View Full Version : Pekanbaru, Riau - Sumatra's Economically-Progressive & Investment City (11th thread)
jendry November 15th, 2010, 04:49 PM Masjid An-Nur
http://nationalgeographic.co.id/admin/files/daily/201011150949470_n.jpg
Masjid Agung An-Nur nan megah ini berada di pusat kota Pekanbaru, Riau. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini juga sebagai pusat kegiatan remaja masjid Riau, khususnya Pekanbaru. (Ahmad Samsu Bagiono/Fotokita.net)
http://nationalgeographic.co.id/lihat/foto/65/annur
thks postingannya mimihitam :)
rilham2new November 16th, 2010, 10:17 AM thread ini yang paling sering di up date oleh forumernya :applause:
ngomong2 soal skyline, pekanbaru tampak belum sebanding dengan adiknya disebelah (Batam).:ohno:
I do agree .... tapi di Batam kan yang banyak HighRise itu kalau gak apartment ya hotel. PKU will catching up soon... tapi kayaknya lebih ke OFFICE. Bangunan OFFICE di PKU masih lebih besar dari di Batam... CUman mungkin belum terlalu ke atas aja :p
Untuk PKU, hotel mungkin akan menjulang ke atas... tapi tidak untuk apartment.... LIVING STYLE nya gak matching :P .... Kalau di Batam, living in high rise bisa ngliat laut dan Singapore.... Kalau di Pekanbaru mau menjual Apartment, gak bisa pake VIEW ..... Harus pake promosi kuat dan harga masuk akal.
rilham2new November 16th, 2010, 11:30 AM di buang sayang :D
Surya Dumai Group
http://farm2.static.flickr.com/1084/5176662507_1fba271a6a_b.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4154/5176660037_51625a1c6c_b.jpg
http://farm2.static.flickr.com/1038/5176663261_742b50274e_b.jpg
http://farm2.static.flickr.com/1105/5176662101_76e6c9394b_b.jpg
Drie, itu GONDOLA yang buat bersihin kaca ... .Di PKU, selain di Gedung Surya Dumai, Perpustakaan Soeman HS, dan Menara Lancang Kuning ... pernah terlihat di mana lagi, ya?
rilham2new November 16th, 2010, 11:53 AM Itu waktu baru datang, sekarang udah mau pulang :D
Bagian Luar Perpustakaan Soeman HS
Salah satu koridor di bagian samping, hmm Aku suka itu atap kacanya :D
http://farm5.static.flickr.com/4112/5091928671_f301fa7179_b.jpg
Koridor Samping, sangat bersih :D
http://farm5.static.flickr.com/4148/5092526628_064181df4a_b.jpg
Kawasan Parkir mobil yang ternyata ada pepohonan Rimbun juga di sana
http://farm5.static.flickr.com/4131/5092527012_d3ce75bf4b_b.jpg
Kawasan Parkir Mobil dari arah Mushalla
http://farm5.static.flickr.com/4092/5091931259_ff08172257_b.jpg
Tambahan
Mushalla Al-Iqra'
http://farm5.static.flickr.com/4083/5091929761_0bdae6e097_b.jpg
Parkir motor menghadap ke arah Menara Lancang Kuning
http://farm5.static.flickr.com/4087/5092528202_22e9e857ab_b.jpg
Parkir Motor dan Mobil
http://farm5.static.flickr.com/4090/5091930135_50fdcccd6b_b.jpg
Melihat ke arah atap Perpustakaan
http://farm5.static.flickr.com/4127/5092528494_5674b8860f_b.jpg
rilham2new November 16th, 2010, 04:51 PM Marpoyan Damai / Pekanbaru Selatan Aerial View :D
Gambar oleh Al
http://farm5.static.flickr.com/4092/5181494673_d7e0e55c69_b.jpg
KEREN :D
Pekanbaru Selatan adalah daerah yang sering di"tuduh" sebagai daerah paling cepat berkembang di Pekanbaru....
Ledakan penduduk di Pekanbaru hampir sebagian besar nya terjadi di kawasan Selatan ini.
Dan percaya gak percaya, lebih dari 50% rumah di kawasan ini (yang tampak pada gambar) adalah rumah yang dibangun pada era 2000-2010 ...
Penduduk Pekanbaru sendiri bertambah 40% lebih sejak sepuluh tahun belakangan.
Kalau dulu orang bilang Arengka Selatan adalah kawasan Sepi, kini rencana pelebaran jalan sudah mulai menyentuh sisi selatan .....
rilham2new November 16th, 2010, 05:02 PM Gambar oleh Al
Pedestrian Overpass (JPO) di dekat Mal Pekanbaru
1
http://farm2.static.flickr.com/1307/5181472115_fc4b07e969_b.jpg
2
http://farm2.static.flickr.com/1279/5181473907_3bbe5fabda_b.jpg
drie November 17th, 2010, 04:21 AM Drie, itu GONDOLA yang buat bersihin kaca ... .Di PKU, selain di Gedung Surya Dumai, Perpustakaan Soeman HS, dan Menara Lancang Kuning ... pernah terlihat di mana lagi, ya?
- Kantor Telkomsel ( Jl. Arifin Ahmad )
- Bank BNI regional Sumbagteng
- The Premier Hotel by Grand Zuri Group
- Bank Indonesia
- Bank Mega ( samping mandiri prioritas )
- Bank Panin Sudirman
- BII ( samping Mal Pekanbaru )
- Hotel Aryaduta
- Eka Hospital
yang lain ada yang ingin menambahkan :D
drie November 17th, 2010, 04:22 AM Gambar oleh Al
Pedestrian Overpass (JPO) di dekat Mal Pekanbaru
1
http://farm2.static.flickr.com/1307/5181472115_fc4b07e969_b.jpg
Bersihnya Pekanbaru Banget :okay:
drie November 17th, 2010, 05:34 AM Kubur Impian Lima Provinsi
Pemain sepak takraw Universitas Riau (UR), foto bersama setelah sukses menjadi juara pada Kejurnas Sepak Takraw antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang digelar di Padang, Rabu (10/11).
PEKANBARU, TRIBUNNEWSPEKANBARU.com- Tim sepak takraw Universitas Riau (UR), sukses menjadi juara pada Kejurnas Sepak Takraw antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang digelar di Padang, Rabu (10/11) kemarin.
Prestasi ini didapatkan, setelah anak asuh Zainur tersebut berhasil menguburkan impian lima provinsi dalam laga yang digelar sejak Senin (8/11) kemarin, di PKM Universitas Negeri Padang (UNP), termasuk tuan rumah UNP Padang sendiri.
Tim Ranah Minang tersebut harus puas berada di posisi runner up, menang angka dari rivalnya Manado yang berada di peringkat ketiga. Hasil ini wajib diacungi jempol setelah tim Urang Awak tersebut berhasil menyalip tim kuat Gorontalo, yang harus puas di posisi empat.
Sebelumnya, tim ini sempat digadang-gadangkan menjadi jawara, namun akhirnya kandas. Untuk dua tim asal Padang lainnya, UNP 2 dan Unand, tak bisa mewujudkan impiannya masuk dalam tiga besar. UNP 2 bertengger di posisi lima, sementara Unand jadi juru kunci.
Pelatih takraw UR yang mendampingi tim saat kejuaraan di Padang kemarin, Zainur, Kamis (11/11) mengatakan, hasil yang ditoreh timnya sesuai dengan harapan, yakni berjalan mulus. Praktis dengan membawa empat pemain andalannya masing-masing Suripto, Rahmad, Darmawan dan Mustokim, bisa mengatasi setiap gempuran tim lawan.
Dalam empat laga yang dilakoni, UR menjadi tim yang tak pernah terkalahkan:D. Ini tidak terlepas dari instruksi yang dijalankan anak asuhnya selama laga. Tidak hanya itu, pemain juga berhasil membaca setiap pergerakan lawan, sejak babak penyisihan digelar.
"Hasil ini semata-mata karena anak-anak mau menjalankan instruksi yang saya berikan. Alhamdulillah, berjalan lancar," kata Zainur kepada Tribun. Prestasi ini ke depan, akan tetap ditingkat pihak UR, terutama Jurusan Pendidikan Olahraga FKIP UR.
"O iya, sudah jelas kita terus mantapkan tim ini ke depan. Evaluasi tetap kita lakukan guna perbaikan lebih baik selanjutnya," ujarnya. (saf)
Jawara Kejurnas Takraw PT
1. Universitas Riau
2. Universitas Negeri Padang
3. Manado
4. Gorontalo
5. Universitas Negeri Padang-2
6. Universitas Andalas
drie November 17th, 2010, 06:35 AM --
rilham2new November 17th, 2010, 03:37 PM - Kantor Telkomsel ( Jl. Arifin Ahmad )
- Bank BNI regional Sumbagteng
- The Premier Hotel by Grand Zuri Group
- Bank Indonesia
- Bank Mega ( samping mandiri prioritas )
- Bank Panin Sudirman
- BII ( samping Mal Pekanbaru )
- Hotel Aryaduta
- Eka Hospital
yang lain ada yang ingin menambahkan :D
Ohh Aryaduta bersihkannya pakai Gondola juga ya ??
Berarti Hotel Pangeran, Hotel Grand Zuri, Hotel Mutiara Merdeka juga donk :p
Mal Ciputra Seraya juga kemungkinan pakai Gondola juga itu membersihkannya :)
drie November 18th, 2010, 03:04 AM Ohh Aryaduta bersihkannya pakai Gondola juga ya ??
Berarti Hotel Pangeran, Hotel Grand Zuri, Hotel Mutiara Merdeka juga donk :p
Mal Ciputra Seraya juga kemungkinan pakai Gondola juga itu membersihkannya :)
kalau Hotel Pangeran, Hotel Grand Zuri, Hotel Mutiara merdeka, pakai gondola juga atau enggak. jujur aku gak pernah liat bang. tapi kalau Mal Ciputra ia, aku udah pernah liat kok :)
rilham2new November 18th, 2010, 04:17 AM Gambar oleh Al
Jalan Jendral Sudirman di dekat Toko TOBA :D
http://farm2.static.flickr.com/1296/5181472735_953f7780fc_b.jpg
Interior Bus Trans Metro Pekanbaru
http://farm2.static.flickr.com/1429/5181474469_a15fe952f3_b.jpg
drie November 18th, 2010, 04:22 AM Gambar oleh Al
Interior Bus Trans Metro Pekanbaru
http://farm2.static.flickr.com/1429/5181474469_a15fe952f3_b.jpg
mau nanya yang merah - merah di langit - langit TMP itu apa ya ?? pendeteksi asap bukan ??
rilham2new November 18th, 2010, 04:22 AM Gambar oleh Al
City Walk di Sudirman
http://farm2.static.flickr.com/1014/5181473251_b5ccce0c30_b.jpg
Plaza Citra interior - pusat perbelanjaan ini rasanya sudah exist di PKU sejak 1995 atau 1997 ya ?? :D
http://farm2.static.flickr.com/1278/5182071502_60b7bc6f45_b.jpg
rilham2new November 18th, 2010, 04:23 AM mau nanya yang merah - merah di langit - langit TMP itu apa ya ?? pendeteksi asap bukan ??
Kurang tahu, drie ... AKu juga baru lihat :p
fahminanda November 18th, 2010, 04:27 AM Gambar oleh Al
Interior Bus Trans Metro Pekanbaru
http://farm2.static.flickr.com/1429/5181474469_a15fe952f3_b.jpg
^^
Bagusnya jangan pake renda2 gitu, spt kamar penganten :bash::nuts:
rilham2new November 18th, 2010, 04:28 AM ^^ Hahahaha :hilarious: ... Sekalian juga bang :D ... Itu monyet yang ditempel di kaca depan juga harus diturunkan :D
drie November 18th, 2010, 04:34 AM ^^untuk Bus TMP alay ini udah gak ada lagi bang, soalnya udah dapat teguran dari pak wali, coba aja liat di jalanan :D
fahminanda November 18th, 2010, 08:09 AM ^^ Hahahaha :hilarious: ... Sekalian juga bang :D ... Itu monyet yang ditempel di kaca depan juga harus diturunkan :D
^^
Tahu tuh, byk kali asesoris-nya...NORAKKKK:bash::nuts:
rilham2new November 18th, 2010, 10:05 AM Taman Jalan Cut Nyak Dien :)
1
http://farm5.static.flickr.com/4125/5092529330_6b9e2981cc_b.jpg
2
http://farm5.static.flickr.com/4111/5091932095_7b54392769_b.jpg
3
http://farm5.static.flickr.com/4130/5092530172_6697a486d4_b.jpg
rilham2new November 18th, 2010, 10:19 AM Dari RIAUPOS, tentang TAMAN HUTAN RAYA SULTAN SYARIF KASIM :)
Mulai dari Edukasi Alam sampai Sarana Rekreasi Menantang
– 18 November 2010
Laporan BUDDY SYAFWAN, Pekanbaru
Udara sejuk dibalik rerimbunan kawasan Taman Hutan Raya Sultan Syarif Kasim begitu terasa memasuki areal yang terletak 23 kilometer dari pusat Kota Pekanbaru ini.
Sekilas, jalan lurus menurun terlihat sepi, namun, menyeruak ke dalam, ada ribuan orang sedang menikmati suasananya yang tenang dan tenteram.
Itulah gambaran suasana dari Rindu Sempadan, Rabu (17/11). Siang itu adalah puncak dari program rekreasi gratis bersempena ulang tahun Ke-15 resort, taman rekreasi sekaligus hotel yang sudah berdiri semenjak 10 November 1995 itu. Ada kaum remaja, pelajar, juga banyak di antaranya orang-orang dewasa yang membawa anak-anak mereka untuk berkunjung.
Sebagian dari mereka menikmati teduh dan sejuknya udara dibawah pepohonan, ada juga yang menikmatinya dengan bermain aneka suguhan rekreasi seperti sepeda air, bebek air atau uji nyali dan ketangkasan lewat sarana adventure seperti flying fox, elfis bridge, spider climbing, speed boat, memancing, berenang atau bahkan melihat aneka satwa asli Riau.
Dalam beberapa waktu terakhir, Rindu Sempadan memang tak lagi hanya menjadi areal peristirahatan bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan di tengah kawasan hutan yang eksotis. Hotel ini muncul layaknya magnit baru tujuan wisata bagi warga di Kota Pekanbaru maupun Kabupaten Siak.
‘’Ya, selama ini kita memang lebih dikenal sebagai hotel dengan konsep resort, namun, belakangan, seiring dengan tingginya kunjungan masyarakat, kita berbenah dengan menghadirkan sejumlah sarana rekreasi yang lebih menantang,’’ sebut Djauzak Ahmad, owner yang saat itu didampingi General Manager Joko S Santoso saat Riau Pos berkunjung.
Selain menyediakan sekitar 35 kamar hotel, sembilan cottage serta delapan room type cottage, kolam renang dan lapangan tenis. Saat ini Rindu Sempada memang telah disulap menjadi arena rekreasi komplit termasuk juga untuk media edukasi bagi para pelajar dan anak-anak.
Djauzak sempat membawa Riau Pos untuk berkunjung ke arena adventure yang membuat tegang nyali, juga ke mini zoo (kebun binatang mini) yang terletak di sebelah barat Tahura SSK dan bumi perkemahan pramuka Provinsi Riau. Di sana, ada sejumlah binatang asli Riau yang ditangkar layaknya kebun binatang. Ada beruang madu, kucing hutan, buaya, kura-kura termasuk juga burung kasuari, merak, cendrawasih, elang, juga rusa air asal Pelalawan.
‘’Semuanya satwa asli di kawasan hutan di Riau. Seperti 16 ekor rusa air yang semuanya dipanggil Kece, saya dapatkan dari sumbangan salah seorang teman di Pelalawan dan saat ini sudah dipelihara hingga berumur belasan tahun,’’ ungkap Djauzak.
‘’Saat ini Rindu Sempadan juga mendapatkan bantuan satu ekor rusa bintik putih dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang dijadwalkan dalam waktu dekat juga akan dibantu oleh Kebun Binatang Bukittinggi dua ekor rusa betina,’’imbuh Joko S Santoso melengkapi.
Jenis satwa tersebut, diungkapkan Joko sebenarnya hanya sebagian dari satwa yang lazim ditemui di kawasan hutan di sekitar Rindu Sempadan. Biasanya, dijelaskan Joko, juga ada jenis satwa langka lainnya seperti harimau, gajah, monyet dan beruk. ‘’Dulu, turis asing yang menginap di hotel kita juga masih bisa menikmati kemunculan gajah, bahkan harimau sumatera yang memang banyak terdapat di kawasan tersebut. Kalau sekarang, seiring dengan tergerusnya kawasan hutan di sekitarnya.
Tak hanya satwa yang saat ini populasinya mulai langka yang ada di kawasan seluas 67 hektare tersebut, di sana juga terdapat aneka tanaman endemis asli Riau yang cocok untuk diteliti sebagai petensi keanekaragaman hayati ‘’Untuk edukasi bagi pelajar, bahkan ini positif. Karena biaya masuk dan menginap di sini juga murah, kita siap menerima kedatangan rombongan sekolah bila ingin mempelajari banyak hal di sini,’’ imbuh Djauzak.
Ada banyak keistimewaan yang dihadirkan oleh Rindu Sempadan saat ini, termasuk juga rekreasi alam dengan berburu rambutan atau durian motong bila anda beruntung mendapatkan buah yang masak. ‘’Untuk rambutan memang digratiskan, tapi untuk durian motong ini, memang ada yang jaga, tapi sesekali, pengunjung bisa menikmati buah durian sambil berekreasi di tempat ini,’’ imbuh Djauzak saat berkunjung ke kebun durian masih didalam kawasan tersebut.
Meski lokasinya cukup jauh, namun, tak salah bila anda mencoba menikmati petualangan alam baru di Rindu Sempadan Hotel and Resort yang jaraknya juga tidak jauh dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas juga bumi perkemahan pramuka. ***
rilham2new November 19th, 2010, 07:26 AM Marpoyan Damai / Pekanbaru Selatan Aerial View :D
Gambar oleh Al
http://farm5.static.flickr.com/4092/5181494673_d7e0e55c69_b.jpg
KEREN :D
Pekanbaru Selatan adalah daerah yang sering di"tuduh" sebagai daerah paling cepat berkembang di Pekanbaru....
Ledakan penduduk di Pekanbaru hampir sebagian besar nya terjadi di kawasan Selatan ini.
Dan percaya gak percaya, lebih dari 50% rumah di kawasan ini (yang tampak pada gambar) adalah rumah yang dibangun pada era 2000-2010 ...
Penduduk Pekanbaru sendiri bertambah 40% lebih sejak sepuluh tahun belakangan.
Kalau dulu orang bilang Arengka Selatan adalah kawasan Sepi, kini rencana pelebaran jalan sudah mulai menyentuh sisi selatan .....
Ada yang sudah baca HASIL SENSUS PENDUDUK 2010 untuk Kota Pekanbaru, Data Agregat per Kecamatan ????
Tahukah anda kalau Pekanbaru sendiri itu sudah kayak Jabodetabek loh struktur kotanya :D ..... Karena mayoritas warga kota ini bertempat tinggal di kawasan SUBURB, kemudian berpergian ke tempat kerja dengan kendaraan pribadi ke pusat kota.
Hal ini dibuktikan dengan data sensus Penduduk Kota Pekanbaru 2010, dari 903 ribu jiwa penduduk yang tinggi di dalam teritorial kota Pekanbaru. Penduduk Kecamatan terbesar berada di:
1. Kecamatan Tampan: 173.2 ribu jiwa (19.16% dari total populasi PKU) ... PEKANBARU BARAT DAYA
2. Kecamatan Marpoyan Damai : 125.3 ribu jiwa (13.87% dari total populasi PKU) .... PEKANBARU SELATAN
3. Kecamatan Tenayan Raya : 123.3 ribu jiwa (13.64% dari total populasi PKU) .... PEKANBARU TIMUR
dan kalau kita tambahkan lagi populasi RUMBAI dan RUMBAI PESISIR di PEKANBARU UTARA, maka akan ada 100 ribu jiwa lebih lagi loh :D, tapi ini data tahun 2009. Berarti ada sekitar 58% popilasi kota ini yang bertempat tinggal di kawasan SUBURB :yes: ... Dan ini tidak menghitung penduduk Kecamatan Siak Hulu dan Kecamatan Tambang di Kabupaten Kampar, dan juga Kecamatan MINAS di Kabupaten Siak :p ... Sebagai penyumbang penduduk Metro-Pekanbaru :D
Bicara pertumbuhan penduduk,
Tahukah anda kalau penduduk KECAMATAN TAMPAN meningkat 69.4 % dalam 10 tahun terakhir ??? :D
Tahukah anda kalau penduduk KECAMATAN PEKANBARU KOTA menurut sebanyak 20.4 % dalam 10 tahun terakhir ??? :D
Aku revisi kembali kata-kata aku pada gambar di atas.... Ternyata, 70% perumahan pada gambar baru dibangun pada tahun 2000 sampai 2010 :hammer:
drie November 19th, 2010, 07:54 AM ^^
astaga Kecamatan Tampan memiliki populasi terbanyak dengan pertumbuhan tertinggi ??:shocked: Pantesan aja udah jam 12 malam pun kawasan Panam masih ramai aja :D
sebagai Info aja bang ham, saat Ini penyebaran pembangunan Perumhan di Kec.Tampan, sudah tidak lagi berada di kawasan panam , namun sudah melebar ke sisi selatan dan barat panam yang artinya pembangunan perumahan - perumahan tersebut sudah berada di dalam kawasan kampar ( kec. Tambang, baik itu di desa kualu maupun di desa Rimbo Panjang ). dan itu artinya, kita sudah harus bersiap memilki pandau ke dua di kawasan kab. Kampar :cheers:
rilham2new November 19th, 2010, 10:24 AM Ya benar juga, saat nya infrastrukturnya dibenahi. Terutama jalan utamanya yang harus lebar-lebar donk :D
jangan kayak Pandau, itu lalu lintas bergerak merayap pas jam pergi dan pulang kantor :D
drie November 19th, 2010, 10:40 AM Ya benar juga, saat nya infrastrukturnya dibenahi. Terutama jalan utamanya yang harus lebar-lebar donk :D
jangan kayak Pandau, itu lalu lintas bergerak merayap pas jam pergi dan pulang kantor :D
nah kabar gembiranya bang ham, seluruh akses jalan menuju Desa Kulau kab, kampar yang masih berada di wilayah Kota Pekanbaru tengah di lakukan pelebaran, saat ini ada 5 akses jalan menuju desa kualu 1. jalan Cipta karya, 2. jalan Kualu, 3. Jalan suka karya, 4. lupa namanya ( akses jalan menuju water boom nabila :D ), dan yang terakhir adalah jalan garuda Sakti. Khusus untuk jalan garuda sakti udah di buat 2 jalur hingga ke perbatasan kampar, dari perbatasan kampar hingga ke depan SMA plus masih satu jalur. namun untuk jalan dari no 1 hingga ke 4 di lakukan pelebaran saja, karena gk memungkinkanuntuk dibangun 2 jalur, soalnya udah mepet ke rumah warga :), lagian ke empat jalan ini juga merupajan jalan pemukiman.
sedangkan akses jalan menuju Rimbo panjang telah ada wacana dari pemerintah untuk kembali memperlebar jalan HR. Subrantas ( simp. baru panam hingga perbatasan Kampar ) menjadi dua jalur, jika rencana pelebaran ini teraelisasi, maka kemacetan di masa yang akan datang sudah bisa di antisipasi, apalagi jika TRAMP koridor 3 sudah beroperasi :)
rilham2new November 19th, 2010, 10:49 AM Jalan Kubang Raya dari depan SMA Plus sampai ketemu Simpang Garuda Sakti sudah diaspal ya, drie ???
drie November 19th, 2010, 10:55 AM Jalan Kubang Raya dari depan SMA Plus sampai ketemu Simpang Garuda Sakti sudah diaspal ya, drie ???
dari kubang hingga di depan Lapangan Golf udah di aspal bang, terys jalan masih tanah hingga di depan SPBU Kualu, dari SPBU tersebut hingga ke simp Baru Panam ( Pekanbaru ) udah di aspal. itu terakhir kali aku lewat tahun 2009 kemarin, gak tau juga kalau kondisi terkini. tapi firasa aku bilang masih belum di aspal, soalnya jika beberapa titik tersebut telah di aspal, maka seharusnya Bus - Bus dan truk - truk udah gak boleh lagi masuk ke Jl. Hr. Soebrantas maupaun Sukarno Hatta ( atas ), tapi sampai hari ini bus - bus dan truk - truk tetap aja masuk :bash:
jendry November 19th, 2010, 01:17 PM http://farm2.static.flickr.com/1010/5189574294_0dee32abfb_b.jpg
drie November 19th, 2010, 02:02 PM ^^
kok di crop bang jend. padahal model dibawahnya kan keren2 :P
jendry November 19th, 2010, 02:36 PM keren dari mana kayak hantu bebayang gitu :P
aku sengaja fokus di bagian atas gedungnya... :)
rilham2new November 19th, 2010, 02:38 PM ^^
kok di crop bang jend. padahal model dibawahnya kan keren2 :P
Oh di bagian bawahnya ada gambar manusianya, ya ?? :D
Kris18 November 19th, 2010, 05:38 PM Riau Government Centre
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/06/25/2862623p.jpg
by : Kompas
Kris18 November 19th, 2010, 05:50 PM Tornado sightings from the Soeman Hs library facade :naughty:
http://farm5.static.flickr.com/4091/5189455395_5b9a5d7f9d_b.jpg
jendry November 20th, 2010, 12:40 AM http://img138.imageshack.us/img138/745/img2207m.jpg (http://img138.imageshack.us/i/img2207m.jpg/)
http://img222.imageshack.us/img222/5074/img2204r.jpg (http://img222.imageshack.us/i/img2204r.jpg/)
rilham2new November 21st, 2010, 06:48 AM Survey TII kota terkorup dengan indikator responden yang kurang jelas, menempatkan PKU sebagai kota terkorup di Indonesia ???
Lalu apa kata Survey KPK ??? Komisi Pemberantasan Korupsi???
http://www.kpk.go.id/modules/news/article.php?storyid=1645
Ternyata PKu berada di peringkat 16 dari 22 ibukota provinsi yang disurvey. Beberapa kota yang berada di garda bawah bersama PKU tempo lalu mendadak naik jadi nomor 1. Dan kota-kota yang ada di atas PKU, mendadak turun di bawah PKU :D
hasil survey TII sih indikatornya pendapat pribadi atau persepsi, itu sih tergantung sifat dan perangai, serta subjektivitas responden. Tanpa bermaksud SARA, latar belakang etnis tertentu punya kecenderungan lebih kritis sama pemerintah :D ... No offense. Di Kota-kota Sumatra yang masyarakatnya dipenuhi etnis yang suka bicara blak-blak-blakan mengritik pemerintah memang akan mendapatkan hasil yang sangat kritis pula. Kudengar masyarakat Surabaya pun tipe yang sangat kritis dan suka blak-blak-blakan :D..
Kalau Jogja dan Bali tinggi, kita sudah tahu gimana persisnya tabiat orang sana dalam mengomentari sesuatu, ini tercermin juga nih di Survey... Tapi tidak menutup kemungkinan kalau pemerintahnya sudah bekerja dengan baik juga :D
Nah kalau KPK, gak pakai persepsi pribadi surveynya. Tapi lebih ke indikator terukur, dan sepertinya mereka pakai Matriks Survey atau Polling dengan Multi Indikator. Ketimbang menanyakan pendapat langsung STRAIGHT-TO-THE POINT.
Di Sumatra, secara ajaib PEKANBARU menjadi ibukota provinsi dengan tingkat survey korupsi TERENDAH nomor 2 di Sumatra setelah Tanjungpinang :D. Walaupun tetap di peringkat 16 dari 22 kota secara nasional. Dan kita di bawah Jakarta Barat (yang skornya sangat dan luar biasa tinggi :D)
Sekali lagi korupsi ini tidak dinilai dari angka nominal korupsinya loh ya .... Tapi mungkin lebih ke proporsi nya ke peranan dan besar tanggung jawab masing2 institusi. MisalnyaINSTITUSI "A" dari uang 1 Trilyun, yang dikorup Rp 250 Miliar ... Kan angkanya cuman 25% tuh. Tapi kalau INSTITUSI "B" dari angka Rp 10 miliar, dikorupsi jadi Rp 5 miliar ... Nah angkanya kan 50% ....
Nah ini nih maksudnya, mungkin secara nominal korupsi di Riau gak kelihatan, tapi persentasenya bisa jadi tinggi. Di Jakarta justru lain, nominal terlihat sekali, tapi persentasenya bisa jadi lebih rendah :D ....
Kris18 November 21st, 2010, 11:29 AM ^^
Harusnya data ini yang diekspos sama media yg satu itu... tp sayangnya masyarakat kita itu masyarakat yg cenderung suka percaya terhadap sesuatu sebelum menganalisa lebih dalam...
jendry November 21st, 2010, 11:36 AM http://farm5.static.flickr.com/4103/5194599670_c8b50488fc_z.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4104/5193997741_e5d1289292_b.jpg
chow November 21st, 2010, 12:59 PM Survey TII kota terkorup dengan indikator responden yang kurang jelas, menempatkan PKU sebagai kota terkorup di Indonesia ???
Lalu apa kata Survey KPK ??? Komisi Pemberantasan Korupsi???
http://www.kpk.go.id/modules/news/article.php?storyid=1645
Ternyata PKu berada di peringkat 16 dari 22 ibukota provinsi yang disurvey. Beberapa kota yang berada di garda bawah bersama PKU tempo lalu mendadak naik jadi nomor 1. Dan kota-kota yang ada di atas PKU, mendadak turun di bawah PKU :D
hasil survey TII sih indikatornya pendapat pribadi atau persepsi, itu sih tergantung sifat dan perangai, serta subjektivitas responden. Tanpa bermaksud SARA, latar belakang etnis tertentu punya kecenderungan lebih kritis sama pemerintah :D ... No offense. Di Kota-kota Sumatra yang masyarakatnya dipenuhi etnis yang suka bicara blak-blak-blakan mengritik pemerintah memang akan mendapatkan hasil yang sangat kritis pula. Kudengar masyarakat Surabaya pun tipe yang sangat kritis dan suka blak-blak-blakan :D..
Kalau Jogja dan Bali tinggi, kita sudah tahu gimana persisnya tabiat orang sana dalam mengomentari sesuatu, ini tercermin juga nih di Survey... Tapi tidak menutup kemungkinan kalau pemerintahnya sudah bekerja dengan baik juga :D
Nah kalau KPK, gak pakai persepsi pribadi surveynya. Tapi lebih ke indikator terukur, dan sepertinya mereka pakai Matriks Survey atau Polling dengan Multi Indikator. Ketimbang menanyakan pendapat langsung STRAIGHT-TO-THE POINT.
Di Sumatra, secara ajaib PEKANBARU menjadi ibukota provinsi dengan tingkat survey korupsi TERENDAH nomor 2 di Sumatra setelah Tanjungpinang :D. Walaupun tetap di peringkat 16 dari 22 kota secara nasional. Dan kita di bawah Jakarta Barat (yang skornya sangat dan luar biasa tinggi :D)
Sekali lagi korupsi ini tidak dinilai dari angka nominal korupsinya loh ya .... Tapi mungkin lebih ke proporsi nya ke peranan dan besar tanggung jawab masing2 institusi. MisalnyaINSTITUSI "A" dari uang 1 Trilyun, yang dikorup Rp 250 Miliar ... Kan angkanya cuman 25% tuh. Tapi kalau INSTITUSI "B" dari angka Rp 10 miliar, dikorupsi jadi Rp 5 miliar ... Nah angkanya kan 50% ....
Nah ini nih maksudnya, mungkin secara nominal korupsi di Riau gak kelihatan, tapi persentasenya bisa jadi tinggi. Di Jakarta justru lain, nominal terlihat sekali, tapi persentasenya bisa jadi lebih rendah :D ....
oh begitu ya, berarti berita Indeks Persepsi Korupsi yang baru diummkan itu lebih cenderung bersifat subjektif :D
rilham2new November 21st, 2010, 02:20 PM oh begitu ya, berarti berita Indeks Persepsi Korupsi yang baru diummkan itu lebih cenderung bersifat subjektif :D
Memang iya, kan yang ditanya responden yang pernah berurusan sama pemerintah, ditambah kontraktor sakit hati kalah tender (dan menuduh bahwa ada kongkalingkong dalam sistem tender). Pdahal kontraktor jenis ini pun tipe-tipe yang bisa jadi juga ikut menyogok, cuman dalam banyak kesempatan "sogokan" dia kalah besar...
Ditambah latar belakang etnis di Sumatra yang mayoritas kalau bicara terang-terangan, EXAGGERATED, dan BERLEBIHAN :p ... Jadilah hasilnya kayak yang kita lihat itu :D
Indikator survey harus CLEAR donk :D, masa' kota yang gak punya pemerintahan provinsi dibandingkan secara lurus dengan kota yang cuman punya pemerintah kota saja..... Jadinya kan persepsinya sering gak nyambung. Ntah kenapa aku sangat yakin survey TII tidak membandingkan dengan jumlah proyek yang juga berjalan di pemerintahan sendiri. Dengan data dan fakta bahwa memang pembangunan PKU yang dikerjakan pemerintah (serta proyek pengadaan sebagainya itu) di 2-3 tahun belakangan bener2 paling kencang, jumlahnya pun lumayan banyak. Ya wajar saja yang (terlihat) menyimpang juga jadi semakin banyak. Dan terlihat seperti PREJUDICE. Padahal secara presentase bagaimana ????
Masak kota dengan 1000 proyek lantas ada 50 proyek bermasalah. Disamakan prestasinya sama kota yang cuman punya 50 proyek, tapi yang bermasalah sampai 10 proyek misalnya :D
hehehe, ini asumsi aku loh ya :D
Ditambah kebobrokan BEA CUKAI di Riau, kebobrokan instansi kayak Kepolisian dan Kejaksaan di Riau, yang sama sekali di luar kontrol Gubernur dan Walikota kita. Itu bukan sepenuhnya kesalahan pemerintah daerah :D
rilham2new November 22nd, 2010, 10:38 AM http://farm5.static.flickr.com/4103/5194599670_c8b50488fc_z.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4104/5193997741_e5d1289292_b.jpg
Ini dari Hotel Pangeran nih kayaknya :D
rilham2new November 22nd, 2010, 04:06 PM Nah instansi kayak gini yang bikin skor PKU rendah, ditambah ketemu sama masyarakat yang memang punya latar belakang bicara blak2an :nuts:
http://cintaku07.blogspot.com/2010/11/pengalaman-buat-sim-c-baru-di-kota.html
rilham2new November 22nd, 2010, 04:21 PM Aku habisin dulu ya koleksi ku yang sudah diUPLOAD ...
PERPUSTAKAAn Soeman HS dari Jalan Cut Nyak Dien
http://farm5.static.flickr.com/4103/5092530916_784c4a8bdf_b.jpg
Menara Lancang Kuning dari Jalan Cut Nyak Dien
http://farm5.static.flickr.com/4106/5091932887_13aca6d53b_b.jpg
Sore itu nyantai2 makan kolak dingin. Tapi fotonya gambar narsis semua, jadi tidak diposting di sini :D
rilham2new November 22nd, 2010, 04:23 PM MEnara Lancang Kuning menjelang Maghrib :)
1
http://farm5.static.flickr.com/4112/5091935213_5b50ab2589_b.jpg
2
http://farm5.static.flickr.com/4147/5092532306_e673e28bfb_b.jpg
3
http://farm5.static.flickr.com/4084/5091934017_9253b275df_b.jpg
jendry November 23rd, 2010, 08:29 AM Pedagang Protes Kenaikan Listrik,
Aktivitas Plaza Sukaramai Pekanbaru Lumpuh
Lebih 1.500 pedagang Plaza Sukaramai Pekanbaru tidak berjualan. Mereka memprotes kebijakan pengelola yang menaikan tarif listrik.
Riauterkini-PEKANBARU- Plaza Sukaramai di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Selasa (23/11/10) lumpuh total. Pusat perbelanjaan yang termasuk terbesar di Ibukota Provinsi Riau tersebut ditutup paksa para pedagang. Mereka melakukan aksi protes atas kebijakan PT Pengelola sukaramai yang menaikan tarif listrik sejak September lalu. Akibat dari kenaikan tarif listrik, sejumlah pedagang tak mampu membayar rekening listrik dan akhirnya aliran listriknya diputus. Ada 14 pedagang yang kiosnya kini tak dialiri listrik.
"Kami tidak bisa menerima kebijakan pengelola yang melakukan kenaikan beberapa tarif secara sepihak dan itu sangat memberatkan para pedagang," ujar Ketua Himpunan Pedagang Sukaraimai Ismeth kepada wartawan.
selain tarif listrik, pengelola juga menaikan tarif cast atau sewa toko dari Rp 38.000 permeter menjadi Rp 40.000 permeter.
Para pedagang memaksa menyegel pintu utama plaza dengan menggunakan dua sapu untuk mengunci pintu. Sekitar 15 menit pintu utama tertutup dengan paksa sebelum akhirnya dibuka dengan sendirinya.
Sebelum aksi tersebut, sebenarnya sebagian besar toko dalam plaza sudah buka, namun sejumlah penggagas aksi mendatangi toko satu persatu untuk mengajak para pemilik bergabung dalam rangka memprotes sikap pengelola yang dianggap bersemena-mena. Akhirnya seluruh toko tutup.
Selain tutup, para pedagang juga berkumpul di luar halaman dan selanjutnya mereka akan ke DPRD Pekanbaru untuk mengadukan masalah mereka.
Sementara itu General Affair PT Pengelola Sukaramai Suryanto membantah tudingan pedagang bahwa pihaknya menaikan tarif sejumlah komponen secara sepihak. "Semestinya para pedagang membaca klausul perjanjian dengan kami. Bahwa, dalam salah satu klausul menyebutkan, kami sebagai pengelola berhak menaikan tarif konponen layanan dengan besaran dianggap wajar," tuturnya menjawab riauterkini.
Dijelaskan Suryanto, bahwa sejak September, pengelola menaikan tarif listrik dari Rp 950 per-Kwh menjadi Rp 1.200 per-Khw. Kenaikan itu harus dilakukan untuk menyesuaikan kenaikan tarif yang dilakukan PLN.
Lebih lanjut Suryanto mengatakna, baha pihaknya bersedia berunding bersama pedagang untuk mencari solusi terbaik.***(mad)
drie November 23rd, 2010, 01:08 PM Aku habisin dulu ya koleksi ku yang sudah diUPLOAD ...
PERPUSTAKAAn Soeman HS dari Jalan Cut Nyak Dien
http://farm5.static.flickr.com/4103/5092530916_784c4a8bdf_b.jpg
Menara Lancang Kuning dari Jalan Cut Nyak Dien
http://farm5.static.flickr.com/4106/5091932887_13aca6d53b_b.jpg
Sore itu nyantai2 makan kolak dingin. Tapi fotonya gambar narsis semua, jadi tidak diposting di sini :D
serius, perpustakaan terlihat besar banget :okay:, thks bang ham
drie November 23rd, 2010, 01:09 PM Jembatan Siak I
http://farm5.static.flickr.com/4090/5201302622_c4c5df102a_z.jpg
jendry November 23rd, 2010, 02:05 PM PERUMAHAN MATON HOUSE
http://farm5.static.flickr.com/4088/5198541925_1809def363.jpg
rilham2new November 23rd, 2010, 03:26 PM ^^ Daerah mana tuh Jen ... Desainnya cukup kekinian, biasanya selera developer di PKU agak menyedihkan :p ... Kecuali developer besar.
drie November 23rd, 2010, 03:28 PM ^^ Daerah mana tuh Jen ... Desainnya cukup kekinian, biasanya selera developer di PKU agak menyedihkan :p ... Kecuali developer besar.
itu di komplek maton house bang, jalan Bakti Arengka:)
jendry November 23rd, 2010, 03:46 PM ^^ Daerah mana tuh Jen ... Desainnya cukup kekinian, biasanya selera developer di PKU agak menyedihkan :p ... Kecuali developer besar.
di jalan bakti 4 tepat di seberang ardarth..
sekarang model perumahan baru di pekanbaru dari kelas bawah sampai atas udah bersaing di desaign juga, konsep perumahan nya juga sekarang jadi acuan par calon pembeli untuk membeli
ada puluhan perumahan kelas menengah ke atas yang membangun model perumahan minimalis modern seperti itu sekarang.
aboy_wew November 23rd, 2010, 03:46 PM ^^ bagus kok ham..kalau masuk harus pake ID card..klo bukan penghuni nnti d telp dlu penghuni rumah atau tinggal KTP...
sekrang mau nambah rumah lagi bagian belakang...
:D
rilham2new November 23rd, 2010, 04:23 PM Ohh pemukiman tertutup dengan sistem cluster berarti itu :D
jendry November 23rd, 2010, 04:33 PM 2011 UMKM di Prediksi Tumbuh 15 Persen
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Realisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diProvinsi hingga pertengahan November2010 tumbuh sebesar 12 persen. Realisasi pertumbuhan UMKM ini dipengaruhi oleh tingginya realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp 700 milyar .Ditargetkan,tahun 2011 pertumbuhan UMKM ini naik menjadi 15 persen.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Riau Raja Indra Bangsawan kepada metroriau akhir pekanlalu. Disebutkan Indra, program pengembangan UMKM yang berkorelasi dengan pihak perbankan melalui program KUR sudah memicu peningkatan pengembangan UMKM di Riau.
''Terhitung pertengahan November ini, realisasi KUR sudah mencapai Rp 700 milyar, artinya terjadi peningkatan dari tahun 2009 lalu yang sampai akhir tahunnya mencapai angka yang sama, sedangkan tahun ini diprediksi akan mencapai angka Rp 700 milyar lebih atau naik 1 persen,''jelasnya.
Dari realisasi peningkatan UMKM yang mencapai KUR sebesar Rp 700 milyar yang berasal dari 6 bank milik pemerintah yakni Bank Mandiri, BNI, BRI,Bank Syariah Mandiri,BTN, dan Bukopin itu kata Indra, sudah tersalurkan kredit kepada 40 ribu UMKM yang ada.
Lebih jauh dikatakan Indra, sebagian besar realisasi KUR yang merupakan program binaan bagi UMKM dan UKM di Riau tersebut dinikmati oleh sektor perdagangan dan jasa.''Sektor ini yang paling banyak, karena dengan ivent dan acara-acara yang dilakukan di Riau membuat geliat perputaran uang menjadi lebih tinggi di sektor ini,''ungkapnya.
Oleh karena itu, menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVIII di Provinsi Riau tahun 2012 mendatang, dapat memberikan dampak terhadap sektor UMKM yang ada di Riau.
''Jika melihat kalender kegiatan tahun 2011 yang merupakan waktu deadline untuk persiapan PON ke XVIII di Riau, akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM di Riau, tahun 2011 kita prediksi pertumbuhan UMKM naik menjadi 15 persen,''jelasnya.(Dianalhadi)
jendry November 23rd, 2010, 04:41 PM iya maton house udah bangun perumahan tahap dua nya, dulu udah pernah di posting. mungkin udah banyak yang jadi perumahannya sekarang
rilham2new November 23rd, 2010, 07:16 PM Skyline Pekanbaru ke arah Masjid Agung An-Nur di malam hari
Gambar oleh DUMAMI HADISUMITRO
http://farm6.static.flickr.com/5285/5201575173_07041cb5c2_b.jpg
jendry November 23rd, 2010, 07:26 PM aku juga ada ne penampakan pekanbaru dari atas.
http://farm5.static.flickr.com/4090/5199193406_0464cf7792_b.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5202/5199088628_3fe062d950_b.jpg
rilham2new November 23rd, 2010, 08:11 PM ^^ Yang di bawah itu daerah apa ya, Jen ??? AKu gak begitu familiar :D, tapi dengan melihat warna atap warna-warni , dicampur warna seng lama. Aku merasa itu di PKU :D
aku juga ada ne penampakan pekanbaru dari atas.
[CENTER]
http://farm5.static.flickr.com/4090/5199193406_0464cf7792_b.jpg
Ini ada gambar MATTAJOGJA, diambil sekitar awal 2008 (atau akhir 2007??)
Dari titik yang sama
http://farm3.static.flickr.com/2056/2350062419_faa2f73377_z.jpg?zz=1
Sepertinya di titik itu di kawasan parkir berpasir itu ada "penghijauan"nya ya :D
Xdoni November 24th, 2010, 10:40 AM busett dahhh :applause::applause::applause:
Perpustakaan Soeman HS keren banget!!!!!
desainnya kayak buku sedang terbuka ya? CMIIW
rilham2new November 24th, 2010, 12:30 PM ^^ Di halaman2 belakang banyak banget gambar interiornya :)
jendry November 24th, 2010, 12:39 PM itu konsepnya bukan dari buku terbuka tapi tempat kita meletak al - quran ketika mengaji, apa pula lah tu nama nya.. :nuts:
rilham2new November 24th, 2010, 12:39 PM Rehal Al-Quran, jen ...
jendry November 24th, 2010, 12:44 PM ^^ Yang di bawah itu daerah apa ya, Jen ??? AKu gak begitu familiar :D, tapi dengan melihat warna atap warna-warni , dicampur warna seng lama. Aku merasa itu di PKU :D
aku juga kurang tau daerah mana nya bang, kemungkinan nya di di daerah marpoyan sana, coba deh perhatikan dengan jeli kendaraanya pasti ada trans metro di sana, yang di lewati trans metro seperti jalan di gambar itu ya daerah marpoyan sekitar nya, bisa jadi juga itu daerah pandau permai..
Ini ada gambar MATTAJOGJA, diambil sekitar awal 2008 (atau akhir 2007??)
Dari titik yang sama
http://farm3.static.flickr.com/2056/2350062419_faa2f73377_z.jpg?zz=1
Sepertinya di titik itu di kawasan parkir berpasir itu ada "penghijauan"nya ya :D
itu bibit sawit nya si martius kali bang :D penghijaun sementara :D :D
sekrang bibit sawitnya udah di pindahkan entah kemana...
jendry November 24th, 2010, 01:10 PM PCR Juara Kompetisi Mobil Listrik
Laporan JOKO SUSILO, Pekanbaru redaksi@riaupos.com
Politeknik Caltex Riau (PCR) memborong gelar juara di Kompetisi Mobil Listrik Indonesia II tahun 2010, yang digelar Politeknik Negeri Bandung pada Jumat (19/11) hingga Ahad (21/11).
Satu tim yang diterjunkan PCR Riau memenangi gelar juara umum II, Juara Uji Kelayakan, Uji Pengereman, Uji Percepatan peringkat III, Uji Efisiensi peringkat III dan Uji Waktu Tempuh peringkat I. Satu tim dari mahasiswa PCR itu di antaranya, Robert Kumbara sebagai Ketua Mekanik, M Randy sebagai driver, Nouri Yaldi pada elektrik dan Andra Hafidz pada mekanik dan mereka seluruhnya baru semester V di PCR dengan jurusan yang sama yaitu Teknik Mekatronika.
Kompetisi mobil listrik diikuti tujuh tim dari sejumlah universitas dan politeknik di Indonesia. Keberhasilan tim mahasiswa PCR itu menurut Direktur PCR, DRS H Azhar MM tidak terlepas dari matangnya persiapan tim.
‘’Dengan memborong beberapa juara di kompetisi mobil listrik itu, menunjukan bahwa kualitas pendidikan di Riau atau PCR sediri cukup diperhitungkan di Indonesia,’’ tutur Azhar kepada Riau Pos Selasa (23/11).
Meski diadakan di Politeknik Bandung menurutnya, kompetisi itu dilakukan secara profesional. Para juri tidak hanya dari Politeknik Bandung, juga dari instansi yang lainya.
Penilaian dalam kompetisi itu ditentukan dengan beberapa kriteria, yaitu kecepatan, efesiensi, daya tanjak, percepatan, pengereman, waktu tempuh dan pengalaman.(mng)
rilham2new November 24th, 2010, 01:29 PM aku juga ada ne penampakan pekanbaru dari atas.
http://farm6.static.flickr.com/5202/5199088628_3fe062d950_b.jpg[/CENTER]
ku juga kurang tau daerah mana nya bang, kemungkinan nya di di daerah marpoyan sana, coba deh perhatikan dengan jeli kendaraanya pasti ada trans metro di sana, yang di lewati trans metro seperti jalan di gambar itu ya daerah marpoyan sekitar nya, bisa jadi juga itu daerah pandau permai..
itu kayaknya memang dekat Pandau, jen. Tapi belum sampai Pandau. Itu masih di Perumahan Peputra dan Perumahan Duta Mas (itu yang di belakang ada blok-blok perumahan).
Kalau Pandau Jaya, lokasinya agak ke kanan dari gambar itu, dan itupun masih di sebrang perumahan Gading Marpoyan.
Tapi semua itu tepatnya di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Kota Satelit PKU :D
jendry November 24th, 2010, 04:47 PM Pekanbaru Siapkan 327 Taruna Siaga Bencana
PEKANBARU--MICOM: Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, menyiagakan 327 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) meskipun wilayah itu tidak termasuk rentan bencana alam.
"Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pekanbaru yang beranggotakan 327 orang dengan 42 pengurus, keberadaannya siap diturunkan kapanpun ada bencana," kata Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah, Rabu (24/11).
Ia mengatakan, anggota Tagana harus bekerja dengan baik, tidak hanya di dalam kota, tetapi juga bersedia dikirim ke wilayah yang terkena bencana. "Bekerjalah dengan baik. Bila perlu tidak hanya di dalam kota saja tetapi pergi ke daerah-daerah yang terkena bencana seperti Mentawai," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, keberadaan Tagana sangat diperlukan, terutama dalam menghadapi bencana alam. Meski diakui, Pekanbaru bukan merupakan daerah rawan bencana alam, tetapi bencana banjir hampir setiap tahun terjadi di daerah yang datarannya rendah. (Ant/OL-01)
jendry November 24th, 2010, 06:02 PM PASUKAN KUNING
http://farm5.static.flickr.com/4083/5199156202_667dd0a959.jpg
hafis November 26th, 2010, 03:28 AM RIAU XXI , sekarang memang udah di lengkapi 3D di studio 1 nya
ini buktinya , di studio 1 nya udah menayangkan film berformat 3D
http://farm5.static.flickr.com/4128/5208145794_0f3673ab34.jpg
hafis November 26th, 2010, 04:02 AM PASUKAN KUNING
http://farm5.static.flickr.com/4083/5199156202_667dd0a959.jpg
oranng yang berjasa atas adipura yang di dapatkan pekanbaru ,
jendry November 26th, 2010, 05:23 AM RIAU XXI , sekarang memang udah di lengkapi 3D di studio 1 nya
ini buktinya , di studio 1 nya udah menayangkan film berformat 3D
http://farm5.static.flickr.com/4128/5208145794_0f3673ab34.jpg
waduh film indonya gak bermutu banget tu....
gak jauh - jauh dari hal porno, tapi katanya artis - artis si itu bukan pornografi tapi bagiian dari seni,.. :P
seni jual diri kali ya.. :D
hafis November 26th, 2010, 07:18 AM waduh film indonya gak bermutu banget tu....
gak jauh - jauh dari hal porno, tapi katanya artis - artis si itu bukan pornografi tapi bagiian dari seni,.. :P
seni jual diri kali ya.. :D
Bt0l bgt tu bg,
Ngak sepantasnya ngeluarin uang lumayan bnyak buat ntn film ijal kyak gtu
Memang sepertiny, kita harus punya bioskop 21 1lgy , buat nayang"in film indo
rilham2new November 26th, 2010, 10:26 AM waduh film indonya gak bermutu banget tu....
gak jauh - jauh dari hal porno, tapi katanya artis - artis si itu bukan pornografi tapi bagiian dari seni,.. :P
seni jual diri kali ya.. :D
Duh cepat aja siap deh Studio 21 di Plaza Citra, biar film Indonesia yang gak mutu bisa pindah jauh2 :D
jendry November 26th, 2010, 11:37 AM pemda bisa gak ya melarang FILM gak jelas macam itu tayang di riau.
sangat memuakan ada film seperti itu.
drie November 26th, 2010, 11:43 AM Pemko Pekanbaru Himbau Masyarakat Tidak Membuat Polisi Tidur
Keberadaan polisi tidur di sejumlah ruas jalan umum dianggap mengganggu kelancaran arus kendaraan dan juga berbahaya, karena itu Pemko Pekanbaru menghimbau masyarakat tak membuatnya.
Riauterkini-PEKANBARU- Mungkin selama ini masih banyak masyarakat yang tidak tahu, akan dampak kerusakan jalan disebabkan pembuatan polisi tidur, yang terjadi dimana-mana. Hingga sekarang tercatat lebih dari seribu polisi tidur yang ada di Pekanbaru, yang dinilai mempunyai andil merusakkan tatanan jalan aspal yang semula bagus. Untuk itu Pemerintahan Kota (Pemko) dalam hal ini yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU), meminta agar masyarakat tidak lagi membuat polisi tidur dilikungan wilayahnya, terlebih yang menyangkut jalan umum.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pekanbaru, Dadang Eko Purwanto, Jum’at (26/11/10) kepada wartawan mengatakan, “ Mungkin selama ini masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui jika pembuatan polisi tidur, akan mempercepat kondisi jalan menjadi cepat rusak disebabkan tekanan rem pada setiap kendaraan terutama kendaraan mobil besar, hal ini cepat kali membuat aspal retak dan berlubang. Untuk itu kita himbau kepada setiap warga Pekanbaru agar tidak lagi membuat polisi tidur dikawasan wilayahnya masing-masing , untuk sekarang saja ada sekitar 562 kilometer konsidi jalan Pekanbaru yang mengalami kerusakan, dan lebih dari 200 kilometer disebabkan polisi tidur, walau memang factor ke rusak jalan selain polisi tidur, juga kondisi banjir, dan muatan mobil yang terlalu berat, “ jelasnya.
Rusaknya jalan Pekanbaru sebanyak 562 kilometer atau 23 persen dari 2.444 kilometer ini, mendapat anggaran dari APBD hanya sebesar Rp 60 miliyar, padahal idealnya untuk memperbaiki sejumlah kerusakan jalan yang terjadi diperlukan dana setidaknya Rp 125 miliyar. Namun meski begitu Dadang mengatakan kondisi jalan rusak bila dibandingkan dengan tahun lalu jauh lebih baik, sebab pada tahun lalu jumlah jalan rusak mencapai hingga 1.200 kilometer., “ Jumlah jalan rusak sekarang sudah mulai membaik hampir 50 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu, untuk itu kesadaran masyarakat sangat berarti dalam menjaga keutuhan jalan kita bersama, tahun ini polisi tidur jumlahnya pun mulai berkurang , bila perlu kita akan bongkar saja bersama polisi tidur tersebut demi kebaikkan kondisi jalan, “ ujarnya.***(yunk)
-------------------------------------------
setuju, kalau bisa jangan cuma di himbau aja pak wali. tapi di beri sangsi tegas. masa bangun Polisi Tidur di jalan yang tingkat lalu lintas nya tinggi ?? :bash:. apalagi yang menjadikan Tali Kapan sebagai Polisi Tidur, gak hanya jalan yang bisa rusak, motor juga :nuts:
rilham2new November 26th, 2010, 12:02 PM pemda bisa gak ya melarang FILM gak jelas macam itu tayang di riau.
sangat memuakan ada film seperti itu.
Sebagai bukan negara federal. Riau TIDAK BERHAK melakukan itu. Paling cuman bisa dalam bentuk himbauan saja.
Di Indonesia, yang berhak melakukan itu cuman Nanggroe Aceh Darussalam saja (mungkin Papua juga, tapi I'm not sure). Di NAD sih, memaksa iklan Luna Maya pake jilbab di billboard iklan aja bisa. Memaksa pramugari LionAir yang seksi untuk pakai jilbab kalau pesawatnya mendarat di Banda Aceh juga bisa :D
Di Riau, hal2 seperti itu tidak dimungkinkan :D, kecuali atas kehendak pemerintah pusat :D
jendry November 26th, 2010, 04:58 PM 30 Merek Dagang Ditawarkan di Info Franchise Expo Pekanbaru 2010
Kegiatan penting bagi yang ingi membuka usaha berupa Info Franchise Expo Pekanbaru 2010 digelar di Gedung Juang Pekanbaru. 18 perusahaan menawarkan 30 merek dagang.
Riauterkini-PEKANBARU-Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Anang Sukandar kepada Riauterkini Jum'at (26/11/10) mengatakan bahwa dalam Pameran Info Franchise Expo 2010 Pekanbaru yang digelar di Gedung Juang Pekanbaru 26-28 November 2010, 18 perusahaan ambil bagian.
Katanya, dari 18 perusahaan yang ikut serta dalam kegiatan pameran waralaba ini, 30 jenis usaha waralaba ditawarkan kepada masyarakat Pekanbaru. Misalnya untuk bidang makanan dan minuman terdapat peluang usaha waralaba Bakso Kepala Sapi, Kebab Turki Baba Rafi, Piramizza, Ayam Bakar Mas Mono, Mister Kribo Fried Chicken, Bakso Kaget dan lain sebagainya.
"Bukan hanya bidang makanan, tetapi juga ada bisnis bidang pendidikan, ada peluang usaha Super Champ Education, di bidang travel terdapat TX Travel dan Gloss Tour and Travel dan di usaha lain seperti Global Phone (teknologi Informasi) dan Hsen Chii Therapy (bidang kesehatan)," terangnya.
Menurut Anang, usaha yang ikut serta dalam kegiatan pameran ini akan memberikan sebuah peluang usaha yang telah siap untuk dijalankan dan mempunyai sistem manajemen usaha yang teruji.***(H-we)
rilham2new November 27th, 2010, 02:53 PM Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru Membenarkan Lampu penerangan jalan HR Soebrantas
Riau Pos 19 November 2010
http://farm6.static.flickr.com/5165/5211050183_27ec5d2c68_b.jpg
balehinggil November 28th, 2010, 07:24 AM payah !, Pekanbaru kota paling korupsi se-Indonesia :ohno:
-------
Survei TII: Pekanbaru Paling Korup.
Kota Pekanbaru disebut TII sebagai kota paling korup bersama Cirebon dalam surveinya. DPRD malah menyebutnya aneh.
JAKARTA (Rakyat Riau) - Transparency International Indonesia (TII) meluncurkan survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia mengukur tingkat korupsi di kota-kota di Indonesia.
Hasilnya mencengangkan. Kota Pekanbaru disebut sebagai kota paling korup. Status sebagai kota paling korup tidak hanya 'diraih' ibukota Provinsi Riau ini karena Cirebon juga mendapat hal serupa.
Hasil survei IPK yang dilakukan TII pada 2010 itu menunjukkan, Kota Denpasar, Bali, mendapat skor paling tinggi (6,71), disusul Tegal, Jawa Tengah (6,26), Solo, Jawa Tengah (6,00), Yogyakarta, dan Manokwari, Papua (5,81). Adapun Kota Cirebon, Jawa Barat, dan Pekanbaru, Riau, mendapatkan skor terendah (3,61), disusul Surabaya, Jawa Timur, (3,94), Makassar, Sulawesi Selatan (3,97), dan Jambi (4,13).
Manajer Tata Kelola Ekonomi TII Frenky Simanjuntak menjelaskan pada tahun ini, ada kecenderungan IPK naik di berbagai kota, meski ada juga daerah yang IPK-nya menurun.
"Misalnya, Kupang yang sebelumnya paling rendah sekarang naik ke posisi 27 dari 50 kota di Indonesia. Ini kenaikan yang signifikan," kata Frenky dalam acara Peluncuran IPK TI, di Jakarta, dilansir inilahcom, Selasa (9/11).
Menurut Frenky, survei TII itu menyasar responden dari kalangan para pelaku usaha. "Survei ini dilakukan terhadap para pelaku bisnis di masing-masing kota. Survei dilakukan terhadap 9.237 responden pelaku bisnis. Survei dilaksanakan pada April-Oktober 2010," terangnya.
Survei TII pada kali ini merupakan survei IPK yang keempat kalinya, dimana TII setiap dua tahun sekali melakukan survei IPK. Kota-kota dengan skor tertinggi mengindikasikan bahwa para pelaku bisnis di sana menilai korupsi mulai menjadi hal yang kurang lazim terjadi, dan usaha pemerintah serta penegak hukum di daerah setempat dinilai cukup serius dalam pemberantasan korupsi.
Sebaliknya, kota-kota dengan skor terendah mengindikasikan pelaku bisnis di kota-kota tersebut memandang bahwa korupsi masih lazim terjadi dalam sektor-sektor publik, sementara pemerintah daerah dan penegak hukum di daerah tersebut kurang serius dalam pemberantasan korupsi.
Untuk kota Denpasar, skor IPK pada 2010 ini sejalan dengan hasil survei integritas pelayanan publik pada 2009 yang dikeluarkan komisi pemberantasan korupsi yang menempatkan Denpasar sebagai salah satu kota dengan skor terbaik.
jendry November 28th, 2010, 08:41 AM repost :D
oia kejelasan aja sedikit kalau yang di katakan korup itu bukan instansi pemko tapi instansi vertikalnya seperti kejaksaan,kepolisian,imigrasi dll...
itu udah di jelaskan oleh kpk..
rilham2new November 28th, 2010, 08:44 AM Iya repsot banget :D
TII sih menurutku survey payah, hasilnya beda sama survey KPK yang indikatornya jelas :D
rilham2new November 28th, 2010, 09:02 AM MEngerikan :ohno:
Harus segera dicarikan solusinya,, hujan macam apa yang mengguyur Pekanbaru pada Jumat dini hari ??? :ohno:
Dari RIAUPOS
Turap Jebol, Banjir sampai Seleher
– 27 November 2010
PEKANBARU (RP) – Hujan lebat Jumat (26/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB menyebabkan puluhan rumah rusak.
Banjir tak hanya menyebabkan ruas-ruas jalan kota tergenang, namun di beberapa lokasi di Kota Pekanbaru terkena musibah cukup parah.
Pertama, hujan lebat menyebabkan turap Sungai Limau di Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh jebol.
Air sungai meluap dan masuk ke puluhan rumah warga di Jalan Pelita dan Jalan Hasanuddin. Hujan juga menyebabkan pagar Kantor Disperindag di Jalan Teratai Sukajadi rubuh dan menimpa lima rumah warga di sebelahnya.
Peristiwa di Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh memang di luar dugaan. Saat warga tengah terlelap tidur, air tiba-tiba masuk ke rumah. Bahkan menurut pengakuan warga, malam itu air hampir mencapai leher orang dewasa.
Air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB. Diketahui, proyek pembangunan turap Sungai Limau sedang dikerjakan. Diduga karena tidak mampu menampung debit air hujan, maka turap jebol dan menutup aliran air sungai.
Air yang tadinya mencapai leher orang dewasa itu baru surut sekitar pukul 06.00 WIB pagi. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun warga mengalami kerugian material cukup banyak.
‘’Airnya naik setinggi leher dewasa. Selama ini tidak pernah terjadi peristiwa yang menakutkan seperti ini. Jika pun terjadi banjir hanya sebatas lutut, namun kali ini hampir merenggut nyawa kami semua yang tinggal di sini,’’ ujar Sari Gumbali (66) kepada Riau Pos, Jumat (26/11).
Dia mengaku saat kejadian itu, untuk keluar rumah terpaksa digendong karena tingginya air. Dia pasrah semua barangnya tidak ada yang selamat.
‘’Hanya baju yang lengket di badan yang selamat. Semua habis direndam air,’’ ujarnya.
Tak hanya itu, rencana pernikahan putrinya Anggi 5 Desember nanti ikut berantakan. Pasalnya, semua peralatan kamar pengantin, seperti spring bed, bedak-bedak temasuk pakaian terendam. ‘’Meski bisa dikeringkan namun tentunya tidak akan bagus lagi,’’ sebutnya lagi.
Anto, warga yang rumahnya bersebelahan dengan turap yang rubuh menuturkan, selama ini di rumahnya memang sering terjadi banjir jika hujan lebat tiba. Namun, banjir kali ini parah yang
disebabkan rubuhnya turap yang dikerjakan oleh PT Mitra Madani, tersebut.
‘’Selama 15 tahun tinggal di sini, bahkan ada yang sudah 30 tahun bermukim disini, baru kali ini banjirnya parah. Barang-barang elektronik terendam dan rusak semuanya,’’ papar pria berumur 35 tahun ini.
Dari penulusuran Riau Pos kerumah-rumah warga yang terkena musibah ini. kondisinya sangat memprihatinkan. Kasur, bantal, tv, mesin cuci, pakaian milik warga habis terendam dan diyakini rusak semua. Perumahan padat ini seperti terkena badai besar, hampir semua warga sibuk menyelamatkan dan mengeringkan barang-barang yang tadinya direndam air.
Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan Dinas PU Kota Pekanbaru, Rido yang turun langsung ke TKP mengatakan, pihaknya akan memanggil pemborong untuk segera melakukan perbaikan. ‘’Kita sudah lihat dan akan rembukkan masalah ini kepada warga,’’ ucapnya.
Pimpinan PT Mitra Madani Yopi ketika dihubungi melalui telepon seluler mengaku pihaknya akan melakukan perbaikan. Mengenai dugaan turap tersebut tidak dibuat pondasi, ia tidak dibantahnya.
‘’Pembuatan turap sepanjang 195 meter di Kelurahan Rintis itu memang kami yang mengerjakannya, betul tidak kami gali sampai dasarnya. Pertimbangannya, dapat membahayakan rumah warga. Dan ini sudah kita koordinasikan dengan pihak PU. Yang jelas, kami bertanggung jawab akan segera memperbaikinya, tapi tidak kerugian warga,’’ jelasnya sambil menambahkan pengerjaan turap sejak Agustus lalu dan menurut jadwal selesai Desember ini.(lim/gus/yls)
jendry November 28th, 2010, 09:37 AM ada yang mau lihat peta kota pekanbaru tahun 1945 buatan belanda..
chow November 28th, 2010, 12:52 PM ada yang mau lihat peta kota pekanbaru tahun 1945 buatan belanda..
wah posting dunk, pasti kawasannya sekitar Sudirman atas aja :D
jendry November 28th, 2010, 01:41 PM peta kota pekanbaru tahun 1945 di buat oleh belanda.
sukajadi masih kosong melompong, padahal sekarang sukajadi merupakan bagian dari pusat kota.
http://farm6.static.flickr.com/5127/5211899089_d28ae024f1_b.jpg
ini peta kota pekanbaru di tahun 2000 an
http://farm5.static.flickr.com/4089/5212493634_bcfc44d0db.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4154/5211918493_0f7c828072_z.jpg
rilham2new November 28th, 2010, 02:47 PM Ada yang mau Peta Pekanbaru tahun 1967. Dari RTRW PKU tahun 1967-1987 :D hahahaha
Aku juga ada loh :D
jendry November 28th, 2010, 03:32 PM bang ham gak mau kalah.. :D
gak mau ahh..
xixixi.. :P
ya udah posting aja bang... :cheers:
hafis November 28th, 2010, 04:44 PM Ada yang mau Peta Pekanbaru tahun 1967. Dari RTRW PKU tahun 1967-1987 :D hahahaha
Aku juga ada loh :D
h", lanjutkan bang hammm...
:cheers::lol:
Kris18 November 29th, 2010, 02:31 AM Kalau ga salah, udah pernah aku posting deh setahun yang lalu Jen :D , malah dari blogku sendiri http://www.krishadiawan.co.cc/2010/06/asal-mula-nama-pekanbaru.html :D.. but it's okay....
waktu itu, beberapa ruas jalan belum punya nama seperti sekarang, dan Pekanbaru waktu itu masih bahagian dari Kampar Kiri
peta kota pekanbaru tahun 1945 di buat oleh belanda.
sukajadi masih kosong melompong, padahal sekarang sukajadi merupakan bagian dari pusat kota.
http://farm6.static.flickr.com/5127/5211899089_d28ae024f1_b.jpg
ini peta kota pekanbaru di tahun 2000 an
http://farm5.static.flickr.com/4089/5212493634_bcfc44d0db.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4154/5211918493_0f7c828072_z.jpg
jendry November 29th, 2010, 10:07 AM gak, aku dapat dari fb salah seorang arsitektur
jendry November 29th, 2010, 11:26 AM Ramayana Panam Square Diskon Heboh Hingga 70 Persen
PEKANBARU,METRORIAU.COM - Ramayana Panam Square yang terletak di Jalan Subrantas Panam rencanya akan diresmikan Rabu, 1 Desember 2010 mendatang. Kehadiran pusat perbelanjaan terbaru di Panam ini rencanya akan memberikan diskon harga heboh hingga 70 persen untuk setiap pembelian produk busana apa merek apa saja.
Supervesor Area Ramayana Panam Square, Diko di ruang kerjanya, Senin(29/10) mengatakan, diskon spesial yang diberikan Ramayana Panam Square pada saat presmiannya, diberi tema Christmas and New Years Sale. Karena katanya pusat perbelanjaan yang sudah tersebar dibeberapa kabupaten atau kota di Riau ini ingin memberikan harga spesial dan terjangkau sehingga pengunjung yang datang kesana bisa menikmati harga diskon heboh yang ditawarkan oleh Ramayana Panam Square.
''Diskon hingga 70 persen yang kia tawarkan ini, hanya berlaku satu hari saja dan kesempatannya pun sangat terbatas jadi, bagi pengunjung yang tertarik bisa datang langsung dan meliha produk kita yang pastinya produk yang kita hadirkan dengan harga yang terjangkau ditambah dengan diskon jadi benar-benar murah,'' sebutnya.
Dan untuk koleksi yang bisa didapatkan tersebut, kata Diko, seperti pembelian polo Shirt Club Soda hanya Rp62.450 dari harga Rp124.900, koleksi Deline diskon 70 persen, untuk atasan dari harga Rp135 ribu hingga Rp191.920. Ada juga dari merk JJ Jeans diskon 30 persen, dan sandal Fladeo Rp79.500 dari harga Rp159.000.
Selain itu, lebih dari 100 merk terkenal yang dihadirkan di sana, diantaranya Gabrielle, LA Russo, Cardinal, Cressida,
Club Soda, Fladeo, Chirtine, Ladus, Felancy, Lea, Homyped, Yongki, Bata, Exsport, Modello, Rodeo, Kenji, LEGGS, Lawell, BI One, Cardinal Ladies, Polo Club, Freya, dan Weston.
''Sebenarnya masih banyak merk lagi yang kita tawarkan namun kita tidak bisa meyebutkan satu persatu. Di sana nanti semua menawarkan promo masing-masing dengan harga yang terjangkau, mulai koleksi pakaian anak-anak
hingga orang dewasa,'' promonya.
Diko juga mengatakan, pada hari pertama pembukaan Ramayana Panam Square akan menghadirkan artis-artis Ibu Kota yaitu, Raffi Ahmad untuk menghibur pengunjung yang datang.''Pengunjung yang datang pada hari pertama pembukaan maka dapat bertemu langsung dengan Raffi Ahmad secara Gratis,'' pungkasnya.(Hendra s)
jendry November 29th, 2010, 05:39 PM masjid agung.
http://farm6.static.flickr.com/5202/5217643416_9dfb8fe6a2.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5202/5217639000_f394807203.jpg
rilham2new November 30th, 2010, 05:25 AM bang ham gak mau kalah.. :D
gak mau ahh..
xixixi.. :P
ya udah posting aja bang... :cheers:
h", lanjutkan bang hammm...
:cheers::lol:
Sorry agak telat, SD Card nya hilang, untung masih ada cadangannya di e-mail yang pernah kukirim pada seorang teman :D
Harusnya kemarin nih kuUPLOAD, tapi internet rumah DOWN, habis mati lampu kemaren sore....
Ini sekarang akhirnya dapat akses internet WiFi lagi :D
Kepadatan Penduduk KOTA PEKANBARU tahun 1967 Data per kecamatan
Sumber: RTRW Kota Pekanbaru tahun 1967 - 1987 (milik DINAS PEKERJAAN UMUM).
Petanya nih
http://farm6.static.flickr.com/5248/5220101916_48f50cee91_b.jpg
Keterangan dan legenda dari peta di atas
http://farm5.static.flickr.com/4126/5219510433_279b09c318_b.jpg
AKu nemunya di perpustakaan kampusku di Malaysia dulu. Di sana juga ada RTRW Kota Padang untuk tahun yang sama. Tahu, gak ..... kalau RTRW Kota Padang tahun itu 3 kali lipat lebih tebal dengan pembahasan lebih komprehensif dari Kota Pekanbaru. Dan PKU kala itu dirancang untuk kota berpenduduk 200 ribu jiwa pada tahun 1987 ..... Dan di tahun 2010, PKU sudah berpenduduk sampai 903 ribu jiwa... Dan Kecamatan nya udah ada 12 dari gambar di atas cuman berapa tuh :D hahahaha ..... Kota Pekanbaru yang ditunjukkin di peta itu cuman sepersekian dari Kota Pekanbaru yang kita lihat hari ini :D
rilham2new November 30th, 2010, 05:31 AM Jalan Raya Kota Pekanbaru (mana yang DJALAN TANAH dan DJALAN ASPAL :D) pada tahun 1967 :D
Dari RTRW Kota Pekanbaru tahun 1967-1987 (Dinas Pekerjaan Umum)
Petanya nih
http://farm6.static.flickr.com/5083/5220101202_345f41647b_b.jpg
Nah ini legenda dan skalanya
http://farm6.static.flickr.com/5007/5219509611_af4857bfe1_b.jpg
drie November 30th, 2010, 06:17 AM RAPBD 2011 Naik Rp200 M
PEKANBARU (RP) – Dengan alasan tidak dapat undangan secara resmi dari Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, hampir seluruh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Pekanbaru tidak ikut rapat paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2011, Senin (29/11) pagi di ruang paripurna DPRD Kota Pekanbaru.
Hanya terlihat Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dian Sukheri yang berasal dari Fraksi PKS. Sedangkan ketua dan anggota Fraksi PKS yang lainnya tidak terlihat. Menurut Ketua Fraksi PKS Riyanto kepada sejumlah wartawan, dirinya memang tidak masuk pada rapat penting ini karena undangan dari sekretaris DPRD Kota Pekanbaru tidak diterima dan tidak mendapat pemberitahuan adanya rapat paripurna penting ini dilaksanakan pada hari ini.
‘’Saya baru tahu undangannya ada hari ini, itupun diketahui setelah saya sampai di ruang komisi. Undangan itu baru sampai pada Ahad kemarin. Padahal seharusnya undangan sampai pada Jumat lalu saat jam kantor berlangsung,’’ ujarnya saat ditemui di ruangannya.
Disebutkannya, dia sangat kecewa dengan kinerja dan mekanisme Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru. Dia menduga keterlambatan penyebaran undangan dilakukan dengan sengaja. Pasalnya, pembagian undangan baru dilaksanakan pada Ahad. ‘’Padahal hari itu kita tidak bekerja,’’ katanya.
‘’Mau masuk pada rapat Paripurna tadi tidak mungkin, karena saya tidak menggunakan baju resmi. Takutnya nanti Badan Kehormatan (BK) melakukan protes, dan saya tidak mau memperbesar masalah dengan tidak masuk ke dalam ruang rapat,’’ jelasnya.
Anggota Fraksi PKS lainnya yakni Muhammad Sabarudi mengatakan dirinya menerima pesan singkat mengenai rapat tersebut. Sedangkan surat resmi baru diterimanya pada hari ini.
‘’Saya menyayangkan mekanismenya dan masalah administrasi dewan ini, seharusnya tidak seperti itu. Undangan harus disampaikan minimal dua hari sebelum pelaksanaan acara. Seharusnya undangan resmi tersebut tidak bisa digantikan dengan pesan singkat saja,’’ ungkapnya yang juga tidak mengikuti rapat penting tersebut. Sabarudi mengharapkan pihak Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru untuk mekanisme penyampaian undangannya. Dikhawatirkan jika hal ini terus terjadi akan menyebabkan miskomunikasi antar anggota DPRD Pekanbaru terhadap acara-acara penting yang digelar di DPRD Kota Pekanbaru.
Dikonfirmasi terpisah, Sekwan DPRD Kota Pekanbaru Bukhrani Harun menyebutkan, keterlambatan dalam penyerahan undangan kepada fraksi-fraksi bukan dikarenakan kesengajaan, melainkan disebabkan karena jadwal penyusunan agenda rapat yang juga harus dibawa dalam rapat.
‘’Kita menyampaikannya hari Ahad itu juga karena pembahasan baru dilakukan sehari sebelumnya. Begitu selesai kita langsung sampaikan hari itu juga, pada saat itu memang hari libur,’’ sebut Bukhrani melalui ponsel.
Sedangkan Ketua DPRD Pekanbaru Desmianto mengatakan hal itu tidak perlu dibesar-besarkan. ‘’Saya kira itu tidak perlu dipermasalahkan, tadi juga saya lihat Riyanto sudah masuk dan teken absen namun keluar lagi. Tapi kan ada Dian Sukheri yang ikut paripurna, jadi tidak perlu dipermasalahkan,’’ ujarnya singkat.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah enggan mengomentari masalah Fraksi PKS yang tidak hadir di rapat paripurna. Ia menduga, ketidakhadiran anggoat DPRD tersebut disebabkan adanya tugas lain.
‘’Entah ada yang kunker atau apalah namanya saya tidak tahu, seperti Partai Demokrat besok pagi (hari ini) ada acara, Pak Firdaus Basir juga kesana. Intinya sekarang ini kita berpikiran positive thinking sajalah, yang penting pada saat pelaksaan paripurna jumlah anggota dewan lebih dari separuh dan itu sudah sah untuk dilaksanakan sidang paripurna,’’ katanya.
RAPBD 2011 Naik Rp200 M
Sementara itu, dalam paripurna kemarin terungkap kalau Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru 2011 mengalami kenaikan sebesar Rp200 milar lebih. Sedangkan APBD 2010 mencapai Rp1,2 triliun, Itu artinya, RAPBD 2011 mencapai lebih Rp1,2 triliun.
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Desmianto mengatakan setelah penandatanganan KUA-PPAS antara DPRD Kota Pekanbaru dengan Pemko, dilanjutkan pada paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru 2011 oleh Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah, Senin (29/11) di ruang rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru. ‘’Jadi dengan kenaikan ini harus ada efeknya kepada masyarakat kota Pekanbar, dan memang harus ada perubahan dari tahun sebelumnya,’’ ucap Desmianto.(gus/lim)
drie November 30th, 2010, 06:20 AM Pekanbaru Tanam 24.680 Pohon
Laporan MUSLIM NURDIN, Tampan muslim-nurdin@riaupos.com
Kegiatan menanam satu miliar pohon untuk dunia atau One Billion of Trees (OBIT) for the World yang dicanangkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dimulai serentak 28 November 2010 se-Indonesia. Termasuk di Kota Pekanbaru.
Kegiatan di Kota Pekanbaru dipusat taman kota Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Ahad (28/11). Ada sekitar 3.000 orang yang hadir.
Mereka terdiri dari berbagai unsur, yakni LPM, LKM, tim Pekanbaru CGaF Riau Pos, PNPM Mandiri dan Masyarakat, PNS, Korpri, Guru, TNI/Polri, Pramuka dan organisasi wanita se Kota Pekanbaru, Tagana, Perum Pegadaian, Sinarmas, RAPP, PTPN V, dan PT Arara Abadi.
Untuk wilayah Kota Pekanbaru, kegiatan menanam satu miliar pohon yang dilaksanakan Pemko Pekanbaru bersama Riau Pos ini dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM.
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Drs H Erizal Muluk, Sekretaris Kota Pekanbaru Yusman Amin, para asisten, kepala badan/dinas/bagian,/kantor Kota Pekanbaru, dan para unsur Muspida Kota Pekanbaru. Selain itu juga terlihat hadir Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos Abdul Kadir Bey dan M Nazir Fahmi.
Kepala Dinas Pertanian Kota Pekanbaru Sentot Djoko Prayitno dalam sambutannya mengatakan, pohon yang akan ditanam di 12 kecamatan se Kota Pekanbaru berjumlah 24.680 pohon. Dengan rincian, untuk Kecamatan Tampan sebanyak 4.000 pohon dengan melibatkan 3.000 orang personel. Sebanyak 831 pohon ditanam di lokasi taman Kota Pekanbaru, Jalan Garuda Sakti, sisanya ditanam di seluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Tampan.
Sementara untuk Kecamatan Bukitraya 2.000 pohon dengan melibatkan 930 personel. Kecamatan Payung Sekaki 2.100 pohon dan melibatkan 1.970 personel. Kecamatan Sukajadi 700 pohon dengan jumlah personel sebanyak 560 orang. Kecamatan Pekanbaru Kota sebanyak 500 pohon dengan jumlah personel 360 orang. Kecamatan Sail 1.780 pohon dengan jumlah personel 905 orang. Kecamatan Senapelan 600 pohon dengan jumlah personel 395 orang. Kecamatan Rumbai sebanyak 2.000 pohon dengan jumlah personel 1.333 orang. Kecamatan Marpoyan Damai sebanyak 2.000 pohon dengan jumlah personel 1.085 orang. Kecamatan Rumbai Pesisir 3.200 pohon dengan jumlah personal 1.095 orang. Kecamatan Tenayanraya 4.000 pohon dengan jumlah personal 1.020 orang. Kecamatan Limapuluh menanam 1.800 pohon dengan jumlah personel 780 orang.
‘’Total keseluruhan personel yang dikerahkan dalam penanaman 24.680 batang pohon ini sebanyak 12.223 orang,yang terdiri dari unsur-unsur seperti LPM, LKM, pendamping PNPM Mandiri dan masyarakat, PNS, Korpri, Guru, TNI/Polri, Pramuka dan organisasi wanita se Kota Pekanbaru, Tagana, Perum Pegadaian, Sinarmas, RAPP, CGaF Riau Pos, PTPN V, dan PT Arara Abadi,’’ ungkapnya.
Untuk jenis pohon yang ditanam yakni trembesi, pulai, meranti, ketapang, sukun, matoa, mahoni, cempeda, saputangan, asam jawa, dan gaharu. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 31 Januari 2011 mendatang. Untuk pohon sendiri katanya, dari Dinas Pertanian Kota Pekanbaru sebanyak 31.600 pohon, kemudian juga ada bantuan dari Bapedas Indragiri Rokan sebanyak 25.000 pohon, Kodim 3.500 pohon trembesi, PTPN V sebanyak 2000 pohon, Riau Pos sebanyak 5.000 pohon, Pegadaian 1.500 pohon, PT Ararabadi sebanyak 5.000 pohon dan RAPP sebanyak 1.200 pohon.
Sementara Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM mengatakan, penanaman satu miliar pohon ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk tingkat nasional, pencanangannya dilaksanakan di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Dijelaskannya, tujuan dari penanaman satu miliar pohon ini adalah merupakan jangka panjang dalam hal untuk mencegah terjadinya global warming. ‘’Kegiatan penanaman pohon ini sudah dimulai sejak tahun 2007 lalu, sesuai instruksi dari Presiden, Susilo Bambang Yudoyono, kegiatan ini akan terus berlanjut hingga 2015 mendatang,’’ katanya.
Setidaknya kata Herman, di tahun 2020 mendatang, kondisi Indonesia terutama di kabupaten/kota semuanya sudah hijau akan pohon, baik yang berbuah maupun yang tidak berbuah. ‘’Sejalan dengan program Pemerintah Kota Pekanbaru yakni membangun kawasan hijau. Kita harapkan di tahun 2020 mendatang, Kota Pekanbaru umumnya Indonesia sudah hijau akan pohon,’’ ungkapnya.
Ke depan terang Herman, Pemko Pekanbaru akan merancang kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan satu kali dalam sebulan yang dilaksanakan dengan cara berpindah-pindah ke kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Dimana nantinya program giat menanam yang dilaksanakan setiap Kamis itu akan diganti menjadi sekali sebulan dengan jumlah personel yang ikut dalam penanaman pohon ini sama jumlahnya dengan penanaman pohon yang dilaksanakan pada saat ini, yaitu sekitar 3.000 orang.
‘’Pertanyaaannya, siapkah bibit dan lubang untuk itu? Kalau hanya lubang tidak ada bibit, atau ada bibit tidak ada lubang ini sama saja tidak ada arti, jadi keduanya itu harus sejalan. Untuk lahan di Kota Pekanbaru sampai saat ini masih cukup banyak yang bisa ditanami pohon,’’ ujarnya.
Tebarkan Bibit Ikan
Di penghujung acara penanaman satu miliar pohon, Wali Kota Pekanbaru dengan didampingi istri menebarkan bibit ikan lele dan ikan nila ke dalam kolam yang sudah dipersiapkan di lokasi taman kota tersebut.(yls)
drie November 30th, 2010, 06:42 AM Kontingen UIN Suska Runner Up PIONER di Makassar
Untuk kali pertama UIN Suska Pekanbaru mengikuti PIONER. Meskipun perdana, namun prestasinya langsung gemilang. Sejauh ini sukses jadi terbaik kedua.
Riauterkini-MAKASSAR- Sebanyak 58 mahasiswa dan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru sejak 27 Nopember lalu tengah bertanding pada ajang Pikan Ilmiah Olahraga, Senin dan Riset (PIONER) antar perguruan tinggi Islam se-Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan. Bagi UIN Suska, keikutsertaan kali ini merupakan yang perdana, padahal Kementerian Agama telah menggelar PIONER untuk kali kelima.
"PIONER sudah lima kali digelar, namun kita baru kali pertama ambil bagian dan Alhamdulillah, hasilnya sejauh ini sangat memuaskan," ujar Pembantu Rektor III UIN Suska Sudirman dalam siaran pers yang diterima redaksi riauterkini, Selasa (30/11/10).
Dipaparkan Sudirman, sampai menjelang penutupan nanti malam, kontingan UIN Suska sukses menempati posisi kedua dengan mendulang 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Emas diaraih petenis meja putri. Sementara untuk perak tim teni meja beregru putri dan debat Bahasa Inggris. Perunggu disumbangkan tim bola voli putra.
Ditambahkan Sudirman, kontingen UIN Suska masih berpeluang menambah pundi-pundi medalinya, karena pada hari terakhir ini ada sejumlah atlit dan utusan UIN Suska yang masuk nomor final, seperti sepaktakraw dan MTQ.
"Kami mohon doa dari masyarakat Riau untuk dapat mengharumkan nama daerah di Makassar," harap Sudirman.***(mad/rls)
jendry November 30th, 2010, 05:33 PM Pariwisata Dumai Perlu Inovasi Baru
Dumai, 30/11 (ANTARA) - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Riau, Timo Kipda, berpendapat pariwisata di wilayahnya perlu inovasi baru yang dapat menjadi daya tarik bagi turis dalam negeri bahkan mancanegara.
Timo yang ditemui ANTARA, Selasa, menilai saat ini pengembagan potensi wisata Dumai masih terfokus pada pembinaan seni tari dan peningkatan fasilitas objek wisata buatan yang belum maksimal sehingga kurang menarik untuk dikunjungi berbagai wisatawan.
"Ke depannya, sebaiknya sejumlah wisata di Kota Dumai memiliki kisah serta gambaran ralistis tentang penjabaran wisata yang diinginkan untuk menentukan skala prioritas yang akan dikembangkan," paparnya.
Menurut pandangannya, sejauh ini tempat-tempat wisata di Dumai selain tidak mengarah baik juga jendrung kurang terawat sehingga kondisinya hari-kahari semakin memprihatinkan.
"Untuk itu, kita minta kepada dinas terkait terutama Dinas Pariwisata untuk dapat kiranya mengembangkan kawasan wisata seperti danau buatan, taman kota, hutan wisata, dan lain sebagainya dengan membuat inovasi yang jauh lebih baik," terang dia.
Di lain sisi ia memandang, wisata makanan dan pelabuhan Dumai menurutnya sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang saat ini masih sangat minim.
Pandangan tersebut diuraikan Timo beralasan sejauh ini di Kota Dumai telah memiliki makanan khas tersendiri seperti kerupuk sambal yang terkenal renyah, serta pelabuhan domestik dan internasional yang saat ini telah berkembang secara pesat.
"Jika potensi wisata di dua sektor ini telah tercapai, bukan tidak mungkin akan mendatangkan PAD yang lumayan, mengingat jarak antara dua negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang tidak jauh," urainya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Timo, pemerintah setempat harus serius dan fokus dalam langkah pengembangannya.
"Setelah terwujud, wisata makanan dan pelabuhan tersebut nantinya dapat diperkenalkan dengan berbagai promosi luar kota hingga mancanegara. Tidak perlu harus membayar mahal, cukup dengan setiap kesempatan pada pertemuan apapun, perkenalan tersebut dapat disampaikan lewat komunikasi langsung," jelas Timo.
hafis December 1st, 2010, 10:33 AM info aja
kayaknya sekarang bioskop holiday 88 udah belagu ,,
holiday 88 skrang
HTM nya naik menjadi : Rp.25.000 (weekend) , Rp.20.000(hari biasa)
new fasilitas :
-kursinya baru
-dan baru ganti karpet juga
untuk holiday 88 dgn fasilitas yang biasa-biasa aja rasa aku ngak pantas untuk mesamakan HTM nya dengan bioskop XXI mal ciputra
====================================================
klow kayak gini bagus nonton di XXI ciput ,
dgn fasilitas mewahnya dan soundnya yang nendang
:lol::lol::lol:
jendry December 1st, 2010, 11:30 AM fis holiday 88 itu satu level dengan 21 film yang di tayangkan pun sama..
tapi untuk menaikan harga tiket itu menurut aku, langkah yang sangat tidak tepat.. dari dulu imej dari holiday 88 itu bioskop murah tapi gak murahan...
rilham2new December 1st, 2010, 11:44 AM Kalau bisa diposting di sini perubahan macam apa yang dibuat Holiday 88.
Iya bener. Holiday 88 itu filmnya UPDATE nya sama kok dengan XXI.....
hafis December 1st, 2010, 12:12 PM fis holiday 88 itu satu level dengan 21 film yang di tayangkan pun sama..
tapi untuk menaikan harga tiket itu menurut aku, langkah yang sangat tidak tepat.. dari dulu imej dari holiday 88 itu bioskop murah tapi gak murahan...
ia bang filmnya up-to-date tapi pilihan filmnya kan terbatas , secara cuman 4 studio dan lobbynya biasa" aja menurut aku, dan bila klow lagi rame malah ngak dapat tempat duduk , soalnya tempat duduk yang di tersedia terbatas
hafis December 1st, 2010, 12:19 PM Kalau bisa diposting di sini perubahan macam apa yang dibuat Holiday 88.
Iya bener. Holiday 88 itu filmnya UPDATE nya sama kok dengan XXI.....
kursinya lebih empuk yang sekarang bang , dan karpet yang di theaternya juga baru ...!!!
klow kapan" aku ntn di holiday lagi , aku fotoin dehh bang
jendry December 1st, 2010, 12:24 PM bisa di maklumi fis, mereka itu bukan bioskop lokal yang berdiri kemaren sore..
holiday itu satu satu nya bioskop yang bertahan di pekanbaru sampai saat ini (lokal)... pada masa itu dengan 4 studio itu sudah termasuk besar...
lobi nya pun menurut aku lumayan bagus, memang si tidak sebagus XXI, tapi di level bioskop bioskop lokal mereka itu cukup bagus..
oia studio 88 di plasa citra itu juga punya mereka.. kan lagi di upgrade segala fasilitasnya. menurut aku bakal cukup oke juga jadinya bioskop mereka yang di plasa citra itu.. :)
hafis December 1st, 2010, 12:30 PM bisa di maklumi fis, mereka itu bukan bioskop lokal yang berdiri kemaren sore..
holiday itu satu satu nya bioskop yang bertahan di pekanbaru sampai saat ini (lokal)... pada masa itu dengan 4 studio itu sudah termasuk besar...
lobi nya pun menurut aku lumayan bagus, memang si tidak sebagus XXI, tapi di level bioskop bioskop lokal mereka itu cukup bagus..
oia studio 88 di plasa citra itu juga punya mereka.. kan lagi di upgrade segala fasilitasnya. menurut aku bakal cukup oke juga jadinya bioskop mereka yang di plasa citra itu.. :)
jadi yang di plaza citra itu mash studio 88 yang di upgrade??
bukanya dulu pampletnya udah tertera segera di buka bioskop 21??
rilham2new December 1st, 2010, 12:33 PM Klaau memang yang di Plaza Citra itu bukan 21 ... AKu juga gak masalah, asalkan itu Holiday 88 yang diUPGRADE dengan desain dan fasilitas yang canggih :)
KIta warga Pekanbaru jadinya bisa berbangga hati donk punya bioskop lokal yang bagus :D
Ya, kan :D ... Masalah harga ya kalau kualitas memang oke, dan film pun UPDATED, kenapa tidak Holiday 88 menerapkan harga setara XXI. Dan kalau mereka mampu menunjukkan kualitas yang lebih mantap,,, lebih mahal pun tidak masalah :)
jendry December 1st, 2010, 12:46 PM jadi yang di plaza citra itu mash studio 88 yang di upgrade??
bukanya dulu pampletnya udah tertera segera di buka bioskop 21??
iya dulu memang pernah ada bacaan 21 di sana fis, terus cukup lama tertunda pengerjaannya..
waktu aku kesana bulan puasa dulu dan aku tanya sama orang yang berjaga di depan bioskop itu, dia bilang kemungkinan kerjasama dengan pihak 21 batal katanya, dia juga tidak menyebutkan alasannya kenapa..
dia terus bilang kalau lokasi itu bukan punya pihak plasa citra tapi punya holiday 88 sejak pihak holiday bangun studio 88 lokasi itu sudah jadi milik mereka...
hafis December 1st, 2010, 01:00 PM Klaau memang yang di Plaza Citra itu bukan 21 ... AKu juga gak masalah, asalkan itu Holiday 88 yang diUPGRADE dengan desain dan fasilitas yang canggih :)
KIta warga Pekanbaru jadinya bisa berbangga hati donk punya bioskop lokal yang bagus :D
Ya, kan :D ... Masalah harga ya kalau kualitas memang oke, dan film pun UPDATED, kenapa tidak Holiday 88 menerapkan harga setara XXI. Dan kalau mereka mampu menunjukkan kualitas yang lebih mantap,,, lebih mahal pun tidak masalah :)
^^^^aku juga dukung , klow mereka bisa menunjukkan kualitas yang sama dgn XXI ciput , malah klow bisa lebih dari XXI ciput
jadi bioskop lokal ngak malu"in , malah ngebanggain ..
:lol::banana:
hafis December 1st, 2010, 01:04 PM iya dulu memang pernah ada bacaan 21 di sana fis, terus cukup lama tertunda pengerjaannya..
waktu aku kesana bulan puasa dulu dan aku tanya sama orang yang berjaga di depan bioskop itu, dia bilang kemungkinan kerjasama dengan pihak 21 batal katanya, dia juga tidak menyebutkan alasannya kenapa..
dia terus bilang kalau lokasi itu bukan punya pihak plasa citra tapi punya holiday 88 sejak pihak holiday bangun studio 88 lokasi itu sudah jadi milik mereka...
wah bagus, yang lokal langsung bertindak sebelum tenant nasional menjajah ...
jadi sekarang yang rencananya pasti di masuki XXI cineplex group adalah cuman mal pekanbaru ...!!! :cheers::cheers:
jendry December 1st, 2010, 06:49 PM http://farm6.static.flickr.com/5245/5215115140_1d908597e5_b.jpg
Blue_Sky December 2nd, 2010, 01:10 AM Wah surprise banget masih ada jaringan bioskop lokal yang masih bertahan ditengah gempuran jaringan raksasa 21 :okay:
daroe_909 December 2nd, 2010, 04:48 AM Panam Square dah Grand Opening ya...???...mana ni picture2nya,,xexe :D
drie December 2nd, 2010, 05:04 AM Panam Square dah Grand Opening ya...???...mana ni picture2nya,,xexe :D
iya bang daroe, semalam nih opening nya. tapi akk belum punya pict nya nih, soalnya masih belum kesana :D
jendry December 2nd, 2010, 07:54 AM Wah surprise banget masih ada jaringan bioskop lokal yang masih bertahan ditengah gempuran jaringan raksasa 21 :okay:
iya bang cuma itu satu satu nya jaringan bioskop lokal di riau yang mampu bertahan dari beberapa bioskop lainnya yang berguguran karna serbuan VCD.DVD bajakan dll serta adanya krisis ekonomi pada saat itu..
sekarang walaupun sudah ada XXI dan 21 cineplex di pekanbaru, mereka juga masih mampu bertahan dan malah meng - upgrade salah satu bioskop nya menjadi lebih berkelas.. :)
jendry December 2nd, 2010, 07:55 AM kata orang - orang yang udah kesana, panam square itu biasa banget, gak ada yang wuah..
rilham2new December 2nd, 2010, 08:20 AM Orang PKU udah ngliat yang lebih canggih di SKA dan Ciputra Seraya dari bertahun-tahun yang lalu, jadi ya gak perlu berekspektasi berlebihan mengenai Panam Square. Apalagi Major Tenant nya "cuman" Ramayana yang di Provinsi Riau ini sudah menjangkau kota kecamatan kayak Kecamatan Mandau (Kab. Bengkalis) atau Kecamatan Tualang (Kab. Siak).
riaudaily December 4th, 2010, 01:46 AM di buang sayang :D
Surya Dumai Group
http://farm2.static.flickr.com/1084/5176662507_1fba271a6a_b.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4154/5176660037_51625a1c6c_b.jpg
http://farm2.static.flickr.com/1038/5176663261_742b50274e_b.jpg
http://farm2.static.flickr.com/1105/5176662101_76e6c9394b_b.jpg
LINK - LINK GAMBAR DI KOTA PEKANBARU
MESJID AGUNG AN NUR PEKANBARU
http://www.riaudailyphoto.com/2010/08/mesjid-agung-nur-pekanbaru.html
MONUMEN BAMBU RUNCING
http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/monumen-bambu-runcing.html
BANDAR SERAI ATAU BANDAR SENI RAJA ALI HAJI
http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/bandar-serai-atau-bandar-seni-raja-ali.html
ANJUNGAN SENI IDRUS TINTIN
http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/anjungan-seni-idrus-tintin.html
MONUMEN PERJUANGAN RIAU
http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/monumen-perjuangan-riau.html
REPLIKA INSTRUMEN MUSIK MELAYU
http://www.riaudailyphoto.com/2010/04/replicas-of-musical-instruments-riau.html
PETANG MEGANG
http://www.riaudailyphoto.com/2010/04/petang-megang.html
CITI WALK
http://www.riaudailyphoto.com/2010/05/city-walk.html
JEMBATAN KUPU KUPU UNRI
http://www.riaudailyphoto.com/2010/08/archasia-bridge-unri-jembatan-akasia.html
UNIVERSITAS RIAU
http://www.riaudailyphoto.com/2010/07/university-of-riau-universitas-riau.html
rilham2new December 5th, 2010, 02:55 PM Halaman Depan UPDATED dengan memasukkan PANAM SQUARE sebagai pusat perbelanjaan terbaru Kota Pekanbaru bermula Desember 2010 ini.
Sekalian masukin THE PREMIERE by GRAND ZURI , yang resmi menjadi Hotel Bintang 5 ke-5 di Kota Pekanbaru, dan akan SOFT OPENING pada Desember 2010 ini :D. AMARIS Pekanbaru juga sudah buka sekitar November 2010 yang lalu, jadi rasanya gak afdol kalau gak diupdate, ya kan :D
Dan juga Pizza Hut cabang ke-3 Kota Pekanbaru di Mal SKA yang baru buka sekitar tahun 2010 ini juga.
Juga menambahkan SMARTFREN sebagai operator CDMA yang beroperasi di Pekanbaru, karena SMART Telecom sudah resmi tukar jadi SMARTFren :D
Some franchises Branch in Pekanbaru
Department Store & Supermarkets
MATAHARI DEPT. STORE
1. Mal SKA
2. Mal Ciputra Seraya
3. Plaza Citra
RAMAYANA DEPT. STORE
1. Plaza Sukaramai
2. Panam Square
ROBINSON
1. Panam Square
HYPERMART
1. Mal SKA
LOTTE MART Hypermarket
1. Jalan Sukarno Hatta
HYPERMARKET GLOBAL BANGUNAN
1. Jalan Tuanku Tambusai
GIANT HYPERMARKET
1. Metropolitan Trade Center
ELECTRONIC SOLUTION
1. Mal SKA
ACE HARDWARE
1. Mal Pekanbaru
Entertainment and Hobby
DISCTARRA
1. Mal Ciputra Seraya
2. Mal SKA
GUARDIAN
1. Mal SKA
2. Mal CIputra Seraya
3. Citra Plaza
4. Metropolitan Trade Center
GRAMEDIA BOOK STORE
1. Jalan Jendral Sudirman
2. Mal Pekanbaru
21 Cineplex
1. Mal Ciputra Seraya (RIAU XXI, Dolby 3D cinema is available)
2. Citra Plaza (Coming Soon)
SPORTSTATION
1. Mal Ciputra Seraya
2. Mal SKA
PlanetSURF juga ada di hampir setiap Mal di PKU ...
TIMEZONE
1. Mal Ciputra Seraya
AMAZONE
1. Mal Ciputra Seraya
2. Mal SKA
NAV Karaoke
1. SKA Cabang 1
2. SKA Cabang 2
Happy Puppy Karaoke
1. Jalan Riau
INUL VIZTA
1. Jalan Soekarno-Hatta (coming soon).
BODYSHOP
1. Mal SKA
2. Mal Ciputra Seraya
FACESHOP
1. Mal SKA
FOOD AND BEVERAGES
BASKIN ROBINS
1. Mal SKA (Lt. 3)
2. Mal SKA (BASEMENT near Hypermart)
3. Mal Ciputra Seraya
YOGEN FRUZ
1. Mal SKA
2. Mal Ciputra Seraya
PIZZA HUT
1. Jalan Jendral Sudirman
2. Mal Ciputra Seraya
3. Mal SKA
PAPA RONS PIZZA
1. Jalan DIponegoro
2. Mal Pekanbaru
3. MAL SKA
KFC
1. Plaza SUkaramai
2. Jalan Jendral Sudirman
3. Jalan Tuanku Tambusai
4. Mal Pekanbaru
5. Mal Ciputra Seraya
6. Mal SKA
7. Plaza Citra
8. Metropolitan Trade Center
A&W Resto
1. Mal Ciputra Seraya Lt. 1
2. Mal Ciputra Seraya Foodcourt
3. Mal SKA
4. Senapelan Plaza
SOLARIA
1. Mal Pekanbaru
2. Mal SKA (HYPERMART)
3. Mal SKA (Lt. 2)
4. Mal Ciputra Seraya
5. Plaza Citra
6. Metropolitan Trade Center
BREADTALK
1. Mal SKA
POPEYE
1. Mal SKA
EXCELSO
1. Mal SKA
J.Co DONUTS & COFFEE
1. Mal SKA
2. Mal Ciputra Seraya
RICEBOWL
1. Mal SKA
2. Mal Ciputra Seraya
ACE HARDWARE
1. Mal Pekanbaru
ADIDAS Flagship store
1. SKA MAL
ROTIBOY
1. Mal SKA
===============
Some TV station which is aired in Pekanbaru
National
1. Trans TV
2. RCTI
3. SCTV
4. ANTV
5. Indosiar
6. MetroTV
7. Global TV
8. TPI
9. Trans 7
10. TVRI
11. TV One
12. tele frame tv (tvnusantara)
Local
1. Riau TV (RTV)
2. INtelevision (INDRA NETWORK)
3. Melayu TV
4. Zamrud TV
=====================
Telecommunication vendors operated in Pekanbaru
CDMA
1. STAROne (INDOSAT)
2. Esia (Bakrie Telecom)
3. Ceria (Sampoerna Telecom)
4. SmartFren
5. Flexi (PT. Telkom)
GSM
1. TELKOMSEL
2. INDOSAT
3. XL
4. AXIS
5. Three (Three Hutchinson)
3G/HSDPA availability (please be noticed that NOT ALL PEKANBARU is covered by either 3G or HSDPA system):
1. TELKOMSEL (3G, HSDPA )
2. XL ( 3G, HSDPA )
-----------
Traditional Market in Pekanbaru
Pasar Wisata Pasar Bawah
http://www.balitbang.riau.go.id/galeri/pasar-bawah-pekanbaru.jpg
Pasar Senapelan
Carefour akan hadir disini
http://farm4.static.flickr.com/3358/4634485795_e8493f288a.jpg
Pasar Rumbai
http://i40.tinypic.com/t5h9w8.jpg
Pasar Sail (akan diremajakan)
Pasar Cik Puan (akan diremajakan)
Pasar Dupa
Pasar Arengka
dll.
Modern Shopping Mall di Pekanbaru
Yang dibangun pada era 1980-1990-an...
1. Plaza Senapelan *Pekanbaru Oldest*
Major tenant: Suzuya, A&W Restaurant
http://lh6.ggpht.com/_vAf2hK2QSDA/S6iMVAKVpfI/AAAAAAAABNE/-vAocCaAzJI/s720/DSC_0519.jpg
2. Plaza Citra *2nd Oldest*
Major tenant: Matahari Dept. Store
http://www.balitbang.riau.go.id/galeri/citra-plaza.jpg
21 Studio Citra Plaza
http://farm5.static.flickr.com/4011/4493220530_9820a6bb70.jpg
Yang dibangun pada era 2000-an
3. Plaza Sukaramai *since November 2001
Major tenant: Ramayana Dept. Store
http://img155.imageshack.us/img155/4199/plazasukaramaipekanbaruue7.jpg
4. Mal Pekanbaru *since 2003
Major tenant: Mega Dept. Store, ACE Hardware, Gramedia
http://farm2.static.flickr.com/1242/1364437391_ad8c7aa9c3.jpg
5. Mal Ciputra Seraya *since 2004
Major tenant: Matahari Dept. Store, 21 Cineplex (upgrade to XXI in progress)
http://static.panoramio.com/photos/original/5505519.jpg
6. Mal SKA *since 2005
Major tenant: Matahari Dept. Store, Hypermart, Electronic Solution
http://farm5.static.flickr.com/4062/4588377743_e5b5b1a2ce.jpg
7. Metropolitan Trade Center *since 2009
Major tenant: Giant Hypermarket
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/19573686.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4030/4493204186_aa32edac11.jpg
8. Panam Square *since December 2010
Major Tenant : Ramayana & RObinson
http://farm6.static.flickr.com/5045/5234539896_7a9931b76f.jpg
-------------
Hotel in Pekanbaru
1. The Premiere by Grand Zuri *****
2. Labersa Grand Hotel & Convention *****
3. Grand Jatra Hotel *****
4. Hotel Aryaduta *****
5. Grand Elite Hotel *****
6. Hotel Mutiara Merdeka ****
7. Hotel Pangeran Pekanbaru ****
8. Hotel Ibis ***
9. Aston City Hotel ***
10. Hotel Grand Zuri ***
11. Hotel Furaya ***
12. Hotel Resty Menara ***
13. Hotel Sri Indrayani ***
14. AZIZA HOTEL by HORISON GROUP ***
15. Amaris Hotel Pekanbaru **
And others 2-star hotel ...
Coming Soon:
[B]1. The Peak Tower *****
2. Novotel ****
savefree December 6th, 2010, 10:38 AM apa yg trjdi pd studio 1 holiday 88 ?
Koq gx da jadwalny hri ni ?
rilham2new December 6th, 2010, 02:49 PM Ohya ????? Lagi renovasi kah mereka ??
hafis December 7th, 2010, 05:35 AM apa yg trjdi pd studio 1 holiday 88 ?
Koq gx da jadwalny hri ni ?
lihat list film di mna bang?? di riau pos kah ???
kayaknya astusiasme movie di pekanbaru memang udah bisa di bilang tinggi
soalnya kemarin ke riau XXI rencananya mau nonton narnia 3D , datang 1 1/2 jam sebelum jadwal film
ekh malah kehabisan tiket , padahal udah ngantri lumayan panjang lagi , di tambah lagi di lobby XXI udah membludak orang" ramaii bgt
ngak nyangka teknologi 3D yang telah hadir di XXI dapat respont besar dari masyarakat pekanbaru
hafis December 7th, 2010, 06:05 AM Halaman Depan UPDATED dengan memasukkan PANAM SQUARE sebagai pusat perbelanjaan terbaru Kota Pekanbaru bermula Desember 2010 ini.
Sekalian masukin THE PREMIERE by GRAND ZURI , yang resmi menjadi Hotel Bintang 5 ke-5 di Kota Pekanbaru, dan akan SOFT OPENING pada Desember 2010 ini :D. AMARIS Pekanbaru juga sudah buka sekitar November 2010 yang lalu, jadi rasanya gak afdol kalau gak diupdate, ya kan :D
Dan juga Pizza Hut cabang ke-3 Kota Pekanbaru di Mal SKA yang baru buka sekitar tahun 2010 ini juga.
Juga menambahkan SMARTFREN sebagai operator CDMA yang beroperasi di Pekanbaru, karena SMART Telecom sudah resmi tukar jadi SMARTFren :D
namabah dikit bang
untuk daftar 3G/HSDPA availability
-AXIS udah 3G
FOOD AND BEVERAGES
vanhollano
-vansquare sudirman
-jalan sudirman di samping Mal pekanbaru
-jalan tuaku tammbusai
-Mal ska
BQ bakery (vanhollano group)
-Mal pekanbaru
holland bakery
-jalan sudirman
-harapan raya
-jalan HR.subrantas
-etc(holland bakery ini cabangnya banyak tapi lupa di mana" aja, ada yang bisa bantu?)
savefree December 7th, 2010, 06:27 AM lihat list film di mna bang?? di riau pos kah ???
kayaknya astusiasme movie di pekanbaru memang udah bisa di bilang tinggi
soalnya kemarin ke riau XXI rencananya mau nonton narnia 3D , datang 1 1/2 jam sebelum jadwal film
ekh malah kehabisan tiket , padahal udah ngantri lumayan panjang lagi , di tambah lagi di lobby XXI udah membludak orang" ramaii bgt
ngak nyangka teknologi 3D yang telah hadir di XXI dapat respont besar dari masyarakat pekanbaru
iya bg...udh beberapa hari ni liat d riau pos...gx da studio 1 nya.....
Mgkn mrka gx mw klh ma XXI...ikut bkin studio 3D....
aboy_wew December 7th, 2010, 06:58 AM ^^ holland bakery juga ada di jalan ke arah ciputra itu lho...haduh lupa..:)
trus arah pandau juga ada deh klo gk salah..hehe
sejar December 7th, 2010, 09:10 AM namabah dikit bang
untuk daftar 3G/HSDPA availability
-AXIS udah 3G
FOOD AND BEVERAGES
vanhollano
-vansquare sudirman
-jalan sudirman di samping Mal pekanbaru
-jalan tuaku tammbusai
-Mal ska
BQ bakery (vanhollano group)
-Mal pekanbaru
holland bakery
-jalan sudirman
-harapan raya
-jalan HR.subrantas
-etc(holland bakery ini cabangnya banyak tapi lupa di mana" aja, ada yang bisa bantu?)
vanhollano selain yg ud disebutkan hafis di atas, ada juga di :
- jalan subrantas
- jalan riau
- jalan kaharudin nasution
holland bakery :
- jalan riau
- jalan kaharudin nasution
trus ada juga swiss bakery, cabang yg saya tau ada di :
- jalan riau
- jalan subrantas
- jalan kaharudin nasution
aboy_wew December 7th, 2010, 11:45 AM ^^ oh iya jalan riau namanya..haduh kok jadi lupaa y namanya,..hehe:D
sejar December 7th, 2010, 12:17 PM pengaruh umur boy.. :D
rilham2new December 7th, 2010, 01:13 PM lihat list film di mna bang?? di riau pos kah ???
kayaknya astusiasme movie di pekanbaru memang udah bisa di bilang tinggi
soalnya kemarin ke riau XXI rencananya mau nonton narnia 3D , datang 1 1/2 jam sebelum jadwal film
ekh malah kehabisan tiket , padahal udah ngantri lumayan panjang lagi , di tambah lagi di lobby XXI udah membludak orang" ramaii bgt
ngak nyangka teknologi 3D yang telah hadir di XXI dapat respont besar dari masyarakat pekanbaru
Ahhh narnia jelek ahhh 3D nya .... Kayak gak berasa nonton 3D......kalau pernah nonton AVATAR dan TOY STORY 3 itu bagus banget tuh 3D nya. Tunggu nanti film TRON itu juga 3D dan kemungkinan besar itu masuk PKU.
Dan PKU sih jumlah penduduk 1 juta jiwa tapi XXI nya cuman sebiji.... Harusnya itu ada 14-15 layar XXI di PKU. Sekarang baru 6 soalnya.... Itupun tertumpuk dalam satu cabang XXI saja...
Dan itu belum termasuk orang2 yang datang dari kabupaten dan provinsi dekitar PKU yang haus akan hiburan modern :p ...
rilham2new December 7th, 2010, 01:18 PM namabah dikit bang
untuk daftar 3G/HSDPA availability
-AXIS udah 3G
FOOD AND BEVERAGES
vanhollano
-vansquare sudirman
-jalan sudirman di samping Mal pekanbaru
-jalan tuaku tammbusai
-Mal ska
BQ bakery (vanhollano group)
-Mal pekanbaru
holland bakery
-jalan sudirman
-harapan raya
-jalan HR.subrantas
-etc(holland bakery ini cabangnya banyak tapi lupa di mana" aja, ada yang bisa bantu?)
Wahhh axis di PKU udah 3G ???? Good.... :D
Indosat lah kayaknya yang belum 3G di PKU ini....
Telkomsel aja yang udah HSDPA di Riau ini udah sampe ke PKU, DURI, DUMAI,PANGKALANKERINCI dan PERAWANG..... Di Rohul. Kayaknya baru 3G, katanya di kuansing juga udah 3G
hafis December 7th, 2010, 01:59 PM Ahhh narnia jelek ahhh 3D nya .... Kayak gak berasa nonton 3D......kalau pernah nonton AVATAR dan TOY STORY 3 itu bagus banget tuh 3D nya. Tunggu nanti film TRON itu juga 3D dan kemungkinan besar itu masuk PKU.
Dan PKU sih jumlah penduduk 1 juta jiwa tapi XXI nya cuman sebiji.... Harusnya itu ada 14-15 layar XXI di PKU. Sekarang baru 6 soalnya.... Itupun tertumpuk dalam satu cabang XXI saja...
Dan itu belum termasuk orang2 yang datang dari kabupaten dan provinsi dekitar PKU yang haus akan hiburan modern :p ...
klow di jumlahin seluruh bioskop yang aktif sekarang di pekanbaru semua total layarnya 10 bang ,
6 layar (riau XXI)
4 layar (holiday 88)
tapi aku dukung kok, penambahan XXI dan 21 di pekanbaru , kita tunggu aja apakah Mal pekanbaru berhasil datangin XXI , dan malah klow mal ska mau renovasi abis"an bisa juga tuh bioskop XXI hadir di sana tepatnya di parkiran yang di atas mal ska itu he" seperti mall" yang di jabodetabek
btw, bioskop yang sedang di renovasi di plaza citra itu juga blom pasti apakah tetap masih studio 88 atau bioskop 21
hafis December 7th, 2010, 02:16 PM iya bg...udh beberapa hari ni liat d riau pos...gx da studio 1 nya.....
Mgkn mrka gx mw klh ma XXI...ikut bkin studio 3D....
barusan lihat riaupos epaper ,lihat list film
studio 1 holiday 88 nya ngak ada ..
tapi 1 minggu yang lalu aku ntn di holiday 88 ntn hantu tanah kusir di studio 1 nya loo
cobak deh lihat di riaupos di list filmnya ngak hantu tanah kusir ,
berarti list film di riau pos kurang lengkap
aboy_wew December 7th, 2010, 02:30 PM Wahhh axis di PKU udah 3G ???? Good.... :D
Indosat lah kayaknya yang belum 3G di PKU ini....
Telkomsel aja yang udah HSDPA di Riau ini udah sampe ke PKU, DURI, DUMAI,PANGKALANKERINCI dan PERAWANG..... Di Rohul. Kayaknya baru 3G, katanya di kuansing juga udah 3G
layanan internet smart-EVDO belum masuk pekanbaru kan ya???:nuts:
sejar December 7th, 2010, 04:14 PM ^^ kayaknya masih belum.. ga tau kapan masuknya.. :(
jendry December 8th, 2010, 12:59 PM pengaruh umur boy.. :D
wkwkwk.. :D
jendry December 8th, 2010, 01:04 PM oia tadi kata dosen, toyota avanza di riau hiden sampe 6 bulan itu buat yang beli cash kalau credit bisa hiden sampe 8 bulan katanya :nuts::nuts:
dan mayoritas pembelinya dari kabupaten kota di riau, bukan dari pekanbaru :)
karna harga sawit lagi tinggi kali ya, makanya banyak yang mesan mobil :D
sejar December 8th, 2010, 01:13 PM ^^ Gila, sampe 6 bulan??? padahal cash itu..
tp toyota avanza memang mobil sejuta umatnya indonesia, jumlah penjualan mobil toyota avanza aja tiap tahun bisa ngalahin jumlah penjualan total berbagai merek jenis mobil honda..
rilham2new December 8th, 2010, 03:17 PM Avanza itu memang mobil sejuta umat....
Tapi, untuk daerah yang namanya INDENT itu biasa, karena pasaran mobil itu di Indonesia SELALU DIUTAMAKAN untuk JABODETABEK duluan yang permintaannya luar biasa tinggi.
Toyota sih masih lumayan, coba aja beli mobil Honda .... Lebih susah lagi nunggunya. Cuman gak selalu sampe 6 bulan. Selain dari itu Yang bikin lama itu, karena orang suka mesan WARNA-WARNA POPULER kayak Hitam atau Silver gitu :p
Apalagi AVANZA .... wewww itu sih wajar. Coba aja beli CAMRY atau ALPHARD itu gak bakalan bisa langsung dapat kalau mau beri baru :D.... Kalau itu karena ngeluarinnya gak banyak hahahaha....
Kalau untuk pasaran RIAU, yang banyak itu palingan mobil PICK-UP kayak truk-truk FORD atau NISSAN.
TAPI AKU TETAP TIDAK MENAFIKAN kalau penjualan mobil di Riau bisa sampe 10 ribu unit per tahun ... Dan itu mayoritas di Pekanbaru ...
Kalau Motor sih lebih banyak lagi :D
hafis December 8th, 2010, 03:31 PM Ahhh narnia jelek ahhh 3D nya .... Kayak gak berasa nonton 3D......kalau pernah nonton AVATAR dan TOY STORY 3 itu bagus banget tuh 3D nya. Tunggu nanti film TRON itu juga 3D dan kemungkinan besar itu masuk PKU.
Dan PKU sih jumlah penduduk 1 juta jiwa tapi XXI nya cuman sebiji.... Harusnya itu ada 14-15 layar XXI di PKU. Sekarang baru 6 soalnya.... Itupun tertumpuk dalam satu cabang XXI saja...
Dan itu belum termasuk orang2 yang datang dari kabupaten dan provinsi dekitar PKU yang haus akan hiburan modern :p ...
bener , film narnia efek 3D nya dikit bgt, malah aku bilang bagusan trailer film 3D lain lebih berasa aja 3Dnya gitu padahal cuman trailer loo....
dan tadi juga bingung pas mau keluar dari studio 1 nya ,, masak pintu masuk studio jadi fungsi pintu keluar studio jugaa
atau khusus film 3D sistemnya gitu ia???
aboy_wew December 8th, 2010, 03:31 PM wkwkwk.. :D
hoi jandry jgan ikut2..:lol:
sorry OOT
jendry December 8th, 2010, 03:45 PM haha.. aku ketawa karna bang rajes jujur banget tu bang boy.. haha.. :D :D
tumben dia bisa jujur gitu.. :D pisss................. :D
PLN Gelar Rapat Evaluasi Wilayah Barat
Untuk memperkuat kinerja PLN di wilayah Barat, PLN menggelar Rapat Evaluasi yang diikuti oleh 16 unit se-Sumatera dan Kalimantan.
Riauterkini-PEKANBARU-Humas PLN Wilayah Riau/Kepri, Delvis Bustami kepada Riauterkini Rabu (8/1/10) mengatakan bahwa hari ini PLN menggelar Rapat Evaluasi di Wilayah Barat. Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 unit yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Kegiatan Rapat Evaluasi yang digelar di Gedung Perpustakaan Soeman HS tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi PLN Pusat, Harry Jaya Pahlawan dan Direktur SDM dan Umum PLN Pusat, Eddy E Erning Praja.
"16 unit kantor PLN Wilayah Barat adalah 9 unit merupakan kantor wilayah dan sisanya merupakan kantor pembangkit (unit produksi) yang meliputi Pembangkitan Sumatera Bagian Utara, Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan, Proyek Induk Pembangkit Jaringan Sumatera Utara, Atjeh dan Riau (Prikiting SuAR), Prikiting Sumatera Bagian Selatan, Pusat Penyalur dan Pengatur Beban (P3B Sumatera), Prikiting Kalimantan Barat dan PLN Pembangkit Sumatera," terang Delvis.
Dalam kegiatan tersebut dibahas mengenai kinerja PLN di wilayah barat dlaam memberikan pelayanan kepada pelanggan, evaluasi jaringan terutama di interkoneksi Sumatera dan lainnya.
Nyumbang Buku ke Puswil Riau
Sebelum kegiatan Rapat Evaluasi PLN wilayah Barat dimulai, PLN menyumbangkan buku kepada Perpustakaan Wilayah Soeman HS. Jumlahnya sebanyak 400 eksemplar yang diserahkan Direktur SDM dan Umum PLN Pusat, Eddy D Erningpraja kepada Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Riau, Nazief Susila Darma.
Kata Delvis, buku-buku yang disumbangkan PLN untuk Perpustakaan Wilayah bertema umum. Semisal buku pengetahuan umum, buku psikolog, buku Agama, Buku Kecerdasan Emosi dan lainnya.
Selain menyerahkan buku, PLN juga bekerjasama dengan BPA Riau dengan membuat pojok PLN (PLN Corner). Di Pojok PLN disediakan 1 unit komputer yang berisi informasi mengenai layanan PLN. Penyerahannya dilakukan oleh Direktur Operasional PLN Pusat, Harry Jaya Pahlawan.***(H-we)
rilham2new December 8th, 2010, 04:18 PM bener , film narnia efek 3D nya dikit bgt, malah aku bilang bagusan trailer film 3D lain lebih berasa aja 3Dnya gitu padahal cuman trailer loo....
dan tadi juga bingung pas mau keluar dari studio 1 nya ,, masak pintu masuk studio jadi fungsi pintu keluar studio jugaa
atau khusus film 3D sistemnya gitu ia???
Berarti ngliat donk Trailer film TRON ???? Atau masuk studionya telat :D
Kayaknya bakal mantap tu 3D nya ehehe....
Memang kalau di studio yang ada 3D nya, pintu masuk dan keluar dari pintu yang sama, biasanya gitu. Karena yang dilengkapi SENSORMATIC kan cuman pintu masuk.
Tapi gak tahu di bioskop lain gimana, secara aku cuman pernah nonton 3D di 3 cabang XXI saja di Jakarta, lain dari itu belum pernah ... Bisa jadi ada sistem yang lain.
fahminanda December 8th, 2010, 05:36 PM vanhollano selain yg ud disebutkan hafis di atas, ada juga di :
- jalan subrantas
- jalan riau
- jalan kaharudin nasution
holland bakery :
- jalan riau
- jalan kaharudin nasution
trus ada juga swiss bakery, cabang yg saya tau ada di :
- jalan riau
- jalan subrantas
- jalan kaharudin nasution
^^
Vanhollano ada juga di plaza sukaramai
hafis December 9th, 2010, 02:50 AM Berarti ngliat donk Trailer film TRON ???? Atau masuk studionya telat :D
Kayaknya bakal mantap tu 3D nya ehehe....
Memang kalau di studio yang ada 3D nya, pintu masuk dan keluar dari pintu yang sama, biasanya gitu. Karena yang dilengkapi SENSORMATIC kan cuman pintu masuk.
Tapi gak tahu di bioskop lain gimana, secara aku cuman pernah nonton 3D di 3 cabang XXI saja di Jakarta, lain dari itu belum pernah ... Bisa jadi ada sistem yang lain.
Ngak meratiIn juga bang judul filmny, soalny ada insiden dikit , itu-tu si kakak" udah salah tempat duduk mlah ng0t0t lagi . . . Jadi kurang k0nsen...
Dan sensor maticny memang ada di pintu masuk bg,
hafis December 9th, 2010, 04:07 AM riau XXI (studio 1 3D )
logo studio 1
http://farm6.static.flickr.com/5045/5245629838_31453de5c6.jpg
tiket narnia 3D
http://farm6.static.flickr.com/5287/5245624244_ed558a379f.jpg
kaca mata 3D (dolby 3D)
http://farm6.static.flickr.com/5002/5245622538_f4e1d35e1c.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5044/5245621684_165ea8e14d.jpg
praturan baru bioskop XXI
http://farm6.static.flickr.com/5202/5245725510_35e62a882e.jpg
jendry December 9th, 2010, 06:00 AM dp
jendry December 9th, 2010, 06:04 AM thks gambarnya fis.. :)
akses jalan keluar nya kok rumit betul :D
sepengalaman aku dulu cuma di suruh lewat lift barang aja.. :D atau tangga darurat aja
rilham2new December 9th, 2010, 02:04 PM Itu untuk midnight yaaa.... Emang ada midnight di Riau XXI???
aboy_wew December 9th, 2010, 02:57 PM ^^ ada dong ham..hehe
rilham2new December 10th, 2010, 12:06 AM Midnight yg tayang jam 12 malam???? Perasaan belum ada karena di website gak ada tuh... Mungkin untuk special occasion. Di jakarta lumayan sering film midnight yang jam 12 malam gitu
rilham2new December 10th, 2010, 01:48 PM Children's Library @ Perpustakaan Soeman HS
Riau Pos 10 Desember 2010
http://farm6.static.flickr.com/5128/5248966274_7246f49849_b.jpg
rilham2new December 10th, 2010, 04:20 PM Nemu BLOG ini
http://etjo.wordpress.com/2010/11/30/bangket-jahe/
Tentang experiment seseorang akan Kue Bangkit :D
Dan tidak lupa pula ada gambar2 dari Pasar Bawah dan Pasar Rumbai :D
rilham2new December 10th, 2010, 04:22 PM Jembatan Siak I (sudah ada di sini sejak 1978 hehe :D)
Kota Pekanbaru
Gambar oleh aethea2303
http://farm6.static.flickr.com/5046/5228357069_2ae3fc77b7.jpg
rilham2new December 10th, 2010, 04:33 PM Taman ALam Mayang
Ruang Terbuka Hijau di pinggiran Kota Pekanbaru (yang berbayar :D)
Gambar oleh athea2303
Ada danaunya, dan hiburan bola-bola angin itu :p
http://farm6.static.flickr.com/5130/5228357331_9eab97d8a7.jpg
Mungkini ini taman yang paling besar yang ada di Kota Pekanbaru .... (kalau kawasan Limbungan, Danau Buatan itu bisa disebut taman ... Mungkin yang ini terbesar ke-2 lah .. :D)
Ada replika kapal
1
http://farm6.static.flickr.com/5090/5228357465_4993026cb1.jpg
2
http://farm6.static.flickr.com/5124/5228951782_922ab0233e.jpg
hafis December 10th, 2010, 04:59 PM Midnight yg tayang jam 12 malam???? Perasaan belum ada karena di website gak ada tuh... Mungkin untuk special occasion. Di jakarta lumayan sering film midnight yang jam 12 malam gitu
Midnight ada k0k bg setiap malam minggu malah ! !
Cobak deh hari sabtu cek website 21ny lagy
rilham2new December 10th, 2010, 05:13 PM ^^ makanya kubilang cuman untuk Special Occasion aja, kadang ada, kadang gak ... tapi tidak rutin.
jendry December 10th, 2010, 05:42 PM untuk jam 12 san ke atas aku kurang tau, tapi kalau sekitaran jam 11 ada kok, tapi untuk sekarang aku kurang tau, gak pernah nntn soalnya :D
biasa nya yang di bilang Midnight show di XXI di sini itu sekitar jam 22.00wib ke atas
drie December 11th, 2010, 01:08 PM ”Jangan Lupa, Pohonnya Dijaga Ya…’’
TENAYANRAYA (RP) - Wali Kota memberikan pesan khusus kepada warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayanraya saat melakukan peresmian dua buah posyandu dan penanaman pohon buah.
Dia meminta masyarakat untuk menjaga dan memelihara pohon buah yang sudah ditanam.
‘’Jangan lupa, pohonnya dijaga dan dipelihara, karena suatu saat pohon ini akan berguna dan bermanfaat untuk masyarakat,’’ ungkap Wali Kota di sela-sela penanaman.
Dikatakan tokoh yang mempopulerkan program ‘’Kamis Menanam’’ di Kota Pekanbaru ini, bukan saja karena ia ingin melihat Pekanbaru suatu saat akan menjadi kawasan hijau dengan rindangnya pepohonan, namun juga diharapkan suatu saat hasil dari pohon tersebut, khususnya tanaman buah juga bisa bermanfaat untuk membantu meningkatkan produktivitas kawasan, khususnya di Rejosari.
‘’Kita harapkan nantinya masyarakat di sini bisa menjaga pohon-pohon ini dengan baik hingga tumbuh dengan baik dan menjadi besar. Tujuan kita adalah agar nantinya Kota Pekanbaru ini hijau dengan pohon, kalau pohon yang berbuah, nanti buahnya bisa dimanfaatkan secara bersama-sama,’’ katanya.
Pada hari ini, dilaksanakan penanaman pohon di Kelurahan Rejosari ini. Program ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari program Clean, Green and Fruitfull (CGaF) yang digagas oleh Riau Pos yang bekerja sama dengan Pemko Pekanbaru.
Jumat (10/12) itu, Wali Kota Pekanbaru H Herman Abdullah dan istri Hj Evi Meiroza serta Wakil Wali Kota H Erizal Muluk meresmikan dua buah Posyandu di Rejosari, Tenayanraya. Kedua Posyandu itu diberi nama Posyandu Seruni dan Putri Bungsu.
Dalam kesempatan yang sama Evi yang juga Ketua BKMT Pekanbaru melakukan pengukuhan terhadap para ibu Permata satu, dua dan tiga di Kelurahan Rejosari dan dilanjutkan dengan penanaman pohon Mahoni.
Wali Kota berharap dengan diresmikannya Posyandu tersebut, tidak ada lagi balita yang kekurangan gizi. Di posyandu ini nantinya balita akan diberikan makanan tambahan yang bergizi.
‘’Kita harapkan para ibu posyandu ini dapat betul-betul berperan aktif dalam menjalankan tugasnya. Kalau biasanya posyandu ini dibuka sekali sebulan, sekarang kalau bisa coba diadakan sekali seminggu, tujuan kita adalah kedepannya tidak ada lagi yang terkena gizi buruk,’’ ungkapnya.
Dijelaskan Wako, saat ini Hj Evi Meiroza selaku Ketua Tim Penggerak PKK Pekanbaru juga sudah membagikan baju untuk pengurus Posyandu di lima Posyandu. ‘’Nanti jumlah ini akan kita tambah lagi, karena dananyasangat terbatas, sebab tidak dianggarkan di dalam APBD hanya fisabillah saja,’’ katanya.
Selain itu, ia juga berterima kasih kepada PNPM Mandiri Perkotaan yang sudah sangat beran aktif di dalam membantu membantu masyarakat, mulai dari melaksanakan semenisasi terhadap sejumlah jalan, pembuatan sumur bor, dan mendirikan Posyandu.(lim)
drie December 12th, 2010, 03:10 PM Jika Januari Dirut PD Pembangunan Belum Diganti
Dewan Ancam Gunakan Hak Angket
PEKANBARU - Jika sampai bulan Januari 2011 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak juga memecat atau mengganti direktur utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan M Ridwan, maka DPRD Kota Pekanbaru akan mengambil ahli dengan menggunakan hak dewan, yakni melalui hak angket. Pasalnya, untuk memenuhi janji itu, Pemko telah diberi deadline hingga Desember 2010.
Demikian disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, M Fadri, akhir pekan, kepada halloriau.com, Minggu (12/12). Katanya, per Desember 2010 ini, Pemko Pekanbaru harus memenuhi janjinya untuk mengganti direktur PD Pembangunan M Ridwan dan mencari penggantinya.
''Ya, kita harus menagih janji Pemko untuk mengganti pimpinan PD Pembangunan yang telah pernah disampaikan Sekretaris Kota Pekanbaru Yusman Amin ke Pansus BUMD DPRD Pekanbaru beberapa waktu lalu, sebagai jawaban atas rekomendasi yang diberikan Pansus,''ujarnya.
Jadi, lanjut Fadri perlu dilaksanakan janji pemerintah kota tersebut dengan segera, karena melihat kinerja manajemen perusahaan daerah terutama PD Pembangunan yang dipimpin M Ridwan tidak pernah memberikan pemasukan yang berarti bagi keuangan daerah. ''Selama ini PD Pembangunan belum melihatkan hasilnya, lebih banyak vakum daripada eksennya. Jadi kita minta pemko secepatnya mengganti M Ridwan,''jelasnya.
Dikatakannya, pihaknya tidak mengetahui apa alasan Pemko Pekanbaru masih tetap mempertahankan M Ridwan. Sementara, lanjut Fadri masih banyak orang yang pantas dan memiliki skill yang melebihinya untuk memimpin PD Pembangunan.
''Sejauh ini perubahan dan perbaikan di perusahaan daerah tidak terlihat sama sekali, sehingga untuk penganggaran pada tahun 2011 dewan sulit melakukannya. Salah satu contoh dari tidak maksimalnya kerja dari manajemen PD Pembangunan terlihat dengan bus kota yang dimilikinya tidak terawat dengan baik dan banyak lagi yang tidak beres,''paparnya.
Untuk itu, Fadri berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat tegas dan memenuhi janjinya untuk mengganti direktur PD Pembangunan, sehingga penganggaran untuk program yang menyentuh masyarakat dapat dilaksakan dengan maksimal.''Kalau bisa akhir tahun sudah ada penggantinya,''ucapnya.(Mar)
jendry December 13th, 2010, 04:30 PM riau taxi, dan iklan vanhollano di bagian belakang riau taxi
http://farm6.static.flickr.com/5207/5257190400_0b7d1f65e7_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5246/5257180706_c874ea9e40_z.jpg
rilham2new December 13th, 2010, 04:57 PM Ohhh, Van Hollano beriklan ya di Riau TAXI hehehehe
jendry December 14th, 2010, 12:20 PM http://farm6.static.flickr.com/5001/5260023825_0a38ef397e_b.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5241/5260636678_3e221fe3e0_b.jpg
jendry December 14th, 2010, 03:57 PM November, Outflow BI Pekanbaru Lampaui Rp 1 Triliun
Sampai November lalu, outflow BI Pekanbaru lebih dari Rp 1 triliun. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat pada akhir tahun mendatang.
Riauterkini-PEKANBARU-Setelah melalui 'low sesion' pada Oktober lalu yang sebesar Rp 614 milyar, per November lalu, outflow Bank Indonesia naik drastis mencapai Rp 1,069 triliun.
Jumlah tersebut diperkirakan akan mengalami kenaikan menjelang pergantian tahun nanti. Pasalnya, ada beberapa event semisal Natal dan Tahun Baru yang diperkirakan akan menyedot dana. Termasuk penarikan dana untuk gaji bulan Januari 2010.
"Desember ini diperkirakan outflow Bank Indonesia Pekanbaru akan mengalami kenaikan. Pasalnya, menjelang akhir tahun, selain ada event keagamaan dan tahun baru, diakhir tahun juga akan dilakukan tutup buku. Apalagi Desember merupakan musim pembayaran termin proyek," terang peneliti ekonomi madya Bank Indonesia Pekanbaru Selasa (14/12/10).
Katanya, kenaikan pada Desember nanti cukup tinggi kendati tidak akan menyamai outflow pada September lalu yang mencapai Rp 1,7 triliun. Tingginya outflow September karena adanya event Lebaran dan Ramadhan. Kedua event tersebut cukup menyedot dana bank.***(H-we)
jendry December 14th, 2010, 05:32 PM DPRD Sahkan APBD 2011 Kota Pekanbaru Rp 1,525 Triliun
Proses pembahasan RAPBD 2010 Kota Pekanbaru tuntas sudah. DPRD setempat mengesahkan menjadi APBD dengan nilai Rp 1.525 triliun.
Riauterkini-PEKANBARU- Proses pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) Kota Pekanbaru tahun 2011, selesai sudah. Hari ini Selasa (14/12/10) bertempat di Gedung Payung Sekaki DPRD Kota Pekanbaru, setelah melalui pengkajian bersama akhirnya seluruh fraksi anggota DPRD, melalui Rapat Paripurna menyetujui dan menetapkan APBD Pekanbaru tahun 2011, sebesar Rp 1,525 triliun. Penetapan APBD tersebut lebih besar dari pengajuan semula yang diajukan oleh Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, pada tanggal 29 November lalu yakni sebesar Rp 1,49 triliun.
Penetapan DPRD terhadap APBD 2011, yang mengalami kenaikkan sebesar Rp 32 miliyar atau 2,14 persen dari yang diajukan Pemko semula. Mendapat sambutan baik dari Walikota Pekanbaru yang merasa, telah mendapat dukungan positif dari DPRD. Selain itu kenaikkan APBD 2011 diatas juga disebabkan oleh presentasi belanja tidak langsung lebih besar hingga mencapai 50, 23 persen, dan belanja langsung hanya mencapai 49,8 persen. Hal ini berbeda dari penyampaian dalam pengajuan RAPBD, yang diajuakan oleh Pemko sebelumnya, yakni yang mencatat belanja langsung lebih tinggi dari pada belanja tidak langsung.
Usai rapat paripurna bersama, walikota mengatakan kepada wartawan, “ APBD 2011, hari ini sudah disetujui dan ditetapkan melalui rapat Paripurna bersama anggota DPRD, yang akhirnya menetapkan APBD 2011 sebesar Rp 1,252 triliun. Penetapan ini lebih besar dari yang sudah kita ajukan pada tanggal 29 November lalu, yakni sebesar Rp 1, 49 miliyar. Hal ini suatu kebangaan buat kita bersama, dan kita juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD, yang telah bekerja siang dan malam untuk membahas RAPBD kita, sehingga dengan kebijaksanaanya telah merubah anggaran APBD 2011 lebih besar, dari semula yang kita ajukan. Setelah disahkannya APBD kita pada hari ini, kita harapkan seluruh Satker sudah harus memproses setiap tender 2011, sehingga awal Januari 2011 setiap proyek bisa dilaksanakan, “ ujar walijkota.
Sedangkan menurut Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Dasmianto, mengatakan wajar jika penetapan APBD 2011 Kota Pekanbaru, lebih tinggi dari pada yang diajukan sendiri oleh Pemko hal itu, dinilai oleh Dasmianto bersama seluruh angota dewan, karena beberapa faktor, diantaranya saat ini Pemko sedang banyak mengajukan Perda, “ Penetapan APBD 2011 Kota Pekanbaru sudah sesuai pengajian dan pembahasan bersama, apalagi saat ini banyak Perda yang sedang diajukan Pemko, serta pencapaian PAD yang belum mencapi targetnya, “ ujarnya.***(yunk)
jendry December 15th, 2010, 06:05 AM PTPN V Tuan Rumah Nusantara Award 2010
Sebuah ajang penghargaan untuk internal PTPN bertajuk Nusantara Award 2010 digelar di Pekanbaru. PTPN V dipercaya menjadi tuan rumah.
Riauterkini-KAMPAR- Setelah sebelumnya diselenggarakan secara terpisah, untuk kali pertama Penghargaan Nusantara Award digelar serentak untuk tiga jenis komoditas perkebunan yang dikelola PT Perkebunan Nusantara (PTPN) di seluruh Indonesia. Ketiga jenis komoditas perkebunan yang menjadi obyek penghargaan adalah kelapa sawit, karet dan teh. Penyelenggaraan Nusantara Award dipercayakan kepada PTPN V sebagai tuan rumah dan dipusatkan di Hotel Labersa, Siak Hulu, Kampar mulai hari ini, Rabu (15/12/10) dan berakhir besok, Kamis (16/12/10).
"Sebelumnya penyelenggaraannya terpisah-pisah. Penghargaan untuk teh digelar sendiri, demikian juga dengan karet dan kelapa sawit. Tetapi untuk kali ini digelar serentak dan kebetulan kita yang dipercaya sebagai tuan rumah," ujar Ketua Umum Panitia Nusantara Award 2010 dari PTPN V Suharjoko dalam jumpa pers di Labersa Hotel, Rabu (15/12/10).
Dipaparkan Suharjoko dalam Nusantara Award kali ini, setiap jenis komoditas perkebunan terbagi pada enam kategori penghargaan. Misalnya untuk kelapa sawit ada enam aspek yang diperlombakan, yakni peningkatan produktifitas, kebun terbaik, pabrik kelapa sawit (PKS) terbaik, kebun plasma terbaik, peningkatan redemen PKS terbaik dan inovasi terbaik.
Selain enam penghargaan untuk masing-masing komoditas perkebunan, juga akan diserahkan penghargaan bagi meneger terbaik untuk masing-masing komoditas perkebunan. "Jadi jumlah penghargaan yagn akan diserahkan dalam kegiatan ini 54 buah," jelasnya.
Lebih lanjut Suharjoko yang didampingi Ketua Pelaksana Panitia Nusantara Award Khairuddin Nasution dan Humas panitia Bambang Christianto mengungkapkan, bahwa puncak kegiatan akan digelar besok malam dalam bentuk penyerahan penghargaan kepada para pemenang. "Penghargaan akan langsung diserahkan oleh Bapak Menteri BUMN Mustafa Abubakar," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Suharjoko juga mengungkapkan, peserta yang berasal dari PTPN I hingga XIV berjumlah sekitar 400 orang akan merembugkan berbagai persoalan seputar perkebunan dalam rangka mencari inovasi terbaik.
Selain itu juga akan dibahas kemungkinan penyatukan penghargaan serupa untuk komoditas tebu atau gula yang juga dimiliki PTPN. "Kemungkinan ke depan penghargaan untuk tebu atau gula juga disatukan," demikian penjelasannya.***(mad)
rilham2new December 15th, 2010, 10:32 AM DPRD Sahkan APBD 2011 Kota Pekanbaru Rp 1,525 Triliun
Proses pembahasan RAPBD 2010 Kota Pekanbaru tuntas sudah. DPRD setempat mengesahkan menjadi APBD dengan nilai Rp 1.525 triliun.
Riauterkini-PEKANBARU- Proses pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) Kota Pekanbaru tahun 2011, selesai sudah. Hari ini Selasa (14/12/10) bertempat di Gedung Payung Sekaki DPRD Kota Pekanbaru, setelah melalui pengkajian bersama akhirnya seluruh fraksi anggota DPRD, melalui Rapat Paripurna menyetujui dan menetapkan APBD Pekanbaru tahun 2011, sebesar Rp 1,525 triliun. Penetapan APBD tersebut lebih besar dari pengajuan semula yang diajukan oleh Pemerintahan Kota (Pemko) Pekanbaru, pada tanggal 29 November lalu yakni sebesar Rp 1,49 triliun.
Penetapan DPRD terhadap APBD 2011, yang mengalami kenaikkan sebesar Rp 32 miliyar atau 2,14 persen dari yang diajukan Pemko semula. Mendapat sambutan baik dari Walikota Pekanbaru yang merasa, telah mendapat dukungan positif dari DPRD. Selain itu kenaikkan APBD 2011 diatas juga disebabkan oleh presentasi belanja tidak langsung lebih besar hingga mencapai 50, 23 persen, dan belanja langsung hanya mencapai 49,8 persen. Hal ini berbeda dari penyampaian dalam pengajuan RAPBD, yang diajuakan oleh Pemko sebelumnya, yakni yang mencatat belanja langsung lebih tinggi dari pada belanja tidak langsung.
Usai rapat paripurna bersama, walikota mengatakan kepada wartawan, “ APBD 2011, hari ini sudah disetujui dan ditetapkan melalui rapat Paripurna bersama anggota DPRD, yang akhirnya menetapkan APBD 2011 sebesar Rp 1,252 triliun. Penetapan ini lebih besar dari yang sudah kita ajukan pada tanggal 29 November lalu, yakni sebesar Rp 1, 49 miliyar. Hal ini suatu kebangaan buat kita bersama, dan kita juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD, yang telah bekerja siang dan malam untuk membahas RAPBD kita, sehingga dengan kebijaksanaanya telah merubah anggaran APBD 2011 lebih besar, dari semula yang kita ajukan. Setelah disahkannya APBD kita pada hari ini, kita harapkan seluruh Satker sudah harus memproses setiap tender 2011, sehingga awal Januari 2011 setiap proyek bisa dilaksanakan, “ ujar walijkota.
Sedangkan menurut Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Dasmianto, mengatakan wajar jika penetapan APBD 2011 Kota Pekanbaru, lebih tinggi dari pada yang diajukan sendiri oleh Pemko hal itu, dinilai oleh Dasmianto bersama seluruh angota dewan, karena beberapa faktor, diantaranya saat ini Pemko sedang banyak mengajukan Perda, “ Penetapan APBD 2011 Kota Pekanbaru sudah sesuai pengajian dan pembahasan bersama, apalagi saat ini banyak Perda yang sedang diajukan Pemko, serta pencapaian PAD yang belum mencapi targetnya, “ ujarnya.***(yunk)
Wahhhh Rp 1.525 T ini cukup besar, semoga tidak kacau balau ya realisasinya... Karena PEMKOT Pekanbaru kan cukup baik realisasi anggarannya
jendry December 15th, 2010, 12:29 PM Harga Tiket Melambung Jelang Liburan
Pekanbaru,15/12(ANTARA)- Harga tiket pesawat ke berbagai tujuan mengalami kenaikan hingga 70 persen menjelang liburan sekolah, Natal dan Tahun Baru.
Dina, petugas tiketing dari Sriwijaya Air mengatakan jika sebelumnya harga tiket untuk Pekanbaru-Medan sebesar Rp550 ribu pada musim puncak, maka saat ini harga tiket melonjak naik hingga Rp900 ribu.
"Begitu juga untuk tujuan Jakarta yang juga mengalami kenaikan hingga 70 persen. Dari biasanya Rp500 ribu naik menjadi Rp800 ribu," ujar Dina di Pekanbaru, Rabu.
Ia mengatakan musim puncak akan dimulai pada 17 Desember mendatang. Hal ini berarti harga tiket pesawat akan semakin meningkat. Ia menyebutkan saat ini 80 persen kursi di Sriwijaya Air sudah penuh dipesan.
"Paling hanya ada beberapa kursi lagi. Namun hingga saat ini, pihak manajemen belum berniat untuk menambah pesawat lagi," jelasnya.
Ungkapan senada juga disampaikan petugas tiketing Batavia Air, Aini, yang mengatakan harga tiket mengalami kenaikan sejak dua hari lalu.
Saat ini rata-rata harga tiket pesawat berkisar Rp500 ribu-Rp800 ribu untuk tujuan Jakarta. "Tingkat pemesanan hingga akhir tahun mencapai 75 persen," jelasnya
Salah seorang penumpang yang ingin liburan ke Jakarta, Agus mengatakan, saat ini harga tiket sudah mulai bervariasi dan membingungkan penumpang yang ingin liburan.
"Masa harga tiket yang hari biasanya hanya Rp400 ribu namun bisa terjadi perubahan untuk besoknya,"ujarnya.
Contohnya saja, ketika saya tanyakan harga tiket pada Senin (21/12) Pekanbaru-Jakarta pukul 11.00 WIB harganya Rp440 ribu tapi ditanya berangkat hari ini pukul 14.00 WIB harga tiket Rp670 ribu.
Ia mengatakan, seharusnya pihak maskapai tidak seenaknya saja menaikkan harga. Terutama pada saat menjelang liburan ini.
hafis December 15th, 2010, 01:01 PM plaza citra pekanbaru
BEFORE
http://farm5.static.flickr.com/4011/4493220530_9820a6bb70.jpg
AFTER
http://farm6.static.flickr.com/5010/5263346940_7b0e223a9c.jpg
jendry December 15th, 2010, 04:38 PM ^^ memang gak jadi kelihatan nya pihak studio 88 bekerjasama dengan pihak 21 dalam mengelola bioskopnya...
hafis December 15th, 2010, 04:52 PM ^^ memang gak jadi kelihatan nya pihak studio 88 bekerjasama dengan pihak 21 dalam mengelola bioskopnya...
kayaknya begitu bang ...!! :ohno:
semenjak pamplet namanya berubah , skrg pengerjaan renovasinya kencang bgt,
beda pas masih pamplet bioskop 21 yang nggak ada pengerjaan apa"
1-hal yang aku piikirin , apakah masyarakat pekanbaru masih bisa nerima studio 88 ini (walaupun udah di renovasi) , soalnya kan studio 88 ini udah di cap bisokop yang buruk di pekanbaru,,,,,,
apalagi dulu baru" bukanya bioskop 21 , dikit bgt yang ntn di studio 88 itu
beda halnya dgn holiday 88 , dari dulu sampai skrg bioskop itu di cap lumayan !!
jendry December 15th, 2010, 05:21 PM ^^ fis holiday 88 dan studio 88 itu masih satu group...
studio 88 itu di cap jelek karna bioskopnya memang jelek,bau, dll...
coba bandingkan dengan holiday 88, kan beda jauh banget, makanya di holiday 88 peminat orang untuk menonton bioskop di sana tidak berkurang, bahkan menurut aku cukup ramai juga yang nonton di sana....
orang di pekanbaru ini gengsi nya sangat tinggi toilet kotor aja itu bisa jadi halangan orang tidak memilih tempat itu lagi...
kalau studio 88 nanti di renovasi dengan bentuk bioskop yang bagus baik dari segi desaign dan fasilitas, pasti bakal banyak kok orang yang nonton di sana,..
desaign bagus,fasilitas mantap serta film nya update itu yang jadi faktor utama bioskop itu menjadi pilihan orang untuk menonton..
rilham2new December 15th, 2010, 05:27 PM Hmm, di Plaza Citra itu mungkin tidak hanya masalah bioskopnya juga .... Plaza nya juga gak begitu asyik untuk jalan2..
TUjuan orang ke Plaza Citra itu untuk belanja yang memang udah tahu tujuan belanjanya untuk apa. Orang kayak gini, kemungkinan tidak akan spending untuk nonton film lagi. Karena mereka sudah belanja sebelumnya.
Beda dengan di mal-mal lain kayak SKA atau Ciputra yang mal gak cuman untuk belanja, tapi untuk cuci mata. Hiburan melepas penat, melihat yang segar-segar. Mereka mungkin tidak berbelanja barang, tapi mereka berbelanja untuk hiburan seperti makan, main di TIMEZONE, AMAZONE, nonton bioskop, baca gratis di toko buku, dsb.
Kalau kayak Plaza Sukaramai contohnnya itu bukan tempat cuci mata, tapi lebih ke tempat belanja yang memang sudah ada niatan kita untuk mencarinya. Jadi orang2 yang datang ke mal-mal seperti ini sudah ada dalam kepalanya bahwa dia gak bakalan nonton bioskop.
Kalau di Ciputra sih, bosan cuci mata... Langsung deh cabut ke bioskop atau makan2 :p ...
hafis December 15th, 2010, 05:39 PM ^^ fis holiday 88 dan studio 88 itu masih satu group...
studio 88 itu di cap jelek karna bioskopnya memang jelek,bau, dll...
coba bandingkan dengan holiday 88, kan beda jauh banget, makanya di holiday 88 peminat orang untuk menonton bioskop di sana tidak berkurang, bahkan menurut aku cukup ramai juga yang nonton di sana....
orang di pekanbaru ini gengsi nya sangat tinggi toilet kotor aja itu bisa jadi halangan orang tidak memilih tempat itu lagi...
kalau studio 88 nanti di renovasi dengan bentuk bioskop yang bagus baik dari segi desaign dan fasilitas, pasti bakal banyak kok orang yang nonton di sana,..
desaign bagus,fasilitas mantap serta film nya update itu yang jadi faktor utama bioskop itu menjadi pilihan orang untuk menonton..
masyarakat di pku gengsinya tinggi aku setuju bang .. :dj: :lol:
satu hal yang bisa di laukuin plaza citra pada saat opening studio 88 yaitu promosi .....!!! !!!
jendry December 15th, 2010, 05:57 PM ^^ kalau bioskopnya bagus dan sesuai selera anak muda pekanbaru, wajib di promosikan,.. kalau biasa - biasa aja bioskopnya, baiknya gak usah dehhh :D percuma aja ntar... :D
apalagi kata bang rilham tadi plasa citra itu bukan mal tempat orang jalan - jalan menghabiskan waktu luang. tapi mal yang tujuan orang kesitu hampir di pastikan berbelanja..
dengan adanya bioskop bagus nanti bisa mengubah imej mal tersebut yang semula hanya orang ingin belanja aja kesitu menjadi mal yang juga jadi tempat tujuan jalan jalan cuci mata :D
hafis December 15th, 2010, 06:04 PM Hmm, di Plaza Citra itu mungkin tidak hanya masalah bioskopnya juga .... Plaza nya juga gak begitu asyik untuk jalan2..
TUjuan orang ke Plaza Citra itu untuk belanja yang memang udah tahu tujuan belanjanya untuk apa. Orang kayak gini, kemungkinan tidak akan spending untuk nonton film lagi. Karena mereka sudah belanja sebelumnya.
Beda dengan di mal-mal lain kayak SKA atau Ciputra yang mal gak cuman untuk belanja, tapi untuk cuci mata. Hiburan melepas penat, melihat yang segar-segar. Mereka mungkin tidak berbelanja barang, tapi mereka berbelanja untuk hiburan seperti makan, main di TIMEZONE, AMAZONE, nonton bioskop, baca gratis di toko buku, dsb.
Kalau kayak Plaza Sukaramai contohnnya itu bukan tempat cuci mata, tapi lebih ke tempat belanja yang memang sudah ada niatan kita untuk mencarinya. Jadi orang2 yang datang ke mal-mal seperti ini sudah ada dalam kepalanya bahwa dia gak bakalan nonton bioskop.
Kalau di Ciputra sih, bosan cuci mata... Langsung deh cabut ke bioskop atau makan2 :p ...
Ada benernya juga sih bang, mgkn ini semua di karena kan sudah berdirinya mal" yg lebih megah, mewah, serta dgn fasilitas" yg lengkap. . .
Mgkn si plaza citra ini ngak mau kalah sama mal" lain, makanya ren0vasi bioskop dan play game areany ! ! Tapi yg ngak aq suka di plaza ini kenapa musti timezone yg di korbanin , padahal timez0ne ini nasional chain ,
Dan 1 lagy yg bisa menarik pengunjung yaitu bioskop 21 , ekh malah ngak jadiI , tapi kan yg masuk di sana holiday 88 group jadi ngak pa" juga .
rilham2new December 16th, 2010, 05:38 AM Holiday pun gak papa asal gak katrok dan ketinggalan aja desainnya....
jendry December 16th, 2010, 06:09 AM Menteri Pemberdayaan Perempuan Tanam Pohon di Tahura
PEKANBARU (RP) – Hari ini, Kamis (16/12), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amelia Sari Gumelar, dijadwalkan akan melakukan penanaman pohon di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (SSH), Siak, Minas.
Dijadwalkan pula akan turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Penggerak PKK Pusat Vita Nova Gamawan Fauzi serta Ketua Pusdatin Puanri Septina Primawati Rusli. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Women Ekspo 2010 dan sekaligus memperingati Gerakan Perempuan Menanam.
‘’Besok sebelum pembukaan Riau Women Expo 2010, kita akan lakukan penanaman pohon di Tahura bersama ibu Menteri dan Ketua Tim Penggerak PKK Pusat. Kegiatan tersebut kita lakukan sebagai bentuk kepedulian kita kepada lingkungan yang memang saat ini sedang terganggu. Semoga dengan apa yang kita lakukan berguna untuk masa depan,’’ terang Septina Kepada Riau Pos Rabu (15/12) di Pekanbaru.
Sementara itu menurut Kepala UPT Tahura SSH M Murod, kemarin, pada kegiatan itu akan dilaksanakan penanaman pohon sebanyak 1.500 pohon. Terdiri dari pohon pulai, matoa, mahoni, ketapang, bunga tanjung, dan sebagainya. Lokasinya di dekat bumi perkemahan Tahuran SSH.(eko/ndi)
Kris18 December 16th, 2010, 08:04 AM Siang Ini, Giliran Herman Bercerita soal Pekanbaru
– 16 December 2010
Riau Pos
Posted in: Metropolis
PEKANBARU (RP)- Pemberlakuan otonomi daerah membuat Kota Pekanbaru tumbuh dan berkembang pesat.
Hal ini dapat dilihat dari geliat pembangunan yang berkelanjutan di sudut-sudut kota. Tapi problema perkotaan tetap saja ada silih berganti.
Apa saja permasalahan itu? Semua itu akan didedahkan dalam lanjutan rangkaian Roundtable Discussion 11 Tahun Otonomi Daerah di Riau, Kamis (16/12) siang, yang menghadirkan Wali Kota Pekanbaru Drs Herman Abdullah MM, Dekan FISIP Universitas Riau Drs Ali Yusri MS, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Peng Suyoto, dan Kapolresta Pekanbaru Kombespol Bambang HS.
Pemimpin Umum Riau Pos Sutrianto mengatakan, melihat Kota Pekanbaru akan sedikit berbeda dengan kabupaten/kota lain dalam menapaki 11 tahun otonomi daerah.
Apalagi perkembangan Pekanbaru menunjukkan kebolehannya. “Kue-kue” ekonomi berseliweran di sana-sini, aktivitas barang dan jasa berjalan sebagaimana mestinya, hingga pertumbuhan ekonomi dan PAD meningkat.
“Namun di balik itu semua, ada hal-hal yang perlu dibenahi dan ditata oleh Pemko terhadap Pekanbaru ini. Semuanya ini tidak lepas dari arah dan tujuan pembangunan itu sendiri dalam mewujudkan Pekanbaru yang memiliki karakter tersendiri dan pusat perdagangan sebagaimana yang tertuang di dalam visi Kota Pekanbaru,” kata dia.
Salah seorang nara sumber, Dekan FISIP Drs Ali Yusri MS, juga sedikit mengungkapkan pemikirannya.
Menurutnya, secara garis besar kesuksesan Pekanbaru dalam menata dan membangun Kota Bertuah telah terbukti oleh wali kota dan pantas diacungkan jempol.
Akan tetapi di balik pembuktian itu, terdapat catatan-catatan dan pekerjaan besar yang harus dilakukan dan belum dilakukan oleh Pemko Pekanbaru sendiri, yaitu belum terbentuknya Pekanbaru sebagai kota budaya.
Selain itu belum terbangun dan terciptanya rasa akan memiliki kota ini untuk dapat menjadi ikon kebanggaan. “Sekarang ini yang cenderung lebih dominan adalah pergelutan aktivitas ekonomi bisnis yang dikendalikan. Belum ada semacam pengendalian ke arah kota. Pekanbaru dijadikan tempat ladang perburuan ekonomi,” kata Ali Yusri kepada Riau Pos, Rabu (15/12) di Pekanbaru.
Dikatakan dia, dampak dari itu semua, adalah kurangnya fasilitas publik untuk masyarakat, yang ada hanya relung-relung atau tempat-tempat yang berorietasi dalam melakukan transaksi bisnis.
Oleh karena itu, hal ini perlu ditata kembali agar semua unsur itu baik budaya, sosial dan lainnya mendapat tempat.
“Sekarang ini kondisi riil masyarakat Pekanbaru bersifat individualistik. Tidak ada kearifan bersama antara masyarakat dan pemerintah. Semuanya berjalan secara sendiri-sendiri, jika pun itu ada, sifatnya sebatas keperluan dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan, sehingga tidak ada lagi wibawa Pemko dalam mengelola daerahnya,” kata dia.
Sorotan lain yang untuk Pekanbaru menurut dia adalah kesadaran akan kecintaan masyarakat terhdap kota belum muncul. Artinya masyarakat kurang mencintai akan kota ini.
Padahal di kota ini tempat mencari rezeki. Masyarakat kurang merasa bangga akan Pekanbaru ini.
Hal ini dapat dibuktikan dari sikap apatis masyarakat yang tidak menempatkan kecintaannya pada kota ini. Masyarakat kurang peka terhadap kondisi sosial kemasyarakatannya yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.
Masyarakat kurang juga mendukung setiap kebijakan Pemko dalam setiap hal yang membangun kota. “Dari sini, secara tidak langsung dapat kita menilai kebanggaan dan kecintaan akan kota bertuah ini dirasakan kurang. Seharusnya hal ini menjadi tugas Pemko agar hal ini tidak terjadi, Jika saja terjadi, sudah barang tentu menimbulkan iklim yang tidak kondusif,” sebut mantan kandidat doktor Unisel Malaysia ini.
Apa yang harus dilakukan oleh Pemko? Pakar politik Riau ini menyebutkan ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Pemko, yaitu melakukan pendekatan dan memandang penting unit-unit di bawahnya pada level RT/RW dan kelurahan. Kemudian mendistribusikan kewenangan dengan bottom up kepada unit pemerintahan dari kecil. Dalam hal ini bukan besar-kecilnya kewenangan yang diberikan, melainkan distribusi kewenangan yang diberikan.
“Sehingga nantinya aparatur paling bawah itu dapat menjalankannnya, dan berimplikasi pada kemajuan. Maju dari tingkat bawah, secara otomatis berimbas juga ke kota,” sebut dia.
Senada dengan Ali Yusri, Ketua PSMTI Riau Peng Suyoto menambahkan semangat dari reformasi menghasilkan otonomi daerah, di mana daerah diberikan kebebasan secara mandiri untuk membangun dan mengembangkan wilayahnya dan memberikan dampak positif.(*3)
rilham2new December 16th, 2010, 05:37 PM ^^ Nasib Pekanbaru itu sama kayak Jakarta....
Orang datang berbondong-bondong ke kota itu, cari kerja, menguras pendapatan di sana. Tapi kemudian di saat yang bersamaan juga menghujat pemerintah daerah di Pekanbaru ini.
Padahal harusnya dia menghujat Pemerintah daerah di daerah asal dia kenapa gak bisa menyediakan lapangan pekerjaan :p, padahal datang ke Pekanbaru pun bukan berarti hanya memberikan peluang kepada pengusaha di Pekanbaru untuk ekspansi dan investasi karena sumber daya manusia selalu tersedia. Tapi ada juga masalah sosial di balik itu.
Kayak DKI Jakarta, tingkat kemiskinan rendah, tingkat SDM luar biasa tinggi, standar hidup jauh di atas rata-rata nasional, kualitas SD, SMP, dan SMA sangat membanggakan, infrastruktur oke (tapi sudah OVER-CAPACITY semuanya), tetep juga pemerintah daerahnya yang disalahkan karena pengangguran di Jakarta ini di atas 10% dan di atas rata-rata nasional (DKI Jakarta aja di peringkat 2 nasional untuk tingkat pengangguran).
Tapi, ada "sedikit" elemen di dalam masyarakat di kedua kota ini yang mulai mempelajari cara mencintai kota ini. Terutama generasi muda, kayak di Jakarta ada BIKE TO WORK, dan beragam komunitas yang bertujuan menyelamatkan Jakarta. Di Pekanbaru pun ada juga, komunitas fotografi yang rajin mengingatkan unsur-unsur sosial di kota ini itu tetap ada, seberapa HEDONIS nya gaya hidup di kota ini. Tapi, baik di PKU ataupun JKT, elemen kecil ini tetap tenggelam sama suara-suara pendatang yang udah kebanyakan dan cenderung menuntut lebih pada pemerintah daerah di mana mereka mencari rezeki.
Ya begitulah.... :D, Pekanbaru masih butuh waktu kok, ketimbang Jakarta yang pertambahan penduduknya jauh lebih rendah. Jumlah penduduk senior di Pekanbaru memang masih lebih sedikit ketimbang di Jakarta. Makin lama tinggal di kota tersebut, setidaknya rasa cinta akan timbul hehehe. Pemerintah harus membuktikan lebih, okelah Pekanbaru sudah menang Adipura, Wahana Tata Nugraha, atau Kota Sehat dari Kemenkes, tapi itu masih belum cukup :) ... Prestasi itu harus berupa penilaian langsung dari Masyrakat. Masyarakat meminta solusi pemecahan masalah perkotaan di Pekanbaru, sudah mengacu bahwa Pekanbaru sudah kota metropolitan. Masyarakat lebih menghargai solusi-solusi bombastis yang sifatnya makro, kalau solusi yang sifatnya lokal dan mikro.. itu kurang begitu mendapat sambutan dari masyarakat metropolitan.
fahminanda December 17th, 2010, 02:42 AM BANK BNI 46 REGIONAL SUMBAGTENG
http://farm6.static.flickr.com/5241/5267666480_78f38b5319_b.jpg
rilham2new December 17th, 2010, 04:35 AM Desain gedung BNI bagus :)
Di Riau, ada juga yang mirip seperti itu di Rengat... Tapi melebar ke samping ..
jendry December 17th, 2010, 08:13 AM udah di tempati ya gedungnya...?
aboy_wew December 17th, 2010, 03:37 PM ^^ Nasib Pekanbaru itu sama kayak Jakarta....
Orang datang berbondong-bondong ke kota itu, cari kerja, menguras pendapatan di sana. Tapi kemudian di saat yang bersamaan juga menghujat pemerintah daerah di Pekanbaru ini.
Padahal harusnya dia menghujat Pemerintah daerah di daerah asal dia kenapa gak bisa menyediakan lapangan pekerjaan :p, padahal datang ke Pekanbaru pun bukan berarti hanya memberikan peluang kepada pengusaha di Pekanbaru untuk ekspansi dan investasi karena sumber daya manusia selalu tersedia. Tapi ada juga masalah sosial di balik itu.
Kayak DKI Jakarta, tingkat kemiskinan rendah, tingkat SDM luar biasa tinggi, standar hidup jauh di atas rata-rata nasional, kualitas SD, SMP, dan SMA sangat membanggakan, infrastruktur oke (tapi sudah OVER-CAPACITY semuanya), tetep juga pemerintah daerahnya yang disalahkan karena pengangguran di Jakarta ini di atas 10% dan di atas rata-rata nasional (DKI Jakarta aja di peringkat 2 nasional untuk tingkat pengangguran).
Tapi, ada "sedikit" elemen di dalam masyarakat di kedua kota ini yang mulai mempelajari cara mencintai kota ini. Terutama generasi muda, kayak di Jakarta ada BIKE TO WORK, dan beragam komunitas yang bertujuan menyelamatkan Jakarta. Di Pekanbaru pun ada juga, komunitas fotografi yang rajin mengingatkan unsur-unsur sosial di kota ini itu tetap ada, seberapa HEDONIS nya gaya hidup di kota ini. Tapi, baik di PKU ataupun JKT, elemen kecil ini tetap tenggelam sama suara-suara pendatang yang udah kebanyakan dan cenderung menuntut lebih pada pemerintah daerah di mana mereka mencari rezeki.
Ya begitulah.... :D, Pekanbaru masih butuh waktu kok, ketimbang Jakarta yang pertambahan penduduknya jauh lebih rendah. Jumlah penduduk senior di Pekanbaru memang masih lebih sedikit ketimbang di Jakarta. Makin lama tinggal di kota tersebut, setidaknya rasa cinta akan timbul hehehe. Pemerintah harus membuktikan lebih, okelah Pekanbaru sudah menang Adipura, Wahana Tata Nugraha, atau Kota Sehat dari Kemenkes, tapi itu masih belum cukup :) ... Prestasi itu harus berupa penilaian langsung dari Masyrakat. Masyarakat meminta solusi pemecahan masalah perkotaan di Pekanbaru, sudah mengacu bahwa Pekanbaru sudah kota metropolitan. Masyarakat lebih menghargai solusi-solusi bombastis yang sifatnya makro, kalau solusi yang sifatnya lokal dan mikro.. itu kurang begitu mendapat sambutan dari masyarakat metropolitan.
hehe,...bener2..intinya silakan mau mncari sesuap nasi di pekanbaru tapi patuh peraturan..jangan bnyak maunyaa..skdit2 mngatasnamakan masyarakat miskin,,haihh...ngadu k DPRD,,
kalo mau ribut aja,,balik ka,pung sanaaa...gk usah jdi warga kota ini,...memang perlu ketegasan pemerintah untuk menyaring dan memperketat pendatang baru ke pekanbaru...
rilham2new December 17th, 2010, 04:22 PM Harusnya kita yang PRO-Ketegasan Pemerintah Daerah dalam mengambil langkah punya suara keras juga ya di pemerintahan :D
Gak cuman segelintir masyarakat yang merasa mewakili "golongan miskin" atau "mengaku miskin" atau "mengaku tertindas".
Pemerintah harus tahu bahwa ada elemen masyarakat ini yang mendukung diberlakukannya ketegasan-ketegasan untuk penyelesaian masalah.
drie December 17th, 2010, 05:47 PM ::: Bank Mega :::
http://farm6.static.flickr.com/5087/5268739390_a3ba98f69e_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5007/5268739834_0b6890a603_z.jpg
drie December 17th, 2010, 07:28 PM Wako Ditanya soal KTP hingga Toilet
Laporan MUHAMMAD AMIN, Pekanbaru m-amin@riaupos.com
Roundtable Discussion 11 Tahun Otonomi Daerah di Pekanbaru menjadi ajang curhat bagi beberapa tokoh Pekanbaru. Tak hanya soal pelayanan publik yang umum, namun juga hingga detilnya. Hal ‘’remeh’’ seperti kurang senyum aparat saat pengurusan KTP hingga tak adanya toilet umum perkotaan juga jadi sorotan.
Pernyataan soal pelayanan publik yang satu ini (toilet) memang membuat Wali Kota Pekanbaru, Drs Herman Abdullah MM tersenyum dan geleng-geleng kepala. Pertanyaan ini berasal dari pengamat perkotaan, Ir Mardianto Manan, yang merasa sebagai kota besar seharusnya Pekanbaru sudah memiliki sarana berupa toilet umum yang memadai.
Dia mengacu pada beberapa kota besar di luar negeri. Pertanyaan ini hanya dijawab sekadarnya oleh Herman, bahkan dengan sedikit canda. Namun dia juga berjanji akan membenahinya ke depan. Pertanyaan ‘’remeh’’ lainnya, yakni soal pelayanan pembuatan KTP yang kurang ramah dan tanpa senyum dijawab wali kota dengan serius.
‘’Memang kita terus berusaha membenahi pelayanan publik, termasuk keramahan aparat saat melayani. Tapi mengubah mindset ini memang sulit dan perlu waktu. Ada yang dapat segera diubah, tapi ada juga yang sulit, misalnya yang di kelurahan,’’ ujar Herman.
Hal itu disebutkannya saat menjadi pembicara dalam Roundtable Discussion 11 Tahun Otonomi di Riau di ruang redaksi Riau Pos, Kamis (16/12) siang. Turut menjadi pembicara dalam diskusi kemarin Dekan Fisip Universitas Riau Drs Ali Yusri MSi dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilayah Riau Peng Suyoto.
Hadir juga CEO Riau Pos Media Grup Makmur SE Ak MM, Pemimpin Redaksi Riau Pos Raja Isyam Azwar, Wapimum Riau Pos Herianto, dan Wapemred Riau Pos Abdul Kadir Bey yang sekaligus sebagai moderator. Wali Kota juga membawa beberapa bawahannya seperti Kepala Bappeda Drs Sofian, Kadis PU Ir Dedi Gusriadi, Kadis Pendidikan Drs Yuzamri Yakub dan beberapa pejabat lainnya. Hadir juga beberapa pengusaha seperti Darmawan, akademisi Dr Tang Antoni, mantan anggota DPR RI asal Riau, Fachruddin, dan beberapa nama lainnya.
Herman mengakui, di balik keberhasilan pembangunan kota dan masyarakatnya itu, masih ada kekurangan dan itu tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Masyarakat, kalangan usaha dan stakeholder lainnya juga harus ikut serta.
Menurut Herman, mengawali masa kepimpinannya di Kota Bertuah pada 2001 dengan luas wilayah mencapai 621 Km2, delapan kecamatan, 42 kelurahan pendapatan asli daerah berkisar Rp38 miliar-Rp40 miliar per tahun dan APBD Rp215 miliar.
Seiring dengan perjalanan waktu, pria yang sebelumnya malang-melintang di dunia birokarasi pemerintahan ini menyebutkan semua itu berubah drastis, meliputi PAD yang mencapai Rp185 miliar, APBD yang mencapai Rp1,5 trilun lebih, pemekaran kecamatan mencapai 12 dan 58 kelurahan, pertumbuhan ekonomi 8,8 persen dan Indeks Pembangunan Manusia 77,54.
“Perubahan ini dirasakan semasa era otonomi, di mana daerah diberikan kewenangan untuk mengatur dan mengelolaanya, ditambah lagi penguasaan pengelolaan anggaran oleh daerah. Pemerintah daerah bisa melakukan kreativitas dalam membangun daerahnya. Andai saja tidak ada otonomi, barangkali Pekanbaru tidak seperti sekarang ini,” kata Herman.
Perkembangan demi perkembangan yang dibuktikan dengan geliatnya pembangunan dan investasi yang ditanamkan oleh investor menjadikan Pekanbaru sebagai tumpuan aktivitas perekonomian bagi kalangan dunia usaha.
Sebagai ibu kota provinsi, Pekanbaru memiliki keunggulan lebih dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Riau. Keunggulan-keunggulan yang dimiliki Pekanbaru menimbulkan hal positif, berupa penghargaan dari pemerintah pusat dalam berbagai bidang.
Kemajuan yang dirasakan oleh Pemko Pekanbaru ini, kata mantan Sekko Pekanbaru ini, menimbulkan arus urbanisasi ke Pekanbaru. Berbagai atensi datang ke Pekanbaru untuk mengadu nasib, dan Pemko tetap memberikan tempat.
Di Pekanbaru, dari beragam etnis yang ada, semuanya tetap mendapat perlakuan yang sama dari Pemko. Kondisi itu juga ditambah dengan rentetan bencana yang menimpa daerah tertangga. Mulai dari tsunami Aceh, gempa bumi di Sumut dan Sumbar serta gunung meletus.
Pekanbaru pun dipilih sebagai pilihan untuk berusaha dan menetap.
Namun demikian, salah satu yang diakui Herman masih belum berjalan sebagaimana yang diharapkan adalah soal pelayanan aparatur. Ini juga yang banyak mengemuka dalam forum diskusi kemarin. Mulai dari pelayanan pembuatan KTP, fasilitas umum, taman kota dan sebagainya.
Dalam diskusi tersebut terungkap Pemko Pekanbaru seolah-olah larut dengan kemajuan pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga mengabaikan perhatian kepada pelayanan publik dan fasiltas umum masih jauh dirasakan kurang.
Bahkan sempat keluar sinyalemen Pemko “pelit” untuk menyediakan fasiltas umum.
“Boleh disaksikan dalam pengurusan pembuatan atau perpanjangan KTP atau KK, di mana waktunya selalu molor dari jadwal yang ditetapkan. Belum lagi biaya yang dikenakan. Ditambah lagi pelaku aparatur yang kurang bersahabat,” ujar peserta diskusi Syamsul Bahri Samin yang juga Pemred Pekanbaru Pos.
Dia menyebutkan, seyognyanya yang namanya pelayanan itu harus konsisten dan tepat waktu, begitu juga dengan yang pemberi pelayanan itu, dapat menyesuaikan dengan apa yang membidanginya dan tahu akan tugasnya.
Kebanyakan aktivitas pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan selalu tidak optimal, karena masyarakat selalu dibuat bingung dan kurang mendapatkan pelayanan. “Ini yang seharusnya menjadi catatan penting Pemko dalam meningkatkan pelayanan kepada warganya. Jangan menganggap hal ini sepele tapi warga yang dirugikan,” kata Syamsul lagi.
Sementara dalam palayanan publik masih dirasakan kurang, fasilitas umum juga begitu. Pengamat perkotaan Mardianto Manan menyebutkan bahwa ketiadaan toilet umum menjadi nilai minus di tengah prestasi yang diraih.
Akibatnya, warga kota yang hendak membuang hajat kebingungan, mau buang di mana. “Maka jangan heran jika warga kota sendiri bersikap sembrono dan apatis pada Pemko, karena Pemko sendiri yang membuatnya seperti itu,” kata Mardianto Manan yang mengeluhkan tidak adanya toilet di wilayah kota.
Dikatakan Mardianto, semangat untuk memajukan daerah untuk menjadikannya terdepan adalah impian setiap kepala daerah, siapapun pemimpinnya, naluri untuk memajukan dan menyejahterakan masyaratnya adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan.
Kota Pekanbaru sendiri, diakui Mardianto, jika dibandingkan tempo dulu dengan sekarang jauh terasa sekali bedanya. Pekanbaru berubah 180 derajat. Perubahan ini dilakukan paska-pemberlakukan otonomi daerah.
“Namun perlu diingat, di balik kemajuan kota itu, fasilitas dan pelayanan publik bagi warganya juga harus diutamakan,” saran dia.
Akademisi dari Unri, Drs Ali Yusri MS, yang diundang menjadi pembicara pembanding juga mengungkapkan beberapa masukannya. Menurut dia, harus diakui secara jujur, banyak keberhasilan yang dicapai Pekanbaru. Namun di balik keberhasilan itu sayangnya belum terbentuknya karakter masyarakat kota atau coorparate culture yang meliputi budaya kerja dan budaya masyarakatnya.
“Sehingga yang muncul adalah individualistik masyarakatnya yang tinggi. Kecintaan akan Kota Pekanbaru sendiri oleh warganya tidak ada,” kata dia.
Menurut Ali, seharusnya Pemko Pekanbaru membangun karakter masyarakatnya, agar terjadi kesinambungan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah.
Di samping itu juga yang tak boleh lupa adalah menciptakan rasa aman dan jaminan kebutuhan kepada masyarakatnya, bukan bicarakan kewenangan dan porsi “kue” antara pemerintah dengan bawahannya.
Kendati pun kemajuan kota ini amat dirasakan, namun tidak lepas namanya penyakit sosial, seperti gelandangan dan pengemis. Gepeng seolah telah mendarah daging bagi Kota Pekanbaru dan begitu sulit dihilangkan. Herman Abdullah mengakui jika pada tataran pelayanan publik masih dirasakan kurang. Hal ini dikarenakan karena SDM belum memadai.
“Saya akui pelayanan itu harus dibenahi dan diperbaiki. Selain tu mindset pegawai juga harus diubah. Namun paling tidak Pemko telah berusaha memaksimalkan dalam pemberian pelayanan. Hanya saja kurang optimal,” kata Herman.
Begitu juga fasiltas umum, Herman mengatakan, Pemko bukannya “pelit” untuk menyediakan fasilitas umum, karena semuanya itu sudah dirancang dan disediakan. Dia menjamin, boleh dilihat dimana fasiltas umum yang tidak ada, semuanya ada. Hanya saja jumlahnya yang minim. Menyangkut dengan ketersedian toilet umum hal ini dipandang perlu, namun tidak porsinya wali kota.
“Kita paham akan hal ini, namun hal seperti toilet ini sudah barang tentu dicarikan solusinya. Memang di tempat umum fasilitas ini diperlukan, dan hal ini segera ditindaklanjuti,” kata dia.
Menyangkut maraknya keberadaan gepeng, menurut Herman, bukan hanya ada di Pekanbaru, melainkan juga di kota-kota besar, keberadaan gepeng selalu marak. Khusus di Pekanbaru gepeng ini umumnya berasal dari luar, dan terorganisir dan Pemko telah memiliki cara untuk mengatasi hal itu, dengan cara melakukan pembinaan kepada para gepeng itu. “Bukan hanya Gepeng, PSK pun tak luput dari perhatian Pemko.
Bahkan kawasan lokalisasi sudah dikosongkan, dan Pemko mengembalikan para pekerjanya ke tempat asalnya. Semua ini dilakukan oleh Pemko untuk mencegah lebih jauh penyakit sosial kemasyarakatan,” kata wali kota Pekanbaru dua periode ini.
Peran Tionghoa
Lalu bagaimana otonomi di Pekanbaru dirasakan oleh warga Tionghoa? Ketua PSMTI Riau Peng Suyoto mengatakan, era otonomi memberikan sedikit peluang bagi warga Tionghoa untuk bisa beraktivitas. Selama ini orang Tionghoa dikenal sebagai pedagang, padahal banyak yang bisa dilakukan mereka selain berbisnis, termasuk bidang politik dan budaya. “Kami adalah orang Indonesia.
Maka sudah seharusnya pemerintah jangan membedakan kami. Berikan kami kesempatan yang sama pada warga lainnya, baik dalam politk, budaya keamanan dan sebagainya,” sebut dia.
Saat ini menurut dia, era otonomi memberikan angin segar bagi warga Tionghoa dalam menjalankan aktivitasnya.
Diskusi yang berlangsung dalam suasana santai membuat antusiasme peserta diskusi meningkat. Apalagi dalam diskusi ini diselingi dengan humor dari para pemateri dan juga peserta, sehingga peserta tidak larut dalam kondisi serius.
Diskusi ini dibuka langsung oleh CEO Riau Pos Media Grup H Makmur SE Akt MM. Diskusi ini adalah rangkaian kegiatan HUT ke-20 Riau Pos. Ada 20 kegiatan yang dilakukan oleh Riau Pos bersempena hari jadinya, salah satu adalah diskusi ini.
“Diskusi ini, merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari Riau Pos terhadap keberlangsungan otonomi daerah di Riau, di mana mendatangkan langsung kepala daerahnya,’’ ujarnya.(fia/*3
hafis December 18th, 2010, 02:22 AM pusat aja ngkauin kota pekanbaru terbersih buktinya mendapatkan adipura , dan sekarang pemprov riau juga ngakuin kita terbersih
Pekanbaru Terbersih versi Pemprov
PEKANBARU (RP) - Kota Pekanbaru kembali mendapat predikat sebagai kota terbersih, kali ini pemberi penghargaan sebagai kota terbersih itu tidak datang dari pemerintah pusat, akan tetapi predikat itu diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Penghargaan berupa piala dan piagam untuk kota terbersih itu diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, H Wan Samsurius di ruang kerjanya kepada Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ir H Yusman Amin M.Eng, Jumat (17/12).
Penghargaan ini diberikan Pemerintah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam rangka memperingati Hari Nusantara yang ke-11.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru melalui Kabag Humas, Hermanto Yasin mengatakan, dengan diberikannya penghargaan ini oleh Provinsi Riau, Kota Pekanbaru merasa sangat bangga, di mana Kota Pekanbaru tidak hanya terbersih menurut pusat, akan tetapi Provinsi Riau sendiri juga mengakui bahwa Kota Pekanbaru sebagai Kota terbersih.
‘’Kita sangat bangga dengan apresiasi yang sudah diberikan pemerintah Provinsi Riau. Ini merupakan penghargaan yang pertama kali kita dapatkan dari Pemerintah Provinsi Riau untuk kota predikat bersih,’’ terangnya.
Hermanto Yasin mengharapkan kepada setiap camat yang ada di Kota Pekanbaru untuk dapat selalu memperhatikan masalah kebersihan ini ke depannya.
Sehingga nantinya penghargaan yang sudah diberikan oleh Provinsi Riau dan Pusat selama ini masih dapat dipertahankan.
‘’Kita harapkan kepada masing-masing camat agar dapat memperhatikan masalah kebersihan ini di wilayah kerjanya,’’ terang pria yang akrab dipanggil Manto ini.(lim)
aboy_wew December 18th, 2010, 03:21 AM Harusnya kita yang PRO-Ketegasan Pemerintah Daerah dalam mengambil langkah punya suara keras juga ya di pemerintahan :D
Gak cuman segelintir masyarakat yang merasa mewakili "golongan miskin" atau "mengaku miskin" atau "mengaku tertindas".
Pemerintah harus tahu bahwa ada elemen masyarakat ini yang mendukung diberlakukannya ketegasan-ketegasan untuk penyelesaian masalah.
semoga orang2 atas sana mendengar unek-unek kita d forum ini...:D
fahminanda December 18th, 2010, 02:14 PM plaza citra pekanbaru
BEFORE
http://farm5.static.flickr.com/4011/4493220530_9820a6bb70.jpg
AFTER
http://farm6.static.flickr.com/5010/5263346940_7b0e223a9c.jpg
^^
Mungkin studio 21 memutuskan tidak jadi buka di Plaza Citra, mengingat mereka "yang katanya" mau buka di Mall Pekanbaru dengan label XXI.bisa jd studio 21 akan menunggu buka di mall yg akan dibangun group agung podomoro di th 2011 nanti. bisa jd lg mereka membatalkan buka di plaza citra karena jarak antara plaza citra, mall pekanbaru dan mall ciputra tidak begitu jauh:)
hafis December 18th, 2010, 02:24 PM ^^
Mungkin studio 21 memutuskan tidak jadi buka di Plaza Citra, mengingat mereka "yang katanya" mau buka di Mall Pekanbaru dengan label XXI.bisa jd studio 21 akan menunggu buka di mall yg akan dibangun group agung podomoro di th 2011 nanti. bisa jd lg mereka membatalkan buka di plaza citra karena jarak antara plaza citra, mall pekanbaru dan mall ciputra tidak begitu jauh:)
mungkin aja bang , dan mengingat lahan di ex.studio 88 itu juga nggak luas" amat bang , dan di tambah plaza citra ini pengunjungnya juga menurun setelah beridiri mall" yang lebih wah, malah aku berharap 21 cineplex ini ada satu di wilayah soekarno atau di panam , karena sbg wilayah yang sedang berkembang"nya , untuk wisata modern seperti bioskop lumayan jauhh
analisa aku giniloh
apa bila di plaza citra ini bioskopnya di buka mungkin (4 or 3 studio) berarti jumlah layar di pku ini 14 layar(XXI 6 , holiday 4 , plaza citra 4)
dan rata" di kota besar lain jumlah layarnya yang di isi ma cineplex group 14 -16 layar dan di kota itu bioskopnya memang cineplex aja , nggak seperti pku yang lokal masih bertahan
jadi menurut aku , mungkin 21cineplex group tidak menambah banyak cabang dan studionya
tapi ini hanya menurut aq
drie December 18th, 2010, 05:15 PM ^^
aku aku justru bersyukur kalau bioskop dengan Label 21 gak jadi buka :D, yakin deh gak bakalan bertahan lama. meding kalau memnag 21 cinaplex tetap ingin masuk ke pekanbaru, udah langsung aja dengan label XXI Plus Premiernya, gak usah pakai 21 segala.:lol:
dan bersyukurlah kita sebagai warga Kota Pekanbaru masih memilkii jaringan Bioskop Lokal yang mampu memberikan fasilitas Setara dengan Bioskop Nasional. Toh Holiday 88 Group juga gak jelek - jelek banget kan, bahkan dari segi jadwal penyangan Fiulm sama dengan XXI Ciput, dan masih banyak fasilitas yang sama kok dengan XXI. yah mungkin bedanya kalau XXI Ciput udah pakai 3D, ada menu - menu khusus di gerai makanan mereka, serta pelayanan yang ramah. yah itu lah nilai Plus dari jaringan nasional. :lol:
rilham2new December 19th, 2010, 03:29 AM mungkin aja bang , dan mengingat lahan di ex.studio 88 itu juga nggak luas" amat bang , dan di tambah plaza citra ini pengunjungnya juga menurun setelah beridiri mall" yang lebih wah, malah aku berharap 21 cineplex ini ada satu di wilayah soekarno atau di panam , karena sbg wilayah yang sedang berkembang"nya , untuk wisata modern seperti bioskop lumayan jauhh
analisa aku giniloh
apa bila di plaza citra ini bioskopnya di buka mungkin (4 or 3 studio) berarti jumlah layar di pku ini 14 layar(XXI 6 , holiday 4 , plaza citra 4)
dan rata" di kota besar lain jumlah layarnya yang di isi ma cineplex group 14 -16 layar dan di kota itu bioskopnya memang cineplex aja , nggak seperti pku yang lokal masih bertahan
jadi menurut aku , mungkin 21cineplex group tidak menambah banyak cabang dan studionya
tapi ini hanya menurut aq
Buka terlalu dekat gak masalah loh, fis ...
asalkan kelas film yang ditayangkan berbeda. Misalnya Ciputra RIAU XXI nayangin film barat dan film Indonesia yang kekuatan promonya besar.
Dan kemudian di Mal Pekanbaru XXI nya nayangin film lokal yang agak katrok (yang sangat menjamur, dan akan menjamur dalam beberapa tahun ke depan). Mungkin 3-4 studio cukup
Bioskop lokal di Plaza Citra itu malah mungkin, sebagai pengalihan film2 di Holiday 88 yang mengikuti standar penayangan film XXI. Maka mereka juga perlu tempat untuk menayangkan film Indonesia yang kualitasnya "GITU DEHH", maka Plaza Citra tempat yang tepat, cukup 3 studio (atau malah 2 studio tapi agak besar).
Kalau ada satu mal lagi buka di Pekanbaru yang ada XXI + THe Premiere (katakanlah di mal nya Agung Podomoro atau Mal SKA kalau mau bikin EXTENSION), maka harus ada 5 studio reguler + 2 studio the premiere.
Penduduk Pekanbaru itu nambah terus. Apalagi Pekanbaru (dan sekitarnya yang tidak punya hiburan murah terjangkau, pemandangan alam, kawasan wisata, dan juga kawasan sekitar Pekanbaru yang gak punya hiburan modern)... Bakal perlu banyak bioskop tuh :p
Dan daya beli masyarakat PKU yang sebenarnya cukup tinggi untuk standar nasional, akan sangat besar kemungkinannya untuk terus meningkat. DAN, orang2 sekitar PKU (Riau dan sekitarnya) juga akan meningkat daya belinya -- tapi mungkin belum VIABLE untuk punya bioskop sendiri. Ini bisa meningkatkan pangsa pasar bioskop di Pekanbaru.
Orang Duri, Minas, Perawang, dan kerinci itu kalau Weekend rame banget di mal-mal di Pekanbaru ini
rilham2new December 19th, 2010, 01:02 PM Di depan Plaza Sukaramai
Riau Pos 13 Desember 2010
http://farm6.static.flickr.com/5084/5263356832_ef0dfaf27b_b.jpg
rilham2new December 19th, 2010, 03:19 PM APa maksudnya ini ???? CHevron ENergy COrner sudah diresmikan sebagai CSR PT. CPI di Perpustakaan Soeman HS... Tapi mengapa dinyatakan belum ada koleksi dan internet pun tidak tersambung ????? Kenapa???
Kalau aku ke PKU mungkin ENergy COrner punya CHEVRON dan PLN CORNER mungkin yang pengen aku kunjungi di perpustakaan Soeman HS ini
Dari RIauPos
Beberapa Fasilitas di Soeman Hs Tak Termanfaatkan
– 19 December 2010
Laporan BUDI SYAFWAN, Pekanbaru
Sejak berdirinya Perpustakaan Wilayah Soeman Hs, ikon baru Kota Bertuah ini telah mampu menjadi sebuah pusat aktivitas baru bagi masyarakat kota berpenduduk lebih kurang 800 ribu jiwa ini.
Tak hanya menjadi referensi ilmiah, perpustakaan terbesar ini juga dimanfaatkan sebagai tempat kongkow-kongkow, baik pada hari biasa, terlebih pada akhir pekan.
Selain ribuan koleksi buku dari berbagai jenis, kenyamanan serta fasilitas cukup lengkap yang ditawarkan perpustakaan yang terletak di jantung Kota Pekanbaru ini, juga menjadi sebuah daya tarik tersendiri. Tak hanya bagi masyarakat Pekanbaru, tetapi juga dari luar kota, bahkan dari luar Provinsi Riau.
Salah satu perusahaan besar di Riau, yakni PT Astra Agro Lestari juga menjadikan perpustakaan ini sebagai tempat kunjungan pada program pendidikannya beberapa waktu lalu.
Beberapa waktu terakhir, di perpustakaan yang letaknya bersebelahan dengan kantor Gubernur Riau ini juga terdapat beberapa fasilitas baru, di antaranya PLN Corner, Energy Corner atau E-library PT Chevron Pacific Indonesia, Bilik Sastra PT Astra Agro Lestari, dan Bilik Media Center Dinas Komunikasi Informatika dan Pengolahan Data Elektronik Provinsi Riau.
‘’Fasilitas baru ini tentunya membuat perpustakaan ini semakin lengkap,’’ujar Virna, pelajar salah satu SMA di Pekanbaru kepada Riau Pos.
Di PLN Corner milik PT PLN misalnya terdapat beberapa unit komputer yang bisa diakses pengunjung dengan bebas untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan BUMN ini.
Sementara di Energy Corner atau E-library milik perusahaan minyak terbesar di Provinsi Riau yang diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Riau pada tanggal 4 Agustus 2010 lalu ini, juga menyediakan berbagai macam informasi tentang perminyakan Riau kepada para pengunjung. Di Energy Corner yang terletak di lantai 4 perpustakaan ini juga tersedia beberapa perangkat komputer bagi pengunjung untuk mengakses berbagai literatur tentang perminyakan.
Sementara bilik Sastra PT Astra Agro Lestari yang terletak di lantai 3 ini para pengunjung dapat melihat berbagai judul buku bergenre sastra. Ada lebih dari seratus judul buku sastra yang berjejer rapi di dalam rak di sana.
Tetapi, sayangnya beberapa fasilitas yang semestinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat ini terlihat tidak pernah dibuka. Dari beberapa kali Riau Pos berkunjung ke sana, tidak sekalipun fasilitas tersebut dibuka. Contohnya PLN Corner, Energy Corner milik PT CPI, dan Bilik Sastra PT Astra Agro Lestari.
Seperti saat Riau Pos berkunjung ke Energy Corner E-library milik PT CPI. Tidak ada satupun petugas di sana. Pintu ke ruangan yang cukup luas tersebut juga terlihat ditutup dengan sebuah rak dari kayu. Artinya, pengunjung memang tidak dibenarkan untuk masuk.
Ketika ditanyakan kepada salah seorang pegawai perpustakaan, pegawai tersebut mengatakan bahwa sejak diresmikan beberapa waktu lalu Energy Corner tersebut hanya beberapa kali dibuka. ‘’Katanya buka dari Senin hingga Jumat. Tetapi tak pernah buka juga saya lihat. Yang bertanggung jawab di sana kan bukan kami. Itu langsung orang PT CPI yang mengelolanya,’’ ujar petugas tersebut.
Kepada Riau Pos petugas tersebut juga berujar, berdasarkan informasi yang didapatnya bahwa Energy Corner tersebut, tidak pernah dibuka, karena belum punya koleksi. ‘’Katanya begitu. Belum ada koleksi. fasilitas internetnya pun belum tersambung. Rencananya kan menggunakan koneksi internet di perpustakaan ini juga,’’ ujar petugas tadi.
Hal ini tentu saja membuat beberapa pengunjung yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut kecewa. Seperti yang diutarakan oleh M Sofyan kepada Riau Pos.
Mahasiswa Unri ini menyebutkan dirinya sudah beberapa kali datang ke sana, tetapi fasilitas tersebut selalu terlihat tertutup. ‘’Baca di koran kan ada Energy Corner gitu kan dari PT CPI bang. Pingin juga tahu informasi tentang minyak di Riau. Tetapi, setiap ke sini kok enggak pernah buka,’’ ujarnya mengeluhkan.(bud)
hafis December 19th, 2010, 03:30 PM Buka terlalu dekat gak masalah loh, fis ...
asalkan kelas film yang ditayangkan berbeda. Misalnya Ciputra RIAU XXI nayangin film barat dan film Indonesia yang kekuatan promonya besar.
Dan kemudian di Mal Pekanbaru XXI nya nayangin film lokal yang agak katrok (yang sangat menjamur, dan akan menjamur dalam beberapa tahun ke depan). Mungkin 3-4 studio cukup
Bioskop lokal di Plaza Citra itu malah mungkin, sebagai pengalihan film2 di Holiday 88 yang mengikuti standar penayangan film XXI. Maka mereka juga perlu tempat untuk menayangkan film Indonesia yang kualitasnya "GITU DEHH", maka Plaza Citra tempat yang tepat, cukup 3 studio (atau malah 2 studio tapi agak besar).
Kalau ada satu mal lagi buka di Pekanbaru yang ada XXI + THe Premiere (katakanlah di mal nya Agung Podomoro atau Mal SKA kalau mau bikin EXTENSION), maka harus ada 5 studio reguler + 2 studio the premiere.
Penduduk Pekanbaru itu nambah terus. Apalagi Pekanbaru (dan sekitarnya yang tidak punya hiburan murah terjangkau, pemandangan alam, kawasan wisata, dan juga kawasan sekitar Pekanbaru yang gak punya hiburan modern)... Bakal perlu banyak bioskop tuh :p
Dan daya beli masyarakat PKU yang sebenarnya cukup tinggi untuk standar nasional, akan sangat besar kemungkinannya untuk terus meningkat. DAN, orang2 sekitar PKU (Riau dan sekitarnya) juga akan meningkat daya belinya -- tapi mungkin belum VIABLE untuk punya bioskop sendiri. Ini bisa meningkatkan pangsa pasar bioskop di Pekanbaru.
Orang Duri, Minas, Perawang, dan kerinci itu kalau Weekend rame banget di mal-mal di Pekanbaru ini
Aq setuju bgt XXI membangun the premier di pekanbaru, mengIngat daya beli di pekanbaru lumayan tingGi ,
Riau XXI aja yg lumayan mahal 30rb utk HTM(minggu) aja seramai itU , mgkn warga pekanbaru melihat dgn fasilitasnya yang lengkap dan serta interior plus exterior yg bgus dan kenyamanan yg baik itu semua bisa menuTupi harga masuk bioskop yg lumayan
Apa bila XXI jadi masuk di MP , ini akan menjadi saingan serius uTk holiday 88 mengingat l0kasiny sangat berdekatan apalagi kalw XXI harga tiketnya sama dgn holiday , ,
drie December 20th, 2010, 05:00 AM Dari RIauPos
Beberapa Fasilitas di Soeman Hs Tak Termanfaatkan
– 19 December 20
Chevron Corner ada di lantai 4, Bilik Sastra PT, astra agro lestari di lantai 2, Bilik Media di lantai dasar. tapi Bilik PLN ?? :? dimana tuh ?? gak pernah dengar ada namanya Bilik PLN, Untuk Chevron Corner memang jarang di buka, dan pada saat aku kesana dulu pegawainya memang bilang sih, kalau chevron corner masih akan sering tutup, karena masalah jaringan internet. karena di chevron corner sendiri gak ada buku. Bilik Sastra buka terus kok, begitupun Bilik Media namun untuk bilik media tutp pada jam 4 sore. nah Bilik PLN ini yang aku gak pernah dengar:ohno:
rilham2new December 20th, 2010, 11:42 AM Riau Pos 17 Desember 2010
LOkalisasi PEdagang Kolak Dingin di Jalan Cut Nyak Dien yang begitu beruntung boleh berusaha di tempat yang sangat tertata
http://farm6.static.flickr.com/5123/5277007452_05626c8700_b.jpg
MAU MENOLAK MEMBAYAR PAJAK 5% ???? Wah bener2 gak tahu diri betul ....
rilham2new December 20th, 2010, 11:43 AM Gerakan Pekanbaru CGaF
CLEAN, GREEN, & FRUITFUL
RIau Pos 17 Desember 2010
http://farm6.static.flickr.com/5241/5277009104_440cdcf032_b.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5247/5277010718_24065f5c0f_b.jpg
rilham2new December 22nd, 2010, 02:15 PM Dari RIAU POS 11 Desember 2010
Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Hang Tuah (ini pasti pas jam pulang sekolah, di hari Jumat :D)
http://farm6.static.flickr.com/5205/5263354442_4bc58d395f_b.jpg
jendry December 24th, 2010, 06:51 AM Kabel Dipotong, Listrik Padam
KABEL DIPOTONG: Seorang petugas PLN sedang menunjukkan kabel milik PLN yang dipotong oleh orang tak dikenal di Jalan Garuda Sakti, Tampan, Kamis (23/12/2010).(cf3/riau pos)
Laporan SYAHRUL MUKHLIS, Tampan
syahrul-mukhlis@riaupos.com
KABEL PLN yang terletak di dalam tanah di pinggir Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan dipotong oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (22/12). Akibatnya, listrik yang mengalir di wilayah Tampan tepatnya di sekitar Jalan HR Subrantas dan sekitarnya terganggu. Listrik di sekitar 25 ribu rumah warga padam.
Aksi pemotongan kabel tersebut baru diketahui oleh pihak PLN sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (23/12). Pihak pemeliharaan jaringan PLN langsung turun ke lapangan untuk memperbaiki dan menyambung kabel yang dipotong tersebut.
Di lokasi, terlihat kabel berukuran 240 milimeter yang dialiri tegangan sebesar 20.000 volt tersebut terpotong tidak sampai putus, namun untuk melakukan penyambungan pihak PLN terpaksa memutuskan kabel tersebut.
Supervisor Pemeliharaan, Zalman yang berada di lokasi sangat yakin bahwa aksi pemotongan tersebut adalah indikasi dari pencurian kabel oleh oknum yang tidak dikenal.
‘’Kalau dilihat caranya, ini ada indikasi pelaku akan mencuri kabel, namun diduga karena lampu padam dan takut ketahuan, pelaku mengurungkan niatnya untuk mencuri,’’ ujar Zalman.
Ditanya apa langkah yang mereka lakukan, Zalman mengatakan mereka sesegera mungkin akan menyambung kabel tersebut dan diperkirakan sekitar pukul 17.00 WIB Kamis akan selesai penyambungan dan warga akan kembali menikmati layanan listrik dari PLN. Dalam mengatasi saat pemadaman, pihak PLN melakukan pemindahan pada penyulang yang memungkinkan agar rumah warga kembali teralirkan listrik.
Manager PLN Cabang Kota Pekanbaru, Ilham Santoso mengatakan karena aksi yang tidak bertanggung jawab tersebut PLN menderita kerugian karena tidak bisa mengalirkan listrik pada warga. Namun yang lebih dirugikan lagi adalah warga yang tidak dapat menikmati layanan listrik dari PLN.
Dikatakan Ilham juga pihak PLN sudah melaporkan aksi yang tidak bertanggung jawab tersebut ke kantor polisi terdekat dan PLN meminta kepada polisi untuk menindaklanjuti laporan mereka.
‘’Kita sudah laporkan pada polisi yaitu Polsek Tampan, dan kita juga meminta maaf pada masyarakat atas ketidaknyamanan terputusnya aliran listrik tersebut. Pemotongan kabel ini adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan merugikan orang banyak,’’ tegas Ilham.(yls)
drie December 24th, 2010, 12:46 PM Kabel Dipotong, Listrik Padam
perlu dibinasakan orang - orang seperti ini. :bash:
drie December 24th, 2010, 02:29 PM PERPUSTAKAAN SOEMAN HS, PEKANBARU - RIAU
http://farm6.static.flickr.com/5121/5270361744_9d3dd3c6ee_z.jpg
drie December 24th, 2010, 04:22 PM Pemko Kembali Bertekad Rebut WTP
PEKANBARU, metroriau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru kembali bertekad merebut penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyusunan laporan keuangan APBD 2011 mendatang. Minimnya data keterlambatan laporan dituding menjadi salah satu penyebab mengapa Pemko hanya mendapatkan Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Menurut Sekretaris Kota Pekanbaru, Yusman Amin, untuk meraih WTP tersebut, sangat diperlukan dukungan semua pihak, baik dari Satker mau pun Bidang Perlengkapan yang bertugas sebagai pengumpul data laporan. Selain itu, kualitas sumber daya manusia dalam menyusun laporan pun menjadi penentu. Jika semuanya sudah berjalan dengan benar, maka sangat mungkin, penilaian WTP yang selama ini terus dipertahankan kembali dapat direbut pada masa mendatang.
"Persoalan WTP tetap menjadi prioritas Pemko dalam setiap penilaian laporan keuangan. Untuk mewujudkannya, tentu saja kita akan berupaya memperbaiki sistem yang selama ini dianggap kurang berjalan dengan baik," kata Yusman usai membuka acara Gelar Pengawasan Daerah di Hotel Mutiara, Kamis (23/12).
Diakui Yusman, berdasarkan laporan-laporan yang telah dikeluarkan oleh Bidang Perlengkapan sebelumnya, masih menjadi perhatian. Seperti paktor keterlambatan, minimnya data pendukung tentang aset-aset yang telah dipergunakan. Sehingga, saat penilaian dilakukan dari pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pemko akhirnya tidak memiliki laporan yang memadai.
Saat pertemuan yang dihadiri Asisten 1 Pemko Pekanbaru Dorman Johan serta kepala dinas, badan biro, bahkan Yusman terang-terangan menyebutkan kinerja Kepala Bidang Perlengkapan yang sebelumnya dipimpin oleh Zakaria kurang bagus. Berbagai persoalan banyak ditemui. Karena itu, diharapkan dengan kepemimpinan Kepala Bidang Perlengkapan yang sekarang, dapat mengoptimalkan segala kemampuannya demi mewujudkan WTP tersebut.
Selain itu, Yusman juga menyatakan akan bekerja sama dengan pihak akuntan publik untuk memberikan pemahaman kepada pihak terkait dalam menyusun laporan keuangan. Kemudian bentuk pengawasan dari setiap laporan pun akan menjadi perhatian baik dari Satker mau pun bagian perlengkapan. (Muh)
rilham2new December 24th, 2010, 05:14 PM PERPUSTAKAAN SOEMAN HS, PEKANBARU - RIAU
http://farm6.static.flickr.com/5121/5270361744_9d3dd3c6ee_z.jpg
Duh, kalau aja itu Surya Dumai, The Premiere, kemudian berderet lagi beberapa bangunan yang bertingkat 10+ pastilah mantap kali pemandangan dari puncak Menara Lancang Kuning ini :D
Mehome December 25th, 2010, 01:31 PM ^^ Nasib Pekanbaru itu sama kayak Jakarta....
Orang datang berbondong-bondong ke kota itu, cari kerja, menguras pendapatan di sana. Tapi kemudian di saat yang bersamaan juga menghujat pemerintah daerah di Pekanbaru ini.
Padahal harusnya dia menghujat Pemerintah daerah di daerah asal dia kenapa gak bisa menyediakan lapangan pekerjaan :p, padahal datang ke Pekanbaru pun bukan berarti hanya memberikan peluang kepada pengusaha di Pekanbaru untuk ekspansi dan investasi karena sumber daya manusia selalu tersedia. Tapi ada juga masalah sosial di balik itu.
Kayak DKI Jakarta, tingkat kemiskinan rendah, tingkat SDM luar biasa tinggi, standar hidup jauh di atas rata-rata nasional, kualitas SD, SMP, dan SMA sangat membanggakan, infrastruktur oke (tapi sudah OVER-CAPACITY semuanya), tetep juga pemerintah daerahnya yang disalahkan karena pengangguran di Jakarta ini di atas 10% dan di atas rata-rata nasional (DKI Jakarta aja di peringkat 2 nasional untuk tingkat pengangguran).
Tapi, ada "sedikit" elemen di dalam masyarakat di kedua kota ini yang mulai mempelajari cara mencintai kota ini. Terutama generasi muda, kayak di Jakarta ada BIKE TO WORK, dan beragam komunitas yang bertujuan menyelamatkan Jakarta. Di Pekanbaru pun ada juga, komunitas fotografi yang rajin mengingatkan unsur-unsur sosial di kota ini itu tetap ada, seberapa HEDONIS nya gaya hidup di kota ini. Tapi, baik di PKU ataupun JKT, elemen kecil ini tetap tenggelam sama suara-suara pendatang yang udah kebanyakan dan cenderung menuntut lebih pada pemerintah daerah di mana mereka mencari rezeki.
Ya begitulah.... :D, Pekanbaru masih butuh waktu kok, ketimbang Jakarta yang pertambahan penduduknya jauh lebih rendah. Jumlah penduduk senior di Pekanbaru memang masih lebih sedikit ketimbang di Jakarta. Makin lama tinggal di kota tersebut, setidaknya rasa cinta akan timbul hehehe. Pemerintah harus membuktikan lebih, okelah Pekanbaru sudah menang Adipura, Wahana Tata Nugraha, atau Kota Sehat dari Kemenkes, tapi itu masih belum cukup :) ... Prestasi itu harus berupa penilaian langsung dari Masyrakat. Masyarakat meminta solusi pemecahan masalah perkotaan di Pekanbaru, sudah mengacu bahwa Pekanbaru sudah kota metropolitan. Masyarakat lebih menghargai solusi-solusi bombastis yang sifatnya makro, kalau solusi yang sifatnya lokal dan mikro.. itu kurang begitu mendapat sambutan dari masyarakat metropolitan.
saya setuju, permasalahan di kota pekanbaru memang sedikit mirip dengan permasalahan di kota Jakarta. Sebagai kota yang menawarkan sejuta potensi bisnis dan ladang usaha yang selalu bisa dicium oleh orang-orang yang berbakat bisnis tentunya.
wajar saja ada permasalahan yang timbul, khususnya permasalahan sosial. Misalnya di Jakarta, disana suku betawi terpinggirkan karena kalah bersaing dgn pendatang yang tiba-tiba saja menjadi mayoritas di Jakarta. Banyak alasan mengapa suku Betawi terpinggirkan, alasan yang paling jelas tentu saja karena tiadanya daya saing dibandingkan dgn para pendatang. Lihat saja sekarang, kontribusi penduduk tempatan sangat kecil sekali terhadap pembangunan kota. Di tahun 1980an adalah masa puncak-puncaknya bagi penduduk Betawi merasa kehilangan "kepemilikan" di kota Jakarta (sehingga akhirnya fenomena ini diangkat menjadi sebuah film si doel anak sekolahan).
hal yang sama jg terjadi di kota pekanbaru. Dan saya pikir sebaiknya di jaman modern ini kita tidak lagi memelihara jiwa-jiwa kedaerahan. Wajar saja sikap itu muncul seandainya itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan yang rendah dan pola pikir yang sempit. Di atas dunia ini, seluruh kota-kota dunia selalu dibangun oleh para pendatang, yang bakat dan motivasinya biasanya lebih tinggi daripada penduduk tempatan.
Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
jendry December 25th, 2010, 02:04 PM saya setuju, permasalahan di kota pekanbaru memang sedikit mirip dengan permasalahan di kota Jakarta. Sebagai kota yang menawarkan sejuta potensi bisnis dan ladang usaha yang selalu bisa dicium oleh orang-orang yang berbakat bisnis tentunya.
wajar saja ada permasalahan yang timbul, khususnya permasalahan sosial. Misalnya di Jakarta, disana suku betawi terpinggirkan karena kalah bersaing dgn pendatang yang tiba-tiba saja menjadi mayoritas di Jakarta. Banyak alasan mengapa suku Betawi terpinggirkan, alasan yang paling jelas tentu saja karena tiadanya daya saing dibandingkan dgn para pendatang. Lihat saja sekarang, kontribusi penduduk tempatan sangat kecil sekali terhadap pembangunan kota. Di tahun 1980an adalah masa puncak-puncaknya bagi penduduk Betawi merasa kehilangan "kepemilikan" di kota Jakarta (sehingga akhirnya fenomena ini diangkat menjadi sebuah film si doel anak sekolahan).
hal yang sama jg terjadi di kota pekanbaru. Dan saya pikir sebaiknya di jaman modern ini kita tidak lagi memelihara jiwa-jiwa kedaerahan. Wajar saja sikap itu muncul seandainya itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan yang rendah dan pola pikir yang sempit. Di atas dunia ini, seluruh kota-kota dunia selalu dibangun oleh para pendatang, yang bakat dan motivasinya biasanya lebih tinggi daripada penduduk tempatan.
Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
untuk masalah pendatang ataupun orang tempatan udah bosan di bahas di sini sudah banyak orang seperti anda yang melakukannya, mungkin karna karna orang seperti anda kurang mengetahui apa yang terjadi di pekanbaru..
orang yang terpinggirkan itu yang dimana maksud anda, apa anda tau mana yang orang aslinya dan mana yang tidak, apa anda bisa membedakannya sehinggaa anda begitu mudahnya mengatakan seperti itu..
jangan bersikap Chauvinisme..
kecil apa warga tempatan membangun pekanbaru, cuma dari warga inilah pekanbaru itu bisa membangun kalau tidak itu bakal jadi kampung preman kota ini jadinya. sangat banyak orang yang berotak seperti anda tumbuh di sini....
yang berjiwa kedaerahan?
baiknya anda nilai diri anda sendiri baru menilai orang lain. okee
di pekanbaru tidak pernah memandanng orang dari mana dia berasal semua orang di daerah indonesia ini ada di pekanbaru, apa anda pernah dengar terjadi konflik SARA? orang yang bersikap seperti anda lah yang bisa memicu seperti itu.. anda terlalu terpaku dengan kedaeraaah anda.... di sini tidak ada orang yang merasa orang asing...
pekanbaru korup? yang katanya dari survei itu ya,
bukannya dari BKP sudah di jelaskan yang korup itu bukan instasi pemkonya melainkan instansi vertikal, seperti imigrasi,kejaksaan,dll
ya, saya sangat yakin sekali pembangunan pekanbaru ini berkelanjutan kecualli kalau orang seperti anda yang ada di sini mungkin tidak berkelanjutan.. kami selalu optimis di kota ini...
ketersedian listrik itu di jamin oleh negara dan di bangun oleh negara, jika daerah boleh membangun pembangkit listrik pun daerah mana yang sanggup membangunnya, pembangkit listrik itu membangunnya tidak dengan dana seribu rupiah tapi triliunan... pemerintah daerah mana yang sanggup membangun dengan nilai seperti itu, dan sekrang pun sudah mulai di bangun kok pembangkit listrik dari PLN yang nilai kontraknya triliunan..
yang untuk ketersedian infrastruktur udah di pikirkan oleh pemerintah daerah sebelum anda yang memikirkannya..
walaupun masih ada keterbatasan utilitas, pekanbaru masih jadi tempat favorit orang berinvestasi,...
kedepannya tentu utilitas pekanbaru jauh lebih baik lagi
lancang_kuning December 25th, 2010, 02:10 PM Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
Maaf ya saya kurang setuju. Kebanyakan para pendatang (pedagang dan sejenis) itu kurang bahkan tidak mengindahkan peraturan dimana mereka menumpang. Mereka cuma peduli dengan diri mereka sendiri. Ga peduli apakah mereka melanggar aturan apa nggak. Contohnya aja pedagang2 kaki lima yg berdagang di pinggir jalan/trotoar. Giliran digusur pada marah2 padahal mereka yg salah.
Atau contoh lainnya pedagang nasi ampera yg memenuhi hampir seluruh trotoar di Jend Sudirman yg sudah bagus itu. Para pejalan kaki yg memiliki hak atas trotoar itu malah harus kesulitan untuk jalan.
Kalau pedatang yg patuh, terlebih lagi berinvestasi besar Pemko ga segan2 untuk mendukung. Malah dengan hadirnya pendatang seperti ini membuat persaingan menjadi menarik. Ujung2nya pengusaha asli jadi terpacu untuk berinovasi dan bersaing secara sehat.
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
Kalau soal listrik apa sih yg bisa diperbuat Pemko? Punya uang puluhan triliunpun untuk membangun pembangkit yg baru tapi ga disetujui PLN ya tetap aja ga bisa apa2.
riaudaily December 25th, 2010, 02:32 PM untuk masalah pendatang ataupun orang tempatan udah bosan di bahas di sini sudah banyak orang seperti anda yang melakukannya, mungkin karna karna orang seperti anda kurang mengetahui apa yang terjadi di pekanbaru..
orang yang terpinggirkan itu yang dimana maksud anda, apa anda tau mana yang orang aslinya dan mana yang tidak, apa anda bisa membedakannya sehinggaa anda begitu mudahnya mengatakan seperti itu..
jangan bersikap Chauvinisme..
kecil apa warga tempatan membangun pekanbaru, cuma dari warga inilah pekanbaru itu bisa membangun kalau tidak itu bakal jadi kampung preman kota ini jadinya. sangat banyak orang yang berotak seperti anda tumbuh di sini....
yang berjiwa kedaerahan?
baiknya anda nilai diri anda sendiri baru menilai orang lain. okee
di pekanbaru tidak pernah memandanng orang dari mana dia berasal semua orang di daerah indonesia ini ada di pekanbaru, apa anda pernah dengar terjadi konflik SARA? orang yang bersikap seperti anda lah yang bisa memicu seperti itu.. anda terlalu terpaku dengan kedaeraaah anda.... di sini tidak ada orang yang merasa orang asing...
pekanbaru korup? yang katanya dari survei itu ya,
bukannya dari BKP sudah di jelaskan yang korup itu bukan instasi pemkonya melainkan instansi vertikal, seperti imigrasi,kejaksaan,dll
ya, saya sangat yakin sekali pembangunan pekanbaru ini berkelanjutan kecualli kalau orang seperti anda yang ada di sini mungkin tidak berkelanjutan.. kami selalu optimis di kota ini...
ketersedian listrik itu di jamin oleh negara dan di bangun oleh negara, jika daerah boleh membangun pembangkit listrik pun daerah mana yang sanggup membangunnya, pembangkit listrik itu membangunnya tidak dengan dana seribu rupiah tapi triliunan... pemerintah daerah mana yang sanggup membangun dengan nilai seperti itu, dan sekrang pun sudah mulai di bangun kok pembangkit listrik dari PLN yang nilai kontraknya triliunan..
yang untuk ketersedian infrastruktur udah di pikirkan oleh pemerintah daerah sebelum anda yang memikirkannya..
walaupun masih ada keterbatasan utilitas, pekanbaru masih jadi tempat favorit orang berinvestasi,...
kedepannya tentu utilitas pekanbaru jauh lebih baik lagi
PEKANBARU KOTA KORUP ?
Sebuah survey yang tidak dapat dipercaya 100%, sasarannya memang bukan TII tidak menjelaskan secara lengkap indikator apa saja yang menjadi tolok ukur hingga menyebutkan Pekanbaru sebagai kota terkorup. survei yang dilakukan TII adalah instansi pemerintahan vertikal seperti Pegawai Kantornya Gayus, Imigrasi, Bea Cukai,Jaksa,BPN atau lainnya yang masih berada di bawah naungan pemerintah pusat.
Imigrasi dan Bea Cukai di Riau sih memang korup, karena posisi Riau cukup strategis sehingga lalu lintas ke luar negeri di Riau sangat tinggi. Saya sendiri baru saja membuat KTP dan cuma 1 hari sleesai dengan biaya Rp.2.500 utk biaya formulir diKantor Lurah kemudian diKantor camat cuma bayar Rp.10.000 dan dihari yg sama KTP selesai. Dua minggu yang lalu saya mengurus Surat kematian Orang Tua diKantor Lurah,Camat, Dinas Kependudukan cuma memerlukan waktu 1 hari dan hanya dikenakan biaya sesuia retribusi yg ditetapkan sebagai ganti uang kertas ataupun formulir.
Korupsi itu memang digambarkan dalam bentuk persepsi, belum tentu dan selalu akan dalam bentuk pembuktian.
Kalau dalam bentuk kasus yang berhasil dibawa ke Pengadilan atau terbukti oleh KPK. Pekanbaru termasuk jarang berkasus.
Persepsi itu bergantung pada cara masing-masing menilai suatu komitmen. Tidak ada yang objektif, makanya nilainya tiap tahun bisa loncat-loncat. Nilai semua kota di Indonesia malah turun drastis. Pekanbaru di lain sisi justru malah turun paling sedikit (karena dari awal memang sudah rendah).
Apalagi tipikal masyarakat Riau yang memang kritis, dan dikit-dikit menuduh orang lain korupsi memang gawat. Mahasiswa di Riau paling getol menuduh pejabat korupsi, tapi BPK, KPK, Pengadilan Tipikor gak ada satupun yang bisa membuktikan. Bahkan BPK tiap tahun mengaudit Kota Pekanbaru dengan peringkat WAJAR. Di mana tahun lalu malah PKU dapat Wajar Tanpa Pengecualian, tahun ini sayangnya turun jadi Wajar Dengan Pengecualian.
Jangan sekalipun berbicara CHAUVINISME, mohon sebutkan daerah asal anda,APA DAERAH ASAL ANDA LEBIH BAIK DARI PEKANBARU. LEBIH BERSIH DARI PEKANBARU, LEBIH TERTIB DARI PEKANBARU,LEBIH TIDAK KORUP DARI PEKANBARU ATAU JANGAN_JANGAN MALAH LEBIH KORUP DARI PEKANBARU.
rilham2new December 25th, 2010, 06:45 PM wajar saja ada permasalahan yang timbul, khususnya permasalahan sosial. Misalnya di Jakarta, disana suku betawi terpinggirkan karena kalah bersaing dgn pendatang yang tiba-tiba saja menjadi mayoritas di Jakarta. Banyak alasan mengapa suku Betawi terpinggirkan, alasan yang paling jelas tentu saja karena tiadanya daya saing dibandingkan dgn para pendatang. Lihat saja sekarang, kontribusi penduduk tempatan sangat kecil sekali terhadap pembangunan kota. Di tahun 1980an adalah masa puncak-puncaknya bagi penduduk Betawi merasa kehilangan "kepemilikan" di kota Jakarta (sehingga akhirnya fenomena ini diangkat menjadi sebuah film si doel anak sekolahan).
hal yang sama jg terjadi di kota pekanbaru. Dan saya pikir sebaiknya di jaman modern ini kita tidak lagi memelihara jiwa-jiwa kedaerahan. Wajar saja sikap itu muncul seandainya itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan yang rendah dan pola pikir yang sempit. Di atas dunia ini, seluruh kota-kota dunia selalu dibangun oleh para pendatang, yang bakat dan motivasinya biasanya lebih tinggi daripada penduduk tempatan.
Anda salah menyangka ini bukan masalah sosial yang sedang sy bicarakan. Masalah sosial yang saya bilang adalah Penduduk Pekanbaru generasi "terbaru" lah biang masalah. Generasi "sebelumnya" mungkin bermasalah, tapi mereka sudah lebih dulu belajar untuk tunduk dan patuh. Makanya saya bilang semuanya butuh waktu. Di semua kota ada kok fenomena seperti ini. Sy sedang tidak bicara masalah penduduk pendatang dan tempatan :p. Konteks generasi "terbaru" yang saya maksud ini era 2000-an ke atas. Dan generasi "senior" yang saya maksud ini era 2000-an ke bawah. Dan kalau bicara pendatang, duh Pekanbaru itu udah kota pendatang bahkan sejak tahun 1950-an :). Dan masyarakat tempatan sudah lama berdamai soal itu, dan kayaknya NO HARD FEELINGS deh. Mungkin ibaratnya begini, kalau kita pindah ke Jepang, maka kita butuh waktu untuk belajar Bahasa Jepang bahkan bukan sekedar tata bahasa tapi juga intonasi dan nilai rasanya. Sama juga ibaratnya kita berpindah ke Pekanbaru, kita perlu waktu untuk menyesuaikan dengan cara pemerintah Pekanbaru menata kotanya. Mungkin di kota asal orang yang berpindah tadi yang namanya pedagang kaki lima tak terurus dibiarkan, sektor informal tak terpajak dibiarkan,, angkutan Bus AKAP bisa parkir di terminal mana saja sesuka hati,, tidak demikian halnya di Pekanbaru. Ada elemen masyarakat kota ini yang gusar dengan masalah-masalah seperti itu. Elemen masyarakat yang gusar ini kalau diteliti belum tentu sesuai dengan apa yang analogikan di atas. Bisa saja penduduk generasi terbaru juga membenci penduduk generasi terbaru yang tidak taat peraturan. Tapi memang kenyataannya, kalau dilakukan razia (yang sudah sangat sering di Pekanbaru), penduduk generasi terbarulah yang sering tertangkap. Anda jangan lupa, di dalam kasus perkotaan, jumlah masyarakat berpendidikan rendah dan berekonomi rendah justru didominasi penduduk generasi terbaru. Hal ini lazim di kota manapun di Indonesia yang benar-benar mejadi TOP LIST pencari kerja. Pekanbaru tetap bukan kota instan yang secara kebetulan maju karena penduduk generasi baru yang hebat-hebat, wah justru karena generasi lamalah yang berjuang membangun kota ini sehingga menjadi seperti sekarang ini.
Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
Sy tidak antipati sama pendatang, toh saya juga pendatang kok di Pekanbaru :). Sy kelahiran Jakarta malah :). Sy antipati sama penduduk generasi terbaru yang sukar menuruti dan tunduk sama peraturan yang sudah berjalan di kota ini, sehingga sebelumnya kota ini running okay dan fine-fine aja. Beberapa hal mulai melenceng justru setelah terjadi peningkatan jumlah penduduk. Tapi, di mana sih Kota di Indonesia yang tidak berhadapan sama masalah seperti ini?
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Listrik bukan tanggung jawab PEMKOT Pekanbaru. Listrik itu kerjaan PLN. Setahu saya, PEMKOT Pekanbaru bahkan menyediakan dan mendanai melalui APBD untuk jaringan kelistrikan ke pelosok OKURA. Tapi, karena PLN masih belum ada daya, maka jadilah jaringan tadi belum teraliri listri.
TIngkat Korupsi di Pekanbaru, bukan dominasi PEMKOT. Di Kota ini, ada Kepolisian, Dinas Pajak, Imigrasi, Kejaksaan yang bermain di lahan basah perekonomian "raksasa" a la Riau. Dan juga kota ini kota para kontraktor, dan suka tidak suka kontraktor sakit hati mempengaruhi hasil survey kota ini. Kalau memang ada korupsi di jajaran PEMKOT, harusnya ada tersangka, ada pengusutan, dan ada pendakwaan, dan KPK sudah harus turun. Toh, PEMKOT Pekanbaru secara anggaran oleh BPK sudah dinyatakan Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan target-target PEMKOT untuk meraih WTP memang ada kok.
Sikap antipati ntah ketidakpedulian dari internal PLN tentang kondisi listrik di RIau (siapapun yang mengompori itu). Adalah NYATA, JELAS, dan TERLIHAT. Kalau tidak Dahlan Iskan naik jadi DIRUT PLN, barangkali selamanya Riau terlupakan di sektor ini. Hal ini bisa dibaca dengan jelas kalau melihat rekam jejak kerja BUMN seperti PLN di Riau ini. Pra-DAHLAN ISKAN, gak ada ceritanya PLN luntang-lantung menyewa GENSET untuk menutupi defisit kelistrikan sub-Sistem Metro Pekanbaru-Kampar. Riau defisit PLN diam saja, percaya tidak percaya justru Gubernur Riau lah yang bolak-balik ke Jakarta untuk memastikan pembangkit 2x100 MW dimasukkan dalam proyek 10000 MW tahap I, padahal sebelumnya ini bahkan bukan proyek tahap II, tapi di tahap II pun masih dipertimbangkan :nuts:. Betapa kurang ajar sekali, bukan?
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
Hmmm, air tanah dan listrik. Ini masalah karena pertumbuhan penduduk tidak sepadan dengan kemampuan pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur. Tapi, tunggu dulu ini bukan salah PEMKOT. Karena kerjaan mengelola kelistrikan bukan kerja Pemerintah Daerah. Dan untuk air bersih, ini masih masalah yang belum mampu terselesaikan. Akan tetapi, walau kata rakyat PKU menggunakan air tanah. Kualitas air tanah ini jatuhnya malah lebih baik dari kualitas air PDAM di banyak kota di Indonesia -- tanpa bermaksud menafikan masalah PDAM yang masih carut marut. Tapi karena satu masalah ini, lantas kita melupakan masalah sosial yang lain terutama yang disebabkan penduduk generasi terbaru? Wah, jangan donk. Masalah semuanya harus dibicarakan dan tetap diberi proporsi nya masing-masing. Ini menurut hemat saya.
rilham2new December 25th, 2010, 07:21 PM Maaf ya saya kurang setuju. Kebanyakan para pendatang (pedagang dan sejenis) itu kurang bahkan tidak mengindahkan peraturan dimana mereka menumpang. Mereka cuma peduli dengan diri mereka sendiri. Ga peduli apakah mereka melanggar aturan apa nggak. Contohnya aja pedagang2 kaki lima yg berdagang di pinggir jalan/trotoar. Giliran digusur pada marah2 padahal mereka yg salah.
Hmm, setuju...
Atau contoh lainnya pedagang nasi ampera yg memenuhi hampir seluruh trotoar di Jend Sudirman yg sudah bagus itu. Para pejalan kaki yg memiliki hak atas trotoar itu malah harus kesulitan untuk jalan.
Setuju lagi ...
Kalau pedatang yg patuh, terlebih lagi berinvestasi besar Pemko ga segan2 untuk mendukung. Malah dengan hadirnya pendatang seperti ini membuat persaingan menjadi menarik. Ujung2nya pengusaha asli jadi terpacu untuk berinovasi dan bersaing secara sehat.
Setuju sekali, memang inilah yang terjadi di Pekanbaru. Pemerintah Kota tidak menjadi "buta" melindungi pengusaha generasi lama, dengan memberikan lintasan pada pengusaha generasi baru.
Dengan cara ini masyarakat Pekanbaru punya pilihan beragam, dan ekonomi pun terdongkrak. Penyerapan tenaga kerja juga membaik :D
Dan satu lagi, walau kata keran persaingan dibuka. Tapi Pemerintah Kota PKU tidak membuka keran ini sebesar-besarnya. Melainkan tetap dalam kerangka yang lebih terkontrol. Semoga kedepannya tetap seperti itu. Soalnya ada indikasi menjelang PON semuanya mau digenjot, semoga tidak berlebihan jatunya.
Kalau soal listrik apa sih yg bisa diperbuat Pemko? Punya uang puluhan triliunpun untuk membangun pembangkit yg baru tapi ga disetujui PLN ya tetap aja ga bisa apa2.
Setuju banget, ini sudah jadi pembahasan menarik di thread RIAU SSC sejak 2-3 tahun belakangan. Tingkat pemahaman forumer Riau untuk kasus ini sangat tinggi hehehe. Bahkan tidak hanya soal kelistrikan, soal Dana Bagi Hasil Migas, Bea Ekspor/Impor, dan serta potensi pendapatan yang adalah penghasilan besar bagi Riau, ternyata tetap tidak dapat mengalir ke Riau walau telah dilabeli Otonomi Daerah.
rilham2new December 25th, 2010, 07:33 PM jangan bersikap Chauvinisme..
kecil apa warga tempatan membangun pekanbaru, cuma dari warga inilah pekanbaru itu bisa membangun kalau tidak itu bakal jadi kampung preman kota ini jadinya. sangat banyak orang yang berotak seperti anda tumbuh di sini....
Hihihi, aku suka istilah Kampung Preman. Kalau tidak ada yang mengatur, pastilah kota ini jadi Kota Kampung Preman ... ADIPURA melayang, Wahana Tata Nugraha terbang, Kota Sehat Kemenkes pula tinggal kenangan. :nuts:
Kita tetap harus menghargai keberadaan penguasa di daerah ini yang memang berfungsi mengatur. Hanya karena segelintir mempertanyakan kredibilitas penguasa, itu tetap bukan EXCUSES bagi segelintir yang lain untuk tidak tunduk pada penguasa itu. Pemerintah harus tetap berjalan dan tegas.
Cara mereka memperlakukan pemerintah daerah di asal mereka hendak jangan dibawa juga ke kota ini. Impian kita berusaha mewujudkan kota ini menjadi minim preman kan :D
Dari kebanyakan kota yang pernah saya kunjungi dan saya tinggali, malah mungkin PKU ini termasuk yang punya pemerintah paling becus ngurusin kotanya. Cuman ngurusin masalah ledakan penduduk aja yang gak becus dan cuman wacana doank :D, mungkin mau nunggu beneran kayak Jakarta baru semuanya kalang kabut :D.
drie December 25th, 2010, 08:57 PM saya setuju, permasalahan di kota pekanbaru memang sedikit mirip dengan permasalahan di kota Jakarta. Sebagai kota yang menawarkan sejuta potensi bisnis dan ladang usaha yang selalu bisa dicium oleh orang-orang yang berbakat bisnis tentunya.
wajar saja ada permasalahan yang timbul, khususnya permasalahan sosial. Misalnya di Jakarta, disana suku betawi terpinggirkan karena kalah bersaing dgn pendatang yang tiba-tiba saja menjadi mayoritas di Jakarta. Banyak alasan mengapa suku Betawi terpinggirkan, alasan yang paling jelas tentu saja karena tiadanya daya saing dibandingkan dgn para pendatang. Lihat saja sekarang, kontribusi penduduk tempatan sangat kecil sekali terhadap pembangunan kota. Di tahun 1980an adalah masa puncak-puncaknya bagi penduduk Betawi merasa kehilangan "kepemilikan" di kota Jakarta (sehingga akhirnya fenomena ini diangkat menjadi sebuah film si doel anak sekolahan).
hal yang sama jg terjadi di kota pekanbaru. Dan saya pikir sebaiknya di jaman modern ini kita tidak lagi memelihara jiwa-jiwa kedaerahan. Wajar saja sikap itu muncul seandainya itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan yang rendah dan pola pikir yang sempit. Di atas dunia ini, seluruh kota-kota dunia selalu dibangun oleh para pendatang, yang bakat dan motivasinya biasanya lebih tinggi daripada penduduk tempatan.
Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
kepekanbaru terakhir kali kapan om ?? berapa lama di kota ini ??? orang asli Pekanbaru terpinggirkan ?? Orang asli kalah bersaing ??? :lol:sebaiknya anda datang lagi kepekanbaru namun dengan syarat BERSIHKAN HATI ANDA TERLEBIH DAHULU. Lihat lagi, siapa sih sebenarnya yang kalah bersaing ?? orang jualan di Trotoar Jalan terus di gusur merengek - rengek ke DPRD minta di kasihani atau orang yang membuat kebijakan sehingga Pekanbaru bisa seperti sekarang ??
kedaerahan Kuat ?? Anti Pati sama Pendatang :rofl: aduuh, anda tahu tapi pura - pura gak tau atau emang gak tahu ?? masyarakat Melayu itu terkenal akan sifat terbuka nya Bro. kalau lah orang pekanbaru anti pati terhadap pendatang udah dari tahun baholak para Pendatang gak bisa berkembang disini, buktinya pendatang diberi ruang kok, di berikan tempat yang sangat layak, bahkan jauh lebih layak dari kampung halamnnya sendiri. buktinya lagi pendatang yang datang ke kota ini rata - rata sejahtera, jauh lebih sejahtera jika ia masih tinggal di kampung halamannya. emang pernah terjadi perang antar suku di pekanbaru ??
Pemko pekanbaru gak bisa memberikan kebutuhan dasar bagi masyarakatnya ? jauh sebelum dana APBN menyisihkan 20 % untuk pendidikan Pemko Pekanbaru udah jauh - jauh hari berbuat seperti itu, bahkan Pemprov Riau menyisihkan 21 % hanya untuk pendidikan dari dana APBD nya SENDIRI, memberikan buku secara cuma -cuma kepada siswa SD Negri se Pekanbaru. di bidang kesehatan seluruh Puskesmas di pekanbaru udah gratis bro, jauh sebelum daerah - daerah lain membuat kebijakan seperti itu, memberikan susu formula gratis kepada ibu - ibu yang memiliki bayi. dibidang Infrastruktur, udah pernah melihat jalan di kawasan perumahan selebar jalan Protokol di kota - kota lain ?? Pemko pekanbaru memasang lampu jalan gak hanya di jalan - jalan Protokol aja, namun hingga di kawasan perumahan meskipun di kawasan tersebut hanya ada beberapa rumah saja, namun lampu penerangan tetap ada.
ketersidiaan Listrik BUKAN tanggung jawab Pemko pak, itu tanggung Jawab PLN. toh meskipun Listrik di Pekanbaru tak menentu, toh paera Investor yang datang bukannya berkurang, malah makin bertambah:cheers:
lagian dari signature anda mengingatkan saya pada sesorang:lol:
jendry December 25th, 2010, 11:04 PM dia begitu antipati terhadap daerah baru yang jadi tempat mencari isi perut nya, karna tidak bisa menyesuaikan diri. sehingga selalu berpikiran negatif terhadap ddaerah tersebut, padahal daerah yang di tuju tidak pernah mempersalahkan dia pendatang atau tidaknya, asal dia mau mengikuti peraturan saja syaratnya... semua itu di anggap sama..
di daerah ini ada aturan yang tegas terhadap segala masyarakat yang ada di dalammnya baik itu dia pendatang maupuun tempatan tidak bakal luput dari hukuman jika melanggar aturan yang telah di buat, terus mengapa mereka selalu mempersalahkan peraturan di kota ini? ya mungkin karna dia berasal dari daerah yang tidak beraturan atau juga punya aturan yang berbeda.
mereka tidak sadar pepatah dimana bumi di pijak di situ langit di junjung di tujukan kepada orang seperti mereka,. orang seperti ini selalu melihat dari sudut negatif orang lain tapi tidak menyadari apa yang ada di dalam diri sendiri. tidak sadar kebijakan apa di tempat asal bener apa gak nya. dia juga tidak sadar kalau daerah yang dia tinggalkan tidaklah lebih baik dari daerah yang di tuju.
dia tidak sadar keberagaman yang ada di daerah ini, dan dia tidak sanggup beradaptasi dengan keberagaman di masyarakat. dia merasa dia begitu terasing padahal orang tidak menganggap dia asing.
ini adalah kota penuh keberagaman, yang berhak penuh mencari nafkah, tidak ada yang namanya rasisme, baik dia jawa,minang,batak,bugis,banjar,melayu,tionghoa.. dll berlomba - lomba mencari nafkah di sini,siapa yang giat berusaha dia yang menimba untung.
berhenti lah berpikir negatif seperti itu, berpikirlah positif semoga hal yang positif juga bakal ada di dalam diri anda.
orang seperti anda hanya sebagai bahan tawaan orang, yang selalu terpaku suatu hal yang tidak berpangku. kebersamaan itu kata orang lebih indah mengapa orang seperti anda selalu memacing hal yang tidak penting.
jika sifat seperti anda terus di pelihara, mungkin suatu saat bakal tejadi kerusuhan SARA.
gunakan lah pikiran anda dengan baik, jangan pakai otak udang, cukup lah udang di letak di bakwan aja.. :lol:
:::::::::::::
signature :lol::lol:
dia peternak ayam tu tapi sayang ayamnya cuma bertelur satu, masih lebih banyak telur dia lagi... :D :D
Mehome December 26th, 2010, 09:53 AM untuk masalah pendatang ataupun orang tempatan udah bosan di bahas di sini sudah banyak orang seperti anda yang melakukannya, mungkin karna karna orang seperti anda kurang mengetahui apa yang terjadi di pekanbaru..
orang yang terpinggirkan itu yang dimana maksud anda, apa anda tau mana yang orang aslinya dan mana yang tidak, apa anda bisa membedakannya sehinggaa anda begitu mudahnya mengatakan seperti itu..
jangan bersikap Chauvinisme..
kecil apa warga tempatan membangun pekanbaru, cuma dari warga inilah pekanbaru itu bisa membangun kalau tidak itu bakal jadi kampung preman kota ini jadinya. sangat banyak orang yang berotak seperti anda tumbuh di sini....
yang berjiwa kedaerahan?
baiknya anda nilai diri anda sendiri baru menilai orang lain. okee
di pekanbaru tidak pernah memandanng orang dari mana dia berasal semua orang di daerah indonesia ini ada di pekanbaru, apa anda pernah dengar terjadi konflik SARA? orang yang bersikap seperti anda lah yang bisa memicu seperti itu.. anda terlalu terpaku dengan kedaeraaah anda.... di sini tidak ada orang yang merasa orang asing...
pekanbaru korup? yang katanya dari survei itu ya,
bukannya dari BKP sudah di jelaskan yang korup itu bukan instasi pemkonya melainkan instansi vertikal, seperti imigrasi,kejaksaan,dll
ya, saya sangat yakin sekali pembangunan pekanbaru ini berkelanjutan kecualli kalau orang seperti anda yang ada di sini mungkin tidak berkelanjutan.. kami selalu optimis di kota ini...
ketersedian listrik itu di jamin oleh negara dan di bangun oleh negara, jika daerah boleh membangun pembangkit listrik pun daerah mana yang sanggup membangunnya, pembangkit listrik itu membangunnya tidak dengan dana seribu rupiah tapi triliunan... pemerintah daerah mana yang sanggup membangun dengan nilai seperti itu, dan sekrang pun sudah mulai di bangun kok pembangkit listrik dari PLN yang nilai kontraknya triliunan..
yang untuk ketersedian infrastruktur udah di pikirkan oleh pemerintah daerah sebelum anda yang memikirkannya..
walaupun masih ada keterbatasan utilitas, pekanbaru masih jadi tempat favorit orang berinvestasi,...
kedepannya tentu utilitas pekanbaru jauh lebih baik lagi
chauvinisme? apakah ada satu katapun yang keluar dari mulut saya yang mengandung makna chauviniseme? adakah saya membesar-besarkan nama daerah lain?
cobalah berpikir bersih tentang tulisan saya sebelumnya, dan baca lagi baik-baik.
Saya memberikan sebuah fenomena yang benar-benar ada di masyarakat kita. Maksud dan tujuan saya adalah baik. Saya cukup terkejut ternyata tanggapan saya malah dinilai dgn jawaban yang tidak saya harapkan.
Saya lebih setuju jika forum ini digunakan untuk membahas tentang perkembangan kota dan kemajuanya, daripada menjadikan forum ini sebagai tempat mengiring opini publik untuk membenci pendatang dari daerah X atau Y dengan mengatakan kata-kata seperti "mereka berasal dari daerah yang lebih miskin bla bla bla". (dan please jgn coba mengelak)
Setelah mereka habis kalian ejek, apa lagi yang kalian dapatkan? Disisi lain ini adalah forum publik dan dibaca oleh jutaan orang yang siapa saja dapat membacanya. Tidakah kalian berpikir bahwa itu akan menimbulkan rasa sakit hati bagi yang merasa daerahnya diejek? Oleh karena itu saya lebih berpendapat bahwa sebaiknya forum ini harus bersih dari semangat-semangat kedaerahan yang udik itu. Bukankah dengan mengatakan bahwa "mereka mencari makan disini, mereka dari daerah yg lebih miskin bla bla bla" adalah sebuah sifat dan karakter yang hanya dimiliki oleh kaum pecundang lemah yang tidak mengerti apa-apa tentang nilai-nilai perjuangan dalam mencari makan?
Saya berpikir, dalam kasus Pekanbaru, harusnya kita berbijaksana dalam hal ini. Ini bagaikan menanam bibit api kedalam sekap. Awalnya cuma berasap namun lama-lama bisa menghanguskan gunungan sekam. Jangan sampai kejadian Sampit atau Tarakan terjadi di Pekanbaru (Menurut saya kejadian Sampit atau Tarakan bisa terjadi karena kurang berfungsinya tugas negara selain adanya perbedaan agama-OOT)
Saya mengajak kepada teman semua agar menfokuskan diri dalam hal berdiskusi tentang pencarian jalan keluar, daripada hanya memposting ejekan-ejekan dgn nada halus yang tidak akan bermanfaat apa-apa.
Misalnya begini. Ok, beberapa pendatang di kota pekanbaru malah menjadi bagian dari masalah sosial disana. Tapi please, jangan kita malah menyalahkan daerah asalnya apalagi sampai mengejeknya (mungkin disini adalah masalah kedewasaan). Tetapi cobalah mengatakan sesuatu yang lebih bermanfaat, misalnya oh mungkin pertumbuhan ekonomi kota belum mampu menyediakan lapangan kerja yang mereka butuhkan, atau memberikan mereka waktu untuk beradaptasi dgn kota yang memiliki peraturan daerah yang berbeda dll.
Kalau kita malah menjadikan daerah-dareah asal para pendatang itu sebagai sebuah kesalahan, percayalah, permasalahan ini tidak akan pernah selesai
Cheers :)
Mehome December 26th, 2010, 10:02 AM Jangan sekalipun berbicara CHAUVINISME, mohon sebutkan daerah asal anda,APA DAERAH ASAL ANDA LEBIH BAIK DARI PEKANBARU. LEBIH BERSIH DARI PEKANBARU, LEBIH TERTIB DARI PEKANBARU,LEBIH TIDAK KORUP DARI PEKANBARU ATAU JANGAN_JANGAN MALAH LEBIH KORUP DARI PEKANBARU.
Tidak, saya bukan tipe orang yang menilai seseorang hanya dari daerahnya, itu kedengaranya seperti sebuah sikap yang kampungan sekali, sangat tidak profesional.
Alhamdulillah, saya memilliki banyak kesempatan untuk berkeliling melihat daerah dan negeri lain, dan tentu saja karena pengalaman saya itu saya menjadi sangat paham dan mengerti untuk selalu bersikap saling menghargai dan menghormati orang lain, tanpa memandang suku maupun daerahnya.
Daerah saya mungkin bukan apa-apa dibandingkan pekanbaru, tapi apa pantas kita beranggapan bahwa daerah kitalah yang paling baik paling bersih paling tidak korup dll?
Saya percaya bahwa diatas langit, masih ada langit :cheers:
Sekali lagi saya mengajak kepada teman semua, untuk menfokuskan diri untuk membicarakan hal-hal yang lebih bermanfaat, tentang kemajuan kota dll. Membicarakan kekurangan daerah lain apalagi disertai dgn kata-kata yang buruk (walaupun bernada halus) adalah sebuah tindakan yang sangat kekanak-kanakan, dan itu bukan saya :)
Mehome December 26th, 2010, 10:23 AM Anda salah menyangka ini bukan masalah sosial yang sedang sy bicarakan. Masalah sosial yang saya bilang adalah Penduduk Pekanbaru generasi "terbaru" lah biang masalah.
????
saya sangat tidak mengerti apa makna tulisan anda ini.Pertama-tama anda mengataan bahwa anda sedang tidak membicarakan tentang masalah sosial, namun tepat di kalimat berikutnya anda malah mengatakan bahwa "masalah sosial yg saya bilang adalah..."
Bahasa Indonesia merupakan perkembangan dari bahasa melayu, seharusnya anda tidak mengalami kesulitan untuk mengerti hal tersebut. Alangkah lebih eloknya seandainya kita, sebagai warga negara Indonesia, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta indah dan mudah dimengerti oleh orang lain. :)
Bisa saja penduduk generasi terbaru juga membenci penduduk generasi terbaru yang tidak taat peraturan. Tapi memang kenyataannya, kalau dilakukan razia (yang sudah sangat sering di Pekanbaru), penduduk generasi terbarulah yang sering tertangkap. Anda jangan lupa, di dalam kasus perkotaan, jumlah masyarakat berpendidikan rendah dan berekonomi rendah justru didominasi penduduk generasi terbaru. Hal ini lazim di kota manapun di Indonesia yang benar-benar mejadi TOP LIST pencari kerja. Pekanbaru tetap bukan kota instan yang secara kebetulan maju karena penduduk generasi baru yang hebat-hebat, wah justru karena generasi lamalah yang berjuang membangun kota ini sehingga menjadi seperti sekarang ini.
pernyataan ini sangat tidak adil. Disisi lain kalian mengakui bahwa para pendatang berkontribusi besar dalam pembangunan kota, akan tetapi ketika elemen pendatang yang lain yang malah menciptakan masalah, kalian malah berpotensi untuk membencinya dan menjadikan daerah-daerah asalnya sebagai alasan untuk berpendapat seperti itu.
Ada apakah ini? Apakah mulai muncul kecemburuan sosial di kota Pekanbaru? Inilah yang saya maksud dengan api didalam sekam. Buang jauh-jauh sifat seperti itu. Kita ini negara kesatuan, kita bisa bersatu justru karena perbedaan yang ada ini.
Pernyataan yang lebih bijak menurut saya adalah kemajuan kota Pekanbaru begitu cepat, disisi lain hal serupa tidak terjadi di daerah-daerah lain, sehingga wajar saja jika dari dulu pun ramai para pendatang yang mencari kesempatan yg lebih baik di kota ini. Namun bukan berarti fenomena ini tidak akan menimbulkan ekses-ekses sosial kan? Nah, disinilah kita seharusnya berpikir yang terbaik demi kemajuan kota. Bukanya malah menanam bibit api kedalam sekam.
Sy tidak antipati sama pendatang, toh saya juga pendatang kok di Pekanbaru :). Sy kelahiran Jakarta malah :). Sy antipati sama penduduk generasi terbaru yang sukar menuruti dan tunduk sama peraturan yang sudah berjalan di kota ini, sehingga sebelumnya kota ini running okay dan fine-fine aja. Beberapa hal mulai melenceng justru setelah terjadi peningkatan jumlah penduduk. Tapi, di mana sih Kota di Indonesia yang tidak berhadapan sama masalah seperti ini?
Saya terkejut sekali membaca informasi dari anda bahwa ternyata anda kelahiran Jakarta. Tapi masih ada yang tidak bisa saya pahami, yaitu kegagalan anda untuk melihat sebuah permasalahan dengan kacamata yang lebih besar, lebih modern dan lebih etis.
Saya setuju bahwa tidak ada kota besar di Indonesia yang tidak mengalami masalah ini. Bahkan kota-kota duniapun tidak, walaupun mungkin dalam proporsi yang lebih kecil daripada di Indonesia.
Nah, ketika anda berhasil melihat kenyataan itu, apakah anda masih berpendapat bahwa daerah-daerah asal para pendatang harus dijadikan sebagai sebuah sumber permasalahan? Bukankah anda sudah melihat banyak contoh kasus kota-kota yang ada dimuka bumi ini yang hancur karena rusuh justru karena tidak berhasil melihat permasalahan dgn kacamata yang jernih?
Arogansi itu adalah dosa Adam yang pertama. :ohno:
jendry December 26th, 2010, 10:40 AM chauvinisme? apakah ada satu katapun yang keluar dari mulut saya yang mengandung makna chauviniseme? adakah saya membesar-besarkan nama daerah lain?
cobalah berpikir bersih tentang tulisan saya sebelumnya, dan baca lagi baik-baik.
bung dari kata anda yang merendahkan warga tempatan yang anda kata kan sebagai orang tarasing itu yang menganggap pendatang itu lebih unggul itu adalah chauvinisme.
Saya memberikan sebuah fenomena yang benar-benar ada di masyarakat kita. Maksud dan tujuan saya adalah baik. Saya cukup terkejut ternyata tanggapan saya malah dinilai dgn jawaban yang tidak saya harapkan.
bung, anda sudah berapa lama tinggal di pekanbaru?atau udah pernah tinggal di pekanbaru?
dan saya juga di postingan awal menanyakan, apakah anda tau mana warga pekanbaru yang asli?
bung, tak kenal maka tak tau, jangan sok - sok tau... :P
bung, di sini semua orang tidak pernah membedakan dia orang apa nya, dan dari suku mananya...
di sini hal seperti anda bahas itu tidak pernah ada riaknya, terus kenapa anda begitu mempersalahkannya.
bung, disini banyak saudagar minang yang kaya raya, banyak pengusaha batak kelas kakap,banyak pengusaha tionghoa yang sukses..
apakah anda dengar mendapat perlakuan yang rasisme berbau SARA?
bung, di sini setiap warga masyarakat dari suku apapun dia berhak memimpin daerah di riau, mereka punya hak yang sama..
anda tau berapa banyak orang minang,batak,jawa,bugis, dll yang pejabat di sini...
apakah mereka pernah merasa terasing kan?
bung dari dulu setiap thread yang membahas tentang perkembangan di riau, baik itu di nusantara, project & devellopment, bandara, thread PON selalu
di junk, tidak ubahnya seperti yang anda lakukan sekarang ini..
bung, kami orang di riau, tidak pernah menganggap orang lain itu asing, jangan lah merasa terasingkan..
bung, kami tidak pernah memicu yang berbau SARA, kami tau peraturan di daerah pendatang, terus apakah lantas kami menerapkan peraturan pendatang?
tidak bung, kami juga punya aturan bung, aturan kami perlu di taaati, jika ada pendatang ya silahkan di sesuaikan peraturannya dan di taati..
itu adalah hal umum di setiap daerah,.. dan jika adat resam anda tidak merasa hilang, silahkan anda aplikasikan di dalam diri anda, tapi kalau hidup bermasyarakat di silahkan ikuti peraturan di daerah tersebut.
Saya lebih setuju jika forum ini digunakan untuk membahas tentang perkembangan kota dan kemajuanya, daripada menjadikan forum ini sebagai tempat mengiring opini publik untuk membenci pendatang dari daerah X atau Y dengan mengatakan kata-kata seperti "mereka berasal dari daerah yang lebih miskin bla bla bla". (dan please jgn coba mengelak)
kata seperti anda ucapkan itu sudah berulang kami kami ucapkan pada beberapa forumers... :D :D
bung sudah berapa lama si anda membaca forum SSC ini :D
bung, kami paling eneg banget membicarakan ini,...
tapi sudah banyak orang seperti anda yang yang terus - menerus membahas hal seperti ini,
bung, anda tau sudah berapa kali moderator menghapus coment seperti anda posting,..
bung, anda tau sudah berapa forumers yang di baned gara - gara selalu membahas hal yang sama seperti anda...
bung, anda tau forumers riau belum pernah di baned karna masalah ini, karna memang bukan kami yang mempersalahkannya...
Setelah mereka habis kalian ejek, apa lagi yang kalian dapatkan? Disisi lain ini adalah forum publik dan dibaca oleh jutaan orang yang siapa saja dapat membacanya. Tidakah kalian berpikir bahwa itu akan menimbulkan rasa sakit hati bagi yang merasa daerahnya diejek? Oleh karena itu saya lebih berpendapat bahwa sebaiknya forum ini harus bersih dari semangat-semangat kedaerahan yang udik itu. Bukankah dengan mengatakan bahwa "mereka mencari makan disini, mereka dari daerah yg lebih miskin bla bla bla" adalah sebuah sifat dan karakter yang hanya dimiliki oleh kaum pecundang lemah yang tidak mengerti apa-apa tentang nilai-nilai perjuangan dalam mencari makan?
bung, anda sangat betul sekali ini adalah forum publik, dan anda juga perlu tau siapa yang memulai hal seperti ini,...
bung, seperti tulisan saya di atas tadi, berapa banyak orang perantau dari penjuru indonesia di riau, punya rumah mewah,mobil mewah, dll
apakah mereka pernah kami usik?
apakah kami melarang orang mencari makan?
bung, kami hanya prihatin terhadap orang yang tidak punya aturan, saya tidak pernah mendikte dia berasal dari mana nya, karna mereka memang berasal dari penjuru indonesia...
bung, umpama di kota anda, ada orang tidak beraturan, apakah anda diam saja?
bung, pemrintah kami menyediakan fasilitas yang begitu sangat layak buat mereka mencari makan, di jaga kebersihan dan ketertibannya, tapi mereka tetap berjualan di atas trotoar jalan, apakah kami tidak wajar kami menertibkan hal seperti itu?
bung, tak kenal maka tak tau *juga udh saya tulis tadi*
sebaiknya anda datang ke pekanbaru, saya akan menyambut anda dengan hangat, anda akan lebih tau kehidupan masyarakt di sini..
Saya berpikir, dalam kasus Pekanbaru, harusnya kita berbijaksana dalam hal ini. Ini bagaikan menanam bibit api kedalam sekap. Awalnya cuma berasap namun lama-lama bisa menghanguskan gunungan sekam. Jangan sampai kejadian Sampit atau Tarakan terjadi di Pekanbaru (Menurut saya kejadian Sampit atau Tarakan bisa terjadi karena kurang berfungsinya tugas negara selain adanya perbedaan agama-OOT)
Saya mengajak kepada teman semua agar menfokuskan diri dalam hal berdiskusi tentang pencarian jalan keluar, daripada hanya memposting ejekan-ejekan dgn nada halus yang tidak akan bermanfaat apa-apa.
bung, yang menanam bibit api itu sudah banyak..
yang anda perkarakan sekarang ini ujungnya saja, anda tidak tau pangkal nya seperti apa...
bung, sudah bosan kami membahas hal seperti ini, tapi slalu saja bermunculan orang yang begitu sinis..
bung, kami tau cara bagaimana menghargai orang, itu jika kami di hargai bung
bung, kami tau cara menghina orang, jika kami di hina orang.
bung,kenalilah daerah yang anda katakan maka anda akan tau akan kota tersebut,
bung, yang anda kata kan itu sangat negatif sekali, hanya memandang sudut jelek tapi tidak pernah memandang hal yang baik. anda selalu mempersalahkan daerah ini.
Misalnya begini. Ok, beberapa pendatang di kota pekanbaru malah menjadi bagian dari masalah sosial disana. Tapi please, jangan kita malah menyalahkan daerah asalnya apalagi sampai mengejeknya (mungkin disini adalah masalah kedewasaan). Tetapi cobalah mengatakan sesuatu yang lebih bermanfaat, misalnya oh mungkin pertumbuhan ekonomi kota belum mampu menyediakan lapangan kerja yang mereka butuhkan, atau memberikan mereka waktu untuk beradaptasi dgn kota yang memiliki peraturan daerah yang berbeda dll.
Kalau kita malah menjadikan daerah-dareah asal para pendatang itu sebagai sebuah kesalahan, percayalah, permasalahan ini tidak akan pernah selesai
Cheers :)
bung, lain lubuk lain pula ikannya, lain daerah tentu lain pula budaya nya..
bung daerah ini kota pendatang, yang di pakai itu aturan kota yang di datangi, taati itu dalam bermasyarakat, tanamkan adat resam anda di dalam kehidupan anda. tidak pernah daerrah ini memaksakan budaya lain kepada anda.
bung, ini bukan soal daerah yang di datangi tidak bisa menyediakan pekerjaan, justru karna banyak lapangan kerja lah pendatang itu datang..
ibarat ada gula, pasti ada semut.
bung, ini lagi - lagi soal peraturan, hanya itu.. oke...
drie December 26th, 2010, 11:08 AM ^^
udah lah bang jend, sebenarnya gak perlu diladeni orrang - orang seperti ini. sok memberikan perhatian padahal sebenarnya menjatuhkan. liat aja postingan barusan kontradiksi dengan postingan awal dia di thread ini. toh niatnya emnag udah lain dari awal kok.
sekarang kita berbicara berdasarkan fakta aja. yang gak menghargai pendatang siapa ??? sekali lagi saya katakan jika emang benar penduduk asli pekanbaru gak menghargai pendatang udah dari zaman dulu pendatang gak bakaln pernah betah tinggal disini, gak bakalan tinggi tingkat Urbanisasi di pekanbaru. gak perlu menuggu masa depan harus terjadinya perang yang berbau SARA di pekanbaru. hari ini pun bisa, jika memang masyarakat asli pekanbaru anti terhadap pendatang. TAPI KENYATAANNYA ??? anda jawab lah sendiri !!!
pernyataan ini sangat tidak adil. Disisi lain kalian mengakui bahwa para pendatang berkontribusi besar dalam pembangunan kota, akan tetapi ketika elemen pendatang yang lain yang malah menciptakan masalah, kalian malah berpotensi untuk membencinya dan menjadikan daerah-daerah asalnya sebagai alasan untuk berpendapat seperti itu.
siapa yang gak adil. disini kita justru sangat BERTERIMAKASIH dengan para pendatang dan warga tempatan yang telah memberikan Kontribusi luar biasanya bagi pembangunan di pekanbaru. yang telah mempercayai Pekanbaru sebagai kota yang aman dan damai untuk menanamkan investasinya.
namun yang menjadi pertanyaan apakah anda atau siapapun akan senang jika pemerintah kota anda telah membangun fasilitas umum yang sangat layak, indah, dan nyaman yang kesemua itu di bangun menggunakan uang rakyat sendiri di jadikan tempat berjualan para pedagang kaki lima ??
Ada apakah ini? Apakah mulai muncul kecemburuan sosial di kota Pekanbaru? Inilah yang saya maksud dengan api didalam sekam. Buang jauh-jauh sifat seperti itu. Kita ini negara kesatuan, kita bisa bersatu justru karena perbedaan yang ada ini.
kecemburuan sosial ?? dari lahir saya hidup di pekanbaru hinga hari ini saya masih tetap ada di pekanbaru tak pula pernah saya mendengar adanya masyarakat satu memiliki rasa cemburu dengan masyarakat lain di kota ini. atau ini hanya pernyataan anda saja ?? untuk memperkeruh suasana ?? sebaiknya anda yang membuang jauh - jauh sifat suka memFITNAH seperti itu. kami warga pekanbaru sudah aman, sudah damai. kenapa anda justru memunculkan isu - isu yang Hoak ??
chow December 26th, 2010, 11:11 AM hmm, kayaknya sekarang kok banyak nubi bikin trolling ya?
jendry December 26th, 2010, 11:18 AM ^^ hahaha.. :D
maklum bang, orang yang tak tau apa - apa..
merasa begitu tau dan megerti nya dia...
orang yang gak punya rasa malu. :nuts::nuts:
sebelum ini pun udah banyak senior - senior dia..:bash:
drie December 26th, 2010, 11:26 AM ^^
atau jangan - jangan dia ( ngaku ) senior yang reinkarnasi jadi neubi lagi:bash:
jendry December 26th, 2010, 11:32 AM ohhw bukan,.. dia hanya seorang peternak ayam yang bertelur satu :D
gemana dia mau konsisten dalam pembicaraan, orang yang di pake nya jurus silat lidah.. :p
kalau jurus itu yang di pake, orang lain gak pernah benar, yang dia anggap bener itu pendapat dia sendiri...
mungkin di forum ini gak cocok kali ya make istilah itu, mungkin silat kata - kata :P
Mehome December 26th, 2010, 01:29 PM ...
saya tidak tahu harus berkata apa. Seharusnya kalian bisa melihat niat baik saya disini. Saya tidak tahu bagaimana perkembangan forum ini sebelumnya. Saya hanya telah membaca banyak posting dari beberapa orang yang menurut saya tidak bisa berpikir dengan lebih baik, dan malah lebih memilih untuk mengejek daerah-daerah tertentu daripada membicarakan hal yg lebih bermanfaat.
dan ternyata sambutanya malah begini
*tidak paham apa salah saya
ok, saya tidak ikut campur lagi urusan itu. Tugas saya sebagai manusia beragama untuk saling mengingatkan sudah saya tunaikan.
Saya ikut bangga dengan kemajuan kota Pekanbaru. Hanya agak menyedihkan hati saya jika pada hari ini masih ada orang yang memelihara sifat kerdil di dalam diri mereka. Ok, saya tidak peduli siapa yang lebih dahulu memulai, saya hanya membaca postings dan saya memberikan komentar. Dag
jendry December 26th, 2010, 02:21 PM ...
saya tidak tahu harus berkata apa. Seharusnya kalian bisa melihat niat baik saya disini. Saya tidak tahu bagaimana perkembangan forum ini sebelumnya. Saya hanya telah membaca banyak posting dari beberapa orang yang menurut saya tidak bisa berpikir dengan lebih baik, dan malah lebih memilih untuk mengejek daerah-daerah tertentu daripada membicarakan hal yg lebih bermanfaat.
terima kasih sebelumnya bung mehome telah berkunjung ke thread ini.. :)
begini bung mehome, anda itu memang tidak tau akar dari permasalah nya dari awal, apa masalah yang terjadi di forum ini..
sebelumnya banyak forumers yang berasal dari suatu daerah yang berdomilisi di luar bukan di pekanbaru, begitu sinis terhadap kota ini yang selalu mencari permasalahan, bahkan setiap mengatakan seperti yang anda kata kan di postingan awal yaitu masyrakat tempatan di dikte sebagai masyarakat terpinggirkan,terasing dan lain - lain. hingga sampai mereka memperdebatkan soal budaya,suku dll.
bung, sebelum bergulir otonomi di daerah kami. hampir seluruh masyarakat riau di terasingkan bukan karna kami tidak mampu bersaing, karna rezim yang berkuasa pada waktu itu memang tidak memberikan ruang dan kesempatan untuk berkembang, istilah di jajah pun mungkin bisa di kata kan terhadap kami
setelah bergullirnya otonomi daerah yang berlangsung hampir satu dekade belakangan ini, hal itu mulai lenyak tapi di beberapa sektor kami masih belum di beri keadilan oleh bangsa yang kata nya tercinta ini.
tapi untuk warga tempatan sudah di perbolehkan untuk bisa memimpin daerahnya, sesuai dengan prosedur tentunya..
pada era rezim soeharto, setiap orang riau yang terpilih secara demokratis di DPRD sebagai gubernur selalu di muntahkan oleh rezim yang berkuasa tersebut, dan di ganti dengan jendral aktif. ( tragedi ini di abadikan di sebuah tugu di pekanbaru dengan nama runtuhnya demokrasi rakyat riau).
setiap orang riau yang punya kemampuan pindah/pintar ke luar kota karna di dalam kota sendiri mereka mandapatkan perlakuan yang tidak adail dari pemerntah, banyak yang jadi profesional kerja.
pada era itu pekanbaru tak ubahnya hanya seperti perkampungan besar, dan berupa kota di jalan lintas.
di era tahun 2000 mulailah ada namanya otonomi, otonomi terbatas yang setiap orang berhak jadi pemimpin sesuai dengan prosedur ketetapan, hal seperti ini lah yang jadi peluang orang riau untuk muncul kepermukaan membangun negri.
bapak herman abdullah adalah walikota peertama yang terpilih secara demokratis ( yang di pilih oleh masyarakat) sampa detik ini dia masih walikota pekanbaru, yang merupakan salah satu putra terbaik kampar yang memimpin pekanbaru. dari kepemimpinan beliu lah kota ini berubah bak roket pembangunannya. puluhan penghargaan di dapat kan.
ini adalah salah satu contoh kami mampu bersaing dengan yang lain.
::
semula kami tidak pernah memperdebatkan hal yang berhubungan dengan pendatang atau pun antar suku. setelah banyak nya forumers dari suatu daerah yang me - ngejunk thread yang berbau riau, dengan postingan yang mebahas suku,daerah,dll
membuat forumers di riau cukup sensitif terhadap hal seperti itu, karna kami merasa tidak pernah mempersalahkan orang lain, baik itu daerah, dan sukunya dari awal kami di sini.
::
hal yang sama tentu kami pertanyakan kepada mereka, apa mereka tau yang mana yang asli pku itu? sama hal nya anda juga membahas ini di postingan awal, dan saya juga mempertanya kan hal yang sama. tentunya tanpa jawaban dari anda.
dan ternyata sambutanya malah begini
*tidak paham apa salah saya
ok, saya tidak ikut campur lagi urusan itu. Tugas saya sebagai manusia beragama untuk saling mengingatkan sudah saya tunaikan.
terima kasih sudah mengingatkan. :)
mudah - mudahan anda secepatnya tau akar permasalahnya, dan juga mengingatkan pada yang memulai nya.. :)
Saya ikut bangga dengan kemajuan kota Pekanbaru. Hanya agak menyedihkan hati saya jika pada hari ini masih ada orang yang memelihara sifat kerdil di dalam diri mereka. Ok, saya tidak peduli siapa yang lebih dahulu memulai, saya hanya membaca postings dan saya memberikan komentar. Dag
bukannya, postingan awal anda begitu sinis terhadap perkembangan di pekanbaru? kenapa tiba - tiba berkomentar lain.. :cheers:
karna anda tidak mau tau akar permasalahnya makanya anda berkomentar seperti itu, siapa yang kerdil coba?
lihat lah permasalah dari berbagai sudut pandang, jangan hanya dari satu sudut saja.
hal yang anda permasalah itu hanya bagian terkecil dari masyrakat di pekanbaru, tapi begitu banyak hal yang begitu baik yang tidak pernah anda pandang..
jendry December 27th, 2010, 12:26 PM Menkominfo Belum Izinkan Esa TV Tayang
Keberadaan Esa TV sudah cukup lama hadir di Pekanbaru, namun menurut KPID Riau, televisi swasta tersebut belum kantongi izin dari menteri Kominfo.
Riauterkini-PEKANBARU- Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI belum mengizinkan Esa Tv untuk menyelenggarakan kegiatan penyiaran. Keputusan itu termaktub dalam surat Menkominfo nomor 90/M.KoMINFO/02/2010 tertanggal 17 Februari 2010.
"Izin Esa Tv ditilak menteri. Artinya, Esa TV tidak boleh siar sebelum mereka mendapatkan izin dari menteri kominfo," tegas anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, Alnofrizal SE, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (27/12/10).
Dijelaskan Alnofrizal, surat penolakan dari menteri itu sudah disampaikan KPID Riau kepada manajemen Esa TV pada awal Desember 2010 lalu. Dan Alnforizal mengharapkan Esa Tv tidak melakukan kegiatan penyiaran sampai Esa Tv mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) dari menteri.
"Kita harapkan Esa Tv dapat memahami isi surat tersebut dan menghentikan kegiatan penyiarannya. Esa Tv bisa kembali melakukan kegiatan penyiaran jika Esa Tv sudah mendapatkan IPP dari menteri," jelas komisioner bidang Pengelolaan Struktur Penyiaran ini.
Lebih lanjut, Alnofrizal juga mengharapkan semua lembaga penyiaran yang ada di Riau, baik itu lembaga penyiaran publik (LPP), lembaga penyiara swasta (LPS), lembaga penyiaran komunitas (LPK) dan lembaga penyiaran berlangganan (LPB) segera melakukan tertib perizinan.
"Artinya, kalau ada lembaga penyiaran yang belum memiliki izin penyelenggaraan penyiaran, maka segera diurus ke KPID Riau," kata Alnofrizal yang juga berprofesi sebagai wartawan ini.
Masih menurut Alnofrizal, selama bertugas lebih kurang dua bulan ini, KPID Riau sudah memproses lima lembaga penyiaran yang mengajukan perizinan. "Selain itu, ada juga beberapa lembaga penyiaran yang konsultasi dengan kita tentang prosedur perizinan lembaga penyiaran ini," katanya.***(mad)
rilham2new December 27th, 2010, 12:53 PM ????
saya sangat tidak mengerti apa makna tulisan anda ini.Pertama-tama anda mengataan bahwa anda sedang tidak membicarakan tentang masalah sosial, namun tepat di kalimat berikutnya anda malah mengatakan bahwa "masalah sosial yg saya bilang adalah..."
Maksud masalah sosial yang saya katakan bukan berputar pada konsep analogi anda yang sesempit kata "Tempatan" dan "Asli". Di Pekanbaru, sepengalaman saya, hal seperti ini tidak penting. Kita hanya peduli, masyarakat generasi baru, atau generasi lama. Dan ketika terbentuk prejudis masyarakat generasi lama ternyata kurang taat pada peraturan. Itu memang betul adanya setidaknya dari hasil razia yang rasanya sudah diumumkan di media secara besar-besaran. Kalau anda baca lagi apa yang sudah saya ketikkan, itu sebenarnya lebih kepada kegusaran kepada masyarakat generasi terbaru yang belum dan mungkin butuh waktu untuk menyesuaikan diri pada peraturan ini. Dan pada kenyataannya memang harus seperti itu jalannya. Karena PKU memang bukan kota instan.
pernyataan ini sangat tidak adil. Disisi lain kalian mengakui bahwa para pendatang berkontribusi besar dalam pembangunan kota, akan tetapi ketika elemen pendatang yang lain yang malah menciptakan masalah, kalian malah berpotensi untuk membencinya dan menjadikan daerah-daerah asalnya sebagai alasan untuk berpendapat seperti itu.
Loh, anda salah menyangka lagi. Kenapa lantas kita harus disalahkan ketika kita harus membenarkan suatu masalah sosial yang didatangkan (elemen) penduduk generasi terbaru, sementara saya memuji dan berterima kasih kepada (elemen lain di dalam kelompok) mereka ketika mereka juga membawa kemajuan pada kota ini. Saya mencoba objektif di sini, lagipula poin yang saya bawa kan justru kepada ketidaktundukan pada peraturan. Karena pada kenyataannya, siapapun tanpa kecuali tetap harus tunduk pada peraturan. Saya tidak membuat pernyataan menggeneralisir di sini. Karena yang saya baca justru anda berusaha membuat pernyataan generalisir di sini, anda beranggapan Penduduk Pendatang (istilah anda) berjasa sedemikian besar, sehingga seolah-olah ketika elemen lain dari kelompok pendatang ini bersalah -- maka kesalahan elemen yang lain ini dapat dibenarkan karena (menurut anda) PKU dibangun dan seharusnya berterima kasih pada pendatang (istilah anda).
Ada apakah ini? Apakah mulai muncul kecemburuan sosial di kota Pekanbaru? Inilah yang saya maksud dengan api didalam sekam. Buang jauh-jauh sifat seperti itu. Kita ini negara kesatuan, kita bisa bersatu justru karena perbedaan yang ada ini.
Pernyataan yang lebih bijak menurut saya adalah kemajuan kota Pekanbaru begitu cepat, disisi lain hal serupa tidak terjadi di daerah-daerah lain, sehingga wajar saja jika dari dulu pun ramai para pendatang yang mencari kesempatan yg lebih baik di kota ini. Namun bukan berarti fenomena ini tidak akan menimbulkan ekses-ekses sosial kan? Nah, disinilah kita seharusnya berpikir yang terbaik demi kemajuan kota. Bukanya malah menanam bibit api kedalam sekam.
Ahh yang benar? Daerah manapun di Indonesia yang mengalami keadaan diserbu penduduk generasi terbaru, pastinya akan mengalami hal yang sama. Sy sendiri sudah pernah tinggal di Batam, Jakarta, dan juga Pekanbaru. Sy harus akui ekses sosial itu memang terjadi dan polanya sama. Penduduk generasi terbaru punya kecenderungan diri dalam pola penyesuaian di tahap awal (ditunjukkan dengan ketidakpedulian pada pemerintah setempat dengan sikap kritis yang amat berlebihan, sampai mereka tidak mampu membandingkan dengan daerah asal mereka), dan hal berbau penyesuaian ini perlu waktu. Kasus kriminal, kelompok pengemis, tingkat kemiskinan, pengangguran, ini mayoritas didominasi kelompok penduduk generasi baru. Hasil razia yang sering dilakukan di Batam, Jakarta, dan Pekanbaru sangat membuktikan ini. Sehingga ini sudah lebih dari sekedar asumsi, bahkan dibicarakan di media lokal seolah-olah tidak masalah membuat asumsi seperti ini. Karena asumsi seperti ini sangat logis diterima pihak manapun (mungkin tidak terdengar adil bagi penduduk generasi terbaru, tapi secara umum -- memang inilah konsensus yang diterima). Kalau anda membuat penyangkalan akan hal ini, saya angkat tangan. Karena saya berada di sisi khalayak umum untuk poin ini.
Saya terkejut sekali membaca informasi dari anda bahwa ternyata anda kelahiran Jakarta. Tapi masih ada yang tidak bisa saya pahami, yaitu kegagalan anda untuk melihat sebuah permasalahan dengan kacamata yang lebih besar, lebih modern dan lebih etis.
Saya setuju bahwa tidak ada kota besar di Indonesia yang tidak mengalami masalah ini. Bahkan kota-kota duniapun tidak, walaupun mungkin dalam proporsi yang lebih kecil daripada di Indonesia.
Saya semakin bingung anda menjelaskan masalah apa di sini. Ini masih masalah sosial yang sedang saya bicarakan atau justru sanggahan anda dengan masalah baru yang anda coba munculkan jangan-jangan. Maaf saya tidak berniat mengomentari apa yang anda sanggah, saya tetap pada konteks saya dan jalur saya. Pada masalah yang saya yakini memang ada. Dan konteks yang saya yakini ada. Karena intinya anda bersikeras dengan masalah ASLI dan TEMPATAN yang kental nuansa SARA. Sementara saya lebih cenderung berkutat, penduduk generasi lama dan generasi terbaru, yang bahkan saya fokuskan pada elemen yang tidak taat pada peraturan dan butuh waktu untuk penyesuaian. KUrang "AMAN" apa lagi sih konsep yang saya bawa??? Kalau anda mengungkapkan konsep bernuansa SARA, itu bukan API DALAM SEKAM lagi, tapi lebih seperti MENYALAKAN API DAN MENYIRAMNYA DENGAN BENSIN.
Dan satu lagi persatuan harus ada, itulah kenapa Pekanbaru didirikan yang merupakan PEKAN atau pasar pada awalnya. Sebuah pasar tidak akan ramai kalau masyarakatnya tidak bersatu. Bahkan lebih dari itu, Bersatu tidak cukup tapi tetap harus ada kekuasaan yang mengatur. Bersatu harus dalam keteraturan dan koridor. Ketika ada elemen masyarakat yang dilabelisasi karena ketidaktaatannya pada peraturan (yang pada akhirnya tetap dimaklumi dan butuh penyesuaian), kita harus sepakat bahwa ini bukan suatu kesalahan dan perlu ketegasan oleh para pemegang kekuasaan.
Nah, ketika anda berhasil melihat kenyataan it u, apakah anda masih berpendapat bahwa daerah-daerah asal para pendatang harus dijadikan sebagai sebuah sumber permasalahan? Bukankah anda sudah melihat banyak contoh kasus kota-kota yang ada dimuka bumi ini yang hancur karena rusuh justru karena tidak berhasil melihat permasalahan dgn kacamata yang jernih?
Arogansi itu adalah dosa Adam yang pertama. :ohno:
Hehei, saya tidak bilang SUMBER PERMASALAHAN, yang saya bilang itu justru PERMASALAHAN YANG (ELEMEN) MEREKA TIMBULKAN DI PEKANBARU, SEMENTARA PADA SAAT YANG BERSAMAAN MEREKA SUKAR BERKACA BAHWA DI PEKANBARU PUN ADA PERATURAN DAN TATA CARANYA. Tapi saya juga harus memaklumi ini tidak instan dan berjalan seiring waktu.
Dan saya masih sangat yakin pola yang sama terjadi di kota manapun di negara ini yang sudah mulai kebanjiran sumber ekonomi.
rilham2new December 27th, 2010, 12:55 PM ...
saya tidak tahu harus berkata apa. Seharusnya kalian bisa melihat niat baik saya disini. Saya tidak tahu bagaimana perkembangan forum ini sebelumnya. Saya hanya telah membaca banyak posting dari beberapa orang yang menurut saya tidak bisa berpikir dengan lebih baik, dan malah lebih memilih untuk mengejek daerah-daerah tertentu daripada membicarakan hal yg lebih bermanfaat.
dan ternyata sambutanya malah begini
*tidak paham apa salah saya
ok, saya tidak ikut campur lagi urusan itu. Tugas saya sebagai manusia beragama untuk saling mengingatkan sudah saya tunaikan.
Saya ikut bangga dengan kemajuan kota Pekanbaru. Hanya agak menyedihkan hati saya jika pada hari ini masih ada orang yang memelihara sifat kerdil di dalam diri mereka. Ok, saya tidak peduli siapa yang lebih dahulu memulai, saya hanya membaca postings dan saya memberikan komentar. Dag
Sikap kerdil yang anda tunjukkan adalah (menurut saya) jiwa kolektivitas atau perkauman yang tertanam begitu kuat di dalam diri anda, sehingga seolah-olah anda beranggapan elemen kecil yang menganggap peraturan yang dilanggar dapat dibenarkan karena ada elemen lain yang berjasa (itu istilah anda). Padahal konsep yang saya tawarkan sebenarnya berpusat pada asumsi penduduk generasi lama dan baru, yang disatukan dengan konsep tunduk atau tidak pada peraturan.
Saya tidak setuju akan konsep anda. Salah adalah salah, anggapan dan pengkotak-kotakkan utuk pihak-pihak yang melanggar peraturan memang perlu untuk memberikan efek jera. Persatuan penting, tapi persatuan harus dalam keteraturan. Saya kurang tahu kalau di tempat lain di Indonesia konsepnya beda. Dan jangan lupa, anda yang pertama kali membawa konsep bernuansakan SARA.
rilham2new December 27th, 2010, 01:08 PM Sy heran kenapa ketika kita berdiskusi masalah sosial di PEKANBARU seperti seolah-olah ada yang tersindir, padahal saya sudah berhati-hati menggunakan konsep yang sangat aman.
Ntah kenapa sikap tersindir seperti ini terbaca seolah-olah kerdil, ntah karena rasa kolektivitas yang terlalu kuat atau apa ..... Karena di PKU, kolektivitas yang saya alami sudah jauh sekali di atas konsep SARA atau etnisitas.
Kalau mau mendengar pendapat objektif soal ini, anda justru perlu mendengar pendapat dari penduduk yang bertempat tinggal di kawasan heterogen, ketimbang daerah yang nampak homogen.
Jangan gampang merasa tersindir, berasa paling penting di dunia aja :nuts:. Inikan masalah yang terjadi di PKU, rasanya kita belum pada tahapan vulgar sampai berani menunjukkan batang hidung secara berlebihan, lagipula saya juga ikut dewasa bersama thread ini. DUlu mungkin saya suka panas -- dan saya akui konsep yang saya dulu pernah akui mungkin salah. Toh saya sampai ke proses hari ini juga melalui pembelajaran :).
Jadi buat yang lain yang baca isi thread ini jangan terlalu kaget sama bahasa forumer di sini yang (mungkin) didominasi manusia yang suka bicara blak-blakan. Tapi tidak ada maksud buruk atau menyindir soal itu. Cuman rasanya rugi kalau masalah sosial tidak dibicarakan dan dikritik, tapi sabarlah semua ada tempatnya, ada trendnya, dan akan selalu ada argumentasi untuk menyanggah dan mendukung.
Dan perlu disadari di forum manapun, ketika anda berusaha menentang trend dan melawan arus yang dianggap konsensus umum,, anda harus siap dengan sanggahan selanjutnya bukan merengek soal tata bahasa. Saya sebenarnya jarang membicarakan soal ini, atau memulai kecuali ada berita yang perlu dikomentari. Saya lebih peduli soal statistik, data-data, dan berita pembuktian, jadi tidak terbaca seperti omong kosong. Itupun sebenarnya masih tak luput dari kritik forumer2 di sini.
Kris18 December 28th, 2010, 05:05 AM ...
saya tidak tahu harus berkata apa. Seharusnya kalian bisa melihat niat baik saya disini. Saya tidak tahu bagaimana perkembangan forum ini sebelumnya. Saya hanya telah membaca banyak posting dari beberapa orang yang menurut saya tidak bisa berpikir dengan lebih baik, dan malah lebih memilih untuk mengejek daerah-daerah tertentu daripada membicarakan hal yg lebih bermanfaat.
dan ternyata sambutanya malah begini
*tidak paham apa salah saya
ok, saya tidak ikut campur lagi urusan itu. Tugas saya sebagai manusia beragama untuk saling mengingatkan sudah saya tunaikan.
Saya ikut bangga dengan kemajuan kota Pekanbaru. Hanya agak menyedihkan hati saya jika pada hari ini masih ada orang yang memelihara sifat kerdil di dalam diri mereka. Ok, saya tidak peduli siapa yang lebih dahulu memulai, saya hanya membaca postings dan saya memberikan komentar. Dag
Saya melihat justru anda yang memancing keributan disini, anda sengaja mencari-cari alasan dan statement yg tidak jelas dan tidak berhubungan dengan topik pembicaraan semula....
Ada apa dengan anda ?? anda yang punya fikiran kerdil, Anda yang tidak paham ! karena anda sebenarnya TIDAK TAHU sama sekali.... makanya jangan ikut campur lantas menjudge sesuka hati...
karena kenyataannya tidak seperti itu yg terjadi
mengatasnamakan agama? bagaimana kalau sekarang anda yg termakan dengan ucapan anda sendiri...
mau numpang eksis disini??....
jendry December 28th, 2010, 11:16 AM Usaha Kue Rumah Tangga Ansar Bakery
Produksi 60 Ribu Donat Sebulan
halloriau.com - PEKANBARU- Usaha rumah tangga tak selamanya bisa dipandang sebelah mata. Usaha yang dirintis secara mandiri itu juga bisa meraup keuntungan besar, jika dikelola serius, seperti halnya usaha kue Ansar Bakery milik Andi (32), warga Jalan Sempurna (Jalan Nangka) Kecamatan Marpoyan Damai ini.
Pengalaman pernah bekerja di Van Hollano Pekanbaru, serta Bagian Pastry, atau memproduksi makanan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, membuat Andi mengerti untung dan rugi berbisnis usaha kue rumah tangga ini. Mulanya bisnis ini hanya dikerjakan sambilan, disamping bekerja sebagai karyawan di dua perusahaan besar tersebut.
Akhirnya, tahun 2008 diputuskannyalah untuk berhenti sebagai karyawan dan beralih serius mengelola usaha rumah tangga, membuat bermacam-macam jenis kue tersebut. Melihat hasil yang dicapai serta segmen pasar yang jelas, Andi pun terus mengembangkan usahanya, sehingga saat ini telah mampu membuak dua outlet lainnya di Kota Pekanbaru.
Tidak hanya itu, berbagai pesanan, baik pribadi maupun institusi seperti beberapa perusahaan penerbangan terus berdatangan, sehingga mampu meningkatkan omzet perharinya. Tercatat sampai saat ini usahanya mampu memproduksi 2.000 pcs donat perhari atau 60 ribu donat dalam satu bulan.
"Untuk membantu produksi, saya pun memanfaatkan beberapa saudara untuk menyelesaikan pembuatan kue. Hitung-hitung juga membantu menekan angka pengangguran," papar Andi , Selasa (28/12).
Selama satu bulan memproduksi berbagai macam kue, usaha Andi menghabiskan sebanyak 90 sak tepung terigu. Begitu juga dibutuhkan beberapa bahan lainnya seperti gula, mentega dan lain sebagainya. "Namun momen Natal dan memasuki Tahun Baru 2011 ini, memang terjadi peningkatan pesanan sebesar 25 persen," jelasnya.
Khusus untuk pesanan, usahanya juga sambut membuat berbagai jenis kue seperti paket untuk cake ulang tahun, cake penganten serta snack box," jelasnya.
Cuma saja dirinya berharap pemerintah memperhatikan usaha kecil rumah tangga yang dikelola secara mandiri agar jangan sampai diabaikan. Salah satu caranya adalah dengan membantu memberikan kredit lunak jangka panjang, bukan yang ada selama ini kredit tanpa agunan yang berbunga besar sehingga kurang menguntungkan pengusaha kecil," harap Andi. (Rid)
jendry December 28th, 2010, 12:34 PM Porkot IV Kota Pekanbaru Resmi Ditutup
halloriau.com PEKANBARU - Perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) IV Pekanbaru, Senin (27/12) malam resmi ditutup Ketua Harian KONI Kota Pekanbaru, Drs Wahyudianto di GOR Bumi Sejahtera, Simpang Tiga. Porkot yang digelar sejak 22 Desember 2010 lalu tersebut, mempertandingkan 14 cabang olaharaga.
Sebelum acara penutupan, digelar pertandingan final bola Voli putra -putri yang dimulai sejak Sabtu (25/12) lalu. Di bagian putra yang diikuti 10 peserta , keluar sebagai juara Huha, diikuti Ivoda ditempat kedua, serta Pramuda B dan SMA Olahraga ditempat ketiga dan keempat.
Sedangkan dibagian putri, tim Anjungan keluar sebagai pemenang setelah menghempaskan perlawanan Bhineka dengan skor 3-0, CVC. Dan Vanila berada pada posisi ketiga dan keempat. ''Panitia menyediakan uang pembinaan untuk juara I -IV. Dan jumlah bertingkat. Juara I Rp 2 juta, runner up 1.750.000, peringkat III Rp 1.250.000 dan tempat keempat mendapatkan Rp 750.000,'' jelas ketua panpel Porkot IV, M Yusuf..
Ketua Harian KONI Kota Pekanbaru, Drs Wahyudianto mengatakan, pihaknya telah memantau 200 persen atlet Pekanbaru untuk persiapan menghadapi PORDA VII, Tembilahan , Indragiri Hilir.
�Kita harapkan dari even ini akan terjaring atlet yang akan disiapkan menjadi kontingen kota Pekanbaru, di Porda 2011 mendatang. Dari pendataan yang dilakuakan tim pemantau di Porkot IV ini kita sudah mengantongi sekitar 400 lebih nama atlet yang akan mengikuti pemusatan latihan menghadapi pekan olahraga se Riau,� jelas Wahyu. (Naj)
jendry December 28th, 2010, 06:05 PM http://farm6.static.flickr.com/5008/5300080793_5fe6cbbc36_z.jpg
CrazyForID December 29th, 2010, 05:47 AM saya setuju, permasalahan di kota pekanbaru memang sedikit mirip dengan permasalahan di kota Jakarta. Sebagai kota yang menawarkan sejuta potensi bisnis dan ladang usaha yang selalu bisa dicium oleh orang-orang yang berbakat bisnis tentunya.
wajar saja ada permasalahan yang timbul, khususnya permasalahan sosial. Misalnya di Jakarta, disana suku betawi terpinggirkan karena kalah bersaing dgn pendatang yang tiba-tiba saja menjadi mayoritas di Jakarta. Banyak alasan mengapa suku Betawi terpinggirkan, alasan yang paling jelas tentu saja karena tiadanya daya saing dibandingkan dgn para pendatang. Lihat saja sekarang, kontribusi penduduk tempatan sangat kecil sekali terhadap pembangunan kota. Di tahun 1980an adalah masa puncak-puncaknya bagi penduduk Betawi merasa kehilangan "kepemilikan" di kota Jakarta (sehingga akhirnya fenomena ini diangkat menjadi sebuah film si doel anak sekolahan).
hal yang sama jg terjadi di kota pekanbaru. Dan saya pikir sebaiknya di jaman modern ini kita tidak lagi memelihara jiwa-jiwa kedaerahan. Wajar saja sikap itu muncul seandainya itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan yang rendah dan pola pikir yang sempit. Di atas dunia ini, seluruh kota-kota dunia selalu dibangun oleh para pendatang, yang bakat dan motivasinya biasanya lebih tinggi daripada penduduk tempatan.
Memang terkadang itu menimbulkan permasalahan sosial, tapi alangkah lebih bijaknya seandainya kita mefokuskan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya, daripada mengambil sikap "antipati" terhadap para pendatang, sikap-sikap itu hanya dipelihara oleh orang-orang yang menjadi korban pembangunan yang terpinggirkan dari kemajuan kota serta tidak sanggup meningkatkan daya saingnya.
this is what we call racist :lol:
warga emirat aja bisa menerima kalau mereka jadi minoritas di negeri sendiri, malah mengakui semenjak ada pendatang, hidup mereka malah jadi lebih baik.. contonya? ya, siapa yang nggak tau sama dubai? :lol:
Pemkot pekanbaru pun juga sangat korup (rahasia umum) dan tidak mampu memberikan kebutuhan yang sangat mendasar bagi penduduk kota, seperti ketersediaan air bersih dan listrik yang memadai. Padahal tanpa itu semua, apa perkembangan kota pekanbaru yang dahsyat ini akan bisa berkelanjutan? :ohno:
Bayangkan saja, hampir seluruh penduduk kota masih menggunakan sumber air tanah/sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketersediaan listrik juga masih menunggu proyek-proyek selesai. Para investor pendatang yang akan membangun kota pekanbaru tentu saja membutuhkan kondisi infranstruktur yang memadai, seharusnya pemkot memikirkan hal tersebut :)
agak kaget ada yang masalahin air bersih di pekanbaru, baru dengar
jujur, selama saya tinggal dipekanbaru nggak pernah ada masalah sama air bersih, fasilitas umum airnya juga nyala terus (tempat ibadah, sekolah, pom bensin, rekreasi publik). nggak kayak fasilitas umum beberapa daerah lain yang kadang gak ada air sama sekali
kalau masalah listrik, ya kadang emang bikin sakit hati :D
tapi kayaknya pemerintah setempat nggak cuma diam, solusi jangka pendek solusi jangka panjang udah dipikirkan
jendry December 29th, 2010, 10:38 AM yang nge - junk mesti baca ne artikel...
31 Paguyuban Etnis dan Agama di Riau Sepakat Jaga Kerukukan
Provinsi Riau memiliki penduduk yang beragam suku dan agaman. Seluruh komponen yang tergabung dalam 31 paguyuban kompak menjaga kerukunan.
Riauterkini-PEKANBARU- Sebanyak 31 perwakilan paguyupan etnis dan agaman yang berada di Provinsi Riau mengikuti pertemuan forum silaturahim di Tennas Effendi Fondation, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (29/12/10). Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Riau M Rusli Zainal dan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan paguyuban membicarakan berbagai masalah yang terjadi di tengah masyarakat, yang jika tidak disikapi dengan baik bisa memicu konflik horizontal.
"Kami hari ini berkumpul dalam rangka bersilaturahim dan membicarakan banyak masalah yang kita carikan persamaannya, dalam rangka menjaga kerukukan antarkomponen masyarakat Riau," ujar Ketua Tennas Effendi Fondation Tennas Efrendi kepada wartawan usai pertemuan.
Dijelaskan Tennas Effendi, keberadaan puluhan etnis dan agaman di Provinsi Riau sejauh ini bisa hidup saling berdampingan. Bisa bersinergi satu sama lain dan belum ada potensi konflik yang bisa memecah belah kerukunan. "Pertemuan ini tujuan utamanya untuk memeliharan kerukunan antara komponen masyarakat Riau yang sudah baik selama ini," ujarnya.
Dikatakan Tennas, dalam kesempatan itu, gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh paguyuban yang telah menciptakan suasana kondusif. "Pak Gubernur memberikan apresiasi sangat positif terhadap peran paguyuban etnis dan agama. Di mana keberadaannya bukan membuat kotak-kotak, melainkan justru mensinergikan semua potensi yang ada," paparnya.***(mad)
jendry December 30th, 2010, 10:32 AM Liburan, Tempat Rekreasi di Pekanbaru Kebanjiran Pengunjung
Musim liburan dimanfaatkan banyak keluarga membawa anak mereka ke bertamasya. Kondisi ini membawa berkah bagi pengelola tempat rekreasi di Pekanbaru yang kebanjiran pengunjung.
Riauterkini-PEKANBARU-Beberapa wahana bermain di Pekanbaru sejak musim libur anak sekolah beberapa waktu lalu dipenuhi pengunjung yang rata-rata anak sekolah. Beberapa bahkan ditemani oleh orangtua.
Nita, petugas penukaran koin di Arena Bermain Keluarga EMI di Mal Pekanbaru Lantai 3 kepada Riauterkini Kamis (30/12/10) mengatakan bahwa jumlah pengunjung di tempatnya mengalami kenaikan hingga 100-an persen dibandingkan dengan hari biasa.
Jika hari biasa jumlah pengunjung mencapai 60-an pengunjung, saat ini sedikitnya 125 pengunjung bermain di tempatnya setiap harinya. Menurutnya, kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga akhir pekan nanti. Karena menurutnya libur anak sekolah masih akan berlangsung hingga pekan depan.
"Jumlah pengunjung naik. Kenaikan karena sedang musim libur anak sekolah. Jumlah kenaikannya bisa sampai dua kali lipat pada hari biasa," terangnya.
Hal yang sama juga terjadi di arena bermain Fun Station yang juga berlokasi di Mal Pekanbaru. Menurut Rani, jumlah pengunjung di Fun Station sejak akhir pekan lalu cukup banyak. Bahkan, pada akhir pekan lalu, kenaikan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 200 persen.
Rusmanita, warga Jl Kenanga Pekanbaru mengatakan bahwa di Pekanbaru ini sarana hiburan sedikit. Jadi pilihannya kalau tidak ke Mal, Waterboom Labersa atau ke Kebun Binatang atau Alamayang.
"Akhir pekan lalu kami sudah liburan ke Alamayang. Tidak mungkin pula liburan ke Alamayang terus. Pilihan lain, ya ke Mall-lah," katanya.***(H-we)
jendry December 30th, 2010, 01:15 PM ce Hardware Gelar Year End Sale
Laporan LISMAR SUMIRAT, Pekanbaru
lismar_sumirat@riaupos.com
Pusat perkakas terbesar dan ternama, Ace Hardware yang berlokasi di Mal Pekanbaru, kembali memanjakan konsumennya. Jelang akhir tahun ini, Ace Hardware menggelar promo Yesar End Sale.
Promo ini merupakan kesempatan terakhir di tahun 2010 bagi customer untuk mendapatkan bermacam produk dengan harga super istimewa. Promo berlaku hingga 2 Januari 2011.
“Aneka koleksi terbaik kami dalam berbagai kategori akan mendapatkan potongan harga hingga 70 persen. Misalkan untuk emergency lamps dalam berbagai tipe yang dapat menyala hingga 10 jam, akan ada diskon 70 persen untuk konsumen,” ujar Mulyadi, Manager Ace Hardware Mal Pekanbaru kepada Riau Pos, Rabu (29/12).
Bukan hanya itu saja, tambah Mulyadi, konsumen juga dapat potongan 50 persen untuk setiap pembelian energy saving lamp 36 dan 55 watt untuk semua warna, atau promo spesial juga untuk insect screen window yang hadir dalam berbagai ukuran.
Serta tersedia juga tipe roller dengan diskon 50 persen, hanging swing chair dengan cushion nyaman yang dapat digunakan indoor atau outdoor dengan diskon 20 persen.
Lalu dapatkan juga perlengkapan rumah lengkap seperti vas, patung cantik, kotak makan anak, cushion, dan masih banyak lagi, dengan potongan harga minimal 50 persen untuk aneka item tertentu, dan masih banyak promo menarik lain.(sar)
hafis December 30th, 2010, 01:41 PM ce Hardware Gelar Year End Sale
Laporan LISMAR SUMIRAT, Pekanbaru
lismar_sumirat@riaupos.com
Pusat perkakas terbesar dan ternama, Ace Hardware yang berlokasi di Mal Pekanbaru, kembali memanjakan konsumennya. Jelang akhir tahun ini, Ace Hardware menggelar promo Yesar End Sale.
Promo ini merupakan kesempatan terakhir di tahun 2010 bagi customer untuk mendapatkan bermacam produk dengan harga super istimewa. Promo berlaku hingga 2 Januari 2011.
“Aneka koleksi terbaik kami dalam berbagai kategori akan mendapatkan potongan harga hingga 70 persen. Misalkan untuk emergency lamps dalam berbagai tipe yang dapat menyala hingga 10 jam, akan ada diskon 70 persen untuk konsumen,” ujar Mulyadi, Manager Ace Hardware Mal Pekanbaru kepada Riau Pos, Rabu (29/12).
Bukan hanya itu saja, tambah Mulyadi, konsumen juga dapat potongan 50 persen untuk setiap pembelian energy saving lamp 36 dan 55 watt untuk semua warna, atau promo spesial juga untuk insect screen window yang hadir dalam berbagai ukuran.
Serta tersedia juga tipe roller dengan diskon 50 persen, hanging swing chair dengan cushion nyaman yang dapat digunakan indoor atau outdoor dengan diskon 20 persen.
Lalu dapatkan juga perlengkapan rumah lengkap seperti vas, patung cantik, kotak makan anak, cushion, dan masih banyak lagi, dengan potongan harga minimal 50 persen untuk aneka item tertentu, dan masih banyak promo menarik lain.(sar)
Wah kalau di mal jangan di tanya, m0bil-m0bil berplat BA,BH,BG bhkan B bnyak berjejer di parkiran mall
Padahal pku bukan k0ta wisata, tapi nggak menutup kemungkinan wisatawan berbondong" ke kota ini
jendry December 30th, 2010, 06:28 PM Dianggap Picu Kecelakaan,
Seorang Warga Coba Bubarkan Demo HMI
Seorang warga mendadak mendatangi massa HMI yang tengah berdemo di Kantor Gubri. Ia marah dan minta mahasiswa bubar karena dianggap menjadi sebab kecelakaan yang dialaminya.
Riauterkini-PEKANBARU-Aksi demo puluhan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru di Kantor Gubernur Riau dan Polda Riau, Kamis (30/12/10) diwarnai kemarahan seorang warga bernama Gurning. Warga tersebut tiba-tiba turun dari mobilnya dan mendatangi mahasiswa yang tengah duduk di badan jalan Jendral Sudirman.
"Apa kerja kalian ini! Ganggu masyarakat saja! Kalia bilang memperjuangkan masyarakat. Aku ini masyarakat juga, tapi merasa terngganggu dengan kerja kalian!" bentak Gurning seraya berusaha membubarkan aksi duduk para mahasiswa.
Para aktivis nampak terkejut dengan kemarahan Gurning, namun mereka tak bergeming. Justru serentak berteriak , "Hati-hati provokasi! Hati-hati provokasi!"
Pria berusia sekitar 45 tahun berbadan tegap tersebut terus membentak-bentak mahasiswa. Ia menilai aksi duduk di badan jalan yang dilakukan mahasiswa bukan lagi mengundang simpati, tetapi membuat masyarakat benci. "Bagaimana masyarakat mendukung kalian, kalau kerja kalian mengganggu masyarakat seperti ini!" cercanya.
Usut punya usut, kemarahan Gurning pada aktivis HMI ternyata dipicu insiden kecelakaan kecil yang menimpa mobilnya. Keberadaan massa di badan jalan menyebabkan sebuah sepeda motor yang beriringan dengan mobilnya hilang kendali dan menabrak mobilnya. Gurning tak bisa menyalahkan pengendara sepeda motor tersebut, karena menilai penyebabnya adalah mahasiswa.
Tak puas sekedar memarahi mahasiswa saat berdemo di depan Kantor Gubernur Riau, Gurning juga menghalang-halangi mahasiswa yang hendak pindah demo ke Mapolda Riau. "Demo seperti ini sudah tidak benar. Menggangu saja. Jangan dikasih izin Pak Polisi," pinta Gurning.
Sejumlah polisi akhirnya berhasil menenangkan Gurning. Insiden tersebut tak pelak sempat menjadi tontonan warga. Sejumlah warga yang sempat berhenti melihat kejadian tersebut mendukung sikap Gurning.
"Memang aksi mahasiswa sekarang sudah tak seperti dulu lagi. Lebih banyak menggangu," keluh seorang pengendara sepeda motor yang sempat didengar riauterkini.***(mad)
rilham2new December 30th, 2010, 06:53 PM Wah kalau di mal jangan di tanya, m0bil-m0bil berplat BA,BH,BG bhkan B bnyak berjejer di parkiran mall
Padahal pku bukan k0ta wisata, tapi nggak menutup kemungkinan wisatawan berbondong" ke kota ini
Belum tentu mereka semuanya dari orang yang pengen jalan-jalan di PKU :D
Bisa jadi mereka penduduk yang berpindah dan mulai menetap di kota ini, dan belum menukar nomor polisinya ke BM.
Aku ingat betul waktu habis otonomi daerah, plat non-BM itu membanjir di Pekanbaru ini, gak cuman mobil bahkan sampai motor sekalipun. Tentu saja pemerintah daerah gak tinggal diam, bersama polisi berusaha menertibkan parkir ini. Razia semakin sering, dan pada akhirnya digratiskan juga bagi yang mau tukar ke plat BM. Pokoknya dulu, siapa yang ketangkap bawa mobil/motor plat Non-BM, tapi ber-KTP Riau :D... Siap-siap tu kena himbauan di tempat :D
Gak pake lama, cuman 3-4 bulan setelah kebijakan penggratisan itu jalan, langsung turun drastis deh tuh plat-plat non-BM. "Merusak" jalan di Pekanbaru secara rutin (dan sudah ber-KTP Pekanbaru), tapi tidak mau bayar pajak kendaraan bermotor ke Riau :D ... Wahh tentu saja ditindak tegas.
Itu kejadiannya sekitar tahun 2005-2006 kalau gak salah.
Pas aku ke PKU lagi pertengahan tahun 2010 yang lalu, wah udah mulai membanjir lagi nih plat Non-BM. Kupikir udah gak cuman plat Sumatra aja, bahkan plat B, D, F, H, AB, AD, dan L juga ada di Pekanbaru :nuts: ...
Kayaknya perlu penertiban lagi nih :D
jendry December 31st, 2010, 06:27 AM Tindak Pedagang Membangkang
MEMBANDEL: Meski telah dilarang, masih ada pedagang jagung bakar yang berjualan di trotoar Jalan Sudirman depan Purna MTQ, Kamis (30/12/2010).(cf1/said mufti/riau pos)
KOTA (RP) - Upaya Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menertiban pedagang jagung yang berjualan diatas trotoar Jalan Sudirman depan Purna MTQ belum membuahkan hasil yang maksimal. Pasalnya sekarang masih ada beberapa pedagang jagung masih menggelar dagangannya disana.
Para pedagang jagung ini berjualan diatas pukul 21.00 WIB. Dari raut wajah mereka yang berjualan disana tidak terlihat ada rasa ketakutan. Mereka begitu santai dan menjejerkan beberapa kursi untuk tempat duduk para pelanggan yang ingin menyantap jagung bakar yang sudah disediakan mereka.
Padahal sebelumnya Wali Kota Pekanbaru dengan tegas mengatakan bahwa di trotoar dan diatas lahan hijau tersebut tidak dibenarkan berjualan, karena sudah melanggar Perda.
Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah Kamis (30/12) kepada Riau Pos mengakui tentang masih adanya pedagang jagung yang berjualan di tempat tersebut. Bahkan menurut Herman, dia sudah memerintahkan Satpol PP secara langsung untuk melakukan penertiban terhadap pedagang jagung yang masih membangkang tersebut.
‘’Saya minta Kepala Kantor Satpol PP, Indra Kesuma untuk dapat benar-benar memperhatikan ini. Jangan biarkan para pedagang ini terus berkembang hingga terjadi seperti sedia kala. Lakukan pengawasan ketat terhadap pedagang jagung ini,’’ ungkapnya dengan nada tegas.
Kalau para pedagang jagung ini tetap ngotot dan tidak mau mentaati aturan yang sudah ada, silahkah dilakukan penertiban dengan cara mengangkat meja dan kursi tempat mereka berjualan. Karena sebelumnya mereka sudah diberikan solusi untuk berjualan di belakang MTQ dan lokasi Taman Labuai.
‘’Jika perlu saudara (Indra Kesuma, red) siagakan anggota saudara beberapa orang disana sampai pagi untuk mengawasi para pedagang jagung ini, jangan biarkan mereka tetap berjualan disana. Satu hal lagi jangan ada anggota saudara yang coba-coba melakukan pungutan disana, karena ini akan dapat memancing para pedagang untuk tetap berjualan di sana,’’ ujarnya dengan nada serius.(lim)
jendry December 31st, 2010, 06:30 AM Belum tentu mereka semuanya dari orang yang pengen jalan-jalan di PKU :D
Bisa jadi mereka penduduk yang berpindah dan mulai menetap di kota ini, dan belum menukar nomor polisinya ke BM.
Aku ingat betul waktu habis otonomi daerah, plat non-BM itu membanjir di Pekanbaru ini, gak cuman mobil bahkan sampai motor sekalipun. Tentu saja pemerintah daerah gak tinggal diam, bersama polisi berusaha menertibkan parkir ini. Razia semakin sering, dan pada akhirnya digratiskan juga bagi yang mau tukar ke plat BM. Pokoknya dulu, siapa yang ketangkap bawa mobil/motor plat Non-BM, tapi ber-KTP Riau :D... Siap-siap tu kena himbauan di tempat :D
Gak pake lama, cuman 3-4 bulan setelah kebijakan penggratisan itu jalan, langsung turun drastis deh tuh plat-plat non-BM. "Merusak" jalan di Pekanbaru secara rutin (dan sudah ber-KTP Pekanbaru), tapi tidak mau bayar pajak kendaraan bermotor ke Riau :D ... Wahh tentu saja ditindak tegas.
Itu kejadiannya sekitar tahun 2005-2006 kalau gak salah.
Pas aku ke PKU lagi pertengahan tahun 2010 yang lalu, wah udah mulai membanjir lagi nih plat Non-BM. Kupikir udah gak cuman plat Sumatra aja, bahkan plat B, D, F, H, AB, AD, dan L juga ada di Pekanbaru :nuts: ...
Kayaknya perlu penertiban lagi nih :D
beberapa tahun belakangan ini yang paling banyak aku lihat di jalanan plat jakarta (B) sama plat bandung (D) yang berkeliaran di jalan pekanbaru. terus dari medan (BK)..
drie December 31st, 2010, 06:56 AM PEKANBARU CENTRE
http://img207.imageshack.us/img207/922/cimg3668copy.jpg (http://img207.imageshack.us/i/cimg3668copy.jpg/)
jendry December 31st, 2010, 07:19 AM komunitas fotografi pekanbaru.
http://farm6.static.flickr.com/5083/5306791921_4de41f5105_b.jpg
jendry December 31st, 2010, 09:41 AM Penduduk Pekanbaru Tambah 51.623 Jiwa Tahun 2010
Pekanbaru,31/12(ANTARA)- Penduduk Pekanbaru mengalami pertambahan sebanyak 51.623 jiwa atau naik enam persen dalam tahun 2010.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru, H M Noer MBS, Jumat mengatakan, penduduk Pekanbaru pada tahun 2009 tercatat 787.766 jiwa yang terdiri atas lakilaki 393.869 orang dan perempuan 393.899 orang.
Ia mengatakan, namun data akhir 2010 penduduk Pekanbaru mencapai 839.389 jiwa yang terdiri atas laki-laki 434.591 jiwa dan perempuan 404.798 jiwa.
Pertambahan penduduk tersebut berasal dari mobilitas penduduk dan pertambahan melalui angka kelahiran secara alamiah. Namun mayoritas pertambahan penduduk berasal dari tingginya mobilitas penduduk.
"Mobilitas penduduk banyak berasal dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Jambi dan Sumatera Utara. Salah satu penyebabnya berkat Pekanbaru dinilai aman dari bencana alam," tutur H M Noer MBS.
Selain itu, Pekanbaru menjadi daya tarik baru perekonomian untuk berinnvestasi di Sumatera. Hal tersebut menarik perhatian banyak pendatang untuk mengadu nasib ke Pekanbaru terutama seusai hari raya Lebaran.
Dikatakannya, mobilitas penduduk sempat mencapai puncaknya usai gempa di Sumatera Barat pada 2009 lalu. Namun saat ini, mobilitas penduduk tidak terlalu tinggi.
Menurut H M Noer MBS, pihaknya tidak melarang penduduk dari daerah mana saja datang ke Pekanbaru, karena masih berada dalam wilayah NKRI.
Namun yang menjadi permasalahan menyangkut banyaknya pendatang yang belum mengurus administrasi kependudukan.
"Banyak pendatang yang tidak tertib dan tidak mengurus administrasi kependudukan. Memang untuk pendatang, kita menerapkan sistem uang jaminan. Tetapi ini hanya sementara, dan dikembalikan setelah yang bersangkutan mendapat pekerjaan," jelas H M Noer MBS.
Uang jaminan tersebut, lanjut H M Noer MBS, tidak terlalu besar sesuai dengan ongkos dari daerah asal ke Pekanbaru.
Menurut H M Noer MBS, sistem tersebut diberlakukan agar pendatang tidak menjadi beban baru bagi Pemkot Pekanbaru.
jendry December 31st, 2010, 12:11 PM Pemko Pekanbaru Sambut Tahun Baru 2011 dengan Zikir Bersama
Malam ini Pemko Pekanbaru menggelar dzikir akbar di Masjid Raya Ar-Rahman Jalan Jendral Sudirman. Kegiatan religius tersebut untuk menyambut tahun baru 2011.
Riauterkini-PEKANBARU-Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar dzikir bersama menyongsong datangnya tahun baru 2011. Dzikir bersama tersebut dinyatakan Walikota Herman Abdullah sebagai ganti kegiatan hiburan, yang lebih bersifat hura-hura semata selama ini yang banyak dilakukan masyarakat luas pada setiap malam pergantian tahun baru.
Dzikir bersama ini akan dipusatkan di Masjid Ar-Rahman Jalan Sudirman yang letaknya berdekatan dengan kantor Walikota Pekanbaru. Dalam acara dzikir bersama nanti yang akan dimulai pada sekitar Pukul 19.00 WIB, akan dihadiri pegawai lingkungan Pemko, tokoh masyarakat, Badan Kontak Majelis Taqlim (BKMT), serta masyarakat setampat, dengan penceramah Muhammad Pachri, sebagai Ketua MUI Kecamatan Bukit Raya.
Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, Jum’at (31/12/10) mengatakan kepada wartawan, “ Sudah semestinya kita terus tradisikan hal yang baik kepada masyarakat luas, seperti setipa pergantian tahun baru, dari pada hura-hura yang tidak jelas, alangkah lebih baiknya kita gunakan bersama-sama dengan berzikir untuk kita lebih mendekatkan diri pada tuhan. Selain untuk renungan diri juga, bukan kita melarang masyarakat untuk merayakannya namun kita himbau agar dalam merayah tahun baru sewajarnya saja, “ ujar walikota.
Sementara itu untuk pengamanan tahun baru, sekaligus pengamanan zikir bersama, Kasatlantas Poltabes Pekanbaru, akan melakukan pengamanan, Kompol Aswin Siregar mengatakan, “ Kita akan tetap melakukan pengaman dibeberapa titik kota, termasuk pengamanan untuk dzikir bersama nanti malam, dalam hal ini kita akan menurunkan sebnyak 498 personil yang akan diterjun ke titik-titik kota, seperti Dijalan Cut Nyakdin, Jalan Sudirman, dan tempat-tempat dimana diadakanya pentas hiburan, “jelasnya. **(yunk)
rilham2new December 31st, 2010, 07:55 PM Penduduk Pekanbaru Tambah 51.623 Jiwa Tahun 2010
Pekanbaru,31/12(ANTARA)- Penduduk Pekanbaru mengalami pertambahan sebanyak 51.623 jiwa atau naik enam persen dalam tahun 2010.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pekanbaru, H M Noer MBS, Jumat mengatakan, penduduk Pekanbaru pada tahun 2009 tercatat 787.766 jiwa yang terdiri atas lakilaki 393.869 orang dan perempuan 393.899 orang.
Ia mengatakan, namun data akhir 2010 penduduk Pekanbaru mencapai 839.389 jiwa yang terdiri atas laki-laki 434.591 jiwa dan perempuan 404.798 jiwa.
Pertambahan penduduk tersebut berasal dari mobilitas penduduk dan pertambahan melalui angka kelahiran secara alamiah. Namun mayoritas pertambahan penduduk berasal dari tingginya mobilitas penduduk.
"Mobilitas penduduk banyak berasal dari provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Jambi dan Sumatera Utara. Salah satu penyebabnya berkat Pekanbaru dinilai aman dari bencana alam," tutur H M Noer MBS.
Selain itu, Pekanbaru menjadi daya tarik baru perekonomian untuk berinnvestasi di Sumatera. Hal tersebut menarik perhatian banyak pendatang untuk mengadu nasib ke Pekanbaru terutama seusai hari raya Lebaran.
Dikatakannya, mobilitas penduduk sempat mencapai puncaknya usai gempa di Sumatera Barat pada 2009 lalu. Namun saat ini, mobilitas penduduk tidak terlalu tinggi.
Menurut H M Noer MBS, pihaknya tidak melarang penduduk dari daerah mana saja datang ke Pekanbaru, karena masih berada dalam wilayah NKRI.
Namun yang menjadi permasalahan menyangkut banyaknya pendatang yang belum mengurus administrasi kependudukan.
"Banyak pendatang yang tidak tertib dan tidak mengurus administrasi kependudukan. Memang untuk pendatang, kita menerapkan sistem uang jaminan. Tetapi ini hanya sementara, dan dikembalikan setelah yang bersangkutan mendapat pekerjaan," jelas H M Noer MBS.
Uang jaminan tersebut, lanjut H M Noer MBS, tidak terlalu besar sesuai dengan ongkos dari daerah asal ke Pekanbaru.
Menurut H M Noer MBS, sistem tersebut diberlakukan agar pendatang tidak menjadi beban baru bagi Pemkot Pekanbaru.
Beda sama hasil sensus penduduk. Lebih valid sensus, karena sensus sifatnya petugas aktif datang ke rumah2. Kalau DISDUKCAPIL kan sifatnya pasif, lebih kepada nungguin orang2 untuk meregistrasikan nama mereka, dan membuat KTP Pekanbaru.
Ini unik, karena perbedaannya cukup signifikan.
jendry January 1st, 2011, 07:13 AM photo tahun baru 2011 di diponnegoro.
riaupos
http://riaupos.com/news/wp-content/uploads/2011/01/tahun-baru-2011.jpg
jendry January 1st, 2011, 07:40 AM Zikir Sambut Tahun Baru 2011di Pekanbaru
Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru muslim-nurdin@riaupos.com
Menyambut Tahun Baru 2011, banyak cara yang dilakukan.
Mulai dari menikmati hiburan sampai pesta kembang api. Tapi, cara berbeda dilakukan Pemko Pekanbaru.
Pemko Pekanbaru menggelar kegiatan khusus, yakni zikir bersama di Masjid Ar-Rahman, Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (31/12) petang, sekitar pukul 17.30 WIB. Kegiatan yang bersifat keagamaan ini disambut antusias oleh umat Islam se Kota Pekanbaru. Dengan memakai pakaian serba putih, masyarakat terlihat memadati Masjid Ar-Rahman. Mereka tampak begitu khusyuk berzikir menyebut nama Allah yang dipandu oleh Imam Masjid Ar-Rahman.
Dalam kegiatan yang sama juga diadakan tausiah yang disampaikan oleh DR Muhammad Fahri LC MSc, selaku Ketua MUI Kecamatan Bukitraya. Dalam ceramahnya mengajak warga Kota Pekanbaru di dalam menyambut Tahun Baru 2011 ini untuk dapat bersama-sama merenungkan diri. ‘’Mari kita sama-sama bertafakur kepada Allah dan merenungkan diri sambil mengingat semua kesalahan yang sudah pernah kita perbuat di tahun 2010 ini,’’ ujarnya.
Zikir yang dilaksanakan Pemko Pekanbaru dalam menyambut Tahun Baru 2011 ini bertujuan agar Pekanbaru dijauhkan dari segala bencana, seperti gempa bumi, tanah longsor dan tsunami seperti yang terjadi di daerah Wasior, Provinsi Papua dan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat beberapawaktu lalu.
Diharapkan Kota Pekanbaru di tahun 2011 bisa aman tanpa terjadi perpecahan antara satu dengan yang lainnya. Dan usaha yang dijalankan bisa lebih maju dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Harapan itu disampaikan Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM kepada Riau Pos usai mengikuti acara zikir bersama di Masjid Ar-Rahman.
Herman juga mengajak kepada segenap masyarakat Kota Pekanbaru untuk dapat merenungkan diri dan mereview kembali dan mengingat semua apa yang telah pernah diperbuat selama tahun 2010.
‘’Dengan perenungan diri ini diharapkan ke depannya kita semua bisa lebih baik lagi, dan tidak mengulangi kesalahan yang sudah pernah kita perbuat di tahun 2010 ini,’’ ungkapnya.
Satu hal lagi kata Herman, diharapkan kepada masyarakat untuk dapat saling menjaga persatuan dan kesatuan, tunjukkan kedamaian, dan keramahan. Apalagi sebentar lagi Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan PON ke XVIII pada tahun 2012 mendatang.
Kepada masyarakat yang mempunyai keterampilan dan kemampuan segera persiapkan dari sekarang, apa cenderamata yang harus dibuat untuk PON yang sifatnya khas Melayu Pekanbaru, budaya khas Pekanbaru dan khas makanan dan sebagainya.
‘’Siapkan dari sekarang, kalau tidak dipikirkan dari sekarang, jangan nanti saat pulangnya kontingen yang jumlahnya sekitar 10 ribu orang itu pulangnya hanya hampa saja, tanpa ada oleh-oleh ataupun cendera mata yang bias dibawa dari Pekanbaru ini,’’ pungkasnya.(yls)
jendry January 1st, 2011, 12:31 PM photo tahun baru dari KFP
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs737.ash1/163093_1521412515571_1242309725_31159897_4910614_n.jpg
masjid agung
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs884.snc4/71771_1434997675254_1242309725_30994080_3504409_n.jpg
jendry January 1st, 2011, 04:22 PM masjid ar rahman pekanbaru.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs1144.snc4/148663_1590862543181_1584393236_31341431_6890021_n.jpg
rilham2new January 1st, 2011, 06:04 PM photo tahun baru 2011 di diponnegoro.
riaupos
http://riaupos.com/news/wp-content/uploads/2011/01/tahun-baru-2011.jpg
Ini kembang api yang meletuskanny pemerintah atau swasta???? hmm :D tidak menyangka akan sebesar itu. Harusnya dari angle yang agak lebih jauh biar ketahuan itu aslinya kembang api tinggi atau tidak hehehe
Tapinyang di Aryaduta kelihatannnya tinggi. Sekitar bangunan bertingkat 20-an... Berarti lumayan tinggi...
jendry January 1st, 2011, 06:17 PM swasta yang di aryaduta itu pihak hotel yang ngadaiinnya, kalau yang di jalan diponegoronya itu siapa yang punya kembang api aja.. :D dan masyrakat umum..
di mtq juga lebih ramai dari itu.. jalan sedirman itu berhenti total mulai dari persimpangan jalan surabaya sampai marpoyan.. ggrrr...
yang aku tau semua acara tahun baru di pekanbaru gak ada di rayakan oleh pihak pemko maupun pemprov, pemko tahun baruan di masjid arrahman berdzikir bersama.. :cheers:
|
|