laba-laba
March 3rd, 2005, 05:01 AM
news and discussion about that
source : http://analisadaily.com
Jelang Pelaksanaan Lake Toba Summit
Setelah Diperbaiki, Perjalanan Medan-Siantar Bisa 2 Jam
Medan, (Analisa)
Menjelang pelaksanaan Lake Toba Summit atau pertemuan Gubernur Sedunia yang akan dilaksanakan di Parapat pada 10-12 Maret mendatang, infrastruktur jalan sudah mengalami perbaikan dan waktu tempuh dari Medan-Siantar yang seharusnya memakan waktu hingga 3 jam, kini sudah menjadi 2 jam.
"Setelah dilakukan perbaikan ruas jalan sepanjang 34 kilometer antara Medan-Siantar, kini jarak tempuh sudah menjadi minimal yaitu dari 3 jam lebih, sekarang bisa menjadi 2 jam," ungkap Kepala Dinas Jalan dan Jembatan Sumatera Utara, Ir Roslila Sitompul kepada wartawan, Rabu (2/3) usai mengikuti acara serah terima jabatan antara Chairullah dengan Kasim Siyo.
Roslila mengatakan, selain jalan Medan-Siantar menuju Parapat yang diperbaiki, jalan dari Simarjarunjung ke Berastagi juga telah mengalami perbaikan selain dilakukan overlay juga dilakukan patching (tambal sulam).
"Untuk jalan Simarjarungjung hingga Berastagi kita buat jalan yang aman agar para tamu-tamu yang datang tidak terkendala, tetapi kita ketahui bahwa jalan dari Simarjarunjung ke Berastagi traffic-nya (kepadatan lalu lintas) tidak terlalu tinggi, seperti jalan Medan-Parapat, maka untuk jalan ini kita hanya membuat jalan yang aman saja, tidak berlubang dan sisi dari badan jalannya kita buat baik," terang Roslila.
Sementara itu, Roslila juga mengatakan bahwa sebelumnya Ir Jhon Hugo Silalahi, Bupati Simalungun, ketika berkunjung ke Medan sempat menyatakan bahwa dirinya dapat menempuh perjalanan Siantar-Medan selama dua jam saja. "Jhon Hugo sudah mengatakan kepada saya kalau dia mampu menempuh perjalanan Siantar-Medan selama dua jam saja," tukas Roslila.
Mengantisipasi bagian-bagian jalan yang longsor, Roslila juga sudah mempersiapkan peralatan yang stand by untuk memperbaiki jalan longsor. "Untuk daerah-daerah yang rawan longsor, kita telah menyiapkan peralatan, juga tenaga-tenaga manual untuk segera memperbaiki jalan tersebut," tegasnya.
Jelang penyelenggaraan Toba Summit ini juga Dinas Jalan Jembatan sudah membentuk Posko Jalan Jembatan, di mana Roslila sudah mengeluarkan SK Khusus yang mengatur wewenang tugas para stafnya masing-masing. "Saya sudah buat SK untuk itu, dan saya juga sudah mendelegasikannya kepada seluruh staf, agar nantinya tidak ada lagi yang saling buang badan untuk tugas yang sudah dibebankan masing-masing," katanya.
Sebelumnya perbaikan jalan Medan-Parapat tersebut sepanjang 34 km, terdiri atas 11 proyek. Proyek pertama merupakan jalan Pematang Siantar-Parapat-Porsea sepanjang 17,75 km, Porsea-Silimbat-Siborong-borong sepanjang 9,55 km. Panggururan-Ambarita sepanjang 3 km, Tomok-Onan Runggu-Nainggolan sepanjang 3 km, Silangit-Muara sepanjang 1,50 km.
Proyek perbaikan jalan lainnya, Medan-Perbauangan-Sei Rampah-Tebing Tinggi sepanjang 15,75 km, Tebing Tinggi-Pematang Siantar sepanjang 23,35 km, Pematang Siantar-Tuna Runggu sepanjang 1 km, Tiga Runggu-Seribu Dolok sepanjang 6 km, Seribu Dolok-Merek sepanjang 2,40 km dan Tanjung Dolok hingga Tiga Runggu sepanjang 16 km. (di)
source : http://analisadaily.com
Jelang Pelaksanaan Lake Toba Summit
Setelah Diperbaiki, Perjalanan Medan-Siantar Bisa 2 Jam
Medan, (Analisa)
Menjelang pelaksanaan Lake Toba Summit atau pertemuan Gubernur Sedunia yang akan dilaksanakan di Parapat pada 10-12 Maret mendatang, infrastruktur jalan sudah mengalami perbaikan dan waktu tempuh dari Medan-Siantar yang seharusnya memakan waktu hingga 3 jam, kini sudah menjadi 2 jam.
"Setelah dilakukan perbaikan ruas jalan sepanjang 34 kilometer antara Medan-Siantar, kini jarak tempuh sudah menjadi minimal yaitu dari 3 jam lebih, sekarang bisa menjadi 2 jam," ungkap Kepala Dinas Jalan dan Jembatan Sumatera Utara, Ir Roslila Sitompul kepada wartawan, Rabu (2/3) usai mengikuti acara serah terima jabatan antara Chairullah dengan Kasim Siyo.
Roslila mengatakan, selain jalan Medan-Siantar menuju Parapat yang diperbaiki, jalan dari Simarjarunjung ke Berastagi juga telah mengalami perbaikan selain dilakukan overlay juga dilakukan patching (tambal sulam).
"Untuk jalan Simarjarungjung hingga Berastagi kita buat jalan yang aman agar para tamu-tamu yang datang tidak terkendala, tetapi kita ketahui bahwa jalan dari Simarjarunjung ke Berastagi traffic-nya (kepadatan lalu lintas) tidak terlalu tinggi, seperti jalan Medan-Parapat, maka untuk jalan ini kita hanya membuat jalan yang aman saja, tidak berlubang dan sisi dari badan jalannya kita buat baik," terang Roslila.
Sementara itu, Roslila juga mengatakan bahwa sebelumnya Ir Jhon Hugo Silalahi, Bupati Simalungun, ketika berkunjung ke Medan sempat menyatakan bahwa dirinya dapat menempuh perjalanan Siantar-Medan selama dua jam saja. "Jhon Hugo sudah mengatakan kepada saya kalau dia mampu menempuh perjalanan Siantar-Medan selama dua jam saja," tukas Roslila.
Mengantisipasi bagian-bagian jalan yang longsor, Roslila juga sudah mempersiapkan peralatan yang stand by untuk memperbaiki jalan longsor. "Untuk daerah-daerah yang rawan longsor, kita telah menyiapkan peralatan, juga tenaga-tenaga manual untuk segera memperbaiki jalan tersebut," tegasnya.
Jelang penyelenggaraan Toba Summit ini juga Dinas Jalan Jembatan sudah membentuk Posko Jalan Jembatan, di mana Roslila sudah mengeluarkan SK Khusus yang mengatur wewenang tugas para stafnya masing-masing. "Saya sudah buat SK untuk itu, dan saya juga sudah mendelegasikannya kepada seluruh staf, agar nantinya tidak ada lagi yang saling buang badan untuk tugas yang sudah dibebankan masing-masing," katanya.
Sebelumnya perbaikan jalan Medan-Parapat tersebut sepanjang 34 km, terdiri atas 11 proyek. Proyek pertama merupakan jalan Pematang Siantar-Parapat-Porsea sepanjang 17,75 km, Porsea-Silimbat-Siborong-borong sepanjang 9,55 km. Panggururan-Ambarita sepanjang 3 km, Tomok-Onan Runggu-Nainggolan sepanjang 3 km, Silangit-Muara sepanjang 1,50 km.
Proyek perbaikan jalan lainnya, Medan-Perbauangan-Sei Rampah-Tebing Tinggi sepanjang 15,75 km, Tebing Tinggi-Pematang Siantar sepanjang 23,35 km, Pematang Siantar-Tuna Runggu sepanjang 1 km, Tiga Runggu-Seribu Dolok sepanjang 6 km, Seribu Dolok-Merek sepanjang 2,40 km dan Tanjung Dolok hingga Tiga Runggu sepanjang 16 km. (di)