View Full Version : Indonesia | Football League Season [4]
D3Y April 28th, 2011, 12:46 PM semen padang : Arema Indonesia = 2:0
gila, semen padang...anak bawang di ISL, langsung melejit gitu yah ( jadi inget sama klub chievo di liga italia dulu :cheers:)
terus inget SFC zaman-zamannya ligina 2007/2008 yang sama ceritanya dengan semen padang sekarang
dimana waktu itu Coach RD bener2 jadi pelatih fenomenal dan SFC mendadak jadi klub yang diperhitungkan sampai sekarang.
hal yang sama buat Nil Maizar, semoga Semen Padang relatif stabil seperti SFC, dan tetap jadi klub yang diperhitungkan buat musim2 selanjutnya.
paradyto April 29th, 2011, 01:24 AM sip! Semen Padang bisa jadi wakil Sumatra dalam Inter Island 2011! Mantap nih Semen Padang!:okay:
Ampelio April 29th, 2011, 02:42 AM semen padang : Arema Indonesia = 2:0
gila, semen padang...anak bawang di ISL, langsung melejit gitu yah ( jadi inget sama klub chievo di liga italia dulu :cheers:)
terus inget SFC zaman-zamannya ligina 2007/2008 yang sama ceritanya dengan semen padang sekarang
dimana waktu itu Coach RD bener2 jadi pelatih fenomenal dan SFC mendadak jadi klub yang diperhitungkan sampai sekarang.
hal yang sama buat Nil Maizar, semoga Semen Padang relatif stabil seperti SFC, dan tetap jadi klub yang diperhitungkan buat musim2 selanjutnya.
^^Walau di ISL baru muncul skrg tapi Semen Padang sebenarnya punya sejarah panjang sbg klub mapan yg disegani ...di Galatama klub ini walau belum pernah juara tapi hampir selalu masuk papan atas dan lebih konsisten dibanding Arema waktu tu (mirip2 Tottenham Hotspur di EPL dan Fiorentina d Serie A), juga langganan penyumbang pemain timnas 80an :)
...klub ini cukup bandel dan susah ditaklukkan, makanya dulu sering dijuluki "sekeras beton" :okay:
...satu2nya prestasi besar Semen Padang saat juara Piala Liga tahun 1980-an (gw lupa tahun pastinya) :cheers:
fajarmuhasan April 29th, 2011, 04:23 AM ^^Walau di ISL baru muncul skrg tapi Semen Padang sebenarnya punya sejarah panjang sbg klub mapan yg disegani ...di Galatama klub ini walau belum pernah juara tapi hampir selalu masuk papan atas dan lebih konsisten dibanding Arema waktu tu (mirip2 Tottenham Hotspur di EPL dan Fiorentina d Serie A), juga langganan penyumbang pemain timnas 80an :)
...klub ini cukup bandel dan susah ditaklukkan, makanya dulu sering dijuluki "sekeras beton" :okay:
...satu2nya prestasi besar Semen Padang saat juara Piala Liga tahun 1980-an (gw lupa tahun pastinya) :cheers:
klub lama yg bangkit kembali
gw salut ama management SP,
SP degradasi dan terpuruk..entah di divisi berapa...karena sempat lama gak terdengar suaranya.
Tiba2 kembali promosi dan akhirnya masuk ISL
sbg klub eks galatama, kalo turun kasta atau jelek prestasinya kebanyakan bubar jalan.
Sampai saat ini hanya 3 klub galatama yg tahan banting yaitu SP, pelita dan arema. Semua klub tsb pernah degradasi tapi tetap eksis.
Pelita lebih aneh lagi...rumahnya pindah2 tiap musim.
D3Y April 29th, 2011, 07:49 AM ^^ PKT bontang juga lumayan tangguh pak (Bontang FC sekarang),
terus pelita emang pernah degradasi ya? kayaknya bakalan bertahan lama di karawang...sampai mungkin persika karawang masuk ISL :D
btw buat bang paradyto, threadnya udah 1000 lebih nih, bikinin lagi thread baru favorit gw ini lagi ya, plus pake polling lagi :okay:
fajarmuhasan April 29th, 2011, 08:41 AM PKT bontang gak tahan banting kan dijual lalu berubah jadi bontang fc yg dimiliki pemko bontang.
deltras juga hasil pembelian gelora dewata (klub galatama dari bali).
petrokimia putra juga dijual/merger dan skrg jadi gresik united..prestasinya malah merosot
paradyto April 29th, 2011, 08:50 AM ^^ PKT bontang juga lumayan tangguh pak (Bontang FC sekarang),
terus pelita emang pernah degradasi ya? kayaknya bakalan bertahan lama di karawang...sampai mungkin persika karawang masuk ISL :D
btw buat bang paradyto, threadnya udah 1000 lebih nih, bikinin lagi thread baru favorit gw ini lagi ya, plus pake polling lagi :okay:
^^tak percayakan ke D3Y, mohon dibuatin thread lanjutannya yah + polling-nya juga:)
Thanx a lot,
cheers:cheers:
Ampelio April 29th, 2011, 08:55 AM ^^Bener, klub2 sepakbola milik BUMN industri seperti Petrokimia Putra, Pupuk Kaltim dan Semen Padang memang terkenal tangguh2 dan stabil keuangannya
...kenapa BUMN besar seperti Pertamina dan Telkom gak tertarik membentuk klub sepakbola profesional ya? misalnya Pertamina FC atau Telkom Indonesia, tapi susah ya mau milih home base-nya dmana? :D
fajarmuhasan April 29th, 2011, 10:33 AM @atas
petrokimia putra dan PKT kan dijual ke pemda setempat
pertamina FC atau telkom bisa ngikutin jejak pelitajaya...trial and eror utk homebase...nanti di musim kesekian kan ditemukan tempat yg cocok
hermawan April 29th, 2011, 11:16 AM ^^Bener, klub2 sepakbola milik BUMN industri seperti Petrokimia Putra, Pupuk Kaltim dan Semen Padang memang terkenal tangguh2 dan stabil keuangannya
...kenapa BUMN besar seperti Pertamina dan Telkom gak tertarik membentuk klub sepakbola profesional ya? misalnya Pertamina FC atau Telkom Indonesia, tapi susah ya mau milih home base-nya dmana? :D
Saya secara nggak sengaja pernah ketemu dengan salah satu ex manajer tim BUMN yang sudah bubar Om...lalu saya tanya, kenapa timnya bubar..?
Jawabnya ada aturan dari Kementerian BUMN (nggak disebutkan aturannya apa dan no. berapa) kalo BUMN nggak boleh lagi mendanai lagi klub profesional..
itu sebabnya Petro Putra, PKT, Pusri, BPD Jateng, Krakatau Stell dll pada membubarkan diri...
Anehnya Semen Padang koq masih exist ya OM
Oya, Pertamina dulu khan yang dibelakang klub Indonesia Muda Galatama
D3Y April 29th, 2011, 11:29 AM ^^tak percayakan ke D3Y, mohon dibuatin thread lanjutannya yah + polling-nya juga:)
Thanx a lot,
cheers:cheers:
hehe...suatu kehormatan bagi gw, buat bikin thread kategori Prime Time ini:cheers:
OK, thank's buat kepercayaannya
beryDS May 2nd, 2011, 03:27 PM Lawan Arema, Cerezo Kerahkan Suporter INA
Karyawan PT Yanmar Indonesia akan menjadi suporter dadakan klub asal Jepang itu.
Cerezo Osaka optimis mampu mengalahkan tuan rumah, Arema Indonesia untuk kali kedua di laga lanjutan Liga Champion Asia (LCA) Grup G. Arema akan menjamu Cerezo di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa 3 Mei 2011
Pada pertemuan pertama di Osaka Nagai Stadium, Cerezo memang sukses menjinakkan "Singo Edan" dengan skor 2-1. Kini meski harus melakoni laga tandang, klub asal Jepang ini tetap yakin akan kembali menaklukkan Arema.
Pelatih Cerezo, Levir Culpi, dalam keterangan persnya, Senin 2 Mei 2011, mengatakan pihaknya tak menganggap Arema adalah lawan enteng. Namun ia tetap optimis tiga poin akan dibawa pulang timnya.
"Tim kami pernah merasakan langsung kekuatan Arema, dan kami anggap mereka adalah tim kuat," ujar Culpi.
Cerezo ke Indonesia memboyong 18 pemain intinya, dan hanya dua pemain inti yang ditinggal yakni Taikai Uemoto (akumulasi kartu) serta pemain asal Korea Selatan, Kim Bo Kyung (cedera).
Meski laga tandang, namun Cerezo diperkirakan akan mendapat dukungan 1.300 suporter yang merupakan karyawan PT Yanmar Indonesia. PT Yanmar merupakan perusahaan yang memproduksi mesin-mesin dan alat-alat pertanian dari Osaka.
Yanmar merupakan pemilik saham sekaligus sponsor utama Cerezo. Selain itu, Cerezo juga akan didukung ratusan suporter dari Jepang. "Ribuan karyawan PT Yanmar itu berasal dari pabrik Yanmar yang ada di Pandaan, Pasuruan serta Bogor," kata Media Officer Arema, Sudarmadji.
http://bola.vivanews.com/news/read/218008-lawan-arema--cerezo-kerahkan-suporter-ina
gantengscool May 3rd, 2011, 09:12 AM ...kenapa BUMN besar seperti Pertamina dan Telkom gak tertarik membentuk klub sepakbola profesional ya? misalnya Pertamina FC atau Telkom Indonesia, tapi susah ya mau milih home base-nya dmana? :D
Klo Telkom saat ini mendanai Klub basket NBL "Garuda Flexi Bandung" (so pasti bersaing head to head dengan "Pelita Jaya ESIA").
Pemain2 Garuda Flexi diantaranya Denny Sumargo & Lolik. Tapi tahun ini prestasinya kurang cemerlang tidak masuk final four (hanya peringkat 5).
BUMN yg lain : PLN ke Proliga Voli (Jakarta Elektric), begitu juga Bank2 BUMN (BNI, BRI) kebanyakan mendanai Klub2 PROLIGA.
sori oot. Ok back to topic :)
beryDS May 3rd, 2011, 03:38 PM Cerezo Osaka Tundukkan Arema 4-0
Tim tamu Cerezo Osaka mampu menundukkan Arema Indonesia dengan skor telak 4-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang yang menjadi kandang Singo Edan, Jawa Timur. Selasa (3/5).
Empat gol yang bersarang ke gawang Arema Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga Hermansyah itu masing-masing dipersembahkan oleh Hiroshi Kiyotake pada menit ke-30 dan Rodrigo Pimpao Vianna pada menit ke-43.
Sementara dua gol lainnya yang dilesakkan oleh Inui Takeshi pada menit ke-46 dan pada menit ke-60 itu tak mampu dibendung oleh kiper pengganti Kurnia Meiga, yakni Achmad Kurniawan.
Selama 45 menit babak pertama wasit asal Arab Saudi yang memimpin laga Arema Indonesia menghadapi Cerezo Osaka, Kalil Ibrahim mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Cerezo Osaka, masing-masing untuk Takahashi dan Martinez.
Gol pertama yang merobek gawang Kurnia Meiga pada menit ke-30 bermula dari Kiyotake yang mampu melewati Zulkifli Syukur dan Benny Wahyudi di lini pertahanan Arema.
Permainan teknik dari kaki ke kaki yang diperagakan anak asuh Lervi Culpi dan pergerakan Kiyotake yang tanpa pengawalan tersebut akhirnya mampu membobol gawang Kurnia Meiga dan kedudukan menjadi 0-1.
Namun menjelang berakhirnya waktu tambahan (injury time) babak pertama, lini belakang Arema Indonesia kembali lengah dan permainan teknik para pemain Cerezo Osaka kembali menjebol gawang Kurnia Meiga, sehingga skor menjadi 0-2 hingga wasit peniup peluit panjangnya tanda 45 menit babak pertama berakhir.
Memasuki 45 menit babak kedua, pelatih Arema Indonesia Miroslav Janu menarik Kurnia Meiga dan digantikan oleh sang kakak, Achmad Kurniawan. Namun, kurang dari satu menit "kick off" babak kedua (menit ke-46), gawang Arema harus kebobolan kembali melalui tendangan Inui Takashi dan skor menjadi 0-3.
Gol-gol yang lahir dari kaki para pemain Cerezo Osaka lebih banyak disebabkan lemahnya koordinasi dan lemahnya jantung pertahanan Arema yang dengan mudah diobrak-abrik anak asuh Lervi Culpi tersebut.
Bahkan, para pemain Arema juga terlalu banyak melakukan kesalahan umpan, sehingga dengan mudah kehilangan bola dan para pemain Cerezo Osaka tak menyia-nyiakan peluang penguasaan bola tersebut.
Skor 0-3 tersebut juga tidak berlangsung lama karena pada menit ke-60 Inui Takeshi kembali menjebol gawang Achmad Kurniawan, sehingga skor menjadi 0-4.
Sebenarnya Arema Indonesia yang dikapteni Noh Alam Shah itu juga memiliki beberapa peluang emas, namun gagal membuahkan gol dan memperkecil kekalahan.
Kekalahan beruntun yang dialami Arema Indonesia di ajang LCA membuat tim berjuluk Singo Edan itu benar-benar tertutup peluangnya untuk menembus babak 16 besar dan semakin memperkuat posisinya sebagai juru kunci grup G.
Di ajang LCA, Arema masih menyisakan satu pertandingan luar kandang (away) lagi menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors di Korea Selatan.
sripoku
beryDS May 3rd, 2011, 03:42 PM Jacksen Syukuri Sejarah Lolos ke 16 Besar
Persipura meraih hasil gemilang saat tampil menghadapi tim asal Hong Kong, South China. Bermain di Stadion Mandala, Selasa, 3 Mei 2011, Persipura menang 4-2.
Hasil ini menjadikan Persipura untuk pertama kalinya lolos ke 16 besar AFC Cup. Pelatih Jacksen Tiago merasa bangga dengan hasil kerja keras pasukannya.
"Saya bersyukur target lolos ke babak 16 besar tercapai, ini tentu sejarah bagi tim Persipura di level sepak bola Internasional," ujar Jacksen F Tiago.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak semata hanya kerja keras timnya, tapi juga semua pihak. Baik itu pemerintah Provinsi Papua dan panitia pertandingan yang berupaya membenahi stadion Mandala Jayapura untuk layak menjadi tuan rumah pertandingan bertaraf internasional.
Soal pertandingan, Jacksen gembira timnya bisa fokus sepanjang laga yang menguras tenaga karena berlangsung dalam tempo tinggi.
"Saya kira pertandingan ini sangat menghibur, karena saling menyerang. Beruntung kami mampu memaksimalkan peluang yang ada menjadi gol," tandasnya.
Di pertandingan berikutnya melawan East Bengal, kata Jacksen, ia akan melakukan rotasi. Ia menilai laga terakhir melawan East Bengal tidak lagi berpengaruh dan lebih baik memberikan kesempatan kepada pemain lapis kedua untuk menimba pengalaman.
vivanews
beryDS May 3rd, 2011, 03:42 PM Cerezo Osaka Tundukkan Arema 4-0
Tim tamu Cerezo Osaka mampu menundukkan Arema Indonesia dengan skor telak 4-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang yang menjadi kandang Singo Edan, Jawa Timur. Selasa (3/5).
Empat gol yang bersarang ke gawang Arema Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga Hermansyah itu masing-masing dipersembahkan oleh Hiroshi Kiyotake pada menit ke-30 dan Rodrigo Pimpao Vianna pada menit ke-43.
Sementara dua gol lainnya yang dilesakkan oleh Inui Takeshi pada menit ke-46 dan pada menit ke-60 itu tak mampu dibendung oleh kiper pengganti Kurnia Meiga, yakni Achmad Kurniawan.
Selama 45 menit babak pertama wasit asal Arab Saudi yang memimpin laga Arema Indonesia menghadapi Cerezo Osaka, Kalil Ibrahim mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain Cerezo Osaka, masing-masing untuk Takahashi dan Martinez.
Gol pertama yang merobek gawang Kurnia Meiga pada menit ke-30 bermula dari Kiyotake yang mampu melewati Zulkifli Syukur dan Benny Wahyudi di lini pertahanan Arema.
Permainan teknik dari kaki ke kaki yang diperagakan anak asuh Lervi Culpi dan pergerakan Kiyotake yang tanpa pengawalan tersebut akhirnya mampu membobol gawang Kurnia Meiga dan kedudukan menjadi 0-1.
Namun menjelang berakhirnya waktu tambahan (injury time) babak pertama, lini belakang Arema Indonesia kembali lengah dan permainan teknik para pemain Cerezo Osaka kembali menjebol gawang Kurnia Meiga, sehingga skor menjadi 0-2 hingga wasit peniup peluit panjangnya tanda 45 menit babak pertama berakhir.
Memasuki 45 menit babak kedua, pelatih Arema Indonesia Miroslav Janu menarik Kurnia Meiga dan digantikan oleh sang kakak, Achmad Kurniawan. Namun, kurang dari satu menit "kick off" babak kedua (menit ke-46), gawang Arema harus kebobolan kembali melalui tendangan Inui Takashi dan skor menjadi 0-3.
Gol-gol yang lahir dari kaki para pemain Cerezo Osaka lebih banyak disebabkan lemahnya koordinasi dan lemahnya jantung pertahanan Arema yang dengan mudah diobrak-abrik anak asuh Lervi Culpi tersebut.
Bahkan, para pemain Arema juga terlalu banyak melakukan kesalahan umpan, sehingga dengan mudah kehilangan bola dan para pemain Cerezo Osaka tak menyia-nyiakan peluang penguasaan bola tersebut.
Skor 0-3 tersebut juga tidak berlangsung lama karena pada menit ke-60 Inui Takeshi kembali menjebol gawang Achmad Kurniawan, sehingga skor menjadi 0-4.
Sebenarnya Arema Indonesia yang dikapteni Noh Alam Shah itu juga memiliki beberapa peluang emas, namun gagal membuahkan gol dan memperkecil kekalahan.
Kekalahan beruntun yang dialami Arema Indonesia di ajang LCA membuat tim berjuluk Singo Edan itu benar-benar tertutup peluangnya untuk menembus babak 16 besar dan semakin memperkuat posisinya sebagai juru kunci grup G.
Di ajang LCA, Arema masih menyisakan satu pertandingan luar kandang (away) lagi menghadapi Jeonbuk Hyundai Motors di Korea Selatan.
sripoku
|
|