View Full Version : Tanjungpinang - Provinsi Kepulauan Riau


DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:39 PM
http://wikitravel.org/upload/en/d/d3/IndonesiaRiauIslands.png

Lokasi Kota Tanjungpinang di Wilayah Sumatera

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/bf/Kota_Tanjung_Pinang_Peta.gif/737px-Kota_Tanjung_Pinang_Peta.gif


Kota Tanjungpinang

Kota Tanjung Pinang adalah salah satu kota sekaligus merupakan ibu kota dari Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Dengan Koordinat 0º5' Lintang Utara; 104º27' Bujur Timur. Kota ini memiliki pesona menarik dengan beragam kultur budaya suku dari hampir seluruh Indonesia masuk ke kota ini, dengan bahasa Melayu yang masih tergolong klasik, dan sedikit unik terdengar di telinga orang-orang dari luar kota namun memiliki daya tarik tersendiri. Kota ini memiliki cukup banyak area wisata seperti Pulau Penyengat yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari pelabuhan laut Tanjung Pinang, pantai Trikora dengan pasir putihnya kurang lebih 65 km dari kota dan pantai Cermin di pusat kota. Tanjung Pinang ditingkatkan statusnya menjadi kota dengan UU Nomor 5 Tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001.

Ada kota kecil berjarak kurang lebih 24 km dari kota ini yang bernama kota Kijang.

Pelabuhan laut Tanjung Pinang (pelabuhan Sri Bintan Pura) memiliki kapal-kapal jenis feri dan feri cepat termasuk juga speedboat untuk akses domestik ke pulau Batam dan kota-kota lain di Riau daratan, kepulauan Karimun dan Kundur, serta akses internasional ke negara Malaysia dan Singapura.


Sejarah

Sebelum kemerdekaan, Kota Tanjungpinang berasal dari Kerajaan Melayu yang didirikan sekitar Abad XVI. Menurut sejarah pusat pmerintahan berkedudukan di Pulau Penyengat, sekarang ini menjadi lokasi pariwisata budaya sebagai pusat pengembang budaya melayu. Dengan raja pertama yang memerintah adalah bernama Raja Abdul Rahman. Pada masa pemerintahan rajanya dari tahun 1722-1911 menjalankan dengan adil dan bijaksana, sehingga kesejahteraan rakyatnya meningkat dan selain itu juga berhasilan menjalankan roda pemeritahnya, sehinga terkenal di Nusantara serta kawasan Semenanjung.

Setelah Sultan Riau wafat pada Tahun 1911, kerajaan tersebut diteruskan oleh keturunannya dan raja terakhir adalah Raja Jakfaar dan Istrinya bernama Engku Putri Hamidah.

Kemudian setelah kemerdekaan Republik Indonesia diperoleh dari penjajahan, maka pada erah otonomi daerah wilayah kerajaan ini menjadi bagian dari Kota Tanjungpinang.
Tugu proklamasi yang berada dekat dengan pelabuhan Tanjung Pinang

Kota Tanjungpinang setelah depenitif dengan melalui pemilihan Walikota oleh DPRD Kota Tanjungpinang, maka sebagai Walikota yang terpilih untuk pertama kalinya, adalah Suryatati A.Manan menjadi Kepala Daerah, beliau memerintah sejak tahun 2002 sampai sekarang dengan usia pemerintah baru memasuki pada usia tahun ke 6. Pusat pemerintahan berada di Kota Tanjungpinang di pemukiman padat penduduk dan untuk masa akan datang pusat pemerintah di pusatkan bagian selatan yaitu di Senggarang, hal ini adalah sebagai mengimbangi kesenjangan pembangunan dan pekepadatan penduduk yang selama ini berpusat di kota lama (bagian sebelah utara).


Pemerintahan

Kota Tanjungpinang dipimpin oleh seorang walikota, yang saat ini dijabat oleh Suryatati A.Manan (periode 2007-2012). Wilayah Kota Tanjungpinang kemudian dibagi lagi menjadi 4 kecamatan dan 18 kelurahan.


Kecamatan

Kecamatan-kecamatan di kota Tanjung Pinang adalah:

* Tanjungpinang Barat
* Tanjungpinang Kota
* Bukit Bestari
* Tanjung Pinang Timur

Transportasi Kota

Kota Tanjung Pinang dilengkapi 1 pelabuhan domestik dan Internasional serta Bandara Kijang Internasional


Geografi

Sebagian wilayah merupakan dataran rendah dan kawasan rawa bakau sehingga memudahkan upaya pengembangan kota.

Iklim

Tropis Basah dengan temperatur 23 º c – 34 º c Tekanan Udara 1.010,2 mbs – 1.013,7 mbs

Musim

Pelataran Dragon boat-race di samping pelabuhan Tanjung Pinang

Tidak ada perbedaan musim yang nyata di kota ini. Hujan dapat turun sepanjang tahun.

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:43 PM
Sky View of Tanjungpinang

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/feb_16_9363_bay_island.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/feb_16_9364_bay_left.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/feb_16_9365_bay_middle.jpg

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:46 PM
Gedung Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau

http://farm4.static.flickr.com/3268/3167277164_853863dccb_o.jpg

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:48 PM
Masjid Raya Al-Hikmah

http://img112.imageshack.us/img112/4695/pinankviewmybeautifulpluf3.jpg

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:49 PM
Kantor Walikota Tanjungpinang

http://farm2.static.flickr.com/1120/3167982220_42d3e47346_b.jpg

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:51 PM
Ocean Corner

http://farm4.static.flickr.com/3113/3167347936_f0efca8f80_o.jpg

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:53 PM
Tanjungpinang Bay

http://img704.imageshack.us/img704/2902/rsztanjungpinangbay.jpg (http://img704.imageshack.us/i/rsztanjungpinangbay.jpg/)

DJ_Archuleta
June 20th, 2010, 03:58 PM
Night View

http://farm3.static.flickr.com/2288/2184721317_8a6e3c3f0a_b.jpg

drie
June 22nd, 2010, 02:25 PM
bang DJ, mau nanya, kalau aku gak salah di Tanjung Pinang, untuk mencarai alamat seseorang di kenal dengan sebutan Batu ya ? misalnya alamat bang DJ berada di Batu 9, iya ato gak bang. ( batu = mil ) bener gak bang DJ ??:bash:

DJ_Archuleta
June 22nd, 2010, 04:23 PM
bang DJ, mau nanya, kalau aku gak salah di Tanjung Pinang, untuk mencarai alamat seseorang di kenal dengan sebutan Batu ya ? misalnya alamat bang DJ berada di Batu 9, iya ato gak bang. ( batu = mil ) bener gak bang DJ ??:bash:

Waduh Dj kurang tau tuh kalo soal itu,

tanya aja ke ahlinya (novian) yg masih tinggal di tanjung pinang

:)

drie
June 22nd, 2010, 04:25 PM
Waduh Dj kurang tau tuh kalo soal itu,

tanya aja ke ahlinya (novian) yg masih tinggal di tanjung pinang

:)


oh, jadi bang DJ gak tinggal di TJ ya:bash:, hhehe, maav ya bang:lol:. bang Novian, gimana ? bener gak ?:cheers:

DJ_Archuleta
June 22nd, 2010, 04:29 PM
oh, jadi bang DJ gak tinggal di TJ ya:bash:, hhehe, maav ya bang:lol:. bang Novian, gimana ? bener gak ?:cheers:

setahu aku novian berdomilisi di Bandung tapi katanya kemaren ada urusan di tanjungpinang, gak tau juga nih skrg dimana...

DJ_Archuleta
June 23rd, 2010, 09:25 AM
Rumah Nisan Diresmikan Bhiksu dari China


TANJUNGPINANG(BP)— Sekitar 15 Bhiksu agama Buddha dari China, Senin (21/5) lalu meresmikan rumah nisan di Vihara Avaloketisvara di Batu 14. Rumah nisan ini merupakan fasilitas vihara yang kini genap berusia 1 tahun.

Selain itu, fasilitas lainnya di vihara tersebut adalah patung Dewi Kwan Im dalam posisi duduk di dalam ruangan yang tertinggi di Indonesia sekitar 16,8 meter. Kemudian, tempat pembakaran jasad dari gas (krematorium). Fasilitas lainnya berupa tempat tinggal Bhiksu dan ruang makan untuk 1000 orang sekaligus serta dihiasi dengan berbagai ornamen menarik. Seperti, 6 buah tiang batu berukir naga, dan jendela batu berukiran naga.

Jendela itu disebut dengan Kwan Im 84 yang seluruhnya didatangkan langsung dari China. Akhir tahun ini, vihara tersebut juga direncanakan akan memiliki fasilitas rumah abu.


Proses peresmian penggunaan rumah nisan oleh sekitar 15 orang Bhiksu agama Buddha disebut dengan Kistigarbha. Saat proses ini, pengurus Yayasan Maitri Paramita yang mengelola vihara ini termasik Ketuanya, Hengky Suryawan yang juga Ketua Perwalian Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kepri ikut serta di dalamnya. ”Seperti semua fasilitas yang ada di sini, fasilitas rumah nisan ini juga terbuka dan bisa digunakan oleh semua umat Buddha.

Sesuai dengan niatnya, ini memang untuk umat. Kita bersyukur di usia setahun ini bisa menambah fasilitas untuk umat. Mudah-mudahan akhir tahun ini fasilitas lainnya yaitu rumah abu, juga sudah selesai. Ini semua, sekali lagi untuk semua umat Buddha,” kata Hengky Suryawan, Senin (21/6).


Ditambahkan Hengky, terkait dengan hari jadi pertama vihara akan dilaksanakan upacara Wanfo yang tujuannya untuk mendoakan keselamatan umat Buddha. Upacara ini berupa sujud 1000 Buddha yang dipimpin belasan Bhiksu dari Cina dan diikuti oleh umat Buddha lainnya di Tanjungpinang dan Kepri. Upacara ini, jelas Hengky, dilaksanakan selama 10 hari mulai Senin (21/6) hingga Rabu

rilham2new
June 24th, 2010, 04:47 AM
bang DJ, mau nanya, kalau aku gak salah di Tanjung Pinang, untuk mencarai alamat seseorang di kenal dengan sebutan Batu ya ? misalnya alamat bang DJ berada di Batu 9, iya ato gak bang. ( batu = mil ) bener gak bang DJ ??:bash:

Iya benar,,, di Pulau Bintan, mereka menyebut lokasi pakai istilah "BATU"

BATU 7, berarti di Mil yang ke-7 :)

Penggunaan istilah BATU itu juga lazim di JOHOR, Malaysia. Di JOHOR, kita tinggal bilang sama supir bus, "Saya mau berhenti di BATU 7", maksudnya mil yang ke-7 gitu :)

Kalau di beberapa tempat di Indonesia, seperti di Palembang, mereka pakai istilah "KM" atau "KILOMETER" ,,, misalnya lokasi pemukiman orang dilabeli dengan istilah "KM 5", "KM 7", "KM 12" dan lain-lain :)

Rasa aku dulu di Pekanbaru juga pakai KM-KM, waktu Panam masih seperti Jalan Lintas Sumatra :p

fahminanda
June 24th, 2010, 04:51 AM
Night View

http://farm3.static.flickr.com/2288/2184721317_8a6e3c3f0a_b.jpg
^^
Tanjung Pinang............hhhhmmmmmmmmmmm...saya suka.
terus terang, saya lebih suka tj. pinang dari pada batam. suasananya lebih elok, damai dan tentram.......:)

drie
June 24th, 2010, 12:31 PM
Iya benar,,, di Pulau Bintan, mereka menyebut lokasi pakai istilah "BATU"

BATU 7, berarti di Mil yang ke-7 :)

Penggunaan istilah BATU itu juga lazim di JOHOR, Malaysia. Di JOHOR, kita tinggal bilang sama supir bus, "Saya mau berhenti di BATU 7", maksudnya mil yang ke-7 gitu :)

Kalau di beberapa tempat di Indonesia, seperti di Palembang, mereka pakai istilah "KM" atau "KILOMETER" ,,, misalnya lokasi pemukiman orang dilabeli dengan istilah "KM 5", "KM 7", "KM 12" dan lain-lain :)

Rasa aku dulu di Pekanbaru juga pakai KM-KM, waktu Panam masih seperti Jalan Lintas Sumatra :p


maksih bang ilham:), wah, enak juga ya kalau di pekanbaru juga buat kayak gini. mencari alamat dengan menggunakan istilah batu. mungkin kalau di riau daratan seperti Kota Tembilahan ya bang, mencari alamat dengan istilah parit:lol:

DJ_Archuleta
June 24th, 2010, 01:35 PM
^^
Tanjung Pinang............hhhhmmmmmmmmmmm...saya suka.
terus terang, saya lebih suka tj. pinang dari pada batam. suasananya lebih elok, damai dan tentram.......:)

Selain itu Tanjungpinang jg jauh lebih sepi dan less crowded dibanding kota Batam ....

novian
June 25th, 2010, 05:49 AM
Waduh Dj kurang tau tuh kalo soal itu,

tanya aja ke ahlinya (novian) yg masih tinggal di tanjung pinang

:)

setahu aku novian berdomilisi di Bandung tapi katanya kemaren ada urusan di tanjungpinang, gak tau juga nih skrg dimana...

oh, jadi bang DJ gak tinggal di TJ ya:bash:, hhehe, maav ya bang:lol:. bang Novian, gimana ? bener gak ?:cheers:

ya sekarang setelah 4 tahun di Batam + 2 tahun di bandung...sekarang sy balik kembali ke kampung halaman...Tanjungpening, kepulauan risau....ups salah...tanjungpinang, kepualauan riau..hehehehe....oya sori ya buat semua...mungkin kedepan intensitas sy buat upload gambar dan berita mungkin agak berkurang...itu karena selama januari hingga mei kemaren saya disibukkan dengan persiapan memulai pekerjaan baru sbg abdi negara di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pusat, yg kebetulan berada di Tanjungpinang.....kedepan mungkin tanjungpinang akan lebih banyak saya ekpose....

novian
June 25th, 2010, 05:52 AM
Iya benar,,, di Pulau Bintan, mereka menyebut lokasi pakai istilah "BATU"

BATU 7, berarti di Mil yang ke-7 :)

Penggunaan istilah BATU itu juga lazim di JOHOR, Malaysia. Di JOHOR, kita tinggal bilang sama supir bus, "Saya mau berhenti di BATU 7", maksudnya mil yang ke-7 gitu :)

Kalau di beberapa tempat di Indonesia, seperti di Palembang, mereka pakai istilah "KM" atau "KILOMETER" ,,, misalnya lokasi pemukiman orang dilabeli dengan istilah "KM 5", "KM 7", "KM 12" dan lain-lain :)

Rasa aku dulu di Pekanbaru juga pakai KM-KM, waktu Panam masih seperti Jalan Lintas Sumatra :p

yup bener...istilahnya batu....

novian
June 25th, 2010, 06:00 AM
komplek rumah dinas gubernur
http://purnamagaora.files.wordpress.com/2009/07/6414_100450189967630_100000079472272_10387_6520332_n2.jpg

novian
June 25th, 2010, 06:03 AM
Walikota Tanjungpinang
http://2.bp.blogspot.com/_AbmBgRjY3fw/SZLd4QlINfI/AAAAAAAAAFE/Y4Me6fbdHcY/s1600/Pantun%2BWako.jpg

novian
June 25th, 2010, 06:09 AM
Kantor Walikota Tanjungpiang
http://1.bp.blogspot.com/_AbmBgRjY3fw/SaVUVxYGbsI/AAAAAAAAAMA/miZskj0znJo/s1600/DSC01143%2BCROP%2BBAYANG2%2Bresize.jpg

novian
June 25th, 2010, 06:10 AM
Monumen Raja Haji Fisabilillah
http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&site=purnamagaora.wordpress.com&url=http%3A%2F%2Fpurnamagaora.files.wordpress.com%2F2009%2F07%2F6414_100450249967624_100000079472272_10389_2516278_n3.jpg&sref=http%3A%2F%2Fpurnamagaora.wordpress.com%2F2009%2F07%2F10%2Ftanjung-pinang%2F6414_100450249967624_100000079472272_10389_2516278_n-4%2F

novian
June 25th, 2010, 06:14 AM
Seaview

http://www.welcometobintan.com/photos/tanjungpinang.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/jun_10_5348_tanjung_pinang.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/jun_10_5344_tanjung_pinang_ferry_terminal.jpg

http://http://frank.itlab.us/photo_essays/small/jun_10_5352_fishing_boat.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/jun_10_5337_tanjung_pinang_harbor.jpg

http://frank.itlab.us/photo_essays/small/jun_10_5352_fishing_boat.jpg

Kris18
June 25th, 2010, 06:15 AM
Amazing Bintan! Awesome Tanjung Pinang! :)

DJ_Archuleta
June 25th, 2010, 10:21 AM
Watefront City

http://farm4.static.flickr.com/3211/3166422935_2659789aec_o.jpg

DJ_Archuleta
June 25th, 2010, 10:28 AM
International Ferry Terminal

http://img714.imageshack.us/img714/3273/rszrsz1tanjungpinangferi.jpg (http://img714.imageshack.us/i/rszrsz1tanjungpinangferi.jpg/)

DJ_Archuleta
June 27th, 2010, 09:39 AM
Government house @ Tanjung Pinang

http://img641.imageshack.us/img641/7972/rsztanjungpinanggovthou.jpg (http://img641.imageshack.us/i/rsztanjungpinanggovthou.jpg/)

DJ_Archuleta
June 27th, 2010, 09:46 AM
PLN Siap Layani Sambungan Baru


Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) PLN Riau-Kepri Oman Sumantri mengatakan, dalam waktu dekat akan mulai melayani penyambungan baru. Hal ini bisa dilakukan karena PLN Kepri selain Batam di Tanjungpinang akan mendapatkan tambahan daya sebesar 5 megawatt (MW) atau sekitar 5 juta watt.

Penambahan daya ini berasal dari perbaikan mesin pembangkit Mitsubishi yang berkapasitas 5 MW dan dijadwal selesai dan beroperasi akhir bulan ini. Selain itu, dalam waktu dekat Kanwil PLN Riau-Kepri juga akan menyewa mesin pembangkit berdaya 5 MW, dimana saat ini prosesnya sedang tender.


Oman mengaku, dengan penambahan daya 5 MW untuk tahap awal, dan 5 MW lagi menyusul, maka calon pelanggan PLN yang sudah waiting list akan dilayani bertahap. ”Karena penambahan daya juga bertahap,” ujarnya.


Soal prioritas yang akan dilayani PLN, Oman mengaku diprioritaskan untuk fasilitas sosial, dan umum. Ditanya, kapan realisasinya PLN melayani sambungan baru, Oman mengaku mudah-mudahan setelah ada penambahan 5 MW di akhir bulan ini.


Seperti diketahui, di Tanjungpinang dan Bintan saat ini, terdapat sekitar 11 ribu calon pelanggan PLN. Termasuk yang masih waiting list gedung perkantoran Pemko di Senggarang dan bakal gedung perkantoran

Pemkab Bintan di Bintan Buyu serta bakal perkantoran Pemprov Kepri di Pulau Dompak. Sedangkan daftar tunggu lainnya tersebar di Rayon PLN lainnya di Kepri seperti Karimun, Lingga, Natuna, dan daerah lainnya calon pelanggan PLN mencapai 11 ribu juga. Dan untuk memenuhi sambungan listrik untuk 22 ribu calon pelanggan, PLN Kepri selain Batammembutuhkan minimal sekitar 20 MW daya listrik.


Sementara itu, manajer PLN Kepri selain Batam sudah resmi diserahterimakan kemarin, dari Wahyu Bintoro kepada Hendra Slamet, yang sebelumnya bertugas di Rengat, Indragiri Hulu. Wahyu Bintoro selanjutnya dipromosikan menjadi Kepala PLN Medan. Saat Wahyu datang ke Tanjungpinang, kondisi listrik sedang parah yang ditandai dengan pemadaman bergilir 2 kali sehari.


Pemadaman kemudian bisa dikurangi hingga 1 kali sehari dan 4 hari sekali hingga akhirnya Tanjungpinang sekarang sama sekali bebas pemadaman bergilir sejak sekitar Mei 2010 lalu. Pemadaman hanya terjadi karena kondisi force majeur atau alam seperti hujan disertai petir.


Terkait dengan hal tersebut, Manajer PLN Kepri selain Pulau Batam yang baru, Hendra Slamet menegaskan komitmennya untuk meneruskan langkah-langkah yang sudah dilaksanakan oleh pendahulunya, Wahyu Bintoro. ’Saya akan teruskan usaha-usaha yang sudah dilaksanakan Pak Wahyu sebelumnya,” tegas Hendra.


Bangun PLTU IPP
Kembali ke Oman Sumantri, yang menegaskan bahwa selain menambah daya melalui perbaikan mesin dan sewa mesin, di Tanjungpinang juga segera dibangun PLTU Independent Power Producers (IPP) berkapasitas 2 X 15 MW. Pembangunannya diawali dengan proses survei kelayakan lokasi mulai dari kedalaman perairan, kekerasan tanah, dan lain-lain.

Prosesnya saat ini sedang dilaksanakan oleh panitianya yang berasal dari PLN Pusat. Di mana bakal lokasi ini masih belum disebutkan karena tim survei masih melaksanakan pekerjaannya di lapangan. ”Sekarang sedang survei lokasi untuk lahan pembangunan PLTU 2 X 15 MW di Tanjungpinang. Ini program PLN Pusat dan PLN Riau Kepri,” kata Oman.

TDL Naik
Dalam kesempatan tersebut, Manajer Niaga PLN Riau Kepri Bambang, mengungkapkan, PLN berencana menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang angkanya berkisar antara 6 persen hingga 18 persen.


Kenaikan tidak berlaku bagi pelanggan 450 Voltase Ampere (VA) dan 900 VA. Sedangkan, yang lainnya akan mengalami kenaikan secara bervariasi. Untuk kenaikan ini selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi oleh PLN.


Ditegaskan Bambang, dalam hal kenaikan ini PLN sebatas pihak yang melaksanakan atau pelaksana kebijakan. Sedangkan kebijakannya ditetapkan oleh pemerintah bersama DPR RI. Kenaikan TDL ini dijadwal dilaksanakan mulai sejak Juli 2010 untuk tagihan Agustus 2010.


Penggunaan TDL inilah yang menjadikan seluruh listrik untuk pulau-pulau di sekitar Pulau Batam masih ditangani oleh PLN Kepri selain Pulau Batam. Sebab, untuk di Batam tarifnya menggunakan model tarif regional yang harganya lebih mahal dibandingkan TDL. ***

DJ_Archuleta
June 28th, 2010, 04:31 PM
by arthur-cha

http://farm4.static.flickr.com/3296/3139548801_05d7637600_o.jpg

http://farm4.static.flickr.com/3284/3135447344_b9d0a730da_o.jpg

Kris18
June 29th, 2010, 05:02 AM
Pelabuhan Tanjung Pinang

http://farm5.static.flickr.com/4102/4744106799_86ef12209f_b.jpg



Dari kejauhan nampak Monumen Perjuangan Pahlawan Raja Haji Fi Sabilillah

http://farm5.static.flickr.com/4136/4744745130_3a81f60973_b.jpg



Kelong
http://farm5.static.flickr.com/4079/4744106837_8acb374603_b.jpg

Kris18
June 29th, 2010, 05:07 AM
Melayu Square

http://farm5.static.flickr.com/4077/4744744956_106e74b6e5_b.jpg


Panorama sunset dari Melayu Square

http://farm5.static.flickr.com/4116/4744745024_ef52a3ea3c_b.jpg

Kris18
June 29th, 2010, 05:10 AM
Iya benar,,, di Pulau Bintan, mereka menyebut lokasi pakai istilah "BATU"

BATU 7, berarti di Mil yang ke-7 :)

Penggunaan istilah BATU itu juga lazim di JOHOR, Malaysia. Di JOHOR, kita tinggal bilang sama supir bus, "Saya mau berhenti di BATU 7", maksudnya mil yang ke-7 gitu :)

Kalau di beberapa tempat di Indonesia, seperti di Palembang, mereka pakai istilah "KM" atau "KILOMETER" ,,, misalnya lokasi pemukiman orang dilabeli dengan istilah "KM 5", "KM 7", "KM 12" dan lain-lain :)

Rasa aku dulu di Pekanbaru juga pakai KM-KM, waktu Panam masih seperti Jalan Lintas Sumatra :p


Seperti halnya di Bagansiapi-api, Rokan Hilir , penamaan tempat juga memakai "Batu" seperti kawasan Batu Enam, kawasan Batu Empat, Venue Lokasi MTQ Riau kemarin di kawasan Batu Enam :)

rilham2new
June 29th, 2010, 06:28 AM
^^ Biasanya daerah2 lama yang pakai "BATU" , kris ..

Kalau Tanjungpinang dan Bagansiapi-api itu memang kota2 yang luar biasa tua,, bahkan mungkin lebih tua dari Pekanbaru, apalagi Batam :D

Jadi penggunaan "BATU" memang lazim

rilham2new
June 29th, 2010, 06:59 AM
^^
Tanjung Pinang............hhhhmmmmmmmmmmm...saya suka.
terus terang, saya lebih suka tj. pinang dari pada batam. suasananya lebih elok, damai dan tentram.......:)

Walaupun belum pernah ke Tanjungpinang,,, tapi aku sangat percaya dengan perkataan Bang Fahmi !!!


Aku yakin nuansa melayu di Tanjungpinang pasti lebih kental :) ... Dulu, waktu masih Riau sama Kepri masih satu provinsi .... Semua orang pasti setuju, kalau kota PALING MELAYU di Riau adalah Tanjungpinang :cheers:

Kris18
June 29th, 2010, 07:41 AM
^^
Ya, karena disinilah, Pulau Bintan Pulau Penyengat bagai kembang bunga setaman, pusat kerajaan Riau yang memegang peranan penting dalam sejarah nusantara yang satu

anja sadiqa
June 29th, 2010, 07:53 AM
Kantor Walikota Tanjungpiang
http://1.bp.blogspot.com/_AbmBgRjY3fw/SaVUVxYGbsI/AAAAAAAAAMA/miZskj0znJo/s1600/DSC01143%2BCROP%2BBAYANG2%2Bresize.jpg

SUKA BAAANNGGGGGET DENGAN PIC INI. THANK YA.
ADA NGAK BANGUNAN YANG U/C DI TP KETINGGIANNYA DIATAS 8 F?

DJ_Archuleta
June 29th, 2010, 08:28 AM
Pemerintah Kembali Terapkan Tarif Ganda VoA


Batam (BCZ) Pemerintah kembali memberlakukan tarif ganda Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke kawasan Batam, Bintan dan Tanjungpinang mulai awal Juli 2010.

Tarif ganda yang efektif akan diberlakukan mulai tanggal 1 Juli 2010 ini akan berlaku bagi wisatawan grup, minimal empat orang wisatawan, yang berasal dari luar negara ASEAN. Bagi mereka yang berwisata selama kurang dari tujuh hari akan dikenakan visa sebesar USD10 dan bagi mereka yang berwisata lebih dari 30 hari atau di bawah tujuh hari namun berwisata nongrup, dikenai biaya US$25.

Mereka yang bisa mendapatkan tarif VoA ini harus masuk secara berkelompok dan memperlihatkan surat sponsor group wisata atau penjamin, seperti surat dari perusahaan tour dan travel.

Saat ini, pemerintah masih mengenakan tarif tunggal Visa on Arrival sebesar USD25 bagi para wisatawan asing. Tarif tunggal yang mulai diberlakukan pada akhir Januari 2010 tersebut dianggap telah menyebabkan banyak wisman yang membatalkan kunjungan ke Batam terutama mereka yang hanya ingin bermain golf di Batam. (jhs)

greatstyo
June 30th, 2010, 10:06 AM
tanjung pinang cakep banget!! :okay:

novian
June 30th, 2010, 02:50 PM
SUKA BAAANNGGGGGET DENGAN PIC INI. THANK YA.
ADA NGAK BANGUNAN YANG U/C DI TP KETINGGIANNYA DIATAS 8 F?

ada, RSUD Provinsi Kepri, itu tingginy 9 lantai,progresny sekarang sudah 85%... nanti klau ada waktu sya upload...

Kris18
June 30th, 2010, 08:42 PM
Monumen Perjuangan Pahlawan Nasional Raja Haji Fi Sabilillah

http://farm5.static.flickr.com/4099/4749809906_45f553d12f_b.jpg


Orang melayu berjiwa ksatria, pantang diganyang !!

novian
June 30th, 2010, 09:04 PM
^^ tp sekarang patungnya udah lari...capek berdiri terus ky' ny:lol::lol:.....

tjokro_ragazzo
July 1st, 2010, 05:36 AM
Monumen Perjuangan Pahlawan Nasional Raja Haji Fi Sabilillah

http://farm5.static.flickr.com/4099/4749809906_45f553d12f_b.jpg


Orang melayu berjiwa ksatria, pantang diganyang !!

betulllllllllllll.........

rilham2new
July 1st, 2010, 09:24 AM
Hmm, kelihatannya monumennya di tepi pantai, ya :cheers:

Kris18
July 1st, 2010, 08:23 PM
Memang di tepi laut bang :)

nih viewnya dari laut

http://farm5.static.flickr.com/4135/4752767874_0369a4a0f0_b.jpg

DJ_Archuleta
July 4th, 2010, 03:16 PM
Sea View @ Tanjungpinang
by almarams

http://farm4.static.flickr.com/3598/3412445368_b90f3b2b04_b.jpg

Kris18
July 7th, 2010, 08:52 AM
Nirwana Beach, Bintan Resort, Kepulauan Riau

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs076.snc4/35166_1463024047938_1003562854_31387972_6546675_n.jpg

Kris18
July 7th, 2010, 03:30 PM
Sekitar Pantai Trikora

http://farm5.static.flickr.com/4137/4770735897_9cba220b83_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4074/4770736991_31d27602bb_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4093/4771373358_0f1c9a9146_b.jpg

Kris18
July 8th, 2010, 04:55 AM
http://farm5.static.flickr.com/4077/4770738751_0e078b68d9_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4135/4771375442_b5ea959724_b.jpg

augustharry
July 13th, 2010, 07:23 AM
Sekitar Pantai Trikora

http://farm5.static.flickr.com/4137/4770735897_9cba220b83_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4074/4770736991_31d27602bb_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4093/4771373358_0f1c9a9146_b.jpg

wah..bintan beach resort nih..kangen ke sini lagi :banana:...lautnya dangkal, jd maen airnya ga terlalu khawatir, hehehe...nice TPI, pantainya keren2 tp sayang kurang pengelolaannya..

augustharry
July 13th, 2010, 07:30 AM
ikut shared foto2 tanjungpinang ah..
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/3/100-2063.JPG?et=yi6AzTqdnRH0dEiPsdNJ8Q&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/4/100-2066.JPG?et=W%2BxocfbOPRuZkMnUGTC1dQ&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/11/100-2124.JPG?et=Nb1qnHn8hqFHPR6d2j4EbQ&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/12/100-2126.JPG?et=oMvnVL2ra08G0IXXAA8W3A&nmid=340050840

augustharry
July 13th, 2010, 07:32 AM
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/14/100-2131.JPG?et=AA02nVhxNdOs0J%2CDXQE91g&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/19/100-2152.JPG?et=SqoE2tRTg6eRVedyZ2Njyw&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/21/100-2163.JPG?et=Dw4zg4VT7ZlVFZi50W576A&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/22/100-2165.JPG?et=vXryJ007Vrlf9F1HeGvR5g&nmid=340050840

augustharry
July 13th, 2010, 07:36 AM
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/29/100-2234.JPG?et=8EmvQI4mDE52LD43OzBmjQ&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/33/100-2265.JPG?et=Xd%2C%2C3CA0bGijjIGzshcMRQ&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/37/100-2280.JPG?et=KvrPsc9D%2CsELlatSdN1UNg&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/40/100-2283.JPG?et=z4HkQUzD8CR2ZTIokwBsXw&nmid=340050840
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/42/100-2296.JPG?et=GViwUTCNugGYiiRMioFn5w&nmid=340050840

augustharry
July 13th, 2010, 07:37 AM
http://images.augustharry.multiply.com/image/2/photos/10/600x600/9/100-2114.JPG?et=z5iTR%2BLqNOn8wyyKRzNz4Q&nmid=340050840

drie
July 14th, 2010, 12:57 PM
^^
keren bang augustharry :okay:

augustharry
July 15th, 2010, 04:36 AM
recommended utk dikunjungi lah..pantai2nya masih banyak yg perawan..klo bisa dikelola dengan baik, utk wisata alamnya, bisalah mengimbangi Bali. jangan hanya lagoi, krn klo ke sana aq merasa terjajah, dikit2 pake Sin $..emangnya d negara mane sih??:bash:sedih deh..:ohno:

rilham2new
July 15th, 2010, 07:16 AM
^^ Tapi LAGOI memang mantap, bang :D

Konsesi lahan 70 tahun sama Singapura, kan memang ...

BATAMANIA
July 16th, 2010, 10:40 AM
recommended utk dikunjungi lah..pantai2nya masih banyak yg perawan..klo bisa dikelola dengan baik, utk wisata alamnya, bisalah mengimbangi Bali. jangan hanya lagoi, krn klo ke sana aq merasa terjajah, dikit2 pake Sin $..emangnya d negara mane sih??:bash:sedih deh..:ohno:

perusahaan2 di Batam lagi .. semua transasksi munggunakan sin $ .... cuma di pemerintahan aja yg pakai Rp .... ^^

BATAMANIA
July 16th, 2010, 10:45 AM
Walaupun belum pernah ke Tanjungpinang,,, tapi aku sangat percaya dengan perkataan Bang Fahmi !!!


Aku yakin nuansa melayu di Tanjungpinang pasti lebih kental :) ... Dulu, waktu masih Riau sama Kepri masih satu provinsi .... Semua orang pasti setuju, kalau kota PALING MELAYU di Riau adalah Tanjungpinang :cheers:

Tanjung Pinang adalah kota yg masih menggunakan Bahasa Melayu sebagai Bahasa pengantar sehari2 dan begitupun dengan kebudayaan sehari2 penduduk nya .... sangat melayu kota ini .... klo di Batam cuma di Tanjung uma, Nongsa, Tanjung Riau yg penduduknya masih menggunakan Bahasa Melayu, secara mereka memang warga asli Batam ... :)

augustharry
July 18th, 2010, 05:29 AM
^^setuju...malah diibukota Melayu alias Pekanbaru yang terasa malah kaya di Padang ato Bukittinggi...ketemunya orang ngomong pake bahasa Padang mulu, hehe..

arif doank
July 18th, 2010, 10:26 AM
^^setuju...malah diibukota Melayu alias Pekanbaru yang terasa malah kaya di Padang ato Bukittinggi...ketemunya orang ngomong pake bahasa Padang mulu, hehe..

hampir samalah dengan di Batam. :cheers:

augustharry
July 19th, 2010, 05:22 AM
di batam ga terlalu mas, bahasa indonesia lebih mendominasi karena lebih beragam sukunya..kecuali masuk restoran padang atau naik taxi...

rilham2new
July 19th, 2010, 06:51 AM
^^ Actually, di Pekanbaru pun tingkat keberagamannya tinggi .....

Tapi, bahasa pasar, bahasa pergaulan, dan bahasa elit politik memang agak gak sama di Pekanbaru.

Di Pekanbaru kita berbahasa tergantung dengan siapa kita bergaul. Dan aku sangat yakin kalau sama dengan di Batam ...di Pekanbaru bahasa Indonesia tetap yang paling dominan...

Mungkin dialek dan logatnya aja yang sering kali terdengar ke-Padang-padang-an .... Kalau itu sih gak usah ditanya, di Rokan Hulu dan Kampar aja dialeknya kayak gitu, tapi penduduknya lebih suka dipanggil melayu :) ... Memang Patrilineal soalnya.

lordofdrol
July 19th, 2010, 10:12 AM
^^ setuju ama yang diatas..pekanbaru udah beranekaragam..
kalo mau liat bahasa melayu tiap hari ke bengkalis aja. dsana dijamin melayu tiap hari mau dipasar sekalipun.

drie
July 19th, 2010, 01:36 PM
yap, seperti yang di bilang bang Ilham, ada perbedaan penggunaan bahasa di Pekanbaru, kalau di Pasar biasanya menggunakan bahasa " A ", kalau Pergaulan biasanya menggunakan bahasa " B " sedangkan kalau di Kantor - Kantor akan menggunakan bahasa " C ", gak ada kok bahasa tertentu yang mendominasi. :) karena Pekanbaru mempunyai penduduk yang Beragam, :banana:

jendry
July 19th, 2010, 03:40 PM
^^ kalau di di tempat A biasanya pakai bahasa A, maka mereka akan malu sendiri kalau bahasa A di gunakan di tempat B..


contoh nya di sekitar jalan teratai pekanbaru bahasa paling dominan itu bahasa A sangat jarang sekali mereka memakai bahasa B, sedangkan di daerah gobah dan daerah sekitar lainnya itu hampir 99 persen memakai bahasa B dan mereka tidak ada mau menggunakan bahasa A yang seperti di daerah yang di sebutkan tadi,...

yang paling dominan bahasa di pekanbaru itu bahasa indonesia.. :)

BATAMANIA
July 19th, 2010, 05:19 PM
Di Pekanbaru kita berbahasa tergantung dengan siapa kita bergaul. Dan aku sangat yakin kalau sama dengan di Batam ...di Pekanbaru bahasa Indonesia tetap yang paling dominan...



Bahasa asli penduduk pekanbaru itu Bahasa Ocu kan ...? jadi sebenarnya bukan ke padang-padangan .... tapi memang bahasa asli Pekanbaru memang seperti itu ... sebagaimana bahasa sehari2 yg di gunakan di Bangkinang dan sekitarnya .... dan berbeda sama di daerah Pesisir Riau yg bahasanya sama dengan penduduk melayu di Kepulauan Riau .... ^^

klo di Batam saya rasa beda sama di Pekanbaru ... di Batam klo kita bergaul dengan si A kita tidak harus menggunakan bahasa A, dan klo di Pekanbaru klo kita bergaul dengan si A kita merasa orang asing klo kita tidak menggunakan bahasa si A ... dan penduduk Batam lebih heterogen dari pada di Pekanbaru ... karena bukan hanya satu suku yg mendominasi ... ^^

jendry
July 19th, 2010, 05:41 PM
^^ kalau di bilang bahasa ocu juga gak bisa di katakan begitu bang, kalau di bilang bahasa padang juga sebenar nya berbeda dengan yang di padang sana, bahasa di pekanbaru itu mungkin lebih tepatnya penggabungan dari bahasa bahasa tersebut tapi yang masih jadi ciri orang melayu nya itu dari panggilan sesama keluarga seperti kita panggil pakcik ada yang panggil (icik aja)., pak usu, ncu dll itu masih menggunakan bahasa melayu.

bahasa melayu di riau daratan memang agak berbeda dari yang di kepulaun, daerah yang sama bahasa melayu nya itu ya di sekitar daerah inhil sama bengkalis itu sama dengan yang di kepulauan.. sedangkan bahasa melayu di duri juga berbeda dengan kota bengkalis padahal masih satu kabupaten, lain lagi di daerah rokan hilir yang brdampingan dengan bengkalis juga bahasa melayu nya berbeda, apalagi di daerah riau semakin ke darat maka semakin berubah bahasa nya, itu akibat dari ada nya interksi antar budaya dan bahasa yang bisa menghasilkan budaya dan bahasa baru. itu akibat dari heterogen nya masyarakat di riau.. :)

dari ada nya interaksi sosial itu yang jadi ancungan jempol buat riau daratan dan kepulauan itu adalah tidak ada nya konflik sara yang kebanyakan terjadi di daerah lain, mungkin karena dari jaman bahola masyarakat melayu sangat terbuka sekali dengan pihak luar yang ingin melakukan berbagai kegiatan di tanah melayu ini :)

kalau masalah banyak nya suku suku daerah lain di pekanbaru sangat sama dengan batam, berbagai suku daerah juga banyak ada di sini, jadi masih sama heterogen nya pekanbaru dan batam

arif doank
July 19th, 2010, 07:15 PM
Bahasa asli penduduk pekanbaru itu Bahasa Ocu kan ...? jadi sebenarnya bukan ke padang-padangan .... tapi memang bahasa asli Pekanbaru memang seperti itu ... sebagaimana bahasa sehari2 yg di gunakan di Bangkinang dan sekitarnya .... dan berbeda sama di daerah Pesisir Riau yg bahasanya sama dengan penduduk melayu di Kepulauan Riau .... ^^

klo di Batam saya rasa beda sama di Pekanbaru ... di Batam klo kita bergaul dengan si A kita tidak harus menggunakan bahasa A, dan klo di Pekanbaru klo kita bergaul dengan si A kita merasa orang asing klo kita tidak menggunakan bahasa si A ... dan penduduk Batam lebih heterogen dari pada di Pekanbaru ... karena bukan hanya satu suku yg mendominasi ... ^^

benar banget bro.. bangkinang satu lagi kalau saya gak salah teluk kuantan. mereka bicara seolah2 berbahasa minang tapi banyak yang saya tidak mengerti.
Jujur saya jarang mendengar orang berbahasa melayu di kota Batam. diluar bahasa daerah2 lain saya selalu dengar orang Batam berbahasa Indonesia. tapi entahlah mungkin hanya berbeda sedikit antara bahasa Indonesia dengan melayu Riau....

karena bagaimanapun juga bahasa Indonesia diangkat dari bahasa Riau-Lingga. dan saya tahu persis sejarah dan perkembangannya :)

jendry
July 19th, 2010, 07:28 PM
^^ taluk kuantan dan bangkinang serta daerah lain yang berbatasan dengan sumbar memang punya hubungan historis dengan daerah ranah minang cukup erat lah pada masa nya, maka nya bahasa nya juga hampir sama, kalau gak salah budaya di daerah itu juga ada yang sama, hubungan itu udah terjalin dari masa ke masa sampai sekarang hal itu pun masih terjalin.. jadi kalau kita baca sejarah lagi yang jauh ke belakang masyarakat sumatra ini punya hubungan sangat - sangat dekat sekali pada masa itu, mulai dari sriwijaya terus ada raja nya lari ke malaka, dari itu ada konflik di sana salah satu yang bertikai lari ke riau sekarang, terus mendirikan kerajaan di riau, dan anak raja yang pertama itu memprcayakan kepada kerajaan pagaruyung untuk mendidik anak nya dan panjang lagi sejarahnya.. :)



baik nya kita kembali ke topik saja :)

rilham2new
July 19th, 2010, 07:41 PM
Bahasa asli penduduk pekanbaru itu Bahasa Ocu kan ...? jadi sebenarnya bukan ke padang-padangan .... tapi memang bahasa asli Pekanbaru memang seperti itu ... sebagaimana bahasa sehari2 yg di gunakan di Bangkinang dan sekitarnya .... dan berbeda sama di daerah Pesisir Riau yg bahasanya sama dengan penduduk melayu di Kepulauan Riau .... ^^

Bahasa asli di Pekanbaru itu bukan Ocu.... Kalaupun mirip paling cuman intonasi, logat, dan dialek.


klo di Batam saya rasa beda sama di Pekanbaru ... di Batam klo kita bergaul dengan si A kita tidak harus menggunakan bahasa A, dan klo di Pekanbaru klo kita bergaul dengan si A kita merasa orang asing klo kita tidak menggunakan bahasa si A ... dan penduduk Batam lebih heterogen dari pada di Pekanbaru ... karena bukan hanya satu suku yg mendominasi ... ^^

Nah ini kembali lagi ke orangnya, masalah pergaulan lebih tepatnya. Bergaul dengan siapa dan lingkungan tempat tinggal di mana. Di Pekanbaru ke manakah kita?? Apakah ke pasar? bersekolah? Berkuliah? Bekerja? atau berurusan sama birokrat.

Secara basic, di Pekanbaru gak ada pemaksaan untuk mengerti satu-dua bahasa tertentu. Terpinggirkan karena tidak lancar berbahasa lawan bicara kita, itu sangat-sangat-sangat impossible dan rare case :D

Aku pernah tinggal di Pekanbaru dan Batam. AKu sadar betul atmosfernya hampir2 serupa. Ada bentuk akulturasi yang unik, cuman kalau di Batam pengaruh budaya yang dari luar Sumatra, misalnya Jawa.. itu lebih kental dalam membentuk logat lokal.

Kalau di Pekanbaru itu Bahasa nya Bahasa Indonesia, tapi intonasi ala Padang .... dan cara ngomongnya straight-to-the-point kayak orang Medan. Pengaruh logat ke-"Jawa"-an memang sangat kurang. Kalau dari segi "Keras"nya suara, bahkan kalimat2 "interjection" nya banyak banget yang mengadopsi dari Medan. Bagi aku, itu terdengar lebih seperti Bahasa Slang nya orang Pekanbaru, bahasa hasil akulturasi hmm mungkin bahasa gaul yang sifatnya lokal kali,ya. Tapi, sifat pragmatis dalam menyikapi keberagaman di Pekanbaru itu sama dengan di Batam, bahkan dalam beberapa hal sama dengan di Jakarta, malah.

Kalau di Tanjungpinang, akulturasi bahasa nya jelas lebih senior dari Pekanbaru. Bahkan jujur saja, Bahasa Melayu di Riau Pesisir dan Kepulauan itu juga bukan bahasa Melayu yang benar2 asli.... Itu juga bahasa hasil akulturasi akibat berada di jalur perlintasan perdagangan internasional.

rilham2new
July 19th, 2010, 07:56 PM
^^ taluk kuantan dan bangkinang serta daerah lain yang berbatasan dengan sumbar memang punya hubungan historis dengan daerah ranah minang cukup erat lah pada masa nya, maka nya bahasa nya juga hampir sama, kalau gak salah budaya di daerah itu juga ada yang sama, hubungan itu udah terjalin dari masa ke masa sampai sekarang hal itu pun masih terjalin.. jadi kalau kita baca sejarah lagi yang jauh ke belakang masyarakat sumatra ini punya hubungan sangat - sangat dekat sekali pada masa itu, mulai dari sriwijaya terus ada raja nya lari ke malaka, dari itu ada konflik di sana salah satu yang bertikai lari ke riau sekarang, terus mendirikan kerajaan di riau, dan anak raja yang pertama itu memprcayakan kepada kerajaan pagaruyung untuk mendidik anak nya dan panjang lagi sejarahnya.. :)



baik nya kita kembali ke topik saja :)

Sebenarnya Provinsi2 yang ada di Indonesia ini, itu kan memang cuman batas geografis dan politis. Apalagi di Sumatra, gak ada yang bener2 Provinsi = Batas Etnografis...

Bahkan Aceh pun yang kita kira homogen pun, punya paradigma lain soal pandangan etnografi di sebelah selatan Provinsi mereka.

Di Sumatra Utara, pandangan etnografi sudah sedemikian pragmatis,,, sehingga memikirkan etnisitas menjadi tolak ukur sudah sedemikian ditinggalkan. Mungkin sebatas melestarikan adat, ada benarnya.

Di Riau dan (juga) Kepri, masyarakatnya sudah lama akur dan berdamai dengan hal2 ini. Pola pikir masyarakatnya lebih berkembang soal hal2 seperti ini. Makanya perdebatan soal keberadaan Kampar dan Kuansing di Riau, bukan hal yang penting. Bahkan secara faktanya, warga kedua kabupaten itu malah bersyukur berada di bawah Provinsi Riau, rasa bangga yang mereka miliki pun adalah rasa bangga sebagai warga Riau. Memang konsep2 seperti ini, mungkin kurang dipahami oleh sebagian orang :)

Dan sayangnya dalam konsep modern hari ini, batas2 Politis memang lebih berharga dari batas etnografi. Lihat saja timnas2 sepakbola negara2 di Eropa.

novian
July 20th, 2010, 04:00 AM
--

drie
July 21st, 2010, 07:44 AM
^^


kembali ke topik yy :).

DJ_Archuleta
July 23rd, 2010, 03:21 PM
By l i j

http://farm5.static.flickr.com/4019/4719625421_639b0d2eae_b.jpg

DJ_Archuleta
July 23rd, 2010, 03:23 PM
Lampu Jalan Tak Boleh Padam


Lampu penerangan jalan mestinya tak boleh padam. Apalagi jumlahnya mencapai ribuan, atau tepatnya 1.197 titik. Namun apa daya, dana untuk memperbaikinya tak ada lagi. Pemko Tanjungpinang melalui Kantor Kebersihan dan Pertamanan, baru akan mengusulkan dana perbaikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tanjungpinang 2010.


Pembahasan sampai pengesahan APBDP sendiri bisa sampai bulan September. Jadi, warga Tanjungpinang yang rutin membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) bersamaan dengan rekening listrik harus bersabar menunggu lampu jalan tersebut diperbaiki.”Kita akan ajukan penambahan anggaran di APBD P 2010 ini agar 1.197 unit lampu jalan yang rusak itu segera diiperbaiki,” ujar Jofrizal, Kepala Kantor Pertamanan dan Kebersihan Pemko Tanjungpinang saat dikonfirmasi, kemarin.


Disebutkan Jofrizal, pihaknya tidak bisa langsung mengganti atau memperbaiki lampu jalan yang rusak, karena anggaran untuk pemeliharaan lampu jalan 2010 berkurang jauh dari 2009. ”2009, anggaranya mencapai Rp800 juta. Tapi sekarang hanya Rp400 juta, jadi sangat kurang,” terangnya.

Disinggung soal dana yang Rp400 juta, Jofrizal mengaku dana itu tak sanggup untuk memperbaiki semua lampu jalan yang rusak. ”Anggaran yang ada sekarang tentu kita gunakan memperbaiki lampu jalan. Kita lakukan bertahap. Tapi tak bisa semuanya karena anggaranya sangat kurang,” bebernya.


Edi Rustandi, praktisi hukum yang juga salah seorang calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lolos seleksi administrasi mengaku prihatin kondisi lampu jalan di Tanjungpinang saat ini. ”Ironi, sebab penarikan pajak dilakukan rutin setiap bulan dan sepantasnya masyarakat mendapatkan yang optimal. Tidak boleh lampu jalan tersebut padam, rusak atau terbiar hingga berbulan-bulan seperti yang terjadi sekarang,” bebernya.


Dalam kondisi pelayanan publik yang tidak maksimal tersebut, ujar Edi, tidak seharusnya target penerimaan pajak dinaikkan dari Rp5,5 miliar di tahun 2009 menjadi Rp6 miliar di tahun 2010. Apalagi, dana yang dikucurkan kembali untuk perawatan lampu jalan hanya Rp400 juta. Pajak itu ditarik PLN, diserahkan ke Pemko dan Pemko menggunakannya untuk membayar rekening lampu jalan selain untuk perawatannya.


”Sering saya ditemukan lampu jalan yang tidak rusak tapi tidak dinyalakan karena ketidakcukupan daya. Belum lagi jalan-jalan umum yang tidak ada lampu jalannya, sementara pajaknya ditarik, bagaimana ini? Antara hak dan kewajiban tidak berjalan. Masyarakat sudah penuhi kewajiban tapi haknya tidak diberikan. Ini sangat tidak baik dan jangan ditunda lagi untuk diperbaiki,” papar Edi.


Sementara itu, Ketua Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu memastikan berkurangnya anggaran untuk pemeliharaan lampu jalan di APBD 2010 dibanding di APBD 2009 bukan salah di DPRD. ”Anggaran itu bukan kita potong, tapi itu murni usulan dari Pemko Tanjungpinang melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Sekali lagi, kita di DPRD tak pernah mengurangi anggaran apapun itu untuk keperluan fasilitas umum dan sosial. Itu murni usulan dari Pemko,” tegasnya.


Jofrizal yang ditanya soal pengurangan anggaran itu, mengaku terpaksa karena penerimaan Pemko Tanjungpinang dari dana bagi hasil (DBH) tahun 2010 berkurangjauh dibanding 2009.Kembali pada Maskur, jika Pemko mau minta dana untuk memperbaiki lampu jalan yang rusak tersebut, Pemko harus mengajukannya lewat APBD P 2010.”Tentu akan kita bahas sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia,” kata Maskur, Rabu (7/7).


Tak mau dewan dituding sebagai tukang pangkas anggaran, Maskur, menjelaskan bahwa pengusulan anggaran ke dewan dilakuan oleh TAPD. Sebelum mengajukan ke legislatif, TAPD menerima pengajuan usulan anggaran dari dinas, kantor atau badan di lingkungan Pemko Tanjungpinang. ”Jadi bukan dinas, badan atau kantor yang mengajukannya ke dewan, tapi tim TAPD,” jelas Maskur. ***

tjokro_ragazzo
July 24th, 2010, 02:24 PM
^^ kalau di di tempat A biasanya pakai bahasa A, maka mereka akan malu sendiri kalau bahasa A di gunakan di tempat B..


contoh nya di sekitar jalan teratai pekanbaru bahasa paling dominan itu bahasa A sangat jarang sekali mereka memakai bahasa B, sedangkan di daerah gobah dan daerah sekitar lainnya itu hampir 99 persen memakai bahasa B dan mereka tidak ada mau menggunakan bahasa A yang seperti di daerah yang di sebutkan tadi,...

yang paling dominan bahasa di pekanbaru itu bahasa indonesia.. :)

dan YANG PASTI bahwa Bahasa Indonesia adalah sejatinya BAHASA MELAYU...

The end of the story...!!!

Jakarta, sangat banyak orang yang memakai bahasa Jawa, Padang, Sunda... tapi Jakarta tetaplah TANAH BETAWI... seperti itu juga Pekanbaru, Batam dan tanah-tanah lainnya...

Toh kita tidak bisa memaksa orang (pendatang) untuk juga berbahasa Melayu... (disinilah bentuk toleransi tinggi orang-orang Melayu)....
Jadi, walaupun beragam bahasa dipakai di suatu tanah, tetap saja itu Tanah Melayu,,, bisa kita lihat dari aspek budaya lainnya selain bahasa, seperti ciri khas arsitektur bangunan, dan sebagainya...

tjokro_ragazzo
July 24th, 2010, 02:27 PM
Sebenarnya Provinsi2 yang ada di Indonesia ini, itu kan memang cuman batas geografis dan politis. Apalagi di Sumatra, gak ada yang bener2 Provinsi = Batas Etnografis...

Bahkan Aceh pun yang kita kira homogen pun, punya paradigma lain soal pandangan etnografi di sebelah selatan Provinsi mereka.

Di Sumatra Utara, pandangan etnografi sudah sedemikian pragmatis,,, sehingga memikirkan etnisitas menjadi tolak ukur sudah sedemikian ditinggalkan. Mungkin sebatas melestarikan adat, ada benarnya.

Di Riau dan (juga) Kepri, masyarakatnya sudah lama akur dan berdamai dengan hal2 ini. Pola pikir masyarakatnya lebih berkembang soal hal2 seperti ini. Makanya perdebatan soal keberadaan Kampar dan Kuansing di Riau, bukan hal yang penting. Bahkan secara faktanya, warga kedua kabupaten itu malah bersyukur berada di bawah Provinsi Riau, rasa bangga yang mereka miliki pun adalah rasa bangga sebagai warga Riau. Memang konsep2 seperti ini, mungkin kurang dipahami oleh sebagian orang :)

Dan sayangnya dalam konsep modern hari ini, batas2 Politis memang lebih berharga dari batas etnografi. Lihat saja timnas2 sepakbola negara2 di Eropa.

yeah... politics... I'm with you in this....

DJ_Archuleta
July 26th, 2010, 02:43 PM
by d1p4

http://farm5.static.flickr.com/4047/4422377319_9a950a5440_z.jpg?zz=1

DJ_Archuleta
July 26th, 2010, 02:45 PM
-edited-

DJ_Archuleta
July 26th, 2010, 02:46 PM
by d1p4

http://farm5.static.flickr.com/4040/4484872546_21d7fb55be_z.jpg

DJ_Archuleta
August 3rd, 2010, 11:19 AM
Kehebohan Alice di Laluna Beach


TANJUNGPINANG (BP) - Suasana Laluna Beach di Nirwana Gardens Resort, Bintan kembali dihebohkan dengan hajatan terbesar di Sumatera dan Riau, Sabtu (31/7), yakni pesta from sunset to sunrise bertajuk Sound Theraphy. Acara tersebut diisi dengan penampilan 17 DJ terbaik di Indonesia, di antaranya Winky Wiryawan dan Alice Norin yang cukup heboh.


Dengan menampilkan musik-musik terbaik, hasil kreasi masing-masing DJ, seperti kombinasi seluruh musik mulai tech-house to electro dan jenis musik lainnya, memberikan suasana hangat di pinggir Pantai Laluna. Berlantaikan pasir halus, para clubbers lebih memilih tidak memakai alas kaki. ”Lebih enak buka sendal, karena lebih leluasa untuk berdansa,” ujar Toni, salah seorang clubber yang sangat antusias mengikuti acara mulai pukul 18.00 WIB Sabtu (31/7) hingga pukul 06.00 WIB Minggu (1/8). Ia sangat menjagokan DJ Winky dan Alice Norin.

Menurutnya, performance yang ditunjukkan kedua DJ peraih Best DJ of the Year 2009 lalu, sangat cocok dengan genre musik yang disukainya. ”Apalagi Alice Norin, dia tidak hanya pandai menyajikan musik terbaik, tapi ekspresinya cukup mengagumkan,” jelas Toni. DJ lainnya pun juga membawa clubbers ke pengalaman di mana musik, laut, dan pantai akan menjadi sebuah kesatuan yang spektakuler.


Seperti, DJ Innerlight 1945MF - Jakarta, DJ Marquee Synan Record dari Jakarta, DJ Jovan 1945MF dari Yogya, DJ ALVIN 1945MF dari Bandung, DJ Ucil Electrosoul dari Jakarta, DJ MAMIT Frontmedia dari Jakarta, DJ DIXIE Advark labs dari Bandung. Selain itu ada pula DJ Double Dee Advark labs dari Bandung, DJ RICO Monohouse dari Medan, DJ PHUTURE 89 Pulau Pasir dari Lampung, DJ VANDALISME Pulau Pasir dari Lampung dan sebagainya.

Sama sepertinya tema acara, Laluna menyuguhkan sound system terbaik dari V8 sound. Sebuah produk sound system dalam negeri yang telah menyabet berbagai penghargaan di mancanegara. (nie)

DJ_Archuleta
August 4th, 2010, 04:46 PM
Tiap Desa Dapat Rp500 Juta


Bantuan Program P3DK dari Pemprov Kepri
TANJUNGPINANG (BCZ) - Pemprov Kepri melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) menyerahkan dana bantuan langsung masyarakat (BLM) desa tahun 2010 di Aula Kantor Gubkepri, Selasa (3/8). Bantuan sebesar Rp16,5 miliar (16.500.000.000) tersebut diberikan untuk 33 desa dan kelurahan se-Kepri, melalui Program Percepatan Pembangunan Desa/Kelurahan (P3DK) untuk meningkatkan produktivitas mas*yarakat.

“Bantuan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2006 lalu hingga 2011 nanti,” ujar Kepala BPMD Kepri Reni Yusneli, kemarin. Ia menjelaskan, setiap desa yang mendapat bantuan bantuan harus memiliki kriteria seperti masih desa tertinggal, minim infrastruktur, terisolir, padat pemukim dan kumuh. Terus desa tersebut berpotensi dikembangkan di sektor industri, pariwisata, pertanian, perikanan, perdagangan dan jasa.

Dari hasil kriteria tersebut, Reni menjelaskan, di Kepri ada 169 desa yang membutuhkan bantuan. Pada 2006, ada 10 desa yang menerima bantuan, 2007 sebanyak 34 desa, 2008 ada 28 desa, 2009 ada 36 desa dan 2010, sesuai dengan Keputusan Gubernur Kepri No.108 Tahun 2010, sebanyak 33 desa. Masing-masing desa mendapatkan bantuan Rp500 juta. ”Nanti 2011, ada 28 desa lagi yang bantuan,” jelasnya.

Ke 33 desa yang diberikan bantuan tahun ini, tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Dengan rincian, 7 desa di Natuna, 4 desa di Anambas, 6 desa di Lingga, 5 desa di Bintan, 5 desa di Karimun, 4 kelurahan di Batam dan 2 desa di Tanjungpinang.

Pencairan dana bantuan tersebut, jelas Reni dilakukan secara bertahap. Tahap I sebesar Rp50 persen dari dana pagu dan tahap II sebesar 50 persen setelah masuknya SPj minimal 80 persen dari dana tahap I. “Untuk menghindari penyalahgunaan bantuan, kita me*n*yalurkan dana secara langsung melalui rekening tim pelaksana, jadi tidak diberikan perorangan,” katanya.

Ia berharap, dana tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan, rehabilitasi, rekontruksi dan pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur, seperti pelantar desa, dermaga, tambatan perahu, jalan/jembatan dan lainnya. “2,5 persen dari dana tersebut, juga bisa digunakan untuk mengembangkan usaha yang sudah ada bagi warga desa,” ujarnya.

Plt Gubernur Kepri HM Sani usai menyerahkan dana BLM tersebut, berharap agar dana tersebut bisa membuahkan hasil, karena bisa dimanfaatkan untuk membantu keadaan ekonomi sebuah desa. “Ini salah satu cara mengentaskan kemiskinan di desa dan tetap menjadi tugas pemerintah provinsi hingga 5 tahun ke depan,” kata Sani.

Tidak hanya itu, Sani juga berharap kedepannya program-program yang akan digelar, khususnya kesehatan dan pendidikan, harus masuk ke desa-desa. “Kita akan membangun posyandu-posyandu untuk meningkatkan kesehatan dan mengentaskan buta huruf, melalui peningkatan program pendidikan,” pungkasnya. (nie)

jendry
August 4th, 2010, 05:08 PM
wuah sepi gambar ne tanjung pinang, ntar ya otak atik flick dulu kalau gak salah ada photo photo buat tanjung pinang :)

jendry
August 4th, 2010, 05:10 PM
pantai natuna :)
keren banget pantainya...



http://farm5.static.flickr.com/4103/4834330799_518beec782_z.jpg

jendry
August 4th, 2010, 05:11 PM
INI JUGA KEREN BANGET :)


PANTAI BINTAN.



http://farm5.static.flickr.com/4146/4834330525_3f6ac30474_b.jpg

jendry
August 4th, 2010, 05:13 PM
coba perhatikan photo di bawah ini ada tulisan allahnya, ini photo nya asli tanpa editan dari photografer nya :) lokasinya masih di tanjung pinang



http://farm5.static.flickr.com/4088/4834328297_698172b58a_b.jpg

DJ_Archuleta
August 6th, 2010, 02:11 PM
great pics jen :cheers:

DJ_Archuleta
August 7th, 2010, 09:07 AM
Tepi Laut Tanjungpinang
Tanjungpinang, Kepulauan Riau
by Ika Maya Susanti

http://farm4.static.flickr.com/3193/2956515957_e920329527_b.jpg

DJ_Archuleta
August 20th, 2010, 03:59 PM
Jumlah Penduduk Beda 31.900 Jiwa


Data BPS dan Pemko Tak Sama
TANJUNGPINANG(BP) - Data jumlah penduduk Tanjungpinang tahun 2010 ini berbeda, antara yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan versi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Pemko Tanjungpinang. Selisihnya cukup besar, hingga mencapai 31.900 jiwa. Dalam versi BPS mencatat, jumlah penduduk Tanjungpinang 187.687 jiwa. Terdiri dari laki-laki 95.765 jiwa, dan perempuan 91.922 jiwa. Sedangkan versi Disduk Capil Pemko, 219.587 jiwa. Terdiri dari laki-laki 111.920 jiwa dan perempuan 107.667 jiwa.

Saat dikonfirmasi koran ini kemarin, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisduk Capil) Kota Tanjungpinang Tengku Dahlan dan Kepala BPS Tanjungpinang Abriansyah Muller, membenarkan adanya selisih jumlah tersebut. Menurut Tengku Dahlan, penyebab terjadinya selisih itu karena kedua pihak memiliki metode sendiri-sendiri dalam melakukan penghitungan. ”Keduanya (BPS-Pemko) tidak akan pernah sama hasilnya. Memang beda,” ujar Tengku Dahlan.


Dijelaskannya Dahlan, di Disdukcapil orang-orang yang sudah pindah tempat antara 3 bulan sampai 6 bulan masih tetap dihitung sebagai penduduk. ”Kecuali saat yang bersangkutan pindah melaporkan diri ke RT/RW, barulah namanya dicoret dari daftar penduduk Tanjungpinang,” ujarnya. Jika yang bersangkutan tidak melaporkan diri, Disdukcapil, kata Dahlan, tidak berhak mencoret namanya. ”Kita berikan waktu antara 3– 6 bulan kepada RT/RW untuk melaporkannya kepada kita. Jangan sampai terjadi ketika namanya dicoret, tahu-tahu yang bersangkutan datang kembali tinggal di Tanjungpinang, dan komplain karena namanya dicoret. Sebab, dia belum pernah melaporkan diri untuk pindah dari Tanjungpinang,” jelas Tengku Dahlan.


Ditambahkannya Dahlan, untuk tahun 2011 nanti, bisa saja data antara Disdukcapil dan BPS sama, karena sudah diberlakukannya E-KTP. ”Melalui KTP Elektronik yang dibuat berdasarkan sidik jari ini, tidak mungkin ada dua sidik jari sama yang terdata,” tuturnya sambil menyebutkan data hasil Sensus BPS juga tidak salah, hanya metodanya yang berbeda.


Hal senada disampaikan Kepala BPS Tanjungpinang Abriansyah Muller. Menurutnya, konsep penghitungan di Disdukcapil Pemko Tanjungpinang, berbeda dengan saat Sensus. Saat Sensus, seluruh penduduk didata dari rumah ke rumah dan untuk Tanjungpinang, diyakininya sudah seluruh rumah penduduk didatangi petugas Sensus.


”Selain kita sudah minta kepada semua RT agar segera melaporkan ke BPS jika masih ada warganya yang belum terdata. Hingga sekarang ini belum ada Ketua RT yang melapor,” terang Abriansyah Muller yang dijadwalkan akan menyerahkan hasil sensus penduduk Tanjungpinang kepada Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, hari ini, Selasa (17/8).

DJ_Archuleta
August 21st, 2010, 06:14 AM
Jadikan Bintan Lokomotif Ekonomi


TANJUNGPINANG(BCZ)- Bupati Bintan terpilih periode 2010-2015 Ansar Ahmad mengatakan, dia dan wakilnya, Khazalik akan menjadikan Bintan sebagai lokomotif ekonomi Kepri. Hal ini diutarakan Ansar usai dilantik Gubernur Kepri terpilih HM Sani di aula Madah Kencana, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Selasa (10/9) kemarin.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Wakil Ketua Umum DPP Golkar Theo L Sambuaga, anggota DPR RI dari dapil Kepri DR Harry Azhar Aziz. Tampak juga Kapolda Kepri Brigjen Pol Pudji Hartanto, Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, dan tamu lainnya.

”Ini amanah yang berat dan kepercayaan yang luar biasa diberikan masyarakat Bintan kepada kami. Kita akan berpegang dengan komitmen untuk menyejahterakan masyarakat dan mengembangkan Bintan menjadi salah satu lokomotif ekonomi di Kepri,” katanya. Caranya, sebut Ansar, lewat kerja keras dan membangun di semua sektor. ”Makanya kita fokus membangun jalan, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya,” jelas Ansar.

Menurut Ansar, di ke*pemimpinannya pada periode ke*dua ini, ia tidak akan lupa pada pembangunan masya*rakat dari tingkat terendah. ”Kita wajib mengentaskan kemiskinan, kita membangun pendidikan, dan membuka akses-akses masyarakat untuk dapat lebih maju,” bebernya. Tak lupa,Ansar mengucapkan terima kasih kepada warga Bintan yang telah mempercayainya memimpin Bintan kembali.

Pada pemilihan Bupati Bintan 2010 lalu, pasangan Ansar Ahmad-Khazalik mendapatkan suara mutlak, yakni 89,74 persen dibanding calon lainnya, Syaiful Anwar-Abdul Azim.

Gubkepri terpilih HM Sani mengaku, di tangan Ansar-Khazalik, Bintan masih bisa berkembang lagi. ”Periode lalu, Bintan banyak perkembangan, ke depan harus lebih baik lagi. Karena mereka berdua telah diberikan amanah dari masyarakat untuk memimpin daerah ini,” kata Sani.

Sani juga mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Bintan yang baru agar terus bekerja keras membangun Bintan.
”Kepala Daerah harus memiliki empat kriteria, yakni sensitif, rensponsif, inovatif, dan kreatif. Jika keempat kriteria ini sudah dimiliki dan dapat dijalankan dengan baik, maka roda pemerintahan dan pembangunan di daerahnya akan maju dan berkembang,” ujarnya.

Selain itu, Sani tak lupa berterimakasih kepada Mastur Taher mantan Wakil Bupati Bintan yang telah ikut andil dalam membangun Bintan pada priode 2004-2009. ”Sedikit banyak, selama lima tahun ke belakang, Mastur telah memberikan kontribusi dan pemikirannya terhadap Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Pelantikan Bupati Bintan yang dikemas dalam sidang paripurna istimewa dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi ini berlangsung cukup khidmat. Setelah sidang dibuka, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Bintan Agusnawarman menyampaikan petikan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) nomor 131.21 – 338 tahun 2010.

Isinya tentang pengesahan pemberhentian dan pengangkatan Bupati Bintan terpilih. Lalu dalam keputusan itu menyatakan Ansar Ahmad secara sah diberhentikan sebagai Bupati periode 2005-2010, yang kemudian dilanjutkan dengan pengangkatannya sebagai Bupati Bintan periode 2010-2015.

“Setelah dilantik dan diambil sumpah, Ansar akan diberikan gaji pokok dan tunjangan-tunjangan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Agusnawarman.

Sedangkan untuk Kepmendagri yang memberhentikan dan mengangkat Wabup Bintan bernomor 132.21 – 339 tahun 2010. Bunyinya mengesahkan pemberhentian dengan hormat kepada Mastur Taher dari jabatannya sebagai Wabup Bintan 2005-2010, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya dalam memangku jabatannya. (mat)

DJ_Archuleta
August 22nd, 2010, 02:01 PM
Adipura Ketujuh untuk Pinang

TANJUNGPINANG.INFO - Kota Tanjungpinang untuk ketujuhkalinya atau dua tahun terakhir berturut-turut meraih predikat sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia, untuk ukuran kota sedang yang berpenduduk antara 100 ribu – 500 ribu jiwa. Piala ini dijadwalkan diterima Wali Kota Tanjungpinang Dra Hj Suryatati A Manan di Jakarta, Selasa.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BPL) Kota Tanjungpinang Yulianus Muchtar mengatakan membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi Minggu (6/6). Mengenai rincian nilai dan peringkat yang diperoleh Tanjungpinang dalam penilaian itu, Yulianus belum bisa menyampaikannya. ”Saya juga lagi menunggunya dari Jakarta,” ujarnya.

Terkait raihan Piala Adipura ke-7 tersebut, anggota DPRD Kepri dari dapil Tanjungpinang, H Lis Darmansyah mengatakan, penghargaan ini bukan sekadar tolok ukur pelaksanaan pembangunan saja. Tapi juga menjadi motivasi agar Tanjungpinang ke depan lebih baik dan semakin bersih.

Meski menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut, namun Lis menilai dalam beberapa hal masih diperlukan perbaikan, agar Tanjungpinang menjadi lebih baik. Seperti pemasangan papan reklame yang terkesan asal besar dan terlihat. Tapi kurang mengindahkan nilai estetika dan juga keselamatan pengendara kendaraan bermotor. Khususnya yang berada di beberapa persimpangan, seperti simpang Jalan Sutami – Raja Ali Haji dan simpang Batu 7. ”Kesannya asal besar dan mudah dilihat saja. Ke depan, ini perlu lebih ditata,” kata Lis Darmansyah.

Selain papan reklame, saluran pembuangan air dinilainya juga perlu lebih diperhatikan pembangunan dan penataannya. Ada beberapa tempat yang saluran airnya terkesan kumuh, seperti di sekitar Bintan Plaza. Karena itu, Lis menyarankan agar perizinan mendirikan bangunan lebih diperketat dan setiap izin yang diberikan harus disertai dengan membangun saluran air yang baik.

Menjawab pertanyaan soal peran serta masyarakat dalam kebersihan, Lis menjawab masih perlu ditingkatkan. Dia juga belum melihat adanya sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran air yang membuat saluran air meluap saat hujan dan penuh dengan sampah. Kemudian, pengawasan untuk pendirian bangunan yang disertai dengan pembangunan saluran air juga harus ditingkatkan lagi. ”Ke depan, kebersihan harus menjadi keperluan pokok di Tanjungpinang. Sebab, kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujar Lis.

Anggota DPRD Kepri lainnya dari daerah pemilihan Tanjungpinang, Surya Makmur Nasution dikonfirmasi terpisah, menyampaikan apresiasinya kepada Pemko Tanjungpinang atas raihan ke-7 Piala Adipura tersebut. Penghargaan itu merupakan wujud kerja keras Pemko bersama masyarakat. Namun, dia mengingatkan agar prestasi ini dapat diimbangi dengan kinerja peningkatan pelayanan publik. Sehingga, apa yang diinginkan masyarakat bisa terpenuhi.
”Sudah saatnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berhubungan langsung dengan masyarakat memiliki semangat dan cita-cita untuk meraih prestasi seperti Adipura,” ucap Surya Makmur Nasution.

Sedangkan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tanjungpinang, Raja Resfriyadi, mengatakan Piala Adipura ketujuh ini bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, adipura tidak hanya kebersihan dan hijau secara fisik. Tapi dapat diwujudkan dalam bidang pelayanan kepada masyarakat yang bersih dan hijau. ***

DJ_Archuleta
September 8th, 2010, 11:32 AM
Kembangkan Maritim dan Wisata


Pakistan Tertarik Investasi di Kepri
TANJUNGPINANG (BCZ) – Beberapa pengusaha asal Pakistan menyatakan diri tertarik berinvestasi di wilayah Kepri. Jika berjalan lancar, usai Lebaran nanti, mereka akan mulai melakukan penjajakan sekaligus pengurusan izin usaha.

Sebelum penjajakan dimulai, Duta Besar (Dubes) Pakistan untuk Indonesia, Sanaullah akan ikut memastikan keseriusan ini. Sanaullah akan bertemu secara resmi dengan Gubernur Kepri HM Sani, Sabtu (11/9) nanti.

”Kunjungan kehormatan ini dipusatkan di Gedung Daerah Tanjungpinang. Beberapa pejabat terkait akan ikut serta,’’ kata Kepala Badan Penanaman Investasi Daerah Kepri Muhammad Taufik, kemarin (7/9).

Taufik mengatakan, usaha akan dikembangkan antara lain kepariwisataan, maritim dan sebagainya. ”Kita berharap, beberapa orang, memastikan diri berinves,’’katanya. Terkait lahannya, pejabat ini menambahkan pasca Batam, Bintan dan Karimun (BBK) ditetapkan sebagai wilayah perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ), maka tiga daerah ini dulu yang ditawarkan.

Pemprov Kepri bersama Dewan Kawasan (DK) FTZ, tambahnya tetap komit menjalankan FTZ ini sebaik mungkin. Komitmen ini sangat diperlukan oleh para pengusaha mengingat jabatan ketua DK yang akan datang dipegang juga oleh Gubernur.

”FTZ harus jalan. Apa yang menjadi kendala, saya yakin bersama-sama dengan semua elemen akan kita kerjakan bersama-sama,’’tuturnya. Sedangkan untuk infrastruktur pendukung FTZ seperti listrik dan air telah dimasukkan Gubernur Kepri HM Sani dalam program kerja jangka prioritas.

‘’Perbaikan listrik dan air bersih ini juga salah satunya untuk mendukung FTZ. Selain juga untuk merespon keluhan masyarakat,’’katanya.
Pelaksanaan FTZ selama ini kerap terbentur dengan berbagai prosedur yang cukup rumit serta kurangnya sarana infrastruktur. Akibatnya, semangat menarik investasi masuk ke wilayah Kepri mengalami sedikit ganjalan. Jika tidak segera dicarikan jalan keluarnya. (zek)

DJ_Archuleta
September 13th, 2010, 02:19 PM
PLN Harus Layani Sambungan Baru


TANJUNGPINANG (BCZ) - PLN Tanjungpinang diminta agar segera melaksanakan penyambungan baru listrik kepada calon pelanggannya, khususnya yang sudah terdaftar di waiting list. Permintaan ini dilakukan karena PLN sudah memulai melakukan sambungan baru ke rumah pribadi Ketua DPRD Kepri.

”Masa hanya untuk pejabat, pengusaha atau penguasa saja yang bisa dipasangi sambungan baru. Rumah pribadi Ketua Dewan itu cuma kebetulan saja ketahuan, yang tak ketahuan? Lihat saja di sekitar Ramayana Jalan Wiratno, ada berapa banyak ruko baru yang listriknya langsung menyala plus dengan meterannya sekalian. Tak usah berdebat, lihat saja sendiri,” kata Arahman, aktivis pemuda yang tinggal di Batu 12, Rabu (8/9).

Apa yang disampaikan Arahman itu memang benar. Nyaris semua ruko di sekitar kawasan Ramayana tersebut merupakan bangunan baru dan beberapa di antaranya sudah memiliki sambungan listrik dari PLN. Sedangkan sejumlah ruko lainnya masih menumpang aliran listrik.

”Sekarang daya listrik PLN sudah cukup, apa lagi nak ditunggu. Pasanglah, yang paling lama daftar dialah yang dipasang duluan. Yang baru daftar belakanganlah dipasang,” ujar Arahman.

Manajer Pembangkit PLN Kepri selain Batam P Hasibuan yang dikonfirmasi terpisah terkait kapasitas daya PLN Tanjungpinang mengatakan, daya yang dimiliki sekarang sekitar 41 MW. Sedangkan beban puncak saat cuaca panas sekitar 38 MW, dan beban puncak saat cuaca dingin sekitar 35 MW. Hal in berarti jaminan daya listrik yang tersedia sudah aman untuk Tanjungpinang sekitarnya.
Hal itu berarti juga sudah ada kelebihan daya listrik, untuk wilayah Tanjungpinang sekitarnya. Apalagi jika tambahan mesin sewa 5 MW yang sudah dilelang sejak beberapa bulan lalu di Kanwil PLN Riau – Kepri di Pekanbaru, datang. Jika mesin sewa itu datang maka kelebihan daya listrik menjadi sekitar 8 MW hingga 10 MW.

Namun untuk penyambungan baru, P Hasibuan mengatakan, belum bisa dilakukan. ”Tapi setelah mesin sewa berkekuatan 5 MW itu tiba akan dipertimbangankan. penyambungan baru ke rumah calon pelanggan. Khususnya, untuk calon pelanggan rumah tangga atau pemukiman warga. Bagaimana teknisnya, akan dibahas setelah lebaran nanti,” ujarnya.

Data di PLN Tanjungpinang, untuk wilayah Tanjungpinang sekitarnya terdapat sekitar 8.000-an calon pelanggan yang menginginkan penyambungan listrik ke rumahnya. Jika penyambungan baru dilaksanakan, tidak bisa serta merta dipasang listrik di seluruh rumah calon pelanggan. Paling banyak yang bisa disambung setiap bulannya hanya sekitar 300-an rumah. Hal ini berarti dalam setahun pun penyambungan baru masih belum bisa selesai seluruhnya.

”Habis Lebaran nanti akan kita bahas lagi bagaimana teknis untuk penyambungan baru tersebut. Kalau sekarang kita masih fokuskan pada fasilitas umum, dan sosial,” jelas P Hasibuan.

Diakuinya, untuk di Kepri sekarang hanya Tanjungpinang sekitarnya yang belum bisa dilakukan penyambungan baru. Sedangkan di daerah lainnya seperti Dabo, Daik, Karimun, Tanjungbatu, Moro dan lainnnya sudah bisa dilakukan penyambungan baru tersebut. (git)

Blue_Sky
September 14th, 2010, 06:56 AM
Trully waterfront city :okay:

DJ_Archuleta
September 19th, 2010, 04:32 PM
by Stewie1980

http://farm5.static.flickr.com/4036/4293027614_1f9823b16c_b.jpg

novian
September 24th, 2010, 12:57 AM
Pentawaran Air Laut Hadiah Pusat ke Kepri
Rabu, 22 September 2010 09:07

Semua Dana dari APBN
TANJUNGPINANG(BP)— Proyek pentawaran air laut menjadi air bersih siap konsumsi dengan sistem reserved osmoses (RO) tidak hanya menjadi proyek kebanggaan Tanjungpinang dan Kepri tapi juga nasional. Sebab belum ada satupun daerah di Indonesia, memiliki teknologi ini. Kemudian, proyek ini menjadi percontohan bagi semua daerah di tanah air. Proyek ini tidak membebani APBD Kepri atau Tanjungpinang, karena seluruhnya didanai APBN. Mulai dari proyeknya sampai pemipaannya.

Sedangkan dari Kepri cukup memberikan pendamping saja. ”Ini jadi seperti hadiah dari pusat melalui Dirjen Cipta Karya untuk Kepri, kita hanya tinggal menggunakannya saja dan ini menjadi percontohan secara nasional. Pelanggan PDAM yang ada tidak diwajibkan untuk membeli air bersih dari hasil proyek ini, yang harga maksimalnya Rp7.000 per kubik. Jadi tidak ada pemaksaan untuk membelinya, tapi siapa yang mau bisa mendapatkannya,” kata anggota Komisi II DPRD Kepri Yudi Carsana, kemarin.


Ditegaskannya, tidak ada keharusan untuk membeli air bersih yang dihasilkan melalui proses reserved osmoses air laut tersebut. Namun, jika ada yang ingin membelinya juga masih dengan harga yang sesuai dengan aturan yaitu harga maksimal Rp7.000 per kubik. Di samping itu masuknya proyek besar ini ke Tanjungpinang, sekaligus menjadi investasi untuk daerah ini dan Kepri.


Yudi yang juga Sekretaris PAN di DPRD Kepri ini, menambahkan awalnya pihaknya juga merasa ragu untuk menerima tawaran tersebut. Sebab, beban pembiayaannya akan dibebankan ke APBD Kepri. Namun, dalam dialog antara Komisi II DPRD Kepri dengan Direktur Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya, dijelaskan bahwa seluruh anggarannya ditanggung APBN dan Kepri hanya tinggal menikmatinya saja. Karenanya, dia melihat proyek ini sebagai hal yang sangat positif sekali. ”Ini harus direspon positif, karena juga menjadi kebanggaan kita di Tanjungpinang khususnya dan Kepri umumnya,” tegas Yudi.


Penilaian lain justru keluar dari Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Kepri Andi Anhar Chalid. Andi menilai Tanjungpinang saat ini belum memerlukan pentawaran air laut menjadi air bersih. Alasannya karena Tanjungpinang dan Pulau Bintan keseluruhan masih memiliki sumber air baku dari daerah aliran sungai (DAS) yang berlimpah. Ini berdasarkan kajian yang dilakukan oleh ITB 2007 dan Kabupaten Kepri di tahun 2002.


Potensi air bersih permukaan berjumlah sekitar 14 ribu liter per detik, yang bersumber antara lain dari DAS Jago sekitar 4.407 liter per detik, dari DAS Ekanganculai sekitar 2.977 liter per detik, dari DAS Kangboy sekitar 2.449 liter per detik, dari DAS Bintan sekitar 1772 liter per detik dan dari DAS Kawal sekitar 2458 liter per detik. ”Selain itu DAS Seipulai saat ini sekitar 260 liter per detik dan masih bisa ditingkatkan menjadi sekitar 500 liter per detik. Caranya dengan menaikkan level permukaan air waduk. Potensi itu belum termasuk yang ada di Seigesek, Seidompak, Seitocang dan Senggarang,” ujar Andi Anhar Chalid.


Jika semua potensi ini dikelola dengan baik, imbuhnya, maka keperluan air bersih untuk Tanjungpinang dan Bintan hingga 2030 akan terjawab. Bahkan masih akan berlebih. Sebab, hingga 2030 jumlah penduduk di Tanjungpinang diprediksi sekitar 600 ribu jiwa dan hanya memerlukan air bersih dengan kapasitas sekitar 800 liter per detik.

Menurut Andi Anhar, yang diperlukan sekarang adalah menyusun rencana induk sistim penyediaan air bersih, berikut studi kelayakan dan perencanaan teknis. Termasuk, jaringan distribusi sampai ke pelanggan. Meski begitu diakuinya, untuk investasi pengembangan PDAM masih tergantung ke APBN. Sebab, investasinya cukup mahal seperti untuk membangun instalasi pengolahan air yang baru. ”Perlu solusi jangka panjang untuk bukan coba-coba dengan memproses air laut menjadi air tawar, yang biaya produksinya sampai Rp7.000 liter per meter kubik.

Kemudian, kualitas airnya juga lebih rendah sebab menggunakan sistem penguapan yang menggunakan bahan kimia dan bisa berbahaya bagi kesehatan. Ini biasanya digunakan untuk di kapal lepas pantai yang sulit mendapat air bersih. Saya punya pengalaman saat bekerja di perusahaan Amerika lepas pantai,” terang Andi.


Dia juga menilai bahwa harga jual air dari PDAM ke masyarakat sudah diatur oleh Peraturan Mendagri. Sehingga, untuk biaya produksi di atas Rp7.000 per meter kubik, dipastikannya masyarakat tidak akan mampu membeli. Apalagi, PDAM diutamakan untuk melayani rumah tangga dan sosial. Dia menyarakan agar pembiayaan dari APBN, diarahkan untuk meningkatkan produksi air bersih dari sumber air baku. ”Jangan coba-coba seperti membuat sumur bor di Seijang. Kemudian, melakukan perbaikan manajemen secara berkelanjutan dan melakukan penurunan tingkat kebocoran sampai di bawah 30 persen,” terangnya. (git)

DJ_Archuleta
September 26th, 2010, 04:23 AM
Tanjungpinang Skyline
Tanjungpinang, Riau Archipelago
by doenkchay @rt

http://farm4.static.flickr.com/3217/2806861696_278b1e6c83_b.jpg

DJ_Archuleta
October 1st, 2010, 04:10 PM
Tanpa FTZ, Tanjungpinang Tetap Tumbuh


TANJUNGPINANG(BP) - Wali Kota Tanjungpinang, Dra Hj Suryatati A Manan, menegaskan komitmen Pemko untuk memberdayakan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk itu, Tatik sapaan Wali Kota mengintruksikan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait membantu setiap pengembangan sektor ini. Bantuan itu tidak hanya dalam bentuk permodalan, tapi juga manajemen, promosi hingga pemasaran produk UMKM.

Termasuk memotivasi masyarakat untuk menjadi wirausahawan. ”Kepada SKPD terkait diwajibkan membantu, mendukung, dan memfasilitasi usaha-usaha yang ada. Kalau ada kendala segera dibantu. SKPD terkait juga harus jeli, bantuan apa yang akan diberikan. Karena bantuan itu tidak hanya modal, tapi juga pembinaan manajemen, mempromosikan produk UMKM sampai memasarkannya,” kata Suryatati, Sabtu (25/9).


Kegiatan seperti pekan ekonomi kreatif, dinilainya sangat positif dan ke depan harus lebih sering dilaksanakan. Promosi produk juga harus lebih sering dan bisa dilakukan melalui internet dengan membuat blog atau website. Di samping itu, dukungan motivasi juga dilakukan dengan mendatangkan motivator ulung seperti Bob Sadino dan lain-lain. Sehingga, jiwa entrepreneur setiap orang akan semakin menguat.


Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang dan FTZ yang tidak kunjung terlihat wujudnya, Tatik minta semua SKPD di Pemko tidak saling menyalahkan dan sebaliknya, harus saling mendukung. Untuk SKPD yang terkait, dituntutnya agar mampu berlari kencang untuk memberdayakan sektor UMKM dan peningkatkan perekonomian. ”Tak usah terlalu menunggu (FTZ, red). Buatlah apa yang bisa dibuat. Kalau menunggu terus nanti tak jadi-jadi. Tanpa FTZ investasi di Tanjungpinang juga tetap tumbuh, meski bukan investasi yang nilainya besar-besar,” ujar Wako Tatik.


Terkait dengan FTZ Tanjungpinang yang membelah kota ini menjadi 3 bagian, Tatik menilainya hal tersebut dapat mengakibatkan kesenjangan dan dalam penerapannya di lapangan. Dia juga membenarkan, pelaksanaan FTZ tersebut saat ini justru membuat masyarakat lebih susah, padahal tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab itu, dia menyarankan, agar FTZ di Pulau Bintan ini dilaksanakan secara menyeluruh atau seluruh pulaunya masuk kawasan FTZ. ”Satukan seluruh Pulau Bintan dalam kawasan FTZ, kalau tidak bisa, kembalikan seperti semula,” tegas Tatik.


Menanggapi pertanyaan terkait adanya desakan serupa dari berbagai elemen masyarakat, Tatik, mempersilakan masyarakat menyalurkan aspirasinya ke wakilnya di DPRD Tanjungpinang. Tentunya, aspirasi yang disampaikan terkait dengan pelaksanaan FTZ itu disertai dengan data-data yang lengkap. Pemko akan menindaklanjuti apa yang akan diputuskan dewan nantinya dari aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut.


Senada dengan Wako Tatik, mantan Ketua Kadinda Kab Kepri, H Imam Sudrajat secara terpisah, mengatakan konsep FTZ tidak memberikan dampak manfaat kepada masyarakat umum secara luas bukan hanya di Tanjungpinang tapi juga di Kepri. Apalagi bagi masyarakat pesisir dan di kepulauan, yang hingga kini masih harus terus bergelut dengan kemiskinan. Lebih baik diurus baik-baik sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang nyata-nyata sesuai dengan UUD 1945 dan merupakan sokoguru ekonomi di Indonesia. ”Kalau mau FTZ, satukan seluruh Kepri dalam FTZ, jangan dipecah-pecah. Maksimalkan dan kelolah sektor UMKM dengan benar, mulai dari pembinaannya hingga ke pemasaran hasil usahanya,” tegas H Imam Sudrajat.


Sementara, dosen Fakultas Ekonomi UMRAH, Winata Wira menyatakan, sektor UMKM di Tanjungpinang dan Kepri, berpotensi menjadi penggerak utama perekonomian jika mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah daerah. Apalagi UMKM yang merupakan usaha produksi, yang dapat menghasilkan produk untuk konsumsi masyarakat lokal. Sebab, selama ini umumnya barang konsumsi masyarakat di kota ini harus didatangkan dari luar daerah. ”Harus ada upaya kongkrit untuk menggerakkan sektor ini, karena potensinya besar untuk menggerakkan roda perekonomian. Penggunaan anggaran juga harus lebih banyak diarahkan untuk membina sektor ini,” ujar Winata Wira. (git)

Andito
October 6th, 2010, 09:49 AM
Tanjung Pinang adalah kota yg masih menggunakan Bahasa Melayu sebagai Bahasa pengantar sehari2 dan begitupun dengan kebudayaan sehari2 penduduk nya .... sangat melayu kota ini .... klo di Batam cuma di Tanjung uma, Nongsa, Tanjung Riau yg penduduknya masih menggunakan Bahasa Melayu, secara mereka memang warga asli Batam ... :)

Betul Sekali, di Bintan, terutama di Pulau Penyengat, serasa di Malaysia, melayunya dialek Melayu Malaysia. tapi kalau tanjung pinang, sudah agak indonesia. sudah jarang saya temui dialek Malaysia di Pinang, di Batam juga lebih umum bahasa Indonesia seperti daerah lain yg saya temui.

Agak kaget lagi, awal di Bintan, saya lihat orang pake bahasa China (kayaknya dialek Teauw Chieuw), kalau di daerah lain, orang Chinese/Tiong Hoa sudah jarang saya lihat berbahasa China. termasuk sewaktu ada yg meninggal, pertama saya lihat arak-arakan yang biasanya hanya saya lihat di pilm Hongkong (maklum waktu itu baru pertama ke Pinang)...sangat menarik :)

kangen juga Pulau Bintan, Tj. Pinang, Lobam, Texas (Teluk Sasah), Tj. Uban

btw: ada yg punya poto2, perkembangan Tj.Uban dan Lobam ?

Kris18
October 6th, 2010, 03:09 PM
^^
Bukan menggunakan bahasa melayu Malaysia. Tapi justru itulah standar dialek melayu Johor-Riau atau lebih dikenal dengan dialek bahasa Melayu Riau. Karena dialek melayu Riau lah yang disepakati oleh negara-negara tetangga sebagai standar bahas melayu resmi yang digunakan. :)
warga Tionghoapun juga banyak yang bahasanya juga menggunakan loghat melayu :

DJ_Archuleta
October 9th, 2010, 04:37 AM
Penyambungan Baru Berlanjut


Proses penyambungan baru oleh PLN Tanjungpinang telah dimulai. Jika sebelumnya PLN hanya membatasi jumlah sambungan baru hanya 2 ribu sambungan saja, maka belakangan jumlah ini dipastikan ditambah. ”Kita upayakan, 2 ribu sambungan baru ini rampung Oktober ini. Selanjutnya, kita akan buka penyambungan tahap kedua pada November,’’kata Kepala PLN Tanjungpinang, Hendra Slamet, Jumat (8/10).


Hendra menegaskan, proses penyambungan di lapangan tak dikenai biaya apa pun juga, kecuali biaya pemasangan resmi yang telah ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku. ‘’Tak ada biaya tambahan,’’katanya. Terkait hal ini, warga memberi apresiasi positif pada PLN Tanjungpinang. Permasalahan listrik selama ini segera teratasi. ”Kita ucapkan terima kasih pada PLN Tanjungpinang yang telah mengupayakan kelancaran listrik. Kita berharap, seluruh calon pelanggan terlayani,’’kata Muhammad Imron, warga Bintan Center Tanjungpinang.


Hal senada dikatakan Apriliani, warga Perumahan Griya Permata Indah Batu 7. Selama ini, katanya hanya beberapa rumah saja yang teraliri listrik. ‘’Kadang-kadang, listrik membalik. Karena ketidakmampuan daya. Kita direpotkan sekali,’’katanya. Sebagai penghuni Perumahan Griya Permata Indah, wanita ini minta, pihak pengembang pro-aktif melakukan pengurusan ke PLN. Jika tak dilakukan bisa saja hanya beberapa rumah saja yang tersambung.

DJ_Archuleta
November 22nd, 2010, 11:38 AM
Kantor Walikota
by vians_rud

http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/P2100976.jpg

DJ_Archuleta
November 22nd, 2010, 11:43 AM
by almarams

http://farm4.static.flickr.com/3319/3411075417_2c52ebb745_b.jpg

drie
November 23rd, 2010, 12:53 PM
Kantor Walikota
by vians_rud

http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/P2100976.jpg


keren :okay:

DJ_Archuleta
December 25th, 2010, 07:41 AM
by d1p4

http://farm5.static.flickr.com/4002/4423142262_b79cffd4e8_z.jpg?zz=1

DJ_Archuleta
December 25th, 2010, 07:42 AM
by d1p4

http://farm5.static.flickr.com/4051/4422375955_7394881e60_z.jpg?zz=1

jendry
January 2nd, 2011, 11:14 AM
bintan.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs688.snc4/62886_131010190281954_100001189205225_136209_5104733_n.jpg


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs630.snc4/59070_127761467273493_100001189205225_124436_3794449_n.jpg

@b1
January 5th, 2011, 03:37 AM
Pembangunan terminal baru bandara RH Fisabilillah bagaimana perkembangannya?

Ampelio
January 5th, 2011, 01:02 PM
Tanjungpinang Skyline
Tanjungpinang, Riau Archipelago
by doenkchay @rt

http://farm4.static.flickr.com/3217/2806861696_278b1e6c83_b.jpg

^^hmmm betul2 jauh banget dengan skyline Batam :)

rilham2new
January 28th, 2011, 06:05 PM
Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Gambar oleh EZA-TNJ
1
http://i1143.photobucket.com/albums/n637/ezabgt88/Photo0261.jpg

2
http://i1143.photobucket.com/albums/n637/ezabgt88/Photo0262.jpg

3
http://i1143.photobucket.com/albums/n637/ezabgt88/Photo0263.jpg

4
http://i1143.photobucket.com/albums/n637/ezabgt88/Photo0264.jpg

Ampelio
January 29th, 2011, 08:41 AM
Maket masterplan pulau Dompak :okay:

http://img834.imageshack.us/img834/4962/maketpulaudompak.jpg (http://img834.imageshack.us/i/maketpulaudompak.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

ardindonesia
February 2nd, 2011, 12:30 AM
^^
Bukan menggunakan bahasa melayu Malaysia. Tapi justru itulah standar dialek melayu Johor-Riau atau lebih dikenal dengan dialek bahasa Melayu Riau. Karena dialek melayu Riau lah yang disepakati oleh negara-negara tetangga sebagai standar bahas melayu resmi yang digunakan. :)
warga Tionghoapun juga banyak yang bahasanya juga menggunakan loghat melayu :

Mendengarkan masyarakat tanjung pinang berbicara sungguh enak didengar lebih halus bahasa & dialeknya daripada melayu pontianak apalagi dibandingkan orang pekanbaru lebih banyak campuran bahasa minang dalam percakapan sehari-hari. Tanjung pinang memang "the real malay di Indonesia"

ardindonesia
February 2nd, 2011, 12:35 AM
bintan.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs688.snc4/62886_131010190281954_100001189205225_136209_5104733_n.jpg


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs630.snc4/59070_127761467273493_100001189205225_124436_3794449_n.jpg

Bang , Nice sunset photos. Ini lokasinya di Trikora atau lagoi bang? atau pantai lain? Trus pulau apa itu, jadi kangen main ke bintan lagi...:):):)

ardindonesia
February 2nd, 2011, 12:38 AM
by d1p4

http://farm5.static.flickr.com/4051/4422375955_7394881e60_z.jpg?zz=1

Apakah ini pelantar 2, bang?...coba ngambilnya saat sore lampu2 mulai nyala n langit mulai berwarna orange pasti top banget...

ardindonesia
February 2nd, 2011, 12:51 AM
Tepi Laut Tanjungpinang
Tanjungpinang, Kepulauan Riau
by Ika Maya Susanti

http://farm4.static.flickr.com/3193/2956515957_e920329527_b.jpg

Tempatku nongkrong dg teman2 sehabis kerja dari sore sampai malam....pokoknya gak ada bosannya....water front city-tanjung pinang. Mantabbbb. :banana::banana::banana:

gurindamcity
January 11th, 2013, 10:13 AM
del

picalsikai
January 11th, 2013, 04:38 PM
by Stewie1980

http://farm5.static.flickr.com/4036/4293027614_1f9823b16c_b.jpg

gerbang ini arsitekturnya mirip dengan minanhgkabau ya:lol:

gurindamcity
January 13th, 2013, 10:23 AM
sepertinya ibukota provinsi kita tanjung pinang bakal punya HR baru lo,
sekitar 15 lantai gitu +mall


masterplan nya
http://img846.imageshack.us/img846/5724/img00601201301131316.jpg
site project nya
http://img820.imageshack.us/img820/5468/img00608201301131318.jpg

gurindamcity
January 13th, 2013, 10:27 AM
rendering nya
http://img198.imageshack.us/img198/1130/asasaq.jpg

tenant" yang kemungkinan bergabung ..
http://img233.imageshack.us/img233/170/img00603201301131317.jpg
http://img801.imageshack.us/img801/8305/img00602201301131316.jpg

semoga cepat terealisasi nih proyek ..
udah lama di tunggu" proyek kayak gini di tanjungpinang .. :D

gurindamcity
January 13th, 2013, 10:30 AM
gak ada thread khusu buat project di tanjungpinang ya ?
atau proyek" di tpi di post di thread bintan aja .?

fredzse11
January 13th, 2013, 11:17 AM
rendering nya
http://img198.imageshack.us/img198/1130/asasaq.jpg

tenant" yang kemungkinan bergabung ..
http://img233.imageshack.us/img233/170/img00603201301131317.jpg
http://img801.imageshack.us/img801/8305/img00602201301131316.jpg

semoga cepat terealisasi nih proyek ..
udah lama di tunggu" proyek kayak gini di tanjungpinang .. :D


eh busyet dah, ada Burger King ama Blitz juga
:okay::okay:
batam aja belon ada tu si Burger King

gurindamcity
January 24th, 2013, 10:11 AM
dari pada sepi ni thread mending share foto ..

Vihara avalokitesvara

http://img254.imageshack.us/img254/3373/wewewewz.jpg

http://img255.imageshack.us/img255/9382/asdasdass.jpg

http://img7.imageshack.us/img7/4691/31303069.jpg

http://img27.imageshack.us/img27/6753/asdasdasdassasdasdas.jpg

http://img824.imageshack.us/img824/6041/asasqa.jpg

sumber : http://forsharingknowledge.blogspot.com/2012/12/vihara-seribu-patung-avalokitesvara.html
https://foursquare.com/v/vihara-avalokitesvara-graha/4ca6f85314c337046e01c53b/photos

gurindamcity
January 24th, 2013, 10:14 AM
Jumat, Masjid Raya Dompak Diresmikan

Disejalankan dengan Peringatan Maulid Nabi

TANJUNGPINANG (HK)- Masjid Raya Dompak di Tanjungpinang akan diresmikan Jumat (25/1) mendatang. Acara peresmian disejalankan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepala Biro administarasi Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakat (Kesra) Provinsi Kepri, Dimyath memaparkan, usai diresmikan, Masjid Raya Dompak akan akan langsung dipergunakan seterusnya sehubung dengan telah pindahnya sebagaian Kantor Gubernur Kepri dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kepri di Dompak.

"Masjid Raya ini, sebenarnya telah digunakan beberapa waktu lalu dengan melakukan salat Jumat bersama Gubernur Kepri dengan seluruh pegawai yang telah pindah di Dompak," ujarnya, Selasa (22/1).

Kata Dimyath, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Kamis (24/1). Namun Pemprov Kepri akan menyelenggarakannya Jumat (25/1).

"Biasanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilakukan pada malam hari. Berhubung akan disejalankan dengan peresmian masjid, maka peringatan Maulid Nabi akan digelar mulai pukul 10.00 WIB yang nantinya akan dilanjutkan dengan salat jumat," katanya.

Peresmian itu, nantinya akan dihadiri oleh Gubernur Kepri, Wakil Gubernur Kepri, Sekda Kepri, Ketua DPRD Kepri, unsur FKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat yang ada di Dompak dan sekitarnya.

"Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Panitia Peringatan Hari Besar Indonesia (PHBI) Kepri dan juga Biro Kesra Provinsi Kepri. Pada peringatan Maulid Nabi kita juga akan menghadirkan qori terbaik Kepri yang pernah meraih jura II tingkat nasional di Maluku beberapa waktu lalu," katanya.

Kemudian, lanjut Dimyath, kegiatan pengajian rutin di lingkungan Pemprov Kepri pada tahun 2013 juga akan disejalankan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Dan direncanakan khotbah Jumat nanti diisi oleh Gubernur Kepri HM Sani. Sedangkan tausiyah akan disi oleh KH Agus Dermawan dari Jakarta. Oleh karena itu bagi masyarakat Kepri agar kiranya ikut datang menghadiri peresmian dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW," ujar Dimyath.

Soal fasilitas di Masjid Raya Dompak, kata Dimyath, saat ini telah lengkap baik keberadaan listrik, air, termasuk perangkat sound system. Masjid ini bisa menampung jamaah sebanyak 3.000 orang.

"Masjid raya ini juga dilengkapi dengan ruangan serba guna dan juga Islamic Centre yang dapat menampung sekitar 3.000 orang, perpustakaan dan ruangan bagi pengurus dan imam masjid serta nantinya akan ada rungan bagi perkantoran bagi MUI, Dewan Masjid dan Ormas Islam," katanya. (sut)

sumber : http://www.haluankepri.com/tanjungpinang/41014-jumat-masjid-raya-dompak-diresmikan.html

gurindamcity
January 24th, 2013, 10:18 AM
Jembatan I Dompak Dapat Rp20 M Lagi

DI Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), mengalokasikan kembali anggaran lanjutan Jembatan I Dompak sebesar Rp20 miliar. Padahal, perkiraan anggaran untuk menyelesaikan jembatan ini sekitar Rp650 miliar, dan proses hukum kasus Jembatan I Dompak belum selesai.

“Tahun ini memang ada anggaran lanjutan Jembatan I sebesar Rp20 miliar. Tapi ini belum bisa dipastikan, apakah bisa terserap atau tidak. Pasalnya, kasus hukum gugatan kontraktor ke Pemprov Kepri belum final,” terang Ketua Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kepri, Joko Nugroho kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (18/1).

Joko mengatakan, jika nanti putusan pengadilan memenangkan Pemprov Kepri dan kontraktor harus bertanggungjawab atas penyelesaian jembatan I Dompak, maka otomatis anggaran Rp20 miliar ini belum bisa dipergunakan.

“Tak mungkin ada dua kontraktor utama mengerjakan penyelesaian Jembatan I Dompak dalam waktu yang bersamaa,” imbuhnya.

Dan apabila yang menang di pengadilan adalah kontraktor, kaat Joko, maka otomatis penyelesaian dikerjakan oleh pemerintah. Dengan begitu, anggaran Rp20 miliar ini bisa langsung dipakai melalui metode tender terbuka.

“Kami juga belum membahas apakah proyek ini akan dibuat multi years (tahun jamak) lagi atau seperti apa,” ujar Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kepri ini.

Disinggung mengenai hasil dari Review Detailed Engineering Design (DED) Jembatan I Dompak yang dikerjakan akhir tahun, Joko menegaskan, di akhir tahun lalu pihak konsultan yang mengerjakan DED itu sudah menyampaikan laporan antara.

Bahwa anggaran yang dibutuhkan untuk finishing Jembatan I Dompak sekitar Rp650 miliar.

“Sekarang Review DED itu sudah selesai, dan kami masih menunggu laporan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri mengenai laporan akhir DED,” jelasnya.

Jika tidak ada aral melintang, sambung Joko, pihaknya akan menggelar rapat bersama Dinas PU Kepri pekan depan, dengan agenda penyampaian laporan akhir review DED Jembatan I Dompak. Setelah itu diberikan, maka Komisi III DPRD Kepri akan memformulasikan metode penyelesaian jembatan I tersebut.

“Sampai sekarang kami belum dapat laporannya. Yang jelas, di APBD 2013 ini ada anggaran Rp20 miliar untuk melanjutkan jembatan I,” ulangnya menegaskan.

Dikonfirmasi mengenai hasil Review DED Jembatan I Dompak, Kepala Bidang (Kabid) Bina MArga PU Kepri, Purwanta hanya menjawab, hasil itu sudah ada. Akan tetapi, ia enggan memberikan jawaban lebih detail mengenai hasil review DED Jembatan I Dompak.

“Langsung ke kadis saja ya, untuk masalah yang satu ini,” singkatnya mengakhiri.(TAUFIK A HABU)


http://tanjungpinangpos.co.id/2013/01/jembatan-i-dompak-dapat-rp20-m-lagi/

heran ni jembatan gak siap" ...:ohno::ohno:

zmedson
January 25th, 2013, 04:53 AM
Jembatan Gugus di senggarang tolong di upload donk

gurindamcity
January 25th, 2013, 12:37 PM
Jembatan Gugus di senggarang tolong di upload donk

tadi sore kebetulan ke sana :colgate::colgate:
http://img802.imageshack.us/img802/8831/img00625201301251548.jpg

http://img171.imageshack.us/img171/8516/img00624201301251546.jpg

sorry kuaslitas jelek ..
maklum ngambil nya make HP :bash::bash:

gurindamcity
January 25th, 2013, 12:47 PM
jalan mau ke jembatan ini masih di blokade tadi ..:ohno::ohno:
ada pagar" dari kayu gitu ..
sebagian jalan juga masih belum di aspal gara" blokade ini :bash::bash:

gurindamcity
January 28th, 2013, 09:58 AM
http://img13.imageshack.us/img13/9569/asasan.jpg

Jembatan I Dompak Bisa Hamburkan Uang APBD

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kepri maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, masih bungkam dan belum mau menjelaskan secara detail apa hasil review Detailed Engineering Design (DED) untuk Jembatan I Dompak, Tanjungpinang, Kepri. Padahal review DED di APBD 2012 diperkirakan menelan Rp3,7 miliar.

Yang menjadi pertanyaan, review DED berbiaya Rp3,7 miliar itu seakan sia-sia dan menghamburkan uang APBD, apalagi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri enggan menjelaskan apa hasil akhirnya.

Hingga kemarin hasil review juga belum diketahui oleh Komisi III DPRD Kepri. Meski hasil review DED belum jelas, kini Pemprov Kepri rupanya juga menggunakan jasa LIPI Jakarta untuk meneliti kualitas jembatan I.

Ketua Komisi III DPRD Kepri, Joko Nugroho, sebelumnya, mengatakan, pihaknya baru akan menggelar rapat bersama PU Kepri, dengan agenda laporan akhir review DED Jembatan I Dompak. Setelah hasil diberikan, Komisi III baru akan memformulasikan metode penyelesaian jembatan I.

“Sampai saat ini kami belum dapat laporannya,” sebutnya.

Dikonfirmasi mengenai hasil review DED Jembatan I Dompak, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PU Kepri, Purwanta hanya menjawab, hasil itu sudah ada. Akan tetapi, ia enggan memberikan jawaban lebih detail mengenai hasil review DED Jembatan I Dompak.

“Langsung ke kadis saja ya, untuk masalah yang satu ini,” singkatnya.
Terkait dengan Jembatan I ini, Gubernur Kepri, HM Sani memaparkan kelanjutan pembangunan Jembatan 1 Dompak akan ketahuan pekan depan.

Sebab, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan memaparkan hasil penelitian mereka pekan depan di hadapan Gubernur Kepri, HM Sani.

Keinginan Sani adalah jembatan itu tetap dilanjutkan pembangunannya. Sani tidak rela jika harus didesain ulang.

“Kita memang masih menunggu hasil kajian dari LIPI. Kalau hasil kajian itu merekomendasikan pembangunan bisa dilanjutkan, itu akan kita lakukan. Kalau rekomendasinya tidak bisa dilanjutkan, kita pertanyakan hasil kejian mereka itu,” katanya sambil tertawa.

Sani bukan tak beralasan meminta pembangunan Jembatan 1 tersebut dilanjutkan. Sebab Jembatan itu merupakan akses utama dari Tanjungpinang menuju pusat pemerintahan Dompak.

Jika pembangunan dilanjutkan, maka Pemprov Kepri akan segera membahasnya dengan DPRD Kepri. Penganggarannya pun pasti berpola multiyears.

Tahun 2013 ini, sudah ada Rp20 miliar persiapan untuk pembangunan jembatan itu. Namun, dipakai atau tidak dipakai anggaran tersebut tetap tergantung pada hasil penelitian LIPI.

LIPI sudah melakukan penelitian sejak Januari 2012 lalu. Tujuan penelitian ini dilakukan guna mengkaji kelayakan bangunan apakah daya tahan tiang jembatan masih layak atau tidak.

Kelayakan kekuatan tiang jembatan dipertanyakan lantaran pengerjaan jembatan sempat bermasalah dan terhenti berapa tahun lalu. Dikhawatirkan tiang jembatan yang sudah terpasang tidak layak pakai lagi, makanya dilakukan penelitian oleh LIPI.

“Mungkin tiangnya ada yang tak kuat lagi. Kalau itu masalahnya akan diganti,” tambahnya.

Dijelaskan Sani, jika pembangunan jembatan dilanjutkan, maka anggaran yang harus disiapkan bisa mencapai Rp200 miliar. Saat ini, anggaran yang suidah habis untuk pembangunan jembatan ini sudah Rp100-an miliar lebih.

Akan ada sedikit perubahan di Jembatan 1 nanti. Sebab, ada tambahan desain untuk memperindah jembatan yakni dengan memadukan nuansa Melayu.

“Ada sedikit perubahan. Nuansa Melayu akan melekat di jembatan itu nanti. Jadi agak beda dengan Jembatan 2 dan 3 yang sudah selesai itu. Tapi itupun sudah cukup bagus,” katanya lagi.

Masyarakat pun harus sabar menunggu realisasi jembatan ini. Jika pembangunan dilanjutkan, membutuhkan waktu 3 hingga 4 tahun agar bisa rampung.

Sekadar diketahui, mega proyek pembangunan kawasan pemerintahan Dompak dibuat pada masa Ismeth Abdullah sebagi Gubernur Kepri dan HM Sani sebagai Wakil Gubernur Kepri.

Proyek ini dikerjakan dengan multiyeras satu paket dengan pembangunan semua jembatan penghubung. Kini Sani dan Soerya Respationo yang melanjutkan pembangunan tersebut. (TAUFIK-MARTUNAS)

http://tanjungpinangpos.co.id/2013/01/jembatan-i-dompak-bisa-hamburkan-uang-apbd/

gurindamcity
February 2nd, 2013, 08:17 AM
10 Proyek Pembangunan di Tanjungpinang Akan Dilanjutkan Pengerjaannya

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Tahun 2012 lalu Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepri menyisakan 12 proyek yang belum rampung. Meski demikian, tahun 2013 ini hanya 10 proyek yang akan dilanjutkan pengerjaannya. Proyek Tepi Laut misalnya, kendati sudah dianggarkan namun akan diaudit terlebih dahulu.

"Ada 12 proyek di tahun lalu yang belum selesai pengerjaannya. Hanya 10 proyek saja yang akan dilanjutkan," ujar Muhammad Arif, Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang Kepri kepada Tribun, Senin (28/1/2013).

Proyek revitalisasi Tepi Laut termasuk yang diprioritaskan dewan untuk dilanjutkan. Pasalnya, saat ini proyek ini terbengkalai dan mengganggu keindahan kawasan tersebut. "Kami anggarkan lagi, jangan sampai becek," ujar Arif.

Sebelum proyek ini dilanjutkan, wali kota Tanjungpinang meminta agar proyek tersebut diaudit terlebih dahulu. "Itu wajar," tambah Arif.

Selain itu, proyek pembangunan dua sekolah di Kijang Kencana dan di Bintan Centre juga akan dilanjutkan.

Kini, bangunan sekolah dasar di Bintan Centre masih berupa ruang kelas yang terbagi dua lantai. Adapun fasilitas pendukung lain, seperti pagar belum dibangun. Sedangkan sekolah dasar di Kijang Kencana terhenti pengerjaannya karena sengketa tanah.

"Tapi kata Pak Maskur sudah tak masalah lagi," tegas Arif. Menurut Maskur Tilawahyu, Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, hingga saat ini sengketa tanah tersebut belum rampung. "Kemarin kami tetap paksakan masuk anggaran. Tapi saya tidak tahu apakah jadi masuk atau tidak. Karena wali kota meminta tanah itu diselesaikan dulu," terang Maskur.

Dijelaskannya, masalah tanah tersebut tidak akan rampung jika Pemko tidak pro aktif. "Saya heran, kenapa Pemko tenang-tenang saja. Tidak pro aktif dalam menyelesaikan masalah ini," ujar Maskur. Selain lanjutan pengerjaan 10 proyek, Pemko akan menganggarkan dana untuk penanggulangan banjir.

"Saya lupa Rp 2,8 miliar atau Rp 3,5 miliar untuk drainase," tambah Arif. (*)

sumber : http://batam.tribunnews.com/2013/01/30/10-proyek-pembangunan-di-tanjungpinang-akan-dilanjutkan-pengerjaannya

gurindamcity
February 2nd, 2013, 08:29 AM
Proyek Jembatan 1 Dompak Segera Dilanjutkan

Ganti Material Rusak

TANJUNGPINANG (Hk)- Proyek pembangunan Jembatan 1 Dompak di Tanjungpinang segera dilanjutkan. Sebelum dimulai, bagian-bagian material yang rusak akan diganti dengan yang baru mengingat jembatan ini sempat mangkrak setahun lebih.

"Pembangunan Jembatan 1 Dompak ini terhenti satu tahun lebih. Oleh karena itu kita minta dilakukan penelitian terlebih dahulus ebelum dilanjutkan. Mungkin selama satu tahun terhenti, mengakibatkan adanya beton besi ataupun tiang pancang yang sudah tidak layak lagi dikarenakan faktor alam dan juga karena air laut. Bila memang tidak layak akan diganti," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Suhajar Diantoro saat dijumpai di Dompak, Kamis (31/1).

Kata Suhajar, Pemprov Kepri tetap akan melanjutkan pembangunan Jembatan 1 Dompak. Sebabnya, jembatan ini merupakan penghubung antara Tanjungpinang dengan Pusat Pemerintahan Kepri di Pulau Dompak.

"Pemprov Kepri telah menganggarkan tahun 2013 sebesar Rp20 miliar untuk kelanjutan pembangunan jembatan ini. Dan bila hasil penelitian LIPI manyatakan layak diteruskan, ya kita teruskan dengan anggaran yang telah disediakan tersebut," jelasnya.

Saat ini, kata Suhajar, pemerintah masih menunggu hasil kahian dari Lembaga Ilmu Penegtahuan Indonesia (LIPI).

"Penelitian dari LIPI ini bukan untuk meredesain jembatan, namun meneliti ketahanan bangunan yang telah ada. Jadi tidak ada redesain jembatan. Setelah ada kajian, maka Pemprov Kepri melalui Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kepri akan melakaukan rapat. Hasilnya akan dilaporkan kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur," ujarnya.

"Menurt informasi, tinggal sedikit lagi (kajian) yang belum diselesaikan (oleh LIPI). Makanya, belum bisa dipaparkan dalam minggu ini. Para ahli dari ITB (Institut Teknologi Bandung) di bidang konstruksi bangunan dan jembatan juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan penelitian terhadap semua material dan bangunan Jembatan 1 Dompak yang sudah terpasang," kata Suhajar lagi.

Kata dia, para ahli tersebut memeriksa struktur jembatan mulai dari tiang pancang yang sudah tertanam di dasar laut, besi cor jembatan hingga beton badan jembatan yang sudah ada. Sekitar 100 (pancang) itu semua perlu dikaji.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, HM Sani sudah menyatakan, bahwa Pemprov Kepri menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar dalam APBD 2013 untuk pengerjaan lanjutan Jembatan 1 Dompak.

"Kita menunggu pemaparan hasil kajian dari LIPI. Nanti akan diketahui apakah (pembangunan jembatan) masih bisa dilanjutkan atau tidak," ujar Sani usai meresmikan Masjid Raya Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Jumat (25/1) lalu.

Kata Sani, jika pembangunan Jembatan 1 Dompak dilanjutkan, akan ada sedikit perubahan pada desainnya. Pemerintah berencana menambahkan desain untuk memperindah jembatan dengan memadukan nuansa Melayu.

Sani mengimbau kepada masyarakat agar bersabar menunggu realisasi jembatan ini. Menurutnya, jika proyek ini dilanjutkan, maka akan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat tahun lagi agar bisa selesai.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Jembatan 1 Dompak ini sempat tertunda. Sementara itu, dana bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp50 miliar untuk proyek jembatan yang menghubungkan Kota Tanjungpinang dan Pulau Dompak yang merupakan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri itu ditarik kembali.

Wakil Ketua III DPRD Kepri Iskandarsyah mengatakan, informasi pembatalan bantuan pusat ini diperoleh berdasarkan pernyataan dari Bappeda Kepri setelah menerima laporan dari pusat.

"Terhalangnya pengerjaan Jembatan 1 Dompak ini, dikarenakan sedang dalam proses hukum. Kita ketahui bersama bahwa kontraktor yang mengerjakan jembatan yakni PT Nindya Karya telah melakukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri beberapa waktu lalu. Dalam gugatannya, menuntut Pemprov Kepri harus membayar Rp90 miliar atas pengerjaan Jembatan 1 sepanjang yang mereka kerjakan," kata Iskandarsyah. (sut)
http://www.haluankepri.com/tanjungpinang/41500-proyek-jembatan-1-dompak-segera-dilanjutkan.html

gila lama kali penyelesaian nya :ohno::bash::bash::bash:

ericcando
February 2nd, 2013, 09:42 AM
wah... tritnya tanjung pinang udah mulai hidup lagi.. :cheers: keep update guys... terutama yang memang domisili TPI.

^^
^^ keren tuh blitz mau buka di tjg. pinang?? yang proyek d'green yak??

gurindamcity
February 3rd, 2013, 09:41 AM
^^ iya sebenarnya udah ngikutin skyscrapercity.com udah lama cman sekrang aja baru bkin Id nya .. hahaha
yup di d'green city dkat simpang dompak ..
tapi kayak nya mereka lebih menfokuskan ke perumahan dulu ...
kalo mall sama hotel nya jadi dompak bakal rame nih apalagi pusat pemerintahan udah pada pindah ke sana juga ..
:cheers:

gurindamcity
February 21st, 2013, 07:55 AM
Mega Proyek Sani, Jalan Lingkar Bintan-Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, www.kepribangkit.com – Pemerintah Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan berencana membangun jalan lingkar. Nantinya, jalan lingkar itu akan menghubungkan kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Pulau Dompak.

Ke depan, Gubernur Kepri, Drs Muhammad Sani meminta agar di 2014 akan ada jalan juga yang mengkoneksikan jalan Lintas Barat hingga Kilometer 42 Bintan. “Agar dapat terealisasi, tentu perlu komitmen dari semua pihak khususnya Bupati Bintan dan Walikota Tanjungpinang untuk mewujudkan jalan lingkar tersebut,” kata Gubernur. Untuk tahap awal, dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, akan mereklamasi dari Gedung Daerah ke arah Tugu Pensil.

Mendengar paparan tersebut, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Bupati Bintan Ansar Ahmad menyambut baik rencana tersebut. Keduanya berkomitmen mendukung pembangunan jalan lingkar tersebut untuk memudahkan akses masyarakat.

“Ini ide cerdas yang perlu didukung. Tanjungpinang siap mensuport penuh gagasan Gubernur,” kata Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah.

Bupati Bintan Ansar Ahmad juga siap menyiapkan segala sesuatu untuk realisasi program jalan lingkar yang dikemukan Gubernur tersebut. “Ini memang konsep keterpaduan yang bisa memacu kemajuan tiga wilayah di Pulau Bintan. Tanjungpinang, Dompak dan Bintan,” jelas Ansar.

Dengan adanya jalan lingkar tersebut, diharapkan nantinya akan membuka akses jalan bagi masyarakat Bintan dan Tanjungpinang. Tak hanya itu, dengan adanya jalan tersebut, akan sangat membantu program pariwisata di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.

Berikut adalah alur jalan lingkar yang akan dilewati
1.Depan ramayana
2.Mesjid raya dompak
3.Jembatan 2 pulau dompak (kelang pagi)
4.Kelang pagi km14 (Vihara)
5.Lintas barat lanjutan km16
6.Simpang Tembeling
7.Kampung Mansur
8. Madong Kampung Bugis
9. Pinang Marina (suyono)

kepribangkit.com/2013/02/mega-proyek-sani-jalan-lingkar-bintan-tanjungpinang/

wiss bakalan kereen nih :banana:

Budak Melayu
February 22nd, 2013, 06:26 AM
^^
FYI, ane sudah buka Group Skyscrapercity Batam & Kepri di account Facebook, yang baru bergabung baru 3 orang, dan bagi yang belum silahkan mampir di sini:

http://www.facebook.com/groups/165363463612354/

and thank very much for joint :)

Budak Melayu
February 22nd, 2013, 06:28 AM
tadi sore kebetulan ke sana :colgate::colgate:
http://img802.imageshack.us/img802/8831/img00625201301251548.jpg

http://img171.imageshack.us/img171/8516/img00624201301251546.jpg

sorry kuaslitas jelek ..
maklum ngambil nya make HP :bash::bash:

^^
Ini Jembatan Keren juga ya bang, dibawahnya itu air sungai apa air laut ya bang???

gurindamcity
February 24th, 2013, 02:56 PM
^^
Ini Jembatan Keren juga ya bang, dibawahnya itu air sungai apa air laut ya bang???

sungai bro :cheers:

gurindamcity
February 24th, 2013, 02:58 PM
Jembatan 1 Dompak 'Tiru' Jembatan Barelang

"Kondisi Jembatan 1 Dompak yang terbengkalai selama ini hanya bisa digunakan untuk menyangga jembatan bertipe cable stayed, bukan jembatan bertipe dua tingkat. Cable stayed adalah tipe jembatan altelnatif yang direkomendasikan LAPI, apabila Pemprov Kepri mau melanjutkan pembangunan jembatan tersebut," ujarnya.

sumber : http://haluankepri.com/tanjungpinang/42635-jembatan-1-dompak-tiru-jembatan-barelang-.html

Budak Melayu
February 25th, 2013, 08:46 AM
Jembatan 1 Dompak 'Tiru' Jembatan Barelang



sumber : http://haluankepri.com/tanjungpinang/42635-jembatan-1-dompak-tiru-jembatan-barelang-.html

^^
Tapi dari sumber ini ga di sebutkan berapa kilo meter panjang nya ya bro, ada yang tau ga berapa panjang jembatan 1 dompak ini?

gurindamcity
February 25th, 2013, 09:13 AM
^^
Tapi dari sumber ini ga di sebutkan berapa kilo meter panjang nya ya bro, ada yang tau ga berapa panjang jembatan 1 dompak ini?

kalo berdasarkan berita yang ane baca panjang nya 1.4 km bro :cheers:

nih : http://tanjungpinangpos.co.id/2013/02/59354/itb-jembatan-satu-dompak-bisa-dilanjutkan.html

Budak Melayu
March 9th, 2013, 06:59 AM
kalo berdasarkan berita yang ane baca panjang nya 1.4 km bro :cheers:

nih : http://tanjungpinangpos.co.id/2013/02/59354/itb-jembatan-satu-dompak-bisa-dilanjutkan.html

^^
Wah panjang juga jembatannya ya bro...!! tanjung Pinang terus bangkit...:banana::banana:

firzafp
March 10th, 2013, 02:47 AM
hapus

gurindamcity
April 9th, 2013, 12:03 PM
Suryono Akan Bangun Mall Megah dan Hotel Bintang Lima di KM 8

TANJUNGPINANG, www.kepribangkit.com - Developer kondang di Kota Tanjungpinang Suryono menyatakan pihaknya saat ini telah mempersiapkan pendirian bangunan perhotelan dan mall megah di kawasan KM 8 tepatnya di daerah depan Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri. Pembangunan perhotelan tersebut mulai dilakukan tahun ini.

Menurutnya, untuk perhotelan megah dan Mall tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 14 Ha. Sedangkan khusus Mall diantaranya bakal didirikan Hipermart akan dialokasikan lahan tersendiri seluas 2 Ha. “Saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Kalau tidak ada kendala, awal 2014 sudah selesai semua pembangunannya,” kata Suryono kepada kepribangkit.com seusai acara peresmian pemakaian gedung baru BCA Tanjungpinang, Jum’at (15/3).

Dijelaskannya, pembangunan mall megah dan perhotelan tersebut merupakan langkah bisnis yang disesuaikan dengan perkembangan Tanjungpinang ke depan. “Pusat bisnis Tanjungpinang untuk saat ini lebih terkonsentrasi di kawasan kilometer 9 dan sekitarnya. Selain didukung jumlah penduduk yang besar juga infrastruktur jalan dan sangat memadai. Saya tetap optimis mall dan hotel yang saya bangun nanti punya prospek menjanjikan di masa akan datang,” katanya.

Suryono memang dikenal lelaki yang bertangan dingin dalam bidang pengembangan pusat bisnis. Sekedar contoh, kawasan Bintan Centre di KM 9 dulunya merupakan kawasan rawa payau yang tidak banyak dilirik orang. Lewat tangan dinginnyalah kawasan tersebut kemudian berubah menjadi pusat bisnis yang sangat ramai dengan sebutan Bintan Centre.

“Daerah KM 8 dekat rumah sakit Provinsi Kepri saat ini kan masih sepi. Nanti setelah kita bangun mall dan hotel, saya yakin juga akan ramai seperti Bintan Centre,” katanya penuh optimis.

http://kepribangkit.com/2013/03/suryono-akan-bangun-mall-megah-dan-hotel-bintang-lima-di-km-8/

dulu kata nya bulan 2012 mulai nya .. :ohno:
mudah-mudahan gak di undur lagi :cheers:

Budak Melayu
April 10th, 2013, 06:29 AM
Suryono Akan Bangun Mall Megah dan Hotel Bintang Lima di KM 8

dulu kata nya bulan 2012 mulai nya .. :ohno:
mudah-mudahan gak di undur lagi :cheers:

^^
Mudah-mudahan jangan sampailah di undur lagi, kita-kita pasti kecewa yang pastinya :ohno::ohno:

Ctrl Z
April 11th, 2013, 06:04 AM
komplek rumah dinas gubernur
http://purnamagaora.files.wordpress.com/2009/07/6414_100450189967630_100000079472272_10387_6520332_n2.jpg

Bagus sekali, view nya langsung hadap laut.. ^^

Budak Melayu
April 11th, 2013, 06:08 AM
Bagus sekali, view nya langsung hadap laut.. ^^

^^
bukankah Depannya itu juga Pulau Penyengat ya bro?? :)

Ctrl Z
April 11th, 2013, 06:17 AM
^^
bukankah Depannya itu juga Pulau Penyengat ya bro?? :)

Wah kurang tau..blm pernah trip ke Pulau Bintan apalagi pulau Penyengat.. :)

Budak Melayu
April 11th, 2013, 11:50 AM
Wah kurang tau..blm pernah trip ke Pulau Bintan apalagi pulau Penyengat.. :)

^^
Aku sering ke tanjung pinang dulu, pas 2001, sekarang udah ga pernah..., seingat aku sih depan kantor itu emang pulau penyengat, kalau jalan terus ke arah pojok kanan photo, di pojok itu ada tugu kapal, ndak tau apakah itu tugu kapal lancang kuning juga apa tidak, hmm...!!!

novian
May 11th, 2013, 05:38 AM
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/sudutpinang_zps7ab3fc07.jpg (http://s476.photobucket.com/user/vians_rud/media/sudutpinang_zps7ab3fc07.jpg.html)

http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/sudutpinang1_zps380705be.jpg (http://s476.photobucket.com/user/vians_rud/media/sudutpinang1_zps380705be.jpg.html)

Budak Melayu
May 21st, 2013, 10:10 AM
Monumen Bahasa Melayu Dibangun di Penyengat


http://i1363.photobucket.com/albums/r702/syafrizal_rasnur/Gado-gado%20picture/17-20mei13monumenbahasamelayuakandibangundipenyengat_zpsa42ed82b.jpg (http://s1363.photobucket.com/user/syafrizal_rasnur/media/Gado-gado%20picture/17-20mei13monumenbahasamelayuakandibangundipenyengat_zpsa42ed82b.jpg.html)


TANJUNGPINANG (HK) - Bahasa Melayu yang merupakan cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan membangun Monumen Bahasa Melayu (MBM) di Pulau Penyengat. Monumen tersebut dibangun dengan ketinggian 60 meter dan dilengkapi lift untuk menuju puncaknya.
Monumen ini akan dibangun dengan mengambil desain huruf 'alif' di bagian dinding luar, dan dibagian dasar monumen akan dilengkapi ruangan museum kecil. Serta akan dipasang replika atau tulisan sejarah pulau penyengat serta sejarah bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia termasuk sejarah kerajaan Melayu.

"Kita akan membangun Monumen Bahasa Melayu karena, bahasa melayu merupakan tonggak pertama Bahasa Indonesia berasal dari Pulau Penyengat itu. Peletakan batu pertama akan dilakukan pada bulan Juni 2013 ini. Lokasinya berada di Bukit Kursi Pualau Penyengat," ujar Gubernur Kepri HM Sani kepada wartawan usai pembukaan Parade Tari Daerah Kepri di Halaman Depan Gedung Daerah Kepri, Tanjungpinang, Sabtu (18/5) malam.

Sani menjelaskan, sesuai rencana pada bulan September 2013 nanti, akan dimulai pengerjaan pembangunannya. Dengan kehadiran monumen ini diharapkan akan membawa dampak nyata bagi pertumuhan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara serta pemerataan dalam pembangunan.

"Kita harapkan dengan adanya Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat itu, akan berdampak luas baik di Kepri khususnya di Tanjungpinang yang merupakan ibukota Provinsi Kepri dan juga asal muasal dari tonggaknya bahasa Indonesia. Sehingga masyarakat seluruh Indonesia mengetahui bahwa bahasa Indonesia berasal dari Penyengat ini dan berharap akan datang mengunjunginya," ujarnya.


Source: http://www.haluankepri.com/tanjungpinang/46996-monumen-bahasa-melayu-dibangun-di-penyengat.html

ericcando
May 21st, 2013, 10:46 AM
desain kayak gitu nanggung banget, lagian daripada bahasa melayu sepertinya lebih "strong" nilai historisnya untuk dibuatkan monumen tuh kayak : gurindam 12, kerajaan Riau-Lingga gitu mungkin ...

Budak Melayu
May 21st, 2013, 11:05 AM
^^
Kalau masalah detail design nya kita ga tau, di situ di sebutkan cuma dengan ketinggian 60 meter dengan lahan 2ha...! benar juga sih bro..., tapi gak masalah sih menurutku seperti itu, dengan syarat lantai paling bawah itu di buatkan semacam museum sejarah kerajaan melayu, jadi di situ bisa di tampilkan semua tentang Melayu Riau-lingga, gurindam 12, dll yang lebih modern dan menarik seperti museum tsunami aceh...!!!

Trus kalau semisalkan di lantai bawah itu di beri cafe buat para turis, ok gak ya...??? kayaknya belum begitu perlu sih, mengingat pengujung di pulau penyengat ini belum begitu ramai, apalagi harus nyebrang dari Tanjung Pinang kan ??? :nuts::nuts: