View Full Version : The Education Thread


Pages : 1 2 3 [4]

VRS
February 2nd, 2012, 04:57 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/02/01/23441016/Mendikbud.Belum.Puas.dengan.RSBI

MendikbudBelumPuas denganRSBI Indra Akuntono | Tri Wahono | Dibaca : 898 kali Rabu, 1 Februari 2012 | 23:44 PM

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Photo: KOMPAS/BANAR FIL ARDHI

JAKARTA, KOMPAS.com —Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku belum puas dengan keberadaan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Hal itu ia ungkapkan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (1/2/2012) di gedung DPR RI, Jakarta.

Ia mengatakan, keberadaan RSBI masih harus terus didukung dan didorong oleh semua pihak, walaupun dalam data yang dimilikinya tercatat secara akademik bahwa RSBI sudah mulai menunjukkan keunggulannya jika dibandingkan sekolah berstandar nasional.

Ia membeberkan, untuk

paradyto
February 2nd, 2012, 05:07 AM
Tiga Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Kehormatan di Swiss

SRIPOKU.COM, LONDON - Tiga mahasiswa Indonesia lulus dengan gelar kehormatan (with honors) program Bachelor of Business Administration Hotel Institute Montreux (HIM) sekaligus meraih gelar dari Northwood University di Amerika Serikat di bidang Hotel, Restaurant and Resort Management.

Ketiga mahasiswa Indonesia yang diwisuda di Sekolah Perhotelan HIM Swiss adalah Nastita Rani Arydayita , Wahyudi Liliana Nurfitria dan Siahaya Benecia Avilla, demikian Counsellor KBRI Bern Renata Siagian kepada ANTARA London, Kamis, yang menyaksikan wisuda ketiga mahasiswa Indonesia.


source: http://palembang.tribunnews.com/2012/02/02/tiga-mahasiswa-indonesia-raih-gelar-kehormatan-di-swiss

Mehome
February 3rd, 2012, 04:35 PM
10 Universitas terbaik di Asia Tenggara versi Webometrics 2012

1 National University of Singapore
2 Kasetsart University
3 Chulalongkorn University
4 Mahidol University
5 Chiang Mai University
6 Khon Kaen University
7 Prince of Songkla University
8 Institute of Technology Bandung
9 Universitas Gadjah Mada
10 Nanyang Technological University
read more : http://www.webometrics.info/top100_continent.asp?cont=SE_Asia

VRS
February 16th, 2012, 04:26 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/02/15/12324642/Wamendikbud:.Mahasiswa.Saat.Ini..quot.Ala.Kadarnya.quot.

Wamendikbud:Mahasiswa SaatIni"AlaKadarnya" Indra Akuntono | Inggried Dwi Wedhaswary | Dibaca : 3191 kali Rabu, 15 Februari 2012 | 12:32 PM

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryati Photo: KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti mengatakan, keteguhan dan pantang menyerah menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan karakter dan jati diri bangsa. Dalam prioritas ini, ia mencontohkan kultur akademik yang terjadi saat ini.

Wiendu menilai, pelajar dan mahasiswa saat ini kurang memiliki sikap pantang menyerah. Menurutnya, hal itu terbukti dari karya, atau tugas para mahasiswa yang cenderung dikerjakan "ala kadarnya".

"Saya ini dosen di Un

tjokro_ragazzo
February 16th, 2012, 03:15 PM
Yang THE-QS udah belum ya?? Yang versi THE-QS itu lebih serem... Univ. di Indonesia cukup merajai ASEAN.

Kalo webometrics kurang menjadi acuan kualitas suatu PT. Karena yang dinilai terpaan pada internet.

vankovic
March 1st, 2012, 08:51 PM
BTW ada yang aneh hari ini.. Siang tadi kalangan kampus yang tau dunia internet dihebohkan dengan temuan yang cukup yang menggelikan,, entah siapa yang memulai,, tapi ada info tersebar bahwa LOGO ITS DIBAJAK PERUSAHAAN RUSIA bernama Inkom Teh Snab yang jika disingkat jadi ITS juga..
http://i1054.photobucket.com/albums/s481/zen_vankovic/ITS.jpg
Coba dilihat saja gambar di bawah ini,, logo ITS (www.its.ac.id) versus logo InkomTehSnab (www.1hydro.ru).. Apa yang sebenarnya terjadi??

typhoonbringer
March 2nd, 2012, 01:03 PM
^^ lol what

VRS
March 12th, 2012, 03:15 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/03/09/08310552/Dari.100..Nilai.Rata.rata.Uji.Kompetensi.Guru.Hanya.35

Home » News » Edukasi Dari100,NilaiRata-rataUji KompetensiGuruHanya 35 Indra Akuntono | Inggried Dwi Wedhaswary | Dibaca : 8114 kali Jumat, 9 Maret 2012 | 08:31 AM

Ilustrasi Photo: Shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai rata-rata sementara hasil uji kompetensi awal (UKA) guru tidak memuaskan. Hal itu diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh. Ia menjelaskan, dari hasil pemindaian yang baru berjalan 82 persen, diperoleh nilai rata-rata guru SD hanya mencapai angka 35 dari 100 soal yang dikerjakan.

"Per hari ini, pemindaian nilai UKA baru mencapai 82 persen. Dari data yang ada sementara, saya semakin yakin tentang pentingnya UKA ini. Kenapa? Ketahuan semua kualitas dan kompetensi kawan-kawan kita, guru SD rata-rata nilainya hanya 35, dan guru IPA/IPS rata-rata nilainya hanya 46," ujar Nuh di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Kamis (8/3/2012) malam.

Efriansyah Ramadhan
March 12th, 2012, 01:58 PM
Standar Nilai Kelulusan Ujian Nasional 5,5

BIAK, suaramerdeka.com - Standar nilai kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2011/2012 untuk semua mata pelajaran yang diujikan ditetapkan, sebesar 5,5. Standar nilai ini masih sama dengan nilai tahun lalu, atau tidak mengalami peningkatan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Panitia Ujian Nasional Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Kamaruddin S.Pd,MM di Biak, Minggu (11/3), mengatakan, secara nasional aturan kelulusan peserta UN berlaku sama karena sesuai aturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Standarisasi Pendidikan Nasional tahun 2011.
"Semua mata pelajaran yang diujikan dalam UN tidak boleh ada nilainya yang di bawah empat," kata Kamaruddin.
Menyinggung kesiapan sekolah melaksanakan UN, menurut Kamaruddin, hingga hari ini (11/3) semua sekolah di jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs serta SMA/SMK sudah siap menyelenggaran kalender pendidikan secara nasional sesuai jadwal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bahkan untuk jenjang pendidikan SMP dan SMA/SMK, menurut Kamaruddin, telah sebagian sekolah menyelenggarakan ujian praktek hingga pertengahan Maret 2012.
"Sesuai monitoring dan laporan kepala sekolah untuk pelaksanaan UN telah siap,"ungkap Kamaruddin yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Biak.
Berdasarkan data peserta UN tahun ajaran 2011/2012 di Kabupaten Biak Numfor terdiri SD 3028 ( SD negeri 1322 dan swasta 1706), SMP 2417 (siswa SMP negeri 1919 dan swasta 498).
Sedangkan jenjang pendidikan SMA 1252 (negeri 772 dan swasta 480 siswa), SMK 556 siswa terdiri siswa negeri 141 orang dan swasta 415 siswa.

sumber: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2012/03/11/112032/Standar-Nilai-Kelulusan-Ujian-Nasional-55

Andre_theRising
March 13th, 2012, 12:26 PM
Selah satu 'anak usaha' IPB
Serambi Botani,
Terakota BSD

Maunya sih kampus2 besar bisa bikin banyak usaha sejenis dan nanti alumni diproyeksikan untuk mengelola dan mengembangkannya

http://img854.imageshack.us/img854/1843/picture053na.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/854/picture053na.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Mimihitam
March 14th, 2012, 01:30 PM
University of Indonesia Grabs 'Smartest Campus' Title, Again

http://www.thejakartaglobe.com/media/images/medium2/20120314181025097.jpg
A man rides his bike in front of the University of Indonesia's campus in Depok, West Java, in this February 2011 file photo. (Antara Photo)

The University of Indonesia (UI) has been named the nation's "smartest campus" for the fourth time running, by the state-owned telecommunications company Telekomunikasi Indonesia (Telkom) on Wednesday.

UI won Telkom's 2011 Telkom Smart Campus Award (TesCA).

The university has won the same award since 2008.

“UI has successfully grabbed the smartest campus title in the TesCA 100 Smartest Campus Award, defeating over 355 other universities across Indonesia,” UI spokeswoman Siane Indriani said on Wednesday on UI campus in Depok, West Java.

She said UI repeatedly won the award because of its “dedication” and “innovations” in the development of information and communication technology infrastructure within its campus.

Telkom has been annually holding the TesCA awards as part of efforts to encourage ICT developments in Indonesian higher education institutions.

Antara

http://www.thejakartaglobe.com/news/university-of-indonesia-grabs-smartest-campus-title-again/504749

ananto hermawan
March 18th, 2012, 06:41 AM
ITS Ciptakan Beton Ringan Berbahan Lumpur Lapindo
Jum'at, 16 Maret 2012 17:59:06 WIB
Reporter : Venny Naharria
Surabaya (beritajatim.com) - Siapa sangka lumpur Lapindo yang merugikan warga Sidoarjo bisa bermanfaat dalam rumah tahan gempa?

Pada tahun 2006, Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Institut Teknik Sepuluh November (ITS) bersama dosen pembimbing menciptakan beton berbahan lumpur Lapindo yang terkalsinasi.

Beton ringan lusi ini terbuat dari semen, kapur, pasta aluminium, dan lumpur lapindo terkalsinasi. Saat ini, orang-orang menganggap lumpur lapindo yang ada di Sidoarjo hanya merugikan, namun hal tersebut tidak berlaku bagi mahasiswa Teknik Sipil ITS.

selengkapnya: http://beritajatim.com/detailnews.php/11/Pendidikan_&_Kesehatan/2012-03-16/129750/_ITS_Ciptakan_Beton_Ringan_Berbahan_Lumpur_Lapindo

VRS
March 19th, 2012, 04:29 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/03/18/23314688/Guru.Berseteru..Persiapan.UN.Siswa.Terganggu

GuruBerseteru,Persiapan UNSiswaTerganggu | Benny N Joewono | Dibaca : 1720 kali Minggu, 18 Maret 2012 | 23:31 PM

Ilustrasi Photo: Shutterstock

BEKASI, KOMPAS.com - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, menyayangkan terjadinya perseteruan antara guru dan kepala sekolah SMAN 5 yang berimbas terganggunya persiapan siswa menjelang ujian nasional.

Anggota Komisi D DPRD Kota Bekasi, Djoko Suyanto, di Bekasi, Minggu, mengatakan mutasi Kepala Sekolah SMA 5 Kota Bekasi oleh Plt Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, pada Januari 2012 lalu menyisakan sejumlah masala

typhoonbringer
March 20th, 2012, 12:20 PM
ITS Ciptakan Beton Ringan Berbahan Lumpur Lapindo
Jum'at, 16 Maret 2012 17:59:06 WIB
Reporter : Venny Naharria

this is really nice :banana:

ananto hermawan
April 1st, 2012, 09:08 AM
ITS Rancang City Car Listrik
Metrotvnews.com, Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jawa Timur, merancang mobil listrik sejenis "city car" yang diharapkan tuntas pada 2012. "Kami memang terlibat dalam konsorsium perancangan mobil listrik 'Putra Petir', tapi kami juga merancang 'city car' listrik sebagai alternatif," kata Pembantu Rektor (PR) IV ITS Darminto di Surabaya, Ahad (1/4).

Darminto menjelaskan, ITS menyiapkan dana Rp400 juta untuk membuat "city car" listrik yang diusahakan sudah jadi pada tahun ini. "Pemerintah sendiri menyiapkan dana Rp100 miliar untuk mewujudkan mobnas (mobil nasional) listrik pada tahun 2014 dengan melibatkan empat universitas yakni UI, ITB, UGM, dan ITS," katanya.

Namun, tambah dia, ITS akan merancang "city car" sendiri sebagai alternatif. Sebab ITS tak ingin proyek mobnas listrik yang dirancang pemerintah itu gagal.

selengkapnya: http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/04/01/87022/ITS-Rancang-City-Car-Listrik/6

Andre_theRising
April 2nd, 2012, 07:44 AM
Nah emang harusnya kampus dan mahasiswa diarahkan untuk proyek2 pionir seperti ini, bukan demo brutal dan arogan di jalanan yang nggak jelas buat rakyat siapa..:bash:

ananto hermawan
April 2nd, 2012, 04:55 PM
Tim Robot Indonesia Raih Delapan Gelar Internasional
JAKARTA, KOMPAS.com -- Tim robot dari tiga perguruan tinggi Indonesia di Bandung, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Telkom (ITTelkom), dan Universitas Komputer Indonesia (Unikom), mendominasi lomba robot cerdas Trinity College Fire-Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC), yang berlangsung di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat.

Dalam lomba itu, tim robot Indonesia berhasil meraih delapan gelar juara internasional, yakni juara satu dan dua untuk kategori robot pemadam api divisi beroda oleh tim dari ITTelkom; juara satu, dua, dan tiga, untuk kategori robot pemadam api devisi berkaki dari ITTelkom dan ITB; juara satu kateogri RoboWaiter divisi Entry Level diraih Unikom; juara satu dan dua RoboWaiter divisi Advanced diraih dari Unikom.

selengkapnya: http://edukasi.kompas.com/read/2012/04/02/17372471/Tim.Robot.Indonesia.Raih.Delapan.Gelar.Internasional

VRS
April 3rd, 2012, 03:11 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/02/18372954/Sekolah.Tak.Sepenuhnya.Dukung.Hanya.Jalur.Undangan

SekolahTakSepenuhnya DukungHanyaJalur Undangan Ester Lince Napitupulu | Marcus Suprihadi | Dibaca : 1472 kali Senin, 2 April 2012 | 18:37 PM

Ilustrasi Photo: SYAHRUL HIDAYAT/KOMPAS IMAGES

JAKARTA, KOMPAS.com- Sekolah-sekolah tidak sepenuhnya mendukung perubahan pola baru seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri yang mulai tahun 2013 hanya lewat jalur undangan. Penyelenggaraan SNMPTN diminta untuk tetap terbuka bagi semua lulusan SMA sederajat yang berprestasi baik maupun yang biasa-biasa saja.

SNMPTN dipandang lebih memberikan akses bagi banyak lulusan SMA sederajat untuk mengakses PTN pilihan dengan biaya kuliah yang terjangkau. Adapun jalur mandiri yang digelar tiap PTN dinilai mahal, sehingga terbatas bagi calon siswa da

Nick_2
April 11th, 2012, 08:23 AM
PENDIDIKAN - PENDIDIKAN

Selasa, 10 April 2012 , 12:55:00

Selektif Pilih PTS Terakreditasi

http://www.jpnn.com/read/2012/04/10/123752/Selektif-Pilih-PTS-Terakreditasi-

PADANG--Mulai 16 Mei mendatang, seluruh program studi (prodi) di perguruan tinggi (PT) sudah harus terakreditasi. Jika tidak, prodi tersebut dilarang mengeluarkan ijazah. Ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang menentukan selambat-lambatnya 16 Mei 2012, PT sudah harus terakreditasi.

Menyikapi hal itu, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah X (Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi), Damsar mengaku sudah meminta dan mendorong seluruh perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayahnya untuk mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT.

Damsar menjelaskan, jumlah PTS yang tidak terakreditasi di Sumbar, tidak banyak. Kini, 20 persen PTS yang belum terakreditasi sudah mengajukan proses akreditasi ke BAN PT. "Saat ini, masih dalam tahap menunggu hasilnya," tuturnya.

Secara terpisah, pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang, Asrul mengatakan, PT yang belum terakreditasi tidak boleh berleha-leha, karena akreditasi adalah bentuk jaminan mutu layanan pendidikan.

"Ini tugas berat Kopertis. Jangan sampai mahasiswa rugi karena keterlambatan mengurusnya," katanya.

Dia menjelaskan, PTS bukanlah pesaing PTN. Agar mutu pendidikan meningkat, dan proses pendidikan berjalan dengan baik, PTS harus menjadi mitra PTN. "Sebab, tidak semua mahasiswa bisa ditampung di PTN. PTS harus mengambil posisi bermitra dengan PTN agar kualitas pendidikan lebih merata," kata mantan dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNP itu.

VRS
April 13th, 2012, 02:36 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/12/16075456/Ketika.Siswa.Dikenalkan.soal.Istri.Simpanan..Golok..dan.Seks....

Home » News » Edukasi KetikaSiswaDikenalkan soalIstriSimpanan,Golok, danSeks.... M.Latief | Latief | Dibaca : 15020 kali Kamis, 12 April 2012 | 16:07 PM

Photo: M. LATIEF/KOMPAS.com

KOMPAS.com — Masih hangat cerita tentang "istri simpanan" pada judul "Bang Maman dari Kali Pasir" yang termuat dalam Lembar Kerja Siswa Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta sebagai muatan lokal untuk siswa kelas II SD di Jakarta, materi pembelajaran lain tampaknya juga kebablasan. Apakah bahan ajar siswa untuk kalangan siswa SD saat ini semakin jauh dari etika dan budi pekerti sehingga kekerasan dan daya tarik seks perlu masuk di dalamnya?

Materi lain yang kebablasan itu dituturkan oleh Dhitta Puti Sarasvati kepada Kompas.com setelah ia sendiri menulis dalam blog miliknya. Direktur Riset dan Pengembangan Program Ikatan Guru Indonesia (Direktur Riset dan Pengembangan IGI) yang akrab disapa Puti ini menuturkan, keponakannya yang masih kelas I SD mendapatkan pekerjaan rumah (PR) untuk pelajaran Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta (muatan lokal di DKI Jakarta). Tugasnya adalah menyalin sebuah cerita mengenai "Si Angkri", yang diambil dari buku lembar kerja siswa (LKS) tersebut.

Puti pun seketika heran

VRS
April 18th, 2012, 03:24 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/17/11193820/Aksi.Nyontek.Massal.di.Hari.Kedua.UN

AksiNyontekMassaldi HariKeduaUN Abdul Haq | Lusia Kus Anna | Dibaca : 11023 kali Selasa, 17 April 2012 | 11:19 AM

peserta ujian nasional tampak bertanya pada teman lainnya. Photo: KOMPAS.com/ABDUL HAQ

BONE, KOMPAS.COM - Aksi nyontek massal tetap mewarnai pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua di kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Selain berbagi jawaban, para peserta ini asyik berdiskusi meski dihadapan pengawas UN yang hanya berjumlah dua orang tiap ruangan.

Seakan mendapat dukungan dari pengawas dengan tidak adanya teguran bagi pelajar yang berlaku curang, para pengawas hanya duduk sambil mengobrol dengan sesama pengawas lainnya.

Terkait dengan aksi kecurangan

tjokro_ragazzo
April 18th, 2012, 12:47 PM
^^

Nyontek massal yaang didukung sekolah....

gak bakalan maju kalo kaya gini.....

akhirnya ya gitu, mau kerja nyogok puluhan juta... WTF itu??

Efriansyah Ramadhan
April 19th, 2012, 01:35 PM
Koalisi Pendidikan Minta UN Distop
Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 19/04/2012 18:17 WIB

Jakarta Penyelenggaraan ujian nasional (UN) yang tengah digelar diminta untuk dihentikan. Karena masih banyaknya kecurangan yang ditemukan di sejumlah daerah.

"Pemerintah mau membuat 5-10 tipe soal sekalipun ini tidak akan mengubah keadaan. Kecurangan akan terus ditemukan dalam pelaksanaan UN," ujar Koordinator Koalisi Pendidikan, Lody Paat, dalam jumpa pers di Kantor Indonesian Corruption Watch (ICW), Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012).

Lody mengatakan bentuk evaluasi seperti UN ini harus segera dihentikan. Karena UN tidak bisa lagi digunakan sebagai alat ukur kualitas pendidikan. Menurutnya, UN adalah alat.

"Ibaratnya timbangan. Timbangan tidak akan menambah atau mengurangi berat badan," tuturnya.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia, Retno Listiyarti menambahkan alasan penghentian UN karena tidak dilibatkannya guru sebagai tenaga pengajar dalam pembuatan kebijakan UN.

"Kami sebagai guru tidak pernah dilibatkan dari hulu ke hilir dalam pembuatan kebijakan ini. Ini mengapa kami meminta UN harus segera dihapuskan," ujarnya.

FSGI menerima laporan kecurangan atau penyimpangan UN dari guru-guru SMA, SMK, dan MAN yang merupakan anggota FSGI. Retno mengatakan FSGI menerima laporan dari delapan daerah, yaitu Sumut, Brebes (Jateng), Muna (Sultra), Bekasi (Jabar), Pandeglang (Banten), DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

(rmd/vit)

sumber: http://news.detik.com/read/2012/04/19/181714/1896717/10/koalisi-pendidikan-minta-un-distop?9922022

bama84
April 19th, 2012, 09:19 PM
Mahasiswa Indonesia di AS Digenjot Naik 100 Persen

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Indonesia dan Amerika Serikat menjalin kerja sama dalam program pertukaran pelajar untuk meningkatkan jumlah mahasiswa hingga 100 persen dalam beberapa tahun ke depan.

"Hal itu merupakan wujud tindak lanjut dari deklarasi bersama antara Presiden AS Barack Obama dan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang berkomitmen menjalin kerja sama secara komperehensif, salah satunya dalam bidang pendidikan," kata Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi, Nizam di Yogyakarta, Kamis (19/4).

Menurut dia usai menghadiri acara "US-Indonesia Joint Council on Higher Education Partnership" (Dewan Kerja Sama Indonesia-AS untuk Kemitraan Pendidikan Tinggi), kerja sama itu ditujukan untuk meningkatkan kembali jumlah mahasiswa Indonesia yang mengambil studi di AS dan sebaliknya.

"Hal itu dilakukan karena sejak peristiwa serangan 11 September 2001, di AS jumlah mahasiwa banyak berkurang. Sebelum peristiwa 11 September 2001 jumlah mahasiswa Indonesia ke AS masih banyak, tetapi sejak peristiwa itu jumlahnya turun drastis," katanya.

Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa Indonesia di AS sekitar 7.000 orang. Oleh karena itu, pemerintah sedang berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia untuk belajar di AS hingga dua kali lipat.
Ia mengatakan melalui kerja sama itu Indonesia fokus memperdalam ilmu dalam bidang sains, teknologi, mesin, dan matematika, sedangkan AS fokus pada bidang seni dan budaya.

source: www.republika.co.id

VRS
April 20th, 2012, 03:47 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/19/1658253/Soal.UN.Dinilai.Lebih.Mudah.Dibanding.Try.Out

SoalUNDinilaiLebih MudahDibandingTryOut | Lusia Kus Anna | Dibaca : 335 kali Kamis, 19 April 2012 | 16:58 PM

Dua hari berturut-turut di SMKN 3 Pamekasan mengalami kekurangan soal. Photo: KOMPAS.com/Taufiqurrahman

Kompas.com -Soal-soal ujian nasional tahun 2012 dinilai para siswa tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, sejumlah siswa SMA di Kota Semarang mengakui bahwa soal-soal dalam Ujian Nasional (UN) 2012 lebih mudah dibandingkan dengan soal uji coba (try out) UN.

"Kalau saya melihat sepertinya lebih mudah soal UN ini dibanding soal ’try out’," kata seorang siswi SMA Negeri 1 Semarang Arum Nur Hidayah di Semarang, Kamis.

Ditemui usai pelaksanaan UN h

B738
April 20th, 2012, 12:32 PM
^^
Sudah menjadi berita lama, kalau soal tryout lebih susah dari UN, kan maksudnya ngasih yg susah dulu biar yg mudah lancar

Efriansyah Ramadhan
April 20th, 2012, 02:37 PM
mungkin pihak sekolah tersebut takut bayi yang ada dikandungannya ikut stress gara-gara UN...

Mendikbud Turun Tangan Jika Siswa SMP
Hamil Dilarang Ikut UN
Dhuran Dhara HDB - detikNews
Jumat, 20/04/2012 16:57 WIB

Jakarta Mendikbud M Nuh berkali-kali menyebutkan siswi hamil boleh mengikuti UN. Jika masih ada sekolah yang melarang siswi hamil mengikuti UN, M Nuh akan turun tangan.

"Jadi kalau misalnya dia dilarang untuk ikut, nanti Mendikbud akan turun tangan dan memberikan sanksi," ujar M Nuh di Gedung Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (20/4/2012).

Menurut Nuh, semua siswa mempunyai hak sama untuk mengikuti UN. Bahkan siswi yang sedang hamil.

Sementara itu, menjelang UN SMP/MTS/SMP Luar Biasa 23-26 April mendatang, Nuh mengaku pihaknya sudah siap. Menurut Nuh, jumlah sekolah yang akan mengikuti UN sekitar 49 ribu. Jumlah siswa yang akan ikut UN 3.740.043. Jumlah ruangan 209.548 dan jumlah pengawas 419.096.

"Jumlah siswa SMP lebih banyak dari SMA sederajat. Karena SMP ini kan sudah menjangkau ke tingkat desa. SMA baru tingkat kecamatan," katanya.

Berikut jadwal UN SMP/MTS dan SMP Luar Biasa:
Senin: Bahasa Indonesia; Selasa: Bahasa Inggris; Rabu: Matematika; dan Kamis: IPA.

Sebelumnya, Vit (14), siswi SMPN II Dlanggu, Mojokerto dan Res (14) siswi MTs Thoriqul Ulum, Pacet, dilarang mengikuti UN karena kondisinya hamil masing-masing 7 bulan dan 4 bulan. Namun akhirnya dua siswi tersebut diperbolehkan ikut UN.

"Untuk siswi asal SMPN II Dlanggu yang hamil itu, sudah diperbolehkan mengikuti ujian. Kita sudah mengirimkan surat pernyataan ke sekolahnya. Keluarganya juga sudah kita beritahu," kata Kadisdik Kabupaten Mojokerto, Susanto, kepada wartawan, hari ini.

sumber: http://news.detik.com/read/2012/04/20/165757/1897581/10/mendikbud-turun-tangan-jika-siswa-smp-hamil-dilarang-ikut-un?991101mainnews

VRS
April 23rd, 2012, 03:49 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/22/09544461/UN.2013..Peluang..quot.Nyontek.quot..Dipersempit

UN2013,Peluang "Nyontek"Dipersempit Achmad Faizal | Kistyarini | Dibaca : 5315 kali Minggu, 22 April 2012 | 09:54 AM

Suasana pelaksanaan ujian nasional hari pertama di SMA Negeri 63 di kawasan Petukangan, Jakarta, Senin (16/4/2012). Photo: KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

SURABAYA, KOMPAS.com —Pemerintah berjanji meningkatkan kualitas penyelenggaraan ujian nasional untuk memperoleh hasil yang maksimal. Tahun depan, variasi soal UN akan ditingkatkan untuk lebih memperkecil kemungkinan aksi contek.

Menteri Pendidikan Nasional Mohamad Nuh mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyusun formulasi peningkatan variasi soal hingga 10 variasi sehingga nanti dalam satu kelas yang diisi 20 peserta UN hanya ada dua siswa yang soalnya sama.

"Saat ini dalam satu kelas masih

* why not start now?? Why next year??

tjokro_ragazzo
April 23rd, 2012, 02:23 PM
^^

Mental.... -____-

VRS
April 24th, 2012, 03:27 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/24/00500656/Jawaban.Soal.Beredar..UN.di.Demak.Terancam.Diulang.

JawabanSoalBeredar,UN diDemakTerancam Diulang Ari Widodo | Eko Hendrawan Sofyan | Dibaca : 1337 kali Selasa, 24 April 2012 | 00:50 AM

Kunci bocoran soal Ujian Nasional mata pelajaran bahasa INdonesia,beredar di Demak, Senin (23/4/2012) Photo: KOMPAS.com (ARI WIDODO)

DEMAK, KOMPAS.com — Ujian nasional (UN) tingkat SMP dan MTS di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada hari pertama ini diduga alami kebocoran. Di sejumlah lingkungan sekolah di wilayah Kecamatan Karangawen banyak ditemukan kunci jawaban soal yang berserakan di mana-mana.

Kunci jawaban untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang berisi 50 jawaban pilihan ganda lengkap dengan paket soal tersebut, misalnya ditemukan di halaman sekolah dan tong sampah. Ada beberapa lembar yang kondisinya sudah robek-robek, dan sebagian masih utuh. Diduga, kunci jawaban yang tertulis di secarik kertas tersebut dibuang setelah dipergunakan untuk menjawab soal-soal UN.

Saat ditanya Kompas.com terkait beredarnya kunci jawaban

VRS
April 25th, 2012, 05:57 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/24/17171217/RSBI.Ancam.Kecintaan.Berbahasa.Indonesia

RSBIAncamKecintaan BerbahasaIndonesia Ester Lince Napitupulu | Nasru Alam Aziz | Dibaca : 2398 kali Selasa, 24 April 2012 | 17:17 PM

Ilustrasi Photo: shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com —Penggunaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dinilai dapat mengancam rasa cinta dan bangga generasi muda berbahasa Indonesia. Padahal, pemerintah punya kewajiban untuk membina dan mengembangkan bahasa Indonesia supaya bisa digunakan untuk semua ilmu pengetahuan.

"Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara mendapat banyak rongrongan, termasuk dengan menjadikan bahasa asing sebagai bahasa pengantar di RSBI/SBI," kata Abdul Chaer, ahli bahasa Indonesia dari Universitas

typhoonbringer
April 25th, 2012, 11:46 AM
overconcerned much? i still speak better indonesian than english lol

D3Y
April 25th, 2012, 12:36 PM
Koalisi Pendidikan Minta UN Distop
Sukma Indah Permana - detikNews
Kamis, 19/04/2012 18:17 WIB

Jakarta Penyelenggaraan ujian nasional (UN) yang tengah digelar diminta untuk dihentikan. Karena masih banyaknya kecurangan yang ditemukan di sejumlah daerah.

"Pemerintah mau membuat 5-10 tipe soal sekalipun ini tidak akan mengubah keadaan. Kecurangan akan terus ditemukan dalam pelaksanaan UN," ujar Koordinator Koalisi Pendidikan, Lody Paat, dalam jumpa pers di Kantor Indonesian Corruption Watch (ICW), Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012).

Lody mengatakan bentuk evaluasi seperti UN ini harus segera dihentikan. Karena UN tidak bisa lagi digunakan sebagai alat ukur kualitas pendidikan. Menurutnya, UN adalah alat.

"Ibaratnya timbangan. Timbangan tidak akan menambah atau mengurangi berat badan," tuturnya.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia, Retno Listiyarti menambahkan alasan penghentian UN karena tidak dilibatkannya guru sebagai tenaga pengajar dalam pembuatan kebijakan UN.

"Kami sebagai guru tidak pernah dilibatkan dari hulu ke hilir dalam pembuatan kebijakan ini. Ini mengapa kami meminta UN harus segera dihapuskan," ujarnya.

FSGI menerima laporan kecurangan atau penyimpangan UN dari guru-guru SMA, SMK, dan MAN yang merupakan anggota FSGI. Retno mengatakan FSGI menerima laporan dari delapan daerah, yaitu Sumut, Brebes (Jateng), Muna (Sultra), Bekasi (Jabar), Pandeglang (Banten), DKI Jakarta, dan Jawa Timur.

(rmd/vit)

sumber: http://news.detik.com/read/2012/04/19/181714/1896717/10/koalisi-pendidikan-minta-un-distop?9922022

setuju 100%untuk yang di bold, tapi tidak dengan penghentian UN-nya secara total... UN tetap ada, hanya sistem dan mekanismenya saja yang harus ditata ulang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing2 daerah dimana lembaga pendidikan itu berada.

bicara kuantitas, pendidikan kita sudah lumayan tinggi, dimana jumlah sekolah2 dan lembaga2 pendidikan serta jumlah lulusan sekolah dari mulai SMU sampai S3, melonjak diangka lumayan banyak

namun, kualitas pendidikan kita memang masih sangat menyedihkan... UN bagi sebagaian kalangan tak lebih dari alat pembohongan massal dengan budaya menconteknya, tidak mengherankan generasi2 yang dihasilkan berikutnya masih banyak generasi sakit yang menduduki tatanan sosial tertinggi seperti para pejabat koruptor yang memang sudah terdidik untuk mempunyai mental tidak jujur semenjak dia dididik oleh lembaga pendidikan dahulu.

D3Y
April 25th, 2012, 12:42 PM
Usai UN, Ratusan Pelajar Diamankan Polis, Diduga Berencana Tawuran Massal

CISAAT- Jajaran anggota Polsek Cisaat mengamankan ratusan siswa sekolah di wilayah Kabupaten Sukabumi yang diduga berencana tawuran kemarin. Ratusan pelajar bengal yang menaiki mobil tronton itu, diamankan karena membawa puluhan senjata tajam berupa gir motor yang diikat tali, dua bilah celurit dan dua bilah golok.
Informasi yang dihimpun, penangkapan pelajar itu berawal saat ratusan pelajar menaiki truk tronton yang mengenakan baju seragam corat-coret melintasi Polsek Cisaat. Polisi tak mau ambil resiko. Mereka langsung menggeledah dan mengggiringnya ke Mapolsek Cisaat. “Anggota kami awalnya melihat pelajar tersebut tidak membawa sajam. Namun pencarian terus dilakukan akhirnya kami menemukan empat buah senjata tajam di dalam tas pelajar dan puluhan gir yang disembunyikan di dalam truk ditutupi pasir,” ungkap Kapolsek Cisaat Kompol Sukamto, kemarin
Ratusan pelajar tersebut terdiri dari Kelas XII yang selesai melaksanakan UN dan puluhan pelajar yang masih duduk kelas X dan XI di SMK Negeri Cibadak. Bahkan dari beberapa siswa yang berambut panjang dicukur petugas. “Pelajar ini kami data dan setiap pelajar agar menghubungi orangtua masing-masing agar datang ke Polsek Cisaat,” paparnya.
Ia menambahkan ratusan pelajar ini berdalih akan pergi ke Bandung. Namun para siswa membawa senjata tajam yang diduga akan melakukan tawuran.” Pelajar ini totalnya ada 120 pelajar dan dua pelajar di antaranya perempuan,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cibadak Kabupaten Sukabumi Taji Sutaji mengatakan, pihaknya akan memanggil orang tua siswa dengan tujuan memberikan pengarahan dan pembinaan.”Sekolah kami ada sistem poin jika siswa tersebut sudah nilai 100 poin kami keluarkan,” bebernya
Menurutnya siswa yang masih duduk kelas X dan XI akan diberikan pengarahan dan pembinaan secara ketat agar siswa tersebut tidak mengulang kembali ulah yang tidak baik ini. “Kami tindak tegas bahkan memanggil orang tua dengan membuat surat pernyataan,” pungkas Taji. (fkr/cr7)
GRAFIS
1. Di sekitar ruas Jalan Raya Cisaat, ratusan pelajar menumpangi truk tronton melaju menuju arah Kota Sukabumi.
2. Tepat di depan Mapolsek Cisaat, sejumlah petugas memergoki mereka menumpangi truk.
3. Setelah dikejar, petugas menemukan senjata tajam yang tersimpan di bawah tumpukan pasir. Itu sengaja dilakukan pelajar untuk mengelabui petugas.
4. Pelajar asal SMKN I Cibadak itu, digiring petugas.
http://radarsukabumi.com/?p=9212

:ohno:....cuman beruneg2

Disinyalir seorang guru SD meninggal dunia karena depresi oleh ancaman orang tua murid yang sempat emosi karena anaknya sedikit mengalami tindak kekerasan akibat kenakalannya sendiri.
Hhhhh.. bapak ibu selaku orang tua, mohon maaf jika nanti para guru kurang perduli pada perkembangan peserta didik ; kepada bangsa dan negara, mohon maaf jika nanti para guru tak mampu lagi mencerdaskan kehidupan bangsa karena kebebasan para guru berekspresi sepertinya sudah sangat dibatasi.

PENDIDIKAN bagi suatu masyarakat berfungsi sebagai social machine yang bertanggungjawab untuk merancang masa depannya. Seorang pendidik bertugas membantu mempersiapkan para peserta didik untuk memiliki ilmu pengetahuan yang luas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat secara luas. Namun belakangan ini, eksistensi pendidik seringkali dihadapkan dengan realitas yang tidak mendukung pelaksanaan tugas profesinya, seperti adanya pengaduan orang tua dan masyarakat terhadap kekerasan yang dilakukan pendidik tatkala melaksanakan tugasnya di sekolah,,,,,berita di atas adalah salah satu dampak nyata dari dekadensi moral pelajar yang sedikitpun tak punya rasa malu, takut atau kasihan terhadap guru2 yang telah mengajarkannya sopan santun.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan UU Perlindungan Anak sesungguhnya merupakan upaya melindungi anak Indonesia dari perlakuan yang sewenang-wenang. Namun, eksistensinya seringkali dijadikan “alat” untuk menjustifikasi kesalahan anak. Kondisi ini berdampak semakin sulitnya guru melaksanakan tugas kependidikan untuk menegakkan kedisiplinan, terutama membina kepribadian anak dengan akhlak yang terpuji.

Adanya KPAI dan UU Perlindungan Anak secara yuridis melarang adanya tindakan kekerasan terhadap peserta didik. Padahal, sebagai seorang pendidik, guru/dosen memiliki otoritas akademik di dalam kelas untuk menegakkan disiplin agar tercapai tujuan pembelajaran yang dilaksanakan. Di sisi lain, seringkali terlupakan adalah alasan hukuman yang dilakukan guru. Untuk itu, perlu dilakukan uji materi (judicial review) terhadap UU Perlindungan Anak, khususnya pasal 80, 81, dan 82. Sebab, belum tentu tindakan guru murni kesalahannya, akan tetapi akibat kesalahan yang dilakukan peserta didiknya.

VRS
April 26th, 2012, 05:32 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/26/0936495/UN.Berlangsung.Tanpa.Pengawalan.Ketat

UNBerlangsungTanpa PengawalanKetat Junaedi | Lusia Kus Anna | Dibaca : 252 kali Kamis, 26 April 2012 | 09:36 AM

Ujian nasional di sejumla sekoah di Polewali masih diwarnai dugaan kecurangan. Selain para siswa dan pengawas bebas berponsel ria, mebawa buku dan tas masuk kelas sampai ujian digelar tanpa ada petugas kepolsiian di sekolah yang sudah menjadi protap pelaksanaan ujian. Photo: KOMPAS.com/ Junaedit

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Pelaksanaan ujian nasional di sejumlah sekolah di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berlangsung tanpa pengawasan ketat sebagai mana aturan atau protap ujian nasional. Selain berlangsung tanpa pengawalan petugas kepolisian, para peserta ujian dan pengawas juga bebas membawa ponsel, tas dan buku-buku ke dalam kelas.

Di SMPN 3 Wonomulyo Polewali Mandar misalnya, tidak satupun ada polisi yang ikut mengawasi jalannya UN. Para siswa pun bebas membawa tas dan ponsel ke dalam kelas. Pengawas ujian juga tampak lebih asyik memainkan ponselnya dan tak mengawasi para peserta ujian.

Sejumlah pengawas yang tertangkap kamera wartawan sedang bermain ponsel lang

Fir3blaze
April 26th, 2012, 03:20 PM
Sedikit pembuktian bahwa dunia pendidikan kita tidak bermasalah melulu.

Thomson Reuters: Riset Indonesia Sedikit tapi Berkualitas

Jumlah paper publikasi penelitian Indonesia memang rendah, namun kualitas riset Indonesia tergolong unggul.

Diketahui, secara ranking, jumlah publikasi riset Indonesia tergolong kedua terendah se-Asia Tenggara. Berdasarkan jumlah publikasi, negara yang paling produktif dalam riset berturut-turut adalah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

"Namun, berdasarkan jumlah riset yang disitasi, Indonesia nomor tiga se-Asia Tenggara. Artinya, risetnya sedikit tetapi kualitas dunia," kata Wong Woei Fuh, Managing Director Rest of Asia Pacific Intellectual Property and Science di Thomson Reuters.

Sementara itu, hasil riset yang paling banyak disitasi adalah bidang ilmu sosial dan humaniora, medis, pertanian, lingkungan, ekologi dan imunologi (kekebalan tubuh).

Sumber http://sains.kompas.com/read/2012/04/26/19424848/Thomson.Reuters.Riset.Indonesia.Sedikit.tapi.Berkualitas

VRS
April 27th, 2012, 03:27 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/04/26/15354496/Tim.Robot.UGM.Rebut.2.Emas.dan.1.Perak.di.AS

TimRobotUGMRebut2 Emasdan1PerakdiAS Gandang Sajarwo | Latief | Dibaca : 2368 kali Kamis, 26 April 2012 | 15:35 PM

Tim Robot UGM berhasil merebut 2 medali emas dan 1 medali perak pada ajang Robogames 2012 di San Mateo, California, Amerika Serikat . Photo: KOMPAS.com/ Gandang Sajarwo

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -Tim Robot Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih 2 medali emas dan 1 medali perak pada ajang Robogames 2012 di San Mateo, California, Amerika Serikat, yang berlangsung pada 20-22 April 2012. Kompetisi robot tingkat internasional itu diikuti 238 tim, 682 robot, dan 1.039 insinyur dari 16 negara di dunia seperti Argentina, Denmark, India, Jepang, Korea, dan Amerika.

Setidaknya 59 kategori dipertandingkan dalam kompetisi robot bergengsi ini, mulai humanoid, halang rintang, kungfu, dan pertempuran. Tim robot UGM yang diwakili oleh Luis Rizki Ramelan (Teknik Elektro 2009), Noer Aziz Ismail (Teknik Elektro 2009) dan Ridwan Widoyoko (Teknik Mesin 2008), membawa tujuh robot untuk dipertandingkan di ajang tersebut.

"Kami membawa 7 robot, d

D3Y
May 2nd, 2012, 03:04 AM
selamat memperingati HARDIKNAS buat rekan2 pendidik dan seluruh insan-insan pendidikan indonesia..
moga HARDIKNAS kali ini menjadi momentum kebangkitan pendidikan indonesia menuju yang lebih baik dan seimbang antara kualitas dan kuantitasnya

go indonesiaku

VRS
May 2nd, 2012, 03:52 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/05/01/13283163/Komitmen.Pemerintah.terhadap.PTS.Tidak.Jelas.

KomitmenPemerintah terhadapPTSTidakJelas Indra Akuntono | Latief | Dibaca : 586 kali Selasa, 1 Mei 2012 | 13:28 PM

Ilustrasi: Photo: shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com -Pemerintah didesak untuk memberikan komitmen yang jelas pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Hal itu disampaikan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Edi Suandi Hamid kepada Kompas.com, Selasa (1/5/2012), di Jakarta.

Dia mengatakan, pemerintah selama ini terkesan melakukan dikotomi perguruan tinggi. Layanan yang diberikan antarperguruan tinggi, khususnya terhadap PTS, masih belum merata dan proporsional.

"Bantuan memang ada, ta

tjokro_ragazzo
May 2nd, 2012, 03:58 AM
^^

sebaiknya PTS itu dilebur aja yang besar-besar, jadi ada bbrp 'Holding' PTS nanti. kalo bisa satu propinsi besar cukup 3-4 Univ Swasta yg penggabingan2 akademi-akademi kecil. kampusnya akan nyebar, tdk perlu bangunan baru tapi yg eksisting dr anggota holding.

Misal, di Jogja dibikin holding baru PTS 'A', gabungan dr Stikes 'A', Stiper 'B', STTI 'C', STP 'D', dan sebagainya. Toh dari mereka-mereka sudah ada yg punya pendidikan S1, jadi saya rasa tdk masalah untuk disebut 'Universitas'.

dan tentunya lagi, ada 'subsidi' khusus dikarenakan 'universitas' ini akan lebih baik jika disasarkan untuk golongan kurang mampu untuk mengenyam pendidikan tinggi.

again, kalau pemerintah mau, apa sih yg gak bisa....

ananto hermawan
May 2nd, 2012, 04:15 AM
M Nuh: Hardiknas Momentum Bangkitkan Generasi Emas
JAKARTA--MICOM: Menyongsong pelaksanaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, Kemendikbud mengambil tema Bangkitnya Generasi Emas Indonesia.

Tema tersebut disesuaikan dengan rencana besar Kemendikbud untuk menyiapkan generasi emas sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan RI pada 2045 nanti.


"Tahun ini kami canangkan sebagai masa ‘menanam’ generasi emas tersebut. Dari 2012-2035 Indonesia mendapat bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif paling tinggi di antara usia anak-anak dan orang tua," kata Mendikbud M Nuh pada jumpa pers tentang Hardiknas di kantor Kemendikbud Jakarta, Selasa (1/5).

selengkapnya: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/01/316783/293/14/M-Nuh-Hardiknas-Momentum-Bangkitkan-Generasi-Emas

VRS
May 9th, 2012, 04:10 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/05/08/09424157/Nilai.UN.Belum.Layak.Jadi.Tiket.Masuk.PTN

NilaiUNBelumLayakJadi TiketMasukPTN Indra Akuntono | Lusia Kus Anna | Dibaca : 3610 kali Selasa, 8 Mei 2012 | 09:42 AM

Tumpukan formulir seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) Photo: Kompas/Raditya Helabumi

JAKARTA, KOMPAS.com — Masih banyaknya persoalan terkait penyelenggaraan dan hasil ujian nasional dinilai memicu keraguan terhadap kredibilitas UN. Karena itu rencana pemerintah untuk mengintegrasikan hasil UN sebagai syarat seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri atau SNMPTN perlu dikaji secara cermat.

Menurut Raihan Iskandar, anggota Komisi X DPR, masih ada keraguan pada kredibilitas UN sendiri. "Selama masih terjadi berbagai kecurangan dalam penyelenggaraan UN, kredibilitas hasil dari UN patut dipertanyakan dan belum layak dijadikan tiket masuk ke PTN," katanya di Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Apalagi, kata dia, dengan keragaman sekolah-sekolah yang ada, baik dari segi saran

tjokro_ragazzo
May 9th, 2012, 08:50 AM
M Nuh: Hardiknas Momentum Bangkitkan Generasi Emas

puluhan tahun... hardiknas momentum, hardiknas momentum... bla bla bla..... masih banyak yg belom bisa sekolah om....

sekali-kali program tuh yg realistis: "Hardiknas: 0% Putus Sekolah"

gitu.....

program kok yg gak realistis gitu.... blah!!! :nuts:

ananto hermawan
May 9th, 2012, 03:24 PM
puluhan tahun... hardiknas momentum, hardiknas momentum... bla bla bla..... masih banyak yg belom bisa sekolah om....

sekali-kali program tuh yg realistis: "Hardiknas: 0% Putus Sekolah"

gitu.....

program kok yg gak realistis gitu.... blah!!! :nuts:

Hahaha.... :D

Bener2, masih banyak yang putus sekolah, tidak bisa sekolah karena masalah ekonomi, gedung sekolah banyak yang rusak, dana BOS di selewengkan dan masih banyak masalah.

Andre_theRising
May 9th, 2012, 05:45 PM
Sebenarnya perlu ada liputan khusus yang benar2 khusus untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang slalu update dan disertai diskusi2 dan wawancara2..

Wartawan kita sukanya berita koboi dan pistol, kader2 Demokrat, dsb..
Padhal topik berita seperti di atas sangat penting dalam pembangunan bangsa sekaligus mengawal program pemerintah

VRS
May 15th, 2012, 04:58 AM
http://m.kompas.com/news/read/2012/05/14/1642581/Arismunandar.:.Kampus.Harus.Perangi.Anarkisme

Arismunandar:Kampus HarusPerangiAnarkisme Ester Lince Napitupulu | Dedi Muhtadi | Dibaca : "532" kali Senin, 14 Mei 2012 | 16:42 PM

JAKARTA, KOMPAS.com - Kampus perlu memberi perhatian serius terhadap anarkisme yang mulai meluas di kalangan mahasiswa. Untuk memerangi anarkisme, kampus perlu melayani semua kebutuhan-kebutuhan dari mahasiswa.

Hal ini dikatakan Arismunandar yang kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Negeri Makassar di Jakarta, Senin (14/5/202). Arismunandar sebelumnya menjabat rektor di tahun 2008-2012.

Arismunandar mengatakan kampus perlu menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan oleh mahasiswa, dan menciptak