View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 [7] 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

Ebek21
July 29th, 2008, 03:34 AM
The Empire Palace, Wedding Mall Pertama di Indonesia

Belum Grand Opening, Hall of Fame Sudah Penuh Tenant

Harga emas yang fluktuatif mendorong The Empire Palace mengubah konsep menjadi wedding mall. Sebagian cluster sudah fully booked sampai akhir 2009.

Andreswari.W., Surabaya

BANGUNAN di Jalan Blauran, Surabaya, sekilas memang tampak terlalu megah untuk ukuran sebuah mal atau pusat perbelanjaan. Gerbangnya tinggi dengan bangunan bergaya abad pertengahan Eropa.

Tapi, jika dikaitkan dengan konsep awal didirikannya bangunan itu oleh pengembang PT Blauran Cahayamulia, kesan mewah itu menjadi wajar. Karena, bangunan yang pengerjannya dimulai pada akhir 2004 tersebut semula memang difokuskan untuk pusat perdagangan emas. Maka, kesan wah memang harus ditonjolkan. Namanya pun sangat megah: The Empire Palace Gold and Boutique Mall.

Menurut Trisulowati, presdir PT Blauran Cahayamulia, pihaknya dulu berpikiran, kawasan Indonesia Timur memerlukan sebuah pusat perdagangan emas. Grand design-nya, disana akan berkumpul pabrikan produsen emas hingga gerai-gerai ritel yang menjual logam mulia itu pada konsumen perorangan.

Namun, seiring berjalannya waktu, harga emas menjadi fluktuatif. Salah satunya dipicu oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. Sehingga, saat gedung diatas lahan dua hektar itu selesai dibangun pada 2007, banyak tenant yang ragu-ragu untuk membuka gerai.

Ini yang mendorong PT Blauran Cahayamulia melakukan perubahan konsep sejak pre-opening pada awal tahun ini. Tidak saja hanya menjadi pusat perdagangan emas di Indonesia Timur, tapi juga menjadi party and wedding mall. Namanya pun disingkat menjadi The Empire Palace saja.

Perubahan konsep itu berbuah sejarah: The Empire Palace menjadi wedding mall pertama di Indonesia. "Kami mengembangkan mall ini menjadi pusat perlengkapan pesta dan perkawinan yang paling lengkap dan pertama di Indonesia," terang Trisulowati.

Dari 10 lantai The Empire Palace, tujuh di antaranya dialokasikan untuk segala hal yang berkaitan dengan pernikahan. Sedangkan gold center hanya menempati satu lantai, yaitu lantai paling bawah, dan baru beroperasi pada akhir tahun ini.

Tujuh lantai untuk kepentingan wedding dibagi dalam beberapa cluster. "Disini semuanya adalah anchor tenant. Karena, satu sama lain saling mendukung dan saling membutuhkan,'' tutur Trisulowati.

Satu lantai di atas gold center, ada branded fashion. "Beberapa tenant yang akan membuka gerai disana antara lain Versace dan Braun Buffel," kata Trisulowati.

Dua lantai berikutnya dialokasikan untuk hall of fame. Lantai selanjutnya untuk home appliance. Hall of fame adalah tempat yang menyediakan segala perlengkapan pesta dan pernikahan. Mulai toko gaun pesta maupun pengantin, toko undangan, salon, event organizer, studio foto, hingga souvenir. "Dua lantai (hall of fame) ini sudah penuh dan dibuka meski kami belum melakukan grand opening. Sudah ada 100 tenant lebih," jelasnya.

Tiga lantai teratas masing masing dijadikan penthouse & meeting room, ballroom, dan ruang pemberkatan. Saat ini semuanya sudah beroperasi dan juga sudah penuh di-booking hingga akhir 2009 kecuali pada hari-hari kerja. Dua lantai tersisa akan dirombak menjadi hotel dengan skala pelayanan bintang lima. Hotel itu rencananya beroperasi sebelum akhir 2008.

"Pokoknya, disini setiap hari seakan ada pameran wedding. Sebab, semua toko memamerkan gaun pernikahan dari yang bergaya Eropa hingga tradisional tujuh hari penuh mulai jam 11 siang hingga 9 malam," jelas Trisulowati. "Karenanya, kalau mau menikah, tinggal window shopping disini."

Taken from Jawapos, Jul 29, 2008

Ebek21
July 29th, 2008, 03:57 AM
Lahan relokasi pedagang Jl. Jagir seluas 3,2 ha

Terobosan baru Pemkot Sby dengan menggandeng pihak swasta untuk mengatasi problem ribuan pedagang jalanan malam hari yang meluber di Jl. Jagir. Sekarang Jl. Jagir Wonokromo bisa dilewati sepanjang hari dan malam hari.

Lahan relokasi Tahap I, terdiri dr 660 kios, sudah selesai dan mulai ditempati

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TPSJagir1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TPSJagir2.jpg



Tahap II, juga terdiri dari 660 kios, rampung awal September 2008

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TPSJagir3.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/TPSJagir4.jpg

Taken from www.suarasurabaya.net, Jul 28, 2008

teddybear
July 29th, 2008, 05:34 AM
^What a creative solution for Empire Palace! And I think the city has provided good solution too for the street sellers! Tapi dipikir lucu juga. Soalnya semestinya pihak kota tidak bersalah, karena pedagang2x tersebut yang tanpa rencana saja berjualan seenaknya di jalan. Lokasi nya ini dekat dengan ruko Mangga Dua kelihatannya?

Yang saya antisipasi adalah kapan Pasar Keputran kumuh itu dipindah?

And the article on the previous page mention that Ciputra office tower will be 42 floors? I thought it will be about 50 floors.

Ebek21
July 29th, 2008, 05:49 AM
^^ Pedagang2 Jagir itu awal mulanya adalah pedagang Pasar Wonokromo yang gak mampu masuk stan DTC karena terlalu mahal. Lalu mulai berjualan di Jl Jagir dan jumlahnya makin lama makin banyak. Omong2 sewa kios di lahan itu gak murah loh, sebulan Rp 650 rb. Ada 1,320 kios, berarti sebulan pihak swasta itu bisa dapat Rp 858 jt. Bisnis yang bagus menurutku, daripada punya lahan nganggur yang tidak dimanfaatkan. Lokasinya persis di sebelah barat gedung Pertamina.

Pasar Keputran baru akan digusur apabila rencana Pasar Induk Agrobisnis (PIA) terlaksana. Karena Pasar Keputran adalah pasar induk bagi pasar2 lain di Sby. Kayaknya itu proyek pemprov, bukan pemkot. Selama PIA belum terlaksana, Pasar Keputran itu masih akan tetap disitu. Dan sayangnya, rencana pembangunan PIA makin gak jelas arahnya, pejabat2 terkait proyek ini malah ditangkapi karena korupsi.

Aku sebelumnya malah berpikir Ciputra World itu hanya 35 lantai saja, nggak tahu deh mana yang benar.

Ebek21
July 29th, 2008, 12:47 PM
Tidak usah bersaing, lebih baik dua2nya dibangun saja supaya wajah Wonokromo berubah mentereng dan ada skyline disana.

RUSUNAWA WONOKROMO

PD Pasar Surya dan Bappeko Bersaing

Surabaya - PD Pasar Surya dan Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) bersaing membangun rumah susun sewa (rusunawa) di seputar pasar Wonokromo. Bila PD Pasar hendak membangun di atas Darmo Trade Centre (DTC), Bappeko membangunnya di Pasar Wonokromo lama yang posisinya di sisi barat Jl Raya Wonokromo. Dua lokasi ini sangat berdekatan. Jarak antara DTC dengan Pasar Wonokromo lama hanya sekitar 100 meter. Kedua lokasi hanya dibatasi Jl Raya Wonokromo. Tujuannya, pembangunan rusunawa sama, yakni menyediakan rusunawa bagi penduduk Wonokromo yang bertambah padat.

Kepala Bappeko Pemkot Ir Tri Rismaharini, Selasa (29/7) mengatakan, Bappeko sudah mengusulkan program ini ke pusat. Harapannya, untuk menata kawasan kumuh Wonokromo menjadi daerah yang bersih sehat dan wajah kota yang tertata dengan baik. "Kami sedang mengusulkan itu ke pusat, tapi sampai sekarang belum ada tanggapan dari pusat," katanya.

Konsep ini, ujar dia, mengacu pada penataan tata kota yang nantinya semua gedung permukiman di kota tidak berdiri secara horisontal, tapi berdiri secara vertikal. Dengan demikian, lahan permukiman di Surabaya bisa terlihat lebih luas.

Bahkan, sangat dimungkinkan sisa lahan dari pembangunan rusunawa bisa dijadikan lahan untuk penghijauan kota. Mengingat paru-paru kota sampai sekarang masih sangat kurang. Untuk kota besar seperti Surabaya masih membutuhkan lahan ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 20% dari total lahan di Surabaya.

Rusunawa yang akan didirikan di Pasar Wonokromo lama direncanakan akan ada lima lantai. Konsepnya dimungkinkan seperti rusunawa di Urip Sumoharjo. Di sekitar rusun akan dilengkapi pasar dan lahan parkir. "Ini masih konsep lho, dan dananya masih tergantung pusat," katanya.

Sebelumnya, Dirut PD Pasar Surya Drs Achmad Ganis Purnomo mengatakan, konsep pembangunan rusunawa di atas DTC belum dibatalkan. Bahkan, usulan itu akan diupayakan untuk dilanjutkan. Rencana ini sudah sejak akhir 2007 digagasnya. Harapannya, untuk menghidupkan DTC dan membuat suasana di sekitar DTC menjadi ramai.

Seperti rencana semula, di atas bangunan DTC akan dibangun rusunawa sekitar 19 lantai, sehingga total lantai DTC mencapai 25 lantai. Konsep ini untuk menampung warga di sekitar DTC dan menghidupkan DTC itu sendiri. Untuk kepentingan ini PD Pasar Surya sedang mencari cara untuk mewujudkannya. Utamanya, soal pendanaannya. "Kita sedang berusaha mendapatkan investor untuk pendanaannya," ujar Ganis.

Taken from Surabaya Post, Jul 29, 2008

AceN
July 29th, 2008, 09:45 PM
RS Dr. Sutomo

http://atelier6arsitek.com/images/i-soetomo.jpg

ni udah pernah di post ?

teddybear
July 30th, 2008, 12:49 AM
^Never been posted. Is that still a plan, u/c or already built?

Ebek21
July 30th, 2008, 03:43 AM
Graha Amerta di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/GrahaAmerta.jpg

Ini artikel mengenai gedung itu dr Kompas tahun 2003

RSUD Dr Soetomo Siapkan Ruangan Rp 750.000/Malam

Surabaya, Kompas - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya melebarkan kepak bisnisnya dengan menghadirkan sebuah gedung pengobatan mewah. Gedung Graha Amerta, demikian namanya, bernilai Rp 51 miliar diperuntukkan bagi kalangan eksekutif di Surabaya yang memiliki kebiasaan berobat ke luar negeri.

"Dengan fasilitas tak kalah dengan rumah sakit di luar negeri, di Singapura misalnya, kami optimistis, Graha Amerta bisa eksis sebagai tempat pengobatan representatif bagi eksekutif Surabaya," kata dr Bayu Santoso, spesialis Rehabilitasi Medik RSUD Dr Soetomo, Rabu (21/5). Graha Amerta menurut rencana diresmikan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi, 27 Mei mendatang.

Yayuk, staf di Graha Amerta menambahkan, pasien VVIP Graha Amerta bakal mendapat fasilitas jauh lebih baik dari Paviliun Airlangga yang bertarif Rp 450.000. RSUD telah memberi ancar-ancar harga Rp 750.000 semalam untuk perawatan di Graha Amerta.

Akan tetapi, kata Yayuk, tarif itu masih akan dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi sebagai salah satu pemilik saham. Menurut Bayu, anggaran pembangunan Graha Amerta sebesar Rp 51 miliar berasal dari APBN dan ABPD Jatim serta dana RSUD Soetomo sendiri.

Yayuk mengatakan, dengan luas sekitar 4 meter x 8 meter, dilengkapi ruang tamu, ruang kerja, dan dapur kecil. Di ruangan itu ditaruh dua layar televisi, masing-masing untuk pasien dan tamu. Juga ada kulkas dan satu set sofa.

Pasien pribadi

Bayu Santoso menyatakan, tujuan lain pembangunan Graha Amerta sebagai tempat pengobatan modern adalah persiapan era globalisasi dan memberikan tempat bagi dokter spesialis untuk merawat pasien pribadinya.

Graha Amerta yang mulai dibangun sejak tahun 1997 berada di atas lahan 9.500 meter persegi dengan luas bangunan 11.600 meter persegi. Gedung itu memiliki tujuh lantai, dilengkapi dengan aneka usaha seperti toko suvenir, minimarket, bank, cake shop, laboratorium, parabola, warung Internet dan warung telekomunikasi, serta tempat ibadah. Di sana juga dilakukan pelayanan bayi tabung, gawat darurat, ruang isolasi dan solarium, serta laboratorium patologi klinik.

Taken from Kompas, May 23, 2003

Ebek21
July 30th, 2008, 03:50 AM
Proyek frontage road setahap demi setahap diselesaikan. Menurut artikel ini, bakal ada pedestrian juga di Ahmad Yani. Kalau benar, sip deh :) .

RSAL Setuju Bebaskan Lahan

Untuk Frontage Road Jl A. Yani

SURABAYA - Setahap demi tahap, proyek frontage road Jl A. Yani mengalami kemajuan. Setelah sisi selatan (depan korem hingga Siwalankerto) kelar, kini RSAL setuju melepas lahannya demi proyek tersebut. Bulan depan, proyek itu akan ditenderkan.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Tri Rismaharini mengatakan sudah mengadakan pertemuan dengan direktur RSAL untuk membicarakan masalah tersebut. "Beliau setuju membebaskan lahannya untuk pembangunan frontage road. Itu sangat mendukung kami," terangnya.

Karena itu, jika tidak ada aral melintang, proyek tersebut bisa ditenderkan bulan depan. "Perkiraan saya, dua bulan lagi proyek itu bisa dikerjakan." ujarnya. Risma berharap pembangunan proyek tersebut bisa dimulai dari RSAL hingga Jetis Wetan. "Tapi, untuk Jetis, belum ada kepastian," tambahnya.

Dia menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk proyek itu sebesar Rp 1,5 miliar dari APBD Surabaya 2008. Namun, pada PAK tahun ini, pemkot memberikan tambahan yang jauh lebih besar, yakni Rp 5 miliar. "Itu hanya untuk pembangunan fisik, tidak termasuk pembebasan lahan," jelas mantan kepala dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) tersebut.

Frontage road itu akan dilengkapi dengan saluran di sisi kanan-kiri untuk mencegah genangan air atau banjir pada musim hujan. "Frontage road tersebut juga bakal dilengkapi dengan pedestrian cross. Proyek itu memang tak ubahnya pembangunan jalan di perkotaan," tambahnya.

Yang masih menjadi ganjalan adalah pembebasan lahan milik IAIN. Menurut Risma, hingga kini belum ada kepastian dari menteri agama untuk mendiskusikan persoalan itu. "Kepastian nasib sisi tersebut masih menunggu diskusi dengan menteri agama," ungkap perempuan berjilbab itu.

Sementara itu, pemkot juga terus bernegosiasi dengan warga untuk pembebasan lahan di Margorejo. "Memang tidak mudah negosiasi dengan warga. Butuh pendekatan lama. Tapi, mau bagaimana lagi? Kami terus berupaya supaya pembebasan lahan cepat selesai," ucapnya.

Taken from Jawapos, Jul 30, 2008

teddybear
July 30th, 2008, 04:24 AM
^Habis design nya kaca semua jadi nggak kenalin kalo semestinya udah dibangun. Dengan frontage road itu Ahmad Yani jadi lebar 2 ruas atau gimana?

Ebek21
July 30th, 2008, 04:48 AM
^Habis design nya kaca semua jadi nggak kenalin kalo semestinya udah dibangun. Dengan frontage road itu Ahmad Yani jadi lebar 2 ruas atau gimana?

Lebar jalan Ahmad Yani tetap kok, hanya ketambahan jalan samping pendamping jalan utama selebar 7 meter (2 jalur) di masing2 sisi. Jadi jalan ini nantinya bisa digunakan pengendara sepeda, sepeda motor dan mobil penumpang umum ? Gak jelas juga sih, tapi yang penting ada tambahan jalan selebar 7 m (selebar 14 m kalo dua sisi) sepanjang jalan A. Yani, yg mana potensial untuk mengurangi macet disana.

Ebek21
July 30th, 2008, 10:36 AM
Ada kabar Trillium akan mulai dibangun akhir Juli 2008, finish akhir 2010, dan serah terima Maret 2011. Bangunannya 30 lantai. Lama sekali yah, 2,5 tahun lagi baru finish, itupun kalau gak ada keterlambatan apa2.

teddybear
July 30th, 2008, 03:45 PM
^Biar lambat asal selamat? Sambil menunggu pembeli lagi? Beritanya 30 lantai, lalu 28, lalu 30 lagi sekarang atau memang membulatkan jumlah lantai? I am interested to see the rendering of Hotel Mandarin (aka Holiday Inn), dan Novotel in Basuki Rahmat.

Hadi
July 30th, 2008, 04:02 PM
Proyek konstruksi RI tumbuh 40%

* Cetak

JAKARTA: BCI Asia memperkirakan jumlah proyek konstruksi nonhunian di kawasan Asean dan Hong Kong tahun ini bisa tumbuh hingga 30% dan pertumbuhan di Indonesia bahkan mencapai 41% yang banyak disumbang oleh kegiatan di bidang proyek perkantoran, hotel, dan rekreasi.

Hal tersebut disimpulkan lembaga riset dan publikasi proyek konstruksi regional itu dari proses wawancara dan riset dengan pengembang dan manajer proyek untuk 50.000 proyek konstruksi di kawasan Asean plus Hong Kong.

Direktur Komunikasi Pemasaran BCI Asia untuk Indonesia Dian Putra mengatakan memang tidak semua negara mengalami pertumbuhan proyek nonhunian. Seperti� di Filipina justru turun 12%, di Thailand turun 10%, dan Singapura turun 3%.

Dalam hal ini, ungkapnya, pertumbuhan proyek konstruksi nonhunian tertinggi terjadi di Vietnam yang mencapai 125%, tetapi menurun dibandingkan dengan pencapaian periode sebelumnya 366%.

Indonesia sendiri termasuk wilayah yang tinggi tingkat pertumbuhannya hingga 41% karena Malaysia hanya tumbuh sebesar 13% yang banyak ditopang oleh proyek konstruksi di bidang kawasan industri, dan Hong Kong tumbuh sebesar 3%.

Menurut dia, proyek perkantoran merupakan proyek yang paling tinggi pertumbuhannya di kawasan Asean di luar proyek hunian, yaitu mencapai 78%. Di susul ruang pameran yang mencapai 71%, perhotelan 68%, rekreasi 65%, hunian 33%, kesehatan 19%, ritel 10%, dan ruang riset atau pendidikan sebesar 8%.

Penurunan nilai proyek terjadi untuk sektor transportasi yang di Malaysia turun hingga 25%, dan kawasan industri turun 5%.

Proyek hunian

Menurut data BCI Asia, Indonesia dan Vietnam mencapai pertumbuhan tinggi di bidang proyek konstruksi hunian dengan pencapaian tertinggi terjadi di Vietnam sebesar 292% dan Indonesia 93%.

Menurut dia, proyek superblok dan properti perkotaan menjadi kontributor terbesar dalam mendongkrak proyek hunian di kedua negara tersebut.

Dia memberikan contoh di Vietnam ada proyek hunian raksasa Ho Chi Minh City dan apartemen Phu Hoang Anh dan di Indonesia ada� Royal Mediterania Garden City, Soho Kemayoran, Green Park View Apartment, dan Apartemen Gandaria.

Untuk proyek ritel juga mengalami pertumbuhan tinggi di Indonesia dengan perkiraan mencapai 33% yang banyak disumbang oleh proyek di Pulau Jawa, seperti proyek Union Square Mall seluas 100.000 meter persegi (m2), Pakuwon Power Centre seluas 75.000 m2, Fashion Walk 35.000 meter persegi di Surabaya, Solo Paragon seluas 70.000 m2 di Solo, dan Kusuma Mall seluas 20.000 di Surakarta.

Sebelumnya, BCI Asia menyebutkan sebanyak 1.330 proyek konstruksi bangunan dan infrastruktur di Indonesia dengan nilai mencapai Rp68,5 triliun (US$7,45 miliar) memasuki tahap konstruksi sepanjang tahun ini.

Menurut Dian, proyek- proyek itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan telah selesai melakukan penunjukan kontraktor pelaksananya.

Dia mengatakan hal itu ditemukan pihaknya dari data riset setahun ini yang mendapatkan jumlah proyek 1.330 paket dengan senilai Rp68,5 triliun.

Proyek itu terdiri dari bangunan gedung, industri, infrastruktur, dan proyek pertambangan & energi.

"Proyek itu dibiayai dana pemerintah melalui anggaran APBN dan APBD, ataupun proyek yang dibiayai swasta nasional dan asing, termasuk proyek-proyek badan usaha milik negara dan daerah." (irsad.sati@ bisnis.co.id)

Oleh Irsad Sati
Bisnis Indonesia

Hadi
July 30th, 2008, 04:14 PM
Surabaya Sumbang Proyek Terbanyak
Properti Vertikal Tumbuh Pesat

SURABAYA - Proyek properti vertikal di tanah air tumbuh pesat. Berdasar data BCI Asia, dalam setahun terakhir berdiri sedikitnya 168 bangunan dengan ketinggian di atas 8 lantai. Total nilai proyek konstruksi itu mencapai Rp 20 triliun dengan luas bangunan 6,3 juta meter persegi.

Menurut Koordinator BCI Asia Surabaya Aslakul Umam, gedung-gedung itu dibangun (dan diprediksi selesai) dalam rentang waktu 2007 hingga 2009 di kota-kota utama di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

''Dari seluruh wilayah itu, Surabaya salah satu kota dengan proyek properti vertikal paling banyak. Terdata, sedikitnya 42 gedung sedang dibangun,'' ujarnya kemarin (28/7).

Dia mencontohkan proyek Ciputra World yang terdiri menara perkantoran 42 lantai dan hotel bintang lima 40 lantai di Surabaya. ''Masih ada 15 bangunan lain di Surabaya yang akan memiliki 20 lantai ke atas. Sebagian besar hunian apartemen,'' katanya.

Yang kini dalam tahapan perancangan atau desain, antara lain, Darmo Festival Walk (Bukitdarmo), dan The Trilium (Jalan Pemuda). Proyek yang memasuki tahap pembangunan, antara lain, Superblok Grand City (Gubeng), Waterplace Residence, Adhiwangsa Residence (Bukitdarmo), dan Metropolis Apartment (Tenggilis Mejoyo).

Umam menyebut, bisnis jasa konstruksi memang sempat terimas kenaikan harga BBM. Itu terkait dengan kenaikan komponen produksi. ''Tapi, pasar properti tidak banyak mengalami guncangan. Jadi, pengembang tetap berupaya memenuhi komitmen pada pasar,'' terangnya.

Perkembangan ekonomi di kawasan Indonesia timur, lanjut dia, juga mendorong pertumbuhan properti vertikal, seperti di Sulawesi, khususnya Makassar dan Manado. ''Berdasar data kami, ada 15 gedung yang akan berdiri di Sulawesi,'' ucapnya.

Di Makassar, Menara Bosowa setinggi 26 lantai saat ini memasuki tahap konstruksi. Demikian juga Apartemen Royal 24 lantai di kawasan Petarani. Di Manado, lima hotel masuk tahap konstruksi.

Di Sumatera bakal berdiri 50 properti vertikal baru dan Kalimantan 13 gedung. Batam bakal memiliki 12 properti vertikal berupa apartemen dan hotel.(erm/dwi)




42???? APa aja ya???

teddybear
July 30th, 2008, 04:22 PM
^Pakuwon Power Center? Never heard about the name! Union Square and Fashion Walk are mentioned. These seem to be about constructed, but the location of Union Square still a mystery.

I think if we count separate individual building, such as Waterplace has 6 buildings, Ciputra World to have 7, we will arrive at 42. But yeah, expect to see names that we never heard of.

Ebek21
July 30th, 2008, 04:42 PM
Berita tentang Trillium itu aku dapatkan dr marketingnya. Setelah melihat2 lagi rendering Trillium, aku rasa kemungkinan memang 30 lantai. Sebetulnya sampai saat ini lokasinya paling strategis dibanding proyek apartemen lain, tapi masalahnya pengembang Trillium bukan developer ternama seperti Pakuwon atau Ciputra, malah mungkin baru coba2 terjun ke bisnis apartemen, apalagi merupakan patungan empat grup lagi. Bagi pembeli, menurutku agak beresiko sih.

Hadi
July 30th, 2008, 04:53 PM
http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.jpg http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.4b91b52058.jpg

http://img411.imageshack.us/img411/3351/surabayasportcenter2nf1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=253&i=surabayasportcenter1qk7.jpg) http://img411.imageshack.us/img411/3351/surabayasportcenter2nf1.b38fb9e346.jpg

teddybear
July 30th, 2008, 05:13 PM
Buat stadium yg beratap melingkar penuh. Indonesia panas dan hujan masak ada bagian yg kehujanan? Mau dipakai SEA GAMES lagi?

AceN
July 30th, 2008, 06:09 PM
^^ yeah. And the design yet the masterplan is dull & lack of creativity.

MinImaX
July 30th, 2008, 06:12 PM
surabaya sport center dan rencana rumah sakit umum di surabaya barat ini berdekatan atau agak jauh ya?

Ebek21
July 31st, 2008, 03:51 AM
Frontage Road Rampung 2009

Tapi Ada Halangan yang Bikin Tak Pasti

SURABAYA - Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD 2009 pemkot menegaskan bahwa frontage road di Jalan A. Yani harus rampung tahun itu juga (2009).

Maket jalan itu pun telah detail. Lewat maket tersebut, tampak sejumlah modifikasi lalu lintas di A. Yani, jalan keluar-masuk Surabaya sisi selatan tersebut. Misalnya, ada U-turn dari utara ke selatan sebelum pertigaan Margorejo. Tujuannya, pengendara dari utara yang hendak masuk ke Ketintang tidak terlalu jauh memutar.

Maket itu juga menunjukkan bahwa frontage road sisi barat dan jalan utama akan dipisahkan jalur hijau. ''Kami tak cuma memperhitungkan fungsi, tapi juga estetika dan keteduhan,'' kata Kepala Bappeko Surabaya Tri Rismaharini. Selain itu, pulau jalan antara U-turn dengan jalur dari Margorejo yang masuk ke Jalan A. Yani diberi taman.

Dalam maket itu memang disebutkan bahwa frontage road tersebut harus selesai pada 2009. Namun, itu belum bisa dipastikan. ''Ada sejumlah halangan untuk (target) itu,'' ujarnya.

Salah satu hambatan utama adalah negosiasi dengan IAIN tentang pembebasan lahan seluas 6.000 meter persegi persis di depan kampus tersebut. Hingga kini, negosiasi mentok.

Selain itu, ada tantangan pembebasan lahan perkampungan di sebelah selatan RSAL. Warga minta ganti rugi di atas nilai jual objek pajak (NJOP).

Terlepas dari hambatan tersebut, sejumlah kemajuan telah didapat. Pada September, selain membangun frontage road di depan RSAL, pemkot berencana membangun di sejumlah lahan yang telah dibebaskan. Di antaranya, IAIN ke selatan hingga pertigaan Jemursari dan Jatim Expo ke utara hingga Margorejo. ''Pokoknya, yang telah bebas segera kami bangun,'' tegas Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan Sri Mulyono.

Bila pembebasan lahan di timur berlangsung alot, hal itu tak tampak di sisi barat. Misalnya, pembebasan lahan sekitar seribu meter persegi persis di depan Bundaran Dolog. Kendati masih dalam taraf negosiasi, pada dasarnya sudah tercapai kesepakatan informal.

Menurut Sri, sekitar 15 KK yang lahannya dibebaskan sudah sepakat dengan harga sesuai NJOP. ''Harganya variatif, namun range-nya Rp 3 juta-Rp 5 juta per meter persegi,'' jelasnya.

Pemkot pun telah menyiapkan anggaran Rp 5 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. ''Nanti, yang membangun adalah pemprov. Tugas kami adalah menyediakan lahan saja,'' ungkapnya.

Selain itu, pembebasan lahan ke arah utara diprediksi tak mengalami kesulitan berarti. Menurut seorang sumber di pemkot, Polda Jatim sudah oke mengenai pembebasan lahan. Graha Pena sudah mempunyai frontage road di depan DBL Arena. Sejumlah pertokoan pun diperkirakan tak sulit melepas lahannya demi pembangunan frontage road.

Sri berharap pembebasan lahan di sisi barat berlangsung lancar. ''Kalau sesuai skenario, pembebasan lahan di barat tak serumit di sisi timur. Moga-moga saja seperti itu. Doakan saja cepat selesai. Toh ini untuk kepentingan masyarakat sendiri,'' ujarnya.

Taken from Jawapos, Jul 31, 2008

Ebek21
July 31st, 2008, 04:31 AM
^^ Jalan Ahmad Yani ini, setelah ada frontage road dan juga ada pedestriannya, aku yakin gak lama lagi juga akan jadi CBD di Surabaya Selatan. Banyak sekali lahan2 yang bisa dibebaskan disana. Di Jl. A. Yani sisi barat dekat pertigaan Margorejo ada kompleks veterinarian yang besar sekali peninggalan jaman Belanda kali, itu kan lahan yang strategis sekali. Lalu ada juga pemukiman2 penduduk di sekitar Bundaran Dolog. Pokoknya masih banyak sekali lahan yang bisa dimanfaatkan, rugi kalo hanya dipakai kompleks2 lama seperti itu.

Dengan kehadiran Cito, frontage road, flyover Mayangkara II, dan juga rencana peninggian gedung DTC jadi 25 lantai, moga2 bisa memotivasi para investor untuk melirik daerah ini.

teddybear
July 31st, 2008, 05:42 AM
^Daerah Ahmat Yani terkenal macet and kurang pengembangan. Surabaya Pusat saja belum benar dikembangkan koq. Tapi kavling tanah di Ahmat Yani memang gede2x.

tsagitto
July 31st, 2008, 11:11 AM
^Pakuwon Power Center? Never heard about the name! Union Square and Fashion Walk are mentioned. These seem to be about constructed, but the location of Union Square still a mystery.

I think if we count separate individual building, such as Waterplace has 6 buildings, Ciputra World to have 7, we will arrive at 42. But yeah, expect to see names that we never heard of.


Pakuwon Power center (mall) to be a part Pakuwon town square

tsagitto
July 31st, 2008, 11:15 AM
Berita tentang Trillium itu aku dapatkan dr marketingnya. Setelah melihat2 lagi rendering Trillium, aku rasa kemungkinan memang 30 lantai. Sebetulnya sampai saat ini lokasinya paling strategis dibanding proyek apartemen lain, tapi masalahnya pengembang Trillium bukan developer ternama seperti Pakuwon atau Ciputra, malah mungkin baru coba2 terjun ke bisnis apartemen, apalagi merupakan patungan empat grup lagi. Bagi pembeli, menurutku agak beresiko sih.


Developer trilium bukan developer yang coba coba, developer yang sama juga mengembangkan cosmopolis dan metropolis apartment ditambah lagi sokongan investasi dari warna warni dan maspion grup

Ebek21
July 31st, 2008, 11:32 AM
Developer trilium bukan developer yang coba coba, developer yang sama juga mengembangkan cosmopolis dan metropolis apartment ditambah lagi sokongan investasi dari warna warni dan maspion grup

Thanks untuk infonya. Aku sebelumnya gak pernah dengar Efrata Perkasa dan Sinar Surya Anugerah Group. Bukannya pengembangnya Metropolis itu Kreatifitas Putra Mandiri ? Atau barangkali orangnya sama tapi pakai nama lain. Sorry, menurutku tetap saja proyek ini beresiko. Empat pemain berbeda dalam satu proyek, well who knows what will happens ?

Ebek21
August 1st, 2008, 03:46 AM
Bahas Lagi Elevated Railway

Pemprov Siapkan MoU dengan Dephub

SURABAYA - Setelah sekian lama mandeg, rencana pembangunan jalur kereta api model elevated railway (perlintasan KA layang) kembali. Dalam waktu dekat, Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Departemen Perhubungan (Dephub).

"Kami dan Dephub sudah sepakat melanjutkan proyek ini. Tinggal teknis realisasinya. Saat ini, kami sedang menyiapkan MoU realisasi proyek ini," kata Kepala Dishub Jatim Hari Sugiri kemarin.

Menurut Hari, sebenarnya proyek tersebut sudah bisa direalisasikan. Pasalnya, pemerintah pusat telah siap mengucurkan dana pembangunan secara berkala. Apalagi, beberapa investor luar negeri sudah siap mendanai proyek tersebut.

Tidak hanya itu, konsultan transportasi asal Prancis, The Societe Nationale Des Chemins De Fer Francis (SNCF), juga sudah berjanji ikut membantu. "Makanya segera kami realisasikan, meski pelaksanaannya berkala," katanya.

Tidak jauh berbeda dengan rencana sebelumnya, Jalur rel yang diusulkan meliputi perlintasan sebidang yang melewati stasiun Pasar Turi-Sidotopo-Kota-Gubeng-Wonokromo hingga stasiun Waru (Sidoarjo). Saat ini, jumlah perlintasan sebidang di jalur itu mencapai 50 titik.

Pendanaan juga sesuai rencana semula. Proyek ini ditanggung renteng pemerintah pusat dan pemprov. Selain itu, investor juga diberi kesempatan untuk masuk. Hanya, belum dijelaskan berapa anggaran yang diperlukan untuk proyek ini.

Untuk diketahui, konsep elevated railway sudah pernah digagas pemprov sejak 2005. Proyek tersebut bertujuan menghapus rel KA yang memotong jalan raya alias perlintasan sebidang. Menurut data Dishub, sepanjang Surabaya-Sidoarjo, terdapat 50 perlintasan sebidang. Dari jumlah itu, sebagian besar sudah dilengkapi pintu perlintasan maupun early warning system. Hanya, sistem itu dianggap masih konvensional dan menjadi salah satu penyebab kemacetan maupun kecelakaan yang melibatkan kereta api.

Sementara itu, kalangan DPRD Jatim menyambut positif rencana tersebut. Namun, mereka sangsi dengan keseriusan pemprov untuk melanjutkan proyek ini. "Terus terang sudah banyak program yang dicanangkan Pemprov, tapi jarang ada yang benar-benar riil dilaksanakan. Karena itu, kami minta agar program ini benar-benar diseriusi," kata anggota komisi D DPRD Jatim Budiharto Tasmo.

Taken from Jawapos, Aug 1, 2008

Ebek21
August 1st, 2008, 03:48 AM
Pemkot Rombak Jalan Pandegiling

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Pandegiling.jpg

Separator Dibongkar, Dibikin Perempatan

SURABAYA - Awal tahun depan, lalu lintas di seputar Jalan Pandegiling berubah total. Sebab, pemkot akan membuat perempatan jalan baru di sana.

''Ini kami lakukan untuk membuat akses jalan yang membentang dari timur ke barat,'' ujar Kepala Bappeko Tri Rismaharini. Wanita yang akrab dipanggil Risma tersebut menjelaskan, selama ini, jaringan jalan utama selalu membentang utara-selatan. Sementara itu, akses jalan dari timur ke barat atau sebaliknya masih minim.

Sebagai gambaran, pengendara dari Jalan Sulawesi yang hendak ke Benowo, misalnya, harus sangat repot. Selain tak bisa lurus langsung dari Pandegiling ke Benowo via Banyu Urip, akses jalannya sempit.

''Rute itulah yang hendak kami benahi,'' tuturnya. Pembuatan perempatan di Pandegiling adalah salah satu langkahnya. Proyek itu dilakukan dengan membongkar separator di Jalan Urip Sumoharjo yang berimpitan dengan Pandegiling. Dengan demikian, pengendara dari kawasan Kertajaya yang hendak menuju Jalan Pandegiling Barat dan Banyu Urip tak perlu lagi memutar melalui Jalan Kartini. Konsekuensinya, pengendara dari Jalan Urip Sumoharjo dilarang melintas di Jalan Kartini.

Selain membuat perempatan, terang Risma, pemkot akan memperlebar Jalan Pandegiling sisi barat. ''Rencananya, Pandegiling sisi barat dibuat dua jalur,'' tuturnya.

Ke depan, akses jalan di Banyu Urip juga dipermak total. Pelebarannya tidak dengan membebaskan jalan, melainkan dengan menempatkan box culvert di atas saluran pematusan Banyu Urip. Diharapkan, proyek rehab total Jalan Banyu Urip itu bisa kelar 2010.

Meski demikian, masih ada satu hal mengganjal terkait dengan penambahan perempatan tersebut. Yakni, semakin macetnya Jalan Urip Sumoharjo. Sebab, sehari-hari, pada sore Jalan Urip Sumoharjo sangat padat, apalagi ada perlambatan yang berupa perempatan. Kemacetan bisa jadi terasa hingga perempatan Jalan Pemuda.

Namun, Risma mengaku sudah memperhitungkan hal itu. ''Memang akan sedikit bertambah macet, namun tak bakal lama. Sebab, pada dasarnya, itu juga membuka jalur baru,'' jelas mantan kepala dinas kebersihan dan pertamanan itu.

Selain itu, Risma mengatakan, perempatan itu bersifat sementara. Sementara? ''Ya, karena kami akan membangun underpass (semacam akses jalan di bawah tanah, Red),'' tuturnya.

Dalam RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah), underpass dibuat supaya tidak ada crosslink antara jaringan jalan utara-selatan dan timur-barat.

Hanya, pembangunan underpass tersebut bakal dilakukan apabila akses jalan di Banyu Urip dan Pandegiling sudah beres. ''Underpass memang terakhir. Maklum saja, kendati mungkin tak lebih dari 500 meter, konstruksinya paling sulit dilakukan,'' tandasnya.

Taken from Jawapos, Aug 1, 2008

Ebek21
August 2nd, 2008, 04:52 AM
:okay:

Surabaya Lebih Hijau 600 Persen

SURABAYA - Siapa pun pemenang lomba Kampungku Bersih Surabaya Green and Clean 2008, yang paling mendapat manfaat adalah Surabaya sendiri. Sebab, Surabaya lebih hijau dan bersih 600 persen dibanding tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Hidayat Syah. ''Salah satu parameter paling gampang adalah melihat persebaran dan jumlah RT yang mengikuti lomba Kampungku Bersih Surabaya Green and Clean 2008,'' katanya.

Menurut dia, Surabaya total mempunyai 8.000 RT. Di antara jumlah sebanyak itu, 1.800 RT percaya diri masuk dan mengikuti lomba Kampungku Bersih Surabaya Green and Clean 2008. ''Padahal, untuk mendaftar, standar hijau dan bersihnya sudah harus bagus. Minimal sudah mengenal pemilahan sampah dan penghijauan sudah berjalan,'' tegasnya.

Tahun sebelumnya, tercatat 280 RT mengikuti lomba Kampungku Bersih Surabaya Green and Clean. ''Ada peningkatan sebesar 600 persen,'' katanya bangga.

Selain itu, kawasan-kawasan yang selama ini dianggap kumuh dan warganya belum mengenal sistem pengolahan sampah modern kini menggeliat. Contohnya, Surabaya Barat dan Surabaya Utara. ''Misalnya, Surabaya Utara. Selain dua RT-nya masuk sebagai 50 besar kampung terbaik dalam kategori kampung maju, ada banyak perkembangan menarik di kampung lainnya,'' ungkapnya.

Sejumlah kampung di Surabaya Utara seperti Semampir, Bulak, dan Pabean Cantikan kini terus berbenah. Hasilnya, 10 RT di antaranya dinyatakan lolos sebagai 50 terbaik kampung dari kategori ''berkembang''.

Namun, yang paling pesat perkembangannya adalah Surabaya Barat. Untuk kategori kampung maju, Surabaya Barat sama dengan Surabaya Utara yang diwakili dua RT. Namun, kawasan itu justru yang paling banyak memasukkan wakil dalam 50 terbaik untuk kategori kampung berkembang. Jumlahnya nyaris sepertiga, yakni 14 kampung.

Kampung-kampung di Surabaya Barat yang menunjukkan perkembangan pesat terpusat di kecamatan Pakal, Benowo, Tandes, dan Sambikerep.

Menurut Ketua Panitia Surabaya Green and Clean 2008 dari Unilever Nunuk Maghfiroh, yang patut diacungi jempol adalah keinginan belajar warga kampung berkembang itu. ''Sejumlah RT di kawasan Tandes dan Benowo bahkan tak segan berkunjung ke Jambangan atau Gundih hanya untuk belajar soal pengelolaan sampah. Bahkan, beberapa di antaranya kini melakukan percobaan inovatif terkait dengan program prolingkungan,'' jelasnya.

Sementara itu, Hidayat mengungkapkan, pihaknya optimistis Surabaya bisa lebih cepat merdeka dari sampah dari yang dijadwalkan pada 2015. ''Melihat kerja sama antarinstansi, semangat warga, dan suasana seperti ini, tampaknya tak perlu menunggu sampai 2015 (Surabaya bebas sampah, Red),'' ujar pejabat berdarah Minang tersebut.

Taken from Jawapos, Aug 2, 2008

teddybear
August 2nd, 2008, 07:43 AM
I would like to see update news or photos even better, for Ciputra World, and the Aston Twin Residence. I think Aston might be half way on the construction already by now (looking at the photo posted a few months before it has reach 4th floor)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Aston2a.jpg

Found another photo of Aston Twin in flickr. Thanks Jeremy!

http://farm4.static.flickr.com/3172/2510965564_d7081a0c0c_b.jpg

The sales office?

http://farm4.static.flickr.com/3268/2562568593_9be59acc6a_b.jpg

Ebek21
August 2nd, 2008, 08:15 AM
^^ Yes..could someone provide the update please ? That Aston construction is scheduled to finish by the end of this year.

teddybear
August 2nd, 2008, 09:30 AM
Found more photos of unkown low rise construction in Surabaya. This is Jl. Jaksa Agung Suprapto which runs from City Hall to Aston Twin Apt. above. Do not know what is that building u/c (probably about 8-10 floors). Surabaya indeed is much greener just look at the green separator on the middle of this street which appear on the left!

http://farm4.static.flickr.com/3255/2511004662_1be42b4b01_b.jpg

Ebek21
August 4th, 2008, 04:50 AM
Update foto2 Jalan Tol Surabaya-Mojokerto

Minggu I Juli 2008

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_kolom_P2_UP_NR.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_Pier_Head_P1_UP_NR.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Cor_Pier_Head_P1_UP_NR_1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Pembesian_Diafragma_UP_Waru_I.jpg

Ebek21
August 4th, 2008, 04:56 AM
Update foto2 Jalan Tol Surabaya-Mojokerto

Minggu II Juli 2008

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo1-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo2-1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Sumo3.jpg

Ebek21
August 4th, 2008, 05:07 AM
Peta Jalan Tol Surabaya-Mojokerto

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/BakorEDIT.jpg

rdenada
August 4th, 2008, 10:51 PM
http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.jpg http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.4b91b52058.jpg

http://img411.imageshack.us/img411/3351/surabayasportcenter2nf1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=253&i=surabayasportcenter1qk7.jpg) http://img411.imageshack.us/img411/3351/surabayasportcenter2nf1.b38fb9e346.jpg

desainnya kurang oke! sayang bgt pdhl surabaya lagi booming, mestinya bikin yang lebih modern & timeless!

Ebek21
August 5th, 2008, 06:40 AM
Metropolis Apartment

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Metropolis.jpg

teddybear
August 5th, 2008, 07:00 AM
Bagus deh, udah jadi!

AceN
August 5th, 2008, 11:27 AM
^^ oh, itu udah jadi ? g kira artist impression :tongue2:

Ebek21
August 5th, 2008, 12:11 PM
Dephub Akan Bangun Jalur KA di Kawasan Gerbang Kertasusila

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54803_clip2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway3.jpg

MoU Menhub dan Gubernur Jatim

Surabaya - Departemen Perhubungan (Dephub) akan membangun jaringan kereta api di Gersik, Bangkalan, Kertosono, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan atau Gerbang Kertasusila. Jaringan kereta api ini diharapkan selesai dalam 15 tahun mendatang.

Peresmian pembangunan jaringan kereta api terpadu itu dilakukan tanda tangan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Jatim Imam Utomo dengan Menteri Perhubungan Jusman Saifii Djamil di Stasiun Gubeng, Jalan Gubeng Masjid, Selasa (5/8/2008).

Jaringan baru itu sepanjang 42 kilometer dan akan dibangun dalam waktu dekat. "Karena kita masih harus mentenderkan dan melelangnya terlebih dahulu. Yang pasti secepatnya akan dimulai," tutur Jusman kepada wartawan.

42 kilometer jaringan kereta itu tidak seluruhnya adalah jaringan kereta api baru. Namun ada yang menggunakan jaringan yang ada saat ini. Seperti jalur kereta api di dekat Stasiun Gubeng.

Pada jaringan yang terintegrasi antar kota itu juga akan dibangun elevated train atau kereta melayang. Yang dimaksud dengan elevated train yakni jalur kereta berada di atas jalan raya sehingga tidak mengganggu jalan raya.

Pembangunan jaringan kereta ini juga melibatkan konsultan pembangunan jaringan kereta dari Prancis, Societe Nationale des Chemins de fer Francais (SNCF). Konsultan itu bertugas untuk memberikan pengarahan mengenai kereta api.

Jusman menjelaskan jaringan kereta api yang baru itu memakan dana Rp 17,3 triliun. Anggaran itu akan dibebankan pada APBD kota. Sedangkan investor masih akan diusahakan.

"Kami masih belum ada investor. Semoga saja ada investor sehingga bisa mempercepat pembangunan itu," ucap pria plontos itu.

Investor ini, lanjutnya, bisa dilakukan langsung oleh pemerintah daerah dengan mekanisme kerjasama langsung.

Jusman menjelaskan bahwa pembangunan jaringan didasari karena melihat lokasi strategis Surabaya dan kota penyangga lainnya seperti Lamongan, Gresik dan Sidoarjo yang sangat tinggi. Kota-kota ini strategis untuk ekonomi dan jadi lalu lintas perdagangan tingkat nasional.

"Selain kemacetan lalu lintas yang sudah padat dan tidak bisa lain mengandalkan jalan raya dan harus beralih ke moda lain seperti kereta api," ucapnya.

Taken from Detik Surabaya and Suara Surabaya, Aug 5, 2008

Ampelio
August 5th, 2008, 12:30 PM
Metropolis Apartment

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Metropolis.jpg

^^Surabaya mesti nambah lebih banyak lagi apartment kayak gini:okay:

Hadi
August 6th, 2008, 05:29 AM
Dephub Akan Bangun Jalur KA di Kawasan Gerbang Kertasusila

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54803_clip2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Railway3.jpg

MoU Menhub dan Gubernur Jatim

Surabaya - Departemen Perhubungan (Dephub) akan membangun jaringan kereta api di Gersik, Bangkalan, Kertosono, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan atau Gerbang Kertasusila. Jaringan kereta api ini diharapkan selesai dalam 15 tahun mendatang.

Peresmian pembangunan jaringan kereta api terpadu itu dilakukan tanda tangan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Jatim Imam Utomo dengan Menteri Perhubungan Jusman Saifii Djamil di Stasiun Gubeng, Jalan Gubeng Masjid, Selasa (5/8/2008).

Jaringan baru itu sepanjang 42 kilometer dan akan dibangun dalam waktu dekat. "Karena kita masih harus mentenderkan dan melelangnya terlebih dahulu. Yang pasti secepatnya akan dimulai," tutur Jusman kepada wartawan.

42 kilometer jaringan kereta itu tidak seluruhnya adalah jaringan kereta api baru. Namun ada yang menggunakan jaringan yang ada saat ini. Seperti jalur kereta api di dekat Stasiun Gubeng.

Pada jaringan yang terintegrasi antar kota itu juga akan dibangun elevated train atau kereta melayang. Yang dimaksud dengan elevated train yakni jalur kereta berada di atas jalan raya sehingga tidak mengganggu jalan raya.

Pembangunan jaringan kereta ini juga melibatkan konsultan pembangunan jaringan kereta dari Prancis, Societe Nationale des Chemins de fer Francais (SNCF). Konsultan itu bertugas untuk memberikan pengarahan mengenai kereta api.

Jusman menjelaskan jaringan kereta api yang baru itu memakan dana Rp 17,3 triliun. Anggaran itu akan dibebankan pada APBD kota. Sedangkan investor masih akan diusahakan.

"Kami masih belum ada investor. Semoga saja ada investor sehingga bisa mempercepat pembangunan itu," ucap pria plontos itu.

Investor ini, lanjutnya, bisa dilakukan langsung oleh pemerintah daerah dengan mekanisme kerjasama langsung.

Jusman menjelaskan bahwa pembangunan jaringan didasari karena melihat lokasi strategis Surabaya dan kota penyangga lainnya seperti Lamongan, Gresik dan Sidoarjo yang sangat tinggi. Kota-kota ini strategis untuk ekonomi dan jadi lalu lintas perdagangan tingkat nasional.

"Selain kemacetan lalu lintas yang sudah padat dan tidak bisa lain mengandalkan jalan raya dan harus beralih ke moda lain seperti kereta api," ucapnya.

Taken from Detik Surabaya and Suara Surabaya, Aug 5, 2008




:) Tapi kurang detail gambar masterplan nya, ada yang punya lengkap???

Ebek21
August 6th, 2008, 09:34 AM
Proyek ini skalanya bukan main besarnya, Rp 17,3 trilyun bok...Empat kali lipatnya Suramadu. Elevated railway, double track lagi, dan jaraknya bukan main panjangnya, dari Lamongan sampai Mojokerto bahkan Porong, termasuk didalamnya sampai Bandara Juanda. Kalo terwujud, betul2 luar biasa. Acungan dua jempol saja gak cukup buat pemerintah pusat, propinsi, dan pemkot. Surabaya akan benar2 jadi metropolis modern dengan jalur kereta melayang yang sudah intercity, bukan lagi inner city saja.

Proyek infrastruktur di Surabaya benar2 sedang menggeliat pesat, setelah tol Waru-Juanda, Suramadu, tol Surabaya-Mojokerto, sekarang proyek Railway Transport System ini. Proyek2 ini seharusnya sudah dilaksanakan dari dulu, tapi nggak papa terlambat sedikit daripada sama sekali nggak dikerjakan. Memangnya nunggu sampai parah kayak Jkt baru digarap ?

Bravo !!!

Surabaya Dukung Rel Susun

Surabaya - Surabaya menyatakan siap menerima proyek kereta api (KA) elevated railway (jalur KA layang) seperti digagas pemerintah pusat. Apalagi Surabaya tidak mendapat beban membebaskan lahan untuk proyek tersebut.

"Kita tidak ada masalah dengan rencana pembangunan KA elevated, kita sudah siap menampungnya," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Ir Tri Rismaharini, Rabu (6/8) siang tadi.

Menurutnya, jalur KA elevated sudah pernah disampaikan ke Pemkot. Bahkan, sudah dibahas. Hasilnya, Pemkot siap menerimanya guna menambah sarana transportasi umum kota.

Tentang masalah lahan yang harus disiapkan, kata dia, Pemkot tidak perlu membebaskan lahan untuk pembangunan relnya mengingat semua jalur yang akan dilewati KA elevated tidak ada yang keluar dari jalur rel KA yang ada sekarang. Jadi bentuknya rel susun.

"Jadi jalurnya persis di atas rel KA sekarang. Dan secara kebetulan rel KA sekarang semuanya berada di tanah PT KAI sehingga Pemkot tidak perlu susah-susah ikut membebaskannya," tambah Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini.

Begitu pula dengan jalur KA elevated di sekitar Pasar Turi. Menurutnya, dulu memang jalur KA elevated sempat terbentur dengan bangunan Pasar Grosir Surabaya (PGS) di sisi utara Stasiun Pasar Turi, namun sekarang jalurnya dibelokkan dan akan dibangun jalur sendiri menuju Stasiun Semut.

"Masih ada tanah PT KAI untuk membuat jalur KA elevated di sekitar Pasar Turi," jelasnya. Untuk itu, katanya, jika pemerintah pusat ingin merealisasikan KA itu, Pemkot tidak khawatir menerimanya. "Pemkot siap menerimanya dan membantu merealisasikannya," katanya.

Taken from Surabaya Post, Aug 6, 2008

Ebek21
August 6th, 2008, 11:43 AM
Untuk menyambut kedatangan Star Cruise ??

Pelabuhan III segera renovasi terminal penumpang

SURABAYA: PT Pelabuhan Indonesia III mengalokasikan sedikitnya Rp1,2 miliar untuk digunakan merenovasi dua terminal penumpang yaitu Gapura Tengah dan Gapura Surya yang diharapkan tuntas pada akhir 2008.

Upaya renovasi atau revitalisasi itu merupakan program dua tahun (2008-2009) untuk melakukan proses integrasi atas tiga terminal penumpang yang dimiliki PT Pelindo III yang terdiri atas Gapura Tengah, Gapura Surya dan Gapura Nusantara.

General Manager PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Ahmad Baroto menyatakan pihaknya akan melakukan revitalisasi tiga terminal penumpang sehingga menjadi terminal terintegrasi, untuk tahap awal dua terminal yaitu Gapura Surya dan Gapura Tengah akan direnovasi sehingga menjadi lebih nyaman.

"Pengerjaan revitalisasi dua terminal itu [Gapura Tengah dan Gapura Surya] dimulai pada Agustus 2008 dan selesai akhir 2008. Proses rehabilitasi itu diharapkan dapat memberikan peningkatan layanan dan kenyamanan bagi penumpang, karena dilakukan bertahap maka diharapkan pada perayaan Idul Fitri mendatang ada yang selesai," kata Baroto kepada pers, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan proses revitalisasi dan renovasi juga akan diberlakukan pada Gapura Nusantara namun proses pengerjaannya akan dimulai pada 2009.

Baroto menyatakan untuk pengerjaan awal yang akan direnovasi adalah Gapura Tengah, antara Gapura Surya dan Gapura Nusantara, dengan nilai proyek Rp200 juta. Selanjutnya akan direnovasi Gapura Surya dengan nilai proyek Rp1 miliar.

"Total alokasi proyek untuk dua terminal itu [Gapura Tengah dan Gapura Surya] mencapai Rp1,2 miliar. Proses revitalisasi Gapura Tengah diharapkan dapat selesai sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri [Oktober 2008], sedangkan proyek Gapura Surya diharapkan selesai akhir 2008," ujarnya.

Taken from Bisnis Indonesia, Aug 5, 2008

AceN
August 6th, 2008, 08:21 PM
^^ hope they build a ferry terminal there :D Railway projectnya mantap tuh :okay: Anw, railway project yang kerjasama bareng SNCF itu udah pernah g baca di Annual Report 2006 mereka. Tapi ga ditulis lengkap. Skarang baru nongol dah! Mantap pula :okay:

Ebek21
August 7th, 2008, 03:48 AM
Sayang hanya enam lantai ya. Empat lantai untuk gedung utama dan dua lantai untuk parkir. Tapi bagus, satu lagi rumah sakit modern di Sby.

RS Canggih Khusus Bedah

Besok Peletakan Batu Pertama

SURABAYA - Satu layanan kesehatan baru berbentuk rumah sakit (RS) bakal didirikan di kota ini. RS Bedah Surabaya -demikian namanya- dibangun di lahan seluas 4 ribu meter persegi di Jalan Manyar. RS khusus pelayanan bedah tersebut diklaim yang pertama ada di Indonesia.

''RS itu milik dokter bedah yang tergabung dalam Ikabi (Ikatan Ahli Bedah Indonesia) Cabang Jatim serta beberapa dokter dari disiplin ilmu lainnya,'' jelas Prof Dr dr Sunaryo Hardjowijoto SpB SpU(K), komisaris utama PT Bisturi Delta Farma, perusahaan pemilik RS tersebut.

Rencananya, besok (8/8) dilakukan peletakan batu pertama pembangunan RS yang diperkirakan menghabiskan dana Rp 70 miliar-Rp 80 miliar. Bila dengan peralatan medis, total biaya yang ditanamkan mencapai Rp 100 miliar. Mengenai keuangan, Bisturi Delta Farma berpartner dengan Taysir Company Ltd dari British Virginia Islands dengan persentase 50 : 50.

RS yang dijadwalkan mulai beroperasi 18 bulan setelah pencanangan batu pertama tersebut rencananya terdiri atas empat lantai. Tiga lantai untuk ruang perawatan sekaligus kamar operasi dan satu lantai basement sebagai lobi.

Ada 80 tempat tidur yang disediakan. Mulai kelas 3 hingga VVIP. Ada pula fasilitas one day care, hemodialisis (cuci darah), serta gedung parkir dua lantai. ''Parkir lantai atas langsung tersambung dengan kamar operasi. Itu akan mempercepat pelayanan terhadap pasien,'' jelas Sunaryo.

Sesuai namanya, RS tersebut khusus menangani penyembuhan penyakit yang harus menggunakan pisau bedah. Ada bedah anak, urologi, kepala leher, plastik, bedah umum, hingga ortopedi.

''Mulai pembedahan yang konvensional hingga supercanggih akan disediakan di RS ini. Kami juga akan menyediakan layanan operasi transplantasi lever. Jadi, tak perlu ke luar negeri bila hendak transplantasi lever,'' tegasnya.

Pembedahan supercanggih yang dimaksud ketua Ikabi Jatim tersebut adalah menggunakan robot. Sudah disediakan dana Rp 11 miliar-Rp 14 miliar untuk membeli robot produksi AS. Robot tersebut bisa melakukan berbagai pembedahan. Tapi, yang kerap dilakukan adalah operasi membuang kanker prostat dan ginjal serta patah tulang. ''Gerak robot itu lebih moveable daripada tangan manusia,'' kata ahli bedah urologi tersebut.

Cara penggunaan robot bernama Da Vinci itu sama seperti main PlayStation. Jadi, tetap ada dokter yang mengoperasikan robot itu. ''Belum ada RS di Indonesia yang menyediakan layanan tersebut karena harganya supermahal,'' ungkap Sunaryo.

Sementara itu, di Singapura sudah ada dua RS yang menggunakan robot, yakni Mount Elizabeth dan Singapore General Hospital (SGH). Di Malaysia, RS di Kuala Lumpur dan Johor juga menggunakan robot itu.

Mengapa mendirikan RS khusus bedah? Salah satu alasannya, agar dokter bedah punya ''rumah'' sendiri. Selama ini, dokter spesialis lain telah mempunyai RS sendiri untuk mengoptimalkan kemampuan. Misalnya, dokter kebidanan dan kandungan punya RS Putri yang menangani pasien bersalin dan anak-anak, RS Mata Undaan, dan RS IBI yang dikelola Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Timur.

Sunaryo mengungkapkan, orang pasti senang tinggal di rumah sendiri. Filsafat itulah yang diambil Ikabi untuk membangun rumah sakit khusus bedah tersebut. ''Penghuninya diharapkan kerasan tinggal di rumah itu,'' ujarnya.

Bila penghuni kerasan, melakukan apa pun tidak akan canggung. Artinya, para dokter bedah punya kesempatan mengembangkan potensi dan kemampuan di rumah sakit tersebut. ''Rumah sakit itu nanti juga menjadi rumah sakit pendidikan bagi calon dokter spesialis,'' jelas dr Erwin Ramawan SpOT yang juga komisaris PT Bisturi Delta Farma.

Dalam hal pendidikan, RS bedah membentuk jaringan dengan RSU dr Soetomo. ''Jadi, tak hanya fokus pada pelayanan, tapi juga pendidikan para dokter,'' katanya.

Taken from Jawapos, Aug 7, 2008

Ebek21
August 7th, 2008, 04:10 AM
Kelihatannya unik dan menarik, lokasi di kompleks Wisata Bukit Mas, Menganti.

Pertama dan satu-satunya di Indonesia, Wisata Bike Park

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Bikepark.jpg

Mendukung program pemerintah, untuk menciptakan gaya hidup masyarakat yang lebih sehat, serta menjawab isu penghematan BBM dengan bersepeda, kini di Surabaya telah hadir Wisata Bike Park. Tempat itu merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia, wahana bersepeda sekaligus sebagai tempat rekreasi maupun wadah untuk pembibitan atlet-atlet nasional yang dikemas unik dan berbeda.

Wisata Bike Park hadir dengan bermacam fasilitas menarik guna mewadahi animo masyarakat untuk bersepeda. Dilengkapi dengan dua trek, yakni untuk kelas beginner dengan panjang lintasan 2 km dan kelas advanced dengan panjang lintasan 2,5 km. Dilengkapi pula dengan berbagai tingkat kesulitan. Antara lain superball, trek naikan dengan ketinggian maksimum 5 m, trek kayu, serta jumping 1 m dan 2,5 m.

Selain itu Wisata Bike Park juga dilengkapi dengan playground area serta akan diagendakan even-even kompetisi baik lokal maupun nasional.

Taken from Jawapos, Aug 7, 2008

sbyctzn
August 7th, 2008, 06:24 AM
Terharu juga saya membaca proyek-proyek diatas, mulai dari "elevated railways", "RS khusus Bedah" yg canggih pertama di indonesia, "bike park", "renovasi terminal pelabuhan", "gbt", "jalan tol", dll. Fiuhh.... Surabaya bakal berubah total dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan. My lovely Sparkling Surabaya!!!!!

lombok
August 7th, 2008, 09:18 AM
Surabaya..gua rasa bisa seperti Singapore kalau terus begini...:banana:

Ebek21
August 7th, 2008, 10:17 AM
WARGA PINGGIR REL KA TERGUSUR

Pemkot Siapkan Rusunawa

Surabaya - Meski Surabaya tidak terbebani menyiapkan lahan tapi Pemkot tetap harus mengantisipasi kemungkinan warganya tergusur proyek jalur KA layang (elevated railway) sepanjang 153 km tersebut. Khususnya warga kota yang tinggal di pinggir rel KA. Untuk itu Pemkot akan menampung warga yang tergusur proyek double track (rel susun) tersebut di rumah susun sewa (rusunawa).

"Kita akan siapkan rusunawa bagi warga yang tergusur, karena pembangunan KA elevated pasti akan menggusur warga di pinggir rel KA," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Ir Tri Rismaharini, Kamis (7/8) siang tadi.

Menurutnya, program pemerintah pusat itu untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota. Kelak warga yang tinggal di Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto bisa memanfaatkan KA itu untuk berangkat dan pulang kerja ke Surabaya.

Di tempat terpisah Walikota Surabaya Drs Bambang DH mengatakan, untuk penyediaan rumah sewa bagi warga yang tergusur pihaknya sudah membicarakan dengan direksi PT KA. "Beliau mendukung penuh,"kata Walikota.

Pembangunan rusun ini mengingat banyaknya keluarga yang tinggal di pinggir rel bakal tergusur bila proyek ini dijalankan. Rusun ini nantinya akan dibangun di lahan milik PT KA yang cukup luas.

Bambang menjelaskan, mekanisme pembangunan rusun ini masih belum ditentukan. Namun Pemkot bersedia jika membangun dengan biaya APBD dan nantinya akan dikelola oleh Pemkot.

"Kemungkinan kalau tanahnya sudah disediakan PT KA kami yang akan membangunnya dengan biaya sendiri. Selanjutnya, kita yang akan mengelola," tambahnya.

Seberapa luas lahan yang dimiliki PT KA di Surabaya ? Pejabat asal PDIP ini tidak bisa menyebutkan secara pasti karena pembicaraan detail masih belum dilakukan. Tapi, yang pasti, PT KAI punya banyak lahan kosong untuk realisasi
rusunawa.

Aman

Sementara itu dosen Teknik Sipil ITS, Indrasurya B. Mochtar, mengatakan, kereta elevated aman karena secara teknis pembangunan konstruksinya sudah diperhitungkan masak-masak. Dia mencontohkan kereta elevated yang telah dioperasikan di jalur Manggarai-Jakarta Kota, selama ini aman-aman saja.

"Pengoperasian kereta elevated aman, karena itu masyarakat tak perlu khawatir. Jangan khawatir jatuh apalagi di sekitarnya nanti dibuat pagar pelindung," katanya Kamis siang tadi.

ITS ditunjuk Dephub untuk ikut membantu membuat grand design pengembangan perkeretaapian di wilayah Gerbangkertosusila merujuk hasil kajian studi dari SNCF dan Pemerintah Prancis. Sejumlah dosen dari berbagai disiplin ilmu bergabung dalam tim ini, termasuk dari teknik sipil.

Dijelaskan Indrasurya, kereta elevated memiliki banyak kelebihan. Yang krusial adalah minimnya pembebasan lahan yang selama ini acap menjadi kendala pembangunan. "Kalau butuh lahan sedikit sekali, itu paling hanya untuk kebutuhan pembangunan tapak shelter untuk naik turunnya penumpang," katanya.

Pembangunan kereta elevated menggunakan jaringan rel yang sudah ada. Dalam rencana konstruksinya, setiap 40-50 meter dari jalur rel yang ditentukan dibangun portal atau tumpuan. Seluruh pembangunan telah melewati kajian teknis mendalam sesuai standar pembangunan kereta elevated. Di atas portal itu selanjutnya dipasang balok-balok gelagar yang sangat kuat untuk jalur lewat kereta. Selama membangun jalur elevated, jalur rel di bawahnya tak terganggu. "Jalur rel di bawahnya tetap bisa digunakan baik untuk kereta lainnya atau komuter selama jalur elevated dibangun," katanya.

Sebagai bentuk realisasi pengembangan kereta api di Gerbangkertosusila, saat ini sedang dilakukan penyambungan jaringan rel kereta atau shortcut antara Stasiun Pasar Turi dengan Stasiun Gubeng dengan sumber dana APBN. "Dengan penyambungan ini maka jaringan rel lintas utara akan tersambung dengan jaringan rel kereta lintas tengah, timur dan selatan yang menuju Malang, Pasuruan dan Mojokerto," kata Kahumas PT KA Daop VIII Surabaya, Sugeng Priyono.

Untuk melancarkan arus kereta, juga dibuat shorcut dari Pasar Turi ke Semut. Sehingga kereta-kereta yang lewat Pasar Turi ke Surabaya Kota tak perlu lewat Sidotopo.

Selain mengembangkan angkutan massal kereta pihaknya juga terus meningkatkan komuter. Saat ini telah dikembangkan komuter Susi (Surabaya-Sidoarjo) dan Sulam (Surabaya-Lamongan). Dalam waktu dekat bisa segera direalisasikan komuter Sumo (Surabaya-Mojokerto).

Taken from Surabaya Post, Aug 7, 2008

Hadi
August 7th, 2008, 03:40 PM
Surabaya..gua rasa bisa seperti Singapore kalau terus begini...:banana:

Amin... itu obsesi walikota surabaya yang ingin menjadikan surabaya kota MICE Regional untuk beberapa tahun ke depan, bagus deh bisa kayak singapura

Hadi
August 7th, 2008, 03:43 PM
Personel BPW Suramadu Disiapkan
| Kamis 07/08/2008
12:42:11 |


Surabaya – Surabaya Post

Pengelolaan kawasan sekitar kaki Jembatan Suramadu semakin ada titik terang. Apalagi pemerintah tengah menyiapkan personel yang duduk di Badan Pengembangan Wilayah (BPW) Suramadu. Personel tersebut tak hanya didominasi orang pusat tapi juga dijaring dari lokal.

“Personel BPW Suramadu saat ini kami persiapkan, nantinya campuran orang pusat dan daerah,” kata Ketua Komisi V DPR RI, Azwar Anas, saat berkunjung ke Surabaya kemarin. Penggabungan unsur pusat dan daerah di tubuh BPW Suramadu dilakukan agar tak muncul gejolak di kemudian hari. Sebab acapkali muncul protes jika daerah tak dilibatkan. Sedangkan pengisian personel dilakukan karena secara kelembagaan BPW sudah ada. “Targetnya sebelum Jembatan Suramadu selesai, kelembagaan itu sudah terisi personel,” katanya.

Ditegaskan Anas, BPW hanya sebagai badan pengelola atau badan pelaksana agar pelayanan di sana bisa dimaksimalkan dan sekitar Suramadu memiliki nilai ekonomis tinggi. Bukan semacam badan otoritas seperti di Pulau Batam, karena yang diurus hanya pembangunan yang terkait dengan Jembatan Suramadu.

Sekadar mengingatkan pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2008 tentang BPW Suramadu. Badan ini mempunyai delapan wewenang dan tugas yang antara lain meliputi membangun dan mengelola wilayah kaki Jembatan Suramadu seluas masing-masing 600 ha di kaki Jembatan Bangkalan dan Surabaya.

Kepala Bappeprop Jatim, Hadi Prasetyo, menjelaskan, BPW mempunyai kekuasan koordinasi lintas departemen. Koordinasi ke atas ke tim pengarah yang terdiri atas beberapa menteri dan bertanggung jawab kepada presiden. Badan ini mempunyai tugas membangun dan mengelola kawasan khusus seluas 600 ha dalam satu kesatuan dengan wilayah pelabuhan petikemas dengan perumahan dan industri termasuk jalan aksesnya yang direncanakan di Tanjung Bumi Bangkalan. Juga menyusun rencana induk dan rencana kegiatan pengembangan sarana dan prasarana serta kegiatan pengembangan wilayah Suramadu.

Dalam Perpres 27/2008 pasal 12 poin b, bahkan disebutkan badan ini juga melaksanakan pengusahaan jembatan tol Suramadu dan jalan tol lingkar timur (Simpang Juanda-Tanjung Perak). Sedangkan pendanaan badan ini berasal dari APBN dan non APBN yang pengelolaannya dipertanggung jawabkan kepada menteri keuangan. (tis)

Hadi
August 7th, 2008, 03:46 PM
PKL Dharmawangsa Direlokasi
| Kamis 07/08/2008
12:37:41 |
Surabaya - Surabaya Post Pembangunan pusat pedagang kaki lima (PKL) Jl. Dharmawangsa akhirnya rampung juga. Pemkot melalui Dinas Koperasi dan Tata Kota pun memindahkan PKL di depan IRD RSU dr Seotomo ke lokasi tersebut.




“Lokasi pusat PKL Jl. Dharmawangsa sudah selesai dan kami sudah memindahkan PKL di sana,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Sektor Informal Pemkot Surabaya, Djoni Hendratmo, Kamis (7/8) siang tadi.

Menurutnya, pusat PKL yang lokasinya di dekat lapangan hoki Jl. Dharmawangsa sudah diprogramkan sejak tahun 2007 lalu. Pusat PKL ini untuk sekitar 70 PKL yang selama ini mangkal di Jl. Dharmawangsa atau depn IRD RSU dr Soetomo. Dana pembangunannya diambilkan dari APBD Surabaya sama seperti yang dilakukan untuk PKL Jl. Urip Sumohardjo yakni sekitar Rp 400 juta.

Pelaksanaan pembangunannya sempat molor karena ada hambatan teknis. Namun kini pelaksanaan pembangunannya sudah selesai 100%. “Pembangunan fisik pusat PKL di sana sudah tuntas, lampu penerangan di areal berdagang juga sudah menyala,” ujarnya.

Khusus untuk penerangan dalam areal berdagang, kata Djoni, Pemkot tidak memfasilitasi dan diserahkan pedagang. Untuk jam operasional sudah diatur sesuai kesepakatan pedagang. “Jam operasional ada yang buka pagi mulai pukul 07.00-19.00 dan yang malam beroperasi sejak pukul 19.00-07.00,” katanya.

Sesaat setelah dioperasikan, katanya, Pemkot telah membentuk paguyuban pedagang seperti yang sudah dilakukan di pusat hidangan di depan Rusun Urip Sumohardjo. Tujuan adanya paguyuban ini untuk memudahkan koordinasi antara Pemkot dan PKL di pusat hidangan Dharmawangsa.

Jenis dagangan yang disajikan sama dengan apa yang dijual di pusat PKL Urip Sumohardjo. Di sana ada tahu campur, rujak uleg, soto, lontong balap, rawon, dan sebagainya.



Banyak yang Nganggur



Terkait dengan ini, Salman Faris, anggota Komisi C DPRD Surabaya, mengatakan, apa yang dilakukan Pemkot itu patut dipuji. Namun, pihaknya minta agar penataan PKL tidak hanya di Dharmawangsa atau Urip Sumohardjo, tapi juga di seluruh penjuru kota yang belakangan digusur Pemkot.

Apalagi, tambahnya, pasca-penggusuran PKL di Gembong Tebasan, Kapasari, Jl. Semarang, Tembok, dan kawasan lain masih puluhan ribu PKL menganggur. “Kasihan mereka kalau tidak ditata seperti di Jl. Dharmawangsa,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot tidak adil bila tidak manata PKL secara keseluruhan. Dalam menata PKL, sebetulnya Pemkot tidak perlu menyediakan lahan sendiri seperti di Bungkul, Urip Sumohardjo, dan Dharmawangsa, tapi bisa menggunakan model Jagir.

Dalam penataan PKL Jagir, Pemkot mengadakan kerja sama dengan swasta. Pihak swasta menyediakan lahan, sementara PKL menyewa sehingga ada kerjasama yang baik antara pihak swasta, PKL, dan Pemkot. “Kan masih banyak lahan kosong di kota ini yang bisa disewakan untuk PKL,” ujarnya.

Sementara itu hari terakhir deadline bagi PKL Rabu (6/8) terlihat sebagian sudah mengosongkan tempat berjualannya dan sebagian lagi memilih tetap bertahan. Alasan PKL memilih bertahan karena belum memiliki tempat lain untuk berjualan.

"Kalau saya harus pindah, saya akan berjualan di mana. Padahal ini satu-satunya pekerjaan untuk menghidupi keluarga,” kata M. Amin saat ditemui di warungnya, kemarin.

Dia mengaku sudah 4 tahun berjualan nasi bersama istrinya di depan rumah sakit. Dia berharap dirinya tertampung di PKL Dharmawangsa seperti rekannya yang lain. Djumain (42) pedagang rokok yang mangkal di depan Lapangan Hoki mengaku memilih membongkar sendiri barang dagangannya. “Daripada rombong saya rusak dibongkar Satpol PP, ya saya bongkar sendiri,” katanya. (pur)

Ebek21
August 7th, 2008, 05:44 PM
Arena Ketabang

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54887_clip2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54887_clip3.jpg

Dibangun 15 Agustus, Diresmikan Nopember

Pembangunan Arena Ketabang yang bakal menjadi landmark baru Kota Surabaya dengan patung Suro dan Boyo di pinggir Kali Mas bakal direalisasikan dalam waktu dekat.

Peletakan batu pertamanya akan dilakukan Jumat (15/08) dan fasilitas lengkap dengan taman dan arena bermain skate board serta sepeda BMX ini akan diresmikan penggunaannya sekitar bulan Nopember 2008 mendatang.

TRI RISMA HARINI Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya pada suarasurabaya.net, Kamis (07/08) mengatakan peresmian fasilitas itu diupayakan bersamaan dengan akan digelarnya Kompetisi Internasional Skate Board dan Sepeda BMX di Arena Ketabang.

Arena Ketabang merupakan taman dengan konsep urban park. Yang cukup menonjol dari taman ini adalah adanya Patung Suro dan Boyo. Berbeda dengan saudara kembarnya, Patung Suro dan Boyo di Arena Ketabang ini nantinya tidak akan saling menggigit ekor. Dari mulut Suro sang Hiu, akan keluar air mancur yang jatuhnya ke Kalimas.

Tingginya sekitar 15 m, yang berarti bakal lebih tinggi dari Patung Suro dan Boyo di depan KBS yang hanya sekitar 10 m tingginya.

Icon baru Kota Surabaya ini merupakan satu dari 5 sub area dalam Arena Ketabang. RISMA mengatakan selain Patung Sura dan Boyo yang ada dalam Plaza Area, ada juga BMX Flat Area, BMX Street Area, Tribune Area dan Skate Park Area.

Area ini memanjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter.

Patung Suro dan Boyo ini terbuat dari bahan fiber glass tanpa sulur seperti di depan KBS. Biaya keseluruhan untuk pembangunan patung ini plus plaza sekitar Rp400 juta sumbangan dari PT Telkom Divre V. Sedangkan untuk biaya keseluruhannya menelan dana sampai Rp1,6 miliar.

Arena Ketabang ini nantinya akan menambah koleksi taman dengan fasilitas khusus. Sebelumnya, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan sejumlah stake holder kota juga telah merevitalisasi Taman Bungkul dan Kebun Bibit Bratang menjadi Cyber Park.

“Kehadiran taman-taman kota di Surabaya ini kita harap memberikan ruang bagi masyarakat Kota Surabaya beraktivitas,” ujar RISMA.

Arena Ketabang Beroperasi, PKL Boulevard Digusur

Setelah Arena Ketabang diresmikan, Pedagang Kaki Lima di Boulevard samping Surabaya Plaza dipastikan akan digusur. Para PKL makanan akan direlokasi di Arena Ketabang, sedangkan PKL HP akan dimasukkan ke WTC.

UTOMO Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Pemkot Surabaya pada suarasurabaya.net mengatakan pembangunan Arena Ketabang ini juga turut mengurangi masalah PKL yang menutup hampir seperempat jalan Boulevard.

Diakui UTOMO, hingga kini belum ada pembicaraan dengan paguyuban PKL Boulevard, namun menurut dia, mau tidak mau PKL di Boulevard memang harus mau ditata. Nantinya, kata UTOMO Jalan Boulevard akan difungsikan secara normal tanpa kehadiran PKL.

“Kalau tidak mau ditertibkan ya bisa terpaksa kami tertibkan secara paksa. Kami harap Paguyuban PKL Boulevard mau memahami ini,” ujarnya.

Taken from Suara Surabaya, Aug 7, 2008

Hadi
August 7th, 2008, 06:27 PM
Arena Ketabang

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54887_clip2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk54887_clip3.jpg

Dibangun 15 Agustus, Diresmikan Nopember

Pembangunan Arena Ketabang yang bakal menjadi landmark baru Kota Surabaya dengan patung Suro dan Boyo di pinggir Kali Mas bakal direalisasikan dalam waktu dekat.

Peletakan batu pertamanya akan dilakukan Jumat (15/08) dan fasilitas lengkap dengan taman dan arena bermain skate board serta sepeda BMX ini akan diresmikan penggunaannya sekitar bulan Nopember 2008 mendatang.

TRI RISMA HARINI Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya pada suarasurabaya.net, Kamis (07/08) mengatakan peresmian fasilitas itu diupayakan bersamaan dengan akan digelarnya Kompetisi Internasional Skate Board dan Sepeda BMX di Arena Ketabang.

Arena Ketabang merupakan taman dengan konsep urban park. Yang cukup menonjol dari taman ini adalah adanya Patung Suro dan Boyo. Berbeda dengan saudara kembarnya, Patung Suro dan Boyo di Arena Ketabang ini nantinya tidak akan saling menggigit ekor. Dari mulut Suro sang Hiu, akan keluar air mancur yang jatuhnya ke Kalimas.

Tingginya sekitar 15 m, yang berarti bakal lebih tinggi dari Patung Suro dan Boyo di depan KBS yang hanya sekitar 10 m tingginya.

Icon baru Kota Surabaya ini merupakan satu dari 5 sub area dalam Arena Ketabang. RISMA mengatakan selain Patung Sura dan Boyo yang ada dalam Plaza Area, ada juga BMX Flat Area, BMX Street Area, Tribune Area dan Skate Park Area.

Area ini memanjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter.

Patung Suro dan Boyo ini terbuat dari bahan fiber glass tanpa sulur seperti di depan KBS. Biaya keseluruhan untuk pembangunan patung ini plus plaza sekitar Rp400 juta sumbangan dari PT Telkom Divre V. Sedangkan untuk biaya keseluruhannya menelan dana sampai Rp1,6 miliar.

Arena Ketabang ini nantinya akan menambah koleksi taman dengan fasilitas khusus. Sebelumnya, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan sejumlah stake holder kota juga telah merevitalisasi Taman Bungkul dan Kebun Bibit Bratang menjadi Cyber Park.

“Kehadiran taman-taman kota di Surabaya ini kita harap memberikan ruang bagi masyarakat Kota Surabaya beraktivitas,” ujar RISMA.

Arena Ketabang Beroperasi, PKL Boulevard Digusur

Setelah Arena Ketabang diresmikan, Pedagang Kaki Lima di Boulevard samping Surabaya Plaza dipastikan akan digusur. Para PKL makanan akan direlokasi di Arena Ketabang, sedangkan PKL HP akan dimasukkan ke WTC.

UTOMO Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Pemkot Surabaya pada suarasurabaya.net mengatakan pembangunan Arena Ketabang ini juga turut mengurangi masalah PKL yang menutup hampir seperempat jalan Boulevard.

Diakui UTOMO, hingga kini belum ada pembicaraan dengan paguyuban PKL Boulevard, namun menurut dia, mau tidak mau PKL di Boulevard memang harus mau ditata. Nantinya, kata UTOMO Jalan Boulevard akan difungsikan secara normal tanpa kehadiran PKL.

“Kalau tidak mau ditertibkan ya bisa terpaksa kami tertibkan secara paksa. Kami harap Paguyuban PKL Boulevard mau memahami ini,” ujarnya.

Taken from Suara Surabaya, Aug 7, 2008



Akhirnya direalisasikan juga ya. Meniru Konsep Merlion neh.. gud222

glitz_boy
August 7th, 2008, 07:03 PM
Metropolis Apartment

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Metropolis.jpg

waaaa ... enak nya yg tower A & B dah handover negh .... punya gw masih next month =.="

Ebek21
August 8th, 2008, 07:28 PM
Gambar maket dan foto peletakan batu pertama RS Bedah Surabaya. Gedungnya hanya 4 lantai, bukan 6 lantai seperti tulisanku sebelumnya karena gedung parkir 2 lantainya rupanya berdiri sendiri.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RSBedah1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RSBedah2.jpg

Taken from Suara Surabaya, Aug 8, 2008

Ebek21
August 9th, 2008, 04:53 AM
Kantor pusat pindah ke Surabaya, Citilink terbang lagi mulai September

SURABAYA: Citilink Garuda Indonesia memindahkan kantor pusatnya dari Jakarta ke Surabaya dan memastikan akan terbang lagi pada 1 September 2008, setelah sempat tidak beroperasi sejak Januari 2008.

"Kami ingin ikut serta mengembangkan wilayah bagian timur, dan Surabaya merupakan kota yang strategis," kata Emirsyah Satar, President & Chief Executive PT Garuda Indonesia, pada peresmian kantor pusat Citilink di Juanda Business Centre-Surabaya, kemarin.

Menurut Emirsyah, perkembangan bisnis di kawasan timur-khususnya Jawa Timur-berjalan demikian cepat, sehingga perlu didukung transportasi yang memadai. Citilink akan menjadi satu-satunya penerbangan yang berkantor pusat di Kota Pahlawan ini.

"Sebagai kota bisnis terbesar kedua, maka kami perlu memberikan kontribusi melalui jasa transportasi bagi pertumbuhan kota Surabaya ini," katanya.

Dia menyebutkan Garuda Indonesia menguasai lebih dari 50% pangsa pasar penerbangan di Jatim.

Elisa Lobantoruan, Executive Vice President Garuda, optimistis Citilink dengan konsep penerbangan berbiaya rendah (low cost carrier/LCC) akan kembali diminati masyarakat.

"Selain pelayanannya berkualitas, dalam arti meminimalkan keterlambatan pesawat, juga menekankan aspek keamanan," katanya.

Menurut Elisa, kendati Citilink secara resmi beroperasi lagi mulai 1 September 2008, pemesanan tiket sudah berjalan. "Sampai sekarang yang pesan tiket lebih dari 2.000 orang dengan nilai lebih dari Rp 1,5 miliar."

Dari Surabaya, Citilink melayani enam kota tujuan, yaitu Jakarta, Batam, Banjarmasin, Balikpapan, Mataram, dan Kupang. Dalam waktu dekat, Citilink akan menambahkan Makassar sebagai kota tujuan.

Untuk sementara, Citilink beroperasi dengan dua pesawat Boeing B737-300 yang memiliki kapasitas 148 tempat duduk. Hingga akhir tahun ini diharapkan armada Citilink bertambah menjadi lima unit pesawat.

Terus berbenah

Citilink pada awalnya menggunakan lima pesawat Fokker F28 (65-85 tempat duduk). Penerbangan perdana dilaksanakan pada 16 Juli 2001 dengan rute Surabaya - Balikpapan - Tarakan.

Pada Juli 2004 Citilink mengganti pesawat Fokker F28 dengan empat unit Boeing B737-300. Namun, pada Januari 2008, manajemen Garuda memutuskan Citilink tidak beroperasi untuk sementara.

Kini pemesanan tiket Citilink menggunakan sistem elektronik, sehingga para penumpang tidak perlu khawatir akan kehilangan tiket karena data penumpang telah tersimpan di dalam database, dan penumpang diberikan lembar rangkuman perjalanan sebagai tanda bukti perjalanan.

Joseph Saul, Vice President Strategy Business Unit Citilink Garuda, mengatakan setidaknya ada lima alasan masyarakat memilih Citilink, a.l, tiket mudah diperoleh, harga tiket murah, mengutamakan ketepatan waktu, dan mengutamakan aspek keselamatan.

Taken from Bisnis Indonesia, Aug 9, 2008

Ebek21
August 9th, 2008, 05:15 AM
Jadi Kawasan Wisata Bahari, Pasar Ikan Rp 77 M, Sekelas Muara Angke

SURABAYA - Surabaya bakal memiliki pasar induk ikan sekaligus pangkalan pendaratan ikan terbesar di Jatim. Proyek senilai Rp 77 miliar ini mulai digarap 2009. Pasar ikan seluas 10 hektare di Romokalisari ini merupakan proyek multi years. Untuk pasar ikan, dana bersumber APBD. “Sedangkan pangkalan pendaratan ikan menunggu APBN,” kata Kabid Perikanan dan Kelautan DPKPPK Chairul Bachrie, Jumat (8/8).

Pasar yang sekarang dalam tahap penyelesaian detail engeneering desain (DED) ini nantinya bakal menampung luberan pedagang ikan di Pasar Pabean dan sejumlah pasar tradisional lainnya.

Selama ini, Surabaya menjadi sasaran pedagang ikan dari Tuban, Gresik, Prigi, Banyuwangi, Situbondo, dan Probolinggo. “Pasar ini dilengkapi laboratorium. Ikan-ikan dari luar kota yang masuk Surabaya secara sampling harus melalui uji laboratorium,” jelasnya.
Meski ada pasar induk, pasar ikan seperti Pasar Pabean, Pasar Pucang, dan Pasar Keputran, tetap menjadi pasar lokal ikan.

Pasar induk ikan Romokalisari ini rencananya juga dilengkapi rumah susun untuk para nelayan, museum bahari, dan pusat suvenir. Sedangkan fasilitas utamanya adalah tempat sandar perahu, tempat pelelangan ikan, gudang penyimpan garam, kantor, penjualan BBM, water treatment, pendopo nelayan, pos polisi, kedai makan, ruko, shelter angkut, dan industri ringan pengolah hasil perikanan. “Kami konsep kawasan itu menjadi kawasan wisata bahari,” ucapnya.

Taken from Surya, Aug 9, 2008

Ebek21
August 9th, 2008, 08:37 AM
Artikel menarik tentang Program Revitalisasi Kalimas. Karena terlalu panjang, aku ambil bagian2 pokoknya saja.

Penataan dan Revitalisasi Sungai Kalimas

Di kawasan sepanjang Sungai Kalimas setidaknya terdapat sepuluh (10) titik lokasi potensial yang dapat dibangun secara atraktif untuk mendorong pengembangan Sungai Kalimas secara khusus dan pembangunan Kota Surabaya secara umum.

KAWASAN PELABUHAN KALIMAS

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKPerak.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Titik Pertemuan Laut dengan Kalimas" dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan / membangun fasilitas Dermaga dengan akuarium, kompleks perbelanjaan, tempat acara indoor/outdoor, perumahan tepi air, lahan perkantoran dan niaga, dan terminal ferry.
- Menciptakan daerah hiburan di tepi air dengan elemen-elemen budaya dan niaga termasuk ruang terbuka tepi air untuk acara perayaan / peringatan kota.
- Menonjolkan kawasan pelabuhan sebagai gerbang laut ke Surabaya, dengan menggunakan dermaga dan penumpang kapal ferry sebagai daerah tujuan wisata.
- Memasukkan panorama alam ke pelabuhan untuk memperkenalkan daerah makanan – minuman dengan restoran-restoran yang romantis dan kafe-kafe yang trendi.
- Menggabungkan kompleks perkantoran dan apartemen kelas atas.

KAWASAN JEMBATAN PETEKAN

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKPetekan.jpg

Kawasan Jembatan Petekan dan sekitarnya dikembangkan dengan Tematik "Gerbang Kalimas menuju Laut", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan / membangun perumahan berkepadatan tinggi (kelas menengah) yang menghadap sungai ; area pejalan kaki dan hiburan di sepanjang depan sungai.
- Membangun area hidup / bekerja berdensitas tinggi dengan perumahan trendi dan daerah makanan / minuman untuk profesional muda.
- Memanfaatkan kedekatan dengan area CBD yang memiliki perumahan dan hiburan yang menarik
- Membangun kembali / rekonstruksi Jembatan Petekan

Ebek21
August 9th, 2008, 08:39 AM
KAWASAN JEMBATAN MERAH

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKJemMerah.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Distrik bersejarah dan Kawasan Kota Lama", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Pembaruan bangunan-bangunan bersejarah ; membuat ruang pertunjukan ;
mengenalkan kembali jembatan kepahlawanan ; membangun tempat museum, galeri seni dan wisata bersejarah.
- Menciptakan distrik bersejarah dan budaya yang mengenalkan kembali sejarah Surabaya.
- Mengembangkan ruang pertunjukkan yang menyajikan acara musik dan seni yang akan menarik para pengusaha dan pengunjung asing.
- Membenahi bangunan bersejarah yang menarik dan membangun identitas klasik dari distrik yang bersejarah.
- Mengembangkan peringatan sejarah monumental dari Jembatan Merah dengan melakukan pembaruan, termasuk program khusus seperti skema pencahayaan, rute bersejarah, perbaikan fasad bangunan dan pengembangan acuan desain.

KAWASAN JEMBATAN JAGALAN – TUGU PAHLAWAN

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Dari Kalimas menuju Tugu Pahlawan", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan kawasan yang dapat mengingatkan sejarah perjuangan di kawasan Tugu Pahlawan.
- Mengembangkan sistem sirkulasi yang menghubungkan jalur transportasi air
dengan pedestrian yang menuju Tugu Pahlawan dan Kantor Gubernur.

Ebek21
August 9th, 2008, 08:42 AM
KAWASAN PENELEH - GENTENG

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Taman dan ruang publik Tepi Sungai", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan / membangun Promenade sungai sebagai tempat yang nyaman bagi pejalan kaki dan menghubungkan daerah CBD utama (selatan dan pusat) dengan distrik bersejarah di utara.
- Mengembangkan Taman Linier dan koneksi ruang terbuka
- Mengembangkan jalur yang menghubungkan kawasan Kalimas dengan kawasan Makam Belanda di Jalan Makam Peneleh.
- Mengembangkan niaga tepi sungai, restoran dan pusat perbelanjaan sebagai
pilihan yang menarik bagi para profesional / pengusaha yang ada di CBD.

KAWASAN PERBELANJAAN / PLAZA

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKKetabang.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "CBD tepi sungai", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Merevitalisasi dan mentransformasi CBD Surabaya menjadi distrik yang berorientasi bisnis dengan sejumlah penggunaan lahan yang dapat melayani bisnis yang dinamis.
- Membangun kompleks pusat perbelanjaan, makanan dan hiburan yang modern yang berdekatan dengan bagian depan dan menghadap sungai Kalimas yang menarik. Diantaranya yang akan dikembangkan adalah pembangunan Skate & BMX Park di sekitar kawasan Monkasel.
- Menyediakan apartemen berkualitas yang dapat menarik profesional muda dan internasional.
- Mengubah cityscape dengan membangun bangunan perkantoran baru.
- Membangun program seni dan budaya yang melengkapi aktifitas bisnis dan memberikan kontribusi pada lingkungan kerja yang lebih menarik.
- Mengembangkan jalur wisata perahu dari sungai di kawasan pusat belanja menuju kawasan Jembatan Petekan.

Ebek21
August 9th, 2008, 08:45 AM
KAWASAN PUSAT MAKANAN DAN PASAR BUNGA KAYUN

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKKayoon1.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Pusat makanan, bunga dan olahraga air", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan pusat kegiatan Pasar Bunga dan Pusat makanan yang berada di tepi sungai.
- Mengembangkan area olahraga air yang bedampingan dengan deretan tempat penjualan bunga.
- Membangun pedestrian sebagai sarana olahraga jalan kaki di sepanjang sisi
Sungai Kalimas

KAWASAN JEMBATAN BAT

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKDinoyo.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Taman dan pusat komersial tepi sungai", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Mengembangkan ruang publik dan taman tepian sungai yang menerus.
- Membangun kawasan tepi Sungai yang hijau dan atraktif untuk publik yang menyatu dengan area / kawasan perbelanjaan moderm yang menghadap Sungai Kalimas.
- Memperbaruhi penampilan jembatan agar sesuai dengan pengembangan karakter kawasan yang modern.

Ebek21
August 9th, 2008, 08:52 AM
KAWASAN PERUMAHAN TEPI AIR DINOYO - DARMOKALI

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKDarmokali.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Perumahan tepi sungai", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Membangun daerah permukiman yang ada saat ini dengan membuat hubungan antara lingkungan tempat tinggal dengan kalimas dan kawasan campuran.
- Membangun taman tepi sungai yang akan menghidupkan bagian depan sungai sepanjang hari dengan areal pejalan kaki yang nyaman.
- Mengundang pembangunan perumahan sepanjang sungai dengan kawasan terbuka hijau.
- Memanfaatkan lokasi yang nyaman dan lahan sungai yang dapat dibangun untuk mebuat hotel konferensi dan apartemen untuk para ekspatriat.

KAWASAN WONOKROMO – NGAGEL

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/RKJagir.jpg

Kawasan ini dikembangkan dengan tematik "Gerbang hijau Kalimas di selatan", dengan rencana kegiatan antara lain :
- Membangun tetenger, seperti Taman Gerbang dan jembatan baru yang akan mendorong dan menarik kedatangan pengunjung Surabaya dari selatan .
- Membangun pusat transit multi moda yang akan mentransformasi pemberhentian transportasi untuk bis, mobil, kereta api.
- Membangun dermaga perahu yang menjadi titik pertemuan transportasi air di Kali Surabaya, Kali Wonokromo dan Kalimas.
- Meningkatkan reputasi Kebun Binatang sebagai area rekreasi untuk keluarga dengan cara menghubungkannya dengan taman gerbang dan penghijauan di Kalimas.

lombok
August 9th, 2008, 09:19 AM
kalau memang ini terjadi, Surabaya setidaknya bisa mendekati seperti Singapore & steden di eropa..:banana:
Udah mulai belum pembangunannya ?

gliazzurra
August 9th, 2008, 09:55 AM
wahh emang surabaya ini terkesan meniru singapura habis2an.. tp gpp lah yg bagus gpp kalo ditiru, asal jgn niru yg jeleknya aja.. :)

teddybear
August 9th, 2008, 02:34 PM
Apa benar, mereka akan membenahi kali dan kanan kiri kali di Surabaya? Apa mereka sudah mulai mengerjakan ini, yah good sih kalo benar. Dan kalo yang ngomong Risma sih gua percaya. Soalnya daerah sekitar kali memang memprihatinkan, kotor, tidak terawat, banyak sampah, gelandangan, dan gedek plastik. Pagar nya saja terbuat dari semen dan pipa yang jelek dan mau ambrol. Jadi mereka mau menata kawasan sekitar kali yang kumuh itu dan ini bagus sekali sih. Kalo benar yah Surabaya benar bertambah maju lagi, seperti yang terjadi dengan pedestrian.

rdenada
August 9th, 2008, 10:51 PM
good job!

sbyctzn
August 10th, 2008, 03:26 PM
Perbandingan DED dari waktu ke waktu dan Progrsess pembangunan

DED baru yang disempurnakan terlihat jauh lebih bagus dibandingkan dengan DED baru sebelumnya. Atap tribun telah tertutup semua melingkar. Perubahan DED terlihat ada pada stadion utama, dan beberapa letak indoor stadium, stadion latihan sepakbola dan diagram peta yang beberapa berubah. coba anda lihat pada diagram di DED baru yang disempurnakan dibawah. Sayang yang membuat rendering DED tidak memperhatikan skala perbandingan antara bangunan dan manusia, coba anda lihat dan bandingkan, staion sebesar itu dengan ukuran manusia seperti itu pula. Mungkin yang membuat renderingnya kurang profesional kali ya? yah tidak apa-apa, wong itu cuma rendering DED kok, bukan sesungguhnya, kalau sesungguhnya ya nggak lucu kali ya?
Progress pembangunan sudah tampak berjalan, rumah-rumah pekerja proyek sudah terbangun seluruhnya, gerbang pintu masuk juga sudah ada dengan dilengkapi papan informasi proyek yang bergambar DED, selain itu berdasarkan pengamatan saya selama kurang lebih 30 menit bertada di lokasi yang sangat panas tersebut ada lalu lalang lebih dari 8 truck proyek yang membawa batu, tanah, dll. Saya mengambil gambar tersebut pada hari Minggu tanggal 10 Agustus 2008 pukul 14.00.

http://img203.imagevenue.com/loc449/th_34690_ded_lama_122_449lo.jpg
DED awal, saat wacana pembangunan Gelora Bung Tomo diumumkan



http://img2.uploadhouse.com/fileuploads/2379/23791740e963b3c850269fdad510890b0076c7c.jpg
DED baru, setelah Adhi Karya memenangkan tender



http://img109.imagevenue.com/loc631/th_35320_1_122_631lo.jpg
DED baru disempurnakan, setelah permintaan Walikota untuk menyempurnakan DED



http://img238.imagevenue.com/loc55/th_34704_tampak_samping_122_55lo.jpg
Gerbang tampak samping



http://img241.imagevenue.com/loc475/th_34702_tampak_depan_122_475lo.jpg
Gerbang tampak depan



http://img136.imagevenue.com/loc723/th_34691_paku_bumi_lama_122_723lo.jpg
Paku bumi lama dan Rumah pekerja proyek



http://img185.imagevenue.com/loc502/th_35453_rumah_pekerja_proyek_122_502lo.jpg
Rumah pekerja proyek



http://img19.imagevenue.com/loc668/th_34692_papan_informasi_122_668lo.jpg
Papan informasi proyek

http://img6.uploadhouse.com/fileuploads/2379/23791752a624d6903ebd64ec06d4591a90eb583.jpg
DED lebih detail

AceN
August 10th, 2008, 04:01 PM
^^ nah!!! Itu baru stadion yang bisa bikin bangga Surabaya :okay::okay::okay: Thanx a lot bro :)

teddybear
August 10th, 2008, 04:08 PM
^Lebih ok dengan atap yg melingkar penuh. Detail tidak tampak, tapi kesannya kayak Gelora di Tambaksari ditambahin atap, begitu saja. Seharusnya lebih bagus lagi.

Hadi
August 10th, 2008, 05:32 PM
SURABAYA - Surabaya bakal segera memiliki dua televisi lokal lagi. Dua televisi itu rencananya bakal di-launching bulan ini. Yakni, Surabaya TV dan Arek TV. Kehadiran dua televisi lokal itu disambut positif oleh pemkot. Sebab, semakin banyak televisi lokal, akan memberi keberagaman isi terhadap khalayak

Wakil Wali Kota Arif Afandi mengatakan, makin banyaknya televisi lokal yang bermunculan bakal membawa kompetisi yang mengarah pada hal positif. Artinya, suguhan acara dan pemberitaan yang disajikan ke publik semakin beragam. "Hal itu akan memicu persaingan yang baik dan mengarah kebaikan," terang Arif.

Keberadaan televisi lokal itu juga dinilai memberi alternatif pilihan terhadap khalayak. "Masyarakat tidak hanya disajikan dengan acara yang itu-itu saja," ujarnya. Apalagi, kata Arif, saat ini problem perkotaan makin kompleks. "Problem kota besar makin banyak. Dengan begitu, keberadaan televisi baru diharapkan bisa meng-cover persoalan perkotaan," terang mantan wartawan itu.

Apalagi, berdasarkan survei AC Nielsen, Surabaya masuk peringkat kedua kota yang memiliki televisi lokal setelah Jakarta. "Bahkan, Surabaya saat ini tengah dilirik televisi nasional. Mereka berlomba-lomba ke Surabaya," ujarnya.

Dengan bertambahnya televisi lokal, masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menentukan pilihan. Sehingga, tidak terjebak dalam tayangan-tayangan televisi yang tidak mendidik. "Kalau content-nya beragam, masyarakat bisa menentukan pilihan. Tidak hanya melihat tontonan itu-itu saja," ujarnya.

Melalui kompetisi itulah, nantinya bakal diketahui selera masyarakat Surabaya yang sebenarnya. Munculnya televisi-televisi lokal itu diharapkan juga dapat menggali potensi yang ada di daerah. Misalnya saja, mengangkat potensi budaya setempat. "Selama ini JTV sudah menampilkan ciri khasnya. Karena itu, segmentasi sangat penting," terangnya. (kit/nw)

Hadi
August 10th, 2008, 05:34 PM
Ditulis Oleh webmaster
Selasa, 17 Juni 2008
SURABAYA - Perebutan kanal televisi di master plan Surabaya semakin tambah keras dan cenderung mengabaikan aturan yang ada. Akibatnya, interferensi atau penumpukan frekwensi televisi menyebabkan kenyamanan masyarakat dalam menonton siaran televisi ikut terganggu.
Sebagaimana diketahui, Jumlah kanal TV (sesuai master plan) di Surabaya ada 14, sementara 11 kanal telah dipakai oleh TV nasional yang mengantongi Izin Stasiun Radio (ISR) sehingga hanya sisa 3 kanal yang akan diperebutkan TV lokal. Dari 3 kanal sisa tersebut diperebutkan 16 TV lokal.

Saat ini TV Lokal yang sudah bersiaran ujicoba jumlahnya ada 12, berarti ada 9 yang memancar tidak sesuai kanal master plan berdasar Keputusan Menteri Perhubungan No. 76 Tahun 2003 tentang Rencana Induk Frekuensi Radio Penyelenggara Telekomunikasi Khusus untuk Keperluan Televisi Siaran Analog Pada Pita UHF (ultra hight frequency) yang tetap berlaku hingga saat ini.

SUROCHIEM AS Ketua Bidang Kelembagaan dan Sosialisasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim pada suarasurabaya.net, Minggu (15/06) menjelaskan dari jumlah tersebut yang bersiaran dan menduduki kanal sesuai masterplan KM 76 Tahun 2003 ada 3, yaitu kanal 58 (TV anak spacetoon), kanal 60 (JTV), dan kanal 62 (SBO).

Selebihnya, 9 TV menggunakan co-channel (kanal 36,38,40, 42,44,46,48,62, dan 38). Mereka yang memancar tersebut antara lain: Surabaya TV, TV Edukasi, BBS TV, Arek TV, MH TV, MN TV, PAS TV, Delta TV, dan SUN TV.

Dari pendudukan kanal tersebut beberapa ditempati oleh 2 TV sehingga terjadi interferens (ganguan karena frekuensi bertumpukan) diantaranya antara Surabaya TV dan TV Edukasi, TV Arek dan Pas TV, SBO dan MH TV. “Bahkan ada TV yang sudah on-air tetapi belum memproses perizinan sama sekali, yakni SUN TV di kanal 42,” kata SUROCHIEM.

Secara legal formal menurut UU Penyiaran No.32/2002, kata SUROCHIEM, sudah jelas bahwa sebelum memiliki Ijin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP), lembaga penyiaran tidak boleh memancarkan siarannya. Ada tahap dimana lembaga penyiaran dapat melakukan ujicoba siaran jika sudah mengantongi ijin prinsip yang diberikan paska dinyatakan lulus di Forum Rapat Bersama (FRB).

“Hingga saat ini belum ada lembaga penyiaran di Surabaya yang telah selesai proses perizinan hingga mendapat IPP sebagai dasar legal penyelenggaraan penyiaran. Beberapa diantaranya sudah Pra FRB, lulus Evaluasi Dengar Pendapat (EDP) dan mendapat Rekomendasi Kelayakan (RK), dan selesai EDP, tetapi saat ini semua sudah memancar dengan alasan kuatir tidak kebagian kanal,” ujar SUROCHIEM.

Menghadapi hal ini, tegas SUROCHIEM, KPID telah mengundang lembaga penyiaran yang sudah memancar untuk melakukan koordinasi dan komunikasi. Hasil pertemuan dengan lembaga penyiaran tersebut akan ditindaklanjuti dalam desk bersama diantaranya dengan Balai Monitoring Frekwensi untuk mencari solusi jangka pendek terbaik.

“Sambil menunggu hasil rapat desk bersama, kami meminta kepada semua lembaga penyiaran untuk patuh hukum dan tidak menambah ruwetnya penataan penyiaran serta mengedepankan kepentingan publik,” tegasnya. suarasurabaya.net|
Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 17 Juni 2008 )

r4d1ty4
August 11th, 2008, 06:49 AM
Stadion Tambaksari direnovasi aja tuh..rumputnya dibenerin, fasilitas ditambah, semua tribun ada atapnya, kaya stadion di Inggris deh....

sbyctzn
August 11th, 2008, 09:41 AM
Stadion Tambaksari direnovasi aja tuh..rumputnya dibenerin, fasilitas ditambah, semua tribun ada atapnya, kaya stadion di Inggris deh....

kalau dibilang seperti tambaksari yang cuma ditambahi atap tribun juga tidak juga, karena GBT ini berlantai dua seperti Stadion Palaran di Kaltim. Cuma mungkin desain arsitekturnya memang mendekati G10N. Mungkin dikatakan seperti G10N karena lihat DED yang salah skala antara stadion dan manusia, kalau untuk G10N sih mungkin sudah benar untuk skalanya, tapi kalau untuk GBT, menurut saya skala manusia kurang diperkecil. Tapi kok tidak digembor-gemborkan di media seperti Stadium West Java ya? peletakan batu pertama lah... DED lah.... semua digembor-gemborkan di media. Atau mungkin pemerintah Surabaya mau membuat surprise jika jadi nanti ya? tapi tetap salut pada Pemkot, nanti kalau sudah jadi pasti banyak di media yang baru terheran-heran meliput.
DBL Arena contohnya, mana ada tuh kabarnya di media televisi, coba kalau yang membangun di daerah barat, kayak Bandung, Jakarta, dan sekitarnya yang dekat dengan Jakarta, bangun stadion kecil aja udah langsung tayang di media televisi. wahhh... capek dek kalau begini....
Yahhh.... yang penting GBT bakal menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Surabaya.

:banana:

Sparkling Surabaya!!!!!!!!!!!!

Hadi
August 11th, 2008, 10:16 AM
wahh emang surabaya ini terkesan meniru singapura habis2an.. tp gpp lah yg bagus gpp kalo ditiru, asal jgn niru yg jeleknya aja.. :)

Ga papa deh, jadi singapura... bener2 bagus. Kan enak juga tertata dan rapi.

Hadi
August 11th, 2008, 10:29 AM
SIER Bangun Pembangkit Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Monday, 11 August 2008
Surabaya - Menyikapi surat keputusan bersama (SKB) lima menteri, tentang pemadaman listri bergilir, manajemen Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memilih membangun pembangkit listrik sendiri.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT Sier, Toke C Katon akhir pekan lalu menegaskan, pilihan membangun pembangkit sendiri karena SKB tersebut dianggap para pengusaha merugikan. Sebab pergeseran hari kerja akan berdampak pada penambahan upah lembur. “Sejak pemadaman bergilir, iklim usaha menjadi tidak pasti,” kata Toke kepada wartawan.

Pernah suatu saat, PLN mengumumkan rencana pemadaman. Namun di hari yang ditetapkan itu listrik tidak mati, padahal buruh sudah telanjur diliburkan. Sementara ketika buruh masuk, listrik justru padam. “Kami khawatir jika investor mengalihkan usahanya ke luar indonesia,” keluhnya.

Pekan lalu para pengusaha yang beroperasi di SIER, membahas rencana pendirian pembangkit listrik sendiri di kawasan SIER. Kepastian pasokan listrik, kata dia, menjadi hal utama menjadi pertimbangan dalam mendirikan pembangkit baru, bahkan meskipun tarif listrik hasil pasokan pembangkit sendiri tersebut lebih mahal.

Saat ini ada 393 perusahaan yang beroperasi di SIER dan cabangnya di Pasuruan, PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang. Red). Sebagian adalah perusahaan asing yang memiliki cabang di Indonesia. Seluruh pabrik ini, setiap hari mengonsumsi 100 mewa watt listrik. SIER penggunakan 75 megawatt dan PIER 25 megawatt. uca

Hadi
August 11th, 2008, 05:01 PM
http://www.surabaya.go.id/gapura/08_LO_Aug_2008.pdf


Concept of Revitalization Kalimas Surabaya

Ebek21
August 11th, 2008, 05:30 PM
@sbyctzn : Thanks buat foto2 GBTnya !! Kalo aku pulang Sby lagi, moga2 ada waktu untuk ke daerah situ lihat2 dan foto proses konstruksinya. Stadion utamanya lumayanlah, aku yakin jadinya pasti cukup megah, jauh dibandingkan Stadion Tambaksari.

Ebek21
August 11th, 2008, 05:35 PM
Foto2 DBL Arena

DBL Arena ini belum sepenuhnya selesai finishing, jadi kedepannya masih akan lebih bagus lagi, terutrama tribun dan lapangannya

Metal detector

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/2metaldetector.jpg

Ticket box

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/7ticketbox.jpg

Food court

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/5foodcourt.jpg

Mezzanine floor

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/4mezanine.jpg

Tunnel di belakang tribun

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/8tunnel.jpg

Ebek21
August 11th, 2008, 05:56 PM
..lanjutan Foto2 DBL Arena

View dari tribun

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/9tribuneview.jpg

Court

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/11court.jpg

VVIP Suite

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/10vvipsuite.jpg

teddybear
August 11th, 2008, 08:23 PM
^Looks better than before with much light during daytime. Few seating understood since this is for student event. An international caliber one will be better though, will be more impressive.

Ebek21
August 12th, 2008, 03:47 AM
Museum Kesehatan Lengkapi GDC

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/17669large.jpg

PEMBANGUNAN Gedung Diagnostic Center (GDC) di RSU dr Soetomo tahap kedua sudah selesai. Minggu depan gedung yang menghabiskan dana Rp 98 miliar itu akan diresmikan Gubernur Jatim Imam Utomo.

Rencananya, gedung delapan lantai tersebut menjadi pusat pemeriksaan radiodiagnostik dan radioterapi. Ada juga bagian patologi klinik dan anatomi, serta pengembangan ilmu kedokteran forensik. Salah satunya pemeriksaan DNA. "GDC dirancang untuk memadukan fasilitas radioterapi. Sebab, selama ini pemeriksaan laboratorium tersebar di beberapa tempat. Itu sangat tidak efisien dan menyulitkan pasien," kata Direktur RSU dr Soetomo dr Slamet Riyadi Yuwono DTMH MARS.

Dia menambahkan, keberadaan GDC dengan ruang radioterapi yang komplet bisa meminimalkan pemeriksaan laboratorium secara ilegal yang masih sering terjadi di rumah sakit milik pemprov tersebut. "Kami berusaha memberantas hal tersebut dengan pembangunan GDC. Nanti pemeriksaan laboratorium tersentral di satu tempat," tambahnya.

Tak hanya itu, gedung tersebut dilengkapi helipad untuk mengangkut pasien yang terkena bencana. ''Saat ini transportasi darat sering macet dan tidak transportable, sehingga memperlambat penanganan pasien,'' ucap dr Urip Murtedjo SpB KL, ketua forum pers RSU dr Soetomo.

Di dalam gedung tersebut juga terdapat museum. Lokasinya di lobi utama bangunan. Di museum itu akan dipajang berbagai macam benda bersejarah milik RSU dr Soetomo sejak berdiri 69 tahun silam. Di antaranya, foto-foto bangunan RSU dr Soetomo dari tahun ke tahun, alat-alat kedokteran konvensional, buku pengajaran, serta dokumentasi kuno lain. "Kami ingin seperti Singapore General Hospital (SGH). Museum itu nanti juga menjual berbagai macam suvenir yang terkait RSU dr Soetomo," lanjutnya.

Untuk pengembangan ke depan, museum tersebut juga dirancang menjadi tempat wisata sejarah sekaligus tempat pendidikan. "Tidak hanya memajang barang kuno, siapa pun yang suka sejarah bisa berkunjung ke museum RS ini,'' kata Urip.

Dia menambahkan, ide mendirikan muncul berdasar pengalaman sulitnya mencari data sejarah pendirian RS. Bahkan, manajemen RSU dr Soetomo sempat membentuk tim khusus hanya untuk mencari tanggal berdirinya RS. "Makanya, dokumen berharga tersebut akan kami simpan," papar urip.

Mengapa tak dititipkan ke Museum Kesehatan dr Adhyatma, Jalan Indrapura? Urip mengatakan, barang-barang itu merupakan barang bersejarah RSU dr Soetomo. ''Biar RS ini memiliki ciri khas juga. Makanya, dibuat museum agar ada kenangannya,'' katanya.

Taken from Jawapos, Aug 12, 2008

Ebek21
August 12th, 2008, 03:49 AM
http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Eksekusi.jpg

Lahan di Jalan Pemuda di antara Hotel Garden dan Gedung Medan Pemuda (ex BES) ini akan segera dieksekusi PN Sby setelah eksekusi Genting selesai 1 Nov mendatang. Bakal dibuat apa ya ? Lahannya hanya seluas 2,600 m2.

teddybear
August 12th, 2008, 05:13 AM
^Yang dimaksud ini ada bangunan beratap yg "nested" di dalam block kosong antara Hotel Garden dan ex BES? Apa benar kalo kalo nggak salah itu dulu bekas Hotel Bamboo Den? Koq gua bilang lahan kosong itu cukup gede dan bisa bangun Hotel Apartemen kayak Trilium lagi, tergantung siapa yg punya sih. Lahan yg dipojok, juga sebelah Hotel Garden itu katanya juga punya Maspion, benar apa?

Ebek21
August 12th, 2008, 05:23 AM
^^ Iya, lahan kosong ini yang akan dieksekusi. Bekas Hotel Bamboo Den ? Kok rasanya pernah dengar ya, apa bukannya Bamboo Den itu nama restoran di Jl. Diponegoro ? Atau ada Hotel Bamboo Den juga ? Menurutku, lahan itu tidak cukup luas untuk dibangun apartemen, tapi untuk office building lumayanlah. Lahan di pojok perempatan Pemuda itu kabarnya memang punya Maspion.

AceN
August 12th, 2008, 07:34 AM
DBL arena is too nice for just a student event stadium :D

=NaNdA=
August 12th, 2008, 02:57 PM
mantep DBL Arenanya.. :drool:

mudah2an ini jadi standar indoor basket stadium Indonesia.. :cheers:
dan mudah2an juga ada yang bangun lebih besar lagi.. hehe. :D

eh klo ama Britama Sports Mall di Kelapa Gading
gedean mana ya?

Hadi
August 12th, 2008, 03:49 PM
Kok ga ada project high rise lagi ya disurabaya???.. Terutama di CBD Surabaya

glitz_boy
August 12th, 2008, 05:06 PM
masih kena effect us economic kali ...:P

sbyctzn
August 12th, 2008, 05:28 PM
@sbyctzn : Thanks buat foto2 GBTnya !! Kalo aku pulang Sby lagi, moga2 ada waktu untuk ke daerah situ lihat2 dan foto proses konstruksinya. Stadion utamanya lumayanlah, aku yakin jadinya pasti cukup megah, jauh dibandingkan Stadion Tambaksari.

You're welcome, anything i do for Surabaya.
Update progress development di Surabaya:
1. Pembuatan pedestrian di jln Pemuda sudah mulai jalan, sedangkan jln Sudirman udah dipasang keramik.
2. Suramadu semakin bagus progressnya, sudah mulai terlihat, nanti awal september saya ambilkan gambarnya.
3. Gubeng grand city makin tinggi
4. Adhiwangsa kontruksinya rampung.
Ada yang bisa menambah lagi? Masih banyak saya rasa, cuma saya lupa.

teddybear
August 12th, 2008, 08:53 PM
@sbyctzn, thank you for update news (news doang ;) photo will be better). Bukannya pedestrian di Pemuda (depan Grahadi) udah rampung dari dulu?

Ini ada partial foto gedung baru di jl. Diponegoro, saya rasa ini hotel baru? Anybody can provide info and more photos? It was posted by Trip2Java in other Surabaya thread, but since it is new so I would like to post it here.

http://fc03.deviantart.com/fs31/i/2008/189/4/4/In_the_Middle_of_City_by_Xpica.jpg

Ebek21
August 13th, 2008, 03:45 AM
^^ Mungkin yang dimaksud pedestrian di Jl Pemuda itu yang di sebelah timur perempatan air mancur, karena yang di sebelah barat sudah ganti nama menjadi Jl. Gubernur Suryo dan disitu pembangunan pedestriannya sudah selesai dari dulu. Banyak sekali jalan yang akan diberi pedestrian di Surabaya. Menurut kabar, Jl. Dr Soetomo, Jl. Mayjend Sungkono, Jl. Raya Darmo akan dipasang pedestrian juga, ada kabar terbaru nggak ? Juga Jl. Ahmad Yani akan dipasang pedestrian berbarengan dgn proyek frontage roadnya.

Kalau benar itu di sekitar KBS, pasti itu bangunan Hotel Diponegoro atau entah apa namanya karena bangunan itu satu2nya gedung tinggi yang berhimpitan dgn KBS. Lihat lokasinya persis di lahan kosong di tengah2 foto dibawah ini. Dua rumah di depan lahan kosong tersebut sudah dirubuhkan sehingga skrg lahan itu punya akses langsung ke Jl. Diponegoro.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/HotelDipo.jpg

Ebek21
August 13th, 2008, 03:53 AM
This is another great news for Surabaya and Jatim. Aku dengar pembangunan tol Gempol-Pandaan dan Gempol-Pasuruan juga akan dimulai dalam waktu dekat. Kalau Kertosono-Mojokerto-Surabaya-Gempol-Pasuruan dan Gempol-Pandaan bisa terkoneksi dengan tol, pasti pertumbuhan ekonomi Jatim bakal melaju lebih kencang lagi.

Lahan tol Kertosono rampung

JAKARTA: Pemerintah akan melakukan ground breaking pada ruas tol Kertosono-Mojokerto akhir bulan ini karena pembebasan lahan pada seksi I ruas itu telah rampung.

"Akhir Agustus akan ground breaking karena sebagian lahan sudah selesai dibebaskan," kata Kasubdit Pengadaan Lahan Departemen Pekerjaan Umum Wijaya Seta di Jakarta, kemarin.

Ruas yang digarap PT Marga Hanurata Intrinstic itu merupakan bagian dari proyek tol trans-Jawa dan memiliki panjang 41 km. Ruas itu membutuhkan dana pembebasan tanah sekitar Rp191 miliar dengan investasi keseluruhan Rp2,21 triliun.

Seta mengatakan pembebasan lahan seksi I pada ruas Semarang-Solo yaitu Semarang-Unggaran juga hampir rampung. Menurut dia, harga tanah di Semarang naik hampir dua kali lipat. Seksi Semarang-Unggaran itu menghabiskan dana pembebasan lahan Rp500 miliar padahal estimasi awal hanya Rp225 miliar.

Taken from Bisnis Indonesia, Aug 13, 2008

Ebek21
August 13th, 2008, 04:04 AM
Proyek RSSB Mulai Dikerjakan

Pemkot Akan Rekrut Banyak Tenaga Medis

SURABAYA - Setelah sempat terkatung-katung, megaproyek Rumah Sakit Surabaya Barat (RSSB) akhirnya dimulai. Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) sudah merampungkan detail engineering design (DED) rumah sakit di kawasan Surabaya Barat itu. Awal pembangunan proyek RSSB sudah ditandai dengan pemancangan tiang fondasi.

Menurut Kepala DTKP Arif Darmansyah, untuk tahap pertama proyek akan mengerjakan instalasi rawat darurat (IRD) sebagai bangunan induk rumah sakit. ''Tiang-tiangnya sudah kami pancangkan. Setelah itu, konstruksinya,'' terangnya kemarin (12/8).

Untuk diketahui, RSSB dan Stadion Gelora Bung Tomo adalah dua proyek prestisius pemkot yang sudah lama dirancang, tapi tak juga segera terealisasi. Baru tahun ini proyek RSSB dimulai. Proyek multiyears itu diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 113,7 miliar.

Pembangunan proyek bisa dilakukan setelah persoalan dengan warga sekitar beres. ''Sosialisasi kami lakukan terus agar tidak menghambat pengerjaan proyek,'' imbuhnya.

Arif menjelaskan, rumah sakit yang dibangun di Jalan Raya Kendung, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, itu bertipe C. RS tersebut dibangun di lahan seluas 2,6 hektare. RS itu diharapkan bisa melengkapi RS di Surabaya Barat yang masih minim. Saat ini di kawasan Surabaya Barat terdapat empat RS. Yakni, RS Daru Syifa' yang hanya memiliki 52 bed, RS Bunda (50), RS Mitra Keluarga (150), dan RS Muji Rahayu (50).

Rujukan masyarakat Surabaya saat ini hanya bertumpu pada RSU dr Soetomo (61 persen) dan RSUD dr Soewandhi (27 persen). Padahal, jarak dua rumah sakit milik pemerintah itu cukup jauh dari kawasan permukiman warga yang tinggal di Surabaya Barat.

Seiring pertambahan fasilitas kesehatan itu, pemkot juga berancana merekrut tenaga kesehatan untuk kebutuhan RSSB. ''Jangan sampai rumah sakit sudah dibangun, tenaganya tidak ada. Karena itu, pemkot segera merekrut tenaga medis untuk mengisi formasi di RSSB,'' ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Yayuk Eko Agustin.

Untuk itu, kata Yayuk, dari 873 formasi pegawai yang diajukan pemkot ke Kantor Kementerian PAN beberapa waktu lalu, tenaga medis paling banyak. ''Sebelumnya kami memang sudah kekurangan banyak tenaga medis. Namun, dengan adanya RSSB, kekurangan pegawai bertambah banyak,'' ujarnya.

Wakil Ketua Komisi D Baktiono mengatakan, keberadaan RSSB amat vital. Sebab, semua rumah sakit hampir berkiblat di Surabaya Timur. Warga Surabaya Barat harus menempuh jarak cukup jauh untuk berobat ke RS di Surabaya Pusat dan Timur.

Soal penyiapan tenaga medis, pemkot bisa bekerja sama dengan Universitas Airlangga. ''Para dokter yang baru lulus bisa bekerja di sana,'' ujarnya.

Soal anggaran, kata Baktiono, tidak masalah. ''Prioritas kita saat ini untuk kesehatan dan pendidikan. Kita akan cukupkan karena memang keberadaan rumah sakit itu dibutuhkan masyarakat,'' jelasnya.

Taken from Jawapos, Aug 13, 2008

Ebek21
August 13th, 2008, 04:07 AM
Ke Jember naik pesawat ???

Hari Ini Uji Coba Surabaya-Jember

PEMPROV Jatim benar-benar merealisasikan program penerbangan antarkota dalam provinsi. Hari ini, dijadwalkan uji coba rute Surabaya-Jember atau Bandara Juanda-Bandara Noto Hadinegoro. Perkiraan sementara, waktu tempuh penerbangan dua kota tersebut adalah 30 menit.

"Itu kado dari dinas perhubungan untuk Pak Gubernur Imam Utomo yang sebentar lagi mengakhiri masa jabatannya," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan Jatim Jogy Hendryadi kemarin (12/8).

Uji coba hari ini dimulai pukul 09.30 dari Bandara Juanda menuju Bandara Noto Hadinegoro. Pesawat yang digunakan adalah jenis Cassa LET 410 berkapasitas 18 orang. Rencananya, uji coba menuju Jember itu diikuti para pejabat dari Dinas Perhubungan Jatim. Pulangnya, pesawat tersebut membawa rombongan dari Dinas Perhubungan Jember.

Jogy menambahkan, Jember merupakan kota pertama yang paling siap menjadi bagian dari program penerbangan antarkota dalam provinsi di Jatim. Sebab, kota tersebut telah memiliki Bandara Noto Hadinegoro yang siap digunakan. Bandara itu memiliki panjang runway 1.200 meter dengan lebar 30 meter.

Saat ini, prasarana Bandara Noto Hadinegoro sedang diverifikasi total oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Dishub Jatim. Maskapai penerbangan yang bakal melayani rute tersebut telah mengajukan permohonan kepada direktur Angkutan Udara dan direktur Kelaikan Pesawat Terbang. "Semua persyaratan itu sudah disetujui," terangnya. Perusahaan yang akan melayani penerbangan antarkota tersebut adalah 3MG.

Berbicara mengenai tarif tiket, Jogy belum dapat menentukan besaran. Dia menambahkan, besarnya tarif baru dilihat dari ramalan jumlah penumpang. "Kami siapkan dulu fasilitasnya. Misalnya, maskapai yang bakal melayani penerbangan itu sudah jelas, yakni 3MG. Merpati juga bakal menyusul," jelasnya.

Menurut Jogy, Pemkab Jember menyambut antusias uji coba program penerbangan itu. Apalagi, bulan ini bertepatan dengan program kunjungan ke Jember. "Nanti, pengelolaan Bandara Noto Hadigegoro diserahkan kepada Pemkab Jember. Dishub Jatim hanya memfasilitasi sumber daya manusianya," ucapnya.

Taken from Jawapos, Aug 13, 2008

Ebek21
August 13th, 2008, 04:30 AM
Bingung gua baca koran hari ini. So many big project will start soon in Surabaya ? Yang ini bagus tuh !! Kalo sudah dibangun, Pasar Keputran bau itu akan segera pindah !! Pasar Induk senilai Rp 450 milyar, wow !!

Pekan Depan PIA Dibangun

SURABAYA-SURYA-Pasar Induk Agrobis (PIA) Jawa Timur yang terletak di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, segera dibangun. Pemancangan tiang pertama akan dilakukan Gubernur Imam Utomo pada 19 Agustus. Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Ir Chaerul Djaelani ketika dikonfirmasi membenarkan kalau proyek yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Jawa Timur itu segera dibangun. “Proyek ini akan ditangani PT Jatim Graha Utama (JGU), BUMD milik pemprov yang bergerak di bidang properti,,” ujarnya, Selasa (12/8).

Sebagaimana diketahui PIA sebenarnya dibangun oleh sebuah investor dengan bantuan dana dari luar negeri. Namun di tengah perjalanan terjadi kemelut sehingga pembangunan pasar ini tertunda-tunda terus hingga sekarang. Bahkan beberapa pejabat pemprov sempat berususan dengan pengadilan.

Kepala Badan Pelaksana PIA Ir Susono Hadinugroho mengatakan panitia sudah mempersiapkan seluruh rangkaian acara peletakan batu pertama tersebut. “Acaranya cukup spetakuler di mana delapan batu yang ditanam diambil dari delapan penjuru Jatim dan diletakan pertama oleh gubernur dan dilanjutkan dirut serta muspida,” ujarnya.

Ditambahkan Chaerul proyek ini dibangun sederhana dan tidak semewah seperti yang direncanakan semula. Walau demikian pasar induk ini cukup besar dan bisa menampung ribuan kios untuk hasil pertanian rakyat Jatim.

Konsepnya, tambah Chaerul, yang masuk ke pasar induk ini hanya yang berkualitas bagus untuk dikonsumsi dalam negeri maupun untuk luar negeri. Tetapi karena pasar penampungannya di kabupaten/kota belum ada, maka hasil pertanian yang masuk ke sana diseleksi oleh para petani sendiri.
“Studi untuk membangun pasar ini dilakukan di Thailand dan Perth Australia Barat karena di kedua daerah ini memiliki pasar sangat besar. Dan PIA menjadi pasar terbesar kedua di dunia setelah pasar Talata di Thailand,” katanya.
Lebih jauh, Chaerul menjelaskan pembangunan pasar induk ini menelan dana investasi sebesar Rp 450 miliar. Dari jumlah itu, Rp 330 miliar berasal dari PT JGU sendiri sedangkan Rp 120 miliar berasal dari pemprov sebagai dana penyertaan modal.

Taken from Surya, Aug 13, 2008

Hadi
August 13th, 2008, 05:44 AM
Oya Pendestrian Juga akan dibangun Sepanjang Kalimas, juga Jl Gubeng akan dibangun. Banyak sekali yang akan dibangun. Juga DR Moestopo Depan Kampus UNAIR sedang dikerjakan pendestrian serta daerah RS Dr Soetomo Surabaya juga telah terbangun pendestrian.

Ebek21
August 13th, 2008, 05:53 AM
Oya Pendestrian Juga akan dibangun Sepanjang Kalimas, juga Jl Gubeng akan dibangun. Banyak sekali yang akan dibangun. Juga DR Moestopo Depan Kampus UNAIR sedang dikerjakan pendestrian serta daerah RS Dr Soetomo Surabaya juga telah terbangun pendestrian.

Itu pedestrian beneran kayak yg di pusat kota atau hanya perbaikan trotoar saja ? Yg di pusat kota kan dikerjakan dengan menyeluruh, lengkap dengan box culvert (gorong2 saluran air) di bawahnya plus keramik untuk permukaan pedestriannya, dan juga butuh waktu lama untuk pengerjaannya. Yg di Gubeng, sekitar Unair dan RSUD Dr Soetomo itu tergolong renovasi total atau perbaikan saja ?

teddybear
August 13th, 2008, 06:11 AM
^Benar apa setelah Pasar di Jemundo itu terbangun, Pasar Keputran yg bau dan kumuh itu akan dibongkar? Koq lokasi pindahnya jauh sekali, sampai ke kota Sidoarjo, apa mau tuh pedagang pasar pindah sedemikian jauh? Kalo nggak salah pasar di Diponegoro - Banyu Urip yg juga kumuh itu juga akan dibangun untuk menampung pasar Keputran?
Tapi kalo benar yah lebih baik dah.

Begitu juga di depan RS Dr. Soetomo dan UNAIR kalo saya ingat kan banyak becak dan pedagang kaki lima mangkal sampai kelihatan semerawut juga, apa dengan dibangunnya pedestrian disana akan menertibkan mereka juga?

Memang kedengarannya sih Surabaya sekarang banyak perbaikan dan proyek dimana-mana. Pedestrian, kali, pasar tradisionil dirombak total, taman dan air mancur, jalan akses, airport, toll, rumah sakit, mall dan apartemen, suramadu, penertiban K5, dlsb. semestinya kotanya ntar terasa banget perubahannya! Proyek2x macet mesti diteruskan dong. Kalo ex Ramayana dan Hotel mangkrak di Basuki Rahmat telah diteruskan, masih ada 3 lagi yg masih macet: Crystal Garden, E2 (including Adistana) dan hotel di Tunjungan.

sbyctzn
August 13th, 2008, 06:20 AM
Sory postingannya kedobel, ini saya ganti notification saja.

sbyctzn
August 13th, 2008, 06:31 AM
Saya rasa dari dulu idealnya di jawa timur memiliki jaringan tol:
1. Tol Sumokerto:
Surabaya-Mojokerto-Kertosono.
Kenapa Kertosono? Karena di Kertosono inilah titik pecahnya dua kawasan perekonomian di Jawa Timur. Yaitu dari Kertosono menuju ke selatan ada daerah Kediri, Tulungagung, Blitar Dkk, sedangkan Kertosono menuju barat ada daerah Madiun, Ngawi, Nganjuk, Dkk. Dua kawasan tersebut mempunyai potensi yang luar biasa, Kertosono ke barat yang potensi pertaniannya sangat besar sehingga nantinya distribusi akan menjadi lancar. Yah sukur-sukur kalau dari Kertosono menuju barat dan selatan tersambung tol juga, tetapi untuk yang satu ini saya agak pesimis.
2. Tol Sulang:
Surabaya-Malang.
Kenapa Malang? Karena Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur. Malang adalah lokasi resort tujuan dari seluruh tempat di Jawa Timur, terutama sekali Surabaya, oleh sebab itu kebutuhan jaringan tol sangat dibutuhkan. Selain itu Malang merupakan produsen Agrobisnis yang produknya didistribusikan ke Surabaya. Malang itu seperti Bandung, Surabaya itu seperti Jakarata, merupakan analogi pendekatan yang saya dapatkan berdasar faktor geografis dan ekonomis. Bagaimana pendapat anda? Cuma kedepannya nanti saya optimis Surabaya dan Malang akan berkembang lebih teratur, karena ada Suramadu, Lamong Bay, dan jaringan Elevated Railways.
3. Tol Gempol Pasuruan.
Kenapa Pasuruan? Karena Pasuruan merupakan shuttle industry town dari Surabaya yang kapasitas lahannya sudah tidak memenuhi lagi. Sehingga kebutuhan jaringan tol yang merupakan cabang tol Sulang.
Saya yakin cukup 3 jaringan tol itu saja, Jawa Timur perekonomiannya akan semakin berkembang sangat pesat dengan mandiri.

Ebek21
August 13th, 2008, 06:37 AM
Rencana jalan tol Trans-Jawa di Jatim :
1. Jalan tol Solo-Mantingan-Ngawi-Kertosono (telah dilelang)
2. Jalan tol Kertosono-Mojokerto (segera dibangun)
3. Jalan tol Mojokerto-Surabaya (konstruksi)
4. Jalan tol Surabaya-Gempol (sudah ada)
5. Jalan tol Gempol-Pasuruan (segera dibangun)
6. Jalan tol Pasuruan-Probolinggo (telah dilelang)
7. Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (akan dilelang)

Rencana jalan tol non Trans-Jawa di Jatim :
1. Jalan tol Surabaya-Gresik (sudah ada)
2. Jalan tol Gempol-Pandaan (segera dibangun)
3. Jalan tol Pandaan-Malang (lelang ulang)
4. Jalan tol tengah kota Sby (telah dilelang)
5. Jalan tol lingkar luar timur Sby (akan dilelang)
6. Jembatan tol Suramadu (konstruksi)

sbyctzn
August 13th, 2008, 06:40 AM
Pedestrian di depan kampus A (fak kedokteran) perbaikan total, begitu juga dengan bekas pkl di jln. Dharmawangsa.

Sebagai tambahan, sedangkan untuk Kota Surabaya, jaringan tol yang wajib ain dibangun yaitu tol tengah kota dan tol lingkar timur. Tidak bisa diganggu gugat harus dibangun. Terutama tol lingkar timur yang dibutuhkan mendesak untuk jalan akses ke Suramadu.

sbyctzn
August 13th, 2008, 06:58 AM
Walaupun tanpa tol pun, saya sudah cukup puas dengan keadaan jaringan
di Jawa Timur dibandingkan dengan provinsi lain. Jalan raya sepanjang Surabaya hingga Jombang dan Surabaya hingga Malang sudah sangat lebar dengan 4 lajur dan dilengkapi separator di kedua jaringan tersebut, dan yang membuat semakin nyaman ketika berkendara di sepanjang jalan Surabaya hingga Jombang adalah keberadaan lampu penerangan jalan tanpa putus sepanjang jalan mulai dari Surabaya Hingga Jombang. Kedepannya nanti persaingan antara jalan tol dan jalan raya (antara investor/jasa marga dan dishub) akan semakin sengit, apalagi Pasuruan sudah berancang-ancang pasang kuda-kuda mulai konstruksi jalan raya lebar yang sudah dimulai dari kota Pasuruan, dan sebagian sudah terbangun di areal PIER dan kompleks pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Kita lihat saja nanti perkembangan Jawa Timur beberapa tahun kedepan yang akan semakin mengangkat pembangunan Surabaya khususnya dan Jawa Timur umumnya.
Bagaimana pendapat anda?

teddybear
August 13th, 2008, 08:40 AM
^Tol sih penting, tapi saya lebih cenderung ke transportasi umum, seperti bus, monorel perlu sekali dibenahi mengingat oil demikian mahal. Sudah saatnya rakyat Indonesia memiliki transportasi umum yang bagus untuk meringankan beban rakyat.

sbyctzn, saya tahu Ahmad Yani memang macet. Tapi jalan2x besar Surabaya seperti Basuki Rahmat, bagaimana keadaannya, apakah macet parah atau congestion dan pelan lajunya?

sbyctzn
August 13th, 2008, 11:05 AM
Biang keladi utama seluruh kemacetan di Surabaya itu ada di sepanjang A. Yani, ada beberapa titik biang keladi utama menurut pendapat saya. Kita susuri dari selatan, ada satu yaitu bundaran dolog "sialan", hehehe... Kenapa saya katakan sialan? Karena tidak ada pemerintah terkait yang mempunyai ide untuk membuat fly over. Masalah utama kemacetan di tempat itu adalah arus lalu lintas dari selatan yang akan menuju timur seperti jemursari dan sier berbenturan dengan arus dari utara, bundaran terlalu kecil sehingga kendaraan dari selatan ketika akan memutar menuju ke timur (jemursari dan sier) akan langsung memotong jalan, alhasil kejadian saling rebut merebut jalan terjadi beruntun sampai berhenti total arus dari utara sampai di depan graha pena bahkan jika parah sampai di pertigaan Giant. Kemudian apa solusi yang paling tepat? Kalau menurut saya yaitu dibangun fly over khusus untuk arus dari utara menuju selatan. Itu wajib ain, tidak bisa tidak mungkin. Sehingga kendaraan untuk arus dari utara menuju selatan melewati fly over semua. Saya pernah mengusulkan untuk dibangun fly over bundaran dolog di PCC di surabaya.go.id dan responnya malah pembangunan frontage road. Kita menuju ke utara di depan Royal Plasa, tepatnya di daerah "area aman sekolah" atau apa itu saya lupa (jalan yang dicat merah). Itu daerah sudah jadi nenek moyang kemacetan, yaitu tempat ngetemnya angkutan umum. Solusinya tentu dengan penertiban, tapi itu akan sulit karena di daerah itu ada sekolah yang menjadi makanan empuk sopir angkutan umum sama seperti di daerah DTC. Dan yang satu lagi tentu di daerah jembatan mayangkara, namun sudah ada respon dari pemerintah yang rencana akan dibangun jembatan mayangkara II. Kemacetan-kemacetan itulah yang kemudian menjadi efek domino membuat kemacetan di jalan lain. A Yani macet, merembet ke Raya Darmo dan Ngagel. Kemudian kapan kemacetan itu terjadi? Sama seperti di Jakarta dan kota lain, yaitu saat-saat jam kerja pagi dan sore kemacetan sangat parah terjadi, sedangkan di jam normal hanya congestion dengan laju pelan seperti yang disebutkan saudara teddybear.
Untuk pertanyaan Teddybear, jalan selain A Yani sebenarnya tidak begitu macet, cuma sangat padat kendaraan yang melaju di jalan itu, seperti Raya Darmo, Basuki Rahmat, P. Sudirman, Tunjungan, Pemuda, Kertajaya, Mayjen Sungkono, HR Muhammad dkk. Start kemacetan di Surabaya pusat itu di Urip Sumoharjo, depannya Wisma Dharmala. Ketika di daerah P. Sudirman arus sebenarnya padat lancar kemudian mendekati Wisma Dharmala, mobil dan sepeda motor berhenti total. Entah apa yang ada di pikiran pemkot, jika nanti di Urip Sumoharjo dijadikan perempatan lampu merah, kemacetan mungkin akan merembet ke P. Sudirman. Jadi kesimpulannya tempat kemacetan itu ya di A. Yani, untuk yang lain sifatnya temporary.
Bagaimana pendapat anda?

For Ebek21, thanks info about toll road project di Jatim.

Hadi
August 13th, 2008, 01:32 PM
Itu pedestrian beneran kayak yg di pusat kota atau hanya perbaikan trotoar saja ? Yg di pusat kota kan dikerjakan dengan menyeluruh, lengkap dengan box culvert (gorong2 saluran air) di bawahnya plus keramik untuk permukaan pedestriannya, dan juga butuh waktu lama untuk pengerjaannya. Yg di Gubeng, sekitar Unair dan RSUD Dr Soetomo itu tergolong renovasi total atau perbaikan saja ?

iya lengkap dengan boxculvertnya. Kan program pengendalian banjir

teddybear
August 13th, 2008, 03:54 PM
Terima kasih sbyctzn atas penjelasan nya tentang kemacetan di Ahmat Yani dan Urip Simoharjo. Saya sendiri karena sudah agak lama di Surabaya kurang tahu separah bagaimana kemacetan Surabaya sekarang. Memang dari dulu Ahmat Yani sudah congested dan macet. Tapi sekarang sudah lebih parah dan jadi hal biasa kelihatannya. Solusi untuk meringankan ya mungkin dengan memindah sekolah tersebut, dan membangun fly over.

sbyctzn
August 14th, 2008, 04:09 AM
You're welcome Teddybear.
Yup! Surabaya itu macetnya temporary, jadi cara mensiasatinya cukup mengatur waktu dan rute saja, dan itu cukup mudah jika sudah menguasai peta Surabaya. Kemacetan utama Surabaya hanya di A Yani, yang lain hanya padat merayap.

Ada yang tau rencana melanjutkan kembali proyek hotel di sekitar ramayana siola itu apa sebelahnya gedung jembatan di jalan tunjungan itu? Atau yang mana?

teddybear
August 14th, 2008, 04:27 AM
^Diseberang Ramayana Siola dan di sebelah jembatan penyeberangan yg saya pernah baca katanya mau dirobohkan. Yah itu jembatan sudah kumuh mesti dirobohkan.

This is the photo I have, of that stalled project:

http://img396.imageshack.us/img396/9403/tunjungan2fl3.jpg

Here is front look:

http://farm4.static.flickr.com/3020/2563377402_e7a2a2bb89_b.jpg

sbyctzn
August 14th, 2008, 05:57 AM
Jadi mau dibangun lagi ya bekas bangunan yang mangkrak di seberang siola?

Saya kok tidak dengar kabarnya, yang saya tau memang jembatan di atas jln tunjungan dan bekas bangunan mangkrak yang sedianya akan dijadikan hotel akan dirobohkan, kalau rencana hotelnya akan dibangun lagi saya belum dengar.

Kalau akan dibangun lagi menjadi hotel dengan lantai lebih dari 25 pasti akan sangat bagus. Sebenarnya juga bisa memanfaatkan jembatan di atas jalan tunjungan itu untuk Restoran, bayangkan orang bisa menyantap makanan sambil menikmati suasana jalan tunjungan dan skyscraper surabaya. Jembatan itu harus di desain kaca terbuka di kedua sisinya tanpa ada kontruksi baja yang menyilang seperti saat ini, konsekuensinya harus merubah konstruksi bagian atas. Sayang jika jembatan itu dirobohkan, karena sepengetahuan saya konstruksi semacam itu hanya ada di Surabaya di Indonesia selain itu juga unik. Apalagi disampingnya dibangun menyatu dengan hotel yang highrise building, jembatan itu sebagai restaurantnya, wah pasti jadi unik dan satu-satunya di Indonesia. Tinggal investor saja apakah mau tidak mengambil alih.

Bagaimana pendapat anda?

sbyctzn
August 14th, 2008, 06:10 AM
mau info2 menarik??visit http://rajes-mulyawan.blogspot.com
____________________________________________________

Belum pernah ke surabaya..

PLEASE VISIT SPARKLING SURABAYA. Feel the diferent metropolis city in Indonesia.

teddybear
August 14th, 2008, 07:06 AM
Jadi mau dibangun lagi ya bekas bangunan yang mangkrak di seberang siola?

Saya nggak pernah bilang proyek macet di Tunjungan ini akan diteruskan. Yang dengar, (dari Hadi ?) kalo ex Hotel Ramayana di Basuki Rahmat dan proyek macet milik Ometraco yang juga di Basuki, katanya akan diteruskan.

So, saya bilang, kalo benar, tinggal 3 proyek macet di Surabaya yang belum dengar penanganan nya: hotel Tunjungan ini, E2 dan Adistana dan Apartemen Crystal di Embong Malang.

Jembatan itu kumuh kalo menurutku, dan tidaklah unik. Di Edmonton banyak jembatan penyeberangan begitu, entah ada 4 atau lebih.

sbyctzn
August 14th, 2008, 08:00 AM
Jembatan itu kumuh kalo menurutku, dan tidaklah unik. Di Edmonton banyak jembatan penyeberangan begitu, entah ada 4 atau lebih.

@Teddybear, thanks for your info. Kalau kabar rencana melanjutkan 2 proyek di Basra itu saya juga sudah pernah dengar.

Soal jembatan, Iya sih terlihat kumuh.
Terlihat kumuh itu gara-gara kontruksi luama, dan tidak ada perawatan. Jika dilakukan renovasi mungkin akan terlihat lebih bagus. Oh ya itu bukan jembatan penyebrangan lho, itu di dalamnya kan dibuat tempat kios dulunya. Jadi bisa aja kan kalau direnovasi jadi bakal bagus, seperti restaurant, bisa menjadi konsep restaurant yang berbeda.

Dimana itu Edmonton? Sory baru dengar nama kota itu
kalau di Indonesia tidak ada kan jembatan seperti itu? Hanya di Surabaya?

:-)

hermawan
August 14th, 2008, 08:23 AM
Saya rasa dari dulu idealnya di jawa timur memiliki jaringan tol:
1. Tol Sumokerto:
Surabaya-Mojokerto-Kertosono.
Kenapa Kertosono? Karena di Kertosono inilah titik pecahnya dua kawasan perekonomian di Jawa Timur. Yaitu dari Kertosono menuju ke selatan ada daerah Kediri, Tulungagung, Blitar Dkk, sedangkan Kertosono menuju barat ada daerah Madiun, Ngawi, Nganjuk, Dkk. Dua kawasan tersebut mempunyai potensi yang luar biasa, Kertosono ke barat yang potensi pertaniannya sangat besar sehingga nantinya distribusi akan menjadi lancar. Yah sukur-sukur kalau dari Kertosono menuju barat dan selatan tersambung tol juga, tetapi untuk yang satu ini saya agak pesimis.
2. Tol Sulang:
Surabaya-Malang.
Kenapa Malang? Karena Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur. Malang adalah lokasi resort tujuan dari seluruh tempat di Jawa Timur, terutama sekali Surabaya, oleh sebab itu kebutuhan jaringan tol sangat dibutuhkan. Selain itu Malang merupakan produsen Agrobisnis yang produknya didistribusikan ke Surabaya. Malang itu seperti Bandung, Surabaya itu seperti Jakarata, merupakan analogi pendekatan yang saya dapatkan berdasar faktor geografis dan ekonomis. Bagaimana pendapat anda? Cuma kedepannya nanti saya optimis Surabaya dan Malang akan berkembang lebih teratur, karena ada Suramadu, Lamong Bay, dan jaringan Elevated Railways.
3. Tol Gempol Pasuruan.
Kenapa Pasuruan? Karena Pasuruan merupakan shuttle industry town dari Surabaya yang kapasitas lahannya sudah tidak memenuhi lagi. Sehingga kebutuhan jaringan tol yang merupakan cabang tol Sulang.
Saya yakin cukup 3 jaringan tol itu saja, Jawa Timur perekonomiannya akan semakin berkembang sangat pesat dengan mandiri.

Setuju mas, kalo boleh usul, kedepan perlu juga dipikirkan tol
1. Surabaya-Gresik-Lamongan-Tuban-Semarang karena jalur ini akan menjadi pusat industri Jawa Timur di masa mendatang. (Surabaya-Gresik sudah ada, tinggal dilanjutkan.
2. Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi (trans Jawa) di Probolinggo bercabang ke selatan sampai Jember (ingat! Jember kota nomor 3 di Jatim yang harus di dorong perekonomiannya.
3. Ke Selatan, Tol Surabaya-Malang-Kepanjen-Blitar-Tulungagung. Ini diperlukan untuk mempercepat produksi daerah Tl. Agung, Trenggalek, Blitar lebih cepat ke pelabuhan
4. Jalan Tol Kertosono-Kediri
5. Krian-Gempol untuk memotong jarak agar tidak melalui Sby.

Untuk maju, kita harus banyak membangun infrastruktur terutama lalu lintas barang dan mobilitas manusia. Jaringan jalan raya Kuala Lumpur sangat bagus
walaupun sudah ada subway dan monorail.

Perekonomian di Jawa Timur bisa maju kalo ada minimal 5 pusat pertumbuhan yaitu :
1.Surabaya dan sekitarnya
2. Barat - Tuban/Madiun
3. Tengah-Malang dan sekitarnya
4. Timur-Jember dan sekitarnya
5. Utara-Madura(sekitar Suramadu)

2.

hermawan
August 14th, 2008, 08:43 AM
Kalo bisa Sby jangan tiru-tiru Jakarta bikin Busway. Saya sering naik busway, nggak nyaman! cuman cepat. Di dalam bis sumpek, sopir nyetirnya bikin perut dikocok-kocok. Mungkin eks supir Metromini atau Kopaja. Sering membahayakan pengemudi mobil/motor/pejalan kaki. Ingat korban yang mati atau luka sudah sangaaaat banyaaaaak...... Jalanan jadi nggak indah dan merusak taman dan gampang rusak. halte kalo sudah lebih satu tahun nggak sedap dipandang. Lihat aja halte di Blok M, Harmoni dll. Busway juga nggak efisien, tiap tikungan U atau jalur perpotongan lain mesti dijaga 1-2 petugas. nggak modern blassss. Belum lagi jalur sering diserobot mobil/motor. Kalo pemkot Sby punya duit mending Langsung saja buat Monorail. Lebih sustainable. Agar nggak terlalu banyak membebaskan tanah, mungkin perlu dibangun di jalur jalan yang sudah ada atau di stren kali. Pokoknya Busway janganlah....

sbyctzn
August 14th, 2008, 09:20 AM
Kalo bisa Sby jangan tiru-tiru Jakarta bikin Busway. Saya sering naik busway, nggak nyaman! cuman cepat. Di dalam bis sumpek, sopir nyetirnya bikin perut dikocok-kocok. Mungkin eks supir Metromini atau Kopaja. Sering membahayakan pengemudi mobil/motor/pejalan kaki. Ingat korban yang mati atau luka sudah sangaaaat banyaaaaak...... Jalanan jadi nggak indah dan merusak taman dan gampang rusak. halte kalo sudah lebih satu tahun nggak sedap dipandang. Lihat aja halte di Blok M, Harmoni dll. Busway juga nggak efisien, tiap tikungan U atau jalur perpotongan lain mesti dijaga 1-2 petugas. nggak modern blassss. Belum lagi jalur sering diserobot mobil/motor. Kalo pemkot Sby punya duit mending Langsung saja buat Monorail. Lebih sustainable. Agar nggak terlalu banyak membebaskan tanah, mungkin perlu dibangun di jalur jalan yang sudah ada atau di stren kali. Pokoknya Busway janganlah....

Belum baca postingan sebelumnya ya? Coba deh buka-buka halaman posting sebelumnya. Surabaya dan sekitarnya kan akan membangun "ELEVATED RAILWAYS". Itu akan didukung monorail dari Bappeko Surabaya.
Jawa Timur intinya itu ada 5 teritory dengan 5 shuttle town untuk surabaya. Yaitu Selatan > Malang, Barat > Madiun, Timur > Jember, Utara > Bangkalan. Surabaya sendiri sudah pasti jadi central dari ke empat penjuru teritory tersebut. Progress untuk mendorong hal tersebut juga sudah mulai berjalan, dengan dicanangkannya jaringan elevated railways, tol, suramadu, dll. Kedepannya bakal siippp... Saya optimis RTRW Jawa Timur bakal terbenahi sedikit demi sedikit.

teddybear
August 14th, 2008, 03:42 PM
Soal jembatan, Iya sih terlihat kumuh.
Terlihat kumuh itu gara-gara kontruksi luama, dan tidak ada perawatan. Jika dilakukan renovasi mungkin akan terlihat lebih bagus. Oh ya itu bukan jembatan penyebrangan lho, itu di dalamnya kan dibuat tempat kios dulunya. Jadi bisa aja kan kalau direnovasi jadi bakal bagus, seperti restaurant, bisa menjadi konsep restaurant yang berbeda.

Dimana itu Edmonton? Sory baru dengar nama kota itu
kalau di Indonesia tidak ada kan jembatan seperti itu? Hanya di Surabaya?

Bukannya Glodok juga ada jembatan penyeberangan? Edmonton kota di provinsi Alberta. Jembatan penyeberangannya dari kaca dan jauh lebih bagus dan besar dari yg di Tunjungan. Surabaya itu kalo bangun jangan tanggung2x, yang bagus sekalian. Arsitektur model Bank Jatim di Basra sih menambah jelek saja.

Soal gedung mangkrak di Basra, apa benar akan diteruskan?

Sudah saatnya semua rel kereta api di Surabaya di elevated semua, soalnya sudah banyak kecelakaan di persimpangan kereta api.

lombok
August 14th, 2008, 04:15 PM
Java Paragon ubah tower apartemen jadi hotel
oleh : Dwi Wahyuni


SURABAYA (Bisnis.com): Java Paragon, properti milik PT Bhakti Intiland, tanamkan investasi lebih dari Rp25 miliar untuk mengubah satu tower apartemen menjadi hotel bintang empat di Surabaya.

General Manager Java Paragon Patrick Murray mengatakan prospek pasar bisnis perhotelan di Surabaya lebih menjanjikan karena permintaan cukup besar dibandingkan dengan bisnis apartemen. Masyarakat Surabaya, ujarnya, belum teredukasi untuk memilih apartemen sebagai tempat tinggal utama. Itu sebabnya Java Paragon memutuskan merenovasi salah satu tower apartemen menjadi hotel bintang empat.

Sebagaimana diketahui apartemen Java Parogon yang dibangun pada 1993 terdiri dari dua tower. Sampai saat ini, okupansi satu tower apartemen yang terdiri 66 unit itu baru tercatat 50%.

"Namun karena respons pasar justru cenderung kepada kebutuhan kamar hotel, pemilik properti Java Parogon akhirnya mengkonversikan satu tower untuk dijadikan bisnis perhotelan," ujar Patrick di sela-sela uji coba Paragon Hotel and Residences di Surabaya, hari ini.

Menurut dia, investasi yang digunakan untuk merenovasi 230 kamar hotel itu cukup besar dan diperkirakan lebih dari Rp25 miliar. Biaya itu tidak termasuk investasi pada awal pembangunan tower apartemen karena bentuk dasar propertinya tidak banyak berubah yakni tetap terdiri dari 18 lantai.

"Untuk sementara, ekspektasi kami pada bisnis hotel tersebut tidak terlalu besar karena baru 77 kamar yang bisa dioperasikan," tambahnya.(yn)

sbyctzn
August 14th, 2008, 06:10 PM
Maka dari itu akan lebih baik jika bangunan jembatan tunjungan itu direnovasi yang penuh kaca tanpa ada baja yang menyilang seperti itu. Dengan desain yang futuristik, pasti jembatan tunjungan itu bisa menjadi landscape kota yang berbeda. Di Tunjungan itu kan beda, kondisinya yang rapat bangunan dikedua sisi jalan tunjungan. In future, skyscraper di Surabaya bakal bagus, karena kondisi bangunan yang sangat dekat jalan. Namun itu semua juga tidak terlepas dari masalah, tinggal bagaimana pemkot sebagai regulator mengatur.

Soal bangunan mangkrak di Basra yang pasti ya hotel Ramayana kalau g salah namanya, yang di sebelah Menara Standard Chartered Bank oleh Wika. Ada satu lagi yang disebelahnya Wisma Tiara/ Wisma Mandiri itu saya kurang tau apakah akan dilanjutkan atau tidak, karena tanda-tanda akan dilanjutkan tidak terlihat.

Untuk bagus atau tidaknya desain arsitektur bangunan itu kan sangat tergantung dari investor, contohnya saja Cito itu, banyak visitor lokal maupun luar yang berpendapat bahwa Surabaya telah mengalami perubahan gaya arsitektur yang sangat pesat, dan sangat salut akan perubahan yang terjadi di Surabaya.

Hadi
August 15th, 2008, 07:32 AM
Friday, 15 August 2008
SURABAYA - Revitalisasi kompleks pertokoan Siola kembali digulirkan. Akhir Agustus ini PT Siola serah terima pengelolaan bangunan ke pemkot, karena kontraknya sejak 1993 berakhir pada November 2008 ini. “Sebelum serah terima, kita minta PT Siola (PTSa) memperbaiki dan memberesi rekening listrik, air, dan kabel-kabel yang berserakan,” ujar Kabid Pemanfaatan Badan Perencanaan Tanah dan Bangunan (BPTB) M Niam, Kamis (14/8).

Rencananya, pasca berakhirnya masa sewa PTSa pengelolaan akan diberikan pada PT Tunjungan City Outfull. “Nantinya Siola akan dijadikan semacam kafé berikut supermarket. Tak hanya itu jembatan penyeberangan orang (JPO) Tunjungan juga akan diperbaiki dan dijadikan satu pengelolaannya,” lanjutnya.

Pengosongan kompleks pertokoan siola harusnya dilaukan sejak delapan bulan silam. Namun karena ada beberapa hal terkait masalah listrik dan tunggakan pembayaran sewa yang harus diselesaikan, maka sewa diperpanjang November 2008.
Terkait temuan BPK soal tunggakan pembayaran sewa, menurut Niam, PTSa sudah melunasinya. Besar tunggakan per tahun sebesar Rp 600 juta. Total tunggakan sebesar Rp1.685.507.200. ame


Taken From Surya,

sbyctzn
August 15th, 2008, 08:54 AM
Rencananya, pasca berakhirnya masa sewa PTSa pengelolaan akan diberikan pada PT Tunjungan City Outfull. “Nantinya Siola akan dijadikan semacam kafé berikut supermarket. Tak hanya itu jembatan penyeberangan orang (JPO) Tunjungan juga akan diperbaiki dan dijadikan satu pengelolaannya,” lanjutnya.

Taken From Surya,

Ini yang bagus, tidak jadi dirobohkan seperti yang direncanakan pemkot (walikota). Kalau direnovasi, jembatan itu sebenarnya akan bagus. Saya sangat mendukung itu, apalagi jika proyek hotel di seberangnya dilanjutkan pasti akan bagus dan bisa mendukung rencana bappeko merevitalisasi CBD Blauran dan sekitarnya (segitiga emas bagian barat).

Bagaimana pendapat anda?

Hadi
August 15th, 2008, 02:50 PM
suarasurabaya.net| Kota Surabaya dalam tahun 2008 ini akan menambah lagi satu icon kota. Patung Suro dan Boyo berupa ikan hiu dan buaya yang selama ini menjadi tetenger kota terletak di depan Kebun Binatang Surabaya akan memiliki kembarannya di pinggir Kalimas sebelah Utara Monkasel.

http://img292.imageshack.us/img292/5016/surolanboyobi8.jpg (http://imageshack.us)

Patung Suro dan Boyo ini akan berada di dalam kawasan bernama Arena Ketabang. Tingginya sekitar 15 m, yang berarti bakal lebih tinggi dari Patung Suro dan Boyo di depan KBS yang hanya sekitar 10 m tingginya.

Berbeda dengan saudara kembarnya, Patung Suro dan Boyo di Arena Ketabang ini nantinya tidak akan saling menggigit ekor. Dari mulut Suro sang Hiu, akan keluar air mancur yang jatuhnya ke Kalimas.

Icon baru Kota Surabaya ini merupakan satu dari 5 sub area dalam Arena Ketabang. TRI RISMA HARINI Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya pada suarasurabaya.net, Selasa (11/03) mengatakan selain Patung Sura dan Boyo yang ada dalam Plaza Area, ada juga BMX Flat Area, BMX Street Area, Tribune Area dan Skate Park Area.

http://img292.imageshack.us/img292/9624/tamansurolanboyoln3.jpg (http://imageshack.us)

Area ini memanjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter.

Dibangunnya arena permainan BMX dan Skate Board di lahan milik Perum Jasa Tirta I ini, kata RISMA, untuk mewadahi kegiatan anak-anak muda di Surabaya terutama yang hobi bermain skate board atau bersepeda BMX.

“Memang ada permintaan dari mereka. Kita pikir, daripada mereka tidak ada wadah dan lagipula mereka cukup berprestasi di tingkat nasional, ya kita beri ruang saja pada mereka selain yang sudah ada di Taman Bungkul sekarang,” ujar RISMA.

Dibangunnya Patung Suro dan Boyo dalam Plaza Area, kata RISMA, untuk menegaskan kesan public area di kawasan tersebut. Jadi, bukan hanya penggila skate board atau sepeda BMX saja yang boleh menikmati kawasan tersebut dengan gratis, masyarakat umumpun bisa menikmati indahnya Patung Suro dan Boyo itu nantinya.

Selain memberi ruang pada anak-anak muda beraktivitas, tujuan Pemkot Surabaya membangun Arena Ketabang adalah menjadikan Kalimas sebagai pusat baru aktivitas warga kota. “Ini membuat warga kota menjadi lebih memiliki Kalimas. Mudah-mudahan nanti dengan ini, Kalimas menjadi tambah bersih,” kata dia.

Untuk pembangunan kawasan ini, Pemkot Surabaya mengeluarkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar dari pos anggaran Dinas Tata Kota. Akhir Maret 2008 ini, menurut RISMA, akan dilakukan lelang proyek, dan diharapkan sebagian proyek ini bisa diresmikan bersamaan hari jadi Kota Surabaya 31 Mei 2008 mendatang.



Untuk menunjang kawasan ini layak menjadi pusat baru aktivitas warga kota, pemkot Surabaya telah mengajukan usulan pembangunan pintu air di kawasan Pelabuhan Kalimas. Ini agar elevasi Kalimas bisa terjaga untuk aktivitas semacam wisata dan olahraga air.

Pembangunan Arena Ketabang ini, jelas RISMA, merupakan bagian dari program Revitalisasi Kalimas. Ke depannya, akan dibangun juga Food Court dan Science Park yang letaknya di bantaran Kalimas lebih ke Utara.(edy)


:)



wah udah peletakan batu pertama ya??? 15 agustus ya???

Hadi
August 16th, 2008, 09:39 AM
SURABAYA - Sekian lama hanya berupa konsep, pembangunan Arena Ketabang akhirnya dimulai kemarin (15/8). Sesuai dengan skenario, pusat taman bermain skateboard dan rekreasi olahraga keluarga itu bakal dijadikan ikon wisata baru di Surabaya.

Pembangunan Arena Ketabang tersebut diawali dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Bambang D.H. bersama Ketua Komisi C DPRD Surabaya Armudji dan Johni Girsang, deputy executive general manager Telkom Divre V.

Proyek itu merupakan bagian dari program revitalisasi Kalimas yang dicanangkan pemkot sejak dua tahun lalu. Arena Ketabang masuk dalam titik spot 5 revitalisasi Kalimas.

Pembangunan Arena Ketabang menelan anggaran Rp 1,6 miliar. Dana sebesar itu berasal dari coorporate social responsibility (CSR) PT Telkom. Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi tersebut membangun Taman Bungkul. "Proyek ini merupakan partisipasi kami yang kedua dalam pembangunan taman," terang Johni.

Dana itu bakal dipakai untuk membangun plaza area, flat area, street area, skateboard area, dan tribun. Berbagai sarana olahraga bakal dibangun. "Khususnya, skateboard," ujarnya. Rencananya, beberapa fasilitas itu ditempatkan di sepanjang sungai dekat Monkasel (Monumen Kapal Selam). Di tengah areal tersebut, bakal dibangun patung buaya Suroboyoan yang mengeluarkan air mancur ke arah sungai. Konsepnya mengusung ide patung Merlion di Singapura.

Ke depan, pintu pagar parkir Plaza Surabaya bakal dibongkar. Sehingga, taman itu nanti bisa menjadi area publik yang bisa dinikmati masyarakat. Bambang mengatakan, pembangunan Arena Ketabang menandai program revitalisasi Kalimas di Surabaya.

"Fisik dibangun pemkot dan CSR (Telkom, Red). Untuk kualitas air sungai, kita menggandeng Kota Kitakyushu di Jepang," jelas pria asal Pacitan tersebut.(kit/oni)


From, Jawapos

pecinta_surabaya
August 16th, 2008, 10:50 AM
permisi,boleh gabung ngomongin pembangunan surabaya?

pecinta_surabaya
August 16th, 2008, 10:51 AM
di antara bnyk mall2 baru yg ada,apa semuanya ada bioskopnya?
soalnya mall tanpa bioskop jd gak menarik.
misalnya bg junction dan plasa marina,keduanya prospek menggaet bnyk pengunjung,,tapi mentok gak akan tahan lama.

bukankah begitu?

Light_4
August 16th, 2008, 11:26 AM
Bagaimana nich kabarnya pembangunan sarana transportasi umum ?. Gw harap Surabaya tidak menjadi next Jakarta, kota yang menurut gw tanpa konsep jelas :ohno:.

BTW salam kenal yach semuanya :)

teddybear
August 16th, 2008, 11:42 AM
Bagaimana pendapat anda?
Asal jangan tanggung saja. Yang bagus sekalian, dari kaca semuanya. Kalo jelek, lalu jadi tempat reklame lebih baik dirobohkan saja.

pecinta_surabaya: memang banyak mal tapi nggak tahu mana yg rame dan apa benar gedung bioskop itu membuat mal tambah rame terus?

salam kenal semua. bila kalian di surabaya bisa ambil foto dan diposting progress konstruksi nya lebih bagus.

anybody has that photo of the new hotel close to the zoo?

sbyctzn
August 16th, 2008, 12:07 PM
@pecinta_surabaya:
Monggo sampeyan gabung, ayo bareng-bareng bangun Suroboyo, masio liwat Internet. Dan soal mall yang ada bioskopnya, tidak semua mall ada bioskopnya, contoh yang ada bioskopnya > Galaxy mall, Tunjungan, Surabaya Plaza, Royal, Sutos. Soal BG Junction yang tidak ada Bioskopnya itu mungkin gara2 investor dari Singapur yang megang BG Junction tidak menginginkan ada Bioskop di dalamnya, karena menurut saya itu Mall memang fokus buat Market. Jadi belum tentu
mall tanpa bioskop akan menjadi sepi, karena tiap mall di Surabaya itu karakter segmentasinya sangat jelas.

@Light_4:
sarana transportasi umum Surabaya sudah ada yang jelas, yaitu elevated railways, itu kerjasama dengan SCNF dari Prancis yang awalnya sudah menawarkan ke Jakarta, tapi pemda Jakarta tidak merespon, tetapi begitu SCNF menawarkan ke Jawa Timur khususnya Surabaya, langsung menyambutnya. Hasilnya kemarin menhub dkk mencanangkan MOU di stasiun Gubeng. (coba buka postingan halaman sebelumnya). Dan ini merupakan usaha yang sangat bagus, sampai2 menhub juga ikut mencanangkan. Karena proyek ini memang sangat prestisius, bayangkan proyek ini bernilai 2 triliun lebih kalau tidak salah. Dan jika menyinggung masalah karakter kota, Surabaya itu kotanya punya Karakter, tidak seperti kota lain yang ikut-ikutan. Busway saya yakin tidak akan jadi dibangun. Pemkot lebih cenderung ke Monorail dan Elevated Railways. Tenang saja, kedepannya perkembangan di Surabaya pasti akan bagus, jelas dan berkarakter apalagi ada Suramadu.

@teddybear:
Setuju. Asalkan renovasi jembatan tunjungan bagus, pasti akan menjadi landmark yang khas.

Light_4
August 16th, 2008, 12:13 PM
@pecinta_surabaya
monggo sampeyan gabung, ayo bareng-bareng bangun Suroboyo, masio liwat Internet. Dan soal mall yang ada bioskopnya, tidak semua mall ada bioskopnya, contoh yang ada bioskopnya > Galaxy mall, Tunjungan, Surabaya Plaza, Royal, Sutos. Soal BG Junction yang tidak ada Bioskopnya itu mungkin gara2 investor dari Singapur yang megang BG Junction tidak menginginkan ada Bioskop di dalamnya, karena menurut saya itu Mall memang fokus buat Market.

@Light_4
sarana transportasi umum Surabaya sudah ada yang jelas, yaitu elevated railways, itu kerjasama dengan SCNF dari Prancis yang awalnya sudah menawarkan ke Jakarta, tapi pemda Jakarta tidak merespon, tetapi begitu SCNF menawarkan ke Jawa Timur khususnya Surabaya, langsung menyambutnya. Hasilnya kemarin menhub dkk mencanangkan MOU di stasiun Gubeng. (coba buka postingan halaman sebelumnya). Dan ini merupakan usaha yang sangat bagus, sampai2 menhub juga ikut mencanangkan. Karena proyek ini memang sangat prestisius, bayangkan proyek ini bernilai 2 triliun lebih kalau tidak salah. Dan jika menyinggung masalah karakter kota, Surabaya itu kotanya punya Karakter, tidak seperti kota lain yang ikut-ikutan. Busway saya yakin tidak akan jadi dibangun. Pemkot lebih cenderung ke Monorail dan Elevated Railways. Tenang saja, kedepannya perkembangan di Surabaya pasti akan bagus, jelas dan berkarakter apalagi ada Suramadu.

Wow saya ikut senang membacanya :).
Trus rencana pembangunan tahap awalnya kapan nich ?. Walaupun saya bukan orang Jatim, tapi saya ikut senang mendengar kemajuan Jatim, khususnya Surabaya :).

Salam

sbyctzn
August 16th, 2008, 12:37 PM
@Light_4:
Pastinya mulai dibangun saya lupa, coba dibuka artike mengenai elevated railways di halaman sebelumnya. Kalau tidak salah mulai 2009, itu juga sejalan dengan proyek relokasi infrastruktur di porong, karena elevated railways juga akan lewat porong. Terima kasih atas tanggapan anda, saya salut kepada anda yang punya rasa bangga terhadap Surabaya dan Jatim, walaupun bukan warga Jatim. Semoga pembangunan juga berjalan dengan baik di daerah anda.

@teddybear:
Mengenai hotel dekat KBS, progressnya terlihat masih berhenti, dari bulan2 sebelumnya hingga sekarang, tidak terlihat perubahan yang signifikan. Saya usahakan awal bulan dapat fotonya, tapi saya tidak janji.

Sparkling Surabaya!!!

Hadi
August 16th, 2008, 02:55 PM
http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.de54f8f436.jpg

Keterangan:
1.MONKASEL

2. Patung Sura Dan Baya
http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=168&i=kalimas1surabayauo1.jpg) http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.1a845c60bd.jpg

3. SKATE PARK
http://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.eebb67071a.jpg

Kalau yang No 4 Ma 5 itu apa ya?

Ebek21
August 16th, 2008, 03:54 PM
Wah hebat hebat..baru ditinggal dua hari, forumnya sudah meriah banget :) Welcome to new forumer, moga2 betah disini dan bisa ngasih banyak update2 terbaru dr Sby (that's why we are here, right ?)

@hermawan : Tentiu saja makin banyak jalan tol yg dibangun makin bagus buat Jatim, tapi masalahnya jalan tol itu investasi besar. kalau nggak ada kepastian return, nggak ada yang berani masuk. Untuk saat ini, kalau jalur Solo-Ngawi-Kertosono-Mojokerto-Surabaya-Gempol-Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi bis aterwujud saja sudah luar biasa bagus sekali. Apalagi jalur Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 150 km-an, sangat mungkin sekali kurang menarik minat investor karena diangap kurang feasible.

Sedangkan Gresik-Lamongan-Tuban, sekarang ini memang padat sekali karena termasuk jalur Pantura yang merupakan urat nadi trasportasi Jkt-Sby. Tapi jika tol Trans Jawa terwujud, bisa dipastikan kepadatan di jalur ini akan berkurang drastis karena truk2 barang dan mobil penumpang pasti akan lewat tol semua (iyalah, truk mana yg masih mau lewat Pantura yg sempit dan rawan kriminalitas, kecuali truk dan mobil yg memang menuju Tuban dll).

Mengenai jalur Malang-Kepanjen dll di selatan Malang, sebetulnya nanti juga akan dibangun Jalan Lintas Selatan (JLS), yaitu jalan arteri yang akan menghubungkan kota2 di selatan Jati mulai dr Pacitan-Ponorogo-Trenggalek-Tulungagung-Blitar-Malang-Lumajang-Jember-Banyuwangi. JLS ini merupakan salah satu proyek ambisius Gubernur Jatim Imam Utomo di masa jabatannya, selain Pasar Induk Agrobis Jemundo (yg akan segera dibangun) dan Jembatan Suramadu (yg sudah hampir selesai). Sayangnya sampai beliau sudah mau lengser pun jalan ini masih belum terwujud.

@sbyctzn : Jalan tol tengah kota Sby nasibnya terkatung2 karena proyek ini kan dulu hanya diada2kan untuk mengakomodasi kepentingan keluarga Cendana yang ingin garap proyek di Sby (sebelum reformasi). Makanya dr dulu Pemprov dan Pemkot nggak mendukung proyek ini. Sekarang investornya yg kelabakan karena dr hitung2an bisnis, proyek ini nggak feasible lagi karena dua alasan. Satu, pemkot dan pemprov gencar melakukan berbagai terobosan untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Sby, terutama jalur utara-selatan, antara lain MERR, frontage road, jalan lingkar barat, jembatan Mayangkara, MRT, elevated railway dll, dimana pengguna jalan tidak perlu bayar tol. Dan jangan lupa masih ada proyek tol lingkar timur Sby yang mana sangat didukung Pemkot dan Pemprov karena ada di sebelah timur Sby (daerah rawa2) sehingga tidak mengganggu estetika kota. Kedua, pembebasan lahan yang susah sekali karena melalui tengah kota, entah sampai kapan selesainya kalau sistem kerjanya masih kayak begini2 saja.

Ebek21
August 16th, 2008, 04:01 PM
Ini yang bagus, tidak jadi dirobohkan seperti yang direncanakan pemkot (walikota). Kalau direnovasi, jembatan itu sebenarnya akan bagus. Saya sangat mendukung itu, apalagi jika proyek hotel di seberangnya dilanjutkan pasti akan bagus dan bisa mendukung rencana bappeko merevitalisasi CBD Blauran dan sekitarnya (segitiga emas bagian barat).

Bagaimana pendapat anda?

Pendapatku kalo modelnya masih kayak sekarang dan kedua bangunan diujungnya (Siola dan Aurora) masih nggak jelas nasibnya, mending dirubuhin saja. Bahkan jika hanya direnovasi kecil2an, juga mendingan nggak usah karena jembatan kayak gitu cuman bikin eyesore aja. Jelek dan kuno.

Tapi kalo setelah direnovasi hasilnya kayak gini, boleh dipertimbangkan deh :)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/001e4f9d7c110967a2df09.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/443d6034447722e6db365.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/443d6034447721cea62c2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/443d6034447722f82375c.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/001e4f9d7c110967a2df0b.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/xinsrc_24203040309446401965547.jpg

Jembatan penyeberangan diatas terletak di Shenzhen. Baru dua minggu yang lalu gw dr Shenzhen dan amat takjub melihat jembatan itu. Pembangunannya butuh RMB 100 juta atau kurang lebih Rp 150 Milyar. Total panjangnya 380 m, luas permukaan jembatannya 2868 m2, dilengkapi 6 lift, 9 elevator, 4 elevator khusus orang cacat. Menghubungkan jalan Shennan Avenue dan Renmin Southern Avenue. Kebetulan kok lagi dibahas jembatan penyeberangan orang di thread ini, sekalian saja aku tunjukkan foto2 ini. Biar pemkot Sby tahu, bangun kota jangan nanggung2, sekalian saja yg bikin heboh !! :lol:

sbyctzn
August 16th, 2008, 04:55 PM
Yup. Semoga forum ini semakin aktif, postingan di thread development, forum sby ini paling banyak postingannya. Forum jakarta saja kalah. Salut buat sama semua forumer development Surabaya. Itu tidak terlepas dari progress development yang sangat berkarakter, tidak hanya pembangunan skyscraper aja, tetapi juga development di berbagai aspek infrastruktur. Salut.. Semuanya. Saya akan terus mengabdikan pada forum ini, just for my lovely Surabaya.

@Ebek21:
thanks for your response.
Betul juga jika tol tengah kota tidak jadi dibangun. Itu menandakan bahwa komitmen pemkot berkomitmen tinggi untuk mengurai kemacetan dengan berbagai proyek non tol, seperti tata lalu lintas yang baik, elevated railways, dll. Karena hal itulah investor ngacir, karena menganggap congestion lalu lintas sudah tidak berpeluang lagi. Di Surabaya untuk tol tengah kota yang peluang keuntungan besar bagi investor ya cuma ruas A Yani saja, yang lain paling2 bisa dihitung kendaraan yang lewat. Jadi kalau buat tol tengah kota lebih baik diganti saja dengan nama tol A Yani atau fly over A Yani.
Bagus jika jembatan tunjungan bisa seperti di Shenzhen. Kok pemkot tidak studi banding aja ya ke Shenzhen. Tidak seperti penerapan air mancur di atas sungai kalimas di dekatnya jln pemuda yang dulu meniru salah satu kota di Jepang (saya lupa nama kotanya).

Rekan-rekan di thread ini sangat cocok jika menjadi pejabat pemkot Surabaya, pasti Surabaya jika dipegang semua rekan-rekan di thread ini akan sangat cepat kemajuannya, btw apakah thread ini pernah tidak ya dibuka sama salah satu saja pejabat pemkot? Agar suara-suara rekan-rekan kita sekalian di dengar oleh pemkot Surabaya.

:-)

Ebek21
August 16th, 2008, 05:03 PM
http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.jpg[URL=http://g.imageshack.us/g.php?h=168&i=kalimas1surabayauo1.jpg]http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.de54f8f436.jpg

Sebetulnya lahan parkir timur Plaza Surabaya itu kan luas sekali, bisa digunakan untuk membangun gedung tinggi. Sayang daripada hanya untuk parkiran motor atau atraksi lumba2 saja. Seingatku kok sering banget atraksi lumba2 disana, apa gak bosan ya warga Sby :) Kalau disana ada gedung tinggi yang berhadap2an dengan bakal Grand City Sby dan ditengahnya ada Kalimas plus Arena Ketabangnya, pasti keren sekali.

Kapan ya pengembang Plaza Surabaya bangkit dari tidur panjangnya yang terlalu lama ?

teddybear
August 16th, 2008, 05:04 PM
@teddybear:
Mengenai hotel dekat KBS, progressnya terlihat masih berhenti, dari bulan2 sebelumnya hingga sekarang, tidak terlihat perubahan yang signifikan. Saya usahakan awal bulan dapat fotonya, tapi saya tidak janji.

Thank you. Tapi bukannya exterior kacanya udah dipasang semua? Koq gua ketemu foto yg menunjukkan sebagian dari gedung tsb?

Kalau disana ada gedung tinggi yang berhadap2an dengan bakal Grand City Sby dan ditengahnya ada Kalimas plus Arena Ketabangnya, pasti keren sekali.

Kapan ya pengembang Plaza Surabaya bangkit dari tidur panjangnya yang terlalu lama ?

Sebenarnya bukan cuman lahan parkir Timur. Seluruh kompleks Surabaya Plaza itu luas tapi nggak optimal. Bisa dibangun lebih dari 1 gedung office yang tinggi, jadi kelihatan keren pemandangannya dari seberang, apalagi turun dari Dharmawangsa lewat jembatan Gubeng itu.

World Trade Center Surabaya apa-an. Tanggung sekali nggak kayak gedung WTC. Luas enggak, tinggi juga enggak. Kalo malam juga gelap, aktivitas kebanyakan di mall (and probably hotel Radisson) saja.

Light_4
August 16th, 2008, 05:13 PM
Aje gile dech tu jembatan di Cina :ohno::ohno:. Daripada niru2 Cina atau Jepang, gw kok kayaknya lebih suka model pembangunan di Paris. Menggabungkan bangunan tua dengan dengan gedung modern.

Btw, gw pengen banget Indonesia mempunyai sistem transportasi yang modern kaya' di Eropa atau Jepang. Gw bermimpi kota2 di Indonesia dihubungkan dengan kereta peluru model TGV/Shinkansen. Kemudian, moda dalam kota dihubungkan dengan subway, monorel, bus, dll. Karena menurut gw kemajuan suatu negara dapat kita lihat melalui transportasinya. Masa sama India aja kita kalah sich :ohno::ohno:.

Tapi tentunya setelah kita membuat kita juga harus mampu memelihara benda yang telah kita buat tersebut. Karena jujur aja dalam hal perawatan kita lemah banget :bash:.

Ebek21
August 16th, 2008, 05:25 PM
@sbyctzn : nama kotanya Kitakyushu di Jepang

@teddybear : skrg bukan lagi Hotel Radisson, tapi menjadi Surabaya Plaza Hotel, bintang 4 juga, tapi ikut local management Prime Plaza Hotel & Resorts Group. Dan aku sepakat ama kamu tentang kompleks Plaza Surabaya yang gak optimal itu. Gedung WTCnya juga kusam tuh. Tapi yg benar2 idle dan bisa dibangun saat ini yah yg parkir timur itu.

Hadi
August 16th, 2008, 05:44 PM
Bener juga si, mustinya harus dibangun gedung dari pada kosong begitu, bangun perkantoran dipinggir sungai kan bagus. Mana Taman dipinggir nya kalimas akan dibangun, akan bagus sekali. Lama2 bisa mirip kawasan merlion singapura. Btw view didepan Hotel Grand Gubeng City akan lebih bagus dengan dibangunnya taman itu ya.

pecinta_surabaya
August 16th, 2008, 08:56 PM
ngomongin masalah tol tengah kota,bukannya itu proyek ghaib yg gak ada dasarny ya?
kasian dulu cito sering bongkar pasang bagian depan karena alasan bertabrakan dgn konstruksi tol tengah kota,padahal gak jelas jg pasti di buat ato gak.

utk mngatasi kemacetan di surabaya yg plg pas cm frontage road,dimana jalan utama hanya boleh dilewati kendaraan pribadi roda empat ato lebih,sedangkan frontage dilewati kendaraan roda dua dan kendaraan umum.
saya yakin dengan adanya frontage road disepanjang jalan ahmad yani bisa mengurangi kemacetan secara drastis,dan jg bisa meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

seharusnya pemkot menyeriusi satu proyek dulu,daripada sekarang banyak proyek yg bertujuan mengurangi kemacetan tp malah hampir gak ada yg jalan.

gmn pendapat anda?

pecinta_surabaya
August 16th, 2008, 09:51 PM
@ebek : di halaman 57 anda pernh bilang klo cinema XXI di surabaya akan buka di TP sama GALAXY2,setelah saya muter2 dr atas sampe bawah ko gak ada lahan kosong yg bisa di bikin cinema baru ya? ato 21 berubah jd XXI gt?

Ebek21
August 17th, 2008, 04:50 AM
Bukannya XXI itu akan buka di ex Plenary Hallnya TP 1 (yg dulu juga bekas Studio Cineplex itu loh) ? Jadi yg 21 di TP 3 masih tetap ada. Sedangkan yg di Mall Galaxy 2 kan akan dibangun di lantai atas dekat2nya fitness center apa gitu, sorry lupa, habis aku cuma pernah kesana sekali saja. Tapi nggak tahu lagi ya kalo ada perubahan rencana.

Ohya mengenai proyek mengatasi kemacetan di Sby, kelihatannya frontage road itu jalan terus kok. Yang lama kan membebaskan lahannya, kalo konstruksinya justru cepat sekali (kecuali pedestriannya yg mungkin akan makan waktu lumayan lama). Dan dengar2 MERR II C juga akan diteruskan lagi dalam waktu dekat karena sudah dilelang ulang oleh pemerintah pusat.

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 05:22 AM
TP XXI udh buka sejak mei 2008 di TP1,TP jd mewah bgt,gak kalah sama mall2 di jakarta.
Yg bingung itu XXI yg di galaxy,gak jelasnya tempatnya dimana.

rumah saya di waru,tiap hari kuliah di unair jd harus lewat ahmad yani,,tp sampe detik ini gak ada pembangungan frontage road sama sekali.
*baik sisi barat maupun timur ahmad yani*

klo proyek MERR gak tau perkembanganny,jarang lewat soalnya.

Ebek21
August 17th, 2008, 05:31 AM
^^ Loh bukannya frontage road yang sisi timur dari Siwalankerto sampai Tol Waru sudah selesai karena sekaligus digarap oleh kontraktor Jalan Tol Waru-Juanda ? Itu yang aku baca dr berita koran sih. Lalu RSAL juga sudah bersedia memberikan lahannya. Yang sebelah barat juga katanya relatif mudah karena Polda, Graha Pena, dan Royal Plaza sudah bersedia memberikan lahannya juga. Frontage road di depan Cito dan Jatim Expo kan juga sudah selesai. Yang agak susah dibebaskan skrg IAIN dan daerah sekitar Margorejo.

teddybear
August 17th, 2008, 08:18 AM
TP XXI udh buka sejak mei 2008 di TP1,TP jd mewah bgt,gak kalah sama mall2 di jakarta.

Maksud kamu ini ngomongin bioskop XXI atau mall nya yg bagus?

sbyctzn
August 17th, 2008, 08:53 AM
@teddybear:
hotel dekat KBS itu yang saya maksud pembangunannya berhenti semenjak bulan2 sebelumnya ya juga berhenti di terpasangnya kaca-kaca itu. Jadi dari bulan2 sebelumnya hingga sekarang ya tetap seperti itu, sama tetap pada terpasangnya kaca gedung.

@all:
untuk kawasan Surabaya Pusat, tenang saja, kedepannya nanti pasti banyak skyscraper di daerah itu. Sekitar Basra, Sudirman, Pemuda, gubeng pojok, embong malang, gub. Suryo, dkk. Satu persatu akan tumbuh skyscraper, terutama kawasan Surabaya Plasa, WTC, dkk yang tidak optimal, lambat laun pasti owner akan termotivasi untuk mengembangkannya, karena sudah ada pemicunya yaitu Trillium, Grand City Surabaya, Aston (jauhan dikit) plus pedestrian pemuda. Kalau tidak melakukan pengembangan, pasti si owner akan semakin tertinggal dan akhirnya akan rugi sendiri. Dan yang pasti, skyscraper yang tumbuh pasti akan saling berdekatan, seperti Singapore. Dulu Singapore juga seperti Surabaya, cuma negara kita saja yang berbeda nasib. Masa depan nanti, Surabaya akan sangat cantik. I Hope it.
Soal TP, memang mall ini segmentasinya kelas atas, dan kelasnya sudah internasional (menurut saya sih) apalagi setelah renovasi.

@Ebek21:
betul di sisi siwalankerto waru memang sudah jadi kok. N thanks for your answer.

@pecinta_surabaya:
anda kuliah di Unair? Saya juga masih kuliah di Unair tahun ketiga. Anda Di fakultas apa? Smstr berapa?

Thanks

SPARKLING SURABAYA!!!
Dirgahayu Indonesiaku!!!

magali
August 17th, 2008, 09:02 AM
http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/surabaya/P1020647.jpg

teddybear
August 17th, 2008, 09:05 AM
sbyctzn dan yg lain: thank you for all answers and update news! Hanya terpasang kaca2x saja... kenapa sih koq di Surabaya banyak proyek yg tidak lancar jalannya bahkan macet?? Empire Palace hampir macet. E2 udah macet. Ex Ramayana dan proyek Ometraco di Basra macet. Cito hampir dijegal pemerintah sendiri. Ciputra World koq juga kena masalah ijin tanah, dlsb. Why gitu lho. Seakan perencanaan pembangunan dan planning nya itu semerawut. Yg notorious itu group nya Mas Murni yg punya Hotel Garden. Hotelnya jelek, dan proyek Crystal Garden macet total, lalu kalo kalian perhatikan, udah macet bagian sampingnya itu bisa nggak rata, bisa menggembung. Memang begitu atau ada yg tidak beres tuh.

Magali thanks for posting Grand City Gubeng, kelihatannya really big project!

sbyctzn
August 17th, 2008, 09:49 AM
Macet itu mungkin gara2 kurang upeti ke pemkot kali. Pengalaman berbagai pembangunan Surabaya sebentar macet, tp pd akhirny jalan lagi. Mulai Megatron Basra dan Kertajaya, sampai proyek properti vertikal. Dan iklim seperti itu yang menghambat perkembangan Surabaya. Pemkot lebih suka mengembangkan pembangunan Surabaya secara sepihak, investor kurang begitu didukung (benar sih didukung, tapi itu formalitas di depan media, akhirnya seperti blankon yang bendol belakang), padahal sikap seperti itu adalah salah.

Bagaimana pendapat anda?

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 03:34 PM
klo menurut saya bukan masalah upeti,tp dimana pejabat berlomba-lomba utk tampil gagah di depan rakyatnya.
misal proyek cito,pemkot sok gagah mengatakan berbenturan dengan tol tengah kota yg gak ada wujudnya itu,jd wibawa pemkot gak jatuh di depan masyarakat.
perlu diingat,surabaya adalah kota terbesar kedua setelah jakarta,jd gaji dan ceperan pejabat di surabaya jauh di atas rata2,hal itu yg membuat org jd melakukan segala macam cara utk memperpanjang jabatanny.
klo masalah upeti,saya rasa investor yg punya omzet triliyunan rupiah gak akan keberatan dimintai hingga puluhan juta rupiah.


@teddybear : mallnya yg bagus,smpe detik ini cm TP yg bisa di andalkan,,galaxy1 ttp kumuh dan gak seimbang dgn galaxy2,PTC jg gak imbang dgn supermallnya,,semoga lenmarc memberi warna baru di pusat perbelanjaan surabaya.
@sbyctzn : baru mau mulai semester 5 di farmasi,klo anda?

us_lukman
August 17th, 2008, 04:22 PM
Apartemen Trillium memiliki rencana memperbesar lahan untuk membangun hotel. Tetapi masih dalam rencana bila lahan di sebelah yang dekat ke Jl Kayun bisa dibebaskan.

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 04:33 PM
@ebek : frontage road dr siwalankerto smpe tol waru memang udh ada dr dulu,tp ya hanya sebatas jalan sempit bnyk polisi tidur dan aspal yg berlubang di mana2,,cm dimanfaatkan pengendara motor,itupun klo terpaksa karena macet parah di bundaran waru. frontage road depan cito royal dan jatim expo sama sekali gak berfungsi,cm utk kepentingan ketiganya saja. sisi barat memang relatif lebih mudah karena hampir semua lahan milik perusahaan2 besar yg setuju merelakan sebagian tanahnya,tp justru pemkot yg gak mulia2 pembangunannya.


i need frontage road,please..

sbyctzn
August 17th, 2008, 04:52 PM
Radar Bromo
[ Jum'at, 15 Agustus 2008 ]
Tutup Tambang Sirtu Liar GEMPOL - Satpol PP Pemkab Pasuruan kemarin bersikap terhadap penambangan pasir batu (sirtu) liar di daerahnya. Mereka menutup penambangan sirtu liar yang ada di Dusun Jurangpelen, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.Kendati tidak ada perlawanan dari para pekerja, namun dari pantauan koran ini, disinyalir ada kebocoran informasi di lokasi tersebut. Terbukti, ketika petugas Satpol PP bersama Muspika Gempol mendatangi lokasi penambangan, tidak ada aktifitas berarti di sana. Sebelum petugas datang, masih ada dua bego (alat berat) yang digunakan untuk menambang sirtu. Bahkan jejak bego itu masih terlihat baru menapaki jalanan berdebu. "Tadi memang ada dua bego di sini. Tapi sekarang sudah pergi dan saya tidak tahu kemana," terang salah seorang lelaki yang berada di lokasi kemudian pergi. Puluhan petugas Satpol PP yang dipimpin langsung Kasatpol PP Suryo Guritno mendatangi penambangan itu sekira pukul 11.00. Sebenarnya rencana penutupan itu dilakukan pagi hari. Namun saat mampir ke kantor Kecamatan Gempol, rombongan petugas tidak langsung berangkat. Alasannya masih menunggu muspika yang ganti baju. Akibatnya, sesampai di lokasi penambangan tidak diketemukan adanya mesin bego. Hanya ada dua unit truk milik CV Widya Cipta Perkasa yang sedang mengangkut batu dan satu truk bernopol W 7540 yang ditempeli stiker Proyek Pemkot Gelora Bung Tomo. Selain alat transportasi, juga ditemui banyak kuli pemecah batu dan pengangkut batu di sana. Sayangnya setelah didatangi petugas, mereka malah pergi dan enggan mengatakan apa-apa. Para pekerja kasar itu memilih diam dan menjauh sambil melihat petugas dari balik pepohonan. "Saya tidak tahu pak, saya baru saja di sini," kata seorang pria yang mengaku bernama Sulaiman, warga Dusun Jurangpelen. Sementara sopir truk milik Pemkot (Surabaya) sempat berkata,"Ini baru kok, saya kesini baru tiga hari,'' ungkapnya. Tak berhasil menemui pemilik atau yang bertanggung jawab atas penambangan sirtu liar itu, petugas langsung menutup akses jalan. Jalan utama menuju penampangan di bagian paling atas itu ditutup menggunakan bambu dan papan merah. Tulisan di papan itu menyebutkan Lokasi Ini Belum Ada Ijinnya Semua Kegiatan Harus Dihentikan Melanggar Perda nomor 27 Tahun 2001. "Kami memang belum menjumpai pemiliknya secara langsung, tapi tetap kami tutup karena sudah melanggar perda.
.................(dst)

--------

Sory beritanya agak out of date karena saya baru tau berita itu, terkait proyek Gelora Bung Tomo ada dua hal yang dapat saya simpulkan dari berita tersebut, yaitu:
1. Ternyata Adhi Karya bermain nakal dalam mengerjakan proyek, karena mengambil sirtu di penambangan liar di Pasuruan.
2. Bukti bahwa proyek Gelora Bung Tomo sudah berjalan, itu truck sirtu mungkin yang saya lihat keluar masuk di lokasi proyek waktu saya mengambil foto proyek GBT.

Semoga kemungkinan proyek menjadi macet gara-gara masalah itu tidak terjadi.

@pecinta_surabaya:
Tetangga klo gitu, saya di FISIP, semester 5 juga, wah tidak menyangka ada teman satu kampus di thread ini.
Salam kenal.

@all:
ada yang punya gambar maket atau ded frontage road A Yani? Please post it here.

Bagaimana pendapat anda?

Ebek21
August 17th, 2008, 04:56 PM
@pecinta_surabaya : user IDmu panjang banget hehe. Mengenai frontage road yg sudah terbangun, memang aku yakin pasti belum berfungsi maksimal karena nggak ada sambungannya dan belum ada aturan yg mewajibkan pengendara spd mtr dan MPU untuk lewat situ. Jadi terkesan apa adanya saja. That's okay at this moment. Nanti kalo sudah terbangun seluruhnya, pasti kondisinya beda. Sabar deh :)

Mal Galaxy 1 gak kumuh ah, itu mah mal kelas atas, biarpun nggak segemerlap MG 2, tapi juga tetep aja kinclong dibanding mal2 lain. Asal tahu saja, orang2 kaya dan berduit Sby kebanyakan tinggal di timur, jadi MG sering kali jadi tempat promosi proyek2 property Sby bahkan Jkt. Proyek2 property yg lokasinya di barat pun banyak yg milih lokasi pamerannya tetap di MG. Kalo menurut pendapat pribadiku, untuk saat ini, mal paling berkelas di Sby tetap Mal Galaxy 2 dan TP4.

@us_lukman : thanks for your info !! Kemana saja bro ? Ayo aktif lagi di forum ini hehe !!

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 05:19 PM
@ebek : iya setuju,GM dan TP emg patut dibanggakan,sambil harap2 cemas munculnya XXI secara ajaib di GM2,,hehe
kira2 pakuwon town square termasuk eksklusif jg gak ya?

@sbyctzn : waduh,tetangga deket dgn hobby dan ketertarikan yg sama dlm bidang pembangunan surabaya,salam kenal juga.
proyek frontage road ahmad yani hampir tak terdengar lg di media akhir2 ini,jd gambar maket dan ded nya gak ada perkembangan berarti.

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 05:28 PM
Superblock Tunjungan City
Superblock Tunjungan City is a landmark and lifestyle destination of Surabaya city. The 7.1-hectare Superblock Tunjungan City development is positioned as a "One-Stop Lifestyle Hub" offering more than 550 retail stores and entertainment facilities ( Tunjungan Plaza ), an office tower ( Mandiri Office Tower ), a hotel ( Sheraton Surabaya Hotel ) and a high-rise residential condominium ( Condominium Regensi ). Strategically located in the heart of Surabaya city center the Superblock attracts an annual traffic of approximately 20 million visitors.


condominium regensi itu apartement sheraton ya?
apa hotel tujungan gak masuk kawasan superblok tersebut?

teddybear
August 17th, 2008, 06:34 PM
^Hotel Tunjungan itu milik salah satu keluarga Cendana, kalo nggak salah Tommy. Jadi itu satu2xnya bangunan bukan milik TP. Gimana dengan bekas Toko Nam itu ya? Koq salah seorang di forum ini bilang sudah dibeli TP? Kenapa TP itu tidak bangun lagi kalo gitu, tanahnya masih ada lebih di sebelah Embong Malang dan eks Toko Nam itu, kalo benar?

@sbyctzn: yah mengecewakan kalo gitu, mal2x baru yg dibangun semuanya kedengarannya sub standard. Gua bilang GM1 itu nggak kumuh lah. Cuman rada kuno dengan keramik tile, perlu renovasi. GM2 rasanya, dan semestinya lebih bagus, tapi gua belum pernah ke sana. Supermal and PTC, gua rasa ok saja. Surabaya Plaza udah kesannya agak tua, dan layoutnya rada sempit, perlu direno juga. Lemarc memang jadi harapan kalo gitu. Bagaimana dengan Royal Plaza? Empire Palace itu luarnya bagus tapi dalamnya siapa tahu coba, tapi katanya banyak untuk usaha perkawinan dan emas? BG Junction itu luarnya juga bagus sih, tapi menurut kalian bagaimana?

@Lukman: bagus bro kalo Trillium ada rencana ekspansi. Lama nggak nongol bro?

Ini denah Surabaya pusat di daerah Pemuda, from wiki, let me post the link and hopefully works:
http://wikimapia.org/#lat=-7.2656608&lon=112.7469134&z=18&l=0&m=a&v=2

^dari map bisa diliat masih banyak tanah kosong dan plot yg bisa dikembangkan! Ada tanah kosong sebelah BII. Parkir Timur Surabaya Plaza yg luas sekali! Dua plot tanah kosong di sebelah kanan dan kiri Hotel Garden, dlsb. Kalo Trillium ekspansi, maka ruko di pojok jl Pemuda dan Kayoon akan juga dibeli? Kalo benar bagus lah, masak bangun ruko di jalan utama!?

Trip2Java
August 17th, 2008, 06:51 PM
Mal Galaxy 1 gak kumuh ah, itu mah mal kelas atas, biarpun nggak segemerlap MG 2, tapi juga tetep aja kinclong dibanding mal2 lain. Asal tahu saja, orang2 kaya dan berduit Sby kebanyakan tinggal di timur, jadi MG sering kali jadi tempat promosi proyek2 property Sby bahkan Jkt. Proyek2 property yg lokasinya di barat pun banyak yg milih lokasi pamerannya tetap di MG. Kalo menurut pendapat pribadiku, untuk saat ini, mal paling berkelas di Sby tetap Mal Galaxy 2 dan TP4.

!

agree..
hanya di jakarta saja saingan berat kedua mal ini...
bahkan kalo untuk main tenant-nya 2 mal ini yang paling high class di antara mal2 di daerah slain jakarta.

MG2 mengingatkan mal di PIM2, butik dan tenant2-nya hampir sama
including Sogo yang terbesar di antara sogo2 lainnya

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 07:20 PM
saya coba usul mall di surabaya mulai dari yg terbaik.


1. TP : mall eksklusif yg udh mengalami renovasi berkali-kali,dan tiap renovasinya slalu menghasilkan kejutan,terutama pembukaan SOGO bbrpa tahun lalu.hampir semua org setuju klo TP adalah mall terbaik di surabaya.

2. Galaxy : dgn adanya galaxy2 memberi kesan sangat mewah,hampir serupa TP,jg ada SOGO yg notabene barang2nya kelas atas.sayang galaxy1 dibiarkan bgitu saja,seharusnya galaxy direnovasi total seperti TP1-TP4 keseluruhan.

3. Supermall & PTC : hampir sama kondisinya dgn galaxy.supermall menunjukan kesan mewah,PTC cenderung utk kalangan menengah kebawah.tempatnya yg terlalu luas jg menyulitkan pengunjung yg ingin jalan2 saja.konsep ciwalk jg rasanya berhasil di malam minggu saja.

4. Sutos : mall yg mengusung konsep beda dr semua mall yg da di surabaya.saya pribadi kurang suka dgn konsep bnyk stan makanan sperti ini,dgn kantong yg pas2an hanya sering memanfaatkan XXI nya.

5. Delta : memang dr luar terkesan kumuh dan kotor,apalagi bangunannya jarang mengalami renovasi besar.nilai plus dapat diperoleh dr pengaturan stan yg terkesan eksklusif,meskipun barang2nya biasa saja.

6. Royal : mall baru yg aneh tp bnyak pengunjungnya.hampir semua stan kecil2 dan sempit,klo pengunjung sedang rame hampir gak bisa liat2 barang dgn leluasa.bioskopnya sempit,banyak tempat duduk yg pecah.

7. bg junction & golden city mall & plaza marina: jarang jalan ke mall ini klo gak sama keluarga.situasinya gak kodusif klo cm bwt jalan2 tanpa tujuan,klo mau jalan ke bg junction plg tidak udh ada rencana awal mau ngapain.

8. empire palace : mgkn gak tepat klo di bilang mall,skrg jd jujugan org yg mw nikahan.

9. ITC & pasar atum mall: apa itu termasuk mall?



khusus buat cito :

mall ini sebenarnya termasuk mall mewah kelas atas,cm kurang didukung sama barang2 berkualitas.
desain interiornya pun bagus,serupa dgn TP dan Galaxy2,menimbulkan kesan nyaman bagi siapapun yg jalan di dalamnya.
hanya saja stan/kios yg kecil2 membuat cito tampak sperti trade center biasa.
matahari,hypermart,21cineplex,,dirasa kurang untuk memperoleh predikat mall kelas atas.
kebutuhan pengunjung akan sport station dan gramedia dinilai mutlak,tp cito meninggalkannya,bahkan pengganti yg setara pun gak ada.
perubahan parisian ke matahari biasa pun termasuk kekurang PD an cito merambah dunia mall kelas atas menyaingi TP Galaxy dan Supermall.

teddybear
August 17th, 2008, 07:30 PM
Rasanya beda org beda pendapat. Frontage road memang udah ada atau udah selesai dibuat? Cito memiliki interior kayak trade mall or memang kayak mall kelas menengah atas?

Begini saja deh, kalo ada foto2xnya mohon diposting. Surabaya sudah banyak mall, bisa dibuat diskusi sendiri. Kalo memang pertambahan mall yg demikian banyak masih belum memberi kepuasan atau rasa yg lebih wah dan eksklusif, masih akan ada harapan lagi: Lenmarc, Ciputra World, dan Grand City! Union Square kalo memang jadi dibangun, juga termasuk!

Trip2Java
August 17th, 2008, 07:37 PM
khusus buat cito :

mall ini sebenarnya termasuk mall mewah kelas atas,cm kurang didukung sama barang2 berkualitas.
desain interiornya pun bagus,serupa dgn TP dan Galaxy2,menimbulkan kesan nyaman bagi siapapun yg jalan di dalamnya.
hanya saja stan/kios yg kecil2 membuat cito tampak sperti trade center biasa.
matahari,hypermart,21cineplex,,dirasa kurang untuk memperoleh predikat mall kelas atas.
kebutuhan pengunjung akan sport station dan gramedia dinilai mutlak,tp cito meninggalkannya,bahkan pengganti yg setara pun gak ada.
perubahan parisian ke matahari biasa pun termasuk kekurang PD an cito merambah dunia mall kelas atas menyaingi TP Galaxy dan Supermall.

ya...mungkin karena terletak bukan di pusat kota
di perbatasan sama kabupaten sidoarjo, jadi dianggapnya akan jarang dikunjungi orang2 dari kelas menegah atas...sehingga kurang menarik tenant2 ternama untuk membuka butiknya disini
atau pihak developer yang kurang kenceng promosi

nasibnya mirip tamini square dan plaza semanggi di jakarta
atao Mal lingkar selatan di bandung
gede tapi isi-nya gak terlalu wah !
mal lingkar selatan bandung masih untung punya carefour, gramedia, matahari, rimo, the bodyshop & DRTV sebagai tenant-nya
jadi gak terlalu drop

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 07:42 PM
saya jg sadar beda orang beda pendapat,dan itulah pendapat saya,,hehe

frontage road belum tersentuh pembangunan oleh pemkot sama sekali,baik sisi timur maupun barat,,smpe sekarang hanya cito royal maspion square dan jatim expo saja yg menyediakan frontage road di depan bangunan mereka.

mgkn dalam waktu dekat saya posting foto2 cito,byr semua bisa menilai apa cito termasuk mall eksklusif ato biasa2 saja.

proyek MERR skrg udh smpe tahap apa ya?
MERR itu sbenernya menghubungkan mana sama mana sih?
*gak pernah lewat sama sekali*

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 07:49 PM
@trip2java : justru menurut saya cito sangat strategis lokasinya. beda dgn jakarta,yg dikelilingi kota2 ber-mall besar sperti bogor tanggerang depok dan bekasi,,cito sangat mudah menggaet pasar orang2 sidoarjo,disamping orang surabaya selatan khususnya. tp mgkn benar,pengunjung cito rata2 dr kelas menengah kebawah,termasuk saya,,jd kurang diminati tenant2 besar.

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 07:53 PM
carefur ahmad yani hampir finish 100%,jauuhhh lebih bagus nampak luar dibanding alfa.
seharusnya jalan ahmad yani gak perlu di kasih gedung2 yg tinggi,cukup dipercantik dgn bangunan modern yg anggun.

sisi barat : cito - carefur - dbl arena - royal plaza
sisi timur : jatim expo - maspion square

kenapa yg lain gak direnovasi aja ya?!

pecinta_surabaya
August 17th, 2008, 08:21 PM
Pemkot Tidak Akan hentikan Pembangunan GCS

Pemerintah Kota Surabaya tidak akan menghentikan pembangunan Grand City Surabaya (GCS).

BAMBANG DWI HARTONO Walikota Surabaya pada MARTHA reporter Suara Surabaya, Kamis (10/05) mengatakan, penghentian pembangunan Grand City Surabaya justru akan memunculkan polemik dalam iklim usaha di Surabaya.

Padahal Pemerintah Kota membutuhkan mal-mal sebagai tempat usaha yang berpeluang membuka lapangan kerja baru, sehingga pengangguran di Surabaya yang cukup banyak ini, sebagian bisa diatasi dengan masuknya tenaga kerja yang bekerja di mal-mal yang sudah berdiri.

Komisi A DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota menghentikan pembangunan Grand City Surabaya. Hal ini dilakukan sesudah dengar pendapat dengan warga yang mengeluhkan pembangunan Grand City Surabaya.

Warga minta pengembang memberikan kompensasi atas dampak kebisingan dan dampak lalu lintas yang ditimbulkan dari pembangunan ini.

ERIC TAHALELE anggota Komisi A DPRD Surabaya mengatakan, Pemkot berwenang memberikan izin maupun menghentikan pembangunan Grand City Surabaya.

Kalau ada keluhan warga tentang pembangunan itu, kata ERIC dan Pemkot tidak menghentikan Grand City Surabaya, masyarakat sendiri yang bisa menilai tentang kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota Surabaya.




ini berita lama,sekitar bulan mei 2008.
contoh sikap yg bagus dr bpak walikota,menyikapi permintaan pejabat komisi A yg ingin terlihat berwibawa di depan masyarakat.:rant::rant::rant:

MinImaX
August 17th, 2008, 08:26 PM
mungkin perlu dibuat thread baru tentang interior mal2 di surabaya, karena kalo di sini sudah off topic.
oya kalo bisa upload fotonya jangan terlalu besar ya... untuk menghemat bandwidth karena kebanyakan di surabaya masih diquota, ga unlimited. :p ya kira2 < 50kb per foto.

Ebek21
August 17th, 2008, 08:40 PM
@pecinta_surabaya : kamu baca lagi deh postingan2 di halaman sebelumnya. Proyek frontage road itu nggak mandeg tapi digarap bertahap. Dan Pemkot sendiri ditarget tahun 2009 sudah harus selesai frontage road itu karena setelahnya tidak akan dianggarkan lagi mengingat sudah sejak tahun 2006 belum kelar2 juga. Dan Pemkot sendiri optimis bisa selesai tahun 2009 karena masalah krusial hanya tersisa di pemukiman penduduk di Margorejo dan IAIN Sunan Ampel saja. Sisanya akan segera ditender bulan September ini dan diharapkan akan segera dimulai pembangunannya tahun ini juga. Tolong kalo ada waktu lagi disimak deh postingan2 di halaman belakang supaya gak jelasin satu2 lagi.

MERR menghubungkan Jalan Kenjeran di utara dengan Jalan Tol Waru-Juanda (Pondok Tjandra) di selatan. Saat ini yang sudah selesai hanya ruas jalan yg utara dr Jl. Kenjeran sampai Jl. Arif Rachman Hakim saja. Itu loh yg di dekat Kampus C Unair dan depannya Galaxy Mal. Kamu anak Unair pasti tahu kan ? Juga jembatannya yg di Kedung Baruk sudah selesai. Dalam waktu dekat akan segera dimulai lagi pembangunannya mulai dr Jl. Arif Rahman Hakim sampai Jembatan MERR Kedung Baruk. Lalu dr Jembatan MERR Kedung Baruk terus ke selatan sampai Rungkut Alang Alang, lalu sampai Rungkut Madya terus menuju Pondok Tjandra. Jika sudah selesai, kamu kalo dr Waru ke Unair gak perlu lagi lewat Ahmad Yani, lewat MERR saja. Dan yang pasti Surabaya Timur akan BOOMING lagi setelah MERR ini jadi. So kita gak akan melulu lihat pembangunan fokus ke barat terus. Bosan hehe.

@teddybear : Cito itu untuk saat ini hanya sekelas trade center, dan sepi lagi !! So gak perlu ragu2 lagi :) BG Junction, PTC walaupun trade mall, tapi berkelas dan ramai. So mereka bukan substandard, tapi memang bermain di kelas itu. Dan khusus untuk PTC, memang Pakuwon berencana membikin "Pasar Atum" di Surabaya Barat. Dan sama sekali bukan menengah ke bawah loh. Jangan salah paham. Ada orang yg suka suasana pasar atuman, ada yg suka suasana mall, gak peduli menengah ke atas atau ke bawah. Mereka hanya mencoba akomodir saja.

Ebek21
August 18th, 2008, 03:44 AM
Lebih detail tentang revitalisasi Siola.

Revitalisasi Siola Tahun Ini

Pemkot berencana membangkitkan kawasan sekitar pertokoan Siola sebagai area perdagangan dan jasa. Setelah diambil alih, pemkot segera merevitalisasi kawasan pertokoan di Jalan Tunjungan itu. Namun, status Siola sebagai cagar budaya tetap dipertahankan.

Kepala Badan Pertanahan dan Bangunan Pemkot Ahmad Hadi mengatakan, serah terima berita acara Siola berikut hasil peninjauan lapangan sudah ditandatangani Wali Kota Bambang D.H.. Dengan demikian, kata pria yang akrab dipanggil Andik itu, serah terima Siola kepada investor baru segera dilakukan. ''Beberapa investor memang sudah mengusulkan konsep Siola ke depan. Hanya, konsep itu belum dipresentasikan,'' jelasnya.

Yang pasti, kata Andik, pemkot akan mempertahankan Siola sebagai cagar budaya. Rencananya, kawasan itu menjadi areal pedagangan dan jasa yang historis. Beberapa bangunan diubah peruntukannya. Upaya itu ditempuh karena pemkot menginginkan ikon Surabaya muncul kembali. ''Dulu ikon wisata di wilayah itu ada Aurora dan Toko Enam. Tapi, kini sudah hilang. Ikon-ikon historis itu yang akan kita bangkitkan lagi,'' jelasnya.

Misalnya, dengan merenovasi Aurora menjadi hotel maupun merevitalisasi Jembatan Siola. ''Jika saat ini jembatan Siola terkesan suram dan membahayakan, nanti bakal dipajang foto-foto perjuangan,'' ujarnya.

Dengan begitu, pejalan kaki yang melintas di jembatan itu bisa menyaksikan momen histroris lewat foto-foto perjuangan itu. Untuk Siola, kata Andik, rancangannya masih dibahas Dinas Tata Kota dan Permukiman serta Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko). ''Kita yang menyiapkan lahan. Tapi, sudah hampir beres. Jika tidak ada halangan, revitalisasi kawasan Siola akan dimulai tahun ini,'' jelasnya.

Dengan begitu, kata Andik, bangkitnya kawasan tersebut bisa menarik wisatawan domestik maupun asing. Saat ini banyak pertokoan elektronik yang berdiri di sepanjang kawasan itu. Hanya, geliat sebagai kawasan perdagangan dan jasa kurang terlihat. Keberadaan PKL di sepanjang Jalan Tanjung Anom juga masih mewarnai kawasan tersebut.

Kepala Dinas Tata Kota dan Permukiman Arif Dharmansyah mengatakan, sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW), peruntukan kawasan tersebut memang untuk area perdagangan dan jasa komersial. ''Kita akan membangun ke arah sana,'' jelas Arif.

Tak sekadar membangun sarana infrastruktur kota, pemkot juga akan berupaya membangkitkan perekonomian kampung sekitar dengan memproduksi berbagai kerajinan. Misalnya, kain batik, makanan khas, maupun suvenir. ''Wisatawan bisa mampir untuk membeli oleh-oleh bila berkunjung di kawasan itu,'' sebutnya.

Sebagaimana diberitakan, pemkot mulai melakukan langkah konkret untuk mengambil alih Siola. Kamis (14/8) lalu, pemkot meninjau Siola untuk melihat kelengkapan fasilitas yang ada. Rencananya, dalam waktu dekat bakal ada serah terima antara PT Siola dengan pemkot. Saat ini, sudah ada beberapa investor yang mengajukan proposal pengelolaan Siola ke depan.

Taken from Jawapos, Aug 18, 2008

Ebek21
August 18th, 2008, 03:49 AM
Yeah, they are doing the right thing. Considering Chinese tourists today are very very rich. And also very generous in spending money haha..

STPB Buka Perwakilan Di Korea & Shanghai

suarasurabaya.net| Dalam usahanya menembus pasar wisata Internasional dan meningkatkan wisatawan mancanegara dan domestik, Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) sebagai tim promosi wisata Surabaya yang dibentuk oleh Pemkot sejak akhir 2005 lalu telah membentuk beberapa perwakilan yang tersebar di kota-kota dalam maupun luar negeri. Secara resmi saat ini perwakilan STPB sudah ada di Jakarta, Balikpapan, Semarang, Makassar, Brunei Darussalam, Filipina, dan Swedia.

YUSAK ANSHORI Executive Director STPB mengatakan “Tiongkok dan Korea merupakan pasar yang sangat potensial untuk digarap agar wisatawannya yang berkunjung ke Surabaya dan Jawa Timur meningkat, oleh karena itu kami membuka kantor perwakilan di Seoul (Korea) dan Shanghai (Tiongkok), sedangkan untuk meningkatkan pasar domestik kami membuka kantor perwakilan di Jogjakarta,” terang YUSAK.

Data STPB, jumlah wisatawan Tiongkok ke Surabaya pada tahun 2006 sejumlah 4.617 orang, kemudian naik menjadi 6.071 orang (2007). Angka tersebut memposisikan Tiongkok di urutan keempat (menggeser Jepang) setelah Malaysia, Singapura, dan Taiwan untuk jumlah wisman terbanyak ke Surabaya (Jawa Timur). Sebelumnya Tiongkok di posisi keenam (setelah Malaysia, Singapura, Taiwan, Jepang, Amerika). Sedangkan kuartal I 2008 (Jan-Apr) warga negara Tiongkok yang berkunjung sudah mencapai 2.692 orang.

Sementara itu warga negara korea yang berkunjung ke surabaya tahun 2006 sejumlah 2.747 orang, meningkat menjadi 2.926 orang (2007), dan 1.066 orang pada kuartal I 2008 (Jan-Apr). ”Dengan dibukanya kantor perwakilan STPB di tiga kota tersebut, diharapkan tingkat kunjungan wisatawan ke Surabaya akan lebih meningkat lagi," imbuh YUSAK.

YUSAK menambahkan bahwa informasi lengkap mengenai kota Surabaya memang sudah dapat diperoleh dengan mengakses situs www.sparklingsurabaya.com. Namun sebagian calon wisatawan masih ada yang membutuhkan informasi secara langsung. YUSAK menjelaskan, “Kami juga sedang mengerjakan penambahan Bahasa Mandarin di dalam website kami, demikian juga dengan materi promosi lainnya. Dengan menyediakan informasi pariwisata berbahasa mandarin akan lebih mendekatkan obyek wisata yang kita miliki dengan calon wisatawan yang kita bidik”, lanjut YUSAK.

Dengan adanya representative dari STPB, juga situs resmi yang dapat diakses oleh siapa saja, diharapkan keluhan wisatawan tentang sulitnya mencari informasi pariwisata Surabaya dapat diatasi sehingga nantinya akan berdampak pada kenaikan jumlah wisatawan ke Surabaya. ”Pembukaan kantor perwakilan di Jogjakarta disamping untuk menjaring wisatawan domestik juga merupakan strategi kami untuk menjaring wisman yang melakukan Java-Bali overland Tour agar tinggal di Surabaya lebih lama. Saat ini umumnya mereka hanya singgah semalam di Surabaya, kami harap dengan pembukaan kantor perwakilan di Jogja lama tinggalnya bisa menjadi minimal dua hari” pungkas YUSAK ANSHORI, seperti dilansir dalam siaran persnya, Minggu (17/08).

Taken from Suara Surabaya, Aug 17, 2008

sbyctzn
August 18th, 2008, 06:24 AM
@all:
Betul. Buat aja thread baru yang bahas Mall-Mall di Surabaya, biar tidak tercampur aduk dg topik di thread ini.

Salut buat pemkot yang inisiatifnya besar untuk ekspansi STPB.
Semoga Surabaya semakin tumbuh pembangunannya dari sektor pariwisata, yang secara tidak langsung akan meningkatkan development di Surabaya.

AceN
August 18th, 2008, 09:46 AM
^^ STPB bener2 kreatif & agresif :okay: web www.sparklingsurabaya.com menurut g adalah web tourism board paling menarik , lebih menarik dari www.jakarta-tourism.go.id :okay:

worldsuperstar
August 18th, 2008, 02:32 PM
^^
kalo maw ngebahas mall di Sby, pindah thread yah. . .di nusantara. . . . .


yuuuuk:lol: :lol: :lol: :lol:

pecinta_surabaya
August 18th, 2008, 04:39 PM
Tahap Awal, Dr Soetomo-Raya Darmo
Pemkot kembali menerapkan car free day. Menurut rencana, hari bebas kendaraan bermotor itu dimulai 24 Agustus mendatang. Untuk tahap awal, kawasan yang menjadi pilot project program itu mulai perempatan Jalan dr Soetomo-Jalan Raya Darmo hingga depan Al-Falah, dua jalur sekaligus.

Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Togar Silaban mengatakan, penerapan car free day bakal diberlakukan pukul 06.00-pukul 12.00. Kendati belum bisa maksimal 24 jam, pemkot berupaya agar operasional program car free day tersebut dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk mengurangi polusi udara lewat program itu.

''Memang baru enam jam dulu. Tapi, jangan dilihat dari segi waktunya, melainkan bagaimana program ini bisa menarik kesadaran warga kota ini terhadap lingkungan hidup,'' jelas Togar.

Dia menyampaikan, tahap awal program tersebut baru bisa dilakukan sebulan sekali. ''Itu pun baru dari perempatan Jalan dr Soetomo hingga depan Masjid Al-Falah, Jalan Raya Darmo. Kami akan evaluasi penerapan sehari itu. Jika sukses, bukan tidak mungkin diperpanjang,'' katanya. Perpanjangan itu bisa berupa penambahan hari maupun waktu pelaksanaan.

Togar mengatakan, pemkot tidak ingin buru-buru menerapkan program tersebut. Berkaca dari Jakarta, realisasi car free day di sana banyak menuai hambatan dan kurang efektif. ''Memang banyak yang mengusulkan kenapa tidak dari Perak hingga Waru sekalian? Kami coba yang ini dulu dengan jarak pendek. Jika berhasil, kami tingkatkan yang lebih luas,'' terangnya.

Togar menambahkan, tujuan utama pemkot merealisasikan program tersebut adalah menggugah kesadaran masyarakat akan manfaat penggunaan sepeda angin sebagai kendaraan alternatif dan ramah lingkungan. ''Bukan semata mengurangi polusi. Program ini memiliki banyak manfaat. Selain hemat BBM, mengajak warga hidup sehat.''

Apalagi, kata Togar, saat ini pengguna sepeda angin terus bertambah. Di lingkungan pemkot saja, satu per satu pejabat berangkat kerja naik sepeda. Tiap Jumat, jumlah penghobi sepeda pancal yang bergabung untuk bersepeda bersama terus bertambah. ''Pejabat di sini (pemkot, Red) sudah rutin bersepeda bersama,'' terangnya.

Seiring dengan banyaknya komunitas sepeda, jalur khusus sepeda perlu dipertimbangkan. ''Kami berupaya memfasilitasi. Kami buka jalur car free day di dr Soetomo-Darmo karena jalur itu memungkinkan,'' tambahnya. (kit)

pecinta_surabaya
August 18th, 2008, 04:41 PM
apa konsep car free day berpengaruh pada pembangunan di surabaya?

sbyctzn
August 18th, 2008, 04:47 PM
Pesimis jika baca berita mengenai program tersebut. Seperti melarang orang makan jeroan.

MinImaX
August 18th, 2008, 06:32 PM
^^ iya...
bolehlah kalo mau car free day... tapi... public transport harus nyaman aman lengkap terintegrasi dengan segala jenis moda transportasi (ada subway, bus, monorail, tidak perlu bemo becak) dan pedestrian walk sudah jadi...

di jalur di atas belum ada semuanya tuh...
trus kalo mo pigi dari gm ke ptc harus pake sepeda??? bisa 2 jam baru nyampe, 4 jam pulang pergi. + bawa minum / harus beli teh botol.

pemkot mikirnya gimana tooo... ayo yang kenal sama pemkot diajak ke forum ini.

teddybear
August 18th, 2008, 06:48 PM
Kenapa program2x yg nggak masuk akal mulai muncul lagi?? Dulu jamannya walikota gila Soenarto itu banyak program aneh2x. Jangan mulai lagi dong.

sbyctzn
August 19th, 2008, 02:57 AM
Piye tho piye tho..... Kok mumet ngene pemkote. Betul @minimax, siapa aja yang kenal sama orang pemkot, suruh gabung di forum ini, biar matanya melek. Kan baik juga kalau bergaul dengan forum seperti ini, tau suara-suara rakyat (at least yang ahli, minimal semua di forum ini ahli, tidak seperti orang pemkot, he3x)

teddybear
August 19th, 2008, 03:01 AM
coba deh, ke blog wawali surabaya pak arief afandi dan kalian menyuarakan ketidak setujuan kita:

http://arifafandi.blogdetik.com/

Ebek21
August 19th, 2008, 03:25 AM
Apartemen Pusat Kota Laku Keras

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/19098large.jpg

SURABAYA-Bisnis apartemen di Surabaya menjanjikan. Proyek Trillium Office & Residence, misalnya, sudah diserbu pembeli meski baru dijadwalkan selesai pada 2010.

GM PT Pemuda Central Investindo Martinus Suwito sebagai pengembang Trillium Office & Residence mengungkapkan, saat ini proses pembangunan apartemen yang berlokasi di Jalan Embong Kenongo itu baru menyentuh lantai dasar. "Tapi, penjualan unit apartemen sudah mencapai 60 persen," ungkapnya di sela acara ice cream & chocolate party kemarin (18/8).

Proses pemancangan tiang Trillium baru dilaksanakan pada Juli 2008. Di atas lahan seluas tujuh ribu meter persegi itu akan dibangun menara setinggi 32 lantai. Terdiri dari 22 lantai untuk 320 unit apartemen, enam lantai perkantoran, tiga lantai untuk penthouse, dan sisa satu lantai digunakan bagi fasilitas umum. Range harga jual per unitnya antara Rp 400 juta hingga Rp 1,2 miliar per unit.

Lokasi Trillium yang memang di tengah kota diyakini Martinus sebagai daya tarik utama. Warga kota dengan ritme kerja dinamis butuh hunian ekonomis dengan lokasi yang strategis. Sehingga, waktu mereka tidak banyak tersita di jalan dan bisa lebih maksimal bekerja.

"Di Surabaya memang banyak proyek apartemen. Namun, karena kami berlokasi pusat kota, banyak pebisnis yang menyukainya," kata Martinus. "Juga, keluarga muda yang memilih untuk efisensi waktu karena kantornya terletak di sekitar sini.''

Maka, lanjut Martinus, bukan suatu hal yang mengherankan ketika penjualan mulai dibuka pada Januari 2008, respons pembeli sangat antusias. Padahal, ketika itu, PT Pemuda Central Investindo hanya bermodal gambar karena pembangunan proyek belum mulai berjalan.

Selain itu, menurut Martinus, bonafiditas Pemuda Central Investindo sebagai pengembang juga berperan penting. Perusahaan ini merupakan hasil kerja sama beberapa grup bisnis terkemuka di Indonesia, yaitu Maspion Group, Warna-Warni Group, Sinar Surya Anugrah Group, dan Efrata Perkasa Group.

Karena itu, lanjut dia, tidak semua pembeli merupakan end user. Namun, juga ada investor. "Dari awal Januari hingga saat ini, harga jual sudah naik sekitar 10 persen. Sebab, kami ingin menjaga invetasi investor yang telah percaya pada kami dengan memberikan kepastian keuntungan," kata Martinus.

Taken from Jawapos, Aug 19, 2008

Ebek21
August 19th, 2008, 03:46 AM
Ini berita bagus, supaya pembangunan Jalan Tol Sumo bisa lebih dipercepat karena kemampuan finansial Jasa Marga tidak bisa dibandingkan dgn perusahaan "calo2 investor jalan tol" ini. Dan berita bagusnya lagi, disebutkan juga jalan tol Gempol-Pasuruan sudah mulai dipersiapkan pembangunannya (oleh Jasa Marga juga !!)

Jasa Marga akan akuisisi 55% saham MNA

JAKARTA (Bisnis.com): Direktur Utama PT Jasa Marga Frans S. Sunito menandatangani Nota Kesepahaman dengan para pemegang saham PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) sehubungan dengan rencana peningkatan persentase kepemilikan saham menjadi 55% sebelumnya saham Jasa Marga pada konsorsium MNA sebesar 1,7%.

Frans Sunito menjelaskan nota kesepahaman merupakan salah satu langkah Jasa Marga untuk merealisasikan komitmen perusahaan dalam berkontribusi untuk mewujudkan jalan tol Trans Jawa. "Sesuai kebijakan, Jasa Marga harus menjadi pemegang saham mayoritas pada setiap konsorsium perusahaan jalan tol dan proyek tersebut harus memiliki tingkat kelayakan finansial yang cukup agar dapat mengembalikan investasi," katanya dalam siaran pers, hari ini.

Dalam Nota Kesepahaman dijelaskan, para pihak telah sepakat untuk melakukan due dilingence (uji tuntas) finansial dan legal terlebih dahulu sebelum dilakukan transaksi. "Proses selanjutnya akan sangat tergantung kepada hasil penilaian dalam due diligence dan semua proses akuisisi akan dilakukan dengan mengikuti peraturan serta ketentuan yang berlaku," kata Corporate Secretary Jasa Marga Okke Merlina.

Para Pihak sepakat untuk mengurus dan mendapatkan persetujuan dari Pemerintah atas perubahan komposisi pemegang saham MNA demi kelancaran penyelesaian pembangunan proyek Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, termasuk jaminan land capping dan fasilitas dana bergulir untuk mendukung proses pengadaan lahan. PT MNA adalah perusahaan yang memiliki konsesi jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

Jalan tol Surabaya-Mojokerto merupakan salah satu bagian dari jaringan jalan tol trans Jawa. Jalan tol sepanjang 36 km ini nantinya akan terintegrasi dengan jalan tol Surabaya-Gempol yang saat ini dioperasikan oleh Jasa Marga dan jalan tol Gempol-Pasuruan yang sedang dipersiapkan pembangunannya oleh Jasa Marga bersama-sama dengan Pemda Jawa Timur dan Pemda Kabupaten Pasuruan. Jalan tol ini direncanakan mulai beroperasi tahun 2010.

Taken from Bisnis Indonesia, Aug 19, 2008

sbyctzn
August 19th, 2008, 03:50 AM
SURABAYA -SURYA- Sekarang tidak perlu takut menyeberang lewat jembatan penyeberangan orang atau JPO sendirian pada malam hari.Sebab sejumlah JPO yang ada di Surabaya kini dilengkapi kamera pengintai atau CCTV (Close Circuit Television), seperti di JPO Wonokromo.
Kamera ini letaknya tersembunyi dan dipasang di dua sisi jembatan. Tempat pemasangannya juga tinggi, sehingga tidak bisa dijangkau tangan jahil kecuali menggunakan tangga.
Begitu tersembunyinya penempatan itu, bahkan Sumitro, pedagang DTC (Pasar Wonkromo) tidak pernah menyadari. Kalau ada CCTV-nya syukurlah. Tentu saja kamera ini melegakan pemakai JPO terutama ibu-ibu, katanya, Minggu (17/8).Kata dia, jembatan yang menghubungkan Stasiun Wonokromo dan Pasar Wonokromo ini dikenal rawan. Setahun silam, hampir setiap malam terjadi kejahatan di atas jembatan. Makanya setiap malam penyeberang memilih lewat bawah.
Ternyata, JPO yang dilengkapi CCTV tidak hanya di Wonokromo. Di jembatan penyeberangan Jl Pemuda depan Plaza Surabaya juga demikian. Keterangan ini disampaikan Abdul Madjid, karyawan kebersihan yang bekerja di kompleks pertokoan ini. Semua orang sudah tahu ada CCTV, sekarang tidak was-was lagi, katanya.
Siapa yang melengkapi peralatan keamanan ini ? JPO itu masih milik swasta, sistemnya BOT (build, operate and transfer). Bisa jadi fasilitas keamanan yang menyiapkan adalah pihak swasta itu, kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Surabaya Hari Tjahjono.
Dihubungi terpisah, Direktur PT Warana Warni Media Andi Sukotjo membenarkan pihaknya memasang CCTV di sejumlah JPO di kota ini. Warna-warni yang memiliki hak memanfaatkan badan JPO untuk reklame ini memasang CCTV untuk memberi jaminan keamanan pengguna JPO. Dulu kami beri satpam pakaian preman, namun tidak efektif kata Andi.
Saat ini baru dua JPO yang dilangkapi CCTV menyusul pemasangan sensor elektronik penghitung pengguna JPO di enam kawasan. Tahun ini direncanakan seluruh JPO yang dikelola Warna Warni dipasang CCTV. Pihaknya, lanjut Andi, bersedia berbagi data rekaman CCTV dengan kepolisian jika terjadi tidak kejahatan di atas JPO. uca

bagaimana pendapat anda?

sbyctzn
August 19th, 2008, 03:59 AM
(Berita jalan tol @ ebek21) Wow good news, moga-moga cepet jadi. Selanjutnya Gempol-Pasuruan dan Mojokerto-Kertosono moga-moga cepat dibangun juga.

(Berita apartemen @ ebek21) Trillium bakal menjadi pemicu tumbuhnya skyscraper di Surabaya Pusat. Siipp.. Deh kalau laris manis. Itu mematahkan pendapat Java Paragon kalau Apartement di Surabaya kurang diminati, kalau Java Paragon itu mungkin pelayanannya jelek jadi tidak laku.

Viva Surabaya, Sparkling Surabaya.

teddybear
August 19th, 2008, 04:48 AM
^Good article about Trillium. BTW, the # of floors mentioned is different again. This time it will be 32 floors. First news out said 30 floors then later 28 floors. This might due to the changing plan depending on the demand? Or just simply the news quoting wrong information?

hildalexander
August 19th, 2008, 06:01 AM
Apartemen Pusat Kota Laku Keras

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/19098large.jpg

SURABAYA-Bisnis apartemen di Surabaya menjanjikan. Proyek Trillium Office & Residence, misalnya, sudah diserbu pembeli meski baru dijadwalkan selesai pada 2010.

GM PT Pemuda Central Investindo Martinus Suwito sebagai pengembang Trillium Office & Residence mengungkapkan, saat ini proses pembangunan apartemen yang berlokasi di Jalan Embong Kenongo itu baru menyentuh lantai dasar. "Tapi, penjualan unit apartemen sudah mencapai 60 persen," ungkapnya di sela acara ice cream & chocolate party kemarin (18/8).

Proses pemancangan tiang Trillium baru dilaksanakan pada Juli 2008. Di atas lahan seluas tujuh ribu meter persegi itu akan dibangun menara setinggi 32 lantai. Terdiri dari 22 lantai untuk 320 unit apartemen, enam lantai perkantoran, tiga lantai untuk penthouse, dan sisa satu lantai digunakan bagi fasilitas umum. Range harga jual per unitnya antara Rp 400 juta hingga Rp 1,2 miliar per unit.

Lokasi Trillium yang memang di tengah kota diyakini Martinus sebagai daya tarik utama. Warga kota dengan ritme kerja dinamis butuh hunian ekonomis dengan lokasi yang strategis. Sehingga, waktu mereka tidak banyak tersita di jalan dan bisa lebih maksimal bekerja.

"Di Surabaya memang banyak proyek apartemen. Namun, karena kami berlokasi pusat kota, banyak pebisnis yang menyukainya," kata Martinus. "Juga, keluarga muda yang memilih untuk efisensi waktu karena kantornya terletak di sekitar sini.''

Maka, lanjut Martinus, bukan suatu hal yang mengherankan ketika penjualan mulai dibuka pada Januari 2008, respons pembeli sangat antusias. Padahal, ketika itu, PT Pemuda Central Investindo hanya bermodal gambar karena pembangunan proyek belum mulai berjalan.

Selain itu, menurut Martinus, bonafiditas Pemuda Central Investindo sebagai pengembang juga berperan penting. Perusahaan ini merupakan hasil kerja sama beberapa grup bisnis terkemuka di Indonesia, yaitu Maspion Group, Warna-Warni Group, Sinar Surya Anugrah Group, dan Efrata Perkasa Group.

Karena itu, lanjut dia, tidak semua pembeli merupakan end user. Namun, juga ada investor. "Dari awal Januari hingga saat ini, harga jual sudah naik sekitar 10 persen. Sebab, kami ingin menjaga invetasi investor yang telah percaya pada kami dengan memberikan kepastian keuntungan," kata Martinus.

Taken from Jawapos, Aug 19, 2008

Laku keras ya? bagaimana dengan Water Place-nya Pakuwon atau apartemen-apartemen di Cito yang notabene bukan di pusat kota? Lakukah? Kalo laku bagaimana dengan occupancy rate-nya?

sbyctzn
August 19th, 2008, 06:29 AM
@ebek21:
Bisa jg benar penambahan lantai trillium dilakukan, karena demand yang banyak, lagipula desain apartementnya dapat dikembangkan, tinggal nambahi lantai di bagian tengah, jadi tidak merubah ded ketika demand tinggi yang menuntut penambahan lantai.

@hildalexander:
lumayan juga kok ocupacynya, saya lupa persentasenya, coba anda buka di berita/artikel di halaman2 sebelumnya tentang apartemen yang anda maksud.

@all:
ada yang tau mengenai desain DED Grand City Surabaya, kok sepertinya berubah dari rencana awal, kok melihat dari progress pembangunannya, hotelnya yang berlantai 24 diatas bangunan yang berbentuk melingkar itu, tidak seperti DED awal yang semi terpisah berada di timur mallnya. Ada yang tau???

Ebek21
August 19th, 2008, 06:33 AM
@hildalexander : Waterplace mah laris manis kayak kacang goreng, bahkan di luar estimasi Pakuwon sendiri. Makanya mereka sekaligus jual 6 tower, padahal rencana semula hanya jual 4 tower dulu. Dan dibangun enam-enamnya sekaligus. Cito, Adhiwangsa, apalagi Metropolis juga terhitung laku dijual.

Nah occupancy ratenya yang belum ketahuan karena belum diserahterimakan. Waterplace serahterimanya baru September ini, Metropolis masih baru diserahterimakan, Adhiwangsa dan Cito mungkin akhir tahun ini. Dugaanku sih kebanyakan yang beli itu investor saja, kecuali Metropolis mungkin karena sasarannya end usernya jelas, yaitu mahasiswa Ubaya dan Petra.

Ebek21
August 19th, 2008, 07:30 AM
More about PIA Jemundo.

Gubernur Jatim Sosialisasikan PIA Jemundo

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/PIA1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/PIA2.jpg

Surabaya - Gubernur Jatim Imam Utomo melakukan sosialisasi pembangunan Pasar Induk Agrobis atau PIA di kawasan Jemundo, Sidoarjo hari ini, Selasa (19/8/2008).

Menurut Direktur PT Jatim Graha Utama, Airlangga Satriagung bahwa pasar ini adalah pasar sentral terbesar di Indonesia berbagai komoditi pertanian dan perikanan ditransaksikan di tempat ini.

"Terbesar di Indonesia untuk komoditas pertanian dan perikanan," katanya kepada wartawan di lokasi.

Menurut Airlangga, pasar ini dibangun secara bertahap dilakukan selama tiga tahun. Tahap pertama bulan September 2008 dengan membangunan 12 loss untuk sayur, buah-buahan, palawija, beras dan perikanan.

"Insya Allah tiga tahun bisa selesai," tambahnya.

Tahap pertama pihaknya, kata ketua Kadin Jatim ini mengalokasikan dana sebesar Rp 150 miliar. Sedangkan total dana pembangunan megaproyek ini sebesar Rp 585 miliar.

"Kita belum mulai membangun tapi yang antre untuk membeli stand disini sudah banyak," ungkapnya.

Selain membangun loss untuk sayur dan buah-buahan tahap pertama ini juga akan dibangun rumah susun sewa (rusunawa) sebanyak dua unit. Sedangkan tiga unit rusunawa berikutnya akan dibangun tahun 2009.

Lahan PIA seluas 50 hektare terdiri dari 12 bangunan loss berisi 4.500 stand. Di kawasan ini juga akan dibangun ruko, medical center, terminal angkutan, taman wisata agro seluas 8 hektare yang nantinya akan dilengkapi tempat bermain anak-anak, perpustakaan dan dilengkapi agro education centre.

Adapula SPBU serta area parkir yang luas yang bisa menampung 2.000 unit truk dan 1.000 pick up. PIA mempunyai dua jalan akses masuk. Yang pertama dari Jalan Raya Kletek, berjarak 1,2 kilometer lebar jalan 40 meter, dari Jalan Sawunggaling, Jemundo.

Sementara di hari yang sama, Gubernur Jatim juga meresmikan rusunawa di Siwalankerto Surabaya.

Taken from Detik Surabaya, Aug 19, 2008

pecinta_surabaya
August 19th, 2008, 04:17 PM
@sbyctzn : klo dr pengelihatan sehari-hari saya lewat grand city,rasanya desain awal ttp gak berubah deh,soalnya msh ada lahan yg belum dikerjakan di sebelah mall,klo dr gambar awa ya lahan utk hotel yg tinggi itu.
mungkin mereka ingin ngebut pnyelesaian mall dulu ya?

waterplace memang melebihi target penjualan,harusnya dibangun 4 tower jd 6 tower,,kasihan bnyk pembeli tower A dan B yg komplain krn serah terima mundur bbrp bulan.
*pernah ada org waterplace on air di radio SS*

di jawa pos bagian iklan jitu pernah ada apartement murah buatan pemkot,terletak di tengah kota,tp gak jelas dimana dan namanya apa,ada yg tau itu apartement apa ya?

teddybear
August 19th, 2008, 04:24 PM
^Benar apa PIA Jemundo ini akan memboyong pedagang Keputran ke sana, so Keputran ntar ditiadakan?

hildalexander
August 19th, 2008, 04:25 PM
Thanx for your info guys....

Betul prediksi para pelaku bisnis properti, bahwa di Surabaya yang beli kebanyakan investor. Mereka mengharap gain. Jadinya laris manis ya... Hebat Surabaya. Maju terus....

pecinta_surabaya
August 19th, 2008, 04:32 PM
pesimis klo pasar keputran mau dipindah ke PIA jemundo,kan itu jauh banget,rasanya pedagang bakal keberatan klo pindah sejauh itu.

tp setuju klo pasar keputran ditiadakan,hehe

Hadi
August 19th, 2008, 06:41 PM
| Selasa 12/08/2008
12:32:43 |



Surabaya – Surabaya Post

PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III, menganggarkan Rp. 100 M lebih untuk proses revitalisasi dermaga Nilam yang sudah berusia lebih dari 100 tahun. Apabila revitalisasi ini tidak segera dilakukan, bakal mengancam arus barang yang masuk melalui dermaga yang dibangun sejak zaman Belanda tersebut.

“Rencananya, dermaga Nilam yang akan dibangun sepanjang 320 meter. Saat ini sudah dimulai. Kalau pembangunannya sudah mencapai 100 meter, arus bongkar muat bisa dialihkan ke dermaga Jamrud,” kata General Manager Pelindo Cabang Tanjung Perak, Ahmad Baroto, Senin (11/8).

Meski pihaknya yang bertanggung jawab akan revitalisasi ini, lanjut dia, namun secara pembiayaan, semuanya langsung dari pemerintah pusat. Jadi, pihaknya hanya bertanggungjawab atas revitalisasi fisik dermaga.

Selama ini, pihaknya hanya berupaya untuk menjaga dermaga agar tidak rusak. Salah satunya dengan perawatan rutin. “Dengan maintenance, saya kira cara itu bisa memperpanjang usia dermaga agar tetap kuat. Perbaikan terus menerus selalu kita upayakan. Jadi tidak ada masalah meski usianya sudah tua. Meskipun peninggalan Belanda, kalau kita rawat, Insya Allah tetap terjaga,” bebernya.

Sementara itu, menurut ketua Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Jawa Timur, Prijanto mengaku setuju dengan adanya pembangunan dermaga Nilam ini. “Asalkan untuk kebaikan pelabuhan kami setuju saja. Dengan catatan tidak ada pihak yang dirugikan, kami pasti mendukung,” ungkapnya saat dikonfirmasi via ponselnya, Selasa (12/8). (dra)

teddybear
August 19th, 2008, 07:23 PM
pesimis klo pasar keputran mau dipindah ke PIA jemundo,kan itu jauh banget,rasanya pedagang bakal keberatan klo pindah sejauh itu.

tp setuju klo pasar keputran ditiadakan,hehe

Kalo gitu kapan Ps. Keputran dipindahkan? Bukannya ada rencana atau tidak?

pecinta_surabaya
August 19th, 2008, 07:59 PM
bbrp bulan yg lalu sempat ada berita di media massa klo ps.keputran mau dipindah kmana gt lupa,tp smpe sekarang gak ada kabarnya lg.
yg direalisasikan hanya penertiban,tp lumayan rapi ko',,meski idealnya keputran bebas dr pasar.

sbyctzn
August 20th, 2008, 04:03 AM
@pecinta_surabaya:
Mengenai Grand City, saya melihat yang progress highrise buildingnya (hotel 25 lantai) kok ada di bagian barat, tidak di bagian timur. Atau mungin itu bukan progress buat hotel kali ya? Berarti bagian mall nya bakal tinggi banget ya. Trus kapan tuh mulai bangun hotelnya, saya intip kok cuma tanah yang sudah dikeruk.

pecinta_surabaya
August 20th, 2008, 04:39 AM
@sbyctzn : barat itu mana ya?hehe
mungkin jg itu buat hotel nantinya.
apa mungkin desain awal diubah,tp gambar grand city yg terpampang di lokasi proyek itu gak diganti?


ada yg tau dupak grosir?
ada di jawa pos hari ini.

teddybear
August 20th, 2008, 05:12 AM
^Apa dupak grosir itu trade center yg dibangun mbak Tutut?

Dari photo progress Grand City di page 83 on this thread, memang yg sedang dibangun mall nya tapi hotel di sampingnya belum kelihatan...

Saya interested to find out progress dari pembangunan service apartment oleh Sahid Group. Tidak ada tanda2x crane or construction di samping Hotel Sahid? But the rendering kelihatannya just concrete box building?

http://img520.imageshack.us/img520/6113/sahid00apartment00sby00vj5.jpg

sbyctzn
August 20th, 2008, 07:42 AM
Saya menduga grand city ada yang berubah, ada konstruksi tambahan. 1. sepertinya ada kontruksi tinggi di atas mall (diatas mall yang berbentuk melingkar), 2. Melihat ded yang terpampang di depan lokasi proyek, hotel yang seharusnya awalnya menyatu (konstruksi menyatu dengan mall), tetapi melihat yang ada sekarang sepertinya hotel berada di depan kontruksi mall (konstruksi berdiri sendiri), karena saya lihat tanah untuk pondasi yang dikeruk agak memisah dari konstruksi mall. Apa betul ya?

@pecinta_surabaya:
barat itu ya balai kota. Jadi kalau kita mengendarai kendaraan itu ya dari arah barat (kan satu arah) kalau di depan grand city.

sbyctzn
August 20th, 2008, 07:49 AM
@teddybear:
Berdasar rendering, berarti perluasan hotel sahid itu (terutama bangunan yang tinggi di tengah itu) nantinya akan dibangun di lahan parkir donk? Wah apa cukup ya? Itu lahan parkir kecil banget. Apa muat dibangun tambahan ya? Sepertinya gak cukup deh. Tapi ga tau juga kalo desainnya kecil. Anybody know?

teddybear
August 20th, 2008, 08:16 AM
saya ingat baca artikel yg mengatakan memang akan di lahan parkir sebelah Hotel Sahid sekarang. Artikel itu mengatakan lahan sudah ada, ya parkir itu. Entah gimana kelanjutannya. Apa lahan terlalu kecil, jadi dibangun nggak justru itu aku pingin tahu.

Ebek21
August 20th, 2008, 08:56 AM
Progress on Adhiwangsa & Lenmarc

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws2.jpg

Tunnel yang sedang dibangun itu memang akan menghubungkan Adhiwangsa dan Lenmarc dengan future development land di depan Adhiwangsa, jadi dipastikan tanah kosong luas di depannya Adhiwangsa itu juga milik Bukit Darmo.

AceN
August 20th, 2008, 09:01 AM
^^ :eek: 2nd pic, it's look like somewhere in europe

sbyctzn
August 20th, 2008, 09:38 AM
Cool, kalo difoto dari langit. Seperti di luar negeri. Itu tunnel buat pejalan kaki aja ato sama kendaraan juga ya? Trus udah ada yang tau di depan Adhiwangsa dan Lenmarc itu akan dibangun apa? Apa Hotel kali ya? Kan biasanya gitu, mall, apartement, hotel. (wajib dimiliki superblock).
Anybody know?

@teddybear / @all:
ada yang tau mulai kapan pengembangan hotel sahid akan dimulai?
Anybody know?

Hadi
August 20th, 2008, 03:38 PM
| Rabu 20/08/2008
12:58:04 |

Surabaya-Surabaya Post

Guna mendukung pengembangan pariwisata Surabaya di masa akan datang, Dinas Pariwisata Kota Surabaya melalui Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) mematenkan logo Sparkling Surabaya.

Wakil Ketua STPB yang sekaligus Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Pemkot Drs Suhartoyo mengatakan, pematenan logo Saprkling sebagai bentuk simbol kepariwisataan Surabaya. Harapannya, logo ini mudah dikenal di dalam negeri maupun manca negara, sehingga pariwisata Surabaya bisa mendunia.

Menurutnya, selama ini Surabaya sudah berkali-kali mengadakan kerjasama antar negara di berbagai bidang. Di antaranya kerjasama bidang pendidikan dan budaya. Kerjasama di bidang budaya, seperti kompetisi lintas budaya atau Cross Culture Festival (CCF) 2008 pada Juli lalu.

Tari-tarian yang disuguhkan dalam kegiatan itu mulai dari tarian dari tim kesenian Kabupaten Lamongan, Pacitan, Banyuwangi, Sumenep, Bondowoso, Tulungagung, Kabupaten Magelang, dan Jogjakarta. Sedangkan peserta dari penari luar negeri datang dari Brasil, Thailand, Amerika Serikat, Busan, Brunei Darussalam, dan Xiamen.

“Kompetisi seni tari Juli lalu sebagai salah satu bukti pengembangan pariwisata Surabaya telah digalakkan dan dikembangkan. Bila perlu wisatawan dalam negeri maupun asing melihat dunia dari Surabaya, melalui gelar berbagai budaya asing di kota ini,” ujarnya.

Sementara dalam pengenalan awal logo Sparkling, taksi Blue Bird mendapatkan kesempatan paling awal. Namun, tidak menutup kemungkinan semua taksi di Surabaya dipasangi logo Saprkling Surabaya. “Kami justru senang jika semua taksi menempelkan logo Sparkling Surabaya, kan ini untuk promosi pariwisata Surabaya,” ujar Suhartoyo.(pur)

teddybear
August 20th, 2008, 04:06 PM
^Wah bagus fotonya dari udara!
@Ebek: tanah kosong yang didepan Lenmarc maksudmu, yang berbentuk setengah lingkaran itu kan? Atau tanah yg lebih luas lagi yg di sebelah kiri jalan melingkar itu sampai berbatasan dengan rumah2x penduduk (lihat foto ke-1)?
Tidak menyangka kalo mereka membelokkan lalin jadi rada melingkar gitu ya?

Trip2Java
August 20th, 2008, 04:13 PM
Progress on Adhiwangsa & Lenmarc

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws2.jpg

Tunnel yang sedang dibangun itu memang akan menghubungkan Adhiwangsa dan Lenmarc dengan future development land di depan Adhiwangsa, jadi dipastikan tanah kosong luas di depannya Adhiwangsa itu juga milik Bukit Darmo.

OMG !
looks very amazing
gak nyangka progressnya secepat ini :okay:

sbyctzn
August 20th, 2008, 04:30 PM
>Logo Sparkling Surabaya

Makin tambah profesional dan serius nih operasional pemerintahan kota Surabaya, ibaratnya Surabaya ini sudah melangkahkan satu langkah kaki untuk menjadi kota yang maju, dibandingkan dengan yang lain. Tinggal dari hari ke hari melangkah, pasti akan sampai menjadi kota yang maju.

Oh ya, logonya ya tetap seperti dulu kan? Atau berubah?

Ebek21
August 20th, 2008, 05:06 PM
@teddybear : Jalan melingkar itu dipersiapkan oleh developer sebagai jalan sementara pengganti jalan semula yang lurus. Jalan semula yg lurus itu sementara ditutup karena developer mau membangun tunnel yang menghubungkan Adhiwangsa dengan tanah di depannya. Jadi yg sekarang kita lihat sebagai lahan setengah lingkaran itu nanti akan kembali jadi lahan kosong setelah jalan semula yg lurus difungsikan kembali.

Dari foto udara ini kelihatan jelas sekali kan mulut tunnelnya itu (dua kotak hitam di tengah2 lahan setengah lingkaran itu). Dan memang benar lahan kosong hijau yg luas sekali itu (juga meliputi lahan setengah lingkaran itu) milik Bukit Darmo Property. Kabarnya akan dibangun hotel, sekarang mereka sedang mencari partner pengelola hotel itu, kemungkinan besar jaringan hotel internasional. Tahu sendirilah, dengan kelasnya Bukit Darmo, sudah pasti hotelnya bakal jadi yg termewah di Surabaya :)

pecinta_surabaya
August 20th, 2008, 05:47 PM
superblock di surabaya,yg udh ada maupun yg masih rencana,apa aja ya?

sbyctzn
August 20th, 2008, 06:55 PM
@pecinta_surabaya:
superblock,
Exist:
-TP, Cito, Adhiwangsa dkk, sutos,
Rencana:
-GCS, ciputra world, union square.
Lainnya lupa saya, mungkin yang lain bisa menambahi.

Oh ya ada yang tau kelanjutan rencana pembangunan gedung telkom di jalan A. Yani (sebelah graha pangeran)? Berbulan-bulan di pagarnya cuma diberi tulisan, ada yang tau rendering desainnya? Berapa lantai? Apa rencana itu nantinya buat ganti gedung Divre 5 di ketintang itu ya? (padahal gedung divre 5 di ketintang itu guede banget, saya pernah masuk itu gedung luas dan gede banget, cuma letaknya saja yang sembunyi)

anybody can answer that all?

lombok
August 20th, 2008, 07:53 PM
Gua terakhir ke Surabaya 3 tahun lalu, waktu itu sih masih banyak yang kumuh terutama sungai-sungainya. Gua ada stayed di novotel..kolam renangnya ok punya, tapi daerah sekitarnya banyak yang kumuh:ohno:. Waktu gua disana lihat banyak yang dibangun 1/2 jadi dekat-dekat sungai gua lupa sungai apa ?

Gua juga sempat ke Tunjungan Plaza....di daerah ini juga banyak yang kumuh:ohno:, dan jual barang bekas disepanjang jalan....

Gua kaget kalau lihat perkembangan Surabaya di forum ini, ternyata banyak yang berubah & mau seperti Singapore:banana::banana:
Mudah-mudahan..tercapai. Gua ada family tinggal di dr. soetomo, gimana jalam disini juga apa banyak dingaun apartement ?

lombok
August 20th, 2008, 08:01 PM
20/08/08 23:22

Wika Siap Selesaikan Tol Surabaya-Mojokerto Rp1,4 Triliun


Jakarta (ANTARA News) - PT.Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyatakan kesiapannya untuk segera menyelesaikan pembangunan proyek pembangunan jalan tol Surabaya Mojokerto yang membentang sepanjang 36,5 km.

"Kami perkirakan jalan tol akan selesai dan dioperasikan pada tahun 2010. Nilai kontrak konstruksi yang telah dipegang WIKA sebesar Rp1,4 triliun," kata Sekretaris Perusahaan WIKA, Imam Sudiyono di Jakarta, Rabu.

Jalan tol Surabaya Mojokerto akan dibangun dengan struktur beton dan beberapa flyover yang diantaranya memiliki panjang 1,4 km. Selain itu terdapat beberapa jembatan yang memiliki bentang sampai dengan 200 meter, ujar dia.

Konstruksi jalan tol lain yang juga telah dimenangkan oleh WIKA adalah Jakarta Outer Ring Road dengan panjang jalan 9 km dan nilai kontrak Rp 311 milyar.

Ruas yang dikerjakan oleh WIKA adalah antara Kebon Jeruk dan Penjaringan. WIKA mengestimasi bahwa ruas ini akan selesai pada tahun 2009.

Kemampuan WIKA telah mendapat pengakuan kompetensi internasional. WIKA telah dipercaya oleh COJAAL (partnership antara Kajima, Itochu, dan Taisei - beberapa perusahaan internasional) dalam pembangunan East-West Motorway Project di Algeria. Nilai kontrak adalah Rp 461 Miliar, di mana Rp 296 miliar dari total nilai tersebut diestimasi akan menjadi pendapatan tahun 2008.

Di luar proyek-proyek jalan tol yang kini telah diperoleh WIKA, WIKA juga sedang mengikuti beberapa tender jalan tol lainnya.

Termasuk di antaranya adalah Tol Cikampek Palimanan sebanyak 6 paket dengan total panjang 116 km, Tol Kunciran Serpong (12 km), Tol Semarang Bawen (6 km), dan Tol Gempol-Pasuruan (32 km).

Sampai Juni 2008, order book untuk jalan dan jembatan yang telah dimenangkan oleh WIKA adalah Rp 3,12 triliun. Konstruksi jalan tol menyumbangkan 28,12 persen dari total order book WIKA.

Dengan kepercayaan di pasar infrastruktur domestik dan internasional, WIKA memantapkan posisinya sebagai kontraktor di semua sektor infrastruktur.

Total order book yang sedang dikerjakan sampai dengan akhir semester I 2008 adalah Rp11,1 triliun. Order book ini adalah 78,7 persen dari target order book tahun 2008, yaitu sebesar Rp 14,1 triliun.

Dengan pencapaian ini, WIKA kembali memastikan diri untuk menjadi "The Most Growing Construction Company in Infrastructure", ujar dia.(*)

COPYRIGHT © 2008

sbyctzn
August 20th, 2008, 08:04 PM
@lombok:
Ayo maen lagi ke Surabaya. Pasti bakal kaget. Udah rapi dan banyak taman, dll. Konsepnya emang niru singapur abis2an, tapi ya gpp, itu demi kebaikan Surabaya juga.
Kalau di daerah jalan dr. Soetomo tidak ada apartement, tapi di Diponegoro sudah nongol tinggi satu hotel, tapi belum jadi.

SPARLING SURABAYA!!!

Ebek21
August 21st, 2008, 03:03 AM
Rendering Dupak Grosir

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DupakGrosir.jpg

Berdiri di atas lahan seluas 2,2 ha, area bangunan enam lantai seluas 58,000 m2, ketinggian lantai mencapai 4,3 m sehingga bisa digunakan sebagai gudang juga. Fasilitas meliputi AC central, tujuh akses pintu masuk, empat eskalator per lantai, 10 lift barang, 15 gudang ekspedisi, 90 gudang stok barang dengan loading deck nyaman, alarm kebakaran, dan sistem keamanan 24 jam.area parkir yg bisa menampung 1,000 mobil dan 1,500 sepeda motor. Dikembangkan oleh PT Sinarmatahari Ciptaguna, diarsiteki oleh Joshie Arenco, dibangun oleh Tatamulia Nusantara Indah. Lokasi di sebelah Pasar Turi lama, tepatnya Jl. Gundih.

Taken from Jawapos versipdf, Aug 20, 2008

Ebek21
August 21st, 2008, 03:07 AM
One major step ahead into professional city branding :okay:

Promosi Wisata di 1.400 Taksi

Upaya pemkot melalui Surabaya Tourism Promotion Board (STPB) untuk mempromosikan Surabaya makin konkret. Tak hanya dengan membuka kantor cabang di berbagai kota dan negara lain, STPB juga berpromosi dengan memasang logo Sparkling Surabaya pada 1.400 taksi Blue Bird di Surabaya. Penyematan city branding Sparkling Surabaya itu kemarin dilakukan Wali Kota Bambang D.H. di Taman Surya.

Dengan pencatuman logo itu diharapkan wisatawan asing lebih mengenal Surabaya. Sebab, 1.400 awak Blue Bird kerap beroperasi di bandara, terminal, dan pelabuhan. Dengan begitu, potensi Surabaya sebagai kota parwisata bisa lebih dikenal wisatawan asing.

Executive Director STPB Yusak Anshori mengatakan, STPB menyambut baik kepedulian dan partisipasi para pelaku bisnis terhadap perkembangan pariwisata Surabaya. Apalagi, Blue Bird memiliki jaringan di beberapa kota besar di Indonesia.

''Taksi merupakan salah satu moda transportasi penting di suatu kota yang terkait dengan pengembangan pariwisata,'' jelasnya.

Komitmen antara pemkot dan perusahaan taksi itu diharapkan dapat mengangkat pamor Surabaya di mata wisatawan domestik maupun manca. Apalagi, kata Yusak, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke kota ini terus bertambah. Tahun lalu, tercatat 136 ribu wisatawan asing berkunjung ke Kota Pahlawan. Tahun ini, STPB menargetkan 140 ribu pengunjung. ''Berbagai upaya kita tempuh untuk mempromosikan Surabaya. Termasuk dengan stiker logo Sparkling Surabaya ini,'' ujarnya.

Tak urung, kata Yusak, bertambahnya wisatawan asing yang datang ke Surabaya turut berimbas terhadap peningkatan pajak hotel, restoran, dan hiburan. Peningkatan PAD (pendapatan asli daerah) itu terlihat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2005 PAD dari sektor ini meraih Rp 119 miliar. Kemudian pada 2006 naik jadi Rp 141 miliar, dan tahun lalu jadi Rp 159 miliar.

Sejatinya, kata Yusak, ada strategi jitu yang bisa dibidik STPB untuk mendongkrak jumlah pendapatan itu. Yakni, membidik orang asing yang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Surabaya. ''Saya menghitung dalam sehari, kunker dari negara lain sampai empat kali,'' sebutnya.

Hal itu, kata dia, merupakan potensi besar dunai pariwisata jika digarap dengan serius. Misalnya, setiap kali selesai kunker, para wisatawan asing bisa diajak keliling menikmati kelebihan Surabaya. Dari tempat wisata, kuliner, hingga mengunjungi berbagai pusat perbelanjaan. ''Kita dorong mereka agar berbelanja sebanyak-banyaknya di kota ini,'' sebutnya.

Wali Kota Bambang D.H. mengatakan, program pemasangan logo Sparkling Surabaya di taksi-taksi strategis untuk promosi wisatawan. Karena itu, bisa jadi nanti juga untuk bus Damri, KA, dan pesawat. ''Kita akan usahakan ke arah sana. Sebab, saya yakin cara itu bisa menarik wisatawan cukup efektif,'' ujarnya.

Vice President Blue Bird Ateng Aryono berharap agar city branding kota ini lebih dikenal negara lain. Karena itu, pihaknya rela mengeluarkan dana untuk membuat dan mencantumkan logo itu di ribuan armada taksinya.

Taken from Jawapos, Aug 21, 2008

magali
August 21st, 2008, 03:09 AM
[QUOTE=lombok;24249568]Gua terakhir ke Surabaya 3 tahun lalu, waktu itu sih masih banyak yang kumuh terutama sungai-sungainya. Gua ada stayed di novotel..kolam renangnya ok punya, tapi daerah sekitarnya banyak yang kumuh:ohno:. Waktu gua disana lihat banyak yang dibangun 1/2 jadi dekat-dekat sungai gua lupa sungai apa ?
----------------
bok, sekarang pinggiran kali di depan novotel sudah bersih dan menjadi taman, memang ada bangunan yang masih belum dibereskan. kalinya juga sudah lebih bersih dari sampah.:banana:

pecinta_surabaya
August 21st, 2008, 07:22 AM
wah,dupak grosir bisa jd alternatif belanja yg nyaman tuh

lombok
August 21st, 2008, 08:49 AM
@lombok:
Ayo maen lagi ke Surabaya. Pasti bakal kaget. Udah rapi dan banyak taman, dll. Konsepnya emang niru singapur abis2an, tapi ya gpp, itu demi kebaikan Surabaya juga.
Kalau di daerah jalan dr. Soetomo tidak ada apartement, tapi di Diponegoro sudah nongol tinggi satu hotel, tapi belum jadi.

SPARLING SURABAYA!!!

Thank infonya......gua datang masih 3-4 tahun lagi:banana:, pasti Surabaya tambah WOW...walau panasnya gimana gitu:lol:
Hotel apa yang di Diponegoro ?

Dan sekitar Tunjungan Plaza pasti sekarng juga tambah rapih, teman kasih saran kalau mau stay di Surabaya di hotel majapahit serasa di Belanda katanya:lol:, walau internet harus bayar cukup lumayan..tidak gratis....:ohno:

lombok
August 21st, 2008, 08:52 AM
[QUOTE=lombok;24249568]Gua terakhir ke Surabaya 3 tahun lalu, waktu itu sih masih banyak yang kumuh terutama sungai-sungainya. Gua ada stayed di novotel..kolam renangnya ok punya, tapi daerah sekitarnya banyak yang kumuh:ohno:. Waktu gua disana lihat banyak yang dibangun 1/2 jadi dekat-dekat sungai gua lupa sungai apa ?
----------------
bok, sekarang pinggiran kali di depan novotel sudah bersih dan menjadi taman, memang ada bangunan yang masih belum dibereskan. kalinya juga sudah lebih bersih dari sampah.:banana:

Saluto buat Surabaya....kenapa JKT tidak bisa sih ? gua yakin 3-4 tahun malah bisa seperti Singapore, dang yang kumuh-kumuh tetap di berantas...:bash:

sbyctzn
August 21st, 2008, 09:42 AM
@lombok:
yup. Surabaya pusat tambah cling. Perubahan sangat signifikan dalam 2 tahun terakhir. Mulai dari skyscraper (gcs, trillium, dll), sarana pendukung (pedestrian), dll sudah banyak bermunculan.
Bandara bagus udah ada tolnya (hanya dua lho, cengkareng ama juanda, malah mau diintegrasikan dengan "elevated railways"), ada suramadu juga, apalagi surabaya barat wuih tambah tumbuh berkembang pesat, tol juga tambah (tol sumo).
Just review!!!

Hotel di jalan Diponegoro saya lupa namanya.
Mungkin rekan-rekan lain bisa membantu?

Two thumb's for pemkot!!!

Oh ya, memang banyak yang bilang kalau menginap itu paling top di hotel majapahit. Nyamaaaaan bangetz!
Hehehehe.....

Oh ya mau review pertanyaan halaman sebelumnya juga, ada yang tau kabar pembangunan gedung telkom di A. Yani?

lombok
August 21st, 2008, 10:07 AM
Saluto..saluto..tinggal kota lain yang ahrus contoh lihat Surabaya:banana:.
Bandung OK...tapi banyak gembel di lampu merah bikin mata:nuts::nuts:, Medan juga kayak kumuh ?

Anyaway, apa Surabaya punya beach yang OK ?

Ebek21
August 21st, 2008, 10:37 AM
^^ Non, malheureusement, on n'en a pas..

sbyctzn
August 21st, 2008, 10:43 AM
@lombok:
Yup memang di Surabaya sudah sangat jarang ditemui gelandangan di jalan-jalan. Bahkan tidak ada menurut saya. Jalan juga sudah OK, tinggal benahin A. Yani saja, yang lain sudah OK. Di sana-sini sedikit demi sedikit sudah mulai teratur.

Beach di Surabaya yang bagus (bukan sangat bagus :-) ) ya Kenjeran.. Hehehe....
Tapi kalau melihat prospek masa depan, pasti daerah kenjeran (pesisir timur kenjeran ke utara) akan sangat bagus, karena "view" di situ sangat bagus. Jika anda tau, sebelah utaranya kenjeran (pantai kenjeran lama menuju utara, jalan aspal kecil) ada lahan tambak yang sangat luas di pinggir pantai. Jika ada pengembang yang jeli, disitu bisa dibuat taman ria pantai seperti WBL, wisata bahari lamongan, karena sangat bagus view nya, dengan background jembatan "Suramadu" wow... So beautiful. Apalagi mau dilanjutin lagi MERR nya, pasti daerah itu sangat bagus prospeknya. Sayang sangat enak dinikmati cuma sore hari saja, kalau siang? Wedew jangan harap bro... Jadi sosis panggangg kita-kita semua. Kapan-kapan saya ambilin fotonya di daerah yang saya maksud itu.

lombok
August 21st, 2008, 10:53 AM
thank info lemgkapnya....ditunggu foto-fotonya. dont worry, gua tahan di bakar samapi 40 celcius:lol::banana:

AceN
August 21st, 2008, 02:10 PM
^^ pantesan u di neraka betah ya mbok ? ternyata masih kuat to... he he :nocrook:

^^ Non, malheureusement, on n'en a pas..

l n'est pas français, mais il est néerlandais.. :D

hildalexander
August 21st, 2008, 02:17 PM
^^ pantesan u di neraka betah ya mbok ? ternyata masih kuat to... he he :nocrook:



l n'est pas français, mais il est néerlandais.. :D

Est, comment tu t'appeles? Tu parles france?


Halah.........

Hadi
August 21st, 2008, 02:30 PM
[QUOTE=magali;24266588]

Saluto buat Surabaya....kenapa JKT tidak bisa sih ? gua yakin 3-4 tahun malah bisa seperti Singapore, dang yang kumuh-kumuh tetap di berantas...:bash:

step by step, pasti bisa seperti singapore, terutama kesadaran masyarakatnya udah gedhe banget terhadap lingkungan. good deh.... bagus konsepnya surabaya, tentunya 5 tahun mendatang surabaya akan jauh lebih nyaman untuk ditinggali dan melakukan MICE. Amen

lombok
August 21st, 2008, 02:34 PM
Est, comment tu t'appeles? Tu parles france?


Halah.........

Je parle franchaise...:lol:

Hadi
August 21st, 2008, 02:46 PM
Arena Ketabang Diresmikan Nopember

Agustus 11, 2008 · Disimpan dalam Uncategorized · Tagged arena, ketabang, surabaya

suarasurabaya.net| Pembangunan Arena Ketabang yang bakal menjadi landmark baru Kota Surabaya dengan patung Suro dan Boyo di pinggir Kali Mas bakal direalisasikan dalam waktu dekat.

Peletakan batu pertamanya akan dilakukan Jumat (15/0 8) dan fasilitas lengkap dengan taman dan arena bermain skate board serta sepeda BMX ini akan diresmikan penggunaannya sekitar bulan Nopember 2008 mendatang.

http://img295.imageshack.us/img295/3690/landmarksurabayaay8.jpg

TRI RISMA HARINI Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya pada suarasurabaya.net, Kamis (07/0 8) mengatakan peresmian fasilitas itu diupayakan bersamaan dengan akan digelarnya Kompetisi Internasional Skate Board dan Sepeda BMX di Arena Ketabang.

Arena Ketabang merupakan taman dengan konsep urban park. Yang cukup menonjol dari taman ini adalah adanya Patung Suro dan Boyo. Berbeda dengan saudara kembarnya, Patung Suro dan Boyo di Arena Ketabang ini nantinya tidak akan saling menggigit ekor. Dari mulut Suro sang Hiu, akan keluar air mancur yang jatuhnya ke Kalimas.

Tingginya sekitar 15 m, yang berarti bakal lebih tinggi dari Patung Suro dan Boyo di depan KBS yang hanya sekitar 10 m tingginya.

http://img390.imageshack.us/img390/5042/landmarksurabaya2sm8.jpg

Icon baru Kota Surabaya ini merupakan satu dari 5 sub area dalam Arena Ketabang. RISMA mengatakan selain Patung Sura dan Boyo yang ada dalam Plaza Area, ada juga BMX Flat Area, BMX Street Area, Tribune Area dan Skate Park Area.

Area ini memanjang 285 meter mulai dari Monkasel hingga ke jembatan WTC dengan lebar sekitar 16 meter.

Patung Suro dan Boyo ini terbuat dari bahan fiber glass tanpa sulur seperti di depan KBS. Biaya keseluruhan untuk pembangunan patung ini plus plaza sekitar Rp400 juta sumbangan dari PT Telkom Divre V. Sedangkan untuk biaya keseluruhannya menelan dana sampai Rp1,6 miliar.

Arena Ketabang ini nantinya akan menambah koleksi taman dengan fasilitas khusus. Sebelumnya, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan sejumlah stake holder kota juga telah merevitalisasi Taman Bungkul dan Kebun Bibit Bratang menjadi Cyber Park.

“Kehadiran taman-taman kota di Surabaya ini kita harap memberikan ruang bagi masyarakat Kota Surabaya beraktivitas,” ujar RISMA.(edy)

Teks Foto :
1. Maket Arena Ketabang dengan patung Suro dan Boyo.
2. Jadi tetenger baru Kota Surabaya.
Foto : EDDY suarasurabaya.net

Hadi
August 21st, 2008, 02:59 PM
http://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/862/kalimas1surabayauo1.de54f8f436.jpg

Keterangan:
1.MONKASEL

2. Patung Sura Dan Baya
http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=168&i=kalimas1surabayauo1.jpg) http://img374.imageshack.us/img374/8798/kalimas2surabayapz1.1a845c60bd.jpg

3. SKATE PARK
http://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.jpghttp://img168.imageshack.us/img168/5656/kalimas3surabayagu5.eebb67071a.jpg

Kalau yang No 4 Ma 5 itu apa ya?



Ada yang tau ga ya....
digambar yang denah itu ada no 4 ma 5 itu apa ???
anyone can explain????

pecinta_surabaya
August 21st, 2008, 06:06 PM
Hari ini,21 Agustus 2008

Universitas Ciputra (UC),di depannya dibangun apartement
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/21082008045.jpg

sampe malem pun tetep dikerjakan,,salutt..:banana:
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/21082008077.jpg

lidah api,bagus ya surabaya?hehe:banana:
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/21082008079.jpg

lombok
August 21st, 2008, 06:17 PM
Wow..Surabaya paling TOp sekarang di Indonesia, apalagi kalau symbol udah jadi, tapi apakah kalinya bersih ?

pecinta_surabaya
August 21st, 2008, 06:25 PM
@hadi : mungkin 4 dan 5 itu tempat peristirahatan dan kios stan makanan / kantin,kn biasanya satu paket.

@lombok : kalinya sih bebas dr sampah,tp gak jernih,,warnanya coklat keruh di sepanjang kali surabaya.
tp klo arena ketabang jadi,bisa mempercantik tampilan kali.

lombok
August 21st, 2008, 07:23 PM
@hadi : mungkin 4 dan 5 itu tempat peristirahatan dan kios stan makanan / kantin,kn biasanya satu paket.

@lombok : kalinya sih bebas dr sampah,tp gak jernih,,warnanya coklat keruh di sepanjang kali surabaya.
tp klo arena ketabang jadi,bisa mempercantik tampilan kali.

Keruh no problemo..yang penting kagak sampah & bau...:ohno:

Ebek21
August 22nd, 2008, 05:11 AM
Titik Kemacetan Paling Parah, Dolog-Jemursari Perlu Underpass

SURABAYA-Kemacetan di Jl A Yani, sekitar bundaran Dolog, pada jam-jam sibuk akan segera teratasi. Pemkot Surabaya saat ini sedang menyiapkan pembangunan underpass atau jalan bawah tanah yang menghubungkan kawasan ini dengan Jl Jemursari.
Proyek ini akan dikerjakan bersamaan dengan pembangunan jalur lambat atau frontage road Jl A Yani. Menurut Wakil Wali Kota Surabaya Arif Afandi, rencana teknis pembangunan underpass itu sedang digodog di Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. ''Underpass menjadi pilihan dari rencana sebelumnya, yakni membangun jalan layang di kawasan ini,'' jelasnya, Kamis (21/8).

Arif mengatakan, banyak kendala membangun jalan layang di jalur terpadat di Surabaya tersebut. Di antaranya rencana PT KA yang akan menyulap jalur layang dari rel yang ada saat ini. Sehingga jalan layang itu dikhawatirkan akan bertabrakan dengan jalur KA baru. Selain itu, kata Arif, underpass menjadi pilihan agar tidak menggangu estika kota.

Sebab, kawasan ini juga sedang dipoles dengan membangun taman bundaran Dolog yang dikhawatirkan tertutupi jika ada jalan layang. “Nah kalau jalan di bawah tanah, lebih efisien memanfaatkan lahan,” katanya.

Selama ini bundaran Dolog dianggap sebagai biang kemacetan. Polisi harus mengatur lalu lintas Jl A Yani menuju Jl Jemursari dengan menghentikan lalu lintas Jl A Yani dari utara. Bahkan pada jam-jam sibuk putaran ini ditutup. Kendaraan yang menuju Jl Jemursari harus berputar di u- turn depan Jatim Expo.

Masih menurut Arif, pembangunan underpass bundaran Dolog ini akan dilakukan bersamaan dengan pembangunan jalan layang kembar Mayangkara.

Wali Kota Surabaya Bambang DH, sebelumnya menyatakan tahun depan jalan layang Mayangkara akan ditambahi satu lajur lagi di sisi baratnya. Sehingga kelak jalan layang ini akan berdiri kembar.
“Proyek infrastruktur ini untuk mengatasi persoalan kemacatan di Jl A Yani selama ini,” tegas Bambang DH di gedung DPRD Surabaya beberapa waktu lalu.

Dinas perhubungan Surabaya mencatat kemacetan yang paling parah adalah A Yani di bundaran Dolog. Ukurannya menggunakan indikator traffic density ratio(TDR) atau rasio kepadatan lalu lintas.

Rata-rata di Jl A Yani memiliki TDR 0,8. Sementara TDR di bundaran Dolog bisa sampai satu untuk jam sibuk. Lalu lintas dikategorikan lancar apabila memiliki TDR di bawah 0,6 dan disebut macet total apabila TDR bernilai satu. Di kawasan tersebut perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan sama, alias lalu lintas tidak bergerak.

Taken from Surya, Aug 22, 2008

sbyctzn
August 22nd, 2008, 10:06 AM
Nah betul kan apa kata saya dulu.
Dulu saya pernah nulis untuk bappeko di PCC di surabaya.go.id responnya tidak perlu membangun fly over, tapi katanya cukup frontage road kemacetan bisa diatasi, eh ternyata buat fly over juga, dan eh ternyata juga diganti dengan underpass.
Yah sukur deh akhirnya titik kemacetan utama jalan A. Yani dapat diberi solusi.

Jadi nanti Surabaya punya 2 underpass ya? Underpass Pandegiling dan Underpass Dolog.

Good job.
Kandidat kota tanpa macet!! Tinggal A. Yani saja, satu ini kelar, Surabaya bebas macet.

pecinta_surabaya
August 22nd, 2008, 02:15 PM
Bekas lahan PKL,sekarang bersih
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/22082008089.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/22082008093.jpg


Sentra PKL yg baru,di lapangan Hoki
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/22082008091.jpg


Kegiatan di lapangan,sekarang bisa terlihat dr jalan raya
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/22082008090.jpg

pecinta_surabaya
August 22nd, 2008, 02:17 PM
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/22082008092.jpg


di jalan dharmawangsa,rumah sakit tampak mewah,hanya bangunan utama yg perlu direnov,klo bisa ditinggikan jg,,haha:lol::lol:

r4d1ty4
August 22nd, 2008, 03:39 PM
Keruh no problemo..yang penting kagak sampah & bau...:ohno:

di amsterdam bau jg soalnya..apalagi di daerah De Wallen..:nuts:

lombok
August 22nd, 2008, 04:16 PM
di amsterdam bau jg soalnya..apalagi di daerah De Wallen..:nuts:

Maksud gua bau berak & sejenisnya...:lol:, bukan bau airnya...

Ebek21
August 22nd, 2008, 04:17 PM
Long awaited Ciputra World pictures

Antisipasi Banjir Dampak Ciputra World
Kawasan Mayjen Sungkono Akan Dipasang Unit Pompa

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/kk55454_clip1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/CWS.jpg

Untuk menghindari banjir di Mayjen Sungkono akibat pembangunan Ciputra World, PT Ciputra Surya akan tempatkan unit pompa di lokasi saluran terdekat.

HARUN HAJADI Direktur Utama PT Ciputra Surya pada RULLY ANWAR reporter Suara Surabaya, Jumat (22/08) mengatakan, penempatan unit pompa sedang dibahas oleh instansi berwenang di Kota Surabaya.

HARUN menambahkan tidak ingin disalahkan dengan berlanjutnya banjir di Mayjen Sungkono akibat dari pembangunan Ciputra World.

Saat ini, pembicaraan sudah sangat intens dan sudah menganggarkan dana hingga Rp 6 miliar untuk pengadaan unit pompa.

HARUN menjelaskan sebelum mall dan apartemen di Ciputra World beroperasi mulai tahun 2010 berharap unit pompa ini segera beroperasi.

Menurut rencana, kapasitas pada unit pompa yang akan dipasang di kawasan Mayjen Sungkono mencapai 4 – 5 meter kubik per detik.

Taken from Suara Surabaya, Aug 22, 2008

Ebek21
August 22nd, 2008, 04:22 PM
@pecinta_surabaya : Thanks for posting photos of UC Apt and Dharmawangsa area !! Keep posting pic, dude :okay:

pecinta_surabaya
August 22nd, 2008, 05:27 PM
RSJ Bangun Graha Menur Senilai Rp6,2 Miliar

suarasurabaya.net| Untuk mendapatkan mutu terbaik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur membangun sebuah gedung serbaguna Graha Menur di tanah seluas 845 m2.

Pembangunan gedung serba guna Graha Menur menelan biaya sebesar Rp 6,2 miliar dan diambil dari APBD tahun 2007 – 2008.

Peresmian gedung dilaksanakan Jumat (22/08) oleh IMAM UTOMO Gubernur Jawa Timur di lantai 2 gedung serbaguna Graha Menur.

IMAM UTOMO waktu ditemui suarasurabaya.net, Jumat berharap, dengan dibangunnya gedung tersebut ada peningkatan layanan dan mutu terhadap masyarakat.

IMAM menambahkan pasien yang ada di RSJ Menur ini sebagian berasal dari wilayah Indonesia Timur jadi peningkatan layanan harus dilakukan.

Dalam peresmian ini juga ada penampilan dari tiga orang pasien dengan membawakan opera yang berjudul "SRI Bingung".

Direncanakan pada gedung serba guna Graha Menur lantai 1 akan dibuat kantor dan di lantai 2 digunakan sebagai ruang pertemuan, dan tidak menutup kemungkinan disewakan kepada masyarakat umum untuk resepsi pernikahan ataupun lainnya.(ris/ipg)

teddybear
August 22nd, 2008, 11:50 PM
^Good to see progress is happening, construction is undergoing for all Ciputra project in Surabaya. Good to see more area got clean up, in this case Dharmawangsa!

sbyctzn
August 23rd, 2008, 06:31 AM
Apartment Vue (Superblock Ciputra World) diresmikan oleh Miss Universe.

Mumpung ada di Surabaya kali ya?

Sukur deh, moga lancar pembangunan Ciputra World.

Ebek21
August 23rd, 2008, 06:36 AM
Another news from Ciputra World project, but it's kinda disappointing they only plan to build 4-stars hotel instead of 5-stars one, given its prime location and big name behind it.

Mal Ciputra Beroperasi Akhir 2009

SURABAYA - PT Ciputra Surya menargetkan pembangunan Mal Ciputra Surabaya selesai akhir 2009. Target itu sebagai upaya penyesuaian waktu penyerahan unit apartemen The Via dan The Vue Ciputra World dalam satu kawasan kepada pembeli. “Kami ingin Mal Ciputra sudah beroperasi sebelum apartemen mulai diserahkan kepada penghuni awal 2010,” kata Harun Hajadi, President Director PT Ciputra Surya, dalam acara launching apartemen Ciputra World The Vue di Surabaya, Jumat (22/8).

Mal Ciputra dengan 5 lantai, kata Harun, akan menjadi salah satu fasilitas dari apartemen The Via dan The Vue Ciputra World, sehingga harus beroperasi terlebih dahulu. Dengan demikian, penghuni apartemen dapat langsung memanfaatkan fasilitas Mal Ciputra untuk memenuhi kebutuhan belanja. Selain itu, sejumlah fasilitas hiburan dan arena bermain juga bisa dimanfaatkan penghuni apartemen.

“Kami mengharapkan Mal Ciputra bisa menjadi sarana pendukung pemenuhan kebutuhan penghuni apartemen. Apalagi ada tenant ritel besar asal Singapura sedang menjajagi kemungkinan masuk,” ucap Harun, didampingi Natalia Tanudjaja, General Manager Marketing Apartemen Ciputra World.

Mengenai investasi, menurut Harun, diperkirakan mencapai kisaran Rp 800 miliar. Investasi ini menjadi satu kesatuan dengan pembangunan apartemen Ciputra World. Dana investasi itu sekitar Rp 450 miliar dari pinjaman perbankan, Rp 150 miliar merupakan modal perseroan, dan Rp 450 miliar dari hasil penjualan apartemen Ciputra World.

“Untuk dana investasi penjualan apartemen tidak serta merta terkumpul semua, karena sistem penjualan melalui beberapa skema, sehingga dana yang terkumpul bertahap,” tukas Harun.

Bangun Hotel

PT Ciputra Surya saat ini sedang melakuan pengkajian terakhir untuk membangun hotel bintang empat dengan 200 kamar di kawasan Ciputra World. Rencana itu, menurut Direktur PT Ciputra Surya, Sutoto Yacobus, akan segera diwujudkan untuk mendukung kualitas layanan terhadap penghuni apartemen.

“Tetapi, kami belum dapat menyebut nilai investasinya,” kata Sutoto.
Dengan adanya rencana pembangunan hotel itu, berdampak terhadap perubahan tata bangunan kawasan. Karena sebelumnya manajemen tidak memasukkan hotel ke dalam peta kawasan.

Taken from Surya, Aug 23, 3008