View Full Version : [NORTH SUMATERA] Project & Development ( excluding Medan )
rahul medan January 14th, 2012, 08:03 PM Berhubung banyaknya proyek-proyek diseantero Sumatera Utara (exclude Medan, Bandara Kuala Namu, jalan Tol Sumut),maka sudah selayaknyalah kita memiliki 1 thread project & development yg khusus buat posting dan ngebahas proyek-proyek tersebut.
Ditambah lagi bakal banyaknya proyek2 di kota lubuk pakam khususnya kabupaten deli serdang, terutama hotel seiring dengan beroperasinya Bandara Kuala Namu di kabupaten ini
NB: Untuk proyek jalan tol Medan - Kuala Namu - Tebing Tinggi dan Tol Medan Binjai jika dah Ground Breaking akan dibuat thread khususnya di Construction & Development
Mari kita rame-ramekan thread ini..
Thx
:cheers:
rahul medan January 14th, 2012, 09:03 PM Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang
btw ini dah finishing or ada pembangunan gedung barunya lagi..??
bagus amat rumkitnya
http://www.rsgrandmedistra.com/images/rsBg.jpg
http://www.rsgrandmedistra.com/
rahul medan January 14th, 2012, 09:11 PM nih bos property di Medan
Hermes Place Lirik Kualanamu
Disinggung terkait tren pendirian hotel yang semakin banyak bermunculan di kota Medan, ia meyakini 10 tahun kedepan tren tersebut bakal berlanjut. Medan katanya masih ladang empuk dibidang perhotelan terutama hotel bintang tiga dan empat. Sementara hotel bintang lima yang belakangan mulai bergeliat, perlahan akan menurunkan harga.
Untuk ekspansinya sendiri Hermes Hotel dijelaskan Denny sudah mengambil ancang-ancang bermain di kawasan pinggiran yaitu Kuala Namu. Sejalan dengan berdirinya bandara baru, pihaknya yakin omzet yang akan diperoleh lebih baik ketimbang hotel yang ada di Kota Medan.(Irf/tribun-medan.com)
read more... (http://medan.tribunnews.com/2011/10/19/hermes-place-lirik-kualanamu)
unyupeople January 14th, 2012, 09:16 PM Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang
btw ini dah finishing or ada pembangunan gedung barunya lagi..??
bagus amat rumkitnya
http://www.rsgrandmedistra.com/images/rsBg.jpg
http://www.rsgrandmedistra.com/
kayaknya udah finishing bang. Soalnya pas gue liburan semester beberapa bulan lalu dan sering main keluar kota, tuh rumkit udah berdiri. Btw, kantor bupati sergai, sisi kiri ama kanannya luas. Mungkin akan dibangun bangunan baru disana.
unyupeople January 14th, 2012, 09:28 PM Bro mulia kemana ya? Dia kan anak sidempuan. Jadi mungkin bisa update proyek di sekitar sidempuan atau sibolga. Bro abib bagian siantar, tebing, pakam ampe tanjung morawa. Kalau bisa sih :D
bonzorno January 15th, 2012, 03:53 AM kayaknya udah finishing bang. Soalnya pas gue liburan semester beberapa bulan lalu dan sering main keluar kota, tuh rumkit udah berdiri. Btw, kantor bupati sergai, sisi kiri ama kanannya luas. Mungkin akan dibangun bangunan baru disana.
masih ada pembangunan gedung baru di sisi kiri rumkit ini bang, gak tau mau dibangun apa yg pasti masih di dalam pager rumkit,
kebetulan saya ngelewatin rumkit ini tiap pergi-pulang ngantor...
oiya, akper medistra-nya gak sekalian di poto bro rahul, kayaknya gak kalah megah tu akpernya dibanding rumkitnya...
rahul medan January 15th, 2012, 03:59 AM ^^
bro gw di Medan - medan aja..
jarang jalan2 ke seantero sumut
abib azhar January 15th, 2012, 04:38 AM Bro mulia kemana ya? Dia kan anak sidempuan. Jadi mungkin bisa update proyek di sekitar sidempuan atau sibolga. Bro abib bagian siantar, tebing, pakam ampe tanjung morawa. Kalau bisa sih :D
uhahaaaa:lol: pakam ampe tjng Morawa kejauhan amiiit,,,,
tukan ud masuk Kab. deliserdang aku Kotamadya T.tinggi ma SerGei ja sedikt Kotmady.P.siantar...:)
bbq January 15th, 2012, 04:56 AM Bung Rahul... Maaf agak OOT...
Boleh kasi sedikit saran?
Kalo yg dibahas disini semuanya mencakup wilayah provinsi Sumatra Utara doank, nama thread sebaiknya jgn "North of Sumatera", istilahnya menjadi bagian utara pulau Sumatra artinya Aceh juga ikut (kecuali bung Rahul mau mengikutkan provinsi NAD)... :)
Saran saya, cukup dinamakan "[North Sumatra] Project & Development (excluding Medan)" saja supaya gak salah paham... :nuts:
Thanks a lot, bung Rahul... Sukses nih buat thread baru-nya :banana:
Oia, RS Grand Medistra itu sudah lama beroperasi & bangunannya masi di-ekspansi juga ada yg ditambah lantainya... :cheers:
rahul medan January 15th, 2012, 05:27 AM ^^
thx bg sarannya..
aku coba ajukan ke moderator tuk edit judulnya
unyupeople January 15th, 2012, 06:35 AM masih ada pembangunan gedung baru di sisi kiri rumkit ini bang, gak tau mau dibangun apa yg pasti masih di dalam pager rumkit,
kebetulan saya ngelewatin rumkit ini tiap pergi-pulang ngantor...
oiya, akper medistra-nya gak sekalian di poto bro rahul, kayaknya gak kalah megah tu akpernya dibanding rumkitnya...
wow.
gue baru tau.
baguslah kalau ada pembangunan gedung baru. :banana:
Achbh4r January 15th, 2012, 12:51 PM Sekalian posting yg arah binjai dn langkat donk bro klu ada!
Andre_theRising January 20th, 2012, 10:22 AM Jalan yang baru selesai beberapa bulan lalu, di Kec. Tanjung Morawa dengan jembatan SUngai Belumai..
Jalan ini menjadi jalan pintas dari arah Simpang Kayu Besar Tanjung Morawa yang mau ke arah Limau Mungkur / daerah Tanjung MOrawa Selatan seberang sungai / Talun Kenas, sehingga tidak perlu melalui kota kecamatan Tanjung Morawa yang ramai dan macet dan simpang jalinsum yang rawan
http://img833.imageshack.us/img833/9674/picture120a.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/833/picture120a.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Pemandangan Sungai Belumai dari jembatan yang tergolong baru itu, ke arah Selatan
http://img232.imageshack.us/img232/2740/picture121o.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/232/picture121o.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising January 20th, 2012, 10:29 AM Beberapa jalan yang juga belum setahun diaspal, semua di wilayah Kec. Tanjung Morawa, calon Kota Satelit Medan. Lokasi Kabupaten Deli Serdang
Jalan ke arah Kec. Patumbak, dari SImpang Kayu Besar...sayang 6 km dari sini ujungnya masih belum diaspal ulang
http://img822.imageshack.us/img822/9256/picture119jy.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/picture119jy.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Jalan dari Kota Kecamatan menuju arah Timur, Kec. Galang dan Kec. Pagar Merbau. Eksotisnya lokasi ini adalah menembus wilayah perkebunan kelapa sawit yang luas (andai ada foto aerialnya, tapi pesawat nggak melintas wilayah Tanjung Morawa)
Tadinya daerah sekitar ini tertinggal, tapi setelah jalan diperbaiki sepanjang 10 km jumlah motor mendadak banyak, dan warung2 serta toko, tambal ban, dan bensin eceran menjadi sangat banyak
http://img706.imageshack.us/img706/200/picture123c.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/706/picture123c.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img834.imageshack.us/img834/8467/picture124a.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/834/picture124a.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img191.imageshack.us/img191/7381/picture126my.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/191/picture126my.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img685.imageshack.us/img685/2408/picture127d.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/685/picture127d.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Habib Nasution January 24th, 2012, 04:54 PM nyimak
Andre_theRising January 25th, 2012, 03:10 PM Ruko2 yang baru selesai dibangun beberapa bulan yang lalu di ibukota Kabupaten Serdang Bedagai, Sei Rampah
http://img12.imageshack.us/img12/6310/imag0309s.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/12/imag0309s.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising January 25th, 2012, 03:11 PM Proyek Pengaspalan Jalinsum Serdang Bedagai
Nggak tau apa juga dilebarkan, soalnya udah kritis banget nih sempit jalan ini, udah makan ratusan korban
http://img716.imageshack.us/img716/631/imag0307iq.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/716/imag0307iq.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
abib azhar January 26th, 2012, 12:13 PM Proyek Pengaspalan Jalinsum Serdang Bedagai
Nggak tau apa juga dilebarkan, soalnya udah kritis banget nih sempit jalan ini, udah makan ratusan korban
http://img716.imageshack.us/img716/631/imag0307iq.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/716/imag0307iq.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
ni kalo gak salah Di PTPN III kebun rambutan ya bg??
gak jauh dari Gapura slmt datang Kota T.Tinggi...
rahul medan January 26th, 2012, 12:25 PM Sumut miliki 3 proyek vital
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Pemprop Sumut Nurdin Lubis memberikan penjelasan pada Rapat Koordinasi di Medan, Sumatra Utara, Rabu (25 Januari). Rapat tersebut membahas tiga proyek vital di Sumut, yakni pembangunan Kawasan Industri Sei Mangke, Bandara Kuala Namu, dan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung yang merupakan mega proyek Master Plan Perluasan dan Percepatan Ekonomi Indonesia (MP3I) yang diusulkan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus.
http://www.bisnis-sumatra.com/index.php/2012/01/sumut-miliki-3-proyek-vital/
rahul medan January 26th, 2012, 01:31 PM Headline Hari ini Pkl. 06:59 WIB
Rp 5 Triliun Dianggarkan untuk Pembangunannya
Pelabuhan Kuala Tanjung Diproyeksikan Jadi Hub Internasional
MedanBisnis—Medan. Tahun ini pembangunan fisik Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan baru yang diproyeksikan menjadi pelabuhan penghubung (hub port) internasional mulai dilakukan. Nilai investasi yang akan dikucurkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, sebagai pengelola pelabuhan diperkirakan mencapai Rp 5 triliun lebih.
Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi mengemukakannya saat memimpin rapat koordinasi terkait proyek Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3I), di Bina Graha Pempropsu, Medan, Rabu (25/1). "Dari pemaparan pihak Pelindo, diperkirakan Rp5 triliun lebih hingga tahun 2016, tentu jumlah itu masih akan terus bertambah sesuai pengembangannya," kata Bayu, dalam rapat tersebut. Hadir di situ a.l. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Riadil Akhir Lubis, Direktur Utama PT Pelindo I Alfred Natsir, dan Direktur Utama PTPN3 Amri Siregar.
more... (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/01/26/78084/pelabuhan_kuala_tanjung_diproyeksikan_jadi_hub_internasional/)
Andre_theRising January 26th, 2012, 04:45 PM ni kalo gak salah Di PTPN III kebun rambutan ya bg??
gak jauh dari Gapura slmt datang Kota T.Tinggi...
Ya..
Mungkin sekarang udah selesai dan udah lebih lebar. Benar g?
abib azhar January 27th, 2012, 03:09 PM iya bg ,,, bahkan ud digunakan pemuda kota T.tinggi buat Balap liar bang Tengah Malam,, hehhee,,,
Andre_theRising January 28th, 2012, 09:23 AM Bah, balap liar di Jalan Raya Lintas Sumatra?
Udah bosan hidup kali yaa :lol:
rahul medan January 31st, 2012, 05:28 AM AS Ingin Dilibatkan Proyek Pembangunan di Sumut
Medan, (Analisa). Amerika Serikat (AS) ingin dilibatkan dalam berbagai proyek pembangunan di Sumatera Utara terutama berkaitan dengan bidang infrastruktur dan energi.
Kepada tamunya itu, Gatot menyampaikan berbagai proyek pembangunan yang strategis di Sumut sebagai bagian dari Proyek Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Di antaranya pembangunan infrastruktur pendukung antara lain Bandara Kuala Namu, Pelabuhan Kuala Tanjung, dan Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke juga pembangunan kluster karet di Sei Bamban.
Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab dengan sebutan Ted Osius ini mengungkapkan tanpa berbagai proyek MP3EI pun sebenarnya Indonesia, dan Sumut khususnya, sangat menarik untuk dijadikan tujuan investasi. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5%, dimana Sumut berada di atas pertumbuhan nasional, maka wilayah ini sangat strategis dan menarik bagi kalangan investor.
more.. (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/01/31/32812/as_ingin_dilibatkan_proyek_pembangunan_di_sumut/#.TydspnKhXMw)
Mulia_atkins February 2nd, 2012, 05:07 AM Bro mulia kemana ya? Dia kan anak sidempuan. Jadi mungkin bisa update proyek di sekitar sidempuan atau sibolga. Bro abib bagian siantar, tebing, pakam ampe tanjung morawa. Kalau bisa sih :D
bro unyu.... gue lg d kuliah d medan, kalau pulkam tu cuman liburan semester doank... nnti lah qt update lgi... lgian threat untuk sidimpuan kan udah gw buat....:)
rahul medan February 2nd, 2012, 07:31 AM ^^
maaf ya bro coz thread Padang Sidempuan dan thread Sibolga P&D itu "Mangkrak" keputusan bersama awalnya threadnya mau di merge ke North Sumatera P&D, ttp menurut momod di gembok saja, ya itu coz threadnya mangkrak.
Jd tuk postingan proyel di sidempuan, sibolga dan kota2 lain disumut di posting di north sumatera agar postingannya bisa continue dan gk mangkrak
:cheers
rahul medan February 2nd, 2012, 07:32 AM Thursday, 02 February 2012 11:12
Pelindo I bangun terminal CPO Kuala Tanjung
Warta
WASPADA ONLINE
MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) tahun 2012 mulai membangun terminal curah cair untuk pemuatan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
“Tahun ini kami mulai membangun terminal curah cair dan pelabuhan khusus CPO di Kuala Tanjung,” kata Asisten Corporate Security PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, M Taufik.
Pembangunan terminal dan pelabuhan khusus CPO di Kuala Tanjung, menurut dia, merupakan bagian dari komitmen Pelindo I untuk merealisasikan rencana investasinya senilai Rp2 triliun untuk pengembangan pelabuhan yang menghadap langsung ke perairan Selat Malaka tersebut.
Pelabuhan Kuala Tanjung saat ini telah memiliki dermaga alam sepanjang 20 kilo meter dan mampu menampung 25 juta teus peti kemas per tahun.
read more.. (http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=232707:pelindo-i-bangun-terminal-cpo-kuala-tanjung&catid=15:sumut&Itemid=28)
rahul medan February 4th, 2012, 06:46 PM di jalan lintas sumatera tepatnya saat mulai keluar dr tanjung morawa terlihat gedung besar yg atapnya mirip kerucut gitu. Klo gk salah dekat dgn suzuya tg.morawa. Ayo sapa yg bisa take pict-nya
rahul medan February 6th, 2012, 07:39 AM Kota - Hari ini Pkl. 09:16 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum Kucurkan Rp 48 Miliar untuk Perbaikan Jalan Aek Latong
Medan, (Analisa). Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Medan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum mengucurkan anggaran Rp 48 miliar untuk pekerjaan jalan Aek Latong tahun ini. Dengan kucuran dana ini, pembangunannya diharapkan selesai akhir tahun ini.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Medan, Wijaya Seta mengatakan, anggaran Rp 48 miliar itu dibagi dalam dua pekerjaan, yakni lanjutan pembangunan (multiyears) batas Taput-Sipirok Aek Latong sebesar Rp 33,068 miliar sepanjang 3,46 km dan pembangunan batas Taput-Sipirok Aek Latong sebesar Rp 15 miliar (single years contract/SYC) sepanjang 0,7 km.
more.. (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/02/06/33895/kementerian_pekerjaan_umum_kucurkan_rp_48_miliar_untuk_perbaikan_jalan_aek_latong/#.Ty91KHKhXMw)
Andre_theRising February 6th, 2012, 11:30 AM Baru sekarang aja aek Latong-ny diperbaiki
rahul medan February 7th, 2012, 06:21 AM Monday, 06 February 2012 19:28
2011, ekonomi Sumut tumbuh 6,58 perse
MEDAN - Perekonomian Sumatera Utara tahun 2011 mengalami peningkatan sebesar 6,58 persen bila dibandingkan dengan tahun 2010. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan di semua sektor.
"Kinerja perekonomian Sumatera Utara pada tahun 2011 bila dibandingkan dengan tahun 2010, yang digambarkan oleh PDRB atas dasar harga konstan 2000, mengalami peningkatan sebesar 6,58 persen. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan positif pada semua sektor ekonomi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, Suharno kepada wartawan, Senin (6/2).
Dia menuturkan, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan merupakan sektor yang berhasil mencapai pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 13,61 persen dibanding dengan sektor perekonomian lainnya. Disusul oleh sektor pengangkutan dan komunikasi 8,96 persen, sektor bangunan 8,54 persen, sektor jasa-jasa 8,30 persen, sektor perdagangan, hotel, dan restoran 8,12 persen, dan sektor listrik, gas, dan air bersih 8,02 persen
read more.. (http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=233282:-2011-ekonomi-sumut-tumbuh-658-persen&catid=14:medan&Itemid=27)
Andre_theRising February 7th, 2012, 09:19 AM (Cuma dapat) sebuah foto tentang hasil perbaikan irigasi pertanian di daerah Dataran Tinggi Pakpak, Kabupaten Dairi
http://img84.imageshack.us/img84/2475/imag0069o.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/84/imag0069o.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising February 7th, 2012, 09:25 AM Maket PLTA di Kabupaten Tapanuli Tengah yang ditargetkan full beroperasi tahun ini
http://img502.imageshack.us/img502/2493/1022441.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/502/1022441.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising February 7th, 2012, 09:32 AM Lokasi Pembangunan MP3I Kawasan Industri Sei Mangkei
Perdagangan, Kabupaten Simalungun
Foto2 medio Oktober tahun 2011
http://img812.imageshack.us/img812/8480/part2117.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/part2117.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img14.imageshack.us/img14/5985/part2107.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/14/part2107.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img402.imageshack.us/img402/1101/part2106.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/402/part2106.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising February 7th, 2012, 09:55 AM Lokasi Pembangunan MP3I Kawasan Industri Sei Mangkei
part 2
Daerah perkebunan sebelah Timur, milik PTPN III
http://img830.imageshack.us/img830/7086/part2105.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/830/part2105.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Persimpangan Jalinsum - Jalan Raya Limapuluh-Perdagangan-Pematang Siantar yang akan jadi semakin sibuk dengan lalu lalang truk dari Sei Mangkei 3-4 tahun ke depan
http://img404.imageshack.us/img404/3600/picture049ig.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/404/picture049ig.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
teuku arya February 7th, 2012, 10:25 AM bung Andre, rahul , Laba2 klu gak salah waktu Bulan September 2011 saya plg kemedan naik mobil klu gak salah ada bangunan mall yang mau dibangun di dekat Rantau Parapat Gak jauh dari Pom Bensin kalu dari arah Riau mau kemedan sebelah kiri .. lumayan besar juga suzuya py kly gak salaah ada hotelnya juga .. bahkan ada gambar yang sudah di pagari seng ..buat teman2 yang dirantau dsk munkin bisa ikut bantu .. pasang renderingnya
rahul medan February 7th, 2012, 10:56 AM Lokasi Pembangunan MP3I Kawasan Industri Sei Mangkei
Perdagangan, Kabupaten Simalungun
Foto2 medio Oktober tahun 2011
http://img812.imageshack.us/img812/8480/part2117.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/part2117.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
wah jalannya bagus banget.. cor beton dan cukup lebar
Andre_theRising February 7th, 2012, 02:15 PM wah jalannya bagus banget.. cor beton dan cukup lebar
Yap, jalan itu sudah dibangun sejak 2 tahun yang lalu..
Panjangnya dari simpang jalan raya Pematang Bandar - Pematang Tanah Jawa kira2 sudah 1,5 km. Ada juga jalan beton 2 lajur saja membelok ke kanan, jadi konsep kawasan industri ini kelak berposisi di jalan melingkar kotak
Andre_theRising February 7th, 2012, 02:17 PM bung Andre, rahul , Laba2 klu gak salah waktu Bulan September 2011 saya plg kemedan naik mobil klu gak salah ada bangunan mall yang mau dibangun di dekat Rantau Parapat Gak jauh dari Pom Bensin kalu dari arah Riau mau kemedan sebelah kiri .. lumayan besar juga suzuya py kly gak salaah ada hotelnya juga .. bahkan ada gambar yang sudah di pagari seng ..buat teman2 yang dirantau dsk munkin bisa ikut bantu .. pasang renderingnya
Atau mungkin malah sudah berdiri sejak lama?
http://suzuyagroup.com/organisasi/14-suzuya-rantau-prapat.html
Superstore
SUZUYA Rantau Prapat
Berdasarkan jenis kegiatannya Suzuya Plaza Hotel dapat digolongkan sebagai kegiatan perbelanjaan relatif terintegrasi, karena di dalamnya terdapat berbagai kegiatan, antara lain pusat perbelanjaan ( Departemen Store, Supermarket, KFC, Es Teller 77, Kios-Kios), Tempat Permainana Anak, Hotel, Ball Room, dan Komersial beserta fasilitas penunjangnya, seperti sarana perparkiran, jaringan distribusi air bersih, jaringan telepon dan listrik, pembangunan system drainase, pengolahan air bersih, pengolahan sampah, system jaringan dan pengolahan air limbah, yang mana kesemuanya terintegrasi dalam satu kawasan.
Suzuya Plaza Hotel ini berdiri diatas lahan 4.200 m2 yang terletak di Jl. Ahmad Yani, No. 125 – 127 Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara, Kota Rantauprapat diresmikan oleh Bapak Bupati pada tanggal 23 Maret 2006 yaitu HT Milwan yang pada saat itu menjabat, operasional store sudah berlangsung untuk umum pada tanggal 14 Juli 2005. Terdapat lebih kurang 300 orang tenaga kerja, bangunan 5 tingkat ini terdiri dari yaitu: 1 Basemant ( area gudang, bongkar muat, ruang gengset, tempat sampah sementara, bak air dan parker) 2 Semi Basement ( Swalayan, permainan anak, kios-kios, funel listrik) 3 Bangunan Lantai I ( Departement Store, KFC, Es Teller, Area Promosi ) 4 Lantai 2 dan Lantai 3 ( Hotel ) sebanyak 30 ruang kamar Standar, 29 ruang kamar Deluxe dan 1 kamar Suite Room untuk tamu yang mnginap, Ballroom, Ruang Laundry, Kamar Mesin, Kantor, Resepsionis, Kantin dan Lobi.
sky_46 February 8th, 2012, 04:27 AM bung Andre, rahul , Laba2 klu gak salah waktu Bulan September 2011 saya plg kemedan naik mobil klu gak salah ada bangunan mall yang mau dibangun di dekat Rantau Parapat Gak jauh dari Pom Bensin kalu dari arah Riau mau kemedan sebelah kiri .. lumayan besar juga suzuya py kly gak salaah ada hotelnya juga .. bahkan ada gambar yang sudah di pagari seng ..buat teman2 yang dirantau dsk munkin bisa ikut bantu .. pasang renderingnya
kebetulan saya anak ranto tapi lagi dijakarta,, pas liburan lebaran kemarin saya pulang kira-kira september kok kayanya gak ada tanda-tanda mau dibangun mal di kota saya ya, yang ada malah supermarket berastagi yang udah rampung pembangunanya, tapi gak mungkin ya soalnya kalo dari riau-medan letaknya sebelah kanan tuh supermarket, kebetulan tggl 9 besok saya pulang dan akan saya cari tau proyek apa yang dimaksud bung arya
Atau mungkin malah sudah berdiri sejak lama?
http://suzuyagroup.com/organisasi/14-suzuya-rantau-prapat.html
kayanya gk bro soalnya suzuya letaknya di sebelah kanan kalo dari riau-medan sedangkan keterangan bung arya letaknya disebelah kirinya
teuku arya February 8th, 2012, 12:34 PM kebetulan saya anak ranto tapi lagi dijakarta,, pas liburan lebaran kemarin saya pulang kira-kira september kok kayanya gak ada tanda-tanda mau dibangun mal di kota saya ya, yang ada malah supermarket berastagi yang udah rampung pembangunanya, tapi gak mungkin ya soalnya kalo dari riau-medan letaknya sebelah kanan tuh supermarket, kebetulan tggl 9 besok saya pulang dan akan saya cari tau proyek apa yang dimaksud bung arya
kayanya gk bro soalnya suzuya letaknya di sebelah kanan kalo dari riau-medan sedangkan keterangan bung arya letaknya disebelah kirinya
Saya baru konfirmasi sama teman kebetulan dya stay Di siantar dan rutin ke Ranatau parapat .. kty memang ada bangunan suzuya ya
ang lagi mau dibangun .( Mau Minta dya foto dan di kirim melalui bbm saya ). dan kalu suzuya yang lama di tengah kota rantau parapat itu .. saya juga tau .. yang saya maksud ini banguan yang mau di bangun,,,Bung sky klu pulang coba lihat ya dri kota rantau Parapat sesudah supermarket Berastagi .. artinya dia posisi sebelah kanan klu kita dari rantau parapat menuju riau tp kalu dari riau sebelah kiri sebelum Pom bensin ( galon Minyak )
Andre_theRising February 8th, 2012, 02:22 PM Saya baru konfirmasi sama teman kebetulan dya stay Di siantar dan rutin ke Ranatau parapat .. kty memang ada bangunan suzuya ya
ang lagi mau dibangun .( Mau Minta dya foto dan di kirim melalui bbm saya ). dan kalu suzuya yang lama di tengah kota rantau parapat itu .. saya juga tau .. yang saya maksud ini banguan yang mau di bangun,,,Bung sky klu pulang coba lihat ya dri kota rantau Parapat sesudah supermarket Berastagi .. artinya dia posisi sebelah kanan klu kita dari rantau parapat menuju riau tp kalu dari riau sebelah kiri sebelum Pom bensin ( galon Minyak )
Ha? Berarti Suzuya akan nambah 1 lagi, berarti bakal ada 2 di Rantau Prapat!
Hebat euy. Di SIantar ama Binjai aja masih 1. Tanjung Balai dan Kisaran yang rame gitu aja malah nggak ada.
Kalo bisa sih ada Ramayana, jadi persaingan makin enak dan masyarakat Rantau Prapat / Labuhan Batu akan banyak pilihan..
Sebenarnya di Aek Nabara atau Kota PInang juga bisa tuh ada supermarket, kan itu daerah kota persimpangan.. Dan cukup ramai penduduk di sana menurutku...
Andre_theRising February 8th, 2012, 02:22 PM Oh ya sekalian nanya, apa Jalinsum di daerah Labuhan Batu udah diperbaiki dan diperlebar?
Aq dengan pekerjaannya tahun lalu, tapi nggak pernah lewat..
Andre_theRising February 9th, 2012, 10:28 AM Pembangunan sebuah tempat penginapan di pinggiran Danau Toba, kawasan Tomok
http://img545.imageshack.us/img545/249/61701095697354833129856.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/545/61701095697354833129856.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
sky_46 February 10th, 2012, 04:23 AM ternyata betul akan dibangun Suzuya lagi di rantauprapat dan kayanya akan lebih besar dari yang sekarang, oia ada satu proyek satu lagi yang mengejutkan saya yaitu pembangunan gedung di kantor bupati labuhan batu yang sekarang udah memasuki lantai 4
Andre_theRising February 10th, 2012, 01:30 PM Wow, Rantau Prapat is on the run..
Emang sih kota yang terletak di pojok Propinsi Sumatera Utara ini strategis banget untuk menjadi sebuah kota besar..
Yang di Rantau Prapat atau lagi berkunjung bisa dong nyumbangin foto2nya..
rahul medan February 10th, 2012, 08:49 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=tahun_ini_jalan_lingkar_utara_kota_tanjungbalai_rampung_274.gif&w=531
Jumat, 10 Feb 2012 07:28 WIB
Tahun ini, Jalan Lingkar Utara Kota Tanjungbalai Rampung
MedanBisnis – Tanjungbalai. Jalan Lingkar Utara Kota Tanjungbalai, yang menghubungkan pelabuhan Teluk Nibung menuju wilayah perbatasan km,7 Siambi, Kecamatan Datuk bandar dan Kecamatan Simpang Asahan diperkirakan rampung pada tahun ini.
http://www.medanbisnisdaily.com/news/kanal/7/1/infrastruktur/
rahul medan February 13th, 2012, 06:52 PM Sumut perkuat posisi jadi sentra produksi sayur RI
MEDAN: Peningkatan produksi sayuran dari Sumatra Utara yang mulai signifikan sejak 2008 terus berlanjut, sehingga memperkuat posisi provinsi ini sebagai sentral produksi tanaman pangan dan hortikultura Indonesia.
Pada 2008, produksi sayuran Sumut sebanyak di 932.150 ton pada tahun 2008, pada 2009 naik menjadi 930.200 ton, dan pada 2010 meningkat lagi menjadi 1,022 juta per ton. Peningkatan produksi diperkirakan berlanjut pada tahun lalu dan tahun ini.
read more.. (http://www.bisnis-sumatra.com/index.php/2012/02/sumut-perkuat-posisi-jadi-sentra-produksi-sayur-ri/)
unyupeople February 15th, 2012, 02:15 AM MEDAN, KOMPAS.com — Kabupaten Mandailing Natal yang berjarak 12 jam perjalanan darat dari Medan, Sumatera Utara, mengusulkan pembangunan bandara di daerahnya.
Akhir tahun lalu, kabupaten yang lebih dekat jaraknya dari Padang, Sumatera Barat, dibandingkan dari Medan itu telah memaparkan rencana pembangunan bandara kepada Kementerian Perhubungan. Bandara ditargetkan sudah beroperasi sebelum tahun 2016.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal Harlan Batubara, Rabu (8/2/2012), mengatakan, setelah paparan itu, Kementerian Perhubungan meminta pihaknya untuk menyelesaikan masalah lahan, mempertegas skenario pembiayaan, dan perbaikan teknis rencana induk (masterplan) yang sudah dipaparkan.
Perbaikan, di antaranya, penyesuaian arah angin dan pembangunan fasilitas bencana mengingat Mandailing Natal berada di kawasan rawan bencana.
Harlan mengatakan, rencananya bandara akan berlokasi di Kecamatan Bukit Malintang, sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, ibu kota kabupaten. Luas bandara sekitar 48 hektar dengan panjang landas pacu dibangun bertahap dari 1.200 meter, menjadi 1.400 meter, kemudian 1.800 meter.
Sebanyak 85 persen lahan yang akan dijadikan bandara saat ini masih berupa perkebunan karet milik PD Sumut dan 15 persen sisanya berstatus hutan produksi terbatas dari Kementerian Kehutanan.
”Kami tengah mengurus pinjam pakai lahan kepada gubernur dan Kementerian Kehutanan,” kata Harlan.
Menurut Harlan, bandara ini penting bagi warga Mandailing Natal karena transportasi ke provinsi (Medan) selama ini sangat jauh sekitar 12 jam perjalanan darat jika tanpa gangguan. Jika cuaca buruk, perjalanan bisa lebih lama.
Bandara terdekat ada di Aek Godang, Tapanuli Selatan, yang jaraknya 3,5 jam dari Panyabungan. ”Susi Air sudah mendarat 3 kali sehari di Aek Godang. Seminggu tiga kali mendarat di Mandailing Natal nantinya pun sudah bagus,” tutur Harlan.
Apalagi, lanjut Harlan, banyak perusahaan mulai berdiri di Mandailing Natal termasuk perusahaan tambang Sorik Mas Mining. ”Masterplan sudah siap, tinggal pendalaman,” kata Harlan.
READ MORE (http://regional.kompas.com/read/2012/02/08/14262444/Bandara.Mandailing.Natal.Ditargetkan.Beroperasi.Sebelum.2016)
Andre_theRising February 15th, 2012, 09:32 PM Poor photo of Maket Kawasan Industri Labuan Angin
http://img33.imageshack.us/img33/4893/1022442.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/33/1022442.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising February 15th, 2012, 09:36 PM PT. Inalum poster
http://img207.imageshack.us/img207/1375/1022414.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/207/1022414.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan February 16th, 2012, 06:53 AM proyek rumah sakit di Lubuk pakam, dekat Bandara KNIA
http://farm8.staticflickr.com/7209/6884850887_14319b57d2.jpg (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884850887/)
IMG_1944 (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884850887/) by rahul792 (http://www.flickr.com/people/76774666@N08/), on Flickr
rahul medan February 16th, 2012, 09:03 AM Jalan Lintas Timur Sumatera yg mulai di jadikan 2 ways mulai dr exit tol Tg. Morawa hingga menjelang Lubuk Pakam
http://farm8.staticflickr.com/7059/6884870363_945ddfc093.jpg (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884870363/)
IMG_1945 (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884870363/) by rahul792 (http://www.flickr.com/people/76774666@N08/), on Flickr
rahul medan February 16th, 2012, 09:04 AM Jalan Lintas Sumatera sisi tanjung morawa dah dibuat trotoar dan taman
http://farm8.staticflickr.com/7186/6884874553_d8bd67ba3c.jpg (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884874553/)
IMG_1946 (http://www.flickr.com/photos/76774666@N08/6884874553/) by rahul792 (http://www.flickr.com/people/76774666@N08/), on Flickr
Andre_theRising February 16th, 2012, 11:31 AM Oh berarti Jalinsum mulai dari jemb. Sungai Belumai hingga Jemb. Sungai Batu Gingging / Batas Lubuk Pakam sudah dibangun median jalan dan trotoarnya ya..
Wow keren! Itu berarti jalannya udah lebih lebar dan akan mengurangi angka kecelakaan akibat salib menyalib yang selama ini suka terjadi.
Udah selevel Pantura nih :okay:
abib azhar February 16th, 2012, 05:11 PM MAKET SUZUYA RANTAU PRAPAT:
http://farm8.staticflickr.com/7045/6886785567_5f3100352e_z.jpg (http://www.flickr.com/photos/abib_azhar_lubis/6886785567/)
suzuya rantau (http://www.flickr.com/photos/abib_azhar_lubis/6886785567/) by abib azhar (http://www.flickr.com/people/abib_azhar_lubis/), on Flickr
rahul medan February 16th, 2012, 06:29 PM ^^
ada waterparknya ya..
btw ini lebih bagus dr suzuya tanjung morawa
rahul medan February 17th, 2012, 05:56 AM Friday, 17 February 2012 11:12
Pemkot Tebing Tinggi- Sergai jalin kerjasama
TEBINGTINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sepakat menjalin kerja sama di berbagai bidang pembangunan yang beriorientasi saling mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat di kedua daerah yang bertentangga itu.
Naskah kerja sama itu ditandatangani Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan dan Bupati Serdang Bedagai, H.T Erry Nuradi di gedung Kartini Balai Kota Tebing Tinggi, hari ini.
“Melalui Kerja sama ini Pemerintah Kota Tebing Tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai akan terus berupaya meningkatkan perbaikan pelayanan dan kesejahteraan kepada masyarakat,” kata Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan.
more.. (http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=234670:pemkot-tebing-tinggi-sergai-jalin-kerjasama&catid=15:sumut&Itemid=28)
Andre_theRising February 17th, 2012, 07:35 AM MAKET SUZUYA RANTAU PRAPAT:
http://farm8.staticflickr.com/7045/6886785567_5f3100352e_z.jpg (http://www.flickr.com/photos/abib_azhar_lubis/6886785567/)
suzuya rantau (http://www.flickr.com/photos/abib_azhar_lubis/6886785567/) by abib azhar (http://www.flickr.com/people/abib_azhar_lubis/), on Flickr
Wow, kayaknya lebih huge dari Kompleks SUzuya manapun yang pernah aq liat..
Keren juga strategi ekspansi pasar Suzuya ini, mengincar kota2 potensial SUmut :)
abib azhar February 17th, 2012, 12:39 PM Bg rahul_ iya bg suzuya sekarang mmbwa konsep waterpark dimana2, kalo di tnjg morawa karna lAhan ny lebih sempit bg, jd waterpark ny di bangun di top mal nya. Kalo di Rantau ni emg disiapin lahan yg bnr2 luas di jalan lintas gt ya kalo g salah. Soalny tu maket di BBM in tmn sih, heheehe,,
Bg andre_ kenapa di tebing tinggi gk di bangun ya? Hmm berarti kurang potensial tebing kali ya, hehehe
Andre_theRising February 17th, 2012, 12:52 PM Bg rahul_ iya bg suzuya sekarang mmbwa konsep waterpark dimana2, kalo di tnjg morawa karna lAhan ny lebih sempit bg, jd waterpark ny di bangun di top mal nya. Kalo di Rantau ni emg disiapin lahan yg bnr2 luas di jalan lintas gt ya kalo g salah. Soalny tu maket di BBM in tmn sih, heheehe,,
Bg andre_ kenapa di tebing tinggi gk di bangun ya? Hmm berarti kurang potensial tebing kali ya, hehehe
Kan udah ada Ramayana yang cukup gede di simpang Taman Bahagia - Jend. Sudirman..
Pasti ntar Suzuya nyusul..
Tapi emg Tebing Tinggi akan menjadi kota strategis di Jalan Lintas Sumatera kelak, apalagi setelah Bandara Kuala Namu dan Tol Tanjung Morawa - Tebing Tinggi selesai...
Tebing itu terletak di persimpangan Jalan Lintas Sumatra Tengah dan Jalan Lintas Sumatra Timur
Aq yakin 2016 nanti Tebing Tinggi akan jauh melesat pembangunannya
Terus terang aq sendiri ada ide kasar mau buka usaha di Tebing Tinggi kelak setelah cukup modal. Lokasi strategisnya itu menggiurkan :cheers:
abib azhar February 17th, 2012, 05:28 PM thank u bg andre amiin moga smakin banyak kota2 yg akan kecipratan pasca operasi kuala namu..
Sippp di tunggu usaha ny di tebing ya..
rahul medan February 17th, 2012, 05:40 PM oh ya di Medan Marelan, kawasan Medan Utara juga sedang konstruksi suzuya yg cukup gede dgn waterpark juga *oot ya, hrsnya yg suzuya marelan masuknnya ke thread medan P&D*
rahul medan February 18th, 2012, 02:48 AM 6 Kawasan Strategis di Sumut Termasuk Batubara
Keenam kawasan strategis Sumut itu adalah, Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo, terkait dengan program pembangunan jalan tol. Kemudian, Danau Toba, dan Pulau Nias. Kemudian Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Agro Palitan di daerah perbukitan yang mengutamakan penanaman holtikultura dan pertanian, terakhir kawasan Simalungun dan Batubara, ujar Riyadi Akhyar saat menyampaikan sambutan pada pertemuan kordinasi perencanaan jalan untuk pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, di kantor DPRD Batubara Jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh, Kamis (16/2).
Menurut Riyadi Akhyar, kawasan Batubara yang masuk dalam program tersebut, harus disambut positif oleh Pemerintah kabupaten dan warga daerah itu. Batubara diperkirakan akan menjadi kawasan maju dan berkembang setelah adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan program Masterplan Percepatan Pembangunan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yakni Kuala Tanjung, sebagai pelabuhan internasional.
read more...http://www.analisadaily.com/news/read/2012/02/17/35971/6_kawasan_strategis_di_sumut_termasuk_batubara/#.Tz8C2HKhXMw
rahul medan February 18th, 2012, 03:20 AM PLN Pastikan Bangun PLTA Asahan III
rudi February 17, 2012
http://www.medanmagazine.com/wp-content/uploads/2012/02/pln1-260x300.jpg
MEDAN - Teka-teki pihak mana yang akan melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III mulai terkuak. Hal ini setelah PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan akan melakukan pembangunan setelah berbicara dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho.
Dalam kesempatan tersebut, PLTA Asahan III yang diproyeksikan menghasilkan daya 2×90 MW tersebut akan selesai pembangunannnya pada tahun 2016. Sehingga, katanya, dengan beroperasi PLTA Asahan III, maka akan menambah supply listrik di Sumut.
read more.. (http://www.medanmagazine.com/2012/02/17/pln-pastikan-bangun-plta-asahan-iii/)
abib azhar February 18th, 2012, 03:32 AM aseekkk,, makin jarang padam listrik dunks,,
Andre_theRising February 18th, 2012, 09:49 AM Itu dulu bermasalah gara2 Gubernur Syamsul Arifin agak enggan untuk meng'acc' proyek tersebut gara2 sengketa pelaksana proyek
Sekarang Gubernur Gatot lebih simple dan memutuskan untuk mempercepat pelaksaan proyek PLTA Asahan III tersebut..
Manroe February 18th, 2012, 10:02 AM di jalan lintas sumatera tepatnya saat mulai keluar dr tanjung morawa terlihat gedung besar yg atapnya mirip kerucut gitu. Klo gk salah dekat dgn suzuya tg.morawa. Ayo sapa yg bisa take pict-nya
^^
RS Grand Medistra ya bro?
atau MAPOLDASU? :ohno:
Manroe February 18th, 2012, 10:05 AM Berhubung banyaknya proyek-proyek diseantero Sumatera Utara (exclude Medan, Bandara Kuala Namu, jalan Tol Sumut),maka sudah selayaknyalah kita memiliki 1 thread project & development yg khusus buat posting dan ngebahas proyek-proyek tersebut.
Ditambah lagi bakal banyaknya proyek2 di kota lubuk pakam khususnya kabupaten deli serdang, terutama hotel seiring dengan beroperasinya Bandara Kuala Namu di kabupaten ini
NB: Untuk proyek jalan tol Medan - Kuala Namu - Tebing Tinggi dan Tol Medan Binjai jika dah Ground Breaking akan dibuat thread khususnya di Construction & Development
Mari kita rame-ramekan thread ini..
Thx
:cheers:
gw prnah lihat jalan pintas dari BATANGKUIS ke Kuala Namu bro, tersendat krna mslh lahan...
ntar kalo ada wktu gw ambl fotony, jalanny uda mulus dan jadi t4 ajang balap liar skrng krna belum bnyk kndaraan yang lewat.... :banana:
Andre_theRising February 18th, 2012, 10:21 AM ^^
RS Grand Medistra ya bro?
atau MAPOLDASU? :ohno:
Maksudnya selepas Tanjung Morawa menuju Lubuk Pakam bro..
Kalok Mapoldasu kan yang mo ke Medan :)
Emg Kayaknya RS Grand Medistra, sekitar Jembatan Sungai Batu GIngging / Batas Lubuk Pakam - Tanjung Morawa
rahul medan February 18th, 2012, 10:23 AM bukan RS Medistra. Masih di Tg.morawa dkat suzuya itu
Andre_theRising February 18th, 2012, 10:24 AM gw prnah lihat jalan pintas dari BATANGKUIS ke Kuala Namu bro, tersendat krna mslh lahan...
ntar kalo ada wktu gw ambl fotony, jalanny uda mulus dan jadi t4 ajang balap liar skrng krna belum bnyk kndaraan yang lewat.... :banana:
Sip, ditunggu bro
Manroe February 19th, 2012, 01:58 PM @ bang andre tau gak?
bukan RS Medistra. Masih di Tg.morawa dkat suzuya itu
apa ya, jd penasaran jg nh bang..
aq cek TKP dulu lah...
atau yg lain mngkin tau
rahul medan February 20th, 2012, 06:19 AM Pembangunan Kantor Bersama Tzu Chi Dimulai
MedanBisnis – Tebingtinggi. Pembangunan Kantor Bersama Budha Tzu Chi, Kota Tebingtinggi di Kompleks Perumahan Citra Harapan, Kelurahan Bandarsono Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi dimulai pelaksanaannya, hari Minggu kemarin.
Pembangunan ditandai dengan penyekopan pasir bersama-sama oleh Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjo Nugroho, Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan dan Ketua Budha Tzu Chi Medan, Mujianto.
read more.. (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/02/20/82195/pembangunan_kantor_bersama_tzu_chi_dimulai/#.T0HXgXKhXMw)
rahul medan February 20th, 2012, 07:05 PM Bandar Udara Madina Diperkirakan Beroperasi 2015
MedanBisnis – Panyabungan. Pembangunan Bandar Udara yang digagas oleh H Amru Daulay, mantan bupati Madina lima tahun lalu, kini dilanjutkan oleh pemerintahan bupati dan wakil bupati HM Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution.
Jalan penghubung dari jalan Lintas Sumatera menuju lokasi pembangunan bandara udara sudah mulai dibangun, hanya saja saat terkendala persoalan lahan yang 85% dimiliki perusahaan daerah Sumut.
Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Madina, Harlan Batubara, kepada MedanBisnis, hari Minggu kemarin mengatakan, dalam rangka peningkatan ekonomi daerah, Madina telah mempunyai perencanaan matang dan melanjutkan sejumlah pembangunan yang terkendala dimasa lalu.
read more... (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/02/20/82194/bandar_udara_madina_diperkirakan_beroperasi_2015/#.T0KKQHKhXMw)
Andre_theRising February 21st, 2012, 08:04 AM Hmm, knapa nggak Bandara Aek GOdang aja yang lebih dikembangkan..
Manroe February 21st, 2012, 04:08 PM cara masukin foto gmna ya?
maaf nu bie...
rahul medan February 23rd, 2012, 12:44 PM good news
Pempropsu Mendapat Bagian Laba
Gatot Teken Izin Lokasi Asahan III untuk PLN (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/02/23/82753/gatot_teken_izin_lokasi_asahan_iii_untuk_pln/#.T0Yl_3KhXMw)
MedanBisnis – Medan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho ST telah meneken surat izin lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III, Jumat 17 Februari 2012. Kemudian surat izin lokasi tersebut, diserahkan ke pihak PT PLN (Persero).
"Atas nama Pemerintah Propinsi Sumut (Pempropsu), saya sudah menandatangani izin lokasi pembangunan Asahan III, Jumat 17 Februari lalu. Kita sudah mengeluarkannya dan memberikannya kepada PLN," kata Gatot kepada wartawan di ruang kerjanya di Kantor Gubsu, Rabu (22/2).
Izin itu tertuang dalam dalam Surat Keputusan Gubsu Nomor 18844/128/KPTS/2012 tentang Izin Penetapan Lokasi kepada PT PLN (Persero) untuk Pembangunan Proyek Induk PLTA Asahan III seluas lebih kurang 210 Ha di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba Samosir, Propinsi Sumut.
Dengan demikian, katanya, polemik berkepanjangan soal siapa yang berhak membangun PLTA Asahan III berakhir sudah. PLN berhak melakukan pembangunan power plant dengan kapasitas terpasang 2x87 MW tersebut.
Soal PT Bajradaya Swarna Utama yang sebelumnya mengantongi izin yang berlaku hingga Maret 2012, menurut Plt Gubsu tidak ada masalah. Hal ini karena PT Bajradaya sudah mengundurkan diri dari keinginan membangun pembangkit tersebut.
Sebelumnya manajemen PT Bajradaya dengan PLN sudah bertemu di Jakarta. Pertemuan itu menyepakati pengunduran PT Bajradaya dan pembangunan PLTA Asahan III dilaksanakan oleh PLN. Plt Gubsu membenarkan hal ini dan merupakan bagian dari laporan yang diterimanya dari kedua manajemen perseroan itu.
Gatot mengatakan berkomitmen agar pembangkit yang akan menjamin ketersediaan energi listrik di Sumut itu, mulai beroperasi tahun 2014. Dari keterangan pihak PLN, lanjutnya, saat ini proses tender sedang berjalan, dimana pada Maret 2012, pemenang untuk konstruksinya sudah ada. Tender untuk pekerjaan lainnya, juga akan segera rampung.
"Jadi kita bersyukur karena ketersediaan (stok) energi listrik itu di Sumut nantinya semakin banyak jika PLTA Asahan III sudah beroperasi. Saya dengar bahwa di Aceh juga pembangkitnya akan beroperasi, ini akan menambah ketersediaan stok di sistem kelistrikan kita," sebutnya.
Kebagian Share
Pempropsu sendiri, tambahnya, nantinya akan kebagian share (pembagian laba) dari rencana bisnis pasca beroperasinya pembangkit tersebut. "Soal share, itu tindak lanjut dari proses berikutnya. Namun secara komitmen bahwa PLN dalam rencana bisnisnya akan melibatkan Pempropsu, yang kemudian akan memberi share bagi pendapatan asli daerah (PAD)," katanya.
Ditanya soal berapa besaran share tersebut, menurut Plt Gubsu belum dibicarakan. Soal hal ini, tambahnya, akan dibicarakan kemudian dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk dari pihak DPRD Propinsi Sumut.
Tidak hanya soal share, namun soal pendistribusian sepenuhnya untuk rakyat energi listrik yang dihasilkan dari operasional PLTA Asahan III nantinya, menurut Gatot, juga sudah dikomitmenkan, menyusul pertemuannya dengan Dirut PLN dan Direktur Konstruksi PLN pusat.
"Saya memang mendengar isu bahwa energi listrik nantinya diberikan ke PT Inalum, namun setelah melalui pembicaraan dan pertemuan dengan dirutnya langsung dan direktur konstruksi, sepakat bahwa semuanya untuk masyarakat," tukasnya.
Andre_theRising February 23rd, 2012, 02:34 PM cara masukin foto gmna ya?
maaf nu bie...
Pake Image Shack atau apa? Kalau Flickr dsb ada thread tersendiri di FAQ atau forum admin..
Kalau Image shack, buka detail fotonya, kemudian copy link yang bagian Embed Link for Forum, lalu paste di forum ini..
teuku arya February 24th, 2012, 03:05 AM bang rahul , bung andre kawasan Binjai dsk gak ada rendering ataw foto bangunan yang bagus2 yang bisa di masukin ,,
rahul medan February 24th, 2012, 07:16 PM ^^
aku jarang2 keliling sumut, termasuk Binjai yg dekat dan hampir menyatu dgn Medan.. hehe
rahul medan February 24th, 2012, 07:18 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=gedung_stie_bina_karya_tebingtinggi_mulai_dibangun_852.gif&w=545
Foto: BATU PERTAMA Dirut PT Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM bersama Wakil Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik SH, Sekdako H Hadi Winarno dan Pimpinan STIE Bina Karya Lukito, melakukan peletakan batu pertama gedung Kampus III Bina Karya di Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota. (medanbisnis/ali yustono)
Sumatera Utara Jumat, 24 Feb 2012 08:18 WIB
Gedung STIE Bina Karya Tebingtinggi Mulai Dibangun
MedanBisnis—T Tinggi. Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya Kota Tebingtinggi mulai dibangun. Peletakan batu pertamanya dilakukan Dirut PT Bank Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak MM bersama Wakil Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik SH, Rabu (22/2) di Kelurahan Rambung Kecamatan, Tebingtinggi Kota.
Acara peletakan batu pertama pembangunan Kampus III STIE Bina Karya Kota Tebingtinggi yang dana pembangunan seluruhnya dibiayai melalui PT Bank Sumut Cabang Tebingtinggi itu turut dihadiri Sekdako H Hadi Winarno, Ketua Yayasan Bina Karya Lukito, Pimca Bank Sumut H Khairil Anwar SE, Kabag Humasy Pemko Ahdi Sucipto dan Kasatpol PP Kota Tebingtinggi M Guntur Harahap.
Gus Irawan berharap dengan dibangunnya kampus tersebut dunia pendidikan di Kota Tebingtinggi dapat lebih maju dan menghasilkan sarjana-sarjana unggulan dibidang ekonomi yang dapat berperan dalam pembangunan khususnya di Kota Tebingtinggi dan Sumatera Utara. “Semoga dari Kampus STIE Bina Karya ini akan muncul ribuan sarjana ekonomi dan pelaku usaha yang dapat berperan dalam pembangunan,” harap Gus Irawan.
Senada dengan Dirut Bank Sumut, Wakil Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik juga berharap dengan berdirinya gedung Kampus III Bina Karya akan menambah nilai tambah bagi Kota Tebingtinggi dengan misinya sebagai Kota Pendidikan yang Berbudaya dan Cerdas. “Kita berharap Tebingtinggi semakin maju dan berkembang dengan banyak-nya perguruan tinggi yang ada”, harap Irham Taufik.
Sebelum acara pelatakan batu pertama, Dirut PT Bank Sumut memberikan kuliah umum perihal “Kewirausahaan” di depan sekitar 1.000-an orang mahasiswa STIE Bina Karya di gedung Balai Pertemuan Kartini Kota Tebingtinggi. Kuliah umum dengan thema “Bukan Saatnya Jadi Pegawai”, Gus Irawan menyampaikan tentang kurangnya minat lulusan sarjana sekarang untuk menciptakan lapangan kerja baru, namun hanya mau melamar ke perusahaan dan menjadi pegawai.
“Padahal dengan menjadi seorang entrepreneur (usahawan – red) berarti kita telah menciptakan lapangan kerja baru. Jangan pernah takut gagal, namun jadikanlah kegagalan tersebut merupakan langkah awal dari suatu kesuksesan,” pesan Gus Irawan.
Pimpinan Yayasan STIE Bina Karya, Lukito menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Dirut PT Bank Sumut yang turut hadir dan memotivasi para mahasiswa binaannya. “Dengan kuliah umum Dirut Bank Sumut kami berharap semoga mahasiswa lulusan STIE Bina Karya lebih termotivasi untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” sebut Lukito.
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/02/24/83051/gedung_stie_bina_karya_tebingtinggi_mulai_dibangun/#.T0fTc3KhXMw
teuku arya February 25th, 2012, 03:39 AM ^^
aku jarang2 keliling sumut, termasuk Binjai yg dekat dan hampir menyatu dgn Medan.. hehe
Buat teman2 yang di binjai dsk mungkin bisa kasih pendapat .. dan berita tentang kota binjai juga yang menurut saya sudah pesat juga pembangunanya..
Andre_theRising February 25th, 2012, 08:37 AM Kapan2 ya kalo balik ke Medan, pasti mampir di Binjai.
Sekarang Binjai itu jadi kota terbanyak penduduk kedua di Sumatera Utara setelah Medan. Pusat perbelanjaan juga semakin semarak di kota rambutan ini.
teuku arya February 27th, 2012, 05:58 AM Kapan2 ya kalo balik ke Medan, pasti mampir di Binjai.
Sekarang Binjai itu jadi kota terbanyak penduduk kedua di Sumatera Utara setelah Medan. Pusat perbelanjaan juga semakin semarak di kota rambutan ini.
Betul bgt bung andre .. terakhir saya mau jalan2 kebukit Lawang.ayang melewati kota binjai .saya lihat emang Pesat bgt ..dan gedung2nya dibinjai juga sudah padat..bagus2 lagi .. selain ada Ramayana, Suzuya mall paling lamanya .. di tambah lagi ada Groupnya matahari ..mallnya jugaa lumayan besar dan keren ..
rahul medan February 27th, 2012, 06:17 AM ^^
Binjai Super Mall ya bro? mall nya emank keren dgn design unik. Mall ini ownernya group lippo. Bioskop 21 nya juga keren.
http://www.anggara.co.id/shopping-12-binjai1.jpg
credit to: Rilham2new
http://farm6.static.flickr.com/5257/5421327503_d165a31dda_b.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5252/5421327847_572098d2dd_b.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5060/5421328191_506594390a_b.jpg
Andre_theRising February 27th, 2012, 08:43 AM Sayang sampai saat ini yang masih dibangun dan dipakai adalah lantai lower ground dan lantai 1 aja. Jika masuk ke dalam terlihata ada space yang sudah ada dan space yang masih kosong terlihat dari lantai 1 untuk tempat pembangunan lantai 2 (lantai 2 nya belum full sepenuhnya terbangun, masih tersisa setengah space yang kosong)
Mudah2n kalau tingkat kunjungan dan nilai perdagangan meningkat, BInjai SUpermal bisa segera melengkapi bangunan lantai 2 sehingga akan jadi tempat perdagangan juga...
syahdila ndut February 27th, 2012, 03:30 PM ]Pasar Deli Tua akan Dijadikan Ikon Pasar Tradisional Modern di Indonesia
LUBUK PAKAM|OB – Pemkab Deli Serdang akan membangun pasar Deli Tua menjadi pasar tradisional modern sebagai pengganti pasar yang sudah ada, bahkan pasar tersebut nantinya akan menjadi “ikon” pasar tradisional di Indonesia.
Selain berlantai dua dan mampu menampung 1.000 pedagang, pasar tradisional modern itu juga akan dilengkapi dengan cargo sehingga seluruh transaksi hasil bumi dapat dilakukan di pasar tersebut.
Begitu juga sarana parkir roda dua akan di tempatkan di lantai II, sedangkan untuk kenderaan roda empat akan ditempatkan di pelataran parkir yang cukup luas. Ini dilakukan untuk ketenangan dan kenyamanan para konsumen yang datang ke pasar tersebut.
“Karenannya diharapkan pasar itu nantinya akan menjadi ikon pasar tradisional di Indonesia,” kata Kepala Dinas Pasar Deli Serdang, Ir Abdul Haris Pane MM, kemarin.
Haris menjelaskan, pembangunan pasar tradisional di atas lahan seluas 4 hektar lebih direncanakan pada pertengahan 2011 kerjasama pemerintah dengaan pihak investor yang peruntukannya bukan hanya bagi pedagang harian tapi juga diperuntukkan bagi pedagang pasar pekanan (pasar Pekan Kamis) yang lokasinya disediakan di lantai II.
Sedangkan, menyangkut harga bangunan yang diberikan kepada para pedagang merupakan harga pemerintah, sehingga seluruh pedagang dapat menjangkaunya.
Menurut Haris, rencana pembangunan pasar tradisional tersebut telah melalui studi kelayakan (feasibility study) secara cermat dan valid.
Bahkan, dalam pembangunan itu juga melibatkan konsultan yang menghitung dan merencanakan proyek pasar tersebut.
Dengan dibangunnya pasar tradisional modern itu, nantinya para pedagang tradisional masih dapat berjualan di pasar tersebut. Hanya saja dalam penataan terhadap pedagang akan dilakukan dengan konsep modren di mana kebersihan pasar menjadi prioritas utama.
“Tujuannya agar para pedagang dan pembeli merasa nyaman melakukan transaksi di pasar,” katanya.
Selain itu, wilayah pasar yang akan dibangun dibagi dua bagian yakni untuk pedagang yang menjual barang-barang kering dan basah. Pedagang juga akan dikelompokkan sesuai jenis barang dagangannya sehingga pembeli mudah mendapatkan barang yang dicarinya, termasuk bagaimana meningkatkan kenyamanan dan kebersihan pasar tradisional.
Haris mengatakan, agar pasar tradisional diminati pengunjung, banyak hal yang perlu dilakukan dan salah satunya adalah kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan kerapian baik dari keadaan, tempat dan pedagang itu sendiri.
“Karenanya, pembangunan pasar tradisional Deli Tua akan dibuat dan ciptakan menjadi pasar tradisional yang memang benar-benar nyaman, aman, tertib dan rapi, sehingga warga konsumen yang sudah enggan ke pasar tradisional karena takut copet, kotor atau becek akan kembali mencari berbagai kebutuhan di pasar tradisional ini,” kata Haris Pane. [hmt/man] SUMBER
(http://obrolanbisnis.com/pasar-deli-tua-akan-dijadikan-ikon-pasar-tradisional-modern-di-indonesia/)
PROGRES DI LAPANGAN
http://img821.imageshack.us/img821/2661/foto0029kf.jpg
http://img442.imageshack.us/img442/5193/foto0028p.jpg
By syahdila (http://profile.imageshack.us/user/syahdila) at 2012-02-27
rahul medan February 27th, 2012, 03:49 PM ^^
any rendering..?
syahdila ndut February 27th, 2012, 03:57 PM BLOM ada bang ... ^^
Andre_theRising February 28th, 2012, 10:33 AM Wah mantap informasinya..
Berarti pasar yang sekarang di Pekan Deli TUa / Jl. Medan - DEli Tua itu akan dipindahkan ke sini ya..
Baguslah, karena sudah belasan tahun menjadi biang macet kalau hendak ke Deli Tua atau Sibiru-biru..
Andre_theRising February 28th, 2012, 10:35 AM Proses Perbaikan Jalinsum di Kab. Batubara / Asahan..
http://img560.imageshack.us/img560/3521/picture071gz.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/560/picture071gz.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Baru siap diaspal
http://img109.imageshack.us/img109/2897/picture070n.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/109/picture070n.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Sudah dilebarkan lahannya, siap untuk pengaspalan dan pelebaran jalan\
http://img441.imageshack.us/img441/2764/picture054jx.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/441/picture054jx.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan March 3rd, 2012, 12:35 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=pasar_glugur_rantauprapat_diharapkan_dikelola_pd_821.gif&w=531
Foto: TINJAU PASAR GLUGUR Bupati Labuhanbatu Tigor P Siregar ketika meninjau Pasar Glugur Rantauprapat pasca relokasi pedagang dari Pasar Baru Rantauprapat. Pasar tersebut diharapkan dikelola secara profesional. (medanbisnis/fajar dame harahap)
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/03/84420/pasar_glugur_rantauprapat_diharapkan_dikelola_pd/#.T1IBtWVranA
Andre_theRising March 4th, 2012, 07:25 AM Pusat Perbelanjaan Ramayana yang baru buka 1-2 tahun lalu di Tebing Tinggi.
Cukup besar gedungnya, 3 lantai. Sekarang ramai dikunjungi masyarakat Tebing Tinggi yang selama ini nggak ada pusat perbelanjaan modern..
http://img841.imageshack.us/img841/4601/picture099y.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/841/picture099y.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
abib azhar March 4th, 2012, 02:00 PM Kapan2 ya kalo balik ke Medan, pasti mampir di Binjai.
Sekarang Binjai itu jadi kota terbanyak penduduk kedua di Sumatera Utara setelah Medan. Pusat perbelanjaan juga semakin semarak di kota rambutan ini.
Kota terbanyak penduduknya dan terbesar wilayah nya ke 2 di Sumut bukan ny Siantar bg ndre??
lae_torus March 4th, 2012, 02:04 PM Pusat Perbelanjaan Ramayana yang baru buka 1-2 tahun lalu di Tebing Tinggi.
Cukup besar gedungnya, 3 lantai. Sekarang ramai dikunjungi masyarakat Tebing Tinggi yang selama ini nggak ada pusat perbelanjaan modern..
http://img841.imageshack.us/img841/4601/picture099y.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/841/picture099y.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
baru tau kalau di tebing udah ada ramayananya :eek:
Andre_theRising March 4th, 2012, 02:06 PM Kota terbanyak penduduknya dan terbesar wilayah nya ke 2 di Sumut bukan ny Siantar bg ndre??
Terbanyak penduduk kedua Binjai
Terbesar wilayah administratifnya Pematang Siantar
abib azhar March 4th, 2012, 02:09 PM Pusat Perbelanjaan Ramayana yang baru buka 1-2 tahun lalu di Tebing Tinggi.
Cukup besar gedungnya, 3 lantai. Sekarang ramai dikunjungi masyarakat Tebing Tinggi yang selama ini nggak ada pusat perbelanjaan modern..
http://img841.imageshack.us/img841/4601/picture099y.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/841/picture099y.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
hahahaaa:lol::lol::lol::lol: iya bg Pusat perbelanjaan Terbesar di T.tinggi ni bg
jadi maluuu,,, mknya org2 tebing sering Ke medan kalo mau cari yg lebih lengkap,,, tapi Ramayana kalah ramai bg sama Irian super market di jl thamrin, yang cuma 1 lantai tapi harga nya lbh murah, terus ada swalayan paling tua great market namany di samping lap.merdeka( swalayan dari koperasi angkatan darat) , yang ud mau tutup karena kalah saing dgn irian
:):)
rahul medan March 5th, 2012, 03:12 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=penataan_bangunan_tua_di_tanjungbalai_545.gif&w=545
Penataan Bangunan Tua di Tanjungbalai (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/05/84587/penataan_bangunan_tua_di_tanjungbalai/#.T1TJNnKhXMw)
MedanBisnis – Tanjungbalai. Penataan bangunan tua yang terdapat di sepanjang Jalan Asahan, Jalan Veteran, Jalan Gereja maupun Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tanjungbalai Selatan tengah dilaksanakan.
Pantauan MedanBisnis Minggu (4/3), penataan bangunan tua tersebut masih dilakukan. Kebijakan penataan bangunan tua tersebut bertujuan melestarikan bangunan bersejarah sebagai salah upaya mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata di Tanjungbalai.
Sayangnya, sejauh ini penatan yang dilakukan hanya sebatas pengecatan tiang-tiang bangunan, belum menyeluruh seperti yang diharapkan Walikota Tanjungbalai. Sebelumnya Walikota Tanjungbalai ingin bagian depan bangunan tua tersebut tampak seragam seperti dilakukan Kabupaten Serdang Bedagai.
Ketua Perwakilan PWI Tanjungbalai, Bunga Sirait yang ditemui dilokasi bangunan tua di Tanjungbalai mengatakan, kebijakan yang dilakukan Pemko Tanjungbalai dinilai cukup baik. ”Langkah itu tentunya tidak terlepas dari upaya untuk melestarikan bangunan tua yang diharapkan dapat menjadi salah satu faktor mendukung sektor pariwisata didaerah Tanjungbalai khususnya,” kata dia.
Namun dia heran, penataan bangunan tua yang terdapat disejumlah daerah di tanah air ini dilakukan secara menyeluruh dibagian depannya, tetapi di Tanjungbalai baru sebatas penyeragaman warna tiang saja.
Pelaksana Tugas Camat Tanjungbalai Selatan, Fachrizal mengatakankan, upaya menata kawasan bangunan tua dilakukan secara bertahap. Hal itu mengingat pekerjaan tersebut tidak segampang membalikkan telapak tangan.
Karenanya, menurut dia, pada pelaksanaan dilapangan pun harus mengajak partisipasi masyarakat, khususnya yang menempati bangunan tua tersebut. "Insya Allah, upaya itu akan membuahkan hasil yang terbaik sesuai harapan semua pihak," ujarnya. (arsyad yus)
rahul medan March 6th, 2012, 11:50 AM Danau Toba Akan Dibangun Kereta Gantung (http://suarakomunitas.net/baca/18041/danau-toba-akan-dibangun-kereta-gantung.html?lang=id)
JARKOMSU - JARKOMSU
Medan (Suara Komunitas.Net) Tidak berapa lama lagi, di kawasan obyek wisata Danau Toba yang menjadi Ikon Pariwisata Sumatera Utara akan dibangun cable car (kereta gantung).Pembangunan cable car akan siap pada tahun 2012 dan diupayakan sebelum pelaksanaan pesta Danau Toba tahun depan. Demikian disampaikan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Drs.H.Naruddin Dalimunthe, MSP pada Kamis (29/9) di Medan.
Menurutnya, rencana pembangunan sarana wisata cable car sudah disampaikan saat DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil 1) Kota Medan berjumlah 20 orang melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di kantor Disbudpar Sumut baru-baru ini.
Pada umumnya, katanya, mereka mendukung sepenuhnya rencana tersebut dan secepatnya akan direalisasikan sehingga pariwisata di Sumut mempunyai warna baru yang diharapkan bisa dinikmati masyarakat Indonesia dan luar negeri yang berkunjung ke Sumut.
Selain kereta gantung, Disbudpar Sumut juga akan melakukan pemugaran situs budaya Candi Portibi. (denisa)..
teuku arya March 8th, 2012, 04:34 AM ..
Wah makin mantap neh danau toba ntinya ..:banana: tapi kalu bisa kebersihan dan kelestarianya juga makin ditingkatkan .. biar gak terkesan jorok..
rahul medan March 8th, 2012, 09:57 AM DPRDSU Nilai Proyek "Coastal Marine" Hanya Angan-angan (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/03/08/39464/dprdsu_nilai_proyek_coastal_marine_hanya_anganangan/#.T1h0JGX4Yu4)
Medan, (Analisa). Komisi C DPRD Sumut menilai proyek tranportasi air (water bus) atau "Coastal Marine" yang dirancang Dishubsu (Dinas Perhubungan Sumut) sejak tahun 2007 untuk program mengurangi kepadatan arus lalulintas di jalur Pantai Timur dan telah meng-habiskan dana APBD Sumut sebesar Rp2 miliar untuk studi kelayakan, hanya proyek "angan-angan", karena hingga kini fisiknya tidak pernah terealisasi di lapangan.
Penilaian itu diungkapkan anggota Komisi C DPRD Sumut H Eddi Rangkuti dalam rapat dengar pendapat dengan Dishubsu yang dipimpin Ketua Komisi C Ir Marasal Hutasoit didampingi Wakil Ketua Komisi C Pasiruddin Daulay, Sekretaris Effendi Napitupulu, SE, dihadiri anggota Komisi Drs Robert Nainggolan, Salomo TR Pardede, SE, H Ahmad Hosen Hutagalung, SAg, Hj Meilizar Latief, SE MM, HM Natsir, Rooslynda Marpaung, Oloan Simbolon, ST, Ramli dan H Arifin Nainggolan, SH, Rabu (7/3) di DPRD Sumut.
"Proyek "Coastal Marine" ini telah dirancang Dishubsu sejak 2007 dan telah dilakukan survey dan study kelayakan dengan menghabiskan anggaran Rp2 miliar, tapi hingga kini kita tidak tahu hasilnya. Apakah proyek ini hanya angan-angan atau hanya proyek mimpi. Dewan perlu kejelasan dari Kadishubsu," ujar Eddi Rangkuti.
Sebelumnya, tegas Eddi Rangkuti, semua pihak sangat berharap agar program water bus coastal marine yang dikhususkan untuk kawasan Pantai Timur Sumut itu bisa dioperasionalkan, sehingga pada TA 2011 sudah dianggarkan dana untuk pembuatan DED (detail engineering design) dan di APBD TA 2009 sudah ditampung anggaran kajian teknis, tapi akhirnya rencana proyek hilang tak berbekas alias senyap.
Sementara itu, Marasal Hutasoit sangat menyesalkan pengelolaan operasional Kapal Feri Sumut I dan II yang dikelola PT Sarana Prasarana Pempropsu terus mengalami kerugian, padahal telah menghabiskan anggaran Rp1,5 miliar dari APBD Sumut. "Ini perlu menjadi pertimbangan bagi Dihubsu, jika Kapal tersebut tidak bisa menambah PAD (Pendapatan Asli daerah) ke Pempropsu, sebaiknya pengelolaannya perlu dievaluasi," ujar Marasal senada dengan Oloan.
Begitu juga soal pembangunan Dermaga di Tomok, tegas Oloan Simbolon, kini dikuasai pribadi, padahal berdasarkan sepengatahuan dewan dermaga itu dibangun dari dana APBD Sumut. Tapi belum sepenuhnya selesai. "Yang menjadi pertanyaan, apakah dermaga itu milik pribadi, sehingga operasionalnya dukua-sai perorangan," tambahnya.
Lain halnya yang dilontarkan Hj Meilizar Latief, pihaknya menyoroti biaya pembelian Forklif di sejumlah Jembatan Timbang yang terkesan kurang tepat sasaran. Termasuk perbaikan jembatan timbang yang dianggarkan Dishub sebesar Rp289 juta. Padahal print outnya masih menggunakan data manual, sehingga biaya-biaya untuk itu sangat tidak mendesak serta tidak ada untuk peningkatan PAD.
Terobosan baru
Anggota Komisi C Effendi Napitupulu bahkan mengigatkan Kadishubsu untuk melakukan terobosan baru dalam hal peningkatan PAD maupun pengawasan di sejumlah jembatan timbang dengan prinsip dan konsepsioner, agar masyarakat bisa menikmati kegunaannya, jangan sampai masyarakat menganggap keberadaan jembatan timbang ini tidak ada gunanya.
Dalam pertemuan itu, anggota Komisi C Ahmad Hosen Hutagalung, Pasiruddin Daulay dan HM Natsir lebih condong menyoroti truk-truk yang kelebihan tonase melewati jembatan timbang, sehingga merusak jalan dan jembatan. "Jangan pula Dinas Bina Marga yang membangun jalan, justeru Dinas Perhubungan yang merusaknya, karena tidak mengontrol truk melebihi tonase melewati jembatan timbang," ujar Hosen.
Menanggapi sorotan tersebut, Kadishubsu H Rojali secara bergantian dengan stafnya menjawab pertanyaan-pertanyaan anggota legislatif, termasuk realisasi proyek "Coastal Marine" yang dianggap hanya proyek "angan-angan", karena tidak cukup hanya mengandalkan dana dari APBD Sumut, tapi harus diperjuangkan melalui dana APBN.
"Memang Coastal Marine hanya angan-angan, tapi perlu diwujudkan. Proyek angkutan penelusuran pantai ini ide dasarnya sangat bagus, seperti yang sudah diterapkan di Eropa. Begitu juga Coastal Marine antara Jakarta – Semarang. Tapi sepertinya kita tidak mungkin melakukannya, jika hanya berbasis dana dari APBD," ujar Rozali sembari menambahkan dana untuk studi kelayakan proyek hanya menghabiskan dana Rp700 juta, tidak sampai Rp2 miliar. (di)..
rahul medan March 10th, 2012, 06:49 AM Sei Mangke Ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/03/10/39792/sei_mangke_ditetapkan_sebagai_kawasan_ekonomi_khusus/#.T1rrL3KhXMw)
Jakarta, (Analisa). Pemerintah menetapkan wilayah Sei Mangke, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sebagai kawasan ekonomi khusus.
Keterangan tertulis dalam laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Jumat (9/3), menguraikan, keputusan penetapan KEK itu dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2012.
Penetapan Sei Mangke sebagai kawasan ekonomi khusus itu adalah tindak lanjut dari usul yang disampaikan oleh PT. Perkebunan Nusantara III.
Secara rinci, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangka mencakup wilayah seluas 2.002,77 Ha, dan terletak dalam wilayah Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Pemerintah pusat telah menugaskan Pemkab Simalungun untuk menetapkan badan usaha yang melakukan pembangunan dan pengelolaan Sei Mangke sebagai Kawasan Ekonomi Khusus zona industry, logistik, dan pariwisata.
Selain Sei Mangke, pemerintah juga menetapkan wilayah Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten, sebagai kawasan ekonomi khusus melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2012.
Melalui PP itu pula, Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan menetapkan badan usaha yang akan melakukan pembangunan dan pengelolaan Tanjung Lesung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Zona Pariwisata seluas 1.500 Ha. (Ant)..
medanku.ayomaju March 10th, 2012, 08:46 AM USU Bangun Kampus Megah University for Industry di Deliserdang
Lubukpakam, (Analisa). Rektor USU Prof Dr Syahril Pasaribu DTM&H MSC (CTM) mengatakan dalam rangka pengembangan dan perluasan kampus,USU akan membangun kampus yang megah dengan prinsip perencanaan kampus yang humanitas dan mampu menampung 47.987 mahasiswa di Desa Kualabekala Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang.
selengkapnya (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/03/10/39852/usu_bangun_kampus_megah_university_for_industry_di_deliserdang/)
Andre_theRising March 10th, 2012, 08:33 PM Lokasi kampus baru USU ini di antara Perumnas Simalingkar dan SImalingkar B, masih radius 3 km dari Kebun Binatang Medan..
Aq sering lewat situ, saat ini semua masih lahan pertanian..
Andre_theRising March 11th, 2012, 01:05 PM Dari detik.com
http://finance.detik.com/read/2012/03/09/103437/1862315/6/pgn-pasang-pipa-gas-dari-fsru-belawan-ke-batang-kuis
PGN Pasang Pipa Gas dari FSRU Belawan ke Batang Kuis
Angga Aliya - detikFinance
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) memasang saluran pipa gas yang akan menyalurkan pasokan gas bumi dari fasilitas LNG FSRU Belawan, Medan. Proyek ini akan dikerjakan oleh Konsorsium Hutama Karya & Darma Empat Lima-Ilamaru Jaya.
Pemasangan pipa gas yang untuk kebutuhan wilayah Sumatera Utara itu merupakan kelanjutan dari kesepakatan PGN dan PT KHI Pipe Industries mengenai suplai kebutuhan pipa distribusi
Berdasarkan siaran pers perseroan, Jumat (9/3/2012), pipa yang dipasang ber diameter 16 inch sepanjang lebih dari 11km, 12 inch sepanjang lebih dari 18 km dan 8 inch sepanjang 6,5 km.
Konsorsium juga akan mengerjakan fasilitas penunjangnya yang akan dipasang dari Belawan ke Batang Kuis, Tanjung Morawa, Sumatera Utara (KP 33+000) sepanjang 37 km.
"Penunjukan kontraktor ini sangat bernilai strategis terhadap perkembangan bisnis PGN dan wujud nyata komitmen PGN dalam menyelesaikan pemenuhan kebutuhan gas bumi di Sumatera Utara," kata perseroan dalam siaran pers tersebut.
Dengan semakin cepat penyelesaian jaringan distribusi maka penyaluran gas bumi dari terminal LNG (ORF) ke jaringan distribusi area Medan dengan kapasitas penyaluran sebesar kurang lebih 100 MMSCFD dapat segera tercapai untuk memenuhi kebutuhan gas bagi pelanggan khususnya pembangkit listrik dan industri.
Perseroan menyatakan, dari proses sosialisasi yang telah dilaksanakan, pelanggan dan calon pelanggan industri dan komersial sangat menanti-nantikan pasok baru gas bumi tersebut. Dengan kondisi kini, industri di kawasan Sumatera Utara menjadi sangat sulit untuk bersaing dengan industri-industri dikawasan lain.
Daya saing dan kehidupan geliat roda ekonomi di kawasan industri Medan dan sekitarnya
merupakan tujuan dari penyelesaian jaringan distribusi dan pasokan dari LNG FSRU Belawan. Gas yang dialirkan akan dimanfaatkan sebagai tenaga listrik maupun energi lainnya seperti burner, steamer, dan penggerak mesin industri lainnya.
Dengan semakin cepatnya penyelesaian proyek penyediaan sumber energi baik di Hulu dan Hilir, tentunya akan mengarah pada peningkatan daya saing industri dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat yang pada akhirnya bermuara pada peningkatkan daya saing perekonomian nasional.
rahul medan March 11th, 2012, 08:16 PM ^^
wow panjang banget ya.. :rock:
Andre_theRising March 12th, 2012, 09:11 AM Sudah 12 tahun terakhir ini Kawasan Industri Medan mengalami masalah kekurangan pasokan gas. Dan paling parahnya ya 5 tahun terakhir, sampai ada 3-4 pabrik yang menutup operasionalnya dan terpaksa mem-PHK karyawan..
Solusinya baru bisa sekarang gara2 birokrasi berbelit- belit di PGN dan KemenESDM
rahul medan March 13th, 2012, 11:51 AM DERMAGA CPO di Kuala Tanjung rampung setahun (http://www.bisnis.com/articles/dermaga-cpo-di-kuala-tanjung-rampung-setahun)
Kamis, 08 Maret 2012 | 13:32 WIB
JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I menargetkan pembangunan terminal khusus minyak sawit atau CPO (crude palm oil) di kawasan Kuala Tanjung, Medan, Sumatra Utara rampung dalam waktu 1 tahun.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana mengatakan proyek senilai Rp580 miliar tersebut diharapkan dapat dimulai Agustus tahun ini.
Dia menjelaskan proyek tersebut akan dikerjakan selama setahun sehingga pada Agustus tahun depan bisa dioperasikan guna menunjang kegiatan pengangkutan komoditas utama ekspor nasional.
"Kami targetkan, dalam satu tahun sudah selesai dibangun dan tahun depan bisa dioperasikan," katanya kepada Bisnis hari ini.
Terminal khusus CPO yang masuk ke dalam proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) itu merupakan sinergi antara PT Kereta Api dengan PT Perkebunan Nusantara III.
Dalam sinerji BUMN itu, pihak PT KA berkomitmen membangun sarana dan prasarana perkeretaapian, sedangkan PTPN menyiapkan pasokan komoditas yang diangkut yakni minyak kelapa sawit mentah.
Saat ini, tim PT Pelindo I sedang menyelesaikan studi kelayakan dan proses Analisa Mengenai Dampak Lingkungan atau Amdal sambil menunggu rampungnya penyusunan master plan pelabuhan.
Selain membangun Pelabuhan CPO di Kuala Tanjung, PT Pelindo I juga memperpanjang dermaga CPO di Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau yang ditargetkan rampung tahun ini. (sut)
More Sharing Services
Share on facebook
Share on print
Discuss: DERMAGA CPO di Kuala Tanjung rampung setahun
Showing 0 - 0 of 0 comments
DISCLAIMER:
Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
..
Andre_theRising March 13th, 2012, 12:09 PM PLTA Simonggo Parlilitan
SEbuah PLTA skala lokal yang dibangun pada masa2 krisis listrik SUmut 2006 - 2010 lalu, diresmikan tahun 2010, beberapa bulan terakhir sudah full beroperasi. Memanfaatkan aliran Aek SImonggo, Kehadiran PLTA ini sangat membantu untuk daerah Kab. Humbang Hasundutan dan sebagian Pakpak Barat yang selama ini in and out, kadang hidup di zaman purba, kadang modern. Daya listrik yang dihasilkan PLTA ini adalah 4 X 2,5 MW
pipa air dari water reservoir
http://img526.imageshack.us/img526/1307/pltaparlilitan2reservoi.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/526/pltaparlilitan2reservoi.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
pipa air dan power plant mini
http://img831.imageshack.us/img831/8887/pltaparlilitan2pipaaird.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/831/pltaparlilitan2pipaaird.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
pipa air
http://img542.imageshack.us/img542/4716/pltaparlilitan2pipaairk.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/542/pltaparlilitan2pipaairk.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img4.imageshack.us/img4/4716/pltaparlilitan2pipaairk.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/4/pltaparlilitan2pipaairk.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising March 13th, 2012, 12:11 PM PLTA SImonggo Parlilitan
Di Sumatera Utara ada banyak PLTA2 lokal yang dibangun seperti ini, contohnya di daerah sekitar Danau Toba dan sungai Renun. Credit photo to Mildan Lubis.
pipa air menuju turbin
http://img535.imageshack.us/img535/2324/pltaparlilitan2salurana.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/535/pltaparlilitan2salurana.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
bendungan
http://img851.imageshack.us/img851/8222/pltaparlilitan2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/851/pltaparlilitan2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img822.imageshack.us/img822/9084/pltaparlilitanbendungan.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/pltaparlilitanbendungan.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
turbin
http://img822.imageshack.us/img822/9084/pltaparlilitanbendungan.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/pltaparlilitanbendungan.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img13.imageshack.us/img13/5651/pltaparlilitanturbin2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/13/pltaparlilitanturbin2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising March 16th, 2012, 02:58 PM Dari Medan Bisnis..
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/15/86345/indobuildtech_expo_2012_hadirkan_ttg_bangunan_modern/#.T2M5NnqLXU0
IndoBuildtech Expo 2012 Hadirkan TTG Bangunan Modern
MedanBisnis – Medan. Sebanyak 18 perusahaan mengikuti Indonesia Building Material and Technology Expo (IndoBuildtech) 2012 di Kota Medan. Pameran yang pertama kali dilakukan dan terbesar di Pulau Sumatera ini menawarkan berbagai aneka ragam produk material dan teknologi bangunan terkini yang mendukung pembangunan modern di Sumatera Utara (Sumut).
Project Director PT Debindomulti Adhiwasti, Budyarto Linggowiyono, mengatakan, pameran ini mulai diselenggarakan dari 14 Maret hingga 18 Maret 2012 di Hotel Santika Medan. Semua perusahaan nasional ikut bergabung dalam pameran ini seperti dari Jakarta, Medan, Surabaya dan lainnya.
"Pameran besar ini menampilkan aneka ragam produk material dan teknologi bangunan terkini, seperti keramik, saniter, pintu, jendela, sistem pengaman, hingga elevator dan eskalator," ujarnya kepada wartawan Rabu kemarin.
Dikatakannya, pameran peralatan dan teknologi ini dilakukan di Medan karena mengingat perkembangan Medan dan Sumut sebagai gerbang utama bisnis, perdagangan, industri dan investasi di wilayah barat Indonesia.
"Perkembangan Medan dan Sumut itu di atas nasional. Yang mengindikasikan bahwa pembangunan di sini akan terus bertumbuh. Karena itu optimis akan pameran ini," ujar Budyarto.
Diakuinya, pameran ini juga memberikan pendidikan pada pengunjung. Di mana setiap pengunjung akan dilayani oleh penjaga stan untuk memberikan berbagai kelebihan produk yang tersedia dalam pameran sesuai dengan kebutuhan. "Ini bukan hanya sebuah pameran, tetapi juga sebagai ajang edukasi. Karena kita akan memberikan pengetahuan produk kepada pengunjung," tambahnya.
Sedangkan untuk target penjualan produk bangunan selama pameran ini, diakui Budyarto tidak ada patokan nilai transaksi karena sifatnya bisnis atau proyek. "Ini merupakan pameran pertama, tidak ada target secara nominal. Kita belajar saja dahulu," tambahnya.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Sumut, Khairul Anwar, usai meresmikan pameran IndoBuildtech 2012 ini menyatakan, dengan adanya pameran terbesar ini menunjukkan Sumut khususnya Kota Medan sebagai kota bisnis. Apalagi dipameran ini tidak hanya ditujukan pada kalangan menengah ke atas saja, namun mencapai menengah ke bawah dengan berbagai informasi terkait dengan teknologi bangunan.
"Bukan hanya kalangan atas, menengah ke bawah juga bisa seperti mendapatkan informasi tentang teknologi bangunan. Yang pasti pameran ini sangat bagus," ujar Khairul.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumut, Irfan Mutyara menilai dengan adanya pameran ini akan mempermudah dan mempercepat pertumbuhan kota Medan sebagai pintu gerbang kota bisnis di Pulau Sumatera. "Kalau ada gedung serbaguna di Medan, dipastikan pameran ini akan dilakukan selama tiga bulan sekali. Bukan hanya bahan bangunan, bisa otomotif, properti, dan lainnya," ujar Irfan.
Kemudahan lain bagi Medan dan Sumut akan pameran Indonesian Building Material dan Technology untuk men cari dan mendapatkan bahan bangunan tidak perlu harus ke Jawa, apalagi ke luar negeri, karena produk tersebut sudah tersedia dalam pameran ini. "Pertumbuhan dan perkembangan Kota Medan sangat pesat. Apalagi saat ini gedung tinggi banyak bertebaran diKota Medan, jadi kita sangat membutuhkan pengetahuan akan teknologi bangunan," pungkasnya. (yuni naibaho)
Andre_theRising March 16th, 2012, 03:13 PM Still dari Medan Bisnis..
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/14/86184/jembatan_darurat_rantopuran_sudah_bisa_dilintasi/#.T2M6FXqLXU0
http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=jembatan_darurat_rantopuran_sudah_bisa_dilintasi_484.gif&w=545
Tonase Maksimum 10 Ton
Jembatan Darurat Rantopuran Sudah Bisa Dilintasi
MedanBisnis – Panyabungan. Sekdakab Mandailing Natal (Madina), Daud Batubara didampingi Wakapolres Madina, Kompol Rinaldi dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina, Parlaungan Lubis, selasa kemarin meresmikan jembatan bailey (jembatan darurat) Gunung Tua Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.
Jembatan tersebut berada di atas Sungai Rantopuran atau Aek Kitang. Kini jalur tersebut bisa dilalui kenderaan roda dua dan empat dengan batasan muatan maksimum 10 ton. "Kita berharap jembatan pengganti atau jembatan darurat ini bisa memperlancar arus transportasi di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) bagian barat, dari Medan menuju Padang dan sebaliknya. Sejak banjir bandang pada Minggu (26/2) lalu, jembatan dilokasi tersebut ambruk, sehingga truk dan bus tidak bisa melintasi," ujar Daud.
Dia menjelaskan selama itu jalan alternatif yang diarahkan Dinas Perhubungan Pemkab Madina menjadi alternatif, namun kelas jalan dan kondisi jalan sempit dan tidak sesuai.
Dikatakannya, sejak terputusnya jembatan tersebut, sejumlah dampak ekonomi terhadap masyarakat terjadi. Sejumlah harga kebutuhan masyarakat ikut naik, begitu juga dengan ongkos, karena kenderaan harus menempuh jalu alternatif yang lebih jauh dan sering macet.
"Saat ini jembatan darurat sudah bisa dilalui, kita harapkan sejumlah dampak yang terjadi kembali pulih, harga kebutuhan masyarakat dan pertambahan biaya angkutan hendaknya kembali normal. Begitu pun, kita harapkan kenderaan yang lewat tetap memenuhi peraturan yang kita tetapkan, tidak melampau tonase demi keselamatan dan keamanan," sebutnya.
Kabag Humasy dan Protokol Pemkab Madina, M Haposan Nasution mengatakan, jembatan tersebut dibangun dari dana pusat melalui balai besar jalan Nasional Propinsi Sumatera Utara. Lebih lanjut Haposan mengatakan bahwa panjang jembatan darurat tersebut sekitar 50 Meter dan lebar 3 meter. Karena ukurannya, kendaraan yang melintas di jembatan tersebut harus memakai system buka tutup.
Direktur PT Tamiang Karya, Dahyar, Pelaksana Proyek Pembangunan Jembatan Darurat di Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan itu mengatakan, jembatan selesai lebih cepat dari target pemerintah. "Rencana sebulan, ternyata 11 hari sudah selesai," ujarnya.
Walau jembatan darurat sudah dibuka, menurut Dahyar, pihaknya akan terus melakukan perbaikan jembatan seperti pengerasan agar kenderaan yang lewat lebih aman dan selamat. "Kita juga berharap pemerintah pusat, propinsi dan daerah melakukan percepatan pembangunan jembatan permanen yang baru agar arus kenderaan kembali normal dan bisa dilalui seluruh jenis kendaraan," sebutnya. (henri/ zamharir rangkuti)
rahul medan March 19th, 2012, 07:43 AM Monumen Cornel Simanjuntak akan Dibangun di Siantar (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/19/87010/monumen_cornel_simanjuntak_akan_dibangun_di_siantar/#.T2bHKnKhXMw)
MedanBisnis – Pematangsiantar. Monumen Pahlawan Nasional, Cornel Simanjuntak, akan dibangun di kota Pematangsiantar. Cornel Simanjuntak yang merupakan komponis lagu-lagu perjuangan nasional ini dilahirkan di Pematangsiantar, tahun 1921 lalu.
Kepada wartawan, Sabtu (17/3), Ketua Pembangunan Monumen, B Augusto Simanjuntak didampingi pengurus lainnya seperti Fernando Simanjuntak, Parlindungan Lumban Gaol, Antoni Antra Pardosi mengatakan, tepatnya Cornel Simanjuntak dilahirkan di Kampung Tambunan Simpang Dua, Pematangsiantar. Pahlawan ini merupakan anak pasangan Tolpus Simanjuntak yang pensiunan polisi dan Rumina br Siahaan.
Menyangkut pembangunan, kata Augosto, pihak keluarga Cornel, melalui Mangaraja Simanjuntak telah memberikan kuasa membentuk kepanitiaan terkait rencana pembangunan monumen tersebut. Direncanakan, pembangunan monumen diikuti dengan pembangunan Museum Cornel Simanjuntak yang nantinya kelak menjadi pusat dokumentasi, pembinaan, dan pengembangan seni budaya Sumatera Utara (Sumut).
Menurut Augusto, panitia merencanakan peresmian monumen pada 15 September 2012 bertepatan dengan peringatan 66 tahun wafatnya Cornel Simanjuntak. Dikatakannya, pembangunan ini akan menjadi penghargaan masyarakat Sumatera Utara baik di daerah dan di perantauan atas jasa-jasa Cornel Simanjuntak sebagai komponis pejuang, melalui musik dan memanggul senjata masa perang kemerdekaan.
"Dengan adanya monumen ini akan mewariskan nilai-nilai kejuangan Cornel Simanjuntak kepada generasi muda dan monumen juga diharapkan menjadi ikon Pematangsiantar yang banyak melahirkan para pejuang dan tokoh nasional sejak masa perintisan dan perjuangan kemerdekaan, bahkan sampai dengan sekarang," terang Augusto.
Panitia pembangunan monumen lainnya, Fernando Simanjuntak menerangkan rencana pembangunan Monumen Cornel Simanjuntak telah mendapat sambutan baik dari Pemko Pematangsiantar dan apresiasi dari Ketua Umum Generasi Muda Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere Ibebere Sedunia.
Dikatakannya, jika teralisasi, pembangunan ini akan menjadi karya cemerlang. Karena itu semua pihak diharapkan mendukung pembangunan karena Cornel bukan hanya milik marga Simanjuntak, bukan hanya milik orang Batak dan masyarakat Pematangsiantar, tetapi milik seluruh masyarakat Indonesia.
Dikatakannya, pihak yang mengusulkan pemindahan makam Cornel Simanjuntak dari pemakaman umum ke taman makam pahlawan adalah orang Yogjakarta dan yang mengurus Cornel selama sakit adalah temannya sesama seniman Yogjakarta.
Cornel Simanjuntak di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta, tempat ia kini dimakamkan bersama pahlawan bangsa lainnya seperti Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara dan Jenderal Sudirman. (jannes silaban)
..
Andre_theRising March 19th, 2012, 09:34 AM Cornel Simanjuntak sang komposer lagu2 nasional dan populer di Indonesia
Di Yogyakarta juga ada Jl. Cornel Simanjuntak
Sayang di Sumut aq blum pernah dengar, kyknya cuma di Siantar ada jalan Cornel SImanjuntak..
Andre_theRising March 23rd, 2012, 06:03 PM Berita tentang PRSU 2012
http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/03/20/87141/prsu_tak_efektif_tarik_investor/#.T2yeJtlqziQ
Headline Selasa, 20 Mar 2012 07:55 WIB
PRSU Tak Efektif Tarik Investor
http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=prsu_tak_efektif_tarik_investor_553.gif&w=545
MedanBisnis—Medan. Acara tahunan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-41 yang diselenggarakan hingga 15 April mendatang dinilai tidak efektif menarik investor ke Sumut lantaran konsep dan tempat penyelenggaraaan tidak representatif.
"Tempat penyelenggaraan pameran sangat tak representatif, sehingga pengunjung yang datang hanya golongan menengah ke bawah yang datang hanya untuk melihat hiburan bukan untuk bertransaksi," kata pengamat ekonomi Universitas Sumatera Utara, Wahyu Aryo, kepada MedanBisnis di Medan, Senin (19/3).
Sebelumnya, Ketua Yayasan PRSU, Panusunan Pasaribu mengatakan pada tahun ini tercatat 270 peserta yang mengikuti PRSU ke-41, bertambah 4 peserta jika dibanding tahun sebelumnya. Selain kabupaten/kota yang ada di Sumut, peserta yang berpartisipasi dalam ajang ini datang dari Pulau Pinang Malaysia, dan empat propinsi lain yaitu Aceh, Sumatera Barat, Banten, dan Kalimantan Timur.
Sesuai dengan visinya, penyelenggaraan PRSU diupayakan untuk mendorong keikutsertaan para pelaku dunia usaha, selain bertujuan meningkatkan investasi dari para investor yang akan menanamkan modalnya ke Sumut.
Wahyu mengatakan, desain tempat pameran PRSU kurang menarik. Akibatnya, kebanyakan pengunjung lebih tertarik untuk menikmati hiburan ketimbang menyambangi gerai-gerai yang memamerkan sejumlah potensi dan produk-produk unggulan Sumut.
Konsep acara yang dikemas pun sangat monoton dan nyaris tak ada perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya sehingga pengunjung cenderung bosan untuk mengunjungi salah satu arena pesta rakyat terbesar di Sumut tersebut. "Seharusnya pihak penyelenggara lebih mementingkan konsep dan acara yang bisa menarik investor lebih banyak ketimbang menambah jumlah artis ibu kota yang akan datang," katanya.
Dia mengakui hiburan juga merupakan salah satu faktor penarik, namun yang harus diperhatikan pihak penyelenggara adalah tujuan dari pesta rakyat tersebut adalah untuk menarik investor ke Sumut. Untuk itu, dia mengatakan, seharusnya pihak penyelenggara mendesain lokasi pameran lebih bagus lagi dan bisa menonjolkan keunggulan serta potensi-potensi yang dimiliki daerah.
Wahyu menambahkan, pihak penyelenggara juga harus memperhatikan kenyamanan pengunjung mulai dari parkiran hingga keamanan. Dikatakannya, ada indikasi parkiran dikuasai oleh kelompok tertentu dan petugas keamanan di sana sangat minim sehingga rasa cemas sering menghinggapi pengunjung.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Irfan Mutyara mengatakan, sebenarnya event PRSU cukup bagus untuk menarik investor. Namun, hal tersebut perlu ditingkatkan karena pengalaman sebelumnya hanya sedikit buyer atau investor yang mau menanamkan modalnya ke Sumut setelah acara tersebut selesai. "Pameran keunggulan dan potensi-potensi lokal seharusnya lebih ditingkatkan dan bervariasi setaiap tahun sehingga investor bisa tertarik," katanya.
Selain itu, dia mengatakan, pihaknya juga menyarankan agar penyelenggara juga melibatkan negara-negara lain seperti Malaysia, Thailand, Singapura, Australia dan negara-negara lain sehingga investor dari negara-negara tersebut bisa masuk ke Sumut.
Apalagi, tambahnya, saat ini Indonesia masuk dalam kerangka kerja sama Indonesi-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang di dalamnya terdapat banyak investor. "Seharusnya pihak pelenggara memanfaatkan kerangka kerja sama tersebut untuk menarik mereka dalam acara ini," ungkapnya.
Dia mengatakan pula peran pemerintah dalam menarik investor juga sangat penting khususnya dalam hal pelayanan perizinan dan infrastruktur. Dikatakannya, umumnya para investor lebih mementingkan kenyamanan dalam hal pelayanan dan infrastruktur. Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan pelayanan dan terus menjamin ketersediaan infrastruktur sehingga banyak investor yang mau melemparkan modalnya ke Sumut. "Karena kalau tidak, percuma saja kita menyelenggarakan event promosi besar-besaran dan menelan biaya besar tanpa ada tindak lanjut dari pemerintah,” ungkapnya. (daniel pekuwali)
Andre_theRising March 23rd, 2012, 06:05 PM Proyek jembatan di Pergetteng-getteng sengkut, Kabupaten Pakpak Barat yang belum selesai dan belum bisa digunakan
http://www.analisadaily.com/functs/viewthumb.php?id=jalan_belum_bisa_dipakai_320.gif&w=550
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/03/22/41893/jalan_belum_bisa_dipakai/#.T2ye9dlqziQ
Andre_theRising March 23rd, 2012, 06:07 PM Lagi2 tentang jembatan
Memang 1-2 tahun terakhir Pemprovsu sedang menggalakkan pembangunan jembatan2 permanen di seputaran wilayah Sumut.
Resikonya atau sebuah ironi, karena dana kurang, dengan mudah didapati di jalan2 kabupaten jembatan2nya sudah permanen dan bagus tapi kondisi jalannya masih belum baik
http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=warga_lima_desa_terancam_terisolir_103.gif&w=531
Foto doc Medan Bisnis
sky_46 March 24th, 2012, 12:28 PM Lagi2 tentang jembatan
Memang 1-2 tahun terakhir Pemprovsu sedang menggalakkan pembangunan jembatan2 permanen di seputaran wilayah Sumut.
Resikonya atau sebuah ironi, karena dana kurang, dengan mudah didapati di jalan2 kabupaten jembatan2nya sudah permanen dan bagus tapi kondisi jalannya masih belum baik
http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=warga_lima_desa_terancam_terisolir_103.gif&w=531
Foto doc Medan Bisnis
itu beneran jembatan kaya gitu mampu tahan dilalui 1 1/2 ton, naek motor pun takut awak ngelewatinya
Andre_theRising March 24th, 2012, 06:19 PM itu beneran jembatan kaya gitu mampu tahan dilalui 1 1/2 ton, naek motor pun takut awak ngelewatinya
Aslinya sedikit lebih bagus dari kondisi di foto. Memang
'1,5' ton itu berlebihan, mobil pun itu tak bisa lewat, tapi selama ini motor bisa lewat (sebagian tentu turun dari motornya lalu mendorong melewati jembatan.
abib azhar March 25th, 2012, 07:05 AM Lagi2 tentang jembatan
Memang 1-2 tahun terakhir Pemprovsu sedang menggalakkan pembangunan jembatan2 permanen di seputaran wilayah Sumut.
Resikonya atau sebuah ironi, karena dana kurang, dengan mudah didapati di jalan2 kabupaten jembatan2nya sudah permanen dan bagus tapi kondisi jalannya masih belum baik
http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=warga_lima_desa_terancam_terisolir_103.gif&w=531
Foto doc Medan Bisnis
mantap juga tuh buat uji adrenalin naek motor
Andre_theRising March 25th, 2012, 04:34 PM mantap juga tuh buat uji adrenalin naek motor
Saya pernah dua kali kejadian kek gitu. Satu di jembatan kecil di dekat Sungai Asahan di Pulo Raja, satu lagi lewat jembatan papan bolong2 di Pulau Samosir. Yang di Samosir untunglah sekarang sudah dibangun jembatan baru
Pernah juga pas jembatan lau Biang di Selatan Kabanjahe dan sungai yang tak saya ketahui di Dairi lagi diperbaiki, saya harus lewat jembatan darurat/Balley yang lokasinya jauh menurun ke bawah. Mana waktu itu lewatnya tengah malam dan tak ada kendaraan lain, lampu juga jauh di belakang, jadi pas lewat gelap gulita semua termasuk tumbuhan2 hijau. Betul2 seram :eek2:
abib azhar March 27th, 2012, 11:48 AM mak jang,,, kerenla bg,, kpingin akula,, di sergei atw Tebing tinggi blm ada di jumpain,, mudah2an la gak ad jembatan gt,,
Andre_theRising March 27th, 2012, 12:13 PM Haha, tergantung nyali kamu..ngeri lo kalo selip atau nggak pas feeling-ny, kendaraan bisa terjun atau terperosok ke bawah
Ya mudah2n nggak ada lagi dah jembatan 'gawat darurat' di Sumut
Kalo di Pulau Samosir, 10 tahun terakhir pengalamanku udah lebih dari 15 jembatan darurat atau Balley digantikan dengan jembatan permanen.
Andre_theRising April 2nd, 2012, 07:32 AM http://www.cemararealty.com/kawasan-ekonomi/
2OkJfOOvB8c
Agung Cemara Realty
Kawasan Ekonomi
Kawasan Ekonomi is an area in Deli Serdang near Medan in North Sumatera. The 2,000 hectare site will be developed to include international standard port facilities. In addition to the port office, commercial and residential areas will be developed to help support the development.
Companies will be able to drive down costs by keeping transportation time and effort down to a minimum. The development is close to Medan, the capital of North Sumatra. The area is currently experiencing rapid inflation in property prices as companies look for areas in asia where goods can be fabricated with costs which rival China.
The complete development should be finished within 20 years, and is part of a drive to increase the support for businesses within North Sumatra and Indonesia as a whole. Initial construction will begin on the port over the next year, and this will be the first area to be completed.
For information on purchasing property, investing in the project, or help in starting other similar projects in North Sumatra, please visit the Contact Us page.
rahul medan April 2nd, 2012, 07:54 AM Kawasan Deli Serdang sbg penyangga kota Medan bakalan berkembang sangat pesat seiring perkembangan kota Medan
Andre_theRising April 2nd, 2012, 08:05 AM Kawasan Deli Serdang sbg penyangga kota Medan bakalan berkembang sangat pesat seiring perkembangan kota Medan
Betul, ngga kebayang ntar gimana jadinya distrik yang satu ini setelah Kuala Namu kelar
Mudah2n ngga jadi ajang perebutan 'money' bagi pejabat2 terkait untuk birokrasi industri dan perdagangan kelak..
Andre_theRising April 2nd, 2012, 08:06 AM Ruko2 Sei Rampah
Ruko2 lama dan baru berdampingan menghias wajah Sei Rampah, Ibukota Kabupaten Serdang Bedagai
http://img96.imageshack.us/img96/4462/picture104mg.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/96/picture104mg.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img189.imageshack.us/img189/43/picture102th.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/189/picture102th.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising April 2nd, 2012, 08:07 AM Salah satu sudut kawasan permukiman di lokasi kompleks Kawasan Industri Sei Mangkei, Perdagangan, Kab. Simalungun
Terlihat sudah tertata rapi dengan jalan tanah yang dalam kondisi baik, tinggal menunggu MP3EI kelar untuk diaspal
http://img803.imageshack.us/img803/5636/picture033q.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/803/picture033q.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan April 2nd, 2012, 08:14 AM ^^
Ruko-ruko moderen dan ruko-ruko heritage di sei rampah dah menyatu ya bro..
btw asyik bgt liat rumah-rumah pedesaan di Sei Mangkei. Kawasan utama program MP3EI Pemerintah
Andre_theRising April 2nd, 2012, 08:35 AM Kalo rumah2nya sudah ada semenjak tahun 1990-an, khas rumah2 di daerah Afdeling Perkebunan di Sumatra Utara.
Tata wilayah dan jalan plus konsep green inilah yang mulai dimunculkan semenjak wacana MP3EI dimulai beberapa tahun lalau
abib azhar April 3rd, 2012, 05:50 AM pas depan ruko- ruko di Sei Rampah tu la, titik kemacetan paling macet cet,,, apalagi ketika weekend atw libur panjang,, baik yg arah Medan maupun siantar,, dan dilokasi situ juga bnyk crita bnyk kendaraan saling serempet alias bersentuhan, gak tau knp,,, sempit x jalan nya,,
bg rahul_ tu bukan rumah di pedesaan , hehehe emg gt rumah2 di daerah perkebunan terutama PTPN tu biasanya untuk karyawan biasa, lebih asri lagi perumahan di kompleks staff nya,,, asli bangunan Belanda yg besar2, jendela besar2 bnyk pintu dan halaman yang luas,umumnya letaknya di sisi2 lap golf PTPN , ntr ya kalo ad waktu ku fotoin.. slahnya aku ud pindah rumah,,, serem juga kalo dipikir2 tinggal di rumah belanda bg , hehehee
Andre_theRising April 3rd, 2012, 02:21 PM Aq udah sering lewat jalan di Sei Rampah dan emang di daerah 'kota tua'-ny itu sempit banget, kita semua jalan pelan2, spion2 truk ama bus itu sudah biasa bersentuhan yang penting jalannnya pelan aja...
Perlu emang segera ada jalan lingkar untuk Sei Rampah ini, agar tak perlu lagi lewat pusat kotanya...
rahul medan April 4th, 2012, 06:44 AM Jalur Alternatif Sepanjang 55 Kilometer Dibangun
Jalan Medan-Berastagi jadi Dua (http://www.hariansumutpos.com/2012/04/30395/jalan-medan-berastagi-jadi-dua.htm)
MEDAN-Macet pada akhir pekan di jalur Medan-Berastagi sudah bukan pemandangan baru lagi. Namun, beberapa waktu ke depan, soal itu sudah mulai bisa diatasi. Satu jalan tambahan telah disiapkan. Artinya, Medan-Berastagi bisa melalui dua jalan.
Pemprovsu telah menyiapkan jalan alternatif sepanjang 55 kilometer. “Kami sadari jalan Medan-Berastagi perlu penambahan,” ungkap Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho.
Ucapan Gatot ini terkait rencana perbaikan infrastruktur jalan di dua objek wisata, Berastagi dan Danau Toba, mulai 2012 hingga 2013. Pemprovsu pada 2012 ini memang menggagas membangun jalan alternatif sepanjang 55 km untuk Deliserdang-Berastagi. Selain itu, ada sepanjang 248,5 km jalan di seputaran Danau Toba dibangun.
Komitmen pembangunan jalan menuju kawasan pariwisata primadona Sumut disampaikan Gatot kepada Sumut Pos yang diberi kesempatan ikut dalam mobil dinasnya, Toyota Herrier, saat menjalani aktivitas kedinasan, Minggu (1/4).
“Itu baru dua, sebenarnya ada banyak lagi kawasan wisata primadona. Bahkan, bisa dikatakan dari 33 kabupaten/kota di Sumut, memiliki wilayah wisata alam yang indah,” katanya.
Gatot mengakui, selama ini kawasan pariwisata di Sumut memang masih membutuhkan sentuhan semacam penataan, sehingga para pengunjung dapat terlayani dengan baik. Untuk mewujudkannya, pihaknya memulai dari pembangunan dan peningkatan jalan.
Masih dari dalam mobil Toyota Herrier warna Hitam, Gatot memaparkan, pembangunan dan peningkatan jalan dari Deliserdang-Berastagi yang akan dibangun sepanjang 55 km memiliki lebar 3,5 meter dan status jalannya merupakan jalan kabupaten dan sudah ada sejak tahun 1980-an. Hanya saja, sekarang ini kondisinya rusak.
Politisi PKS itu juga menyatakan, jalan yang berada persis di Kabupaten Deliserdang dan Karo itu, bisa ditempuh dari perbatasan Kota Medan dengan Deliserdang yakni melalui Medan Tuntungan masuk ke Kutalimbaru dan Simpang Sambailin 2 tujuannya tepat di Berastagi.
“Sehingga, tidak ada kemacetan di akhir pekan seperti diketahui bersama,” ucapnya saat menuju lapangan tenis di Kebun Bunga, Medan untuk membuka Kejuaraan Nasional Tenis Gubsu Cup 2012.
Ayah lima anak ini juga mengatakan, untuk membangun jalan sepanjang 55 km Medan-Deliserdang tembus ke Berastagi dibutuhkan MoU dengan dua kabupaten tersebut. Tujuannya, jalan yang semula milik kabupaten akan diambil alih Pemprovsu menjadi jalan provinsi dan lebarnya diubah menjadi 6 meter.
“Rencananya MoU dengan Deliserdang dan Karo dilakukan Mei 2012. Pembangunan jalannya dilakukan pada 2013 mendatang menggunakan dana APBD,” ujarnya.
Dia menyebutkan, langkah yang diambilnya harus melalui pembahasan dan proses yang diatur sesuai dengan aturan UU tentang jalan. Di mana, status jalan kabupaten harus ada diserahterimakan ke provinsi melalui MoU.
Setelah membuka pertandingan tenis dilanjutkan membuka kejuaraan nasional Bowling di Perisai Super Pool, Perisai Plaza di Jalan Pemuda, Medan, perbincangan kembali dilakukan. Kali ini soal Danau Toba.
Gatot memaparkan, untuk kawasan Danau Toba ada sepanjang 248,5 km jalan yang akan dibangun dan ditingkatkan. Jalan lingkar di Danau Toba itu juga memang sudah ada, hanya ada beberapa bagian yang masih terputus akibat rusak. Hal inilah yang perlu disatukan agar wisatawan bisa lebih terlayani ketika mengelilingi Danau Toba.
“Jadi pada intinya, dua tempat wisata yang sudah dikenal wisatawan dunia harus diberikan infrastruktur yang baik. Apalagi 2013 mendatang, Bandara Kualanamu sudah beroperasi, untuk mendukungnya maka Danau Toba dan Berastagi harus ditata dengan baik,” paparnya.
Selain dua kawasan itu, pada tahun 2012 jalan rusak berat di ruas Jalan Pematangsiantar-Tiga Runggu dan kawasan Pantai Barat, Simpang Durian Mulo-Batas Karo, dan Tanah Abang-Tebingtinggi segera dikerjakan pada minggu ketiga di Bulan Mei. Dia merinci, pada tahun ini khusus di Dinas Bina Marga Sumut ada anggaran sebesar Rp659 miliar, di antaranya Rp323 miliar untuk membangun jalan sepanjang 126,7 km, kemudian untuk penggantian/pembangunan jembatan sebesar Rp74 miliar, dan pemiliharaan jalan sepanjang 2.203,41 km dengan anggaran sebesar Rp143 miliar.
Lebih lanjut, sebutnya ada pemeliharaan rutin jembatan sepanjang 11.695,30 meter dan anggaran yang disediakan sebesar Rp8,3 miliar. Selain itu, ada pembangunan tembok penahanan dan box culvert sebanyak 12 unit dengan anggaran Rp11 miliar. Ada lagi penanggulangan longsor dan bencana alam dengan anggaran sebesar Rp12,7 miliar. Selanjutnya, ada pemeliharaan berkala jalan sepanjang 23,3 km dengan anggaran sebesar Rp46,5 miliar serta ada anggaran untuk pembebasan tanah ruas jalan tol sebesar Rp20 miliar.
“Anggaran infrastruktur itulah yang dilaksanakan untuk membangun di seluruh kawasan Sumut, dengan catatan status jalannya milik provinsi,” sebutnya.
Terpisah, Kabid Pengaturan dan Evaluasi Dinas Bina Marga Sumut, Iswayudi menyampaikan, pembangunan jalan itu tersebar di wilayah Sumut, meliputi untuk kawasan Pantai Barat dan Pantai Timur. Semua itu untuk mendukung program Pemerintah Pusat, yakni kawasan industri Sei Mangkei dan Bandara Kualanamu.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Ir Riadil Akhir Lubis menegaskan, untuk menindak lanjuti pembukaan jalan alternative Medan-Berastagi dan jalan Ringroad di Danau Toba. Segera dilaksanakan MoU dengan kabupaten/kota. “Kami akan koordinasi dengan Dinas Bina Marga untuk teknis MoU, setelah itu kami lakukan secepatnya,” ujarnya. (ril)..
rahul medan April 6th, 2012, 07:36 AM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=gm_ap_ii_polonia_resmikan_taman_baca_palapa_578.gif&w=545
Foto: FOTO BERSAMA General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Polonia Medan Kol Pnb Bram Bharoto SE (tengah) foto bersama usai meresmikan taman baca Palapa Desa Pasar Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Rabu (4/4). (medanbisnis/rinaldi samosir)
Sumatera Utara Kamis, 05 Apr 2012 08:02 WIB
GM AP II Polonia Resmikan Taman Baca Palapa (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/04/05/89755/gm_ap_ii_polonia_resmikan_taman_baca_palapa/#.T35__XKCrMw)
MedanBisnis— L Pakam. General Maneger (GM) PT Angkasa Pura II Polonia Medan Kol Pnb Bram Bharoto SE meresmikan taman baca Palapa, Desa Pasar Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Rabu (4/4).
Gedung taman baca yang merupakan gagasan Lilis Suryani siswa SMA kelas II itu merupakan bantuan dari PT AP II Polonia Medan. Selain membangun gedung, juga diserahkan satu unit peralatan komputer.
“Saya juga akan membantu sebesar Rp 5 juta untuk membantu membeli buku-buku untuk taman bacaan ini. Saya berharap batuan yang diberikan dapat berguna dan menambah minat baca dikalangan para pelajar semua tingkatan. Sehingga dapat menambah pengetahuan para pelajar di daerah ini. Sebab, dengan membaca maka akan banyak ilmu dan pengetahuan yang akan bisa diserap,” kata Bram Bharato.
Dikatakan, kehadiran taman bacaan ini sangat penting sebagai sarana masyarakat umum. Karena taman bacaan juga dapat menjadi media kehidupan masyarakat terutama para pelajar. Sebab, melalui taman bacaan, warga maupun pelajar dapat mengembangkan kemampuan diri. Bahkan, taman bacaan juga dapat menjadi agen budaya (agen cultural), artinya taman bacaan umum bisa menjadi pusat kehidupan budaya bagi masyarakat sekitarnya.
Menururt Bram, diera globalisasi ini arah kebiasaan anak-anak berubah drastis. Di perkotaan, anak-anak sudah terbiasa membuka internet. Bila tidak diawasi mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam bermain game online.
“Mungkin juga di daerah ini kehadiran tehnologi tersebut juga tidak bisa dibendung, karenanya dengan kehadiran taman bacaan ini bisa memberikan alternatif. Soalnya, para pelajar bisa meluangkan waktu dan lebih terarah dengan membaca buku-buku yang disediakan pengurus taman baca,” katanya.
Bram menambahkan, melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) telah banyak bantuan yang diberikan PT AP II kepada masyarakat di sekitar Bandara Kualanamu, termasuk pinjaman dana bergulir. Dari program dana bergulir ini, sebutnya, ada yang sudah sukses tapi ada juga yang belum, namun diharapkan program kemitraan ini dapat terus berkesinambungan.
Camat Beringin Batara Rival Harahap SSos MSi memaparkan, berdirinya Taman Baca Palapa merupakan sejarah bagi masyarakat Pasar V Kebun Kelapa. Untuk itu dia meminta kepada semua pihak berkenan menyumbangkan minimal satu buah buku di taman bacaan tersebut.
“Berdirinya Taman Baca Palapa ini berkat kepedulian GM PT Angkasa Pura II Polonia Medan terhadap kreativitas anak kita Lilis Suryani dan konsep Cerdas Deliserdang,” papar Batara.
Lilis Suryani yang baru pulang dari Inggris mengikuti Jambore menambahkan, taman baca tersebut dirintisnya sejak tahun 2006 di rumahnya sendiri. Kemudian tahun 2007, orangtuanya dan pihak kepala desa membangun taman baca meski tempatnya sederhana.
“Kami bersyukur atas bantuan PT Angkasa Pura II yang telah membangun gedung taman baca ini, sehingga saya dan teman-teman semakin termotivasi untuk melakukan inovasi terbaru,” tandas Lilis. (rinaldi samosir)
rahul medan April 6th, 2012, 07:39 AM ^^
AP II Polonia mulai berkontribusi sesuatu di dekat proyek bandara kuala namu
Andre_theRising April 6th, 2012, 12:05 PM Sepertinya untuk Medan - Brastagi jalan baru yang dikembangkan adalah yang dari Medan - Pancurbatu - terus belok kanan - ke Kutalimbaru (berbatasan dengan Kab. Langkat - Dataran Tinggi Bahorok) - selanjutnya menuju Karo.
Bagus banget kalo pemerintah berencana menjadikannya jalan propinsi dengan lebar 6 meter...
Sebenarnya Medan - Sibolangit / Brastagi itu juga ada alternatif lainnya meski nggak sampe Karo...
Dari Medan Jl. A.H.Nasution di simpang Pangkalan Masyur sebelum Asrama Haji belok kiri ke Jalan Karya Jaya arah Namorambe (lurusan jalan ini adalah Adi Sucipto Polonia / MMTC). Terus ke Namorambe kira2 25 km akhirnya nyampe simpang Sembahe tepat sebelum Jembatan sungai di Sembahe itu, jalannya sudah lumayan mulus meski sempit, pemukiman cukup banyak jadi nggak sepi2 kali.
Kemudian satu lagi juga bisa dari Deli Tua tembus ke Sibiru-biru. Dari Sibiru-biru lurus terus ke Penen, dan nanti terus akhirnya sampai ke Bandar Baru Sibolangit, sehingga tinggal langsung menyusuri jalan berkelok Bandar Baru tibalah di Brastagi. Tapi dari Penen aq kurang yakin kondisi jalannya dan mungkin terlalu sempit serta berkelok2.. Ini juga bisa dikembangkan sebenarnya..
rahul medan April 8th, 2012, 06:00 AM Ni dia ada gula ada semut.
Proyek Pom Bensin dengan fasilitas cukup lengkap di Kota Lubuk Pakam arah mau ke bandara Kuala Namu
http://farm8.staticflickr.com/7060/6907013496_145624f510_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013496/)
IMG_2468 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013496/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
http://farm8.staticflickr.com/7111/6907013490_ef87c5859e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013490/)
IMG_2467 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013490/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
http://farm6.staticflickr.com/5079/6907013486_e3cbd6a651_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013486/)
IMG_2466 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013486/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
Mulia_atkins April 8th, 2012, 06:33 AM Ni dia ada gula ada semut.
Proyek Pom Bensin dengan fasilitas cukup lengkap di Kota Lubuk Pakam arah mau ke bandara Kuala Namu
http://farm8.staticflickr.com/7060/6907013496_145624f510_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013496/)
IMG_2468 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013496/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
http://farm8.staticflickr.com/7111/6907013490_ef87c5859e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013490/)
IMG_2467 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013490/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
http://farm6.staticflickr.com/5079/6907013486_e3cbd6a651_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013486/)
IMG_2466 (http://www.flickr.com/photos/74403514@N04/6907013486/) by rahul919 (http://www.flickr.com/people/74403514@N04/), on Flickr
hahaha... bandara belum jadi... namun gaungnya udah mulai kelihatan...
Andre_theRising April 8th, 2012, 11:28 AM Mantap...mantap...setidaknya Pertamina dan si pengusaha nggak se'lelet' Pemda yang bertanggung jawab untuk jalan akses Kuala Namu..
Sebenarnya untuk akses ke Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, Asahan, Pematang Siantar, Toba, dan wilayah Sumatra Utara lainny jalan dari Pantai Labu dan Beringin tinggal dikembangkan lebih lanjut, kalo bisa dilebarkan... repot juga kalo ke Tanjung Morawa dulu baru belok kiri lagi ke arah Lubuk Pakam
rahul medan April 10th, 2012, 07:15 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=pelindo-_pertamina-pemkab_langkat_sepakat_operasikan_pelabuhan_pangkalansusu_359.gif&w=545
Pelindo- Pertamina-Pemkab Langkat Sepakat Operasikan Pelabuhan Pangkalansusu (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/04/10/90311/pelindo-_pertamina-pemkab_langkat_sepakat_operasikan_pelabuhan_pangkalansusu/#.T4RdnHKCrMw)
MedanBisnis – Langkat. PT Persero Pelabuhan Indonesia I (Pelindo), PT Pertamina dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat telah sepakat dalam mengoperasikan pelabuhan di Kecamatan Pangkalansusu.
Sebagai tanda kesepakatan, Direktur Utama PT Pelindo I, Alfred Natsir melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Bupati Langkat dan PT Pertamina. MoU dilakukan Senin (9/4) di Aula Selat Malaka Lantai IV Kantor Pelindo I Jalan Krakatau Ujung No 100 - Medan.
”Kita sangat berharap MoU ini menjadi langkah mempercepat pengoperasian pelabuhan Pangkalan Susu untuk peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Langkat,” kata Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, sembari berharap Kementerian Perhubungan segera membuat keputusan penetapan menjadi pelabuhan umum untuk segera dioperasionalkan.
Didampingi Asisten Pemerintahan Abdul Karim, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Syahmadi, Kadis PU Bambang Irawadi, Kabag Humas Syahrizal dan Kabag Hukum Aldresyam Siahaan, Bupati Langkat dalam kesempatan itu memaparkan peran penting pengoperasian pelabuhan eks Pertamina bagi kepentingan Pemkab maupun pihak Pelindo sendiri.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak terdiri dari PT Pelindo I, PT Pertamina dan anggota DPD-RI yang telah memberikan ruang bagi rencana pemanfaatan dermaga tersebut menjadi pelabuhan umum.
Dirut PT Pelindo I Alfred Natsir mengakui proses MoU ini sedikit mengalami keterlambatan setelah sebelumnya MoU awal dilakukan di Kementerian BUMN Jakarta pada 20 Agustus 2009 lalu.
Hal tersebut terjadi karena penyelesaian sejumlah pengurusan perizinan kepada otoritas maritim bagi perubahan pelabuhan khusus dermaga eks Japex menjadi pelabuhan umum.
Menurut Alfred realisasi kerja sama dimaksudkan selain inisiatif dari Bupati Langkat juga sebagai bentuk manivestasi rencana Pelindo I mengembangkan bisnis pelabuhan di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Sejalan dengan fungsi pihaknya agar pelabuhan di Indonesia diharapkan memberikan nilai tambah dan bukan malah menjadi beban pemerintah.
Dirut Umum PT Pertamina Waluyo berharap kebijakan Pertamina akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sejalan dengan kebijakan yang kondusif bagi keinginan investor menanamkan modalnya.
Hal yang sama juga disampaikan anggota DPD-RI asal Sumut Parlindungan Purba yang mengingatkan semua pihak terkait untuk lebih serius menjalankan MoU yang telah disepakati. ”Keyakinan saya kepemimpinan Bapak Ngogesa yang merakyat dengan dukungan Pertamina dan Pelindo akan membuka peluang ekonomi yang sehat di Sumut dan Langkat khususnya,” katanya.
Langkah MoU yang dilakukan ini sebagai dasar pedoman bagi Kementerian Perhubungan untuk menetapkan pengalihan terminal khusus Pangkalan Susu dermaga eks Japex PT Pertamina menjadi pelabuhan umum dengan prinsip kelayakan dan saling menguntungkan. ( misno)
Andre_theRising April 14th, 2012, 02:23 PM Pelabuhan Pangkalan Susu sebenarnya udah ada dari dulu, sebagai pelabuhan bagi pengangkutan minyak dari tambang minyak bumi pertama di Indonesia yakni di Pangkalan Berandan
Setelah kilang minyak Pangkalan Berandan tutup, pelabuhan Pangkalan Susu pun jadi terbengkalai. Kini dicoba untuk di-revitalized lagi menjadi sebuah pelabuhan industri yang oke punya :)
rahul medan April 14th, 2012, 06:54 PM Selain Kuala Namu, satu lagi hadiah buat kemajuan Sumut
Bandar Udara Silangit, Kab. Tapanuli Utara
http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/Runway%202250%20m%20x%2030%20m.JPG
Medan, Seruu.Com (http://mobile.seruu.com/kota/medan-seruu/artikel/kemenhub-siap-uji-coba-bandara-silangit) - Kementerian Perhubungan akan menguji coba Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, untuk penerbangan dan pendaratan pesawat berbadan besar.
"Rencananya besok (Sabtu, 14/4) akan diuji coba dengan pesawat Garuda," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam pertemuan Wapres Boediono dengan bupati/wali kota se-Sumut di rumah dinas Gubernur Sumut di Medan, Jumat (13/4).
Menurut Menhub, uji coba dilakukan setelah bandara yang berlokasi tidak jauh dari Danau Toba itu dibenahi di antaranya dengan memperpanjang dan melebarkan landasan pacu.
Landasan pacu (run way) Bandara Silangit telah diperpanjang menjadi 150 meter dan lebar menjadi 45 meter.
"Dulu, lebar landasan pacunya hanya 30 meter," katanya.
Menhub mengatakan, pembenahan Bandara Silangit menjadi prioritas untuk melayani kebutuhan transportasi udara bagi warga di tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba.
Jika telah dapat didarati pesawat berbadan besar, pihaknya akan membuat rute penerbangan Jakarta-Batam-Silangit.
"Jadi, warga tidak perlu ke Medan lagi kalau mau ke Silangit," katanya.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Ndruru mengharapkan Kemenhub juga membangun bandara di daerah yang berada di Kepulauan Nias.
Menurut Hukuasa, sebagai kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal, Nias Selatan sangat membutuhkan bandara guna memudahkan transportasi ke luar daerah.
Pihaknya akan menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk mendukung upaya pembangunan bandara di Nias Selatan tersebut.
"Kami juga akan menyiapkan runway," katanya.
Menanggapi hal itu, Menhub menyampaikan kemungkinan akan dibangunnya bandara perintis di Nias Selatan jika memang sangat dibutuhkan.
Jika memang berkeinginan kuat untuk memiliki bandara utama, Menhub mengusulkan agar Nias Selatan berkoordinasi dengan empat daerah lainnya di Kepulauan Nias yang juga meminta pembangunan sarana penerbangan itu. [ant]
Jadikan Silangit Bandara Internasional (http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/04/dahlan-iskan-450x241.jpg)
a
http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/04/dahlan-iskan-450x241.jpg
Meneg BUMN Dahlan Iskan berbincang di tepi Danau Toba
Syarat untuk memajukan wisata Danau Toba, maka Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara harus ditingkatkan menjadi bandar udara internasional. Dengan begitu kunjungan wisatawan yang datang ke Danau Toba diharapkan akan meningkat.
“Orang kaya itu kan maunya nyaman, aman. Jalan darat dari Medan ke Parapat misalnya tak efektif lagi. Selain jauh, sarana infrastrktur jalannya juga kurang mendukung,” kata Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan kepada Metro Siantar (grup Sumut Pos), saat melakukan penyeberangan dari Parapat menuju Balige, Kamis (13/4).
Dia mengatakan bukan tidak mendukung pembangunan jalan tol dari Medan menuju Tebing Tinggi dan atau langsung ke Parapat. Namun pada umumnya para wisatawan, terutama dari luar negeri mereka umumnya ingin kemudahan dan cepat sampai tujuan.
Dahlan mengungkapkan, dari Medan ke Silangit, jika ditempuh naik pesawat paling lama butuh waktu 20 menit. “Kalau lewat darat kan, selain butuh waktu relatif lama risikonya juga terlalu berat. Namanya orang kaya, mereka umumnya tidak ingin cepat mati. Kalau saya kan sudah biasa lewat darat,” ujarnya berseloro.
Lanjut Dahlan, dari segi perspektif usaha perlu dikembangkan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba. UKM harus dikembangkan. Tapi kalau nggak ada yang beli, bagaimana. “Makanya itu tadi bandara dulu,” katanya.
Kembali soal bandara, Dahlan mengatakan, tahun ini akan dimulai dilakukan pembenahan, beberapa sarana akan ditingkatkan, seperti misalnya panjang landasan bandara akan ditambah jadi 2.600 meter. Kemudian ketebalan landasan juga akan ditambah beberapa sentimeter.
Kemudian akan dibangun stasiun pengisian bahan bakar untuk pesawat. “Sebetulnya sudah ada, tapi (stasiun pengisian bahan baker yang ada) tidak memenuhi syarat bandara internasional,” jelasnya.
Ia mengatakan, selain untuk wisawatan bandara Silangit juga memiliki prospek untuk penumpang komersil lainnya. Dia mencontohkan, pesawat dari Jakarta ke Medan, itu kira-kira 30 kali dalam satu hari. “Masa dari yang 30 kali itu tidak ada lima kali saja yang tujuan ke Tarutung sekitarnya, masa semuanya tujuan Medan, kan ada juga yang tujuannya Tarutung, Balige, Padangsidimpuan, ada Siantar. Nah kalau dikumpulkan orang-orangnya itu mungkin lima pesawat pasti adalah tujuan Tarutung sekitarnya,” kata dia.
Sehingga nanti kalau link Jakarta-Silangit itu dibuka, mungkin paling tidak ada dua pesawat dalam sehari untuk tujuan Bandara Silangit. “Masa dari 30 pesawat tidak ada dua pesawat saja tujuan Tarutung?” katanya.
“Sekarang orang Tarutung atau orang Balige, hendak tujuan Jakarta, pilih mana Bandara Polonia atau bandara Silangit?” katanya.
Ditanya apakah dana untuk peningkatan Bandara Silangit menjadi bandara Internasional sudah ditampung dalam APBN, Dahlan mengatakan, belum tahu. “APBN kan baru disahkan,” katanya.
Dalam pertemuan Wapres Boediono dengan kepala daerah se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur, soal Bandara Silangit juga dibahas. Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan mengatakan pembangunan bandara tersebut terus dilakukan. Hal ioni terkait dengan pertanyaan dari Wakil Bupati (Wabup) Humbang Hasundutan (Humbahas), Margatim Manulang.
“Silangit sedang dibangun, besok (hari ini, red) akan diuji coba dengan menggunakan pesawat berbadan besar dari Garuda. Sudah mendapatkan izin dari pihak Garuda,” ungkap EE Mangindaan.
Dijelaskannya, rute penerbangan bandara tersebut juga akan diperbaiki, dari yang selama ini penumpang dari atau ke Nias selalu transit ke Medan, nantinya tidak lagi. Pelaksanaan rute penerbangan tersebut setelah selesai bandara tersebut.
“Biasanya selalu transit ke Medan. Nanti akan dibuka rute Jakarta-Batam-Silangit dan Jakarta-Pekanbaru-Silangit” cetusnya.
Sementara itu, pihak PT Garuda Indonesia, menyatakan belum ada penerbangan perdana ke Bandara Silangit. “Tidak ada penerbangan perdana PT Garuda Indonesia untuk tujuan rute Medan-Bandara Silangit. Pesawat PT Garuda Indonesia hanya dicarter untuk membawa rombongan saja menuju Bandara Silangit,” kata Humas PT Garuda Indonesia, Mohendi, Jumat (13/4).
Sambungnya, pesawat yang dicarter itu langsung didatangkan dari Jakarta, langsung. “Jenis pesawatnya Boeing 735 dengan kapasitas penumpang 12 Kelas Bisnis dan 84 Kelas Ekonomi,” tegasnya.
Dia menerangkan, pesawat tersebut dicarter hanya untuk keperluan satu hari saja dan bukan penerbangan perdana. “Pesawat tiba dari Jakarta Sabtu pagi dan siangnya langsung berangkat karena dicarter untuk satu hari saja. Sore harinya pesawat langsung kembali ke Jakarta karena keperluannya dicarter untuk satu hari saja membawa rombongan menuju Bandara Silangit,” akunya.
Hal senada juga diucapkan Mardiono, Staaf Duty Manager OIC Bandara Polonia Medan. “Pesawat itu berdasarkan laporan yang diterima di meja OIC hanya untuk penerbangan satu hari saja membawa rombongan menteri. Tak ada penerbangan perdana ke Bandara Silangit,” ucapnya. (dro/rait/smg/ari/jon)
rahul medan April 14th, 2012, 07:05 PM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=meneg_bumn_minta_pempropsu_segera_terbitkan_rtrw_sei_mangkei_118.gif&w=545
Foto: DENGAR PENJELASAN Meneg BUMN Dahlan Iskan mendengarkan penjelasan dari Manajer Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei, Herbet Panjaitan, tentang proses pengolahan TBS menjadi CPO di lokasi pabrik, Jumat (13/4). (medanbsinis/bistok siagian)
Meneg BUMN Minta Pempropsu Segera Terbitkan RTRW Sei Mangkei (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/04/14/91083/meneg_bumn_minta_pempropsu_segera_terbitkan_rtrw_sei_mangkei/#.T4mYM3KCrMw)
MedanBisnis – Perdagangan. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN) Dahlan Iskan mengharapkan pihak Pempropsu segera menerbitkan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kawasan industri Sei Mangkei.
Hal itu diungkapkan Dahlan Iskan ketika melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Sei Mangkei Kecamatan Bosar Maligas Simalungun terkait persiapan PTPN 3 yang akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Jumat (13/4).
Kedatangan Dahlan Iskan ke daerah itu didampingi Dirut PTPN3 Megananda, manajer Kawasan Industri Sei Mangkei, PKS, Distrik Simalungun dan para jajaran petinggi PTPN3 lainnya.
Dahlan menyebutkan, pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei masih terganjal dua problem pokok yakni RTRW dan Peraturan Pemerintah yang lama yang harus diubah isinya.
Menurut Dahlan, pembangunan kawasan Industri Sei Mangkei tidak akan berjalan sesuai rencana atau semua perencanaan pembangunan ini tak bisa bergerak selama payung hukumnya belum diterbitkan yakni RTRW dan perubahan PP.
“Sebenarnya persoalan RTRW sudah ada rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum(PU) namun masih harus menjalani proses yang cukup panjang di tingkat Pemerintah Propinsi Sumatera Utara untuk dijadikan sebuah Peraturan Daerah,” ungkapnya.
Selama RTRW Kawasan Industri Sei Mangkei belum ditetapkan, kata Dahlan, pihaknya belum bisa bergerak. Sedangkan isi peraturan pemerintah lama yang berbunyi Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei tidak dibenarkan mengalihkan hak tanahnya kepada pihak lain menurut Dahlan harus diubah isinya. Sebab seluruh investor yang ingin membangun pabriknya di daerah ini pasti sekaligus ingin membeli tanah tersebut.
Menurut Dahlan, para investor tidak akan mau membangun pabrik di Kawasan Industri Sei Mangkei di atas tanah yang bukan miliknya, dan kepemilikan tanah sangat penting bagi para investor, sebab dapat dijadikan agunan ke pihak bank untuk mendapatkan modal.
Menurut Dahlan, PP No 29 tentang Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus di Sei Mangkei setelah diluncurkannya proyek Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Khusus Indonesia oleh Pemerintah Pusat masih dalam tahap proses menunggu diubahnya isi PP tentang kepemilikan tanah.
“Siapa pun tak bisa mengubah PP yang lama itu termasuk DPR RI selama pihak Pempropsu belum menerbitkan RTRW kawasan industri Sei Mangkei untuk dijadikan kawasan ekonomi khusus,” katanya.
Sekadar informasi, pembentukan kawasan industri disesuaikan dengan program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas primer, khususnya CPO yang selama ini sebagian besar masih diekspor ke luar negeri. Pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei sudah dimulai sejak Juli 2009 lalu.
Dan, yang sudah dibangun pihak PTPN3 di daerah itu infrastruktur yang meliputi jalan beton selebar 10 meter dengan kualitas jalan kawasan industri sepanjang 4,5 km, unit pengelolaan air bersih, saluran induk yang bermuara kesungai besar, gedung kantor kawasan, Pembangkit Listrik bertenaga Biomassa Sawit (PLTBS) berkekuatan 2x3.5 MW. Selanjutnya, peningkatan kapasitas PKS dari 30 ton TBS per jam menjadi 75 ton TBS per jam dan pabrik PKO berkapasitas 400 ton per hari. (bistok siagian)
rahul medan April 19th, 2012, 06:29 AM Kamis, 19 April 2012 , 07:23:00
Galang Lobi untuk Bandara Binaka (http://www.jpnn.com/read/2012/04/19/124756/Galang-Lobi-untuk-Bandara-Binaka-)
JAKARTA - Padatnya lalu lalang pesawat di wilayah udara Sumut dalam beberapa tahun mendatang, tampaknya sudah bisa dibayangkan. Bagaimana tidak, ada enam bandara di wilayah Sumut yang masuk dalam prioritas pengembangan hingga 2025. Keenam itu di luar bandara Kualanamu.
Keenam bandara itu adalah bandara Aek Godang di Padang Sidempuan, bandara Sibisa di Parapat, bandara Pulau-pulau Batu di Nias Selatan. Selain itu, bandara Silangit di Tapanuli Utara, bandara DR. FL. Tobing di Tapanuli Tengah, dan bandara Binaka di Gunung Sitoli.
Skala prioritas pengembangan keenam bandara itu tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Kementrian Perhubungan 2005-2025, yang disusun di era Menhub Jusman Syafii Djamal dan dirilis 26 September 2008 itu.
Untuk tahun ini, sudah tergarap bandara Kualanamu dan sedang dipersiapkan untuk pengembangan bandara Silangit, seperti diberitakan koran ini, Rabu (17/4). Nah, untuk tahun depan, mana yang akan masuk daftar untuk digarap?
Para bupati/walikota di daerah terkait, saat ini sudah mulai rajin melobi agar bandara di wilayahnya bisa segera mendapatkan alokasi di APBN di tahun-tahun berikutnya, agar pengembangan bandara bisa cepat dilakukan. Siapa cepat, dia yang dapat.
Antara lain yang sudah menggalang lobi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah para bupati dan walikota di wilayah Nias. Mereka menginginkan agar Bandara Binaka di Gunung Sitoli segera dikembangkan, sebagaimana bandara Silangit.
"Bupati dan walikota sudah menghubungi kemenhub. Karena saat ini konsentrasi pembangunan infrastruktur untuk angkutan udara, mereka minta agar Bandara Binaka mendapatkan prioritas," ujar Yasonna H Laoly, anggota DPR asal Nias, kepada JPNN.
Masih kata Yasonna, Bupati Nias Selatan juga menggalang lobi agar pembangunan bandara yang digarap Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR), dilanjutkan lagi. "Karena sekarang bandara itu pembangunannya tersendat," imbuh Yasonna, yang rajin berkoordinasi dengan para kepala daerah di wilayah Nias untuk urusan pembangunan infrastruktur ini.
Menurut Yasonna, untuk saat ini dorongan prioritas harus pada Bandara Binaka terlebih dahulu. Untuk Bandara Pulau-pulau Batu di Nias Selatan, kata Yasonna, untuk saat ini biar saja tetap menjadi bandara perintis. "Di sana yang penting ada penerbangan reguler dulu, yang ditopang dengan transportasi laut, karena kapal fery yang lancar sangat membantu masyarakat di sana," terang politisi dari PDI Perjuangan itu.
Ditekankan Yasonna, saat ini yang paling mendesak adalah pengembangan Bandara Binaka. Sebenarnya, lanjut dia, upaya perpanjangan landasan sudah dilakukan kemenhub. Hanya saja, terbentur masalah pembebasan lahan. "Tapi jangan karena kendala ini lantas terhenti. Soal lahan, itu tanggung jawab pemda, biar dianggarkan pemda," imbuhnya. Rencana perpanjangan landasan, dari 1.800 meter saat ini ditambah hingga 700 meter.
Menurut Yasonna, Bandara Binaka merupakan bandara terpadat di Nias. Saat ini sudah ada empat kali penerbangan dalam sehari, yakni dua kali Merpati dan dua kali WingAirs. "Yang lain maksimal hanya dua kali. Jadi Binaka sangat layak untuk segera dikembangkan," kata Yasonna.
Dalam RPJP Kementrian Perhubungan 2005-2025, pembangunan enam bandara di Sumut itu merupakan bagian dari pengembangan sistem jaringan transportasi udara di pulau Sumatera. Ini bagian dari upaya untuk memantapkan fungsi bandara pusat penyebaran di Pulau Sumatera dalam rangka meningkatkan aksesibilitas antar kota dalam lingkup Pulau Sumatera maupun antar kota dalam lingkup nasional.
Selain itu, untuk membuka dan memantapkan jalur-jalur penerbangan internasional antara kota-kota PKN dengan negara tetangga dan negara-negara pusat pemasaran produksi dan jasa dari Pulau Sumatera, khususnya ke kawasan sub-regional ASEAN.
Di RPJP, bandara Kualanmu disebut sebagai bandara Medan Baru. Bandara pengganti Polonia ini di RPJP disebutkan masuk prioritas tinggi. Sedang enam bandara yang disebutkan tadi, yang tergolong sebagai bandara bukan pusat penyebaran untuk pengembangan wilayah, masuk prioritas sedang. (sam/jpnn)..
bataxbond April 19th, 2012, 06:38 AM Dapat aja berita terbaru Bro...
Keren... kalu semuanya serempak beroperasi, pasti luar biasa apalagi bandara yang dikembangkan merupakan destinasi pariwisata.
Andre_theRising April 19th, 2012, 09:07 AM Ada yang salah infonya di atas...
Bandara Sibisa itu lokasinya di Ajibata, Kab. Toba Samosir, bukan Parapat Kab. Simalungun..
Dari Parapat kira2 setengah jam ke Bandara Sibisa, dan memang tujuannya mendukung arus pariwisata Parapat dan Danau Toba, sehingga wisatawan berkantong tebal, pejabat, pengusaha, dsb, dari Medan bisa langsung terbang ke situ tanpa lewat jalan darat
rahul medan April 19th, 2012, 09:26 AM berarti mantap juga ya kawasan wisata danau toba ini sudah memiliki 2 buah bandara yg lokasinya berdekatan. Salah satunya bakalan di upgrade menjadi bandara international
bataxbond April 19th, 2012, 02:02 PM Dengan adanya pengembangan Bandara Silangit dan Sibisa, semakin banyak pilihan moda transportasi menuju dan dari Tao Toba Na Uli. Bangga sekali Indonesia, Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya khususnya memiliki bandara internasional. Semoga tingkat perekonomian di kawasan Danau Toba terus maju.
Andre_theRising April 19th, 2012, 04:58 PM Perlu diketahui Bandara Sibisa sampai saat ini masih perintis, panjang landasannya juga masih 750 m.. Penerbangan yang dilayani masih carteran, blum ada penerbangan komersial. WIngs Air sempat mau menerbangi, tapi karena bandara belum dikembangkan jadi fokus mereka ke Silangit dan Gunung Sitoli..
Prioritas pengembangan saat ini masih Bandara Silangit
Expect beberapa tahun lagi Bandara Sibisa ini bisa dikembangkan lebih lanjut :)
bataxbond April 19th, 2012, 06:22 PM Yaps..Fokus ke Silangit (IMO) mungkin karena Bandara Silangit secara tehnis, obstacle nya lebih kecil dibandingkan dengan Sibisa, yang diliat dari google earth hanya berjarak +/- 5KM. Lagi pula sedikit lebih mudah dalam pengembangan karena dari segi runway sudah cukup capable, jadi paling hanya perpanjang runway dan perluasan terminal.
Semoga Silangit cepat terselesaikan dan akan meramaikan langit Danau Toba..disusul dengan bandara Sibisa.
Amin..
rahul medan April 20th, 2012, 05:46 AM Pekerjaan Infrastruktur Jalan di Sumut Dimulai Juni (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/04/20/92119/pekerjaan_infrastruktur_jalan_di_sumut_dimulai_juni/#.T5DbpXKCrMw)
MedanBisnis – Medan. Kepala Dinas Bina Marga Propinsi Sumatera Utara, Marapinta Harahap mengatakan, pekerjaan fisik terkait infrastruktur khususnya jalan dan jembatan di Sumut, baru akan dimulai Juni tahun ini.
Dikatakan, dinasnya mulai menggelar tender untuk keseluruhan pekerjaan proyek infrastuktur bulan April ini. Saat ini, tahapnya di evaluasi penawaran untuk menentukan perusahaan pemenang. "Kemudian pada akhir hingga awal Mei tahap penentuan pemenang, kemudian masa sanggah dan lain-lainnya sampai akhir Mei hingga nantinya diberikan surat perintah kerja proyek di Juni," kata Marapinta kepada wartawan, kemarin.
Marapinta mengklaim pelaksanaan tender mengacu pada ketentuan yang ada, antara lain Peraturan Presiden (Perpres) 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. "Artinya tender dilakukan sesuai aturan dan terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Semuanya proses transparan dan bisa diikuti siapa saja asalkan memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan," klaim Marapinta.
Tahun ini, Bina Marga Sumut mempunyai anggaran pembangunan untuk proyek pekerjaan infrastruktur dalam APBD Sumut sebanyak sekitar Rp 605 miliar yang terbagi ke dalam sejumlah paket pekerjaan. Paket pekerjaan itu antara lain seperti untuk bidang peningkatan/pembangunan jalan, pemeliharaan rutin jalan, penggantian/pembangunan jembatan, pemeliharaan berkala jalan. Kemudian pemeliharaan rutin jembatan dan pekerjaan lainnya.
Namun, kata Marapinta, anggaran tersebut akan ditambah di Perubahan APBD Sumut tahun 2012. Dia menyebutkan jumlah pertambahan anggaran itu di atas Rp 200 miliar, atau tergantung atas persetujuan Sekdapropsu selaku ketua tim anggaran dan persetujuan, bersama antara tim anggaran Pempropsu dengan DPRD Sumut.
"Program penganggarannya sudah mulai kami susun. Banyak usulan yang masuk dari daerah dan kami pun punya program untuk pekerjaan apa saja yang dilakukan menggunakan anggaran P-APBD tersebut, namun tentunya ada skala prioritas dan itulah yang akan kita ajukan nanti di P-APBD," katanya.
Menurut Marapinta, infrastruktur yang bagus akan merangsang pertumbuhan ekonomi Sumut. Kondisi umum jaringan jalan di Sumut sesuai kewenangan propinsi (jalan status propinsi) sesuai SK Gubsu Nomor 188.44/30/KPTS/2012 tentang penetapan ruas jalan menurut status, maka panjang jalan propinsi di Sumut 3.048,5 km. Kemudian jembatan propinsi 882 jembatan atau 12.888,1 m.
"Untuk itu, kita meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan serta menyukseskan pembangunan infrastruktur tahun ini. Singkatnya, dukungan masyarakat akan menentukan berhasil tidaknya pengerjaan pembangunan proyek-proyek infrastruktur di daerah ini," tukasnya. (benny pasaribu)..
rahul medan April 23rd, 2012, 07:37 AM Cable Car Danau Toba Terpanjang (http://medan.tribunnews.com/2012/04/23/cable-car-danau-toba-terpanjang)
Tribun Medan - Senin, 23 April 2012 08:39 WIB
TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun berambisi membangun cable car atau kereta gantung terpanjang dunia di kawasan wisata Danau Toba.
Panjangnya sekitar 15 km hingga 20 km, menghubungkan Camping Ground Parapat hingga Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Simalungun.
Anggarannya diperkirakan Rp 25 miliar, yang diperjuangkan masuk dalam APBN 2013.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Jarinsen Saragih mengatakan rute cable car ini dimulai dari Camping Ground Parapat, singgah di sekitar Hotel Inna Parapat, Sidamanik, Sipolha, Tanjungunta, hingga Tigaras.
''Panjang cable car tersebut masih dalam tahap survei. Tapi diperkirakan sekitar 15 km hingga 20 km,'' katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/4/2012).
Jika cable car ini terwujud, Danau Toba akan memiliki kereta gantung terpanjang di dunia. Menurut wikipedia, cable car terpanjang di dunia saat ini ada di Swedia, yang menghubungkan Örträsk dan Mensträsk di Kota Norsjö, sepanjang 13,2 km. Awalnya, kereta kabel ini adalah bagian dari kereta pengangkut biji tambang sepanjang 96 km, yang dibangun pada 1940. Namun sejak 1989, pemerintah kota setempat mengalihkannya untuk melayani turis.
Cable car terpanjang kedua ada di Mérida, Venezuela. Panjangnya 12,5 km, menghubungkan Kota Mérida dengan Puncak Espejo di ketinggian 4.765 meter di atas permukaan laut. Sedangkan di Asia, cable car terpanjang ada di Tianmenshan, Hunan, China. Panjangnya 7.455 meter menghubungkan Kota Zhangjiajie ke puncak Gunung Tianmen.
Cable car ini pilihan bagi pengunjung yang tidak berani melintasi Jalan 99 Belokan (saking banyaknya kelokan) yang disebut Jalan Menuju Surga. ..
Andre_theRising April 25th, 2012, 04:21 PM Wow, berarti ntar wisatawan bisa melihat2 Danau Toba secara circle/melingkar dengan cable car dong. Mantaphs :popcorn:
rahul medan April 26th, 2012, 04:33 AM ^^
pasti seru banget khan, agak2 terpicu juga tuh adrenaline
rahul medan April 26th, 2012, 04:35 AM http://www.medanbisnisdaily.com/functs/viewthumb.php?id=air_sisa_proses_tambang_g-sources_dikelola_sesuai_standar_876.gif&w=545
Air Sisa Proses Tambang G-Sources Dikelola Sesuai Standar (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/04/26/93170/air_sisa_proses_tambang_g-sources_dikelola_sesuai_standar/#.T5iz1HKCrMw)
MedanBisnis – P Sidimpuan. Mendekati target produksi emas pertama Juli 2012, G-Resources telah membangun fasilitas pengelolaan air guna memenuhi kebutuhan air dalam pengolahan bijih. Fasilitas ini bagian terintegrasi dari seluruh fasilitas penambangan di Martabe untuk memastikan bahwa kebutuhan air bersih di masyarakat tercukupi.
Sistem pengelolaan air di Martabe dibagi menjadi 2 dengan memisahkan pengelolaan air proses tambang dan air baku, agar tidak bercampur. Air dari sumber mata air dialihkan melalui beberapa water diversion (WD), sebagian dialirkan ke Sungai untuk konsumsi masyarakat dan sebagian digunakan untuk kebutuhan operasional tambang termasuk pengolahan bijih.
Demikian hasil presentase Community Relations Muhammad Novan yang didampingi Tim Lingkungan Hidup Mahmud Subagya, Henry Wahyono dan Government Relations Superintendent Septanto Inkiriwang kepada pers, Rabu (25/4) saat peninjauan di lokasi tambang Batangtoru.
Muhamad Novan menambahkan, dalam proses pengolahan bijih, air dibutuhkan saat penggilingan bijih yang telah ditambang dari Pit 1. Sisa hasil pengolahan bijih, yaitu material tidak bernilai ekonomis (pasir, kerikil, endapan lain) dan air ditampung ke dalam bendungan penampungan atau disebut tailing storage facility (TSF).
Air yang ada di TSF akan disirkulasi ke pabrik pengolahan untuk digunakan kembali dalam proses pengolahan bijih. Saat air melebihi garis batas maksimal di TSF, air akan dipompa ke instalasi pengolahan air (waste water polishing plant/WWPP) untuk diolah kembali sesuai baku mutu air, untuk kemudian dialirkan ke lingkungan.
“Martabe mengacu pada standar baku mutu air dalam mengolah air di instalasi ini, sesuai Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 202 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Bijih Emas dan atau Tembaga. Tidak akan ada air yang keluar dari instalasi pengolahan jika belum memenuhi standar baku mutu ini,” jelasnya.
Tim Duffy, General Manager Operations G-Resources Martabe memastikan bahwa Martabe tidak melepaskan air terkontaminasi ke lingkungan bebas. “Kami memastikan air yang keluar dari instalasi pengolahan air telah memenuhi standar baku mutu. Kontrol dan pengawasan ketat akan dilakukan oleh tim ahli di laboratorium yang telah kami bangun,” katanya.
Saat ini proses pemasangan pipa yang akan mengalirkan air dari instalasi pengolahan air ke titik pelepasan di Sungai Batangtoru yang jaraknya 2,7 km sedang berlangsung. Sungai Batangtoru dipilih sebagai titik pelepasan air hasil olahan karena memiliki debit air yang cukup besar atau 250-800 kali debit air yang akan dialirkan dari pabrik pengolahan. Dengan aliran air yang deras ini, air hasil olahan dapat bercampur dengan mudah dan langsung terbawa arus.
Tim Duffy menyatakan, fasilitas pengolahan air ini memastikan bahwa Tambang Martabe tidak akan pernah membuang limbah atau air terkontaminasi ke lingkungan masyarakat. “Kami beroperasi dan hidup berdampingan dengan masyarakat, dan akan berada di sini puluhan tahun ke depan. Kami akan selalu mengupayakan yang terbaik guna memastikan kelestarian lingkungan dan kelangsungan hidup masyarakat tetap terjaga,” tambahnya. (ck 0
rahul medan May 1st, 2012, 01:21 PM Sumatera-comercial.com Diharapkan Jaring Investor Amerika (http://medan.tribunnews.com/2012/05/01/sumatera-comercial.com-diharapkan-jaring-investor-amerika)
Tribun Medan - Selasa, 1 Mei 2012 16:53 WIB
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Irfan Mutyara selaku Ketua Kadin Sumut, mengatakan peluncuran situs Sumatera-comercial.com yang bekerjasama dengan Amerika ditargetkan terciptanya situs informasi seputar Sumut yang bisa langsung diakses oleh pelaku-pelaku usaha di Amerika untuk tertarik menjadi investor di Sumut.
Sebab katanya, beberapa investor Amerika banyak yang kesulitan ketika mengusus izin membuka usaha. Dengan adanya share informasi di situs tersebut, kemudahan calon investor akan menaikkan great Sumut untuk dilirik pihak Amerika.
"Situs ini pada dasarnya untuk kepentingan Sumut juga. Dengan adanya berbagai informasi yang bisa mereka akses dengan mudah, iklim investasi di Sumut akan lebih berjalan lancar. Saya sendiri berharap untuk menjaring komunikasi dengan pihak Amerika melalui situs ini, masyarakat-masyarakat umum bisa terlibat didalamnya," ungkapnya di Medan, Selasa (1/5/2012).
Ditanya kenapa harus Amerika untuk diajak bekerjasama dalam hal penciptaan situs tersebut, Irfan mengatakan sebab dalam hal komunikasi Amerika lebih mudah karena adanya perwakilan Konjen mereka yang ada di Medan. Selain itu, selama ini hanya Amerika yang sangat berantusiasme menjalin kerjasama dalam hal pengembangan situs tersebut.
"Hari ini sebenarnya kami ada pertemuan dengan pihak Uni Eropa untuk membahas hubungan dagang. Tidak menutup kemungkinan kami akan mengarahkan pembicaraan kepada jalinan kerjasama pengembangan situs. Target negara juga sudah banyak, tetapi memang belum sampai ke arah sana pembicaraannya," ujarnya.
Lanjut Irfan, sebelum Kadin Sumut sebelumnya Kadin Jakarta telah melakukan hal serupa. Dengan demikian Kadin Sumut menjadi yang kedua melakukan jalinan kerjasama dengan negara luar dalam bentuk pertukaran informasi dengan tujuan kehadiran investor menanamkan sahamnya di Indonesia.
..
Habib Nasution May 2nd, 2012, 05:47 AM cable car yakin tu bisa terwujud ? hahaha :D
rahul medan May 2nd, 2012, 06:33 AM ^^
terwujud tidak terwujud itu masalah belakangan. Intinya bagaimana kita menghidupkan thread daerah kita sendiri. Klo ada berita tentunya juga dgn link yg pasti
:)
rahul medan May 2nd, 2012, 07:07 AM Proyek Ring Road MP3EI di Batubara Mulai Dikerjakan (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/02/94143/proyek_ring_road_mp3ei_di_batubara_mulai_dikerjakan/#.T6DAlHKCrMw)
MedanBisnis – BatuBara. Selasa kemarin, secara resmi ground breaking pembangunan akses jalan ringroad ruas jalan Negara dari Kelurahan Limapuluh, Kabupaten Batubara menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sudah mulai dikerjakan.
"Hari ini merupakan momentum yang paling bersejarah bagi pembangunan di Kabupaten Batubara, karena hari ini dimulai pembangunan ringroad Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Batubara," kata Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen pada penandatanganan surat kesepahaman (MoU) antara General Manager PT Socfindo dengan Bupati, tentang pemakaian tanah HGU perusahaan itu untuk pelaksanaan Ground Breaking pembangunan jalan untuk mendukung proyek MP3EI.
Penandatangan surat perjanjian itu dihadiri Kapolres Asahan, Dandim 0208 Asahan, kepala Pengadilan Kisaran, para petinggi PT Socpindo, Manejer KEK Sei Mangkei, serta para SKPD Batubara. Menurut Bupati, pembangunan yang sedang dilaksanakan ini merupakan perjuangan dari semua pihak. "Serta tindak lanjut dari usulan ketua DPRD Batubara, Selamat Arifin yang pernah di ekspos dihadapan Dirjen Bina Marga dua bulan lalu," katanya.
Dikatakannya juga, pembangunan akses jalan ini merupakan proyek kedua dalam rangka MP3EI yang pernah dilaksanakan yakni pencanangan pembangunan rel kereta api dari Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung. Menurut OK Arya, proyek tersebut merupakan sebuah langkah maju daerahnya menyediakan infrastrutur jalan dari KEK Sei Mangkei menujuh pelabuhan Internasional Kuala Tanjung. OK Arya mengaku, pihaknya terus berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang terbaik di Batubara, seperti jalan lingkar (Ring Road) dari mulai LimaPuluh-Simpang Dolok-Desa Perupuk sampai menuju akses PT Inalum.
Dalam kesempatan itu dia memerintahkan Bappeda setempat agar tetap berkoordinasi dengan seluruh jajaran dan pemangku kepentingan. "Tujuannya untuk mempersiapkan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada pemerintah lebih tinggi," tegasnya.
Manfaat dari pembangunan ringroad tersebut, menurut Bupati, akan membuat lancarnya arus barang dan jasa dari dan menuju KEK Sei Mangkei, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas di perempatan jalan nasional Limapuluh.
Bupati berharap dukungan pihak PT Socpindo tidak cukup sampai di situ sebab Pemerintah Batubara masih membutuhkan tanah dari Perusahaan itu untuk membangun jalan dari Limapuluh- Simpang Dolok seterusnya sampai ke Desa Perupuk dalam rangka peningkatan ruas jalan di Daerah itu.
Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Sekretariat Kabupaten Batubara, Radiansyah Lubis menyebutkan pihaknya sangat mengharapkan investor untuk berinvestasi atau menanamkan modalnya untuk membangun serta memamfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Batubara.
Menurut Radiansyah, Bupati Batubara sudah membuka akses jalan dan kesempatan yang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Batubara. "Apalagi masih banyak sumber daya alam yang dimiliki batubara yang belum dikelola akibat keterbatasan modal dan teknologi," katanya.
Bidang pariwisata, menurut dia sangat potensil dikembangkan di Batubara. "Kita punya Pantai Jono, Laut Tador yang semuanya berpotensi dan memberikan pendapatan luar biasa jika dikelola secara profesional," katanya. Itu belum termasuk potensi wisata di Pulau Salahnama dan Pulau Pandang.
Potensi lainnya terlihat di sektor industri perkebunan. Untuk menunjang hasil perkebunan itu, menurut Radiansya, saat ini Pemerintahan Kabupaten Batubara akan berusaha menyediakan ribuan hektare lahan untuk dijadikan sebuah kawasan industri. "Tujuannya agar bisa digunakan untuk membangun pabrik pengolahan yang menghasilkan produksi hilir hasil perkebunan tadi," katanya. (bistok siagian)..
Andre_theRising May 2nd, 2012, 05:14 PM Agak bingung dengan proyek di atas terutama istilah ring road..
Saya sudah cukup sering bawa mobil dari Lima Puluh ke lokasi Kawasan Industri Sei Mangkei, dan membutuhkan 1-1,5 jam. Dan kenampakan jalan juga sesuai geometris garis lurus, sehingga bingung dengan istilah jalan lingkar tsb....apa mungkin maksudnya adalah pengembangan Jalan Propinsi Lima Puluh - Perdagangan - Sei Mangkei yang sebenarnya sudah eksis?
rahul medan May 2nd, 2012, 07:10 PM ^^
hahaha... klo aku sama sekali buta bro..
bro andre lah yg tau itu..
abib azhar May 3rd, 2012, 03:51 PM bg andre: ada jaln lain bg mnuju sei mangkei slain yg abg sbtkan td,, emg bner kata brita di ats,, di kawasan batubara ada simpang socfindo bandar betsy nm nya, nah tu jalan potong lebih cpt ke daerah perdagangan termasuk sei mangke,, kami kalo ke perdagangan dari kota T.tinggi emg slalu makai jln alternatif ini daripada mesti mutar dari limapuluh lagi bg,, dstu jalan yg dilalui jalan aspal tapi msh jln perkampungan kira2 lbrnya 4mtr an la cuma, bnyk sawah dan perkebunan rakyat yg dilalui
Andre_theRising May 3rd, 2012, 06:53 PM bg andre: ada jaln lain bg mnuju sei mangkei slain yg abg sbtkan td,, emg bner kata brita di ats,, di kawasan batubara ada simpang socfindo bandar betsy nm nya, nah tu jalan potong lebih cpt ke daerah perdagangan termasuk sei mangke,, kami kalo ke perdagangan dari kota T.tinggi emg slalu makai jln alternatif ini daripada mesti mutar dari limapuluh lagi bg,, dstu jalan yg dilalui jalan aspal tapi msh jln perkampungan kira2 lbrnya 4mtr an la cuma, bnyk sawah dan perkebunan rakyat yg dilalui
Saya sudah pernah posting foto2 jalan alternatif tersebut di thread North Sumatra beberapa bulan lalu...ntar aq re-posting lagi..
Ada juga jalan dari Pematang Siantar, dan jalan dari Pematang Tanah Jawa yang masih rusak
rahul medan May 4th, 2012, 05:12 AM abib posting dunk proyek2 di Tebing Tinggi dan sekitarnya di mari. Sprtnya bro banyak tau tuh proyek2 di sumut. Klo kami yg di Medan cuma bisa searching berita dr google buat diposting dimari
Andre_theRising May 4th, 2012, 07:12 PM Jalan Aek Latong medio 2008-2010 kemarin
Mudah2n tahun 2012 ini proyek pembangunan jalan baru yang merupakan hasil pengembangan jalan alternatif selama ini bisa terselesaikan, sehingga tak akan ada lagi penderitaan maupun bencana maut di ruas mengerikan ini
http://img41.imageshack.us/img41/8431/23017410206526357821209.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/41/23017410206526357821209.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img805.imageshack.us/img805/6387/23076210181813740021209.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/805/23076210181813740021209.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img577.imageshack.us/img577/1460/22499910206365553801209.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/577/22499910206365553801209.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img94.imageshack.us/img94/8716/25986618697381023881209.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/94/25986618697381023881209.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img163.imageshack.us/img163/623/31491619876559702611209.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/163/31491619876559702611209.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
medanku.ayomaju May 8th, 2012, 06:12 AM DPRD: KISM tak bisa dipindahkan
MEDAN - Isu akan dipindahkannya mega proyek Kluster Industri Sei Mangkei (KISM) di Kabupaten Simalungun ke provinsi lain ditanggapi dingin oleh DPRD Sumatera Utara. Dewan menegaskan, proyek yang merupakan bagian dari masterplan percepatan dan perluasan pembangunan Indonesia (MP3EI) tersebut tidak bisa dipindahkan ke daerah lain karena sudah menjadi komitmen pemerintah pusat.
"Nggak benar itu, Sei Mangkei cuma ada di sini. Dan itu sudah jadi komitmen pemerintah," kata Wakil Ketua DPRD Sumut, Sigit Pramono Asri, hari ini.
Selengkapnya (http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=245112:dprd-kism-tak-bisa-dipindahkan&catid=15:sumut&Itemid=28)
Andre_theRising May 8th, 2012, 07:56 PM Hasil penataan Kawasan Pusat Jualan Lemang Tapai khas Tebing Tinggi dan jajanan pinggir jalan lainnya , yang sedikit lebih rapilah ketimbang dulu yang kendaraan aja nyaris nggak bisa lewat
http://img853.imageshack.us/img853/709/picture090mh.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/853/picture090mh.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://multiply.com/mu/zulfikar/image/1/photos/37/600x600/8/Lemang-di-tebing-Tinggi3.jpg?et=l6S1f72%2BmAGwtg0bKpIfrA&nmid=229911207
rahul medan May 8th, 2012, 11:56 PM ^^
jadi lapar ngebayangin lemang tebing tinggi yg dimakan pake srikaya
abib azhar May 9th, 2012, 04:04 AM hahhaaa,, kpn tu bg di ambil fto di chong api???? wah diam2 bg andre uda nyampe tebing nih,,,,
rahul medan May 9th, 2012, 06:30 PM Jalan Lingkar Luar Danau Toba Bukti Kepedulian Inalum (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/09/95327/jalan_lingkar_luar_danau_toba_bukti_kepedulian_inalum/#.T6qbOHKCrMw)
MedanBisnis – Doloksanggul. Outer Ring Road (Jalan lingkar Luar-red) di pinggiran Danau Toba, yang melintasi tiga kabupaten yakni Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan dan Kabupaten Samosir, dipastikan akan menjamin geliat positif prawisata. Demikian dikatakan Kepala Bappeda Humbahas, Saul Situmorang kepada MedanBisnis, Selasa kemarin di ruang kerjanya.
Jalan itu, kata Saul, nantinya akan menghubungkan ketiga kabupaten. Di Humbahas, tahap pengerjaan jalan lingkar luar sepanjang tiga kilometer di Desa Simangulape, Kecamatan Baktiraja. Sumber dananya dari bantuan Otorita Asahan yang bersumber dari PT Inalum. Besarnya sekitar Rp 3,2 miliar.
Jalan lingkar tersebut, menghubungkan Kecamatan Baktiraja dengan Kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Saul juga berharap agar lanjutan jalan lingkar luar tersebut secepatnya mendapat sambutan dan pembangunannya diusulkan. "Supaya tercipta keterikatan kebutuhan infrastruktur jalan di seputar danau toba," pinta Saul. (ck 10)..
rahul medan May 10th, 2012, 08:39 AM Tahun 2012-2013
Jasa Marga Mulai Bangun Konstruksi 2 Tol di Sumut
MedanBisnis – Jakarta. Jasa Marga berencana membangun 5 ruas jalan tol terbaru di wilayah Sumatera pada tahun 2012-2014. Tahun pertama, yaitu 2012-2013 merupakan waktu untuk membangun konstruksi jalan tol tersebut, termasuk dua ruas di Sumut, yakni Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (60 km), Medan-Binjai (16 km).
more: http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/10/95483/jasa_marga_mulai_bangun_konstruksi_2_tol_di_sumut/#.T6tiGXKCrMw
Andre_theRising May 10th, 2012, 09:04 AM Berita bagus dan mantap :applause:
Selama ini kan hampir 10 tahun kedua proyek telah ditawarkan melalui tender, tapi kurang peminat serius. Mudah2n dengan Jasa Marga mengambil alih bisa segera terealisasi
rahul medan May 14th, 2012, 06:15 AM Rp 800 Miliar untuk Perbaiki Sekolah di Sumut Tahun Ini (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/12/95915/rp_800_miliar_untuk_perbaiki_sekolah_di_sumut_tahun_ini/#.T7CGg3KCrMw)
MedanBisnis – Medan. Pemerintah pusat mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 800 Miliar untuk memperbaiki sekolah yang memiliki ruang kelas yang rusak di Sumatera Utara (Sumut).
Selain itu, Pemerintah propinsi juga mengalokasikan dana untuk kabupaten/kota melalui bantuan keuangan setiap tahunnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu), Bahaudin Manik kepada MedanBisnis mengatakan, infrastruktur sarana pendidikan di Sumut masih perlu pembenahan serius.
Berdasarkan data di Dinas Pendidikan, sebut Bahaudin, ruang kelas yang rusak ada di 33 kabupaten/kota di Sumut. Sekolah yang rusak itu untuk jenjang pendidikan formal tahun 2011/2012 untuk negeri dan swasta, mulai dari TK, RA/BA, SD, MI, SMP, SMPT, MTS, SMA, MA, SMK dengan total jumlah sekolah 19.151 dan 111.779 ruang kelas.
Namun dari jumlah ini, 17.864 ruang kelas dalam kondisi rusak ringan. Sementara 10.348 rusak berat, sisanya dalam keadaan baik.
Untuk ruang kelas yang paling banyak rusak ditemukan dijenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga 7.453 ruangan. Disusul SMP dengan 1.375 ruang kelas. Sedangkan untuk tingkat SMA, ditemukan sebanyak 420 ruang kelas yang rusak.
"10.348 ruang kelas yang rusak berat, dinas pendidikan tidak ada kewenangan untuk itu merehabnya. Tapi begitupun, Dinas propinsi tidak lepas tangan," katanya kepada MedanBisnis, Jumat kemarin di Medan.
Dalam kesempatan itu Bahaudin juga mengatakan, Dinas Pendidikan Sumut (Disdiksu) berjanji akan menuntaskannya di tahun 2012 ini. Diharapkan dalam waktu secepatnya tidak ada lagi ditemukan ada ruang sekolah rusak yang dapat membuat anak didik belajar diluar ruangan.
Meski demikian, kata dia, mengatasi ruang kelas yang rusak itu, perhatian pemerintah kabupaten/kota juga sangat diharapkan. Terutama melalui dana sharing. Dengan begitu masalah ruang sekolah yang rusak tersebut bisa teratasi.
Masih menurut Bahaudin, jika ruangan sekolah tersebut ingin direhab atau dibangun sekolah baru, bisa melalui Bantuan Keuangan Propinsi atau dulu namanya Bantuan Daerah Bawahan (BDB). "Itu diperbolehkan. Ini sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, persoalan sekolah rusak berat ini semuanya harus tuntas," ungkapnya. (cw 07)..
Andre_theRising May 14th, 2012, 01:49 PM hahhaaa,, kpn tu bg di ambil fto di chong api???? wah diam2 bg andre uda nyampe tebing nih,,,,
Taun lalu... udah lama, tapi nggak kebawa ke kompi aku di sini.
Dikopi ama adek awak lewat FB
rahul medan May 16th, 2012, 01:18 PM KONSERVASI—45 Kebun raya akan dibangun di Indonesia hingga 2020 (http://www.bisnis-kti.com/index.php/2012/05/konservasi-45-kebun-raya-akan-dibangun-di-indonesia-hingga-2020/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter)
Oleh Newswire on Wednesday, 16 May 2012
BOGOR: Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor menargetkan sebanyak 45 kebun raya dibangun di seluruh Indonesia pada 2020.
“Sejumlah kebun raya baru sedang diproses pembangunannya. Kami berharap hingga 2020 sebanyak 45 kebun raya sudah terbangun di sejumlah wilayah Indonesia,” kata Kepala PKT Kebun Raya Bogor Mustaid Siregar di Bogor, Rabu.
Mustaid mengatakan, pembangunan kebun raya baru merupakan agenda penting bagi Indonesia dalam memperkenalkan pengelolaan keanekaragaman hayati yang lebih baik.
Selain itu, upaya tersebut juga selaras dengan target VIII dari Global Strategy for plant conservation (GSPC).
Upaya pembangunan kebun raya di Indonesia sejalan dengan Konservasi Keanekaragaman Hayati (CBD) tahun 1992, yang telah diratifikasi melalui undang-undang nomor 5 tahun 1994, serta tercantum di dalam agenda 21 Indonesia tahun 1996 Bab 16 dan Indonesia Biodiversity strategy and action plan (IBSAP).
“Hingga akhir 2011 sebanyak 21 kebun raya baru tersebar di 17 provinsi. 19 kebun raya baru telah dibuat masterplannya di mana 10 di antaranya sedang dalam tahap pembangunan,” kata Mustaid.
Sebanyak 10 kebun raya yang sedang dalam tahap pembangunan tersebut yakni KR Samosir, KR Jambi, KR Liwa, KR Baturaden, KR Kuninga, KR Katingan, KR Balikpapan, KR Lombok, KR Enrekang, dan KR Puncak...
rahul medan May 17th, 2012, 07:51 AM rumah sakit yg baru finishing di lokasi yg berdekatan dengan bandara kuala namu
Rumah Sakit Patar Asih
Jalan Bakaran Batu, Dusun Manggis, Desa Tumpatan Kec. Beringin Deli Serdang
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/71690131.jpg
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/71690132.jpg
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/71690135.jpg
source: http://www.panoramio.com
bataxbond May 17th, 2012, 02:18 PM Keliatannya cukup bagus Rumah Sakitnya. Semakin dimanjakan KNIA, berdekatan dengan Rumah sakit, yg semoga juga memiliki kualitas pelayanan yang cukup bagus.
Andre_theRising May 17th, 2012, 05:09 PM Ada beberapa kok rumah sakit yang bagus di Lubuk Pakam dan sedikit di Tanjung Morawa
bataxbond May 18th, 2012, 12:19 AM Maksudnya yang sangat berdekatan dengan bandara. Mungkin kalo ke Tj Morawa sedikit lebih jauh dari Rumah Sakit yg baru ini, apalagi sampe ke lubuk pakam.
rahul medan May 18th, 2012, 05:49 AM RS Paar asih ini paling cuma 5 mnitan dr gateway utama KNIA. masih belum full finishing. Klo di kota Lubuk Pakam sendiri ada rumah sakit yg keren bgt, grand medistra (pics-nya ada di page 1)
Andre_theRising May 19th, 2012, 06:04 AM Yap, emang jalur darurat dan evakuasi dari Kuala Namu harus sudah dipersiapkan sejak dini
Mudah2n ni RS baru berkualitas!
rahul medan May 22nd, 2012, 07:04 PM Semen Andalas Wujudkan Rumah Layak Huni (http://www.theglobejournal.com/Ekonomi/semen-andalas-wujudkan-rumah-layak-huni/index.php)
Muhammad Darwinsyah I The Globe Journal
Selasa, 22 Mei 2012 12:05 WIB
Medan - Rumah layak huni adalah salah satu hak mendasar bagi kehidupan manusia. Kementerian Perumahan Rakyat mencanangkan di tahun 2010-2014 'Setiap Keluarga Indonesia Menempati Rumah Layak Huni'. Berdasarkan data pada 2009 dari Kementerian Perumahan Rakyat jumlah kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan di Sumatera Utara mencapai kisaran 337.424 unit rumah dan 157.505 unit rumah diperkirakan dalam kondisi tidak layak huni.
Demikian dikatakan, Direktur Marketing PT Lafarge Cement Indonesia, Budi Dermawan dalam conferensi press di Jimbaran Medan Selasa (22/5) tadi pagi.
"Permasalahan tersebut umumnya terjadi pada masyarakat berpenghasilan menengah bawah yang memiliki daya beli terbatas dan akses terbatas pada pembiayaan. Juga kurangnya akses akan pengetahuan teknis, desain dan informasi akan bahan bangunan berkualitas mempersulit mereka mendapatkan hunian yang layak huni," jelasnya.
Salah satu ukuran dari rumah layak huni adalah bangunan yang kokoh terbuat dari bahan bangunan yang bermutu baik. Semen Andalas adalah semen berkualitas internasional yang dapat menghasilkan bangunan kokoh dan tahan lama.
Menangkap hal tersebut, pada 2012 PT Lafarge Cement Indonesia produsen Semen Andalas meluncurkan program "Rumahku" yang bertujuan agar masyarakat memiliki akses mendapatkan perumahaan yang layak dengan menyediakan bantuan pembiayaan berupa kredit dan bantuan teknis desain.
"Program Rumahku adalah program kerja sama dengan Bank BRI, lembaga mikro dengan jaringan luas lebih dari 4000 gerai ritel ditingkat sub-distrik. Kami sendiri ingin menunjukkan tanggungjawab dengan menggandeng IAI sebagai konsultasi dan BRI dalam memberi solusi bagi masyarakat dalam membangun rumah layak huni. Dan, bagi pihak perbankan dalam setiap konsumen dapat mewujudkan
kedepan jadi program perioritas kita di Sumut dengan menargetkan 500 unit untuk Sumbagut Aceh dan kepulauan Riau. Untuk tahap awal program ini berjalan di Kota Medan s/d Binjai dan Deliserdang," ungkapnya.
Hal senada dikatakan, Affordable Housing Project PT LCI, Paul Testard menegaskan, sebagai produsen bukan saja ingin menjual produk Semen tapi ingin membantu masyarakat dalam mewujudkan Rumah layak huni bagi masyarakat luas. seperti membangun toko, sekolah bersama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) membantu dalam merencanakan sebuah bangunan. Program kredit cepat dan ringan dengan suku bunga 0,8% s/d 1 % persen per bulan dan syarat ringan dengan agunan SK Camat.
"Proses sangat mudah yaitu bagi masyarakat yang berminat untuk membangun atau merenovasi rumah atau tempat usahanya bisa mendapat informasi dari panglong dan BRI unit terdekat mengisi formulir rekomendasi selanjutnya survei dilakukan oleh tim BRI dan Rumahku. Apabila disetujui, desain dan anggaran biaya akan disesuaikan dengan anggaran serta kemampuan. Dan, sejak Maret 2012 di kota Medan ada sekitar 60 rumah yang melalui program Rumahku,"jelasnya.
Menurut Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bidang Bisnis II Kanwil BRI Medan, Frans Hari Sistiyasta didampingi Kepala Bagian Bisnis Mikro Kanwil BRI Medan Jauhar Budiman mengatakan memang program ini sangat di mana di BRI segment mikro payment dalam pembiayaan membangun rumah kerja sama ini. Upedes utnuk KPR utk pembangunan rumah.
"BRI memiliki dua produk yaitu skema Upedes untuk pedagang Rp100 juta dengan suku bunga 0,8 persen dan kedua untuk pensiun Rp250 juta dalam jangka waktu 8 tahun dengan 0,8% s/d 1% dalam jangka waktu ditentukan dan jaminan cukup sederhana dengan kredit yang sangat fleksibel untuk usaha dan merenovasi rumah sekaligus jalan tentunya kita juga menghitung berdasarkan usahanya,"ungkapnya..
rahul medan May 23rd, 2012, 03:36 PM Lima Ruas Jalan Nasional di Tapsel Rampung Tahun Ini (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/23/97514/lima_ruas_jalan_nasional_di_tapsel_rampung_tahun_ini/)
MedanBisnis – Padangsidimpuan. Balai Besar Nasional Direktorat Jenderal Jalan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), tahun ini akan merampungkan pekerjaan terhadap lima ruas jalan nasional di Tapsel. Alokasi dana keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 49,6 miliar.
Selain Balai Besar, Dinas Tarukim Propinsi Sumut juga akan menalangi pembuatan drainase kiri-kanan badan jalan yang dananya diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.
Lima ruas jalan tersebut di antaranya, lanjutan pembangunan jalan alternatif Aek Latong. Dari total anggaran keseluruhan Rp 65 miliar, tahun 2012 ini Balai Besar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar yang pekerjaannya diperkirakan rampung pada 31 Desember 2012 ini.
Ruas jalan alternatif ini dititikberatkan pada sebelah kiri 100 meter sebelum Aek Latong dari arah Sipirok menuju Medan, pekerjaannya membelah bukit menuju batu somba dengan volume pekerjaan mencapai 2.780 meter.
Bupati Tapanuli Selatan, H Sahrul M Pasaribu, kepada MedanBisnis, Selasa kemarin mengatakan, pekerjaan pembangunan jalan alternatif ini sebelumnya sudah dapat ditembus, namun belum rampung.
"Sesuai janji kementerian PU, tahun ini pekerjaan tersebut sudah harus rampung dan sudah dapat dilalui kenderaan sebagai jalan alternatif," kata Bupati.
Sahrul Pasaribu menambahkan, empat ruas jalan lainnya yang akan dirampungkan oleh Balai Besar Nasional adalah Pembangunan ruas jalan antara Batas Taput-Sipirok yang dananya mencapai Rp 10,5 miliar yang tendernya menghasilkan Rp 9 miliar. Kemudian dana sebesar Rp. 8,5 miliar dikucurkan untuk pembangunan ruas jalan batas Tapteng-Batas kota Sidimpuan dengan konsentrasi pekerjaannya di pasar Sitinjak, yakni pelebaran kiri-kanan badan jalan.
Ada lagi lanjutan Pembangunan Jalan pantai Barat (mulai jembatan Dwi kora Batangtoru menuju Sipette Hapesong Baru - Danau Siais - Batumundom hingga ke Natal) dengan melanjutkan pekerjaan sebelumnya di Hapesong Baru/Sipette dengan alokasi dana Rp 8,6 miliar meski hasil tender hanya Rp 7,6 miliar dan seterusnya pembangunan jalan antara pertapakan kantor Bupati di simpang Sitorbis menuju pasar Sipirok dengan rencana alokasi dana sebesar Rp 7 miliar.
"Sesuai yang dijanjikan Ketua Komisi V DPR-RI, Ali Wongso kepada saya, Khusus pelebaran jalan antara pertapakan kantor bupati menuju Pasar Sipirok, yang dananya mencapai Rp 7 miliar menjadi pemeliharaan jalan Negara Pal Sabolas-Sipirok, namun biaya pemeliharaan Batas Taput-Sipirok sebagian dialihkan untuk pelebaran jalan antara ujung pertapakan kator bupati/Simpang Sitorbis menuju Sipirok dengan total pelebaran antara 16 sampai 20 meter sepanjang 450-600 meter," katanya.
Dari seluruh pekerjaan pelebaran jalan di Tapsel, dikatakan bupati, Dinas Tarukim Propinsi Sumut juga membantu pekerjaan pembuatan drainase, sedangkan Pemkab Tapsel akan melakukan cutting (pemotongan) beberapa tebing penghalang pada pelebaran jalan tersebut. (ck 03)..
Andre_theRising May 24th, 2012, 06:41 AM Well berarti jalur pengganti Jalan Aek Latong sudah hampir selesai. Baguslah :applause:
rahul medan May 24th, 2012, 05:15 PM http://www.analisadaily.com/functs/viewthumb.php?id=pembangunan_pelabuhan_tanjung_tiram_berlanjut_751.gif&w=360
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Tiram Berlanjut (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/24/52221/pembangunan_pelabuhan_tanjung_tiram_berlanjut/#.T75QV3KCrMx)
Batubara, (Analisa). Pembangunan fasilitas pelabuhan Tanjung Tiram tahap V di Kabupaten Batubara berlanjut, dalam rangka upaya masterplan percepatan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) khususnya di daerah Batubara.
Pantauan Analisa, Senin (14/5), sumber dana yang dialokasikan untuk pembangunan fasilitas pelabuhan Tanjung Tiram adalah APBN tahun anggaran 2012 sebesar Rp.9,4 milyar.
Pelaksanaan pembangunan direncanakan selesai tanggal 24 September 2012 oleh PT. Roy Grup.
Pemerintah Kabupaten Batubara diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Batubara Tengku Erwin SE saat dikonfirmasi Analisa mengatakan, dengan dibangunnya fasilitas pelabuhan Tanjung Tiram dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian, menciptakan lowongan kerja, dan memudahkan transportasi melalui jalur laut khususnya di Kabupaten Batubara. ..
Andre_theRising May 29th, 2012, 02:46 PM Proyek pembangunan jembatan kedua di Jembatan Sei Belutu Jalinsum Sumatra, Sei Rampah, Ibukota Kabupaten Serdang Bedagai
berfungsi untuk mengurangi kemacetan di jembatan lama :)
http://img16.imageshack.us/img16/659/picture009yo.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/16/picture009yo.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan May 29th, 2012, 02:56 PM ^^
makin mantap ya jalinsum ini
*berharap percepatan pembangunan dan penyelesaian jalan tol medan - kuala namu - tebing tinggi*
klo selesai khan enak bgt ke danau toba di parapat bisa hemat waktu
Andre_theRising May 30th, 2012, 05:56 AM Iya memang...sembari menunggu Tol Tanjung Morawa - Tebing Tinggi kelar
Tapi aq juga mengharapkan pengembangan jalan dari Lubuk Pakam - Galang - Dolok Masihul - Tebing Tinggi untuk diperbaiki sedikit ruas yang masih rusak dan dilebarkan beberapa ruas sempit, bisa jadi jalan alternatif yang sama waktu tempuhnya bila dengan Lubuk Pakam - Perbaungan - Sei Rampah - Tebing Tinggi...
Sya udah sering lewat jalan alternatif tersebut, dan tidak seramai Jalinsum, lumayan membantu...tapi sayang kualitasnya belum 100 %
Andre_theRising May 30th, 2012, 06:14 AM Foto snapshot Jalinsum selepas Lubuk Pakam menuju Medan..
Marka jalan udah dibagusin, dan pengaspalan telah selesai :)
http://img52.imageshack.us/img52/73/picture017ok.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/52/picture017ok.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan June 5th, 2012, 06:35 PM oh ya jalan lintas Medan Brastagi mulus banget..
baru di aspal
rahul medan June 5th, 2012, 06:36 PM Disdik Binjai Sepakat Ide Bangun PTN (http://medan.tribunnews.com/2012/06/05/disdik-binjai-sepakat-ide-bangun-ptn)
Tribun Medan - Selasa, 5 Juni 2012 23:28 WIB
r
TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI - Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Dwi Anang Wibowo menanggapi hal itu menayatakan sangat senang dengan ide – ide para anggota dewan itu, oleh karena itu Dinas Pendidikan akan meneruskan ide pembangunan PTN tersebut kepada Walikota Binjai, Idaham.
“Ini memang bagus dan kemudian PTN ini akan menjadi dampak positif bagi daerah khususnya pendapatan asli daerah akan terus meningkat,” ucapnya kepada Tribun usai Rapat Dengar Pendapat di Komisi C DPRD Kota Binjai, Senin (5/6/2012).
Namun, Anang mengaku sebelum melakukan pembangunan PTN saat ini Pemko Binjai sedang berencana untuk melakukan pembangunan beberapa sekolah lagi, yaitu SMP dan SMK. Alasan pembangunan ini yaitu SMP biasanya pada saat penerimaan siswa baru melebihi kuota, sedangkan SMK dinilai masih kurang di Kota Binjai.
“Saat ini sedang mencari lahan pembangunan Sekolah itu, kemungkian di lahan PTPN II ada yang mau diberikan ke Pemko Binjai. SMK mungkin yang dibangun lebih dulu,” tegas Anang.
Binjai Diinginkan Jadi Ikon Kota Pendidikan (http://medan.tribunnews.com/2012/06/05/binjai-diinginkan-jadi-ikon-kota-pendidikan)
Tribun Medan - Selasa, 5 Juni 2012 23:25 WIB
TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI - Mendapatkan Pendidikan merupakan hak semua warga negera Indonesia, dan pendidikan merupakan amanah Undang –Undang Dasa 1945 oleh sebab itu, Komisi C DPRD Kota Binjai, tambah Zulkarnain D Lubis, mengingat belum adanya PTN di Binjai maka berkomitem untuk melaksanakan amanah Undang – Undang Dasar itu dengan menjadikan Pendidikan sebagai Kota Pelajar atau menjadikan pendidikan sebagai Ikon Kota Binjai. Oleh karena itu, apabila pendidikan sudah menjadi Ikon kota binjai, eksekutif maupun legislative harus mengutamakan penbdidikan dalam melakukan pelayanan public.
“Ini bukan hanya target Pemerintah Kota Binjai tapi Komisi C khususnya menginginkan pendidikan ini sebagai Icon Kota Binjai,” tegas Zulkarnai D Lubis, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan Kota Binjai, Selasa (5/6/2012).
Selain itu, Dinas Pendidikan juga diminta agar selalu mengawasi pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah atau meningkatkan kualitas pendidikan. "Seperti peningkatan kualitas kopetensi guru harus dilakukan agar ikon pendidikan itu benar-benar ada di Kota Binjai," ujar Zulkarnain D Lubis...
Andre_theRising June 6th, 2012, 07:04 AM Jalinsum yang sudah mulus diaspal dan diperlebar di pintu gerbang Kota Tebing Tinggi dari arah Asahan
Median jalannya sangat tinggi, tidak seperti pada umumnya. Mungkin bermanfaat untuk mencegah kendaraan yang incidentally pindah lajur agar tak mengancam kendaraan dari arah berlawanan
Jl. Soekarno-Hatta
http://img89.imageshack.us/img89/2282/picture078x.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/89/picture078x.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising June 6th, 2012, 07:35 AM Pembangunan jembatan ganda Sungai Padang di Kota Tebing Tinggi
Jalinsum Timur - Jl. Prof. H.M. Yamin
http://img9.imageshack.us/img9/4322/picture002uy.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/9/picture002uy.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
abib azhar June 6th, 2012, 05:07 PM bg andre sskali posting jalinsum Tebing-siantar , jgn tebing kisaran aja,, skalian fto bg PTPN IV Pabatu yg Asri,,, hahhaa rmhku tu,,, wkakkaa
rahul medan June 6th, 2012, 05:34 PM ^^
bro abib lah yg posting di mari..
khan bro tinggal di sana
jangan foto2 di facebook aja yg terus nambah :lol:
abib azhar June 6th, 2012, 06:20 PM ^^
bro abib lah yg posting di mari..
khan bro tinggal di sana
jangan foto2 di facebook aja yg terus nambah :lol:
hahaha,, hussttt,,, diam2 aj bg, :lol::lol:
oke,, i will try it bro rahul,,:):)
Andre_theRising June 7th, 2012, 06:20 AM bg andre sskali posting jalinsum Tebing-siantar , jgn tebing kisaran aja,, skalian fto bg PTPN IV Pabatu yg Asri,,, hahhaa rmhku tu,,, wkakkaa
Well....saya sudah pernah posting foto2 Jalan Tebing - Siantar - Parapat beberapa bulan yang lalu di thread North Sumatra di Sumatra Island. Coba dibongkar2 lagi..
Nggak cocok dimasukin ke sini, soalnya jalan2 mulus ruas di atas sudah diaspal sudah sejak lama, sementara ini thread Project
rahul medan June 7th, 2012, 04:38 PM Pematokan Lanjutan Jalur Kereta Api di Batubara (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/07/54911/pematokan_lanjutan_jalur_kereta_api_di_batubara/#.T9C8bnKCrMw)
Limapuluh, (Analisa). Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batubara dan pimpinan PT Kereta Api Sumatera Utara (Sumut) menetapkan, pematokan lahan untuk pembangunan jalur rel kereta api Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung pada minggu kedua Juni 2012.
Ketetapan itu diputuskan pada pertemuan di aula Kantor Bupati Batubara Jalan Perintis Kemerdekaan Limapuluh, Senin (4/6). Pertmuan itu dibuka sebelumnya oleh Sekdakab T.Erwin SE mewakili Bupati H OK Arya Zulkarnain SH MM.
Turut hadir pada pertemuan tersebut, Akhyar Pasaribu mewakili PT Kereta Api, Asisten 1 Sekdakab Batubara Zulhendri SH,Ketua Bappeda, H Iskandar Lubis SH dan jajaran Pemkab Batubara lainnya, Otorita Asahan, PT Inalum, PT Moeis dan kepala desa terkait.
Pematokan lahan itu terdapat pada dua tempat. Pertama di Desa Lalang Kecamatan Medang Deras dan lainnya di kawasan Desa Simpang Kopi Kecamatan Sei Suka. Sedangkan di kawasan Kebun PT Moeis tidak ada masalah.
Di kawasan Desa Lalang, sekitar 700 meter disebutkan tidak masuk dalam lahan Otorita. Demikian juga di Desa Simpang Kopi, program pembangunan jalan kereta api tersebut melintasi lahan dan pemukiman warga.
Pematokan itu akan dilakukan oleh panitia pembebasan yang dibentuk sebelumnya. Baru kemudian diketahui luas lahan yang akan dibebaskan dengan ganti rugi yang dananya bersumber dari Pemerintah Provinsi Sumut.
Pembangunan jalan rel kereta api tersebut sebenarnya sudah dimulai beberapa bulan lalu, ditandai dengan pencangkolan perdana oleh Bupati Batubara H OK Arya, persis di Simpang Water Intake PT Inalum.
Sejak itu pembangunan terus dilakukan menyisir pinggir access road menuju beberapa kawasan desa, seperti Simodong Kecamatan Sei Suka, Pakam Raya dan Pakam Kecamatan Medang Deras. Sampai sebagian lahan di Desa Lalang, tidak termasuk lahan otorita. Itulah segera diselesaikan. Yang jelas, pembangunan jalan rel kereta api Bandar Tinggi menuju Kuala Tanjung tidak boleh terhenti, ujar sumber Analisa. (al)
..
Andre_theRising June 14th, 2012, 06:00 AM Foto sepanjang Jalinsum selepas Kota Perbaungan yang telah ditata ulang, diperlebar sedikit dan lebih cantik
http://img641.imageshack.us/img641/6187/picture013fp.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/641/picture013fp.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img713.imageshack.us/img713/8586/picture014se.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/713/picture014se.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan June 14th, 2012, 07:40 AM ^^
weitss. rumah-ruamh panggung Melayu
btw ada railwaynya :okay:
rahul medan June 14th, 2012, 02:34 PM Sebanyak 25 Proyek Kereta Api Siap Sukseskan MP3EI (http://www.metrotvnews.com/ekonomi/news/2012/06/14/94713/Sebanyak-25-Proyek-Kereta-Api-Siap-Sukseskan-MP3EI)
Ekonomi - / Kamis, 14 Juni 2012 02:15 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 25 proyek pengembangan perkeretaapian masuk dalam Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Ke-25 proyel itu akan dibiayai APBN, BUMN, dan campuran.
Menurut Direktur Sarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Sugiyadi Waluyo di Jakarta, Rabu (13/6), ada enam koridor ekonomi (KE) Indonesia yang terdiri atas KE Sumatera, KE Jawa, KE Kalimantan, KE Sulawesi, KE Bali Nusa Tenggara dan KE Papua-Kepulauan Maluku.
Adapun proyek pengembangan perkeretaapian yang akan dibiayai APBN, antara lain:
1. Pengembangan jaringan dan layanan KA antar kota Sigli-Bireun-Lhokseumawe sepanjang 172 kilometer (km)
2. Pembangunan rel KA dari kawasan Sei Mangkei-Bandar Tinggi-Kuala Tajung sepanjang 21,5 km
3. Rehabilitasi Spoor Simpang Gunung Batu sepanjang 2,6 km sepanjang lintas Perlanaan-Sei Mangke
4. Jalur ganda dan elektrifikasi lintas Duri-Tangerang dan Lintas Serpong-Maja-Rangkasbitung
5. RT North-South Tahap I dan II
6. Elektrifikasi Citayam-Namo 20 km
7. Pembangunan rel Pasoso-Tanjung Priok 2,3 km
8. Elektrifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka sepanjang 45 km. Kiara Condong-Cicalengka (doubletrack 22 km)
9. Pembangunan DDT Menggarai-Bekasi, dan Eletrifikasi Bekasi-Cikarang
10. Double track Lintas Cirebon-Brebes sepanjang 62 km
11. Double track Lintas Pekalongan-Semarang sepanjang 89 km
12. Double track Semarang-Bojonegoro-Surabaya sepanjang 28 km
13. Pembangunan KA perkotaan Surabaya alur KA Sidotopo menuju Bandara Juanda double track elevated sepanjang 20 km
14. Pembangunan rel KA pengganti dampak Lapindo sepanjang 25 km.
Sedangkan tiga pengembangan perkeretaapian yang akan didanai BUMN, yaitu:
1. Pembangunan rel KA Stasiun Araskabu-Kualanamu Airport sepanjang 9 km
2. Pembangunan jalan KA sepanjang 4,2 km sampai Lintas Perlanaan-Sei Mangke
3. Penyelenggaraan Perkeretaapian di Bali untuk mendukung pariwisata
Selanjutnya, delapan pengembangan perkeretaapian yang dibiayai oleh pemerintah dan swasta, meliputi:
1. Pembagunan jaringan rel KA Kertapari-Simpang-Tanjung Api-api sepanjang 9 km atau 250 km
2. Pembangunan jalur KA Tanjung Enim-Lampung dan Tanjung Enim Kertapai (di samping jalur yang ada). Peningkatan kapasitas dari 10 juta ton menjadi 22,7 juta ton per tahun
3. Proyek pengembangan rel kereta api Muara Enim-Tanjung Carat sepanjang 270 km dan pelabuhan batubara Tanjung Carat
4. Pengembangan kereta api Bandara Soekarno Hatta
5. Pembangunan MRT east-west
6. Pembangunan Monorail: Green Line sepanjang 14,7 km dengan 15 stasiun
7. Pembangunan jalur KA Puruk Cahu-Tanung Isuy sepanjang 203 km
8. Pembangunan jalur KA Puruk Cahu-Bengkuang sepanjang 185 km.
Ia memaparkan Dirjen Perkeretaapian berencana mengembangkan jaringan KA Sumatera. Pengembangan jaringan KA antara kota akan terdiri dari Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung. Selain itu, pengembangan jaringan KA perkotaan, yakni Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Bandar Lampung, dan Batam.
Berikutnya adalah pengembangan akses ke bandara, yaitu Kualanamu, Minangkabau, Sultan Mahmud Badaruddin Dua dan Hang Nadim, serta pengembangan akses ke pelabuhan, terdiri dari Lhokseumawe, Belawan, Dumai, Tanjung Api-Api, Dumai, Teluk Bayur dan Panjang.
"Saat ini, Provinsi Sumsel memiliki 52 miliar ton cadangan batu bara (50 persen) cadangan nasional," tuturnya dalam diskusi bertajuk Logistik Angkutan Kereta Api Barang dan Manusia.
Untuk KE Kalimantan, pengembangan jaringan perkeretaapian antarkota Banjarmasin-Balikpapan-Samarinda-Bontang-Tenggarong-Kotabangun-Banjarmasin-Palangkaraya, Pontianak-Mempawah-Singkawang. Sementara jaringan KA dengan potensi batubara akan dibangun meliputi Puruk Cahu-Bangkuang, Bangkuang-Lupak Dalam, Kudangan-Kumai, Muara Wahau-Lubuk Tutung, Bontang-Sangkulirang-Tanjung Redep, Tanjung Barabai-Martapura-Banjarmasin, Tanjung-Buntok-Muara Teweh.
Untuk KE Sulawesi, pengembangan jaringan KA antarkota antara lain Gorontalo, Manado, Bitung (Sulawesi Utara), juga Pare-Pare Makassar, Bulukumba dan Takalar, Pengembangan jaringan KA regional Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Maminasata), pengembangan akses ke Pelabuhan Bitung, dan Makassar.(Ant/TII)..
rahul medan June 15th, 2012, 03:54 AM Dana Pusat Terkucur Bangun Jalan Siantar–Seribudolok dan Lingkar Luar Parapat (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/06/15/101377/dana_pusat_terkucur_bangun_jalan_siantarseribudolok_dan_lingkar_luar_parapat/)
MedanBisnis – Simalungun. Anggota DPR RI, Ali Wongso H Sinaga menyatakan, Pemerintah Pusat dalam APBN 2012 menganggarkan pembangunan jalan yang kondisinya sudah rusak berat sepanjang empat kilometer dari Pamatang Raya menuju Tiga Runggu. Tepatnya di Dalig Raya dan Jalan Lingkar Luar Parapat dari Aek Nauli menuju Sipangan Bolon.
Kepada MedanBisnis, Rabu (13/6), Ali Wongso menjelaskan untuk memastikan pengerjaan ruas jalan tersebut Jumat pekan lalu dirinya telah meninjau pembangunan jalan tersebut.
Ali Wongso juga menjelaskan, bahwa pada awalnya pemerintah pusat tidak menyetujui pengucuran dana untuk pembangunan kedua ruas jalan tersebut. Dikatakannya, pemerintah memiliki alasan yang kuat yaitu status jalan Pamatang Raya – Tiga Runggu adalah Jalan Propinsi, jadi yang bertanggung jawab adalah Pemerintah Propinsi Sumut. Sedangkan Jalan Lingkar Luar Parapat hingga saat ini statusnya belum jelas yakni antara jalan propinsi atau jalan nasional.
Akan tetapi, katanya, sebagai pertanggung jawaban moral, sebagai warga Simalungun, dirinya tetap memperjuangkan agar pemerintah pusat ikut membantu. “Saya menyadari pentingnya fungsi jalan tersebut sebagai urat nadi perekonomian masyarakat, begitu juga Jalan Lingkar Luar Parapat sangat urgen agar truk tidak perlu lagi masuk ke Parapat akan tetapi melalui Jalan Lingkar Luar dan apabila ada bencana alam tanah longsor misalnya dengan adanya jalan Lingkar makan tidak terjadi macetnya arus lalulintas,” ujarnya.
Katanya, tahun ini walau status Jalan Pematang Raya—Tigarunggu belum menjadi jalan nasional, namun dana perbaikannya sudah dikucurkan dari APBN sebesar Rp 5 Miliar demikian juga untuk perbaikan Jalan Lingkar Luar Parapat juga sebesar Rp 5 miliar.
Lebih lanjut Ali Wongso mengatakan, dia akan berjuang agar Tahun 2014, status jalan yang menghubungkan Pamatangsiantar ke Kabupaten Karo yang selama ini jalan propinsi akan diperjuangkan agar ditingkatkan menjadi jalan nasional. “Sudah beberapa kali saya turun ke Kabupaten Simalungun, ternyata banyak jalan yang rusak bahkan sangat parah. Melihat kondisi ini saya prihatin dan menyampaikan permasalahan ini dirapat komisi V DPR RI di Jakarta agar dapat dibantu,” katanya.
Ditambahkannya, karena selama ini statusnya masih jalan propinsi, pembayaan perbaikan Jalan Pematang Raya – Seribudolok sulit diambil dari APBD Simalungun dan APBD Sumut. Karenanya, diperlukan tambahan dana dari APBN dengan menaikan statusnya menjadi jalan nasional dan diupayakan ada dialokasikan dana perbaikannya setiap tahun. (jannes silaban)..
Andre_theRising June 15th, 2012, 04:27 PM Asyik banget berita2nya....mudah2n tancap gas terus seperti proyek pengaspalan jalan dimana2 yang udah mulus
Oh ya, dari Medan - Lubuk Pakam ke Tebing Tinggi kini tidak lagi harus selalu lewat Perbaungan - Rampah... bisa belok kanan lewat Galang - Dolok Masihul - Tebing Tinggi yang kini telah jauh lebih bagus diperbaiki dan dilebarkan... dengan kondisi jalan yang relatif tidak terlalu ramai, jarak tempuh menjadi jauh lebih cepat dan efektif
abib azhar June 15th, 2012, 05:32 PM Asyik banget berita2nya....mudah2n tancap gas terus seperti proyek pengaspalan jalan dimana2 yang udah mulus
Oh ya, dari Medan - Lubuk Pakam ke Tebing Tinggi kini tidak lagi harus selalu lewat Perbaungan - Rampah... bisa belok kanan lewat Galang - Dolok Masihul - Tebing Tinggi yang kini telah jauh lebih bagus diperbaiki dan dilebarkan... dengan kondisi jalan yang relatif tidak terlalu ramai, jarak tempuh menjadi jauh lebih cepat dan efektif
daari Galang ya bg,,, iya mulus bg,, tapi serem bg,, rawan rampok,, bhkan pembunuhan bg,, terkenal x tu daerah dolmas tmpat buang mayit,, uidiih,,,
trs tambal ban juga sulit dijumpain,,, oihhh trauma bg lewat situ,,
Andre_theRising June 15th, 2012, 10:28 PM Penerangannya emang masih kurang..
Ya kalau udah jelang tengah malam dan subuh emang baiknya nggak lewat situ..
Tapi aq liat udah ada beberapa pos polisi yang tepat di pinggir jalan, maunya sih ditambah lampu dan patroli rutin.. Minggu lalu lewat situ tambal ban juga udah cukup banyak :)
Andre_theRising June 16th, 2012, 02:03 PM Ujung Jalan Tol Belmera sepanjang kurang lebih 700 m yang telah selesai dilebarkan dan diaspal (median jalan belum dibangun)
http://img545.imageshack.us/img545/9084/picture018ir.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/545/picture018ir.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Bungong kaye June 18th, 2012, 05:08 AM cukup gres juga jalan nih, perasaan dulu waktu lewatnya ngak seperti ini, apa karena malam hari ?????
rahul medan June 18th, 2012, 10:40 AM ..KA Siantar ke Perdagangan Segera Dikembangkan (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/06/18/101714/ka_siantar_ke_perdagangan_segera_dikembangkan/)
MedanBisnis – Siantar. Berdasarkan Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Siantar 2012-2032 yang sedang dibahas di DPRD, jalur kereta api Siantar-Perdagangan (Perlanaan)-KIS Sei Mangke segera dibangun. Selain itu, jalur kereta api akan dibangun antara Kota Merek Kabupaten Karo-Siantar-Tebing Tinggi. Rencana ini telah dikoordinasikan dengan kabupaten/kota wilayah yang dilalui.
Kepala Bappeda Kota Siantar, Herowin TF Sinaga, akhir pekan lalu menyebutkan, saat ini jaringan perkeretaapian di Siantar baru satu, yaitu jalur Siantar-Tebing Tinggi-Medan. Di mana stasiunnya berada di Kelurahan Proklamasi Siantar Barat.
Dia juga mengatakan, saat ini Pemko Siantar merencanakan mengembangkan jaringan kereta api ruas Kota Siantar-Perlanaan-KIS Sei Mangke. Kemudian jalur kereta api juga akan dibangun untuk jalur Merek Kabupaten Karo-Siantar-Tebing Tinggi. "Selain itu ada pengembangan stasiun kereta api khusus barang regional di Kecamatan Siantar Martoba," jelasnya lagi.
Dikatakannya lagi, rencana ini telah dikoordinasikan dengan kabupaten/kota pada jalur yang akan dilalui. Sementara cetak biru atau blue print juga sudah ada di Kementerian Pekerjaan Umum.
Hadir dalam pembahasan Ranperda itu, Ketua Komisi I Ibnu Harbani serta beberapa anggota Komisi I lainnya, Ketua Program Magister Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Kota Universitas Simalungun Anggiat Sinurat, dan beberapa akademisi lain dari Universitas Simalungun.
Di sela-sela pembahasan Ranperda, Anggiat Sinurat menyebutkan, pembahasan Ranperda RTRW ini telah melibatkan akademisi serta tokoh masyarakat. Termasuk rencana pembangunan kereta api Kota Siantar-Perlanaan-KIS Sei Mangkei. Dikatakan, penyusunan Ranperda RTRW ini juga sudah sesuai PP Nomor 8 tahun 2008 dan Permendagri No 54 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Tata Cara Penyusunan Pengendalian Perencanaan Pembangunan.
"Rencana pembangunan jalur kereta api sudah dikoordinasikan dengan kabupaten/kota lain yang ada di sekitar Siantar," jelasnya lagi. Menyikapi rencana ini, dia berharap setiap kabupaten tidak berdiam diri. Harus siap menyediakan dana untuk pembebasan lahan jika diperlukan nantinya. Dana pendamping dari masing-masing kabupaten/kota juga diperlukan dalam rencana pembangunan rel kereta api ini.
"Kalau dana membangun rel serta jalurnya tentu saja berasal dari pemerintah pusat," katanya. Anggota DPRD Rudolf Hutabarat menyebutkan, blue print rencana pembangunan rel kereta api ini telah ada dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Hal ini juga telah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan RTRW Kota Siantar. Untuk biaya pembangunan jalur berasal dari pemerintah pusat. "Pemerintah kabupaten/kota biasanya mempersiapkan anggaran untuk biaya ganti rugi lahan yang akan dilalui," ungkapnya. ( jannes silaban)
Andre_theRising June 18th, 2012, 11:09 AM cukup gres juga jalan nih, perasaan dulu waktu lewatnya ngak seperti ini, apa karena malam hari ?????
Maksudnya jalan tol di atas? Ya emang baru selesai beberapa minggu/bulan yang lalu...
Andre_theRising June 18th, 2012, 11:10 AM BUagus sekali kalo mo ngembangin jalur KA baru dari Siantar... Pematang SIantar itu emang salah satu hub utama di Sumatera Utara ini
Andre_theRising June 29th, 2012, 07:36 PM Hotel Nusa Indah
Hotel gede yang baru berdiri di Kisaran. Lokasi di Jalinsum tepat setelah jembatan Sungai Silau, di Jalinsum
http://img195.imageshack.us/img195/1171/1026759n.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/195/1026759n.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising June 30th, 2012, 02:48 PM Pryek ruko dan perumahan Griya Kisaran Permai di Jalinsum Kota Kisaran
Kisaran adalah salah satu Kota di Sumatera Utara yang paling cepat perkembangannya, lokasi di Jalinsum juga sangat menguntungkan
http://img577.imageshack.us/img577/4908/1026757.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/577/1026757.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img10.imageshack.us/img10/7391/1026756.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/10/1026756.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Terlihat masih banyak pephonan hijau
http://img857.imageshack.us/img857/2677/1026755.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/857/1026755.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan June 30th, 2012, 04:04 PM wah updatenya kereen banget bro..
btw Macan Yaohan Tembung udah hampir finishing, sayangnya tidak aku potret :wallbash:
rahul medan July 3rd, 2012, 07:24 AM Kuala Tanjung Sangat Berpeluang Jadi Pelabuhan Utama Indonesia (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/07/03/60653/kuala_tanjung_sangat_berpeluang_jadi_pelabuhan_utama_indonesia/)
Medan, (Analisa). Kuala Tanjung sangat berpeluang jadi pelabuhan utama di Indonesia mengingat kondisi sangat strategis pada lintasan pelayaran kapal dagang dunia dan memiliki kedalaman yang terbentuk secara alami mencapai 16 meter, sehingga tidak membutuhkan dana lagi untuk melakukan pengerukan dermaga sandar kapal.
Hal ini terungkap dalam seminar yang membahas Perpres No.26 Tahun 2012 Tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) di Bina Graha Pemprovsu Jalan Diponegoro Medan, Senin (2/7).
Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawadi mengakui Sumut cukup beruntung memiliki Pelabuhan Kuala Tanjung yang diharapkan bisa mengambilalih peranan pelabuhan lain di seluruh Indonesia, bahkan termasuk Tanjung Priok.
Namun, untuk pengembangannya dibutuhkan niat tulus pemerintah dengan tidak lagi memaksakan pemberdayaan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama Indonesia, karena jelas keberadaannya kurang memberi manfaat bagi peningkatan perdagangan dalam dan luar negeri Indonesia, karena memiliki banyak keterbatasan yang mendorong tingginya biaya bongkar-muat barang.
Sedangkan biaya pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung dipastikan relatif lebih kecil, sementara manfaatnya sangat besar dalam menyedot lebih banyak kunjungan kapal peti kemas asing untuk singgah karena tergiur posisi yang cukup stretagis tersebut.
Menurut Irawati, arus pelayaran kapal asing yang melintasi Selat Malaka cukup padat dan tercatat mengangkut barang dagangan sebanyak 20 juta teus per tahun, namun yang ditampung di pelabuhan Indonesia tak lebih hanya 1 juta teus saja per tahun, selebihnya ditampung pada pelabuhan berbagai negara tetangga.
Bila posisi Kuala Tanjung dapat diwujudkan menjadi pelabuhan utama nasional dengan fasilitas yang lengkap, diperkirakan akan mampu setidaknya menampung 16 juta teus per tahun.
Pengembangan Kuala Tanjung menjadi pelabuhan utama nasional juga didukung penuh Anggota DPD RI, Parlindungan Purba SH, MM, perutusan Kadin Indonesia Theo Nugroho S Kumaat, Praktisi Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) John Tafbu Ritonga, Dr Tri Achmadi dari ITS Surabaya dan pihak PT Pelindo I (Persero).
Menurut John Tafbu, selama ini masyarakat Sumut sangat dirugikan karena pola pikir pemerintah yang sempit, sehingga keunggulan yang dimiliki Kuala Tanjung sampai sekarang tidak tergali secara maksimal, padahal jika dimanfaatkan semaksimal mungkin akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke arah yang lebih baik.
"Pemerintah harus bisa berbesar hati untuk merubah pola pikir yang salah selama ini, sehingga pelaksanaan Perpres No.26 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) akan lebih mudah mencapai sasaran," ujarnya.
Puas
Ketua pelaksana seminar, Drs Khairul Mahalli menyatakan puas atas kelancaran seminar yang tujuannya untuk mensosialisasikan Perpres No.26 Tahun 2012 kepada para pemangku kepentingan, seperti Pemda, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat umum, meskipun hasilnya belum dapat memberikan kepastian kepada kalangan pengusaha kapan peningkatan status Pelabuhan Kuala Tanjung terwujud berikut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke sejalan dengan program Masterpland Percepatan Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yang sejauh ini masih terkendala.
Dalam kaitan itulah, dinilai perlu memberikan pemahaman kepada semua pihak agar dapat berpartisipasi dalam implementasi tentang pelaksanan sistem logistik nasional (sislognas), sehingga dapat berjalan sesuai harapan bersama.
Dikatakan, sislognas yang efektif dan efisien diyakini mampu mengintegrasikan daratan dan lautan menjadi satu kesatuan yang utuh dan berdaulat serta diharapkan dapat menjadi penggerak bagi terwujudnya Indonesia sebagai negara maritim.
Sistem logistik juga memiliki peran strategis dalam mensinkronkan dan menyelaraskan kemajuan antar sektor ekonomi dan antar wilayah demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sekaligus menjadi benteng bagi kedaulatan dan ketahanan ekonomi nasional.
Sejalan dengan itu, ungkap Mahalli yang juga Ketua DPD GPEI sekaligus Ketua BPD GINSI Sumut ini, berdasarkan kondisi geografis Indonesia yang terdiri lebih dari 17.000 pulau yang terbentang sepanjang 1/8 garis katulistiwa dengan kekayaan alam yang melimpah, baik komoditas stategis maupun ekspor, sudah seharusnya mampu menjadikan negeri ini sebagai "supply side" atas hasil industri olahannya.
Kemudian sekaligus menjadi "deman side" dalam rantai pasok global, karena jumlah penduduk Indonesia cukup besar, sehingga sangat dibutuhkan sislognas yang terintegrasi, efektif dan efisien untuk mendukung terwujudnya peranan tersebut. (rama)..
Andre_theRising July 4th, 2012, 11:34 AM Belum tau lokasinya dimana tapi akan sangat baik bila proyek pabrik dari perusahaan Cina ini akna teralisasi...paling tidak akan nambah 100-150 lapangan kerja, belum lagi untuk konstruksi dan sekuritinya
Produsen Makanan Asal China Bangun Pabrik Rp 900 Miliar di RI
Wahyu Daniel - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 15:59 WIB
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Sebuah perusahaan produsen makanan asal China yaitu New Hope Group (NHG) berencana membangun pabrik baru senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp 900 miliar di Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama NHG Liu Yonghao saat bertemu dengan Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia Imron Cotan dikutip dari siaran pers, Rabu (4/7/2012).
Imron menyambut baik rencana peningkatan investasi NHG di Indonesia karena sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan politik Indonesia yang stabil pada satu dasawarsa terakhir.
Guna membahas lebih lanjut mengenai rencana peningkatan investasi tersebut, Imron mengundang kehadiran NHG pada forum promosi terpadu Trade, Tourism and Investment (TTI) yang akan diselenggarakan oleh KBRI Beijing pada 24 Juli 2012 di Chengdu, yang menurut rencana akan dihadiri pula oleh Gubernur Sumatera Utara dan Walikota Medan.
NHG didirikan 1982, diketuai oleh Mr. Liu Yonghao yang juga menjabat sebagai anggota Chinese People’s Political Consultative Conference atau Majelis Permusyawaratan Rakyat RRT, serta bergerak di sektor pertanian, makanan ternak, properti dan keuangan/investasi. Pendapatan NHG di 2011 mencapai US$ 13,2 miliar.
NHG memulai usahanya di luar negeri pada 1996 dan mulai membangun pabrik pakan di Vietnam pada 1999.
Saat ini, NHG memiliki 420 kantor subsidiaries, 18 diantaranya berada di luar negeri. Dari 18 subsidiaries, 2 diantaranya berada di Indonesia, yakni di Jakarta dan Surabaya yang memiliki karyawan sekitar 300 orang.
Jumlah total investasi NHG di Indonesia hingga saat ini mencapai sekitar US$ 100 juta. Jika rencana peningkatan investasi sebesar US$ 100 juta, maka total investasi NHG di Indonesia akan mencapai US$ 200 juta.
http://finance.detik.com/read/2012/07/04/155227/1957644/1036/produsen-makanan-asal-china-bangun-pabrik-rp-900-miliar-di-ri?f9911013
rahul medan July 8th, 2012, 04:30 AM Tingkatkan Jumlah Wisatawan ke Sumut
Disbudpar Sumut Jalin Kerjasama dengan Bali (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/07/08/61707/disbudpar_sumut_jalin_kerjasama_dengan_bali/#.T_jwbnKCrMw)
Medan, (Analisa). Salah satu upaya guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Sumut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut akan melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) Danau Toba-Bali 2012.
"Hal ini dilakukan guna merealisasikan percepatan dan peningkatan pembangunan kepariwisataan se kawasan Danau Toba dan Bali dengan pola kerjasama antarprovinsi yang berwawasan lingkungan, meningkatkan koordinasi sistem dan metode promosi, meningkatkan koordinasi sarana dan prasarana," jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Drs Naruddin Dalimunthe saat membuka Konvensi Travel Agent gelaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, di Hotel Grand Aston, Selasa (3/7).
Melalui kerjasama ini, lanjut Naruddin, diharapkan pemerintah dan stakeholder pariwisata di Sumut dan Bali dapat lebih bersinergi dalam promosi melalui pemanfaatan jejaring, informasi dan teknologi yang terintegrasi secara terpadu dengan peran serta masyarakat, pelaku asosiasi, industri, akademisi dan pemerintah.
"Tujuan lainnya daripada kerjasama ini, kita harapkan pula dapat meningkatkan kualitas pengelolaan, volume kunjungan wisata, lama tinggal dan besaran pengeluaran wisatawan serta manfaat bagi masyarakat lokal," ujarnya.
Beri manfaat
Ketua DPD Asita Sumut Solahuddin Nasution yang tampil sebagai salah seorang pembicara mengutarakan, penandatangan MoU antara Pemprovsu dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut-Bali ke depan dapat memberi manfaat bagi perkembangan pariwisata di Sumut.
"Ini merupakan langkah awal dan niat baik Disbudpar Sumut sudah ada.
Semoga melalui konvensi ini dapat menghasilkan rumusan bagi Disbudpar dalam penandatanganan MoU dengan Pemerintah Bali nantinya. Pelaku pariwisatalah yang tau apa tantangan maupun hambatan yang akan dihadapi," tutur Solahuddin seraya menambahkan forum ini akan memberi benefit yang bagus bagi pelaku pariwisata.
Ketua Panitia Dra Farida yang juga Kabid Bina Objek Usaha Pariwisata mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut diikuti 100 peserta dari ASITA, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Badan Promosi Pariwisata, PHRI dan stakeholder pariwisata lainnya.
Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan pembicara lainnya, yakni, Joe Nasrun dari Badan Promosi dan Pariwisata Daerah Sumatera Utara (BPPDSU), Ketua Pramuwisata Sumut Franklin H Sinaga.(mc)..
rahul medan July 8th, 2012, 04:39 AM http://www.analisadaily.com/im4g3sf1l3/gatot_akan_jadikan_tapteng_sentra_perikanan_terbesar_di_pantai_barat_118.gif
(Analisa/arisandi nasuition). Plt Gubsu Gatot Poju Nugroho melakukan pemasangan tiang pancang pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Jumat (6/7).
Gatot Akan Jadikan Tapteng Sentra Perikanan Terbesar di Pantai Barat (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/07/07/61530/gatot_akan_jadikan_tapteng_sentra_perikanan_terbesar_di_pantai_barat/#.T_jyAnKCrMx)
Sibolga, (Analisa). Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah bakal menjadi sentra industri perikanan dan kelautan terbesar di Pantai Barat Sumatera. Hal ini ditandai dengan pemasangan tiang pancang pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga, Jumat (6/7).
Besarnya potensi dan optimisme ini diungkapkan PLT Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho, ST saat meresmikan pemasangan tiang pancang pembangunan dan pengembangan PPN Sibolga.
Disaksikan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ir Heryanto Marwoto, dan Bupati Tapanuli Tengah Raja Bonaran Situmeang, SH, M Hum, Wakil Bupati Tapanuli Tengah H Sukran Jamilan Tanjung, SE, orang nomor satu di Sumatera Utara itu bertekad menjadikan kekayaan sumberdaya kelautan dan perikanan di kabupaten ini sebagai sumber ekonomi baru di Sumut.
"Potensi kekayaan laut di Sibolga dan Tapanuli Tengah luar biasa. Namun perlu terobosan agar semua sumberdaya ini bisa lebih optimal. Industrialisasi perikanan yang tetap menjaga kelestarian lingkungan di Sibolga serta Tapanuli Tengah ini adalah jawabannya," tegas Gatot.
Gubsu menambahkan, Sumatera Utara sebenarnya sangat potensial mengembangan sektor kelautan, di samping sektor perkebunan yang lebih dulu eksis. Saat ini provinsi ini memiliki garis pantai sepanjang 11.300 km. Garis ini membentang sepanjang pantai barat, pantai timur dan Pulau Nias.
Semua perairan di garis pantai tersebut memiliki potensi perikanan dan kelautan mencapai 276.030 ton di Selat Malaka, dan 1.076.890 ton di Samudera Hindia.
"Sayangnya sepanjang 2011 hanya 11,23 persen saja potensi itu yang tergarap atau sekitar 120.902 ton," ujar Gatot, sembari menargetkan untuk 2012 Provinsi Sumatera Utara akan memproduksi perikanan laut maupun perikanan budidaya menjadi 623.703 ton.
Target besar itu bisa dicapai dengan segera berlangsungnya industrialisasi perikanan seperti di PPN Sibolga yang segera dimodernisasi dan diperluas.
Selain PPN Sibolga, Sumatera Utara juga memiliki Pelabuhan Perikanan Samudera di Belawan, Pelabuhan Perikanan Pantai Pulau Tello, dan sejumlah laboratorium penelitian perikanan kelautan di Belawan, Medan serta Tanjungbalai.
Wujud Nyata
Sementara itu Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ir Heryanto Marwoto mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan menjelaskan, pengembangan PPN Sibolga merupakan wujud nyata perhatian dari KKP, yang diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan peranannya dalam mengelola sumberdaya kelautan dan perikanan, untuk membantu akselerasi peningkatan taraf hidup, dan kesejahteraan masyarakat nelayan, serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah.
Disebutkan, Kabupaten Tapanuli Tengah mendapatkan bantuan berupa tiga unit Kapal Inka Mina berbobot 30 GT senilai total Rp 4,5 miliar, 250 Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT), Satker PPN Sibolga sebesar Rp 4 miliar. Kegiatan perikanan laut di wilayah ini memiliki sumber daya yang cukup potensial untuk dikembangkan, dan perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan pemanfaatan potensi lestari ikan laut di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kontribusi dari sub sektor perikanan menempati urutan ketiga, setelah sub sektor tanaman perkebunan terhadap pembentukan nilai PDRB sektor pertanian, yaitu 19,13 persen pada 2010. Sementara pada 2011 produksi ikan di Kabupaten Tapanuli sebanyak 294.715 ton, yang terdiri dari perikanan tangkap 41.000 ton dan perikanan budidaya 253.715 ton.
Bantuan
Sebagai wujud nyata dan bentuk perhatian dalam mengoptimalkan industri perikanan di Provinsi Sumatera Utara, KKP mengucurkan dana bantuan senilai total lebih dari Rp 174 miliar. Bantuan itu diantaranya, 30.000 Kartu Nelayan, lima unit Kapal berbobot kurang dari 30 GT, 14 unit Kapal INKA MINA berbobot lebih dari 30 GT, pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) kepada 204 Kelompok Usaha Bersama (KUB) masing-masing senilai Rp100 juta, tiga paket rumah ikan, dana dekonsentrasi sebesar Rp3,19 miliar.
Selain itu, juga diberikan dana bantuan sebesar Rp1,5 miliar untuk pembangunan PPI PUD Toba, 650 Sertifikat Hak Atas Tanah (SeHAT), sarana alat penangkapan Ikan 10 Paket, PUMP 117 Paket bagi 16 kabupaten/kota, pengembangan sistem kesehatan ikan, dan lingkungan pembudidaya ikan, pengembangan sistem produksi pembubidaya ikan, pengembangan sistem perbenihan ikan, escavator dua unit, peralatan sistem rantai dingin untuk 15 TPI dan PPI di Sumut sebanyak 34 paket. (yan)
Andre_theRising July 8th, 2012, 08:41 PM Jembatan Sungai Silau Asahan di Jalinsum yang baru selesai dibangun dan sudah digunakan
Untuk mempercepat lalu lintas, Pemda banyak membangun jembatan dobel di sungai2 yang di Jalinsum
http://img822.imageshack.us/img822/1142/1026741.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/1026741.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img607.imageshack.us/img607/4672/1026742.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/607/1026742.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img27.imageshack.us/img27/7340/1026745.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/27/1026745.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising July 8th, 2012, 08:42 PM Bonus foto : Sungai Silau, Kisaran Kab. Asahan
Kebayang kan besar biaya untuk membangun jembatan bagi sungai selebar Sungai Silau ini. Nah ini yang bikin awak puas ama pengembagan Jalinsum di Sumut oleh Pemda dan Pemerintah Pusat sekarang..andai aja sejak dulu
http://img411.imageshack.us/img411/7384/1026743.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/411/1026743.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan July 12th, 2012, 05:01 AM Peningkatan Jalan di Sumut Mulai Dikerjakan (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/07/12/105637/peningkatan_jalan_di_sumut_mulai_dikerjakan/)
MedanBisnis – Medan. Peningkatan atau perbaikan jalan sepanjang 126 km di Propinsi Sumatera Utara (Sumut) mulai dikerjakan Juli 2012. Keseluruhan pengerjaan peningkatan jalan berbiaya Rp 400 miliar lebih itu, ditargetkan rampung pada akhir Desember 2012.
Kepala Dinas Bina Marga Propinsi Sumut, HM Armand Effendy Pohan, mengatakan, selain pekerjaan peningkatan jalan tersebut, tahun ini juga pihaknya melakukan pengerjaan pemeliharaan jalan di Sumut berbiaya sekitar Rp 140 miliar sekitar 2.200 km.
"Jadi surat perintah kerjanya (SPK) sudah keluar sejak akhir Juni hingga awal Juli 2012 ini, artinya mulai Juli ini sudah dilakukanlah pengerjaannya, baik peningkatan maupun pemeliharaan yang semuanya ditargetkan rampung sebelum 24 Desember," kata Effendy didampingi Kabid Pengaturan dan Evaluasi, Iswahyudi, kepada wartawan, di kantornya Jalan Sakti Lubis, Medan, Rabu kemarin.
Beberapa contoh peningkatan jalan tersebut, yakni jalan Medan-Delitua, batas Serdang Bedagai-Tebingtinggi, Barus-batas Humbang Hasundutan, Muara Pungkut-Simpang Banyak Mandaling Natal. Selain perkerasan dan lainnya, peningkatan juga meliputi pelebaran yang bervariasi atau mulai dua sampai enam meter.
Dengan rampungnya pengerjaan jalan tersebut, pihaknya berharap kondisi jalan berstatus baik di Sumut terus bertambah. Data jalan akhir Desember 2011 menunjukkan, sebutnya, baru 44% jalan kondisi baik dari panjang jalan 2.752 km, kemudian 31% kondisi sedang dan sekitar 24% kondisi rusak berat dan ringan.
"Sementara kami tergetkan di 2014, kondisi jalan mantap di Sumut mencapai 84%. Sejak 2009, upaya mencapai 84% ini sudah kita mulai dan berlanjut saat ini. Ini tantangan serius yang saya kira harus didukung oleh semua unsur masyarakat dan pemerintah demi terciptanya jalan yang bagus untuk mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Untuk jembatan di Sumut, pihaknya melakukan pengerjaan sepanjang 690 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp 74 miliar tahun ini. Selain itu, pihaknya juga melakukan pekerjaan pemeliharaan jembatan sepanjang 11.600 m dengan nilai anggaran Rp 8 miliar.
Baik untuk pengerjaan peningkatan jalan, pemeliharaan jalan, pembangunan jembatan dan pemeliharaan jembatan, menurut Effendy dikerjakan oleh para kontraktor yang sebelumnya dipilih melalui proses tender menggunakan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Ditanya soal sembilan kontraktor yang dicoret (blacklist) akibat tidak mampu menyiapkan pekerjaan sesuai kontrak di tahun anggaran 2011, Effendy menyebutkan tidak diikutkan dalam musim pekerjaan tahun ini. Bahkan untuk tahun 2013, kontaktor yang di-blaclist tersebut juga tidak diperbolehkan menggarap pekerjaan.
Soal jalan maupun jembatan, lanjut Effendy, semestinya harus dengan dukungan anggaran. Dengan total anggaran Rp 650 miliar untuk Dinas Bina Marga tahun ini, menurutnya belum signifikan untuk mewujudkan jalan mantap. "Kemarin di R-APBD kita usulkan Rp 1,2 triliun, namun yang ditetapkan di APBD hanya Rp 650 miliar," ujarnya.
Karenanya untuk tahun 2013, pihaknya sudah menyusun rencana kegiatan pembangunan jalan dan jembatan, yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 1,8 triliun. "Ini masih rencana kita, mudah-mudahan dengan kesamaan persepsi kita mendorong terwujudnya fasilitas infrastruktur yang memadai, anggaran di 2013 bisa lebih besar lagi," tukasnya. (benny pasaribu)..
Andre_theRising July 12th, 2012, 07:16 AM Memang sekali ini GANAS KALI perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di seluruh Wilayah Sumatera Utara...mudah2n daerah Tapanuli yang selama ini menderita akhirnya bisa menikmati mulusnya jalan beraspal
Andre_theRising July 14th, 2012, 07:18 AM Proyek2 ruko baru jadi di Sei Rampah, Ibukota Kabupaten Serdang Bedagai
http://img827.imageshack.us/img827/8083/1026656.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/827/1026656.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img703.imageshack.us/img703/6461/1026655.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/703/1026655.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img846.imageshack.us/img846/8373/1026654.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/846/1026654.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Andre_theRising July 14th, 2012, 07:20 AM Proyek2 ruko baru jadi di Sei Rampah, Ibukota Kabupaten Serdang Bedagai
part 2
http://img594.imageshack.us/img594/852/1026651.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/594/1026651.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img826.imageshack.us/img826/4351/1026660.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/826/1026660.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img28.imageshack.us/img28/122/1026658.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/28/1026658.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan July 14th, 2012, 07:41 AM ^^
wah indomaret ini ekspansi ke penjuru sumut ya..
Andre_theRising July 14th, 2012, 02:59 PM Udah banyak koq di luar kota.....di Tebing ama Siantar dan Kisaran aja sudah lebih dari 5 kalo ga salah
abib azhar July 15th, 2012, 05:49 PM bener bg andre ada 7 tepatnya indomart di Kota Tebing tinggi,,
pengen sih sekelas minimal Suzuya ajla ... bisa mampir di Kota ni. gak nolak aku.. :D
Andre_theRising July 15th, 2012, 06:52 PM Sisi positif penyebaran Indomaret adalah akan banyak sekali tenaga kerja terserap...bayangkan untuk 2 shift paling tidak 8-12 pekerja bisa terserap, belum lagi supir2 dan buruh angkut supplier yang akan semakin banyak order kerja untuk mengantar barang
Andre_theRising July 15th, 2012, 07:08 PM bener bg andre ada 7 tepatnya indomart di Kota Tebing tinggi,,
pengen sih sekelas minimal Suzuya ajla ... bisa mampir di Kota ni. gak nolak aku.. :D
Kan dah ada Ramayana yang gede :banana:
Ramayana Tebing tu lebih besar dari Ramayana Siantar loh :D (meski di Pematang Siantar udah cukup banyak pusat perbelanjaan seperti Siantar Plaza, Ramayana, Suzuya, dan bentar lagi bakalan ada Carrefour!!!)--> pagar sengnya udah ada, lokasi di Jalinsum dari arah Medan :cucumber:
rahul medan July 16th, 2012, 04:55 AM http://www.analisadaily.com/im4g3sf1l3/perbaikan_jalan_lintas_sumatera_297.gif
Perbaikan Jalan Lintas Sumatera (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/07/12/62436/perbaikan_jalan_lintas_sumatera/)
(Analisa/Khairil Umri). Satu unit alat berat meratakan tanah pada badan jalan yang rusak sebelum melakukan pengaspalan di Jalan HM Yamin Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu (11/7). Perbaikan jalan Lintas Sumatera ini dilakukan agar memudahkan arus lalulintas kendaraan di jalan tersebut.
rahul medan July 18th, 2012, 04:19 AM Dukung MP3EI, Pelindo I Percepat Pembangunan Pelabuhan (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/07/18/106585/dukung_mp3ei_pelindo_i_percepat_pembangunan_pelabuhan/)
MedanBisnis – Belawan. Untuk menyukseskan program pemerintah guna terciptanya konektivitas nasional serta terwujudnya program Masterplan Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) khususnya di Koridor I Sumatera, Pelindo I Medan akan mempercepat pembangunan pelabuhan untuk mengoptimalkan Pelabuhan Belawan dan menjadikan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai Hub pelabuhan Indonesia.
Asisten Corporate Secretary Humas Pelindo I Medan, M Eriansyah, menjelaskan, Pelindo I semakin optimis mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi Hub Port Indonesia Barat.
"Master Plan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung sedang dalam proses pengesahan Menteri Perhubungan, Amdal dalam proses penyusunan dan selanjutnya akan menunggu proses perizinan konsesi. Setelah semua rampung barulah dilanjutkan dengan pembangunan dan pengoperasian," kata Eriansyah.
"Dalam Master Plan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, ada dua dermaga yang akan dibangun.
Pertama mengembangkan Terminal Curah Cair dan kedua pembangunan Terminal Peti Kemas.
Kesepakatan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung telah ditandatangani antara Pelindo I Medan dengan PTPN III dan PT Kereta Api (PT. KAI) dalam sinergi operasional.
"Terminal peti kemas yang akan dibangun di Pelabuhan Kuala Tanjung diproyeksikan untuk menjadi terminal kontainer yang diharapkan mampu menampung arus peti kemas yang melintasi Selat Malaka yang potensi lalulintas peti kemasnya mencapai 45 juta teus pertahun," jelas Eriansyah.
"Kami sangat mendukung segera terwujudnya MP3EI dalam mewujudkan Sistem Logistik Nasional dan terciptanya konektivitas nasional.
Sehingga akan mendukung peningkatan ekonomi daerah hinterland. Kami berharap proyek pembangunan terminal BICT dan Pelabuhan Kuala Tanjung dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat," kata Eriansyah lagi.(wismar simanjuntak)..
Aboen July 24th, 2012, 08:36 PM Bad news... (again)
Terhambat Lahan, Dahlan Usul KEK Sei Mangke Direlokasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Sumatra Utara masih tersendat akibat masalah lahan. Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan blak-blakan menjelaskan kendala tersebut. "Saya akui lokasinya tidak terlalu ideal karena terlalu jauh. Bukan berarti tidak setuju, tapi kalau bisa mencari lokasi lain, itu akan bagus," kata Dahlan selepas Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Stasiun Gambir Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Sehingga Dahlan meminta KEK Sei Mangkei untuk memindahkan lokasi proyek ke tempat lain. Namun sampai saat ini, pemerintah belum mendapat lahan baru jika jadi direlokasi.
Sebenarnya, pemerintah juga mendapat tawaran dari Bupati Simalungun untuk memakai tanah seluas 100 ha. Dahlan pun langsung memerintahkan PTPN III sebagai penggagas proyek untuk langsung mengecek tanah tersebut. "Ternyata tanah tersebut adalah tanah negara. Jadi tidak mungkin akan menjadi kawasan industri," tambahnya.
Karena belum bisa memakai tanah baru tersebut, pihak kabupaten setempat meminta untuk tetap memakai kawasan Sei Mangkei. Ternyata, Bupati Simalungun tidak mau mengeluarkan izin di kawasan Sei Mangkei. "Masalahnya, bupati tersebut takut saat mengeluarkan izin, dia bisa dipenjara. Soalnya di situ ada isu politik, yang sekarang menjadi perjuangan tokoh setempat, khususnya untuk memisahkan diri dari Simalungun untuk menjadi kabupaten sendiri. Jadi campur aduk, ada masalah tanah, perizinan dan psikologis dan politis," katanya.
Dahlan juga menjelaskan, saat direksi PTPN III melakukan pengajuan lahan ke Bupati Simalungun, ternyata direksi lama PTPN III tidak melakukan konsultasi dengan pihak bupati. "Saya minta hubungan direksi baru dengan bupati ini dicairkan. Tapi saya tidak tahu ini berhasil atau tidak," jelasnya.
Ia mengusulkan bila lahan Sei Mangkei terus menjadi sengketa, maka pihaknya menginginkan kawasan tersebut harus dipindah. "Kalau ada pilihan lain, ya dipindahkan. Nanti Peraturan Pemerintah-nya juga harus diubah," kata Dahlan.
Sekadar catatan, Pemkab Simalungun Sumatra Utara memiliki tanggung jawab besar mempersiapkan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei. Pasalnya, sesuai ketentuan di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2012 tentang KEK Sei Mangkei, kawasan ekonomi seluas 202,77 hektar yang terletak dalam wilayah Kecamatan Bosar Maligas itu harus sudah siap beroperasi awal 2015.
Sesuai dengan PP yang diterbitkan 27 Februari 2012 itu, Pemkab Simalungun lah yang menetapkan badan usaha yang melakukan pembangunan dan pengelolaan KEK Sei Mangkei.
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku telah menerima keluhan investor yang akan menanamkan modalnya di Sei Mangkei. Dia mencontohkan investasi dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Menurut Hatta, niat Unilever membenamkan investasi sebesar Rp 2 triliun terhambat karena pemerintah daerah belum menyediakan lahan.
Untuk menindaklanjuti ini, Hatta mengaku telah menghubungi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatra Utara Gatot Pujo Nugroho untuk menyelesaikan masalah pengadaan tanah dalam waktu satu bulan. "Jika tidak bisa saja saya pindahkan KEK-nya," kata Hatta, Senin (23/7/2012).
Menurut Hatta, pemerintah daerah harus cepat dalam menyikapi pengembangan kawasan investasi. Dia mengancam mencabut peraturan presiden yang menetapkan suatu daerah yang telah ditetapkan sebagai KEK.
Catatan saja, Oktober 2011 lalu pemerintah telah menetapkan dua KEK baru yaitu Sei mangkei, Sumatra Utara dan Tanjung Lesung di Banten. Di Sei Mangkei rencananya akan menjadi kawasan khusus untuk pengembangan industri kelapa sawit dan turunannya.
Sebelumnya, Deputi Menko Perekonomian bidang infrastruktur Lucky Eko mengatakan, nilai investasi yang dibutuhkan untuk pengembangan KEK baru ini cukup besar. "Sei Mangkei sekitar Rp 5,7 triliun untuk tahap pertama. Untuk Tanjung Lesung estimasinya Rp 3,8 triliun," ungkapnya beberapa waktu lalu.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/07/24/13433498/Terhambat.Lahan.Dahlan.Usul.KEK.Sei.Mangke.Direlokasi
Andre_theRising July 24th, 2012, 09:19 PM Zaman Tengku Rizal Nurdin kemarin, Simalungun sempat mo menjadi 2 bahkan 3 kabupaten, yakni Simalungun (Pem. Siantar), Simalungun Barat (ibukota Pematang Raya), dan Simalungun Timur (Perdagangan)
Nah Simalungun Timur ini sekarang masih jadi perjuangan panjang oleh banyak tokoh dan kalangan....sialnya di sini pulalah Kawasan Industri Sei Mangkei akan dibangun, tepatnya dekat calon ibukota ST yakni Perdagangan.
Karena kabupaten ini masih dalam perjuangan, makanya Bupati Simalungun agak takut sekaligus kesal dalam memproses perizinan Sei Mangkei ini....sebab akan terjadi banyak masalah administrasi bila setelah Sei Mangkei lagi konstruksi, Kabupaten Simalungun Timur malah berdiri...ceritanya panjang dan rumit, beliau takut kenak KPK
rahul medan July 26th, 2012, 06:09 AM Bakrie Dapat Izin Tambang di Hutan Sumut (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/07/26/107961/bakrie_dapat_izin_tambang_di_hutan_sumut/)
MedanBisnis – Jakarta. Anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mendapat Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk kegiatan penambangan seng, timbal (timah hitam) dan mineral. Izin tersebut didapat anak usahanya, yaitu PT Dairi Prima Mineral (DPM).
Herwin Hidayat, investor relation perusahaan itu mengatakan, hutan yang dimaksud terletak di Dairi, Sumatera Utara. Perseroan mendapat izin itu dari Kementerian Kehutanan pada tanggal 23 Juli 2012. Melalui siaran pers perseroan, Rabu (25/7), dia mengatakan,Dairi memiliki salah satu kadar kualitas deposit seng yang tertinggi di dunia (kadar kualitas seng dan timah hitam masing-masing 11,5% dan 6,8%), dan rencananya akan dikembangkan melalui operasi penambangan bawah tanah.
Pada saat ini salah satu perusahaan Grup Bakrie itu memiliki estimasi jumlah cadangan dan sumber daya sesuai standar JORC (joint ore reserves committee), masing-masing sebesar 11 juta ton dan 25 juta ton bijih. Sebelumnya, di bulan November 2011 lalu, DPM telah mendapatkan Izin Prinsip untuk melakukan penambangan bawah tanah untuk konsesi yang sama dari Kementerian Kehutanan. (dtf)..
rahul medan July 30th, 2012, 04:08 AM KEK Picu Perkembangan Pelabuhan Tanjung Balai (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/07/30/65783/kek_picu_perkembangan_pelabuhan_tanjung_balai/)
Medan, (Analisa). Pelabuhan Tanjung Balai, Sumatera Utara, akan mendapat imbas positif dengan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei.
"Meski dalam proyek KEK (kawasan ekonomi khusus) Sei Mangkei, yang menjadi pelabuhan laut hub internasional hanya disebutkan Pelabuhan Kuala Tanjung, tetapi kalau KEK jadi, maka Pelabuhan Tanjung Balai akan dilirik pengusaha," kata pengamat ekonomi Sumut Jhon Tafbu Ritonga di Medan, Minggu (29/7).
Pelabuhan Tanjung Balai yang jaraknya dekat dan sudah dikenal pengusaha dan masyarakat Penang, Malaysia itu berpotensi menjadi pelabuhan besar setelah ada KEK Sei Mangkei.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota dan masyarakat Tanjung Balai sudah harus segera menyiapkan diri dengan akan semakin "hidupnya" kota itu pascaKEK Sei Mangkei.
"Pemkot dan masyarakat Tanjung Balai sudah harus mempersiapkan diri dari segala sisi dan FE (Fakultas Ekonomi) USU (Universitas Sumatera Utara) siap membantu,"kata Jhon yang Dekan FE USU itu.
Dalam kesiapan FE USU membantu Tanjung Balai dan daerah lain menyiapkan diri dengan perkembangan yang maju pesat dengan kehadiran KEK Sei Mangkei, jajaran FE USU dibawah pimpinan Jhon Tafbu melakukan pertemuan dengan pejabat dan berbagai kalangan Pemkot Tanjung Balai, Asahan dan Simalungun.
Jhon menjelaskan, dalam pertemuan dengan pejabat Simalungun, Asahan dan Tanjung Balai yang akan mendapat imbas KEK Sei Mangkei di Simalungun itu, semuanya antusias dan berharap KEK tidak batal.
Keantusiasan pejabat tiga kota/kabupaten itu diharapkan menjadi pemicu semangat Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho menyelesaikan semua permasalahan yang bisa menghambat KEK Sei Mangkei dan membuka mata pejabat pemerintah pusat bahwa KEK itu tidak boleh dbatalkan.
Dia menegaskan, Menko Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa atau Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak bisa begitu saja membatalkan KEK Sei Mangkei karena penetapan KEK berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2012.
"Kalau KEK yang dibuat berdasarkan Undang-Undang dan PP yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 27 Februari 2012 dibatalkan, artinya menteri itu melakukan sabotase Presiden," katanya.
Harusnya pemerintah pusat membantu permasalahan di KISM, apalagi dalam PP itu semuanya sudah jelas diatur, katanya.
Dalam PP No. 29/2012 itu juga disebutkan badan usaha melaksanakan pembangunan KEK Sei Mangkei itu sampai siap operasi dalam jangka waktu paling lama 36 bulan sejak berlakunya PP itu.
"Ini kan belum 36 bulan dan belum ada badan usaha yang jelas," katanya.
Kalau dewasa ini nyatanya belum ada badan pelaksana yang jelas, menurut dia, seharusnya pemerintah bisa melakukan atau menunjuk yang dinilai pantas seperti PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III yang dalam PP itu sebagai badan usaha pengusul yang telah memenuhi dan melengkapi kriteria dan persyaratan penetapan KISM sebagai KEK.
"Kalau menyangkut RTRW, tentunya bisa dilakukan seiring dengan waktu proses meski memang harus disegerakan Pemprov Sumut. Apalagi sebenarnya yang dipermasalahkan adalah soal HGU yang merupakan hak pemerintah," katanya.
Direktur Utama PT.Pelabuhan Indonesia I, Alfred Nasser, mengakui, pengembangan pelabuhan di daerah lain seperti Kuala Tanjung tidak bisa ditawar lagi karena pelabuhan itu sangat strategis pada lintasan pelayaran kapal dagang dunia dan memiliki kedalaman yang terbentuk secara alami mencapai 16 meter.
"Pengembangan Kuala Tanjung mendesak karena Pelabuhan Belawan maupun pelabuhan lainnya termasuk Tanjung Priok sulit dikembangkan lagi," katanya.
Studi kelayakan untuk pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung sudah rampung dilakukan oleh tim ahli dan dicanangkan pada tahap pertama akan dilaksanakan pembangunan dermaga sepanjang 1.000 meter setelah dicapainya kesepakatan di tingkat kementerian terkait selaku regulator pemegang keputusan akhir. (Ant)..
Andre_theRising July 30th, 2012, 06:16 AM TAMAN WISATA DANAU KELAPA GADING
Salah satu Taman WIsata Lokal di Kisaran yang baru saja dibangun beberapa bulan lalu, kini udah cukup ramai dikunjungi terutama jelang berbuka
http://img694.imageshack.us/img694/7103/1026749.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/694/1026749.jpg/)
http://img560.imageshack.us/img560/7118/1026748.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/560/1026748.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img859.imageshack.us/img859/8841/1026747.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/859/1026747.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img850.imageshack.us/img850/7457/1026746.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/850/1026746.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan July 31st, 2012, 03:54 AM Perbaikan jalan di Sumut dihentikan H-5 Lebaran (http://www.antaranews.com/berita/324510/perbaikan-jalan-di-sumut-dihentikan-h-5-lebaran)
Senin, 30 Juli 2012 17:57 WIB | 1101 Views
Medan (ANTARA News) - Seluruh pembangunan dan perbaikan jalan untuk memperlancar arus transportasi pada Lebaran di Sumatera Utara (Sumut) akan dihentikan pada H-5 atau lima hari menjelang hari besar itu.
"Saat ini, pembangunannya sedang digiatkan. Namun H-5 Lebaran akan dihentikan," kata Kepala Dinas Binamarga Sumut, Effendi Pohan, di Medan, Senin.
Menurut dia, pihaknya sedang memobilisasi seluruh pembangunan dan perbaikan jalan setelah adanya penandatangan kontrak pada 25 Juni 2012. Apalagi jika dikaitkan dengan kebutuhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang bagus guna memperlancar transportasi pada Lebaran 1433 Hijriyah.
Selain rehabilitasi jalan, pihaknya juga melakukan pelebaran jalan agar mampu menampung kendaraan lebih banyak ketika mudik dan balik Lebaran, terutama di jalur lintas timur.
Sedangkan untuk di jalur lintas barat, pembangunan dan perbaikan jalannya diprioritaskan di daerah yang rawan mengalami longsor. Ada 23 titik yang kondisinya rawan longsor, katanya.
Namun, kata dia, seluruh proses pembangunan dan perbaikan jalan tersebut akan dihentikan pada lima hari menjelang Lebaran, terutama perbaikan di jalan besar. Penghentian perbaikan jalan itu dilakukan karena arus transportasi masyarakat mulai meningkat ketika mendekati hari besar keagamaan tersebut.
Secara umum, peningkatan dan pembangunan jalan yang dilakukan Dinas Bina Marga Sumut mencapai 102 km dengan pemeliharaan rutin sepanjang 2.203 km.
Jembatan yang mengalami pergantian sebanyak 35 unit. Sedangkan jembatan yang menjalani pemeliharaan rutin sebanyak 11,695 km. ..
Andre_theRising August 1st, 2012, 06:11 AM Gedung Kantor Cabang Pembantu Bank Sumut yang baru diresmikan di Kecamatan Kampung Pon, Serdang Bedagai...kecamatan yang baru berdiri dan terletak di Jalinsum sebelum Kota Tebing Tinggi
http://img694.imageshack.us/img694/4251/1026669.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/694/1026669.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
rahul medan August 2nd, 2012, 04:01 AM DPR Sarankan Dikelola Antam atau Jadi BUMN
RI Siapkan Rp 7 Triliun Rebut Inalum (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/08/02/109040/ri_siapkan_rp_7triliun_rebut_inalum/)
MedanBisnis – Jakarta. Pemerintah mengajukan tambahan anggaran Rp 5 triliun untuk membeli PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) pada tahun 2013, sedangkan sebelumnya telah disediakan sebesar Rp 2 triliun.
"Untuk Inalum kita menganggarkan Rp 5 triliun tahun 2013, ini akan kita ajukan kepada DPR. Tahun lalu, kita sudah punya Rp 2 triliun yang ada pada anggaran APBN," jelas Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (31/7) malam.
Inalum merupakan sebuah perusahaan patungan antara Indonesia dengan Jepang, yang bergerak dalam industri aluminium dengan kapasitas produksi sekitar 230.000-240.000 ton per tahun.
Pemerintah Indonesia menguasai 41,13% saham di perusahaan itu, sedangkan sisanya sebesar 58,87% dikuasai konsorsium perusahaan Jepang (Nippon Asahan Aluminium/NAA).
Tetapi kontrak pengelolaan yang dipegang Jepang atas perusahaan itu akan berakhir pada 2013, di mana pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memperpanjangnya lagi.
Agus Marto mengatakan, dalam kas Inalum, pemerintah memiliki saldo sebesar Rp 6 triliun sehingga diperlukan tambahan anggaran sekitar Rp 1-1,5 triliun. "Tapi kalau mau bayar langsung itu butuh Rp 7 triliun," ujarnya.
Dia mengemukakan, PT Inalum ini dari 30 tahun masa kerja sama dengan Jepang tercatat sebanyak 22 tahun selalu merugi. Untuk itu, pemerintah sangat ingin membeli perusahaan itu guna meningkatkan nilai tambah.
"Inalum itu kalau kita punya bauksit bisa diolah jadi alumina kemudian bisa jadi aluminium. Nah, 1 ton bauksit itu sebanding dengan 148 nilai tambahnya untuk aluminium. Jadi kalau bisa kita ambil kembali maka akan bagus karena akan dapat nilai tambah. Ini jatuh temponya di 2013," tandasnya.
Dukungan DPR
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengemukakan, kementeriannya meminta dukungan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengambil alih kepemilikan PT Inalum pasca berakhirnya Master Agreement dengan NAA pada 2013.
"Anggaran untuk pengambilalihan 58,87 persen saham Inalum dari investor asal Jepang, memang belum masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Pemerintah akan meminta persetujuan DPR untuk alokasi anggarannya," katanya.
Hidayat mengatakan, sebelum berakhirnya kontrak antara PT Inalum dengan NAA, pemerintah akan melakukan investigasi serta audit teknologi. Namun, langkah yang terberat adalah menentukan pengelolaan Inalum.
"Sebelum 2013, semua ketentuan yang berlaku untuk pemutusan itu harus dikeluarkan. Kita mesti melakukan investigasi dan kita undang tim penilai dan melakukan audit teknologi serta penghitungan atas nilai buku yang ada," paparnya.
Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Airlangga Hartato, mengatakan DPR memberikan dua opsi pengelolaan Inalum pasca berakhirnya Master Agreement dengan pihak Nippon Asahan Aluminium Jepang. Selain itu, DPR mendukung kepemilikan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) oleh pemerintah pusat.
"Pasca berakhirnya Master Agreement antara pihak NAA Jepang dengan PT Indonesia Asahan Aluminium, Komisi VI DPR mendukung pemerintah mengambil alih PT Indonesia Asahan Aluminium.
Komisi VI DPR RI memberikan dua opsi kepada pemerintah pusat, yaitu menyerahkan proyek Inalum kepada PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan mengubah status Inalum menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN)," katanya.
Airlangga menambahkan, apapun pilihan pemerintah mengenai pengelola Inalum pasca berakhirnya perjanjian Master Agreement dengan NAA Jepang, pemerintah diharapkan meningkatkan kapasitas produksi Inalum.
Jika saat ini kapasitas produksinya baru mencapai 250.000 ton per tahun, maka bisa dibesarkan hingga 500.000 ton per tahun.
Menurutnya, hal itu merupakan suatu cara agar Inalum dapat bersaing dengan perusahaan sejenis milik swasta. "Terlebih lagi, kebutuhan domestik akan aluminium dalam empat tahun ke depan diperkirakan mencapai 400.000 ton per tahun," katanya.(dtf/ant)..
Aboen August 2nd, 2012, 08:13 PM 16 Destinasi Wisata Tanah Air Akan Dikembangkan (http://nusantara.tvonenews.tv/berita/view/59722/2012/08/02/asyik_16_destinasi_wisata_tanah_air_akan_dikembangkan.tvOne)
Fokus pengembangan 16 destinasi wisata yang dimaksud meliputi Medan-Toba dan sekitarnya untuk daya tarik geowisata, Kepulauan Seribu untuk bahari, Jakarta dan sekitarnya untuk budaya-pusaka, Borobudur dan sekitarnya untuk budaya-pusaka, Bromo-Tengger-Semeru dan sekitarnya untuk ekowisata, dan Kintamani-Danau Batur dan sekitarnya untuk geowisata.
http://nusantara.tvonenews.tv/berita/view/59722/2012/08/02/asyik_16_destinasi_wisata_tanah_air_akan_dikembangkan.tvOne
rahul medan August 3rd, 2012, 04:14 AM Infrastruktur Kamis, 02 Agt 2012 07:46 WIB
Batubara akan Bangun Sembilan Akses Jalan-Jembatan (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/08/02/109068/batubara_akan_bangun_sembilan_akses_jalan-jembatan/)
MedanBisnis – Batubara. Pemerintah Kabupaten Batubara berencana akan membangun sembilan akses jalan dan jembatan senilai Rp 600 miliar. Tujuannya mendukung proyek MP3EI di Kuala Tanjung, sebagai pengembangan pelabuhan peti kemas dan cair.
Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen didampingi Kabag Perekonomian Edwin menyebutkan, sebagian dana proyek yang diajukan Pemkab Batubara ke pusat dan Pempropsu untuk membangun kesembilan infrastruktur jalan - jembatan itu sudah disetujui oleh Dirjen Bina Marga, Kementerian PU.
Disebutkan, rencana pembangunan dibagi infrastruktur dibagi atas sembilan paket yakni untuk paket pertama pelebaran dan peningkatan ruas jalan dari mulai Simpang Sei Balai menuju Ujung Kubu ber volume 9.400 meter senilai Rp 32,900 miliar.
Paket kedua pelebaran dan peningkatan serta pembangunan jembatan ruas jalan Ujung Kubu menuju Kuala Tanjung volume 44.700 meter senilai Rp 152,200 miliar, paket ketiga pelebaran dan peningkatan ruas jalan simpang kedai sianam menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)BatuBara volume 10.280 meter senilai Rp 35,980 miliar.
Kemudian paket keempat pelebaran dan peningkatan ruas jalan Simpang Kedai Sianam menuju Simpang Gambus 14.300 meter senilai Rp 50,050 miliar, paket ke lima pelebaran dan peningkatan ruas jalan Tanjung Kuba menuju Kuala Indah volume 10.650 meter senilai Rp 37,275 miliar.
Selanjutnya paket keenam pelebaran dan peningkatan ruas jalan Simpang Sipare-pare menuju Kampung Lalang volume 12.500 meter senilai Rp 37,500 miliar, sedang paket ketujuh pelebaran ruas jalan Desa Lalang menuju Pangkalan Dodek sampai perbatasan Kabupaten Sergai volume 12.700 meter senilai Rp 38,100 miliar.
Paket kedelapan, pelebaran ruas jalan Tanjung Prapat menuju Laut Tador perbatasan dengan Kabupaten Simalungun volume 12.000 meter senilai Rp 36 miliar, dan terakhir paket kesembilan pelebaran dan pembuatan ruas jalan Majin menuju PT Inalum Kuala Tanjung volume 5.000 meter senilai Rp 17,500 miliar ditambah pembangunan jembatan Majin volume 8x50 meter senilai Rp 5,052 miliar.
Menurut Bupati, infrastuktur jalan yang akan dibangun di daerah ini semuanya akan menuju pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung dengan tujuan membuka akses jalan dari berbagai sudut wilayah Kabupaten Batubara guna menunjang perekonomian masyarakat.
Sedangkan lebar jalan yang akan dibangun rata-rata 30 meter dengan menggunakan system konstruksi plat beton setebal 20 sentimeter seperti jalan prokol Sisingamangaraja Kota Medan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera dapat dikerjakan setelah dananya turun dari pusat,” ujarnya.(bistok siagian)..
Andre_theRising August 3rd, 2012, 08:03 AM Mantap, Batu Bara terus berbenah!!
Lapangan kerja pasti akan terbuka sangat banyak
medanku.ayomaju August 6th, 2012, 01:28 PM Langkat Alokasikan Rp13 Miliar Bangun Jembatan
MedanBisnis – Langkat. Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalokasikan dana sebesar Rp 13 miliar dalam APBD 2012 untuk membangun jembatan Titi Mangga yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Batang Serangan.
"Kami sudah alokasikan dana untuk pembangunan jembatan Titi Mangga Kecamatan Batang Serangan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Langkat Bambang Irawadi di Stabat, Minggu kemarin.
Disampaikannya bahwa pembangunan jembatan yang menghubungkan tiga desa yang ada di sekitar jembatan tersebut bersebelahan dengan jembatan yang lama. Dia juga mengatakan fondasi jembatan sudah dibangun pada 2011. Sekarang pihaknya akan melanjutkan pembangunan kerangka jembatan dan ofrid jembatan yang biayanya mencapai Rp 10 miliar.
selengkapnya... (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/08/06/109631/langkat_alokasikan_rp13_miliar_bangun_jembatan/#.UB-nBE3ib-k)
rahul medan August 8th, 2012, 06:00 AM Perbaiki jalan Sumut butuh dana Rp 9,5 T (http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=256433:-perbaiki-jalan-sumut-butuh-dana-rp-95-t&catid=14:medan&Itemid=27)
MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membutuhkan anggaran sebesar Rp9,5 triliun untuk mencapai kondisi jalan mantap di provinsi tersebut.
Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dalam nota jawaban Gubernur Sumut terhadap pemandangan umum anggota dewan atas nama fraksi-fraksi DPRD Sumut tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2011, di gedung dewan, yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut, Nurdin Lubis mengatakan, sesuai dengan grand design Dinas Bina Marga Sumut tahun 2009-2014, dana yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi jalan provinsi mantap 90 persen adalah sebesar Rp9,5 T untuk dapat menangani jalan sepanjang 2.752,41 km, dengan target kondisi jalan mantap sebesar 84 persen pada tahun 2014.
"Tapi kenyataannya, sejak 2009 sampai dengan 2012 terjadi deviasi anggaran tahunan dari rencana kebutuhan berkisar dari 46 persen sampai dengan 73 persen per tahun," katanya, hari ini.
Dia menambahkan, sejak awal tahun 2012, panjang jalan provinsi bertambah sepanjang 296 km menjadi 3.048,50 km. Sehingga, beban untuk penanganan infrastruktur jalan dan jembatan semakin bertambah. "Untuk itu, kami perlu dukungan dari anggota dewan dalam memenuhi kebutuhan ini," tegasnya.
Sebelumnya, sejumlah fraksi DPRD Sumut mengkritisi kondisi jalan di Sumut yang tak kunjung bagus. Apalagi bila dibandingkan dengan dua provinsi tetangga, yakni Aceh dan Sumatera Barat. Fraksi PKS melalui juru bicaranya, Nasir mempertanyakan berapa sebenarnya dana yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi jalan provinsi mantap 90 persen di Sumut. Sebab, menurut PKS, bila pola penganggaran seperti yang selama ini terjadi, maka kondisi jalan provinsi di Sumut tidak akan pernah mantap.
Sejumlah fraksi di DPRD Sumut juga mempertanyakan kondisi jalan di Sumut yang tidak pernah baik meskipun anggaran terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Seperti anggaran Dinas Bina Marga pada tahun 2011 yang meningkat dari Rp395 miliar lebih menjadi Rp659 miliar lebih. Namun hal tersebut tidak tercermin dalam meningkatnya kondisi jalan mantap.
Bahkan, dana pemeliharaan jalan tahun 2011 yang mencapai Rp210 miliar lebih sangat ironis dengan berkurangnya panjang jalan kondisi sedang dan sekaligus bertambahnya kondisi jalan rusak ringan.
Menanggapi hal tersebut, plt Gubsu mengakui, kondisi jalan rusak ringan pada tahun 2011 memang bertambah sebesar 107,02 km dari semula 262,38 km menjadi 369,40 km. Namun, kondisi jalan baik atau mantap juga mengalami penambahan sepanjang 89,48 km dari semula 1.124,36 km menjadi 1.213,84 km.
Menurut gatot, penambahan anggaran tahun 2011 tidak mutlak serta merta menambah panjang ruas jalan yang dapat ditangani secara signifikan. Hal itu juga diakibatkan karena terjadinya kenaikan harga satuan pembiayaan perbaikan jalan antara lain agregat dan aspal.
..
rahul medan August 9th, 2012, 03:51 AM Gatot Fokus Urus Jalan, Sei Mangkei dan Inalum (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/08/09/110163/gatot_fokus_urus_jalan_sei_mangkei_dan_inalum/)
MedanBisnis – Medan. "Sebelum Pak Boediono jadi wapres, saya satu meja dengan beliau dalam suatu kegiatan di Medan, saya bilang saat itu agar anggaran tidak terpusat di Jawa, akan tetapi mengalir lebih banyak di luar Jawa, semisal Sumut".
Sepenggal pernyatan itu terungkap dari orang nomor satu di Sumut saat ini, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho ST, saat datang "marsombu sihol" (silaturahmi-red) dengan jajaran redaksi di Kantor MedanBisnis, Selasa (7/8) malam. Dia didampingi Kepala Biro Keuangan Setdapropsu Baharuddin Siagian dan Kadis Kominfo Sumut Asren Nasution.
Sebelumnya, Pemred MedanBisnis Bersihar Lubis didampingi Wapemred Sarsin Siregar, Redpel Nurhalim Tanjung dan jajaran redaksi lainnya, menyapa Plt Gubsu dengan pertanyaan-pertanyaan menyangkut kebijakannya memajukan perekonomian Sumut. "Mungkin Sumut boleh merdeka secara politik, namun belumlah kalau secara ekonomi. Tak salah memang jika ngotot dilakukan berbagai macam cara meminta ke pemerintah pusat, kita dukung karena memang rakyat masih sangat butuh sekali uluran tangan pusat yang lebih banyaklah," ujar Bersihar.
Gatot mengatakan, dari awal masa kepemimpinannya, upaya-upaya melobi Jakarta (pemerintah pusat), sudah dilakukan. "Hanya saja waktu itu, Pak Boediono menjawab bahwa membludaknya penduduk di Jawa menjadi penyebab anggaran lebih banyak di Jawa," katanya.
Begitu pun, kata Gatot, terus diupayakan agar anggaran mengalir lebih banyak ke Sumut. Untuk jalan misalnya, bertambah sekitar Rp 700 miliar tahun ini, yakni dari Rp 900 miliar menjadi Rp 1,6 triliun. "Dalam rapat infrastruktur di pusat, soal jalan di Sumut kita minta ditambah tiap tahun," ujarnya.
Dia menyinggung konteks jalan tol Medan-Kualanamu dan Medan-Tebingtinggi. Dia mengakui masih ada kendala di pembebasan lahan, namun pelaksanaan pekerjaan di lapangan harus tetap dilakukan."Bagi saya, misalnya pun lahan tol itu baru bebas 35%, yah silakan dibangun dulu berapa yang bebas. Sebab, sudah juga ditenderkan. Kita punya contoh seperti di Solo-Semarang, begitu mereka lakukan dan akhirnya tidak ada masalah, asalkan kita satu pemahaman," ujarnya.
Kemudian soal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, menurut Gatot, juga terus diintensifkan sinergi dengan pusat. Belakangan muncul persoalan soal lahan, menurutnya, sebenarnya tidak ada masalah. Hanya saja, ada memang kemauan dari Pemkab Simalungun, di mana momen akan berdirinya industri dari buah investasi di sana, dimanfaatkan mereka agar tata ruang Simalungun disetujui.
KEK Sei Mangkei, lanjutnya, bukan merupakan kawasan hutan. Sebagaimana ditegaskan Menteri Kehutanan (Menhut) yang juga Ketua Kelompok Kerja MP3EI Koridor Sumatera, Zulkifli Hasan, di mana investasi di Sei Mangkei harus berjalan. "Dalam waktu dekat ini, kita bersama Bupati Simalungun, PTPN3, BPN dan instansi terkait, diundang menteri berbicara membahas KEK Sei Mangkei lebih lanjut untuk percepatan realisasi investasi," ujarnya.
Soal PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Plt Gubsu mengaku punya ambisi tersendiri. Karena view bisnis lebih mengemuka di perusahaan yang saat ini sahamnya dikuasai Jepang 58% itu. Gatot ingin agar Pempropsu bersama 10 pemerintah kabupaten/kota di sekitar Inalum mendapat jatah saham 60%.
Walau Sumut terkendala dalam kemampuan keuangan, namun tidak menjadi hambatan. Memperkuat modal, menurutnya, bisa dilakukan dengan loan (pinjaman) dana, obligasi ataupun pada akhirnya dengan menggandeng perusahaan lain yang modalnya mampu meng-cover keterwakilan saham Pempropsu."Namun ya begitulah, kemarin muncul pula pemikiran dari kabupaten/kota bahwa saham cukup hingga 10%. Tentu ini menjadi kajian kita lebih lanjut, sebab Jepang itu juga "cukup kurang ajarlah" karena kurang lebih 30 tahun menguasai, namun memberi sedikit kontribusi untuk Sumut bahkan Indonesia," ujarnya.
Bagi hasil perkebunan, menurut Gatot, juga menjadi pekerjaan rumah yang tiada henti-hentinya diperjuangkan ke pusat. Laba yang menggunung dari PTPN yang ada, namun hampir tak merembes ke Sumut, menurutnya, kondisi itu tidak boleh dibiarkan dan harus ada pembagian hasil yang adil bagi Sumut selaku tempat di mana kebun-kebun itu bertumbuh.
Bahka, menurut Gatot, banyaknya keuntungan dari hasil pengelolaan perkebunan tersebut mendorong perlu dibuatnya sumber-sumber pendapatan baru bagi daerah di luar dana bagi hasil maupun annual fee. Saat ini, menurutnya, pihaknya mengkaji bagaimana caranya membuat sumber penerimaan baru bagi Sumut dari usaha perkebunan itu.
Soal potensi besar yang dimiliki Sumut, tambah Gatot, terus dipromosikan kepada para investor, baik dalam dan luar negeri. Pempropsu sendiri pada Juni 2012, mengunjungi London, Inggris, untuk mempromosikan Sumut sekaligus mengundang pengusaha London menanamkan modalnya ke Sumut. Hal yang sama tak lama setelah itu, juga dilakukan kepada para investor Nigeria, Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Afrika Selatan, Malaysia dan Singapura. (benny pasaribu)..
medanku.ayomaju August 12th, 2012, 08:01 AM Seperti telah diketahui bersama, Kuala Namu dan Kuala Tanjung masuk dalam posisi strategis dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI)..
Kuala Namu diproyeksikan menjadi Main International Airport dan Kuala Tanjung diproyeksikan menjadi Global Hub Sea Ports.. :banana::banana:
http://i50.************/30uv701.jpg
sumber: http://www.indonesiainfrastructure.org/
rahul medan August 12th, 2012, 11:38 AM ^^
Berharap penamaan bandara ini tetap " Kuala Namu " yg bakal bersanding dengan pelabuhan " Kuala Tanjung " dan " Belawan "
hm... "Kuala" sepertinya membawa hoki :D
^^
Global Sea Port = Kuala Tanjung (sumut) dan Bitung (sulut)
Main International Airport = Kuala Namu (sumut), Soetta (DKI) dan Hasanuddin (sulsel)
Hanya Sumut yg sekaligus mendapat kedua jatah tsb :banana:
perekonomian di SUMUT bakal semakin "biggest & largest" lah di Sumatera
rahul medan August 13th, 2012, 05:03 AM Tiga PMA Siap Masuk Sumut (http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/08/13/110723/tiga_pma_siap_masuk_sumut/)
MedanBisnis – Medan. Sebanyak tiga Penanaman Modal Milik Asing (PMA) direncanakan akan berinvestasi di Sumatera Utara (Sumut) dengan nilai US$ 130,741 juta. PMA yang berasal dari 3 negara tersebut akan berinvestasi pada sektor yang meliputi jasa tenaga listrik, jasa pembangkit tenaga listrik air dan industri barang logam.
Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) Sumut Purnama Dewi melalui Kasubbid Pengawasan Industri BPMP, Mimi Rangkuti,mengatakan, PMA tersebut memang memilih sektor atau bidang usaha jasa. Sektor-sektor yang dipilih investor asing tersebut diharapkan akan menambah jumlah realisasi investasi di Sumut yang sudah mencapai US$ 314,199 juta dengan 30 proyek. "Ada dua negara yang akan berinvestasi pada sektor jasa, selainnya di bidang industri barang logam," ujarnya kepada MedanBisnis, akhir pekan lalu.
Data BPMP menunjukkan daftar persetujuan PMA di Sumut periode Januari hingga Juni 2012 ada dari Malaysia yaitu PT International Mina Energy di bidang jasa tenaga listrik di Kabupaten Simalungun dengan nilai investasi sebesar US$ 54,347 juta, selanjutnya dari Australia yakni PT Aek Simonggo Energy di bidang jasa pembangkit tenaga listrik di Kabupaten Langkat dengan nilai investasi US$ 28,555 juta dan Kabupaten Humbang Hasundutan senilai US$ 44,028 juta.
Kemudian, disebutkan, perusahaan dari Jepang yaitu PT Sogami Indonesia yang akan berinvestasi pada industri barang logam di Kabupaten Deliserdang dengan nilai investasi US$ 3,810 juta.
Selanjutnya, ada 4 perusahaan yang akan berinvestasi bukan untuk persetujuan PMA yang baru namun untuk perluasan yakni PT Nippon Indosari dari Jepang yang bergerak di bidang industri makanan di Kabupaten Deliserdang dengan rencana investasi US$ 7,261 juta, PT Coca Cola Botling Indonesia dari Singapura dan Australia di bidang jasa industri minuman ringan tidak beralkohol yang berlokasi di Kota Medan dengan nilai investasi perluasan US$ 40 juta. Lalu dari Singapura yakni PT Navigat Energy di bidang jasa pembangkit listrik dengan rencana investasi senilai US$ 8,024 juta di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.
Mimi mengatakan, untuk bidang usaha lainnya yakni PT Tanimas Soap Industries dari Malaysia yang berlokasi di Kabupaten Deliserdang dengan rencana investasi US$ 2,175 juta.
Sementara untuk rencana investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di periode 1 Januari - 30 Juni 2012 sebesar Rp 2,188 miliar yang bergerak di sektor jasa, industri kimia, pengangkutan dan perkebunan. Perencanaan ini juga diperkirakan akan bisa menambah realisasi nilai investasi PMDN yang telah mencapai sekitar Rp 1,701 triliun.
Untuk PMDN, dikatakan, dari 12 daftar persetujuan menurut data BPMP, sebanyak 9 merupakan investasi baru dan 3 lainnya untuk perluasan. Rata-rata bidang usahanya berlokasi di Kabupaten Simalungun, Deliserdang, Kota Medan, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan dan Kabupaten Samosir. Sementara untuk perluasan yakni PT Musim Mas di Kota Medan senilai Rp 30,1 juta, PT Indo Sepada Jaya di Kabupaten Labuhan Batu senilai Rp 58 juta dan industri pakan ternak PT Sabas Indonesia yang berlokasi di Kota Medan senilai Rp 55 juta.
"Perekonomian Sumut yang terus tumbuh di berbagai sektor, menjadi nilai tambah untuk menarik investor terutama asing. Apalagi, kondisi Sumut juga membaik karena disokong adanya perbaikan infrastruktur," katanya.
Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Medan, M Ishak mengatakan, pengusaha asing lebih berminat berinvestasi pada sektor jasa karena memang lebih menjanjikan seperti kesehatan dan pendidikan. "Bidang hilir perkebunan juga akan dimasuki perusahaan asing mengingat prospeknya semakin bagus dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)," ujarnya. Tapi pengusaha nasional harus lebih bisa untuk aktif secara lokal dan gotong royong atau patungan jangan nanti jadi penonton saja. Dengan begitu, lanjutnya, dalam berinvestasi akan ada juga porsi untuk investor lokal. ( elvidaris simamora)..
rahul medan August 23rd, 2012, 05:39 PM Masterplan Sembilan Kawasan Industri Tuntas Akhir 2012 (http://www.investor.co.id/tradeandservices/masterplan-sembilan-kawasan-industri-tuntas-akhir-2012/43256)
Kamis, 23 Agustus 2012 | 20:23
JAKARTA - Pemerintah menargetkan rencana induk (masterplan) pengembangan sembilan kawasan industri khusus di Indonesia sudah selesai hingga akhir tahun 2012.
"Sembilan kawasan industri terdiri dari Siak, Boyolali, Sei Bamban, Bangka, Majalengka, Bintuni, Buli, dan Kulonprogo. Kami sedang persiapkan semuanya dan akhir tahun ini semua masterplan tersebut sudah selesai," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan dan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Dedi Mulyadi di Jakarta, Kamis.
Sesuai rencana awal pemerintah
Siak di Provinsi Riau akan dijadikan kawasan industri penunjang minyak dan gas,
Boyolali (Jawa Tengah) untuk industri tekstil kering (garmen),
Sei Bamban (Sumut) untuk hilirisasi produk karet
Bangka (Bangka Belitung) akan dijadikan kawasan industri berbasis timah.
"Untuk meningkatkan pertumbuhan industri, pemerintah terus meningkatkan pembangunan kawasan dengan infrastruktur yang memadai," ujarnya.
Sedangkan Majalengka Jawa Barat, lanjut Dedi, dirancang menjadi kawasan industri tekstil dan produk tekstil (TFT), Gresik Jawa Timur) untuk industri petrokimia berbasis gas, Bintuni-Tangguh (Papua) untuk industri petrokimia berbasis gas, Buli (Halmahera) untuk industri feronikel, serta Kulonprogo (Yogyakarta) menjadi kawasan industri besi dan baja.
"Semua rencana pengembangan sembilan kawasan industri dilakukan dengan pendekatan perwilayahan. Hal tersebut untuk memacu percepatan industrialisasi secara merata di seluruh wilayah Indonesia," paparnya.
Dedi menambahkan, jika terjadi penolakan oleh masyarakat setempat, biasanya karena kawasan industri tidak dilengkapi dengan fasilitas pusat pelatihan dan inovasi yang bisa memberdayakan masyarakat di sekitarnya.
"Pendekatannya adalah pengelolaan kawasan yang berbasis bisnis terintegrasi, sehingga industri yang masuk berdaya saing," tandasnya. (tk/ant)..
rahul medan August 26th, 2012, 07:03 PM Funland Berastagi Hadirkan 2 Wahana Baru (http://medan.tribunnews.com/2012/08/23/funland-berastagi-hadirkan-2-wahana-baru)
Tribun Medan - Kamis, 23 Agustus 2012 20:51 WIB
TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Simon Barus Funland Section Head Mikie Holiday Resort Berastagi mengatakan kalau pada tahun ini para pengunjung sangat antusias bermain di wahana permainan Funland terutama dengan hadirnya 2 wahana baru sekaligus.
Wahana permainan baru tersebut yaitu Volcano The Great Inferno dan Dolphin Bay. "Pengunjung ternyata sangat antusias menikmati wahana baru tersebut sehingga antrian kedua wahana baru ini selalu dipadati pengunjung mulai dari pagi hari sampai tutup," ujar Simon, Kamis (23/6).
Sangat terlihat keceriaan pengunjung khususnya yang menikmati wahana Dolphin Bay karena katanya, wahana ini sengaja didesain sedemikian rupa sehingga secara spontan setelah wahana ini dimainkan pengunjung akan terbawa dalam suasana gembira dengan gerakan memutar dan naik turun layaknya lumba-lumba.
Tidak hanya itu, Funland juga menghadirkan badut yang lucu yang senantiasa dapat menghibur anak-anak dan sesuai dengan tema 1001 malam, sepasang Aladin dan Jasmine juga ikut memeriahkan liburan kali ini dan menyambut para pengunjung di pintu masuk ke Funland. ..
|
|