View Full Version : [SURABAYA] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 [8] 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50

teddybear
August 23rd, 2008, 08:29 AM
Good news! This is a sign that Ciputra World mulai menggeliat.

pecinta_surabaya
August 23rd, 2008, 08:46 AM
Lenmarc hampir selesai,Grand city setengah selesai,Mall ciputra sudah mulai,,siapa menyusul??

Ebek21
August 23rd, 2008, 09:41 AM
@sbyctzn & pecinta_surabaya : Apa benar Jl Prof Dr Moestopo itu sudah mulai digarap pedestriannya ? Terutama yg di depannya RS Husada Utama sampai Fak Kedokteran Unair ? Di daerah situ dan daerah Jl. Kertajaya dekat Samsat kan langganan banjir yg cukup dalam, aku sudah lama berharap2 saluran air di situ dibenahi. Apa benar penggarapan pedestriannya sekaligus juga garap gorong2nya ? Minta tolong difotoin dong kalo lewat situ. Kalian kan anak2 Unair hehe. Thanks sebelumnya ya :)

sbyctzn
August 23rd, 2008, 09:48 AM
In future ya union square dan galeria tunjungan. Itu superblock superduper gede. Belum lagi jika akhir tahun nanti Suramadu jadi, wedew... pasti bakal banyak pengembang yang investasi superblock di pesisir pantai Suramadu.

pecinta_surabaya
August 23rd, 2008, 09:57 AM
@ebek : di depan fak.kedokteran udh mulai dibikin gorong2 kynya,tp yg di depan rs husada utama belum ada pngerjaan apa2.
klo gak salah setiap pedestrian slalu dibenahi saluran airnya dulu bukan??
*sperti raya darmo sekarang*

@sbyctzn : galeria tunjungan itu apa ya?

@all : gmn perkembangan surabaya timur?
pakuwon city?jembatan suramadu?
ada foto terbaru kah?

sbyctzn
August 23rd, 2008, 11:52 AM
@pecinta_surabaya:
Galeria Tunjungan itu Superblock yang lokasinya di depan Tunjungan Plasa, superblock yang pengembangnya dari Singapura klo gak salah (satu pengembang dengan BG Junction klo gak salah) saya lupa, coba gugling dengan nama "galeria tunjungan", pasti ketemu (ada di situs pengembangnya) saya lupa nama pengembangnya. Klo gak salah juga pernah ada yang posting di thread ini juga, coba pake menu search. Itu Superblock nasibnya juga masih misterius sama seperti Union Square, makanya saya tulis Superblock masa depan yang mungkin baru 5 sampai 10 tahun lagi jelas kabarnya.

Pakuwon City saya terakhir kesana masuk di area perumahannya, sampai di cluster Sand Diego (tahun 2007), bagian timurnya cluster sudah rata tanah luas banget sampai garis pantai kelihatan, gak tau kalau sekarang, mungkin sudah mulai konstruksi (eastcoast apartment). Tapi tidak banyak kabar di media mengenai kelanjutan eastcoast apartment ini.

Di Surabaya ini selain gencar-gencarnya bangun pedestrian, juga gencar-gencarnya membenahi jaringan drainase, contoh di jalan Dr. Soetomo dan jalan Dharmawangsa (selatannya perempatan Kertajaya) dan juga box cluvert di banyu urip.

Ebek21
August 23rd, 2008, 01:55 PM
@ebek : di depan fak.kedokteran udh mulai dibikin gorong2 kynya,tp yg di depan rs husada utama belum ada pngerjaan apa2.
klo gak salah setiap pedestrian slalu dibenahi saluran airnya dulu bukan??
*sperti raya darmo sekarang*

Jadi Raya Darmo juga sudah mulai digarap pedestriannya ya ? Sepanjang jalan Raya Darmo (Dari Taman Bungkul sampai BCA Darmo) atau hanya sebagian saja ? Dua sisi sekaligus atau hanya satu sisi ?

Jl Dr Soetomo juga sudah mulai digarap ? Sepanjang Jl Dr Soetomo (Graha Wismilak sampai bundaran Indragiri) atau sebagian saja ? Dua sisi atau satu sisi saja ?

Hadi
August 23rd, 2008, 03:19 PM
Jadi Raya Darmo juga sudah mulai digarap pedestriannya ya ? Sepanjang jalan Raya Darmo (Dari Taman Bungkul sampai BCA Darmo) atau hanya sebagian saja ? Dua sisi sekaligus atau hanya satu sisi ?

Jl Dr Soetomo juga sudah mulai digarap ? Sepanjang Jl Dr Soetomo (Graha Wismilak sampai bundaran Indragiri) atau sebagian saja ? Dua sisi atau satu sisi saja ?

Kalau pendestrian di Ry Darmo baru masih dibagian deket UFO Ry Darmo dan depan BCA, kedua sisi, satu paket dengan Urip Sumoharjo. Kalau di depan Fakultas Kedokteran itu juga dibangun pendestrian, sama juga gorong2nya dibenerin juga dan udah kelar tinggal disemen semua

Ebek21
August 23rd, 2008, 04:37 PM
^^ Thanks infonya Hadi !! Rupanya belum seluruh Raya Darmo ya, tapi gakpapa, step by steplah. Gak sabar gua lihat pedestrian2 baru yang rapi di seluruh penjuru kota :)

Ebek21
August 23rd, 2008, 04:45 PM
DIBANGUN DI TROWULAN RP 25 MILIAR

Pusat Informasi Majapahit Park

Mojokerto – Pemerintah Pusat tahun 2009, akan membangun Pusat Informasi Majapahit (PIM) bagian dari Majapahit Park di kawasan segaran Trowulan Kab. Mojokerto. Pembangunan Majapahit Park itu diperkirakan akan menghabiskan anggaran APBD sekitar Rp 25 miliar. Hal itu dikatakan Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudbar), Jero Wacik di sela kunjungannya ke wisata sejarah, Petilasan Pemandian Jolotundo, Museum Trowulan, Pendopo Agung, dan Kolam Segaran Trowulan Kab. Mojokerto, Senin (21/7). Menurut Menbudpar, tahun ini pemerintah sedang mematangkan persiapan rencana pembangunan Majapahit Park-nya. ”Kita harus mempersiapkan gambar, peletakan batu pertama dan persiapan pembangunannya,” katanya.

Tak hanya memulai pembangunannya, lanjut Jero Wacik, pihaknya nanti juga berharap tahun 2009 pembangunan PIM itu harus selesai sebelum masa jabatannya berakhir sebagai Menbudpar. Untuk itu dia bersama tim terkait terus mempersiapkan dan mematangkan semua sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pembangunan tersebut.

Gambar atau rancangan bangunan PIM, kini dalam tahap pengerjaan oleh arsitek dari Bandung. Diam-diam juga sudah ditetapkan titik lokasinya untuk peletakan batu pertamanya. ”Tempat itu akan dibuat lengkap. Sehingga, siapapun yang datang, bisa mudah mengetahui sejarah Majapahit,” katanya.

Jero Wacik kala itu didampingi Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jatim di Trowulan, I Made Kusuma Jaya, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Pemkab Mojokerto, Ir Bunawi juga menyampaikan tentang kebutuhan anggaran untuk pembangunan PIM tersebut. Menurutnya, total anggaran mulai dari persiapan hingga pembangunannya diperkirakan mencapai Rp 25 miliar. Rencananya, anggaran tersebut akan diajukan melalui APBN 2009.

Selain terhadap rencana pembangunan PIM, kedatangannya ke Jolotundo tersebut sengaja untuk melihat langsung situs di lokasi wisata itu. Meskipun terbilang sudah baik, namun keberadaan wisata sejarah yang masih erat dengan Bali tersebut, masih perlu dikembangkan.

Selain melengkapi dengan bukti sejarah lainnya, dia juga meminta agar promosinya lebih digenjot. Dari Jolotundo, Menbudpar dan rombongan menuju Museum Majapahit, Pendopo Agung dan Kolam Segaran di Trowulan.

Sementara, Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jatim di Trowulan, I Made Kusuma Jaya mengatakan, lahan yang hendak dipakai membangun Majapahit Park ini seluas 28 hektar. Meliputi lahan untuk areal PIM dan lahan kosong milik warga di Desa Trowulan Kab. Mojokerto. Namun, sampai sekarang, pihak BP3 masih menunggu hasil diskusi yang meliputi penelitian, bentuk bangunan, dan desain temuan di dalam tanah. Sehingga pembangun Majapahit Park itu harus ekstra hati-hati jangan sampai bangunan baru nanti merusak cagar budaya di dalamnya.

Dia berharap, kehadiran Majapahit Park nanti tidak hanya menjadi pusat studi dan wisata, namun sekaligus menjadi alat pemersatu bangsa berbagai budaya nusantarsa.

Sedangkan Tim Penelitian PIM sekaligus perancang Master Plan Majapahit Park, Baksoro Tedjo menjelaskan, konsep bangunan PIM tetap akan mengacu padan lanskap yang ada dalam tanah. Meskipun begitu, sampai kini belum diketahui secara persis bentuk bangunan atau arkeologi yang ada di bawah tanah. Karena tim masih menunggu hasil penelitian.

Taken from Surabaya Post, Jul 22, 2008

Ebek21
August 23rd, 2008, 05:02 PM
Info about Majapahit Park

http://farm4.static.flickr.com/3186/2788941861_d7419982c6.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3003/2788942267_a11bc9c0e1.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3216/2789798196_d59d59e248.jpg

http://farm3.static.flickr.com/2337/2788946819_f339a8e5cd.jpg

Ebek21
August 23rd, 2008, 05:03 PM
..continued

http://farm4.static.flickr.com/3177/2789799034_77b58eda94.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3138/2788947577_ca0a25dcc2.jpg

Ebek21
August 23rd, 2008, 05:06 PM
..continued

http://farm4.static.flickr.com/3015/2788948157_e53276f5f3.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3199/2788951165_5f9500aff8.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3099/2789803212_887b53b863.jpg

Ebek21
August 23rd, 2008, 05:08 PM
..to be continued

http://farm4.static.flickr.com/3199/2788952103_e77cd4353a.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3275/2788952355_b54067e41d.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3086/2788952717_14c672228a.jpg

teddybear
August 23rd, 2008, 05:42 PM
Menjawab pertanyaan "what future projects," gua coba list lagi project2x berikut:

u/c:
-Grand City
-Trilium
-Aston
-Adhiwangsa
-Tol Sumo
-Pedestrian
-Hotel Mandarin Meritus
-Hotel di Diponegoro
-Dupak Grosir
-Ciputra World
-Apartemen Universitas Ciputra
-East Coast Residence Apartments
-Surabaya Sports Center
-Pakuwon Town Square
-Suramadu Bridge
-MERR
-Cosmopolis Apartment
-Rumah Sakit di Benowo
-Rumah Sakit Bedah di Manyar
-Metropolis Apartment 3

Finishing:
-Widya Mandala
-Cito
-Waterplace Apt ?
-Graha Bukopin

Still to be realized:
-Union Square
-Galeria Tunjungan
-Jl. Layang Mayangkara 2
-Underpass Jl. Pendegiling dan Dolog
-2 Sahid Hotel
-Superblock Lippo di Surabaya Barat ?
-Podo Joyo Manshur Superblock di Surabaya Selatan ?
-Hotel dan Office di depan Adhiwangsa
-Superblock by Bakrie ?
-Rich Pradah by Surya Inti Permata
-Darmo Fashion Walk
-Lamong Bay
-Gedung Telkom A. Yani
-Elevated Railways
-High Point Apartment
-Tidar Cosmo Park Apartment

Ada yg mau tambahin? Moga kebangun semua deh.

MinImaX
August 23rd, 2008, 05:52 PM
@sbyctzn: boxculvert di banyu urip itu yg di atas sungai ya? wah bakalan lebar nih jalannya dan ada alternatif lain ke sby barat di samping mayjen sungkono.
kalo banyu urip sudah dibuka jalannya maka bakal banyak pembebasan tanah di sana, dibangun gedung2 bertingkat di sisi jalan banyu urip.

pecinta_surabaya
August 23rd, 2008, 06:17 PM
@tedybear : Underpass dolog? Pakuwon Town Square?
Ko' darmo fashion walk dimasukin u/c,emg udh dibangun?

@minimax : klo bisa yg digusur kawasan 'Lampu Merah' trus diganti superblock jg,,waahhh,mimpi kali yaaa

teddybear
August 23rd, 2008, 06:38 PM
Pakuwon Town Square itu apa sama dengan Pakuwon Power Trade Center?
Ada low rise building di Jl. Agung Suprapto itu apa, siapa yg tahu?

sbyctzn
August 23rd, 2008, 06:42 PM
@minimax:
Yup yang di atas sungai. Kalau dibangun gedung di samping kanan kiri banyu urip (setelah box culvert) wah kayaknya sulit deh, soalnya disitu tempatnya perkampungan, orang2 kampung sulit digusur.

@teddybear:
buat tambahan
-lamong bay
-gedung telkom A. Yani
-elevated railways

@pecinta_surabaya:
kawasan lampu merah tuh aset lho, he3x, ya ga mungkin digusur.
Eh tapi dulu pemkot sempat ada wacana merelokasi lho, katanya mau dibuatin semacam cluster perumahan citra land. Weleh...
>Majapahit Park, bisa mendukung Surabaya menjadi kota jasa dan perdagangan. Kan Surabaya sudah fokus di jasa dan perdagangan saja, klo industri sudah dilempar ke Sidoarjo, Gresik, dkk (GKS)

pecinta_surabaya
August 23rd, 2008, 06:52 PM
@sbyctzn : hahaha,memang aset yg menghasilkan susah digusur,kabarnya terbesar se-asean lhoo.
gedung telkom a.yani itu yg pas disebelah dbL arena? klo yg itu rasanya lancar2 aja pembangunannya,tiap hari saya lewat situ slalu jalan ko'.

@tedybear : Jl.Agung Suprapto itu yg deket apa ya?

sbyctzn
August 23rd, 2008, 07:04 PM
@pecinta_surabaya:
Gedung telkom A. Yani, bukan disebelah dbl arena, tapi sebelah graha pangeran, coba kalo lewat A. Yani lihat kiri jalan (kalau menuju ke utara) ada pagar yang tulisannya gedung telkom. Tapi belum tau kapan akan mulai dibangun, dan jumlah lantai.

Jalan agung suprapto ya sebelahnya balai kota. Yang ditanyakan teddybear itu di sebelahnya Hotel Royal ..... (apa saya lupa), itu mungkin juga punya hotel itu juga, karena mepet pet bangunannya. Tapi g tau jg sih.

Ebek21
August 23rd, 2008, 07:48 PM
^^ Hotel Royal Regal.

Di listnya masih kurang Suramadu (babonnya proyek di Sby), Rumah Sakit Surabaya Barat di Benowo, Rumah Sakit Bedah di Manyar. Pakuwon Power Center dan Patoz itu sama saja. Metropolis sudah diserahterimakan, bukan finishing lagi. Masih ada Cosmopolis Apartment yang mestinya lagi finishing. Selain itu ada High Point Apartment di Siwalankerto dekat kampus UK Petra yang belum diketahui sekarang sudah U/C atau belum. MERR sebetulnya sudah selesai 1/3nya sih, jadi bukan lagi to be realized, bahkan sebentar lagi akan segera mulai lagi pembangunan tahap selanjutnya.

teddybear
August 23rd, 2008, 08:25 PM
Kelihatannya lumayan juga. Website of Hotel Royal Regal Surabaya: http://www.royalregalhotel.com/royalregalsurabaya.html.

Some photos, exterior and interior:
http://img169.imageshack.us/img169/2392/hotelroyalregal2pb2.jpg

http://img169.imageshack.us/img169/4994/hotelroyalregal1kp7.jpg

http://img382.imageshack.us/img382/2492/hotelroyalregal3xu1.jpg

Here is the photo I have posted before. Hotel Royal Regal is the glassy one and there is another one constructed behind it, with probably about 6-8 floors:

http://img382.imageshack.us/img382/5097/surabaya10ra3.jpg

Waktu ke website Hotel Royal Regal, surpise juga kalo yg di Surabaya tampak luarnya lebih bagus dibanding yang di Jakarta!

glitz_boy
August 24th, 2008, 01:22 PM
@ebek21 .. yg di deket UK Petra bukan Cosmopolis tp Metropolis ... klo Cosmopolis tuh di deket ITS kali ...

emank majapahit park dimana?

Ebek21
August 24th, 2008, 03:49 PM
^^ Lah emang siapa yg bilang Cosmopolis di dekatnya UK Petra ? :? Cosmopolis di Arif Rachman Hakim, dekatnya Galaxy Bumi Permai kok.

Majapahit Park di situs Trowulan, dekat Mojokerto.

Hadi
August 24th, 2008, 04:12 PM
^^ Lah emang siapa yg bilang Cosmopolis di dekatnya UK Petra ? :? Cosmopolis di Arif Rachman Hakim, dekatnya Galaxy Bumi Permai kok.

Majapahit Park di situs Trowulan, dekat Mojokerto.

yang deket PETRA itu High Point Apartment.... Metropolis dekat ma UBAYA

Ebek21
August 25th, 2008, 02:39 AM
RSU dr Soetomo Akan Bangun Hotel

Juga Dua Gedung Parkir Tiga Lantai

SURABAYA - Setelah gedung Pusat Diagnostik Terpadu (PDT) diresmikan Gubernur Imam Utomo Sabtu (23/8), kini RSU dr Soetomo kembali menyiapkan infrastruktur. Rumah sakit milik Pemprov Jatim itu akan membangun gedung parkir dan hotel.

''Pembangunan gedung parkir dan hotel ini sudah masuk dalam master plan renovasi RSU dr Soetomo,'' kata Dr dr Slamet Riyadi Yuwono DTM&H MARS, direktur RSU dr Soetomo, kemarin (24/8).

Berdasar master plan, ada 15 gedung baru yang akan dibangun di kompleks RSU dr Soetomo. Beberapa bangunan lama yang direnovasi akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang. Pemprov telah menyiapkan dana Rp 350 miliar. Menurut Slamet, ada dua gedung parkir tiga lantai yang akan dibangun. Lokasinya di dekat kamar mayat dan Bank Jatim. Hotel akan dibangun di Jalan Airlangga, depan kampus B Unair. Pembangunan hotel lima lantai itu menggusur asrama perawat serta rumah-rumah dokter di jalan tersebut.

''Pembangunan dua proyek tersebut tak menggunakan dana APBD atau APBN. Dananya dicarikan investor,'' katanya.

Maksudnya, lanjut mantan direktur RSU Haji itu, pembangunan dua proyek tersebut menggunakan sistem bagi hasil. Investor yang membangun, RSU dr Soetomo yang menyediakan lahan. ''Keuntungannya dibagi dua,'' ungkapnya.

Slamet mengatakan, pembangunan gedung parkir menjadi prioritas utama untuk segera direalisasikan. Sebab, lahan parkir yang ada sudah tidak mampu menampung kendaraan pengunjung, keluarga pasien, karyawan, maupun dokter. Nanti gedung parkir itu masing-masing berkapasitas 2.500 kendaraan. Rinciannya, 1.800 sepeda motor dan sisanya mobil.

''Anda tahu sendiri kan semrawutnya penataan parkir di RS ini. Kesemrawutan inilah yang kami carikan solusi dengan membangun dua blok gedung parkir,'' ucap Slamet.

Hotel yang akan dibangun ditujukan untuk keluarga pasien yang menunggu di RS. ''Biar mereka tak tidur di selasar RS seperti saat ini,'' kata alumnus FK UGM tersebut.

Keluarga pasien yang tidur di selasar RS memang menjadi pemandangan tak sedap di RSU dr Soetomo. Untuk itu, hotel yang akan dibangun pun diupayakan bertarif terjangkau. ''Hotel ini nanti untuk keluarga pasien. Jadi, harganya mesti lebih murah daripada hotel umumnya,'' tandasnya.

Taken from Jawapos, Aug 25, 2008

Ebek21
August 25th, 2008, 02:41 AM
Proyek JPO Terkendala Pemprov

SURABAYA - Pembangunan JPO (jembatan penyeberangan orang) di Jalan A. Yani, persisnya dekat SMA Bhayangkari, sangat mendesak. Sebab, kepadatan lalu lintas di kawasan itu semakin tinggi. Namun, rencana pemkot membangun JPO di sana terkendala masalah birokrasi di pemprov.

Asisten II (bidang administrasi pembangunan) Muklas Udin mengatakan, dari segi kebutuhan, pembangunan JPO di depan SMA Bhayangkari, Jalan A. Yani, sebenarnya tidak bisa ditunda. ''Saya sendiri sering merasakan kemacetan itu, terutama saat jam kerja maupun jam sekolah,'' ujar Muklas di sela-sela lomba mancing di boezem Wonorejo kemarin (24/8).

Muklas menjelaskan, sebenarnya, beberapa waktu lalu ada pihak swasta yang sudah mengantongi izin pembangunan JPO di kawasan A. Yani. Namun, lokasinya berada di dekat Maspion Square, bukan di kawasan SMA Bayangkari. Sayangnya, ketika akan dibangun, mereka terhambat oleh birokrasi Pemprov Jatim.

Alasan yang dilontarkan pemprov, kata Muklas, Jalan A. Yani berada di bawah pengelolaan pemprov. Apalagi, kawasan tersebut termasuk wilayah pengendalian ketat. Pembangunan JPO di kawasan itu harus mendapatkan persetujuan pemprov.

Karena itu, pihaknya akan kembali mengoordinasikan persoalan tersebut. ''Mungkin karena belum banyak pejabat pemprov yang terjebak macet di A. Yani,'' ujarnya, berseloroh.

Lantaran sudah mengantongi izin, pihaknya akan mengkaji untuk menggeser izin JPO itu lebih ke utara. Sebab, berdasar kajian tim pemkot, JPO lebih dibutuhkan di kawasan SMA Bhayangkari dibandingkan dengan Maspion Square.

Sebab, penyeberang jalan di Maspion Square bisa menyeberang ketika traffic light menyala merah. ''Jadi, tidak terlalu berpengaruh pada arus lalu lintas. Kalau di dekat SMA Bhayangkari, begitu ada yang meyeberang, lalu lintas langsung mandek,'' katanya. Muklas menambahkan, ketika JPO dibangun, pemkot akan meminta agar konstruksinya dilebarkan. Hal itu mengantisipasi rencana pembangunan frontage road, double track, dan tol tengah kota.

Sementara itu, Kadishub Mas Bambang Supriyadi meminta agar pemprov memberikan izin pembangunan JPO. Sebab, tingkat kepadatan arus lalu lintas Jl A. Yani sangat tinggi. Fasiltas tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk para pelajar dan mahasiswa di kawasan Ketintang.

''Penambahan motor di Surabaya per bulan bisa seribuan. Lha kalau jalan tidak ditambah, kan macet. Solusi jangka pendeknya ya JPO. Wong, pelebaran jalan juga nggak jadi-jadi,'' terangnya.

Bambang juga berharap, sebelum masa jabatan Gubernur Imam Utomo habis, pembangunan JPO bisa dimulai. Sebab, kalau menunggu izin dari gubernur baru, itu bisa memakan waktu lama. ''Anggap saja amal Pak Imam Utomo sebelum mengakhiri masa jabatannya,'' imbuhnya.

Taken from Jawapos, Aug 25, 2008

sbyctzn
August 25th, 2008, 08:13 AM
>JPO SMA Bayangkari:
Wah pas benar postingan saya dulu, kalo biang keladi utama A. Yani di bundaran dolog dan depan SMA Bayangkari. Bundaran dolog dibangun underpass trus Depan SMA Bayangkari dibangun JPO, beres tuh macet. Apalagi ntar Frontage road jadi, tambah lancar deh.

>Hotel dan Gedung parkir RS Dr. Soetomo:
Wah tambah komplit superblock RS Dr. Soetomo.

@ebek21:
Oh ya berdasar masterplan yang akan dibangun 15 gedung baru itu apa saja?
Ada yang high rise building tidak?

OPTX
August 25th, 2008, 09:08 AM
Progress on Adhiwangsa & Lenmarc

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws1.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Adhiws2.jpg

Tunnel yang sedang dibangun itu memang akan menghubungkan Adhiwangsa dan Lenmarc dengan future development land di depan Adhiwangsa, jadi dipastikan tanah kosong luas di depannya Adhiwangsa itu juga milik Bukit Darmo.

Cool, kalo difoto dari langit. Seperti di luar negeri. Itu tunnel buat pejalan kaki aja ato sama kendaraan juga ya? Trus udah ada yang tau di depan Adhiwangsa dan Lenmarc itu akan dibangun apa? Apa Hotel kali ya? Kan biasanya gitu, mall, apartement, hotel. (wajib dimiliki superblock).
Anybody know?



Rencananya akan dibangun Perkantoran dan Hotel bintang 5+, konstruksi akan dimulai akhir tahun ini atau mungkin menunggu selesainya Adhiwangsa. Investasinya sekitar Rp 1 Trilyun, kira-kira setara dengan biaya konstruksi untuk Waterplace atau Lenmarc&Adhiwangsa.
Developernya, Bukit Darmo Properti berencana untuk expansi di Singapore dan Vietnam.

Tanah kosong di sebelah utara Adhiwangsa, sebelah kanan dari foto 1, kemungkinan lokasi dari Rich Pradah Condominium dari Suryainti yang mungkin mulai dibangun 2009.

Ebek21
August 25th, 2008, 09:26 AM
Rencananya akan dibangun Perkantoran dan Hotel bintang 5+, konstruksi akan dimulai akhir tahun ini atau mungkin menunggu selesainya Adhiwangsa. Investasinya sekitar Rp 1 Trilyun, kira-kira setara dengan biaya konstruksi untuk Waterplace atau Lenmarc&Adhiwangsa.
Developernya, Bukit Darmo Properti berencana untuk expansi di Singapore dan Vietnam.

Tanah kosong di sebelah utara Adhiwangsa, sebelah kanan dari foto 1, kemungkinan lokasi dari Rich Pradah Condominium dari Suryainti yang mungkin mulai dibangun 2009.

Thanks infonya OPTX !!

Wah cepat sekali rencana pembangunan hotel dan office buildingnya, baru saja kelar Adhiwangsa, sudah mau bangun proyek besar lagi. Ada renderingnya nggak ya ? Bakal dibangun berapa lantai hotel dan office buildingnya ?

Rich Pradah itu condominium ? Itu yang disebelahnya SMP Petra Patung Kuda, lahannya kecil gitu, paling cuma 2 ha saja. Ada renderingnya nggak ? Berapa lantai ya ?

@sbyctzn : Aku nggak tahu 15 gedung itu apa saja. Beritanya juga aku copy paste dr Jawapos kok. Hanya saja, menurutku kemungkinan kecil sih ada hi-rise di kompleks RSU Dr Soetomo.

Ebek21
August 25th, 2008, 12:17 PM
The Rich Pradah

This apartment complex development will take place on a land area of 10,000 square meters for the first phase and the next phase will expand to 30.000 square meters. The first development expected to build 831 apartments, contain four apartment types; 1 bedroom, 2 bedroom, 3 bedroom and Penthouse.

This project is expected to be completed by the end of 2009, with sales completed over 2009-2012.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-3-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-4-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-720Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-820Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-920Small.jpg

MinImaX
August 25th, 2008, 12:43 PM
^^ cool... belom ada kepastian kapan dibangunnya, since the rendering sudah ada di website sip sejak bulan juni 2007.

kalo bisa dibangun bersama2 dengan proyek bukit darmo (office & hotel tower), proyek graha famili (festival walk & apartment), dan pakuwon (office & hotel tower), trus selesainya barengan... dan masing2 saling mendukung... sip d langsung jadi pusat kota baru.

ANTHONY @ SURABAYA
August 25th, 2008, 01:37 PM
^^ cool... belom ada kepastian kapan dibangunnya, since the rendering sudah ada di website sip sejak bulan juni 2007.

kalo bisa dibangun bersama2 dengan proyek bukit darmo (office & hotel tower), proyek graha famili (festival walk & apartment), dan pakuwon (office & hotel tower), trus selesainya barengan... dan masing2 saling mendukung... sip d langsung jadi pusat kota baru.

ini taon k 3 sejak aku tinggal d melbourne. Tp aku selalu rajin ikuti perkembangan surabaya. memang wow surabaya skarang.http://www.skyscrapercity.com/images/icons/icon14.gif
tapi unt design, aku rasa terlalu berlebihan utk building yg tdk terlalu tinggi, coba kita bandingkan dgn design gedung BNI 46 JAKARTA.
ut apt surya inti itu tepatnya d mana? sebelah petra? untk daerah surabaya barat, tepatnya d bekas lahan calon RASA SAYANG ROYAL PALACE HOTEL, jk betul d seberang ciputra world, ada info akan d gunakan sbg?

=NaNdA=
August 25th, 2008, 01:42 PM
The Rich Pradah

This apartment complex development will take place on a land area of 10,000 square meters for the first phase and the next phase will expand to 30.000 square meters. The first development expected to build 831 apartments, contain four apartment types; 1 bedroom, 2 bedroom, 3 bedroom and Penthouse.

This project is expected to be completed by the end of 2009, with sales completed over 2009-2012.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-3-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-4-r220Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-720Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-820Small.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/view-920Small.jpg

KEREEENNNN.............. :cheers:

ANTHONY @ SURABAYA
August 25th, 2008, 01:46 PM
yang deket PETRA itu High Point Apartment.... Metropolis dekat ma UBAYA

emang ut apt d daerah siwalan kerto itu udah tepat? mengingat sempitnya badan jalan dsn. utk jumlah lantai? Design? Bisa tlg infonya? Tx

ANTHONY @ SURABAYA
August 25th, 2008, 01:55 PM
Ada yg punya info utk project GRAND CITY, mall yg d bangun apa sekaligus berbarengan dg project hotelnya? menurut info hotel dsn bakalan menggandeng jaringan THE RITZ CARLTON HOTEL. apa betul?

ANTHONY @ SURABAYA
August 25th, 2008, 02:07 PM
Ide juga utk pengoptimalan KAKI JEMBATAN SURAMADU, bagaimana kalo seandainya d bangun fasilitas umum, spt mall dgn park nya, restaurant, hotel? baiknya jangan ada komplex perumahan d daerah sekitar kaki jembatan. kita bisa 'tiru' HARBOUR BRIDGE di SYDNEY. Bisa jg dibangun semacam MAJAPAHIT PARK di daerah itu.

ANTHONY @ SURABAYA
August 25th, 2008, 02:13 PM
Ada info utk lahan kosong d sebelah BNI 46 jln Pemuda?
Bagaimana dgn bekas gedung bioskop INDRA?

Ebek21
August 25th, 2008, 02:15 PM
@Anthony : untuk info Highpoint Apt di Siwalankerto, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=19645837&postcount=1053), sedangkan info Grand City Sby, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=469309). Memang benar hotel di GCS itu akan dikelola oleh Ritz Carlton ? Kalau benar, bagus sekali, memang sudah waktunya hotel di Sby naik kelas, nggak cuma kelas Shangri-La, Sheraton, Hyatt, JW Marriott melulu, bosan hehe.

Condominium Rich Pradah milik Surya Inti ini letaknya di sebelah Petra Patung Kuda, tapi terus terang agak meragukan sih melihat reputasi pengembangnya. Masak pengembang kacangan spesialis bangun ruko (yg sempat banting setir jadi dealer motor Garuda) bisa tiba2 bangun condominium, duitnya dari mana ??

sbyctzn
August 25th, 2008, 02:24 PM
@ebek21:
thanks a lot buat infonya,
paling tidak kalau sudah jadi dibangun semua 15 gedung di superblock RS DR. Soetomo pasti jadi Superblock Rumah Sakit terbesar dan termewah di Indonesia, walaupun tidak hi rise, lumayan juga seperti GDC yang gedungnya modern seperti G IRD, G rawat inap, GBPT dan graha amerta. Oh ya berarti gedung yang di utaranya GDC itu juga dalam tahap renovasi juga, sepertinya di cat lagi. Wah RS DR. Soetomo total banget ya bangunnya. Gak sabar lihat gedung Hotel nya yang akan di bangun di depan Kampus B Unair. Di situ memang sudah ada lahan kosong di samping BKKBN. Wah satu blok di situ jadi blok kesehatan semua ya. Dilingkari jalan mulai dharmawangsa, airlangga, karangmenjangan, prof dr. Moestopo, jadi blok kesehatan guede banget.

>tidak nyangka Surabaya Barat bakal tumbuh pesat seperti itu, sayang Surabaya Pusat kurang pesat, ada sih ex hotel ramayana, graha bukopin, grand city surabaya, trillium. Saya harap dengan adanya empat proyek itu bisa memicu tumbuhnya proyek lain. Salut juga buat Surabaya Barat yang akan jadi kota baru, banyak banget skyscraper baru, coba waktu melewati jembatan di jalan nginden pas perempatan nginden jemursari lihat kearah barat, skyscraper view sudah terlihat bagus (Skyscraper Surabaya Barat). Jadi nanti ada puri matahari, adhiwangsa, waterplace, graha famili, rich pradah, hotel depan adhiwangsa, dll. Wah good deh.

@anthony@surabaya:
design highpoint pernah ada yang posting di halaman sebelumnya, coba search.
Untuk grandcity memang hotelnya akan dibangun setelah mall selesai, konstruksi ada di depan mall, masih pondasi.
Kawasan kaki jembatan suramadu memang potensinya luar biasa, konsep dari pemkot sudah jadi kok, sudah ada designnya, ada juga di postingan sebelumnya coba search. Memang bagus bgt konsepnya, tapi buat merealisasikannya akan sangat sulit bgt, dan kalaupun sukses mungkin baru 5-10 tahun lagi (sama seperti lama pembangunan suramadu, khas indonesia yang superduper molor seperti karet).
Kalau Majapahit Park sudah pasti di Mojokerto, tinggal bangun.

madeokas
August 25th, 2008, 02:55 PM
Pakuwon Power center (mall) to be a part Pakuwon town square

Pakuwon Power Center Located at Pakuwon City ( Laguna Indah ).

madeokas
August 25th, 2008, 03:12 PM
Ada yang tahu info project The Meritus Hotel, Jl. basuki Rahmat Surabaya?
Untuk Trilium Office & Residence, Jl. Pemuda?

Keduanya main contractor PT. Wijaya Karya.
tx

pecinta_surabaya
August 25th, 2008, 04:23 PM
Raya Darmo-depan bank niaga
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008109.jpg

Raya Darmo-depan FO darmo
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008110.jpg

Jl. Pemuda-depan hotel garden place
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008112.jpg

Jl.Prof.Dr.Moestopo-depan fak.kedokteran
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008115.jpg

pecinta_surabaya
August 25th, 2008, 04:29 PM
sebelah dbl arena-apa ya?:tongue2::tongue2:
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008107.jpg

Hotel diponegoro kah?
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008108.jpg

Ini yg di basuku rahmad,gak tau namanya jg:tongue2:
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008111.jpg

Gubeng Grand City
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008113.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008114.jpg

pecinta_surabaya
August 25th, 2008, 04:29 PM
maaf ya klo gambarnya kurang jelas,ato mungkin sudutnya kurang enak buat dilihat,,hehehe

Fir3blaze
August 25th, 2008, 04:58 PM
^^

Trims buat foto2nya, good to see the update on pedestrian construction at Raya Darmo.

Ebek21
August 25th, 2008, 05:01 PM
Thanks for your pics pecinta_surabaya !! Keep posting pics, it's update picture that keep this forum interesting and alive !! :okay:

Bagus sekali Jl. Raya Darmo, Yos Sudarso, dan Urip Sumoharjo sudah setengah jadi pedestrian dan saluran airnya. Plus Jl. Prof Dr Mestopo juga sudah mulai digarap !! Moga2 cepet jadi, dan setelah jadi daerah situ bisa bebas banjir. Rumahku di Mulyosari, tiap kali lewat Kertajaya atau Prof Dr Moestopo selalu kebanjiran kalau hujan lebat beberapa jam. Dalamnya genangan bisa saingan dengan yg di Indragiri tuh. Dgn proyek ini, moga2 banjir udah gak nongol lagi di situ.

Gedung di Jl. Diponegoro itu lumayan tinggi ya, mungkin 15 lantai atau lebih tuh. Lalu Graha Bukopin juga kelihatan sudah selesai, mungkin hanya tinggal interior saja yang masih finishing. Dan ex Hotel Ramayana di Basuki Rachmat itu kelihatannya sudah siap mulai lagi konstruksinya, kelihatannya pagarnya sudah diganti dgn yg baru. GCS juga tampak ngebut proyeknya. Aku nggak tahu tentang proyek di sebelah DBL Arena itu, barangkali forumer yg lain ada yang tahu ?

@sbyctzn : OMG, betul juga pendapatmu, bisa2 kompleks RSU Dr Soetomo itu jadi kompleks rumah sakit modern raksasa tuh. Dengan pembangunan gedung2 baru yg modern dan perlengkapan yang canggih, plus hotel dan gedung parkir yg bagus, lama2 bisa menghilangkan kesan kurang bagus rumah sakit pemerintah. Terus terang aku sendiri belum pernah masuk kompleks itu, padahal sudah puluhan tahun di Sby hehe..

Belakangan ini banyak sekali berita rumah sakit dibangun atau direnovasi di Sby. Seakan-akan kota ini tiba2 booming rumah sakit ??

And my last comment, Surabaya kelihatan panas sekali di foto2nya pecinta_surabaya, fiuhh !!

pecinta_surabaya
August 25th, 2008, 06:33 PM
Pekerja terbanyak memang di gubeng grand city,sekitar seratus orang gt,proyek eksklusif di pusat kota.
Gedung di jl.diponegoro hanya ada bbrpa pekerja,kebanyakan finishing di dalam,sisanya masang kaca,tp tetep jalan ko' pembangunannya.
Ex hotel ramayana di jl.basuki rachmat udh mulai skitar seminggu yg lalu,udh bnyak kesibukan. (ini namanya The Meritus Hotel?)
Yg di samping dbl arena itu apa ya?udh hampir selesai kliatannya.

Pedestrian memang hebat,selain mempercantik tampilan kota sekaligus mengatasi banjir,,tp kapan menjamah wilayah Mayjen Sungkono dan Indragiri? langganan banjirnya surabaya,hehehe
Surabaya bebas banjir,harapan tiap warga,mudah2an terealisasi scepatnya.
*ayo surabaya,kalahkan jakarta*

Banyak rumah sakit gpp,malah bagus utk warga,asal jgn mempersulit rakyat kalangan bawah aja.
Saluutt buat mega proyek RSUD Dr Soetomo,pasti takjub ngliat kompleks rumah sakit sebesar itu di indonesia.
*bangga jadinya kuliah di kampus B*

lombok
August 25th, 2008, 06:44 PM
Wow..Surabaya ternyata bisa akan seperti Singapore, abis waktu gua kesana 3 tahun lalu selain kumuh di pusat kota juga rivers..hitam :nuts:
Kalau lihat fresh foto....:banana:

Go//go...Surabaya jangan mau kumuh:banana:

teddybear
August 25th, 2008, 07:40 PM
Makasih banget, pecinta_surabaya buat foto2x update development di Surabaya! Wah koq udah rame sekali banyak org baru. Bagus deh ada Rich Pradah di Surabaya Barat. Itu Hotel di Jl. Diponegoro, apakah sama dengan yang di dekat Kebun Binatang? Koq foto yg tampak sebagian sebelumnya seakan tidak menunjukkan gedungnya bulat?

Madeokas, proyek Trillium bisa diliat mundur di thread ini entah di halaman berapa. Dan ini adalah bakal Hotel Meritus:

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008111.jpg

Wah melihat lalu lintas di Darmo begitu padat, tapi banyak sepeda motor! Kalo toh warung2x dan becak ditiadakan, Surabaya bertambah bagus lagi.

Apakah benar di sebelah StandChart koq kelihatannya ada konstruksi juga entah apa itu?

teddybear
August 26th, 2008, 01:46 AM
Rendering dari Hotel Liberty yang di Jl. Diponegoro, kelihatan mirip bentuknya tapi tidaklah sama persis, kelihatannya yg sekarang lebih glassy. Tetapi belum melihat tampak sisi dibaliknya.

http://img518.imageshack.us/img518/5615/mixedhotellibertykp7.gif

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008108.jpg

Apa sama dengan ini yg tampak sebagian si sebelah kiri?

http://fc03.deviantart.com/fs31/i/2008/189/4/4/In_the_Middle_of_City_by_Xpica.jpg

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 05:34 AM
@Anthony : untuk info Highpoint Apt di Siwalankerto, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=19645837&postcount=1053), sedangkan info Grand City Sby, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=469309). Memang benar hotel di GCS itu akan dikelola oleh Ritz Carlton ? Kalau benar, bagus sekali, memang sudah waktunya hotel di Sby naik kelas, nggak cuma kelas Shangri-La, Sheraton, Hyatt, JW Marriott melulu, bosan hehe.

Condominium Rich Pradah milik Surya Inti ini letaknya di sebelah Petra Patung Kuda, tapi terus terang agak meragukan sih melihat reputasi pengembangnya. Masak pengembang kacangan spesialis bangun ruko (yg sempat banting setir jadi dealer motor Garuda) bisa tiba2 bangun condominium, duitnya dari mana ??

Thanks buat infonya. Wah, agak disayangkan ya, letak HIGH POINT. Terpencil. Aku dulu kuliah d petra, arsitek. jd apal deh, daerah Siwalankerto. Tp kl targetnya anak kuliahan, ya ok aja. Coba ada d jln Ahmad yani nya, pasti lebih mendukung sky line dan corridor gerbang Surabaya.:

Ebek21
August 26th, 2008, 05:47 AM
I think it has been confirmed that the hotel in GCS will be 5-stars hotel. Today Central Cipta Murdaya advertises a Financial Controller job opening for 5-stars international hotel based in Sby. I really hope the hotel will be Ritz-Carlton :)

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 07:56 AM
Aku rasa sudah saatnya Surabaya punya "sesuatu" SELAMAT DATANG, di BUNDARAN WARU, mungkin kolam air mancur lengkap dengan tugu monumentanya. Karena bundaran waru adalah gerbang utama Surabaya.

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 08:06 AM
@Anthony : untuk info Highpoint Apt di Siwalankerto, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=19645837&postcount=1053), sedangkan info Grand City Sby, click ini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=469309). Memang benar hotel di GCS itu akan dikelola oleh Ritz Carlton ? Kalau benar, bagus sekali, memang sudah waktunya hotel di Sby naik kelas, nggak cuma kelas Shangri-La, Sheraton, Hyatt, JW Marriott melulu, bosan hehe.

Condominium Rich Pradah milik Surya Inti ini letaknya di sebelah Petra Patung Kuda, tapi terus terang agak meragukan sih melihat reputasi pengembangnya. Masak pengembang kacangan spesialis bangun ruko (yg sempat banting setir jadi dealer motor Garuda) bisa tiba2 bangun condominium, duitnya dari mana ??

Aku jg penasaran utk rencana pembangunan hotel BINTANG 5+ di seberang LANMARC, kira2 itu jaringan hotel mana ya? Tapi yg pasti akan menjadi yg the best ya? lengkap dg underground bypass nya.

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 08:16 AM
Ada yg bisa up date SURABAYA DESIGN CENTER? seingat aku, rencana d lahan bekas damri, Basuki Rahmad? untk design? high rise?

hermawan
August 26th, 2008, 10:04 AM
Aku dapat info, katanya Majapahit park dibatalkan krn mengganggu konservasi. gimana kalo konsepnya dibangun di Surabaya aja, mungkin di salah satu kaki Suramadu.:)

Ebek21
August 26th, 2008, 11:11 AM
Maju terus pembangunan tol di Jatim !!

Invetasi Rp 2,21 triliun untuk 41 km

Proyek Tol Moker segera dimulai

SURABAYA: Pemerintah segera merealisasi pengerjaan fisik Tol Mojokerto- Kertosono (Moker) sepanjang 41 km yang digarap PT Marga Harunata Intrinsic (MHI) dengan invetasi sekitar Rp 2,21 triliun. Proyek itu bagian dari komitmen penyelesaian Tol Trans Jawa sepanjang 644 km dari Cikampek hingga Banyuwangi.

Pengerjaan fisik Tol Moker akan dimulai pemancangan tiang pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada Rabu, 27 Agustus 2008 di Desa Karangdagangan, Kec. Bander Kedungmulyo, Kab. Jombang. Tol Moker akan melalui tiga daerah yakni Kab. Mojokerto, Kab. Jombang dan Kab. Nganjuk.

Menurut catatan Bisnis, sedikitnya akan ada 10 ruas ruas jalan tol di Jatim dengan total panjang 346,33 km, yang menjadi bagian tol Trans Jawa dengan total investasi ditaksir mencapai Rp 35,8 triliun.

Ke-10 ruas tol di Jatim itu yaitu tol Mantingan-Ngawi-Kertosono (87 km), Mojokerto-Kertosono (41 km), Mojokerto- Surabaya (37 km), Gempol-Pandaan (13,61 km), Pandaan-Malang (35 km), Gempol- Pasuruan (32 km), Pasuruan-Probolinggo(45 km), Probolinggo-Banyuwangi (170 km), Tengah Kota Surabaya (25 km) dan Waru- Juanda (13,8 km).

Dari ke-10 ruas proyek jalan tol itu baru satu yang diselesaikan yaitu ruas Waru-Juanda senilai Rp 1,3 triliun dan telah diresmikan Presiden SBY. Sisanya masih dalam proses pembebasan lahan, pengerjaan fisik maupun tender ulang.

Minta dipercepat

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Jamal Abdullah Alkatiri menyatakan proyek pengerjaan tol seharusnya dipercepat pembangunannya.

"Akselerasi pengerajaan proyek tol di Jatim harus sudah dimulai. Dari 10 ruas proyek tol, baru satu yang selesai yaitu tol Waru-Juanda. Padahal ada sekitar 346,33 km ruas proyek tol di Jatim yang menjadi bagian proyek tol Trans-Jawa," kata Jamal kepada Bisnis, kemarin.

Menurut dia, proyek tol mendesak dikerjakan mengingat posisi Jatim sebagai salah satu wilayah penggerak perekonomian nasional.

"Jalur jalan konvensional kondisinya memprihatinkan, selain banyak yang rusak juga tingkat kepadatannya sudah luar biasa. Proyek tol menjadi penting agar mobilitas barang, jasa maupun orang dapat lancar sehingga pergerakan ekonomi semakin lancar," ujarnya.

Taken from Bisnis Indonesia, Aug 26, 2008

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 12:05 PM
Surabaya HoTT.. (jam 12 siang)

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008117.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008116.jpg

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 12:07 PM
Graha Bukopin
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008120.jpg

Jl.Panglima Sudirman-di seberang graha bukopin.
apa ya?
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008121.jpg

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 02:24 PM
Graha Bukopin
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008120.jpg

Jl.Panglima Sudirman-di seberang graha bukopin.
apa ya?
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/26082008121.jpg

Surabaya pusat masih kurang meng'sky line' ya....
Banyak bangunan yg hampir senada tingginya. Perlu adanya 'kejutan' skala bangunan.
Boleh up date nih, project apa yg sedang jalan di sepanjang jln Basuki Rahmad hingga Embong Malang.

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 02:27 PM
Guys, ada yg bisa up date ttg rencana 2 proyek SAHID HOTEL?
Tepatnya di daerah mana?

teddybear
August 26th, 2008, 02:29 PM
Ada yg bisa up date SURABAYA DESIGN CENTER? seingat aku, rencana d lahan bekas damri, Basuki Rahmad? untk design? high rise?

Pertama kali gua dengar SDC. Memang ada tanah kosong di Basra di bekas Damri sih, dengar darimana nih soal SDC?

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 02:36 PM
3 taon yg lalu, aku sempat dengar akan rencana extension JW MARRIOTT HOTEL.
Lahan yg dipake adalah lahan kosong d sebelah kiri bangunan hotel.
Rencananya akan di bangun office, shop arcade dan parkir.
Untuk jumlah lantai aku tdk begitu tau, cuma menurutku tidak akan terlalu tinggi, namun cukup utk mempercantik kawasan Embong Malang.
Ada yg bisa kasih info terkini?

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 02:39 PM
Pertama kali gua dengar SDC. Memang ada tanah kosong di Basra di bekas Damri sih, dengar darimana nih soal SDC?

Aku sempet ikutin dari forum ini juga, cuma page brp aku lupa

ANTHONY @ SURABAYA
August 26th, 2008, 03:01 PM
Bagaimana dengan lahan BANK MANDIRI di seberang/depan zoo? Setauku disana cuman ada bangunan kosong yg tdk terawat. Apakah sampai saat ini masih dalam kondisi yg sama dengan 3 taon yg lalu?

Ebek21
August 26th, 2008, 03:13 PM
Pertama kali gua dengar SDC. Memang ada tanah kosong di Basra di bekas Damri sih, dengar darimana nih soal SDC?

Hehe..sebenarnya SDC ini dibahas di thread ini sejak halaman pertama loh. Coba cari lagi deh beritanya :) Akan dibangun 14 lantai oleh Lamicitra. Tapi tahu sendirilah, proyek2 mereka lelet semua.

@pecinta_surabaya : proyek di depannya Graha Bukopin itu bukannya Graha Platinum ?

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 04:10 PM
@ebek : ooo,namanya graha platinum ya? soalnya dr pengelihatan saya di lokasi gak ada 'judul'nya.

@teddybear : di sebelah StandChard itu kayanya mangkrak deh,ntr saya liat lebih lanjut.

@sbyctzn : akhirnya saya tahu letak gedung telkom itu. bukannya lahan kosong ditutupi tulisan telkom udh dr bertahun-tahun yg lalu ya?


@all : lokasi tepatnya apartemen metropolos cosmopolis dan high point dimana ya? saya ko ga penah lewat.

teddybear
August 26th, 2008, 04:20 PM
^Kalo begitu tanah itu milik Lamicitra? Cuman 14 lantai?

Benar, memang Surabaya Pusat sky line-nya masih kurang. Perlu ada gebrakan, bangun yg lantainya 40 ke atas, di lokasi Basra, Pemuda, Panglima Sudirman, USim.

Ah, Graha Platinum tidak sampai lantai 10! Office building apa itu (Telkomsel) yg cuman lantai 8-10 di sebelah BII, juga mengecewakan, designya kayak ruko tinggi gitu saja. So untuk sekarang cuman Trilium, Meritus dan Grand City saja nih di Surabaya CBD?

glitz_boy
August 26th, 2008, 04:58 PM
@ pecinta surabaya ... high point itu klo masuk siwalan kerto dr a.yani lurusss ampe gerbang nya siwalankerto permai itu belok kiri ... abis ngelewating UK Petra lurus aj terus ntar mentok belok kanan ... nah itu persis di tikungan terakhir ada tanah kosong (dulunya lapangan basket and bola)... ya itu High Point

kalo Metropolis itu di daerah tenggilis kalo dari ubaya kampus tenggilis itu lurussss ampe ada pertigaan buat ke nginden itu masih terus ... ntar keliatan di sebelah kanan jalan.

kalo Cosmopolis itu di daerah ITS sana .... jauh d ~~~ gw blon pernah ke sana jd ga tau lokasi persis na ...

@teddybear
Meritus Hotel? where?

yg di depan graha bukopin kek nya emank Graha Platinum ~~

teddybear
August 26th, 2008, 06:08 PM
@glitz_boy, if you read previous discussion, Meritus Hotel is where ex Ramayana yg macet itu diteruskan lagi dengan konstruktor Wika.

Ada masih banyak tanah kosong di Surabaya CBD. Dan udah lama Tunjungan Plaza superblock nggak ada announcement mau bangun lagi. Mereka masih ada tanah kosong tuh, dan bukannya ex Toko Nam udah dibeli? Sebenarnya mereka berpotensi untuk membeli kampung di sekitar and Gedung Go Skate yg kumuh itu.

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 06:22 PM
meritus hotel ada di halaman 92,paling atas sendiri.

saya udh paham lokasi high point dan cosmopolis,tp metropolis belum.
apartement yg sedang u/c apa lg ya? selain surabaya barat dan surabaya timur.
klo aston twin tower itu lokasi persisnya dimana?
mw post foto tp gak tau lokasinya,hehehe
*maaf*

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 06:26 PM
SURABAYA-SURYA-Sukses memasarkan apartemen Metropolis tower A dan B sebanyak 400 unit, PT Aktifitas Putra Mandiri (APM) giliran meggenjot penjualan apartemen tower C. Ditargetkan, hingga akhir 2008 apartemen tower C sebanyak 430 unit sudah habis terjual.
“Saat ini saja, dari total unit apartemen tower C yang sudah laku mencapai 90 persen. Kami optimistis dalam waktu singkat sisa unit yang belum laku akan segara terjual,” kata Fajar Wijaya, President Director PT Aktifitas Putra Mandiri, kontraktor Apartemen Metropolis, saat soft opening apartemen Metropolis di Surabaya, kemarin.

Fajar mengatakan, tingkat kebutuhan apartemen yang diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa cukup besar. Bahkan, untuk apartemen Metropolis tower A dan B dengan 16 lantai ada inden pembelian, meski seluruh unit sudah terjual. Umumnya, penginden dari kalangan mahasiswa sejumlah perguruan tinggi ternama di Surabaya.

“Ini menunjukkan minat para mahasiswa memiliki sebuah unit apartemen cukup tinggi,” ucap Fajar, didampingi Endang Padmowati, Marketing Manager PT Aktifitas Putra Mandiri.

Selain itu, menurut Fajar, tren menghuni apartemen di kalangan generasi muda kini menjadi gaya hidup tersendiri. Alasannya, dengan tinggal di apartemen akan memberi ketenangan dan kenyamanan dalam melakukan aktivitas belajar dan kerja. “Dengan hidup menyendiri di apartemen akan memberi pelajaran bagi seorang mahasiswa atau generasi muda dalam mengatur aktivitas rutin keseharian,” tukasnya.

Sesuai bidikan pasar, profesional muda dan mahasiswa, harga apartemen Metropolis dijual sekitar Rp 170 juta. Harga itu mengalami penyesuaian sekitar 22-25 persen sejak ditawarkan dua tahun lalu.
Meski demikian, tambah Fajar, kenaikan harga unit apartemen Metropolis yang dibangun dengan investasi Rp 170 miliar itu tidak banyak mempengaruhi pembelian. Artinya, pembeli tetap ramai dan tidak ada penurunan jumlah. “Terus terang kami terkejut dengan loyalitas pembeli,” tutur Fajar. aru

Ebek21
August 26th, 2008, 06:29 PM
Tidar Cosmo Park

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture2.png

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture50.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture3.jpg

pecinta_surabaya
August 26th, 2008, 06:39 PM
@ebek : ini apartemen bersubsidi pemerintah yg saya maksud waktu itu kah? udh kelar ato belum?

sbyctzn
August 26th, 2008, 07:32 PM
@pecinta_surabaya:
aston, kalo lewat depan Hi tech mall lihat ke barat, dibelakang taman makam pahlawan (lokasi ada di jalan agung suprapto lurus ke utara, jalannya kecil bgt), progressnya sudah hampir 50%, sudah tinggi, (sayang camdig ku lg rusak, g bs ambil pic).
Kalo cosmopolis ada di Arif rahman Hakim, sebelum Asrama ITS, itats ke timur terus, fkat dengan carrefour atau apa itu saya lupa.

@teddybear/ebek21/other:
ebek kalo lahan sebelah graha pangeran di A. Yani itu ada tulisan "akan dibangun gedung telkom" ya sekitar tahun 2008, lupa tepatnya.

hotel meritus itu rencana mau berapa lantai? Ada yang punya rendering desainnya?

Ebek21
August 26th, 2008, 07:35 PM
@ebek : ini apartemen bersubsidi pemerintah yg saya maksud waktu itu kah? udh kelar ato belum?

Wah aku nggak tahu yang kamu maksud kapan hari itu yang mana, tapi mestinya ya ini karena setahuku rusunami yg sudah diiklankan dengan gencar di Surabaya ya hanya ini. Kemungkinan sih belum selesai dibangun, mungkin kalo ada waktu kamu bisa bantu lihatin progressnya di lapangan.

Aston Twin Tower itu di ujung Jl. Jaksa Agung Suprapto, dekatnya Taman Makan Pahlawan Kusuma Bangsa, di dekatnya ada jalan kecil yang menuju Jl. Kalianyar.

Ebek21
August 27th, 2008, 02:05 AM
Progress Dupak Grosir

Jadwal serah terima stan Juli 2009, sekarang progress pemancangan 90%.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/DupakGrosirPancang.jpg

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 02:40 AM
@pecinta_surabaya:
aston, kalo lewat depan Hi tech mall lihat ke barat, dibelakang taman makam pahlawan (lokasi ada di jalan agung suprapto lurus ke utara, jalannya kecil bgt), progressnya sudah hampir 50%, sudah tinggi, (sayang camdig ku lg rusak, g bs ambil pic).
Kalo cosmopolis ada di Arif rahman Hakim, sebelum Asrama ITS, itats ke timur terus, fkat dengan carrefour atau apa itu saya lupa.

@teddybear/ebek21/other:
ebek kalo lahan sebelah graha pangeran di A. Yani itu ada tulisan "akan dibangun gedung telkom" ya sekitar tahun 2008, lupa tepatnya.

hotel meritus itu rencana mau berapa lantai? Ada yang punya rendering desainnya?

Aku rasa ORIENTAL MERITUS ngk akan tinggi2 banget. Mengingat dia masih menggunakan fondasi yg lama. Aku kira mentok d kisaran 12 lantai.

teddybear
August 27th, 2008, 02:40 AM
Found the rendering of High Point on page 53 on this thread:

http://i31.tinypic.com/rbedsh.jpg

http://i26.tinypic.com/kdv9ra.jpg

teddybear
August 27th, 2008, 02:48 AM
I also found previous rendering of Tidar Cosmo Park (on page 43). The current version is the evolution from the older one:

http://i25.tinypic.com/2qx8hed.jpg

http://i26.tinypic.com/20jhh6c.jpg

http://i26.tinypic.com/2d7ikg4.jpg

posted by OPTX. Rendering from:
http://www.anggara.co.id/resident-surabaya.htm

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 03:05 AM
@glitz_boy, if you read previous discussion, Meritus Hotel is where ex Ramayana yg macet itu diteruskan lagi dengan konstruktor Wika.

Ada masih banyak tanah kosong di Surabaya CBD. Dan udah lama Tunjungan Plaza superblock nggak ada announcement mau bangun lagi. Mereka masih ada tanah kosong tuh, dan bukannya ex Toko Nam udah dibeli? Sebenarnya mereka berpotensi untuk membeli kampung di sekitar and Gedung Go Skate yg kumuh itu.

Semua udah ada d TUNJUNGAN SUPER BLOCK COMPLEX. Tapi usulan untuk B.Melinda Tedja, bagaimana kalo ditambah fasilitas kesehatan, semisal bekerja sama dgn jaringan internasional utk bangun SUPER CLINIC tp bukan hospital ya.
Bisa d bangun d lahan bekas TOKONAM.
Atau GEDUNG THEATRE yg sampai saat ini belum ada d Surabaya.
Atau CIVIC CENTER, spt ruang terbuka, outdoor plaza, 90% space digunakan sbg ruang terbuka, 10%nya utk CAFE, INFORMATION CENTER, OUTDOOR STAGE, MONORAIL STATION.
Sedang under ground bisa digunakan sebagai TRAIN STATION, COMUTER, SUPERMARKET, SHOPS, Etc.
Akan keren tuh. Ide aku ambil dari FEDERATION SQUARE, MELBOURNE, AUSTRALIA. Dari segi ekonomi bisnis sangat menguntungkan. Krn lokasi tersebut disewakan utk acara2 outdoor, spt;NEW YEARS, BAZAARS, ATTRACTIONS, SHOWS, Etc.:banana:

teddybear
August 27th, 2008, 03:09 AM
Aku rasa ORIENTAL MERITUS ngk akan tinggi2 banget. Mengingat dia masih menggunakan fondasi yg lama. Aku kira mentok d kisaran 12 lantai.

If it is so, then it is somewhat disappointing! I am hoping it can go to 15-20 floors. Well, 20 floors is better. I remember looking at the rendering in front of the project back in the late 1990s. It was glassy. They might still use the previous design, so it won't be tall, but can it reach 15-20 please? ;)

^I kept asking benar apa ex Toko Nam itu sudah dibeli TP? Kalo benar, maka mereka pasti ada rencana untuk membangun sesuatu disana. Dulu mereka ada rencana membangun hotel bintang 4 diatas TP IV. Karena krismon, mereka batalkan dan mereka kalo nggak salah bilang nggak akan jadi membangun hotel di atas TP IV meski krismon telah berlalu. So, kemungkinan mereka akan membangunnya di atas TP V (kalo mereka ada rencana, buat lahan eks Toko Nam)?

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 03:22 AM
Aku kira ada baiknya ya jk Surabaya sudah mulai memikirkan UDERPASS, yg menhhubungkan beberapa bangunan public. Shg tdk terlalu tergantung k JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG. Ide ini kiranya cocok utk kawasan SUPERBLOCKS, spt TUNJUNGAN SUPERBLOCK, KAWASAN BARU SURABAYA BARAT.
UNDERPASS dilengkapi sarana n fasilitas keamanan n kenyamanan.^^

teddybear
August 27th, 2008, 03:24 AM
Here is from Keppel Land website about Galleria Tunjungan:


Galleria Tunjungan

Location : Surabaya, Indonesia
Description : Commercial/Retail Complex

* Located in Surabaya CBD
*

Modelled after the successful Bugis Junction mixed development in Singapore, with its glass-covered shopping streets

In Surabaya, Indonesia, the Group is jointly developing an upmarket retail and commercial complex.

To be named Galleria Tunjungan, the project occupies a 23,768 sm site in the heart of the Central Business District of Surabaya, next to the historic Majapahit Hotel and at the convergence of four of the busiest main thoroughfares - Jalan Tunjungan, Jalan Embong Malang, Jalan Basuki Rakhmat and Jalan Pemuda.


Tapi nggak kelihatan tanda2x akan dibangun :(

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 04:41 AM
Menurut RENCANA TATA KOTA SURABAYA, kalo ngk salah, akan dibangun ELEVATED TRIPLE DECKER OVER PASS, di bunderan Waru, diatas TOLL JUANDA WARU.
Apa akan ada realisasi?

Ebek21
August 27th, 2008, 04:57 AM
@anthony : mengenai Civic Center, menurut kabar dr Pemkot Sby, katanya akan dibangun di kompleks Balai Pemuda, bekas gedung bioskop Mitra yang sudah diserahterimakan kembali ke Pemkot. Tapi apakah konsep Civic Center mereka sesuai dengan pemikiranmu, aku nggak tahu, belum ada informasi detail sih.

Mengenai elevated triple decker di Bundaran Waru, bisakanh kamu postingkan kabar atau gambarnya ? Akan menarik sekali bila memang bisa terwujud :)

Underpass kabarnya akan dibangun di Embong Malang, tapi menghubungkan bangunan apa dan apa yang nggak diketahui. Mungkin baru wacana saja. Yang sudah pasti terwujud ya yang di depannya Adhiwangsa itu.

Mengenai Meritus, kalo memang nggak bisa tinggi2 sekali, yah paling nggak 20 lantailah. Masak hotel internasional tapi gedungnya pendek, kurang bagus dan kurang gagah.

pecinta_surabaya
August 27th, 2008, 04:59 AM
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008132.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008131.jpg


Di sepanjang jl.Tidar hanya bangunan ini yg mungkin bertransformasi jd Tidar Cosmo Park.
Ada tulisannya 'segera dibangun apartemen pertama bersubsidi pemerintah'.
Sekarang berupa kompleks ruko gede banget,di depan pom bensin yg gede jg.
Kata petugas pom bensinnya ya di ruko itu ato di belakang ruko itu yg akan dibangun apartemen.
Tp smpe sekarang belum ada tanda2 pembangunan ato perbaikan.

why_pp3
August 27th, 2008, 05:12 AM
@anthony : mengenai Civic Center, menurut kabar dr Pemkot Sby, katanya akan dibangun di kompleks Balai Pemuda, bekas gedung bioskop Mitra yang sudah diserahterimakan kembali ke Pemkot. Tapi apakah konsep Civic Center mereka sesuai dengan pemikiranmu, aku nggak tahu, belum ada informasi detail sih.

Mengenai elevated triple decker di Bundaran Waru, bisakanh kamu postingkan kabar atau gambarnya ? Akan menarik sekali bila memang bisa terwujud :)

Underpass kabarnya akan dibangun di Embong Malang, tapi menghubungkan bangunan apa dan apa yang nggak diketahui. Mungkin baru wacana saja. Yang sudah pasti terwujud ya yang di depannya Adhiwangsa itu.

Mengenai Meritus, kalo memang nggak bisa tinggi2 sekali, yah paling nggak 20 lantailah. Masak hotel internasional tapi gedungnya pendek, kurang bagus dan kurang gagah.

desain awal dari Hotel Hollyday inn tahun 1997 (sekarang menjadi hotel meritus ?) hanya 18 lantai... jadi kemungkinan tingginya nggak jauh-2 amat dari dasain semula (maksimum 18 lantai)

teddybear
August 27th, 2008, 05:28 AM
why_pp3: kamu tahu 18 lantai darimana? Apa kamu punya renderingnya Holiday Inn dulu? Kalo toh benar 18 lantai saja itu sudah good news, 20 lantai benar2x good news.

^ternyata daerah Tidar sana tidaklah begitu kumuh? Koq seingatku kumuh?

why_pp3
August 27th, 2008, 05:39 AM
gambar Renderingnya sudah hilang, tapi aku masih ingat waktu itu memang desainnya hanya 18 lantai...

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 05:42 AM
@anthony : mengenai Civic Center, menurut kabar dr Pemkot Sby, katanya akan dibangun di kompleks Balai Pemuda, bekas gedung bioskop Mitra yang sudah diserahterimakan kembali ke Pemkot. Tapi apakah konsep Civic Center mereka sesuai dengan pemikiranmu, aku nggak tahu, belum ada informasi detail sih.

Mengenai elevated triple decker di Bundaran Waru, bisakanh kamu postingkan kabar atau gambarnya ? Akan menarik sekali bila memang bisa terwujud :)

Underpass kabarnya akan dibangun di Embong Malang, tapi menghubungkan bangunan apa dan apa yang nggak diketahui. Mungkin baru wacana saja. Yang sudah pasti terwujud ya yang di depannya Adhiwangsa itu.

Mengenai Meritus, kalo memang nggak bisa tinggi2 sekali, yah paling nggak 20 lantailah. Masak hotel internasional tapi gedungnya pendek, kurang bagus dan kurang gagah.

Utk sementara ini aku lg tinggal d melbourne, jd kemungkinan kecil bisa dapetin gambar2. Yg pasti aku akan kasi ide2 baru jk ada yg menarik d Melb. Akan aku coba gambar CIVIC CENTER d sini.

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 08:23 AM
Sebenarnya aku jg sempat dengar beberapa rencana pengembangan, 3th yll, selagi aku msh di indonesia. Spt rencana extension ballroom baru oleh SHANGRI-LA HOTEL. Letaknya di belakang gedung parkir yg sekarang.

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 08:45 AM
Guys, bisa posting photo2 ttg taman kota? spt Bekas pom bensin Dolog, kolam d persimpangan Dharmawangsa-Kertajaya, Etc. Tx

pecinta_surabaya
August 27th, 2008, 02:07 PM
@teddybear : Dibilang kumuh sih iya,tp ada bbrpa bagian di tidar yg udh bersih.
Di sepanjang ruko ini lingkungannya bersih ko',jalannya jg lumayan lebar.
Klo misalnya benar ruko ini yg akan jd tidar cosmo park,daerahnya udh cukup mendukung.
Yg membuat tidar kumuh smpe sekarang itu banyak warung kaki lima dan bengkel kecil2.

Sebenernya jl.arjuno yg potensial dikembangkan,jalannya lebar dan terpasuk jalan utama.
Tp sayang gak ada proyek besar di sepanjang jalan arjuno ini.
Pasar Kembang jg strategis klo mau diperbaharui.

pecinta_surabaya
August 27th, 2008, 02:18 PM
Gedung Kejaksaan-jl.ahmad yani (setinggi apa ya nantinya?)

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008134.jpg

ANTHONY @ SURABAYA
August 27th, 2008, 02:42 PM
Gedung Kejaksaan-jl.ahmad yani (setinggi apa ya nantinya?)

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008134.jpg

Kalo ngeliat dari ukuran kolomnya, kemungkinan ngk akan terlalu tinggi nantinya.

sbyctzn
August 27th, 2008, 02:43 PM
Lokasi Dupak Grosir ada dimana ya? Saya kok tidak tau. Ada yang bisa kasih tau?

@pecinta_surabaya:
gedung kejaksaan sepertinya rendah, ga akan jd hi-rise, ini proyek nanggung juga, ga skalian bangun yang tinggi.

Oh ya ada yang punya info tentang renovasi RS. Dr. Soewandhi (atau apa itu saya lupa, dekat kapas krampung). Dulu sempat dengar akan sampai 5 lantai.
???

sbyctzn
August 27th, 2008, 03:08 PM
Oh ya kelupaan, ada yang punya rendering/ded/design PIA di Sidoarjo?

Baru saja jam 8 malam ini tadi saya lihat di JTV, ada video rendering PIA, untuk desainnya terlihat seperti gudang (mengecewakan!), tiga baris gudang. Kalau rekan-rekan ada yang punya gambar renderingnya, boleh dibagi di thread ini, agar rekan-rekan lain tau. Kalau gambar, terlihat detilnya.

pecinta_surabaya
August 27th, 2008, 03:46 PM
Jl.agung suprapto - sebelah hotel royal regal
(perluasan hotel kah?)

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008137.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008138.jpg

pecinta_surabaya
August 27th, 2008, 03:58 PM
Adistana Apartement & E-Square

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008135.jpg


Kecewa berat dgn mangkraknya proyek ini.
Seandainya ttp jalan,pasti jd salah satu superblock mewah di surabaya.
Gak ada kah investor yg mau meneruskannya?
Dulu walikota bambang dh pernah diwawancarai,katanya proyek ini susah diteruskan krn gak dilirik investor.
Knapa ya?
Padahal sekitar seratus meter dr sini malah dibangun mall kecil Central Point.

Di sebelahnya jg ada tanah kosong besar bgt,dulunya pernah di pake off-road.
Knapa gak dimaksimalkan jg lahannya??

teddybear
August 27th, 2008, 08:43 PM
^Saya hitung extension Hotel Royal Regal ada 8 lantai? Kalo toh benar itu ekspansi hotel tersebut berarti yah lumayan juga tuh.

E2 dan Adistana, bersama dengan Crystal Apartment dan hotel mangkrak di Jl. Tunjungan menjadi masalah dan eyesore bagi Surabaya. Masih berharap proyek Ometraco yg juga mangkrak di Basra juga bakalan dilanjutkan.

Gua pingin liat interior Empire Palace, BG Junction dan ITC Grosir.

Ebek21
August 28th, 2008, 02:21 AM
Ditarget Rampung 2010

Pembangunan Jalan Tol Kertosono - Mojokerto

JOMBANG - Setelah sempat terkendala pembebasan tanah, akhirnya pembangunan jalan tol Kertosono - Mojokerto sepanjang 40,5 km bisa segera terwujud. Dimulainya pembangunan jalan tol ini ditandai dengan menancapkan dua tiang pancang di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo oleh Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Jatim Setia Purwaka, kemarin. ''Pembangunan jalan tol ini demi rakyat, dan memiliki banyak manfaat. Selain menyerap lapangan kerja, merangsang pertumbuhan ekonomi dan memberi nilai strategis bagi wilayah Jombang dan sekitarnya, juga akan memecahkan permasalahan lalu lintas,'' ujar Pjs Gubernur Jatim Setia Purwaka kepada Radar Mojokerto.

Hadir dalam acara ini Sekjen Departemen Pekerjaan Umum Noer Widjanarko mewakili Menteri PU, Bupati Jombang Ali Fikri, Fery TS mewakili jajaran direksi dan komisaris konsorsium PT Marga Hanurata Intrinsic selaku investor proyek. Juga nampak sejumlah pejabat sipil, polri, militer dan tokoh masyarakat.

Menurut Purwaka, terkait masalah infrastruktur jalan di Jatim, pihaknya juga berharap jalur lintas selatan Jawa Timur bisa segera direalisasikan. ''Jalan tol ini lintas tengah, nanti lintas selatan juga akan kita percepat,'' ujarnya.

Soal masih adanya kendala pembebasan tanah untuk jalan tol, gubernur minta bantuan Pemkab Jombang dan Pemkab Mojokerto untuk membantu penyelesaiannya. ''Ini demi rakyat,'' tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sekjen Departemen PU Noer Widjanarko yang menyebut masalah pembebasan tanah ini juga menjadi kendala dalam pembangunan jalan tol. ''Dalam pembebasan lahan ini, kami minta bantuan pemerintah daerah. Demikian dengan anggaran pemerintah yang sangat terbatas. Proyek ini juga mendapat pinjaman dari sindikasi bank nasional sekitar Rp 1,3 triliun,'' ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan jalan tol ini, Noer berharap pihak kontraktor mampu menyelesaikan pembangunan tepat waktu, yakni 2011 bisa operasional.

Pembangunan jalan tol Kertosono - Mojokerto sepanjang 40,5 km ini terbagi dalam tiga seksi. Pertama, Simpang Susun Bandarkedungmulyo - Jombang sepanjang 14,7 km. Kedua, Simpang Susun Jombang - Mojokerto Barat 19,9 km, dan ketiga Simpang Susun Mojokerto Barat - Mojokerto Utara sepanjang 5 km. ''Jadi nanti ada tiga pintu masuk. Kami targetkan tahun 2010 pembangunan konstruksi sudah selesai,'' ujar Fery mewakili PT Marga Hanurata Intrinsic.

Di tempat yang sama Bupati Jombang Ali Fikri merespons positif dengan dimulainya pembangunan jalan tol Kertosono - Mojokerto. Pembangunan ini akan memberi dampak ekonomi yang cukup siginifikan bagi masyarakat Jombang. ''Pemkab Jombang sejak awal telah menyambut positif, termasuk dalam pembebasan lahan,'' ujar Ali Fikri.

Di depan gubernur dan Sekjen Departemen Pekerjaan Umum, Ali Fikri juga menyampaikan permintaan, agar jembatan yang melintasi Sungai Brantas ditambah satu lagi. Pasalnya Kabupaten Jombang yang dilintasi Sungai Brantas ini hanya memiliki satu jembatan di Kecamatan Ploso. ''Kalau satu-satunya jembatan itu rusak, pengaruhnya sangat luar biasa. Kalau satu lagi dibangun, misalnya di Kecamatan Kesamben, maka akan semakin mendorong perekonomian semakin meningkat,'' ujar Fikri.

Sementara itu di lokasi penancapan tiang pancang pembangunan jalan tol yang pekerjaannya ditangani PT Hutama Karya itu, kondisi lahannya mulai dilakukan pengurukan. Puluhan dump truck, alat berat dan pekerja proyek terlihat di lokasi.

Taken from Radar Mojokerto, Aug 28, 2008

ANTHONY @ SURABAYA
August 28th, 2008, 06:28 AM
Adistana Apartement & E-Square

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008135.jpg


Kecewa berat dgn mangkraknya proyek ini.
Seandainya ttp jalan,pasti jd salah satu superblock mewah di surabaya.
Gak ada kah investor yg mau meneruskannya?
Dulu walikota bambang dh pernah diwawancarai,katanya proyek ini susah diteruskan krn gak dilirik investor.
Knapa ya?
Padahal sekitar seratus meter dr sini malah dibangun mall kecil Central Point.

Di sebelahnya jg ada tanah kosong besar bgt,dulunya pernah di pake off-road.
Knapa gak dimaksimalkan jg lahannya??

Waaaah, perlu pemikiran yg jernih nih. Bisa dilihat, alangkah mengganggunya papan reklame yng spt nya "asal aja". Pemkot......?:ohno:

ANTHONY @ SURABAYA
August 28th, 2008, 08:11 AM
Adistana Apartement & E-Square

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008135.jpg


Kecewa berat dgn mangkraknya proyek ini.
Seandainya ttp jalan,pasti jd salah satu superblock mewah di surabaya.
Gak ada kah investor yg mau meneruskannya?
Dulu walikota bambang dh pernah diwawancarai,katanya proyek ini susah diteruskan krn gak dilirik investor.
Knapa ya?
Padahal sekitar seratus meter dr sini malah dibangun mall kecil Central Point.

Di sebelahnya jg ada tanah kosong besar bgt,dulunya pernah di pake off-road.
Knapa gak dimaksimalkan jg lahannya??

Mangkrak, mangkrak. Seandainya saja PEMKOT berani kasi 'PELAJARAN', bagi investor yg suka molooooor......., wajah kota Surabaya ngk akan segitu bopengnya. Ayo dong PEMKOT.....

pecinta_surabaya
August 28th, 2008, 02:43 PM
Ternyata yg di sebelah dbl arena itu gedung punya FORD.
Jd ahmad yani sisi barat sekarang berjajar dealer resmi ya?
(ford toyota suzuki tvs hyundai)
Lumayan lah buat pengelompokan.

teddybear
August 28th, 2008, 02:49 PM
^Kalo Hotel Diponegoro itu, gimana? Ada berapa gedung baru di Diponegoro? Satu di dekat Kebun Binatang dan masih ada Hotel Liberty di Diponegoro juga?

pecinta_surabaya
August 28th, 2008, 02:59 PM
Ha?hotel Liberty?
Setahu saya di sepanjang jl.diponegoro ya cm hotel diponegoro itu yg sedang u/c sekarang.
Memang hotel Liberty itu dekat mana ya? nanti saya cari klo sempet.

Ebek21
August 28th, 2008, 04:31 PM
@sbyctzn : Untuk maket PIA Jemundo, lihat postingan No 1691. Walaupun nggak kelihatan seluruhnya, tapi cukup memberi gambaran seperti apa proyek ini nantinya.

@pecinta_surabaya : Cukup mengecewakan ya kalo sepanjang Jl. Ahmad Yani dipenuhi dealer2 mobil saja, gedung mereka biasanya kan hanya satu dua lantai saja tapi luas sekali plus parkirannya juga luas. Dan aku juga setuju, jalur Diponegoro, Pasar Kembang, dan Arjuna itu sebetulnya cukup potensial untuk dikembangkan jadi CBD baru. Mungkin Tidar Cosmo Park bisa jadi pelopornya.

@teddybear : Gedung bertingkat yang sedang U/C di Jl. Dipenogoro ya hanya yang di dekat KBS itu saja, nggak ada lagi yang lain.

Ebek21
August 28th, 2008, 04:33 PM
Good progress, approach bridge sisi Surabaya yang selama ini jadi kendala utama sudah mulai terlihat wujudnya, begitu pula dengan main bridgenya.

Progress on Suramadu as per Aug 27, 2008

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/SuramaduKompas.jpg

Taken from Kompas, Aug 28, 2008

teddybear
August 28th, 2008, 05:33 PM
^Oh cuman satu? Berapa tingkat ya itu, mungkin 12-15? Koq dari satu foto tampak bulat, tapi di foto lain seakan2x persegi, makanya gua bingung dan pikir ada 2 gedung?

Surabaya CBD, Ahmad Yani, MayJend Sungkono dan HR Mohammad, daerah Adhiwangsa dan Supermal, semua nya potensial untuk gedung2x. Gua juga nggak senang dengan dealer2x mobil yang juga banyak di Basra. Daerah Basra, USim, Raya Darmo, Embong Malang, Pemuda, PangSu, Tunjungan, dan Gubeng mestinya dipenuhi gedung. Kenapa tidak ada yg bangun 50, 60 tingkat ke atas? Daerah parkir Timur Delta Plaza, WTC tuh potensial sekali, dari seberang kali terlihat keren kalo dibangun yg tinggi, kayak 50-60 tingkat, 3-4 gedung begitu!!

sbyctzn
August 28th, 2008, 05:48 PM
@ebek:
thanks infonya, g tau kalau sudah pernah ada yang posting.

Jadi gak sabar pingin ngreyen lewati tuh jembatan, ngebayangin kepala dongak ke atas melihat dua konstruksi main bridge yang tuinggi banget, apalagi jika nanti enjoying waktu malem hari, wedew.... seperti mimpi kalau ternyata Indonesia di Surabaya punya 'Karya Akbar' yang begitu megah dan luar biasa. Kemarin waktu ke sana progressnya sudah bagus banget, apalagi jalan aksesnya yang ngebut pengerjaannya, duh... Pengen cepat-cepat enjoying tuh jembatan.
:-)
oh ya main bridge suramadu itu kalau jadi gedung, berapa lantai ya? Adakah sampai 60 lantai?

btw ini thread cepet banget ya tambah halamannya (thread paling rame menurutku)

Ebek21
August 28th, 2008, 06:08 PM
^^ Foto dong progress jalan aksesnya :) Aku juga gak sabar lihat kawasan Kedung Cowek itu segera dibenahi jadi kawasan elit. Pasti aneh rasanya, perkampungan super kumuh tersebut menjelma jadi kawasan elit yang gemerlapan di malam hari. Ya moga2 saja kawasan elit tersebut bisa terwujud dalam 5 tahun ini. Tinggi pylon tersebut 146 meter, kalo diumpamakan bangunan ya bisa kira2 40 lantai.

Iya thread ini nambahnya cepet banget, sampai kadang2 pusing lihatnya, tapi baguslah makin banyak yg berpartisipasi, makin bagus, apalagi banyak info2 baru, terutama dr forumer yang saat ini di Sby.

@teddybear : Gedung di Jl Diponegoro itu kalo dilihat2 kayaknya sih maksimal 15 lantai ya. Lumayanlah bikin rame daerah situ.

lombok
August 28th, 2008, 06:43 PM
thank for new info, memang dari Surabaya ke madura itu berapa kilometer panjang *******ya ?

rilham2new
August 28th, 2008, 06:50 PM
^^ Ada 5 km lebih kalau gak salah :D

sbyctzn
August 28th, 2008, 08:01 PM
@ebek:
Sebenarnya saya juga ingin memfoto, tapi camdig saya rusak, mau pinjam teman ini masih liburan, rumah temen jauh-jauh, males. Maybe minggu depan saya usahain, soalnya sudah masuk, bisa pinjam teman2.

Yang pasti nantinya di kanan kiri jalan akses akan banyak berdiri industri, pergudangan, dll.

Suramadu memang efeknya terhadap perekonomian sangat luar biasa, betul juga kalau diartikan sebagai "babon" nya segala kemajuan di Surabaya (terutama proyek).

Gak sabar ingin lihat 5-10 tahun kedepan Surabaya.

Ebek21
August 29th, 2008, 06:08 AM
^^ Kawasan industri dan pergudangannya di Madura saja, yang di sisi kiri kanan Jl. Kedung Cowek tersebut dibangun gedung2 pencakar langit, seperti hotel, office building, convention center, civic center, mall, apartment, dll supaya skylinenya eksotis seperti Sydney :) Apalagi kalo di sepanjang jalan Kedung Cowek tersebut (5 km lebih) dibangun pedestrian modern juga.

Dan ini foto pembangunan pedestrian di Raya Darmo dari Detik Surabaya. Benar2 makan jalan ya sampai jalan jadi sempit dan macet kayak gitu, tapi kalo sudah jadi bagus sekali, pedestriannya jadi lebar dan indah.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/galian-darmo-dalam.jpg

sbyctzn
August 29th, 2008, 07:59 AM
@ebek:
Betul juga sih bagus jika jalan akses (rumor jadi jalan Soekarno Hatta) kanan kirinya banyak hi-rise building, tapi saya agak pesimis juga, karena disitu sudah banyak pergudangan dan industri. Ya saya harap nantinya semoga banyak pengembang atau pihak swasta yang akan mau merubah daerah itu seperti Surabaya Barat.
Karena visi Surabaya yang sudah menyetop masuknya industri, sudah fokus jasa dan perdagangan, so i hope jadi kawasan CBD baru (seperti Surabaya Barat).
Kalau pedestriannya yang sudah pasti sepanjang 5 km itu di sisi kanan kirinya sudah dipasang box cluvert. Tidak tau apa nanti diatasnya box cluvert itu nanti dibangun pedestrian yang bagus atau tidak, saya pikir mungkin cuma dibuat trotoar dari paving block saja, mahal je... 5 km kanan kiri jadi 10 km, wedew... Bisa habis 10 miliar lebih tuh kalau mau dibuat seperti di SCBD, dan kalaupun mungkin dibuat maybe nunggu taman arena kaki suramadu jadi, dan yang pasti mulai dari utara dimana taman arena kaki suramadu dibangun, nah... Itu kalau jadi dibangun, kalau tidak. Yah... Tidak apa2 nunggu 5-10 tahun lagi.

Pedestrian Raya Darmo memang bakal merubah drastis wajah jalan darmo, gak sabar juga ingin lihat wajah baru Raya Darmo dengan pedestrian baru.

Ebek21
August 29th, 2008, 08:39 AM
Ada info baru. Ex Hotel Ramayana itu akan menjadi L.J Meritus Hotel Surabaya, nilai kontraknya Rp 63 Milyar, digarap oleh Wika. Tapi gak tahu lagi apa kontrak bangunan saja atau semuanya termasuk ME, lighting, dll. Jumlahnya kelihatannya gak seberapa besar ya. Apa karena tinggal meneruskan struktur yang sudah ada saja ? Kelihatannya struktur lama sudah mencapai 6 lantai tuh.

sbyctzn
August 29th, 2008, 09:32 AM
63 milyar? Kok kecil ya?
Jangan2 nanti jadinya cuma 10 lantai??
Moga lebih 15 lantai.

Rendering! Rendering!
Siapa yang punya rendering meritus.
Please post here!!!

why_pp3
August 29th, 2008, 09:46 AM
menurut gw angka 63 milyar itu hanya untuk struktur (restruktur building), karena PT.wika spesialisnya pekerjaan konstruksi struktur gedungya (cicil work, bukan ME atau lighting dll) ....

why_pp3
August 29th, 2008, 09:47 AM
eh sorry...maksudnya Civil work..bukan cicil work.........

ANTHONY @ SURABAYA
August 29th, 2008, 12:37 PM
Good progress, approach bridge sisi Surabaya yang selama ini jadi kendala utama sudah mulai terlihat wujudnya, begitu pula dengan main bridgenya.

Progress on Suramadu as per Aug 27, 2008

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/SuramaduKompas.jpg

Taken from Kompas, Aug 28, 2008

Wow. Hope SURAMADU will become the 'sweet bridge' as its name. Jangan sia siakan aset ini. Kaki jembatan adalah aset termahal, bisa dijual sbg fasilitas umum dgn standart internasional yg bisa mendatangkan turis. Mall, Hotel, Restaurant, Wisata air, Civic center.....:cheers1:

ANTHONY @ SURABAYA
August 29th, 2008, 12:55 PM
Ada yg punya design Suramadu dilihat dari bird eye? Serta detail peruntukan d kedua kakinya. Tx

ANTHONY @ SURABAYA
August 29th, 2008, 01:01 PM
Kalo mampu, bagusnya jembatan Suramadu sekalian dipadu dgn railway, yg akan lebih memacu pertumbuhan ekonomi.

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 01:41 PM
Kabarnya jembatan suramadu adalah jembatan termegah dan terpanjang di indonesia.
Apa kalimat itu masih berlaku sampai sekarang??

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 02:38 PM
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008136.jpg


klo gak salah sekarang udh smpe lantai 11.

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 02:44 PM
SURABAYA - Pembangunan pedestrian crosswalk berjalan lambat. Hingga kini, proyek yang digarap dinas bina marga dan pematusan itu belum tuntas. Akibatnya, para pengendara merasa terganggu.

Komisi C DPRD Surabaya pun menyoroti proyek tersebut. Menurut anggota Komisi C DPRD Surabaya Salman Faris, seharusnya proyek itu selesai Agustus tahun ini. "Namun, menjelang habis bulan ini, masih banyak pembongkaran trotoar dan belum ada finishing untuk trotoar yang sudah jadi tersebut," kritiknya.

Salman mengatakan bahwa proyek tersebut rata-rata adalah lanjutan dari APBD 2007. Karena belum tergarap semua pada tahun itu, proyek tersebut dikerjakan pada 2008. Dengan status seperti itu, dia menjelaskan, proyek tersebut seharusnya kelar pertengahan tahun. "Lihat saja di Jalan Dharmahusada. Hingga kini belum selesai," tambahnya.

Salman curiga ada sesuatu antara pemkot dengan rekanan. Sebab, selama ini dinas bina marga dan pematusan terkesan melindungi rekanan. "Berkali-kali kami meminta salinan kontrak kerja, tapi sampai sekarang tak pernah diberi," ucap politikus dari FKB tersebut.

Selain itu, Salman curiga ada kecurangan dalam pengerjaan proyek. Dia kemudian menyebut beton penutup yang hendak dipakai adalah sisa pekerjaan proyek sebelumnya. Karena ada kelebihan, beton itu dipakai lagi meski dalam penganggaran disebutkan baru. Apalagi, dari rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, ada nama rekanan yang sebelumnya juga memenangi lelang.

Di bagian lain, Kepala DBMP Sri Mulyono membantah kalau proyeknya molor. ''Semuanya masih on schedule,'' katanya. Dia mengatakan untuk tahun ini ada tujuh titik yang dikerjakan. Yakni, Panglima Sudirman sisi Timur, Embong Malang, Blauran (kanan-kiri), Praban, Jalan Pemuda, Urip Sumoharjo, dan yang terakhir (baru mulai) adalah Jalan Dharmahusada depan FK Unair persis.

Sri Mulyono mengatakan kalau semua itu proyek 2008, dan akan selesai 2008 ini. ''Kalau memang belum ada yang selesai, karena proses finishing justru memang agak lama. Ngeramik itu pekerjaan alusan, tak bisa kesusu,'' katanya.

Bagaimana dengan pembongkaran di Jalan Raya Darmo? Sri Mulyono mengatakan kalau sebenarnya Jalan Raya Darmo itu proyek tahun depan. ''Target kami, semua proyek pedestrian telah kelar pada 2010 mendatang,'' katanya.

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 02:45 PM
SURABAYA - Niat pemkot membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan SMA Bhayangkari Jl A Yani dimentahkan Dinas PU Bina Marga Pemprov Jatim. Mereka menganggap, kawasan tersebut belum membutuhkan JPO.

Kasubdin Pengawasan dan Pemanfaatan Jalan Dinas Bina Marga Jatim Hasan mengatakan telah mendengar rencana pemkot tersebut. Menurut dia, pembangunan JPO di kawasan itu tidak bisa dibuat sekonyong-konyong. Banyak proses yang harus dilakukan. Salah satunya adalah pertimbangan teknis.

Hasan mengatakan, beberapa alasan yang diajukan pemkot tidak bisa menjadi pembenar bahwa JPO memang dibutuhkan. Misalnya, kemacetan yang dianggap parah karena banyak penyeberang jalan. "Apa benar kemacetan itu hanya disebabkan pengguna jalan yang menyeberang?" ucapnya. Dia melontarkan pertanyaan apakah JPO bisa menjadi solusi kemacetan di kawasan itu.

Pria 46 tahun tersebut juga tidak menampik kemungkinan bahwa JPO itu akan dipasangi reklame. "Kalau hanya untuk memasang reklame, ya kebangeten," katanya. Menurut dia, pemasangan reklame tersebut justru mengganggu fungsi jalan. Penglihatan pengguna Jl A. Yani menjadi tidak bebas karena terhalang JPO yang dipasangi reklame. Akibatnya, kecelakaan bisa marak.

Dia pesimistis pembangunan JPO di tempat tersebut akan berfungsi maksimal. Sebab, kebanyakan JPO di Surabaya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pengguna jalan lebih suka menyeberang langsung melewati jalan raya ketimbang menggunakan jembatan penyeberangan. "Tidak usah dimungkiri, banyak yang begitu," tegasnya.

Jika hal itu terjadi, pengorbanan pemprov yang mengizinkan pembangunan JPO menjadi sia-sia. Sebab, hanya pihak swasta yang akan diuntungkan karena mereka mendapatkan uang sewa dari pemasang reklame. Sedangkan pajak yang diterima tidak seberapa.

Hasan menjelaskan, Jl A. Yani termasuk kawasan pengendalian ketat. Pembangunan apa pun yang terkait dengan jalan sangat dibatasi. Apalagi, saat ini reklame banyak berdiri di sepanjang jalan. Dia mengibaratkan Surabaya bak dunia reklame. Sebab, jumlah reklame di Surabaya sangat banyak.

Kepala Dinas PU Bina Marga Supa`at menambahkan, Jalan A. Yani termasuk kawasan pengendalian ketat. "Pembangunan JPO di Ahmad Yani harus mendapat persetujuan dari gubernur secara langsung," katanya. "Dasarnya adalah Pergub 61/2006 tentang pengendalian kawasan ketat," imbuhnya.

Ketua Komisi D DPRD Jatim Bambang Suhartono sepakat dengan pernyataan Hasan. Menurut Bambang, pembangunan JPO hanya menghambur-hamburkan uang. Sebab, di kawasan tersebut akan dibangun tol tengah. "Kalau sudang dibangun lantas dihancurkan, apa tidak rugi?" katanya.

Kemacetan yang dijadikan alasan oleh pemkot, menurut bambang, bukan satu-satunya disebabkan penyeberang jalan yang melintas zona merah. Kemacetan lebih disebabkan volume kendaraan yang memang melebihi kapasitas jalan. Karena itu, JPO belum begitu dibutuhkan di daerah tersebut.

Seperti diberitakan, pemkot berniat membangun JPO di depan SMA Bhayangkari. Alasannya, banyaknya penyeberang jalan mengakibatkan kemacetan yang luar biasa. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemkot akan membuat JPO.

magali
August 29th, 2008, 03:42 PM
SURABAYA - Niat pemkot membangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan SMA Bhayangkari Jl A Yani dimentahkan Dinas PU Bina Marga Pemprov Jatim. Mereka menganggap, kawasan tersebut belum membutuhkan JPO.
-----------------
mungkin pu-nya punya "proyek lain", kalau jalan lancar belum ada alasan untuk memperlebar lagi jalan.

sbyctzn
August 29th, 2008, 04:04 PM
@pecinta_surabaya:
Mulai tahun depan status suramadu sebagai jembatan terpanjang dan termegah sudah bisa disandang, he3x.... Paling tidak sampai 30-50 tahun kedepan, berhubung JSS 30-50 tahun jadi, itupun kalau jadi. Soalnya pesimis juga bakal ada yang nyaingin, nominasi satu-satunya yang menyaingi itu ya JSS, kenapa pesimis? Karena pernah baca artikel (lupa dimana dulu, soalnya sudah lama) jepang buat jembatan suspensi yang sama dengan konsepnya JSS sepanjang 5 km (kalau tidak salah) selesainya sampai 15 tahun. Itu saja Jepang, apalagi Indonesia dengan JSS sepanjang 29 km, nah loh... Kapan selesainya? 50 tahun lagi (sudah keburu tua) belum itu nanti demonya, pembebasan lahan, kajian gempa bumi, dll. Wedew... Bisa-bisa anak cucu saya saja belum tentu menikmati. Yah paling tidak Suramadu itu jembatan termegah dan terpanjang yang ada di dalam kota Surabaya, dan sudah di depan mata untuk dinikmati.

Viva Suramadu!!
Sparkling Surabaya!!!

Bagaimana pendapat anda?

Ebek21
August 29th, 2008, 05:40 PM
@anthony : Info tentang Suramadu bisa dilihat di situs ini www.suramadu.com, sayang belakangan ini agak jarang updatenya. atau bisa juga lihat di thread ini http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=111153

@pecinta_surabaya : Thanks foto Astonnya, akhirnya ada juga yg update. Update terakhir awal bulan Mei lalu, waktu masih 3 lantai, aku yg ambil waktu pulang ke Sby, dan sekarang sudah 11 lantai, siiip deh. Kelihatannya pekerjaan struktur bisa kelar akhir tahun ini juga.

@sbyctzn : Yeah, totally agree with you. I fully believe, if managed properly, Suramadu will become " The Jewel of Surabaya".

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 06:09 PM
Wah,senangnya surabaya punya 'sesuatu' yg membanggakan di indonesia.
Ntar klo suramadu jd pengen main ke madura,gak ada tujuan jg gak papa.
Hehe

@sbyctzn : rumah kamu daerah mana??

@ebek : aston gak sejalan kalo saya pulang,jd harus muter dulu,sory updatenya lama.
Hehehe


high point,cosmopolis,metropolis segera menyusul,,sabar yaa..

sbyctzn
August 29th, 2008, 06:49 PM
@ebek:
Yah kita beraharap saja, tapi kalau suramadu, saya full optimis. He3x...

@pecinta_surabaya:
Saya ada di Manyar Sabrangan. Anda sendiri?

pecinta_surabaya
August 29th, 2008, 07:02 PM
@sbyctzn : Manyar sabrangan berarti termasuk daerah surabaya timur ya?
Klo saya di waru,jd setiap hari perjalanan panjang dr kampus ke rumah pulang pergi,,hehe


@all : Maaph mau numpang nanya.
Klo trillium udh jadi,daerah itu termasuk superblock gak? kan ada delta plaza plus surabaya plaza hotel,,di tambah mall khusus hand phone WTC,rasanya udh memenuhi syarat buat jd superblock,hehe
Setuju gak sih klo misalnya trillium dibuat underpass ke delta plaza?

teddybear
August 29th, 2008, 08:26 PM
^Wah, benar memang. Kalo sepanjang Pemuda (termasuk Trilium) dibangun apartemen dan office, lalu dihubungkan ke daerah Delta Plaza pakai underpass, lalu dibuat underpass lagi bawah kali ke Grand City (atau dibuat jembatan yg bagus kayak di London) wah jadi luar biasa lho. Makanya kalo di parkir timur delta plaza bisa dimanfaatkan jadi hebat. Apa masih terasa suasana angker di daerah Delta Plaza kalo malam karena gelap?

iwe
August 30th, 2008, 03:11 AM
underpass di bawah kali :-? takut bocor de =))

sbyctzn
August 30th, 2008, 03:25 AM
Kalau dikatakan daerah Trillium itu sebagai superblock saya kurang setuju, karena asumsi dasar pengertian istilah superblock itu sendiri adalah suatu blok satu kawasan berfasilitas lengkap yang dikembangkan oleh satu pengembang. Contohnya ya TP, Cito, Adhiwangsa, GCS. Kalau daerah Trillium itu sendiri lebih tepat diartikan sebagai CBD atau Central Bussines District, karena CBD itu sendiri merupakan kumpulan berbagai fasilitas superblock, office, Dll. Jadi di dalam CBD itu sendiri ada Superblock. Jadi daerah Trillium atau Pemuda itu lebih tepat sebagai CBD bukan lagi Superblock, karena bauran dari berbagai pengembang.
Kalau soal underpass di Pemuda dan Kalimas, wah saya sangat pesimis akan diangkat sebagai wacana, karena kurang ada space untuk konstruksi underpass, gedung di kanan kiri pemuda mepet-mepet jalan. Ya dibuat saja zebracross dengan lampu merah, seperti di tokyo (seperti embong malang, basra, sudirman, dlk). Jadi juga bisa membudayakan masyarakat untuk disiplin. Karena saya lihat masyarakat Surabaya, pengendara kendaraan pada khususnya, sudah cukup disiplin di Surabaya. Pemandangan kendaraan langsung berhenti ketika lampu merah zebracross menyala di Embong Malang, Basra, Sudirman, dll juga sudah banyak terlihat, cukup lumayan tingkat Disiplinnya dibandingkan kota besar lain.
Saya pernah nunggu di zebracross, ada satu orang yang nyebrang, trus dia mencet tombol lampu merah, dengan sangat mengalah semua kendaraan langsung pelan dan berhenti (padahal yang menyebrang cuma satu orang). Toleransi yang sungguh luar biasa, sangat jarang pemandangan tersebut di Indonesia, dan saya berharap pemkot bisa semakin memberdayakan sikap saling toleran antar pengendara kendaraan.
Dan yang pasti Surabaya sudah sangat buanyak berubahnya, perubahan berbagai bidang yang luar biasa, ingin rasanya saya berpartisipasi mengembangkan kedisiplinan dan keteraturan di Surabaya.

Lahan sebelah Garden Palace itu layak juga dibuat office tower, kok tidak ada yang bidik itu lahan ya?

Sparkling Surabaya!!!

teddybear
August 30th, 2008, 03:51 AM
^Bisa sih underpass dibangun di bawah kali/sungai, kayak Shanghai, HongKong, dlsb.

Benar ya, Surabaya banyak sekali perubahan sikap masyarakatnya? Koq di Jawapos kampung2x pada berlomba2x kebersihan dan pengolahan sampah. Memang kotanya lebih bersih sih, tapi apakah kebersihan sungai dari sampah nggak cuman di daerah pusat saja?

Trilium memang bukan superblock. Tetapi daerah di sana, dalam radius beberapa meter sudah ada hotel, apartemen, mall, dan office, so memang lebih pantas disebut CBD.

Surabaya terlihat maju gua setuju, tetapi masih perlu ditingkatkan kemajuan kebersihan, disiplin, pembenahan sungai, pedestrian dsb. sampai pelosok2x kota. Yang menjadi tantangan berat adalah pembenahan, pemindahan kampung dan perumahan kumuh di Surabaya yang sangat luas. Kalo diliat dari Urip Simoharjo, Pandegiling terus sampai ke Dupak, Semarang, bahkan Banyu Urip, dipenuhi dengan kampung kumuh.

Kenapa hanya untuk membersihkan Urip Simoharjo saja tidak bisa. Begitu pula daerah kumuh di sebelah kanan Embong Malang dan perkampungan di balik TP.

Coba bayangkan kalo di lahan parkir Delta Plaza dibangun 40, 50 dan 60 tingkat wow keren. Sudah saatnya Surabaya tidak mengekor Jakarta terus, tapi membuat terobosan. Tapi mungkin faktor ekonomi Jakarta jauh lebih kuat itu mengganjal. Karena gua pikir developer nggak membangun kalo pasar tidak bisa serap.

sbyctzn
August 30th, 2008, 05:16 AM
Saya rasa Surabaya tidak mengekor Jakarta kok, Surabaya dari dulu itu berkarakter, cuman dulu pemkotnya saja yang tidak merespon. Sekarang saja yang sungguh luar biasa tingkat perubahannya, dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun.
Kalau Jakarta itu faktor ekonominya kuat ya gara-gara ibukota negara, saya mengakui itu.
Salut juga pada semua warga Surabaya, sekarang saya jadi suka jalan-jalan masuk ke Kampung2, sangat bersih, teratur, tertata, dan yang pasti makin hijau.
Untuk relokasi kampung2 di Surabaya memang butuh kerja keras, yang prioritas tinggi dipindah itu kampung di sekitar blauran. Harus itu!

Really! Two thumbs for all people in Surabaya and goverment, i'm fully apreciate it!!
Good work, and keep fighting!!!

sbyctzn
August 30th, 2008, 07:42 AM
Oh ya, Ada satu di Surabaya yang sepertinya harus direnovasi. Terminal Purabaya. Terminal bus yang banyak orang Indonesia bilang seperti Bandara. He3x.... Iya juga sih. Andai saja pemkot mau merenovasi, diubah atap dan penyangga seperti desain SPBU Pertamina baru. Trus nanti papan informasi lajur jurusan bus seperti papan informasi bensin, solar, dll. Wah pasti semakin modern, soalnya desain terminal Purabaya itu memang sudah seperti Bandara, tinggal renovasi ulang, wuihh... Bisa tambah modern terminal terbesar dan tersibuk di Indonesia itu. Mungkin jika mengandai-andai bisa dibayangkan seperti SPBU Pertamina tapi dipenuhi Bus-bus.
Bisa nih diusulin ke blognya pak arif affandi

Bagaimana?

magali
August 30th, 2008, 07:59 AM
Saya rasa Surabaya tidak mengekor Jakarta kok, Surabaya dari dulu itu berkarakter, cuman dulu pemkotnya saja yang tidak merespon. Sekarang saja yang sungguh luar biasa tingkat perubahannya, dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun.
Kalau Jakarta itu faktor ekonominya kuat ya gara-gara ibukota negara, saya mengakui itu.
Salut juga pada semua warga Surabaya, sekarang saya jadi suka jalan-jalan masuk ke Kampung2, sangat bersih, teratur, tertata, dan yang pasti makin hijau.
Untuk relokasi kampung2 di Surabaya memang butuh kerja keras, yang prioritas tinggi dipindah itu kampung di sekitar blauran. Harus itu!

Really! Two thumbs for all people in Surabaya and goverment, i'm fully apreciate it!!
Good work, and keep fighting!!!
---------------
belanda membangun surabaya dengan konsep yang berbeda dengan batavia, batavia di bangun sebagai bandar besar sedangkan surabaya dibangun sebagai sentra industri. pemukiman di surabaya dibangun dengan konsep kampung. jalan-jalan di pemukiman (pribumi) umumnya sempit.

Hadi
August 30th, 2008, 12:46 PM
Penataan Kalimas telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Revitalisasi ini dimaksudkan untuk mempercantik cikal bakal kota. Bagaimana pemkot melakukannya?

http://img153.imageshack.us/img153/2613/kalimassurabayaqi8.jpg

Penataan sebuah kawasan sering dipahami dengan penertiban (penggusuran) yang membawa dampak sosialpsikologis penghuni kawasan tersebut. Sosialisasi dari pemerintah acapkali bermakna sebuah ”paksaan”. Padahal, sosialisasi merupakan proses komunikasi untuk memberi pemahaman lebih yang menimbulkan pengertian bagi kedua belah pihak, tanpa paksaan maupun membuka peluang terjadinya intimidasi.
Pembangunan memang membawa perubahan. Dan perubahan menuntut kehadiran yang baru, seringkali menggeser atau menghilangkan yang lama. Tetapi, pembangunan juga harus menambah peluang baru bagi kemajuan sosial-ekonomi semua lapisan warga kotanya. Yang menjadi masalah adalah mencari rumusan keseimbangan antara kehadiran yang baru, kehilangan yang lama, dan penciptaan kesempatan untuk maju. Tentu rumus keseimbangan ini berbeda pelaksanaannya antara tempat yang satu dengan tempat lain. Lebih-lebih bila pembangunan berada di tempat yang menyimpan kekayaan kota dengan segudang memori.
Sungai Mas (Baca: Kalimas) adalah pusat pertumbuhan dalam sejarah perkembangan Surabaya. Bukti sejarah, prasasti Trowulan I tahun 1358 M menunjukkan bahwa Surabaya merupakan sebuah desa di tepian sungai yang berfungsi sebagai tempat penyeberangan. Keberadaan Kalimas yang merupakan anak sungai dari Kali Brantas juga menjadi pintu bagi lalu
lintas sungai di masa lalu. Sungai ini dapat dilayari dari hilir (Surabaya) hingga ke hulu (Kediri, Mojokerto). Sedangkan pelabuhan rakyat Kalimas keberadaannya menunjang perkembangan Surabaya sebagai kota perdagangan sejak masa lalu. Kalimas yang mengalir ke arah utara Surabaya dari pintu air Ngagel sampai kawasan Tanjung Perak, memiliki bentuk sungai yang meliuk dan sebagian melurus, khususnya di bagian utara. Lebar penampang permukaannya antara 20 m - 35 m. Kedalamannya antara 1 m – 3 m, sedangkan kedalaman air 1 m – 2 m. Saat ini, fungsi utama sungai sepanjang 12 km itu adalah sebagai tempat pembuangan air dari saluran drainase kota, terutama yang berada di bagian tengah. Penggunaan airnya sebagai sumber air baku, relatif tidak besar, yaitu digunakan untuk kegiatan industri di kawasan Ngagel dan kegiatan di kawasan Tanjung Perak. Penggunaan lahan di sekitar Kalimas selama ini dikelompokkan menjadi perumahan penduduk (yang teratur maupun kumuh), perniagaan dan jasa (pertokoan, perkantoran, bisnis), fasilitas umum (perkantoran pemerintah, tempat ibadah), wisata dan rekreasi, konservasi (ruang terbuka hijau), pergudangan (di sekitar pelabuhan rakyat Kalimas), dan industri. Sedangkan potensi sosialbudaya, keberadaan dan kesediaan penduduk setempat beserta sistem sosialnya dalam pengelolaan Kalimas, keberadaan cagar budaya dan sejarah perkembangan kota.

http://img516.imageshack.us/img516/3672/surabayalamapz0.jpg

Untuk potensi ekonomi adalah pengembangan transportasi air, pengembangan wisata sungai, dan penunjang daya tarik bagi pembangunan fasilitas ekonomi di sekitarnya. Jadi, Kalimas merupakan nilai ”suci” yang menjadi wadah peristiwa sejarah Surabaya serta penghidupan bagi penduduk kota. Jika hilang unsur penunjang itu maka hilang pula keutuhan sejarah kota lama ini. Dalam arti lain makna Surabaya yang bernama semula ujung galuh itu pun menjadi hambar. Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah bagaimana sepanjang kawasan itu masih dapat dan perlu dibangun? Bukannya latah mengekor gerakan konservasi cagar budaya seperti di Jerman atau Perancis. Pemkot Surabaya telah memilih konsekuensi ikut memikul biaya perawatan dan pemeliharaan peninggalan bersejarah. Secara garis besar, sepanjang Kalimas merupakan ruang terbuka hijau yang perlu diperankan, ”disambung” dengan kawasan-kawasan lain ke arah utara. Beberapa bangunan tua yang khas dan berkondisi fisik baik perlu dipertahankan sebagai kekuatan dan kekhasan kawasan tersebut. Yang diperlu diperhatikan, pola sirkulasi makro yang dapat membuat kawasan ini menjadi lebih baik, atau sebaliknya merusak. Sedangkan sungai lebih diperjelas sebagai satu kesatuan dan kekuatan sepanjang kawasan ini.
Beberapa bangunan yang mendukung rencana revitalisasi Kalimas di antaranya Masjid Ampel, Jembatan Merah, Museum House of Sampoerna, Gedung PT. Bentoel ( Jl. Karet 46 ), Gedung Ekspedisi ( Jl. Karet 69 ), Gedung Bina Alfa ( Jl. Karet 79 ), Gedung Koperasi Bank Pasar Niaga ( Jl. Karet 88 ), Gedung bekas KaDin ( Jl. Kembang Jepun 27 ), Gedung Toko Aneka ( Jl. Kembang Jepun 151 ), Gedung Suara Indonesia (Jl. Kembang Jepun 165), Gedung Jawa Pos (Jl. Kembang
Jepun 167), Gedung Kristus Tuhan (Jl. Samudera 51), Tugu Pahlawan, Stasiun Semut, Gedung Grahadi, Balai Kota, dan Balai Pemuda. Di samping bangunan itu perlu juga menghubungkan Kalimas dengan Jl. Tunjungan untuk menjamin agar benar-benar dapat “mlaku-mlaku nang Tunjungan”. Sebagian dari kampung lama sekitar Kalimas—kecuali gubug-gubug dadakan—perlu terus dipertahankan kehadirannya.

http://img153.imageshack.us/img153/4374/petasurabayado5.jpg

Terkait soal penertiban kawasan Kalimas, Wali kota Bambang DH yakin penertiban itu tidak akan menimbulkan pertentangan dari warga penghuni kawasan itu. “Di tempat itu tidak ada bangunan permanen. Umumnya gubuk-gubuk liar. Lagi pula jumlahnya tidak banyak,” tutur Bambang DH. Penataan itu meliputi kawasan dari Wonokromo hingga Pabean Cantikan. Secara keseluruhan akan melibatkan 8 kecamatan. Di antaranya Pabean Cantikan, Krembangan, Semampir, Wonokromo, Tegalsari, Gubeng, Genteng dan Bubutan. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap selama 5 tahun, hingga berakhirnya jabatan Bambang DH-Arif Afandi. Peluang pengembangan Kalimas dilatarbelakangi bahwa Surabaya sebagai kota perdagangan memiliki fasilitas perbelanjaan yang lokasinya berdekatan dengan Kalimas. Surabaya memiliki Pelabuhan
Tanjung Perak dan pelabuhan tradisional yaitu Pelabuhan kalimas yang berada di ujung utara Sungai Kalimas. Kota ini juga memiliki kawasan Pantai yang berpotensi bagi pengembangan waterfront city. Selain Kalimas, Surabaya memiliki Kali Wonokromo dan Kali Surabaya yang secara geografis, ketiganya terkoneksi. Surabaya juga memiliki kawasan bersejarah yang letaknya berdekatan dengan Kalimas.

http://img244.imageshack.us/img244/6595/kalimassurabaya1ks9.jpg

Di samping itu, Surabaya memiliki fungsi dan fasilitas pendidikan (tinggi) yang terus berkembangan sebagai kawasan ilmu pengetahuan, yaitu di kawasan timur (ITS dan perguruan tinggi lainnya) serta di kawasan barat (Unesa). Ada beberapa titik potensial yang dikembangkan yakni Jembatan Petekan, Jembatan Merah, Jembatan Jagalan, Jembatan Peneleh, Monkasel, Pasar Bunga Kayoon, Permukiman di Dinoyo dan Darmokali, Jembatan BAT, Kalimas – Kali Surabaya – Kali Wonokromo. Sedangkan potensi wisata yang bisa dikembangkan adalah Monumen Jalesveva Jayamahe, Kawasan Masjid Ampel, Pusat Makanan Kya Kya, Taman Prestasi, Monumen Kapal Selam, Taman Wisata Ngagel, dan Kebun Binatang Surabaya.
Untuk melancarkan rencana mempercantik Kalimas, Pemkot Surabaya memiliki indikasi-indikasi
program penataan antara lain Pertama, Program Penguatan Identitas Kawasan meliputi Penataan (pengubahan orientasi) Bangunan Tepi Sungai dan Penanganan Bangunan lama Cagar Budaya Tepi Sungai. Kedua, Program Perbaikan Kualitas Lingkungan meliputi Penanganan Kualitas air, Penanganan Endapan lumpur, Penertiban hunian tidak resmi, Perbaikan ekosistem sungai, Perbaikan sistem sanitasi lingkungan kawasan tepi sungai, dan Pembangunan ruang terbuka hijau (taman/hutan kota). Ketiga, Program Pengembangan Prasarana dan sarana meliputi Pembangunan sarana transportasi air, Penataan jaringan utilitas,
Pembenahan fisik jalan dan jembatan, Pembangunan ruang publik, Pembangunan pedestrian, Pembangunan / pembenahan bangunan air, Penyediaan / penataan area pedagang informal, Pembangunan fasilitas umum, dan Penataan area perdagangan di tepi sungai. Keempat, Program Pengembangan obyek dan Kegiatan Wisata meliputi Pengembangan wisata air dan Pengembangan taman wisata. Sedangkan kelima, Program Pengembangan masyarakat yaitu Pemberdayaan / pelatihan untuk masyarakat. Jadi pengembangan Kalimas mengandung unsur peremajaan, peningkatan, dan pelestarian. Dan ini sudah dihitung pula tampungan untuk permukiman serta masih tersedia cukup luas kawasan yang dapat dikembangkan untuk tujuan komersial. Jelasnya, Kalimas berbeda dengan kawasan lain. Dalam pengembangannya perlu bekerjasama dengan warga yang ada, baik yang menghuni maupun yang berusaha. Cara ini makin perlu dilakukan sebab pengembangan kawasan ini menghadapi resiko saingan yang berat dari pengembangan kawasan lain. Terutama bila pengembangannya tidak terkoneksi apalagi tidak sejalan dengan rencana mempercantik Kalimas.
Akibatnya revitalisasi yang awalnya sebagai konsep memperindah kota dan melestarikan cikal bakal kota pun menjadi kabur tanpa kesan dan tanpa makna... (aws)

copied from. Majalah GAPURA

Hadi
August 30th, 2008, 12:59 PM
Invetasi Rp2,21 triliun untuk 41 km
Proyek Tol Moker segera dimulai

SURABAYA: Pemerintah segera merealisasi pengerjaan fisik Tol Mojokerto- Kertosono (Moker) sepanjang 41 km yang digarap PT Marga Harunata Intrinsic (MHI) dengan invetasi sekitar Rp2,21 triliun. Proyek itu bagian dari komitmen penyelesaian Tol Trans Jawa sepanjang 644 km dari Cikampek hingga Banyuwangi.

Pengerjaan fisik Tol Moker akan dimulai pemancangan tiang pertama oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada Rabu, 27 Agustus 2008 di Desa Karangdagangan, Kec. Bander Kedungmulyo, Kab. Jombang. Tol Moker akan melalui tiga daerah yakni Kab. Mojokerto, Kab. Jombang dan Kab. Nganjuk.

Menurut catatan Bisnis, sedikitnya akan ada 10 ruas ruas jalan tol di Jatim dengan total panjang 346,33 km, yang menjadi bagian tol Trans Jawa dengan total investasi ditaksir mencapai Rp35,8 triliun.

Ke-10 ruas tol di Jatim itu yaitu tol Mantingan-Ngawi-Kertosono (87 km), Mojokerto-Kertosono (41 km), Mojokerto- Surabaya (37 km), Gempol-Pandaan (13,61 km), Pandaan-Malang (35 km), Gempol- Pasuruan (32 km), Pasuruan-Probolinggo(45 km), Probolinggo-Banyuwangi (170 km), Tengah Kota Surabaya (25 km) dan Waru- Juanda (13,8 km).

Dari ke-10 ruas proyek jalan tol itu baru satu yang diselesaikan yaitu ruas Waru-Juanda senilai Rp1,3 triliun dan telah diresmikan Presiden SBY. Sisanya masih dalam proses pembebasan lahan, pengerjaan fisik maupun tender ulang.

Minta dipercepat

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Jamal Abdullah Alkatiri menyatakan proyek pengerjaan tol seharusnya dipercepat pembangunannya.

"Akselerasi pengerajaan proyek tol di Jatim harus sudah dimulai. Dari 10 ruas proyek tol, baru satu yang selesai yaitu tol Waru-Juanda. Padahal ada sekitar 346,33 km ruas proyek tol di Jatim yang menjadi bagian proyek tol Trans-Jawa," kata Jamal kepada Bisnis, kemarin.

Menurut dia, proyek tol mendesak dikerjakan mengingat posisi Jatim sebagai salah satu wilayah penggerak perekonomian nasional.

"Jalur jalan konvensional kondisinya memprihatinkan, selain banyak yang rusak juga tingkat kepadatanya sudah luar biasa. Proyek tol menjadi penting agar mobilitas barang, jasa maupun orang dapat lancar sehingga pergerakan ekonomi semakin lancar," ujarnya. (k21) (surabaya@bisnis.co.id)

BISNIS INDONESIA

Hadi
August 30th, 2008, 01:01 PM
Ada info baru. Ex Hotel Ramayana itu akan menjadi L.J Meritus Hotel Surabaya, nilai kontraknya Rp 63 Milyar, digarap oleh Wika. Tapi gak tahu lagi apa kontrak bangunan saja atau semuanya termasuk ME, lighting, dll. Jumlahnya kelihatannya gak seberapa besar ya. Apa karena tinggal meneruskan struktur yang sudah ada saja ? Kelihatannya struktur lama sudah mencapai 6 lantai tuh.

Em ada gambarnya ga ya?...... Kok kecil ya?.. semoga 25 lantai lebih.. hehehe

Ampelio
August 30th, 2008, 05:37 PM
Rendering projek Kali Mas :okay:.. tapi apa gak terlalu "biru" tuh kasih warna airnya? :ohno:

sbyctzn
August 30th, 2008, 08:03 PM
Totally full adapted Singapore!!
Sampai-sampai bandara, perumahan, sungai, dll. Sama!!!
No problem, just for better life in Surabaya!!

Ebek21
September 1st, 2008, 04:57 AM
Aku baca Jawapos dan Surya hari ini katanya Jalan Kertajaya juga ada pembangunan pedestrian dan gorong2 ? Dimana ya letak persisnya karena Jalan Kertajaya kan panjang sekali ? Siapa saja yang tahu tolong infonya dopng karena berita ini sudah lama kunanti2. Bosan lihat Jl. Kertajaya banjir terus.

blueskys
September 1st, 2008, 06:05 AM
have this ever been posted b4 ? sorry if repost :D

East Coast Residence

http://farm4.static.flickr.com/3081/2510724667_d1f46eac83.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3060/2511556670_ebca4fd49c.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2307/2511557232_f71e5c019e.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2018/2510726631_0c36b707f3.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2358/2511558204_943da47a58.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2017/2510727905_c6da8e0576.jpg

ada yang tw progress terbaru proyek ini, sudah mulai konstruksi kah?? sudah sampai mana?? kontraktornya sapa ya??

iwe
September 1st, 2008, 06:49 AM
^ it is at pakuwon estate at east surabaya

sbyctzn
September 1st, 2008, 07:02 AM
eastcoast terakhir kesana, tanahnya sudah rata, mungkin sekarang sudah konstruksi, soalnya sekarang gencar iklan eastcoast, ada dimana-mana (billboard).

Ebek21
September 1st, 2008, 10:04 AM
Penerbangan Jember -Surabaya resmi beroperasi

JEMBER: Penerbangan reguler rute Jember-Surabaya atau sebaliknya secara resmi telah beroperasi, menyusul dikeluarkannya izin penerbangan rute tersebut oleh Departemen Perhubungan, pekan lalu.

Rute komersial yang akan dilayani oleh Maskapai Tri MG tersebut akan dilayani setiap harinya sebanyak tiga kali penerbangan pulang-pergi (PP) dengan tiket Rp 300.000,- Jadwal penerbangan tersebut dari Jember-Surabaya pada 08.45; 11.45; dan 14.45 sedangkan dari Surabaya menuju Jember pada 07.30; 10.30; dan 13.30.

Dengan turunnya surat izin penerbangan rute tersebut, maskapai Tri MG telah melakukan penerbangan komersial perdana pada Jumat, 29 Agustus 2008.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember Sunarsono mengatakan surat izin penerbangan reguler komersial rute Jember-Surabaya itu sudah dikantonginya.

Menurut Sunarsono, surat izin dari Dephub telah turun khususnya untuk memperbolehkan penggunaan Bandara Notohadinegoro serta untuk penerbangan rute Surabaya- Jember pp. Surat itu diterima oleh Pemkab Jember pada Kamis,28 Agustus 2008.

"Alhamdulillah penerbangan komersial perdana juga telah dilakukan pada Jumat pekan lalu [29 Agustus 2008]," kata Sunarsono kepada pers, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan proses pengurusan perizinan beroperasinya penerbangan rute Jember-Surabaya itu ditangani PT Aero Express International, konsultan Pemkab Jember.

"Surat izin dari Dephub itu tidak lepas hasil jerih payah PT Aero Express International," tegasnya.

Selain itu, jelasnya, izin diterbitkan karena ujicoba pendaratan pesawat milik maskapai Tri MG pada 12 Agustus 2008 dinilai berhasil.

Tanpa airport tax

"Kebijakan airport tax di Bandara Jember belum dilakukan, Pemkab Jember masih menginginkan agar animo masyarakat dapat tinggi terhadap penerbangan dari Jember ke Surabaya. Ini merupakan kebijakan perangsang," ungkapnya.

Taken from Bisnis Indonesia, Sep 1, 2008

Ebek21
September 1st, 2008, 10:04 AM
Hari Ini Citilink Terbang Lagi

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Citilink.jpg

Mulai, Senin (1/9) hari ini, Citilink terbang kembali. Ini, sebagai bagian dari langkah pembenahan dan penataan yang dilaksanakan dengan penampilan dan konsep bisnis baru.

Peresmian penerbangan kembali Citilink tersebut dilaksanakan Menteri Perhubungan Jusman Syafil Djamal, Menteri BUMN Sofyan Djalil, Komisaris Utama Garuda, Hadiyanto dan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar, di terminal domestik, Bandara Juanda, Surabaya, pagi tadi.

Sofyan Djalil mengatakan, Surabaya merupakan kota kedua terbesar mempunyai potensi yang cukup besar. Karena itu, diharapkan dengan hadirnya Citilink dapat menggairahkan kembali bisnis penerbangan
ini.

Citilink sebelumnya menjalani penataan sejak pertengahan Januari 2008 yang lalu untuk menyiapkan Citilink sebagai true Low Cost Carrier (LCC) - maskapai penerbangan berbasis biaya rendah yang sebenarnya - yang mampu menghadapi ketatnya persaingan bisnis penerbangan.

Pembenahan Citilink tersebut mencakup berbagai aspek perusahaan, baik manajemen mau pun operasional. Citilink telah memindahkan home base-nya dari Jakarta ke Surabaya. Bahkan Citilink saat ini sedang dalam proses menjadi "entitas" bisnis sendiri - sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia. Citilink nantinya akan mengelola sumber daya (resources) secara mandiri, baik pesawat, SDM, pemasaran produk, termasuk aspek keuangan, sehingga keberadaannya semakin "fokus" dalam menggeluti bisnis penerbangan.

Dalam konteks bisnis Garuda, Citilink tetap konsisten menggarap pasar low cost carrier; sedangkan Garuda juga tetap menggarap pasar full service airline. Dalam kegiatan usahanya keduanya terus berkonsentrasi dalam segmen pasar yang berbeda.

Ini sesuai dengan tujuan awal berdirinya Citilink pada tahun 2001 lalu, dimana Citilink dirintis Garuda untuk melaksanakan penggarapan pasar low cost carrier.

Sesuai data EPS pertumbuhan arus penumpang udara di Indonesia selama semester 1/2008 mencapai 15,85 juta orang, atau mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 13,68 juta orang. Pertumbuhan penumpang udara domestik rata-rata sekitar 15%-16% per tahun. Jumlah penumpang udara nasional selama tahun 2007 mencapai 37 juta orang.

Menurut Emirsyah Satar, melalui penataan dan perumusan kembali strategis bisnis yang tepat, Citilink diharapkan menjadi true LCC yang mampu bersaing merebut pasar menengah-bawah yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi. "Kombinasi penggarapan pasar yang dilaksanakan Citilink dan Garuda Indonesia tersebut diharapkan mampu menggarap pasar bisnis penerbangan yang semakin kompleks," tambah Emirsyah.

Pada awal pengoperaslannya kembali, Citilink setiap hari akan melayani 16 rute di 7 kota tujuan. Hingga tahun 2008 Ini, Citilink akan mengoperasikan 5 pesawat B-737 dengan konfigurasi tempat duduk seluruhnya kelas ekonomi.

Taken from Surabaya Post, Sep 1, 2008

Ebek21
September 1st, 2008, 04:02 PM
Pakuwon Power Centre

Client PT. Pakuwon Jati Tbk (Pakuwon Group)
Address : Kompleks Pakuwon City, Surabaya
Site Area : 11,861 m2
Building Area : 44,035 m2
Architect : Architect Indomegah
Structure : PT. Haerte (HRT) Widya Konsultan
Mechanical & Electrical : PT. Skemanusa Consultama Teknik
Construction Management : Manajemen Konstruksi Utama

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Facade.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Facade-2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Power-Center-Site-Plan.jpg

The Playful Sculptural Flat Area. The design that performs by Power Center is reminding us to the Lego toys, which the single mass is made from other tiny masses that arranges into a sculptural form.

The single mass with quite big volume makes the architect free enough to play with the form in this project. Even though the surface of the building cover is relatively flat, here the architect divides it into the smaller facade. Each part gets a difference design touch that makes the whole building seamlessly consist of separated parts.

The play form from concrete with color determination is executed very well in here. The glass materials are used in some of the building cover to eliminate the monotony. At the top of the mass there is a point of interest that designed deliberately consist of a thin rectangle with a hole on it.

pecinta_surabaya
September 1st, 2008, 04:28 PM
^^ perkembangannya sekarang gmn? Lumayan keren lho pakuwon power center,ada cinema 21 nya. (pakuwon power center = pakuwon town square kan??)
Ini jd satu wilayah dgn eastcoast?

pecinta_surabaya
September 1st, 2008, 04:47 PM
Taman DOLOG

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/01092008145.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/30082008142.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/01092008144.jpg


Di tengahnya lagi dibangun,mungkin air mancur kali ya?

Ebek21
September 1st, 2008, 05:04 PM
^^ Thanks foto2 Taman Dolognya !! Memang akan dibangun air mancur di situ dengan ukuran yang cukup besar. Moga2 jadinya bagus karena taman ini juga berfungsi sebagai gerbang kota Sby dr arah selatan atau bandara Juanda.

Pakuwon Power Center (aka Pakuwon Town Square/Patoz) dan Eastcoast Residence letaknya di kompleks Pakuwon City, tapi lokasinya berjauhan. Eastcoast Residence persis di pinggir pantai, sedangkan Power Center/Patoz di gerbang utama kompleks Pakuwon City.

teddybear
September 1st, 2008, 05:26 PM
^Pakuwon Power Center ternyata tidaklah besar. Dari rendering dan denah, ternyata ntar jadi kayak Goci, untuk melengkapi sarana belanja daerah sana. Design sih kelihatan bagus dari luar, tapi tidak mengharapkan sesuatu yg spektakular.

Taman Dolog, kalo nggak salah ada pemukiman kumuh di bagian yg lain? Apakah pemukiman kumuh nya digusur juga?

pecinta_surabaya
September 1st, 2008, 05:30 PM
Ooo,selama ini saya kira patoz dan eastcoast residence itu satu wilayah,seperti superblock gitu.

Tadi saya lewat perempatan kertajaya dekat samsat dan gramedia,ada kolam yg sebenarnya dibuat air mancur,,tp knapa kering kerontang ya? air mancurnya gak jalan sama sekali. (padaal kan bagus di tengah jalan ada air mancur,kaya di perempatan pemuda)

pecinta_surabaya
September 1st, 2008, 05:37 PM
@teddybear : menurut saya patoz memang sepertiny hanya memenuhi kebutuhan warga pakuwon city saja,kan memang mereka jauh dr pusat perbelanjaan,,patoz bukan mall untuk cuci mata seperti TP GM PTC dan yg lainnya. Tp bisa saja patoz malah jd rame kaya cito Lhoo,berbekal cinema 21 dan gak ada mall saingan di wilayah setempat,,hehehe

Perkampungan kumuh di dolog masih ada ko',yg di tengah pulau itu kan? gak ada tanda2 mau digusur ato direlokasi,padahal bagus klo seandainya digusur dan dijadikan taman sekalian. (bunderan dolog kan besar,jd pasti bagus bgt tamannya)

teddybear
September 1st, 2008, 06:11 PM
^Galaxy Mall itu sudah mentok, nggak ada tanah lagi untuk perluasan berikutnya ya?

Daerah Timur dibanding daerah Barat kurang mall ya? Cuman Galaxy dan Patoz ini, dan dua2xnya tidaklah besar. Dulu Pakuwon semestinya ada rencana membangun mall cukup besar di wilayah Timur tapi sekarang koq berubah.

Dan belum ada apartment yg tinggi juga di Timur kecuali East Coast?

Perumahan kumuh itu mestinya digusur. Masak ada perumahan kumuh bertempat di taman? Dan mereka pasti keluar masuk mesti menyeberang jalan?

Ebek21
September 1st, 2008, 06:56 PM
@pecinta_surabaya : Air mancur di perempatan Kertajaya itu sudah selesai, tapi belum tersambung listriknya oleh PLN gara2 krisis listrik. Makanya Dinas Pertamanan ngomel2 kepada PLN :)

@teddybear : Sekarang setelah Mal Galaxy 2 selesai, Mal Galaxy itu jadi besar dan elit loh. Lumayan lengkap lagi. Walaupun gak sebesar TP tapi yang pasti masih diatasnya Supermal dalam hal atmosfer shopping dan leisurenya.

Dan Patoz itu memang dibangun oleh Pakuwon untuk menghidupkan Pakuwon City yang sampai sekarang masih adem ayem saja. Setelah Patoz ini dibuka (rencananya Juni 2009), dipastikan kompleks ini makin ramai dikunjungi, yang ujung2nya mendongkrak penjualan property di situ yg cenderung stagnan, padahal infrastrukturnya sudah top class banget.

Daerah Pakuwon City situ tanahnya tergolong agak labil, jadi tidak dimungkinkan membangun gedung tinggi2. Makanya Eastcoast hanya 15-an lantai saja.

teddybear
September 1st, 2008, 07:23 PM
^Iya Galaxy Mall sekarang sudah tidak kecil lagi sejak ada Galaxy 2, tapi maksudku, kalo mau ekspansi lagi sudah nggak bisa karena udah mentok, nggak ada lahan kosong lain kecuali membeli rumah2x besar disekitarnya.

Kenapa koq Pakuwon City itu adem ayem saja? Koq dulu pernah org bilang mobil di daerah Timur lebih cepat keropos? Apakah karena persepsi yg salah, koq rasanya tidak masuk akal?

Ebek21
September 2nd, 2008, 02:31 AM
^^ Pakuwon City adem ayem saja karena dr dulu image tempat itu kurang bagus. Kebetulan sekali ketika baru mengembangkan daerah tersebut dgn nama Laguna Indah, krismon datang sehingga banyak proyek terbengkalai. Bahkan setelah krismon menyingkir, Pakuwon lebih mengutamakan menggarap daerah barat dulu dengan mengembangkan Supermal dan PTCnya. Dan lagi ada masalah struktur tanah disana sehingga banyak rumah2 yg konstruksinya kurang kuat patah dan bekas2nya masih terlihat sampai sekarang.

Sekarang mereka sudah memperbaiki pengurukan tanahnya, tapi tetap saja kalo bangun rumah disana mesti pakai tiang pancang, yang mana biaya pembangunan rumahnya bisa bengkak banyak.

Daerah timur, terutama yg dekat pantai, seperti Kenjeran, Mulyosari, Sutorejo, kawasan ITS, Gununganyar memang sering dibilang mudah menyebabkan korosi karena udara laut yg mengandung garam.

Aku bukan orang teknis, kalo ada yg lebih tahu, silahkan dikoreksi, tapi kurang lebih seperti begitulah.

Walaupun demikian, sekarang Pakuwon benar2 serius menggarap Pakuwon City. Dulu namanya Laguna Indah, lalu diganti Pakuwon Laguna, terakhir berubah jadi Pakuwon City. Mereka berani mempertaruhkan namanya ditaruh di proyek ini karena potensinya sebenarnya luar biasa. Total lahannya seluas 600-700 ha, baru terpakai 200 ha saja. Kemudian di masterplannya, kompleks ini akan dibelah oleh jalan tol lingkar luar Surabaya yang menghubungkan Suramadu dan Juanda, dan terkoneksi juga dgn tol Sby-Gresik, Sby-Gempol dan future tol Sumo. Sebagai satu2nya kompleks pemukiman yg berbatasan langsung dengan laut, masih banyak potensi lain yang saat ini mungkin belum digarap tapi sudah diantisipasi.

Sebetulnya di depannya Mal Galaxy 1 itu kan ada lahan parkir yang cukup luas. Itu lahan milik siapa ya ? Dulu lahan yang saat ini jadi Mal Galaxy 2 juga berupa lahan parkir saja sebelum digarap jadi seperti saat ini. So menurutku masih ada potensinya untuk dikembangkan lagi.

Ebek21
September 2nd, 2008, 03:09 AM
Lahan di depan Mal Galaxy ini sangat luas, bisa dibangun satu mal lagi atau hotel/apartemen atau office building, lalu dihubungkan dengan underpass atau skybridge dengan Mal Galaxy lama, pasti keren sekali. apalagi jalan yang akan dilintasi adalah MERR yang sekelas jalan arteri. Nggak tahu juga sih diperbolehkan atau tidak. Mungkin mereka menunggu sampai MERR tersambung seluruhnya baru ekspansi kali ya ?

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/ExpansionMG.jpg

teddybear
September 2nd, 2008, 05:38 AM
^I think Pakuwon Indah itu yg di sebelah Barat. Baru kali ini dengar kalo rumah2x di Pakuwon Indah pada retak2x? Kalo di lihat dari wiki atau google map, koq masih banyak lahan kosong di Pakuwon Indah? Kalo toh tanah di Barat tidak stabil, berarti perumahan di Citra Raya, Graha Family juga mengalami retak2x dong?

Memang gua juga dengar kalo udaranya mengandung garam.

^Di bagian belakang Galaxy Mall2 itu, di lahan yg berbentuk segitiga, apa itu termasuk Galaxy Mall2 atau gimana, koq rasanya kayak konstruksi tapi belum selesai.

Lahan di depan Galaxy Mall itu memang luas dan kapannya mereka ada rencana bangun apartemen disana. Entah ntar mau dibuat apa.

Kembali ke Pakuwon yang memiliki proyek di semua bagian di Surabaya, sudah lama tidak ada tanda2x rencana mereka mau membangun apa di lahan TP sekarang, dimana mereka masih punya lahan kosong.

Ebek21
September 2nd, 2008, 06:13 AM
^^ Loh jangan salah. Pakuwon Indah itu di barat, Pakuwon City di timur. Di Pakuwon Indah ada Waterplace, Supermal, dan PTC. Di Pakuwon City ada Pakuwon Town Square (Patoz) dan Eastcoast Residence. Yang aku bilang dulu struktur tanahnya agak labil itu yang Pakuwon City (dulu namanya Laguna Indah).

Pakuwon Group sedang sibuk menyelesaikan proyek Kota Kasablanka dan Gandaria Heights di Jakarta yang dua2nya proyek raksasa, jadi mungkin untuk sementara tiarap dulu di Sby. Saat ini setahuku mereka hanya ada proyek Patoz dan Eastcoast ini saja, sambil menyelesaikan finishing Waterplace. Nggak tahu lagi ya kalo mereka ada saham juga di Grand City Surabaya yg besanan dengan Pakuwon.

Lahan segitiga itu rasanya gedung parkirnya Mal Galaxy 2, sekarang sudah jadi. Foto Google Earth itu kan foto pertengahan tahun 2006.

hildalexander
September 2nd, 2008, 06:24 AM
^^ Loh jangan salah. Pakuwon Indah itu di barat, Pakuwon City di timur. Di Pakuwon Indah ada Waterplace, Supermal, dan PTC. Di Pakuwon City ada Pakuwon Town Square (Patoz) dan Eastcoast Residence. Yang aku bilang dulu struktur tanahnya agak labil itu yang Pakuwon City (dulu namanya Laguna Indah).

Pakuwon Group sedang sibuk menyelesaikan proyek Kota Kasablanka dan Gandaria Heights di Jakarta yang dua2nya proyek raksasa, jadi mungkin untuk sementara tiarap dulu di Sby. Saat ini setahuku mereka hanya ada proyek Patoz dan Eastcoast ini saja, sambil menyelesaikan finishing Waterplace. Nggak tahu lagi ya kalo mereka ada saham juga di Grand City Surabaya yg besanan dengan Pakuwon.

Lahan segitiga itu rasanya gedung parkirnya Mal Galaxy 2, sekarang sudah jadi. Foto Google Earth itu kan foto pertengahan tahun 2006.

Koreksi dikit Om, Pakuwon tengah menggarap Gandaria City (Gandaria Heights itu nama apartemen di kompleks Gandaria City. Terdiri atas The 8 Office, Hotel, Mall dan apartemen) dan Kota Kasablanka (juga ada mall, hotel, office dan apartemen).....

Ebek21
September 2nd, 2008, 07:44 AM
^^ Thanks koreksinya :) Sering2 mampir ya, dan kalo ada info proyek2 di Sby bagi2 dong.

ANTHONY @ SURABAYA
September 2nd, 2008, 10:36 AM
:hi:Pecinta_Surabaya, thanks ya atas info taman2nya. Andai aja taman KEBUN BIBIT bisa dibuat sebuah taman yg besar, tanpa pagar pembatas, dengan permainan kontur tanah, serta pohon2 dg ukuran besar, danau buatan dan rumput. Bisa membuat paru2 kota yg benar2 paru2.

pecinta_surabaya
September 2nd, 2008, 05:37 PM
^^ setuju tuh,surabaya memang harus memperbanyak taman utk paru2 kota,,sebagai konsekuensi pembangunan yg sedikit lebih mencemari lingkungan. :)

Tentang lahan di depan galaxy mall,skrg di pake buat tempat parkir sepeda motor,,dan yg kosong di belakang tempat parkir itu rasanya di pake buat sesuatu,soalnya saya sering lihat orang berpakaian proyek keluar masuk. (bukan sedang dibangun lhoo)
Sekelilingnya dipagari tinggi dgn seng,jd gak kelihatan dr luar. Yg nganggur lahan di sebelah tempat parkir sepeda motor itu yg dulunya di pake parkir mobil,gak jelas mau di pake apa. (tiap pagi di pake senam lansia)

Hadi
September 2nd, 2008, 07:31 PM
^^ setuju tuh,surabaya memang harus memperbanyak taman utk paru2 kota,,sebagai konsekuensi pembangunan yg sedikit lebih mencemari lingkungan. :)

Tentang lahan di depan galaxy mall,skrg di pake buat tempat parkir sepeda motor,,dan yg kosong di belakang tempat parkir itu rasanya di pake buat sesuatu,soalnya saya sering lihat orang berpakaian proyek keluar masuk. (bukan sedang dibangun lhoo)
Sekelilingnya dipagari tinggi dgn seng,jd gak kelihatan dr luar. Yg nganggur lahan di sebelah tempat parkir sepeda motor itu yg dulunya di pake parkir mobil,gak jelas mau di pake apa. (tiap pagi di pake senam lansia)

Setau aku si, didepan Gm bakal ada apartement, pengembangan for future. Juga akan ada Office Towernya

Hadi
September 2nd, 2008, 07:33 PM
:hi:Pecinta_Surabaya, thanks ya atas info taman2nya. Andai aja taman KEBUN BIBIT bisa dibuat sebuah taman yg besar, tanpa pagar pembatas, dengan permainan kontur tanah, serta pohon2 dg ukuran besar, danau buatan dan rumput. Bisa membuat paru2 kota yg benar2 paru2.

Tak mungkin itu kalo tanpa pagar, soalnya sekarang ada rusa tutul disana, banyak sekali..... pada kabur tuh kalo ga pake pagar

magali
September 3rd, 2008, 01:43 AM
:hi:Pecinta_Surabaya, thanks ya atas info taman2nya. Andai aja taman KEBUN BIBIT bisa dibuat sebuah taman yg besar, tanpa pagar pembatas, dengan permainan kontur tanah, serta pohon2 dg ukuran besar, danau buatan dan rumput. Bisa membuat paru2 kota yg benar2 paru2.
---------------
sayang sekali karna sudah terlanjur jadi hutan ruko :bash:

hermawan
September 3rd, 2008, 03:00 AM
^^Sepertinya menjelang pemilu 2009, proyek-proyek baru sepi. mungkin abis pemilu bakal ramai lagi

Ebek21
September 3rd, 2008, 03:09 AM
Kelihatannya proyek ini hanya gorong2 saja tanpa disertai pedestrian.

Saluran Jalan Kertajaya Diperlebar

SURABAYA - Pengguna Jalan Kertajaya belakangan ini terganggu proyek pembangunan saluran air di jalan itu. Proyek tersebut memperlebar saluran yang sudah ada untuk meningkatkan daya tampung air. Pekerjaan itu diperkirakan selesai sekitar akhir September mendatang.

Para pekerja kemarin (2/9) melakukan pengeprasan box culvert (gorong-gorong) untuk menyesuaikan kondisi saluran di situ. Sebab, di saluran tersebut terdapat pipa PDAM.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Pematusan Sri Mulyono, proyek box culvert itu tidak mungkin memindahkan pipa PDAM yang menyuplai air ke RSU dr Soetomo. ''Pemindahan pipa memerlukan waktu lama. Padahal, RSU dr Soetomo setiap hari membutuhkan air bersih dari PDAM,'' tuturnya.

Karena itu, lanjut Sri, pemkot yang mengalah dalam pemasangan box culvert tersebut. Pemkot mesti menyesuaikan dengan pipa PDAM yang ada di gorong-gorong itu. Yang penting, menjelang musim penghujan nanti, proyek pelebaran saluran tersebut sudah kelar. Dengan demikian, begitu hujan tiba, airnya tidak menggenangi jalan seperti yang terjadi selama ini.

''Jika tidak ada pipa PDAM, proyek tersebut bisa rampung secepatnya,'' ujarnya. Proyek itu berlangsung sejak tiga minggu lalu.

Agar tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Kertajaya, pekerjaan dilakukan siang-malam. Sebab, ketika siang lalu lintas di jalan itu begitu padat. ''Saya akui gara-gara pembangunan gorong-gorong itu, Jalan Kertajaya menjadi semrawut. Saya meminta maaf kepada masyarakat,'' kata penggemar tembang campur sari tersebut.

Taken from Jawapos, Sep 3, 2008

yudz83
September 3rd, 2008, 05:53 AM
Suramadu Kurang Dana Rp40 Miliar :ohno:


Surabaya (ANTARA News) - Biaya pembangunan jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura (Suramadu) ternyata masih kurang Rp40 miliar, demikian PJ Gubernur Jatim Setia Purwaka di Surabaya, Rabu.

Kekurangan dana ini akan digunakan untuk pembangunan jembatan pendekat (approach bridge) ke sisi Madura.

"Ada hambatan `cash flow` yang perlu dicarikan jalan keluar karena konsorsium tiga kontraktor kesulitan pendanaan. Kita upayakan agar ada jalan keluar," terang Setia Purwaka

Konsorsium Kontraktor Indonesia pembangunan jembatan Suramadu terdiri dari PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Waskita Karya,

Setia mengungkapkan, pinjaman dari Pemerintah China belum bisa diperoleh sehingga pihaknya menyiapkan beberapa opsi meliputi percepatan pinjaman dana dari China itu dan mencari pinjaman lain agar proyek bisa berjalan.

"Kami akan berusaha maksimal mungkin karena ini untuk kepentingan rakyat. Jembatan ini monumental dan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat baik dari sisi Surabaya maupun sisi Madura," kata Setia lagi.

Sementara itu, Kepala Satker Pembinaan Teknik Pembangunan Suramadu Yudha Handita mengatakan, pembangunan Suramadu telah mencapai 85,08 persen dan "causeway" sisi Surabaya sekitar 97,57 persen.

Kemudian, secara fisik, dari 36 bentang jembatan telah selesai sampai dengan flat lantai.

"Pemerintah ingin pembangunan jembatan Suramadu selesai akhir Maret 2009 dan bisa dimanfaatkan April 2009," katanya.

Ebek21
September 3rd, 2008, 07:57 AM
'Percepat proyek Teluk Lamong'

SURABAYA: Walikota Surabaya Bambang DH berbicara keras mengenai belum terealisasinya proyek Teluk Lamong, sebagai pengembangan dermaga dan terminal petikemas Pelabuhan Tanjung Perak. Padahal pemerintah sudah membuka tender megaproyek itu sejak 2006.
"Pengembangan Tanjung Perak, ke Teluk Lamong [Lamong Bay] harus direalisasikan agar menjadi pelabuhan yang representatif," tegas Bambang DH di Pemkot Surabaya sebagaimana disiarkan Antara, kemarin.

Menurut walikota, semula proyek itu direncanakan seluas 300 hektare, tetapi disepakati proyek itu menjadi 50 hektare saja setelah terjadi hegemoni antarpihak terkait, khususnya dengan Pemprov Jatim.

"Pelindo III harus bergerak, mengingat arus petikemas di terminal Petikemas Surabaya [TPS] kini sudah sedemikian tinggi. Ini untuk kepentingan semua, khususnya masyarakat, bukan kepentingan pemkot saja," katanya.

Dari catatan Bisnis, Departemen Perhubungan telah membuka peluang bagi investor untuk menggarap megaproyek itu sejak 2006, meski saat itu sudah ada dua pihak yang mengajukan penawaran, yakni Dubai Ports World (Uni Emirat Arab) dan International Container Terminal Services Inc. (Filipina).

Teluk Lamong ditawarkan ke investor dengan harapan mampu menampung sekitar 1,138.000 twenty equivalent units (TEUS) dengan investasi saat itu diperkirakan Rp 2,5 triliun, dan direncanakan bisa beroperasi 2009. Namun hingga kini belum ada kejelasan proyek itu, khususnya setelah lahirnya UU No. 17/2008 tentang Pelayaran, yang memungkinkan perubahan status kepelabuhanan.

Pengembangan ke Lamong Bay ini dirasa mendesak, mengingat tingkat utilisasi fasilitas dermaga maupun fasilitas di TPS kini sudah di kisaran 80%. Jika tidak diantisipasi dari sekarang, dikhawatirkan terjadi ketidakseimbangan layanan yang bisa mengganggu arus keluar-masuknya barang ekonomi.

Menurut Bambang D.H, antarpihak perlu duduk bersama untuk merumuskan kembali pentingnya keberadaan pelabuhan, khususnya di Teluk Lamong. "Itu tidak hanya untuk kepentingan kota saja, tetapi juga bagi regional [Jatim] dan masyarakat." Selain bisa diarahkan sebagai pelabuhan multipurpose, kata walikota, Lamong Bay juga bisa membantu memperlancar arus pengiriman sejumlah komoditas ekonomi seperti hasil pertanian, industri dan perikanan.

Selama ini tekad Pemkot Surabaya mempercepat pengembangan Tanjung Perak ke Teluk Lamong selalu mendapat 'hambatan' dari Pemprov Jatim. Bahkan rencana lokasi proyek itu telah ditetapkan sebagai wilayah konservasi yang diatur peraturan daerah mengenai Rencana Tata Ruang Provinsi.

Taken from Bisnis Indonesia, Sep 3, 2008

ANTHONY @ SURABAYA
September 3rd, 2008, 12:00 PM
Suramadu Kurang Dana Rp40 Miliar :ohno:


Surabaya (ANTARA News) - Biaya pembangunan jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura (Suramadu) ternyata masih kurang Rp40 miliar, demikian PJ Gubernur Jatim Setia Purwaka di Surabaya, Rabu.

Kekurangan dana ini akan digunakan untuk pembangunan jembatan pendekat (approach bridge) ke sisi Madura.

"Ada hambatan `cash flow` yang perlu dicarikan jalan keluar karena konsorsium tiga kontraktor kesulitan pendanaan. Kita upayakan agar ada jalan keluar," terang Setia Purwaka

Konsorsium Kontraktor Indonesia pembangunan jembatan Suramadu terdiri dari PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Waskita Karya,

Setia mengungkapkan, pinjaman dari Pemerintah China belum bisa diperoleh sehingga pihaknya menyiapkan beberapa opsi meliputi percepatan pinjaman dana dari China itu dan mencari pinjaman lain agar proyek bisa berjalan.

"Kami akan berusaha maksimal mungkin karena ini untuk kepentingan rakyat. Jembatan ini monumental dan bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi rakyat baik dari sisi Surabaya maupun sisi Madura," kata Setia lagi.

Sementara itu, Kepala Satker Pembinaan Teknik Pembangunan Suramadu Yudha Handita mengatakan, pembangunan Suramadu telah mencapai 85,08 persen dan "causeway" sisi Surabaya sekitar 97,57 persen.

Kemudian, secara fisik, dari 36 bentang jembatan telah selesai sampai dengan flat lantai.

"Pemerintah ingin pembangunan jembatan Suramadu selesai akhir Maret 2009 dan bisa dimanfaatkan April 2009," katanya.

????????:ohno: Maaf kalo aku kurang paham. Kok bisa ya, project segitu raksasanya sampe miscalculate ampe segitu gede..... buntutnya? MANGKRAK

magali
September 3rd, 2008, 12:20 PM
????????:ohno: Maaf kalo aku kurang paham. Kok bisa ya, project segitu raksasanya sampe miscalculate ampe segitu gede..... buntutnya? MANGKRAK
-----------
sebenarnya angka 40 m bukanlah angka yang besar untuk proyek untuk proyek dengan biaya 4,2 triliun (sebelumnya sudah eskalasi biaya sebesar 20% dari 3,4 triliun).

masalahnya kontraktornya yang gak punya duit, harusnya mereka kontrak dengan pemasok agar margin mereka bisa terjaga (karna kenaikan bahan bangunan). umumnya kontraktor bumn terbiasa bekerja dengan termijn (progress payment), jadi pola kerjanya kalau ada kenaikan tinggal minta eskalasi biaya. lain dengan kontraktor yang biasa kerja serah kunci (turn key project) mereka biasanya sudah kontrak pengadaan bahan bangunan ke pemasok sd proyek mereka selesai.

Hadi
September 3rd, 2008, 03:45 PM
ada proyek pembangunan gedung di Jl. Diponegoro no. 23. itu di sebelah mana ya?? aku liat disuarasurabaya.net

sbyctzn
September 3rd, 2008, 03:58 PM
ada proyek pembangunan gedung di Jl. Diponegoro no. 23. itu di sebelah mana ya?? aku liat disuarasurabaya.net

mungkin hotel Liberty atau hotel diponegoro (msh g jelas kabarnya, tapi konstruksi sudah beres, tinggal finishing)

sbyctzn
September 3rd, 2008, 04:17 PM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1.jpg

Jika dibandingkan dengan DED semula ternyata ada perubahan, dari foto tersebut terlihat diatas Mall terlihat ada kostruksi baru dengan empat (atau lebih) kerangka beton besar yang biasa dibuat untuk konstruksi tinggi. Jadi ada dua kemungkinan: yang pertama, akan ada dua tower di GCS ini, yaitu diatas Mall dan satunya di depan Mall bagian timur (konstruksi terpisah dari konstruksi utama yang diprediksi sebagai Hotel Ritz Charlton, RED) yang hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dibangun, atau entah nanti menunggu konstruksi utama selesai baru dibangun bagian Hotel (seperti CITO, RED). Kedua, konstruksi baru diatas Mall diperkirakan adalah konstruksi Hotel pengganti semula yang ada di depan / di timur bagian Mall sehingga nantinya tetap hanya ada satu tower seperti DED awal yang towernya pindah di bagian atas Mall.
Jika nantinya kemungkinan kedua terjadi maka akan cukup mengecewakan, karena hanya terdapat satu tower, namun dapat dikurangi kelemahannya dengan dibangunnya tower yang tinggi, sehingga walaupun hanya satu tower tetapi konstruksinya tinggi.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2.jpg

ASTON TWIN TOWER yang konstruksinya terlihat dengan konstruksi GCS

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3.jpg

Ini adalah foto salah satu garis pantai yang cukup bagus “view” nya, jika ada investor yang cukup jeli dapat dijadikan seperti Ancol yang lengkap dengan Arena bermainnya. Namun cukup dekat dengan lokasi Pantai Kenjeran.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/4.jpg

Progress Apartemen Cosmopolis, yang sepertinya target segmentasinya adalah Mahasiswa, karena sangat dekat dengan ITS, UPB, Hang Tuah.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/5.jpg

Konstruksi bangunan yang sepertinya low rise dekat dengan Apartemen Cosmopolis, bagian timurnya Cosmopolis juga berada di Jl. Arif Rahman Hakim (saat ini tinggi konstruksi sama dengan Apartemen Cosmopolis, RED), dilihat dari konstruksi kemungkinan akan masih terus meninggi, tapi masih belum dapat diketahui akan menjadi bangunan apa nantinya. Mungkin ada rekan lain yang mengetahuinya.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/6.jpg

Progress proyek renovasi DR. Soewandhi (RS milik Pemkot)

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/7.jpg

Progress mega proyek Jembatan Suramadu yang diambil dari pesisir pantai bagian utara, terlihat kabel stayed yang berwarna merah, akan sangat cantik jika nantinya sudah terpasang semua dan jembatan utama sudah tersambung.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/8.jpg

Foto proyek Suramadu yang diambil dari pesisir pantai bagian timur.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/9.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/10.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/11.jpg

Progress jalan akses bagian barat (arah menuju Suramadu, RED). Terdapat dua lajur yang satunya dari beton cor dan yang satunya hanya diaspal. Bisa diprediksi bagian jalan beton nantinya khusus dilewati untuk kendaraan besar-besar semacam trailer, bus, tronton, dll. Sedangkan yang diaspal hanya untuk kendaraan kecil semacam mobil dan sepeda motor. Cukup bagus juga perencanaannya. Bagian jalan cor, dilewati kendaraan besar yang bisa dipastikan tonasinya akan besar pula sehingga memerlukan konstruksi jalan yang sangat kuat. Kendaraaan-kendaraan besar tidak begitu terasa jika melewati kondisi jalan yang sedikit bergelombang (sifat jalan beton cor). Sedangkan bagian jalan aspal, dilewati kendaraan kecil yang tonasinya tidak besar sehingga cukup aspal. Dengan jalan dari aspal, kendaraan kecil akan lebih nyaman melewatinya karena lebih halus dan tidak bergelombang. Efisiensi biaya yang sangat tepat . Sehingga nantinya akan ada delapan jalur untuk jalan akses Jembatan Suramadu, jika berada di lokasi sesungguhnya pasti akan merasakan begitu lebarnya jalan, sangat kontras dengan keadaan di pusat kota.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/12.jpg

Seperti yang pernah saya sebutkan sebelumnya bahwa saat ini banyak bermunculan industri baru. Di foto terlihat konstruksi bangunan industri yang sedang in progress. Sangat disayangkan, akan sangat bagus jika yang bermunculan adalah bangunan hi-rise, bukan bangunan industri yang bisa dikatakan tidak mempercantik sepanjang jalan.

Sedikit catatan kecil untuk rekan-rekan Skyscrapercity semua:

Foto semuanya saya ambil pada hari Rabu mulai pukul 14.30 dimulai dari pemotretan Cosmopolis dan Bangunan didekatnya, kemudian menuju ke utara menyusuri jalan kecil pesisir pantai timur Surabaya yang ada pantai kenjerannya dilanjutkan memotret Suramadu kemudian mendekat ke proyek Suramadu dan menuju jalan kecil pesisir pantai utara Surabaya mengambil foto lebih dekat agar cable stayed lebih terlihat. Setelah puas mengambil foto Suramadu dan menikmati pemandangan yang luar biasa, kemudian memotret jalan akses. Perjalanan tidak berhenti, masih ada dua target yaitu RS DR Soewandhi dan GCS, menuju ke selatan melewati RS DR Soewandhi dan GCS kemudian kembali ke rumah. Misi selesai sekitar pukul 16.30, cukup melelahkan namun lumayan untuk menghabiskan waktu menunggu buka puasa, sambil berbagi foto untuk rekan-rekan Skyscrapercity.

:banana:

Ebek21
September 3rd, 2008, 06:00 PM
^^ Good job, sbyctzn !!! Thanks berat buat foto2 updatenya. Sayang kok kecil2 ya, bisa nggak dibesarin supaya ngelihatnya lebih jelas !!

Jalan kecil di pesisir timur Kenjeran itu aku juga pernah kesana. Bisa dibayangkan, pemandangan Suramadu dr situ pasti dahsyat sekali. Sebetulnya potensial sekali untuk dikembangkan jadi waterfront area, malah menurutku lebih bagus disana daripada di Pakuwon City karena bisa melihat Suramadu lebih jelas.

Ternyata Cosmopolis masih jauh dari selesai ya. Tapi pembangunan tetap jalan kan ? Nggak macet kan ?

Ebek21
September 4th, 2008, 02:40 AM
Kawasan Modern di Kaki Jembatan

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/22245large.jpg

Pembangunan Jembatan Suramadu yang dulu seperti mimpi tak lama lagi bakal menjadi kenyataan. Kini, mimpi baru muncul lagi. Yakni, pembangunan kawasan modern dan maju sekitar kaki jembatan. Lahan yang disiapkan untuk megaproyek itu mencapai 600 hektare, terbagi di sisi Surabaya dan Bangkalan, masing-masing 300 hektare.

Pemerintah telah membentuk badan khusus untuk menangani proyek pengembangan dan pengelolaan Suramadu. Namanya Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Lalu, seperti apa detail megaproyek tersebut? Menurut grand skenario yang dibuat Bappeprov, kawasan kaki jembatan akan dibangun menjadi area permukiman nelayan, rumah susun, apartemen, dan beberapa fasilitas lainnya.

Selain itu, akan dibangun kawasan niaga di perbatasan jembatan dengan pesisir pantai. Bahkan, pemerintah merancang akan membangun twin tower yang mengapit dua sisi jembatan di kawasan tersebut. "Twin tower itu menjadi simbol kawasan ini," kata Kepala Bappeprov Hadi Prasetyo.

Di kawasan itu juga akan dibangun area grosir seluas 2,6 hektare. Ada dua model yang disiapkan. Yakni, close shelter (untuk gudang rabat) dan semi sheltered (model tak tertutup, tapi terlindungi). Selain itu, juga akan dibangun beberapa fasilitas lain seperti convention hall, shopping mall, hypermarket, city walk, dan beberapa fasilitas lain.

Selain kawasan bisnis, di kawasan kaki Suramadu akan dibangun sarana wisata dan olahraga. "Kami sediakan lahan khusus untuk membangun fasilitas ini seperti theme park, cottage, ataupun sport area," imbuh Pras -sapaan Hadi Prasetyo. Tidak hanya itu, wilayah tersebut juga akan dilengkapi dengan kawasan fasilitas umum. "Tentu, kami tetap menganut asas lingkungan yang seimbang," tuturnya.

Selain itu, pemerintah menyiapkan beberapa skenario lain. Di antaranya, rencana pembangunan pelabuhan laut dan terminal peti kemas di wilayah Bangkalan, Madura. Ada dua wilayah yang jadi target. Yakni, Tanjung Bulupandan dan Tanjung Modung.

Prioritas lainnya adalah pembangunan Islamic Centre di wilayah Bangkalan. "Melalui fasilitas ini, kami berharap agar Madura memiliki daya saing, terutama untuk edukasi bernuansa Islami," katanya.

Selain itu, pemprov juga memiliki beberapa mimpi indah untuk mengembangkan kawasan Madura. Salah satu yang cukup prestisius adalah mempersiapkan paket rute penerbangan Madura-Jember-Denpasar. "Lapter (lapangan terbang) Trunojoyo akan dikembangkan sehingga bisa berfungsi optimal," kata Pras.

Rencana itu merupakan salah satu cara untuk menjadikan Madura sebagai sentra pariwisata baru. Pertimbangannya, Madura cukup dekat dengan Pulau Bali. "Sehingga, ada wacana untuk mengajak para wisatawan yang ada di Bali untuk mampir ke Madura. Nah, cara itu bisa menjadi salah satu opsi," kata Pras.

Menurut dia, rencana yang sudah disusun pemprov itu akan disinkronkan dengan rancangan yang disusun oleh pemerintah pusat melalui BPWS. Rancangan tersebut juga akan dimasukkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Jatim.

Taken from Jawapos, Sep 4, 2008

Ebek21
September 4th, 2008, 02:43 AM
Kampung Nelayan Jadi Pusat Bisnis

PEMKOT tengah mematangkan rencana pengembangan kawasan kaki Suramadu. Plotting area untuk masing-masing distrik sudah disusun.

Kepala Bappeko Tri Rismaharini mengatakan, kawasan kaki Suramadu diperuntukan pusat bisnis. Beberapa fasilitas yang sudah ada bakal diubah. Misalnya, Puskesmas Tanah Kalikedinding yang fungsinya bakal ditingkatkan menjadi rumah sakit. Tujuannya, memberikan layanan kesehatan kepada warga Surabaya Utara. ''Selama ini akses mereka (warga Surabaya Utara, Red) menuju ke pusat kota cukup jauh,'' terangnya.

Selain itu, dua sekolah kejuruan siap dibangun di kawasan Tambak Wedi. Sekolah itu memiliki jurusan pelayaran dan teknologi informasi. Pembangunan masing-masing sekolah dianggarkan Rp 3 miliar. Menurut Risma, kedua sekolah kejuruan tersebut untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja di kawasan Suramadu.

Beberapa sentra bisnis baru juga akan dibangun. Di antaranya, apartemen, pasar, hotel, ritel, dan hotel. Di sekitarnya bakal dibangun sentra rekreasi untuk menarik pengunjung dari berbagai kota. Terdapat 12 zona yang sudah diplot untuk membangun area bisnis (lihat grafis).

Untuk menarik investor, kata Risma, wajah kampung nelayan bakal diubah, tanpa menghilangkan status kepemilikan lahan mereka. ''Kami bangun rusun, tapi konsepnya status lahan tetap milik mereka,'' terangnya.

Dengan begitu, warga lokal juga tidak merasa terusir dan tergerus oleh pembangunan Suramadu. Rencananya, di situ bakal dibangun beberapa rusun berlantai tiga. Lantai I bisa dimanfaatkan para nelayan untuk menempatkan tangkapan mereka. Lantai II berfungsi sebagai tempat tinggal. Kemudian, lantai III digunakan untuk menjemur ikan tangkapan.

Karena itu, kata Risma, dibutuhkan sosialisasi sejak dini terhadap para nelayan sekitar. ''Tugas pemkot membuat kawasan tersebut tidak kumuh,'' jelas perempuan berjilbab itu. Risma yakin, kebiasaan masyarakat sekitar dapat diubah. Karena itu, pihaknya akan menggandeng Yayasan Unilever Peduli untuk mengubah lingkungan tersebut menjadi hijau. ''Dulu, Kelurahan Gundih kumuhnya seperti apa? Tapi, mereka bisa berubah. Saya yakin, kita pun bisa mengubah kebiasaan buruk para nelayan,'' tuturnya.

Jika lingkungan sekitar tidak kumuh, Risma yakin, para investor bakal menyerbu sentra bisnis di kawasan itu. Yang pasti, kata dia, pembangunan itu akan terintegrasi dengan konsep pemprov. ''Kami akan mengeplot mana yang akan dibangun pemprov, pemkot, dan investor. Dengan begitu, ada fokus pembangunan sendiri-sendiri,'' jelas alumnus ITS itu.

Risma menegaskan, jangan sampai munculnya sentra bisnis baru merugikan penduduk sekitar Suramadu. ''Kami akan pertahankan rumah-rumah mereka. Yang pasti, warga harus merasakan imbas positif dari pembangunan Suramadu,'' ungkapnya.

Taken from Jawapos, Sep 4, 2008

ANTHONY @ SURABAYA
September 4th, 2008, 08:24 AM
APARTMENT COSMOPOLIS, apa memang didesign utk konstruksi tidak tinggi ya/low rise? Sebab tidak tampak adanya penggunaan CRANE.

sbyctzn
September 4th, 2008, 08:40 AM
APARTMENT COSMOPOLIS, apa memang didesign utk konstruksi tidak tinggi ya/low rise? Sebab tidak tampak adanya penggunaan CRANE.

desian dari awal memang tidak hi-rise, cuma menurut saya bangunannya memang luas jadi tidak cenderung ke hi-rise.

sbyctzn
September 4th, 2008, 08:42 AM
^^ Good job, sbyctzn !!! Thanks berat buat foto2 updatenya. Sayang kok kecil2 ya, bisa nggak dibesarin supaya ngelihatnya lebih jelas !!

Jalan kecil di pesisir timur Kenjeran itu aku juga pernah kesana. Bisa dibayangkan, pemandangan Suramadu dr situ pasti dahsyat sekali. Sebetulnya potensial sekali untuk dikembangkan jadi waterfront area, malah menurutku lebih bagus disana daripada di Pakuwon City karena bisa melihat Suramadu lebih jelas.

Ternyata Cosmopolis masih jauh dari selesai ya. Tapi pembangunan tetap jalan kan ? Nggak macet kan ?

Memang daerah pesisir pantai timur Surabaya sangat bagus pemandangannya, bagus jika dikembangkan sebagai waterfront area, tinggal menunggu investor saja, tapi saya optimis akan cepat berkembang.

Terus jalan, banyak pekerja di dalamnya, tidak macet menurut pengamatan saya.

ANTHONY @ SURABAYA
September 4th, 2008, 09:58 AM
SbyCtzn, wow! Nice photos! Thanks.
Emang betul sih, dilihat dari CORE diatas building, tampaknya akan ada bangunan tinggi diatasnya. Tapi sayangnya, tidak tampak besaran kolom yg menyangga dibawahnya. Jadi agak sulit utk meraba seberapa tinggi lantai, bakalnya setelah terbangun nanti.

Dan untuk akses masuk keluar Jembatan SURAMADU, bagusnya dibangun dinding penyekat yg agak tinggi di kiri kanan badan jalan, dgn desain yg bagus, yg membatasi akanadanya penyeberang gelap yg akan mengambil jalan pintas. Disamping itu juga berfungsi sbg PEMBENDUNG POLUSI, baik POLUSI UDARA maupun POLUSI SUARA. Sebetulnya untk design dinding, bisa me refer TOLL WAY di MELBOURNE, mereka menggunakan permainan warna dan texture. (CITY LINK dan EAST LINK)

laba-laba
September 4th, 2008, 10:24 AM
itu bukan kerangka beton besar kayaknya..
tapi konstruksi lift...

kalo sege itu pondasinya.. mo berapa ratus lantai ntuh dibangun ?

sbyctzn
September 4th, 2008, 02:28 PM
@laba-laba:
Mungkin benar juga itu konstruksi lift, tapi itu mungkin yang terlihat digambar, dulu yang konstruksi kerangka beton dekat dengan jalan kusuma bangsa kok padat tidak ada ruang di tengah kerangka beton yang besar (yang anda maksud sebagai konstruksi lift), yang ini mungkin lain lagi, wah jadi bingung juga melihat GCS, soalnya konstruksinya berubah terus. Dan yang pasti kerangka beton besar itu menandakan akan ada konstruksi tinggi baru di atas Mall yang melingkar.

@Anthony:
Bagus juga tuh idenya, tapi sudah terlanjur dibangun.
Kalau kamu punya gambar tollway di melbourne yang dinding penyekatnya (yang kamu maksud) boleh dipost disini, biar rekan-rekan lain tau.
Thanks

Hadi
September 5th, 2008, 03:38 PM
I found some video about pendestrian surabaya... Here the video.

http://surabaya.detik.com/readvideo/TURnd09UQTBOek00SXpJd01EZ3ZNRGt2/surabaya-kebut-pedestrian

pecinta_surabaya
September 5th, 2008, 06:08 PM
Wah wah wah,semua foto sbyctzn top abis.. :okay: jadi semangat lihatnya..
Menghilangkan kesepian saya yg harus istirahat dirumah bbrp hari ini krn sakit.. :ohno:

Ada kemungkinan bangunan tinggi di DED awal grand city bakal pindah ke atas mall,terus lahan kosong di depan yg tadinya mau dibangun apartement dan hotel itu berubah jd lahan parkir,,kan sampai detik ini mall yg lahan parkirnya nyaman cuma supermall/ptc. galaxy tp cito royal sutos bg junction,semua lahan parkirnya aneh. :nuts:

Gak ada kabar lenmarc kah??

Ebek21
September 5th, 2008, 07:38 PM
Kekurangan Dana Proyek Jembatan Suramadu Teratasi

Surabaya - Pembangunan Jembatan Suramadu dipastikan kelar Maret 2009 mendatang. Karena kekurangan dana sebesar Rp 40 miliar untuk pembangunan jembatan penghubung atau approach bridge sudah teratasi.

Kekurangan dana ini berhasil diatasi setelah Pimpinan Proyek (Pimpro) Jembatan Suramadu mendapat pinjaman dari Bank Jatim.

"Suntikan dana segar sudah kita dapatkan dari Bank Jatim sekitar Rp 40 miliar. Tapi persoalan administratif diselesaikan dulu," kata Pj Gubernur Jatim Setya Purwaka kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim usai bertemu dengan Deputi Meneg BUMN terkait Pembangunan Suramadu ruang Kertanegara, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (5/9/2008).

Dengan adanya dana segar dari Bank Jatim membuat optimis Pembangunan Jembatan
dengan panjang 5,4 Km itu bisa diselesaikan pada Maret 2009 mendatang.

"Komitmen kita untuk menyelesaikan bisa kita penuhi dengan langkah-langkah usaha ekstra," ujarnya.

Progres pembangunan penghubung antara Surabaya dan Pulau Madura sudah mencapai 85 persen. Desember 2008 hingga Januari 2009, direncanakan semua pilar jembatan bisa terpasang. Seperti box girder, cable stay. Dan Februari 2009 pada tahap finishing serta Maret 2009 bisa dilakukan peresmian.

Terkait dengan pembebasan lahan di sisi Surabaya saat ini terdapat 6 lahan yang belum dibebaskan dengan luas 636 meter persegi. Sementara untuk sisi Madura lahan yang belum terbebaskan masih menyisakan 13 lahan dengan luas 32 ribu meter persegi.

"Untuk membebaskan lahan kita serahkan kepada Pemkot Surabaya dan Pemkot Bangkalan untuk menyelesaikan soal pembebasan lahan," tandasnya.

Taken from Detik Surabaya, Sep 5, 2008

sbyctzn
September 5th, 2008, 11:36 PM
Alhamdulillah, semua pihak bisa kerjasama untuk Suramadu tercinta, semoga bisa membanggakan semua warga Jatim.Ternyata kompak juga semua pihak di Jatim, tidak berlarut-larut masalahnya, cepat ada yang sadar akan tanggung jawab dan kebersamaannya.

@pecinta_surabaya:
Wah makanya tidak muncul beberapa hari ini, moga cepet sembuh biar bisa bergabung dengan rekan-rekan lain di sini, dan banyak share info.

Ebek21
September 6th, 2008, 04:11 AM
DBL Dapat Perhatian Situs-Situs Amerika

SURABAYA - Kedatangan bintang NBA dari klub Indiana Pacers, Danny Granger, ke Surabaya 22-24 Agustus lalu berbuah perhatian khusus untuk DetEksi Basketball League (DBL), liga basket pelajar terbesar yang diprakarsai Grup Jawa Pos. Sejumlah situs basket populer dari Amerika Serikat ikut memperbincangkan even resmi pertama NBA di Indonesia itu.

Bahkan, sebuah situs basket populer di Indiana sampai menyuguhkan feature khusus tentang DBL. Bukan hanya berkaitan dengan kedatangan Granger, tapi juga tentang filosofi dari liga itu sendiri.

Indycornrows.com, situs populer penggemar Indiana Pacers, memuat artikel berjudul DetEksi Basketball League: Spreading Hoops and Hope (Mengembangkan Basket dan Harapan Hidup). Begitu mendapat kabar tentang penampilan Granger di Surabaya, Tom Lewis, pengelola situs itu, langsung penasaran dengan peran DBL terhadap even resmi pertama tersebut. Dia pun melakukan wawancara dengan Azrul Ananda, wakil direktur Jawa Pos sekaligus commissioner DBL, dan hasilnya dimuat dalam artikel tersebut.

Porsi besar artikel itu, selain hal-hal menarik tentang kedatangan Granger, adalah konsep Student Athlete yang dikampanyekan DBL. Bahwa performa di lapangan bukanlah segalanya, harus diimbangi pula oleh performa di dalam kelas. Problem itu dianggap serupa dengan yang dialami di AS.

''(DBL) mencoba menggunakan basket untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak itu dan membuka peluang untuk memperbaiki kualitas pendidikan mereka berbarengan dengan kemampuan bermain basket. Basketball menjadi kendaraan untuk membuka pintu-pintu masa depan yang lebih cerah. Baik di lapangan maupun, yang lebih mungkin, di bidang hidup lain. Saya tak sabar mengikuti perkembangan DBL dalam tahun-tahun ke depan,'' tulis artikel tersebut.

Kedatangan Granger dan DBL juga bisa disimak di situs resmi Indiana Pacers, www.pacers.com. Di halaman depan situs tersebut, visitor bisa melihat foto Granger saat tampil di DBL Arena Surabaya, menjalani NBA Basketball Clinic bersama para champion SMA DBL dari berbagai provinsi di Indonesia.

Cuplikan-cuplikan berita itu juga tampil di ESPN.com, salah satu situs olahraga paling top dunia. Tepatnya di rubrik khusus True Hoop edisi Rabu lalu (3/9). Tidak ketinggalan di situs USA Today. Di keduanya disinggung pula betapa hebohnya liputan Jawa Pos sebagai salah satu koran terbesar Indonesia tentang kedatangan Granger.

''Kami tentu senang dan bangga apa yang kami lakukan dengan DBL mendapat apresiasi dari media-media di Amerika. Ini membuat kami terpacu untuk terus mengembangkan DBL,'' kata Azrul Ananda.

''Apalagi, kerja sama kami dengan NBA akan berlanjut tahun depan, dengan even yang lebih besar lagi, yaitu NBA-DBL Indonesia Development Camp 2009. Kami yakin, even itu akan mendapat perhatian lebih besar lagi. Baik untuk DBL, kota Surabaya, maupun yang utama basket Indonesia,'' tambahnya.

Bagi penggemar basket Indonesia yang masih penasaran dengan penampilan Granger di Surabaya, DBL telah memasukkan video singkat yang merangkum kunjungan tersebut di situs www.youtube.com. ''Tinggal ketik saja, judulnya Danny Granger in Indonesia,'' jelas Aziz Hasibuan, media officer DBL.

Taken from Jawapos, Sep 6, 2008

sbyctzn
September 6th, 2008, 05:20 AM
No more comment, except, GREAT!!!

Pak Dahlan Iskan memang sangat cinta dengan daerahnya (Jawa Timur, Surabaya khususnya, RED). Jarang ada putra daerah milyuner yang mau mengharumkan dan membangun daerahnya, setahu saya cuma Dahlan Iskan dan Yusuf Kalla, YS perwujudannya bandara Hasanuddin. Tapi sayang YS mbonceng proyek pemerintah. At least, perubahan luar biasa, semoga daerah lain ada semacam hal ini dan semoga Pak Dahlan Iskan membuat kehebohan ataupun kespektakuleran lainnya di tanah Surabaya dan Jawa Timur.
Ngomong2, apa di negara lain kompetisi basket pelajar semacam DBL ada tidak ya?
Kok perhelatan DBL sampai booming di NBA.

ANTHONY @ SURABAYA
September 6th, 2008, 02:57 PM
Rekan2, ada yg punya design/gambar artis jembatan SURAMADU ? Apa mungkin bisa dibandingin dg konstruksi serupa di dunia? Misal, dibanding dg GOLDEN GATE di San Francisco, ato HARBOUR BRIDGE di Sydney.

ANTHONY @ SURABAYA
September 6th, 2008, 03:07 PM
Udah lama nih ngk denger/up date projects; CIPUTRA WORLD, HOTEL ARYA DUTA CITY OF TOMORROW, SOMERSET HOTEL COMPLEX EXTENSION, THE LENMARC, APARTEMENT 2 baru, ....
Ada yg punya info?

sbyctzn
September 6th, 2008, 06:29 PM
@Anthony:
Apa DED suramadu maksudnya?
Kalau itu saya punya di pc, dulu dapat dari website PU kalau tidak salah. Dan kalau dibandingkan dengan Golden Gate jelas beda banget, soalnya dari jenis sudah beda. Kalau Golden Gate kan Suspension Bridge, dan sepertinya lebih pendek dari Suramadu. Tidak tau kalau dengan Harbour Bridge. Yang kamu maksud membandingkannya itu gambarnya (desain) saja atau mencakup semuanya?

Ciputra World agak lambat progressnya, Arya Duta gedungnya sudah siap, mungkin sebentar lagi operasi, Somerset tidak tau kabarnya, lenmarc ngebut wuz wuz he.. he.. he... cepet banget progressnya, soalnya setelah semua konstruksi selesai (mall dan apartment) diseberangnya akan dibangun tower Hotel yang masih misterius kabarnya. Ada yang sudah tau?

rusunami.net
September 7th, 2008, 06:06 AM
@pecinta_surabaya
Komplek ruko ini lokasinya sama nggk dengan http://wikimapia.org/9758672/id/Tidar-Cosmo-Park ? Kalau berdasarkan rendering lama lokasinya samping sungai dan berbentuk segitiga. Sedangkan berdasarkan peta lokasi berada di depan kantor polisi. Persis dengan yang ada di wikimapia tersebut.


http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008132.jpg

http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/27082008131.jpg


Di sepanjang jl.Tidar hanya bangunan ini yg mungkin bertransformasi jd Tidar Cosmo Park.
Ada tulisannya 'segera dibangun apartemen pertama bersubsidi pemerintah'.
Sekarang berupa kompleks ruko gede banget,di depan pom bensin yg gede jg.
Kata petugas pom bensinnya ya di ruko itu ato di belakang ruko itu yg akan dibangun apartemen.
Tp smpe sekarang belum ada tanda2 pembangunan ato perbaikan.

I also found previous rendering of Tidar Cosmo Park (on page 43). The current version is the evolution from the older one:

http://i25.tinypic.com/2qx8hed.jpg

http://i26.tinypic.com/20jhh6c.jpg

http://i26.tinypic.com/2d7ikg4.jpg

posted by OPTX. Rendering from:
http://www.anggara.co.id/resident-surabaya.htm

Tidar Cosmo Park

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture2.png

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture50.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Picture3.jpg

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 06:10 AM
@Anthony:
Apa DED suramadu maksudnya?
Kalau itu saya punya di pc, dulu dapat dari website PU kalau tidak salah. Dan kalau dibandingkan dengan Golden Gate jelas beda banget, soalnya dari jenis sudah beda. Kalau Golden Gate kan Suspension Bridge, dan sepertinya lebih pendek dari Suramadu. Tidak tau kalau dengan Harbour Bridge. Yang kamu maksud membandingkannya itu gambarnya (desain) saja atau mencakup semuanya?

Ciputra World agak lambat progressnya, Arya Duta gedungnya sudah siap, mungkin sebentar lagi operasi, Somerset tidak tau kabarnya, lenmarc ngebut wuz wuz he.. he.. he... cepet banget progressnya, soalnya setelah semua konstruksi selesai (mall dan apartment) diseberangnya akan dibangun tower Hotel yang masih misterius kabarnya. Ada yang sudah tau?

O..begitu. Iya sih yg aku maksud spt info2 gedung dimana yg tertinggi, lalu yg tertinggi ke2 dimana, ....dst. Kamu tau banget ttg konstruksi ya? Anak sipil? Lg kerja d bidang sipil jg?

teddybear
September 7th, 2008, 06:23 AM
^Kelihatannya sih lokasinya ya tetap di lahan segitiga itu. Gambar renderingnya misleading lho, wong ini proyek di tengah perumahan padat nggak di tengah taman yg hijau koq.

Dan lokasinya ternyata jauh dari Embong Malang. Namanya saja Tidar yg seakan dekat. Ini bukan merupakan realisasi superblock di segi empat emas yg Bu Risma bilang kalo gitu.

Ebek21
September 7th, 2008, 06:27 AM
Mengenai Ciputra World, bisa dilihat di postinganku di halaman 88. Kelihatannya mereka sudah selesai atau hampir selesai mengerjakan pondasi. Jadi mungkin progress selanjutnya bisa lebih jelas terlihat, lantai demi lantai.

Saranku kalo ada yg bersedia update Ciputra World : naik saja ke atas jembatan penyeberangan di depannya Vida, pasti kelihatan jelas. Karena proyek ini dipagari pagar seng yg tinggi sekali, jadi kalo gak naik atas jembatan gak kelihatan, kecuali kalo tinggi struktur sudah melebihi pagar sengnya.

@sbyctzn : Kompetisi basket pelajar ada dimana2 di seluruh dunia, tapi di Indonesia mungkin yg benar2 dikelola profesional yah baru DBL ini.

@anthony : All infos regarding Suramadu (incl. pictures, rendering, history, construction method) can be checked here in www.suramadu.com, as I've told you before.

rusunami.net
September 7th, 2008, 07:15 AM
Thanks bro teddybear :) Gambar rendering misleading itu biasa lah bro :D Btw kalau ada yg punya scan brosur nya boleh dong dibagi2, atau dikirim ke email admin.rusunami@gmail.com or administator@rusunami.net

sbyctzn
September 7th, 2008, 09:26 AM
@anthony:
Wah kalau info urutan daftar gedung tertinggi secara akurat belum ada source, tapi setahu saya saat ini gedung tertinggi di Surabaya sepertinya Adhiwangsa (sulit nentuin, soalnya di Sby banyak konstruksi yang berubah dari desain awal), diikuti Waterpalace, Cito. kalau bangunan ya Suramadu.

Saya orang komunikasi, masih kuliah, tetangganya pecinta_surabaya cuma dari dulu memang suka menekuni dunia konstruksi. Kalau tau banget dunia konstruksi ya tidak juga, bisa dibilang masih amatir, kalau anda sekarang?

@ebek21:
thanks infonya, semoga DBL tetap dan semakin profesional.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 10:07 AM
@anthony:
Wah kalau info urutan daftar gedung tertinggi secara akurat belum ada source, tapi setahu saya saat ini gedung tertinggi di Surabaya sepertinya Adhiwangsa (sulit nentuin, soalnya di Sby banyak konstruksi yang berubah dari desain awal), diikuti Waterpalace, Cito. kalau bangunan ya Suramadu.

Saya orang komunikasi, masih kuliah, tetangganya pecinta_surabaya cuma dari dulu memang suka menekuni dunia konstruksi. Kalau tau banget dunia konstruksi ya tidak juga, bisa dibilang masih amatir, kalau anda sekarang?

@ebek21:
thanks infonya, semoga DBL tetap dan semakin profesional.

Kalo aku dulu lulusan arsitek, pernah kerja d project PURI MATAHARI dan NOVOTEL HOTEL. Tp saat ini sementara aku tinggal di Melbourne, mungkin baru taon depan pulang Indo. Tp aku selalu ngikutin perkembangan SBY.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 10:08 AM
Mengenai Ciputra World, bisa dilihat di postinganku di halaman 88. Kelihatannya mereka sudah selesai atau hampir selesai mengerjakan pondasi. Jadi mungkin progress selanjutnya bisa lebih jelas terlihat, lantai demi lantai.

Saranku kalo ada yg bersedia update Ciputra World : naik saja ke atas jembatan penyeberangan di depannya Vida, pasti kelihatan jelas. Karena proyek ini dipagari pagar seng yg tinggi sekali, jadi kalo gak naik atas jembatan gak kelihatan, kecuali kalo tinggi struktur sudah melebihi pagar sengnya.

@sbyctzn : Kompetisi basket pelajar ada dimana2 di seluruh dunia, tapi di Indonesia mungkin yg benar2 dikelola profesional yah baru DBL ini.

@anthony : All infos regarding Suramadu (incl. pictures, rendering, history, construction method) can be checked here in www.suramadu.com, as I've told you before.

WOW EBEK21, ini yg aku cari................. thanks berat ya.

sbyctzn
September 7th, 2008, 12:59 PM
@Anthony:
Owh arsitek, cita-citaku dulu, he... he... he...
menurut kamu bagaimana desain Suramadu itu?

@Ebek21:
Kalau ada waktu lagi akan saya update foto Ciputra World, tidak kepikiran kalau ada sudut pandang yang pas di JPO depan Vida, soalnya saya jarang ke Surabaya Barat. Sepertinya betul apa kata kamu, konstruksi pondasinya sudah selesai. Btw itu pondasinya dalam amat ya? Adhiwangsa saja kalah dalamnya pondasi. Sepertinya untuk mengakomodasi 5 tower (2 apartment, 2 office, 1 hotel) 1 Mall. Apa betul hotel tower yang direncanakan sampai 50 lantai?

Oh ya mengenai extension somerset itu akan dibangun di sebelah mana ya? Ada kabarnya? Kemarin saya lewat depan somerset kok tidak ada tanda-tanda lahan untuk konstruksi. Sama-sama misteriusnya dengan Extension Hotel Sahid. Diam seribu bahasa, padahal sudah conferension pers.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 01:19 PM
@Anthony:
Owh arsitek, cita-citaku dulu, he... he... he...
menurut kamu bagaimana desain Suramadu itu?

@Ebek21:
Kalau ada waktu lagi akan saya update foto Ciputra World, tidak kepikiran kalau ada sudut pandang yang pas di JPO depan Vida, soalnya saya jarang ke Surabaya Barat. Sepertinya betul apa kata kamu, konstruksi pondasinya sudah selesai. Btw itu pondasinya dalam amat ya? Adhiwangsa saja kalah dalamnya pondasi. Sepertinya untuk mengakomodasi 5 tower (2 apartment, 2 office, 1 hotel) 1 Mall. Apa betul hotel tower yang direncanakan sampai 50 lantai?

Oh ya mengenai extension somerset itu akan dibangun di sebelah mana ya? Ada kabarnya? Kemarin saya lewat depan somerset kok tidak ada tanda-tanda lahan untuk konstruksi. Sama-sama misteriusnya dengan Extension Hotel Sahid. Diam seribu bahasa, padahal sudah conferension pers.

Design SIP. Ntar kan akan ditarik kabel baja kan, ke puncak tower? Nah itu yg buat sip. Ntar bakalnya warna apa ya? Kalo aku sih mendingan pake permainan lampu, ultra violet misalnya, jd bisa terlihat bersinar d malam hari. Kira2 jembatan itu mampu dibebanin railway ngk ya? jd next nya bisa digabung dg rel menyambung k Madura.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 01:27 PM
Berbicara soal ESTETIKA KAKI JEMBATAN, bagusnya kalo dibuat jalan yg melingkar2 + taman menjelang mulut jembatan, tdk monoton lurus aja.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 01:34 PM
Berbicara soal ESTETIKA KAKI JEMBATAN, bagusnya kalo dibuat jalan yg melingkar2 + taman menjelang mulut jembatan, tdk monoton lurus aja. Tp tentunya perlu extra pembebasan lahan. Jd serba salah, antara ESTETIKA dan BUDGET tentunya, susah ketemu.

ANTHONY @ SURABAYA
September 7th, 2008, 01:45 PM
<:3 )---

OPTX's Avatar

Join Date: Dec 2004
Location: Tky, Mlg, Sby
Posts: 218

News
Beberapa proyek yang kemungkinan mulai akan dipasarkan atau mulai dibangun pada pertengahan sampai akhir tahun ini :

* Superblock baru dari Lippo di Surabaya Barat dekat bundaran tol satelit ( antara Jl. HR Muhammad - Jl. Mayjend Sungkono )
* Perkantoran dan Hotel dengan investasi sekitar Rp 1 triliun di atas tanah 2 ha di seberang jalan Adhiwangsa apartment. Konstruksi dimulai akhir tahun ini. Tidak disebutkan berapa jumlah tower yang akan dibangun. Dari nilai investasinnya, kira-kira hampir sebesar Sahid Perdana Jakarta.
* Surabaya Epicentrum oleh Bakrie Group. Berdasar berita terbaru dari Bisnis.com , akan diumumkan dalam waktu dekat, tapi tidak disebutkan lokasi dan seberapa besar investasinya. Mengenai nama, ada kemungkinan bukan lagi "Surabaya Epicentrum" (?).
* Superbolck baru dari Maspion di kawasan segi delapan darmo permai Surabaya barat, dekat gedung SCTV.
* Apartemen baru di Jl. HR Muhammad di bekas pengadilan militer.
* Proyek Mix Used / Superbolck dari Podo Joyo Mashur. Kemungkinan lokasinya di Jl. Ahmad Yani.

INI AKU AMBIL DARI POSTING AN REKAN KITA DIPAGE SEBELUMNYA. CUMA INGIN ANKAT LAGI AJA KE PERMUKAAN TTG CALON2 BIG PROJECTS DI SURABAYA. APA ADA PERKEMBANGAN YA?

Hadi
September 7th, 2008, 03:15 PM
'Taman Lansia' di Jalan Biliton Makin Diminati
Reporter : M Taufik

Surabaya -Tidak sia-sia Pemerintah Kota Surabaya, merubah fungsi tata ruang kota yang semula berupa bangunan-bangunan disulap menjadi taman. Seperti yang ada di jalan Biliton.

Bangunan yang semula merupakan bekas bangunan SPBU itu, kini berubah fungsi dan nama menjadi taman Lanjut Usia (Lansia). Disebut taman lansia, karena desain taman itu sengaja dibuat sesuai dengan keperluan dan kebutuhan Lansia.

Di taman itu dilengkapi bangunan-bangunan yang desainnya khusus orang lansia. Misalnya, disepanjang pinggir jalan taman, dipasang tiang-tiang penyangga bagi pejalan dan tempat duduk yang menarik. Desain jalan di taman pun berbeda dari jalan-jalan taman pada umumnya.

Di taman lansia, desain jalannya dibuat mirip alat pijat refleksi atau yang disebut 'Jalan Refleksi'. Di atas jalan, banyak dipasang batu-batu kecil yang runcing-runcing, jika kita berjalan diatasnya dijamin pasti akan kesakitan. Batu itu tidak dipasang satu atau dua, melainkan dijajar memenuhi lebar dan panjang jalan.

Salah seorang pengunjung, Rosita, asal Jakarta itu menuturkan sudah dua minggu ini memanfaatkan taman lansia itu. Ia mengaku senang berjalan diatasnya. Pasalnya, usai berjalan diatas jalan refleksi badan Rosita terasa lebih ringan dan sakit-sakitnya juga sedikit berkurang.

"Enak jalan disini, rasanya lebih ringan dan sakit-sakit juga berkurang," katanya kepada beritajatim.com, Minggu (7/9/2008).

Memang, menurut M. Malik, Pengelola Taman Lansia, desain jalan di taman itu memang sengaja dibuat untuk membantu warga yang mempunyai keluhan stroke, kencing manis dan asam urat. "Kata yang membuat, jalan itu bisa dibuat terapi. Khususnya untuk orang yang sakit stroke, kencing manis dan asam urat," ujarnya.

Lebih lanjut Malik menjelaskan, pengunjung taman lansia juga tergolong banyak. Pengunjung biasanya ke taman lansia pada Pagi dan Sore hari. Dan mayoritas, yang datang ke taman lansia adalah warga yang menderita sakit. "Biasanya mereka datang pada jam 05.00 WIB sudah rame, perkiraan ya sekitar 20 orangan lah. Dan kalau sore juga sama sekitar 20 orangan," ujar Malik.

Malik menambahkan, saat Ramadhan, pengunjung taman juga banyak. "Beberapa hari ini jumlah warga yang datang meningkat. Apalagi hari minggu seperti pagi tadi," pungkasnya. [fik/kun]

Fir3blaze
September 7th, 2008, 04:17 PM
Raya Darmo-depan bank niaga
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008109.jpg

Raya Darmo-depan FO darmo
http://i422.photobucket.com/albums/pp308/pecinta_surabaya/25082008110.jpg


Guys,

Numpang tanya deh. Di foto2 diatas di antara box culvert yg sudah dipasang kan masih ada pohon2 tuh, kira2 bakal di pindahin gak yah pohonnya? Kalo nggak ntar salurannya gimana tuh? mungkin ada yg tahu perkembangannya?

sbyctzn
September 7th, 2008, 04:21 PM
@anthony:
Yup kabel baja (cable stayed), dari foto yang saya ambil kemarin sudah mulai terlihat kan kabel bajanya, berwarna merah. Dari rencana awal memang akan dipasangi lampu laser, makanya nanti lewat Suramadu akan ditarik retribusi macam toll way untuk operasional lampu dan jembatan, kita tunggu saja perkembangannya. Untuk kawasan kaki Suramadu kan memang akan dibuat semacam jalan simpang susun dan taman-taman maupun arena bermain. Tapi itu sepertinya masih lama karena menunggu juga tol lingkar timur dibangun.
Kalau railway sepertinya tidak mungkin, soalnya beban maksimum desain jembatan tidak bisa menyangga beban lagi (railway), kecuali jika dibuat konstruksi tambahan baru, lagipula tidak ada space lagi untuk railway melihat desain suramadu tersebut.

Superblock baru dr lippo itu letak persisnya dimana? Tahu infonya dr mana? Kapan mulai konstruksinya?

Sahid Perdana Jakarta itu berapa lantai ya? Dan ada berapa tower?

Post sumber beritanya donk, Surabaya Epicentrum, kalau ada yang tau.

Kalau hotel dan office seberang Adhiwangsa itu sih memang benar-benar akhir tahun ini konstruksinya, nunggu Apartemen dan Mall Selesai

Wah wah makin bergeliat nih proyek properti di Surabaya, khususnya Surabaya Barat yang akan menjadi CBD baru, cepet banget perkembangannya, sangat kontras dengan Surabaya Pusat.

Jangan lupa juga Galeria Tunjungan dan Union Square.
Jadi kalau boleh di total jendral Mega proyek properti di Surabaya (belum termasuk proyek kecil macam Trillium) ini listnya:
1. Union Square
2. Galeria Tunjungan
3. Superblock dari Lippo
4. Superblock dari Maspion
5. Surabaya Epicentrum
6. Superblock dari Podo Joyo Mashur
7. Adhiwangsa dan Lenmarc extension

Semua misterius, kecuali yang terakhir sudah ada kepastian.

At least, GREAT!!

Taman lansia, perwujudan komitmen pemkot dengan keinginannya untuk membuat taman di semua sudut kota yang dimanfaatkan warganya.
Siip..!!

teddybear
September 7th, 2008, 04:37 PM
^Superblock Maspion di segi delapan. Galeria Tunjungan di Tunjungan, sebelah Hotel Majapahit. Yang lokasinya misteri: superblock Lippo di Sby Barat, Podo Joyo Mashur Apt, Bakrie Epicentrum, dan Union Square.

Ebek21
September 7th, 2008, 04:39 PM
^^ Ralat, Trillium bukan proyek kecil loh. Office building dan apartemen setinggi 32 lantai, tembus dr Jl. Pemuda sampai Embong Kenongo, itu sama sekali nggak kecil. Apalagi kalo benar akan ekspansi ke lahan disampingnya. Apalagi kalo mempertimbangkan lokasinya di tengah2 kota. Jangan kita terpengaruh dengan embel2 superblok..yang pake nama superblok belum tentu besar, sedangkan yang gak pake nama superblok apa segala, mungkin jadinya lebih besar.

sbyctzn
September 7th, 2008, 04:47 PM
@fir3blaye:
kalau pohon haram diambil donk lah, he.. he.. he.., gak bakal diambil maksudnya. Pemkot saja merencanakan semua pedestrian di Surabaya itu akan ada pohonya sehingga bisa nyaman jika dilewati pejalan kaki. Salurannya ya itu makan dari sebagian jalan. Konsekuensinya nanti jalan Raya Darmo agak sempit, sekarang sudah mulai terlihat kok sempitnya jalan. Tapi mau bagaimana lagi, biar tambah cantik wajah kotanya.
Oleh karena itu konstruksi pedestrian yang dilapisi kerangka otot besi yang dicor, yang gunanya agar akar pohon tidak merusak pedestrian yang selama ini biasa terjadi di pedestrian konvensional.
Dipastikan konstruksi masih sama dengan pedestrian2 sebelumnya.

Btw Sekedar Sekilas Info:
shuttle town Surabaya selain Malang, yaitu Kediri juga bergeliat lho, terakhir ada 4 megaproyek disana. Hotel Grand Surya (15 lantai) konstruksinya besar, Gedung Office Gudang Garam, Monumen Simpang Lima Gumul, dan pengembangan Sri Ratu Mall yang bakalan semakin gede Mall nya.

sbyctzn
September 7th, 2008, 04:54 PM
@ebek21:
Saya menilai proyek kecil karena nilai investasinya yang kurang besar, tapi tidak tertutup kemungkinan nantinya Trillium akan menjadi Proyek Raksasa seperti halnya Adhiwangsa dan Lenmarc yang melakukan ekspansi. Dan nilai investasinya meningkat drastis.
Oh ya rencana ekspansinya itu rencana apa mau dibangun tower lagi begitu?

teddybear
September 7th, 2008, 05:30 PM
Grand City construction, close up, by iwe:

http://farm4.static.flickr.com/3054/2836037228_8013cd6273_o.jpg

Ebek21
September 8th, 2008, 02:29 AM
@anthony : It's nice to know that you worked for Puri Matahari before. Do you know when they will start development of the remaining three towers ? Or whether that plan is no longer exist ? Thanks, bro.

sbyctzn
September 8th, 2008, 05:03 AM
Dari rencana awal yang seharusnya kan 3 tower ya?
Betul Ebek, bagaimana Anthony? Apa rencana bangun 3 tower akan tetap dilanjutkan?

teddybear
September 8th, 2008, 05:28 AM
^Koq saya dengar Puri Matahari itu laku dijual dikalangan keluarga Gudang Garam, kebanyakan? Seberapa lakunya tuh Puri Matahari, dan saya dengar mahal? Kalo demikian rasanya koq tipis harapan membangun lagi, tapi mengingat keuangan Gudang Garam yang kuat bisa saja membangun 1 tower lagi.

Gudang Garam kalo nggak salah punya beberapa rumah atau tanah di Surabaya. Yah sayangnya mereka koq malah banyak proyek di Kediri seperti yang dibilang sbyctn di atas. Properti milik GG biasanya besar dan megah tapi tidaklah terlihat modern.

Semestinya sebagai kota atau provinsi dari perusahaan besar kayak Sampoerna dan GG, Surabaya memiliki gedung megah bagi perusahaan ini. Ada sih office GG di dekat Tugu Pahlawan dan low rise office Sampoerna di Rungkut, tapi tidaklah hi-rise office. Malah Sampoerna punya office besar di Jakarta :(

Ebek21
September 8th, 2008, 05:29 AM
Found this article in Pelindo III website. Do they change the purpose of Lamong Bay port extension ? Now become domestic terminal instead of international terminal ? I really wonder where they actually put their brain. Nowadays, in 2008, we are talking about HUGE CONTAINER SHIP, which requires draught more than 16 m, and now suddenly they switch idea to build port with berths not deeper than 10 m, focus on inter-insular shipping line ? Are we going to rebranding Sby port as a port back from the colonial era ?


Teluk Lamong Prospektif Untuk Terminal Domestik
Tanggal Kirim:25 Juni 08
(Pertumbuhan Antar Pulau Mencapai 20% pertahun)

Lamong Bay bisa dikembangkan untuk dermaga domestik. Apalagi, tren pangsa muatan domestik kini juga cukup tinggi hal ini ditandai pangsa muatan kapal domestik cukup cerah. Tren peningkatan antar benua (ocean going) untuk wilayah Indonesia Timur atau Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya selama ini kurang dari lima persen, bahkan pada semester pertama tahun 2008 tidak menunjukkan pertumbuhannya, sedangkan antar pulau (inter island) mencapai 15-20 persen setahun.

Apalagi, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang kini tingkat pemanfaatan dermaganya (berth occupancy ratio/BOR) juga telah mencapai 80 persen, atau butuh pengembangan. Karena itu, jika nantinya tren peningkatan pangsa muatan kapal-kapal domestik terus berlanjut, tidak akan terjadi stagnasi (kemacetan) di pelabuhan tersebut sehingga perlu keseimbangan antara fasilitas dan permintaan layanan.

Guna mengantisipasi hal itu, Teluk Lamong yang semula direncanakan untuk pembangunan dermaga internasional ataupun multipurpose, dapat dialihkan dengan pembangunan dermaga domestik. Apalagi, untuk membangun dermaga internasional dibutuhkan biaya sangat besar, sedangkan untuk membangun dermaga domestik relatif tidak terlalu tinggi, sehingga peluang bisa menggandeng investor yang lebih besar.

Surabaya yang diharapkan dapat menjadi pintu perekonomian Indonesia kawasan timur, akan menjadi tempat yang semakin strategis. Contohnya, potensi perekonomian di Kalimantan yang kini berkembang pesat, tentu membutuhkan pelabuhan untuk mendukung pendistribusian barang dari dan ke daerahnya. Kalimantan tidak hanya kaya tambang seperti batu bara, tetapi juga Crude Palm Oil (CPO). Batu bara selama ini banyak didistribusikan ke Jawa untuk pembangkit listrik, sedangkan CPO dipasok untuk industri di Jawa yang dinilai memiliki skala ekonomis lebih besar.

Seperti diketahui, Teluk Lamong telah ditawarkan kepada investor untuk dikembangkan menjadi wilayah pelabuhan bertaraf internasional. Untuk membangun pelabuhan yang diharapkan berkapasitas hingga 1.138.800 twenty equivalent units (teus) tersebut diperkirakan dibutuhkan dana sekitar Rp 2,5 triliun. Pelabuhan itu semula direncanakan akan beroperasi 2009.

Rencana pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Teluk Lamong hingga kini masih menunggu lampu hijau dari Pemerintah pasca UU 17 tahun 2008 tentang Pelayaran, sementara kondisi pelabuhan di Tanjung Perak sudah mencapai titik kejenuhan dalam menghandel kebutuhan barang-barang baik ekspor, impor maupun di dalam negeri.

Kondisi yang sangat mendesak untuk dibangun adalah penyediaan infrastruktur untuk kebutuhan barang antar pulau, mengingat pertumbuhan cukup pesat, sehingga dibutuhkan pelabuhan yang memadai. Selama ini terjadi antrian yang cukup lama di pelabuhan Tanjung Perak, ada antrian yang menunggu barang ada yang menunggu dermaga.

Menurut informasi, persetujuan pengembangan pelabuhan Kali Lamong yang diberikan Presiden hanya terbatas kepada pengembangan pelabuhan seluas 50 hektar. Sementara, konsep awal akan membangun pelabuhan seluas 500 hektar.

Seperti yang diketahui proyek pembangunan Lamong Bay semestinya sudah mulai digarap tahun 2004, tetapi Pemkot Surabaya belum sepaham dengan Pemprop Jatim sehingga terjadi tarik ulur kepentingan. Sementara, informasi dari hasil studi kelayakan PT (Persero) Pelabuhan Indonesia III yang melibatkan akademisi, pengembangan ke arah Teluk Lamong berlokasi di wilayah pemerintah kota Surabaya dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Dan wilayah Teluk Lamong dianggap paling pas untuk dijadikan pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak.

Konsep pengembangan Pelabuhan direncanakan di lokasi Teluk Lamong (Lamong Bay), didasarkan atas pertimbangan ekonomi yang mendukung program pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu yang lebih penting lagi, sebagai upaya untuk memudahkan jarak transportasi dalam pendistribusian barang dari pelabuhan (Lamong Bay,red) keseluruh wilayah Jatim maupun sebaliknya lebih dekat. Sehingga dapat mengurangi biaya transportasi karena juga didorong akses jalan menuju tol. Sehingga konsep pengembangan pelabuhan akan diarahkan pada pengembangan relokasi industri barang-barang ekspor maupun impor selain untuk kelancaran barang ke wilayah Indonesia Timur.

WAKTU YANG LAMA

Terlepas dari keinginan pemerintah yang positif tersebut, yang jelas keberadaan pelabuhan sangat ditunggu-tunggu oleh pengguna jasa. Mengingat, Pelabuhan Tanjung Perak kini sudah mengalami kejenuhan kegiatan bongkar muat barang dan peti kemas ekspor maupun impor. Pembangunan sebuah pelabuhan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat digunakan, karena melalui beberapa proses atau tahapan pengkajian sampai pembangunan selesai. Diperkirakan, rencana itu hampir memakan waktu 4 tahun lalu, namun perkembangannnya masih pada urusan administrasi atau birokrasi itupun belum ada tanda-tanda selesai. Bermula pembangunan pelabuhan Kali Lamong yang lokasinya berada sebelah barat tepian Kali Lamong menjorok kearah lokasi pantai Karangkering (Gresik-red). Tetapi rencana itu terputus disebabkan Pemkab Gresik kurang mendukungnya.

Akhirnya rencana ini dibelokkan ke wilayah Pemkot Surabaya, karena Walikota Surabaya sangat mendukung. Bahkan Pelabuhan III sudah melakukan studi kelayakan serta dampaknya terhadap lingkungan (amdal). Sebelumnya, rencana tersebut merupakan rencana pengembangan PT. Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS), dengan catatan penumpukkan peti kemas sudah tidak memadai lagi yakni mencapai 1,5 juta teus.

Di TPS arus peti kemas mencapai 1,1 juta teus, sementara kapasitas lapangan penumpukkan setelah ada perluasan lahan mencapai 1,5 juta teus. Sehingga, rencana pengembangan pelabuhan petikemas diprediksikan 5 tahun mendatang.

Selain itu, pembangunan pelabuhan yang bertaraf internasional membutuhkan biaya yang cukup besar investasinya. Kebutuhan untuk kegiatan kapal petikemas sendiri, diperlukan dermaga sepanjang 300 sampai 500 meter. Kedalaman minus 10 meter lebih. Karena panjang kapal petikemas antara 140 meter sampai 175 meter. Selain dilengkapi CY (Container Yard) juga CC (Container Crane) dan RTG (Ruber Tyred Gantry) dan sarana penunjang lainnya.

Sementara walikota Surabaya, Bambang DH dalam kesempatan lain mengemukakan, sangat mendukung. Karena, dengan adanya pelabuhan akan terjadi relokasi industri-industri yang mengarah produksinya untuk ekspor. Juga kegiatan yang mendatangkan bahan baku untuk pabrik tersebut. Dari perhitungan efisiensi, tentu di Pelahuhan Lamong Bay sangat efisiensi. Sehingga dalam persaingan global, akan dapat bersaing dengan produk luar negeri.

Kaitannya dengan otonomi daerah, kata Bambang DH pihaknya tidak cepat-cepat untuk meminta anggaran untuk sektor PAD. Melainkan sebaliknya memberikan kemudahan perijinan kepada calon investor baru. Sehingga industri yang ada di Lamong Bay dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh investor. Bilamana sudah berkembang industri akan mendatangkan juga nilai tambahnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, juga akan tumbuh perdagangan dari multiplier efeknya. Masyarakat Surabaya terutama di kawasan Surabaya Utara akan menikmati secara tidak langsung. Pasokan kebutuhan akan industri baru nantinya akan terlihat juga. Sekarang memang belum terpikirkan, kebutuhan apa saja untuk industri baru tersebut.

Ebek21
September 8th, 2008, 06:00 AM
^Koq saya dengar Puri Matahari itu laku dijual dikalangan keluarga Gudang Garam, kebanyakan? Seberapa lakunya tuh Puri Matahari, dan saya dengar mahal? Kalo demikian rasanya koq tipis harapan membangun lagi, tapi mengingat keuangan Gudang Garam yang kuat bisa saja membangun 1 tower lagi.

Gudang Garam kalo nggak salah punya beberapa rumah atau tanah di Surabaya. Yah sayangnya mereka koq malah banyak proyek di Kediri seperti yang dibilang sbyctn di atas. Properti milik GG biasanya besar dan megah tapi tidaklah terlihat modern.

Semestinya sebagai kota atau provinsi dari perusahaan besar kayak Sampoerna dan GG, Surabaya memiliki gedung megah bagi perusahaan ini. Ada sih office GG di dekat Tugu Pahlawan dan low rise office Sampoerna di Rungkut, tapi tidaklah hi-rise office. Malah Sampoerna punya office besar di Jakarta :(

Itu juga yang aku bingung. Perusahaan kayak GG jangankan bikin 1 tower, 100 tower pun bisa kalau mau ambisius dan ekspansif. Sayang sekali sebagai basis dr GG dan Sampoerna, Sby tidak memiliki proyek skyscraper apapun dr mereka (kecuali Puri Matahari yang hanya 1 tower dan gak ada sekuelnya).

Sampoerna memang ada House of Sampoerna sih, tapi itu museum, bukan skyscraper.

sbyctzn
September 8th, 2008, 06:09 AM
^Koq saya dengar Puri Matahari itu laku dijual dikalangan keluarga Gudang Garam, kebanyakan? Seberapa lakunya tuh Puri Matahari, dan saya dengar mahal? Kalo demikian rasanya koq tipis harapan membangun lagi, tapi mengingat keuangan Gudang Garam yang kuat bisa saja membangun 1 tower lagi.

Gudang Garam kalo nggak salah punya beberapa rumah atau tanah di Surabaya. Yah sayangnya mereka koq malah banyak proyek di Kediri seperti yang dibilang sbyctn di atas. Properti milik GG biasanya besar dan megah tapi tidaklah terlihat modern.

Semestinya sebagai kota atau provinsi dari perusahaan besar kayak Sampoerna dan GG, Surabaya memiliki gedung megah bagi perusahaan ini. Ada sih office GG di dekat Tugu Pahlawan dan low rise office Sampoerna di Rungkut, tapi tidaklah hi-rise office. Malah Sampoerna punya office besar di Jakarta :(

Proyek Properti GG di kediri cukup besar konstruksinya kira-kira berlantai lebih dari 15 lantai (letaknya ada di jalan Dhoho, btw sekarang jalan Dhoho makin mirip jalan Malioboro jogja lho) dan sudah jadi, yaitu Grand SURYA HOTEL. Sama office building baru yang lowrise tetapi bangunannya besar dan cukup bagus desain arsitekturnya. Nanti kalau saya ada waktu berkunjung ke rumah keluarga di Kertosono saya akan coba mengambil fotonya.

Sebenarnya sangat menyayangkan juga kok perusahaan sebesar GG, tidak memanfaatkan proyek properti di Surabaya lagi, misal membuat office tower untuk menggantikan office tower di daerah Bhutan (Tugu pahlawan), padahal dengan nama besar GG bisa menarik konsumen. Semoga saja GG mau melirik lagi Surabaya, sebenarnya saya optimis juga GG akan membuat proyek properti di Surabaya, melihat suksesnya Grand SURYA di Kediri.

Ebek21
September 8th, 2008, 06:17 AM
Breaking news !! Finally we know that Meritus Hotel will be 15 fl. high. Unfortunately, not high enough to satisfty our dream :(

Selama 2008
115 Hotel Baru Bertebaran di Daerah

suarasurabaya.net| Sekitar 115 hotel baru dibangun di tahun 2008 ini. Berdasarkan data BCI Asia, proyek kategori hotel dengan nilai konstruksi senilai Rp 3,2 trilyun dijadwalkan memasuki tahapan konstruksi pada semester I/2008 dengan luas bangunan hingga 853 ribu m2. Hotel-hotel tersebut berada di 24 propinsi, di 52 kota/kabupaten.

Kehadiran hotel-hotel baru tersebut dipicu adanya kebutuhan akomodasi dengan fasilitas kenyamanan sebagai kawasan obyek wisata dengan berbagai varian layanan baik berupa hotel, serviced apartment, vila mewah, maupun resor.

Di Bali, tepatnya kawasan Kuta dan Nusa Dua masih memiliki daya tarik wisatanya. Tidak heran pengembang berlomba-lomba membangun hotel di sana.

Menurut ASLAKHUL UMAM dari PT. BCI Asia – Surabaya seperti dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Senin (08/09), hotel baru yang dibangun yakni Griya Bali Shanti Hotel and Apartmen di Jalan Nusa Dua Selatan, BTDC Nusa Dua. Proyek ini, merupakan sebuah komplek resor dengan luas 7 hektar yang terdiri dari apartemen 6 lantai dengan luas bangunan 28.000 m2 dengan 10 hotel.

Di Sawangan, Jumeirah Resort yang dikembangkan PT Bali Nusa Intan dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektar, terdiri dari 8 bangunan hotel dengan total 188 kamar dan 16 penthouses, 30 unit villa lagun, dilengkapi kolam renang, kapel dan pavilion pernikahan, komplek spa, desa wisata belanja dan restoran.

Di bilangan pantai Kuta, juga dibangun hotel lima lantai dengan luas bangunan 17.750 m2 di Jalan Kartika Plaza. Demikian juga di Jalan Arjuna dibangun Outrigger O-CE-N Bali yang merupakan apartemen dua lantai yang terdiri dari 114 unit dengan luas bangunan 12.000 meter persegi dan Sin Ken Ken Beach Hotel & Residences yang merupakan apartemen 6 lantai terdiri dari 45 unit dengan luas bangunan 7.500 m2.

Di Bandung terdapat 15 proyek, satu diantara proyek besarnya yakni Grand Royal Panghegar di kawasan Jalan Merdeka. Hotel dengan ketinggian 19 lantai dan dua lantai basemen memiliki luas bangunan 55.770 m2.

“Semakin maraknya wisata di Bandung, juga mendorong hotel lama berbenah. Seperti halnya Hotel Patra Bandung di Jalan Ir. H. Juanda, membangun kembali gedungnya menjadi bangunan 15 lantai dengan luas bangunan hingga 15.000 m2,”ungkap UMAM.

Di Bogor dan Cirebon, masing-masing membangun dua hotel dengan dua operator hotel terkemuka telah siap di Bogor, yakni di Aston Bogor Nirwana Residence sebuah hotel bintang empat yang dikembangkan PT Graha Andrasentra Propertindo (Group Bakrie). Hotel Santika dikembangkan di kawasan Institut Pertanian Bogor, terdiri 10 lantai dengan 200 kamar. Cirebon membangun Hotel Jatra di komplek Cirebon Superblok dan Hotel Sentosa di bilangan Jalan Tentara Pelajar, dengan masing-masing merupakan bangunan empat lantai.

Di Jawa Timur ada 13 hotel dibangun tersebar di, Surabaya, Malang, Jember, Kediri dan Pasuruan. Surabaya sebagai sentra penghubung bisnis kawasan timur Indonesia hadir 7 proyek hotel. Satu diantaranya, Hotel Meritus 15 lantai dengan luas bangunan 17 ribu m2 di Jl.Basuki Rahmat eks Ramayana Holiday Inn Hotel.
Di Jember, akomodasi dibenahi dan ditambah, seperti halnya yang dilaksanakan PT Bumi Tegal Besar yang merenovasi Hotel Mars dan membangun hotel baru tiga lantai di kawasan sejuk Arjasa.

Di Medan memiliki 4 proyek berkategori hotel yakni Graha Santika Hotel (11 lantai, 22.000 m2), The Royal Residence Apartment (20 lantai, 53.700 m2), Djuanda Boulevard (6 lantai, 18.000 m2), Garuda Plaza Hotel Expansion (6 lantai, 2.700 m2), Martimbang Hotel (3,5 lantai, 1.750 m2).

Selain di Medan, kota lain yakni Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Aceh Singkil dan Padang serta Kota Pangkal Pinang dan Bangka Tengah di propinsi Bangka Belitung juga sedang menambah fasilitas hotelnya.

Di Batam dengan proyek terbesarnya yakni Grand Quarter, yang merupakan bangunan mixed use development di kawasan Batam Center. Terdiri dari tiga bangunan 11 lantai untuk 300 unit services apartment dan hotel 9 lantai untuk 200 kamar.

Selain Batam, Bangka Belitung juga bersolek memikat wisatawan karena memiliki akses singkat dari Singapura. Dua hotel yang keren bakal hadir mengandalkan rancangan arsitek top nasional, yaitu Novotel Bangka Asri di Bangka Tengah yang merupakan hotel 12 lantai dengan 200 kamar dan Hotel Grand Bangka City, 6 lantai dengan luas bangunan 13.000 m2.

Manado, Gorontalo, Makassar, Mamuju, Ternate merupakan kota-kota di kawasan Sulawesi yang juga tidak bisa dilewatkan. Mereka sedang menggeliat menawarkan pesona pariwisata dan potensi ekonomi yang menjanjikan.

“Perhelatan besar kelas internasional Manado di 2009 mendorong investor membangun sarana hotel. Tercatat ada 2 hotel segera menyusul deretan hotel dan sarana komersial yang ada di ibukota Sulawesi Utara ini, yakni Hotel Novotel di komplek Grand Kawanua International City, Kawasan Lapangan Golf Kayuwatu dan Tamansari Metropolitan di Jalan AA Maramis, Paniki Bawah, Mapanget,” papar UMAM.

Taken from Suara Surabaya, Sep 8, 2008

teddybear
September 8th, 2008, 06:24 AM
Well this is OOT already, but still within East Java. Here is Grand Surya Hotel in Kediri. It has its own website also. It seems it does not even has 15 floors, but just 10 floors. That is good then, because the rest of the floors will be built in Surabaya, j/k ;)

http://www.multikon.co.id/images/expert/hotel/suryakediri.jpg

Sayang, 7 proyek tidak disebutkan detail apa saja. 15 lantai untuk Meritus yah mending, rada tinggi sedikit dibanding Gedung Bank Pacific, dan untung nggak cuman 10 lantai. Tapi tetap kurang tinggi sih gua bilang, sekarang jamannya sedikitnya 20 lantai keatas.

sbyctzn
September 8th, 2008, 06:29 AM
@ebek21:
mungkin 7 proyek hotel itu salah satunya di seberang Adhiwangsa kali ya?
kalau cuma sedikit 7 proyek saja tidak apa-apa, asalkan proyeknya gede, semacam seberangnya Adhiwangsa.

sbyctzn
September 8th, 2008, 06:29 AM
Breaking news !! Finally we know that Meritus Hotel will be 15 fl. high. Unfortunately, not high enough to satisfty our dream :(

Selama 2008
115 Hotel Baru Bertebaran di Daerah

suarasurabaya.net| Sekitar 115 hotel baru dibangun di tahun 2008 ini. Berdasarkan data BCI Asia, proyek kategori hotel dengan nilai konstruksi senilai Rp 3,2 trilyun dijadwalkan memasuki tahapan konstruksi pada semester I/2008 dengan luas bangunan hingga 853 ribu m2. Hotel-hotel tersebut berada di 24 propinsi, di 52 kota/kabupaten.

Kehadiran hotel-hotel baru tersebut dipicu adanya kebutuhan akomodasi dengan fasilitas kenyamanan sebagai kawasan obyek wisata dengan berbagai varian layanan baik berupa hotel, serviced apartment, vila mewah, maupun resor.

Di Jawa Timur ada 13 hotel dibangun tersebar di, Surabaya, Malang, Jember, Kediri dan Pasuruan. Surabaya sebagai sentra penghubung bisnis kawasan timur Indonesia hadir 7 proyek hotel. Satu diantaranya, Hotel Meritus 15 lantai dengan luas bangunan 17 ribu m2 di Jl.Basuki Rahmat eks Ramayana Holiday Inn Hotel.
Di Jember, akomodasi dibenahi dan ditambah, seperti halnya yang dilaksanakan PT Bumi Tegal Besar yang merenovasi Hotel Mars dan membangun hotel baru tiga lantai di kawasan sejuk Arjasa.

Taken from Suara Surabaya, Sep 8, 2008

Sayang cuma 15 lantai, semoga nanti deasiannya tidak mengecewakan, supaya kekurangannya tertutupi, yaitu low-rise.
nah sekarang nunggu RENDERING! ayo rekan rekan lainnya yang sudah ada info lagi mengenai renderingnya. saya akan hunting juga!!!
Surabaya cuma ada 7 proyek hotel? kok sedikit ya?

@ebek21:
sorry untuk pendapat saya yang 15 lantai, itu perkiraan sih, soalnya waktu ke kediri gak pernah sampai perhatikan dengan cermat.

sbyctzn
September 8th, 2008, 06:38 AM
:banana2:MEMPERINGATI 100 HALAMAN THREAD DEVELOPMENT SURABAYA.

SPARKLING SURABAYA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

HEHEHEHEHEHEHE....... :colgate: :cheers1: KEEP GROW UP SURABAYA.

:banana:

Ebek21
September 8th, 2008, 11:56 AM
Another news with the same topic from Surabaya Post today. We knew already about Cito (supposed to be Aryaduta Hotel), Ciputra World (supposed to be Hotel Ciputra), Grand City Surabaya (supposed to be Ritz-Carlton), Aston Twin Tower (supposed to be Aston Hotel), Meritus Hotel. But lack of info about Mal Olympic Garden. There is MOG in Malang, is this the new MOG in Sby or they simply quote the wrong info ? And what is another hotel not yet mentioned in the news ? Could it be the Town Suite Hotel in Sutos complex ?

Proyek Baru Hotel Rp 3,2 T

Tahun ini selain pusat perbelanjaan, properti hotel juga mendominasi proyek di Indonesia. Berdasarkan data BCI Asia, dalam satu tahun terakhir sedikitnya ada 115 hotel baru dengan nilai proyek mencapai Rp 3,2 triliun.

"Proyek tersebut dijadwalkan memasuki tahapan konstruksi pada semester pertama 2008 dengan luas bangunan hingga 853 ribu meter persegi, berada di 24 propinsi, dan menyebar di 52 kota/kabupaten," ujar Research Coordinator PT BCI Asia, Aslakhul Umam, Sabtu (6/9).

Ditambahkannya, Bali merupakan wilayah yang paling dilirik investor untuk pembangunan hotel, serviced apartment, villa mewah, maupun resort. Kawasan Kuta dan Nusa Dua menjadi pilihan paling favorit karena daya tarik wisata di sana.

Meski demikian, di Jawa Timur sebagai kota bisnis juga menggoda para pengembang untuk membangun hotel. Menurutnya ada sekitar 13 hotel dibangun yang tersebar di Surabaya, Malang, Jember, Kediri dan Pasuruan. "Kota Jember menunjukkan geliat paling signifikan. Setelah ada Jember Fashion Carnival semakin banyak turis yang berkunjung," katanya. Dicontohkan, PT Bumi Tegal Besar yang merenovasi Hotel Mars dan membangun hotel baru tiga lantai di kawasan sejuk Arjasa, Jember.

Untuk Surabaya sendiri, sebagai sentra penghubung bisnis kawasan timur Indonesia, sedikitnya ada 7 proyek hotel. Salah satunya yang sedang dalam tahap konstruksi adalah hotel 15 lantai dengan luas bangunan 17.000 meter persegi, yakni Meritus Hotel di Jalan Basuki Rahmat (ex Ramayana Holiday Inn Hotel).

Selain itu, proyek hotel yang telah sampai pada tahap akhir diantaranya paling tidak ada 6 proyek. Lima diantaranya akan dibangun di Surabaya, yakni The Regency Hotel ( The City of Tomorrow), Gubeng Grand City Superblock, Ciputra Superblock, Aston Surabaya Hotel dan Mall Olympic Garden (MOG). Kalau dilihat dari nilainya, proyek-proyek baru tersebut tidaklah kecil, yakni mencapai Rp 5,236 triliun. Nilai ini meningkat sekitar 20% dari investasi hotel di tahun sebelumnya yang terdiri dari 14 proyek dengan nilai Rp 2,455 triliun.

Kondisi serupa terjadi di Jawa Barat yaitu di Bandung dengan 15 proyek hotel. Sementara di luar Jawa, seperti Sumatera, Batam, Bangka Belitung dan Sulawesi ada sekitar 8 hotel baru juga dalam tahap pembangunan.

Taken from Surabaya Post, Sep 8, 2008

ANTHONY @ SURABAYA
September 8th, 2008, 11:56 AM
@anthony : It's nice to know that you worked for Puri Matahari before. Do you know when they will start development of the remaining three towers ? Or whether that plan is no longer exist ? Thanks, bro.

3 taon yg lalu, aku sih masih berhubungan dg rekan kerja aku di PURI MATAHARI, tp pd saat itu emang belom ada slentingan mengenai rencana extension mereka.
Betul, gambar rencana kerja ada lebih dari 1 tower.
Tp saat pebangunan tower pertama tidak diikuti oleh tower berikutnya, mengingat saat itu animo ato life style masyarakat Surabaya belom ke arah apartment.

ANTHONY @ SURABAYA
September 8th, 2008, 12:02 PM
Dari rencana awal yang seharusnya kan 3 tower ya?
Betul Ebek, bagaimana Anthony? Apa rencana bangun 3 tower akan tetap dilanjutkan?

Iya, 3 towers. Dan rencananya juga akan menjadi apartment towers kelas atas.
Tp, entah rencana itu akan tetap dilanjut ato tidak.
Aku sempat kerja disana, saat konstruksi, dan bekerja sama dg konsultan dari USA. Mengenai material yg digunakan, wow.....

ANTHONY @ SURABAYA
September 8th, 2008, 12:10 PM
^Koq saya dengar Puri Matahari itu laku dijual dikalangan keluarga Gudang Garam, kebanyakan? Seberapa lakunya tuh Puri Matahari, dan saya dengar mahal? Kalo demikian rasanya koq tipis harapan membangun lagi, tapi mengingat keuangan Gudang Garam yang kuat bisa saja membangun 1 tower lagi.

Gudang Garam kalo nggak salah punya beberapa rumah atau tanah di Surabaya. Yah sayangnya mereka koq malah banyak proyek di Kediri seperti yang dibilang sbyctn di atas. Properti milik GG biasanya besar dan megah tapi tidaklah terlihat modern.

Semestinya sebagai kota atau provinsi dari perusahaan besar kayak Sampoerna dan GG, Surabaya memiliki gedung megah bagi perusahaan ini. Ada sih office GG di dekat Tugu Pahlawan dan low rise office Sampoerna di Rungkut, tapi tidaklah hi-rise office. Malah Sampoerna punya office besar di Jakarta :(

Emang untuk saat ini PURI MATAHARI ato yg nama aslinya SUN FLOWER APARTMENT TOWERS, merupakan apartement termahal di Surabaya, mengingat pemakaian material bahan bangunan yg aduhai.....
Dan betul, tidak sedikit unit yg dilepas ke kalangan keluarga dan para direktur Gudang Garam.
Setau aku GG jg punya lahan yg ngk seberapa gede d jln Panglima Sudirman, seberang Wisma Tiara. Dan lahan itu cocok banget utk OFFICE TOWERS.

Ebek21
September 8th, 2008, 12:22 PM
Good news that Dharmala has planned to continue with Ngoro Industrial Park II. I think, it is a sign that East Java's industral sector has been recovered from economy crisis and Lapindo mudflow' hit.

This is a good momentum for East Java to regain its decent share of Indonesia's industrial sector growth, like East Java's booming golden era in 80-90's, provided we have sophisticated infrastructures and other supporting elements like experienced manpower etc.

Maybe not all of you have been in NIP before. It is a big, nice, and green industrial park with professional management team, located in Ngoro, not so far from Gempol and Mojosari. Thumbs up :okay:

Kembangkan Ngoro, Intiland Siapkan Rp 18 M

PT Intiland Development Tbk (DILD) telah menyiapkan dana sebesar 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 18 miliar untuk mengembangkan kawasan industri Ngoro Industrial Park (NIP) tahap II di Ngoro, Mojokerto. Pengerjaan pengembangan tersebut dimulai pada triwulan keempat mendatang.

"Pengerjaan NIP tahap dua akan dimulai triwulan keempat. Untuk tahap awal, dana yang dibutuhkan sekitar 2 juta dollar AS," ujar Corporate Secretary DILD, Theresia Rustandi, Senin (8/9).

Ia mengungkapkan, NIP tahap II rencananya digarap di atas lahan seluas 240 hektar. Untuk tahap awal, akan digarap seluas 100 hektar tahun ini. Dananya sementara akan menggunakan kas internal perseroan. "Namun tidak tertutup kemungkinan perseroan mencari pendanaan eksternal," ujar dia.

Theresia mengatakan, pengembangan NIP tahap II dilakukan lantaran banyaknya permintaan investor sepanjang semester I lalu. Investor-investor tersebut kebanyakan berasal dari Taiwan, Korea dan China.

Sementara, pengerjaan NIP tahap I sudah hampir selesai. Pembangunan kawasan industri terpadu yang dimulai sejak 1996 tersebut, merupakan kerjasama antara DILD dengan RSEA Taiwan. Keseluruhan total luas lahan NIP jika tahap pertama dan kedua digabungkan yakni 460 hektar.

NIP didisain sebagai kawasan industri yang modern dan lengkap dengan infrastruktur dan fasilitas yang mendukung kebutuhan industri. Keunggulan utama NIP yakni pada tersedianya sumber energi gas alam sehingga penggunaan energi di NIP bisa sangat efisien untuk pengolahan industri. "Ini menjadi keunggulan mengingat energi listrik masih menjadi persoalan bagi kita," terangnya.

Sementara itu, sepanjang semester I lalu, DILD membukukan kinerja keuangan yang cukup signifikan. Perbaikan kinerja tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya penjualan unit perumahan di Jakarta dan Surabaya. Pendapatan usaha perseroan mencapai Rp 137,11 miliar, atau naik 61,46% dibanding Rp 221,38 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih semester I 2008 mencapai Rp 28,48 miliar, atau melonjak 169% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 10,57 miliar. Membaiknya kontribusi penjualan dari anak usaha menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan laba. Nilai penjualan dari sektor perumahan naik 96,73% menjadi Rp 165,27 miliar. "Kontribusi terbesar masih berasal dari penjualan perumahan di Taman Semanan Indah, Jakarta dan Graha Famili Surabaya," ujar Presiden Direktur DILD, Lennard Ho.

Taken from Surabaya Post, Sep 8, 2008

Ebek21
September 8th, 2008, 02:59 PM
Don't have any idea what is frontage road in Sby ? Here is a picture of frontage road in front of Giant Margorejo alongside Ahmad Yani Street. The good news is that Sby municipal government has prepared 28.2 Billion Rupiahs for frontage road project in alongside Ahmad Yani St. in the 2009 municipal budget, in which 18.7 Billion rps is for land acquisition and 9.5 Billion rps is for the physical construction (temporarily only in the eastern part of Ahmad Yani St.).

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/FR.jpg

Taken from Gapura, September 2008 edition

teddybear
September 8th, 2008, 04:15 PM
^Oh ternyata luas, bisa untuk 3-4 mobil berjajar. Sampai mana ya frontage Rd. ini? Soalnya kalo bisa sampai panjang sekali mungkin bisa dibuat pelebaran Ahmad Yani.

Ebek21
September 8th, 2008, 06:58 PM
^^ That frontage road will be all along Ahmad Yani Street, from Mayangkara flyover to Bundaran Waru.

teddybear
September 8th, 2008, 08:29 PM
Setau aku GG jg punya lahan yg ngk seberapa gede d jln Panglima Sudirman, seberang Wisma Tiara. Dan lahan itu cocok banget utk OFFICE TOWERS.

Waktu gua kerja di Surya Pamenang, itu juga yg gua dengar. Dulu ada rumor kecil GG ada niat bangun office tower di Panglima Sudirman, mungkin lahan terlalu kecil dan kebutuhan kurang sehingga tidak jadi kali. Entah bagaimana statusnya.

^Justru rencana Sahid Hotel tidak terdengar sama sekali sekarang

ANTHONY @ SURABAYA
September 9th, 2008, 12:48 AM
Waktu gua kerja di Surya Pamenang, itu juga yg gua dengar. Dulu ada rumor kecil GG ada niat bangun office tower di Panglima Sudirman, mungkin lahan terlalu kecil dan kebutuhan kurang sehingga tidak jadi kali. Entah bagaimana statusnya.

^Justru rencana Sahid Hotel tidak terdengar sama sekali sekarang

Surya Pamenang? berarti kantornya di Margorejo ya? Aku jg sempet kerja d kantor Margorejo, untk project SUN FLOWER CONDO.

Yg aku pingin tau nih, lokasi SAHID HOTEL d JEMURSARI? Apa tepat d daerah itu d perlukan hotel?

ANTHONY @ SURABAYA
September 9th, 2008, 12:55 AM
^Oh ternyata luas, bisa untuk 3-4 mobil berjajar. Sampai mana ya frontage Rd. ini? Soalnya kalo bisa sampai panjang sekali mungkin bisa dibuat pelebaran Ahmad Yani.

Mendingan FRONTAGE jangan d otak atik luasannya, tp bisa d gunakan sbg; JALUR ALTERNATIF UNTUK BELOK/MASUK K KOMPLEX, JALUR RODA 2, JALUR LAMBAT.

teddybear
September 9th, 2008, 03:24 AM
Surya Pamenang? berarti kantornya di Margorejo ya? Aku jg sempet kerja d kantor Margorejo, untk project SUN FLOWER CONDO.

Surya Pamenang itu anak GG, pabrik karton kotaknya rokok, kalo nggak salah berdiri diatas 45ha di luar Kediri (di jalan raya menuju Kediri. Gua ingat memang kantor Puri Matahari itu di Margorejo, dan itu proyek Tau Bing (boss ke-2 GG). Tau Hing baru meninggal. Dan Surya Pamenang itu juga proyek Tau Bing kalo nggak salah.

Kantor pemasaran Surya Pamenang di gedung GG di dekat Tugu Pahlawan, lupa nama jalannya apa.

OPTX
September 9th, 2008, 08:11 AM
@anthony:

Superblock baru dr lippo itu letak persisnya dimana? Tahu infonya dr mana? Kapan mulai konstruksinya?

Sahid Perdana Jakarta itu berapa lantai ya? Dan ada berapa tower?

Post sumber beritanya donk, Surabaya Epicentrum, kalau ada yang tau.

Kalau hotel dan office seberang Adhiwangsa itu sih memang benar-benar akhir tahun ini konstruksinya, nunggu Apartemen dan Mall Selesai

Wah wah makin bergeliat nih proyek properti di Surabaya, khususnya Surabaya Barat yang akan menjadi CBD baru, cepet banget perkembangannya, sangat kontras dengan Surabaya Pusat.

Jangan lupa juga Galeria Tunjungan dan Union Square.
Jadi kalau boleh di total jendral Mega proyek properti di Surabaya (belum termasuk proyek kecil macam Trillium) ini listnya:
1. Union Square
2. Galeria Tunjungan
3. Superblock dari Lippo
4. Superblock dari Maspion
5. Surabaya Epicentrum
6. Superblock dari Podo Joyo Mashur
7. Adhiwangsa dan Lenmarc extension

Semua misterius, kecuali yang terakhir sudah ada kepastian.

At least, GREAT!!


Info mengenai proyek Lippo dekan bundaran satelit aku dapat dari teman di internet sekitar bulan April lalu. Dia tidak tahu letak persisnya dimana. Katanya akan mulai dipasarkan tahun ini.

Sampai sekarang belum ada info detail dari Lippo tentang ini kecuali berita yang pernah aku posting tahun 2006 :
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=9428154&postcount=339
"Ninik menjelaskan, proyek yang akan dibangun di Surabaya akan lebih besar dibanding proyek prestisius Cito kini dalam tahap penyelesaian pembangunan. “Lahannya sudah ada. Soal lokasi, investasi, dan konsepnya, belum saatnya dipublikasikan. Yang jelas tahun 2007 sudah bisa diperkenalkan dan diluncurkan kepada masyarakat,” jelas dia."

Tapi sampai sekarang belum diluncurkan, mungkin menunggu selesainya CITO. Kalau dilihat di Google Earth, lokasi yang memungkinkan sepertinya di utara Golden city mall (?).

Sahid Perdana Jakarta ( http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=517989 ) aku gunakan sebagai perbandingan dengan proyek hotel dan perkantoran di seberang Adhiwangsa karena nilai investasinya yang hampir sama.

Berdasar berita di Investor Indonesia, Keppel Land berencana membangun Apartemen di Surabaya, tapi tidak disebutkan kapan dan dimana. Mungkin di atas Galleria Tunjungan (?).

Megenai Proyek dari Maspion di Segi delapan Darmo, aku pernah pernah baca berita taun 2007 mengenai rencana Maspion membangun proyek mixed use / superblock di Surabaya Barat, tapi tidak disebutkan lokasi pastinya. Info mengenai lokasinya diberikan oleh us_lukman , katanya akan ada 5 tower. Sepertiny dia cukup tau tentang ini.

:cheers:

sbyctzn
September 9th, 2008, 10:39 AM
Jatuh Cinta Pada yang Namanya Pedestrian

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1-1.jpg

Semenjak menjamurnya proyek pedestrian yang ada di Surabaya semasa ini ternyata berimbas baik di proyek-proyek lain. Fungsi dan nilai estetika menjadi salah satu factor yang berpengaruh semakin menjamurnya proyek pedestrian di Surabaya. Selain berfungsi sebagai tempat pejalan kaki, pedestrian ini semakin menambah warna baru di setiap sudut kota. Tidak mau kalah dengan proyek dari pemerintah, ternyata diam-diam Instansi Pendidikan semacam Unair ikut-ikutan menggandrungi fasilitas umum yang satu ini.
Sudah dua minggu ini di jalan Dharmawangsa Dalam, dimana Kampus B Unair berada, terlihat banyak pekerja yang sibuk membongkari selokan yang cukup kotor. Pada awalnya tidak banyak yang tahu akan keberadaan mini proyek Unair ini. Mahasiswa sendiri tidak banyak yang mengetahuinya. Dalam beberapa hari kemudian hasil kerja para pekerja itu mulai terlihat, dan ternyata mereka membangun pedestrian yang selama ini banyak didengung-dengungkan Pemkot. Kontsruksi pedestrian Kampus B Unair ini hampir sama dengan proyek pedestrian milik Pemkot. Bedanya hanya pada Box Cluvert, yakni jika pedestrian milik pemkot memakai Box Culvert murni, maka pada pedestrian versi Kampus B Unair ini membuat Box Culvert tiruan dari semen yang dibuat ditempat selokan itu berada. Tidak dapat dipungkiri hal tersebut dilakukan untuk menekan biaya proyek.
Sampai saat ini proyek pedestrian Kampus B Unair masih dalam tahap konstruksi, sementara seperti apakah nantinya lantai pedestrian belum diketahui secara pasti. Apakah menggunakan pasir di sekitar RS DR. Soetomo, garnit di jalan Basuki Rahmat ataukah lantai keramik seperti halnya di jalan Panglima Sudirman. Namun jika melihat konstruksi bisa dipastikan pasti akan menggunakan pasir seperti di depan RS DR. Soetomo. Terlepas dari itu semua, hal ini merupakan manifestasi transformasi gaya hidup masyarakat Surabaya. Tanpa adanya pihak yang mendukung, pasti fasilitas umum tersebut tidak akan terealisasi. Pedestrian tidak hanya membawa perubahan besar pada wajah kota namun juga mengubah perilaku masyarakat Surabaya. (SC).

Progress Ciputra World

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/4-2.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2-1.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3-1.jpg

Ini adalah progress mega proyek triliunan rupiah dari pengembang top di Indonesia, Ciputra, yaitu Superblock Ciputra World. Jika diamati dari luar pagar memang perkembangan konstruksi bisa dikatakan sangat lambat, karena tidak luput pula terlepas dari gaya perpolitikan Indonesia dengan tingkah pejabat Pemerintah yang membelit-belitkan proses konstruksi proyek swasta triliunan rupiah. Konstruksi Ciputra World sampai saat ini masih tiarap, sangat lambat perkembangannya. Dapat dilihat dari gambar dalam kurun waktu kurang lebih hampir satu tahun, saat ini masih dalam level pondasi, progress yag cukup lambat.

Maaf jika pada gambar progress ciputra world 1 dan 2 agak kabur, karena ketika mengambil foto, saya harus cukup berusaha berdiri di atas pagar JPO untuk mengambil sudut yang agak terbuka, agar terlihat cukup jelas. Sehingga agak goyang-goyang sedikit.

sbyctzn
September 9th, 2008, 10:51 AM
Info mengenai proyek Lippo dekan bundaran satelit aku dapat dari teman di internet sekitar bulan April lalu. Dia tidak tahu letak persisnya dimana. Katanya akan mulai dipasarkan tahun ini.

Sampai sekarang belum ada info detail dari Lippo tentang ini kecuali berita yang pernah aku posting tahun 2006 :
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=9428154&postcount=339
"Ninik menjelaskan, proyek yang akan dibangun di Surabaya akan lebih besar dibanding proyek prestisius Cito kini dalam tahap penyelesaian pembangunan. “Lahannya sudah ada. Soal lokasi, investasi, dan konsepnya, belum saatnya dipublikasikan. Yang jelas tahun 2007 sudah bisa diperkenalkan dan diluncurkan kepada masyarakat,” jelas dia."

Tapi sampai sekarang belum diluncurkan, mungkin menunggu selesainya CITO. Kalau dilihat di Google Earth, lokasi yang memungkinkan sepertinya di utara Golden city mall (?).

Sahid Perdana Jakarta ( http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=517989 ) aku gunakan sebagai perbandingan dengan proyek hotel dan perkantoran di seberang Adhiwangsa karena nilai investasinya yang hampir sama.

Berdasar berita di Investor Indonesia, Keppel Land berencana membangun Apartemen di Surabaya, tapi tidak disebutkan kapan dan dimana. Mungkin di atas Galleria Tunjungan (?).

Megenai Proyek dari Maspion di Segi delapan Darmo, aku pernah pernah baca berita taun 2007 mengenai rencana Maspion membangun proyek mixed use / superblock di Surabaya Barat, tapi tidak disebutkan lokasi pastinya. Info mengenai lokasinya diberikan oleh us_lukman , katanya akan ada 5 tower. Sepertiny dia cukup tau tentang ini.

:cheers:

Thanks infonya OPTX!!!

studio_one
September 9th, 2008, 11:32 AM
Thanks a lot sbyctzn for photos ny.
Lambat jg yah progress nya, tower crane nya cuma 1 biji????
Oh iy, kontraktor nya siapa yah?