View Full Version : [SEMARANG] Projects & Development



bozhart
May 29th, 2008, 04:27 PM
^^ Gabungannya cukup pas. Titus15 suka main2 gabungkan foto2 ya hehe :)

Btw, ini quote dari thread Ciputra World Jakarta, Parisian itu salah satu tenant Paragon City Mall yg rencananya buka Desember 2009.

^^ Dari artikel.. kepanjangan jadi gw edit

Lippo Group Investasi US$ 450 Juta di Bisnis Ritel Kelas Premium

PARISIAN yang pertama dapat ditemui di Mal Taman Anggrek (Jakarta Barat) dengan luas toko mencapai 16.500 meter persegi. Dalam waktu dekat Parisian berencana hadir di antaranya di :
•City of Tommorow (Surabaya), seluas 7.000 m2, Juni 2008
•Megamal Pluit (Jakarta), seluas 22.000 m2, Agustus 2008
•Kemang Village (Jakarta), seluas 15.000 m2, Maret 2009
•Grand City (Surabaya), seluas 20.000 m2, Maret 2009
•Kuta Beach (Bali), seluas 15.000 m2, September 2009
•Paragon City (Semarang), seluas 20.000 m2, Desember 2009
•Thamrin Square (Jakarta), seluas 22.600 m2, Maret 2010
•Mal Artha Gading (Jakarta), seluas 22.000 m2, Mei 2010
•Medan Fair (Medan), seluas 15.000 m2, Juni 2010
•Ciputra World (Surabaya), seluas 20.000 m2, Juni 2010
•Plaza Semanggi Extension (Jakarta), seluas 25.000 m2, Juni 2010
•Ciputra World (Jakarta), seluas 20.000 m2, September 2010
•Grand Palladium (Medan), seluas 18.000 m2, November 2011
•Puri Paragon (Jakarta), seluas 12.000 m2, Desember 2011
•Simprug (Jakarta), seluas 15.000 m2, Desember 2011

bozhart
May 29th, 2008, 05:44 PM
Ya ada dua proyek reklamasi di sebelah barat dan timur pantai Marina, nanti kupost gambarnya di thread proyek Semarang.

Panjang tanah reklamasinya kira2 1 km ke laut. Reklamasi 1 (barat) mungkin utk dibangun kompleks UPH (klik sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=20601764&postcount=219)) dan reklamasi 2 (timur) belum tahu mau dibangun apa.

Foto satelit sebelum reklamasi:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/ff712116.jpg

Foto satelit saat pekerjaan reklamasi: (foto diambil 7 Oktober 2007)
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/b9d7f7c8.jpg

1
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/dc92f840.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/33dc1b0a.jpg

3
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/7e6a6e9b.jpg

4
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/5cbc5e65.jpg

Cah SMG
May 30th, 2008, 05:23 AM
Hah, reklamasi? Emang kekurangan lahan ya? Kaya Singapore aja...

titus15
May 30th, 2008, 07:19 AM
^^^ mo bikin waterfront city mungkin ya...
eh Googlearth cukup sering juga update foto udara kota Semarang. Beberapa bulan lalu foto di utara Masjid Agung Jawa tengah masih berupa sawah saja. Sekarang sudah ada pengerjaan jalan tembus dari arah jalan Arteri...

titus15
May 30th, 2008, 07:29 AM
Ini peta reklamasi 1 ya Boz?

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/2b1a0c2f.jpg
kok penimbunan tanahnya agak beda. Yang di foto udara menjorok ke arah vila Marina.

bozhart
May 31st, 2008, 08:04 AM
^^ Betul itu reklamasi 1.

Gambar tanah reklamasi itu salah karena peta itu milik marketing Puri Anjasmoro maka peta itu lebih difokuskan ke kompleks Puri Anjasmoro. Daerah yg di luar Puri Anjasmoro spt lahan reklamasi digambar asal2an.

Bentuk lahan reklamasi 1 sering berubah2 dari dulu sebab ada beberapa bagian tenggelam kembali ke bawah laut. Ini foto thn 1994, tampak lahan reklamasi 1 lebih luas dari sekarang tetapi pernah menciut kemudian diperluas lagi.

Foto thn 1994:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/2038b40f.jpg

Btw. Nanti saya post foto2 udara kota Semarang yg diambil pd thn 1994 di thread Semarang di bawah Nusantara.

bozhart
May 31st, 2008, 08:05 AM
Hah, reklamasi? Emang kekurangan lahan ya? Kaya Singapore aja...
Pengerjaan reklamasi di Semarang sudah dilakukan dari dulu. Lihat perbedaan foto thn 1994 dgn gambar GoogleEarth thn 2007 di bawah ini. Lahan dlm garis merah itu belum ada pd foto thn 1994 :) Di sebelah utara landasan bandara juga akan ditutup tanah utk pembangunan terminal bandara baru dan tempat parkirnya. Foto pd post #256 di atas kelihatan landasannya bersebelahan dgn laut / rawa2 / persawahan.

Tahun 1994:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/c000c0b6.jpg

Tahun 2007:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0ac7b5a6.jpg

Omluki
June 1st, 2008, 07:31 PM
Oh, 1994 pictures? I bet some of the SSC Indo-forumer still wearing their diaper at that time.... :)

BauIng
June 1st, 2008, 07:31 PM
Jadi mo dibangun terminal bandara baru ya boz ??
Udah sampai mana prosesnya ?

AceN
June 2nd, 2008, 07:00 AM
Om boz, dapet foto satellite yang item putih dari mana ? :eek:

bozhart
June 2nd, 2008, 11:23 AM
Oh, 1994 pictures? I bet some of the SSC Indo-forumer still wearing their diaper at that time.... :)
Yang masih pakai diaper ayo angkat tangan hehehe :D

===============
Jadi mo dibangun terminal bandara baru ya boz ??
Udah sampai mana prosesnya ?
Sekarang masih hold sebab masalah pembebasan lahannya belum terpecahkan. Rencana pembangunan terminal barunya sudah sering dibahas di thread ini, coba lihat di halaman2 belakang.

===============
Om boz, dapet foto satellite yang item putih dari mana ? :eek:
Download dari website NILIM http://sim.nilim.go.jp (120MB) NILIM = National Institute for Land and Infrastructure Management. Foto hitam putih itu difoto oleh satelit Ikonos. Foto di GoogleEarth difoto oleh satelit QuickBird.

titus15
June 2nd, 2008, 04:43 PM
Sekarang masih hold sebab masalah pembebasan lahannya belum terpecahkan. Rencana pembangunan terminal barunya sudah sering dibahas di thread ini, coba lihat di halaman2 belakang.

Di semarang memang masalah pembebasan lahan selalu jadi masalah yang krusial... Perlu PR dan negosiator yang ok dari Pemda...

=NaNdA=
June 3rd, 2008, 12:45 PM
Download dari website NILIM http://sim.nilim.go.jp (120MB) NILIM = National Institute for Land and Infrastructure Management. Foto hitam putih itu difoto oleh satelit Ikonos. Foto di GoogleEarth difoto oleh satelit QuickBird.

weh, tau aja om Boz yang bginian... :D
ada foto2 selain Semarang ga om?

bozhart
June 5th, 2008, 07:07 PM
^^ Foto kota lain yg ada di NILIM gw cuma tahu Jakarta bagian utara tapi fotonya sdh lama.

AceN
June 6th, 2008, 09:16 AM
^^ thanks FYI om :)

titus15
June 9th, 2008, 11:29 AM
Dari Suara Merdeka.com
TErnyata Semarang juga sedang merancang BRT nya. Cuma denger-denger pak Kawi (walikota) hendak menunda proyek ini, mengingat keresahan di masyarakat berkait dengan kenaikan BBM belum reda...

09 Juni 2008
Koridor I Berimpitan 10 Trayek Angkutan
Rencana Pengoperasian BRT

SEMARANG- Rencana pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) Koridor I Mangkang - Penggaron ternyata berimpitan dengan 10 trayek angkutan umum.

Hal ini membuat kalangan pengusaha angkutan umum, khususnya yang memiliki trayek jalur itu berkeberatan dengan rencana Pemkot tersebut.

Sekretaris DPC Organda Kota Semarang, Sri Marjoko mengatakan, banyaknya trayek yang berimpitan merupakan tantangan bagi Dinas Perhubungan (Dishub), untuk menyosialisasikan program itu dengan optimal. ’’Trayek bus atau angkutan kota yang berimpitan dengan jalur BRT Koridor I itu kemungkinan besar akan terpengaruhi,’’ katanya.

Pekan lalu, Dishub bersama Bappeda menggelar konsultasi publik, terkait penyusunan detail engineering design (DED) BRT Koridor I Mangkang-Penggaron.

Selain pakar transportasi, konsultasi itu juga menghadirkan DPC Organda, yang diwakili Sri Marjoko.
Trayek angkutan umum yang berimpitan dengan BRT Koridor I itu, kata Marjoko, terdiri atas lima trayek angkutan kota (angkot) dan lima trayek bus.

Lima trayek angkot yang dimaksud adalah C9 (Mangkang - Rejomulyo), C7 (Rejomulyo - Kalipancur), C8 (Karangayu - Penggaron), C3 (Rejomulyo - Penggaron), dan C4 (Rejomulyo - Tlogosari).

’’Total keseluruhan angkot pada trayek itu berjumlah 633 kendaraan, dengan jumlah penumpang mencapai 7.596 orang,’’ terangnya.

Libatkan Pengusaha

Sementara bus yang melayani trayek berimpitan dengan BRT Koridor 1 berjumlah157 unit, yang mampu mengangkut 30.144 penumpang.
Trayek-trayek yang dimaksud, yakni Mangkang - Penggaron - Plamongan, Mangkang - Terboyo, Mangkang - Pudakpayung, Mangkang - Jalan Arteri - Terboyo, dan Cangkiran - Terboyo.

Kasubdin Perhubungan Darat Dishub Kota, Triwibowo mengatakan, dalam jangka panjang pengelolaan BRT akan melibatkan kalangan pengusaha angkutan umum, melalui konsorsium.

Namun, pada tahap awal, pengelolaan program itu sepenuhnya dilakukan Unit Pengelola Teknis (UPT) Dishub.

’’Nantinya konsorsium itu menjadi operator BRT di bawah pembinaan Badan Layanan Umum (BLU),’’ ujar Triwibowo.

Dikatakan, Koridor I Mangkang - Penggaron dioperasikan kali pertama. Walau belum bisa memastikan waktunya, proses pembahasan atas program itu terus berlanjut.

Mengenai rute, dia memaparkan, Dishub merencanakan Koridor I meliputi Mangkang - Penggaron via Simpanglima. Rute yang dilewati mulai dari Terminal Mangkang - Jl Urip Sumoharjo - Jl Walisongo - Jl Siliwangi - Jl Jenderal Sudirman - Jl Mgr Sugiyopranoto - Tugu Muda - Jl Pemuda - Taman Pemuda - Jl Pemuda - Tugu Muda - Jl Pandanaran - Simpanglima - Jl A Yani - Jl MT Haryono - Jl Sidodadi - Jl Dr Cipto - Jl Brigjen Katamso - Jl Brigjen Sudiarto - Terminal Penggaron. (H9-18)

=NaNdA=
June 9th, 2008, 01:49 PM
wah keren.. Trans Semarang?

Cah_Bagus97
June 9th, 2008, 02:16 PM
Aset Kota
Pemkot Tawarkan Proyek Investasi Senilai Rp 4,6 Triliun

Semarang, Kompas - Sejumlah proyek pembangunan aset Kota Semarang senilai total Rp 4,6 triliun akan ditawarkan kepada investor. Proyek ini diikuti pembangunan industri di atas 5.000 hektar lahan mencakup Sayung, Kabupaten Demak, hingga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

"Ada 22 proyek yang mencakup manufaktur, properti, pariwisata, pertambangan, dan infrastruktur yang ditawarkan di Semarang Business Forum (Sem'Biz) 2008 senilai total Rp 4,6 triliun," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemberdayaan BUMD, dan Aset Daerah Harini Krisniati, Senin (14/4).

Proyek pembangunan aset daerah itu meliputi rehabilitasi GOR Tri Lomba Juang senilai Rp 33,5 miliar, pembangunan Pasar Retail Ikan Rejomulyo senilai Rp 12 miliar, optimalisasi Pasar dan Subterminal Banyumanik, dan potensi investasi Bidang Produksi Air Minum PDAM senilai Rp 267 miliar.

Selanjutnya, BKPM bersama Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip merencanakan pembangunan kawasan industri terpadu dengan akses langsung ke Pelabuhan Tanjung Emas seluas 5.000 hektar. Kawasan itu mencakup Sayung, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, hingga Kota Semarang.

Selain itu, pembangunan jalan tol Semarang-Solo-Yogyakarta dan realisasi kerja sama Joglosemar (Yogyakarta Solo Semarang) yang dimulai tahun 2009. Ada pula rencana memindahan Bandara Ahmad Yani ke pinggir kota mengingat tanah lokasi bandara sekarang sangat strategis untuk kepentingan bisnis.

"Semarang mulai dilirik investor luar negeri. Tahun 2009, sebuah industri sepeda motor China akan mendirikan pabrik di kawasan industri Bukit Semarang Baru (BSB) Kecamatan Mijen. Kawasan Gunungpati juga diminati pengembang properti untuk mendirikan perumahan seluas 150 hektar," kata Harini.

Sementara pasar tradisional seperti Pasar Johar akan direvitalisasi sebagai pasar kain seiring dengan pesatnya perkembangan produk garmen dan tekstil.

Revitalisasi dan penataan ulang sejumlah pasar tradisional bertujuan agar pedagang tidak tergeser perkembangan pasar modern di Kota Semarang.

Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang Susetyo Darmanto mengatakan, proyek investasi senilai Rp 4,6 triliun ini penting artinya. "Selain mendukung pembangunan pemerintah, juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Semarang," kata Susetyo. (A08)

Sumber: http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/15/12152616/pemkot.tawarkan.proyek.investasi.senilai.rp.46.triliun




kalao saya lihat di forum ini kayaknya kota SEmarang sangat tertinggal dalam hal pembanguna propertinya.adem ayem aja.sih. kalah jauh ama medan,makasar,pekan baru, harusnya sejak dulu semarang adalah kota dagang terbesar diketiga di indonesia setelah Jakarta.Surabaya, SEkarang udah kesalib ama Medan,makasar bahkan pekan baru pun , SEmarang kalah. Pembangunan bandara aja tetatih tatih dan hanya pengembangan, bondingkan Medan dengan kualanmu 1.3 trilyun,makasar yang megah, juanda yang mentereng,apalagi Cengkareng. Kenapa yah.Padahal potrensi ekonomi ada.Apartemen/hotel/condomium jauh etrtinggal paling gres Gumaya 17 lantai, bandingkan Makasar yang kebanjiran Gedung high Risk,Medan menyusul setelah bandara pindah ke kualanamu menjamur gedung2 pencakar langat, bahkan dengan SOLO pun kalah. Ayo Semarang bangkit...............

titus15
June 9th, 2008, 05:48 PM
Pembangunan bandara aja tetatih tatih dan hanya pengembangan, bondingkan Medan dengan kualanmu 1.3 trilyun,makasar yang megah, juanda yang mentereng,apalagi Cengkareng..

Yang ini nggak perlu buru-buru. A Yani cukup dikembangkan saja, nggak perlu dipindah ke luar kota. Kalau bikin seperti Hasannudin, Juanda, atau Kualanamu kayaknya multiyears project yang bisa-bisa baru kelar 20-30 tahun lagi. Padahal sekarang seiring global warming, industri pesawat lagi ngembangin pesawat non jet yang gak butuh landasan panjang-panjang (malah kalau bisa yang mendarat vertikal). Jadi sebetulnya agak percuma bikin bandara yang jauh di luar kota. Udah bener bandara di tengah kota. (Toh industri pembuatan pesawat sekarang cukup berkembang pesat dan revolusioner).

Mubazir menganggarkan triiunan rupiah bikin bandara supaya sekedar bisa bikin gedung tinggi di pusat kota. Semarang masih sangat luas untuk dikembangkan. Masih banyak wilayah yang aman dari jalur penerbangan yang bisa dikembangkan.

Semarang cukup beruntung, karena memiliki bandara di tengah kota, yang untuk mencapainya nggak perlu ongkos yang lebih mahal. Selain itu, untuk kapasitas yang lebih besar, Semarang juga cukup dekat dengan Bandara Adi Sumarmo -Solo yang masih sangat mungkin dikembangkan.
Dan daripada membangun bandara baru, lebih baik dipercepat saja pembangunan jalan Tol Semarang Solo. Soalnya kalo tol itu udah jadi, Semarang ke Bandara Adisumarmo, yang nota bene panjang landasannya paling panjang diantara Semarang, Solo dan Jogja cuma perlu ditempuh 1 jam saja. (Bandingkan dari Bandara Solo masuk ke kota Solo - dengan kemacetan yang ada, mungkin butuh 45 menit), beda tipis, tapi Semarang punya medium size bandara untuk penerbangan kecil regional yang tempatnya di tengah kota... Tinggal bagaimana memanfaatkannya saja.

Nah dana yang trilyunan rupiah itu, justru bisa digunakan untuk pembangunan proyek-proyek lain yang lebih penting, antara lain pembangunan dam, polder dan waduk untuk mencegah banjir dan Rob. Pembangunan sarana-prasarana transportasi lain yang lebih baik (terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara Semarang saat ini merupakan lahan langganan rob). Serta pembangunan pasar-pasar baru untuk mendukung pengembangan ekonomi rakyat.

bozhart
June 10th, 2008, 08:09 AM
^^ Pesawat spt itu yg non jet utk jarak jauh internasional atau pesawat jumbo yg bisa mendarat vertikal mungkin baru ada 50 tahun lagi hehe. Bandara di Bandung juga tertinggal pdhal ukuran kotanya cukup besar.

Yup perkembangan Semarang lambat. Dulu Semarang pernah jaya, jumlah highrise (10 lantai ke atas) setidaknya ada 15 gedung. Entah kenapa sekarang proyek2 di Semarang nggak sebooming dulu :ohno:

titus15
June 10th, 2008, 09:48 AM
^^ Pesawat spt itu yg non jet utk jarak jauh internasional atau pesawat jumbo yg bisa mendarat vertikal mungkin baru ada 50 tahun lagi hehe. Bandara di Bandung juga tertinggal pdhal ukuran kotanya cukup besar.

Mungkin bagi peran lebih tepat. Selama Bandara Semarang dan Jogja ada, Bandara Solo akan sulit berkembang, dan harga tiket juga akan kurang kompetitif. PAdahal kalo tol Joglosemar ada (apalagi kalo ditambah failitas kereta cepat yang menghubungkan ketiga kota), sebenarnya hanya butuh 1 bandara besar saja untuk ketiga kota ini.

Belajar dari Kompas yang akhirnya meletakkan percetakannya di daerah Bawen, kota kecil yang tepat berada di pertigaan Jogja Solo dan Semarang. Dengan begitu harian kompas bisa dibaca oleh pembaca di 3 kota sedini mungkin, karena didistribusikan dari 1 tempat.

titus15
June 10th, 2008, 09:53 AM
Yup perkembangan Semarang lambat. Dulu Semarang pernah jaya, jumlah highrise (10 lantai ke atas) setidaknya ada 15 gedung. Entah kenapa sekarang proyek2 di Semarang nggak sebooming dulu :ohno:
Kayaknya karena pengusaha asli semarangnya enggan membesarkan usahanya di Semarang. Semuanya lebih main keluar. Misalnya saja Sidomuncul group sama Nyonya Meneer lebih asyik mengembangkan pemasaran produknya dari Jakarta. Kayaknya Group Kopi luwak saja yang muterin uangnya di Semarng, dengan mainin Java Mall nya. Ada yang punya data pengusaha asli Semarang dan mainannya (kelompok usahanya?)

bozhart
June 10th, 2008, 02:47 PM
^^ Pengusaha2nya jadi sukses dan kaya tp duitnya yg banyak nggak bisa dipakai di Semarang sebab tidak ada hiburan / rekreasi / mal dgn tenant2 kelas atas maka kabur ke Jakarta hehe :p

Ampelio
June 10th, 2008, 03:11 PM
Kalau dari kacamata industri berat (manufaktur, pengecoran besi dan logam lainnya) Semarang masih berada di posisi ke 3 setelah Jakarta (dan sekitarnya) dan Surabaya (dan sekitarnya) --- source Katalog Kawasan Industri Indonesia 2007

titus15
June 10th, 2008, 04:23 PM
^^^ Iya... wong semarang itu sebenere banyak uangnya tapi dipendem . Belanjanya lebih sering di luar. Contohnya kemaren waktu ada perampokan toko emas, kerugiannya sampai 25M. Jarang banget kan ada perampokan toko emas di kota lain yang kerugiannya sampai segitu hehe...

AceN
June 10th, 2008, 06:04 PM
...bandingkan Makasar yang kebanjiran Gedung high Risk...

wah, kalo g mah daripada kebanjiran gedung high risk, mending kebanjiran air rob deh. Kejatohan gedung..hiiyyy......... :runaway:

:nocrook:

Mungkin bagi peran lebih tepat. Selama Bandara Semarang dan Jogja ada, Bandara Solo akan sulit berkembang, dan harga tiket juga akan kurang kompetitif. PAdahal kalo tol Joglosemar ada (apalagi kalo ditambah failitas kereta cepat yang menghubungkan ketiga kota), sebenarnya hanya butuh 1 bandara besar saja untuk ketiga kota ini.


He eH, dengan adanya tol, cukup satu bandara saja. Tapi pengelolaanya dimaksimalkan. Jadi bisa hemat operating cost juga :)

^^ Pengusaha2nya jadi sukses dan kaya tp duitnya yg banyak nggak bisa dipakai di Semarang sebab tidak ada hiburan / rekreasi / mal dgn tenant2 kelas atas maka kabur ke Jakarta hehe :p

Setuju bangett... :D:D bentar lagi cukup kabur ke Solo aje ;)

----------------------------------

Semarang - Kota Industri , Solo - Kota Hiburan , Jogja - Kota Budaya

Berkolaborasi jadi satu dalam acara :

Visit Joglosemar 2012

:nocrook:

ah udah ah, mimpinya ketinggian.................

worldsuperstar
June 11th, 2008, 02:54 AM
^^^^^^^^^^^^^^

AMIIIN! ! ! ! !

smoga Tuhan mengabulkan ! !

heheheehehehehehehe

Cah SMG
June 11th, 2008, 12:16 PM
Orang Semarang mungkin tipikal "Low Profile, High Income", jadi tidak terlalu terobsesi sama "high-rise" building...

Semarang mirip Washington DC, ketinggian gedung dibatasi (Maksimal 60 meter atau sekitar 12 lantai). Di Washington DC, tidak boleh lebih tinggi dari Gedung Capitol. Di Semarang, tidak boleh lebih tinggi dari Kantor Gubernur.

Saya denger, dulu Bank Indonesia mau bangun gedung 14 lantai, tapi kemudian dipangkas menjadi 10 lantai, agar tidak lebih tinggi dari kantor Gubernur.

Gedung Bank Indonesia
http://img291.imageshack.us/img291/9749/myskyscraper188sg8.jpg (http://imageshack.us)

Kantor Gubernur
http://img374.imageshack.us/img374/2849/myskyscraper245qf3.jpg (http://imageshack.us)
http://img374.imageshack.us/img374/2849/myskyscraper245qf3.9c1bec255a.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=374&i=myskyscraper245qf3.jpg)

(Tapi dengan adanya Hotel Gumaya, yang 16 lantai, mungkin ketentuan itu sudah tidak berlaku... ato Hotel Gumaya sebenarnya tidak lebih tinggi dari Kantor Gubernur??)

titus15
June 11th, 2008, 12:59 PM
walaupung gak hi rise building, kalo dilihat dari foto-foto mas Bozhart kayaknya Semarang termasuk kota yang paling compact skyline nya. Bandung dan Surabaya mungkin lebih banyak bangunan tinginya, tapi sangat menyebar, dan pusat kotanya gak nampak menyatu, dan terkesan angkuh, satu bangunan nampak saling mematikan dengan bangunan lainnya...

AceN
June 11th, 2008, 05:09 PM
Orang Semarang mungkin tipikal "Low Profile, High Income", jadi tidak terlalu terobsesi sama "high-rise" building...


^^ :naughty::naughty: :D:D


Semarang mirip Washington DC, ketinggian gedung dibatasi (Maksimal 60 meter atau sekitar 12 lantai). Di Washington DC, tidak boleh lebih tinggi dari Gedung Capitol. Di Semarang, tidak boleh lebih tinggi dari Kantor Gubernur.

Saya denger, dulu Bank Indonesia mau bangun gedung 14 lantai, tapi kemudian dipangkas menjadi 10 lantai, agar tidak lebih tinggi dari kantor Gubernur.


Emang knapa ga boleh lebih tinggi dari kantor gubernur ?

Patronusa Pastel
June 12th, 2008, 05:17 AM
AYIA (Ahmad Yani International Airport) Semarang

http://farm4.static.flickr.com/3144/2571403877_c44491c90c.jpg?v=0

...numpang promosi tugas akhir

Cah SMG
June 12th, 2008, 05:32 AM
....

Cah SMG
June 12th, 2008, 05:35 AM
^^ :naughty::naughty: :D:D



Emang knapa ga boleh lebih tinggi dari kantor gubernur ?

Feodalisme. Kantor Gubernur harus paling megah, magrong-magrong.... But most likely there's another more factual reason: because it close to the airport.

From my father I heard a story, initially Kantor Gubernuran would be built 16 floor. A loooong time ago I've seen one of Kantor Gubernur' initial rendering, It was a modern glassy-boxy building. It's different with the one that existed now (Joglo-style). Hmmm.... well

David-80
June 12th, 2008, 06:28 AM
Orang Semarang mungkin tipikal "Low Profile, High Income", jadi tidak terlalu terobsesi sama "high-rise" building...

I like that statement! :cheers:

untuk income, well semarang still above the rest in central java/DIY...yang bisa sama mungkin cuman jepara dan kudus....those three are big income but low profile....

cheers

AceN
June 12th, 2008, 08:23 AM
AYIA (Ahmad Yani International Airport) Semarang

http://farm4.static.flickr.com/3144/2571403877_c44491c90c.jpg?v=0

...numpang promosi tugas akhir

wah, ini cuma tugas akhir kan ?

G ada PDF nya proyek Ahmad Yani. Dapet dari temen di AP. Tapi ga boleh disebar-sebarin....... :ohno:

It was a modern glassy-boxy building. It's different with the one that existed now (Joglo-style). Hmmm.... well

Well, why is it changed ?

... but low profile....

cheers

Hehe :D

titus15
June 12th, 2008, 03:11 PM
I like that statement! :cheers:

those three are big income but low profile....

cheers

Wong maminya yang punya Java Supermall aja sampe sekarang masih rela nglayani langsung pelanggan Toko Luwak, toko kelontong sembako punyaannya yang dikawasan pasar peterongan.

worldsuperstar
June 13th, 2008, 12:45 PM
^^^^^^
wooow . . . . . . . salute for her! ! :applause::applause::applause:

NpF
June 13th, 2008, 01:15 PM
kalao saya lihat di forum ini kayaknya kota SEmarang sangat tertinggal dalam hal pembanguna propertinya.adem ayem aja.sih. kalah jauh ama medan,makasar,pekan baru, harusnya sejak dulu semarang adalah kota dagang terbesar diketiga di indonesia setelah Jakarta.Surabaya, SEkarang udah kesalib ama Medan,makasar bahkan pekan baru pun , SEmarang kalah. Pembangunan bandara aja tetatih tatih dan hanya pengembangan, bondingkan Medan dengan kualanmu 1.3 trilyun,makasar yang megah, juanda yang mentereng,apalagi Cengkareng. Kenapa yah.Padahal potrensi ekonomi ada.Apartemen/hotel/condomium jauh etrtinggal paling gres Gumaya 17 lantai, bandingkan Makasar yang kebanjiran Gedung high Risk,Medan menyusul setelah bandara pindah ke kualanamu menjamur gedung2 pencakar langat, bahkan dengan SOLO pun kalah. Ayo Semarang bangkit...............

Hello semua, I am a new comer here, saya udah beberapa waktu ngikutin forum ini, cuma baru kali ini mau ikutan posting, begini... saya orang semarang and i am so proud to be org smg, walau thread smg ga banyak but cukup enak buat disimak, semarang memang cukup tertinggal dalam hal properti dibanding dengan metropolis lain di indonesia ini, ga usah dgn jkt atau sby, dengan bdg, medan, makassar, saya akui memang kita saat ini 'kalah', tp kalau dengan solo....Uups saya pikir terlalu dini u/ memberikan pernyataan itu, kalau patokannya hanya high rise building dan bandara, ga sepenuhnya juga smg kalah dengan solo, dari segi panjang runway SRG memag kalah dari SOC, dari rute international memang SRG ga terbang ke KUL, ga jadi embarkasi haji. tapi untuk frekuensi penerbangan SRG lebih byk dr SOC, skrg bandara SRG lagi berbenah, walau ga cepat tp itu pasti, ketika nanti prasyarat sbg bandara intl terpenuhi bkn menjadi suatu kemustahilan SRG akan lebih unggul dr SOC, lalu tentang high rise building, Smg ga punya high rise building diatas 20 lantai karena KKOP, sedang solo tidak, dan kalau mau dijumlah, saat ini semarang masih pny jauh lebih banyak gedung mid high dr pada solo, memang nanti solo akan punya beberapa apartment and condo 20 lantai lebih, tapi saya yakin semarang juga akan berbenah dengan hal ini, so kalau dikatakan: dengan SOLO pun Semarang kalah....... kok ya rasanya belum lah....

Suggestions and criticisms are welcome, :)

Regards

laba-laba
June 13th, 2008, 01:24 PM
aku jadi teringat om Bozard babak belur di forum lainnya..

hehehehe..

carita2 lah om bozart

NpF
June 13th, 2008, 01:30 PM
aku jadi teringat om Bozard babak belur di forum lainnya..

hehehehe..

carita2 lah om bozart

babak belur kenapa nih? boleh dibagi ceritanya?

bozhart
June 13th, 2008, 02:38 PM
Hehe kok diungkit2 lagi :nuts:

Oke begini ceritanya, dulu gw bertanya di Kaskus ttg jumlah gedung tinggi & proyek2 gedung tinggi yg baru di Semarang, ternyata Kaskuser di Semarang tidak tertarik gedung2 tinggi di Semarang apalagi dibangun baru. Gw mencoba menyakinkan mereka bhw gedung2 tinggi bisa mengangkat citra kota Semarang atau mendongkrak perekonomian Semarang. Tapi mereka semua tetap tidak setuju. Memang begitulah budaya mereka, nah lihat sekarang Semarang tertinggal dari kota2 metropolis lain :ohno:

Btw, gw setuju apa yg dikatakan NpF :cheers:

NpF
June 13th, 2008, 03:32 PM
Hi..om bozhart, may i call u that way?

first of all, i would like to say thank you so much for all informations, great pictures etc that u have shared with all of us in this forum,

I've been watching ur postings ( in a large numbers ) :) lho om bozhart, u did great, congrats anyway !!!!

the point is apapun yang terjadi dengan perkembangan semarang terutama properti dll memang tidak bs dipisahkan bgtu saja dengan kultur masyarakatnya, mungkin perlu waktu kali om, tapi jangan sampai terlalu lama nunggu, keburu disalib ama banyak daerah yang lain, sy percaya semarang punya potensi cukup besar u/ maju, dari luasan wilayah, demografi, sumberdaya dll, kita pny cukup modal kok, so wake up semarang, wake up, ga ngarep sih dlm waktu dekat bs punya highrise diatas 20 lantai tp kalau byk midrise ditambah skyline semarang akan tambah cantik kok, terbukti kan pic yg om pasang byk dpt apresiasi dr para semarang forumer,

ditunggu share info dan gambar2nya ya om
gutlak, cheers

bozhart
June 13th, 2008, 05:42 PM
^^ u re welcome :cheers2:

Semoga Semarang segera bangun dari tidur sebab kota2 lain sudah sibuk membangun highrise, mal, infrastruktur dll :) Apalagi Semarang atau Solo akan segera menjadi tuan rumah Sea Games 2011 bersama Jakarta dan Palembang.

Btw, sekarang tinggal di Semarang? Bantu dong post foto2 atau info ttg Semarang di thread proyek ini atau di thread Semarang di bawah Nusantara. Sedikit sekali forumer2 dari Semarang mempost foto2 di sini :)

=NaNdA=
June 14th, 2008, 05:19 AM
Hehe kok diungkit2 lagi :nuts:

Oke begini ceritanya, dulu gw bertanya di Kaskus ttg jumlah gedung tinggi & proyek2 gedung tinggi yg baru di Semarang, ternyata Kaskuser di Semarang tidak tertarik gedung2 tinggi di Semarang apalagi dibangun baru. Gw mencoba menyakinkan mereka bhw gedung2 tinggi bisa mengangkat citra kota Semarang atau mendongkrak perekonomian Semarang. Tapi mereka semua tetap tidak setuju. Memang begitulah budaya mereka, nah lihat sekarang Semarang tertinggal dari kota2 metropolis lain :ohno:

Btw, gw setuju apa yg dikatakan NpF :cheers:

hehe... tidak semua member kaskus itu sehati dengan SSC..

gw juga pernah ngalamin.. :D

Omluki
June 14th, 2008, 08:59 AM
One or two high-rise doesn't make a city become more important, succes, prestigious, prosperous, glamorous ... or whatever...

Skyscraper is a matter of ego and show-off

"Taipei 101" (the tallest building until recently), doesn't make Taipei a world class city, the same with Kuala Lumpur with its' Petronas Tower.

There are many aspects for a city to be regarded as an Important city. And high-rise building is the least.....

NpF
June 14th, 2008, 09:36 AM
^^ u re welcome :cheers2:

Semoga Semarang segera bangun dari tidur sebab kota2 lain sudah sibuk membangun highrise, mal, infrastruktur dll :) Apalagi Semarang atau Solo akan segera menjadi tuan rumah Sea Games 2011 bersama Jakarta dan Palembang.

Btw, sekarang tinggal di Semarang? Bantu dong post foto2 atau info ttg Semarang di thread proyek ini atau di thread Semarang di bawah Nusantara. Sedikit sekali forumer2 dari Semarang mempost foto2 di sini :)

Saya kerja di luar semarang, tapi disempatkan pulang kalau sempat :), ok deh nanti kalo ada info ttg smg saya mo coba share disni ( kalau pny jg sih :) ) wah mudah2 an kalo smg jadi tuan rumah pesta OR tsb bakal jadi sejarah manis nih :)
Cheers

NpF
June 14th, 2008, 09:44 AM
One or two high-rise doesn't make a city become more important, succes, prestigious, prosperous, glamorous ... or whatever...

Skyscraper is a matter of ego and show-off

"Taipei 101" (the tallest building until recently), doesn't make Taipei a world class city, the same with Kuala Lumpur with its' Petronas Tower.

There are many aspects for a city to be regarded as an Important city. And high-rise building is the least.....

In one side, i go with Omluki, but compared to other cities in java, semarang is left behind in relation to have highrise, but i love the atmosphere of this city,

Cah_Bagus97
June 14th, 2008, 11:00 AM
Hello semua, I am a new comer here, saya udah beberapa waktu ngikutin forum ini, cuma baru kali ini mau ikutan posting, begini... saya orang semarang and i am so proud to be org smg, walau thread smg ga banyak but cukup enak buat disimak, semarang memang cukup tertinggal dalam hal properti dibanding dengan metropolis lain di indonesia ini, ga usah dgn jkt atau sby, dengan bdg, medan, makassar, saya akui memang kita saat ini 'kalah', tp kalau dengan solo....Uups saya pikir terlalu dini u/ memberikan pernyataan itu, kalau patokannya hanya high rise building dan bandara, ga sepenuhnya juga smg kalah dengan solo, dari segi panjang runway SRG memag kalah dari SOC, dari rute international memang SRG ga terbang ke KUL, ga jadi embarkasi haji. tapi untuk frekuensi penerbangan SRG lebih byk dr SOC, skrg bandara SRG lagi berbenah, walau ga cepat tp itu pasti, ketika nanti prasyarat sbg bandara intl terpenuhi bkn menjadi suatu kemustahilan SRG akan lebih unggul dr SOC, lalu tentang high rise building, Smg ga punya high rise building diatas 20 lantai karena KKOP, sedang solo tidak, dan kalau mau dijumlah, saat ini semarang masih pny jauh lebih banyak gedung mid high dr pada solo, memang nanti solo akan punya beberapa apartment and condo 20 lantai lebih, tapi saya yakin semarang juga akan berbenah dengan hal ini, so kalau dikatakan: dengan SOLO pun Semarang kalah....... kok ya rasanya belum lah....

Suggestions and criticisms are welcome, :)

Regards



Ada yang opto,mis juga yah anak semarang........... saya hanya memacu aja kok supaya SEmarang pesat perekonomiannnya. Ingat kita satu Jateng saudara tua yah... antara SOLo- SEmarang.

Kalo masalah frekuensi flight domestik memang Saat ini SOLO kalah, tapi kan hal yang lumrah masak ibukota propinsi sebesar Jateng kalah ama kote terbesar keduanya? harusnya Bandara AYIA di relokasi ke Demak ato kendal aja, biar pencakar langit bertaburan di KOta bawah, saya setuju pindah aja. Usulkan kayak Medan tuh , ato Makasar, biar SEmarang jadi hub airport ke Kalimantan. Jadi menurut saya harus ada pembagian ama Juanda Surabaya (khusus hub ke indonesia Timur), SEmarang ke Kalimantan, artinya penerbangan dari Jakrta harus transit dulu di SEmarang kalao ke Kalimantan. Itu semua harus di legalkan lewat peratiuran mentri perhubungan khusunya Dirjen Perhu Udara. Dan Penerbangan SEmarang cocoknya memang untuk bisnis bukan untuk pariwisata.

Pak Walikota semarang pernah mencanagkan program Jembatan Udara antara SEmarang ama 6 kota besar lain(Makasar. Pontianak, Denpasar, Medan, Batam, Balikapan) tapis ekarang gak ada juntrungnya. Gini pak Sukawi nih, kok cuma janji aja, katanya udah diajukan di Dirjen Perhub Udara. tapi gak ada yang teralisasi.
Benahi dulu Bandara, biar maskapai tertarik terbang ke Smg, mereka kan hitung2 bisnis tentukan Unit Cost nya dan BEP nya. Kalo AYIA tidak segera di bangun yang bagus wah semarang mungkin ketinggal ama Padang lagi, malah 5 langakh di belakang cities major(Jkt,Mdn,Sby,Mksr). Ayo Semarang. OPtimis. SOLO aja mau menggeliat lho apa gak malu nih ama Malang udah ada flig langsung ke Denpasar ama Balikpapan. Padahal baru rasanya"kemaren sore" Malang ada penerbangan komersial. AYO SEmarang

NpF
June 14th, 2008, 12:26 PM
Ada yang opto,mis juga yah anak semarang........... saya hanya memacu aja kok supaya SEmarang pesat perekonomiannnya. Ingat kita satu Jateng saudara tua yah... antara SOLo- SEmarang.

Kalo masalah frekuensi flight domestik memang Saat ini SOLO kalah, tapi kan hal yang lumrah masak ibukota propinsi sebesar Jateng kalah ama kote terbesar keduanya? harusnya Bandara AYIA di relokasi ke Demak ato kendal aja, biar pencakar langit bertaburan di KOta bawah, saya setuju pindah aja. Usulkan kayak Medan tuh , ato Makasar, biar SEmarang jadi hub airport ke Kalimantan. Jadi menurut saya harus ada pembagian ama Juanda Surabaya (khusus hub ke indonesia Timur), SEmarang ke Kalimantan, artinya penerbangan dari Jakrta harus transit dulu di SEmarang kalao ke Kalimantan. Itu semua harus di legalkan lewat peratiuran mentri perhubungan khusunya Dirjen Perhu Udara. Dan Penerbangan SEmarang cocoknya memang untuk bisnis bukan untuk pariwisata.

Pak Walikota semarang pernah mencanagkan program Jembatan Udara antara SEmarang ama 6 kota besar lain(Makasar. Pontianak, Denpasar, Medan, Batam, Balikapan) tapis ekarang gak ada juntrungnya. Gini pak Sukawi nih, kok cuma janji aja, katanya udah diajukan di Dirjen Perhub Udara. tapi gak ada yang teralisasi.
Benahi dulu Bandara, biar maskapai tertarik terbang ke Smg, mereka kan hitung2 bisnis tentukan Unit Cost nya dan BEP nya. Kalo AYIA tidak segera di bangun yang bagus wah semarang mungkin ketinggal ama Padang lagi, malah 5 langakh di belakang cities major(Jkt,Mdn,Sby,Mksr). Ayo Semarang. OPtimis. SOLO aja mau menggeliat lho apa gak malu nih ama Malang udah ada flig langsung ke Denpasar ama Balikpapan. Padahal baru rasanya"kemaren sore" Malang ada penerbangan komersial. AYO SEmarang

Notice this

Semarang tidaklah kalah dengan kote keduanya ( meminjam istilah anda ) please jangan membawa chauvinisme berlebihan to our beloved city dengan proporsi yang tidak wajar, i have explained above, it's not only about airport, high rises etc, it takes time bro !!! semarang memang slow, but sure, let me get straight to this : apabila nanti perpanjangan runway sdh ok, kekerasan ok dan sdh di approve o/ pihAK berwajib, akan jadi daya tarik yang cukup membawa international flight to come in to, at least ke KUL cz ini sdh didengungkan sejak 2004, cuma yg mjd kendala hanyalah spec bandara, thats all, blm perlu u/ bangun bandara baru di wil baru cz akan banyak makan biaya, waktu dll, yang ada dibenahi dan dioptimalkan, sy pikir itu lebih masuk akal dilakukan sekarang, semarang memiliki luas wilayah berkali kali dari kote keduanya ( meminjam istilah anda ), banyak lahan yang tidak terkena peraturan KKOP u/ dibangun high rises kok, sabar saja kuncinya !!, dan satu hal lagi u/ menjadi kota yg maju dalam segala hal kan tidak melulu dilihat dari banyak atau sedikitnya gedung tinggi yg dipunya, besar atau tidaknya bandaranya, tapi satu poin saya sepakat dengan anda yaitu : semarang akan dan harus segera berbenah mengejar beberapa ketertinggalannya, and believe me, it will !!!!! our supports to semarang

Cheers, peace
Regards

=NaNdA=
June 14th, 2008, 02:43 PM
lha.. jadi gini threadnya.. :nuts:

titus15
June 14th, 2008, 03:01 PM
Ada yang opto,mis juga yah anak semarang........... saya hanya memacu aja kok supaya SEmarang pesat perekonomiannnya. Ingat kita satu Jateng saudara tua yah... antara SOLo- SEmarang.

Kalo masalah frekuensi flight domestik memang Saat ini SOLO kalah, tapi kan hal yang lumrah masak ibukota propinsi sebesar Jateng kalah ama kote terbesar keduanya? harusnya Bandara AYIA di relokasi ke Demak ato kendal aja, biar pencakar langit bertaburan di KOta bawah, saya setuju pindah aja. Usulkan kayak Medan tuh , ato Makasar, biar SEmarang jadi hub airport ke Kalimantan. Jadi menurut saya harus ada pembagian ama Juanda Surabaya (khusus hub ke indonesia Timur), SEmarang ke Kalimantan, artinya penerbangan dari Jakrta harus transit dulu di SEmarang kalao ke Kalimantan. Itu semua harus di legalkan lewat peratiuran mentri perhubungan khusunya Dirjen Perhu Udara. Dan Penerbangan SEmarang cocoknya memang untuk bisnis bukan untuk pariwisata.

Pak Walikota semarang pernah mencanagkan program Jembatan Udara antara SEmarang ama 6 kota besar lain(Makasar. Pontianak, Denpasar, Medan, Batam, Balikapan) tapis ekarang gak ada juntrungnya. Gini pak Sukawi nih, kok cuma janji aja, katanya udah diajukan di Dirjen Perhub Udara. tapi gak ada yang teralisasi.
Benahi dulu Bandara, biar maskapai tertarik terbang ke Smg, mereka kan hitung2 bisnis tentukan Unit Cost nya dan BEP nya. Kalo AYIA tidak segera di bangun yang bagus wah semarang mungkin ketinggal ama Padang lagi, malah 5 langakh di belakang cities major(Jkt,Mdn,Sby,Mksr). Ayo Semarang. OPtimis. SOLO aja mau menggeliat lho apa gak malu nih ama Malang udah ada flig langsung ke Denpasar ama Balikpapan. Padahal baru rasanya"kemaren sore" Malang ada penerbangan komersial. AYO SEmarang

wa kenapa harus keren-kerenan 3 kota Solo Jogja Semarang...
Harusnya dikelola masing-masing. Kalo Jakarta baru saja mengkonsep Megapolitan, ketiga kota di Jateng ini sebetulnya udah mulai mengkonsep pola ini, dan sebenarnya tingkat kemajuannya mulai terasa (kalau dilihat dalam perkembangan 3 kota).

Jakarta itu kota yang sangat besar, tapi dibanding dengan Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor terasa Jomplang. Sepertinya ketiga kota nggak ada sinerginya. Surabaya dengan Malang Raya juga njomplang. Bandung dan Cirebon sama juga, jomplang.

Cuma 3 kota di Jawa Tengah ini yang sepertinya jalan berimbang. Mestinya tinggal disinergikan supaya ketiganya jadi wilayah pertumbuhan baru di Jawa bagian tengah.

Tentang relokasi bandara, saya rasa itu isu yang terlalu dibuat-buat, hanya sekedar gengsi-gengsian. Jangan karena terjebak gengsi terus Semarang harus ikut-ikutan relokasi bandara (hanya supaya punya bandara besar).

Gak usah dibesar-besarin di Jateng itu sudah gak efisien dalam pengadaan bandara. Mana ada dalam jarak berdekatan ada 3 bandara Internasional , SRG-SOC-JGJ, Di jatim aja cuma punya Juanda. Jawa Barat malah gak punya (soalnya CGK lebih di klaim punya orang Jakarta daripada Jabar hehe). Dan biaya Flight di ketiga kota itu rata-rata mahal kecuali ke JGJ yang daerah tujuan wisata.

Dari Jakarta ke Sukarno Hata, butuh waktu 1 jam untuk ditempuh. Kalo dari SRG ke SOC cuma butuh 1 jam juga, kenapa bikin bandara baru? Lebih baik di kembangkan saja di Solo jadi bandara yang bener-bener besar dan modern. Dan dengan demikian jalur penerbangan gak lagi membatasi ketinggian bangunan di Semarang.


Percuma memindahkan bandara karena bakal buang-buang ongkos saja, dan butuh waktu lama. Mending ongkosnya dijadikan kredit bergulir buat UKM supaya perekonomian lebih menggeliat. atau digunakan untuk project yang lebih berguna seperti pengendalian Rob, dan peningkatan Pelabuhan Samudera Tanjung Mas. Karena dalam jangka panjang, iklim industri di kawasan tengah pulau jaw akan meningkat.

Tentang SS. Tenang aja... dia kan baru itung-itungan 22 juni nanti. Ini penyakit kambuhan... sebentar juga sembuh kok...

Venantio
June 14th, 2008, 03:15 PM
Lebih baik memang bikin kota terpadu, Semarang-Solo dan mungkin juga Yogya. Bikin infrastruktur yang bagus sehingga menyatukan kota-kota itu. Kalau perlu malah Ahmad Yani ditutup aja, atau dialihfungsikan menjadi bandara militer. Jakarta saja tidak punya bandara, Sukarno-Hatta ada di Banten (bukan Jawa Barat).

Bandara internasional di kota-kota besar jaraknya dari pusat kota bisa lebih dari 25km, bahkan di Shanghai sekitar 65-70 km.

Kota besar di Eropa setahu saya lebih banyak mid-rise nya daripada high rise. Tapi kualitas kebersihan, kesegaran udara dan penghormatan kepada para warga kota atau penduduknya lebih tinggi daripada Jakarta atau kota-kota di Indonesia. Nah, kota-kota di Indo harusnya tidak hanya mengejar high rise saja tetapi lebih mengedepankan keramahan lingkungan dan pelayanan kepada warganya. High rise bukanlah syarat mutlak suatu kota menjadi layak huni dan layak dibanggakan. Sudahkah kota-kota Indonesia mampu melakukannya? Jakarta pun belum mampu saya rasa....

Cah_Bagus97
June 15th, 2008, 01:57 AM
Masalahanya, JOgja itu susah diajak Koordinas, Malah kalo SOLO yang maju selangkah aja , kangsung bereaksi.Harusnya sperti konsepmu tadi saling sinergi dan jangan egosis. Coba bayangkan :
1. Jateng/DIY kan embarkasi haji di SOLO, jogja gak trima malah mengajukan permohonan jadi embarkasi 2009(tidak efesien lagi) dengan dalih melayani Jateng bag selatan.
2. SOLO ada jalur Ke Singapura/Kualalumpur , JOgja merengek minta di buka juga ke sana, padahal ini kan hanya gensi juga, toh JOgja sudah banyak penerbangan domestiknya dan wisatawan bisa kok tutun di SOLO lalu ke jogja, kalo memang mau disinergikan.mestinya kan biar sama2 kerjasama yang baik biar SOLO jadi fokus ke Penerbangan internasional saja, lalu wisatawan di ajak keliling SOLO dan terakhir nginap di JOgja/Magelang. Kan dapar share juga.
3. banyak lah kalo JOgja gak mau kesaing ama SOLO, apadahal Jogja itu sudah dikasih lebih dari pada sOLO yang harusnya statusnya sama. SElama ini JOgja lebih merepresentasikan Jawa. padahal kita tahu SOLO pun rujukan asli kebudayaan Jawa.

NpF
June 15th, 2008, 04:59 AM
Masalahanya, JOgja itu susah diajak Koordinas, Malah kalo SOLO yang maju selangkah aja , kangsung bereaksi.Harusnya sperti konsepmu tadi saling sinergi dan jangan egosis. Coba bayangkan :
1. Jateng/DIY kan embarkasi haji di SOLO, jogja gak trima malah mengajukan permohonan jadi embarkasi 2009(tidak efesien lagi) dengan dalih melayani Jateng bag selatan.
2. SOLO ada jalur Ke Singapura/Kualalumpur , JOgja merengek minta di buka juga ke sana, padahal ini kan hanya gensi juga, toh JOgja sudah banyak penerbangan domestiknya dan wisatawan bisa kok tutun di SOLO lalu ke jogja, kalo memang mau disinergikan.mestinya kan biar sama2 kerjasama yang baik biar SOLO jadi fokus ke Penerbangan internasional saja, lalu wisatawan di ajak keliling SOLO dan terakhir nginap di JOgja/Magelang. Kan dapar share juga.
3. banyak lah kalo JOgja gak mau kesaing ama SOLO, apadahal Jogja itu sudah dikasih lebih dari pada sOLO yang harusnya statusnya sama. SElama ini JOgja lebih merepresentasikan Jawa. padahal kita tahu SOLO pun rujukan asli kebudayaan Jawa.

Mas Cah_Bagus97 ini kan thread semarang, bukan solo atau joga, yuk lebih fokus aja dengan semarang, maaf kepada teman2 yang lain kalau ada yang kurang berkenan, saya berharap thread semarang akan selalu nyaman seperti sebelumnya dan yang akan datang, jangan sampai membuat sangat tidak nyaman seperti yang terjadi di thread tetangga sebelah :), we wont that, ya kan?

NpF
June 15th, 2008, 05:06 AM
wa kenapa harus keren-kerenan 3 kota Solo Jogja Semarang...
Harusnya dikelola masing-masing. Kalo Jakarta baru saja mengkonsep Megapolitan, ketiga kota di Jateng ini sebetulnya udah mulai mengkonsep pola ini, dan sebenarnya tingkat kemajuannya mulai terasa (kalau dilihat dalam perkembangan 3 kota).

Jakarta itu kota yang sangat besar, tapi dibanding dengan Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor terasa Jomplang. Sepertinya ketiga kota nggak ada sinerginya. Surabaya dengan Malang Raya juga njomplang. Bandung dan Cirebon sama juga, jomplang.

Cuma 3 kota di Jawa Tengah ini yang sepertinya jalan berimbang. Mestinya tinggal disinergikan supaya ketiganya jadi wilayah pertumbuhan baru di Jawa bagian tengah.

Tentang relokasi bandara, saya rasa itu isu yang terlalu dibuat-buat, hanya sekedar gengsi-gengsian. Jangan karena terjebak gengsi terus Semarang harus ikut-ikutan relokasi bandara (hanya supaya punya bandara besar).

Gak usah dibesar-besarin di Jateng itu sudah gak efisien dalam pengadaan bandara. Mana ada dalam jarak berdekatan ada 3 bandara Internasional , SRG-SOC-JGJ, Di jatim aja cuma punya Juanda. Jawa Barat malah gak punya (soalnya CGK lebih di klaim punya orang Jakarta daripada Jabar hehe). Dan biaya Flight di ketiga kota itu rata-rata mahal kecuali ke JGJ yang daerah tujuan wisata.

Dari Jakarta ke Sukarno Hata, butuh waktu 1 jam untuk ditempuh. Kalo dari SRG ke SOC cuma butuh 1 jam juga, kenapa bikin bandara baru? Lebih baik di kembangkan saja di Solo jadi bandara yang bener-bener besar dan modern. Dan dengan demikian jalur penerbangan gak lagi membatasi ketinggian bangunan di Semarang.


Percuma memindahkan bandara karena bakal buang-buang ongkos saja, dan butuh waktu lama. Mending ongkosnya dijadikan kredit bergulir buat UKM supaya perekonomian lebih menggeliat. atau digunakan untuk project yang lebih berguna seperti pengendalian Rob, dan peningkatan Pelabuhan Samudera Tanjung Mas. Karena dalam jangka panjang, iklim industri di kawasan tengah pulau jaw akan meningkat.

Tentang SS. Tenang aja... dia kan baru itung-itungan 22 juni nanti. Ini penyakit kambuhan... sebentar juga sembuh kok...

Hi titus, salam kenal, yap saya sepakat dengan ulasan titus diatas, sebenernya saya berharap ga keluar komen yang ga perlu, cz rasa rasanya saya menangkap ada kecintaan berlebih pada satu kota dibawa ke thread semarang, saya khawatir thread semarang akan jadi ga nyaman lagi, so make semarang comfort as always :) oh iya, teman2 ada yg tahu update info hotel sahid java herritage yang di jalan wahid hasyim (bekas wisma PHI)? cz pengerjaan sejak sebelum 2004 ampe sekarang kok ga ada kabarnya lagi ya? any info ? thanks

titus15
June 15th, 2008, 07:58 AM
Wong maminya yang punya Java Supermall aja sampe sekarang masih rela nglayani langsung pelanggan Toko Luwak, toko kelontong sembako punyaannya yang dikawasan pasar peterongan.

intermeso: toko Luwak, bibitnya yang punya Java Mall
http://img88.imageshack.us/img88/9634/tokoluwakmn0.jpg

Ampelio
June 15th, 2008, 12:24 PM
Salah satu masalah utama Kota Semarang, terutama itu lho... gimana supaya air laut (rob)-nya gak masuk ke daratan terus2an.... :bash:

Bbrp minggu terakhir ni bahkan cukup lama menggenangi "pintu vital perdagangan Jateng" yaitu dok pelabuhan Tanjung Mas.. yg tentu saja menggangu aktivitas dan jadwal bongkar muat ekspor-impor, termasuk my container yg terpaksa tertahan 2 hari menunggu jadwal shipment (we know two days mean a lot for our business) :nuts:

titus15
June 15th, 2008, 02:43 PM
Salah satu masalah utama Kota Semarang, terutama itu lho... gimana supaya air laut (rob)-nya gak masuk ke daratan terus2an.... :bash:

Bbrp minggu terakhir ni bahkan cukup lama menggenangi "pintu vital perdagangan Jateng" yaitu dok pelabuhan Tanjung Mas.. yg tentu saja menggangu aktivitas dan jadwal bongkar muat ekspor-impor, termasuk my container yg terpaksa tertahan 2 hari menunggu jadwal shipment (we know two days mean a lot for our business) :nuts:

Btw dah lmyn nglantur treadnya. Pindahan ke Nusantara yuk. Di sini kan buat new project aja sebetulnya... Tread Semarang yang di Nusantara lagi sepi tuh
Yuk!!!!

AceN
June 16th, 2008, 06:22 AM
^^ betul :) g udah tau bakal menjurus kemana kalo diterusin .... pasti city vs city lagi... cah_buagussss......

laba-laba
June 16th, 2008, 12:03 PM
tapi semua yg diutarakan menjadi info yg sangat bermanfaat..

titus15
June 16th, 2008, 12:57 PM
nemu disini: http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/6.%20property/4.%20hotel_atlit_trilombajuang.pdf

Perspektif pengembangan Trilomba Juang:
http://img165.imageshack.us/img165/3333/trilombajuangwi7.jpg

titus15
June 16th, 2008, 01:14 PM
Tanah Mas Apartment n Comercial Facilities
diambil dari http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/6.%20property/1.%20tanah%20mas%20apartment_ok.pdf

http://img186.imageshack.us/img186/9471/tanahmasprojectnf1.jpg

bozhart
June 16th, 2008, 04:00 PM
^^ wah susah cari rendering di atas. Thanks titus15!

Btw, menurut dua sumber lain ini, tinggi 4 tower Tanah Mas itu masing2 18 lantai tp di website di atas kok ditulis 13 lantai.
http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/sup-properti/1id48152.html
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/10b627cd.jpg

=====================

One or two high-rise doesn't make a city become more important, succes, prestigious, prosperous, glamorous ... or whatever...

Skyscraper is a matter of ego and show-off

"Taipei 101" (the tallest building until recently), doesn't make Taipei a world class city, the same with Kuala Lumpur with its' Petronas Tower.

There are many aspects for a city to be regarded as an Important city. And high-rise building is the least.....
Yes, some cities build supertall only to show off, but I think Petronas has made Kuala Lumpur become more important, also attracts more tourists to come to KL. The Taipei 101 is too tall and out of proportion to the current skyline of Taipei and causes the skyline unattractive.

Of course 1 or 2 highrise will not make a city become more important. It needs a lot of highrises to make it work. Yes there are many aspects to make a city become more important, a lot of highrises is one of them.

=====================

Gak usah dibesar-besarin di Jateng itu sudah gak efisien dalam pengadaan bandara. Mana ada dalam jarak berdekatan ada 3 bandara Internasional , SRG-SOC-JGJ, Di jatim aja cuma punya Juanda. Jawa Barat malah gak punya (soalnya CGK lebih di klaim punya orang Jakarta daripada Jabar hehe). Dan biaya Flight di ketiga kota itu rata-rata mahal kecuali ke JGJ yang daerah tujuan wisata.

Kalau 3 bandara dgn kondisi spt sekarang, tidak apa2 tetapi kalau semua 3 bandara dikembangkan menjadi sebesar bandara Juanda, baru tidak setuju sebab sangat tidak efisien. Cukup 1 bandara yg dikembangkan per 1 provinsi Jateng dan dua bandara lain dibiarkan spt sekarang. Bandara mana yg pantas dikembangkan, kita lihat dulu penumpang dari kota mana yg paling banyak pergi ke luar negeri. Kalau jumlahnya seimbang, ya dipilih lokasi di tengah2, tetapi tidak perlu dibangun sebesar bandara Soekarno Hatta.

=====================

Bandara internasional di kota-kota besar jaraknya dari pusat kota bisa lebih dari 25km, bahkan di Shanghai sekitar 65-70 km.

Kota besar di Eropa setahu saya lebih banyak mid-rise nya daripada high rise. Tapi kualitas kebersihan, kesegaran udara dan penghormatan kepada para warga kota atau penduduknya lebih tinggi daripada Jakarta atau kota-kota di Indonesia. Nah, kota-kota di Indo harusnya tidak hanya mengejar high rise saja tetapi lebih mengedepankan keramahan lingkungan dan pelayanan kepada warganya. High rise bukanlah syarat mutlak suatu kota menjadi layak huni dan layak dibanggakan. Sudahkah kota-kota Indonesia mampu melakukannya? Jakarta pun belum mampu saya rasa....
Jarak Semarang - Solo itu sekitar 100 km, apa ada kota2 di dunia yg bandaranya 100 km jauhnya?
Banyak menyebut Semarang ketinggalan dibanding kota2 besar lain di Indonesia. Menurut Venantio, apa yg membuat Semarang tertinggal?

=====================

intermeso: toko Luwak, bibitnya yang punya Java Mall
Sangat cocok dgn yg dikatakan Cah_Smg: low profile, high income :)

=====================

Btw, boleh bangga dgn kotanya sendiri tetapi jangan teriak2 kota gue harus lebih baik dari kota lain, harus lebih maju dari kota lain, kota gue harus dipilih, harus dibangun di kota gue dll, itu sangat egois namanya :nuts:

=====================

Susah2 mengetik dan mengedit ini dan dipost, tiba2 SSCnya internal error 500, diulangi lagi :bash:

titus15
June 16th, 2008, 06:28 PM
^^ wah susah cari rendering di atas. Thanks titus15!

Pake cara keras aja mas. Pencet tombol Print screen (disebelah scroll lock) dari situsnya, lalu buka new di photoshop, pencet paste... langsung ke copy dah semua yang tampil di monitor di layer kita. Tinggal croping selesai deh... cara manual yang sangat membantu.

Jarak Semarang - Solo itu sekitar 100 km, apa ada kota2 di dunia yg bandaranya 100 km jauhnya?

Semarang Solo kalo udah ada jalan tol cuma 80 km, kalo kecepatan minimum di jalan tol 80km/jam, berarti Semarang Solo cuma butuh 1jam. Padahal Bandara Solo letaknya di Boyolali, sebelum Kartosuro kalo dari Semarang, artinya bisa lebih cepat. Kalau ada kereta cepat model monorel di jalur tol tersebut, bisa jadi waktu tempuh cuma 30-40 menit....

Venantio
June 16th, 2008, 06:46 PM
Bandara Adi Sumarmo tidak berada di kota Solonya, mungkin sekitar 15-20 km sebelum Solo kalau dari Semarang. Kalau memang bisa dibuatkan infrastruktur yang bagus dan moda transportasi publik yang layak, aku rasa jarak bandara Adi SUmarmo ke Semarang itu sudah layak dan sangat terjangkau...

Mengenai Semarang itu ketinggalan? Jawaban atas pertanyaan ini tentunya tergantung dari kriteria yang digunakan. Apa alasan mendasar atau atas kriteria apa Semarang disebut ketinggalan?

Kalau kita melihatnya dari sisi ritme kehidupan warganya, aku rasa ritme kehidupan warga kota Semarang cenderung memang adem ayem dan aku merasakan hal yang sama dari dulu saat masih di Semarang sampai dengan saat ini setelah lebih dari 20 tahun meninggalkan Semarang. Untuk hal ini, jika dibandingkan dengan Jakarta, Surabaya, Bandung (aku nggak terlalu tau gimana dengan Medan) memang Semarang cenderung statis.

Kalau dasar alasannya adalah high rise building, ya tentu saja Semarang memang ketinggalan dari pada yang lain. Tapi ini tidak bisa menjadi patokan bahwa Semarang menjadi otomatis ketinggalan segala-galanya dari kota lain. Karena untuk menjadi kota yang benar-benar kota yang manusiawi, high rise bukan menjadi syarat mutlak.

Kalau ditanya apakah Semarang adalah kota yang sudah cukup manusiawi? Aku merasa dan bisa membandingkan bahwa justru dalam hal ini, Semarang lebih manusiawi daripada Jakarta, Surabaya bahkan Bandung. Sangat jarang terjadi kemacetan bahkan bisa dikatakan tidak pernah macet, warga tidak banyak yang diliputi stres, ke mana-mana dapat dicapai dengan mudah dan cepat.

Nah.. sekarang dilihat dari sudut mana dulu nih..?

Cah SMG
June 16th, 2008, 07:00 PM
nemu disini: http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/6.%20property/4.%20hotel_atlit_trilombajuang.pdf

Perspektif pengembangan Trilomba Juang:
http://img165.imageshack.us/img165/3333/trilombajuangwi7.jpg

Oh.. ini proyek lagi ditawarkan kepada investor melalui BOT, kayak Grand Indonesia. Kalau gitu tawarkan ke Jarum aja, biar dibangun "Grand Trilombajuang"":cheers:

titus15
June 16th, 2008, 07:28 PM
Mengenai Semarang itu ketinggalan? Jawaban atas pertanyaan ini tentunya tergantung dari kriteria yang digunakan. Apa alasan mendasar atau atas kriteria apa Semarang disebut ketinggalan?

- Sarana transportasi, baik bandara, terminal, stasiun dan pelabuhan semua kena rob.
- Fasilitas hiburan umum (baik untuk golongan bawah, menengah dan atas semua kurang.)
- Hotspot area...

Kalau lain-lain kayaknya sudah cukupan. Tentang Mal, walaupun sepertinya kurang, tapi karena gaya orang semarang gak borju-borju amat, biar gak banyak hypermarket, kayaknya dengan ADA swalayan semua kebutuhan orang Semarang sudah selesai. Bahkan harga di Supermarket asli Semarang ini berani sainyan sama Hypermart,Giant maupun Carrefour.

Venantio
June 17th, 2008, 04:45 AM
- Sarana transportasi, baik bandara, terminal, stasiun dan pelabuhan semua kena rob.
- Fasilitas hiburan umum (baik untuk golongan bawah, menengah dan atas semua kurang.)
- Hotspot area...


Mengenai rob, aku pikir seharusnya bisa diatasi jika memang pemerintah daerah serius. Pasti bisa. Tinggal bagaimana political will nya.

Fasilitas hiburan dan hotspot area juga demikian. Akademisi atau orang-orang yang berkepentingan dengan pendidikan semestinya bisa mencoba membentuk area hotspot dan memulainya dari dalam kampus, kemudian para pebisnis di lingkungan perkantorannya.

Ampelio
June 17th, 2008, 06:46 AM
=====================

Yes, some cities build supertall only to show off, but I think Petronas has made Kuala Lumpur become more important, also attracts more tourists to come to KL. The Taipei 101 is too tall and out of proportion to the current skyline of Taipei and causes the skyline unattractive.

Of course 1 or 2 highrise will not make a city become more important. It needs a lot of highrises to make it work. Yes there are many aspects to make a city become more important, a lot of highrises is one of them.

=====================

^^totally agree with bozhart
:banana:
...what a big city without skyscrapers ???:ohno: no way! ..and city like SEMARANG deserves to have more and more skyscrapers!

yudibali2008
June 17th, 2008, 06:49 AM
^^totally agree with bozhart
:banana:
...what a big city without skyscrapers ???:ohno: no way! ..and city like SEMARANG deserves to have more and more skyscrapers!



good thinking...... that is how suppose to be......:D

bozhart
June 17th, 2008, 11:59 AM
Pake cara keras aja mas. Pencet tombol Print screen (disebelah scroll lock) dari situsnya, lalu buka new di photoshop, pencet paste... langsung ke copy dah semua yang tampil di monitor di layer kita. Tinggal croping selesai deh... cara manual yang sangat membantu.
Thanks, maksud saya rendering itu susah ditemukan di internet, bukan cara mencopy renderingnya hehe.

==============================
Mengenai Semarang itu ketinggalan? Jawaban atas pertanyaan ini tentunya tergantung dari kriteria yang digunakan. Apa alasan mendasar atau atas kriteria apa Semarang disebut ketinggalan?

Kalau kita melihatnya dari sisi ritme kehidupan warganya, aku rasa ritme kehidupan warga kota Semarang cenderung memang adem ayem dan aku merasakan hal yang sama dari dulu saat masih di Semarang sampai dengan saat ini setelah lebih dari 20 tahun meninggalkan Semarang. Untuk hal ini, jika dibandingkan dengan Jakarta, Surabaya, Bandung (aku nggak terlalu tau gimana dengan Medan) memang Semarang cenderung statis.
Nah itu statis. Gw yg tinggal di Jakarta kalau nginap berminggu2 di Semarang, kok rasanya nggak bisa ke mana2 sebab bosan mal itu2, gedung bioskop tinggal dua yg sudah tua2, nggak ada rekreasi spt waterpark dll, nggak ada yg baru, cuma restoran2 yg berkembang cukup baik, bisa makan2 enak terus dgn harga murah :D

Salah satu kriteria yg digunakan utk menilai ketinggalan itu adalah jumlah proyek2. Kota2 dgn populasi > 1 juta (Jkt, Sby, Bdg, Medan, Palembang, Makasar) sedang sibuk2 membangun proyek2. Di Semarang tidak banyak proyek2. Jangan dibandingkan dgn kota > 1 juta, dibandingkan dgn kota < 1 juta pun juga kalah jumlah proyek2 spt Balikpapan, Solo, Samarinda, Pekanbaru, Batam dll.

bozhart
June 17th, 2008, 12:05 PM
Mengenai rob, aku pikir seharusnya bisa diatasi jika memang pemerintah daerah serius. Pasti bisa. Tinggal bagaimana political will nya.
Gw baru tahu ada info ttg di Semarang sedang dilakukan studi kelayakan utk membangun dam lepas laut raksasa yg luasnya lebih besar dari kota Semarang sendiri dgn panjang damnya 139 km.

Kalau sudah jadi dibangun, mungkin akan spt dam di Belanda ini:
1
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0aa76f8b.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/85f3de62.jpg

Dam Lepas Pantai (DLP)
Proyek ini dilakukan untuk mengatasi rob dan banjir yang selalu melanda pantai utara jawa, terutama Kota Semarang, yaitu dengan membangun DLP sebagai pemisah laut dan daratan dari Kab. Kendal Kab. Semarang - Kab. Jepara sepanjang 139 km. Luasan keseluruhan yang terkover adalah seluas 45.000 ha dimana luasan ini lebih besar daripada luas kota Semarang seluas ± 37.000 Ha. DLP dibangun paling jauh 15 km dari bibir pantai ke tengah laut, di kedalaman ± 20m. Pembuatan dam ini akan menghasilkan tambahan tanah seluas 15.000 Ha termasuk area untuk pembangunan pelabuhan baru dan akan memunculkan 2 danau seluas 21.000 Ha yang akan menghasilkan air tawar dengan kandungan garam yang rendah ( 5 % ) yang dapat digunakan untuk industri, kebutuhan perkotaan dsb. Dam yang terbangun dan lahan tanah yang muncul akibat pembangunan dam ini dapat di kembangkan untuk :
1. Pembangunan Pelabuhan Samudra yang baru dan fasilitas penunjangnya.
2. Pembangunan Infrastruktur dan pengembangan Bandara Ahmad Yani
3. Pembangunan Kawasan Industri dan komersial.
4. Pembangunan Apartement, pemukiman dan public area untuk rekreasi.

Peta perbandingan ukuran dam dgn kota Semarang:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/74fa195e.jpg

Sumber: http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/1.%20infrastructure/2.%20DAM%20fix_ok.pdf

eurico
June 17th, 2008, 12:26 PM
OMG!!! kapan ini dibuatnya semoga dalam jangka waktu dekat ini yah....

rilham2new
June 17th, 2008, 12:34 PM
WOw,, dam di atas air itu keren banget ... jadi teringat seperti yang ada di Sungai Thames di London :eek2:

titus15
June 17th, 2008, 01:45 PM
OMG!!! kapan ini dibuatnya semoga dalam jangka waktu dekat ini yah....

investasi yang diajukan baru study kelayakan untuk jangka waktu 2 tahun. Tentang pelaksanaan... fiuhhh....
Mari berkaca dengan proyek lainnya. Jembatan Suramadu sudah lebih dari 10 tahun belum selesai juga. Jembatan Banten- Lampung, diperkirakan baru kelas tahun 2020an. Sedangkan proyek ini sepertinya lebih prestisius, alias lebih mahal sepertinya. Semoga saja iklim investasi akan baik, krisis moneter dunia segera berlalu, krisis pangan dan energi serta krisis pemanasan global juga segera berlalu (soalnya dengan semakin tingginya permukaan laut akan mempengaruhi ketinggian dam ini pula bukan?) dan segera ada investor dan donor yang mau membantu proyek ini.

titus15
June 17th, 2008, 01:49 PM
Thanks, maksud saya rendering itu susah ditemukan di internet, bukan cara mencopy renderingnya hehe.


Hehe soalnya filenya dalam bentuk PDF, jadi nggak keluar di search engionenya... ini juga ketemunya gara-gara main di www.semarang.go.id

titus15
June 17th, 2008, 03:22 PM
Nah itu statis. Gw yg tinggal di Jakarta kalau nginap berminggu2 di Semarang, kok rasanya nggak bisa ke mana2 sebab bosan mal itu2, gedung bioskop tinggal dua yg sudah tua2, nggak ada rekreasi spt waterpark dll, nggak ada yg baru, cuma restoran2 yg berkembang cukup baik, bisa makan2 enak terus dgn harga murah :D



Sepakat. Apa ini tipikal orang semarang yang cenderung menolak sesuatu yang baru. Banyak proyek yang ditentang oleh masyarakat. Tidak semua penentangan proyek dari masyarakat selalu buruk sih, tapi mungkin jadi salah satu pertimbangan investor untukmenunda investasinya di Semarang.

Penentangan yang baik antara lain dulu rencana pembangunan gedung komersial di kawasan Taman KB Semarng yang berarti menghilangkan taman kota yang cukup luas. Juga penentangan pendirian beberapa mal yang dinilai akan mematikan beberapa pasar tradisional.

Mungkin pernah terjadi trauma pembangunan yang berlebihan yang kurang berpihak pada warga, sehingga membuat warga selalu mencurigai pembangunan. Mungkin perlu pengembangan wacana alternatif bagi warga semarang.

Ampelio
June 17th, 2008, 04:15 PM
Projek yg cukup menjanjikan di tengah kota Semarang:)
...tapi kenapa ada numpang gambar Stadion Giuseppe Meazza San Siro, kandang klub AC Milan???:ohno::nuts:
http://img381.imageshack.us/img381/6078/trilombajuangwi7nc7.jpg (http://imageshack.us)

titus15
June 19th, 2008, 11:35 AM
Projek yg cukup menjanjikan di tengah kota Semarang:)
...tapi kenapa ada numpang gambar Stadion Giuseppe Meazza San Siro, kandang klub AC Milan???:ohno::nuts:
http://img381.imageshack.us/img381/6078/trilombajuangwi7nc7.jpg (http://imageshack.us)
Hehe cita-cita kali ya mas. Dari lahannya gak mungkinlah bikin stadion segitu disitu. Padahal sebetulnya Semarang Juga dah butuh stadion segede itu. Soalnya Fansnya PSIS gak cuma datang darui Semarang, tapi sampai Kudus, Pati, Pekalongan, Salatoiga dan Grobogan.
Lagian dari stadion Jatidiri sudah nggak mampu menampung lonjakan penonton... (terutama 2 tahun kemarin saat PSIS sempat jadi juara 3 dan 2 Liga Indonesia...)

yudibali2008
June 20th, 2008, 03:23 AM
Gw baru tahu ada info ttg di Semarang sedang dilakukan studi kelayakan utk membangun dam lepas laut raksasa yg luasnya lebih besar dari kota Semarang sendiri dgn panjang damnya 139 km.

Kalau sudah jadi dibangun, mungkin akan spt dam di Belanda ini:
1
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0aa76f8b.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/85f3de62.jpg

Dam Lepas Pantai (DLP)
Proyek ini dilakukan untuk mengatasi rob dan banjir yang selalu melanda pantai utara jawa, terutama Kota Semarang, yaitu dengan membangun DLP sebagai pemisah laut dan daratan dari Kab. Kendal Kab. Semarang - Kab. Jepara sepanjang 139 km. Luasan keseluruhan yang terkover adalah seluas 45.000 ha dimana luasan ini lebih besar daripada luas kota Semarang seluas ± 37.000 Ha. DLP dibangun paling jauh 15 km dari bibir pantai ke tengah laut, di kedalaman ± 20m. Pembuatan dam ini akan menghasilkan tambahan tanah seluas 15.000 Ha termasuk area untuk pembangunan pelabuhan baru dan akan memunculkan 2 danau seluas 21.000 Ha yang akan menghasilkan air tawar dengan kandungan garam yang rendah ( 5 % ) yang dapat digunakan untuk industri, kebutuhan perkotaan dsb. Dam yang terbangun dan lahan tanah yang muncul akibat pembangunan dam ini dapat di kembangkan untuk :
1. Pembangunan Pelabuhan Samudra yang baru dan fasilitas penunjangnya.
2. Pembangunan Infrastruktur dan pengembangan Bandara Ahmad Yani
3. Pembangunan Kawasan Industri dan komersial.
4. Pembangunan Apartement, pemukiman dan public area untuk rekreasi.

Peta perbandingan ukuran dam dgn kota Semarang:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/74fa195e.jpg

Sumber: http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/1.%20infrastructure/2.%20DAM%20fix_ok.pdf



:omg: ini bener2 proyek besar deh...... mudah2an secepatnya dibangun

yudibali2008
June 20th, 2008, 03:27 AM
Projek yg cukup menjanjikan di tengah kota Semarang:)
...tapi kenapa ada numpang gambar Stadion Giuseppe Meazza San Siro, kandang klub AC Milan???:ohno::nuts:
http://img381.imageshack.us/img381/6078/trilombajuangwi7nc7.jpg (http://imageshack.us)



kandang Inter Milan juga kan?? (jargon ane tuh) hehehehheh :D

titus15
June 21st, 2008, 02:37 PM
Gw baru tahu ada info ttg di Semarang sedang dilakukan studi kelayakan utk membangun dam lepas laut raksasa yg luasnya lebih besar dari kota Semarang sendiri dgn panjang damnya 139 km.
Peta perbandingan ukuran dam dgn kota Semarang:
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/74fa195e.jpg


Kalo udah kejadian kayaknya luas Kota Madia Semarang bakal jauh lebih luas dari Provinsi DKI Jakarta.

Omluki
June 21st, 2008, 03:52 PM
In your dream.... guys. A project this gargantuan needs a lot lot lot lot of money. I bet Semarang's rob problem is not that urgent to be deserved this project.

Not that I againts it, but just being realistic...

titus15
June 22nd, 2008, 08:49 AM
In your dream.... guys. A project this gargantuan needs a lot lot lot lot of money. I bet Semarang's rob problem is not that urgent to be deserved this project.

Not that I againts it, but just being realistic...

Pasti sangat urgent mas, masalah rob di semarang lebih parah dari jakarta sebetulnya, karena sudah menahun cuma selalu luput dari pemberitaan media. Baru setelah Rob di Jakarta belakangan ini, rob di semarang baru di blow up seolah-olah kejadian yang bau saja terjadi. Padahal sudah lebih dari 20 tahun bandara A Yani, stasiun tawang, terminal terboyo, dan pelabuhan tanjung mas terendam rob (semuanya itu pintu gerbang ke ke JAwa Tengah lho Om).
belum lagi kampung-kampung di daerah Semarang utara yang langsung kehilangan nilai ekonomis akibat Rob. Bisa di cek berapa harga tanah di daerah Rob, yang walaupun tempatnya strategis, tapi mungkin sangat rendah. pernah juga ada cerita ada orang yang mau jual kendaraan, harganya langsung drop begitu tau alamat STNK nya di daerah Rob (kaitanya dengan ketahanan mesin dari air laut).

Tapi secara realistik berkaca dari proyek lain, Jembatan Suramadu (yang menurut saya -secara teknis-tidak sekompleks pembangunan dam ini), sampai sekarang (sudah 15th?) saja belum kunjung selesai. Juga Jembatan Banten-Lampung, yang diperkirakan baru selesai th 2025. Dam ini, dengan kondisi perekonomian seperti ini, mungkin baru selesai th 2050, belum lagi pembangunan infrastruktur pengganti, seperti pelabuhan baru tanjung mas.

Tapi jika proyek ini terealisir, bukan tidak mungkin tahun 2075-2100, Semarang bisa menjelma sebagai kota paling ideal dan penting di pulau Jawa.

Untuk sementara sebetulnya masalah Rob bisa ditangani dengan pembenahan sistem drainase perkotaan, pengerukan lumpur secara berkala di Das yang ada supaya air yang masuk ke daratan bisa segera lancar tersalur ke sungai. Juga pembangunan poleder-polder di sekitar kawasan Rob sebagai pengganti tambak-tambak (yang sudah terlanjur digusur).
Dan yang cukup penting juga, eningkatan layanan PDAM supaya masyarakat mengurangi eksploitasi pengambila air tanah yang berlebihan, yang mengakibatkan turunnya permukaan tanah.

Omluki
June 22nd, 2008, 09:44 AM
Well, 2100, it's quite realistic enough ah ha ha... how many of us still live that year :)

I have another idea, what if building many canals to replace the current streets, and let the rob inundated half of Semarang, there you have it: Indonesian version of Venice

Ampelio
June 22nd, 2008, 06:29 PM
Ada yang punya renderingnya projek ini ? ..it sounds great:)

From Kompas, Sabtu, 21/6/2008 - Investasi
Undip Akan Membangun Hotel "Ramah Lingkungan"

Universitas Diponegoro Semarang bekerja sama dengan PT Parwa Nusantara Teknologi akan membangun hotel berlantai tujuh dengan konsep ramah lingkungan. Rencananya hotel ini berbintang tiga dan berkapasitas 73 kamar.

Berlokasi di pusat kota, tepatnya diatas lahan milik Undip sebelah Bank Indonesia Semarang, Jalan Imam Barjo.

Saat ini perijinan sudah selesai dan diharapkan konstruksi dapat dimulai awal Juli 2008 dan awal tahun 2009 sudah selesai dan beroperasi.

----------------------------
From Suara Karya, Selasa, 17 Juni 2008
RMI GROUP DAN UNDIP Bekerja Sama Bangun Hotel Ramah Lingkungan dan Hemat Energi

SEMARANG (Suara Karya): Universitas Diponegoro bekerjasama dengan PT Parwa Nusantara Teknologi ( RMI Group ) akan membangun University Inn Diponegoro. Pembangunan hotel tersebut diharapkan akan semakin menggairahkan industri bisnis dan pariwisata di Semarang.

Bagi PT Parwa, University Inn Diponegoro merupakan hotel yang kedua, setelah yang pertama dengan Universiry Inn Muhamadiyah Malang di Malang Jawa Timur. Rencananya, Hotel tersebut akan mengambil konsep hotel ramah lingkungan.

Pembangunan hotel ramah lingkungan yang direncanakan berlokasi di Jalam Imam Bardjo SH Kampus Undip Pleburan tersebut memiliki fasilitas kamar 70 kamar dan convention hall serta fasilitas internet kecepatan tinggi dan perpustakaan di loby area.

Menurut Pembantu Rektor Bidang Kerja sama dan Pengembangan, DR Muhammad Nur DEA, Hotel ramah lingkungan menekankan pada penggunaan atau pemanfaatan buangan limbah operasional hotel untuk kepentingan penyiraman tanaman dan cuci perkakas hotel.

Selain itu, hotel tersebut didesain hemat energi dengan menggunakan model bangun dan rancang arsitektur dengan pencahayaan yang terang sehingga mampu menghemat energi di siang hari. "Hotel ini menggunakan kombinasi atau gabungan antara teknologi Solar Cell (tenaga matahari) dan Wind Power (Tenaga Angin) yang dapat dipergunakan untuk penghematan 40 persen kebutuhan listrik pada malam hari," kata Muhammad Nur di Semarang, Senin (16/6).

Teknologi tersebut merupakan kerjasama alih teknology antara perusahaan dari Jepang Natural Goods, PT. Parwa dan Universitas Diponegoro Semarang. Teknologi itu memanfaatkan energi surya dan energi angin melalui kincir angin yang berdiameter 60 cm untuk memproduksi tenaga listrik dan disimpan ke dalam batery sebelum dipergunakan secara konstan untuk mencukupi kebutuhan listrik hotel.

Di Jepang, pemanfaatan teknology ini, dipergunakan di kota kota besar seperti Tokyo untuk mensuplai listrik untuk relay air, control switch rel kereta dan penerangan lampu.

Pembangunan hotel tersebut diharapkan pula mampu menjadi trend setter bagi pengembangan teknologi sejenis yang dapat dipergunakan untuk kepentingan pasokan kebutuhan listrik perumahan di sekitar wilayah kampus.

Peletakan pembangunan University Inn Diponegoro tersebut akan diawali dengan peletakan batu pertama yang akan dilakukan oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Susilo Wibowo, Sp pada bulan Juli 2008 dan direncanakan akan selesai pada Februari 2009.

Menurut Rohmad Hadiwijoyo selaku Direktur Utama PT. Parwa Nusantara Teknologi investasi yang dikeluarkan dalam proyek ini mencapai 10,2 Miliar rupiah yang semuanya ditanggung oleh pihak investor dengan menggunakan sistem Build Operate Transfer (BOT) dengan masa perjanjian selama 7 Tahun.

Penandatanganan kerja sama antara Undip dengan PT Parwa Nusantara Teknologi dilakukan di kampus Undip Tembalang ruang kerja rektorat antara Rektor Universitas Diponegoro dengan Rohmad Hadiwijaya pada tanggal 12 Juni 2006 disaksikan oleh Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama dimana dalam naskah kerja sama tersebut dituangkan berbagai kesepakatan-kesepakatan yang mengatur proyek kerja sama antara Undip dengan PT Parwa Nusantara Teknologi. (A Choir)

AceN
June 23rd, 2008, 12:15 AM
Well, 2100, it's quite realistic enough ah ha ha... how many of us still live that year :)

I have another idea, what if building many canals to replace the current streets, and let the rob inundated half of Semarang, there you have it: Indonesian version of Venice
:lol:

Cah SMG
June 23rd, 2008, 12:25 PM
^^ Sounds like a good idea. It's in line with green city concept "going with the flood..."

AceN
June 26th, 2008, 07:23 AM
^ and also gone with the wind :D

AceN
June 27th, 2008, 07:09 AM
Semarang Bangkit!
Ditulis pada Juni 23, 2008 oleh hildalexander

‘Semarang kaline banjir’. Potongan lagu tradisional yang begitu popular, ini merepresentasikan wajah Semarang sesungguhnya. Serupa dengan Jakarta, ibukota provinsi Jawa Tengah ini belum menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah klasik, banjir berkala. Kerap terjadi, terutama saat musim penghujan.



Meski demikian, itu tak menghalangi motivasi kuat para investor dan pengembang properti melirik kota ini. Tidak hanya pengembang lokal, juga skala nasional. Terakhir, Golden Flower Group Real Estate, melalui anak usahanya PT Cakrawali Sakti Kencana yang mengembangkan mixed use development Paragon City. Terdiri atas mal, hotel bintang 4 plus dan apartemen. Menyusul Grup Duta Pertiwi yang membangun komplek bisnis terpadu DP Mall. Konten proyek ini juga terdiri atas tiga fungsi properti yakni hotel, mal dan ruko.



Sejatinya, Semarang telah lama diincar investor properti nasional. Sebut saja Grup Ciputra yang telah berekspansi dengan mendirikan Ciputra Mall dan Hotel Ciputra yang dikelola Swiss Belhotel. Proyek properti integratif ini dikembangkan sejak 1992. Karena perkembangan bisnis properti di sini saat itu belum sedinamis seperti sekarang, komplek Ciputra Mall menjelma menjadi satu-satunya destinasi belanja dan hiburan di Semarang. Pusat belanjanya mencatat tingkat okupansi 100%, begitupula dengan hotelnya yang mampu bertengger di posisi nomor satu dengan keterisian sekitar 70-80% per tahun. Angka ini dipercaya bakal meningkat karena, Hotel Ciputra telah naik kelas menjadi bintang lima plus beberapa waktu lalu.

Menarik dicermati, mengapa pertumbuhan ritel dan hotel marak dalam kurun tiga tahun terakhir? Mengapa tidak seperti kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah macam Solo dan Yogyakarta yang justru sangat berkiblat ke Jakarta dan telah melewati masa-masa puncak histeria pembangunan properti? Ini tak lain karena pulihnya daya beli masyarakat. Salah satu indikasi paling kuat menyembul adalah jumlah transaksi properti yang terbukukan selama semester I tahun ini. Sebanyak 300 unit properti rumah terserap pasar. Lebih besar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencetak angka 180 unit. Ada pun rentang harga jualnya antara Rp40 juta-2 miliar.

Selain itu, rencana pembangunan jalan tol yang mengoneksi Semarang-Solo, Semarang-Batang, dan Semarang-Surabaya, turut mempengaruhi kembali bergeraknya sektor properti di sini. Seperti yang diungkapkan Ketua DPD REI Jawa Tengah Sudjadi. “Sudah menjadi rahasia umum, pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan ini akan memacu laju pertumbuhan ekonomi sebuah kawasan. Bahkan bila jalan tol ini menjadi konektor antarkota, bisa dibayangkan pertumbuhannya bakal tersebar merata. Tidak terkonsentrasi di satu titik saja,” paparnya.

Infrastruktur jalan tol Semarang-Solo sejatinya telah diwacanakan sejak 1995. Hanya, baru terealisasi tahun ini dan pembebasan lahannya diproyeksikan bakal rampung pada 2008. Pengoperasiannya sendiri dijadwalkan pada 2009-2010 mendatang. Sistem transportasi terintegrasi ini diharapkan dapat menjamin tingkat produktivitas dan kemandirian Semarang, Solo, Yogyakarta dan kota-kota lainnya di Jawa Tengah.

Secara geografis, jalan tol Semarang-Solo sepanjang 82,6 km ini diapit oleh dua propinsi (Jawa Barat dan Jawa Timur) dan menjadi penghubung antarwilayah bagian barat (DKI, Jawa Barat, Banten) dengan wilayah timur (Jawa Timur, Bali) serta Daerah Istimewa Yogyakarta di bagian selatan. Dengan cakupan geografi dan aksesibilitas yang begitu luas, dapat diprediksikan betapa daerah-daerah yang dilintasi akan mengalami akselerasi positif dalam pembangunan kehidupan sosial, budaya dan terutama ekonomi.

Pemprov Jawa Tengah sendiri telah melakukan kalkulasi investasi yang dibutuhkan untuk membangun jalan ini yakni sekitar Rp5 triliun–7 triliun. Pemprov Jawa Tengah juga mengajak masyarakat dan stake holder untuk berpartisipasi dalam bentuk penawaran saham. Komposisinya, 49% saham ditawarkan kepada investor dan masyarakat, 61% sisanya dimiliki Pemrov Jateng, pemkab/pemkot di Jateng yang terkena lokasi proyek tol, serta PT Jasa Marga.

Residensial Tumbuh Dinamis

Perkembangan aktual infrastruktur transportasi tersebut, disambut antusias para pengembang. Menariknya, yang berkiprah meramaikan konstelasi bisnis properti ini tak semata pengembang yang memang core business-nya properti, juga pengusaha garmen, batik dan kerajinan. Hingga Juli 2007, tercatat 18 pemain baru yang berasal dari tiga ranah bisnis tersebut. “Jadi, total pengembang aktif yang tercantum dalam keanggotaan DPD REI Jateng sampai saat ini sebanyak 85,’ ungkap Sudjadi.

Kontribusi mereka antara lain dalam pengembangan proyek baru di sektor akomodasi (hotel), pusat belanja dan perumahan, dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun. Ini berarti lebih dari separuh total nilai investasi properti se-Jawa Tengah yang mencapai Rp5 triliun. “Para investor ini menyadari bahwa Semarang sudah kian terbuka dan memiliki potensi pasar yang besar. Tidak lagi menjadi ‘halaman belakang’ dari Solo dan Yogyakarta. Dus pemberlakuan insentif berupa kemudahan berinvestasi seperti perijinan kian mendorong terciptanya iklim bisnis yang kondusif sekaligus kompetitif,” tandas Sudjadi.

Ada pun sub sektor yang langsung dapat tumbuh lebih dinamis sebagai dampak dari bakal semakin terbukanya kota pantai ini adalah residensial. Kendati, menurut hasil riset BICI Asia, pengembangannya lebih banyak di kawasan Semarang Atas dengan topografi lahan yang berbukit sehingga tidak teraglomerasi di satu titik. Karakter pasarnya lebih khas, dibanding kota-kota lainnya. Calon konsumen baru akan memutuskan membeli, jika properti yang diinginkannya telah tegak berdiri. “Ini salah satu tantangan besar sekaligus cambuk bagi kami agar dalam memasarkan properti jangan hanya jual gambar. Tapi juga harus punya komitmen untuk segera merealisasikan proyeknya,” tandas Komisaris PT Cakrawala Sakti Kencana, William Po.

Pasar residensial Semarang juga dikejutkan oleh pengembangan baru perumahan skala kota (township development) yakni Bukit Semarang Baru. Ini merupakan salah satu komplek perumahan terbesar dengan luas lahan 1.000 Ha dan akan dibangun dalam 4 tahap. Lokasinya sendiri berada di kawasan Mijen, 12 km arah barat pusat kota. Bukit Semarang Baru yang dikembangkan PT Karyadeka Alam Lestari ini juga merancang Kawasan Niaga Terpadu BSB di atas lahan seluas 30 Ha. Dalam future development-nya tercantum pula pengembangan Taman Tekno BSB yang merupakan kawasan industri dan berisi HiTech Industrial Park seluas 25,04 Ha, Techno Plaza (2,09 Ha), Light Industrial Park (29,11 Ha) dan Youth Industrial Park (17,20 Ha).

Sementara Royal Family Residence meramaikan bursa transaksi residensial kelas atas. Berlokasi di Semarang Bawah, tepatnya kawasan Mutiara Marina. Perumahan ini dibidani CV Family dan telah memasuki tahap akhir pengembangan. Sekitar 125 unit rumah bergaya klasik modern telah berdiri, menyusul kemudian pembangunan sentra komersial berupa komplek ruko seluas 11 Ha.

Tak kalah pesat adalah pertumbuhan subsektor hotel dan pusat belanja. Hingga Juli 2007, tercatat 7 hotel baru, baik yang baru beroperasi maupun yang akan dibangun. Mereka adalah Afta, Candra Buana, Dusit, Gumaya Palace, Holiday Inn, Ibis dan Java Supermall Hotel. Sehingga menggenapi jumlah hotel yang beroperasi menjadi 36 buah.

Menyusul kemudian empat pusat belanja gres yang digarap oleh empat pengembang. Di antara para pengembang ini terdapat Grup Duta Pertiwi yang melansir DP Mall berstatus sewa jangka panjang 5-10 tahun. Sebagaimana kita ketahui, Duta Pertiwi merupakan ‘raja’ pusat belanja berkonsep strata dan lease sejumlah 14 buah.

Meski menurut Corporate Secretary PT Duta Pertiwi Tbk., Feniyati Tenggara, DP Mall dikembangkan oleh sister company-nya yakni PT Wijaya Pratama Raya. Namun, “Adalah sebuah kebanggaan, jika pengembang sekaliber Duta Pertiwi mau menggarap pasar Semarang,” ucap Sudjadi. Dengan kegairahan seperti ini, bukan tidak mungkin Semarang bakal masuk dalam percaturan sebagai destinasi investasi utama bisnis dan industri properti nasional.

titus15
June 27th, 2008, 10:53 AM
Dari suara merdeka hari ini...
Another dream dari Semarang

27 Juni 2008
Pulau Harapan Segera Dibangun di Laut Semarang

SEMARANG - Departemen Kelautan dan Perikanan berencana mengembangkan
pulau buatan di sebelah timur Pelabuhan Tanjung Emas, tepatnya di perbatasan
antara Kota Semarang dengan Demak.

Kasubdit Direktorat Mitigasi Bencana dan Pencemaran Lingkungan Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan, Dr Ir Subandono Diposaptono M Eng, menyampaikan hal itu dalam seminar tentang Wacana Pulau Harapan yang diselenggarakan Dewan Riset Daerah (DRD) Jateng di Kantor DRD Jateng Jl Imam Bonjol, Kamis (26/6).

Subandono mengatakan, pulau buatan itu, direncanakan memiliki luas sekitar 10 km2 atau setara 10.000 hektar. Menurutnya, dalam pulau buatan itu akan terdapat fasilitas industri, perumahan, pelabuhan, tempat penampungan limbah, tempat rekreasi serta hutan.

“Mengenai letaknya kemungkinan akan berada di sebelah timur Pelabuhan Tanjung Emas, tepatnya di perbatasan antara Kota Semarang dengan Kabupaten Demak. Kendati demikian, letak pulau buatan itu masih terus akan dikaji,” katanya.

Ditambahkan, konsep pembuatan pulau itu ada dua alternatif, yakni satu pulau besar yang luasnya sekitar 10.000 hektare, atau terdapat lima pulau kecil-kecil yang dihubungkan dengan jembatan. “Pelaksanaannya akan diserahkan sepenuhnya ke para ahli lingkungan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, karena pulau itu bakal dimanfaatkan untuk beragam aktivitas, maka pemadatan tanah antara hunian, pelabuhan, maupun industri harus berbeda.

Bukan Mimpi

Di tempat terpisah, Gubernur Ali Mufiz menandaskan, terdapat dua perusahaan berskala multinasional yang siap mewujudkan pulau harapan tersebut. Satu berasal dari Indonesia, sedangkan satunya dari luar negeri. “Saya berharap pelaksanaan pulau itu bisa diwujudkan tahun 2009. Ini (pulau) bukan mimpi atau harapan kosong,” tandasnya.

Teknis dari pembuatan pulau itu, lanjut Gubernur akan dibuat dari sedimentasi sungai-sungai yang berada di wilayah pantai utara Jawa dengan harapan untuk mengurangi abrasi.

Menurut dia, jika bisa memanfaatkan endapan lumpur di Banjirkanal Barat maupun Banjirkanal Timur dapat memberikan sumbangan yang berharga untuk mengurangi banjir di Kota Semarang.

“Karena salah satu penyebab banjir di Semarang adalah kurangnya tempat penampungan,” kata Gubernur. (H36-18)

titus15
June 28th, 2008, 01:39 PM
dapet dari www.omahkampoeng.blogspot.com

http://img237.imageshack.us/img237/876/mangkangnp4.jpg

Terminal Mangkang adalah terminal tipe A, yang dibangun di kawasan barat kota Semarang. Nantinya BUS yang berasal dari kawasan barat dan yang dari Selatan menuju ke Barat harus transit di terminal ini. Kalau terminal ini sudah berdiri (sepertinya akhir tahun ini sudah beroperasi) berarti Semarang akan punya 2 Terminal induk, untuk melengkapi Terminal Terboyo di sisi timur kota. Sedang dalam perencanaan juga akan dibangun sebuah terminal lagi di kawasan Selatan kota.

http://img124.imageshack.us/img124/8805/reststopbb8.jpg
Sedangkan Rest Area ini letaknya berseberangan dengan terminal mangkang.

bozhart
June 29th, 2008, 04:21 AM
Semarang Bangkit!
Ditulis pada Juni 23, 2008 oleh hildalexander
Sumbernya apa? Nama Hilda Alexander itu sering disebut2 di forum proyek Indonesia ini, siapa ya?

=========================
dapet dari www.omahkampoeng.blogspot.com
Ini ide pribadi saja atau sudah disetujui dibangun? Gw juga temukan sketsa Terboyo ini dari blog tsb.

Sketsa Terminal Bis Terboyo di Semarang timur
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/164b5ce7.jpg

=NaNdA=
June 29th, 2008, 05:27 AM
beugh.. keren.. :okay:

ni imajinasi apa bakal dibangun beneran?
bagus pake flyover jadi ga macet...

btw Terminal bus Terboyo itu Airport apa terminal bus? hehe... :D

titus15
June 29th, 2008, 06:35 AM
beugh.. keren.. :okay:

ni imajinasi apa bakal dibangun beneran?
bagus pake flyover jadi ga macet...

btw Terminal bus Terboyo itu Airport apa terminal bus? hehe... :D

Kayaknya belum ada rasan-rasan pengembangan terboyo. Belakangan baru ada pembanguna polder kecil di Terboyo untuk menghindari rob yang menggenanginya. Soalnya kondisi saat ini, jika ditanyakan Terboyo itu airport atau terminal Bus, kayaknya lebih tepat disebut pelabuhan. Soalnya sering terlanda Rob, sampai-sampai bus ogah masuk terminal, takut mesinnya nanti akan cepat keropos...

AceN
June 29th, 2008, 06:46 AM
dapet dari www.omahkampoeng.blogspot.com

http://img237.imageshack.us/img237/876/mangkangnp4.jpg

http://img124.imageshack.us/img124/8805/reststopbb8.jpg


^^ kok arah traffic nya kebalik ya. Traffic setir kanan :D

Sumbernya apa? Nama Hilda Alexander itu sering disebut2 di forum proyek Indonesia ini, siapa ya?


hildalexander.wordpress.com om :) dia blogger yang pemerhati property juga ;)


Ini ide pribadi saja atau sudah disetujui dibangun? Gw juga temukan sketsa Terboyo ini dari blog tsb.


Pemilik blognya itu kajur arsitek di suatu univ. Jadi kyny rekaan doank :D

Btw, terminal Mangkang setelah atap ambruk kemaren jadi dilanjut kembali ?

Patronusa Pastel
June 29th, 2008, 09:20 AM
Cuma ide pengembangan bandara Achmad Yani....

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/c/cd/Macau_International_Airport.jpg

Bisa gak ya bandara Achmad Yani dibuat kayak gini..... Runway dilaut sedangkan terminal di daratan. Dengan mengubah runway bisa menggeser jalur terbang pesawat ke luar kota Semarang....

titus15
June 29th, 2008, 04:18 PM
^^ kok arah traffic nya kebalik ya. Traffic setir kanan :D
Btw, terminal Mangkang setelah atap ambruk kemaren jadi dilanjut kembali ?
Nggak kok udah bener itu. Mungkin gambar bus nya aja yang bikin orientasi arah kita keliru. Setelah dicermati kembali nampaknya bener kok...

Terminal mangkang dari berita terakhir di SM kayaknya udah jalan lagi, walaupun tetep alon-alon waton kelakon...

AceN
June 30th, 2008, 09:42 PM
(Bukti lain: Rencana Gedung Suara Merdeka juga cuma 12 lantai. Aneh, di Semarang gedung tinggi selalu mentok 12 lantai)

Hey, is this one is in Semarang ?

Suara Merdeka HQ?

http://s3images.coroflot.com/user_files/individual_files/75159_0y3gtohTTWO7XYqLUzx8223Pn.jpg

Cah SMG
July 1st, 2008, 12:28 PM
Yep, and only 12 floor

AceN
July 1st, 2008, 08:16 PM
^^ haha, ur right . Too short to be nice :( Btw, look at the side cladding.. what did u see there ;)

AceN
July 1st, 2008, 08:16 PM
----- :rant: DP ----

bozhart
July 2nd, 2008, 05:39 AM
^^ haha, ur right . Too short to be nice :( Btw, look at the side cladding.. what did u see there ;)
Ada tulisan SM pd cladding :D
Thanks renderingnya. Rendering itu pernah dipost di sini kira2 dua tahun lalu :) Kantor Suara Merdeka yg sekarang belum ada tanda2 kapan mau dibongkar dan dibangun baru.

titus15
July 14th, 2008, 10:31 AM
http://img170.imageshack.us/img170/341/terminalmangkangsb3.jpg


15 Juli 2008
Lebaran, Terminal Mangkang Belum Rampung

SEMARANG- Kapala DPU Kota Semarang Nugroho Joko Purwanto memastikan pembangunan Terminal Tipe A Mangkang belum selesai menjelang Lebaran, mendatang.
Proyek yang menelan dana APBD Rp 55,31 miliar itu diperkirakan baru rampung paling cepat pada bulan November.

“Hingga kini, pembangunan Terminal Mangkang baru mencapai 60%. Sisa pekerjaan diselesaikan sekaligus pada tahap VI yang dimulai sejak Juni lalu. Saya perkirakan saat Lebaran nanti pekerjaan baru rampung 80%,” kata Nugroho, Senin (14/7).

Tahap VI menyelesaikan tiga jenis pekerjaan, yakni mecanical electric, sarana dan prasarana, serta bangunan (building). Dibanding tahap-tahap sebelumnya, tahap VI menelan dana paling banyak, yakni Rp 29,5 miliar.

DPU, kata Nugroho, memprioritaskan pekerjaan sarana dan prasarana, seperti pembuatan jalan, ruang tunggu penumpang, dan taman. Hal itu dilakukan untuk mengejar kemungkinan operasinalisasi Terminal Mangkang menjelang Lebaran.

Pembangunan Terminal Mangkang telah berlangsung lima tahap, yang menelan dana Rp 25,81 miliar, dengan perinciang tahap I (2005) Rp 5 miliar, tahap II (2006) Rp 2,97 miliar, tahap III (2006) Rp 3,06 miliar, tahap IV (2006) Rp 4,78 miliar, dan tahap V (2007) Rp 10 miliar. Terminal tipe A Mangkang akan dibangun dua lantai dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti kompleks pertokoan.

Pantauan di lapangan, Senin (14/7), bangunan utama Terminal Mangkang masih dalam pengerjaan. Sejumlah pekerja terlihat membangun tembok, pagar, dan lainnya.
Tobing, pelaksana pembangunan fisik mengatakan, jumlah pekerja yang dikerahkan untuk tahap finishing pembangunan Terminal Mangkang itu lebih dari 400 orang. Pengerjaan dilaksanakan mulai pukul 07:00 hingga pukul 17:00.

Tidak hanya itu, apabila diperlukan pihaknya juga melakukan kerja lembur.
’’Diperkirakan saat Lebaran mendatang, pembangunannya belum selesai. Sebab, kontraknya hingga November,’’ katanya.

Meski masih dalam tahap pengerjaan, namun terminal untuk angkutan dan bus dalam kota telah dioperasikan sejak April lalu.
Beberapa angkutan tampak keluar-masuk ke terminal tersebut. (H6,H3-41)suara merdeka hari ini...

bozhart
July 14th, 2008, 05:18 PM
Dicopy dari thread Nusantara-Semarang:
ini gambarnya....
http://img167.imageshack.us/img167/6758/waterparkmu1.jpg

http://img401.imageshack.us/img401/4065/waterpark3tr6.jpg

@ titus15, thanks fotonya. Ada nggak foto lebih dekat lagi? Foto Mangkang itu kapan diambil? titus15 sekarang ada di Semarang ya? Kalau lewat Paragon City, tolong dilihat apakah sudah ada crane / belum :)

titus15
July 15th, 2008, 04:24 AM
foto terminalnya diambil awal bulan ini.
Kalo yang water park nggak ngambil lebih deket. Itu pas kebetulan saja lewat kawasan Jangli.

titus15
July 15th, 2008, 04:21 PM
paragon masih adem ayem saja... belum ada crane... baru gali-gali saja...
http://img49.imageshack.us/img49/2738/paragon3ah8.jpg

gantengscool
July 15th, 2008, 05:40 PM
.


Nambahin TERMINAL MANGKANG .

Dulu gw pikir dari kejauhan kayak masjid besar, ternyata setelah dekat baru ketahuan kalo ini terminal yang ada masjidnya :lol::lol::lol:


1.

http://img159.imageshack.us/img159/7964/cimg4352vv8.jpg (http://imageshack.us)

2.

http://img104.imageshack.us/img104/9789/cimg4354px3.jpg (http://imageshack.us)

3.

http://img170.imageshack.us/img170/2638/cimg4355kr2.jpg (http://imageshack.us)

4.

http://img104.imageshack.us/img104/9752/cimg4356io8.jpg (http://imageshack.us)

5.

http://img229.imageshack.us/img229/1396/cimg4357yd3.jpg (http://imageshack.us)



.

titus15
July 15th, 2008, 05:48 PM
di semarang memang jadi banyak bangunan yang pake kubah. Tapi inspirasinya bukan dari masjid, tapi dari Gereja Blenduk... Java Supermall salah satunya, juga terminal ini...

gantengscool
July 15th, 2008, 06:58 PM
Kubahnya hampir mirip Masjid Agung Jawa Tengah.

http://img146.imageshack.us/img146/8222/cimg4373iu7.jpg (http://imageshack.us)

bozhart
July 16th, 2008, 03:31 AM
paragon masih adem ayem saja... belum ada crane... baru gali-gali saja...

Wow langsung meluncur ke lokasi hehe, thanks titus15 :cheers:

==============================
Nambahin TERMINAL MANGKANG .

Dulu gw pikir dari kejauhan kayak masjid besar, ternyata setelah dekat baru ketahuan kalo ini terminal yang ada masjidnya :lol::lol::lol:

4.
http://img104.imageshack.us/img104/9752/cimg4356io8.jpg (http://imageshack.us)

Yup, gw juga pikir lebih mirip mesjid dari pada terminal bis :D Kok berbeda dgn gambar sketsa di atas ya. Thanks gantengscool.

titus15
July 16th, 2008, 03:19 PM
Kubahnya hampir mirip Masjid Agung Jawa Tengah.

http://img146.imageshack.us/img146/8222/cimg4373iu7.jpg (http://imageshack.us)

Mungkin konsultannya satu paket...

=NaNdA=
July 17th, 2008, 06:18 AM
anybody seen this?

Semarang Waterfront

http://img373.imageshack.us/img373/4729/47831705pw6.jpg (http://imageshack.us)
http://img373.imageshack.us/img373/4729/47831705pw6.a8bd96ae96.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=373&i=47831705pw6.jpg)

bozhart
July 17th, 2008, 07:31 AM
^^ Hmm belum pernah lihat, thanks Nanda. Dapat dari mana gambar ini?
Dilihat dari bentuk tanahnya, sptnya lokasinya di pantai reklamasi Marina tetapi kok ada pantai pasir putih? Empat tower di paling kiri kayaknya Tanah Mas Condominium dan tower kanan mungkin Marina Hotel atau UPH? Atau gambarnya bukan di Semarang hehe.

Blue_Sky
July 17th, 2008, 07:45 AM
How reliable the image nanda?
Semarang really need a mega project like this

worldsuperstar
July 17th, 2008, 08:44 AM
WOOU....
amazing . . . . . .

harus dibangun ! !

Semarang deserve tuugh . . . . . . . . .

dapet dari mana Nand ?

=NaNdA=
July 17th, 2008, 10:30 AM
gambarnya dapet dari urbane design
sama dengan project2 yang di post climax23 di Jakarta Proposed thread
jadi kl yang di jakarta itu dibangun harusnya ini juga
rendering yang sama di bogor malah sekarang sedang U/C :D

FYI, urbane design architecture itu yang ngerjain Rasuna Epicentrum juga
n sekarang juga udah U/C... jadi ya silahkan dinilai sendiri.. :)
ini juga bukan desain competition...
yah mudah2an dibangun deh.. :D

bozhart
July 17th, 2008, 11:09 AM
@ Nanda, bisa minta link asal gambar itu? Apa ada keterangan/textnya di link situ? Thanks

=NaNdA=
July 17th, 2008, 11:15 AM
^^ masuk sini (http://www.urbane.co.id/) aj om.. :D

ga ada direct link nya langsung krena pake flash player..
ada di community planning gambar no. 2 :)

bozhart
July 17th, 2008, 11:47 AM
^^ Thanks Nanda. Sudah bisa lihat asal gambarnya. Ini keterangannya yg tertulis di sana:

Projects: Semarang waterfront
Client: Private
Year: 2007
Country: Indonesia
City: Jakarta <------------------ ??? :nuts:

Jadi lokasi mana yg betul hehe :D

=NaNdA=
July 17th, 2008, 11:49 AM
nah itu dia, aneh juga.... masa iya di Jakarta Utara ada project namanya
Semarang Waterfront?? :lol:
mungkin itu kota dari client-nya kali.. :)

btw, ada project di Medan juga, tp background renderingnya malah Gedung BRI di Jakarta.. :nuts:

titus15
July 17th, 2008, 11:56 AM
Terus terang, sebetulnya saya agak bingung dengan apa sih sebenernya proyek yang dimaui pemerintah (baik kota ataupun provinsi) terhadap pembangunan kota Semarang.

Pertama, mau reklamasi pantai. Sudah jalan UPH sama Pelabuhan. Terus bikin planing mau bikin dam lepas pantai yang hasilnya akan menghasilkan daratan seluas kota semaraang (pernah di posting bozhart).
Terus Wagub mewacanakan membangun pulau harapan seluas 10km persegi. Artinya kalau ada Dam, pulau ini akan kering dan menjadi bagian dari daratan. lalu kembali ke pelabuhan, setelah membangun pelabuhan dengan reklamasinya, kalau dam lepas pantainya selesai, maka tamat juga riwayat pelabuhannya, yang artinya merogoh kocek lagi membangun pelabuhan baruy di bibir pantai yang baru.

Terus Nanda nongol dengan rendering project pengembangan kawasan pantai Semarang. Sebenarnya masterplan pengembangan wilayah pantai Semarang yang bener yang mana ya...?

bozhart
July 19th, 2008, 07:00 PM
@ titus15, dam itu adalah pembatas yg memisahkan air tinggi dan air rendah. Jadi proyek raksasa dam lepas pantai itu bukan membangun daratan baru (reklamasi) tetapi "danau" baru yg lebih luas dari kota Semarang dgn permukaan airnya lebih rendah sedikit dari permukaan air laut utk mencegah rob masuk Semarang. Tentang pelabuhan laut pindah itu, gw pernah lihat ada pembangunan pelabuhan laut baru di Kendal, kayaknya merupakan bagian dari persiapan proyek dam raksasa itu, ini foto2 pelabuhannya diambil pd bulan April lalu, belum beroperasi, jalan masuknya masih berupa tanah sepanjang 4 km dari jalan raya terdekat.

1. Proyek pelabuhan laut baru Kendal
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/f86bae09.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/1a050458.jpg

3
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/2534d717.jpg

4
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0b40e9aa.jpg

bozhart
July 19th, 2008, 08:17 PM
Suara Merdeka
19 Juli 2008

Perumnas Bangun Rusunami di Semarang

SEMARANG-Perum Perumnas akan membangun menara rumah susun sederhana milik (rusunami) di Semarang, tepatnya di Jl Ki Mangunsarkoro (Kantor Perumnas Semarang). Belum disebutkan berapa investasi yang dibutuhkan untuk membangun Rusunami ini, namun yang pasti paling lambat pembangunan akan dimulai awal 2009.

’’Rusunami ini akan dibangun di atas tanah sekitar 1.000 m2 setinggi 10 lantai, setiap lantai 10 rumah,’’ kata General Manager Perum Perumnas Regional V Ir Herry Irwanto MM seusai syukuran hari ulang tahun ke-34 di Jl Kawi Semarang, kemarin.

Herry mengatakan Semarang merupakan satu dari 27 kota di Indonesia sudah layak mempunyai rusunami. Kota lain yang akan menjadi sasaran Perumnas yakni Yogyakarta.

’’Letak Rusunami di Semarang ini sangat strategis di tengah kota. Untuk rumah yang dibangun mulai tipe 21 hingga 36 dan per meternya sekitar Rp 4 juta,’’ tegasnya.


Sumber: http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=22778

titus15
July 20th, 2008, 05:19 AM
@ titus15, dam itu adalah pembatas yg memisahkan air tinggi dan air rendah. Jadi proyek raksasa dam lepas pantai itu bukan membangun daratan baru (reklamasi) tetapi "danau" baru yg lebih luas dari kota Semarang dgn permukaan airnya lebih rendah sedikit dari permukaan air laut utk mencegah rob masuk Semarang.

Yah tapi tetap aja membingungkan, tapi setelah main lagi ke
http://semarangpesonaasia.com/SEM%27BIZ%202008/1.%20infrastructure/2.%20DAM%20fix_ok.pdf
mulai lebih tergambar bagaimana sebenarnya rencana dam tersebut.

Rupanya sudah direncanakan pembangunan pelabuhannya sebagai gerbang Dam tersebut. Kemudian tampaknya arah lintasan landasan pacu bandara Ahmad Yani di geser menjadi ke Arah Laut (Jika Dam tersebut jadi, menjadi danau raksasa) Semarang.

Terus yang masih membingungkan, dimanakah yang dimaksud letak pembangunan 'Pulau Harapan' yang gubernur Ali Mufitz?
Lalu dimana bakal lokasi project Semarang Water Front yang dimaksud Nanda?

bozhart
July 20th, 2008, 11:29 AM
^^ Gambar ini dari file PDF itu (link di atas). Ini perkiraanku, lokasi Pulau Harapan yg seluas 10.000 Ha itu mungkin di lingkaran biru (pd gambar tersambung ke pulau Jawa, mungkin seharusnya terhubung dgn sebuah jembatan saja). Bagian kiri foto waterfront dari Nanda itu kayaknya adalah 4 tower Tanah Mas Condominium. Kalau itu benar, lokasinya di lingkaran merah yg berjarak sekitar 2 - 3 km dari samping runway bandara Ahmad Yani.

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/bd94be0d.gif

Btw, kok susah ya cari info ttg rencana mega proyek ini, mungkin sengaja tidak disebarkan oleh pemkot? Atau Suara Merdeka kurang tertarik dgn proyek2 ? :)

Sony Sjklw
July 20th, 2008, 01:14 PM
anybody seen this?

Semarang Waterfront

http://img373.imageshack.us/img373/4729/47831705pw6.jpg (http://imageshack.us)
http://img373.imageshack.us/img373/4729/47831705pw6.a8bd96ae96.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=373&i=47831705pw6.jpg)

Waterfront yang bagus, Apa proyeknya udah di kerjakan atau baru pada tahap perencanaan.

bozhart
July 20th, 2008, 01:41 PM
^^ Pembangunan reklamasi sudah lama dilakukan tetapi nggak tahu apakah reklamasi itu utk waterfront spt gambar di atas :dunno:

titus15
July 20th, 2008, 01:46 PM
Btw, kok susah ya cari info ttg rencana mega proyek ini, mungkin sengaja tidak disebarkan oleh pemkot? Atau Suara Merdeka kurang tertarik dgn proyek2 ? :)
Suara Merdeka memang nampak pelit di berita bisnisnya... kebanyakan lebih ke politik dan kriminal...

Btw, perkiraan saya justru 2-3 km dari lingkaran merahnya mas Boz bandaranya, landasannya digeser ke arah Danau, melintang hingga ujung lainnya mengarah satu garis lurus ke Jalan pamularsih. Kalau seperti ini sepertinya jalur penerbangan tidak lagi mengganggu pengembangan wilayah kota, karena pesawat yang landing akan memutar di laut...

bozhart
July 21st, 2008, 01:04 PM
Suara Merdeka memang nampak pelit di berita bisnisnya... kebanyakan lebih ke politik dan kriminal...

Btw, perkiraan saya justru 2-3 km dari lingkaran merahnya mas Boz bandaranya, landasannya digeser ke arah Danau, melintang hingga ujung lainnya mengarah satu garis lurus ke Jalan pamularsih. Kalau seperti ini sepertinya jalur penerbangan tidak lagi mengganggu pengembangan wilayah kota, karena pesawat yang landing akan memutar di laut...
Media mana yg bagus yg banyak mengulas proyek2 di Semarang ya?

Maksudnya runway diperpanjang ke arah danau? Bukankah itu yg sedang dikerjakan sekarang? Arah runway-nya kan memang sudah segaris dgn Jl Pamularsih dari dulu.

titus15
July 22nd, 2008, 03:18 AM
Media mana yg bagus yg banyak mengulas proyek2 di Semarang ya?

Maksudnya runway diperpanjang ke arah danau? Bukankah itu yg sedang dikerjakan sekarang? Arah runway-nya kan memang sudah segaris dgn Jl Pamularsih dari dulu.

O iya... disorientasi medan saya....
Kalo koran sekarang sepertinya nggak banyak ngulas proyek. Biasanya kalo proyek-proyek itu keganjel protes warga baru gede beritanya. Ya asal ada muatan politisnya baru gede beritanya...

bozhart
July 24th, 2008, 12:36 PM
Mungkin judulnya salah, seharusnya tertulis hypermarket sebab luasnya 6 hektar

Suara Merdeka

Supermarket Giant Diprotes Warga

SEMARANG- Warga Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, memprotes pembangunan supermarket Giant di Jl Brigjen Sudiarto, tepatnya di sebelah timur Terminal Penggaron.

Pasalnya, proyek berskala besar yang berpotensi menimbulkan dampak sosial dan lingkungan itu dilaksanakan tanpa seizin warga di sekitarnya.
”Sampai proyek berjalan seperti sekarang ini, kami tidak pernah diajak rembukan pihak Giant maupun kontraktor yang membangun,’’ kata Saefudin, Wakil Ketua LPMK Penggaron Kidul, Jumat (18/7).

Padahal, menurut dia, warga sekitar adalah pihak yang paling berpotensi terkena dampak, baik lingkungan maupun sosial yang bakal timbul. Dengan tidak dilibatkannya warga, Saefudin mempertanyakan keabsahan Amdal serta izin HO supermarket itu. ’’Bukankah prasyarat penerbitan dokumen-dokumen itu harus ada izin dari warga?’’

Daerah resapan
Lahan seluas kurang lebih 6 hektare yang digunakan supermarket sebelumnya merupakan kebun kelapa. Lahan tersebut berfungsi sebagai daerah resapan di Penggaron Kidul. Dengan alih fungsi kebun kelapa menjadi supermarket, wilayah permukiman di sekitarnya menjadi berpotensi banjir.

Sedangkan dampak sosial yang mungkin timbul akibat keberadaan supermarket, salah satunya terkait dengan keamanan lingkungan.
Sebagai pusat keramaian, tempat itu menjadi rebutan pengaruh antarpreman. Kondisi demikian memicu terjadinya kerawanan.

”Sekitar satu setengah bulan lalu, warga menyampaikan persoalan tersebut kepada Sekda Kota Semarang, Soemarmo HS. Kami juga pernah mengirim surat kepada Pemerintah Kota tertanggal 24 Juni 2008. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya.”

Selain masalah izin, pembangunan proyek itu juga tidak melibatkan warga sekitar. Pihak kontraktor justru menggunakan tenaga kerja dari luar daerah. Hal itu, lanjut Saefudin, memicu kecemburuan warga yang membutuhkan lapangan pekerjaan.

Terpisah, Kasubdin Tata Bangunan Dinas Tata Kota dan Permukiman, Ir Agus Riyanto mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat IMB kepada supermaket Giant pada Juni 2008.

‘’Secara prosedur, suparmaket itu tidak ada masalah. Mereka sudah mempunyai dampak kajian lingkungan UKL UPL,’’ katanya.

Disinggung soal tidak dilibatkannya warga dalam proses pembangunan, Agus menjelaskan, syarat untuk memperoleh UKL UPL adalah izin dari lingkungan setempat.

‘’Saya kira (pembangunan) sudah melibatkan warga. Sebab, mereka sudah mengantongi UKL APL. Namun untuk lebih jelasnya silahkan menanyakan hal itu kepada Bapedalda selaku yang mengurusi UKL APL.’’ (H40- )
Sementara itu, Andre dari PT Morindo Masindo, selaku kontraktor yang mengerjakan proyek supermarket Giant hingga pukul 16.00 kemarin, belum berhasil dihubungi. Telepon selulernya tidak aktif.(H6,H3-18)

Sumber: http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=22772

worldsuperstar
July 24th, 2008, 12:48 PM
6 hektar juzt for Giant ? ? ? ? ?
60.000 sq m ? ? ?

apa gg terlalu raksasa ?

bozhart
July 24th, 2008, 12:50 PM
^^ Mungkin sebagian besar dipakai utk lahan parkir, mungkin modelnya kayak Makro di Semarang yg lahan parkirnya luas.

worldsuperstar
July 24th, 2008, 12:56 PM
^^ t apa gg sayang yah . . . buat lahan parkir doank ?
Paragon City aja lahannya cuma 2 Hektaran kan ?

apa gg ada rencana mw dibangun highrise ? ?:ohno::ohno:

titus15
July 24th, 2008, 01:01 PM
^^ t apa gg sayang yah . . . buat lahan parkir doank ?
Paragon City aja lahannya cuma 2 Hektaran kan ?



Kalo giant plamongan itu lokainya hampir perbatasan Semarang dengan Demak, sekitar 10km dari pusat kota, jadi ya mungkin lahannya luas.
Kalau di tengah kota lahan kosong paling luas itu yang sekarang sudah dibangun jadi DP Mall, berikutnya Paragon Mall. Kalau mau bangun yang sejenis di dalam kota sepertinya harus menggusur lahan dulu. Ada beberapa spot yang kosong, tapi nggak ada lagi yang lebih luas dari Paragon, kalaupun ada agak masuk kegdalam dan agak jauh dari jalan protokol.

bozhart
July 24th, 2008, 01:05 PM
^^ t apa gg sayang yah . . . buat lahan parkir doank ?
Paragon City aja lahannya cuma 2 Hektaran kan ?

apa gg ada rencana mw dibangun highrise ? ?:ohno::ohno:
Gw masih belum jelas rencananya spt apa, lihat lokasinya pun belum pernah :nuts:

titus15
July 24th, 2008, 01:07 PM
Gw masih belum jelas rencananya spt apa, lihat lokasinya pun belum pernah :nuts:
eh iya kan Boz... kalo berita yang ginian di Suara Merdeka panjang kolomnya... hehe...

worldsuperstar
July 24th, 2008, 01:22 PM
^^heran yaah, koran2 di Indo jarang yang ngexpose kemajuan properti . . . yang agak mendingan cuman Kompas doank . . .:ohno::ohno:

bozhart
July 24th, 2008, 01:26 PM
Mungkin kalau proyek2 / properti2 yg nggak bermasalah dimuat di koran akan dianggap sebagai iklan marketing / promosi maka hanya proyek2 bermasalah yg diterima di koran :ohno:

worldsuperstar
July 24th, 2008, 01:30 PM
Mungkin kalau proyek2 / properti2 yg nggak bermasalah dimuat di koran akan dianggap sebagai iklan marketing / promosi maka hanya proyek2 bermasalah yg diterima di koran :ohno:

hmm, alasan masuk akal boz . . . tetep profit oriented yah ! ! !

Kalo giant plamongan itu lokainya hampir perbatasan Semarang dengan Demak, sekitar 10km dari pusat kota, jadi ya mungkin lahannya luas.
Kalau di tengah kota lahan kosong paling luas itu yang sekarang sudah dibangun jadi DP Mall, berikutnya Paragon Mall. Kalau mau bangun yang sejenis di dalam kota sepertinya harus menggusur lahan dulu. Ada beberapa spot yang kosong, tapi nggak ada lagi yang lebih luas dari Paragon, kalaupun ada agak masuk kegdalam dan agak jauh dari jalan protokol.

owwh, lokasinya agak mblusuk yh ? ?
kalo ama Semesta jauh gg yah ? ?

keren deh, bearti semarang uda mulai menerapkan Hypermarket di suburb . . .:):):):)

titus15
July 24th, 2008, 03:16 PM
owwh, lokasinya agak mblusuk yh ? ?
kalo ama Semesta jauh gg yah ? ?

keren deh, bearti semarang uda mulai menerapkan Hypermarket di suburb . . .:):):):)

Lokasinya pinggir Jalan Besar terusannya jalan Katamso (pedurungan) ke arah Mrangge Demak... Ada perumahan padat disana, Plamongan Indah dan ada Perumnas juga di dekat situ...

Ampelio
July 24th, 2008, 07:09 PM
^^heran yaah, koran2 di Indo jarang yang ngexpose kemajuan properti . . . yang agak mendingan cuman Kompas doank . . .:ohno::ohno:

KOMPAS-pun (edisi nasional) hanya memuat perkemb. properti di Jakarta dan sekitarnya... especially Tangerang, paling sering!

...tapi bagusnya harian nasional tsb (salute:okay:), satu2nya media yg paling rajin dan lengkap dlm meliput dan menyajikan data aktual kota2 di seluruh nusantara.

^^khusus kota SEMARANG, bahkan mendapat perhatian cukup detail dari redaktur KOMPAS dengan bbrp kali menampilkan sketsa arsitektural bangunan2 kuno : Lawang Sewu, Peta Pecinan lengkap dengan potongan detail Klentheng2 (lupa namanya), Gereja Blenduk, sampai peta perkembangan historis "Oudestaad Van Samarang" (Kota Lama Semarang) :)
....tapi mana berita projek2 terbaru???:ohno::bash:

gantengscool
July 25th, 2008, 07:44 AM
Lokasinya pinggir Jalan Besar terusannya jalan Katamso (pedurungan) ke arah Mrangge Demak... Ada perumahan padat disana, Plamongan Indah dan ada Perumnas juga di dekat situ...

Sorry-sorry,
gw tinggal di Semarang tp ga tahu Penggarong (hypermart Giant) daerah mana sih ??
Yg ke arah Purwodadi ato ke arah Demak ??
Setahu gw yg arah Purwodadi sudah ada Makro ya ??



.

titus15
July 25th, 2008, 10:23 AM
Sorry-sorry,
gw tinggal di Semarang tp ga tahu Penggarong (hypermart Giant) daerah mana sih ??
Yg ke arah Purwodadi ato ke arah Demak ??
Setahu gw yg arah Purwodadi sudah ada Makro ya ?
.

Penggaron di jalan Semarang Purwodadi, Giantnya kalo nggak salah (kalo bener di kebun kelapa itu) di seberang Perumahan Plamongan Indah, perbatasan Semarang-Mranggen (Demak). Kalo dari Makro ya masih jauh, sekitar 5-7km

titus15
July 25th, 2008, 10:29 AM
keren deh, bearti semarang uda mulai menerapkan Hypermarket di suburb . . .:):):):)

Kalau itu sebetulnya ADA Swalayan udh menerapkannya. Sebelum Hipermarket besar masuk Semarang ADA sudah mengepung dari 3 arah pinggiran kota, yaitu Banyumanik, Pedurungan dan Siliwangi. Konon, sekarang mereka sedang membangun beberapa lagi didaerah perumahan-perumahan yang kurang terakses dari jalan protokol...

Lumayan efektif sih untuk mencegah kemacetan di dalam kota...

Venantio
July 25th, 2008, 07:33 PM
Kalau itu sebetulnya ADA Swalayan udh menerapkannya. Sebelum Hipermarket besar masuk Semarang ADA sudah mengepung dari 3 arah pinggiran kota, yaitu Banyumanik, Pedurungan dan Siliwangi. Konon, sekarang mereka sedang membangun beberapa lagi didaerah perumahan-perumahan yang kurang terakses dari jalan protokol...

Lumayan efektif sih untuk mencegah kemacetan di dalam kota...


ADA Swalayan kalau nggak salah juga udah punya gerai di Bogor di Jalan Pajajaran di dekat Tol Jagorawi dan HONDA Bogor

=NaNdA=
July 26th, 2008, 02:32 PM
iya bener, ada koq..
walaupun terancam.. karena Hero dekat situ udah berubah jadi Giant..
dan di sisi lain tol Jagorawi juga ada Giant..

jadi dikepung 2 Giant.. :lol:

Venantio
July 26th, 2008, 10:15 PM
iya bener, ada koq..
walaupun terancam.. karena Hero dekat situ udah berubah jadi Giant..
dan di sisi lain tol Jagorawi juga ada Giant..

jadi dikepung 2 Giant.. :lol:

Jadi namanya mustinya diubah : ADA GIANT Swalayan....

AceN
July 27th, 2008, 10:49 AM
^^ :rofl:

aprillio
July 29th, 2008, 04:25 AM
mgkn kawasan semarang timur kedepannya diprediksi menjadi kawasan pertumbuhan baru.aku pernah baca di suara merdeka (udah agak lama sih) di kawasan pedurungan akan dikembangkan menjadi pusat kota baru untuk memecah keramaian di simpang 5,tp ga tau lokasinya dmn dan gmn kelanjutannya,tp kayaknya memang simpang 5 sekarang udah crowded bgt ya apalagi malam minggu dan hari libur..:ohno:

bozhart
July 29th, 2008, 07:29 AM
^^ Yg kudengar Semarang timur itu akan jadi kawasan baru utk perumahan2, bukan pusat kota baru?

bozhart
July 29th, 2008, 07:30 AM
28 Juli 2008 - Paragon City dan Holiday Inn Hotel

Sudah ada crane ...

1
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/9ac01fe5.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/13caf7d1.jpg

3
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/17e455a6.jpg

aprillio
July 29th, 2008, 07:45 AM
gile truknya bnyk bngt...cepet jg progressnya ya paragon ct,siiip deh..

titus15
July 29th, 2008, 12:41 PM
mgkn kawasan semarang timur kedepannya diprediksi menjadi kawasan pertumbuhan baru.aku pernah baca di suara merdeka (udah agak lama sih) di kawasan pedurungan akan dikembangkan menjadi pusat kota baru untuk memecah keramaian di simpang 5,tp ga tau lokasinya dmn dan gmn kelanjutannya,tp kayaknya memang simpang 5 sekarang udah crowded bgt ya apalagi malam minggu dan hari libur..:ohno:

Mungkin saja, apalagi A Yani memang sudah mantap dikembangkan, jadi pusat kota/ pertumbuhan kota seharusnya tumbuh ke arah Timur.
Kalau nggak salah, memang dulu pernah ada wacana membangun alun-alun semacam simpang lima di kawanan sekitar GOR Manunggal Jati pedurungan. Diharapkan ada pusat kota/pusat pertumbuhan baru di kawasan tersebut.

worldsuperstar
July 30th, 2008, 06:48 AM
^^^^ finally . .crane nya naek juga yah . .

Cah SMG
July 31st, 2008, 07:50 AM
Kalau lihat lahannya, paragon nggak cukup besar

bozhart
August 1st, 2008, 04:34 AM
^^ Gw juga mikir sama, lahannya kurang besar. Kalau dilihat dari GoogleEarth, lahan Paragon City itu sama besar dgn gedung DP Mall atau Mal Ciputra Semarang (tidak termasuk bagian hotel ciputra).

=================================

Pekerjaan gedung Gubernur Jawa Tengah
Ubin keramik gedungnya sedang diganti
Link: Wikimapia (http://www.wikimapia.org/#lat=-6.9939198&lon=110.4199684&z=18&l=0&m=a&v=2)

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/881d275e.jpg

bozhart
August 1st, 2008, 04:35 AM
Proyek waterpark (belum tahu namanya), lokasinya di perumahan Graha Candi Golf.
Link: Wikimapia (http://www.wikimapia.org/#lat=-7.0225381&lon=110.4391408&z=18&l=0&m=a&v=2)

1. Uniknya perosotannya meluncur dari bukit :)
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/6d7c5ec1.jpg

2.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/80901cc6.jpg

3.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/39d2c39f.jpg

4. Jalan menurun menuju ke lokasinya
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/8b5305c9.jpg

hildalexander
August 1st, 2008, 04:49 AM
Hai all

Saya bukan orang Semarang, tapi sering ke kota ini....

Akhirnya Paragon City jadi dibangun ya? Mungkin, pengembangnya sudah mendapat injeksi dana strategis dari mitra strategis pula... finally Semarang punya mixed use project yang dibangun oleh pengusaha asli Semarang.... Selamat yak.... :cheer:

=NaNdA=
August 1st, 2008, 04:54 AM
^^ ni hildalexander yang hildalexander.wordpress.com ya?

hildalexander
August 1st, 2008, 05:03 AM
heheheh :) :cool:

bozhart
August 1st, 2008, 05:04 AM
^^ Hildalexander ini banyak menulis ttg proyek2 properti ya. Kalau ada info ttg proyek properti baru di Semarang, tolong post ke sini dunk. Susah cari infonya di internet :)

hildalexander
August 1st, 2008, 05:15 AM
Oke Pak... saya usahakan ya...

aprillio
August 1st, 2008, 06:44 AM
Proyek waterpark (belum tahu namanya), lokasinya di perumahan Graha Candi Golf.
Lokasi Wikimapia: klik di sini (http://www.wikimapia.org/#lat=-7.0225381&lon=110.4391408&z=18&l=0&m=a&v=2)

1. Uniknya perosotannya meluncur dari bukit :)
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/6d7c5ec1.jpg

2.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/80901cc6.jpg

3.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/39d2c39f.jpg

4. Jalan menurun menuju ke lokasinya
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/8b5305c9.jpg


nih waterpark nama resminya apa mas boz? kayaknya lbh gede dari yang di kampung semawis dan nusantara waterpark ya? viewnya jg ok,salut smg punya banyak tempat utk berbasah2 ria :)

bozhart
August 1st, 2008, 10:55 AM
^^ Belum tahu nama resminya. Ya ini jauh lebih besar dari Kampung Semawis dan Nusantara waterpark :)

=NaNdA=
August 1st, 2008, 12:08 PM
4. Jalan menurun menuju ke lokasinya
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/8b5305c9.jpg

wah keren nih om! :okay:

mirip di Bandar Lampung yah, berbukit2 gitu..
pemandangannya jadi keren.. hehe.. :D

btw, enak ya punya rumah diatas bukit itu.. :D

Cah_Bagus97
August 1st, 2008, 02:30 PM
nih waterpark nama resminya apa mas boz? kayaknya lbh gede dari yang di kampung semawis dan nusantara waterpark ya? viewnya jg ok,salut smg punya banyak tempat utk berbasah2 ria :)


saya salut deh semarang gak ketinggalan amat ama SOLO

gitu dong, ayo semarang bangun,
wah hebat yah papan luncur dari bukit.fantastik

bozhart
August 1st, 2008, 05:03 PM
mirip di Bandar Lampung yah, berbukit2 gitu..
pemandangannya jadi keren.. hehe.. :D
Ya mirip Bandarlampung. Kalau di Semarang, pusat kotanya di dataran bawah dan di Bandarlampung, pusat kotanya di dataran atas kan?

==================================
besar mana ama pandawa waterpark SOLORAYA
Gw belum pernah datang di Pandawa waterpark, nggak tahu besar mana :)

Cah SMG
August 1st, 2008, 05:44 PM
^^ Saya belum pernah datang ke kedua waterpark itu. Tapi saya yakin, besar yang di SOLORAYA. Pokoknya Solo paling top. Biar seneng dia, ha ha ha

gantengscool
August 1st, 2008, 05:59 PM
^^ Saya belum pernah datang ke kedua waterpark itu. Tapi saya yakin, besar yang di SOLORAYA. Pokoknya Solo paling top. Biar seneng dia, ha ha ha


Ah biasa aja,
Gw Solo forumers, but tinggal di Semarang.
Gw bangga dengan kedua2nya, sama2 Jateng .....is good :okay:



(Semarang-Solo bersatu, akan jadi kekuatan yg besar).

.

Cah_Bagus97
August 2nd, 2008, 10:12 AM
^^ Saya belum pernah datang ke kedua waterpark itu. Tapi saya yakin, besar yang di SOLORAYA. Pokoknya Solo paling top. Biar seneng dia, ha ha ha

kalo belum pernah membnadingkan sesuatu yang realistik yah jangan subjektif lah
jangan marah/takut kalo SOLO lebih unggul

SEmarang-SOLO kan satu kandung
siapa tahu 10 th ato 25 tahun ke depan jateng bakal muncul kota raksasa SELO megalopolis
(SEMARANG SOLO MEGALOPOLIS)

rilham2new
August 2nd, 2008, 10:40 AM
^^ Saya belum pernah datang ke kedua waterpark itu. Tapi saya yakin, besar yang di SOLORAYA. Pokoknya Solo paling top. Biar seneng dia, ha ha ha

Sstt,, jangan manas2in situasi mas..

THey're currently being a good person by leaving the attitude , "Solo vs around the world" ... Harusnya didukung donk :cheers: ... (just compare it with their posts few months ago .. they've changed quite much (actually) :cheers: )

They're now supporting Jogja and Semarang too :) ..

aprillio
August 2nd, 2008, 11:31 AM
ojo podo padu yoo...solo-semarang ,masih satu ibu-jateng.dan dua2nya saling membutuhkan,ok.kui sing padu masalah kolam renang jangan2 pada ga bisa renang..sithik2 mutung,wis sarungan wae ben koyo lutung kesarung..

titus15
August 2nd, 2008, 12:08 PM
Ya seharusnya Semarang Solo apalagi tambah Jogja bisa jadi sinergi besar. Kita tahu Jakarta sebagai pusat segalanya terasa begitu sumpek. Siapa tahu konsep kota ter link seperti Semarang Solo Jogja, yang saling melengkapi justru bisa membuat kota-kota tersebut memiliki tingkat kenyamanan yang tinggi dan tersinergi bagi warganya...

Jogja Solo Semarang memang nggak sebesar Jakarta Bandung maupun Surabaya. Tapi hanya Joglo semar yang cukup bisa bersinergi, dan berkembang secara cukup seimbang. Semoga bisa melengkapi satu sama lain sesuai keunggulan masing-masing...

titus15
August 2nd, 2008, 12:12 PM
SEmarang-SOLO kan satu kandung
siapa tahu 10 th ato 25 tahun ke depan jateng bakal muncul kota raksasa SELO megalopolis
(SEMARANG SOLO MEGALOPOLIS)

Demak Bapaknya...
Semarang kakak tua nyaa... (Semarang kan pelabuhannya Demak)
Solo sama Jogja adik kembarnya... (Mataram Islam berdiri di akhir masa Kerajaan Demak)

Terserah mau bilang Metropolis, megapolis, bagi saya Semarang tetap Katropolis, dengan segala kelebihan dan kekurangannya hehehe...

main ke www.semarangkatropolitan.multiply.com....

gantengscool
August 2nd, 2008, 12:43 PM
Sstt,, jangan manas2in situasi mas..

THey're currently being a good person by leaving the attitude , "Solo vs around the world" ... Harusnya didukung donk :cheers: ... (just compare it with their posts few months ago .. they've changed quite much (actually) :cheers: )

They're now supporting Jogja and Semarang too :) ..

Tukang pecah belah, ngga usah didengerin.



________________________________________________________________________________


Karena Awarness Solo sekarang jauh lebih kuat dibanding beberapa bulan yg lalu, jd rasanya sekarang ngga ada alasan (kecuali iri) untuk melecehkan Solo lagi.

Semarang di jalur metropolis. (penduduk di atas 1 juta).
Solo di jalur kota besar. (penduduk 500 ribu-1 juta).
Jadi punya klas masing2.

Semarang adalah milik seluruh masyarakat Jateng, Semarang kebanggaan Jateng . Sebagai ibu kota propinsi besar, Semarang diharapkan tetep harus bersaingnya dg kota2 besar Indonesia lain : Surabaya, Bandung, Medan.

Kalo Sekarang Solo berlari kencang 100 km/jam, Semarang yg masih Slow diharapkan akan berlari dengan kecepatan 200 km/jam alias lebih kencang.
But don't worry, dari jumlah penduduk tetep Semarang adalah kota terbesar kelima di Indonesia. (Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang).

Jika tol Semarang-Solo sudah jadi, wow ...Semarang-Solo akan TOP.

(Jogja masih ketinggalan dalam hal proyek, jd maaf maaf saja belum bisa disupport).

gantengscool
August 2nd, 2008, 01:23 PM
:cheers:

Ampelio
August 2nd, 2008, 04:37 PM
28 Juli 2008 - Paragon City dan Holiday Inn Hotel

Sudah ada crane ...
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/9ac01fe5.jpg

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/13caf7d1.jpg

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/17e455a6.jpg

^^Paragon City :okay: ...tapi sayang banget projek ini cuma max 12-13 lantai, apalagi kalau dilihat nilai ekonomis pemanfaatan lahan seluas dan lokasi sebagus itu.:ohno:

soal KKOP lagi? I don't think so... itu jadi ganjalan utk tidak membangun lebih tinggi lagi, lihat aja Menara Masjid Agung Jateng (kelihatan di foto ke 3 Bozhart), tingginya kalau gak salah sampai hampir 100 meter-an (setara bangunan 30 lantai):)

titus15
August 2nd, 2008, 05:43 PM
Karena Awarness
Semarang di jalur metropolis. (penduduk di atas 1 juta).
Solo di jalur kota besar. (penduduk 500 ribu-1 juta).
Jadi punya klas masing2.


Saya rasa cuma karena luas solo yang cuma 40km2 atau Jogja yang cuma 36 km2 makanya penduduknya cuma 500rb an... beda sama Semarang yang 370km2.

Tapi kalo Solo Raya, Semarang sama Kedungsapur, jogja dengan Bantul Sleman dan Magelangnya mungkin jumlah penduduknya sama

Makanya sebetulnya ketiga kota ini punya posisi yang strategis dan seimbang di wilayah tengah pulau Jawa...

Cah_Bagus97
August 3rd, 2008, 10:48 AM
Saya rasa cuma karena luas solo yang cuma 40km2 atau Jogja yang cuma 36 km2 makanya penduduknya cuma 500rb an... beda sama Semarang yang 370km2.

Tapi kalo Solo Raya, sama Kedungsapur, jogja dengan Bantul Sleman dan Magelangnya mungkin jumlah penduduknya sama

Makanya sebetulnya ketiga kota ini punya posisi yang strategis dan seimbang di wilayah tengah pulau Jawa...


Jangan saling menjatuhkan apalgi saling iri antara JOgja SOLO SEmarang
pokoknya kalo ketiganya bersinergi tidak ego pasti akan memunculkan kekeuatan besar menyaingi Jabotabek.

Sebenarnya kenapa saya selalu katakan kepada semarang jangan sampai kalah ama solo, itu bukti saya cinta semarang biar tambah lari 200 km/ jam kata ganteng school

NpF
August 3rd, 2008, 12:39 PM
saya salut deh semarang gak ketinggalan amat ama SOLO

gitu dong, ayo semarang bangun,
wah hebat yah papan luncur dari bukit.fantastik

sy cukup menghargai kecintaan mas bagus akan kota solo tercintanya dengan segala intepretasi yang beliau punya, tapi menurut hemat saya agar lebih wajar saja mencintai kota tercinta masing2 kok, i do believe temen2 forumer semua, love their hometown cities tapi mungkin expresinya tidak meledak2 dan penuh haru biru sehingga tanpa sadar membuat setiap kita merasa bahwa kota kita harus lebih unggul dari kota itu, kota kita harus jadi nomer 1 dari kota itu, semua yang kota itu punya, kota kita juga harus punya, semua yang dibangun di kota itu, di kota kita juga, terus apa artinya saling melengkapi kalau selalu digembar gemborkan city vs city ???

Regards
Critics and sugestions are welcome

Cah_Bagus97
August 3rd, 2008, 02:41 PM
SEpakat mas......

gantengscool
August 3rd, 2008, 05:24 PM
sy cukup menghargai kecintaan mas bagus akan kota solo tercintanya dengan segala intepretasi yang beliau punya, tapi menurut hemat saya agar lebih wajar saja mencintai kota tercinta masing2 kok, i do believe temen2 forumer semua, love their hometown cities tapi mungkin expresinya tidak meledak2 dan penuh haru biru sehingga tanpa sadar membuat setiap kita merasa bahwa kota kita harus lebih unggul dari kota itu, kota kita harus jadi nomer 1 dari kota itu, semua yang kota itu punya, kota kita juga harus punya, semua yang dibangun di kota itu, di kota kita juga, terus apa artinya saling melengkapi kalau selalu digembar gemborkan city vs city ???

Regards
Critics and sugestions are welcome

Pertanyaan Cah_bagus saya kira wajar dan ngga salah, namanya juga pengen tahu mas.
Btw saya lihat banyak forumer Solo yg sering masuk di Thread Semarang (Worldsuperstar, Ampelio, Cah_bagus, Aprilio, dll), adalah hal yg positif bahwa banyak Wong Solo yg pengen tahu tentang perkembangan Semarang ( istilahnya adik yg pengen tahu banyak tentang kakak).

Gantian ditunggu Wong Semarangnya di thread Solo :lol::lol::lol:

Jangan saling menjatuhkan apalgi saling iri antara JOgja SOLO SEmarang
pokoknya kalo ketiganya bersinergi tidak ego pasti akan memunculkan kekeuatan besar menyaingi Jabotabek.

Sebenarnya kenapa saya selalu katakan kepada semarang jangan sampai kalah ama solo, itu bukti saya cinta semarang biar tambah lari 200 km/ jam kata ganteng school

:okay:
Go Go Semarang :lol:

^^Paragon City :okay: ...tapi sayang banget projek ini cuma max 12-13 lantai, apalagi kalau dilihat nilai ekonomis pemanfaatan lahan seluas dan lokasi sebagus itu.:ohno:

soal KKOP lagi? I don't think so... itu jadi ganjalan utk tidak membangun lebih tinggi lagi, lihat aja Menara Masjid Agung Jateng (kelihatan di foto ke 3 Bozhart), tingginya kalau gak salah sampai hampir 100 meter-an (setara bangunan 30 lantai):)


Sy juga gregetan nih sama Semarang, bener2 nunggu proyek yg yach...minimal berketinggian 20 lantai . Sebenarnya Paragon City nih "The right Place" untuk ini, tempatnya strategis banget dan tanahnya lumayan luas. Kenapa ya pengembang Semarang ngga begitu Pede untuk membangun HRB.

Btw saya ada info yg lumayan valid bahwa Sun Motor grup (Imelda Sundoro) (pemilik Solo Paragon dan Apartemen SCP) telah membeli tanah perbukitan yg lumayan luas di sepanjang sisi kiri Jalan Gombel (dari arah Solo) -tanah lelangan Bank Mandiri-. Rencananya mau dibikin hotel resort dan apartemen berlantai banyak. Ada yg punya info lebih ngga ??

titus15
August 3rd, 2008, 06:45 PM
Sy juga gregetan nih sama Semarang, bener2 nunggu proyek yg yach...minimal berketinggian 20 lantai . Sebenarnya Paragon City nih "The right Place" untuk ini, tempatnya strategis banget dan tanahnya lumayan luas. Kenapa ya pengembang Semarang ngga begitu Pede untuk membangun HRB.

Btw saya ada info yg lumayan valid bahwa Sun Motor grup (Imelda Sundoro) (pemilik Solo Paragon dan Apartemen SCP) telah membeli tanah perbukitan yg lumayan luas di sepanjang sisi kiri Jalan Gombel (dari arah Solo). Rencananya mau dibikin hotel resort dan apartemen berlantai banyak. Ada yg punya info lebih ngga ??

Saya kok kurang sepakat proyek besar selalu identik dengan jumlah lantai gedung. Saya lebih gregetan karena belum semua akses di kota semarang tersentuh pembangunan, dan proyek besar harus diarahkan kesana. Mungkin proyek itu seperti pembangunan aneka sarana prasarana jalan raya, pasar hingga rumahsakit sampai di plosok kecamatan Mijen, Gunungpati, Ngalian, Tembalang, Genuk dan lain-lain.

Itu PR utama di Semarang. Kalo dibandingkan Solo dan Jogja yang memang secara luas administratif kotanya sudah penuh (alias kotanya sudah jadi) mungkin pemkot bisa konsentrasi menata pembangunan project-project baru.

Tapi tugas pemkot Semarang lebih daripada Pemkot Solo atau Jogja. Pemkot Semarang itu ibaratnya seperti membawahi Solo dengan karanganyar dan Sukoharjonya seorang diri ---kalo di solo (demikian juga Jogja dengan Bantul dan Slemannya) dibawahi satu walikota dan 2 bupati--- Itupun infrstrukturnya di kecamatan-kecamatan tersebut masih sangat tertinggal.

Sekarang ini pengembangan kawasan pinggiran yang sedang lebih ditonjolkan (jaringan jalan dan infrastruktur di kecamatan-kecamatan pinggiran saat ini sudah lebih baik). Ibarat manusia, Semarang sekarang lagi tarik nafas, nanti saat semua wilayah terintegrasi, nampaknya ia akan kembali berlari kencang.

Tentang kawasan Gombel itu, sepertinya kawasan ex Sky Garden hotel. Kayaknya sekarang kondisinya sudah agak bersih daripada beberapa tahun silam. Tapi ya itu... disitu banyak Jin nya kata orang ... hehehe... rumahnya wewe gombel...

Semarang kan markasnya para hantu dengan Lawang Sewu sebagai istananya... hihihi...

worldsuperstar
August 4th, 2008, 02:59 AM
Tentang kawasan Gombel itu, sepertinya kawasan ex Sky Garden hotel. Kayaknya sekarang kondisinya sudah agak bersih daripada beberapa tahun silam. Tapi ya itu... disitu banyak Jin nya kata orang ... hehehe... rumahnya wewe gombel...

Semarang kan markasnya para hantu dengan Lawang Sewu sebagai istananya... hihihi...

waah. . . . semarang sebenrnya punya potensi wisata mistik neeh. . . . (kerja sama aja ama mreka). . . ngimpi mode=ON :|

titus15
August 4th, 2008, 03:19 AM
waah. . . . semarang sebenrnya punya potensi wisata mistik neeh. . . . (kerja sama aja ama mreka). . . ngimpi mode=ON :|

Mereka itu maksudnya para hantu itu?

Hehehe... bentuk kerjasamanya misalnya dikirimi kembang sama menyan tiap malem jumat pas tanggal wetonnya ya mas...

aprillio
August 4th, 2008, 03:57 AM
wah kalo jadi dibuat resort/hotel di kawasan gombel itu pasti jadi hotel/resort with the best view in the city ya..btw ada yang tau kabar kawasan TBRS ga?katanya dulu sempat mau diruislag segala mau dijadiin hotel dan rumah sakit kalo ga salah,kayaknya skrg nasibnya merana ya?

Ampelio
August 4th, 2008, 04:45 AM
Saya kok kurang sepakat proyek besar selalu identik dengan jumlah lantai gedung. Saya lebih gregetan karena belum semua akses di kota semarang tersentuh pembangunan, dan proyek besar harus diarahkan kesana. Mungkin proyek itu seperti pembangunan aneka sarana prasarana jalan raya, pasar hingga rumahsakit sampai di plosok kecamatan Mijen, Gunungpati, Ngalian, Tembalang, Genuk dan lain-lain.

^^yah.. betul juga, kadang2 kalau lewat di daerah2 tsb jadi mikir, ini masih teritori Kota Semarang atau nggak... tapi suasana bbrp kawasan tsb terus terang kok masih "ndeso":)

titus15
August 4th, 2008, 05:58 AM
^^yah.. betul juga, kadang2 kalau lewat di daerah2 tsb jadi mikir, ini masih teritori Kota Semarang atau nggak... tapi suasana bbrp kawasan tsb terus terang kok masih "ndeso":)

Makanya... mungkin cuma Walikota Semarang satu-satunya di walikota di Jawa yang selain harus pusing ngurusi masalah perkotaan, masih harus pusing juga ngurusi masalah perdesaan seperti irigasi persawahan, perkebunan, kehutanan hingga jalan-jalan perdesaan.

Maklum luas Semarang itu setengahnya jakarta (padahal jakarta dibagi 5 wilayah kota), 2 kali luas admionistratif Bandung dan Surabaya, dengan populasi hanya setengah populasi Bandung dan Surabaya. Maklum juga kalo banyak kawasannya yang masih terkesan ndeso, walaupun boleh bangga juga, Semarang itu satu-satunya kota yang masih punya kawasan sawah, hutan dan perkebunan.

Tentang TBRS, kan sekarang lahannya udah disewa Wonderia Theme Park. Jadinyapengembangan kawasannya tertundaa. Malah kawasan keseniannya makin terpojok dan tertutup tembok tinggi. YAng lagi di progress sama pemkot sekaang malah lapangan Tri Lomba Juang yang akan ditingkatkan untuk hotel atlet dan Office tower.

bozhart
August 4th, 2008, 06:16 PM
Ya gw berharap Jateng segera punya 3 kota maju dan dibangun jalan tol menghubungkan ke 3 kota tsb supaya gw bisa jalan2 antar 3 kota tsb seolah2 dalam 1 kota megapolis. Ayo maju bersama Semarang, Solo dan Yogya :cheers:

===========================
Btw saya ada info yg lumayan valid bahwa Sun Motor grup (Imelda Sundoro) (pemilik Solo Paragon dan Apartemen SCP) telah membeli tanah perbukitan yg lumayan luas di sepanjang sisi kiri Jalan Gombel (dari arah Solo) -tanah lelangan Bank Mandiri-. Rencananya mau dibikin hotel resort dan apartemen berlantai banyak. Ada yg punya info lebih ngga ??
Baru dengar ini, thanks infonya. Tanah di situ (ex hotel Sky Garden) merupakan salah satu tempat tertinggi di Semarang (sekitar 200 m dari permukaan laut), mudah2an nggak kena KKOP sebab dekat situ juga ada kumpulan tower komunikasi yg tinggi2.

===========================
^^yah.. betul juga, kadang2 kalau lewat di daerah2 tsb jadi mikir, ini masih teritori Kota Semarang atau nggak... tapi suasana bbrp kawasan tsb terus terang kok masih "ndeso":)
Hehe, ya itu sebab wilayah Semarang terlalu luas maka daerah di tepi belum terlalu padat / masih sedikit penduduk maka suasananya masih ndeso :)

===========================
Tentang TBRS, kan sekarang lahannya udah disewa Wonderia Theme Park.
Wonderia itu gw pernah post foto2nya di sini:
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=11766632

bozhart
August 4th, 2008, 06:19 PM
Proyek Giant hypermarket
Sayang pakai bangunan sederhana :ohno:
Lahannya 6 ha yg dibangun hanya separonya saja (lihat foto no.4 lahannya belum dipakai)

Link: Wikimapia (http://www.wikimapia.org/#lat=-7.0191093&lon=110.4960626&z=18&l=0&m=a&v=2)

1
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/1c6e1bd3.jpg

2
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/f5aa8abb.jpg

3
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/faa9f75b.jpg

4. Separo lahannya belum dipakai
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/3251ad32.jpg

titus15
August 5th, 2008, 04:12 AM
Proyek Giant hypermarket
Sayang pakai bangunan sederhana :ohno:
Lahannya 6 ha yg dibangun hanya separonya saja (lihat foto no.4 lahannya belum dipakai)

Link: Wikimapia (http://www.wikimapia.org/#lat=-7.0191093&lon=110.4960626&z=18&l=0&m=a&v=2)


Lahannya memang sampai 3 kali luas lapangan simpang 5...

worldsuperstar
August 5th, 2008, 01:03 PM
^^
sayang yah. . lahan seluas itu . . . . .

kejadiannya sama persis dengan Assalam Hypermarket di Solo. . . .hanya hypermarket biasa dengan lahan LUAR BIASA. . .:ohno::ohno::ohno::ohno::ohno:

ato ada rencana maw dibangun lagi ke depannya?

Cah SMG
August 5th, 2008, 04:41 PM
kalo belum pernah membnadingkan sesuatu yang realistik yah jangan subjektif lah
jangan marah/takut kalo SOLO lebih unggul

SEmarang-SOLO kan satu kandung
siapa tahu 10 th ato 25 tahun ke depan jateng bakal muncul kota raksasa SELO megalopolis
(SEMARANG SOLO MEGALOPOLIS)

Takuuuuut.......... ama Solo yang jadi MEGALOMANIAC.... :lol::lol:

David-80
August 6th, 2008, 08:24 AM
Semarang BRT soon becoming a reality.

source:Suara Merdeka 6/8/3008

SEMARANG & SEKITARNYA

06 Agustus 2008
Desember, 20 Bus Datang

BALAI KOTA- Pemkot Semarang mempercepat realisasi bus rapid transit atau BRT dalam jangka waktu satu semester ini. Karena itu, menurut rencana, Desember mendatang 20 unit bus stimulan dari Dephub sudah datang.

Sementara sarana pendukung, seperti halte, rambu, trotoar, marka hingga furnitur akan digarap terlebih dulu dengan mengandalkan dana APBD perubahan.
Wali Kota Sukawi Sutarip mengatakan, Pemkot melobi dengan mendatangi Departemen Perhubungan sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman beberapa waktu lalu.

’’Diharapkan rencana-rencana BRT yang telah dibuat bisa segera terlaksana. Kota lain yang telah menerapkan terlihat menguntungkan masyarakat,’’ katanya, Selasa (5/8).

Untuk semester ini, Pemkot mengejar penyediaan sarana pendukung. Pelaksana teknis akan ditangani Dinas Perhubungan. Selain itu, semua stakeholder akan disosialisasi, termasuk pengusaha serta sopir angkot.

’’Ke depan, pengembangannya dilakukan melalui konsorsium yang menggandeng kerja sama dengan pengusaha serta sopir angkot yang sudah ada,’’ tambahnya.

Bertahap

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan III Bappeda Kota, M Farchan mengatakan, pengembangan BRT nanti ditopang dana APBN sebesar Rp 2,5 miliar, APBD Provinsi Rp 1,5 miliar, dan APBD Kota Rp 2 miliar.

Dana APBN dan APBD Pemprov untuk pembuatan halte. Sedangkan dana dari APBD Pemkot untuk pembuatan sarana pendukung. Meski demikian, berdasar perhitungan detail engineering design (DED), pengembangan BRT tahap awal membutuhkan dana Rp 7 miliar.

’’Bila memperhatikan ketersediaan dana yang dialokasikan memang masih kurang. Karenanya BRT dikembangkan secara bertahap,’’ terangnya.

Dikatakan, kebutuhan dana itu belum mencakup penggunaan untuk bea balik nama bus sebesar Rp 600 juta, yang juga ditanggung Pemkot. Ia menjelaskan untuk bus, nantinya didatangkan yang berukuran besar sebanyak 20 unit. Bus tersebut merupakan bantuan stimulan dari Dephub.

Untuk tahap pertama BRT dibuat satu koridor, Mangkang-Penggaron PP. Di rute itu terdapat 48 halte yang akan dibangun.

Untuk penentuan lokasi halte, hal yang menajdi pertimbangan adalah potensi penumpang yang akan menggunakan bus, misalnya sekolah, rumah sakit, pasar, dan perkantoran. Keberadaan halte ini diupayakan untuk tidak menutup akses jalan.

Pengelolaan BRT koridor pertama dipegang sebuah unit pelaksana daerah (UPD). Selanjutnya dikembangkan bersama dengan konsorsium. ’’Diperkirakan bus datang pada Desember 2008-Januari 2009. Selanjutnya bsia segera dioperasionalkan,’’ katanya. (H22,H9-18)

bozhart
August 6th, 2008, 10:43 AM
^^ Berita bagus, thanks David.

=================================

File PDF ini berisi gambar denah terminal baru Ahmad Yani.

http://www.semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/6.%20overview_rev.pdf

Gambarnya vector-based (bukan bitmap-based), bisa dizoom sampai detil2 kecil, kayaknya pakai CorelDraw. Bagaimana cara mengeluarkan (extract) gambar vector-based itu dari file PDF?

titus15
August 6th, 2008, 12:04 PM
http://img220.imageshack.us/img220/3896/ikippgrisemarangbm0.jpg
ikip PGRI Semarang... di jalan Sidodadi, drket dr Cipto

gantengscool
August 6th, 2008, 03:46 PM
GW salut,
Kampus2 swasta di Semarang Gedungnya tinggi2 (7 sampai 10/11 lantai),
Stikubank, Dian Nuswantoro, Unisbank, Univ. Muhammadiyah Semarang, dan terakhir IKIP PGRI ini.

Ini yg ngga dipunyai kampus2 swasta di Jogja dan Solo :cheers: .

BTW klo boleh tahu kampus yg paling tinggi mana ya ??



.

titus15
August 6th, 2008, 05:05 PM
GW salut,
Kampus2 swasta di Semarang Gedungnya tinggi2 (7 sampai 10/11 lantai),
Stikubank, Dian Nuswantoro, Unisbank, Univ. Muhammadiyah Semarang, dan terakhir IKIP PGRI ini.

Ini yg ngga dipunyai kampus2 swasta di Jogja dan Solo :cheers: .

BTW klo boleh tahu kampus yg paling tinggi mana ya ??



.

Paling tinggi Univ stikubank selain 12 lantai, letaknya diatas bukit... hehe...
Menyusul berikutnya Unaki jl Pemuda (12 lantai) dan Unisbank jl Pandanaran (10 lantai).

aprillio
August 8th, 2008, 08:25 AM
om bozart punya berita tentang ato foto2 tentang proyek tanah mas kondominium & supermall? udah ada progressnya lom? bgmn jg kbr ttg proyek2 lain misal java mall hotel, mataram mall,dll? btw mataram mall lokasinya di daerah mana?aku kok penasaran..thanks before

bozhart
August 9th, 2008, 11:29 AM
^^ Saya juga belum tahu di mana lokasi Java Mall Hotel (PT Talenta Perkasa) dan Mataram Mall (PT Gumaya Graha Mulia). Info itu dari BCI Asia.

Tanah Mas Condominium itu belum ada tanda2 dibangun. Juga belum ada berita terbaru. Hanya bisa temukan berita dari bulan Juni thn 2007 ini. Juga ada gambar rendering dari titus15.

Link: Lokasi di Wikimapia (http://www.wikimapia.org/#lat=-6.9555126&lon=110.4005063&z=18&l=0&m=a&v=2)


1.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/10b627cd.jpg

2.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/482a4a0a.jpg
Tanah Mas Apartment n Comercial Facilities
diambil dari http://semarangpesonaasia.com/SEM'BIZ%202008/6.%20property/1.%20tanah%20mas%20apartment_ok.pdf

http://img186.imageshack.us/img186/9471/tanahmasprojectnf1.jpg

laba-laba
August 9th, 2008, 11:36 AM
;p~~~

ntuh buat pagar gak niat banget yahhh...

trus apa pengembang nantinya bisa merubah masyarakat jadi lebih royak gak ya ?

Nenek Genit
August 9th, 2008, 12:44 PM
Jangan saling menjatuhkan apalgi saling iri antara JOgja SOLO SEmarang
pokoknya kalo ketiganya bersinergi tidak ego pasti akan memunculkan kekeuatan besar menyaingi Jabotabek.

Sebenarnya kenapa saya selalu katakan kepada semarang jangan sampai kalah ama solo, itu bukti saya cinta semarang biar tambah lari 200 km/ jam kata ganteng school

yuk Solo ma Semarang Bersatu aja....lha wong geng gwe di Jakarta isinya orang Solo ma Semarang tok....Jawa Tengah bersatu aja deh soalnya perolehan emas di Sea Games mosok kalah ama Jawa Barat yang notabene udah dipisah ama Banten...
Jawa Tengah dalam banyak hal ketinggalan jauh dari daerah lain....

Hidup Jawa Tengah!!!!
Hidup SOLO SEMARANG!!!!!!!

Cah_Bagus97
August 9th, 2008, 02:16 PM
yuk Solo ma Semarang Bersatu aja....lha wong geng gwe di Jakarta isinya orang Solo ma Semarang tok....Jawa Tengah bersatu aja deh soalnya perolehan emas di Sea Games mosok kalah ama Jawa Barat yang notabene udah dipisah ama Banten...
Jawa Tengah dalam banyak hal ketinggalan jauh dari daerah lain....

Hidup Jawa Tengah!!!!
Hidup SOLO SEMARANG!!!!!!!

iyah nek
saya juga sedih klao jateng bercerai berai
pokoknya harus bersatu/bersinergi seluruh elemen Jateng
masak ama kaltim aja kita kalah , baru kali ini jateng terpeleset ke rangking 5
coba seandainya Jateng yang tuan rumah?

titus15
August 9th, 2008, 06:50 PM
coba seandainya Jateng yang tuan rumah?

Hehe... katanya seagames 2011 dijanjiin di Jateng-jabar... eh sea gamesnya maju 2009, mana lagi-lagi dilamar kaltim lagi...

titus15
August 9th, 2008, 06:55 PM
dari wawasan hari ini...
Alih fungsi Tri Lomba Juang
Sabtu, 09 Agustus 2008

Alih fungsi Tri Lomba Juang
Investor segera ajukan konsep

MUGASSARI - Rencana pengembangan (alih fungsi) Gedung Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang disambut baik calon investor. Bahkan, kini salah satu investor yang mengaku tertarik atas proyek tersebut, sudah menyusun perencanaan pengembangan untuk diajukan ke DPRD Kota Semarang, pada September nanti.

Salah satu investor yang berminat yaitu PT Rabas Mitra Sejati. Menurut direkturnya, Ronny Abdullah, perencanaan pengembangan yang sedang disusun yaitu berupa penataan-penataan yang terkait dengan fasilitas olahraga. Dan yang paling pokok, adalah rencana pendirian hotel berbintang dan mengalihkan lapangan sepakbola ke tempat lain dalam bentuk tukar guling.

"Di samping hotel berbintang, kami juga merencanakan pembangunan sarana olahraga in door meliputi futsal, bulutangkis, bola volli dan lain-lainnya, dalam sebuah gedung bertingkat.

Namun, yang kami pikirkan saat ini adalah mencari lahan di tempat lain yang akan digunakan untuk lapangan sepakbola, " terang Ronny saat ditemui Wawasan di sela-sela peluncuran SPBU Pandanaran, kemarin.

Selain pembangunan hotel yang dilengkapi dengan sarana prasarana olahraga, tambah dia, perencanaan pengembangan juga akan menyentuh pada pembangunan ruang pertemuan besar atau hall, dengan fasilitas jogging track yang mengelilinginya.

Sehingga, dengan lengkapnya fasilitas tersebut, diharapkan kompleks Tri Lomba Juang tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi benar-benar menjadi ruang publik dengan segala macam kegiatan. Dokumen-dokumen perencanaan ini, tegas Ronny, akan diajukan ke DPRD Kota Semarang, September tahun ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemberdayaan BUMD dan Aset Daerah (BKPM PB-AD) Kota. Bersama instansi itu, kami akan menghadap DPRD untuk mempresentasikan perencanaan tersebut. Semoga saja, dewan menyetujuinya," tutur Ronny.

Pertanggungjawaban
Saat ditemui di tempat yang sama, Kepala BKPM PB-AD Kota Semarang, Dra Harini Krisniati MM mengakui, pihaknya memang sudah meminta sejumlah calon investor untuk segera menyusun laporan, terkait dengan proyek pengembangan beberapa aset Pemkot yang akan dikerjasamakan.

"Salah satunya adalah pengembangan Tri Lomba Juang yang total nilai investasinya mencapai Rp 700 miliar. Laporan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban para calon investor yang dipresentasikan ke DPRD," terang Harini.

Selain calon investor Tri Lomba Juang, investor revitalisasi kawasan Johar, Pasar Ngaliyan, Rasamala Banyumanik, Pengeringan ikan di Mangunharjo, dan investor pengelolaan sampah gas metan di TPA Jatibarang, juga dimintanya menyusun laporan. September, mereka akan diundang untuk menghadap DPRD dalam rangka pertanggungjawaban rencana mereka.

Langkah tersebut, tandas Harini, sesuai dengan PP 50 tentang Kerja sama daerah dengan pihak ketiga, yang mengharuskan semua kegiatan kerja sama sesuai dengan persetujuan DPRD. abe-Yn
---

Kalo saya nggak setuju konsep tukar guling...
Takut kejadian GOR jateng yang ditukar guling dari simpang lima ke Jatidiri. Eh malah nggak terawat juga disananya, mana terlalu jauh nggak terakses publik (kecuali pas PSIS main).
Lagipula Ruang Terbuka Hijau di pusat kota harus dipertahankan, atau bira perlu ditambah...
Sebaiknya pembangunan hanya di lakukan di ruang non lapangan olah raga saja yang luasnyapun cukup luas (sekitar 1,5 ha)... sedangkan lapangan olah raga harus tetap dipertahankan dan harus dapat terakses publik.

Ampelio
August 10th, 2008, 06:25 AM
^^ Saya juga belum tahu di mana lokasi Java Mall Hotel (PT Talenta Perkasa) dan Mataram Mall (PT Gumaya Graha Mulia). Info itu dari BCI Asia.

Tanah Mas Condominium itu belum ada tanda2 dibangun. Juga belum ada berita terbaru. Hanya bisa temukan berita dari bulan Juni thn 2007 ini. Juga ada gambar rendering dari titus15.
[/URL]

^^duh TMG... lagi2 bangunan 12-13 lantai untuk Semarang:ohno:

bozhart
August 10th, 2008, 01:05 PM
^^ Ya sayang, selalu angka 12 :bash:
Di artikel TMG di atas tertulis 13 lantai dan juga 18 lantai, entah betul mana.
Btw, pengusaha Semarang Po Soen Kok yg juga pemilik Paragon City Semarang malah membangun gedung 30 lantai di tempat sangat strategis di Jakarta yaitu lingkaran Mega Kuningan sebelah Ritz Carlton (klik di sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=23600612)) :nuts: Seharusnya Paragon City yg dibangun 30 lantai :bash:

http://img394.imageshack.us/img394/585/tmgqr0.gif

Trip2Java
August 10th, 2008, 02:53 PM
^^ padahal menurut pendapatku ya, harusnya semarang bisa lebih maju yang salah satunya ditandai banyak memiliki highrise di bandingkan bandung, semarang didukung dengan memiliki pelabuhan, jalan raya yang lebih lebar dan usia kotanya sendiri jauh lebih tua dari bandung ( kurang lebih selisih 400 tahunan dengan bandung lebih tua semarang )
apalagi bila dibanding solo yang akan memiliki gedung lebih dari 20 lantai yang notabene hanya kota kedua di propinsi jateng ini, apa pemkot semarang gak kepingin gitu kotanya terlihat sedikit modern dengan pencakar langit yang teratur dan tersusun rapi ? semarang kan jadi landmark jawa tengah juga secara tidak langsung.

NpF
August 11th, 2008, 08:55 AM
Hi All

Saya tadi barusan lewat jl wahid hasyim, di bekas wisma PHI, tempat hotel sahid semarang dibangun, td terlihat pembangunan konstruksi dilanjutkan, bekas ruko2 didepan dihancurkan dan dibangun bangunan baru, lalu cat juga diganti dari warna semula, yg jadi pertanyaan, apa rencananya masih buat sahid atau ganti manajemen? karena ini dah lama bgt, sejak tahun 2004, on hold ampe skrg, any info dr temen2 ? thx

titus15
August 11th, 2008, 06:10 PM
Hi All

Saya tadi barusan lewat jl wahid hasyim, di bekas wisma PHI, tempat hotel sahid semarang dibangun, td terlihat pembangunan konstruksi dilanjutkan, bekas ruko2 didepan dihancurkan dan dibangun bangunan baru, lalu cat juga diganti dari warna semula, yg jadi pertanyaan, apa rencananya masih buat sahid atau ganti manajemen? karena ini dah lama bgt, sejak tahun 2004, on hold ampe skrg, any info dr temen2 ? thx

dari suara merdeka bulan juni...

30/06/2008 20:11 wib - Daerah Aktual
Hotel Syariah Siap Jaring Pasar

Semarang, CyberNews. Satu lagi hotel baru siap merambah pasar jasa penginapan Kota Semarang. Hotel PHI Semesta Heritage dengan desain bangunan mediterania ini tampil dengan konsep berbeda dari yang sudah ada, yakni hotel syariah.

H Suwanto, Komisaris PT Semesta Karya Mandiri, investor hotel tersebut mengatakan, kehadiran hotel itu siap bersaing dengan puluhan hotel yang sudah ada. Meski terbilang pemain baru di bisnis jasa penginapan, bos perusahaan penerbitan PT Aneka Ilmu itu optimistis hotelnya mampu mengambil ceruk pasar yang tersedia luas.

''Tingkat hunian hotel-hotel di Semarang terbilang bagus, sekitar 70%. Karena itu kami tidak gentar bersaing dengan hotel lain, apalagi konsep yang kami kembangkan berbeda,'' katanya Senin (30/6).

Hotel itu berupaya mempertahankan bangunan kuno bekas Wisma PHI Jl KH Wahid Hasyim yang usianya sekitar 90 tahun. Sebagian bangunan yang berada di sisi depan tersebut sudah rapuh karena dulu tidak menggunakan semen. Karena itu, penguatan dinding dilakukan.

Saat ini pengerjaan hotel yang sudah berlangsung selama tiga tahun tersebut terus dikebut. Proses pembangunannya baru sampai 70%. Selama proses pengerjaan, pembangunan proyek hotel ini sempat tertunda setahun akibat perubahan manajemen
kepemilikan. Maret lalu pengerjaan proyek dilanjutkan kembali.

Rencananya soft opening sudah bisa terlaksana September 2008. Itu pun pembangunan fisik gedung masih terus berlangsung, terutama di bagian belakang. Ia menargetkan pembangunan bisa 100% rampung pada Desember. ''Akhir tahun ini diharapkan sudah bisa dilakukan grand opening,'' tambahnya.

Hotel bintang tiga plus tersebut nantinya berjumlah kamar 142 unit. Untuk mengejar soft opening, pihaknya nanti baru bisa membuka layanan untuk 58 kamar. Ada 6 ruang pertemuan serta 1 ballroom yang ditawarkan. Ballroom itu mampu menampung 800 kursi atau 2000 orang untuk standing party. Selain itu dibuka pula fasilitas tempat refreshing tamu, poliklinik, hingga toko buku dan toko suvenir. Nilai investasi yang ditanam mencapai Rp 35 miliar.

Konsep syariah dibidik lantaran belum banyak hotel yang mengembangkan jenis ini. Padahal hotel syariah di Jakarta dan Bandung sudah bisa berkembang pesat.

Pengembangan konsep hotel syariah ini, misalnya memberi larangan terhadap tamu pria-wanita yang bukan muhrim dan tidak melayani penginapan short time. Meski menyandang kata syariah, hotel ini tidak membatasi kalangan tertentu.

''Motivasi saya terjun ke perhotelan ini karena naluri bisnis. Saya yakin perhotelan di Semarang berkembang baik,'' tandasnya.

(Moh Anhar /CN09)

titus15
August 11th, 2008, 06:22 PM
^^ padahal menurut pendapatku ya, harusnya semarang bisa lebih maju yang salah satunya ditandai banyak memiliki highrise di bandingkan bandung, semarang didukung dengan memiliki pelabuhan, jalan raya yang lebih lebar dan usia kotanya sendiri jauh lebih tua dari bandung ( kurang lebih selisih 400 tahunan dengan bandung lebih tua semarang )
apalagi bila dibanding solo yang akan memiliki gedung lebih dari 20 lantai yang notabene hanya kota kedua di propinsi jateng ini, apa pemkot semarang gak kepingin gitu kotanya terlihat sedikit modern dengan pencakar langit yang teratur dan tersusun rapi ? semarang kan jadi landmark jawa tengah juga secara tidak langsung.

wah kalo lebih majunya banyak highrise kurang setuju saya... banyak gedung tinggi untuk kota dengan bandara tengah kota pasti bencana aja. Udah bagus nggak rame-rame melanggar kkop seperti Medan atau bandung (untung bandara Bandung gak sepenuhnya bandara komersil).

Kalo landmark kan nggak perlu dengan membangun highrise juga. Nyatanya Singapore yang segitu maju cuma cukup diwakili dengan patung Merlion yang gak besar-besar amat juga... Tinggal gimana strategi brandingnya saja.

Tapi saya memang sepakat kalo semarang kurang maju dibanding kota lain. Antara lain semarang kurang tempat hiburan, baik yang kelas ajep-ajep buat yang berkantong tebal, maupun hiburan edukatif buat keluarga (teme park, water park, kebun binatang, museum dll). Juga kurang terolahnya area-area bisnis yang lebih produktif bagi pengusaha menengah, semacam ITC.

Kelebihannya... ya Semarang dibanding kota lainnya lebih memiliki wisata alam yang lebih lengkap dan masih banyak memiliki ruang hijau dipinggiran kotanya. Yang terakhir ini nggak didapati di kota-kota metropolitan lain di pulau Jawa...

Ampelio
August 12th, 2008, 07:39 AM
^^ padahal menurut pendapatku ya, harusnya semarang bisa lebih maju yang salah satunya ditandai banyak memiliki highrise di bandingkan bandung, semarang didukung dengan memiliki pelabuhan, jalan raya yang lebih lebar dan usia kotanya sendiri jauh lebih tua dari bandung ( kurang lebih selisih 400 tahunan dengan bandung lebih tua semarang )
apalagi bila dibanding solo yang akan memiliki gedung lebih dari 20 lantai yang notabene hanya kota kedua di propinsi jateng ini, apa pemkot semarang gak kepingin gitu kotanya terlihat sedikit modern dengan pencakar langit yang teratur dan tersusun rapi ? semarang kan jadi landmark jawa tengah juga secara tidak langsung.

^^setuju Trip2Java, kejarlah cita2mu setinggi-tingginya dan bangunlah highrise sebanyak-banyaknya :):cheers:

wah kalo lebih majunya banyak highrise kurang setuju saya... banyak gedung tinggi untuk kota dengan bandara tengah kota pasti bencana aja. Udah bagus nggak rame-rame melanggar kkop seperti Medan atau bandung (untung bandara Bandung gak sepenuhnya bandara komersil).

Kalo landmark kan nggak perlu dengan membangun highrise juga. Nyatanya Singapore yang segitu maju cuma cukup diwakili dengan patung Merlion yang gak besar-besar amat juga... Tinggal gimana strategi brandingnya saja.

^^setuju juga (dengan catatan) titus15, kemajuan suatu kota memang tidak identik dengan highrise, contohnya kurang maju apa sih kota2 di Eropa Utara i.e: Helsinki, Stockholm, Kopenhagen dan Oslo? ...kota2 tsb dihuni oleh warga kota dengan rata2 penghasilan tertinggi didunia :okay: .tapi kalau kita mencari bangunan setinggi 20 lantai keatas di kota2 tsb sangatlah jarang, atau bahkan tidak dijumpai.... dan tak satupun diantara kota2 itu yang berpredikat "Metropolis" :)

....hal ini lain utk kasus Semarang, kota ni terlanjur jadi metropolis... dan metropolitan mana di dunia ini yg bisa dibilang maju tanpa kumpulan pencakar langit/skyscrapers yang menjulang atau deretan highrise yang menawan???

Kelebihannya... ya Semarang dibanding kota lainnya lebih memiliki wisata alam yang lebih lengkap dan masih banyak memiliki ruang hijau dipinggiran kotanya. Yang terakhir ini nggak didapati di kota-kota metropolitan lain di pulau Jawa...

^^yang ini setuju 100%! :okay:

titus15
August 12th, 2008, 06:41 PM
....hal ini lain utk kasus Semarang, kota ni terlanjur jadi metropolis... dan metropolitan mana di dunia ini yg bisa dibilang maju tanpa kumpulan pencakar langit/skyscrapers yang menjulang atau deretan highrise yang menawan??



Ah nggak metropolis-metropolis amat. Kebetulan aja penduduknya diatas 1 juta jiwa, itu juga karena luasannya kebesaran hehe... 370km2.

Coba bandingkan kepadatan penduduk per km persegi, masih jauh lebih padat Solo atau Jogja kok...

Peterongan
August 13th, 2008, 11:18 AM
-EDITED-

NpF
August 13th, 2008, 11:51 AM
dari suara merdeka bulan juni...

30/06/2008 20:11 wib - Daerah Aktual
Hotel Syariah Siap Jaring Pasar

Semarang, CyberNews. Satu lagi hotel baru siap merambah pasar jasa penginapan Kota Semarang. Hotel PHI Semesta Heritage dengan desain bangunan mediterania ini tampil dengan konsep berbeda dari yang sudah ada, yakni hotel syariah.

H Suwanto, Komisaris PT Semesta Karya Mandiri, investor hotel tersebut mengatakan, kehadiran hotel itu siap bersaing dengan puluhan hotel yang sudah ada. Meski terbilang pemain baru di bisnis jasa penginapan, bos perusahaan penerbitan PT Aneka Ilmu itu optimistis hotelnya mampu mengambil ceruk pasar yang tersedia luas.

''Tingkat hunian hotel-hotel di Semarang terbilang bagus, sekitar 70%. Karena itu kami tidak gentar bersaing dengan hotel lain, apalagi konsep yang kami kembangkan berbeda,'' katanya Senin (30/6).

Hotel itu berupaya mempertahankan bangunan kuno bekas Wisma PHI Jl KH Wahid Hasyim yang usianya sekitar 90 tahun. Sebagian bangunan yang berada di sisi depan tersebut sudah rapuh karena dulu tidak menggunakan semen. Karena itu, penguatan dinding dilakukan.

Saat ini pengerjaan hotel yang sudah berlangsung selama tiga tahun tersebut terus dikebut. Proses pembangunannya baru sampai 70%. Selama proses pengerjaan, pembangunan proyek hotel ini sempat tertunda setahun akibat perubahan manajemen
kepemilikan. Maret lalu pengerjaan proyek dilanjutkan kembali.

Rencananya soft opening sudah bisa terlaksana September 2008. Itu pun pembangunan fisik gedung masih terus berlangsung, terutama di bagian belakang. Ia menargetkan pembangunan bisa 100% rampung pada Desember. ''Akhir tahun ini diharapkan sudah bisa dilakukan grand opening,'' tambahnya.

Hotel bintang tiga plus tersebut nantinya berjumlah kamar 142 unit. Untuk mengejar soft opening, pihaknya nanti baru bisa membuka layanan untuk 58 kamar. Ada 6 ruang pertemuan serta 1 ballroom yang ditawarkan. Ballroom itu mampu menampung 800 kursi atau 2000 orang untuk standing party. Selain itu dibuka pula fasilitas tempat refreshing tamu, poliklinik, hingga toko buku dan toko suvenir. Nilai investasi yang ditanam mencapai Rp 35 miliar.

Konsep syariah dibidik lantaran belum banyak hotel yang mengembangkan jenis ini. Padahal hotel syariah di Jakarta dan Bandung sudah bisa berkembang pesat.

Pengembangan konsep hotel syariah ini, misalnya memberi larangan terhadap tamu pria-wanita yang bukan muhrim dan tidak melayani penginapan short time. Meski menyandang kata syariah, hotel ini tidak membatasi kalangan tertentu.

''Motivasi saya terjun ke perhotelan ini karena naluri bisnis. Saya yakin perhotelan di Semarang berkembang baik,'' tandasnya.

(Moh Anhar /CN09)

Thanks u/ infonya mas titus, ternyata ga jadi pake manajemen sahid ya? ok then, tapi yang penting tetep ada progress, btw di hotel2 d smg, yg masuk international chain belum bnyk ya? setahu sy, ciputra (swiss belhotel), accor (ibis and novotel), dan ICH ( holiday inn to be ),,, dikit yah :)

bozhart
August 13th, 2008, 03:57 PM
Saya tadi barusan lewat jl wahid hasyim, di bekas wisma PHI, tempat hotel sahid semarang dibangun, td terlihat pembangunan konstruksi dilanjutkan, bekas ruko2 didepan dihancurkan dan dibangun bangunan baru, lalu cat juga diganti dari warna semula, yg jadi pertanyaan, apa rencananya masih buat sahid atau ganti manajemen? karena ini dah lama bgt, sejak tahun 2004, on hold ampe skrg, any info dr temen2 ? thx
Ini fotonya:

1)
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/63fe794c.jpg

2) Foto diambil pd bulan Feb 2008
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/e1cc2626.jpg

=============================

Maket Terminal bis Mangkang:

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/62133b83.jpg

bozhart
August 13th, 2008, 03:58 PM
Maket dari Dinas Tata Kota Semarang
tapi tahun anggarannya 2003 maka sebagian maketnya berbeda dgn hasil pembangunan sekarang.

1) Jl Pandanaran dari Simpang Lima sampai Tugu Muda
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/c72d2962.jpg

2) Highrise yg sudah jadi: Hotel Ciputra, Hotel Ibis, Hotel Horison, Wisma HSBC, Plasa Simpang Lima, Gedung Telkom, Hotel Graha Santika, Unisbank, Hotel Pandanaran. Yg lain belum dibangun terutama yg berwarna kuning itu, gw nggak tahu proyek apa itu.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/4ab617c8.jpg

3) Stadion Mugas (kanan) sudah berubah rencananya, sekarang sudah ditambah rencana hotel bertingkat (klik di sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=21773463))
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/99e566f6.jpg

4) Highrise yg sudah berdiri: Gedung Pandanaran, Gedung Danamon, Gedung Panin. Yg beratap merah adalah gedung bersejarah.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0b557036.jpg

titus15
August 13th, 2008, 04:15 PM
Maket dari Dinas Tata Kota Semarang
tapi tahun anggarannya 2003 maka sebagian maketnya berbeda dgn hasil pembangunan sekarang.

1) Jl Pandanaran dari Simpang Lima sampai Tugu Muda
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/c72d2962.jpg

2) Highrise yg sudah jadi: Hotel Ciputra, Hotel Ibis, Hotel Horison, Wisma HSBC, Plasa Simpang Lima, Gedung Telkom, Hotel Graha Santika, Hotel Pandanaran. Yg lain belum dibangun terutama yg berwarna kuning itu, gw nggak tahu proyek apa itu.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/4ab617c8.jpg

3) Stadion Mugas (kanan) sudah berubah rencananya, sekarang sudah ditambah rencana hotel bertingkat (klik di sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=21773463))
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/99e566f6.jpg

4) Highrise yg sudah berdiri: Gedung Pandanaran, Gedung Danamon, Gedung Panin. Yg beratap merah adalah gedung bersejarah.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0b557036.jpg

Wah keren juga kalau bisa jadi gitu yo mas...!!!:cheers:
Kayak jalan rasuna Said, cuma kalo di rasuna rata-rata 8-16 lantai, kalau pandanaran nampaknya hanya 6-12 lantai saja...

worldsuperstar
August 13th, 2008, 04:48 PM
^^^^ :eek2::eek2:absolutely nice :omg::omg:

highrise nya tampak kompak. . .

g paling suka bangunan yang skarang masih jadi E-Plaza . . .keren gitu bentuknya. . . . . . .kayak huruf E

Cah_Bagus97
August 13th, 2008, 06:03 PM
Kalo lihat maketnya saya berharap SEmarang segera bnagkit lagi

Nenek Genit
August 13th, 2008, 07:08 PM
^^^
tuh hirise keliatan dari Semarang atas gak ya?kalo keliatan bakal keren bgt tuh..

David-80
August 13th, 2008, 07:53 PM
wah ga asik...kalo dari maket itu ...rumah gua di simpanglima kegusur.....grrmmm...hehe..

cheers

aprillio
August 14th, 2008, 04:22 AM
mas boz, dari gambar maket no2 itu gedung gede bgt di sblh kanan masjid baiturrahman bukannya stm pemb ya? trus berarti mau digusur ya?jadi bangunan komersial gt? kshn jg ya..mgkn karena letaknya di jalur komersial gt jd bnyk yg mau ngembat ya :lol:

titus15
August 14th, 2008, 04:27 AM
wah ga asik...kalo dari maket itu ...rumah gua di simpanglima kegusur.....grrmmm...hehe..

cheers

Digusur jadi apa mas... Ruko atau apartemen?
Ngomong masalah gusur menggusur Semarang pernah mencatat presasi menghebohkan...
Kalau di kota lain ada lapangan kampung digusur jadi Lapangan Golf, di semarang malah pernah menggusur lapangan golf (SGC Candi) jadi perkampungan (baca: kampung mewah hehe)

Sayang padahal, menurut sejarahnya, lapangan golf SGC katanya merupakan lapangan Golf tertua di Indonesia...

aprillio
August 14th, 2008, 04:29 AM
BALAI KOTA- Pengembangan aset Pemkot di GOR Trilomba Juang akan diangkat dalam pembahasan DPRD, September mendatang. Pemkot menawarkan perjanjian kerja sama dengan adendum-adendum mengikat yang dicatatkan melalui notaris.

Langkah itu dilakukan untuk pengamanan aset di masa mendatang serta menepis anggapan bahwa kerja sama dengan pihak ketiga cenderung merugikan Pemkot.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Pemberdayaan BUMD dan Aset Daerah (BKPM-PB dan A) Kota Semarang Harini Krisniati menegaskan, GOR Trilomba Juang tetap dikembangkan mengingat kondisinya yang cukup memprihatinkan.

Namun, pada pelaksanaannya, Pemkot tetap memegang prinsip kehati-hatian dalam mengelola aset.

Dia menolak pernyataan, Pemkot selalu dirugikan dalam setiap kerja sama dengan pihak ketiga.

Dia beralasan, setiap ada perjanjian kerja sama pasti sudah melalui pertimbangan matang dan kesepakatan-kesepakatan bersama.
”Saat ini setiap ada kerja sama dengan pihak ketiga maka akan diawasi ketat termasuk menyimpan rapi dokumen-dokumen,” katanya.

Ia memaparkan, rencana kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengembangan GOR Trilomba Juang tetap ada pembatasan. Itu terkait dengan keberadaan lapangan olaharga tersebut sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Ditegaskan, Pemkot tidak akan meninggalkan fungsi stadion sebagai tempat olahraga. Apalagi untuk bisa meloloskan rencana pembanguan hotel di lahan GOR Trilomba Juang perlu melalui berbagai tahapan, termasuk harus mendapat persetujuan DPRD dan melalui proses lelang.

”Secara prinsip, Pemkot berupaya mematuhi PP No 50/2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kerja Sama Daerah,” katanya.
Terpisah, anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Fris Dwi Yulianto mengatakan, DPRD tidak bisa segera mengeluarkan persetujuan untuk rencana-rencana kerja sama yang dijalin Pemkot dengan pihak ketiga, termasuk dalam pengembangan GOR Trilomba Juang.

”Sebab, sampai saat ini belum ada perda yang mengatur soal kerja sama itu. Prioritas DPRD, pembahasan raperda investasi itu diselesaikan sehingga bisa menjadi regulasi untuk kerja sama pihak ketiga,” ujar Fris.

Sudah Ditawarkan

Harini juga mengemukakan alasan Stadion Mugas ditawarkan ke investor.
”Kota ini harus berbenah bila ingin maju. Kalau ada yang ingin mengkritik, beri kritikan yang konstruktif,” katanya menanggapi banyaknya peminat tata kota yang mengkritik rencana pembangunan hotel di lahan GOR Trilomba Juang.

Ia menambahkan adendum yang sudah disampaikan ke notaris juga dibarengi dengan penilaian oleh tim independen dari perguruan tinggi serta evaluasi berkelanjutan. Adendum tidak hanya disampaikan ke notaris, tetapi juga disimpan oleh BKPM, PB-A dan Bagian Hukum Setda Kota.

Bila sewaktu-waktu ada masalah maka catatan perjanjian itu menjadi bukti legal. Menurutnya pola ini sudah diterapkan pada aset Pemkot di lahan SPBU Pandanaran.
”Ke depan, kerja sama untuk GOR Trilomba Juang pun begitu, akan diawasi secara ketat,” katanya

Ampelio
August 14th, 2008, 05:57 AM
Maket Terminal bis Mangkang:

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/62133b83.jpg

^^wow keren abis :okay:! mirip hotel dan ada flyover-nya lagi:cheers: ...konsep desain arsitekturnya kontekstual dengan bangunan2 lama di Semarang, mengambil Stasiun Tawang dan Gereja Blendhuk sebagai "tema", terutama pada kubahnya.:)

bozhart
August 14th, 2008, 08:25 AM
Kayak jalan rasuna Said, cuma kalo di rasuna rata-rata 8-16 lantai, kalau pandanaran nampaknya hanya 6-12 lantai saja...
Ya benar sekali tapi di Pandanaran sekarang sudah berdiri banyak gedung 3 - 5 lantai spt Bank Permata, Gedung Indosat, RS Hermina, BRI dsb.

==============================
g paling suka bangunan yang skarang masih jadi E-Plaza . . .keren gitu bentuknya. . . . . . .kayak huruf E
Ada yg tahu kenapa plaza tua itu diberi nama "E"? Apakah sebab nanti akan dibangun highrise baru berbentuk E?

==============================
Kalo lihat maketnya saya berharap SEmarang segera bnagkit lagi
Amin

==============================

^^^
tuh hirise keliatan dari Semarang atas gak ya?kalo keliatan bakal keren bgt tuh..
Kalau Simpang Lima, bisa kelihatan di mana2 dari kota atas. Tapi Tugu Muda nggak kelihatan sebab ketutup bukit Bergota.

==============================
wah ga asik...kalo dari maket itu ...rumah gua di simpanglima kegusur.....grrmmm...hehe..
ingin Semarang maju nggak? hehehe :lol:

==============================
mas boz, dari gambar maket no2 itu gedung gede bgt di sblh kanan masjid baiturrahman bukannya stm pemb ya? trus berarti mau digusur ya?jadi bangunan komersial gt? kshn jg ya..mgkn karena letaknya di jalur komersial gt jd bnyk yg mau ngembat ya :lol:
Yg di kanan Mesjid Baiturrahman itu gedung E-Plaza yg sudah berdiri sekarang, mungkin nanti akan diganti highrise baru yg berbentuk E juga. Kalau lokasi STM Pembangunan, di maketnya gedung yg berbentuk W.

==============================
menggusur lapangan golf (SGC Candi) jadi perkampungan (baca: kampung mewah hehe)

Sayang padahal, menurut sejarahnya, lapangan golf SGC katanya merupakan lapangan Golf tertua di Indonesia...
Kampung mewah itu namanya Grand Candi Residences :)

Lap golf tertua di Indonesia?
Gw ada brosur dari pemkot, disebut ada 7 lap golf di Semarang, kok gw nggak tahu sebanyak itu, ini list yg gw tahu:
1) Graha Candi Golf
2) Manyaran Golf
3) Sendangmulya Golf
4) Gombel Golf
Masih ada 3 di mana?

==============================

^^wow keren abis :okay:! mirip hotel dan ada flyover-nya lagi:cheers:
Itu flyover/interchange ke 3 di Semarang yg mempunyai loop ramp panjang, dua interchange yg lain ada di Jangli dan Gayamsari. Seharusnya dibangun lebih banyak interchange lagi spt Surabaya, Bandung dsb sebelum terlambat. Misalnya Kalibanteng sangat memerlukan flyover/interchange sebab ada 6 simpang, dari arah barat selalu macet panjang dan dari jalan arteri di timur laut dan Jl Sudirman di timur juga antri panjang.

1) Jangli
http://img228.imageshack.us/img228/5562/jangliho2.jpg

2) Gayamsari
http://img108.imageshack.us/img108/3821/gayamsaribr7.jpg

David-80
August 14th, 2008, 10:32 AM
^^kegusur sih ga kali ya...ganti rugi 10x lipat...hahaha 10 juta/meter jadi 100 jt/meter :P



oh ya guys...tau ga YPAC yang dibelakang ciputra mall tuh 2 taun yang lalu mau dibeli sama ciputra lho....tapi ga dilepas sama pihak yayasan...rencana mau dibikin ciputra mall extension .....sampe2 mendagri ikutan lobby pihak yayasan....

memang sih mau dikasih tanah ganti untuk YPAC...tapi tempatnya itu lho...jauhhhh bgt...

wah2....kasian lah anak2 YPAC.....gua sampe sedih kalo denger cara mereka maksa pihak yayasan dulu....

untung2 aja....yayasan YPAC tetep kekeuh ga mau ngelepas.....

BRAVO!

source: (nyokap gua salah satu anggota yayasan jadi gua tau)

cheers

titus15
August 14th, 2008, 01:15 PM
Kampung mewah itu namanya Grand Candi Residences :)

Lap golf tertua di Indonesia?
Gw ada brosur dari pemkot, disebut ada 7 lap golf di Semarang, kok gw nggak tahu sebanyak itu, ini list yg gw tahu:
1) Graha Candi Golf
2) Manyaran Golf
3) Sendangmulya Golf
4) Gombel Golf
Masih ada 3 di mana?

sepertinya di BSB ada salah satu cluster yang apke nama golf di belakangnya. Mungkin akan dibangun lapangan golf juga.
Untuk kota seukuran Semarang, sepertinya lapangan golf nya banyak banget.

AceN
August 14th, 2008, 06:49 PM
4) Highrise yg sudah berdiri: Gedung Pandanaran, Gedung Danamon, Gedung Panin. Yg beratap merah adalah gedung bersejarah.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0b557036.jpg

^^ bukannya taman di Tugu Muda itu malah dijadikan taman tertutup untuk publik ? disitu malah digambarkan tugu muda kaya plaza untuk umum

Anw om, oleh2nya mantep banged............ :drool: Jl.Rasuna Said versi Semarang nih :okay:

Btw, DP Mallnya belom tergambar di maket ya. hehehe :D

Ini fotonya:

1)
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/63fe794c.jpg

2) Foto diambil pd bulan Feb 2008
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/e1cc2626.jpg

=============================

Maket Terminal bis Mangkang:

http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/62133b83.jpg

Maket dari Dinas Tata Kota Semarang
tapi tahun anggarannya 2003 maka sebagian maketnya berbeda dgn hasil pembangunan sekarang.

1) Jl Pandanaran dari Simpang Lima sampai Tugu Muda
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/c72d2962.jpg

2) Highrise yg sudah jadi: Hotel Ciputra, Hotel Ibis, Hotel Horison, Wisma HSBC, Plasa Simpang Lima, Gedung Telkom, Hotel Graha Santika, Unisbank, Hotel Pandanaran. Yg lain belum dibangun terutama yg berwarna kuning itu, gw nggak tahu proyek apa itu.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/4ab617c8.jpg

3) Stadion Mugas (kanan) sudah berubah rencananya, sekarang sudah ditambah rencana hotel bertingkat (klik di sini (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=21773463))
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/99e566f6.jpg

4) Highrise yg sudah berdiri: Gedung Pandanaran, Gedung Danamon, Gedung Panin. Yg beratap merah adalah gedung bersejarah.
http://i195.photobucket.com/albums/z116/bozhart/0b557036.jpg

bozhart
August 15th, 2008, 05:45 AM
oh ya guys...tau ga YPAC yang dibelakang ciputra mall tuh 2 taun yang lalu mau dibeli sama ciputra lho....
untung2 aja....yayasan YPAC tetep kekeuh ga mau ngelepas.....
Apakah YPAC itu yg mau dijadikan gedung parkir 7 lantai? Ini beritanya tapi nggak tahu di mana lokasi tepatnya: http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=20665621

===========================
^^ bukannya taman di Tugu Muda itu malah dijadikan taman tertutup untuk publik ? disitu malah digambarkan tugu muda kaya plaza untuk umum

Btw, DP Mallnya belom tergambar di maket ya. hehehe :D
Ya Taman Tugu Muda tertutup utk umum tapi kadang2 ada anak2 kecil mandi di kolam air situ :nuts:
Lokasi DP Mall tidak termasuk di maket itu, lokasi tepatnya di kertas hijau kosong tepi jalan abu2 sebelah kiri Lawang Sewu.

titus15
August 18th, 2008, 05:55 PM
Lokasi DP Mall tidak termasuk di maket itu, lokasi tepatnya di kertas hijau kosong tepi jalan abu2 sebelah kiri Lawang Sewu.
Soalnya DP Mal termasuk Jalan Pemuda bukan Pandanaran sd Simpang 5

hildalexander
August 19th, 2008, 05:05 AM
Soalnya DP Mal termasuk Jalan Pemuda bukan Pandanaran sd Simpang 5


Jl Pemuda itu sekarang lagi tumbuh ya? selain DP Mall juga ada Paragon City kan?

Ampelio
August 20th, 2008, 03:04 AM
Itu flyover/interchange ke 3 di Semarang yg mempunyai loop ramp panjang, dua interchange yg lain ada di Jangli dan Gayamsari. Seharusnya dibangun lebih banyak interchange lagi spt Surabaya, Bandung dsb sebelum terlambat. Misalnya Kalibanteng sangat memerlukan flyover/interchange sebab ada 6 simpang, dari arah barat selalu macet panjang dan dari jalan arteri di timur laut dan Jl Sudirman di timur juga antri panjang.

1) Jangli
http://img228.imageshack.us/img228/5562/jangliho2.jpg

2) Gayamsari
http://img108.imageshack.us/img108/3821/gayamsaribr7.jpg

:okay: ...ya inilah salah satu ciri metropolis: highways and interchanges!:)

langit_biru
August 21st, 2008, 04:16 PM
Assalamu'alaikum

salam kenal semua, ijin boleh gabung? mudah2an bia urun rembug untuk pembangunan kota tercita.. :)

Alphonse Not-Elric
August 21st, 2008, 04:31 PM
Maju terus kota terbesar di Jateng.

AceN
August 21st, 2008, 07:01 PM
^^ met gabung smuanya :)

=================================================

Kamis, 21/08/2008 17:06 WIB
Pemkot Semarang kaji amdal Paragon City

oleh : Arief Novianto

SEMARANG (Bisnis.com): Pemkot Semarang segera mengkaji kembali izin analisa dampak lingkungan (amdal) proyek Paragon City menyusul dampak negatif di sekitar lokasi yang ditimbulkan dari proses pembangunannya.

Walikota Semarang Sukawi Sutarip mengatakan dengan laporan yang sudah masuk saat ini, izin amdal yang dimiliki oleh PT Wijaya Karya (Wika) sebagai kontraktor Paragon City memang perlu untuk dikaji ulang. Menurut dia, hal itu mengingat kondisinya di lapangan saat ini dengan rusaknya dinding pembatas dan amblasnya permukaan tanah di sekitar lokasi proyek yang berpotensi mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.

Kerusakan pada dinding dan amblasnya permukaan tanah yang terjadi saat ini, lanjutnya, ditengarai sebagai akibat dari aktivitas pengerjaan basement proyek Paragon City yang harus dipertanyakan. "Dalam minggu ini pemkot akan melakukan peninjauan ke lapangan untuk melihat tingkat kerusakan yang ditimbulkan, selain melakukan kajian kembali izin amdal yang dimiliki kontraktor," ujarnya, hari ini.

Sekretaris Daerah Kota Semarang Soemarmo menuturkan akan meminta kontraktor Paragon City untuk meninjau kembali izin amdal telah dimilikinya selama ini, atau direvisi jika diperlukan. Terkait dengan perizinan amdal tersebut, dia melanjutkan hingga kini pihaknya belum mendapatkan konfirmasi dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah (Bapedalda) Kota Semarang.

Namun, lanjutnya, dengan terjadinya dampak negatif yang ditimbulkan dari proyek Paragon City, pemkot bersedia untuk memfasilitasi koordinasi antara warga dengan kontraktor. "Kami belum mendapatkan konfirmasi dari Bapedalda terkait dengan perizinan amdal proyek Paragon City, tetapi kami bersedia mempertemukan warga dengan kontraktor jika muncul berbagai keluhan," jelasnya.

Sukawi mengungkapkan awal pengajuan izin pembangunan proyek Paragon City sebagai pusat perbelanjaan dan hotel itu telah diberikan batasan maksimal ketinggian bangunan mencapai 60 meter, atau sebanyak 12 lantai karena lokasinya yang berdekatan dengan bandara. Izin bangunan tersebut, tuturnya, telah dikeluarkan oleh Dinas Tata Kota dan Pemukiman (DTKP) Kota Semarang, setelah melalui rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Namun, dia mengemukakan pengerjaan basement Paragon City justru tidak diketahui kepastiannya dan telah mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum dan pelayanan publik.(yn)

AceN
August 21st, 2008, 09:14 PM
Rabu, 20/08/2008 18:27 WIB
Angkasa Pura kembangkan bandara Ahmad Yani

JAKARTA (Bisnis.com): Manajemen PT Angkasa Pura I akan mengembangkan terminal dan bandara Ahmad Yani Semarang di tengah lonjakan arus pengguna jasa di bandara tersebut.

Dirut Angkasa Pura I Bambang Darwoto mengatakan rencana pengembangan bandara di ibukota Semarang tersebut sudah lama disiapkan, namun masih terbentur kesiapan lahan dan pendanaan.

"Saat ini, kami sedang melakukan pembicaraan dengan pihak terkait untuk pengembangan bandara di Semarang itu," ujar Bambang kepada Bisnis hari ini.

Bandara Ahmad Yani merupakan salah satu dari 13 bandara yang berada di bawah pengelolaan AP I. Bandara lain adalah Adisutjipto Yogyakarta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya dan Bandara Ngurah Rai Bali. Bandara Adi Soemarmo di Solo, misalnya, sekarang dalam tahap pekerjaan dan diharapkan pada tahun depan sudah mulai dipergunakan terminal baru, sementara Juanda kini sudah memiliki terminal baru.(yn)

JAVA COFFEE
August 22nd, 2008, 08:36 PM
Rabu, 20/08/2008 18:27 WIB
Angkasa Pura kembangkan bandara Ahmad Yani

JAKARTA (Bisnis.com): Manajemen PT Angkasa Pura I akan mengembangkan terminal dan bandara Ahmad Yani Semarang di tengah lonjakan arus pengguna jasa di bandara tersebut.

Dirut Angkasa Pura I Bambang Darwoto mengatakan rencana pengembangan bandara di ibukota Semarang tersebut sudah lama disiapkan, namun masih terbentur kesiapan lahan dan pendanaan.

"Saat ini, kami sedang melakukan pembicaraan dengan pihak terkait untuk pengembangan bandara di Semarang itu," ujar Bambang kepada Bisnis hari ini.

Bandara Ahmad Yani merupakan salah satu dari 13 bandara yang berada di bawah pengelolaan AP I. Bandara lain adalah Adisutjipto Yogyakarta, Adisoemarmo Solo, Juanda Surabaya dan Bandara Ngurah Rai Bali. Bandara Adi Soemarmo di Solo, misalnya, sekarang dalam tahap pekerjaan dan diharapkan pada tahun depan sudah mulai dipergunakan terminal baru, sementara Juanda kini sudah memiliki terminal baru.(yn)


Wah kabar baik nih, semoga aja cepat terlaksana. Semoga lagi, desainnya Jawa style tapi tetap modern. Tx, Acen.

titus15
August 23rd, 2008, 01:02 AM
Dari Suara Merdeka:

23 Agustus 2008
Bandara A Yani
Oktober, Terminal Penumpang Direnovasi

SEMARANG- PT Angkasa Pura (AP) I Bandar Udara A Yani berencana merenovasi dan memperluas terminal penumpang existing pada Oktober mendatang. Menurut General Manager AP I Bandara A Yani, Bambang Swastono, perluasan tersebut diperlukan karena terminal penumpang saat ini hanya mampu menampung 600 penumpang. Dengan renovasi itu diharapkan bisa menambah kapasitas 300 penumpang.

’’Lama pengerjaannya butuh waktu sekitar 6 bulan dan kita lakukan malam hari agar tidak mengganggu kenyamanan penumpang,’’ kata Bambang di sesela pengucuran dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di Bandara A Yani, Kamis (21/8).

Pihak AP I Bandara A Yani juga akan mengembangkan kawasan itu dengan membangun terminal penumpang baru. Diperkirakan menelan investasi sekitar Rp 400 miliar, dan akan berlokasi di sisi utara runway. ’’Pembangunan ini penting sebab penumpang komersial saat ini mencapai 3.800 orang per hari dan terminal sekarang cukup sempit.’’

Saat ini, lanjut dia, proses pengembangan terminal baru sampai pada tahap pengurukan untuk membangun taxi way parallel yakni, jalan pesawat setelah landing untuk masuk ke apron. Menurutnya, proses pembangunannya rencananya menggandeng PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT).

’’Sekarang masih tahap penyusunan MoU. Pada 2009, target awal dibangun dan tahun 2011 diharapkan sudah bisa dioperasionalkan,’’ terangnya. Renovasi terminal penumpang yang dilakukan Oktober mendatang itu, juga termasuk perluasan kawasan parkir bandara serta areal taman. (J14-56)

bozhart
August 23rd, 2008, 06:25 AM
Jl Pemuda itu sekarang lagi tumbuh ya? selain DP Mall juga ada Paragon City kan?
Juga ada Sri Ratu 7 lantai di Jl Pemuda :)

===========================

@ AceN, thanks kontribusinya utk Semarang, gw jarang baca Bisnis.com, kalau ada lagi, post ke sini lagi ya :cheers:

===========================
Assalamu'alaikum

salam kenal semua, ijin boleh gabung? mudah2an bia urun rembug untuk pembangunan kota tercita.. :)
Selamat datang. Bantu2 cari foto/artikel ttg pembangunan Semarang utk dipost di thread proyek ini dan juga di thread Semarang di subforum Nusantara (klik sini (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=586738))

bozhart
August 23rd, 2008, 06:27 AM
Gedung 40 lantai tidak boleh dibangun di Semarang :bash:

Suara Merdeka
22 Agustus 2008

Paragon Diminta Ganti Kerugian

SEMARANG- Pemkot meminta pelaksana proyek pembangunan Paragon City Jl Pemuda untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dengan warga setempat. Apabila ada kerusakan sebagai dampak pembangunan maka ia meminta untuk segera diganti.

Wali Kota Sukawi Sutarip mengatakan penggantian kerugian dampak lingkungan kepada warga ataupun pihak lain sebagai bentuk keadilan.

Pemkot hanya bertindak sebagai fasilitator dalam permasalahan ini. Apabila instansi Pemkot perlu dilibatkan maka cukup Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

’’Saya melihat proyek pembangunannya memang melakukan pengerukan tanah cukup dalam, mungkin untuk basement atau untuk apa. Pemerintah berharap pelaksana proyek bisa menyelesaikan keluhan-keluhan warga,’’ katanya Kamis (21/8).

Ia mengatakan semula proyek tersebut pernah mengajukan permohonan untuk membangun kompleks mal dan hotel 40 lantai. Namun karena terkait dengan keselamatan penerbangan, yang direkomendasikan hanya maksimal setinggi 60 meter atau setara 12 lantai.

Ditambahkan, apabila memerlukan kajian bisa saja Pemkot menurunkan tim.
Kemarin SM memberitakan Jl Sekayu ambles dan retak akibat pembangunan proyek Paragon City. Tembok pemisah proyek itu pun menjadi miring. Akhirnya warga meminta agar tembok tersebut dihancurkan karena membuat warga yang melintas khawatir ambruk.

Dikaji Ulang

Terpisah Sekda Kota Semarang, Soemarmo HS meminta perlunya pelaksana proyek mengantisipasi terjadinya kerusakan-kerusakan lingkungan. Bila memang parah, maka analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) akan dikaji ulang. Bila memang ada yang kurang maka perlu adanya tambahan. Bapedalda sebagai instansi yang menangani Amdal pun diminta untuk lebih waspada.

’’Bisa saja Amdal yang ada dikaji ulang,’’ katanya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD, Agung Purno Sarjono justru mempertanyakan bagaimana kajian Amdal yang sudah dilaksanakan. Menurut dia, seringkali persoalan sosial dan lingkungan tidak serius diperhatikan oleh pelaksanan proyek.

Akibatnya warga sekitarlah yang menanggung kerugian. ’’Kami berharap pemerintah juga memiliki komitmen untuk meloloskan Amdal yang tidak merugikan masyarakat di kemudian hari,’’ paparnya.

Ke depan, bisa saja Komisi C DPRD memanggil pelaksana proyek tersebut tanpa harus menunggu aduan warga. Alasannya tanah ambles maupun lantai retak sebagai dampak pembangunan sudah terjadi dan itu menyangkut kepentingan masyarakat. ’’Untuk fasilitas umum yang rusak, maka harus segera diperbaiki,’’ tandasnya. (H22,H9-41)

Sumber: http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=27479

rilham2new
August 23rd, 2008, 03:10 PM
^^ Sama kayak di Medan deh, kejadiannya .... Bedanya ... dulu mantan walikotanya berani melanggar ketentuan itu. Setelah walikota turun, baru dehh .... bangunan yang udah disetujui mulai dipangkas :lol:

laba-laba
August 23rd, 2008, 04:18 PM
heran...
kenapa juga AMDAL nya di setujui...

hayo usut lahh...
jangan investor aja yang jadi susah...

about KKOP medan.. dulu2 ntuh taon 2002, si Abdilah membuat independen group yg menganalisa KKOP. jadi terbutlah peraturan ntah hapa namanya yg membolehkan gedung 25 lantai...
Tapi yah namanya surat peraturan yg tidak kuat kedudukannya, jadi bisa dipatahkan..

NpF
August 24th, 2008, 08:23 AM
Gedung 40 lantai tidak boleh dibangun di Semarang :bash:

Suara Merdeka
22 Agustus 2008

Paragon Diminta Ganti Kerugian

SEMARANG- Pemkot meminta pelaksana proyek pembangunan Paragon City Jl Pemuda untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dengan warga setempat. Apabila ada kerusakan sebagai dampak pembangunan maka ia meminta untuk segera diganti.

Wali Kota Sukawi Sutarip mengatakan penggantian kerugian dampak lingkungan kepada warga ataupun pihak lain sebagai bentuk keadilan.

Pemkot hanya bertindak sebagai fasilitator dalam permasalahan ini. Apabila instansi Pemkot perlu dilibatkan maka cukup Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

’’Saya melihat proyek pembangunannya memang melakukan pengerukan tanah cukup dalam, mungkin untuk basement atau untuk apa. Pemerintah berharap pelaksana proyek bisa menyelesaikan keluhan-keluhan warga,’’ katanya Kamis (21/8).

Ia mengatakan semula proyek tersebut pernah mengajukan permohonan untuk membangun kompleks mal dan hotel 40 lantai. Namun karena terkait dengan keselamatan penerbangan, yang direkomendasikan hanya maksimal setinggi 60 meter atau setara 12 lantai.

Ditambahkan, apabila memerlukan kajian bisa saja Pemkot menurunkan tim.
Kemarin SM memberitakan Jl Sekayu ambles dan retak akibat pembangunan proyek Paragon City. Tembok pemisah proyek itu pun menjadi miring. Akhirnya warga meminta agar tembok tersebut dihancurkan karena membuat warga yang melintas khawatir ambruk.

Dikaji Ulang

Terpisah Sekda Kota Semarang, Soemarmo HS meminta perlunya pelaksana proyek mengantisipasi terjadinya kerusakan-kerusakan lingkungan. Bila memang parah, maka analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) akan dikaji ulang. Bila memang ada yang kurang maka perlu adanya tambahan. Bapedalda sebagai instansi yang menangani Amdal pun diminta untuk lebih waspada.

’’Bisa saja Amdal yang ada dikaji ulang,’’ katanya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD, Agung Purno Sarjono justru mempertanyakan bagaimana kajian Amdal yang sudah dilaksanakan. Menurut dia, seringkali persoalan sosial dan lingkungan tidak serius diperhatikan oleh pelaksanan proyek.

Akibatnya warga sekitarlah yang menanggung kerugian. ’’Kami berharap pemerintah juga memiliki komitmen untuk meloloskan Amdal yang tidak merugikan masyarakat di kemudian hari,’’ paparnya.

Ke depan, bisa saja Komisi C DPRD memanggil pelaksana proyek tersebut tanpa harus menunggu aduan warga. Alasannya tanah ambles maupun lantai retak sebagai dampak pembangunan sudah terjadi dan itu menyangkut kepentingan masyarakat. ’’Untuk fasilitas umum yang rusak, maka harus segera diperbaiki,’’ tandasnya. (H22,H9-41)

Sumber: http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=27479

Yang jadi pertanyaan kemudian adalah : apakah seluruh wilayah kotamadia semarang terkena KKOP, sehingga pembangunan gedung max 60 m atau setara 12 lantai saja yang diperbolehkan? kalau di telaah, kawasan semarang timur ( pedurungan ), semarang selatan ( banyumanik dan sekitar), dan semarang barat ( mijen dan sekitar ) harusnya bisa dibangun highrises, jadi tak melulu soal KKOP saja kan? toh menara masjid agung jateng juga setinggi 99 m bisa tegak berdiri, harusnya kan ga ada excuse kalo menyangkut KKOP toh? atau alasannya, mungkin memang semarang tak cukup menarik secara bisnis dan ekonomi sehingga membuat investor juga tak melirik u/ membangun gedung vertikal 20 lantai up di smg? kalau di compare dengan 2 kota lain yang memiliki bandara di dalam kota yaitu bandung dan medan, mereka skrg sdh punya higrises lebih dari 20 lantai, malah ga cuma 1 gedung aja, jadi sepertinya ' biang keladi ' bukan cuma bandara aja yg membuat semarang hingga kini tak kunjung punya higrises 20 lantai up, kalau dirunut lagi, sebenernya pintu gerbang utama masuk ke kota semarang juga ' bermasalah ', let's take a look satu persatu
1. terminal bus terboyo, waduh kayaknya teman2 semua tahu kondisinya saat ini, banyak bus yg ogah masuk apalagi saat banjir tiba, so semrawut :), tapi untung dah dibangun terminal mangkang yg relatif jauh lebih baik, walau progressnya agak lelet :)
2. stasiun kereta api tawang : problemnya ga beda jauh dengan terminal, yaitu rob, pernah ada wacana u/ pindah tapi ga tau deh, bisa terealisasi kapan
3. pelabuhan tanjung emas : waduh kalau yg 1 ini, lebih parah lagi, cukup memperburuk citra semarang n jateng karena rob yang mengganas tak kunjung teratasi shg kapal besar ga bs sandar, shipping company pd ngeluh karena barangnya tertahan n ga jalan, and so on, and so on
4. bandara ahmad yani : walau sudah 4 tahun bergelar sbg bandara international tp blm ada kemajuan berarti, terakhir udah declare, runway 2680 plus bs didarati A 320 and B 767, tp ternyata ... eh PCN (kekuatan landas pacu ) hanya 33, yg berarti mid body pun ga bs mendarat leluasa karena masih kena weight restriction, trus kaykanya pengerjaan perpanjangan yg kemarin tuh dr 2250 ga bs bantu banyak bandara ini bs lebih cepat maju, karena PCN ga ditambah sekalian, so smp ada yg blg di forum sebelah 'what a waste' , kok ya kayaknya pemerintah ga betul2 bikin program yang tuntas da paripurna, jd kesannya agak setengah2, didengung2kan mau pindah terminal baru sejak kapan tau, jg ampe sekarang lom jg, tp syukur lah, kmrn ada berita mau renovasi exsisting terminal karena kapasitas pax dah ga mencukupi, katanya sehari udah 3600, surprise jg sih, tp apa bener sehari dah 3600? karena yg selalu di kabarkan rata2 penumpang dr SRG 2000/hari, lha klo skrg dah 3600, harusnya kan pembangunan terminal baru is a must toh? trus landas pacu diperkeras, shg standard min as an int airport terpenuhi, shg maskapai akan mau masuk SRG, int flight dimungkinkah bertambah, shg memacu roda perekonomian semarang, tak pikir pemkot or pemda ngerti bgt kok, tinggal skrg, mau ga serius memperbaiki administrasi pemerintahan agar lebih transparan, gemes juga lama2 liat semarang kok ga terlecut melihat infrastruktur kota2 sebelah dah semakin bertambah baik! wake up semarang, wake up

Cheers!!!

titus15
August 24th, 2008, 12:01 PM
Yang jadi pertanyaan kemudian adalah : apakah seluruh wilayah kotamadia semarang terkena KKOP, sehingga pembangunan gedung max 60 m atau setara 12 lantai saja yang diperbolehkan? kalau di telaah, kawasan semarang timur ( pedurungan ), semarang selatan ( banyumanik dan sekitar), dan semarang barat ( mijen dan sekitar ) harusnya bisa dibangun highrises, jadi tak melulu soal KKOP saja kan? toh menara masjid agung jateng juga setinggi 99 m bisa tegak berdiri, harusnya kan ga ada excuse kalo menyangkut KKOP toh? atau alasannya, mungkin memang semarang tak cukup menarik secara bisnis dan ekonomi sehingga membuat investor juga tak melirik u/ membangun gedung vertikal 20 lantai up di smg? kalau di compare dengan 2 kota lain yang memiliki bandara di dalam kota yaitu bandung dan medan, mereka skrg sdh punya higrises lebih dari 20 lantai, malah ga cuma 1 gedung aja, jadi sepertinya ' biang keladi ' bukan cuma bandara aja yg membuat semarang hingga kini tak kunjung punya higrises 20 lantai up, kalau dirunut lagi, sebenernya pintu gerbang utama masuk ke kota semarang juga ' bermasalah ', let's take a look satu persatu
1. terminal bus terboyo, waduh kayaknya teman2 semua tahu kondisinya saat ini, banyak bus yg ogah masuk apalagi saat banjir tiba, so semrawut :), tapi untung dah dibangun terminal mangkang yg relatif jauh lebih baik, walau progressnya agak lelet :)
2. stasiun kereta api tawang : problemnya ga beda jauh dengan terminal, yaitu rob, pernah ada wacana u/ pindah tapi ga tau deh, bisa terealisasi kapan
3. pelabuhan tanjung emas : waduh kalau yg 1 ini, lebih parah lagi, cukup memperburuk citra semarang n jateng karena rob yang mengganas tak kunjung teratasi shg kapal besar ga bs sandar, shipping company pd ngeluh karena barangnya tertahan n ga jalan, and so on, and so on
4. bandara ahmad yani : walau sudah 4 tahun bergelar sbg bandara international tp blm ada kemajuan berarti, terakhir udah declare, runway 2680 plus bs didarati A 320 and B 767, tp ternyata ... eh PCN (kekuatan landas pacu ) hanya 33, yg berarti mid body pun ga bs mendarat leluasa karena masih kena weight restriction, trus kaykanya pengerjaan perpanjangan yg kemarin tuh dr 2250 ga bs bantu banyak bandara ini bs lebih cepat maju, karena PCN ga ditambah sekalian, so smp ada yg blg di forum sebelah 'what a waste' , kok ya kayaknya pemerintah ga betul2 bikin program yang tuntas da paripurna, jd kesannya agak setengah2, didengung2kan mau pindah terminal baru sejak kapan tau, jg ampe sekarang lom jg, tp syukur lah, kmrn ada berita mau renovasi exsisting terminal karena kapasitas pax dah ga mencukupi, katanya sehari udah 3600, surprise jg sih, tp apa bener sehari dah 3600? karena yg selalu di kabarkan rata2 penumpang dr SRG 2000/hari, lha klo skrg dah 3600, harusnya kan pembangunan terminal baru is a must toh? trus landas pacu diperkeras, shg standard min as an int airport terpenuhi, shg maskapai akan mau masuk SRG, int flight dimungkinkah bertambah, shg memacu roda perekonomian semarang, tak pikir pemkot or pemda ngerti bgt kok, tinggal skrg, mau ga serius memperbaiki administrasi pemerintahan agar lebih transparan, gemes juga lama2 liat semarang kok ga terlecut melihat infrastruktur kota2 sebelah dah semakin bertambah baik! wake up semarang, wake up

Cheers!!!

Yang minat membangun di Semarang banyak sebenernya (buktinya paragon proposalnya 40 lt), tapi mungkin pemerintahnya kurang responsif. Dulu katanya mau kembangkan Daerah Perdurungan sebagai pusat pertumbuhan baru, yang artinya seharusnya pembangunan bisa lebih ke arah kawasan tersebut, termasuk mengarahkan investor kesama. Nyatanya pedurungan masih segitu-gitu aja.

Selama belum ada kawasan pertumbuhan baru (dengan infrastruktur memadai) kawasan yang strategis bagi investor hanyalah kawasan semarang kota (segitiga Johar tugumuda simpanglima saja) dan kawasan itu adalah kawasan KKOP, dan selama itu juga gak bakalan ada highrise building di Semarang.

Kalo bikin apartemen 20 lantai di pinggiran kota ngapain juga, orang lebih suka ngepras bukit dan bikin istana diatasnya, soal ketinggian dan view jauh menarik bikin rumah diatas bukit dengan pemandangan panorama luas dan mewah daripada tinggal di apartemen yang sempit dengan pemandangan seluas jendela saja. Artinya bikin highrise di pinggir kota percuma juga, kecuali infrastruktur ke arah itu juga dibenahi (jadi kawasan bisnis terpadu yang dekat dengan pengguna highrise building tersebut...

Peterongan
August 25th, 2008, 12:29 PM
Yang minat membangun di Semarang banyak sebenernya (buktinya paragon proposalnya 40 lt), tapi mungkin pemerintahnya kurang responsif. Dulu katanya mau kembangkan Daerah Perdurungan sebagai pusat pertumbuhan baru, yang artinya seharusnya pembangunan bisa lebih ke arah kawasan tersebut, termasuk mengarahkan investor kesama. Nyatanya pedurungan masih segitu-gitu aja.

Selama belum ada kawasan pertumbuhan baru (dengan infrastruktur memadai) kawasan yang strategis bagi investor hanyalah kawasan semarang kota (segitiga Johar tugumuda simpanglima saja) dan kawasan itu adalah kawasan KKOP, dan selama itu juga gak bakalan ada highrise building di Semarang.

Kalo bikin apartemen 20 lantai di pinggiran kota ngapain juga, orang lebih suka ngepras bukit dan bikin istana diatasnya, soal ketinggian dan view jauh menarik bikin rumah diatas bukit dengan pemandangan panorama luas dan mewah daripada tinggal di apartemen yang sempit dengan pemandangan seluas jendela saja. Artinya bikin highrise di pinggir kota percuma juga, kecuali infrastruktur ke arah itu juga dibenahi (jadi kawasan bisnis terpadu yang dekat dengan pengguna highrise building tersebut...


good point....,
aku juga concern kenapa semarang tidak berkembang sedemikian pesat.

tapi juga pada akhirnya aku hanya bisa mengambil kesimpulan. kultur masyarakat kota semarang masih belum memungkinkan untuk pembangunan gedung - gedung tinggi. emang kotanya adem ayem gitu..., yang aku lihat berdasarkan pengalamanku sendiri.., orang semarang cenderung begitu....,

:lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol:

tapi menyenangkan koq...,

Peterongan
August 25th, 2008, 12:35 PM
tapi aku pengin semarang kayak gini ajaa..., jangan maju terlalu cepat. yang saya tahu, biasanya kemajuan itu akan ditandai dengan menurunnya nilai- nilai dalam masyarakat karena arus modernisasi, terutama ekses negatif.

saya ga terlalu mementingkan di semarang harus ada gedung2 tinggi menjulang,
karena saya lebih suka jika kualitas sarana prasarana yang ada sekarang diperbaiki dan ditata ulang. terminal yang kebanjiran, stasiun yang banjir dan kurang sedap dipandang, pelabuhan yang kurang bersih. itu ajalah kualitasnya yang ditingkatkan.., :):):):):)

saya lebih suka kata "nyaman" dibanding " maju"....., :lol::lol::lol::lol::lol:

:cheers: