View Full Version : KALIMANTAN BARAT | BUMI TANJUNG PURA | Official Thread |
Psalm21_ptk March 22nd, 2012, 04:48 PM Sentarum, Danau Terunik dengan Jenis Ikan Terkaya
Source: Harian Equator
Kalau saja pemerintah pusat, Provinsi Kalbar, dan Kabupaten Kapuas Hulu jeli, Uncak Kapuas bisa dikelola sebagai kabupaten konservasi. Aset utamanya adalah Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) dan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK).
“Potensi perikanan dan lebah madu liar sangat potensial sebagai sumber ekonomi masyarakat setempat dan danau paling unik di dunia sebagai aset pariwisata,” ungkap Ir Gunung Wallestein Sinaga, Kepala Kantor TNDS melalui Kasubag TU Ir Budi Suryansah di kantornya di Sintang, kepada Equator Senin (19/3).
Sayang memang, danau di Kapuas Hulu tetapi kantor pengelolanya di Sintang, belum ditangani secara profesional. Padahal, danau seluas 132.000 hektare ini adalah bank alam penyimpan kekayaan ekonomi masyarakat setempat.
“Hasil panen berbagai jenis ikan berasal dari danau ini berkisar antara Rp10-13 miliar per tahun, baik ikan segar maupun olahan ikan asin. Arwana super red (Schleropagus formosus) yang terkenal di dunia dan sangat mahal itu berpijah di Danau Sentarum,” kata Budi.
Sekitar 70 persen ikan asin dan ikan salai yang dipasarkan se-Kalbar dihasilkan dari kawasan Sentarum. Belum lagi jenis ikan hias seperti ikan ulanguli (Botia macracantha) dan ringau (Colus microlepis), serta puluhan jenis yang belum diketahui akan jadi sorotan dunia.
Madu alam dari lebah liar juga telah menyatukan masyarakat dari beberapa suku membentuk organisasi bernama Asosiasi Periau Danau Sentarum. Asosiasi ini menghasilkan madu bersertifikat organik dari Bio Cert. Produksi madu sekitar 15-20 ton per tahun dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,1 miliar.
Panen madu biasanya pada bulan September hingga Februari setiap tahun, bahkan bisa panen dua kali. “Madu ini merupakan satu-satunya madu hutan di Indonesia yang telah terdaftar di lembaga sertifikasi Asosiasi Organik Indonesia sebagai madu organik,” jelas Budi kepada Suhardin dari Equator.
Kawasan terpadu
Di kawasan TNDS berdiri tegak Bukit Tekenang. Kawasan ini dijadikan sentra terpadu pengembangan ikan, bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kapuas Hulu. Sedikitnya 14 kelompok nelayan dari 10 desa telah melakukan budi daya terpadu.
“Kawasan ini kita jadikan sentra bagi para pengunjung. Mereka bisa membawa pulang oleh-oleh dari sini. Banyak jenis ikan disediakan, termasuk ikan segar, ikan asin, maupun ikan salai,” kata Budi.
TNDS berlokasi sekitar 700 km dari muara Sungai Kapuas. Secara geografi berada di antara 00º45´-01º02´ LU dan 111º55´-112º26´ BT atau sekitar 100 km di utara garis Equator. Uniknya, di musim penghujan kawasan seputar danau akan tergenang membentuk danau-danau akibat aliran air yang berasal dari bukit-bukit di sekitarnya. Ada sekitar 88 pulau dan 80 danau yang menyusun menjadi satu kesatuan kawasan Taman Nasional Danau Sentarum.
Fenomena alam sangat memengaruhi kawasan dalam berbagai hal baik ekosistem maupun bentuk karakteristik kehidupan flora dan fauna serta masyarakat setempat. Suksesi alam flora dan pola kehidupan satwa serta manusia menjadi unik setiap tahunnya pada daerah ini.
Hasil penelitian tahun 1992 sampai 1996 antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat dengan ODA (UK-ITMFP Project 5) yang dilaksanakan oleh Wetland International Indonesia Programme, terdapat beberapa ekosistem Danau Sentarum. Antara lain: Hutan Rampak Gelagah (Hutan Rawa Kerdil) dengan tumbuhan setinggi 5-8 meter dan tergenang air selama 8-11 bulan dalam setahun.
Hutan Gelagah (Hutan Rawa Terhalang) dengan tumbuhan kerdil setinggi 10-15 meter. Setiap tahun tumbuhan ini terendam setinggi 3-4 meter selama 4-7 bulan, sehingga hanya terlihat tajuknya saja dan sangat indah.
Hutan Pepah (Hutan Rawa Tegakan) dengan tumbuhan yang agak tinggi, yaitu dapat mencapai 25-35 meter. Pada saat banjir paling tinggi hutan ini tergenang antara 1-3 meter selama 2-4 bulan.
Hutan Tepian (Hutan Riparian) adalah hutan di tepian sungai besar. Hutan ini terkadang tergenang selama enam bulan dalam setahunnya.
Hutan Rawa Gambut terdapat pada daerah yang agak tinggi. Hutan ini mungkin tergenang selama 1-4 bulan setahun dengan tinggi genangan kurang dari 1,5 meter.
Hutan Dataran Rendah Perbukitan, tipe hutan ini didominasi oleh jenis dari family Dipterocarpaceae perbukitan rendah.
Hutan Kerangas, dengan tumbuhan yang agak kerdil dengan tinggi sekitar 20-26 meter, diameter batang kecil (kurus) menyerupai pohon pada tingkat tiang.
Kekayaan flora berjumlah 675 jenis yang tergolong dalam 97 familia serta 154 jenis anggrek alam. Fauna yang ditemukan meliputi jenis mamalia (147 jenis), reptilia (31 jenis), aves/burung (311 jenis), amphibi (22 jenis), dan piscer/ikan (266 jenis). Bahkan salah satu jenis reptilia yang sudah dinyatakan punah (Crocodillus raninus) pernah ditemukan kembali di sini.
Aset pariwisata
Selain bank alam melimpah di danau, Kabupaten Kapuas Hulu yang layak berstatus sebagai kabupaten konservasi memiliki dua taman nasional, yaitu Taman Nasional Danau Sentarum dan Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK).
Darmawan SSos MSi, Kabid Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kapuas Hulu, yakin danau dan hutan akan memancing uang dari sektor pariwisata jika dimodali dengan anggaran yang memadai, menyiapkan tenaga ahli, promosi internasional, dan menjaga lingkungan.
“Kapuas Hulu punya dua taman nasional. Sangat tepat untuk mengembangkan ecotourism (pariwisata berwawasan lingkungan). Apalagi TNDS merupakan salah satu dari 29 determinasi Indonesia bersama dengan Pulau Komodo,” jelas Darmawan.
Menurut dia, Disbudpar Kapuas Hulu akan memberikan perhatian khusus pada TNDS dan juga TNBK. “Kita berkonsentrasi penuh untuk pariwisata yang ada di taman nasional,” katanya.
Tanda keseriusan salah satunya melaksanakan pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Pelatihan ini dalam rangka menciptakan tour guide (pemandu wisata) yang diharapkan mampu menaikkan pamor dan potensi wisata Uncak Kapuas secara nasional dan mancanegara.
Memang, pelatihan ini baru pertama kali di Kalbar. Pelatihan SKKNI berlangsung di Stasiun Riset Danau Sentarum Bukit Tekenang, Kecamatan Batang Lupar. Dilaksanakan 15-21 Januari 2012 lalu yang diikuti 28 peserta. Bahkan Disbudpar Kabupaten Kapuas Hulu mendatangkan fasilitator ahli di bidang pariwisata dari Jakarta dan Bandung.
Kendati kekayaan alam dan potensi wisata sangat luar biasa, TNDS dan TNBK akan menjadi kawasan hutan untuk dicuri kayu-kayunya jika tidak dikelola secara profesional.
Begitu juga dengan penelitian, banyak sekali lembaga penelitian internasional termasuk universitas terkemuka Eropa dan Amerika yang sangat berminat riset di TNDS. Semestinya semua peneliti harus dan wajib menyerahkan hasil risetnya kepada Indonesia.
Kondisi ini juga harus diwaspadai. Lima atau 10 tahun kemudian, mereka lebih memahami flora, fauna, sosial budaya masyarakatnya, serta dokumentasi lengkap, ketimbang Indonesia sendiri.
http://www.equator-news.com/utama/20120320/sentarum-danau-terunik-dengan-jenis-ikan-terkaya
Nambahin foto :D
http://betungkerihun.dephut.go.id/images/silder-taman-nasional-betung-kerihun.jpg
http://awsassets.panda.org/img/betung_kerihun_buttress_cechten_382458.jpg
http://stat.ks.kidsklik.com/files/2009/11/betungkerihundrmartinwilliamscom1.jpg
http://www.gallery-kapuashulu.org/wp-content/uploads/2011/06/BKNP02-300x200.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-snKcR8DKZZE/TaSk4h_-pLI/AAAAAAAAABQ/EN07WZkCYO0/s400/Botia_macracantha2.jpghttp://2.bp.blogspot.com/-snKcR8DKZZE/TaSk4h_-pLI/AAAAAAAAABQ/EN07WZkCYO0/s400/Botia_macracantha2.jpg
http://www.aquaportail.com/aquabdd/photos/botia-macracantha.jpg
Ikan Ulang Uli, (Clown Loach) :D
http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/image/betung09.jpg
http://aqua-fisher.narod.ru/Vid/CHARACID/PERCIFORMES/FOTO/Coius_microlepis.jpg
Ikan Ringau :D
http://desmond.imageshack.us/Himg535/scaled.php?server=535&filename=02copyg.jpg&res=medium
Arwana Super Red. Harganya ane pernah dengar sampe tembus 500 jt :booze:
http://lombokmarine.com/wp-content/uploads/2011/01/ORANGHUTAN6.jpg
Orang Utan :D
Ternyata Kalbar kaya akan Flora Fauna :banana: :cucumber: :carrot:
Psalm21_ptk March 22nd, 2012, 04:55 PM Betung Kerihun, Paru-paru Dunia Potensi Wisata
Source: Harian Equator
Mengapa NGO internasional selalu ribut jika Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) terusik kelestariannya? Sebab inilah TS terbesar sebagai paru-paru dunia yang masih lengkap flora dan faunanya.
Inilah konservasi terbesar di Indonesia, di Kalbar, dengan luas wilayah hingga 800.000 hektare. Kekayaan keanekaragaman hayati, keindahan, dan keunikan budaya masyarakat yang menyatu dengan alam di lingkup hutan hujan tropis, bersaing dengan Amazon di Brazil yang sudah dicemari oleh perkebunan kedelai dan biji-bijian.
Ribuan jenis flora dan fauna di TNBK telah diidentifikasi. Banyak di antaranya merupakan endemik Kalimantan dan puluhan jenis temuan baru. Setidaknya terdapat 695 jenis pohon yang tergolong dalam 15 marga dan 63 suku. Dan 50 di antaranya jenis endemik Borneo.
Fauna TNBK memiliki ragam hewan di antaranya kelompok burung yang teridentifikasi sebanyak 301 jenis yang tergolong dalam 151 marga dan 36 suku.
Dari kelompok mamalia terinventarisasi sebanyak 48 jenis dan primata ditemukan sebanyak 8 jenis dengan orangutan mendiami kawasan ini. Serangga tercatat sekitar 170 jenis yang teridentifikasi.
Sedangkan dari kelompok ikan berhasil diidentifikasi sebanyak 112 jenis yang tergolong dalam 41 marga dan 12 suku. Begitu juga dengan keanekaragaman amfibi dan reptil, terdapat 103 jenis yang dapat teridentifikasi di TNBK.
Ari Yuwono SHut MSi, Kasubag Perencanaan dan Kerjasama Balai Besar TNBK, mengungkapkan selain keanekaragaman flora dan fauna juga yang menyimpan keindahan alam potensi wisata alam. Mulai dari arung jeram, gua, air terjun, dan lainnya.
Hampir semua jenis flora dan fauna yang berada di kawasan TNBK dilindungi. Untuk mengawasi kelestarian kawasan ada polhut yang melakukan patroli rutin baik darat maupun udara. Juga patroli gabungan dengan polisi dan masyarakat. “Keberadaan Balai Besar TNBK untuk menjaga kelestarian TNBK itu sendiri, sesuai yang diamanatkan Undang-Undang Kehutanan,” ujarnya.
Flora dan fauna TNBK bisa saja terancam oleh tangan-tangan jail. Terutama penambangan emas liar (PETI), perambahan hutan alias illegal logging, dan perburuan hewan-hewan, tentu akan mengancam kelestarian TNBK.
Masyarakat dan tatanan adat sendiri sebenarnya punya kearifan lokal untuk menjaga kelestarian kawasan hutan konservasi ini. Mereka diberikan pemahaman agar ikut berperan aktif dan bersama-sama menjaga TNBK. “Kita akui gejolak di masyarakat ada, karena tidak bisa mengeksploitasi kawasan TNBK secara berlebihan,” tandasnya.
Sebenarnya, kata Ari, potensi wisata alam sangat tinggi bila dikelola dengan baik yang hasilnya bisa menghidupi masyarakat sekitar hutan. “Untuk menekan terancamnya kelestarian TNBK, ada program pemberdayaan masyarakat sekitar. Sehingga mereka tidak mengekploitasi taman nasional,” ujarnya.
Setidaknya Balai Besar TNBK memiliki 16 desa binaan. Kepada desa-desa ini diberikan modal untuk program usaha kelompok masyarakat desa. Baik itu untuk budi daya ikan, ternak, atau lainnya. Juga pelatihan dan pendampingan dalam usahanya tersebut.
“Modal kita berikan sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat setempat. Ini sudah berjalan di 16 desa binaan. Karena motto kita kawasan lestari, masyarakat sejahtera,” jelas Ari lagi.
Sadar wisata
Pelatihan menjadi tour guide salah satu yang penting dilakukan agar sumber daya hutan tetap lestari. Seleksi secara ketat, tidak heran dari 28 peserta yang ikut, hanya enam orang saja yang lulus dan berhak mendapat SIM lisensi tour guide pariwisata yang dikeluarkan Disbudpar Kapuas Hulu.
“Atas atas rekomendasi panitia penyelenggara hanya enam peserta saja yang lulus. Lisensi yang diberikan berlaku secara nasional,” tandasnya.
Upaya lainnya, tahun ini Disbudpar Kapuas Hulu bersama stakeholder di antaranya TNBK, TNDS, WWF, GIZ, dan KOMPAK akan membuat buku destinasi wisata. Buku ini akan sebagai informasi bagi turis untuk mengetahui potensi apa saja yang ada yang merupakan unggulan di Kapuas Hulu.
Diakuinya, sarana dan prasarana serta SDM penunjang pariwisata Kapuas Hulu masih minim. Namun saat ini sudah ada pemerintah pusat yang memberikan bantuan untuk membuat jalan lingkar di Bukit Tekenang untuk menuju TNDS.
Ada juga bantuan berupa dana PNPM pariwisata untuk desa wisata yang diperoleh tiga desa. “Yaitu Desa Melembah di kawasan TNDS, Desa Sungai Ulu Palin yang terletak antara TNDS dan TNBK, dan Desa Sadap yang berada di sekitar kawasan TNBK,” ujarnya.
Yang terpenting, kata Darmawan, perlu mendorong masyarakat agar sadar wisata untuk memberikan ruang yang besar dalam kemajuan pariwisata. “Kehadiran wisatawan ke daerah mereka akan membuka kesempatan kemajuan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat di setiap destinasi diharapkan dapat mengembangkan industri rumah tangga, baik itu kerajinan, pertanian, atau makanan olahan. Untuk itu perlu dorongan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi membangun ekonomi kreatif masyarakat daerah wisata.
More: http://www.equator-news.com/utama/20120320/betung-kerihun-paru-paru-dunia-potensi-wisata
tjokro_ragazzo March 23rd, 2012, 04:20 AM Sentarum, Danau Terunik dengan Jenis Ikan Terkaya
Source: Harian Equator
Ternyata Kalbar kaya akan Flora Fauna :banana: :cucumber: :carrot:
Danau sentarum ini dikatakan sbg Flooded Forest, dan salah satu yg terunik. cuma masih kalah pamor.
Itu silol yg red udah langkan kan??
Psalm21_ptk March 23rd, 2012, 08:34 AM ^^
Betul bro... sudah mulau langka...
ga heran harganya selangit...
Uda itu, ane pernah baca M*L*YSI* mau klaim itu sbg Fauna negara mereka k PBB bagian apa (lupa)
Kalo mereka berhasil, itu artinya mereka yang akan mengontrol segala aktifitas yg berhubungan dengan Ikan Arwana Super Red, termasuk standar harga, larangan perdagangan, perngaturan jumlah dsb... kira begitulah...
Yup.. Flooded Forest dan menjadikannya celengan air terbesar di Asia Tenggara, ga heran Sungai Kapuas ga pernah kering :banana:
downsouth March 24th, 2012, 04:35 AM Danau sentarum ini dikatakan sbg Flooded Forest, dan salah satu yg terunik. cuma masih kalah pamor.
Itu silol yg red udah langkan kan??
Madu Danau Sentarum juga merupakan salah satu yang terbaik di dunia.
Ikan Silok sekarang banyak di tangkar, walau masih langka karena sulitnya penangkaran tsb.
bakaneko March 25th, 2012, 02:01 PM http://desmond.imageshack.us/Himg535/scaled.php?server=535&filename=02copyg.jpg&res=medium
Arwana Super Red. Harganya ane pernah dengar sampe tembus 500 jt :booze:
Ternyata Kalbar kaya akan Flora Fauna :banana: :cucumber: :carrot:
^^
Betul bro... sudah mulau langka...
ga heran harganya selangit...
Uda itu, ane pernah baca M*L*YSI* mau klaim itu sbg Fauna negara mereka k PBB bagian apa (lupa)
Kalo mereka berhasil, itu artinya mereka yang akan mengontrol segala aktifitas yg berhubungan dengan Ikan Arwana Super Red, termasuk standar harga, larangan perdagangan, perngaturan jumlah dsb... kira begitulah...
Ikan Silok sekarang banyak di tangkar, walau masih langka karena sulitnya penangkaran tsb.
Pertama, Malaysia tidak pernah mengklaim ataupun berencana mengklaim Ikan Arwana Super Red. Menurutku hanya media Indonesia yang suka memelintir berita.
Kedua, Ikan Siluk Merah (Scleropages formosus) sudah ditetapkan sebagai salah satu Satwa Nasional Indonesia, mewakili satwa air, dengan julukan Satwa Pesona oleh Presiden Soeharto pada 9 Januari 1993 melalui Keppres No. 4 Tahun 1993.
Dengan kata lain, Ikan Siluk Merah adalah Ikan Nasional Indonesia.
tjokro_ragazzo March 26th, 2012, 06:09 AM ^^
Pesanan pejabat busuk biar info mereka teralih dengan memelintir berita dgn negara tetangga. so phatetic they are....
Iklan silok ini termasuk yang penangkarannya sulit ya bro? tdk heran juga langka.
downsouth March 27th, 2012, 11:39 AM ^^
Iklan silok ini termasuk yang penangkarannya sulit ya bro? tdk heran juga langka.
Ikan Arwana sangat sensitif terhadap suhu dan keasaman (ph) air tempat dia hidup, oleh karena itu cukup sulit untuk mengembang-biakkan diluar Kalbar.
Selain itu, proses bertelurnya juga unik, ikan jantan akan mengulum telur dari betina sampai telur itu menetas menjadi anak ikan. Dan Arwana lain akan memangsa anak arwana yang baru menetas, oleh karena itu para pawang ikan harus rutin memeriksa Arwana yang mengulum telur dan memisahkannya dari kawanan.
Tahukah Anda: Arwana adalah ikan yang hanya memiliki 1 pasangan, artinya begitu dapat pasangan mereka akan setia terhadap 1 pasangan itu. Arwana jantan yang sedang mengulum telur tidak akan makan selama telurnya belum menetas.
bakaneko March 27th, 2012, 01:04 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/foto/190320123172.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/foto/190320123173.jpg
Tanggal: 19 Maret 2012
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/foto/240320123767.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/foto/240320123768.jpg
Tanggal: 24 Maret 2012
Lokasi: Bandar Udara Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya
tjokro_ragazzo March 28th, 2012, 07:59 AM ^^
Ingin sebentar lagi melihat NG dan ER serta Neo masuk sini.... sampe jumbo jet....
ifanez April 9th, 2012, 06:32 AM TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Rencana pemerintah Kabupaten Sintang untuk membangun Bandara Tebelian Airport mendapat tanggapan dari anggota Komisi II DPRD Sintang, Heri Jamri.
Dia mengatakan pembangunan Bandara Tebelian Airport oleh Pemerintah Kabupaten Sintang tidak perlu dipersoalkan, apalagi letak Kabupaten Sintang dikelilingi oleh empat Kabupaten yang berada di wilayah timur Kalbar, sehingga pembanguan Bandara Tebelian Airport nantinya sangat mendukung pertumbuhan perekonomian Pemerintah Kabupaten Sintang.
"Hanya saja pembangunan Bandara Tebelian Airport saat ini kurang tepat. Bandara Susilo yang sudah ada saat ini saja masih perlu diperhatikan serius oleh Pemerintah, dan masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (8/4/2012).
Proses pembangunan Bandara yang bertaraf Internasional itu sangat tidak mudah seperti semudah membalikkan telapak tangan. Heri mencontohkan, Bandara Spadio Pontianak saja yang sudah belasan tahun dibangun, yang melayani seluruh masyarakat Kalbar masih perlu dibenahi, apalagi Pemerintah harus membangun Bandara yang bertaraf internasional baru.
"Kita ambil contoh Bandara Supadio Pontianak, yang sudah belasan tahun dibangun masih saja seperti itu, apalagi ditambah dengan Bandara Baru yang bertaraf internasional di Sintang," tandasnya.
Penulis : Edi Hendi
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
downsouth April 9th, 2012, 10:09 AM TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Rencana pemerintah Kabupaten Sintang untuk membangun Bandara Tebelian Airport mendapat tanggapan dari anggota Komisi II DPRD Sintang, Heri Jamri.
Dia mengatakan pembangunan Bandara Tebelian Airport oleh Pemerintah Kabupaten Sintang tidak perlu dipersoalkan, apalagi letak Kabupaten Sintang dikelilingi oleh empat Kabupaten yang berada di wilayah timur Kalbar, sehingga pembanguan Bandara Tebelian Airport nantinya sangat mendukung pertumbuhan perekonomian Pemerintah Kabupaten Sintang.
"Hanya saja pembangunan Bandara Tebelian Airport saat ini kurang tepat. Bandara Susilo yang sudah ada saat ini saja masih perlu diperhatikan serius oleh Pemerintah, dan masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan," katanya kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (8/4/2012).
Proses pembangunan Bandara yang bertaraf Internasional itu sangat tidak mudah seperti semudah membalikkan telapak tangan. Heri mencontohkan, Bandara Spadio Pontianak saja yang sudah belasan tahun dibangun, yang melayani seluruh masyarakat Kalbar masih perlu dibenahi, apalagi Pemerintah harus membangun Bandara yang bertaraf internasional baru.
"Kita ambil contoh Bandara Supadio Pontianak, yang sudah belasan tahun dibangun masih saja seperti itu, apalagi ditambah dengan Bandara Baru yang bertaraf internasional di Sintang," tandasnya.
Penulis : Edi Hendi
Editor : Jamadin
Sumber : Tribun Pontianak
Percuma pemda membuka Bandara Internasional kalau tidak ada penerbangan yang membuka jalur
Percuma penerbangan membuka jalur kalau tidak banyak penumpangnya
Percuma orang jauh-jauh dari mancanegara ke Sintang kalo tidak banyak yang bisa dilakukan di sana
Pemda harus memulai dari bawah, menaikkan taraf hidup warganya. Apabila warganya memiliki taraf hidup yang layak, mereka akan betah dan para perantau akan kembali. Orang asing akan penasaran, kenapa warga setempat betah dan gak mau merantau, mereka akan berduyun-duyun datang ke Sintang untuk melihat. Penerbangan akan mulai sibuk, Bandara Baru akan di bangun, dsb dst...
ifanez April 11th, 2012, 06:36 AM Percuma pemda membuka Bandara Internasional kalau tidak ada penerbangan yang membuka jalur
Percuma penerbangan membuka jalur kalau tidak banyak penumpangnya
Percuma orang jauh-jauh dari mancanegara ke Sintang kalo tidak banyak yang bisa dilakukan di sana
Pemda harus memulai dari bawah, menaikkan taraf hidup warganya. Apabila warganya memiliki taraf hidup yang layak, mereka akan betah dan para perantau akan kembali. Orang asing akan penasaran, kenapa warga setempat betah dan gak mau merantau, mereka akan berduyun-duyun datang ke Sintang untuk melihat. Penerbangan akan mulai sibuk, Bandara Baru akan di bangun, dsb dst...
yap setuju pak...
kalimat terakhir dari berita diatas ""Kita ambil contoh Bandara Supadio Pontianak, yang sudah belasan tahun dibangun masih saja seperti itu, apalagi ditambah dengan Bandara Baru yang bertaraf internasional di Sintang," tandasnya."
contoh nyata supadio yg butuh di perluas smp skr masih gitu2 aja..
bakaneko April 11th, 2012, 11:20 AM ^^
Setubuh. Daripada habisin dana bikin proyek bandara baru, lebih baik dananya untuk pengembagan dan perbaikan Bandara Susilo yang sudah ada.
Psalm21_ptk April 27th, 2012, 04:02 PM Kamis, 26 April 2012 , 09:05:00
Presiden Terkesan Stan Kalbar, Pembukaan Pameran Inacraft
Source: Pontianak Post
http://www.equator-news.com/sites/default/files/images/26042012/susilo-bambang-yudhoyono-sby-cornelis.jpg
TINJAU: Presiden SBY didampingi ibu negara meninjau langsung paviliun Kalbar pada Pameran Inacraft ke-14 tahun 2012 di Jakarta Convention Centre. ISTIMEWA
JAKARTA - Nuansa Kalbar yang khas dengan Rumah Betang, Tugu Khatulistiwa, dan Jembatan Kapuas menjadi latar belakang panggung utama acara pembukaan Pameran Inacraft ke-14 tahun 2012 di Jakarta Convention Center. “Saya serasa berada di Pontianak, ibukota Kalbar. Ada Rumah Betang, Tugu Khatulistiwa, dan Jembatan Kapuas, musik khas Kalbar berikut tariannya. Yang belum kita cicipi tinggal makanan atau kuliner khas Pontianak," ujar SBY disusul tepuk tangan hadirin.
Presiden juga menyatakan dirinya senang bisa bertemu kembali dengan perajin yang umumnya bergerak di usaha mikro, menengah yang merupakan pahlawan ekonomi Indonesia. "Senang bisa bertemu kembali dengan perajin yang umumnya bergerak di usaha mikro, menengah yang merupakan pahlawan ekonomi kita," ungkap Kepala Negara.
Inacraft merupakan pameran kerajinan Indonesia terbesar yang diselenggarakan setiap tahun sejak 1999. Pameran ini diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia bekerjasama dengan PT Mediatama Bina Kreasi, dan didukung beberapa kementerian dan BUMN yang terkait dengan pembinaan koperasi dan UKM.
Pameran kali ini diikuti 1.800 perusahaan kerajinan dari seluruh Indonesia yang menempati 1.237 stan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti 1.650 perusahaan. Di samping peserta dari Indonesia, terdapat pula beberapa perusahaan dari Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Iran, dan Jepang. Transaksi dagang tahun ini diharapkan meningkat 10 persen dari tahun lalu yang mencapai 8,2 juta dolar AS dan penjualan retail sebesar Rp95 miliar.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tema pameran tahun ini mengangkat “Dari Desa yang Cerdas Menuju Pasar Global.” Provinsi Kalimantan Barat menjadi ikon pameran yang dihelat oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia, yaitu The Exotic Borneo. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis berterima kasih kepada pemerintah pusat karena memberikan kesempatan kepada Kalbar untuk menjadi ikon dalam pameran kali ini.
“Saya selaku kepala daerah mewakili masyarakat Kalimantan Barat, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah SBY yang memberikan kesempatan kepada Kalbar sebagai ikon pameran Inacraft tahun ini. Persiapan sudah kami lakukan untuk menyukseskan kegiatan besar yang melibatkan pengusaha kecil,” ungkap Cornelis. Kalbar memiliki sejumlah potensi kerajinan yang telah diakui kualitasnya. Namun demikian pengolahannya masih terbatas secara tradisional. “Hasil kerajinan pengrajin Kalbar sudah diakui oleh sejumlah kalangan baik nasional maupun internasional. Hanya pengolahannya masih secara tradisional dan perlu ditingkatkan lagi,” kata Cornelis.
Ketua Dekranasda Kalbar Ny. Frederika Cornelis mengungkapkan bahwa hasil kerajinan Kalbar hanya perlu dibenahi dari sisi kemasan. “Produk kerajinan Kalbar saat ini yang dibutuhkan adalah pengembangan kemasan produknya. Karena jika kemasannya bagus daya tarik dan nilai jual produknya akan semakin tinggi lagi,” ujar Frederika. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh SBY dengan memukul kangkuang yaitu alat musik tradisional Kalbar, sebagai tanda resmi dibukanya Inacraft 2012. Paviliun Kalbar yang menampilkan produk unggulan 14 kabupaten/kota dengan desain interior yang khas dan unik mendapat pujian dari sejumlah pengunjung.
Hadir dalam kesempatan ini, antara lain, Mensesneg Sudi Silalahi, Menperin MS Hidayat, Menpar dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menkop dan UKM Syarif Hasan. Presiden sendiri hadir bersama Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono. Tampak pula Ketua Umum Dekranas Ibu Herawati Boediono dan Ketua Umum Asephi Rudy Lengkong. (Humas Pemprov Kalbar)
More: http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=107310
Ane suka liat baju motif dayaknya... keren abissss....
Kaloo ga salah, batik ini yang menang kontes batik motif Kalbar.. pemenangnya dari Sintang n akan diwajib pakaikan oleh Pemprov ke instansi pemerintahan... :cheers::cheers:
Psalm21_ptk May 19th, 2012, 03:53 PM Tim Ekspedisi Khatulistiwa Temukan Batu Mangkok Raksasa
Rabu, 25 April 2012 | 11:11 WIB
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/25/1108118620X310.jpg
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/25/1108595620X310.jpg
SAMBAS, KOMPAS.com — Tim Peneliti Ekspedisi Khatulistiwa Sub Korwil-1 Sambas beserta Tim Geologi dan Potensi Bencana menemukan batu raksasa berbentuk mangkok di sekitar Tanjung Datu, Desa Temajok, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Batu yang mirip dengan mangkok ini panjang lebih kurang 30 meter dan tinggi 15 meter. Batu ini terbentuk karena hasil pengendapan selama ribuan tahun.
-- MN Komarudin
Menurut perwira penerangan Sub Korwil-1 Sambas Mayor ARH MN Komarudin, Rabu (25/4/2012), batu yang mirip dengan mangkok ini memiliki panjang lebih kurang 30 meter dan tinggi 15 meter. Batu ini terbentuk karena hasil pengendapan selama ribuan tahun.
Selain penemuan tersebut, Tim Peneliti juga mendatangi Batu Bejulang dan goa yang berada tepat di atas punggung Bukit Tanjung Datu. Di goa ini adalah ruangan-ruangan yang terbentuk oleh tumpukan batu pasir yang kemudian menjadi tempat habitat walet. Goa ini berada pada elevasi ± 420 mdpl yang berada di sisi barat dari Tanjung Datu.
Kegiatan tim oleh Lettu Inf Cosmos dan Sertu Setya dalam bidang kehutanan juga menemukan beberapa pohon yang hampir punah akibat dari penebangan liar sekitar akhir tahun 90-an. Bekas potongan pohon masih tampak terlihat jelas berada di Bukit Tanjung Datu dengan diameter pohon rata-rata 75 cm.
Batu setinggi 15 meter? kayak lantai 5-6 gedung.... ckckck.... ga kebayang :ohno:
Psalm21_ptk June 2nd, 2012, 05:55 AM Pusat Setujui Dua Dry Port
PONTIANAK—Pemerintah pusat telah menyetujui pembangunan dua dry port atau pelabuhan darat di Kalimantan Barat yaitu di Entikong (Kabupaten Sanggau) dan Badau (Kabupaten Kapuas Hulu). Kedua pelabuhan darat yang sejak lama dinantikan itu berada di dekat pintu perbatasan Indonesia-Malaysia. ...............
Source: Pontianak Post
More: http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=10963
Terlambat nih Pemerintah Pusat, Malaysia uda dari tahun-tahun lalu :ohno:
Akhirnya Kalbar bisa ekspor impor juga :cheers:
Tinggal tunggu Pelabuhan Lautnya aja....
Psalm21_ptk June 28th, 2012, 11:38 AM Mengingat Hari Berkabung Daerah: 28 Juni, Peristiwa Mandor
Hari ini, semua instansi baik swasta maupun pemerintah wajib mengibarkan bendera setengah tiang untuk mengenang Peristiwa Mandor 28 Juni 1944...
Korban yang meninggal mencapai 21.037... ada keterangan yang mengatakan korban tersebut lebih dari itu, bahkan mencapai bisa 40.000.
http://www.equator-news.com/sites/default/files/images/30062011/makam-juang-mandor.jpg
Makam Mandor, Kabupaten Landak
Berikut ini cuplikan kisahnya:
Masa penjajahan belanda dan jepang telah menorehkan banyak kenangan hitam dibenak para mereka yang pernah mengalami langsung peristiwa-peristiwa tersebut. Ada keasyikan tersendiri jika kita mendengar langsung penuturan dari para orang tua kita tersebut, karena fakta yang disampaikan lebih sahih. Seperti daerah-daerah lainnya diindonesia, demikian juga halnya Kalimantan barat juga pernah menjadi daerah jajahan belanda dan jepang.
Masa penjajahan belanda bermula pada tahun 1778 saat kolonialis belanda dari batavia memasuki Pontianak dengan dipimpin oleh Willem Ardinpola. Kolonial Belanda saat itu dan menempati daerah di seberang keraton kesultanan yang kini dikenal dengan daerah Tanah Seribu atau Verkendepaal.
Kemudian masa pendudukan jepang bermula dari tahun 1942 dan berakhir pada tahun 1945 oleh bom atom hirosima-nagasaki. Namun pendudukan jepang dikalimantan barat telah menciptakan kerusakan berat dan sejarah paling kelam bagi Kalimantan barat. Kengerian dan terror luar biasa yang diukir penjajah jepang takkan muda terlupakan oleh generasi penerus terutama oleh keturunan mereka-mereka yang telah dihilangkan nyawanya dalam peristiwa mandor berdarah yang terjadi pada tahun 1943-1944 dan telah menelan nyawa kira-kira 21.037 jiwa yang terdata disebuah daerah bernama Mandor. Peristiwa tersebut adalah peristiwa yang sangat tragis karena pembunuhan yang dilakukan telah memotong satu generasi terbaik pada masa itu, orang-orang yang dianggap berbahaya bagi pendudukan jepang diculik, disungkup dan berakhir nyawanya diujung samurai jepang disebuah kebun karet mandor. Mulai dari keluarga kesultanan, para intelektual, pedagang, sampai orang biasa dari berbagai macam etnis menjadi korban keganasan jepang, bahkan saking banyaknya orang-orang yang harus eksekusi, dilahan pembantaian tersebut kemudian hari terdapat banyak patahan-patahan samurai. Jumlah korban sebenarnya sendiri belum pernah terungkap secara resmi. Namun dari berbagai kesaksian baik dari korban yang lolos maupun dari pelaku tentara jepang yang masih hidup menggambarkan peristiwa itu sebagai peristiwa paling berdarah yang pernah ada dibumi Kalimantan barat. Berikut kesaksian-kesaksian kemudian hari :
Tajima (Prajurit Kompetai Jepang)
"saya angkat bedil serta bayonet dengan tangen yang gemetar dan dengan tuntunan sumpah serapah sang letnan yang hampir histeris. saya jalan perlahan lahan ke pria cina yang berdiri dengan muka ketakutan di samping lubang mayat,liang kubur yang ia bantu ketika menggalinya. Dalam hati saya meminta maaf kepadanya,dengan mata dipejamkan dan sumpah serapah letnan di kuping saya,saya mnancapkan bayonet tersebut ke tubuh pria tersebut yang menjadi tegan itu. Waktu saya membuka mata saya,saya melihat pria itu jatuh perlahan ke liang kuburnya. Pembunuh kriminal,begitu saya memanggil diri saya"
Takahashi
"Saya ingat dan masih punya catatan tentang jumlah korban yang tertangkap ataupun terbunuh secara masal pada sekitar bulan Juni 1944, yaitu 21.037 orang. Tapi saya kurang mengetahui dengan pasti apakah semua tawanan itu dibunuh di daerah Mandor. Akan tetapi tentang jumlah korban tersebut pernah tercatat dalam sebuah dokumen perang yang tersimpan di museum di Jepang," ucap Kiyotada Takahashi
Lim Bak Djue atau Djuanda Rimbawidjaja.
"Dari orang Tionghoa yang menjadi korban Jepang, keluarga kami paling banyak," ujarnya. Tak tanggung-tanggung, 8 anggota keluarga besarnya dibantai tentara Jepang masa itu.
Sultan Syarif Abubakar
Sejak awal April, pemerintah Jepang di Pontianak mendengar isu akan adanya pemberontakan. Suasana kota Pontianak pun menjadi tegang. Rupanya ada yang memanfaatkan situasi itu untuk memancing di air keruh, tiba-tiba Jepang mencurigai keluarga Sultan Muhammad Alkadrie yang akan menjadi otak pemberontakan.
Hari itu ribuan balatentara Jepang mengadakan operasi kilat penangkapan orang-orang yang dicurigai. Dengan membabi buta setiap orang yang dianggap mempunyai intelektualitas –terutama para ulama—ditangkapi. Sultan Muhammad sendiri bersama para punggawanya "dijemput" paksa balatentara Jepang dari istananya.
Dengan disaksikan istri, anak cucu, punggawa dan sebagian rakyatnya, raja yang ahli ibadah itu dirantai dan kepalanya ditutupi kain hitam, sebelum dibawa pergi. Yang mengharukan, sebelum dibawa pergi Sultan Muhammad Alkadrie memutar-mutar tasbih di jari telunjuknya seraya bertakbir.
Rombongan pembesar kerajaan lalu dibawa ke depan markas Jepang di sisi lain sungai Kapuas (sekarang menjadi markas Korem). Di tempat itu satu persatu kepala mereka dipenggal, kemudian dimasukkan ke truk dan dibawa pergi entah kemana. Beruntung, tujuh bulan kemudian –setelah Jepang sudah angkat kaki– jasad Sultan Muhammad Alkadrie berhasil ditemukan di Krekot. Penemuan itu sendiri berkat laporan salah seorang penggali lubang makam yang berhasil lolos dari pembantaian serdadu Jepang.
Demikian peristiwa itu kemudian diperingati sebagai peristiwa mandor setiap tanggal 28 juni menjadi hari berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Adapun nama-nama yang menjadi korban antara lain :
Setidaknya ada 48 nama korban yang dimuat Borneo Sinbun hari itu, lengkap dengan keterangan umur, suku, jabatan atau pekerjaan. Mereka adalah JE Pattiasina, Syarif Muhammad Alkadri, Pangeran Adipati, Pangeran Agung, Ng Nyiap Soen, Lumban Pea, dr Rubini, Kei Liang Kie, Ng Nyiap Kan, Panangian Harahap, Noto Soedjono, FJ Loway Paath, CW Octavianus Lucas, Ong Tjoe Kie, Oeray Alioeddin, Gusti Saoenan, Mohammad Ibrahim Tsafioeddin, Sawon Wongso Atmodjo, Abdul Samad, dr Soenaryo Martowardoyo, M Yatim, Rd Mas Soediyono, Nasaruddin, Soedarmadi, Tamboenan, Thji Boen Khe, Nasroen St Pangeran, E Londok Kawengian, WFM Tewu, Wagimin bin Wonsosemito, Ng Loeng Khoi, Theng Swa Teng, dr RM Ahmad Diponegoro, dr Ismail, Ahmad Maidin, Amaliah Rubini (istri dr Rubini), Nurlela Panangian Harahap (istri Panangian), Tengkoe Idris, Goesti Mesir, Syarif Saleh, Gusti A Hamid, Ade M Arief, Goesti M Kelip, Goesti Djafar, Rd Abdulbahri Danoeperdana, M Taoefik, AFP Lantang, dan Rd Nalaprana. (sumber : Catatan Syafaruddin Usman MHD dalam Harian Equator).
Mengutip kalimat bapak Proklamator kita " Jasmerah" jangan sekali-sekali melupakan sejarah, hendaknya semua peristiwa yang telah terjadi dimasa lalu baik atau buruk menjadi pelajaran berharga bagi kita generasi ini, bahwa kadang keserakahan manusia membuat kita menjadi penindas bagi golongan lain, semua hal kejam yang bisa dilakukan manusia ternyata kadang hanya bermuara dari satu motif yaitu motif kekuasaan terhadap sumber-sumber ekonomi yang penting, kemudian menjadi tindakan politis yang membuat orang lain menjadi budak bagi kepentingan kita. Pertanyaannya, dimanakah posisi Negara kita saat ini?
More: http://www.peristiwamandor.blogspot.com
Ayah dari kakek buyut ane juga merupakan korban mandor..
Dengar cerita dari Nenek buyut ane, menyeramkan.. Semua ga ada harapan untuk hidup, pasrah, satu per satu dibunuh lalu dilempar ke dalam lubang besar...
sebagai warga negara yang baik, peristiwa ini ga boleh dilupakan...
anja sadiqa July 9th, 2012, 06:41 AM Kota Sambas
http://www.borneotourgigant.com/samarindacity.jpg.bmp
http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/01/71/26/6d/perjalanan-panjang-nan.jpg
tjokro_ragazzo July 9th, 2012, 01:35 PM Rapi.
Jalan lebar dan bersih.
Taman tertata di tepi sungai.
Kemaren baru ulang tahun.
Sarawak8 July 18th, 2012, 12:55 PM salam...mo tanya ku dengar terbaru ada travel darat pake innova melayani jurusan pontianak- palangkaraya dan ponti-banjarmasin.. 2 hari perjalanan... kalau siapa tau.. di mana mo cari kantor loketnya di kota ponti..?
Psalm21_ptk July 19th, 2012, 06:33 PM ^^
Salam juga buat bro sarawak8. Awak orang Malaysia ke? Ane ada liat koran hari ini, tp ane ga liat ada travel darat yang melayani Pontianak-Palangkaraya dan Pontianak-Banjarmasin.. Mungkin itu Taxi atau Mobil Charteran khusus, tapi ane pernah dengar-dengar, memang sudah ada rute tersebut... Mungkin bs ditanyain ke Travel Besar yang ada, kemungkinan besar dilayani.. Good Luck :)
Psalm21_ptk August 20th, 2012, 12:03 PM Menelusuri Sisa-Sisa Kejayaan Lan Fang, "Republik" Pertama di Indonesia (1)
Bertahan 107 Tahun sebelum Dihancurkan Belanda
http://www.jpnn.com/picture/watermark/20120816_022330/022330_129988_Lan_Fang_.jpg
Klenteng Lo Fang Pak, di Sungai Purun Besar, Kecamatan Sungai Pinyuh, Pontianak. Klenteng ini merupakan sisa peninggalan dari era kejayaan Lo Fang Pak, pemimpin Republik Lan Fang di Kalimantan Barat.
Jauh sebelum negara Indonesia terbentuk, di Kalimantan Barat berdiri sebuah republik. Negara de jure itu didirikan pada 1777 oleh Lo Fang Pak, seorang perantauan dari Tiongkok Daratan.
TANGAN Xaverius Fuad Asali bergerak lincah membuka halaman demi halaman sebuah buku berbahasa Mandarin. Buku berjudul Het Kongsiwezen van Borneo itu berisi sejarah kongsi orang Tionghoa di Kalimantan yang ditulis J.J.M. deGroot, seorang sejarawan asal Belanda. Tangannya lantas berhenti di sebuah halaman yang bergambar peta Kalimantan Barat.
Peta tambahan dari sejarawan Lo Shiang Lim tersebut dibagi menjadi empat bagian. Selain Kalbar, digambarkan pula arah datangnya orang Tiongkok Daratan ke Kalimantan. "Orang-orang Hakka (salah satu suku di Tiongkok, Red) masuk melalui jalur laut. Lewat Vietnam, Pulau Natuna, lalu masuk ke Kalimantan," ujarnya sambil menunjuk peta.
Kelompok-kelompok yang datang dan bekerja sebagai penambang emas itu lantas membuat persatuan atau kongsi. Biasanya, kongsi tersebut berdasar tempat mereka menambang. Sebelum dihancurkan Belanda, terdapat tiga kongsi besar yang menaungi kongsi-kongsi kecil. Tiga kongsi itu adalah Samtiaokioe, Fosjoen (lantas berubah menjadi Thaikong), dan Lan Fang.
Fuad Asali yang juga sejarawan Tionghoa Kalbar itu lantas menjelaskan bahwa yang terlihat di peta tersebut adalah wilayah kekuasaan Lan Fang. Wilayah itu sangat luas meski kongsi yang didirikan Lo Fang Pak tersebut harus berbagi wilayah dengan Thaikong, kongsi besar lain yang memiliki wilayah di sekitar Montrado, Singkawang, serta Sambas.
Meski sama-sama besar, ada beberapa hal yang membedakan antara dua kongsi itu. Thaikong masih menggunakan sistem feodal, sedangkan Lan Fang lebih demokratis. Selain itu, Thaikong cenderung berdiri sebagai kongsi yang keras serta kurang berpendidikan. "Sangat berbeda dari kelompok Lo Fang Pak yang berpendidikan dan halus," imbuhnya.
Nah, sistem lebih demokratis itulah yang membuat Lan Fang secara tidak langsung diberi gelar "republik". Masuk dalam tanda kutip karena secara de facto tidak ada pengakuan resmi terhadap kepemimpinan Lo Fang Pak secara internasional. Meski, kenyataannya, syarat untuk terbentuknya negara sudah terpenuhi.
Fuad yang sudah berusia 80 tahun itu tidak perlu berpikir lama untuk mengingat kenapa Lan Fang dekat dengan republik. Dia langsung menyebutkan bahwa Lan Fang sudah memiliki rakyat. Mereka juga menyelenggarakan pemilu selama berdirinya republik itu. Mereka juga memiliki sistem perekonomian, perbankan, serta peraturan hukum sendiri.
"Lo Fang Pak juga memiliki sebuah pasukan keamanan sendiri. Tidak untuk menyerang, tapi melindungi teritori sendiri, termasuk dari Montrado (Thaikong, Red)," jelasnya.
Kedekatan-kedekatan itulah yang membuat kepemimpinan Lo Fang Pak bisa dikatakan sebagai republik. Berbeda dari sistem kekuasaan lain saat itu yang masih monarki.
Fuad lantas mengambil beberapa referensi buku lainnya sebelum menjelaskan kenapa Lo Fang Pak bisa sangat kuat dan menjadi pemimpin. Karisma adalah salah satu kekuatan pemuda 28 tahun (ada yang menyebut 34 tahun) itu saat kali pertama masuk Kalimantan dengan menggunakan kapal melalui Kuala (muara) Mempawah, Pontianak, 1771.
Bersama sekitar 100 orang dari Tiongkok, dia memasuki Sungai Peniti untuk masuk pedalaman. Tiba-tiba, ada sebuah buaya yang hendak menyerang dan konon berhasil dihalau Lo Fang Pak. "Masyarakat makin menaruh hormat karena dia juga memiliki kemampuan di bidang persilatan serta pengobatan," jelasnya.
Sumber lain menyebutkan, dia makin terkenal karena membantu Sultan Abdurrahman (sultan Pontianak) saat bertikai dengan sultan Mempawah. Pertikaian karena pembangunan istana di hulu sungai kekuasaan Mempawah itu berakhir dengan perjanjian damai. Nama Lo Fang Pak makin diperhitungkan karena penandatanganan perjanjian dua kesultanan tersebut dilakukan bersama dirinya.
Kelompoknya makin tangguh karena hanya berisi satu etnis, tidak seperti kongsi Thaikong yang menaungi 14 kongsi. Lo Fang Pak berasal dari Shak Shan Po, Kabupaten Koyinchu, Provinsi Kanton. Dia memilih anggota dari satu etnis karena merasa bisa lebih dipercaya dan solid.
Meski demikian, tidak berarti anggotanya murni dari satu etnis. Sebab, dalam perjalanannya, warga Republik Lan Fang melakukan akulturasi dengan pribumi, khususnya Suku Dayak. Maklum, saat datang, mereka sendirian tanpa membawa istri.
Meski para lelakinya asli Tiongkok, para istri mereka tetap pribumi. "Termasuk buyut perempuan saya. Dia orang Dayak asli," ungkap penulis buku Aneka Budaya Tionghoa Kalbar itu.
Pola perantauan Hakka dari Tiongkok, kata Fuad, memang selalu datang sebagai bujangan. Terutama pada masa-masa kongsi dan penjajahan masih berlangsung di Nusantara. Akulturasi itulah yang membuat jumlah orang Tionghoa di Kalbar sangat banyak.
Bahkan, konflik horizontal di antara mereka jarang meletus hingga besar. Meski, pengusaha pemilik nama asli Lie Sau Fat itu tidak menutup mata bahwa pertikaian karena ulah oknum-oknum masih terjadi. Akulturasi tersebut juga menjadi salah satu warisan Lo Fang Pak dan kongsi lain yang masih bisa dilihat.
Saat Lan Fang didirikan, warga sebenarnya menginginkan Lo Fang Pak menjadi sultan saja, seperti halnya kesultanan Sambas dan Mempawah. Tapi, dengan bijak dia menolak dan memilih pemerintahan yang berbeda dari kerajaan. Lantas, dalam pemilihan umum disebutkan bahwa Lo Fang Pak terpilih menjadi presiden pertama.
Meski demokrasi, ada aturan bahwa yang boleh menjabat presiden adalah orang Hakka yang berasal dari daerah Ka Yin Chiu atau Thai Pu. Selain itu, mereka memiliki bendera yang berbentuk persegi empat berwarna kuning dengan tulisan dalam bahasa Mandarin yang berbunyi Lan Fang Ta Tong Chi.
Untuk pakaian, Lan Fang menerapkan aturan yang berbeda antara pejabat tinggi dan rendah. Kalau pejabat tinggi berpakaian ala Tiongkok, pakaian model Barat diperuntukkan bagi pejabat yang lebih rendah. Tidak lupa, agar arus perdagangan makin lancar, dibentuklah sebuah sistem transportasi.
Di tempat terpisah, Any Rahmayani, peneliti Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak, menyebutkan, dalam buku berbahasa Belanda yang dia bawa dikatakan: vermoedelijk heeft de Panembahan van Mampawah tusschen 1740 en 1745 een 20ital chineezen uit Broenei laten komen, om voor zijn rekening goud te zoeken aan de Soengei Doeri.
Jika diterjemahkan, artinya: Panembahan Mempawah pada 1740 dan 1745 mengundang 20 orang Tiongkok dari Brunei untuk melihat kandungan emas yang ditemukan di Sungai Duri. Setelah itu, banyaknya kandungan emas membuat pertambangan butuh banyak pekerja. Terus berdatanganlah orang Tiongkok.
Mereka datang sebagai bujangan karena ada larangan membawa istri kalau mau menjadi pekerja di Kalimantan. Begitu juga dengan Lo Fang Pak bersama 100 orang lainnya, mereka bertujuan untuk menambang emas. "Kalau di wilayah Panembahan Mempawah ada tambang di daerah Mandor, di sanalah ada Lan Fang," terangnya.
Sama dengan Fuad, Any membawa berbagai referensi buku untuk menjelaskan semua itu kepada Jawa Pos. Sebab, tak banyak referensi yang menceritakan republik pertama tersebut. Terutama dari buku-buku terbitan masa kini. Satu kesepakatan di antara keduanya adalah sistem republik yang dianut Lan Fang.
"Pemimpinnya selalu diganti dan dipilih melalui sistem pemilihan. Perekrutan pekerja dan pembagian hasil juga yang paling baik," urainya. Soal penyebab Lan Fang terus menguat, perempuan berjilbab tersebut mengungkapkan bahwa itu terjadi karena kerajaan-kerajaan saat itu tak mau tahu.
Selama setoran upeti lancar, mereka tidak mau tahu apa yang terjadi dalam kongsi-kongsi tersebut. Jadi, Lan Fang berhasil mengembangkan wilayah dengan luas serta memiliki kepercayaan rakyat yang tinggi. Karena itu, Any menyebutkan bahwa keberadaan Republik Lan Fang seperti duri dalam daging.
Ujung-ujungnya, kerajaan meminta bantuan penjajah untuk memberangus kongsi-kongsi tersebut. Belanda menyanggupi karena tergiur banyaknya deposito emas di bawah tanah kerajaan. Berbagai cara dilakukan, termasuk pola adu domba. Akhirnya, kongsi berhasil dibubarkan pada 1884. Termasuk Lan Fang yang masih dianggap kongsi Tionghoa oleh Belanda.
Jika dihitung-hitung, Republik Lan Fang bertahan selama 107 tahun. Tercatat, presiden terakhir yang menjabat adalah Liu A Syin yang memegang tampuk kepemimpinan pada 1880-1884.
Kebesaran Lan Fang menyisakan berbagai hal seperti Kelenteng Lo Fang Pak di Sungai Puruh Besar, kantor License Officer di Pontianak (sekarang jadi Bank Mandiri), hingga Tugu Peringatan di Desa Mandor, Kecamatan Mandor. (c5/nw/bersambung)
^^
Satu lagi sejarah yang terlupakan di Kalimantan Barat setelah Peristiwa Berdarah Mandor.... Menyedihkan :ohno:
Psalm21_ptk August 20th, 2012, 12:07 PM Menelusuri Sisa-Sisa Kejayaan Lan Fang, "Republik" Pertama di Indonesia (2)
Air Kolam di Kelenteng Dulu Berkhasiat, Kini Tak Terawat
http://www.jpnn.com/picture/watermark/20120816_214253/214253_811093_lafang_lagi.jpg
Klenteng Lo Fang Pak, di Sungai Purun Besar, Kecamatan Sungai Pinyuh, Pontianak. Klenteng ini merupakan sisa peninggalan dari era kejayaan Lo Fang Pak, pemimpin Republik Lan Fang di Kalimantan Barat.
Mengumpulkan mozaik tentang Lo Fang Pak, pendiri Republik Lan Fang di Kalbar, tidaklah mudah. Jauhnya generasi dan kurangnya kepedulian membuat peninggalan sejarahnya hilang begitu saja.
SALAH satu peninggalan Lo Fang Pak yang masih bisa dinikmati adalah kelenteng yang bernama sama seperti dirinya di Sungai Purun Besar. Sebuah daerah tandus di sekitar Km 36 dari Pontianak yang masuk Kecamatan Sungai Pinyu. Bangunan itu terletak di tengah hunian yang didiami 40 kepala keluarga.
Jika tidak jeli, sebenarnya agak sulit menemukan bangunan tersebut. Sebab, patokan bertulisan Tempat Ibadah Tri Darma di pinggir jalan tersebut tidak terlalu terlihat. Tingginya sekitar perut orang dewasa, hampir sama dengan rerumputan yang mengelilinginya.
Memasuki kelenteng, aneka lampion yang digantung langsung menyambut. Debu terlihat jelas menempel di hiasan gantung berwarna merah itu. Begitu juga tembok gerbang sebelum melewati sebuah jembatan yang membelah kolam. Sekilas, tempat ibadat tersebut tampak tidak terawat.
Apalagi kalau melihat isi kolam yang memiliki luas sekitar 2 x 8 meter itu. Airnya sangat sedikit dan tidak bisa digunakan lagi lantaran kotor. Ditambah, beberapa jenis tanaman liar menutupi seluruh permukaan air. "Dulu, air dari kolam ini punya khasiat," ujar Tjong Yu Fei, penjaga kelenteng.
Entah khasiat seperti apa yang dimaksud penjaga 40 tahunan itu. Dia hanya ingat, saat kecil, dirinya sering melihat pengunjung kelenteng mengambil air dari kolam. Ada yang langsung meminumnya, tidak sedikit juga yang memasukkannya ke botol untuk dibawa pulang.
Namun, dia menemui kesulitan untuk memutar memorinya lebih jauh saat ditanya sejak kapan air kolam rusak. Tjong Yu Fei mengalihkan jawaban atas pertanyaan itu dengan membuka pintu terali besi yang menutup akses menuju ruangan untuk berdoa.
http://radarsukabumi.com/wp-content/uploads/2012/08/Tugu-LoFangPak.jpg
Di ruangan tersebut, terlihat jelas banner bertulisan Selamat Ulang Tahun Ke-274. Belum sempat ditanya, dia berinisiatif menjelaskan isi banner tersebut. Menurut Tjong Yu Fei, berdasar catatan leluhur, kelenteng yang dia jaga memang sudah sangat tua. "Imlek kemarin kami merayakan ulang tahun pekong (kelenteng, Red) ke-274," ungkapnya.
Nah, sosok Lo Fang Pak bisa diketahui di kelenteng tersebut. Ada empat lukisan yang menggambarkan presiden pertama Republik Lan Fang tersebut. Meski ada beberapa versi, semua bersepakat melukiskan perantauan asal Shak Shan Po, Koyinchu, Provinsi Katon, Tiongkok, itu sebagai sosok dengan jenggot tebal.
Kepalanya plontos dengan baju tradisional Tiongkok, namun tetap berwibawa karena lukisan tersebut menunjukkan sikap tegap Lo Fang Pak. Lukisan paling besar diletakkan di tengah-tengah altar. Diapit patung Dewi Kwan Im dan Guan Yu, tiga Shu bersaudara dari kisah tiga kerajaan.
Sama dengan lampion di depan, rata-rata kondisi lukisan dan patung tersebut berdebu. Begitu juga altar dan lantai-lantainya. Tjong Yu Fei berdalih kondisi itu terjadi karena sepinya pengunjung. "Saat ulang tahun, tempat ini kami bersihkan dan dipersiapkan dengan baik," tegasnya.
Meski menjadi penjaga, dia selalu menggelengkan kepala saat ditanya lebih dalam tentang Lo Fang Pak. Dia mengaku tak tahu pasti kisahnya. Yang jelas, konon kelenteng itu merupakan bekas kantor kongsi Lan Fang. "Tidak, saya tidak tahu banyak tentang kisahnya," terangnya.
Penjaga terdahulu juga tidak pernah bercerita banyak tentang Lo Fang Pak. Kalaupun ada sekelumit kisah yang diketahui, Tjong Yu Fei menyebut Lo Fang Pak adalah orang yang hebat. Bahkan, para pengikutnya sampai sekarang masih kerap datang ke kelenteng tersebut dan memberikan sumbangan.
Buktinya, untuk perayaan ulang tahun ke-274 saja, kelenteng tersebut menerima bantuan hingga Rp 74 juta. Bagi dia, angka tersebut sangat fantastis untuk kelenteng tersebut. "Daftar penyumbang biasanya kami tulis dan tempelkan di tembok," terangnya seraya menunjukkan rekap keuangan di tembok.
Saking besarnya kekuasaan Lan Fang, dia menyatakan bahwa rumah-rumah warga itu berada di atas tanah kelenteng. Rumah peribadatan itu disebutkan memiliki ukuran segi empat dengan luas yang cukup lumayan. Tjong Yu Fei menyebut demikian karena tak tahu pasti luas kelenteng.
Tidak hanya itu, dengan bersemangat, dia mengungkapkan bahwa tempatnya mengabdi punya keistimewaan lain. Apalagi kalau bukan fisik dan ornamen kelenteng tersebut. Meski tak ada catatan resmi, dia berani menegaskan bahwa semua masih asli. "Terutama bagian altar, tidak pernah diubah," ujarnya.
Selama hidupnya, Tjong Yu Fei mengaku tak pernah melihat adanya rekonstruksi di kelenteng tersebut. Begitu juga dari cerita orang tuanya, dirinya tak pernah mendengar adanya pekerjaan membenahi kelenteng.
Sejarawan Tionghoa Kalbar Xaverius Fuad Asali memaklumi minimnya informasi yang diketahui penjaga kelenteng. Menurut dia, bisa jadi mereka adalah pendatang baru, sehingga kurang mengetahui sosok pendiri Lan Fang. "Sejak peristiwa Mangkuk Merah 1967, sulit untuk menjelaskan siapa Lo Fang Pak," katanya.
Peristiwa yang dia maksud adalah sentimen anti-Tionghoa di Kalbar semasa awal kekuasaan Orde Baru. Hidup dalam ketakutan itulah yang memiliki andil dalam menjawab kenapa informasi tentang pengembara Suku Hakka tersebut hilang. Sebab, setelah peristiwa itu, segala sesuatu yang berbau Tionghoa dan kebudayaannya ditutup rapat.
Orang-orang tidak bisa lagi menceritakan siapa Lo Fang Pak dengan gamblang. Meski jelas, keberadaannya bersama kongsi-kongsi besar lain semacam Thaikong memiliki andil dalam perkembangan Kalbar. Karena itu, seusai era Presiden Gus Dur, warga Tionghoa baru berani lebih terang menunjukkan eksistensinya.
"Termasuk kembali ke kelenteng Lo Fang Pak. Biasanya mereka ke sana untuk memberikan penghormatan dan balas budi," jelasnya.
Hal itu tidak hanya diungkapkan warga di sekitar Kalbar. Umat yang saat ini sedang merantau di berbagai pulau di Indonesia juga kerap menyempatkan diri untuk datang.
Soedarto, 79, sejarawan Kalbar lainnya, membenarkan bahwa kisah Lo Fang Pak dengan Republik Lan Fang-nya tenggelam karena kepemimpinan Orba. Berbagai artefak atau bukti catatan adanya kongsi-kongsi di Kalbar tidak lagi bisa ditemukan dengan mudah.
"Meski, warga Lan Fang sendiri bukan hanya orang Tionghoa. Pribumi, terutama para istri, juga ada," jelasnya.
Terkait dengan alasan Lan Fang yang masih terus dikenang, mantan guru sejarah itu menyatakan bahwa Lo Fang Pak mampu membuat republik yang kuat. Jika dibanding kongsi lain, saat itu Lan Fang paling sulit ditaklukkan. Belanda butuh waktu lebih lama untuk menjinakkan republik yang didirikan pada 1777 tersebut.
Selain itu, ciri khas warga Tionghoa yang bisa mempertahankan kultur membuat hilangnya sejarah bisa direm sedikit demi sedikit. Karena itu, meski sebagian besar warga keturunan Tionghoa di Kalbar saat ini merupakan hasil perkawinan dengan Suku Dayak, budaya menghormati leluhur masih kuat. (nw/c5/bersambung)
^^
Menurut info yang pernah saya baca, Lee Kuan Yee (Bapak Pendiri Singapura) adalah salah satu keturunan penduduk Etnis Hakka yang melarikan diri dari Republik Lan Fang, Mandor, Kalimantan Barat....
Informasi mengenai Republik Lan Fang sangat sulit diperoleh, sebab hal-hal yang berbau Tionghua sejak jaman Orde Baru harus dihapuskan... Singapura sebagai hasil keturunan dari pelarian masyarakat Republik Lan Fang yang melarikan diri lebih memiliki banyak informasi di Museum, dari tulisan berbahasa Belanda dan Mandarin
More: http://lanfangchronicles.wordpress.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Lanfang
tjokro_ragazzo August 20th, 2012, 03:51 PM 6 years after the kingdom of pontianak.... tp seakan 'hilang' dalam sejarah kalimantan barat. Dlm artian jarang diangkat.
bakaneko August 28th, 2012, 03:36 PM Meskipun tak nyambung, mungkin tak ada salahnya sedikit sosialisasi.
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/pemilu/PilgubKalbard.jpg
downsouth August 28th, 2012, 04:55 PM Menurut info yang pernah saya baca, Lee Kuan Yee (Bapak Pendiri Singapura) adalah salah satu keturunan penduduk Etnis Hakka yang melarikan diri dari Republik Lan Fang, Mandor, Kalimantan Barat....
Menurut otobiography dari Lee Kwan Yew, Mama dari sang Minister Mentor adalah imigran Hakka dari Kalimantan Barat dan memegang peranan besar dalam masa muda sang MM.
hmm... kalo digabung dgn ulasan diatas membuat saya bertanya-tanya... apakah pendiri Singapura tsb juga memiliki garis keturunan Dayak? :nuts:
6 years after the kingdom of pontianak.... tp seakan 'hilang' dalam sejarah kalimantan barat. Dlm artian jarang diangkat.
Ketika saya SMA kelas 3 di Australia (Year 12) ditahun 1991, guru pelajaran Bahasa Indonesia Malaysia saya yg notabene adalah orang bule Australia (kalo dipikir lucu dan ironis, orang Indonesia belajar sastra Indonesia dgn org Australia) pernah menceritakan tentang Republik Lan Fang tsb. Dan itulah pertama kali saya mendengar ttg keberadaan pemerintahan tsb. Menurut dia, Belanda melihat Lan Fang sebagai ancaman keberlangsungan mereka di Indonesia dan memutuskan untuk menumpasnya.
oh btw, waktu itu kami juga mengulas karya sastra seperti Karawang Bekasi, dll.
Psalm21_ptk August 29th, 2012, 04:01 PM Menurut otobiography dari Lee Kwan Yew, Mama dari sang Minister Mentor adalah imigran Hakka dari Kalimantan Barat dan memegang peranan besar dalam masa muda sang MM.
hmm... kalo digabung dgn ulasan diatas membuat saya bertanya-tanya... apakah pendiri Singapura tsb juga memiliki garis keturunan Dayak? :nuts:
Berita Pontianak Post Hari ini, 29 Agustus 2012. Nenek Lee Kuan Yee (Neo Ah Soon) adalah keturunan Hakka Pontianak, menurut pengakuan beliau, sisa-sisa keturunan dari orang Hakka yang melarikan diri ke Singapura, Medan dan Malaka... berarti memang benar nih bro :D
Masuk akal Pak, mengingat setiap penambang dari China pada masa itu tidak boleh membawa istrinya ke Kalimantan. dapat disimpulkan, Lee Kuan Yee juga memiliki garis keturunan Dayak, walaupun cuma sedikit :nuts:
shanewizardman September 1st, 2012, 08:08 PM Pelabuhan Rasau
http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/6076_2469987285781_1646946707_n.jpg
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/551566_2469986325757_785513640_n.jpg
http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/199724_2469985205729_962562604_n.jpg
embassyofaudrey September 19th, 2012, 02:24 PM VIVAnews - Pemerintah berencana membangun jembatan yang panjangnya mencapai 1.420 meter menghubungkan Kecamatan Tayan Hilir dengn Kecamatan Piasak dan Kecamatan Terajuk di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Jika selesai, jembatan ini menjadi yang terpanjang di Kalimantan atau kedua terpanjang di Indonesia setelah Jembatan Suramadu.
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, dan Gubernur Kalbar, Cornelis, menancapkan tiang pertama pembangunan jembatan terpanjang yang berada di pulau Kalimantan ini pada Rabu 19 September 2012. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat, Jakius Sinyor, mengatakan anggaran pembangunan jembatan ini Rp 907 miliar yang meliputi pula biaya pembebasan lahan.
“Jembatan Tayan ini akan menjadi bagian dari jalan Trans Kalimantan poros Selatan yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah," kata Jakius. "Jika proyek ini selesai, maka jembatan Tayan menjadi yang terpanjang di Pulau Kalimantan dan nomor dua di Indonesia setelah jembatan Suramadu di Jawa Timur,” Jakius menjelaskan.
Jembatan ini akan mempermudah akses penyeberangan bagi warga di Kecamatan Piasak, dan Kecamatan Terajuk. Saat ini warga masih menggunakan penyeberangan kendaraan antara Tayan menuju Piasak dan sebaliknya, yang dilayani oleh dua buah kapal Feri berukuran kecil dan di operasikan oleh PT ASDP dan serta Ponton (kapal tongkang).
“Konsorsium yang terdiri dari China yaitu Road dan Bridge Corporation dan PT Wijaya Karya akan membangun jembatan Tayan dengan masa kerja selama 900 hari, dengan panjang jembatan yang akan dibangun sepanjang 1.420 meter,” kata Jakius Sinyor.
Menurut Jakius, lebar Jembatan Tayan didesain untuk tiga jalur kendaraan atau sekitar 11,5 meter dan tinggi jembatan dari muka air Sungai Kapuas saat banjir tertinggi 13 meter. “Proyek ini didanai melalui pinjaman dari negara China sebesar 90 persen, dan APBN sebesar 10 persen. Pembangunan Jembatan Tayan ini menelan anggaran sekitar Rp 907 miliar,” ucap Jakius.
Konstruksi jembatan Tayan tersebut terbagi dalam dua bentangan yang menghubungkan Kota Tayan dengan Desa Piasak. Bentangan pertama jembatan dari arah Kota Tayan menuju Pulau Tayan sepanjang 300 meter. Bentangan kedua dari arah Pulau Tayan menuju Desa Piasak sekitar 1.420 meter.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, mengatakan penancapan tiang pertama pembangunan jembatan Tayan sudah lama menjadi impian masyarakat Kalimantan Barat ini. “Awalnya hanya mimpi, tapi hari ini Jembatan Tayan jadi kenyataan,” kata Cornelis dalam sambutannya itu.
Cornelis mengatakan, pemerintah memang memberikan fokus pembangunan di wilayah Timur Provinsi Kalimantan Barat ini , dan hingga saat ini pemerintah sudah mengucurkan dana untuk pembangunan Kabupaten Sanggau mencapai Rp1,4 triliun. “Jangan bilang pemerintah itu tidur, dan tidak kerja? Kami sudah kucurkan dana pembangunan untuk Kabupaten Sanggau mencapai Rp1,4 triliun,” katanya.
Di sisi lain, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan jembatan Tayan yang akan dibangun ini adalah jembatan yang sangat stategis. Walau pun sebelumnya terjadi beberapa kali penundaan untuk pembangunannya, namun semuanya berjalan sesuai dengan rencana.
“Sebelas bulan kita tertunda untuk membangun, dan setelah selesai administrasi, kita baru membangunnya,” kata Djoko Kirmanto. "Anggaran bukan APBN murni, makanya pekerjaan terjadi penundaan,” kata Djoko.
Djoko juga meminta kepada para kontraktor pembangunan jembatan Tayan ini untuk dapat menyelesaikan pekerjaan jembatan ini tepat waktu.(umi)
source:http://nasional.news.viva.co.id/news/read/352766-jembatan-terpanjang-kedua-indonesia-akan-dibangun?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
cepat2 yah ngebangunnya..semoga bukan ajang tebar pesona disaat besok harus mencoblos.
tjokro_ragazzo September 19th, 2012, 03:29 PM Pelabuhan Rasau
http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/6076_2469987285781_1646946707_n.jpg
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/551566_2469986325757_785513640_n.jpg
keren pelabuhannya.... 4 lantai.... untuk daerah/kecamatan seperti Rasau....
Sheng Hie aja kalah gede.... :cheers:
Psalm21_ptk September 19th, 2012, 07:57 PM Pelabuhan Rasau
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/551566_2469986325757_785513640_n.jpg
Kok perasaanku mirip bangunan SMP Immanuel 1 ya? :lol:
http://i.pbase.com/o5/74/592874/1/69276472.kyfPsjl4.IMG_20060926_0512.JPG
Bungong kaye September 22nd, 2012, 06:58 AM pelabuhan Rasau itu ada tulisan KTM, biasanya itukan di malysia ?????
embassyofaudrey September 22nd, 2012, 01:01 PM Kok perasaanku mirip bangunan SMP Immanuel 1 ya? :lol:
http://i.pbase.com/o5/74/592874/1/69276472.kyfPsjl4.IMG_20060926_0512.JPG
Kurang ajhiiiiiiiiiiiiiiar..ahahahahahahaa..iya yah..kok mirip ya ? Bangunan smp yang mirip pelabuhan apa bangunan pelabuhan yang mirip smp ? :lol:
kanazef September 22nd, 2012, 04:46 PM Jembatan disalah satu daerah pedalaman kalimantan barat. jembatannya masih bagus, cuma ya itu..kalo berupa kendaraan bermotor mau lewat ya satu2 dulu.kalo gak goyang jembatan gantung ini. hihi..
http://imageshack.us/a/img145/4936/foto042d.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/145/foto042d.jpg/)
downsouth September 24th, 2012, 05:51 AM Kok perasaanku mirip bangunan SMP Immanuel 1 ya? :lol:
http://i.pbase.com/o5/74/592874/1/69276472.kyfPsjl4.IMG_20060926_0512.JPG
Mungkin kontraktor nya sama
endul001 September 29th, 2012, 05:15 AM Danau Lindung Empangau, salah satu sarang ikan arwana asli kapuas
http://imageshack.us/a/img211/4406/p9080003.jpg
http://imageshack.us/a/img231/7425/p9080009.jpg
http://imageshack.us/a/img833/7725/p9080012.jpg
embassyofaudrey October 19th, 2012, 12:22 AM http://3.bp.blogspot.com/_GCn6icmt3zI/TBrY8ijYCII/AAAAAAAAAAk/kO8jE2btxQw/S760/KANTOR+BALAI_01.jpg
Kantor Balai Taman Nasional Betung Kerihun/Kalimantan Barat. lumayan..
Balaputradewa October 19th, 2012, 02:37 AM Kantor Bupati Kubu Raya
http://farm9.staticflickr.com/8045/8101388069_69c52815ae_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8101388069/)
[/url]
http://farm9.staticflickr.com/8186/8101388631_bd4790e930_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8101388069/)
http://farm9.staticflickr.com/8464/8101389005_1daa5598af_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8101388631/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8101389005/]
embassyofaudrey October 19th, 2012, 03:55 AM ^^^ Huaaaaaaaaaaaaa..lagi di pontianak ? :D asiiik.
Psalm21_ptk October 19th, 2012, 02:49 PM http://3.bp.blogspot.com/_GCn6icmt3zI/TBrY8ijYCII/AAAAAAAAAAk/kO8jE2btxQw/S760/KANTOR+BALAI_01.jpg
Kantor Balai Taman Nasional Betung Kerihun/Kalimantan Barat. lumayan..
Not Bad... :cheers:
Didaerah mana dibikin nih sis?
embassyofaudrey October 19th, 2012, 07:30 PM ^^ Kapuas hulu/Putusibau sepertinya.
Balaputradewa October 21st, 2012, 04:10 PM Kantor Gubernur Kalimantan Barat
http://farm9.staticflickr.com/8184/8108721751_e1ffd90786_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108721751/)
[/url]
http://farm9.staticflickr.com/8048/8108728564_fe6800497f_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108721751/)
http://farm9.staticflickr.com/8195/8108728792_cff9be4d0a_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108728564/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108728792/]
Balaputradewa October 21st, 2012, 04:11 PM Kantor DPRD Kalimantan Barat
http://farm9.staticflickr.com/8463/8108728072_f2645e1820_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108728072/)
[/url]
http://farm9.staticflickr.com/8475/8108721335_1f49b48f49_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108728072/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/8108721335/]
bakaneko October 22nd, 2012, 08:33 AM Kota Juang "Nanga Pinoh", Kab. Melawi
Sekilas:
Nanga Pinoh merupakan ibu kota Kabupaten Melawi. Secara administratif, Nanga Pinoh merupakan sebuah kecamatan berpenduduk 39.604 jiwa (sensus 2010) dengan luas 408,8 km² yang terbagi atas 17 desa. Sedangkan kawasan pusat kota Nanga Pinoh sendiri berada di Desa Tanjung Niaga, Desa Paal, Desa Sido Mulyo, dan Desa Kenual. Jika digabungkan, keempat desa tersebut berpenduduk 22.424 jiwa dengan luas 18,8 km².
Berikut adalah foto-foto semasa lawatan saya pada 16–17 September 2012.
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126201.jpg
Tugu Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126290.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126291.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126294.jpg
Monumen Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126190.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126193.jpg
Tugu RIS
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126197jlmerak-beringin.jpg
Tugu di Persimpangan Jl. Merak dan Jl. Beringin
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126216.jpg
Tugu di Lapangan Kecamatan
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126178jlcempaka.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126315.jpg
Jl. Cempaka
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126179jljuang.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126206.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126239.jpg
Jl. Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126293.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126308.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126309.jpg
Bendera di Jl. Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126181.jpg
Warung kopi di Jl. Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126182jlgaruda-melati.jpg
Persimpangan Jl. Garuda dan Jl. Melati.
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126200.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126302.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126215.jpg
Poster kampanye di Jl. Juang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126223.jpg
Lapangan Kecamatan
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126245.jpg
Kontes kicauan burung
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126273.jpg
Tiang listrik di Jl. Juang
bakaneko October 22nd, 2012, 09:36 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126279.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126275.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126198.jpg
Gereja Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126280.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126282.jpg
Gereja Kemah Injil Indonesia "Pintu Elok"
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126278mbnuruliman.jpg
Masjid Besar Nurul Iman
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126243fuktekchie.jpg
Kelenteng Fuk Tek Chie
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126241.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126242.jpg
Rumah Adat Tionghua (Balai Pertemuan Adat Thiong Hwa dan Gedung Badan Sosial Penanggulangan Bahaya Kebakaran)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126225.jpg
Pemakaman Kristen
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126231.jpg
Pemakaman Muslim
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126226.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126314.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126312.jpg
Taman Makam Pahlawan Bahagia
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126228.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126229.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126313.jpg
Tugu di Taman Makam Pahlawan Bahagia
bakaneko October 22nd, 2012, 09:43 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126343.jpg
Terminal Bus Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126186.jpg
Terminal Oplet Tanjung Niaga
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126303.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126306.jpg
Kantor Bupati Melawi
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126322.jpg
Rumah Dinas Bupati Melawi
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126341.jpg
Kantor Camat Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126194.jpg
Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126238.jpg
Kantor Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126214.jpg
Kantor Panitia Pengawas Pemilihan Umum
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126212.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126213.jpg
Bank Kalbar Cabang Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126220.jpg
Kantor PLN Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126222.jpg
Kantor Pos Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126307.jpg
Polsek Nanga Pinoh
bakaneko October 22nd, 2012, 09:57 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126232.jpg
SD Negeri 6 Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126233.jpg
Pembangunan gedung baru SDN 6
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126235.jpg
SMA Negeri 1 Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126246.jpg
SMA Ekklesia
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126277.jpg
SD Negeri 1 Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126204.jpg
Hotel Gunung Wenang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126240.jpg
Losmen Gunung Wenang
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126207.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126208.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126209.jpg
Pasar Swalayan Mitra Indah
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126274.jpg
Toko Pakaian
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126318.jpg
Toko Jasa Pertanian
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126236.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126237.jpg
Pembangunan Kantor CU Lantang Tipo
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126256.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126251.jpg
Café Kelantink
bakaneko October 22nd, 2012, 10:18 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126183.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126184.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126185.jpg
Tepian Sungai Melawi
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126248.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126250.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126253.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126254.jpg
Sungai Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126247.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126249.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126255.jpg
Jembatan Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126257.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126258.jpg
Sungai Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126263.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126264.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126265.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126266.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126267.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126268.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126269.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126270.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126271.jpg
Sungai Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126259.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126260.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126261.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/160920126262.jpg
bakaneko October 22nd, 2012, 10:36 PM Kawasan Kota Baru Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126323.jpg
Jl. Juang Kota Baru
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126324.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126325.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126326.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126328.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126329.jpg
Stadion Olahraga Raden Temenggung Setia Pahlawan
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126330.jpg
Logo Kabupaten Melawi
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126327.jpg
Anjungan MTQ
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126333.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126334.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126335.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126336.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126337.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126338.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126339.jpg
Gedung terbengkalai
bakaneko October 22nd, 2012, 10:48 PM Bandar Udara Nanga Pinoh
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126301.jpg
Jalan menuju bandara
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126300.jpg
Papan nama bandara
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126297.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126298.jpg
Terminal bandara
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126299.jpg
Jalan menuju landasan pacu
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126295.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/NangaPinoh/170920126296.jpg
Landasan pacu
Sedikit informasi: Kode IATA: NPO
Kode ICAO: WIOG
Kelas: III
Pengelola: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan
Koordinat: 00° 20' 55.00" S / 111° 44' 50.99" E
Elevasi: 121 m / 396.98 ft
Runway: 1000 m x 23 m
Arah: 05-23
Taxiway: 75
Apron: 60
PCN: 5FCZU
Jenis pesawat terbesar yang bisa mendarat: CASA C-212
downsouth October 23rd, 2012, 10:10 AM http://3.bp.blogspot.com/_GCn6icmt3zI/TBrY8ijYCII/AAAAAAAAAAk/kO8jE2btxQw/S760/KANTOR+BALAI_01.jpg
Kantor Balai Taman Nasional Betung Kerihun/Kalimantan Barat. lumayan..
Sorry sis, ini foto atau rendering? Sempurna sekali contrast dan ketajaman warnanya.
embassyofaudrey October 23rd, 2012, 05:10 PM Sorry sis, ini foto atau rendering? Sempurna sekali contrast dan ketajaman warnanya.
Rendering... :lol:
bakaneko October 24th, 2012, 07:08 AM Nanga Pinoh
mR2iIEKyR18
Anjungan MTQ Nanga Pinoh
KQbE3URzUGY
bakaneko October 25th, 2012, 06:12 PM Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya
Jl. Adi Sucipto, Desa Arang Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126550.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126545.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126551.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126548.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126547.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126552.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126554.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126566.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126561.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126557.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126559.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126560.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126565.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126564.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126563.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126562.jpg
bakaneko October 25th, 2012, 06:14 PM Kolam Teratai di TMP Dharma Patria Jaya
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126567.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126569.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126570.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126544.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/200920126543.jpg
bakaneko October 27th, 2012, 03:38 AM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/Sanggau/190920126428.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/Sanggau/190920126427simpangampar.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/Sanggau/190920126433.jpg
Tugu Simpang Ampar
Kec. Tayan Hilir, Kab. Sanggau (19 September 2012)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/Sanggau/190920126434.jpg
Spanduk di Simpang Ampar
Kec. Tayan Hilir, Kab. Sanggau (19 September 2012)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/210920126741.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/210920126739.jpg
Tugu KB
Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya (21 September 2012)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/210920126746.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar/210920126747.jpg
Tugu PKK
Desa Limbung, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya (21 September 2012)
shanewizardman November 11th, 2012, 02:27 PM jalan2 ke ketapang yuuuk!!!!
pantai pulo datok
http://sphotos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/387077_2457612056408_500601233_n.jpg
pantai tanjung belandang
http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/431457_2457629216837_1620352778_n.jpg
http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/255516_2457627416792_1695305447_n.jpg
http://sphotos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/p206x206/527165_2457637097034_1529737414_n.jpg
sungai tengar
http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/217817_2457661217637_2107902955_n.jpg
shanewizardman November 11th, 2012, 02:30 PM pemandangan di telok batang
http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/621804_2457601656148_370944238_o.jpg
pelabuhan telok batang
http://sphotos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/295936_2457604136210_827428238_n.jpg
downsouth November 24th, 2012, 12:37 AM Kondisi jalan antara Simpang Ampar, Kec. Tayan Hilir, Kab. Sanggau dan Desa Batang Tarang, Kec. Balai, Kab. Sanggau
fm0fI7BCOSk
http://i1147.photobucket.com/albums/o559/sscdownsouth/DB0BA3C8-74B5-457B-84C4-A18429CB97AA-2655-0000066D9A9F1890_zps30126f3b.jpg
http://i1147.photobucket.com/albums/o559/sscdownsouth/584916B1-6AA7-4CE6-AF6C-D020B10696F6-2655-0000066D3D14342C_zpsfc541af8.jpg
http://i1147.photobucket.com/albums/o559/sscdownsouth/B4937A1E-FBA2-4952-AD24-F76A95B7F0DB-2655-0000066CF3DCEA54_zps8e8afd46.jpg
http://i1147.photobucket.com/albums/o559/sscdownsouth/5BC0E348-0B72-4864-918C-BDAA26B5F174-2655-0000066CB1478A2C_zpse39b3d3c.jpg
http://i1147.photobucket.com/albums/o559/sscdownsouth/518F739F-68F5-40E3-A93F-DC249A2EE7CC-2655-0000066C52CE61EE_zpsc191c106.jpg
embassyofaudrey December 2nd, 2012, 11:31 PM Ekonomi KALBAR Tumbuh 6,0%
“Ekonomi kalimantan barat triwulan tiga tahun 2012 tumbuh sebesar enam persen. Semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif tertinggi di sektor keuangan-real estate-jasa perusahaan sebesar 7,3 persen.”
Produk domestik regional bruto, PDRB kalimantan barat triwulan tiga tahun 2012 meningkat sebesar 6,6 persen dibandingkan triwulan dua tahun 2012.
Semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif sektor pertanian tercatat sebagai sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 16,4 persen, diikuti sektor konstruksi 7,3 persen dan sektor industri pengolahan 5,6 persen.
Jika PDRB triwulan tiga tahun 2012 dibandingkan triwulan yang sama tahun 2011 lalu tumbuh sebesar 6,0 persen, semua sektor mengalami pertumbuhan positif tertinggi di sektor keuangan real estate jasa perusahaan 7,3 persen dan terendah di sektor listrik-gas-air bersih 2,7 persen.
Secara nominal, PDRB harga berlaku kalimantan barat triwulan tiga tahun 2012 mencapai 19,3 triliun rupiah, meningkat 9,0 persen dibandingkan triwulan dua tahun 2012 sebesar 17,7 triliun rupiah, sedangkan PDRB harga konstan 2000 pada triwulan tiga tahun 2012 mencapai 8,6 triliun rupiah.:: Raydatodi
Source:http://www.ruaitv.co.id/2012/11/05/ekonomi-kalbar-tumbuh-60/
:applause: semoga tahun depan bisa 6,5% - 7%
embassyofaudrey December 11th, 2012, 09:11 AM Dapat Inii : Lala Golden Hotel dijalan Bengkayang
http://img.agoda.net/hotelimages/344/344739/344739_Main.jpg
source:http://www.agoda.com/asia/indonesia/pontianak/lala_golden_hotel.html
:applause: T/O kayanya. baguslah buat daerah bengkayang dan sekitarnya.
Namewee December 13th, 2012, 11:49 AM Bikit Daya ini gak bisa diakses kah??
http://ryangoblog.files.wordpress.com/2012/10/batu_daya_mountain_by_gegetlonely-d36zw6t.jpg (http://ryangoblog.wordpress.com/2012/10/30/batu-yang-memperdaya-batu-daya-2/)
Maksudnya akses kepuncaknya :)
Psalm21_ptk December 13th, 2012, 07:25 PM ^^
Kalo ga salah ingat bisa, soalnya pernah liat foto2 orang naik ke atas sana bro :D *CMIIW
Lala golden.. Not badlah untuk ukuran bengkayang :D
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:00 PM Pelabuhan darat entikong
http://www.wilayahperbatasan.com/wp-content/themes/profitstheme_11/thumb.php?src=http://www.wilayahperbatasan.com/wp-content/uploads/2011/11/entikong.jpg&w=200&h=200&zc=1
rendering yang kecil.. -_- berapa floor yah itu ? :D gak seru, gak ada stadion sepak bolanya, bikin kek stadion kecil. apa sepak bola perbatasan mampu memicu semangat nasionalisme perbatasan ? #kabooooooooooorr..
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:05 PM Pos Lintas batas jagoi babang
http://www.google.com/url?source=imglanding&ct=img&q=http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/TAMPAK-DEPAN.jpg&sa=X&ei=hjHYUMWVIMfXrQfS8YHoDw&ved=0CAkQ8wc4oAI&usg=AFQjCNF0T7ouvMk7RUb09XgapVWm7ikPfQ
Lintas batas Aruk
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/PPLB-ARUK-3D-3.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/PPLB-ARUK-3D-2.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/ppMASTER.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/DETAIL.jpg
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:12 PM Pos Lintas Batas jagoi babang
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/DEPAN.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/DETAIL-DINDING.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/DETAIL-ATAP.jpg
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:22 PM Pos lintas batas aruk-biawak
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/BANGUNAN-UTAMA.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/ATAS2.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/AKSES-MASUK.jpg
Ahmad Roffi Faturrahman arsitek dari aruk-biawak border.
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/AHMAD-ROFFI-FATURRAHMAN.jpg
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:30 PM Pos Lintas Batas aruk-biawak
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/SAMPING.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/RENCANA-PEKERJAAN.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/PPLB-ARUK.jpg
http://theproffmag.com/wp-content/uploads/2012/08/PPLB-ARUK-3D.jpg
source:http://theproffmag.com/2012/08/perbatasan-seharusnya-tidak-membatasi/
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:34 PM Perbatasan Seharusnya tidak "Membatasi"
Sejak masa pemerintahan Presiden Republik Indonesia yang pertama, hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Malaysia memang renggang. Namun, beberapa tahun belakangan, hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia semakin merenggang. Beberapa kasus, seperti sengketa wilayah di beberapa pulau yang berada di antara batas wilayah kedua negara tersebut, lalu sengketa kepemilikan budaya (seperti batik, tari pendet, dan reog) seakan semakin membuat hubungan yang renggang di antara kedua negara tadi menjadi makin “memanas”. Isu-isu yang menyulut permusuhan di antara Indonesia dan Malaysia pun sudah banyak merebak ke segala lini kehidupan.
Namun, jika kita menengok ke daerah-daerah Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia, kita akan menemukan suasana yang bersahabat di antara warga dari kedua belah negara, yaitu warga Indonesia dan warga Malaysia. Bayangan kita mengenai sengketa dan perselisihan yang terjadi di antara warga Malaysia dan Indonesia tidak akan kita temui di wilayah-wilayah perbatasan kedua negara tersebut. Di Kalimantan Barat misalnya, warga Indonesia dan warga Malaysia—yang kebanyakan sama-sama dari suku Sambas—hidup rukun dan saling membantu. Meskipun berbeda kewarganegaraan, orang-orang Sambas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia bahkan banyak yang mempunyai hubungan keluarga.
Pada 1 Januari 2011, Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) yang menghubungkan daerah Aruk, Sambas, Indonesia dan Biawak, Serawak, Malaysia diresmikan dan mulai beroperasi. PPLB Aruk-Biawak merupakan PPLB kedua yang sudah resmi beroperasi di wilayah Kalimantan Barat. Menurut Ahmad Roffi Faturrahman, IAI.—salah satu arsitek yang merealisasikan PPLB Aruk-Biawak—sebenarnya tidak mudah untuk dapat mewujudkan proyek tersebut. Kepada redaksi The Proff, bapak Roffi menuturkan bahwa realisasi PPLB Aruk-Biawak—dari proses pembuatan konsep, hingga pengerjaan bangunan—mempunyai banyak sekali kendala dan tantangan. Misalnya, untuk dapat menggunakan konsep bentuk bangunan PPLB Aruk-Biawak saat ini—yang bergaya arsitektur Keraton Sambas—tim arsitek harus melakukan konsultasi intensif dengan masyarakat sekitar wilayah perbatasan, yaitu dari pihak Indonesia dan Malaysia.
Selain harus melalui berbagai perundingan dengan pihak masyarakat sekitar perbatasan untuk menentukan konsep bangunan, tim arsitek juga harus melakukan konsultasi dengan petinggi-petinggi adat untuk menentukan ornamen-ornamen yang sesuai untuk digunakan pada bangunan PPLB. Lalu, tim arsitek juga harus menyesuaikan peletakan ornamen agar tidak menyalahi norma adat dan norma budaya setempat. “Menurut warga sekitar, letak ornamen-ornamen juga harus teratur. Misalnya, bunga tidak boleh ada di tengah-tengah atau di bawah, ornamen dengan bentuk batang atau daun pun tidak boleh terletak di atas. Hal tersebut terbilang sepele, tetapi menurut petinggi adat sekitar, hal tersebut adalah hal yang esensial,” ujar Roffi.
Intinya, tim arsitek yang membangun PPLB Aruk-Biawak sedapat mungkin berusaha untuk tidak merusak segala tatanan adat dan menjaga agar tidak ada pelanggaran norma dalam proses realisasi PPLB tersebut. Dengan adanya PPLB, hubungan baik di antara warga sekitar perbatasan pun diharapkan tidak lantas berubah. Warga Indonesia yang tinggal di sekitar perbatasan—di Sambas—memang tidak jarang pergi ke daerah Malaysia untuk membeli berbagai keperluan hidup mereka. Warga Malaysia pun juga demikian, mereka tak jarang membeli bensin di Indonesia karena harganya lebih murah daripada bensin Malaysia.
Selain itu, sebelum ada PPLB di Aruk-Sambas, seringkali terjadi penyelundupan atau pelanggaran-pelanggaran batas wilayah. Namun, dengan diresmikannya PPLB Aruk-Sambas segala hal negatif, seperti penyelundupan dan pelanggaran batas wilayah, yang terjadi dapat diminimalisasi. Akan tetapi, hal-hal positif di antara masyarakat Indonesia dan Malaysia, yang sudah terpelihara sejak lama—seperti rasa kekeluargaan dan rukun—diharapkan tidak berubah atau berkurang karena eksistensi dari PPLB Aruk-Biawak. “Saya berharap eksistensi dari PPLB Aruk-Biawak ini nantinya menambah segala hal positif yang sudah ada, tetapi dapat mengurangi segala hal negatif di sekitar perbatasan,” ucap Ahmad Roffi Faturrahman.
Sebenarnya, kendala yang harus dihadapi untuk merealisasikan proyek PPLB Aruk-Biawak ini tidak hanya masalah konsolidasi untuk desain bangunan dan pemilihan ornamen-ornamen yang cocok untuk bangunan tersebut. Akan tetapi, ada beberapa kendala yang lebih sukar untuk diselesaikan, yaitu masalah topografi lahan tempat bangunan akan didirikan dan masalah transportasi untuk material-material bangunan. Karena letak “titik nol”, yaitu posisi yang akan dijadikan tempat berdirinya pos perbatasan, di daerah perbukitan dan awalnya masih merupakan daerah hutan, banyak upaya yang telah dilakukan untuk dapat merealisasikan bangunan PPLB Aruk-Biawak. “Setelah menemukan “titik nol” kami harus membuka jalan, tidak hanya itu kami pun harus melakukan “cut and fill” untuk membuat lahan tempat pembangunan menjadi rata dan layak dibangun.
Selain menghadapi masalah kontur lahan yang variatif sehingga harus banyak melakukan penyesuaian, proses realisasi PPLB Aruk-Biawak juga harus menghadapi kendala buruknya infrastruktur untuk transportasi di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Buruknya infrastruktur, yaitu jalan sebagai sarana transportasi, di sekitar daerah Aruk jelas mempersulit pengiriman material untuk pembangunan PPLB. Selain memperlambat proses pengiriman, buruknya infrastruktur juga membuat biaya untuk transportasi material menjadi mahal. Solusi yang diambil oleh tim arsitek untuk mengatasi masalah tersebut adalah membeli material dari daerah Malaysia. “Dengan membeli bahan-bahan material bangunan dari Malaysia kami dapat menghemat biaya karena ternyata harga material-material bangunan di Malaysia lebih murah daripada harga material-material dari Indonesia. Selain itu, infrastruktur di daerah Malaysia, terutama jalan ke arah “titik nol”, yaitu tempat berdirinya PPLB, lebih mudah diakses,” ungkap bapak Roffi.
Menurut narasumber yang kami wawancara—Ahmad Roffi Faturrahman—saat ini, kondisi infrastruktur di sekitar perbatasan Aruk-Biawak—terutama di daerah Indonesia—amat memprihatinkan. Kondisi jalan yang masih belum diaspal, tidak adanya penerangan di kanan-kiri jalan, dan kondisi tersebut menjadi lebih parah jika jalan basah karena diguyur hujan membuat molor proses pengerjaan PPLB tersebut. Namun, dengan determinasi dan usaha yang keras, pada akhirnya bangunan PPLB Aruk-Biawak pun dapat diselesaikan pula. Pada akhirnya, kendala berat pun dapat diatasi demi mewujudkan PPLB kedua di Kalimantan Barat tersebut.
Pada saat ini, bapak Ahmad Roffi Faturrahman pun sedang mengerjakan sebuah proyek PPLB. Proyek tersebut pun masih berada di sekitaran Kalimantan Barat. PPLB yang sedang dibangun tersebut rencananya akan menghubungkan daerah Jagoi Babang, Kalimantan Barat, Indonesia dengan Serikin, Sarawak, Malaysia. Saat ini, Pemerintah Daerah Kalimantan Barat merencanakan akan membuka lima pintu perbatasan dengan Malaysia untuk memajukan perekonomian daerahnya. Nantinya, akan ada lima PPLB di Kalimantan Barat, yaitu di Entikong (Kabupaten Sanggau), Aruk (Kabupaten Sambas), Jagoi Babang (Kabupaten Bengkayang), Senaning (Kabupaten Sintang), dan Badau (Kabupaten Kapuas Hulu). Dari kelima PPLB yang direncanakan tersebut, baru dua yang sudah terwujud, yaitu PPLB di Entikong dan Aruk.
Menurut Roffi, jika tidak ada aral melintang, PPLB Aruk Jagoi sebenarnya bisa lekas direalisasikan. Namun, halangan ternyata muncul dari pihak Pemerintahan Malaysia yang kurang setuju dengan pembukaan PPLB di daerah Aruk Jagoi. Padahal, menurut beberapa sumber, jarak dari Aruk Jagoi ke Kuching—ibukota Sarawak—lebih strategis bahkan lebih dekat daripada jarak dari Entikong ke Kuching. Seharusnya, dari fakta-fakta tersebut pihak Pemerintahan Malaysia “membuka matanya” dan dapat memberikan persetujuan untuk membuka PPLB.
Menurut Roffi, di wilayah perbatasan antara Indonesia-Malaysia, kita dapat melihat jelas ketimpangan yang terjadi pada daerah Malaysia dan Indonesia. Misalnya, dari segi infrastruktur, jelas sekali tampak bahwa pemerintah Malaysia sangat peduli pada perkembangan daerah-daerah terpencil. Sedangkan, perkembangan di daerah-daerah terpencil tampaknya kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Indonesia. Hal-hal seperti pembangunan jalan yang layak untuk akses di sekitar perbatasan sepertinya disepelekan oleh Pemerintah Indonesia, padahal kondisi jalan menuju titik nol perbatasan Indonesia-Malaysia di daerah Malaysia sudah bisa dibilang layak.
Seharusnya, perbatasan tidak menjadi pembatas yang jelas memperlihatkan mana pemerintah yang jelas memperhatikan pembangunan di daerah terpencil dan mana yang tidak. Perbatasan sepatutnya tidak hanya menjadi simbol bahkan “membatasi gerak” masyarakat sekitar untuk lebih “maju”. “Perbatasan menurut saya seharusnya menumbuhkan rasa saling memiliki di antara masyarakat sekitarnya. Kalau perlu, orang-orang Indonesia menjadi iri dengan daerah Malaysia yang amat tertata dan maju,” pungkas Ahmad Roffi Faturrahman, IAI..
source:http://theproffmag.com/2012/08/perbatasan-seharusnya-tidak-membatasi/
embassyofaudrey December 24th, 2012, 12:37 PM dry port entikong
http://www.wilayahperbatasan.com/wp-content/themes/profitstheme_11/thumb.php?src=http://www.wilayahperbatasan.com/wp-content/uploads/2011/11/entikong.jpg&w=200&h=200&zc=1
Pembangunan Dry port dimulai 2013
source:http://pontianak.tribunnews.com/2012/09/18/pembangunan-dry-port-entikong-mulai-2013
Psalm21_ptk December 24th, 2012, 06:38 PM ^^
Dapat dr mana sis gambarnya? :?
Wah sampe ada gedung tinggi tuh dibelakang... serius tuh?
embassyofaudrey December 24th, 2012, 08:22 PM ^^ saya sih realistis aja, daerah terpencil gini. 2020 juga belum tentu dibangun tuh gedung yang paling tinggi. kalo dilihat dari tingginya, kayanya 10-12 floor buat apa coba. hotel ? apartmen ? :D amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin....
embassyofaudrey January 9th, 2013, 12:16 AM Mengenang Hari Wafatnya Opu Daeng Manambon di Kalbar
http://www.wisatamelayu.com/share/header/p488ec8624c849_kalbar.gif
http://2.bp.blogspot.com/-MncOwycgFHA/TpK5OeD8tOI/AAAAAAAAASY/TNAQQAgonIE/s1600/07022011-01b.jpg
Diadakan pada Rabu terakhir bulan Sapar (Hijriah) yang menyimbolkan keberkahan. Menurut cerita, ritus ini merupakan peringatan atau napak tilas kedatangan Pangeran Mas Surya Negara dari Kerajaan Matan (Martapura) ke Kerajaan Mempawah (Pontianak).
Ritual tersebut dimulai ketika Raja, Ratu Mempawah, putra-putrinya serta punggawa dan pengawal berangkat dari Desa Benteng, Mempawah, menggunakan perahu bidar, yakni perahu kerajaan dari Istana Amantubillah. Kapal tersebut akan berlayar menuju muara Sungai Mempawah yang terletak di Desa Kuala Mempawah dengan jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan. Di muara sungai akan dilakukan semacam upacara "penyambutan" ke laut seperti ketika Opu Daeng Menambon tiba di muara sungai tersebut untuk pertama kalinya.
Robo-robo itu sendiri dimaksudkan sebagai suatu peringatan serangkaian kejadian penting bermula Haulan pada hari Senin malam Selasa terakhir bulan Syafar guna mengenang hari wafatnya Opu Daeng Manambon.
Bagi warga keturunan Bugis di Kalbar, robo-robo biasanya diperingati dengan makan bersama keluarga di halaman rumah. Tidak hanya di rumah, makan bersama juga dilakukan siswa di berbagai sekolah baik tingkat SD hingga SMU pada Rabu pagi.
source:http://www.kidnesia.com/Kidnesia/Potret-Negeriku/Teropong-Daerah/Kalimantan-Barat/Seni-Budaya/Tradisi-Robo-robo
tjokro_ragazzo January 9th, 2013, 06:11 AM ^^
sebenarnya lebih tepatnya keturunan Bugis-Melayu di Mempawah.
Saya keturunan Bugis-Melayu, dari Sambas tapi tidak ikut robo-robo.....
embassyofaudrey January 9th, 2013, 12:59 PM ^^ rata-rata yang keturunan bugis itu ikut robo-robo bang, di pontianak masih ada, di sintang juga masih ada tradisi ini.
tjokro_ragazzo January 10th, 2013, 07:07 AM ^^
Di Sambas juga ada sebenarnya, almarhum kakek saya masih melakukan tradisi itu tapi tidak ebsar2an spt di Mempawah.
tjokro_ragazzo January 10th, 2013, 07:09 AM ^^
Di Sambas juga ada sebenarnya, almarhum kakek saya masih melakukan tradisi itu tapi tidak besar2an spt di Mempawah.
embassyofaudrey January 11th, 2013, 11:35 PM Pemerintah Tender jalan Perbatasan Kalimantan-Malaysia
http://media.viva.co.id/thumbs2/2011/05/15/111085_jalan-trans-kaltim-di-bengalon--kutai-kartanegara--kalimantan-timur_663_382.jpg
VIVAnews - Kementerian Pekerjaan Umum mulai menggelar tender untuk jalan perbatasan Kalimantan Barat dengan Malaysia. Tender tersebut dibagi menjadi empat paket pekerjaan.
Pekerjaan pertama adalah pembangunan jalan batas Kabupaten Sambas-Kabupaten Sanggau, batas Temajuk-Sambas, Singkawang-Tebas Bypass Sambas-Tanjung Harapan-Galing, dan jalan batas Kabupaten Sanggau-batas Kabupaten Sintang.
"Secara total ada 27,5 kilometer dari empat paket tersebut," ujar Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Tujuh, Andriananda, kepada VIVAnews, Jumat 10 Januari 2012. Keempat proyek tersebut bernilai total Rp220 miliar.
Direktur Wilayah II Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Winarno, menambahkan, pembangunan jalan perbatasan Kalimantan dilakukan secara bertahap. Sebab, penyelesaian jalan perbatasan Kalimantan bukan merupakan hal yang mudah.
"Medan yang dihadapi sulit, aksesibilitas yang terbatas, dan permasalahan lahan yang juga terus menjadi masalah dengan hutan lindung," katanya.
Kepala Pusat Pengolahan Data Kementerian Pekerjaan Umum, Danis Sumadilaga, mengungkapkan, proses tender seluruhnya diharapkan bisa selesai pada Februari ini, sehingga pada Maret 2013 pekerjaan bisa dilakukan.
Secara keseluruhan, jalan di perbatasan Kalimantan memerlukan dana Rp7,8 triliun untuk membangun jalan sepanjang 1.755 kilometer.
Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, mengatakan bahwa kendala pembangunan di wilayah Kalimantan, terutama daerah perbatasan adalah permasalahan hutan lindung.
Untuk itu, paket pengerjaan jalan di sekitar perbatasan harus menunggu izin dari Kementerian Kehutanan. (art)
source:http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/381296-pemerintah-tender-jalan-perbatasan-kalimantan-malaysia?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
terimakasih pemerintah.. :)
downsouth January 13th, 2013, 12:40 AM ^^ Kalo mau minta sesuatu, sekarang saat yg tepat. Pemilu sudah dekat, saatnya pencitraan.
bakaneko January 15th, 2013, 01:14 AM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/pemilu/CC-1.jpg
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/pemilu/Hasilpilgub.png
embassyofaudrey January 15th, 2013, 11:07 PM ^^ selamat yaa pak gubernur dan wagubnya..semoga makin banyak investor2 melirik kalbar dan pontianak khususnya. :)
embassyofaudrey February 1st, 2013, 04:27 PM http://i255.photobucket.com/albums/hh134/nursasongkos/kalimantan-barat_zps88855340.jpg
congrats..AYU Ravianti top-10 Puteri Indonesia 2013, wakil Kalimantan barat. dan pemenang polling putri dengan polling tertinggi region kalimantan. :applause:
embassyofaudrey February 3rd, 2013, 04:00 PM 1. PEMBANGUNAN SPAM DS.SEMUDUN KEC.SUI.KUNYIT KAB.PONTIANAK Rp. 5,458,267,600 31 Jan 2013 - 12 Feb 2013
2. 27 - pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruks Lokasi Kawasan Minapolitan Desa Sungai Rengas Kecamatan Sui. Kakap Kabupaten Kubu Raya Rp. 78,155,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
3. 26 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan Agropolitan Desa Pangmilang Kec. Singkawang Selatan Kota Singkawang Rp. 79,695,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
4. 25 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan Agropolitan Kec. Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Rp. 79,739,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
5. 24 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan PSD RSH Kec. Pontianak Barat dan Kec. Pontianak Timur Kota Pontianak Rp. 84,535,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
6. 23 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan PSD RSH Kabupaten Kubu Raya Rp. 83,765,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
7. 22 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kwasan PSD RSH Kota Sanggau Kab. Sanggau Rp. 83,985,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
8. 21 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan PSD RSH Kota Singkawang Rp. 84,315,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
9. 20 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi KAwasan Kumuh Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Rp. 98,395,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
10. 19 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan Kumuh Desa Tanjung Satai Kec. Pulau Maya Karimata Kabupaten Kayong Utara Rp. 98,615,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
11. 18 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan Kumuh Kota Ngabang Kabupaten Landak Rp. 98,945,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
12. 17 - Pengawasan/Supervisi Pelaksanaan Konstruksi Lokasi Kawasan Kumuh Kota Singkawang Rp. 98,725,000 30 Jan 2013 - 6 Feb 2013
13. Pembangunan Reservoir 500 M3,P/P Pipa Ø 250&100 -13.416 M Ds.Semudun Kec.Sei.kunyit Kab.Pontinak Rp. 2,910,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
14. PEMBANGUNAN SPAM DENGAN BRONKAPTERING KEC.PALOH KAB.SAMBAS, P/P JARINGAN PIPA PVC Ø 100-6.000 M,Ø 75-5.000 M,Ø 50-2000 M Rp. 5,052,875,500 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
15. PENGADAAN DAN PEMASANGAN JARINGAN PERPIPAAN JAGOI BABANG KAB.BENGKAYANG Rp. 9,700,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
16. Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Perpipaan Senaning Kab.Sintang Rp. 1,437,055,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
17. Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Perpipaan SPAM Aruk Ds.Aruk Sajingan Kab.Sambas Rp. 9,700,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
18. PENGADAAN DAN PEMASANGAN JARINGAN PERPIPAAN SPAM PERBATASAN ENTIKONG KAB.SANGGAU Rp. 9,700,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
19. BANPRO PDAM KOTA SINGKAWANG (PENGADAAN DAN PEMASANGAN VSD PADA POMPA DISTRIBUSI 25 L/DT DAN 90 L/DT) Rp. 970,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
20. Banpro PDAM Kab.Pontianak(P/P Pompa Centrifugal 20 L/Dt ,H=80 =30 Unit,P/P WM induk 8 ,6 4 =1 Unit) Rp. 485,000,000 30 Jan 2013 - 8 Feb 2013
21. BANPRO PDAM KAB.BENGKAYANG ( PENGADAAN DAN PEMASANGAN MASTER INDUK 5 UNIT DISERUKAN DAN SANGGAU LEDO,REHAB RESERVOIR) Rp. 485,000,000 30 Jan 2013 - 12 Feb 2013
22. PENGADAAN DAN PEMASANGAN JARINGAN PERPIPAAN SPAM IKK MERAKAI KEC.KETUNGAU TENGAH KAB.SINTANG Rp. 978,432,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
23. SPAM DNEGAN BRONKAPTERING DS.KAYU UJUNG KEC.KETUNGAU TENGAH KAB.SINTANG,KAP.2,5 L/DT DS.KAYU UJUNG PIPA Ø 100,Ø75&Ø 50-1650 M Rp. 1,164,000,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
24. SPAM DENGAN BRONKAPTERING DS.SEMAREH KEC.KETUNGAU KAB.SINTANG KAP.2,5 L.DT,PIPA PVC Ø 100-4.000,VC Ø 75 -2.000 M, Ø 50 -1.000 M Rp. 1,455,000,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
25. SPAM DENGAN BRONKAPTERING DS.SEKAEH KEC.KETUNGAU HULU KAB.SINTANG KAP 2,5 L/DT,PIPA PVC Ø 100-4.000 .VC Ø 75-2000 M,50-1000 M Rp. 1,455,000,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
26. PEMBANGUNAN SPAM ,BRONKAPTERING KAP 2,5 L/DT PIPA Ø 100 Ø 75 Ø & 50-5.100 M HU=2 UNIT DS.GANJANG KEC.TANAH PINOH BARAT KAB.MELAWI Rp. 864,095,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
27. PEMBANGUNAN SPAM ,BRONKAPTERING KAP.2,5 L/DT PIPA Ø 100 Ø 75 & 50-6.000 M HU=2 UNIT DS.TONTANG KEC.SERAWAI KAB.SINTANG Rp. 1,008,101,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
28. PENGADAAN DAN PEMASANGAN JARINGAN PERPIPAAN PIPA Ø 100&Ø75-7.800 M DS.MENDALOK KEC.SUI.KUNYIT KAB.PONTIANAK Rp. 1,117,866,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
29. IKK SENGAH TEMILA KAB.LANDAK,PEMBANGUNAN JDU (MENDUKUNG IKK MYC) PIPA Ø 100 - 6.360 M, Ø 75 -5.376 M Rp. 1,358,000,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
30. PEMBANGUNAN JDU IKK SOMPAK KAB.LANDAK (MENDUKUNG IKK MYC) PIPA Ø 100-4.896 M,Ø 75 -2.892 M Rp. 1,164,000,000 29 Jan 2013 - 12 Feb 2013
source:Link (http://www.pu.go.id/site/view/67)
embassyofaudrey February 3rd, 2013, 05:56 PM http://4.bp.blogspot.com/-guMRF-7i82g/T-lhgvZhABI/AAAAAAAAAVQ/R8_z6GLan-U/s1600/Roof+Top+Hotel+Mahkota.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-ljRaXm_oyis/T-lfSYc23CI/AAAAAAAAAVI/7zvrfdJtEEs/s1600/Angel4b.jpg
Link (http://brainfake.blogspot.com/)
embassyofaudrey February 3rd, 2013, 06:00 PM Alun-alun Kapuas Pontianak
http://4.bp.blogspot.com/-pfnqpoKf43c/T9VSwfT1xxI/AAAAAAAAASQ/ATnBK4ppkPg/s1600/Brainfake04.jpg
http://4.bp.blogspot.com/-QOW_gn6yC28/T9VTFF2r7xI/AAAAAAAAASY/YnucNbq7_28/s1600/Brainfake05.jpg
Pekan gawai Dayak
http://3.bp.blogspot.com/-N1fm39o2HKo/T753MCddtaI/AAAAAAAAAQo/xLt5P-tMH4Q/s1600/4.jpg
Link (http://brainfake.blogspot.com/)
Bungong kaye February 4th, 2013, 06:37 AM [QUOTE=bakaneko;96668564][center]Nanga Pinoh
mR2iIEKyR18
NANGA PINOH INI DIMANA LETAKNYA BRO, DEKAT DENGAN PERBATASAN MALAYSIA ??? LUMANYAN DEH LIAT KOTANYA.:banana::banana:
bakaneko February 4th, 2013, 01:34 PM NANGA PINOH INI DIMANA LETAKNYA BRO, DEKAT DENGAN PERBATASAN MALAYSIA ??? LUMANYAN DEH LIAT KOTANYA.:banana::banana:
Nanga Pinoh terletak di Kabupaten Melawi, sekitar 11 jam perjalanan dengan bus dari Kota Pontianak. Lumayan jauh dengan perbatasan Malaysia, justru lebih dekat dengan perbatasan ke Kalimantan Tengah, walaupun tidak ada jalan beraspal menuju ke Kalimantan Tengah.
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/Kalbar-1.jpg
Bungong kaye February 5th, 2013, 04:13 AM wow, salah deh insting gw, tapi mantap deh kotanya, oya, liat di map ada dua kota yang diawali dngan kata nanga... apayah artinya ??? sory, oot.
bakaneko February 5th, 2013, 04:30 AM wow, salah deh insting gw, tapi mantap deh kotanya, oya, liat di map ada dua kota yang diawali dngan kata nanga... apayah artinya ??? sory, oot.
Nanga berasal dari Bahasa Dayak yang artinya tempat pertemuan (muara) sungai.
Secara geografis, Nanga Pinoh terletak di pertemuan Sungai Pinoh dengan Sungai Melawi. Sedangkan Nanga Bulik terletak di kawasan pertemuan tiga sungai, yakni Sungai Lamandau, Sungai Bulik, dan Sungai Samaliba.
Di Kalbar, banyak nama kota atau daerah yang diambil dari nama sungai.
ifanez February 5th, 2013, 05:23 AM Bukit Kelam Sintang
https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/205203_565157113510134_1415018773_n.jpg
credit : studio enam photography
Bukit Kelam merupakan salah satu obyek wisata alam yang eksotis di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia. Bukit yang telah menjadi Kawasan Hutan Wisata ini memiliki panorama alam yang memesona, yaitu berupa pemandangan air terjun, gua alam yang dihuni oleh ribuan kelelawar, dan sebuah tebing terjal setinggi kurang lebih 600 meter yang ditumbuhi pepohonan di kaki dan puncaknya.
embassyofaudrey February 7th, 2013, 03:40 PM BPS: Ekonomi Kalbar Semakin Membaik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Barat pada triwulan IV-2012 berada sebesar 108,86, artinya kondisi ekonomi konsumen membaik namun tingkat optimisme konsumen menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.
Demikian rilis yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar. Selain itu disebutkan, ekonomi konsumen membaik terutama didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks 107,76 serta konsumsi makanan dan non makanan dengan nilai indeks 100,05.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Hilman Tisnawan menilai meningkatnya ITK Kalbar berkorelasi positif dengan kondisi ekonomi masyarakat, artinya kondisi ekonomi masyarakat semakin baik.
Hal tersebut tercermin pada variabel yang disurvei yaitu pendapatan rumah tangga meningkat, tingkat konsumsi komoditi makanan dan bukan makanan meningkat, serta minimnya pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan yang membuat daya beli masyarakat justru akan semakin menguat.
Indeks Tndensi Konsumen (ITK) merupakan indikator yang dihitung dari hasil Survei Tendensi Konsumen yang dilakukan setiap triwulan. Unit pencacahan adalah rumah tangga kelas menengah ke atas atau berpenghasilan di atas Rp 2 juta per bulan.
source:Link (http://pontianak.tribunnews.com/2013/02/06/bps-ekonomi-kalbar-semakin-baik)
embassyofaudrey February 18th, 2013, 11:17 AM http://sphotos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/485370_10151496255757318_276313521_n.jpg
hasil voting tertinggi sejauh ini, :applause:
source:MissIndonesi
downsouth February 18th, 2013, 04:23 PM hasil voting tertinggi sejauh ini, :applause:
source:MissIndonesi
Vania Larissa yg dulu ikut Indonesia Mencari Bakat bukan?
embassyofaudrey February 18th, 2013, 04:55 PM ^^ yup..
embassyofaudrey February 20th, 2013, 10:58 PM Selamat Wakil Kalimantan Barat Juara Miss Indonesia 2013
otomatis mewakili Indonesia di ajang Miss World 2013 yang akan diadakan di Jakarta dan bali. hebat kalbar, kmaren top-10 Puteri Indonesia, sekarang juara. :cheers: :banana:
tangannya masih keliatan gemuk, katanya untuk ikut MI dia turunin berat badan sampe 8kg, turunin lagi 4kg gih..
http://sphotos-b.xx.fbcdn.net/hphotos-ash3/c0.0.403.403/p403x403/163350_555628331136984_1933411910_n.jpg
http://data.tribunnews.com/foto/images/preview/20130212_Finalis_Miss_Indonesia_2013_1132.jpg
kurus kaya di foto ini mungkin, :okay:
https://twimg0-a.akamaihd.net/profile_images/3218251811/999a8ce507b8435d7ab9f90685fe5914.jpeg
downsouth February 21st, 2013, 02:26 AM Selamat Vania Larissa
tjokro_ragazzo February 21st, 2013, 07:17 AM selamat Vania..... Kalbar pecah telor......
kalimantanku February 21st, 2013, 08:18 AM congrat buat Kalbar...
tjokro_ragazzo February 21st, 2013, 01:59 PM sbnrnya bukan Kalbar pecah telor...... tapi Kalimantan pecah telor......
dapet info dr temen, wakil kalimantan belum pernah ada yg juara..... paling banter juara 2/runner up dipegang kalbar dan kalsel.....
embassyofaudrey February 21st, 2013, 02:56 PM http://sphotos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/542614_496342100426281_674065000_n.jpg
^^ Universe = Sumatra Barat, World= Kalimantan Barat, International = Sumatra Selatan.
Earth..Comming soon.. tahun ini di dominasi luar pulau jawa dan serba barat2.. :rofl: Earth papua barat mungkin ? :runaway:
Psalm21_ptk February 22nd, 2013, 07:46 AM ^^
Miss Indonesia sudah dilakukan 9x dan kebanggaan tersendiri ada kontestan dari Kalimantan yang bisa memenangkan ajang prestisius ini :banana:
harapan berikutnya, Vania Larisa bs berjuang di Miss Universe bulan September nanti di Bali :cheers:
embassyofaudrey February 23rd, 2013, 12:14 AM ^^ Miss World pak, MU itu dari sumatera barat.. :lol:
bakaneko February 24th, 2013, 07:13 PM Sedikit melihat prestasi wakil Kalbar.
Puteri Indonesia:
1992: Wulandari, Runner-Up III
2001: Fitri Hermawati, Puteri Persahabatan
2003: Sisca Amelia, Runner-Up I
2007: Yulia Ramadayanti, 10 besar
2013: Ayu Ravianti, 10 besar, Puteri Favorit Kalimantan
Miss Indonesia:
2009: Thirzza Puspita Chandra, 10 besar, Miss Favorit
2010: Juni Mulia, Miss Favorit
2011: Kayla Natalia Haman, 10 besar
2012: Meiling Thomas, 15 besar, Miss Favorit
2013: Vania Larissa, Miss Indonesia 2013
Psalm21_ptk February 25th, 2013, 05:30 PM ^^ Miss World pak, MU itu dari sumatera barat.. :lol:
Salah cetak sis, sorry :lol:
Maklum lg mimpiin wakil Kalbar untuk Indonesia di MU juga dari Kalbar :d
tjokro_ragazzo February 26th, 2013, 02:26 AM Sedikit melihat prestasi wakil Kalbar.
Puteri Indonesia:
1992: Wulandari, Runner-Up III
2001: Fitri Hermawati, Puteri Persahabatan
2003: Sisca Amelia, Runner-Up I
2007: Yulia Ramadayanti, 10 besar
2013: Ayu Ravianti, 10 besar, Puteri Favorit Kalimantan
Miss Indonesia:
2009: Thirzza Puspita Chandra, 10 besar, Miss Favorit
2010: Juni Mulia, Miss Favorit
2011: Kayla Natalia Haman, 10 besar
2012: Meiling Thomas, 15 besar, Miss Favorit
2013: Vania Larissa, Miss Indonesia 2013
ada lagi, 2005 masuk 15 besar tuh waktu pertama kali diselenggarain.... satu2nya kalimantan.... banyak lg deh,,,,,
ifanez February 27th, 2013, 07:35 AM Rabu, 27 Februari 2013
Cornelis: Kota Pontianak Sudah Sempit dan Ruwet
Pontianak – Diam-diam rupanya Gubernur Drs Cornelis MH sudah sumpek dengan kantornya yang di Jalan A Yani yang pergi pulang selalu macet. Dia lantas mewacanakan pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Kalbar ke daerah lain.
Bahkan, karena kurang nyamannya Kota Pontianak yang makin sempit di pemikiran Cornelis membuatnya serius meminta agar pengkajian tentang kemungkinan pemindahan tersebut dimasukkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018.
“Tidak boleh di sini lagi, karena Kota Pontianak sudah semakin sempit dan begitu ruwet. Sekarang kita sudah harus mulai memikirkan ke depan, mau taruh di mana ini kantor gubernur supaya masyarakat tidak susah,” kata Cornelis pada acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2013-2018 di Balai Petitih, Selasa (26/2).
Mantan Bupati Landak ini menilai Kota Pontianak lebih tepat menjadi pusat pendidikan dan ekonomi, karena sudah terbentuk ke arah itu. Mengenai lokasi yang tepat, Cornelis enggan menjawab. “Itu harus dikaji secara teliti dan ada timnya nanti, daerah mana yang layak,” tegas Cornelis usai acara tersebut.
Gubernur beralasan Pontianak cocok untuk dijadikan pusat pendidikan dan ekonomi karena sudah memiliki beberapa universitas, pelabuhan, dan bandara. Supaya gubernur selanjutnya dapat meneruskan tahap demi tahap rencana pembangunan kota pemerintahan yang baru. (kie)
sumber : http://www.equator-news.com/skak/20130227/cornelis-kota-pontianak-sudah-sempit-ruwet
^^ Bagaimana menurut teman-teman Wacana Bapak Cornelis yang mau memindahkan Ibukota Prov. Kalbar tersebut?
kalau menurutku lebih baik wacana PMA/Pontianak Metropolitan Area yang di-gol-kan, yang dulu digadang-gadang oleh Walikota Pontianak bersama Bupati Pontianak dan Bupati Kubu Raya. PMA meliputi wilayah Kota Pontianak (Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Barat, Pontianak Utara, Pontianak Timur, dan Pontianak Kota), wilayah Kabupaten Kubu Raya (Kecamatan Sungai Kakap, Sungai Raya, Ambawang, Kuala Mandor, Rasau Jaya), serta wilayah Kabupaten Pontianak yang meliputi satu daerah, yaitu Kecamatan Siantan. Kalau tidak salah sempat dibahas di TVRI Kalbar juga.
salah satu sumber tentang PMA :
http://www.penataanruang.net/detail_b.asp?id=994
tjokro_ragazzo February 27th, 2013, 07:41 AM memindahkan pusat pemerintahan kalbar atau mempersiapkan pusat pemerintahan kapuas raya? kedok.
downsouth February 27th, 2013, 07:48 AM sumber : http://www.equator-news.com/skak/20130227/cornelis-kota-pontianak-sudah-sempit-ruwet
^^ Bagaimana menurut teman-teman Wacana Bapak Corenelis yang mau memindahkan Ibukota Prov. Kalbar tersebut?
kalau menurutku lebih baik wacana PMA/Pontianak Metropolitan Area yang di-gol-kan, yang dulu digadang-gadang oleh Walikota Pontianak bersama Bupati Pontianak dan Bupati Kubu Raya. PMA meliputi wilayah Kota Pontianak (Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Barat, Pontianak Utara, Pontianak Timur, dan Pontianak Kota), wilayah Kabupaten Kubu Raya (Kecamatan Sungai Kakap, Sungai Raya, Ambawang, Kuala Mandor, Rasau Jaya), serta wilayah Kabupaten Pontianak yang meliputi satu daerah, yaitu Kecamatan Siantan. Kalau tidak salah sempat dibahas di TVRI Kalbar juga.
salah satu sumber tentang PMA :
http://www.penataanruang.net/detail_b.asp?id=994
Luas Kotamadya hanya 107 km2 dan pembangunan terfokus di Selatan dan Barat.
Saya juga lebih setuju PMA. Kota Pontianak sebagai Core-nya, Kota Siantan, Kota Ambawang, Kota Sungai Raya-Rasau dan Kota Punggur-Kakap sebagai Aglomerasi area metropolitannya.
bakaneko February 27th, 2013, 11:59 AM Kalau dipindahkan ke luar Pontianak, tanpa mempertimbangkan rencana Provinsi Kapuas Raya, menurutku cocoknya ke Sintang. Dari posisi, lokasi agak di pedalaman sehingga secara tidak langsung, bisa mempercepat pembangunan ke arah pedalaman. Sintang juga telah memiliki Bandara sehingga anggaran bisa diperhemat untuk menaik taraf bandara yang sudah ada, tidak perlu bangun baru.
Jikalau dipindahkan ke luar Pontianak dengan mempertimbangkan rencana Kapuas Raya, menurutku lebih cocok ke Sambas. Pertama, lebih dekat ke Sarawak, Malaysia, sehingga bisa lebih mempercepat pembangunan jalan lintas batas antar-negara di kawasan tersebut. Kedua, dengan ibukota lebih dekat, hubungan akrab antar Kalbar-Sarawak bisa lebih erat. Ketiga, dekat dengan perbatasan bisa membuat kawasan perbatasan lebih diperhatikan. Keempat, dekat dengan Singkawang sebagai tujuan utama pariwisata Kalbar.
Namun, daripada memindahkan ibukota, lebih baik dananya difokuskan untuk mempercepat pembangunan kawasan pedalaman agar arus urbanisasi bisa berkurang. Kalau bisa, penduduk di kawasan pesisir yang padat ditransmigrasikan ke kabupaten yang lebih jarang penduduk, sehingga tak perlu lagi mengambil transmigran dari Jawa atau Sumatera.
Jika ditata dengan baik, ditambah kemauan kerja sama antar Walikota dan Bupati, Pontianak masih layak menjadi ibukota Kalimantan Barat.
tjokro_ragazzo February 27th, 2013, 12:43 PM Kalau dipindahkan ke luar Pontianak, tanpa mempertimbangkan rencana Provinsi Kapuas Raya, menurutku cocoknya ke Sintang. Dari posisi, lokasi agak di pedalaman sehingga secara tidak langsung, bisa mempercepat pembangunan ke arah pedalaman. Sintang juga telah memiliki Bandara sehingga anggaran bisa diperhemat untuk menaik taraf bandara yang sudah ada, tidak perlu bangun baru.
Jikalau dipindahkan ke luar Pontianak dengan mempertimbangkan rencana Kapuas Raya, menurutku lebih cocok ke Sambas. Pertama, lebih dekat ke Sarawak, Malaysia, sehingga bisa lebih mempercepat pembangunan jalan lintas batas antar-negara di kawasan tersebut. Kedua, dengan ibukota lebih dekat, hubungan akrab antar Kalbar-Sarawak bisa lebih erat. Ketiga, dekat dengan perbatasan bisa membuat kawasan perbatasan lebih diperhatikan. Keempat, dekat dengan Singkawang sebagai tujuan utama pariwisata Kalbar.
Namun, daripada memindahkan ibukota, lebih baik dananya difokuskan untuk mempercepat pembangunan kawasan pedalaman agar arus urbanisasi bisa berkurang. Kalau bisa, penduduk di kawasan pesisir yang padat ditransmigrasikan ke kabupaten yang lebih jarang penduduk, sehingga tak perlu lagi mengambil transmigran dari Jawa atau Sumatera.
Jika ditata dengan baik, ditambah kemauan kerja sama antar Walikota dan Bupati, Pontianak masih layak menjadi ibukota Kalimantan Barat.
^^
ga kebalik om? yg rencana ibukota Kapuas Raya kan Sintang.
Sambas stay di Kalbar....
bakaneko February 27th, 2013, 02:37 PM ^^
Benar kok.
Tanpa mempertimbangkan Kapuas Raya artinya melihat Kalbar secara utuh seperti sekarang ini, artinya menganggap Kapuas Raya tidak pernah ada. Jadi bisa mengambil daerah mana saja sebagai ibukota.
Sedangkan dengan mempertimbangkan Kapuas Raya artinya melihat Kalbar hanya tersisa kawasan pesisir. Jadi, tidak bisa memindahkan ibukota ke daerah yang akan lepas dari Kalbar menjadi Kapuas Raya.
Mengenai rencana ibukota Kapuas Raya di Sintang, itu juga belum final, karena Sanggau juga ingin jadi ibukota. Dengar-dengar gosip warkop di Sanggau, petinggi-petinggi Sanggau mengancam akan tetap ikut Kalbar jika Sanggau tidak dijadikan ibukota.
downsouth February 27th, 2013, 02:56 PM Mengenai rencana ibukota Kapuas Raya di Sintang, itu juga belum final, karena Sanggau juga ingin jadi ibukota. Dengar-dengar gosip warkop di Sanggau, petinggi-petinggi Sanggau mengancam akan tetap ikut Kalbar jika Sanggau tidak dijadikan ibukota.
Pejabat kita banyakan punya visi... Visi untuk kepentingan diri dan kelompoknya. Rakyat hanya dijadikan alat untuk mewujudkan visi tersebut kemudian dikorbankan.
Gak akan bisa maju kalo begitu caranya.
tjokro_ragazzo February 28th, 2013, 09:54 AM lagi trend pindah2in ibukota bang.... latah deh tuh semua......
bakaneko February 28th, 2013, 02:48 PM Gosip warkop: alasan sebenarnya Cornelis ingin pindahin ibukota karena ingin ibukota Kalbar adalah daerah yang didominasi etnis Dayak agar Dayak bisa menjadi "tuan di tanah sendiri". Pontianak sendiri didominasi etnis Melayu.
Saya sendiri berharap gosip ini hanya buat-buatan alias tidak benar.
downsouth February 28th, 2013, 03:21 PM Gosip warkop: alasan sebenarnya Cornelis ingin pindahin ibukota karena ingin ibukota Kalbar adalah daerah yang didominasi etnis Dayak agar Dayak bisa menjadi "tuan di tanah sendiri". Pontianak sendiri didominasi etnis Melayu.
Saya sendiri berharap gosip ini hanya buat-buatan alias tidak benar.
Saya kurang sependapat kalo dianggap Pontianak di dominasi etnis Melayu. Justru menurut saya Pontianak adalah titik pertemuan semua suku besar di Kalbar dan suku-suku lain di Indonesia.
bakaneko February 28th, 2013, 05:39 PM Saya kurang sependapat kalo dianggap Pontianak di dominasi etnis Melayu. Justru menurut saya Pontianak adalah titik pertemuan semua suku besar di Kalbar dan suku-suku lain di Indonesia.
Mungkin penggunaan katanya yang salah.
Yang dimaksud di sini adalah etnis terbanyak adalah etnis melayu sehingga secara tidak langsung budayanya cukup berpengaruh dalam kehidupan masyarakat, yang salah satunya adalah penggunaan bahasa Melayu Pontianak yang cukup menyebar bahkan oleh warga yang bukan Melayu di Pontianak.
Contoh lain di Jakarta, walaupun etnis Betawi sudah tergeser dan etnis Jawa yang terbanyak kini, namun pengaruh etnis dan budaya Betawi masih tampak cukup signifikan di Jakarta.
Apakah ada istilah yang lebih tepat?
Psalm21_ptk February 28th, 2013, 06:14 PM ^^
IMO pemindahan ibukota Kalbar sebetulnya belum terlalu mendesak. mungkin maksud Pak Kornelis pemindahan pusat pemerintahan.. Dulu pernah berhembus wacana pemindahan kantor pemerintahan Prvo Kalbar ke Ayani 3, saya pikir wacana itu lebih baik. Untuk pindahin butuh dana ga sedikit, kalo belum mendesak toh bisa dipakai untuk keperluan lain yang lebih mendesak. Hampir di seluruh Provinsi Indonesia, Ibukota Provinsi sbg pusat pemeritahan juga sbg pusat ekonomi. Kedepan kalau mulai rame, pasti perlu ada pemisahan.
Pontianak IMO, banyak memiliki aneka ragam suku bangsa, hanya saja, Etnis Tionghua dan Melayu memang yang paling mendominasi, ga heran Partai Demokrat smp sekarang bingung mau mengusung kader mana, apakah Pak Azas atau Pak Paryadi.. #Lupakan masalah politik :nuts:
Kalau Sambas sih boleh aja kalo siap, tp sepertinya belum siap. Jalan masih rusak, jarak tempuh masih jauh n tentu boros diongkos, belum lagi ga ada Bandara di sana, akan sangat sulit kalo nanti ada pejabat dr pusat yg harus bolak balik dan faktor lainnya. tapi kalo dipindahin ke Singkawang, Mempawah, Landak atau Kubu Raya maybe lebih siap :D
Psalm21_ptk February 28th, 2013, 06:19 PM Berita di Pontianak Post hari ini, Kamis 28 Febuari 2013
Pemprov Kalbar akan membangun Sport Center senilai 5,1 Triliun.. Pak Kornelis berharap tahun 2020 sudah selesai n bisa menjadi tuan rumah PON 2020
GOR Pangsuma n Stadion SSA akan tetap berfungsi sbg sarana Olahraga utk Masyarakat Kota Pontianak.
Singkawang juga segera akan memiliki Mall. Sangat baik utk hal menambah daya tarik wisata ke depannya :banana:
embassyofaudrey March 1st, 2013, 12:39 AM http://indonesia.travel/public/media/images/upload/poi/2011-06-12_00001.jpg
Betung Kerihun National Park.. :okay: adeeem..
embassyofaudrey March 1st, 2013, 01:38 AM http://farm2.static.flickr.com/1094/1191081242_95a2b08e94.jpg?v=0
downsouth March 1st, 2013, 03:35 AM Good News for Singkawang dan Kalbar: Iwan Fals akan live concert bersama Top Coffee di Stadion Kridasana Singkawang! Coming Soon! Watch this space!
adrama March 2nd, 2013, 05:26 PM Halo bros n sists,
saya newbie di forum ini. Kebetulan saat ini saya butuh peta kawasan PPLB Entikong dlm skala cukup besar (1:500-an). Ada yang bisa bantu?
Trims sebelumnya n salam hangat.
embassyofaudrey March 3rd, 2013, 12:28 PM http://farm9.staticflickr.com/8358/8289655173_3dc58e4e4e_z.jpg
http://fc04.deviantart.net/fs20/i/2007/250/6/3/kapuas_bridge_by_misseraty.jpg
embassyofaudrey March 11th, 2013, 06:40 AM Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kampus STAIM (http://pontianak.tribunnews.com/2013/03/11/pelatakan-batu-pertama-pembangunan-kampus-staim)
http://pontianak.tribunnews.com/foto/bank/images/Peletakan-Batu.jpg
PELETAKAN BATU - Bupati Pontianak Ria Norsan meletakkan batu pertama pembangunan Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM) di Jalan Gst Sulung Lelanang , Desa Pasir Mempawah Hilir, Senin (11/3/2013). Pembangunan ini merupakan pertamakalinya kampus di Kabupaten Pontianak sebagai sarana pendidikan berbasis Islam.
:banana:
embassyofaudrey March 11th, 2013, 06:46 AM Kalau dipindahkan ke luar Pontianak, tanpa mempertimbangkan rencana Provinsi Kapuas Raya, menurutku cocoknya ke Sintang. Dari posisi, lokasi agak di pedalaman sehingga secara tidak langsung, bisa mempercepat pembangunan ke arah pedalaman. Sintang juga telah memiliki Bandara sehingga anggaran bisa diperhemat untuk menaik taraf bandara yang sudah ada, tidak perlu bangun baru.
Jikalau dipindahkan ke luar Pontianak dengan mempertimbangkan rencana Kapuas Raya, menurutku lebih cocok ke Sambas. Pertama, lebih dekat ke Sarawak, Malaysia, sehingga bisa lebih mempercepat pembangunan jalan lintas batas antar-negara di kawasan tersebut. Kedua, dengan ibukota lebih dekat, hubungan akrab antar Kalbar-Sarawak bisa lebih erat. Ketiga, dekat dengan perbatasan bisa membuat kawasan perbatasan lebih diperhatikan. Keempat, dekat dengan Singkawang sebagai tujuan utama pariwisata Kalbar.
Namun, daripada memindahkan ibukota, lebih baik dananya difokuskan untuk mempercepat pembangunan kawasan pedalaman agar arus urbanisasi bisa berkurang. Kalau bisa, penduduk di kawasan pesisir yang padat ditransmigrasikan ke kabupaten yang lebih jarang penduduk, sehingga tak perlu lagi mengambil transmigran dari Jawa atau Sumatera.
Jika ditata dengan baik, ditambah kemauan kerja sama antar Walikota dan Bupati, Pontianak masih layak menjadi ibukota Kalimantan Barat.
Airport baru mereka udah masuk tahap landclearing sejak 2011-2012, insyallah tahun ini renderingnya keluar. :lol:
Bupati sintang Milton Crosby saat meninjau Tebelian Airport Sintang
http://pontianak.tribunnews.com/foto/bank/images/Tebelian-Airport.jpg
embassyofaudrey March 11th, 2013, 07:02 AM Pemekaran Wilayah Kalbar Timur Sudah di depan mata (http://pontianak.tribunnews.com/2013/03/03/pemekaran-wilayah-kalbar-timur-sudah-depan-mata)
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/wilayah-Sintang.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Banyaknya tim pemekaran dan nama daerah wilayah Timur Kalbar yang berbeda hanya akan membingungkan masyarakat. Ungkapan itu disampaikan tokoh masyarakat Sintang, Abdussyukur, Minggu (3/3/2013).
"Jangan ada lagi Kalbar Bagian timur atau apalah namanya, sebab hanya akan membingungkan masyarakat. Lebih baik kita bersatu, kita wujudkan PKR yang sah- sah sudah di depan mata," terangnya kepada Tribunpontianak.co.id.
Ia menilai, adanya tim baru yang menamakan diri provinsi Kalbar timur memang memiliki tujuan yang sama untuk pemekaran dan berakhir pada kemakmuran rakyat. :ohno:
"Akan tetapi kenapa harus ada nama baru dan tim baru? Ini akan membuat proses pemekaran semakin lama, sebab kita harus memulai dari awal lagi. Sama artinyA kita mundur ke belakang dan memulai dari nol," paparnya.
Pemekeran provinsi baru diwilayah timur Kalbar harus terus diperjuangkan, dan upaya yang ada saat ini harus terus bergerak maju. Sebab itu ia juga berharap kepada seluruh masyarAkat wilayah timur Kalbar bahu membahu melanjutkan proses pemekaran yang ada.
Psalm21_ptk March 11th, 2013, 08:05 PM Airport baru mereka udah masuk tahap landclearing sejak 2011-2012, insyallah tahun ini renderingnya keluar. :lol:
Bupati sintang Milton Crosby saat meninjau Tebelian Airport Sintang
http://pontianak.tribunnews.com/foto/bank/images/Tebelian-Airport.jpg
Kenapa ya bandara ini dipindahkan? apa bandara lama ga diperbesar aja ya? padahal habis banyak biaya. butuh pencerahan plis :?
bakaneko March 14th, 2013, 04:51 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138358.jpg
Persimpangan Jl. Trans Kalimantan dengan Jl. Adi Sucipto, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya (11 Februari 2013)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138389.jpg
Jl. Trans Kalimantan, Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya (11 Februari 2013)
embassyofaudrey March 14th, 2013, 05:07 PM Kenapa ya bandara ini dipindahkan? apa bandara lama ga diperbesar aja ya? padahal habis banyak biaya. butuh pencerahan plis :?
temanku bilang, lahan yang dipake skarang milik TNI AD. dan gak memungkinkan untuk bertahan disitu juga.
Source:Harian Kapuas post
1. Pemerintah kucurkan dana 100Miliar lebih untuk infrastructure perbatasan, mengenai dry port yang masih stagnan pembangunannya akan diteruskan lagi.
2. Lagi, Airport baru kota sintang dapat kucuran dana Rp.85 miliar dari pusat. insyallah tahun ini pengerjaan runway siap masuk tahap pengaspalan dan selesai 2014. dengar2 ada kuburan kramat di tengah runawaynya, gpp..bawa hoki tuh. :runaway:
bakaneko March 14th, 2013, 05:21 PM Monumen Pejuang Putra Kalimantan Barat
Mohammad Ali Anyang
Kec. Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya (11 Februari 2013)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138362.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138387.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138360.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138378.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138380.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138363.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138377.jpg
bakaneko March 14th, 2013, 05:25 PM Relief di monumen:
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138372.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138373.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138370.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138371.jpg
Profil Mohammad Ali Anyang:
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138374.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138375.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/110220138376.jpg
bakaneko March 18th, 2013, 12:34 PM http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138621.jpg http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138622.jpg
Jl. Ahmad Yani II alias Jl. Ahmad Yani III alias Jl. Arteri Supadio alias Jl. Soekarno Hatta
Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raua (14 Februari 2013)
Ada yang tahu apa nama jalan ini yang sebenar-benarnya?
downsouth March 19th, 2013, 12:36 AM Jl. Ahmad Yani II alias Jl. Ahmad Yani III alias Jl. Arteri Supadio alias Jl. Soekarno Hatta
Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raua (14 Februari 2013)
Ada yang tahu apa nama jalan ini yang sebenar-benarnya?
Koreksi: Jl. Ahmad Yani III melingkar di belakang Bandara Supadio dan bukan nama lain dari jalan ini.
bakaneko March 19th, 2013, 06:02 PM Pemandangan sawah di Desa Parit Baru, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya (13 Februari 2013)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138632.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138633.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138625.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138629.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138623.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138630.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/140220138631.jpg:original
bakaneko March 21st, 2013, 08:56 AM Monumen Pesawat A-4 Skyhawk
Jl. Adi Sucipto, Kec. Sungai Raya, Kab. Kubu Raya (15 Februari 2013)
http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138655.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138651.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138649.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138652.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138653.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138657.jpg:original http://i1130.photobucket.com/albums/m539/bakanekobaka/kalbar2013/150220138656.jpg:original
embassyofaudrey April 1st, 2013, 12:44 AM ^^ EX-Israel air force itu :D
embassyofaudrey April 1st, 2013, 12:45 AM Wantanas Dorong Pemekaran Kalbar (http://pontianak.tribunnews.com/2013/03/26/wantanas-dorong-pemekaran-kalbar)
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) menyempatkan diri untuk melihat lebih dekat kondisi real wilayah Sintang, yang merupakan satu di antara daerah perbatasan di Kalimantan barat. Tiga masalah penting menjadi catatan tim Wantanas diantaranya perbatasan, Pemekaran Kalbar, dan bandara tebelian di Sintang.
Rombongan Wantanas melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sintang, Senin, (25/3), yang di pimpin oleh Laksda TNI Eko Djalmo terdiri dari Laksda TNI Ir Djalmo Asmadi, didampingi Brijen TNI Totok Siswanto dan Brigjen TNI D Tony Damanik beserta staf dari Wantanas.
Dalam kesempatan tersebut Eko Dalmo mengungkapkan beberapa persoalan di Kabupaten Sintang sudah banyak mereka dengar termasuk permasalahan perbatasan.
"Kami sudah mendengar ekspose Bupati maka tiga maslah ini akan kami bawa dalam rapat terbatas rakertas Wantanas yang digelar 5 April mendatang." ujar Eko di pendopo rumah jabatan Bupati Sintang, usai makan malam bersama Bupati dan Muspida.
Deputi Pengkajian Dan Penginderaan, ini mengatakan untuk mendapatkan masukan yang akurat terhadap berbagai masalah dari satu daerah sebagai bahan masukan penentuan kebijakan nasional termasuk Kabupaten Sintang.
"Ada masalah yang harus di pecahkan sebab adanya sumber daya alam yang besar di daerah ini namun belum tereksploitasi akibat jauhnya sumber SDA dengan pemerintah, maka pemekaran Kalbar di wilayah timur perlu di percepat, kalau Kaltara yang belakangan pengusulannya lolos maka idealnya Kapuas Raya juga bisa." Kata Eko.
Menurutnya, Bandara di Sintang yang merupakan bandara yang memiliki standar nasional, juga sangat ideal untuk sarana pertahanan udara sekaligus kecepatan mobilitas masyarakat dan percepatan perekonomian di wilayah timur.
Sementara Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan wilayah timur Kalimantan Barat saat ini masih berjuang untuk terwujudnya Provinsi Kapuas Raya yang sudah dimulai sejak lama.
"Saya dipercaya menjadi Koordinator Pembentukan PKR, Sintang sendiri ditetapkan sebagai calon ibukota provinsi. Sebagai wujud keseriusan kita, saat ini sedang diproses pembangunan Bandara Tebelian yang memiliki arti strategis baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan keamanan," jelas Milton.
Milton juga menambahkan pihaknya sudah mengusulkan agar jalan dari Makorem Sintang menuju Desa Jasa Kecamatan Ketungau tengah menjadi Jalan Strategis Nasional sehingga kwalitas jalan ke garis perbatasan ini sesuai standar internasional karena berhubungan dengan rencana border di Sintang.
pemekaran kan bukan makar ? :cheers:
embassyofaudrey April 1st, 2013, 02:04 AM Gubernur Kalbar Ajak Umat Kristiani Jaga Keharmonisan (http://regional.kompas.com/read/2013/04/01/05421142/Gubernur.Kalbar.Ajak.Umat.Kristiani.Jaga.Keharmonisan)
PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengajak umat Kristiani untuk bersama-sama pemerintah menjaga dan membangun kehidupan yang harmonis dan damai.
"Mari menjalin kehidupan yang punya etika dan sopan santun sesuai dengan ajaran Tuhan Yesus," kata Cornelis saat menyampaikan sambutan setelah Misa di Katedral, Pontianak, Minggu (31/3/2013).
Katedral tersebut tengah dibangun ulang dan sudah 70 persen realisasinya. Cornelis mengucapkan terima kasih namun gereja itu masih memerlukan sumbangsih baik pemikiran maupun dana demi kepentingan bersama.
Ia menambahkan, yang membuat hidup ini berarti adalah pengorbanan. "Bukan untuk diri sendiri tetapi pengorbanan untuk sesama umat manusia yang ada di muka bumi ini, dan Tuhan Yesus telah memberikan pengorbanan dalam hidup-Nya demi untuk orang lain," ujar dia.
Ia melanjutkan, dalam memperingati wafat-Nya Tuhan Yesus harus dapat memberikan makna dan arti pentingnya pengorbanan hidup untuk sesama. Cornelis mengatakan, umat Kristiani diharapkan ikut serta dalam gerakan-gerakan penebusan dosa melalui apa yang dilakukan Yesus dengan mengorbankan dirinya sampai disalib.
"Ini disebut prinsip cinta kasih sebagai inti ajaran dari Kristus yang tidak lain adalah memberi, bukan mengambil. Inti pengorbanan Kristus memberikan dirinya, mengorbankan supaya manusia hidup," ujar Cornelis.
Gerakan pelaksanaan ibadah ini, kata dia, adalah ajakan kepada umat-umat Kristiani supaya ikut dalam gerakan pengorbanan. "Memberikan diri untuk sesama supaya kita semua memiliki hidup," kata dia.
Bersama kita utuh dan kuat, bercerai kita runtuh.. :cheers:
downsouth May 4th, 2013, 03:57 PM Ada yang tahu dimana Ketapang letak Tembolok?
embassyofaudrey May 11th, 2013, 02:34 PM Foto-Foto Kondisi jalan di pedalaman Kalbar, all picture credit to: my uncle!! Jalan yang menuju ke arah Kabupaten Melawi. walaupun jalannya gak lebar, tapi 99% tergolong mulus sepanjang puluhan km katanya, yang rusak mungkin 1% aja tapi cuma rusak ringan masih bisa dilalui truck/sepeda motor. senang sama infrastruktur yang layak, memadai bagi masyarakat pedalaman. kalo mau ekonomi tumbuh bagus, jalanan harus mulus dulu. :banana:
http://img402.imageshack.us/img402/3617/foto131sl.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/402/foto131sl.jpg/)
http://img27.imageshack.us/img27/8430/foto130q.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/27/foto130q.jpg/)
http://img507.imageshack.us/img507/6879/foto129e.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/507/foto129e.jpg/)
embassyofaudrey May 11th, 2013, 03:02 PM http://img96.imageshack.us/img96/6227/foto128j.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/96/foto128j.jpg/)
http://img339.imageshack.us/img339/6888/foto127f.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/339/foto127f.jpg/)
http://img837.imageshack.us/img837/7615/foto126m.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/837/foto126m.jpg/)
unity May 11th, 2013, 03:15 PM ^^
Wihhh, keren loh!! Daripada kubangan lumpur yang sering diidentikan dengan pedalaman Kalimantan... :banana:
Ngejar Sarawak nggak susah kok kalau ada niat... :D
embassyofaudrey May 11th, 2013, 03:20 PM http://img694.imageshack.us/img694/3356/foto125q.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/694/foto125q.jpg/)
http://img832.imageshack.us/img832/1619/foto124k.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/832/foto124k.jpg/)
http://img827.imageshack.us/img827/7847/foto123k.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/827/foto123k.jpg/)
embassyofaudrey May 11th, 2013, 04:07 PM http://img812.imageshack.us/img812/5580/foto122t.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/foto122t.jpg/)
http://img541.imageshack.us/img541/4302/foto120o.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/541/foto120o.jpg/)
http://img259.imageshack.us/img259/2260/foto119c.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/259/foto119c.jpg/)
embassyofaudrey May 11th, 2013, 04:31 PM http://img10.imageshack.us/img10/2786/foto118ok.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/10/foto118ok.jpg/)
http://img442.imageshack.us/img442/8880/foto117ol.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/442/foto117ol.jpg/)
http://img853.imageshack.us/img853/8442/foto116j.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/853/foto116j.jpg/)
downsouth May 11th, 2013, 05:30 PM Foto-Foto Kondisi jalan di pedalaman Kalbar, all picture credit to: my uncle!! Jalan yang menuju ke arah Kabupaten Melawi. walaupun jalannya gak lebar, tapi 99% tergolong mulus sepanjang puluhan km katanya, yang rusak mungkin 1% aja tapi cuma rusak ringan masih bisa dilalui truck/sepeda motor. senang sama infrastruktur yang layak, memadai bagi masyarakat pedalaman. kalo mau ekonomi tumbuh bagus, jalanan harus mulus dulu. :banana:
[/URL]
(http://imageshack.us/photo/my-images/402/foto131sl.jpg/)
[URL="http://imageshack.us/photo/my-images/507/foto129e.jpg/"]
Berkat MTQ di Nanga Pinoh tahun lalu.
|
|