View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 [22] 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Hadi
January 4th, 2010, 07:49 AM
Konsep Busway Versi Terbaru Pemkot, Hanya Layani Jalur Timur-Barat

Kendati memicu pro-kontra, pemkot tetap melanjutkan rencana pengoperasian busway. Konsep dan pengembangan sarana transportasi umum tersebut telah disusun bappeko. Seperti apa?

---

KONSEP busway versi terbaru itu berbeda dengan sebelumnya. Sekitar dua tahun lalu, busway direncanakan beroperasi di seluruh koridor Surabaya, mulai selatan-utara hingga barat-timur. Kini, skenario diubah. Pemkot hanya akan mengoperasikan busway untuk menghubungkan koridor barat-timur yang saat ini buntu.

Jika dibandingkan dengan sistem transportasi umum lain, busway memang paling memungkinkan untuk segera diterapkan. Sebab, sebagian sarana pendukung sudah tersedia. Mulai halte sampai jalan. Tentu perlu dilakukan beberapa penyesuaian.

Sesuai dengan konsep bappeko, busway direncanakan beroperasi pada pertengahan 2011. Dalam pengoperasian pertama, busway bakal melayani koridor timur-barat, dari ITS (Keputih) menuju Terminal Benowo PP (pulang pergi). Rutenya, dari ITS meluncur ke arah barat, menuju Jalan Kertajaya, Jalan Sulawesi, hingga tembus ke Jalan Pendegiling. Dari sana, busway diarahkan menuju Jalan Banyu Urip, terus ke barat hingga mencapai Terminal Benowo.

Meski secara konsep sudah siap, Kepala Bappeko Tri Rismaharini belum menentukan secara pasti tanggal pengoperasian busway. "Yang jelas, akan beroperasi setelah tunnel Pandegiling selesai dibangun," tuturnya. Tunnel atau underpass Pandegiling adalah proyek yang menghubungkan Pandegiling sisi barat dan timur melalui terowongan bawah tanah. Semula, pemkot berencana membuat perempatan baru di sana. Tapi, setelah ditimbang-timbang, perempatan tersebut justru berpotensi menimbulkan kemacetan. Karena itu, dipilihlah proyek tunnel. Rencananya, tunnel tersebut selesai dibangun pada awal 2011 sekaligus menjadi penanda bahwa jalur timur-barat dari ITS ke Benowo resmi dioperasikan.

Rencana pengembangan jalur busway kini telah masuk dalam blueprint jaringan transportasi Surabaya. Rencananya, busway beroperasi pukul 06.00-21.00. Rentang waktu antara satu bus dengan bus lain ditargetkan tiap 10 menit-15 menit. "Kami masih belum menentukan karena bergantung pengadaan bus," papar Risma. Dulu, pernah disiapkan anggaran pengadaan bus sebesar Rp 99 miliar. Namun, proyek itu gagal karena polisi belum sreg dengan rencana busway. Maklum, kala itu busway juga akan dioperasikan pada jalan-jalan yang lebarnya tidak memungkinkan.

Lebih lanjut, Risma mengatakan akan membuat jalur khusus untuk busway. "Kalau tidak punya jalur khusus dan tercampur dengan kendaraan lain, kecepatan dan ketepatan waktu yang hendak kami capai gagal," paparnya. Sebagai pendukung, Risma menyatakan akan menyiapkan halte dan lahan parkir khusus yang diistilahkannya sebagai park and ride. Itu adalah lahan parkir yang dilengkapi dengan loket untuk pembelian tiket serta angkutan khusus menuju halte busway. "Kami belum menentukan di mana saja haltenya. Tapi, perkiraan kami, ada sekitar 40 halte. Halte adalah masalah kesekian karena pembangunannya cukup cepat," tambahnya. Yang paling penting adalah sarana park and ride. "Tanpa itu, animo masyarakat untuk naik busway akan turun," ucapnya.

Pemkot juga menyiapkan armada bus secara khusus. Rencananya, bus untuk busway terbuat dari bahan transparan. "Tujuannya, memberikan rasa aman. Dengan bodi bus yang transparan, penjahat berpikir panjang bila ingin berbuat macam-macam," terang pejabat berjilbab tersebut.

Dia menjelaskan, untuk sementara, busway memang hanya diplot sebagai transportasi publik yang melayani bagian timur dan barat Surabaya. "Penyebabnya adalah kondisi jalan. Bila sudah jadi, yang paling siap untuk mendukung busway dari sisi lebar badan jalan memang jalur timur-barat," tegas dia.

LRT dan SRRT

Bila busway diproyeksikan sebagai angkutan publik cepat, murah, dan nyaman di jalur timur-barat Surabaya, light railway train (LRT) diproyeksikan mengisi jalur utara-selatan Surabaya yang membentang mulai Jalan A. Yani sampai Perak.

Konsepnya mirip trem listrik. Moda transportasi itu adalah yang terakhir dioperasikan. "Setelah semua infrastruktur jalan sudah terbentuk dan busway beroperasi, kami baru berani mengoperasikannya," tutur Risma.

Saat ini, dia belum memastikan bagaimana bentuk trem itu. Apakah nanti berbentuk monorel atau justru membuat subway? Sebenarnya, Risma condong membuat subway. Tapi, dia diprotes sejumlah pakar tata kota. "Biayanya sangat mahal," terang dia. Untuk itu, dia cenderung membuatnya seperti monorel. Kalau dibuatkan rel lagi di badan Jalan A. Yani sampai Perak, volume jalan akan berkurang.

Lain lagi Surabaya Regional Railway Transportation (SRRT).

Itu adalah proyek paling raksasa dari pembenahan sistem transportasi publik di Surabaya. Konsepnya adalah elevated railway yang mengelilingi Surabaya. Jadi, jalur kereta api yang ada akan ditinggikan semua sehingga tak ada lagi persilangan sebidang.

Padahal, di Surabaya, total ada sebelas lintasan sebidang besar yang membuat macet. Yang paling terkena imbasnya adalah jalur antara jembatan Mayangkara hingga bundaran Waru. Berdasar perhitungan Satlantas Polwiltabes Surabaya, antara pukul 07.00-19.00 (jam-jam sibuk), ada 20 kali penghentian. Itu tentu menimbulkan efek lalu lintas yang tak kecil.

Konsep untuk mengatasinya sudah ada. Untuk itu, total jalur rel kereta yang ditinggikan nanti sepanjang 152 km dan melayani rute regional, mulai Stasiun Kandangan, Pasar Turi, Surabaya Kota, hingga Gubeng. Bekerja sama dengan Prancis, proyek itu akan menelan biaya 121,8 juta euro (sekitar Rp 1,6 triliun).

Pemerintah pusat dan pemprov nanti menanggung 52,2 juta euro (Rp 750 miliar) masing-masing, sementara sisanya, 17,4 juta euro (Rp 235 miliar), ditanggung pemkot. Menurut Risma, pemkot siap sejak dua tahun lalu. "Tapi, karena birokrasi, skema tersebut hingga kini masih ada di Bappenas. Belum ada jawaban hingga kini," tuturnya.

Risma menjanjikan sering bertanya ke Bappenas soal tindak lanjut itu. "Sebab, jawaban resminya belum pernah kami terima. Kami terus mendorong segera terealisasi," ucapnya. Bila SRRT berhasil, otomatis ruas jalan yang ada bisa dimaksimalkan. Selain itu, masyarakat punya pilihan untuk naik komuter Susi (Surabaya-Sidoarjo), Sumo (Surabaya-Mojokerto), dan Surabaya-Lamongan dengan lebih nyaman. (ano/oni)

* from Jawa Pos
semoga proyek MRT ini gak mbulet lagi....



Bagus.... Amen....!!!!!!!!!!!!

ASTERIX's
January 4th, 2010, 07:55 AM
[QUOTE=sbyctzn;49458865]^^
Weh silver, jangan salah walaupun gedung pusat Bank Jatim itu kecil, tapi gedung Bank Jatim di daerah rata-rata sama berukuran yang relatif besar untuk ukuran kota kecil. Dan itupun hampir semua ibukota kabupaten sama.

@ setahu aku gedung BPD di kabupaten seantero Jateng lebih besar dan bagus dibanding yang di Jatim, trus bangunanya juga g kaku kaya yang di Jatim:bash:

archiholic
January 4th, 2010, 09:06 AM
[QUOTE=sbyctzn;49458865]^^
Weh silver, jangan salah walaupun gedung pusat Bank Jatim itu kecil, tapi gedung Bank Jatim di daerah rata-rata sama berukuran yang relatif besar untuk ukuran kota kecil. Dan itupun hampir semua ibukota kabupaten sama.

@ setahu aku gedung BPD di kabupaten seantero Jateng lebih besar dan bagus dibanding yang di Jatim, trus bangunanya juga g kaku kaya yang di Jatim:bash:

betul gedung bank Jateng di daerah gede gede dan mewah lo....

archiholic
January 4th, 2010, 09:08 AM
Bagus.... Amen....!!!!!!!!!!!!

yang menarik, katanya bodi armada busway nya transparan... kaya gimana ya jadinya ntar

skyscrpr
January 4th, 2010, 09:47 AM
[ Senin, 04 Januari 2010 ]
Pembangunan Hotel Diprotes
SUKOMANUGGAL - Rencana pembangunan sebuah hotel di Jalan H.R. Muhammad dihadang protes masyarakat. Warga Kelurahan Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal, khawatir bangunan mereka rusak akibat dampak penggunaan alat berat proyek.

Endang Wahyuningsih adalah salah seorang warga yang lantang menyuarakan penolakan. Rumahnya berada di sebelah barat proyek pembangunan hotel. ''Saya minta pembangunan itu dikaji lagi,'' ucapnya ketika ditemui Jawa Pos kemarin (2/1).

Kekhawatiran Endang muncul berdasar pengalaman pahit yang dirasakannya. Beberapa waktu lalu, di sekitar tempat tinggalnya juga terdapat proyek pembangunan ruko (rumah toko) yang menggunakan alat berat.

Akibatnya, sejumlah bagian rumahnya rusak berat. Fondasi pagar dan dinding bangunan miliknya retak. Bahkan, sebagian tanah di salah satu sudut halaman rumah longsor.

Karena itu, Endang tak ingin peristiwa serupa terjadi ketika ada pembangunan hotel di sekitar rumahnya. Apalagi, kabarnya, bangunan hotel tersebut cukup jangkung karena memiliki 30 lantai.

Saat ini setiap hujan, rumah Endang juga kerap tergenang air. Masalah itu muncul akibat dampak pembangunan ruko beberapa waktu lalu. ''Kalau hujan deras, rumah saya bisa seperti rumah panggung,'' ucap Endang.

Dia sudah menyampaikan keluhannya kepada kecamatan. Namun, belum ada solusi dari permasalahan itu. Pembangunan hotel tetap dilakukan dalam waktu dekat.

Camat Sukomanunggal Achmad Suud Asy'ari hanya bertindak sebagai fasilitator. Pihaknya tidak berwenang memenuhi aspirasi warga yang menentang rencana pembangunan hotel. ''Yang mengeluarkan izin tetap pemkot,'' kata Suud.

Namun, dia berjanji tetap mencarikan solusi. Sebelum persoalan tersebut kelar, kecamatan bersama Kelurahan Putat Gede akan melakukan mediasi antara warga dan pengembang.

Konsultan pengembang proyek hotel CV Asfinda Teknika Konsultan menyatakan, rencana pembangunan hotel belum dipastikan terealisasi. Selain belum mengantongi izin, mereka masih menggali masukan ke warga terkait penyusunan amdal mulai 16 November 2009.

Pengembang hotel yang dibangun di atas lahan seluas 3.800 meter persegi itu menyatakan siap bertemu dengan warga. ''Kami nanti mengundang masyarakat untuk menyampaikan saran dan masukan,'' ujar Setiasih, tim sosial ekonomi dan budaya CV Asfinda Teknika Konsultan. (sep/fid)
taken from Jawa Pos

H.R Muhammad yg dmn ya..??? perasaan ga ad tnah kosong..apalagi dibuat hotel 30 lantai..tetapi sy tetap setuju..!!!:banana::banana::banana:

skyscrpr
January 4th, 2010, 09:51 AM
Surabaya Akan Miliki Bemo Ber-AC, Tiga Kali Lebih Besar dari Bemo Saat Ini
Senin, 4 Januari 2010


SURABAYA-SURYA- Para penumpang angkutan umum jenis bemo di Surabaya bakal merasakan kesejukan udara dan tak lagi bercucuran keringat jika menumpang kendaraan itu di tengah terik siang hari. Sebab, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sedang menggarap konsep angkutan yang disebut bemo modern, yang dilengkapi AC.

Rencana hadirnya bemo modern ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat Surabaya akan layanan transportasi umum yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Hanya saja, bemo modern ini belum akan meluncur di jalanan pada tahun 2010 ini.

Kepala Badang Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, berdasarkan konsepnya, bemo modern tersebut akan memiliki kapasitas lebih besar. Yaitu tiga kali lipat dari bemo yang sudah ada saat ini. Di samping itu, bemo modern akan menggunakan kaca yang cerah sehingga mudah dilihat dari luar dan dilengkapi dengan pendingin udara alias Air Conditioner (AC).

“Konsep bemo modern, selain ramah lingkungan juga memberi jaminan kenyamanan dan keamanan bagi penumpangnya. Tapi maaf, baru konsep dasar karakteristiknya yang kami pikirkan, belum sampai rinci tergambar seperti apa modelnya,” kata Tri Rismaharini kepada Surya, Minggu (3/1).

Khusus untuk bahan bakar yang ramah lingkungan, dikatakan Tri Risma, ada sejumlah pilihan yang bisa dimanfaatkan. Di antaranya bahan bakar gas (BBG).

Mengenai jalur yang bakal dilewati, ungkap Tri Risma, besar kemungkinan adalah jalur-jalur kosong (jalur kurus) serta jalur baru. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan bemo modern tersebut bisa digunakan untuk peremajaan angkutan kota yang ada dan sudah berusia tua.

Hanya saja, sejauh ini Bappeko baru memikirkan konsepnya, sehingga masih harus mengadakan pembicaraan dengan para pemilik angkutan kota terkait peremajaan armada tersebut. Demikian pula, untuk pengisian jalur kosong dan pembukaan jalur baru, masih harus dilakukan koordinasi dengan pengurus organisasi angkutan kota.

“Kami tidak ingin keberadaan bemo modern nanti akan menimbulkan persoalan baru pada sistem transportasi kota Surabaya. Makanya, saat ini kami masih melakukan pendekatan kepada sejumlah pihak dari kalangan sopir dan pemilik armada angkutan kota,” tandas Tri Risma.
Mengenai pengadaan bemo modern, menurut Tri Risma, pihaknya sedang melakukan pengkajian skema yang paling tepat untuk ditawarkan ke investor.

“Mungkin setelah pemilihan wali kota (pilwali) pada Mei nanti, barulah kami bisa menentukan skema investasi untuk bemo modern itu. Untuk sekarang, belum saatnya,” ucap Tri Risma.

Secara terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Surabaya, Said Sutomo menyambut baik jika memang benar ada rencana modernisasi angkutan kota oleh Pemkot Surabaya melalui bemo modern itu. Sebab, jika memang ber-AC dan lebih lapang interiornya, tentu bemo modern tersebut lebih memberi jaminan kenyamanan dan keamanan kepada penumpang.

Disamping itu, bemo modern yang ramah lingkungan akan bisa menurunkan tingkat polusi udara di kota Surabaya yang saat ini tergolong cukup parah.

“Kami sih tinggal menunggu realisasi bemo modern yang katanya lebih baik dan menjanjikan kenyamanan itu,” kata Said.

Meski demikian, harap Said, untuk mengurangi potensi munculnya persoalan akibat keberadaan bemo modern tersebut, Pemkot Surabaya perlu berbicara dan jauh-jauh hari melakukan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha transportasi di kota Surabaya.aru

kmaren malem gw juga denger di radio SS kalo becak juga bakalan ga ad..diganti ama bentor (becak motor)gtu...:cheers:

archiholic
January 4th, 2010, 09:54 AM
[ Senin, 04 Januari 2010 ]
Pembangunan Hotel Diprotes



Karena itu, Endang tak ingin peristiwa serupa terjadi ketika ada pembangunan hotel di sekitar rumahnya. Apalagi, kabarnya, bangunan hotel tersebut cukup jangkung karena memiliki 30 lantai.

Pembangunan hotel tetap dilakukan dalam waktu dekat.



H.R Muhammad yg dmn ya..??? perasaan ga ad tnah kosong..apalagi dibuat hotel 30 lantai..tetapi sy tetap setuju..!!!:banana::banana::banana:
Ini hotel apa ya...???? 30 lantai ????
kok gak pernah denger ada proyek hotel smpe 30 lantai di HR Muhammad

skyscrpr
January 4th, 2010, 10:05 AM
^^kyknya ga mngkin rich prada deh..soalnya di stu yg protes warga putat gede..nah putat gede itu diapit dua gedung..gedung halim sakti (Bank BRI) sm apt.beverly park..j

dimasputra
January 4th, 2010, 10:07 AM
Busway

Pemkot juga menyiapkan armada bus secara khusus. Rencananya, bus untuk busway terbuat dari bahan transparan. "Tujuannya, memberikan rasa aman. Dengan bodi bus yang transparan, penjahat berpikir panjang bila ingin berbuat macam-macam," terang pejabat berjilbab tersebut.

Light Railway Train (LRT)

Konsepnya mirip trem listrik. Moda transportasi itu adalah yang terakhir dioperasikan. "Setelah semua infrastruktur jalan sudah terbentuk dan busway beroperasi, kami baru berani mengoperasikannya," tutur Risma.

Saat ini, dia belum memastikan bagaimana bentuk trem itu. Apakah nanti berbentuk monorel atau justru membuat subway? Sebenarnya, Risma condong membuat subway. Tapi, dia diprotes sejumlah pakar tata kota. "Biayanya sangat mahal," terang dia. Untuk itu, dia cenderung membuatnya seperti monorel. Kalau dibuatkan rel lagi di badan Jalan A. Yani sampai Perak, volume jalan akan berkurang.

Surabaya Regional Railway Transportation (SRRT).

Itu adalah proyek paling raksasa dari pembenahan sistem transportasi publik di Surabaya. Konsepnya adalah elevated railway yang mengelilingi Surabaya. Jadi, jalur kereta api yang ada akan ditinggikan semua sehingga tak ada lagi persilangan sebidang.


@busway : kasian mbak-mbak yang duduk yang pake rok pendek, kelihatan pengguna jalan lainnya dong:lol:

@LRT : lebih setuju Monorail karena lebih murah daripada subway, terus bisa lihat pemandangan kota dari atas:D
...mau dibangun di median jalan..?? nebang pohon dong :ohno:

@SRRT : rel bakal dinaikkan semua..?? yang bawah tetap rel atau taman..??

archiholic
January 4th, 2010, 10:16 AM
@busway : kasian mbak-mbak yang duduk yang pake rok pendek, kelihatan pengguna jalan lainnya dong:lol:

@LRT : lebih setuju Monorail karena lebih murah daripada subway, terus bisa lihat pemandangan kota dari atas:D
...mau dibangun di median jalan..?? nebang pohon dong :ohno:

@SRRT : rel bakal dinaikkan semua..?? yang bawah tetap rel atau taman..??

@ busway : makanya aku penasaran banget sama wujudnya nanti seperti apa :lol:

@ LRT : sepertinya memang nebang pohon, aku sih lebih milih subway , kalu mau liat pemandangan kota dari atas kan bisa naik yang SRRT, kan elevated juga

@ SRRT : yang bawah sepertinya akan dihilangkan dan diganti elevated double trek semua di wilayah kota Surabaya

dimasputra
January 4th, 2010, 10:24 AM
@ busway : makanya aku penasaran banget sama wujudnya nanti seperti apa :lol:

@ LRT : sepertinya memang nebang pohon, aku sih lebih milih subway , kalu mau liat pemandangan kota dari atas kan bisa naik yang SRRT, kan elevated juga

@ SRRT : yang bawah sepertinya akan dihilangkan dan diganti elevated double trek semua di wilayah kota Surabaya

@LRT : bisa juga sih lewat SRRT, tapi lebih oke naik monorail soalnya masuk tengah kota toh..
subway sih boleh saja asal ada dana yang mencukupi dan terbebas banjir..
(apa kabar rumah pompa Surabaya saat ini..?? :shifty:)

@SRRT : asal bawahnya jangan jadi daerah kumuh..

Hadi
January 4th, 2010, 11:22 AM
yang menarik, katanya bodi armada busway nya transparan... kaya gimana ya jadinya ntar

mungkin bodinya lebih kecil, sedangkan kacanya lebih dominan... tapi gimana ya modelnya? coba search d search engine... hehe

Ebek21
January 4th, 2010, 02:40 PM
Frontage Road Jl. A Yani Dilengkapi Box Culvert

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FRJan09.jpghttp://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FRJan09b.jpg

suarasurabaya.net| Pelaksanaan pembangunan frontage road Jl. Ahmad Yani memang belum rampung, tetapi dibeberapa titik sudah terlihat pembangunannya. Senin (04/01) pembangunan jalan pemecah kepadatan tersebut dilengkapi box culvert.

Sejak dari sekitar Jl. Bendul Merisi dekat RSAL dr. Ramelan, pembangunan jalan untuk jalur alternative disepanjang jalur jalan Ahmad Yani, mulai terlihat digarap. Beberapa alat berat terlihat dilokasi itu. Pembangunan frontage road yang diharapkan nantinya bisa mengurangi beban kepadatan diJl. A Yani itu, memang dilakukan sebagai upaya untuk memecah kepadatan yang selalu terjadi dikawasan itu.

“Kita berharap nantinya dengan frontage road yang ada, kepadatan di Jl. A Yani bisa dikurangi. Sekarang ini sudah overload, dan tidak ada alternativ jalan disekitar lokasi tersebut,” terang SRI MULYONO Kepala Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan.

Sedangkan pemasangan box culvert disepanjang jalur frontage road A. Yani, diharapkan dapat berfungsi dengan baik sebagai sarana untuk mengantisipasi banjir disekitar kawasan Jl. A Yani. “Memang untuk mengantisipasi banjir. Sejak awal sudah kita sampaikan bahwa pembangunan frontage road dilengkapi itu,” tambah SRI MULYONO pada suarasurabaya.net, Senin (04/01).

Pantauan suarasurabaya.net dilokasi sekitar kawasan Jl. A Yani tepatnya didekat kampung Jetis Wetan, pembangunan frontage road memang terus berlangsung dan disepanjang lokasi pembanguan box culvert terlihat sudah dipasang.

“Mudah-mudahan nanti kalau jalan sudah jadi, terus dilengkapi dengan got besar seperti ini, pas hujan deras gak banjir. Terutama kampung sekitar tidak sampai kebanjiran. Kalau kebanjiran, tidak usah dipasang box culvert,” ujar BAMBANG warga Jetis Wetan mengomentari pemasangan box culvert disamping frontage road, pada suarasurabaya.net, Senin

Taken from Suara Surabaya, Jan 4, 2010

sbyctzn
January 4th, 2010, 02:44 PM
[QUOTE=sbyctzn;49458865]^^
Weh silver, jangan salah walaupun gedung pusat Bank Jatim itu kecil, tapi gedung Bank Jatim di daerah rata-rata sama berukuran yang relatif besar untuk ukuran kota kecil. Dan itupun hampir semua ibukota kabupaten sama.

@ setahu aku gedung BPD di kabupaten seantero Jateng lebih besar dan bagus dibanding yang di Jatim, trus bangunanya juga g kaku kaya yang di Jatim:bash:



[QUOTE=ASTERIX's;49469437]

betul gedung bank Jateng di daerah gede gede dan mewah lo....

Oh yah??? saya kalau ke Jateng jarang muter sampe habis seluruh kotanya sih.....
paling-paling ya cuman lewat atau paling lewat kota pada malam hari.... jadi tidak tau.. itupun sudah lama tidak pernah ke Jateng... terakhir 2 tahun yang lalu....
BTW lagipula saya tidak membandingkan sama daerah lain tho??? cuman merelatifkan dengan keadaan kota di kecil di Jatim itu sendiri.....

[ Senin, 04 Januari 2010 ]
Pembangunan Hotel Diprotes
SUKOMANUGGAL - Rencana pembangunan sebuah hotel di Jalan H.R. Muhammad dihadang protes masyarakat. Warga Kelurahan Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal, khawatir bangunan mereka rusak akibat dampak penggunaan alat berat proyek.

Endang Wahyuningsih adalah salah seorang warga yang lantang menyuarakan penolakan. Rumahnya berada di sebelah barat proyek pembangunan hotel. ''Saya minta pembangunan itu dikaji lagi,'' ucapnya ketika ditemui Jawa Pos kemarin (2/1).

Kekhawatiran Endang muncul berdasar pengalaman pahit yang dirasakannya. Beberapa waktu lalu, di sekitar tempat tinggalnya juga terdapat proyek pembangunan ruko (rumah toko) yang menggunakan alat berat.

Akibatnya, sejumlah bagian rumahnya rusak berat. Fondasi pagar dan dinding bangunan miliknya retak. Bahkan, sebagian tanah di salah satu sudut halaman rumah longsor.

Karena itu, Endang tak ingin peristiwa serupa terjadi ketika ada pembangunan hotel di sekitar rumahnya. Apalagi, kabarnya, bangunan hotel tersebut cukup jangkung karena memiliki 30 lantai.

Saat ini setiap hujan, rumah Endang juga kerap tergenang air. Masalah itu muncul akibat dampak pembangunan ruko beberapa waktu lalu. ''Kalau hujan deras, rumah saya bisa seperti rumah panggung,'' ucap Endang.

Dia sudah menyampaikan keluhannya kepada kecamatan. Namun, belum ada solusi dari permasalahan itu. Pembangunan hotel tetap dilakukan dalam waktu dekat.

Camat Sukomanunggal Achmad Suud Asy'ari hanya bertindak sebagai fasilitator. Pihaknya tidak berwenang memenuhi aspirasi warga yang menentang rencana pembangunan hotel. ''Yang mengeluarkan izin tetap pemkot,'' kata Suud.

Namun, dia berjanji tetap mencarikan solusi. Sebelum persoalan tersebut kelar, kecamatan bersama Kelurahan Putat Gede akan melakukan mediasi antara warga dan pengembang.

Konsultan pengembang proyek hotel CV Asfinda Teknika Konsultan menyatakan, rencana pembangunan hotel belum dipastikan terealisasi. Selain belum mengantongi izin, mereka masih menggali masukan ke warga terkait penyusunan amdal mulai 16 November 2009.

Pengembang hotel yang dibangun di atas lahan seluas 3.800 meter persegi itu menyatakan siap bertemu dengan warga. ''Kami nanti mengundang masyarakat untuk menyampaikan saran dan masukan,'' ujar Setiasih, tim sosial ekonomi dan budaya CV Asfinda Teknika Konsultan. (sep/fid)
taken from Jawa Pos

H.R Muhammad yg dmn ya..??? perasaan ga ad tnah kosong..apalagi dibuat hotel 30 lantai..tetapi sy tetap setuju..!!!:banana::banana::banana:

Ini hotel apa ya...???? 30 lantai ????
kok gak pernah denger ada proyek hotel smpe 30 lantai di HR Muhammad

jangan jangan ini seperti berita yang ada di thread gerbangkertosusila???
seperti kata Ebek... wartawannya yang ikutan KOPLO... kalau melihat 30 lantai mungkinkah apa ya Apart via vue???
apartemen dikiranya hotel.... trus Mayjend Sungkono dikira HR Muhammad.... :nuts::nuts::nuts:
soalnya saya tiap hari lewat HR Muhammad dan Mayjend Sungkono tidak pernah lihat ada konstruksi baru tuh...
cuman ada konstruksi SPBU SHELL....
hmmmmm... atau jangan-jangan SPBU SHELL itu ternyata HOTEL????
tapi saya ragu dengan berita itu.....
gak jelas banget beritanya.....

Ebek21
January 4th, 2010, 02:45 PM
Hotel 30 lantai di kawasan HR Muhammad ? Wah ada proyek skyscraper yg tidak terdeteksi oleh kita disini rupanya..

sbyctzn
January 4th, 2010, 03:01 PM
kalau sampe rok nya cewek-cewek Surabaya kelihatan ya mungkin seperti ini desain busway yang dideskripsikan Bu Risma

http://img475.imageshack.us/img475/3135/20122006131151lj8.jpg
pic. upload by Hadi sendiri (numpang url hasil upload kamu Had)

http://www.antarajatim.com/UserFiles/imageberita/busway.jpg

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bb/Beijing_Bus_Rapid_Transit.jpg

OPTX
January 4th, 2010, 03:06 PM
jangan jangan ini seperti berita yang ada di thread gerbangkertosusila???
seperti kata Ebek... wartawannya yang ikutan KOPLO... kalau melihat 30 lantai mungkinkah apa ya Apart via vue???
apartemen dikiranya hotel.... trus Mayjend Sungkono dikira HR Muhammad.... :nuts::nuts::nuts:
soalnya saya tiap hari lewat HR Muhammad dan Mayjend Sungkono tidak pernah lihat ada konstruksi baru tuh...
cuman ada konstruksi SPBU SHELL....
hmmmmm... atau jangan-jangan SPBU SHELL itu ternyata HOTEL????
tapi saya ragu dengan berita itu.....
gak jelas banget beritanya.....

Kan di berita disebutkan "Pembangunan hotel tetap dilakukan dalam waktu dekat."

Berarti konstruksi belum dimulai. Yang bisa berarti juga di lokasi belum ada aktivitas sama sekali.

Warga yang protes adalah warga kelurahan Putat Gede. Setauku Jl. Putat Gede adalah jalan kecil di selatan jl. HR Muhammad, sekitar Apartemen Beverly.

Konsultan pengembang proyek hotel CV Asfinda Teknika Konsultan menyatakan, rencana pembangunan hotel belum dipastikan terealisasi. Selain belum mengantongi izin, mereka masih menggali masukan ke warga terkait penyusunan amdal mulai 16 November 2009.

Jadi hotel itu masih rencana.

Coba baca lagi beritanya.

dimasputra
January 4th, 2010, 03:25 PM
ada bu Risma di acara Lobby Arek TV, tema Pembangunan Surabaya 2010..sekarang

sbyctzn
January 4th, 2010, 03:31 PM
wedew saya ada di warnet dimas!!!
tidak online lewat HP, lagi pengen di warnet... hehehehe
Dimas... review acaranya yah!!! dan share disini apa saja yang dibahas

sbyctzn
January 4th, 2010, 03:34 PM
btw kalau konsultannya Asfinda Teknika kok selalu dapat tentangan dari warga yah???
jangan-jangan ada yang bermain dibalik itu....

hmmmmm hotel apa yah kira-kira???? 30 lantai!!! sip sip.... saya juga dukung deh hehehehehe

dimasputra
January 4th, 2010, 03:37 PM
wedew saya ada di warnet dimas!!!
tidak online lewat HP, lagi pengen di warnet... hehehehe
Dimas... review acaranya yah!!! dan share disini apa saja yang dibahas

siap catat..

tapi saya aja baru gabung di acara itu..20.30
sampai jam 21.00 malam acaranya..
dan pasti ada acara ulangannya tak tau kapan..

dimasputra
January 4th, 2010, 04:10 PM
sekelumit pembicaraan di acara tersebut ^^..
(masih kurang puas, pingin lihat siaran ulangnya..tapi kapan..?)

Frontage Road
Pemkot sudah siap dengan pembangunan FR A.Yani sisi Barat, tapi mandeg ketika Dinas PU merencanakan proyek beda, yaitu jalan Tol di sisi Barat A.Yani itu...
untuk sisi Timur masalah hanya pada IAIN,..

Konsep Kota Surabaya
Surabaya diproyeksikan menjadi kota jasa..
daerah pinggiran dibuat pemukiman, yang juga menjurus ke rusun..
daerah tengah, pemukiman hanya diperbolehkan berupa apartemen..
daerah tengah, dijadikan pusat bisnis saja, tidak ada pemukiman terkecuali apartemen..
a.k.a..meniru Singapore..
direncanakan 20 tahun ke depan Surabaya bisa seperti yang diharapkan di atas ^^:nuts:

Busway, LRT, SRRT
Masuk dalam Perencanaan Jangka Menengah 2011 - 2015..jadi ditunggu saja..

Banjir
Bakal ditambah saluran air guna mengatasi banjir..

:cheers:

dimasputra
January 4th, 2010, 04:13 PM
kalau sampe rok nya cewek-cewek Surabaya kelihatan ya mungkin seperti ini desain busway yang dideskripsikan Bu Risma
http://www.antarajatim.com/UserFiles/imageberita/busway.jpg

bagusnya busway Surabaya seperti ini..tidak terlalu tinggi pintu masuknya..
ga perlu bikin shelter yang tinggi juga toh..ramah bagi lansia dan penyandang cacat..

sbyctzn
January 4th, 2010, 04:25 PM
tapi begitu jalan tidak rata.....
langsung BRAKKKK....
hehehehe

sbyctzn
January 4th, 2010, 04:36 PM
Saya benar-benar optimis semua rencana itu akan terealisasi jika walaupun berganti walikotanya tapi tetap komitmen pada konsep yang dipikirkan Bu Risma, kasihan
Bu Risma...

TOP BGT deh Bu Risma..
Konsep yang direncanakan mengenai infrastruktur transportasi, benar-benar alur perencanaannya realistis betul, mulai anggaran, riset, hingga implementasi.
Tahap yang paling mikro yaitu realisasi infrastruktur jalan ITS Benowo dan MERR,
kemudian jika sudah selesai dilanjutkan pembangunan Flyover Kertajaya dan Tunnel Pandegiling. Target selesai 2011 awal.
Setelah itu baru akan dioperasikan Busway koridor ITS Benowo,
setelah busway selesai dilanjutkan penyelesaian perencanaan pra makro yaitu jalan-jalan sekoridor ITS-Benowo dan MERR.
Setelah semua jaringan jalan terhubung baru akan merealisasikan Monorel Aloha-Perak...
Dan Grand Masterplan Rencana Jangka Panjang akan direalisasikan setelah semuanya diatas selesai.. Yaitu SRRT.
Mengelevasi semua Rel Kereta yang ada di Surabaya...

Wow percaya banget deh...
Tahun 2010 saja anggaran Infrastruktur Transportasi senilai kurang lebih 450 miliar...
Secara bo....
Itu sama nilainya dengan anggaran di beberapa kabupaten di daerah....

Percaya deh...
Keep Moving bu Risma!!

sbyctzn
January 4th, 2010, 09:07 PM
Petra Square sudah mulai dipasarkan oleh Ray White, muncul di JP kmarin, jika hasil penjualannya bagus dalam waktu dekat konstruksinya pasti akan dimulai.
Saya yakin pasti laris manis Petra Square itu....

Ebek21
January 5th, 2010, 02:35 AM
^^ Sekarang mesti berlangganan dulu untuk lihat Jawapos versi PDF, ada uang langganannya, gak bisa gratisan kayak dulu :ohno: Jgn2 nanti lihat Jawapos.com juga mesti bayar nih ?

Anyway, nice info untuk Petra Squarenya. Moga2 cepet dibangun deh.

hermawan
January 5th, 2010, 02:50 AM
^^
Sekarang aja yang gratisan nunggu up date jam 11 siang:ohno:
apalagi lemotnya......

archiholic
January 5th, 2010, 03:41 AM
proyek hotelnya masih teka teki nih jadinya... ?
btw armada busway nya bagus, terutama yang ada tulisannya busway tour :okay:

hermawan
January 5th, 2010, 04:18 AM
Busway di Jakarta tinggi2 karena sering banjir he...he....he...
BTW :
gimana caranya agar jalur busway itu bisa awet dan indah ya...
pengalaman di Jakarta...
jalur busway itu 3 bulan sekali pasti sudah ancur....bergelombang, hitam dan pecah2...sudah pasti bikin kota jadi kotor
kalo nggak dipikirkan sekarang duwit pemda bisa habis hanya untuk pemeliharaan jalur busway saja....
bagaimana pengalaman di negara lain

bozhart
January 5th, 2010, 05:29 AM
^^ Kemarin gw juga sudah mikir, makanya kutambahin signature di profile gw deh, tinggal diklik saja :)
Mau usul ... bagaimana kalau post #5152 (klik sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49139945&postcount=5152)) yg kosong itu diisi list proyek2nya dilengkapi dgn linknya ke masing2 proyeknya seperti di bawah ini.

Trillium Office and Residence (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138621)
L J Meritus Hotel (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138651)
Grand City Surabaya (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138715)
....
....
....
....

Lalu link ke post #5152 tsb ditaruh di signature Ebek21 spy forumer lain termasuk gw tinggal buka list itu utk mencari suatu proyek di Surabaya. Gimana?

archiholic
January 5th, 2010, 05:32 AM
Busway di Jakarta tinggi2 karena sering banjir he...he....he...
BTW :
gimana caranya agar jalur busway itu bisa awet dan indah ya...
pengalaman di Jakarta...
jalur busway itu 3 bulan sekali pasti sudah ancur....bergelombang, hitam dan pecah2...sudah pasti bikin kota jadi kotor
kalo nggak dipikirkan sekarang duwit pemda bisa habis hanya untuk pemeliharaan jalur busway saja....
bagaimana pengalaman di negara lain

yang perlu dipikirkan juga, bagaimana mengantisipasi agar pengendara non busway tidak bisa nyelonong seenaknya di jalur busway

sbyctzn
January 5th, 2010, 07:40 AM
Tanjung Perak Siap Layani Kapal Pesiar
Senin, 4 Januari 2010

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/01/04/0757435p.JPG

Suasana pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (18/9/2008).

SURABAYA, KOMPAS.com - Memasuki tahun 2010, Pelindo III selaku pengelola Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menyatakan kesiapan menyambut kedatangan wisata kapal pesiar atau cruise. Selama tahun 2010 akan datang 170 kapal pesiar ke beberapa pelabuhan besar di Indonesia, termasuk Pelabuhan Tanjung Perak.

Kepala Humas Pelindo III Iwan Sabatini mengatakan, tahun 2009 lalu, kunjungan kapal pesiar ke Indonesia mencapai 134 kapal. Dengan demikian, pada tahun 2010 ini akan ada peningkatan kunjungan kapal pesiar mencapai 25,37 persen dibandingkan tahun lalu.

"Menghadapi pasar bebas Asia, kedatangan wisatawan mancanegara harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Jatim memiliki banyak potensi wisata yang layak dikunjungi wisatawan kapal pesiar, seperti tradisi Karapan Sapi, pemandangan Gunung Bromo, bangunan bersejarah, hingga kain batik," ucapnya, Minggu (3/1/2010) di Surabaya.

Untuk mempersiapkan kedatangan wisata kapal pesiar, Pelindo III kini mempersiapkan berbagai fasilitas pelabuhan. Dua dermaga telah disiapkan, yaitu Dermaga Jamrud Utara dan Terminal Gapura Surya.

Kapal Pesiar Albatros

Rencananya, pada tanggal 24 Maret 2010 mendatang, kapal pesiar Albatros dari Eropa akan singgah di Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal ini rencananya akan mengangkut 884 wisatawan mancanegara.

Direktur Eksekutif Surabaya Tourism Promotion Board Yusak Anshori mengatakan, rencana kedatangan kapal pesiar ini merupakan hal yang membanggakan karena dalam tujuh tahun terakhir Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tak pernah disinggahi kapal pesiar.

"Kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Tanjung Perak adalah tahun 2002 lalu. Jika rencana kunjungan Kapal Pesiar Albatros pada Maret 2010 terwujud, ini menjadi indikasi Surabaya diperhitungkan masuk dalam peta tujuan wisata kapal pesiar internasional," ucapnya.

Kapal Pesiar Albatros

http://img27.imageshack.us/img27/1646/16163006.jpg

dimasputra
January 5th, 2010, 08:07 AM
^^
kalau Surabaya bisa masuk peta perjalanan kapal pesiar internasional..bisa-bisa kudu/harus dibangun terminal khusus kapal pesiar taraf internasional nih.. :D IMO

fcaesarn
January 5th, 2010, 08:20 AM
kalau sampe rok nya cewek-cewek Surabaya kelihatan ya mungkin seperti ini desain busway yang dideskripsikan Bu Risma

http://img475.imageshack.us/img475/3135/20122006131151lj8.jpg
pic. upload by Hadi sendiri (numpang url hasil upload kamu Had)

http://www.antarajatim.com/UserFiles/imageberita/busway.jpg

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bb/Beijing_Bus_Rapid_Transit.jpg

Secara teknis... harus full BRT, artinya linenya harus eksklusif, mobil lain ga bisa masuk... pelajaran berharga dari jakarta. Dengan full segregated line, maka headway akan tercapai, yang merupakan salah satu indikator pelayanan BRT.. kalo pemkot hanya setengah-setengah, mendingan ga usah..

Daripada buat subway atau sistem mahal lainnya, mendingan buat BRT untuk seluruh kota.. dijamin lebih miurah, dengan daya angkut penumpang yang tidak jauh dari sistem MRT berbasis rail (kereta)..

gussinyo
January 5th, 2010, 08:46 AM
^^
kalau Surabaya bisa masuk peta perjalanan kapal pesiar internasional..bisa-bisa kudu/harus dibangun terminal khusus kapal pesiar taraf internasional nih.. :D IMO

iya harus mulai dipikirkan itu, kalau pengen jatim maju harusnya yg kayak gitu jg diperhatikan

rasarya
January 5th, 2010, 09:12 AM
^^^^

iya.. harus ada terminal khusus untuk kapal luar negeri.. biar akses dan fasilitas nya bagus dan mudah.. :cheers:

Ebek21
January 5th, 2010, 09:25 AM
^^
kalau Surabaya bisa masuk peta perjalanan kapal pesiar internasional..bisa-bisa kudu/harus dibangun terminal khusus kapal pesiar taraf internasional nih.. :D IMO

Makanya gw bilang, bagus juga kalo sebagian rute kapal domestik di Tg. Perak itu dialihkan ke pelabuhan ASDP baru di Lamongan. Tujuannya ya ini, supaya ada ruang untuk menyambut kapal2 pesiar internasional/domestik. Dengan rampungnya Suramadu, kondisi pelabuhan Tg. Perak dan sekitarnya skrg sudah jauh lebih mendingan dibandingkan ketika penyeberangan Ujung-Kamal masih menjadi satu2nya akses ke Madura. Yah asal kumuh2nya gak pindah ke Suramadu aja.

Btw, di Tg. Perak sudah ada revitalisasi terminal penumpang dan ruang tunggunya (Gapura Surya,Tengah, Nusantara). Pelindo habis belasan milyar merenovasi terminal penumpang ini loh. Jika ada yg sempat, tolong diupdate foto2nya. Katanya akan dibangun sekelas bandara, nah kita lihat saja bagaimana jadinya.

hermawan
January 5th, 2010, 09:26 AM
^^
kalau Surabaya bisa masuk peta perjalanan kapal pesiar internasional..bisa-bisa kudu/harus dibangun terminal khusus kapal pesiar taraf internasional nih.. :D IMO

Ya...soalnya rata2 penumpang kapal pesiar itu wisatawan hi-level loh

dimasputra
January 5th, 2010, 09:41 AM
Makanya gw bilang, bagus juga kalo sebagian rute kapal domestik di Tg. Perak itu dialihkan ke pelabuhan ASDP baru di Lamongan. Tujuannya ya ini, supaya ada ruang untuk menyambut kapal2 pesiar internasional/domestik. Dengan rampungnya Suramadu, kondisi pelabuhan Tg. Perak dan sekitarnya skrg sudah jauh lebih mendingan dibandingkan ketika penyeberangan Ujung-Kamal masih menjadi satu2nya akses ke Madura. Yah asal kumuh2nya gak pindah ke Suramadu aja.

Btw, di Tg. Perak sudah ada revitalisasi terminal penumpang dan ruang tunggunya (Gapura Surya,Tengah, Nusantara). Pelindo habis belasan milyar merenovasi terminal penumpang ini loh. Jika ada yg sempat, tolong diupdate foto2nya. Katanya akan dibangun sekelas bandara, nah kita lihat saja bagaimana jadinya.

kalau dipindah ke Lamongan, apa dirasa sedikit jauh letaknya dari Tg.Perak sekarang mr.Ebek..??

wah.wah..terminal pelabuhan dan terminal bus di Surabaya sama-sama diarahkan ke model bandara ya.. good lah :okay:

Ebek21
January 5th, 2010, 09:59 AM
Wow percaya banget deh...
Tahun 2010 saja anggaran Infrastruktur Transportasi senilai kurang lebih 450 miliar...
Secara bo....
Itu sama nilainya dengan anggaran di beberapa kabupaten di daerah....


Dari jumlah sekian, 100 milyar untuk pembebasan sisa lahan proyek MERR II-C, 70 milyar untuk pembebesan lahan frontage road, 190 milyar untuk proyek box culvert di empat tempat termasuk Banyu Urip. Sisanya tinggal 90 milyar untuk pembuatan beberapa ruas jalan baru di Kenjeran, kawasan Wiyung dll dan juga perbaikan jalan2 lama yg rusak. Untuk ukuran kota Sby yg infrastruktur transportasinya sudah kronis, anggaran sebesar itu per tahun termasuk biasa2 saja, tidak cukup untuk mewujudkan visi2 besar Pemkot. Pada saat semua jalan2 yg direncanakan itu terwujud, masalah transportasi itu akan sudah bertambah parah. Jadinya uber2an dgn waktu.

Seperti kata seorang pengamat tata kota kapan hr (lupa namanya), saat ini pembangunan di Sby hanya untuk menambal kekurangan2 yg ada, tapi belum bisa untuk mempersiapkan infrastruktur untuk masa depan.

Ebek21
January 5th, 2010, 10:09 AM
kalau dipindah ke Lamongan, apa dirasa sedikit jauh letaknya dari Tg.Perak sekarang mr.Ebek..??

Lamongan ke Sby gak jauhlah, hanya +/- 70 km. Dr Sby ke Lamongan sudah dilayani angkutan umum yg memadai, bahkan sebagian rutenya juga sudah lewat jalan tol. Lokasinya di Paciran memang tempat ideal untuk rencana jangka panjang pemindahan terminal penumpang Tg. Perak, karena tempatnya masih kosong, masih bisa dikembangkan terus menerus.

wah.wah..terminal pelabuhan dan terminal bus di Surabaya sama-sama diarahkan ke model bandara ya.. good lah :okay:

Memang sudah seharusnya dari dulu2 terminal bandara, pelabuhan, terminal bus, dan terminal KA itu dibangun yg modern, bersih, dan berkelas karena tempat2 itu adalah etalase kota, tempat pertama kali orang menginjakkan kaki di kota tsb, tentu saja harus memberi kesan yg baik. Jgn seperti terminal Juanda yg lama dulu atau Terminal I Soekarno Hatta skrg yg bikin mata sepet.

archiholic
January 5th, 2010, 11:04 AM
Secara teknis... harus full BRT, artinya linenya harus eksklusif, mobil lain ga bisa masuk... pelajaran berharga dari jakarta. Dengan full segregated line, maka headway akan tercapai, yang merupakan salah satu indikator pelayanan BRT.. kalo pemkot hanya setengah-setengah, mendingan ga usah..

Daripada buat subway atau sistem mahal lainnya, mendingan buat BRT untuk seluruh kota.. dijamin lebih miurah, dengan daya angkut penumpang yang tidak jauh dari sistem MRT berbasis rail (kereta)..
masalhnya tidak semua kondisi jalan di Surabaya siap dan layak untuk dibuat koridor busway dengan jalur khusus karena jalannya sempit, otomatis harus membebaskan lahan lagi yang tentunya tidak bisa dibilang murah apalagi bila lokasinya di pusat kota,

busway yang di Surabaya ini nanti juga pakai jalur khusus kaya di Jakarta, bahkan mungkin akan lebih baik karena akan diintegrasikan dengan sistem park and ride di sekitar halte, pemkot Surabaya benar benar serius kok gak setengah setengah

Ebek21
January 5th, 2010, 11:57 AM
Mau usul ... bagaimana kalau post #5152 (klik sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49139945&postcount=5152)) yg kosong itu diisi list proyek2nya dilengkapi dgn linknya ke masing2 proyeknya seperti di bawah ini.

Trillium Office and Residence (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138621)
L J Meritus Hotel (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138651)
Grand City Surabaya (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=49138715)
....
....
....
....

Lalu link ke post #5152 tsb ditaruh di signature Ebek21 spy forumer lain termasuk gw tinggal buka list itu utk mencari suatu proyek di Surabaya. Gimana?

Thanks buat usulannya, bozhart. Sudah kurevisi :)

bozhart
January 5th, 2010, 12:05 PM
Thanks buat usulannya, bozhart. Sudah kurevisi :)
Sama2 ... sekarang lebih mudah melihat2 proyek2 yg ada di Surabaya :cheers2:

Ebek21
January 5th, 2010, 12:09 PM
@sbyctzn : komplain km jg dapat tanggapan nih :D

Jalan Banyuurip Ditinggikan

SURABAYA-Badan Jalan Banyuurip di sisi utara sungai atau badan jalan yang lama akan ditinggikan pemkot hingga 60 cm dari posisi sekarang. Upaya peninggian jalan tersebut menyusul telah selesainya pembangunan box culvert tahap awal dari pertigaan Jl Banyuurip-Jl Girilaya hingga buk abang. Kemudian, akan dibangunnya box culvert dari buk abang sampai ke Darmo Satelit Town (DST).

Peninggian badan Jalan Banyuurip untuk mengurangi perbedaan ketinggian antara jalan di atas box culvert dengan badan jalan yang lama, karena perbedaannya mencapai sekitar 1 meter lebih. “Agar tidak ada perbedaan yang menyolok terhadap ketinggian badan jalan di atas box culvert dengan badan jalan yang lama, kami tambah ketebalan di badan Jalan Banyuurip yang lama,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Ir Tri Rismaharini, Selasa (5/1).

Menurutnya, bila tidak ada penambahan ketebalan di Jl. Banyuurip yang lama sangat dimungkinkan akan banyak kecelakaan lalu-lintas di sana. Selain itu, bila ada putaran balik atau belokan dari badan jalan di atas box culvert ke badan jalan yang lama atau sebaliknya, tidak akan menimbulkan kemacetan.

Rencananya badan jalan tersebut akan dibangun dengan dana sekitar Rp 2,8 miliar. Jalan akan diuruk sirtu terlebih dulu, kemudian badan jalan diaspal. Panjang jalan yang ditinggikan sekitar 2,6 km dari Banyuurip sampai DST.

Rencananya, lelang pekerjaan peninggian badan Jl. Banyuurip akan dimulai pada Februari mendatang. Selanjutnya, pelaksanaan pembangunan dikerjakan pada Maret. Sementara target penyelesaian direncanakan pada Agustus 2010.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachirul Alim mengatakan, keinginan pemkot meninggikan badan Jl Banyuurip yang lama patut dihargai. Sebab, jika tidak ada peninggian badan jalan akan banyak kecelakaan di sana. Ini karena ada perbedaan jalan yang cukup tinggi antara badan jalan di atas box culvert dengan badan jalan yang lama.

Kecelakaan lalu-lintas yang dimungkinkan terjadi adalah banyak mobil melompat dari arah badan jalan di atas box culvert menuju ke badan jalan yang lama. Artinya, pembangunan box culvert di sana tidak menguntungkan warga, tapi justru mencelakakan.

Namun, pemkot harus memerhatikan kondisi kampung Kupang Krajan dan sekitarnya. Jika badan Jalan Banyuurip lama ditinggikan sudah pasti kampung Kupang Krajan akan tenggelam karena posisinya lebih pendek dari badan jalan tersebut.

“Kalau sekarang kampung Kupang Krajan sudah banjir, dengan peninggian badan Jl. Banyuurip yang lama, kampung itu bakal semakin tenggelam. Inilah yang patut dicermati pemkot. Jangan membangun jalan, tapi justru menenggelamkan perkampungan,” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Sementara Udin, warga Kupang Krajan mengatakan, selama ini kampungnya sudah banjir. Saat musim hujan tiba banjir di kampungnya setinggi lutut orang dewasa. Meski dalam tempo singkat banjir bisa surut, jika ada peninggian badan jalan sudah pasti kampungnya bakal makin tenggelam.

Menurutnya, pemkot jangan asal meninggikan jalan, tapi tidak memikirkan dampaknya. Padahal akibat banjir justru lebih besar karena warga tidak bisa beraktivitas dengan lancar.

“Banyak sekali dampak yang ditimbulkan dari peninggian Jalan Banyuurip tersebut,” ungkapnya.

Sebaiknya, pemkot mencarikan solusi untuk masalah banjir di Kupang Krajan.

Sebab, kalau dibiarkan begitu saja bakal jadi masalah besar di kawasan Kupang Krajan. “Apa dibuat saluran air yang lebih besar dari sekarang atau lainnya terserah, yang penting kami tidak kebanjiran,” urainya.

Taken from Surabaya Post, Jan 5, 2009

Ebek21
January 5th, 2010, 01:54 PM
Apakah MERR akan rampung tahun ini ?? Harus dong !!

Optimistis Rampung Tahun Ini

Pembebasan lahan MERR II C pada 2010 nanti direncanakan sebagai pembebasan terakhir. Pemkot optimistis tahun ini mampu mewujudkan target itu.

Kadis PU Binamarga dan Pematusan Sri Mulyono mengatakan, pemkot menargetkan hal itu karena rampung tidaknya proyek MERR II-C tergantung dari seberapa luas pembebasan lahannya. ''Jika lahan sudah bebas, PU provinsi langsung menggarap jalan itu,'' ungkapnya.

Dia menjelaskan, tahun ini proyek itu akan menggarap jalan sepanjang 1,6 kilometer di Kelurahan Gunung Anyar. Namun, jalan itu melewati 225 persil lahan milik warga yang dibebaskan. ''Begitu anggarannya ada, pembebasan akan dilakukan sesuai dengan peta bidang,'' katanya.

Selain itu, pihaknya juga harus membebaskan lahan milik 15 warga yang tersebar di empat kelurahan lainnya. Yakni di Kelurahan Klampis Ngasem 12 persil, Semolowaru (1), Medokan Semampir (1), dan Kedung Baruk (1). Meski begitu, pihaknya hingga kini belum berani memprediksi kapan jalan MERR II-C itu bisa dinikmati masyarakat.

Dia menjelaskan, selesainya proyek jalan itu memerlukan upaya-upaya lintas instansi. Mulai pembebasan lahan, pembangunan jalan, hingga pengaturan lalu lintas jalan nantinya. ''Semuanya harus disinergikan,'' katanya.

Nah, tiga proses itu memerlukan waktu tersendiri. Tahapannya adalah pembebasan lahan, lalu pembangunan jalan. ''Jika jalan telah terbangun, baru bisa dilakukan kajian lalu lintas dari Dishub,'' tandasnya.

Target Bebaskan Gunung Anyar

Proyek MERR II-C Tersendat Lahan

SURABAYA - Boleh jadi, proyek jalan Middle East Ring Road (MERR) II-C merupakan proyek yang diproyeksikan bisa memecahkan persoalan lalu lintas di Jalan A. Yani. Sebab, jalan lingkar timur tersebut nanti menghubungkan Sidoarjo-Surabaya tanpa harus melalui padatnya jalan protokol itu.

Bahkan, Jalan MERR II-C nanti menjadi penghubung Jembatan Suramadu tembus ke jalan lingkar timur Sidoarjo hingga Jalan Raya Candi.

Jalan itu berada di wilayah Timur Surabaya. Batas utara terletak di pertigaan Jalan Kenjeran. Sedangkan batas selatan hingga perumahan Pondok Candra, Sidoarjo. Pembangunan jalan sepanjang 6,5 kilometer itu memang dilakukan secara bertahap karena menyangkut pembebasan lahan milik warga.

Beberapa titik jalan tersebut sudah jadi dan bisa dimanfaatkan masyarakat Surabaya. Di antaranya, Jalan Kalijudan ke arah selatan melewati depan Kampus C Unair di Jalan Mulyorejo, menyambung ke Dharmahusada Indah (depan Mal Galaxy), hingga ke Jalan Arif Rahman Hakim.

Wilayah yang sudah tergarap adalah Semolowaru, Medokan Semampir, dan Kedung Baruk. Sedangkan kawasan Gunung Anyar dan Klampis Ngasem belum tersentuh. Rencananya, dua kelurahan itu digarap tahun ini.

Kadis PU Bina Marga dan Pematusan Pemkot Surabaya Sri Mulyono menyatakan, salah satu ''kendala'' proyek tersebut adalah pembebasan lahan yang tersendat-sendat. Pada 2009, misalnya, pemkot telah membebaskan 170 persil tanah milik warga di empat kelurahan (Semolowaru, Medokan Semampir, Kedung Baruk, dan Klampis Ngasem).

Masih ada 15 warga yang belum bersedia menyerahkan lahan untuk pembangunan infrastruktur kota ini. ''Kami tidak bisa memaksa warga karena itu merupakan lahan mereka. Tapi, kami akan terus memberi pengertian kepada mereka tentang proyek ini,'' ujarnya.

Permasalahannya klasik, harga pembebasan yang diajukan pemkot tidak sesuai harga yang dipatok warga. Empat warga di Kelurahan Medokan Semampir pun bersikeras mempertahankan rumahnya agar mereka mendapatkan harga pembebasan lahan sesuai keinginannya. ''Tapi, kami tidak bisa memberi harga di atas batas nilai jual objek pajak (NJOP) dan harga appraisal,'' ungkap Sri Mul.

Tahun ini, pemkot akan membebaskan sisa lahan proyek yang belum terbebaskan. Termasuk, pembebasan 225 persil tanah milik warga Kelurahan Gunung Anyar. Di kawasan Gunung Anyar, proyek itu akan menggarap jalan sepanjang 1,6 km. ''Pemkot menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk pembebasan tanah tahun ini,'' ujarnya.

Both taken from Jawapos, Jan 5, 2010

Ebek21
January 5th, 2010, 02:05 PM
Dua konsep yang menarik. Pertanyaannya, untuk mengganti armada angkot saja, kenapa harus menunggu sampai tahun 2015 ? Dipikir waktu 5 tahun itu tidak berharga ? Pejabat2 kita mesti belajar lagi konsep time management nih.

Park and Ride Kurangi Macet

SURABAYA - Kota Surabaya punya beribu rencana untuk memecahkan problem transportasi di metropolis ini. Selain angkutan masal dan pembenahan infrastruktur jalan, badan perencana pembangunan kota (Bappeko) mengonsep pembangunan park and ride.

Park and ride merupakan semacam area transit untuk kendaraan-kendaraan pribadi. Bentuknya seperti halte angkutan yang dilengkapi dengan parkir khusus. Di lokasi itu, disediakan loket penjualan tiket angkutan masal. "Sasaran kami yang utama ialah pengguna sepeda motor dan sepeda angin," kata Kepala Bappeko Tri Risma Harini di kantornya kemarin (4/1).

Menurut Risma, pengguna motor atau sepeda angin bisa menggunakan kendaraannya dari rumah ke park and ride. Dari sana, mereka bisa bepergian ke tujuan, baik ke kantor, keliling kota, maupun oper ke angkutan lain. "Kami rencanakan (park and ride) itu terealisasi pada pertengahan 2011," tambah mantan kepala dinas kebersihan dan pertamanan itu.

Risma menyatakan, total ada 13 park and ride yang akan dibangun di seluruh Surabaya. Yang terbanyak di Surabaya Selatan, yaitu di enam lokasi. Yakni, di Jalan Basuki Rahmat (Tegalsari), Pertigaan Jalan Darmo-Pandegiling, dan Jalan Margorejo (eks SDN Margorejo). Lalu, di Jalan Ahmad Yani (Bundaran Dolog), Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan Mayjen Sungkono. Di jalan-jalan tersebut, kemacetan rawan terjadi pada jam-jam sibuk.

Secara persis, lanjut Risma, Bappeko memang belum memastikan lokasi masing-masing. Namun, konsep pembangunannya sudah matang. Dia menyatakan, park and ride akan mampu membantu mengatasi problem kemacetan karena pertumbuhan kendaraan. "Kemacetan pun akan dihindari karena kami nanti hanya mengizinkan kendaraan tertentu untuk lewat di ruas jalan utama," katanya.

Sambut Busway, Atur Trayek Angkot

SURABAYA - Pemkot berencana mengatur ulang trayek seluruh armada angkutan kota (angkot) di Surabaya. Hal itu dilakukan untuk mendukung rencana pengoperasian busway. Pengaturan dilakukan agar busway tidak mematikan angkot.

Konsep pengaturan trayek tersebut kini sedang digarap Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. "Kita masih komunikasikan rencana ini dengan pihak terkait, termasuk para pengusaha angkutan," ucap Tri Rismaharini, kepala Bappeko, di kantornya kemarin (4/12).

Dalam perencanaan pemkot, angkot akan didesain sebagai angkutan feeder, alias pengumpan. Sehingga, tidak ada yang dirugikan saat busway direalisasikan. Konsep penataan trayek dilakukan untuk mewujudkan angkot yang cepat, aman dan nyaman.

Konsep tepat waktu akan diwujudkan dengan menghapus angkot yang ngetem di beberapa tempat, seperti yang terjadi saat ini. "Tapi, agar tidak merugikan pengusaha dan supir angkot, sistem untuk mewujudkan tepat waktu itu terus kami pikirkan," ucap perempuan yang biasa disapa Risma itu.

Selain menata trayek, pemkot juga akan mewujudkan angkot yang aman dan nyaman. Hal itu dilakukan dengan meremajakan alias mengganti angkot yang sudah uzur. Kini, pemkot tengah mendesain angkot dengan beberapa kelebihan. Misalnya, memiliki bentuk lebih besar, ber-AC, dan berkaca lebar untuk menghindari tindak kriminalitas. Untuk menghemat tenaga dan mengurangi polusi, angkot bakal menggunakan bahan bakar biofuel. "Tapi, konsep ini masih kami desain dan sedang dalam pembicaraan dengan para pengusaha angkot," tutur Risma.

Pemkot ingin agar peremajaan angkot bisa dilaksanakan sebelum batasan usia angkot sesuai perwali diberlakukan tahun ini. Sesuai perwali 26/2009, salah satunya dijelaskan bahwa angkot keluaran 1983 ke bawah tidak boleh lagi beroperasi sejak akhir 2009.

Risma tidak bisa memastikan kapan konsep peremajaan dan pengaturan trayek dilakukan. Namun, konsep tersebut bakal dikembangkan lagi usai pelaksanaan perwali, menunggu persetujuan siapa walikota Surabaya selanjutnya. Jika konsep ini nantinya disetujui, ditargetkan pada 2015 seluruh angkot akan berganti seperti model yang dipaparkan Bappeko.

Both taken from Jawapos, Jan 5, 2010

dimasputra
January 5th, 2010, 04:24 PM
^^sejauh ini beberapa sopir angkot menolak akibat harga angkot baru yang tinggi..:bash::bash:
mereka baru setuju jika ada subsidi dan pembayaran cicilan angkot diperpanjang (yang biasanya 3 tahun).. :bash::bash:

btw. berita Arek TV, Komuter SuMo "dikandangkan" akibat kerusakan pada kelistrikan..
selepas 16 hari dioperasikan menabrak suatu benda yang menyebabkan kereta itu rusak sampai akhirnya ke masalah listrik..:nuts::bash::bash:
kenapa hanya menabrak bisa rusak..?? karena sebelumnya Komuter SuMo tidak dilengkapi oleh pelindung bawah bagian depan dan samping kereta..:(

dimasputra
January 5th, 2010, 04:34 PM
Lamongan ke Sby gak jauhlah, hanya +/- 70 km. Dr Sby ke Lamongan sudah dilayani angkutan umum yg memadai, bahkan sebagian rutenya juga sudah lewat jalan tol. Lokasinya di Paciran memang tempat ideal untuk rencana jangka panjang pemindahan terminal penumpang Tg. Perak, karena tempatnya masih kosong, masih bisa dikembangkan terus menerus.

Memang sudah seharusnya dari dulu2 terminal bandara, pelabuhan, terminal bus, dan terminal KA itu dibangun yg modern, bersih, dan berkelas karena tempat2 itu adalah etalase kota, tempat pertama kali orang menginjakkan kaki di kota tsb, tentu saja harus memberi kesan yg baik. Jgn seperti terminal Juanda yg lama dulu atau Terminal I Soekarno Hatta skrg yg bikin mata sepet.

baguslah jika akses Surabaya - Lamongan sudah oke :okay:
lahan kosong pun bisa digunakan untuk pembangunan terminal bis untuk kedepannya :bash:..IMO

untuk stasiun kereta, masih belum terdengar kabar renovasinya ya..??
terutama st.Gubeng yang mau dibuat seperti stasiun di Eropa..
anybody knows..?? :shifty:

untuk terminal Purabaya saja sudah jalan..terbukti sudah terbangun gedung baru di simpang pintu keluar Timur terminal bus..
ada yang punya foto Purabaya terkini..?? :shifty:

Ebek21
January 5th, 2010, 05:59 PM
Satu lagi tower hi-rise akan segera dibangun di Sby :okay:

Petra bangun apartemen Rp100 miliar
Targetkan pembangunan usai akhir 2010

SURABAYA - Bisnis sektor properti Surabaya kiranya akan semakin menggeliat di tahun 2010. Tidak hanya pembanguan landed house saja yang akan berkembang, pembangunan apartemen juga akan menjamur.

Salah satu pemain yang akan meramaikan bisnis apartemen di Surabaya adalah PT Petra Town Square (PTS). Perusahaan properti ini akan membangun sebuah apartemen mahasiswa beserta berbagai fasilitas tambahan di lingkungan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.

"Kami akan mulai pembangunan di Februari 2010 dan ditarget selesai pada akhir 2010. Sehingga 2011 sudah bisa dilakukan serah terima," kata Direktur PT Petra Town Square, Budi Setyawan di Surabaya, Selasa (5/1/10).

Pembangunan apartemen di atas area seluas 2.100 meter persegi ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp90 miliar hingga Rp100 miliar.

Lebih jelas Budi mengatakan, saat ini, seluruh unit yang ditawarkan sebanyak 300 unit sudah terjual sekitar 50%, 60% dari end user dan 40% dari investor. Sisanya sebanyak 150 unit ditargetkan akan terjual semua hingga tiga bulan kedepan.

"Selama grand launching, kami targetkan sedikitnya 100 unit bisa menjual," katanya.

Taken from Kabar Bisnis, Jan 5, 2010

sbyctzn
January 5th, 2010, 06:10 PM
@Ebek:
kebetulan lagi tuh kritiknya ditanggapi...
Tapikok selalu cepat ya, baru dibicarakan di forum ini, tidak lama kemudian muncul berita dari pemkot.

Mengenai terminal transportasi, Surabaya mulai selangkah lebih maju.
Terminal Bus Purabaya mulai dimodernisasi, Terminal Kapal Laut juga sudah modern juga...
Tinggal Stasiun Gubeng yang belum..
Memang sudah sepantasnya Fasilitas publik di Surabaya dimodernisasi, setelah pelayanannya sudah bagus..

Btw Ebek, memang benar ya terminal Gapura Surya, Tengah, Nusantara sudah modern banget?

Jadi penasaran nih, pengin tau keadaannya...
Bagus bgt deh...
Airport sudah modern, Pelabuhan juga sudah modern, selanjutnya tinggal menunggu Terminal Bis Purabaya selesai direnovasi... Pasti akan jadi Terminal Bis paling modern di Indonesia...
Setelah itu kita tunggu perubahan Stasiun Gubeng secara mayor change, walaupun sekarang minor change hasil renovasi beberapa bulan lalu sudah sedikit merubah wajah stasiun gubeng menjadi modern...
Semoga stasiun gubeng segera mengikuti jejak Airport, Seaport, dan Bus Station nya Surabaya...

Btw kalau mau ke Terminal Gapura Surya, Tengah, Nusantara itu bagaimana ya?
Dan yang bagian Terminal Gapura Surya, Tengah, Nusantara itu yang sebelah mana?
Untuk bisa masuk areal perlu tiket apa saja?
Supaya bisa mengexplore seluruh Terminal Gapura Surya, Tengah, Nusantara

Sory tidak tau.. Tidak pernah masuk lokasi terminal penumpang pelabuhan tj Perak..
Tidak pernah naik kapal, cuma pernah naik ferry..
Ebek atau yang lain tau?
Kalau bisa saja akan coba foto-foto...

Soal busway dan semua konsep transpostasi seperti park and ride yang dipaparkan bu Risma sudah bagus, cuman saya kuatir nantinya akan berakhir jadi pajangan saja karena perilaku sosial masyarakat yang tidak mendukung, dan yang paling parah itu cuma sekedar konsep atau wacana saja...

Ebek21
January 5th, 2010, 07:29 PM
^^ Makanya jgn2 beneran pejabat Pemkot ada yg liat forum ini. Baguslah kalo begitu. Mestinya sekalian gabung saja biar lebih seru :)

Wah gw juga nggak tahu bagaimana tampangnya terminal2 penumpang tersebut setelah direnovasi. Apa berubah total atau hanya minor change. Di internet nggak ada foto2 terbaru, yg ada foto2 lama saja. Ya moga2 saja beneran bisa senyaman terminal bandara. Lokasinya ada di ujung Jl. Perak, lurus terus sampai kantornya Pelindo 3, lalu belok kanan, disitu nanti ada penunjuk jalannya.

Btw, Pelindo III sudah selangkah lebih maju tentang revitalisasi alur pelayaran barat Sby ini. Sudah dibentuk tim Proyek Pengembangan dan Pengelolaan APBS yg akan bersinergi dengan Pemprov Jatim kedepannya. Semoga megaproyek ini akan dapat segera diwujudkan :)

sbyctzn
January 5th, 2010, 07:52 PM
^^
diharapkan tidak ada lagi bencana pipa kodeco lagi di APBS,
jadi bangga sama pelindo3, benar2 total dalam memberikan pelayanan, tidak cuma sekedar "pokok e jalan", tapi terus dikembangkan..
Renovasi terminal penumpang, revitalisasi gudang-gudang kumuh jadi container yard, lamong bay, dll..
Terus maju PELINDNO3!!!
Kalau benar ada pejabat pemkot yang baca forum ini, saya juga berharap gabung di forum ini, tenang saja pak...
Kita lindungi...
Gak usah ngaku siapa atau jabatan apa...
Cukup bilang salah satu pejabat pemkot kita sudah sangat bangga..
Soalnya ada pejabat pemkot yang mau rutin diskusi dengan orang-orang Surabaya yang peduli dengan pembangunan Surabaya.
Monggo pak...

(berharap mode:on)

Btw Bek pelabuhan paciran di Lamongan yang sudah jadi menghabiskan hampir 300 milyar yang dibuat pelabuhan penumpang itu disebelah mananya Lamongan Integrated Shorebase sih? Apa ya didekat situ? Atau ya LIS itu pelabuhan penumpang paciran itu? Bukannya LIS itu cuma Industri?
Dan bagaimana sekarang kabar terakhir pelabuhan penumpangnya? Apa sudah beroperasi? Terakhir saya baca berita, katanya terminal penumpang tj perak mau dipindah semua kesana...
Btw flash news:
si Suro di Arena Ketabang sudah mulai muntah2 air terus...
Hehehe...
Cantik sekali...
Bikin hidup suasana kota...

d'sulovyo
January 6th, 2010, 01:00 AM
@sbyctzn,
gapura surya & nusantara gw post disana ---> http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=759526
tapi apa benar gapura surya & nusantara direnovasi?ada yang punya update pics-nya?

btw,kalo mau ke gapura surya & nusantara lewatnya jl raya perak terus aja mentok ketemu deh pelabuhannya.
nah kalau mau pake mass transportasion naik aja bus kota Bungur-Perak bisa naik dari darmo atau TP atau tempat lain turun di terminal perak.udah,abis itu tinggal jalan kaki ke gapura surya & nusantara.
kl bingung tanya aja ma orang,bilang mau ke pelabuhan kapal PELNI :lol:

Ebek21
January 6th, 2010, 04:57 AM
@sbyctzn : sorry, gw juga nggak tahu persisnya dimana letak LIS dan pelabuhan ASDP Paciran itu. Tapi kalo dilihat dr namanya, ya tentunya di Paciran, bisa dikira2 sendiri lah. Nanti kl pulang Sby gw memang ada niat untuk jalan2 ke daerah sana. Lamongan ini terlalu heboh untuk tidak dikunjungi :) Juga pengen lihat2 (bakal) kawasan industri yg akan dibangun disitu, sapa tahu kalo memang ideal, bisa buat lokasi perusahaan2 China yg berminat invest di Indonesia.

LIS itu dikelola Eastern Logistic Singapore, nggak ada hubungannya dgn Terminal Penumpang ASDP ini. Kl dr berita yg gw baca, kok nggak semua rute di Tg Perak dialihkan ke Lamongan, hanya beberapa rute saja. Itupun masih belum jelas apakah operator kapal bebas memilih tempat sandar (Sby atau Lamongan) atau diwajibkan ke Lamongan semua.

Ebek21
January 6th, 2010, 05:00 AM
Surabaya tuan rumah konferensi sanitasi internasional

Setelah menjadi tuan rumah konferensi transportasi internasional pada bulan November 2009, Surabaya kembali menjadi tempat pelaksanaan konperensi internasional di awal 2010. International Water Association (IWA) bekerjasama dengan BORDA akan menjadi pelaksanan Konperensi Internasional Sanitasi di Surabaya pada tgl 23-25 Maret 2010. Sebagai tuan rumah, menjadi sangat penting menggalakkan pengelolaan sanitasi di Surabaya.

IWA, sebuah organisasi profesi internasional dibidang pengelolaan air dan sanitasi akan melaksanakan Konferensi Internasional yang bertajuk “Decentralized Waste Water Treatments Solution in Developing Countries“. IWA Surabaya Conference, yang akan membahas beberapa topik antara lain:

1. Technical decentralized sanitation options;
Treatment, sludge disposal, reuse, city-wide approaches

2. Community-based sanitation aspects;
Community selection, health & hygiene education, gender, community action planning, community management, operation & maintenance services, multi-stakeholder approaches

3. Management options;
Financing models, regulatory frameworks, marketing, contractual arrangements, controls, efficiency indicators, capacity development for mainstreaming,

4. Upscale and integration of decentralized systems;

Saya tidak tau mengapa IWA memilih Surabaya sebagai tempat pelaksanaan konperensi internasional seperti ini. Ada kemungkinan yang mengusulkan adalah BORDA (Bremen Overseas Research and Development Association). Momentum pelaksanaan konferensi internasional seperti ini tentu harus dimanfaatkan oleh kota Surabaya untuk meningkatkan sistem pengelolaan air limbah dan sanitasi di kota ini. Terlepas dari pertimbangan yang dilakukan oleh IWA dan BORDA, menjadi tuan rumah konperensi internasional tentu merupakan peluang yang tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Selain konferensi, acara di bulan Maret 2010 itu juga akan dilengkapi dengan pameran. Beberapa lembaga dan perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan air limbah akan ikut serta memeriahkan acara konferensi. Teknologi tepat guna dibidang sanitasi dan air limbah akan dipajang. Program sanitasi diberbagai tempat akan dipamerkan sebagai kesempatan untuk mengukur seberapa jauh perkembangan pengelolaan sanitasi dan air limbah.

Surabaya sebagai tuan rumah harus mengupayakan semaksimal mungkin kesempatan menjadi tuan rumah dari segala aspek. Manfaat paling minimal adalah sebagai venue pelaksanaan acara. Sejumlah orang akan datang dan tinggal beberapa hari di Surabaya. Tentu selama mereka tinggal akan menambah volume perputaran ekonomi terutama di hotel dan restoran. Manfaat minimal lain adalah, masyarakat akan tahu perkembangan sanitasi dan air limbah. Event ini bisa dijadikan oleh mahasiswa untuk referensi penelitian dibidang sanitasi.

Tentu manfaat yang diharapkan adalah peningkatan pemahaman pengelolaan sanitiasi dan air limbah bagi banyak pihak. Sehingga perhatian dan prioritas pengelolaan air limbah dan sanitasi akan semakin meningkat. Harapan akhirnya adalah terjadinya peningkatan kualitas hidup masyarakat, sehingga ongkos dan biaya dibidang kesehatan (terutama pengobatan) bisa berkurang.

Surabaya harus memanfaatkan peluang ini. Jangan sampai hanya sekedar venue, tapi juga harus mampu mengambil manfaat dan melaksanakan pengelolaan air limbah dan sanitasi yang lebih baik bagi kota ini.

Taken from Togar Silaban's blog

Ebek21
January 6th, 2010, 05:04 AM
^^ Ini websitenya (http://www.dewats-surabaya.com/index.php). Venue di Hotel Sheraton. Momen emas untuk mempromosikan Surabaya di dunia internasional, jangan sampai disia2kan !!

Ebek21
January 6th, 2010, 05:22 AM
It's Hong Kong everyday hehe..Omong2, kenapa belum ada airline yg buka rute Sby langsung ke China (Guangzhou sebagai permulaan) ya ? Padahal dibuka sehari satu kali penerbangan pun gw yakin pasti penuh penumpangnya. Yg naik Cathay ke HK itu gw yakin minimal 25% pasti melanjutkan ke China entah naik Dragonair atau maskapai lainnya. Rute2 lain seperti Jepang/Korea juga belum ada, padahal orang Jepang/Korea banyak sekali di Sby. Pemkot Sby dan Pemda Jatim harus kerja jauh lebih keras lagi untuk melobi maskapai2 tersebut.

Cathay Surabaya Jajaki Penerbangan Sabtu

SURABAYA - Potensi perjalanan dari Surabaya ke Hongkong pada masa weekend ternyata cukup tinggi. Tak hanya untuk kepentingan wisata, masa weekend juga kerap digunakan pengusaha dari Kota Pahlawan ini untuk melakukan perjalanan bisnis ke Hongkong.

"Ada juga yang menggabungkan wisata dengan perjalanan bisnis. Mereka berangkat pada masa weekend, kemudian menjalani urusan bisnis pada Senin atau sesudahnya," kata Manager East Indonesia Cathay Pacific Brian Tsoi.

Untuk mengakomodasi kepentingan para pebisnis yang seperti itu, Cathay sedang menjajaki kemungkinan penambahan penerbangan Surabaya-Hongkong. Jika selama ini hanya enam hari dalam seminggu (minus Sabtu), ke depan akan setiap hari. ''Karena market yang bagus, maka kami berencana menjajal penerbangan Sabtu,'' katanya saat ditemui Jawa Pos.

Dia menjelaskan, rencana itu sedang dalam penggodokan dengan kantor pusat di Hongkong. Namun, penerbangan baru itu diperkirakan terealisasi setelah semester pertama tahun ini. Untuk jenis pesawat, pihaknya masih tetap menggunakan Airbus A330 dengan kapasitas 311 seats dan Boeing 777-200 yang berkapasitas 336 seats. "Khusus pada event tertentu, seperti saat Natal, kami menggunakan pesawat Boeing 777-300 dengan kapasitas 398 seats," katanya.

Jam penerbangan juga akan sama, yakni pukul 08.10 seperti hari-hari biasanya, tiba di Hongkong pukul 13.45 Waktu Indonesia Barat. Penerbangannya dilakukan sekali dalam satu hari. Namun, pihaknya belum berencana menambah jam terbang lebih dari sekali dalam sehari.

Brian mengatakan, penerbangan Sabtu itu sekaligus menandai 15 tahun Cathay Pasific di Surabaya, tepatnya sejak 1 Juni 1995. Dikatakan, selain Surabaya, kantor Cathay Pasific lainnya berada di Jakarta dan Denpasar. Untuk kantor Jakarta dilakukan dua kali penerbangan dalam sehari, yaitu pagi dan sore. Sedangkan Denpasar, penerbangan dilakukan sekali pada sore. Penerbangan dari Denpasar juga khusus untuk long destination seperti tujuan Amerika dengan menggunakan pesawat Boeing 747-400.

Taken from Jawapos, Jan 6, 2010

archiholic
January 6th, 2010, 05:38 AM
dayatarik pariwisata baru buat Surabaya nih

Bubutan Bersiap-Siap Jadi Kampung Wisata Batik


Kecamatan Bubutan bersiap mengubah kawasannya sebagai kampung wisata batik. Tugu Pahlawan akan dijadikan ikon yang menjadi ciri khas batik Bubutan. Saat ini, kecamatan mulai membina ibu-ibu rumah tangga agar memiliki keahlian membatik.

FAUZIA MUFTI F.


Camat Bubutan Yanu Mardianto mengatakan, kampung batik Kecamatan Bubutan akan diawali di 16 rukun warga (RW) di lima kelurahan. Yakni, Alun-Alun Contong, Bubutan, Tembok Dukuh, Gundi, dan Jepara. Dari masing-masing RW, ada 10 ibu rumah tangga yang mendapat pelatihan. Mereka kemudian menjadi ketua komunitas di wilayah masing-masing.

''Ibu-ibu itu yang bakal menjadi perintis Bubutan sebagai kampung batik wisata tengah kota. Nah, saat ini mereka diajari dasarnya dulu. Setelah mahir, bersama para pendamping, ibu-ibu ini akan mengajari ibu-ibu lain," kata Yanu kemarin (5/1).

Untuk mengawal program itu, kecamatan telah bekerja sama dengan komunitas batik. Tak hanya proses membatik, pendampingan juga terus dilakukan hingga aspek manajemen dan pemasaran. ''Kalau sudah mahir, mereka diajari manajemen. Soal pemasaran, Bubutan punya banyak tempat seperti Pasar Turi," ujarnya.

Hanya, lanjut Yanu, para pembatik saat ini lebih dahulu harus mengumpulkan modal swadaya untuk memperoleh bahan dan peralatan. Jika hasilnya layak dipasarkan, mereka akan didampingi tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian UK Petra dalam hal pemasaran. "Soal peralatan kami sedang usahakan, setidaknya mencari sponsor," terangnya.

Selain teknis membatik hingga pemasaran, Yanu mengatakan telah mengonsep program itu dengan program lain. Secara geografis, satu kawasan direncanakan diisi warga pembatik. Kawasan terpilih nanti didukung kawasan lain yang menjadi produsen bahan baku batik. ''Sinergi dengan program kami lain. Jadi, warga yang pandai menjahit bisa membuat bahan untuk dibatik,'' paparnya.

Yanu tidak menampik bahwa batik mangrove yang lebih dahulu muncul di Rungkut menjadi inspirasi. Namun, batik Bubutan tetap memiliki ciri khas. Salah satunya menerapkan filosofi maupun bentuk Tugu Pahlawan. ''Bahkan, dari UK Petra yang menjadi salah satu pendamping mendukung soal ide Tugu Pahlawan itu. Hanya, desainnya saya serahkan ke tim teknis,'' katanya.

Pekerja sosial Kecamatan Eko Witjaksono menyatakan, pihaknya telah menyiapkan konsep penggunaan Tugu Pahlawan dalam desain batik Bubutan. Sayang, dia belum mau menerangkan lebih detail. Yang jelas, dia berjanji me-launching desain batik Bubutan pada 10 Januari bersamaan dengan peresmian komunitas batik Bubutan. Nama komunitasnya adalah Komunitas Batik Tugu. "Ini sekaligus kejutan untuk Pak Camat,'' ujarnya. (fuz/hud)

*jawa pos

hermawan
January 6th, 2010, 07:49 AM
Bagaimana ini teman2....:ohno:
Urung Direlokasi, Pipa Gas Kodeco Dikhawatirkan Meledak!

Rabu, 06 Januari 2010 12:21:25 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.

Surabaya (beritajatim.com) - Peristiwa tersangkutnya jangkar KM Kirana III pada kabel bawah laut milik PLN yang membahayakan pelayaran dan memadamkan Madura, ternyata tidak diambil hikmahnya oleh pemerintah. Pasalnya, pipa gas milik Kodeco Energy Co Ltd yang dikhawatirkan meledakkan kapal sewaktu-waktu urung direlokasi, melainkan hanya dipendam lebih dalam dari posisi saat ini.

Kepala Perwakilan BP Migas Jatim, Papua dan Maluku Hamdi Zainal seusai bertemu Wagub Jatim Saifullah Yusuf di kantor gubernur, Rabu (6/1/2010) mengatakan, alasan pemerintah tidak mau memindahkan pipa gas yang membahayakan alur pelayaran barat Surabaya (APBS) karena berakibat berhentinya pasokan listrik sebesar 600 mega watt (MW).

"Jika pipa gas itu dipindah, akan membutuhkan waktu lama. Hal itu juga mengakibatkan tidak hanya Surabaya mati lampu, tetapi seluruh Jatim gelap gulita. Saya bilang ke Wagub Jatim kalau berita tentang pipa gas itu yang dimuat media massa tidak seluruhnya benar," katanya dengan didampingi Vice President (VP) Kodeco Energy Co Ltd Imron Asjari.

BP Migas ngotot kalau pipa gas Kodeco tidak mengganggu alur pelayaran, karena berada di pinggir alur dan bukan di tengah alur. "Silakan tanyakan ke Adpel Tanjung Perak, Dirjen Perhubungan Laut Dephub dan Dirjen Navigas, apakah pipa itu mengganggu alur kapal?," imbuhnya.

Pemendaman pipa gas yang berada di posisi KP 3536 dan KP 3646 di minus 10,17 low water spring (LWS) akan dipendam di kedalaman minus 16 LWS. Jika sebelumnya pemendaman pipa ini hanya sebagai solusi jangka pendek sebelum direlokasi, tetapi sayangnya saat ini menjadi solusi jangka panjang. Ini karena pipa urung direlokasi. Pekerjaan pemendaman dilakukan Februari-April 2010. BP Migas berperan sebagai pengawas kegiatan tersebut.

Pelaksana Teknis Pemasangan Pipa Kodeco Energy Co Ltd, Choky menambahkan, rapat koordinasi terakhir dengan Menko Perekonomian (27 Oktober 2009) dan kantor Adpel Tanjung Perak (14 Desember 2009) memang meminta agar pemendaman pipa lebih dalam dilakukan.

"Saya akui memang ada dua posisi pipa yang memotong alur pelayaran berada di KP 3536 dan KP 3646. Di lokasi itu, yang diperdalam pipanya untuk dipendam di dasar laut. Tetapi posisi pipa secara keseluruhan berada di pinggir alur," tegasnya.

Untuk diketahui, Adpel Tanjung Perak telah memasang rambu navigasi di area pipa gas, agar tidak tertabrak kapal dan meledak sewaktu-waktu. Selain itu, juga melakukan survei karakteristik untuk mengetahui seberapa dalam jarak antara pipa gas itu dengan dasar laut. (tok/eda)

sbyctzn
January 6th, 2010, 08:43 AM
^^
ah... itu paling si KODECO yang pintar licik melobby pemprov....
takut ngeluarin biaya besar untuk mindah pipanya....

masak kok solusinya cuma memperdalam posisi pipa....
ada yang aneh dengan kebijakan pemprov mengenai pelabuhan....
semua serba timpang tindih antar kepentingan

Hadi
January 6th, 2010, 09:25 AM
Bagus deh, semakin maju kotanya kita, jadi kita ga sia2 setiap hari ikutan forum ini.... Maju surabaya, syukur2 bisa join juga semua pejabatnya... :)

hermawan
January 6th, 2010, 09:50 AM
^^
Lho...jadi ada juga ya pejabat pemkot yang suka buka2 SSC inih....:cheers:
Baguslah....

gussinyo
January 6th, 2010, 11:39 AM
pict surabaya donk...

Ebek21
January 6th, 2010, 02:47 PM
Update MERR awal tahun 2010

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MERRJana.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MERRJanb.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MERRJanc.jpg

Taken from Suara Surabaya, Jan 6, 2010

Ebek21
January 6th, 2010, 02:49 PM
Pemasangan PJU MERR

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/PJUMERRb.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/PJUMERRa.jpg

Taken from Suara Surabaya, Jan 6, 2010

hermawan
January 6th, 2010, 03:07 PM
Mudah2an ini nantinya yang jadi....
Jl. KH. Abdurrahman Wahid.....
(jangan disingkat ah...nama itu sudah sangat gagah)...
cocok dengan jalan ini....:)

mouRINHO
January 6th, 2010, 03:42 PM
surabaya is very good.... bersih, rapih... lebih bnyak skyline, surabaya bakal lebih megah dari jakarta....

coba aj klo mo turun di juanda, pemandangan surabaya lebih hijau dibnding jakarta.... :)

d'sulovyo
January 6th, 2010, 04:00 PM
terkait rencana koridor BRT ITS-Benowo dan soal flyover di atas viaduk kertajaya,plis dong saya usul daripada membuat flyover dan membabat pohon-pohon rindang di median jl kertajaya akan lebih baik kalau membuat under pass ..................................*berharap Bu Risma/orang pemkot mendengar usul saya :hug:

qidam
January 6th, 2010, 04:34 PM
mungkin lebih baik kalau jalan di bawah viaduk kertajaya diperlebar dan sedikit diperdalam supaya bus2 dapat melewati, tentunya dengan saluran air yg dalam & lancar (diberi box culvert?)supaya tidak mudah banjir. daripada harus membabat pohon2 yg sudah rindang :ohno:

sbyctzn
January 6th, 2010, 08:16 PM
^^
iya tuh, lebih baik pakai Underpass saja,
keuntungannya:
1. Tidak merusak estetika kota
2. Bila menggunakan Fly Over kecenderungan akan membutuhkan lahan yang banyak, pasti jalur hijau itu kena kepras, dampaknya akan besar pada suasana kota yang sudah sejuk dan rindang jadi rusak.
3. Kalau tidak salah malah biayanya sedikit, karena yang dilewati dibawah itu cuma rel saja, jadi untuk konstruksinya juga cuma dibawah rel itu saja, mungkin ketambahan penguat kanan kiri underpass.

Kira-kira akan seperti ini ilustrasi perbandingannya
http://sbyctzn.jw.lt/VIADUKKERTAJAYA.jpg

qidam
January 6th, 2010, 08:36 PM
lagipula kalau misalkan dibangun flyover, ketika banjir atau macet, nanti kendaraan selain bus pasti akan masuk ke jalur khusus tersebut (seperti kasus busway yg ada di Jkt), yg jelasnya membuat jadwal bus terhambat :bash:

Ebek21
January 7th, 2010, 02:54 AM
Amzing, ada jalan kayak hutan begini di tengah kota :)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Kenari.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 7, 2010

Hadi
January 7th, 2010, 03:53 AM
^^
iya tuh, lebih baik pakai Underpass saja,
keuntungannya:
1. Tidak merusak estetika kota
2. Bila menggunakan Fly Over kecenderungan akan membutuhkan lahan yang banyak, pasti jalur hijau itu kena kepras, dampaknya akan besar pada suasana kota yang sudah sejuk dan rindang jadi rusak.
3. Kalau tidak salah malah biayanya sedikit, karena yang dilewati dibawah itu cuma rel saja, jadi untuk konstruksinya juga cuma dibawah rel itu saja, mungkin ketambahan penguat kanan kiri underpass.

Kira-kira akan seperti ini ilustrasi perbandingannya
http://xs.to/image-4D8C_4B44CD8A.jpg




apakah viaduct ga rawan rusak ya?????

Tapi under pass memang bagus menurutku dari pada flyover ya.... semoga bisa jadi under pass saja.

sbyctzn
January 7th, 2010, 05:31 AM
@qidam, lama tidak pernah muncul di forum ini yah???
dari surabaya juga??? salam kenal deh....
ayo ramaikan forum ini, memberikan kritik dan saran demi pembangunan kota surabaya tercinta kita.....
keep update and posting!!!

@hadi:
memang seharusnya lebih baik underpass saja...
kalau flyover, kemungkinan besar lahan yang diutuhkan akan banyak, karena konstruksi flyover akan sangat tinggi.... sebab dilihat dari posisi rel yang sudah sangat tinggi, dipastikan flyovernya juga akan sangat tinggi juga....
pasti akan merusak pemandangan dengan ketinggian flyover itu...
selain itu dengan dibutuhkannya lahan yang banyak dipastikan jalur hijau itu pasti kena kepras.....
sayang banget kalau dikepras.... sangat langka jalur hijau sebesar itu di tengah kota.....

kalau pakai underpass, tidak akan memakan lahan jalur hijau....
seperti yang sudah saya ilustrasikan diatas....
jadi nanti ada sebagian jalur hijau yang menonjol di daerah underpass....

hermawan
January 7th, 2010, 06:08 AM
^^
Salut deh sama sbyctzn yang mo repot2 bikin denah.......
aku juga setuju underpass...:)

Ebek21
January 7th, 2010, 09:57 AM
^^ sbyctzn memang hebat dedikasinya untuk kemajuan Sby dan Jatim :okay:

Btw, nih berita tandingannya mengenai kabel Kodeco. Begitu muncul berita kemarin, gw sudah yakin pasti paling lambat hari ini akan segera muncul reaksi keras dr Kadin, Gafeksi dll.

Pebisnis tagih janji pemerintah relokasi Kodeco

SURABAYA,kabarbisnis.com: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) akan menagih janji pemerintah untuk merelokasi pipa Kodeco dari Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

"Kami akan menagih janji pemerintah untuk merelokasi pipa Kodeco dari APBS. Karena apapun alasannya, relokasi pipa harus dan wajib dilakukan," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia wilayah Indonesia Tengah, Erlangga Satriagung di sela-sela Rapimprov Kadin Jatim di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (7/1/10).

Langkah ini dilakukan setelah Kepala Perwakilan BP Migas Jawa Timur (Jatim), Bali dan Maluku, Hamdi Zainal, mengungkapkan pembatalan relokasi pipa Kodeco dari APBS.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesuai keputusan rapat di Kementerian Perekonomian dan Kantor Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Perak pada tanggal 27 Oktober 2009 dan tanggal 14 Desember 2009, peletakan pipa yang melintang hanya akan diperdalam hingga 2,5-3 meter bawah dasar laut.

Hal ini dilakukan agar pengerjaan tidak mengganggu pasokan energi gas ke power plat PLN dan beberapa perusahaan yang sudah memanfaatkan pasokan gas dari PT Kodeco Co Ltd.

Meski demikian, Kadin menganggap, hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak merelokasi pipa. Karena keberadaan pipa yang dialiri gas ini angat membahayakan bagi pelayaran di APBS.

"Ini tidak hanya akan membahayakan pelayaran, tapi juga membahayakan masyarakat Jatim. sebab jika sampai meledak, maka masyarakat yang akan menjadi korban," lanjutnya.

Erangga berharap, pemerintah tidak hanya membela kepentingan investor luar saja, namun juga harus memandang kepentingan masyarakat.

"kami berharap, pemerintah jangan bela investor asing dan membahayakan dalam negeri," tegasnya.

Wakil Katua Umum Kadin Jatim, Adri Istambul Linggagayuh, juga mengungkapkan, bahwa Kadin Jatim telah membahas tentang keputusan tersebut.

"Kadin bersama delapan asosiasi yang tergabung di Kadin akan melakukan evaluasi kembali tentang keputusan ini," kata Adri.

Delapan asosiasi tersebut adalah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Indonesian National Shipowners' Association (INSA), Organda Perak, Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI), Gabungan Importir Nasional Indonesia (GINSI), Gabungan Forwarder dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi), Pelabuhan Rakyat (Pelra) dan Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Taken from Kabar Bisnis, Jan 7, 2010

dimasputra
January 7th, 2010, 10:25 AM
Amzing, ada jalan kayak hutan begini di tengah kota :)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Kenari.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 7, 2010

^^ ini jalan Kenari yang bakal disulap Tunjungan Galleria itu ya..??

Ebek21
January 7th, 2010, 10:41 AM
^^ Benar. Keren kan ? Sebetulnya kenapa nggak jalannya tetep difungsikan sebagai jalan umum, kanan kirinya diberi pedestrian yg lebar dan bagus, lalu dibangun satu atau dua connecting bridge diatasnya untuk menghubungkan dua bangunan yg terpisah ?? Pedestriannya bisa disambung dengan pedestrian di Jl. Tunjungan dan Gubernur Suryo. Di belakang ada view Kalimas River. Kan keren, gak ada yg ngembari se-Surabaya. Di masing2 sisi jalan itu bisa dibuat tempat hang-out yg suasananya santai, seperti distro2 gt. Kalo pengembangnya mau muter otak dikit, mestinya bisa disiasati tanpa mesti gegeran dgn Pemkot dan DPRD, apalagi mengorbankan gorong2 raksasa peninggalan Belanda itu.

san3010
January 7th, 2010, 12:59 PM
^^ Bravo Ebek21. :)
:nuts: Telaten sekali Ebek21, dari jam 2:02 sampai 3:13 bikin 70 postingan yang isinya beda2... :applause:

Di Gerbang CitraLand ini kelihatannya ada 2 proyek yang berbeda, yang satu pagarnya Tata masih pembangunan lantai satu, satu lagi yang pagar hijau ada konstruksi baja.
Di antara dua proyek ini ada tanah kosong yang cukup luas dan tanpa pagar. Jadi prediksi saya yang pagarnya Tata adalah RS Orthopaedi, sementara yang satunya masih unknown.

itu gedung yg bertingkat nanti nya jadi showroomnya honda mobil and mungkin di lengkapin dengan bengkelnya... salam kenal all:banana::banana:

Ebek21
January 7th, 2010, 02:56 PM
^^ Thanks atas infonya, salam kenal juga, san3010.

Ini foto update Tol Sumo, dr Suara Surabaya 7 Jan 2010.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TolSumoJan09.jpg

teddybear
January 7th, 2010, 02:59 PM
^Good underpass proposal but what about flooding problem?

Ebek, with weather so hot and humid like Surabaya, do you think people like to hang outside on the side of the street, or inside the air conditioned building?

hermawan
January 7th, 2010, 03:04 PM
Selamat bergabung San3010...
Anda di Surabaya?
ditunggu kontribusi foto2nya:nuts:

Freezy89
January 7th, 2010, 03:38 PM
Ditaruh mana ya...sini aja deh....

Gedung P2T, Upaya Pemprov Jatim Membuka Lebar Keran Investasi
Diklaim Setara Singapura, Lebih Baik daripada Malaysia

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bertekad menjadikan wilayahnya surga bagi investor. Langkah awal telah dimulai dengan membuka Gedung Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T). Apa saja fasilitasnya?

---

Sudah menjadi rahasia umum, birokrasi di tanah air sangat berbelit-belit. Apalagi birokrasi yang menyangkut masalah perizinan usaha. Biaya tinggi dan pungutan liar kerap menjadi momok bagi pelaku usaha.

Selain itu, anekdot ''mengapa yang mudah tidak dipersulit'' pun sudah akrab di telinga investor. Sejumlah fakta itulah yang menjadi alasan investor asing enggan menanamkan modal di tanah air.

Tapi, seiring kesadaran pemimpin pemerintah daerah, perombakan menuju iklim investasi yang lebih baik mulai dilakukan. Pemprov Jatim pun melakukan revolusi di bidang perizinan. Caranya, segala pengurusan perizinan saat ini langsung ditangani satu atap di Gedung Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T). Gedung tersebut berlokasi di Jalan Pahlawan 116, Surabaya.

Gedung tersebut berisi 17 institusi (SKPD/satuan kerja perangkat daerah) yang bisa melayani 172 pelayanan perizinan. P2T juga sudah punya standar pelayanan minimal, sehingga memiliki kepastian dalam pelayanan, kepastian waktu, kepastian biaya, serta kepastian prosedur atau persyaratan.

''Semua bisa dilakukan dalam waktu singkat. Maksimal 17 hari,'' jelas Gubernur Jatim Soekarwo saat melakukan pre-launching Gedung P2T kemarin (6/1).

Pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu menyebutkan, waktu 17 hari tersebut merupakan standar perizinan di Singapura, negara yang selama ini menjadi surga investasi. ''Artinya, soal perizinan Jatim sudah setara dengan Singapura. Di Malaysia saja, izin membutuhkan 44 hari. Ini merupakan satu-satunya di Indonesia,'' tegas Pakde yang didampingi Wagub Jatim Saifullah Yusuf.

Perizinan yang bisa ditangani di Gedung P2T tersebut, antara lain, institusi Dinas Perhubungan Jatim. Yakni, pelayanan izin operasional kapal penyeberangan, izin perusahaan ekspedisi muatan kapal laut, serta izin pengurusan jasa transportasi. Dinas perindustrian dan perdagangan meliputi pengurusan surat izin prinsip perusahaan, surat izin usaha industri, dan izin perluasan industri.

Sementara itu, dinas kebudayaan dan pariwisata menyediakan layanan perizinan untuk rekomendasi usul kerja industri seni, perizinan usaha pembuatan perfilman oleh tim asing skala provinsi, rekomendasi persyaratan dasar hotel, sertifikat penggolongan restoran, dan perpanjangan lisensi pramuwisata.

Masyarakat juga bisa mengurus perizinan di P2T untuk sektor-sektor energi dan sumber daya mineral, kehutanan, koperasi dan UMKM, pertanian, sosial, bina marga, penanaman modal, serta BUMN dan BUMD.

Pakde menambahkan, kemudahan lainnya menyangkut persetujuan pusat. Yakni, semua sudah menggunakan sistem channeling. ''Jadi, masyarakat yang mengurus izin tidak perlu pulang-pergi Jakarta-Surabaya hanya untuk mengurus izin,'' ungkapnya.

Pada tahap awal ini, lanjut dia, pengurusan berbagai perizinan masih menggunakan sistem walk. Jadi, orang harus datang ke gedung P2T. Nanti, layanan tersebut terus dikembangkan, sehingga prosesnya bisa dilakukan melalui website yang bisa diakses semua orang. ''Dengan demikian, orang hanya datang untuk mengambil surat izin yang sudah selesai,'' ujarnya.

Karena di P2T memiliki kepastian biaya, semua biaya yang harus dibayar merupakan biaya resmi. Itu sesuai peraturan perundang-undangan. Jika ada petugas layanan perizinan yang meminta uang lebih, masyarakat bisa langsung mengajukan komplain.

''Kami akan langsung mengecek komplain masyarakat tersebut. Jika memang terbukti, saya minta petugas tersebut langsung dicopot dan diganti yang lebih baik,'' tegasnya. (dio/bas)

san3010
January 7th, 2010, 03:46 PM
Selamat bergabung San3010...
Anda di Surabaya?
ditunggu kontribusi foto2nya:nuts:

hehe iya thx ya... iya neh gua di surabaya.... nanti deh kapan kapan gua kasih update2 nya... ^^

Ebek21
January 7th, 2010, 04:25 PM
^Good underpass proposal but what about flooding problem?

Ebek, with weather so hot and humid like Surabaya, do you think people like to hang outside on the side of the street, or inside the air conditioned building?

Hmm, I think we no longer have serious flooding in downtown. In fact, with the presence of a huge water channel under the road (and also the river behind), that place is supposed to be one of the flood-free area in the downtown. What they need to do is just ensuring the drainage system always work well, it can be done through good maintenance work (well, if you consider they are a Singaporean company, that should be okay).

Surabaya's weather is hot and humid, so what ? Bali, Singapore, KL also have a hot weather. As long as they can provide an interesting, clean, and safe place to visit (plus nice city/riverside view), people will still flock there. Or at least, they could choose to stay in air-con building during the hot day and enjoy cozy atmosphere in the evening, when the air is getting cooler (take the Sutos's open air square as example).

sbyctzn
January 7th, 2010, 05:52 PM
Ah biasa saja teman2, sudah biasa utak-atik desain grafis, lagi belajar, lagipula gambar itu juga bikinnya asal2an, asal jadi.. Soalnya kemarin malam nganggur trus kepikiran buat desain underpass itu..

Dan terima kasih atas dukungannya, akan saya jadikan spirit untuk tetap memberikan kontribusi pembangunan pada daerah tercinta kita walaupun cuma dalam tataran diskusi.

@teddybear:
kalau masalah banjir di underpass itu kan pasti terjadi di daerah indonesia yang tropis seperti ini, cukup disediakan pompa air, kemudian alirkan ke pematusan dan dialirkan ke Kalimas.. Dekat situ kan Kalimas..
Dan soal Ide Ebek saya rasa boleh juga tuh...
Jangan cuma karena panas terik trus menutup erat ide-ide bagus...
Lagipula banyak juga di negara lain yang kondisinya panas terik seperti Surabaya.. Tapi tetap enak dibuat hangout..
Itu bisa diakali dengan memperimbun pepohonan.. Kan di pic jalan kenari itu kelihatan rindang...
Bisa diakali lah.... Cuma ada tidak investor yang berpikir radikal, berseberangan, dan berani ambil resiko untuk bisa tampil beda..
Kalau cuma ikut arus sih ya gampang..

@san3010:
salam kenal, thx buat infonya, aneh ya 5 lantai, kecil, di tempat terpencil,tapi dibuat showroom.

btw udah join dari desember 2006 kok baru satu kali posting saat ini?
Hehehe... G pernah log in yah??
Btw lagi, makin banyak member yang gabung nih...
Makin semangat...
Ayo rekan2 forumer SSC Surabaya...
Semangat terus!! Demi kemajuan daerah kita!!

Wow berita bagus dari Freezy, semoga bisa memacu pertumbuhan ekonomi Jatim, btw gedungnya yang mana yah... Apa kecil?? Kok tidak pernah tau saya.

qidam
January 7th, 2010, 08:13 PM
tiap hari ke sini kok, tapi cuma baca baca aja :cheers:
salam kenal juga..
oh ya ilustrasi yg anda buat kok enggak keliatan ya?

sbyctzn
January 7th, 2010, 09:58 PM
^^
sudah saya perbaiki qidam, apa gambarnya kelihatan besar?
Soalnya saya browsing lewat mobile, tidak kelihatan besar,
ini saya coba upload gambar di hosting mobile..
Masih nyoba, bisa kapanpun dan dimanapun upload gambar,
tapi masih belum tau hasil uploadnya jika diposting tetap seperti aslinya atau berubah.

ANTHONY @ SURABAYA
January 8th, 2010, 03:36 AM
By the way, anyone knows about where the start and finish point of Yani Frontage Rd are?
cheers

ANTHONY @ SURABAYA
January 8th, 2010, 03:38 AM
And also do anyone have any idea about the2nd Mayangkara fly over?

ANTHONY @ SURABAYA
January 8th, 2010, 03:41 AM
How abaout the face lift of Galaxy Mall?

sbyctzn
January 8th, 2010, 06:19 AM
^^
lama tidak muncul Anthony....
Kemana saja?

Start dan Finish Frontage Road kalau tidak salah itu sebenarnya mulai dari jembatan dekat terminal joyoboyo (dulu pernah ada yang bilang, tapi lupa siapa), di jembatan itu sisi kanan kirinya ada tambahan jalan kan? Lha itu katanya juga frontage road yang akan nyambung di depan RSAL.

Tapi saya rasa Start nya ya depan RSAL itu...
Kalau sampe jembatan dekat terminal joyoboyo itu tidak tau akan seperti apa rupa jalan frontage yang akan melewati antara jembatan dekat terminal joyoboyo sampai depan RSAL, akan rumit banget...
Soalnya jalan di daerah pasar Wonokromo itu memang rumit banget...

Sementara finishnya ya Bundaran Waru (untuk wewenang Pemkot Surabaya), tidak tau apa Sidoarjo punya pemikiran sama dengan Pemkot apa tidak, jika mau meneruskan sebenarnya bisa kok, itu setelah Bundaran waru sisi timur, Frontage Road wilayah Sidoarjo sudah ada dan berakhir sebelum flyover Waru.

Saya sendiri masih bingung seperti apa nanti konsep untuk kendaraan akan masuk ke Frontage Road...
Apa akan memotong melintang rel kemudian baru melewati Frontage Road menuju arah selatan..
Sangat tidak biasa...
Sepertinya aneh begitu jalannya....

Untuk Jembatan Mayangkara II, jika benar direalisasikan pasti akan menggunakan sisi barat dari jembatan yang sudah ada...
Dan yang pasti akan mengepras taman dan patung .. (apa itu saya lupa namanya...)
untuk isu jembatan mayangkara II ini sebenarnya semakin meredup..
Soalnya biaya pembangunannya sangat mahal, perlu bantuan pusat, walaupun sebenarnya mampu sih pemkot bangun...
Paling ya habis beberapa puluh miliar, lha wong GBT saja yang habis 500 Miliar lebih saja sanggup biayai sendiri, masak flyover yang cuma beberapa puluh miliar saja tidak sanggup...
Tapi menurut saya pertimbangannya skala prioritas kebutuhannya yang belum mendesak dibutuhkan...
Kalau GBT sih ya sangat mendesak dibutuhkan,...
Hehehe...
Menyangkut nama besar Kota Surabaya...
Yang selama beberapa tahun kalah dengan kota-kota lain soal infrastruktur Olahraga.

Soal facelift Galaxy Mall, progressnya lambat..
Masih saja dikerjakan..
Memang renovasi facade lama prosesnya

Hadi
January 8th, 2010, 06:41 AM
http://img686.imageshack.us/img686/6469/kertajayaviaduct.jpg (http://img686.imageshack.us/i/kertajayaviaduct.jpg/)


Let's discuss

MinImaX
January 8th, 2010, 07:59 AM
Hadi dari pemkot ya? (Nebak hehehe)
Rencana pemkot yang membangun flyover, titik naiknya mulai dari mana sampai mana?
Apakah meninggikan jembatan kereta api tidak memungkinkan? Soalnya kalau solusi underpass, konstruksi jembatan harus dibongkar dulu (lihat tiang pancangnya).

Apakah ada rencana membuat bundaran di sekitar Sulawesi-Gubeng-Ngagel (sebelum jembatan kalau ke arah barat)?

sbyctzn
January 8th, 2010, 08:09 AM
^^
dimulai dong Had...
Apa laginy dari Viaduk Kertajaya yang perlu didiskusikan?

studio_one
January 8th, 2010, 08:40 AM
Ini yg dimana sih? Pakuwon Indah atau Laguna atau baru lagi?
Kok aku jadi bingung ya :bash:


http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20100108133727_01cbdpakuwon_4b46d2a741f3f-t.jpg (http://upload.kapanlagi.com/h/20100108133727_01cbdpakuwon_4b46d2a741f3f.jpg)
http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20100108133727_02cbdpakuwon_4b46d2a74d41b-t.jpg (http://upload.kapanlagi.com/h/20100108133727_02cbdpakuwon_4b46d2a74d41b.jpg)

studio_one
January 8th, 2010, 08:45 AM
http://img686.imageshack.us/img686/6469/kertajayaviaduct.jpg (http://img686.imageshack.us/i/kertajayaviaduct.jpg/)


Let's discuss

Kalo dibuat underpass apa tidak mengganggu struktur bawah dan struktur tanah viaduk? Mengingat itu bangunan lama :ohno:
Belum lagi kalo ada gorong2 dibawahnya.

ANTHONY @ SURABAYA
January 8th, 2010, 08:55 AM
^^
lama tidak muncul Anthony....
Kemana saja?

Start dan Finish Frontage Road kalau tidak salah itu sebenarnya mulai dari jembatan dekat terminal joyoboyo (dulu pernah ada yang bilang, tapi lupa siapa), di jembatan itu sisi kanan kirinya ada tambahan jalan kan? Lha itu katanya juga frontage road yang akan nyambung di depan RSAL.

Tapi saya rasa Start nya ya depan RSAL itu...
Kalau sampe jembatan dekat terminal joyoboyo itu tidak tau akan seperti apa rupa jalan frontage yang akan melewati antara jembatan dekat terminal joyoboyo sampai depan RSAL, akan rumit banget...
Soalnya jalan di daerah pasar Wonokromo itu memang rumit banget...

Sementara finishnya ya Bundaran Waru (untuk wewenang Pemkot Surabaya), tidak tau apa Sidoarjo punya pemikiran sama dengan Pemkot apa tidak, jika mau meneruskan sebenarnya bisa kok, itu setelah Bundaran waru sisi timur, Frontage Road wilayah Sidoarjo sudah ada dan berakhir sebelum flyover Waru.

Saya sendiri masih bingung seperti apa nanti konsep untuk kendaraan akan masuk ke Frontage Road...
Apa akan memotong melintang rel kemudian baru melewati Frontage Road menuju arah selatan..
Sangat tidak biasa...
Sepertinya aneh begitu jalannya....

Untuk Jembatan Mayangkara II, jika benar direalisasikan pasti akan menggunakan sisi barat dari jembatan yang sudah ada...
Dan yang pasti akan mengepras taman dan patung .. (apa itu saya lupa namanya...)
untuk isu jembatan mayangkara II ini sebenarnya semakin meredup..
Soalnya biaya pembangunannya sangat mahal, perlu bantuan pusat, walaupun sebenarnya mampu sih pemkot bangun...
Paling ya habis beberapa puluh miliar, lha wong GBT saja yang habis 500 Miliar lebih saja sanggup biayai sendiri, masak flyover yang cuma beberapa puluh miliar saja tidak sanggup...
Tapi menurut saya pertimbangannya skala prioritas kebutuhannya yang belum mendesak dibutuhkan...
Kalau GBT sih ya sangat mendesak dibutuhkan,...
Hehehe...
Menyangkut nama besar Kota Surabaya...
Yang selama beberapa tahun kalah dengan kota-kota lain soal infrastruktur Olahraga.

Soal facelift Galaxy Mall, progressnya lambat..
Masih saja dikerjakan..
Memang renovasi facade lama prosesnya

Thanks infonya Sbyctzn. Aku lama ngk muncul, ada masalah dgn password ku. tp tiap hari ngk mungkin kelewatan forum ini. Ya....sejak terakir pulang sby. maret taon lalu, sby emang pesat.... cuma ada sayangnya, detainya kurang. misalnya:
1. banyak papan reklame raksasa menutupi wajah kota. Mending ditata apik dg pemakaian neon sign, spy menghidupkan kota d wktu malam.
2. Pemakaian cat warna orange di pagar jembatan sepanjang sungai di seberang grand city. Apa ngk lebih bagus cuman dibiarkan dg warna asliny, abu abu? Spy tidak mengambil alih wajah kota yg udah cakep.
3. Kaki limaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.....tetep.....
4. Warga yg ngk disiplin. Bisa mengendarai motor di trotoar.
Tapi perkembangan kota.....good! Signifikan

ANTHONY @ SURABAYA
January 8th, 2010, 08:57 AM
Curious about Pandegiling Urip Sumoharjo's underpass design. Anyone knows?

Hadi
January 8th, 2010, 09:29 AM
^^
dimulai dong Had...
Apa laginy dari Viaduk Kertajaya yang perlu didiskusikan?

iya itu apakah memungkinkan jika underpass?.... kok rasanya susah ya? flyover terlalu tinggi juga.

qidam
January 8th, 2010, 12:01 PM
@sbyctzn
thx, sekarang gambarnya sudah keliatan :cheers:

@hadi
tapi klo memang mau buat jalur bus di situ, lebih baik viaduknya diperkuat & direnovasi supaya bisa dilewati jalur bus :cheers:
impossible is nothing, hehehe..

MinImaX
January 8th, 2010, 12:09 PM
Flyover nanti kalau terlalu tinggi ya tidak juga lho, viaduknya sudah cukup rendah.
Cuma yang perlu dipikirkan nanti kan di sana ada jalan tol tengah kota di atas rel kereta api. Lalu yang kedua saya kurang tau apakah rel kereta api itu sudah double track? Bagaimana dengan rencana elevated railroad di seluruh Surabaya?

kalau ada flyover, salah satu sisi positifnya, kita bisa lihat pemandangan kota dari atas, skyline Sby barat & timur bisa dengan mudah kita lihat.

Kalau saya, lebih suka tidak usah flyover / underpass, bongkar saja viaduknya lalu tinggikan, perlebar jalan selebar Jl. Kertajaya + 1 lajur darurat. Kalau perlu, selebar garis sempadan jalan untuk jaga2 di masa depan.

Tambahan (06:00pm wib):

Oya satu lagi, pedestrian walk di sana sebaiknya juga ikut disiapkan.

Hati2 dengan dampak pembangunan flyover / underpass:
1. Kemacetan yang sangat2 panjang saat proses pembangunan.
2. Matinya bisnis di sekitar Sulawesi & Kertajaya, karena orang lebih memilih lewat flyover/underpass.
3. Biaya lebih mahal, pembangunan memakan waktu lama.
4. Belum dipikirkan ... hehehe.

Aku rasa pemkot memang benar2 baru tau ada masalah di viaduk ini, jadi sebaiknya dikaji lebih mendalam, mengingat proyek baru bisa dimulai taun 2011/2012, waktunya masih cukup panjang, pertimbangkan dampaknya terhadap bidang2 lain (bisnis, lingkungan, infrastruktur masa depan, dll).

sbyctzn
January 8th, 2010, 01:06 PM
@studio_one:
itu seingat saya kalau tidak salah renderingnya Pakuwon City, Pakuwon Extention, coba tanya Ebek, OPTX atau yang lain...

Kalau masalah Underpass yang mengganggu struktur tanah itu ya mestinya dibongkar total dan dibuat konstruksi sama sekali baru,
tidak masalah kan...

@hadi:
susah bagaimananya kalau underpass??
Ini coba saya buat konsepnya, walau ancur-ancuran di sisi teknis konstruksinya (maklum... Awam tentang teknik sipil..)

Http://sbyctzn.jw.lt/underpasskertajaya2small.jpg

@minimax:
kalau meninggikan Rel tidak mungkin..
Bu Risma di berita yang lalu sudah memaparkan,
tidak tau tapi alasannya apa,
menurut saya kemungkinannya biayanya membengkak, dan akan merubah secara keseluruhan Rel di sepanjang jalur itu...
Kalau alasan lebih suka Flyover agar bisa lihat kota.. Menurut saya kok tidak fungsional yah??
Hehehe....
Trus flyover itu pasti akan sangat tinggi banget, walaupun viaduknya sudah cukup rendah, diperlukan space yang cukup tinggi untuk ruang kereta api, dan antara atap kereta dengan bawah kolong flyover itupun harus ada jarak yang cukup lebar, tidak mungkin pas banget.
Dan satu lagi... Yang cukup harus dijadikan pertimbangan utama...
Faktor nilai estetika kota...
Surabaya terkenal dengan bisa bertahannya lalu lintas kota yang tidak terlalu tergantung flyover, jadi pertahankan tradisi itu.. Cukup 2 flyover saja di Surabaya!!

Dan mendukung mengenai opini tol tengah kota, justru dengan Underpass akan semakin memudahkan perencanaan tol tengah kota, karena lebih fleksibel.
Lagipula tol tengah kota belum karuan jadinya kan...
Saya malah tidak setuju dibangunnya tol tengah kota, alasan dibangunnya tol tengah kota kan untuk mengatasi kemacetan A. Yani, tol tengah kota bagian setelah A. Yani akan menjadi tidak berguna sama sekali, kalau cuman akses dari utara ke selatan beberapa tahun kedepan sudah terakomodasi tol yang sudah ada saat ini dan MERR, lagipula tata kota akan rusak berat jika ada tol tengah kota...

MinImaX
January 8th, 2010, 01:13 PM
Ada tambahan di atas^

sbyctzn
January 8th, 2010, 01:19 PM
Oh ya...
Mengenai dampak pembangunan flyover/underpass:
itu memang konsekuensi semua pembangunan yang terkait dengan masyarakat umum.
Cuman harusnya kita jangan terlalu naif, hanya karena kerugian temporer dan sementara itu jadi mengesampingkan pembangunan dan melupakan manfaat di masa mendatang atas pembangunan itu.
Jadi saya rasa semua punya konsekuensinya. Tinggal bagaimana kita memandang dan memahami kondisi tersebut, tidak jaman lah cuman karena kepentingan pribadi, kepentingan umum jadi terkalahkan, kita sudah bersaing di taraf global.
So...
LANJUTKAN DISKUSINYA!
Hehehe
bagaimana?
Terus maju pemkot!!
Bersatulah masyarakat Surabaya! Untuk kemajuan daerah kita bersaing di tingkat dunia!!

qidam
January 8th, 2010, 02:05 PM
@sbyctzn
keren banget ilustrasinya :cheers:
underpass dibawah jalur rel kereta api juga banyak digunakan di belanda. hampir semua jalan utama yg dilintasi jalur kereta api pasti dibuatkan underpass, patut kita contoh :D

teddybear
January 8th, 2010, 03:28 PM
Why not rebuilding the railway, making it much higher? This is another solution, but it will cut off the train service for awhile. Plus, consider the old age of the current underpass.

However, the most impact will be building underpass.

sbyctzn
January 8th, 2010, 03:42 PM
^^
wewenang untuk merubah Rel Kereta Api itu tidak di pemkot kan???
nah selama ini wewenang yang bisa digunakan sebagai solusi sementara ya buat flyover atau underpass,
untuk membuat dan merubah kembali rel kereta itu kan juga tinggi biayanya, disini kan yang paling dipikirkan efektifitas anggaran dan masalah kewenangan...

kalau menurut saya sih bagus juga ide untuk meninggikan rel kereta itu...
kan di perencanaan jangka panjangnya juga sudah ada tho???
SRRT itu..... yang dibuat elevated...
rel yang melewati viaduk kertajaya itu termasuk yang akan dielevasi...

jadi rencana yang dibicarakan ini sebatas jangka pendek...
untuk menunjang pengoperasian BUSWAY

sbyctzn
January 8th, 2010, 04:06 PM
melihat artikel lama ini,

Pengalihan BBM ke Gas Terkendala SPBG

Kapanlagi.com - Menprind, Fahmi Idris, mengatakan program Kementeran Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengalihkan penggunaan BBM kendaraan umum ke gas alam terkompresi (CNG) akan terkendala minimnya jumlah filling station dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

"Kalau hanya mencukupi kebutuhan CNG bagi bus TransJakarta saya rasa masih memungkinkan karena SPBG nya ada di terminalnya. Kecuali kalau angkutan umum lainnya juga mulai menggunakan CNG," kata Fahmi seusai meluncurkan bus gandeng CNG hasil rekayasa PT Asian Auto International (AAI), di Jakarta, Selasa (23/9).

Menurut dia, bahan baku untuk CNG sendiri di Indonesia tidak ada masalah, tetapi jumlah filling station dan SPBG tidak memadai untuk melayani semua angkutan umum yang ada.

Namun demikian, dia mengatakan, walaupun keberhasilan program KLH tersebut sulit tercapai secara bertahap, angkutan umum akan dapat beralih ke CNG.

Apalagi dari segi harga, penggunaan CNG jauh lebih murah dari pada penggunaan BBM, sekalipun tidak disubsidi harga tetap akan lebih murah dari pada BBM seperti solar.

Sementara itu, Marketing Direktur PT Asian Auto Indonesia (AAI), Ruddy Soesilo mengatakan, tren ke depan penggunaan CNG pada kendaraan akan semakin luas, mengingat akan ada investor yang mulai membangun SPBG yang diperkirakan akan dibangun di akhir 2008.

Pilihan mengembangkan bus CNG ini menjadi penting karena dengan gejolak harga minyak dunia energi alternatif seperti CNG menjadi mungkin. Jika harga solar Rp5.500 per liter sedangkan CNG hanya Rp2.562 maka pilihan beralih semakin besar mengingat biaya bahan bakar mencapai 40% untuk kendaraan, ujar dia.

"Jadi dengan bus CNG ini artinya 20% sudah profit. Karena itu, kami coba masuk ke segmen itu. Sasaran kita sementara ini untuk bus dalam kota mengingat keterbatasan SPBG, tapi tidak menutup kemungkinan untuk bus antar kota ke depan," ujar dia.

Dia mengatakan permintaan dari bus CNG gandeng ini memang baru Jakarta, tetapi tidak menutup kemungkinan Surabaya dan kota besar lainnya dapat menjadi pasar bus gandeng.


PT AAI akan menyetok bus gandeng tersebut untuk memenuhi kebutuhan Pemda DKI Jakarta guna memenuhi armada bus Transjakarta, ujar dia.

Potensial pasar dari bus gandeng bernama Komodo tersebut ada sekitar 100 unit hingga 150 unit dari Koridor VIII, IX, X, sedangkan untuk Koridor I ada 48 unit untuk dua hingga tiga tahun ke depan. (kpl/rif)

kemungkinannya pemkot beli bus ini

http://www.swaberita.com/wp-content/uploads/2008/10/bus-gandeng.jpg

karena sesuai dengan deskripsi Bu Risma, yang katanya orang yang naik buswaynya kelihatan.....

Ebek21
January 9th, 2010, 07:16 AM
Tambah Rute hingga Darmo Satelit

SUKOMANUNGGAL - Kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Sukomanunggal-Banyu Urip sebentar lagi teratasi. Tahun ini, pemkot akan meneruskan pembangunan jalan baru sekaligus box culvert hingga Jalan Raya Satelit Indah (Darmo Satelit).

Pembangunan jalan baru di kawasan Sukomanunggal sebenarnya sudah dilakukan pemkot tahun lalu. Yakni, jalan sepanjang 800 meter yang membentang mulai Jalan Girilaya hingga Jalan Banyu Urip. Pembangunan jalan baru itu dilakukan dengan menutup saluran (sungai) Banyu Urip.

Tahun ini, proyek tersebut dilanjutkan hingga Raya Satelit Indah dengan panjang keseluruhan mencapai 2,9 kilometer. ''Proyek penambahan jalan itu kini siap masuk prose lelang,'' kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Tri Rismaharini.

Menurut dia, proyek itu nanti dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, dari Raya Banyu Urip hingga Pintu Air Simo sepanjang 900 meter. Tahap kedua dari Pintu Air Simo hingga Simo Jawar sepanjang 1.025 meter. Terakhir, pembangunan jalan baru dari Simo Jawar sampai Raya Satelit sejauh 975 meter. Semua dilakukan tahun ini. Pemkot menargetkan paling lama jalan baru itu tuntas akhir tahun.

Taken from Jawapos, Jan 9, 2010

Ebek21
January 9th, 2010, 07:18 AM
Siiplah, biarpun belum selesai semua, paling nggak sudah bisa digunakan sebagian.

PJU MERR II-C Siap Nyala

SEMOLOWARU - Pengguna jalan MERR II-C dari Kedung Baruk sampai Semolowaru sebentar lagi menikmati fasilitas baru. Jejeran lampu penerangan jalan umum (PJU) akan dioperasikan dalam waktu dekat. Selama ini, jalan baru tersebut gelap gulita pada malam hari.Sudah beberapa hari ini beberapa pekerja menyiapkan dan memasang tiang-tiang PJU. Ada sekitar 20 tiang yang dipasang berikut lampunya.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya Hidayat Syah, pemasangan PJU itu memang berada dalam pengawasan pihaknya. Hanya, yang bertanggung jawab adalah pimpinan proyek. "Jangan khawatir, kami tahu benar spesifikasi PJU di sana," ucapnya.

PJU tersebut dipasang per 20 meter. Setiap tiang dipasangi dua lampu berkekuatan 250 watt. PJU itu nanti akan dilengkapi teknologi otomatis untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Tiap pukul 18.00, lampu akan menyala dan pada pukul 06.00 lampu akan mati.

Lampu memang tidak bisa langsung berfungsi sejak hari pertama pemasangan. Pihak DKP dan pelaksana proyek MERR II-C masih perlu waktu untuk mengoordinasikan dengan pihak PLN. "Begitu semua tiang sudah berdiri, lampunya pasti segera menyala," tandasnya.

Taken from Jawapos, Jan 9, 2010

dimasputra
January 9th, 2010, 07:38 AM
^^ Benar. Keren kan ? Sebetulnya kenapa nggak jalannya tetep difungsikan sebagai jalan umum, kanan kirinya diberi pedestrian yg lebar dan bagus, lalu dibangun satu atau dua connecting bridge diatasnya untuk menghubungkan dua bangunan yg terpisah ?? Pedestriannya bisa disambung dengan pedestrian di Jl. Tunjungan dan Gubernur Suryo. Di belakang ada view Kalimas River. Kan keren, gak ada yg ngembari se-Surabaya. Di masing2 sisi jalan itu bisa dibuat tempat hang-out yg suasananya santai, seperti distro2 gt. Kalo pengembangnya mau muter otak dikit, mestinya bisa disiasati tanpa mesti gegeran dgn Pemkot dan DPRD, apalagi mengorbankan gorong2 raksasa peninggalan Belanda itu.

bagusnya dibangun seperti PVJ di Bandung atau SUTOS..
jadi tempat hang out yang nyaman + blitz megaplex + videotron di connecting bridge nya... (*mengahayalpuol:okay:)

sbyctzn
January 9th, 2010, 08:13 AM
Perbandingan konsep pengembangan untuk viaduk kertajaya

UNDERPASS
http://sbyctzn.jw.lt/underpasskertajaya2small.jpg

FLYOVER
http://sbyctzn.jw.lt/flyoverKERTAJAYA2small.jpg

Bagaimana? Lebih tepat mana?

Van Koetai
January 9th, 2010, 03:33 PM
^^
Kalo dibuat underpass bagaimana dengan nasib beberapa bangunan yang ada di kiri dan kanan perempatan jalan tersebut (seperti lion air, ikan bakar cianjur dll), karena bukan tidak mungkin jarak jalan mulai menurun bisa lebih jauh dari gambar Bro Sbyctzn?

sbyctzn
January 9th, 2010, 04:33 PM
----------

sbyctzn
January 9th, 2010, 05:33 PM
^^
Itu juga problem yang sempat terlintas dipikiran saya, masih tidak ada ide bagaimana solusinya...

Kalau Flyover mungkin problem itu tidak terjadi, tapi konsekuensinya pasti akan mengambil separuh lahan jalur hijau bagian barat setelah perempatan kertajaya-dharmawangsa, karena sudah pasti konstruksi flyovernya sangat tinggi dan tentunya butuh approach yang cukup jauh...
Akan jauh lebih tinggi dari jembatan mayangkara..
Asumsinya desain flyover ini akan dielevasi untuk dua level, mobil dan kereta api, atau dengan kata lain flyover untuk melangkahi flyover (rel kereta yang sudah seperti flyover fungsinya) dan jalan raya.
Bandingkan desain jembatan mayangkara yang didesain cuma untuk melangkahi satu level, sudah tinggi banget dan panjang seperti itu, tidak terbayang bagaimana nanti desain flyover kertajaya ini kalau benar direalisasikan...
Kompleks memang...

Paling gampang sih ya meninggikan rel kereta...
Tapi itu sudah ada di perencanaan SRRT dan itu jelas masih lamaaaa.... Banget realisasinya, bisa bisa 2050... Bahkan lebih... Atau paling parah... Dibatalkan...
Hehehe...

d'sulovyo
January 10th, 2010, 03:40 AM
^^ Benar. Keren kan ? Sebetulnya kenapa nggak jalannya tetep difungsikan sebagai jalan umum, kanan kirinya diberi pedestrian yg lebar dan bagus, lalu dibangun satu atau dua connecting bridge diatasnya untuk menghubungkan dua bangunan yg terpisah ?? Pedestriannya bisa disambung dengan pedestrian di Jl. Tunjungan dan Gubernur Suryo. Di belakang ada view Kalimas River. Kan keren, gak ada yg ngembari se-Surabaya. Di masing2 sisi jalan itu bisa dibuat tempat hang-out yg suasananya santai, seperti distro2 gt. Kalo pengembangnya mau muter otak dikit, mestinya bisa disiasati tanpa mesti gegeran dgn Pemkot dan DPRD, apalagi mengorbankan gorong2 raksasa peninggalan Belanda itu.
kenapa nggak difungsikan sebagai jalan umum?karena jalan itu dikuasai Keppel Land.
menyimpang dikit,adik gw pernah cerita waktu masih gawe di dealer sepeda motor Hon** (PT.MPM:lol:) di jl. dukuh pakis tuh,di sebelah SE tau kan?,dia sama temen2nya pernah ngelihat gimana arogannya 'bos'-nya Keppel.bos keppel marah-marah karena merasa jalan milik-nya(jl kenari) dipake buat parkir anak-anak MPM (yg dipake parkir cuma pinggir jalan doang,masih cukup leeeeega lah buat mercy dia orang lewat) dan yang dipake parkir itu jalan yang masih ada di samping gedung MPM.

buset,bahkan hanya untuk parkir motor anak2 MPM aja gak boleh:ohno:.orang Keppel ngerasa itu jalan milik dia.katanya kalau dia lewat jalan itu mesti steril dari motor maupun orang non-Keppel.kalau enggak orang Keppel bakal nglabrak bos MPM :nuts:

gila ya?ada gitu satu company yg notabene dari luar negeri menguasai satu jalan di Surabaya dan gak ada orang lain yang boleh make :ohno::ohno:

d'sulovyo
January 10th, 2010, 03:54 AM
Flyover nanti kalau terlalu tinggi ya tidak juga lho, viaduknya sudah cukup rendah.
Cuma yang perlu dipikirkan nanti kan di sana ada jalan tol tengah kota di atas rel kereta api. Lalu yang kedua saya kurang tau apakah rel kereta api itu sudah double track? Bagaimana dengan rencana elevated railroad di seluruh Surabaya?

FYI,rel di viaduk kertajaya itu sudah DT.
kalau untuk elevated railway kayaknya yang di viaduk itu sudah tinggi jadi kayaknya rel disitu gak akan ditinggikan.tapi gak tau juga sih nantinya gimana :lol:

Ebek21
January 10th, 2010, 05:38 AM
@d'sulovyo : Itu Jl. Simpang Dukuh, bukan Dukuh Pakis. Itu yg marah2 bosnya partner lokal Keppel Land kali. Proyek Galleria Tunjungan itu kan 20% lokal, 80% Keppel. Bosnya Keppel masa iya sampe nongol di Sby ngurusin parkiran. Lagian pembebasan lahan dll yg sifatnya lokal pasti urusannya partner lokal, Keppel hanya ngurusin pendanaan, design, pembangunan, dan managemennya saja kl sudah jadi.

Ebek21
January 10th, 2010, 05:42 AM
Wah pelebarannya cuma 2 meter saja ? Padahal kupikir bisa sampai 4 meter. Tapi mungkin sudah dipotong oleh jalur hijau kali ya (moga2 ada jalur hijaunya, gak cuma separator jalan saja.).

Pagar Tuntas, Jalan Jagir Dilebarkan

WONOKROMO - Setren Kali dan Jalan Jagir makin terlindungi dari bangunan liar (bangli). Perbaikan dan pembangunan pagar sepanjang tepi sungai sudah hampir tuntas. Pemkot Surabaya berencana melebarkan jalan tersebut agar jalan lebih tertata dan tidak macet.

"Pagar sudah kami bangun. Tinggal jalannnya yang perlu diperlebar," jelas Kepala Subdivisi Jasa Asa IV/2 Perum Jasa Tirta 1 Wardoyo kemarin (9/1). Dia mengatakan, pembangunan pagar itu sangat penting. Selain sebagai penguat tanggul, pagar bisa menjaga tanggul dari bangunan liar. Jika pagar tidak ada, bisa saja warga yang pernah mendirikan bangunan di tempat itu kembali.

"Kalau ada pagarnya kan susah. Tidak ada lagi lahan untuk bangunan liar," ucapnya. Sebagian pagar, lanjut Wardoyo, merupakan bangunan lama yang diperbaiki. Pagar lama sepanjang 250 meter. Pagar baru 2.050 meter. Seluruh biaya perbaikan pagar lama ditanggung Perum Jasa Tirta senilai Rp 120 juta. Adapun pembangunan pagar baru dibiayai Balai Besar Wilayah Sungai Brantas senilai Rp 2 miliar.

Secara terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan Pemerintah Kota Surabaya Sri Mulyono mengatakan, pemkot memang berencana melebarkan Jalan Jagir. Pelebaran dilakukan pada pertengahan tahun. "Sudah dianggarkan, tapi saya tidak hafal persis berapa besar anggarannya," jelas Sri Mulyono.

Dia menjelaskan, jalan tersebut akan diperlebar sekitar 2 meter. Pelebaran penting untuk mengurangi kemacetan dan memperbagus jalan. Dengan jalan yang bagus, tidak akan ada lagi bangunan liar di setren Jagir.

Taken from Jawapos, Jan 10, 2010

d'sulovyo
January 10th, 2010, 05:44 AM
@ebek post 5371,
ups lali aku.iya sory,maksud aku simpang dukuh :bash: :bash:
iya barangkali itu lokalannya keppel.tapi kata adek gw orangnya pake bahasa Inggris sih.tapi ga tau juga ya :lol:
ya bukannya ngurusin parkiran sih tapi kayaknya orang keppel emang maunya itu jalan steril dan benar2 jadi milik dia.

d'sulovyo
January 10th, 2010, 05:56 AM
soal viaduk lagi,
Kalo dibuat underpass apa tidak mengganggu struktur bawah dan struktur tanah viaduk? Mengingat itu bangunan lama :ohno:
Belum lagi kalo ada gorong2 dibawahnya.
ya tergantung konstruksi underpasnya gimana...
jangan lupa umumnya bangunan jaman londo malah lebih kuat ketimbang bangunan jaman sekarang.:lol:

kalau hanya untuk lintasan BRT sih,saya rasa dengan pengerukan 170~200 cm di ruas tengah jalan di bawah viaduk sudah cukup untuk BRT lewat.contoh kasus sama dengan viaduk kebon pala jakarta.dimana agar busway bisa lewat tidak perlu membuat underpass yang terlalu dalam tapi hanya 'ngeruk' tanah di bawah viaduk KA sekitar 100 cm~150 cm sudah bisa membuat busway lewat.

tapi kalau untuk kepentingan yang lebih besar ya harus ada perombakan besar2an di viaduk kertajaya.

d'sulovyo
January 10th, 2010, 06:39 AM
Perbandingan konsep pengembangan untuk viaduk kertajaya

UNDERPASS
http://sbyctzn.jw.lt/underpasskertajaya2small.jpg

Bagaimana? Lebih tepat mana?
yah kalau jadi underpass gak semua jalur dipapras buat underpass lah.:lol:
hanya jalur tengah saja.sedangkan 2 jalur di masing2 sisi dibiarkan (tidak diunderpass).ini untuk akses jl. nias dan kantor2 di sekitarnya (lion air dll).

sbyctzn
January 10th, 2010, 07:54 AM
^^
kalau yang cuma dibuat Underpass itu bagian tengah viaduk, berarti ya sama, harus merombak total viaduk..

Kalau desain underpassnya cuma bagian tengah viaduknya, dan tidak merombak total, akan terlalu riskan dengan struktur pondasi viaduk yang akan labil setelah pengerukan.

Hadi
January 11th, 2010, 04:03 AM
kemungkinannya pemkot beli bus ini

http://www.swaberita.com/wp-content/uploads/2008/10/bus-gandeng.jpg

karena sesuai dengan deskripsi Bu Risma, yang katanya orang yang naik buswaynya kelihatan.....[/QUOTE]

Bagus deh... makin modern surabaya... :)

hermawan
January 11th, 2010, 04:34 AM
Kenapa ya jalur Busway di Jakarta nampak kotor dan gampang rusak....
ada nggak perbandingannya dengan yang diluar!
Khawatir Surabaya nanti akan begitu juga.

ASTERIX's
January 11th, 2010, 05:08 AM
Kenapa ya jalur Busway di Jakarta nampak kotor dan gampang rusak....
ada nggak perbandingannya dengan yang diluar!
Khawatir Surabaya nanti akan begitu juga.

itu masalah klasik, disiplin warga dan penegakan hukum. gimana g cepet rusak klo jalur busway bisa di serobot kendaraan umum, dan Vmasih menjadi sesuatu yang biasa di negeri ini:nuts::nuts::nuts::nuts:

hermawan
January 11th, 2010, 05:19 AM
Lagian di Jakarta Buswaynya nggak beda dengan bis biasa...
penumpang di jejal2i kaya ikan pindang.......:ohno::ohno:
Akibatnya aspal dibawahnya nggak kuat nahan beban...cepet jebol
apakah busway di Surabaya nanti akan seperti itu?

Hadi
January 11th, 2010, 07:24 AM
Kenapa ya jalur Busway di Jakarta nampak kotor dan gampang rusak....
ada nggak perbandingannya dengan yang diluar!
Khawatir Surabaya nanti akan begitu juga.

iya ya, perlu dipikirkan juga itu. Apakah kualitas aspalnya atau faktor apa ya???

sbyctzn
January 11th, 2010, 12:47 PM
^^
dibuat jalan cor beton saja, mo dijejali penumpang sampe penyet, bakal tahan tuh jalannya.

Btw, Trillium ngebut banget,
perasaan tiap 2-4 hari lantainya nambah 1.
Wah jadi tidak sabar lihat bagaimana nanti wajah baru CBD sisi pemuda, semoga hotel GCS juga segera dibangun, biar tambah mak nyus CBD nya...
Ditambah sungainya yang bersih, plus patung suro dan boyo yang nyembur air...
Hmmm...

Ebek21
January 11th, 2010, 01:55 PM
^^
dibuat jalan cor beton saja, mo dijejali penumpang sampe penyet, bakal tahan tuh jalannya.

Btw, Trillium ngebut banget,
perasaan tiap 2-4 hari lantainya nambah 1.
Wah jadi tidak sabar lihat bagaimana nanti wajah baru CBD sisi pemuda, semoga hotel GCS juga segera dibangun, biar tambah mak nyus CBD nya...
Ditambah sungainya yang bersih, plus patung suro dan boyo yang nyembur air...
Hmmm...

Siip dah.. ditunggu foto2 updatenya :) Kalo gitu, sekarang mestinya Trillium sudah hampir mencapai lt. 20 dong.

Ebek21
January 11th, 2010, 02:02 PM
Progress Box Culvert Banyu Urip awal Jan 2010

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBUjan10.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBUjan10b.jpg

Taken from Suara Surabaya, Jan 11, 2010

Ebek21
January 11th, 2010, 06:01 PM
Indoor Stadium at GBT, Dec 09 (by gandrungmancing from Panoramio)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/29424788.jpg

Hadi
January 12th, 2010, 03:26 AM
Progress Box Culvert Banyu Urip awal Jan 2010

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBUjan10.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BCBUjan10b.jpg

Taken from Suara Surabaya, Jan 11, 2010

bukannya sudah selesai ya????

Freezy89
January 12th, 2010, 07:01 AM
Dar Jawapos nih...

Siapkan Jalan Lingkar dan Subterminal
Fasilitas Baru Pendukung SSC

PAKAL - Infrastruktur baru akan bermunculan seiring banyaknya megaproyek di kawasan Surabaya Barat. Di antaranya, pembangun jalan lingkar luar barat dan subterminal di kawasan Benowo yang sudah direncanakan matang oleh pemkot. Fasilitas anyar itu bakal dibangun sebagai pendukung Surabaya Sport Center (SSC) yang beroperasi tahun ini.

Kepala Bappeko Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, gedung olahraga yang akan diberi nama Bung Tomo itu masih sulit dijangkau. Kalaupun saat ini sudah ada infrastruktur pendukung, pemkot menilai perlu ditambah.

Terutama infrastruktur jalan dan sarana moda transportasi umum. Untuk itulah, pemkot membangun jalan lingkar luar barat atau disebut west outer ring road (WORR). Jalan anyar tersebut akan menghubungkan Surabaya-Krian (Surabaya sisi selatan) dengan Jalan Kalianak (Surabaya Utara).

Jalan tersebut akan melewati wilayah Kecamatan Benowo, Sambikerep, dan Lakarsantri. ''Termasuk ada existing ke SSC,'' kata mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu.

Selain sebagai akses menuju SSC, WORR bakal menjadi akses dari luar kota menuju sisi barat Surabaya, tanpa melalui jalan koridor utara-selatan Kota Surabaya. Di samping itu, jalur luar barat juga disiapkan untuk ke arah Pelabuhan Teluk Lamong, yang pembangunannya telah direncanakan.

Untuk mewujudkan pembangunan itu, tahun ini tim Bappeko mulai menyurvei dan membebaskan sebagian lahan. Beberapa ruas jalan yang direncanakan sebagai jalur lingkar luar barat juga telah disiapkan. Yakni, jalan di kawasan Perumahan Citraland dan Jalan Made di Kecamatan Sambikerep. Panjang jalan lingkar luar barat rencananya dibangun sepanjang 18,69 kilometer.

Selain infrastruktur jalan, pemkot akan menyiapkan subterminal untuk mendukung keberadaan SSC. Fasilitas baru itu tak hanya dijadikan tempat mangkal angkutan kota (angkot). Pemkot juga menyiapkan selter atau tempat pemberhentian kereta. "Di sana kan sudah ada jalur kereta. Keberadaan subterminal memudahkan orang yang akan ke SSC," terang Risma.

Kondisi akses ke SSC selama ini memang belum optimal. Satu-satunya jalan yang menghubungkan Raya Benowo ke stadion tidak begitu lebar. Selain itu, hanya ada satu angkutan kota (angkot) yang melintasi SSC. (gun/fid)

** Mungkin ada yang bisa menggambarkan petanya??? :)

sbyctzn
January 12th, 2010, 08:38 AM
^^
peta apa?

d'sulovyo
January 12th, 2010, 09:21 AM
*sekilas info.
kemarin lihat ada 'sekilas info' di arek TV-Nyus Kontan.
katanya pembangunan MERR II C masih terkendala di beberapa titik diantaranya semolowaru,klampis dan penjaringan.katanya juga untuk masalah pembebasan lahan adalah tanggungjawab pemkot tapi untuk pelaksanaan proyek adalah tanggungjawabnya pemerintah pusat.

jadi sepertinya memang kita berharap keseriusan pusat 'membantu' proyek ini.

Freezy89
January 12th, 2010, 01:49 PM
^^
Peta rencana jalan yang disebutin d situ... :)

hermawan
January 14th, 2010, 06:21 AM
6 Lantai Nyambung KBS-Jl Raya Wonokromo
SURABAYA - SURYA- Terminal Joyoboyo jadi direvitalisasi dengan dana Rp 160 miliar. Proyek mulai dikerjakan April 2010 ini dan rampung 2014. Terminal enam lantai ini akan menyambung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jl Raya Wonokromo.

Plt Kadishub Surabaya Eddi mengatakan, detailed engineering design (DED) proyek ini sudah selesai. “April nanti pengerjaan fisik tahap pertama akan dimulai,” ujarnya, Rabu (13/1). Ia didampingi Kabid Sarana dan Prasana Transportasi Irvan Wahyudrajad.

Pada tahap pertama, karena anggaran APBD 2010 yang dikucurkan hanya Rp 2,5 miliar, maka pengerjaan fisik proyek multiyears ini diarahkan untuk pembangunan kantor. Lokasinya berada di Kantor UPTD Terminal Joyoboyo saat ini.

Setelah itu, baru pembangunan tahap berikut, yakni membuat terminal dan tempat parkir kendaraan enam lantai, jembatan yang menghubungkan terminal dengan KBS, dan jembatan menuju shelter di Jalan Raya Wonokromo. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga akan berdiri di terminal tipe B ini. Seperti, supermarket, bengkel dan tempat suku cadang kendaraan, kios pedagang, arena bermain, restoran di lantai paling atas untuk melihat pemandangan Surabaya. “Tak hanya itu, di atas kantor UPTD juga akan ada control room yang menjadi pusat auto traffic control system (ATCS) atau sistem kendali lalu lintas kendaraan di kawasan Surabaya Selatan dengan intelegence transport system (ITS).

Khusus terminal dan parkir yang dibangun enam lantai, lantai pertama untuk 62 bus, sementara lantai dua dan tiga untuk 300 angkutan kota (angkot) dari 31 trayek. Untuk lantai empat sampai enam, akan dipakai untuk tempat parkir kendaraan, terutama kendaraan milik pengunjung KBS. “Dengan begitu, melubernya kendaraan pengunjung KBS di jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas pada hari-hari tertentu dipastikan tidak akan terjadi,” jelas Eddi.

Para pengunjung yang memarkir kendaraannya di terminal juga tak perlu khawatir, karena dari tempat parkir dapat langsung ke KBS melewati jembatan khusus yang juga terdapat loket baru untuk pintu masuk. Selain itu, masyarakat pengguna jasa transportasi umum yang turun di Terminal Joyoboyo dan mau naik angkot atau bus ke tempat lain juga tak perlu khawatir. Karena dari terminal akan ada jembatan khusus menuju shelter di Jalan Raya Wonokromo – yang shelter yang ada disisi timur jalan maupun sisi barat.

Irvan menambahkan, setelah revitalisasi selesai, Terminal Joyoboyo yang berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektare dipastikan tidak akan kumuh lagi sebagaimana kesan yang ada seperti saat ini. “Itu terjadi karena sistem pengelolaannya dilakukan secara modern,” tuturnya.

Kepala UPTD Terminal Joyoboyo Radianto menilai pentingnya pemerintah merevitalisasi pembangunan Terminal Joyoboyo. Karena dengan lokasinya yang sangat strategis dan berada di tengah kota, terminal tua yang menjadi pintu masuk Surabaya ini dapat menjadi tempat transit yang aman dan nyaman bagi para penumpang.

“Jika terminal lebih hidup, pasti akan menarik minat masyarakat untuk datang. Dan ini tentu akan berimbas pada naiknya pendapatan asli daerah (PAD),” katanya. nuji

koq sepi rek!:naughty:

hermawan
January 14th, 2010, 06:22 AM
Yang lebih penting..copet2nya itu bisa hilang!

Hadi
January 14th, 2010, 06:55 AM
6 Lantai Nyambung KBS-Jl Raya Wonokromo
SURABAYA - SURYA- Terminal Joyoboyo jadi direvitalisasi dengan dana Rp 160 miliar. Proyek mulai dikerjakan April 2010 ini dan rampung 2014. Terminal enam lantai ini akan menyambung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Jl Raya Wonokromo.

Plt Kadishub Surabaya Eddi mengatakan, detailed engineering design (DED) proyek ini sudah selesai. “April nanti pengerjaan fisik tahap pertama akan dimulai,” ujarnya, Rabu (13/1). Ia didampingi Kabid Sarana dan Prasana Transportasi Irvan Wahyudrajad.

Pada tahap pertama, karena anggaran APBD 2010 yang dikucurkan hanya Rp 2,5 miliar, maka pengerjaan fisik proyek multiyears ini diarahkan untuk pembangunan kantor. Lokasinya berada di Kantor UPTD Terminal Joyoboyo saat ini.

Setelah itu, baru pembangunan tahap berikut, yakni membuat terminal dan tempat parkir kendaraan enam lantai, jembatan yang menghubungkan terminal dengan KBS, dan jembatan menuju shelter di Jalan Raya Wonokromo. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga akan berdiri di terminal tipe B ini. Seperti, supermarket, bengkel dan tempat suku cadang kendaraan, kios pedagang, arena bermain, restoran di lantai paling atas untuk melihat pemandangan Surabaya. “Tak hanya itu, di atas kantor UPTD juga akan ada control room yang menjadi pusat auto traffic control system (ATCS) atau sistem kendali lalu lintas kendaraan di kawasan Surabaya Selatan dengan intelegence transport system (ITS).

Khusus terminal dan parkir yang dibangun enam lantai, lantai pertama untuk 62 bus, sementara lantai dua dan tiga untuk 300 angkutan kota (angkot) dari 31 trayek. Untuk lantai empat sampai enam, akan dipakai untuk tempat parkir kendaraan, terutama kendaraan milik pengunjung KBS. “Dengan begitu, melubernya kendaraan pengunjung KBS di jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas pada hari-hari tertentu dipastikan tidak akan terjadi,” jelas Eddi.

Para pengunjung yang memarkir kendaraannya di terminal juga tak perlu khawatir, karena dari tempat parkir dapat langsung ke KBS melewati jembatan khusus yang juga terdapat loket baru untuk pintu masuk. Selain itu, masyarakat pengguna jasa transportasi umum yang turun di Terminal Joyoboyo dan mau naik angkot atau bus ke tempat lain juga tak perlu khawatir. Karena dari terminal akan ada jembatan khusus menuju shelter di Jalan Raya Wonokromo – yang shelter yang ada disisi timur jalan maupun sisi barat.

Irvan menambahkan, setelah revitalisasi selesai, Terminal Joyoboyo yang berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektare dipastikan tidak akan kumuh lagi sebagaimana kesan yang ada seperti saat ini. “Itu terjadi karena sistem pengelolaannya dilakukan secara modern,” tuturnya.

Kepala UPTD Terminal Joyoboyo Radianto menilai pentingnya pemerintah merevitalisasi pembangunan Terminal Joyoboyo. Karena dengan lokasinya yang sangat strategis dan berada di tengah kota, terminal tua yang menjadi pintu masuk Surabaya ini dapat menjadi tempat transit yang aman dan nyaman bagi para penumpang.

“Jika terminal lebih hidup, pasti akan menarik minat masyarakat untuk datang. Dan ini tentu akan berimbas pada naiknya pendapatan asli daerah (PAD),” katanya. nuji





koq sepi rek!:naughty:

Designya kayak gimana ya?????

gussinyo
January 14th, 2010, 09:03 AM
terminal 6 lantai kayak gimana ya?

hermawan
January 14th, 2010, 09:06 AM
Manteb ya.....

pecinta_surabaya
January 14th, 2010, 03:48 PM
Power Center Pakuwon

http://img694.imageshack.us/img694/9905/img00007201001140954.jpg

pecinta_surabaya
January 14th, 2010, 03:49 PM
Waaaahhh,lama ga post disini,,gambar kegedean..
Maaf maaf..

pecinta_surabaya
January 14th, 2010, 03:52 PM
Graha Sampoerna

http://img694.imageshack.us/img694/1360/img00008201001141002.jpg

pecinta_surabaya
January 14th, 2010, 04:02 PM
Galaxy mall

GM1 (renovasi)

http://img694.imageshack.us/img694/367/img00009201001141005.jpg



GM2 (nantinya GM1 jadi seperti ini)

http://img694.imageshack.us/img694/8830/img00010201001141006.jpg

teddybear
January 15th, 2010, 01:56 AM
^Nice updates! Thanks!

wangweijie84
January 15th, 2010, 03:15 AM
terminal 6 lantai kayak gimana ya?

Mengenai desainnya, cuman ada di tgl 14 janhttp://www.surya.co.id/epaper halaman 4 dan 5, benarnya biasa aja sih cuman kok lama sampe tahun 2014

hermawan
January 15th, 2010, 03:33 AM
@ Pencinta Surabaya :
he..he...
mangkanya yang sering2 ngepost biar nggak lupa ha3x (ngarep)

Ebek21
January 15th, 2010, 06:05 AM
Graha Sampoerna kelihatan sudah mencapai lantai 14, nggak tahu apa masih akan bertambah tinggi atau nggak. Padahal di rendering hanya 12 lantai. Mungkin ada perubahan dr design awal. Pakuwon Power Center direncanakan buka pertengahan tahun 2010 ini, pembangunannya pasti ngebut sekali, perlu sering2 diupdate nih..

Hadi
January 15th, 2010, 08:03 AM
Graha Sampoerna kelihatan sudah mencapai lantai 14, nggak tahu apa masih akan bertambah tinggi atau nggak. Padahal di rendering hanya 12 lantai. Mungkin ada perubahan dr design awal. Pakuwon Power Center direncanakan buka pertengahan tahun 2010 ini, pembangunannya pasti ngebut sekali, perlu sering2 diupdate nih..

kayaknya bakalan 18 lantai. Kalau liat Sampoerna itu suka berbau 9 kalo 14 ga mungkin soalnya jika ditambah cuman 5. kalo tidak 9 lantai 18 lantai atau 27 mungkin. hehehe

sbyctzn
January 15th, 2010, 04:43 PM
^^
Semoga 27 hadi.
Tapi kemungkinan besar cuma 18, melihat demand office vertikal yang belum begitu tinggi.
Tapi kalau 27 ya bagus deh....
Btw...
Graha sampoerna bakalan keren tuh desainnya....
Kayak kue lapis yang random posisi lapisannya.
Mirip dengan gedung apa itu yang di Jakarta?

sbyctzn
January 15th, 2010, 04:44 PM
@wangweijie/all:
ada yang bisa bantu crop desain terminal joyoboyo?

dimasputra
January 15th, 2010, 04:56 PM
^^ apakah yang dimaksud Joyoboyo Square..?? :shifty:

http://img399.imageshack.us/img399/1024/image0023qw2.jpg (http://imageshack.us)

Joyoboyo Square

dimasputra
January 15th, 2010, 05:01 PM
Kayak kue lapis yang random posisi lapisannya.
Mirip dengan gedung apa itu yang di Jakarta?

mungkin tower UOB Plaza (formerly The Westin) dekat Bundaran HI itu ya..??
IMO..emang bagus banget gedung itu :okay:, sekali saya liat secara langsung gedung itu...keren abis
jadi gedung serupa bakal ada di Surabaya nih..:D :okay:

dimasputra
January 15th, 2010, 05:02 PM
--dp--

teddybear
January 16th, 2010, 01:51 AM
Joyoboyo Square is out of my taste...

Ebek21
January 16th, 2010, 04:18 AM
Bagus, proyek fisik di AR Hakim sudah akan segera dilelang. Tinggal pembebasan lahan di Gunung Anyar-Pondok Tjandra saja.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/MERR16Jan.jpg

Taken from Radar Sby, Jan 16, 2010

Dazon
January 17th, 2010, 05:06 AM
ini pernah belum yah?

CBD PAKUWON

Description :
location: surabaya
site area: 163,274 sqm
building type: Mixed use ( Office, Apartment, Convention Center, shopping mall, hotel)
Developer : Pakuwon

http://airmasasri.com/file/project/01-cbd-pakuwon.jpg
http://airmasasri.com/file/project/02-cbd-pakuwon.jpg
from airmasasri.com

pecinta_surabaya
January 17th, 2010, 09:37 AM
^^ sudah.. :)
Lokasi Pakuwon City,Surabaya Timur..

MinImaX
January 17th, 2010, 10:18 AM
^^ Sudah. Thanks Dazon.

Ada yang bisa membuat diagram untuk kota Surabaya?

http://img97.imageshack.us/img97/37/surabayadiagram.png

http://skyscraperpage.com/diagrams/?cityID=1768

25 gedung tertinggi di Indonesia masih belum ada satupun yang dari luar Jakarta.
http://skyscraperpage.com/diagrams/?countryID=79

wangweijie84
January 17th, 2010, 02:22 PM
Surabaya-Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan segera merevitalisasi lima terminal, di antaranya, revitalisasi Terminal Purabaya, Joyoboyo dan Tambak Oso Wilangun. Untuk kepentingan ini anggaran yang disediakan sebesar Rp 50 miliar.

Pembangunan tahap pertama telah dilakukan tahun 2009 dengan dana hasil perubahan anggaran keuangan (PAK) sebesar Rp 5 miliar. Sedangkan pekerjaan tahap kedua dilaksanakan tahun ini dengan dana sharing bersama pemerintah pusat (APBN) sebesar Rp 15 miliar.
Rencananya, pembangunan terminal yang dikenal juga sebagai Bungurasih itu bakal direvitalisasi dengan konsep seperti di Bandara Internasional Incheon, Seoul, Korea Selatan. Dengan konsep itu, diharapkan bisa bersaing dengan terminal di kota lain di Asia.

Perombakan dengan konsep meniru bandara dilakukan pada ruang tunggu bus di Terminal Purabaya. Saat ini ruang tunggu itu berada pada satu lokasi. Calon penumpang dengan jurusan berbeda berkumpul di ruang tunggu tersebut. Jarak antara ruang tunggu dan tempat penurunan penumpang juga tidak dekat.
“Revitalisasi Terminal Purabaya sudah memasuki tahap pertama. Di antaranya, ruang tunggu bus malam yang selama ini hanya satu lantai bakal diperluas menjadi 15,5 x 51 meter dan dibangun dua lantai,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Eddi, S.Sos, MM, Minggu (17/1).

Menurutnya, lantai pertama bakal diperuntukkan sebagai ruang tunggu utama penumpang bus AKDP dan AKAP. Sedangkan lantai dua dimanfaatkan untuk penumpang bus malam.

“Kami juga memasang layar display informasi yang terintegrasi di ruang tunggu, persis dengan di bandara,” ujarnya.

Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Irvan Wahyu Drajad, MMT mengatakan, ada juga beberapa fasilitas yang akan dibangun dalam ruang tunggu baru itu. Seperti food and beverage, waiting room, toilet, kios, kantin, ruang postel, tempat istirahat, serta jembatan yang menghubungkan ke gate pemberhentian bus malam.
Jika seluruh pembangunan ruang tunggu sudah selesai akan dilanjutkan dengan penataan jalur bus malam AKAP, AKDP, dan bus kota. Setidaknya, di sana tidak ada kesemrawutan lagi.

Selain itu, nantinya juga ada penambahan jalur yang bisa menampung sekitar 137 unit bus. Jumlah itu di luar sekitar 109 bus yang istirahat di jalur panjang.

Dalam revitalisasi itu, Dishub juga berencana membenahi lahan parkir dengan membangun parkir bertingkat di sebelah selatan, tempat penurunan penumpang bus kota. Lantai dasar digunakan untuk parkir roda empat dengan daya tampung 168 kendaraan dan lantai dua untuk roda dua dengan kapasitas 1.320 kendaraan. pur

teddybear
January 17th, 2010, 02:42 PM
There are 2 Puri Matahari??

Ambience
January 17th, 2010, 05:44 PM
Halo,

Pak/bu saya mahasiswa jur Eko pembangunan dapat tugas mengenai info kota Surabaya,Yang saya tanyakan adalah :

1.Berapa PDB,PNB,dan pendapatan perkapita kota Surabaya,saya cari di internet hanya ada data PDB Jatim/bukan Surabaya?

2.Kota Surabaya dahulu pernah menjadi kota terbesar di Indonesia lalu tertinggal oleh Jakarta hingga menjadi "Primate City".Surabaya dan kota besar lain tertinggal jauh oleh Jakarta.Bagaimana agar Surabaya dan kota besar lain dapat menyaingi perekonomian Ibukota dan bagaimana agar fenomena "Primate City di suatu negara dapat dihilangkan?

3.Apa dampak bagi penyebaran urbanisasi jika Jakarta sudah kehilangan fenomenanya sebagai "Primate City"?

Mohon bagi forumer untuk penjelasanya

Terima Kasih

OPTX
January 17th, 2010, 09:00 PM
To : Ambience

Untuk hal diatas sebaiknya dibahas di bahas di http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=898668 . Thread ini iuntuk membahas devlopment / perkembangan Surabaya.

Data mengenai PDB mungkin lebih baik ditanyakan di www.surabaya.go.id . Saya bukan orang Ekonomi.

Kalau menurut pendapatku, PDB tidak benar-benar mencerminkan ekonomi suatu daerah, karena data yang digunakan berasal dari bank. Misalnya kalau ada orang yang tinggal di Surabaya tapi punya simpanan uang bank di Jakarta...

Dulu pernah ada yang posting PDB beberapa kota di Indonesia di forum ini, tapi datanya diragukan kebenarannya. Dan sepertinya ada beberapa data yang diganti untuk maksud tertentu. Karena salah tempat dan tidak jelas maksudnya, member tsb di-banned.

Kalaubisa saya sarankan sebaiknya tidak membahas tentang perbandingan antar kota di forum ini, terutama masalah ekonomi. Karena akan menjadi perdebatan yang berkepanjangan dan memungkinkan munculnya member baru yang tujuannya hanya untuk menjelekkan atau memaki suatu daerah.

Forum ini bernama Skyscrapercity atau artinya Kota pencakar langit. Fokus utamanya membahas perkembangan Highrise Building di berbagai wilayah. Dan tidak ada kaitan langsung antara perkembangan highrise building dengan ekonomi suatu kota.

:)

hermawan
January 18th, 2010, 02:54 AM
Halo,

Pak/bu saya mahasiswa jur Eko pembangunan dapat tugas mengenai info kota Surabaya,Yang saya tanyakan adalah :

1.Berapa PDB,PNB,dan pendapatan perkapita kota Surabaya,saya cari di internet hanya ada data PDB Jatim/bukan Surabaya?

2.Kota Surabaya dahulu pernah menjadi kota terbesar di Indonesia lalu tertinggal oleh Jakarta hingga menjadi "Primate City".Surabaya dan kota besar lain tertinggal jauh oleh Jakarta.Bagaimana agar Surabaya dan kota besar lain dapat menyaingi perekonomian Ibukota dan bagaimana agar fenomena "Primate City di suatu negara dapat dihilangkan?

3.Apa dampak bagi penyebaran urbanisasi jika Jakarta sudah kehilangan fenomenanya sebagai "Primate City"?

Mohon bagi forumer untuk penjelasanya

Terima Kasih

Selamat datang Ambience di forum ini.....
Yang perlu diluruskan adalah :
disini saya kira tidak perlu mendorong ambisi Surabaya agar menjadi kota no.1 2, 3 dst
yang paling penting, melalui forum ini kita ingin mendorong kota yang kita cintai ini menjadi semakin "beradab" dan memiliki citra positif
syukur2 sampai level internasional.
Bagi kita sebagai warga kota, yang diharapkan kepada suatu kota itu al. :
- terwujudnya public service yang baik dari aparat
- tersedianya transportasi yang aman, cepat dan nyaman
- tersedianya public area yang cukup baik untuk paru2 kota maupun sarana berolahraga
- adanya prasarana dan sarana sosial yang lengkap seperti pasar, terminal, mal dll untuk menjamin kebutuhan hidup
-adanya landmark tertentu yang dapat dibanggakan
- dll
memang adanya banyak skyscraper itu akan turut mempercantik suatu kota. tetapi harus tetap direncanakan dan dikontrol.
kenyataannya banyak pula gedung2 pencakar langit yang buruk dan malah membuat lanscape kota jadi kurang elok....
Forum inipun termasuk yang mencermati hal ini..... mencoba untuk mendiskusikannya.
siapa tau dari obrolan2 ringan ini ternyata ada ide2 jenius untuk kota kita
...syukur2 ada bos2 pemda yang membacanya

Urusan data dll biarlah BPS saja..berdasarkan pengalamanku kalo BPS, jangan mengandalkan browsing di internet..datang saja langsung ke kantornya...
kalo nggak salah BPS Jatim ada di Jagir.

Ok, cukup. mudah2an anda tertarik bergabung ke SSC ini. karena disamping sebagai forum informasi dan diskusi sekaligus sebagai ajang pembelajaran:)

wangweijie84
January 18th, 2010, 03:34 AM
^^ Sudah. Thanks Dazon.

Ada yang bisa membuat diagram untuk kota Surabaya?

http://img97.imageshack.us/img97/37/surabayadiagram.png

http://skyscraperpage.com/diagrams/?cityID=1768

25 gedung tertinggi di Indonesia masih belum ada satupun yang dari luar Jakarta.
http://skyscraperpage.com/diagrams/?countryID=79

Tapi Adhiwangsa ama Cito belon kegambar di gambar ini, kalo ada adhiwangsa bakalan lebih tinggi daripada wateplace

MinImaX
January 18th, 2010, 07:12 AM
^ Illustrator untuk kota Surabaya baru ada satu di sana: Alphard. Coba kontak ke sana, karena Puri Matahari kan baru ada satu tower yg built... Gambar Graha Pena keliatannya juga ketinggian ya?

Ayo yang bisa menggambar coba gabung di sana dan buat yang banyak... OPTX maybe...? sbyctzn? lainnya?

hermawan
January 19th, 2010, 08:06 AM
Sudah blum ya.....

Proyek Middle East Ring Road (MERR) II-C Terus Dikebut
http://img710.imageshack.us/img710/9158/surabayamerriic.jpg (http://img710.imageshack.us/i/surabayamerriic.jpg/)
SURABAYA - Proyek Middle East Ring Road (MERR) II-C terus dikebut. Pengaspalan ruas Semolowaru hingga jembatan MERR II-C Kedungbaruk kini telah selesai. Kini, pekerjaan fokus pada pemasangan fasilitas pendukung jalan. Mulai lampu penerangan jalan umum (PJU), markah, hingga pembuatan zebra cross.

Hingga kemarin (18/1), PJU dan markah sudah terpasang di ruas Semolowaru hingga Kedung Baruk. Kemarin pembangunan jalan dilanjutkan dengan pengecatan zebra cross di dua titik. Yakni, perempatan menuju Jalan Semolowaru dan perempatan Medokan Semampir Tengah.

Zebra cross itu dibuat berdasar permintaan warga. Sebab, lokasi tersebut sering dilewati warga yang hendak menuju sekolah, pasar, dan puskesmas yang seluruhnya berada di kawasan utara jalan.

Warga merespons baik pembuatan zebra cross tersebut. Muhamad Yahya, warga Medokan Semampir, mengatakan bahwa zebra cross sangat membantu warga satu kelurahan yang wilayahnya dipisahkan jalan MERR II-C. Misalnya, warga Kelurahan Medokan Semampir. Selain itu, zebra cros sangat membantu anak-anak menuju sekolah mereka yang terletak di seberang jalan.

''Apalagi, kendaraan di sini kenceng-kenceng," ujarnya. Warga juga berharap agar PJU yang sudah dipasang segera dinyalakan. ''Kalau malam, di sini gelap gulita," tuturnya.

Kepala Dinas PU Binamarga dan Pematusan Pemkot Sri Mulyono mengatakan, pengecatan zebra cross itu merupakan paket yang dikerjakan oleh dinas PU provinsi. Dia menjelaskan, saat ini pelaksana proyek (dinas PU provinsi, Red) berkoordinasi dengan dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) terkait PJU itu. ''Tidak bisa seperti ngedekno terop. Pembangunan kan bertahap,'' jelasnya. (upi/alb/oni)

hermawan
January 19th, 2010, 08:52 AM
krk...krk...krk...krk:ohno:

Ebek21
January 19th, 2010, 04:21 PM
Sambil menunggu update progress pembangunan di darat, mari lihat progress pembangunan di sisi laut. Program pelebaran dan pendalaman APBS sudah dimulai dgn bersih2 bangkai2 kapal di sepanjang alur (total ada 27 kapal !!) :okay: Nih fotonya. Actually, it's Tanto, not Tonto.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TantoNiaga.jpg

Taken from Kabar Bisnis, Jan 19, 2010

Ampelio
January 20th, 2010, 01:34 AM
^^banyak juga ya "sampah rongsokan" di dasar laut? :ohno:

archiholic
January 20th, 2010, 05:16 AM
Tahun Ini, Raya Gubeng Bebas Tiang Listrik
Pemkot Gandeng PLN

SURABAYA - Pemandangan kabel listrik yang semrawut di tiang listrik tak akan dijumpai lagi di Jalan Raya Gubeng pada akhir tahun ini. Pemkot Surabaya meminta agar PLN menempatkan kabel instalasi listrik itu di dalam gorong-gorong.

Hal itu diungkapkan Kepala Bappeko Tri Rismaharini kemarin (19/1). Pembangunan sistem instalasi tersebut terkait dengan proyek pedestrian way (jalur pejalan kaki) yang kini sedang dibangun di Jalan Raya Gubeng. Selain membangun jalur pedestrian, pemkot memantapkan sistem gorong-gorong dengan box culvert.

Menurut Risma, proyek tersebut dimaksudkan untuk mengurangi genangan air saat hujan di Jalan Biliton. Karena itu, gorong-gorong yang dibangun di bawah jalur pejalan kaki tersebut memiliki lebar dua meter. Masing-masing berada di sisi barat dan timur Raya Gubeng. Fungsinya ditujukan untuk resapan air.

''Lha saya pikir, kenapa tidak sekalian PLN memasang instalasi kabel listrik di dalamnya,'' ungkap Risma, panggilannya. Selain lebih rapi, kata mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) tersebut, tujuannya lebih aman. Selain itu, semua kota modern di dunia telah mengaplikasikan instalasi listrik dan gas di bawah tanah.

''Jadi, tidak ada yang semrawut di atas. Kalau hujan, tertimpa pohon dan sebagainya bisa berbahaya,'' ucapnya. Risma berharap PLN mau memahami itu.

Risma memang mengakui, aplikasi itu bakal lama dan bertahap. ''Tapi, harus dimulai dari sekarang,'' kata Risma.

Dalam waktu dekat, Risma akan berkoordinasi dengan PLN. Dia berharap, pemasangan instalasi listrik di bawah tanah tidak hanya untuk Raya Gubeng. Sejumlah ruas jalan yang telah memiliki gorong-gorong juga harus seperti itu.

Lelang proyek jalur pedestrian di Jalan Raya Gubeng tersebut sudah selesai. Dari anggaran Rp 9,5 miliar, hasil lelang menyebutkan bahwa pemenang proyek berani membangun dengan harga Rp 6.074.388.605. ''Kami sudah memberi tahu kontraktor spesifikasi gorong-gorong tersebut, termasuk penyiapan instalasi listrik dan saluran lainnya,'' tegas Risma.

*dari Jawa Pos

teddybear
January 20th, 2010, 06:34 AM
^Wow, that will be good! But how are they going to do it? How about the danger of being electrocuted when flooding comes?

Wiping out electric poles might help reducing the number of advertisements as well.

Hadi
January 20th, 2010, 07:01 AM
Tahun Ini, Raya Gubeng Bebas Tiang Listrik
Pemkot Gandeng PLN

SURABAYA - Pemandangan kabel listrik yang semrawut di tiang listrik tak akan dijumpai lagi di Jalan Raya Gubeng pada akhir tahun ini. Pemkot Surabaya meminta agar PLN menempatkan kabel instalasi listrik itu di dalam gorong-gorong.

Hal itu diungkapkan Kepala Bappeko Tri Rismaharini kemarin (19/1). Pembangunan sistem instalasi tersebut terkait dengan proyek pedestrian way (jalur pejalan kaki) yang kini sedang dibangun di Jalan Raya Gubeng. Selain membangun jalur pedestrian, pemkot memantapkan sistem gorong-gorong dengan box culvert.

Menurut Risma, proyek tersebut dimaksudkan untuk mengurangi genangan air saat hujan di Jalan Biliton. Karena itu, gorong-gorong yang dibangun di bawah jalur pejalan kaki tersebut memiliki lebar dua meter. Masing-masing berada di sisi barat dan timur Raya Gubeng. Fungsinya ditujukan untuk resapan air.

''Lha saya pikir, kenapa tidak sekalian PLN memasang instalasi kabel listrik di dalamnya,'' ungkap Risma, panggilannya. Selain lebih rapi, kata mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) tersebut, tujuannya lebih aman. Selain itu, semua kota modern di dunia telah mengaplikasikan instalasi listrik dan gas di bawah tanah.

''Jadi, tidak ada yang semrawut di atas. Kalau hujan, tertimpa pohon dan sebagainya bisa berbahaya,'' ucapnya. Risma berharap PLN mau memahami itu.

Risma memang mengakui, aplikasi itu bakal lama dan bertahap. ''Tapi, harus dimulai dari sekarang,'' kata Risma.

Dalam waktu dekat, Risma akan berkoordinasi dengan PLN. Dia berharap, pemasangan instalasi listrik di bawah tanah tidak hanya untuk Raya Gubeng. Sejumlah ruas jalan yang telah memiliki gorong-gorong juga harus seperti itu.

Lelang proyek jalur pedestrian di Jalan Raya Gubeng tersebut sudah selesai. Dari anggaran Rp 9,5 miliar, hasil lelang menyebutkan bahwa pemenang proyek berani membangun dengan harga Rp 6.074.388.605. ''Kami sudah memberi tahu kontraktor spesifikasi gorong-gorong tersebut, termasuk penyiapan instalasi listrik dan saluran lainnya,'' tegas Risma.

*dari Jawa Pos


pemikiran yang bagus sekali... memang bu risma ini selain pinter konsep juga pinter implementasi. hebat!!!! salut buat bu risma... melihat perkembangan diluar dan diimplementasikan. Luar biasa

lombok
January 20th, 2010, 04:54 PM
Rabu, 20 Januari 2010, 20:49 WIB
SURABAYA--Renovasi Pasar Blauran Kota Surabaya yang menggunakan dana stimulus dari Menteri Perdagangan RI senilai Rp5 miliar, akhirnya gagal dilaksanakan.

"Saya tidak tahu pastinya, kenapa anggaran stimulus ini tidak jadi dicairkan untuk pembangunan Pasar Blauran. Yang pasti, pertengahan Desember 2009 lalu, ada komisi IX DPR RI yang berkunjung ke Pasar Blauran untuk melihat kondisi pasar terkait rencana pencairan anggaran stimulus," kata Humas Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya Oscar Rahwardadi di Surabaya, Rabu.

Padahal, lanjut dia, dengan adanya renovasi tersebut, nantinya pasar legendaris tersebut diharapkan mampu bangkit dan bersaing dengan pasar modern lainnya.

Menurut dia, anggaran stimulus ini memang program kementerian perdagangan yang diberikan kepada sejumlah pasar di Indonesia dan PD Pasar Surya mendapatkan anggaran tersebut pada tahun 2009.

Dirut PD Pasar Surya Widodo Suryantoro membenarkan soal tidak cairnya anggaran stimulus tersebut. Hal ini terjadi karena pihaknya tidak siap dengan waktu yang diberikan Menteri Perdagangan.

"Bayangkan saja, anggaran stimulus cair pertengahan Desember lalu dan proyek renovasi Pasar Baluran harus tuntas akhir Desember tahun itu juga. Ini kan tidak mungkin, masak membangun pasar waktunya hanya dua pekan, sehingga kami tolak," katanya.

Sebagai gantinya, kata dia, PD Pasar meminta agar anggaran tersebut digunakan pada tahun 2010 ini. "Kami sudah mengirim surat kepada Menteri Perdagangan. Isinya, agar anggaran tersebut bisa digunakan tahun ini dengan pertimbangan waktunya cukup banyak sehingga saat membangun Pasar Blauran ini bisa maksimal," katanya.

Namun hingga kini pihaknya belum mendapatkan jawaban dari surat tersebut. "Kami masih menunggu jawabannya. Renovasi di Pasar Blauran ini sangat penting untuk mengembalikan lagi kejayaan pasar tersebut yang saat ini meredup," katanya.

archiholic
January 21st, 2010, 03:52 AM
^^ Pusat kaya gak niat ngasih dana stimulusnya....

archiholic
January 21st, 2010, 05:30 AM
Bandara Juanda Overload
Lima Tahun Lagi Tak Layak Pakai

SURABAYA - Pesatnya pertumbuhan penumpang pesawat udara di Jawa Timur membuat Bandara Internasional Juanda semakin sesak. Saat direnovasi pada 2006, bandara terbesar kedua di Indonesia itu didesain untuk menampung penumpang sebanyak 15 ribu orang per hari. Namun, baru empat tahun bandara baru beroperasi, rata-rata penumpang yang menggunakan fasilitas bandara mencapai 32 ribu orang per hari atau dua kali lipat dari kapasitas ideal.

Humas PT Angkasa Pura I Firstson Mansyur mengatakan, kepadatan di Bandara Juanda dipastikan semakin tinggi lagi tahun ini. Sebab, jumlah penumpang bakal terus meningkat dengan estimasi pertumbuhan tiap tahun sebesar 10-15 persen. " Penumpang terus bertambah seiring dengan program maskapai penerbangan membuka rute baru dari bandara Juanda,'' ujar Mansyur saat ditemui di kentornya kemarin (20/1).

Dijelaskan, dalam desain yang dibuat empat tahun lalu, Bandara Internasional Juanda didesain untuk menampung 7 juta penumpang per tahun. ''Akan tetapi kenyataannya, di luar perkiraan jumlah penumpang mengalami kenaikan lebih tinggi,'' kata Mansyur. Pada akhir tahun lalu jumlah penumpang sudah di atas 10 juta orang sehingga ada kenaikan sekitar 12 persen dari 2008 yang hanya 8,88 juta orang. Sedangkan selama tiga tahun terakhir pertumbuhan penumpang menyentuh 42,8 persen.''Jadi dapat dikatakan sudah sangat padat, karena dua kali lipat dari angka ideal. Sehingga lima tahun ke depan prediksi kami Juanda tidak bisa menampung penumpang,'' tutur dia.

Daya tampung yang kian terbatas tersebut mendorong Angkasa Pura I, selaku pengelola bandara Juanda , memunculkan wacana untuk pengembangan. Akan tetapi sampai sekarang wacana tersebut belum dibicarakan di tingkat manajemen. ''Oleh karena itu kami belum bisa memastikan dalam waktu dekat atau jangka panjang,'' tuturnya.

Menurut Mansyur, perluasan bandara menjadi pilihan paling rasional karena masih adanya lahan tidur. Dari luas total lahan di lokasi bandara 473,3 hektare, baru dipakai untuk terminal domestik dan internasional seluas 53.692 meter persegi. Sedangkan lahan untuk lain-lain 62.701 meter persegi. ''Saat ini kami masih bisa menampung untuk 18 pesawat dan tambahan beberapa pesawat jenis kecil,'' timpalnya. (res/kim)

*jawa pos

gussinyo
January 21st, 2010, 12:03 PM
^^ Pusat kaya gak niat ngasih dana stimulusnya....

pejabat pemprov kurang lobi di pusat, kalah ma daerah lain, payah

OPTX
January 21st, 2010, 09:00 PM
Rendering of LJ Meritus Hotel Surabaya :

http://i47.tinypic.com/8wf406.jpg

Dari Trimatrapersada.co.id .
Akhirnya dapa juga rendering keseluruhan gedung :), sementara sekarang gedungnya hampir selesai dibangun.

------------------------------------------
Dari web Trimatrapersada juga dapat :

02. Hotel Elmi (Tahap Perencanaan) Surabaya Elmi Perdana

Apa ini yang dimaksud :

http://i42.tinypic.com/1z34f3b.jpg

Seperti yang pernah aku posting dulu. Lalu proyek ini ditunda (?).

Atau jangan-jangan ini hotel 30 lantai yang rencananya akan di bangun di Jl. HR Muhammad, Surabaya barat. Seperti berita beberapa hari yang lalu. (?)
Jadi nantinya akan ada dua hotel elmi di Surabaya.

teddybear
January 22nd, 2010, 03:18 AM
Hmm, the low rise building does not look like the current Elmi Hotel. There is possibility that Elmi Perdana located at HR Mohammad. But if it is planned at Pangsud that will be great! The current Elmi also needs to be remodeled too, I think!

sbyctzn
January 22nd, 2010, 03:36 AM
sepertinya rendering kedua itu hotel yang ditolak warga di mayjen sungkono....
tapi berharap itu ELMI yang di Pangsud....
kayaknya masih ada lahan di ELMI Pangsud tuh....

sbyctzn
January 22nd, 2010, 10:08 AM
ANGGARAN PEMBEBASAN TANAH JALAN KALIANAK TURUN Cetak
Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Jatim
Jumat, 22 Januari 2010
Anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Kalianak yang menghubungkan Surabaya-Gresik tahun ini turun menjadi Rp 6 miliar. Dibandingkan pada tahun 2009 anggaran pembebasan tanah mencapai Rp 10 miliar tahun ini turun hingga Rp 4 miliar yang kesemuanya berasal dari APBD Jatim. Pejabat Pembuat Komitman Proyek Pembangunan Jalan Raya Gresik-Surabaya, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Ir Sutoyo di kantornya, Jumat (22/1) mengatakan, turunnya anggaran pembelian tanah tersebut karena pada tahun 2009 tidak semua anggaran yang dialokasikan dapat terserap habis. Dari alokasi Rp 10 miliar, dana yang terserap atau terbelanjakan mencapai Rp 9,279 miliar. ”Tidak habisnya dana mungkin itu yang menjadi alasan kenapa anggaran pada tahun ini dikurangi,” katanya. Dikatakannya, untuk membebaskan semua tanah yang dibutuhkan pada pembangunan dan pelebaran jalan Kalianak, total dana yang dibutuhkan mencapai Rp 100 miliar. Angka tersebut berdasarkan estimasi harga tahun 2008.

Karena sampai saat ini alokasi anggaran untuk pembebasan lahan yang dipenuhi baru 20%, maka target pembangunan jalan selesai pada akhir 2010 sulit tercapai. Pemenuhan dana pembebasan lahan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang di lintasi jalan itu. Tentang alokasi anggaran pembangunan fisik jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, saat ini tidak menemui kendala. Pemerintah pusat akan menganggarkan berapapun dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan fisik, jika lahan yang akan dibangun sudah bebas. Pembebasan lahan, sebenarnya tidak menemui kendala. Karena mayoritas warga banyak yang bersedia menerima harga penetapan dari pemerintah. Dari panjang jalan yang belum terbebaskan sepanjang 4 km, 1,5 km-nya adalah tanah milik pemerintah yang kini telah banyak digunakan masyarakat mendirikan rumahnya. Sedangkan yang 2,5 km adalah tanah warga. Untuk tanah pemerintah yang telah huni pemukiman oleh penduduk, pemerintah hanya membutuhkan dana untuk ganti rugi bangunan tanpa harus membebaskan tanahnya. Pada proyek pelebaran tersebut, saat ini pelaksana proyek tengah berkonsentrasi dalam kegiatan pembebasan lahan. Total luas lahan yang dibutuhkan pada proyek tersebut 64.890 m˛, lahan yang sudah terbebaskan sekitar 8.707,45 m˛ dan sisa lahan yang belum terbebaskan 55.782,55 m˛. Lahan yang sudah terbebaskan tersebut berupa tambak yang nilai pembebasannya sekitar Rp 5,550.231.366. Tahun 2009, alokasi dana yang dipenuhi pemerintah pusat untuk proyek tersebut senilai Rp 54 miliar. Dana tersebut lebih kecil dari permohonan yang mencapai Rp 70 miliar. Adanya pemotongan anggaran tersebut karena menyesuaikan dengan progres pembebasan lahan, serta penghematan anggaran belanja. Mengacu Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), harga lahan di sepanjang jalan yang di lintasi proyek tersebut berkisar Rp 400.000-600.000 per meter persegi. Namun setelah pemerintah melakukan musyawarah dengan warga pemilik lahan dan mengacu penilaian Tim Appricial, akhirnya harga jual tanah disetujui dan ditetapkan berkisar Rp 750.000-850.000/m˛. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan jalan tersebut sudah lebih dari 60%. Dengan progres itu, pelaksana proyek tetap yakin proyek akan selesai hingga tahun 2010 dengan catatan pembebasan lahan lancar dan tidak menghadapi kendala yang rumit. Jalan Raya Gresik-Surabaya merupakan jalan nasional kota dan sangat penting bagi peningkatan ekonomi kedua kota tersebut. Ruas jalan tersebut berada di kawasan pergudangan dan areal industri yang menghubungkan dua pelabuhan besar, yakni Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan Pelabuhan Gresik. Mobilitas jumlah kendaraan yang melintasi juga sudah sangat padat. Karena banyakya peristiwa kecelakaan dan merenggut banyak korban jiwa di sepanjang jalan tersebut, sebagian masyarakat menyebutnya sebagai jalan maut. Panjang jalan tersebut 11,590 km dengan lebar rata-rata 7 m dengan 2 lajur. Rencananya, jalan tersebut diperlebar menjadi 4 lajur atau 2x (2 x 3,5 m) dengan median jalan 2 m dan bahu jalan diperkeras 2m. Kebutuhan lahan dalam pelebaran jalan itu seluas 6 ha. Sebelumnya, pembangunan jalan tersebut direncanakan dilakukan dua tahap, yakni tahap I tahun 2006-2008 dan tahap II tahun 2008-2010. Untuk tahap I, pemerintah telah memenuhi kebutuhan anggaran Rp 57.585.757.000. karena pada tahap II proyek terlihat molor, maka pada tahun 2010 kembali pemerintah menambah tahap III. (jal/j)

ANTHONY @ SURABAYA
January 23rd, 2010, 10:14 AM
Couldn't wait for the further progress on the next pages.
How's the projects progressive? Such as TRILIUM, GRAND CITY, CIPUTRA WORLD, CIPUTRA STUDENT APT, HIGH POINT, FRONTAGE RD, GALAXY MALL, GRAHA SAMPOERNA, Etc. Would be nice with pics pls.

Hadi
January 23rd, 2010, 01:52 PM
31 Kecamatan Serentak Tanam Pohon

Dinkominfo - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke 38, Pemerintah Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan tanam pohon serentak di 31 Kecamatan. Acara ini dibuka Walikota Surabaya, Bambang DH dengan menanam pohon jenis trembesi, Jumat (22/01), di Merr IIC.

Dalam laporannya, Ketua Panitia (Asisten Perekonomian dan Pembangunan), Muhlas Udin menyampaikan bahwa guna memperingati HUT KORPRI sejumlah 5250 pohon jenis trembesi dan mahoni akan ditaman hari ini.

Sementara itu, Menurut Cak Bambang dengan jumlah pegawai Pemkot Surabaya yang mencapai 20.000 orang mengumpulkan pohon 5000 masih terlalu kecil. Dia berharap tahun depan jumlah yang dikumpulkan harus bisa meningkat yakni 20.000 pohon. “Tiap bulan harus bisa menyisihkan gaji sebesar 10.000, jika uang tersebut dikumpulkan selama 12 bulan nantinya akan terkumpul sebanyak 120.000, menurut saya itu sudah cukup untuk membeli satu pohon trembesi,” ucapnya.

Cak Bambang mengingatkan agar dalam melakukan penanaman harus benar-benar dilihat kualitas tanaman dan jarak tanamnya. Karena, jika jarak tanam terlalu dekat tanaman tersebut tidak akan hidup, karena tidak akan terjadi penanaman untuk yang kedua kali. Dia mengingatkan agar pohon yang sudah ditanam untuk segera dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Dia menambahkan bahwa penghijauan adalah salah satu konsentrasi Pemkot Surabaya. Yang nantinya diharapkan di seluruh median dan tepi jalan harus ditanami pohon. Sehingga seluruh wilayah Surabaya tidak ada ruang kosong yang tanpa pohon. “Nantinya, tiap 20 meter harus ada tanaman dan tidak ada ruang kosong di pinggir jalan yang tanpa penghijauan,” ujarnya.

Dia juga mengimbau ke seluruh lapisan masyarakat yang akan menanam pohon untuk berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya. Hal ini untuk memperhitungkan jarak ideal antarpohon. Tak lupa Cak Bambang memberikan apresiasi kepada para pegawai Pemkot Surabaya, karena banyak menjadi ketua RT. Demi terwujudnya Kota Surabaya yang bersih, hijau dan indah, Cak Bambang berharap agar mereka menjadi provokator mengajak warganya untu menanam pohon. (SyL)



mantab bener pak walikota ini. sejak dipegang oleh Pak Bambang Surabaya banyak sekali perubahannya ya??? saya berharap dia bisa beduet lagi dengan bu risma. heheh/./ mantab!!!!!!!!!!!!

OPTX
January 23rd, 2010, 10:22 PM
sepertinya rendering kedua itu hotel yang ditolak warga di mayjen sungkono....
tapi berharap itu ELMI yang di Pangsud....
kayaknya masih ada lahan di ELMI Pangsud tuh....

Hotel 30 lantai yang di berita kan di Jl. HR Muhammad, bukan di Mayjen Sungkono. Kalau ada penolakan dari warga, biasanya cepat selesai dan tidak sampai menghentikan proyek, misalnya pada Grand City.

Aku dapat rendering baru Hotel Elmi, berbeda dengan yang sebelumnya. Ada 2 tower, yang tertinggi sekitar 40 lantai, atau mungkin lebih. Sedang dicari info lengkapnya.

teddybear
January 23rd, 2010, 10:30 PM
^that's good, OPTX! I'm looking forward to your posting for Hotel Elmi Perdana, which I hope will include the location and its status (are they really serious planning to build it in the near future?)

sbyctzn
January 24th, 2010, 02:01 AM
Nice. Ayo OPTX. Ditunggu infonya!
Iya salah sebut lupa., yg betul HR muhammad...

Ampelio
January 24th, 2010, 04:38 PM
Bandara Juanda Overload
Lima Tahun Lagi Tak Layak Pakai

SURABAYA - Pesatnya pertumbuhan penumpang pesawat udara di Jawa Timur membuat Bandara Internasional Juanda semakin sesak. Saat direnovasi pada 2006, bandara terbesar kedua di Indonesia itu didesain untuk menampung penumpang sebanyak 15 ribu orang per hari. Namun, baru empat tahun bandara baru beroperasi, rata-rata penumpang yang menggunakan fasilitas bandara mencapai 32 ribu orang per hari atau dua kali lipat dari kapasitas ideal.

Humas PT Angkasa Pura I Firstson Mansyur mengatakan, kepadatan di Bandara Juanda dipastikan semakin tinggi lagi tahun ini. Sebab, jumlah penumpang bakal terus meningkat dengan estimasi pertumbuhan tiap tahun sebesar 10-15 persen. " Penumpang terus bertambah seiring dengan program maskapai penerbangan membuka rute baru dari bandara Juanda,'' ujar Mansyur saat ditemui di kentornya kemarin (20/1).

Dijelaskan, dalam desain yang dibuat empat tahun lalu, Bandara Internasional Juanda didesain untuk menampung 7 juta penumpang per tahun. ''Akan tetapi kenyataannya, di luar perkiraan jumlah penumpang mengalami kenaikan lebih tinggi,'' kata Mansyur. Pada akhir tahun lalu jumlah penumpang sudah di atas 10 juta orang sehingga ada kenaikan sekitar 12 persen dari 2008 yang hanya 8,88 juta orang. Sedangkan selama tiga tahun terakhir pertumbuhan penumpang menyentuh 42,8 persen.''Jadi dapat dikatakan sudah sangat padat, karena dua kali lipat dari angka ideal. Sehingga lima tahun ke depan prediksi kami Juanda tidak bisa menampung penumpang,'' tutur dia.

Daya tampung yang kian terbatas tersebut mendorong Angkasa Pura I, selaku pengelola bandara Juanda , memunculkan wacana untuk pengembangan. Akan tetapi sampai sekarang wacana tersebut belum dibicarakan di tingkat manajemen. ''Oleh karena itu kami belum bisa memastikan dalam waktu dekat atau jangka panjang,'' tuturnya.

Menurut Mansyur, perluasan bandara menjadi pilihan paling rasional karena masih adanya lahan tidur. Dari luas total lahan di lokasi bandara 473,3 hektare, baru dipakai untuk terminal domestik dan internasional seluas 53.692 meter persegi. Sedangkan lahan untuk lain-lain 62.701 meter persegi. ''Saat ini kami masih bisa menampung untuk 18 pesawat dan tambahan beberapa pesawat jenis kecil,'' timpalnya. (res/kim)

*jawa pos

^^Iya nih, pembangunan terminal baru di Juanda memang agak "nanggung" utk kota sebesar dan sepenting Surabaya. Seharusnya terminal-nya direncanakan utk kapasitas 20-25 juta penumpang/tahun (hingga 15 tahun mendatang) ...juga runway-nya seharusnya mulai dipikirkan utk dibuat dobel seperti Soekarno Hatta.

Salah satu solusinya? build a new -state of the art- future airport in Madura Island!!! (follow HK Chek Lap Kok model) :okay:

OPTX
January 24th, 2010, 07:55 PM
Tentang Elmi Hotel, di rendering tertulis "Elmi Hotel Surabaya". Sepertinya ini proyek mixed use, dimana Elmi adahlah hotelnya. Mungkin gabung dengan Office atau Apartment.

Di rendering ada dua tower, tower yang pendek tingginya sekitar setengah tower yang tinggi.

Untuk tower yang tinggi, setelah aku zoom dan hitung tingginya dengan bantuan image editor, tingginya 60 lantai. Di bagian atapnya ada 4 bagian menjulang tipis keatas di ke empat sisi, yang tertinggi sekitar setara 10 lantai.

Desainya dibuat 2008. Mungkin direncanakan untuk dibangun 2009/2010.
Status dan lokasinya belum diketahui.

Menurut perkiraanku, tower yang pendek untuk hotelnya, dan yang tinggi untuk perkantoran / apartemen. (?)

OPTX
January 24th, 2010, 08:08 PM
The Heritage Lifestyle Shopping Mall & Apartment
32 Floors - Status Unknown

http://i48.tinypic.com/e7i3pk.jpg

Ini sebenarnya proyek lama. Kira-kira seumuran dengan waterplace / adhiwangsa. Lokasi di daerah Tunjungan. Status tidak diketahui, mungkin ditunda atau dibatalkan (?).

teddybear
January 24th, 2010, 08:50 PM
^Thanks OPTX for these info. For sure we would like to see these proposals/plans to be built. But they could also just a rendering proposal, like that green apartment located at MayJend?

We are interested to see the rendering of Elmi Hotel! 60 floors will be a real breakthrough for Surabaya who has the highest at 40 something floors. Also you said the other tower is about 30 floors?

If the Heritage's location is on Tunjungan, it might be at the abandoned construction (former Aurora ?) or Galeria Tunjungan?

sbyctzn
January 24th, 2010, 09:02 PM
Yaiy 60 floor for hotel?
Mmmm...
Semoga benar direalisasikan...
Akan jadi masterpiece project di Surabaya nih...
Penggebrak skyscraper di CBD (berharap lokasinya di ELMI Pangsud)
Rendering OPTX!!
Penasaran sama Superblock ELMI...
Apa renderingnya ya yg kmu post kmarin itu?
Ato ada rendering lain?

skyscrpr
January 25th, 2010, 03:07 AM
The Heritage Lifestyle Shopping Mall & Apartment
32 Floors - Status Unknown

http://i48.tinypic.com/e7i3pk.jpg

Ini sebenarnya proyek lama. Kira-kira seumuran dengan waterplace / adhiwangsa. Lokasi di daerah Tunjungan. Status tidak diketahui, mungkin ditunda atau dibatalkan (?).

mungkin gedung ini akan dibangun di bekas lahan toko nam, soalnya di puncak gedung tulisan "nam"nya... CMIIW:)

archiholic
January 25th, 2010, 03:25 AM
60 lantai ???!!?! :cheers:
semoga segera terealisasi....
Heritage shopping mal & apartment desainnya bagus, dan sepertinya memang betul yang dibilang skyscrpr, kalau proyek ini adalah proyek di lahan eks Toko Nam, mungkin proyek pemilik lama lahan sebelum lahan tersebut dibeli sama Pakuwon,kalau gak salah dulu kan sempat mau dibangun pusat perbelanjaan modern sebelum mandeg karena katanya Toko Nam gak boleh dibongkar karena benda cagar budaya... tapi kayaknya oke juga bila renderingnya itu dipakai buat jadi TP 5 :cheers:

dimasputra
January 25th, 2010, 01:45 PM
Progress Frontage Road Timur - depan RSAL - 25.1.10
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/FrontageRoadSurabaya.jpg

Progress Ciputra World - Mayjend Sungkono - 25.1.10
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/SurabayaBarat-MayjendSungkono2.jpg

Progress Revitalisasi Terminal Purabaya - perbatasan Su-Si - 25.1.10
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/TerminalPurabaya.jpg

d'sulovyo
January 25th, 2010, 02:23 PM
60 lantai ???!!?! :cheers:
semoga segera terealisasi....
Heritage shopping mal & apartment desainnya bagus, dan sepertinya memang betul yang dibilang skyscrpr, kalau proyek ini adalah proyek di lahan eks Toko Nam, mungkin proyek pemilik lama lahan sebelum lahan tersebut dibeli sama Pakuwon,kalau gak salah dulu kan sempat mau dibangun pusat perbelanjaan modern sebelum mandeg karena katanya Toko Nam gak boleh dibongkar karena benda cagar budaya... tapi kayaknya oke juga bila renderingnya itu dipakai buat jadi TP 5 :cheers:

sebenarnya sih bangunan toko nam yang katanya cagar budaya itu sudah terlanjur dibongkar.
bangunan yang ada sekarang dan mangkrak itu adalah bangunan baru yang dibangun tahun 2000-an kemarin.
jadi sebenarnya kalau alasannya cagar budaya saya rasa nonsense karena bangunannya memang sudah gak ada kok.

OPTX
January 25th, 2010, 06:30 PM
Elmi Hotel Mixed Use Project

Mungkin nama proyek ini memang Elmi Hotel, dimana Elmi sebagai hotelnya yang digabung dengan Office atau apartment (?). Beberapa proyek superblock atau mixed use mengunakan salah satu bagiannya sebagai nama superblock, misalnya City Of Tomorrow, dimana ini adalah nama mallnya, sementara hotelnya Aryaduta.

Dari Trimatrapersada.co.id bagian 'Project' didapat '02. Hotel Elmi (Tahap Perencanaan) Surabaya Elmi Perdana' . PT. Trimatra Jaya Persada adalah Konsultan Manajemen Konstruksi yang tugasnya memberikan Jasa Konsultasi Manajemen Proyek Konstruksi kepada para investor dan developer.

Sepertinya mereka betul berencana untuk membangun proyek ini. Yang dimaksud dengan 'Tahap Perencanaan' mungkin adalah sekarang masih dalam tahap perencanaan dan konstruksi belum dimulai. (?)

--------------------------------------
Rendering dari arsiteknya :

http://i45.tinypic.com/34or3bl.jpg

--------------------------------------
Jika di zoom 2x dan dihitung jumlah lantainya, didapat Tower I 60 lantai, Tower II 33 lantai :

http://i45.tinypic.com/28lgvmr.jpg

Info untuk lokasi dan status pastinya sekarang belum diketahui. Ada yang bisa kasih info ?

teddybear
January 25th, 2010, 09:24 PM
^OPTX, did you get the rendering from the architect? Because I could not find the rendering from Trimatrapersada.co.id!? This Elmi project is still mistery, so is the one on Tunjungan.

BUT wow! A big breakthrough if they build this Elmi!!

sbyctzn
January 26th, 2010, 02:54 AM
WHATTTTTT A AMAZING PROJECT IN SURABAYA!!!!!
Wah kalau sudah dipegang Arkonin, percaya deh.... pasti sama si empunya project pasti diwujudkan....
CIPUTRTA WORLD kan yang desain juga Arkonin kan???? CMIIW

skyscrpr
January 26th, 2010, 03:01 AM
^^can't say anything...:drool: it can be drastically change of city scape in center surabaya if its get built in sby center..:banana::banana::banana:
btw om OPTX kerja di konstruksi ya..maap OOT

sbyctzn
January 26th, 2010, 03:17 AM
Arkonin juga desain Hotel Ciputra World tuh....
yang berita tentang pembangunan hotelnya keluar beberapa waktu lalu
sayang tidak tingi-tinggi amat,, sekitar 25 lantai...
hopelyfull yang office buildingnya nanti bener dibangun sesuai rendering utama...
untuk rendering hotel yang baru ini sepertinya hasil revisi.....
sory cuman deskripsi....

yang berwenang OPTX, monggo di post renderingnya...
atau saya post????

sbyctzn
January 26th, 2010, 03:18 AM
btw desainnya sexy banget yah hotel elmi... coba liat rendering yang paling kanan....
mmmhhhhhh tipis abis.....

teddybear
January 26th, 2010, 03:41 AM
Looking at the photo of Ciputra World: why there are so many radio tower in Surabaya? It does make the city looks ugly!

Here is Hotel Ciputra in Ciputra World Surabaya, designed by Arkonin:

http://www.arkonin-id.com/images/stories/proyek/content/hotel/Hotell02_Page_12.jpg

I like the design, but it might be under 25 floors or at most 25.

archiholic
January 26th, 2010, 03:51 AM
^^ proyeknya Elmi benar benar dahsyat !!!
Kira kira di mana ya ??? apa di lokasi Elmi sekarang atau yang di HR Muhammad yang diprotes warga itu ya ???
mmhhh....jadi penasaran nih

sbyctzn
January 26th, 2010, 03:51 AM
^^
yah itu yang saya maksud.....

itu desain terbaru hotel ciputra surabaya yang di CIPUTRA WORLD sepertinya...
yang beritanya muncul beberapa waktu lalu yang mengatakan manajemen akan segera memulai pembangunan Hotelnya

sbyctzn
January 26th, 2010, 03:55 AM
@archiholic, menurut saya kalau di HR Muhammad sepertinya kecil kemungkinannya kalau melihat desainnya yang begitu besar seperti itu.....
butuh lahan yang besar.....
soalnya saya tiap hari lewat situ tidak pernah lihat ada lahan sebesar itu di sepanjang jalan HR Muhammad

Kalau kemungkinan di Pangsud apa mungkin yah????
ada yang tau di dalam areal hotal ELMI di pangsud itu ada lahan yang besar yang kosong???
atau kemungkinannya akan merobohkan beberapa bangunan di situ.....

sbyctzn
January 26th, 2010, 04:05 AM
ini berita terkait Rendering Hotel Ciputra tersebut...

http://www.arkonin-id.com/images/stories/proyek/content/hotel/Hotell02_Page_12.jpg

CTRS Kebut Ciputra World

SURABAYA - PT Ciputra Surya Tbk (kode emiten CTRS) akan menggerojok dana Rp 320 miliar untuk menyokong kelanjutan proyek Ciputra World Surabaya. Diharapkan, proyek yang terdiri atas kompleks apartemen, mal, dan hotel bintang lima di kawasan Mayjen Soengkono Surabaya itu bisa selesai tepat waktu di akhir 2010.

Direktur PT Ciputra Surya Sutoto Yakobus menyatakan bahwa dana itu berasal dari kas internal untuk menyokong proyek patungan antara PT Win Win Realty, salah satu anak perusahaan PT Ciputra Surya, dan sembilan pengembang lokal itu.

Pria asal Semarang itu menambahkan, sampai kemarin, pembangunan sudah menyelesaikan 80 persen struktur mal dan 40 persen kompleks apartemen. ''Secara total, pembangunan tahap pertama ini sudah selesai 20 persennya,'' kata Sutoto saat ditemui di kantornya kemarin.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga tengah melakukan finalisasi tender untuk pembangunan struktur satu tower hotel bintang lima. Pembangunan hotel itu sendiri ditargetkan selesai dibangun bersamaan dengan selesainya pembangunan mal dan apartemen. "Kami sudah melakukan pembicaraan dengan Swiss Belt Hotel dan beberapa jaringan hotel internasional untuk menjadi operator hotel kami," ungkapnya.

Sutoto mengakui, deadline pembangunan proyek itu,khususnya mal, memang molor dari jadwal semula yaitu akhir 2009 ini. Namun, penundaan penyelesaian pembangunan itu dilakukan berdasarkan pertimbangan atas berbagai hal, antara lain melonjaknya harga bahan baku bangunan serta dampak dari krisis keuangan global yang membuat beberapa calon tenant mengurungkan niatnya menyewa stan di mal itu. ''Selain itu, beberapa tenant yang sudah masuk pun meminta agar pengoperasian itu ditunda dulu hingga situasi ekonomi benar-benar stabil,'' urainya.

Selain memprioritaskan penyelesaian Ciputra World, Ciputra Surya ke depan sudah berkomitmen untuk kian menyeriusi untuk menggarap potensi lahan di Jatim, khususnya Surabaya. Tahun depan, korporasi yang dipimpin maestro properti Ir Ciputra itu juga akan intensif menambah investasinya di Surabaya. ''Antara lain, Rp 60 miliar untuk akuisisi lahan, dan Rp 45 miliar untuk pembangunan apartemen mahasiswa di kompleks Universitas Ciputra. Jadi, totalnya, tahun depan investasi kita Rp 425 miliar,'' urainya lagi lantas menambahkan bahwa dana itu masih bisa bertambah sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Taken from Jawapos, Dec 22, 2009

wangweijie84
January 26th, 2010, 04:46 AM
Wah.... keren nih desainnya Elmi Hotel... moga moga di-approved
Kayaknya bangunan ini bisa2 mencapai 200m+

dimasputra
January 26th, 2010, 04:59 AM
The Heritage Lifestyle Shopping Mall & Apartment
32 Floors - Status Unknown

http://i48.tinypic.com/e7i3pk.jpg

Ini sebenarnya proyek lama. Kira-kira seumuran dengan waterplace / adhiwangsa. Lokasi di daerah Tunjungan. Status tidak diketahui, mungkin ditunda atau dibatalkan (?).
bagusnya :okay: :cheers:
...semoga benar-benar dibangun di lahan kosong sebelah TP4 itu
TP5..we're waiting for you...
makin padat aja dong daerah itu.. :okay:


http://www.arkonin-id.com/images/stories/proyek/content/hotel/Hotell02_Page_12.jpg
hmm..nice design for hotel :okay: :cheers:
gedung di sebelah kanan itu apartemennya CW bukan..??

Elmi Hotel Mixed Use Project
Rendering dari arsiteknya :

http://i45.tinypic.com/34or3bl.jpg
what a fantastic...!!! :cheers:
make it real please...!!! :banana:

Hadi
January 26th, 2010, 05:27 AM
ini berita terkait Rendering Hotel Ciputra tersebut...

http://www.arkonin-id.com/images/stories/proyek/content/hotel/Hotell02_Page_12.jpg

CTRS Kebut Ciputra World

SURABAYA - PT Ciputra Surya Tbk (kode emiten CTRS) akan menggerojok dana Rp 320 miliar untuk menyokong kelanjutan proyek Ciputra World Surabaya. Diharapkan, proyek yang terdiri atas kompleks apartemen, mal, dan hotel bintang lima di kawasan Mayjen Soengkono Surabaya itu bisa selesai tepat waktu di akhir 2010.

Direktur PT Ciputra Surya Sutoto Yakobus menyatakan bahwa dana itu berasal dari kas internal untuk menyokong proyek patungan antara PT Win Win Realty, salah satu anak perusahaan PT Ciputra Surya, dan sembilan pengembang lokal itu.

Pria asal Semarang itu menambahkan, sampai kemarin, pembangunan sudah menyelesaikan 80 persen struktur mal dan 40 persen kompleks apartemen. ''Secara total, pembangunan tahap pertama ini sudah selesai 20 persennya,'' kata Sutoto saat ditemui di kantornya kemarin.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga tengah melakukan finalisasi tender untuk pembangunan struktur satu tower hotel bintang lima. Pembangunan hotel itu sendiri ditargetkan selesai dibangun bersamaan dengan selesainya pembangunan mal dan apartemen. "Kami sudah melakukan pembicaraan dengan Swiss Belt Hotel dan beberapa jaringan hotel internasional untuk menjadi operator hotel kami," ungkapnya.

Sutoto mengakui, deadline pembangunan proyek itu,khususnya mal, memang molor dari jadwal semula yaitu akhir 2009 ini. Namun, penundaan penyelesaian pembangunan itu dilakukan berdasarkan pertimbangan atas berbagai hal, antara lain melonjaknya harga bahan baku bangunan serta dampak dari krisis keuangan global yang membuat beberapa calon tenant mengurungkan niatnya menyewa stan di mal itu. ''Selain itu, beberapa tenant yang sudah masuk pun meminta agar pengoperasian itu ditunda dulu hingga situasi ekonomi benar-benar stabil,'' urainya.

Selain memprioritaskan penyelesaian Ciputra World, Ciputra Surya ke depan sudah berkomitmen untuk kian menyeriusi untuk menggarap potensi lahan di Jatim, khususnya Surabaya. Tahun depan, korporasi yang dipimpin maestro properti Ir Ciputra itu juga akan intensif menambah investasinya di Surabaya. ''Antara lain, Rp 60 miliar untuk akuisisi lahan, dan Rp 45 miliar untuk pembangunan apartemen mahasiswa di kompleks Universitas Ciputra. Jadi, totalnya, tahun depan investasi kita Rp 425 miliar,'' urainya lagi lantas menambahkan bahwa dana itu masih bisa bertambah sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Taken from Jawapos, Dec 22, 2009


berubah ya designnya???

Hadi
January 26th, 2010, 05:28 AM
bagusnya :okay: :cheers:
...semoga benar-benar dibangun di lahan kosong sebelah TP4 itu
TP5..we're waiting for you...
makin padat aja dong daerah itu.. :okay:


hmm..nice design for hotel :okay: :cheers:
gedung di sebelah kanan itu apartemennya CW bukan..??


what a fantastic...!!! :cheers:
make it real please...!!! :banana:

wow... beneran ini??? di daerah mana bakal dibangun???

dimasputra
January 26th, 2010, 05:36 AM
^^
pic I : perkiraan di lahan eks toko nam, sebelah TP4, perkiraan menjadi TP5...( just prediction)
pic II : Hotel @ Ciputra World Surabaya..
pic III : Hotel Elmi @ PangSud..

:cheers:
can't wait...:banana:

sbyctzn
January 26th, 2010, 05:38 AM
^^
proyek lama Hadi,,,
masih belum jelas jluntrungannya.....
sepertinya sih mau dibangun di daerah TP situ....
mending ngomongin Hotel ELMI itu.... hehehehehe kesengsem banget saya sama Hotel ELMI itu,,, http://www.dotsis.com/mobile_phone/images/smilies/happy.gif
skyscraper penggebrak yang sangat ditunggu-tunggu....
masak kalah sama Saigon seh... udah mau punya gedung diatas 60 lantai....http://www.dotsis.com/mobile_phone/images/smilies/woot.gif

Hadi
January 26th, 2010, 05:55 AM
^^
proyek lama Hadi,,,
masih belum jelas jluntrungannya.....
sepertinya sih mau dibangun di daerah TP situ....
mending ngomongin Hotel ELMI itu.... hehehehehe kesengsem banget saya sama Hotel ELMI itu,,, http://www.dotsis.com/mobile_phone/images/smilies/happy.gif
skyscraper penggebrak yang sangat ditunggu-tunggu....
masak kalah sama Saigon seh... udah mau punya gedung diatas 60 lantai....http://www.dotsis.com/mobile_phone/images/smilies/woot.gif


wah kalo elmi dibangun d daerah tunjungan bagus sekali, tapi daerah mana ya d tunjungan yang lahannya sebesar itu???

sbyctzn
January 26th, 2010, 06:00 AM
Hotel ELMI isunya mau dibangun di Pangsud Hadi, bukan di tunjungan, kalau yang di tunjungan itu yang Heritage itu....
semua masih isu....
belum ada kabar pasti...
yang sudah pasti itu renderingnya :D

MinImaX
January 26th, 2010, 06:01 AM
hmm..nice design for hotel :okay: :cheers:
gedung di sebelah kanan itu apartemennya CW bukan..??



wah mungkin ya... lihat ini, apakah benar di sebelah apartment the vue? Prediksiku memang benar ada di belakang, karena lokasi 2 tower tinggi di depan masih dipakai sebagai show unit apt, sedangkan pembangunan the hotel selesai bersamaan dengan the via & the vue & the mall.

http://img94.imageshack.us/img94/7189/ciputraworld.jpg

Terlihat di sebelah the vue ada kotak putih kosong, ternyata itu disiapkan untuk hotel.



elmi hotel bagus sekali... :nuts:

archiholic
January 26th, 2010, 06:02 AM
^^ kemungkinan ya di lokasi Elmi Hotel sekarang yang ada di Pangsud

sbyctzn
January 26th, 2010, 06:04 AM
yaiy, betul banget tuh.... sebelah Via Vue
ada bgian putih bulat ada kotaknya itu.....
dapat mapnya darimana minimax??

dimasputra
January 26th, 2010, 06:14 AM
wah mungkin ya... lihat ini, apakah benar di sebelah apartment the vue? Prediksiku memang benar ada di belakang, karena lokasi 2 tower tinggi di depan masih dipakai sebagai show unit apt, sedangkan pembangunan the hotel selesai bersamaan dengan the via & the vue & the mall.

http://img94.imageshack.us/img94/7189/ciputraworld.jpg

Terlihat di sebelah the vue ada kotak putih kosong, ternyata itu disiapkan untuk hotel.



elmi hotel bagus sekali... :nuts:

ooo...benar begitu jadinya..
thanks for the info MinImaX

ELMI memang keren...menjulang :cheers:

ini hotel ELMI terkini...benar??
http://www.surabayafood.com/photo_admin/best2a-1.jpg
^^ bakal dileburkankah hotel yang sekarang ini nantinya..?? :shifty:
semoga peleburannya meriah seperti di luar negeri :D (*pakaibom)

MinImaX
January 26th, 2010, 06:16 AM
Sudah lama, dari marketing officenya... pada saat launching the via, nov 2007.

skyscrpr
January 26th, 2010, 07:02 AM
^^so the ciputra world will have two hotels???

archiholic
January 26th, 2010, 07:20 AM
Bibir Dikepras, Dijadikan Fasum
Penertiban pedagang di setren Kali Jagir juga ditindaklanjuti Jasa Tirta. Kepala Sub Divisi Jasa Tirta IV ASA I Wardoyo menyatakan bakal meluruskan dan melebarkan bibir Kali Jagir sekitar 2 sampai 3 meter. Palung sungai juga akan didalamkan dengan mengeruk dasar sungai. Tujuannya, menambah daya tampung sungai.

Pelebaran bibir sungai akan memakan tempat-tempat yang selama ini jadi lokasi jualan pedagang dan bangunan liar. Wardoyo berharap tidak ada lagi pedagang atau bangunan liar di pinggir sungai. "Kami mulai April mendatang," kata dia.

Wardoyo menambahkan, setren Kali Jagir akan dapat bebas dari pedagang dan bangunan liar jika Pemprov Jatim membangun sarana atau fasilitas umum. Bisa berupa taman atau jalur pedestrian di sisi jalan sepanjang 3,5 meter itu. (nur/roz)
*Jawa Pos

archiholic
January 26th, 2010, 07:21 AM
yang ini badnews

Batal Bangun Pasar Tunjungan
SURABAYA - Rencana revitalisasi Pasar Tunjungan ternyata hanya isapan jempol. Kemarin (25/1) Perusahan Daerah (PD) Pasar Surya memastikan bahwa pembangunan kembali pasar di tengah kota tersebut batal. Dua investor dari Korea Selatan dan Jakarta kini lari dan tidak mau melanjutkan pembicaraan dengan pemkot.

Humas PD Pasar Oscar Rachwardadi menuturkan, kesepakatan antara dua investor tersebut tidak tercapai karena beberapa sebab. Investor dari Korea Selatan, misalnya, "lari" karena tidak ada deal, terutama soal kesepakatan tentang peraturan penanaman modal asing (PMA). Oscar menolak merinci pasal apa yang mendasari batalnya perjanjian itu.

"Namun, persoalan hukumnya memang pelik. Kami batalkan deal dengan investor itu karena berpotensi menjadi polemik di masa mendatang," tutur dia.

Sementara itu, batalnya kerja sama dengan investor dari Jakarta disebabkan konflik berkepanjangan di tubuh PD Pasar Surya. Konflik tersebut belum tuntas benar sampai sekarang. Itu mengakibatkan pembicaraan dengan investor terbengkalai.

Padahal, berdasar rencana semula, setelah menemukan investor, Pasar Tunjungan dirombak habis tahun ini. "Untuk itu, kami fokus pada soliditas internal dulu," ungkap dia.

Oscar menambahkan akan lebih intensif memikirkan perbaikan untuk beberapa pasar kelas II dan III. Misalnya Pasar Kupang, Krembangan, dan Simo. Sementara itu, pasar kelas I, seperti Pasar Tunjungan dan Blauran, akan diperbaiki setelah direksi PD Pasar Surya definitif terpilih. Sangat mungkin, papar Oscar, direktur baru akan dilantik akhir Februari mendatang.

Seperti diberitakan, tahun ini pemkot berencana merombak total Pasar Tunjungan. Anggaran yang dibutuhkan berdasar estimasi awal mencapai Rp 200 miliar. Rencananya, ada sepuluh lantai yang hendak dibangun. Pasar seluas 5.000 meter persegi tersebut akan berfungsi sebagai perkantoran dan tempat hiburan.

Wacana revitalisasi itu berkembang sejak 2005. Namun, karena terdapat konflik internal yang berujung pada pemecatan empat direktur PD Pasar Surya oleh Wali Kota Surabaya Bambang D.H. beberapa waktu lalu, rencana tersebut berantakan. (nur/oni)

*Jawa Pos

gussinyo
January 26th, 2010, 07:27 AM
keren Ciputra...
cepetan aja....

unity
January 26th, 2010, 08:28 AM
Loh?
yang design hotel di CW itu tambahan gedung baru ato perubahan design?
Kalo perubahan design jadi jelek dong?
kok tambah pendek hotelnya?
bukannya rencana awal hotel dan gedung kantor tahap 2 itu tingginya 40-50an lantai??

ANTHONY @ SURABAYA
January 26th, 2010, 12:41 PM
Loh?
yang design hotel di CW itu tambahan gedung baru ato perubahan design?
Kalo perubahan design jadi jelek dong?
kok tambah pendek hotelnya?
bukannya rencana awal hotel dan gedung kantor tahap 2 itu tingginya 40-50an lantai??

Betul, jk itu merupakan design terbaru dari hotel di Ciputra World, sekaligus merupakan kemunduran design dong. Rasanya tidak sejalan dengan konsep design mallnya yg lebih hi tech dan modern.
Design terbaru ini, bukannya suatu design yg bakalan "panjang umur" dimata pengamatnya. Design serupa akan mudah out of date. Lain halnya dengan design yg pertama, full of glass.

Ebek21
January 26th, 2010, 04:47 PM
The Elmi Hotel project seems too good to be true and what an unattractive (and lowrise too !!) design of that Ciputra Hotel !! But since they said they'll have two hotel there, let's hope this one will be the lower star hotel, and we can still expect a better (and higher) design for the higher star hotel.

AmpelMan
January 26th, 2010, 07:52 PM
Hi all salam kenal yah...saya baru jadi member di forum ini, meskipun sebenarnya saya sudah cukup lama tau mengenai situs ini.

Salut...itu reaksi saya waktu puasa tahun kemarin saya ke Surabaya, banyak yg berubah. Lebih rapi, dan banyak taman dimana-mana biarpun itu masih di area pusat kota aja :lol:

Tapi kok di daerah saya, di Ampel tambah semrawut aja yah..trotoarnya sempit udah gitu masih dijejalin oleh pot tanaman & PKL :ohno: tidak seperti di pusat kota yg trotornya lebar & bersih.

Tolong dunk Bu Rishma, untuk membenahi daerah Ampel agar terlihat lebih tertib & bersih, apalagi Ampel kan sekarang jadi pusat wisata religi.

sbyctzn
January 27th, 2010, 03:17 AM
^^
welcome AmpelMan,
ayo ikut aktif di forum ini...

Iya memang daerah Ampel sekarang di media banyak menjadi sorotan, kita tunggu saja pasti bu Risma tidak akan tinggal diam..

Dazon
January 27th, 2010, 03:33 AM
^^ Sudah. Thanks Dazon.

Ada yang bisa membuat diagram untuk kota Surabaya?

http://img97.imageshack.us/img97/37/surabayadiagram.png

http://skyscraperpage.com/diagrams/?cityID=1768

25 gedung tertinggi di Indonesia masih belum ada satupun yang dari luar Jakarta.
http://skyscraperpage.com/diagrams/?countryID=79

nah ini kerjaan si alphard. orang indo juga..
g cuma butuh beberapa info saja. seperti nama gedung n foto gedungnya saja.

MinImaX
January 27th, 2010, 03:45 AM
^^ Ini nama gedung yang dikompilasi forumer (lupa saya, OPTX atau iwe ya, sori...) di sini.
Ada yang mau menggambarkan kah? Thanks Dazon. Foto gedungnya ada di thread masing2.

1. Adhiwangsa A ( 41 )
2. De Residence I ( 38 )
3. De Residence II ( 38 )
4. Waterplace Res A ( 37 )
5. Waterplace Res B ( 37 )
6. Waterplace Res C ( 37 )
7. Grand Waterplace Res F ( 35 )
8. Adhiwangsa B ( 34 )
9. Aryaduta Hot & Apt ( 33 )
10. Beverly Park Apt ( 32 )
11. Puri Matahari Apt ( 30 )
12. Grand Waterplace Res E ( 30 )
13. Sheraton Hotel ( 28 )
14. Sheraton Condo Regensi ( 28 )
15. Garden Palace Hotel ( 25 )
16. Somerset Apt A ( 25 )
17. Somerset Apt B ( 25 )
18. Bumi Hotel ( 25 )
19. JW Marriot Hotel ( 25 )
20. Plaza BRI ( 23 )
21. Java Paragon I ( 22 )
22. Java Paragon II ( 22 )
23. Graha Pena ( 21 )
24. Wisma BII ( 20 )
25. Puncak Marina Apt I ( 20 )
26. Puncak Marina Apt II ( 20 )
27. Metropolis Apt C ( 20 )
a. Lj Meritus ( 27 / UC )
b. The Via Ciputra World ( 35 / UC )
c. The Vue Ciputra World ( 35 / UC )
d. Trillium Office and Apt ( 32 / UC )
e. UC Apt Berkeley Tower ( 26 / UC )
f. Puncak Permai Apt B ( 20 / UC )
g. Crystal Garden Apt ( 25 / OH )


Approved, Proposed, Unknown :
- UC Aprt Cambridge Tower , 22 F
- Hotel in Grand City , 24 F
- Union Square ( Floor : 23 - 31 - 33 - 33 - 33 - 33 - 34 )
- The Summit ( 6 Towers @ 36 floors )
- Apart in Graha Festival ( 7 Towers , 28-35 floors )
- Pakuwon Extention ( 5 Towers )
- Rich Pradah Condo ( 2 Towers )
- Green Gate Apart
- One Darmo
- Somerset Extention ( 28 F )
- Rusunami Pradah
- Grand LJ Fullerton ( 2 towers )
- Darmo Hill Apart ( 4 towers @ 21 Floors )
- Ciputra World Office & Hotel ( 52 & 40 & 20? Floors )
- Sunset Horizon Tower
- Elmi Hotel

Ebek21
January 27th, 2010, 05:48 AM
Azrul Ananda: Mencari Pekerja, Bukan Politisi

SURABAYA masih bisa lebih bersih. Surabaya masih bisa lebih hijau. Surabaya masih bisa lebih teratur. Surabaya masih bisa lebih indah. Tapi setelah banyak keliling Indonesia dalam tiga tahun terakhir, saya merasa bersyukur jadi warga Surabaya. Sebab, kebanyakan kota lain masih butuh revolusi sebelum bisa menjadi seperti Surabaya sekarang...

***

Waktu kecil dulu, saya mengenal Surabaya sebagai kota yang bersih, rapi, dan indah. Meski masih SD, saya ingat betul pengalaman saya dipeluk dan digendong oleh Poernomo Kasidi, wali kota waktu itu. Aduh bangganya!

Saya lantas sempat pergi tujuh tahun tinggal di negeri orang. Sejak lulus SMP sampai lulus kuliah. Ketika pulang tahun 2000, alangkah bedanya Surabaya yang saya temui. Makin kumuh, makin suram, makin berantakan.

Hingga dua tahun setelah itu, situasi makin buruk saja. Surabaya banjir bukan main, saya sampai sempat bikin sayembara untuk tukang-tukang becak di kawasan tempat saya tinggal.

Waktu itu, karena banjir, ada bagian bodi mobil saya yang copot dan mengapung entah ke mana. Lumayan, setelah bikin sayembara, ada tukang becak yang menemukannya di sebuah selokan, beberapa blok dari rumah saya.

Belum lagi soal sampah. Mungkin ada yang ingat, tahun 2001-2002, sampah Surabaya menumpuk luar biasa. Di banyak tempat sampai memakan separo jalan!

Entah dari mana perbaikan harus dimulai, pikir saya waktu itu. Pasti butuh waktu sangat lama untuk mengembalikan Surabaya seperti yang saya kenang waktu kecil dulu.

Ketika itu, saya masih redaktur Halaman Metropolis di Jawa Pos. Dan waktu itu, saya dan teman-teman satu kompartemen bertekad untuk ikut mendorong perubahan di Surabaya.

Pergantian wali kota pun terjadi. Wali kota yang lama dilengserkan, digantikan oleh wakilnya. Mampukah sang wakil? Tanya kami kala itu. Tapi kemudian kami cuek. Yang penting ada perubahan dulu!

***

Kini, lebih dari tujuh tahun sudah berlalu. Sang wakil itu sudah menjadi wali kota sampai sekarang. Surabaya pun mulai berubah menjadi lebih baik. Belum sempurna, belum luar biasa, tapi sudah jauh lebih baik.

Kami pun berpikir, sang wali kota harus mendapat penghargaan. Ya, dia mungkin masih akan maju lagi menjadi wakil wali kota. Ya, dia sekarang mungkin masih berkampanye menuju ke sana. Tapi, kami tetap merasa kalau dia layak mendapat penghargaan.

Salah satu kelemahan di Indonesia ini adalah kurang mampunya kita untuk mengapresiasi pencapaian seseorang. Kalau ada pembaharu, pembawa perubahan, dia harus meladeni cemoohan dan tantangan orang terlebih dahulu. Kalau tidak percaya, tanya saja Dirut PLN yang baru.

Tapi kemudian, kalau dia ternyata berhasil, ternyata tidak ada yang mau memberi penghargaan atas pencapaian tersebut. Bahkan yang mengkritik pun belum tentu mau mengakui kesalahan/kekalahan.

Atas pertimbangan itu, kami pun memberi apresiasi terhadap pencapaian dalam satu dekade terakhir: Bambang Dwi Hartono, Person of the Decade versi Metropolis Jawa Pos.

Entah apa yang terjadi dalam sepuluh tahun ke depan. Namun, berdasarkan apa yang telah terjadi, tidak ada orang lain yang membawa perubahan terhadap kota ini sehebat Pak Bambang dalam satu dekade terakhir.

Terima kasih Pak Bambang.

(Maaf pak. Terus terang, saya dulu termasuk yang meragukan Anda. Khususnya sebelum pemilihan tahun 2005).

***

Untuk mengapresiasi apa yang ada di sekeliling kita, kita tentu harus membandingkannya dengan tempat-tempat yang lain. Tidak, saya tidak akan membandingkan Surabaya dengan kota-kota lain di luar negeri. Apalagi di negara-negara maju.

Saya akan membandingkan Surabaya dengan kota-kota lain di Indonesia. Kebetulan, dalam tiga tahun terakhir, saya sudah keliling dari Aceh sampai Papua. Niatan utamanya menyelenggarakan kompetisi basket pelajar, tapi tentu sambil jalan-jalan melihat perkembangan kota-kota di Indonesia ini. Pernah, untuk basket keliling itu, saya bisa naik 56 penerbangan dalam 75 hari!

Semakin banyak saya keliling, semakin bangga saya dengan Surabaya. Kebanyakan kota lain masih butuh waktu untuk maju. Tidak cukup orang, tidak cukup orang yang mampu. Juga tidak cukup uang untuk berkembang atau mempertahankan orang-orang yang mampu itu. Di kebanyakan kota, yang terjadi pasti brain drain. Orang-orang pintarnya pergi ke kota lain untuk berkembang.

Untuk kota-kota yang ukurannya mirip Surabaya, saya ingin membandingkan dengan Bandung, Makassar, dan Medan.

Bandung? Sejuk, tapi menurut saya bukan lagi Kota Kembang. Mungkin lebih cocok disebut Kota Taman Labirin. Jalannya one way semua dan putar-putar tidak karuan. Saya orang yang claustraphobic, tak suka ruang sempit. Setiap kali ke Bandung, saya merasa terhimpit. Untung Bandung orangnya asyik-asyik!

Makassar? Minta ampun semrawutnya! Tiga hari di Makassar, mungkin saya bisa melihat empat kecelakaan lalu lintas terjadi di depan mata saya! Untung saya doyan Coto Makassar. Dan untung sekarang ada Trans Studio.

Medan? Wah, ini butuh revolusi luar biasa. Khususnya soal kebersihan dan keteraturan. Saya jadi bingung: Untung ada apa ya di Medan?

Memang, Surabaya tidak bisa dibandingkan dengan Jakarta. Ibu kota itu sudah terlalu lama menjadi vacuum cleaner di Indonesia. Semua ada di sana, termasuk semua masalahnya. Ada peramal bilang, bencana besar bakal terjadi di Jakarta dalam waktu dekat ini. Terus terang, saya tidak percaya ramalan-ramalan seperti itu. Tapi, saya punya feeling ketidakteraturan di Jakarta itu kelak akan menghasilkan sesuatu yang tidak menyenangkan.

Kembali lagi ke Surabaya.

Hijau? Sudah lumayan. Taman kota? Sudah mulai di mana-mana. Kali-kalinya juga tidak lagi menyakiti mata (meski masih jauh dari indah). Masyarakatnya pun cenderung bisa diajak bergerak bersama.

Masalah utama sekarang paling kemacetan. Tapi, asal fokus ke infrastruktur, bukan masalah. Butuh tol lingkar timur, dan lingkar-lingkar lain. Dan tolong: Jangan bangun tol tengah kota!!!! Itu hanya akan menumpuk beban di tengah!!!

Juga mungkin sudah waktunya punya sarana mass rapid transit. Sarana transportasi massal yang cepat, murah, dan bersih.

Juga mungkin terus bersih-bersih, terus menambah hijau-hijau dan kembang-kembang di mana-mana!

Surabaya ini tinggal menunggu penambahan, menuju keindahan. Untuk menjadi seperti Surabaya, kota-kota lain masih butuh satu atau dua langkah drastis.

***

Pertanyaan pun muncul: Setelah Pak Bambang, siapa yang akan membawa kota ini ke langkah berikutnya itu? Saya termasuk yang kecewa ketika Pak Bambang tidak boleh lagi maju menjadi wali kota.

Jujur, saya belum pernah ikut Pemilihan Umum. Baik untuk tingkat nasional maupun provinsi/kota. Tapi tahun ini, saya berniat ikut serta. Saya ingin ikut menentukan secara langsung.

Dan saya tidak lagi mau memilih politisi semata. Pertimbangan utama saya adalah: Calon wali kota itu maju karena ingin jadi wali kota, atau karena ingin memajukan kota? Sebab, ada banyak yang mencalonkan diri hanya karena ingin jadi wali kota. Sedangkan yang ingin memajukan kota belum tentu ingin jadi calon wali kota.

Terus terang, saya punya tokoh idola. Dia adalah seorang pekerja. Beberapa waktu lalu, ada sosok yang berkampanye secara nasional, menggunakan tag line "Hidup adalah Perbuatan." Nah, orang ini perbuatannya (pekerjaannya) sudah terlihat jelas di berbagai sudut kota. Membuat mata kita lebih nyaman ketika keliling Surabaya.

Menurut saya, Surabaya ini butuh pekerja seperti dia. Bukan politisi.

Ada teori yang bilang: Orang tipe A akan merekrut orang tipe A yang lain. Orang tipe B akan merekrut orang tipe B atau lebih buruk. Dan orang tipe C akan merekrut orang tipe C atau lebih buruk lagi.

Jadi, kalau wali kotanya pekerja, maka suasana sekelilingnya juga pekerja. Kalau politisi, jangan-jangan sekelilingnya terus hanya mengumbar janji (atau lebih buruk lagi).

Sayangnya, orang yang saya idamkan ini belum tentu mau mencalonkan diri jadi wali kota. Karena tipenya memang bukan yang ingin jadi wali kota. Semoga saja harapan saya menjadi kenyataan. Karena saya akan memberi suara pribadi saya untuk ibu saya tercinta ini...

Taken from Jawapos, Jan 27, 2010

Ebek21
January 27th, 2010, 05:54 AM
:okay::okay:

Bambang Dwi Hartono, Person of The Decade

Surabaya on Track

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/113804large.jpg

SEBUAH kota modern adalah sebuah kota yang seimbang antara pembangunan, ruang publik, dan ruang hijaunya serta mampu memberi daya dukung baik terhadap kehidupan warganya. Surabaya selama 7,5 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Bambang Dwi Hartono adalah Surabaya yang on track (pada jalurnya). Dengan nakhoda yang pas seperti Bambang, arah kota ini akan kian jelas.

---

SEMULA banyak yang meragukan sosoknya. Sebelum 1999, Bambang Dwi Hartono ''cuma'' seorang guru. Perawakannya kurus, rambutnya cukup acak-acakan. Tubuhnya, kata para karibnya, sekurus Gareng. Julukan itulah yang sempat dia sandang di kalangan aktivis.

Sejatinya, dalam jagat pergerakan, banyak yang menilai bahwa Bambang adalah aktivis ''mediocre''. Kiprahnya sebagai ketua Perjuangan Rakyat untuk Reformasi Total (PRRT) masih kalah jauh dari Budiman Sudjatmiko (aktivis Partai Rakyat Demokratik/PRD yang kini juga aktif di PDIP), Andi Arif (Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi/SMID) yang sekarang jadi komisaris PT Pos Indonesia, atau sederet nama lain.

Namun, takdir lantas mengguratkan Bambang sebagai wali kota Surabaya. Pada 1999, namanya digandeng Sunarto Sumoprawiro (Cak Narto) -wali kota incumbent- sebagai wakil wali kota. Takdir pula yang mengantarkannya memenangi pemilihan tersebut. Dua tahun setelah itu, Cak Narto dilengserkan hingga akhirnya wafat. Bambang pun naik menjadi wali kota. Ini sejarah. Dia adalah wakil wali kota pertama yang akhirnya duduk sebagai orang nomor satu di pertengahan periode.

Pada awal jabatannya, banyak pihak yang skeptis pada tokoh kelahiran Pacitan tersebut. Apa yang bisa dilakukan mantan seorang aktivis medioker untuk mengurus sebuah daerah dan kompleksitasnya?

Banyak faktor yang membuat ragu. Bambang merupakan eks aktivis yang pengalaman kebirokrasiannya yang terbanyak adalah mengajar. Idealismenya pun jadi pertanyaan orang. Betapa tidak, saat masih aktif demo, Bambang menolak dwifungsi ABRI. Tapi, dia akhirnya mau nyalon bersama Cak Narto yang kolonel TNI-AD dan ber-background Kopassus.

Bambang mengakui adanya suara pesimistis itu. ''Saya mendengarnya. Tapi, bila saya terlalu banyak mendengar dan tak berani, saya akan menjadi seperti yang dikira. Saya akan menjadi tak mampu. Saya justru tertantang,'' katanya saat wawancara khusus dengan Jawa Pos di rumah dinasnya, 14 Januari.

Akhirnya, justru karena ''awam'' itulah, Bambang bisa lebih melihat persoalan dengan perspektif berbeda. Berbekal pengalamannya sebagai pengajar, dia menerapkan manajemen pengontrolan kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dengan sebuah parameter yang terukur. Hasilnya memang luar biasa. Arah pembangunan Surabaya kini sudah on track.

***

Tujuh setengah tahun berjalan. Akhir tahun lalu, terlihat foto Bambang D.H. lengkap berseragam wali kota dengan sebuah ucapan dalam bahasa Inggris di majalah FDI Magazines, sebuah majalah internasional mengenai investasi. Intinya, Bambang mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan majalah FDI yang menjadikan Surabaya sebagai salah satu di antara ''Asian Cities of The Future". Artinya, Surabaya adalah kota masa depan di Asia.

Itu terjadi setelah Surabaya menjadi nomor satu untuk kategori Best Cost Effectiveness, mengalahkan sejumlah kota besar di Asia. Di antaranya, Dongguan dan Shenyang, Tiongkok; Kuala Lumpur; dan Manila. Jakarta saja hanya nomor empat. Kategori itu membandingkan pendapatan rata-rata warga dengan pengeluarannya. Artinya, Surabaya merupakan kota paling efektif se-Asia.

Itu klop dengan hasil survei biaya hidup lembaga riset Mercer. Surabaya termasuk kota paling murah. Se-Indonesia, Surabaya adalah kota termahal ke-21. Lebih mahal biaya hidup di Palembang, Semarang, atau Jogja daripada di Surabaya. ''Ini cukup membuat saya bahagia. Artinya, pembangunan yang kami lakukan mulai mengena sasaran,'' ungkap suami Dyah Katarina tersebut.

Bambang tidak asal ngecap. Sejumlah indikasi mengenai arah pembangunan yang lebih baik pun muncul. Apalagi, manajerial pemkot yang dipimpinnya berhasil meningkatkan APBD menjadi Rp 4,1 triliun. Dengan uang sebanyak itu, pemkot bisa banyak berbuat. Jawa Pos membaginya dalam tiga hal: pembangunan fisik, kondisi ekonomi, dan program kesejahteraan.

Stadion Kedua setelah 59 Tahun

PADA 1951, Gelora 10 Nopember, Tambaksari, membikin kota ini begitu bangga. Hampir enam dekade berlalu, Surabaya belum punya lagi stadion bertaraf internasional. Akhirnya, setelah 59 tahun menunggu, Stadion Gelora Bung Tomo di kompleks Surabaya Sport Centre di-launching pada April 2010.

Meski bisa diperdebatkan, tak bisa dimungkiri bahwa kengototan Bambang menjadi salah satu hal yang membuat kompleks olahraga senilai Rp 450 miliar tersebut terbangun.

Selain itu, di bidang seni, pemkot Surabaya kini tengah membangun gedung teater canggih yang memungkinkan para seniman bereksplorasi. Gedung yang menduduki bekas bioskop Mitra tersebut diperkirakan jadi akhir tahun ini. Di bidang penyediaan air bersih, pemkot juga telah sukses membangun IPAL (industri pengolahan air limbah) di Karangpilang senilai hampir Rp 300 miliar.

Yang paling ditunggu adalah kelarnya sejumlah proyek jalan. Di antaranya yang paling signifikan adalah pembuatan frontage road dan pembuatan jalur baru yang langsung menghubungkan timur dan barat, yakni sepanjang ITS hingga Pakal. Diperkirakan, pada 2011, proyek itu kelar. Ke depan, Surabaya mempunyai enam akses jalan yang membelah Surabaya dari utara ke selatan plus empat jalan dari timur ke barat.

Prioritas pembangunan fisik pun bisa dilihat dari jumlah anggaran. Pada 2005, anggaran pembuatan jalan hanya Rp 120 miliar per tahun. Tahun ini, nilainya berlipat menjadi Rp 422 miliar. Program pengendalian banjir idem ditto. Pada 2010, pemkot menyediakan dana Rp 368 miliar, termasuk untuk pembuatan boezem peresap air.

Tekan Inflasi, Raih Penghargaan PKL

KONDISI ekonomi makro di Surabaya juga menunjukkan hasil memuaskan. Pertumbuhan ekonomi lebih tinggi daripada inflasi pada 2009. Artinya, ekonomi tumbuh lebih cepat daripada laju kenaikan harga-harga. Pada 2009, Surabaya mencatat pertumbuhan 5,51 persen dan laju inflasi hanya 3,39 persen. Logis kiranya lembaga riset Mercer menyebut bahwa Surabaya termasuk salah satu kota termurah di Indonesia.

Bila dibanding 2005, perbedaannya terlihat nyata. Pada tahun itu, laju pertumbuhan ekonomi hanya 6,33 persen, sedangkan inflasi membubung tinggi 14,12 persen.

Di sisi lain, indikasi pola ketenagakerjaan di Surabaya membaik. Tingkat kesempatan kerja naik satu persen dalam tiga tahun terakhir, dari 92 persen menjadi 93 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun, dari 7,28 persen menjadi 6,62 persen.

Yang terbaru, pekan lalu Surabaya menerima penghargaan dari Departemen Koperasi dan UKM. Kota ini dinilai sebagai yang terbaik di Indonesia dalam bidang penataan PKL. Itu juga merupakan indikasi bahwa Surabaya di bawah Bambang D.H. memang serius membenahi sektor ekonominya.

Atasi Yang Mendadak Miskin

PEMKOT mengambil langkah berani dalam mengategorikan kemiskinan. Parameternya bukan sekadar pendapatan dan kondisi rumah. Misalnya, orang miskin adalah yang punya pendapatan di bawah Rp 800 ribu atau tidak punya rumah. Parameter kemiskinan ala Pemkot Surabaya jauh lebih lengkap dan progresif (maju).

Orang yang sehari-hari bisa makan cukup dan bisa menyekolahkan anaknya pun bisa dikategorikan sebagai orang miskin. ''Sebab, banyak warga Surabaya yang mendadak miskin,'' terang Bambang. Mendadak miskin itu bisa terjadi kalau seseorang tersebut tiba-tiba ''kolaps'' saat ada pengeluaran besar dalam waktu dekat. Misalnya, anaknya sakit atau anaknya masuk sekolah.

Karena itu, Bambang sangat sepakat ketika Kepala Bappeko Tri Rismaharini meningkatkan parameter kemiskinan dengan empat indikasi lainnya. Yakni, kesehatan rumah, kecukupan akses pendidikan, kecukupan akses kesehatan, dan kecukupan akses informasi. Kurang salah satu akses itu saja, orang dikategorikan miskin.

Untuk intervensi terhadap orang miskin tersebut, pemkot menggelontorkan dana Rp 238 miliar per tahun. Warga miskin kini gratis berobat. Tiap posyandu kini bisa melayani kontrol ibu hamil yang miskin. Dengan pengukuran kemiskinan yang lebih kompleks, toh kenyataannya pemkot bisa menekan tingkat kemiskinan menjadi 113.747 keluarga atau sekitar 500 ribu orang.

Untuk pendidikan, boleh dibilang pemkot bisa menepuk dada. Total 20 persen anggaran telah disediakan untuk pendidikan. Inilah pos anggaran terbesar dengan jumlah mencapai Rp 805 miliar, lebih besar dari rata-rata total APBD kota/kabupaten di Jawa Timur. Dengan jumlah sebanyak itu, pemkot bisa berbuat banyak.

Di tingkat SD, bersama bantuan operasional sekolah (BOS) pusat, anak SD, baik negeri maupun swasta, mendapat subsidi Rp 62.300 per siswa per bulan. Untuk SMP, subsidinya Rp 118.500 per siswa per bulan, sedangkan tiap murid di SMA negeri mendapat subsidi Rp 152 ribu per bulan.

Pemkot bahkan melangkah lebih jauh. Siswa SMA swasta, SMK negeri, dan SMA swasta yang tak ter-cover dalam BOS pusat ditanggung pemkot. Tiap siswa mendapat subsidi Rp 152 ribu per bulan.

***

Dengan sejumlah indikator tersebut, apa pun harus diakui, selama 7,5 tahun memimpin Surabaya, Bambang Dwi Hartono telah mengembalikan arah pembangunan ke track yang benar.

Taken from Jawapos, Jan 27, 2010

hermawan
January 27th, 2010, 06:25 AM
Jaksa Agung Hendarman Supandji Resmikan Gedung Baru Kejati Jatim
Jaksa Agung Minta Kejati Jaga Moral

SURABAYA - Gedung baru Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mungkin menjadi gedung kejaksaan di tingkat provinsi yang paling megah se-Indonesia. Kemarin (26/1) gedung delapan lantai di Jalan Achmad Yani itu diresmikan oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Seremoni itu dihadiri, antara lain, oleh be*berapa mantan kepala Kejati Jatim. Seperti Purwosudiro (sekarang sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung) dan Zul*karnain (sekarang sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung). Keduanya hadir karena pembangunan sudah dimulai saat mereka menjabat di gedung Kejati Jatim yang lama.

Selain itu, hadir Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Ketua DPRD Jatim Soenarjo, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Robert Aritonang, dan jajaran lain Muspida Jatim.

Dalam sambutannya, Kepala Kejati Jatim M. Farella mengatakan, luas kantor barunya itu 7 ribu meter persegi dan dibangun di atas tanah 9.700 meter persegi. Pembangunan dilakukan tiga tahap sejak 2007 hingga 2009. Tahap pertama, pembangunan dimulai pada saat Kajati dijabat Marwan Effendy yang saat ini menjadi Jampidsus Kejagung.

Pembangunan tahap kedua yang dilakukan periode 23 Juni sampai 30 Desember 2008 dilakukan pada era Purwosudiro. Tahap ter*akhir yang berlangsung sejak Mei sampai Oktober 2009 dikerjakan pada masa Zulkarnain. "Pembangunan itu ide M. Khuzaini dan M.S. Rahardjo (mantan Kajati Jatim)," ucapnya.

Pembangunan gedung delapan lantai tersebut menelan Rp 60 miliar lebih. Dana itu, menurut Farella, diambilkan dari APBN tahun anggaran 2007, 2008, dan 2009.

Kantor lembaga Adhyaksa tersebut juga memiliki masjid baru bernama Baitul Haq. Sementara itu, Hendarman mengatakan, gedung baru itu lebih megah daripada sebelumnya. Hal itu bisa dilihat dari ukuran, arsitek, dan tata lingkungan sekitar. "Saya kira, ini gedung kejati termegah se-Indonesia," ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Hendarman berharap, gedung baru itu bisa meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di bidang penegakan hukum. Dia mewanti-wanti agar gedung yang bagus itu tidak diisi dengan sikap saling sikut, fitnah, korup, dan nepotisme.

''Kemegahan gedung tidak berarti jika orang yang di dalamnya tidak memiliki mo*ral yang baik. Itu prinsip saya," ucap jaksa kelahiran Klaten 6 Januari 1947 tersebut.

Setelah meresmikan gedung, Hendarman melihat seluruh ruangnya. Termasuk mampir ke kantin kejujuran di lobi utama gedung tersebut. Mantan ketua Timtastipikor itu ber*henti sejenak saat melihat makanan ri*ngan di etalase kantin. Sejurus kemudian, Hendarman mengambil empat kotak stik wafer merek Astor. Dia lantas merogoh kantong dan mencemplungkan uang ke toples. Tak lupa, Hendarman juga mengambil uang kembalian di wadah tersebut. ''Ini buat camilan di jalan,'' kata Hendarman lantas tersenyum. (eko/tom)

:okay: Ayo picsnya...

teddybear
January 27th, 2010, 06:25 AM
^Which part of Kali Mas is that, looks clean. I'd like to see more photos of current Surabaya, the sidewalk, and park to see more clearly how clean, green and different Surabaya compare to other Indonesia's cities! Especially, the park donated by South Korean: is it done already? The park across Gelora Tambaksari? The current Jagir Street? Rajawali-Veteran, Pangsud, Raya Darmo, MayJend, etc.

And of course updates on the current constructions: Trillium, Grand City, Aston, East Coast, Pakuwon Power, LJ Meritus, etc.!

archiholic
January 27th, 2010, 06:32 AM
^^ Salut buat BDH !!! :bow: :applause:

sbyctzn
January 27th, 2010, 06:51 AM
sangat beruntung untuk calon walikota selanjutnya.... Soalnya pembangunan Surabaya kembali ke jalur yang benar.... ntar tinggal meneruskan saja.....
salut benar sama pak Bambang!!!!
dedikasinya sungguh luar biasa...
suwun Cak Bambang!!!!

Hadi
January 27th, 2010, 07:22 AM
sip!!!!!!!! semoga dia berduet dengan bu risma... bagus sekali surabaya kedepannya. Berhubung Bambang DH sudah tak bisa mencalonkan jadi walikota, ya bu risma walikotannya trus wakil walikotanya Bambang DH. Mantab.... salut buat Pak Bambang DH. Lanjutkan!!!!!!!!!!! kami mendukung...

gussinyo
January 27th, 2010, 07:38 AM
pak Masfuk jadi dicalonkan gak ya?

Hadi
January 27th, 2010, 07:38 AM
Sayangnya, orang yang saya idamkan ini belum tentu mau mencalonkan diri jadi wali kota. Karena tipenya memang bukan yang ingin jadi wali kota. Semoga saja harapan saya menjadi kenyataan. Karena saya akan memberi suara pribadi saya untuk ibu saya tercinta ini...

Taken from Jawapos, Jan 27, 2010[/QUOTE]


Ibu Tri Risma Harini kah??... Dia memang sosok pekerja... :) Saya juga berharap hehe

sbyctzn
January 27th, 2010, 07:47 AM
yup memang sepertinya Bu Risma!!!!
Pak Masfuk juga sosok yang sangat layak memimpin Surabaya....
dua sosok pengganti yang sangat layak jika BDH tidak bisa ikut...

saya sih cenderung ke Bu Risma....
orangnya kalem..low profile... tapi luar biasa dedikasi dan visinya...

hermawan
January 27th, 2010, 07:52 AM
Beruntung banyak pilihan
daripada tidak ada pilihan lain:)

sbyctzn
January 27th, 2010, 08:07 AM
^Which part of Kali Mas is that, looks clean. I'd like to see more photos of current Surabaya, the sidewalk, and park to see more clearly how clean, green and different Surabaya compare to other Indonesia's cities! Especially, the park donated by South Korean: is it done already? The park across Gelora Tambaksari? The current Jagir Street? Rajawali-Veteran, Pangsud, Raya Darmo, MayJend, etc.

And of course updates on the current constructions: Trillium, Grand City, Aston, East Coast, Pakuwon Power, LJ Meritus, etc.!

itu sungai di SIER.... sungai yang ditengah jalan raya SIER itu lho..... jadi bukan Kalimas.....
yang mulai cantik itu sungai Jagir....
kalau anda-anda sekalian lewat jembatan jagir dari arah jemursari maupun nginden, coba lihat ke arah ke bart... background skyscraper dengan suasana sungai yang bersih

Hadi
January 27th, 2010, 09:20 AM
yup memang sepertinya Bu Risma!!!!
Pak Masfuk juga sosok yang sangat layak memimpin Surabaya....
dua sosok pengganti yang sangat layak jika BDH tidak bisa ikut...

saya sih cenderung ke Bu Risma....
orangnya kalem..low profile... tapi luar biasa dedikasi dan visinya...

iya, bagus, Surabaya banyak orang kompeten untuk kemajuan kotanya. Bambang DH, Tri Risma Harini memang paling top...

Hadi
January 27th, 2010, 09:50 AM
Wisata Kalimas-Suramadu Dikaji
Rabu, 27 Januari 2010 | 12:20 WIB

SURABAYA-Pemkot mengkaji wisata Kalimas-Suramadu. Konsep yang ditawarkan mengoneksikan antara Kalimas dengan Jembatan Suramadu. Rencananya, wisata air ini dimulai dari monumen kapal selam (monkasel) di Jl. Pemuda. Kemudian wisata air melintasi Jembatan Petekan, Pelabuhan Tanjung Perak dan langsung menuju Jembatan Suramadu.

“Ini baru sebuah gagasan, tapi tampaknya akan mudah diwujudkan. Apalagi Jembatan Suramadu tergolong jembatan baru dan terpanjang di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot, Wiwiek Widayati, Rabu (27/1).

Menurut dia, Jembatan Suramadu merupakan fenomena baru bagi warga Indonesia dan mungkin wisata asing. Mereka sudah tentu ada yang ingin menyeberangi, tapi juga ingin melihatnya dari sisi lain, termasuk dari tengah laut.

Karena itu, lanjutnya, pemkot akan mengupayakan agar gagasan ini segera terwujud. Targetnya pada 2010 ini program tersebut bisa terlaksana.

Sebab, pemkot sudah menyediakan perahu bermotor dengan kapasitas 15-20 orang dan petugasnya. “Soal biaya yang dibutuhkan juga dinilai tidak besar. Syukur kalau ada pihak swasta yang mau bekerjasama dengan pemkot dalam pengelolaannya,” ungkapnya.

Agus Sudarsono, anggota Komisi C DPRD Surabaya meminta agar pemkot melakukan upaya terpadu dalam penanganan wisata air Kalimas tersebut. Konsep wisata air itu sudah sejak beberapa tahun silam didengung-dengungkan, sementara realitanya sampai Januari 2010 belum ada pelaksanaan.

Kini komisi bidang pembangunan itu mendesak pemkot segera melaksanakan proyek tersebut. Menurut Agus lembaga eksekutif diharapkan mampu memanfaatkan telah dioperasikannya Jembatan Suramadu. Jembatan yang menghubungkan Surabaya-Madura itu adalah salah satu daya tarik wisatawan. Banyak warga dari luar Surabaya yang masuk ke Kota Pahlawan dengan tujuan melewati jembatan yang dibuka untuk umum sejak 2009 silam.

Dengan membuka wisata air Kalimas-Suramadu, diharapkan pemkot bisa menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya.

Saat ini Jembatan Suramadu telah menjadi magnet bagi wisatawan. Terbukti, sekarang banyak warga memanfaatkan kawasan di bawah jembatan ini untuk mengais rezeki. Banyak kapal yang disulap melayani wisata dengan mengitari atau berkeliling di jembatan tersebut.

“Kalau pemkot mau, jembatan ini bisa disinergikan dengan wisata air Kalimas,” ujar Agus.

Cuma ada beberapa kendala untuk melaksanakan konsep itu. Di antaranya perlu persetujuan pihak Armatim karena jalur wisata air itu akan melewati pangkalan militer. “Saya kira pemkot bisa melakukan lobi, toh tujuannya untuk wisata,” urainya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Tri Rismaharini, dikonfirmasi mengatakan konsep wisata air memang sudah digagas pemkot sejak lama. Dia mengutarakan ada kendala lain selain yang disampaikan Agus Sudarsono.

Kendala yang dimaksudkan adalah tidak konsistennya debit air di Kalimas. “Kadang surut, kadang pasang. Kalau surut perahu tidak bisa lewat,” kata Risma.

Kawasan yang rawan pendangkalan itu adalah di sekitar jembatan Jl. Yos Sudarso. Di titik ini, lumpur sangat banyak. Jika debit air turun atau air laut surut, perahu bermotor tidak bisa lewat. Sebetulnya bisa dilakukan pengerukan. Langkah lain, lanjut Risma, pihaknya sudah melayangkan surat ke Jasa Tirta. Pemkot menginginkan Jasa Tirta membangun pintu air di kawasan Ujung. Dengan pintu air itu, diharapkan debit air di Kalimas tetap terjaga. Tetapi dia juga menginginkan pintu air didesain agar perahu tetap bisa lewat. pur

dimasputra
January 27th, 2010, 04:04 PM
SURABAYA - Gedung baru Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim mungkin menjadi gedung kejaksaan di tingkat provinsi yang paling megah se-Indonesia. Kemarin (26/1) gedung delapan lantai di Jalan Achmad Yani itu diresmikan oleh Jaksa Agung Hendarman Supandji.

:okay: Ayo picsnya...

memang keren gedung yang satu itu...
dari depan, gedung ini kelihatan megah dan gagah:okay:

kalau tidak salah, ASTERIX's pernah post pic nya...:cheers:


http://img340.imageshack.us/img340/449/5kejati.jpg

KEJATI