View Full Version : Indonesia | Trains & National Railways | 5


Pages : 1 2 [3] 4 5

acoolguyfromnz
March 9th, 2012, 07:37 PM
@Andretherising,

saya dulu pernah mengusulkan demikian. Minimal di sumatra ada 2 jalur rel, timur dan barat. Di P Jawa juga ada dua rel, utara dan selatan. Dgn demikian bisa mengurangi biaya distribusi barang. Truck2 cuma melayani antar 2 rel itu saja. Biaya perawatan juga lebih murah. Lebih2 jika jembatan selat sunda jadi bisa jadi paket wisata kereta spt thailand malaysia.

Andre_theRising
March 10th, 2012, 08:02 PM
@Andretherising,

saya dulu pernah mengusulkan demikian. Minimal di sumatra ada 2 jalur rel, timur dan barat. Di P Jawa juga ada dua rel, utara dan selatan. Dgn demikian bisa mengurangi biaya distribusi barang. Truck2 cuma melayani antar 2 rel itu saja. Biaya perawatan juga lebih murah. Lebih2 jika jembatan selat sunda jadi bisa jadi paket wisata kereta spt thailand malaysia.

Yang patut jadi catatan adalah bahwa banyak sekali rel kereta api Indonesia itu peninggalan HIndia Belanda (mungkin satu hal yang saya hanya sukai dari legacy kolonial Belanda di samping bangunan2 tua, lainnya warisan buruk semua termasuk sistem feodal itu)

Nah, sepertinya pemerintah sejak zaman orde baru dulu nggak begitu melihat moda transportasi KA sebagai sebuah strategi, melainkan hanya sekedar angkutan orang dan barang. Sistem transportasi lebih difokuskan pada jalan dan jalan, yang tentu butuh sangat banyak biaya perbaikan, di samping lebih mudah untuk melakukan korupsi terhadap proyek jalan raya

InfraObr
March 11th, 2012, 05:52 AM
Yang patut jadi catatan adalah bahwa banyak sekali rel kereta api Indonesia itu peninggalan HIndia Belanda (mungkin satu hal yang saya hanya sukai dari legacy kolonial Belanda di samping bangunan2 tua, lainnya warisan buruk semua termasuk sistem feodal itu)

Nah, sepertinya pemerintah sejak zaman orde baru dulu nggak begitu melihat moda transportasi KA sebagai sebuah strategi, melainkan hanya sekedar angkutan orang dan barang. Sistem transportasi lebih difokuskan pada jalan dan jalan, yang tentu butuh sangat banyak biaya perbaikan, di samping lebih mudah untuk melakukan korupsi terhadap proyek jalan raya

Jaringan KA di indo warisan Belanda mmg bkn utk mobilize penduduk, tapi lebih utk mengangkut komoditas/barang dan mobilize military forces, makanya yg ke perkebunan2 justru dibela2in dibangun. Orba hanya meneruskan memakai yg rute2 kota saja, sementara yg ke perkebunan (msl Ungaran) dan kota2 tangsi militer Belanda (msl Purworejo, Magelang) tidak dipelihara atau malah dimatikan.

Sementara jaringan KA yg di Belanda sendiri lebih ditujukan utk mobilize penduduk. transport komoditas/barang justru memakai kapal2 via kanal2 (dykes) yang menghubungkan Rotterdam port dan German inland.

Sebetulnya Belanda itu cuma seluas Jawa Tengah, jadi mudah membayangkan suatu jaringan KA bisa betul2 mempermudah mode transportasi antar seluruh kota besar maupun kecil. Rasanya tidak ada kota yang tidak dilewati jaringan KA. Sebaran kota2 di Jateng juga mirip dengan topologi kota di Belanda.
Jaringan KA Jawa yang terbentang sekarang adalah sebatas utara-selatan dengan melewati beberapa kota di antaranya, maka belum se-merata jaringan KA spt di Belanda. Analogi utk jaringan KA merata, misal dari Semarang bisa ke Temanggung naik KA. Dari Temanggung bisa ke Purwokerto naik KA. Dan bisa 30 menit sekali/sejam sekali. Jadi memang betul2 mode transport yang bahkan lebih tersedia dibanding bus yang ada di jateng saat ini. Sementara jaringan busnya melayani rute2 detail di kota dan bahkan desa, 1 kota bisa ada bbrp titik halte yg dilewati punya jarak waktu 15mnt, 30mnt sd 1 jam sekali. Halte bus harus melewati halte di stasiun KA sehingga pasti terintegrasi.
kesimpulannya, mode transportnya ada 2: train and bus, terintegrasi, dan tersedia hampir sepanjang waktu.
Dengan availibility yang tinggi ini, sebetulnya sangat membantu mahasiswa dan pekerja yg sering commute antar kota, otomatis akan discourage sentralisasi penduduk di kota2 besar saja.
Di Belanda saya pernah satu bus dengan mahasiswa Belanda yg rumahnya 3 jam naik bus dr univ saya, dia bisa commute dengan mudah, tidak perlu kos. Kalau yg commute utk bekerja, tdk perlu pindah ke kota lain.
Memang untuk membangun transport yang merata means investasi baru n topologi alam yg tidak flat spt di NL juga jadi tantangan.

Secara bisnis, memang tingkat availibility transport spt itu means, ada kemungkinan bbrp rute KA dan bus akan under utilized (kosong), potensi merugi, walapun kalau melihat density penduduk di jawa, bisa jadi fully utilized (contoh, KA Pramex sangat laku utk mobilitas 3 kota: Solo, Jogja, Purworejo/Kutoarjo).
Kalau tidak salah dana pembangunan n operational KA dan bus di Belanda itu dari uang pajak (walo klo tdk salah ada juga yg jadi bagian peranan swasta or bumn), bukan dr FDI. Jadi, kalau di Indo misal 50% dari 1400 Triliun APBN utk biaya birokrasi, dan kita mau transport operational dr APBN, ya musti disediakan sekian persen untuk operational transport.
Untuk financing pembangunannya, kalau bisnis modelnya adalah murni hitung2an revenue share dengan swasta, feasibility businessnya sulit untuk si pengusaha.
Infrastuktur mmg kadang harus ada komponen 'sunk cost' atau 'biaya pengorbanan' seperti sewaktu Eropa membangun EuroTunnel http://www.bized.co.uk/current/mind/2008_9/181108.htm?page=3 karena tunnel/jaringan KA itu bukan aset yang bisa diperjual belikan, tidak akan ada seorangpun yg akan membeli tunnel atau jaringan KA. Biaya pembangunan terowongan tdk mungkin dimasukkan ke dalam hitungan harga tiket dan balik modal.

acoolguyfromnz
March 13th, 2012, 07:59 PM
ah saya tdk pernah melihat pembangunan infrasturktur sebagai buang2 duit.

typhoonbringer
March 13th, 2012, 08:13 PM
========

typhoonbringer
March 13th, 2012, 08:18 PM
only if its redundant, in my opinion

@infraor jangan lupa sama stoptrein, antara intercity sama sprinter kelasnya :D

kereta belanda sering ngawur juga kok, tapiii seenggaknya sampe tujuan, gw perna naek krl ac ekonomi dari kota ke bogor, set dah ditengah jalan mati listriknya :lol:

semoga sekarang uda mendingan deh, sama stasiunya bersihin lagi, kalo kualitas kereta mah 11-12 indo ama belanda pengecualian ICE,Fyra

Djoko Lelono
March 14th, 2012, 01:48 AM
Jaringan KA di indo warisan Belanda mmg bkn utk mobilize penduduk, tapi lebih utk mengangkut komoditas/barang dan mobilize military forces, makanya yg ke perkebunan2 justru dibela2in dibangun. Orba hanya meneruskan memakai yg rute2 kota saja, sementara yg ke perkebunan (msl Ungaran) dan kota2 tangsi militer Belanda (msl Purworejo, Magelang) tidak dipelihara atau malah dimatikan.

angkutan penumpang bukan tidak diperhatikan. coba dilihat hampir semua stasiun2 besar terletak dipusat kota. pastinya itu bukan untuk lalulintas barang semata yang lebih banyak mengarah dari sumber hasilbumi ke pelabuhan, atau ke stasiun2 barang seperti jakarta gudang, bandung gudang, semarang gudang,dll.

beberapa kota besar malah sudah memiliki jaringan rel yang baik menyebar ke daerah penyangga disekitarnya, dengan konsep angkutan pengumpan berupa trem atau kereta ringan, ke moda utama berupa kereta antar kota. hanya saja, waktu itu jumlah penduduk jawa masih sedikit sehingga mobilitas nya juga tidak terlalu banyak. sementara sumber daya alam sangat melimpah dan butuh pengangkutan yang efisien. jadi barang masih menjadi prioritas utama.


Sebetulnya Belanda itu cuma seluas Jawa Tengah, jadi mudah membayangkan suatu jaringan KA bisa betul2 mempermudah mode transportasi antar seluruh kota besar maupun kecil. Rasanya tidak ada kota yang tidak dilewati jaringan KA. Sebaran kota2 di Jateng juga mirip dengan topologi kota di Belanda.
Jaringan KA Jawa yang terbentang sekarang adalah sebatas utara-selatan dengan melewati beberapa kota di antaranya, maka belum se-merata jaringan KA spt di Belanda. Analogi utk jaringan KA merata, misal dari Semarang bisa ke Temanggung naik KA. Dari Temanggung bisa ke Purwokerto naik KA. Dan bisa 30 menit sekali/sejam sekali. Jadi memang betul2 mode transport yang bahkan lebih tersedia dibanding bus yang ada di jateng saat ini. Sementara jaringan busnya melayani rute2 detail di kota dan bahkan desa, 1 kota bisa ada bbrp titik halte yg dilewati punya jarak waktu 15mnt, 30mnt sd 1 jam sekali. Halte bus harus melewati halte di stasiun KA sehingga pasti terintegrasi.


silahkan buka peta jawa tahun 20-30. dari sekitar 100 kota setingkat kabupaten di jawa, hanya 10 yang tidak terhubung rel. atau sekitar 90% kota di jawa sudah terhubung jaringan rel baik kelas kereta berat atau kereta ringan (trem atau lrt). itu belum termasuk industrial railway macam jaringan rel perkebunan tebu-pabrik gula atau rel di hutan2 jati yang bisa ratusan km panjangnya. dimasa itu jaringan kereta di jawa sudah sangat2 bagus sekali dan termasuk yang terbaik di kawasan timur.

khusus jawa tengah, dulu hanya 4 kota yang tidak ada relnya: salatiga, ungaran, jepara, dan karanganyar. yogya hanya ada 1 kota (wonosari), jatim ada 2 (magetan dan pacitan), jabar ada 3 (sumedang, majalngka, kuningan). kota2 tersebut ada yang bukan prioritas karena medan yang berat, atau karena gagal dibangun rel akibat krisis dunia tahun 30 an. seandainya tidak ada krisis ekonomi, bukan hal mustahil seluruh kota di jawa sudah tersambung rel di jaman belanda.

semua berubah tahun 70 an ketika jaringan kereta kalah oleh jalan raya yang lebih efisien, khususnya di rute2 pendek. banyak jaringan kereta yang mati dengan alasan efisiensi karena kalah saing dengan mobil. prosesnya mirip2 dengan beeching axe di inggris yang banyak menutup branch line dan jalur2 feeder.

acoolguyfromnz
March 17th, 2012, 02:09 AM
Apa gak bahaya bikin rusun di atas statiun kereta? Wah pak menteri kumaha atuh...

http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/03/17/06324241/Pemerintah.Akan.Bangun.Rusun.di.Stasiun.Kereta.Api

Andre_theRising
March 17th, 2012, 07:03 AM
Jangan terlalu cepat2 kritisi...itu wartawannya kali yang kurang kompeten menulis, koq kayak mirip berita2 koran lampu merah aja :wallbash:
Dibaca dulu isinya

Maksudnya di atas tanah milik PT. KAI kali, kan banyak tanah2 kosong mereka..
Daripada membeli tanah di Jakarta yang mungkin luar biasa sulitnya, mending lahan PT. KAI dipakai untuk membangun rumah susun bagi masyarakat kurang mampu..
Kalo pemerintah beli lahan lain, mungkin harganya akan sangat mahal dan jadinya harga rumah susun pun melonjak, padahal ditujukan buat masyarakat kelas bawah..

Yang aq baca dan tangkap dari artikelnya begitu :)

acoolguyfromnz
March 17th, 2012, 07:43 PM
@andretherising,

Yah asal faktor keselamatannya aja di perhatikan, i.e jika kebakaran, atau bom. Spt kita ketahui sendiri, tdk ada satupun gedung di Indonesia yg aman karena minimnya infrasturktur pemadam kebakaran.


Kalau ada kebakaran atau bom meledak di rusun tepat di atas stasiun, apa gak berhenti semua.

Intinya saya gak keberatan asal, hal2 yg begini sudah di antisipasi dan di desing yg bagus (jgn asal buat). Kalau asal buat, tambah parah wajah kota dan stasiun kereta akan terlihat kumuh serta semrawut.

Andre_theRising
March 18th, 2012, 02:33 PM
Tentunya bukan di dekat stasiun lah.. Aq nggak yakin Pak Dahlan senaif atau se-junior itu mo bikin bangunan rumah susun gede di dekat stasiun kereta api...adalah daerah lokasi amannya. Tapi yang aq lihat mungkin ini untuk mengakomodir penduduk2 yang tinggal di sekitar rel kereta api, dibangundi lahan PT. KAI tapi dengan lokasi dengan resiko minim

Saya kira nggak bakal adalah bom meledak di rumah susun.
INdonesia enggak se-gawat darurat itulah kondisinya, sampe2 pemukiman seperti rumah susun diserang bom ama teroris. :(
Mungkin maksudnya ledakan karena tabung gas atau korslet listrik kalee :lol: Ya kalo itu emang kewaspadaan harus lebih tinggi karena selama ini udah banyak kasus serupa

terlepas dari itu, selama ini saja di sekitar stasiun2 KA di INdonesia yang pernah aq kunjungi, semua bangunan mulai dari pasar, terminal, toko2, dsb, semua itu lokasinya dekat dengan stasiun dan rel kereta api. Bahkan rumah2 kumuh penduduk yang sudah berulang kali diperingatkan PT. KAI yang berdiri di bantaran rel kereta api, tetap aja berdiri hingga sekarang. Jadi dilihat dari sisi masyarakat juga yang selama ini membandel, bagaimanapun itu tanah yuridiksi milik PT. KAI dan berbahaya untuk ditempati

Mimihitam
March 19th, 2012, 12:38 PM
RI-Japan to develop high speed railway
The Jakarta Post, Jakarta | Mon, 03/19/2012 5:25 PM

The Indonesian government, in cooperation with Japan’s Land, Infrastructure, Transportation and Tourism Ministry (MLIT), is planning to develop a 144-kilometer high speed railway system connecting Jakarta and Bandung in West Java.

“The investment for the railway development project is likely to reach Rp 56.10 trillion (US$6.11billion). The project will be financed by the public-private partnership scheme (PPP),” said Tundjung Inderawan, Director General of Railways at the Transportation Ministry, as quoted by Antara newswire on Monday.

He was talking during a seminar on a pre-feasibility study of the Jakarta-Bandung High Speed Railway PPP Project.

According to Tundjung, MLIT has appointed the Japan Railway Technical Service and Yachiyo Engineering to conduct the pre-feasibility study for the project.

The study covers various aspects, including construction, land procurement, taxation, environment aspects, railway lanes, topography, bus traffic and ticket price projection.

A representative from MLIT Kenji Endo said the Jakarta-Bandung railway would operate trains with speeds of up to 210-kilometer per hour. (iwa)

http://www.thejakartapost.com/news/2012/03/19/ri-japan-develop-high-speed-railway.html

dimpluk
March 19th, 2012, 04:54 PM
makin kesini tiket kereta api jarak jauh khususnya eksekutif makin mahal. tapi nggak sesuai sama pelayanannya. Jadi kalah saing sama pesawat yg berani kasih harga promo. Yg heran kereta api jarak jauh sekarang sering banget terlambat sampai di stasiun tujuan, tidak sesuai sama jadwal yg tertera di jadwal atau tiketnya. berangkatnya aja yang tepat waktu. Misal Taksaka jogja, gerbong masih pakai gerbong lama yg kadang pintu otomatisnya saja sudah rusak, sering terlambat sampai di Jakarta. tertera sampai Gambir jam 4-5 pagi ternyata sampai molor 6-7 pagi. dan menurut saya terlalu banyak kru yg incharge jadi banyak pengeluaran juga buat KAI yg berimbas pada kenaikan harga yg dibebankan kepada penumpang. misal penjual2 souvenir atau oleh2 harusnya masih bisa di handle oleh pramugara-ri. toh mereka nggak serve makanan ke semua penumpang seperti pesawat sesuai yg pesan saja. Seakan2 KAI tidak merekrut orang secara profesional dan seadanya.

You_soap
March 20th, 2012, 09:51 AM
kereta kelas bisnis apalagi tuh... udah ga' ber-AC, tempat duduk ga' jauh beda dari kelas ekonomi, tapi harga 3 kali lipat lebih kadang pas peak season malah bisa 5 kali lipat :bash:

Andre_theRising
March 20th, 2012, 10:27 AM
Menyambung post gua seminggu lalu, hal2 kayak gini sudah sangat biasa terjadi di negeri jiran sono...setiap tahun di sana ribuan meninggal akibat kereta api (laporan resmi dari Kementerian KA di sana), sebagian bahkan luput dari pemberitaan karena kejadian di daerah terpencil atau daerah komunis..

Nah semoga kejadian yang di Tasikmalaya kemarin adalah yang terakhir di Indonesia. SEmua jalan harus dikasi palang pengaman yang cocok, jangan sampai ada orang2 nekat. Kalo perlu kayak di sekitar Kampung Bandan - Tj. Priok dan banyak tempat lain yang tidak ada palang penjaga atau pos dari PT. KAI , RW urunan membayar petugas jaga, lumayan bisa mengurangi pengangguran.. Disiplin menyeberang rel juga harus terus dikampanyekan petugas KAI.
Kesejahteraan Petugas Pos Jaga juga harus ditingkatkan, jangan cuma ngandalkan 'ikhlas seadanya'


Kereta Tabrak Mobil, 15 Orang Tewas Seketika di India
Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 20/03/2012 14:11 WIB

Ilustrasi (AFP)
New Delhi, Kecelakaan tragis terjadi di India. Sebanyak 15 orang tewas dalam tabrakan kereta api dengan sebuah kendaraan jeep.

Kereta yang melintasi negara bagian Uttar Pradesh tersebut, menghantam sebuah jeep yang kelebihan muatan saat mobil tersebut mencoba melintasi perlintasan rel yang tidak dijaga petugas. Insiden maut ini terjadi di Distrik Mahamaya Nagar, sekitar 296 kilometer dari Lucknow, ibukota negara bagian Uttar Pradesh. Saat kejadian, mobil jeep tersebut mengangkut 19 orang.

"Jeep terlempar sekitar 20 kaki (enam meter)," kata seorang pejabat kementerian wilayah negara bagian tersebut kepada kantor berita AFP, Selasa (20/3/2012).

Dikatakan pejabat yang menolak disebutkan namanya itu, 15 penumpang tewas seketika di tempat kejadian. Sebanyak empat orang lainnya mengalami luka-luka parah dan saat ini dalam kondisi kritis.

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Sebagian besar perlintasan rel kereta di India tidak dijaga oleh petugas dan tidak dilengkapi dengan sinyal-sinyal. Akibatnya, risiko tabrakan pun meningkat.

Sebelumnya kecelakaan kereta yang parah terjadi pada Juli 2011 lalu ketika sebuah kereta ekspres padat penumpang tergelincir di Uttar Pradesh. Sebanyak 69 orang tewas dalam peristiwa itu. Kecelakaan kereta terparah di India terjadi pada tahun 1981 silam ketika sebuah kereta tercebur ke sungai di negara bagian Bihar. Sekitar 800 nyawa melayang dalam musibah itu.

Djoko Lelono
March 21st, 2012, 02:20 AM
kereta kelas bisnis apalagi tuh... udah ga' ber-AC, tempat duduk ga' jauh beda dari kelas ekonomi, tapi harga 3 kali lipat lebih kadang pas peak season malah bisa 5 kali lipat :bash:

ya beda jauh mas. di gerbong eko,kapasitas 106 penumpang, tempat duduk formasi 2-3, hadap2an, kursi keras. yang ekoac masih lumayan formasi 2-2 kapasitas 80. tapi masih tetap hadap2an.

bisnis, 1 gerbong kapasitas 64 pnp, kursi lebih fleksibel mau hadap2an/sendiri2 terserah. ruang gerak lebih leluasa dari ekonomi. kusi lebih empuk. jadi kenyamanan masih diatas eko meskipun gak ada ac, tapi nggak bikin pegal2 selama perjalanan.

kalau disuruh memilih antara bisnis dengan ekonomi ac, saya memilih bisnis dengan alasan2 diatas. ekonomi ac cuma menang dingin saja. sementara badan kaku dan pegal selama perjalanan sama dengan ekonomi.

kalo masalah tiket, namanya peak season dimana2 semuanya mahal. jangankan bisnis, ekonomi ac saja juga ikut2an mahal.

You_soap
March 21st, 2012, 09:03 AM
kalo masalah itu iya mas, maksud saya kondisi tempat duduknya, mirip deh sama yg ekonomi, masih tetep tegak juga buat tidur pun masih tetep pegel kalo belum biasa
intinya adalah perbandingan antara harga & pelayanan yg didapat antara kereta bisnis & ekonomi, untuk yg kelas bisnis rasanya kurang deh, ataukah karna kereta ekonomi disubsidi? berapa besarkah subsidinya? ^^

Dazon
March 22nd, 2012, 12:24 PM
gk nyangka dengan stasiun kampung bandan

https://lh5.googleusercontent.com/-bKbdBa_1f9s/TXnpPZbqv0I/AAAAAAAAARY/N6cIMD1WphU/631_0738.JPG
source: https://lh5.googleusercontent.com

http://farm3.static.flickr.com/2498/3690901222_34bf267453_o.jpg
source: http://www.semboyan35.com

http://nikeveryday.files.wordpress.com/2011/04/stasiun-kampung-bandan_2.jpg
source: http://nikeveryday.wordpress.com

Andre_theRising
March 22nd, 2012, 02:50 PM
Kalo dari atas cantik kelihatannya stasiun Kampung Bandan..
ee, kalo dari deket / dalam, sama aja dengan stasiun2 KRL Jakarta lainnya malah agak terkesan kumuh..

Kemarin di sekitar daerah ini ada kebakaran besar kan beberapa waktu lalu..perlu hati2 PT. KAI agar jika ada bencana seperti itu jangan sampai merembes ke stasiun atau jalur rel.. Daerah ini termasuk yang padat penduduknya, seperti terlihat di pic rumah2 rapat banget dengan bangunan stasiun

ChibaTadayoshi
March 22nd, 2012, 04:35 PM
Hehehehe, ngeliat stasiun Kampung Bandan jadi inget stasiun di Otsuki, tempat pindah kereta dari Fuji line ke Chuo line arah Shinjuku, lengkap dgn jembatan utk berpindah peron.

Btw, sebetulnya kenapa stasiun kereta kita ngga dibuat model halte busway saja ya? Kalo model begitu kan sulit utk orang naik ke atap kereta. Asal masinis bisa berhenti presisi dgn lokasi pintu sebetulnya tidak akan masalah.

bharadya
March 24th, 2012, 08:35 PM
Daop 6 Luncurkan Malioboro Ekspres

PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasional (Daop) 6 Yogyakarta akan meluncurkan KA baru bernama Malioboro Ekspres dengan jurusan Yogyakarta-Malang pada April nanti. Untuk sementara, akan diterapkan tarif promo atau diskon, kelas eksekutif Rp180.000 dan ekonomi AC Rp110.000. Rencana awal peluncuran Malioboro Ekspres dilakukan mulai 1 April. Namun, karena berbagai pertimbangan akhirnya akan diluncurkan pada 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini.

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/480289/

spetznaz_kdi
March 25th, 2012, 01:09 AM
^^ selisih tarif eksekutif dengan ekonomi cuma 70rb, atau sektar 39% gak sampe setengahnya? hmmm, kelas bisnis kali itu...

KAI klo buka rute baru ada surveynya gak sih? kok gaya bisnisnya mirip2 Merpati Airlines....

jonathanterbang
March 26th, 2012, 05:18 AM
Hehehehe, ngeliat stasiun Kampung Bandan jadi inget stasiun di Otsuki, tempat pindah kereta dari Fuji line ke Chuo line arah Shinjuku, lengkap dgn jembatan utk berpindah peron.

Btw, sebetulnya kenapa stasiun kereta kita ngga dibuat model halte busway saja ya? Kalo model begitu kan sulit utk orang naik ke atap kereta. Asal masinis bisa berhenti presisi dgn lokasi pintu sebetulnya tidak akan masalah.

Kalau dibuat model busway mungkin tinggi atap peron dibuat sama aja dengan tinggi kereta, karena kalau pakai pintu, nanti antara satu kereta dengan kereta lain nda sama...

bharadya
March 26th, 2012, 12:02 PM
^^ selisih tarif eksekutif dengan ekonomi cuma 70rb, atau sektar 39% gak sampe setengahnya? hmmm, kelas bisnis kali itu...

KAI klo buka rute baru ada surveynya gak sih? kok gaya bisnisnya mirip2 Merpati Airlines....

^^ Gajayana EKS dari Jogja ke Malang juga segituan harganya. Pasti PT KAI sudah ngadain survey lah. Trayek Jogja-Malang kan termasuk area gemuk. Banyak mahasiswa yg berkuliah di Jogja itu asalnya dari Malang dan kota sekitarnya. PT KAI juga mengincar penumpang dari kota sekitar Malang, seperti Kediri dan Madiun.

spetznaz_kdi
March 26th, 2012, 03:46 PM
^^ maksud saya tiket ekonominya, itu mungkin kelas bisnis... Karena klo saya hitung2 perbandingannya biasanya tiket ekonomi lebih dari 50% lebih murah dari eksekutif...

typhoonbringer
March 26th, 2012, 04:02 PM
pernah nyasar di kampung pandan, edan ga banget tuh stasiun :lol:

bharadya
March 27th, 2012, 03:44 AM
^^ maksud saya tiket ekonominya, itu mungkin kelas bisnis... Karena klo saya hitung2 perbandingannya biasanya tiket ekonomi lebih dari 50% lebih murah dari eksekutif...

^^ Hoo, tapi ekonomi buat Maleks itu kan ekonomi AC, sama halnya dgn Gajahwong dan Bogowonto dgn trayek Jogja-PasarSenen yg harga tiketnya Rp135.000,00.

fajarmuhasan
March 27th, 2012, 05:05 AM
baru tahu stasiun kampung bandan itu susun, gw dulu sering lewat utk jalur kota-sudimara (jalur ke serpong dan rangkas bitung). Kalo dari kota masuk kampung bandan...kereta terus atret (langsir) dan baru belok ke arah tanah abang.
jalur kereta yg diatas kampung bandan itu jurusan kemana?

panitiakurban
March 27th, 2012, 10:16 AM
Btw, sebetulnya kenapa stasiun kereta kita ngga dibuat model halte busway saja ya? Kalo model begitu kan sulit utk orang naik ke atap kereta. Asal masinis bisa berhenti presisi dgn lokasi pintu sebetulnya tidak akan masalah.

Sepertinya sulit, karena jenis armada KRL yang dipakai beda2, banyak macemnya. Posisi pintunya juga beda2. Ada yang satu gerbong 6 pintu, ada yang 8 pintu... Ada yang satu set isinya 6 gerbong, ada yang cuma 4 gerbong... Stasiun yang fungsinya campuran antara KRL dengan antarkota, macem Manggarai, Jatinegara, Gambir, Senen, Kota, dan Tanah Abang juga kan gimana dong? Pintu KRL dan gerbong kereta antarkota kan jelas beda posisi, jumlah, dan ukuran?

baru tahu stasiun kampung bandan itu susun, gw dulu sering lewat utk jalur kota-sudimara (jalur ke serpong dan rangkas bitung). Kalo dari kota masuk kampung bandan...kereta terus atret (langsir) dan baru belok ke arah tanah abang.
jalur kereta yg diatas kampung bandan itu jurusan kemana?

Yang diatas adalah jalur Kota-Priok lewat Ancol. Btw, udah operasi reguler belum ya KRL Kota-Priok?

Andre_theRising
March 27th, 2012, 11:38 AM
Bukannya KRL Kota - Tanjung Priok udah diluncurkan sejak 1 Desember kemarin? Bersamaan dengan perubahan rute Commuter se-Jabodetabek?
Tapi emang pernah baca berita kalo KRL-nya belum ada, belum disiapkan sepenuhnya..

Mimihitam
March 28th, 2012, 10:51 AM
PT KA to launch Yogyakarta–Malang route

State-owned railway company PT KA Yogyakarta’s operational area will launch a new route connecting Yogyakarta and Malang in East Java on April 21.

“The Yogyakarta – Malang train will be named Malioboro Ekspres or Molek,” company spokesman Eko Budiyanto said Wednesday in Yogyakarta, adding that the train would comprise three executive and three economy class coaches.

The executive class ticket prices will be set between Rp 175,000 (US$19.07) and Rp 300,000 one way, while the economy class tickets will be priced between Rp 110,000 and Rp 200,000 one way.

The train will be scheduled to depart from Yogyakarta at 9:00 p.m. and arrive in Malang at 4:00 a.m., and will depart from Malang at 8:30 a.m. and arrive in Yogyakarta at 4:19 p.m. “The trip will take up to seven hours,” Eko said.

The new route is expected to boost the tourism industry and education in Yogyakarta.
“Both cities are cities of education that also have tourism potential. The demand for the route is quite high,” he said.

The company has never before directly connected the two cities. Yogyakarta and Malang were only connected through trains which transited in Yogyakarta and continued to Malang, including Malabar, which serves Bandung and Malang, and Gajayana, which ply the Jakarta – Malang route, kompas.com reported. (swd)

http://www.thejakartapost.com/news/2012/03/28/pt-ka-launch-yogyakarta-malang-route.html

Toto Boerham
March 28th, 2012, 11:14 AM
Kalimat beritanya membingungkan.., setau saya dan seyakin saya, KA BOGOWONTO adalah KA Ekonomi AC jarak jauh pertama di Indonesia dengan rute Kutoarjo-Pasar Senen. Gak lama setelah itu barulah diluncurkan KA GAJAHWONG dengan rute Lempuyangan-PasarSenen sebagai KA Ekonomi AC kedua. Lah kok sekarang bilangnya akan diluncurkan KA berAC kedua dengan nama Bogowonto...

Inti dari berita itu jadi hanya memperpanjang rute Bogowonto sampe ke Jogja ya.. Dan jamnya jadi berubah juga. Dulu berangkat dari Jakarta pagi, sekarang dari Jakarta jadi malam

=======================================================

Ini gambar KA Bogowonto AC Ekonomi. sekarang start dari Jogja, tapi masih masuk Daop V Purwokerto...tarif terakhir kemarin Rp. 195.000,-

http://img29.imageshack.us/img29/636/20120325101722.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/29/20120325101722.jpg/)

panitiakurban
March 30th, 2012, 09:26 AM
Bukannya KRL Kota - Tanjung Priok udah diluncurkan sejak 1 Desember kemarin? Bersamaan dengan perubahan rute Commuter se-Jabodetabek?

Ya awalnya saya pikir dengan perubahan rute KRL maka Kota-Priok juga sudah aktif. Ternyata tidak. Saya pernah iseng dari Jatinegara naik KRL turun di Kampung Bandan. Niatnya transit dan sambung ke Priok. Ternyata belum jalan. Bahkan peron atas Stasiun Kampung Bandan sepi sekali, dan ada beberapa preman tidur2an. Serem jadinya. Akhirnya saya naik ke arah Tanah Abang aja lagi..

Ini gambar KA Bogowonto AC Ekonomi. sekarang start dari Jogja, tapi masih masuk Daop V Purwokerto...

Om, Jogja itu Daop sendiri, DAOP 6..

bharadya
March 30th, 2012, 08:05 PM
^^ Maksudnya tu mungkin kereta Bogowontonya yg punya Daops Purwokerto.

panitiakurban
March 31st, 2012, 06:59 AM
Wah sepertinya baru kali ini ada kereta milik suatu DAOP tapi rutenya gak dimulai/diakhiri dari DAOP bersangkutan. Lalu perawatan fleet dan pengaturan crewnya gimana ya? Apakah dititipkan ke Daop 6?

Andre_theRising
March 31st, 2012, 01:31 PM
Melihat ke sebelah kanan dari gerbong penumpang KRL Ekonomi Bogor - Jakarta
Di sebelah kanan adalah Jl. Raya Bojong Gede - Citayam - Depok

http://farm8.staticflickr.com/7079/7031621687_43b1b05ca8_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031621687/)
picture015yk (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031621687/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Andre_theRising
March 31st, 2012, 01:41 PM
Masih dari KRL Ekonomi

View Kecamatan Citayam
Foto sore hari
http://farm8.staticflickr.com/7202/6885521038_669a1ee3e9_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6885521038/)
picture005sk (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6885521038/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Dazon
April 2nd, 2012, 07:30 AM
^^
seru ya naek ekonomi bisa melongo keluar pintu... cobain deh sensasi dimalem harinya..

Andre_theRising
April 3rd, 2012, 05:52 AM
^^
seru ya naek ekonomi bisa melongo keluar pintu... cobain deh sensasi dimalem harinya..

Udah sering, nikmat kali pun rasanya diterpa angin sambil ngeliat lampu2 rumah di sepanjang rel

Tapi musti kereta di atas jam 9, kalo sebelum itu padat2 luar biasa jam pulang kerja, mana sempat lihat2 kecuali selepas Depok Lama / Citayam baru bisa duduk di pinggir pintu rel KA sampe Bogor :cheers2:

fajarmuhasan
April 3rd, 2012, 09:25 AM
Udah sering, nikmat kali pun rasanya diterpa angin sambil ngeliat lampu2 rumah di sepanjang rel

Tapi musti kereta di atas jam 9, kalo sebelum itu padat2 luar biasa jam pulang kerja, mana sempat lihat2 kecuali selepas Depok Lama / Citayam baru bisa duduk di pinggir pintu rel KA sampe Bogor :cheers2:

kalo pas sepi gw suka duduk deket pintu sambil pegangan tiang disebelah kursi,,,gak berani kalo gak pegangan

Andre_theRising
April 3rd, 2012, 01:48 PM
kalo pas sepi gw suka duduk deket pintu sambil pegangan tiang disebelah kursi,,,gak berani kalo gak pegangan

Kalo dulu nilai Fisika-nya di atas 7, pasti paham kalau duduk tanpa berpegang di pinggir pintu itu nggak begitu berbahaya karena arah energi kinetik saling menghilangkan dengan tekanan ke bawah posisi duduk dan arah gravitasi :lol: (sok tahu sih aku) :lol:....kcuali ada yang sengaja menendang atau mendorong dari belakang :D :D

Andre_theRising
April 3rd, 2012, 01:58 PM
Lagi

Menjelang Stasiun Depok (Depok Lama)
http://farm8.staticflickr.com/7224/7031624405_0c06ecf58b_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031624405/)
picture020mx (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031624405/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Menjelang Stasiun Depok Baru
http://farm8.staticflickr.com/7196/7031625687_6259e11071_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031625687/)
picture023ju (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031625687/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Venantio
April 3rd, 2012, 06:14 PM
Kalo dulu nilai Fisika-nya di atas 7, pasti paham kalau duduk tanpa berpegang di pinggir pintu itu nggak begitu berbahaya karena arah energi kinetik saling menghilangkan dengan tekanan ke bawah posisi duduk dan arah gravitasi :lol: (sok tahu sih aku) :lol:....kcuali ada yang sengaja menendang atau mendorong dari belakang :D :D

Kalau cuman teori fisika doang sih nggak apa-apa, tapi kan bahaya itu bukan cuma dari gravitasi, tapi juga kalau ada benda kecil keras melayang menuju ke kepala gimana? Bocorlah kepala kita..! (Maksudku, ada orang nglempar batu, kan sering terjadi tuh pelemparan batu, walaupun mungkin cuma iseng-iseng aja...)

rahul medan
April 3rd, 2012, 09:31 PM
Roundhouse terakhir yang masih beroperasi di Indonesia, Tebing Tinggi, Sumut

roundhouse adalah bangunan depo (garasi) lokomotif yang bentuknya melingkar mengelilingi meja putar lokomotif. Dengan bentuk seperti ini, maka akan mudah untuk mengatur operasional lokomotif, plus memutar posisinya agar kabin masinis selalu di posisi yang nyaman.
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik6.jpg

Stasiun KA Pematang Siantar, Sumut
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik7.jpg
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik8.jpg


Source: http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=595039

rahul medan
April 7th, 2012, 01:06 PM
Medan, Train & Railway

http://farm5.staticflickr.com/4139/4900386547_8611811824_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4900386547/)
North Sumatra Railways (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4900386547/) by hendryhendryyoserizal (http://www.flickr.com/people/hendry_alamjayampkas/), on Flickr


http://farm5.staticflickr.com/4002/4647102474_5b5dce3a7d_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4647102474/)
North Sumatra Railways (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4647102474/) by hendryhendryyoserizal (http://www.flickr.com/people/hendry_alamjayampkas/), on Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7090/7053100107_639d6b0f3e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/7053100107/)
IMG_2496 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/7053100107/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr

ananto hermawan
April 7th, 2012, 01:23 PM
Medan, Train & Railway

http://farm5.staticflickr.com/4139/4900386547_8611811824_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4900386547/)
North Sumatra Railways (http://www.flickr.com/photos/hendry_alamjayampkas/4900386547/) by hendryhendryyoserizal (http://www.flickr.com/people/hendry_alamjayampkas/), on Flickr

^^ Tanya, ini KRD jurusan mana bang? Kelihatannya baru ya, ada 4 gerbong nih. Siippp :okay:

rahul medan
April 7th, 2012, 01:27 PM
^^
KRD udah sejak tahun 2009 klo gk salah. KRD Cuma jarak dekat aja, fungsinya mirip kereta listrik di Jabodetabek
Medan Binjai dan Medan Belawan dengan tarif Rp.3.000
Medan Tebing Tinggi dengan jarak 70Km tarif Rp. 14.000

ananto hermawan
April 7th, 2012, 01:34 PM
^^
KRD udah sejak tahun 2009 klo gk salah. KRD Cuma jarak dekat aja, fungsinya mirip kereta listrik di Jabodetabek
Medan Binjai dan Medan Belawan dengan tarif Rp.3.000
Medan Tebing Tinggi dengan jarak 70Km tarif Rp. 14.000

Wahhh... cuma 3rb, murah banget ya. Kalau boleh tahu jarak berapa kilo itu kok tarifnya cuma 3rb? Trims :)

rahul medan
April 7th, 2012, 02:45 PM
^^
Medan Binjai kira-kira 25 KM, Medan Belawan 20KM. Klo Belawan sendiri masih masuk wilayah administrasi kota Medan.
Medan Tebing Tinggi -/+ 70 an KM

Kepala Stasiun Besar Kereta Api Medan Irwan mengatakan, rute Medan-Belawan akan melewati empat stasiun, Medan-Binjai dua stasiun dan Medan-Tebingtinggi melewati 13 stasiun.

transportasi komuter ini penting untuk perekonomian Sumut sekaligus mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas. “Dari data KA, peningkatan pengguna jasa setiap tahun 10,05%. Saat hari biasa 8.000 penumpang dan libur 10.000 penumpang. Dengan begitu ini penting tidak hanya untuk lalu lintas,tapi juga perekonomian,”



http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/304975/

cukup membantulah buat moda alternatif transportasi terutama di jam2 kerja dan pulang kerja

Andre_theRising
April 7th, 2012, 03:45 PM
Wahhh... cuma 3rb, murah banget ya. Kalau boleh tahu jarak berapa kilo itu kok tarifnya cuma 3rb? Trims :)

KA2 itu emang sudah disiapkan dari 5 tahun lebih untuk melayani trayek komuter - sub urban / rural connection dari dan ke Kota Medan... Spesifikasinya boleh dibilang kelas bisnis, tapi emang harga tiketnya super duper murah, bagian dari pelayanan PT. KA kepada daerah Medan dan sekitarnya..

Sepertinya tidak ada penentuan tarif rate/km seperti layaknya kereta antar kota di Medan atau di Pulau Jawa. Kereta2 ini emang khusus trayek Commuter :)
Ada 3 : 1. Medan - Belawan (pelabuhan)
2. Medan - Binjai
3. Medan - Tebing Tinggi

Ke depan rencananya akan dikembangkan lagi untuk Kereta Api Bandara Kuala Namu, serta (refer to Hatta Rajasa) pengaktifan kembali KA ke Deli Tua dan KA ke Pancurbatu yang merupakan daerah sub-urban Kota Medan juga

rilham2new
April 12th, 2012, 07:21 AM
Sarkasme a la Duta Besar Amerika Serikat ....

Dubes AS: Kereta di Sini Sama Nyaman dengan Washington
M Iqbal - detikNews
Kamis, 12/04/2012 11:18 WIB

"Sama saja dengan kereta di Washington. Hanya di Washington lebih mahal dan lebih ramai. Kira-kira tiketnya Rp 25 ribu. Tapi sama nyaman kereta di sini dengan di Washington," ujar Marciel di dalam commuter line menuju Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/4/2012) pukul 08.55 WIB. Di dalam kereta ber-AC itu, Marciel didampingi Security Manager Daops I PT KAI, Akhmad Sujadi.

BACA SELENGKAPNYA (dan saksikan sendiri HOW the REAL PEOPLE make comment on Detik). http://us.news.detik.com/read/2012/04/12/111827/1890709/10/dubes-as-kereta-di-sini-sama-nyaman-dengan-washington

Washington DC probably sistem rapid transit yang paling bagus di Amerika Serikat, mungkin PAR with New York.... Cuman, LESS Vandalism aja .... bandingin sama KRL, ke Bekasi pula ... Wassalam deh .... KRL di Indonesia situasi dan nuansa nya sama persis kok dengan naik kereta api urban di India (kecuali yang AC), kalau kita memasukkan Mumbai sebagai perbandingan.

Tapi kalau bandingin sama New Delhi Metro, bukan hanya kalah, boleh dibilang kalah telak :nuts:

peseg5
April 12th, 2012, 12:36 PM
Sarkasme a la Duta Besar Amerika Serikat ....

Dubes AS: Kereta di Sini Sama Nyaman dengan Washington
M Iqbal - detikNews
Kamis, 12/04/2012 11:18 WIB



BACA SELENGKAPNYA (dan saksikan sendiri HOW the REAL PEOPLE make comment on Detik). http://us.news.detik.com/read/2012/04/12/111827/1890709/10/dubes-as-kereta-di-sini-sama-nyaman-dengan-washington

Washington DC probably sistem rapid transit yang paling bagus di Amerika Serikat, mungkin PAR with New York.... Cuman, LESS Vandalism aja .... bandingin sama KRL, ke Bekasi pula ... Wassalam deh .... KRL di Indonesia situasi dan nuansa nya sama persis kok dengan naik kereta api urban di India (kecuali yang AC), kalau kita memasukkan Mumbai sebagai perbandingan.

Tapi kalau bandingin sama New Delhi Metro, bukan hanya kalah, boleh dibilang kalah telak :nuts:

Ya iyalah nyaman, situkan pejabat. Udah protap, pejabat yang berencana menggunakan KRL, saat itu layanan KRLnya sudah pasti menjadi bagus. Lain ya kalau bener2 "sidak". Kelihatan wajah aslinya.

rilham2new
April 12th, 2012, 01:01 PM
Kalau ada pejabat, terus pelayanan publik bisa dibenahi dan bagus. Apa ada yang salah dengan jam2 atau waktu2 di mana tidak ada pejabat??

Sebrnarnya, kalau PT.KA mau.... Dan kalau memang ternyata sanggup rapi. Jangan hany pada jam2 di mana ada pejabat. Tp harus di semua jam2nya. Kalaupun begitu, at least buat atau canangkan gerakan "Rabu rapi bnget" atau "Jumat atap bersih.".... Kalau mmg susah melakukannya sepanjang minggu.

Ga perlu selalu, tp dijadikan kebiasaan. Nanti dinaikkan frekuensinya sedikit2. Lama2 jadi rapi....

spetznaz_kdi
April 12th, 2012, 01:14 PM
Kalo dulu nilai Fisika-nya di atas 7, pasti paham kalau duduk tanpa berpegang di pinggir pintu itu nggak begitu berbahaya karena arah energi kinetik saling menghilangkan dengan tekanan ke bawah posisi duduk dan arah gravitasi :lol: (sok tahu sih aku) :lol:....kcuali ada yang sengaja menendang atau mendorong dari belakang :D :D

Saya pernah tuh naik kereta Rangkasbitung dari Stasiun Pondok Ranji sampe Stasiun Kebayoran Lama berdiri di pintu gak pegangan apapun karena gak ada yang bisa dipegang, jadi justru nekan pintu dan berusaha menjaga keseimbangan badan aja :nuts:...

Djoko Lelono
April 14th, 2012, 02:48 AM
yang mulia dubes amerika ada baiknya coba naik krl ekonomi bogor. nggak usah pada jam sibuk (karena pasti nggak bisa naik kecuali dilantai 2:lol:), jam2 tanggung saja biar agak lowong sedikit (padahal penuh2 juga).

atau kalau mau tahu ka lokalan (odong2, langsam) disini apakah sama dengan local train/regional di usa sana, tinggal naik saja ka langsam ke rangkas atau odong2 ke puwakarta. yang pasti, di amrik sana pasti local trainnya nggak ada yang merangkap jadi freight/cargo train yang bisa angkut bebek/ayam atau daun bawang/ubi jalar sampai berkarung2 kayak di langsam. :lol:

Andre_theRising
April 14th, 2012, 10:15 AM
Yaa mustahillah Duta Besar AS mau naik KRL (nggak usahlah ekonomi, yang AC aja) pada sembarang waktu tanpa perencanaan...ada SOP-ny untuk perjalanan seorang pejabat diplomatik apalagi sekelas Duta Besar, USA pula yang pengamanannya kelas atas.

Saya yakin dia cukup tahu kondisi KRL sebenanrya dari diplomat2 AS berikut sumber2 berita (ingat Wikileaks? SEbagain besar sumber beritanya dari media2 yang belum terjamin kebenarnnya)

aDApun komentar beliau di atas itu adalah hal biasa, sebagai suatu bahasa diplomatik dari seorang pejabat selevel Duta Besar. Justru agak sedikit keterlaluan kalau pejabat sekelas beliau berkomentar yang 'literally, as what is the real' mengenai suatu negara yang didiaminya.
Bolehlah kalo yang komen diplomat2 atau juga pihak kedutaan / kementrian AS yang sedang 'research' di Indonesia, tapi jangan seorang Duta Besar-lah...

Andre_theRising
April 17th, 2012, 09:13 AM
Double Track Jakarta - Depok - Bogor dari atas

Bojong Gede
arah ke Selatan / Bogor
http://farm7.staticflickr.com/6098/6996258487_abfba24298_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996258487/)
1025966 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996258487/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Citayam
arah ke Selatan / Bogor
http://farm8.staticflickr.com/7180/6996261915_20f034b630_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996261915/)
1025986 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996261915/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7054/6850139112_9a507db4d0_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850139112/)
1025993 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850139112/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Depok
Daerah Depok Lama, arah ke Utara / Jakarta
http://farm7.staticflickr.com/6215/6850137746_5d88e7af7c_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850137746/)
1025987 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850137746/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

B738
April 17th, 2012, 11:19 AM
KA Rel Ganda Perkaya Surabaya
Selasa, 17/04/2012 | 12:10 WIB

Dibangun dengan biaya Rp 1,9 triliun dari pemerintah pusat

SURABAYA - Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyatakan, tiga jalur rel ganda (double track) kereta api (KA) yang mengarah ke Surabaya segera dibangun pada tahun 2013 dan diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2014. Pemerintah menganggarkan dana Rp 1,9 triliun untuk megaproyek infrastruktur ini.

“Tiga double track KA yang akan segera dibangun itu adalah Surabaya-Lamongan sepanjang 41 kilometer, Surabaya- Mojokerto 47 kilometer dan Surabaya-Sidoarjo-Bangil sepanjang 47 kilometer,” ujarnya saat ditemui di sela Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Jatim, Senin (16/4) kemarin.
.......

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8f82cd0b51f4b95b0dd6fa89427d9fc7&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Djoko Lelono
April 17th, 2012, 12:42 PM
Lagi

Menjelang Stasiun Depok (Depok Lama)
http://farm8.staticflickr.com/7224/7031624405_0c06ecf58b_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031624405/)
picture020mx (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/7031624405/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

stasiun ini punya nama singkatan yang keren: STADELA (stasiun depok lama) :nuts:

bagus70
April 17th, 2012, 08:55 PM
Roundhouse terakhir yang masih beroperasi di Indonesia, Tebing Tinggi, Sumut

roundhouse adalah bangunan depo (garasi) lokomotif yang bentuknya melingkar mengelilingi meja putar lokomotif. Dengan bentuk seperti ini, maka akan mudah untuk mengatur operasional lokomotif, plus memutar posisinya agar kabin masinis selalu di posisi yang nyaman.
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik6.jpg

Stasiun KA Pematang Siantar, Sumut
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik7.jpg
http://i1202.photobucket.com/albums/bb367/bagus70/balik8.jpg


Source: http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=595039

Yes, foto-foto asli jepretan saya di waktu senggang saat lagi dines ke Sumatera Utara.

bagus70
April 17th, 2012, 09:03 PM
http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/first_2012b.jpg

Keindahan alam Priangan di pagi hari. Tampak KA ekspress Pasundan tujuan Surabaya melintasi daerah Garut, dengan latar belakang gunung Cikurai (kiri) dan Papandayan (kanan).

rahul medan
April 18th, 2012, 06:56 AM
Yes, foto-foto asli jepretan saya di waktu senggang saat lagi dines ke Sumatera Utara.

waduh mas.. thx mas.. jadi gk enak nih..:)

@b1
April 18th, 2012, 09:02 AM
Polemik Railbus solo yang sampai sekaang belum selesai juga :ohno:

KAI Pastikan Railbus tidak akan Beroperasi pada 20 April
Penulis : Widjajadi
Sabtu, 14 April 2012 10:54 WIB

SOLO--MICOM: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Jogjakarta menuding Pemkot Solo mempolitisasi persoalan railbus Batara Kresna yang hingga kini belum tuntas mekanisme kerja samanya. Pemkot Solo selalu menyebut segalanya sudah beres, termasuk kepastian waktu pengoperasian yang disebut-sebut pada 20 April.

Menurut dia, sebagai lembaga BUMN yang mengejar profit, dari sisi tarif saja sampai sekarang belum ada titik temu dengan Pemkot Solo yang menginginkan tarif sekitar Rp5 ribu sementara PT KAI menginginkan tarif minimal Rp30 ribu. Belum lagi persoalan kru railbus, yang nantinya perlu
diberikan pelatihan mengingat mesin railbus berbeda dengan rel KRD lainya.

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/04/14/312831/289/101/KAI-Pastikan-Railbus-tidak-akan-Beroperasi-pada-20-April

spetznaz_kdi
April 18th, 2012, 11:15 AM
^^
maaf pak wali lagi di jakarta, sedang sibuk menggalang kampanye...

bagus70
April 18th, 2012, 11:40 AM
Huh nggak ada bedanya rel Railbus di Solo dengan rel KRD pada umumnya. Sama saja. Berita itu menyesatkan.

You_soap
April 18th, 2012, 11:48 AM
^^
maaf pak wali lagi di jakarta, sedang sibuk menggalang kampanye...

maaf jadi OOT Pak Jokowi lagi ada di Solo tuh, tadi ada di bandara dalam peluncuran penerbangan perdana Trigana Air rute Solo--Banjarmasin--Balikpapan--Berau; nih beritanya ---> http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/04/18/115799/Trigana-Buka-Dua-Rute-Penerbangan-Akses-Solo-Makin-Terbuka

Pemberitaan di media massa akhir-akhir ini membuat kita berpikir Pak Jokowi tinggal di Jakarta, padahal masih tetap bekerja untuk Solo :)

Dazon
April 18th, 2012, 12:22 PM
Double Track Jakarta - Depok - Bogor dari atas

Bojong Gede
arah ke Selatan / Bogor
http://farm7.staticflickr.com/6098/6996258487_abfba24298_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996258487/)
1025966 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996258487/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Citayam
arah ke Selatan / Bogor
http://farm8.staticflickr.com/7180/6996261915_20f034b630_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996261915/)
1025986 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996261915/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7054/6850139112_9a507db4d0_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850139112/)
1025993 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850139112/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

Depok
Daerah Depok Lama, arah ke Utara / Jakarta
http://farm7.staticflickr.com/6215/6850137746_5d88e7af7c_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850137746/)
1025987 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6850137746/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

wah belum pernah meliat dr sudut sini bro.. makasih yo...

Udah sering, nikmat kali pun rasanya diterpa angin sambil ngeliat lampu2 rumah di sepanjang rel

Tapi musti kereta di atas jam 9, kalo sebelum itu padat2 luar biasa jam pulang kerja, mana sempat lihat2 kecuali selepas Depok Lama / Citayam baru bisa duduk di pinggir pintu rel KA sampe Bogor :cheers2:

+ di temani rokok hehehe... (kalo sudah menuju bogor dari bojong :p )

v-sun
April 20th, 2012, 07:55 AM
Rabu, 18/04/2012 14:54 WIB
Alfamart Gandeng PT KA Layani Pembelian Tiket Online
Imam Wahyudiyanta - detikSurabaya

Surabaya - Bekerjasama dengan PT KA, PT Sumber Alfaria Trijaya selaku pemilik dan pengelola minimarket Alfamart meluncurkan layanan pemesanan online tiket kereta api. Jadi, konsumen di Jawa, Bali, Sulawesi dan Sumatera bisa memesan tiket kereta sambil berbelanja di outlet Alfamart.

"Layanan ini memudahkan konsumen Alfamart untuk mendapatkan tiket sekaligus untuk meningkatkan pendapatan dari value added service," kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan bisnis Alfamart, Velina Yulianti, kepada wartawan dalam MoU Alfamart dan PT KA reservasi online tiket kereta api di Stasiun Gubeng, Rabu (18/4/2012).

Hanya diperlukan identitas diri untuk pembeli tiket yang ingin membeli tiket di Alfamart. Setelah transaksi selesai, pembeli mendapatkan struk kode booking yang dapat ditukarkan dengan tiket resmi di stasiun. Seluruh tiket kereta dapat dibeli di Alfamart baik untuk kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif.

.....

http://us.surabaya.detik.com/read/2012/04/18/145401/1895403/1066/

TFM1
April 20th, 2012, 08:46 AM
^^ di sulawesi kan belum ada KA... hehehe

Andre_theRising
April 20th, 2012, 09:01 AM
^^ di sulawesi kan belum ada KA... hehehe

Tadi saya baca news sticekr TvOon, di Sulawesi rencana akan dibangun jaringan rel kereta api 2100 km

Ayo TFM, dicari2 source beritanya..

paradyto
April 20th, 2012, 09:02 AM
he he he mungkin juga Alfamart yang di Sulawesi dan Bali bisa beli ticket kereta:D

rahul medan
April 20th, 2012, 09:04 AM
http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/first_2012b.jpg

Keindahan alam Priangan di pagi hari. Tampak KA ekspress Pasundan tujuan Surabaya melintasi daerah Garut, dengan latar belakang gunung Cikurai (kiri) dan Papandayan (kanan).

suka banget dgn pics ini...
Indonesiiiiiaaaa bangetttt.....:)

TFM1
April 20th, 2012, 09:08 AM
Tadi saya baca news sticekr TvOon, di Sulawesi rencana akan dibangun jaringan rel kereta api 2100 km

Ayo TFM, dicari2 source beritanya..

thanks bro infonya,,, udah di serach kok beritanya, udah saya rangkum di threadnya... :D

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1471131&page=2

bagus70
April 20th, 2012, 03:52 PM
^^ di sulawesi kan belum ada KA... hehehe

Di Sulawesi Selatan pernah ada jalur Kereta Api yang menghubungkan Makassar dengan Takalar. Jalur ini beroperasi antara tahun 1922 hingga 1930.

Stasiun utama di kota Makassar terletak di Pasar Butung.

Beberapa tahun yang lalu ada kawan saya seorang penggemar KA asal Semarang yang trekking mencari bekas-bekas jalur KA di Sulawesi Selatan, dan ternyata dia menemukan:

1. Ada satu bekas stasiun KA di selatan kota Makassar yang masih tersisa.
2. Bekas-bekas "roadbed" jalur KA masih terlihat dalam bentuk jalan raya yang belokannya landai-landai di area perkotaan di selatan Makassar yang kotak-kotak.
3. Bekas pondasi jembatan KA yang menyeberangi sungai Jeneberang masih ada hingga sekarang.
4. Bekas roadbed dari Sungguminasa (kalau nggak salah) hingga Takalar masih terlihat dengan jelas, lengkap dengan beberapa eks jembatan KA yang sudah berubah fungsi jadi jembatan saluran irigasi.
5. Bekas depo lokomotif Takalar masih bisa ditemui pondasinya, termasuk bekas pondasi "truntable".

Sewaktu jalur tersebut ditutup di tahun 1930 (karena tidak laku), bangunan-bangunan stasiun diserahkan kepada kepolisian, dan beralih fungsi menjadi kantor polisi.

Lokomotif dan gerbong kemudian dialihkan ke kota Solo. Mereka masih beroperasi hingga tahun 1970an di Solo.

TFM1
April 20th, 2012, 06:31 PM
^^ thanks bro penjelasannya, sudah pernah baca sebelumnya... tapi yg ini lebih simpel, padat dan jelas penjelasannya... :okay:

DanangSuthoWijoyo
April 20th, 2012, 07:01 PM
Malioboro Ekspres Rute Yogya-Malang Meluncur 21 April 2012

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan armada baru untuk relasi Yogya-Malang, pada April mendatang.
Kereta yang sedianya dinamakan Malioboro Ekspres rencananya mulai diaktifkan per 21 April 2012, bertepatan dengan Hari Kartini.

Nama kereta ini juga masih dalam proses pengkajian. Nama Malioboro Ekspress dipilih karena kereta ini diberangkatkan dari Yogya.
"Sedangkan kami ingin mengangkat sebuah nama yang mampu mencirikan Yogyakarta. Semoga nama Malioboro benar-benar bisa digunakan dalam armada baru ini," harap Eko. (*)

http://id.berita.yahoo.com/malioboro...160919477.html

bagus70
April 21st, 2012, 10:29 AM
Sayang sekali Malioboro Express saat ini ditunda dulu karena ketidak tersediaan armada.

Happy Man
April 21st, 2012, 01:48 PM
Kalo melihat gambar2 KA di Jawa jadi ingat waktu dulu kuliah di Jakarta tahun 90-an. Pernah naik KA Pahrahyangan ke Bandung dan KA Jayabaya (masih ada gak ya?) ke Surabaya. Berangkat sore hari dari Gambir sampe Stasiun Gubeng jam 4 an dini hari. Sempat tidur bentar di Stasiun sampe jam 6 baru datang deh jemputannya...Balik ke Jakarta juga naik KA yang sama. (Nostalgia mode : ON) :cheers:

Djoko Lelono
April 21st, 2012, 02:56 PM
Kalo melihat gambar2 KA di Jawa jadi ingat waktu dulu kuliah di Jakarta tahun 90-an. Pernah naik KA Pahrahyangan ke Bandung dan KA Jayabaya (masih ada gak ya?) ke Surabaya. Berangkat dari Gambir sore sampe Stasiun Gubeng jam 4 an dini hari. Sempat tidur bentar di Stasiun sampe jam 6 baru datang deh jemputannya...Balik ke Jakarta juga naik KA yang sama. (Nostalgia mode : ON) :cheers:

sayang sekali dua-dua sama2 sudah wassalam alias bubar jalan dengan alasan yang berbeda. yang jayabaya karena terlalu banyak "kambing" alias penumpang gelapnya sampai okupansi real nya cuma 30 % saja.

sementara yang parahiyangan juga tewas karena kalah saing sejak 2005 tol cipularang dibuka. untungnya masih ada reinkarnasinya berubah jadi argo parahyangan (gopar) meskipun frekuensinya hanya 5-6 kali sehari. dulu saya ingat masa2 jaya parahyangan sehari ada sampai 16-20 kali berangkat baik dari jakarta maupun bandung. itu belum sama argo gedenya yang 8 kali pp.

:ohno:

Andre_theRising
April 21st, 2012, 03:14 PM
KA Parahyangan Jakarta - Bandung, di masa2 kritisnya sebelum almarhum, sempat lho harga tiketnya cuma Rp 25.000 Gambir - Bandung. Aq sempat merasakan beberapa kali perjalanan..

Knapa ya nggak laku? Koq malah suka lewat jalan darat? Kalo naik Kereta Api kan bisa bebas bergerak, bebas macet, dan lebih santai ketimbang bus atau travel :wallbash:
Gw adalah salah satu yang paling kecewa atas 'tewasnya' KA Parahyangan :cry:

bagus70
April 21st, 2012, 03:27 PM
Aktivitas menyenangkan di akhir minggu: memotret KA di alam bebas.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/crossing.jpg

Djoko Lelono
April 21st, 2012, 03:54 PM
@bagus,
wilis apa bukan itu mas? lokasi dimana? lebak jero?

@andre,
soalnya naik kereta lama bro, 3 jam. lewat tol kan cepet 2 jam sampai.

bagus70
April 23rd, 2012, 01:17 PM
Foto di akhir minggu.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/LBJ1.jpg

rahul medan
April 23rd, 2012, 02:04 PM
^^
wow... kereeen bangeetttt :okay:

Djoko Lelono
April 23rd, 2012, 04:50 PM
nah, kalo yang gambar terakhir saya tahu. itu ka malabar malang-bandung melintas dekat stasiun lebak jero. soalnya dibelakang latar ada gunung yang kayak rumah joglo cuma ada di lebak jero.

wah, mas bagus rf senior penguasa wilayah priangan tengah beraksi. ayo mas, ditampilkan lagi gambar2 yang bagus2 saya yakin anda punya stok satu kontainer. hehehe...

bagus70
April 23rd, 2012, 05:05 PM
Oh...saya tentu saja mau berbagi foto. Tapi tidak semurah hati dulu.

Go Ahead Eagles
April 23rd, 2012, 08:48 PM
@bagus70: kalo saya ke Indonesia mau dong ikutan trainspotting.

bagus70
April 24th, 2012, 04:55 AM
@bagus70: kalo saya ke Indonesia mau dong ikutan trainspotting.

Boleh. Domisili dimana? Kalau mau ikutan saya setiap hari weekend saya pasti spotting, asalkan lagi tidak diluar Bandung.

bagus70
April 24th, 2012, 08:33 AM
Biar nggak sumpek.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Livery_baru_Leles.jpg

You_soap
April 24th, 2012, 08:37 AM
KA Parahyangan Jakarta - Bandung, di masa2 kritisnya sebelum almarhum, sempat lho harga tiketnya cuma Rp 25.000 Gambir - Bandung. Aq sempat merasakan beberapa kali perjalanan..

Knapa ya nggak laku? Koq malah suka lewat jalan darat? Kalo naik Kereta Api kan bisa bebas bergerak, bebas macet, dan lebih santai ketimbang bus atau travel :wallbash:
Gw adalah salah satu yang paling kecewa atas 'tewasnya' KA Parahyangan :cry:

sebagai masyarakat kita realistis bro, naik keretanya emang nggak macet, tapi dari rumah ke gambirnya itu lho :bash: ujung2nya lama, apalagi kalo musti oper2 dulu :ohno:
lebih enakan naik travel, deket rumah ada, jadwalnya juga banyak, bisa milih2 pula mo pake travel yang mana ^^
tunggu saja nanti saat tol cikampek--palimanan dibuka apakah nasib Cireks bakal sama seperti Parahyangan :ohno:

bagus70
April 24th, 2012, 08:44 AM
Saya ragu KA bisa dikalahkan tol Cikampek-Palimanan karena di stretch ini jalur KA lurus, sehingga KA bisa digeber hingga 120 km/jam.

Alasan kenapa KA di koridor JAkarta-Bandung kalah dengan mobil adalah karena jalur KA melewati tikungan yang lebih banyak di koridor Cikampek-Padalarang. Ini untuk mengurangi gradient.

panitiakurban
April 24th, 2012, 12:20 PM
Saya ragu KA bisa dikalahkan tol Cikampek-Palimanan karena di stretch ini jalur KA lurus, sehingga KA bisa digeber hingga 120 km/jam.


Saya sering menggunakan KA Puwojaya dari PWT ke GMR. Di ruas Cirebon - Cikampek ni kereta emang terasa banget ngebutnya, sampe koclak2, apalagi yg duduk di kelas bisnis. Sampai ngeri sendiri. Alhasil sering sekali Cirebon - Jatinegara cukup ditempuh dalam 2 jam 40 menit. Tapi pas saya cek GPS saya, ternyata kecepatannya hanya tembus 105 km/jam. Apakah itu memang kecepatan maksimum KA di ruas tsb? Padahal kalo naek mobil di tol sampe 120 km/jam, rasanya biasa aja tuh..

Jadi, jangan2 memang mobil akan tetap lebih cepat daripada KA di ruas ini?

jonathanterbang
April 24th, 2012, 12:32 PM
^^ kalau kereta rata2 segitu, 105km/jam aja udah terhitung bagus...
Kalau mobil 120 bisa aja, cuma tetep aja nda bisa se-konstan kereta, karna kereta punya jalan sendiri, kalau mobil kan harus berbagi dengan yg lain...

Andre_theRising
April 24th, 2012, 12:34 PM
sebagai masyarakat kita realistis bro, naik keretanya emang nggak macet, tapi dari rumah ke gambirnya itu lho :bash: ujung2nya lama, apalagi kalo musti oper2 dulu :ohno:
lebih enakan naik travel, deket rumah ada, jadwalnya juga banyak, bisa milih2 pula mo pake travel yang mana ^^
tunggu saja nanti saat tol cikampek--palimanan dibuka apakah nasib Cireks bakal sama seperti Parahyangan :ohno:

Nah, pre-asumsi di atas kan gak berlaku universal :nuts:. Terus gimana dengan yang rumahnya dekat stasiun kereta api yang terkoneksi ke Gambir, atau ada lewat jalur bus yang menuju ke Gambir, atau juga cukup mudah mengakses busway yang juga berhetni di stasiun Gambir? Pasti banyak juga kan? Saya salah satunya..

Perjalanan dengan KA kan universal bebas macet, paling2 nunggu antrian di Stasiun Purwakarta karena ada bagian yang single track di Kab. Purwakarta dan sulit dikembangkan, tapi ya laju mulus tiba di Stasiun Bandung...

Kalau bus / travel : macet di Jakarta, di Cawang, di GT Cibitung/Pd.Gede, macet di sekitar Cikarang-Karawang (penyempitan) dan macet pas masuk Bandungnya...sukur2 kalo diantar sampe tujuan

bagus70
April 24th, 2012, 12:36 PM
^^ Kalau mobil ngebut diatas 120 km tidak berguncang, berarti anda pakai Honda Jazz :nuts:

Selain faktor kecepatan, faktor lain yang bisa membuat mobil kalah dengan KA adalah keletihan pengemudi.
Saya sudah beberapa kali mengemudikan kendaraan lewat tol Cipularang, biasanya kalau stretch Jakarta-Cikampek itu terasa letih sekali karena monoton.

Andre_theRising
April 24th, 2012, 12:37 PM
Saya sering menggunakan KA Puwojaya dari PWT ke GMR. Di ruas Cirebon - Cikampek ni kereta emang terasa banget ngebutnya, sampe koclak2, apalagi yg duduk di kelas bisnis. Sampai ngeri sendiri. Alhasil sering sekali Cirebon - Jatinegara cukup ditempuh dalam 2 jam 40 menit. Tapi pas saya cek GPS saya, ternyata kecepatannya hanya tembus 105 km/jam. Apakah itu memang kecepatan maksimum KA di ruas tsb? Padahal kalo naek mobil di tol sampe 120 km/jam, rasanya biasa aja tuh..

Jadi, jangan2 memang mobil akan tetap lebih cepat daripada KA di ruas ini?

Kalau Panturanya sepi, dan tol Cikampeknya juga kebetulan ngga ramai bisa aja mobil lebih cepat :nuts:

TFM1
April 24th, 2012, 02:49 PM
Saya sering menggunakan KA Puwojaya dari PWT ke GMR. Di ruas Cirebon - Cikampek ni kereta emang terasa banget ngebutnya, sampe koclak2, apalagi yg duduk di kelas bisnis. Sampai ngeri sendiri. Alhasil sering sekali Cirebon - Jatinegara cukup ditempuh dalam 2 jam 40 menit. Tapi pas saya cek GPS saya, ternyata kecepatannya hanya tembus 105 km/jam. Apakah itu memang kecepatan maksimum KA di ruas tsb? Padahal kalo naek mobil di tol sampe 120 km/jam, rasanya biasa aja tuh..

Jadi, jangan2 memang mobil akan tetap lebih cepat daripada KA di ruas ini?

ikut 105km/jam kecepatan rata2nya?

mobil bisa 120km/jam tapi kecepatan rata2nya bisa jadi hanya 60-80km/jam

di tambah kalau jalur KA itu lempeng lurus ga ada obstacle, kalau mobil berkelak-kelok dan banyak obstacle... :D

bagus70
April 24th, 2012, 07:06 PM
Sebelum bobo' lihat pemandangan indah dulu ah....

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Ciherang_Wilis.jpg

Djoko Lelono
April 25th, 2012, 12:10 AM
saat ini, rel di indonesia yang dapat dilalui dengan kecepatan tinggi hanya ada di lintas kutoarjo-yogya (vmax 100 km/h) dan yogya-solo (vmax 105 km/h). lainnya dibawah itu.

di sini nggak ada kereta bisa punya vrata2 sampai 105. tertinggi untuk kelas eksekutif hanya kisaran 80-85 km/h. untuk bisnis 60-70 km/h, dan ekonomi 50-60 km/h.

kalau kecepatan maksimal, saya pernah lihat di spedometer lok (ngintip dari gerbong 1 dekat sambungan lok) 115 km/h di lintas kutoarjo-solo.

suka tidak suka, begitulah kondisi rel ka di indonesia. jadi jangan mimpi bisa memiliki kereta cepat dengan kondisi rel yang seperti sekarang. bisa lari rata2 70-80 km/h saja itu sudah bagus.

rilham2new
April 25th, 2012, 12:52 AM
GPS untuk ngukur kecepatan kurang begitu akurat, karena update nya tidak real time, jalur udara ada delaynya Fading, Rain Attenuation, Atmospheric Temperature. Mana GPS itu antenna nya kan bukan kayak antena indovision, efficiency nya ga seberapa bagus.

Kereta api bisa lebih lama kalau kebanyakan berhenti. Jalan tol cepat karena ekspress... Gak pake berhenti.

Di Malaysia, naik kereta api dari Johor Bahru sampai ke Kuala Lumpur, lamaaa kali sampainya. Padahal naik mobil via jalan tol nya cuman 4 jam...


Jakarta -Cikampek itu gak berasa tol nya.... Penuh kendaraan besar, susah mau di atas 80 km/jam di situ.... .

Kalau bagi sy, sy suka Jakarta-Bandung dengan travel/mobil. Bandung-Jakarta dengan kereta api, karena jaan tol menjelang Jakarta itu macet parah. Dan waktu kedatangan tidak bisa diprediksi, kereta api memang tidak mengantri tol... Jadi lebih cepat sampai.

Dari Gambir naik taksi ke rumah cuman 20-30 menit. Nyaman... Gak kebayang kalau naik travel ke Jkarta deh...

rahul medan
April 25th, 2012, 06:30 AM
Sebelum bobo' lihat pemandangan indah dulu ah....

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Ciherang_Wilis.jpg

wah knpa tidak ada besi-besi pengaman di kanan kiri jembatan ini. Klo keretanya selip dari rel (apalagi kondisi rel membelok) wassalamlah keretanya nyebur ke jurang

bagus70
April 25th, 2012, 06:42 AM
wah knpa tidak ada besi-besi pengaman di kanan kiri jembatan ini. Klo keretanya selip dari rel (apalagi kondisi rel membelok) wassalamlah keretanya nyebur ke jurang

Anda perhatikan tidak rel tambahan di tengah? Ya itulah pengamannya. Fungsinya adalah untuk mengunci kereta api agar tidak terjatuh, kalau misalnya derail diatas jembatan.

Lagipula pagar pengaman tidak akan kuat menahan bobot kereta api yang mencapai ratusan ton.

rahul medan
April 25th, 2012, 08:33 AM
^^
oh thx infonya bro. nambah2 pengetahuan. Ttp rada ngeri-ngeri sedap juga ya pas kereta melintasi jembatan yg sprti ini.

maxud gw klo sprti contah jembatan sei ular di serdang bedagai Sumut ini kesannya lebih safety walaupun tetap ada rel tambahan di tengah
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/30419263.jpg

http://cdn.geolocation.ws/geolocation_media/panoramio/03041/p-030419269.jpg
http://www.tripmondo.com/

atau yg ini yg melintasi sungai deli di Medan
credit: Rilhan2new
http://farm8.staticflickr.com/7153/6673313533_b7d62bd01b_b.jpg

http://farm8.staticflickr.com/7029/6673311795_0739c28fab_b.jpg

bagus70
April 25th, 2012, 08:55 AM
Yang anda bilang besi pengaman itu bukanlah besi pengaman untuk menahan KA agar tidak jatuh. Tetapi merupakan kerangka struktur jembatan yang didesain untuk menahan beban kereta api yang lewat.
Makin besar struktur rangkanya, maka makin besar tonase KA yang bisa lewat.

Sementara alat/perangkat yang didesain untuk mencegah KA jatuh dari jembatan adalah dua rel di tengah yang ada di gambar kedua dari atas.

Sejauh ini belum pernah ada kejadian KA jatuh dari jembatan, kecuali jika struktur jembatan tersebut bermasalah.

Happy Man
April 25th, 2012, 10:40 AM
pertama kali naik KA Parahyangan ke Bandung paling banyak melewati Jembatan2 tinggi semacam itu. Serem banget pas lihat ke bawah, bikin gemetaran. :lol: Tapi lama kelamaan udah terbiasa. :cheers:

TFM1
April 25th, 2012, 10:43 AM
Sementara alat/perangkat yang didesain untuk mencegah KA jatuh dari jembatan adalah dua rel di tengah yang ada di gambar kedua dari atas.

Sejauh ini belum pernah ada kejadian KA jatuh dari jembatan, kecuali jika struktur jembatan tersebut bermasalah.

jadi cuman bertumpu pada dua rel itu? :nuts:

YB_Murty
April 25th, 2012, 11:53 AM
Pa kabar semua.... baru pertama kali masuk tread ini. Saya pecinta kereta api.
bagaimana kabar double track project?... berharap sekali kereta container meningkat secara significant jumlah perjalanannya. Penambahan dry port kalo bisa di semua stasiun-stasiun besar atau yang dekat dengan kawasan industri. Dan di masa depan berharap track kereta penumpang dan barang terpisah dan semuanya double.

TFM1
April 25th, 2012, 11:56 AM
^^ aamiin... meng aminkan semua harapannya.. :)

panitiakurban
April 26th, 2012, 09:49 AM
^^ kalau kereta rata2 segitu, 105km/jam aja udah terhitung bagus...
Kalau mobil 120 bisa aja, cuma tetep aja nda bisa se-konstan kereta, karna kereta punya jalan sendiri, kalau mobil kan harus berbagi dengan yg lain...

Oiya, betul juga ya... Saya tersadarkan:
1. Mobil bisa tembus 120km/j di jalan tol tapi gak sekonstan KA
2. Kecepatan KA waktu saya naiki sampe tembus 105 bukan v rata2
3. GPS sangat mungkin tidak akurat dan tidak bisa dipercaya begitu saja

Jadi walaupun kecepatan KA rata2 di spanjang Jakarta-Cirebon hanya sebatas 70-80 km/jam, maka kemungkinan KA akan tetap lebih cepat daripada mobil yang lewat tol ya.. Semoga saja.

Mas Bagus70,

Sejauh ini belum pernah ada kejadian KA jatuh dari jembatan, kecuali jika struktur jembatan tersebut bermasalah.

Kalo saya gak salah, pernah ada kejadian seperti itu mas.
Pertama, kejadian KA Galuh rute Jakarta-Banjar (suspended) jaman dulu banget di Cipeundeuy. Yang kedua KA Bengawan Solo-Jakarta di sekitar Banyumas..

Saya nguprek2 google, dan seperti inilah berita saat kejadian KA Bengawan http://www.suaramerdeka.com/harian/0701/17/nas01.htm

Sepertinya struktur jembatan itu baik2 saja...

Pa kabar semua.... baru pertama kali masuk tread ini. Saya pecinta kereta api.
bagaimana kabar double track project?... berharap sekali kereta container meningkat secara significant jumlah perjalanannya. Penambahan dry port kalo bisa di semua stasiun-stasiun besar atau yang dekat dengan kawasan industri. Dan di masa depan berharap track kereta penumpang dan barang terpisah dan semuanya double.

Amiiinn.... Semoga KA Indonesia makin maju (pastinya!). Yang saya pengen malah DDT Manggarai-Cikarang cepet beres supaya KRL dan Intercity gak pada antri dan sikut2an di ruas Bekasi-Jatinegara hehe... dan tentu saja, Soetta Express, hahay! Dah gak usah pake wacana lagi lah! Heran, jalan ke bandara udah mampet gitu masih aja rapat rapat rapat rapat rapat :bash:

bagus70
April 26th, 2012, 04:51 PM
Mas Bagus70,

Kalo saya gak salah, pernah ada kejadian seperti itu mas.
Pertama, kejadian KA Galuh rute Jakarta-Banjar (suspended) jaman dulu banget di Cipeundeuy. Yang kedua KA Bengawan Solo-Jakarta di sekitar Banyumas..

Saya nguprek2 google, dan seperti inilah berita saat kejadian KA Bengawan http://www.suaramerdeka.com/harian/0701/17/nas01.htm

Sepertinya struktur jembatan itu baik2 saja...



Kalau yang KA Galuh (dikenal sebagai PLH (tragedi) Trowek oleh komunitas perkereta apian) itu terjadi akibat rem KA blong sewaktu di jalur menurun terjal antara stasiun Cipeundeuy-Trowek (sekarang Cirahayu).
Akibatnya masinis kehilangan kendali, dan KA teguling setelah kedua lokomotif menghantam tebing yang terletak di sebelah jembatan.

Sementara yang KA Bengawan itu dia keluar rel beberapa meter sebelum menyeberangi jembatan tersebut. Bisa dilihat di foto di link tersebut kalau KA terguling sebelum jembatan.

bagus70
April 26th, 2012, 04:56 PM
pertama kali naik KA Parahyangan ke Bandung paling banyak melewati Jembatan2 tinggi semacam itu. Serem banget pas lihat ke bawah, bikin gemetaran. :lol: Tapi lama kelamaan udah terbiasa. :cheers:

Anda cuman seram melihatnya dari dalam kereta api. Saya pernah menyeberangi beberapa jembatan tersebut dengan berjalan kaki. Rasanya....:uh::uh::uh:

Djoko Lelono
April 27th, 2012, 04:58 AM
ada lagi sebenarnya kecelakaan kereta jatuh dari jembatan. tahun 2003 atau berapa saya lupa, kereta argolawu derail diatas jembatan viaduct jalan raya dekat kebumen dan langsung terbang ke sawah dibawahnya.

penyebabnya, beberapa saat sebelum kejadian, ada mobil truk box overheight membentur jembatan hingga bergeser 30 cm. :bash:

Andre_theRising
April 29th, 2012, 03:45 PM
THE TRAINS
Medan Main Railway Station

http://img52.imageshack.us/img52/2941/medanpt215.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/52/medanpt215.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img521.imageshack.us/img521/2139/medanpt216.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/521/medanpt216.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img855.imageshack.us/img855/9560/medanpt217.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/855/medanpt217.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img576.imageshack.us/img576/1304/medanpt218.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/576/medanpt218.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img638.imageshack.us/img638/9306/medanpt219.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/638/medanpt219.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

bagus70
April 29th, 2012, 03:59 PM
Karangsari.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Momen_langka_2x.jpg

rahul medan
April 29th, 2012, 04:06 PM
^^
akhir desember 2012 stasiun KA Medan akan menjadi cantik seperti ini:

http://i17.photobucket.com/albums/b72/umd_1970/Kuala%20Namu/IMG_8718_resize_resize_resize.jpg

http://farm6.staticflickr.com/5079/6952268908_c1a9c49cbd_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952268908/)
IMG_2661 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952268908/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

http://farm6.staticflickr.com/5458/6952266202_7212866b7f_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952266202/)
IMG_2660 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952266202/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

You_soap
May 3rd, 2012, 08:46 AM
Dari situsnya PT KAI

PERGANTIAN SISTEM TIKET KA EKONOMI

Published on 03 May 2012
Dalam upaya meningkatkan layanan bagi penumpang KA klas ekonomi Jarak Jauh, PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) melakukan perubahan Sistem Ticketing lama dengan Sistem Ticketing baru yang berbasis internet, mobile, mesin tiket yang terintegrasi dengan perbankkan. Hal ini telah dilakukan dan berhasil dengan baik pada Sistem Ticketing Klas Komersial dan Ekonomi AC. Selain itu dengan sistem yang baru ini dimungkinkan akan dikembangkan penerapan barcode pada tiket kereta api.

Adapun perubahan tersebut akan dilaksanakan 4 (empat) tahap yaitu :

Tahap I, akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2012 untuk kereta api kelas ekonomi KA Kertajaya (Tanjungpriuk – Surabaya Pasarturi), KA Tawangjaya (Semarang Poncol – Pasar Senen) dan KA Tegal Arum (Jakarta – Tegal).

Tahap II, direncanakan akan dimulai pada tanggal 15 Mei 2012 berlaku untuk KA Pasundan (Surabaya Gubeng – Kiaracondong), KA Kahuripan (Kediri – Padalarang), KA Kutojaya Selatan (Kutoarjo – Tanahabang), KA Serayu I – II relasi dan KA Serayu III – IV (Kroya – Jakarta) .

Tahap III, akan dimulai pada tanggal 23 Mei 2012 berlaku untuk KA Gayabaru Malam Selatan (Surabaya Gubeng – Jakarta), KA Bengawan (Solo Jebres – Tanah Abang), KA Progo (Pasar Senen – Lempuyangan), dan KA Kutojaya Utara (Kutoarjo – Tanah Abang).

Tahap IV, direncanakan pada tanggal 30 Mei 2012 untuk KA Sritanjung (Banyuwangi – Surabaya Gubeng – Lempuyangan), KA Logawa (Purwokerto – Surabaya Gubeng – Jember), KA Tawangalun (Banyuwangi – Bangil – Malang Kotalama), KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen) dan KA Brantas (Kediri – Tanah Abang).

“Apabila pergantian sistem ticketing sudah berjalan sesuai tahapan tersebut, nantinya calon penumpang bisa memesan tiket KA Ekonomi tidak hanya H-7 namun bisa H-90. Selain itu calon penumpang bisa membeli tiket tidak hanya di stasiun saja, tapi bisa di mini market, agen resmi tiket KA, kantor pos, contact center 121 dan sebagainya, seperti halnya kereta klas komersial dan ekonomi AC”. Ujar VP Public Relations, Sugeng Priyono.
.......................................................................................................
Sumber: http://www.kereta-api.co.id/informasi-media/press-release/414-pergantian-sistem-tiket-ka-ekonomi.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Lumayan semakin banyak perbaikan walopun masih banyak PR di sana-sini :okay:

wangweijie84
May 3rd, 2012, 10:06 AM
^^
akhir desember 2012 stasiun KA Medan akan menjadi cantik seperti ini:

http://i17.photobucket.com/albums/b72/umd_1970/Kuala%20Namu/IMG_8718_resize_resize_resize.jpg

http://farm6.staticflickr.com/5079/6952268908_c1a9c49cbd_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952268908/)
IMG_2661 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952268908/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

http://farm6.staticflickr.com/5458/6952266202_7212866b7f_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952266202/)
IMG_2660 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6952266202/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

Good for Medan Improvement Trail Station. Medan is making improvement with build KNIA and now they are upgrading their station railway into the modern one.

rahul medan
May 3rd, 2012, 10:23 AM
^^
klo seandainya tidak ada city airport station KNIA, dipastiksan PT KAI bakal terus membiarkan stasiun medan kelihatan kusam tergerus zaman dan ketinggalan dgn gedung2 modern yg terus muncul disekitarnya.
Klo aku perhatikan PT KAI ini rada2 lambat gitu dalam perawatan assetnya, padahal hapir 100 % stasiun2 kereta yg ada di Indonesia masih gedung peninggalan belanda.
Oh ya proyek stasiun medan ini dikerjakan oleh kontraktor asal bandung yg ditunjuk langsung oleh PT KAI yg di bandung

bagus70
May 3rd, 2012, 06:02 PM
Klo aku perhatikan PT KAI ini rada2 lambat gitu dalam perawatan assetnya, padahal hapir 100 % stasiun2 kereta yg ada di Indonesia masih gedung peninggalan belanda.

Rada lambat gimana? Tergantung daerahnya sih.

Justru gedung-gedung peninggalan jaman Belanda adalah asset utama dari PT KA itu sendiri, karena banyak stasiun-stasiun megah era peninggalan jaman Belanda yang masih relevan dengan kebutuhan jaman sekarang.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/TanjungPriok_platform.jpg

Cuman kalau kasusnya stasiun Medan ya berbeda. Sewaktu dibangun, Belanda tidak mengira bahwa kelak Medan dan Sumatera Utara akan ramai. Dan mereka tidak akan mengira bahwa akan ada konsep KA bandara.

Awalnya stasiun Medan adalah stasiun keciil dengan model arsitektur seperti stasiun pada umumnya. Lalu di tahun 1930an, dimodernisasi dengan bangunan art-deco, yang kok apesnya juga tetap kecil. Nah di tahun 1980an, dibangun dengan model seperti sebelum yang dibongkar belakangan ini.

rahul medan
May 4th, 2012, 12:21 PM
iseng...

http://farm8.staticflickr.com/7256/6995327354_bac216dba4_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995327354/)
IMG_2737 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995327354/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7261/6995325014_969a5ce9d7_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995325014/)
IMG_2735 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995325014/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

http://farm9.staticflickr.com/8148/6995325008_e13f54b790_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995325008/)
IMG_2734 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995325008/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7061/6995324996_3a20af2f4a_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995324996/)
IMG_2733 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/6995324996/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

Andre_theRising
May 4th, 2012, 01:00 PM
Jembatan sungai Deli di daerah kelurahan Gelugur Kota, Medan

Andre_theRising
May 5th, 2012, 07:31 AM
Pulo Brayan railways, old station...
(photo was taken from Pulo Brayan fly over, Medan)

http://img443.imageshack.us/img443/3536/picture269k.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/443/picture269k.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

rendro
May 7th, 2012, 02:38 PM
peta jaringan komuter krl jabodetabek sistem loop line.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e3/Peta_Rute_Loopline.jpg/433px-Peta_Rute_Loopline.jpg

sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/e/e3/Peta_Rute_Loopline.jpg

bagus70
May 7th, 2012, 05:16 PM
Saking jauhnya sampai kelihatan kaya mainan.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/N-scale_alike.jpg

nugrohoo
May 8th, 2012, 05:15 PM
kalo kereta super cepat pake tenaga apa ya? kayanya ga keliatan asap item solar deh

jonathanterbang
May 8th, 2012, 05:30 PM
kalo kereta super cepat pake tenaga apa ya? kayanya ga keliatan asap item solar deh

setauku pake listrik tegangan tinggi...

bagus70
May 8th, 2012, 05:36 PM
^^ Umumnya pakai tenaga listrik. Tapi dulu ada juga yang pakai tenaga gas turbin, walaupun hanya sebatas experimen, bukan untuk produksi massal.

B738
May 9th, 2012, 11:29 AM
Kereta Api Jakarta- Surabaya Hanya 8,5 jam
Rabu, 09/05/2012 | 11:34 WIB
http://www.surabayapost.co.id/gambar/99a50c136d865d19a79059d5979e3c69.JPG
JAKARTA—Pembangunan rel kereta api ganda di lintas utara Jawa diprediksi akan selesai tahun 2013. Rel yang ditujukan untuk jurusan Jakarta-Surabaya ini lebih pendek daripada jalur sebelumnya.
Sebelumnya perjalanan kereta Jakarta-Surabaya harus ditempuh dalam 10-12 jam. Bila menempuh jalur rel baru diperkirakan dapat ditempuh hanya dengan 8,5 jam.
........
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=91b3980ff7bdbe1a775f964f2e0676d8&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5

givary98
May 9th, 2012, 12:30 PM
Kereta Api Jakarta- Surabaya Hanya 8,5 jam
Rabu, 09/05/2012 | 11:34 WIB
http://www.surabayapost.co.id/gambar/99a50c136d865d19a79059d5979e3c69.JPG

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=91b3980ff7bdbe1a775f964f2e0676d8&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5

8,5 jam? rel jenis apaan tuh?:nuts:

Djoko Lelono
May 9th, 2012, 02:44 PM
8,5 jam? rel jenis apaan tuh?:nuts:

ya pakai rel konvensional biasa + bantalan beton. cuma ukurannya dipakai yang lebih berat (tipe R54) yang lebih kuat untuk mengakomodasi kecepatan tinggi dan beban berat.

ini namanya bukan kemajuan, tapi balik lagi kejaman dulu. sebenarnya, waktu jaman perumka dulu, argo bromo generasi pertama yang 9 jam itu sering kok terlalu cepat sampainya (8.5 jam). padahal waktu itu keadaan rel di pantura jawa masih ada yang pakai rel tipe R42 yang lebih kecil profilnya. bantalan juga masih ada yang pakai kayu. jalur ganda juga baru sampai cirebon.

sekarang, naik argo bromo paling cepat 10 jam, biasanya 11-12 jam. berarti trafik jalur pantura semakin padat, ditambah kondisi rel yang menurun sehingga kecepatan dibatasi tidak tinggi seperti dulu.

kalo nanti 8.5 jam, menurut saya wajar saja, wong jalurnya sudah full 100% dobel jkt-sby. jadi sudah nggak ada lagi saling silang tunggu kereta dari depan. saya baru kaget dan angkat topi jika jkt-sby bisa menembus 7 jam perjalanan saja.

bagus70
May 9th, 2012, 03:41 PM
Menurut saya 8,5 jam itu kelak bisa tercapai dengan dikuranginya penundaan, bukan penambahan kecepatan.

Andre_theRising
May 9th, 2012, 05:10 PM
Kalo secepat itu ntar berapa ya kira2 harga tiketnya?
Sepertinya pesawat bakal dapat saingan nih :)

Venantio
May 9th, 2012, 05:25 PM
Berapa sih jarak Jakarta-Surabaya? Kalau sekitar 900 km, waktu tempuh 8,5 jam itu memang sudah sewajarnya... Kalau dengan high speed railway, mestinya bisa 6 jam

jonathanterbang
May 9th, 2012, 06:17 PM
725 km... Lewat cepu..

bagus70
May 9th, 2012, 06:46 PM
Kalo secepat itu ntar berapa ya kira2 harga tiketnya?
Sepertinya pesawat bakal dapat saingan nih :)

Masih seperti sedia kala. Tidak ada perbedaan.

Venantio
May 9th, 2012, 08:51 PM
725 km... Lewat cepu..

Berarti 8,5 jam masih terlalu lama...

rilham2new
May 10th, 2012, 05:09 AM
Kalau naik stasiun yang di 'Cengkareng' .... cuman 50 menit sampai Surabaya. Berangkat tiap 20 menit sekali lagi...

bagus70
May 10th, 2012, 08:24 AM
Lokomotif warna terbaru.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/cb2.jpg

simplyrammy
May 10th, 2012, 11:33 AM
Numpang tanya nih forumners,

Kenapa kalau kereta antar kota yang jarak jauh masih memakai lokomotif sedangkan untuk kereta dalam kota/KRD sudah tidak ada lokomotif di depannya?

Apa jenis kereta KRD tidak bisa dipakai untuk jarak jauh seperti jakarta-bandung?

panitiakurban
May 10th, 2012, 12:14 PM
Kereta Api Jakarta- Surabaya Hanya 8,5 jam
Rabu, 09/05/2012 | 11:34 WIB
http://www.surabayapost.co.id/gambar/99a50c136d865d19a79059d5979e3c69.JPG

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=91b3980ff7bdbe1a775f964f2e0676d8&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5

I'll believe it when I see it. Hihihi...
Semoga

rahul medan
May 10th, 2012, 12:51 PM
Saking jauhnya sampai kelihatan kaya mainan.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/N-scale_alike.jpg

ini amazing banget picsnya..

bagus70
May 10th, 2012, 02:28 PM
Numpang tanya nih forumners,

Kenapa kalau kereta antar kota yang jarak jauh masih memakai lokomotif sedangkan untuk kereta dalam kota/KRD sudah tidak ada lokomotif di depannya?

Apa jenis kereta KRD tidak bisa dipakai untuk jarak jauh seperti jakarta-bandung?

Kekurangan KRD adalah daya tampung bahan bakarnya yang kurang, serta tenaganya yang tidak terlalu besar.

Makanya saat ini KRD tidak dipakai di jalur pegunungan, paling hanya jarak datar.

Tapi ada beberapa koridor jarak menengah yang dilayani KRD:

Dulu:
*Jakarta-Cirebon
*Jakarta-Purwakarta
*Surabaya-Kertosono-Blitar
*Semarang-Solo-Yogya

Sekarang:
*Tebing Tinggi-Binjai
*Madiun-Yogyakarta
*Semarang-Tegal
*Semarang-Cepu

bagus70
May 17th, 2012, 05:14 AM
Sabtu pagi di Leles...

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Leles1.jpg

YB_Murty
May 18th, 2012, 07:28 PM
ya pakai rel konvensional biasa + bantalan beton. cuma ukurannya dipakai yang lebih berat (tipe R54) yang lebih kuat untuk mengakomodasi kecepatan tinggi dan beban berat.

ini namanya bukan kemajuan, tapi balik lagi kejaman dulu. sebenarnya, waktu jaman perumka dulu, argo bromo generasi pertama yang 9 jam itu sering kok terlalu cepat sampainya (8.5 jam). padahal waktu itu keadaan rel di pantura jawa masih ada yang pakai rel tipe R42 yang lebih kecil profilnya. bantalan juga masih ada yang pakai kayu. jalur ganda juga baru sampai cirebon.

sekarang, naik argo bromo paling cepat 10 jam, biasanya 11-12 jam. berarti trafik jalur pantura semakin padat, ditambah kondisi rel yang menurun sehingga kecepatan dibatasi tidak tinggi seperti dulu.

kalo nanti 8.5 jam, menurut saya wajar saja, wong jalurnya sudah full 100% dobel jkt-sby. jadi sudah nggak ada lagi saling silang tunggu kereta dari depan. saya baru kaget dan angkat topi jika jkt-sby bisa menembus 7 jam perjalanan saja.

Berharap dengan kembalinya ke kecepatan rencana, KA sekelas Argo Bromo, Argo Muria/Sindoro yang merayapi jalur utara yang full double track harusnya jumlah perjalanan di tambah minimal 2 kali lipat. Dengan demikian barulah itu disebut kemajuan. Lebih bagus lagi bila harga tiket juga bisa ditekan lagi atau minimal ndak ada kenaikan. Ini bisa dilakukan dengan menambah gerbong. Contohnya Argo Muria yang biasanya 6 gerbong penumpang menjadi 8 atau 9 gerbong penumpang. BBMnya kan paling nambahnya ndak significant.... tapi yang dimuat makin banyak dan tentu saja bisa lebih murah jatuhnya. Untuk Smg-Jkt dengan adanya rel ganda ini juga akan lebih singkat waktu tempuhnya. Setidaknya 5 jam. Tinggal atur jam berangkatnya saja. Dari Semarang jam 5, maka sampai Jakarta jam 10 (langsung monas). Sedangkan perbandingannya pesawat terpagi baru berangkat jam 6 (urus check in dan nunggu pesawat mulai dari jam 5), nyampe cengkareng jam 7, urus bagasi dan akhirnya keluar ruang kedatangan jam 7.20. Antre taxi 10-20 menit. Jam 7.45 baru keluar dari gerbang Bandara dan masuk TOL. Sampe Monas bisa nyampe jam 8.45 kalo itu hari minggu... dan kalo hari Senin nyampenya jam 9.30. Walaaaahhhhh hanya selisih 30 menit lebih cepat dari KA Argo Sindoro dari Semarang. Naek Pesawat dari Semarang 300-400 ribuan, Naek KA 250 ribuan. Kalo Kereta dari Semarang berangkatnya diajukan 30 menit (berangkat jam 4.30 maka nyampenya bareng. Dan kalo berangkat jam 4 bisa lebih pagi lagi sampe Monas.

Karenanya perlu dong setelah double track beroperasi bisa menambah frekwensi perjalanan minimal 2 kali lipat. Untuk rute dari Surabaya - Jakarta memang tertinggal dari pesawat terbang, tetapi untuk rute dari semarang akan sedikit mengimbangi. Sedangkan rute dari Pekalongan akan cukup bersaing. Selama ini orang Pekalongan banyak yang lari ke Semarang untuk naik pesawat dari Semarang ke Jakarta. Kalo ada Argo Pekalongan-Jakarta yang waktu tempuhnya bisa 4 jam akan membuat orang pekalongan lebih memilih langsung pake kereta api semua. Soalnya kalo lewat semarang pake pesawat akan nambah waktu 1,5 jam perjalanan naik mobil plus urusan check in 1 jam, 1 jam penerbangan, 0,5 jam urus bagasi, perjalanan ke Monas 1,5 jam... setidaknya dibutuhkan waktu 5,5 jam. Kalo naek kereta cuma 4 jam. Semoga PT KAI merespon ini.

rahul medan
May 18th, 2012, 07:51 PM
thread ini jadi berwarna banget dengan foto2 amazingnya mas bagus70
aku kok interest bgt ya dgn pics kereta di alam

Djoko Lelono
May 19th, 2012, 11:03 AM
sebenarnya disamping proyek double track jakarta-surabaya, ada satu proyek yang juga tidak kala pentingnya: quadruple/double-double track manggarai-cikarang. bahkan menurut saya, justru quad track ini mestinya yang sudah rampung lebih dahulu.

quad track sangat vital untuk trafik kereta api di jawa mengingat perlu adanya pemisahan track komuter dengan kereta luar kota di lintas jakarta-cikarang. sebab bottle neck yang terjadi menyebabkan kereta2 luar kota banyak terlambat sampai jakarta, juga krl pun demikian.

efek lain, karena trafik yang padat, penambahan krl komuter bekasi jadi sulit terwujud. padahal jumlah penumpang krl bekasi semakin lama semakin tumbuh pesat. jika sudah ada jalur sendiri2, maka pelayanan kereta komuter dan kereta luar kota dapat dioptimalkan.

B738
May 19th, 2012, 01:20 PM
GUBENG, SURABAYA

http://farm8.staticflickr.com/7101/7226379582_5bba93f729_b.jpg

bagus70
May 19th, 2012, 03:47 PM
Pagi hari di Leles.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Leles2.jpg

v-sun
May 24th, 2012, 03:13 PM
Kamis, 24/05/2012 17:42 WIB
Kini Beli Tiket Kereta Api Cukup Tempelkan Handphone
Oris Riswan Budiana - detikBandung

Bandung - Para pengguna kereta api kini makin mudah membeli tiket. Dengan hanya menempelkan handphone pada alat khusus di stasiun, calon penumpang bisa membeli tiket tanpa harus mengeluarkan uang tunai.

Layanan Tap-Izy ini hanya untuk pelanggan Telkomsel. Pelanggan bisa digunakan dengan terlebih dahulu mengganti sim card simPATI atau Kartu Halo dengan sim card baru yang sudah dilengkapi teknologi pendukung. Meski harus mengganti sim card, nomor pelanggan tidak akan berganti.

Penggantian sim card bisa dilakukan di GraPARI terdekat. Masyarakat juga bisa membeli perdana simPATI yang sudah dilengkapi fitur Tap-Izy di gerai Indomaret dan 7-Eleven bertanda Tap-Izy.

Setelah sim card aktif, pelanggan dapat mengisi saldo dompet elektronik Tap-Izy dengan nominal Rp 25 ribu hingga Rp 1 juta di GraPARI serta gerai Indomaret.

Jika saldo sudah terisi, pelanggan dapat dengan mudah membayar tiket kereta Baraya Geulis dan Argo Parahyangan. Cukup dengan menempelkannya di alat khusus di stasiun, tiket bisa langsung dibeli.

"Kehadiran layanan Tap-Izy di loket penjualan karcis kereta api merupakan upaya Telkomsel untuk mendukung layanan transportasi publik dan memperluas jaringan titik pelayanan Tap-Izy sehingga lebih mudah dinikmati pelanggan," ujar Head of Area Jabodetabek Jabar Group Telkomsel Venusiana Papasih di sela launching Tap-Izy di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kamis (24/5/2012).

Direktur Komersial PT KAI Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, layanan Tap-Izy dapat mempermudah masyarakat Bandung, khususnya untuk mendapatkan tiket KRD Baraya Geulis dan Argo Parahyangan.

"Ke depan kami akan terus berusaha menambah inovasi layanan demi kemudahan para calon penumpang," jelas Wimbo.

Bandung merupakan kota kedua diluncurkannya layanan Tap-Izy. Sebelumnya, layanan serupa diluncurkan di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Venusiana menambahkan, ke depan para pengguna layanan Tap-Izy diharapkan cukup banyak. Namun bukan hal mudah untuk mewujudkan itu karena perlu sosialisasi yang kontinyu.

"Harapan kita sebenarnya semua pelanggan Telkomsel menggunakan layanan ini. Ke depan kita akan terus lakukan sosialisasi dan promosi secara bertahap," tandas Venusiana.

http://bandung.detik.com/read/2012/05/24/174225/1924097/486/kini-beli-tiket-kereta-api-cukup-tempelkan-handphone?g991102485

Andre_theRising
May 25th, 2012, 05:26 AM
Tales from Bogor - Jakarta Electric Economy Train


Train between Bogor and Jakarta is perhaps the most favorite transportation mode exercised by Bogor and around people to go to Depok and Jakarta. There are two modes, economy and AC (formally known as Commuter Line)
The cost for economy train will only cost IDR 1500 to Depok and IDR to Jakarta , which are extremely cheap for passengers, so with no traffic barriers, the economy train is no doubt comes to the head as the first choice for mostly less-earning people who want to travel to Jakarta and around

I somehow enjoy the journey with this train, except if it is being so horrendously crowded :D Here are some photos I captured during my journey with this hectic but 'very social' train, please take a stroll :)

http://farm8.staticflickr.com/7216/7232961880_f4f41a75b8_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961880/)
102_6466 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961880/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

http://farm9.staticflickr.com/8006/7232959316_0b2240b80e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232959316/)
102_6465 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232959316/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

a show of hands
http://farm9.staticflickr.com/8149/7232962264_86facf34d1_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232962264/)
102_6468 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232962264/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

http://farm6.staticflickr.com/5445/7232962084_c63c733333_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232962084/)
102_6467 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232962084/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

Andre_theRising
May 25th, 2012, 05:29 AM
Tales from Bogor - Jakarta Electric Economy Train


view
http://farm8.staticflickr.com/7089/7232961184_6eb0e7da1a_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961184/)
102_6457 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961184/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

http://farm9.staticflickr.com/8157/7232968162_fda278f0bc_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232968162/)
102_6453 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232968162/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

http://farm6.staticflickr.com/5231/7232960938_e655c06bc3_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232960938/)
102_6454 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232960938/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

http://farm9.staticflickr.com/8156/7232961444_c46c669067_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961444/)
102_6461 (http://www.flickr.com/photos/78951268@N07/7232961444/) oleh Police on My Back (http://www.flickr.com/people/78951268@N07/), di Flickr

Andre_theRising
May 25th, 2012, 06:01 AM
Tales from Bogor - Jakarta Electric Economy Train


..stop

http://farm7.staticflickr.com/6095/6996255919_211bb7ed38_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996255919/)
1025947 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996255919/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

http://farm7.staticflickr.com/6112/6996256165_2e3816e246_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996256165/)
1025948 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996256165/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

http://farm8.staticflickr.com/7097/6996256399_3c526c3865_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996256399/)
1025950 (http://www.flickr.com/photos/67046269@N03/6996256399/) oleh The Logical Song (http://www.flickr.com/people/67046269@N03/), di Flickr

rahul medan
May 25th, 2012, 05:17 PM
Kini,Tiket KA di Jawa Bisa Dipesan dari Stasiun Besar Medan (http://www.medanmagazine.com/kinitiket-ka-di-jawa-bisa-dipesan-dari-stasiun-besar-medan/)
RN May 25, 2012 0

MEDAN – Saat ini, masyarakat dapat memesan tiket kereta api (KA) secara online melalui call centre 121. Bahkan, calon penumpang juga dapat memesan tiket Kereta Api tujuan Jakarta, Surabaya maupun tujuan
lainnya di Jawa melalui 121 dan mengambil serta membayar tiket, di Stasiun Besar Kereta Api Medan, kawasan Lapangan Merdeka Medan.

“Layanan call centre 121 PT Kereta Api Indonesia (KAI) ini juga telah terkoneksi ke seluruh jaringan stasiun Kereta Api di Indonesia. Artinya, di mana saja, kita dapat memesan tiketnya, tujuan, jadwal serta tempat duduk ditentukan sendiri oleh penumpang. Sangat mudah membeli tiket melalui call centre ini,” kata Ka Divre I PT KAI Sumut-NAD, M Nasir didampingi Deputi Yoseph Ibrahim,di kantornya Jalan Prof HM Yamin Medan, Jumat (25/5/12).

Nasir memberikan contoh langsung dengan menghubungi call centre 121 melalui ponselnya. “Call centre kita ini dilayani oleh 50 operator dan akan berkembang sampai 100 operator di tahun ini juga, ” ungkapnya.

Nasir menjelaskan, layanan call centre ini juga bisa menanyakan soal posisi kereta api, jadwal, tarif hingga pemesanan. Setiap harinya, terlayani 15.000 orang penelpon. “Kemungkinan di Medan akan
dikembangkan untuk layanan fasilitas 121 ini lebih luas lagi. Melalui call centre, ternyata Kota Medan terbanyak dilayani untuk calon penumpangnya setelah Jakarta. Intinya bahwa kereta api sudah sangat terkenal sejak dahulu,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan call centre dapat melayani pemesanan tiket di Jawa. Dengan perangkat ini, akan mematikan dan menutup ruang gerak calo. “Kita akan terus melakukan sosialisasi secara langsung di
penumpang, atau melalui leflet ke masyarakat. Intinya, semua inovasi untuk memudahkan layanan kereta api ke penumpang. Bahwa kami sudah berubah, calo itu timbul karena ada suplai. Kalau suplai tidak ada,
jasa calo tidak akan jalan. Layanan call centre sudah mendapat 8 penghargaan,” ungkapnya.

Dia menegaskan, jika ingin ke Jakarta, naik kereta api di Jakarta dapat memesannya melalui 121 dari Medan, setelah selesai maka dapat menukarkan tiket di loket Medan. “Mari sama-sama kita berantas calo
sesuai protap PT KAI. Dengan cara menyesuaikan tiket sesuai data identitas KTP,”pungkasnya.

Setelah memesan tiket 121, ujarnya, calon penumpang dapat melakukan pembayaran melalui ATM setelah itu dapat menukarkan bukti transfer ke penukaran tiket di loket. Bank yang tersedia saat ini adalah Bank Mandiri, Bank BRI, Bank NISP, Bank BII, Bank Niaga internet banking dan Bank BNI.

“Kita juga dapat melakukan pemesanan tiket melalui Alfamart dan Indomaret. Beli tiket dari Indomaret juga bisa membeli tiket kereta api tujuan di Jawa. Disamping itu, bisa memesan tiket melalui Kantor Pos dan Kantor Pos juga dapat langsung pegang tiket,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, untuk pemesanan tiket kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi komersil berfasilitas AC dapat memesan pada H-90. Tiket harus sesuai dengan nama dan identitas diri, bukan menyulitkan namun
agar memudahkan warga dan menghindari pembelian dari calo. “Kalau untuk tiket kelas ekonomi biasa hanya dapat dipesan H-7,”sebutnya. (Muhammasd Isya) ..

Shaggy_Solo
May 28th, 2012, 05:17 AM
Railbus Solo "BATHARA KRESNA"
Sesaat di Stasiun Solo Balapan untuk kembali ke PT.INKA Madiun,
setelah mengikuti pameran di the 2nd Anniversary of Solo Car Free Day - 27 May 2012

http://i1091.photobucket.com/albums/i395/Shaggy_Solo3/Railbus-Solo.jpg


credit to Beba :cheers2:

Nantikan kehadirannya 20 JUNI 2012,
relasi Stasiun Sukoharjo (SKH) - Stasiun Purwosari Solo (PWS) - Stasiun Tugu Yogyakarta (YK).
Rencananya akan dilayani 3x sehari.
SKH - PWS : Rp 10,000,-
PWS - YK : Rp 20,000,-

.

rahul medan
May 31st, 2012, 10:52 AM
Kemenhub Akan Tutup 680 Perlintasan KA Liar (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/31/53396/kemenhub_akan_tutup_680_perlintasan_ka_liar/)
Jakarta, (Analisa). Untuk lebih memberikan kenyamanan dan keamanan perjalanan kereta api dan menghindari terjadinya kecelakaan Kementerian Perhubungan akan menutup 680 perlintasan liar di Jawa dan Sumatera.
Di Daerah Operasi I Jakarta untuk operasi kereta Jabodetabek, Kementerian Perhubungan akan menutup 144 pintu perlintasan liar yakni di perlintasan kereta Sukabumi, Tanjung Priok, Cikampek, Tangerang, Rangkas Bitung, Merak, Jakarta, Bogor, dengan anggaran dana Rp2,16miliar. Penutup lintasan KA liar masih terkendala permasalahan sosial.

Menurut Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan, saat ini baru lima pintu perlintasan liar yang berhasil ditutup. "Kami akan terus berupaya dan menjadi prioritas kami, karena semua ini dilakukan untuk keselamatan dan keamanan masyarakat juga," ujarnya usai menutup perlintasan liar di Jalan Tentara Pelajar, Patal Senayan, Jakarta, Rabu (30/5).

Tundjung mengemukakan, penutupan 144 perlintasan itu tidak bisa dilaksanakan hingga tuntas pada tahun ini karena masih perlu sosialisasi agar masyarakat mengerti maksud dan tujuan penutupan tersebut. Khusus di perlintasan liar di Patal Senayan yang biasa disebut jembatan muda-mudi ini menurut Tundjung cukup membahayakan.

Keberadaannya telah menelan korban jiwa hingga empat orang yang meninggal langsung di perlintasan itu karena tertabrak kereta api. Untuk itu pihaknya menutup dengan menambah pagar besi dan menghancurkan bebatuan di badan jalan rel agar tidak rata dengan rel yang sudah existing. "Nantinya semua jalur kereta api akan ditutup dengan batu beton setinggi 1,25 meter agar tidak ada celah lagi bagi masyarakat untuk menyeberang di antara rel," kata Tundjung.

Tundjung menambahkan, untuk penutupan satu perlintasan liar rel kereta, membutuhkan dana Rp15 juta. Kendati masih pada wilayah kekuasaan PT KAI, namun tetap harus dilakukan sosialisasi dan pendekatan emosional kepada masyarakat sekitar agar lebih memahami bahaya menyeberang di rel tanpa pintu perlintasan.

Senior Manager Security Daop I PT KAI, Akhmad Sujadi mengatakan, untuk perlintasan liar di Patal Senayan ini, terdapat 194 perjalanan kereta yang beroperasi selama 24 jam. Yakni 70% kereta rel listrik (KRL), kereta lokal Rangkas Bitung, kereta barang, kereta peti kemas pengangkut baja.

Dari data yang diperoleh Direktorat Jenderal Perkeretapian Kemenhub, saat ini pintu perlintasan resmi di Jawa dimana terdapat sembilan DAOP dan Sumatera tiga Divre, sebanyak 4.593. Jumlah tersebut yang dijaga sebanyak 1.174 dan tidak dijaga karena otomatis sebanyak 3.419 pintu. (try)
..

Dupank17
June 1st, 2012, 04:55 AM
Rel Ganda...
jembatan arteri utara semarang, deket cityschool
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/179291_3309932031474_1275119454_n.jpg

nowan
June 1st, 2012, 06:03 AM
Tadi malam saya menonton live streaming bincang-bincang seputar bisnis perkeretaapian di acara diskusi salah satu ikatan alumni perguruan tinggi di Indonesia, yang kebetulan banyak alumninya berkecimpung di bisnis tersebut. Yang jadi pembicara saat itu Direktur Komersial PT KA. Yang hadir ada petinggi2 dari PT INKA, JakartMRT, PT LEN, perusahaan2 tambang, PUSRI, dll. Menarik juga, namun sayang saya hanya dapat ekor presentasinya saja. Ada yang ikut menyimak? Mungkin ada informasi menarik yang bisa dibagi di sini.

Dalam diskusi selepas presentasi, wakil dari JakartaMRT menanyakan tentang proyek KA Bandara SHIA. Beliau menyangsikan proyek tersebut selesai dan beroperasi di tahun 2013, karena menurut beliau statusnya saja masih studi dan road map yang tidak jelas. Untuk dapat dikatakan selesai, banyak tahapan yang harus dilakukan (desain detail, tender, implementasi, commisioning, dst), sementara ini sudah pertengahan 2012. Beliau juga mengkritisi penerapan KRL Loopline yg menurutnya menurunkan tingkat keamanan bagi pengguna KA, terutama di Stasiun Manggarai. Perlu studi lebih lanjut untuk membenahi hal tersebut. Wakil PT KAI ternyata tidak menanggapi pertanyaan dan saran dari wakil JakartaMRT yg menurutnya terkesan menggurui (... masalah senioritas sepertinya,... senior selalu benar! :D ). Bagaimana mo terintegrasi kalo bos-bosnya pada begini yak? :)

Ada forumer di sini yang tahu sampai dimana sebenarnya kemajuan KA Bandara SHIA? Ada yg punya rencana jalurnya?

Ada hal-hal menarik lainnya yg didiskusikan, tapi saya lupa.. :)

typhoonbringer
June 1st, 2012, 11:56 AM
kok nda naek economy AC bung andre? lebih nyaman imo, biarpun bejubel juga

rahul medan
June 1st, 2012, 04:51 PM
progress city airport terminal Medan
http://images.detik.com/content/2012/06/01/4/174524_bbm1338543663972.jpg

Bos KAI Minta Layanan KA Bandara Kuala Namu Sekelas Pesawat (http://finance.detik.com/read/2012/06/01/174523/1930742/4/bos-kai-minta-layanan-ka-bandara-kuala-namu-sekelas-pesawat?991101mainnews)

Wahyu Daniel - detikfinance
Jumat, 01/06/2012 17:50 WIB
Jakarta - Proyek transportasi kereta api (KA) dari Medan menuju Bandara Kuala Namu sedang dilaksanakan. Proyek ini rencananya bakal segera beroperasi pada Maret 2013.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Igansius Jonan saat melakukan kunjungan ke proyek bandara tersebut kepada detikFinance, Jumat (1/6/2012).

"Proyek berjalan sesuai rencana. Operasi percobaan akan dilakukan pada Desember 2012, dan akan beroperasi penuh pada Maret 2013," jelas Jonan.

Dia mengatakan, bertindak sebagai operator rel kereta api ini adalah Railink yang merupakan perusahaan patungan antara KAI dengan PT Angkasa Pura II.

"Jadi saham Railink sebanyak 60% dimiliki KAI dan 40% dimiliki oleh AP II," kata Jonan.

Untuk investasi rel kereta api bandara Kuala Namu ini, Jonan mengatakan KAI mengeluarkan dana Rp 65 miliar, kemudian Railink mengeluarkan dana sendiri Rp 187 miliar, kemudian AP II menyumbang Rp 80 miliar untuk proyek tersebut.

"Railink sebagai operator KA Bandara tersebut yang sedang persiapan komunikasi dan softskills untuk menyambung calon penumpang KA Bandara. Tentunya kualitas layanan harus sama dengan calon penumpang pesawat terbang," tegas Jonan..

rilham2new
June 2nd, 2012, 06:32 AM
Ngliatnya mata sy berbinar-binar.... Harapan sy besar banget nih sama Airport Railway Kuala Namu. Bisa jadi Pilot Project untuk bandara lain. SHIA aja gak jelas kapan mau punya yang beginian :nuts:

rahul medan
June 2nd, 2012, 07:29 AM
^^
Jadinya pengen naik KA ke bandara drpd bawa mobil pribadi. Bagus juga strateginya agar pessenger kuala namu lebih memanfaatkan moda transportasi KA
Dana sebesar Rp.267 Milyard buat gedung city check in itu udah cukup gede ya bang..
klo nyambung railways 5Km dgn dana 65 Milyard.

Andre_theRising
June 2nd, 2012, 07:41 AM
kok nda naek economy AC bung andre? lebih nyaman imo, biarpun bejubel juga

Kecuali pagi hari dan sore - early evening yang betul2 padat dan kecuali hari hujan, saya lebih suka naik KRL Ekonomi. Lebih enak bisa ngeliat2 (berdiri nggak masalah asal dekat pintu), bisa duduk2 di pinggir pintu nikmatin angin sambil menengok pemandangan, suasana lebih ramai / ribut,....dan tentu saja bisa foto2 :banana:

Selepas Stasiun Pondok Cina ke Bogor serta rel ke Serpong itu paling enak banget diliatin pemandangan sepanjang jalan. Kalo dari KRL AC kan nggak bisa, paling pas capek aja naik itu, atau pada saat waktu yang aq sebutkan di atas . Dan kalo naik KRL Ekonomi di Jakarta, juga puas mantengin skyscraper dan angin Jakarta

dan satu yang pasti, jauh LEBIH murah :D

Djoko Lelono
June 2nd, 2012, 03:22 PM
Ada forumer di sini yang tahu sampai dimana sebenarnya kemajuan KA Bandara SHIA? Ada yg punya rencana jalurnya?


ini jalur yang mana ya? soalnya ada 2, jalur komuter dan jalur ekspres. yang komuter sedang dikerjakan meskipun baru menggarap dobel trek dan renovasi stasiun2 diantara jakarta-tangerang. saat ini kalau anda naik krl tangerang sedang banyak pengerjaan konstruksi dobel trek.

hanya saja, rel yang masuk ke arah bandara itu memang belum tahu mau lewat mana. denger2 dari rumor, masih rahasia. tapi ancer2nya di sekitar stasiun tanah tinggi.

itu saja yang saya tahu.

Andre_theRising
June 2nd, 2012, 03:30 PM
Bagus dan logis juga jika rel-ny dikembangkan di lokasi eksisting rel KA Jakarta - Tangerang... nah kalo bener rel barunya jadi KA Bandara..berarti namanya bukan dobel track dong, tapi dua rel sejajar yang dipake untuk fungsionalitas berbeda (apa ya istilahnya?)

Secara trafik KA Jakarta - Tangerang keknya cukup2 aja deh single track, apalagi jalur relnya berhenti / berakhir di dekat area Pasar AnyarTangerang itu :). Makanya aq berpikir itu nggak untuk dobel track, tapi rel khusus untuk dilanjutkan ke SHIA?

Anybody has confirmation for this?

nugrohoo
June 2nd, 2012, 08:45 PM
iyasih kayanya molor nih ampe pilpres hehehe. kuala namau aja udh dr sekarang mulai pembanguanan KA bandara. gimana CGK? audah

nowan
June 3rd, 2012, 12:58 AM
ini jalur yang mana ya? soalnya ada 2, jalur komuter dan jalur ekspres. yang komuter sedang dikerjakan meskipun baru menggarap dobel trek dan renovasi stasiun2 diantara jakarta-tangerang. saat ini kalau anda naik krl tangerang sedang banyak pengerjaan konstruksi dobel trek.

hanya saja, rel yang masuk ke arah bandara itu memang belum tahu mau lewat mana. denger2 dari rumor, masih rahasia. tapi ancer2nya di sekitar stasiun tanah tinggi.

itu saja yang saya tahu.

Jalur komuter. Kalau saya tidak salah lihat di peta rencana pihak JakartaMRT, jalur KA Bandara itu menyerong, kurang jelas mulai dari mana, spertinya dekat Kalideres.. Kalau dari Tanah Tinggi kan hampir tegak lurus ke atas. Jalur MRT Barat-Timur juga terlihat menempel dengan jalur komuter sampai daerah tersebut. Gak tau mana yang update.

Kalau yg ekspres itu baru mulai studi kelayakan kan?

Djoko Lelono
June 3rd, 2012, 01:53 AM
Bagus dan logis juga jika rel-ny dikembangkan di lokasi eksisting rel KA Jakarta - Tangerang... nah kalo bener rel barunya jadi KA Bandara..berarti namanya bukan dobel track dong, tapi dua rel sejajar yang dipake untuk fungsionalitas berbeda (apa ya istilahnya?)

Secara trafik KA Jakarta - Tangerang keknya cukup2 aja deh single track, apalagi jalur relnya berhenti / berakhir di dekat area Pasar AnyarTangerang itu :). Makanya aq berpikir itu nggak untuk dobel track, tapi rel khusus untuk dilanjutkan ke SHIA?

Anybody has confirmation for this?

tetap doble track. jadi nanti kereta bandara yang kelas komuter ikut jalur komuter dari stasiun manggarai-sudirman sampai stasiun x dimana terdapat junction kearah bandara. mulai dari stasiun x ini ke arah bandara (sekitar 6 km), ini adalah rel khusus kereta bandara.

tangerang sudah saatnya dibuat dobel trek. sekarang sudah ada sekitar 24 perjalanan pp (48 krl) duri-tangerang. bukan tidak mungkin setelah dobel trek selesai akan ada penambahan lagi, termasuk kereta bandara yang kabarnya akan ada 32 perjalanan kereta setiap hari dari dan ke bandara (16 x pp).

oya, andre, kalau ingin foto2 pemandangan sawah menghijau, bukan hanya dibogor dan serpong saja. di jalur tangerang juga nggak kalah lho. mulai stasiun bojong indah sampai tanah tinggi, pemandangannya lumayan menyejukkan karena masih terhampar sawah nan hijau. naik krl ekonomi tangerang cukup bayar rp 1000 saja. paling murah diantara krl lain..

Jalur komuter. Kalau saya tidak salah lihat di peta rencana pihak JakartaMRT, jalur KA Bandara itu menyerong, kurang jelas mulai dari mana, spertinya dekat Kalideres.. Kalau dari Tanah Tinggi kan hampir tegak lurus ke atas. Jalur MRT Barat-Timur juga terlihat menempel dengan jalur komuter sampai daerah tersebut. Gak tau mana yang update.

Kalau yg ekspres itu baru mulai studi kelayakan kan?

itulah yang membuat saya bingung. junction ke arah bandara masih belum jelas. ada yang bilang akan dibuat di tanah tinggi, atau kalideres. saya malah curiga jangan2 di stasiun rawa buaya, yang dekat dengan the west one dan jalan tol jorr itu. soalnya, stasiun rawa buaya akan dibuat 3 jalur, berbeda dengan stasiun2 lain yang hanya 2 jalur saja. tapi dugaan saya belum tentu benar.

kalau yang jalur ekspres menurut rencana akan lewat sepanjang sisi tol bandara lewat PIK. entah kapan jalur itu akan dibangun. :ohno:

Dazon
June 4th, 2012, 06:58 AM
^^
bukannya duri - tanggerang udah doubletrack ya? perasaaan sewaktu transit di duri ada 2 jalur menuju tanggerang :D

jika rutenya manggarai - sudirman - karet - tanah abang - duri - bandara berarti si djoko lelono itu akan di alih fungsikan kali ya(gk bakalan stop di angke lagi)? kalo masih diaktifkan + KA khusus Bandara berarti trafik tanah abang - manggarai akan lebih ramai dari yang dulu ketika Bekasi Express masih ada.

Seperti diketahui trafik di manggarai saat ini cukup padat, bisa dilihat dr KA yang sering menunggu antrian terutama yang menuju depok/bogor(masuk di jalur 6 dr arah kota/tanah abang). jika KA dr arah kota menuju bogor melakukan transit di manggarai automatis diharuskan memberhentikan sebagian besar aktivitas KA di manggarai selama beberapa menit (kadang bisa 8 menit), ini dikarenakan terjadinya perpindahan yang menyilang dr jalur 2 ke jalur 6(memotong semua line aktif). belum lagi di tambah kreta daerah tujuan jateng jatim yg sering munculnya di saat orang pulang kerja. gmn nanti ya? semoga aja keterlambatan KA CL tdk parah.

Notice: utk KA dari kota menuju bekasi rata2 tidak menunggu antrian soalnya dia masuk di jalur 3 or 4 dari arah kota palingan berbenturan dengan waktunya Djoko lelono masuk ke jalur 2 manggarai dari arah Tanah Abang.

btw. gk lama lagi bekasi akan memiliki 4 jalur :) sudah ada tanda pembangunannya di klender.

Andre_theRising
June 4th, 2012, 07:08 AM
He? Selama ini Duri - Tangerang itu masih single track.....sekarang mo dibikin dobel track

TFM1
June 4th, 2012, 03:16 PM
^^ duri - tangerang sampai saat ini memang masih single track

btw. gk lama lagi bekasi akan memiliki 4 jalur :) sudah ada tanda pembangunannya di klender.
harunya bogr dan depok juga 4 jalur, secara ini adalah jalur paling padat

typhoonbringer
June 4th, 2012, 05:34 PM
Kecuali pagi hari dan sore - early evening yang betul2 padat dan kecuali hari hujan, saya lebih suka naik KRL Ekonomi. Lebih enak bisa ngeliat2 (berdiri nggak masalah asal dekat pintu), bisa duduk2 di pinggir pintu nikmatin angin sambil menengok pemandangan, suasana lebih ramai / ribut,....dan tentu saja bisa foto2 :banana:

Selepas Stasiun Pondok Cina ke Bogor serta rel ke Serpong itu paling enak banget diliatin pemandangan sepanjang jalan. Kalo dari KRL AC kan nggak bisa, paling pas capek aja naik itu, atau pada saat waktu yang aq sebutkan di atas . Dan kalo naik KRL Ekonomi di Jakarta, juga puas mantengin skyscraper dan angin Jakarta

dan satu yang pasti, jauh LEBIH murah :D

bener juga sih bro, kalo naek ekonomi ac liat skyscrapernya ga nyaman, diliatin orang :lol:

rilham2new
June 5th, 2012, 01:35 AM
Masih single track. Setidaknya ini per Januari 2012 yang lalu. Coba aja cek di bawah tol layang Grogol. Im pretty sure it was single track.

Kemudian di perlintasan kereta api di Jalan Arteri Panjang daerah Kedoya. Itu juga masih single track.

Dazon
June 5th, 2012, 07:05 AM
He? Selama ini Duri - Tangerang itu masih single track.....sekarang mo dibikin dobel track

thx u infonya bro... sekarang sudah mau dibikin apa sudah dalam progres bro?

^^ duri - tangerang sampai saat ini memang masih single track


harunya bogr dan depok juga 4 jalur, secara ini adalah jalur paling padat

semua jalur padat kecuali jalur 1 & 7.

sekedar info:
penggunaan jalur di manggarai:
1. jalur 1 digunakan utk keperluan dadakan,urgent, KA CL/ekonomi bekasi mogok & langsiran lokomotif/KA penyelamat.
2. jalur 2 digunakan utk transitnya Djoko Lelono/kreta langsung dari daerah/ekonomi bekasi
3. jalur 3 digunakan utk CL & Ekonomi Bekasi & kreta Daerah dari arah Bekasi menuju Jakarta kota/tanah abang tanpa berhenti di manggarai.
4. jalur 4 digunakan utk CL & Ekonomi Bekasi dari arah Jakarta Kota menuju bekasi/digunakan utk kreta daerah dari gambir/tanah abang langsung tanpa berhenti ke arah bekasi dst.
5. jalur 5 digunakan utk CL & Ekonomi depok & bogor dari arah Bogor menuju Jakarta Kota/Tanah Abang
6. Jalur 6 digunakan utk CL & Ekonomi depok & bogor dari arah Jakarta kota/Tanah abang menuju arah bogor.
7. Jalur 7 digunakan utk transit KA expres daerah ke surabaya / digunakan disaat urgent jika ada gangguan KA CL/Ekonomi bogor/depok/langsiran KA penyelamat.
8. Jalur 8 digunakan utk tempat bersih2 KA daerah/langsiran KA daerah/langsiran KA penyelamat.
9. Jalur 9 Tempat langsiran KA daerah/alat berat/KA muatan barang/langsiran KA penyelamat.

panitiakurban
June 5th, 2012, 09:12 AM
Jalur Bekasi dibuat DDT karena harus dipisahkan antara KRL dengan KA jarak jauh. Kepadatannya udah cukup membuat kedua jenis KA tersebut tunggu-tungguan. Apalagi kalo pagi hari mau masuk Jatinegara, sedikit2 brenti, karena harus antri.

Sedangkan kalo jalur Bogor/Depok itu sudah "dedicated" untuk KRL karena gak ada KA jarak jauh lewat sana. Jadi belum terlalu membutuhkan track tambahan. Mungkin yang diperlukan di jalur itu adalah upgrading persinyalan (terutama di Manggarai dan UI), sama memperbanyak wessel atau rel untuk menguhubungkan jalur yang menuju Bogor dengan Jakarta. Supaya kalo ada satu KRL yang mogok bisa disusul dan meminimalisir antrian. Setau saya sekarang wessel itu terbatas di Pasar Minggu, UI, dan Depok aja. CMIIW.

Dazon
June 5th, 2012, 09:33 AM
^^
utk bogor + depok sepertinya memang belum membutuhkan n betul harus diutamakan pesinyalan yang sering terjadi ganguan adalah di lintas pasar minggu sampai UI & Citayam sampai cilebut.

gk beda jauh jika ke Bogor.. jika dari stasiun kota ke bogor :D antrian datang mulai dr gambir, manggarai, depok, sampai cilebut... n itu cukup memakan waktu.

nowan
June 5th, 2012, 11:20 AM
itulah yang membuat saya bingung. junction ke arah bandara masih belum jelas. ada yang bilang akan dibuat di tanah tinggi, atau kalideres. saya malah curiga jangan2 di stasiun rawa buaya, yang dekat dengan the west one dan jalan tol jorr itu. soalnya, stasiun rawa buaya akan dibuat 3 jalur, berbeda dengan stasiun2 lain yang hanya 2 jalur saja. tapi dugaan saya belum tentu benar.

kalau yang jalur ekspres menurut rencana akan lewat sepanjang sisi tol bandara lewat PIK. entah kapan jalur itu akan dibangun. :ohno:

Bisa juga lebih mundur ke Rawa Buaya. Kayaknya jadi lebih mirip gambar yang saya lihat sekilas tersebut. Kalau mulai dari situ, biayanya bisa jadi hanya cuma setengah biaya jalur ekspres. Kalau mulai dari Tanah Tinggi rencananyakan bisa dihemat sampai seperlimanya.
Kalau menyimak berita dari JakartaPost (http://www.thejakartapost.com/news/2012/03/29/commuter-line-airport-train-operate-2013.html) ini, jalurnya tetap mulai dari Tanah Tinggi.

Untuk jalur ekspres sendiri, dari berita tersebut, diharapkan bisa mulai dilelang tahun depan, setelah selesai studi dan desain, serta mulai pekerjaan fisik 2014. Sekarang sih baru selesai laporan uji tuntas untuk pra studi kelayakan. Masih jauh yak..

B738
June 6th, 2012, 12:40 AM
Rel Ganda Jakarta-Surabaya
Lintas Selatan Selesai 2015
Rabu, 6 Juni 2012
JAKARTA (Suara Karya): Pengembangan jaringan infrastruktur rel ganda (double track) kereta api (KA) lintas selatan Jawa ditargetkan selesai sebelum 2015. Proyek ini dilaksanakan bersamaan dengan proyek sejenis di lintas utara Jawa yang ditargetkan rampung pada akhir 2013 dan siap digunakan pada awal 2014.
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=304791

rahul medan
June 6th, 2012, 10:33 AM
Medan Railway

http://farm7.staticflickr.com/6030/6007913745_f9bf82c5c9_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/30123748@N04/6007913745/)
Sumatra 3 Medan City (http://www.flickr.com/photos/30123748@N04/6007913745/) by Dissjointed (http://www.flickr.com/people/30123748@N04/), on Flickr

reyan.tm
June 6th, 2012, 11:06 AM
mau tanya nih? Rel yang digunakan di India sama Indonesia beda yah? Kok saya liat video-video tentang kereta di India kursi penumpangnya format 3 2. Nah klo di Indo kan mesti 2 2. Apa emang ada perbedaan rel dan lebar kereta yah? Thanks sebelumnya.

Ini videonya:
http://youtu.be/Q9PuyMb7V50

Pakponidi
June 6th, 2012, 12:03 PM
^^ Memang beda, India pake ukuran 1,676 mm sedangkan Indonesia pake yang 1,067 mm sama dengan Jepang. Makanya kita banyak dapet kiriman hibah KRL dari Jepang.
Sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Track_gauge

Pakponidi
June 6th, 2012, 12:13 PM
Rabu, 06/06/2012 11:21 WIB
Subsidi Dikurangi Pemerintah, PT KA Kurangi Jumlah KA Ekonomi
Zainal Effendi - detikSurabaya

Surabaya - Pemerintah mengubah subsidi bagi transportasi kereta api (KA). Perubahan ini otomatis mempengaruhi jumlah tempat duduk yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Subsidi yang diberikan pemerintah hanya diberikan 7 KA kelas ekonomi.
Ke 7 KA kelas ekonomi yang mendapatkan subsidi yakni KA Kertajaya, KA Pasundan, KA Matarmaja, KA Penataran, KA Dhoho, KRD dan KA Tumapel.
Dengan berkurangnya jumlah kereta, Winarto berharap kepada masyarakat yang tidak tertampung agar menggunakan transportasi massal lainnya.
"Kami hanya pelaksana kebijakan pemerintah. Makanya kami berharap bagi masyarakat yang tidak tertampung, kami sarankan menggunakan moda transportasi lain," ujarnya.
sumber:http://surabaya.detik.com/read/2012/06/06/112347/1934057/466/subsidi-dikurangi-pemerintah-pt-ka-kurangi-jumah-ka-ekonomi

Efek dari batalnya pengurangan subsidi BBM kah? Kok malah rakyat kecil yang dikorbankan?:ohno:

Andre_theRising
June 6th, 2012, 01:24 PM
Lucunya dari Indonesia kita sering mengekspor peralatan2 dan hardware Kereta Api ke Bangladesh, yang notabene lokasinya di samping India

Ada perbedaan mendasar Kereta Api Antar Kota - Daerah di India dan Indonesia selain dari ukuran rel...

Di India tidak mengenal KA Ekonomi, KA Bisnis, dan KA Eksekutif. Jadi semua kelas baik yang non-sleeper (tanpa tempat duduk), Sleeper (levelnya antara Ekonomi - Bisnis), 2B dan 2A (Bisnis), 1B dan 1A (antara Bisnis - Eksekutif), dan VIP (Full Executive) berada di 1 kereta api.....makanya KA India itu amat sangat panjang, bisa mencapai 20 compartments!!!

Selain itu Perkeratapian di India ditangani oleh 1 (satu) Kementerian Khusus :)

Djoko Lelono
June 6th, 2012, 04:47 PM
keuntungan pakai gauge ukuran lebar ialah gerakan kendaraan jadi stabil dan mampu mengakomodasi kecepatan tinggi. untuk kereta penumpang bisa dibuat double decker alias kereta tumpuk. kereta barang juga demikian terutama angkutan kontainer.

di amerika yang pakai rel standar (1435 mm), agar kereta kontainer bisa tumpuk dua, dibuat gerbong datar lantai sangat rendah yang mirip perahu. seperti gerbong PKPKW milik PT. KAI.

tetapi di india, karena ukuran relnya lebih lebar lagi (1676 mm), dengan gerbong datar biasa (lantai tinggi seperti gerbong PPCW nya PT. KAI), dapat ditumpuk 2 kontainer tanpa kuatir terguling!

peseg5
June 6th, 2012, 05:54 PM
Lucunya dari Indonesia kita sering mengekspor peralatan2 dan hardware Kereta Api ke Bangladesh, yang notabene lokasinya di samping India

Ada perbedaan mendasar Kereta Api Antar Kota - Daerah di India dan Indonesia selain dari ukuran rel...

Di India tidak mengenal KA Ekonomi, KA Bisnis, dan KA Eksekutif. Jadi semua kelas baik yang non-sleeper (tanpa tempat duduk), Sleeper (levelnya antara Ekonomi - Bisnis), 2B dan 2A (Bisnis), 1B dan 1A (antara Bisnis - Eksekutif), dan VIP (Full Executive) berada di 1 kereta api.....makanya KA India itu amat sangat panjang, bisa mencapai 20 compartments!!!

Selain itu Perkeratapian di India ditangani oleh 1 (satu) Kementerian Khusus :)

Di Indonesia itu kalau gak salah dulu kelas KA-nya campur. Tapi karena ada banyak pertimbangan dan untuk mengakomodir keluhan2, kelasnya dipisah dan dijadikan satu rangkaian untuk masing2 kelas. Yang terasa adalah KA Eksekutif atau Argo biasanya punya prioritas perjalanan lebih tinggi dibanding KA ekonomi. Sehingga seringkali KA ekonomi ini "dipaksa" mengalah ke KA kelas 1. Makanya waktu tempuh KA ekonomi lebih lambat dariapda KA eksekutif, selain berhenti di banyak stasiun, memang sengaja dibuat berhenti untuk disusul KA kelas 1 ini.

Tapi ada kemajuan lah di Indonesia, dulu ga ada Direktorat KA. Setau saya sebelum ada Direktorat KA, per-KA-an ini masih di bawah Direktorat Perhubungan Darat. Dan ya itu, hasilnya banyak jalur rel jadi non aktif, dan susut jumlah panjangnya.

You_soap
June 7th, 2012, 03:19 AM
Efek dari batalnya pengurangan subsidi BBM kah? Kok malah rakyat kecil yang dikorbankan?:ohno:

Subsidi BBM naik, lebih banyak dinikmati pengguna kendaraan pribadi, sementara subsidi untuk transportasi massal malah dikurangi :bash:

B738
June 7th, 2012, 04:01 AM
KRDE Malang Raya [Surabaya-Malang]

http://s12.postimage.org/zalgjb3el/Untitled14.png (http://postimage.org/)

http://s12.postimage.org/dpgdvp6nx/Untitled15.png (http://postimage.org/)

( source: radarsby.com (http://radarsby.com/))

Andre_theRising
June 7th, 2012, 05:20 AM
Berapa harga tiket KA Surabaya - Malang? Boleh juga nih jadi alternatif daripada lewat jalan darat..

smg820
June 7th, 2012, 05:28 AM
^^ Itu kereta Komuter Malang Raya, bukan Surabaya-Malang jadi kalo pagi (04.30wib) brangkat dari surabaya dan beroperasi di malang hingga malam, dan balik lagi ke sby malam harinya... tarifnya belum ditentukan, masih diwacanakan kalo pagi juga mengangkut penumpang dari sby ke mlg...

Tambahan


http://1.bp.blogspot.com/-lrULJiL15p8/TnH8bkBstVI/AAAAAAAAAbM/04UViMJkdbY/s1600/1.jpg

http://2.bp.blogspot.com/-CbVxx7iXFP4/TnH8nepBTTI/AAAAAAAAAbQ/OFQImVNibyA/s1600/2.jpg


Akhir Juni Komuter Beroperasi

Kasubdit Angkutan, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Dirjen Perkeretapian, Kementerian Perhubungan, Totok Lukito mengatakan nyaman saat perjalanan uji coba itu. ‘’Nyaman. Silahkan dicoba,’’ kata Totok sembari mengajak wartawan mengikuti perjalanan uji coba tadi malam.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil rapat terkahir, komuter Lawang-Malang-Kepanjen beroperasi pada 29 Juni mendatang. Ini dengan asumsi hasil uji coba tadi malam dinyatakan layak beroperasi oleh tim penguji yang mengikuti perjalanan komuter kemarin.
Kapasitas penumpang sebanyak 675 orang itu merupakan kapasitas maksimal dalam sekali perjalanan. Terdapat lima gerbong dalam satu set komuter. Setiap gerbong memiliki kapasitas berbeda. Satu gerbong paling maksimal tersedia 68 tempat duduk dan 40 tempat berdiri. Gerbong paling kecil menampung 36 tempat duduk dan 25 tempat berdiri.
source: http://www.malang-post.com/tribunngalam/48450-akhir-juni-komuter-beroperasi

panitiakurban
June 7th, 2012, 05:30 AM
Wah pengganti Malang Ekspres ya. Dulu saya beberapa kali naik KA Malang Ekspres di kelas bisnis. Panasnyaaa... Sekarang udah ber AC ya. Semoga jadwalnya pas dengan kebutuhan pengguna. Jadi bisa awet.. Gak dilikuidasi lagi.. Hehe..

Eh sebentar, itu untuk Surabaya-Malang atau Kepanjen-Lawang? Kok tulisan di liputannya Kepanjen-Lawang?

B738
June 7th, 2012, 05:31 AM
^^
Tarifnya masih blm ditentukan, tapi karena ini kereta komuter, ya jadi aturannya per jarak.

tapi untuk full surabaya-malang, draf tarifnya berkisar antara 25rb-30rb.

smg820
June 7th, 2012, 05:46 AM
^^ SBY-MLG 25-30rb mahal donk... moga bisa diturunin lagi, kalo naik bis patas ac aja 20rban dengan waktu yg ga jauh beda perjalannannya... turunin lah minim setara bus ac :bash:

Wah pengganti Malang Ekspres ya. Dulu saya beberapa kali naik KA Malang Ekspres di kelas bisnis. Panasnyaaa... Sekarang udah ber AC ya. Semoga jadwalnya pas dengan kebutuhan pengguna. Jadi bisa awet.. Gak dilikuidasi lagi.. Hehe..

Eh sebentar, itu untuk Surabaya-Malang atau Kepanjen-Lawang? Kok tulisan di liputannya Kepanjen-Lawang?

itu kereta komuter kepanjen-lawang mas, cuman kalo pagi angkut penumpang dr sby ke mlg baru beroperasi di trek lawang-kepanjen, jadi bukan gantinya Maleks... :ohno:

Andre_theRising
June 7th, 2012, 06:22 AM
Bro smg : tapi kan di Kereta Api bebas macet dan udah itu kita juga bebas bergerak.....dan yang paling penting...bebas foto2 :lol: :cucumber:

Dazon
June 7th, 2012, 07:06 AM
pagi ini gangguan KA JAK/THB - BOG terganggu n sangat parah.

typhoonbringer
June 7th, 2012, 11:54 AM
haha klasik zon

Dazon
June 7th, 2012, 12:40 PM
^^
tp yg kali ini parah sangat :D

Andre_theRising
June 7th, 2012, 02:24 PM
Parahnya segimana? Apa sebagian besar penumpang memilih turun dari kereta kemudian berjalan ke jalan raya terdekat untuk naik angkot? Nah itu baru bisa dibilang parah hehe.. (pengalaman pribadi :wallbash:)

Dazon
June 8th, 2012, 03:58 AM
^^
betul... bahkan sopir ojek mendekati Kreta yang tertahan di tengah2 lintasan. saya brangkat jam 6pagi sampai di kantor jam 10:15 pagi boo - thb.

acoolguyfromnz
June 8th, 2012, 09:23 PM
yah itulah resiko kalau beli kereta bekas...Sebenarnya ini bisa di atasi jika perawatannya berkala.

paradyto
June 9th, 2012, 07:00 AM
http://img265.imageshack.us/img265/2193/dsc0194xb.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/265/dsc0194xb.jpg/)

http://img823.imageshack.us/img823/4315/dsc0195bg.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/823/dsc0195bg.jpg/)

http://img88.imageshack.us/img88/4638/dsc0196sr.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/88/dsc0196sr.jpg/)

http://img207.imageshack.us/img207/3963/dsc0197fw.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/207/dsc0197fw.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Terminal Penumpang Stasiun Drive III Kertapati

thanx Fikr:okay:

cheers

vanNjenggoten19
June 10th, 2012, 04:43 PM
wahhh kerenn ne kayaknya :cheers:
ntr harus dicobain klo ke Malang ^^


_____________________________________

Backpacker is my passion....

rahul medan
June 10th, 2012, 04:57 PM
kertapati palembang bersih banget... :okay:

acoolguyfromnz
June 10th, 2012, 09:11 PM
yup, stasiun kereta wellington aja kalah bersihnya sama yg ini. Good job, one step ahead!

bagus70
June 11th, 2012, 08:50 AM
Kapan stasiun KErtapati di rehab?

rahul medan
June 11th, 2012, 08:58 AM
request pics stasiun KA di seluruh Indonesia lah...
soalnya jarang nampil di mari

bagus70
June 11th, 2012, 03:03 PM
request pics stasiun KA di seluruh Indonesia lah...
soalnya jarang nampil di mari

Tapi kalau diposting tolong yah diresize yang benar, karena saya agak sebal juga kalau ada yang posting gambarnya kegedean. Memberat-beratkan bandwidth.

ri12
June 11th, 2012, 04:42 PM
delete

paradyto
June 12th, 2012, 01:29 AM
Kapan stasiun KErtapati di rehab?

^^Mulai pertengahan tahun 2011

givary98
June 12th, 2012, 06:16 AM
stasiun kertapati seharusnya jadi percontohan buat stasiun Jakarta Kota, Manggarai, Tanah Abang, Kampung Bandan, Bogor, dan Jatinegara :okay:

rilham2new
June 12th, 2012, 08:20 AM
stasiun kertapati seharusnya jadi percontohan buat stasiun Jakarta Kota, Manggarai, Tanah Abang, Kampung Bandan, Bogor, dan Jatinegara :okay:

Weleehhhh, kapasitas pergerakan penumpangnya beda banget....... Karakter penumpang yang naik kereta api nya juga beda.

Di Jakarta, penumpang kereta api yang 'berandal' banyak banget ...

reyan.tm
June 12th, 2012, 01:09 PM
^^
Setuju mental penumpangnya emang (maaf) kampungan. Tinggal di kota kok kelakuannya berandalan gitu. Sebagus apapun stasiunnya dibangun, dan hire berjuta-juta petugas kebersihan tetep aja ga enak dipandang klo yang menggunakan seenaknya.

Peace. Hanya opini saya.

TFM1
June 12th, 2012, 01:16 PM
^^ yg berandal kebanyakn naik ekonomi kok... kalau commuter saya jarang menemukan yg berandal...

bright_shield
June 12th, 2012, 01:49 PM
^^ law enforcement. skali lagi ini yang bikin prihatin.. :ohno:

rahul medan
June 12th, 2012, 03:56 PM
yaa wajarlah.. Jakarta khan udah over crowded..
Sarana transportasi umum aja udah gk sebanding dgn jumlah penumpang..

Venantio
June 12th, 2012, 05:20 PM
yaa wajarlah.. Jakarta khan udah over crowded..
Sarana transportasi umum aja udah gk sebanding dgn jumlah penumpang..

Over crowded bukan alasanlah... Tokyo itu lebih penuh lagi penghuninya tapi tetep oke tuh?

Ini masalah mental....

jonathanterbang
June 12th, 2012, 05:22 PM
Sebenarnya ngatasinya pake atap peron yg tingginya sama dengan kreta, trus diatapnya dikasih oli... Jamin kapok naik...

acoolguyfromnz
June 12th, 2012, 09:14 PM
Sebenarnya bisa diatasi kalau semua stasiun di jakarta di buat spt kereta underground di mana pintunya utk penumpang cuma satu dan lorong buat kereta cuma pas dgn badan kereta. Sekarang org bisa masuk stasiun dari halaman samping.

law enforcement juga perlu spt mengajukan org yg naik ke atas ke pengadilan dan law enforcement ini perlu di kaitkan ke kesempatan pekerjaan. yg naik ke atas jika di pengadilan di beri cap dan di persulit cari kerja. Di jamin org kapok

nowan
June 13th, 2012, 03:30 AM
Katanya KAI mau mengadakan kontes antar stasiun, ya bersih-bersih, cantik-cantikan spt itu. Terutama di Jabodetabek dulu.. Sudah kelihatan dimulai?

bright_shield
June 13th, 2012, 05:05 AM
Sebenarnya bisa diatasi kalau semua stasiun di jakarta di buat spt kereta underground di mana pintunya utk penumpang cuma satu dan lorong buat kereta cuma pas dgn badan kereta. Sekarang org bisa masuk stasiun dari halaman samping.

law enforcement juga perlu spt mengajukan org yg naik ke atas ke pengadilan dan law enforcement ini perlu di kaitkan ke kesempatan pekerjaan. yg naik ke atas jika di pengadilan di beri cap dan di persulit cari kerja. Di jamin org kapok

sptnya ga perlu sampai pengadilan. cuman denda aja yang cukup tinggi. ya mirip di singapura gitu lah, atau di Malaysia di tiap stasiun LRT ada perigatan denda RM3000. tapi itu juga balik lagi sih, disini kalo mau dibuat tegas pastilah malah di demo.. aneh kan? aturan itu kudunya ditegakkan, eh malah di protes??:bash:

You_soap
June 13th, 2012, 05:14 AM
Saya beberapa kali naik KRL dari arah Serpong sampai Tanah Abang pas jam pulang kantor, karena stasiun akhir adalah Tanah Abang maka semua penumpang pun turun di situ, dan langsung disambut penumpang yg berebutan masuk cepet-cepetan supaya dapat tempat duduk, sampai yg mau keluar jadi susah :ohno::ohno:

Bulan lalu naik KRL Ekonomi eh... gerbong wanita diisi banyak pria :bash: ini juga pas jam pulang kantor

Dupank17
June 13th, 2012, 05:39 AM
Perbaikan Rel Citayam-Nambo
http://cdn-u.kaskus.co.id/72/gw2rd8l4.jpg
http://cdn-u.kaskus.co.id/72/dofx9bec.jpg
http://cdn-u.kaskus.co.id/72/s1pvkct5.jpg
http://beritadaerah.com/admin/images/denyut/54764/3.%20Perbaikan%20Jalur%20KA.jpg

Dazon
June 13th, 2012, 05:44 AM
^^
Nanbo? cibinong = nanbo?

YongJae
June 13th, 2012, 05:45 AM
solusi cerdas opini acoolguyfromnz

bagus70
June 13th, 2012, 06:13 AM
Meliuk di tengah terasering.

http://www.ktmrailwayfan.com/pics/data/media/403/Curving_terrace.jpg

Dazon
June 13th, 2012, 07:10 AM
Over crowded bukan alasanlah... Tokyo itu lebih penuh lagi penghuninya tapi tetep oke tuh?

Ini masalah mental....

tp sebanding dengan fasilitas stasiun yang sangat memadai + jumlah jalur KA gk cuma double track + di tambah lagi KA nya sangat banyak + tidak ada KA rheostatik alias si ekonomi yang suram macam di Indonesia.

di Jabodetabek cuma butuh(utk sementara ini) perbaikan signal, penambahan armada/rehabi armada yg ada & penambahan listrik.

utk orang2 gila yg naik di atas KA ekonomi dibiarinin saja, soalnya dah banyak kawan2 mereka yg gila yg kesamber listrik :lol:

ananto hermawan
June 13th, 2012, 01:39 PM
KA PRAMEKS: Musim Liburan, Penumpang Naik 20%
SOLO–Musim liburan sekolah dan masa jeda usai ujian dimanfaatkan sekolah untuk berwisata. Hal ini berimbas pada terjadinya lonjakan jumlah penumpang kereta api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) hingga lebih dari 20%.

Jika di hari biasa, penumpang Prameks berkisar 8.000-9.000 orang/hari, termasuk penumpang Madiun Jaya Non AC dan Madiun Jaya AC, maka sepekan terakhir jumlah penumpang tembus 11.000 penumpang/hari.

Kepala Humas PT KA Daop VI Jogja, Eko Budiyanto, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (12/6/2012) menjelaskan lonjakan penumpang disebabkan banyaknya rombongan wisata khususnya siswa TK dan SD yang ingin memanfaatkan waktu jeda usai ujian sekolah.


selengkapnya: http://www.solopos.com/2012/ekonomi-bisnis/ka-prameks-musim-liburan-penumpang-naik-20-192931

^^ Musim liburan, KRDI Prameks dan Manja ramai penumpang :okay:

panitiakurban
June 13th, 2012, 01:54 PM
Haha iya sih saya juga kadang berpikir gitu. Orang2 yang naik di atas biarin aja lah. Toh mereka sendiri yang mati. Tapi kalo ini sering terjadi, semua pihak sampai dunia internasional bakal menyorotnya, ini salah Indonesia. Dan mereka2 yang gila naik di atap adalah korban. Intinya tetap PTKA dan negara yang salah.

Buat mengatasinya? Stasiun udah banyak yang dibikin steril. Apalagi stasiun kereta antarkota. Yang bisa masuk ke peron cuma penumpang, alias PAX ONLY, alias pengantar gak bisa masuk. Itu langkah awal biar steril. Yang ada, banyak juga yang ngomel2 karena gak bisa nganter ceweknya sampe detik terakhir perpisahan, gak bisa bantu angkat koper, bahkan (yang mengaku) penggemar KA pun ikut menyesali dengan alasan gak bisa foto2 kereta di dalam stasiun lagi (WHAT THE...?)

Upaya yang lebih tegas? Pernah disemprot cairan pewarna di atap, pernah masang pintu koboi, pernah masang bola beton (CMIIW). Tapi dibilangnya tidak memihak rakyat, dan mencelakakan rakyat. HELOH, orang2 itu udah mau mencelakakan dirinya sendiri kok! Intinya yang salah tetap PTKA.

KRL penuh? Memang saat jam puncak, KRL penuhnya edan-eling. Berdiri aja susah. Ngeselin banget. Saya tau itu. Tapi, liat aja sendiri. Saat jam belum mencapai puncak kesibukan (jam 3 atau 4 sorean), saat KRL Ekonomi masih bisa buat selonjoran pun sudah banyak kok yang duduk nangkring di atap. Saya liat pake mata dan jidat saya sendiri. Ga nyampe dah otak gw buat mikir kenapa mereka bisa enak aja nangkring di atas. Kalo ditanya kenapa duduk di atap, pasti jawabannya penuh lah, panas lah, blabla. Intinya PTKA yang salah.

Gak cuma masalah ataper. Kebersihan. Siapa yang tanggung jawab? Saat KRL masih stand by di stasiun pertama, kereta itu bersih kan? Saat penumpang gak terlalu banyak, petugas cleaning service nyapu mondar mandir sepanjang jalan kan? Tapi setiap sampai di stasiun ujung. Gak, gak usah sampe di stasiun ujung. Baru 3/4 jalan aja udah kayak mindahin TPS ke kereta. Botol minum, koran, plastik makanan, kertas coklat bungkus mi goreng plus sumpitnya, kulit jeruk dan lepehan bijinya, sampe daun pisang betebaran. Lalu muncel deh itu salah satu kekurangan KRL :KOTOR, TIDAK TERAWAT, TIDAK SEPERTI MRT DI SINGAPORE, KL, BANGKOK, blablabla semua orang yang hobi ke Singapur pada ngoceh. Apakah yang bikin kotor adalah negara?

Law enforcement? Hmmm... Begitu law enforcement untuk penumpang KRL ditegakkan, let's say, denda Rp. 200.000 buat yang buang sampah dan Rp. 500.000 buat atapers atau kurungan 2 minggu. Maka... TADA! Media, LSM, dan anggota DPR yang cari muka akan beraksi. "Yang koruptor melenggang bebas, yang cuma buang sampah di kereta dihukum, padahal mereka adalah rakyat yang blablabla..." Muncul deh, aksi simpatik sejuta mawar di fesbuk.

Penumpang juga gak pernah bisa sabar untuk ngeduluin penumpang yang turun. Saya pernah mau turun di Kota, gak bisa! Pintu udah diserbu sama yang mau naik. Akhirnya saya nekat aja pasang badan, seruduk. Yang ada teriakan dan umpatan saya terima. Haha...

Untuk saat ini, kekurangan KRL menurut saya adalah sinyal. Selalu adaa aja gangguan sinyal yang bikin kacau. Padahal tempatnya disitu2 aja. Kalo gak di Manggarai, ya di UI. Bener gak? Kalo itu ditingkatkan, pasti OTP bisa lebih tinggi, dan daya angkut bisa lebih besar.

Intinya, semua harus jalan bareng. Perbaikan kualitas infrastruktur dan pelayanan, sama perbaikan perilaku masyarakat sebagai penumpang. Tapi, adakah superman yang bisa mengubah perilaku kita secara sekejap? Superman itu ya kita sendiri. Kalo kita udah jadi superman, baru kita bisa teriak macem2..

rahul medan
June 13th, 2012, 04:08 PM
West Sumatera

http://farm4.staticflickr.com/3460/3274573926_0afb78f4e1_o.jpg (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3274573926/)
ombilin bridge (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3274573926/) by maulana_BB204 (http://www.flickr.com/people/maulana_bb204/), on Flickr

http://farm4.staticflickr.com/3356/3274573922_e4945bc45b_o.jpg (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3274573922/)
anai waterfall (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3274573922/) by maulana_BB204 (http://www.flickr.com/people/maulana_bb204/), on Flickr

http://farm4.staticflickr.com/3370/3266127085_f8edff8e38_o.jpg (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3266127085/)
BB204_Singkarak (http://www.flickr.com/photos/maulana_bb204/3266127085/) by maulana_BB204 (http://www.flickr.com/people/maulana_bb204/), on Flickr

nowan
June 13th, 2012, 05:04 PM
Sudah ada yang pernah menampilkan ini? Akan dihapus kalau sudah.

Wajah Manggarai di 2030 oleh Budi Pradono Architects.

http://4.bp.blogspot.com/-Q7sW01FFI3Q/TpuZi3YbXII/AAAAAAAAANM/SRoOvKQmJX4/s1600/1.jpg

http://1.bp.blogspot.com/-SoJSI3E-tIQ/TpuZax4cJtI/AAAAAAAAAM0/7o8p9xzndwk/s1600/3.JPG

http://3.bp.blogspot.com/-HaC_XzzkXUE/TpuY3AVhTwI/AAAAAAAAAMo/cClCTtxTB0k/s1600/4.jpg

sumber: http://cobagonzo.blogspot.com.au/2011/10/manggarai-2030-by-budi-pradono.html

acoolguyfromnz
June 13th, 2012, 07:08 PM
@panitiakurban,

Media protes karena mungkin sedikit informasi yg mereka tau. Biasalah itu di negara demokrasi. Di NZ juga begitu. Tapi kalau infonya cukup dari PT KA akan terlihat bodoh media itu di mata pembacanya jika tetap memprotes kebijakan PT KA.

Kebersihan? Tinggal di terapkan spt di NZ, tinggal kasih denda dan jika sampai 1 bulan tdk di bayar, tinggal di bawa ke pengadilan atau di bawa ke debt collector. Di letternya di sebutkan berapa yg harus di keluarkan jika di bawa ke debt collector atau ke pengadilan plus bunga berbunga yg di hitung spt kartu kredit. Jika masih gak bayar, tinggal di cantumkan keterangan di e-ktp mengingat sekarang KTP sudah elektronik atau di black list masuk stasiun sampai debt itu terbayar.

Law enforcement tetap harus di tegakan oleh PT KA. Karena ini their main business merekalah yg harus menegakan aturan dan jika tdk di tegakan they look stupid, amateur dan bisnis mereka bisa chaos. Kalau sudah chaos, dirutnya boleh di copot oleh publik.

Berebutan masuk dan turun?

Ada 2 solusi:

Solusi 1:

Bisa di buat spt model bandara dgn banyak pintu utk penerbangan tertentu. Misal pintu utk penumpang commuter line adalah pintu no7. Pintu utk penumpang turun di biarkan terbuka sedangkan pintu utk penumpang yg baru akan naik baru terbuka ketika semua penumpang yg turun sudah keluar semua. Waktu berhenti kereta di hitung berdasarkan karcis yg terbeli di kali 2 menit per pernumpang misalnya spt itu.

Atau

Di kereta commuter bisa di pasang kaset yg akan memberikan informasi sebelum kereta sampai ke statiun terdekat spt model bis wisata melbourne.

Dalam informasi itu di sebutkan kereta akan sampai ke stasiun terdekat 10 menit dan penumpang yg akan turun di haruskan turun dari pintu sebelah kanan karena pintu sebelah kiri baru terbuka setelah penumpang turun dari pintu sebelah kanan. Jadi penumpang turun dari pintu sebelah kanan, penumpang naik dari sebelah kiri. Dgn pengumuman itu (akan berhenti di stasiun x 10 menit mendatang) penumpang di beri waktu yg cukup utk antri di pintu sebelah kanan.

Dgn model ini PT KA juga bisa menghitung lamanya kereta akan berhenti di stasiun tertentu dan kapan kereta itu sampai di tempat tujuan.

Utk sinyal, PT KA bisa pasang 2 sinyal yg selalu buat masalah. Jadi jika ada yg salah, sinyal ke dua bisa di aktifkan. Lebih baik lagi jika sinyal itu terhubung secara komputer. Jadi operator bisa tau sinyal mana yg tdk berfungsi. PT KA juga wajib punya karyawan atau di tenderkan ke swasta yg tugasnya datang dari satu sinyal ke sinyal berikutnya utk perawatan berkala. Ketika sinyal itu sampai fatal rusak tanpa ada surat keterangan layak pakai, bolehkan pegaawai itu atau swasta itu di berhentikan.

PT KA juga bisa mengecet KAnya utk iklan spt bis dalam kota.

Just my 2 cent

Andre_theRising
June 14th, 2012, 04:55 AM
Manggarai mo dibikin kayak foto futuristik di atas???
Am I expecting pigs to fly???? :bash: :bash:

Dazon
June 14th, 2012, 05:53 AM
keadaan padat normal didalam CL setelah menumpahkan penumpang di depok lama.

http://img100.imageshack.us/img100/8303/13062012230.jpg
Shot at 2012-06-13

You_soap
June 14th, 2012, 05:57 AM
Manggarai mo dibikin kayak foto futuristik di atas???
Am I expecting pigs to fly???? :bash: :bash:

optimis saja semoga bisa terwujud, toh rencananya masih 18 tahun lagi :cheers:
btw itu bangunan tinggi putih kayak 2 kaki tanpa badan apa yah? :nuts:

acoolguyfromnz
June 14th, 2012, 07:53 PM
@Dazon yah dimana2 sama, di nz juga kalau jam sibuk persis spt di jakarta full penuh keringat.

paradyto
June 17th, 2012, 08:00 AM
Double Track Penimur-Niru Beroperasi

PALEMBANG – Double track (jalur ganda) di antara Stasiun Penimur dan Niru sepanjang 20 km telah beroperasi. Jalur yang dibangun PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Sumsel ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur KA.

“Dari target 102 km pembangunan double track yang kita lakukan, Rabu lalu kita sudah mengoperasikan double track antara stasiun Penimur dan Niru sepanjang 20 km,” ujar Kepala Manajer Humas PT KAI Divre III Sumsel Jaka Jarkasih kemarin. Jaka mengatakan, untuk sisa pembangunan jalur double track yakni sepanjang 82 km akan terus dilakukan secara berkala dengan target penyelesaian akhir 2013 hingga awal 2014.

“Pembangunan selanjutnya kita fokuskan pada jalur kereta api Prabumulih hingga Tanjung Enim sepanjang 82 km karena itu merupakan jalur terpadat yang saat ini banyak dilalui kereta api,”kata dia. Menurut Jaka, beroperasinya double track akan banyak menimbulkan dampak positif karena dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur kereta api dan mengurangi penumpukan kereta di stasiun. Selain itu, double track dapat menghindari kecelakaan di jalur tunggal dan mengurangi jarak tempuh.

“Sebelumnya kereta harus antre sebelum melanjutkan perjalanan karena jalurnya tunggal. Sekarang mereka tidak perlu antre lagi, karena dapat berangkat secara bersamaan dan itu mengurangi penumpukan kereta di stasiun,” kata dia sembari menambahkan, adanya double track juga dapat membuat para pekerja tidak jenuh karena lama menunggu. Jaka mengatakan, pembangunan jalur ganda sepanjang 102 Km tersebut,terdiri dari 13 petak.

Di mana,setiap satu peta menggambarkan jarak dari satu stasiun ke stasiun lain.Dengan adanya jalur ganda tersebut, ke depannya diharapkan tidak terdapat lagi kendala operasional antara KA penumpang. “Baik KA yang hendak menuju Lubuk Linggau maupun Tanjung Karang, Lampung, dengan KA babaranjang. Jalur yang kita buat itu dibangun sejajar dengan jalur KA eksisting (yang ada saat ini),”kata dia.

Dia mengatakan, jalur double track dapat digunakan untuk mengangkut batu bara. Dikarenakan pada 2014 dengan selesainya jalur ganda ini, PT KAI menargetkan dapat mengangkut 22,7 juta ton batu bara atau dua kali lipat dari sekarang yang sekitar 10 juta ton. Terpisah, Ketua Lembaga Independen Perlindungan Konsumen (LIPK) Sumsel Tito Dalkuci mengatakan, peningkatan pelayanan dan fasilitas yang dilakukan PT KAI itu memang harus dilakukan. cr-2


source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/503955/

yafiz
June 17th, 2012, 07:54 PM
Sebernarnya menurut saya yg paling kesel ngeliat perkeretaapian di indonesia adalah pada saat naik ke keretanya..

Seperti mau manjat gitu, karena jarang ada lantai peron yg rata dengan pintu kereta.
dan mau pindah peron harus lihat kanan-kiri karena harus nyebrang rel...

Kenapa ya gak di buat lantainya rata dengan pintu rel?? kan kasian yg susah naiknya terutama ibu-ibu dan orang tua.
dan kalau pun mau gampang harus ada tambahan tangga kecil gitu yg di letakkin di depan pintu gerbong..

Ini salah satu pelayanan yang harus di perbaiki..
Mau naik kereta kok liat kanan kiri... kyk nyebrang di jalan raya aja yg harus liat kenderaan lain...

Djoko Lelono
June 17th, 2012, 11:31 PM
Sebernarnya menurut saya yg paling kesel ngeliat perkeretaapian di indonesia adalah pada saat naik ke keretanya..

Seperti mau manjat gitu, karena jarang ada lantai peron yg rata dengan pintu kereta.
dan mau pindah peron harus lihat kanan-kiri karena harus nyebrang rel...

Kenapa ya gak di buat lantainya rata dengan pintu rel?? kan kasian yg susah naiknya terutama ibu-ibu dan orang tua.
dan kalau pun mau gampang harus ada tambahan tangga kecil gitu yg di letakkin di depan pintu gerbong..

Ini salah satu pelayanan yang harus di perbaiki..
Mau naik kereta kok liat kanan kiri... kyk nyebrang di jalan raya aja yg harus liat kenderaan lain...

lantai platform tinggi memang perlu untuk memudahkan penumpang naik-turun dengan cepat dan mudah. terutama pada jalur2 sibuk kereta penumpang dan layanan komuter.

akan tetapi, buat stasiun yang tidak terlalu sibuk seperti stasiun2 diluar kota, daerah pedesaan, tidak perlu dibuat platform lantai tinggi. selain alasan biaya, penggunaan tangga masih cukup untuk membantu naik.

platform lantai rendah juga diperlukan pada stasiun yang melayani angkutan barang, untuk bongkar-muat kereta barang terutama kereta barang lantai rendah seperti gerbong kontainer lantai rendah (gerbong PKPKW).

Venantio
June 18th, 2012, 06:30 PM
tp sebanding dengan fasilitas stasiun yang sangat memadai + jumlah jalur KA gk cuma double track + di tambah lagi KA nya sangat banyak + tidak ada KA rheostatik alias si ekonomi yang suram macam di Indonesia.

di Jabodetabek cuma butuh(utk sementara ini) perbaikan signal, penambahan armada/rehabi armada yg ada & penambahan listrik.

utk orang2 gila yg naik di atas KA ekonomi dibiarinin saja, soalnya dah banyak kawan2 mereka yg gila yg kesamber listrik :lol:

Bukan itu, tapi sekali lagi, ini masalah kemauan politis alias kebijaksanaan pemerintahnya aja kok... Kalau mau dan tegas, pasti bisa...

terus kita juga jangan membiarkan mereka naik ke atap kereta... Justru yang harus dipikirkan adalah safety, atau keselamatan... Bukannya membiarkan mereka dan berharap semoga mereka kesetrum... Itu adalah risiko naik ke atap kereta yang harus ditekankan.... Jangan sampai ada orang yang mati hanya gara-gara kesetrum listrik...

rahul medan
June 18th, 2012, 06:47 PM
Medan Railways

http://farm8.staticflickr.com/7093/7392105938_85eb8a09bb_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/7392105938/)
IMG_3088 (http://www.flickr.com/photos/77345131@N08/7392105938/) by rahul549 (http://www.flickr.com/people/77345131@N08/), on Flickr

Djoko Lelono
June 19th, 2012, 01:30 PM
ini adalah upaya2 pt. kai dalam mengatasi para penumpang yang naik diatap/atapers:

-razia oleh petugas. tidak efektif. petugasnya sedikit, yang dilawan satu batalion.
-atap stasiun dipasangi teralis. gagal. teralis banyak yang dijebol penumpang.
-atap stasiun dipasang kawat duri. idem dengan diatas.
-di lumuri oli. entah kok bisa nggak kepeleset. kayaknya mereka bawa pasir atau lap kain.
-atap dipasangi paku2. juga gagal. penumpang membawa batu untuk menumbuk paku2 supaya lepas.
-semprotan air berwarna/cat. tidak bertahan lama. alatnya malah dirusak.
-palang tampar/halilintar/pintu koboi. malah jadi bahan olok2.
-himbauan dengan marawis. juga nggak mempan.


terakhir sedang dipasang bola2 beton diatas rel untuk menghalau atapers. termasuk juga denda jutaan rupiah. tapi sepertinya tidak berhasil juga.

tampaknya indonesia harus meniru apa yang dilakukan tetangga kita, filipina. mereka membuat kereta seperti dibawah ini agar tidak ada yang naik diatap.

http://www.locopage.net/pnr-5005.jpg

sumber: http://www.locopage.net/asia-pics.htm

:nuts:

rahul medan
June 19th, 2012, 03:18 PM
^^
serem amat pic di atas

bagus70
June 19th, 2012, 03:30 PM
terakhir sedang dipasang bola2 beton diatas rel untuk menghalau atapers. termasuk juga denda jutaan rupiah. tapi sepertinya tidak berhasil juga.

:nuts:

Berarti statement anda belum tentu benar dong? Dan sekali lagi, masalah di Jakarta bukanlah masalah nasional.

Venantio
June 19th, 2012, 04:24 PM
ini adalah upaya2 pt. kai dalam mengatasi para penumpang yang naik diatap/atapers:

-razia oleh petugas. tidak efektif. petugasnya sedikit, yang dilawan satu batalion.
-atap stasiun dipasangi teralis. gagal. teralis banyak yang dijebol penumpang.
-atap stasiun dipasang kawat duri. idem dengan diatas.
-di lumuri oli. entah kok bisa nggak kepeleset. kayaknya mereka bawa pasir atau lap kain.
-atap dipasangi paku2. juga gagal. penumpang membawa batu untuk menumbuk paku2 supaya lepas.
-semprotan air berwarna/cat. tidak bertahan lama. alatnya malah dirusak.
-palang tampar/halilintar/pintu koboi. malah jadi bahan olok2.
-himbauan dengan marawis. juga nggak mempan.


terakhir sedang dipasang bola2 beton diatas rel untuk menghalau atapers. termasuk juga denda jutaan rupiah. tapi sepertinya tidak berhasil juga.



:nuts:

Satu yang belum pernah dicoba... Yaitu tidak memberangkatkan kereta jika masih ada yang membandel naik di atas atap. Hal ini perlu diumumkan lewat berbagai media, spanduk dan juga oleh petugas atau kepala stasiun lewat pengeras suara setiap kali kereta datang... Tentu saja harus berkoordinasi dgn seluruh stasiun.... Selain itu, upaya menurunkan penumpang dari atas atap harus dlakukan terus menerus dan tanpa henti. Dilakukan simultan dengan ketegasan bahwa kereta tidak akan diberangkatkan sampai atap bersih dari manusia-manusia pemanjat itu...

jonathanterbang
June 19th, 2012, 04:55 PM
^^
kalau diterapkan mungkin keretanya dilempari batu..
vandalisme disini kan, kalau rame2, yang dihukum kan cuma beberapa..

Venantio
June 19th, 2012, 08:43 PM
^^
kalau diterapkan mungkin keretanya dilempari batu..
vandalisme disini kan, kalau rame2, yang dihukum kan cuma beberapa..

Segala kemungkinan bisa terjadi, tapi kalau pemerintah mau menghilangkan itu, ya harus tegas... Kalau dilempari batu, tangkap mereka... Yang jelas, pemberitahuan sudah harus diumumkan beberapa lama (bulan) sebelumnya. Kalau perlu buatkan perda untuk itu....

VRS
June 20th, 2012, 04:20 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/06/19/07154742/Tiga.Negara.Minati.Proyek.KA.Cepat.Cirebon.Surabaya--bisniskeuangan

TigaNegaraMinatiProyek KACepatCirebon-Surabaya Ester Meryana | Kistyarini | Dibaca : 16441 kali Selasa, 19 Juni 2012 | 07:15 AM

Ilustrasi Photo: Shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com — Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy S Priatna mengatakan, ada empat pihak yang menyatakan minat untuk ikut serta dalam studi kelayakan proyek kereta api cepat Cirebon-Surabaya.

"Ada Spanyol, Jepang, China, sama Bank Dunia, yang sampai ke Surabaya," sebut Dedy kepada Kompas.com, di DPR, Jakarta, Senin (18/6/2012).

Dedy menjelaskan, proyek kereta api cepat sebenarnya terd

5ilham
June 20th, 2012, 05:07 AM
^^
penumpang krl eko emang aneh-aneh. Beberapa waktu lalu krl eko dari Bekasi dihilangkan, yang ada hanya commuterline. Nah penumpang pindahan eko ke commuterline malah buang sampah sembarangan, alasannya "Ini tanda protes ke pihak KAI". Protes kok merusak fasilitas umum. Emangnya dia kira semuanya protes??

Maaf, ini hanya sekedar melampiaskan rasa kesal saya pada penumpang-penumpang itu. :bash:

Dazon
June 20th, 2012, 07:26 AM
^^
penumpang KA eko emang orang2 setress, mereka gk berniat desak2an, soalnya saya juga pernah menaiki KA eko yang dalemnya itu gk penuh tetapi mereka masih hinggap diatas. ya berharap aja banyak yg kesetrumm kan lumayan mengurangi populasi orang malas n bodoh.

http://www.locopage.net/pnr-5005.jpg

wkkwkw... jadi rumah2an keretanya... masalahnya kita banyak trowongan. dijamin kalo kreta filipin tsb tdk akan sanggup melewati stasiun cawang.

Satu yang belum pernah dicoba... Yaitu tidak memberangkatkan kereta jika masih ada yang membandel naik di atas atap. Hal ini perlu diumumkan lewat berbagai media, spanduk dan juga oleh petugas atau kepala stasiun lewat pengeras suara setiap kali kereta datang... Tentu saja harus berkoordinasi dgn seluruh stasiun.... Selain itu, upaya menurunkan penumpang dari atas atap harus dlakukan terus menerus dan tanpa henti. Dilakukan simultan dengan ketegasan bahwa kereta tidak akan diberangkatkan sampai atap bersih dari manusia-manusia pemanjat itu...

ide yang bagus tp pastinya jadwal keterlambatan kreta akan sangat parah..

utk yg bandel2 mendingan pantografnya dibuat agak rendah sehingga kabel listriknya lbih dekat dengan badan KA.

ChibaTadayoshi
June 20th, 2012, 11:55 AM
Saya 2 tahun lalu mengalami pengalaman buruk di KRL Kota-Depok waktu jam pulang kantor. Betul betul mengubah pandangan saya terhadap manusia kereta.

Waktu itu baru pulang dari Lindeteves menjelang bubaran kantor. Karena TJ tidak datang-datang saya memutuskan pulang naik KRL. Rumah masih di condet, jadi bisa turun di kalibata.

Begitu KRL tiba langsung naik biar dapat tempat duduk. Kebetulan dapat di bagian belakang gerbong yang ada ruang masinisnya, jadi ngga ada jalan ke gerbong di belakangnya. Awalnya kondisi ideal. ngga terlalu ramai.

Masalah muncul setelah KRL sampai di Mangga besar. di gerbong saya lalu naik rombongan besar yang saling mengenal, model2 Arisan Kereta. Mereka lalu mengganjal pintu belakang dgn batu biar tidak bisa terbuka lalu ramai-ramai lesehan. Otomatis kan ruang semakin berkurang karena mereka menguasai seperempat sampai sepertiga gerbong. Mereka melarang orang yg bukan teman mereka utk mendekat dgn cara duduk tsb.

karena pintu belakang diganjal, otomatis di stasiun2 berikutnya orang hanya bisa naik dr pintu tengah sehingga bagian tengah betul-betul sesak. Waktu saya tanya kalo nanti saya turun di kalibata pintu bisa dibuka atau tidak, mereka cuma ketawa seakan-akan itu pertanyaan paling bodoh lalu satu orang dgn santai ngomong turun bareng aja di depok. Reseh banget!

Saya lalu memutuskan turun di tebet sebelum kereta semakin penuh. Itu juga dengan cara maksa dan nyaris jotos orang karena betul-betul tidak ada yang mau minggir. Iyalah, ngga ada tempat juga buat minggir.

Sempet jotos satu orang juga sih waktu turun di Tebet karena dia maksa mau naik padahal saya mau turun jadi nutupin jalan.

Tapi sebetulnya yang pengen saya ganco tuh si rombongan arisan tsb. betul-betul egois.

ananto hermawan
June 20th, 2012, 12:08 PM
Ini dia kereta Lori di salah satu pabrik gula yang aktif beroperasi :D

http://i1143.photobucket.com/albums/n621/anantohermawan1988/DSCN3381.jpg

Djoko Lelono
June 20th, 2012, 03:14 PM
Berarti statement anda belum tentu benar dong? Dan sekali lagi, masalah di Jakarta bukanlah masalah nasional.


anda tahu berapa jumlah penumpang krl tahun 2011? perhari sekitar 500ribu penumpang menurut data pt kai. maka setahun sekitar 180 juta penumpang krl. angka tersebut bila dibandingkan dengan jumlah penumpang kereta yang 200 juta pertahun, adalah 90 % jumlah penumpang kereta secara keseluruhan / nasional.

dan anda menyatakan bahwa masalah di jakarta bukan masalah nasional? untuk masalah perkeretaapian, justru jakarta/jabodetabek itulah intinya. data2 diatas sudah mewakili, siapa dan dimana saja mayoritas pengguna kereta api di negara ini.