukan pemadam.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Nousri Faroch, daya pancar air atau tekanan air yang keluar dari mulut selang mobil PMK juga minimalis. ”Idealnya 36 bar gauge, tapi ini hanya mampu menyembur 10-15 bar gauge. Daya semprotnya tidak masimal,” kata Nousri.
Idealnya, setiap pemilik gedung pencakar langit memiliki peralatan pemadam kebakaran. Standar pengamanan terhadap kebakaran itu sebenarnya sudah jadi satu dengan pemberian izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya.
Ir Fredi Istanto, Dekan Fakultas Teknologi dan Desain, Universitas Ciputra, mengatakan untuk berinvestasi peralatan canggih pemadam kebakaran memang tidak murah. Tak heran bila banyak pemilik gedung abai dengan perlengkapan pemadam kebakaran dengan standar internasional.
Menurut standar International Firefighter Club, kota yang memiliki gedung di atas 20 lantai seharusnya punya helikopter. Ini untuk memudahkan evakuasi korban dan pemadam. Helikopter pemadam kebakaran menjadi kebutuhan kota-kota besar. Jakarta, misalnya, di masa Gubernur Sutiyoso pernah mewacanakan pengadaan helikopter pemadam kebakaran. Pengadaan itu dilakukan dengan menggandeng pemilik gedung tinggi. Ada juga muncul wacana menyewa helikopter.
Namun ini juga cukup menyedot anggaran. Sebagai contoh, Departemen Kehutanan yang menyewa helikopter pemadam kebakaran harus merogoh kocek Rp 23 miliar per unit untuk setiap 320 jam terbang.
Namun kata Nousri, harapan memiliki helikopter masih perlu disimpan. Dia masih bisa berharap memaksimalkan kapasitas PMK. Di antaranya mengutamakan perbaikan mobil yang mampu menyemprot air secara maksimal.
teddybear July 7th, 2009, 04:32 PM So Union Square location is at Segi Delapan. And they begin construction on Festival Walk?
Apart from this, I think it is scary to see the city is not ready for fire related disaster on tall building. They need to buy the equipment and train the person also.
And, do the builders and planners built emergency escape on each tall buildings? There should be emergency stairs to rush outside!
Hadi July 7th, 2009, 06:32 PM Pisahkan Segmen, Halte Bus Kota Ditambah
Selasa, 7 Juli 2009 | 12:18 WIB
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menambah jumlah halte bus kota. Nantinya akan ada halte khusus bus patas dan halte untuk bus non patas.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eddi, menyebut penambahan ini dimaksudkan untuk meminimalisir kemacetan di Surabaya. “Ini salah satu alternatif mengurangi kemacetan di tengah kota,” katanya Selasa (7/7).
Pembangunan halte baru itu rencananya dimulai pada 2010 mendatang. Halte itu nantinya akan didesain berbeda dengan halte bus biasa. Landasan halte bus patas didesain lebih tinggi dari halte bus biasa, yaitu setinggi pijakan bus, sehingga akan memudahkan calon penumpang masuk ke dalam bua kota tersebut.
“Tapi sebelumnya kami akan pelajari dulu lokasinya. Yang pasti, 2010 mendatang kami akan mengajukan anggaran untuk pembuatan halte bus patas ini,” ungkap Eddi.
Inisiatif membuat halte khusus untuk bus patas itu tidak lain untuk mengurangi angka kemacetan di Surabaya. Dengan halte tersebut, bus-bus yang melintas di kota Surabaya tidak menurunkan maupun menaikkan penumpang di sembarang tempat.
Keberadaan halte dengan desain khusus ini juga mampu mempercepat orang untuk masuk dalam bus. Sebab desain fisik halte tersebut tingginya akan disamakan dengan footstep bus.
Bagaimana dengan halte yang sudah ada di beberapa titik di Surabaya? Eddi mengatakan, halte tersebut akan tetap difungsikan, namun keberadaan halte tersebut lebih banyak dimanfaatkan untuk transit (pemberhentian) angkutan kota (angkot) atau len. “Ini yang membedakan antara halte bus patas, non patas, dengan angkot,” ujarnya.
Berapa anggaran yang dipersiapkan? Eddi mengaku belum bisa memerkirakan besarannya. Namun, katanya, saat ini sudah ada dua perusahaan transportasi yang menyatakan siap membantu pembangunan halte khusus. Salah satunya Perusahaan Umum (Perum) Damri.
“Selain halte khusus untuk bus patas yang dibangun perusahaan lain, kami juga membangun halte sendiri,” urai Eddi yang mengaku belum mengetahui berapa titik tambahan untuk halte tersebut.
Selain membangun halte baru, Dishub juga akan merampingkan trayek bus satu jurusan. Ia mencontohkan, trayek bus jurusan Terminal Purabaya (Bungurasih) – Joyoboyo – Perak. “Trayek semacam itu kan tidak efektif, nah nantinya bus itu tidak harus transit di Joyoboyo, tapi bisa langsung ke Perak,” tuturnya.pur
wangweijie84 July 8th, 2009, 02:35 AM Dikepung Gedung Jangkung PMK Surabaya Angkat Tangan
SURABAYA - SURYA-Kebakaran pertama di bangunan jangkung tahun ini terjadi di Wisma BII, Jl Pemuda, membuktikan Dinas Pemadam Kebakaran Permkot Surabaya atau yang lazim disapa PMK kelabakan menjinakkan api. Padahal di Surabaya, saat ini ada lebih dari 27 gedung jangkung di atas 20 lantai.
Gedung-gedung di kota ini berlomba mencakar langit. Sekarang jumlah lantai gedung tertinggi di Surabaya yang menjulang menembus 38 lantai atau sekitar 125 meter adalah The Adhiwangsa Residence dan kompleks Water Palace Apartment di kawasan Darmo Satelit Surabaya Barat. Tahun mendatang hadir perkantoran 42 lantai dan hotel 40 lantai di Ciputra Word Jl Mayjen Sungkono.
Yang memiliki 20 lantai antara lain Apartemen Matahari di HR Muhammad, Shangri-La Hotel, dan Java Paragon di Mayjen Sungkono, City of Tomorrow di Jl A Yani, Somerset Hotel and apartemen di Jl Kupang Indah, Hotel Garden Palace, JW Marriott Hotel, Sheraton Hotel, Hotel Bumi, dan lain-lain.
Sementara yang sedang dibangun adalah LJ Meritus Hotel dengan 27 lantai di Jl Basuki Rachmad, The Trilium di Jl Pemuda dengan 25 lantai, Darmo Festival Walk, Union Square di Darmo Satelit, dan Gubeng Grand City Superblock, The Metropolis Apartment di Tenggilis Mejoyo, dan lain-lain.
Padahal mobil tangga petugas penjinak api milik PMK Surabaya hanya mampu menjangkau 30 meter atau paling tinggi airnya menyentuh lantai 10. Air tidak bisa muncrat maksimal. Saat kebakaran Wisma BII dua pekan lalu saja PMK tidak mampu menggapai lantai 11, apalagi menghadapi kebakaran di gedung yang jauh lebih tinggi.
Bagaimana mungkin PMK mampu menjangkau gedung-gedung jangkung yang menjamur di Surabaya? Dari lima mobil tangga PMK keluaran Ford, hanya tiga yang masih sehat. Sisanya rusak parah. Terdapat 30 mobil semprot dan 350 pasukan pemadam.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Nousri Faroch, daya pancar air atau tekanan air yang keluar dari mulut selang mobil PMK juga minimalis. ”Idealnya 36 bar gauge, tapi ini hanya mampu menyembur 10-15 bar gauge. Daya semprotnya tidak masimal,” kata Nousri.
Idealnya, setiap pemilik gedung pencakar langit memiliki peralatan pemadam kebakaran. Standar pengamanan terhadap kebakaran itu sebenarnya sudah jadi satu dengan pemberian izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya.
Ir Fredi Istanto, Dekan Fakultas Teknologi dan Desain, Universitas Ciputra, mengatakan untuk berinvestasi peralatan canggih pemadam kebakaran memang tidak murah. Tak heran bila banyak pemilik gedung abai dengan perlengkapan pemadam kebakaran dengan standar internasional.
Menurut standar International Firefighter Club, kota yang memiliki gedung di atas 20 lantai seharusnya punya helikopter. Ini untuk memudahkan evakuasi korban dan pemadam. Helikopter pemadam kebakaran menjadi kebutuhan kota-kota besar. Jakarta, misalnya, di masa Gubernur Sutiyoso pernah mewacanakan pengadaan helikopter pemadam kebakaran. Pengadaan itu dilakukan dengan menggandeng pemilik gedung tinggi. Ada juga muncul wacana menyewa helikopter.
Namun ini juga cukup menyedot anggaran. Sebagai contoh, Departemen Kehutanan yang menyewa helikopter pemadam kebakaran harus merogoh kocek Rp 23 miliar per unit untuk setiap 320 jam terbang.
Namun kata Nousri, harapan memiliki helikopter masih perlu disimpan. Dia masih bisa berharap memaksimalkan kapasitas PMK. Di antaranya mengutamakan perbaikan mobil yang mampu menyemprot air secara maksimal.
Wah wah resiko juga yah kalo bikin banyak gedung tinggi tapi PMK kita fasilitasnya kurung mumpuni, ini tantangan pak kalo ingin maju, BII jadi ukurannya ..... hehehe.... ntar kalo di Surabaya ada gedung 200-300m gimana yah?! mestinya juga ada kerjasama pemerintah dan juga dalam setiap gedung perlu ada pengaman air, alarm ato alat pemadam kebakaran supaya dapat meminimalis kebakaran
pecinta_surabaya July 8th, 2009, 05:22 AM ^^ Klo BII jd ukurannya,itu standar bawah,,PMKnya ga mampu..
Padahal seinget saya wisma BII itu ga sampai 20 lantai..
archiholic July 8th, 2009, 06:31 AM ^^ Klo BII jd ukurannya,itu standar bawah,,PMKnya ga mampu..
Padahal seinget saya wisma BII itu ga sampai 20 lantai..
Wisma BII kan sekitar 21/22 lantai CMIIW
Hadi July 9th, 2009, 04:50 PM Desember Bangun Jembatan Penghubung
Kamis, 9 Juli 2009 | 10:11 WIB
SURABAYA-Perlahan namun pasti proyek pembangunan Lamong Bay Terminal di kawasan Teluk Lamong Surabaya terus dilanjutkan. Setelah merampungkan proses pengurukan lahan di atas tanah seluas 1,1 km x 50 m untuk akses jalan, kini PT PT Pelindo III bersiap membangun jembatan.
“Targetnya sekitar akhir tahun 2009 sudah mulai pengerjaan tahap awal berupa pembangunan jembatan,” ujar Iwan Sabatini, Kepala Humas PT Pelindo II di kantornya, Rabu (8/7).
Secara keseluruhan, pembangunan Lamong Bay Terminal ini terdiri dari pembangunan dermaga sandar seluas 1,2km x 40m, jembatan penghubung 260m x 12m, container yard 1,2km x 285m, cause way seluas 2800m, jembatan sepanjang 85m dan berbagai penunjang infrastruktur seperti lapangan parkir, gate, kantor dan sebagainya yang terbagi dalam tiga tahap pembangunan. Total investasinya sekitar Rp 1,6 triliun.
Terkait pendanaan tersebut, menurut Iwan, sejauh ini PT Pelindo II maih cukup yakin terhadap kemampuannya sendiri dan belum berpikir akan menggandeng pihak lain sebagai investor. Selain ketersediaan dana, menurutnya, beberapa hal dianggap menjadi demikian kompleks dengan hadirnya pihak lain. “Kinerja kami jadi lebih rumit karena bagaimana pun melibatkan dua perusahaan yang berbeda. Karena itu, sejauh ini kami lebih memilih untuk mendanai sendiri 100% pembangunan Lamong Bay,” tukasnya.
Bila sesuai rencana, kata Iwan, Lamong Bay Terminal baru akan dapat beroperasi pada tahun 2011. “Itu pun boleh dibilang belum 100% selesai tahap pembangunannya. Baru sekitar 2/3nya,” jelasnya.
Dengan mulai dioperasikannya Lamong Bay Terminal pada saat 2/3 tahap pembangunan selesai, ungkapnya, PT Pelindo III berharap provit telah dapat didapat dari kinerja yang telah berjalan. “Jadi sembari beroperasi, keuntungan dari sana bisa untuk membantu pendanaan tahap akhir,” tambahnya.a5
hermawan July 10th, 2009, 03:06 AM Problem PMK merupakan sesuatu yang serius. Pemkot harus cepat tangani ini.
Ebek21 July 12th, 2009, 05:21 AM Mulai Tender Monorel
Target Tuntas 2010
SURABAYA - Mimpi warga Surabaya untuk memiliki sarana transportasi masal yang nyaman dan tepat waktu segera menjadi kenyataan. Sebab, pembuatan detail engineering design (DED) sudah selesai. Kini Departemen Pekerjaan Umum (PU) menenderkan pengembangan monorel dengan anggaran USD 11,5 juta atau Rp 116,15 miliar jika diasumsikan kurs USD 1 sebesar Rp 10.100. Rencananya, proyek pengurai kemacetan tersebut bisa direalisasikan pada 2010.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, monorel diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kemacetan di Surabaya. Sebagai kota metropolis, Surabaya setiap hari didatangi ribuan orang dari luar kota. Mereka menggunakan kendaraan sendiri. ''Surabaya tambah penuh. Penambahan ruas jalan sulit dilakukan karena terkendala pembebasan tanah. Satu-satunya jalan ya mass transportation,'' terang dia.
Monorel terdiri atas tiga armada yang melintas setiap jam. Penumpang yang dapat dingkut per hari sekitar 40 ribu orang.
Risma menjelaskan, monorel akan menghubungkan Mojokerto-Sidoarjo-Surabaya-Lamongan. Jalur monorel di dalam kota, yaitu Waru hingga Pasar Turi, dilakukan dengan konsep elevated (layang) di atas rel kereta api yang saat ini ada. Sementara itu, track luar kota, yaitu Mojokerto-Sidoarjo-Kandangan (Surabaya)-Lamongan menggunakan lintasan kereta yang sudah ada. Secara keseluruhan, rute monorel adalah 152 km.
Pembangunan lintasan monorel dibagi dua tahap. Pertama, lintasan Kandangan-Sidoarjo 42 km. Kedua, Lamongan-Kandangan, Wonokromo-Tarik- Mojokerto, Waru-Juanda, Sidoarjo-Porong sejauh 110 km.
Risma mengemukakan, monorel masih membutuhkan angkutan jenis lain yang lebih kecil untuk membawa penumpang ke tempat tujuan. Karena itu, pemkot akan mengembangkan antarmoda atau terminal pergantian antarjenis transportasi di beberapa tempat. Stasiun-stasiun kunci tersebut adalah Pasar Turi, Gubeng, Wonokromo, dan Waru.
Dari stasiun kunci itu, pemkot menyediakan angkutan kota dan bus umum. Maka, akan dibangun pula halte-halte bus dan angkutan umum yang terintergrasi dengan stasiun monorel. Tak ketinggalan, fasilitas parkir motor dan mobil untuk penumpang monorel yang menitipkan kendaraan.
''Kalau monorel sudah terealisasi, saya optimistis bahwa masyarakat Surabaya akan beralih menggunakan transportasi masal ini,'' ujar Risma.
Menurut dia, dengan adanya monorel, pengguna jalan tidak perlu bermacet-macet di jalan. Monorel juga dapat membawa penumpang ke tempat tujuan tanpa takut lecek, berkeringat, dan terlambat. Sebab, monorel memiliki fasilitas AC dan time schedule yang akurat.
Taken from Jawapos, Jul 12, 2009
Ebek21 July 12th, 2009, 05:25 AM Taman Buah Undaan Tuntas
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/79901large.jpg
SURABAYA - Proyek taman buah Undaan akhirnya selesai digarap. Akhir Juli, taman bekas SPBU itu siap diresmikan. "Sekarang taman sudah tuntas, listrik juga telah terpasang," ujar Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum DKP M. Aminuddin.
Menurut pejabat asal Palangkaraya itu, sebenarnya pembangunan taman buah Undaan tuntas sebulan lalu. Tapi, pihaknya belum bisa mengoperasikan karena PLN tak kunjung menyiapkan aliran listrik. Padahal, taman tersebut membutuhkan suplai listrik 20.000 watt. "Memang, PLN mempunyai policy ketat untuk pemasangan instalasi baru," ujar dia.
Sumber listrik terbesar, menurut Aminuddin, diperlukan untuk menyalakan pompa air mancur. Maklum, salah satu primadona taman tersebut ialah air mancur yang bisa menyembur tinggi dan di-setting menyala bergantian. Ketinggian air mancur di taman itu bisa mencapai 7 meter. "Nah, kalau air mancur menyala dan dilihat sore hari, sekilas seperti ada pelangi," papar dia.
Selain menghidupkan pompa air, listrik diperlukan untuk menyalakan 15 lampu taman dan PJU (penerangan jalan umum) di sekitar lokasi. Taman di ujung Jalan Undaan itu memang didesain layaknya kebun buah. Hal tersebut terlihat dari bangku yang berbentuk buah-buahan. Ada yang mirip pisang, pepaya, dan belimbing.
Taken from Jawapos, Jul 12, 2009
Hadi July 12th, 2009, 10:11 AM Mulai Tender Monorel
Target Tuntas 2010
SURABAYA - Mimpi warga Surabaya untuk memiliki sarana transportasi masal yang nyaman dan tepat waktu segera menjadi kenyataan. Sebab, pembuatan detail engineering design (DED) sudah selesai. Kini Departemen Pekerjaan Umum (PU) menenderkan pengembangan monorel dengan anggaran USD 11,5 juta atau Rp 116,15 miliar jika diasumsikan kurs USD 1 sebesar Rp 10.100. Rencananya, proyek pengurai kemacetan tersebut bisa direalisasikan pada 2010.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, monorel diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kemacetan di Surabaya. Sebagai kota metropolis, Surabaya setiap hari didatangi ribuan orang dari luar kota. Mereka menggunakan kendaraan sendiri. ''Surabaya tambah penuh. Penambahan ruas jalan sulit dilakukan karena terkendala pembebasan tanah. Satu-satunya jalan ya mass transportation,'' terang dia.
Monorel terdiri atas tiga armada yang melintas setiap jam. Penumpang yang dapat dingkut per hari sekitar 40 ribu orang.
Risma menjelaskan, monorel akan menghubungkan Mojokerto-Sidoarjo-Surabaya-Lamongan. Jalur monorel di dalam kota, yaitu Waru hingga Pasar Turi, dilakukan dengan konsep elevated (layang) di atas rel kereta api yang saat ini ada. Sementara itu, track luar kota, yaitu Mojokerto-Sidoarjo-Kandangan (Surabaya)-Lamongan menggunakan lintasan kereta yang sudah ada. Secara keseluruhan, rute monorel adalah 152 km.
Pembangunan lintasan monorel dibagi dua tahap. Pertama, lintasan Kandangan-Sidoarjo 42 km. Kedua, Lamongan-Kandangan, Wonokromo-Tarik- Mojokerto, Waru-Juanda, Sidoarjo-Porong sejauh 110 km.
Risma mengemukakan, monorel masih membutuhkan angkutan jenis lain yang lebih kecil untuk membawa penumpang ke tempat tujuan. Karena itu, pemkot akan mengembangkan antarmoda atau terminal pergantian antarjenis transportasi di beberapa tempat. Stasiun-stasiun kunci tersebut adalah Pasar Turi, Gubeng, Wonokromo, dan Waru.
Dari stasiun kunci itu, pemkot menyediakan angkutan kota dan bus umum. Maka, akan dibangun pula halte-halte bus dan angkutan umum yang terintergrasi dengan stasiun monorel. Tak ketinggalan, fasilitas parkir motor dan mobil untuk penumpang monorel yang menitipkan kendaraan.
''Kalau monorel sudah terealisasi, saya optimistis bahwa masyarakat Surabaya akan beralih menggunakan transportasi masal ini,'' ujar Risma.
Menurut dia, dengan adanya monorel, pengguna jalan tidak perlu bermacet-macet di jalan. Monorel juga dapat membawa penumpang ke tempat tujuan tanpa takut lecek, berkeringat, dan terlambat. Sebab, monorel memiliki fasilitas AC dan time schedule yang akurat.
Taken from Jawapos, Jul 12, 2009
Good for surabaya.... Go bu risma....
archiholic July 12th, 2009, 01:52 PM Mulai Tender Monorel
Target Tuntas 2010
SURABAYA - Mimpi warga Surabaya untuk memiliki sarana transportasi masal yang nyaman dan tepat waktu segera menjadi kenyataan. Sebab, pembuatan detail engineering design (DED) sudah selesai. Kini Departemen Pekerjaan Umum (PU) menenderkan pengembangan monorel dengan anggaran USD 11,5 juta atau Rp 116,15 miliar jika diasumsikan kurs USD 1 sebesar Rp 10.100. Rencananya, proyek pengurai kemacetan tersebut bisa direalisasikan pada 2010.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, monorel diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kemacetan di Surabaya. Sebagai kota metropolis, Surabaya setiap hari didatangi ribuan orang dari luar kota. Mereka menggunakan kendaraan sendiri. ''Surabaya tambah penuh. Penambahan ruas jalan sulit dilakukan karena terkendala pembebasan tanah. Satu-satunya jalan ya mass transportation,'' terang dia.
Monorel terdiri atas tiga armada yang melintas setiap jam. Penumpang yang dapat dingkut per hari sekitar 40 ribu orang.
Risma menjelaskan, monorel akan menghubungkan Mojokerto-Sidoarjo-Surabaya-Lamongan. Jalur monorel di dalam kota, yaitu Waru hingga Pasar Turi, dilakukan dengan konsep elevated (layang) di atas rel kereta api yang saat ini ada. Sementara itu, track luar kota, yaitu Mojokerto-Sidoarjo-Kandangan (Surabaya)-Lamongan menggunakan lintasan kereta yang sudah ada. Secara keseluruhan, rute monorel adalah 152 km.
Pembangunan lintasan monorel dibagi dua tahap. Pertama, lintasan Kandangan-Sidoarjo 42 km. Kedua, Lamongan-Kandangan, Wonokromo-Tarik- Mojokerto, Waru-Juanda, Sidoarjo-Porong sejauh 110 km.
Risma mengemukakan, monorel masih membutuhkan angkutan jenis lain yang lebih kecil untuk membawa penumpang ke tempat tujuan. Karena itu, pemkot akan mengembangkan antarmoda atau terminal pergantian antarjenis transportasi di beberapa tempat. Stasiun-stasiun kunci tersebut adalah Pasar Turi, Gubeng, Wonokromo, dan Waru.
Dari stasiun kunci itu, pemkot menyediakan angkutan kota dan bus umum. Maka, akan dibangun pula halte-halte bus dan angkutan umum yang terintergrasi dengan stasiun monorel. Tak ketinggalan, fasilitas parkir motor dan mobil untuk penumpang monorel yang menitipkan kendaraan.
''Kalau monorel sudah terealisasi, saya optimistis bahwa masyarakat Surabaya akan beralih menggunakan transportasi masal ini,'' ujar Risma.
Menurut dia, dengan adanya monorel, pengguna jalan tidak perlu bermacet-macet di jalan. Monorel juga dapat membawa penumpang ke tempat tujuan tanpa takut lecek, berkeringat, dan terlambat. Sebab, monorel memiliki fasilitas AC dan time schedule yang akurat.
Taken from Jawapos, Jul 12, 2009
Bagian yang ditebalkan membuat saya bingung. Mohon pencerahannya, setahu saya yang namanya monorail itu KA yang melintas di atas rel tunggal/mono, di artikel di atas ditulis untuk trek luar kota memakai rel yang sudah ada, lah memang di dsana sudah ada trek monorailnya? setahu saya cuma ada rel buat KA biasa deh, atau pengertian monorail tidak sesempit yang saya tahu ?
Atau mungkin yang diluar kota pakai kereta biasa, yang di dalam kota yang pakai monorail, jadi begitu masuk Surabaya ganti kereta gitu? kalau iya kok malah jadi ribet harus beberapa kali ganti moda transportasi gitu.
jadi binun....
hermawan July 12th, 2009, 02:54 PM ^^Dengan route sejauh 152 km hanya Rp. 116,15 M?
archiholic July 12th, 2009, 03:09 PM ^^Dengan route sejauh 152 km hanya Rp. 116,15 M?
Makanya itu, sepertinya bukan monorail seperti yang kita bayangkan, la wong rel yang luar kota aja pakai rel yang sudah ada kok, jadi panteslah kalau dananya "cuma" segitu :lol:
Tapi apapun dan bagaimanapun bentuknya yang namanya MRT mendesak untuk segera direalisasikan di Surabaya, jangan nunggu sampai kondisi lalu lintasnya semakin kronis
Ebek21 July 12th, 2009, 03:55 PM Mungkin pembangunannya dibagi dalam beberapa tahap. Apapun bentuknya dan namanya, yang penting semoga cepat diwujudkan, terutama yg dalam kota, agar masalah transportasi massal di kota ini tidak berlarut2 tanpa penyelesaian. Yang penting ada tindakan nyata, jangan omong doang di media atau malah jadi seperti di Jkt yg nggak beres2.
Balaputradewa July 12th, 2009, 06:00 PM Jembatan Suramadu - versi Balaputradewa :)
http://img300.imageshack.us/img300/7118/suramadu.jpg (http://img300.imageshack.us/i/suramadu.jpg/)
http://img35.imageshack.us/img35/5126/suramadu2.jpg (http://img35.imageshack.us/i/suramadu2.jpg/)
http://img140.imageshack.us/img140/1766/suramadu3.jpg (http://img140.imageshack.us/i/suramadu3.jpg/)
viewnya :okay: konsep Gerbangkertosusilo bener2 bakal terwujud dengan adanya jembatan ini.. ^^
Ebek21 July 13th, 2009, 07:47 AM ^^ Thanks untuk picturenya, Balaputradewa !!
Ini ada berita mengenai box culvert dan pedestrian walk project di Jl. Rajawali. Berarti rencana Pemkot untuk membangun pedestrian di Jl. Rajawali memang benar2 diwujudkan. Tapi kenapa kok yg disebutkan dipasang box culvert hanya 100 m ya ? Bukannya Jl. Rajawali panjangnya kurang lebih 1 km ? Lalu yg dipasang apakah satu sisi atau dua sisi ? Kalau satu sisi, sisi yg mana ? Moga2 sisi yg Hotel Ibis dan Gedung PTPN. Barangkali ada yg sempat ambil foto, bisa dipost disini. Menarik sekali proyek pedestrian sudah merambah wilayah kota lama di Surabaya Utara.
Box Culvert Bikin Macet
SURABAYA - Pembangunan box culvert di Jl Rajawali dan Jl Raya Darmo bikin macet. Kemacetan ini sering dipicu material bongkaran saluran untuk pemasangan box culvert yang diletakkan di tepi jalan tersebut. Khusus di Jl. Rajawali diletakkan di depan SPBU Rajawali, sedangkan di Jl Raya Darmo di depan BCA Darmo. Kemacetan terjadi saat pagi dan sore ketika jam berangakat dan pulang kerja. Kemacetan panjang terjadi pada, Senin (13/7) pagi tadi, apalagi bersamaan dengan awal masuk sekolah.
Tepi Jl Rajawali yang dipasang box culvert adalah sepanjang kurang lebih 100 meter, tapi kemacetan bisa terjadi lebih dari itu. Penyebabnya adalah kendaraan yang melintas sudah tidak bisa lagi menggunakan lajur kiri.
Lajur tersebut sudah penuh tumpukan box culvert dan material bongkaran saluran air. Tumpukan material dan tanah galian juga mendominasi sisi kiri jalan. Belum lagi adanya sebuah back hoe (bego) berukuran sedang yang sedang menjalankan tugasnya.
Hal serupa terjadi di Jl Raya Darmo depan BCA. Luberan tumpukan material bongkaran saluran menjorok ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sana. Kondisi seperti itu sudah berlangsung sekitar 2 minggu.
Kepala Dinas BU Bina Marga Pemkot Ir Sri Mulyono mengatakan, pihaknya sudah menegur kontraktor agar tidak sembarangan menaruh material bongkaran saluran air, namun masih belum digubrisnya. “Sudah saya tegur sejak seminggu lalu, ternyata kontraktornya cuek,” ujarnya.
Karenanya dia akan mengirim surat kali kedua. Sebab, anak sekolah sudah mulai masuk lagi setelah libur panjang. “Kalau nggak mau nurut ya kita tegur lagi sampai ada solusinya,” katanya.
Taken from Surabaya Post, Jul 13, 2009
Hadi July 13th, 2009, 04:11 PM ^^ Thanks untuk picturenya, Balaputradewa !!
Ini ada berita mengenai box culvert dan pedestrian walk project di Jl. Rajawali. Berarti rencana Pemkot untuk membangun pedestrian di Jl. Rajawali memang benar2 diwujudkan. Tapi kenapa kok yg disebutkan dipasang box culvert hanya 100 m ya ? Bukannya Jl. Rajawali panjangnya kurang lebih 1 km ? Lalu yg dipasang apakah satu sisi atau dua sisi ? Kalau satu sisi, sisi yg mana ? Moga2 sisi yg Hotel Ibis dan Gedung PTPN. Barangkali ada yg sempat ambil foto, bisa dipost disini. Menarik sekali proyek pedestrian sudah merambah wilayah kota lama di Surabaya Utara.
Box Culvert Bikin Macet
SURABAYA - Pembangunan box culvert di Jl Rajawali dan Jl Raya Darmo bikin macet. Kemacetan ini sering dipicu material bongkaran saluran untuk pemasangan box culvert yang diletakkan di tepi jalan tersebut. Khusus di Jl. Rajawali diletakkan di depan SPBU Rajawali, sedangkan di Jl Raya Darmo di depan BCA Darmo. Kemacetan terjadi saat pagi dan sore ketika jam berangakat dan pulang kerja. Kemacetan panjang terjadi pada, Senin (13/7) pagi tadi, apalagi bersamaan dengan awal masuk sekolah.
Tepi Jl Rajawali yang dipasang box culvert adalah sepanjang kurang lebih 100 meter, tapi kemacetan bisa terjadi lebih dari itu. Penyebabnya adalah kendaraan yang melintas sudah tidak bisa lagi menggunakan lajur kiri.
Lajur tersebut sudah penuh tumpukan box culvert dan material bongkaran saluran air. Tumpukan material dan tanah galian juga mendominasi sisi kiri jalan. Belum lagi adanya sebuah back hoe (bego) berukuran sedang yang sedang menjalankan tugasnya.
Hal serupa terjadi di Jl Raya Darmo depan BCA. Luberan tumpukan material bongkaran saluran menjorok ke badan jalan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sana. Kondisi seperti itu sudah berlangsung sekitar 2 minggu.
Kepala Dinas BU Bina Marga Pemkot Ir Sri Mulyono mengatakan, pihaknya sudah menegur kontraktor agar tidak sembarangan menaruh material bongkaran saluran air, namun masih belum digubrisnya. “Sudah saya tegur sejak seminggu lalu, ternyata kontraktornya cuek,” ujarnya.
Karenanya dia akan mengirim surat kali kedua. Sebab, anak sekolah sudah mulai masuk lagi setelah libur panjang. “Kalau nggak mau nurut ya kita tegur lagi sampai ada solusinya,” katanya.
Taken from Surabaya Post, Jul 13, 2009
saya tadi ke jalan Rajawali, ada pembangunan pendestrian kok. begitu juga Jl pemuda, dan Jl Ry Darmo, sayang lupa bawa camera.,.. next time aja.
AceN July 14th, 2009, 06:08 AM Pekerjaan Umum (PU) menenderkan pengembangan monorel dengan anggaran USD 11,5 juta atau Rp 116,15 miliar jika diasumsikan kurs USD 1 sebesar Rp 10.100.
Lha..murah banget :?:?
Hadi July 14th, 2009, 03:04 PM AS jajaki proyek kereta api
Peran swasta diprediksi semakin meningkat
JAKARTA: Pemerintah Amerika Serikat menjajaki peluang keterlibatan negara itu dalam program revitalisasi perkeretaapian nasional yang membutuhkan dana sekitar Rp200 triliun dalam kurun waktu 2010-2020.
Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Tundjung Inderawan mengungkapkan Duta Besar AS Cameron Hume mengundang dirinya untuk membahas program-program yang akan dijalankan selama pembenahan kembali operasional kereta api (KA).
"Saya tidak tahu dalam rangka apa, sekarang [kemarin] Dubes AS minta bicara tentang revitalisasi perkeretaapaian," katanya kemarin.
Namun, Tundjung menuturkan kemungkinan pembahasan itu terkait dengan peran swasta yang diperkirakan semakin meningkat seiring dengan program revitalisasi yang dilakukan oleh pemerintah.
"Mungkin mereka [Dubes AS] mau membicarakan peran swasta di sektor kereta api, kita lihat saja nanti. Kalau masalah pemberian insentif, wewenang itu ada pada Menteri Keuangan," ujarnya.
Tundjung memaparkan perusahaan asal AS, General Electric (GE) Transportation juga tetap akan memperkuat penetrasinya dalam pengadaan sarana lokomotif.
"Salah satu usulan pinjaman untuk proyek dari GE Transportation belum diproses, tetapi sekarang sudah masuk di blue book [memuat daftar rencana pinjaman atau hibah luar negeri dalam jangka menengah] Bappenas," ungkapnya.
Anggaran revitalisasi perkeretaapian (triliun Rp)
Proyek 2008 2009 2010
Perkeretaapian Sumatra 0,7 1,3 1,2
Komuter Jabodetabek 1,2 2,2 2,4
Perkeretaapian Jawa 2,7 3,6 3,9
Total anggaran 4,6 7,1 7,5
Realisasi 3,4 3,7* -
Sumber : Dephub
Ket : *) Sampai Maret
CEO GE Transportation Lorenzo Simonelli pada minggu ini dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman dengan PT Kereta Api terkait dengan pembelian 20 unit lokomotif senilai US$40 juta, suku cadang, dan penyewaan 100 unit lokomotif baru.
Kontribusi swasta
Tim Teknis Revitalisasi Perkeretaapian Nasional memperkirakan kontribusi swasta pada program pembenahan kembali sektor kereta api mencapai 20% dari Rp200 triliun yang dibutuhkan.
Kebutuhan investasi peningkatan prasarana mencapai Rp140 triliun atau 70% dari kebutuhan, sedangkan pengadaan sarana sebesar Rp 40 triliun atau 20%. Adapun, kebutuhan perangkat lunak sistem informasi Rp20 triliun atau 10%.
Baru-baru ini, Pemerintah Prancis juga telah menyatakan komitmennya memberikan pinjaman pembiayaan untuk proyek pengembangan kereta api perkotaan atau komuter di Bandung senilai US$100 juta.
Berdasarkan rencana induk revitalisasi perkeretaapian, pengembangan KA komuter di Bandung meliputi elektrifikasi jalur Padalarang-Bandung sepanjang 14 km serta konstruksi rel ganda dan elektrifikasi lintas Bandung-Cicalengka sepanjang 27 km.
Selain KA komuter Bandung, Dephub merencanakan program pengembangan KA perkotaan di Surabaya. Proyek ini sudah ditawarkan ke sejumlah negara donor, tetapi hingga kini belum ada yang berminat.
Proyek KA komuter Surabaya sudah dimasukkan ke dalam revisi blue book Bappenas 2006-2009 dan ditawarkan ke sejumlah negara pendonor.
Program KA komuter Surabaya terdiri dari konstruksi jalur KA dan elektrifikasi lintas Kandangan-Sidoarjo serta pembangunan rel ganda dan elektrifikasi jalur Lamongan-Porong dan Mojokerto. (raydion@bisnis.co.id)
Kok membingungkan ya.... katanya sudah tender ini dibailang tak ada yang berminat, yang bener mana ya?????
Ebek21 July 16th, 2009, 04:42 AM Frontage Road Tahap Pertama Mulai Agustus
SURABAYA - Pembangunan frontage road (FR) tahap I, yakni sepanjang RSAL hingga Giant Hypermart, segera dimulai. Minggu ini, pemkot dan kontraktor bakal menyelesaikan pemeriksaan lapangan. Awal Agustus, pembangunan mulai dilaksanakan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono mengatakan, lelang pembangunan FR itu menggunakan sistem unit prize. Artinya, pemkot membayar volume material sejumlah yang dipakai dengan menggunakan hasil penawaran kontraktor. Pemilihan sistem unit prize itu terkait dengan kondisi lahan FR yang sebagian memiliki struktur lunak, seperti rawa-rawa, sehingga rawan ambles. Karena itu, diperlukan material terbaik.
Pria asal Solo tersebut mencontohkan kondisi lahan di depan RSAL. Di sana, kontraktor akan menggali tanah yang lembek dan mengeluarkannya. Setelah itu, lubang diuruk dengan campuran pasir dan kerikil agar padat. Pengurukan tersebut dilakukan secara bertahap setiap 50 sentimeter hingga batas ketebalan yang diinginkan.
Pada lahan yang relatif padat, pembangunan jauh lebih mudah. Lahan tinggal diuruk dan dipadatkan dengan alat berat. Selanjutnya, DBMP melakukan open traffic atau pembukaan jalan. Tujuannya mempercepat pemadatan urukan melalui aktivitas lalu lintas yang terjadi di atasnya. Open traffic itu dilakukan hingga akhir 2009. Pengaspalan akan dikerjakan pada awal 2010. Sri Mul menjelaskan, pemkot juga akan membuat saluran air bawah tanah di sisi timur FR. Saluran tersebut menggunakan beton pracetak atau lazim disebut box culvert dengan lebar dua meter. Di atasnya akan dibangun pedestrian crosswalk selebar 3,5 meter.
Meski demikian, Sri Mul mengatakan bahwa pembangunan FR tahap I menunggu tuntasnya pembongkaran bekas bangunan milik warga. Saat ini, warga memang sedang membongkar sendiri bangunannya. Pemkot memberikan batas waktu hingga akhir minggu ini untuk menyelesaikan pembongkaran itu.
''Kita harus jaga situasi kondusif di lapangan. Kalau mereka bongkar sendiri, kan bekas material masih bisa dipilihi. Kalau pakai alat berat, bubar wis. Hancur lebur," ungkap dia. Setelah pembongkaran bangunan rampung, Sri Mul menargetkan FR dapat mulai dikerjakan pada awal Agustus.
Pemkot menganggarkan Rp 14,5 M untuk proyek FR melalui APBD 2009. Anggaran sebesar itu terdiri atas Rp 11 M untuk pembuatan box culvert dan Rp 3,5 M untuk pembangunan fisik jalan.
Taken from Jawapos, Jul 15, 2009
farish el-nino July 16th, 2009, 09:49 AM kolom ma plat lantai lj meritus pake teknik precast ga ya??
makasi ^^
MinImaX July 16th, 2009, 11:11 AM Kali ini update Surabaya Timur, tanpa foto:
- Mal Galaxy 1 facade is being renovated.
- Graha Sampoerna and BBCA have reached 3rd floor.
Sekilas melihat konstruksinya, kemungkinan gedung Graha Sampoerna tidak terlalu tinggi sampai 20 lantai dan tidak luas, kira2 seperti rendering yang pernah dipost di sini. Begitu juga BBCA.
Saya ada foto Graha Sampoerna tapi tidak terlalu bagus dan tidak layak posting :D.
Waktu foto BBCA salah pencet tombol :D.
Update lainnya:
- Tiga kompleks ruko di Pakuwon City:
* Patoz ada 2 blok ruko yang sudah selesai dibangun. Belum tampak tanda2 kelanjutan pembangunan Pakuwon Power Center.
* San Diego Mainstreet sudah selesai dibangun.
* Park Way sedang dibangun.
- East Coast Residence hanya bisa dilihat dari jauh, tidak begitu terlihat banyak perubahan dari update foto terakhir.
- Aston Cosmopolis terlihat sudah selesai, tidak terlalu menonjol dilihat dari jalan AR Hakim. Sempat missed waktu ke arah ITS, waktu balik ke arah kota baru kelihatan.
- Dari parkiran GM 2 terlihat ada 2 crane, kemungkinan ada pembangunan di sekitar Unair kampus C, saya tidak lewat sana.
MinImaX July 16th, 2009, 11:35 AM Update Surabaya Selatan, beberapa minggu yang lalu High Point Apartments juga sudah lantai 3.
Hadi July 16th, 2009, 05:28 PM Jumat, 03/07/2009
Prancis biayai KA komuter Bandung
Pemda diminta ikut sediakan dana
* Cetak
JAKARTA: Pemerintah Prancis akan memberikan pinjaman pembiayaan untuk proyek pengembangan kereta api perkotaan (komuter) di Bandung, Jawa Barat, senilai US$100 juta.
Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Nugroho Indrio mengatakan Prancis telah memberikan respons positif atas tawaran pinjaman untuk proyek kereta api (KA) komuter Bandung dari Indonesia.
"Sejauh ini pembahasan mengenai pinjaman pembiayaan proyek KA ini sudah serius, bahkan kedua negara sangat intensif berkomunikasi, termasuk melalui surat. Proyek ini akan dibiayai dengan dana pinjaman dari Pemerintah Prancis," katanya kemarin.
Menurut Nugroho, pembahasan soal pinjaman dari Prancis untuk proyek KA perkotaan Bandung itu sudah lebih maju dibandingkan dengan rencana pembangunan proyek perkeretaapian yang juga ditawarkan kepada sejumlah negara donor.
Namun, dia belum bisa memastikan kapan pengerjaan proyek itu bisa dimulai. "Kendati tahapan pembicaraan sudah cukup maju, tetapi kami belum bisa pastikan apakah bisa dimulai tahun ini atau belum," tutur Nugroho.
Berdasarkan rencana induk revitalisasi perkeretaapian, program pengembangan KA perkotaan Bandung meliputi elektrifikasi jalur Padalarang-Bandung sepanjang 14 km serta konstruksi rel ganda (double track) dan elektrifikasi lintas Bandung-Cicalengka sepanjang 27 km.
Bandung termasuk salah satu dari tiga kota besar selain Surabaya dan Jakarta yang dinilai membutuhkan dukungan transportasi massal yang andal dalam menghadapi pertumbuhan perekonomian setempat.
Adapun, proyek KA komuter dirancang untuk mewujudkan transportasi perkotaan dengan menggunakan moda kereta api, sekaligus sebagai respons atas tingginya pertumbuhan permintaan angkutan perkotaan berskala massal.
Nugroho mengatakan kesepakatan pinjaman untuk proyek KA komuter Bandung diharapkan bisa segera ditandatangani oleh Prancis dan Indonesia karena sangat dibutuhkan.
KA komuter Bandung termasuk salah satu proyek yang dirancang melalui program revitalisasi perkeretaapian oleh Dephub. Program revitalisasi perkeretaapian yang berlangsung sejak 2008 memerlukan dana sebesar Rp19,3 triliun.
Dirjen Perkeretaapian Dephub Tunjung Inderawan pernah mengungkapkan anggaran revitalisasi perkeretaapian hingga Maret 2009 terserap sebesar Rp3,69 triliun dari total Rp7,15 triliun yang dialokasikan pada tahun ini.
Pada 2008, anggaran revitalisasi perkeretaapian mencapai Rp4,65 triliun dengan realisasi sekitar 73,64% atau Rp3,43 triliun, sedangkan pada 2010 akan diajukan Rp7,56 triliun.
Libatkan Pemda
Nugroho menjelaskan selain dibiayai melalui pinjaman luar negeri, pemerintah daerah diharapkan berkomitmen untuk ikut menyediakan anggaran pengembangan KA komuter Bandung.
Menurut dia, keterlibatan pemerintah daerah dalam pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian sangat penting karena UU Perkeretaapian No.23/ 2007 mengamanatkan hal itu.
Selain KA komuter Bandung, Dephub merencanakan program pengembangan KA perkotaan di Surabaya. Proyek ini sudah ditawarkan ke sejumlah negara donor, tetapi hingga kini belum ada yang berminat.
Proyek KA komuter Surabaya sudah dimasukkan ke dalam revisi blue book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) 2006-2009 dan ditawarkan ke sejumlah negara pendonor. Blue book memuat daftar rencana pinjaman atau hibah luar negeri jangka menengah.
Program KA komuter Surabaya terdiri dari empat proyek, yakni konstruksi jalur KA dan elektrifikasi lintas Kandangan-Sidoarjo serta pembangunan rel ganda dan elektrifikasi jalur Lamongan-Porong dan Mojokerto.
Dua program lainnya berupa pembangunan rel ganda dan elektrifisikasi dari Waru menuju Bandara Juanda, Surabaya, dan konstruksi jalur KA dai Tarik menuju Sidoarjo. "Sejauh ini belum ada negara donor yang berminat," ungkap Nugroho.
Pemerintah berharap Prancis juga akan memberikan pinjaman untuk proyek pengembangan KA komuter di Surabaya setelah load agreement proyak KA perkotaan Bandung selesai.
Selama ini, negara yang menjadi pendonor bagi proyek perkeretaapian di Indonesia adalah Jepang, Jerman, Belanda, dan Prancis. (tularji@bisnis.co.id)
Hadi July 16th, 2009, 06:18 PM [QUOTE=Hadi;24079606]http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.de54f8f436.jpg
Keterangan:
1.MONKASEL
2. Patung Sura Dan Baya
http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=168&i=kalimas1surabayauo1.jpg) http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.1a845c60bd.jpg
3. SKATE PARK
http://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.eebb67071a.jpg
Up date proyek ini bagaimana ya?
teddybear July 17th, 2009, 08:03 PM Sekilas melihat konstruksinya, kemungkinan gedung Graha Sampoerna tidak terlalu tinggi sampai 20 lantai dan tidak luas, kira2 seperti rendering yang pernah dipost di sini. Begitu juga BBCA.
Saya ada foto Graha Sampoerna tapi tidak terlalu bagus dan tidak layak posting
Bukannya rendering Graha Sampoerna udah di post disini. Apa ada perbedaan, Minimax?
Dan apakah kamu punya rendering gedung BCA? Kalo ada bisa di post, makasih.
Ebek21 July 18th, 2009, 04:45 AM Tahap Pertama Tuntas Akhir 2009
BANGUNAN eks bioskop Mitra 21 bakal dibongkar mulai hari ini (18/7). Selanjutnya, di lokasi tersebut, akan dibangun gedung kesenian senilai Rp 6,2 miliar yang ditargetkan tuntas Desember.
''Proyek kan sudah melalui lelang dan sudah ada pemenangnya. Maka, gedung eks Mitra 21 harus dihapus dulu dari aset pemkot,'' kata Kepala Bagian Perlengkapan Surabaya Noer Oemijati. Dia mengatakan, pembangunan gedung kesenian di bekas gedung bioskop Mitra 21 itu sangat mendesak. Selain sudah ada pemenang lelang, target penyelesaian proyek tersebut sangat singkat. ''Tahun ini harus selesai. Paling tidak, Desember 2009,'' tegasnya.
Karena itu, dengan waktu mepet, pembongkaran gedung Mitra akan dilakukan hari ini atau paling lambat Minggu besok (19/7). ''Dibongkar satu-dua hari ini,'' ucap Noer kemarin.
Dia mengatakan, setelah dibongkar, bekas bangunan akan dilelang. ''Dihitung dulu nilai ekonomisnya. Baru kemudian dilelang di kantor lelang negara,'' paparnya.
Sementara itu, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menyebutkan bahwa pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yang digarap oleh PT Citra Mandiri Cipta harus selesai tahun ini.
''Pembangunannya dari struktur sampai atap. Belum termasuk finishing. Finishing nanti di tahap kedua,'' kata Kabid Pengawasan DCKTR Hariyanto. Menurut dia, gedung kesenian baru yang akan dibangun di eks lahan gedung Mitra 21 itu memiliki tiga lantai. Sesuai rencana, gedung baru yang akan jadi pusat kesenian tersebut dilengkapi perpustakaan, galeri, dan pentas teater. ''Kami menunggu dibongkar dulu. Baru dibangun fisiknya,'' tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Wiwiek Widayati memastikan bahwa gedung Mitra 21 bukan cagar budaya. Ucapan Wiwiek itu dilontarkan untuk menepis kabar bahwa gedung Mitra merupakan warisan yang tak boleh dipugar.
''Hanya, gedung itu berada di wilayah atau kawasan cagar budaya. Sebab, letaknya di sebelah gedung Balai Pemuda yang termasuk cagar budaya kategori A,'' ujarnya.
Karena berada di kawasan cagar budaya, bentuk bangunan gedung kesenian baru itu harus mengacu pada gedung Balai Pemuda. ''Jadi, bentuknya harus terintegrasikan,'' jelas pejabat yang tengah hamil itu.
Untuk mendirikan bangunan kesenian, lanjut Wiwiek, timnya tak hanya diisi oleh arsitek atau ahli bangunan. Pembangunan tersebut juga melibatkan beberapa tokoh budaya.
Taken from Jawapos, Jul 18, 2009
Hadi July 18th, 2009, 07:18 AM From www.radarsby.com
http://i35.tinypic.com/ml6ypf.jpg
up datenya bagaimana??? anyone know???
Freezy89 July 20th, 2009, 09:24 AM ^^
Top deh!!:banana::banana::banana:
Sudah waktunya wisata pantai di sby lebih dikembangkan lagi...
Tepatnya kira2 di kenjeran bagian mana ya???????
pecinta_surabaya July 23rd, 2009, 06:01 PM Update Proyek Revitalisasi Lapangan THOR Surabaya
http://img36.imageshack.us/img36/299/11277503.jpg
http://img36.imageshack.us/img36/444/51656503.jpg
http://img36.imageshack.us/img36/9291/60108700.jpg
http://img36.imageshack.us/img36/6976/82926404.jpg
http://img36.imageshack.us/img36/5257/15358746.jpg
pecinta_surabaya July 23rd, 2009, 06:13 PM Tribun Lapangan yg katanya cagar budaya
http://img212.imageshack.us/img212/227/tribun1.jpg
http://img212.imageshack.us/img212/5328/tribun2.jpg
http://img212.imageshack.us/img212/8397/tribun3.jpg
http://img212.imageshack.us/img212/9374/tribun4.jpg
http://img212.imageshack.us/img212/6174/tribun5.jpg
pecinta_surabaya July 23rd, 2009, 06:37 PM Update Trillium
http://img41.imageshack.us/img41/4434/trilliump.jpg
pecinta_surabaya July 23rd, 2009, 06:39 PM Meritus Hotel
http://img41.imageshack.us/img41/5236/meritus.jpg
teddybear July 23rd, 2009, 06:43 PM thanks for the update, pecinta_surabaya!
wangweijie84 July 24th, 2009, 03:53 AM Thanks pecinta Surabaya, btw itu lapangan mau dibikin apa yah, gedung itu sudah lama ga kepake, kok mending dibikin apartment aja yah di daerah situ hehehe
pecinta_surabaya July 24th, 2009, 04:16 AM Tadinya kn lapangan itu masuk rencana Darmo apa gt yg ada renderingnya d thread ini,yg bnyk gedung berjajar itu..
Tapi krn pemerintah bilangnya CAGAR BUDAYA!! Jd ya cm direnovasi biasa..
Tetap jadi lapangan,tapi katanya standar internasional,khusunya lapangan atletik..
teddybear July 24th, 2009, 09:01 AM From iwe: this is the building in Rungkut posted by sbyctzn last time? Design nya rada aneh dan terletak di daerah yang rada semerawut. Tidaklah tinggi.
http://farm3.static.flickr.com/2450/3748464073_d1dd93b616_o.jpg
Freezy89 July 25th, 2009, 06:31 AM Taken from today`s Jawa Pos...
[ Sabtu, 25 Juli 2009 ]
Pelabuhan Teluk Lamong Mulai Digarap
SURABAYA - Lima tahun lagi, Pelabuhan Tanjung Perak diprediksi overload. Aktivitas bongkar muat tak mungkin lagi hanya mengandalkan pelabuhan tersebut. Solusinya? Membangun pelabuhan baru di Teluk Lamong.
Pemkot begitu yakin bahwa kota ini menyimpan potensi besar melalui transportasi laut. Dari sisi geografis, Surabaya berada di jalur strategis karena menjadi shortcut jalur pelayaran internasional. ''Pelabuhan Teluk Lamong bakal membuat jarak tempuh kapal dari Asia Timur, Eropa, bahkan Amerika, menjadi lebih dekat. Dari Samudera Pasifik, kapal dapat langsung memasuki perairan Indonesia dan berlabuh di Teluk Lamong,'' kata Kepala Bapekko Surabaya Tri Rismaharini.
Dengan letak yang begitu strategis dan didukung oleh kemauan kuat pemerintah, Risma yakin Pelabuhan Teluk Lamong bisa menjadi pesaing Singapura. Sebab, dari samudera lepas yang menghubungkan benua, kapal bisa langsung masuk ke Surabaya dan bersandar di Teluk Lamong. ''Sehingga, kapal tak harus menuju Singapura dulu. Coba cek di peta. Kan, jarak tempuhnya menjadi lebih pendek ke sini daripada ke Singapura,'' tegas wanita berjilbab itu.
Dia menjelaskan, selama ini, proses ekspor-impor kapal-kapal berukuran besar harus melalui prosedur tetap. Sebelum masuk ke Surabaya atau Indonesia, kapal berukuran besar harus mampir ke Singapura. Di negara itulah, proses bongkar muat dilakukan. Sebab, kedalaman laut Surabaya tidak memungkinkan kapal besar bisa langsung masuk. ''Barang-barang dari kapal besar dipindah ke kapal lebih kecil. Baru dibawa ke Surabaya. Begitu prosesnya,'' jelas Risma.
Begitu juga proses ekspor. Barang dari Surabaya harus terlebih dahulu diangkut ke Singapura. Setelah itu, barang dipindah ke kapal yang lebih besar. ''Akibatnya, barang-barang terbebani oleh pajak pelabuhan. Sehingga, harganya jadi lebih mahal. Daya saingnya juga berkurang,'' katanya.
Ketua Kadin Surabaya Jamhadi sepakat dengan Risma. Dia menyebutkan, letak Surabaya sangat menguntungkan. Dengan adanya pelabuhan tersebut, jalur perdagangan via laut bakal menempuh jarak yang lebih pendek. ''Tidak perlu lagi bersandar ke Singapura. Langsung ke Surabaya, Teluk Lamong. Pelabuhan baru itu akan siap melayani kapal berukuran besar sekalipun,'' katanya.
Jika Pelabuhan Teluk Lamong itu terealisasi, kata Jamhadi, pertumbuhan ekonomi di Surabaya dan sekitarnya akan meningkat. "Teluk Lamong bisa menjadi trigger," ungkap dia.
Jamhadi menyebutkan beberapa manfaat utama dari Pelabuhan Teluk Lamong. Di antaranya, kegiatan perdagangan berjalan lancar sehingga roda ekonomi bisa berputar cepat. Tidak hanya Surabaya yang mengalami pertumbuhan ekonomi. Pelabuhan-pelabuhan di sekitar Surabaya juga akan tumbuh. Sebab, jaringan dermaga antarkota dapat berjalan.
''Saat ini, transportasi melalui jalur darat sudah jenuh. Penambahan ruas jalan sulit dilakukan karena terkendala penbebasan lahan. Angkutan barang yang dapat dimaksimalkan ya melalui laut," terang dia.
Selain sebagai shortcut jalur transportasi, Teluk Lamong harus segera dibangun karena tingginya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak. Bahkan, lima tahun lagi, dermaga di pelabuhan yang menjadi ikon Surabaya itu diprediksi overload.
Saat ini, pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong yang lama tertunda mulai direalisasikan. PT Pelindo III mulai membuat akses masuk menuju calon pelabuhan internasional itu.
''Aksesnya memang belum 100 persen. Belum diaspal. Tapi, sudah mulai dipadatkan (tanahnya, Red),'' kata Corporate Secretary PT Pelindo III Hendri Handoko. Pembangunan akses itu dimulai di kawasan Surabaya Barat, tepatnya di kawasan Romokalisari.
Menurut dia, proyek Teluk Lamong ditarget selesai pada 2011. Dia membenarkan bahwa pelabuhan itu harus segera dibangun menyusul tingginya aktivitas Pelabuhan Tanjung Perak.
Untuk proyek tersebut, Pelindo sudah menyiapkan dana Rp 1,6 triliun. Pembangunan akan dibagi tiga tahap. Akses atau jalur darat akan dikerjakan terlebih dahulu. Namun, dia mengatakan tidak menargetken kapan pengerjaan tersebut selesai. Yang pasti, akses jalan yang akan dibangun lumayan panjang. Jaraknya mencapai 1,125 Kilometer. ''Kami akan mengupayakan segera diaspal,'' ujarnya.
Tahap kedua, pembangunan di jalur perairan. PT Pelindo kembali membuat akses mirip Jembatan Suramadu. Sebab, akses menuju pelabuhan cukup panjang. Hendri menyebutkan, jalan di atas laut yang akan dibangun berjarak hampir separo dari Jembatan Suramadu. ''Panjangnya 2,5 Kilometer,'' terangnya.
Baru setelah itu, tahap ketiga dilakukan. Yakni, membangun sandaran kapal, perkantoran, gudang, dermaga, hingga areal parkir. ''Karena itu, kami memasang target dua tahun selesai. Atau paling tidak, dalam tiga tahun lah,'' ucapnya.
Hendri menyebutkan, saat awal perencanaan pembangunan Pelabuhan Teluk Lamong, ekspektasinya memang tinggi. PT Pelindo dan pemerintah berharap pelabuhan baru itu akan menjadi pesaing Singapura. Sebab, kedalaman Teluk Lamong sangat memungkinkan. Hanya, lanjut Hendri, ekspektasi Teluk Lamong tersebut seketika buyar ketika PT Pelindo III menyurvei. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kedalaman laut yang bisa dioptimalkan melalui pengerukan.
''Saat ini, kedalaman Teluk Lamong adalah 9 LWS (low water spring),'' ucapnya. Hendri menyebutkan satuan ukur itu sama dengan ukuran meter. ''Yang dihitung adalah ukuran saat air laut surut,'' imbuhnya.
Dengan kedalaman tersebut, kapal besar tentu saja tidak bisa masuk ke perairan Surabaya. Sebab, untuk kapal ekspor-impor, panjangnya lebih dari 200 meter. Dalam dunia kelautan, kapal jenis itu disebut sebagai generasi ketiga. Kapal jenis tersebut banyak berlabuh di Singapura.
''Yang bisa sandar disini adalah generasi kedua. Panjangnya ya di bawah 200 meter. Maka, untuk bisa dimasuki kapal besar, kami harus melakukan pengerukan,'' ujarnya. (fid/uri/oni)
:banana2::banana2::banana2:
wangweijie84 July 25th, 2009, 09:22 AM Aga kurang ngerti, emang kalo kapal besar harus ada ketentuan kedalaman berapa meter baru boleh masuk di pelabuhan?
pecinta_surabaya July 25th, 2009, 02:18 PM ^^ takutnya "nyantol",,kn kapal besar otomatis bawaannya banyak plus berat,jd ya agak lebih "tenggelam" body kapalnya..
*mungkin Lhoo*
Ebek21 July 25th, 2009, 02:52 PM Aga kurang ngerti, emang kalo kapal besar harus ada ketentuan kedalaman berapa meter baru boleh masuk di pelabuhan?
Bukan begitu, lebih tepat, tiap kapal memiliki ketentuan berapa kedalaman air minimum agar kapal tersebut dapat berlayar dengan aman. Biasanya disebut dengan istilah draft atau draught. Kedalaman alur pelayaran dan kolam pelabuhan biasanya diukur dr LWS (Low Water Spring) yaitu kedalaman air pada saat surut purnama (surut yg paling rendah permukaan airnya). Kapal2 kontainer generasi ketiga (kapasitas angkut lebih dr 5000 TEU) membutuhkan minimum draft 13-14 m.
Lamong Bay sendiri dirancang memiliki kedalaman 15 m, yg mana cukup untuk disandari kapal kontainer generasi ketiga, tapi jelas tidak bisa disandari kapal2 kontainer generasi terbaru (kapasitas lebih dr 10000 TEU) yg membutuhkan kedalaman 18 m. Kecuali ada perubahan design dan dilakukan pengerukan (dredging) sampai 18 m. Yang dikeruk bukan hanya kolam pelabuhan saja, tapi juga alur pelayarannya. Dlm kasus pelabuhan Lamong Bay ini, yg dikeruk sepanjang puluhan kilometer (mulai dr mulut Selat Madura sampai kolam pelabuhan) dengan lebar minimal 250 m, biaya pengerukannya (capital dredging) sangat besar, belum lagi maintenance dredgingnya tiap tahun. Makanya pembangunan pelabuhan butuh biaya raksasa. Perubahan kedalaman sebesar 1 meter saja sudah menelan tambahan dana ratusan milyar.
wangweijie84 July 25th, 2009, 03:35 PM Wah masih ada kapal generasi terbaru ( 10000 TEU ), padahal pelabuhan teluk lamong dibuat untuk generasi ketiga ( >5000 TEU ), di negara pelabuhan yg sudah maju kayak Singapura ato Hong Kong mereka sudah ada kali yah buat kapal generasi terbaru?! kalo begini gimana Surabaya bisa nyaingin Singapura
Ebek21 July 25th, 2009, 03:52 PM Semua pelabuhan butuh pengerukan, pelabuhan Singapura pun terus menerus dikeruk untuk memperdalam alur pelayaran dan kolam pelabuhan, baik capital dredging maupun maintenance dredging.
Tanpa diadakan pengerukan, bukan hanya pelabuhan tersebut tidak bisa memfasilitasi kapal2 kargo yg ukurannya makin lama makin besar (karena makin besar kapastas kapal, makin murah shipping cost per TEU kontainer yg dimuat di kapal tsb), kapal2 yg semula bisa sandar pun bisa jadi tidak dapat bersandar lagi karena terus menerus terjadi pengendapan di dasar laut. Belum lagi kejadian2 konyol seperti pipa gas melintang di tengah2 alur pelayaran seperti pipa Kodeco di Selat Madura (pernah aku post di thread ini bulan lalu).
Yg menentukan kapal besar bisa sandar itu banyak faktor. Selain kedalaman alur pelayaran dan kolam pelabuhan, juga ketersediaan container crane yang memadai (baik dr ukuran maupun jumlahnya), juga apakah pelabuhan tersebut memiliki cargo yg cukup banyak untuk disinggahi kapal2 besar, juga kecepatan bongkar muat kapal dll.
Sudah mulai ada wacana membangun kapal kontainer super raksasa dengan kapasitas 20000 TEU, bisa dibayangkan draftnya pasti lebih dr 22 m. Saat ini belum ada pelabuhan yg punya kedalaman seperti itu (karena memang belum perlu), tapi jika memang mulai dibangun, pasti pelabuhan2 utama di dunia akan menambah kedalaman alur pelayaran dan kolam pelabuhan mereka untuk memfasilitasi kapal generasi terbaru ini.
Pembangunan Lamong Bay ini sudah terlambat sekali. Kapal kontainer generasi ketiga sudah mulai muncul sejak pertengahan tahun 1980an. Mestinya kita sudah membangun Lamong Bay ini sejak 20 tahun lalu.
wangweijie84 July 25th, 2009, 04:34 PM Masuk akal juga sih untuk itu juga kenapa biaya perawatan nya cukup mahal, gini gini Ebek21 tau darimana informasi nya yah?!
Freezy89 July 25th, 2009, 05:37 PM Om Ebek emang top banget!!!
Thanks buat infonya....
Hadi July 27th, 2009, 10:02 AM Keputran-Pandegiling Tembus Digandeng Underpass
Senin, 27 Juli 2009 | 7:50 WIB | Posts by: jps | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis
Surabaya - Surya-Pemkot Surabaya terus berbenah mengatasi kemacetan lalu lintas dalam kota. Salah satunya dengan membuka akses jalan timur barat mulai dari Kertajaya-Keputran-Pandegiling hingga Banyuurip.
Untuk ini, pemkot akan membuat jalan melintang di bawah Jl Darmo (underpass) yang menghubungkan Jl Keputran dengan Jl Pandegiling. Terkait rencana ini, pemkot akan membebaskan lahan, baik di sisi timur maupun barat Jl Keputran.
Kepala Bappeko Tri Rismaharini mengatakan, untuk sisi timur pembebasan lahan akan dimulai dari sisi timur Hotel Olimpic ke Pasar Keputran tembus ke Jembatan Ngagel. “Batasnya jembatan. Jadi, nanti dibuat lurus. Selama ini, jembatan itu kan bengkok, nanti lurus. Jadi, ada sebagian pasar yang dikepras,” terang Risma.
Untuk pembebasan lahan ini, pemkot sudah menganggarkan Rp 7 miliar dalam PAK APBD 2009. Pada 2010 nanti, pemkot juga akan membuat detailed enggineering design (DED) untuk proyek ini. “Ini perencanaannya sudah lama. Karenanya, sudah banyak bangunan yang mundur,” ujar Risma.
Menurut mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya ini, pembuatan underpass menguntungkan, karena tidak terlalu panjang seperti halnya fly over.
Dengan underpass, lalu lintas dari arah Kertajaya jika ingin menuju Surabaya barat bisa langsung masuk ke Jl Sulawesi kemudian masuk ke Jembatan Keputran, ke Pandegiling, dan langsung ke daerah Banyuurip. Dari sini pun sudah dilakukan perluasan jalan dengan membuat box culvert. Risma berharap pembukaan akses ini bisa menjadi solusi kemacetan di Jl Darmo, Urip Sumoharjo, dan jalan-jalan protokol lainnya.
Anggota Komisi C DPRD Surabaya Zaenab Maltufah mengaku mendukung upaya itu karena bisa memecah kemacetan dalam kota. “Saya rasa bagus seperti di Jakarta. Tapi, harus dipikirkan cara mengatur lalu lintasnya saat pembangunan, karena tentu akan menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Ya diaturlah waktu pembangunannya, terutama saat jam-jam tidak sibuk,” ujar Zaenab, Minggu (26/7).
Karena pembangunan ini akan menggusur lahan warga, Zaenab juga meminta pemkot tidak asal menggusur, melainkan juga memberikan solusi lahan lain yang bisa digunakan warga. “Selain ganti rugi yang layak dan sesuai, pemkot mungkin juga bisa memberi solusi lahan pengganti, karena saat ini mencari lahan di Surabaya kan sulit,” saran politisi PKB Gus Dur ini. uus
Hadi July 27th, 2009, 10:14 AM Sorry..... Just For Information
Vote for Indonesia in Miss Universe 2009 at http://www.missuniverse.com/members/contestants. Thx
Ebek21 July 27th, 2009, 02:55 PM Pemkot Bangun Taman Mundu
SURABAYA – Meski banyak taman yang telah dibangun Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkot Surabaya, namun masih lebih banyak lagi taman yang menunggu untuk diperbaiki. Salah satu yang akan disasar dalam waktu dekat adalah Taman Mundu di depan Gelora 10 November.
Rencananya, pembangunan taman ini akan dimulai Agustus mendatang. Lelang proyeknya sudah selesai dan meketnya sudah jadi. Menurut Kepala DKP Pemkot, Ir Hidayat Syah, Senin (27/7), rencana pembangunan Taman Mundu digagas akhir 2008. Taman itu akan berdiri di atas tanah sekitar 6.000 m2. Lokasi tepatnya berada di bekas lahan parkir penonton sepakbola Gelora 10 November.
Dengan pembangunan taman ini, para penggemar sepakbola yang menonton di Gelora 10 November sudah pasti akan kehilangan tempat parkir. Kemungkinan Jl. Tambaksari akan dijadikan tempat parkir saat ada pertandingan sepakbola di stadion itu. .
“Mau atau tidak, pembangunan Taman Mundu tetap dilaksanakan,” tandas Hidayat Syah.
Rencana pembangunan Taman Mundu sempat diprotes sebagian warga, terutama juru parkir. Mereka menolak karena khawatir kehilangan pendapatannya. Namun, pemkot tidak menyerah.
Pembangunan Taman Mundu menelan dana sekitar Rp 800 juta dari APBD Surabaya 2009. Di tengah taman ada tempat bermain anak dan kolam ikan. Selain itu, juga ada air mancur serta lampu penerangan, lengkap dengan pedestrian dan –tentu saja-- pohon.
Selain itu, DKP akan mengupayakan agar besi untuk pengaman lampu dan tutup saluran di Taman Mundu tidak cepat hilang. Caranya dengan memperkuat pemasangan besi. “Kami mendagar banyak besi di taman-taman kota dicuri, untuk itu kami akan mengawasi agar kasus itu tidak terulang di Taman Mundu,” kata Hidayat.
Taken from Surabaya Post, Jul 27, 2009
Ebek21 July 27th, 2009, 02:56 PM Pemkot Siap Rebut Jalan Kenari
Dikuasai Swasta sejak 1995
SURABAYA - Pemkot akan merebut kembali Jalan Kenari yang dikuasai pihak swasta sejak 1995. Langkah tersebut ditempuh karena pihak swasta yang berkantor pusat di Singapura tersebut berencana mendirikan bangunan di sana. Tidak hanya itu, saluran air (gorong-gorong) di bawah jalan tersebut akan dibongkar.
Rencana tersebut membuat pemkot gusar. Sebab, saluran air sepanjang 400 meter yang berada tepat di bawah jalan itu sangat penting untuk mengendalikan banjir. Memang, jalan yang menghubungkan Jalan Tunjungan dengan Jalan Simpang Dukuh tersebut merupakan daerah rawan banjir saat musim hujan.
Asisten II Sekkota Muhlas Udin menuturkan, bulan lalu pihaknya telah bertemu wakil pemilik Jalan Kenari di Indonesia. Intinya, Muhlas siap mengembalikan uang Rp 4 miliar yang dibayar pihak swasta tersebut saat membeli Jalan Kenari pada 1995. Penjualan aset itu dilakukan saat Surabaya dipimpin oleh Wali Kota Soenarto Sumoprawiro. "Meski sudah lama, jumlah tersebut tetap sama hingga sekarang. Sebab, itu memang bukan deposito," katanya.
Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apa pun. Wakil pemilik Jalan Kenari, kata Muhlas, tidak bisa mengambil keputusan sebelum berkoordinasi dengan pihak kantor pusat di Singapura. Namun, hingga satu bulan kemudian, tidak terdengar kabar apa pun.
Karena kasus itu berlarut-larut, Muhlas berencana membongkar paksa pagar besi yang menutup jalan tersebut. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan (dishub) untuk membongkar jalan itu. Paling lambat, besok atau lusa, Muhlas berkoordinasi dengan dishub untuk mematangkan kembali rencana pembongkaran itu. "Saya siap bersengketa merebut kembali jalan tersebut ketimbang saya nanti disengketakan karena melepas aset pemkot," tegasnya.
Muhlas mengakui, kasus kepemilikan Jalan Kenari sangat ruwet. Kala itu, mekanisme pelepasan aset pemkot berbeda dengan sekarang. Dulu, pelepasannya harus disetujui DPRD Surabaya dan Mendagri. Nah, legislatif pada era tersebut ternyata menyetujui pelepasan Jalan Kenari. Hanya, Mendagri belum memberikan restu. Masalahnya, peraturan itu kini berganti. Pelepasan aset hanya perlu mendapat persetujuan DPRD Surabaya. "Tetapi, kita tetap mengacu pada aturan lama. Yang jelas, kita tidak mungkin jual tanah itu. Uangnya saja sekarang masih utuh kok," cetus mantan kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Surabaya tersebut.
Selain mengembalikan uang kompensasi, Muhlas memiliki solusi lain yang lebih lunak. Yakni, menawarkan kepada pihak Singapura untuk menyewa Jalan Kenari. Syaratnya, gedung yang dibangun nanti harus empat meter di atas permukaan tanah. Jadi, bangunannya akan menyerupai terowongan. Hal itu dilakukan agar jalan tersebut bisa difungsikan lagi untuk jalan umum. Selain itu, cara tersebut dilakukan agar saluran air di bawah tanah bisa tetap difungsikan.
"Mau dibangun apa pun, silakan. Rumah kek, mal kek, terserah. Yang penting, bangunannya berada empat meter dari tanah,'' tegas Muhlas.
Taken from Jawapos, Jul 27, 2009
rizalhakim July 29th, 2009, 09:02 AM new??
SURABAYA HOSPITAL, INDONESIA
http://www.forum-architects.com/new/images/83_1.jpg
http://www.forum-architects.com/new/images/83_2.jpg
http://www.forum-architects.com/new/images/83_3.jpg
One Darmo
PT Dian Permana
http://www.ong-ong.com/UploadImage/LProjOtherimg373.jpg
The brief for this project situated in the high-end shopping district of Jalan Raya Darmo in Surabaya called for a premium luxury condominium block catering to the rising affluent population.
With a choice of two and three bedroom apartments as well as three and three plus one loft and double volume penthouse apartments, One Darmo introduces loft-style living, the first of its kind, to Surabaya.
Since the residences only begin on the eighth floor, all units are guaranteed a panoramic view of the city, elevated from the surrounding low-rise, possibly substandard housing as well as the neighbouring canal.
Its clean elevation with vertical mullions contrast dramatically with the raking columns in the podium that houses four levels of car parking facilities. The randomness of the columns add an interesting sequence as one drives through the entrance.
teddybear July 29th, 2009, 01:34 PM ^Where exactly One Darmo Apartment will be located on Raya Darmo, I wonder?
Thanks Rizal! This is interesting, it said the apartment will start on the 8 floor, potential to be about 30 floor high!
wangweijie84 July 29th, 2009, 04:42 PM One Darmo
PT Dian Permana
http://www.ong-ong.com/UploadImage/LProjOtherimg373.jpg
This kind quite almost same design with Trillium, it will be fantastic if really build in Raya Darmo
Hadi July 29th, 2009, 04:49 PM One Darmo
PT Dian Permana
http://www.ong-ong.com/UploadImage/LProjOtherimg373.jpg
This kind quite almost same design with Trillium, it will be fantastic if really build in Raya Darmo
i Think so... heuheueheu.... wherev the location??.... Ry Darmo???? I think there is no empty land.
teddybear July 29th, 2009, 10:22 PM ^I google found the company is the one that develops Dian Istana. @Hadi, pemilik mungkin telah memiliki lahan tetapi nggak kosong.
Hadi July 30th, 2009, 05:06 AM ^I google found the company is the one that develops Dian Istana. @Hadi, pemilik mungkin telah memiliki lahan tetapi nggak kosong.
ouw.. ic ic... semoga deh segera direalisasikan.... wah kok jarang yang up date proyek disurabaya???.... kan banyak tuh... hehe
teddybear July 30th, 2009, 08:29 AM ^Tapi bisa dicancel atau ditunda? Koq diwebsitenya gua ingat bilang selesai 2006?
Ebek21 August 2nd, 2009, 07:53 AM Kelihatannya, proyek ini baru bisa kelar paling cepat tahun depan. Tapi baguslah, at least sudah ada banyak kemajuan dalam pembebasan lahan. Tahun depan tinggal konstruksi jalan saja, jembatannya pasti tuntas tahun ini.
MERR II C Disuntik Rp 100 M
SURABAYA- Proyek pembangunan jalan Middle East Ring Road (MERR) II C yang sempat macet bakal dimulai lagi. Kepastian ini setelah mendapatkan suntikan dana APBD Surabaya sebesar Rp 100 miliar untuk pembebasan lahan. Dana itu diambilkan dari APBD Surabaya 2009 melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD tersebut.
“Betul, kami memang sudah mendapatkan kucuran dana. Nantinya, untuk pembebasan lahan di sejumlah kawasan yang terkena pembangunan jalan MERR IIC,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Pemkot Ir Sri Mulyono, Sabtu (1/8).
Kawasan tersebut, lanjut dia, mulai dari Senolowaru, Medokan Semampir, Kedung Baruk, Kedung Asem, Rungkut hingga Gununganyar. Kelanjutan pembebasan lahan akan dilakukan mulai awal Agustus ini, terutama pembebasan lahan di Kedung Asem Rungkut. ”Ini mengingat kawasan Kedung Asem dan Rungkut masih banyak lahan yang belum terbebaskan, ” katanya.
Dari hasil kesepakatan terakhir, kata Sri, banyak warga di kawasan itu sudah menyatakan siap melepaskan tanahnya dengan harga sesuai nilai jual obyek pajak (NJOP). Harganya dipatok Rp 2,3 juta per m2. Mereka yang sepakat bisa langsung minta dibayar secepatnya dan mencari lahan atau rumah lain sebagai penggantinya.
“Kami sempat kewalahan dan langsung kehabisan dana. Bahkan dana Rp 100 miliar ini pun bakal segara habis, sebab sudah banyak warga yang melepaskan tanahnya dan menunggu pembayaran ganti rugi” ungkapnya.
Asisten I Sekkota Pemkot bidang Administrasi Pemerintahan Dr BF Sutadi mengatakan, pengajuan anggaran melalui PAK sudah selesai. Ini setelah pengajuannya sudah disetujui walikota dan DPRD.
Dana pembebasan lahan untuk akses jalan MERR IIC tersebut, ia akui, memang sangat besar. Bahkan, tidak cukup sampai Rp 100 miliar, tapi bisa sampai Rp 400 miliar. Ini mengingat lahan yang dibebaskannya luas dan menggusur rumah warga tak kurang 10 kelurahan.
Dikatakan, dalam pembangunan MERR II C pemkot mendapat tugas melakukan pembebasan lahan. Sedangkan pemerintah pusat mendapatkan tugas membangun badan jalan dan jembatan di Kali Surabaya. “Berat memang, tapi ini sudah menjadi komitmen pemkot dan pusat,” ungkapnya.
Diratakan
Sementara itu, beberapa hari lalu sejumlah rumah di Semolowaru telah diratakan petugas untuk kelanjutan proyek itu. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya tuntas. Masih ada 37 rumah lagi di kawasan Semolowarudan Medokan Semampir dan di dekat Jl. Arif Rahman Hakim yang belum selesai proses pembebasannya.
Sebanyak 37 rumah tersebut masing-masing berada di kawasan Medokan Semampir sebanyak 30 rumah. Sedangkan tujuh lainnya berada di kawasan Semolowaru Timur. Ini belum termasuk bangunan musala yang juga dituntut pembebasannya oleh warga.
Masih tersendatnya pembebasan lahan itu karena tidak ada kesepakatan harga. Sejumlah warga mengaku jika nilai yang ditawarkan pimpro pembebasan lahan lebih kecil dibanding keinginan warga.
Menurut Suwanto, salah seorang pemilik rumah di Medokan Semampir, secara umum warga yang terkena proyek MERR II C sejatinya tidak mempersoalkan pembebasan lahannya. Pasalnya sebagian dari mereka juga sudah mengetahui jika kawasan tersebut akan dijadikan proyek jalan lingkar timur itu. Hanya saja penilaian bangunan yang begitu murah seringkali masih menjadi ganjalan warga.
Suwanto tidak menyebutkan secara detail penawaran bangunan untuk proyek tersebut. . Namun untuk lahan yang mereka tempati selama ini dihargai pihak pimpro sebesar Rp2,3 juta/m2. “Untuk harga tanah sebesar itu, kami tidak masalah, tapi untuk bangunan pastinya harus lebih tinggi lagi,” urainya.
Taken from Surabaya Post, Aug 2, 2009
pecinta_surabaya August 2nd, 2009, 03:43 PM ^^ Tanah dihargai 2,3jt/m2 masih minta bangunan lebih tinggi?? :nuts:
Ebek21 August 5th, 2009, 02:32 AM Frontage Road update
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FRa-1.jpg
Taken from Radar Sby, Aug 5, 2009
lombok August 6th, 2009, 10:06 AM Rp700 Million to Maintain Historic Buildings in Surabaya
Thursday, 06 August, 2009 | 13:11 WIB
TEMPO Interactive, Surabaya:The Surabaya city government is allocating Rp700 million a year to maintain and develop old buildings that have been named as cultural buildings.
“This is also as a tourism promotion,” said the Head of the Surabaya Regional Cultural and Tourism Office, Wiwiek Widayati, yesterday (5/8).
She explained that the budget includes painting and repairing the buildings as well as to pay several people for taking care of the building every day.
The department plans to publish a book containing information about historic and old buildings in Surabaya as part of the city’s tourism promotion.
ANANG
Ebek21 August 9th, 2009, 06:26 AM :okay::okay:
Boyong "Mobil" Brigjen Mallaby
Taman Jayanegoro Jadi Memorial Park
SURABAYA - Surabaya bakal memiliki satu taman kota lagi. Bedanya, taman yang pembangunannya dianggarkan Rp 3,8 miliar itu didesain khusus untuk mengenang pertempuran 10 November 1945.
Pemkot menyebut taman itu dengan istilah memorial park. Lokasinya berada di tempat terjadinya pertempuran 10 November 1945, yakni Taman Jayengrono, sebelah timur Jembatan Merah Plaza (JMP). Berdasar pantauan Jawa Pos, kondisi Taman Jayengrono saat ini memprihatinkan. Kotor dan bau pesing. Gelandangan dan pedagang asongan menempati taman yang memiliki tugu kembang mekrok di bagian tengah itu. PKL juga kerap mangkal di lokasi tersebut.
Menurut sejarawan Eddy E. Samson, pertempuran 10 November 1945 memang berlangsung di Taman Jayengrono. Dulu, taman tersebut bernama Willems Plein (Taman Williems, nama seorang penguasa Belanda). Taman itu dulu dimanfaatkan juga sebagai pusat terminal trem listrik di Surabaya.
"Pertempurannya terjadi di situ. Pejuang kita mengepung gedung Internatio yang saat itu digunakan sebagai markas Inggris," jelas ketua tim 11 cagar budaya Von Fabber tersebut. Berdasar buku Belanda, Surabaya Beeld Van Een Stan, Jenderal Mallaby juga terbunuh di dekat lokasi itu.
Kepala Bappeko Tri Rismaharini mengatakan, revitalisasi Taman Jayengrono menjadi memorial park bertujuan mengenang jasa arek-arek Suroboyo yang telah mempertahankan kota dari pendudukan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan. ''Ini bentuk dedikasi pemkot kepada para pejuang Surabaya," katanya.
Selain itu, memorial park dibangun sebagai pengobat rindu warga terhadap tempat hiburan gratis. ''Meskipun sudah banyak taman di Surabaya, tampaknya masih kurang. Lihat saja, taman-taman kita selalu penuh pengunjung," ujar Risma. Apalagi, Surabaya belum memiliki taman yang berkonsep memorial park.
Risma menambahkan, memorial park memiliki desain yang sederhana. Saat ini prosesnya memasuki tahap pembuatan detail engineering design (DED). Nanti, taman tersebut hanya menonjolkan replika mobil Jenderal Mallaby asal Inggris yang dibom saat pertempuran 10 November. ''Tiruan mobil itu terbuat dari baja. Kami pesan khusus yang persis dengan aslinya," ungkap Risma.
Taman tersebut juga dilengkapi diorama kronologi peristiwa 10 November. Bentuknya, prasasti jejak-jejak lokasi pertempuran. ''Sekeliling taman dihiasi air mancur," imbuh Risma. Agar taman semakin indah, akan ditambahkan bunga.
Rencana pembangunan itu disambut baik Eddy. Selain replika mobil Mallaby, dia berharap, bila memungkinkan, ditambahkan ornamen yang menggambarkan bahwa di lokasi tersebut dulu digunakan sebagai terminal term listrik.
Taken from Jawapos, Aug 9, 2009
Hadi August 9th, 2009, 07:01 PM :okay::okay:
Boyong "Mobil" Brigjen Mallaby
Taman Jayanegoro Jadi Memorial Park
SURABAYA - Surabaya bakal memiliki satu taman kota lagi. Bedanya, taman yang pembangunannya dianggarkan Rp 3,8 miliar itu didesain khusus untuk mengenang pertempuran 10 November 1945.
Pemkot menyebut taman itu dengan istilah memorial park. Lokasinya berada di tempat terjadinya pertempuran 10 November 1945, yakni Taman Jayengrono, sebelah timur Jembatan Merah Plaza (JMP). Berdasar pantauan Jawa Pos, kondisi Taman Jayengrono saat ini memprihatinkan. Kotor dan bau pesing. Gelandangan dan pedagang asongan menempati taman yang memiliki tugu kembang mekrok di bagian tengah itu. PKL juga kerap mangkal di lokasi tersebut.
Menurut sejarawan Eddy E. Samson, pertempuran 10 November 1945 memang berlangsung di Taman Jayengrono. Dulu, taman tersebut bernama Willems Plein (Taman Williems, nama seorang penguasa Belanda). Taman itu dulu dimanfaatkan juga sebagai pusat terminal trem listrik di Surabaya.
"Pertempurannya terjadi di situ. Pejuang kita mengepung gedung Internatio yang saat itu digunakan sebagai markas Inggris," jelas ketua tim 11 cagar budaya Von Fabber tersebut. Berdasar buku Belanda, Surabaya Beeld Van Een Stan, Jenderal Mallaby juga terbunuh di dekat lokasi itu.
Kepala Bappeko Tri Rismaharini mengatakan, revitalisasi Taman Jayengrono menjadi memorial park bertujuan mengenang jasa arek-arek Suroboyo yang telah mempertahankan kota dari pendudukan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan. ''Ini bentuk dedikasi pemkot kepada para pejuang Surabaya," katanya.
Selain itu, memorial park dibangun sebagai pengobat rindu warga terhadap tempat hiburan gratis. ''Meskipun sudah banyak taman di Surabaya, tampaknya masih kurang. Lihat saja, taman-taman kita selalu penuh pengunjung," ujar Risma. Apalagi, Surabaya belum memiliki taman yang berkonsep memorial park.
Risma menambahkan, memorial park memiliki desain yang sederhana. Saat ini prosesnya memasuki tahap pembuatan detail engineering design (DED). Nanti, taman tersebut hanya menonjolkan replika mobil Jenderal Mallaby asal Inggris yang dibom saat pertempuran 10 November. ''Tiruan mobil itu terbuat dari baja. Kami pesan khusus yang persis dengan aslinya," ungkap Risma.
Taman tersebut juga dilengkapi diorama kronologi peristiwa 10 November. Bentuknya, prasasti jejak-jejak lokasi pertempuran. ''Sekeliling taman dihiasi air mancur," imbuh Risma. Agar taman semakin indah, akan ditambahkan bunga.
Rencana pembangunan itu disambut baik Eddy. Selain replika mobil Mallaby, dia berharap, bila memungkinkan, ditambahkan ornamen yang menggambarkan bahwa di lokasi tersebut dulu digunakan sebagai terminal term listrik.
Taken from Jawapos, Aug 9, 2009
semestinya maket taman ini sudah dibuat lho... d friend di facebook ku Iman Christian yang merancangnya. semoga segera posting... hehe
Rock Star August 10th, 2009, 10:39 AM [QUOTE=Hadi;24079606]http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.jpg[URL=http://g.imageshack.us/g.php?h=168&i=kalimas1surabayauo1.jpg]http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.de54f8f436.jpg
Keterangan:
1.MONKASEL
2. Patung Sura Dan Baya
Up date proyek ini bagaimana ya?
http://i696.photobucket.com/albums/vv322/rockstar66_2009/IMG_2070copy.jpg
Update
Hadi August 10th, 2009, 01:01 PM [QUOTE=Hadi;39845336]
http://i696.photobucket.com/albums/vv322/rockstar66_2009/IMG_2070copy.jpg
Update
thx for up date nya.... nice>>>
pecinta_surabaya August 11th, 2009, 02:20 PM ^^ Itu patung sura-baya udh jadi sama persis ky di depan KBS,tp knp ga nyala air mancurny ya?
pecinta_surabaya August 11th, 2009, 02:25 PM Berlaku setelah Lebaran Parkir Elektronik di 7 Titik
Upaya menekan kebocoran PAD dari sektor parkir terus dilakukan Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah dengan parkir elektronik. Ini akan diterapkan di tujuh titik setelah Lebaran.
Menurut Kabid Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad, dengan parkir elektronik ini, setiap kendaraan roda dua maupun empat yang keluar-masuk tempat parkir dapat termonitor secara akurat dan transparan.
Di setiap gate pintu keluar-masuk tempat parkir dipasang kamera CCTV dan sistem yang sudah terkomputerisasi. Ini masih ditambah dengan pelang otomatis. “Dengan peralatan ini, data kendaraan yang parkir, termasuk jam masuk/keluar akan terekam semua,” ujarnya Irvan saat mendampingi Plt Kadishub Surabaya Eddy, Senin (10/8).
Pada tahap awal, program parkir elektronik akan diberlakukan di tujuh titik, yakni di Terminal Purabaya (dua titik), Terminal Tambak Oso Wilangun (TOW), Unit Pelayanan Teknis Satu Atap (UPTSA) Menur, pakir bus di Makam Sunan Ampel, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Gedung Balai Pemuda, dan Gedung Balai Kota.
Untuk mendukung program ini, Pemkot Surabaya telah menganggarkan dana APBD sekitar Rp 1,5 miliar. Selain untuk membangun gate khusus untuk keluar-masuk tempat parkir, anggaran itu juga untuk membeli delapan kamera CCTV, 32 komputer, dan pelang pintu otomatis. Dengan bantuan teknologi, kendaraan yang parkir di tujuh titik itu dapat dimonitor dari Kantor UPT Parkir Dishub.
Dishub berharap, parkir elektronik sudah dapat diberlakukan setelah Lebaran nanti. Pemberlakuan secepatnya itu dinilai penting, karena pihak Dishub telah menggagas pemberlakuan tarif parkir progresif (berdasar waktu) seperti di mal dan hotel berbintang di tujuh tempat perkir elektronik itu.
Gagasan itu, kata Irvan, sudah diwadahi dalam Perda 1/2009, sekarang tinggal menunggu Perwali sebagai petunjuk teknis pelaksanaan. “Kami Perwalinya akan segera di teken, karena langkah ini merupakan upaya mendongkrak PAD dari sektor parkir,” jelasnya.
Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald mengaku mendukung rencana penerapan parkir elektronik. Program ini diharapkan dapat meningkatkan layanan parkir kepada masyarakat. “Jika layanan parkir meningkat, tentu jumlah kendaraan yang parkir juga akan meningkat,” paparnya.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Yulyani menyangsikan kemampuan program parkir elektronik mendongkrak PAD dari sektor retribusi parkir. Alasannya, setiap tahun pemkot selalu tak mampu memenuhi PAD yang ditargetkan dari sektor parkir. Tahun 2008, misalnya, dari target Rp 13 miliar, hanya terealisasi Rp 6,665 miliar atau 51,28 persen. “Ini kan menunjukkan bahwa selama ini pemkot memang kurang serius mengelola parkir,” tandas politisi PKS ini.
pecinta_surabaya August 11th, 2009, 02:44 PM http://img13.imageshack.us/img13/9650/55126450.jpg
Hadi August 11th, 2009, 04:55 PM Jengkel, Walikota Surabaya Tunda Pembebasan Lahan Tol Waru-Perak
suarasurabaya.net| Jengkel dengan Jasa Marga, BAMBANG DWI HARTONO Walikota Surabaya menunda pembebasan lahan untuk tol Waru-Perak.
BAMBANG sendiri sebenarnya sudah mengirim surat ke Menteri PU dan Direktur Jasa Marga mengenai penanaman pohon di sepanjang tol Waru-Perak. Namun, karena tidak digubris Jasa Marga, BAMBANG merasa jengkel. “Padahal tol Dupak-Gresik itu pengelolanya saya panggil langsung (pohon) ditanam,” ujarnya.
Tapi, tidak demikian untuk tol Waru-Perak yang dikelola Jasa Marga. Menurut BAMBANG, pengadaan pohon trembesi di sisi tol tidaklah mahal bagi Jasa Marga. Sebab, penghasilannya mencapai Rp 400 juta per hari.
“Makanya saya sudah mengumpulkan camat atau lurah untuk tidak membebaskan tol sebelum mereka menanam pohon,” tegasnya.
HIDAYAT SYAH Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Surabaya menambahkan tanaman trembesi itu akan ditanam dengan interval 15-20 meter. Kondisi ini, kata HIDAYAT sudah dilakukan Jasa Marga di Jakarta. “Tapi, di Surabaya kok tidak bisa?” kata HIDAYAT heran. (git/tin)
I think this is a good action.... bagus pak walikota. mantab
pecinta_surabaya August 11th, 2009, 05:49 PM ^^ Yg dimaksud itu pembebasan lahan tol yg mana ya?
Rock Star August 12th, 2009, 10:38 AM http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/SKYSCRAPER/IMG_2165copy.jpg
ada yang tau gedung apa yang sedang dibangun ini, diambil dari depan Hi-tech Mall Surabaya...?? :bash:
teddybear August 12th, 2009, 11:09 AM ^Aston Twin Apartment. More photos to be posted?
Progress nya lambat. Koq seingat gua designnya agak sedikit berubah? Apa benar semestinya lebih banyak kaca koq jadinya banyak beton?
Titian Qalbu August 12th, 2009, 03:36 PM hai saya new comer dari medan..senang bisa melihat peRkembangan kota surabaya yang sangat pesat..post gambar yg banyak ya...thnx
pecinta_surabaya August 12th, 2009, 04:05 PM ^^ Aston twin tower masih jalan ato mandeg sih??
Dulu rendering terakhir jadinya berapa lantai ya??
pecinta_surabaya August 12th, 2009, 04:09 PM http://img525.imageshack.us/img525/1848/85036large.jpg
Air Gratis, Tidak Perlu Dimasak di Taman Bungkul
Fasilitas di Taman Bungkul makin lengkap. Kemarin (11/8) PDAM Surabaya mengoperasikan keran yang memancurkan air yang bisa langsung diminum tanpa lebih dulu dimasak. Fasilitas baru itu juga akan dipasang di taman-taman lain di Surabaya.
''Keran di Taman Bungkul ini merupakan pilot project. Fasilitas seperti ini biasanya ada di bandara, termasuk di Bandara Cengkareng,'' kata Direktur Utama PDAM Surabaya Muhammad Selim saat peresmian. ''Tapi, yang perdana kami pasang di Taman Bungkul dulu. Supaya yang berolahraga bisa langsung minum dari keran air ini,'' sambungnya.
PDAM menyebut fasilitas baru itu dengan nama KASM (keran air siap minum). ''KASM akan beroperasi 24 jam. Siapa pun warga yang membutuhkan air minum bisa langsung menggunakannya,'' ujarnya.
Selim menyebut teknologi KASM sama dengan yang digunakan di negara lain. Sebelum bisa langsung diminum, KASM melewati sejumlah proses. Di antaranya, penyaringan awal partikulat dengan menggunakan cartridge 5 mikron.
Kemudian, air diproses dengan filter karbon aktif granular untuk menyaring kontaminan organik, sekaligus menghilangkan bau. Terakhir, sebelum bisa diminum, air melewati peralatan ultraviolet dan karbon blok. ''Dengan proses ini, bakteri dan virus bisa dibunuh,'' kata Selim.
Dia menambahkan, agar kualitas air terus terjaga, PDAM akan mengganti peralatan seperti cartridge dan ultraviolet setiap 5.000 liter air. Untuk itu, alat tersebut akan dilengkapi indikator, alarm, dan meter air sehingga bisa diketahui kapan menggantinya.
Menurut Selim, kualitas KASM sama dengan produk air mineral. Sebab, sebelum di-launching kemarin, air KASM sudah melewati sejumlah uji klinis di laboratorium. Mulai Laboratorium Jasa Tirta hingga dinas kesehatan. ''Pengunjung Taman Bungkul tidak perlu khawatir dengan kualitas air minum KASM. Tinggal pencet, air langsung bisa dikonsumsi. Tapi, kalau mau ngopi, ya ke warung,'' kelakar Wali Kota Bambang D.H. ketika me-launching KASM.
Menurut Bambang, KASM merupakan respons atas tuntutan warga Surabaya terhadap air bersih. Karena itu, proyek serupa akan terus diupayakan di tempat-tempat lain. Selain KASM, PDAM saat ini juga tengah mengerjakan ZAMP (zona air minum prima) di Pakuwon City. Kawasan perumahan elite itu akan dialiri air PDAM yang langsung siap minum tanpa dimasak lebih dulu.
Bambang berharap, air langsung minum itu ada di taman lain di kota ini. ''Kalau bisa, tahun depan air ini dipasang di rusun (rumah susun),'' katanya.
Jika KASM direalisasikan di gedung vertikal, minat masyarakat untuk tinggal di rusun bisa semakin besar. ''Selain itu, ini juga untuk penghematan. Kan tidak usah masak pakai bahan bakar,'' ucap suami Dyah Katarina itu.
Yang jadi masalah menyangkut pengawasan dan pemeliharaan. Sebab, bisa jadi, air siap minum itu dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk bisnis. Misalnya, ada yang menampung air itu, kemudian dijual.
''Kami akan melakukan pengawasan terus. Kami dibantu Satpol PP sehingga kami yakin hal itu tidak akan terjadi,'' ujar Selim.
Selim menambahkan, dana proyek KASM bersifat talangan. PDAM dibantu PT Siskem, perusahaan distribusi air bersih. ''Ini juga sebagai corporate social responsibility (CSR),'' ucap dia.
Selain KASM, PDAM juga memulai dua proyek lain, yakni pemasangan pipa primer Karangpilang III dan pengaspalan jalan inspeksi Balas Klumprik-Wiyung.
Untuk pipa, PDAM akan memasang pipa sepanjang 10 kilometer dari IPAM (instalasi pengolahan air minum) Karangpilang III menuju Putat Gede. Proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya dan PT Krakatau Steel Engineering itu bakal menyedot dana Rp 72 miliar.
pecinta_surabaya August 12th, 2009, 04:12 PM Ternyata proyek box culvert tahun ini ada 4 titik..
Banyu urip,Seolowaru,Menur,Kedundoro..
Semoga menambah klancaran di jalanan Surabaya..
:)
Pelebaran Kedungdoro Berlanjut
Pelebaran Jl Kedungdoro dilanjutkan akhir bulan ini. Proyek sepanjang sekitar 500 meter itu dilakukan dengan memasang box culvert pada saluran air terbuka di jalan tersebut. Selanjutnya, bagian atas beton berbentuk U itu diaspal. Betonisasi saluran itu dijadwalkan selesai pada Desember 2009.
Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan (DBMP) Sri Mulyono mengungkapkan, proyek box culvert Kedungdoro menghabiskan dana APBD Rp 3,5 miliar. Saat ini DBMP bersama kontraktor pemenang lelang menghitung material pekerjaan. "Kami pakai sistem unit prize. Material yang dibutuhkan dikalikan dengan standar harga sesuai hasil lelang. Setelah itu langsung dikerjakan," kata Sri Mulyono.
Lantas, bagaimana keberadaan videotron milik Rajawali Citra Buana Advertising (RCB) yang terpasang di Jl Kedungdoro? Sri Mulyono mengemukakan, videotron tersebut akan dibongkar. Sebab, proyek box culvert Kedungdoro sudah masuk dalam perencanaan kota. "Surat perintah bongkar dari tim reklame juga sudah keluar. Tapi, saya dengar saat ini pemilik videotron mengajukan upaya hukum ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara)," katanya.
Meski demikian, proyek box culvert Kedungdoro tetap dilaksanakan. Dia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan dari arah barat. "Videotron ada di timur. Jadi, masih bisa menunggu sembari putusan PTUN keluar. Kita hormati apa pun putusan PTUN," tuturnya.
pecinta_surabaya August 12th, 2009, 04:14 PM Walikota Surabaya emg mantab..!!!
Pemkot Tak Mau Bebaskan Lahan
PEMBANGUNAN jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) agaknya bakal tersendat. Sebab, Pemkot Surabaya memboikot pembebasan lahan. Sikap itu dipicu kemarahan pemkot terhadap PT Jasa Marga yang enggan melakukan penghijauan di sepanjang jalan tol Waru-Perak.
''Saya sudah instruksikan ke seluruh camat untuk tidak membantu membebaskan tanah (untuk tol Sumo),'' kata Wali Kota Surabaya Bambang D.H. setelah menghadiri launching program keran air siap minum di Taman Bungkul kemarin (11/8).
Aksi boikot itu, kata Bambang, merupakan cara pemkot untuk menekan Jasa Marga. Sebab, instansi pengelola tol tersebut dianggap kurang responsif terhadap penghijauan di sekitar jalan bebas hambatan itu.
Menurut Bambang, ruas tol Waru-Perak begitu gersang. Hampir tidak ada pepohonan. Kondisi tersebut jelas bertentangan dengan program pemkot yang giat menanam pohon di pinggir-pinggir jalan. ''Penghasilan sehari saja Rp 400 juta. Masak menanam pohon saja susah,'' tegasnya.
Pemkot berkali-kali mengajukan surat ke Jasa Marga untuk program penghijauan itu. Namun, permintaan tersebut tidak direspons. Pemkot pun mengadukan masalah penghijauan itu ke Men BUMN. ''Saya langsung laporkan ke Pak Menteri dan ke direktur Jasa Marga. Tapi, sampai hari ini, tetap belum ada respons,'' ucapnya.
Karena itu, pemkot lalu mengambil cara lain untuk menekan Jasa Marga dengan memboikot pembangunan tol Sumo.
Bambang menambahkan, permintaan pemkot itu sebenarnya juga disampaikan ke pengelola tol lain. Salah satunya pengelola tol Dupak-Gresik. ''Respons pengelola tol Dupak-Gresik bagus. Tol Waru-Perak yang susahnya minta ampun,'' paparnya.
Bambang mengakui, investor tol Sumo dan pimpinan PT Jasa Marga memang sempat sowan kepada dirinya untuk meminta bantuan pembebasan lahan beberapa waktu lalu. ''Tapi, saya bilang tidak! Tanam penghijauan dulu,'' ucap mantan ketua DPC PDIP Surabaya itu.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Hidayat Syah menambahkan, ruas tol saat ini menjadi salah satu penyumbang polutan di Surabaya. ''Lihat saja, berapa mobil melintas di situ,'' ujarnya.
Pemkot, kata Hidayat, siap membantu membebaskan lahan, asal Jasa Marga bersedia melakukan penghijauan. ''Mereka yang seharusnya menanam. Tapi, kalau mereka minta bantuan kami, kami siap bantu. Apalagi, dulu kami pernah kerja sama. Hanya, masih kurang (pohonnya),'' ucap Hidayat.
Hidayat menambahkan, pemkot kesal karena Jasa Marga diskriminatif. ''Di Jakarta, semua tol ditanami pohon. Kota lain seperti itu, kenapa di sini nggak?'' katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Jasa Marga Surabaya-Gempol Agus Purnomo membantah bertindak diskriminatif dan tidak merespons permintaan pemkot. Dia menyebutkan, dua bulan lalu Jasa Marga menanam 515 pohon di ruas tol Waru-Perak.
''Begitu Pak Wali minta, dua hari kemudian langsung kami tanam. Kalau tidak ada pohon sama sekali, ya tidaklah. Yang lebih tepat, kami melakukan penyulaman yang masih kosong,'' ujarnya.
Dalam waktu dekat, Jasa Marga juga akan kembali menanam pohon trembesi. Saat ini, proyek itu sedang dalam tahap tender. ''Kemarin kami pasang iklan di Jawa Pos mengenai lelang itu,'' tambahnya.
pecinta_surabaya August 12th, 2009, 04:32 PM Meski letaknya di Sidoarjo,tp secara pengetahuan org2 taunya itu di Surabaya..
:D :D :D
http://img525.imageshack.us/img525/2237/49546879.jpg
Ebek21 August 13th, 2009, 07:56 AM :okay:
Garap 13 Jalan Baru
PANJANG jalan di kota ini bakal bertambah. Pemkot berencana membangun beberapa ruas jalan baru pada 2009 dan 2010. ''Pembangunan jalan-jalan baru tersebut bertujuan mengurai kemacetan di Surabaya Timur, Barat, dan Selatan,'' jelas Kepala Bappeko Tri Rismaharini.
Dia menyatakan, panjang jalan yang dibuat pada 2009 mencapai 6.207 meter dan pada 2010 mencapai 15.500 meter. Risma menjelaskan, pada 2009, beberapa proyek penambahan ruas jalan sudah berjalan. Yakni, pembangunan frontage road A. Yani antara RSAL hingga utara Giant Hypermarket, Jl Tembus Wiyung hingga Balas Klumprik, serta box culvert Banyu Urip, Menur, dan Semolowaru.
Pada 2010, pemkot akan membangun delapan ruas jalan baru. Di Surabaya Barat, akan digarap jalan tembus Candi Lontar hingga ke Simpang Darmo Permai sepanjang 1.460 meter. Ruas jalan itu akan mengurangi kemacetan di Jl Tandes. Sebab, rasio jumlah kendaraan dengan kapasitas Jl Tandes sudah mencapai 1,23. Padahal, jalan dikatakan macet jika nilai perbandingannya 1. ''Pembangunan jalan itu atas usul warga sekitar. Mereka sudah lelah dengan kemacetan di sana,'' tegas Risma.
Di bagian tengah kota, akan ada peningkatan jalan di Jalan Pandegiling sisi timur sepanjang 50 meter. Jalan baru tersebut menghubungkan Jl Pandegiling dengan Jl Kertajaya. Di sisi timur, ada peningkatan Jl Kenjeran Pantai sampai Jl Bulak Cumpat. Panjangnya 2,1 km. ''Itu akan mendukung pengembangan Pasar Ikan Bulak dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran supaya pariwisata di daerah tersebut bisa berkembang,'' ungkapnya.
Ruas Jl Kenjeran Pantai hingga Jl Bulak Cumpat tersebut akan dibangun di pinggir pantai. ''Jadi, pengguna jalan sekaligus bisa menikmati keindahan Pantai Kenjeran,'' katanya.
Di sisi timur, pemkot akan merealisasikan jalan lingkar tengah Surabaya yang atau dikenal dengan MERR II-C (Middle East Ring Road). Panjangnya mencapai 6.575 meter. Sampai Maret 2009, total lahan yang sudah dibebaskan mencapai 116.902 meter persegi di antara 250 ribu meter persegi yang direncanakan. ''Kami hanya membebaskan lahannya. Pembangunan dilakukan PU pusat,'' tutur Risma.
Anggota Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Surabaya Baktiono menyambut baik rencana penambahan 13 ruas jalan baru tersebut. Dia mengatakan, ketika Risma mempresentasikan rencana itu pada rapat Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Selasa lalu (11/8), hampir semua anggota panggar menyetujui. Kalau perlu, kata Baktiono, ruas jalan di Surabaya harus terus ditambah. ''Kita pokoknya siap mengawal,'' tegasnya kemarin (12/8).
Untuk menunjukkan komitmennya, panggar selalu menyetujui permintaan penambahan anggaran. Hal yang terbaru adalah penambahan dana Rp 101 miliar untuk pembebasan lahan proyek MERR II-C C. ''Biar perekonomian baik dan jalan tidak semakin padat,'' ujarnya. Dia juga mendesak masing-masing dinas di pemkot tidak menurunkan target pendapatan dalam KUA-PPAS tersebut. ''Biar pekerjaan fisik maksimal,'' tuturnya.
Taken from Jawapos, Aug 13, 2009
pecinta_surabaya August 13th, 2009, 05:21 PM Paling ditunggu :
Frontage Road & Middle East Ring Road
:D:D
(Semoga 2010 kelar semuanya)
pecinta_surabaya August 13th, 2009, 06:08 PM Pakuwon Power Center (mall di kompleks Pakuwon Town Square a.k.a. Patoz) ternyata akan segera terealisasi..
http://img38.imageshack.us/img38/6338/56846106.jpg
alkaka August 16th, 2009, 02:32 AM kapan yo agung sedayu group ngembangin propertiX dSBY,.,.,.,.! jgn jarta truz to, pa g berani saingan sama pengembang yang da di SBY,.,.,.,.,.!:nuts:
Ebek21 August 17th, 2009, 04:48 AM Pantai Timur Surabaya Jadi Pusat Informasi Bakau
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/85835large.jpg
SURABAYA - Keindahan dan keanekaragaman hayati pantai timur Surabaya (Pamurbaya) dapat segera dinikmati masyarakat luas. Pemkot merealisasikan kawasan hutan bakau (mangrove) itu pada 2010. Saat ini proyek pengelolaan kawasan konservasi pesisir Pamurbaya itu dalam proses detail engineering design (DED).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, pemkot akan membangun Mangrove Information Center (MIC) alias pusat informasi bakau dan mempersiapkan lahan hutan kota di kawasan tersebut.
MIC memiliki panjang sekitar 22 kilometer dan melalui empat kecamatan, yaitu Gunung Anyar, Rungkut , Mulyorejo, dan Sukolilo. Risma menjelaskan, MIC akan punya beberapa fasilitas. Mulai pendidikan, konservasi, hingga ekowisata. Untuk pendidikan, akan ada laboratorium biologi yang dapat digunakan sebagai sarana penelitian. Sedangkan untuk konservasi, MIC dilengkapi kebun pembibitan bakau. "Hutan mangrove di Surabaya memiliki keanekaragaman jenis yang paling bagus di Indonesia. Makanya, pembibitan untuk melestarikan keanekaragaman jenis itu penting," katanya.
Perempuan yang pernah menjabat kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu menambahkan, MIC juga menjadi wahana ekowisata di Surabaya. Masyarakat dapat menikmati keindahan mangrove Pamurbaya dengan berkeliling menggunakan kapal. "Burung-burung yang menghuni kawasan ekosistem mangrove Pamurbaya juga dapat dinikmati dari atas kapal, lho. Masyarakat benar-benar tidak akan menyangka kalau Surabaya punya hutan mangrove seindah itu," tutur Risma.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati hutan mangrove dari darat sekaligus berolahraga, pemkot akan menyediakan bycyle track. "Jalan khusus itu tidak merusak hutan mangrove," imbuh Risma.
Perempuan yang menamatkan S-2 pada jurusan arsitektur ITS itu menerangkan, meski Pamurbaya dijadikan MIC, penduduk setempat tidak akan ditinggalkan. Mereka justru diberdayakan. Akan ada optimalisasi pembudidayaan dan penangkapan ikan di kawasan Pamurbaya. "Tapi, mereka akan diajari bagaimana memanfaatkan laut tanpa merusak lingkungan, terutama hutan mangrove itu," ujarnya.
Risma berharap, setelah terwujud, MIC dapat bermanfaat bagi masyarakat Surabaya. Apalagi, selama ini metropolis belum memiliki lokasi ekowisata semacam ini. "Tunggu realisasinya 2010, ya," tandasnya.
Taken from Jawapos, Aug 17, 2009
Ebek21 August 17th, 2009, 04:49 AM Surabaya Jadi Jujukan Kapal Pesiar
SURABAYA - Pariwisata Surabaya makin bercahaya. Mulai tahun depan, kapal-kapal pesiar berkelas internasional bakal berlabuh di kota ini. Yang akan mengawali ialah kapal pesiar asal Jerman, Albatros. Karena itu, dinas pariwisata, Pelindo III, dan Ditjen Imigrasi getol mempersiapkan diri.
Rencana kunjungan kapal pesiar tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Wiwiek Widayati. Menurut dia, Albatros datang pada Maret 2010. Hal itu ditegaskan oleh Peter Kok dari perusahaan Seabourn Cruise yang akan "membawa" kapal tersebut. Peter telah berkunjung ke Surabaya Sabtu lalu (15/8).
Menurut Peter, selain menjajaki kerja sama, kedatangannya bertujuan melihat seberapa jauh pariwisata Surabaya. Selama ini, menurut dia, rute perjalanan kapal pesiar ke Indonesia lebih didominasi oleh rute Bali, Jakarta, dan Pulau Komodo. "Kami ingin mengeksplorasi rute-rute perjalanan laut ke Surabaya," ujarnya.
Wiwiek menambahkan, pihaknya telah menyiapkan penyambutan kunjungan wisata kapal pesiar itu. Termasuk, persiapan teknis. "Pelindo III sebagai pengelola Pelabuhan Tanjung Perak sudah berstandar internasional. Tinggal Dirjen imigrasi saja yang menyiapkan perangkat visa on arrival (VOA)," tuturnya.
Hugues Lamy, konsultan manajemen Seabourn Cruise, berpendapat, memilih Indonesia sebagai tujuan wisata maritim sangat tepat. Sebab, Indonesia memiliki cuaca hangat. Itu pilihan favorit wisatawan Eropa. "Teritorial Indonesia yang diapit dua samudera dan benua sangat menguntungkan. Kami suka berada di sini," ucapnya.
Lamy menyatakan tidak mempermasalahkan isu terorisme yang saat ini sedang hangat di Indonesia. "Terorisme hanya masalah hari ini. Saya yakin, kondisi politik Indonesia akan membaik saat kami datang tahun depan," tegasnya.
Taken from Jawapos, Aug 17, 2009
Ebek21 August 17th, 2009, 05:08 AM Dishub Rombak Purabaya dengan Konsep Seperti Bandara
SURABAYA - Penampilan Terminal Purabaya segera berubah. Dinas perhubungan (dishub) pemkot berencana merevitalisasi terminal tersebut dengan konsep seperti bandara. Total anggaran yang dibutuhkan untuk proyek itu mencapai Rp 50 miliar.
Perombakan dengan konsep meniru bandara dilakukan pada ruang tunggu bus di Terminal Purabaya. Saat ini ruang tunggu itu berada pada satu lokasi. Calon penumpang dengan jurusan berbeda berkumpul di ruang tunggu tersebut. Jarak antara ruang tunggu dan tempat penurunan penumpang juga tidak dekat.
Nah, rencananya, dishub merombak ruang tunggu tersebut. Nanti, setiap rute memiliki ruang tunggu. ''Ya, mirip ruang tunggu bandara lah, kan ada gate-gate-nya sesuai rute penerbangan,'' ujar Kepala Dinas Perhubungan Eddi.
Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Irvan Wahyu Drajat yang mendampingi Eddi menambahkan, ruang tunggu penumpang nanti ditempatkan di lantai dua dan dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama digunakan untuk ruang tunggu utama penumpang bus AKDP dan AKAP. Bagian kedua dimanfaatkan untuk penumpang bus malam. "Di seluruh ruang tunggu akan dipasang layar display informasi yang terintegrasi, persis dengan di bandara," lanjut Irvan.
Selain itu, akan dibuat dua gate atau jalan khusus menuju tempat parkir bus di jalur keberangkatan. Jika calon penumpang melihat dan memastikan bus yang akan dinaiki tiba, mereka tinggal berjalan melalui gate khusus itu. "Kalau mau naik bus AKDP/AKAP, penumpang lewat gate satu, sedangkan bus malam lewat gate dua," jelas Irvan sambil menunjukkan maket.
Menurut Irvan, alur keluar-masuk bus dan kendaraan tetap melalui dua pintu utama, sebelah selatan dan timur. Jalur kedatangan penumpang bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) tetap di samping jalur penumpang MPU. Demikian pula jalur keberangkatan bus kota.
Jalur keberangkatan penumpang yang saat ini hanya tujuh ditambah menjadi 16. Jalur ditata sejajar dari timur ke barat dan langsung menghadap ke arah ruang tunggu penumpang. Saat ini jalur satu sampai enam (bus Patas dan AKDP) menghadap ke timur dan membelakangi ruang tunggu penumpang. Sementara itu, jalur tujuh untuk bus AKAP dan bus malam memanjang dari arah timur ke barat. Dengan jalurnya ditambah, sekitar 137 unit bus dipastikan bisa tertampung. "Jumlah itu di luar sekitar 109 bus yang istirahat di jalur panjang,'' jelasnya.
Irvan mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk rehabilitasi Purabaya sebenarnya Rp 50 miliar. Namun, pembangunan bakal dilakukan bertahap. Tahap pertama dilakukan tahun ini dengan anggaran hasil PAK sebesar Rp 5 miliar. Pekerjaan tahap kedua dilaksanakan 2010 dengan dana sharing bersama pemerintah pusat (APBN) Rp 15 miliar. "Sisanya, belum ada pembicaraan," tambahnya.
Dishub juga bakal membenahi lahan parkir. Rencananya, dibangun parkir bertingkat di sebelah selatan tempat penurunan penumpang bus kota. Lantai dasar digunakan untuk parkir roda empat dengan daya tampung 168 kendaraan dan lantai dua untuk roda dua dengan kapasitas 1.320 kendaraan. "Dengan model semacam itu, overload parkir yang selama ini terjadi bisa teratasi," jelas Eddi.
Lantas, kapan proyek mulai dikerjakan? Irvan berharap, pembangunan sarana penunjang maupun fisik bisa dimulai Oktober 2009. Tahap pertama revitalisasi akan difokuskan pada pembangunan ruang tunggu penumpang bagian kedua, kios, dan jalur bus malam. Kemudian disusul pembangunan jalur bus AKDP dan bus kota. Tahap ketiga, pembangunan ruang tunggu utama dan sejumlah sarana fisik lain. ''Saat ini, detail engineering design (DED) proyek tersebut telah rampung,'' tuturnya.
Taken from Jawapos, Aug 16, 2009
pecinta_surabaya August 17th, 2009, 07:23 AM Sebenernya yg perlu diperbaiki dr terminal yg utama adalah kebersihan & kekumuhan..
Kalo terminal purabaya yg sekarang minimal bersih & tidak kumuh,alangkah indahnya..
Jika nantimemang dibangun sekelas bandara,mohon pengertian dr pengguna untuk menjaga kebersihan..
Ebek21 August 18th, 2009, 08:16 AM :okay:
Kapal Pesiar Sandar Lagi
SURABAYA – Sebuah kapal pesiar manca negara akan bersandar kembali di Tanjung Perak dan mengadakan wisata di kawasan Jawa Timur. Rencana sandar itu dilakukan pada 12 Maret 2010 mendatang.
Kembali bersandarnya kapal pesiar manca di Jatim ini merupakan yang pertama setelah yang terakhir pada pertengahan 2002 lalu. “Ini bukti bahwa nama Surabaya dan Jawa Timur mulai diperhitungkan lagi dalam wisata cruise (kapal pesiar) dunia. Pencapaian ini tidak mudah setelah sejak tujuh tahun lalu kita hilang dalam percaturan dan kini mulai bangkit lagi,” ujar Yusak Anshori, Executive Director Surabaya Tourism Protion Board (STPB), di sela seminar Pengembangan Wisata Pesiar yang berlangsung di atas KM Lambelu yang menyempatkan bersandar sejenak di Dermaga Gapura Surya, Tanjung Perak, Sabtu (15/8).
Menurut Yusak, kesiapan Surabaya untuk kembali menjadi salah satu wilayah kunjungan wisata kapal pesiar telah mencapai sekitar 90%. “Menuju Maret 2010, 10% kekurangannya akan segera kita tutupi. Salah satunya di sektor infrastruktur yang telah mulai kita siapkan sejak dua tahun lalu,” jelasnya.
Kedatangan kapal pesiar yang diperkirakan memuat 284 penumpang tersebut, harap Yusak, merupakan awal dari datangnya kapal-kapal pesiar sejenis ke wilayah Jawa Timur. “Semoga bisa kembali seperti era 90-an dulu, di mana rata-rata cruise bersandar di tempat kita mencapai 200-an kapal lebih per tahun,” tambahnya.
Sementara itu, Hugues Lamy, direktur Cruise Management Consulting-Monaco menuturkan, salah satu hal penting dalam dunia wisata cruise adalah pembentukan persepsi dunia terhadap lokasi tujuan. Bila persepsi masyarakat dunia terhadap suatu tempat adalah baik, otomatis cruise dengan sendirinya akan merapat. Sebaliknya, bila persepsi yang terbangun telah buruk, hampir bisa dipastikan tidak ada cruise yang mau datang. “Dan Surabaya, juga Indonesia secara umum, telah berhasil mengubah persepsi tersebut dari buruk menjadi baik melalui serangkaian keikutsertaannya dalam berbagai forum cruise line (pelaku usaha kapal pesiar) dunia,” ujarnya.
Noviandi Makalam, Sekretaris Dirjend Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata mengungkapkan, selama ini tiga besar dalam hal kunjungan kapal pesiar di Indonesia masih dipegang oleh Candi Borobudur, Pulau Bali, dan Pulau Komodo melalui dermaga-dermaga besar terdekatnya. “Dengan penambahan satu lagi yaitu kawasan Jawa Timur melalui Tanjung Peraknya, harapannya kuantitas cruise yang datang akan semakin banyak dan berasal dari negara yang lebih bervariasi,” ujarnya.
Taken from Surabaya Post, Aug 18, 2009
alkaka August 18th, 2009, 05:15 PM salam kenal frend,.,.,.,.,.,.,.,.,.!:)
pecinta_surabaya August 19th, 2009, 03:20 PM Sory kalo jelek,hanya ingin berbagi.. :)
http://img34.imageshack.us/img34/68/18082009343.jpg
http://img34.imageshack.us/img34/9366/18082009344.jpg
http://img34.imageshack.us/img34/7951/18082009345.jpg
teddybear August 19th, 2009, 03:25 PM Thanks for posting update photos! Seems the progress is a bit slow. Not much change from the previous one?
AceN August 19th, 2009, 04:30 PM ^^ btw, progress Grand City gimana ya ? tadi g baca bulan November bakal dipake expo apa gitu di Grand City Convention Center
Ebek21 August 20th, 2009, 08:01 AM Penyelesaian RSSB Lebih Cepat, SSC Dipastikan Molor
Realisasi Dua Megaproyek Pemkot
SURABAYA - Proyek Surabaya Sport Center (SSC) dan Rumah Sakit Surabaya Barat (RSSB) sama-sama menyedot dana ratusan miliar rupiah. Dua megaproyek itu seharusnya sama-sama selesai pada Desember 2009. Namun, realisasi target dua proyek tersebut jauh berbeda. RSSB yakin selesai lebih cepat, sedangkan SSC meminta tambahan waktu dua bulan.
Perbedaan dua proyek pemkot tersebut terungkap saat Komisi A DPRD Kota Surabaya melakukan sidak (inspeksi mendadak) kemarin (19/8). Kedatangan wakil rakyat itu memang bertujuan untuk mengetahui progress report di SSC dan RSSB.
''Kami sudah menyelesaikan pembangunan fisik sekitar 86 persen. Jadi, sebentar lagi siap melakukan finishing,'' kata Project Manager Proyek RSSB Sugeng Wahyuono.
Dari luar, bangunan RSSB memang sudah tampak utuh. Hanya tinggal pemasangan paving stone dan beberapa detail bangunan, seperti kaca dan lift. Bahkan, sejumlah ruangan mulai dipasangi air conditioner (AC). ''Kami juga tinggal mengecat. Karena itu, proyek ini bisa lebih cepat daripada target,'' jelas Sugeng di hadapan anggota komisi A.
RSSB dibangun dengan dana Rp 110 miliar lebih. RS tipe C plus itu ditargetkan selesai Desember 2009. Karena fisiknya sudah siap, proyek yang dikerjakan PT Prambanan Dwipaka dan PT Binokar Perdana tersebut siap menyelesaikan pembangunan pada Oktober mendatang.
Meski bertipe C, bangunan RSSB yang berada di pinggiran itu tidak kalah dengan RS di tengah kota. Bangunan di atas lahan seluas 2,5 hektare tersebut sangat megah. Fasilitasnya cukup baik. RS itu akan berkapasitas 220 bed atau tempat tidur pasien. ''Bed-nya di bangsal, kelas 3, 2, 1, dan kelas VIP,'' ucap Sugeng.
Selain itu, RSSB akan memiliki 14 poli spesialis dan umum, dua ruang operasi besar, dan satu ruang tindakan atau operasi kecil. ''Bangunannya terdiri atas empat bangunan utama dan sembilan bangunan penunjang. Sehingga, total bangunannya 13 unit,'' terangnya.
Tak sekadar megah, RS itu juga dilengkapi sistem pengolahan limbah yang cukup bagus. RSBB bakal dilengkapi insinerator untuk membakar sampah medis. RS di Benowo tersebut juga memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan teknologi tinggi. ''Sehingga, air limbah bisa diolah menjadi air yang bisa digunakan untuk menyiram tanaman atau mencuci mobil,'' jelas Sugeng.
Anggota komisi A tampak puas dengan penjelasan pelaksana proyek RSSB. Mereka yang biasanya kritis kali ini tak banyak bicara. Mereka hanya meminta agar pelaksana proyek segera melakukan penghijauan. Sebab, mulai akses masuk hingga ke dalam areal RS, debu bertebaran.
''Masak sudah mau beroperasi kok belum ada tanamannya. Banyak debunya seperti ini. Bagaimana dengan pasiennya nanti,'' ujar Sekretaris Komisi A Masduki Toha.
Keluar dari RSSB, anggota dewan terlihat semringah. Namun, ketika masuk ke SSC, kening sebagian anggota komisi A itu berkerut. Sebab, ketika memasuki proyek stadion, bau sampah begitu menyengat.
''Selain itu, jalan aksesnya cuma satu. Bagaimana ini? Seharusnya, jalan akses ke stadion ini diperhatikan. Jangan cuma satu,'' kata anggota komisi A Indra Kartamanggala.
Dewan semakin kesal setelah mendengar penjelasan dari pelaksana proyek pembangunan stadion tersebut. Sebab, megaproyek yang menyedot dana Rp 440 miliar itu dipastikan tidak tepat waktu atau molor dari target. ''Bangunan mayornya mungkin bisa tepat waktu. Tapi, kalau sama finishing-nya, mungkin belum bisa,'' kata Project Manager SSC Purwadi Hendro.
Menurut dia, hingga kini, bangunan fisik yang sudah diselesaikan baru sekitar 56 persen. Padahal, target penyelesaian proyek kurang empat bulan lagi atau harus kelar pada Desember 2009. Karena itu, pelaksana menyebut SSC sebagai proyek mission impossible dari target waktu.
Bangunan SSC terdiri atas tiga blok. Satu blok adalah stadion utama yang kini baru dikerjakan 50 persen, satu blok lagi adalah lapangan indoor yang progress-nya 73 persen, dan masjid yang sudah selesai 90 persen.
Karena sudah yakin molor, pelaksana proyek PT Adhi Rekon Join Operation mengatakan akan mengajukan adendum kepada pemkot. Isinya, mereka meminta tambahan waktu dua bulan untuk menyelesaikan pembangunan.
Sebab, tanpa adendum baru, PT Adhi Rekon terancam terkena penalti. Dalam perjanjian sebelumnya, pemkot akan memberikan penalti berupa denda seperseribu dari nilai kontrak. Artinya, pelaksana proyek harus membayar Rp 440 juta per hari sebagai denda.
Lalu, apa yang membuat proyek SSC tidak sesuai target? Pelaksana justru terkesan menyalahkan pemkot. Mereka menyebut pembebasan lahan yang lambat. Dampaknya, pembangunan fisik itu terkendala.
''Seharusnya, proyek bisa dimulai Maret 2008, tapi karena masalah lahan itu, jadi molor dibangun mulai Agustus. Artinya, proyek mundur empat bulan,'' ucap Purwanto.
Taken from Jawapos, Aug 20, 2009
Rock Star August 20th, 2009, 09:37 AM Bantuin update gambar aahh.....
http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/7a39eb94.jpg
http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/a803cf6e.jpg
http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/162e6c72.jpg
http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/IMG_2118copy.jpg
Enjoy ...... :cheers: :cheers: :cheers:
Rock Star August 20th, 2009, 10:12 AM http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/275c2a7f.jpg
http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/cef39a5c.jpg
Intiland Tower Surabaya
OPTX August 21st, 2009, 08:06 AM Rusunami Prada
http://i27.tinypic.com/50foz4.jpg
http://i26.tinypic.com/2itrkpc.jpg
http://i28.tinypic.com/2enuoeu.jpg
teddybear August 21st, 2009, 08:10 AM ^At Pradah Kendal in HR Mohammad? Close to Surya Inti Permata project? Any date when it will be constructed?
iwe August 22nd, 2009, 07:06 AM From iwe: this is the building in Rungkut posted by sbyctzn last time? Design nya rada aneh dan terletak di daerah yang rada semerawut. Tidaklah tinggi.
http://farm3.static.flickr.com/2450/3748464073_d1dd93b616_o.jpg
hi,
it is XL building.
Rock Star August 22nd, 2009, 07:44 AM http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/Sby.jpg
teddybear August 22nd, 2009, 08:00 AM ^Could not sell the apartment? BTW, it does look finished, but not sure if they are still finishing the interior?
allan_dude August 22nd, 2009, 08:51 AM http://i891.photobucket.com/albums/ac111/bintangrock/Sby.jpg this project is huge! :)
pecinta_surabaya August 22nd, 2009, 03:46 PM ^^ Finishing interior dan menambah area buat MICE (convention center dan semacamnya) di belakang..
Mungkin lama karena merubah tower 2 jd hotel bintang 5,kn interior harus eksklusif..
Tower 1 berita kapan hari itu udh terjual semua..
Sepertinya mall udh kelar,tinggal ngelurusin jalan dan masuk2in barang..
pecinta_surabaya August 22nd, 2009, 03:48 PM ^^ btw, progress Grand City gimana ya ? tadi g baca bulan November bakal dipake expo apa gitu di Grand City Convention Center
Grand City sekarang sibuk finishing mall..
Convention center udh kelar,,dari bulan Juni kmaren udh dipake ko'..
pecinta_surabaya August 22nd, 2009, 03:53 PM Rusunami Prada
http://i27.tinypic.com/50foz4.jpg
http://i26.tinypic.com/2itrkpc.jpg
http://i28.tinypic.com/2enuoeu.jpg
Sepertinya di jalan Pradah,,tuh kelihatan adhiwangsa apartemen di gambar 2 & 3..
Ini beda dgn Rich Pradah apartemen..??
Yg Rich Pradah katanya udh sampe lantai 5 itu lokasinya dimana ya..??
AceN August 22nd, 2009, 06:09 PM Grand City sekarang sibuk finishing mall..
Convention center udh kelar,,dari bulan Juni kmaren udh dipake ko'..
Oohh, thanks :)
d'sulovyo August 24th, 2009, 08:03 PM kapan yo agung sedayu group ngembangin propertiX dSBY,.,.,.,.! jgn jarta truz to, pa g berani saingan sama pengembang yang da di SBY,.,.,.,.,.!:nuts:
iya kali.
agung sedayu masih mikir2 mau head to head sama Pakuwon & Lamicitra.
d'sulovyo August 24th, 2009, 08:21 PM Sebenernya yg perlu diperbaiki dr terminal yg utama adalah kebersihan & kekumuhan..
Kalo terminal purabaya yg sekarang minimal bersih & tidak kumuh,alangkah indahnya..
Jika nantimemang dibangun sekelas bandara,mohon pengertian dr pengguna untuk menjaga kebersihan..
mBungur lumayan bersih dan tertib kok.
coba deh maen-maen ke Pulogadung/Rawamangun/Kalideres (Jakarta),Leuwipanjang (Bandung) atau Terboyo (semarang) then you'll find mBungur much much better than those terminals.
pecinta_surabaya August 25th, 2009, 05:45 AM RS MITRA KELUARGA 2
http://img8.imageshack.us/img8/2018/20082009350.jpg
pecinta_surabaya August 25th, 2009, 05:45 AM Eks Bioskop MITRA
Sekarang sudah rata dengan tanah
http://img27.imageshack.us/img27/9448/20082009351.jpg
pecinta_surabaya August 25th, 2009, 05:46 AM Arena Ketabang
Ko' ga ada yg dikerjain lagi ya..??
http://img39.imageshack.us/img39/8634/20082009354.jpg
http://img39.imageshack.us/img39/5665/86656large.jpg
OPTX August 25th, 2009, 07:45 AM Rusunami Prada
http://i27.tinypic.com/50foz4.jpg
http://i26.tinypic.com/2itrkpc.jpg
http://i28.tinypic.com/2enuoeu.jpg
Sepertinya di jalan Pradah,,tuh kelihatan adhiwangsa apartemen di gambar 2 & 3..
Ini beda dgn Rich Pradah apartemen..??
Yg Rich Pradah katanya udh sampe lantai 5 itu lokasinya dimana ya..??
Kalau mengenai apa ini sudah dipasarkan, sepertinya belum. Setauku ada 2 proyek rusunami yang sudah mulai dipasarkan, Puncak Permai dan Tidar Cosmo. (?)
Tapi ini mungkin juga sudah mulai dibangun, karena ada beberapa proyek rusunami yang mulai dipasarkan setelah konstruksi mencapai 50%.
Berdasarkan berita ini http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=c38f39ed4ad10da4edd64e8c69f0168b200858731 . Tahun 2009 direncanakan dibangun 11 proyek rusunami. Tapi sepertinya hanya beberapa yang akan mulai dibangun tahun ini.
Yang pasti ini beda dengan Rich Pradah Condo. Beberapa berita di internet tentang Rich Pradah membingungkan. Mungkin kondotel yang dimaksud bukan Rich Pradah, tapi kondotel di Perumahan La Primera, setinggi 5/6 lantai, yang lokasinya agak jauh dengan Jl. HR muhammad. Sementara Rich Pradah Condominium mungkin masih proposal.
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=899786
OPTX August 25th, 2009, 08:01 AM 10 Apartemen Bersubsidi Segera Dibangun,Perumnas Gunakan Lahan PT.SUD
14/07/2009 01:47:26
Menurut informasi yang dihimpun Surya, pembangunan apartemen tersebut bakal berlokasi di kawasan Surabaya Barat yaitu di sekitar Kecamatan Wiyung.
Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto menungkapkan, terkait rencana itu, Perumnas dan PT SUD menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama (MoU) untuk membangun apartemen bersubsidi dan non subsidi di kota Surabaya, pada Selasa (17/2).
"Ini adalah terobosan baru bentuk kerja sama, di mana Perumnas memanfaatkan lahan milik swasta. Perumnas dalam kerja sama ini bertindak sebagai investor yang akan membangun 10 tower rumah susun sederhana hak milik (rusunami) di lahan PT SUD," kata Himawan, saat dihubungi, Senin (16/2).
Ia berharap langkah terobosan kerja sama Perumnas-PT SUD ini dapat memotivasi pengembang swasta lain yang mempunyai tanah untuk dapat dikerjasamakan dengan Perumnas.
"Kami sangat berterima kasih kepada PT SUD yang memberi kepercayaan kepada Perumnas, sehingga dapat mewujudkan sinergi Perumnas-Swasta bersama-sama melaksanakan pembangunan 1.000 tower yang dicanangkan Presiden RI pada 5 April 2007," ujar Himawan.
Meski sudah diresmikan sejak 2007, proyek apartemen bersubsidi atau rusunami, belum bisa segera dilaksanakan di Surabaya. Pasalnya, baik Perumnas maupun pengembang, masih mencari lahan murah di wilayah Kota Surabaya yang layak dibangun apartemen bersubsidi.
Sesuai ketentuan pemerintah, harga jual apartemen bersubsidi dipatok sebesar Rp 144 juta per unit. Tahun ini beberapa pengembang swasta menyatakan siap membangun proyek apartemen bersubsidi berlokasi di Surabaya yaitu, di Jalan Tidar dan satu lokasi di Surabaya Barat.
Menurut Himawan, pembangunan rusunami ini akan menjadi proyek 1.000 tower pertama yang dibangun di Surabaya. Tahap pertama akan dibangun satu cluster terdiri dari 10 tower rusunami/apartemen bersubsidi dengan total hunian kurang lebih 5.000 unit.
"Cluster pertama akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 4,5 hektare dengan perkiraan biaya investasi kurang lebih Rp 600 miliar," jelasnya.
Selanjutnya, Direktur SUD Erson Siburian mengatakan, di atas lahan kerja sama ini akan dibangun mixed use yang pelaksanaan pembangunannya dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama, cluster rusunami/apartemen bersubsidi untuk middle low, dan tahap kedua Cluster Golden Hill Apartemen non nubsidi untuk middle end.
Selesai 3 Tahun
Pengembangan dengan konsep kawasan ini diperkirakan selesai sekurang-kurangnya 3-4 tahunan. Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia yang menjadi prioritas pembangunan rusunami, setelah Jakarta.
Perumnas terus berinisiatif untuk mendapatkan peluang kerja sama sinergi dengan mitra usaha, baik swasta maupun pemerintah untuk menyukseskan pembangunan 1.000 tower. "Kami optimistis bahwa sukses pembangunan 1.000 Tower dengan konsep pengembangan kawasan hunian vertikal, akan memberikan nilai tambah bagi penataan kota Surabaya ke depan," jelas Himawan.
Perumnas berkomitmen mengambil inisiatif di depan dalam pelaksanaan program pembangunan 1.000 tower, dengan konsep pengembangan kawasan kota. Setelah Surabaya, Perumnas merencanakan pembangunan Rusunami di kota Bandung, Medan, dan Makasar.
"Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, serta sinergi kemitraan dengan Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, pengembang swasta, dan perbankan, maka pembangunan 1.000 tower dapat dicapai dengan optimal," tuturnya.
http://www.perumnas.co.id/public/?pgid=news_detail,article_detail_104
pecinta_surabaya August 25th, 2009, 11:26 AM ^^ Daerah kekuasaan minimax nih.. :D
Kalo yg perumahan La Primera itu lokasi dimana?
Hadi August 25th, 2009, 04:52 PM http://img7.imageshack.us/img7/3127/64551198864737534140599.jpg (http://img7.imageshack.us/i/64551198864737534140599.jpg/)
teddybear August 25th, 2009, 06:45 PM Thanks for posting update! They are fixing the BII Tower, that is good. Where is RS Mitra Keluarga? And what building replacing the former Mitra?
pecinta_surabaya August 26th, 2009, 03:33 AM BII tower di renov,tp cuma bagian yg terbakar saja.
Rs Mitra Keluarga 2 di waru,kalo dr saurabaya arah sidoarjo persis setelah Layang Waru.
Eks bioskop mitra rencananya jd gedung kesenin,kalo ga salah rendering nya ada di thread ini.
teddybear August 26th, 2009, 04:07 AM Hmm, there is no announcement of new big project yet? Also look at the Sura & Baya statue, the position of Baya is still not quite right. It suppose to form letter S. And they have not finished the project.
arif doank August 26th, 2009, 03:22 PM http://img7.imageshack.us/img7/3127/64551198864737534140599.jpg (http://img7.imageshack.us/i/64551198864737534140599.jpg/)
pasti bangga malingsia liat kita membertunjukan mobil tuan mereka:lol:
Hadi August 26th, 2009, 03:46 PM pasti bangga malingsia liat kita membertunjukan mobil tuan mereka:lol:
sabar bung.... ini forum construction... heuheueh ok? kita posting hanya kemajuan pembangunan kota. ok? :)
bamz.. August 28th, 2009, 01:25 AM wesss CBD Surabaya makin kebentuk aja niiiih ...
btw L.J Meritus ma BRI Tower & Hyatt tinggian mana ya ? ?
teddybear August 28th, 2009, 02:59 AM wiki said BRI Tower is 220m. This is with spire, I believe. It will be interesting to know the statistics of total floors and height for BRI Tower, The Regency Tower, LJ Meritus, Trillium, Sheraton, Royal Condominium, and JW Marriott Hotel!
My thought is, Trillium could be the highest in downtown, but not sure compare with BRI (with its spire included).
Here are some data:
Trillium - 32 floors - ?
BRI Tower - 24 floors? - 220m
LJ Meritus - 28 floors - ?
Sheraton Hotel - ? - ?
Regency Condominium - 27 floors - ? (17 floors on top of 10 floor parking)
JW Marriott - 28 floors? - ?
Hyatt Regency - 25 floors? - ?
No building with at least 40 floors yet :( Probably some of you can help fill them out.
BTW, no update on Ciputra World?
zephyranthes August 28th, 2009, 11:35 AM I think Ciputra World still has long way to go, at least another 6-12 months. The last time I was passing through, they were building either the 3rd or 4th floor.
teddybear August 28th, 2009, 03:05 PM Thanks for update on ciputra!
Hadi August 29th, 2009, 05:33 AM Diresmikan Hari Ini, Komuter Sumo Berubah Nama Jadi Surokerto
suarasurabaya.net| Kereta Api (KA) Komuter Surabaya-Mojokerto (Sumo) diresmikan Menteri Perhubungan, Sabtu (29/08) pagi ini. Seperti dilaporkan POPI dari Radio Maja FM Mojokerto dalam Jaring Suara Surabaya, KA Komuter Sumo yang diusulkan sejak 2007 lalu, akhirnya akan diresmikan JUSMAN SYAFII DJAMAL Menteri Perhubungan dan SOEKARWO Gubernur Jawa Timur.
SUKADIS Kahumas Dishub dan DLLAJ Jawa Timur mengatakan peresmian Komuter Sumo ini juga menandai diubahnya nama Sumo menjadi Arek Surokerto : Angkutan Rakyat Ekonomis Surabaya-Mojokerto. Rencananya peresmian dilakukan di Stasiun KA Mojokerto, sekaligus mengangkut rombongan kembali ke Surabaya.
LUTFI WIJAYA Kepala Stasiun KA Mojokerto mengatakan launching sekaligus pemberangkatan pertama KA Surokerto dilaksanakan pukul 09.00 WIB. Rencananya KA yang mampu mengangkut 500 penumpang ini, akan mempunyai rute Surabaya-Mojokerto 4 kali pulang-pergi, pagi-siang-sore.
Mengenai harga karcis menurut LUTFI akan dipatok sebesar Rp 3000. Tetapi untuk 3 hari pertama gratis. Karcis akan diberlakukan mulai 1 September 2009 nanti.(far/edy)
pecinta_surabaya August 29th, 2009, 08:03 AM Hmm, there is no announcement of new big project yet? Also look at the Sura & Baya statue, the position of Baya is still not quite right. It suppose to form letter S. And they have not finished the project.
Iya,buaya ko' aneh ya pose nya,,ga sama kaya yg di depan KBS..
Sebenarnya arena skate dan SMX udh kelar jg,tp masa cm dr semen biasa ga di poles..??
Trus yg dulu katanya ada kantin jg ga ada.. :ohno:
pecinta_surabaya August 29th, 2009, 08:06 AM BTW, no update on Ciputra World?
Kan saya udh ngasih kabar bung teddy,kalo ciputra world mall opening Februari 2011.. :)
Hadi August 29th, 2009, 03:14 PM JATIM- Empat bupati di Pulau Madura (Sampang, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep) dan Walikota Surabaya menerima kehadiran Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). Pernyataan menerima kehadiran lembaga tersebut terungkap setelah mereka melakukan pertemuan dengan Gubernur Jatim bersama Ketua dan Wakil Ketua BPWS yang berlangsung di kantor Gubernur Jatim, Selasa (14/7) dari pukul 11.00 hingga 12.45 WIB.(jal)
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Gubernur Jatim H Soekarwo, Ketua BPWS Edi Purwanto, Wakil Ketua BPWS Djunaedi Mahendra, Walikota Surabaya Bambang DH, Bupati Bangkalan R KH Fuad Amin, Bupati Sampang Noer Tjaja, Bupati Pamekasan Kholilurrahman, Bupati Sumenep KH Moh Ramdlan Siraj, Asisten Bidang Pembangunan Chaerul Djaelani, serta beberapa pejabat Muspida Jatim.Bupati Sampang, Noer Tjaja mengatakan, pada prinsipnya pihaknya menerima keberadaan lembaga tersebut dan tidak pernah melakukan penolakan. Namun kehadiran lembaga tersebut yang dibentuk melalui perpres, penerjemahan kewenangannya harus jelas. Karena adanya pro-kontra yang saat ini berkembang dan menjadi polemik, itu akibat belum jelasnya tugas dan kewenangannya. ”Dan dikhawatirkan mencaplok kewenangan daerah melalui otonomi daerah,” katanya. Dari pertemuan tersebut, dalam dua hari ini pemprop bersama lima kepala daerah ( Surabaya , Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep) bersama BPWS akan membentuk tim teknis yang bertugas memilah kewenangan setelah hadirnya lembaga tersebut. ”Dari hasil tim teknis tersebut, kami akan melakukan pertemuan lanjutan,” katanya. Senada dengan Bupati Sampang, Bupati Bangkalan R KH Fuad Amin mengatakan, pihaknya juga menerima kehadiran lembaga tersebut. Namun yang menjadi catatan adalah tetap adanya kewenangan pemerintah daerah dalam program pembangunan khususnya di kawasan Jembatan Suramadu. Kewenangan tersebut bisa berupa perizinan serta kebijakan lain yang sudah tercantum dalam Undang-Undang Otonomi Daerah. Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf mengatakan, tidak ada kata deadlock dari pertemuan tersebut. Semua kepala daerah menerima keberadaan BPWS. Soal kewenangan lembaga tersebut, saat ini secara teknis masih dilakukan penerjemahan tentang beberapa kewenangan yang dimiliki oleh BPWS dan lima kepala daerah. Soal apakah lima kepala daerah tersebut nantinya juga masuk dalam struktur kepengurusan atau tidak, semua tergantung dari hasil tim teknis yang telah dibentuk secara bersama. Ketua BPWS, Edi Purwanto mengatakan, polemik diterima atau tidaknya lembaga yang kini dipimpinnya sebenarnya tidak perlu diperpanjang. Pembangunan di kawasan Suramadu harus cepat bisa dilakukan. Jika kita terlalu lama larut dalam polemik, maka program pembangunan yang kini dimiliki oleh pemerintah daerah bisa terbengkelai. ”Kami sering kok menghadapi masalah seperti ini,” katanya.Sejak awal BPWS dibentuk, kata Edi, prinsip yang dilakukan dalam menjalankan tugas yakni membangun Madura bukan membangun di Madura. Dengan analogi tersebut, maka semua komponen yang ada di Pulau Madura akan bersama-sama dilibatkan. Baik itu bupatinya, kyainya, LSM, serta masyarakat. ”Namun jika membangun di Madura, maka seakan-akan terkesan Madura sebagai objek bukan subjek,” ujarnya. Perlu diketahui, kata dia, BPWS merupakan lembaga yang dibentuk berdasakan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2008. Lembaga ini dibentuk hanya untuk percepatan pembangunan di kawasan Jembatan Suramadu dan Pulau Madura setelah Jembatan Suramadu dioperasikan. Kepengurusan lembaga itu ada setelah Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Ekuin, Sri Mulyani melantik Edi Purwanto dan Djunaedi Mahendra sebagai ketua dan wakil ketua BPWS pada, Jumat (3/7) di Jakarta.
Kontrovesi penolakan lembaga itu muncul setelah DPRD Jatim bersama Dewan Pengembangan Madura (DPM) melakukan hearing bersama yang juga di hadiri dua pimpinan BPWS. Namun karena sejak awal dibentuknya lembaga itu memang tidak bertujuan mencaplok kewenangan pemerintah daerah, akhirnya Gubernur Jatim, H Soekarwo melakukan pertemuan bersama empat bupati di Pulau Madura dan Walikota Surabaya. Inti mewujudkan mewujudkan komitmen bersama tentang percepatan program pembangunan setelah hadirnya Jembatan Suramadu. (jal)
bamz.. August 30th, 2009, 12:35 AM Here are some data:
Trillium - 32 floors - ?
BRI Tower - 24 floors? - 220m
LJ Meritus - 28 floors - ?
Sheraton Hotel - ? - ?
Regency Condominium - 27 floors - ? (17 floors on top of 10 floor parking)
JW Marriott - 28 floors? - ?
Hyatt Regency - 25 floors? - ?
ok thanks .. hah 220m? are u sure? if thats true its will be a lilbit shorter than Wisma 46 who has 250 metres with 46 floors + spire ..
I doubt about it. maybe its around 120m I think .. :)
teddybear August 30th, 2009, 07:19 AM ^I think you're right, 220 might not be accurate height.
Continue a bit more, here are some data for Western Surabaya:
Adhiwangsa Apartment Tower I - 43 floors?
Adhiwangsa Apartment Tower II - ?
Waterplace Apartment Tower I - 38 floors (there are 6 tower, I just list only one, I only pick the one with most floors)
Apartemen Taman Beverly - 28 floors
Puri Matahari - 29 floors
Ciputra World Apartment - 30 floors?
Java Paragon - 22 floors?
Ciputra World Office Tower - 50 floors? (still on planning stage)
Southern Surabaya:
Cito Apartment and Hotel - 30 floors?
Graha Pena - 16floors?
Puncak Marina Apartment - 19 floors?
Eastern Surabaya:
Graha Sampoerna - 15 floors
All Surabaya:
Adhiwangsa Apartment - 43 floors? is the current tallest
OPTX August 30th, 2009, 09:41 AM ^^ I think you forgot to put some buildings such as Somerset, Shangrila, etc.
Here is my list. I counted on the pictures or rendering.
20 Floors or above :
1. Adhiwangsa Tower A ( 41 )
2. Adhiwangsa Tower B ( 34 )
3. Puri Matahari ( 30 )
4. De Residence I ( 38 )
5. De Residence II ( 38 )
6. Beverly Park ( 32 )
7. Java Paragon I ( 22 )
8. Java Paragon II ( 22 )
9. Somerset Apt A ( 25 )
10. Somerset Apt B ( 25 )
11. JW Marriot ( 25 )
12. Bumi Hotel ( 25 )
13. Waterplace A ( 37 )
14. Waterplace B ( 37 )
15. Waterplace C ( 37 )
16. Grand Waterplace E ( 30 )
17. Grand Waterplace F ( 35 )
18. Sheraton Hotel ( 28 )
19. Sheraton Condo ( 28 )
20. Aryaduta Hot & Apt ( 33 )
21. Plaza BRI ( 23 )
22. Wisma BII ( 20 )
23. Pucak Marina I ( 20 )
24. Puncak Marina II ( 20 )
25. Garden Palace Hotel ( 25 )
26. Graha Pena ( 21 )
27. Metropolis Ap Tower C ( 20 )
28. Crystal Garden ( 25 / OH )
29. The Via CW ( 35 / UC )
30. The Vue CW ( 35 / UC )
31. UC Apt Berkeley ( 26 / UC )
32. Trillium ( 32 / UC )
33. Lj Meritus ( 27 / UC )
Approved, Proposed, Unknown :
- UC Aprt Cambridge Tower , 22 F
- Puncak Permai Tower B , 20 F
- Hotel in Grand City , 24 F
- Union Square ( Floor : 23 - 31 - 33 - 33 - 33 - 33 - 34 )
- The Summit ( 6 Towers @ 36 floors )
- Apart in Graha Festival ( 7 Towers , 28-35 floors )
- Pakuwon Extention ( 5 Towers )
- Rich Pradah Condo ( 2 Towers )
- Green Gate Apart
- One Darmo
- Somerset Extention ( 28 F )
- Rusunami Pradah
- Grand LJ Fullerton ( 2 towers )
- Darmo Hill Apart ( 4 towers @ 21 Floors )
- Ciputra World Office & Hotel ( 52 & 40 Floors )
- Sunset Horizon Tower
teddybear August 30th, 2009, 10:54 AM Thanks OPTX! But Beverly Park, as I remember, should be about 28 floors? I think JW Marriott is more than 25 floors. I never know about Graha Festival, where is this?
In the 80s, Garden Palace set the height with more than 20.
In the 90s, we had Puri Matahari that reach 30.
In the 2000, Adhiwangsa broke 40.
In 2010, we might have Ciputra World or other building to 50?
Seems Surabaya is growing, but somewhat slow.
krish_vriliter August 30th, 2009, 11:44 AM jual RUGI 5 JUTA,apartemen di surabaya, PUNCAK PERMAI tower A (oper kredit/CASH), harga Rp.158.400.000, 2 unit@30 m².. aku kmrn ambil 3 unit, skrg mau takjual 2..lantai 17 (1760+1761).. 2 unit ini bisa dijebol jadi luas 60m² ..aku udah bayar Rp. 79.860.000/ unit, kurang Rp.11.220.000 x 7 bulan.(sisa bisa di KPA) harga baru: Rp. 163.400.000.
krishna 081.23.27.17.57
Ebek21 August 30th, 2009, 12:28 PM Box Culvert Saluran Air Jl. Raya Menur, Terus Dikebut
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk68750_clip2.jpg
Pemasangan box culvert pada saluran air di sepanjang kawasan Jl. Raya Menur sampai mendekati perempatan Jl. Raya Kertajaya, Minggu (30/08) pengerjaannya terus dikebut. Dijadwalkan rampung pertengahan bulan September 2009.
Sesuai dengan apa yang pernah disampaikan Ir. SRI MULYONO Kepala Dinas PU Bina Marga & Pematusan, bahwa proyek pembenahan sekaligus pembangunan saluran air tersebut bakal rampung sebelum bulan September berakhir.
“Kalau dari kesepakatan kerja bersama dengan pihak kontraktor, pembangunan saluran air sekaligus pemasangan box culvert, di Raya Menur sampai Kertajaya dirampungkan pertengahan bulan September,” ujar SRI MULYONO.
Namun demikian, lanjut SRI MULYONO, pihak kontraktor masih diwajibkan melakukan maintenance terhadap saluran air dengan box culvert tersebut hingga tahun 2010. “Kontraktor punya tanggung jawab melakukan pembenahan jika terjadi kerusakan sampai tahun 2010,” tambah SRI MULYONO.
Sampai Minggu (30/08) pemasangan box culvert disaluran air kawasan Jl. Raya Menur, Manyar Sabrangan sampai perempatan Jl. Raya Kertajaya tersebut tinggal sekitar 20 meter saja dari traffic light Jl. Raya Kertajaya.
Sementara itu, akibat pembangunan saluran air dengan box culvert dikawasan Menur sampai dengan Raya Kertajaya tersebut, Minggu (30/08) ini terjadi hambatan serta kepadatan kendaraan yang melintasi kawasan Manyar Sabrangan.
Pantauan suarasurabaya.net, tidak ada tanda atau rambu pemberitahuan dikawasan Menur sampai dengan Manyar Sabrangan. Sehingga kendaraan yang terlanjur masuk menjadikan kawasan itu makin padat
Taken from Suara Surabaya, Aug 30, 2009
Ebek21 August 30th, 2009, 12:42 PM Komuter Surabaya-Mojokerto Diresmikan
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AS1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AS2.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/AS3.jpg
SURABAYA - Tambah lagi kereta ulang-alik (komuter) dari Surabaya. Setelah Susi (Surabaya-Sidoarjo) dan Sulam (Surabaya-Lamongan), kini ada Arek Surokerto. Kemarin, komuter Surabaya-Mojokerto itu diresmikan Menhub Jusman Syafii Djamal dan Wagub Saifullah Yusuf.
Kereta tersebut memang ''dibaptis'' dengan nama Arek Surokerto. Itu singkatan dari Angkutan Rakyat Ekonomi Surabaya-Mojokerto. ''Arek itu kan khas Jatim,'' ujar Menhub.
Arek Surokerto kemarin berangkat dari Stasiun Gubeng sekitar pukul 10.00. Tak ada penumpang yang ikut. Ia menuju Mojokerto untuk ''menjemput'' Menhub yang memimpin prosesi peresmian.
Peresmian itu cukup singkat. Sekitar 45 menit. Awalnya adalah laporan Dirjen Perkeretaapian Dephub Ir Tundjung Inderawan tentang teknis pembangunan komuter. Setelah itu, Menhub membunyikan sirene khas stasiun kereta api. Saat kereta mulai berjalan, warga mulai ikut naik dan merasakan kereta yang akan berhenti di 12 titik dalam perjalanan menuju Surabaya itu.
Sementara itu, Wagub Saifullah Yusuf mengatakan, Arek Surokerto bisa mendukung pembangunan dan pengembangan transportasi Mojokerto. Sebab, selama ini Mojokerto merupakan salah satu kota pendukung utama Surabaya. ''Kereta ini bisa menjadi stimulant untuk perkembangan kota,'' ujarnya. Proyek ini, lanjut Saifullah, menjadi momentum mengembangkan jalur transportasi Jatim.
Salah satu pencinta kereta api asal Surabaya Puspitaningrum, 20, mengikuti prosesi peresmian di Mojokerto itu. Gadis yang menyebut diri sebagai railfans itu mengatakan, ''Jangan sampai dikotori oleh tangan-tangan jahil,'' ujarnya sambil memandang kereta yang masih mulus tersebut.
Menurut dia, kereta tersebut memiliki keunikan dibandingkan dua komuter yang sudah ada. Yakni, memiliki tirai rolling di setiap jendela dan bentuk bodi yang khas. ''Sayang belum ada ACnya. Padahal, di Jakarta kereta seperti ini sudah dilengkapi pendingin,'' imbuhnya.
News taken from Jawapos, Aug 30, 2009; Pics taken from Suara Surabaya, AUg 29, 2009
Ebek21 August 30th, 2009, 12:52 PM Jgn pakai kata supercepatlah, cepat aja sudah cukup deh. Bagus sekali jika terwujud.
Pemerintah Membangun KA Super Cepat
Pemerintah akan membangun kereta api super cepat antara Surabaya Banyuwangi. Pembangunan kereta api super cepat Surabaya Banyuwangi dilakukan sebagai pemecah persoalan moda transportasi di jalur itu.
Demikian disampaikan TUNDJUNG INDRAWAN Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan waktu rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Kamis (27/08), seperti dilaporkan FAIZ reporter Suara Surabaya di Jakarta.
Menurut TUNDJUNG, selain mempersiapkan kereta api super cepat juga disiapkan dua jalur atau double track kereta api Surabaya-Banyuwangi. Dirjen Perkereta apian mengatakan selama ini belum ada solusi termasuk pembangunan jalan tol untuk mengatasi transportasi Surabaya Banyuwangi, sehingga dipilihlah kereta api super cepat.
TUNDJUNG menjelaskan pembangunan kereta api supercepat ini sekitar 3 tahun dengan biaya sekitar Rp 5 trilyun. Jarak yang ditempuh Surabaya Banyuwangi yang semula 6 jam bisa menjadi 3 jam dengan kecepatan 100 sampai 120 km per jam. Berikut penjelasan TUNDJUNG, .
TUNDJUNG mengatakan untuk mempercepat realisasi kereta api super cepat Surabaya Banyuwangi, sekarang ini Dinas Perhubungan, PT Kereta Api dan Pemprop Jawa Timur sedang mengiventarisasi persoalan yang akan dihadapi.
Taken from Suara Surabaya, Aug 27, 2009
sbyctzn August 30th, 2009, 04:34 PM Hi.. Guys.. How are you all...
New Picture in Surabaya Pic thread!!! Hopefully you enjoy it!!
Ebek21 August 30th, 2009, 05:23 PM ^^ Kemana aja nih bro, lama gak nongol ?? Ditunggu update pic terbarunya nih hehe..
Hadi August 30th, 2009, 05:23 PM SSC Dipastikan Molor
Minggu, 30 Agustus 2009 | 00:50 WIB
SURABAYA- Mega proyek Surabaya Sport Center ( SSC) dipastikan molor. Pasalnya, hingga kini proyek senilai Rp 440 miliar itu baru selesai sekitar 56%. Padahal Pemkot memberikan batas waktu penyelesaian hingga 31 Desember 2009.
“Dengan sisa waktu tinggal empat bulan ini kami kami minta pihak kontraktor mentaati deadline dan kebut pelaksanaannya,” kata anggota DPRD Surabaya Masduki Toha dihubungi, Sabtu (29/9).
Seperti diketahui kontraktor proyek SSC ini ditangani PT Adhi Karya yang menggandeng PT Adhi Rechon.
Selain itu, Masduki menilai, pembangunan SSC mengalami ketimpangan. Ternyata pemkot belum melakukan pembangunan infrastruktur yang menunjang pembangunan SSC, seperti jalan masuk dan ke luar SSC. Infratruktur jalan ke kawasan itu masih rusak berat dan sempit. Jika dipakai keluar masuk kendaraan roda empat sangat sulit. “Seharusnya infrastruktur jalan diperbaiki terlebih dahulu, baru kemudian proyek, ” katanya.
Sementara Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Pemkot Surabaya dr Muklas Udin mengatakan, pihaknya sudah mengetahui soal itu. Namun Pemkot sudah meminta agar pembangunan SSC selesai sebelum diresmikan pada 31 Mei 2010.
Soal akses jalan masuk belum diperbaiki terutama dari Jl. Raya Benowo menuju SSC dan Jl. Kalianak menuju SSC. Kedua akses jalan tersebut lebarnya hanya sekitar 7 meter. Sementara untuk akses jalan menuju SSC dibutuhkan lebar jalan sekitar 20 meter.
Jadwal penyelesaian proyek yang bertujuan untuk membangun kawasan Surabaya barat tersebut memang harus rampung pada akhir Desember 2009. Bila ada keterlambatan pemkot akan membahasnya ulang.
Dihubungi terpisaha Purwadi Hendro, Direktur PT Adi Rechon mengatakan, pada 31 Desember mendatang proyek SSC belum tentu selesai 100%. Faktornya, selain soal akses jalan juga karena air untuk proses pembangunannya. “Kami berusaha menyelesaikan proyek ini sampai 31 Desember mendatang, tapi mungkin saja pengerjaannya bakal mundur beberapa bulan,” kata dia.
Ia membenarkan, sampai saat ini baru menyelesaikan 56 persen dari seluruh pembangunan SSC. Adanya keterlambatan awal pembangunan SSC sendiri juga menjadi penyebabnya.
Proyek tersebut seharusnya bisa mulai dikerjakan Maret 2008 namun faktanya baru bisa dikerjakan pada Agustus 2008. Terkendalanya pembebasan lahan sempat molor 2 bulan.
Masalah pembebasan lahan, ujarnya, merupakan kewenangan pihak pemkot Surabaya dan hal itu sudah tertuang dalam kesepakatan pembangunan proyek tersebut “Tapi dalam hal ini kami tidak mau menyalahkan siapapun karena kita satu tim, ” ungkapnya.
Meskipun kemungkinan besar akan mengalami keterlambatan, lanjut Purwadi, pihaknya akan berusaha keras untuk menyelesaikan pembangunan tersebut sampai pada bulan Desember 2009.Bahkan, karena mengejar deadline tersebut pihaknya melakukan pengerjaan siang dan malam “Kami lembur terus agar semua bisa terselesaikan tepat waktu, ” paparnya.
Masih menurut Purwadi, pihaknya juga meminta kepada Pemkot Surabaya untuk membangun akses jalan menuju stadion, karena apa yang ada sekarang dinilai masih belum memadai untuk menunjang kemegahan stadion “Pembangunan jalan baru itu untuk memudahkan warga Surabaya jika ingin menonton pertandingan di SSC, ” tuturnya.pur
sbyctzn August 30th, 2009, 05:37 PM ^^ Kemana aja nih bro, lama gak nongol ?? Ditunggu update pic terbarunya nih hehe..
HEHEHE langsung aja lihat di thread pic surabaya... nih klik disini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=898668&page=3)
Iya nih baru bisa online... hampir 2 bulan tidak online sama sekali....
Ada masalah sedikit.... :bash::bash::bash: :ohno::ohno::ohno:
hermawan August 31st, 2009, 02:36 AM Kereta Komuter Surabaya harusnya diusahakan bersih terus dan bebas dari pedagang asongan, pengamen dan pengemis. Jangan niru KA Jabotabek:)
0b3_st August 31st, 2009, 04:34 AM Eks Bioskop MITRA
Sekarang sudah rata dengan tanah
http://img27.imageshack.us/img27/9448/20082009351.jpg
Mang rencana nya eks. bioskop mitra mau di bangun apa?
sbyctzn August 31st, 2009, 10:14 AM ^^
Tahap Pertama Tuntas Akhir 2009
BANGUNAN eks bioskop Mitra 21 bakal dibongkar mulai hari ini (18/7). Selanjutnya, di lokasi tersebut, akan dibangun gedung kesenian senilai Rp 6,2 miliar yang ditargetkan tuntas Desember.
''Proyek kan sudah melalui lelang dan sudah ada pemenangnya. Maka, gedung eks Mitra 21 harus dihapus dulu dari aset pemkot,'' kata Kepala Bagian Perlengkapan Surabaya Noer Oemijati. Dia mengatakan, pembangunan gedung kesenian di bekas gedung bioskop Mitra 21 itu sangat mendesak. Selain sudah ada pemenang lelang, target penyelesaian proyek tersebut sangat singkat. ''Tahun ini harus selesai. Paling tidak, Desember 2009,'' tegasnya.
Karena itu, dengan waktu mepet, pembongkaran gedung Mitra akan dilakukan hari ini atau paling lambat Minggu besok (19/7). ''Dibongkar satu-dua hari ini,'' ucap Noer kemarin.
Dia mengatakan, setelah dibongkar, bekas bangunan akan dilelang. ''Dihitung dulu nilai ekonomisnya. Baru kemudian dilelang di kantor lelang negara,'' paparnya.
Sementara itu, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) menyebutkan bahwa pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama yang digarap oleh PT Citra Mandiri Cipta harus selesai tahun ini.
''Pembangunannya dari struktur sampai atap. Belum termasuk finishing. Finishing nanti di tahap kedua,'' kata Kabid Pengawasan DCKTR Hariyanto. Menurut dia, gedung kesenian baru yang akan dibangun di eks lahan gedung Mitra 21 itu memiliki tiga lantai. Sesuai rencana, gedung baru yang akan jadi pusat kesenian tersebut dilengkapi perpustakaan, galeri, dan pentas teater. ''Kami menunggu dibongkar dulu. Baru dibangun fisiknya,'' tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Wiwiek Widayati memastikan bahwa gedung Mitra 21 bukan cagar budaya. Ucapan Wiwiek itu dilontarkan untuk menepis kabar bahwa gedung Mitra merupakan warisan yang tak boleh dipugar.
''Hanya, gedung itu berada di wilayah atau kawasan cagar budaya. Sebab, letaknya di sebelah gedung Balai Pemuda yang termasuk cagar budaya kategori A,'' ujarnya.
Karena berada di kawasan cagar budaya, bentuk bangunan gedung kesenian baru itu harus mengacu pada gedung Balai Pemuda. ''Jadi, bentuknya harus terintegrasikan,'' jelas pejabat yang tengah hamil itu.
Untuk mendirikan bangunan kesenian, lanjut Wiwiek, timnya tak hanya diisi oleh arsitek atau ahli bangunan. Pembangunan tersebut juga melibatkan beberapa tokoh budaya.
Taken from Jawapos, Jul 18, 2009
pecinta_surabaya August 31st, 2009, 03:52 PM RS Bhakti Husada November Rampung
Untuk Pelayanan Jamkesmas Surabaya Barat
Sebagai rumah sakit terbesar di Indonesia Timur, RSUD dr Soetomo memiliki sejumlah dokter spesialis. Untuk itu, rumah sakit milik pemprov Jatim itu terus menyuntikkan bantuan tenaga dokter spesialis ke beberapa rumah sakit.
Yang terbaru, RSUD dr Soetomo berjanji akan memberikan bantuan tenaga tersebut kepada rumah sakit milik Pemkot yang baru, Rumah Sakit Dharma Bhakti Husada (RS BDH). Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Pelayanan Medik (Wadir Yanmed) RSUD dr Soetomo dr Urip Murtedjo SpB KL kemarin (30/8).
"Kami sudah mengadakan MoU dengan Walikota Bambang DH, seputar bantuan dokter spesialis pada RS BDH," papar dokter spesialis bedah kepala leher itu.
Sementara itu, staf ahli wali kota yang diperbantukan di RSD dr Mochammad Soewandhie, Lilian Anggreny mengungkapkan, bahwa pembangunan RSBDH sudah hampir rampung. "Bangunan fisiknya sudah 80 persen jadi. Kira-kira awal November sudah selesai, ujarnya.
Meski pembangunan fisik RS tersebut masih belum kelar, namun struktur organisasinya sudah siap. Keputusan ini diambil seiring disetujuinya Peraturan Daerah Kota Surabaya No.8 tahun 2008 Tentang Organisasi Perangkat Daerah. Menurut Baktiono, mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda, RS BDH sangat dibutuhkan keberadaan bagi masyarakat di wilayah Surabaya Barat. Terutama, oleh penduduk miskin yang selama ini mengandalkan pengobatan melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).
''Yang pasti RS ini akan membawa banyak manfaat baik. Karena selama ini banyak orang miskin wilayah Surabaya Barat tidak memiliki fasilitas pelayanan kesehatan memadai,'' ujarnya kemarin. Politisi PDI-P itu mengungkapkan, dirinya masih belum mengetahui siapa yang akan duduk menjadi Direktur RS tersebut.
pecinta_surabaya August 31st, 2009, 03:54 PM Hari Pertama Sepi Penumpang
Kendati digratiskan, hari pertama beroperasinya komuter Arek Surokerto (angkutan rakyat ekonomi Surabaya-Mojokerto) kemarin (30/8) masih sepi peminat. Berdasar pantauan Jawa Pos di Stasiun Gubeng kemarin, hanya tiga gerbong yang terisi saat kereta lima gerbong itu berangkat menuju Mojokerto pada pukul 16.30.
Rata-rata setiap gerbong hanya berisi sekitar 25 hingga 30 orang. Padahal, kapasitas satu gerbong mencapai 100 penumpang. Angka tersebut semakin berkurang ketika memasuki gerbong paling belakang. Tak ayal, lengangnya kondisi kereta itu dimanfaatkan penumpang untuk memilih tempat duduk seenaknya. Beberapa bocah berlarian atau tiduran di atas bangku yang disusun berhadap-hadapan tersebut.
Meski demikian, kereta berwarna hijau yang diresmikan Sabtu (29/8) tersebut tetap menarik perhatian masyarakat. Mahmud Kwatu, 53, misalnya. Warga Mojoanyar, Mojokerto, itu memanfaatkan masa gratis dengan mengajak dua anaknya jalan-jalan ke Surabaya. ''Mumpung Minggu dan gratis. Mereka saya ajak keliling Surabaya, meski hanya sampai pukul 16.00,'' ujarnya. Sebelumnya, ayah empat anak itu naik kereta yang sama dari Mojokerto pada pukul 06.20.
Kendati sepi penumpang, humas PT Kereta Api Daops VIII Surabaya Nur Amin menampik anggapan bahwa masa depan Arek Surokerto suram. Dia mengatakan, minimnya penumpang itu disebabkan banyak yang belum tahu keberadaan kereta tersebut. ''Kurang sosialisasi saja. Sebetulnya, permintaan agar diwujudkannya kereta itu sangat banyak,'' imbuhnya.
Selain itu, jadwal keberangkatan kereta yang berdekatan dengan waktu berbuka puasa menjadi faktor sepinya Arek Surokerto. Namun, dia optimistis jumlah penumpang hari ini bertambah karena masuk hari aktif bekerja.
Nur Amin bahkan yakin bahwa kereta yang pembangunannya menelan biaya Rp 28 miliar tersebut bisa bersaing dengan kendaraan pribadi. Pasalnya, kereta itu menjanjikan harga yang murah, kecepatan perjalanan, hingga keamanan dan kenyamanan. ''Saya yakin, kereta ini bisa me*ngu*rangi penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya,'' katanya.
Sementara itu, hari pertama operasional kereta Arek Surokerto hanya melayani dua jadwal perjalanan, pagi dan sore. Yakni, pukul 04.10 dan pukul 16.16 dari Stasiun Gubeng serta pukul 06.20 dan pukul 18.00 dari Stasiun Mojokerto. ''Tanggal 5 September baru kami buka empat jadwal keberangkatan di masing-masing stasiun,'' jelasnya.
pecinta_surabaya August 31st, 2009, 03:55 PM Pipa PDAM Ganjal Proyek Box Culvert Menur
Pembangunan box culvert di Menur terus berlanjut. Saat ini, kontraktor berupaya membuat crossing untuk menghubungkan saluran sisi timur ke barat atau masuk ke dalam box culvert. Proyek tersebut mulai dikerjakan pada Sabtu lalu (29/8) pukul 22.00.
Saluran tersebut berfungsi mengalirkan air dari kawasan permukiman di sisi timur menuju box culvert. Pembangunan itu merupakan salah satu di antara dua fokus utama pekerjaan yang harus selesai sebelum Lebaran. ''Fokus lainnya adalah tuntasnya pe*masangan box culvert di ujung traffic light,'' ujar Iwan Tristanto, pelaksana proyek dari PT Media Cipta Perkasa.
Sayang, pembangunan tersebut tidak bisa segera diselesaikan. Pasalnya, tim proyek menemukan masalah dengan utilitas pada jalur saluran itu. ''Kami menemukan dua pipa PDAM dan satu pipa gas. Ketiganya berukuran besar dan masih aktif,'' terangnya.
Akibatnya, pembuatan saluran harus dihentikan sementara waktu. Padahal, proyek itu sejatinya bisa diselesaikan pada Minggu dini hari(30/8). Dampaknya, jalur transportasi di Jl Menur harus dialihkan melalui Jl Manyar Sabrangan. ''Proyek kami hentikan dahulu. Kami tidak mau mengambil risiko kalau mengenai tiga pipa itu,'' tegas Iwan.
Dia menambahkan, pagi ini (31/8) pihaknya akan berkoordinasi dengan tiga instansi. Yakni, PDAM Surabaya, Perusahaan Gas Negara (PGN), serta dinas PU bina marga dan pematusan. ''Kami akan membicarakan solusinya dulu. Umumnya, pipa itu diturunkan atau dijepit di antara box culvert,'' paparnya.
Iwan menjelaskan, apabila pertemuan hari ini berhasil menelurkan kebijakan, pembuatan saluran penghubung itu dipastikan selesai malam ini. Harapannya, Jl Menur bisa digunakan lagi pada Selasa besok (1/9). ''Pembuatannya cukup cepat,'' ucapnya.
Sementara itu, pemasangan box culvert saat ini tinggal enam meter. Menurut Iwan, betonisasi saluran air tersebut akan diselesaikan oleh timnya malam ini. ''Kendala yang kami temui hari ini (kemarin, Red) adalah longsornya permukaan tanah. Namun, tanah itu sudah kami ambil dengan ekskavator,'' tuturnya.
ANTHONY @ SURABAYA September 1st, 2009, 09:19 AM Pipa PDAM Ganjal Proyek Box Culvert Menur
Pembangunan box culvert di Menur terus berlanjut. Saat ini, kontraktor berupaya membuat crossing untuk menghubungkan saluran sisi timur ke barat atau masuk ke dalam box culvert. Proyek tersebut mulai dikerjakan pada Sabtu lalu (29/8) pukul 22.00.
Saluran tersebut berfungsi mengalirkan air dari kawasan permukiman di sisi timur menuju box culvert. Pembangunan itu merupakan salah satu di antara dua fokus utama pekerjaan yang harus selesai sebelum Lebaran. ''Fokus lainnya adalah tuntasnya pe*masangan box culvert di ujung traffic light,'' ujar Iwan Tristanto, pelaksana proyek dari PT Media Cipta Perkasa.
Sayang, pembangunan tersebut tidak bisa segera diselesaikan. Pasalnya, tim proyek menemukan masalah dengan utilitas pada jalur saluran itu. ''Kami menemukan dua pipa PDAM dan satu pipa gas. Ketiganya berukuran besar dan masih aktif,'' terangnya.
Akibatnya, pembuatan saluran harus dihentikan sementara waktu. Padahal, proyek itu sejatinya bisa diselesaikan pada Minggu dini hari(30/8). Dampaknya, jalur transportasi di Jl Menur harus dialihkan melalui Jl Manyar Sabrangan. ''Proyek kami hentikan dahulu. Kami tidak mau mengambil risiko kalau mengenai tiga pipa itu,'' tegas Iwan.
Dia menambahkan, pagi ini (31/8) pihaknya akan berkoordinasi dengan tiga instansi. Yakni, PDAM Surabaya, Perusahaan Gas Negara (PGN), serta dinas PU bina marga dan pematusan. ''Kami akan membicarakan solusinya dulu. Umumnya, pipa itu diturunkan atau dijepit di antara box culvert,'' paparnya.
Iwan menjelaskan, apabila pertemuan hari ini berhasil menelurkan kebijakan, pembuatan saluran penghubung itu dipastikan selesai malam ini. Harapannya, Jl Menur bisa digunakan lagi pada Selasa besok (1/9). ''Pembuatannya cukup cepat,'' ucapnya.
Sementara itu, pemasangan box culvert saat ini tinggal enam meter. Menurut Iwan, betonisasi saluran air tersebut akan diselesaikan oleh timnya malam ini. ''Kendala yang kami temui hari ini (kemarin, Red) adalah longsornya permukaan tanah. Namun, tanah itu sudah kami ambil dengan ekskavator,'' tuturnya.
KOORDINASI PIHAK TERKAIT TUH PENTING....BUKANNYA DITENGAH JALAN BARU SADAR....TUL NGK?
ANTHONY @ SURABAYA September 1st, 2009, 11:39 AM HI GUYS....
BEEN AWHILE SINCE MY LAST POST VIEW MONTHS AGO....
I'VE BEEN TO SURABAYA LAST MARCH FOR ALMOST 2 MONTHS, AND NOW BACK TO MELBOURNE.
YUP...SURABAYA HAS MUCH CHANGED, BUT STILL HAVE A LOT THINGS TO FIX UP. ESPECIALLY FOR THE PEOPLE. THEY NEED MORE AWARE TO THE RULES AND LAW. SO ALL THE LATEST FACILITIES BUILT COULD BE USED MAX.
I HEARD ABOUT SURAMADU BRIDGE'S ISSUES. . . .
AND GUYS... WOULD YOU LIKE TO POST SOME PHOTOS OF THE PROGRESS OF:
GRAND CITY CONVENTION AFTER THE OPENNING,
YANI FRONTAGE ROAD,
UNITED STATE OF AMERICA CONSULATE,
TRILLIUM,
AN OFFICE PROJECT AT KERTAJAYA INDAH....?
THANKS GUYS
ANTHONY @ SURABAYA September 1st, 2009, 11:48 AM ^^
IN MY OPINION THEY SHOULD BUILD A VERY MODERN GLASSY BUILDING TO REPLACE MITRA 21 CINEPLEX, NOT THE SIMILAR DESIGN TO BALAI PEMUDA.
WHY...?
BECAUSE PEOPLE WILL CONFUSED WHEN THEY HAVE TO TELL WHICH ONE OF THOSE BUILDING THAT GENUINE AS A HERRITAGE ONE.
sbyctzn September 1st, 2009, 03:38 PM ^^
Yeah Anthony, hopefully it will be modern and full glass building!
Tapi kalau melihat rendering yang dulu pernah diposting di thread ini, kalau tidak salah oleh Ebek, desainnya klasik.
Ebek kalau betul dulu yang pernah post renderingnya balai pemuda... bisa repost???
0b3_st September 1st, 2009, 05:16 PM makasih infonya:banana:
0b3_st September 1st, 2009, 05:19 PM Pantai Timur Surabaya Jadi Pusat Informasi Bakau
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/85835large.jpg
SURABAYA - Keindahan dan keanekaragaman hayati pantai timur Surabaya (Pamurbaya) dapat segera dinikmati masyarakat luas. Pemkot merealisasikan kawasan hutan bakau (mangrove) itu pada 2010. Saat ini proyek pengelolaan kawasan konservasi pesisir Pamurbaya itu dalam proses detail engineering design (DED).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan, pemkot akan membangun Mangrove Information Center (MIC) alias pusat informasi bakau dan mempersiapkan lahan hutan kota di kawasan tersebut.
MIC memiliki panjang sekitar 22 kilometer dan melalui empat kecamatan, yaitu Gunung Anyar, Rungkut , Mulyorejo, dan Sukolilo. Risma menjelaskan, MIC akan punya beberapa fasilitas. Mulai pendidikan, konservasi, hingga ekowisata. Untuk pendidikan, akan ada laboratorium biologi yang dapat digunakan sebagai sarana penelitian. Sedangkan untuk konservasi, MIC dilengkapi kebun pembibitan bakau. "Hutan mangrove di Surabaya memiliki keanekaragaman jenis yang paling bagus di Indonesia. Makanya, pembibitan untuk melestarikan keanekaragaman jenis itu penting," katanya.
Perempuan yang pernah menjabat kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan itu menambahkan, MIC juga menjadi wahana ekowisata di Surabaya. Masyarakat dapat menikmati keindahan mangrove Pamurbaya dengan berkeliling menggunakan kapal. "Burung-burung yang menghuni kawasan ekosistem mangrove Pamurbaya juga dapat dinikmati dari atas kapal, lho. Masyarakat benar-benar tidak akan menyangka kalau Surabaya punya hutan mangrove seindah itu," tutur Risma.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati hutan mangrove dari darat sekaligus berolahraga, pemkot akan menyediakan bycyle track. "Jalan khusus itu tidak merusak hutan mangrove," imbuh Risma.
Perempuan yang menamatkan S-2 pada jurusan arsitektur ITS itu menerangkan, meski Pamurbaya dijadikan MIC, penduduk setempat tidak akan ditinggalkan. Mereka justru diberdayakan. Akan ada optimalisasi pembudidayaan dan penangkapan ikan di kawasan Pamurbaya. "Tapi, mereka akan diajari bagaimana memanfaatkan laut tanpa merusak lingkungan, terutama hutan mangrove itu," ujarnya.
Risma berharap, setelah terwujud, MIC dapat bermanfaat bagi masyarakat Surabaya. Apalagi, selama ini metropolis belum memiliki lokasi ekowisata semacam ini. "Tunggu realisasinya 2010, ya," tandasnya.
Taken from Jawapos, Aug 17, 2009
pembangunan yang berwawasan lingkungan sungguh membanggakan...:dance:
ANTHONY @ SURABAYA September 2nd, 2009, 05:05 AM ^^
Yeah Anthony, hopefully it will be modern and full glass building!
Tapi kalau melihat rendering yang dulu pernah diposting di thread ini, kalau tidak salah oleh Ebek, desainnya klasik.
Ebek kalau betul dulu yang pernah post renderingnya balai pemuda... bisa repost???
BETUL, DSEBELUMNYA AKU JG SEMPET LIHAT DESIGNNYA, DENGAN MEMBANGUN GEDUNG BARU DGN DESIGN KOLONIAL:ohno:.....SUNGGUH AKAN MENGKABURKAN BANGUNAN BERSEJARAH DI SEKITARNYA.:ohno:
David-80 September 3rd, 2009, 04:17 PM Anthony, turn off the caps lock please
cheers
lombok September 3rd, 2009, 04:20 PM , 03/09/2009 14:46 WIB
Mercure Surabaya tetap fokus pada MICE
oleh : Dwi Wahyuni
SURABAYA (bisnis.com): Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya akan tetap fokus pada bisnis kegiatan Meeting Incentive Convention and Exibition (MICE) yang selama ini mendominasi pendapatan.
Diane Laurentia, Asisten Manager MICE Hotel Mercure Grand Mirama, mengatakan kegiatan MICE menjadi penyumbang terbesar dari pendapatan hotel itu dibandingkan dengan penjualan kamar. Di Mercure Surabaya kontribusi pasar tersebut mencapai 70% dari total pendapatan.
Namun Diena tidak bersedia menyebutkan angka riil dari perolehan tersebut. "Yang jelas kami akan semakin fokus untuk menggarap pasar MICE dengan memaksimalkan fungsi ballroom," ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya sudah mencatat 40 reservasi, khususnya pesta perkawinan yang akan berlangsung selama setahun di ballroom. Dia berharap sampai akhir tahun ada tambahan acara pesta lagi sehingga menjadi 45 kali.
Dalam upaya menggenjot pasar tersebut, Mercure pada 4--6 September menggelar weeding open house. Pameran itu akan diikuti sekitar 33 vendor dari event organizer (EO), pernak-pernik pernikahan seperti bridal, kue, dan foto serta video pesta perkawinan.
Agenda Wedding Open House ini, katanya, juga akan diramaikan live cooking show oleh Roger Tay, chef dari Singapura dengan tema from Mercure with love. "Selama kegiatan ini berlangsung pengunjung bisa melihat replika penyelenggaraan pernikahan dan beragam penawaran menarik bagi calon pengantin," tambahnya. (tw)
Hadi September 4th, 2009, 06:39 AM [ Jum'at, 04 September 2009 ]
Dishub Pasang 14 PCTL
DINAS perhubungan (dishub) menambah fasilitas baru di jalur pedestrian. Mereka memasang traffic light penyeberangan khusus pejalan kaki atau biasa disebut pedestrian crossing traffic light (PCTL). Rabu malam (3/9), pemasangan dimulai di Jalan Raya Darmo.
PCTL berfungsi memberikan tanda peringatan bagi pengendara mobil dan motor bahwa ada pejalan kaki yang akan menyeberang. Seperti traffic light pada umumnya, PCTL juga dilengkapi dengan dua lampu penanda, yaitu merah dan hijau.
Selain itu, ada dua lampu lain yang berfungsi memberikan tanda kepada pejalan kaki, yaitu lampu dengan angka dua digit dan lampu dengan animasi gambar pejalan kaki.
Menurut Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya Tundjung Iswandanu, lampu dengan angka dua digit tersebut bermaksud memberikan tanda batas waktu menyeberang. Lampu dengan animasi gambar orang berjalan berfungsi sama. "Jika gambar animasi menunjukkan orang berlari, penyeberang jalan harus berlari. Sebab, waktu menyeberang akan habis," terang Tundjung.
PCTL itu, menurut dia, dipasang atas beberapa pertimbangan. Yaitu, permintaan warga, hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), dan pantauan petugas di lapangan. "Kalau kami melihat traffic padat dan menyusahkan orang yang akan menyeberang, ya kami pasang," ujarnya. (gun/oni)
alkaka September 4th, 2009, 08:05 AM siapa yang tw proyek PODOMORO GROUP di surabaya.,.,.,.,.,.,.,.!:ohno:
teddybear September 4th, 2009, 08:55 AM ^I've never heard of any project by Podomoro in Surabaya. If there is any, I'd like to know! They only have projects in Jakarta.
OPTX September 5th, 2009, 05:31 AM ^ Agung Podomoro Group pernah berencana membangun Mall / Apartemen di Surabaya sekitar 3 tahun ynag lalu. Mungkin sekarang ditunda atau dibatalkan.
Kalau menurut pendapatku sepertinya APG bukan developer yang baik. Banyak yang merasa kecewa dengan pelayanan meraka. Salah satunya : http://forum.detik.com/showthread.php?p=5285441 . Serah terima Apartemen Mediteranian Garden Residence 2 Jakarta mundur 1,5 tahun :ohno:
Lainya : http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/10/20/220/155535/serah-terima-apartement-kuningan-city-tidak-dijamin-tepat-waktu
Padahal APG dikenal sebagai penguasa properti Jakarta.
pecinta_surabaya September 5th, 2009, 06:04 AM Siapkan 15 CCTV Baru
Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bakal menambah sedikitnya 15 closed circuit television (CCTV). Penambahan itu bakal melengkapi 10 unit CCTV yang telah terpasang.
Sebanyak 15 kamera pemantau kemacetan tersebut akan ditempatkan di ruas-ruas jalan yang padat, termasuk pintu masuk kota. Beberapa tempat yang rencananya dipasangi CCTV adalah pintu masuk Surabaya dari Sidoarjo dan Gresik. Juga, Jalan Mayjen Sungkono, Nginden, Perak, Margorejo, serta akses ke Jembatan Suramadu.
Plt Kepala Dishub Surabaya Eddi menyatakan, pemasangan CCTV tersebut dimaksudkan memperbanyak pemantauan traffic di beberapa ruas jalan. Terlebih untuk memonitor sejumlah jalan yang kerap mengalami kemacetan. ''Sebanyak 10 CCTV yang ada selama ini sangat membantu petugas di lapangan dalam mengatur lalin,'' jelasnya.
Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Tundjung Iswandaru menambahkan, ke depan, pihaknya juga menambahkan sejumlah teknologi pada perangkat CCTV tersebut agar informasi bisa diakses publik. Sebab, selama ini, informasi dari CCTV hanya bisa diakses di ATCS (area traffic control system) di Bapetikom Pemkot dan Kantor Dishub, Jalan Menanggal.
Rencananya, informasi traffic dari CCTV bisa diakses melalui SMS gateway, GPRS, maupun ditampilkan di VMS (variable message sign). VMS merupakan papan informasi elektronik yang saat ini bisa dijumpai di kantor polisi depan Monumen Karapan Sapi, Jalan Urip Sumoharjo, dan depan Kantor Dishub dan LLAJ Jatim, Jalan A. Yani. ''VMS itu ke depan juga kami anggarkan,'' ujar Eddi.
Ada sekitar delapan VMS yang bakal ditambahkan sebagai pendukung CCTV. ''Di VMS itu nanti bisa ditampilkan informasi traffic dan solusinya. Misalnya, jika Raya Darmo padat, pengguna jalan bisa belok ke Jl dr Sutomo dan lewat Diponegoro,'' jelas Tundjung.
pecinta_surabaya September 5th, 2009, 06:09 AM http://img2.imageshack.us/img2/4756/88903large.jpg
Tinggal 29 Persen Lagi
Box Culvert Banyu Urip Tuntas Desember 2009
Pelebaran Jalan Banyu Urip menggunakan box culvert (gorong-gorong beton) terus berjalan. Hingga kemarin (4/9), penyelesaian proyek itu telah mencapai 71 persen atau kurang 29 persen lagi.
Saat ini, hampir semua beton gorong-gorong sudah terpasang. Sembari memasang box culvert, dinas bina marga dan pematusan (DBMP) juga membuat median jalan. Jadi, saat ini ada pemisah antara jalan asli dan jalan yang bakal dibuat di atas box culvert. Pemisahan tersebut dilakukan dengan membuat dinding dari batu alam. "Di tengah median jalan itu nanti untuk jalur hijau. Jadi, pasti lebih indah," ujar Kepala DBMP Sri Mulyono.
Sri Mul -panggilan Sri Mulyono- semula menargetkan seluruh box culvert terpasang sebelum Lebaran. Tapi, target tersebut tampaknya bakal meleset. Sebab, pada H-10 sebelum Lebaran, seluruh pekerja sudah libur. Sri Mul juga tidak menutup mata mengenai hal itu. "Ya, pemasangan box culvert-nya mungkin mundur, tapi target keseluruhan sih tetap selesai Desember," jelas Sri Mul.
Sementara itu, warga yang tinggal di sepanjang kali Banyu Urip tetap mempersoalkan proyek tersebut. Pasalnya, pembangunan gorong-gorong yang mendekati Jalan Girilaya tersebut tidak mengikuti aliran sungai, melainkan dibelokkan sekitar lima meter ke selatan. Itu membuat proyek tersebut memakan sebagian tanah warga. Sedikitnya, 10 bangunan warga di Banyu Urip Kidul I terpaksa dibongkar. Tanah itu sebenarnya merupakan tanah irigasi. Namun, warga tetap menuntut ganti rugi terhadap bangunan yang dibongkar.
"Oke, kalau memang tanahnya irigasi, kami bisa menerima. Tapi, bagaimana bangunan kami? Kenapa yang di bagian barat kok tidak apa-apa," keluh Harianto, warga Banyu Urip Kidul I, yang kamar belakangnya terpaksa dibongkar. Menurut Harianto, akibat pembangunan box culvert itu, warga sekitar telah memundurkan rumahnya 4-5 meter. Warga juga menyayangkan minimnya sosialisasi terkait dengan masalah tersebut.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Sri Mul menjelaskan bahwa pembelokkan tersebut dilakukan untuk melebarkan Jalan Banyu Urip yang selama ini menyempit saat mendekati persimpangan Jalan Girilaya.
Pria asal Surakarta itu menegaskan, pemkot tidak akan mengganti rugi tanah maupun bangunan warga di sana. Sebab, lahan yang digunakan merupakan tanah irigasi. "Kita hanya memanfaatkan tanah irigasi kok. Kalau ada bangunan warga yang dibongkar karena berada di situ, ya berarti mereka melanggar kan?" ucap Sri Mul.
Menurut dia, masyarakat mestinya merasa diuntungkan dengan pembelokan itu. Sebab, hal tersebut akan membuat jalan di sekitar Banyu Urip lebih lebar. Dengan demikian, hal itu bisa mendatangkan nilai ekonomis yang lebih tinggi. "Misalnya, kalau dibuat toko, kan lebih strategis karena dekat dengan jalan," ungkapnya.
Meski mengalami pembelokan yang mengakibatkan rumah warga harus mundur, Sri Mul memastikan bagian depan rumah warga tidak akan langsung berhadapan dengan jalan raya. Sebab, di lokasi tersebut akan dibangun trotoar selebar 1,5 meter. "Kita buatkan area pejalan kaki, tapi ya tidak sebagus pedestrian crosswalk di tengah kota," ujarnya.
sbyctzn September 5th, 2009, 06:16 AM -----
sbyctzn September 5th, 2009, 06:17 AM ^ Agung Podomoro Group pernah berencana membangun Mall / Apartemen di Surabaya sekitar 3 tahun ynag lalu. Mungkin sekarang ditunda atau dibatalkan.
Kalau menurut pendapatku sepertinya APG bukan developer yang baik. Banyak yang merasa kecewa dengan pelayanan meraka. Salah satunya : http://forum.detik.com/showthread.php?p=5285441 . Serah terima Apartemen Mediteranian Garden Residence 2 Jakarta mundur 1,5 tahun :ohno:
Lainya : http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/10/20/220/155535/serah-terima-apartement-kuningan-city-tidak-dijamin-tepat-waktu
Padahal APG dikenal sebagai penguasa properti Jakarta.
^^
Wah Gaswat klo begitu.... :ohno::ohno::ohno::ohno:
Developer tidak bisa dipercaya.. :bash::bash::bash::bash::bash:
Cuma pintar nyebar pesona lewat TV.. Habis manis sepah dibuang.... :lol::lol::lol::lol:
sbyctzn September 5th, 2009, 06:20 AM BTW hotel OVAL di jalan Diponegoro sudah dibuka yah??? Kok meriah banget waktu malam hari.... Tulisan OVAL nya menyala warna warni... :laugh::laugh::laugh:
Kalau ada waktu malam hari, akan saya update gambarnya..
pecinta_surabaya September 5th, 2009, 06:21 AM Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Ahmad Yani
http://img2.imageshack.us/img2/2892/03092009387.jpg
http://img2.imageshack.us/img2/6797/03092009388.jpg
http://img2.imageshack.us/img2/7246/03092009390.jpg
http://img2.imageshack.us/img2/1113/03092009391.jpg
pecinta_surabaya September 5th, 2009, 06:24 AM ^^ Ini bangunan sekitar 7 lantai yg slesei kurang lebih setahun yg lalu.
Dulu saya kira gedung ekstension,tp ternyata jd gedung utama.
Gedung yg kecil di depannya dihancurkan total rata dgn tanah.
Jd sekarang kejaksaan tinggi tampak gagah dilihat dr jalan A.Yani..
pecinta_surabaya September 5th, 2009, 06:25 AM BTW hotel OVAL di jalan Diponegoro sudah dibuka yah??? Kok meriah banget waktu malam hari.... Tulisan OVAL nya menyala warna warni... :laugh::laugh::laugh:
Kalau ada waktu malam hari, akan saya update gambarnya..
^^ Belum dengar pembukaannya..
Kalo sempet ntr malem saya update..
sbyctzn September 5th, 2009, 06:57 AM ^^
sip silahkan update................
AceN September 5th, 2009, 08:35 AM ^ Agung Podomoro Group pernah berencana membangun Mall / Apartemen di Surabaya sekitar 3 tahun ynag lalu. Mungkin sekarang ditunda atau dibatalkan.
Kalau menurut pendapatku sepertinya APG bukan developer yang baik. Banyak yang merasa kecewa dengan pelayanan meraka. Salah satunya : http://forum.detik.com/showthread.php?p=5285441 . Serah terima Apartemen Mediteranian Garden Residence 2 Jakarta mundur 1,5 tahun :ohno:
Lainya : http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/10/20/220/155535/serah-terima-apartement-kuningan-city-tidak-dijamin-tepat-waktu
Padahal APG dikenal sebagai penguasa properti Jakarta.
Jangan begitu. Masa gara2 1 proyek aja dibilang bukan developer yang baik....gimana donk dengan Grup Pakuwon yang juga buat penghuni Kota Kasablanka & Gandaria menunggu bertahun-tahun ? :)
pecinta_surabaya September 6th, 2009, 04:02 PM Kemaren malem saya lewat hotel oval..
Saya biasanya ambil pic lewat kamera hp..
Krn dr kejauhan liat tower hotel oval gelap gulita,jd saya pikir belum buka..
Pas lewat di depan,ternyata di depan Loby ada tulisa OVAL menyala warna-warni Setinggi 1.5 meter dr lantai..
Krn saya lewat di arah sebaliknya tanpa persiapan mau foto,jd ga keambil..
Menurut saya mereka belum buka.
Hanya ada bbrp satpam..
Loby pun sepi,ga ada siapa2,,ya cuma satpam td yg lewat2..
Hadi September 7th, 2009, 03:41 AM wah denger-denger
Pendestrian di Gubeng dan Jl Rajawali sudah dikerjakan ya?? bahkan sudah terlihat hampir jadi.... ada yang punya info atau picture ya?...
btw kok sepi proyek surabaya ya????
OPTX September 7th, 2009, 06:32 AM ^ Agung Podomoro Group pernah berencana membangun Mall / Apartemen di Surabaya sekitar 3 tahun ynag lalu. Mungkin sekarang ditunda atau dibatalkan.
Kalau menurut pendapatku sepertinya APG bukan developer yang baik. Banyak yang merasa kecewa dengan pelayanan meraka. Salah satunya : http://forum.detik.com/showthread.php?p=5285441 . Serah terima Apartemen Mediteranian Garden Residence 2 Jakarta mundur 1,5 tahun :ohno:
Lainya : http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/10/20/220/155535/serah-terima-apartement-kuningan-city-tidak-dijamin-tepat-waktu
Padahal APG dikenal sebagai penguasa properti Jakarta.
Jangan begitu. Masa gara2 1 proyek aja dibilang bukan developer yang baik....gimana donk dengan Grup Pakuwon yang juga buat penghuni Kota Kasablanka & Gandaria menunggu bertahun-tahun ? :)
Kota Kasablanka dan Gandaria mulai dipasarkan sejak awal tahun 2006 dan awalnya direncanakan selesai tahun 2009, tapi kini direncanakan selesai 2010 (?). Penundaan bisa dimaklumi karena mereka punya masalah soal keuangan yang menyebabkan mereka mengalami rugi. Pakuwon meski aku bilang lebih baik dari APG, tapi Pakuwon bukan developer yang benar-benar baik. Beberapa proyek mereka di Surabaya juga molor serehterimanya. Seperti Waterplace ( sekitar 0,5 th ), East Coast Apartment (1 th ?). Tapi untuk beberapa proyek serah terimanya lebih cepat dari yang direncanakan sperti Royal Plaza dan SPI.
Pernah ada salah satu pembeli unit penthouse di Waterplace yang setelah serah terima ada bagian atapnya yang bocor. Sepertinya Pakuwon kurang memperhatikan soal kualitas.
Dari tulisan ini http://www.mail-archive.com/surat-pembaca@yahoogroups.com/msg01014.html
Jadwal Serah Terima Rusun Mediterania 2
Kompas, Senin, 1 Juni 2009
Sekitar Agustus 2005, saya ditawari rusun Mediterania 2 dengan program dan
janji sangat menarik, yaitu cicilan bertahap tanpa bunga dan bangunan selesai
dibangun Oktober 2007. Karena kebutuhan tempat tinggal, setelah diskusi dan
bantuan keluarga, akhirnya saya sepakat mengambil satu unit rusun.
Saya selalu memenuhi kewajiban sesuai dengan perjanjian yang dibuat atas nama
PT Tiara Metropolitan Jaya (PT Agung Podomoro Group) dengan harapan tahun 2007,
setelah cicilan selesai, dapat menempati rusun yang dibeli. Semua kewajiban
telah selesai dipenuhi pada September 2007, tetapi tidak pernah ada kabar
berita, kapan akan dilakukan serah terima rusun.
Sudah beberapa kali saya melakukan konfirmasi, baik melalui telepon maupun
datang langsung ke lokasi, tetapi alasannya selalu sama, sedang dalam proses
penyelesaian dan akan dilakukan serah terima tiga sampai enam bulan. Demikian
seterusnya bahkan sampai 2008 berlalu tidak ada kabar berita dan tidak ada satu
lembar surat pemberitahuan pun yang menjelaskan keterlambatan yang menunjukkan
itikad baik pengembang.
Pada awal Februari 2009, saya menerima surat yang menyatakan bahwa penyelesaian
pembangunan paling lambat pada akhir Maret 2009. Tetapi kenyataannya, sampai
dengan akhir Maret 2009 tidak ada berita mengenai serah terima. Maka, saya
menghubungi pihak pengembang dan dijawab serah terima diundur lagi sampai Juni
2009.
Kapan serah terima akan dilaksanakan? Bagaimana dengan keterlambatan sekitar dua tahun?
Foengwawati
Jalan Pandanwangi III/4, Larangan Selatan, Tangerang
APG sekarang sendang megerjakan dua proyek besar Kuningan City dan Podomoro City. Ini seperti menunjukkan kalau mereka masih punya banyak uang. Tapi mengapa mereka seperti mengabaikan proyek MGR 2.
Komplain lain pada Kelapa Gading Square dengan judul "Terjebak Pengembang Apartemen Kelas Kakap"
http://kelapagadingsquare.blogspot.com/2007/06/terjebak-pengembang-apartemen-kelas.html
Lainya pada Kelapa Gading Square :
http://kelapagadingsquare.blogspot.com/search/label/complaint
Pada Kuningan City dengan judul "Serah Terima Apartement Kuningan City Tidak Dijamin Tepat Waktu"
http://news.okezone.com/SP/index.php/ReadStory/2008/10/20/220/155535/serah-terima-apartement-kuningan-city-tidak-dijamin-tepat-waktu
...............
Yang menjadi pertanyaan saya:
1. Dengan denda maxmimal 3 persen, kalau dipastikan penyerahan terlambat 4,5,12 bulan atau lebih,pengembang hanya membayar denda 3 persen saja. Sebaliknya bila pembeli membayar cicilan terlambat akan didenda 4 persen setiap bulan dari nilai keterlambatan.
2. Perjanjian denda sengaja dibuat tidak setara/adil. Apakah pihak pengembang Kuningan City sengaja atau tidak sengaja bermaksud menyerahkan unit kepada konsumen terlambat?
3. Perjanjian denda keterlambatan dari pengembang lain dibuat adil. Kenapa Kuningan City dibawah group Agung Podomoro membuat perjanjian denda yang tidak adil? Apakah ada udang dibalik batu?
4. Kalau pihak pengembang Kuningan City mengelola dengan baik dan pasti penyerahan tidak akan terlambat, mengapa takut membuat perjanjian denda dengan adil?
Ramli
Jl Legos Raya 8, Tangerang
(021) 32680808
Komplain pada Mediterania Tanjung Duren 2 :
http://pemiliklangsung.com/mediterania-by-agung-podomoro/
Meski akhirnya diserahterimakan tapi molor hampir 2 th.
Bagaimana dengan yang lainya ?
AceN September 7th, 2009, 07:21 AM ^^ MGR 2 itu dulu ditunda gara2 apa g kurang tau jg sebabnya apa. Mungkin re-concept jadi Podomoro City yang sekarang ada. Bisa jadi kurang laku pemasarannya sehingga ditunda. MGR 2 sendiri bagian dari Podomoro City, tapi mereka kemarin mendahulukan pembangunan Central Park nya dulu, baru disusul MGR 2. Entah karena pertimbangan apa, bisa jadi karna recurring income yang didapet CP lebih besar daripada jika harus mendahulukan MGR 2. Sementara CP jalan, Kuningan City juga jalan karna propeknya lebih besar disitu. Pasti molor, Ciputra World Jakarta juga lebih banyak lagi molornya.
Pasti ada pertimbangannya dengan keuangan perusahaan juga. CMIIW ya, mungkin mam hilda bisa menjawab lebih baik..
Ebek21 September 7th, 2009, 09:15 AM Tapi kalau melihat rendering yang dulu pernah diposting di thread ini, kalau tidak salah oleh Ebek, desainnya klasik.
Ebek kalau betul dulu yang pernah post renderingnya balai pemuda... bisa repost???
Balai Pemuda (renovation and additional civic center)
Renderings
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP1.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP2.jpg
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BP3.jpg
Ebek21 September 7th, 2009, 09:18 AM Gw baru saja dr Surabaya selama satu hari. Nggak sempat lihat apa2, cuman sempat lihat Graha Sampoerna aja, skrg sudah lantai ketiga. Trillium juga kurang lebih lantai 3 (atau 4 ??). LJ Meritus kelihatannya sepi2 saja. cuman kelihatan beberapa pekerja saja.
pecinta_surabaya September 7th, 2009, 03:54 PM Masih ingat GRAHA WISMILAK..??
Yg di pojokan perempatan dr.soetomo-raya darmo,sebelah dubes amerika..
Ternyata ga mandek,skrg dibangun lg,,seng penutup udh di epas,taman diperbaiki,gedung finishing..
Tampak lumayan bagus bangunannya,tp cm 3 lantai sih..
sbyctzn September 7th, 2009, 04:12 PM ^^
sip sip thanks to Ebek....
wah wah Ebek... dalam rangka apa kok cuma 1 hari???
apa rencana Lamong Bay???
@Hadi:
nggak sepi kok proyek di Surabaya...
cuman tidak terupdate saja... jadinya seperti g ada proyek apapun di Surabaya
sayang seribu sayang camera digital saya chargernya bobrok.... pusing mau ambil pic... sory yah....
dalam waktu dekat pasti beres... mau beli chargernya!!!!!
Ebek21 September 7th, 2009, 07:33 PM ^^ Ada urusan keluarga mendadak di Sby. Perkembangan Lamong Bay masih jalan di tempat. Terus terang, kalau masalah pipa Kodeco keparat itu belum dibereskan, jangankan bicara masa depan pengembangan pelabuhan Tg. Perak, pelabuhan yg ada sekarang pun lambat laun akan ditinggalkan customer2nya.
Sayang sekali, selain para pebisnis yg bekerja di sektor pelabuhan seperti forwarder, shipping line, dll, kalangan masyarakat masih adem ayem saja, bahkan mungkin byk yg gak tahu masalah Kodeco ini. Padahal bagi gw, masalah ini sama parahnya dgn masalah Lapindo di selatan Sby. Bedanya yg satu terjadi di laut, gak ada masyarakat yg kena dampak langsung seperti pengungsi Lapindo.
sbyctzn September 8th, 2009, 04:58 AM ^^
wah memang benar2 serius ya masalah pipa kodeco itu bek???
setara lumpur lapindo????
wah wah... kok bisanya pemerintah pada diam?? tidak ada begitu populer di media isunya...
Ebek21 September 8th, 2009, 09:27 AM ^^ Itulah Indonesia. Kalo di China, gw gak percaya kalo perusahaan kayak Kodeco itu gak didamprat habis2an, dicabut izin operasionalnya, plus disuruh mindahin pipa, sekaligus diblacklist dr daftar investasi, plus pejabat yg berhubungan dgn perijinannya dicopot semua dr jabatannya.
Sebagai analogi, bayangin aja jika tiba2 di atas jalan tol Sby-Gempol dipasang pipa gas melintang dgn ketinggian 2.5 meter dr permukaan jalan, sehingga truk2 kontainer dan truk2 besar muatan lebih dr 10 MT gak bisa lewat, yg bisa lewat hanya truk2 kecil sekelas Mitsubishi L-300 atau Suzuki Carry Pick-up. Lalu jika ada truk yg ketinggiannya mepet nekat lewat dan menabrak pipa gas hingga meledak, siapa yg tanggung jawab ? Tentu pengusaha angkutan gak mau ambil resiko disuruh tanggung jawab dong, jd pilih amannya saja. Akibatnya yg lewat jalan tol itu cuma truk2 kecil saja.
Lama kelamaan pengusaha angkutan malas bongkar di Surabaya, bongkar saja di pelabuhan lain, lalu didistribusikan naik kapal2 kecil ke Sby. Setahun dua tahun masih bisa protes, lama kelamaan kalo bosan protes tapi nggak ditanggapin terus, ya bye2 pelabuhan Tg. Perak yg megah. Kita hanya akan menjumpai kapal2 kecil, tongkang2, plus perahu2 nelayan saja di kota tercinta ini. Good job, Pemda !!
Ebek21 September 9th, 2009, 07:51 AM Masih Kuno, Hanya Ditambah AC
Tidak banyak yang berubah dari perwajahan Graha Wismilak, terutama pada bangunan asli (kuno) yang terletak di bagian depan dan menghadap langsung ke perempatan Jl Raya Darmo-Dr Soetomo-Polisi Istimewa. Pembangunan lebih diutamakan pada gedung baru setinggi empat lantai yang tersambung langsung ke gedung lama.
Baik eksterior maupun interior gedung lama tetap dipertahankan sama persis seperti gedung itu belum direstorasi. Sejumlah lampu taman berdesain kuno juga masih terpajang di halaman bekas kantor Polres Surabaya Selatan itu. Begitu pula selasar di sisi kiri dan kanan gedung lama. Perubahan hanya terlihat pada cat dinding yang terlihat baru serta kaca bening di jendela.
“Kami menambahkan kaca permanent pada jendela yang sudah ada. Ini karena kami memakai AC sehingga seluruh ruangan harus tertutup,” kata Marketing Manager Wismilak, Suryanto, saat menemani Surabaya Post berkeliling gedung lama maupun gedung baru Wismilak, Selasa (8/9).
Di balik kaca terdapat teralis, lalu daun jendela krepyak kayu. Teralis ini juga elemen baru, namun kesan kuno masih melekat karena teralis yang dipasang mirip teralis yang biasa terdapat di rumah-rumah kuno. Selebihnya, hampir tidak ada yang berubah dari bangunan yang ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya pada 1998 itu.
Tembok-tembok di gedung lama masih tembok lama dengan ketebalan hampir 20 cm. Begitu pula daun jendela yang masih memakai model krepyak kayu rumah kuno. Bentuk jendela juga masih bermodel tinggi dan lebar seperti karakteristik bangunan lama yang biasa terdapat di Indonesia.
Sayang, gedung lama Graha Wismilak tidak lagi mempertahankan lantai asli bangunan ini. Baik di selasar maupun dalam ruangan, lantai sudah menggunakan marmer. Meski corak marmer sedikit mirip dengan ubin model lama—yang dulu dipakai di gedung ini-- kesan modern sangat terasa ketika kaki menginjak ke lantai yang mengkilap.
Menurut Suryanto, pihak Wismilak terpaksa mengganti ubin karena lantai rusak parah ketika gedung itu dibeli pada 1993. Namun lantai kayu di lantai dua gedung lama tetap dipertahankan hingga sekarang.
Suryanto mengaku tidak tahu mengapa kondisi lantai sangat buruk sehingga harus diganti. Bahkan setelah dibeli, gedung tidak langsung ditempati sebagai kantor. “Kami melakukan sedikit perbaikan sebelum kami pindah ke gedung ini pada 1996,” kata Suryanto.
Namun menurutnya, perbaikan awal usai pembelian tidak banyak mengubah bentuk asli gedung yang berdiri sejak 1928 ini. Interior ruangan juga masih sama seperti dulu. Kaca-kaca mozaik masih terpasang di sisi atas dinding mendekati atap. Menurut Suryanto, kaca itu masih sama persis seperti ketika dibeli lebih dari sepuluh tahun lalu.
Kegemaran sang pemilik Wismilak akan rumah-rumah kuno menjadi salah satu alasan membuat bangunan lama tidak banyak mengalami perubahan. Bahkan bangunan baru yang dibangun ”mengapit“ bangunan lama juga dibut dengan desain yang sama. “Bedanya, kusen jendela tidak bisa dibuat sama seperti di gedung lama yang ada lekuk-lekuknya,” kata Suryanto.
Sama seperti gedung lama, kaca-kaca mozaik juga terlihat di gedung baru. Bedanya, jendela gedung baru tidak selebar di gedung lama. Kesan modern juga lebih kental di gedung baru ini. Mulai dari pemilihan daun pintu serta jendela yang hanya dipasangi kaca tanpa daun jendela. Lift yang menjadi penghubung antar lantai juga ditempatkan di gedung baru.
Bentuk bangunan gedung baru mengikuti alur gedung lama yang berbentuk mirip berlian. Sesuai alur, ada tiga sayap di gedung lama, yakni sayap kiri, kanan dan tengah. “Seluruhnya akan digunakan sebagai kantor Wismilak,” kata Suryanto.
Suryanto menambahkan, pihak Wismilak tidak menyewakan ruangan di gedung baru karena seluruhnya dibutuhkan mengingat gedung lama tidak mampu menampung seluruh karyawan. “Meski ada dua lantai, ruangan-ruangan di gedung lama terbilang sempit. Mungkin karena tembok yang tebal membuat ruangan jadi sempit meski dari luar terlihat lebar,” kata Suryanto.
Untuk sementara ini, baru Divisi Sales and Marketing serta direksi yang menempati Graha Wismilak pasca restorasi. Seluruh karyawan akan pindah ke Graha Wismilak begitu dua lantai teratas gedung ini selesai dibangun. Saat ini mereka tersebar di kantor di Jl. Ronggolawe, Wahidin Sudirohusodo, dan Majapahit. Pabrik rokoknya sendiri terdapat di Tandes. (bersambung)
Taken from Surabaya Post, Sep 9, 2009
sbyctzn September 9th, 2009, 08:27 AM memang bener2 kebangetan... kenapa dibiarkan yah tuh pipa kodeco....
btw... wisma wismilak bagus bgt... sangat klasik.. apalagi kalau waktu lewat malam hari...
teddybear September 9th, 2009, 10:41 AM no pictures?
sbyctzn September 9th, 2009, 02:20 PM ^^
sorry ted... charger camdignya lagi trouble... lagi saya usahakan pinjeman..
mungkin pecinta_surabaya bisa bantu?????
Hadi September 9th, 2009, 06:02 PM I think Bu Risma will be the next walikota surabaya.... sure Bu Risma will make Surabaya going better in the future.... I will vote you bu risma heheh....
Frontage Road Terancam Gagal, PU Pilih Tol Tengah Kota
Rabu, 9 September 2009 | 8:13 WIB | Posts by: jps | Kategori: Surabaya Raya | ShareThis
Surabaya - Surya - Proyek jalan tembus (frontage road) Jl A Yani terancam gagal. Dua kali Pemkot Surabaya mendatangi Depkeu untuk meminta kompensasi pembayaran atas tanah negara yang terimbas proyek ini, namun kandas terus.
Kepala Bappeko Tri Rismaharini mengungkapkan, dalam pertemuan terakhir sebenarnya Depkeu sudah sepakat memberikan kompensasi tanah negara yang terimbas proyek ini, di antaranya lahan IAIN Surabaya di sisi timur dan lahan Kejati, Mapolda Jatim, dan Dinas Pertanian Jatim di sisi barat.
Instansi-instansi ini boleh mengusulkan proposal pembayaran ke Depkeu. Kompensasinya, jalan akses frontage road ini harus diserahkan kepada pemerintah sebagai jalan negara.
“Namun, sebelum rapat berakhir, tiba-tiba Departemen Pekerjaan Umum (PU) menolak menyetujui. Alasannya, lahan bagian barat akan digunakan untuk tol tengah kota yang menghubungkan daerah Sidoarjo hingga Wonokromo,” ungkap Risma, Selasa (8/9).
Keberatan Departemen PU ini membuat rapat yang hampir menyetujui usulan pemkot itu tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Hal ini sangat disesalkan Risma, karena frontage road sangat dibutuhkan untuk memecah kemacetan di Jl A Yani selama ini.
Sementara untuk tol tengah kota, sejak awal pemkot tidak menyetujui usulan itu. Bahkan, Wali Kota Surabaya Bambang DH pernah mengirimkan surat ke Departemen PU yang intinya menolak tol tengah kota. Alasannya, tol ini akan mengganggu transportasi massal Kota Surabaya.
“Sesuai Perda RT/RW, frontage road, bukan tol. Tol ini akan menyulitkan warga untuk keluar . Karakter masyarakat kita juga belum siap. Tidak seperti Jakarta. Tol Juanda-Waru saja sepi, kok,” sesal Risma.
Anggota DPRD Surabaya Sachiroel Alim mendukung langkah pemkot yang menolak tol tengah kota. Apalagi, jika konsep yang ditawarkan masih sama seperti dulu, dengan dibuat perumahan warga di bawah tol dan menggunakan sistem Built Operation Transfer (BOT) selama 40 tahun.
“Dilihat dari estetika, ini tidak sangat tidak bagus. Saya lebih setuju kalau dibuat jalan bawah tanah saja, seperti di Singapura. Memang anggarannya sangat besar, tapi dari estetikanya sangat bagus,” politisi Partai Demokrat ini. Uu
teddybear September 10th, 2009, 05:16 AM sorry ted... charger camdignya lagi trouble... lagi saya usahakan pinjeman..
mungkin pecinta_surabaya bisa bantu?????
sorry, I do not want to pressure you or others. Only when you have time! After all, I think, not much change: I think most of construction progress still at low rise stage.
sbyctzn September 10th, 2009, 07:20 AM ^^
ah tidak ted... you not pressure me...
saya saja juga iseng... dan memang suka jalan-jalan....
dan sekaligus memang hobi fotografi... :):):):)
sbyctzn September 10th, 2009, 07:24 AM Ebek.. akhirnya kritik kmu ada hasilnya heheehee :):):):):)
:banana::banana::banana::banana::banana::banana:
congratz!!! akhirnya Surabaya terselamatkan!! terimakasih pelindo III, usahanya patut dihargai!!
Pipa Kodeco Akhirnya Digeser, Alur Pelayaran Bakal Diperlebar 100 Meter
Kamis, 10 September 2009 | 10:10 WIB | Posts by: jps | Kategori: Ekonomi & Bisnis | ShareThis
Surabaya-Surya- PT Pelindo III berancang-ancang memperlebar Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS), setelah ada kepastian bergesernya pipa Kodeco pada Juli 2010. Investasi pelebaran dan pendalaman APBS diperkirakan menelan lebih dari 60 juta dolar AS.
Direktur Utama PT Pelindo III Jarwo Surjanto mengungkapkan, pihaknya telah mendapat kepastian bahwa pipa Kodeco tak akan mengganggu arus kapal di APBS lagi. Ini karena pada 1 Juli 2010, pipa Kodeco akan digeser ke tempat lain.
“Agar tak mengganggu kapal-kapal besar yang lewat APBS, maka Juli tahun depan pipa akan dipindah ke tempat lain,” tutur Jarwo di kantor PT Pelindo III, Rabu (9/9).
Menurut Jarwo, Pelindo berencana memperlebar APBS dari yang semula 100 meter menjadi 200 meter. Untuk kedalaman, jika sebelumnya hanya 10 meter, kemungkinan diuruk sampai 12-14 meter.
“Rencana ini untuk meningkatkan produktivitas arus peti kemas yang lewat Pelabuhan Tanjung Perak, karena selama ini arus kapal hanya one way saja. Kami sudah meminta izin pada Pemprov Jatim dan Dephub. Kedua institusi ini telah merestuinya,” tandasnya.
Untuk keperluan itu, Pelindo berancang-ancang membuat desain terkait pelebaran dan pendalaman APBS itu. “Jika ini terealisasi, maka kapal box bisa masuk Pelabuhan Tanjung Perak, sehingga biaya angkut sepertiga lebih murah dari yang ada,,” papar Jarwo.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo III Husein Latif mengutarakan, sebelum pipa Kodeco digeser, pihaknya akan fokus pada survei ke titik-titik yang layak dilebarkan, dilanjutkan membuat desain.
Terkait nilai investasi, ia mengaku belum membahas secara detil, karena juga belum ditentukan sumber pembiayaannya. “Pelebaran APBS ini tak semata-mata dilakukan Pelindo III, namun dibantu Pemprov Jatim. Pasalnya, pelebaran APBS melibatkan tiga daerah yakni Surabaya, Gresik dan Bangkalan. Kami sedang membentuk tim untuk proyek ini,” tukas Husein. sda
Taken from surya.co.id
sbyctzn September 10th, 2009, 07:36 AM Akhirnya dapat pinjaman camdig!!
hehehe....
Minor renovation of Gubeng Railstation
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gubenga.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gubengb.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gubengc.jpg
sbyctzn September 10th, 2009, 07:39 AM Update progress GBT
Sudah mulai pasang atap. Crane tinggal satu. semua sudah turun.
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtf.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtc.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbte.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtd.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbta.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtb.jpg
sbyctzn September 10th, 2009, 07:41 AM Update progress Indoor Stadium
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoorc.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoora.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoorb.jpg
Ebek21 September 10th, 2009, 10:57 AM @sbyctzn : Ya moga2 saja benar Juli 2010 pipanya sudah disingkirkan. Wish all the best untuk Sby.
Btw, great pictures of Stadion GBT !! Many thanks for the updates !!
pecinta_surabaya September 10th, 2009, 05:33 PM Buat sbyctzn yg hobby fotografi : SELAMAT,,hasil foto kamu semua KEREN.. :)
Gubeng jd bagus yah,,dibanding yg lama dulu,ancur..
Sbyctzn kalo ke GBT lewat Lenmarc ga? Jalannya masih melingkar?
=NaNdA= September 10th, 2009, 07:10 PM http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbte.jpg
sepertinya GBT akan sangat mirip Palaran ya?
http://i305.photobucket.com/albums/nn205/4wyn/PON%20Kaltim/StadionPalaranSamarinda-Kaltim.jpg
d'sulovyo September 10th, 2009, 10:12 PM Akhirnya dapat pinjaman camdig!!
hehehe....
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gubengb.jpg
bapak-bapak please do something with the tiles please.
oh no,ada bule.mana SGU masih messy lagi.semoga bule2 itu tak terganggu dengan kegiatan renovasi itu ya.
typhoonbringer September 10th, 2009, 11:50 PM yah stadion mah semua mirip2 mas, amsterdam arena aja mirip :D
mantep lah GBT majo trus sby :D
sbyctzn September 11th, 2009, 06:28 AM Buat sbyctzn yg hobby fotografi : SELAMAT,,hasil foto kamu semua KEREN.. :)
Gubeng jd bagus yah,,dibanding yg lama dulu,ancur..
Sbyctzn kalo ke GBT lewat Lenmarc ga? Jalannya masih melingkar?
Thanks!! yah gubeng jadi sedikit lebih modern... walaupun tidak semua...
Kemarin terakhir lewat, lenmarc masih melingkar tuh jalannya...
sbyctzn September 11th, 2009, 06:31 AM sepertinya GBT akan sangat mirip Palaran ya?
http://i305.photobucket.com/albums/nn205/4wyn/PON%20Kaltim/StadionPalaranSamarinda-Kaltim.jpg
Desain atap ada bedanya sama GBT, di GBT ada tambahan atap di kedua sisi tribun utama... jadi atapnya bertingkat... ada dua susun atap..
ketinggian dan jumlah lantai juga beda dengan Palaran... GBT sudah sampai 7 lantai..
setiap 2 blok ruang ada tangga di luar... (coba perhatikan di luar konstruksi ada tangga..)
kalau PALARAN hanya 5 lantai...
jadi sedikit lebih tinggi..
kalau diperhatikan sekilas memang desainnya hampir sama... tapi kalau diperhatikan detail... bedanya kentara banget
kalau sudah jadi nanti perbandingannya coba diperhatikan beda mobil yang diparkir dekat stadion...
mobil yang saya lihat di dekat GBT terlihat kecil banget...
saya lihat mobil yang diparkir dekat Palaran tidak terlihat kecil...
bedanya terlihat....
mungkin konstruksinya yang berbeda.... GBT lebih tinggi...
sbyctzn September 11th, 2009, 06:32 AM bapak-bapak please do something with the tiles please.
oh no,ada bule.mana SGU masih messy lagi.semoga bule2 itu tak terganggu dengan kegiatan renovasi itu ya.
Lantainya belum digarap tuh... sepertinya lantainya juga akan digarap... masih benahin temboknya dulu..
yah namanya juga renovasi... pasti semua orang juga terganggu....
so nbo problem... kalau renovasinya selesai pasti juga yang nyaman penumpang..
sbyctzn September 11th, 2009, 06:37 AM @sbyctzn : Ya moga2 saja benar Juli 2010 pipanya sudah disingkirkan. Wish all the best untuk Sby.
Btw, great pictures of Stadion GBT !! Many thanks for the updates !!
Yeah Bek.... saya sempat pesimis dengan masalah itu... Surabaya akan mandeg perkembangannya kalau sampai pipa kodeco itu tetap disitu... soalnya hidupnya Surabaya itu kan ada di Pelabuhan
bozhart September 11th, 2009, 01:16 PM ^^ Itulah Indonesia. Kalo di China, gw gak percaya kalo perusahaan kayak Kodeco itu gak didamprat habis2an, dicabut izin operasionalnya, plus disuruh mindahin pipa, sekaligus diblacklist dr daftar investasi, plus pejabat yg berhubungan dgn perijinannya dicopot semua dr jabatannya.
@ Ebek21, di Cina kalau ada proyek yg disetujui oleh pejabat tertinggi misalnya Presiden Cina ternyata proyeknya tidak jalan sesuai dgn jadwalnya, apakah Presidennya juga dicopot dan diblacklist atau gimana? :D Sorry OOT
Ebek21 September 11th, 2009, 03:59 PM ^^ Rasanya dalam 10 tahun terakhir belum pernah dengar ada proyek raksasa yang gagal di China atau selesai tidak tepat waktu (jgn dibandingkan dgn era 60-70an dimana banyak program2 hanya sebatas slogan atau propaganda pemerintah). Seperti yg pernah disebutkan pejabat teman saya disini, mereka tidak akan mengumumkan ke publik proyek yg secara teknologi dan dana belum terjangkau. Jadi proyek2 raksasa seperti Qinghai-Tibet Railway (tertinggi di dunia, di atas lapisan permafrost), peluncuran taikonot ke angkasa luar, bendungan terbesar di dunia Three Gorges Dam, Olympiade Beijing, kereta super cepat Maglev, dll yg sudah diekspose ke publik dan disebutkan tempo penyelesaiannya, itu sudah 100% pasti berhasil dan selesai tepat waktu. Sedangkan yg persentase keberhasilannya masih belum 100%, seperti pembangunan kapal induk militer secara mandiri (dr aspek teknologi masih banyak yg belum matang), dilakukan tanpa diekspose ke publik (walaupun publik banyak yg sudah tahu).
pecinta_surabaya September 11th, 2009, 05:12 PM ^^ Berarti beda bgt sama pejabat kita..
Yg dari dulu ngomong monorail lah,tol tengah kota lah,,tp nihil hasilnya..
Bahkan frontage aja terancam batal,padahal proyek frontage sudah di depan mata..
:ohno:
pecinta_surabaya September 11th, 2009, 05:38 PM Surabaya banjir apartemen
Rabu, 26 Agustus 2009 | 16:26 wib ET
Sedikitnya delapan proyek apartemen baru tengah dan telah dibangun di Kota Surabaya dengan total 4.908 unit bernilai jual sekitar Rp2 triliun lebih. Sedangkan daya serap pasar properti di kota pahlawan ini terus merangkak naik tiga tahun terakhir. Kedelapan proyek hunian mewah vertikal itu masuk pasar sejak 2006 dan penjualannya rata-rata sudah di atas 85%.
Proyek hunian mewah vertikal itu antara lain dua menara di kawasan Ciputra World yang memiliki 464 unit ruang apartemen. Proyek tersebut dibangun oleh Grup Ciputra di jalan Mayjen Sungkono, sebuah lokasi strategis yang menghubungkan antara pusat kota Surabaya dengan Surabaya Kota Baru di kawasan barat. Hunian vertikal itu dirancang menyatu dengan kawasan komersial seluas 7,7 hektare, termasuk didalamnya pusat perbelanjaan (mal).
Pengerjaan proyek Ciputra World sudah sekitar 60% dan akan dikebut lebih cepat dari jadwal. Kelompok Ciputra selama ini terbukti berhasil ‘menyulap’ kawasan hunian mewah Ciputra Surya (Citraland City) sekitar 2000 hektare di Surabaya Barat – yang di dalamnya terdapat sejumlah fasilitas mewah, mulai dari club house, golf, sekolah internasional, Sekolah Ciputra hingga perguruan tingginya, dan Ciputra Water Park. Proyek Ciputra World adalah properti komersial pertama yang dibangun Ciputra di luar Citraland City.
Kemudian ada juga Waterplace Apartement yang dibangun oleh Kelompok Usaha Pakuwon di Surabaya Barat – tepatnya di komplek Pakuwon Indah, terdiri atas enam towers dan memiliki 2.000 unit (apartemen). Seluruh menara bangunan apartemen ini sudah berdiri (ready) dan sebagian besar sudah terjual. Hunian vertikal ini tergolong istimewa, karena lokasinya hanya beberapa meter saja dari pusat perbelanjaan Mal Pakuwon / PTC yang juga dibangun oleh Grup Pakuwon. Komplek Pakuwon Indah adalah perumahan mewah dan Waterplace Apartement berada di tengah-tengahnya.
Selain itu, ada lagi dua menara kembar Aston Place sebanyak 164 unit yang dibangun oleh PT Adco Graha Sejahtera di Jl. Jaksa Agung Suprapto. Pengerjaan proyek ini juga berjalan cepat dan kabarnya sebagian besar unitnya juga sudah terjual.
Kemudian di kawasan Selatan Surabaya juga dibangun 240 unit apartemen yang lokasinya berada di dalam Superblok The City of Tomorrow (Cito) yang dibangun oleh Grup Lippo. Hunian vertikal ini berdampingan dengan pusat perbelanjaan Cito, dan tersedia perguruan tinggi yakni Pelita Harapan yang dikelola oleh kelompok usaha yang sama. Lokasi apartemen Cito ini tepat berada di bundaran Waru, pusat akses kota Surabaya ke penjuru daerah luar Surabaya. Termasuk juga dekat dengan bandara internasional Juanda.
Selain itu, ada dua menara The Adiwangsa sebanyak 372 unit yang dibangun oleh PT Adhibaladika Agung di kawasan Bukit Darmo Golf, Surabaya Barat. Hunian super-mewah ini juga dilengkapi pusat perbelanjaan kelas atas. Pengerjaan proyeknya sudah 90% dan penjualan unit apartemennya juga sudah di atas 80%.
Kemudian juga ada tiga Menara Metropolis sebanyak 800 unit apartemen di Jl Tenggilis yang dibangun oleh PT Aktivitas Putra Mandiri dan Apartemen Kosmopolis dengan 180 unit dibangun oleh PT Kreativitas Putra Mandiri. Kedua proyek apartemen ini agak spesifik karena peruntukannya adalah kalangan mahasiswa yang bersekolah di kampus sekitar Menara Metropolis .
Bukan hanya kelompok usaha bidang properti saja yang menggarap bangunan apartemen di Surabaya. Grup Samator yang selama ini basis usahanya adalah gas, melalui PT Duta Karya Pangeran Mulia mencoba membangun menara apartemen Pangeran Residences sebanyak 688 unit. Sejauh ini Grup Samator telah memiliki gedung perkantoran Graha Pangeran yang lokasinya berdampingan dengan Cito, Surabaya Selatan.
Dari data yang diperoleh kabarbisnis, ke delapan proyek hunian mewah vertikal (apartemen) itu ditargetkan selesai seluruh pembangunannya sekitar awal 2010, namun rata - rata penjualan unitnya sudah diatas 85%. Sebagian besar dipasarkan dengan sistem strata-tittle dan sisanya services. Kondisi ini menegaskan bahwa pasar hunian mewah vertikal di Surabaya sangat potensial, dan diduga akan terus dibanjiri proyek sejenis dimasa mendatang.
Kalangan pembangun apartemen di Surabaya menyatakan optimistis pasar residensial mewah vertikal itu akan terus tumbuh seiring terus menggeliatnya Kota Surabaya sebagai kota metropolis. Pembeli properti di Surabaya bukan hanya warga kota ini, tapi banyak yang dari Jakarta dan beberapa kota di Kawasan Timur Indonesia [KTI]. Bahkan ada yang dari Malaysia, Filiphina, dan Brunei Darussalam.
“Diantara pembeli, sebagian justru untuk ditempati sendiri. Hanya sedikit yang untuk investasi," kata Rahmat Hidayat, salah satu ekskutif di perusahaan broker properti kepada kabarbisnis.com.
Menurut dia, harga jual tetap akan menjadi pilihan penting bagi calon pembeli apartemen. Namun lokasi apartemen akan menjadi pertimbangan yang utama. Artinya apartemen yang lokasinya strategis dan harganya murah, maka itu yang akan cepat terserap pasar. Bisa diprediksi, dalam 20 tahun ke depan wajah Kota Surabaya akan penuh menara apartemen. Termasuk juga hunian vertikal kelas menengah (Rusunawa & Rusunami) yang kini juga aktif dibangun di Surabaya.
pecinta_surabaya September 11th, 2009, 05:42 PM ^^ Masih bingung dengan Apartemen Pangeran Residences..
Emang udh dibangun ya..??
teddybear September 12th, 2009, 02:47 AM ^probably still in planning stage. They still have land besides Graha Pangeran.
Ebek21 September 12th, 2009, 12:59 PM Gedung bertingkat baru di Kalirungkut ? Mungkinkah ini gedung yg kapan hari pernah diposting sbyctzn ? Total jadinya berapa lantai nih ? Pasti kelihatannya mencolok, ada gedung modern di daerah situ yg rata2 didominasi pabrik2 dan bangunan2 low rise semua.
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/XL.jpg
Taken from Kabar Bisnis, Sep 12, 2009
pecinta_surabaya September 12th, 2009, 04:56 PM Kalo apartemen yg persis di pinggir jalan tol itu apa ya? Yg deket masjid agung.
INTILAND itu termasuk pengembang besar property? (sperti ciputra,pakuwon,bukit darmo,dll.)
pecinta_surabaya September 12th, 2009, 05:16 PM Kehidupan Para Penggarap Tambak Garam di Pinggiran Kota Surabaya
Tergusur TPA dan SSC, Siap Pindah Lahan Tahun Depan . Pemkot Surabaya saat ini sedang giat-giatnya membangun kawasan Surabaya barat, termasuk mendirikan Surabaya Sport Center (SSC) alias Stadion Gelora Bung Tomo dan pengembangan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Keberadaan dua fasilitas itu mengancam para petambak garam.
Busaeri, 38, pesimistis. ”Tahun depan kami tidak akan menggarap tambak garam di sini. Karena saat stadion jadi, lahan ini untuk tempat parkir,” katanya saat ditemui di tambaknya, sekitar 100 meter dari jalan masuk menuju proyek SSC.
Tak hanya Busaeri, ada sekitar 15 penggarap lahan garam yang mengerjakan petakan di sekitar SSC dan TPA Benowo. Mereka telah diberi bahwa stadion yang rampung pertengahan 2010 itu akan menggeser lahan tempat mereka bekerja.
Busaeri cs tak tahu apakah ada lahan pengganti. Kalau tak ada, mereka akan balik lagi ke Kalianget menjadi tukang becak. ”Juragan bilang lahan tambak kami sudah dibeli pemkot,” ungkap suami Hosiana, 34, yang sudah 12 tahun menjadi petambak garam.
Saat pertama kali masuk Surabaya, Busaeri menggarap lahan garam di kawasan Asemrowo, yang kini jadi kawasan pergudangan. Sudah empat kali ia pindah lokasi. Dari Asemrowo, ia pindah ke Romokalisari, yang kini juga jadi area pergudangan. Terakhir di Pakal.
Kini, mereka terancam lagi. Meski hanya berpenghasilan Rp 100.000 per minggu dan keuntungan tak menentu pada akhir musim, pekerjaan ini dianggap lebih baik daripada di Kalianget. ”Pekerjaan ini jelas. Meski minim, penghasilan pasti ada,” ungkap Busaeri.
Muhamad Ali, 52, dan istrinya, Ny Yuliati, 48, yang berada sekitar 200 meter dari TPA juga sudah merasakan tujuh kali pindah gubuk sesuai dengan manthongan yang mereka garap. Di antaranya Asem Rowo, Sememi dan Benowo. Lahan-lahan itu tergusur pemukiman penduduk. Salah satunya perumahan Pondok Benowo Indah (PBI).
”Kami sudah terbiasa pindah-pindah lahan. Selama masih ada lahan, kami tidak masalah, tapi bila lahan sudah habis, kami merasa takut kehilangan pekerjaan ini,” ujar Ali yang di kampung halamannya mengaku bekerja sebagai tukang batu yang tidak jelas pendapatannya.
Yuliati berharap, di tahun depan, pihaknya masih bisa mendapatkan lahan tambak baru yang bisa mereka garap. Meskipun, nantinya harus bersaing dengan penggarap lahan tambak lainnya. Menurut Yuliati, ada banyak warga Kalianget yang pekerjaannya serabutan, ingin datang ke Surabaya untuk mengolah lahan tambak garam.
”Tahun depan, semoga kami bisa dapat garapan lahan lagi. Semoga ada juragan yang baik hati mau memberi lahan untuk kami olah,” tandas Yuliati
halimsky September 12th, 2009, 06:02 PM Halo,
Apakah benar 600 hektar dari Suramadu akan di jadikan wilayah CBD(Central Business Development) ? kapan akan di realisasikan ? apakah jalan kedung cowek nomor 100 keatas akan menjadi wilayah CBD ? apakah yang akan terjadi dengan pabrik industri di jalan kedung cowek apakah akan di ganti menjadi gedung perkantoran pencakar langit, 5 star hotel, shopping mall ?
di mana minta Rencana tata ruang kota untuk kedung cowek?
Trima kasih banyak
Halim S
pecinta_surabaya September 12th, 2009, 06:08 PM ^^ rencana untuk itu memang ada,bahkan renderingnya sudah pernah di post di halaman2 sebelumnya di thread ini.
Tp kapan akan terealisasi itu yg belum tau.
Smoga cepat terealisasi.
:D
teddybear September 12th, 2009, 07:31 PM Here is the XL building by iwe several weeks ago. The surrounding is not pretty. The building is not really tall too.
http://farm3.static.flickr.com/2555/3749251768_3b00ef079b_o.jpg
Ebek21 September 13th, 2009, 05:06 AM :okay::okay:
Revitalisasi Kalimas, Destinasi Baru Wisata Air
Mengimpikan Surabaya seperti Paris
Pemkot Surabaya memiliki impian indah. Yakni, mengembangkan konsep waterfront city. Sungai akan menjadi salah satu pusat aktivitas warga. Sasaran yang bakal digarap kali pertama adalah Sungai Kalimas. Tujuannya, membuat destinasi pariwisata baru di metropolis.
NURITA PARAMITA
---
PROGRAM revitalisasi Kalimas kian gencar dilakukan mulai tahun ini. Kepala Bappeko Tri Rismaharini menuturkan, ada sembilan titik di sepanjang Sungai Kalimas yang akan digarap. Jika dirunut dari utara, sembilan titik tersebut adalah Jembatan Petekan, Jembatan Merah, Jembatan Jagalan, Pasar Peneleh, Monkasel, Pasar Bunga Kayoon, Permukiman Dinoyo-Darmokali, Jembatan BAT, dan Pintu Air Jagir.
Masing-masing titik memiliki potensi pariwisata. Mulai wisata sejarah hingga peradaban masyarakat tepi sungai. Karena itu, perlakuan di setiap titik juga berbeda.
Yang hampir rampung digarap adalah area Ketabang, Jl Gubeng Pojok. Spot di sebelah selatan Monumen Kapal Selam (Monkasel) itu merupakan area bermain ketangkasan bagi anak-anak dan remaja. Di sana disediakan fasilitas bermain BMX dan jogging track.
Sebuah plaza ruang terbuka untuk menikmati keindahan Sungai Kalimas segera dibangun. Tak lupa, kafe-kafe sebagai tempat kongko juga akan dihadirkan. Agar hijau, teduh, dan sejuk, penghijauan serta pagar tanaman disusun di sepanjang area Ketabang. ''Biar arek-arek Suroboyo atau wisatawan bisa menikmati sungai saat pagi atau sore dengan nyaman,'' ujar Risma.
Pada 2010, revitalisasi Kalimas ditarget bergeser ke utara. Kawasan Jembatan Merah bakal digarap menjadi titik wisata sejarah. Mulai Januari 2010, pemkot akan membangun memorial park untuk mengenang peristiwa heroik perebutan Surabaya dari pendudukan Belanda 64 tahun silam.
Bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), pemkot akan mengembangkan Museum BI di Jalan Garuda 1. Menurut Risma, BI akan merevitalisasi gedung itu menjadi museum uang. Namun, pemkot meminta space satu lantai untuk menyimpan barang-barang yang bernilai sejarah tinggi. Misalnya, barang-barang milik pejuang pertempuran 10 November.
Kawasan Jembatan Merah memang dipenuhi bangunan bersejarah yang memiliki arsitektur khas Belanda masa lalu. Keindahan gedung-gedung itu nanti bisa dinikmati dari atas perahu yang melaju di Kalimas. Sebuah dermaga kecil untuk tempat naik turun penumpang akan dibuat di bekas halte trem Jl Veteran. ''Wis, pokoke dimanjakan oleh pemandangan yang cantik,'' tegas ibu dua putra tersebut.
Kembali bergeser ke selatan, pemkot akan mengerjakan revitalisasi di Jembatan Jagalan. Titik itu dipilih karena berdekatan dengan kompleks makam Peneleh. Jika bepergian dengan perahu, wisatawan turun di dermaga Peneleh. Berganti dengan moda (angkutan) darat, mereka bisa menikmati keindahan makam Belanda tersebut. ''Kalau tidak mau turun, bisa juga melihat makam dari kejauhan di perahu,'' jelas Risma.
Melanjutkan perjalanan ke arah selatan, wisatawan sampai di Pasar Bunga Kayoon. Pasar tradisional yang sebelumnya sesak dan tidak teratur tersebut disulap menjadi lokasi wisata belanja tanaman. Pasar Kayoon akan di-redesign, sehingga bisa diakses publik dari dua sisi, timur dan barat sungai. ''Turun dari perahu, bisa milih-milih tanaman. Bisa juga sekadar menikmati tanaman hias dari perahu,'' ungkapnya.
Penyusuran selanjutnya sampai di Sungai Kalimas di Dinoyo hingga Darmo Kali. Dari atas perahu, akan tampak bagian depan rumah-rumah penduduk di tepi sungai. Secara bertahap mulai tahun depan, pemkot mewajibkan bagian depan permukiman di tepi Kalimas menghadap ke sungai. ''Sesuai konsep waterfront city. Supaya kebersihan sungai juga terjaga. Tidak untuk buang hajat atau buang sampah,'' tegas perempuan yang pernah menjabat kepala dinas kebersihan dan pertamanan itu.
Risma menyatakan, dirinya mengadopsi pola revitalisasi Kalimas seperti Sungai Seine di Paris. ''Napoleon membangun setiap jembatan dengan karakteristik yang berbeda. Saya juga ingin Surabaya indah seperti Paris,'' ujarnya.
Namun, upaya mempercantik metropolis itu akan sia-sia jika masyarakat tidak berpartisipasi. ''Saya yakin, masyarakat Surabaya bersedia ikut menjaga kebersihan Sungai Kalimas. Bersama-sama, pasti kita bisa,'' tegasnya.
Taken from Jawapos, Sep 13, 2009
bozhart September 14th, 2009, 07:34 PM ^^ Rasanya dalam 10 tahun terakhir belum pernah dengar ada proyek raksasa yang gagal di China atau selesai tidak tepat waktu (jgn dibandingkan dgn era 60-70an dimana banyak program2 hanya sebatas slogan atau propaganda pemerintah). Seperti yg pernah disebutkan pejabat teman saya disini, mereka tidak akan mengumumkan ke publik proyek yg secara teknologi dan dana belum terjangkau. Jadi proyek2 raksasa seperti Qinghai-Tibet Railway (tertinggi di dunia, di atas lapisan permafrost), peluncuran taikonot ke angkasa luar, bendungan terbesar di dunia Three Gorges Dam, Olympiade Beijing, kereta super cepat Maglev, dll yg sudah diekspose ke publik dan disebutkan tempo penyelesaiannya, itu sudah 100% pasti berhasil dan selesai tepat waktu. Sedangkan yg persentase keberhasilannya masih belum 100%, seperti pembangunan kapal induk militer secara mandiri (dr aspek teknologi masih banyak yg belum matang), dilakukan tanpa diekspose ke publik (walaupun publik banyak yg sudah tahu).
Thanks Ebek21.
Wah toleransi di Cina betul2 nol persen :nuts:
Kalau di Indonesia operasional perusahaan dihentikan dan buruh2 di-PHK kayak itu, pasti diprotes karena mereka kehilangan penghasilannya. Indonesia kan terkenal memiliki "toleransi tinggi" :D
Ampelio September 15th, 2009, 12:24 AM 10 KOTA INDONESIA PALING NYAMAN UNTUK DITINGGALI
(from Metro 10 by Metro TV)
1 Yogyakarta - 57.9%
2 Bandung - 56.3%
3 Semarang - 22.8%
4 Solo - 21.2%
5 Bogor - 14.5%
6 Surabaya - 13.7%
7 Malang - 11.4%
8 Medan - 11.2%
9 Bali (Denpasar) - 8.1%
10 Makassar - 6.4%
sbyctzn September 15th, 2009, 09:19 AM SURABAYA NEVER SLEEP.... SURABAYA STILL GROWING... and KEEP GROWING...!!!!!
HERE WERE GO..... Update!!!!
sbyctzn September 15th, 2009, 10:08 AM The First Academic Hospital in Indonesia
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspenda.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspendb.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspendc.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:09 AM http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspendd.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspende.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/rspendf.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:12 AM Ciputra World
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/cipwor.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:16 AM Dupak Grosir
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dupakgrosira-1.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/dupakgrosirb-1.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:17 AM Cosmopolis Apartment
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/metropolis.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:19 AM AGAIN????
No Problem!!!
sbyctzn September 15th, 2009, 10:20 AM Graha Sampoerna
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/grsama.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/grsamb.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/grsamc.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:23 AM Last one.....
LJ Meritus....
Lainnya masih banyak.... ntar nyusul... ada eastcoast... adhiwangsa... dll
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/meria.jpg
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/merib.jpg
sbyctzn September 15th, 2009, 10:29 AM Kalo apartemen yg persis di pinggir jalan tol itu apa ya? Yg deket masjid agung.
INTILAND itu termasuk pengembang besar property? (sperti ciputra,pakuwon,bukit darmo,dll.)
Apartemen Sejahtera....
Iya dong Intiland itu pengembang besar...
Ebek21 September 15th, 2009, 10:33 AM ^^ Thanks untuk update2nya !!! Keren2 fotonya. Terutama untuik RS Pendidikan di Kampus C Unair itu, yg selama ini belum pernah diekspose. Ternyata lumayan besar juga ya. Ada info bakal jd berapa lantai ?
Koreksi, fotomu itu bukan Apt. Metropolis, tapi Cosmopolis :)
sbyctzn September 15th, 2009, 10:34 AM Halo,
Apakah benar 600 hektar dari Suramadu akan di jadikan wilayah CBD(Central Business Development) ? kapan akan di realisasikan ? apakah jalan kedung cowek nomor 100 keatas akan menjadi wilayah CBD ? apakah yang akan terjadi dengan pabrik industri di jalan kedung cowek apakah akan di ganti menjadi gedung perkantoran pencakar langit, 5 star hotel, shopping mall ?
di mana minta Rencana tata ruang kota untuk kedung cowek?
Trima kasih banyak
Halim S
^^ rencana untuk itu memang ada,bahkan renderingnya sudah pernah di post di halaman2 sebelumnya di thread ini.
Tp kapan akan terealisasi itu yg belum tau.
Smoga cepat terealisasi.
:D
Bertahap dong.. kan ya tidak mungkin... tiba2 langsung muncul CBD....
CBD Surabaya saja butuh perjuangan keras supaya bisa seperti sekarang
itu yang CBD tercipta secara alami karena kondisi ekonomi dan pasar...
bukan karena borongan satu pengembang...
karena kalau borongan satu pengembang biasanya tidak akan bertahan lama...
beda kalau tumbuh alami....
nah kalau CBD di Suramadu itu Pemerintah cuma me ZONE tinggal nanti lihat perkembangannya
sbyctzn September 15th, 2009, 10:38 AM ^^ Thanks untuk update2nya !!! Keren2 fotonya. Terutama untuik RS Pendidikan di Kampus C Unair itu, yg selama ini belum pernah diekspose. Ternyata lumayan besar juga ya. Ada info bakal jd berapa lantai ?
Koreksi, fotomu itu bukan Apt. Metropolis, tapi Cosmopolis :)
Alah iya Bek.... sampe banyaknya foto sampe bingung ga fokus antara 2 apartemen itu...
Yup RS pendidikan nya memang lumayan besar...
Gedung Rektoratnya saja sampe kalah.. makanya foto pertamanya saya ambil Gedung Rektorat dan RS nya kelihatan bareng... supaya kelihatan perbandingan besar gedungnya dengan Gedung Rektorat..
No rendering info....
Jadi tidak tahu akan jadi berapa lantai... sekarang sudah lantai 7... sepertinya masih naik lagi 1 atau 2 lantai... karena masih ada konstruksi lagi diatas lantai 7
Ebek21 September 15th, 2009, 10:44 AM ^^ Moga2 bisa paling nggak 10 lantai, supaya kelihatan dr MERR. Kampus C itu kan masih besar sekali arealnya, potensi pengembangannya masih besar sekali.
Bagaimana kabarnya proyek MERR ? Kok rasanya belum ada kemajuan berarti ya ? Tol Sumo ?
sbyctzn September 15th, 2009, 10:49 AM ^^ Moga2 bisa paling nggak 10 lantai, supaya kelihatan dr MERR. Kampus C itu kan masih besar sekali arealnya, potensi pengembangannya masih besar sekali.
Bagaimana kabarnya proyek MERR ? Kok rasanya belum ada kemajuan berarti ya ? Tol Sumo ?
iya maunya sih semakin tinggi... sampe 10 lantai... tapi itu 7 lantai sudah lumayan kok.... sudah kelihatan huge untuk ukuran Rumah Sakit....
Salut sama Unair... tidak rugi jadi BHMN.... kampusnya maju pesat...
tapi dampak buruknya yang kena itu mahasiswa....
SPP nya naik sampai 80%
Next mau bangun Apartemen mahasiswa dan Gedung Perkantoran di lokasi Kampus B daerah Dharmawangsa.
wah jadi bertambah ya Rumah sakit di Surabaya... pantas jadi "Health Tourism City"
owh... iya.... MERR lumayan.... sudah mulai kebentuk jalannnya...
tetap jalan terus kok.... banyak pekerjanya juga...
Tol sumo sudah mulai pemasangan Girder Simpang susun.... dan tetep jalan terus... tidak macet...
besok habis lebaran saya update...
apakah ada yang kelupaan??? proyek apa lagi yah di SBY???
MERR, TOL SUMO, EASTCOAST, ADHIWANGSA,????
|
|