View Full Version : Negara Tetangga Kita | TIMOR LESTE
Balaputradewa December 13th, 2011, 06:45 AM TIMOR TIMUR
República Democrática de Timór Leste
http://img607.imageshack.us/img607/3553/rdtl.png (http://imageshack.us/photo/my-images/607/rdtl.png/)
Unidade, Acção e Progresso
http://img812.imageshack.us/img812/7018/benderatimor.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/benderatimor.jpg/)
Photo by thepatience.freevar.com/ (http://thepatience.freevar.com/) Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Ibukota:
Dili (Populasi 163.305 jiwa)
Luas wilayah:
15,410 km²
Populasi:
978.590 (2008)
Hari Jadi:
20 Mei 2002
Mata Uang:
Dolar Amerika Serikat (USD)
Lagu Kebangsaan:
Pátria
Agama:
Katolik (92%), Islam (4%), Protestan (3%)
http://img406.imageshack.us/img406/3421/bemiliana.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/406/bemiliana.jpg/)
Ita Ema Timur, Timur Kulit Metan
Soi La Too Rohan, Dadi Ita Keta Loko-an
Ita Ema Timur Nian Moris Nunee Dei Ona
Bolelebo Tanah Timur Lelebo
Kita Orang Timor, Timor Kulitnya Hitam
Kaya Sesat Kemudian Miskin, Jadi Kita Jangan Sombong
Kita Orang Timor Hidup Kita Cukup Begini Adanya
Baik Tidak Baik Tanah Timor Lebih Baik
Bem-vindo ao Timor Leste
Selamat Datang di Timor Lorosae
http://img832.imageshack.us/img832/6362/gadistimor.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/832/gadistimor.jpg/)
Sukubangsa:
Pribumi: Orang Timor (Bunak, Malu, Aibaa, Maraes, Belu )
Pendatang: Jawa, Portugis, Dawan, Tionghoa, Minangkabau, Filipina, Bugis, Ambon, Australia.
Bahasa:
Asli: Tetun, Galole, Mambae, Dawan dan Kemak
Resmi (konstitusi): Portugis, Tetun, Bahasa Indonesia, Inggris
http://img27.imageshack.us/img27/9254/284pxchristdili.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/27/284pxchristdili.jpg/)
Photo by thepatience.freevar.com (http://thepatience.freevar.com) Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://www.mapsofworld.com/timor-leste/maps/timor-leste-political-map.jpg
Distrik:
Aileu
Ainaro
Baucau
Bobonaro
Cova-Lima (Suai)
Dili
Ermera
Lautem (Lospalos)
Liquica
Manatuto
Manufahi (Same)
Oecussi-Ambeno (Pante Makasar)
Viqueque (Cabira-Oan)
cyberprince December 13th, 2011, 06:49 AM congratz buat new thread :okay:
berarti sampai sekarang disana masih belum ada mata uang sendiri ya. dan baru tau Bahasa Indonesia juga jadi salah satu official languange disana...
btw, di foto bala diatas, ibu2 tersebut pake semacam kebaya ya? warna pink & ijo.. :)
Mehome December 13th, 2011, 07:10 AM ^^ waduh, saya tahu kalau USD jadi mata uang di Timor Timur, tapi sama sekali nggak nyangka kalau ternyata sampe sekarang masih belum punya juga mata uang sendiri :ohno:
Apa kondisi keuangan negara disana begitu sulit, bro Balaputeradewa?
Budi_anduk December 13th, 2011, 07:18 AM Tahniah buat thread :banana:
-- semoga bermanfaat --
Balaputradewa December 13th, 2011, 07:27 AM ^^ iya disana masih menggunakan US Dolar. Waktu Bala masuk ke perbatasan, wajib menukar dulu ke dolar karena meskipun di-daerah perbatasan mereka tidak menerima rupiah. Pembangunan masih banyak dibantu negara asing, terutama Cina, Jepang dan Australia. Perekonomian masyarakat juga memang masih sulit, salah satu faktornya keterbatasan lapangan pekerjaan formal dan kualitas pendidikan masyarakat. Namun memang sangat terlihat kesenjangan antara si-kaya dan si-miskin disini, terutama di daerah distrik.
Iya itu baju formal ibu2 disana dalam acara resmi atau juga dipakai ke gereja. Biasanya model kebaya putih dipadukan dengan kain ikat khas setempat.
Balaputradewa December 13th, 2011, 07:30 AM Bala ke Timor Timur Maret 2011 kemaren, lewat jalan darat perbatasan Atambua, Kabupaten Belu. Sebenarnya urusan kantor, coaching Depot P*rt*m*na Atapupu dan cek lokasi usulan pembukaan Depot di wilayah Batugade, Timor Timur. Berikut kondisi di wilayah perbatasan Motaain, Indonesia-Timor Timur.
http://img194.imageshack.us/img194/643/posjc.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/194/posjc.jpg/)
http://img849.imageshack.us/img849/479/pos2k.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/849/pos2k.jpg/)
http://img585.imageshack.us/img585/1200/pos3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/585/pos3.jpg/)
http://img576.imageshack.us/img576/5328/pos4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/576/pos4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Mehome December 13th, 2011, 07:35 AM ^^ iya disana masih menggunakan US Dolar. Waktu Bala masuk ke perbatasan, wajib menukar dulu ke dolar karena meskipun di-daerah perbatasan mereka tidak menerima rupiah. Pembangunan masih banyak dibantu negara asing, terutama Cina, Jepang dan Australia. Perekonomian masyarakat juga memang masih sulit, salah satu faktornya keterbatasan lapangan pekerjaan formal dan kualitas pendidikan masyarakat. Namun memang sangat terlihat kesenjangan antara si-kaya dan si-miskin disini, terutama di daerah distrik.
Harusnya uang dari minyak Timor Timur bisa menjadi backup keuangan negara baru ini, mata uang sendiri kan penting untuk kesejahteraan rakyatnya :ohno:
Balaputradewa December 13th, 2011, 07:55 AM Suasana Kota Dili
http://farm7.static.flickr.com/6074/6111801040_e620012e2e_b.jpg
Sumber hanming_huang (http://www.flickr.com/people/29868194@N08/)
http://farm7.static.flickr.com/6063/6111244021_aeceddb0b6_b.jpg
Sumber hanming_huang (http://www.flickr.com/people/29868194@N08/)
http://farm7.static.flickr.com/6064/6111784484_dd4544e4c2_b.jpg
Sumber hanming_huang (http://www.flickr.com/people/29868194@N08/)
http://farm7.static.flickr.com/6063/6112391776_a3a172d87e_b.jpg
Sumber hanming_huang (http://www.flickr.com/people/29868194@N08/)
anja sadiqa December 13th, 2011, 08:08 AM [QUOTE=Balaputradewa;86592534]Suasana Kota Dili
http://farm7.static.flickr.com/6063/6111244021_aeceddb0b6_b.jpg
Sumber hanming_huang (http://www.flickr.com/people/29868194@N08/)
itu koq masih ada iklan simpati ? emang masy disana komunikasi via HP masih pakek, kartu telkomsel ?
Balaputradewa December 13th, 2011, 08:31 AM Dulu sempat iri dengan teman2 yang dapet tugas di perbatasan Timor Timur. Eh akhirnya kesampean juga Bala kesini. :)
Bala kasih foto dari temen2 yang tugas disana ya.
Mudah-mudahan ntar Bala juga dpt "jatah" kesana [/I] :D
http://img440.imageshack.us/img440/3255/timorleste3.jpg (http://img440.imageshack.us/i/timorleste3.jpg/)
http://img580.imageshack.us/img580/6168/timorleste2.jpg (http://img580.imageshack.us/i/timorleste2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Dari perbatasan, tinggal naik minibus travel seharga 20 USD menuju Dili, tapi kalo mau murah bisa naik ojek ke Batugade atau Sakato, dari sana bisa nyambung bus yang lebih murah.
http://img828.imageshack.us/img828/5328/perbatasan.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/828/perbatasan.jpg/)
http://img220.imageshack.us/img220/9459/perbatasan2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/220/perbatasan2.jpg/)
http://img194.imageshack.us/img194/4716/perbatasan3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/194/perbatasan3.jpg/)
http://img401.imageshack.us/img401/1028/perbatasan4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/401/perbatasan4.jpg/)Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
aa coy December 13th, 2011, 08:39 AM wow...keren :okay: congrats bala utk thread nya !
btw gw mau tanya distrik oecussi yg beribukota pante macassar knp bisa masuk negara timor leste, secara geografis letaknya di provinsi nusa tenggara timur :nuts:, mohon pencerahannya :master:, trims.
cyberprince December 13th, 2011, 08:43 AM mau nanya lagi nih bala, suasana Timor timur sekarang sudah aman & kondusif kan? sewaktu kesana bala bisa bebas traveling & menjelajah gitu kan? apakah ada semacam sentimen ke orang Indonesia?
itu lambang negaranya lumayan unik, ada senapan :D
gw juga sedikit penasaran, mengapa mereka berkesan begitu bangga memakai Bahasa Portugis ya? kenapa tidak full memakai Bahasa Tetum aja di lambang negara?
Balaputradewa December 13th, 2011, 08:44 AM itu koq masih ada iklan simpati ? emang masy disana komunikasi via HP masih pakek, kartu telkomsel ?
Iya disana bisa pake Telkomsel, Bala disana tetap bisa update status pake operator selular tsb. Selain itu disana ada operator selular lokal, Timor Telecom, tapi mahal kartu SIM-nya sekitar Rp 50/60rb-an gitu.
dochan December 13th, 2011, 09:01 AM wow...keren :okay: congrats bala utk thread nya !
btw gw mau tanya distrik oecussi yg beribukota pante macassar knp bisa masuk negara timor leste, secara geografis letaknya di provinsi nusa tenggara timur :nuts:, mohon pencerahannya :master:, trims.
Oecussi, jaman masih jadi provinsinya Indo, itu juga udah jadi wilayah Prov. Timor TImur. BTW, itu namanya ENCLAVE, wilayah suatu negara yang secara geografi terpisah oleh wilayah negara lainnya, contoh enclave : distrik Naxcivan di Azerbaijan, Russia juga punya enclave lupa namanya
ini contoh enclave
http://www.freewebs.com/enclaves/Azerbaijan.bmp
Balaputradewa December 13th, 2011, 09:08 AM wow...keren :okay: congrats bala utk thread nya !
btw gw mau tanya distrik oecussi yg beribukota pante macassar knp bisa masuk negara timor leste, secara geografis letaknya di provinsi nusa tenggara timur :nuts:, mohon pencerahannya :master:, trims.
mau nanya lagi nih bala, suasana Timor timur sekarang sudah aman & kondusif kan? sewaktu kesana bala bisa bebas traveling & menjelajah gitu kan? apakah ada semacam sentimen ke orang Indonesia?
itu lambang negaranya lumayan unik, ada senapan :D
gw juga sedikit penasaran, mengapa mereka berkesan begitu bangga memakai Bahasa Portugis ya? kenapa tidak full memakai Bahasa Tetum aja di lambang negara?
waduh sebenarnya Bala gak paham2 amiiir dg Timor Timur, kebetulan aja beberapa hari mampir kesini, jadi mungkin jawabannya juga gak memuaskan :)
Kalo Oekusi atau Pante Makassar (ibukotanya) emang dari dulunya masa kolonial masuk wilayah Timor Timur yang dikuasai oleh Portugis, sedangkan wilayah Pulau Timor lainnya dikuasai oleh Belanda. Jadi ud ada perjanjian antara Portugis dan Belanda. Pun-ketika jadi provinsi di Indonesia, wilayah Oekusi juga masuk kedalam Provinsi Timor Timur dan ketika merdeka wilayah ini akhirnya masuk kedalam negara Timor Timur. Sempat ada wacana menukar Oekusi sbg wilayah Indonesia dengan Belu sbg wilayah Timor Timur, tapi ditolak oleh masyarakat Belu.
Untuk bahasa, sebenarnya pihak elit Timor Timur, mayoritas berketurunan Portugis, yang men-setting Bahasa Portugis sbg bahasa utamaTimor Timur. Tidak semua orang disana bisa berbahasa Portugis, terutama yang di-daerah2. Mereka hanya bisa berbahasa Tetun dan Bahasa Indonesia. Makanya berbagai instansi disana tidak mau di-coaching oleh lembaga dari Portugal atau Australia karena kendala bahasa dan lebih memilih instansi/lembaga dari Indonesia. Bahasa Indonesia masih sangat akrab sampai sekarang, semua stasiun dan tayangan TV Indonesia dapat ditangkap baik dg parabola.
aa coy December 13th, 2011, 09:11 AM trims,bala :okay: yup... emang distrik tsb pd zaman msh bergabung dgn indonesia adl salah satu kabupaten dr prov.tim-tim, cuma aneh aja koq terpisah :D
cyberprince December 13th, 2011, 09:25 AM oic.. ternyata penggunaan bahasa Portugis itu ada kaitannya dengan keinginan elit politik Timor Timur, bukan mayoritas warganya.. gw kira mayoritas masyarakat Timtim juga fasih berbahasa Portugis..
thanks Bala atas penjelasannya.. :) membuka wawasan gw mengenai tetangga kita yang satu ini. entah kenapa gw malah lebih paham mengenai Malaysia atau Singapura, padahal Timtim ini dulunya bagian dari kita juga..
Balaputradewa December 13th, 2011, 09:36 AM mau nanya lagi nih bala, suasana Timor timur sekarang sudah aman & kondusif kan? sewaktu kesana bala bisa bebas traveling & menjelajah gitu kan? apakah ada semacam sentimen ke orang Indonesia?
^^ nah yang ini ketinggalan dijawab.
Suasana disana kondusif kok bro, orangnya baek2 n ramah, kita bisa bebas menjelajah disana tanpa ada halangan apapun meski mereka tau kita orang Indonesia. Mereka menganggap kita saudara mereka, malah ketika tau Bala dari Palembang, seorang camat disana begitu antusias nawarin Bala nginep dirumahnya, karena dia nge-fans sama Sriwijaya FC :D Kami juga pake Bahasa Indonesia sampe ke pelosok2 dusun. Kebanyakkan keluarga mereka tidak utuh lagi, maksudnya sebagian di Indonesia dan sebagian di Timor Timur. Seperti si-camat tadi, kakaknya merupakan salah satu petinggi TNI di Surabaya. :)
Balaputradewa December 13th, 2011, 09:51 AM Ini Pak Camat (distritu administrador)-nya, Bapak Paolo Rogerio Dosantos :)
http://img37.imageshack.us/img37/6207/camat.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/37/camat.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
salah satu warga (tukang ojek) Timor Timur pake jersey Sriwijaya FC
^^ :)
http://img828.imageshack.us/img828/3108/sfcz.jpg (http://img828.imageshack.us/i/sfcz.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
vindoarga December 13th, 2011, 10:05 AM bang Bala
Untuk tontonan TV, masyarakat sana lebih sering nonton acara TV kita kah? Mengingat kendala bahasa tadi
Balaputradewa December 13th, 2011, 10:24 AM bang Bala
Untuk tontonan TV, masyarakat sana lebih sering nonton acara TV kita kah? Mengingat kendala bahasa tadi
Hmm seneng bgt :lol: Bahasa Indonesia gak menjadi kendala disana. Dibanding TLTV kalo Bala liat mereka lebih suka nonton acara kita yg emang lbih variatif, apalagi sinetron mistis di Indosi*r org2 desa juga suka nonton, trus kalo masuk2 ke perumahan mereka bakal kedengaran lagu2 Indonesia diputer kencang2 dari vcd ato radio. Jgan heran nanti kalo kesini bakal dengerin lagu Gita Gutawa diputer kencang dr salah satu rumah. :)
Volksraad December 13th, 2011, 10:55 AM Keadaan ekonominya gimana bang Bala?
karena sejak lepas kan, mereka menjalin seminimal mungkin hubungan ekonomi dengan Indonesia, kebutuhan pangan juga lebih banyak import dari Australia, sehingga kesejahteraan justru lebih banyak dinikmati oleh para golongan eksekutif dan ekspatriat dari luar...
dari apa yang saya dengar, kesejahteraan mereka sekarang jauh lebih rendah daripada sewaktu masih menjadi bagian dari NKRI, is that true?
vindoarga December 13th, 2011, 11:10 AM Hmm seneng bgt :lol: Bahasa Indonesia gak menjadi kendala disana. Dibanding TLTV kalo Bala liat mereka lebih suka nonton acara kita yg emang lbih variatif, apalagi sinetron mistis di Indosi*r org2 desa juga suka nonton, trus kalo masuk2 ke perumahan mereka bakal kedengaran lagu2 Indonesia diputer kencang2 dari vcd ato radio. Jgan heran nanti kalo kesini bakal dengerin lagu Gita Gutawa diputer kencang dr salah satu rumah. :)
Jiah, pilihan tontonannya kok nggak banget :nuts:
Balaputradewa December 13th, 2011, 11:38 AM Bala juga kaget, waktu itu ad beberapa anak muda (cowok2) ngumpul dpan TV, badannya gede2 n sangar, pas didekatin eh trnyata pada khusuk nonton film mistis terbang2 gitu ck..ck. Cuma mungkin gak bisa digeneralisir yaa :D, siapa tau kebetulan aja di daerah tsb (Maliana) yg kayak gitu, gak tau di-wilayah lainnya.
Keadaan ekonominya gimana bang Bala?
karena sejak lepas kan, mereka menjalin seminimal mungkin hubungan ekonomi dengan Indonesia, kebutuhan pangan juga lebih banyak import dari Australia, sehingga kesejahteraan justru lebih banyak dinikmati oleh para golongan eksekutif dan ekspatriat dari luar...
dari apa yang saya dengar, kesejahteraan mereka sekarang jauh lebih rendah daripada sewaktu masih menjadi bagian dari NKRI, is that true?
^^ justru kebutuhan mereka banyak dipasok dari Indonesia bro, dibawa dari Surabaya via Kupang. Semua kebutuhan n merek dagang, mulai dari minyak sayur, beras, mie instan, gula, semen, produk rumah tangga sampe pakaian dr kita, walaupun ad bbrapa produk lokal, tp masih sdikit n kalah saing dari produk Indonesia. Bahkan sampe para tukang bangunan proyek2 disana di-impor dari Jawa. Gak kebayang deh gimana jadinya kalo Indonesia menghentikan ekspor kebutuhan pokok ke Timor Timur.
Kalo masalah kesejahteraan masyarakat dr sudut pandang Bala (subyektif) masih 11/12 deh dg kondisi lama, yg mana kondisi saat ini dilihat dr permukaan ada progres yg baik, gktau kondisi ril dibawah. Utk pembangunan memang lagi gencar2nya karena banyak bantuan n hibah dari berbagai negara, seperti Istana Negaranya dibangun oleh Cina, proyek jalan oleh Jepang, listrik dr Aussie, Pendidikan dari PBB dsb. Orang2 Filipina juga banyak disini.
Yg sebenarnya dicemaskan disini yaitu masalah hak kepemilikan lahan/tanah yg banyak dikuasai asing. Takutnya lambat laun kepemilikan lahan masyarakat pribumi < daripada kepemilikan orang asing.
D3Y December 13th, 2011, 11:52 AM ^^.. pernah denger isyu jaman dulu, termsuk bokap yang pernah berbisnis hingga kesini, tahun 1994 lalu...
Tim-tim sebenarnya secara general lebih di perhatikan dan diutamakan oleh pemerintahan orba waktu itu ketimbang saudaranya di NTT dan Papua...
fasilitas dan infrastruktur di kota2 di timtim terutama dilli lebih diprioritaskan waktu itu, salahsatunya termasuk patung yesus itu :cheers:..
semua didasarkan kepentingan politis untuk mengikat tim-tim agar merasa nyaman masuk sebagai bagian dari indonesia...tetapi akhirnya lepas juga :D
Balaputradewa December 13th, 2011, 12:14 PM ^^ yoi Cristo Rei, Patung Yesus setinggi 27 m diatas bukit. Sempat menggemparkan dunia kala itu, Indonesia yg berpenduduk muslim terbesar di-dunia, meresmikan Patung Yesus yg super duber tinggi, kalo gak salah no.2 di dunia setelah Patung Christ Redeemer di Brazil.
Btw uwak Bala juga gugur disini dan sampe skrg masih dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Seroja di Dili.
vindoarga December 13th, 2011, 12:30 PM ^^
Oiya, kondisi TMP di sana gimana ya? dibiarkan begitu saja gk terawat, divandal atau justru malah dirawat?
Balaputradewa December 13th, 2011, 12:36 PM Bala gak yakin dg kondisinya sekarang, karena gak melihat secara langsung tapi pernah liat di TVRI, TMP Seroja masih ada dan terawat baik, bahkan nama dan tulisan 'Taman Makam Pahlawan Seroja' masih tetap dipertahankan.
D3Y December 13th, 2011, 12:41 PM ^^ ribuan makam tentara indonesia dimakamkan disitu, katanya sih masih dirawat dengan baik atas prakasa pemerintah indonesia..
turut prihatin sama uwaknya balla...semoga perjuangannya menjadi sesuatu yang berguna dan jasanya tetap dikenang serta amal ibadahnya diterima disisi Tuhan YME
^^ yoi Cristo Rei, Patung Yesus setinggi 27 m diatas bukit. Sempat menggemparkan dunia kala itu, Indonesia yg berpenduduk muslim terbesar di-dunia, meresmikan Patung Yesus yg super duber tinggi, kalo gak salah no.2 di dunia setelah Patung Christ Redeemer di Brazil.
Btw uwak Bala juga gugur disini dan sampe skrg masih dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Seroja di Dili.
btw arsiteknya patung Cristo rei dari ITB loh waktu itu
kota Baucau, ibukota distrik administrasi baucau, sekaligus kota terbesar nomor dua di timor leste...
kata bokap ane waktu tahun 1994 lalu, kota ini tak lebih seperti kota kecamatan di pulau jawa, tapi progress pembangunan infrastruktur tampak menggeliat di mana2
http://2.bp.blogspot.com/_wcWu8PEW9uI/TAyPKGGLIZI/AAAAAAAAFMs/FkXF6kcC7sw/s1600/001.JPG
http://ambou.wordpress.com/
rilham2new December 13th, 2011, 12:57 PM ^^.. pernah denger isyu jaman dulu, termsuk bokap yang pernah berbisnis hingga kesini, tahun 1994 lalu...
Tim-tim sebenarnya secara general lebih di perhatikan dan diutamakan oleh pemerintahan orba waktu itu ketimbang saudaranya di NTT dan Papua...
fasilitas dan infrastruktur di kota2 di timtim terutama dilli lebih diprioritaskan waktu itu, salahsatunya termasuk patung yesus itu :cheers:..
semua didasarkan kepentingan politis untuk mengikat tim-tim agar merasa nyaman masuk sebagai bagian dari indonesia...tetapi akhirnya lepas juga :D
Benar sekali ketimbang Papua dan NTT memang infra di TimTim masih lebih banyak dikucurkan oleh era Orde Baru.
Tp ingat kembali sejarah Integrasi (atau Penjajahan) atas Timor Leste background nya sperti apa.
Pertama, Portugal sudah berencana meninggalkan Timor Leste dalam keadaan politik yang sebenarnya belum siap.
Kedua, Perang Dingin sebagai peta dunia kala itu. Memang harap2 cemas kalau Timor Leste jatuh ke tangan komunis. Akhirnya Indonesia direstui deh menjajah Timor Leste, terjadi pelanggaran HAM berat tp diabaikan dunia (yang bener2 munafik kala itu). Konon katany mending begitu daripada jatuh ke tangan komunis.
Ketiga, Perang Dingin berakhir, Soviet runtuh, satu persatu negaraKomunis jatuh. Peta dunia berubah. Negara yang tadinya mendukung penjajahan Indonesia atas Timor Leste. Mulai merasa gak khawatir dngan pengaruh komunis. Puncaknya ya kebejatan militer Indonesia yang terjadi selama bertahun2 yang dulu dibiarkan. Dibongkar satu2. Datanglah era Embargo militer .
Betul infrastruktur dibangun sedemikian bagusnya. Tp menjelang Timor Leste bergejolak di akhir2 1990-an, isu heboh kala itu adalah Disintegrasi Bangsa. Militer kita jg turut andil menghancurkan kembali infrastruktur yang sudah dibangun itu.
Dan dengan dukungan Blok Barat, pembangunan di Timor Leste menggeliat cepat. Kalau cunab pemerintah RI doank yang punya inisiatif kayaknya tidak bakal sampai seperti itu. Banyak bntuan asing nya juga dulu itu, karena masih takut kalau ini jadi negara Komunis.
Perang Dingin sebagai perang ideologi, tidak langsung dimainkan negara besar. Tp perang yang sesungguhnya terjadi di negara2 Asia gara2 dua blok ini. Penjajahan Indonesia atas Timor Leste termasuk salah satu impak dari Perang Dingin.
D3Y December 13th, 2011, 01:02 PM ^^ ya ane juga pernah mendengar fakta tersebut, selain ada juga kepentingan politis dari indonesia sendiri...indonesia ketakutan jika Tim-tim jatuh ke tangan pihak lain yang menjadikan wilayah itu sebagai pangkalan militer mereka :D
rilham2new December 13th, 2011, 01:13 PM Makanya itu sebenarnya orde baru bangun Timor Leste gila2an kala itu jg bukan kehendak mereka. Tp karena bntuan asing yang dikhususkan untuk Timor Leste memang disalurkan melalui Indonesia. Makanya bisa segila itu pembangunannya.
Habis perang dingin, pembangunan besar di Timor Leste pun ikut berhenti. Orang Barat mulai berhenti mengirimkan bantuan soalnya.
Lucunya di buku IPS jaman sekolah dulu di Bab Integrasi Timor Timur, dijabarin deh pembngunan di sana sebagai jasa Orde Baru. :nuts:
Balaputradewa December 13th, 2011, 01:16 PM Distrik administrasi baucau, sekaligus kota terbesar nomor dua di timor leste...
kata bokap ane waktu tahun 1994 lalu, kota ini tak lebih seperti kota kecamatan di pulau jawa, tapi progress pembangunan infrastruktur tampak menggeliat di mana2
^^ jangankan Baucau bro, Dili aja masih lebih ramean Cirebon, dibanding Kupang kayaknya masih hidup pasar/pertokoan Kupang. Cuma emang lebih banyak bule'nya disana.
rahul medan December 13th, 2011, 01:28 PM wah aku suka menyimak thread ini. Banyak pertanyaan2 antusiasme dr forumer2 :okay:
oh ya Bala di judul thread tertulis TIMOR - TIMOR. Bukannya timtim itu nama provisinsi sblm lepas dr Indonesia. Dan kini namanya menjadi TIMUR LESTE..??
Bala, ada pertanyaan retorik nih, klo WNI berkunjung ke timur leste apakah menggunakan passport juga ? :lol:
oh ya bala gw jd teringat lagu yg berjudul "Januari di kota Dili"
D3Y December 13th, 2011, 01:28 PM ^^ hahaha....bala, pernah ngeliput juga gak pasar rutinan di garis perbatasan indonesia-timor leste di wilayah yang masuk indoneisa...
itu duit mana tuh yang dipakenya ?
nih contoh mata uang Timor Leste
sayangnya cuman di akui dan dipake secara nasional, belum bisa diakui dalam trading secara internsional ya
http://4.bp.blogspot.com/-v63DQmhobGI/TtKtwcPz-OI/AAAAAAAABGk/JeIBdEAdxPQ/s400/df98b420d0dollar.jpg.jpg
Makanya itu sebenarnya orde baru bangun Timor Leste gila2an kala itu jg bukan kehendak mereka. Tp karena bntuan asing yang dikhususkan untuk Timor Leste memang disalurkan melalui Indonesia. Makanya bisa segila itu pembangunannya.
Habis perang dingin, pembangunan besar di Timor Leste pun ikut berhenti. Orang Barat mulai berhenti mengirimkan bantuan soalnya.
Lucunya di buku IPS jaman sekolah dulu di Bab Integrasi Timor Timur, dijabarin deh pembngunan di sana sebagai jasa Orde Baru. :nuts:
yup...
pembohongan sejarah yang baru terkuak ke publik setelah satu dasawarsa runtuhnya ORBA :D
rahul medan December 13th, 2011, 01:30 PM oh ya, kekayaan alam dr negara ini apa ya..??
dochan December 13th, 2011, 01:34 PM ^^ hahaha....bala, pernah ngeliput juga gak pasar rutinan di garis perbatasan indonesia-timor leste di wilayah yang masuk indoneisa...
itu duit mana tuh yang dipakenya ?
nih contoh mata uang Timor Leste
sayangnya cuman di akui dan dipake secara nasional, belum bisa diakui dalam trading secara internsional ya
http://4.bp.blogspot.com/-v63DQmhobGI/TtKtwcPz-OI/AAAAAAAABGk/JeIBdEAdxPQ/s400/df98b420d0dollar.jpg.jpg
laaah kok malah ngiklan Cook Islands? :nuts::nuts:
ini bener mata uang TL?
Balaputradewa December 13th, 2011, 01:47 PM ^^ Bala gak tau ad mata uang itu, setau Bala kmaren penduduk di perbatasan punya 2 mata uang. Di masing2 gerbang ad tempat penukaran mata uang. Pengalaman Bala pas beli air mineral n makanan ringan 'kacang atom' di warung wilayah Indonesia pake Rupiah ketika melangkah sejengkal ke wilayah Timor Timur naek ojek ud bayar pake USD.
Kalo dr motif mata uang diatas kayaknya, mirip2 budaya Oceania, kayak2 Papua gitu.
Blue_Sky December 13th, 2011, 03:19 PM Guys, nama resmi yang diakui Indonesia dari negara ini adalah Timor Timur atau Timor Leste? Agar tidak ada pihak yang tersinggung dengan pelafalan kita
Balaputradewa December 13th, 2011, 03:50 PM Iya mod Blue_Sky waktu diskusi di Forum FAQ katanya pake Bahasa Indonesia, jadi judulnya diterjemahkan menjadi Timor Timur bukan Timor Leste yg mana Leste itu sendiri bermakna 'Timur' dlm Bahasa Portugis sedangkan dlm Bahasa Inggris kan diakui sbg East Timor. Utk negara2 tetangga kita seperti di Vietnam menyebut dg 'Đông Timor' dan di Filipina, 'Daya a Timor', yg smuanya bermakna 'Timor Timur'.
Cuma seandainya penggunaan kata 'Timor Timur' dlm thread ini dirasa kurang tepat krn alasan politik, masa lalu dsb. Gkpapa mod diganti aja menjadi 'Timor Leste' :)
Cah SMG December 13th, 2011, 04:31 PM Timor Timur berpotensi menjadi negara makmur, cukup dari hasil konsesi minyak celah Timor. Tahun lalu (rapelan konsesi untuk empat tahun) Tim Tim mendapat konsesi sebesar US$ 8 milyar (hampir setara Rp. 79 triliun), dan nilai konsesi ini diperkirakan setiap tahunnya sebesar US$ 2 milyar. Uniknya, dana sebesar itu oleh pemerintahan Ramos Horta - Xanana Gusmao, justru di depositokan :), bukannya untuk pembangunan infrastruktur atau membangun SDM.
Sejauh ini Tim Tim memang negeri yang masih agak bingung. Kebingungan itu termasuk, antara lain: satu sisi memilih mata uang dollar Amerika; sisi lain memilih bahasa Portugal :)
Venantio December 13th, 2011, 04:32 PM Masalah penjajahan Indonesia di Timor Leste ini juga banyak diperhalus dengan kata-kata integrasi.... Akhirnya ketika banyak orang benci dengan negara lain karena penjajahan, orang-orang itu pun lupa bahwa Indonesia pun adalah (mantan) penjajah....
Walalupun Pembukaan UUD 45 kita adalah anti penjajahan, kenyataannya, secara politis kita pun pernah terang-terangan menjajah bangsa lain....
Kalau masalah kemakmuran, saya pikir itu membutuhkan waktu... Dengan berjalannya waktu, saya yakin negara tetangga kita ini akan terus bertumbuh menjadi semakin baik...
Hal ini juga kita alami ketika kita baru merdeka... Saat itu masalah yang kita hadapi pasti saya yakin lebih parah daripada Timor LEste ini mengingat kondisi geografis, luas wilayah dan populasi yang ratusan bahkan ribuan kali lipat dibandingkan dengna kondisi Timor Leste sekarang ini.... Jadi, menurut saya, mereka pasti bisa lebih cepat makmur dibandingkan kondisi kita saat itu...
edytoah December 13th, 2011, 04:52 PM Timor Timur berpotensi menjadi negara makmur, cukup dari hasil konsesi minyak celah Timor. Tahun lalu (rapelan konsesi untuk empat tahun) Tim Tim mendapat konsesi sebesar US$ 8 milyar (hampir setara Rp. 79 triliun), dan nilai konsesi ini diperkirakan setiap tahunnya sebesar US$ 2 milyar. Uniknya, dana sebesar itu oleh pemerintahan Ramos Horta - Xanana Gusmao, justru di depositokan :), bukannya untuk pembangunan infrastruktur atau membangun SDM.
Sejauh ini Tim Tim memang negeri yang masih agak bingung. Kebingungan itu termasuk, antara lain: satu sisi memilih mata uang dollar Amerika; sisi lain memilih bahasa Portugal :)
Pastinya yang explore Celah Timor ini perusahaan minyak dari Aussie ya Bro, karena sejak dulu yang paling ngotot soal Celah Timor ini,tepatnya perusahaan apa Bro ? Tp ktnya America jg dulu Arco juga ngincer Celah Timor ini,yang katanya kaya cadangan minyaknya ... Emang sudah udah beroperasi atau masih explore di Celah Timor ini ?..
Ini ada berita tahun lalu tumpahannya masuk ke perairan Indonesia di http://indomaritimeinstitute.org/?p=274,tapi ngak tahu kabar kelanjutannya sekarang ?
Balaputradewa December 14th, 2011, 05:56 AM Sewaktu Bala ke perbatasan kemaren, di sisi Timor Timur sedang dibangun gerbang perbatasan yang cukup megah. Lengkap dg pasar dan Depot BBM. Kalau diliat masa waktu pembangunannya, sepertinya sudah selesai Juli kemarin.
http://img823.imageshack.us/img823/6469/gerbang.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/823/gerbang.jpg/)
http://img4.imageshack.us/img4/2042/gerbang2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/4/gerbang2.jpg/)
http://img37.imageshack.us/img37/2764/gerbang3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/37/gerbang3.jpg/)
http://img864.imageshack.us/img864/567/gerbang4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/864/gerbang4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 14th, 2011, 05:59 AM http://img412.imageshack.us/img412/117/gerbang5.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/412/gerbang5.jpg/)
http://img851.imageshack.us/img851/1153/gerbang6.jpg
http://img11.imageshack.us/img11/1334/gerbang8.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/851/gerbang6.jpg/)
http://img440.imageshack.us/img440/6334/gerbang7.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/440/gerbang7.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 14th, 2011, 06:48 AM http://img17.imageshack.us/img17/6021/xtray.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/17/xtray.jpg/)
http://img215.imageshack.us/img215/5794/xtray2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/215/xtray2.jpg/)
http://img408.imageshack.us/img408/8994/xtray3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/408/xtray3.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 14th, 2011, 10:27 AM Perangko dan lambang Provinsi Timor Timur sewaktu masih bergabung dengan NKRI :)
http://img189.imageshack.us/img189/7071/iulrreys.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/189/iulrreys.jpg/)
http://img97.imageshack.us/img97/3471/dsc0438of.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/97/dsc0438of.jpg/)
Sumber Rumput Liar (http://nervillea.blogspot.com/2010/12/lambang-daerah-timor-timur.html) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
cyberprince December 14th, 2011, 10:39 AM bro bala, ada ga foto pembangunan fisik yang cukup besar disana yang dibantu oleh pihak Indonesia? gedung apa gitu, atau infrastruktur.. China ama Jepang aja udah ada..
terus sempet foto Istana Presidennya? ama kedutaan besar RI? hehe maaf merepotkan satu satu aja kalau sempat :D
D3Y December 14th, 2011, 10:40 AM Hi rise di Dilli paling tinggi berapa lantai sekarang bala ?
cuman penasaran aja :D
D3Y December 14th, 2011, 10:42 AM bro bala, ada ga foto pembangunan fisik yang cukup besar disana yang dibantu oleh pihak Indonesia? gedung apa gitu, atau infrastruktur.. China ama Jepang aja udah ada..
terus sempet foto Istana Presidennya? ama kedutaan besar RI? hehe maaf merepotkan satu satu aja kalau sempat :D
gedung2 pemerintahan yang dipake pemerintah timtim masih manggunakan perkantoran eks gubernuran dulu kayaknya ya...
endar December 14th, 2011, 05:54 PM bro bala, ada ga foto pembangunan fisik yang cukup besar disana yang dibantu oleh pihak Indonesia? gedung apa gitu, atau infrastruktur.. China ama Jepang aja udah ada..
terus sempet foto Istana Presidennya? ama kedutaan besar RI? hehe maaf merepotkan satu satu aja kalau sempat :D
salah satu gedung pemerintahannya kang
http://3.bp.blogspot.com/_juqB-R1zC4c/TUUXOyMSfNI/AAAAAAAAEEU/QnXFtpg1z5s/s1600/palacio-do-governo-dili-east-timor-leste.jpg
http://easttimorlegal.blogspot.com/2011_01_01_archive.html
endar December 14th, 2011, 06:07 PM ternyata salah tampilin kota, dili india bukan timor leste. :)
cyberprince December 14th, 2011, 06:18 PM ^^ itu Dili di New Delhi India kang :D bukan Timor Leste
endar December 14th, 2011, 06:20 PM ^^ oh ya???? wkwkwkwkwkwkw,,,, endar hapus,,, sorry OOT.,, OON ... eheheeh
LOL
i beg your pardon guys,,
cyberprince December 14th, 2011, 06:37 PM Ministry of Internal and Foreign Affairs Building, constructed by China as a gift to Timor-Leste
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/8723221.jpg
http://www.panoramio.com/photo/8723221
^^ agak sedikit 'rasa' China ga sih... Merah.. the roof..
endar December 14th, 2011, 06:42 PM ^^ iya kang, ada semacam kaya templenya disamping belakang, maklum ada sejarahnya juga negara ini dengan china. hehe, tampaknya ga usah dibahas, maaf
cyberprince December 14th, 2011, 06:45 PM US Embassy
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/8723222.jpg
http://www.worldtravelserver.com/travel/en/east_timor/dili/gallery_dili.html
kayak benteng, dikelilingi pagar putih..
Skyline Dili (bener ga sih ini Dili?)
http://centurion-mbt.synthasite.com/resources/Dili%20recce.jpg
http://centurion-mbt.synthasite.com/Page_7.php
^^ there is NO skyline there...
cyberprince December 14th, 2011, 06:49 PM KBRI Dili
http://www.kbridili.com/gedungkbri.jpg
http://www.kbridili.com/
endar December 14th, 2011, 06:59 PM ^^nice kang, terlihat sangat (maaf) meninggalkan arsitektur Indonesia ya, hehehehe
skyline dili kah? hehe hati2 salah juga kang,,, ehehehehhe
cyberprince December 14th, 2011, 07:13 PM iya KBRI-nya mungkin menyesuaikan dengan arsitektur bangunan sekitar :)
kalo Dili skyline itu sih disumbernya sih juga disebutkan Dili.. landscapenya juga cocok. tapi Bala mungkin yang lebih tau :)
endar December 14th, 2011, 07:21 PM ^^ sepintas alamnya kaya kepulauan Sumbawa , hehe
kalo US embsy itu keliatan luas sekali ya kang, tapi kalo ada tsunami, wah yang pertama kali kena,hehehe
Balaputradewa December 15th, 2011, 02:05 AM bro bala, ada ga foto pembangunan fisik yang cukup besar disana yang dibantu oleh pihak Indonesia? gedung apa gitu, atau infrastruktur.. China ama Jepang aja udah ada..
terus sempet foto Istana Presidennya? ama kedutaan besar RI? hehe maaf merepotkan satu satu aja kalau sempat :D
^^ gak ada bro, doain aja februari depan Bala foto ya. Kalo ada yg mau ikut??
Tapi kemaren disana sedang dibangun semacam mall/shopping centre, 3 lantai. Masih cukup sederhana, mirip2 mall flobamora Kupang .
Balaputradewa December 15th, 2011, 02:13 AM Ministry of Internal and Foreign Affairs Building, constructed by China as a gift to Timor-Leste
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/8723221.jpg
http://www.panoramio.com/photo/8723221
^^ agak sedikit 'rasa' China ga sih... Merah.. the roof..
^^ iya kang, ada semacam kaya templenya disamping belakang, maklum ada sejarahnya juga negara ini dengan china. hehe, tampaknya ga usah dibahas, maaf
^^ kebanyakan gedung pemerintahan disana dibangun n direnovasi dari dana bantuan Cina, konsekuensinya nuansa Cina dimasukkan dalam arsitekturnya. Bukan karena adanya sejarah asimilasi kebudayaan antara Cina dan Timor Timur.
endar December 15th, 2011, 06:59 AM ^^ hiih,, maksudnya hub diplomatik/sejarah ideologi yang mendalangi "negara ini diambil menjadi propinsi di Indonesia) hiihihih,,, sisa perang dingin dulu dan lain2. ihiihh
Balaputradewa December 15th, 2011, 08:42 AM Kota Dili
http://img196.imageshack.us/img196/594/20100402timor0247.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/196/20100402timor0247.jpg/)
http://img703.imageshack.us/img703/1800/20100402timor0246.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/703/20100402timor0246.jpg/)
http://img706.imageshack.us/img706/3486/20100402timor0254.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/706/20100402timor0254.jpg/)
http://img444.imageshack.us/img444/2202/20100402timor0236.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/444/20100402timor0236.jpg/)
Photo by galenfrysinger (http://www.galenfrysinger.com/timor-leste_dili.htm) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 15th, 2011, 08:49 AM http://img269.imageshack.us/img269/8375/20100402timor0201.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/269/20100402timor0201.jpg/)
http://img864.imageshack.us/img864/9800/20100402timor0217.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/864/20100402timor0217.jpg/)
http://img856.imageshack.us/img856/2598/20100402timor0204.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/856/20100402timor0204.jpg/)
http://img404.imageshack.us/img404/4527/20100402timor0292.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/404/20100402timor0292.jpg/)
Photo by galenfrysinger (http://www.galenfrysinger.com/timor-leste_dili.htm) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
endar December 15th, 2011, 08:54 AM ^^ makasih kang :)
Balaputradewa December 15th, 2011, 08:56 AM http://img838.imageshack.us/img838/9842/20100402timor0293.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/838/20100402timor0293.jpg/)
http://img576.imageshack.us/img576/6572/20100402timor0294.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/576/20100402timor0294.jpg/)
http://img444.imageshack.us/img444/6742/20100402timor0295.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/444/20100402timor0295.jpg/)
http://img860.imageshack.us/img860/37/20100402timor0296.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/860/20100402timor0296.jpg/)
Photo by galenfrysinger (http://www.galenfrysinger.com/timor-leste_dili.htm) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 15th, 2011, 09:01 AM http://img829.imageshack.us/img829/5978/20100402timor0297.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/829/20100402timor0297.jpg/)
http://img12.imageshack.us/img12/1906/20100402timor0298.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/12/20100402timor0298.jpg/)
http://img16.imageshack.us/img16/8917/20100402timor0316.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/16/20100402timor0316.jpg/)
http://img854.imageshack.us/img854/6486/20100402timor0878.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/854/20100402timor0878.jpg/)
Photo by galenfrysinger (http://www.galenfrysinger.com/timor-leste_dili.htm) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 15th, 2011, 09:18 AM Aeroporto Internacional de Presidente Nicolau Lobato
Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato
http://img10.imageshack.us/img10/2382/20100401timor0323.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/10/20100401timor0323.jpg/)
http://img842.imageshack.us/img842/5851/20100401timor0324.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/842/20100401timor0324.jpg/)
http://img24.imageshack.us/img24/258/20100401timor0325.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/24/20100401timor0325.jpg/)
http://img210.imageshack.us/img210/6343/20100401timor0326.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/210/20100401timor0326.jpg/)
http://img339.imageshack.us/img339/5223/20100404darwin0464.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/339/20100404darwin0464.jpg/)
http://img266.imageshack.us/img266/4669/20100404darwin0465.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/266/20100404darwin0465.jpg/)
Photo by galenfrysinger (http://www.galenfrysinger.com/timor-leste_dili.htm) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
cyberprince December 15th, 2011, 10:57 AM ^^ Nicolao Lobato itu nama presiden mereka?
btw, flight apa saja yang dilayani bandara ini?
nice pics bala :okay: keep posting :okay:
vindoarga December 15th, 2011, 11:15 AM ^^
Nama pimpinan Fretilin yg tewas di tangan TNI
cyberprince December 15th, 2011, 11:49 AM ^^ thanks... gw kirain presiden soalnya 'presidente' :D
Balaputradewa December 15th, 2011, 12:08 PM ^^ iya presiden pertama mereka, org Fretilin. Ibaratnya proklamatornya sewaktu lepas dari Portugis sebelum kemudian masuk wilayah Indonesia. CMIIW.
eurico December 15th, 2011, 12:10 PM Serasa di Indonesia yah....
Balaputradewa December 15th, 2011, 12:31 PM ^^ iya berada disana serasa masih di wilayah Indonesia, selain tulisan2annya aja yg kembali menyadarkan kita kalo ini di negara 'orang'. Rumah makan padang juga masih mudah kita jumpai disini, bahkan di kawasan Farol ada warung2 tenda pecel lele dan yg jualan juga mas2 dari Jawa.
vindoarga December 15th, 2011, 12:52 PM ^^
Di beberapa kompleks kost di surabaya juga serasa di TL kok bang :lol: :D
Banyak pintu-pintu kamar di kompleks rumah kost2an tsb dipasangi bendera TL :D
Aku rasa Sby ni kota besar di Jawa yg paling banyak ditemui orang2 dari Timor, Flores, Papua dan TL :D
Balaputradewa December 15th, 2011, 01:23 PM ^^ banyak program beasiswa ditawarkan oleh berbagai negara, salah satunya Indonesia. Bagi yg kuliah 'pake duit' sendiri, Indonesia-lah pilihan yg masuk akal, selain lebih murah, berkualitas, bahasa yg juga mudah mereka pahami. Setau Bala sejauh ini perguruan tinggi terbaik disana Universidade Dili. Tak heran banyak dr pemuda disana memilih perguruan tinggi di Indonesia, khususnya Jawa dan Kupang.
Di Muara Enim Sumsel ada satu kampung yg penduduknya full orang Timor Timur pro-integrasi. Mereka memilih tinggal dan menetap di Indonesia. Nama kampungnya Cifu, cuma tentunya mereka ud menjadi WNI. :)
CrazyForID December 16th, 2011, 06:06 AM trotoar di dili lumayan luas ya :cheers:
Volksraad December 16th, 2011, 08:30 AM ^^ negara ini Indonesia banget ya, semoga Indonesia juga banyak membantu proses pembangunan di Timor Timur agar kesejahteraan masyarakat disana semakin baik :cheers:
tjokro_ragazzo December 16th, 2011, 10:40 AM Kalo ga masalah keamanan, negara ini eksotis... :)
Berpotensi menjadi transit antara Indonesia dan Asia dgn Australia..
Btw, pasukan PBB msh berkeliaran disana kah??
Trus rumahnya KD ama Lemos dimana?? hihihi.. :D
vindoarga December 16th, 2011, 12:25 PM ^^
Rumah mereka mah di Jakarta :D
Balaputradewa December 17th, 2011, 12:28 AM ^^ negara ini Indonesia banget ya
^^ bangeet.. :)
http://img857.imageshack.us/img857/8100/slank.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/857/slank.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa December 18th, 2011, 03:35 AM Ramos Horta Incar Kursi Sekjen PBB
http://img41.imageshack.us/img41/659/mfmq2eghr0.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/41/mfmq2eghr0.jpg/)
Presiden Timor Leste Ramos Horta (Foto: AFP)
22 September 2011 - Sumber (http://international.okezone.com/read/2011/09/22/411/505794/wikileaks-ramos-horta-incar-kursi-sekjen-pbb)
DILI - Bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) oleh WikiLeaks menyebutkan, Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta tidak menyukai kebiasaan minum dari Perdana Menteri Xanana Gusmao. Bocoran itu juga menyebutkan Horta mengincar kursi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB).
Berdasarkan bocoran kawat diplomatik tersebut, seorang diplomat AS merasa bahwa Ramos Horta merasa tinggi hati setelah mendapatkan Nobel Perdamaian 1996. Menurut diplomat itu, ambisi global dari Horta membuatnya berada dalam kondisi canggung di antara sekutunya di Timor Leste.
"Keinginannya untuk diperhatikan dan dianggap serius oleh dunia internasional, membuat dirinya kerap mengeluarkan pernyataan keras mengenai suatu isu. Kadang, ulahnya ini kerap bertentangan dengan kepentingan Timor Leste," ucap diplomat AS itu lewat bocoran kawat diplomatik Wikileaks seperti dikutip AFP, Kamis (22/9/2011).
Tetapi diplomat AS itu juga menyebut Horta sebagai negosiator internasional legendaris, meskipun pada 2006 lalu dirinya sempat dihadapkan pada aksi pemberontakan yang dilakukan oleh Mayor Alfredo Reinado.
Lewat bocoran kawat WikiLeaks yang dikeluarkan pada 2009 itu, diketahui politisi berusia 61 tahun tersebut menilai dirinya sebagai calon kuat Sekjen PBB. Tetapi komentar keras yang dia utarakan mengenai Myanmar, membuat Pemerintahan Myanmar terus memveto upaya Timor Leste untuk bergabung dengan Association of South East Asian Nations (ASEAN).
Pada September 2009, Horta juga sempat bersitegang dengan pihak Parlemen Timor Leste saat dirinya dikecam karena pergi ke AS untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB. Dirinya menilai pihak parlemen bermain api dengannya.
"Parlemen ini terlalu korup dan tidak efektif sehingga perlu dibersihkan dan diberi pelajaran," jelas diplomat AS itu.
Tidak lupa Horta juga menggambarkan Perdana Menteri Xanana Gusmao sebagai sosok arogan yang suka berpura-pura rendah hati. Berdasarkan sumber sekitar Horta, Gusmao memiliki masalah dengan alkohol yang kerap membuat hubungannya dengan pihak lain terganggu.
Sempat terjadi insiden pada April 2008, saat Presiden Ramos Horta marah besar kepada Gusmao karena muncul dalam keadaan mabuk saat berlangsungnya resepsi yang ditujukan untuk menghormati Pangeran Albert dari Monako.
Kopassus December 18th, 2011, 06:12 AM ^^ negara ini Indonesia banget ya, semoga Indonesia juga banyak membantu proses pembangunan di Timor Timur agar kesejahteraan masyarakat disana semakin baik :cheers:
Ofcourse we have to help them in case of natural disasters, but improving their economy and political stability, they have to do it by themselves, after all, they are now an independent country. When Timor-Lorosae was the 27th province our country injected tens of millions of $ in that country, every single year...
Volksraad December 19th, 2011, 09:39 AM ^^ yes, that's what I meant, they have to increase their people wealth by themselves. But, we need to keep good relationships with the people, because basically they are still our family, they speak bahasa Indonesia, they watch our TV show, they sing our popular song, they are (the people) not different from us (Indonesians).. the differences between us and them was just defined by their government with borders..
edytoah December 22nd, 2011, 04:29 AM ^^
Mudah-mudah-an hubungan Indonesia dan Timor Leste terus meningkat.
Ada berita dulu di beberapa media ktnya saat film Australia Balibo 5 diputar di Timor Leste,rakyat Timor Leste bahkan cuek aja bahkan lebih suka nonton sinetron Indonesia . :)
Ari Sihasale dengan manis membuat film Indonesia Tanah Air Beta,yang bercerita tentang sebuah keluarga Timtim saat itu yang terpisah paska Referendum.
Kita kubur luka lama masing-2,kita mulai hidup baru berdampingan,bekerja sama membangun negara masing-masing.
Temen-2 Alumni Menwa yg dulu pernah tugas pengabdian masyarakat di Timtim,dulu lebih sering menyebut Timtim sebagai Timor Loro Sae (matahari terbit),tidak akan melupakan mereka pernah bersaudara dan masih akan tetap terus bersaudara sampai sekarang.
vindoarga December 22nd, 2011, 06:13 AM ^^
hahahaha, bener mas/mbak :D
temenku orang TL juga lebih suka negaranya disebut Timor Lorosae atau Timor Leste daripada East Timor :D
Balaputradewa December 22nd, 2011, 12:23 PM ^^ Ita Timur :)
Suasana Kota Dili
http://img51.imageshack.us/img51/6483/184968traficdilieasttim.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/51/184968traficdilieasttim.jpg/)
http://img685.imageshack.us/img685/8062/184965soldieratstreetdi.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/685/184965soldieratstreetdi.jpg/)
http://img220.imageshack.us/img220/9494/184943howisthestreetsth.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/220/184943howisthestreetsth.jpg/)
http://img833.imageshack.us/img833/1182/184975dilistadiumdiliea.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/833/184975dilistadiumdiliea.jpg/)
Sumber Travel Journalis (http://www.traveljournals.net) - Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
edytoah December 22nd, 2011, 02:00 PM http://img685.imageshack.us/img685/8062/184965soldieratstreetdi.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/685/184965soldieratstreetdi.jpg/)
Mirip Brimob di Indonesia ya .Seragamnya juga .. Senjatanya Steyr AUG buatan Austria produksi th 1977.Dipakai juga di Austria, Australia, Timor Timur,Irlandia, Indonesia,Luxembourg, Malaysia, Oman, Pakistan, Filipina, Selandia Baru, Arab Saudi, Tunisia, Amerika Serikat, Inggris.Di pakai di perang : Timor Timur, Afganistan, Irak.
Satuan Polisi Khusus Indonesia yaitu Gegana Brimob Polri juga nmenggunakan Steyr AUG.
Val_project December 23rd, 2011, 04:42 PM bikinin Thread "Negara Tetangga Kita | Papua New Guinea" dong siapa aja !!!
penasaran dgn negara satu ini, padahal dekat dgn negara kita tapi sangat2 jarang kedengaran beritanya
vindoarga December 23rd, 2011, 04:47 PM ^^
padahal berbatasan langsung, tapi gk ada threadnya :D
Ryanto December 23rd, 2011, 04:54 PM ^^
padahal berbatasan langsung, tapi gk ada threadnya :D
orang Indonesia aja banyak yang nggak tahu ibukota negara Papua New Guinea itu apa??:lol::lol:, mungkin karena tidak masuk negara ASEAN kali ya....:ohno:
ceudah December 23rd, 2011, 05:55 PM Iya, dia gk masuk Asean...masuk apa jg ya?
oia, org Timor udah mulai unjuk gigi tuh, ada striker u-23 yg kmrn maen bagus di asean game kini maen untuk persiraja....
yudz83 December 23rd, 2011, 06:02 PM ditunggu thred ttg PNG, ibukotanya Port Moresby, kota terbesar keduanya adalah Madang, Port moresby punya highway dua jalur entah menghubungkan port moresby sampai mana, tapi secara keseluruhan jalannya ngga begitu bagus nampaknya... pengen juga bandingin mana lebih baik infrastruktur PNG atau Papua indonesia, btw ada info lagi, pulau Bougenville adalah daerah kaya penghasil emas yg ingin memisahkan diri dari PNG,,,
Val_project December 24th, 2011, 03:57 PM PNG setau aku gak masuk negara ASEAN ataupun BENUA ASIA, masuk BENUA AUSTRALIA juga bukan.
kesannya negara ini kok tertutup dari dunia luar
yudz83 December 24th, 2011, 04:04 PM PNG masuk benua oceania, timor leste masuk asia meski banyak dapat bantuan dari australia
Balaputradewa February 25th, 2012, 03:59 PM Mengapa Timor Leste Harus Bersama ASEAN?
Oleh Jose Manuel Ramos Horta
^^ Artikel yang ditulis Presiden Timor Leste, Jose Manuel Ramos Horta di Surat Kabar Mingguan Business Timor Edisi 54, 29 Mei 2011, Halaman 16.
Keinginan kami untuk bergabung dengan ASEAN bukanlah hal baru. Dalam 10 tahun terakhir, kami telah menunjukkan tekad yang kuat untuk bergabung dengan organisasi ini. Secara geografis, kami sangatlah Asia Tenggara. Dan Indonesia telah menunjukkan visi, "a real sense of history" dan kenegarawanannya yang telah dengan sungguh-sungguh mengadvokasi kami pada awal tahun ini untuk menjadi anggota ASEAN.
Malaysia, Thailand, Kamboja, Brunei, Filipina, Kamboja dan Myanmar juga telah menyatakan dukungannya. Ketika saya mengunjungi Kamboja beberapa minggu yang lalu, saya diberitahu oleh Perdana Menteri Hun Sen yang akan memegang tongkat estafet Pimpinan ASEAN tahun 2012 bahwa mereka sudah membuat aturan tambahan untuk mengakomodasi Timor-Leste sebagai anggota ke-11. Perdana Menteri Hun Sen mengatakan dengan terus terang : "Jika Indonesia mendukung Timor-Leste bergabung dengan ASEAN sekarang, mengapa salah satu dari kami keberatan?" Bahkan Myanmar telah menyatakan dukungan bagi keanggotaan Timor-Leste meskipun kita tetap kritis tentang catatan hak asasi manusia rezim yang berkuasa di Myanmar sekarang. Tapi Singapura, sementara setuju dengan keanggotaan Timor-Leste di ASEAN, tapi keberatan untuk keanggotaan awal, dengan alasan Timor-Leste belum siap untuk menyerap banyak tantangan dan kompleksitas di lingkungan ASEAN. Di bawah ini saya berpendapat mengapa Timor-Leste siap bergabung dengan ASEAN.
SOSIAL, EKONOMI, POLITIK DAN KONDISI KEAMANAN
Menurut laporan terbaru UNDP tahun 2011 tentang Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Manusia di Timor-Leste untuk tahun 2010 adalah 0.502, ini berarti masuk dalam kategori medium dalam pembangunan manusia. Pada tahun 2005, Indeks Pembangunan Manusia adalah 0.428 dan pada awal kemerdekaan pada tahun 2002 adalah 0.375.
Kami telah bergerak lebih maju dari beberapa anggota lama ASEAN seperti Kamboja, Laos, dan Myanmar, dan kami hanya berada di belakang Vietnam untuk pembangunan manusia. Dari 169 negara, Timor-Leste berada di ranking 120 di atas Laos (122), Kamboja (124) dan Myanmar (132). Timor-Leste juga berperingkat lebih tinggi dibandingkan Papua New Guinea (137) dan sebagian besar negara Sub-Sahara Afrika; terutama Kenya (128), Nigeria (142), Angola (146) dan Mozambik (165)
Pendaftaran Sekolah melonjak tajam dari 63 persen pada tahun 2006 menjadi 82,7 persen pada 2009. Beberapa daerah yang padat penduduk seperti Oecusse, Manatuto dan Atauro dalam 2 tahun terakhir ini telah bebas buta aksara. Singkatnya, Timor-Leste akan terbebas dari buta aksara pada tahun 2015. Tingkat kematian anak dan kematian bayi di bawah usia lima tahun, demikian juga angka kematian ibu pasca melahirkan, telah berkurang separuhnya. Penyakit malaria, demam berdarah dan kemiskinan telah menurun secara signifikan dalam empat tahun terakhir. Menurut WHO, Timor-Leste, dengan 1 kasus penyakit kusta per 10.000 penduduk, kini dinyatakan bebas dari penyakit yang telah berbilang abad ini.
Laporan UNDP 2005-2010 menunjukkan, harapan hidup dari setiap kelahiran anak manusia di Timor-Leste telah meningkat dalam 2 tahun terakhir dengan rata-rata 62,1 tahun. Dalam periode yang sama GNP/PNB per kapita meningkat 228 persen dengan capaian US $ 5000.
Timor-Leste tidak mempunyai utang luar negeri, dan menurut Buku Saku 2010 dari The Economist, Timor-Leste memiliki surplus tertinggi di dunia lebih dari 280 persen sebagai persentase dari PDB. Ekonomi kita terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama empat tahun berturut-turut, dan masih menurut The Economist, Timor-Leste termasuk salah satu di antara sembilan ekonomi yang paling cepat berkembang di dunia pada tahun 2011. Situasi politik di Timor-Leste dalam beberapa tahun terakhir telah stabil. Di sisi keamanan, berbeda dengan beberapa negara di kawasan Asia, Timor-Leste tidak pernah mengalami konflik etnis atau agama, kejahatan terorganisir ataupun pemberontakan bersenjata. Seperti Singapura dan lain-lain pada awal kemerdekaan, Timor-Leste memang pernah mengalami konflik politik dan sosial, dimana kekerasan sporadis sempat pula berkobar. Namun, kami telah mengatasi semua itu dengan cepat, itu memang sesuatu yang khas dalam Pembangunan sebuah Bangsa, dan kami telah pulih dari masa krisis yang berlangsung singkat itu dan semakin kuat sekarang sebagaimana ditunjukkan UNDP dalam Indeks Pembangunan Manusia, termasuk soal Transparansi dan pemerintahan yang baik (good governance).
Lembaga Transparansi Inisiatif Industri Ekstraktif (EITI) yang berbasis di London menempatkan Timor-Leste sebagai yang terbaik di Asia, dan ketiga di dunia, terkait akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya minyak bumi. Dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan transparan, dan untuk memberantas fenomena korupsi di seluruh dunia, Parlemen Nasional Timor-Leste telah mengesahkan UU Anti-Korupsi dan sejak itu kita telah membentuk dan mengaktifkan Komisi Anti-Korupsi. Kami juga telah memperkuat Kantor Ombudsman (Provedor de Justica e Direitos Humanos) serta memperkuat wewenang investigasi dari Kejaksaan Agung Timor-Leste.
Dengan dukungan aktif dari Indonesia, Australia dan AS, kami telah memperkuat polisi nasional Timor-Leste, sehingga memungkinkan mereka bekerja lebih baik dalam mencegah, menangkal dan melawan segala bentuk kejahatan terorganisir, mulai dari perbudakan seks sampai penyelundupan manusia, perdagangan narkoba dan pencucian uang. Kami bersyukur bahwa tidak ada kejahatan terorganisir aktif di Timor-Leste. Tetapi kami sadar untuk tetap berbuat lebih banyak lagi dalam hal ini sehingga Timor-Leste benar-benar dinyatakan relatif bebas dari tindak pidana korupsi dan kejahatan terorganisir tak akan pernah bisa mendapatkan pijakan di sini.
DEMOKRASI, HAK ASASI MANUSIA DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL
Kami bangga dengan apa yang kami capai di tahun-tahun singkat sejak merdeka pada tahun 2002. Kami memiliki demokrasi multi-partai yang dinamis dengan sembilan partai politik yang masing-masing mempunyai wakil di Parlemen Nasional. Hampir 30 persen anggota parlemen terpilih adalah perempuan, dan beberapa wanita Timor-Leste telah menduduki sejumlah posisi kunci di Kementerian portofolio. Timor-Leste tampil dengan konstitusi yang sangat liberal dan humanis yang melarang hukuman mati. Kita telah meratifikasi semua perjanjian utama internasional tentang Hak Asasi Manusia dan telah melaporkan kewajiban kami tentang itu. Timor-Leste, menurut wartawan Without Borders, memiliki salah satu media paling bebas untuk wilayah Asia-Pasifik.
Sejak tegak berdiri sebagai negara merdeka dan berdaulat pada 2002, kami telah melakukan segala upaya untuk menyelaraskan kebijakan luar negeri dan keamanan dengan tetangga kami ASEAN. Sebagai contoh, kita mendukung setiap negara anggota ASEAN dalam pencalonan nasional untuk berbagai posisi di PBB dan badan-badan khusus, termasuk program-program khusus, dll. Termasuk kami pun mendukung Singapura dalam hal serupa. Kami sangat peka terhadap pandangan tetangga kami tentang isu-isu regional dan global, dan selalu berusaha membuat setiap langkah kami tidak menyimpang dari pandangan ASEAN setiap kali ada konsensus yang berhubungan dengan situasi negara anggota tertentu atau masalah tematik yang menjadi pusat perhatian bersama ASEAN.
Kami bersahabat dan pro aktif dengan semua kekuatan baru yang patut diperhitungkan seperti Cina, India, Afrika Selatan, dan Brazil seraya memelihara hubungan khusus dengan Australia, Selandia Baru, Jepang, Republik Korea, Uni Eropa dan Amerika Serikat, di mana Timor-Leste selalu menikmati dukungan bi-partisan yang kuat. Mitra utama kami yang berkesinambungan dalam keamanan adalah Indonesia, Australia, Selandia Baru, AS, Jepang dan Portugal. Instruktur Australia dan Portugis melatih tentara dan perwira kami; peningkatan perwira muda kami semuanya ditempuh melalui pelatihan di Australia, Indonesia, Jepang dan Portugal.
Para perwira polisi Timor-Leste telah turut membantu dan saat ini ada yang masih bertugas membantu PBB di Balkan dan Afrika. Dalam tempo dekat ini, sejumlah insinyur militer Timor-Leste akan dikerahkan ke Lebanon sebagai bagian dari satuan teknik tentera Portugis. Puluhan sukarelawan kami akan membantu PBB di Sierra Leone, Liberia, Kongo dan Afghanistan. Bagaimanapun miskinnya kami, namun kami telah memberikan bantuan kemanusiaan ke negara-negara kaya maupun miskin yang terkena bencana alam. Kami telah memberikan bantuan tunai kepada korban bencana alam di Indonesia, Myanmar, Cina, Kepulauan Madeira (Portugal), Haiti, Brasil dan Australia, dengan jumlah hampir US $ 5 juta dalam tiga tahun terakhir ini.
Selama 1 dekade terakhir ini, belum pernah terjadi insiden diplomatik atau masalah keamanan dengan tetangga-tetangga kami. Hubungan dengan Indonesia, tetangga terdekat kami, dengan siapa kami berbatasan langsung baik di darat maupun laut, adalah sebuah contoh yang patut diteladani. Melihat keadaan keuangan Timor-Leste dan bukti-bukti tentang kemampuan Timor-Leste dalam melakukan aktivitas yang bergaung regional maupun internasional, Timor-Leste siap untuk bergabung dengan ASEAN tahun ini juga atau tahun depan. Seraya mengakui bahwa kami juga masih memiliki banyak kelemahan dan keterbatasan. Namun ASEAN bisa mengakui Timor-Leste sekarang dan memberi kesempatan kepada kami untuk lima sampai sepuluh tahun berada dalam masa transisi, di mana kami akan memperluas upaya untuk mengejar ketertinggalan kami dari anggota ASEAN lainnya yang telah lebih dahulu maju. Hal ini masuk akal, sejalan dengan praktek ASEAN di masa lalu dalam kaitannya dengan penerimaan anggota baru dan sejalan dengan praktek Uni Eropa dalam pengakuan terhadap hal serupa, khususnya dalam mendukung anggota baru itu sampai negara yang bersangkutan mampu memenuhi kewajibannya dalam organisasi. Sesama anggota ASEAN tidak perlu khawatir tentang biaya keuangan, dimana Timor-Leste tidak akan pernah memberatkan dengan meminta dukungan ekonomi ataupun keuangan.
^^ Terganjal oleh penolakan Singapura.
kanazef February 25th, 2012, 05:47 PM kejahatan terorganisir ataupun pemberontakan bersenjata. Seperti Singapura dan lain-lain pada awal kemerdekaan,
^^ hmm..masa sih..coba pasukan-pasukan UN yang ada di TL skarang di balikin semuanya...chaost tuh. :)
kanazef February 25th, 2012, 11:33 PM @OmBalaputra: mau nanya nih..kan di page sebelumnya dibilang kalo kebutuhan hidup sehar-hari TL masih mengandalkan indonesia juga. kita tahu mereka kaya minyak, selama di TL apa pernah lihat truck pertamina ? ya kali aja mereka masih pake minyak indonesia... :lol: dengar2 xanana sampe nelpon sby tuh dulu supaya pasokan makanan dan minyak ke TL jangan diberhentikan.
Balaputradewa February 26th, 2012, 05:21 AM ^^ masih, BBM di TL masih di pasok dari Depot Atapupu, terletak antara Atambua - Motaain, sekitar 5 Km dari perbatasan. Juga masih ad SPBU Pertamina disana, bahkan di TL juga ada Wira Penjualan (Sales Representatif) BBM Retail Pertamina seperti halnya kota2 lainnya di Indonesia, namanya Bpk. Benny Widjaja dan BBM Retail TL tetap menginduk pada Pertamina Unit Pemasaran V Surabaya.
levyphobia February 26th, 2012, 08:10 AM berharap hubungan yg terjalin antar TL dan indonesia trus berjalan baik
indonesia bs mendapatkan keuntungan, terutama ekonomi dr TL dan begitupun sebaliknya
menurut gw negara di perbatasan kita macam TL dan PNG adl pasar potensial utk produk2 indonesia..
kanazef February 26th, 2012, 09:45 AM ^^ masih, BBM di TL masih di pasok dari Depot Atapupu, terletak antara Atambua - Motaain, sekitar 5 Km dari perbatasan. Juga masih ad SPBU Pertamina disana, bahkan di TL juga ada Wira Penjualan (Sales Representatif) BBM Retail Pertamina seperti halnya kota2 lainnya di Indonesia, namanya Bpk. Benny Widjaja dan BBM Retail TL tetap menginduk pada Pertamina Unit Pemasaran V Surabaya.
owh gitu..dengar2 kan mereka keturunan portugis tuh..kira2..selama bala disana kmaren..ada gak lihat cewek2 timor yang keturunan muka2 portugis? :lol: soalnya pernah dengar..di TL ada salah satu kampung yang dimana di kampung itu katanya cewek2nya paling cantik di TL. :)
Kopassus February 29th, 2012, 06:34 AM ^^ masih, BBM di TL masih di pasok dari Depot Atapupu, terletak antara Atambua - Motaain, sekitar 5 Km dari perbatasan. Juga masih ad SPBU Pertamina disana, bahkan di TL juga ada Wira Penjualan (Sales Representatif) BBM Retail Pertamina seperti halnya kota2 lainnya di Indonesia, namanya Bpk. Benny Widjaja dan BBM Retail TL tetap menginduk pada Pertamina Unit Pemasaran V Surabaya.
Maybe a stupid question, but are there also Indomarets and Alfamarets in Timor-Lorosae?
Balaputradewa March 1st, 2012, 03:32 PM ^^ sewaktu Bala kesana belum ada Indomaret n Alfamart bro, belum terlihat, gak tau kalo sekarang :)
owh gitu..dengar2 kan mereka keturunan portugis tuh..kira2..selama bala disana kmaren..ada gak lihat cewek2 timor yang keturunan muka2 portugis? :lol: soalnya pernah dengar..di TL ada salah satu kampung yang dimana di kampung itu katanya cewek2nya paling cantik di TL. :)
^^ iya di Timor Leste, khususnya di Dili ada banyak orang atau warga Timor Leste keturunan Portugis. Mereka juga telah lama menetap dan mengenyam bangku sekolah semasa integrasi dengan Indonesia. Ini contohnya temen Bala, Vivie yang tinggal di kawasan Farol, Kota Dili. Sangat fasih Bahasa Indonesia :)
http://img822.imageshack.us/img822/1694/37938023282470678802610.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/37938023282470678802610.jpg/)
http://img823.imageshack.us/img823/7569/39041322910660715983610.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/823/39041322910660715983610.jpg/)
http://img809.imageshack.us/img809/9565/31435821868510153532010.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/809/31435821868510153532010.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Balaputradewa March 1st, 2012, 03:49 PM Juga masih ad SPBU Pertamina disana..
http://img191.imageshack.us/img191/1199/61313066118streetlife.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/191/61313066118streetlife.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
^^ SPBU Pertamina disini juga wajib melaksanakan program SPBU Pasti PAS 3 S (Senyum, Sapa dan Salam) dan penyebutan "dimulai dari angka NOL ya pak/bu" :)
rilham2new March 1st, 2012, 05:28 PM Apakah bank-bank Indonesia beroperasi di Timor Leste?? Bagaimana dengan mesin ATM nya ???? Mata uang apa yang dikeluarkan mesin ATM di Timor Leste???
Sebelum referendum dulu, di Dili pernah ada Toko Buku Gramedia... Apakah sekarang masih ada?
Balaputradewa March 2nd, 2012, 04:57 AM ^^ setau Bala cuma ada Bank Mandiri bro di daerah Colmera, Kota Dili, dan transaksinya juga menggunakan US Dollar. Di perbatasan Motaain Indonesia-Timor Leste ada kantor cabang pembantu, nah disini transaksinya Rupiah dan penerima pertukaran uang (money changer) Rupiah dan US Dollar. Sampe sekarang (CMIIW) di Timor Leste masih menggunakan mata uang US Dollar. Pecahan paling kecilnya US$1. Untuk mata uang logam, ada uang 10 centavos, 25 centavos, dan 50 centavos yang dicetak oleh Bank Sentral Timor Leste, uang logam US Dollar juga berlaku disini. Selain Bank Mandiri, Bank asing di Timor Leste ada ANZ dan satu lagi Bala lupa, Bank dari Portugal sepetinya karena namanya pake Bahasa Portugal.
Nah kalo Gramedia Bala kurang tau sekarang ada atau nggak. Kemungkinan sudah tidak ada lagi, karena waktu kerusuhan kemarin terjadi pembakaran dan penjarahan disana.
Bank Mandiri Motaain
http://img440.imageshack.us/img440/262/mandiriv.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/440/mandiriv.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Bank Mandiri Dili
http://img812.imageshack.us/img812/7472/mandiriq.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/mandiriq.jpg/)
http://img689.imageshack.us/img689/4005/mandiri2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/689/mandiri2.jpg/)
http://img96.imageshack.us/img96/5025/mandiri3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/96/mandiri3.jpg/)
http://img831.imageshack.us/img831/2725/mandiri4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/831/mandiri4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Volksraad March 2nd, 2012, 05:08 AM ^^ setau Bala cuma ada Bank Mandiri bro di daerah Colmera, Kota Dili, dan transaksinya juga menggunakan US Dollar. Di perbatasan Motaain Indonesia-Timor Leste ada kantor cabang pembantu, nah disini transaksinya Rupiah dan penerima pertukaran uang (money changer) Rupiah dan US Dollar.
Untuk Bank dari Indonesia, cuma ada Bank Mandiri saja ya bro Bala?
Kalau untuk keseluruhan transaksi ekonomi yang ada, apakah mata uang Rupiah lebih sering dipakai daripada US Dollar?
Balaputradewa March 2nd, 2012, 06:01 AM ^^ iya cuma liat Bank Mandiri aja, BNI, BCA, Bank NTT belum ada disana, termasuk KFC, McDonald n Pizza Hut juga belum ada :D cuma ada Eastern Burger kalo gak salah namanya. Transaksi disana ya tentu saja menggunakan US Dollar, Rupiah gak berlaku disana bro, bahkan ojek diperbatasan-pun maunya US Dollar atau logam centavos.
amrikok March 12th, 2012, 07:06 PM Kalo perekonomian dikuasa oleh siapa Bang Bala ? Banyak pedagang dari Indo gak ?
Andre_theRising March 13th, 2012, 12:32 PM Wah, senang rasanya baca posting2 di atas.
Timor Leste ternyata tetap sangat amat dekat dengan Indonesia, meski media2 global dan parlemen2 sampah Amrik dan Aussie membesar2kan isu HAM dsb..
rilham2new March 13th, 2012, 02:00 PM Hehehe isu HAM itu memang ada dan sangat serius. Yang dilkukan media luar sudah pada proporsinya kok.... Cman kita saja yang memilih untuk 'mem-peti es-kan' permasalahan.
Indonesia termasuk negara di dunia yang sudah melakukan pelanggaran HAM serius cukup banyak... Tp sayangnya , juga yng 'menutup diri' dalam mendiskusikannya.
Memang setiap bangsa punya egoisme masing2 seiring matiya stu per satu generasi yang dulu melanggar HAM, anak2nya bkal minta maaf.
Belanda malah sudah secara resmi mau hadir di upacara kemerdekaan versi 17 Agustus 1945. Dn sudah mau minta maaf soal Pembantaian Kalisari. Jepang sudah mempersiapkan untuk mengganti rugi para korbn perang yang dijadikan budak seks... Tapi itu memakan puluhan tahun, dan palingn nunggu para jendral yang jadi biang kerok mati.dulu karena udh tua.... Sma lah dengan Belanda dan Jepang....
Tp itu makan puluhan tahun, dan pergantian generasi. Indonesia kalau memang gentle pasti harus meminta maaf juga soal puluhan tahun penjajahn ke atas Timor Leste, Santa Cruz Massacre, TanjungPriok 1984, pembantaian 1965. Dn sebagainya.
Balaputradewa March 13th, 2012, 02:14 PM ^^ kemaren pas SEA Games, Bala juga banyak ngobrol dengan kepala kontingen mereka, Bapak Rogerio Amaral yang kebetulan juga petinggi polisi disana (PNTL), mereka datang ke Indonesia seperti pulang ke rumahnya sendiri dan sudah lama merindukan suasana seperti ini. Di Palembang mereka jalan2 sendiri, gak mau dikawal ataupun didampingi protokol dan LO karena mereka merasa mampu dan tidak ada kesulitan apapun untuk bepergian di Palembang. Semua atletnya juga ber-Bahasa Indonesia. Sedikit menarik, ketika rombongan resmi VVIP dan kontingen negara lain datang dg pesawat Garuda ataupun pesawat charteran dari negara masing2, nah kemarin Timor Leste datang dg Batavia Air. :)
Kalo perekonomian dikuasa oleh siapa Bang Bala ? Banyak pedagang dari Indo gak ?
^^ kalo ini Bala kurang tau pastinya, tapi disana banyak orang berkebangsaan Australia dan Cina. Restoran Filipina juga banyak, termasuk rumah makan minang dan pecel lele ada :)
vindoarga March 13th, 2012, 07:30 PM Hehehe isu HAM itu memang ada dan sangat serius. Yang dilkukan media luar sudah pada proporsinya kok.... Cman kita saja yang memilih untuk 'mem-peti es-kan' permasalahan.
Indonesia termasuk negara di dunia yang sudah melakukan pelanggaran HAM serius cukup banyak... Tp sayangnya , juga yng 'menutup diri' dalam mendiskusikannya.
Memang setiap bangsa punya egoisme masing2 seiring matiya stu per satu generasi yang dulu melanggar HAM, anak2nya bkal minta maaf.
Belanda malah sudah secara resmi mau hadir di upacara kemerdekaan versi 17 Agustus 1945. Dn sudah mau minta maaf soal Pembantaian Kalisari. Jepang sudah mempersiapkan untuk mengganti rugi para korbn perang yang dijadikan budak seks... Tapi itu memakan puluhan tahun, dan palingn nunggu para jendral yang jadi biang kerok mati.dulu karena udh tua.... Sma lah dengan Belanda dan Jepang....
Tp itu makan puluhan tahun, dan pergantian generasi. Indonesia kalau memang gentle pasti harus meminta maaf juga soal puluhan tahun penjajahn ke atas Timor Leste, Santa Cruz Massacre, TanjungPriok 1984, pembantaian 1965. Dn sebagainya.
nunggu puluhan tahun dulu sampai para jendral yg terlibat udah pada "mangkat" (mungkin)
Belanda juga sampai sekarang belum mengakui kemerdekaan indonesia pada 17 agustus secara resmi karena banyak veterannya yg masih hidup dan protes jika Kerajaan Belanda melakukannya
typhoonbringer March 13th, 2012, 08:08 PM ^^ pastilah, begitu2 mereka berangkat karena panggilan negara dan tugas, yang salah kan politikusnya :D
badewei soal ham dan timles, memang betul kok pelanggaran ham itu banyak, terutama untuk black ops untuk interogasi dan search-and-destroy, segala cara digunakan
anja sadiqa March 15th, 2012, 05:28 AM pernah baca dari salah satu blog pejabat indonesia cuma ngak ingat lagi siapa namanya, dia berkunjung ke perbatasan RI/TL katanya di wilayah indonesia pos penjaganya ngak dilairi listrik sedangkan di TL justru posnya bagus dan ada listrik, trus ada dengan kalo TL mau bangun jalan tol 1000 KM betulngak bala??????????
vindoarga March 15th, 2012, 09:44 AM ^^
Aku malah pernah nonton acara di Tv Oon atau Metroll Tv lupa, yg memperlihatkan kondisi sebaliknya, penjaga pos di sisi TL malahan juga sering belanja bahan makanan di NTT
typhoonbringer March 15th, 2012, 10:34 AM ^^pejabatnya ketuker kali antara pos TL sama pos TNI, muka2nya sama senjatanya sama2 SS-1, sama2 ngemeng indo :lol:
Andre_theRising March 15th, 2012, 10:44 AM .......
Memang setiap bangsa punya egoisme masing2 seiring matiya stu per satu generasi yang dulu melanggar HAM, anak2nya bkal minta maaf.
Belanda malah sudah secara resmi mau hadir di upacara kemerdekaan versi 17 Agustus 1945. Dn sudah mau minta maaf soal Pembantaian Kalisari. Jepang sudah mempersiapkan untuk mengganti rugi para korbn perang yang dijadikan budak seks... Tapi itu memakan puluhan tahun, dan palingn nunggu para jendral yang jadi biang kerok mati.dulu karena udh tua.... Sma lah dengan Belanda dan Jepang....
Tp itu makan puluhan tahun, dan pergantian generasi. Indonesia kalau memang gentle pasti harus meminta maaf juga soal puluhan tahun penjajahn ke atas Timor Leste, Santa Cruz Massacre, TanjungPriok 1984, pembantaian 1965. Dn sebagainya.
OOT tapi Sedikit catatan, sampe sekarang Belanda belum pernah meminta maaf atas kejadian2 massacre oleh tentara kolonial pada masa2 agresi Belanda. Yang ada mereka mengakui dan menyesali kejadian, tapi untuk meminta maaf belum sama sekali, kata mereka ada hal2 yang rumit untuk itu :wallbash:
http://indonesiadutch.blogspot.com/2008_12_01_archive.html (Ini blog, tapi memang ada kutipan surat2 resmi dari kerajaan Belanda, dan ini nge-source ke artikel2 di sejumlah media cetak)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengakuan_tanggal_kemerdekaan_Indonesia_oleh_Belanda
Andre_theRising March 15th, 2012, 11:40 AM Kurang tahu mengenai sejarah HAM Timtim jadi aq nggak mau masuk terlalu jauh ke sana. Tapi kalo mereka Timor Leste mau betul2 marah sama Indonesia, Xanana dan Ramos Horta yang dulu sempat dipenjara bisa saja memprotes Indonesia dan memperburuk hubungan ketika baru merdeka. Sama dengan Soekarno dengan Belanda yang sampe pemakaian nama akhiran -ke dan apa satu lagi sampe dilarang, gara2 berkesan Nederland. Semua hal berbau Nederland dilarang keras. Uniknya Bapak Soekarno sangat menekankan persatuan dan equality, nggak ada mayoritas minoritas, tapi khusus 'etnis Nederland' dia anti banget :D
Kenyataanya, sejak Timor Leste ada, nggak ada tuh masalah2 berarti yang bisa menyulut masalah diplomatik. Sampai sekarang. Bahkan di Wiki disebut Indonesia adalah partner ekonomi terbesar Timor Leste, sesuatu yang agak janggal bila melihat kasus2 HAM yang pernah terjadi
Iya, ada masalah perbatasan dan pengungsi, tapi itu bukan hal2 yang oleh pihak Timor Leste dianggap akan menganggu hubungan diplomatik yang selama ini terjalin baik.
Selain itu juga nonton acara Ujung Negeri, kelihatannya nggak ada kesan kecurigaan atau penjagaan ketat antara kedua border, suasananya biasa2 aja meski tetap ada proses formalitas.
Aq sih simpel aja sih melihat hubungan dua negara tetangga, lihat aja kondisi di daerah perbatasannya. Itu aja udah bisa menjelaskan lebih banyak
Border2 Yang aq pernah liat Malaysia - Thailand, India - Bangladesh, Indonesia - Malaysia, India - Nepal, India - Bhutan, India - Pakistan, Thailand - Kamboja, Indonesia - Papua Nugini.
Dan hanya dengan melihat daerah perbatasan, aq udah cukup banyak tahu bagaimana hubungan antara kedua negara
rilham2new March 15th, 2012, 01:15 PM OOT tapi Sedikit catatan, sampe sekarang Belanda belum pernah meminta maaf atas kejadian2 massacre oleh tentara kolonial pada masa2 agresi Belanda. Yang ada mereka mengakui dan menyesali kejadian, tapi untuk meminta maaf belum sama sekali, kata mereka ada hal2 yang rumit untuk itu :wallbash:
http://indonesiadutch.blogspot.com/2008_12_01_archive.html (Ini blog, tapi memang ada kutipan surat2 resmi dari kerajaan Belanda, dan ini nge-source ke artikel2 di sejumlah media cetak)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengakuan_tanggal_kemerdekaan_Indonesia_oleh_Belanda
Duta Besar Belanda sekitar 3-4 tahun yang lalu pernah hadir di upacara kemerdekaan RI di Istana merdeka (versi 17 Agustus 1945). Yang pasti kejadian kala itu diberitakan besar2an di media Indonesia dan Belanda.
And my bad,,, bukan kali sari... Tapi pembantaian Rawa Gede.
Untuk Rawagede Massacre, terjadi ketika Agresi Militer, tentara Belanda (veteran nya masih hidup) mengakui pembantaian Rawagede memang ada. Dan pengadilan Belanda telah mmerintahkan pemerintah Belanda untuk.membayar ganti rugi pada penduduk Rawagede.
Dan pihak kedutaan Belanda sudah berhubungn dengan keluarga korban Rawagede.
Khusus Santa Cruz Massacre, itu kejadian dilakukan oleh pihak keamanan Indonesia kepada penduduk sipil di Timor Leste. Ini beritanya gedeeeeeee banget di dunia internasional. Tapi tidak diberitkan secara proporsional di dalam negeri. Dunia internasional marah besar.. emangnya ga tahu apa alasn Embargo Militer Amerika Serikat tahun 1992 apa??? Ya salah satunya Santa Cruz Massacre ini.
Bayangin aja Tiananmen Square 1989 aja membuat dunia 'panas'... Apalagi ini ,cuman berselang 2 tahun setelahnya. Wartawan Amerika, Australia, dan Belanda ada di sana. Dan ditayangkan di seluruh dunia tuh... Gak ditayangkan Di TVRi pastinya....
rilham2new March 15th, 2012, 01:35 PM Kurang tahu mengenai sejarah HAM Timtim jadi aq nggak mau masuk terlalu jauh ke sana. Tapi kalo mereka Timor Leste mau betul2 marah sama Indonesia, Xanana dan Ramos Horta yang dulu sempat dipenjara bisa saja memprotes Indonesia dan memperburuk hubungan ketika baru merdeka. Sama dengan Soekarno dengan Belanda yang sampe pemakaian nama akhiran -ke dan apa satu lagi sampe dilarang, gara2 berkesan Nederland. Semua hal berbau Nederland dilarang keras. Uniknya Bapak Soekarno sangat menekankan persatuan dan equality, nggak ada mayoritas minoritas, tapi khusus 'etnis Nederland' dia anti banget :D
Kenyataanya, sejak Timor Leste ada, nggak ada tuh masalah2 berarti yang bisa menyulut masalah diplomatik. Sampai sekarang. Bahkan di Wiki disebut Indonesia adalah partner ekonomi terbesar Timor Leste, sesuatu yang agak janggal bila melihat kasus2 HAM yang pernah terjadi
Iya, ada masalah perbatasan dan pengungsi, tapi itu bukan hal2 yang oleh pihak Timor Leste dianggap akan menganggu hubungan diplomatik yang selama ini terjalin baik.
Selain itu juga nonton acara Ujung Negeri, kelihatannya nggak ada kesan kecurigaan atau penjagaan ketat antara kedua border, suasananya biasa2 aja meski tetap ada proses formalitas.
Aq sih simpel aja sih melihat hubungan dua negara tetangga, lihat aja kondisi di daerah perbatasannya. Itu aja udah bisa menjelaskan lebih banyak
Border2 Yang aq pernah liat Malaysia - Thailand, India - Bangladesh, Indonesia - Malaysia, India - Nepal, India - Bhutan, India - Pakistan, Thailand - Kamboja, Indonesia - Papua Nugini.
Dan hanya dengan melihat daerah perbatasan, aq udah cukup banyak tahu bagaimana hubungan antara kedua negara
Rakyat sipil pastinya punya perasaan masing2. Dendam atau tidak dendam di hati masing-masing masyarakat sipil tidak menghapus fakta apalagi menjustifikasi perbuatan Indonesia di masa lampau.
Timor Leste tu klau dibilang marah ya pasti marah, tp generasi yang hidup setelahnya kan hidup di zaman berbeda. Seperti misalnya, paska perang dunia ke-2 Jepang hancur karena perang dan bom atom. Tp toh tetap jg harus membina hubungan baik dengan Dunia Barat. Yet, cuman perlu kurang dari 10 tahun bagi Jepang setelah perang dunia kedua untuk menjadi Western World Biggest Ally in Asia.
Indonesia sendiri, begitu Sukarno turun langsung menormalisasi hubungan dengan Negara2 Barat yang liberal.
Lagipula Timor Leste negara yang masih baru. Banyak sistem di negaranya masih dijalankan PBB. Dan yang terpenting, bahkan 10 tahun merdeka, tohh masih ada puluhan ribu pengungsi Timor leste di sisi NTT, indonesia. Ya pastilah pemerintah Timor Leste harus baik-baik sama Indonesia.
Dan 'kemerdekaan' bukan masalah deklarasi, tapi 'pengakuan' baik secara de jure ataupun de facto. Hal ini penting bagi Timor Leste... Makanya harus musuhan jg ngapain?? Toh mereka jg merdeka nya karena referendum dan referendum itu jg hal yang diorganisasi pemerintah Indonesia pada akhirnya.
Still ttp tidak menjustifikasi pelanggaran HAM. Dan dari awal aku tidk mengomentari posisi Timor Leste sekarang terhadap Indonesia, karena menurut sy sih tidak ada masalah, lahhh Krisdayanti aja kawin sama.Raul Lemos kok:D OOT....
Yng sy komentari adalah Indonesia seringkali merasa 'telah menjadi seorang SANTA' bagi Timor Leste di masa lampau, padahal bnyak pelanggaran HAM berat di belakangnya. Sedihnya rakyat Indonesia kebanyakan berada dalam 'kepercayaan' ini... Kemungkinan besar karena.pengaruh pemerintah masa lalu yang opresif terhadap media....
Sy soalnya pernah hidup di zaman pelajaran 'Ilmu Pengetahuan Sosial' atau 'Pelajaran Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB)' yang mana, sy masih ingat betul ada bab Soal Integrasi TImorTimur 1976. Dan bagaimana pelajaran dalam.Kurikulum itu mengajarkan 'Betapa Indonesia telah menjadi SANTA' bagi Timor Leste.
Andre_theRising March 15th, 2012, 05:04 PM Duta Besar Belanda sekitar 3-4 tahun yang lalu pernah hadir di upacara kemerdekaan RI di Istana merdeka (versi 17 Agustus 1945). Yang pasti kejadian kala itu diberitakan besar2an di media Indonesia dan Belanda.
Parlemen dan Pemerintah Belanda sebelumnya takut kalo 17 Agustus diakui, Agresi Militer mereka akan dianggap suatu pelanggaran berat. Dan bisa2 Jendral serta Perwira yang masih hidup diajukan ke Mahkamah Internasional
Yang paling aq ingat beberapa tahun sebelum kejadian tersebut, waktu Ratu Belanda berkunjung ke Indonesia. Ia sempat akan berkunjung saat Hari Kemerdekaan 17 Agustus sekalian hadir di upacara, tapi PM Belanda waktu itu menentang keras. SEhingga akhirnya sang Ratu 'terpaksa' nginap di Singapura beberapa hari, baru kemudian datang ke Indonesia.
Andre_theRising March 15th, 2012, 05:08 PM Kalo yang saya lihat2, termasuk nanya teman2 SMA dulu yang sekarang jadi perwira di daerah NTT Pulau Timor, emang dari Timor LEste murni nggak ada niat ngungkit2 peristiwa lalu dan hubungan dengan Indonesia betul2 murni damai. Xanana Gusmao sebagai PM juga udah berapa kali datang ke Jakarta untuk meningkatkan hubungan. Dan masyarakat antar perbatasan dapat menyeberang pada siang hari untuk mencari nafkah di sungai / hutan atau belanja dengan lancar, nggak ada periksa2 badan segala.
Kalo coba analisis2 sendiri, keknya Timor LEste lebih fokus dan mementingkan masa depan dan hubungan ke depan, yang penting sekarang negara mereka udah Independence.
Istimewanya adalah, generasi yang hidup di 90-an ya pasti masih ada sekarang di Timor LEste. Dan kalo mo dendam atau gimana, ya pasti adalah kelihatan indikasinya dalam hubungan diplomatik sekarang, karena generasi itu masih ada. Ternyata nggak ada tuh kasus2 yang besar dalam diplomatik kita dengan Timor Lester. Bahkan Indonesia cukup berperan besar dalam mempromosikan Timor Leste masuk ASEAN termasuk dalam East Summit kemarin (yang kudengar Singapura masih belum setuju)
Bandingkan dengan Rawa Gede, tinggal berapa coba korban yang masih hidup baru Pemerintah Belanda mau membayar ganti rugi dan minta maaf. Berapa puluh tahun sejak kejadian? Apa nggak kurang ajar tuh??? Itupun sekarang masih banding di Pengadilan mengenai besaran jumlah bayaran. Dan Pemerintah sono pun nggak mau membayar untuk korban atau anggota keluarga yang sudah tidak hidup lagi :wallbash:
Jadi membandingkan Rawa Gede Massacre dengan Santa Cruz rasanya koq agak kejauhan ya?
TInggal kita lihat aja gesekan2 di Parlemen AS sama Aussie mengenai hal tersebut, apakah suatu saat Santa Cruz case ini akan diangkat lagi ke permukaan.
Aq jadi teringat Turki yang serta merta memutuskan hubungan diplomatik dengan Perancis setelah Parlemen Perancis mengesahkan RUU yang intinya menyebut adanya Genosida di Armenia oleh pasukan Turki (terlepas benar atau tidaknya, aq nggak tau)
vindoarga March 15th, 2012, 08:45 PM Duta Besar Belanda sekitar 3-4 tahun yang lalu pernah hadir di upacara kemerdekaan RI di Istana merdeka (versi 17 Agustus 1945). Yang pasti kejadian kala itu diberitakan besar2an di media Indonesia dan Belanda.
And my bad,,, bukan kali sari... Tapi pembantaian Rawa Gede.
Untuk Rawagede Massacre, terjadi ketika Agresi Militer, tentara Belanda (veteran nya masih hidup) mengakui pembantaian Rawagede memang ada. Dan pengadilan Belanda telah mmerintahkan pemerintah Belanda untuk.membayar ganti rugi pada penduduk Rawagede.
Dan pihak kedutaan Belanda sudah berhubungn dengan keluarga korban Rawagede.
Khusus Santa Cruz Massacre, itu kejadian dilakukan oleh pihak keamanan Indonesia kepada penduduk sipil di Timor Leste. Ini beritanya gedeeeeeee banget di dunia internasional. Tapi tidak diberitkan secara proporsional di dalam negeri. Dunia internasional marah besar.. emangnya ga tahu apa alasn Embargo Militer Amerika Serikat tahun 1992 apa??? Ya salah satunya Santa Cruz Massacre ini.
Bayangin aja Tiananmen Square 1989 aja membuat dunia 'panas'... Apalagi ini ,cuman berselang 2 tahun setelahnya. Wartawan Amerika, Australia, dan Belanda ada di sana. Dan ditayangkan di seluruh dunia tuh... Gak ditayangkan Di TVRi pastinya....
Bukan Dubes Belanda, tapi Menlu Belanda, namanya Benard Bot
GondarCool March 18th, 2012, 07:30 AM Info sekarang ada Pemilihan Presiden di Timor Leste -->
Sumber : http://www.bellinghamherald.com/2012/03/16/2440882/east-timor-votes-for-new-president.html
East Timor votes for new president in key test
By GUIDO GOULART - Associated Press
DILI, East Timor - East Timor voted for a new president Saturday in an election that tested the young nation's political stability ahead of the planned departure of U.N. troops later this year.
Incumbent Jose Ramos Horta, a Nobel Peace Prize laureate, was facing off against 11 other candidates.
His biggest challengers were former military chief Taur Matan Ruak, opposition party head Francisco "Lu Olo" Guterres, and Parliament President Fernando de Araujo.
Preliminary results indicated that no one would secure the 51 percent majority needed to win. Results from all 13 districts were expected to be announced Sunday.
If no one receives an outright majority, the two top vote-getters will move on to a second and final round on April 21.
The president's role is largely ceremonial, but he has the potential to help unify Asia's newest and poorest nation, which is still recovering from a bloody break for independence from Indonesia a decade ago.
Read more here: http://www.bellinghamherald.com/2012/03/16/2440882/east-timor-votes-for-new-president.html#storylink=cpy
embassyofaudrey March 18th, 2012, 02:48 PM sukses lah buat TL..semoga kalian bisa jauh lebih baik..amin. :)
br0wnie March 21st, 2012, 02:19 PM baguss jg yaa timless skrg...
Venantio March 21st, 2012, 07:54 PM OOT tapi Sedikit catatan, sampe sekarang Belanda belum pernah meminta maaf atas kejadian2 massacre oleh tentara kolonial pada masa2 agresi Belanda. Yang ada mereka mengakui dan menyesali kejadian, tapi untuk meminta maaf belum sama sekali, kata mereka ada hal2 yang rumit untuk itu :wallbash:
http://indonesiadutch.blogspot.com/2008_12_01_archive.html (Ini blog, tapi memang ada kutipan surat2 resmi dari kerajaan Belanda, dan ini nge-source ke artikel2 di sejumlah media cetak)
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengakuan_tanggal_kemerdekaan_Indonesia_oleh_Belanda
Kalau yang ini, harusnya Indonesia juga malu karena pernah melakukan hal yang sama juga di Timor Leste sewaktu masih jadi salah satu bagian NKRI. Harusnya Indonesia juga meminta maaf kepada rakyat Timor Leste.
Saya setuju dengan rilham2new, Indonesia sering merasa sudah sangat berjasa dengna Timor Leste. Padahal, cukup banyak pelanggaran HAM terjadi ketika masa-masa itu... Dan memang benar, Santa Cruz Massacre memang menjadi pemicu kemarahan dunia internasional. Dan itu menjadi alasan embargo terhadap Indonesia.
Satu lagi, menurut saya, dilihat dari waktu terjadinya, sebenarnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu terjadi di masa penjajahan Jepang, bukan Belanda.
Andre_theRising March 22nd, 2012, 03:23 PM Sebenarnya poin gw bukan masalah minta maaf2 dsb dan masalah massacre, karena saya kurang tahu informasinya.
Di posting sebelumnya gw melihat dari perspektif masyarakat Timor Leste yang setelah independence justru tak pernah mengangkat2 sejarahnya bersama Indonesia dan malahan Indonesia jadi partner ekonomi terbesar Timor Leste hingga sekarang. Dan seperti gw bilang, hubungan negara2 salah satunya bisa dilihat dari kondisi perbatasannya, dan dari cerita2 beberapa teman gw yg jadi perwira di perbatasan dengan Timor LEste dan Papua Nugini, nggak pernah ada masalah2 berarti termasuk dalam urusan lintas batas
Artinya ya hubungan Indonesia - Timor Leste baik2 saja.
Ngapain ngungkit2 masalah lalu, kalo mo diangkat ama orang2 parlemen US atau Aussie ya silakan aja
Apa Indonesia juga kontinyu mengangkat semua masalah2 dengan Belanda semasa kolonial? Liat aja Beasiswa Stuned udah memberangkatkan berapa banyak mhsw Indonesia? Penerbangan Jakarta - Amsterdam?
Satu lagi, menurut saya, dilihat dari waktu terjadinya, sebenarnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu terjadi di masa penjajahan Jepang, bukan Belanda.
Sedikit OOT. Setelah Jepang menyerah, salah satu butir perjanjian adalah menyerahkan daerah kolonial kepada eks penguasa sebelum Jepang merebutnya (itulah yang terjadi ke MAS, SIN, dsb)
Indonesia menyatakan merdeka, tapi Belanda yang nggak tahu tidak mau mengakui dan masih menganggap Indonesia bagian jajahan mereka. Waktu itu Inggris berdasarkan perjanjian menyerahnya Jepang ditugaskan mengelola daerah jajahan eks Jepang. Belanda kemudian memanfaatkan, mengekor Inggris untuk mendapatkan kembali Indonesia
Venantio March 22nd, 2012, 04:39 PM Posting di atas cuma tanggapan saya atas posting sebelumnya yang bilang bahwa Belanda tidak pernah meminta maaf... Hal yang sama terjadi dengan Indonesia. Bukan berarti mengungkit masa lalu, tapi lebih baik melihat ke dalam diri kita dahulu sebelum kita menilai orang lain... Itu aja..
Mengenai Jepang, jalan sejarahnya memang begitu, dan saya tidak sedang menolaknya, tetapi hanya mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia terjadi di masa pendudukan Jepang, sebelum diserahkan ke Sekutu/Belanda, bukan pada masa pendudukan Belanda....
Sori OOT ya.. kita lanjut dengan TimLes...
rilham2new March 22nd, 2012, 04:45 PM Kalau yang ini, harusnya Indonesia juga malu karena pernah melakukan hal yang sama juga di Timor Leste sewaktu masih jadi salah satu bagian NKRI. Harusnya Indonesia juga meminta maaf kepada rakyat Timor Leste.
Saya setuju dengan rilham2new, Indonesia sering merasa sudah sangat berjasa dengna Timor Leste. Padahal, cukup banyak pelanggaran HAM terjadi ketika masa-masa itu... Dan memang benar, Santa Cruz Massacre memang menjadi pemicu kemarahan dunia internasional. Dan itu menjadi alasan embargo terhadap Indonesia.
Satu lagi, menurut saya, dilihat dari waktu terjadinya, sebenarnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia itu terjadi di masa penjajahan Jepang, bukan Belanda.
Media Indonesia selalu berada di pihak 'buram' dalam menerangkan penyebab sebenarnya embargo militer Amerika Serikat. Kita tidak pernah tahu pasti, kecuali setelah 1998.
Bahkan sampai hari ini, pemerintah juga tidak pernah tuh mau mengakui kalau embargo militer terjadi karena kejadian 'sangat spesifik'.
Sekarang pemerintah cuman berani ngomong 'Embargo militer terjadi karena pelanggaran hHAM yang terakumulasi".
2wkwkwk, padahal yang menjadi corner stone nya... Sperti Santa Cruz Massacre malah gak ada yang berani sebut2..
Venantio March 22nd, 2012, 05:11 PM Media Indonesia selalu berada di pihak 'buram' dalam menerangkan penyebab sebenarnya embargo militer Amerika Serikat. Kita tidak pernah tahu pasti, kecuali setelah 1998.
Bahkan sampai hari ini, pemerintah juga tidak pernah tuh mau mengakui kalau embargo militer terjadi karena kejadian 'sangat spesifik'.
Sekarang pemerintah cuman berani ngomong 'Embargo militer terjadi karena pelanggaran hHAM yang terakumulasi".
2wkwkwk, padahal yang menjadi corner stone nya... Sperti Santa Cruz Massacre malah gak ada yang berani sebut2..
Sebenarnya waktu itu seingat saya ada satu media televisi yang memberitakan kejadian tersebut secara gamblang... Tapi entah kenapa, setelah satu dua hari, berita lanjutannya tidak pernah muncul, hanya disentuh sedikit saja di atas permukaan....
Seharusnya, dengan melihat urutan kronologis kejadiannya, sangat jelas kelihatan bahwa embargo militer itu memang dipicu oleh Santa Cruz Massacre...
Andre_theRising March 23rd, 2012, 10:23 AM Udahlah gak usah dibahas2 lagi Santa Cruz Massacre, di dunia yang sedang berjalan ini ada banyaak sekali massacre yang terjadi antar negara atau antar etnis..
Kita di sini melihat ke depan aja bagaimana perkembangan Timor Leste dan hubungan baiknya dengan Indonesia. Intinya gw happy Timor Leste itu punya a very good relationship dengan Indonesia. Dan aq juga termasuk amazed sudah berapa kali Xanana Gusmao dan Ramos Horta datang ke Indonesia 1 dekade terakhir dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral, padahal di kota mereka berkunjung itulah mereka pernah ditangkap, diadili, dan dipenjarakan. I am relief for that :okay:
typhoonbringer March 23rd, 2012, 10:34 AM foto lagi donks
GondarCool March 23rd, 2012, 03:11 PM foto lagi donks
Ada foto suasana Pilpres Timor Leste, nyomot dari salah satu situs berita
sumber :http://www.bbc.co.uk/indonesia/laporan_khusus/timorelection.shtml
Suasana Pemilu ga beda jauh dengan di Indo
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/15/120315134203_east_timor_campaign_976x549_getty_nocredit.jpg
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/15/120315134011_east_timor_campaign_976x549_getty_nocredit.jpg
Polisi di TL sana
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/15/120315132544_east_timor_military_976x549_reuters_nocredit.jpg
Ramos Horta (Presiden TL sekarang)
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/15/120315132357_east_timor_ramos_horta_976x549_reuters_nocredit.jpg
Salah Satu Capres TL, Fransisco Gutteres
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/15/120315135543_east_timor_campaign_976x549_reuters_nocredit.jpg
GondarCool March 23rd, 2012, 03:21 PM Lanjutan -->
Pasar Comoro, pasar utama di Dili
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319100929_east_timor_election_976x549_bbc_nocredit.jpg
Suasana di Jalan Colmera kota Dili (Mungkin kalo di Jakarta kaya Bundaran HI)
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319100746_east_timor_election_976x549_bbc_nocredit.jpg
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319100614_east_timor_election_549x549_bbc_nocredit.jpg
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319095812_east_timor_taur_matan_ruak_976x549_bbc_nocredit.jpg
Si Xanana ikut milih juga
http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319100348_east_timor_xanana_gusmao_976x549_bbc_nocredit.jpg
typhoonbringer March 23rd, 2012, 05:44 PM 30 years will do that for you :D
nice pics! cendol meluncur :lol:
suasana pasar sama kampanyenya indonesia bangets
Budi_anduk March 23rd, 2012, 08:06 PM http://wscdn.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2012/03/19/120319095812_east_timor_taur_matan_ruak_976x549_bbc_nocredit.jpg
sepertinya ada metr*tv tu :okay:
vindoarga March 24th, 2012, 05:53 AM mall pertama di timor leste :nuts:
aku kira di jaman indonesia setidaknya udah ada satu plaza? (CMIIW)
Timor Plaza
the first shopping mall in Dili, Timor Leste
http://static.panoramio.com/photos/original/55887040.jpg
http://www.panoramio.com/photo/55887040
http://2.bp.blogspot.com/-fbOX8aZ7LeM/TpuUbURUdJI/AAAAAAAAAK8/wPi-4DoCOiA/s1600/DSCF7176.JPG
http://3.bp.blogspot.com/-xCYJllN6FH4/TpLKh7FvHuI/AAAAAAAAAKs/77DiqNYH9JQ/s1600/%25E5%25A4%25A7%25E5%25A0%258202g+B.jpg
http://timorplaza.blogspot.com/
Andre_theRising March 24th, 2012, 07:08 AM Hehe nggak kliatan seperti plaza...
Dan yang foto di bawah sepertinya hasil sotosop ya :D
Balaputradewa March 24th, 2012, 07:42 AM ^^ Lebih mirip Ruko. Mari kita nostalgia sedikit, berikut foto Kantor Gubernur Timor Timur yang sekarang menjadi Palacio Do Governo :)
http://img263.imageshack.us/img263/1415/timtim.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/263/timtim.jpg/)
Foto dari Uploaded with The Dili Insider (http://thediliinsider.blogspot.com/2009/08/palacio-do-governo-pre-1999-kantor.html)
Hadi March 26th, 2012, 10:03 AM Plaza Timor itu di bangun oleh orang indonesia :)
Andre_theRising March 26th, 2012, 11:39 AM Wah itu foto Kantor Gubernur foto update atau old photo?
Masih ada tulisan birokrasinya gitu..
Jadi teringat ama istilah Dati I dan Dati II (Daerah Tingkat), istilah birokrasi Orde Baru sebelum era Otonomi Daerah..
GondarCool April 17th, 2012, 02:55 PM Taur Matan Ruak Menangi Pemilu Timor Leste
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/17/1250287620X310.jpg
DILI, KOMPAS.com — Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Timor Leste, Taur Matan Ruak, memenangi pemilihan presiden dengan marjin cukup lebar pada putaran kedua pemungutan suara, Selasa (17/4/2012), berdasarkan hasil sementara.
Meskipun baru sekitar 73 persen suara yang dihitung di ke-13 kabupaten provinsi, Ruak unggul dengan 59,91 persen atau 190.061 suara. Kandidat lainnya, Francisco "Lu-Olo" Guterres, dari oposisi Fretilin meraih 40,09 persen.
Putaran kedua pemungutan suara terjadi setelah tak seorang pun dari 12 calon dalam pemilihan presiden mengumpulkan suara mayoritas yang diperlukan untuk mengamankan kemenangan dalam putaran pertama pada 17 Maret.
Pemilih menuju ke tempat-tempat pemungutan suara sebelum pukul 15.00 waktu setempat pada Senin (16/4/2012).
Proses pemungutan suara berjalan lancar di bawah kesaksian para pengamat internasional. Misi integrasi PBB juga hadir untuk membantu menjaga ketertiban. Hasil akhir diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang jika tidak ditantang di pengadilan.
Presiden Timor Leste adalah kepala negara, tetapi pusat struktur kekuasaan adalah pada perdana menteri dalam sistem parlementer. Namun, presiden memiliki hak veto dalam keadaan tertentu. Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun.
Ruak akan mengambil alih kepemimpinan dari Presiden Jose Ramos-Horta pada 20 Mei mendatang.
Dilahirkan pada tahun 1955, nama asli Taur Matan Ruak adalah Jose Maria Vasconcelos. Nama Taur Matan Ruak berarti "dua mata tajam" dalam bahasa Tetum.
Ruak telah menjadi pejuang sebelum Timor Leste mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 2002. Dia mundur sebagai panglima angkatan bersenjata tahun lalu untuk mencalonkan diri sebagai presiden.
Negara dengan penduduk sedikit, satu juta orang, itu adalah salah satu negara dunia yang belum berkembang. Namun, beberapa pengunjung mengatakan, negara itu telah banyak berubah selama beberapa tahun terakhir.
Sumber :http://internasional.kompas.com/read/2012/04/17/12521082/Taur.Matan.Ruak.Menangi.Pemilu.Timor.Leste
smg820 April 17th, 2012, 04:44 PM Dili Central is a unique development 0n over 60,000 m2 of prime vacant land in the heardt of the Comoro area.
http://www.timorplazahotel.com/Images/Dili_central.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/Timor_Plaza.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_dili2.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_dili1.jpg
CINEMA & CONVENTION CENTRE
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_convention1.jpg
Construction begins on Timor Plaza Cinema
http://4.bp.blogspot.com/-ITg0Ze6iEvY/T2KPA3YlFVI/AAAAAAAADfA/Y4KxVSOIzKg/s400/IMG_1821.jpg
source: http://timorplaza.blogspot.com/
GondarCool April 23rd, 2012, 08:30 AM Tampaknya Timor Leste sampai sekarang masih terbentur dengan masalah-masalah dasar negara, seperti contohnya Bahasa...
Timor Leste, Tetum, Portuguese, Bahasa Indonesia or English?
http://www.caritas.org.au/images/timor-leste/east-timor-kids.jpg
J. Ramos-Horta, Dili | Fri, 04/20/2012 11:53 AM
Once in a while, a journalist or scholar opinionates on Timor Leste’s choice of its official languages. Victor Richard Savage, associate professor in geography at the National University of Singapore, wrote recently “The current presidential election in Timor Leste has brought international visibility to this rather marginalized state within Southeast Asia.”
Mr. Savage then proceeded to provide us with his scholarly opinion on what is actually a very simple issue in Timor Leste, the issue of languages.
Articles 13 and 159 of our Constitution determine that Tetum and Portuguese are our official languages and Indonesian and English are our working languages. Can one be more open-minded and pragmatic than that?
Timorese leaders and people, though islanders, are very outward-looking, open to cultural influences, eagerly learning and absorbing the good (and bad) we see, read and hear around us. We are among the most polyglot people in the world. A very large percentage of us manage as many as three to five languages — a native language, Tetum, Indonesian, English and Portuguese.
n his essay, Mr. Savage questioned the wisdom of Timor Leste’s language policy and suggested that we should opt for English rather than Tetum and Portuguese, ignoring the fact that our Constitution provides space for Indonesian and English as working languages.
However, Mr. Savage erroneously claims that while Tetum is an official language, “on the ground one gets the feeling that Portuguese has been given priority because it is the language of communication of the political and social elites — in short, it is an elitist language in Timor Leste. This language policy has its own challenges.”
We all know that English is an important language, almost incontournable (inevitable) if one wants access information on science and technology, international trade and money markets. But, the fact that a particular language has regional or global usage does not necessarily mean we must all automatically dump our historical languages and roots and adopt that language as an official language.
Even if we were to be persuaded by Mr. Savage and other like-minded scholars about the “superiority” of the English language and adopt it as our official language, there would be extraordinary challenges in terms of the human and financial resources required to implement such a policy.
I concede we are not all as practically-minded as our Singaporean brothers and sisters. I confess we are mostly somewhat romantic, and possess a historical perspective, because we have a long history, and do not possess the Singaporean practical and trade-oriented mindset.
So, will we be condemned to slow progress merely because we have a vibrant multi-cultural, multi-lingua, colorful, dynamic society, spending time to enjoy the beauty of life?
I am sure we won’t. I am sure Timor Leste will be able to deepen the quality of education, integrate seamlessly within ASEAN and spur modern economic development without forsaking the common sense feeling of belonging to our roots.
http://www.thejakartapost.com/news/2012/04/20/timor-leste-tetum-portuguese-bahasa-indonesia-or-english.html
Kopassus April 25th, 2012, 06:13 AM Tampaknya Timor Leste sampai sekarang masih terbentur dengan masalah-masalah dasar negara, seperti contohnya Bahasa...
http://www.thejakartapost.com/news/2012/04/20/timor-leste-tetum-portuguese-bahasa-indonesia-or-english.html
From the beginning I didn't understand why they want to make the Portugese language as their official language. It would be better to use their own national language like Tetum instead of something foreigns....
Kopassus April 25th, 2012, 06:14 AM Dili Central is a unique development 0n over 60,000 m2 of prime vacant land in the heardt of the Comoro area.
http://www.timorplazahotel.com/Images/Dili_central.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/Timor_Plaza.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_dili2.jpg
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_dili1.jpg
CINEMA & CONVENTION CENTRE
http://www.timorplazahotel.com/Images/pic_convention1.jpg
Construction begins on Timor Plaza Cinema
http://4.bp.blogspot.com/-ITg0Ze6iEvY/T2KPA3YlFVI/AAAAAAAADfA/Y4KxVSOIzKg/s400/IMG_1821.jpg
source: http://timorplaza.blogspot.com/
Quite an impressive project for the poorest country of SEA.
A couple of years ago it almost become a anarchistic country with a muting army....
Volksraad April 25th, 2012, 08:37 AM From the beginning I didn't understand why they want to make the Portugese language as their official language. It would be better to use their own national language like Tetum instead of something foreigns....
Maybe, the purpose is to release any cultural bond with Indonesia and to increase their relationship with international world?
dochan April 25th, 2012, 12:16 PM Btw, baru nyadar kalo GDP per capita TL lbih tinggi sedikit dibanding Indo... Mnurut data IMF
reyan.tm May 5th, 2012, 06:44 PM Btw, baru nyadar kalo GDP per capita TL lbih tinggi sedikit dibanding Indo... Mnurut data IMF
Yup, salah satu penyebabnya karena mereka pake USD
acoolguyfromnz May 5th, 2012, 09:41 PM Indonesia kalau rupiahnya di sederhanakan nolnya dan kontrol nilai rupiah benar2 superb layaknya negara2 commonwealth, GDP indonesia juga bisa lebih baik.
rilham2new May 6th, 2012, 04:56 AM ^^ kayaknya gak sesimpel nilai mata uang , tapi juga fundamental ekonomi sektor bisnis, industri, dan ekspor-impor juga berperan.
Tapi pengaruh mata uang yang dipakai juga pengaruh sih.
Kayak di Papua, harga barang serba mahal menuntut orang untuk belanja barang lebih mahal dari daerah lain. Hal ini masuk dalam perhitungan GDP pada akhirnya.
bright_shield May 6th, 2012, 05:02 PM Indonesia kalau rupiahnya di sederhanakan nolnya dan kontrol nilai rupiah benar2 superb layaknya negara2 commonwealth, GDP indonesia juga bisa lebih baik.
ga ngaruh mas. mata uang korea nol nya juga tiga sama kayak rupiah, tp fine-fine aja tuh. mata uang mah yg penting stabil, naik dan turunnya ga drastis :lol:
Erran May 7th, 2012, 10:30 AM Indonesia kalau rupiahnya di sederhanakan nolnya dan kontrol nilai rupiah benar2 superb layaknya negara2 commonwealth, GDP indonesia juga bisa lebih baik.
Ga ngaruh, Mas.
Kecuali Rupiah terus berapresiasi terhadap USD, pun ini juga ga ngaruh kalo disesuaikan secara PPP.
~MELVINDONESIA~ May 7th, 2012, 04:14 PM Btw, baru nyadar kalo GDP per capita TL lbih tinggi sedikit dibanding Indo... Mnurut data IMF
wah baru tau...
dikira per capita Timor Leste kurang lebih sama dengan provinsi tetangganya,NTT
acoolguyfromnz May 7th, 2012, 09:12 PM @Erran,
Timor Leste memang gak mau pusing
Kalau nilai rupiah di kontrol akan berpengaruh contoh China remimbi. they peg china remimbi to dollar so it always looks cheap to overseas treaders. Atau spt Jepang yg mana Yennya di peg ke mata uang sumber export mereka.
However ada ambang phiscology utk nilai mata uang. Terlalu banyak nolnya org akan berpendapat there is something wrong with their economy. Contoh spt Zimbabwe, Italia walaupun ada pengecualian spt korea dsb. Tapi korea kan negara exportir. Jadi jgn di samakan dgn Indo yg suka barang import
Utk memperkuat sebuah mata uang ada beberapa cara, yg paling cepat adalah bagaimana membuat demand akan mata uang itu kuat di dunia international.
US utk memperkuat demand akan mata uangnya, mereka meminjamkan uangnya ke negara2 yg telah di demokrasikan mereka dgn bunga spt layaknya rentenir baik melalui IMF, worldbank dsb.
Atau bisa spt Jepang atau china, Taiwan atau commonwealth dimana eksport produk mereka di pacu habis2an dan mewajibkan semua barang yg di eksport harus di trade dgn menggunakan mata uang mereka dan semua barang yg di perdagangkan di dalam negeri wajib menggunakan mata uang itu tanpa kecuali.
PPP itu cuma matematika saja, semua faktor di PPP itu bisa di mainkan. Jadi tergantung kita mau outputnya gimana
So I recon it is about supply and demand.
Kasus di Indonesia:
1. Eksport kita kadang lebih rendah dari import, itu artinya demand akan rupiah juga gak lebih baik.
2. Hampir semua export (kalau tdk salah) di jual dalam USD, itu artinya demand akan USD akan selalu tinggi. Kebanyakan para exportir tdk mau menukarkan lagi dalam bentuk rupiah. Sekali lagi demand rupiah tertekan. Dont ask me about importers. They will definitely only trade with the currency they use.
3. Di dalam negeri pun masih banyak yg berdagang dgn mata uang asing terutama USD.
4. Pemerintah kita banyak berhutang ke negara2 lain. Itu artinya demand mata uang asing akan selalu tinggi karena periodically negara harus bayar hutang dalam mata uang asing dalam massive amount.
5. Kita terlalu liberal sistem ekonominya yg membolehkan siapa saja menarik uangnya dari negeri ini kapan saja. Kalau fundamental ekonomi negara ini kuat sih ok saja. Lah tabungannya cuma cukup buat angka phiscology 3 bulan import.
Sekarang pemerintah sudah mewajibkan (kalau tdk salah) eksportir utk menaruh uangnya di dalam negeri buat sekian tahun dan menginvestasikannya di dalam negeri spt china.
rilham2new May 8th, 2012, 06:38 AM PPP itu cuma matematika saja, semua faktor di PPP itu bisa di mainkan. Jadi tergantung kita mau outputnya gimana
PPP ini ngitungnya rumit di era globalisasi yang mana barang beredar sudah melintas batas.
Apalagi Timor Leste, masih perlu menata diri. Instrumen barang impor pastinya cukup banyak di sana.
Lain kalau banyak barang diproduksi di dalam negeri, atau didatangkan dari negara yang mana gaji buruh rendah.
Ada juga beberapa negara yang PPP nya lebih rendah dari NOMINAL, Australia contohnya. Di Eropa juga ada beberapa. Dan apakah ini hanya fenomena negara terlampau maju ??? Ya gak juga, Brazil tuh contohnya Nominal nya lebih tinggi dari PPP nya:D
bright_shield May 14th, 2012, 01:05 AM let me clarify these things..
@Erran,
Timor Leste memang gak mau pusing
Kalau nilai rupiah di kontrol akan berpengaruh contoh China remimbi. they peg china remimbi to dollar so it always looks cheap to overseas treaders. Atau spt Jepang yg mana Yennya di peg ke mata uang sumber export mereka.
However ada ambang phiscology utk nilai mata uang. Terlalu banyak nolnya org akan berpendapat there is something wrong with their economy. Contoh spt Zimbabwe, Italia walaupun ada pengecualian spt korea dsb. Tapi korea kan negara exportir. Jadi jgn di samakan dgn Indo yg suka barang import
Indo adalah net exportir, Korea adalah sama. hanya CABnya tinggi Korea.
kalo dibandingin ama domestic consumption memang rasio consumption lebih tinggi dibanding export.
Utk memperkuat sebuah mata uang ada beberapa cara, yg paling cepat adalah bagaimana membuat demand akan mata uang itu kuat di dunia international.
US utk memperkuat demand akan mata uangnya, mereka meminjamkan uangnya ke negara2 yg telah di demokrasikan mereka dgn bunga spt layaknya rentenir baik melalui IMF, worldbank dsb.
ga mudah. smakin tinggi nilai mata uang (maksudnya penguatan) smakin mahal harga jual produk. export tertekan.
bunga IMF ataupun organisasi sejenis tergantung dari kapasitas fiskal negara bersangkutan. andai saja (misal) Jepang krisis, bunganya pasti lebih rendah dari Yunani, sebab fiskal Jepang lebih solid, dan ada back up manufaktur dsb.
Atau bisa spt Jepang atau china, Taiwan atau commonwealth dimana eksport produk mereka di pacu habis2an dan mewajibkan semua barang yg di eksport harus di trade dgn menggunakan mata uang mereka dan semua barang yg di perdagangkan di dalam negeri wajib menggunakan mata uang itu tanpa kecuali.
resiko export oriented countries adlh cepat bubble. skali meletus langsung dor. Jepang sudah kena di tahun 1990an, China sdg menanti kalo mereka ga bs merubah proporsi export terserap mjd konsumsi domestik.
PPP itu cuma matematika saja, semua faktor di PPP itu bisa di mainkan. Jadi tergantung kita mau outputnya gimana
determinan PPP salah satunya infrastruktur, harga di Indonesia lebih mahal karena infrastruktur minim. kalo mau dibandingin di Malaysia PPP lebih tinggi karena harga dan biaya distribusi bisa ditekan.
So I recon it is about supply and demand.
Kasus di Indonesia:
1. Eksport kita kadang lebih rendah dari import, itu artinya demand akan rupiah juga gak lebih baik.
2. Hampir semua export (kalau tdk salah) di jual dalam USD, itu artinya demand akan USD akan selalu tinggi. Kebanyakan para exportir tdk mau menukarkan lagi dalam bentuk rupiah. Sekali lagi demand rupiah tertekan. Dont ask me about importers. They will definitely only trade with the currency they use.
3. Di dalam negeri pun masih banyak yg berdagang dgn mata uang asing terutama USD.
4. Pemerintah kita banyak berhutang ke negara2 lain. Itu artinya demand mata uang asing akan selalu tinggi karena periodically negara harus bayar hutang dalam mata uang asing dalam massive amount.
5. Kita terlalu liberal sistem ekonominya yg membolehkan siapa saja menarik uangnya dari negeri ini kapan saja. Kalau fundamental ekonomi negara ini kuat sih ok saja. Lah tabungannya cuma cukup buat angka phiscology 3 bulan import.
Sekarang pemerintah sudah mewajibkan (kalau tdk salah) eksportir utk menaruh uangnya di dalam negeri buat sekian tahun dan menginvestasikannya di dalam negeri spt china.
1. Eksport kita slalu lebih tinggi dari impor baik yoy maupun kuartal demi kuartal.
2. USD masih jadi global trade currency. kredibilitas rupiah masih sulit untuk jadi matauang perdagangan internasional, even dg Timlespun pake dolar.
3.tidak masalah, asal dolar yg dipakai transaksi internasional ada batasannya.
4. absolutely wrong. Bond Indonesia mayoritas dg rupiah. jadi bayar hutang tetap pakai rupiah. Hutang denominasi USD sudah mulai ditinggalkan akibat dampak krisis 1997.
5. short selling is limited. as far as I know.
masdwi May 16th, 2012, 04:22 AM Mengkin ke depannya kawasan Comoro akan semakin maju, mungkihn lebih maju dibanding kawasan lainnya. Sejak masih menjadi bagian NKRI pun, di sini sudah dipersiapkan sebagai kawasan mandiri. Yg dibangun pertama adalah perumahan elite Delta Comoro, dan beberapa ruko2nya.
jadi ingin kembali mampir ke Dili lagi ......
acoolguyfromnz May 18th, 2012, 08:31 PM Brightshield,
lebih baik bicara ekonomi di lapak ekonomi di banding lapak tim-tim.
bright_shield May 19th, 2012, 04:48 AM ^^
sorry jd OOT saya..:lol:
anyway, itu bagian tim2 yang jd enclave dengan NTT apa kabar ya? pembangunan disana apa kabar? apa sangat tergantung dengan NTT?
Andre_theRising May 19th, 2012, 02:08 PM ^^
sorry jd OOT saya..:lol:
anyway, itu bagian tim2 yang jd enclave dengan NTT apa kabar ya? pembangunan disana apa kabar? apa sangat tergantung dengan NTT?
Mirip dengan Brunei Darussalam ya..
iya, pengen tau keadaan di sana :)
rilham2new May 19th, 2012, 06:32 PM Presiden SBY berkunjung ke Timor Leste
Presiden Kunjungi Makam Seroja dan Santa Cruz
| Marcus Suprihadi | Sabtu, 19 Mei 2012 | 17:47 WIB
Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono tiba di Pemakaman Santa Cruz sekitar pukul 16.30 waktu setempat atau pukul 14.30 WIB dan langsung meletakkan karangan bunga di lokasi tersebut. Presiden dan rombongan berada di Santa Cruz sekitar 10 menit dan kemudian berjalan kaki menuju Taman Makam Pahlawan Seroja yang hanya berjarak sekitar 200 meter.
Setibanya di TMP Seroja, Presiden kemudian melakukan penghormatan dan meletakkan karangan bunga. Bersama Ibu Negara dan rombongan, Presiden kemudian melakukan tabur bunga di beberapa pusara anggota TNI dan Polri yang gugur, antara lain Mayor Ginting, Kapten (Mar) Gustav, anggota Polwil Dili Walowolem Riwu, dan anggota Yonif 141 Marzuki.
Baca selengkapnya .. http://nasional.kompas.com/read/2012/05/19/1747319/Presiden.Kunjungi.Makam.Seroja.dan.Santa.Cruz
------------------
Di berita tersebut disebutkan Presiden berkunjung ke Pemakaman Santa Cruz. Kurang tahu apakah itu untuk mengunjungi siapa. Apakah menziarahi para anggota TNI yang meninggal di Timor Leste, atau untuk menziarahi para korban sipil ketika Santa Cruz Massacre.
Rasanya sampai saat ini, pemerintah Indonesia belum meng'acknowledge' Pembantaian 1992 itu, apalagi minta maaf. Apakah kunjungan ke Santa Cruz kali ini ada kaitannya ???
Andre_theRising May 20th, 2012, 01:36 PM Selama nggak ada yang serius mempermasalahkan, ya nggak usah dipermasalahkan..
Saya kira banyak juga kasus2 massacre atau kerusuhan berdarah yang lain di dunia ini yang belum terselesaikan, bahkan belum tersentuh. Di tanah air seperti Mei 1998, Westerling di Sulawesi, massacre Belanda atas Gusti Ngurah Rai dan pengikutnya (perang puputan), massacre satu kampung di sekitar Yogya setelah serangan 1 Maret, dsb..dsb..
Kalau memang Timor Leste masih protes keras atau benci karena kasus di masa lalu itu ataupun masih tidak menyukai Indonesia yang pernah menguasai tanah mereka, tentunya mereka takkan mengundang Presiden RI untuk menghadiri Upacara Pelantikan Presiden Timor Leste yang adalah acara kenegaraan tingkat atas di suatu negara (setahu aku jarang2 acara kek gini ngundang pemimpin negara lain, apalagi Indonesia yang notabene dulu adalah 'pemilik' tanah Timor Leste). Saya juga menghitung Xanana Gusmao sudah berapa kali datang berkunjung ke Indonesia untuk mempererat hubungan (padahal kita tahu gimana ia diperlakukan oleh pemerintah Indonesia di era 80-90 an)
Mudah2n hubungan diplomatik RI - Timor Leste akan selalu tetap terbina baik seperti sekarang dan sampai seterusnya. Amin!
rilham2new May 20th, 2012, 01:42 PM Wahh, itu sih namanya tutup dan simpan masalah sampai lupa. Gak ada yang serius mempermasalahkannya??? Di negara kita aja kaliiii....
Clearly kita diembargo militer tahun 1992, karena sebab musabab 'tertentu' kok. Dunia internasional jelas meng'acknowledge' itu.
Memang bukan masalah diprotes atau tidak, tp apakah kita cukup berjiwa besar atau tidak. Apakah kasusny tidak diusut. Dibawa ke pengadilan militer misalnya.
Kadang sedih lihat negara kita, ada masalah bukannya dihadapi dan diselesaikan. Malah lari dan ngelak. Akhirnya kekerasan aparat terjadi terus2an. Dan kita gak ngapa2in.
Andre_theRising May 20th, 2012, 01:48 PM Mungkin masalah 'timing' aja kali
Secara sekarang Timor Leste masih tertinggal dan berusaha mengejar pertumbuhan perekonomian serta stabilitas politik. Bisa jadi mengangkat isu kasus masa lalu malah takutnya merubah persepsi dan warna hubungan diplomatik yang saat ini sebenarnya sudah terjalin erat
Saya yakin mungkin tahunan, belasan atau 20 tahun kemudian, setelah negara Timor Leste sudah mandiri penuh dan tak lagi diintervensi Aussie atau PBB, mungkin isu ini sudah bisa dibahas secara damai antar negara. Misal melalui Komite lintas negara / bilateral yang akhirnya bisa menghasilkan rekomendasi permintaan maaf atau penyesalan mendalam atas kasus di masa lalu
Mudah2n nggak seperti kasus Rawa Gede yang sampai2 prosesnya harus melalui Pengadilan Belanda.
Pengadilan Militer? Wah, saya koq agak pesimistis ya bisa dibawah ke situ?? Mahal banget ongkos politiknya....kecuali dibarengi dengan kita juga menuntut keluarganya si Westerling itu..
rilham2new May 20th, 2012, 01:54 PM Hahaha, Im pretty sure. Kalau Timor Leste udah berhasil menata kehidupan bernegara mereka, dan demikrasi berjalan baik. Dalam 10 tahun ke depan lah....
Memang kasus lama akan dibongkar lagi dan dimintai pertanggungjawabannya. Mungkin bukn dicetuskan pemerintah Timor Leste, tp melalui suara rakyat nya karena sistem demokrasi mereka sudah berjalan.
Dan pemerintah yang gak mau runtuh dan jatuh kepercayaannya, pasti mau gak mau akan menuruti jeritan rakyatnya.
When that times come, Indonesia harus bersiap2 kuping panas. Well tidak mesti panas, kalau mau berbesar hati.
bright_shield May 21st, 2012, 07:18 AM Timles kalo mau ngambek ma Indonesia sama artinya siap menjadi lapar. sekali pintu perbatasan ditutup, yaudah krisis makanan terjadi disana.. walo bisa impor dari benua selatan tapi harga barang aussie jauh lebih mahal, tidak terjangkau oleh USD yang ada dikantong mereka... maka ini jadi pertimbangan kalo mau konfron dengan indo tentang persoalan masa lalu..
typhoonbringer May 21st, 2012, 11:22 AM ^^ that means kita ga berbesar hati dong, bedanya sama belanda apa klo gt? :)
biarpun kenyataanya, pendapat anda memang bisa aja terjadi apabila memang timles bener2 push isu ini ke indonesia...
rilham2new May 21st, 2012, 11:46 AM Timles kalo mau ngambek ma Indonesia sama artinya siap menjadi lapar. sekali pintu perbatasan ditutup, yaudah krisis makanan terjadi disana.. walo bisa impor dari benua selatan tapi harga barang aussie jauh lebih mahal, tidak terjangkau oleh USD yang ada dikantong mereka... maka ini jadi pertimbangan kalo mau konfron dengan indo tentang persoalan masa lalu..
Will not work that way kalau TImor Leste sudah anggota ASEAN. Mereka pasti mendatangkan dari RRC juga ujung nya.
bright_shield May 21st, 2012, 12:45 PM ^^ that means kita ga berbesar hati dong, bedanya sama belanda apa klo gt? :)
biarpun kenyataanya, pendapat anda memang bisa aja terjadi apabila memang timles bener2 push isu ini ke indonesia...
bedanya ialah beda negara..:lol: kidding..
resiko berkonflik dg negara tetangga apalagi punya rente lbh kuat dan lebih mapan ialah resiko diblok akses smuanya. itu normal terjadi di negara mana saja di dunia. negara subordinate pasti jauh lebih merasakan efek. ya, ga berharap demikian sih untuk hubungan RI-Timles. semua pasti mau misi diplomatik dan perdagangan berjalan normal tanpa gangguan. tp tetap saja kemungkinan segala sesuatunya mesti ada.
Will not work that way kalau TImor Leste sudah anggota ASEAN. Mereka pasti mendatangkan dari RRC juga ujung nya.
ga mudah masukin China ke Asean, banyak skali objection dari beberapa negara (mesti sudah tahu negara mana). even Asean aja skrg habis-habisan mempertahankan Myanmar dr pengaruh China.
typhoonbringer May 21st, 2012, 02:04 PM bedanya ialah beda negara..:lol: kidding..
resiko berkonflik dg negara tetangga apalagi punya rente lbh kuat dan lebih mapan ialah resiko diblok akses smuanya. itu normal terjadi di negara mana saja di dunia. negara subordinate pasti jauh lebih merasakan efek. ya, ga berharap demikian sih untuk hubungan RI-Timles. semua pasti mau misi diplomatik dan perdagangan berjalan normal tanpa gangguan. tp tetap saja kemungkinan segala sesuatunya mesti ada.
ga mudah masukin China ke Asean, banyak skali objection dari beberapa negara (mesti sudah tahu negara mana). even Asean aja skrg habis-habisan mempertahankan Myanmar dr pengaruh China.
my point exactly :D
soal china, ya memang negara2 asean itu senyum didepan siap2 parang dibelakang kalo sama RRC, kaya ASEAN +3 itu kan + korsel, jepang dan china
cuma bisa diliat dalam latian2 gabungan, bahwa negara2 asean cenderung ngikut kemana indonesia jalan, yaitu bebas-aktif
kembali ke timles, bisa jadi china coba penetrasi pengaruh ke timles, cuma susah, karena masih kalah sphere nya sama australia dan indonesia
bright_shield May 21st, 2012, 02:18 PM my point exactly :D
soal china, ya memang negara2 asean itu senyum didepan siap2 parang dibelakang kalo sama RRC, kaya ASEAN +3 itu kan + korsel, jepang dan china
cuma bisa diliat dalam latian2 gabungan, bahwa negara2 asean cenderung ngikut kemana indonesia jalan, yaitu bebas-aktif
kembali ke timles, bisa jadi china coba penetrasi pengaruh ke timles, cuma susah, karena masih kalah sphere nya sama australia dan indonesia
kita kan lagi menang angin, rente dan kartu as udah ditangan. tinggal pinter-pinter aja sih maenin peran., :lol:
simplyrammy July 18th, 2012, 08:00 AM Eh apa orang Timor Leste makanan pokoknya nasi juga?
Apa beras mereka di import dari Indonesia juga, berhubung kita aja susah menuhin kebutuhan beras kita
simplyrammy September 11th, 2012, 08:44 AM Menlu RI-Timor Leste Bahas Peningkatan Kerjasama Bilateral
http://www.kemlu.go.id/Pages/News.aspx?IDP=5798&l=id
Menlu Marty M. Natalegawa menerima kunjungan Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL) Dr. José Luis Guterres di Pejambon, hari ini (11/9/2012). Kedua Menlu membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan kedua negara, khususnya berbagai tindak lanjut dari hasil kunjungan Presiden RI ke Dili, 19-20 Mei 2012.
“Dalam pertemuan tadi telah dibahas upaya-upaya untuk mengangkat hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi,” tutur Menlu Marty dalam jumpa pers bersama dengan Menlu Guterres usai pertemuan keduanya.
Dijelaskan, upaya-upaya tersebut mencakup pemaksimalan mekanisme bilateral, saling kunjung antara Menteri terkait, Komisi Bersama Tingkat Menlu, perdagangan dan investasi, pembangunan dan konektivitas di kawasan melalui Regional Integrated Economic Approach, peningkatan kerja sama teknis bilateral, dan realisasi kesepakatan kedua negara.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas upaya peningkatan hubungan antara masyarakat. Diantaranya, pertukaran pelajar dan mahasiswa, kerjasama antar universitas dan kerjasama di bidang pariwisata.
Mengenai kerjasama pemuda dan olah-raga, dibahas pula penyelenggaraan lomba balap sepeda ‘Tour de Timor 2012’ dari Dili ke Pante Makasar, Oecusee, melewati wilayah Indonesia yang diselenggarakan pada 10-15 September 2012.
Mengenai isu regional dan global, telah dibahas berbagai isu diantaranya mencakup rencana penyelenggaraan pertemuan tiga pihak tingkat Menlu (Indonesia - Timor-Leste - Australia) di sela-sela Pertemuan Sidang Umum PBB ke-67 di New York, rencana keikutsertaan Timor-Leste dalam pertemuan Bali Democracy Forum/ BDF November mendatang dan saling dukung RI-RDTL dalam pencalonan di berbagai organisasi internasional.
Khusus mengenai keanggotaan Timor-Leste di ASEAN, Menlu Marty kembali menegaskan komitmen dan dukungan Indonesia.
Penunjukan Dr. Roberto Soares sebagai Menteri Muda untuk Urusan ASEAN, tambahnya, merefleksikan keseriusan Timor Leste untuk bergabung dengan ASEAN.
Sementara itu, Menlu Guterres pada kesempatan itu menyatakan keyakinan Timor Leste terhadap peran Indonesia yang semakin penting di masa mendatang.
“Sebagai negara yang aktif dan dinamis serta anggota G-20, peran Indonesia akan semakin penting. Timor Leste berkomitmen terus meningkatkan hubungan dan kerjasama dengan Indonesia,” lanjutnya.
Menlu Guterres juga memuji peran Indonesia dalam mengelola isu Laut China Selatan.
Kunjungan ke Jakarta ini merupakan kali pertama bagi Menlu Guterres dalam kedudukannya sebagai Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama RDTL sejak dilantik pada Pemerintahan PM Xanana Gusmao, 8 Agustus 2012.
Menlu Jose Luis Guterres didampingi Dr. Roberto Soares, Menteri Muda untuk urusan ASEAN, beserta delegasi Timor-Leste.
Menteri Luar Negeri Jose Luis Guterres berada di Jakarta selama satu hari dan akan meninggalkan Jakarta pada 12 September 2012. (sumber: Dit. Astimpas/Dit. Infomed/Yo2k)
Namewee September 11th, 2012, 08:47 AM Eh apa orang Timor Leste makanan pokoknya nasi juga?
Apa beras mereka di import dari Indonesia juga, berhubung kita aja susah menuhin kebutuhan beras kita
Setahu saya orang2 di daerah perbatasan timor leste banyak impor kebutuhan pokok dari Indonesia termasuk besar :cheers:
Ocean One September 11th, 2012, 09:35 AM http://megapolitan.kompas.com/read/2012/09/11/14231694/Dili.Jadi.Pintu.Masuk.Sindikat.Narkoba.Internasional
Dili Jadi Pintu Masuk Sindikat Narkoba Internasional
http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/11/1357298620X310.jpg
JAKARTA, KOMPAS.com - Mencari celah untuk menyusup, itulah gambaran yang mungkin bisa disematkan pada para sindikat narkoba. Demi menghindari pengamanan yang ketat, mereka menggunakan jalur baru dengan pengontrolan keamanan yang kecil, untuk dapat menyelundupkan Narkoba dari luar negeri ke tanah air.
Namun aktivitas mereka berhasil di cium dari pihak intelejen. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap para tersangka.
"Kalau tadi rutenya bandara-bandara internasional besar, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Surabaya (Bandara Djuanda), lalu Polonia di Medan. Sindikat Internasional ini menggunakan bandara-bandara kecil untuk menghindari pengamanan yang ketat," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Benny Mamoto, Selasa (11/9/2012).
Adapun dari penyelidikan itu, petugas berhasil meringkus 10 tersangka yang semuanya adalah WNI dengan otak sindikat warga negara Nigeria. 10 orang itu bertugas sebagai kurir penyelundup berinisial ES, HS, SA, HS, G, R, C, HJ, HWN dan WY. Mereka ditangkap ditempat berbeda setalah dilakukan pengembangan dengan sistem control delivery.
"Sindikat ini menjadi menarik karena mereka mengambil sabu dari India. Selama ini kita tahu biasanya dari Iran mereka terbang ke Dubai, masuk ke Kuala Lumpur atau Singapura. Tapi ternyata mereka mengalihkan rute dari Iran-Turki-India. Dari India mereka bergerak ke Kuala Lumpur atau Singapura, baru terbang ke Dili Timor-Timur," ujar Benny.
Dari masuknya barang tersebut ke Dili, menurut pihak BNN, pengawasan di sana kurang memadai.
"Aparat setempat di sana mengakui, bahwa masih serba terbatas peralatan maupun dari sisi yang mengawasi. Ini dilihat oleh sindikat sebagai celah," kata Benny.
Sindikat kemudian menggunakan jalur darat dari Dili menuju perbatasan untuk melintas secara ilegal dengan mudah dan masuk ke Indonesia melalui Atambua (NTT) kemudian ke Kupang dan terbang ke Jakarta (Soekarno Hatta).
"(Karena) itu penerbangan domestik bandaranya tidak ada pemeriksaan bea cukai. Sehingga dengan mudah keluar dan selanjutnya didistribusikan," jelas Benny.
Benny menambahkan, sindikat narkoba akan terus mencari celah apabila pengamanan di bandara-bandara telah diperketat.
"Upaya mereka akan mengalihkan ke laut, dengan kapal nelayan, kapal penumpang ferry," ungkapnya.
Oleh karena itu, pihak BNN sambungnya, bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia dan Polisi Timor Leste serta Kepolisian Singapura, terus bekerja sama untuk menangkal masuknya penyelundupan barang haram tersebut.
Dari tangan para tersangka total 8.689,2 gram sabu berhasil disita. Para tersangka saat ini ditahan oleh BNN. Pihak BNN masih memburu salah satu kurir warga negara Filipina.
"Kita sudah tahu identitasnya, kita sudah bekerja sama dengan negara lain (yang bersangkutan), kita masih mengejarnya," ujar Benny.
Ocean One September 11th, 2012, 08:23 PM http://www.beritasatu.com/asia/71168-ekspor-ri-dominasi-perdagangan-bilateral-dengan-timor-leste.html
Ekspor RI Dominasi Perdagangan Bilateral dengan Timor Leste
Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengatakan bahwa pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste, Jose Luis Guterres menyepakati agar perdagangan antar kedua negara bisa terus dilakukan. Selain itu, ada peningkatan pembangunan ekonomi yang lebih terintegrasi.
Hal ini juga untuk mendorong pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antara Timor Leste dan provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.
“Perlu ada infrastruktur, jejaring dan pengaturan agar masyarakat di perbatasan Indonesia dan Timor Leste bisa berinteraksi sesuai dengan tradisinya selama ini dan ada pengaturan transaksi ekonomi di antara mereka,” ujar Marty kepada wartawan sesudah menerima kunjungan Guterres di Kementerian Luar Negeri hari Selasa (11/9).
Namun ia mengatakan, bahwa konektivitas itu juga tidak hanya ditujukan untuk kedua negara tapi juga antara wilayah Indonesia bagian timur, kawasan utara Australia dan Timor Leste sehingga menjadi kerjasama trilateral melibatkan tiga negara.
Data Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa perdagangan Indonesia dan Timor Leste berkembang pesat selama lima tahun yang ditunjukkan dengan peningkatan volume perdagangan sejak 2007 hingga 2011 meningkat hingga 109 persen.
Pada tahun 2010, angka volume perdagangan itu mencapai 175 juta dollar Amerika Serikat dan meningkat menjadi 221,5 juta dollar AS pada tahun berikutnya.
“Dari 2010 ke 2011 saja kenaikannya sekitar 40 juta dollar AS. Dari angka 221,5 juta itu, 220 juta-nya adalah ekspor Indonesia dan sisanya impor dari Timor Leste. Jadi sebenarnya arus perdagangan itu lebih didominasi oleh ekspor Indonesia ke Timor Leste,” ujar Marty.
Komoditas perdagangan Indonesia ke Timor Leste antara lain adalah kendaraan bermotor, produk tembakau, minyak kelapa sawit, alat rumah tangga, barang elektronik dan barang pangan, sementara impor Indonesia dari Timor Leste adalah kopi, bijih besi dan ternak seperti lembu dan kerbau.
anja sadiqa September 12th, 2012, 06:35 AM Beberapa gedung yangt sedang contruksi di Dilli
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/62323803.jpg
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/8723217.jpg
anja sadiqa September 17th, 2012, 06:31 AM ada yang bisa bantuin up load Tout De Timor kemarin ????
Bungong kaye September 22nd, 2012, 06:39 AM Beberapa gedung yangt sedang contruksi di Dilli
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/62323803.jpg
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/8723217.jpg
tapi sepertinya tidak ada yang HR.:lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol:
vindoarga September 22nd, 2012, 07:27 AM ^^
kalopun mau bangun HR, untuk sementara ini mau dipakai buat apa?
perkantoran? apartemen? ya lihat dulu situasi ekonominya lah
Kopassus September 22nd, 2012, 07:51 AM Timor Leste Pesan Panser dari Pindad
02 September 2012
http://4.bp.blogspot.com/-SZZOC8LZ14M/UELHpfq1-xI/AAAAAAAAQM4/9jx_7psDraQ/s400/PNTL.jpg
Pindad pernah memamerkan rancangan panser 4x4 untuk Kepolisian Timor Leste (photo : elang-guntur)
TEMPO.CO, Jakarta - Timor Leste akan memesan panser atau tank dari PT Pindad Persero pada tahun ini. "Saat ini masih proses negosiasi, tinggal penyelesaiannya," kata direktur utama Pindad, Adik Avianto, Sabtu 1 September 2012.
Ia akan berangkat ke Timor Leste pada 12 September 2012 mendatang bersama tim perusahaan untuk menandatangani surat perjanjian dengan delegasi Timor Lester. Menurut Adik, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan telah setuju dengan rencana ekspor panser.
Setelah penandatanganan, proses selanjutnya adalah membicarakan perjanjian pembayaran. Nantinya negara tersebut membayar secara kredit ke Bank Mandiri. Mengenai nilai pembelian, Adik belum bisa menjelaskan. Sebabnya, "Timor Leste belum memastikan jenis panser yang dipesan. Jadi tergantung kebutuhan," Adik berujar. Begitu juga dengan jumlah yang akan dipesan.
Harga panser dengan jenis 4x4 atau yang biasa digunakan pada medan ringan, seperti perkotaan, per unitnya senilai Rp 4 miliar. Namun harga akan naik jika ditambahkan dengan asesoris seperti senjata atau kamera pengintai. Sedangkan panser bagi medan berat, atau jenis 6x6 harga per unitnya Rp 8 miliar.
(Tempo)
thekonil September 23rd, 2012, 03:09 PM Emm , bener gak sih di negara ini masih banyak pertentangan antara warga yang pro integrasi dengan indonesia dan kontra integrasi dengan indonesia ??
anja sadiqa September 24th, 2012, 08:01 AM ????????????????????????? masa sih !!!!! yang akuliat akur2 aja mereka...
thekonil September 24th, 2012, 10:32 AM ????????????????????????? masa sih !!!!! yang akuliat akur2 aja mereka...
gatau juga.. denger-denger gitu.. jadi masih ada warga yang pro integrasi.
sekarang aja coba bandingin antara Kota SOE, di NTT ama Baucau ( kota terbesar kedua di tiles ) pakai google earth. lebih bagus NTT..
D3Y September 24th, 2012, 02:54 PM ^^ ya jelas bagi yang pro integrasi pasti ada alasan untuk itu
begitupun yang kontra, bukan hanya faktor alasan ekonomi atau kemakmuran
namun kedekatan psikologis yang sudah terjalin cukup lama diantara dua wilayah (NTT indonesia dengan Timles)
tapi kalo menurut ane sih kayaknya mereka lebih makmur saat jadi bagian RI dibanding sekarang :D
berbesar hatilah kita untuk terus mebantu mereka, walau rasa sakit itu masih ada
thekonil September 24th, 2012, 03:35 PM ^^ ya jelas bagi yang pro integrasi pasti ada alasan untuk itu
begitupun yang kontra, bukan hanya faktor alasan ekonomi atau kemakmuran
namun kedekatan psikologis yang sudah terjalin cukup lama diantara dua wilayah (NTT indonesia dengan Timles)
tapi kalo menurut ane sih kayaknya mereka lebih makmur saat jadi bagian RI dibanding sekarang :D
berbesar hatilah kita untuk terus mebantu mereka, walau rasa sakit itu masih ada
Jujur saya kasihan dengan orang-orang disana.. walaupun merdeka tapi masih sangat tergantung indonesia :ohno:
supply barang disana kebanyakan dari indonesia...
Tapi saya bersyukur.. wilayah yang dulu menjadi suatu beban bagi indonesia, sekarang menjadi Pemasokan keuangan indonesia.. :cheers:
bright_shield September 24th, 2012, 05:28 PM gw sering stalkingin blog perjalanan orang dari west timor ke east timor atau sebaliknya di lonelyplanet, etc, mereka slalu bandingin harga barang-barang, penginapan, fasilitas setelah memasuki perbatasan. katanya sih skali masuk ke Timor leste harga barang langsung melonjak 2-3 kali lipat dibanding barang serupa disebalik perbatasan. ga tau sebabnya kenapa, padahal orang timles juga kalo belanja ke atambua atau kupang. mungkin pengaruh USD mereka? atau pajak progresif kali? banyak yang bilang ini yang bikin warga timles ga lebih sejahtera dibanding waktu dulu ikut Indonesia..
sama juga dengan perjalanan orang dari Jayapura ke Vanimo, PNG. disebalik perbatasan harga sudah menggila, orang PNG juga belanjanya ke Jayapura atau Batas. harga di Jayapura jauh lebih murah dibanding harga rata2 di PNG yang sampe 5-6kali lipat, padahal untuk ukuran harga serupa standar di Indonesia barat, Papua termasuk mahal banget. :nuts:
Volksraad September 25th, 2012, 04:15 AM ^^ CMIIW, harga di Timor leste naik sangat tinggi karena mereka menggunakan USD bukan?
dan mereka menggunakan USD karena pemerintah Timor leste yang sekarang ingin melepas segala hal yang berbau Indonesia, walaupun kita tahu hal tersebut menyebabkan harga2 juga jadi naik dan rakyat disana jadi susah memenuhi kebutuhan hidup mereka :nuts:
D3Y September 25th, 2012, 05:31 AM ^^ nah, itu salahsatu yang bikin ane sebel sama pemerintah Timor Leste sekaligus penggagas berdirinya negara ini
tanpa mempetimbangkan banyak hal mereka seolah dengan gampangnya menghapus memori berbau indonesia terutama bahasa yang selama berpuluh tahun digunakan negara ini (bahasa indonesia) untuk kemudian digantikan bahasa portugis, sementara rakyatnya sendiri masih antusias dengan hal2 berbau budaya indonesia semacam film dan musik
mungkin pemerintah disana punya alasan mendasar untuk itu, namun bagi ane pribadi itu hal yang sangat menherankan plus menyakitkan mengingat sekelam apapun latar belakang integrasi timles ke indonesia dengan berbagai isu pelanggaran HAM, namun indonesia juga pernah mencatat sejarah pembangunan disana selain pernah juga mengorbankan para putra terbaiknya gugur disana.
tapi ya sudahlah....sejarah akan mencatatnya...tak tahulah di kurikulum pendidikan disana apakah nama indonesia dipandang baik ? i dunno
vindoarga September 25th, 2012, 08:10 AM ^^
karena yg memerintah TL saat ini mayoritas mestizo bro, CMIIW
mereka nggak merasa terkoneksi dengan indonesia karena memang di jaman indonesia, mereka lah front utama yg menentang indonesia :) dan banyak dari mereka yg menjadi pelarian di LN
agak beda dengan rakyatnya, temanku salah satunya, orang tuanya bisa baca tulis itu karena dulu ada program pengajaran baca tulis gratis oleh TNI di desanya karena ya jaman soeharto dulu, bahasa selain bahasa indonesia (bahasa portugis, inggris) dilarang di sana jadi mereka ya mau nggak mau harus belajar bahasa indonesia plus baca tulis hitung
BTW, di sby banyak tuh anak-anak TL :D
banyak komplek kos-kosan di sby dah berasa kayak di TL :lol:
thekonil September 25th, 2012, 11:14 AM ^^
karena yg memerintah TL saat ini mayoritas mestizo bro, CMIIW
mereka nggak merasa terkoneksi dengan indonesia karena memang di jaman indonesia, mereka lah front utama yg menentang indonesia :) dan banyak dari mereka yg menjadi pelarian di LN
agak beda dengan rakyatnya, temanku salah satunya, orang tuanya bisa baca tulis itu karena dulu ada program pengajaran baca tulis gratis oleh TNI di desanya karena ya jaman soeharto dulu, bahasa selain bahasa indonesia (bahasa portugis, inggris) dilarang di sana jadi mereka ya mau nggak mau harus belajar bahasa indonesia plus baca tulis hitung
BTW, di sby banyak tuh anak-anak TL :D
banyak komplek kos-kosan di sby dah berasa kayak di TL :lol:
Mestizo itu orang porto ya ?? :|
Sodara saya ada yang dulu orang timles pro integrasi dgn indonesia.. sekarang syukur sudah menjadi WNI :)
onosqaciw September 25th, 2012, 12:40 PM mestizo tu kalau ga salah campuran native ma caucasian (dalam hal ini latino)
ya mungkin mirip2 pedro carascalao deh (ada yg masih ingat ga ni org ke mana?)
blablanonsense September 25th, 2012, 03:16 PM dengan gampangnya menghapus memori berbau indonesia terutama bahasa yang selama berpuluh tahun digunakan negara ini (bahasa indonesia) untuk kemudian digantikan bahasa portugis, sementara rakyatnya sendiri masih antusias dengan hal2 berbau budaya indonesia semacam film dan musik
Sukarno juga inginnya begitu dulu... Negara merdeka, nasionalisasi semua, rubah nama-nama ke-Belanda-an, ganti ini itu... Hasilnya: APBN yang kecil itu habis, investasi asing hengkang (balik lagi pas zaman Suharto), PHK, perputaran uang lebih terbatas.
Venantio September 25th, 2012, 04:03 PM ^^ nah, itu salahsatu yang bikin ane sebel sama pemerintah Timor Leste sekaligus penggagas berdirinya negara ini
tanpa mempetimbangkan banyak hal mereka seolah dengan gampangnya menghapus memori berbau indonesia terutama bahasa yang selama berpuluh tahun digunakan negara ini (bahasa indonesia) untuk kemudian digantikan bahasa portugis, sementara rakyatnya sendiri masih antusias dengan hal2 berbau budaya indonesia semacam film dan musik
mungkin pemerintah disana punya alasan mendasar untuk itu, namun bagi ane pribadi itu hal yang sangat menherankan plus menyakitkan mengingat sekelam apapun latar belakang integrasi timles ke indonesia dengan berbagai isu pelanggaran HAM, namun indonesia juga pernah mencatat sejarah pembangunan disana selain pernah juga mengorbankan para putra terbaiknya gugur disana.
tapi ya sudahlah....sejarah akan mencatatnya...tak tahulah di kurikulum pendidikan disana apakah nama indonesia dipandang baik ? i dunno
Apa bedanya dengan negara kita bro? Kita akhir-akhir ini baru mulai menunjukkan gigi dengan stabilitas perekonomian yang sangat bagus... Coba sudah berapa tahun dari sejak 1945?
Selain itu, kita dulu juga menanamkan kebencian mendalam ke bangsa Belanda (lihat saja pelajaran sejarah bangsa atau dulu namanya PSPB) serta sedapat mungkin berusaha menghapus segala jejak Belanda di negara kita tanpa melihat atau memperhitungkan apakah itu memang layak dihapus ataukah sebenarnya jika dimanfaatkan akan sangat bermanfaat bagi rakyat kita....
thekonil September 25th, 2012, 04:12 PM Apa bedanya dengan negara kita bro? Kita akhir-akhir ini baru mulai menunjukkan gigi dengan stabilitas perekonomian yang sangat bagus... Coba sudah berapa tahun dari sejak 1945?
Selain itu, kita dulu juga menanamkan kebencian mendalam ke bangsa Belanda (lihat saja pelajaran sejarah bangsa atau dulu namanya PSPB) serta sedapat mungkin berusaha menghapus segala jejak Belanda di negara kita tanpa melihat atau memperhitungkan apakah itu memang layak dihapus ataukah sebenarnya jika dimanfaatkan akan sangat bermanfaat bagi rakyat kita....
Ya setiap negara merdeka ( apalagi era 1945 an ) pasti gitu...
nasionalisasi --> Cari sekutu ama musuh mantan penjajahnya dulu...
lihat aja , dulu indonesia dekat ama russia sebelum G30s PKI...
Begitupun Tiles.. Walaupun sebenarnya kita nggak menjajah... ( karena tiles sendiri yang minta Gabung ama indonesia ) tapi kesannya setelah merdeka , Tiles malah minta bantuan portugis yang akhir-akhir ini kena krisis badai :ohno:
--------
Back to topic :cheers:
DI tiles katanya ada wilayah yg namanya oecuussi ( ga tau tulisannya gimana :lol:) yang wilayahnya terpisah dari tiles daratan :
https://www.google.com/maps/vt/data=Ay5GWBeob_WIPLDYoIWcfVXxvZu9XwJ55OX7Ag,GseVMA1lNnIzm2L_y5uysGr3HB9hPymPDTjq6zD8mukcDbTVM4Pygn71H7z84jmeJx-NAz6cl0oM1yVLD0u1Dt_AZuuQPB9esyR9YRG0gq3xMrOiccF7dqQ3KGo-C5HjGecjN8-gwjTDLxxcl9z3LG8rYgsSdGaFj4KIk6CGLYjXa8DBH6SYVP2mVN72Ag
daerah ini katanya kasihan banget... gak ada perhatian dari pemerintah tiles.... tapi waktu jajak pendapat dulu apakah daerah ini juga diikutsertakan ??
Balaputradewa September 25th, 2012, 04:22 PM http://farm8.staticflickr.com/7216/7201238632_50cbc65f3c.jpg
masih putih abu-abu
http://farm8.staticflickr.com/7094/7201236194_5339b180d6_c.jpg
wah jualan adem sari, mizon, roti gabin dll
http://farm4.staticflickr.com/3145/2810321066_1b2f802acd_z.jpg?zz=1
masih ada Bahasa-nya
http://farm3.staticflickr.com/2517/3723261015_afd2641967_z.jpg
Buku-buku Indonesia juga masih banyak
Venantio September 25th, 2012, 04:36 PM Ya setiap negara merdeka ( apalagi era 1945 an ) pasti gitu...
nasionalisasi --> Cari sekutu ama musuh mantan penjajahnya dulu...
lihat aja , dulu indonesia dekat ama russia sebelum G30s PKI...
Begitupun Tiles.. Walaupun sebenarnya kita nggak menjajah... ( karena tiles sendiri yang minta Gabung ama indonesia ) tapi kesannya setelah merdeka , Tiles malah minta bantuan portugis yang akhir-akhir ini kena krisis badai :ohno:
Bro... kenyataannya kitalah yang datang menerjunkan pasukan dan barulah kemudian ada acara seremonial deklarasi semacam itu... Saya sih curiga itu merupakan rekayasa untuk melegalisasi masuknya Timtim menjadi bagian Indonesia...
Back to topic :cheers:
DI tiles katanya ada wilayah yg namanya oecuussi ( ga tau tulisannya gimana :lol:) yang wilayahnya terpisah dari tiles daratan :
https://www.google.com/maps/vt/data=Ay5GWBeob_WIPLDYoIWcfVXxvZu9XwJ55OX7Ag,GseVMA1lNnIzm2L_y5uysGr3HB9hPymPDTjq6zD8mukcDbTVM4Pygn71H7z84jmeJx-NAz6cl0oM1yVLD0u1Dt_AZuuQPB9esyR9YRG0gq3xMrOiccF7dqQ3KGo-C5HjGecjN8-gwjTDLxxcl9z3LG8rYgsSdGaFj4KIk6CGLYjXa8DBH6SYVP2mVN72Ag
daerah ini katanya kasihan banget... gak ada perhatian dari pemerintah tiles.... tapi waktu jajak pendapat dulu apakah daerah ini juga diikutsertakan ??
Setahu saya sih diikutsertakan bro...
thekonil September 25th, 2012, 04:57 PM Bro... kenyataannya kitalah yang datang menerjunkan pasukan dan barulah kemudian ada acara seremonial deklarasi semacam itu... Saya sih curiga itu merupakan rekayasa untuk melegalisasi masuknya Timtim menjadi bagian Indonesia...
sepertinya timtim dulu itu kasusnya spt jogja.. jadi dulu HB IX ditawari , jogja mau gabung ke indonesia atau tidak.. ternyata Jogja mau,, dan sampai sekarang menjadi Daerah istimewa
Setahu saya sih diikutsertakan bro...
kalo di timtim itu memang kita salah taktik.. walaupun mereka minta gabung , tapi seharusnya gausah nurunin pasukan berjibun kesana buat membasmi sisa-sisa porto.. ya sudahlah,, diambil hikmahnya aja. wilayah yang dulu menjadi beban bagi indonesia , sekarang kita malah bisa ekspansi dan mengeruk keuntungan :cheers:
dochan September 25th, 2012, 04:57 PM dari zaman masih jadi provinsi Indonesia, wilayah propinsi Tim Tim udah begitu termasuk Oecussi. Pas udah merdeka, lahannya juga sama, cuma beda status, udah negara merdeka :P
thekonil September 25th, 2012, 05:00 PM dari zaman masih jadi provinsi Indonesia, wilayah propinsi Tim Tim udah begitu termasuk Oecussi. Pas udah merdeka, lahannya juga sama, cuma beda status, udah negara merdeka :P
oh , gitu.. dulu saya kira wilayah timtim ya utuh satu pulau timor itu... maklum , dulu akses ilmu terbatas.. jadi gak paham betul :ohno:
Venantio September 25th, 2012, 05:22 PM oh , gitu.. dulu saya kira wilayah timtim ya utuh satu pulau timor itu... maklum , dulu akses ilmu terbatas.. jadi gak paham betul :ohno:
Hahaha.. bro.. wilayah Timtim (Timor Leste) itu adalah separuh pulau Timor sebelah timur ditambah wilayah oecussi itu yang berada di Timor Barat. Bagian separuhya lagi di sebelah Barat adalah Timor Barat, termasuk provinsi Nusa Tenggara Timur, beribukota di Kupang... :):)
typhoonbringer September 25th, 2012, 06:12 PM dulu kita menggelar operasi seroja di Timles karena Soeharto ingin LB Moerdani dan whats his name again, yang pernah jadi Pangdam di Tanjung pura, Hario Kecik? supaya ada kesibukan dan ga contesting power dia di ibukota
akirnya dia dekatin amerika yang sedang getol2nya nipping the bud of communism di SEA
dapat lah bantuan AMX, M-16, Herkules sebagai sarana pendukung operasi seroja, ini sih berdasarkan bukunya Hario Kecik ya, yang ijo gede bisa buat nabokin maling :lol:
ada versi lain yang bilang kita didekatin amrik duluan dan diembel2in bantuan ekonomi kalo bisa numpas komunis di timles
ada yang bilang juga ini untuk menjaga TNI agar tetap memiliki combat experience di tiap generasinya (terakir 2003, sama kaya amrik kita, hampir tiapdekade peranggg)
rilham2new September 26th, 2012, 03:25 AM Begitupun Tiles.. Walaupun sebenarnya kita nggak menjajah... ( karena tiles sendiri yang minta Gabung ama indonesia ) tapi kesannya setelah merdeka , Tiles malah minta bantuan portugis yang akhir-akhir ini kena krisis badai :ohno:
Hahaha, Timor Leste minta gabung sama Indonesia ????
Bukan Timor Leste nya kali, tapi ELITE-ELITE yang kapitalis..... Kalau ELITE-ELITE mereka yang sosialis/komunis ... Mana mau mereka gabung sama Indonesia. Barangkali pernah dengar kalau FRETILIN itu partai apa ?? :P
Gini ya, waktu Timor Leste ditinggal Portugis dalam keadaan carut-marut di tahun 1970-an. Itu Fretilin sudah siap-siap tuh memerdekakan Timor Leste di bawah bendera sosialis/komunis (setidaknya tuduhan dari negara barat seperti itu).
Percaya deh, kalau tidak 'dicaplok' Indonesia .... Timor Leste minimal bakal 'dicaplok' Australia. Di antara dua boneka liberal Amerika Serikat ini memang di'back-up' sama BARAT untuk menjajah Timor Leste kala itu. Jadi pelanggaran HAM pun terjadilah di era perang dingin, gak ada dunia yang peduli (kecuali Media Australia .... itupun pemerintahnya adem ayem aja). Uni Sovyet RUNTUH, bongkar lagi deh kisah lama. Datanglah embargo militer ke Indonesia di awal 1990-an.
Padahal mau orang merdeka jadi negara komunis juga apa urusan kita , kan .... Tapi maklum udah PARNO duluan sih Barat nya, soalnya Vietnam Selatan jatuh ke tangan komunis di tahun-tahun segituan.
Kita bisa bilang, kita 'baik-baik' sama Timor Leste di dalam negeri. Tapi dari luar Indonesia, kita definitely THE EVIL untuk soal Timor Leste.
onosqaciw September 26th, 2012, 05:31 AM yup bener tuh makanya timtim waktu itu salah satu blunder terbesar orba...suharto terlalu gampang dipanasin ma amrik
Volksraad September 26th, 2012, 06:36 AM ^^ blundernya bukan hanya blunder karena terlalu gampang dipanasin amrik, tapi juga blunder karena terlalu gampang dipanasin aussy buat melepas timles...
:bash:
@b1 September 26th, 2012, 01:50 PM ^^ blundernya bukan hanya blunder karena terlalu gampang dipanasin amrik, tapi juga blunder karena terlalu gampang dipanasin aussy buat melepas timles...
:bash:
Timor Leste memang menghadapi 3 negara besar sekaligus: AS, Australia, dan Indonesia dan mereka benar-benar terjepit oleh Australia dan Indonesia.
yup bener tuh makanya timtim waktu itu salah satu blunder terbesar orba...suharto terlalu gampang dipanasin ma amrik
Suharto memang kaki tangan Amrik.
Satu hal lagi sepertinya Timor Leste bakal lebih baik dari kita dengan dibangunnya perbatasan yang bagus dan konon mereka juga mau melangkahi Cina untuk membangun jalan 6000 km per tahun.
typhoonbringer September 26th, 2012, 02:01 PM gw kuot lagi postingan gw, banyak versi sebab musabab kita aneksasi timles :o
dulu kita menggelar operasi seroja di Timles karena Soeharto ingin LB Moerdani dan whats his name again, yang pernah jadi Pangdam di Tanjung pura, Hario Kecik? supaya ada kesibukan dan ga contesting power dia di ibukota
akirnya dia dekatin amerika yang sedang getol2nya nipping the bud of communism di SEA
dapat lah bantuan AMX, M-16, Herkules sebagai sarana pendukung operasi seroja, ini sih berdasarkan bukunya Hario Kecik ya, yang ijo gede bisa buat nabokin maling :lol:
ada versi lain yang bilang kita didekatin amrik duluan dan diembel2in bantuan ekonomi kalo bisa numpas komunis di timles
ada yang bilang juga ini untuk menjaga TNI agar tetap memiliki combat experience di tiap generasinya (terakir 2003, sama kaya amrik kita, hampir tiapdekade peranggg)
D3Y September 26th, 2012, 02:07 PM Satu hal lagi sepertinya Timor Leste bakal lebih baik dari kita dengan dibangunnya perbatasan yang bagus dan konon mereka juga mau melangkahi Cina untuk membangun jalan 6000 km per tahun.
duh...realistis aja yah, jangan ngomongin ngimpi gak pake sumber pulak :smug:
btw pake mau nyalip cina :LOL
http://farm8.staticflickr.com/7216/7201238632_50cbc65f3c.jpg
masih putih abu-abu
http://farm8.staticflickr.com/7094/7201236194_5339b180d6_c.jpg
wah jualan adem sari, mizon, roti gabin dll
http://farm4.staticflickr.com/3145/2810321066_1b2f802acd_z.jpg?zz=1
masih ada Bahasa-nya
http://farm3.staticflickr.com/2517/3723261015_afd2641967_z.jpg
Buku-buku Indonesia juga masih banyak
ternyata...:cry:taste of indonesia masih dicinta rakyat timles
bright_shield September 26th, 2012, 02:57 PM gw denger joke nih diantara para expert, PBB konon dengan bantuan yang bermilyar-milyar dollar pada akhirnya gagal untuk membangun kembali Timles, dibanding Indonesia yang katanya menjajah tapi cukup berhasil membangun dan mengatur timor leste.. jokenya sih, PBB disuruh study banding ke west timor saja :lol:
embassyofaudrey September 27th, 2012, 02:54 PM selama gak ada konflik2 di dalam negeri mereka, dan mereka lebih sering ngegaul dikawasan dan international. gw sih yakin timor leste bakalan maju pesat.
aan_mustafa September 27th, 2012, 04:10 PM Tapi politik luar negeri kita memang "terlalu sangat baik sekali". Sudah dianggap penjajah, apapun yg berbau Indonesia dihilangkan & whatever lah...
Tapi kita masih baik hati dg senang membantu, hampir 90% kebutuhan logistik dr Indonesia. Kita negara yg paling getol membantu TL masuk Asean.
Cukup ekonomi ajalah (misi ambil pasar TL) jgn berbaik hati yg gak menguntungkan kita. TL sudah menanamkan nama Indonesia dalam sejarahnya sbg negara penjajah dg segala kebrutalannya.
thekonil September 27th, 2012, 04:17 PM Tapi politik luar negeri kita memang "terlalu sangat baik sekali". Sudah dianggap penjajah, apapun yg berbau Indonesia dihilangkan & whatever lah...
Tapi kita masih baik hati dg senang membantu, hampir 90% kebutuhan logistik dr Indonesia. Kita negara yg paling getol membantu TL masuk Asean.
Cukup ekonomi ajalah (misi ambil pasar TL) jgn berbaik hati yg gak menguntungkan kita. TL sudah menanamkan nama Indonesia dalam sejarahnya sbg negara penjajah dg segala kebrutalannya.
bagi mereka yg punya "Penjajah" yang merupakan negara tetangga sendiri itu beban mental lho.. apalagi kalau sekarang lihat NTT vs Timor leste udah "njemplang" posisinya.. NTT pariwisatanya sedang maju pesat tuh.. padahal tiles masih banyak konflik disana..
aan_mustafa September 27th, 2012, 04:37 PM bagi mereka yg punya "Penjajah" yang merupakan negara tetangga sendiri itu beban mental lho.. apalagi kalau sekarang lihat NTT vs Timor leste udah "njemplang" posisinya.. NTT pariwisatanya sedang maju pesat tuh.. padahal tiles masih banyak konflik disana..
Apa benar Indonesia itu PENJAJAh ???
Saya kurang setuju dg predikat tsb untuk IndonesiaKu. Bukannya dalam sejarah memang TL yg ingin bergabung sendiri (apapun alasannya karena US atau apa)
Namewee September 27th, 2012, 04:39 PM Tapi politik luar negeri kita memang "terlalu sangat baik sekali". Sudah dianggap penjajah, apapun yg berbau Indonesia dihilangkan & whatever lah...
Tapi kita masih baik hati dg senang membantu, hampir 90% kebutuhan logistik dr Indonesia. Kita negara yg paling getol membantu TL masuk Asean.
Cukup ekonomi ajalah (misi ambil pasar TL) jgn berbaik hati yg gak menguntungkan kita. TL sudah menanamkan nama Indonesia dalam sejarahnya sbg negara penjajah dg segala kebrutalannya.Menurut gw gak masalah kita membantu mereka untuk lebih berkembang lagi asalkan tidak merugikan bagi negara kita
Daripada makin menambah kesenjangan ekonomi antar negara-negara di kasawan Asia Tenggara
GondarCool September 27th, 2012, 04:49 PM Prajurit AD Timor Leste Akan Dilatih TNI AD
27 September 2012, Jakarta: Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letnan Jenderal TNI Budiman menerima kunjungan kehormatan Wakil Panglima Angkatan Bersenjata (Wapangab) Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Brigjen Filomeno Da Paixao De Jesus beserta rombongan di Markas Besar Angkatan Darat, Kamis, (27/9).
Brigjen Filomeno Da Paixao De Jesus mengatakan, tujuan kunjungan untuk membuka kerjasama di bidang militer khususnya dengan Angkatan Darat, karena Angkatan Darat dianggap mitra yang paling tepat.
Wakasad Letjen TNI Budiman mengatakan, TNI AD akan membuka diri untuk bekerjasama dengan Angkatan Darat Timor Leste. Mengenai kerjasama pendidikan Bintara dan Tamtama dapat di latih di Rindam/ IX Udayana dan untuk perwiranya dapat dilatih di Bandung.
Selain itu juga TNI AD akan memfasilitasi rencana Angkatan Bersenjata Timor Leste untuk membeli peralatan militer seperti senjata ke Pindad dan pakaian seragam militer ke Sritex.
Link (http://www.tniad.mil.id/index.php/arsipberita/militer-timor-leste-ingin-bangun-masa-depan-bersama-tni-ad)
thekonil September 27th, 2012, 04:55 PM Apa benar Indonesia itu PENJAJAh ???
Saya kurang setuju dg predikat tsb untuk IndonesiaKu. Bukannya dalam sejarah memang TL yg ingin bergabung sendiri (apapun alasannya karena US atau apa)
makanya saya kasih "Tanda Petik" di sekitar kata penjajah :lol:
embassyofaudrey September 27th, 2012, 07:51 PM Tapi politik luar negeri kita memang "terlalu sangat baik sekali". Sudah dianggap penjajah, apapun yg berbau Indonesia dihilangkan & whatever lah...
Tapi kita masih baik hati dg senang membantu, hampir 90% kebutuhan logistik dr Indonesia. Kita negara yg paling getol membantu TL masuk Asean.
Cukup ekonomi ajalah (misi ambil pasar TL) jgn berbaik hati yg gak menguntungkan kita. TL sudah menanamkan nama Indonesia dalam sejarahnya sbg negara penjajah dg segala kebrutalannya.
konfrontasi indonesia vs malaysia di era soekarno juga berdarah tuh..apakah sebagian besar rakyat malaysia menganggap indonesia itu penjajah ? ngak kan. yang namanya tetanggaan itu saling membutuhkan. TL sampai 20 tahun kedepan masih butuh indonesia, bahkan sampai kapanpun tetap butuh indonesia.
aan_mustafa September 28th, 2012, 02:30 AM konfrontasi indonesia vs malaysia di era soekarno juga berdarah tuh..apakah sebagian besar rakyat malaysia menganggap indonesia itu penjajah ? ngak kan. yang namanya tetanggaan itu saling membutuhkan. TL sampai 20 tahun kedepan masih butuh indonesia, bahkan sampai kapanpun tetap butuh indonesia.
Tp gw keselnya Pemerintahan TL menghilangkan semua yg berbau Indonesia. Dan jelas jelas anggap kita sbg penjajah.
Hehe....
jakarta2012 September 28th, 2012, 03:13 AM Tp gw keselnya Pemerintahan TL menghilangkan semua yg berbau Indonesia.
Bukannya Indonesia katanya masih jadi salah satu bahasa resmi di sana?
Volksraad September 28th, 2012, 04:07 AM Tp gw keselnya Pemerintahan TL menghilangkan semua yg berbau Indonesia. Dan jelas jelas anggap kita sbg penjajah.
Hehe....
Benar, pemerintah TL a.k.a kaum elit dan para pejabat disana sepertinya alergi dengan segala sesuatu yang berbau Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia dilarang dalam acara resmi kenegaraan dan mata uang pun sampai menggunakan USD (yang akibatnya harga2 naik dan menyengsarakan rakyatnya)
Padahal kalau kita lihat di masyarakat akar rumput di TL, penggunaan bahasa Indonesia masih tinggi, film dan lagu berbahasa Indonesia masih digemari, buku-buku berbahasa Indonesia masih banyak digunakan..
Jadi dapat dilihat disini, kalangan mana yang ngotot ingin lepas dari pengaruh Indonesia dan kalangan mana yang masih setia menjalin hubungan dengan Indonesia, dan dalam hal ini ingatlah "Vox Populi Vox Dei", Suara Rakyat Suara Tuhan, dan kita tahu suara rakyat mana yang seharusnya menjadi suara Tuhan, yaitu suara rakyat akar rumput.
:cheers:
onosqaciw September 28th, 2012, 06:09 AM ga papa lah hal2 yg berbau indonesia dihapus....kita juga smepet anti ma belanda pas awal2 kemerdekaan....tapi tetep aja timtim harus mau berurusan dengan indonesia secara intensif di berbagai bidang untuk selamanya (tetangga) sedangkan kita kan ga terlalu tergantung ma belanda
rilham2new September 28th, 2012, 08:08 AM bagi mereka yg punya "Penjajah" yang merupakan negara tetangga sendiri itu beban mental lho.. apalagi kalau sekarang lihat NTT vs Timor leste udah "njemplang" posisinya.. NTT pariwisatanya sedang maju pesat tuh.. padahal tiles masih banyak konflik disana..
NTT yang pariwisatanya maju juga bukan di kawasan Pulau Timor kok :P ....
Yang maju itu kan deretan Flores atau Labuhan Bajo dan sekitaran Pulau Komodo. Itupun, banding sama tetangga baratnya (NTB).. Pariwisata di NTT masih di bawah ... Banding lagi sama tetangga baratnya (Bali) ya masih ketinggalan :P
Apa benar Indonesia itu PENJAJAh ???
Saya kurang setuju dg predikat tsb untuk IndonesiaKu. Bukannya dalam sejarah memang TL yg ingin bergabung sendiri (apapun alasannya karena US atau apa)
Ya jelas Timor Leste mau bergabung ke Indonesia (karena takut), maklum sebelum Referendum .... TNI kan udah masuk ke sana duluan, menumpas 'komunis' (dalam nama Fretilin).
ya takutlah orang sananya. Buktinya setelah Referendum yang kedua kalinya, Timor Leste memilih lepas tuh.
Asal tahu aja ya, Materi Pelajaran IPS (yang ada di Buku SD, kurikulum 1994)... ada bab 'INTEGRASI TIMOR TIMUR KE REPUBLIK INDONESIA' .... Paska reformasi, Bab itu dihapus. Dan bahkan tidak diajarkan lagi di kurikulum 1999.
Sedihnya, materi pelajaran yang ada di BAB itu lah yang diketahui dan diamini banyak rakyat Indonesia.
Di mata orang Indonesia barangkali kita melihatnya Bersatunya Timor Timur ke Indonesia kala itu 'damai'. Padahal di luar negeri, istilah yang dipakai adalah 'ANEKSASI'. :P ...
rilham2new September 28th, 2012, 08:10 AM ga papa lah hal2 yg berbau indonesia dihapus....kita juga smepet anti ma belanda pas awal2 kemerdekaan....tapi tetep aja timtim harus mau berurusan dengan indonesia secara intensif di berbagai bidang untuk selamanya (tetangga) sedangkan kita kan ga terlalu tergantung ma belanda
Setuju, Indonesia juga dulu waktu baru merdeka (kayak gak nyadar aja).
Coba aja lah lihat BUMN besar sekarang, kayak PLN, TELKOM, Bank-bank Besar, PT. Perkebunan Nusantara.... Dulunya kan PERUSAHAAN SWASTA BELANDA tuh :P ... Yang dinasionalisasi paksa.
Orang Belanda juga sempat diusir :P ...
Jadi dapat dilihat disini, kalangan mana yang ngotot ingin lepas dari pengaruh Indonesia dan kalangan mana yang masih setia menjalin hubungan dengan Indonesia, dan dalam hal ini ingatlah "Vox Populi Vox Dei", Suara Rakyat Suara Tuhan, dan kita tahu suara rakyat mana yang seharusnya menjadi suara Tuhan, yaitu suara rakyat akar rumput.
:cheers:
Timor Leste sebelum merdeka dari Indonesia di tahun 2002, kan sempat Referendum. Hasilnya juga sudah tahu kok, rakyatnya mau apa :) ... Kan ada lembaga PBB di sana, UNAMET ya kalau gak salah.
Volksraad September 28th, 2012, 09:36 AM Timor Leste sebelum merdeka dari Indonesia di tahun 2002, kan sempat Referendum. Hasilnya juga sudah tahu kok, rakyatnya mau apa :) ... Kan ada lembaga PBB di sana, UNAMET ya kalau gak salah.
yakin itu memang keinginan rakyatnya tanpa campur tangan asing?? :lol:
Namewee September 28th, 2012, 10:00 AM Sekarang yang memimpin Timor Leste kebanyakan orang2 yang kita anggap pemberontak di masa lalu :)
typhoonbringer September 28th, 2012, 10:27 AM yakin itu memang keinginan rakyatnya tanpa campur tangan asing?? :lol:
ada bukti ga? :p
mereka kan masih menggunakan hal yang berbau indonesia karena sudah terbiasa, lah kita aja masih make bahasa belanda kok, yu aja mungkin ga sadar :lol:
wastafel, handuk, kantor, sepur, karesidenan, koran, dan sebagainya :D
onosqaciw September 28th, 2012, 11:03 AM biasanya yg campur tangan asing tu malah kacau2 coba aja deh liat mulai dari afganistan, iraq, ma libya.....hubungan ma barat malah ga semulus yg disangka-sangka....lambat laun hubungan timles-aussie juga gak kan mulus2....disini harusnya kita masuk biar timles lebih bergantung sama kita terutama hal ekonomi...."penjajahan" jaman sekarang kan ecomonic wise....
typhoonbringer September 28th, 2012, 11:06 AM biasanya yg campur tangan asing tu malah kacau2 coba aja deh liat mulai dari afganistan, iraq, ma libya.....hubungan ma barat malah ga semulus yg disangka-sangka....lambat laun hubungan timles-aussie juga gak kan mulus2....disini harusnya kita masuk biar timles lebih bergantung sama kita terutama hal ekonomi...."penjajahan" jaman sekarang kan ecomonic wise....
hong kong?
Volksraad September 28th, 2012, 11:44 AM ^^ IMHO Hong Kong bukan murni penjajahan, Hong Kong hanya daerah China yang disewakan kepada Inggris berdasarkan Perjanjian antara kedua belah pihak pada tahun 1898..
Selain itu Hong Kong tidak dimerdekakan oleh Inggris dari China, justru Hong Kong diduduki oleh Inggris, baru kemudian oleh Inggris diserahkan lagi kepada China yang perekonomiannya juga kuat (bukan Inggris berperang dengan China) jadi jelas warga Hong Kong tidak bermasalah secara ekonomi, karena tidak ada jejak-jejak peperangan ketika Hong Kong dikembalikan ke China..
Lain halnya dengan Irak atau Afghanistan yang "dibebaskan" dari tirani, dan dimerdekakan tanpa adanya pendampingan ekonomi yang cukup dari US setelah negara tersebut merdeka...
CMIIW
Sorry for being OOT :cheers:
onosqaciw September 28th, 2012, 02:06 PM bukan yg hong kong, maksud saya yg regimenya dipaksa turun dengan cara insurgent atau invasi, liat aja suriah klo ntar di "libya" kan ujung2 ekstremis islam al qaeda style bakalan tambah banyak di suriah
rilham2new September 29th, 2012, 03:16 AM yakin itu memang keinginan rakyatnya tanpa campur tangan asing?? :lol:
Yahh,,, soal campur tangan kita gak tahu deh ya.
Tapi REFERENDUM sudah berjalan dan memang UNAMET yang melakukan supervisi.
Tapi WE CAN'T TAKE THE RESULT FOR GRANTED hanya karena hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan.
Asal tahu saja, waktu Irian Barat referendum tahun 1963. Itu juga ada lembaga PBB yang melakukan supervisi, namanya UNTEA. Waktu Referendum hasilnya pengen gabung ke RI...
Kita sudah ngalamin pahit dan manis, kalau sekali-sekali kita dapat yang pahit ya terima dan akui saja lah.
onosqaciw September 29th, 2012, 05:57 AM ngomongin pahit-manis masih at least hasilnya ga kebalik (timles gabung, irian jaya lepas)
acoolguyfromnz September 29th, 2012, 02:01 PM @volksrad,
Setahu g sih di pemberitaan di koran sini, Aussie dekat2 sama TL gara2 minyak di celah timor yg mayoritas di pegang Aussie. Jadi biasalah org barat ngomongnya demokrasi ya intinya ke dolang lagi. Jadi ingat Irak dulu yg katanya membebaskan tirani akhirnya ya gak jauh dari pencurian ladang minyak dari satu negara ke negara adikuasa. Persis spt Indonesia tahun 65.
embassyofaudrey September 29th, 2012, 09:06 PM Benar, pemerintah TL a.k.a kaum elit dan para pejabat disana sepertinya alergi dengan segala sesuatu yang berbau Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia dilarang dalam acara resmi kenegaraan dan mata uang pun sampai menggunakan USD (yang akibatnya harga2 naik dan menyengsarakan rakyatnya)
Padahal kalau kita lihat di masyarakat akar rumput di TL, penggunaan bahasa Indonesia masih tinggi, film dan lagu berbahasa Indonesia masih digemari, buku-buku berbahasa Indonesia masih banyak digunakan..
Jadi dapat dilihat disini, kalangan mana yang ngotot ingin lepas dari pengaruh Indonesia dan kalangan mana yang masih setia menjalin hubungan dengan Indonesia, dan dalam hal ini ingatlah "Vox Populi Vox Dei", Suara Rakyat Suara Tuhan, dan kita tahu suara rakyat mana yang seharusnya menjadi suara Tuhan, yaitu suara rakyat akar rumput.
:cheers:
Bold: aaaaaaaaaahh macaaaaaaaa cihhh kakak ? :lol: kalo kalangan elit dan pejabatnya anti yang berbau indonesia, itu panser polici timor buatan pindad, beberapa senjata mereka buatan pindad, kmaren2 mau pesanan boat sama PT.PAL, Xanana gusmao dalam setahun beberapa kali main ke indonesia, main ke pindad. seragam AB dan policenya juga pesan ke Sritex indonesia tuh. IMHO.
kalo yang dibawah ini kok gak alergi yah ? :lol:
http://imageshack.us/a/img228/8758/imageskkkb.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/228/imageskkkb.jpg/)
Erran September 30th, 2012, 12:59 AM @volksrad,
Setahu g sih di pemberitaan di koran sini, Aussie dekat2 sama TL gara2 minyak di celah timor yg mayoritas di pegang Aussie. Jadi biasalah org barat ngomongnya demokrasi ya intinya ke dolang lagi. Jadi ingat Irak dulu yg katanya membebaskan tirani akhirnya ya gak jauh dari pencurian ladang minyak dari satu negara ke negara adikuasa. Persis spt Indonesia tahun 65.
Hypocrisy at its max :lol:
Salah satu negara yang juga kegatelan mengungkit ungkit masalah HAM di Papua, seolah olah menyalahkan Indonesia atas segala insiden yg terjadi. Padahal misteri juga itu separatis dapet senapan dari mana. :D
Apa kabar kasus tumpahan minyak Montara? Sepertinya terlupakan begitu saja.
Erran September 30th, 2012, 01:11 AM Ada yang tahu beapa PDB perkapita Timor Leste?
Buka di Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_GDP_%28nominal%29_per_capita#cite_note-3) kok malah bingung, menurut IMF di 2011 USD3,949 sedangkan WB USD896. Jomplang banget bedanya.
blablanonsense September 30th, 2012, 05:02 AM yup bener tuh makanya timtim waktu itu salah satu blunder terbesar orba...suharto terlalu gampang dipanasin ma amrik
Suharto dipanasin? Yang gw liat sih Suharto merasa perlu untuk menyenangkan hati Amrik dengan yel-yel Anti komunis. Jangan lupa, begitu mendukung, dikasih insentif lho... mana tahan....
TL sudah menanamkan nama Indonesia dalam sejarahnya sbg negara penjajah dg segala kebrutalannya.
Brutal karena operasi militer di TimTim yang gila-gilaan. Coba kalau ga pake acara operasi militer dan bunuh-bunuhan (di antaranya Santa Cruz massacre), apa bakal dilihat brutal?
Saya kurang setuju dg predikat tsb untuk IndonesiaKu. Bukannya dalam sejarah memang TL yg ingin bergabung sendiri (apapun alasannya karena US atau apa)
Kalau memang begitu adanya, mengapa kita buang jauh-jauh? Kenyataan itu kadang pahit; tapi kenyataan ya kenyataan, kalau Indonesia menginvasi Timor Timur. Tidak ada basis kuat bagi Indonesia untuk menganggap TimTim sebagai wilayah Indonesia: Indonesia sejak diproklamasikan kemerdekaannya itu terdiri dari daerah Netherlands Oost Indische (makanya Sukarno ngotot kalau Papua itu harus dilepas Belanda). Sedangkan Timor Timur? Daerah Portugal kan? Sejarah yang bro aan maksudkan sejarah siapa? Sejarah versi Orde Baru? Kalau memang rela ingin bergabung, mengapa hasil referendum UN berbeda? Dan mengapa juga selalu ada pemberontakan di TimTim sehingga diperlukan Operasi Militer? Kalau memang ingin menjadi bagian indonesia, ga akan ada pergolakan kan?
Keributan dikompori asing? USA dah kasih restu ke Indonesia, ngapain juga Aussie nyoba-nyoba? Bukannya malah kalau ribut mengkhawatirkan USA karena Fretilin masih punya taring?
Erran October 1st, 2012, 06:46 AM Kalau memang begitu adanya, mengapa kita buang jauh-jauh? Kenyataan itu kadang pahit; tapi kenyataan ya kenyataan, kalau Indonesia menginvasi Timor Timur. Tidak ada basis kuat bagi Indonesia untuk menganggap TimTim sebagai wilayah Indonesia: Indonesia sejak diproklamasikan kemerdekaannya itu terdiri dari daerah Netherlands Oost Indische (makanya Sukarno ngotot kalau Papua itu harus dilepas Belanda). Sedangkan Timor Timur? Daerah Portugal kan? Sejarah yang bro aan maksudkan sejarah siapa? Sejarah versi Orde Baru? Kalau memang rela ingin bergabung, mengapa hasil referendum UN berbeda? Dan mengapa juga selalu ada pemberontakan di TimTim sehingga diperlukan Operasi Militer? Kalau memang ingin menjadi bagian indonesia, ga akan ada pergolakan kan?
Keributan dikompori asing? USA dah kasih restu ke Indonesia, ngapain juga Aussie nyoba-nyoba? Bukannya malah kalau ribut mengkhawatirkan USA karena Fretilin masih punya taring?
Timtim sendiri sebelum "diinvasi" Indonesia memang sudah dilanda kerusuhan akibat ditelantarkan Portugis (dekolonisasi akibat revolusi anyelir). Dan terjadi pembantaian terhadap rakyat Timtim sendiri yang pro integrasi dengan Indonesia. Insiden ini mendorong sebagian pihak meminta dukungan ke Indonesia. Ditambah permintaan Barat yang takut komunisme menyebar disana, terjadilah tindakan invasi ini.
Dan menurut pengalaman pribadi dosen saya yang pernah jadi relawan, memang rakyat Timtim sendiri (pro integrasi) yang menolong tentara Indonesia survive disana, membantu perbekalan, dll.
Jadi menganggap Indonesia sebagai pure imperialist/penjajah seperti Jepang atau Belanda agak kurang tepat IMO.
rilham2new October 1st, 2012, 07:10 AM Jadi menganggap Indonesia sebagai pure imperialist/penjajah seperti Jepang atau Belanda agak kurang tepat IMO.
IMperialis sudah pasti menjajah. Tapi Penjajah belum tentu Imperialis :).
Imperialisme itu mengarah pada kerakusan akan kekuasaan dan tanah jajahan. Indonesia bukan imperialis, orang tanah Republik Indonesia ini juga 'hadiah' dari Jajahan Hindia Belanda kok. Makanya kita ngotot supaya itu Irian Barat masuk bagian dari Republik, sampai kita rame dengan Kerajaan Belanda di tahun 1960-an awal.
IMperialis itu kalau lahannya kecil, lama-lama dibesar-besarkan karena ingin menambahkan pengaruh.
Kalau dengan Timor Timur sih sepertinya tidak ada unsur imperialisme (tidak ada alasan yang kuat seperti era Gold, Glory, and Gospel)... Tapi lebih ke alasan IDEOLOGI saja, kita takut kalau Timor Timur merdeka di tahun 1970-an dan berideologi komunis. Bukan hanya Indonesia yang takut, tapi juga sekutu-sekutu liberal lain di Asia Tenggara. Yang 'tutup' mata gak cuman Australia dan Amerika saja loh, waktu kita invasi Timor-Timur ... Tapi juga negara-negara sesama ASEAN. Walaupun secara Politik, negara barat senyap-senyap saja ...
Tapi MEDIA BARAT (yang memang sudah BEBAS banget sejak dulu), sama sekali tidak senyap. Lah kabarnya senjata buat INVASI Timor Timur ini di
supply' dari Amerika kok...
Volksraad October 1st, 2012, 11:05 AM Imperialisme itu mengarah pada kerakusan akan kekuasaan dan tanah jajahan. Indonesia bukan imperialis, orang tanah Republik Indonesia ini juga 'hadiah' dari Jajahan Hindia Belanda kok. Makanya kita ngotot supaya itu Irian Barat masuk bagian dari Republik, sampai kita rame dengan Kerajaan Belanda di tahun 1960-an awal.
Tidak setuju dengan pernyataan yang dibold ini
Tanah Indonesia bukan merupakan 'hadiah' yang diberikan Belanda kepada kita, tapi karena penjajahan Belanda itulah Indonesia bisa mempersatukan berbagai suku bangsa untuk menjadi satu kesatuan untuk melawan Belanda dan bersatu sebagai bangsa Indonesia
Tapi jelas bahwa Indonesia berjuang untuk mendapatkan tanahnya, bukan diberikan oleh Belanda sebagai 'hadiah'
Penjajahan yang mempersatukan kita sebagai suatu bangsa berdaulat.
:cheers:
bright_shield October 1st, 2012, 12:29 PM Imperialisme itu mengarah pada kerakusan akan kekuasaan dan tanah jajahan. Indonesia bukan imperialis, orang tanah Republik Indonesia ini juga 'hadiah' dari Jajahan Hindia Belanda kok. Makanya kita ngotot supaya itu Irian Barat masuk bagian dari Republik, sampai kita rame dengan Kerajaan Belanda di tahun 1960-an awal.
sorry ye, Belanda ga punya hak tanah disini, kecuali kalo Belanda ngasih Indonesia denhaag, bisa jadi statement situ bener.. :cheers:
Namewee October 1st, 2012, 12:35 PM ^^ Mungkin maksudnya hadiah karena Indonesia sekarang ini dibentuk berdasarkan gabungan-gabungan wilayah yang dulu dikuasai oleh Belanda
Jadi berkat Belanda kita bisa sebesar sekarang ini!
cmiiw
embassyofaudrey October 1st, 2012, 01:08 PM kalo gak salah timles ini dulu pernah dilanda kekeringan dan kekurangan makanan yah. dulu waktu kecil pernah lihat di Tvri orang2 mengais tanah cari ubi buat dimakan, sampe ada yang busung lapar juga. entah itu benar apa ngak.
Namewee October 1st, 2012, 01:17 PM ^^ Pernah kecil juga toh?? :lol:
Just kidding
Memang benar ada kelaparan di Timor Leste (masih bernama Timur Timor) ketika itu dan ramai diliput oleh media internasional :)
D3Y October 1st, 2012, 03:57 PM Imperialisme itu mengarah pada kerakusan akan kekuasaan dan tanah jajahan. Indonesia bukan imperialis, orang tanah Republik Indonesia ini juga 'hadiah' dari Jajahan Hindia Belanda kok. Makanya kita ngotot supaya itu Irian Barat masuk bagian dari Republik, sampai kita rame dengan Kerajaan Belanda di tahun 1960-an awal.
ane ngebayangin para pahlawan akan menangis membaca statement ini
jika ukurannya Indonesia sekarang ini dibentuk berdasarkan gabungan-gabungan wilayah yang dulu dikuasai oleh Belanda itu sangat tidak setuju.
sebenernya sebagian wilayah tanah yang sekarang dinamai indonesia sudah dipersatukan jauh sebelum para londo dateng dimari, yakni sejak zaman kerajaan sriwijaya, majapahit menguasai, selain juga karena faktor kedekatan geografis dan terutama kedekatan psikologis walau berbeda-beda.
republik ini terbentuk dari tekad dan kebersamaan orang2 pendahulu yang punya harga diri untuk tidak mau dijajah dan diperbudak orang asing dikampungnya sendiri.
|
|