macgyver
June 6th, 2004, 08:52 AM
What Indonesian Movies Do You Like Best ?
Me :
1. Ada Apa Dengan Cinta ( AADC ) : by Dian Sastro
Me :
1. Ada Apa Dengan Cinta ( AADC ) : by Dian Sastro
|
View Full Version : Indonesia Movies and Films Thread ... macgyver June 6th, 2004, 08:52 AM What Indonesian Movies Do You Like Best ? Me : 1. Ada Apa Dengan Cinta ( AADC ) : by Dian Sastro indistad June 7th, 2004, 08:25 AM I like: - Kuldesak - Eliana-eliana - Arisan macgyver June 18th, 2004, 12:22 PM detikcom - Jakarta, Pesona "Eiffel I'm In Love" kembali menyedot perhatian para abege. Pada penayangan perdananya, Kamis (17/6/204), tiket pertunjukan "Eiffel" langsung habis terjual. Bahkan, menurut pihak 21, penjualannya tiketnya mengalahkan film box office dunia, "Harry Potter: the Prisoner of Azkaban". Menurut informasi yang diterima detikcom, Kamis (17/6/2004), dari beberapa bioskop terkemuka di Jakarta, Bandung, dan Medan, tiket pertunjukan Eiffel sampai malam nanti sudah penuh. Di bioskop Jakarta, Blok M, Bintaro, dan Pondok Indah, sesi pertama pertunjukan Eiffel sesak dipenuhi oleh para pengunjung yang rata-rata remaja alias abege. Blok M menyediakan kapasitas 284 kursi. Sedangkan Pondok Indah dan Bintaro rata-rata 150-an kursi. Di ketiga bioskop tadi jumlah penonton Eiffel mampu menyaingi sihir dari Inggris, "Harry Potter the Prisoners of Azkaban". Harry Potter pertama kali ditayangkan Sabtu (12/6/2004) di jam midnight. Ketika itu, kursi penonton di Cilandak, Plaza Senayan, dan Pondok Indah juga terisi penuh. Tapi kini semua beralih ke "Eiffel". Namun keadaan agak lengang di Plaza Senayan. Sampai di pertunjukan kedua, studio 3 yang berkapasitas 186 orang belum pernah penuh. Derasnya antrian Eiffel juga terjadi di Bandung dan Medan. Studio Bandung Indah Plaza yang berkapasitas 348 orang langsung dipenuhi penonton sejak pertunjukan pertama. Remaja Bandung juga menyerbu bioskop Regent yang berkapasitas 96 kursi. Di Medan, bioskop Thamrin dan Plaza juga diserbu abege. Studio yang rata-rata berkapasitas seratusan penonton itu, sudah diantre sejak pagi hari tadi. "Eiffel im in Love Extended" adalah versi lengkap film "Eiffel im in Love" yang dirilis November lalu. Dijanjikan oleh pihak produksi, Sorya Intercine Film, edisi extended ini menyajikan banyak cerita yang belum terungkap di versi Eiffel sebelumnya. "Sebenarnya ceritanya sih sudah tahu, tapi masih pengen nonton karena penasaran seperti apa di filmnya. Lagian mau lihat Sammy juga, dia kan lucu banget," ujar Nadya, siswa kelas 1 SMP. (http://www.detikhot.com/index.php/detik.read/tahun/2004/bulan/06/tgl/17/time/165449/idnews/164187/idkanal/115 Mahaputra June 18th, 2004, 12:38 PM I like AADC.. Andai Ia Tahu.. Eiffel I'm In Love.. and I want to see arisan, eiffel im in love extended... JAG2 June 18th, 2004, 12:56 PM I am sorry I don't know any Indonesian movies but I like some Indonesian songs. tata August 3rd, 2004, 10:36 PM Anyone watched 'Mengejar Matahari?' How is it? Alvin August 4th, 2004, 02:39 AM I liked 'Arisan!', its hillarious! peseg5 August 4th, 2004, 08:39 AM A New Realease from MultivisionPlus (huge sinetron/soap opera production company), now they're bring their story into big screen: http://img64.imageshack.us/img64/638/r3c2_254x332.jpg Buruan Cium Gue! -> cast by: Masayu Anastasya ... wooww :naughty: Ratu Felisha -> woow again...:naughty: Imelda Therine -> again! woow...:naughty: Hengky Kurniawan (The rest of them I don't know much) Tommy Kurniawan Dimas Setowardana get your tickets ready folks! cheers :cheers: Mahaputra August 4th, 2004, 03:40 PM man.. the chicks look really hot.. cakep euy sanhen August 4th, 2004, 04:27 PM I like Bajaj Bajuri hehehe. The only one I know (beside AADC etc). Have never been in Indonesia longer than 1 month for the past 4 years hehehehe. Mahaputra August 5th, 2004, 10:19 AM yeah bajaj bajuri is hilarious man... ehehhe is it still on now?? I hope it is.. cause I wanna watch it when i go back tata August 5th, 2004, 11:22 AM I searched image of Bajaj Bajuri, guess what I got? http://img53.imageshack.us/img53/4129/bajuri.jpg Nama panjang : Melia Ika Wattimena Tempat/tgl. Lahir : Medan, 23 Mei 1982 Data fisik Tinggi/berat : 165 cm/ 47 kg Bra : 36 Ukuran celana : 27 Hobi : Travelling, Baca Parfum fav : Angel, Bvlgary Bintang fav : Nicole Kidman, Thalia, Harry Rusli Cita-cita : Artis profesional Catatan kerja : Model, sinetron “Bajaj Bajuri”, “Kawin Gantung” Interestingly her hobby is travelling, so anyone fancy accompanying her travelling? ;) David-80 August 5th, 2004, 06:52 PM Oh my......shes hot man.....btw so many horror movie and spooky reality show in Indonesia.....people like ghosts here... cheers tata August 6th, 2004, 05:06 PM while many Indonesians believe in supernatural, that horror and spooky TV show is a phenomenon. ryanprima August 6th, 2004, 05:13 PM Oh my......shes hot man.....btw so many horror movie and spooky reality show in Indonesia.....people like ghosts here... cheers Yup i agree with you,and i'm getting sick of it,damn if it's Thursday night almost the channel showing horor or real horor show. paradyto October 22nd, 2006, 03:52 AM I like "Heart":) http://img90.imageshack.us/img90/19/heartzz3.jpg (http://imageshack.us) Click to: http://www.heartmovie.com/new/index.html Sinopsis : Rachel (Nirina Zubir) dan Farel (Irwansayah), adalah sepasang remaja yang berteman dan tumbuh bersama sejak kecil. Kedekatan dan kebersamaan mereka selalu dipenuhi dengan keceriaan dan kebahagiaan. Persahabatan yang terjalin dengan mulus sampai mereka dewasa dan di saat mereka sudah mengenal kata cinta. Permasalahan dalam ikatan itu terjadi ketika Farel merasa jatuh cinta. Perasaan tulus yang ia rasakan terhadap seorang gadis yang ia temui di sebuah toko buku. Melihat hal itu, Rachel mengalami krisis dalam dirinya, karena ia merasakan perasaan yang belum pernah ia rasakan. Gadis tomboy ini cemburu... And... Mendadak Dangdut! http://img240.imageshack.us/img240/7987/mendadakdangdutzx2.jpg (http://imageshack.us) http://img133.imageshack.us/img133/5432/mendadakdangduttk2.jpg (http://imageshack.us) Click to: http://www.sinemart.com/mendadakdangdut/ Sinopsis : Petris (Titi Kamal) adalah vokalis wanita beraliran alternative rock yang baru naik daun. Sudah dua tangga lagunya menduduki top ten pop chart Indonesia dalam waktu berdekatan. Sayangnya, Petris adalah seorang gadis yang egois, pemarah, yang selalu memandang remeh segala sesuatu. Satu-satunya orang yang dapat mengerti Petris adalah Yulia (Kinaryosih), kakak perempuan Petris yang juga merangkap sebagai managernya. Suatu hari, Petris dan kakaknya secara tidak sengaja terlibat masalah serius yang menyebabkan mereka harus melarikan diri dari kehidupan mereka sebelumnya untuk sementara waktu. Dalam pelariannya, mereka kemudian bersembunyi di sebuah acara rakyat yang sedang menanggap group organ dangdut keliling “Senandung Citayam”. Di bawah panggung, tempat mereka bersembunyi, mereka sempat mendengar pertengkaran seru antara pemimpin group “Senandung Citayam”, Rizal (Dwi Sasono) dan penyanyi dangdut andalannya, Fetty Manis Madu. Pertengkaran mereka mengakibatkan Fetty akhirnya keluar meninggalkan grup organ tunggal itu. Melihat situasi tersebut, Petris yang masih dalam keadaan panik kemudian langsung menawarkan diri untuk menggantikan Fetty bernyanyi dangdut di atas panggung. Rizal yang tidak punya pilihan lain akhirnya mengiyakan tawaran tersebut dan menyuruh Petris untuk langsung naik ke panggung, bernyanyi dan bergoyang untuk menenangkan penonton yang sudah resah menunggu. Secepat kilat Petris pun mengganti bajunya dan mempertebal make-up-nya layaknya penyanyi dangdut keliling, dan kemudian mendapatkan nama panggung dari Rizal sebagai Iis Maduma. Dari sinilah dimulainya perjalanan Petris, alias Iis Maduma, yang dalam persembunyiannya harus ikut berkeliling dari satu kampung ke kampung lain, sambil merasakan betapa sulitnya bekerja keras, memulai sesuatu dari nol. Banyak hal-hal yang tidak pernah ia hadapi sebelumnya terjadi di sini. Sedikit demi sedikit, mau tidak mau, ia mulai belajar memahami dunia barunya. Semua hal baru yang berharga, yang baru akan dirasakan oleh Petris, hanya ketika dia bersedia berubah untuk menjadi .. mendadak dangdut. Berbagi Suami http://img462.imageshack.us/img462/6519/berbagisy5.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Salma ( Jajang C Noer), Sity (Shanty), dan Ming (Dominique) adalah tiga perempuan yang hidup dalam dunianya masing-masing. Mereka berasal dari kelas sosial, ekonomi dan suku yang berbeda. Tapi dengan latar belakang pribadi dan karakter yang berbeda ini mengalami kondisi yang mirip.Tiga perempuan itu harus menjalani kenyataan hidup, harus berbagi suami. Tiga perempuan yang hidup berasal dari tiga kelas sosial, ekonomi dan suku yang berbeda membuka tabir tentang kehidupan poligami mereka. Perempuan-perempuan ini mengalami kondisi yang mirip satu sama lain, tetapi dengan latar belakang pribadi dan karakter yang berbeda. Secara pribadi Salma, Siti dan Ming berbeda, dan mereka tak saling mengenal satu sama lain. Namun, mereka terkadang berada di satu lokasi di dalam Jakarta yang padat, tanpa menyadari bahwa mereka mengalami masalah kehidupan yang hampir sama. paradyto October 23rd, 2006, 10:22 AM http://img141.imageshack.us/img141/8766/deniasxm3.jpg (http://imageshack.us) http://img151.imageshack.us/img151/4505/deniasqx5.jpg (http://imageshack.us) Oleh Aris Kurniawan Jika Anda ingin menghindari film-film drama percintaan dan horor remaja yang mengumbar kecengengan dan kedunguan, maka film “Denias, Senandung di Atas Awan” bisa menjadi pilihan yang cukup tepat. DSdAA menawarkan tema yang cukup langka. Sebuah drama kemanusiaan yang menyentuh. Tentang perjuangan seorang anak di pedalaman Papua yang pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya untuk sekolah. Tersebutlah Denias (Albert Fakdawer), seorang anak yang harus menghadapi kenyataan tak menguntungkan. Tempat tinggalnya di pedalaman Papua tak memungkinkan ia bersekolah sebagaimana anak-anak seumurnya. Seorang guru (Mathias Muchus) yang didatangkan dari Jawa ke pedalaman Papua untuk mengajar anak-anak Papua harus kembali ke Jawa gara-gara istrinya sakit parah. Kepulangan Pak Guru membuat Denias dilanda kesedihan hebat. Untunglah masih ada Maleo (Ari Sihasale) seorang tentara, yang menggantikan peran Pak Guru mengajar anak-anak mengenal baca tulis, meski harus menghadapi tekanan dari kepala suku setempat. Namun itu pun tidak berlangsung lama, Maleo harus meninggalkan Denias dan kawan-kawannya karena dipindah tugaskan. Sempurnalah kesedihan Denias. Tetapi kesedihan tidak membuat semangat Denias untuk belajar dan sekolah rontok. Pesan Maleo kepada Denias supaya tidak patah semangat untuk selalu belajar di mana saja, menguatkan tekat Denias meninggalkan kampungnya di pedalaman menuju kota. Ditambah pesan mamanya yang menginginkan Denias untuk terus belajar dan sekolah. “Sekolahlah, Denias. Kalau kamu pintar gunung pun takut sama kamu.” Dari sinilah cerita film ini bergulir. Setelah “Petualangan Sherina“, inilah film yang bagus ditonton semua umur. Karena bukan saja menawarkan kesegaran dengan banyak pesan humanisme dan spirit perjuangan tanpa menggurui, tapi juga memperkaya pengetahuan tentang keindahan alam Papua yang selama ini hampir tak pernah diangkat film-film Indonesia. Termasuk adat budaya orang Papua. Dari mulai upacara memakai koteka, sampai upacara duka berupa mandi lumpur dan memotong jemari. Bahkan dari segi cerita DSdAA lebih menarik dan menyentuh dibanding “Petualangan Sherina”. Hampir semua adegan sangat efektif dan mengena dengan alur cerita. Termasuk adegan yang mengetengahkan keluguan Denias ketika melihat keramaian kota. Kelucuan yang muncul terasa segar dan natural. Tokoh Denias diperankan dengan mulus oleh pendatang baru, Albert Fakdawer. Pun Marcella Zalianty yang bermain apik memerankan sosok Ibu Guru Sam, meski kostum yang dikenakan terasa terlalu modis bagi seorang guru. Akting Ari Sihasale juga patut dipuji. Hanya akting Michael Jakarimilena, berperan sebagai Bapak Denias, kurang meyakinkan. Terutama karena dialog-dialognya yang datar, bahkan di beberapa adegan terkesan kaku. Selain itu keindahan alam Papua kurang terekspos secara maksimal. Setidaknya tampilan gambar tampak kurang tajam, (ah jangan-jangan karena kualitas layar bioskopnya yang buruk). Pun perwatakan yang terkesan hitam putih. Tetapi kekurangan ini rasanya bisa dilupakan demi melihat alur cerita dan kisahnya yang menyentuh. Untuk semua ini, kerja keras dan kemampuan John de Rantau, sang sutradara dalam mengarahkan para pemain yang sebagian bukan berlatar belakang pemain film, kiranya layak diacungi jempol. paradyto October 23rd, 2006, 10:37 AM http://img471.imageshack.us/img471/4777/kuntilanakzl4.jpg (http://imageshack.us) http://img171.imageshack.us/img171/1622/kuntilanaktq3.jpg (http://imageshack.us) Ending film horor itu memang menggantung dan menyisakan rasa penasaran bagi penonton. Itulah pakem film horor yang diyakini Rizal Mantovani, sutradara film “Kuntilanak” yang diluncurkan di Multivision Grande Boutique Cinema, Pasar Raya, Blok M, pada Kamis (19/10). Namun Rizal juga mengamini dugaan seorang penanya bahwa ending yang menggantung serupa itu merupakan petunjuk bahwa akan ada sekuel “Kuntilanak” berikutnya. Wicky V Olindo, produser film ini pun membenarkan jika “Kuntilanak” akan ada sekuelnya. Meski dirinya belum bisa memastikan, “Kita lihat saja nanti. Jika mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kita pasti membuat sequelnya.” Jika tidak? Jawabannya Anda pasti tahu sendiri. Tapi Wicky maupun Rizal tidak mau kapok membuat film. Jika “Kuntilanak” kurang disambut baik, maka mereka akan mencari tema lain. “Tapi saya optimis film ini bakal disambut ramai oleh penonton film Indonesia.” kata Wicky. Peluncuran film “Kuntilanak” terdiri dari tiga kali pemutaran. Pertama pukul 13.00 untuk para kru, undangan anak-anak SMU; kedua pukul 16.00 untuk para wartawan atau press screening; ketiga pukul 21, yakni untuk undangan khusus, yakni para selebritas dan insan film. Menurut Dwiyanto Parantopo, marketing promotion Multiplek, seluruh penonton yang hadir pada ketiga pemutaran tersebut tidak kurang dari 1200 orang. Sebelum diputar secara serentak di seluruh Indonesia dan Malaysia, Kuntilanak juga akan diputar secara khusus dalam pertunjukan midnight show pada Sabtu (21/10).(Aris Kurniawan) Sinopsis : SAM -- Perempuan 19 tahun, lengkapnya Samantha – dihantui mimpi buruk. Hanya AGUNG (19), kekasih Sam yang kuliah di jurusan psikologi, mengetahui mimpi-mimpi buruk Sam. Sering setiap malam Agung menelepon Sam, karena ia tahu kekasihnya pasti terbangun. Sebenarnya, hubungan Sam dan Agung menghadapi masalah. Sam sempat menyaksikan Agung selingkuh dengan temannya. Meski memaafkan, hubungan mereka tidaklah mesra lagi. Sam juga akhirnya memutuskan meninggalkan rumah. Ia memilih mencari tempat kos. Ayah tiri Sam adalah masalah lain yang harus dihadapi Sam. Sam Akhirnya menemukan rumah kos di pinggiran Jakarta. Ia tidak pedulikan ucapan warga yang mengatakan bahwa rumah kos itu ada kuntilanaknya. Sam menganggap omongan warga sekadar dongeng belaka. Juga dongeng pohon angker dan makam yang ada di dekat rumah kos. Di tempat kos, Sam berkenalan dengan DINDA (Perempuan 19 tahun). Ia juga berkenalan dengan ALFON (Lelaki, 21). Alfon mengaku bisa meramal dan mempunyai indera keenam yang bisa melihat roh halus. Bualan ini hanya sekadar untuk menarik perhatian Sam. paradyto October 27th, 2006, 03:52 PM http://img183.imageshack.us/img183/4282/iloveuvj4.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Dion (Amanda) adalah remaja berusia 12 tahun yang kurang mendapatkan perhatian dari mamanya bernama Astari (Ira Wibowo). hal tersebut membuat Dion menjadi anak yang sangat agresif. Dion untuk ukuran remaja seusianya jatuh cinta terhadap Gaza (Restu Sinaga) yang berusia 35 tahun. Gaza awalnya tidak terlalu memperdulikan hal tersebut, namun ketika Nayla (Karenina) mencampakan Gaza, perasaan terhadap Dion mulai tumbuh dalam hati Gaza. terlebih perhatian Dion yang semakin menjadi terhadap Gaza. Gaza mencoba melawan perasaan yang tumbuh terhadap Dion, namun Gaza tak kuasa menahannya. Cinta memang tidak memandang Usia, Cinta seringkali menembus ruang dan waktu, namun apakah Gaza akan membalas cinta Dion, sementara perhatian yang kurang didapatkan Dion dari mamanya, membuat Dion terus mengikuti perasaannya tanpa berpikir secara logis ????? Genre : Drama Romance paradyto November 2nd, 2006, 04:15 PM Berbagi Suami http://img462.imageshack.us/img462/6519/berbagisy5.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Salma ( Jajang C Noer), Sity (Shanty), dan Ming (Dominique) adalah tiga perempuan yang hidup dalam dunianya masing-masing. Mereka berasal dari kelas sosial, ekonomi dan suku yang berbeda. Tapi dengan latar belakang pribadi dan karakter yang berbeda ini mengalami kondisi yang mirip.Tiga perempuan itu harus menjalani kenyataan hidup, harus berbagi suami. Tiga perempuan yang hidup berasal dari tiga kelas sosial, ekonomi dan suku yang berbeda membuka tabir tentang kehidupan poligami mereka. Perempuan-perempuan ini mengalami kondisi yang mirip satu sama lain, tetapi dengan latar belakang pribadi dan karakter yang berbeda. Secara pribadi Salma, Siti dan Ming berbeda, dan mereka tak saling mengenal satu sama lain. Namun, mereka terkadang berada di satu lokasi di dalam Jakarta yang padat, tanpa menyadari bahwa mereka mengalami masalah kehidupan yang hampir sama. :applause: :applause: :applause: Satu lagi, Film nasional berjudul BERBAGI SUAMI (atau Love for Share), karya Nia Dinata, menuai sukses. BERBAGI SUAMI dinobatkan sebagai Film, Terbaik 26th Hawaii International Film Festival, Oktober 2006. BERBAGI SUAMI berhasil menyisihkan film-film dari 47 negara yang ikut berkompetisi di festival kali ini. paradyto November 18th, 2006, 06:35 AM http://img137.imageshack.us/img137/4439/ffiwo3.jpg (http://imageshack.us) Festival Film Indonesia 2006 yang bakal digelar Desember mendatang, semalam mengumumkan para nominee yang akan melaju pada tahap berikutnya, alias menuju yang terbaik. Seperti diberitakan sebelumnya, juri FFI 2006 telah meloloskan 10 judul film pada seleksi tahap pertama. Dan pengumam yang lolos tahap kedua, alias para nominasinya yang dibacakan semalam adalah sebagai berikut, “Eskul”, (PT Indika), “Denias, Senandung di Atas Awan” (Alenia Production), Heart (Starvision), Mendadak Dangdut (Sinemart), dan Ruang (Parama). Sementara untuk lima unggulan sutradara terbaik, Nayato Fio Nuala (Ekskul), Hanny R Saputra (Heart), John De Rantau (Denias, Senandung di Atas Awan), Nia Dinata (Berbagi Suami), Teddy Soeriaatmadja (Ruang). Untuk lima unggulan pemeran utama pria terbaik nominasinya direbut oleh Albert Fakdawer (Denias, Senandung di Atas Awan), Aries Budiman (Garasi), Dwi Sasono (Mendadak Dangdut), Ramon Y Tungka (Ekskul), dan Ringgo A Rahman (Jomblo). Lima unggulan pemeran wanita terbaik diraih Ayu Ratna Pratiwi (Garasi), Luna Maya (Ruang), Nirina Zubir (Heart), Shanty, (Berbagi Suami), dan Titi Kamal (Mendadak Dangdut). Lima unggulan pemeran pendukung pria terbaik diraih oleh Dennis Adhiswara (Jomblo), El Manik (Berbagi Suami), Mathias Muchus (Denias, Senandung di Atas Awan), Minus Karuba (Denias, Senandung di Atas Awan), Reuben Elishama (Berbagi Suami). Sementara lima unggulan pemeran pendukung perempuan terbaik disabet oleh Ira Maya Sopha (Berbagi Suami), Kinaryosih (Mendadak Dangdut), Reggy Lawalata (Ruang), Ria Irawan (Berbagi Suami), dan Rieke Dyah Pithaloka (Berbagi Suami) paradyto November 18th, 2006, 12:43 PM http://img296.imageshack.us/img296/201/bangkukosongak3.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Ibu guru Grace, menggantikan Ibu Melisa yang keluar dari sekolah Permata Putri, karena tidak tahan dengan sikap dan tingkah laku anak-anak yang begitu brutal dan semaunya terutama Destin, Nancy dan Adela yang anak Pak Widodo, penyumbang dana terbesar pada yayasan. Tidak ada yang berani pada Adela, termasuk Ibu Janet, kepala sekolah Semenjak Ibu Grace masuk, Dinda diminta, mengisi ‘bangku kosong’ di depan meja guru yang biasanya selalu dikosongkan. Awalnya Dinda cuma kesurupan. Namun lama-lama banyak kejadian aneh yang dilihat dan dirasakan oleh Dinda berhubungan dengan seorang gadis (Clara), mantan siswi Permata Putri yang hilang sejak 4 tahun lalu. Namun Adela, Destin, Nancy dan Ibu Grace juga mengalami hal yang ganjil Bersama ibu Grace, Dinda menyelidiki rahasia apa yang selama ini tersimpan di dalam ‘bangku kosong’. Hilangnya Clara siswi yang menduduki ‘bangku kosong’ tersebut sebelumnya, dan kematian Mila, teman baik Clara Pemain : ADHITYA PUTRI, VJ CATHY, BELLA ESPERANCE, TITIES SAPUTRA, REZA ARTAMEVIA, PIET PAGAU, KEKE HARUN, ADI SURYA ABDI Sutradara : HELFI CH KARDIT Penulis skrip : ARIS MUNANDAR/HELFI CH KARDIT/DANIEL TITO tata November 18th, 2006, 04:59 PM nggak di Indonesia nggak di Amerika, orang lagi pada seneng bikin film horor. gue sih nggak pernah seneng tuh. XxRyoChanxX November 18th, 2006, 08:20 PM ^ VJ cathy?? Ohh no! i heard her acting is bad.... paradyto November 19th, 2006, 01:57 AM ^ VJ cathy?? Ohh no! i heard her acting is bad.... Mungkin hanya mencoba untuk mengikuti jejak adiknya yang main di Film "Kuntilanak" yang dalam waktu 2 minggu saja sudah berhasil mencapai 1 juta penonton!!!!!:) http://img98.imageshack.us/img98/5706/cathyga5.jpg (http://imageshack.us) bahar November 19th, 2006, 02:58 PM nggak di Indonesia nggak di Amerika, orang lagi pada seneng bikin film horor. gue sih nggak pernah seneng tuh. i dont like horor movies either.. paradyto November 23rd, 2006, 10:14 AM http://img170.imageshack.us/img170/8121/km14rq6.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Cerita tentang persahabatan antara tujuh orang sahabat, yakni : Anna, Tasya, Honey, Bella, Ergi, Ferdy dan Vander. Mereka menamakan kelompok mereka ”Boom…Fire!!!’’ Nama ini digunakan karena mereka suka membuat aksi ledakan dan kembang api. Anna adalah anak tunggal dari keluarga yang kaya raya. Teman terdekat Anna adalah Tasya. Tasya mepunyai indera ke enam. Dia sering sekali mendapatkan gambaran tentang apa yang terjadi. Suatu hari Anna merayakan ulang tahunnya bersama teman-temannya dan dihadiri oleh seluruh handai taulan, termasuk orang tua Anna. Pada pesta itu, mereka merencanakan membuat ledakan kembang api yang meriah untuk acara tersebut. Namun, terjadi ledakan yang lebih besar dari yang direncanakan yang mengakibatkan meninggalnya Vander. Genre : Thriller Rilis : 23 November 2006 Pemain : Ardina Rasti, David Blezynski, Dimas Verdy Sutradara : Denn Hawe Produser : Radja Simatupang Penulis skrip : Khadijah Matsura paradyto November 23rd, 2006, 10:21 AM http://img166.imageshack.us/img166/1353/cpbi4.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Seharusnya, di hari menjelang pernikahan adalah saat yang paling membahagiakan. Tapi di saat yang berbahagia itu, justru Abi (Richard Kevin) malah menemukan rahasia tentang perasaan yang paling dalam dari calon istrinya, Alia (Bunga Citra Lestari). Setelah pesta pertunangan mereka, Abi menemukan Alia yang tidak sadarkan diri di teras rumahnya. Alia menderita kanker otak. Sejak itu, Alia tergeletak koma di rumah sakit. Di saat-saat koma itulah, Abi menemukan buku harian Alia dan di sana ia menemukan rahasia besar tentang cinta Alia...... Diam-diam rupanya Alia pernah mencintai teman satu sekolahnya yang bernama Sunny (Ben Joshua). Tetapi Alia tidak pernah bisa mengungkapkannya pada Sunny, walau pun perasaannya sudah begitu mendalam. Lulus sekolah, mereka harus berpisah. Dan, Alia tidak juga bisa mengungkapkan cintanya kepada Sunny. Alia membiarkan cinta pertamanya ini terpendam jauh di lubuk hatinya yang paling dalam. Untuk selama-lamanya… Bagaimana perasaan Abi setelah membaca seluruh isi buku harian Alia? Bagaimana perasaan Sunny setelah mengetahui bahwa ternyata Alia memiliki cinta yang mendalam kepadanya? Genre : Drama Romance Rilis : 7 Desember 2006 Pemain : Bunga Cipta Lestari, Ben Joshua, Richard Kevin, Ratna Ruchia, Varissa Camelia, Boogie Samudra, Heidy Kandou Sutradara : Nayato Fio Nuala Produser : Ody Mulya Hidayat Penulis skrip : Titien Wattimena tata November 23rd, 2006, 11:21 AM kayaknya tambah banyak aja yah film indonesia, bbrp taun yg lalu kan sempet vakum paradyto November 25th, 2006, 02:14 AM http://img154.imageshack.us/img154/7852/jiffest2006je2.jpg (http://imageshack.us) Jakarta International Film Festival 2006 untuk tahun 2006 ini, pihak JiFFest memberikan perhatian lebih kepada film asal Indonesia. Hal ini dengan cara mengkompetisikan 29 film karya sineas Indonesia untuk ikut dipertandingkan pada JiFFest 2006: 1. 9 Naga 2. Apa Artinya Cinta 3. Berbagi Suami (Love for Share) 4. Belahan Jiwa (The Soulmate) 5. Betina 6. Cewe’ Metropolis 7. D’Girlz Begins 8. Denias: Senandung Diatas Awan 9. Dunia Lain: The Movie 10. Ekskul 11. Ekspedisi Maladewa 12. Foto Kotak dan Jendela 13. Garasi 14. Gue Kapok Jatuh Cinta 15. Heart 16. I Love You, Om… 17. Jakarta Undercover – Out of competition + premiere 18. Jatuh Cinta Lagi 19. Jomblo 20. Kejar Jakarta 21. Koper 22. Lentera Merah 23. Maskot 24. Mendadak Dangdut 25. Opera Jawa – In Competition + Premiere 26. Rantai Bumi 27. Realita dan Rock ‘N Roll 28. Ruang 29. Rumah Pondok Indah 30. Serambi Memang tidak semua film Lokal yang beredar di bioskop ikut serta dalam kompetisi ini, namun hampir 90 persen dari film lokal yang release pada tahun 2006, nampaknya ikut dalam kompetisi ini. Film yang akan ikut adalah film yang release mulai November 2005 sampai dengan Oktober 2006. Untuk kompetisi film lokal ini, pihak JiFFest menamakan Indonesian Feature Film Competition 2006. Tim juri juga dipersiapkan khusus oleh panitia JiFFest. Beberapa nama juri kaliber Internasional juga dipersiapkan untuk memilih film lokal terbaik serta sutradara terbaik. Beberapa nama yang akan ikut untuk menjadi juri pada Indonesia Feature Film Competition 2006 adalah Andre Bennet (Cinephile, Canada), Teruoka Sozo (Programmer, Tokyo Internasional film Festival), Jan Vandierendonck ((Eurimage, Belgium). Renacananya film terbaik serta sutradara terbaik yang menang pada Indonesia Feature Film Competition 2006 akan mendapatkan hadiah sebesar 50 juta rupiah. Sementara itu, bagi penonton yang ingin menyaksikan film Indonesia yang akan ikut pada Indonesia Feature Film Competition, dapat menyaksikannya secara gratis di beberapa bioskop yang telah disiapkan oleh pihak panitia. (John Tirayoh) paradyto November 25th, 2006, 02:21 AM Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer mengkonfirmasi bahwa pemerintah Australia ada di balik keputusan untuk menarik dana dari Jiffest. Akhir Desember lalu, pemerintah Australia tiba-tiba saja menarik dana karena ada beberapa film yang difestivalkan tidak berkenan bagi pemerintah mereka. Saat festival itu berlangsung, penyelenggara festival itu diberitahu bahwa bantuan 16.000 dolar Australia untuk mereka , seperti yang dijanjikan oleh Australia-Indonesia Institute (AII) dibatalkan. AII adalah sebuah lembaga yang dibiayai pemerintah untuk menggalang pertemanan antar dua negara. Lembaga ini juga telah mensponsori festival serupa sejak beberapa tahun lalu. Sebenarnya kejadian penarikan dana ini sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu, namun kasus ini mencuat lagi seiring dengan pernyataan dari Downer tersebut. Juru bicara dari Partai Buruh sendiri, Peter Garrett berpendapat bahwa Downer perlu memberi penjelasan yang lebih komprehensif mengenai keputusan itu. Masalahnya problem penarikan dana itu berkaitan dengan masalah politik yang lebih luas. Eros Djarot sendiri pernah menyatakan bahwa keputusan ini memperburuk relasi antar negara. Shanty Harmayn sebagai ketua penyelenggara sendiri pernah protes bahwa tidak pernah ada pembicaraan mengenai materi film yang memengaruhi pendanaan. Artinya, pemerintah Australia sebelumnya tidak menyatakan bahwa dana akan dicabut kalau film yang difestivalkan menyinggung perasaan pemerintah. Penarikan dana ini memang berkaitan erat dengan beberapa film yang diputar pada Jiffest lalu. Departemen Luar Negeri Australia pernah melansir bahwa penarikan dana itu karena empat film yang diputar di festival itu menyinggung pejabat Australia. Garuda’s Deadly Upgrade, disutradarai Lexy Rambadeta dan sutradara Australia David O’Shea adalah sebuah dokumenter tentang investigasi pembunuhan Munir. The President Versus David Hicks, disutradarai Curtis Levy dan Bentley Dean tentang David Hicks, orang yang ditahan di Teluk Guantanamo karena dituduh sebagai teroris. Dhakiyarr Vs The King adalah tentang pengadilan pemimpin Aborigin Dhakiyarr Wirrpanda, disutradarai Tom Murray. Terakhir adalah We Have Decided Not to Die, film pendek tentang tiga orang yang menyalamatkan diri dari kematian dengan cara yang aneh. (disarikan oleh tim redaksi Indonesia Sinema) paradyto November 25th, 2006, 03:31 AM INDONESIA SINEMA Setelah tertunda-tunda cukup lama, film “Long Road the Heaven” yang mengambil latar peristiwa Bom Bali, besutan perdana Enison Sinaro akhirnya rampung sudah, “Januari ini rilis di bioskop” ujar Enison sumringah saat ditemui Aris Kurniawan dari Indosinema di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Selasa (21/11). Film produksi Kalyana Shira tersebut seyogyanya rilis tahun lalu, tapi karena tidak memperoleh perizinan lokasi syuting dari Pemda Bali, dan beberapa hal lain, baru bisa dirilis tahun depan. Lebih jauh tentang film tersebut, ikuti bincang-bincang kami berikut ini. Sudah sampai mana proses produksi “Long Road the Heaven”? Sudah masuk proses mixing, di Jalan Jaksa. Sekitar 29 November ini dibawa Bangkok untuk proses akhir. Bisa diceritakan sedikit tentang film ini? Ini film fiksi, meskipun berdasarkan dari sebuah peristiwa nyata, yakni ledakan bom di Bali. Kita mencoba mengungkap kembali peristiwa itu dari berbagai sisi, baik si pelaku maupun si korban dan orang Bali sendiri memandang peristiwa itu. Makanya kita melibatkan pemain dari Australia. Untuk orang Bali kami memasang Alex Komang sebagai sopir taksi. Film ini dibuat berdasarkan fakta yang kami ketahui, baik dari media, maupun sumber langsung, kemudian dirangkai menjadi fiksi. Karena ini memang film fiksi, bukan film dokumenter. Kalau film dokumenter, faktanya harus 100 persen benar. Sementara kami tidak mengetahui secara detil bagian-bagian tertentu dari peristiwa tersebut. Karena fiksi secara moril beban kita juga lebih longgar. Ada target-target tertentu dari film ini? Dengan film ini saya berharap masyarakat jadi mengerti kejadian itu. Film ini tidak mau membenarkan atau menyalahkan pelaku. Film ini mencoba senetral mungkin. Kita hanya mau mengungkap bagaimana kejadian itu dan unsur-unsur yang melatar belakanginya. Tapi juga tidak hendak memvonis bahwa latar belakang yang diungkap film ini paling benar, melainkan hanya antara lain. Penonton sendiri yang nanti mendapat gambaran dan menyimpulkan. Dengan demikian bisa diambil hikmahnya kenapa peristiwa tersebut terjadi. Bahwa film ini akan menimbulkan pro dan kontra, saya kira wajar. Apalagi film ini menyangkut sesuatu yang sifatnya sensitif. Film ini juga bukan hendak mengungkap luka lama. Tapi bahwa film ini perlu untuk masyarakat secara keseluruhan, bukan hanya pelaku maupun korban. Karena bagaimanapun peristiwa itu adalah bagian dari sejarah yang perlu diungkap. Kita berharap, sesuai tagline film ini, yaitu “Hikmah di Balik Tragedi”, masyaraat bisa mengambil hikmah tragedi tersebut melalui film ini. Kita sepakat bahwa teroris kita tolak, tapi bukan berarti kemudian ditutup saja peristiwa tersebut. Ada pesan khusus? Sangat banyak poinnya, tapi biar penonton sendiri nanti yang mengambil pesan. Tapi garis besarnya kira-kira, bahwa kita ingin damai di dunia ini. Banyak sekali peristiwa nasional, kenapa mengambil peristiwa Bom Bali sebagai latar belakang film ini? Memang kejadian ledakan bom tidak hanya di Bali. Tapi peristiwa Bom Bali lebih spesifik, dan lebih international, mengingat Bali sendiri memang sangat terkenal secara international. Bali juga punya daya tarik lebih kuat dibanding bom-bom di wilayah lain. Film ini juga hendak mengatakan, bahwa peristiwa Bom Bali itu bukan cermin Indonesia keseluruhan, itu adalah sekelompok orang. Seperti juga di negera-negara lain di dunia. Kenapa menggunakan judul bahasa Inggris? Karena banyak dialog di film ini yang menggunakan bahasa Inggris, tokohnya kan beberapa dari Australia. Rencananya film ini bakal diputar di Australia. Makanya film ini juga menggunakan subtitle, Inggris dan Indonesia. Soal pemilihan pemain... Melalui kasting, cari dari agen, kelompok teater dan lain-lain. Yang paling utama kami cari adalah karakternya, kemampuan aktingnya, baru kemudian kedekatan fisik. Jadi bukan dengan pendekatan harus mirip banget fisiknya. Misalnya karakter Amrozi yang banyak senyum, innocent. Termasuk pemain dari Australia pun melalui kasting. Kemudian mereka dilatih akting oleh Jose Rizal Manua. Dikarantina selama 2 -3 bulan. Yang menentukan para pemain saya dan produser. Resiko paling besar dari diproduksinya film ini? Pro-kontranya, apalagi banyak isu sensitif dalam peristiwa tersebut. Terjadinya salah pengertian. Di sinilah perlunya pers untuk menyampaikan lebih dulu tentang film ini ke masyarakat. Proses produksinya saya dengar sudah lama… Sejak tahun lalu, tapi waktu waktu itu ada peristiwa Bom Bali 2, Pemda Bali meminta kami cooling down dulu. Apa hambatan terbesar dalam proses pembuatan film ini? Proses perijinan lokasi. Sehingga kemudian lokasi yang semula di Bali dipindahkan ke Lombok dan Jakarta. Pengambilan gambar di Lombok sekitar 40 psersen, 50 persen Jakarta, sisanya Bali. Adegan-adegan yang rencananya diambil di Bali pindahkan ke Curug Tangerang. Kita set lapangan udara Curug menjadi Bali. Kita sama sekali nggak syuting di Bali, hanya membeli stok short panorama Bali. Antisipasi menghadapi kontra terhadap film ini? Ini film fiksi, itu yang harus lebih dulu disadari. Tidak sepenuhnya fakta. Kalaupun kita menyodorkan fakta, harus seimbang, netral. Yang tampil di film ini dari peristiwa tersebut adalah malam ledakan, di pengadilan, dan enam bulan sebelum kejadian tersebut. Terungkap pada awalnya bukan Bali sasarannya. Kelihatannya tema film ini agak beda. Nggak takut menghadapi pasar? Justru, setelah penonton bosan dengan tema itu-itu juga, mereka membutuhkan tema yang beda seperti ini. Seperti “Denias”, film ini beda, tapi cukup memperoleh pasar. Apalagi film ini digarap serius dan waktu pembuatannya tidak menadapatkan izin Pemda Bali, ini juga bisa bikin orang penasaran pengin nonton. Punya target di festival international? Itu kan sangat tergantung pergaulan internasional. Tapi sebagai insan film, kalau ada festival kenapa nggak ikut. Alasan paling mendasar Anda membuat film ini? Waktu pertama baca skripnya, sebagai pembaca saya menilai sangat bagus dan saya sangat menyukainya. Tidak memihak. Skenarionya ditulis orang Singapura, yakni Wong Wai Leng dan Andy Logam-Tan. Ini film ke berapa? Ini film bioskop saya yang pertama. Sebenarnya saya pernah menggarap film “Sebuah Pertanyaan untuk Cinta” yang diangkat dari cerpen, tapi film ini gak sempat rilis karena saya nggak punya modal, dan kondisi dunia film waktu itu sedang sekarat. Jadi “Long Road the Heaven” ini yang pertama. Senang telah berhasil membuat film layar lebar? Tentu senang, saya akhirnya berhasil membuat film secara profesional dan melalui proses yang “benar”. Sebelumnya saya di film televisi sejak1984. tata November 25th, 2006, 05:51 PM Menteri Luar Negeri Australia, Alexander Downer mengkonfirmasi bahwa pemerintah Australia ada di balik keputusan untuk menarik dana dari Jiffest. Akhir Desember lalu, pemerintah Australia tiba-tiba saja menarik dana karena ada beberapa film yang difestivalkan tidak berkenan bagi pemerintah mereka. katanya kebebasan berekspresi.... gimana sih.... apa boleh berekspresi asal yg jadi korban negara laen gituh? bule oh bule tukang ngecap emang luh. F-ian November 27th, 2006, 02:49 AM INDONESIA SINEMA Setelah tertunda-tunda cukup lama, film “Long Road the Heaven” yang mengambil latar peristiwa Bom Bali, besutan perdana Enison Sinaro akhirnya rampung sudah, “Januari ini rilis di bioskop” ujar Enison sumringah saat ditemui Aris Kurniawan dari Indosinema di Gedung Film, Jalan MT Haryono, Selasa (21/11). Long road the Heaven? that sounds so stupid w/ "the" in it.... have they ever thought of "Long road to heaven"? :ohno: :ohno: paradyto November 27th, 2006, 07:39 AM he he he.... maybe the want to saperate between "Long Road" and "The Heaven":) F-ian November 27th, 2006, 12:45 PM ^^ the Aussie Actor didn't corrected the title? bahar November 28th, 2006, 05:25 AM well, maybe the title means something different than what we think... :) Or maybe it wants to emphasize the heaven, not the long road Long Road to Heaven <Jalan yang panjang menuju surga> Long Road the Heaven <Sang surga adalah jalan yang berliku2 itu> :D paradyto December 8th, 2006, 12:53 AM http://img397.imageshack.us/img397/6932/hantujerukpurut1er7.jpg (http://imageshack.us) http://img395.imageshack.us/img395/3297/hantujerukpurutup1.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Anna seorang novelis misteri ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya. Beberapa waktu sebelum menemui ajal, Anna sempat merekam suasana keangkeran malam Pemakaman Jeruk Purut sebagai bahan tulisan novel terbarunya. Dia berharap dapat merekam fenomena ghaib yang banyak dibicarakan oleh masyarakat sekitar, yaitu Pasteur Kepala Buntung sang penguasa Makam Jeruk Purut. Namun tak satu pun fenomena ghaib yang dapat terekam di handycam-nya. Malang nasib Anna, ketika tiba di rumah dan hendak meneruskan tulisannya, dia terbunuh oleh kejadian ghaib yang mengerikan. Sesaat sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya, Anna dengan sisa kekuatannya bersusah payah menelepon Airin (Angie) agar melanjutkan novelnya. Airin seorang siswi SMA yang cantik & energik adalah sahabat Anna yang bercita-cita menjadi Novelis. Airin sangat antusias dalam mengungkap misteri Pasteur Kepala Buntung yang diamanatkan Anna kepadanya. Bersama dengan sahabatnya Nadine (Sheila Marcia) dan Valen (Samuel Z.), Airin kembali menyambangi Pemakaman Jeruk Purut. Mereka bertiga pun mengelilingi pemakaman tersebut sebanyak tujuh kali agar bisa bertemu dengan Sang Pasteur. Sepulang dari melakukan ritual itu, kejadian-kejadian ghaib yang mengerikan pun menghantui Airin. Sang Pasteur mengancam akan terus menghantui orang-orang terdekat Airin jika novel itu tetap dilanjutkan. Airin tidak mengindahkan kata-kata Sang Pasteur, dia tetap melanjutkan penulisan novel. Ibunda Airin, Valen dan Nadine semua mengalami kecelakaan ghaib yang mengerikan. Mungkinkah Airin bersama keluarganya akan menjadi target kematian selanjutnya...? Apakah Nadine & Valen dapat meyakinkan Airin agar menghentikan obsesi penulisan novelnya...? Atau berhasilkah Airin, Nadine & Valen menghentikan teror Pasteur Kepala Buntung…? Genre : Horror Rilis : 30 November 2006 Official Website : http://www.hantujerukpurut.com Cast and Credits Pemain : Angie Virgin, Sheila Marcia, Samuel Z Heckenbucker Sutradara : Koya Pagayo Produser : Shankar RS. B. Sc Penulis skrip : Ery Sofid napoleon December 9th, 2006, 03:52 PM ^ ^ The movie is interesting. Translate plese. I would like to know the story. paradyto December 10th, 2006, 12:20 PM http://img182.imageshack.us/img182/8288/artikajl2.jpg (http://imageshack.us) Artika Sari Devi dinobatkan telah sebagai Aktris Terbaik di ajang insan film tiga benua Nantes International Film Festival 2006 yang berlangsung di Prancis. Putri Indonesia 2004 itu menang berkat aktingnya di film Opera Jawa garapan sutradara Garin Nugroho. Ternyata, predikat itu pun membuahkan beragam tawaran baru. Salah satu yang paling membanggakan Tika adalah tawaran untuk bermain film dari sutradara asal Iran Bahman Gobandi. Tika menceritakan, pertemuan dirinya dengan Gobandi terjadi di Wina, Austria, seusai press screening di acara peringatan 250 wafatnya Mozart. Acara tersebut berlangsung setelah Nantes Festival berakhir. “Selesai screening film, dia (Gobandi) menghampiri aku. Dia mengucapkan selamat sekaligus memberi tawaran main di filmnya,” papar gadis kelahiran 29 September 1979 itu bangga ditemui di Djakarta Theater, Jumat malam. Namun, tutur Tika, hingga kini dirinya belum merespons tawaran berharga tersebut. Pertimbangan waktu dan jarak masih diperhitungkan. Apalagi, Tika belum mendapat penjelasan tentang tema cerita film terbaru Gobandi tersebut. “Sekarang sih belum ada tindak lanjut,” ujarnya. Saat ini, lajang yang juga dikenal sebagai presenter tersebut masih sibuk menyaring beragam tawaran dari sineas film Tanah Air. “Banyak sekali tawaran. Mulai film drama sampai horor. Belum ada yang pasti, masih tahap casting semua,” ujar gadis yang lolos ke babak 15 besar ajang Miss Universe 2005 itu. Meski mengaku serius menapaki dunia hiburan, Tika tidak mau mengesampingkan studinya di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta. Tika bertekad, tahun depan kuliahnya bisa selesai. “Selain sibuk kerja, kuliah harus selesai tahun depan,” tukasnya mantap. Menanggapi kemenangannya di Nantes, Artika mengaku sangat bangga. Terlebih, film yang dibuat untuk memperingati perayaan 250 tahun komposer Mozart itu juga membawa pulang gelar Sacem Prize untuk kategori Soundtrack dan Kreasi Musikal Terbaik. “Senang sudah pasti ya. Apalagi, ini film pertamaku. Maka, aku kaget bisa dapat penghargaan ini,” paparnya. Tika mengaku sangat puas karena hasil kerjanya mendapat apresiasi begitu besar. “Luar biasa. Kerja keras selama ini dihargai orang. Bukan hanya aku, prestasi itu merupakan penghargaan untuk semua pihak yang mendukung film Opera Jawa,” jelasnya. (rie/SM) rilham2new December 14th, 2006, 07:42 AM Since its vacuum .... INDONESIAN FILM FESTIVAL (FFI) considered as INDONESIAN ACADEMY AWARD will be held outside JAKARTA for the 1st time and outside JAVA......:banana: Possibly, it will be held in PEKANBARU .... Read the news below .... (Taken from RIAU POS) Riau Ditunjuk sebagai Tuan Rumah FFI 2007 Minggu 10 Desember 2006 PEKANBARU (RP) - Satu lagi hajatan nasional yang akan digelar di Provinsi Riau. Setelah sebelumnya Riau ditetapkan sebagai tuan rumah PON tahun 2012. Pada tahun 2007, Provinsi Riau dipercaya oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai tuan rumah Festival Film Indonesia (FFI). Kepastian Riau menjadi tuan rumah FFI tahun 2007, setelah Direktur Perfilman Departemen Kebudayaan dan Pariwisata serta Ketua FFI melakukan pertemuan dengan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, Sabtu (9/12) di Kediaman. Dalam pertemuan tersebut Gubri, telah memastikan bahwa Riau siap menjadi tuan rumah FFI 2007. Menurut Direktur Perfilman Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Drs Bakri MM, kepada Riau Pos, ada banyak keuntungan yang akan diperoleh Riau sebagai tuan rumah. Salah satunya FFI sebagai ajang promosi bagi Riau dalam pengembangan perfilman di daerah ini. Apalagi bila ditinjau dari kebudayaan dan seni yang dimiliki Riau, sangat berpotensi untuk diangkat ke tingkat nasional. ‘’Menteri Kebudayaan dan Pariwisata telah menghimbau agar pelaksanaan puncak kegiatan FFI dilaksanakan di daerah. Dengan tujuan untuk mendorong pengembangan perfilman nasional, tidak hanya bertumpu di tingkat pusat,’’ungkap Bakri. Bakri juga menjelaskan, untuk pelaksanaan FFI tahun 2007, pihaknya telah menganggarkan dana yang berasal dari APBN sebesar Rp1,75 miliar. Dana ini akan digunakan untuk sekretariat FFI 2007. Sedangkan untuk Riau sendiri sebagai tuan rumah, harus mempersiapkan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan hari puncak FFI 2007. ‘’Saya mengusulkan agar Riau membuat satu buah film, yang mengangkat segala pernak-pernik budaya yang dimiliki. Sehingga dalam pelaksanaan FFI nanti, bisa diikutsertakan. Dalam acara puncak FFI 2006 yang dilaksanakan tanggal 21 Desember 2006, nanti akan diumumkan Riau sebagai tuan rumah FFI 2007,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua FFI Joni Syafrudin yang merupakan putra asli Pekanbaru, di tempat terpisah mengatakan, ini merupakan ajang promosi yang baik bagi Riau dalam upaya pengembangan film di daerah ini. Apalagi bila ditinjau dari sisi budaya, Riau memiliki potensi untuk dikembangkan. Ditambah lagi Riau merupakan daerah yang banyak melahirkan seniman dan budayawan yang disegani di tingkat Nasional. ‘’Jangan pelaksanaan FFI hanya terpusat di Jakarta, sesungguhnya daerah juga memiliki potensi. Gubernur sangat antusias ditunjuknya Riau sebagai tuan rumah. Bila dilihat kebelakang, setelah 18 tahun berlalu, baru tahun 2007 ini, pelaksanaan puncak FFI dilaksanakan di daerah,’’ terang Joni yang juga ketua Bioskop Seluruh Indonesia. Sementara itu Anggota DPRD Riau yang juga Seniman Riau Drs Eddy Ahkmad RM, kepada Riau Pos, mengatakan, dengan ditunjuknya Riau sebagai tuan rumah FFI, merupakan sesuatu yang perlu didukung semua pihak. Karena selama ini, geliat perfilman di Riau, menunjukan perkembangan yang positif. ‘’Kita telah memiliki beberapa produksi film, yang tema diangkat dari budaya Riau, seperti Tuanku Tambusai, Mencari Pencuri Anak Perawan, Pasir Berbisik dan lain sebagainya. Dan dalam waktu dekat kita juga akan memproduksi film Intan Kaca, yang mengisahkan asimilasi dua kebudayaan melayu dan tionghoa,’’ terang Eddy RM. Dilanjutkan Eddy, faktor pendukung lainnya, Riau memiliki banyak penulis skenario yang handal seperti Sudarmo Mahyudin. Selain itu, novel-novel yang dihasilkan dengan tema-tema budaya melayu, seperti Edy Pe Amanriza dan novelis lainya, patut untuk diangkat ke layar lebar. Ini merupakan modal besar bagi Riau, untuk menuju visi misi Riau 2020.(wws) Btw, guys the opening ceremony of 2007 FFI "possibly" will be held in this building . It is called "Teater Tertutup Bandar Serai" . In english just said, BANDAR SERAI INDOOR AMPHITHEATRE.. http://img296.imageshack.us/img296/4540/image126sj5.jpg (http://imageshack.us) This place surrounded by BANDAR SERAI (short form of BANDAR SENI RAJA ALI HAJI) ... In this place, there is MALAY ART PERFORMANCES "every week end" ... and also PEKANBARU CONVENTION CENTRE..... and also AKADEMI KESENIAN MELAYU RIAU.... I'm preety sure gotta be fun at that time .... It is "MALAY CULTURAL CENTRE" sanhen December 15th, 2006, 12:42 AM Wow.. nice building materialistus December 15th, 2006, 03:00 PM been wondering what's the equivalent of 'bling' in architecture. now i know... anyway, can't wait to see 'Opera Djawa'. VRS December 21st, 2006, 06:41 AM taste sumatra architecture........FANTASTIC rilham2new December 22nd, 2006, 07:52 PM ^^ Yup i'm trully agree if you said it is a nice building paradyto January 5th, 2007, 01:20 PM Kapanlagi - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik mengatakan, semua pihak yang terkait dengan permasalahan pengembalian Piala Citra harus duduk bersama untuk mencari penyelesaian. "Kalau ada masalah mari kita duduk bersama. Saya yakin tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," katanya dalam acara Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2006 di Jakarta, Kamis malam (04/01). Menurut dia, pihaknya siap "membuka semua pintu" karena ia meyakini bahwa jalan keluar atau penyelesaian bisa datang dari mana saja. Menbudpar mengungkapkan keingintahuannya atas alasan yang mendasari pengembalian Piala Citra oleh sejumlah orang yang didominasi sineas muda itu. Ia mengatakan, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menyelenggarakan Festival Film Indonesia (FFI) karena berkeinginan secara serius untuk memajukan dunia perfilman Indonesia. Selain FFI yang terakhir diselenggarakan sekitar 12 tahun lalu, katanya, Depbudbar sendiri pada tahun 2006 telah menyelenggarakan sekitar 20 acara penganugerahan. "Dari berbagai acara tersebut mungkin hanya satu atau dua yang menghasilkan keputusan kontroversial," ujar Jero Wacik. Menurut dia, saat membuat suatu acara penganugerahan yang paling ia pentingkan adalah pemilihan dewan jurinya karena kualitas dewan juri akan mencerminkan kredibilitas dari acara tersebut. "Kalau dewan jurinya bisa diutak-atik oleh 'orang luar', maka habislah kredibilitas penghargaan yang diberikan," kata Menbudpar. Sebelumnya, sedikitnya 27 Piala Citra dikembalikan oleh insan film Indonesia di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Rabu (3/1) sebagai aksi protes mereka terhadap hasil penjurian Festival Film Indonesia (FFI) yang diumumkan tanggal 21 Desember lalu. Pada acara tersebut juga dibacakan pernyataan bersama sineas Indonesia yang menyatakan kecewa terhadap FFI. Puluhan pekerja film hadir dalam pembacaan pernyataan tersebut, antara lain sutradara Riri Riza, Mira Lesmana, Hanung Bramantyo, Rudy Soedjarwo, Joko Anwar, aktor Tora Soediro, maupun penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw. (*/rit) paradyto January 5th, 2007, 01:22 PM http://img222.imageshack.us/img222/1001/lrhpm9.jpg (http://imageshack.us) http://img225.imageshack.us/img225/9532/longroad6sn.jpg (http://imageshack.us) http://img253.imageshack.us/img253/1967/longroad17ag.jpg (http://imageshack.us) Oleh Aris Kurniawan Peristiwa besar dalam sejarah sering mengilhami sineas membuat film. Baik hanya sebagai latar belakang, maupun mengangkatnya sebagai latar depan. Serangan tentara Jepang ke Pearl Harbor menginspirasi Michael Bay membuat film “Peral Harbor”, Oliver Stone memfilmkan tragedi pengeboman World Trade Center di New York. Tentu saja itu hanya dua dari sekian deret film yang diangkat dari sebuah peristiwa besar dalam sejarah. Di Indonesia sendiri ada film “Tragedi Bintaro” yang diangkat dari peristiwa tabrakan kereta yang menewaskan ratusan orang, ada juga “Serambi” yang mengambil latar pasca gempa tsunami. Dan yang paling anyar adalah “Long Road to Heaven” yang diangkat berdasarkan peristiwa pengeboman di Legian, Bali. Melalui “Long Road to Heaven” Enison Sinaro mencoba merekontruksi rentetan peristiwa yang berpuncak pada pengeboman di Bali melalui tiga alur. Alur pertama, digambarkan jaringan kelompok teroris yang mengatur strategi pengeboman. Dalam kelompok teroris tersebut ternyata juga terdapat beberapa faksi yang tidak sejalan. Hambali (diperani Surya Saputra) yang digambarkan sebagai pemimpin tertinggi pada awalnya tidak sepakat dengan Bali sebagai target pengeboman. Hambali merencanakan pengeboman dilakukan di Singapura. Muklas yang mengajukan Bali sebagai target pengeboman. Dengan sejumlah perhitungan yang rasional, mereka akhirnya menyepakati ide Muklas. Maka dimulai proyek itu dengan melibatkan Amrozi, Imron, dan Imam Samudera. Ketiga orang ini pun rupanya juga tidak begitu harmonis. Amrozi tidak begitu senang dengan penunjukan Imam Samudera sebagai pemimpin proyek. Enison cukup berhasil menggambarkan ketegangan dalam internal kelompok teroris ini. Baik dari dialog-dialog yang terlontar, maupun gestur dan karakter setiap tokohnya tergarap dengan mulus. Alur kedua, diceritakan Hannah Catrelle (Mirrah Foulkes) seorang warga Amerika yang tinggal di Bali ketika bom meledak. Ia bertemu di dengan Haji Ismail, lelaki muslim yang tinggal di Bali. Bersama para relawan lainnya mereka membantu para korban. Dari pertemuan dengan Ismail, Hannah mengerti bahwa tidak semua muslim setuju dengan pengeboman tersebut. Sikap ini membuatnya sedikit bersitegang dengan seorang korban dari Australia. Dan alur ketiga, digambarkan Liz Thompson (Raelle Hill), seorang wartawan Australia yang datang ke Bali tujuh bulan pasca-pengeboman. Kedatangan Liz disamping untuk meliput proses persidangan para pelaku pemboman, juga untuk mencari bahan guna menulis tentang peristwa tersebut. Liz dibuat tidak habis pikir dengan sikap beberapa orang Bali terhadap peristiwa tragis tersebut. Dari beberapa yang berhasil diwawancara mereka cenderung tidak marah dan menyimpan dendam terhadap para pelaku. Bahkan peristiwa tersebut dikaitkan dengan kemarahan para dewa. Termasuk Wayan Diya (Alex Komang) sopir taksi yang mengantar Liz Thompson. Meski saudaranya menjadi korban pengeboman, Wayan memaafkan para pelaku. Meski demikian tetap diperlihatkan kegeraman Wayan terhadap Amrozi saat dirinya melihat proses persidangan. Hampir seluruh pemain menampilkan kemampuan akting yang memikat dengan dialog-dialog yang cukup kuat. Ketiga alur ini tampil bergantian dengan teknik flasback. Tokoh-tokoh dari ketiga alur ini tidak pernah saling bersinggungan sama sekali sepanjang film berdurasi 120 menit ini. Sehingga kita hanya disuguhi potongan-potongan peristiwa serupa puzzle yang kurang mampu membetot emosi. Potongan-potongan gambar dan berita mengenai peristiwa tersebut di televisi jauh lebih membetot emosi. “Long Road to Heaven” lebih menyerupai film dokumenter yang kering, datar dan hampir kehilangan unsur dramatis dari peristiwa yang mengangakan luka mendalam bagi kemanusiaan tersebut. paw25694 January 5th, 2007, 01:36 PM an english or a bahasa indonesia film?? indistad January 7th, 2007, 03:00 PM been wondering what's the equivalent of 'bling' in architecture. now i know... anyway, can't wait to see 'Opera Djawa'. LMAO paradyto January 9th, 2007, 12:24 AM I Think FFI sangat memalukan dunia Film Indonesia:( F-ian January 9th, 2007, 07:53 AM http://img222.imageshack.us/img222/1001/lrhpm9.jpg (http://imageshack.us) Oleh Aris Kurniawan Peristiwa besar dalam sejarah sering mengilhami sineas membuat film. Baik hanya sebagai latar belakang, maupun mengangkatnya sebagai latar depan. Serangan tentara Jepang ke Pearl Harbor menginspirasi Michael Bay membuat film “Peral Harbor”, Oliver Stone memfilmkan tragedi pengeboman World Trade Center di New York. Tentu saja itu hanya dua dari sekian deret film yang diangkat dari sebuah peristiwa besar dalam sejarah. Di Indonesia sendiri ada film “Tragedi Bintaro” yang diangkat dari peristiwa tabrakan kereta yang menewaskan ratusan orang, ada juga “Serambi” yang mengambil latar pasca gempa tsunami. Dan yang paling anyar adalah “Long Road to Heaven” yang diangkat berdasarkan peristiwa pengeboman di Legian, Bali. Melalui “Long Road to Heaven” Enison Sinaro mencoba merekontruksi rentetan peristiwa yang berpuncak pada pengeboman di Bali melalui tiga alur. Alur pertama, digambarkan jaringan kelompok teroris yang mengatur strategi pengeboman. Dalam kelompok teroris tersebut ternyata juga terdapat beberapa faksi yang tidak sejalan. Hambali (diperani Surya Saputra) yang digambarkan sebagai pemimpin tertinggi pada awalnya tidak sepakat dengan Bali sebagai target pengeboman. Hambali merencanakan pengeboman dilakukan di Singapura. Muklas yang mengajukan Bali sebagai target pengeboman. Dengan sejumlah perhitungan yang rasional, mereka akhirnya menyepakati ide Muklas. Maka dimulai proyek itu dengan melibatkan Amrozi, Imron, dan Imam Samudera. Ketiga orang ini pun rupanya juga tidak begitu harmonis. Amrozi tidak begitu senang dengan penunjukan Imam Samudera sebagai pemimpin proyek. Enison cukup berhasil menggambarkan ketegangan dalam internal kelompok teroris ini. Baik dari dialog-dialog yang terlontar, maupun gestur dan karakter setiap tokohnya tergarap dengan mulus. Alur kedua, diceritakan Hannah Catrelle (Mirrah Foulkes) seorang warga Amerika yang tinggal di Bali ketika bom meledak. Ia bertemu di dengan Haji Ismail, lelaki muslim yang tinggal di Bali. Bersama para relawan lainnya mereka membantu para korban. Dari pertemuan dengan Ismail, Hannah mengerti bahwa tidak semua muslim setuju dengan pengeboman tersebut. Sikap ini membuatnya sedikit bersitegang dengan seorang korban dari Australia. Dan alur ketiga, digambarkan Liz Thompson (Raelle Hill), seorang wartawan Australia yang datang ke Bali tujuh bulan pasca-pengeboman. Kedatangan Liz disamping untuk meliput proses persidangan para pelaku pemboman, juga untuk mencari bahan guna menulis tentang peristwa tersebut. Liz dibuat tidak habis pikir dengan sikap beberapa orang Bali terhadap peristiwa tragis tersebut. Dari beberapa yang berhasil diwawancara mereka cenderung tidak marah dan menyimpan dendam terhadap para pelaku. Bahkan peristiwa tersebut dikaitkan dengan kemarahan para dewa. Termasuk Wayan Diya (Alex Komang) sopir taksi yang mengantar Liz Thompson. Meski saudaranya menjadi korban pengeboman, Wayan memaafkan para pelaku. Meski demikian tetap diperlihatkan kegeraman Wayan terhadap Amrozi saat dirinya melihat proses persidangan. Hampir seluruh pemain menampilkan kemampuan akting yang memikat dengan dialog-dialog yang cukup kuat. Ketiga alur ini tampil bergantian dengan teknik flasback. Tokoh-tokoh dari ketiga alur ini tidak pernah saling bersinggungan sama sekali sepanjang film berdurasi 120 menit ini. Sehingga kita hanya disuguhi potongan-potongan peristiwa serupa puzzle yang kurang mampu membetot emosi. Potongan-potongan gambar dan berita mengenai peristiwa tersebut di televisi jauh lebih membetot emosi. “Long Road to Heaven” lebih menyerupai film dokumenter yang kering, datar dan hampir kehilangan unsur dramatis dari peristiwa yang mengangakan luka mendalam bagi kemanusiaan tersebut. heheheh guess they heard us :D Long road the Heaven? that sounds so stupid w/ "the" in it.... have they ever thought of "Long road to heaven"? paradyto January 9th, 2007, 12:01 PM Masyarakat film Indonesia (MFI), Selasa (9/1), pagi, menyerahkan 30 piala Citra kepada Menteri Kebudayaan dan Parawisata, Ir. Jero Wacik, di gedung kementrian JL. Thamrin Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut diikuti sejumlah artis yang menerima piala FFI Diantaranya, Nia Zulkarnaen, Nirina Zubir, Nicholas Saputra, Marcela Zalianty, Riri Reza, Hanung dan Dedy Mizwar. Dalam pertemuan itu, Riri mengatakan pengembalian 30 piala FFI tersebut sebagai bentuk protes yang dilayangkan MFI kepada lembaga FFI dan pemerintah. Alasannya, penilaian FFI selama ini kurang akomudatif dan tidak transparan kepada masyarakat. Riri menilai, BP2 dan LSF kurang mengetahui soal film indonesia, karena yang duduk di Lembaga perfilman adalah oknum yang kurang merespon tuntutan generasi muda Indonesia. MFI meminta pemerintah ikut membenahi lembaga film, karena lembaga film sudah jauh dari rel kebenaran. Sementara itu, menteri kebudayan Jero Wacik, mengajak semua insan film untuk duduk bersama dan menemui DPR, untuk membahas film Indonesia. Pasalnya, DPR yang berhak merevisi UU perfilman dan juga DPR yang punya hak bikin UU. "Pemerintah bersama insan film hanya bisa mengusulkan pasal-pasal yang harus dimasukkan dalam UU, karena dengan UU tersebut para insan film bekerja lebih baik," katanya. (kapanlagi) paw25694 January 10th, 2007, 04:57 PM i hope FFI 2007 is BETTER BETTER AND SOO MUCCH BETTER than ffi 2006... i dont believe a movie with nyontek music is the winner... XxRyoChanxX January 10th, 2007, 08:17 PM ^ LOL hahahaha nyontek music hahahaha paw25694 January 11th, 2007, 04:06 AM ^^ nyontek tae guk gi kalo ga salah... rilham2new January 11th, 2007, 04:51 AM Ekskul menang.... Film BERBAGI SUAMi lebih asyik... Lagian film yang sangat "dinikmati" di Cannes Festival masa' gak masuk nominasi sih...... *sedih and prihatin mode ON* :-( paradyto January 11th, 2007, 07:21 AM UNBELIEVEABLE!!!!! XxRyoChanxX January 11th, 2007, 06:13 PM ^ the korean movie tae guk gi?? WHAT!!!! no way... which movie is this? paradyto January 25th, 2007, 12:33 PM http://img441.imageshack.us/img441/2199/pesandarisurga6zc.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Canting (Luna Maya), Brazil (Catherine Wilson), Veruska (Rianti Cartwright), Prana (Vino G. Bastian) dan Kuta (Lukman Sardi) adalah lima anggota band Topeng. Masing-masing punya masalah pribadi yang besar. Canting selalu meragukan kesetiaan kekasihnya. Brazil kencan dengan sepasang saudara kembar sekaligus. Veruska hamil di luar nikah, dan terjangkit HIV. Prana punya wanita simpanan yang minta dinikahi. Kuta pacaran dengan suami orang. Semua masalah ini membuat Topeng nyaris bubar. Canting, sang vokalis, juga dipaksa untuk mengundurkan diri. Bagaimana mereka bisa tetap bersatu? Apa hubungan semua masalah mereka dengan seorang korban kecelakaan yang sedang koma? www.pesandarisurga.com paradyto January 25th, 2007, 12:41 PM http://img444.imageshack.us/img444/8038/dbijis6wu.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : The Bandits, band yang memiliki potensi besar di akhir tahun 80-an terpaksa bubar setelah mengalami kerusuhaan panggung di satu acara. Bonie (Darius Sinathrya), sang vokalis dianggap sebagai penyebabnya. Setelah itu, para personil The Bandits berpencar menjalani kehidupan mereka masing-masing Hidup pun bergulir hingga tahun 2007, Asti (Rianti Cartwright), adik Bonie tiba-tiba muncul dan ingin menyatukan The Bandits lagi Satu persatu mulai ia temui. Damon (Tora Sudiro) gitaris yang kini hidup sebagai pekerja di bar dangdut. Gendro (Indra Birowo) drummer, seorang pengangguran yang sudah menikah. Bule (Gary Iskak) bassis yang ternyata memilih jalan hidup yang unik. Dan yang terakhir Soljah, Keyboardist, yang juga mengalami perubahan fisik yang cukup luar biasa Cita-cita Asti mewujudkan impian kakaknya tidak mudah. Tugas Asti bukan sekedar meyakinkan mereka untuk membentuk The Bandits lagi, tapi juga meyakinkan mereka untuk mau meninggalkan dunia mereka yang sekarang Dan ketika Damon, Gendro, Bule dan Soljah bisa bersatu, bukan berarti masalah selesai. Mencari vokalis sekualitas Bonie, ditambah masalah eksistensi kepemimpinan pun menjadi isue utama yang tidak kecil Asti yang ternyata menyimpan rasa terhadap Bule, dan Damon yang ternyata menyimpan rasa terhadap Asti juga menjadi bagian dari perjalanan konflik percintaan segi tiga antara Damon, Bule dan Asti Cinta, persahabatan dan penghormatan terhadap musik dan teman-teman itu sendiri pun membaur menjadi satu cerita besar atas kembalinya The Bandits www.dbijis.com paradyto January 25th, 2007, 01:04 PM http://img181.imageshack.us/img181/8963/pocong5gi.jpg (http://imageshack.us) Sinopsis : Maya (Revalina S.Temat), adalah seorang yatim piatu yang bekerja sebagai asisten dosen di kampusnya. Ia hanya tinggal berdua dengan adiknya, Andin (Risty Tagor) yang masih sekolah di SMU. Dalam waktu dekat, Maya akan menikah dengan tunangannya, Adam (Ringgo Agus Rahman). Maya sangat menyayangi adiknya. Semenjak ditinggal oleh kedua orang tuanya, Maya selalu berusaha memberi perhatian lebih ke Andin, karena Andin masih dirundung rasa kehilangan. Untuk membahagiakan Andin, Maya memutuskan untuk mencari tempat tinggal baru yang lebih baik, nyaman & lingkungan yang dapat mendukung segala kebutuhan Andin. Ditemani Adam, Maya mencari tempat kost yang sesuai dengan kebutuhan Andin. Perhatian Maya tertuju pada sebuah iklan baris di koran yang memasang tarif murah untuk sebuah kamar apartemen. Setelah melihat-lihat kondisi apartemen itu, Maya langsung menyukainya. Setelah mereka berdua pindah ke apartemen baru tersebut, kehidupan mereka mulai tidak tenang. Andin mulai menemukan hal-hal menakutkan di apartemen itu, Andin merasa ia selalu diganggu oleh Pocong. Awalnya, tak ada yang percaya kepada apa yang dikatakan Andin, sampai akhirnya Maya menemukan Andin dalam keadaan depresi berat dan sangat mengkhawatirkan. Karena rasa sayang yang begitu besar kepada Andin, Maya nekat melakukan hal yang bahkan tidak pernah dia pikir sebelumnya. Maya mendatangi seorang paranormal. Berkat bantuan paranormal itu, pandangan Maya mampu menembus dunia lain, ia menjadi peka. Ketika kembali ke apartemen, Maya pun mulai merasakan kehadiran makhluk-makhluk dari dunia lain. Tidak mudah bagi Maya untuk beradaptasi dengan hal tersebut. Sekarang dia sudah mulai paham dengan apa yang dialami Andin. Maya berusaha mencari tahu kenapa Andin menjadi sasaran gangguan dari mahluk halus. Maya harus berjuang keras. Karena ternyata, dia tidak hanya berhadapan dengan arwah penasaran berupa Pocong. Ada sesuatu yang lebih dari itu, sesuatu yang mengancam nyawa adiknya. Genre : Horror Rilis : 28 Desember 2006 Durasi : 90 Menit Official Website : http://www.sinemart.com/pocong2 Cast and Credits Pemain : Revalina S Temat, Risty Tagor, Ringgo Agus Rahman, Dwi Sasono, Henidar Amroe Sutradara : Rudi Soedjarwo Produser : Novi Christina, Mitzy Christina Penulis skrip : Monty Tiwa F-ian January 25th, 2007, 04:23 PM I think the films we make are lacking new faces (hence boring, how many videos per year do they show Vino G.S?)... 1 person does to many films already.... I think we need more new unknown film stars.... + Plus where is Action movies??? I wish we can diverse rather than always doing Horror or Romantic Movies..on and on... I'm sure to watch if someone makes a action movie even with Indonesia jaman Kerajaan..) XxRyoChanxX January 26th, 2007, 03:17 AM that pocong cover looks so corny...I'm not even scared indistad January 26th, 2007, 09:21 AM gile.. rudy soedjarwo tambah ancur.. ga tau kenapa, tapi gw selalu irritated dech ama film-film-nya.. paw25694 January 27th, 2007, 08:04 AM do anyone knows about "D'Bijis"? i saw the trailer and i think it is a good film.. paradyto January 27th, 2007, 10:59 AM Page #3;) rilham2new January 27th, 2007, 11:42 AM ^^ wats??? D'Bijis????? Nuaguise (read in English, real meaning in Indonesia) .... Cukup menggelikan konsepnya... .Tapi semoga kali ini konsep film Band-band-an yang agak baru... rilham2new January 27th, 2007, 11:47 AM ^^ Pocong, katanya lebih serem and ngejutin... sih, tapi gak seseru JELANGKUNG ato tusuk Jelangkung... Kalo kalian pergi ke Bioskop 21, di mana aja di Indonesia (aq cuman liat di PekanB ama Pondok Indah doank)... , kalian bakal ngliat boneka pocong dalam rangka promo Pocong 2 di bioskop... Asli gw kira manekin, eh gak tau nya pocong... Gw ampe, loncat kaget ....!!! hi hi lucu banget, kawan cewek ku malah ampe ngibrit.......Ha ha ha :lol: materialistus January 29th, 2007, 02:08 PM any of you fan of sinema-indonesia.com reviews?? they're so hilariously sophisticated!! for those who never even heard about this crowd, go check them out! and let me know what you guys think!! paradyto February 1st, 2007, 06:47 AM ^^ wats??? D'Bijis????? Nuaguise (read in English, real meaning in Indonesia) .... Cukup menggelikan konsepnya... .Tapi semoga kali ini konsep film Band-band-an yang agak baru... Film-nya lumayan lucu:) paradyto February 20th, 2007, 11:26 AM Klakson 3x sebelum lewat karena dia ada disana. Begitu pesan jamak bagi mereka yang percaya keangkeran terowongan yang membelah jalan Casablanca. Bagi yang lalai, malapetaka bersiap menghampiri. Ini bukanlah mitos tetapi true story. Dari klaim semacam itu, Shanker RS. B.Sc. kembali mengangkatnya dalam layar perak. Dengan menggandeng Nanang Istiabudi dan Faldin Martha, sebagai sutradara dan penulis skenario, film TEROWONGAN CASABLANCA, menghadirkan bintang-bintang muda, Asya Shara, VJ Nino, Ardina Rasti dan Jupiter dan bintang senior seperti Ray Sahetapy dan Titi Qadarsih. Serta penampilan khusus Ki Joko Bodo, yang membuat film ini makin serem. Horornya film ini pun coba dihadirkan lebih awal oleh pihak produser, dengan melakukan launching langsung di terowongan Casablanca, yang konon dulunya merupakan kuburan yang dibela untuk dijadikan terowongan. "Film ini diangkat dari true story bukan dari mitos. Sudah banyak terjadi peristiwa kecelakaan di sini dengan diawali hal-hal yang tak masuk akal. Namun ini fakta," ujar Shankar, (18/2). Shankar mengaku tidak asal cuap. Sebelum film ini dibuat, Faldin Martha sebagai penulis melakukan survey selama dua bulan di masyarakat terkait dengan kejadian-kejadian di terowongan casablanca. Bahkan untuk keabsahan data, penulis sempat meminta tolong pada seorang ustad untuk dibuka tabir gaibnya. Dengan demikian ia bisa melihat gambaran sesungguhnya alam gaib di terowongan tersebut. Makanya dalam film ini, digambaran kuntilanak berbaju merah, tidak seperti lazimnya mengenakan baju putih. Ini tentu sesuatu yang baru. Ternyata kuntilanak berbaju merah adalah kuntilanak yang pernah mengalami dipaku pada kepalanya untuk dihidupkan kembali sebagai manusia. Selain itu film TEROWONGAN CASABLANCA juga menghadirkan beberapa trik baru dan menarik dalam menggambarkan kehadiran mahkluk halus. Menurut sang sutradara, perubahan perwujudan makhluk halus tersebut dihasilkan dari permainan efek secara manual dengan sedikit sentuhan teknologi. Disamping itu beberapa adegan panas Asya Shara yang sudah lulus sensor, juga menarik untuk dilewatkan. "Dengan menghadirkan bintang-bintang muda tetapi berbakat, saya kira film ini cukup bagus. Saya berharap bisa diapresiasi dengan baik," harap Nanang Istiabudi. Rencananya TEROWONGAN CASABLANCA , serentak akan diputar pada 22 Februari di bioskop tanah air dan Malaysia. (kl/wwn) paradyto February 20th, 2007, 11:44 AM http://img89.imageshack.us/img89/5931/bpb1ru8.jpg (http://imageshack.us) Diceritakan Siska (Raihannun) mengalami patah hati dan harus mengungsi ke sebuah vila Bali guna menenangkan diri. Di tengah kebekuan hatinya, datanglah Leo (Vino G Bastian) kawan sang kakak, Joni (Agastya Kandau), yang mencoba mencairkan kebekuan hati Siska. Ketika hati Siska mulai mencair, ternyata Leo hanya menjadikan cinta Siska sebagai taruhan. Bekulah lagi hati Siska. Ketika itu muncul pula Helmy (Wingky Wiryawan) yang mengancam akan membongkar perselingkuhan ayah Siska (Slamet Rahardjo) dengan adiknya, Rina (Davina) jika Siska menolak dinikahinya. Demi menyelamatkan ibunya yang mengidap sakit jantung, akhirnya Siska menikah dengan Helmy, yang rupanya seorang bajingan. paw25694 February 20th, 2007, 01:30 PM badai pasti berlalu.. yang ada vinonya kan??? yg prutnya six pack trus malu2 pas diwawancarain kompas (lol!).. btw,, everyone post a lot of post here lah.. often 'surprised' with the pocong 2 cover!! XxRyoChanxX February 20th, 2007, 10:42 PM badai pasti berlalu is a remake right? i wanna see it..vino cakep, even though his voice is weird haha indistad February 20th, 2007, 11:21 PM ^^ body is hawt.. he plays better as a goof off like in Catatan Akhir Sekolah (CAS). He was so wierd in 30 hari mencari cinta.. I like that other guy in CAS whose also an MTV VJ.. (although its Salaam Dangduut.. hehe) rilham2new February 21st, 2007, 06:21 AM >>> Ehh, GHOST RIDER tayang serentak di semua bioskop 21 di INDONESIA yach ... kerennnnnn ...... Dari MEDAN ampe MANADO..... Kita adalah salah satu dari negara tercepat di dunia untuk RELEASED DATE film ini ..... paw25694 February 21st, 2007, 10:14 AM haha.. katanya keren tuh.. tapi ga suka nicolas cage.. terlalu mirip prince charles of wales.. huahahahahaha... lagi nungguin queen nih.. helen mirren rocks! rilham2new February 22nd, 2007, 05:59 PM Ya iyalah ... udah aku senterin sejak pertengahan tahun lalu tuh... buat ditonton .. Blue_Sky February 22nd, 2007, 06:10 PM @ilham lah Ghost Rider kan uda putar di malay sejak minggu lalu rilham2new February 22nd, 2007, 06:22 PM @ilham lah Ghost Rider kan uda putar di malay sejak minggu lalu Iya cuman, karena kampus letaknya jauh ke luar kota... jadi gak tahu deh perkembangan nya hehehe ... Berarti selisih 1 hari dengan di INDONESIa yach .. paradyto March 12th, 2007, 04:40 PM http://img153.imageshack.us/img153/1834/slide1yg6.jpg (http://imageshack.us) paradyto March 25th, 2007, 03:03 AM Satu hal yang menjadi kekuatan Jakarta Undercover adalah keinginan jalan cerita film tersebut untuk melawan kesesuaian logika. Membuat seperti ini begitu rentan dan penuh risiko. Salah mengatur konflik, banyak adegan yang bakal rancu dan tidak masuk akal oleh penonton. Untungnya, skenario garapan Joko Anwar ini cukup solid dalam merangkai konflik. Meski mengambil judul sama dengan buku best-seller karangan Moamar Emka, tapi cerita film ini jauh berbeda. Jangan harapkan mendapat gambaran perilaku seks menyimpang seperti klub telanjang bawah tanah, mobil goyang, atau beragam aktivitas seks lainnya. Karena sesungguhnya, segala hal yang berbau esek-esek itu hanya menjadi bingkai dari film ini. Film dibuka dengan adegan bertempo cepat di sebuah klub gay dan lesbian Overlust. Sorotan kamera kemudian mengarah ke tiga orang partygoers, Haryo (Lukman Sardi), Yosef (Verdi Solaeman), dan Teddy (Adry Valery Wens). Rp100 juta, bagi mereka hanyalah uang taruhan untuk bisa meniduri Viki (Luna Maya), dancer utama di klub itu. Lap dance di ruang VIP berujung penolakan oleh Viki yang tubuhnya digerayangi. Marah, ketiga pria penggemar sadomasochist ini kemudian melampiaskannya terhadap seorang transeksual. Karena terlalu kasar dalam berhubungan, si waria itu meninggal tercekik. ”She’s dead,” kata Yosef memastikan setelah memegang nadinya. Satu-satunya orang yang mengetahui hal itu adalah Ara (Kenshiro Arashi), adik Viki yang menderita autis. Lewat kamera pengawas, ketiganya dibantu Jeffry (Christian Sugiono), pemilik klub pun melacak keberadaan Viki yang keburu kabur bersama si adik. Masalah makin pelik ketika Amanda (Fachry Albar), teman Viki, juga ikut terbunuh karena menolak bicara. Nah, di sinilah ”petualangan” sebenarnya dimulai. Viki mati-matian menyelamatkan nyawanya berikut melindungi sang adik. Sementara Haryo cs berusaha melenyapkan keduanya, yang menjadi satu-satunya saksi hidup. Pengejaran itu tak hanya membuat cerita menjadi kian rumit, juga berpindah-pindah set. Mulai dari hingar-bingarnya klub, kejar-kejaran di gerbong kereta, diskotek, gang-gang kumuh, kawasan Kota, hingga ke Bundaran Hotel Indonesia. Seru? Ya, tegang? Pasti. Konflik demi konflik yang terus mengurai sepanjang durasi berjalan membuat penonton hampir tak sempat menarik napas panjang. Suspensi yang dihadirkan terasa konstan. Bahkan, tak jarang mengundang senyum melihat kepanikan Haryo, Yosef, dan Teddy dalam mencari Viki. Lihat saja ketika Viki berteriak, ”Razia”, saat akan ditangkap oleh ketiganya di sebuah gerbong kereta api. Tak pelak, mereka pun dikeroyok oleh gelandangan dan pengemis yang menghuni tempat itu. Jakarta Undercover adalah tipe film, yang menontonnya membuat kita dibawa ke dalam lapisan-lapisan masalah yang kian dalam. Sebuah peristiwa terus memicu dan mengakibatkan rentetan peristiwa lainnya. Alhasil, kejadian yang satu terus mengarah langsung pada kejadian selanjutnya. Meski terasa sedikit capek karena tak sempat beristirahat, tapi sekaligus fun. Soal akting? Jujur saja, para pemain benar-benar menyelamatkan film ini. Fachri Albar membuat kita yakin bahwa ia adalah seorang transeksual. Begitu pula Luna Maya yang membuat penonton terus bertahan. Lukman Sardi, serta dua pemain pendatang baru Verdi Solaeman dan Adry Valery Wens sangat meyakinkan dan larut dalam konflik mereka. Kendati demikian, klaim ”memperlihatkan wajah Jakarta yang belum diekspos” agaknya sedikit berlebihan. Bagi sebagian orang, apa yang disuguhkan di film yang rilis mulai 22 Maret lalu ini tak benar-benar baru. (danang arradian/SINDO/via) Blue_Sky March 25th, 2007, 04:41 AM Mudah2an film nya bisa sesukses novelnya Dan mudah2an pula film nya tidak mengecewakan *Boikot film2 buatan produser India (Gak puas merusak sinetron Indonesia, skrg malah mau merusak perfilman kita juga) paradyto March 25th, 2007, 04:48 AM *Boikot film2 buatan produser India (Gak puas merusak sinetron Indonesia, skrg malah mau merusak perfilman kita juga) Sama, dari dulu Saya memang tidak suka Film India. Sinetron Indonesia:ohno: :ohno: :ohno: Bad Quality!!!! Cuma sedikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit banget yang bagus akibatnya:nuts: peseg5 March 25th, 2007, 06:36 AM 100% SETUJU!!!! Itu si punjanbi cs kapan sih berhenti bikin sinetron/film??? Mudah2an film nya bisa sesukses novelnya Dan mudah2an pula film nya tidak mengecewakan *Boikot film2 buatan produser India (Gak puas merusak sinetron Indonesia, skrg malah mau merusak perfilman kita juga) XxRyoChanxX March 25th, 2007, 07:38 AM It's so0o funny because my close friend is friend with his son... because he goes to school in california..hahha paradyto March 25th, 2007, 08:22 AM :weird: :weird::) J`Town March 25th, 2007, 12:45 PM It's so0o funny because my close friend is friend with his son... because he goes to school in california..hahha lol im friends with him too.. A**** right? bahar March 25th, 2007, 04:53 PM hehehe... kualitas sinetron2 buatan punjabi itu menurut gw emang jelek2... :( Blue_Sky March 25th, 2007, 06:14 PM gbBwl5coLM4 I feel like watching Hollywood film trailer Indeed worth to wait :cheers: J`Town March 26th, 2007, 02:02 AM ^^ but the movie Jatuh Cinta Lagi i think is a really good movie from the Punjabi family. even though it's kinda copying from some hollywood movies Blue_Sky March 26th, 2007, 03:09 AM ^^ Nah, I only watch movies from rexinema and miles production ;) bahar March 28th, 2007, 11:05 AM gbBwl5coLM4 I feel like watching Hollywood film trailer Indeed worth to wait :cheers: Yea. It's nice indeed. :) rilham2new March 29th, 2007, 04:34 PM Dan LONG ROAD TO HEAVEN kayaknya bakal susah ditayangkan di negara tetangga.... :D:D:D Trailernya biasa aja .... cuman mungkin kebawa musik di trailernya kaleee.... I love the coloring of this movies.... the nuances is quite different. ..... And untuk penggunaan bahasa negara tetangga rated YIKES to me.... soalnya sama sekali gak persis.... Blue_Sky March 29th, 2007, 05:11 PM Hehe coba kamu cari trailer film indo lainnya di youtube kamu bakalan ngerti knp aku bilang trailer film ini bagus rilham2new March 29th, 2007, 05:17 PM ^^ kayaknya trailer DENIAS SENANDUNG DI ATAS AWAN lumayan bagus deh.... Trus untuk film kayak MIRROR ... trailernya lumayan keren ... Blue_Sky March 29th, 2007, 05:36 PM yew mirror jelek abis baik trailer maupun pelemnya rilham2new March 29th, 2007, 05:49 PM ^^ Filmnya memang ancur ...tapi trailernye menurutku mayan kok ..... udah pernah liat trailer SOULMATE, lom??? Blue_Sky March 29th, 2007, 05:53 PM soulmate pelemnya marcella kan? pelem pas gw sma tu emang ada trailernya di youtube? paradyto April 1st, 2007, 04:27 PM Coming soon: Indonesian Movie Award 2007 on RCTI!! Can't wait:):banana: Blue_Sky April 1st, 2007, 05:02 PM Asal jangan pelem plagiat lagi yg menang paradyto April 4th, 2007, 02:08 AM yeah, like poor FFI:( paradyto April 8th, 2007, 11:12 AM JAKARTA – Deddy Mizwar mengungkapkan, film Nagabonar hadir saat kondisi politik sedang tidak permisif dan serbarepresif. Sementara, sekarang Nagabonar Jadi 2 hadir saat kondisi bangsa Indonesia ditimpa bencana dan perdebatan. Lewat film sequel-nya ini, Deddy ingin mengajak orang melihat Indonesia dengan hati. Pemain dan sutradara Nagabonar Jadi 2 Deddy Mizwar menyatakan, cukup prihatin terhadap kondisi bangsa yang selalu diwarnai dengan pertikaian. Dia ingin menebarkan virus cinta melalui film ini. ’’Saya ingin semua orang ini melihat Indonesia dengan hati sehingga tidak ada lagi pertikaian. Mudah-mudahan, ini bisa membuka mata hati kita semua,’’ paparnya. Deddy Mizwar menjabarkan keinginan tersebut lewat sepenggal dialog Nagabonar (Deddy Mizwar) kepada anaknya, Bonaga(ToraSudiro). ’’ Salahku masih hidup di zamanmu. Zaman yang sulit aku mengerti, tetapi berupaya kupahami karena aku begitu mencintaimu.’’ Kalimat itu keluar dari mulut Naga karena dia sering kali berbeda pendapat dengan anak semata wayangnya tersebut. Akan tetapi, karena dia mencintai anaknya, Naga selalu mengalah setelah melalui berbagai perdebatan. Kali ini Nagabonar memang tidak sendiri. Pasalnya,dia menggandeng anak satu-satunya yang masih hidup (dari empat anaknya). Dalam film Nagabonar Jadi 2, Bonaga digambarkan memiliki karakter yang sama seperti ayahnya.’’Satu aja keren apalagi dua,” tukas Tora Sudiro. Bonaga merupakan lulusan luar negeri, sedangkan bapaknya hanya seorang mantan pencopet yang buta huruf.Konflik bermula saat perusahaan milik Bonaga hendak bekerja sama dengan Jepang. Bonaga hendak menyewakan lahan kebun sawit bapaknya di kampung halaman, tetapi Naga justru menentangnya karena di tanah tersebut terdapat makam istrinya (Kirana), Maknya, dan Pamannya Bujang. Awalnya, Naga nyaris luluh dengan rayuan Bonaga dan kawankawannya. Namun, begitu Naga mengetahui anaknya bekerja sama dengan Jepang, itu membuatnya semakin geram dan naik pitam. Maklum, jiwa patriotismenya masih begitu tinggi. Berbeda dengan film sebelumnya yangmenggambarkanperistiwaperjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda di daerah Sumatera Utara. Nagabonar merupakan seorang pencopet yang mengangkat dirinya sendiri sebagai Jenderal. Namun, pada akhirnya dia insaf dan menjadi tentara sungguhan serta memimpin kawan-kawannya untuk meraih kemerdekaan. Waktu itu, meski berlatar belakang peperangan, tak sedikit pun darah yang bercipratan. Sebab, Asrul Sani justru mengemasnya dengan lawakan-lawakan segar. ‘’Asrul Sani ingin mengajak orang untuk melihat ke belakang apa yang sudah diraih bangsa ini, sedangkan Nagabonar Jadi 2 ingin mengajak orang untuk melihat ke depan,” jelas Deddy. Film Nagabonar Jadi 2 dikemas dengan lawakanlawakan segar ala Deddy Mizwar, ditambah dengan aksi-aksi kocak Tora Sudiro. Film ini mampu membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal karena dari awal hingga akhir, banyak dialog-dialog lucu. Misalnya,saat Nagabonar meminta tukang bajaj Umar (Lukman Sardi) untuk mengantarkannya ke Patung Jenderal Sudirman di Jalan Sudirman, Jakarta. Saat itu, Naga mengangkat tangannya danhormatkepadapatung Jenderal Sudirman. Kemudian, dia berpikir sejenak, mengapa patung Jenderal Sudirman tidak pernah menurunkan tangannya. Lantas, Naga berteriak kepada patung tersebut agar menurunkan tangannya. ’’Jenderal turunkan tanganmu, siapa yang sedang kau hormati. Tidak semua orang yang ada di negeri ini harus kau hormati jenderal. Jenderal turunkan tanganmu, aku mohon,” ujar Naga, yang langsung memanjat patung Sudirman untuk menurunkan tangannya. Aksi ini sempat menjadi perhatian orang sekitar. (andree/SINDO/mbs) paradyto May 19th, 2007, 08:05 AM FILM D’Bijis memang membawa berkah bagi Tora Sudiro. Di film yang bercerita tentang anak band dan kehidupannya lengkap dengan konflik dan romantika yang hadir di dalamnya, mengantarkan sang pemeran utama Tora Sudiro sebagai Damon, meraih penghargaan Pemeran Utama Pria Favorit Indonesian Movie Award 2007, Sabtu (12/5). D’Bijis adalah sebuah film produksi Rapi Film yang di bintangi oleh Tora Sudiro, Rianti Cartwright, Darius Sinathrya, Garry Iskak dan Indra Birowo, dan dengan arahan sutradara Rako Prijanto film ini menjanjikan drama layak untuk ditonton. Lagu-lagu yang hadir didalamnya sukses membangun emosi di tiap scene yang tersaji dalam film ini. Film D’Bijis berlatar sebuah band bernama The Bandits yang cukup sukses di masanya hingga akhirnya terpaksa bubar. Waktu berlalu dan masing-masing personil The Bandits terpencar melanjutkan kehidupannya masing-masing. Hingga pada satu ketika, Asti (Rianti Cartwright), adik Bonie (Darius Sinathrya) vokalis The Bandits, hadir dan punya ide untuk menyatukan The Bandits kembali. Sementara itu, Pemeran Utama Wanita Favorit diraih Nirina Zubir lewat film horornya-nya yang bertitel Mirror. Sedangkan film drama komedi Mendadak Dangdut juga menuai sukses di ajang Indonesian Movie Awards yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan empat piala. Kedua pemeran perempuan dari film tentang penyanyi rock terpaksa menjadi penyanyi dangdut tersebut, Titi Kamal dan Kinaryosih masing-masing mendapatkan tiga piala, dua piala dibagi bersama untuk kategori Pasangan Terbaik, Pasangan Favorit serta penghargaan Pemeran Pembantu Terbaik bagi Kinaryosih dan Best Singing Actor andActress bagi Titi Kamal. Film tentang dunia pendidikan Denias: Senandung Diatas Awan meraih penghargaan sebagai film terfavorit. "Kita bahagia karena film seperti Denias bisa menjadi yang terfavorit," tutur sang produser Ari Sihasale seusai menerima penghargaan. "Ini membuat kami tambah semangat lagi untuk membuat film seperti ini," tambahnya. Sementara itu akting menawan Cornelia Agatha sebagai perempuan penyuka sesama jenis di film Detik Terakhir membuatnya meraih gelar sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik. "Ini penghargaan ketiga bagi saya lewat Detik Terakhir," papar Cornelia tentang piala Layar Emas yang berhasil dibawanya pulang malam itu. Sementara itu Nicholas Saputra dinobatkan juri sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik lewat film Janji Joni dan Slamet Rahardjo membawa pulang piala sebagai Pemeran Pembantu Pria Terbaik lewat film Ruang. Ajang yang diadakan untuk pertama kalinya oleh RCTI tersebut memberikan penghargaan bagi dua kategori yakni terbaik yang dinilai oleh tim juri dan terfavorit yang dinilai dari polling SMS. Tim juri yang memilih kategori terbaik terdiri atas Didi Petet sebagai Ketua Dewan Juri, Yudhistira ANM Massardi, Arswendo Atmowiloto, Darwis Triadi, Jajang C. Noer, Niniek L Karim serta Ratna Riantiarno. ncu/ant/sci Pemenang Indonesian Movie Award 2007 Pemeran Utama Pria Terbaik: Nicholas Saputra (Janji Joni) Pemeran Utama Wanita Terbaik: Cornelia Agatha (Detik Terakhir) Pemeran Pembantu Pria Terbaik: Slamet Rahardjo (Ruang) Pemeran Pembantu Wanita Terbaik: Kinaryosih (Mendadak Dangdut) Pasangan Terbaik: Titi Kamal dan Kinaryosih (Mendadak Dangdut) Aktor Pendatang Baru Terbaik: Albert Faxdawer (Denias) Aktris Pendatang Baru Terbaik: Sigi Wimala (Tentang Dia) Special Awards: Best Singing Actor/ Actress Titi Kamal (Mendadak Dangdut) Pemeran Utama Pria Favorit: Tora Sudiro (D’Bijis) Pemeran Utama Wanita Favorit: Nirina Zubir (Mirror) Pendatang Baru Favorit: Agus Ringgo (Jomblo) Pasangan Favorit: Titi Kamal dan Kinaryosih (Mendadak Dangdut) Soundtrack Favorit: My Heart (Heart) Film Favorit: Denias: Senandung Diatas Awan paw25694 May 25th, 2007, 03:38 AM hahahaha.. lagi buka thread ini.. http://forum.cari.com.my/viewthread.php?tid=264674&extra=page%3D1&page=1 gak nyangka sinetron Indonesia ada posternya juga.. keren.. hahahahahah :D:D rilham2new May 25th, 2007, 01:00 PM ^^ poster yach ada lah :), kan biasanya poster nya dipasang waktu jumpa pers SINETRON itu ... contoh waktu DUNIA TANPA KOMA, kan ad jumpa pers nya, d sana ada beberapa posternya. Umm, coba masuk kantor MULTIVISION PLus, ada beberapa poster sinetron juga... tapi sejauh ini masih keren posternya aja :D paw25694 May 25th, 2007, 04:34 PM ^^ iya.. hahahahahaa paradyto May 26th, 2007, 01:02 AM hahahaha.. lagi buka thread ini.. http://forum.cari.com.my/viewthread.php?tid=264674&extra=page%3D1&page=1 gak nyangka sinetron Indonesia ada posternya juga.. keren.. hahahahahah :D:D :lol: :lol: :lol: Padahal sinetron Indonesia is :lurker: dan banyak yang:down: paradyto May 26th, 2007, 01:11 AM FILM horor lokal, hantu memang bintangnya. Hal itu sepertinya, menjadi salah satu kekuatan dalam mendongkrak film Suster Ngesot di Palembang. Paling tidak, demikian pengakuan sebagian besar penonton film yang ditemui. “Aku sih penasaran. Suster Ngesot itu kayak apa sih?” kata Sisca, salah seorang penonton ditemui di tengah antrean panjang penonton yang menyemut di depan loket Studio 2, 21 International Plaza (IP), kemarin (23/5). “Aku ke sini bareng temen-temen kampus. Semuanya penasaran pengin lihat Suster Ngesot itu kayak apa,” lanjutnya.Sejak diputar 10 Mei lalu, film yang dibintangi oleh artis Nia Ramadhani, ini memang menyedot perhatian para pecandu film nasional di metropolis. Suster Ngesot malah mampu bersaing ketat dengan film garapan Hollywood yang juga meledak, Spider-Man 3. Di International 21 IP, misalnya. Hingga kemarin, Suster Ngesot sudah menyedot 6.000-an lebih penonton. “Malah hari Minggu (20/5) kemarin, Suster Ngesot ditonton 1.000-an orang penonton,” kata Elviziar Pahlevi, manajer International 21. Menurut Elviz, demikian ia kerap disapa, secara rating kedua film itu sama-sama hebat. Spider-Man 3 sampai hari ini sudah ditonton oleh 10 ribuan penonton sejak diputar perdana 2 Mei lalu. Meski demikian, katanya, rating Suster Ngesot berpotensi kuat menyamai Spider-Man 3 karena waktu edarnya yang masih panjang. “Kalau Spider-Man 3, dua sampai tiga minggu lagi mungkin sudah kita turunkan. Sementara Suster Ngesot masih bisa sebulan lebih,” beber Elviz. Suasana yang sama terlihat di PIM 21 Kompleks Palembang Indah Mall (PIM). Kursi-kursi penonton di Studio 2, di mana Suster Ngesot diputar, sama sesaknya dengan di Studio 4 yang memutar Spider-Man 3. “Baru seminggu diputar, sampai hari ini (kemarin), Suster Ngesot sudah ditonton lebih dari 5 ribu orang,” kata Sugeng Joko Santosa, manajer PIM 21. Meski demikian, rating Spider-Man 3 yang lebih dulu edar juga tak kalah hebat. Ditonton lebih dari 12 ribuan penonton! Apa sih kehebatan dua film itu? Suster Ngesot film garapan MD Entertain ini mengusung genre horor. Cerita film ini sendiri sebenarnya sederhana, sesederhana pesan yang disampaikan. Orang yang berselingkuh harus dihukum mati. Kekuatannya barangkali adalah karena Suster Ngesot mampu memadukan seluruh formula yang dibutuhkan untuk membuat film horor lokal laris ditonton. Hantu yang melegenda, cerita yang sederhana dan aktris muda cantik dan seksi. Seperti dituturkan oleh Angga, seorang penonton yang mengaku tak pernah melewatkan film-film lokal yang diputar di metropolis. “Apanya yang bagus? Nggak ada apa-apanya. Aku ke sini karena penasaran saja,” katanya singkat. Bagaimana dengan si Manusia Laba-laba? Angga mengatakan meski ceritanya juga sederhana, Spider-Man lebih enak ditonton karena adegan-adegannya lebih spektakuler dari sebelumnya. “Spider-Man lebih keren. Canggih. Penjahatnya makin banyak,” katanya. (mg12) paw25694 May 26th, 2007, 04:29 AM ^^ di suster ngesot ada ibu peri gaK?? kan khas banget tuh MD pake ibu peri2an hahaha :lol: XxRyoChanxX May 26th, 2007, 07:44 AM puahhaha suster ngesot?? wow.... people are actually interested in that movie paradyto May 26th, 2007, 08:16 AM http://img228.imageshack.us/img228/5234/susterngesotvk8.jpg (http://imageshack.us) http://img132.imageshack.us/img132/1736/susterngesot2tl6.jpg (http://imageshack.us) http://img512.imageshack.us/img512/330/susterngesot3hd6.jpg (http://imageshack.us) http://img228.imageshack.us/img228/9085/susterngesot4it5.jpg (http://imageshack.us) Just click to: www.susterngesotthemovie.com F-ian May 26th, 2007, 04:41 PM ^^ now that's what I call bad Inggris :lol: "Handsome, Indo face"... who the hell knows besides Indonesians what an Indo face is? its Pan Asian or Eurasian "He is just 8 mts stay in Jakarta".... He just lived in Jakarta for 8 Mts "He loves Vira so much".... gak usah pake So much "Unstable".... apaan nih? Indonesians don't even say gak stabil I think it should have been inconsistent XxRyoChanxX May 26th, 2007, 07:08 PM hahhahaha hahhahaha that is some bad english... If I was mike lewis I would help them out with the english :) peseg5 May 26th, 2007, 09:33 PM Hare gene, orang kagak ada tontonan lain kali ya? nonton Suster ngesoottttttt......ciiitttt....braakkkk??!! * sejak ntn Jalangkung, saya kapok nonton film horror Indonesia.. bukannya takut setan...tapi KAPOOKKK!!! (kedebug jatuh) FILM horor lokal, hantu memang bintangnya. Hal itu sepertinya, menjadi salah satu kekuatan dalam mendongkrak film Suster Ngesot di Palembang. Paling tidak, demikian pengakuan sebagian besar penonton film yang ditemui. “Aku sih penasaran. Suster Ngesot itu kayak apa sih?” kata Sisca, salah seorang penonton ditemui di tengah antrean panjang penonton yang menyemut di depan loket Studio 2, 21 International Plaza (IP), kemarin (23/5). “Aku ke sini bareng temen-temen kampus. Semuanya penasaran pengin lihat Suster Ngesot itu kayak apa,” lanjutnya.Sejak diputar 10 Mei lalu, film yang dibintangi oleh artis Nia Ramadhani, ini memang menyedot perhatian para pecandu film nasional di metropolis. Suster Ngesot malah mampu bersaing ketat dengan film garapan Hollywood yang juga meledak, Spider-Man 3. Di International 21 IP, misalnya. Hingga kemarin, Suster Ngesot sudah menyedot 6.000-an lebih penonton. “Malah hari Minggu (20/5) kemarin, Suster Ngesot ditonton 1.000-an orang penonton,” kata Elviziar Pahlevi, manajer International 21. Menurut Elviz, demikian ia kerap disapa, secara rating kedua film itu sama-sama hebat. Spider-Man 3 sampai hari ini sudah ditonton oleh 10 ribuan penonton sejak diputar perdana 2 Mei lalu. Meski demikian, katanya, rating Suster Ngesot berpotensi kuat menyamai Spider-Man 3 karena waktu edarnya yang masih panjang. “Kalau Spider-Man 3, dua sampai tiga minggu lagi mungkin sudah kita turunkan. Sementara Suster Ngesot masih bisa sebulan lebih,” beber Elviz. Suasana yang sama terlihat di PIM 21 Kompleks Palembang Indah Mall (PIM). Kursi-kursi penonton di Studio 2, di mana Suster Ngesot diputar, sama sesaknya dengan di Studio 4 yang memutar Spider-Man 3. “Baru seminggu diputar, sampai hari ini (kemarin), Suster Ngesot sudah ditonton lebih dari 5 ribu orang,” kata Sugeng Joko Santosa, manajer PIM 21. Meski demikian, rating Spider-Man 3 yang lebih dulu edar juga tak kalah hebat. Ditonton lebih dari 12 ribuan penonton! Apa sih kehebatan dua film itu? Suster Ngesot film garapan MD Entertain ini mengusung genre horor. Cerita film ini sendiri sebenarnya sederhana, sesederhana pesan yang disampaikan. Orang yang berselingkuh harus dihukum mati. Kekuatannya barangkali adalah karena Suster Ngesot mampu memadukan seluruh formula yang dibutuhkan untuk membuat film horor lokal laris ditonton. Hantu yang melegenda, cerita yang sederhana dan aktris muda cantik dan seksi. Seperti dituturkan oleh Angga, seorang penonton yang mengaku tak pernah melewatkan film-film lokal yang diputar di metropolis. “Apanya yang bagus? Nggak ada apa-apanya. Aku ke sini karena penasaran saja,” katanya singkat. Bagaimana dengan si Manusia Laba-laba? Angga mengatakan meski ceritanya juga sederhana, Spider-Man lebih enak ditonton karena adegan-adegannya lebih spektakuler dari sebelumnya. “Spider-Man lebih keren. Canggih. Penjahatnya makin banyak,” katanya. (mg12) F-ian May 27th, 2007, 03:19 PM ^^ at least they didn't put those stupid "Blood" fonts on the title like Jelangkung... but Tususk Jalangkung also did that.... no one noticed? Suster Ngesot = Sliding Nurse :lol: :lol: :lol: bola May 27th, 2007, 06:15 PM menurut gw cuma nagabonar jadi 2 yg pantas untk mendapati awards..... http://www.youtube.com/watch?v=oNALzkULg18 yg laen gak berkualitas......dengan kata laen...sampah.... kalo nagabonar2 bener2 movier of the year dah Blue_Sky May 28th, 2007, 07:58 AM Uh I hate Indonesian Horror this recently :mad: But I must disagree with peseg5, Jelangkung 1 was a good horror movie, can say the only Indonesian horror movie that satisfied me rilham2new May 29th, 2007, 02:34 AM menurut gw cuma nagabonar jadi 2 yg pantas untk mendapati awards..... http://www.youtube.com/watch?v=oNALzkULg18 yg laen gak berkualitas......dengan kata laen...sampah.... kalo nagabonar2 bener2 movier of the year dah Bener banget NAGABONAR JADI 2 is the movie of the year :okay: APA KATA DUNIAAAAA?? :D indistad May 29th, 2007, 10:43 PM he is not well in bahasa indonesia, because he is just 8 months stay in jakarta :lol: why the hell wasn't he the one writing that crappy infos?? rilham2new July 28th, 2007, 02:09 PM KALA (Dead Time) trailers http://www.youtube.com/watch?v=3cuqpwqwdxk 3cuqpwqwdxk ^^ Anybody knew this film ??? ncon July 28th, 2007, 07:13 PM ^^ according to the website APRIL 2007 kok gak pernah denger yah :D ? XxRyoChanxX July 28th, 2007, 09:45 PM ^ I heard of that movie before.. and they have good reviews too rilham2new July 30th, 2007, 06:27 AM ^^ Padahal, rumah produksi nya adalah MD Pictures :| ( yang biasa produksi sinetron yang ... :ohno: ) titus15 July 30th, 2007, 07:32 AM click http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=273211&page=8 or www.kalathemovie.com Film ini keren banget, terutama dalam membidik seting kota berarsitektur europa. Soalnya shotingnya di Kota Lama Semarang. Cerita agak kedodoran dikit, agak mengada-ada juga, tapi karena seting cerita di sebuah negeri antah berantah membuat logika seting cerita jadi netral, dan lebih masuk akal. (nggak seperti film hantu-hantu atau roman-romanan indonesia yang lain). Pokoknya kalo suka arsitektur (apalagi cukup banyak gambar yang wide dan lanskap-ini jarang banget untuk ukuran film indonesia), nonton film ini dijamin puas (secara ini film indon). Blue_Sky July 30th, 2007, 07:55 AM indon indon malu gw liat lu sebagai warga negara Indonesia :ohno: balik lagi ke SD ya... Indonesia itu terdari dari 4 suku kata in - do - ne -sia klo tiba2 jadi in - don - e -sia itu dari masa asal nya? F-ian July 30th, 2007, 09:38 AM so whats the setting of the Kala Movie (ihh Jusuf Kalla... I always think of him when seeing the title lol watever) is it in the 1940-50s cause I see those merdeka atributes... ncon July 31st, 2007, 05:47 AM what movies are currently playing in cinemas :D ? icracked July 31st, 2007, 06:21 AM Must see movies right now are: The Simpson movie, Bourne and Transformers. paw25694 July 31st, 2007, 11:18 AM ive watch Simpsons. it's SO FUNNY :lol::rofl:. Alone is a must watch eventho ivent watched it yet :D:D Coming to Blitz : Cicak Man 11 September 2007 it's the only and first Malaysian movie that i really wanted to watch :D:D cml July 31st, 2007, 02:21 PM ive watch Simpsons. it's SO FUNNY :lol::rofl:. Alone is a must watch eventho ivent watched it yet :D:D Coming to Blitz : Cicak Man 11 September 2007 it's the only and first Malaysian movie that i really wanted to watch :D:D cicak man?? sounds hilarious.. :hilarious: it sud be lizard man kali yah?? crita apaan tuh to?? ncon July 31st, 2007, 04:27 PM ^^ org jd cicak :D paw25694 July 31st, 2007, 04:41 PM ^ kayak superhero gitu deh.. cam spiderman gitu lar. isinyer CGI :lol::D:D dikasih tau temen chat, CGI nya sumpah keren :applause: gecko man kali.. :P paradyto July 31st, 2007, 04:46 PM Must see movies right now are: The Simpson movie, Bourne and Transformers. Transformers:okay: mendingan nontonya di Bioskop daripada di DVD:D paw25694 July 31st, 2007, 04:49 PM hmmm.. i dont watch Kala. and i dont watch Indonesian horror (except some nice and older horrors such as jelangkung and bangsal 13 :lol::D:D) paradyto July 31st, 2007, 04:52 PM More about Indonesian Movie? Just here (http://www.sinema-indonesia.com/) J`Town July 31st, 2007, 06:21 PM i've watched cicak man. gw personally sih ga suka yah. hehehehe Blue_Sky July 31st, 2007, 09:07 PM gw dibayarin nonton cicak man aja ogah :D XxRyoChanxX July 31st, 2007, 10:06 PM Must see movies right now are: The Simpson movie, Bourne and Transformers. I enjoyed transformer haven't watch the simpson yet but I will def watch Bourne! :) rilham2new August 1st, 2007, 05:02 AM Apaaaaa ???? Cicak Man ???? Bisa juga masuk Indonesia :D ...hahahaha .. Biar gratis atau nomat 200% juga ...gak mau nonton :D... Konsepnya rada-rada :| ..ehehehehe, maklum (konon) katanya Cicak Man itu film terlaris di Malaysia :D =========== rilham2new August 1st, 2007, 05:04 AM ^ kayak superhero gitu deh.. cam spiderman gitu lar. isinyer CGI :lol::D:D dikasih tau temen chat, CGI nya sumpah keren :applause: gecko man kali.. :P CGI nya keren ??? kalo nontonnya di bioskop sih gak terlalu kerasa ...soalnya sudah di-dramatisir dengan sound system ... Kesannya enak aja .... Tapi kalo di TV baru ketahuan CGI nya keren apa gak :D paradyto August 3rd, 2007, 11:58 AM This is a very dark and yet a very good movie, just like those dark chocolates – deeply mysterious, dark colors, strong flavor, its unsweetness taste that adds for its thrill, and thus a must be seen. It is definitely much better than the previous 4 (four) movies of the series, thanks for the creator successfulness effort to develop a more serious and complicated story. It is excluding the idolized figurines and cheesiness of its previous ones, not to mention that it has successfully raised the good standard gradually (and hardly!!) achieved by its in between. This is the first movie in the Harry Potter series that doesn’t seem like another cheap production made just to catch the hard-earned money from kids (and their parents respectively) all over the world, trying to exploit the potential profit from Harry Potter brand name whilst it’s still has its charisma rocketing. It feels just like a “real” movie; with all those plots, intrigues, loyalty and betrayals, love and hate relationships, friendship versus romantic ones, the never ending pursuant to be the best yet to prepare for the worst, etc. We have to admit though, that after some time, this series do make us tired. For its loyal followers who either has already eaten all about it from A to Z, or even for merely commoners who happened to find themselves unwillingly trapped and be seated inside the theaters and watched the movie to accompany their nephews or their acquaintances. For those tortured poor souls, there will go my sympathy. With its very usual and easily predictable story line, Ms Rowlings still feel the need to follow some good example from Indonesia’s Sinetron producers; to extend the plot unnecessarily and to add some unimportant casts or several unneeded details. To which I can hardly be convinced that without them all, the story would be a caput. Radcliff gave an outstanding performance, much-much better than his previous ones. Perhaps thanks to the chance he recently received to add some muscles by professionally acted on stage in a theater show in London. Carter also did add some other interesting aspect and colors for the movie. However, special mention of them all would go to the young prodigy Evanna Lynch acted as Luna “Looney” Lovegood, for she does remarkable things throughout the movie. She is the real star there, even managed to make another young main casts looked like that they still need to learn how to properly act; especially since they seem hardly developed their characters. Admiring Ms Lynch much and I believe that we are watching a history being born. Trust me! I should have given a 5 stars out of five for this movie, but thanks to an unimaginable scene on the beginning of the movie, I’m happily detached a star out of it. It was when Harry and “his bodyguards” carelessly cruised through the London sky, going around boats and ships along the Thames River. The scene was yet fantastical and entertaining, but it violates the fundamentals aspect strongly stressed throughout the series and the movie: to strictly safeguard the true identity of the wizardry world. Even it doesn’t go along with another earlier scene of the movie, whereas Harry got expelled from the school he was forced to show his power in front of a common human (or according to the series, a muggle) – and there was no excuse for it not even he did it in order to defend himself Another disturbing scene i.e. Hollywood cliché style was when Neville accidentally discovered the Room of Requirement – the room Harry and friends a.k.a. the Dumbledore’s Army used to practice and to enhance their magical fighting skills. I mean, how could he find the room, just like that? Especially as far as I know, it was told in the book that the original founder of the room was Dobby. Giving its role as the house elf, Dobby would be more suitable and would have more chances to find the room. Not Neville. Jakarta, Setiabudi One’s 21 cineplex Wed, 070718 – 21.30 wib Related Article: What I Think about the Harry Potter series Blue_Sky August 3rd, 2007, 03:16 PM Actually I was disapointed with The Order Of Phoenix It like the worst Harry Potter movie ever until now I hope they'll fix it in the next movie paw25694 August 3rd, 2007, 04:07 PM ^ hmm.. it's an emotional movie imo. but still the 3rd is the best ever.. :D:D i also like the 4th Blue_Sky August 4th, 2007, 05:24 AM I think that I reckon missing from the order of phoenix is lower quality of animation The fire of Sirius Black was poorly made compare with the previous movie rilham2new August 20th, 2007, 05:01 PM Nehhh, to open your eyes all.. Orang Jepun sudah membuat film ttg kemerdekaan Indonesia (tentu saja dari segi pandang Jepun itu sendiri.... ) Judul filmnya Merdeka 17805 (Hari 17 Bulan 8 Tahun 2605 ==== > ngikut sistem kalender jepun) http://youtube.com/watch?v=y4DXwZ0jzLw Nah trailernya y4DXwZ0jzLw What do u guys think ??? ;) ...kalo pelem ini lebih ke propaganda (pro-jepun), I'm simply against this movie ...apalagi, kalo mo nyebut2 kita merdeka karena hadiah dari Jepun :tongue: Blue_Sky August 21st, 2007, 04:28 AM I curious to see as well rilham2new August 22nd, 2007, 08:40 AM ^^ me too :D F-ian August 23rd, 2007, 06:29 AM Actually I was disapointed with The Order Of Phoenix It like the worst Harry Potter movie ever until now I hope they'll fix it in the next movie ehh I actually think its the best I like the Broom going thru london and seeing London's Skyline...... the others wre borings since they had too much talking and not enough action.... espesially the 2nd one.....which IMO is the worst Oya I don't read the books so can anyone tell me what is that room with all those crystal balls for? paw25694 August 23rd, 2007, 11:04 AM ^ apa ya namanya.. daftar2 keturunan voldemort ya?? ato deatheaters nya itu?? paradyto September 3rd, 2007, 03:21 PM Jakarta-RuangFim, MTV Indonesia Movie Awards (MIMA), ajang penghargaan untuk dunia perfilman Indonesia versi MTV yang telah berlangsung semenjak tahun 2005 lalu, pada tahun ini siap digelar kembali. MIMA 2007 sendiri rencananya akan digelar di Teater Tanah Air, Taman Mini Indonesia Indah, pada 7 September mendatang. Dalam jumpa pers yang diselenggarakan oleh panitia MIMA 2007 yang berlangsung di pada Jumat (10/8) Siang, di Hard Rock Café Jakarta, EX Plaza Indonesia, Panca Laksana selaku Juru bicara MIMA 2007 mengatakan bahwa MIMA 2007 kali ini mengambil tema “Lokal Abiess”. Pemilihan tema tersebut menurut Panca Laksana dengan alasan untuk mengangkat kembali unsur etnik budaya Indonesia. Menariknya, pada MIMA 2007 nanti, ada dua kategori baru yang akan muncul. Dua kategori tersebut adalah Best Scary Scene serta Best Running Scene. Sementara kategori Heart Melting Moment serta Best Crying Scene yang ada pada MIMA 2006, dhilangkan pada MIMA tahun ini. Gerda Pertiwi selaku Producer yang merangkap Tim perumus kategori MIMA 2007 mengaku bahwa penambaan dua kategori tersebut meruakan sebuah inovasi yang sengaja dilakukan untuk menambah marak acara ini. Selain itu, Gerda juga mengungkapkan bahwa sistem yang dipakai untuk pemilihan pemenang juga masih memakai format yang sama dengan tahun lalu. Ada kategori yang memakai sistem sms dari penonton. Namun, ada juga kategori yang memakai sistem penilaian dari juri. Untuk kategori dengan menggunakan system sms dari penonton adalah kategori, Most Favorite Actor, Most Favorite Actress, Most Favorite Supporting Actor, Most Favorite Supporting Actress, serta Breaktrough Actor/Actress. Sementara untuk kategori yang memakai format penilaian dari juri mencakupi kategori, Best Director, Best Movie, Best Theme Song, Best Scary Scene, serta Best Running Scene. Nama-nama juri yang akan menilai pada MIMA 2007 kali ini diantaranya Eros Djarot yang dikagumi oleh sineas nasional lainnya saat berhasil membuat film Tjoet Nja’ Dhien yang dibintangi oleh Christine Hakim. Juri lain yang menemani Eros Djarot adalah Charlie Himawan yang meruakan Pemred majalah Cinemagz serta Yosef Indra dari Pusat Kebudayaan Prancis (CCF). Selain itu, Seperti dalam MIMA sebelumnya, kategori khusus Lifetime Achievment juga akan diberikan bagi sineas yang dianggap sangat berjasa dalam dunia perfilman nasional. Tahun lalu, Warkop DKI didaulat menjadi pemenang dalam kategori ini. Eros Djarot Jadi Juri, Panitia MIMA 2007 Akan Hadirkan Sineas Hollywood Terkenal Untuk menambah marak acara MIMA 2007, Panca Laksana mengatakan bahwa akan menghadirkan actor/actress terkenal dari Hollywood pada malam penghargaan MIMA 2007. Tidak tanggung-tanggung, Panca mengatakan bahwa salah satu actor/actress Hollywood yang akan hadir sekaliber Angleina Jolie. Namun, Panca belum mau mengatakan siapa yang akan datang, untuk menambah kejutan dalam acara MIMA tahun ini. Band asal Amerika Foo Fighters juga menurut Panca hampir dipastikan akan datang untuk memeriahkan acara MIMA 2007. Selain itu, acara MIMA 2007 selain ditayangkan di MTV Indonesia, acara ini juga akan ditayangkan di sepuluh Negara Asia lainnya. Namun, baik dalam di Indonesia dan sepuluh Negara lainnya akan disiarkan secara tunda. Dan untuk main Host yang dalam dua tahun berturut-turut dibawakan oleh Sarah Sechan, untuk kali Main Host MIMA 2007 akan dibawakan oleh VJ Daniel dan Indra Birowo. Pada jumpa pers MIMA tersebut juga dihadiri oleh beberapa sineas nasional seperti, Tio Pakusadewo, Dwi Sasono, Poppy Sovia, Widie AB Three, Indra Birowo, Dhawiya, Risty Tagor serta pasangan artis Nia Zulkarnaen dan Arie Sihasale. (Adjie) =========== Nominasi Lengkap MIMA 2007 Most Favorite Actor 1. Vino G. Bastian (Badai Pasti Berlalu) 2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas) 3. Tora Sudiro (Naga Bonar Jadi 2) 4. Albert Fakdawer (Denias, Senandung di Atas Awan) 5. Raffi Ahmad (Love Is Cinta) 6. Restu Sinaga (I Love U, Om …) 7. Fahri Albar ( Kala) 8. Ringgo Agus Rahman ( Maaf, Saya Menghamili Istri Anda) 9. Gerry Iskak (D’Bijis) Most Favorite Actress 1. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas) 2. Dinna Olivia (Mengejar Mas-Mas) 3. Luna Maya (Pesan Dari Surga) 4. Julie Estelle (Kuntilanak) 5. Widie “AB Three” (Lantai 13) 6. Risty Tagor (Pocong 2) 7. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama) 8. Nadia Saphira (Coklat Stroberri) 9. Acha (Love Is Cinta) Most Favorite Supporting Actor 1. Minus C. Karoba (Denias, Senandung di Atas Awan) 2. Tio Pakusadewo (Lantai 13) 3. Evan Sanders (Kuntilanak) 4. Lukman Sardi (Naga Bonar Jadi 2) 5. Mario Meridithia (Coklat Stroberri) 6. Mike Muliandro (Naga Bonar Jadi 2) 7. Dwi Sasono (Pocong 2) 8. Mike Lewis (Suster Ngesot) 9. Wingky Wiryawan (Badai Pasti Berlalu) Most Favorite Supporting Actress 1. Wulan Guritno (Naga Bonar Jadi 2) 2. Dhawiyah Zaidah (Lantai 13) 3. Marsha Timothy (Coklat Stroberri) 4. Ira Wibowo (I Love You, Om … ) 5. Ratna Ruchia (Cinta Pertama) 6. Indah Kalalo (Pesan Dari Surga) Breaktrough Actor/Actress 1. Albert Fakdawer (Deniaas, Senandung di Atas Awan) 2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas) 3. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas) 4. Rachel Amanda (I Love You, Om … ) 5. Raihannun (Badai Pasti Berlalu) 6. Mulan Kwok (Maaf, Saya Menghamili Istri Anda) Best Director 1. Deddy Mizwar (Naga Bonar Jadi 2) 2. John De Rantau (Denias, Senandung di Atas Awan) 3. Rudi Soedjarwo (Mengejar Mas-Mas) 4. Nayato Fio Nuala (Cinta Pertama) 5. Badai Pasti Berlalu (Teddy Soeriaatmadja) Best MOVIE 1. Naga Bonar Jadi 2 2. Denias, Senandung di Atas Awan 3. Badai Pasti Berlalu 4. Mengejar Mas-Mas 5. Coklat Stroberri Best Theme Song 1. Ungu (Coklat Stroberri) 2. Ari Lasso (Badai Pasti Berlalu) 3. The Float (3 Hari Untuk Selamanya) 4. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama) 5. Acha – Irwansyah (Love Is Cinta) Best Scary Scene 1. Pocong 2 2. Kuntilanak 3. Lantai 13 4. Hantu Jeruk Purut Best Running Scene 1. Mengejar Mas-Mas (Adegan Lari Mengambil Sepeda) 2. Denias Senandung Di Atas Awan (Adegan Perjuangan Denias Sekolah di Kota) 3. D’Bijis (Adegan Dikejar Istri & Adegan Bencong Dikejar) 4. Maaf, Saya Menghamili Istri Anda (Adegan Dibyo/John Dikejar-kejar) 5. Kala (Adegan Janus Berlari Dari Jembatan ke Gedung Tua) 6. Leak (Adegan Cantika saat bermimpi di Gua) rilham2new September 4th, 2007, 04:18 PM My prediction :D Nominasi Lengkap MIMA 2007 Most Favorite Actor 1. Vino G. Bastian (Badai Pasti Berlalu) 2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas) 3. Tora Sudiro (Naga Bonar Jadi 2) 4. Albert Fakdawer (Denias, Senandung di Atas Awan) 5. Raffi Ahmad (Love Is Cinta) 6. Restu Sinaga (I Love U, Om …) 7. Fahri Albar ( Kala) 8. Ringgo Agus Rahman ( Maaf, Saya Menghamili Istri Anda) 9. Gerry Iskak (D’Bijis) Most Favorite Actress 1. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas) 2. Dinna Olivia (Mengejar Mas-Mas) 3. Luna Maya (Pesan Dari Surga) 4. Julie Estelle (Kuntilanak) 5. Widie “AB Three” (Lantai 13) 6. Risty Tagor (Pocong 2) 7. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama) 8. Nadia Saphira (Coklat Stroberri) 9. Acha (Love Is Cinta) Most Favorite Supporting Actor 1. Minus C. Karoba (Denias, Senandung di Atas Awan) 2. Tio Pakusadewo (Lantai 13) 3. Evan Sanders (Kuntilanak) 4. Lukman Sardi (Naga Bonar Jadi 2) 5. Mario Meridithia (Coklat Stroberri) 6. Mike Muliandro (Naga Bonar Jadi 2) 7. Dwi Sasono (Pocong 2) 8. Mike Lewis (Suster Ngesot) 9. Wingky Wiryawan (Badai Pasti Berlalu) Most Favorite Supporting Actress 1. Wulan Guritno (Naga Bonar Jadi 2) 2. Dhawiyah Zaidah (Lantai 13) 3. Marsha Timothy (Coklat Stroberri) 4. Ira Wibowo (I Love You, Om … ) 5. Ratna Ruchia (Cinta Pertama) 6. Indah Kalalo (Pesan Dari Surga) Breaktrough Actor/Actress 1. Albert Fakdawer (Deniaas, Senandung di Atas Awan) 2. Dwi Sasono (Mengejar Mas-Mas) 3. Poppy Sovia (Mengejar Mas-Mas) 4. Rachel Amanda (I Love You, Om … ) 5. Raihannun (Badai Pasti Berlalu) 6. Mulan Kwok (Maaf, Saya Menghamili Istri Anda) Best Director 1. Deddy Mizwar (Naga Bonar Jadi 2) 2. John De Rantau (Denias, Senandung di Atas Awan) 3. Rudi Soedjarwo (Mengejar Mas-Mas) 4. Nayato Fio Nuala (Cinta Pertama) 5. Badai Pasti Berlalu (Teddy Soeriaatmadja) Best MOVIE 1. Naga Bonar Jadi 2 2. Denias, Senandung di Atas Awan 3. Badai Pasti Berlalu 4. Mengejar Mas-Mas 5. Coklat Stroberri Best Theme Song 1. Ungu (Coklat Stroberri) 2. Ari Lasso (Badai Pasti Berlalu) 3. The Float (3 Hari Untuk Selamanya) 4. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama) 5. Acha – Irwansyah (Love Is Cinta) Best Scary Scene 1. Pocong 2 2. Kuntilanak 3. Lantai 13 4. Hantu Jeruk Purut Best Running Scene 1. Mengejar Mas-Mas (Adegan Lari Mengambil Sepeda) 2. Denias Senandung Di Atas Awan (Adegan Perjuangan Denias Sekolah di Kota) 3. D’Bijis (Adegan Dikejar Istri & Adegan Bencong Dikejar) 4. Maaf, Saya Menghamili Istri Anda (Adegan Dibyo/John Dikejar-kejar) 5. Kala (Adegan Janus Berlari Dari Jembatan ke Gedung Tua) 6. Leak (Adegan Cantika saat bermimpi di Gua)[/QUOTE] paradyto September 5th, 2007, 03:36 PM Good prediction:okay: Boleh juga nih jadi juri:D rilham2new September 5th, 2007, 06:29 PM ^^ SOalnya untuk BEST MOVIE.... BEST DIRECTOR...ma BEST SCARY SCENE .,... memang mudah ditebak .... paradyto September 6th, 2007, 02:40 PM BEST MOVIE-nya itu, pasti semuanya setuju:) kamski September 7th, 2007, 04:11 PM Nehhh, to open your eyes all.. Orang Jepun sudah membuat film ttg kemerdekaan Indonesia (tentu saja dari segi pandang Jepun itu sendiri.... ) Judul filmnya Merdeka 17805 (Hari 17 Bulan 8 Tahun 2605 ==== > ngikut sistem kalender jepun) http://youtube.com/watch?v=y4DXwZ0jzLw Nah trailernya y4DXwZ0jzLw What do u guys think ??? ;) ...kalo pelem ini lebih ke propaganda (pro-jepun), I'm simply against this movie ...apalagi, kalo mo nyebut2 kita merdeka karena hadiah dari Jepun :tongue: Anjrit... kayaknya keren abis tuh. Check out the following link http://www.cdjapan.co.jp/detailview.html?KEY=BBBF-3066 It says the film was made in 2002, and the final battle sequence was made with full coop Indonesian armed force. But, here's another search on google: http://www.02.246.ne.jp/~semar/esaisehari/esaisehari2/esaisehari2.html " Mulai 12 Mei ini sebuah film akan diputar di seluruh kota kota besar Jepang, judulnya "Merdeka 17805". Film ini disponsari kaum nasionalis fanatik. Ceritanya tentara Jepang yang ikut perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tujuan film ini adalah untuk menekankan bahwa orang Jepang mandorong kemerdekaan Indonesia. Kaum nasionalis fanatik Jepang mengangap bahwa orang Indonesia seharusnya bersyukur kepada orang Jepang, pembebas Asia. Sudah beberapa adegan, seperti seorang wanita Indonesia mencium kaki tentara Jepang untuk memhormati tentara itu, dikritik oleh kedutaan besar RI di Tokyo. Maka adegan seperti itu dicabut. Katanya film ini juga diputar di Indonesia sesudah diputar di Jepang." paradyto September 18th, 2007, 01:22 AM Ilham, FFI 2007 kapan ya? rilham2new September 18th, 2007, 04:23 AM ^^ I have no idea :D ... Tapi biasanya sekitar November-Desember ..... Mengenai VENUE aq masih belum tahu :ohno: Kementrian Pariwisata dan Budaya masih memaksa supaya dilaksanakan di Pekanbaru :ohno: ...... Unless, acaranya OUTDOOR ... Nah itu baru lain cerita :D jono September 26th, 2007, 10:50 PM I would like to watch eliana eliana it seems to be a very good film, it had the first price here in the dauville festival. Does someone know where I can Find it? paradyto October 6th, 2007, 03:02 PM Berikut Daftar Pemenang Lengkap MTV Indonesia Movie Award 2007 : Most Favorite Actor : Tora Sudiro (Nagabonar Jadi 2) Most Favorite Actress : Dina Olivia (Mengejar Mas-Mas) Most Favorite Supporting Actress : Wulan Guritno (Nagabonar Jadi 2) Most Favorite Supporting Actor : Wingky Wiryawan (Badai Pasti Berlalu) Breaktrough Actor / Actress : Albert Fakdawer (Denias, Senandung di Atas Awan) Best Director : John de Rantau (Denias, Senandung di Atas Awan) Best Theme Song : The Float (3 Hari Untuk Selamanya) Best Scary Scene : Kuntilanak Best Running Scene : Maaf, Saya Menghamili Istri Anda Lifetime Achievement Award : Deddy Mizwar Best Movie : Nagabonar Jadi 2 h4nh4n October 6th, 2007, 03:07 PM tadi baru nonton film Selamanya di Youtube yang pemerannya si Julia Estelle aduh sedih banget filmnya, habis tissu 1 kotak huhuhuhuh :cry: rilham2new October 6th, 2007, 03:11 PM [QUOTE=ilham_rj;15173273]My prediction :D Nominasi Lengkap MIMA 2007 Most Favorite Actor 8. Ringgo Agus Rahman ( Maaf, Saya Menghamili Istri Anda) Most Favorite Actress 7. Bunga Citra Lestari (Cinta Pertama) Most Favorite Supporting Actor 4. Lukman Sardi (Naga Bonar Jadi 2) Most Favorite Supporting Actress 1. Wulan Guritno (Naga Bonar Jadi 2) Breaktrough Actor/Actress 1. Albert Fakdawer (Deniaas, Senandung di Atas Awan) Best Director 1. Deddy Mizwar (Naga Bonar Jadi 2) Best MOVIE 1. Naga Bonar Jadi 2 Best Theme Song 1. Ungu (Coklat Stroberri) Best Scary Scene 1. Pocong 2 Best Running Scene 2. Denias Senandung Di Atas Awan (Adegan Perjuangan Denias Sekolah di Kota) [\QUOTE] I'm not that psychic ternyata :lol: paradyto October 7th, 2007, 02:17 PM Thanx Ilham buat infonya:) Exx October 7th, 2007, 02:35 PM Apa.... kata duniaa.... paradyto October 15th, 2007, 05:44 AM Kuntilanak 2, lumayan bagus he he he.... XxRyoChanxX October 15th, 2007, 11:33 PM I think the movie "Selamanya" (Julie Estelle, Dimas Seto) is a pretty good movie peseg5 October 17th, 2007, 04:03 PM My cousin's project... uQ7EfettfC8 MARINHO October 17th, 2007, 04:08 PM Wow.....impressive...can I buy it through a webstore? peseg5 October 17th, 2007, 04:12 PM Wow.....impressive...can I buy it through a webstore? i think no public release yet... paw25694 October 17th, 2007, 04:39 PM sumpah keren bgt :eek: rilham2new October 17th, 2007, 11:48 PM Buset itu DARA ...apa DARAH ...:D ... Udah tayang di BIOSKOP ?? paradyto October 18th, 2007, 06:58 PM 'DENIAS' Siap Bersaing Rebut Oscar Kapanlagi.com - Indonesia dan 62 negara lainnya akan bersaing memperebutkan Piala Oscar untuk kategori 'Film Berbahasa Asing Terbaik' pada perhelatan akbar Academy Awards tahun depan. Menurut para pejabat, Rabu (17/10), jumlah tersebut merupakan rekor. Penyelenggara Academy Awards mengumumkan daftar film asing yang berkompetisi untuk meraih penghargaan tersebut tiga bulan sebelum pengumuman resmi nominasi untuk berbagai kategori penting pada acara penyerahan penghargaan Oscar ke-80 tahun depan. Ke-63 film itu kemudian akan diseleksi hingga hanya tinggal lima unggulan yang akan bersaing keras untuk memperoleh penghargaan paling terkenal dalam showbiz ini pada Academy Awards 2008, yang akan berlangsung di Hollywood pada 24 Februari. "Dua debutan dalam kompetisi ini adalah film dari Azerbaijan dan Irlandia," kata Academy dalam pernyataannya. Film Azerbaijan tersebut berjudul CAUCASIA besutan Farid Gumbatov, sedang Irlandia menjagokan KINGS arahan sutradara Tom Collins. Beberapa sutradara yang sudah memenangi Oscar dalam kategori ini juga ikut mendaftarkan film mereka. Mereka antara lain Giuseppe Tornatore dari Italia, yang filmnya CINEMA PARADISO berjaya pada 1990. Kali ini Tornatore memasukkan THE UNKNOWN sebagai andalannya. Mantan pemenang lainnya adalah sutradara Kanada, Denys Arcand, yang filmnya BARBARIAN INVASIONS merebut Oscar pada 2004. Untuk perhelatan kali ini, ia membawa DAYS OF DARKNESS sebagai andalannya. Senandung di Atas Awan Dalam ajang perfilman bergengsi ini Indonesia membawa DENIAS, SINGING ON THE CLOUD, atau SENANDUNG DI ATAS AWAN garapan John De Rantau, demikian penyelenggara dalam pengumumannya. DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN adalah film produksi tahun 2006, dengan bintang antara lain Albert Fakdawer, Ari Sihasale, Nia Zulkarnaen, dan Marcella Zalianty. Albert Fakdawer berhasil meraih Piala Citra untuk kategori Aktor Terbaik pada Festival Film indonesia (FFI) 2006 dan 'Aktor Pendatang Baru Terbaik' pada ajang Indonesia Movie Awards 2007. Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak suku pedalaman Papua yang bernama Denias untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Seluruh setting lokasi dilakukan di Pulau Cendrawasih, Papua. Cerita film ini merupakan kejadian yang sebenarnya dari seorang anak Papua bernama Janias. (*/boo) paradyto October 18th, 2007, 07:04 PM http://img521.imageshack.us/img521/1018/95786573nw9.jpg (http://imageshack.us) http://img521.imageshack.us/img521/1018/95786573nw9.949d9ddc0f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=521&i=95786573nw9.jpg) paw25694 October 18th, 2007, 07:56 PM film horor kapan sih?? XxRyoChanxX October 18th, 2007, 10:54 PM the cover of jelangkung3 looks pretty cool, but I bet the movie is CRAP paw25694 October 19th, 2007, 04:30 AM ^^ yeah.. daripada pocong 3, angka 3 nya kayak film samurai.. haha AceN October 19th, 2007, 05:31 AM G bingung...lebaran malah tontonannya film horror smua........ :tongue2::tongue2: ncon October 19th, 2007, 02:46 PM want to ask wat the best Indonesian Horror Movie? jelangkung? XxRyoChanxX October 20th, 2007, 01:14 AM ^ the first one is good 2nd one, the ghost is scary, but the love story killed the movie IMO ncon October 20th, 2007, 06:20 AM thanks :D i heard the 1st one really scary ? paradyto October 26th, 2007, 11:19 AM BELAHAN JIWA (SOULMATES): Film Terbaik NYIIFVF 2007 Kapanlagi.com - Pengakuan masyarakat film internasional kembali diberikan kepada karya anak bangsa. Di penghujung tahun 2007 ini, Sekar Ayu Asmara membawa nama Indonesia ke kancah perfilman internasional, dengan memenangkan Best International Feature Film untuk filmnya BELAHAN JIWA (THE SOULMATES) dalam New York International Independent Film & Video Festival (NYIIFVF) 2007. BELAHAN JIWA (SOULMATES) sendiri merupakan film produksi MVP Pictures tahun 2005. Sebelumnya film ini telah menjadi wakil Indonesia di ajang Shanghai Film Festival 2006 dan Kairo Film Festival 2006. "Dan kabar yang kami terima dari panitia NYIIFVF ini sungguh membahagiakan. Kami bersyukur bahwa BELAHAN JIWA dianggap film independen yang berkualitas. Sebagai film feature terbaik adalah pengakuan yang mendorong kami untuk terus menghasilkan film-film bermutu," ucap Wicky V Olindo, Produser Pelaksana film BELAHAN JIWA. Sekar Ayu Asmara yang menyutradarai film ini langsung menyatakan keyakinannya bahwa film-film seperti BELAHAN JIWA (SOULMATERS) layak terus diproduksi. "Kita tahu kualitas tim penilai NYIIFVF. Kita semakin yakin bahwa film-film seperti apa yang bisa memberi nilai tambah bagi penontonnya. Rasanya BELAHAN JIWA (SOULMATES) makin memberi dorongan kepada saya untuk berkarya lebih intens dan lebih kreatif di dunia perfilman. Saya berterima kasih sekali dengan apresiasi yang diberikan panitia NYIIFVF terhadap film saya," ucap Sekar Ayu Asmara. BELAHAN JIWA (SOULMATES) sejak awal telah menunjukkan kualitas yang tidak main-main. Sekar Ayu berani bermain dengan intrik psikologis setiap karakter yang ada dalam filmnya. Ketika film ini beredar, banyak kritikus berkomentar, Belahan Jiwa menjadi film yang tidak lazim di perfilman nasional. Banyak yang menganggap psycho-drama bukanlah film "pasar". Meskipun pemain ternama sekaliber Rachel Maryam, Dian Sastrowardoyo, Marcella Zalianty, Dina Olivia, dan Nirina Zubir, terlibat dalam produksi film ini. BELAHAN JIWA mengisahkan tentang empat teman yang menghadapi masalah mereka sendiri, namun pada akhirnya berujung pada satu konflik. Empat sahabat ini pada akhirnya menyadari bahwa mereka sebenarnya mewakili empat kepribadian yang ada dalam tubuh satu orang. Sebuah teka-teki psycho-drama yang sangat mengundang rasa ingin tahu akhir ceritanya. New York International Independent Film & Video Festival (NYIIVFV) adalah salah satu ajang film independen terbesar di dunia. Dirintis oleh Stuart Alson, di tahun 1993, festival ini menjadi tempat para pembuat film indie mampu menampilkan karya mereka di depan wartawan, panel juri hingga para distributor yang siap membawa karya mereka tersebut untuk didistribusikan secara lebih luas. NYIIFVF juga tak ubahnya pesta pembuat film indie di musim panas. Dan penjurian untuk NYIIFVF 2007 ini berlangsung pada 19-26 Juli 2007 lalu. Untuk tahun 2007 ini, film-film yang ikut serta dalam NYIIFVF berasal dari 60 negara, Terdiri dari 250 jenis film pendek (docu-drama/documenter), film panjang (feature), dan animasi. Negara-negara yang mengirimkan karya-karyanya, di antaranya adalah: India, Jepang, Slovenia, Belanda, Selandia Baru, Irlandia, Jerman, Kanada, Rusia, dll. NYIIFVF diselenggarakan di Manhattan, New York dan berlangsung dua kali dalam setahun. Bintang-bintang yang pernah hadir dan terlibat dalam NYIIFVF di antaranya: Callista Flockhart, Cameron Diaz, George Clooney, Jennifer Anniston, dan Vin Diesel. Partisipasi mereka sangat besar sekali dalam membesarkan festival ini. Malam penganugerahan NYIIFVF 2007 akan digelar di Manhattan, New York pada Jumat, 2 November 2007, pukul 19.00-22.00 waktu New York. Tempat seremoni penyerahan penghargaan menurut pihak panitia akan berlangsung di THE CHINA CLUB, 268 West 47th Street, New York. MVP Pictures tengah mempertimbangkan untuk mengirimkan wakilnya sekaligus ingin melihat seberapa besar pengaruh NYIIFVF dalam perfilman internasional. Panitia telah menyampaikan undangannya. Sekali lagi, "New York International Independent Film & Video Festival" memberi harapan kepada industri perfilman nasional, dan MVP Pictures khususnya, bahwa sangat mungkin produksi film nasional diterima oleh khalayak luas. Tinggal seberapa aktif tingkat partisipasi dan keterlibatan pelaku industri film nasional di kancah perfilman internasional. (kpl/wwn) rilham2new October 26th, 2007, 06:31 PM ^^ Soulmates :eek2: ... FIlm paling aneh sejagat :eek2: Masa' ada orang Batak, nyanyi lagu Butet di pemakaman anaknya sendiri -_-" .... Well, tapi karena semua karakter2 aneh (yang tidak logis) itu sebenarnya juga khayalan dari tokoh utamanya, yah aq gak bisa nolak juga :tongue3: = Bagusan juga BERBAGI SUAMI (Nia Dinata gitu loh... ) :okay: ... atau RINDU KAMI PADAMU (Film nya logis,, bisa diterima,,, sederhana tapi juga buat kita berpikir ....) XxRyoChanxX October 26th, 2007, 08:05 PM true soulmate is weird and unique... lombok October 28th, 2007, 08:22 PM Sineas Indonesia Raih Penghargaan Minggu, 28 Oktober 2007 | 19:13 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Film Three Days to Forever (Tiga Hari untuk Selamanya) karya Riri Riza dipuji sebagai film terbaik di London Film Festival 2007, yang berlangsung pada 17 Oktober-1 November mendatang. Three Days to Forever, menurut siaran pers dari British Council yang diterima Tempo, satu-satunya film Indonesia di antara 329 judul film yang ditayangkan di festival itu pada tahun ini. Kritikus film Inggris, Tony Rayns, memuji film yang dibintangi Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti itu. Sementara itu, animator muda Wahyu Aditya dinobatkan sebagai International Young Screen Entrepreneur of the Year 2007 Kamis malam lalu atau kemarin pagi waktu Indonesia di Apollo Theatre West End, London. Wahyu menjadi pembuat film pertama di dunia yang meraih gelar itu. Ia berhasil mengungguli pesaingnya tahun ini dari India, Cina, Brasil, Polandia, Slovenia, Lituania, Nigeria, dan Libanon. Dewan juri yang terdiri atas Pauline Burt (Wales Film Agency), Satwant Gill (Kepala Film British Council), dan Duncan Kenworthy (produser film Inggris terlaris) menilai bahwa Wahyu berhasil mengawinkan kreativitas, idealisme, dan bisnis pada usia yang sangat muda. Ia menggondol hadiah sebesar 7.500 pound sterling (sekitar Rp 138 juta). Uang itu akan dipakai untuk membiayai film animasi serta taman bermain yang terinspirasi oleh tokoh-tokoh rekaannya sendiri. Anggota dewan juri, Kenworthy, pun kepincut oleh rencana itu. "Saya tertarik memodali proyek-proyeknya," ujar produser film Four Weddings and a Funeral, Notting Hill, dan Love Actually itu. l MUS AceN October 29th, 2007, 05:58 AM ^^ Wahh...lombok.....kangen ;) Good news for Indonesia ! :okay: Balandra October 29th, 2007, 07:06 AM ^^ Soulmates :eek2: ... FIlm paling aneh sejagat :eek2: Masa' ada orang Batak, nyanyi lagu Butet di pemakaman anaknya sendiri -_-" .... Well, tapi karena semua karakter2 aneh (yang tidak logis) itu sebenarnya juga khayalan dari tokoh utamanya, yah aq gak bisa nolak juga :tongue3: = Bagusan juga BERBAGI SUAMI (Nia Dinata gitu loh... ) :okay: ... atau RINDU KAMI PADAMU (Film nya logis,, bisa diterima,,, sederhana tapi juga buat kita berpikir ....) justru ini salahsatu film terbaik yang pernah dibikin indonesia .. mengingatkan gue tentang buku fiksi psikologi kepribadian "SYBIL", gadis dengan 22 kepribadian ( ngeri kan ? ) rilham2new October 29th, 2007, 02:41 PM justru ini salahsatu film terbaik yang pernah dibikin indonesia .. mengingatkan gue tentang buku fiksi psikologi kepribadian "SYBIL", gadis dengan 22 kepribadian ( ngeri kan ? ) :hilarious: ... Aq punya VCD Original Soulmate ... sampai hari ini juga aq gak habis pikir,, kenapa dulu aq beli VCD itu di Mal Taman Anggrek :( ,, :bash: :bash: :bash: menurut, aq pribadi filmnya tuh Meaningless :D .. Bagusan juga RinDu Kami PadaMU atau Berbagi Suami sih :D ... Kalo gak salah anak2 SINEMAINDONESIA.COM , juga gak begitu suka ma SOULMATE :D ... Dapet kancut kalo gak salah ... :p ... paradyto November 9th, 2007, 03:56 AM Jakarta Diserbu Hantu Impor FILM horor tidak akan pernah mati. Ajang ScreamfestIndo jadi pembuktian bahwa genre film ini selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Dominasi film horor di penghujung tahun ini makin terasa.Sundel Bolong,Jelangkung hingga Kuntilanak, makin tidak malu bergentayangan di Jakarta. Tapi akhir November ini,para hantu tradisional itu harus rela minggir sedikit.Mau tidak mau, mereka wajib memberikan ruangan bagi para hantu impor yang akan menyerbu Jakarta. Sebab, ScreamfestIndo International Fantastic Film Festival 2007, dibuka di Jakarta 28 November 2007. ScreamfestIndo merupakan tanda bahwa film horor memang tidak akan pernah mati. Baik lokal atau impor, semua orang menyenangi genre film ini. Bahkan, tidak jarang hantu-hantu yang ada di film horor mampu merebut hati para penonton. Di Indonesia, film horor lokal bahkan jadi raja. Meski menuai banyak kecaman negatif dari masyarakat pencinta film,tetap saja film horor berhasil meraup keuntungan lumayan besar. Meski dipandang miring, anggapan genre film ini buruk, adalah hal yang keterlaluan. Sutradara-sutradara terkenal luar negeri seperti Francis Ford Coppola,Steven Spielberg, George Lucas, dan Peter Jackson justru memulai debut mereka dengan memproduksi film horor. ScreamfestIndo sendiri diselenggarakan guna meluruskan pandangan tersebut. Nonton film horor itu justru sama asyiknya dengan menonton film drama atau action. ”Film horor itu ibarat naik roller coaster, emosi kita dipacu jadi tegang, sekaligus fun. Mau tradisional, mistik, klenik, teror atau sci-fi, selama masih mengandung kedua elemen itu, film horor bakal tetap disuka.Festival ini juga sebagai bukti bahwa tidak semua film horor itu jelek,”kata sutradara Pocong 3,Monty Tiwa. Ia menganggap bahwa film-film horor Indonesiaitutidakpatutmendapatkancelaan. Dia malah mengatakan biasanya yang menganggap film horor Indonesia itu jelek rata-rata adalah kritikus film dan media massa. ”Harus dipisahkan, yang menonton siapa dan yang bilang jelek siapa. Tapi memang film horor Indonesia itu lebih banyak yang suka,daripada yang mengkritik,” tegasnya. Penulis skenario 9 Naga dan Mengejar Mas-Mas ini melanjutkan, film horor Indonesia jadi terkesan murahan karena pengaruh industri yang tidak sehat. Banyak produsen film lebih mementingkan keuntungan, ketimbang memikirkan kualitas. Data yang ada mengatakan film Bangku Kosong garapan sutradara Helfi CH Kardit misalnya, berhasil menarik 834.000 penonton Indonesia. Sementara Kuntilanak milik Rizal Mantovani justru mampu menyihir 1,5 juta penonton. ”Tidak dapat dimungkiri karena ini bisnis, maka kebanyakan para pembuat film lebih memikirkan kentungan daripada kualitas film itu sendiri,” tutur penggemar film Exorcist,The Others, dan Poltergeist ini. Monty menambahkan, penonton Indonesia memang tidak terlalu memusingkan mengenai konsep cerita itu bagus atau tidak. Masyarakat Indonesia memang gila akan tontonan film horor. Sebab, di film horor ditemukan ketegangan, ketakutan dan hiburan. Hal itu diakui juga oleh Festival Director ScreamfestIndo, Rusli Eddy.Menurut dia, festival ini hadir guna merespons, kebutuhan masyarakat Indonesia akan film horor. ”Hampir setiap bulan diproduksi film bertemakan horor. Makanya, kita bikin festival ini,” katanya. Berbeda dengan Monty, Rusli mengatakan masih banyak film horor Indonesia yang kualitasnya kurang bagus. Adapun yang bagus masih bisa dihitung dengan satu tangan. Ia hanya memberikan kesempatan bagi film Kalayang dibintangi Fachri Albar, dan Dara besutan sutradara Timothy Tjahjanto dan Kimo Stamboel yang populer dengan nama The Mo Brothers ikut tampil di festival ini. Mendatangkan film dari berbagai belahan dunia bukan hal yang mudah. Rusli mengaku harus menghadapi beragam tantangan sehingga akhirnya film-film tersebut dapat dinikmati di Tanah Air.Awalnya, penyelenggara ingin festival ini digelar tepat hari Halloween, sayangnya terbentur dengan kendala mempersiapkan film-film mancanegara tersebut. (CR-13) paradyto November 9th, 2007, 04:04 AM Yang Asyik di Screamfest SCREAMFEST Indo International Fantastic Film Festival 2007 tidak hanya menampilkan film-film bergenre horor, thriller, fantasi, sci-fi, dan anime atau yang dikenal sebagai fantastic films. Tiket dijual mulai 15-27 November 2007. Tiket perfilmnya Rp15 ribu. Dijual pula membership dua, lima, dan 10 film sekaligus. Harganya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp200 ribu. ■ 10 November 2007, pre-event Screamfest Indo International Fantastic Film Festival 2007. Pemutaran film-film horor klasik. Gratis. ■ Rabu, 28 November 2007, Screamfest Indonesia dengan film pembuka The Orphanage. Film ini merupakan film yang diproduseri sutradara film berbahasa asing terbaik Academy Award 2006, Pan’s Labyrinth, Guillermo del Toro. ■ Jumat, 30 November 2007, lomba costume party di Blitz Cafe, Grand Indonesia. Dipandu pemeran film Quickie Express, Tora Sudiro, Lukman Sardi, dan Aming. ■ Sabtu, 1 Desember 2007, Movie Workshop dengan tema ”Making A Good Horror Film”. Nara sumber, sutradara-sutradara terkenal seperti Rizal Mantovani, Monty Tiwa, Joko Anwar, Brian Yuzna. ncon November 11th, 2007, 05:38 PM Now Showing/ http://ruangfilm.com/__files/images/tentang_cinta_poster.preview.jpg TENTANG CINTA (About Love) Genre: Romance drama Director: Sony G Casts: Vino G Bastian, Sheila Marcia Joseph, Fedi Nuril, Hayria Faturrahman Premiere: 8 November 2007 Di penghujung tahun 2007, rumah produksi STARVISION meluncurkan film bergenre drama romantic, TENTANG CINTA. Film arahan sutradara Sony Gaokasak yang dibintangi Vino G Bastian, Sheila Marcia Joseph, Fedi Nuril, dan Hayria Faturrahman sebagai pemeran utama diharapkan bisa menjadi kenangan terindah di tahun 2007 yang serba horor. Diungkapkan Sony Gaokasak, dalam preskon dan gala premier di Planet Hollywood, (6/11), pada pertengahan Desember 2006 skenario draft film TENTANG CINTA rampung ditulis yang mengawali proses pencarian panjang para pemain. "Kendala terbesar adalah menemukan pemeran wanita yang mau rambutnya dicukur botak. Seperti dugaan semula, kebanyakan mereka menolak, bukan karena tidak mau bersikap profesional sesuai tuntutan skenario tapi karena mereka tengah di produksi lain yang membutuhkan continuity di antaranya rambut yang mana akhirnya kami mencapai kesepakatan dengan Hayria Faturrahman tapi bukanlah menjadikan pencarian menjadi lebih gampang. Banyaknya proses produksi film dan sinetron membuat sebagian pemain telah terikat kontrak dan pertimbangan pemain sinetron yang over exposed juga menjadi penting," ujar Sony. Tantangan lain adalah setting lokasi. Sony mengaku sempat tak yakin bakal menemukan tempat yang pas seperti dalam bayangannya. "Dengan sentuhan artistik yang pas, setting rumah, dermaga, dan perkebunan pas seperti dalam bayangan," tutur Sony. Tak hanya berhenti di situ selama proses syuting beberapa kendala seperti Vino yang tidak bisa mengendarai motor trail, pengguntingan rambut Hayria Faturrahman, serta cuaca dingin pada dataran tinggi Bandung, Pengalengan, Lembang, dan Ciwidey menjadi tantangan tersendiri bagi pemain dan kru film. "Tapi dengan semangat yang terus dipupuk, akhirnya semua proses produksi dapat diselesaikan dengan baik, siap untuk mengisi hati Anda dengan keharuan cinta yang terindah," kata Sony. Bersamaan dengan pemutaran film TENTANG CINTA pada 8 November 2007 di bioskop se-tanah air, Starvision memproduksi album Original Sound Track (OST) Tentang Cinta yang digarap Ridho Slank dan Ipang BIP, termasuk penggarapan scoring filmnya. Di album ini Ridho dan Ipang menawarkan delapan lagu, antara lain, Hey (feat Sheila Marcia), Love So Free, Tentang Cinta, Cinta Baru, Alive, Cinta Dalam Hati, Sendiri, dan 3 scoring. ncon November 11th, 2007, 05:41 PM Coming Soon SUSAHNYA JADI PERAWAN http://www.21cineplex.com/images/film/film17621.jpg Cast: Nova Eliza, Restu Sinaga, Andra Dewa 19, Fathir, Tio Pakusadewo Genre: Musical Comedy Premiere: 15 November 2007 Official website: http://www.susahnyajadiperawan.com Story Halle (Nova Eliza) adalah seorang musisi berbakat yang terpaksa bekerja sebagai pramusaji di sebuah bar untuk menghidupi dirinya. Frustasi dalam berkarir, kehidupan pribadinyapun tidak lebih baik . Kerap patah cinta, ditipu, ditinggal dan disakiti, ia menjadi sangsi atas ketulusan lelaki yang mendekatinya. Untuk menghibur diri, ia mengisi acara di tempatnya bekerja, menyanyi dan membawakan lagu lagu ciptaanya. Suatu hari aksinya menarik perhatian Andra (Dewa 19) dan Kevin Purba (Restu Sinaga) seorang produser musik paling sukses sedunia, yang langsung mengajaknya untuk bergabung di labelnya. Apa memang semudah itu menembus industri musik? Ataukah hanya kekecewaan yang menunggu Halle untuk kesekian kalinya? ncon November 11th, 2007, 05:43 PM Coming Soon Filem Horror aka Scary Movie Indo http://ruangfilm.com/__files/filmhoror_kcl.jpg GENRE : Komedi PEMAIN : Angie Virgin, Sheila Marcia, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Cut Memey, Ferry Irawan, Maria Eva SUTRADARA : Toto Hoedi PENULIS NASKAH : - PRODUSER : Shankar R.S Bsc RUMAH PRODUKSI : Indika Entertainment DURASI : - KLASIFIKASI PENONTON : Segala Umur TANGGAL RILIS : 29 November 2007 SINOPSIS : Sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni, Dani dan Asto yang saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus. Namun sayang, tanpa disengaja Mala tewas mengenaskan ditangan mereka. Tapi anehnya, jasad Mala lenyap tidak pernah ditemukan. Dan mulai saat itu malapetaka mengerikan pun kerap menghantui mereka... WEBSITE : REKOMENDASI : “Film Horor” adalah sebuah konsep film Scary Movie Versi Indonesia yang akan mengetengahkan parodi dari beberapa film-film horor Indonesia dan film-film horor International lainnya yang telah meraih box office. Selain itu, “Film Horor” juga akan menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis maupun dunia perfilman Indonesia. “Perlu diketahui bahwa Film Horor ini merupakan film Scary Movie Versi Indonesia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia”, tegas Shankar Produser Indika Entertainment yang selalu sukses dengan film-film horornya. Konsep film ini diilhami oleh film Scary Movie produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1 s/d 4. Indika ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film, karena “Film Horor” adalah satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit. “Di film ini setannya komplit, segala jenis hantu ada disini, jadi penonton puas nontonnya, bayar satu tiket, dapat semua hantu”, tutur Shankar. Dahsyatnya lagi, film ini menggunakan trick yang sama dengan trick yang digunakan pada film Matrix Hollywood. Bahkan, pengerjaan special effect Mock Up didatangkan khusus dari Hollywood, yaitu orang yang pernah membuat special effect pada film The Lord of The Ring. Selain itu, beberapa crew yang terlibat dalam “Film Horor” ada yang dari Jerman, New York dan Hollywood. Seperti pada film-film sebelumnya, kali ini pun Shankar memasang bintang-bintang muda ternama, seperti Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Shierly Rushworth, Ferdinal Arnaz, Secha Lauretta, Tertamayasari dan special hot appereance Elena Lubis, Rebecca serta Maria Eva. Tak ketinggalan juga bintang-bintang ternama lainnya, seperti Cut Memey dan Ferry Irawan ikut memperkuat film ini sebagai cameo. Film yang direkomendasikan kepada para ibu hamil, penderita sakit jantung dan orang sakit hati ini akan digarap oleh Toto Hoedi. “Film Horor” garapan Toto Hoedi ini selain mampu memenuhi selera pasar karena temanya baru dan unik, juga kaya akan permainan teknis effect yang mampu memacu adrenalin penonton sekaligus menciptakan suasana mencekam. ncon November 11th, 2007, 05:47 PM Now Playing Quickie Express http://ruangfilm.com/__files/banner_iklan/quickie_express_ok_1002.jpg Official Website http://www.quickieexpress.com/ rilham2new November 11th, 2007, 06:53 PM ^^ ehhhm KaLyana SHIRa ngluarin filem baru ya .... wahh mesti nonton neh :D rilham2new November 11th, 2007, 06:54 PM ^^ Kok website QUICKIE EXPRESS gak ada tombol yang bisa diteken sih :( paw25694 November 12th, 2007, 11:07 AM Coming Soon Filem Horror aka Scary Movie Indo http://ruangfilm.com/__files/filmhoror_kcl.jpg GENRE : Komedi PEMAIN : Angie Virgin, Sheila Marcia, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Cut Memey, Ferry Irawan, Maria Eva SUTRADARA : Toto Hoedi PENULIS NASKAH : - PRODUSER : Shankar R.S Bsc RUMAH PRODUKSI : Indika Entertainment DURASI : - KLASIFIKASI PENONTON : Segala Umur TANGGAL RILIS : 29 November 2007 SINOPSIS : Sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni, Dani dan Asto yang saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus. Namun sayang, tanpa disengaja Mala tewas mengenaskan ditangan mereka. Tapi anehnya, jasad Mala lenyap tidak pernah ditemukan. Dan mulai saat itu malapetaka mengerikan pun kerap menghantui mereka... WEBSITE : REKOMENDASI : “Film Horor” adalah sebuah konsep film Scary Movie Versi Indonesia yang akan mengetengahkan parodi dari beberapa film-film horor Indonesia dan film-film horor International lainnya yang telah meraih box office. Selain itu, “Film Horor” juga akan menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis maupun dunia perfilman Indonesia. “Perlu diketahui bahwa Film Horor ini merupakan film Scary Movie Versi Indonesia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia”, tegas Shankar Produser Indika Entertainment yang selalu sukses dengan film-film horornya. Konsep film ini diilhami oleh film Scary Movie produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1 s/d 4. Indika ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film, karena “Film Horor” adalah satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit. “Di film ini setannya komplit, segala jenis hantu ada disini, jadi penonton puas nontonnya, bayar satu tiket, dapat semua hantu”, tutur Shankar. Dahsyatnya lagi, film ini menggunakan trick yang sama dengan trick yang digunakan pada film Matrix Hollywood. Bahkan, pengerjaan special effect Mock Up didatangkan khusus dari Hollywood, yaitu orang yang pernah membuat special effect pada film The Lord of The Ring. Selain itu, beberapa crew yang terlibat dalam “Film Horor” ada yang dari Jerman, New York dan Hollywood. Seperti pada film-film sebelumnya, kali ini pun Shankar memasang bintang-bintang muda ternama, seperti Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Shierly Rushworth, Ferdinal Arnaz, Secha Lauretta, Tertamayasari dan special hot appereance Elena Lubis, Rebecca serta Maria Eva. Tak ketinggalan juga bintang-bintang ternama lainnya, seperti Cut Memey dan Ferry Irawan ikut memperkuat film ini sebagai cameo. Film yang direkomendasikan kepada para ibu hamil, penderita sakit jantung dan orang sakit hati ini akan digarap oleh Toto Hoedi. “Film Horor” garapan Toto Hoedi ini selain mampu memenuhi selera pasar karena temanya baru dan unik, juga kaya akan permainan teknis effect yang mampu memacu adrenalin penonton sekaligus menciptakan suasana mencekam. udah nyontek Scary Movie, bangga lagi! huh! :ohno::ohno::ohno::nuts: paradyto November 12th, 2007, 02:27 PM Maria Eva:D XxRyoChanxX November 12th, 2007, 07:14 PM who's maria eva? ace4 November 13th, 2007, 02:32 AM Maria Eva:D wah gak nyangka ternyata setelah "main" dengan anggota DPR ternyata membuat dia bisa jadi bintang film :lol: :lol: :lol: J`Town November 14th, 2007, 12:48 AM who's maria eva? penyanyi dangdut (tidak begitu terkenal) waktu itu ada skandal 'video' dengan salah seorang anggota DPR kamski November 14th, 2007, 01:15 AM penyanyi dangdut (tidak begitu terkenal) waktu itu ada skandal 'video' dengan salah seorang anggota DPR I say she should stay in that film style :lol: rilham2new November 14th, 2007, 02:32 AM ^^ Kamski :eek2: ....gak nyangka ..... :D XxRyoChanxX November 14th, 2007, 09:07 AM Nia Dinata won BEST DIRECTOR at Brussels Independent Film Festival 2007 for her movie Berbagi Suami (Love Share) that was held yesterday!! - FROM AsiaFinest! J`Town November 14th, 2007, 09:59 AM coolness!! rilham2new November 14th, 2007, 12:34 PM Hahaha, congrats Nia Dinata,, I really love BERBAGI SUAMI ... it is masterpiece :D rilham2new November 14th, 2007, 01:29 PM Festival Film Indonesia 2007 akan diselenggarakan di Pekanbaru dari tanggal 1-14 Desember 2007 ... Untuk info Jadwal acara,, bisa kunjungi www.ffiriau.com kamski November 15th, 2007, 02:59 PM Awesome! :) XxRyoChanxX November 15th, 2007, 05:09 PM Denias won Best Children Feature in Asia Pacific Screen Award that was held yesterday... - Asia Finest movie thread rilham2new December 1st, 2007, 06:51 AM Film Naga Bonar Jadi 2 Terbanyak Nominasi FFI 01 Desember 2007 Pukul 09:02 PEKANBARU (RP)-Panitia Pusat Festival Film Indonesia (FFI) 2007 telah mengumumkan nominasi film terbaik, pemeran pria terbaik, pemeran utama wanita, pendukung pria, pendukung wanita, penata artistik, editing, penulis skenario, penata musik, film dokumentar dan film pendek. Film ‘’Naga Bonar Jadi 2'’ terbanyak masuk nominasi FFI 2007. Projec officer FFI, Muhammad Gusrianto, di Pekanbaru, Jumat (30/11), mengatakan, berdasarkan data yang diterima pihaknya untuk nominasi aktor terbaik masing-masing Tora Sudiro bersaing dengan ‘’bapaknya’’ Deddy Mizwar dalam film Naga Bonar Jadi 2, Ringgo Agusman Rahman (Get Married), Dwi Sasono (Mengejar Mas Mas) dan Fahry Albar (Kala). ‘’Film-film yang masuk nominasi ini segera ditayangkan di Bioskop 21 Mal Ciputra Pekanbaru, Pangkalankerinci, Dumai dan Rengat. Khusus untuk pemutaran film-film nominasi di Bioskop Riau 21 Cineplex, Mal Ciputra Pekanbaru, panitia memberikan potongan harga sebesar 50 persen,’’ tuturnya lagi. Di sisi lain, ajang FFI itu juga memasukkan dua nominator yang kini sedang bermasalah yakni Fachri Albar dan Gary Iskak. Fachri dinominasikan sebagai Aktor Terbaik lewat film Kala. Sedangkan Gary sebagai Aktor Pendukung terbaik lewat film d’Bijis. Fachri yang bermain apik di Kala memang patut mendapatkan Citra. Dia bersaing dengan Deddy Mizwar, Dwi Sasono, Ringgo Agus dan Tora Sudiro. Sedangkan Gary harus bersaing dengan Adi Kurdi, Jaja Miharja, Lukman Sardi dan Winky Wiryawan. Deddy Mizwar sebagai Ketua BP2N mengatakan semua nominasi sudah melalui hasil seleksi juri yang optimal. Deddy pun menjawab diplomasti ketika ditanyakan soal isu Gary yang meninggal akibat OD. ‘’Ini kan penilaian dari film bukan kehidupan sehari-hari. Soal mereka bermasalah itu urusan pribadi mereka, nggak ada urusannya sama FFI. Kalau misalnya benar Gary meninggal dan dia mendapatkan Citra kita bisa memberikannya ke ahli waris,’’ kata Deddy di Jakarta Theatre usai pembacaan Noninasi FFI 2007. Sedangkan Deddy sendiri harus bersaing dengan ‘’anaknya’’ Tora Sudiro di film yang sama untuk mendapatkan Citra lewat film Nagabonar Jadi 2. ‘’Siapapun yang menang nanti itu hasil yang terbaik. Semakin baik penilaian semakin yang terbaik untuk FFI tahun ini,” kata sutradara Nagabonar Jadi 2 ini. Ajang FFI tersebut rencananya akan dihelat pada 15 Desember. Kamis (29/11) malam, tim juri yang terdiri dari Putu Wijaya, Didi Petet, Garin Nugroho, Harry Sabar dan Arya Gunawan ini telah memilih beberapa nama untuk dinominasikan dalam ajang bergengsi bagi insan perfilman Indonesia itu.(g/adt/jpnn) Trip2Java December 1st, 2007, 09:34 AM FFI Pekanbaru kapan sih perhelatannya ? nah gitu dong :okay: jangan di jakarta melulu, jenuh:cheers: rilham2new December 1st, 2007, 05:06 PM ^^ Lihat signature aq :D .. rilham2new December 1st, 2007, 05:33 PM Indonesia MOST ANTICIPATED MOVIES on December 2007 ;) Ayat-ayat Cinta *Director: Hanung Bramantyo (the director of Catatan Akhir Sekolah) http://www.youtube.com/watch?v=yind3ZR6j_k yind3ZR6j_k *The adaptation of one of the best selling Novel of the year by Habiburrahman Al-Shirazzy ;) (yeah,, in most Gramedia branches across the nation, this novel maintained its position as best-selling books for (even) few months. *Some scene were filmed in Egypt ;) *Coloring of this movie is great,, *Ceritanya cinta segitiga yang dialami pelajar Indonesia yang kuliah di Mesir :D ... Satu laki2 dan dua perempuan ..... Laki2 itu berbeda agama dengan salah satu perempuan itu ... Asik, kan :naughty: ... :D rilham2new December 1st, 2007, 05:41 PM ^^ Setting/latar di mana cerita itu diambil itulah yang membuat film ini menarik .. :D Bintang2nya: *Fedi Nuril, Rianti Cartwright, Zaskia Addya Mecca :D ... dan masih banyak lagi :D http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/film17811.jpg Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah. Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah Tersebutlah Maria Girgis (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja. Lalu ada Nurul (Melanie Putria). Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak. Setelah itu ada Noura (Zaskia Adya Mecca). Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya Terakhir muncullah Aisha (Rianti Cartwright). Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya. Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini? paw25694 December 2nd, 2007, 02:49 AM duh kayaknya keren banget :D:D paradyto December 2nd, 2007, 05:49 AM Film Opera Jawa Ikut Festival Internasional London (ANTARA News) - Film "Opera Jawa" karya sutradara Garin Nugroho ikut festival "Around The World in 14 Films", di Berlin, Jerman, 30 November-8 Desember 2007. Ketua penyelenggara festival, Bernhard Karl di Berlin, kemarin, mengatakan, "Opera Jawa" diputar di Cinema Babylon Mitte Berlin pada 1-2 Desember 2007. Bernhard menilai film yang bercerita tentang cinta segi tiga dan diambil dari epik Ramayana, mengandung nilai artistik tinggi sehingga bakal menarik para pecinta dan peminat film di Berlin. Ke-14 film yang diputar tersebut adalah "Opera Jawa" (Indonesia), "El Violin" (Meksiko), "Man Push"(AS), "The Night of the Sunflowers"(Spanyol), "La Graine et le Mulet"(Prancis), "Times and Winds"(Turki), "California Dreamin"(Rumania), "From the Land of Silence"(Iran), "El Aura" (Argentina), "Courthouse on the Horseback" (China), "Khadak" (Mongolia), "To Take a Wife"(Israel), "Dreams of Dust"(Burkina Faso), dan "Freischwimmer"(Jerman). Film yang ditayangkan dalam festival tersebut mewakili seluruh kawasan. Setiap film menunjukkan perbedaan kepribadian, visi, dan artistik masing masing. Film-film tersebut sebelumnya mendapatkan penghargaan dalam festival film internasional seperti Cannes, San Sebantian, Toronto, Locarno, dan Venice.(*) paradyto December 2nd, 2007, 06:58 AM Daftar Nominasi FFJ 2007 Panitia Penyelenggara Festival Film Jakarta (FFJ) 2007 di Jakarta, Jumat (30/11), mengumumkan daftar nominasi yang berhak mengikuti final di ajang perfilman bergengsi itu. Mira Lesmana mengatakan bahwa ia merasa puas dengan nama-nama yang diumumkan karena menunjukkan adanya keberagaman. "Saya pribadi cukup puas dengan nama-nama yang diumumkan sebagai nominasi. Paling tidak menunjukkan keberagaman," kata Mira yang juga hadir dalam jumpa pers. Sedangkan menurut Ketua Pelaksana FFJ Ikhwansyah Lufiara, "Daftar nominasi FFJ 2007 ini dibuat sama persis dengan berita acara hasil verifikasi yang dikerjakan oleh wartawan." Para peraih nominasi dalam 15 kategori pemilihan itu adalah: Kategori Film Terpilih: 1. NAGA BONAR JADI 2 2. DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN 3. THE PHOTOGRAPH 4. 3 HARI UNTUK SELAMANYA 5. ANAK-ANAK BOROBUDUR Kategori Pemeran Utama Wanita Terpilih: 1. Shanty (THE PHOTOGRAPH) 2. Dina Olivia (MENGEJAR MAS-MAS) 3. Nirina Zubir (KAMULAH SATU-SATUNYA) 4. Adinia Wirasti (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Julie Estelle (SELAMANYA) Kategori Pemeran Utama Pria Terpilih: 1. Albert Fakdawer (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Deddy Mizwar (NAGA BONAR JADI 2) 3. Lim Kay Thong (THE PHOTOGRAPH) 4. Adadiri Tanpalag (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Volland Humanggio (SANG DEWI) Kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpilih: 1. Shanty (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 2. Audrey Papilaya (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Indy Barends (THE PHOTOGRAPH) 4. Nadia Saphira (CINTAPUCINO) 5. Masayu Anastasia (SELAMANYA) Kategori Pemeran Pembantu Pria Terpilih: 1. Eddy Karsito (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 2. Lukman Sardi (NAGA BONAR JADI 2) 3. Ari Sihasale (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 4. Lukman Sardi (THE PHOTOGRAPH) 5. Mario Merdhita (COKLAT STROBERI) Kategori Penulis Skenario Terpilih: 1. Musfar Yasin (NAGA BONAR JADI 2) 2. Jeremias N, Masree, Monty T (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Nan Achnas (THE PHOTOGRAPH) 4. Arswendo Atmowiloto (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Sinar Ayu Masie (3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penyuntung Gambar Terpilih: 1. Andhy Pulung (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Tito Kurnianto (NAGA BONAR JADI 2) 3. Sasha Sunu (THE PHOTOGRAPH, 3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penata Suara Terpilih: 1. Dwi Budi P&Adityawan S (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Adityawan & Molana M (NAGA BONAR JADI 2) 3. Satrio Budiono & Xavier Marsais (THE PHOTOGRAPH) 4. Satrio Budiono & Handy Ilfat (3 HARI UNTUK SELAMANYA) 5. Satrio Budiono (KUNTILANAK) Kategori Penata Musik Terpilih: 1. Thoersi Argeswara (NAGA BONAR JADI 2) 2. Aksan Sjuman (THE PHOTOGRAPH) 3. Bongky BIP (D`BIJIS) 4. Addie MS (CINTA PERTAMA) 5. Float (3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penata Gambar Terpilih: 1. Yudi Datau (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Yadi Sugandi (THE PHOTOGRAPH) 3. Ipung Rachmat Syaiful (KALA) 4. Regina Anindita (SANG DEWI) 5. Dimas Aji (CINTA PERTAMA) 6. Adrian Nugraha (KUNTILANAK) Kategori Penata Arsistik Terpilih: 1. Budi Riyanto Karung (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Men Fo (THE PHOTOGRAPH) 3. Arswendo Atmowiloto (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 4. Anie Sratno (KUNTILANAK) 5. Iri Supit (LONG ROAD TO HEAVEN) Kategori Penata Cahaya Terpilih: 1. Yadi Suganda (THE PHOTOGRAPH, 3 HARI UNTUK SELAMANYA) 2. Yudi Datau (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Aria Teja (BADAI PASTI BERLALU) Kategori Pendatang Baru Pria Terpilih: 1. Vollanf Humonggio (SANG DEWI) 2. Minus C Karoba (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Ricky Mocil (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 4. Mario M (COKLAT STROBERI) 5. Junior (KAMULAH SATU-SATUNYA) Kategori Pendatang Baru Wanita Terpilih: 1. Poppy Shophia (MENGEJAR MAS-MAS) 2. Audrey Papilaya (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Chika Bagaskara (CINTAPUCINO) 4. Sabai Morscheck (SANG DEWI) 5. Fahrani (KALA) (*/boo) r4d1ty4 December 2nd, 2007, 01:05 PM sabtu kmaren gw nonton Screamfest di Blitz GI..gw niatnya kesana cuma mau nonton film bikinan sodaranya peseg5, Dara.. filmnya topp abis...klo kata ebert & roeper (klo misalnya sering beli dvd bajakan pasti tau) mungkin "two thumbs up" ato ngga "you must see.." ..hehehe..film dara yang dibuat sm the mo brothers (Kimo & Timo) ini bakal dibikin versi panjangnya..ga sabar pengen liat yg versi panjangnya... paradyto December 5th, 2007, 12:14 AM "Ibunda" Awali pekan Film Indonesia di Praha Praha (ANTARA News) - Film "Ibunda" karya Teguh Karya yang meraih sembilan Piala Citra di Festival Film Indonesia 1986 dipilih menjadi pembuka pekan Film Indonesia, yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Praha bekerjasama dengan Czech National Film Archive di Cinema Ponrepo, Bartolomejska, Praha, 3-11 Desember 2007. Pekan film dibuka pejabat dari Kementerian Kebudayaan Ceko, Helena Frankova, itu mendapat sambutan tidak saja dari masyarakat Indonesia yang berada di Praha, tetapi juga warga Ceko, termasuk mantan Duta Besar Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Olsa, dan Zorica Dubovska, seorang pakar tentang Indonesia, serta dari kedutaan besar negara sahabat, seperti Mongolia dan Filipina. Dalam pekan film tersebut, juga ditayangkan film "Cinta Dalam Sepotong Roti", "Suci Sang Primadona", "Pejuang" dan "Pagar Kawat Berduri". Seperti disampaikan oleh pembawa acara, Fryda Lucyana, dari Jakarta dan Tomas Petru dari Ceko, mantan penerima beasiswa Darmasiswa, film-film tersebut merupakan film pilihan yang mendapatkan berbagai penghargaan ditingkat nasional dan internasional. Film Pejuang, misalnya, membuat Bambang Hermanto (kini almarhum) selaku peran utama mendapatkan penghargaan sebagai aktor terbaik pada Festival Film Moskow pada 1961. Direktur Arsip Nasional Film Ceko, Vladimir Opela, dalam pidato pembukaannya menyambut baik kerja sama dengan Indonesia dan mengharapkan kegiatan pemutaran film dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan, Duta Besar RI untuk Ceko, Prof DR Salim Said, yang juga seorang kritikus film dan pengamat militer, mengatakan bahwa film Indonesia telah berkembang sejak lama, sayangnya Indonesia baru mempunyai sinematek pada tahun 1970-an sehingga sulit mendapatkan dokumentasi film-film lama tersebut. Salim Said juga mengatakan bahwa pemutaran film merupakan sarana mempromosikan kebudayaan Indonesia sebagai langkah awal untuk memperingati 50 tahun perjanjian kebudayaan antara Indonesia dan Ceko yang akan dilakukan pada tahun 2008. Sementara itu, Helena Frankova mengharapkan makin banyak film Indonesia yang dapat ditayangkan di Ceko pada tahun-tahun mendatang dan tidak lupa menyampaikan selamat kepada Indonesia yang berhasil menyelenggarakan pekan filmnya di Ceko. Berbagai pendapat juga disampaikan oleh para penonton. Diantaranya dari mantan Dubes Ceko di Indonesia, Jaroslav Olsa, yang menghargai penyelenggaraan pekan film Indonesia di Praha dan dinilainya akan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Ceko. Hal yang sama juga disampaikan oleh Dr. Kavalirek, seorang pengusaha Ceko yang menyatakan bahwa pemutaran film adalah sarana yang bagus untuk mempererat persahabatan kedua negara. Sementara itu Sekretaris I Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Praha, Azis Nurwahyudi, mengatakan, dalam rangka promosi Indonesia melalui film, KBRI Praha tidak saja bekerjasama dengan Arsip Nasional Film Ceko tetapi juga dengan Akademi Perfilman di Praha dan di Olomouc untuk memutar film Indonesia dan mengadakan seminar tentang perkembangan perfilman Indonesia di kedua tempat tersebut. Dituturkan pula bahwa akademi film di Praha telah menawarkan beasiswa kepada mahasiswa perfilman dari Indonesia untuk mendalami cinematografi di Praha selama setahun, demikian Azis Nurwahyudi. (*) rilham2new December 5th, 2007, 02:05 AM Kategori Film Terpilih: 1. NAGA BONAR JADI 2 2. DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN 3. THE PHOTOGRAPH 4. 3 HARI UNTUK SELAMANYA 5. ANAK-ANAK BOROBUDUR Kategori Pemeran Utama Wanita Terpilih: 1. Shanty (THE PHOTOGRAPH) 2. Dina Olivia (MENGEJAR MAS-MAS) 3. Nirina Zubir (KAMULAH SATU-SATUNYA) 4. Adinia Wirasti (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Julie Estelle (SELAMANYA) Kategori Pemeran Utama Pria Terpilih: 1. Albert Fakdawer (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Deddy Mizwar (NAGA BONAR JADI 2) 3. Lim Kay Thong (THE PHOTOGRAPH) 4. Adadiri Tanpalag (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Volland Humanggio (SANG DEWI) Kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpilih: 1. Shanty (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 2. Audrey Papilaya (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Indy Barends (THE PHOTOGRAPH) 4. Nadia Saphira (CINTAPUCINO) 5. Masayu Anastasia (SELAMANYA) Kategori Pemeran Pembantu Pria Terpilih: 1. Eddy Karsito (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 2. Lukman Sardi (NAGA BONAR JADI 2) 3. Ari Sihasale (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 4. Lukman Sardi (THE PHOTOGRAPH) 5. Mario Merdhita (COKLAT STROBERI) Kategori Penulis Skenario Terpilih: 1. Musfar Yasin (NAGA BONAR JADI 2) 2. Jeremias N, Masree, Monty T (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Nan Achnas (THE PHOTOGRAPH) 4. Arswendo Atmowiloto (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 5. Sinar Ayu Masie (3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penyuntung Gambar Terpilih: 1. Andhy Pulung (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Tito Kurnianto (NAGA BONAR JADI 2) 3. Sasha Sunu (THE PHOTOGRAPH, 3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penata Suara Terpilih: 1. Dwi Budi P&Adityawan S (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Adityawan & Molana M (NAGA BONAR JADI 2) 3. Satrio Budiono & Xavier Marsais (THE PHOTOGRAPH) 4. Satrio Budiono & Handy Ilfat (3 HARI UNTUK SELAMANYA) 5. Satrio Budiono (KUNTILANAK) Kategori Penata Musik Terpilih: 1. Thoersi Argeswara (NAGA BONAR JADI 2) 2. Aksan Sjuman (THE PHOTOGRAPH) 3. Bongky BIP (D`BIJIS) 4. Addie MS (CINTA PERTAMA) 5. Float (3 HARI UNTUK SELAMANYA) Kategori Penata Gambar Terpilih: 1. Yudi Datau (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Yadi Sugandi (THE PHOTOGRAPH) 3. Ipung Rachmat Syaiful (KALA) 4. Regina Anindita (SANG DEWI) 5. Dimas Aji (CINTA PERTAMA) 6. Adrian Nugraha (KUNTILANAK) Kategori Penata Arsistik Terpilih: 1. Budi Riyanto Karung (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 2. Men Fo (THE PHOTOGRAPH) 3. Arswendo Atmowiloto (ANAK-ANAK BOROBUDUR) 4. Anie Sratno (KUNTILANAK) 5. Iri Supit (LONG ROAD TO HEAVEN) Kategori Penata Cahaya Terpilih: 1. Yadi Suganda (THE PHOTOGRAPH, 3 HARI UNTUK SELAMANYA) 2. Yudi Datau (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Aria Teja (BADAI PASTI BERLALU) Kategori Pendatang Baru Pria Terpilih: 1. Vollanf Humonggio (SANG DEWI) 2. Minus C Karoba (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Ricky Mocil (MAAF SAYA MENGHAMILI ISTRI ANDA) 4. Mario M (COKLAT STROBERI) 5. Junior (KAMULAH SATU-SATUNYA) Kategori Pendatang Baru Wanita Terpilih: 1. Poppy Shophia (MENGEJAR MAS-MAS) 2. Audrey Papilaya (DENIAS, SENANDUNG DI ATAS AWAN) 3. Chika Bagaskara (CINTAPUCINO) 4. Sabai Morscheck (SANG DEWI) 5. Fahrani (KALA) (*/boo) Kayaknya gara2 takut ada masalah kayak tahun lalu .,..... Kata TERBAIK dituker ama kata TERPILIH :rofl: ... Cerdik juga yaa :D paradyto December 6th, 2007, 11:21 AM RI foreign ministry holds Asia-Africa film festival Bandung, West Java (ANTARA news) - The Indonesian Foreign Affairs Ministry in association with Asian and African embassies will hold an Asia Africa Film Festival featuring 14 films from Iraq, Uzbekistan, India, Bangladesh, Algeria, Kenya, South Korea, China, Japan, Ethiopia, Myanmar, Thailand, Sri Lanka and Indonesia from December 6 to 8, 2007 at the same time in Bandung, Medan, Gorontalo, and Balikpapan. Public Information and Diplomacy at the Ministry of Foreign Affairs Andri Hadi said when opening the festival at the Merdeka Building in Bandung on Wednesday that this was the very first event of the kind held in Indonesia. "It is a follow up of the New Asian-African Stategic Partnership (NAASP) declaration issued during the 2005 Summit in the West Java provincial capital which also called on increased social and cultural cooperation," he said. During this event, the concept of people to people contacts are expected to foster relations among the peoples of Asia and Africa. "We hope by way of these films which will be shown in the four cities in Indonesia could also be enjoyed by the younger generation so that they would become more familiar with the socio-cultural aspects and hisrory of the peoples of Asia and Africa by way of intertainment media," he said. Andri said the 14 movie pictures will be about socio-cultural affairs, history, nationalism and education. The 14 films include Semayawi Ferese (Ethiophia), Mangal Panday (India), Joint Security Area (S Korea), The Clay Bird (Bangladesh), Chashma (Uzbekistan), The Overture (Thailand), King Kyansitt (Myanmar) and Together (China). The other films are L`ennemi Intime (Algeria), Naga Bonar Jadi 2 (Indonesia), Africa`s Dilema (Help) (Kenya), Nitaboh (Japan), Black Eyes (Iran) and Arumosam Vehi (Sri Lanka). Movie film enthusiasts can enjoy the films in the Bandung Institute of Technology campus, Unpad in Jatinangor, Blitz Megaplex in Bandung, Medan state university, North Sumatra University in Medan, Tri Dharma University in Balikpapan and at State University of Gorontalo. (*) materialistus December 6th, 2007, 12:24 PM Wow!!! Thats cool. World films goes to Java. There should be more world films or other art & realism genre instead of staple Hollywood rubbish in Indonesian cinemas. The monopoly of film distribution in Indonesia by some of Dictator Suharto's cronies should be revoked and ended. Stop stupifying generations of Indonesian ! peseg5 December 9th, 2007, 07:39 PM Td nonton film Jiffest, judulnya: VITUS I give it... 4,5 stars from 5. Good movie! You guys should watch! F-ian December 10th, 2007, 07:50 AM ^^ Horror, romance or about virginity :|? peseg5 December 10th, 2007, 10:18 AM ^^ Horror, romance or about virginity :|? It's about a child's intelligence beyond ordinary... Supposedly it's drama. But I suggest you have to watch it. rilham2new December 10th, 2007, 03:45 PM Mau dikasih SPOILER Film BUTTERFLY gak ???? Mengejutkan semua orang yang menontonnya di Ambarukmo 21 Jogja kemaren :p~ Kalau mau ... silahkan highlight teks di bawah :) .. Ceritanya cukup mengejutkan,,, alur ceritanya bolak-balik, cukup memmbuat kita menghayati juga :p .. Yang paling aneh itu justru ide ceritanya ,,, sekilas dari awal ide ceritanya tentang persahabatan biasa antara 2 cewek dan 1 cowok yang melakukan perjalanan dengan mobil dan menginap secara serabutan di hotel2 di mana mereka singgah .. Gak tahunya .... MEMANG LEBIH DARI SEKEDAR PERSAHABATAN ... Ihhh, amit2 deh .... Kita kira cewek A ini cemburu ma cewek B karena cewek B deket ama satu-satunya pria dalam geng mereka itu ..... GAK TAHUNYA ,, cewek A ini (justru) cemburu ma Laki2 itu karena deket2 ama cewek B ... Intinya Cewek A ini punya perilaku sex menyimpang (baca: Lesbong,, alias Lesbai,, alias Lesbi) .... Soalnya Cewek A ini cinta banget ama Cewek B , nah loh .... Dan si Cewek B ini sakit parah gak-tahu-apa-namanya yang menyebabkan dia mati T_T ... Si Cewek B ini sebelum mati dia akhirnya ciuman deh ama Cewek A :nuts: .. XxRyoChanxX December 10th, 2007, 08:46 PM ^ I knew it! haha when I saw the cover... it was obvious enough for me anyways if they don't want andhika, give him to me rilham2new December 13th, 2007, 07:14 PM SAKSIKAN DI INFOTAINMENT bESOK PAGI ... Bakal banyak gambar2 Parade artis di Pekanbaru !!!!! rilham2new December 14th, 2007, 12:02 PM Bagi yang diluar negeri bisa menyaksikan FFI 2007 yang ditayangkan secara LIVE di Pekanbaru melalui LIVE-STREAMING :D ... =========================== KompasTV akan Siarkan Live Streaming dari FFI 2007 JAKARTA, KCM - KompasTV bekerja sama dengan Seleb.TV mempersembahkan Live Streaming dari Ajang Festival Film Indonesia di Pekanbaru - Riau, Jumat 14 Desember 2007. Menurut rencana live streaming akan disiarkan mulai pukul 19.00 selama kurang lebih 3,5 jam, langsung dari Anjungan Idrus Tintin, Kompleks Bandar Serai, Pekanbaru, Riau. Siaran istimewa yang isinya berbeda dari siaran TV ini antara lain akan menampilkan suasana behind the scene, profil artis dan pemenang, serta wawancara eksklusif. Siaran bisa diakses melalui www.kompas-tv.com. Sementara warga di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya juga bisa mengakses lewat situs Tribun Pekanbaru. (WSN) rilham2new December 14th, 2007, 01:06 PM Koleksi gambar pawai artis keliling kota Pekanbaru dalam rangka FFI 2007, sudah tersedia di Pekanbaru Thread ... Klik aja link di Signature aq ;) paradyto December 15th, 2007, 12:25 AM Ham hasilnya dong:) semalam nggak sempat nonton di SCTV... =NaNdA= December 15th, 2007, 02:23 PM koq film Indonesia ga ada yang berlanjut yah?? critanya ga sengaja dibikin sekuelnya gt.. misal : Jurassic Park, The Lost World, Jurassic Park III,etc kl ada apa ya?? mgkin ada yang kelewat ama gw.. aremania19 December 15th, 2007, 02:58 PM ^^ Jelangkung - Tusuk Jelangkung,, Pocong - Pocong 2 - Pocong 3,, :lol::lol::lol: j/k paradyto December 16th, 2007, 01:29 AM Deddy Mizwar: Jangan Jadikan FFI Kambing Hitam Pekanbaru, Kompas - Ketua Panitia Penyelenggara Festival Film Indonesia 2007 Deddy Mizwar meminta Masyarakat Film Indonesia tidak menjadikan FFI sebagai kambing hitam untuk kepentingan politik praktis atau kepentingan kelompok. Kalaupun ada anggota MFI yang menolak atau memprotes karyanya ikut dalam penilaian FFI, aksi tersebut jangan dialamatkan kepada FFI. "Jika tidak ingin ikut, seharusnya protes kepada produser, bukan kepada FFI. Film yang ikut dalam penilaian juri dalam FFI adalah milik produser. Jangan munafik dan menjadikan FFI sebagai alat untuk mengintimidasi pemerintah. FFI jangan dijadikan bulan-bulanan. Kalau memang berani silakan protes terhadap produsernya," ujar Deddy dalam pertemuan dengan wartawan di Ruang VIP Room Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12). Menurut dia, sikap MFI menolak ikut FFI tak perlu dibesar-besarkan mengingat industri film bukanlah milik segelintir orang, melainkan seluruh masyarakat Indonesia. Pada puncak acara FFI 2007 di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru, Jumat malam, tiga dari 13 peraih penghargaan FFI yang merupakan anggota MFI tak hadir. Mereka adalah Hanung Bramantyo (Sutradara Terbaik), Lukman Sardi (Pemeran Pendukung Pria Terbaik), dan Cesa Luckmansyah (Editing Terbaik). Belum jelas sikap mereka, akan mengembalikan Citra atau tidak. Hanung dalam sebuah kesempatan mengatakan, kemungkinan tak akan menerima penghargaan itu. Deddy Mizwar yang juga Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional menyatakan, persoalan menerima atau menolak Citra adalah hak pribadi. Kalaupun Citra dikembalikan, dia siap untuk menerimanya kembali. "Ini hanya persoalan moral," katanya. Kisruh dana SCTV Deddy membeberkan panjang lebar mengenai kisruh dana siaran langsung malam puncak FFI yang ditayangkan stasiun televisi SCTV. Menurut dia, SCTV memang menerima bayaran Rp 1,9 miliar untuk produksi siaran. Dana yang diterima secara langsung lewat panitia penyelenggara hanya Rp 475,6 juta. Dana itu dipakai untuk bayaran artis pendukung acara. "Sisa uang lebih dari Rp 1,4 miliar tak pernah diterima langsung karena Pemprov berhubungan dengan perusahaan pemenang lelang untuk tata suara, panggung, tata cahaya, dan kebutuhan produksi siaran," kata Deddy. Ia mengakui, Panitia Pusat FFI menerima Rp 400 juta untuk biaya penjurian dan pemutaran film nominasi secara serentak di delapan kota, serta Rp 300 juta dalam bentuk spot iklan dalam setahun. "Wajar bila FFI yang memiliki hak mendapat bagian. Kalau memang ada kecurigaan, silakan diajukan pemeriksaan kepada BPK atau KPK," katanya. Duto Sulistiadi yang mewakili SCTV, mengatakan, siap mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang melibatkan pihaknya. "Nanti akan kami sampaikan berapa sesungguhnya nilai siaran kami selama tiga setengah jam itu. Coba saja hitung bila setiap slot iklan pada acara itu berharga Rp 20 juta," kata Duto. Tentang APBD Rp 7,2 miliar untuk FFI di Pekanbaru, Deddy mengaku tidak tahu. Itu urusan Panitia Daerah FFI. (SAH/IVV) =NaNdA= December 16th, 2007, 02:52 AM oh iya ya.. gw agak males sih nonton film horor... skali2 bikin film action dunk Trip2Java December 17th, 2007, 11:06 AM Selamat buat " NAGA BONAR JADI 2" yang terpilih jadi film terbaik FFI kemaren, saya setuju bgd...! btw, kemaren nonton FILM HORROR...ya daripada Boring Gak jadi ke kampung Sampireun Garut, Asli Tuh Film Maksa bgd... memparodikan film2 horror indonesia semacam scary movie gitu, tapi kekonyolannya menurut saya terlalu dipaksakan:bash: rilham2new December 17th, 2007, 11:21 AM ^^ Bukan FILM HORROR..... tapi FILEM HOROR ... Ntar kena marah ma produsernya loh :tongue2: rilham2new December 19th, 2007, 07:48 AM Gambar2 FFI 2007 terutama pas di dalam VENUE nya bisa dicek di Pekanbaru thread ;) .... Ohya, satu lagi ... Gambar2 MUSIC PErformance juga ada loh :D .... Klik aja langsung di SIGNATURE aq .... =NaNdA= January 12th, 2008, 04:13 PM Kocak abis ni film ... :lol: :lol: tapi harusnya film ini dikasi batesan umur..:D AceN January 16th, 2008, 09:33 AM Film Berbahasa Asing Untuk Oscar Disaring Tinggal 9 dari 63 Los Angeles (ANTARA News) - Panitia penyelenggara Piala Oscar, Selasa, mengemukakan sembilan film telah dipilih untuk bersaing meraih penghargaan film berbahasa asing terbaik tahun ini. Sebuah komite dari Academy of Motion Picture Arts and Sciences menciutkan jumlah peserta dari 63 film yang masuk untuk memenangi Piala Oscar, yang akan diumumkan pada 24 Pebruari. Lima nominee akan diungkapkan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences pada 22 Januari. Kesembilan film adalah "The Counterfeiters" (Austria), "The Year My Parents Went on Vacation" (Brazil), "Days of Darkness" (Kanada), "Beaufort" (Israel), "The Unknown" (Italia), "Mongol" (Kazakhstan), "Katyn" (Polandia), "12" (Rusia) dan "The Trap," (Serbia). Dengan demikian, film Indonesia "Denias : Senandung di Atas Awan" gugur dan tertutup peluangnya untuk meraih Oscar, demikian laporan AFP. ========================================================================= Denias gagal.... :cry::cry: AceN January 22nd, 2008, 04:23 AM Bioskop Blitz Manjakan Penonton dengan Ranjang Tidur 17/01/08 07:55 Jakarta (ANTARA News) - Terobosan unik dalam dunia hiburan dilakukan Blitz Megaplex. Pengelola bioskop ini dengan berani memboyong ranjang tidur ke depan layar bioskop, memanjakan eksekutif Jakarta yang doyan menikmati film-film baru melalui layar lebar. Sensasinya, penonton dapat menikmati film dengan kualitas gambar yang terbaik sembari rilek merebahkan badan ("tiduran") layaknya di rumah sendiri. "Agar fresh, sebelum menyaksikan pertunjukan, penonton kami diberi handuk hangat. Setelah itu mereka bisa melepas sepatunya, menarik selimut, dan berbaring di sofa bed nan nyaman," kata Manager Pemasaran Blitz Megaplex, Dian Sunardi, pada pembukaan gerai baru jaringan bioskop Blitz Megaplex, di Pasific Place Jakarta, Rabu. Menurut Dian, Blitz sengaja menepuh langkah itu demi menghadirkan pengalaman menonton yang lebih mengasyikan, ketimbang cara menonton konvensional; duduk rapi sambil menyantap "berondong jagung" (popcorn). Blitz menamai bioskop eksklusif itu dengan nama Velvet Room, yang saat ini baru tersedia di Blitzmegaplex Pasific Place Kawasan Niaga Terpadu Sudirman (SCBD) Jakarta Selatan. "Kami menyediakan dua Velvet Room dari delapan auditorium yang ada di Blitz Pasific Place. Sedangkan enam sisanya merupakan auditorium reguler," ujarnya. Velvet Room, yang sejatinya baru akan dibuka pada Maret 2008, rencananya bakal dibandrol dengan harga Rp200 ribu per sofa bed, untuk dua orang. "Memang enaknya nonton berpasangan. Jika sendiri, harus tetap membeli sepasang," ujar Dian. Sedangkan tiket auditorium reguler dipatok Rp50.000 untuk pertunjukan Jumat, Sabtu, Minggu dan hari libur. Pada hari lainnya, harga tiket reguler Rp30.000 Blitz Pasific Place merupakan gerai ketiga jaringan bioskop yang mengusung konsep "one stop entertainment" itu. Sebelumnya Blitz telah membuka di Grand Indonesia Jakarta dan Paris Van Java, Bandung. Sejauh ini, Blitz Grand Indonesia masih merupakan bioskop dengan jumlah layar terbanyak di Indonesia (11 layar). Blitz juga menjadi pemegang rekor penjualan tiket terbanyak; 10.600 tiket terbanyak di Indonesia. Dian cukup optimis dengan ceruk pasar bioskop di Indonesia, khususnya Jakarta, yang terus tumbuh. "Pencinta film di Tanah Air tumbuh dengan pesat, dan ini merupakan berita menggembirakan bagi dunia perfilman kita," ujarnya. Namun menurut dia, pengusaha bioskop memang harus berinovasi dan kreatif membidik maunya penonton, karena bioskop juga bersaing dengan "home theater" dan teknologi DVD yang kian prima, yang kini banyak dipunyai para eksekutif pecandu film. Jumlah layar yang banyak juga memungkinkan Blitz memutar film yang lebih beragam, seperti film nasional, film-film independen, film festival dari berbagai negara seperti Prancis, Korea Selatan, maupun belahan lain Eropa, disamping film "mainstream" Hollywood. Selain menawarkan pengalaman menonton yang mengasyikan, Blitz juga melengkapi gerainya dengan ruang karaoke keluarga, yang dapat berfungsi pula sebagai tempat pertemuan, ulang tahun ataupun arisan. Untuk para pecandu "game", Blitz PP juga menyediakan "gaming room" dengan fasilitas Nintendo Wii dan Sony XBOX 360.(*) paradyto February 8th, 2008, 01:17 PM Festival Film Indonesia Digelar di Serbia Jakarta (ANTARA News) - Festival Film Indonesia digelar di ibukota Serbia, Beograd, selama empat hari dimulai pada Kamis (7/2), kata siaran pers Kedutaan Besar Indonesia Beograd, Jumat. Dutabesar Indonesia untuk Serbia Abduh Dalimunthe secara resmi membuka festival yang diselenggarakan di gedung Yugoslav Film Archiev (Konoteka), salah satu dari lima lembaga perfilman terbesar di Eropa. Hadir dalam pembukaan itu Deputi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Serbia Ivana Dimic, budayawan, pengusaha, wartawan dan warga setempat. Dalam sambutannya, Dutabesar Abduh menyatakan misi utama festival film itu ialah mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Serbia. "Indonesia ingin membina hubungan sosial-budaya dengan Serbia melalui berbagai upaya, termasuk lewat film, yang diyakini dapat menerjemahkan watak dan budaya bangsa Indonesia," kata Abduh. Disebutkannya, jaringan televisi nasional Serbia, RTS, menyiarkan secara langsung acara pembukaan festival itu, yang baru pertama kali diadakan di negara bekas Yugoslavia tersebut. Suratkabar terkemuka Serbia, "Politika", juga menyiarkan acara itu di halaman mukanya. Beberapa film Indonesia ditayangkan dalam festival tersebut, antara lain "Ibunda", yang mewarnai acara pembukaan itu. Sementara itu, Kedutaanbesar Indonesia Beograd juga ikut dalam Festival Teh di Nis, kota industri terbesar Serbia. Festival Teh itu, yang diadakan lima hari hingga 10 Januari, merupakan acara tahunan di bawah koordinasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pertanian Serbia. Dalam Festival Teh itu, Indonesia diberi tempat khusus sebagai peserta penghasil teh di luar Eropa Timur. (*) XxRyoChanxX February 8th, 2008, 08:38 PM ^ nice... icracked February 9th, 2008, 04:19 AM Anyone heard of this animation movie called Sing to the Dawn, its Indonesia's first 3d animation movie. http://www.youtube.com/watch?v=JLIHdW98QHg&feature=related AceN February 14th, 2008, 12:08 PM 6lIa5atXBno Starring : Irwansyah - Laudya Chinta Bella - Acha - Fauzi Baadila- Surya Saputra - Sophan Sophian & his wife - Luna Maya & so on.. :D:D =NaNdA= February 14th, 2008, 03:30 PM Anyone heard of this animation movie called Sing to the Dawn, its Indonesia's first 3d animation movie. http://www.youtube.com/watch?v=JLIHdW98QHg&feature=related bukannya Homeland ya animasi pertama Indonesia? " HOMELAND " FILM ANIMASI PERTAMA KARYA ANAK BANGSA http://www.rri-online.com/gambar_hiburan/info_sinema_14.jpg Jakarta-RRI-Online, Visi Anak Bangsa bekerjasama dengan studio Kasatmata meluncurkan sebuah film animasi 3 D pertama di Indonesia film bertajuk HOMELAND secara serentak mulai 7 Mei 2004 kemarin akan diputar di 13 kota di Indonesia. "Program roadshow A JOURNEY TO HOMELAND akan dilaksanakan 7 Mei hingga 3 Juni 2004 di 13 kota di Indonesia, fim ini merupakan film animasi 3 D pertama di Indonesia dan diharapkan mampu menarik masyarakat pecinta film untuk menyaksikannya,"kata Humas Visi Anak Bangsa, Riries Kamis. Ke-13 kota yang mendapat giliran pemutaran film tersebut antara lain Denpasar, Menado, Balikpapan, Pontianak, Jember, Solo, Batam, Padang, Lampung dan Purwokerto. Film yang disutradarai Garin Nugroho atas masukan seniman Bre Redana dan Jujur Prananto masing-masing sebagai pendamping kreatif digarap dalam tempo satu tahun setelah merevisi berulangkali atas cerita naskah film tersebut. Film yang memiliki durasi 30 menit itu berkisah soal petulangan seorang bocah bernama Bumi yang berusaha menemukan tempat tinggalnya di dunia yang imajiner. Perjuangan menemukan dan mempertahankan tempat tinggal warisan ayahnya itu dirajut dengan hal-hal konyol dan lucu hingga diwarnai dengan pergolakan konflik yang menyertai perjalanan Bumi. Dalam menempuh perjalanan itu Bumi ditemani beragam binatang yang memiliki indra dan berjiwa dan mempunyai kepribadian serta bisa berbicara sebagaimana layaknya manusia. "Melalui personifikasi karakter tokoh dalam film ini mudah dipahami sebagaimana kita mendengarkan cerita-cerita dogeng dan legenda masa kecil, alur cerita dalam film ini merupakan gabungan antara dunia manusia dan binatang,"tegasnya. Bumi 14 tahun adalah seorang bocah dari keluarga kaya yang harus kehilangan orang tuanya merupakan gambaran yang sangat menyentuh, sebagai bocah dalam kemandiriannya mesti menemukan warisan berharga ayahnya. Dalam kebimbangannya, Bumi memimpin dirinya sendiri demikian pula dalam situasi perang. Tahap produksi pembuatan film tersebut senantiasa diwarnai berbagai perdebatan dan memerlukan waktu lama. "Desain karakter dibuat seimbang antara peran utama dengan tokoh lainnya,"tegas Riries dan menambahkan itu dimaksudkan agar tokoh lain mendapat porsi sama dengan pemeran utamanya,"ujarnya. Untuk proses pengisian suara Homeland melibatkan lokal dubber dari Yogyakarta seperti Annisa Sastrowardpyo sebagai Bumi, Punguh sebagai Nino, Yericho sebagai Bob Elder dan melibatkan artis kenamaan nasional seperti Tika Panggabean, Udjo dan Yossi serta Enno Lerian. Sedang album soundtrack Homeland mengambil formula kompilasi, diramaikan oleh Enno Lerian dengan lagu-lagu berjudul `Senandung Hati, bertempo lembut dan akan membawa si pendengar ke dunia Homeland. "Selain itu juga diramaikan oleh Cozy Street, band yang sudah tidak asing dikalangan mahasiswa Universitas Indonesia, mereka membawakan lagu sendu berjudul Kurindu Hari Kemarin,"kata dia. Album lainnya dalam film tersebut juga tampil Erwin Moran dan sejumlah pendatang baru dalam dunia musik seperti Saofna dan Irene serta kelompok musik Trinita asal Yogyakarta ini mengambil porsi terbesar dalam pengisian lagu kompilasi di film tersebut. ======================================================= oya film2 sekarang agak menjurus ya? gw baru aja liat XL ( Ekstra Large ), Kawin Kontrak, Quickie Ekspress.. semuanya genre yang sama... Komedi Porno.. :lol: rilham2new February 14th, 2008, 06:19 PM ^^ Komedi dewasa istilah yang agak bagusnya :D .... duhh, aku mengharapkan munculnya komedi cerdas :p~ ... Komedi Indonesia itu: 1. Slapstick 2. Personal Harassing 3. Personal Intimidating 4. Sex-humor Jangan fokus kesini aja donk ...yang kayak OB itu mesti dibanyakin, tapi kurangin unsur slapstick nya :) rilham2new February 14th, 2008, 06:53 PM 6lIa5atXBno Starring : Irwansyah - Laudya Chinta Bella - Acha - Fadli - Surya Saputra - Sophan Sophian & his wife - Luna Maya & so on.. :D:D Aku ada feeling, FILM ini gak pake Kamera Pita seluloid yang standar buat film Indonesia lainnya. Jangan2 kamera model BETACAM yang diDIGITALISASI .... DUhh, warnanya gak asik banget dilihat mata .... Ketajaman gambarnua rendah :nuts: .... Duhh, aku khawatir banget dengan Output film ini ....Film acha ma Irwanshah yang booming untuk pertama (dan juga terakhir) cuman MY HEART ... Film terlaris 2006, ditonton 1.3 juta pemirsa ... FIlm terlaris 2002 , ADA APA DENGAN CINTA (1.5 juta penonton) Film terlaris 2003, Eiffel, I'm In Love (3 juta penonton) <<- Kok bisa ya ... Film terlaris 2007 , Nagabonar Jadi 2 (1.3 juta penonton .... itu data 3 bulan setelah rilis ...gak tahu sekarang .... soalnya, Nagabonar sepertinya lebih booming dari MY HEART :D ) rilham2new February 14th, 2008, 07:01 PM Indonesian movie which trailer got the highest hits o YOUTUBE in Indonesian Movie History in just two months .... :eek: Trailer 1 ... http://www.youtube.com/watch?v=6NexBJmIPhI Trailer 2 ... http://www.youtube.com/watch?v=yQcbOwj1YVI Kalau lombok ngliatnya bisa muntah2 kalee ... sutradaranya HANUNG BRAMANTYO :D ... Duhhh, animo orang2 ama Film ini gede banget ,,, :nuts: .... Banyak anak muda Indonesia bahkan sudah merencanakan Nonton Bareng nya dari sekarang ... padahal baru diRILIS pada 28 Feb 2008. AceN February 15th, 2008, 03:37 AM ^^ Komedi dewasa istilah yang agak bagusnya :D .... duhh, aku mengharapkan munculnya komedi cerdas :p~ ... Komedi Indonesia itu: 1. Slapstick 2. Personal Harassing 3. Personal Intimidating 4. Sex-humor Jangan fokus kesini aja donk ...yang kayak OB itu mesti dibanyakin, tapi kurangin unsur slapstick nya :) yah......ditambah lagi stand comedian kita udah tinggal dikit, setelah sepeninggal al. Taufik Savalas... :ohno: Aku ada feeling, FILM ini gak pake Kamera Pita seluloid yang standar buat film Indonesia lainnya. Jangan2 kamera model BETACAM yang diDIGITALISASI .... DUhh, warnanya gak asik banget dilihat mata .... Ketajaman gambarnua rendah :nuts: .... ga lah...paling2 trailer yutube nya aja yang jelek. Tapi sutradaranya orang Malaysia sih.... Indonesian movie which trailer got the highest hits o YOUTUBE in Indonesian Movie History in just two months .... :eek: Trailer 1 ... http://www.youtube.com/watch?v=6NexBJmIPhI Trailer 2 ... http://www.youtube.com/watch?v=yQcbOwj1YVI Kalau lombok ngliatnya bisa muntah2 kalee ... sutradaranya HANUNG BRAMANTYO :D ... Duhhh, animo orang2 ama Film ini gede banget ,,, :nuts: .... Banyak anak muda Indonesia bahkan sudah merencanakan Nonton Bareng nya dari sekarang ... padahal baru diRILIS pada 28 Feb 2008. Tell me, apa yang menarik dari film ini ?.. kok temen2 kuliah or temen2 SMA ku di Cerbon sama-skali ga ada yang tertarik nonton film ini....... ;) rilham2new February 15th, 2008, 08:57 AM yah......ditambah lagi stand comedian kita udah tinggal dikit, setelah sepeninggal al. Taufik Savalas... :ohno: Umm, Taufik Savalas ya ...:) ga lah...paling2 trailer yutube nya aja yang jelek. Tapi sutradaranya orang Malaysia sih.... Cen, kayaknya gak deh ..... Framerate gambar di YOUTUBE juga gak bisa bohong kok ;) .... Tell me, apa yang menarik dari film ini ?.. kok temen2 kuliah or temen2 SMA ku di Cerbon sama-skali ga ada yang tertarik nonton film ini....... ;) Bukan seleranya aja kali ya ... :tongue2: ... Animo orang bisa terlihat dari jumlah HITS ke TRAILER nya di YOUTUBE. Tahu sendiri, kan di Indonesia internet itu pelan banget .... tapi film ini trailernya hitsnya udah gila2an aja...... Jadi beban sama sutradaranya juga, di BLOG MULTIPLY nya, komennya sudah 200 an ..... Komennya 1 orang 1 entry ....Jadi kebayang deh animonya :nuts: ... Novelnya bagus (kalau menurut aku).... ada dimensi tersendiri yang unik :p~ ,..... |