View Full Version : ASEAN talk! | 2


paradyto
March 23rd, 2012, 10:40 AM
Continue from Part 1 (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=599082&page=51)

Mayoritas CMO ASEAN tak siap bertransformasi digital

Jakarta (ANTARA News) - Survei IBM terhadap 70 pemimpin departemen pemasaran (CMO) di sejumlah perusahaan di negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) menunjukkan 60 persen dari mereka tidak siap menghadapi tantangan transformasi era digital.

"Sebagian besar CMO mengakui bahwa mereka kurang terlibat dalam perbincangan real-time tentang merk atau produk mereka," kata Manajer Hubungan, Strategi dan Transformasi, IBM Singapore, Charles Njendu, dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Charles mengatakan, para CMO masih fokus pada memahami pasar, bukan pada memahami individu dalam menetapkan strategi.

Survei IBM dilatarbelakangi penggunaan teknologi digital oleh konsumen di seluruh dunia untuk berbagi pengalaman tentang produk.

"Oleh karena itu, pelanggan memiliki pengaruh yang lebih kuat atas merek dan pergeseran paradigma itu membutuhkan pendekatan, sarana dan kecakapan pemasaran yang baru agar perusahaan dapat bersaing," kata Charles.

Berdasarkan survei IBM, para CMO ASEAN, merasa tidak siap menyajikan angka-angka pasti laba atas investasi (ROI) pemasaran meski 59 persen dari mereka menganggap ROI ukuran utama dalam menilai efektivitas fungsi pemasaran pada 2015.

Survei yang dilakukan Februari hingga Juni 2011 itu juga melibatkan lebih dari 1630 CMO global di 64 negara dari 19 industri.


source: http://www.antaranews.com/berita/302706/mayoritas-cmo-asean-tak-siap-bertransformasi-digital

Andre_theRising
March 23rd, 2012, 10:49 AM
Re-post dari page sebelumnya )

I am expecting this very much
Soon South East Asia will get the roll of the dice to be a new paradise for world tourists

http://aseanvisa.org/


Tourists could see Southeast Asia on single visa
published by admin on Mon, 03/21/2011 - 15:43

Travellers could soon be able surf in Bali, shop in Singapore and eat spicy street food in Thailand before crossing into Cambodia and cruising the Mekong in Vietnam – all on a single tourist visa.

The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) is working on a plan that would open the region to foreign tourists in the same way Europe's unified visa system has streamlined travel.

"You would just have to apply for one visa and you could then visit all the countries using that visa," said Eddy Krisneidi, an official at the Jakarta-based ASEAN Secretariat, which recently released its Tourism Strategic Plan for the next five years.

With attractions ranging from jungle-covered temples at Angkor Wat in Cambodia to five-star beach resorts in Bali, Southeast Asia is a region that tempts travellers from all walks of life.

ASEAN countries recorded more than 65 million foreign visitor arrivals in 2009. Malaysia led the field, followed by Thailand, Singapore, Indonesia, Vietnam, the Philippines, Cambodia, Laos, Myanmar and Brunei.

Analysts say visitor numbers could be boosted by slashing the time-consuming and confusing visa requirements for each of ASEAN's 10 countries.

While some allow foreigners to simply purchase visas on arrival, others require wads of paperwork, photos and up to a week to issue the required stamp.

"One of the major concerns of the industry, as well as visitors, is the difficulty of obtaining visas, a series of widely differing regulations and information needs for visas," ASEAN's strategic plan states.

It is a view shared by Stuart McDonald, who runs an online travel forum for Southeast Asia.

"One of the most common questions that we see on travelfish.org is people asking visa questions: What kind of visa can I get? How long is it valid for? What does it cost?," said the Australian who travels extensively in Asia.

"The rules change all the time and it introduces a level of uncertainty and confusion that the industry can do without."

The concept of a single visa has wide support among tourism bodies across Southeast Asia.

"It would definitely benefit all the countries in this region, especially Thailand," Tourism Authority of Thailand governor Suraphon Svetasreni said, noting that Thailand is a "good strategic location" for overland travelling as it acts as a bridge to other countries.
Svetasreni said it is only a matter of time until the region's visa system is liberalised.

"ASEAN will be considered as a single destination, so it makes sense to apply for a single visa to travel to any country in ASEAN," he said.

Despite its appeal, others are less optimistic that a single visa will become a reality anytime soon.

"Travel procedures have to be simplified but it is not going to be easy because each country may have their own foreign policy," Malaysian Association of Tour and Travel inbound tourism vice president Arul Das said.

ASEAN is yet to outline the cost or length of stay for its planned single tourist visa. But it acknowledges it could take several years to introduce.

"The establishment of such a visa will not likely occur in the next five years due to barriers of technology, political issues, concerns of sovereignty and security and the different visa systems in the member states," its strategic plan states.

The single visa is one of several initiatives being worked on by ASEAN to boost tourism in the region.

The organization is also overseeing the creation of regional tourism standards which would apply to things such as accommodation, food and public toilets.

"There are already clear indications that major tour operators are now very much concerned with a wide range of standards in a destination," the plan states.

"Those destinations that are able to satisfy those increasingly high standards will have a distinct position of advantage."

paradyto
March 23rd, 2012, 11:33 AM
http://img84.imageshack.us/img84/8881/aseantalk.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/84/aseantalk.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Andre_theRising
March 26th, 2012, 11:35 AM
Berita dari Seputar Indonesia tentang bandara2 Asteng
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/480803/38/

Tak bisa dipungkiri kini South East Asia sedang booming airline industry..
Gak kebayang kalo gak ada pengembangan, gimana bila ASEAN Single Visa udah berlaku, bisa berjubel nih region ama pesawat :cheers1:


Bandara di Asia Tenggara Memburuk
Monday, 26 March 2012
SINGAPURA – Kejadian ini berulang kali terjadi di sebagian besar bandara utama Asia Tenggara. Pesawat berputarputar di atas bandara sebelum mendarat, atau terpaksa berhenti beroperasi lantaran antre di landasan.


Selain itu,antrean penumpang mengular di bagian imigrasi, pos pemeriksaan keamanan, dan tempat pengambilan bagasi. Kondisi yang semakin buruk tersebut tampak di bandara- bandara ibu kota, seperti Jakarta,Kuala Lumpur, Bangkok, dan Manila, dalam beberapa tahun terakhir. Memburuknya kondisi dan pelayanan bandara-bandara tersebut akibat infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan yang kian meningkat di kawasan ini tidak memadai.

“Anda dapat membeli sebanyak mungkin pesawat,tapi jika infrastruktur tidak menunjang, Anda akan melihat penurunan layanan yang mungkin mencegah Anda melaksanakan berbagai rencana untuk mengembangkan maskapai,” papar Andrew Herdman, direktur jenderal Association of Asia Pacific Airlines, seperti dikutip Reuters,kemarin.

Bandara Soekarno-Hatta, misalnya, kini melayani 51 juta penumpang per tahun, lebih dari dua kali lipat kapasitasnya saat dibangun pada pertengahan1980- an.Bandarainiterkenal buruk karena pesawat-pesawat harus berada di bandara selama hampir satu jam sebelum kembali lepas landas. Pesawat-pesawat di bandara ini juga harus berputarputar di atas bandara sebelum mendapat tempat untuk mendarat di landasan.

Satu jam penerbangan antara Singapura dan Jakarta dapat molor hingga dua jam atau lebih karena landasan yang padat. Ratusan bankir dan eksekutif yang sering terbang dari Jakarta ke Singapura pada Senin pagi harus meninggalkan rumah di saat pagi buta demi mendapat penerbangan pukul 6.00 pagi. Sering pula mereka harus terjebak kemacetan lalu lintas di jalan tol menuju bandara.

Sumber dari maskapai mengatakan, para penumpang tidak ragu untuk menelepon mereka atau bahkan chief executive melalui telepon seluler mereka untuk meminta pesawat menunggu. “Ini masalah umum. Kita tidak dapat pernah memenuhi permintaan ini kecuali mereka presiden atau wakil presiden Indonesia.Tapi,beberapa pelanggan dapat menjadi kasar dan berteriak pada kami,”tutur sumber tersebut pada Reuters.

Adapun, Bandara Suvarnabhumi di Bangkok saat ini sering harus membuat penumpang antre dua jam di bagian imigrasi dan kapasitas pelayanannya terus berkurang sejak dibuka enam tahun silam. Hal ini membuat Pemerintah Thailand mendorong maskapai bertarif rendah untuk pindah ke Don Muang Airport, sehingga dapat mengurangi kepadatan di Suvarnabhumi.

Di Bandara Kuala Lumpur, penumpang pun dapat menunggu berjam-jam. Setelah lepas dari antrean imigrasi yang panjangnya minimal 50 orang, penumpang harus berjalan menuju pesawat di lorong sepanjang ratusan meter. Maskapai bertarif murah (low- cost carriers/LCC) dan rute-rute mereka di Asia Tenggara dalam 10 tahun terakhir pun semakin banyak. Pengamat melihat pertumbuhan ke depan karena kurangnya alternatif lain dan kuatnya pertumbuhan ekonomi.

“Sepuluh tahun silam bandara di kawasan ini mungkin tidak memperkirakan bahwa permintaan LCC dapat menguat seperti hari ini,” tutur Chin Yau Seng, CEO Tiger Airways, maskapai yang berpusat di Singapura. Kondisi semacam ini mempersulit sejumlah maskapai untuk mempertahankan kinerja yang tepat waktu dan menghemat bahan bakar karena pesawat harus menunggu untuk lepas landas atau mendarat.

“Jika masalah ini bertahan lebih lama, maskapai-maskapai ini akan mengenakan tambahan biaya ini pada pelanggan. Jika konsumen tidak dapat menerima tambahan biaya ini, maka maskapai mana pun harus memutuskan keputusan investasi dan pengeluaran mereka,” ungkap Edward Sirait, direktur umum Lion Air.

Lion saat ini memesan 230 Boeing 737 senilai USD22,4 miliar, mencatatkan rekor untuk kesepakatan pesawat komersial terbesar di dunia yang dilakukan oleh AirAsia saat menandatangani kesepakatan pembelian 200AirbusA320neo senilai USD18 miliar.

Berlomba dengan Waktu

Sejumlah bandara di Asia Tenggara diperluas tapi beberapa pengamat industri mengatakan, upaya itu tidak cukup untuk memenuhi kapasitas dan permintaan. Shukor Yusof, analis dari Standard & Poor’s mengatakan, Indonesia dan Filipina merupakan negara yang terlambat dalam mengembangkan fasilitas untuk maskapai, sementara Singapura dan Malaysia berupaya mendahului.

“Indonesia kurang memiliki infrastruktur untuk memenuhi meningkatnya kapasitas sesuai pertumbuhan maskapai domestik dan penambahan pesawat baru,” katanya. Bandara Changi Singapura berencana membangun terminal keempat untuk meningkatkan kapasitas total hingga 82 juta penumpang per tahun, dari saat ini 73 juta penumpang. Terminal baru itu akan selesai pada 2017.

Di Bandara Soekarno-Hatta, pembenahan besar-besaran sedang dilakukan. Bandara ini membuka terminal ketiga tahun lalu untuk meningkatkan kapasitas hingga 62 juta penumpang per tahun pada 2014, naik dari 51 juta penumpang saat ini. Soekarno-Hatta juga merencanakan landasan ketiga dan terminal keempat yang dapat meningkatkan tiga kali lipat kapasitasnya. Namun, rencana itu terhalang oleh masalah akuisisi lahan. Sementara, para penumpang harus melakukan yang terbaik.

“Pekerjaan Anda sebagai penumpang yang terbang dari Jakarta ialah serumit pilot.Anda perlu memeriksa kondisi cuaca dan peringatan perjalanan,” kata salah satu eksekutif di bank investasi Eropa pada Reuters. ● syarifudin

patchay
March 27th, 2012, 07:22 PM
Hurray!! Thailand. Indonesia. Philippines.

Was wondering if any friends from Thailand/Indonesia/Philippines are interested to help promote Thailand/Indonesia/Philippines real estate and New Projects on Facebook?

I'm Patchay, co-founder of PropertyTalk & Lifestyle Malaysia @ Facebook and we have since expanded to PropertyTalk & Lifestyle Singapore and now Thailand! Forumer "SingaporeCity" is our co-admin for PTLSingapore.

Search for "PropertyTalk & Lifestyle Thailand/Indonesia/Philippines" on facebook and do join us!

Thailand
http://www.facebook.com/groups/357263214312593/

Indonesia
http://www.facebook.com/groups/356322771073459/

Philippines
http://www.facebook.com/groups/326865534041002/

Singapore - 110 Members
http://www.facebook.com/groups/170564546380585/

Malaysia - 584 Members
http://www.facebook.com/groups/115179435202482/


We also plan to make Thai/Indonesian/Tagalog-speaking members as co-Admin and do let me know if you're interested.

Do join us as we are planning a cross-exchange of gatherings and mutual networking across our PropertyTalk & Lifestyle online brands. The purpose is we are creating Southeast Asia's largest real estate investors and project enthusiast club for Youth.

This is a new way to expand the friendship across ASEAN. I look forward to seeing you there.


Regards.

Andre_theRising
April 3rd, 2012, 05:29 PM
dari bisnis.com
http://www.bisnis.com/articles/ekonomi-asean-indonesia-harus-lebih-berperan


EKONOMI ASEAN: Indonesia harus lebih berperan
Oleh Achmad Puja Rahman Altiar
Selasa, 03 April 2012 | 11:46 WIB

http://www.bisnis.com/system/article/image/4f7/a80/af7/0c9/a65/974/000/158/large_asean_1.gif?1333427881

JAKARTA: Pemerintah diharapkan meningkatkan peran aktifnya dalam menanggulangi isu-isu ekonomi regional di wilayah Asean.

Menurut Head of Global Market Hong Kong Shanghai Banking Corporation (HSBC) Ali Setiawan, peran ini penting untuk menghadapi perlambatan ekonomi global.

"Indonesia dapat mengambil bagian penting dalam menangani berbagai isu di bidang ekonomi [di ASEAN]," ujarnya dalam seminar ekonomi bertajuk The Next Economic Jewel of Asia, Selasa 3 April 2012.

Menurutnya, perdagangan intra-regional akan menjadi lebih rentan dengan menurunnya permintaan dari negara-negara barat, yang menurunkan tingkat ekspor Indonesia.

Ancaman tersebut perlu diperhatikan karena sebenanrya kondisi makro ekonomi Indonesia sangat baik, menyusul diakuinya Indonesia sebagai negara favorit investasi oleh lembaga peringkat internasional yang telah menganugerahkan negara ini peringkat layak investasi.

HSBC juga berharap pemerintah Indonesia mempersiapkan langkah-langkah antisipatif terhadap gejolak harga minyak dunia serta melanjutkan program pembangunan infrastruktur. (ra)

Andre_theRising
April 3rd, 2012, 05:32 PM
again..
http://www.bisnis.com/articles/ktt-asean-ke-20-asean-susun-strategi-hadapi-krisis

KTT ASEAN ke-20: Asean susun strategi hadapi krisis

Oleh Asep Dadan Muhanda
Selasa, 03 April 2012 | 07:05 WIB


PHNOM PENH: Negara-negara Asean menyusun strategi dalam menghadapi ancaman krisis di Amerika Serikat dan Eropa dengan mencari pasar ekspor baru nontradisional, seperti Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah dan Asia Tengah.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan Asean harus lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global dengan mengedepankan semangat integrasi negara di kawasan.

Akibat krisis di Eropa Barat dan Amerika, banyak negara-negara di dunia melakukan revisi pertumbuhannya, termasuk juga China dan India sehingga Asean harus mencari pasar ekspor baru ke negara-negara yang selama ini belum digarap maksimal.

“Negara-negara Asean perlu mengambil sikap agar lebih kokoh dan kompak, kekuatannya diharapkan bisa terus menopang perekonomian kawasan,” katanya seusai pertemuan Dewan Ekonomi Asean (Asean Economic Community/AEC) ke-7 yang merupakan rangkaian dari KTT Asean ke-20 di Phnom Penh, Kamboja, Senin malam 2 April 2012.

Proses integrasi ekonomi di tingkat internal Asean ini harus dipastikan tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah disepakati, untuk menuju Masyarakat Ekonomi Asean pada 2015.

Selain itu, lanjutnya, Asean akan mendorong peran sektor swasta sebagai penopang dari proses integrasi ekonomi melalui dialog yang dilakukan secara reguler antara Asean dengan dunia usaha. Selain membidik pasar baru, nengara anggota Asean juga menyadai akan pentingnya memperkuat perdagangan dan investasi intraAsean atau di dalam kawasan sendiri.

Menurut Gita, peluang meningkatkan kegiatan ekonomi intraAsean sangat terbuka lebar, baik dibidang perdagangan, jasa dan pariwisata maupun investasi. Perekonomian Asean saat ini tercatat mencapai US$2 triliun per tahun, dan hampir separuhnya ada di Indonesia. Di sektor perdagangan antarnegara Asean tercatat mencapai US$1 triliun.

Adapun turis yang datang ke Asean tercatat mencapai 79 juta orang per tahun, namun yang berasal dari negara Asean baru 30 juta orang. Selain itu, investasi asing dari negara Asean sendiri masih sangat rendah.
“Artinya, kalau di luar Asean ada masalah, kita masih bisa meningkatkan aktivitas perdagangan, pariwisata, dan investasi intraAsean,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Asean juga akan menggelar pertemuan bilateral untuk membahas kerjasama perdagangan antara negara-negara Asean dan Uni Eropa.
“Mungkin dalam kunjungan Presiden Uni Eropa Jose Manuel Barroso ke Indonesia akhir tahun nanti hal ini akan dibicarakan,” katanya. (Bsi)

lizia.
April 5th, 2012, 07:08 AM
ASEAN Desak Sanksi Myanmar Dicabut


PHNOM PENH– Perhimpunan Bangsa- Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) secara resmi kemarin menyeru agar Barat meringankan sanksi terhadap Myanmar pascasuksesnya pemilu sela negara itu.

Selain itu, para pemimpin ASEAN juga berjanji menyusun langkah-langkah dalam rangka menyelesaikan ketegangan maritim dengan China. Itu sebagai kesimpulan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang juga fokus terhadap rencana peluncuran roket Korea Utara (Korut).

Sementara, Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa menegaskan, sudah sepantasnya Amerika Serikat (AS) dan Eropa mencabut sanksi untuk Myanmar.“Tentu saja, sanksi itu harus dicabut. Kalau bukan sekarang, kapan?” papar Marty.Pemilu sela yang digelar Myanmar pada Minggu (1/4) lalu berjalan dengan mulus dan membawa ikon demokrasi negara yang dulunya bernama Burma itu,Aung San Suu Kyi untuk kali pertama merebut kursi di parlemen. Partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), juga menang besar dalam pemilu itu.
sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/483434/

paradyto
May 24th, 2012, 06:11 AM
ASEAN officials discuss connectivity plan
Arya Dipa, The Jakarta Post, Bandung | Thu, 05/24/2012

Senior delegates from 10 ASEAN member nations are currently taking part in the 33rd ASEAN Senior Transport Officials (STOM) meeting in Bandung, West Java, to finalize the ASEAN Connectivity Master Plan, an initiative to boost shipping, rail and air networks in the region, in an effort to be a regional power.

The meeting, which was officially opened on Tuesday and runs through Friday, is expected to help member nations make their goals congruent and generate measures for the plan’s execution, Indonesian Transportation Minister
E.E. Mangindaan said in his speech at the opening of the meeting.

“Projects that become our priorities are ASEAN Highway Network, Singapore Rail Link and Master Plan and Feasibility Study on Placement of ASEAN Roll-on/Roll off [RORO] Networking and Short Sea Shipping,” the minister said,

Indonesia and the Philippines were appointed project coordinators of ASEAN RORO’s feasibility study. By using RORO ships, cargo can be loaded through a ship’s bow or stern. Under such a system, shipping costs could be reduced.

“I think that all people agree that low costs [will make], commodity prices not so high. That is one of things that we prepared for the RORO connectivity,” said Mangidaan.

“However, when [cargo] reaches land, a train should be ready,” he expected.

On land transportation, the delegates discussed the update on Singapore-Kumning Rail Link (SKRL) and the ASEAN Highway Network Project.

Concerning the air transportation sector, the delegates discussed the finalization of the eighth Package of Commitments on Air Transport Services and the ASEAN Single Aviation Market, which includes economy and technical cooperation.

“Facing the Open Sky policy in 2015, we should prepare a concept and ensure airlines’ readiness to make connectivity an ASEAN strength,” he continued.

By synergizing the sea, land, air connectivity plan, Mangidaan believes that ASEAN can be a regional power.

“If everything is established, ASEAN will be very strong as a region. The power would also be backed by robust economy growth.”

Moreover, he expected that measures resulting from the meeting would pave the way for partnerships with China, Japan and South Korea, which have demonstrated willingness to support ASEAN Connectivity. “They are serious in helping this connectivity,” he added.

source: http://www.thejakartapost.com/news/2012/05/24/asean-officials-discuss-connectivity-plan.html

Namewee
July 18th, 2012, 08:03 AM
Padahal di forum negara2 ASEAN lainnya berita ini lagi panas-panasnya

ASEAN Dipecah Belah China

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/18/0713366620X310.jpg

Kegagalan pertama ASEAN menghasilkan komunike bersama dalam sejarah 45 tahun organisasi regional ini pada pertemuan di Phnom Penh, Kamboja, pekan lalu menunjukkan ada perubahan signifikan dalam regionalisme di kawasan Asia Tenggara. Salah satu faktor perubahan penting ini adalah China.

Sejak tiga tahun terakhir, tanda-tanda perubahan dengan China sebagai faktor penyebab perubahan ini sudah mulai terasa. Tahun 2010, China di depan para menteri luar negeri ASEAN sudah mengatakan, ”…kalian harus mengerti kami adalah negara besar dan kalian adalah negara-negara kecil.”

Gagalnya komunike bersama para menlu ASEAN dalam pertemuan di Kamboja adalah refleksi China melihat ASEAN yang mudah dipecah dan dibelah, termasuk dalam mencari solusi damai atas klaim kedaulatan yang tumpang tindih di Laut China Selatan. Kita harus membaca pikiran China sebagai ”…sekarang kita sudah menjadi kekuatan yang lebih besar di kawasan, jadi kalian negara-negara ASEAN harus menunduk lebih rendah lagi.”

Para pengamat dan komentator politik regional China menyebut krisis yang terjadi di Laut China Selatan, khususnya antara China dan Filipina, sebagai ombak kecil yang tidak akan mampu menjungkalkan ”perahu diplomatik besar” China. Dalam bahasa para diplomat ASEAN di pertemuan Kamboja, China telah membayar kursi kepemimpinan ASEAN yang tahun ini dipegang Kamboja.

Dan memang, kantor berita Xinhua yang melaporkan berita pertemuan tahunan ASEAN ini mengutip ucapan terima kasih Menlu China kepada Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen karena telah mendukung kepentingan utama China. Gagalnya komunike bersama para menlu ASEAN setelah 45 tahun menunjukkan besarnya pengaruh diplomatik China dalam organisasi regional ini.

Dengan mudah kita akan menuduh Kamboja ”telah dibeli” China dengan sikap Menlu Kamboja Hor Namhong yang ke luar dari ruangan setelah pendekatan oleh Menlu Indonesia dan Singapura. Kamboja memiliki kepentingan yang lebih besar dengan China, terutama setelah kunjungan Presiden China Hu Jintao, Mei lalu.
sumber (http://internasional.kompas.com/read/2012/07/18/07153651/ASEAN.Dipecah.Belah.China)

oceanwave
July 18th, 2012, 08:29 AM
sebenernya agak seneng juga sih cambodia gak kompak :D abis kesel bener liat tingkah forumer tetangga yang itu ,merasa negaranya lebih hebat dari negara mana pun ehhhh negaranya di senggol dikit ngerengek rengek

oceanwave
July 18th, 2012, 08:42 AM
http://journey941.com/Portals/5/logos/worldchoirgames-400.jpg

(world choir games adalah olympicnya paduan suara memperebutkan 106 emas 139 perak dan 19 perunggu)


ASEAN at 7th World Choir Games Cincinnati USA

Indonesia 8 Gold 9 Silver
Thailand 0 Gold 6 Silver
Philippines 0 Gold 3 Silver

source (http://www.interkultur.com/fileadmin/pdf_data/usa/Cincinnati/result/WCG_Cincinnati_2012_Table_of_Medals.pdf)

^^^^
gak dapet emas tuh yang ngaku2 penyanyi paling oke se asia tenggara :lol: ,padahal tahun ini choir milik alm elfa secioria gak ikut (biasanya mereka yang panen emas)

GondarCool
July 18th, 2012, 08:52 AM
^^
Lagi sensi gan ama negara Utara Sulawesi? :lol:

oceanwave
July 18th, 2012, 09:17 AM
^^^^
menurut saya mereka lebih annoying dari tetangga yang ada di utara kalimantan
(dalam hal forumer lho bukan negara secara keseluruhan)
bukannya mereka sering bilang mereka tidak cocok dengan asean dan lebih dekat ke negara2 latin sonooo gih pergih :nuts:
sekarang malah ngemis2 ngedumel kayak emak emak

:runaway:


Parlemen ASEAN akan Bahas Penempatan Pasukan AS di Australia

Jakarta Bukan hanya Parlemen RI yang merasa resah atas pembangunan pangkalan militer AS di Australia. Ketua Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP) Surahman Hidayat menyatakan, isu penempatan pasukan AS di Australia, akan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam Sidang Umum ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 20 September 2012.

"Isu ini akan dibahas secara multilateral," ujar Surahman Hidayat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7).

berita lengkap bisa dilihat di source

source (http://news.detik.com/read/2012/07/18/135854/1968404/10/parlemen-asean-akan-bahas-penempatan-pasukan-as-di-australia)

^^^^

kita lihat si tetangga yang itu pihak kemana :cheers:
(sudah jelas kalo kita pihak ke mereka ketika mereka ada masalah dengan china)

typhoonbringer
July 18th, 2012, 02:21 PM
kamboja itu nurutnya sama indo :D

Namewee
July 18th, 2012, 02:59 PM
sebenernya agak seneng juga sih cambodia gak kompak :D abis kesel bener liat tingkah forumer tetangga yang itu ,merasa negaranya lebih hebat dari negara mana pun ehhhh negaranya di senggol dikit ngerengek rengek

they feel they are strong because statusnya sebagai sekutu Amerika di Asia Tenggara

Padahal kalau urusan pertahanan, militernya salah satu yang paling miskin di Asia Tenggara :D

Saya yakin Amerika tak akan mau buang2 duit untuk negara yang sama sekali tidak menguntungkan bagi mereka.

oceanwave
July 18th, 2012, 04:21 PM
sorry but they are just parasite for asean :ohno::ohno::ohno:


kalo mereka pindah ke organisasi lain macem latin2 apa itu namanya(seperti apa yang forumer2 sana sombongkan ) pindah aja gak akan ngerugiin ASEAN kok malah gdp per capita ASEAN akan semakin besar :cheers:
saya bisa naik darah kalo liat thread sebelah,saya gak akan nge jelek jelekin mereka di thread sebelah sooo kita bebas di sini :banana:


btw ini jumlah atlit ASEAN yang dikirim ke olimpiade




tahun lalu :

Thailand (51)
Malaysia (33)
Singapore (25)
Indonesia (24)
Vietnam (21)
Philippines (15)



tahun ini :

Thailand (37)
Malaysia (30)
Singapore (23)
Indonesia (21)
Vietnam (18)
Philippines (11)


sumber : wikipedia

vindoarga
July 18th, 2012, 05:45 PM
^^
hahaha masbro kesel sama si Arvor ya? :D
gk semua kayak gitu juga kali, anggap aja cuma oknum, tapi emang banyak juga sih yg songong di forum2 lain :nuts:

Namewee
July 18th, 2012, 05:50 PM
^^
hahaha masbro kesel sama si Arvor ya? :D
gk semua kayak gitu juga kali, anggap aja cuma oknum, tapi emang banyak juga sih yg songong di forum2 lain :nuts:

setelah melihat langsung, gw justru kasihan sama mereka

banyak yang tidak mereka ketahui tentang negaranya sendiri (apalagi negara luar)

bahkan sering menciptakan angan2 untuk memuaskan diri

Contohnya ini
http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2012/07/12/347203_20120712075143.jpg

oceanwave
July 18th, 2012, 07:32 PM
liat si arvor itu mah udah pasti kesel bukan karena satu orang kok lebih,dan benar bukan karena satu forum (saya aktif di 3 forum) saya juga ada teman di real life orang filipina dan jujur mereka jika tidak membicarakan tentang negara mereka ,mereka lumayan menyenangkan

Pertanyaan saya emang dulu negara mereka itu sejaya apaan ya (mungkin saat mereka sedang jaya saya belum lahir )sampe sombongnya masih kebawa bawa sampai sekarang ,ada forumer sana yang benar benar kasar ngomongnya :ohno: (bukan kasar sama indo sih,sama negara lain),yang aneh lagi mereka nasionalistik tetapi bangga dengan amerika dan spanyol yang menjajah mereka :nuts:

Crazy Dude
July 19th, 2012, 07:27 AM
Ini diskusinya kok malah jadi ajang memburuk-burukan negara tetangga ya?? :nuts:

vendumesteer
July 19th, 2012, 07:34 AM
Hahahahaha, abisnya sebel sih ya, kl baca di forum mereka, gayaanyaaa pol, sampe ber angan2 kl posisi mereka tuh harusnya di karibia sono.

Kan katanya tahun 60an dl negara mereka kan diprediksi jadi salah satu macan asia. tapi ternyata salah urus oleh presiden yang istrinya suka ngoleksi sepatu itu lho...

oceanwave
July 19th, 2012, 08:35 AM
disini tidak ada yang memburuk burukan tetangga kok mereka memang sudah buruk :ohno::ohno::ohno:


biar gak oot gambar imelda marcos & dewi soekarno :



http://kolomkita.detik.com/upload/photo/1imelda11.jpg

http://kolomkita.detik.com/upload/photo/1imelda6.jpg

source (http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/2/1208/_diva_politik_paling_rakus_sedunia)

Andre_theRising
July 19th, 2012, 11:31 AM
Kalau masalah politik, emang menurutku negara tersebut adalah yang paling bawah kedua di Asteng setelah Myanmar (itupun Myanmar sekarang sudah on progress ke arah yang lebih baik)...Di sana banyak diktator2 serta suhu politiknya selalu aja panas truss, lha skrg mantan presidenny aja lagi dipenjara(g tau apa ud kluar dari RS), blum lagi urusan di Selatan yang masih terus jadi duri dalam daging bagi keamanan negeri

Tapi kalau boleh kasat mata dan hasil bacar2 artikel selama ini, menurutku Indonesia dan Filipina itu termasuk dekat dan banyak kesamaan....mulai dari sama2 kepulauan, sama2 rawan tsunami dan gempa, sama2 negara demokrasi dan republik (dipimpin Presiden...coba negara Asean mana lagi yang dipimpin langsung ma Presiden, ga pake PM2an :D)...industri hiburan kedua negara juga berhubungan erat, sama2 penggila bola basket(meski saat ini baik klub maupun negara kita masih blum bisa ngalahin Filipina :bash:)
...dan menurutku yang cukup penting adalah kedua negara sama2 berjuang melawan penjajah dari dulu...

Kalau masalah forumer2 yang sombong, lha itu terjadi di mana aja koq.. Coba liat pertempuran dan persaingan di YouTube atau situs2 berita antara poster2 USA vs poster Inggris, poster Spanyol vs poster Portugal, Inggris vs Perancis, Jepang vs S.Korea, Rusia vs USA, dan kalau yang dekat ya itu Malaysia vs Singapura :D :D
Saya kira wajar2 aja lha ini dunia skrang udah bebas, tinggal kita menyikapinya aja...toh nila dua tiga titik bukan berarti susunya warna ungu kan :carrot:

Erran
July 19th, 2012, 11:45 AM
disini tidak ada yang memburuk burukan tetangga kok mereka memang sudah buruk :ohno::ohno::ohno:

biar gak oot gambar imelda marcos & dewi soekarno :

http://kolomkita.detik.com/upload/photo/1imelda11.jpg

source (http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/2/1208/_diva_politik_paling_rakus_sedunia) http://tinyurl.com/7y8yy96http://tinyurl.com/7rlbaykhttp://tinyurl.com/6t37x6ehttp://tinyurl.com/6rtoumnhttp://tinyurl.com/7e392wuhttp://tinyurl.com/75v8krv

Sebenenya ksian juga ngeliat mereka, coba deh ikut dirasakan, dulunya salah satu yg tkaya di Asia, tp sdikit demi sdikit disalip ma ttangga, bahkan sma Indonesia yg notabene punya 2 kali lipat populasi, luas wilayah yg jauh lebih besar (permasalahan yg pastinya lebih kompleks). Bahkan klo mampir ke thread eknominya, bnyak prusahaan multinasional yg gulung tikar, pindah ke negara ttangganya, macam Thailand, Msia, atw ke Indo.

Sorry padha tak hilangin huruf vokalnya, coz males klo di translate (dimata matain :lol:)

Erran
July 19th, 2012, 11:50 AM
ASEAN SKILLS COMPETITION: 750 peserta dari 10 negara ikut serta
source (www.bisnis.com/articles/asean-skills-competition-750-peserta-dari-10-negara-ikut-serta)
http://www.bisnis.com/system/article/image/500/779/8e7/0c9/a67/22b/000/f0e/compact_asean_skill.jpg?1342667286

AKARTA: Sedikitnya 750 orang dari 10 negara-negara Asean akan menghadiri Asean Skills Competition pada November 2012.

Negara-negara Asean itu adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Vietnam, dan Thailand.


Bahkan, diperkirakan ada sekitar 10.000 orang pengunjung akan hadir menyaksikan kompetisi tersebut.

Menakertrans Muhaimin Iskandar menyatakan ada 18 perusahaan yang menyatakan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Asean Skills Competition (ASC).


Sejumlah perusahaan itu di antaranya PT Sika Indonesia, PT Indo Hotama Sejati,PT Pan Brothers Tbk, PT YSA Weldindo Teknik, PT Danfoss Industries Pte Ltd, PT Mustika Ratu Tbk, dan Toyota Astra Motor.

“Pelaksanaan ASC merupakan momentum Indonesia untuk mengejar standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” ujarnya pada Kamis, 19 Juli 2012. http://tinyurl.com/7y8yy96http://tinyurl.com/7rlbaykhttp://tinyurl.com/6t37x6ehttp://tinyurl.com/6rtoumnhttp://tinyurl.com/7e392wuhttp://tinyurl.com/75v8krv

bright_shield
July 19th, 2012, 12:24 PM
hihhi. pada bahas org tu, sante aja forumer indonesia bisa ngehandel sih.. kdang gondok juga sih.. :lol: tapi dia ga mwakili satu negara kok, msh banyak forumer yg waras dan respect dg sesama :)

#and untuk peta diatas: wong namanya peta imaginasi boleh2 aja toh. haha. tp kok doi niat amat yak sampe segitunya? :nuts:

oceanwave
July 19th, 2012, 01:46 PM
Kalau masalah politik, emang menurutku negara tersebut adalah yang paling bawah kedua di Asteng setelah Myanmar (itupun Myanmar sekarang sudah on progress ke arah yang lebih baik)...Di sana banyak diktator2 serta suhu politiknya selalu aja panas truss, lha skrg mantan presidenny aja lagi dipenjara(g tau apa ud kluar dari RS), blum lagi urusan di Selatan yang masih terus jadi duri dalam daging bagi keamanan negeri

Tapi kalau boleh kasat mata dan hasil bacar2 artikel selama ini, menurutku Indonesia dan Filipina itu termasuk dekat dan banyak kesamaan....mulai dari sama2 kepulauan, sama2 rawan tsunami dan gempa, sama2 negara demokrasi dan republik (dipimpin Presiden...coba negara Asean mana lagi yang dipimpin langsung ma Presiden, ga pake PM2an :D)...industri hiburan kedua negara juga berhubungan erat, sama2 penggila bola basket(meski saat ini baik klub maupun negara kita masih blum bisa ngalahin Filipina :bash:)
...dan menurutku yang cukup penting adalah kedua negara sama2 berjuang melawan penjajah dari dulu...

Kalau masalah forumer2 yang sombong, lha itu terjadi di mana aja koq.. Coba liat pertempuran dan persaingan di YouTube atau situs2 berita antara poster2 USA vs poster Inggris, poster Spanyol vs poster Portugal, Inggris vs Perancis, Jepang vs S.Korea, Rusia vs USA, dan kalau yang dekat ya itu Malaysia vs Singapura :D :D
Saya kira wajar2 aja lha ini dunia skrang udah bebas, tinggal kita menyikapinya aja...toh nila dua tiga titik bukan berarti susunya warna ungu kan :carrot:

^^^^

saya setuju mereka mempunyai banyak kesamaan dengan indonesia ,tentang basket mereka jagonya emang di sini :D sama si pacman yang belum lama baru kalah ,tapi kalo liat secara keseluruhan mereka sangat payah di sea games

tentang forumer yang sombong sueerrrr mereka sombongnya lebih lebih ,kalo you tube mah emang sarang troll2 :D , saya melihatnya dari beberapa forum (3) salah satunya di sini, tapi mungkin karena sombong untuk menutup-nutupi keadaan negara mereka (keadaan yang dikatakan bro erran) saya tahu forum2 seperti lowyat atau topix saya itu dua forum berkumpulnya para troll tapi saya gak terlalu naik darah kalo liat mereka walaupun indo di hujat parah2 di sana.

Saya juga tau banyak forumer sana yang punya respect & waras tapi yang resek juga jauh lebih banyak,saya lihat forumer kita hampir 80% kalo bertamu keluar sangat respect (walau mereka tahu sebenernya indo lebih segala galanya),jd sy mnta smg forumr sni gk ad yg ngelrang buat forumer2 sini untuk mempost sesuatu yang bruk ttg tetangga itu toh forumer2 sana yang respect sama kita gak ngelarang forumer ngra mreka bwat jelek2in negara kita


saya sengaja tulisan saya sebagian besar tidak di singkat singkat biar mereka translate,biar mereka sadar mereka lebaynya sangat mengganggu

btw buat forumer2 indonesia salam damai
curcol is more fun in more than 17000 islands

:runaway:

jonathanterbang
July 19th, 2012, 04:27 PM
wah rame banget ngomongin negara tetangga yang satu itu....
hahaha..
BTW tadi siang aku liat kendaaraan identitas mereka ada di semarang... hahahaha...
jepney or apalah namanya, platnya merah pula..
bukti :
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/555833_3501689465290_1362092013_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/s720x720/576076_3501687345237_1333218826_n.jpg
maaf ya OOT, buat hiburan daripada ngedumel nda kuat liat trit sebelah.... :)

blablanonsense
July 20th, 2012, 09:38 AM
Pertanyaan saya emang dulu negara mereka itu sejaya apaan ya (mungkin saat mereka sedang jaya saya belum lahir )sampe sombongnya masih kebawa bawa sampai sekarang ,ada forumer sana yang benar benar kasar ngomongnya :ohno: (bukan kasar sama indo sih,sama negara lain),yang aneh lagi mereka nasionalistik tetapi bangga dengan amerika dan spanyol yang menjajah mereka :nuts:

Di tahun 50an, GDP philippine itu termasuk besar jika dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara (SEA) dan di antara negara yang terkaya di SEA setelah PD2. Tapi, ketergantungan pada impor minyak dan terlalu bertumpu pada pertanian membuat pertumbuhan ekonomi menyusut ketika harga minyak dunia mulai merangkak naik di tahun 60 dan 70an. Beralih ke industri susah karena BBM impor, dst. Sementara Malaysia, Indonesia dan Brunai menjadi asian tigers gara2 harga minyak yang merangkak naik. Jadi di saat negara2 sekitarnya tambah makmur, dia malah bertambah miskin.
Dibilang bangga terhadap penjajah saya kira itu pendapat pribadi saja.

onosqaciw
July 23rd, 2012, 08:44 AM
waduh kenapa malah gosipin negara lain ya?
btw gw pengen liat reaksi ASEAN setelah tur maratonnya pak marty...
kira2 ASEAN ngeliat Indonesia seperti apa ya?
terutama buat vietnam ma thailand

Andre_theRising
July 23rd, 2012, 02:05 PM
Yang pasti Pak Marty Natalegawa sukses melobi2 ke Kamboja, Vietnam, dan Manila untuk bisa duduk bersama berkomitmen mengambil sikap terhadap masalah Laut Cina Selatan
Ini adalah salah satu prestasi beliau, setelah 2 minggu lalu yang cukup memalukan di mana pertama kalinya forum ASEAN gagal mengambil sebuah sikap bersama. Selain itu beliau juga sukses bersama timnya meredakan ketegangan di perbatasan Thailand - Kamboja yang dibuktikan dengan penarikan tentara kedua belah pihak dari perbatasan (saya ingat betul tahun lalu di ASEAN Forum, beliau menjadi mediator Menlu Kamboja dan Menlu Thailand dalam pertemuan di sela2 acara dengan modal snack Kue Dadar :D :D)

Trus terang I like this guy....salah satu Menteri terbaik dari Kabinet SBY. sangat bersemangat, smart, dan pekerja keras
Mungkin suatu saat setelah diasah dan diasah lagi bisa saja 10 tahun kemudian bisa jadi pimpinan salah satu Organisasi PBB atau bahkan Sekjen PBB!!

onosqaciw
July 23rd, 2012, 04:26 PM
kalo ane liat malah sby yg pantes jadi sekjen...jago pencitraannya

Andre_theRising
July 24th, 2012, 03:44 AM
Ca elah, muak awak dengar 'pencintraan2'....korban media lu!
Udah semua tokoh politik itu mesti bikan pencitraan cuy, bukan SBY aja
Liat aja taun depan makin banyak aja pencitraan-pencitraan di sana sini

Ngga liat si Hari, si Ical, Fauzi Bowo, sama si SP sekarang lagi sibuk pencitraan di sana-sini.
Gw masih lebih respek ma Mega yang Prabowo yang ngga banyak gembar gembor di media dan hanya muncul di TV seperlunya aja...trus kalo Jokowi menurutku bukan pencitraan, memang sudah gayanya dari dulu seperti itu sehinnga alami bukan tiba2 turun ke bawah
Kalo gitu, mendingan Surya Paloh aja jadi Sekjen PBB atau si Hari...menurutku pencitraan 'Gerakan Perubahan' mereka itu lebih oke buat dunia internasional daripada SBY yang ngga punya semboyan apa2...kali aja mereka bisa meluluhkan super2 ego macam USA, Rusia, Cina, Iran, dsb :lol: :lol:

Kalo mo ngritik SBY cari alasan lain aja cuy yang lebih teknikal dan intelek..jangan 'pencitraan' yang adalah 'dosa sejuta umat politikus'

onosqaciw
July 24th, 2012, 08:15 AM
chill.... gw juga suka ma SBY maksud gw liat kan sekjen PBB kerjanya kaya gimana...
yg gw sayangkan kenapa SBY tidak bisa ngulang duet yg bagus ma JK
justru gw malah waswas sama pemilu mendatang terutama kalo poros PDIP menang
soalnya gw gak yakin bgt ma tim ekonominya jgn org2 kek gita wirjawan dkk yg emang didikan barat pada ditendang (padahal kinerjanya bagus)

blk lagi ke ASEAN klo ngeliat EU dah jelas kalo organisasi regional mau makin bagus dan terintegrasi maka harus ada motornya, klo di EU kan jelas France-Germany
nah siapa yg mau diajak kerja sama buat jadi motornya ASEAN...

gw omongin vietnam ma thailand soalnya sepertinya kita belum tahu "pandangan" dengan cukup intens kedua negara ini terhadap Indonesia

Andre_theRising
July 24th, 2012, 01:13 PM
Terus terang gw mendukung banget sih kalo SBY jadi Sekjen PBB....tapi bukan karena pencitraan, melainkan karena personalitasnya dan pembawaannya yang tenang dan cukup kuat melawat kebencian sana-sini (gw nggak kebayang kalo alm. Gus Dur atau alm Soeharto yang di posisinya sekarang..).. SEbagai Sekjen PBB, ia harus berhubungan dengan orang2 dan entitas macam Ahmadinejad, Obama, Kanselir Jerman, kemiskinan Afrika, Uni Eropa, krisis ekonomi dan minyak, aktor2 tukang perang dsb...tentu membutuhkan orang yang tenang dan tidak terlalu agresif seperti SBY

Betul bahwa dia butuh orang seperti JK jadi Wapres, tapi sayang udah ditawarin JKny yg niat pengen jadi RI-1

*********

Anyway, Uni Eropa itu dibuat dalam kerangka kebersamaan dimana harus diakui saat dibentuknya itu perekonomian Eropa cukup baik dan negara2 anggotanya semua ekonomi cukup baik. Beda dengan ASEAN yang masih ada kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah. Saya kira saat ini fokus ASEAN lebih ke menyikapi krisis ekonomi global, Laut Cina Selatan, dan yang terpenting membantu perkembangan ekonomi negara2 seperti Laos, Myanmar, dan Kamboja yang masih agak terbelakang di banding yang lai

Kalo negara2 ASEAN udah cukup seimbang, baru kita bisa berbicara let's get rocked kayak Uni Eropa IMHO.

Namewee
July 24th, 2012, 03:00 PM
Seandainya meraih nobel perdamaian pada perjanjian damai Indonesia-GAM, pasti langkah SBY lancar untuk menjadi sekjen PBB :D

bright_shield
July 24th, 2012, 03:23 PM
blk lagi ke ASEAN klo ngeliat EU dah jelas kalo organisasi regional mau makin bagus dan terintegrasi maka harus ada motornya, klo di EU kan jelas France-Germany
nah siapa yg mau diajak kerja sama buat jadi motornya ASEAN...


yang terbesar itulah yg jadi motornya. Jerman dan Prancis itu dua terbesar ekonomi dan demografi di eropa barat, so maybe kalo diimplementasikan di Asean ya tentu motornya Indonesia dan mungkin Thailand..

typhoonbringer
July 24th, 2012, 03:40 PM
gam itu damai karena tsunami dan JK, bukan sby :p

soal Uni ASEAN, di kaskus pernah saya kemukakan ttg wacana ini, sebenernya bisa, seperti european coal comission yang bertransformasi menjadi EU, tadinya anggota cuma 5 lho, belanda-prancis-jerman-belgia-italia, yang lain itu nyusul setelah puluhan taun....perlu diingat juga kesulitan uni asean itu karena konflik perbatasan antar anggota asean

kalo dari saya, core membernya thailand-singapur-indonesia-brunai-philiphine dulu deh

onosqaciw
July 24th, 2012, 03:58 PM
hehe kalo ASEAN 5 kayanya kebanyakan.....bagusan sih sama malaysia secara bahasa ma budayanya relatif sama...

typhoonbringer
July 24th, 2012, 04:15 PM
^^ bukanya ngehina, tapi malaysia itu paling banyak sengketa perbatasan dengan tetangganya, asean 5 yang ane propose secara ekonomi emang roller coaster sih, tapi ga ada konflik sama sekali (hampir)

onosqaciw
July 25th, 2012, 02:12 AM
ya emang sayangya semenjak mahathir mundur malaysia emang agak "hostile" ama kita...mungkin kalau PM nya anwar ibrahim bisa ngulang jaman suharto-mahathir

Panzer_18
July 25th, 2012, 03:20 AM
HI! from the philippines! ... wishes to congratulate eat bulaga indonesia :cheers:

Andre_theRising
July 25th, 2012, 03:47 AM
ya emang sayangya semenjak mahathir mundur malaysia emang agak "hostile" ama kita...mungkin kalau PM nya anwar ibrahim bisa ngulang jaman suharto-mahathir

Hostile gimana????
Langkah PEMUTIHAN bagi puluhan ribu (atau ratusan ribu?) TKI Illegal asal Indonesia secara langsung di Malaysia tu adalah terobosan luar biasa loh menurutku....kebayang ngga kalo semua mereka itu ketangkap semua trus dipulangin ke INdonesia..

Tau nggak mereka udah menghapus VoA untuk India beberapa taun lalu gara2 banyak imigran ilegal dari India datang ke Malaysia (ini sempat bikin hubungan kedua negara agak renggang - apalagi etnis India adalah terbanyak ketiga di Malaysia). Logikanya, Malaysia juga bisa saja memperketat kedatangan orang Indonesia ke Malaysia secara menyeluruh tapi itu tidak terjadi kan? Yang ada cuma pengawasan2 sporadis oleh Polisi Diraja dan tidak se'ganas' ketika merazia imigran India

Saya kira masa2 hostile Malaysia - Indonesia terjadi pada taun 2000-an kemarin, tapi beberapa tahun terakhir nggak terlalu kecuali masalah klaim2an budaya oleh mereka

onosqaciw
July 25th, 2012, 08:39 AM
maksud saya pas jaman badawi...jamannya najib razak dah mendingan cuman kalau average indonesian kan masih agak sensi ama malaysia saat ini (thx to tortor)...at least gak sebaik suharto-mahathir

vindoarga
July 25th, 2012, 04:26 PM
Hostile gimana????
Langkah PEMUTIHAN bagi puluhan ribu (atau ratusan ribu?) TKI Illegal asal Indonesia secara langsung di Malaysia tu adalah terobosan luar biasa loh menurutku....kebayang ngga kalo semua mereka itu ketangkap semua trus dipulangin ke INdonesia..

Tau nggak mereka udah menghapus VoA untuk India beberapa taun lalu gara2 banyak imigran ilegal dari India datang ke Malaysia (ini sempat bikin hubungan kedua negara agak renggang - apalagi etnis India adalah terbanyak ketiga di Malaysia). Logikanya, Malaysia juga bisa saja memperketat kedatangan orang Indonesia ke Malaysia secara menyeluruh tapi itu tidak terjadi kan? Yang ada cuma pengawasan2 sporadis oleh Polisi Diraja dan tidak se'ganas' ketika merazia imigran India

Saya kira masa2 hostile Malaysia - Indonesia terjadi pada taun 2000-an kemarin, tapi beberapa tahun terakhir nggak terlalu kecuali masalah klaim2an budaya oleh mereka
simple om :D
partai berkuasa butuh suara, dan paling gampang dapetinnya ya dari TKI yg dinaturalisasi :tongue2: karena dukungan melayu sana sudah nggak sekuat dulu lagi semenjak menguatnya partai koalisinya Anwar Ibrahim sama PAS dan DAP

Andre_theRising
July 25th, 2012, 04:35 PM
maksud saya pas jaman badawi...jamannya najib razak dah mendingan cuman kalau average indonesian kan masih agak sensi ama malaysia saat ini (thx to tortor)...at least gak sebaik suharto-mahathir

Yang bikin masalah tortor itu JUSTRU orang Batak yang udah lama tinggal di sana, dan ngga mau kulo nuwun dulu ke kampung asalnya di Tapanuli buat membicarakan hal tersebut (dan saya orang Batak :) )

Betul zaman Badawi, makanya dulu SBY pernah nggak mau datang pas diundang ke Upacara Kemerdekaan Malaysia pas lagi bnyk kasus gitu, yang diutus Pak JK sehingga pemerintah Malaysia di sana jadi kecele :lol:

Andre_theRising
July 25th, 2012, 04:40 PM
simple om :D
partai berkuasa butuh suara, dan paling gampang dapetinnya ya dari TKI yg dinaturalisasi :tongue2: karena dukungan melayu sana sudah nggak sekuat dulu lagi semenjak menguatnya partai koalisinya Anwar Ibrahim sama PAS dan DAP

Lho koq jadi bicara naturalisasi?? :laugh:
Maksud saya di atas kan pemutihan dari TKI Ilegal jadi TKI legal, gitu loh :cheers:

Andre_theRising
July 25th, 2012, 04:42 PM
^^ bukanya ngehina, tapi malaysia itu paling banyak sengketa perbatasan dengan tetangganya, asean 5 yang ane propose secara ekonomi emang roller coaster sih, tapi ga ada konflik sama sekali (hampir)

Hehehe iya bro, memang mereka banyak banget masalah perbatasannya...ma Singapura, Brunei, Vietnam, RRC, dsb...terus terang gw penasaran sekaligus was2 bagaimana masalah klaim perbatasan ini akan mengemuka di tahun2 ke depan. Mudah2n nggak membikin suasana jadi hot, karena menurutku Asia Tenggara ini adalah calon macan baru dunia yang akan mendampingi Asia Timur kelak

Tentang ASEAN 5 itu ide bagus juga, tapi keknya Malaysia mesti masuklah bro, suka ngga suka.
Kita udah sama2 tahu betapa ASEAN ini banyak menjadi perhatian berbagai negara, bahkan negara2 seperti Australia, India, Cina, Selandia Baru, Jepang, Rusia, dan USA berlomba2 PDKT ke ASEAN :hug: ....liat aja ASEAN Forum dan East Asia Summit kemarin, betapa peran ASEAN dan terutama Indonesia sangat mengemuka :pepper: :pepper: :pepper: :pepper:

vindoarga
July 26th, 2012, 09:18 AM
Lho koq jadi bicara naturalisasi?? :laugh:
Maksud saya di atas kan pemutihan dari TKI Ilegal jadi TKI legal, gitu loh :cheers:
iya, maksud saya kenapa pemerintah sana baik-baikin TKI kita itu karena ada maunya agar nantinya para TKI itu waktu pilihan raya dapat digunakan sebagai voter, kalau sudah legal kan proses penaturalisasinya kan jadi gampang :laugh:

macam inilah :laugh:
‘Overnight citizenship’ for Sabah aliens a thorny electoral issue (http://my.news.yahoo.com/overnight-citizenship-for-sabah-aliens-thorny-electoral-issue-062845102.html)

Andre_theRising
July 26th, 2012, 02:03 PM
HI! from the philippines! ... wishes to congratulate eat bulaga indonesia :cheers:

Hi Panzer, thank you for the warm greeting. Cheers from Indonesia :cheers1:

I've known that, the Eat Bulaga has just started airing in our TV, the channel is SCTV....they got 14 hosts to commence the show, indoor and outdoor. So far it gets wonderful response from audience

Heard that the show is also retained for more than 30 years in Philippines TV channel and always get high ratings... Hope that in Indonesia it will stay long and bring more lucks to our people too by those bulk of presents to the winners :carrot: :carrot:

You_soap
July 27th, 2012, 05:02 AM
Tadi baca ini di harian Detik Pagi
http://img28.imageshack.us/img28/7619/page0000006large.png
http://img96.imageshack.us/img96/2827/page0000007large.png

juara dalam hal penjualan mobil jadi bangga2an dan keuntungan buat industri otomotif, selebihnya rakyat semakin merana di jalan yg semakin macet :bash:
btw kenapa ya Filipina yg penduduknya lebih besar dari Thailand dan Malaysia tapi penjualan mobilnya sangat jauh di bawah kedua negara itu?

GondarCool
July 27th, 2012, 08:54 AM
Kok mengenai masalah Rohingya ASEAN gak ada respon sama sekali sih? Myanmar masih termasuk ASEAN kan?



No rights for stateless Rohingya fleeing Burma


Washington, D.C. - There are around 12 million people worldwide who lack citizenship and basic rights in the country in which they live. This stateless status often keeps children from attending school and condemns families to poverty. And it can be particularly hard on women – a fact that I had reinforced to me on a recent trip to Malaysia.

In February, I and a colleague travelled to Malaysia and Bangladesh to assess the needs of the Rohingya population – a Muslim ethnic minority group from western Burma.

The Rohingya have no rights in Burma, and their lives are made impossible by such practices as forced labor, displacement and systematic physical assault and rape. They are not allowed to marry or travel to other villages unless they pay prohibitively high taxes.

The Burmese authorities stripped the Rohingya of their Burmese citizenship in 1982, arguing that they are Bangladeshi. But the Bangladeshi government also does not accept the Rohingya as their citizens. So the Rohingya community is stateless, with no government that accepts them
link (http://www.trust.org/alertnet/blogs/alertnet-news-blog/no-rights-for-stateless-rohingya-fleeing-burma/)

Pakponidi
July 27th, 2012, 09:45 AM
^^ katanya sih karena masalah Rohingya ini masalah dalam negeri Myanmar, jadi ASEAN ga bisa ikut cawe-cawe. Waktu kerusuhan antar etnis di KalBar, Tragedi Poso dll emang ASEAN ikut andil dalam penyelesaiannya? Setahu saya tidak. CMIIW

onosqaciw
July 28th, 2012, 07:12 AM
karena salah satu prinsip ASEAN adalah non interference untuk masalah domestik ...jadi klo mau lebih proaktif emang salah satu prinsip harus dirubah dulu biar ada basis legalitas yang lebih jelas...

Mehome
July 28th, 2012, 09:55 AM
@onosqaciw : kalo menurut saya ga usah Asean ikut campur. PBB udah mulai turun koq.
Nanti Papua ikut disentil2 tetangga kalau asas non interference dicabut

Erran
July 28th, 2012, 01:13 PM
@onosqaciw : kalo menurut saya ga usah Asean ikut campur. PBB udah mulai turun koq.
Nanti Papua ikut disentil2 tetangga kalau asas non interference dicabut

:lol: Jadi inget tetangga sebelah lagi.

onosqaciw
July 28th, 2012, 04:34 PM
ya saya juga ga mau indonesia ikut campur cuman mau jelasin aja masalah non interference

bright_shield
July 28th, 2012, 05:39 PM
:lol: Jadi inget tetangga sebelah lagi.

ya saya juga ga mau indonesia ikut campur cuman mau jelasin aja masalah non interference

asal jangan kayak seseorang di thread sebelah, mau ngusik urusan rumah tangga orang, ternyata lupa problem rumah tangganya jauh lebih parah...:ohno:

Crazy Dude
July 28th, 2012, 10:06 PM
Oh orang yang itu, kayaknya bener orangnya pada dasarnya emang ga seneng gitu sama Indo. :lol: toh orang2 di sana yg sebangsa sama dia juga ga suka kok sama tu orang.. Liat deh di thread ekonomi mereka,, di sana dia dikata2in sama yang lain karena kerjanya suka kritik and kasi komen negatif mulu tentang berita pembangunan yg sedang terjadi di negaranya. :lol: Orang macam dia kalo di ajak debat mah ga ada gunanya, adanya cuman debat kusir. Troll mah dicuekin aja.

eurico
July 28th, 2012, 11:49 PM
Tadi baca ini di harian Detik Pagi
....

juara dalam hal penjualan mobil jadi bangga2an dan keuntungan buat industri otomotif, selebihnya rakyat semakin merana di jalan yg semakin macet :bash:
btw kenapa ya Filipina yg penduduknya lebih besar dari Thailand dan Malaysia tapi penjualan mobilnya sangat jauh di bawah kedua negara itu?

lhoh bangga donk mas Indonesia menjadi dan memang pasar terbesar otomotif di Asean, kalo dibandingkan rasionya malah Indonesia itu masih di bawah Thailand dan Malaysia.
Yang salah tuh pemerintah, seharusnya mereka bisa menyediakan infrastruktur yang memadai bagi rakyatnya, industri dan pasarnya gak bisa disalahin. Industri ada kepentingan ekonomi di sini, rakyatnya juga gak bisa disalahin karena mereka punya duit suka2 mereka donk mw dibelanjakan untuk beli mobil dan seperti yg sudah dijelasin di artikel di atas faktor kurang memadainya transportasi masal yang nyaman di mana hal itu balik lagi tanggung jawab pemerintah.
Contoh tuh Thailand, walau marketnya kecil tapi beberapa tahun ke belakang pasar otomotif mereka nomor satu di Asean, banyak pabrikan yang membuka pabrik di sana bahkan untuk ekspor. Nah seharusnya momentum ini bisa dimanfaatkan Indonesia untuk menarik pabrikan otomotif membuka pabriknya di Indonesia.
Masalah Filipina, mereka daya belinya rendah, malah beberapa pabrikan seperti ford hengkang dari Filipina, pabriknya ditutup karena merugi. Padahal dulu pada saat mw buka tarik2an antara Filipina dgn Indonesia dan yg menang saat itu Filipina ini pas era 97-98an, tapi lihat sekarang Indonesia mulai berjaya kembali.

onosqaciw
July 29th, 2012, 12:49 AM
asal jangan kayak seseorang di thread sebelah, mau ngusik urusan rumah tangga orang, ternyata lupa problem rumah tangganya jauh lebih parah...:ohno:

oh yang itu ya kalau ga salah dia aslinya bukan orang lokal kok, tapi orang denmark ato belgia gitu....dulu pas 2010-2011 dia juga ada problem dikit ma orang lokal di forum mereka....

Crazy Dude
July 29th, 2012, 07:53 AM
katanya sih mix denmark gitu bro.. mungkin karena itu kali ya, doi jadi ngerasa sok yang paling hebat dan superior dalam segala2nya haha..

Andre_theRising
July 29th, 2012, 08:26 AM
Negara shbt kita itu politiknya jauh lebih rusuh dan rumit dibandingkan kita Indonesia. Makanya banyak investasi2 yang cabut bro, ga ada kepastian dan kestablian (lha mantan Presdnnya aja dimasukin penjara coba pas sakit)... selain itu daya belinya rendah dibandingkan Indonesia yang pertumbuhan middle-class ny sangat pesat

Namewee
July 29th, 2012, 08:53 AM
^^
Tapi secara geografi, ekonomi, politik, sosial dll merekalah yang paling mirip dengan kita :D

oceanwave
July 29th, 2012, 10:50 AM
^^^^^^

secara geografi mereka kalah sepertinya mereka tidak punya macem bromo,carstensz pyramid papua,kalo pulau iya 11 12 tapi yang terkenal cuma boracay yang dimana besarnya cuma seper beraparatus bali

dari segi budaya juga mereka kalah mereka tidak ada peninggalan budaya yang besar macem borobudur & prambanan,kita dari sudut ke sudut kaya sekali dengan budaya,mereka kebanyakan sudah sangat terperngaruh budaya spanyol

dari segi fauna negara kita juga lebih kaya mereka tidak ada harimau,gajah,dll (cmiiw)

tuhkan betapa diberkahinya negara kita dengan kekayaan alam & budaya , saya bangga menjadi warga indonesia lahir & dibesarkan di indonesia < pergi jauh jauh deh yang ngaku2 warga indo tapi jelek2in negaranya sendiri :banana::banana:

negara yang mungkin lebih/sama kaya akan alam & budayanya adalah china , india & brazil

GondarCool
July 29th, 2012, 02:15 PM
^^
Tapi secara geografi, ekonomi, politik, sosial dll merekalah yang paling mirip dengan kita :D

betul, malah kadang2 gw ngerasa kita lebih banyak kemiripannya thdp mereka dibanding m'sia :nuts:

bright_shield
July 29th, 2012, 02:29 PM
betul, malah kadang2 gw ngerasa kita lebih banyak kemiripannya thdp mereka dibanding m'sia :nuts:

kalo menurut gw, kita jauh deket dengan msia.. ya simple aja, masing2 ga butuh bahasa perantara buat saling komunikasikan? kalo dgn filipina qt harus pake bhs inggris...

CrazyForID
July 29th, 2012, 08:18 PM
oh yang itu ya kalau ga salah dia aslinya bukan orang lokal kok, tapi orang denmark ato belgia gitu....dulu pas 2010-2011 dia juga ada problem dikit ma orang lokal di forum mereka....
shithead banget itu orang :lol:

momo45
July 29th, 2012, 08:59 PM
Oh iya satu lagi yang buat gue gondok kalo di Asian forum -_-
Mentang2 di metro manila booming pembangunan highrise mereka langsung memproklamirkan diri kalo ekonomi negara mereka booming se ASEAN!
sedikit tanya, soalnya masih awam. Jika memang ekonomi mereka terseok2 kenapa disana sepertinya sektor propertinya booming sekali?? setiap ada CBD baru di Metro manila langsung gedung2 baru bermunculan -_-

CrazyForID
July 29th, 2012, 09:13 PM
^^ nggak ada salahnya jadi proud people. orang filipina rata-rata baek baek aja kok. cuma itu satu si shithead yang error otaknya :lol:
ekonomi filipina gak terseok seok kok. dan memang, saya kagum sama CBDnya. tata kota mereka emang beneran kerja. gak chaos kaya kota-kota indonesia

eurico
July 29th, 2012, 11:44 PM
Oh iya satu lagi yang buat gue gondok kalo di Asian forum -_-
Mentang2 di metro manila booming pembangunan highrise mereka langsung memproklamirkan diri kalo ekonomi negara mereka booming se ASEAN!
sedikit tanya, soalnya masih awam. Jika memang ekonomi mereka terseok2 kenapa disana sepertinya sektor propertinya booming sekali?? setiap ada CBD baru di Metro manila langsung gedung2 baru bermunculan -_-

me too, kadang sampe males mw posting foto di sana, dikit2 makati city, dikit2 manila, dikit2 bonaficio city, global city lah segala macem, belum lagi mall of asia nya, sampe ada north edsa mall juga, please deh mall nya kacangan jika dibandingin dengan central park or pim, buset dah sampe hafal gw bagian2nya hahaha... di sana pengembangan highrisenya tuh ngumpul jadi satu, gak seperti Jakarta yang nyebar ke mana2 makanya ada highrise satu aja terbangun langsung ada impact nya terhadap skyline secara keseluruhan. lha kalo Jakarta, satu di puri indah satu lagi di kemang satu lagi di pluit satu lagi di satrio gak bakalan ketangkep semua dalam 1 frame gambar dan mereka tidak berdampak langsung pada skyline kota Jakarta.

Negara shbt kita itu politiknya jauh lebih rusuh dan rumit dibandingkan kita Indonesia. Makanya banyak investasi2 yang cabut bro, ga ada kepastian dan kestablian (lha mantan Presdnnya aja dimasukin penjara coba pas sakit)... selain itu daya belinya rendah dibandingkan Indonesia yang pertumbuhan middle-class ny sangat pesat

indeed sebenarnya dibawah kepemimpinan pak es be ye ini politik kita secara umum bisa dikatakan stabil, jika dibandingkan dengan Thailand atau Filipina kita kestabilan politiknya di atas mereka. IMHO kestabilan politik kita hanya di bawah Singapura, tapi masih di atas negara2 asean lainnya, kecuali Vietnam, ini yg 11-12 dgn Indonesia. Kalo dibilang secara geografis kita mirip Filipina, secara kestabilan politik dan ekonomi Indonesia mirip dengan Vietnam, sama2 lagi booming. Kalo Vietnam bener2 booming yah kalo Filipina ntar dulu deh....

typhoonbringer
July 30th, 2012, 01:02 AM
kalo maen dota itu, jakarta ibarat hero carry, nanti kalo skylinenya uda nyatu baru keliatan saktinya :D

ooo wong denemarken toh, puantes rek, wong sugih iku :D

eurico
July 30th, 2012, 05:11 AM
nih salah satu contoh skyline Manila yang pengembangan gedung2nya ngumpul jadi satu di Picar Center dan Century City

http://img844.imageshack.us/img844/4092/makatistraford.jpg

http://img99.imageshack.us/img99/2953/makati01.jpg

http://img208.imageshack.us/img208/3535/makati03.jpg

http://img21.imageshack.us/img21/4854/makati02.jpg

^^ originally posted by crossboneka

bisa dilihat di atas pengembangan picar center dan century city itu juga berdampingan dengan kawasan landed house di Manila tapi gedung2nya ngumpul jadi satu di situ dan tinggi2 pula, makanya sekalinya mereka dibangun sudah tercluster dengan sendirinya dan akan memberikan efek yang lebih nendang lagi terhadap skyline nya Manila.
Sekarang bayangkan dengan di Indonesia andaikan Rasuna Tower, CWJ Hotel Tower dan Lippo Tower St Moritz dibangun dalam satu area yang sama gak bakal kalah dengan mereka punya.

Andre_theRising
July 30th, 2012, 05:36 AM
Sebenarnya nggak masalah kalo forumers2 membanggakan negara atau ibukota mereka sebagai booming, sudah watak kali dari sono-ny...
Selama mereka nggak menjelekkan negara kita, bagiku it's fine2 aja, nggak perlu iri atau mengatur urusan atau pikiran orang lain, dibiarin aja...

Kalo Indonesia kan terkenal dengan kerendahhatian (meski aq belakangan semakin muak karena banyak yang bertransformasi jadi "kerendahdirian" mulai dari Indonesia negara gagal, negara autopilot, kacau, Internet paling lambat, dsb2)....kenapa terus mencubit diri sendiri? Kalo tidak senang jadi orang Indonesia lebih baik minggat aja kan...

Hikmah kita ambil aja dari Filipina, kebanggan mereka itu...seharusnya kita juga punya, kita harus bangga juga dengan proyek2 infrastruktur dan hasil pembangunan kita yang lain yang kita punya. Support dari masyarakat termasuk forumers2 SSC adalah bagian dari pembangunan nasional Indonesia itu sendiri :cheers1: :cheers1:

momo45
July 30th, 2012, 06:18 AM
[QUOTE=eurico;93718372]
me too, kadang sampe males mw posting foto di sana, dikit2 makati city, dikit2 manila, dikit2 bonaficio city, global city lah segala macem, belum lagi mall of asia nya, sampe ada north edsa mall juga, please deh mall nya kacangan jika dibandingin dengan central park or pim, buset dah sampe hafal gw bagian2nya hahaha... di sana pengembangan highrisenya tuh ngumpul jadi satu, gak seperti Jakarta yang nyebar ke mana2 makanya ada highrise satu aja terbangun langsung ada impact nya terhadap skyline secara keseluruhan. lha kalo Jakarta, satu di puri indah satu lagi di kemang satu lagi di pluit satu lagi di satrio gak bakalan ketangkep semua dalam 1 frame gambar dan mereka tidak berdampak langsung pada skyline kota Jakarta.


Sama! tread Asia forum yg SEA skyline mungkin penuh dengan postingan mereka :bash:

Namewee
July 30th, 2012, 07:58 AM
Dulu saya kira kota2 di Filipina itu bagus2 lohhhhh

Soalnya kalau ngepost foto mereka suka bikin judul Ortigas, quezon city, manila dan makati! :D

yang ada dibenak saya saat itu adalah betapa meratanya pembangunan kota2 di sana. beberapa kota tumbuh pesat bersamaan

CrazyForID
July 30th, 2012, 08:43 AM
Sekarang bayangkan dengan di Indonesia andaikan Rasuna Tower, CWJ Hotel Tower dan Lippo Tower St Moritz dibangun dalam satu area yang sama gak bakal kalah dengan mereka punya.

gausah pake bayang bayangin. ngatur kota juga pakai effort. gak bisa simsalabim langsung numpuk, terklaster. ya di apresiasi dong.
salah sendiri jakarta yang amburadul sejak awal. tanpa swasta yang punya peran, saya bahkan ragu apa jakarta sampai sekarang punya daerah terklaster. berterimakasih harusnya sama mega kuningan, scbd, rasuna (yang diatur swasta semua)

vindoarga
July 30th, 2012, 09:18 AM
wah, jd ajang ngegosyip tetangge :lol:

kalo maen dota itu, jakarta ibarat hero carry, nanti kalo skylinenya uda nyatu baru keliatan saktinya :D

ooo wong denemarken toh, puantes rek, wong sugih iku :D

njih masbro, sugih niku :D

eurico
July 30th, 2012, 09:30 AM
Sama! tread Asia forum yg SEA skyline mungkin penuh dengan postingan mereka :bash:

banget, di world forum juga begitu kok...

Dulu saya kira kota2 di Filipina itu bagus2 lohhhhh

Soalnya kalau ngepost foto mereka suka bikin judul Ortigas, quezon city, manila dan makati! :D

yang ada dibenak saya saat itu adalah betapa meratanya pembangunan kota2 di sana. beberapa kota tumbuh pesat bersamaan

padahal itu semua satu kota bro, satu kawasan greater manila yang memang berdekatan tapi beda2 namanya, kalo jakarta kan kita sebutnya jakarta semua, paling ditambahin utara, selatan barat timur atau pusat.


gausah pake bayang bayangin. ngatur kota juga pakai effort. gak bisa simsalabim langsung numpuk, terklaster. ya di apresiasi dong.
salah sendiri jakarta yang amburadul sejak awal. tanpa swasta yang punya peran, saya bahkan ragu apa jakarta sampai sekarang punya daerah terklaster. berterimakasih harusnya sama mega kuningan, scbd, rasuna (yang diatur swasta semua)

kotanya sangat gw apresiasi bro, jakarta aja kalah lho dalam segi proyek, apalagi manila punya proyek yg u/c dengan total floor sampai 70an lebih, jakarta belum ada, dan memang jakarta kalah di situ, tapi secara kualitas mall, kemudian kualitas arsitektur dan desain per bangunannya masih bagus jakarta ke mane2. yang bikin gw gondok adalah kelakuan forumernya yang sok2an seperti yg sudah diposting momo45 itu tadi

CrazyForID
July 30th, 2012, 01:24 PM
^^ saya sih masih nganggap gak ada salahnya jadi proud people. kaya yang dibilang bro Andre_theRising, selama gak ngeoffense negara lain sih fine fine aja

typhoonbringer
August 16th, 2012, 01:59 PM
hadeeeh, udah2, dijelek2in mulu tar yg ada perang antar negara dimari :D

Namewee
August 16th, 2012, 02:02 PM
hadeeeh, udah2, dijelek2in mulu tar yg ada perang antar negara dimari :D
Justru bagus bro
biar ramai seperti thread tetangga :lol:

typhoonbringer
August 16th, 2012, 02:52 PM
^^ mental jakmania banget ente :lol:

David-80
August 16th, 2012, 07:52 PM
sekali lagi ada yang posting menjurus menjelekan negara lain akan saya banned permanent

cheers

GondarCool
August 16th, 2012, 07:56 PM
gan, thread ini jadi omongan di thread tetangga :lol:

Namewee
August 16th, 2012, 07:59 PM
^^
Thread ini jadi seperti sekarang juga gara-gara thread tetangga :D

David-80
August 16th, 2012, 07:59 PM
^^
Thread ini jadi seperti sekarang juga gara-gara thread tetangga :D

biarkan forum mereka jadi seperti itu, tidak harus kan kita ikut2an seperti mereka? contoh saja yang positif, yang negatif jangan di ikuti.

back to topic please

Cheers

oceanwave
August 16th, 2012, 08:34 PM
omg post saya diapus :ohno::ohno:
perasaan tidak berlebihan < tidak mengpost sesuatu yang berlebihan macem orang yang tinggal di kuburan de el el,berita tsb masih menyangkut jakarta,tidak full nyampah buat nge bash

tetangga post yang aneh2 aja di diemin masa di sini gak boleh (& diancam ban permanent) kita tidak usah hypocrite lah,tetapi terserah deh #just saying

David-80
August 16th, 2012, 08:39 PM
^^ silahkan pindah forum lain kalau anda tidak suka aturan disini, saya tahu anda juga kloningan yang pernah saya banned sebelumnya, juga menjelekkan negara tersebut.

Cheers

oceanwave
August 16th, 2012, 08:41 PM
^^ silahkan pindah forum lain kalau anda tidak suka aturan disini, saya tahu anda juga kloningan yang pernah saya banned sebelumnya, juga menjelekkan negara tersebut.

Cheers

hahhh sueerr mod david saya bukan kloningan,ini bener2 pertama kalinya saya nge post di ssc?!!!! coba pm saya untuk buktinya
semoga tidak salah sangka

& btw saya tahu kenapa post saya dihapus

ps : kalo benar bisa buktikan saya kloningan ,saya bersedia di ban secara permanent !
sebagai mod yang dewasa & adil seharusnya anda tidak asal menuduh orang,saya tidak akan menghabiskan waktu saya untuk membuat kloningan2 jika saya memang benar pernah salah!

David-80
August 16th, 2012, 10:25 PM
semua bukti sudah saya kirim ke PM silahkan kembali ke topik.

Cheers

typhoonbringer
August 17th, 2012, 10:04 AM
apa gw bilang, jangan mulai country vs country, seberapa subtle sekalipun :lol:

RonnieR
August 17th, 2012, 12:32 PM
Salam dari Manila, Filipina.

Saya membaca negatif dan positif posts disini tentang negaraku - Filipina.

Kita harus mengerti ada perbedaan budaya orang Filipina dan orang Indonesia. Ya, memang orang Filipina itu suka ngomong ngomong kebanggaan tentang negaranya. Saya mohon jangan dianggap itu "asal kasar" atau sombong.

Di forum SSC, saya yakin, tak ada orang Filipina yang menghina Indonesia kecuali satu orang atau ada satu lagi? Rakyat disini tahu bahwa Indonesia sekarang berkembang pesat. Di media atau forum2X disini, tak ada negative comments tentang Indonesia.

Adverse comments in youtube against Indonesia cannot be generalized as insults since these people are "bullies". They also do not represent the feelings and perception of 93 million Filipinos. Please understand also that Filipinos are generally opinionated, thus they like to express themselves. Most Pinoys also talk so loud and it's a natural thing. Again, please don't take it negatively.

Ada satu comment disini bahwa orang2X Filipina suka atau bangga sama negara yang menjajah - Espanyol dan Amerika. Memang betul. Kenapa? It's history again on what these countries did. It's totally different between the history of Indonesia and its former colonizer.

Lastly, somebody commented about some Filipinos who like to associate themselves with Latin. I understand your sentiment. Itu aneh, kan? Here's the explanation. It's all about religion and traditions. When Filipinos saw the Mexican and Spaniards' cultural dances, movies and TV shows, we can easily relate with them since we have the same practices, i.e. Flores de Mayo, Santacruzan, procession of saints, fiestas in honor of patron saints in all towns and cities. Filipinos also marveled that we have the same set up of churches in every town or city with that of Brazil, Mexico and other Latin countries. Have you noticed that the Philippines is crazy about dancing, singing and beauty contests? Filipinos also love to drink beer and alcoholic drinks - parties! You can check with other Latin countries on their love to drink and be merry. However, despite the cultural affinity with Latin countries, we cannot deny the fact that Filipinos are Asians and the Malay Christians in this part of the world.

Saya tahu penyanyi 2X orang Indonesia are really good with their vocal powers and performances.

Understanding one's culture and background is indeed essential to foster harmonious relationship.

Saya cinta Indonesia. That's for real.

:cheers:

endar
August 17th, 2012, 12:45 PM
^^ too bad. so sorry.
i love PHP, really. one of my fav country in Asia
:)
i also have many best friend there
:okay:

please just forget about "haters" betwen INA and PHP, its just a person, not the country, i believe that person have no idea to talk bad about another country.

the true is we are unity in ASEAN community.

love to all asean country from Indonesia.

:hug:

wonkcerbon
August 17th, 2012, 04:44 PM
ini pasti yg dinamakan, karena setitik nila rusak susu sebelanga.:lol:,

dulu ada yg namanya forum city vs city di ssc, asyik bgt kalau lawannya udah dari negara2 ASEAN he3x karena perbedaannya ga terlalu jauh

Mehome
August 17th, 2012, 06:46 PM
Sekedar mengingatkan, thread ini seharusnya hanya membahas ttg Asean, bukan negara
negara yang ada di Asean.

Kan kita dah punya thread2 macam negara tetangga kita dari Timtim ampe Thailand :)

Misalnya, disini bisa dibahas peran Asean dalam perekonomian global etc

onosqaciw
August 18th, 2012, 07:42 AM
ya udah daripada jadi CVC mending bahas ASEAN 2015 aja pas integrasi...kira2 negara Indonesia bakalan get more atau lose more dengan ASEAN 2015 ini?

bhirawa
August 18th, 2012, 06:01 PM
Thanks Ron!

Please understand that Indonesia has 240 millions citizens, and the Philippines has about 100 millions (?) people... So it's normal if there are few of us who don't like each other... but as far as I'm concerned, in general, the government and people of both countries are in a good term and don't have negative sentiments... let's continue to be friends! :cheers::cheers::cheers:





Salam dari Manila, Filipina.

Saya membaca negatif dan positif posts disini tentang negaraku - Filipina.

Kita harus mengerti ada perbedaan budaya orang Filipina dan orang Indonesia. Ya, memang orang Filipina itu suka ngomong ngomong kebanggaan tentang negaranya. Saya mohon jangan dianggap itu "asal kasar" atau sombong.

Di forum SSC, saya yakin, tak ada orang Filipina yang menghina Indonesia kecuali satu orang atau ada satu lagi? Rakyat disini tahu bahwa Indonesia sekarang berkembang pesat. Di media atau forum2X disini, tak ada negative comments tentang Indonesia.

Adverse comments in youtube against Indonesia cannot be generalized as insults since these people are "bullies". They also do not represent the feelings and perception of 93 million Filipinos. Please understand also that Filipinos are generally opinionated, thus they like to express themselves. Most Pinoys also talk so loud and it's a natural thing. Again, please don't take it negatively.

Ada satu comment disini bahwa orang2X Filipina suka atau bangga sama negara yang menjajah - Espanyol dan Amerika. Memang betul. Kenapa? It's history again on what these countries did. It's totally different between the history of Indonesia and its former colonizer.

Lastly, somebody commented about some Filipinos who like to associate themselves with Latin. I understand your sentiment. Itu aneh, kan? Here's the explanation. It's all about religion and traditions. When Filipinos saw the Mexican and Spaniards' cultural dances, movies and TV shows, we can easily relate with them since we have the same practices, i.e. Flores de Mayo, Santacruzan, procession of saints, fiestas in honor of patron saints in all towns and cities. Filipinos also marveled that we have the same set up of churches in every town or city with that of Brazil, Mexico and other Latin countries. Have you noticed that the Philippines is crazy about dancing, singing and beauty contests? Filipinos also love to drink beer and alcoholic drinks - parties! You can check with other Latin countries on their love to drink and be merry. However, despite the cultural affinity with Latin countries, we cannot deny the fact that Filipinos are Asians and the Malay Christians in this part of the world.

Saya tahu penyanyi 2X orang Indonesia are really good with their vocal powers and performances.

Understanding one's culture and background is indeed essential to foster harmonious relationship.

Saya cinta Indonesia. That's for real.

:cheers:

bhirawa
August 18th, 2012, 06:06 PM
del

Crazy Dude
August 20th, 2012, 03:10 PM
nah lo..
sdari awal dah gua ingetinn... kjadian jg kan akhirnya :bash:

bhirawa
August 20th, 2012, 11:02 PM
yah sebaiknya pendapat 1 orang kayak Arvor jangan dijadiin referensi... lagian saya gak ngeliat ada yg salah dgn membanggakan negeri sendiri, toh kita juga bangga dgn negeri sendiri... yg bikin enek tuh kalo udah berlebihan banget kayak kelakuan si Patchay di thread ASEAN nya PHL, udah dikritik juga tetep nyepam terus dgn berita2 Msia...btw dia juga yg ngeberitain kalo ada forumer Indo yg ngomongin PHL di sini (ngasih link ke sini), kampungan banget gak sih? Begitu ada forumer PHL yg muji2 Indo dan hubungan baik antara Indo dan PHL, langsung deh siriknya muncul dan ngadu domba kita dgn PHL hehe...but what do you expect from....? :D

bright_shield
August 21st, 2012, 03:58 AM
yah sebaiknya pendapat 1 orang kayak Arvor jangan dijadiin referensi... lagian saya gak ngeliat ada yg salah dgn membanggakan negeri sendiri, toh kita juga bangga dgn negeri sendiri... yg bikin enek tuh kalo udah berlebihan banget kayak kelakuan si Patchay di thread ASEAN nya PHL, udah dikritik juga tetep nyepam terus dgn berita2 Msia...btw dia juga yg ngeberitain kalo ada forumer Indo yg ngomongin PHL di sini (ngasih link ke sini), kampungan banget gak sih? Begitu ada forumer PHL yg muji2 Indo dan hubungan baik antara Indo dan PHL, langsung deh siriknya muncul dan ngadu domba kita dgn PHL hehe...but what do you expect from....? :D

hehe, dia sih abis jadi bulan-bulanan ama forumer PHL terus deh lempar kesalahan ke orang lain. tiba2 kasih link ke tempat ini dan blg it's so disturbing bla bla bla... so konsentrasi forumer langsung ke thread ini.. emang tipikal banget lah dia mah, no wonder.. :D

arif doank
August 21st, 2012, 03:44 PM
^^
gak usah dibahas spammer yang satu itu

anggap aja dia gak ada :lol:

Crazy Dude
August 23rd, 2012, 10:46 AM
^^
:lol:

patchay
August 24th, 2012, 03:55 AM
saya minta maaf kalau ada yang tersinggung

vindoarga
August 24th, 2012, 04:03 AM
hehe, dia sih abis jadi bulan-bulanan ama forumer PHL terus deh lempar kesalahan ke orang lain. tiba2 kasih link ke tempat ini dan blg it's so disturbing bla bla bla... so konsentrasi forumer langsung ke thread ini.. emang tipikal banget lah dia mah, no wonder.. :D

^^
gak usah dibahas spammer yang satu itu

anggap aja dia gak ada :lol:

saya minta maaf kalau ada yang tersinggung

nah lo :lol:

Namewee
August 24th, 2012, 05:17 AM
:lol:
kenapa slalu ada yg trsinggung gara2 thread keramat ini :lol: :lol:

Menurut gw sih, secara umum orang Indonesia memang tak suka mengusik tapi jangan coba2 untuk mengusik orang Indonesia :D

fuadhasan
August 24th, 2012, 05:27 AM
kalau kata orang2 sich kalau lagi ngomongin orang pasti yang diomongin berasa dan bawaannya bersin2 mulu...:lol::lol::lol:

nah lo kejadian kan sekarang....:lol::lol::nuts:

onosqaciw
August 24th, 2012, 05:26 PM
sebenarnya sih ga masalah hanya saja kalau mendebatkan kedaulatan/ sovereignity itu memang harus saklek ga bisa tawar menawar....

CrazyForID
August 24th, 2012, 11:40 PM
:lol:
kenapa slalu ada yg trsinggung gara2 thread keramat ini :lol: :lol:

Menurut gw sih, secara umum orang Indonesia memang tak suka mengusik tapi jangan coba2 untuk mengusik orang Indonesia :D
actually, this thread is a shame

blackbackpack
August 27th, 2012, 03:15 AM
Pendatang Baru nimbrung yaak... Hehehe... Bahas topik lain dari pada disemprot Momod/Mimin...

Kalau diperhatikan, ASEAN ini sepertinya direncanakan untuk menduplikasi UE ya?
Saya sebenarnya kurang sepakat karena supranasional seperti UE itu kompleks sekali.
Contoh: di bidang hukum. Di ASEAN, sistem hukum negara-negara anggotanya sangat variatif, Indonesia, Thailand, Vietnam, Laos dan Kamboja yang eropa kontinental, Malaysia, Singapura, Myanmar, dan Brunei yang common law dan Filipina yang menerapkan kedua sistem hukum sekaligus...
Masalah akan muncul ketika terbentuk, katakanlah "Mahkamah Agung Uni Asia Tenggara", sistem hukum yang mana yang akan di implementasikan?. Beda halnya dengan UE yang lebih dari 95% anggotanya menjalankan sistem hukum eropa kontinental...
Kecuali negara-negara berdaulat yang jadi anggota ASEAN ini mau mengalah... atau menciptakan sistem hukum baru...
Usul saya, ASEAN cukup seperti saat ini, kekuatan kita terletak disisi informalitas, yang akhirnya ASEAN ini lebih fleksibel...

Sekedar opini...

Salam kenal untuk forumer di ASEAN Talk! lainnya :))

onosqaciw
August 28th, 2012, 11:28 AM
EU style will not happen at least not until 2015-2020.....mayoritas ASEAN PDB/kapita aja masih di bawah 10000usd.......belum lagi masalah non interference di domestic problems...
EU aja untuk masalah fiskal masih belum klop akhirnya liat sendiri sekarang....semakin gagal EU maka semakin lama pula integerasi ASEAN ala EU style...

You_soap
August 28th, 2012, 12:02 PM
Salam dari Manila, Filipina.

Saya membaca negatif dan positif posts disini tentang negaraku - Filipina.

Kita harus mengerti ada perbedaan budaya orang Filipina dan orang Indonesia. Ya, memang orang Filipina itu suka ngomong ngomong kebanggaan tentang negaranya. Saya mohon jangan dianggap itu "asal kasar" atau sombong.

Di forum SSC, saya yakin, tak ada orang Filipina yang menghina Indonesia kecuali satu orang atau ada satu lagi? Rakyat disini tahu bahwa Indonesia sekarang berkembang pesat. Di media atau forum2X disini, tak ada negative comments tentang Indonesia.

Bahasa Indonesia-nya lancar banget, kayak asli Indonesia ^^


Adverse comments in youtube against Indonesia cannot be generalized as insults since these people are "bullies". They also do not represent the feelings and perception of 93 million Filipinos. Please understand also that Filipinos are generally opinionated, thus they like to express themselves. Most Pinoys also talk so loud and it's a natural thing. Again, please don't take it negatively.

Ada satu comment disini bahwa orang2X Filipina suka atau bangga sama negara yang menjajah - Espanyol dan Amerika. Memang betul. Kenapa? It's history again on what these countries did. It's totally different between the history of Indonesia and its former colonizer.

Lastly, somebody commented about some Filipinos who like to associate themselves with Latin. I understand your sentiment. Itu aneh, kan? Here's the explanation. It's all about religion and traditions. When Filipinos saw the Mexican and Spaniards' cultural dances, movies and TV shows, we can easily relate with them since we have the same practices, i.e. Flores de Mayo, Santacruzan, procession of saints, fiestas in honor of patron saints in all towns and cities. Filipinos also marveled that we have the same set up of churches in every town or city with that of Brazil, Mexico and other Latin countries. Have you noticed that the Philippines is crazy about dancing, singing and beauty contests? Filipinos also love to drink beer and alcoholic drinks - parties! You can check with other Latin countries on their love to drink and be merry. However, despite the cultural affinity with Latin countries, we cannot deny the fact that Filipinos are Asians and the Malay Christians in this part of the world.

Saya tahu penyanyi 2X orang Indonesia are really good with their vocal powers and performances.

Understanding one's culture and background is indeed essential to foster harmonious relationship.

Saya cinta Indonesia. That's for real.

:cheers:

like this :okay:

bright_shield
August 28th, 2012, 12:05 PM
EU style will not happen at least not until 2015-2020.....mayoritas ASEAN PDB/kapita aja masih di bawah 10000usd.......belum lagi masalah non interference di domestic problems...
EU aja untuk masalah fiskal masih belum klop akhirnya liat sendiri sekarang....semakin gagal EU maka semakin lama pula integerasi ASEAN ala EU style...
EU kan cuman gagal di finansial aja, mungkin adopsi integrasi Asean nanti minus penyatuan pasar dan matauang? :D

simplyrammy
August 28th, 2012, 12:28 PM
Makanya kalau mau integrasi dimulai sedikit-sedikit saja. contohnya pelaksanaan single tourist visa untuk ASEAN

blackbackpack
August 28th, 2012, 01:57 PM
EU kan cuman gagal di finansial aja, mungkin adopsi integrasi Asean nanti minus penyatuan pasar dan matauang? :D

Justru itu salah satu tujuan dibentuknya ASEAN. Dalam Artikel 1 angka 5 Piagam ASEAN disebutkan: "Untuk membentuk sebuah pasar tunggal dan basis produksi yang stabil, makmur, sangat kompetitif, dan terintegrasi secara ekonomi dengan fasilitasi yang efektif untuk perdagangan dan investasi, dimana terdapat lalu lintas barang, jasa, dan investasi yang bebas; pergerakan para niagawan, profesional, talenta dan tenaga kerja yang terfasilitasi; dan aliran modal yang bebas." (Terjemahan Tidak Resmi).

Kalau untuk pilar ekonomi, mungkin ASEAN sudah beberapa langkah kedepan, tapi dalam pilar politik dan sosial budaya sepertinya ASEAN harus berpikir ulang...

Hanya sekedar opini...:hi:

onosqaciw
August 28th, 2012, 03:01 PM
well G to G relations udah OK tapi people to people relations.....masih jauh panggang dari api

Mehome
August 28th, 2012, 03:12 PM
well G to G relations udah OK tapi people to people relations.....masih jauh panggang dari api

De javu :D

blackbackpack
August 28th, 2012, 04:40 PM
well G to G relations udah OK tapi people to people relations.....masih jauh panggang dari api

BIG RETWEET :cheers:

Ocean One
August 31st, 2012, 02:07 PM
http://www.antaranews.com/berita/330500/asean-akan-kaji-dampak-hong-kong-masuk-acfta



Asean akan kaji dampak Hong Kong masuk ACFTA


Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan mengatakan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan menelaah dampak ekonomi jika Hong Kong masuk ke dalam Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA).

"Sewaktu Menteri Perdagangan asal Tiongkok Chen Deming datang, dia proaktif sekali ingin agar Hong Kong bisa diterima untuk aksesi ACFTA. Tapi ada beberapa hal yang harus ditelaah," kata Gita di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat.

Menteri Chen Deming menyampaikan hal itu kepada sejumlah menteri ekonomi negara ASEAN saat Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN ke-44 di Kamboja.

Menurut Mendag, para menteri ekonomi ASEAN akan menelaah sejumlah hal yang terdiri dari hal pertama adalah apakah dalam prosedur ACFTA, Hong Kong diperbolehkan masuk ke dalam perjanjian tersebut.

Kemudian yang kedua, kata Gita, adalah diperlukannya penelitian mendalam mengenai keuntungan yang nyata bagi ASEAN jika Hong Kong masuk ke dalam ACFTA.

Selain itu Gita juga mengatakan bahwa penelaahan masuknya Hong Kong harus melalui seluruh konsensus ASEAN dimana spirit konsensus himpunan bangsa Asia Tenggara tersebut ketat.

"Hal itu disambut baik oleh pihak Republik Rakyat Tiongkok, bahwa tidak tertutup kemungkinan ditambahkannya Hong Kong ke dalam urusan ACFTA," jelas Gita.

China, kata Gita, juga berpesan bahwa terdapat tekanan politis di dalam negeri RRT karena Hong Kong terus mendesak negara Tirai Bambu agar bisa masuk ke dalam ACFTA.

"Tapi diharapkan pada awal tahun depan kami bisa lihat studinya sudah rampung dan bisa perlihatkan apakah (Hong Kong) benar-benar positif atau negatif bagi ASEAN," kata Gita.

Menurut Menteri Keuangan Hong Kong John Tsang, negara dia kuat di bidang jasa keuangan dan hal itu diinginkan negara-negara kawasan ACFTA agar mudah memperoleh pendanaan serta keahlian di bidang jasa logistik.

John Tsang juga mengatakan keterlibatan Hong Kong dalam ACFTA akan mendatangkan kemudahan kepada ASEAN dengan membantu negara-negara di kawasan Asia Tenggara menyerap modal, menciptakan lebih banyak kesempatan bagi pengusaha, serta mendorong perdagangan regional.
(B019)

Mehome
August 31st, 2012, 02:11 PM
^^ Hong kong masuk, pupuslah harapan Singapore agar jd jembatan China - Asean :D

Ocean One
September 11th, 2012, 07:26 PM
http://www.tribunnews.com/2012/09/11/kadin-ajak-siapkan-diri-sambut-mea-2015


Kadin Ajak Siapkan Diri Sambut MEA 2015


TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar segera melaksanakan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) kedua Kadin Kalbar di Grand Mahkota Hotel Pontianak pada 14-15 September 2012 mendatang. Rapimprov kali ini mengusung tema "Menuju Peningkatan Daya Saing Kalbar Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN Tahun 2015."

Ketua Umum Kadin Kalbar, Santyoso Tio, mengemukakan alasan Kadin mengusung tema tersebut karena Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) segera diberlakukan pada 2015 mendatang dan sudah saatnya pelaku dunia usaha melalui asosiasi dan himpunannya untuk mempersiapkan diri menghadapi era baru ini agar mampu bersaing dengan pelaku usaha dunia.

Dengan melalui Rapimprov, diharapkan pelaku usaha dapat memberikan masukan tentang hal- hal yang masih menjadi kendala menurut kacamata usaha agar dapat diinvestalisir dan berupaya mencarikan solusi melalui internal Kadin, pemerintahan daerah, maupun melalui Kadin pusat sebagai fasilitator pemerintah pusat.

Menurut Santyoso, satu di antara kendala yang menghambat pertumbuhan dan daya saing Kalbar adalah pembangunan infrastruktur yang lamban, seperti pembangunan jalan, dan pelabuhan yang dimiliki tidak mendukung kelancaran dunia usaha khususnya sebagai pintu ekspor komoditi Kalbar.

"Pelabuhan laut, udara, dan darat merupakan kebijakan dan kewenangan di pusat, hal ini sangat hambat dan menekan daya saing kita. Ini yang selalu dirasakan pengusaha Kalbar," ujarnya kepada Tribun, usai rapat persiapan pelaksanaan Rapimprov Kadin di sektretariat Kadin Kalbar, Selasa (11/9).

Sementara jalan yang terdapat di daerah Kalbar, banyak mengalami kerusakan khususnya kategori jalan negara termasuk jalan trans Kalimantan yang belum tuntas hingga saat ini. Kendala demikian adalah sebagian kendala yang dihadapi pelaku usaha, dan masih banyak lagi yang menjadi tantangan pelaku usaha untuk menghadapi persaingan pada era MEA 2015.

Oleh karena itu melalui Rapimprov, kita akan mendesak pemerintah memperhatikan kendala- kendala yang dialami pelaku usaha saat ini. Dengan begitu, saat memasuki pasar bebas ASEAN, pelaku usaha mampu bersaing dan mengali potensi Kalbar yang bisa dikembangkan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebuh baik.

Satu di antara potensi Kalbar yang memiliki peluang besar untuk diinvestasi, termasuk mengolah sumber daya alam yang ada adalah sektor perikanan dan budidaya hasil lautan. Potensi pada sektor ini, sudah berkembang di beberapa provinsi lainnya, Kalbar bisa mengadopsi teknik dan cara mereka karena daerah Kalbar kaya hasil lautnya.

Ocean One
September 12th, 2012, 10:26 AM
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/09/12/13465199/Perlu.Konektivitas.Energi.ASEAN


Perlu Konektivitas Energi ASEAN


PHNOM PENH, KOMPAS.com — Konektivitas bidang energi antarnegara anggota ASEAN beserta negara-negara mitra dialognya dinilai mendesak untuk dilakukan. Hal ini untuk memperkuat ketahanan energi di kawasan tersebut.

Demikian disampaikan Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen dalam upacara pembukaan Pertemuan ASEAN Bidang Energi Tingkat Menteri di Phnom Penh, Kamboja, Rabu (12/9/2012).

Pertemuan para menteri energi negara anggota ASEAN tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan keinginan kuat untuk membina hubungan antarnegara ASEAN dan mitra dialognya. "ASEAN merupakan organisasi mitra strategis di Asia dan diakui di dunia," ujarnya.

Dengan komitmen ekonomi dan politik yang kuat, komunitas ASEAN berhasil bertransformasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan politik. "Setelah krisis keuangan global, ASEAN+3 sepakat memperkuat kerja sama, investasi di berbagai bidang, termasuk agrikultur dan infrastruktur fisik untuk mewujudkan ketahanan energi dan pangan," tuturnya.

Terkait hal itu, konektivitas sektor energi merupakan elemen kunci dalam keterhubungan antarpemimpin ASEAN. "Perlu ada kerja sama tingkat ASEAN untuk menjamin ketersediaan energi, produksi dan konsumsinya, serta dampak sosial dan lingkungan mengantisipasi perubahan iklim," kata Hun Sen.

Dalam konteks tersebut, perlu dikembangkan energi baru terbarukan, seperti tenaga air, tenaga angin, surya, biomassa, dan biogas. Hal ini untuk meningkatkan porsi energi baru terbarukan menjadi 15 persen pada tahun 2015 dan melindungi lingkungan dari kerusakan akibat pemanfaatan energi.

Produksi energi harus memberi kontribusi terhadap bauran energi di masing-masing negara di ASEAN. Namun, diakui, pemanfaatannya masih terbatas. "Perlu ada transfer teknologi di negara-negara ASEAN," ujarnya.

tita01
September 12th, 2012, 10:34 AM
^^ too bad. so sorry.
i love PHP, really. one of my fav country in Asia
:)
i also have many best friend there
:okay:

please just forget about "haters" betwen INA and PHP, its just a person, not the country, i believe that person have no idea to talk bad about another country.

the true is we are unity in ASEAN community.

love to all asean country from Indonesia.

:hug:

i love also indonesia ,i love listening indo songs :) you endar love filipino drama .right :D

tita01
September 12th, 2012, 10:36 AM
saya minta maaf kalau ada yang tersinggung

i remember the indo song maaf :lol:

Ocean One
September 12th, 2012, 10:47 AM
Ohw aganon.. :lol: :lol: :lol:
So u like indonesia song too, wow...
I love to hear Dahil Sayo.. ;)

One time I'm working onboard to Europe route, all crews from pinoy n me only as Indonesian onboard.
But their threat me very well like their pinoy friends too.
That's really nice moment to working with them, always miss all my pinoy friends.. :cheers:

tita01
September 13th, 2012, 12:10 PM
Ohw aganon.. :lol: :lol: :lol:


:lol:

Ocean One
September 14th, 2012, 06:59 AM
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/09/14/10364699/ASEAN.Business.Club.Gelar.Pertemuan.di.Jakarta


ASEAN Business Club Gelar Pertemuan di Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com -- ASEAN Business Club (ABC), akan kembali menggelar putaran pertemuan informal di Jakarta, Selasa (18/9/2012). ABC merupakan kelompok eksekutif pebisnis di negara-negara ASEAN yang didirikan pada Oktober 2011.

Kegiatan ini adalah kelanjutan pertemuan di Bangkok, Thailand, pada 14 Agustus 2012. Dalam pertemuan di Jakarta, ABC akan membahas mengenai prospek integrasi ekonomi ASEAN menjelang ASEAN Community, sekaligus meningkatkan integrasi di kalangan pelaku bisnis untuk membentuk masyarakat ekonomi ASEAN 2015.

Poin pentingnya adalah fokus pada keterhubungan dan keterlibatan sektor swasta ASEAN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memaksimalkan potensi ekonomi di kawasan ini.

"Kami merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah dalam Gala Dinner kedua bagi ABC di Jakarta. Kami menyambut hangat anggota dan teman-teman yang tergabung di ABC," kata Patrick Walujo, Northstar Group, mewakili Indonesia sebagai advisory council ABC, Jumat (14/9/2012) di Jakarta.

ABC merupakan kelompok eksekutif pebisnis di negara-negara ASEAN yang didirikan pada Oktober 2011.

Gala Dinner di Jakarta sekaligus menandai peluncuran seri kuliah dunia ASEAN (ASEAN World Lecture) yang diberikan oleh individu yang kompeten, yang akan membantu memberi perspektif baru dalam mendorong agenda di ASEAN dan Asia. Pada Gala Dinner ABC di Jakarta, David Bonderman, Pendiri Texas Pacific Group (TPG) Capital, dijadwalkan akan menjadi pembicara kunci. Sementara Tim konsultan dari McKinsey & Company, Inc, akan memaparkan potensi dan prospek ekonomi ASEAN dan Indonesia dari sudut pandang mereka.

Pemimpin sekaligus pemilik CT Corp, Chairul Tanjung, yang juga merupakan advisory council ABC dari Indonesia, menambahkan bahwa Indonesia dan ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia. Saat ini, Indonesia yang memiliki populasi penduduk terbesar kempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat, merupakan kekuatan ekonomi terbesar di ASEAN.

"Dengan potensi penduduk dan kekuatan ekonomi yang besar, Indonesia bisa menjadi pendorong integrasi kawasan dan memaksimalkan potensi besar yang ditawarkan ASEAN," kata Chairul.

Ocean One
October 2nd, 2012, 09:37 PM
http://www.antaranews.com/berita/334667/iptek-agenda-utama-kerja-sama-china-asean-kedepan

Iptek agenda utama kerja sama China-ASEAN kedepan


Nanning (ANTARA News) - Indonesia kembali berpartisipasi pada pameran China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke-9 mulai 21 hingga 25 September 2012 di Nanning, China.

Tahun ini, pameran CAEXPO mengangkat tema Ilmu Pengetahuan dan Teknologi karena selaras dengan bertambah luas dan dalamnya lingkup kerja sama antara China dengan negara anggota ASEAN.

“Pemilihan tema ini juga merupakan sinyal bahwa kerja sama dalam bidang sains dan teknologi akan menjadi agenda utama kerja sama China-ASEAN ke depan. Pengetahuan dan teknologi merupakan bagian yang vital dari proses ekonomi yang memberikan nilai tambah,” kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami.

CAEXPO disponsori oleh Kementerian Perdagangan China dan 10 negara anggota ASEAN (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Viet Nam), serta Sekretariat ASEAN dan diselenggarakan oleh Pemerintah Guangxi Zhuang Autonomous Region.

China-ASEAN Expo merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2004 dan merupakan hasil kesepakatan pertemuan China-ASEAN ke-7 pada bulan Oktober 2003 di Bali dalam kerangka kerja perdagangan ekonomi China-ASEAN Free Trade Area (CAFTA).

Setiap negara peserta akan menempati 2 paviliun, yaitu Commodity Pavilion dan City of Charm.

Pada tahun 2011 jumlah pengunjung yang datang ke Hall Indonesia sebanyak 15.400 orang dengan jumlah transaksi sebesar USD 4.975.000 dari 83 perusahaan. CAEXPO telah berkembang menjadi kerangka yang sangat penting untuk membina persahabatan, promosi bisnis dan kerja sama bilateral dalam lingkup yang luas antara China and ASEAN.

CAEXPO juga berfungsi memperkuat kerangka kerja sama CAFTA yang telah berlaku pada tahun 2010.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Paviliun Komoditi Indonesia menempati Hall 15 seluas 2.025 m2 yang diisi sebanyak 128 booths untuk 88 peserta. Paviliun Komoditas menampilkan berbagai produk unggulan Indonesia baik komoditi maupun jasa serta menjadi platform bagi interaksi B to B.

Sementara pada Paviliun Nasional (City of Charm), Indonesia diwakili oleh Provinsi Bengkulu. Pada Paviliun City of Charm setiap negara peserta menampilkan perwakilan daerah atau provinsi yang dinilai memiliki potensi ekspor dan investasi.

Paviliun City of Charm ini diwajibkan menampilkan produk dan jasa unggulan serta menampilkan pertunjukan seni budaya. Sebagai City of Charm, Provinsi Bengkulu diberikan area seluas 200 m2 dan akan didesain khusus dengan menampilkan replika berbagai landmark kota tersebut seperti benteng Marlborough, rumah kediaman Presiden pertama Republik Indonesia dan bunga langka Raflesia Arnoldi.

Selain mengisi Paviliun Komoditi dan City of Charm, Indonesia juga akan berpartisipasi dalam kegiatan bersama dengan negara-negara ASEAN lainnya dalam memperkenalkan produk kopi dan Coffee Testing at Coffee Show yang diselenggarakan oleh Sekretariat CAEXPO dan Asosiasi kopi negara-negara ASEAN.

Indonesia dalam hal ini diwakili oleh Gabungan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI).

Menurut Gusmardi, disamping beberapa kegiatan tersebut, Indonesia juga akan melakukan upaya untuk meningkatkan kegiatan bisnis dan menarik investasi asing ke Indonesia baik dari China maupun dari negara-negara ASEAN lainnya.

Hal tersebut akan dioptimalkan melalui penyelenggaraan Business Forum dengan judul “Indonesia Promotion Conference.” Dalam forum tersebut, beberapa pejabat dari Kementerian Perdagangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Badan Pengawas Obat dan Minuman (BPOM), Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan Pemerintah Kabupaten Sleman akan berpartisipasi secara aktif.

Peserta yang menampilkan produknya pada pameran CAEXPO tahun ini terdiri dari 88 perusahaan termasuk beberapa instansi terkait, yaitu Pemerintah Provinsi Bengkulu, BKPM, Badan Penanaman Modal Pemerintah Kota Batam (BPMP), BPOM, Disperindag Provinsi DIY, Disperindag Kota Surakarta, Disperindag Kota Surabaya, Disperindag Provinsi Riau, dan Disperindag Provinsi Sumatera Utara. Produk-produk Indonesia yang ditampilkan antara lain Jewelry, Foods & Beverages, Furniture, Home Decorative & Handicraft, Fashion, dan Health Product.

Hubungan Indonesia-China

China adalah mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Potensi kerangka kerja sama CAFTA terutama untuk meningkatkan masuknya investasi dari China dan akses ekspor ke pasar China dapat digali lebih dalam melalui forum CAEXPO ini.

Bagi Indonesia, kerja sama ekonomi dengan China sangat penting karena China adalah pasar ekspor potensial dengan jumlah penduduknya sebesar 1,3 miliar jiwa dan ekonomi negara tersebut yang terus menerus mencatat pertumbuhan yang tinggi.

China juga dapat menjadi sumber asal investasi bagi Indonesia yang realistis untuk mengantisipasi memburuknya situasi ekonomi di Eropa Barat dan AS. Perdagangan bilateral Indonesia-China pada periode Januari-Juni 2012 tercatat mencapai USD 25,43 miliar, atau meningkat 15,37% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2011 yaitu sebesar USD 22,04 miliar.

Perdagangan bilateral Indonesia-China berkembang dengan sangat pesat. Jika pada tahun 2008 nilainya baru mencapai USD 26,88 miliar, pada tahun 2011 total nilai perdagangan kedua negara telah mencapai USD 49,15 miliar.

Indonesia menderita defisit pada neraca perdagangan bilateralnya dan keikutsertaan Indonesia pada pameran CAEXPO ini adalah salah satu upaya untuk memperkenalkan produk dan jasa unggulan Indonesia dalam rangka peningkatan ekspor barang Indonesia ke China dan negara ASEAN lainnya.

Mehome
October 8th, 2012, 04:21 PM
Melihat beberapa trit sebelah yang nyingung2 masa depan Asean, saya bikin disini aja deh komentarnya

----------------------------------
Perspektif Indonesia sendiri terhadap ASEAN bagaimana?

Selama ini informasi yang beredar dan sering di-quote media massa kita kan hampir semuanya datang dari negara-negara tetangga, pake perspektif mereka. Jadi kesannya seolah-olah Asean itu wow banget yg bakal menjelma jd organisasi supranasional lah, 1Asean lah, mata uang bersama lah etc

Padahal Indonesia udah mati-matian bekerja agar bagaimana Asean ini bebas kepentingan Jepang, China dan Amerika. Kepentingan kita di Asean hanyalah agar menciptakan kestabilan kawasan. Sederhana banget ya? Tapi itulah yg dikatakan dosen saya :tongue2:

Peran Indonesia sangat kuat di Asean, banyak program-program asing yang terkait Asean kita tolak. Contohnya rencana mata uang tunggal Asean. Itu kan maunya Jepang aja biar produk-produknya ga tepengaruh fluktuasi forex :nuts:

Kita punya perspektif sendiri koq terhadap Asean, ya itu tadi, stabilitas kawasan doang :lol:

typhoonbringer
October 8th, 2012, 04:30 PM
^^ cita cita sukarno dulu kan memang begitu jeng, makanya ada KAA, cmiiw

istilahnya sih sudah eneg ya dijadiin arena tarung kekuatan besar di dunia, and actually Indonesia has enough weight and mass to throw around untuk itu

onosqaciw
October 9th, 2012, 05:24 AM
oh maunya Jepang toh.....btw gw baca Kompas hari ini di berita ekonomi ngeliat jepang gugat masalah bea eskpor mineral indonesia......

Mehome
October 9th, 2012, 06:05 AM
^^ Iya om.. Jepang itu memainkan metode roda berjalan di ASEAN. Saya lupa-lupa ingat namanya, tapi kalau ga salah memang roda berjalan namanya :lol: Maksudnya, di ASEAN, Jepang nggak fokus di satu negara aja ketika inves. Misalnya di sektor otomotif, inves ban mobil di Thailand, komponen otomotif di Indonesia, aksesoris di Malaysia etc etc. Jepang ga memusatkan satu negara untuk jd basis produksinya, tetapi sengaja disebar-sebar, karena demi menjamin sustanabilitas produksi

Makanya dgn adanya mata uang tunggal Asean akan sangat menguntungkan Jepang sebagai (salah satu) mitra dagang dan investor terbesar bagi Asean

Terkait ttg Asean lagi, mengapa negara-negara Asean tidak berakhir menjadi seperti negara-negara di Afrika? Karena di Afrika sana tidak ada organisasi regional yang mapan. Jadi meskipun perspektif Indonesia tentang Asean sangat sederhana, tetapi justru itulah yang menyebabkan negara-negara Asean saat ini punya ruang untuk berkembang. IMO akan sangat menganggu sekali bagi kemajuan kita kalau Asean menjadi kawasan yg diperebutkan oleh negara-negara besar :(

Tentang bea ekspor mineral, kalau pejabat-pejabat Indonesia nggak bisa disogok, kayaknya Jepang akhirnya bakal tetap menerima IMHO

onosqaciw
October 10th, 2012, 06:17 AM
apakah dalam konteks perebutan pengaruh kita dibilang "negara besar" ?

Mehome
October 10th, 2012, 07:02 AM
^^ kita ini negara besar yg pura-pura kecil. Siapa yg bilang itu ya? JK?

Tapi kayaknya naif juga kalo dibilang kita ini pura-pura kecil, emang kapabilitas kita aja yang belum gede :nuts:

vindoarga
October 10th, 2012, 02:44 PM
^^
budaya sungkan di indonesia masih dominan, ngefek juga ke politik luar negeri :nuts:

lizia.
November 26th, 2012, 09:52 AM
KTT ASEAN 2012: RI Jadi Juru Runding Integrasi Ekonomi Asean&Asia Timur




PHNOM PENH-Negara-negara Asia Tenggara sepakat menunjuk Indonesia untuk menjadi motor penggerak dalam mengintegrasikan kekuatan ekonomi Asia Tenggara dan Asia Timur ke dalam pusaran ekonomi global.

Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan mengatakan posisi RI sebagai ketua juru runding untuk implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) akan diformalkan dalam pertemuan para kepala negara Asean di KTT Asean ke-21 dan mitra dagang Asean pada 20 November 2012.


“Konsep ini akan sejalan dengan persiapan terbentuknya Masyarakat Ekonomi Asean/MEA (Asean Economic Community) pada 2015. Pada saat sama akan terjadi integrasi ekonomi Asean dengan mitra Asean – Asean + 6 – yakni China, Jepang, Korea Selatan, India, Australia dan Selandia Baru,” kata Gita Wirjawan di Pnhom Penh, Kamboja, Sabtu malam


“Kalau MEA dan RCEP ini berjalan paralel akan menjadi sebuah kekuatan ekonomi dunia yang sangat dahsyat. Bayangkan integrasi ekonomi Asean+6 dengan populasi sekitar 3 miliar, sebuah kekuatan pasar yang sangat besar,” ujarnya.





sumber: http://www.bisnis.com/articles/ktt-asean-2012-ri-jadi-juru-runding-integrasi-ekonomi-asean-and-asia-timur

Maxtini
November 27th, 2012, 10:40 AM
Melihat beberapa trit sebelah yang nyingung2 masa depan Asean, saya bikin disini aja deh komentarnya

----------------------------------
Perspektif Indonesia sendiri terhadap ASEAN bagaimana?

Selama ini informasi yang beredar dan sering di-quote media massa kita kan hampir semuanya datang dari negara-negara tetangga, pake perspektif mereka. Jadi kesannya seolah-olah Asean itu wow banget yg bakal menjelma jd organisasi supranasional lah, 1Asean lah, mata uang bersama lah etc

Padahal Indonesia udah mati-matian bekerja agar bagaimana Asean ini bebas kepentingan Jepang, China dan Amerika. Kepentingan kita di Asean hanyalah agar menciptakan kestabilan kawasan. Sederhana banget ya? Tapi itulah yg dikatakan dosen saya :tongue2:

Peran Indonesia sangat kuat di Asean, banyak program-program asing yang terkait Asean kita tolak. Contohnya rencana mata uang tunggal Asean. Itu kan maunya Jepang aja biar produk-produknya ga tepengaruh fluktuasi forex :nuts:

Kita punya perspektif sendiri koq terhadap Asean, ya itu tadi, stabilitas kawasan doang :lol:

Melihat KTT ASEAN tahun ini yang diobok-obok oleh China lewat Kamboja, rasanya bakalan susah. Siap-siap saja tahun 2014 saat Myanmar jadi ketua terulang lagi. Kredibilitas ASEAN benar-benar dipertaruhkan...

Namewee
November 27th, 2012, 01:19 PM
Ada sedikit usulan. Bagaimana kalau judul thread ini dibuat asean and foreign lagi?? Soalnya obrolan menjadi sepi apalagi semenjak sudah adanya thread tersendiri untuk negara-negara asean dan negara2 jiran lainnya

embassyofaudrey
November 27th, 2012, 05:47 PM
di page awal, senang amat ngomongin orang..lain kali ajak gw laah.. :lol:

tita01
December 1st, 2012, 10:18 AM
http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/224176_308155139288575_1062040710_n.jpg (http://sphotos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/224176_308155139288575_1062040710_n.jpg)

Congratulation to Sarah Geronimo (Ph) and Agnes Monica (Id) for winning at Mnet Asian Music Awards 2012 (MAMA) at Hong Kong as "The Best Asian Performance"

:)

:)

embassyofaudrey
December 1st, 2012, 11:52 AM
^^ :applause: congrat

embassyofaudrey
December 6th, 2012, 12:30 AM
knapa thread ini gak rame ? harusnya thread ini bisa jadi tempat saling mengenal antar negara. moderator yang bersangkutan, tolong dibimbing. apa thread ini terlalu membosankan ? i don't think so..:)

Erran
December 6th, 2012, 01:38 AM
^^
Karena thread ini pake Bahasa Indonesia, ya konsekuensinya sebagian besar kontributornya ya forumer Indonesia. Dan agak males kalo update keadaan negara tetangga satu persatu, kecuali kalo lagi ngomongin alias menggosip tetangga, bakalan laris manis ni thread. :lol:

embassyofaudrey
December 6th, 2012, 02:10 AM
^^ owh..susah deh klo gitu. doyan ngegossip kaya emak2 sih.

Mehome
December 6th, 2012, 03:38 AM
^^ kasih dong kita isu yg mau digosipin :naughty:

onosqaciw
December 6th, 2012, 04:32 AM
isu LCS tuh kalo mau ngegosip......

Namewee
December 6th, 2012, 12:36 PM
Daripada gak ada gosip sama sekali

Mungkin ada mau sharing peta kekuatan militer di Asia Tenggara?? :)

cbtendo
December 6th, 2012, 05:00 PM
Daripada gak ada gosip sama sekali

Mungkin ada mau sharing peta kekuatan militer di Asia Tenggara?? :)

ada data 2009 (dari military balance 2010 sih) mau?
sebenernya bisa aja gw update, tapi ga ada waktu.. :tongue2: klo 2009 kan tinggal copy-paste.. :tongue2:

ada disini: http://s469.beta.photobucket.com/user/cbtendo/library/MB-2010-Asean
agak kebanyakan kayaknya kalo dipajang disini semua.. lumayan ada 23 halaman danmasing2 300-an kb

embassyofaudrey
December 9th, 2012, 03:40 AM
Global Youth Forum Bali 2012: Agnes Monica Speech

23HuZBx3Y6M

Mehome
December 13th, 2012, 11:16 AM
kurang bijak komentar seperti ini, kapan-kapan nanti langsung saya tanya aja

Namewee
December 13th, 2012, 11:22 AM
^^ Ngomongin orang sana memang gak ada abisnya

Ntar malah dituduh ngegosip lagi :D

embassyofaudrey
December 13th, 2012, 05:24 PM
Duh saya nggak ngerti deh logika thread sebelah :nuts:

Kan jelas-jelas tenaga kerja mereka yg ngoceh ngaco tanpa tata krama dan etika dan menyerang penduduk lokal, tapi koq malah dibela dan diputar-putar jadi orang-orang singapur yg disalahkan?? dan sampai berhalaman-halaman pulak dibahas tu :nuts:

Pengen komen disana tapi takut lucu.. Apalagi saya mengalami masalah dalam diksi yg lembut.

:lol: udah dari kmaren malam kali, hati2 banyak mata2. :cheers:

onosqaciw
December 14th, 2012, 03:13 AM
gw malah ga nyambangi thread tetangga lagi agak malas.....

Namewee
December 14th, 2012, 03:26 AM
Yang jelas memang harus hati2 kalau ngomongin tetangga di sini. Pasti beberapa pihak sudah siap untuk memperkeruh suasana, tentunya pihak2 yang mengerti bahasa kita

Crazy Dude
December 14th, 2012, 05:36 AM
^^
Spertinya gua tau sapa org yg dikamsud :lol: and yeah beware of the spy, coz dulu dese pernah ngadu n ngomporin tetangga sbelah bijimane isi diskusi forumer indo di tret asean section ssi ini sampe tret sbelah jadi hot gitu. :ohno:

GondarCool
December 17th, 2012, 04:56 AM
Timor Leste Disarankan Tidak Jadi Anggota ASEAN
JAKARTA - Timor Leste diperkirakan akan terbebani secara finansial apabila terus melanjutkan niatnya menjadi anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Negara itu pun disarankan untuk mengurungkan niatnya tersebut.

Saran itu disebutkan oleh Dekan Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam, Singapura, Barry Desker. "Saya seringkali memberikan kuliah di Timor Leste, dalam kesempatan itu saya selalu menyampaikan saran untuk mengurungkan niat menjadi anggota ASEAN," ujarnya di Jakarta, Jumat (14/12/2012).

Desker menyebutkan beberapa konsekuensi yang akan dihadapi Timor Leste bila menjadi anggota ASEAN."Bila Timor Leste menjadi anggota ASEAN, maka negara itu harus mengikuti setidaknya 1.000 pertemuan internasional setiap tahunnya. Timor Leste pun diharuskan mengadakan sekitar 100 acara internasional per tahun," ujarnya.

"Saya kira secara finansial hal itu akan terlalu membebani, secara infrastruktur pun negara itu masih kurang memadai untuk melaksanakan acara seperti itu," ujar pria yang sempat menjadi Duta Besar Singapura untuk Indonesia itu.

Berbicara dalam diskusi yang diadakan Bakrie Center Foundation, Desker menyarankan Timor Leste mengikuti jejak Swiss di Uni Eropa (UE). Swiss tidak menjadi anggota UE, namun ia membuat beberapa perjanjian dengan UE yang membuatnya juga dapat menikmati manfaat dari UE.

"Saya kira Timor Leste bisa saja mengusahakan hal yang serupa di ASEAN. Namun itu tergantung dengan kesediaan dari ASEAN juga," jelas Desker.
Link (http://international.okezone.com/read/2012/12/14/411/732365/timor-leste-disarankan-tidak-jadi-anggota-asean)

paradyto
December 17th, 2012, 05:42 AM
http://www.singaporeathletics.org.sg/wp-content/uploads/2012/12/aug-2012-laos1.jpg

16th ASEAN University Games Open in Laos

Thousands of university students from 11 countries came together in Laos' capital of Vientiane on Wednesday to take part in the 16th ASEAN University Games (AUG), which will be held around Vientiane from Dec 12 to 20.

It will be the first time the biannual AUG is hosted by Laos since it began in 1981. The last games where held in Thailand in 2010. Laos first joined the games in 2006.

This year's AUG features university students from Laos, Brunei, Cambodia, Indonesia, Malaysia, Myanmar, the Philippines, Singapore, Thailand, Timor Leste and Vietnam. Timor Leste is permitted to participate, despite not being a member of ASEAN. They applied for ASEAN membership in 2011 and are still in the process of joining.

At this year's event, students will compete in 17 sports, including aquatics, athletics, archery, basketball, badminton, various martial arts, table tennis, tennis, and football.

The opening ceremony, held in Laos' National Stadium, featured a torch relay, cultural performances, and an athlete's parade. The Lao Prime Minister Thongsing Thammavong attended the ceremony and officially opened the games.

"It is indeed a great privilege for our university and teaching staff and students to host such a grand regional event for the first time,"said Lao Minister for Education and Sports Phankham Viphavanh while addressing the ceremony.

The theme of the 16th AUG is 'We are ASEAN family'."The competition aims at creating goodwill, spiritual solidarity, amity and peace among student athletes," Viphavanh said.

http://auglaos2012.com/images/slideSport/Sports/Petanque.jpg

source: http://english.cri.cn/8046/2012/12/13/2702s738185.htm
official website: http://auglaos2012.com/

embassyofaudrey
December 17th, 2012, 06:44 AM
Desker menyebutkan beberapa konsekuensi yang akan dihadapi Timor Leste bila menjadi anggota ASEAN."Bila Timor Leste menjadi anggota ASEAN, maka negara itu harus mengikuti setidaknya 1.000 pertemuan internasional setiap tahunnya. Timor Leste pun diharuskan mengadakan sekitar 100 acara internasional per tahun," ujarnya.

Bold: masaaa ? yang paling getol nolakin timor leste gabung di asean ya singapore.

vindoarga
December 17th, 2012, 10:30 AM
^^
Spertinya gua tau sapa org yg dikamsud :lol: and yeah beware of the spy, coz dulu dese pernah ngadu n ngomporin tetangga sbelah bijimane isi diskusi forumer indo di tret asean section ssi ini sampe tret sbelah jadi hot gitu. :ohno:

dese yg nama penggunanya mirip sebutan utk org papua yah? p4tj3? :lol:

aan_mustafa
December 17th, 2012, 11:09 AM
Bold: masaaa ? yang paling getol nolakin timor leste gabung di asean ya singapore.

I'll supporting Singapore
:banana:

No offense ya, just my opinion.
:p

Namewee
December 17th, 2012, 11:42 AM
^^ Kalau alasannya perekonomian, ASEAN kan bukan organisasi yang khusus melakukan kerjasama ekonomi

embassyofaudrey
December 17th, 2012, 12:05 PM
dese yg nama penggunanya mirip sebutan utk org papua yah? :lol:

salah..Audry. :)

GondarCool
December 17th, 2012, 03:17 PM
^^ Kalau alasannya perekonomian, ASEAN kan bukan organisasi yang khusus melakukan kerjasama ekonomi

Betul, ASEAN bukan organisasi ekonomi, tapi tidak dipungkiri bahwa ekonomi menjadi salah satu faktor dalam kebijakan diplomasi suatu negara. Contohnya di ASEAN kamboja, negara tsb dikuasai Cina perekonomiannya, sehingga banyak kebijakan diplomasi Kamboja seperti 'disetir' oleh Cina, hal ini terbukti dari kasus LCS kemarin. Kalau TL masuk ASEAN, bisa2 kebijakan diplomasi TL bakal disetir oleh Aussie atau malah USA, yg bisas memperkeruh keadaan di ASEAN. Dalam hal ini saya sangat setuju dgn singapura, mandiri di ekonomi dulu baru TL bisa masuk ASEAN.

Mehome
December 18th, 2012, 02:07 AM
^^ Kalo saya sih setuju TL masuk ASEAN. Agar kawasan ini jadi lebih stabil. Kalau TL dibiarin sendiri, nanti dia malah dirangkul AS dan dijadikan pangkalan militer :lol:

Lagian pendapatnya singapur jarang didengar koq, mungkin dia takut tersaingi

Pandangan pemerintah Indonesia sendiri, setahu saya setuju dengan bergabungnya dan mendorong masuknya TL koq, tp ya belum dalam 3 tahun ini. Stabil dulu ekonomi dan politik dalam negeri dia.

embassyofaudrey
December 18th, 2012, 07:41 AM
EU and Singapore Concluded Free Trade deal

After more than two years of intense negotiations, the EU concluded with Singapore its first free trade agreement (FTA) in South-East Asia on 16 December, hoping to pave the way for similar deals with other countries in this fast-growing region. European exporters in services such as banking, insurance and other financial services industries as well as in public procurement are expected to benefit the most from this comprehensive agreement while Singapore’s exports in goods will get preferential access to the EU market. Yet, discussions over investment protection are still ongoing.

“Singapore is a dynamic market for EU companies and is a vital hub for doing business across South-East Asia. This agreement is key to unlocking the gateway to the region and can be a catalyst for growth for EU exporters,” said Karel De Gucht. The trade commissioner and Singapore’s Minister of Trade and Industry Lim Hng Kiang led the final round of negotiations, launched in March 2010, paving the way for a signing ceremony in spring 2013. Yet, in order for it to enter into force, the agreement will first need to be approved by the European Council and then ratified by the European Parliament.

Singapore will grant immediate duty-free access to all imports from the EU, according to a statement released jointly by the Commission and the Ministry of Trade and Industry. In return, DG Trade has committed to eliminate all tariffs on all imports from Singapore over a period of five years. Some 80% of the tariff lines will be covered upon entry into force of the agreement, indicates the statement. This tariff elimination is expected to benefit in particular Singapore’s exporters of electronics, pharmaceuticals, chemicals and processed food products.

The FTA will reduce the administrative burdens on European companies, including double testing, according to the Commission. Hence, Singapore will accept to import European manufactured cars based on EU technical and safety standards and approvals. The most advanced economy in South-East Asia has also accepted a greater recognition of EU standards, facilitating the future entry of industrial and agricultural products. Singapore has also accepted to protect several so-called geographical indications.


ASEAN Ambitions
Yet, analysts downplay the business impact of this liberalisation agreement as Singapore is already one of the most open economies in the world. For the EU, the significance is rather strategic and political, since the aim is to convince other countries in the ASEAN region to conclude ambitious trade deals following the example of Singapore and South Korea, whose FTA with the EU entered into force in July 2011. “After our agreement with South Korea, sealing this deal with Singapore clearly puts the EU on the map in Asia. But we do not intend to stop here – I hope it will open the door for FTAs with other countries in the ASEAN region,” said De Gucht. The Commission is currently negotiating FTAs with Malaysia and Vietnam and hopes to convince Thailand and booming Indonesia to do the same. These emerging markets offer much more untapped potential for EU exporters but their governments are wary to open up their economies to competitive European companies.

The ratification by the European Parliament of the EU-Singapore FTA could be a lengthy process as the Lisbon Treaty has given new prerogatives to MEPs in the field of trade. Hence, it took 18 months for the EU-Korea FTA to enter into force following the conclusion of the talks.


Source:http://www.europolitics.info/europolitics/eu-and-singapore-conclude-free-trade-deal-art346439-46.html

paradyto
January 3rd, 2013, 09:28 AM
ASEAN Harapkan Pertikaian soal Laut Cina Selatan Teratasi

BANGKOK — ASEAN telah berjuang selama setahun ini untuk mencapai konsensus mengenai isu itu, dan dengan mengangkat pemimpin dari Vietnam akan tetap menyoroti sengketa itu. Tetapi para analis politik mengatakan, para pemimpin Vietnam juga akan lebih tenang dan berhati-hati dalam mengusahakan persetujuan mengenai masalah itu.

Le Luong Minh hari Selasa secara resmi mengambil alih jabatan bergilir sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN dari Surin Pitsuwan dari Thailand.

Diplomat kawakan itu berasal dari Kementerian Luar Negeri Vietnam dan pernah menjadi dutabesar Vietnam untuk PBB.

Kepemimpinannya dalam ASEAN, yang pertama bagi Vietnam, berlangsung pada waktu terjadi ketegangan dengan Tiongkok yang semakin keras sikapnya mengenai wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Tiongkok mengklaim hampir semua laut Cina Selatan itu, yang diperkirakan kaya minyak, gas alam dan ikan. Negara-negara anggota ASEAN, Brunei, Malaysia dan Filipina, Vietnam dan Taiwan juga mengklaim bagian-bagian perairan tersebut.

Sengketa itu telah menimbulkan konfrontasi di laut , penangkapan para nelayan, dan perang kata-kata yang semakin panas mengenai kedaulatan.

KTT-KTT ASEAN dalam setahun ini di Kamboja gagal merundingkan kode perilaku yang telah lama tertunda untuk mencegah peningkatan masalah.

Para analis politik mengatakan konflik itu disebabkan pengaruh Tiongkok terhadap Kamboja dan sikap negara-negara lain yang tidak mengklaim wilayah itu.

Pavin Chachavalpongpun, guru besar studi Asia Tenggara di Universitas Kyoto, berbicara melalui Skype, mengatakan, sekretaris jenderal dari Vietnam akan lebih aktif dalam mendesakkan konsensus ASEAN mengenai isu tersebut.

Ia mengatakan, “Vietnam juga bisa meraih kepentingannya sendiri kalau masalah itu dibahas dengan ASEAN. Selain itu, Vietnam bisa mengklaim bahwa negara itu mendukung pendekatan ASEAN dalam usaha menyelesaikan masalah seperti ini. Untuk membuktikan bahwa cara penyelesaian sengketa dalam ASEAN berhasil. Jadi, saya rasa, ini bisa saling menguntungkan atau beresiko bagi semua pihak yang terkait.”

Sekretaris Jenderal Surin Pitsuwan dari Thailand yang akan habis masa jabatannya, sangat dihargai atas keterlibatannya dan kepemimpinannya yang terus terang dalam ASEAN.

Para analis politik mengatakan cara Vietnam akan kurang terbuka dan transparan. Tetapi dalam berurusan dengan Tiongkok sikap yang lebih halus mungkin akan membantu.

Tiongkok sedang menjalani transisi kepemimpinan tiap sepuluh tahun, sampai bulan Maret yang akan diperhatikan dengan cermat oleh para pengamat.

Tiongkok sebagai negara komunis, juga mungkin akan menyambut fakta bahwa Vietnam yang juga sebuah negara komunis, mengambil alih jabatan sekretaris jenderal ASEAN.


source: http://www.voaindonesia.com/content/asean-harapkan-pertikaian-soal-laut-cina-selatan-teratasi/1576117.html

paradyto
January 4th, 2013, 04:58 AM
ASEAN-5 masih jadi penunjang pertumbuhan Asia
Jumat, 4 Januari 2013 09:11 WIB

Depok (ANTARA Sumsel) - Asia Timur dan Pasifik dan ASEAN-5 (Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam) masih menjadi penunjang pertumbuhan Asia sekaligus diharapkan sebagai penyanggah efek tular krisis global.

"China, India, dan Indonesia masih menjadi `catalyst agent` bagi pertumbuhan ekonomi Asia," kata Direktur Eksekutif Lingkar Studi Efokus Dr. Rizal E. Halim di Depok, Kamis.

Menurut dia, kawasan Asia khususnya emerging Asia terus menunjukkan resiliensi pascatahun 2008. Laju ekonomi Asia pada tahun 2012 berada di kisaran 5,8--6,0 persen tidak jauh berbeda dari 2011 yang tumbuh sebesar 5,9 persen.

"Laju pertumbuhan ekonomi Asia ini ditopang, khususnya negara China-India dan ASEAN-5 yang secara agregat tumbuh di kisaran 6,4--6,6 persen atau melambat dibanding 2011 (7,2 persen) dan 2010 (9,1 persen)," kata doktor ekonomi lulusan Universitas Indonesia.

Ia mengatakan bahwa perlambatan global yang terjadi sepanjang 2011 - 2012 juga memberi dampak perlambatan bagi ekonomi Asia, khususnya China yang hanya mampu tumbuh 7,6 - 7,8 persen dan India tumbuh berkisar 6,0--6,2 persen pada tahun 2012 atau melambat dibanding 2011 (China 9,2 persen dan India 6,5 persen).

Dikatakan, proyeksi 2013, ekonomi Asia akan tumbuh di kisaran 5,9--6,3 persen. Sebagian besar di antaranya disumbang oleh negara emerging Asia, seperti China, India, Indonesia, dan Thailand.

"Emerging Asia sendiri akan tumbuh sekitar 6,5--6,9 persen pada tahun 2013," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain konsumsi domestik dan arus investasi yang besar masuk ke emerging Asia, stimulus fiskal China juga akan menjadi katalisator ekonomi Asia pada tahun 2013.

"Di Indonesia sendiri proyek pembangunan infrastruktur di samping investasi dan konsumsi akan menopang pertumbuhan ekonomi kawasan Asia Tenggara," ujarnya. (ANT)

source: http://www.antarasumsel.com/berita/269683/asean-5-masih-jadi-penunjang-pertumbuhan-asia

paradyto
January 27th, 2013, 06:57 AM
New ASEAN Chief Seeks South China Sea Talks

http://gdb.voanews.com/E5698590-15A3-4C5C-BBD9-370809C6CB69_w640_r1_s_cx0_cy29_cw0.jpg

JAKARTA — The new secretary general of the Association of Southeast Asian Nations has called for progress on a code of conduct for the South China Sea. The ASEAN leader also recognized the ongoing political and economic challenges the region faces as it moves toward greater integration.

Disputed terroritory

The Association of Southeast Asian Nations welcomed its new secretary general Le Luong Minh on Wednesday, at a time when the regional grouping faces some of the biggest challenges in its 46-year history.

Those include a slowing global economy, a rise in natural disasters and security threats that could jeopardize regional peace and stability. A key challenge will be finding a solution to territorial disputes in the South China Sea. Several ASEAN members claim sovereignty over those waters, but so too does regional giant, China.

Tensions there plagued last year’s annual ASEAN gathering in Cambodia, with leaders failing to produce an agreement governing actions in the disputed waters. The impasse seemed to highlight divisions between the group’s 10 member states and raised concerns that it lacked cohesion.

During his speech on Wednesday, Minh touched specifically on the need for a solution.

“In the face of complicated developments on the South China Sea, ASEAN should speed up efforts toward an early start of negotiations with China with a view to achieving an early conclusion toward of code of conduct on the South China Sea,” Minh stated.

Call for dialogue

Minh is the past deputy foreign minister for Vietnam, one of the four ASEAN countries that claims sovereignty over a part of the area. The Philippines, Malaysia and Brunei also say they have rights to the waters, which hold abundant fisheries, provide vital trade routes and are said to be rich in oil and natural gas.

Analysts say Minh will need to maintain his neutrality given his country of origin.
Indonesia’s Foreign Minister, Marty Natalagawa, also spoke about the need for neutrality and cohesion as key to regional security.

“We must continue to be at the forefront of a regional architecture that promotes the Asia-Pacific’s peace and stability, a region that eschews violence and conflict. That instead promotes peaceful settlement of disputes, of partnership and of a perspective which recognizes that peace and security are actually common essentials to be shared and to be nurtured in the interests of all,” he said.

Minh takes the helm of ASEAN from Surin Pitsuwan, a Thai national who saw the grouping through a border dispute between Thailand and Cambodia, a regime change in Burma and devastating natural disasters throughout the region.

In addition to building peace and security within ASEAN, Minh said another priority would be to ensure all member states are prepared for the ASEAN Economic Community set to begin in 2015.

The economic community aims for greater integration within ASEAN through liberalized trade and investment, much like the European Union. But there are concerns that many of ASEAN’s less developed members will not be ready to handle the free movement of goods, services and labor.

Minh noted those concerns, but also explained the benefits. “The more open flow of investments, capital, labor, goods and services will pose different challenges and opportunities for our member states. But it will also have a tremendous multiplier effect on the region,” he explained.

ASEAN community

Minh said narrowing the economic gap between ASEAN’s different members would be key to equitable development across the region.

ASEAN has grown in size and economic importance in recent years, but some analysts continue to debate its ability to hold together. For now it remains a disparate grouping with economies that range from developed to developing and political systems that include communist Vietnam, socialist Laos, constitutional monarchies in Thailand and Cambodia and newly democratic Burma.

Over the past year Indonesia has led the way on a series of important bilateral issues, with Indonesian Foreign Minister Natalagawa serving as a key mediator on South China Sea disputes. On Wednesday he offered Minh a piece of advice.

“The ASEAN community as a sentiment, as an emotion cannot be legislated, it cannot be enacted through the adoption and implementation of formal agreements," said Natalagawa. "These sentiments must be nurtured, it must be cultivated it must be practiced.”

Minh is the first Vietnamese representative to hold the post of secretary general of ASEAN. The five-year position rotates among the 10 member states based on alphabetical order. Next it will go to Brunei.


source: http://www.voanews.com/content/new-asean-chief-seeks-south-china-sea-talks/1580362.html

paradyto
April 6th, 2013, 08:30 AM
Waspada Pasar Bebas ASEAN

Kehadiran ASEAN Economic Community (AEC) di tahun 2015 diharapkan bisa diantisipasi lebih serius oleh pemerintah dan pelaku usaha Indonesia. Berlakunya AEC yang berarti produk-produk negara ASEAN bisa bebas keluar masuk bisa berdmpak negatif jika potensi yang ada tidak dimaksimalkan.

Direktur Jenderal Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahajana Wirakusumah, mengatakan sektor industri manufaktur nasional justru dihadapkan pada beberapa masalah baru seperti kenaikan UMR yang mengurangi daya saing industri. Di sisi lain tidak ada insentif yang cukup kuat bagi industri padat karya.

Selain itu, beberapa masalah lintas sektoral juga masih terjadi. Misalnya pengawasan yang masih lemah terhadap produk impor. Lalu panjangnya prosedur pengenaan antidumping apabila terjadi unfair trade practices. Serta infrastruktur yang belum baik sehingga berbuntut tingginya biaya logistik.

Beberapa masalah ini menyebabkan kesiapan Indonesia untuk bersaing di AEC dinilai baru di batas 81 persen. Kadar kesiapan ini membuat Sekretariat ASEAN menempatkan Indonesia baru berada di peringkat keenam dalam kesiapan menyambut masyarakat ekonomi ASEAN.

source: http://www.tribunnews.com/2013/04/06/waspada-pasar-bebas-asean

paradyto
April 6th, 2013, 08:33 AM
ASEAN, PBB Kerja Sama Cegah Konflik

JAKARTA - Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lakukan kerja sama untuk mencegah konflik di kawasan Asia Tenggara. Kedua pihak pun menggelar pertemuan di Indonesia untuk mencari cara pencegahan konflik yang efektif.

"Kita membutuhkan cara pencegahan konflik yang lebih efektif agar dapat menciptakan budaya perdamaian di ASEAN," ujar Menlu RI Marty Natalegawa dalam pembukaan workshop pencegahan konflik ASEAN-PBB di Jakarta, Jumat (5/4/2013).

ASEAN sendiri kini telah mendirikan ASEAN Institute for Peace and Reconciliation. Lembaga itu dibentuk untuk menjalankan upaya pencegahan dan penanganan konflik di antara negara-negara anggota ASEAN.

"PBB selalu mendukung upaya ASEAN memelihara perdamaian di kawasan Asia Tenggara," terang Wakil Sekretaris Jenderal PBB Vijay Nambiar.

Hubungan ASEAN-PBB semakin erat setelah disepakatinya perjanjian UN-ASEAN Comprehensive Partnership tahun 2011 lalu. PBB pun sering memberikan bantuannya dalam konflik yang ada di Asia Tenggara.



source: http://international.okezone.com/read/2013/04/05/411/786836/asean-pbb-kerja-sama-cegah-konflik

paradyto
April 6th, 2013, 08:35 AM
PBB Khawatir Konflik Rohingya Meluas ke ASEAN

Metrotvnews.com, Jakarta: Perserikatan Bangsa-Bangsa menyuarakan kekhawatirannya pada Jumat di Jakarta mengenai kemungkinan meluasnya
konflik etnis Rohingya di Myanmar ke negara lain di kawasan Asia Tenggara.

"Persoalan konflik horizontal di Myanmar dapat berimplikasi ke kawasan sehingga persoalan tersebut membutuhkan pendekatan regional," kata
Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Myanmar, Vijay Nambiar, Jumat (5/4).

Di antara implikasi regional itu adalah bentrok antara pengungsi Rohingya dan nelayan ilegal Myanmar yang terjadi di Medan pada Jumat dini hari, yang menewaskan delapan orang dan melukai belasan lainnya.

Sebanyak 117 pengungsi Rohingya dan nelayan ilegal Myanmar ditampung di tempat yang sama, yaitu rumah detensi Belawan, Medan, Sumatra Utara.

Insiden perkelahian itu dimulai ketika pengungsi Rohingya berdebat dengan para nelayan mengenai konflik sektarian di negara asal mereka.

Selain itu, persoalan regional lain yang muncul terkait dengan nasib pengungsi Rohingya yang membanjiri Bangladesh dan negara-negara Asia Tenggara.

Pengungsitersebut pada umumnya tidak mendapatkan status kewarganegaraan di negara yang dituju. Bahkan dalam beberapa kasus mereka mati kelaparan di tengah laut seperti yang terjadi pada Februari lalu.

"Konflik di Rohingya oleh karena itu membutuhkan penyelesaian yang melibatkan pendekatan regional," kata Nambiar.


source: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/06/7/144176/PBB-Khawatir-Konflik-Rohingya-Meluas-ke-ASEAN

dihatimu
April 6th, 2013, 03:43 PM
PBB Khawatir Konflik Rohingya Meluas ke ASEAN



source: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/06/7/144176/PBB-Khawatir-Konflik-Rohingya-Meluas-ke-ASEAN

kasihan sekali nasib etnis 1 ini.,.,sangat terlunta-lunta sekali.,.,di negaranya sendiri tidak diakui kewarganegaraanya.,.,di negara2 lain pun tidak banyak yg memberi mereka suaka/status politik.,.,yg jadi pertanyaan dimanakah peran Aung San Suu Kyi sebagai tokoh pro demokrasi yg memenangi nobel perdamaian th.1992 dalam meredam konflik sektarian di negaranya itu????.,.,kok kesannya seperti diam 1000 bahasa dengan konflik di negaranya.,.,tidak ada action sama sekali.,.,percuma dengan gelar yg dia raih selama ini jika terus bersikap seperti itu:ohno::bash:.,.,

invalidface
April 6th, 2013, 04:59 PM
kasihan sekali nasib etnis 1 ini.,.,sangat terlunta-lunta sekali.,.,di negaranya sendiri tidak diakui kewarganegaraanya.,.,di negara2 lain pun tidak banyak yg memberi mereka suaka/status politik.,.,yg jadi pertanyaan dimanakah peran Aung San Suu Kyi sebagai tokoh pro demokrasi yg memenangi nobel perdamaian th.1992 dalam meredam konflik sektarian di negaranya itu????.,.,kok kesannya seperti diam 1000 bahasa dengan konflik di negaranya.,.,tidak ada action sama sekali.,.,percuma dengan gelar yg dia raih selama ini jika terus bersikap seperti itu:ohno::bash:.,.,

hihihi
itu Su Kyii takut pamornya hilang di Myanmar kalo ngebantu hak rohingya:nuts:
ga jauh bedanya dengan politikus biasa, kalo ada kepentingan pasti kepentingan duluan yang diutamakan...
makan tuh nobel...:nuts:

Maxtini
April 7th, 2013, 08:43 AM
kasihan sekali nasib etnis 1 ini.,.,sangat terlunta-lunta sekali.,.,di negaranya sendiri tidak diakui kewarganegaraanya.,.,di negara2 lain pun tidak banyak yg memberi mereka suaka/status politik.,.,yg jadi pertanyaan dimanakah peran Aung San Suu Kyi sebagai tokoh pro demokrasi yg memenangi nobel perdamaian th.1992 dalam meredam konflik sektarian di negaranya itu????.,.,kok kesannya seperti diam 1000 bahasa dengan konflik di negaranya.,.,tidak ada action sama sekali.,.,percuma dengan gelar yg dia raih selama ini jika terus bersikap seperti itu:ohno::bash:.,.,

Soalnya rakyat Myanmar, kemungkinan termasuk Suu Kyi sendiri, mayoritas percaya bahwa orang Rohingya itu adalah imigran gelap dari Banglades. Ketika aku ungkit-ungkit masalah Rohingya aja, temen-temen saya yang dari Myanmar berapi-api mengutuk Rohingya sebagai imigran gelap tak tahu diri. :ohno:

Saya pribadi sih kurang tahu yah pokok masalah sebenarnya kenapa bisa sampai kejadian seperti itu. Bahkan Banglades yang seharusnya punya hubungan "sedarah" dengan Rohingya juga emoh membantu mereka:

0IF_wu4dxUk
Perdana Menteri Banglades-nya pun sampai geram membalas pertanyaan Wartawan Aljazeera :nuts:

Saya kira masalahnya tidak sesederhana yang tampak di permukaan. Pasti di baliknya ada apa-apa.

blablanonsense
April 8th, 2013, 11:48 AM
Contohnya di ASEAN kamboja, negara tsb dikuasai Cina perekonomiannya, sehingga banyak kebijakan diplomasi Kamboja seperti 'disetir' oleh Cina, hal ini terbukti dari kasus LCS kemarin. Kalau TL masuk ASEAN, bisa2 kebijakan diplomasi TL bakal disetir oleh Aussie atau malah USA, yg bisas memperkeruh keadaan di ASEAN. Dalam hal ini saya sangat setuju dgn singapura, mandiri di ekonomi dulu baru TL bisa masuk ASEAN.

^^ Kalo saya sih setuju TL masuk ASEAN. Agar kawasan ini jadi lebih stabil. Kalau TL dibiarin sendiri, nanti dia malah dirangkul AS dan dijadikan pangkalan militer :lol:

Lagian pendapatnya singapur jarang didengar koq, mungkin dia takut tersaingi


Lol Mehome, tanpa Timor leste pun USA dah punya pangkalan di sini/ di deket-deket sini. Di Singapore ada tuh (tapi kecil), belum di Darwin, belum di Guam. Gak ngaruh kalau TL jadi pengkalan USA. Yang meriang panas dingin paling negeri tirai bambu aja tuh sedangkan pilin-pilin, malaysia dan vietnam bersorak sorai. ASEAN dan USA itu bekerja cukup erat, bahkan lebih erat dari ASEAN-China. Saya rasa USA dan Aussie juga harus mulai mengubah approach mereka dalam konteks ASEAN. USA sih sudah, Aussie yang masih belum rela tetangga-tetangga sipit dan berwarna kulit di utara mereka sudah gak bisa dikuliahin kayak dulu.
Singapore ini nyesel dah setuju bergabungnya Laos, Myanmar dan Kamboja ke ASEAN karena tiga negara ini menghambat ekonomi bebas di ASEAN; Singapore sangat tergantung kepada sistem perdagangan bebas dan penundaan ini menghambat pertumbuhan Singapore. Makanya gak mau mengulang kesalahan serupa dengan masuknya TL.

v-sun
May 1st, 2013, 08:58 AM
Oleh: Hedi Ardia
1 Mei 2013 | 11:33 WIB
Anggota ASEAN Sepakati Alat Ukur

BANDUNG (bisnis-jabar.com)-Dalam rangka persiapan pelaksanaan masyarakat ekonomi ASEAN 2015 atau ASEAN Economic Community (AEC), sejumlah negara anggotanya telah menyepekati persyaratan teknis untuk alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP).

Wakil Menteri Perdangan RI Bayu Krisnamurthi mengatakan kerja sama ASEAN di bidang metrologi legal merupakan salah satu upaya untuk memfasilitas pengurangan hambatan teknis dalam perdagangan terkait metrologi legal guna memberikan kontribusi terhadap realisasi ASEAN Free Trade Area.

“Pada tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ASEAN Consultative Committee for Standards and Quality Working Group 3 on Legal Metrology [ACCSQ WG3]. Pada pertemuan kali ini sudah disepakati mengenai harmonisasi persyaratan tehnis UTTP,” katanya, kepada wartawan usai membuka Kerja Sama ASEAN di bidang Metrologi Legal di Bandung, Rabu (1/5).

Menurutnya, dengan ada kesepakatan mengenai metrologi tersebut diharapkan arus barang antar negara ASEAN harus semudah lalu lintas barang antar daerah yang salah satunya karena adanya kesamaan ukuran. Dari 10 anggota ASEAN, hanya Malayasia yang sejak lama mempunyai ukuran berbeda karena menggunakan pound atau British Unit. Sebab mereka merupakan negara persemakmuran Inggris.

Sedangkan Indonesia bersama mayoritas negara lainnya telah menggunakan yard. Dengan begitu, Malaysia pun menyesuaikan diri dengan kesepakatan negara lain.

.................

http://www.bisnis-jabar.com/index.php/berita/anggota-asean-sepakati-alat-ukur

retwycha
May 2nd, 2013, 03:50 PM
Oleh: Hedi Ardia
1 Mei 2013 | 11:33 WIB
Anggota ASEAN Sepakati Alat Ukur



http://www.bisnis-jabar.com/index.php/berita/anggota-asean-sepakati-alat-ukur

Kok aneh, bukannya Indonesia itu untuk standar alat ukur mengadopsi standar metric ?

Yard itu ukuran panjang dari Inggris (imperial). Malaysia ya pengguna standar imperial.

sc4
May 3rd, 2013, 10:56 AM
^^ M'sia guna SI

Maxtini
May 4th, 2013, 04:46 AM
Kok aneh, bukannya Indonesia itu untuk standar alat ukur mengadopsi standar metric ?

Yard itu ukuran panjang dari Inggris (imperial). Malaysia ya pengguna standar imperial.

Maksudnya standarisasi alat ukurnya (timbangan, meteran, dll), bukan sistem ukurnya. Sekarang tiap negara kan punya standarnya sendiri- sendiri, misalnya yg Indonesia itu standar SNI, yang thailand standar TISI, Malaysia DSM, dll. Kelak setelah single market, akan dibikin standar ASEAN macam standar CEN Eropa.

retwycha
May 4th, 2013, 07:53 AM
Maksudnya standarisasi alat ukurnya (timbangan, meteran, dll), bukan sistem ukurnya. Sekarang tiap negara kan punya standarnya sendiri- sendiri, misalnya yg Indonesia itu standar SNI, yang thailand standar TISI, Malaysia DSM, dll. Kelak setelah single market, akan dibikin standar ASEAN macam standar CEN Eropa.


Oh, maaf salah tangkap.

paradyto
May 11th, 2013, 02:29 AM
ASEAN+6 start regional FTA talks

ASEAN trade officials, along with its six partners, kicked off talks on a regional trade agreement in Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, on Thursday. The talks began with the establishment of the trade negotiating committee that would discuss various trade and investment issues until next Monday, Trade Ministry director general for international trade cooperation Iman Pambagyo said.



source: http://www.thejakartapost.com/news/2013/05/10/asean6-start-regional-fta-talks.html-0

blablanonsense
May 13th, 2013, 04:51 AM
Oleh: Hedi Ardia
1 Mei 2013 | 11:33 WIB
Anggota ASEAN Sepakati Alat Ukur



http://www.bisnis-jabar.com/index.php/berita/anggota-asean-sepakati-alat-ukur

ngaco ah ini berita. Negara commonwealth, termasuk UK sudah menggunakan SI (Metric). Yg masih pakai imperial itu USA.

ahonksirad
May 13th, 2013, 04:58 AM
^^ kalau di iklan properti Singapura di koran-koran kita pakainya masih pakai kaki persegi (ft2) untuk ukuran unitnya :cheers: