View Full Version : [BALIKPAPAN] Projects & Development



Blue_Sky
July 10th, 2005, 09:10 AM
This thread will give information about project and development in Balikpapan in East Borneo...

Since its from Borneo, maybe the project is not as large as in Java...
So please give a mark according to the city that just start to develop and dont compare to Jakarta and others big city in Indonesia :tongue3: :tongue3:

I hope u can enjoy my show
:):)

Blue_Sky
July 10th, 2005, 09:17 AM
Balikpapan Plaza Hotel

a 4 stars hotel that build by the Plaza Hotels
at the first time they planned to build it 9 storeys but they've changed their plan and add another 2 storeys to become 11 storeys hotel
:):)

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/Balikpapan-Htl-w.jpg

Currently our hotel in Balikpapan is under construction. Located in strategic location with modern minimalist design to unwind before, after or even during your business time in Balikpapan

Expected to Open on November 2005.

Balikpapan Plaza Hotel

Jl. Ery Suparjan, Balikpapan

http://www.pphotels.com/hotels/balikpapan/

Blue_Sky
July 10th, 2005, 09:24 AM
Swiss-Belhotel Balikpapan

an 11 storeys hotel located right in the beach directly facing the sea of Maccasar Strait (Selat Makassar)

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/pic_balikpapan.jpg

The management agreement was signed on 20th December 2004 and the construction will start in 2005 and be completed by September 2006.

The Swiss-Belhotel Balikpapan will be located in Balikpapan on east coast of the island of Borneo. Balikpapan is an area with an abundance of natural resources and attracts many international business executives.

The hotel is being designed by an Australian company - PTI, and will include a shopping mall. The Hotel will have over 150 rooms and apartments and will be internationally rated as a four star operation.

Facilities include restaurants, lounge bar, banquet rooms, swimming pool, fitness center, and business center.

http://images.google.com.my/imgres?imgurl=http://www.swiss-belhotel.com/image/pic_balikpapan.jpg&imgrefurl=http://www.swiss-belhotel.com/upcoming_event.html&h=116&w=200&sz=9&tbnid=KnfX6P48_XgJ:&tbnh=57&tbnw=99&hl=en&start=251&prev=/images%3Fq%3Dbalikpapan%26start%3D240%26svnum%3D10%26hl%3Den%26hs%3DpVV%26lr%3D%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official_s%26sa%3DN

Alvin
July 10th, 2005, 09:31 AM
I like them :okay: keep postin'!

Blue_Sky
July 10th, 2005, 02:24 PM
Grand Sudirman Balikpapan

Office park, Apartment, Hotel and Resort center...
Have 3 tower located in Jalan Jendral Sudirman Balikpapan

Each tower have 17 storeys but too bad i don't know exactly the height plus i also don't have the site plan or pics :(:(

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Olahraga&id=114555

BALIKPAPAN-Apartemen mewah Grand Sudirman yang mulai dipasarkan 1 April, hingga Sabtu lalu (23/4), telah terjual 69 unit. Ini tentu merupakan prestasi yang membanggakan, mengingat apartemen berupa gedung bertingkat yang terletak di Jl Sudirman Balikpapan itu yang pertama di Kaltim.

Sistem pemasarannya dilakukan “keroyokan”. Setidaknya ada enam perusahaan broker yang terlibat, yakni LJ Hooker Balikpapan, Ray White Balikpapan, ERA Property Center Balikpapan, ERA Nusa Samarinda, ERA Commerce Jakarta, dan ERA Galaxy Surabaya.

“Dari 69 unit yang terjual, 50 unit di antaranya adalah ERA yang memasarkan. Jadi prestasi ERA terbanyak, yaitu sekitar 72 persen,” kata Yan Primadi, member broker ERA Property Center Balikpapan, kepada Kaltim Post.

Yan Primadi yang didampingi Marketing Associate ERA Property Center Balikpapan Yan Ali Krisnadi mengungkapkan, konsumennya tidak hanya orang berduit lokal Kaltim, tetapi ada juga yang berasal dari Jakarta dan Surabaya. Para konsumen berkeyakinan bahwa Grand Sudirman yang berada di jantung Kota Minyak merupakan tempat investasi sangat menjanjikan keuntungan berlipat.

Menurut Yan Primadi, Grand Sudirman yang terdiri dari tiga tower, bagian depan berupa office park. Sedang dua tower lainnya resident atau apartemen, dan hotel, dengan jumlah ruang atau kamar 290 unit. Namun untuk office park hingga Sabtu (23/4), belum dipasarkan.

Dikatakan Yan Primadi, meski secara fisik jumlah lantainya 17, tapi dalam hitung-hitungan marketing 20 lantai. Sebab, lantai 4, 13 dan 14 tidak ada. Sehingga menghitungnya dari lantai tiga langsung lima, setelah lantai 12 lompat ke 15.

Mengapa demikian? “Berdasarkan kepercayaan orang Tionghoa, angka 4 adalah angka mati. Sedangkan 13 merupakan angka sial,” jawab Yan Primadi, seraya menyebutkan, bagian paling atas berupa penthouse hanya dua unit untuk satu lantai, masing-masing 355 m2 dan 276 m2. Harganya pun termahal.(ji)

Blue_Sky
July 10th, 2005, 02:33 PM
Dome Balikpapan

An International Convention Center in Balikpapan build in 2 storeys...
This 33,000 meter per square cost 50 billion rupiah (50 milliar rupiah) and can accomodate more than 4,500 peoples...

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=ProKaltim&id=95555

BALIKPAPAN- Pembangunan Dome Balikpapan di Jl Syarifuddin Yoes yang pemancangan pertama pondasinya dilakukan oleh Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE Kamis (14/10) lalu, pada PON XVII 2008 mendatang akan menjadi salah satu gedung yang akan dimanfaatkan untuk tempat pertandingan salah satu cabang olahraga.

Gedung multifungsi yang dibangun kontraktor PT Kali Raya Sari (KRS) ini, selain bisa untuk kegiatan pameran dan pertunjukkan, juga bisa dimanfaatkan untuk penyelengaraan olahraga beladiri, tenis, bolavoli dan basket. "Bila untuk pertunjukkan mampu menampung 4.000 penonton yang tersebar di lantai dasar dan tribun lantai pertama dan lantai kedua ditambah tribun utama.

Walikota Balikpapan Imdaad Hamid ketika peresmian pemancangan pondasi pertama mengatakan, gedung olahraga dan promosi ini merupakan proyek monumental di Balikpapan. Bahkan gedung berbentuk dome pertama yang ada di Kalimantan.

"Balikpapan selama ini belum mempunyai fasilitas gedung yang bisa digunakan untuk kegiatan olahraga dan promosi. Gedung serbaguna yang ada sekarang ini adalah milik Pertamina. Diharapkan dengan selesainya pembangunan gedung yang mampu menampung sekitar 4.500 penonton ini, nantinya akan menggairahkan dunia olahraga, promosi dan sosial kemasyarakatan yang lainnya," katanya.

Dome yang dibangun dengan dana APBD sekitar Rp50 miliar secara voorvinanciering, menurut Imdaad, sudah direncanakan sejak tahun 2000. Ketika akan dibangun tahun 2002, timbul permasalahan kota yang lainnya - yakni munculnya masalah banjir, sehingga tertunda sampai tahun 2004 ini.

Sementara itu Kacab PT KRS Balikpapan Ir S Chandra mengatakan, KRS yang beroperasi di Kaltim sejak 32 tahun yang lalu, baru kali pertama ini mendapatkan kepercayaan membangun gedung yang prestisius seperti Dome Balikpapapan ini.

"Kami akan mengerjakan pembangunan Dome Balikpapan dengan maksimal, karena gedung ini merupakan kebanggaan warga kota Balikpapan," katanya.

Proyek bangunan gedung olahraga dan promosi berbentuk dome di areal 33.000 meter persegi ini, kata Chandra, akan dibangun pula fasilitas pendukung lainnya berupa bangunan plaza. Lahan parkir yang mampu menampung 153 kendaraan roda empat dan 420 sepeda motor.

Proyek gedung olahraga dan promosi yang direncanakan oleh PT Biro Insinyur Exakta ini, pondasi tiang pancang pre stress ukuran 40 kali 40 centimeter. Kolom struktur beton K-225. Balok struktur pre sterss. Atap konstruksi space frame. Dinding pasangan bata. Kusen allumunium. Railling pipa stainless steel. Lantai sintetis mengadopsi pembangunan GOR modern. Dengan sirkulasi 40 persen, lantai dasar bisa menampung 60 stand pameran dan lantai dua 30 stand pameran..

Bila dimanfaatkan untuk lapangan olahraga basket dengan satu line menampung 1.733 penonton. Bolavoli dua line dengan jumlah penonton 2.086 penonton dan untuk badminton empat line mampu menampung 2.242 penonton. Untuk di tribun bisa menampung 560 penonton biasa dan 80 orang di tempat VIP.

Pimpinan konsultan PT Biro Insinyur Exakta Ir Sudjatmiko mengatakan, Balikpapan Dome akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan kota di kawasan Jl Sarifuddin Yoes dan sekitarnya. Menambah penyebaran pusat kegiatan kota yang berfungsi pula mengurangi kemacetan arus lalu lintas di kawasan jalur Klandasan, Muara Rapak dan Balikpapan Permai. "Dome Balikpapan diharapkan mampu menjadi pendukung Kota Balikpapan yang selama ini dipromosikan sebagai kota dagang dan jasa," kata Sudjatmiko yang punya pengalaman merencanakan pembangunan gedung BRI, gedung BPD dan Hotel Bahtera ini.(bs)

tata
July 10th, 2005, 09:23 PM
I hope u can enjoy my show
:):)

I do! I just realize Balikpapan will host PON in 2008. Great for the city!

Alvin
July 11th, 2005, 12:44 AM
here's a new mysterious apartment project for Balikpapan. www.etastudio.net

http://img213.imageshack.us/img213/9608/balikpapan2kj.png

Blue_Sky
July 11th, 2005, 10:27 AM
Thx Alvin for the info...

Later I'll check where is the exact location and detail of this misterious apartment...

this is another side of the misterious apartment

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/aaa.bmp

Blue_Sky
July 11th, 2005, 10:35 AM
I do! I just realize Balikpapan will host PON in 2008. Great for the city!

Actually our province Kalimantan Timur is the one who will host the PON in 2008 but Balikpapan also host a few sport event in PON beside Samarinda, Tenggarong, Bontang, Tarakan and Berau

By the time 2008 if no changes in project, Kalimantan Timur will have more than 140 km of highway, one new airport in Samarinda and ofcourse a lot of sport venues in every city

Blue_Sky
July 11th, 2005, 10:41 AM
Grand Adhika Hotel Bahtera

Is one of the most strategic hotel in Balikpapan coz directly located in the heart of Balikpapan's downtown.

From 6 storeys hotel now they renovated their hotel into a brand new hotel with 19 storeys tall. They also build a bridge connecting from their new hotel to the old building.

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Balikpapan&id=68693

BALIKPAPAN-Keinginan pengelola Adhika Hotel Bahtera (AHB) untuk membangun hotel 19 tingkat sebagai bentuk ekspansi dan pengembangan hotel yang ada, kini sudah mendapat restu Pemkot Balikpapan dengan dikeluarkannya izin persetujuan lokasi menggunakan tanah seluas kurang lebih 5.783 meter persegi di Kelurahan Klandasan Ilir Kecamatan Balikpapan Selatan (lahan parkir bagian belakang) oleh Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE.

Tentu izin awal untuk penggunaan lahan itu, akan dipergunakan bagi pengusaha Adhika Hotel Bahtera (AHB) untuk mengembangkan hotelnya sekaligus sejumlah hal yang harus ditaati sebelum melakukan pembangunan fisik hotel. “Jadi izin dari walikota itu akan kita gunakan sebagai referensi untuk membangun secara fisik hotel menjadi 19 tingkat di bawah bendera PT Hotel Bahtera Jaya Abadi,” kata Direktur AHB Ruddy Wong didampingi General Manager (GM) AHB I Gusti Agus Suhardja kepada Kaltim Post, kemarin.

Sebelumnya, izin juga diberikan pihak Hubungan Laut dan Udara Pemprov Kaltim terkait dengan ketinggian hotel yang diselaraskan dengan aturan navigasi. Sehingga, akan lebih memberikan peluang bagi pengusaha untuk ikut mengembangkan hotel sebagai bentuk ikut mendukung program pemerintah di bidang pariwisata.

Izin walikota itu dikeluarkan pada 27 Februari 2004 yang juga ditembuskan kepada sejumlah instansi terkait. Izin itu dikeluarkan setelah Ruddy Wong mengajukan permohonan pada tanggal 16 Desember 2003. Di mana selain pengembangan hotel juga ada jembatan bentang.

Menurut walikota, bahwa lokasi yang diajukan Ruddy Wong sudah sesuai dengan rencana detail tata ruang kota. Tetapi, pihak investor diminta untuk mengikuti segala aturan yang ditetapkan pemerintah. “Segala aturan akan kita ikuti. Termasuk kita ingin membangun jembatan bentang. Tujuannya, tentu untuk arus lalu-lintas agar bisa dari hotel satu ke hotel yang satunya. Apalagi nanti juga sifatnya untuk masyarakat karena hotel didesain ada pertokoan,” kata Ruddy Wong.

Sementara itu menurut Agus Suhardja, sejumlah hal akan dipenuhi pihak investor di antaranya mengajukan site plan kepada walikota, menyusun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), menyusun analisis mengenai dampak lalu-lintas dan lainnya. “Kita akan komitmen dan penuhi sesuai aturan yang berlaku. Untuk jembatan, desainnya tentu disesuaikan dengan pemerintah. Toh itu nanti juga untuk kepentingan masyarakat,” kata Agus. (git)

Blue_Sky
July 11th, 2005, 03:45 PM
Balikpapan Super Block

Balikpapan Super Block offer a new city lifestyle that combine an office centre, shopping mall, apartment and a hotel...

Balikpapan Super Block started with build a 20 storeys apartment...
later this new economics center will have a luxury shopping mall integrated with other infrastructure such as water world and city walk. A brand new 4 stars hotel also build in here...

height 70 m

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=ProKaltim&id=119270

SATU lagi pusat bisnis dibangun di Kaltim. Namanya Balikpapan Super Block (BSB), kawasan niaga terpadu seluas 12 hektare di kawasan Stalkuda, Balikpapan. Pre-launching dilakukan akhir pekan ini, 18-19 Juni.

BSB membidik peluang investasi yang cerah di daerah ini. Seperti diungkapkan Ricky Tjan, Operation Manager PT Wulandari Bangun Laksana (WBL) selaku pengembang, pihaknya melihat kemajuan pesat Balikpapan dan berniat memajukan bisnis properti yang memang marak.

Tapi, mengapa harus Balikpapan? Ricky buka kartu. “Di sini banyak perusahaan asing. Konsep properti yang kami tawarkan memang menjadikan para ekspatriat yang banyak di kota ini sebagai salah satu target utama market,” akunya, kepada Kaltim Post, kemarin (14/6). “Meski yang user memesan sejauh ini, juga cukup banyak berasal dari Balikpapan sendiri,” sambung Ricky.

Konsep BSB memang dibangun dengan nuansa stylish yang kental sesuai gaya hidup kosmopolitan masa kini. Di Balikpapan, sudah banyak dibangun pusat bisnis bahkan kota-kota satelit yang mengklaim sebagai sentra ekonomi baru.

Tapi BSB memadukan segalanya. Setidaknya, ini bisa dilihat dari rencana pembangunan yang bukan hanya deretan rumah toko (ruko) dan perkantoran. Kawasan ini juga dilengkapi apartemen, mal, lengkap dengan berbagai sarananya seperti water world dan city walk. Hotel Jantra berbintang empat siap pula dibangun di sisi barat kawasan.

Dengan kelengkapannya inilah, lanjut Ricky, pihak yakin bersaing dengan pengembang yang terlebih dulu hadir di Kota Minyak. “Sebab kami menawarkan gaya hidup modern yang sebenarnya,” tegasnya.

Ricky menambahkan, semua unit kawasan itu meniru konsep berbagai pusat perbelanjaan raksasa di ibukota Jakarta. “Seluruh unit bangunan connect, misalnya antara mal dengan Hotel Jantra,” terang Ricky.

Saat ini, pihaknya sedang merampungkan tahap I BSB yang terdiri dari apartemen berlantai 20 serta deretan ruko. Dengan harga mulai Rp300 jutaan, BSB memberi diskon 25 persen (dalam jumlah unit terbatas) selama masa pre-launching ini. Juga, cicilan selama 24 kali tanpa bunga.

Dalam pre-launching yang digelar Sabtu-Minggu (18-19/6) ini, WBL akan mengemasnya dengan berbagai acara menarik. Termasuk di antaranya mengundang beberapa penghibur dari ibukota seperti Stefanie, Si-Shelly, dan Elvin.

WBL sendiri bukan pemain baru di bisnis pengembang nasional. Dengan holding company PAM Group, karya propertinya sudah menyebar di berbagai kota, seperti di Pekanbaru dan --tentu saja-- ibukota Jakarta.(zal)

Alvin
July 12th, 2005, 01:41 PM
Grand Sudirman Balikpapan

Office park, Apartment, Hotel and Resort center...
Have 3 tower located in Jalan Jendral Sudirman Balikpapan

Each tower have 17 storeys but too bad i don't know exactly the height plus i also don't have the site plan or pics :(:(

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Olahraga&id=114555

BALIKPAPAN-Apartemen mewah Grand Sudirman yang mulai dipasarkan 1 April, hingga Sabtu lalu (23/4), telah terjual 69 unit. Ini tentu merupakan prestasi yang membanggakan, mengingat apartemen berupa gedung bertingkat yang terletak di Jl Sudirman Balikpapan itu yang pertama di Kaltim.

Sistem pemasarannya dilakukan “keroyokan”. Setidaknya ada enam perusahaan broker yang terlibat, yakni LJ Hooker Balikpapan, Ray White Balikpapan, ERA Property Center Balikpapan, ERA Nusa Samarinda, ERA Commerce Jakarta, dan ERA Galaxy Surabaya.

“Dari 69 unit yang terjual, 50 unit di antaranya adalah ERA yang memasarkan. Jadi prestasi ERA terbanyak, yaitu sekitar 72 persen,” kata Yan Primadi, member broker ERA Property Center Balikpapan, kepada Kaltim Post.

Yan Primadi yang didampingi Marketing Associate ERA Property Center Balikpapan Yan Ali Krisnadi mengungkapkan, konsumennya tidak hanya orang berduit lokal Kaltim, tetapi ada juga yang berasal dari Jakarta dan Surabaya. Para konsumen berkeyakinan bahwa Grand Sudirman yang berada di jantung Kota Minyak merupakan tempat investasi sangat menjanjikan keuntungan berlipat.

Menurut Yan Primadi, Grand Sudirman yang terdiri dari tiga tower, bagian depan berupa office park. Sedang dua tower lainnya resident atau apartemen, dan hotel, dengan jumlah ruang atau kamar 290 unit. Namun untuk office park hingga Sabtu (23/4), belum dipasarkan.

Dikatakan Yan Primadi, meski secara fisik jumlah lantainya 17, tapi dalam hitung-hitungan marketing 20 lantai. Sebab, lantai 4, 13 dan 14 tidak ada. Sehingga menghitungnya dari lantai tiga langsung lima, setelah lantai 12 lompat ke 15.

Mengapa demikian? “Berdasarkan kepercayaan orang Tionghoa, angka 4 adalah angka mati. Sedangkan 13 merupakan angka sial,” jawab Yan Primadi, seraya menyebutkan, bagian paling atas berupa penthouse hanya dua unit untuk satu lantai, masing-masing 355 m2 dan 276 m2. Harganya pun termahal.(ji)

pictures: from www.grandsudirman.com

http://img351.imageshack.us/img351/6499/grandsudirman30lt.pnghttp://img351.imageshack.us/img351/6436/grandsudirman15ga.png

A new and bold development is rising in Balikpapan: the Grand Sudirman. The Grand Sudirman has been design to be an integrated, office and residential complex, unparalleled in concept and execution anywhere in Indonesia. This unique project will feature intelligent, high rise office bulidings, an international hotel and lifestyle residences never before seen in a single development, incorporating every modern convenience and amenity that promotes profitable business, and comfortable residential lifestyles. The Grand Sudirman is well positioned to become the preferred hub of commercial, residential, and business activity in Balikpapan.

Blue_Sky
July 14th, 2005, 11:36 AM
Thx again Alvin for the info
:) :)
Until we wait the other project I will post some of Balikpapan pic for u all

Hotel Benakutai
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/HotelBenakutai.jpg

Hotel Dusit inn (dont compare to dusit in mangga dua :tongue3: :tongue3: )
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/DusitInn.jpg

Taman Bekapai (one of Balikpapan's landmark)
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/tamanBekapai.jpg

David-80
July 23rd, 2005, 06:33 PM
@Blue_sky, I read in this magazine, Bisnis property and i saw the article about BSB and Grand sudirman, which is really awesome because they closer to the beach.

My question is, are they actually on the same street? JL sudirman?

If so then this city will become Indonesia's version of Gold coast !

cheers

tata
July 23rd, 2005, 08:37 PM
I like this fountain....


Taman Bekapai (one of Balikpapan's landmark)
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/tamanBekapai.jpg

Blue_Sky
July 24th, 2005, 05:14 AM
@Blue_sky, I read in this magazine, Bisnis property and i saw the article about BSB and Grand sudirman, which is really awesome because they closer to the beach.

My question is, are they actually on the same street? JL sudirman?

If so then this city will become Indonesia's version of Gold coast !

cheers

Yes they are in Jl. Sudirman but too bad gap between them is about almost 1km coz Jl Sudirman is quite a long road

And for information
Balikpapan CBD is located right in the beach
and most of building in there must reclamated the sea into a solid land

And Balikpapan local government has planned to a massive sea reclamation in the future for reduce the traffic congestion but too bad until now still looking for the investor

Blue_Sky
July 24th, 2005, 05:16 AM
I like this fountain....

Thanks Tata...
Here's another one for you
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/tamanbekapai1.jpg

:) :)

Mahaputra
July 24th, 2005, 08:23 AM
have u guys got pics of balikpapan?
like aerials or something

tata
July 24th, 2005, 11:00 AM
Thanks Tata...
Here's another one for you

thx! you have another one in the day --not at night?

Blue_Sky
July 31st, 2005, 05:33 AM
@ Tata and Mahaputra

Sorry no more stock liao....
maybe later in december when i back to balikpapan

:):)

Blue_Sky
July 31st, 2005, 06:56 AM
==========================edited=============================

Danielseliong
July 31st, 2005, 06:59 AM
i think the leading city in borneo island should be Kuching rather than balik papan. Bcoz u mention Borneo island!

Blue_Sky
July 31st, 2005, 07:00 AM
=========================edited==============================

Blue_Sky
July 31st, 2005, 07:04 AM
========================edited===============================

Blue_Sky
July 31st, 2005, 07:16 AM
========================edited=============================

wonkcerbon
July 31st, 2005, 09:36 AM
@ Tata and Mahaputra

Sorry no more stock liao....
maybe later in december when i back to balikpapan

:):)

NOOO,...lol!

where do U live now btw

Blue_Sky
July 31st, 2005, 12:23 PM
lol....

I live in Kuching Malaysia now...
Hope can take a lot of Balikpapan's photo there
specially those project under construction

:):)

Blue_Sky
July 31st, 2005, 03:54 PM
=========================edited=============================

Blue_Sky
August 1st, 2005, 04:31 PM
source: http://www.metrobalikpapan.co.id/be...ri=278&id=47758

year 2005

Its written that Balikpapan having a super booming high class property such as exclusive apartment, luxury shopping complex etc

==========================================================

BALIKPAPAN-Mengawali tahun 2005 ini, kota Balikpapan dimeriahkan berbagai pembangunan properti, seperti apertemen, ruko, building office dan mal yang dinilai para investor merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Sebut saja Pasar Baru Square dan Grand Sudirman, merupakan mega cotoh mega proyek yang saat ini meramaikan pembangunan properti di Balikpapan.

Kemeriahan bisnis properti di Balikpapan akan bertambah dengan pelatakan batu sebagai tanda dilaunchingnya mega proyek baru Balikpapan Super Blok (BSB), yang direncanakan Sabtu (18/6) hari ini oleh Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE.

Menurut Riky, salah seorang staff pemasaran BSB, kawasan BSB merupakan komplek dari berbagai fungsi properti. “Di BSB kami menawarkan berupa tempat tinggal, yaitu apartement dan pusat pembelajaan yaitu ruko dan mal,” ujarnya.

Pada tahap awal, BSB memfokuskan pada pembangunan ruko dan apertement tower Ruby. “Ruko yang dibangun terletak di bagian depan dan sedangkan, untuk apartemen ada 3 buah tower dengan pemandangan yang ditawarkan yaitu garden,city dan pantai,” jelasnya.

Diakuinya properti ini (ruko dan tower Ruby) pembangunannya akan ditargetkan penyelesaiannya dalam waktu dua tahun. “Sedangkan penyelesaian secara keseluruhan kompleks niaga,perkantoran dan tempat tinggal ini direncanakan dalam waktu lima tahun,” akunya.

BSB, diakuinya diharap bisa menjadi salah satu magnet kegiatan perbelanjaan, hiburan, perkantoran dan tempat tinggal di kota Balikpapan. “Terget kami ini terkait dengan tersedianya berbagai pemanfaatan property yang selama ini ada dan juga fasilitas yang kami rencanakan dan persiapan,”tuturnya.(dhi)

wonkcerbon
August 3rd, 2005, 01:58 PM
I live in Kuching Malaysia now...
Hope can take a lot of Balikpapan's photo there
specially those project under construction

cant wait bro..

btw what do U think about Kuching, if we compared with Balikpapan which's the most important Indonesia city in Kalimantan

Blue_Sky
August 3rd, 2005, 03:38 PM
cant wait bro..

btw what do U think about Kuching, if we compared with Balikpapan which's the most important Indonesia city in Kalimantan

Good question but I would say Kuching is more developed city but Balikpapan is one of the most important city in SEA because of this

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/KilangPertamina.jpg

Is it the best skyline in Indonesia??
:bash: :bash:

Blue_Sky
August 5th, 2005, 04:44 PM
=========================edited==============================

Blue_Sky
August 11th, 2005, 05:32 AM
Kamis, 11 Agustus 2005
Hotel Menara Bahtera Mulai Dibangun

Dilengkapi 188 Kamar, Apartemen, dan Helipad

=========================================================

Stated in here that Menara Hotel Bahtera will build 19 storeys hotel in Balikpapan which is gonna be the tallest hotel in Kalimantan (Borneo)
This hotel will have 188 unit rooms, swiming pool, seafood restaurant and a 8 storeys parking lot that will accomodate more than 200 cars
In the second phase will contain shopping complex, 26 unit and 2 penthouses apartment that they predict will finish in 18 months

=========================================================

BALIKPAPAN--Walikota H Imdaad Hamid SE atas nama Pemkot Balikpapan menyatakan menyambut baik dengan dimulainya pembangunan Hotel Menara Bahtera. Hotel 19 lantai tersebut pembangunannya ditarget rampung dalam waktu 18 bulan plus 180 hari perawatan.

“Saya ucapkan selamat kepada PT Hotel Bahtera Jaya Abadi selaku investor serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” kata Imdaad saat menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Hotel Menara Bahtera, kemarin.

Sebagai kota jasa, lanjut walikota, dengan dibangunnya Hotel Menara Bahtera ini akan semakin menambah melengkapi beberapa fasilitas kota yang sudah ada dan menambah semaraknya persaingan bisnis properti di Kota Balikpapan.

“Saya berharap agar para pelaku bisnis di sektor properti ini, senantiasa menampilkan persaingan bisnis yang sehat. Yakni berkompetisi tanpa mendiskreditkan yang lain, tetapi persaingan itu lebih dititik beratkan pada kinerja manajemen pelayanan yang prima dan profesional, serta penyediaan fasilitas yang berkualitas,” ujar Imdaad.

Dimulainya tahapan pembangunan Hotel Menara Bahtera, walikota menilainya sangat menunjang kebijakan pembangunan kota yang diarahkan sebagai kota industri, perdagangan, jasa dan pariwisata.

“Konsistensi pemerintah untuk mewujudkan visi kota tersebut, khususnya dalam menunjang aktivitas para pelaku ekonomi adalah dengan menciptakan berbagai kemudahan pelayanan kota, baik yang berskala lokal, regional maupun internasional yang berwawasan lingkungan,” papar dia.

Konsistensi Pemkot, sambungnya lagi, ditunjukkan pula dengan menyediakan infrastruktur/prasarana serta menciptakan sektor unggulan yang mampu mendorong perekonomian Balikpapan sebagai leading sector utama, baik di sektor jasa, perdagangan maupun industri sebagai penggerak utama perekonomian Kota Balikpapan.

Sebelumnya di tempat yang sama, Ruddy Wong selaku Presiden Direktur PT Hotel Bahtera Jaya Abadi the owning company of Adika Hotel Bahtera menjelaskan, pembangunan pengembangan Adika Hotel Bahtera ini secara keseluruhan akan dinamai Hotel Menara Bahtera.

“Melihat perkembangan Kota Balikpapan yang semakin dinamis dan kondusif, maka di tempat ini kami rencanakan membangun Adika Hotel Bahtera Extension. Pembangunan gedung 19 lantai ini kami bagi menjadi 2 tahap pembangunan,” papar Ruddy Wong.

Dirinya menambahkan, pembangunan tahap pertama terdiri dari kamar hotel sebanyak 188 unit, kolam renang, seafood restaurant, dan gedung parkir 8 lantai dengan kapasitas daya tampung lebih dari 200 kendaraan roda empat serta helipad. “Untuk pembangunan tahap kedua akan meliputi gedung perkantoran, pertokoan, apartemen sebanyak 26 unit dan 2 unit penthouse serta gedung untuk fasilitas entertainment,” ujarnya.

Melalui pembangunan Menara Hotel Bahtera, ia berharap kedepan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian di Balikpapan terutama di bidang pariwisata.

DITARGET RAMPUNG 18 BULAN

Secara terpisah, General and Safety Departemen Head PT Tatamulia Nusantara Indah (TATA), Ir Zainul Imron kepada Post Metro mengutarakan, pembangunan Hotel Menara Bahtera dijadwalkan rampung dalam waktu 18 bulan mulai dari penyelesaian struktur, finishing, mecanical electric plus 180 hari masa perawatan.

Ditanya tentang sub kontraktor serta tenaga kerja yang direkrut, Zainul Imron mengatakan, pihaknya mengupayakan akan mengambilnya dari lokal. “Selama memenuhi syarat standar bisa dan mampu, maka kesempatan pasti akan kami berikan kepada sub kontraktor lokal,” kata dia.

Hanya saja, akunya, pekerja lokal terkadang tidak mampu mengikuti irama terutama jika menyangkut kerja lembur. Sekalipun ada memperkerjakan pekerja luar daerah, Tata menjamin akomodasi, transportasi datang dan pulang kembali ke daerah asal begitu masa kontrak kerja selesai. “Kami juga memperhatikan aspek kebersihan jalan, makanya di lokasi proyek ada tempat khusus untuk membersihkan setiap kendaraan yang akan keluar. Pokoknya kami jamin jalanan apalagi ini lokasinya di kawasan jalan protokol, tidak akan kotor selama proyek pembangunan Hotel Menara Bahtera berlangsung,” pungkasnya.(yud)

http://www.metrobalikpapan.co.id/berita/index.asp?IDKategori=278&id=50098

v:zero
August 11th, 2005, 05:35 AM
Please speak english .. I cant understand you ..... :? :? :? :?

Blue_Sky
August 11th, 2005, 05:36 AM
Kamis, 11 Agustus 2005

Atap Bundar Mulai Terlihat

=========================================================

Written here Balikpapan Dome is currently nearing finish
This dome frame is made from galvoris and the roof is from tegola canadosa that have a good quality to reduce the sound to go outside the building which is from asphalt and copper.

If this dome already finish it will accomodate 4000 peoples from tribun is 1000 peoples, arena 1000 peoples and second floor is 2000 peoples

They said that this dome will finish in february 2006

=========================================================

Balikpapan Dome terus dikebut pembangunannya. Pada tahap kedua pembangunan, pengerjaan Balikpapan Dome mulai dilakukan pemasangan dinding dome, lantai, konstruksi atap, serta pemasangan atap dome.

Menurut staf teknik PT Kaliraya Sari (KRS) Windu M, konstruksi kerangka dome terbuat dari bahan galvoris, sedangkan atap dome menggunakan tegola canadosa yang terbuat dari bahan campuran aspal dilapisi lempengan tembaga.

“Bahan tegola canadosa ini memiliki kemampuan untuk meredam suara baik dari dalam maupun dari luar. Bahan tegola banyak digunakan gedung-gedung modern di negara eropa,” paparnya.

“Setelah kerangkanya selesai dipasang, nantinya akan dilapisi lagi dengan bahan plywood, dan underlayer, setelah itu baru dipasang tegola canadose,” imbuhnya.

Bila pembangunan Balikpapan Dome sudah selesai, gedung ini mampu menampung 4000 orang lebih. Itu terdiri dari bagian tribun 1000 orang, arena 1000 orang, dan lantai dua sebanyak 2000 orang.

Dikatakan, Balikpapan Dome akan dilengkapi beberapa fasilitas olahraga diantaranya, satu lapangan basket, dua lapangan volley, tiga lapangan bulu tangkis, dan panggung konser dengan ukuran 20X35 meter. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan kondisi ruangan full AC.

“Khusus untuk lantai atas, akan digunakan untuk gedung pameran dan promosi. warga juga bisa berolahraga di arena jogging track di bagian halaman depan,” ujarnya.

“Balikpapan Dome juga dipakai untuk konser-konser besar. Konser in-door selama ini tidak pernah dilakukan di Balikpapa karena tidak ada sarana yang memadai,” tambahnya.

Ia merasa yakin dengan berdirinya Balikpapan Dome memberikan dampak yang sangat positif terhadap warga yang tinggal di sekitar Balikpapan Dome.

“Semua kegiatan mulai dari promosi ekonomi, olahraga, hingga hiburan bisa dilakukan di Balikpapan Dome. Dome ini merupakan aset Balikpapan dan sudah bisa dimanfaatkan pada Februari 2006 nanti,” ujarnya. (cs)

http://www.metrobalikpapan.co.id/berita/index.asp?IDKategori=64&id=50083

Blue_Sky
August 11th, 2005, 05:38 AM
Please speak english .. I cant understand you ..... :? :? :? :?

OOoo...
I'm sorry
I didnt know any foreigner would see this thread
OK I will translate for u

wonkcerbon
August 11th, 2005, 06:38 AM
Kamis, 11 Agustus 2005

Atap Bundar Mulai Terlihat

=========================================================

Written here Balikpapan Dome is currently nearing finish
This dome frame is made from galvoris and the roof is from tegola canadosa that have a good quality to reduce the sound to go outside the building which is from asphalt and copper.

If this dome already finish it will accomodate 4000 peoples from tribun is 1000 peoples, arena 1000 peoples and second floor is 2000 peoples

They said that this dome will finish in february 2006

=========================================================


http://www.metrobalikpapan.co.id/berita/index.asp?IDKategori=64&id=50083

'Dying here, wanna see the rendering..

and how about design for new football stadium bro, do u had pic of it ?

Blue_Sky
August 29th, 2005, 07:15 PM
^^ I already make a thread about PON Kaltim

:):)

Blue_Sky
August 29th, 2005, 07:16 PM
BALIKPAPAN–Setelah peletakan batu pertama 16 Juni silam, tepat pukul 10.00 Wita kemarin pengembang Balikpapan Super Block, PT Wulandari Bangun Laksana melakukan pemasangan tiang pancang pertama di lokasi proyek di kawasan Stalkuda Jalan Jenderal Sudirman.

“Kita pasang tepat pukul 10.00 pagi untuk mengenang proklamasi negara kita yang juga dibacakan tepat pukul 10.00 pagi,” kata Yorrys Raweyai, komisaris PAM Group di mana PT Wulandari bernaung. Bersama Yorrys adalah Adi Sumasto, presiden komisaris PAM Group serta Direktur Operasional Agustinus. Baik Adi maupun Yorrys khusus datang dari Jakarta untuk acara ini.

Dengan pemasangan tiang itu, maka pembangunan fisik tower Ruby pun dimulakan. Pada tower ini nanti terutama terdapat ruko dan apartemen. “Setelah tower Ruby, baru kita teruskan dengan tower Diamond dan Sapphire,” sambung Agustinus. Pembangunan keseluruhan unit itu, termasuk sebuah hotel berbintang empat dengan 500 kamar, city walk, dan lahan parkir yang mampu menampung 5.000 kendaraan, serta mal atau kawasan belanja seluas 104.300 meter persegi, diharapkan selesai dalam 5 tahun.

“Juga sebagai layanan bagi konsumen, kami sediakan pembangkit listrik yang berkekuatan 15 ribu MW dan water treatment atau pengolahan air bersih sendiri,” ungkap Adi Sumasto.

Pemasangan tiang pancang pertama ini dipaskan waktunya dengan market gathering di ballroom Hotel Dusit. Untuk memeriahkan acara, panitia memanggungkan Tasya, penyanyi anak-anak terkenal dan menggelar lomba menggambar dan mewarnai.

Sementara itu juga, masih dalam rangka turut merayakan ulang tahun ke-60 Republik Indonesia, PT Wulandari Bangun Laksana tidak hanya mempertahankan harga diskon yang mereka berikan saat pre-launching Juli silam, tapi juga memberikan fasilitas pembayaran uang muka yang bisa dicicil hingga 6 kali dan bebas bunga sampai 5 tahun atau 60 kali angsuran untuk yang membeli kredit langsung kepada pengembang.

“Kami rangkum dalam Paket Merdeka,” kata Ricky. Dengan harga diskon yang berlaku mulai 22 Agustus sampai 22 September itu, besarnya potongan harga bisa mencapai Rp100 juta untuk apartemen yang ditawarkan BSB mulai dari Rp450 juta; dan hemat Rp400 juta untuk ruko yang bernilai Rp1,3 miliar. Bila membeli kredit langsung kepada PT Wulandari, masih bisa mendapatkan diskon hingga 20 persen untuk apartemen dan 5 persen untuk ruko.

“Walaupun juga bisa lewat kredit Bank Mandiri atau Bank Kesawan,” sambung Partono, real estate agent dari LJ Hooker Balikpapan.

Sebelumnya, pembayaran uang muka yang dicicil itu awalnya 7,5 persen dari harga keseluruhan. Dalam Paket Merdeka ini, cukup 5 persen. “Itu pun untuk angsuran uang muka pertama dikurangi uang tanda jadi sebesar Rp5 juta yang dibayar saat kesepakatan pertama,” sambung Jeffry, juga agen realestat dari LJ Hooker.

Hingga saat ini, pembangunan Balikpapan Super Block di kawasan Stalkuda Jalan Jenderal Sudirman memasuki pemasangan tiang pancang. Super Block ini akan menjadi kawasan terpadu yang memadukan tempat tinggal, perkantoran, bisnis, pusat belanja, rekreasi, dan hiburan. Tempat tinggal atau apartemen yang dibangun mencapai 240 unit. Menurut Ricky, sejak pre-launching sampai Agustus ini, pihaknya telah berhasil menjual hingga 40 persen atau 96 unit.(via)

Blue_Sky
August 29th, 2005, 07:35 PM
BALIKPAPAN-“Macet karena apa ini ya? Kok, dari tadi nggak jalan. Ada kecelakaan atau apa ini”. Begitulah, ungkap pengendara mobil yang tertahan di Jl Ahmad Yani. Padahal, yang membuat macet seluruh kendaraan kira-kira sepanjang 100 meter itu hanya karena satu kendaraan berhenti akibat terjadinya penyempitan (bottelneck) di sebuah tikungan.

Dalam kondisi seperti ini saja, sudah muncul keluhan demikian. Tentu, berangkat dari perbandingan di mana jumlah kendaraan roda empat semakin banyak juga kendaraan roda dua. Sementara, jalan yang ada tidak bertambah.

Jika melihat kondisi bidang transportasi di kota ini, tentu saja semua warga sudah saling bertanya-tanya, kapan ada pengembangan. Lalu, apakah tak ada solusinya?

Bayangkan, dalam kondisi Jl Jenderal Sudirman pada jam-jam sibuk yakni pagi hari sekitar pukul 10.00 Wita dan sore hari pukul 17.00 Wita, sudah terlihat deretan panjang kendaraan. Ini padahal kondisi jalan masih normal.

Kemacetan lalu lintas perkotaan sering menjadi “buah bibir” masyarakat. Tapi, sampai kini belum ada kajian oleh berbagai instansi terkait. Golongan masyarakat dari berbagai lapisan selalu mengungkapkan dengan kalimat begini: “Wah Balikpapan sudah sama dengan Jakarta”. Tentu, urusan macetnya.

Dalam kondisi hari libur, memang masih terlihat kota lengang. Tetapi, kemacetan lalu lintas di kota yang menyandang moto Beriman ini, seharusnya sejak sekarang dicarikan solusinya. Karena, warga sudah tak ingin melihat semacam “pemandangan yang indah” atau “kontes barisan kendaraan” di jalan.

Kaltim Post coba mengelilingi kota ini ketika malam hari ada suatu kegiatan yang difokuskan di satu tempat. Sebutlah Klandasan. Seluruh kendaraan, baik roda dua maupun empat sama-sama menuju satu titik tersebut.

Deretan panjang kendaraan pasti terjadi. Alasannya sederhana, karena ruas jalan sudah mulai tidak mampu menerima luapan arus kendaraan yang datang secara lancar.

Siapa pun mengetahui, di sepanjang Jl Ahmad Yani jika pagi hari hingga sore, praktis terjadi penyempitan ruas jalan. Karena, kendaraan parkir di badan jalan.

Selain itu, kemacetan juga sering terjadi akibat manajemen persimpangan. Di mana, lampu lalu lintas atau traffic light macet. Juga kendaraan umum atau angkot yang sering nyelonong dan tiba-tiba berhenti di badan jalan menaikkan dan menurunkan penumpang.

Jika dicermati, memang banyak faktor penyebab kemacetan sepintas di kota ini. Selain tidak seimbangnya rasio perkembangan prasarana jalan dan jumlah kendaraan, juga tingkat disiplinnya pengendara.

Yang paling mendesak sekarang dibenahi adalah program jangka pendek. Bagaimana sistem transportasi ini bisa berjalan baik. Jumlah penduduk di kota ini sudah mencapai 600 ribu lebih.

Dampak kerugian materi yang ditimbulkan secara langsung bagi pengguna jalan jika jalannya macet sebenarnya cukup banyak. Di antaranya, pemborosan bahan bakar minyak (BBM). Juga waktu terbuang percuma di perjalanan dan menurut para pakar kesehatan bisa menimbulkan stres.

Penulis hanya ingin mengingatkan pihak yang punya keterkaitan dengan kondisi kemacetan ini. Karena, dari sejumlah estimasi kalau penambahan kendaraan di kota ini tidak diantisipasi dengan adanya pembuatan jalan alternatif, maka 3 tahun mendatang Balikpapan bisa macet-cet.

“Sekarang saja sudah mulai terasa. Memang, kemacetan lalu lintas tak pantas kalau hanya jadi bahan obrolan saja. Harus ada perhatian serius dari instansi terkait (Pemkot dan DPRD),” kata mantan Ketua Kadin Balikpapan, H Bustani Achmad.

Bustani menyebutkan, kemacetan Balikpapan harusnya sudah mulai diseminarkan dan dijadikan tema sentral. Sehingga, bisa dihasilkan kebijakan yang tepat.

Kendati baru tahap pembicaraan, rencana pembangunan coastal road, sangatlah tepat. Tetapi, kajiannya harus maksimal. Sebab, kendaraan makin bertambah. Dan, jalan tidak bertambah-tambah. Sebab, hukum ekonomi tak akan dapat membendung laju pertumbuhan kendaraan itu di suatu kota. Pertanyaannya sekarang, seberapa lama pengembangan tersebut akan terwujud?(git)

Blue_Sky
September 17th, 2005, 09:34 AM
List of tenant on Pasar Baru Square
- Cineplex 21
- McDonalds
- Gunung Agung book store
- Bali Deli Supermarket Resto dan Bar
- A&W Restaurant
- Citysurf
- Andre Valentino Shoes
- Robinson Life Style Departement Store
- Toys City
- Happy Day
- Kentucky Fried Chicken
- Texas Chicken
- Guardian, Century
- Indo Sehat
- Royalsurf
- Pro Optik
- Optik Seis
- Optik Tunggal
- Pondok Pujian
- Bata
- Logo Fashion
- etc
===========================================================

Cineplex 21 Bakal Hadir di Balikpapan

BALIKPAPAN-Bagi masyarakat Balikpapan khususnya kawula muda yang haus akan hiburan, tak lama lagi cineplex 21 bakal hadir di Kota Beriman. Cineplex 21 akan hadir di Pasar Baru Square menempati bangunan seluas 2.000 meter persegi.

“Kami harapkan dengan hadirnya cineplex 21 di Pasar Baru Square mendapat sambutan hangat dari warga Kota Balikpapan. Kami tahu, di Balikpapan ini masyarakatnya haus akan hiburan dan pusat perbelanjaan,” kata Kepala PT Hasta Kreasimandiri Cabang Balikpapan, Ir Puguh Santoso di ruang kerjanya, kemarin.

Cineplex 21, sebut dia, hanyalah satu diantara sekian tenant besar yang telah bergabung dan akan membuka usahanya di Pasar Baru Square. Tenant besar lainnya yang tergolong pendatang baru khususnya di Balikpapan seperti Mc Donald yang menempati bangunan seluas 500 meter persegi, Toko Buku Gunung Agung (dengan konsep baru), Bali Deli Supermarket Resto dan Bar, A&W Restaurant, Citysurf, Andre Valentino Shoes.

“Tenant besar kami lainnya Robinson Life Style Departement Store yang menempati bangunan seluas 10.000 meter persegi, Toys City, Happy Day, Kentucky Fried Chicken, Texas Chicken, Guardian, Century, Indo Sehat, Royalsurf, Pro Optik, Optik Seis, Optik Tunggal, Pondok Pujian, Bata, Logo Fashion, dan masih banyak lagi,” urainya.

Pasar Baru Square, kata Puguh, memang sengaja hadir dalam konsep midle and up konsumen. Plaza yang berdiri diatas tanah seluas 3 hektare ini bagian dalamnya akan dilengkapi pula dengan lift berbentuk kapsul yang transparan sehingga tiap pengunjung dapat dengan leluasa melihat indahnya view laut selain beragam jenis produk ternama di Pasar Baru Square.

“Pasar Baru Square merupakan kawasan niaga terpadu terdiri atas 5 lantai shopping mall seluas 83.260 meter persegi, 15 unit ruko 4 lantai dengan dua muka, yakni satu menghadap ke laut, satunya lagi ke shopping mall. Plus 14 lantai hotel bintang 4 dan 6 lantai apartemen (total 20 lantai). Untuk sarana parkir, kami bangun gedung yang mampu menampung 800 unit mobil dan 1.000 unit motor,” ujarnya.

Tanggal 1 dan 2 Oktober nanti, sebut Puguh, pihaknya akan menggelar acara launching mall Pasar Baru Square bertempat di Hotel Dusit Balikpapan. Acara yang akan dipandu MC, Soni Tulung itu akan menghadirkan artis papan atas dengan jumlah undangan yang hadir mencapai 1.000 orang. “Undangan tadi merupakan tenant berpotensi yang ada di Balikpapan dan sekitarnya. Pokoknya acara launching nanti, kami bikin semeriah mungkin,” imbuh dia.(*/yud)

SeeMacau
October 4th, 2005, 05:51 PM
i've receive an email about from a Florian member, can anyone provides me some details of these buildings? thanks!!

> I Saw one of the buliding in Balikpapan City is GTC Makassar. Actually
> the building itself located in Ujung Pandang (Past) or Makassar City
> (Present name). In that city there are so many bulding that are not
> listed on the building of Ujung Pandang's section. I suggest some of the
> buldings are located on Ujung Pandang city, they are Imperial Aryaduta
> Hotel, Aston Hotel Makassar, Hotel Marannu, Hotel Sahid Raya Makassar,
> Makassar Tower office, Victoria Panghegar Hotel, BHS building (EX BHS
> Bank), Bank Danamon, Universitas 45 Tower, Quality Hotel, Mandala
> Monument, Tower of Al Markaz Al Islami Mosque, and the upcoming building
> like Clarion Pettarani, and some building that will be built on Tnajung
> Bunga Area. Makassar or Ujung Pandang has growth into a metropolitan
> city on eastern Indonesia.
>

Blue_Sky
October 5th, 2005, 05:48 PM
I never heard any building called GTC Makassar in Balikpapan
Based on the name it should be located in Makassar (just across Makassar strait from Balikpapan)

For the other Makassar building list that u post, I really dont know since I know almost nothing about Makassar

But I'm sure there is no GTC Makassar in Balikpapan

btw
what forum is this Florian is??

SeeMacau
October 9th, 2005, 04:43 PM
i have no idea,
i receive this email from emporis.com,
anyway, thanks for the help

paradyto
October 27th, 2005, 05:41 AM
The city that I missed so..... be amazing city:)

I want more pics here...

enjoy:)

Blue_Sky
November 2nd, 2005, 08:29 AM
1. Balikpapan Plaza Hotel
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/Balikpapan-Htl-w.jpg

2. Swiss-Belhotel Balikpapan
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/pic_balikpapan.jpg

3. Grand Sudirman Balikpapan
http://img351.imageshack.us/img351/6499/grandsudirman30lt.pnghttp://img351.imageshack.us/img351/6436/grandsudirman15ga.png

4. Dome Balikpapan

5. Misterious Apartment
http://img213.imageshack.us/img213/9608/balikpapan2kj.png

6. Grand Adhika Hotel Bahtera

7. Balikpapan Super Block

8. Pasar Baru Square

cOcO_cHaneL
November 4th, 2005, 08:00 AM
those buildings look good :) cant wait to see balikpapan;'s development + other cities too~~~ :)

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:16 PM
Better rendering

www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn01.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn02.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn03.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn04.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn05.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3blkppn06.jpg

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:18 PM
Their largest partner is Swissbel-Hotel

www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3BCenter01.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3Bcenter02.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3Bcenter03.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3BCenter04.jpg

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:21 PM
www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3bs02.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3bs01.jpg

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:22 PM
www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3Blpcenter.jpg

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:23 PM
www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3dayak01.jpg

Blue_Sky
November 12th, 2005, 05:24 PM
Which One Is Your Favorite??

:)

h4nh4n
November 12th, 2005, 05:33 PM
this one
www.3designarchitect.com

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3bs02.jpg

XxRyoChanxX
November 12th, 2005, 07:45 PM
that one is really nice!!!

Fir3blaze
November 12th, 2005, 08:18 PM
I agree with both of you. That one is sooo cool!

JAG2
November 12th, 2005, 10:17 PM
are those buildings going to be build or are these just visions ??

MARINHO
November 12th, 2005, 11:07 PM
Now with so-called "desentralisi" politics we will see a lot more investments on the outer islands(kalimantan, sulawesi etc).
IMO nothing wrong with it, because for example Borneo generates a lot of incomes (kayu, minyak tanah). So why not spend it localy?

Back to topic

The projects look good! Promising future for Borneo.

Blue_Sky
November 13th, 2005, 05:55 AM
are those buildings going to be build or are these just visions ??
For Grand Sudirman and Balikpapan Marketplace is already on construction. The others is still proposed

:)

bahar
November 13th, 2005, 08:39 AM
I like what you called "Balikpapan proposal" and "Jungle Walk".

Does Jungle walk have Dayak style architecture?

Blue_Sky
November 13th, 2005, 12:03 PM
^^
I dont think so bahar
Dayak architecture is called "long house"
But Jungle walk looks more African than Dayak for me

I just hope they realy put jungle theme inside the shopping centre
Imagine shopping in the middle of the jungle
sound very fun to me

:D

cOcO_cHaneL
November 14th, 2005, 07:29 PM
i loovvvvveee all of 'em! i believe borneo will look really good with all those developments in tha future ;)

Blue_Sky
November 29th, 2005, 09:15 AM
1. Balikpapan Plaza Hotel
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/Balikpapan-Htl-w.jpg

2. Swiss-Belhotel Balikpapan
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/pic_balikpapan.jpg

3. Grand Sudirman Balikpapan
http://img351.imageshack.us/img351/6499/grandsudirman30lt.pnghttp://img351.imageshack.us/img351/6436/grandsudirman15ga.png

4. Dome Balikpapan

5. Misterious Apartment
http://img213.imageshack.us/img213/9608/balikpapan2kj.png

6. Grand Adhika Hotel Bahtera

7. Balikpapan Super Block

8. Pasar Baru Square

9. Pandan Sari Central Market

10. Kariangau Hotel and Resort

11. Gedung Kadin Balikpapan

12. Kariangau Industrial Estate

13. Sudirman Square

14. Sepinggan Airport extension project

ncon
November 29th, 2005, 09:22 AM
once it reach 20-30 I will put on the WORLD FORUM :D

great compile list :okay:

Blue_Sky
November 29th, 2005, 09:24 AM
I belive the complete list is more than this
And this is only u/c project
If include proposed I think will reach 20
I will keep searching for them

ncon
November 29th, 2005, 09:26 AM
go for it :D

Ojak
December 13th, 2005, 06:55 AM
Wow, Balikpapan is really amazing.

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:04 AM
Grand Sudirman Balikpapan

Office park, Apartment, Hotel and Resort center...
Have 3 tower located in Jalan Jendral Sudirman Balikpapan

Each tower have 17 storeys but too bad i don't know exactly the height plus i also don't have the site plan or pics :(:(

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Olahraga&id=114555

BALIKPAPAN-Apartemen mewah Grand Sudirman yang mulai dipasarkan 1 April, hingga Sabtu lalu (23/4), telah terjual 69 unit. Ini tentu merupakan prestasi yang membanggakan, mengingat apartemen berupa gedung bertingkat yang terletak di Jl Sudirman Balikpapan itu yang pertama di Kaltim.

Sistem pemasarannya dilakukan “keroyokan”. Setidaknya ada enam perusahaan broker yang terlibat, yakni LJ Hooker Balikpapan, Ray White Balikpapan, ERA Property Center Balikpapan, ERA Nusa Samarinda, ERA Commerce Jakarta, dan ERA Galaxy Surabaya.

“Dari 69 unit yang terjual, 50 unit di antaranya adalah ERA yang memasarkan. Jadi prestasi ERA terbanyak, yaitu sekitar 72 persen,” kata Yan Primadi, member broker ERA Property Center Balikpapan, kepada Kaltim Post.

Yan Primadi yang didampingi Marketing Associate ERA Property Center Balikpapan Yan Ali Krisnadi mengungkapkan, konsumennya tidak hanya orang berduit lokal Kaltim, tetapi ada juga yang berasal dari Jakarta dan Surabaya. Para konsumen berkeyakinan bahwa Grand Sudirman yang berada di jantung Kota Minyak merupakan tempat investasi sangat menjanjikan keuntungan berlipat.

Menurut Yan Primadi, Grand Sudirman yang terdiri dari tiga tower, bagian depan berupa office park. Sedang dua tower lainnya resident atau apartemen, dan hotel, dengan jumlah ruang atau kamar 290 unit. Namun untuk office park hingga Sabtu (23/4), belum dipasarkan.

Dikatakan Yan Primadi, meski secara fisik jumlah lantainya 17, tapi dalam hitung-hitungan marketing 20 lantai. Sebab, lantai 4, 13 dan 14 tidak ada. Sehingga menghitungnya dari lantai tiga langsung lima, setelah lantai 12 lompat ke 15.

Mengapa demikian? “Berdasarkan kepercayaan orang Tionghoa, angka 4 adalah angka mati. Sedangkan 13 merupakan angka sial,” jawab Yan Primadi, seraya menyebutkan, bagian paling atas berupa penthouse hanya dua unit untuk satu lantai, masing-masing 355 m2 dan 276 m2. Harganya pun termahal.(ji)

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/GrandSudirman00.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/GrandSudirman01.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/GrandSudirman02.jpg

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:06 AM
Grand Adhika Hotel Bahtera

Is one of the most strategic hotel in Balikpapan coz directly located in the heart of Balikpapan's downtown.

From 6 storeys hotel now they renovated their hotel into a brand new hotel with 19 storeys tall. They also build a bridge connecting from their new hotel to the old building.

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Balikpapan&id=68693

BALIKPAPAN-Keinginan pengelola Adhika Hotel Bahtera (AHB) untuk membangun hotel 19 tingkat sebagai bentuk ekspansi dan pengembangan hotel yang ada, kini sudah mendapat restu Pemkot Balikpapan dengan dikeluarkannya izin persetujuan lokasi menggunakan tanah seluas kurang lebih 5.783 meter persegi di Kelurahan Klandasan Ilir Kecamatan Balikpapan Selatan (lahan parkir bagian belakang) oleh Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE.

Tentu izin awal untuk penggunaan lahan itu, akan dipergunakan bagi pengusaha Adhika Hotel Bahtera (AHB) untuk mengembangkan hotelnya sekaligus sejumlah hal yang harus ditaati sebelum melakukan pembangunan fisik hotel. “Jadi izin dari walikota itu akan kita gunakan sebagai referensi untuk membangun secara fisik hotel menjadi 19 tingkat di bawah bendera PT Hotel Bahtera Jaya Abadi,” kata Direktur AHB Ruddy Wong didampingi General Manager (GM) AHB I Gusti Agus Suhardja kepada Kaltim Post, kemarin.

Sebelumnya, izin juga diberikan pihak Hubungan Laut dan Udara Pemprov Kaltim terkait dengan ketinggian hotel yang diselaraskan dengan aturan navigasi. Sehingga, akan lebih memberikan peluang bagi pengusaha untuk ikut mengembangkan hotel sebagai bentuk ikut mendukung program pemerintah di bidang pariwisata.

Izin walikota itu dikeluarkan pada 27 Februari 2004 yang juga ditembuskan kepada sejumlah instansi terkait. Izin itu dikeluarkan setelah Ruddy Wong mengajukan permohonan pada tanggal 16 Desember 2003. Di mana selain pengembangan hotel juga ada jembatan bentang.

Menurut walikota, bahwa lokasi yang diajukan Ruddy Wong sudah sesuai dengan rencana detail tata ruang kota. Tetapi, pihak investor diminta untuk mengikuti segala aturan yang ditetapkan pemerintah. “Segala aturan akan kita ikuti. Termasuk kita ingin membangun jembatan bentang. Tujuannya, tentu untuk arus lalu-lintas agar bisa dari hotel satu ke hotel yang satunya. Apalagi nanti juga sifatnya untuk masyarakat karena hotel didesain ada pertokoan,” kata Ruddy Wong.

Sementara itu menurut Agus Suhardja, sejumlah hal akan dipenuhi pihak investor di antaranya mengajukan site plan kepada walikota, menyusun analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), menyusun analisis mengenai dampak lalu-lintas dan lainnya. “Kita akan komitmen dan penuhi sesuai aturan yang berlaku. Untuk jembatan, desainnya tentu disesuaikan dengan pemerintah. Toh itu nanti juga untuk kepentingan masyarakat,” kata Agus. (git)

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/GrandAdhikaHotelBahtera0.jpg

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:07 AM
Balikpapan Super Block

Balikpapan Super Block offer a new city lifestyle that combine an office centre, shopping mall, apartment and a hotel...

Balikpapan Super Block started with build a 20 storeys apartment...
later this new economics center will have a luxury shopping mall integrated with other infrastructure such as water world and city walk. A brand new 4 stars hotel also build in here...

height 70 m

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=ProKaltim&id=119270

SATU lagi pusat bisnis dibangun di Kaltim. Namanya Balikpapan Super Block (BSB), kawasan niaga terpadu seluas 12 hektare di kawasan Stalkuda, Balikpapan. Pre-launching dilakukan akhir pekan ini, 18-19 Juni.

BSB membidik peluang investasi yang cerah di daerah ini. Seperti diungkapkan Ricky Tjan, Operation Manager PT Wulandari Bangun Laksana (WBL) selaku pengembang, pihaknya melihat kemajuan pesat Balikpapan dan berniat memajukan bisnis properti yang memang marak.

Tapi, mengapa harus Balikpapan? Ricky buka kartu. “Di sini banyak perusahaan asing. Konsep properti yang kami tawarkan memang menjadikan para ekspatriat yang banyak di kota ini sebagai salah satu target utama market,” akunya, kepada Kaltim Post, kemarin (14/6). “Meski yang user memesan sejauh ini, juga cukup banyak berasal dari Balikpapan sendiri,” sambung Ricky.

Konsep BSB memang dibangun dengan nuansa stylish yang kental sesuai gaya hidup kosmopolitan masa kini. Di Balikpapan, sudah banyak dibangun pusat bisnis bahkan kota-kota satelit yang mengklaim sebagai sentra ekonomi baru.

Tapi BSB memadukan segalanya. Setidaknya, ini bisa dilihat dari rencana pembangunan yang bukan hanya deretan rumah toko (ruko) dan perkantoran. Kawasan ini juga dilengkapi apartemen, mal, lengkap dengan berbagai sarananya seperti water world dan city walk. Hotel Jantra berbintang empat siap pula dibangun di sisi barat kawasan.

Dengan kelengkapannya inilah, lanjut Ricky, pihak yakin bersaing dengan pengembang yang terlebih dulu hadir di Kota Minyak. “Sebab kami menawarkan gaya hidup modern yang sebenarnya,” tegasnya.

Ricky menambahkan, semua unit kawasan itu meniru konsep berbagai pusat perbelanjaan raksasa di ibukota Jakarta. “Seluruh unit bangunan connect, misalnya antara mal dengan Hotel Jantra,” terang Ricky.

Saat ini, pihaknya sedang merampungkan tahap I BSB yang terdiri dari apartemen berlantai 20 serta deretan ruko. Dengan harga mulai Rp300 jutaan, BSB memberi diskon 25 persen (dalam jumlah unit terbatas) selama masa pre-launching ini. Juga, cicilan selama 24 kali tanpa bunga.

Dalam pre-launching yang digelar Sabtu-Minggu (18-19/6) ini, WBL akan mengemasnya dengan berbagai acara menarik. Termasuk di antaranya mengundang beberapa penghibur dari ibukota seperti Stefanie, Si-Shelly, dan Elvin.

WBL sendiri bukan pemain baru di bisnis pengembang nasional. Dengan holding company PAM Group, karya propertinya sudah menyebar di berbagai kota, seperti di Pekanbaru dan --tentu saja-- ibukota Jakarta.(zal)

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanSuperblock01.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanSuperblock02.jpg

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:08 AM
Balikpapan Plaza Hotel

a 4 stars hotel that build by the Plaza Hotels
at the first time they planned to build it 9 storeys but they've changed their plan and add another 2 storeys to become 11 storeys hotel
:):)

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/Balikpapan-Htl-w.jpg

Currently our hotel in Balikpapan is under construction. Located in strategic location with modern minimalist design to unwind before, after or even during your business time in Balikpapan

Expected to Open on November 2005.

Balikpapan Plaza Hotel

Jl. Ery Suparjan, Balikpapan

http://www.pphotels.com/hotels/balikpapan/

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan03.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan02.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan01.jpg

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:11 AM
Dome Balikpapan

An International Convention Center in Balikpapan build in 2 storeys...
This 33,000 meter per square cost 50 billion rupiah (50 milliar rupiah) and can accomodate more than 4,500 peoples...

http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=ProKaltim&id=95555

BALIKPAPAN- Pembangunan Dome Balikpapan di Jl Syarifuddin Yoes yang pemancangan pertama pondasinya dilakukan oleh Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE Kamis (14/10) lalu, pada PON XVII 2008 mendatang akan menjadi salah satu gedung yang akan dimanfaatkan untuk tempat pertandingan salah satu cabang olahraga.

Gedung multifungsi yang dibangun kontraktor PT Kali Raya Sari (KRS) ini, selain bisa untuk kegiatan pameran dan pertunjukkan, juga bisa dimanfaatkan untuk penyelengaraan olahraga beladiri, tenis, bolavoli dan basket. "Bila untuk pertunjukkan mampu menampung 4.000 penonton yang tersebar di lantai dasar dan tribun lantai pertama dan lantai kedua ditambah tribun utama.

Walikota Balikpapan Imdaad Hamid ketika peresmian pemancangan pondasi pertama mengatakan, gedung olahraga dan promosi ini merupakan proyek monumental di Balikpapan. Bahkan gedung berbentuk dome pertama yang ada di Kalimantan.

"Balikpapan selama ini belum mempunyai fasilitas gedung yang bisa digunakan untuk kegiatan olahraga dan promosi. Gedung serbaguna yang ada sekarang ini adalah milik Pertamina. Diharapkan dengan selesainya pembangunan gedung yang mampu menampung sekitar 4.500 penonton ini, nantinya akan menggairahkan dunia olahraga, promosi dan sosial kemasyarakatan yang lainnya," katanya.

Dome yang dibangun dengan dana APBD sekitar Rp50 miliar secara voorvinanciering, menurut Imdaad, sudah direncanakan sejak tahun 2000. Ketika akan dibangun tahun 2002, timbul permasalahan kota yang lainnya - yakni munculnya masalah banjir, sehingga tertunda sampai tahun 2004 ini.

Sementara itu Kacab PT KRS Balikpapan Ir S Chandra mengatakan, KRS yang beroperasi di Kaltim sejak 32 tahun yang lalu, baru kali pertama ini mendapatkan kepercayaan membangun gedung yang prestisius seperti Dome Balikpapapan ini.

"Kami akan mengerjakan pembangunan Dome Balikpapan dengan maksimal, karena gedung ini merupakan kebanggaan warga kota Balikpapan," katanya.

Proyek bangunan gedung olahraga dan promosi berbentuk dome di areal 33.000 meter persegi ini, kata Chandra, akan dibangun pula fasilitas pendukung lainnya berupa bangunan plaza. Lahan parkir yang mampu menampung 153 kendaraan roda empat dan 420 sepeda motor.

Proyek gedung olahraga dan promosi yang direncanakan oleh PT Biro Insinyur Exakta ini, pondasi tiang pancang pre stress ukuran 40 kali 40 centimeter. Kolom struktur beton K-225. Balok struktur pre sterss. Atap konstruksi space frame. Dinding pasangan bata. Kusen allumunium. Railling pipa stainless steel. Lantai sintetis mengadopsi pembangunan GOR modern. Dengan sirkulasi 40 persen, lantai dasar bisa menampung 60 stand pameran dan lantai dua 30 stand pameran..

Bila dimanfaatkan untuk lapangan olahraga basket dengan satu line menampung 1.733 penonton. Bolavoli dua line dengan jumlah penonton 2.086 penonton dan untuk badminton empat line mampu menampung 2.242 penonton. Untuk di tribun bisa menampung 560 penonton biasa dan 80 orang di tempat VIP.

Pimpinan konsultan PT Biro Insinyur Exakta Ir Sudjatmiko mengatakan, Balikpapan Dome akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan kota di kawasan Jl Sarifuddin Yoes dan sekitarnya. Menambah penyebaran pusat kegiatan kota yang berfungsi pula mengurangi kemacetan arus lalu lintas di kawasan jalur Klandasan, Muara Rapak dan Balikpapan Permai. "Dome Balikpapan diharapkan mampu menjadi pendukung Kota Balikpapan yang selama ini dipromosikan sebagai kota dagang dan jasa," kata Sudjatmiko yang punya pengalaman merencanakan pembangunan gedung BRI, gedung BPD dan Hotel Bahtera ini.(bs)

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanDome00.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanDome01.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanDome02.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/BalikpapanDome03.jpg

Blue_Sky
January 18th, 2006, 08:13 AM
http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelTigaMustika03.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelTigaMustika01.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelTigaMustika02.jpg

Blue_Sky
February 15th, 2006, 05:12 AM
Dome Rampung 95 Persen
April Sudah Bisa Digunakan

BALIKPAPAN-Meski pemasangan kursi dan lantai dasar belum tuntas, pembangunan Dome Balikpapan yang kini mencapai 95 persen, dijadwalkan sudah bisa dimanfaatkan akhir April 2006. Walau aliran listrik dari PLN belum dipasok, dome yang dibangun PT Kali Raya Sari (KRS) sejak 2004 ini bisa digunakan karena genset berkekuatan 1 mega watt siap dioperasikan.

“Lampu di dalam gedung semuanya sudah terpasang, termasuk AC-nya. Bila menggunakan genset sendiri per jamnya memakan solar 200 liter,” kata Ir Windu, Operation Manager PT KRS kepada Kaltim Post, di lokasi proyek Dome Balikpapan di Jl Syarifuddin Yoes, kemarin.

Menurut Windu, meski dplot tuntas pada April 2006, itu belum termasuk pelataran parkir karena pembangunan pelataran parkir menunggu bantuan subsidi ABPD Kaltim. Dana sekitar Rp17 miliar dari APBD Kaltim itu untuk menuntaskan bangunan di luar gedung. Ditanya apakah bisa dimanfaatkan sebelum diresmikan, Windu mengatakan, itu tergantung bentuk kegiatan.

Bila digunakan malam hari, belum bisa karena pelataran parkirnya belum dipasang lampu. Namun untuk kegiatan siang hari tidak bermasalah, dengan kondisi lapangan parkir yang seadanya. Misalnya untuk pelaksanaan pameran pamaren siang hari. “Ya sebulan lagi lah kalau mau mencoba menggunakan dome di siang hari,” katanya.

Kaltim Post yang Senin (13/2) kemarin melakukan peninjauan ke dalam lokasi Dome, melihat para pekerja sedang melakukan pekerjaan pemasangan kursi di tribun lantai pertama. Di tribun lantai dua kursi sengaja tidak dipasang karena akan dimanfaatkan sebagai tempat pameran.

Jika rampung 100 persen, Dome ini akan menjadi kebanggaan warga Balikpapan. Selama ini, Balikpapan belum punya gedung yang representatif untuk menggelar kegiatan yang bersifat massal dan mampu menampung sekitar 5.000 penonton. Gedung yang dirancang konsultan PT Biro Insinyur Exakta ini, juga dipersiapkan untuk pelaksanaan PON XVII 2008 mendatang. Pemanfaatan gedung, selain untuk pertunjukan dan pameran, juga bisa dimanfaatkan kegiatan olahraga, semisal basket, bulutangkis, pergelaran tinju, dan olahraga beladiri lainnya. Walikota Balikpapan Imdaad Hamid ketika pemancangan pondasi pertama, 2003 lalu mengatakan, gedung olahraga dan promosi ini merupakan proyek monumental di Balikpapan. Bahkan gedung berbentuk dome pertama yang ada di Kalimantan.

Dome yang dibangun dengan dana APBD sekitar Rp41 miliar secara voorvinanciering, menurut Imdaad, sudah direncanakan sejak tahun 2000. Ketika akan dibangun tahun 2002, timbul permasalahan kota yang lainnya, yakni munculnya masalah banjir, sehingga tertunda sampai tahun 2003 lalu.

Sementara itu Kacab PT KRS Balikpapan Ir S Chandra mengatakan, pada proyek bangunan gedung olahraga dan promosi berbentuk dome di areal 33.000 meter persegi ini, akan dibangun pula fasilitas pendukung lainnya berupa bangunan plaza. Lahan parkir yang mampu menampung 153 kendaraan roda empat dan 420 sepeda motor.(bs)

Blue_Sky
February 17th, 2006, 05:35 PM
Investasi Besar, Perlu Dukungan Kepastian Hukum

BALIKPAPAN-Investor yang berencana menggarap kawasan sepanjang pantai Sudirman, mulai Semayang hingga ujung Bandara Sepinggan, PT Balikpapan Coastal Development (BCD) kini terus melakukan persiapan untuk memuluskan proyeknya. Langkah yang sudah dilakukan di antaranya menyiapkan presentasi di hadapan Pemkot dan DPRD Balikpapan.

Manajemen PT BCD Ir Satria ketika ditemui Kaltim Post di kantornya Bandar Balikpapan mengatakan, PT BCD merupakan badan usaha penanaman modal asing --sebuah perusahaan konsorsium– yang berpengalaman membangun kawasan pantai di beberapa negara. Perusahaan ini melirik kawasan pantai di Balikpapan karena menilai kawasan ini bisa dikembangkan menjadi sebuah kawasan modern di Indonesia.

Untuk mewujudkan impian ini, kata Satria, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Yang pertama adalah adanya kesepakatan yang dibuat antara PT BCD dengan Pemkot Balikpapan, tentu dengan persetujuan DPRD.

Melalui kesepakatan itu, kemudian dibuatkan Perda Pengelolaan Kawasan Pantai.

Mengapa perlu diperlukan Perda? Menurut Satria, penanganan kawasan yang menyangkut luasan lahan jika tidak dibuatkan aturan, bisa berakibat timbulnya gugatan. Apalagi di kawasan Pantai Klandasan banyak pemilik lahan, bahkan kabarnya beberapa luasan yang tergenang air laut pun disertifikatkan.

Beberapa permasalahan pertanahan yang sering “mengganggu” investasi ini, kata Satria, sudah diketahui oleh investor luar negeri tersebut. Oleh karenanya sebelum melangkah diperlukan aturan kepastian hukumnya. Jangan sampai terjadi ketika proyek sedang berjalan, kemudian timbul gugatan hukum dari masyarakat.

Investasi yang akan ditanamkan untuk mereklamasi kawasan pantai ini, menurutnya memerlukan dana yang cukup besar. Untuk mengamankan agar proyeknya berjalan lancar dan investasinya aman diperlukan adanya payung hukum. Tujuannya agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

“Untuk tujuan itu, kami siap melakukan presentasi di Pemkot dan DPRD Balikpapan. Juga bekerja sama dengan pihak-pihak yang ingin membangun kawasan Pantai Klandasan Balikpapan. Kami menunggu kesempatan dipanggil untuk merealisasikan proyek yang besar ini,” tambahnya.

Pengembangan kawasan Pantai Klandasan ini sangat sejalan dengan kegiatan DPRD yang beberapa waktu lalu mengadakan kunjungan ke Manado untuk belajar reklamasi pantai.(bs)

Blue_Sky
March 3rd, 2006, 09:21 PM
http://img221.imageshack.us/img221/605/apar8dg.gif (http://imageshack.us)

http://img221.imageshack.us/img221/6206/apar29rp.gif (http://imageshack.us)

Balikpapan Superblock Resort Apartment terdiri dari tiga tower eksklusif, Diamond, Sapphire, dan Ruby dengan interior dan eksterior modern yang mewah.

Dilengkapi fasilitas sport club, kolam renang dan tennis court untuk memenuhi standar gaya hidup masa kini yang stylish dan modern.

Berada dalam kawasan terpadu Balikpapan Superblock yang dilengkapi berbagai fasilitas lengkap mengikuti standar gaya hidup modern seperti shopping mall, city walk, ruko, perkantoran, hotel dan waterworld.

Akses langsung ke tepi pantai yang memberi nuansa keasrian tersendiri.

XxRyoChanxX
March 4th, 2006, 02:26 AM
wow balikpapan is really progressing

Blue_Sky
March 11th, 2006, 04:33 AM
^^

plus they are located in the beach
look at that beach and sea wave :)

Blue_Sky
March 11th, 2006, 04:35 AM
Sedot Rp600 M Lebih, Panjang Hampir 2 Kilometer

BALIKPAPAN-Pelabuhan laut internasional Balikpapan tampaknya benar-benar bakal terwujud. Bukan saja wacana, tapi kini sudah memasuki tahap negosiasi dengan Asia Development Bank (ADB) oleh Pemerintah Pusat. Dengan demikian, jika kelak pelabuhan yang berlokasi di Kariangau Balikpapan Utara itu terbangun, maka akan terjawab sudah masalah overload petikemas di pelabuhan Semayang.

“Tahun 2005 lalu, pembicaraan mengenai pelabuhan Kariangau ini sangat intensif dilakukan dengan pihak-pihak terkait. Sehingga, akhir tahun ini diharapkan sudah mulai pembangunannya,” ujar Kepala Bappeda Drs Sardjono MSi kepada Kaltim Post, kemarin.

Menurut Sardjono, pihak-pihak terkait itu misalnya Pemerintah Provinsi Kaltim, Bappenas, Departemen Perhubungan dan PT Pelindo, termasuk melengkapi kelayakan pinjaman (loan appraisal) oleh ADB dan perjanjian pinjaman (loan agreement) antara Pemerintah Pusat dengan ADB.

Selain itu, masalah status tanah, masterplan, Amdal, dan dokumen kerjasama antara Departemen Perhubungan, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan Pemerintah Kota Balikpapan juga sudah diselesaikan.

“Terakhir, 1 Maret lalu pihak-pihak terkait Pemvrop Kaltim dan Pemkot Balikpapan melakukan pertemuan merumuskan persiapan-persiapan itu,” ujar Sardjono.

Dikatakan, pembangunan pelabuhan petikemas di Kariangau bagi Pemkot Balikpapan memang sudah sangat mendesak mengingat kondisi pelabuhan Semayang saat ini sudah sangat padat. “Waktu tunggu kapal sudah sangat lama jika ingin bongkar muat di sana. Sehingga tidak efisien bagi pengguna jasa pelabuhan serta sekaligus akan dapat mengurangi beban jalan akses menuju pelabuhan yang saat ini sudah semakin bertambah padat,” katanya.

Menurut Sardjono, dana yang direncanakan dinegosiasi dengan ADB itu sebesar USD 60 juta (setara Rp600 miliar). Sedangkan dana pendamping oleh Pemerintah Pusat melalui Pelindo IV Makassar sebesar Rp22 miliar.

“Intinya, pembangunan pelabuhan tersebut kini bukan saja menjadi program Pemkot Balikpapan, tapi juga menjadi agenda Pemerintah Pusat dan Pemprov Kaltim. Kita tinggal mencari waktu dan tanggal yang tepat saja untuk melakukan penandatanganan MoU tiga pihak tersebut,” ujar Sardjono. Pemprov Kaltim, lanjutnya, memberikan lahan seluas 57,5 hektare, Pemerintah Pusat dengan dana USD 60 juta plus dana pendamping Rp22 miliar itu direncanakan untuk pembangunan paket pelabuhan termasuk infrastruktur dasar lainnya, sedangkan Pemkot Balikpapan dalam pengembangan kawasan industrinya,” tambah Sardjono.

Rekomendasi Gubernur Kaltim tentang penyerahan lahan seluas 57,5 hektare itu tertuang dalam surat rekomendasi Gubernur tanggal 15 Desember lalu. “Dalam masterplan-nya, pelabuhan itu cukup besar. Panjangnya mencapai 1.787 meter dan lebar 420 meter. Hanya kurang sekitar tiga ratus meter dari pelabuhan Makassar yang 2 kilometer,” pungkas Sardjono.(aal)

pedang
March 20th, 2006, 04:52 PM
nice info :)

but,never see balikpapan skyline. izzit better than kuching??

Blue_Sky
March 20th, 2006, 06:07 PM
nice info :)

but,never see balikpapan skyline. izzit better than kuching??
This city skyline still in the making, right now as many city in Indonesia beside Jakarta is lack behind
But in the next 3-5 years ahead when all the project finished the skyline will be great since most of the project located in CBD

Alvin
March 21st, 2006, 02:24 AM
yeah, apparently Balikpapan is one of the biggest beneficiaries of decentralisation and is now one of the fastest developing cities in Indonesia because it is oil-rich.

GTR33
April 4th, 2006, 04:26 PM
more pics of Balikpapan Please

Blue_Sky
April 5th, 2006, 03:59 AM
http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan03.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan02.jpg

http://i41.photobucket.com/albums/e253/kota_balikpapan/Project/HotelPlazaBalikpapan01.jpg
Last Update

http://img117.imageshack.us/img117/2645/05042006phb20eu.jpg (http://imageshack.us)

laba-laba
April 5th, 2006, 05:45 AM
This city skyline still in the making, right now as many city in Indonesia beside Jakarta is lack behind
But in the next 3-5 years ahead when all the project finished the skyline will be great since most of the project located in CBD

can u give us info building low, and highrise in balikpapan ?

Blue_Sky
April 5th, 2006, 08:03 AM
Not much building erected in Bpp right now
The tallest currently is
Benakutai Hotel 10 storey
Bank BRI 8 storey
Grand Senyiur 8 storey
Danamon 6 storey
Dusit Hotel 6 storey

The upcoming is
Grand Sudirman 17 storey (3 towers)
Balikpapan Plaza Hotel 11 storey
Swiss-Belhotel 11 storey
Grand Adhika Hotel Bahtera 19 storey
Balikpapan Superblock 20 storey (3 tower)
And some misterious proposal posted before
(All is in Jalan Jend Sudirman)

laba-laba
April 5th, 2006, 11:50 AM
Not much building erected in Bpp right now
The tallest currently is
Benakutai Hotel 10 storey
Bank BRI 8 storey
Grand Senyiur 8 storey
Danamon 6 storey
Dusit Hotel 6 storey

The upcoming is
Grand Sudirman 17 storey (3 towers)
Balikpapan Plaza Hotel 11 storey
Swiss-Belhotel 11 storey
Grand Adhika Hotel Bahtera 19 storey
Balikpapan Superblock 20 storey (3 tower)
And some misterious proposal posted before
(All is in Jalan Jend Sudirman)

thanks you verymuch

GTR33
April 5th, 2006, 06:11 PM
Last Update

http://img117.imageshack.us/img117/2645/05042006phb20eu.jpg (http://imageshack.us)

wow this is amazing, my house is just round the corner from this place, years ago this hotel was really bad :puke: as it was quite notorious for the prostitution. hopefully now the girls will be as beautiful as the building :banana2: :banana2: :banana2: :banana2: :banana2: :banana2: :banana2:

Blue_Sky
April 5th, 2006, 06:16 PM
Are you the one who owned Buana Lestary Hotel?

Blue_Sky
April 7th, 2006, 08:13 AM
http://img87.imageshack.us/img87/6274/04072006gor24rb.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN--Pekerjaan proyek gedung olahraga (GOR) Balikpapan terus dikebut. Semula, GOR di kawasan Jl Ruhui Rahayu itu bakal diresmikan oleh walikota saat perayaan HUT Kota Balikpapan beberapa waktu lalu. Namun jadwal itu akhirnya diundur hingga akhir Mei mendatang.

Bahkan terhembus kabar, GOR Balikpapan nantinya akan diresmikan sekaligus digunakan sebagai tempat pelantikan pasangan walikota-wakil walikota periode 2006-2011.

Alasan pengunduran jadwal, menurut Staf Teknis Kaliraya Sari (KRS) Windu Marsito, dikarenakan bahan polyuripaene untuk lantai arena olahraga yang didatangkan dari Belanda masih dalam proses pengiriman ke Balikpapan.

“Bila tak ada aral melintang, akhir Mei mendatang gedung sudah kami serahkan ke Pemkot Balikpapan,” kata dia kemarin.

Bagi warga Balikpapan, ujar Windu, sudah dapat menikmati gedung yang masuk sebagai salah satu bangunan termegah yang ada di Kaltim.

Disebutkan Windu, kemegahan GOR ini dapat dirasakan pada berbagai fasilitas yang masuk standar gedung olahraga internasional.

“Fasilitas ini mulai dari lighting dengan daya 80.000 watt, air conditioner (AC) 100.000 watt, penerangan luar gedung 100.000 watt, dan kapasitas kendaraan roda dua dan empat sebanyak 700 unit,” beber dia.

Kemudian untuk finishing pemasangan lantai Polyuripaene GOR, ditargetkan akhir April akan selesai. Karena menurut dia, polyuripaene yang diimpor dari Belanda ini merupakan bahan yang terbuat dari jenis bahan karet cor, yang merupakan bahan serupa yang digunakan di arena Senayan. Pihaknya memerkirakan biaya yang digunakan sebanyak Rp1 miliar, dengan usia pemakaian dan perawatan antara 10 hingga 15 tahun.

“Semoga dengan anggaran yang besar ini, masyarakat Balikpapan dapat dengan puas memiliki gedung Dom sebagai venue untuk segala macam kegiatan olahraga dan lainnya ini,” harap Windu.

Untuk mengingatkan, gedung utama GOR mampu menampung sebanyak 5.000 penonton. GOR dapat digunakan untuk berbagai cabang olahraga seperti basket, volli, badminton, bahkan sebagai panggung konser dan lainnya.

Gedung sarana pendukung tersebut terdiri infrastruktur jalan, drainase, taman, penerangan jalan umum (PJU), dan pagar kompel GOR Balikpapan.

Gedung melingkar dengan diameter 45 meter tersebut, kerangka atap menggunakan pipa space frame, penutup atap menggunakan bahan tegola canadosa, dan lantai tribun menggunakan beton. Sedangkan dinding GOR sendiri memakai bahan aluco bond. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan fasilitas standar internasional yakni dilengkapi ruangan full AC.(cs)

GTR33
April 9th, 2006, 06:04 PM
Anyone knows the latest news about Balikpapan bay Bridge??????

Blue_Sky
April 9th, 2006, 07:45 PM
I believe it stuck in the meeting room
While Balikpapan and Penajam haven't find the perfect location I think this project will never released

ichsan
April 10th, 2006, 05:05 AM
Sabtu, 8 April 2006
Kaltara, PPU Justru Diuntungkan Bakal Dapat Subsidi Rp1,4 Triliun
PENAJAM-Sebagai kabupaten yang masih berumur empat tahun, ternyata daerah ini terkena imbas positif atas rencana pembentukan provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), terutama dalam hal pembagian dana subsidi. Penjelasan ini disampaikan saat gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kaltim tahun anggaran 2007 di Samarinda beberapa hari lalu, yang dihadiri antara Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Ihwan Datu Adam Pemkab PPU dan pemerintah kabupaten/kota lain se-Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Ihwan mengatakan usulan subsidi yang diminta sebesar Rp1,4 triliun, terdiri subsidi provinsi Rp536 miliar, subsidi APBD I sebesar Rp114,4 miliar, dan subsidi dari APBN sebesar Rp768,6 miliar.

Rencananya, dana itu digunakan sebagai kegiatan bidang sumberdaya alam, prasarana wilayah, ekonomi, serta sosial budaya. Yang jelas, angka tadi jauh lebih besar dibanding usulan tahun 2005, dimana aliran dana subsidi yang didapat dari provinsi hanya Rp14,5 miliar.

Sedangkan tahun 2006, subsidi provinsi yang diterima sekitar Rp26,5 miliar. Itupun belum diterbitkan secara resmi, karena dokumennya hingga kini belum diterima. “Kenapa kami berani membuat usulan sebesar itu, karena seumpama tahun 2007 provinsi Kaltara benar-benar jadi terbentuk, tentu jatah subsidi daerah anggota Kaltara, bisa dialokasikan ke PPU. Sehingga secara tidak langsung, kita diuntungkan dengan berdirinya Kaltara,”papar Ihwan kepada Post Metro, kemarin.

Ihwan menyebut, dengan adanya pembentukan provinsi Kaltara, maka wajar jika PPU menuntut pembagian “kue” lebih besar. Sebagai daerah baru yang diproyeksikan jadi gerbang strategis wilayah Selatan, sudah saatnya PPU mendapat prioritas pembenahan infrastruktur. Tapi jika dibiarkan seperti sekarang, lanjut Ihwan, yang ikut menanggung malu pemerintah provinsi. “Apa kata tamu yang datang ke Kaltim, ketika lewat Penajam ternyata jalannya banyak yang rusak. Ini yang harus dipertimbangkan,”ungkap Ihwan. Dengan pendekatan lobi yang intensif, dirinya yakin usulan yang disampaikan saat Musrenbang bisa memberi hasil positif. Dirinya akan “menggalang” kekuatan yang ada di PPU berjuang mewujudkannya, baik lewat jalur politis atau birokratis. Tentu saja semuanya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita kedepan perlu dibangun jembatan yang menghubungkan Penajam dengan Balikpapan. Rasanya itu bukan mimpi yang berlebihan jika dibanding hasil kekayaan alam kita yang sudah diambil. Ya, ibaratnya Madura saja yang mengandalkan hasil garam bisa bangun jembatan laut puluhan kilometer, masa kita hanya bangun jembatan 4 kilometer tidak bisa. Pokoknya kita perjuangkan terus agar jembatan bisa terwujud,”pungkasnya.(pam) lihat ending paragraph ...!

ichsan
April 10th, 2006, 05:26 AM
edit

ichsan
April 10th, 2006, 05:58 AM
Its Some Information for Expat to Living in
Balikpapan, Samarinda and Bontang




The 3 great city of East Kalimantan


Balikpapan

The town itself is very safe and quiet and relatively clean with a mix of Indonesians from all over the archipelago and a large number of expatriates mainly from US, France and Australia. However many other nationalities are also represented. Expatriates work mainly in the oil and mining industries and associated service companies. Unocal and Total have a big presence with their own housing compounds.

Balikpapan is at its heart a timber/mining town, and has the characteristics of it. It has a good mall, great seafood, and great outdoors activities (because there aren't many indoor activities), and a new giant stadium.

The weather is hot and humid around 78°F - 90°F.

Housing

Most expatriates live on compounds, either company or independent. This is recommended, as there can be problems with the supply of electricity and water. Those on compounds do not generally experience difficulties however. There is a good supply of good quality Western-style housing, on and off compounds but rents are very expensive - average rents are $1350-1800 per month with service charges on top. However cheaper houses can be found off compounds.

One popular residential area is Vilabeta housing which one resident says ... “is as good as it gets anywhere in the world. Even the bar and restaurant in the complex are decent by international standards. Golf course is next door and the shopping centers are down the road.?”

Other comments from residents:

In Balikpapan Baru Housing Complex you can get homes from US$800 – US$1,500/month. These are fairly reasonable houses, meaning reasonable to good dependant on your taste (and if you haven’t been spoilt by expat living in Jakarta).

Lots of expats live in Balikpapan Baru as it's safe and inexpensive. There is another complex called Wika complex, which is quite big and has a mixture of expats and Indonesians, another one down the road called Bukit Damai which offers expat housing and reasonable prices. At all of these places you do not need your own security guards.

Palm Court in Batakan (on the beach) has just built some new houses which are are $1800 to $1350, three and two bedroom with electricity included. It is as safe as it can get, security is fine. This is a good complex, has tennis courts, restaurant, squash courts and 22.5 meter swimming pool.

You can rent houses in town that are fantastic …..but you have to be lucky to find them.

Balikpapan is not really that expensive, unless your package comes with the housing…..then you go for the likes of Villa Beta and KBC II and III complexes where the houses are expensive, even compared to Jakarta.

Another advantage to living in a complex is that PLN, the national electric company, only works part time in Balikpapan, never full time….so complexes are mostly run on backup generators.
Utilities

As stated, power and water outages are common and if there is a prolonged period of dry weather, the water company will turn off the water so that residents have to rely on tanker water. It is essential that expatriates that live off compounds ensure they have a water storage tank for these periods.

There is generally no problem with telecommunications and there are a number of Internet service providers who provide varying levels of dial-up service. It is important to note that it is difficult to access the Internet during the peak hours of Mon-Fri 8am-6pm. Most houses rented out to expatriates will already be connected to the phone.

Indovision, the satellite TV service, is available in Balikpapan and the reception is generally good.

Broadband Internet is supplied by a company called SatNetCom, a small but great local ISP. Contact them at info@satnetcom.com

Shopping

Available 3 shopping gallery like Balikpapan Centre Plaza, Mall Fantasy and Muara Rapak Plaza.

Imported food items are available through a number of outlets. There is a branch of Hero supermarket, which has a regular supply of cheeses and yogurts. CV Sentral generally have a reasonable selection of dry goods and the manager is open to suggestions as to what he needs to bring in. There is a commissary at Wisma Patra which stocks items not found elsewhere and has a selection of wines & spirits. Toko Susana also stocks a limited range of imported goods and is cheaper then the above. They also stock a wider range of wines and spirits.

Most electrical, hardware and household items can be found in Balikpapan (one store is called Ace Hardware Store in Balikpapan Permai Plaza).

Hard to find brands and other items are usually brought in from Singapore, Jakarta or companies such as Caswell's Moms will deliver to Balikpapan.

Schools

Pasir Ridge International School is run for Unocal ( now called Chevron ) on their compound. It follows the American system and takes in children from kindergarten until age 13. Non Unocal children are admitted if there is space.

Total has a French International School on their compound, which follows the French syllabus and takes children from kindergarten age until age 15. Again non-Total children are admitted if there is space.

Balikpapan Independent Personal School (BIPS) is an international school that is situated on the secure Vilabeta expatriate housing estate. It uses the Australian (Victorian) curriculum and accepts children from Kindergarten through grade 6.

Raffles International School (RIS) is situated near Balikpapan Baru. It utilizes the IBO curriculum and follows the Australian school calendar. The school accepts children from 4 years old through grade 4 and is growing rapidly due to the affordable pricing structure.

For high school, some expats send their children to Penang or Kuala Lumpur in Malaysia as there are really good international schools there. Another option is to find a family to board with and go to one of the international schools in Jakarta.

For addresses of schools, see our International Schools listing

Health Care

This is very limited in Balikpapan. There are two expatriate doctors working for Unocal and Total who can be consulted for a price by other expatriates. For routine appointments, it can take a while as Unocal and Total employees take priority but they are very good in emergencies. There are no international standard hospitals although people do get sent to the Pertamina hospital in emergencies. However, major emergencies and any specialist treatment require a trip to Singapore, Medivac or otherwise. It is essential to have medical evacuation insurance. However, the medical facilities in Singapore are probably the best in the world. ( but now available Side wing Rooms in Pertamina Hospital with international standard medical facilities like singapore hospital and Balikpapan International Hospital....opening in 2007)

The Unocal doctor can recommend a local dentist for check ups and minor repairs.

International SOS, Balikpapan
PKT Office
Jl. Pupuk Raya 54, Balikpapan
Tel: (62-542) 765 966
Fax: (62-542) 764 237
http://www.internationalsos.com

Transport Links

From the international airport (Sepinggan), there are several flights a day to Jakarta and direct flights of varying regularity to Surabaya, Palu (Central Sulawesi), Ujung Pandang (Sulawesi), Banjarmasin, Pontianak, Jogjakarta, Bali, and Surabaya.

There is a direct flight to Singapore on Mondays, Wednesdays, Thursdays, Fridays and Saturdays by Silkair.

Taxis - Mawar, and Kalung Mas to name two. I used Mawar a lot - they can be called from your address and they give you a number corresponding to the taxi which will appear on your doorstep in the time-slot specified.
Noteworthy Trips

Interesting trips from Balikpapan include a trip up the Mahakam River in a houseboat to visit Dayak villages. Also, the island of Derawan has spectacular diving.

Restaurants & Hotels

There are a number of hotels. The Dusit ( now called Le Graundier ) is the most up-market and international but business travelers also stay in the Blue Sky (Bahana Surya), Gran Senyiur (the first and only 5 star Hotel in Kalimantan) and Benakutai. The hotel bars are where most of the expats hang out.

International Style restaurants include:

* The Palm Court Coffee Shop, Dusit
* Maharaja, Indian restaurant, Benakutai
* Tenggarong Grill, French, Benakutai
* Bondy, Seafood
* Chinese restaurant at the Blue Sky
* Tepinyaki at the Pertamina Golf Club
Lamaru Pub & Cafe at the Gran Senyiur

There are many other Indonesian, Chinese and seafood style restaurants.
Nightlife and Bars

Bars that are popular with the expatriate community in Balikpapan include:
1) Petrosea Bar,
2) Sid's Bar behind,
3) Joys Bar which is next door to,
4) Marthas Bar and just up the road from the Petrosea Bar.
At Batakan there is a new bar called the 5) Batakan Cafe which is conveniently close to the beach and has many attractions similar to Blok M (as does Martha's & Joy's Bars)! Down the road a bit and hidden away behind a small housing complex is Lisa's Bar. At the Hotel Dusit there is the Borneo Bar which is downstairs but has lots of bencongs and is over the top when drink prices are compared with other local bars. There is also a myriad of karaoke bars in Balikpapan. Current ratings in Balikpapan for expats would be Sids Bar (cheap beer and on the beach front) followed by a feed at the Petrosea Bar and a few beers then onto Marthas, Joys Bar for more eyeball exercises, pool, and if you haven't got a takeaway by then, finish off the night at the Borneo Bar (live music but watch the bill and the billy boys) or the Luai Lounge at the Benacutai (live music also).

Jack's Place

Other popular hangouts for expats in Balikpapan is the Shanghai restaurant in the Markoni Area of Balikpapan.

Sports Facilities

Most compounds have pool and tennis courts.

There are two good quality golf courses.

Miniature golf at Dusit Hotel.

Unocal sports facilities are open to general membership and include a pool, tennis courts, gym, squash courts. Members also have use of the Unocal library, bowling alley and restaurant and bar. Currently, there are aerobics classes that are open to everyone.

Total's Club at Batakan, also open to general membership has volleyball, functions, and sailing.

The Dusit has a health club membership which includes use of the gym, pool and tennis courts.

A new health club has opened up in Batakan called the Palm Court which offers a pool, tennis and squash courts, a gym and hopes to offer aerobics classes.

There are various Hashes. a few times a week.

Leisure Activities and Clubs

The Balikpapan Expatriate Women's Club (BEWC) organizes golf, tennis, bowling, craft and bridge activities for members, organizes social functions for the community a few times a year and has a very active charities committee.

There are several expatriate groups of men and women that mountain bike around Balikpapan. One can easily find out about the groups by asking either a Total or Unocal employee. The mountain biking quality in the Balikpapan area is excellent.

Martha's bar is a popular hangout for many expats - good Western restaurant there too.


BBB Balikpapan's Best Bunch - a golfing organization that meets at least once a month at the Balikpapan Sepinggan Golf Course. On the last Saturday of each month they have a competition (the monthly medal), playing 18 holes with prizes going for best scores in an A and B flight (Best Net, Best Gross (first, second and third), Lowest Putts). They have recently started a 9-hole competition for new golfers to encourage them to enjoy the game. This group also organizes a yearly Ryder Cup competition as well as the annual Borneo Bash. There are other competitions throughout the year.

Hash Hound Harriers Contact Denis Bouclin email dbouclin@unocal.com
There are several Hash groups in Balikpapan:
Monday - Men's Hash
Tuesday - Family Hash
Thursday - Women's Hash (every 2nd week)
Saturday - Mixed Hash (every 2nd week)

There is Karaoke and a bowling alley at the Vilabeta compound.

Alliance Francaise has French classes and occasionally organizes concerts.

There is a bridge group at Unocal and at Batakan.

There is a cinema with 4 screens, which shows a mixture of western and local films.

Interesting activities in nearby areas: Join the world-renowned Wanariset Orangutan Society and visit there amazing facility about 30 minutes north of town. You can even join in a real Orangutan release if you're reasonably healthy. Also, get a ride to Samarinda (provincial capital, but it is a step-child to Balikpapan) and take a boat ride up the Mahakam River for 2-3 days. Or ... drive or fly to Banjarmasin in South Kalimantan and check out the diamond and gem stone mines and shops.

Available: cable-TV, american fast foods, handphones, slow internet, soft lenses, English-speaking drivers (well, E.Kalimantan standard), some English books,Visa & MasterCard, any kinds of truck, jeep or four-wheelers, car stereo systems, pirated DVDs and software, and the full supplies of Jack, Johnny and JB.

Difficult to find: fine dining, fast internet, English-speaking maid/nannies, English magazines, Amex acceptance, original DVDs and software, and Australian wines.

Not available: jazz, ballet, theater, best selling books, and other items that have intellectual properties rights attached.

Our thanks to the great ladies at the Balikpapan Expatriate Women's Club and various contributors to the Expat Forum for their contributions towards this article.

Samarinda

The expat community here is extremely small. There is only about ten of us here on a permanent basis, so we are a pretty tight knit group. As such, the shopping and schooling options are a bit limited. The housing shouldn't be a problem. Most houses run US$2,000 to 3,000 per yearly contract.

Bontang

A visitor to the Expat Forum shares some information about living in Bontang:

Bontang has progressed considerably over the last two years that I have been here. The main street is quite a feature with lovely flower beds been planted. The streets are kept very clean. New shops arise monthly and the Plaza expands at a staggering rate. The people are very polite and love to say 'Hi'.

However, if anyone is wanting to head north in Kalimantan and wishes to stay in Bontang - well there isn't an abundance of things to do. Climbing the tower which celebrates Bontang's unique global position, on the Equator, takes about a minute and then there isn't much to see from the top. Checking out the two major industrial plants here may not be such a thrill for those working in the industry.

Bontang Kuala, which is a fishing village on the sea, is more interesting when they have their festival held in May. Staying in Bontang is best done at The Hotel Sintuk although take along your own mosquito repellant. Hotel Equator should be prized for its 'Eco' theme - nothing wasted and everything recycled.
Foreign Consulates

Honorary Consulate of France in Balikpapan
Total Indonesie
Jalan Gunung Bugis
P.O. Box 606
Balikpapan 76106
Phone (0542) 533 999
Fax: (0542) 533 793
Email richard.morel@total.com

ichsan
April 10th, 2006, 07:10 AM
Dikutip dari www.tribunkaltim.com tgl. 8 April 2006

Teroris Masuk Kaltim?

Beberapa waktu lalu ada laporan, sebuah cafe di Balikpapan yang biasa dikunjungi warga asing diintai oleh beberapa orang tak dikenal I Wayan Tjatra, Kabid Humas Polda Kaltim Balikpapan, Tribun - Mengantisipasi kemungkinan masuknya teroris, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim mulai meningkatkan keamanan, khususnya di daerah perbatasan dan tempat tinggal warga asing di Kaltim. "Pengamanan akan lebih diperketat, khususnya pada objek-objek vital," ungkap Kabid Humas Polda Kaltim Kombes I Wayan Tjatra kepada Tribun, Jumat (7/4). Lebih lanjut Wayan mengatakan, empat bulan lalu saat Kapolri memberikan warning (peringatan) terhadap ancaman teroris, pengamanan sudah dilakukan.

Namun, untuk mengantisipasi serangan teroris Polda Kaltim lebih memperketat pengamanan dan pengawasan di tempat tinggal dan objek vital yang sering dijadikan sasaran serangan teroris. Unit Antiteror Detasemen 88 dikerahkan menjaga perbatasan, sedangkan Unit Reskrim diturunkan untuk menjaga tempat tinggal warga asing atau tempat lain yang sering dikunjunginya. "Beberapa waktu lalu ada laporan, sebuah cafe di Balikpapan yang biasa dikunjungi warga negara asing (WNA) diintai oleh beberapa orang tak dikenal.

Kejadian itu selama beberapa hari dan dilakukan pada larut malam," kata Wayan. Meski enggan mau menyebutkan lokasi dan nama cafe yang dimaksud, kegiatan beberapa orang ini menurut Wayan bisa saja dilakukan oleh teroris. Hubungan Indonesia-Australia yang memanas bisa saja memicu serangan teroris, apalagi di Kaltim banyak warga asing.

Saat ini ada sekitar 1.086 warga asing tinggal di Kaltim, sebagian besar bertempat tinggal di Balikpapan. "Yang berdomisili di Balikpapan sekitar 72 hingga 75 persen," jelas Wayan.

Warga asing yang tinggal di Balikpapan umumnya pekerja. Mereka berasal dari Inggris, Australia, Amerika, Prancis, Korea dan Jepang. Kemarin sore, Jumat (7/4), Kapolri menggelar teleconference dengan Kapolda Kaltim membahas pertemuan Kapolda dengan Atase Militer Australia Mike W Trafford.

(m10) Antisipasi Teroris * Pengamanan - Objek-objek vital - Daerah perbatasan - Tempat tinggal warga asing - Tempat yang biasa dikunjungi warga asing * Jumlah WNA di Kaltim: 1.086 orang Sekitar 75 persen tinggal di Balikpapan.

Blue_Sky
April 10th, 2006, 07:55 AM
:applause:

Briliant info u have there ichsan
care to introduce urself here http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=7974916#post7974916

ichsan
April 10th, 2006, 02:33 PM
:applause:

Briliant info u have there ichsan
care to introduce urself here http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=7974916#post7974916

Terima kasih banyak atas pujiannya Mas Blue Sky. Sebenarnya info tentang Balikpapan ini juga boleh nemu dari postingan orang..hi hi hi (tapi info dari tribun kaltimnya nyari sendiri lho). Saya juga nggak terlalu bisa bahasa inggris. Niatnya juga ingin bantu-bantu Mas Blue Sky yang sudah bersusah payah memperkenalkan Balikpapan ke teman-teman yang lain, sampe bele-belain motret seluruh penjuru Balikpapan (bagus-bagus lho, foto-fotonya juga sudah saya copy dan tunjukkin ke teman-teman Kaltim yang lain dan kata mereka " its very nice").

Saya sebenarnya aslinya orang Tanah Grogot Kabupaten Pasir (tau khan kabupaten yang paling selatan di kaltim, sebelahnya kab.Penajam Paser Utara). Saat ini saya baru menyelesaikan kuliah saya di Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Mas Blue Sky kalo nggak salah kuliah di Kuching Malaysia khan?....wah bangga sekali ada putra Kaltim yang bisa kuliah di luar negeri). Saya sangat suka Kota Balikpapan karena kotanya bersih dan asri. Makanya kemarin saya ngambil judul tugas akhir merancang hotel resor di Balikpapan.Tepatnya di Pantai Lamaru. Studi bandingnya nggak terlalu sulit karena di balikpapan memang sedang marak-maraknya pembangunan hotel dan apartemen. Sempet kesasar-sasar juga sih ....he he he, cuman karena dibantu oleh teman yang orang Balikpapan (dan juga sama-sama ngambil kuliah Arsitektur di Banjarmasin) akhirnya ketemu juga tuh yang namanya Pantai Lamaru....yeah namanya juga mahasiswa...eh, salah...namanya juga usaha

Whatever, Pokoknya Balikpapan is the best deh....the beautiful, green and clean city (cia ileeeh....maaaf nih mas bahasa inggrisnya gado-gado alias amburadul).

(oh, iya , saya mau nanya nih mas....cara masukin gambar ke dalam thread ini caranya bagaimana ya....saya sudah coba tapi nggak bisa-bisa).Terima kasih.... :wave: :wave: :wave:

Blue_Sky
April 10th, 2006, 03:41 PM
@ichsan

Wah klo bahasa inggrisnya masih blm lancar pake bhs indo juga no problem kok
Yang penting kita di forum ini sama2 punya pecinta urbanisme jadi bahasa gak bisa jadi penghalang

Gue juga senang kok klo ada temen forumer yang ngerti ttg keadaan Bpp
Plg engga ada yg bisa meringankan tugas gue disini :)

Tanah Grogot tau donk
Soalnya punya paman yang tinggal disana juga
Btw Tanah Grogot-Balikpapan brp jam ya??

klo mau masukin gambar tinggal ke www.imageshack.us aja
Abis itu tinggal upload foto yang kita punya
Gampang kok, kayak upload foto di friendster gitu :D:D

Selamat Mencoba :)

ichsan
April 11th, 2006, 04:04 AM
@ichsan

Wah klo bahasa inggrisnya masih blm lancar pake bhs indo juga no problem kok
Yang penting kita di forum ini sama2 punya pecinta urbanisme jadi bahasa gak bisa jadi penghalang

Gue juga senang kok klo ada temen forumer yang ngerti ttg keadaan Bpp
Plg engga ada yg bisa meringankan tugas gue disini :)

Tanah Grogot tau donk
Soalnya punya paman yang tinggal disana juga
Btw Tanah Grogot-Balikpapan brp jam ya??

klo mau masukin gambar tinggal ke www.imageshack.us aja
Abis itu tinggal upload foto yang kita punya
Gampang kok, kayak upload foto di friendster gitu :D:D

Selamat Mencoba :)


Thank you very much, Mas Blue Sky atas infonya. Saya juga akan coba cari informasi-informasi lain mengenai perkembangan kota balikpapan (syukur-syukur kalo bisa dapat fotonya). Sekali lagi terima kasih banyak, Mas. :) :) :)

N.B. : Oh, iya, dari Tanah Grogot ke Balikpapan kurang lebih 2-2,5 jam perjalanan, Mas. Tapi kalo mobilnya ngebut atau nggak macet di penyeberangan Penajam mungkin bisa lebih cepat dari itu. Yah, mudah-mudahan jembatan Balikpapan-Penajam bisa segera diwujudkan biar nggak sulit kalo mo nyeberang ke Balikpapan (soalnya ibu saya takut kalo naik speedboat dan kalo naik kapal ferry sekarang jauh lebih lama karena harus muter ke Kariangau)...

Blue_Sky
April 11th, 2006, 05:29 AM
OK Ditunggu kelanjutan jembatan nya :)
Aktif terus ya disini
Dan klo bisa foto2nya menyusul

:)

ichsan
April 15th, 2006, 05:48 AM
8 Square Bidik Kelas Menengah dan Atas


Balikpapan, Tribun-Kondusifnya iklim berinvestasi di Balikpapan, menjadi magnet bagi pemilik modal untuk berinvestasi. Terbukti dari 36 gedung bangunan yang ditawarkan oleh 8 Square hampir sebagian sudah terisi. Padahal, harga pusat perkantoran dan mini mal yang dibangun dengan konsep modern dan futuristik tersebut, paling murah Rp 1,7 milyar dan termahal Rp 4,5 milyar.

Para penyewa (tenant) atau pembelinya pun, bukan kantor-kantor atau perusahaan sembarangan. Tetapi, perusahaan yang memiliki nama besar dan sangat dikenal seperti Siement, Silk Air, Mc Donald, Indovision. Goldwell Banker, insurance company dan oil and gas company.

"Sesuai dengan konsep yang kami tawarkan yaitu The First Class Business and Commercial Centre, maka 8 Square hanya menawarkan kepada konsumen kelas menengah dan atas," kata Chief Executive Officer (CEO) 8 Square H Ismed Alimin, Kamis (15/12). Selain menawarkan konsep bangunan yang modern dan futuristik, pusat perkantoran dan mini mal, 8 Square, yang beralamat di Jl MT Haryono Kav 8 Balikpapan juga menempati lokasi yang sangat strategis. "Selain bangunannya berada di dalam kota, akses menuju Bandara Sepinggan sangat dekat.

Cukup lima menit, kita sudah sampai ke bandara," jelasnya. Dijelaskannya kompleks perbelanjaan dan perkantoran tersebut dibangun di atas tanah seluas 2 hektare (ha) oleh PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Energi dengan modal investasi yang ditanamkan sekitar Rp 250 miliar. Sementara pembangunnya, sudah dilaksanakan sejak awal 2004.

"Saat ini pembangunannya hampir rampung, ada sekitar 6 gedung yang pengerjaannya sudah 100 persen," kata Ismed. Sebagai syarat sebuah pusat perkantoran dan mini mal, 8 Square memiliki tempat parkir yang luas dengan berkapasitas daya tampungnya sekitar 200 mobil dan 200 sepeda motor. Sedangkan untuk pengelola parkir dipercayakan kepada Sun Parking yang telah berpengalaman menangani pusat perparkiran hotel-hotel dan pusat perbelanjaan di Jakarta.

"Selain itu, pola pengaman akan dilakukan selama 24 jam serta yang terpenting seluruh bangunan ini, mempergunakan sistem underground cable, sehingga tidak ada tali atau kabel yang semrawut di atas langit dan AC yang letaknya mengganggu pemandangan," katanya. (bam) .

8 Square, Hotel Berkonsep Futuristik

Balikpapan Tribun - Kerjasama PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Energi, tidak hanya sebatas menghadirkan 8 Square, sebagai pusat perbelanjaan dan perkantoran bagi kalangan kelas menengah di Balikpapan. Saat ini, dua Chief Executive Officer (CEO) 8 Square, H.Muhammad Ismed Alimin dan H.

Muhammad Iwan Alimin, juga telah menyiapkan diri untuk membangun sebuah hotel dan apartemen dengan konsep modern dan futuristik. "Untuk memperindah dan mempercantik tampilan kota Balikpapan, saat ini kami tengah menyiapkan sebuah hotel dengan konsep modern, unik dan futuristik berstandar internasional," kata Chief Executive Officer (CEO) 8 Square, H.Muhammad Ismed Alimin, Sabtu (24/12).

Pria kelahiran Balikpapan ini menuturkan, Hotel yang akan dibangun ini rencananya setinggi 12 lantai dengan jumlah kamar sebanyak 180 buah, serta 20 home stay. Untuk mewujudkan rencana ini, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Pillar Terpadu, Surabaya untuk merancang gambar bangunan yang akan didirikan."PT Pillar Terpadu, merupakan salah satu arsitek yang terkenal di Surabaya, ini terbukti dengan banyaknya bangunan hotel dan pertokoan yang telah didirikan oleh PT Pillar Terpadu," katanya.

Sebagai pintu gerbang Kaltim dan diisi oleh perusahaan kelas dunia seperti Total, Unocal, dan CRA, maka kota Balikpapan, sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kota modern berskala internasional. "Itu sebabnya kami membangun hotel ini dengan konsep modern, unik, dan futuristik berstandar internasional. Sementara itu, arsitek PT Pillar Terpadu, Peter Gan, mengungkapkan konsep hotel yang akan didirikan kali ini, berbeda dengan hotel-hotel konvensional lainnya.

"Kali ini, kami menawarkan hotel dengan konsep modern dan futuristik," katanya. Menurutnya hotel yang akan dibangun ini lebih banyak menggunakan unsur kaca sebagai hiasan jendela dan kaca."Tentunya ini akan lebih menarik dan terang,"paparnya.

Selain itu, dalam setiap ruang seperti interior kamar mandi, yang ditampilkan lebih detil dan spesifik. "Sehingga, penghuni akan merasa nyaman berada diruangannya,"paparnya. Sama seperti hotel lainnya, hotel yang akan dibangun ini juga akan memiliki sejumlah fasilitas standard lainnya seperti meeting room, kolam renang, restoran, fitnes dan spa serta butik shopping.

(bam).


Jagonya Marketing dan Investasi

Balikpapan, Tribun - Duet PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Land Develompment selaku pengembang 8 Square Balikpapan terbukti sangat kokoh. Kiprah 8 Square sebagai pusat perbelanjaan dan perkantoran kelas menengah ke atas, didukung rencana pembangunan hotel dan apartemen dengan konsep modern dan futuristik, membuat perusahaan yang dipunyai keluarga besar Alimin itu dilirik beberapa perusahaan asing. Di awal Januari 2006, 8 Square berhasil menggiring dua investor asing dari Malaysia dan Amerika untuk bergabung dengan proyek properti yang bermarkas di Jalan MT Haryono Balikpapan.

Bukan main-main, dua investor asing itu termasuk pebisnis kelas kakap dunia yakni Best Picks Investmenst FZE (BPI) Malaysia dan Coldwell Banker berbendera Amerika. Melly Alimin, Owner Representative PT Borneo Land Development memaparkan bahwa teken kontrak dengan kedua perusahaan bonafit itu terlah berlangsung Januari ini. Penandatangan MoU antara PT Borneo Land Develompment dan Coldwell Banker berlangsung 5 Januari lalu di Jakarta.

Sedangkan MoU dengan Best Picks Investmenst berlangsung di Hotel Gran Senyiur 20 Januari lalu. Dalam penandatanganan agreement dengan Coldwell Banker dilakukan H Muhammad Ismed Alimin, Chief Executive Officer PT Borneo Land Development dengan Tom Graciano, Chief Executive Officer Coldwell Banker Commercial di Gedung Granadha Lantai 12 B, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. "Dalam operasionalnya, Coldwell Banker akan mengatur strategi marketing company 8 Square terkait penjualan apartemen, perumahan, perkantoran, dan properti lain.

Sedangkan Best Picks Investmenst FZE akan men-support langsung investasi 8 Square. Bisa dibayangkan perkembangan 8 Square dengan bergabungnya dua perusahaan raksasa itu," kata Melly di kantornya, Selasa (31/1). Menurut Melly, kejasama ini dimaksudkan untuk bersama-sama membangun berbagai proyek properti guna memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan.

Dipilihnya Coldwell Banker sebagai partner bisnis 8 Square, tentunya setelah melihat kinerjanya sebagai pialang properti yang telah terpercaya dalam bisnis real estate selama 91 tahun. "Apalagi disebutkan bahwa salah satu Founder perusahaan ini adalah Collin Powel, mantan Menhankam Amerika Serikat. Juga telah memiliki banyak cabang di Indonesia yang tersebar di Tangerang, Bandung, Surabaya, Bali dan Balikpapan," terang Melly.

Beberapa perusahaan lain yang bakal bergabung di proyek 8 Square yang berkonsep The First Class Business and Commercial Centre itu, yakni Carrefour, Giant, MC Donald, 21 Cineplex, Siement, Silk Air, Indovision serta beberapa insurance company plus oil and gas company. (uni)

MITRA 8 SQUARE BEST PICKS INVESTMENST FZE

* Milik konglomerat Malaysia * Saat ini memiliki 38 perusahaan besar di dunia mulai perhotelan, perkantoran, resident, apartemen dan perusahaan besar lain. COLDWELL BANKER * Anak perusahaan besar milik Lippo Group yang dikomandoi James Riyadi * Pialang properti terpercaya di bisnis real estate selama 91 tahun * Salah satu Founder perusahaan ini adalah Collin Powel, mantan Menhankam AS * Banyak cabang di Indonesia yang tersebar di Tangerang, Bandung, Surabaya, Bali dan Balikpapan .

Dikutip dari www.kaltimpost.web.id

Ekonomi


Sabtu, 19 November 2005

Delapan Square, Terapkan Seleksi Pada Pembeli

BALIKPAPAN- Bisnis properti di Balikpapan makin menunjukkan geliatnya. Setelah sejumlah pusat belanja, hotel, dan apartemen di launching, kini giliran Delapan Square yang siap memasarkan produknya, berupa rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan).

Secara umum, bisnis semacam ini di Balikpapan memang sedang booming. Berangkat dari fakta itu, maka Delapan Square memberi nilai berbeda dibanding bisnis sejenis yang sudah ada untuk menjaring pembeli.

Yang paling utama adalah kesan eksklusif. Itu bisa dilihat pada bentuk bangunan dan arsitektur yang tampak pada fisik bangunan yang terletak dikawasan bisnis, Jl MT Haryono. Sehingga tak heran jika Delapan Square menyeleksi calon pembeli pilihan saja. “Saat ini fisik bangunan sudah rampung. Tinggal finishing saja. Nanti silakan lihat sendiri hasil akhirnnya,” terang dua owner representatif Delapan Square, J Kans Betekeneng dan Melly Alimin.

Kesan eksklusif juga tercermin dari harga jual 26 unit rukan dan ruko yang dibangun pengembang PT Dua Satria Perkasa, perusahaan milik putra asli Balikpapan, H Ismet Alimin dan Iwan Alimin. Unit termurah dijual dengan harga Rp1,75 miliar. Sedangkan 4 unit yang berada di bagian depan (dua bangunan dengan 6 lantai) dijual dengan harga Rp4,5 miliar. “Dengan harga itu, jelas tidak sembarang pengusaha yang siap berinvestasi,” terang Melly yang juga President Indonesia Women in Travel.

Meski begitu, harga jual yang cukup tinggi tadi, dinilai sebanding dengan fasilitas dan keuntungan yang diperoleh pembeli. Kans membeberkan, setiap pembeli unit di Delapan Square dilengkapi dengan IMB. Kemudian menerapkan sistem buy back, artinya pengembang siap membeli unit yang ingin dijual kembali dengan harga menguntungkan. Letak Delapan Square yang berada di pusat bisnis, ikut memberi nilai lebih untuk berinvestasi.

Apalagi, rencana ke depan, lokasi Delapan Square juga akan dibangun fasilitas hotel berbintang. “Nah, yang tak kalah menguntungkan, pembeli tidak perlu menunggu lama untuk memiliki bangunan. Sebab saat ini unit sudah tersedia dan tinggal memilih tempat saja,” ungkap Melly dibenarkan Kans.

Ditambahkan Kans, beberapa tenant besar tanah air, sudah menunjukkan ketertarikan untuk menjadi bagian Delapan Square, seperti Carefour, Mc Donald, 21 Cineplex, dan masih banyak lagi. “Kalau untuk urusan parkir tak perlu khawatir. Lahannya cukup luas. Mampu menampung 200 mobil dan ratusan motor. Begitu juga dengan jalan lingkungan, menggunakan paving blok,” bebernya. (ind)

N.B. : Mas Blue Sky....artikel ini saya dapatkan sudah lama sekitar 2 bulan yang lalu (Desember 2005) dari www.tribunkaltim.com. Saya sudah coba cari gambar desainnya di internet tapi nggak dapat-dapat....jadi tolong kalau nanti mas dapat gambarnya bisa segera dipostingin di thread ini biar saya dan rekan-rekan lain juga bisa sama-sama melihatnya....terima kasih :) :) :)

ichsan
April 15th, 2006, 06:16 AM
Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id
Selasa, 11 April 2006

Ekonomi Balikpapan Tumbuh Makin Dinamis

BALIKPAPAN-Perputaran roda ekonomi di Balikpapan dalam tahun 2006 ini, diprediksikan bakal terus menggeliat, jauh meninggalkan daerah lain di Kaltim. Bahkan, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Balikpapan, Drs H Suryo H Sarmo menilai, kondisi ekonomi kota minyak dalam tahun ini, jauh lebih dinamis dibandingkan tahun lalu. “Indikatornya jelas, karena beberapa proyek properti besar baik itu hotel maupun pusat belanja dan apartemen, akan selesai pembangunannya dalam tahun ini,” kata Suryo menjawab Metro di kantornya, belum lama ini.

Suryo menyatakan, sedikitnya ada 13 bangunan properti baru yang nantinya akan dijadikan usaha perhotelan, dan apartemen dan pusat belanja yang bakal selesai dibangun dalam tahun ini. “Dalam hitungan bisnis, proyek itu bisa saja dilaunching atau mulai beroperasi di akhir tahun atau tahun 2007. Ini berarti, akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan tentu saja mendatangkan investasi yang tidak sedikit bagi Balikpapan,” ujarnya.

Itu sebabnya, dia sangat optimis—langkah Pemkot Balikpapan untuk mengurangi pengangguran dan membuka seluas-luasnya kesempatan kerja bagi calon pencari kerja, akan menemukan solusinya lewat hadirnya proyek besar tadi.

Di kesempatan terpisah, Ketua Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) Balikpapan, M Thamrin Latief menilai, meski ekonomi Balikpapan tumbuh makin menggeliat, tapi harus dipikirkan problem pengadaan air bersih bagi masyarakat—utamanya permintaan air bagi proyek besar tadi. Thmarin yang juga pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Balikpapan ini memandang, Balikpapan sejauh ini masih menghadapi kendala listrik dan air bersih. Ini yang membuat permintaan sambung baru listrik dan air bersih, masih distop PLN dan PDAM. “Memang harus ada solusi, bagaimana mengatasi problem ini. Jangan sampai, gara-gara masalah vital semacam itu, investor jadi lari atau tidak jadi menanamkan modalnya di kota minyak,’ papar Thamrin saat dihubungi Metro belum lama ini.(wb-16/rud)

Ismed Berani Datangkan Investor Asing

PERKEMBANGAN kota diukur oleh hadirnya bangunan bertingkat seperti hotel, bank, dan industri pendukung lain. Parameter tersebut juga berlaku terhadap perkembangan Kota Balikpapan. H Muhammad Ismed Alimin Pengusaha Balikpapan sekaligus Chief Executive Officer (CEO) 8 Square memprediksi lima tahun mendatang Kota Minyak sudah menjadi kota yang modern dengan kehadiran berbagai jenis usaha.

"Dengan hadirnya 30 hotel termasuk apartemen di sini, berarti Balikpapan bersiap menuju Kota MICE yakni Meeting, Intensive, Conference, dan Exhibition alias tempat yang akan dijadikan ajang pertemuan internasional. Itu juga berarti kita harus bersiap dengan investasi dana yang besar dan fasilitas hotel berkelas internasional," ujar Ismed, Senin (26/12). Sebagai pengusaha lokal, Ismed sangat mendukung keberadaan Kota MICE dan berani menjamin mendatangkan investor besar baik nasional maupun internasional sebagai partner bisnis.

"Untuk mengarah pada kota modern dan canggih seperti yang diharapkan, kita membutuhkan partner yang kuat baik pendanaan maupun jaringan. Untuk kemajuan Balikpapan, saya berani jamin datangkan investor besar dari Surabaya, Jakarta hingga investor mancanegara dari Malaysia, Hongkong, Cina, dan Korea," kata Ismed. Penjaminan tersebut, katanya, tentunya harus didukung dan tetap bersinergi dengan pemda setempat.

"Pemerintah daerah hendaknya memberi kemudahan perizinan terutama proteksi pemerintah, mengurangi birokrasi, mempermurah pajak serta mendukung pembangunan infrastruktur," papar Ismed. Kedatangan investor itu, kata Ismed, tentunya dengan beberapa persyaratan bisnis secara profesional. Para investor boleh masuk dan berinvestasi dengan syarat wajib memberdayakan tenaga kerja lokal.

"Contohnya pengadaan training centre bagi generasi muda sebagai syarat masuknya investor. Investor yang akan menyediakan tenaga pengajar, gedung, maupun materi yang sesuai dengan koor bisnis yang akan berjalan. Jika investor itu akan membuka hotel berbintang, mereka wajib membangun training centre untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi tenaga kerja lokal.

Jadi mereka juga memberi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk bekerja di perusahaan asing," terangnya. Menurut Ismed, saat ini industri di Kaltim gencar mengeksploitasi sumber daya alam seperti minyak dan gas bumi. "Sebelum sumber daya alam (SDA) kita habis, maka kita harus siap dengan sumber lain.

Gencarnya pembangunan hotel dan apartemen di Balikpapan, berarti kita juga harus memiliki sumber daya manusia yang mempunyai keahlian di bidang tersebut. Maka saya sangat mendukung pengembangan SDA dalam program Balikpapan menuju Kota MICE dan mendatangkan investor dengan tidak melupakan pemberdayaan tenaga kerja lokal," ujarnya.(uni) .

ichsan
April 15th, 2006, 06:20 AM
Dikutip dari www.kaltimpost.web.id

Ekonomi


Rabu, 12 Oktober 2005

SBD Berminat Bangun Balikpapan Supermal
Di Lokasi Bekas Rumah Sakit Umum

SAMARINDA - Di lokasi Pusat Kegiatan Islam (Puskib) di Jl S Parman Balikpapan rencananya akan dibangun Balikpapan Supermal, yakni sebuah mal dengan konsep modern. Rencana pembangunan Balikpapan Supermal itu disampaikan PT Sinar Balikpapan Development (SBD) yang kemarin melakukan presentasi di hadapan jajaran Pemprov Kaltim.

"Kalau Pemprov setuju, mal itu segera akan kami wujudkan," tegas Heru Nasution MBA ASM, direktur PT Sinar Balikpapan Development yang juga direktur PT Supermal Karawaci Tangerang.

Presentasi di Kantor Gubernur Kaltim kemarin dipimpin Asisten II Sekprov Kaltim H Nusyirwan Ismail serta dihadiri Asisten III Sekprov Kaltim H Ibnu Nirwani. Hadir pula Karo Umum dan Perlengkapan Pemprov Kaltim Sumiadi Chandra dan Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdul Hamid serta beberapa wakil dari Pemkot Balikpapan. Selain itu, sempat hadir pula Sekprov Kaltim H Syaiful Teteng.

Heru menyebutkan, pembangunan Balikpapan Supermal di atas lahan sekitar 5 hektare milik Pemprov Kaltim itu akan dilakukan dengan sistem build, operate, transfer (dibangun, dioperasikan, dikembalikan) selama 30 tahun. Setelah 30 tahun, seluruh aset itu akan diserahkan kembali ke Pemprov Kaltim.

Dana yang dihabiskan untuk membangun mal setinggi 5 lantai ini direncanakan sebanyak Rp234,57 miliar. Ini masih belum termasuk biaya pembuatan akses jalan masuk serta penunjang lainnya.

Disebutkan, dari kerjasama ini, Pemprov juga akan mendapatkan kompensasi atas lahan yang digunakan selama 30 tahun itu sebesar Rp45 miliar.

"Setiap 5 tahun, mal itu akan direnovasi dan terus berinovasi. Kalau tidak, nanti tidak dikunjungi orang," sebutnya didampingi Ibrahim Senen dari DNC Advocate dalam presentasinya kemarin.

Dalam diskusi kemarin terungkap bahwa rancangan gambar yang diajukan tak sesuai dengan luasan lahan yang ada. Mereka memerlukan lahan seluas 5 hektare, sementara lahan milik Pemprov Kaltim yang tersedia tinggal 3,77 hektare. Selain itu, di lokasi tersebut ada kantor lurah dan camat, sehingga harus dipindahkan. Sehingga perlu dicarikan lokasi pengganti yang lebih relevan. Dalam diskusi itu peserta rapat juga meminta agar pengembang memperhatikan masalah aspek keluar masuk lingkungan pemukiman sekitar, sehingga pemukiman penduduk tidak tertutup.

"Kami juga menginginkan agar ada pengolahan limbah maupun sampah. Kalau limbah supaya diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke dalam saluran kota dan dibuang ke laut," kata Nusyirwan.

Komisi III DPRD Kaltim Abdul Hamid menginginkan, kerjasama ini dikaji mendalam dan memang memberikan manfaat, jangan sampai mengorbankan masyarakat Kaltim. "Jangan sampai rakyat beli petak mahal-mahal di sana, tapi tidak dikelola dengan benar, sehingga malnya tidak berkembang, maka para pedagang di sana dirugikan," tegasnya.

Sedangkan Sekprov Kaltim Syaiful Teteng yang datang ketika pertemuan telah berjalan meminta, agar diperhatikan masalah pemindahan kantor camat dan lurah. "Di samping itu, jangan mengisolasi permukiman, tapi kalau bisa kehadiran mal ini menjadi nilai tambah buat masyarakat sekitar, misalnya membuka kafe-kafe," ucapnya.

Di bagian lain, Heru menjelaskan, masukan-masukan ini cukup berguna, karena memang ada sejumlah perubahan signifikan, seperti jumlah luasan lahan tersebut. "Kami akan membicarakannya kembali secara internal, sambil menjalin komunikasi intens dengan Pemprov maupun Pemkot Balikpapan untuk melihat perkembangannya," tegasnya. (eff)

ichsan
April 15th, 2006, 06:28 AM
Dikutip dari www.kaltimpost.web.id

ProKaltim


Senin, 27 Maret 2006

Balikpapan Segera Punya Taman Pendidikan
Angkat Konsep 3O, Ada Perpustakaan Modern

BALIKPAPAN – Satu lagi fasilitas kota di Balikpapan akan dibangun. Yakni taman pendidikan untuk pelajar yang terletak di kawasan Jl Kapt Piere Tendean, Telagasari. Menariknya, fasilitas ini dibangun di areal seluas 3,1 hektare yang dulunya merupakan danau yang kini menjadi daratan akibat sedimentasi. “Jika kawasan ini selesai, maka ini akan menjadi tempat berkreasi para pelajar di Balikpapan,” kata Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE kemarin, saat meninjau lokasi di Telagasari.

Walikota yang baru selesai cuti terkait kampanye di Pilkada Balikpapan itu lebih lanjut mengatakan, dibangunnya taman pendidikan di Telagasari, selain sebagai upaya mendukung pendidikan pelajar Balikpapan, juga menyelamatkan lingkungan. Jika tak dibuat perlakuan khusus, bisa berbahaya bagi keberadaan rumah-rumah penduduk sekitar Telagasari. Karena itu, satu paket taman pendidikan akan tetap dilestarikan hutan kota.

“Dengan kata lain, di taman pendidikan juga ada pesan-pesan pendidikan lingkungan,” kata Imdaad sambil berjalan mengelilingi lokasi itu.

Taman pendidikan itu disebutkan Imdaad akan dilengkapi perpustakaan lengkap gedung arsip-arsip negara yang bisa menjadi bahan belajar. Kemudian, plaza, restoran, tempat penjualan buah, area olahraga, area penjualan tanaman dan areal olahraga. Ada juga cottage, area memancing, area belajar terbuka, display tanaman hias, display tanaman langka dan display tanaman obat. Juga, display tanaman khas Kalimantan dan display tanaman buah-buahan.

“Di sini juga akan dilengkapi areal parkir yang memadai dan jogging track. Konsepnya nanti 3 O yaitu olahrasa, olahraga dan olahcipta,” tukasnya.(oi)

ichsan
April 15th, 2006, 06:31 AM
Dikutip dari www.kaltimpost.web.id

Balikpapan


Jumat, 2 Desember 2005

Pusat Konservasi Kantung Semar Dunia
Kebun Raya Balikpapan Diresmikan

BALIKPAPAN-Kebun Raya Balikpapan (KRB) direncanakan akan dijadikan sebagai pusat konservasi jenis tanaman kantung semar (Nephentes mirabilis) dunia. Pasalnya, di kawasan yang masih bagian dari Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) tersebut terdapat cukup banyak spesies tanaman langka tersebut. Karena itu, langkah Pemkot Balikpapan yang memiliki komitmen melakukan terobosan di kawasan tersebut sebagai kebun raya merupakan sebuah investasi masa depan yang gemilang.

“Kebun raya ini akan menjadi yang pertama di Kalimantan. Kita memang tak menikmati sekarang. Tapi, sebagaimana Kebun Raya Bogor, akan dinikmati puluhan bahkan ratusan tahun yang akan datang,” ujar Deputi Penelitian Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoensia (LIPI) Prof Dr Endang Sukara dalam sambutannya saat peresmian pembangunan Kebun Raya Balikpapan di Kilometer 15 HLSW, kemarin.

Selain itu, lanjutnya, kebun raya ini kelak diharapkan dapat dijadikan sebagai pusat konservasi tanaman dan pohon yang memiliki nilai ekonomi tinggi di Kalimantan. Misalnya, gaharu, ulin dan lain-lain. Diharapkan, kelak bisa menjadi outlet spesies kayu-kayu tersebut.

Panjang lebar Endang Sukara mengungkapkan pentingnya kekayaan hayati tersebut bagi keberlangsungan makhluk hidup. Dia mencontohkan di Amerika, sumber obat kolesterol dari kekayaan hayati yang diolah bahkan mampu menghasilkan omzet sampai USD19 miliar. “Amerika sekarang yang memiliki sumber obat kolesterol terbaik saat ini,” katanya.

Endang Sukara yang datang bersama rombongan dari Pusat Penelitian Kebun Raya Bogor tersebut, kemarin, bersama Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE meresmikan dimulakannya pembangunan Kebun Raya Balikpapan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan kontrak kerja sama. Sayangnya, prasasti yang sudah terukirkan nama Kepala LIPI Prof Dr Umar Anggar Jenie Apt MSc, hanya bisa diparaf oleh Endang Sukara. Kepala LIPI berhalangan hadir lantaran sakit ketika menjelang keberangkatannya ke Balikpapan, Rabu (30/11) lalu.

Persemian kemarin, juga dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayoh. Wagub mengatakan, langkah Pemkot Balikpapan membangun kebun raya tersebut merupakan langkah yang tepat. Dengan adanya kawasan kebun raya tersebut, kelak akan menambah kawasan konservasi dan kawasan yang dilindungi di Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Walikota Imdaad Hamid juga menyampaikan bantuan beasiswa bagi 15 anak sekolah. Beasiswa tersebut sebagai rasa terima kasih Pemkot terhadap warga sekitar yang telah bersama menjaga dan melestarikan HLSW selama ini. Menariknya lagi, dalam kesempatan itu, dua perwakilan warga juga menyerahkan secara simbolis tanahnya kepada Pemkot yang termasuk di wilayah HLSW. Dua warga tersebut adalah Ali Bahar yang mengembalikan tanahnya seluas 4,46 hektare, dan Kai Ali yang mengembalikan tanahnya seluas 6,9 hektare.

“Kami rela mengembalikan tanah ini kepada negara, asalkan juga pendidikan anak-anak kami diperhatikan oleh Pemerintah,” ujar Ali Bahar.(aal)

ichsan
April 15th, 2006, 06:42 AM
ProKaltim


Selasa, 7 Maret 2006

Masjid Agung Islamic Centre Rp200 M
KH Syarwani: Jadikan Pusat Syiar Islam di Kalimantan

BALIKPAPAN-Islamic Centre Balikpapan yang kini sedang digarap perencanaannya oleh konsultan PT Indolexco Balikpapan, sudah bertahun-tahun menjadi impian umat muslim Balikpapan. Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim, juga dikenal sebagai ibukotanya Kalimantan. Wajar bila nantinya Islamic Centre Balikpapan akan menjadi pusat syiar Islam di Kalimantan.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Balikpapan KH Syarwani Juhri, kepada Kaltim Post, di Ponpes Sjech Muhammad Arsyad Al Banjari Karang Joang Balikpapan Utara Senin (7/3) kemarin.

Menurut Syarwani yang pernah bersama-sama tim pembangunan Islamic Centre dan konsultan PT Indolexco melakukan studi banding ke Bekasi dan Jakarta itu, awal pembangunan Islamic Centre lebih banyak mendapatkan dana dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dana berikutnya diperoleh dari para donatur umat muslimin yang diperoleh dari infaq dan kegiatan yang dikelola Islamic Centre.

“Di Islamic Centre Bekasi sudah bisa dimanfaatkan untuk pusat-pusat pelatihan keislaman. Juga untuk penginapan rombongan dan kegiatan pengantinan. Dari kegiatan itu, kini Islamic Centre di Bekasi bisa mandiri. Kegiatannya tidak lagi mendapatkan subsidi dari pemerintah,” katanya.

Ditanya badan pengelola Islamic Centre Balikpapan? MUI bersama unsur pemerintah sudah membuat badan pengelolanya –-kini sedang diproses sampai ke notaris untuk dibuatkankan akte pendirian--, termasuk anggaran dasar dan rumah tangganya. Bersamaan dengan proses pembentukan badan pengelola, MUI terus memberikan advis kepada konsultan perencananya.

Misalnya dalam pembangunan menara masjid, diharapkan sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai menara radio muslim Balikpapan. Fungsi radio jelas untuk kepentingan syiar Islam dan pengembangan lembaga dakwahnya. Area komersial yang dibangun di sekeliling bangunan Masjid Agung mempunyai manfaat ganda. Pertama untuk memenuhi kebutuhan Islamic Centre, fungsi kedua untuk masyarakat sektarnya.

Sementara itu pimpinan Indolexco Cabang Balikpapan Ir Atmanto IAI mengatakan, Islamic Centre yang akan dibangun di atas lahan seluas 14 hektare akan dilengkapi dengan sarana olahraga – jogging track, hutan kota, perpustakan, gedung serba guna, pertokoaan, dan sarana pendukung lainnya.

Mengenai dana yang diperlukan? Atmanto mengatakan untuk bangunan Masjid Agung diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp200 miliar. Masjid yang luasnya lebih dari 1 hektare ini didesain mampu menampung 12 ribu orang di dalam masjid dan 4.300 di bagian luar atau plazanya.

Sumber dananya, kata Atmanto, arahan dari Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE didapatkan dari APBD Balikpapan, APBD Kaltim, APBN, dan donatur dari umat Islam. “Bila dana awal sudah dikucurkan pemerintah, pengelola biasanya akan menyelesaikannya dengan menggali dana masyarakat termasuk hasil dari pengelolaan Islamic Centre.(bs)

ichsan
April 15th, 2006, 07:04 AM
edited

ichsan
April 15th, 2006, 07:04 AM
Dikutip dari www.kaltimpost.web.id

Balikpapan


Minggu, 18 Desember 2005

Habiskan Rp850 M, Satu-satunya di Indonesia
Kariangau Resort, Paduan Galangan dan Resor


BALIKPAPAN-Jumat (16/12), merupakan hari baik bagi Balikpapan, khususnya sektor wisata. Karena pada hari tersebut area wisata Kariangau Resort yang diklaim sebagai pionir wisata laut di Balikpapan, diresmikan Walikota Imdaad Hamid.

Kariangau Resort merupakan area wisata yang memadukan industri galangan kapal dan industri pariwisata satu-satunya serta pertama di Indonesia. Ide perpaduan ini lahir dari Sayid Jaffar Al-Idrus, pemilik resor dan galangan kapal Galangan Buana Karya Kariangau yang terletak di muara Teluk Balikpapan.

Menurut Jaffar, Rp850 miliar dana pribadinya disiapkan untuk pengembangan resor dalam proyeksi jangka menengah. Pembangunan Kariangau Resort diplot selesai akhir tahun 2007.

Dalam sambutannya, Imdaad mengutarakan kebanggaannya kepada Jaffar, mengingat sebagai pengusaha lokal Jaffar ternyata memiliki inovasi luar biasa dalam memadukan industri galangan kapal dan wisata air yang belum pernah dilakukan oleh siapa pun di Indonesia.

“Ini membuktikan bahwa pengusaha lokal kita mampu apabila diberi kesempatan,” ujar Imdaad yang saat itu hadir bersama ketua DPRD, Kapolres, Dandim beserta jajaran Muspida lainnya.

Saat dimintai keterangannya mengenai pengembangan daerah sekitar Kariangau untuk mendukung industri ini, Imdaad mengatakan, perencanaan tata ruang daerah Kariangau akan tetap dipertahankan, yaitu dengan karakteristik pedesaan.

“Karakteristik pedesaan itu akan tetap dipertahankan walaupun kita sadar nantinya karakter manusia di sekitar Kariangau ini akan berubah karena mengikuti industri pariwisata yang disediakan di resor ini,” terang Imdaad.

Imdaad juga menambahkan, Kariangau tetap akan dipertahankan sebagai daerah industri, tetapi kali ini pariwista akan menjadi komplemen yang sangat baik.

Bagaimana dunia bisnis menanggapi pembangunan resor ini? Ketua PHRI Balikpapan Jonathan Sianturi dalam sambutan yang dibacakan Niken Larasati menyatakan, PHRI tentu sangat berharap resor ini nantinya akan lebih mengembangkan potensi Balikpapan sebagai kota pesisir.

Di atas lahan sepuluh hektare yang akan diperluas lagi menjadi dua puluh hektare dalam waktu dekat, Jaffar mengutarakan cita-citanya untuk menjadikan resor ini sebagai Ancol kedua. Walaupun letaknya agak jauh, yaitu 14 kilometer ke dalam, dirinya tetap yakin bahwa bisnis barunya ini akan mampu menyerap pasar dengan baik dan menjadi andalan sektor wisata Balikpapan. (hil)

Senin, 05 Desember 2005 01:35 WITA

Kariangau Resort Mulai Terima Tamu

Obyek wisata Kariangau Resort di kawasan Kariangau Kecamatan Balikpapan Barat mulai menerima seiring dengan pembukaan yang dilakukan Sabtu (3/12) oleh pemiliknya H Sayed Jafar Alaydrus SH. “Yang pertama kami buka adalah Villa yang terletak ditengah-tengah kawasan Kariangau Resort ini, setelah itu nantinya akan kami buka lagi sarana hiburan berupa marina, kolam renang, wisata laut dan kapal pesiar,” ujar Sayed Jafar kepada PatroliNet di kantornya.

Diakui Sayed Jafar yang juga Presiden Direktur PT Galangan Benua Raya Kariangau ini, untuk sementara hanya ada 15 villa, namun kedepannya jumlah villa sebanyak 40 buah. Dari 15 buah villa yang mulai dibuka itu terdiri dari 7 villa dengan tempat tidur single, dan 8 villa double bad, masing-masing kamar dilengkapi dengan TV parabola, mini bar, saluran telepon, ruang tamu, kamar mandi dan sarapan pagi. Menurut putra kelahiran Kotabaru Kalsel ini, untuk sewa villa harganya bervariatif, dan penawaran awal Rp450 ribu perhari, namun untuk pelanggan corporate harganya bisa nego, demikian juga pada hari libur (Sabtu – Minggu) sewa villa akan lebih rendah dari hari biasa. Kariangau Resort ini selain menyediakan villa dan sarana hiburan lainnya, juga tersedia Hall atau aula yang bisa digunakan untuk meeting, pertemuan, rapat, seminar, pesta perkawinan atau kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa menampung sekitar 300 orang yang berada dilantai atas. Dilantai bawahnya terdapat 3 ruang karaoke, masing-masing 2 kamar deluxe dan satu kamar VIP, dengan tariff perjam Rp100 ribu untuk deluxe dan Rp150 ribu untuk VIP, serta terdapat restoran yang menyediakan 3 jenis makanan yaitu Indonesia, China dan Eropa. Dari pengamatan di bagian receptionis Jum’at (2/12) beberapa pejabat setempat sudah ada yang memesan untuk bermalam panjang dan menginap di kawasan yang berhadapan langsung dengan teluk Balikpapan ini. “Saya cuma mau mencari suasana lain, karena kalau di hotel dalam kota kita sudah sering, sekarang kita coba yang alami apalagi fasilitasnya sama dengan hotel berbintang,” ujar seorang pejabat yang minta tidak disebutkan namanya. Lokasi Kariangau Resort ini di Jl Srikandi No 25 Kariangau Balikpapan Barat bersebelahan dengan pelabuhan feri trans Kaltim Kalsel atau sekitar 15 menit perjalanan dari bandara Sepinggan. (P-01)

Look Picture in : http://www.patroli.net/b.php?b=Kariangau+Resort+Mulai+Terima+Tamu

Blue_Sky
April 15th, 2006, 07:09 AM
@ichsan

8 square is not a shopping mall but how come got Carrefour, Giant, MC Donald, 21 Cineplex in there??

and about Balikpapan Supermall, I highly disagree with the location :(

ichsan
April 15th, 2006, 07:32 AM
@ichsan

8 square is not a shopping mall but how come got Carrefour, Giant, MC Donald, 21 Cineplex in there??

and about Balikpapan Supermall, I highly disagree with the location :(

Untuk 8 square saya kurang begitu tahu mas karena belum pernah lihat proyeknya secara langsung (cuman dapat artikelnya doang...hi hi hi)...barangkali kalau mas pulang nanti ke Balikpapan bisa dapat informasi yang lebih jelas mengenai proyek ini.... ;)

Dan mengenai proyek Balikpapan Supermal sepengetahuan saya masih belum terlaksana (baru sekedar rencana) karena :

Ekonomi


Sabtu, 10 Desember 2005

Balikpapan Supermal Terkendala Lahan

SAMARINDA- Rencana pembangunan Balikpapan Supermal, sebuah pusat perbelanjaan di atas lahan milik Pemprov Kaltim tepatnya di Balikpapan hingga saat ini masih terkendala lahan. Sekretaris Provinsi Kaltim H Syaiful Teteng ketika dikonfirmasi di Badan Diklat Kaltim kemarin menyebutkan, belum dimulainya pembangunan Balikpapan Supermal oleh investor salah satunya adalah karena kendala lahan yang belum tuntas. Sebab, di lokasi yang akan dibangun mal dengan konsep modern itu, masih ada pihak-pihak yang menggunakan lahan tersebut.

"Untuk penyelesaian masalah tanah ini kita akan meminta bantuan kepada Pemkot Balikpapan untuk menyelesaikan. Memang sebagian di lokasi tanah milik Pemprov itu sudah ada yang dijual ke pihak lain, seperti perumahan untuk dokter," bebernya.

Namun, ia sendiri belum berani memastikan apakah mal ini benar-benar dibangun atau tidak. "Tergantung investornya, mau atau tidak. Apalagi mal di Balikpapan sudah banyak. Kalau investornya masih berminat ya tidak ada masalah," bebernya.

Ia mengaku tidak memberikan batasan waktu khusus untuk pengosongan lahan milik Pemprov ini. Namun, ia berharap agar bisa dilakukan secepatnya sehingga rencana pembangunan mal ini bisa dilakukan.

Investor yang berminat membangun mal ini adalah PT Sinar Balikpapan Development (SBD) yang masih satu grup dengan PT Supermal Karawaci. Namun, mereka memerlukan lahan seluas 5 hektare, sementara lahan yang tersedia tinggal 3,77 hektare. Pengurangan lahan yang kini digunakan sebagai Pusat Kegiatan Islam (Puskib) ini terjadi disebabkan karena lahan seluas 1,2 hektare sudah dibebaskan dan kini sudah ada yang dimiliki masyarakat. Di lokasi itu juga ada kantor lurah dan camat, sehingga harus dipindahkan. Namun lokasi alternatif yang ditawarkan ternyata bukan masuk dalam wilayah kecamatan itu. Sehingga perlu dicarikan lokasi pengganti yang lebih relevan. Diperkirakan pembangunan mal menelan dana Rp234 miliar. (eff)

GTR33
April 15th, 2006, 04:35 PM
yea man!!! its gonna be spooooky. do u know that area is one of the most haunted place in Bpp, i recon it'll end up like the mall in muara rapak, hav u been there b4?? i've heard its not really gud, is that rite?
btw 8 Square dimana yooo?? im bad kalo soal nama jalan, taunya nama daerah

Blue_Sky
April 15th, 2006, 05:05 PM
yea man!!! its gonna be spooooky. do u know that area is one of the most haunted place in Bpp, i recon it'll end up like the mall in muara rapak, hav u been there b4?? i've heard its not really gud, is that rite?
btw 8 Square dimana yooo?? im bad kalo soal nama jalan, taunya nama daerah
Hehe...
Actualy I was concerning about the traffic not the haunted place :D:D
As I wish the next mall will be build outside the existing city
Just like Mall fantasi which built on the outer ring road

8 square located in Mt Haryono (Dam) Sebelah kanan dari arah BP mau ke BB
Jalannya juga gak terlalu lebar makes me worried about the congestion
kurang lebih 200-300m dari sini
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=7561787&postcount=56

ichsan
April 15th, 2006, 07:21 PM
Hehe...
Actualy I was concerning about the traffic not the haunted place :D:D
As I wish the next mall will be build outside the existing city
Just like Mall fantasi which built on the outer ring road

8 square located in Mt Haryono (Dam) Sebelah kanan dari arah BP mau ke BB
Jalannya juga gak terlalu lebar makes me worried about the congestion
kurang lebih 200-300m dari sini
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=7561787&postcount=56

Benar sekali mas....kemacetan memang selalu menjadi masalah yang sangat pelik tidak hanya di Balikpapan tetapi juga di kota-kota yang telah maju di dunia seperti New York, Seoul, Bangkok, dan sebagainya. Hendaknya setiap pengembang tidak hanya diwajibkan melengkapi Amdal tetapi juga Anlin (Analisa dampak lalu lintas) yang ada di lingkungan site yang akan digarapnya.

Untuk mengatasi masalah kemacetan sendiri Pemkot Balikpapan telah memiliki beberapa program seperti penambahan jalur-jalur alternatif dan juga ini :

BCD Garap Coastal Road Balikpapan

BALIKPAPAN-Jalan sepanjang pantai -- coastal road – sepanjang pantai Klandasan -- mulai ujung Pelabuhan Semayang hingga landasan pacu Bandara Sepinggan yang selama bertahun-tahun hanya wacana, di akhir tahun 2005 ini akan digarap PT Balikpapan Coastal Development (BCD) .“Kami menyadari bahwa mambangun kawasan pantai itu tidak gampang. Tidak bisa secara sepotong-potong. Harus terintegrasi dan memerlukan dana yang besar. Bila selama ini masih dalam wacana saja, kami datang akan membangun kawasan pantai Klandasan menjadi kawasan pantai yang modern dan tidak kalah dengan kota-kota di pinggiran pantai di luar negeri,” kata Wil van der Tol, tim ahli PT BCD asal negeri Belanda yang kemarin audensi dengan Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE itu.

Wil van de Tol bersama tim PT Daksa Kalimantan Putra (DKP) yakni Satria, Supartono, Andi Siswanto dan Edy Kuntadi mengatakan, pantai Balikpapan merupakan pantai yang indah. Pantai di Balikpapan memiliki view yang cantik. Apalagi kalau ditata secara modern akan menjadi kebanggaan warga kota. Bila Pemkot Balikpapan memberikan lampu hijau, pekerjaan fisiknya bisa dimulai 12 bulan kemudian,” katanya.

Mengapa 12 bulan? Dijelaskan Edy Kuntadi, seiring dengan lampu hijau dari Pemkot Balikpapan, PT BCD akan mematangkan perencanaannya. Melakukan konsolidasi pertanahan dengan berbagai pihak seperti Pemkot Balikpapan, Pertamina, Kodam VI/Tpr, Polda Kaltim, dan masyarakat. Juga bersama DPRD dan Pemkot Balikpapan membuat payung hukumnya.

Diperlukannya payung hukum, kata Kuntadi, agar para pihak yang terlibat dalam pembangunan coastal road memiliki rasa aman dalam berinvestasi. Ini penting agar tidak timbul masalah atau sengketa masalah pertanahan dan sebagainya. Bagaimana investor mendapatkan keuntungan dan masyarakat dan Pemkot Balikpapan tidak rugi. Semuanya harus mendapatkan manfaat dan dampak positif dari pembangunan coastal road ini.

Misalnya bagaimana status sepanjang pantai yang akan dibangun nantinya. Investasi yang ditanamkan akan mendapatkan kompensasi apa saja dan sebagainya. Setelah jelas perjanjian hukumnya. Apa saja hak dan kewajiban yang didapatkan dan wajib dilaksanakan, maka PT BCD yang di dalamnya investor internasional ini akan memulakan pekerjaannya.

Ditanya dana yang bakal diinvestasikan ke Balikpapan untuk membangun coastal road? PT BCD yang menggandeng perusahaan internasional yang telah berpengalaman membangun kawasan pantai di beberapa kota besar di dunia. Dana yang dikucurkan disesuaikan dengan rencana yang akan dibangun.

Sementara itu Andi Siswanto, perencanaan pembangunan costal road bukan hanya membangun jalan di pinggir pantai. Sepanjang pantai yang panjangnya sekitar 10 km ini juga akan dibangun menjadi kota masa depan yang sesuai dengan visi dan misi Balikpapan. Namun dalam pembangunannya, tidak akan menghilangkan keinginan warga Balikpapan yang ingin turut serta membangun coastal road. Bagi yang ingin bergabung memberikan kontribusi, pihaknya sangat berterima kasih.(bs)

Original Link http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=ProKaltim&id=141026

Untuk opsi yang terakhir ini memang sangat kontroversial karena berkaitan dengan reklamasi pantai (LSM lingkungan sangat menentangnya) dan ganti rugi lahan bagi warga yang ada di sepanjang pantai Balikpapan. Namun kontribusi positifnya adalah meminimalisir kemacetan karena tersedianya jalur traffic yang lebih luas dan mengembangkan konsep Kota Balikpapan di masa depan ke arah Waterfront City

Konsep Pembangunan Menghadap ke Laut

Balikpapan, Tribun - Rencana Pemkot Balikpapan membangun coastal road di sepanjang pantai, mulai Pelabuhan Semayang hingga Bandara Sepinggan dinilai tepat. Balikpapan akan menjadi daerah potensial dengan adanya coastal road. Demikian diungkapkan Dr Andy Siswanto, konsultan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Balikpapan 2005-2015 dari PT Wismakharman, Kamis (15/12).

Menurut Andi, kota ini bisa menjadi baik jika pemkot berkomitmen menerapkan RTRW. "Selain itu perlu dukungan masyarakat untuk merealisasikan pembangunan coastal road tersebut," ungkapnya saat ditemui di Bandara Sepinggan usai menghadiri pertemuaan Real Estate Indonesia (REI) di Samarinda. Dikemukakan, kesepakatan yang telah dijalin terkait pembangunan coastal road merupakan program jangka panjang.

Balikpapan akan menjadi kota pantai, kota bukit, kota hijau, kota pedesaan sekaligus kota industri. Untuk mewujudkannya topografi geografis kota Balikpapan yang berbukit-bukit tidak boleh diubah. Sepanjang coastal road, setiap 8 kilometer akan dibangun konsep tematik yang mendukung masuknya investor.

Ia mencontohkan setiap jarak 8 kilometer bisa dibangun tempat-tempat layanan publik, seperti museum, pertokoan dengan nuansa khas tersendiri. "Konsep pembangunan harus menghadap ke laut, bukan sebaliknya membelakangi laut. Jika proyek ini terlaksana, Balikpapan akan menjadi kota paling bagus dan terbaik di Indonesia.

Dan memiliki daya tarik bagi investor dari luar, seperti Sidney, Australia," jelasnya. Kota Balikpapan baru-baru ini berhasil meraih penghargaan sebagai kota terbaik dalam penataan ruang kota se-Indonesia. Dikemukakan, selama ini konsep pembangunan di tepi pantai selalu membelakangi laut, sehingga cenderung menyebabkan kerusakan lingkungan, karena bagian belakang identik dengan tempat pembuangan.

Untuk menciptakan kota pantai, maka kawasan pesisir pantai harus dikonservasi dan pertahankan. Rencana membangun kota baru yang ramah lingkungan tidak bisa terwujud tanpa konsistensi pemerintah kota, investor, dan masyarakat melestarikan lingkungan. Andi berharap, jika pembangunan coastal road terlaksana, dana yang diperoleh dari hasil retribusi, dan pajak dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat dan membantu warga miskin.

Dalam kesempatan yang sama, Direksi PT Daksa Kalimantan Putra yang juga anggota REI Supartono Muhammad berharap seluruh anggota REI mendukung rencana pembangunan coastal road di Balikpapan. "Agenda REI Kaltim ke depan mendukung terealisasinya penataan pantai di Balikpapan," ujarnya. (m2).

Contoh kota-kota yang telah berhasil menerapkannya antara lain :

Singapura

http://img410.imageshack.us/img410/9717/singaporebuildings6mo.jpg (http://imageshack.us)

Hongkong

http://img520.imageshack.us/img520/6924/hkghongkongislandskylinebynigh.jpg (http://imageshack.us)

Untuk Singapura sendiri baru berhasil merampungkannya setelah berusaha keras selama 40 tahun dan hasilnya sudah dapat kita lihat sekarang.

Kota-kota lain di Indonesia yang sedang dalam tahap pengembangan Coastal Road adalah Manado dan Makassar. Bahkan Manado sendiri sudah mencanangkan dirinya bahwa pada tahun 2009 akan menjadi pusat dunia.

Untuk itu Balikpapan tidak boleh kalah dan saya yakin Balikpapan akan menjadi kota yang maju untuk 5 sampai 10 tahun ke depan. Ayo Balikpapan, bersemangat....!!! :lock:

ichsan
April 15th, 2006, 09:32 PM
Satu lagi penyebab kemacetan adalah bertambahnya jumlah kepemilikan kendaraan pribadi sehingga perlu adanya pembatasan dengan pajak progresif (seperti yang telah diterapkan di Singapura) yaitu pajak akan semakin bertambah bebannya sesuai dengan jumlah kepemilikan kendaraan dan usia kendaraan (semakin banyak atau semakin tua maka pajaknya semakin mahal). Hal ini akan mengakibatkan orang enggan menambah kepemilikan jumlah kendaraan dan lebih memilih naik kendaraan umum sehingga secara otomatis kemacetan sekaligus polusi udara dapat diminimalisir. Dampak secara luasnya adalah warga kota akan lebih sehat (karena jalan kaki tentunya...he he he) dan mobil yang berseliweran di jalanan kebanyakan merupakan keluaran terbaru yang lebih ramah lingkungan (karena orang lebih baik membeli baru daripada harus membayar pajak yang tinggi untuk mobil tuanya).

Dan sebagai konsekuensi, pemerintah harus menyediakan sarana transportasi yang murah tapi bagus dan nyaman serta menjangkau seluruh area di Balikpapan. Nggak perlu susah-susah, berdayakan saja angkot-angkot yang ada di Balikpapan. Kasih bantuan buat para pemilik angkotnya agar bisa meremajakan angkot miliknya menjadi lebih bersih dan nyaman (kalau perlu ditambah AC gitu...hi hi hi) sehingga nggak ada orang yang kesulitan untuk bepergian. Dan jangan lupa sediakan halte khusus angkot supaya nggak kepanasan en kehujanan + bak sampah supaya Balikpapan dapat Adipura terus.


Untuk ke depannya kita perlu juga memikirkan sarana taransportasi yang cepat dan murah seperti :

Tram/Busway

http://img228.imageshack.us/img228/4537/newlondontram2nb.jpg (http://imageshack.us)

http://img20.imageshack.us/img20/6709/tram1zr.jpg (http://imageshack.us)

syukur-syukur kalau bisa punya yang seperti ini...

MRT

http://img507.imageshack.us/img507/1817/mrt5ej.jpg (http://imageshack.us)

http://img95.imageshack.us/img95/2074/mrt3125redhillsingapore9704050.jpg (http://imageshack.us)


Tapi tunggu sampai semua orang makmur dulu kali ya...soalnya kan kasihan para sopir angkot....mereka mau dikemanain dong....?

Blue_Sky
April 16th, 2006, 06:57 AM
Hehe for coastal road there's still a chances for it since Manado already success with it
But tram, LRT, monorao, subway or MRT...??? Not in a thousands year I think :D:D:D

ichsan
April 17th, 2006, 02:13 PM
http://img74.imageshack.us/img74/7618/balikpapandome5qm.jpg (http://imageshack.us)

Blue_Sky
April 17th, 2006, 05:29 PM
Woah...
looks cool
So this project is 100% finished I think

ichsan
April 17th, 2006, 06:01 PM
Woah...
looks cool
So this project is 100% finished I think

Kelihatannya pada bagian eksteriornya sudah hampir sepenuhnya rampung mas...saya dengar tinggal nunggu finishing pada bagian interiornya (saya lupa nama bahannya, katanya sih dari luar negeri)...pokoknya Insya Allah Balikpapan Dome akan diresmikan sekitar pertengahan Mei tahun ini...siip deh :) :) :)

Blue_Sky
April 17th, 2006, 07:51 PM
Yes yes
I remember now...

They are waiting for polyuripaene from Holland for the floor

GTR33
April 17th, 2006, 09:26 PM
http://img74.imageshack.us/img74/7618/balikpapandome5qm.jpg (http://imageshack.us)

it doesn't looks that big tho, where is the location

Blue_Sky
April 18th, 2006, 06:13 AM
^^
It can accomodate up to 4.500 people
It pretty big for city with population for 500.000-600.000

The location is in Jl Syarifuddin Yoes (Outer Ring Road II)
Near SMUN 5

But the question again
Why this project is to expensive (Rp 50 Billion)

For comparison is Jatim Expo as other convention hall which build in Surabaya
It only cost Rp 40 Billion while can accomodate up to 8.000 people (double to Balikpapan Dome's capacity)

http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=3333816&postcount=107

GTR33
April 18th, 2006, 08:47 AM
^^
It can accomodate up to 4.500 people
It pretty big for city with population for 500.000-600.000

The location is in Jl Syarifuddin Yoes (Outer Ring Road II)
Near SMUN 5

But the question again
Why this project is to expensive (Rp 50 Billion)

For comparison is Jatim Expo as other convention hall which build in Surabaya
It only cost Rp 40 Billion while can accomodate up to 8.000 people (double to Balikpapan Dome's capacity)

http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=3333816&postcount=107

mungkin semua tempat duduknya seperti kalo naek pesawat di business class kal-tim kan tajir LoL.....

ichsan
April 22nd, 2006, 03:24 PM
Balang Island Bridge Plan (link between Balikpapan-Penajam)

http://img188.imageshack.us/img188/4438/jembatanbalang15xp.jpg (http://imageshack.us)

http://img176.imageshack.us/img176/2485/jembatanbalang25qk.jpg (http://imageshack.us)

ichsan
April 22nd, 2006, 03:28 PM
Kebun Sayur Shopping Centre, Balikpapan

http://img20.imageshack.us/img20/6434/27122005pasar20qi.jpg (http://imageshack.us)

Blue_Sky
April 22nd, 2006, 03:30 PM
OMG...
Kebun Sayur Shopping Centre rendering is soo ugly :(
I like the old proposal with overhead bridge connected to Pasar Inpres

But the Bpp-Penajam bridge is amazing :okay:

ichsan
April 22nd, 2006, 03:33 PM
Mas Blue Sky...kabarnya mo pulang ke Balikpapan ya...akhir bulan ini ? Kalo bisa tolong cek proyek di bawah ini ya mas...saya sudah lama dapat artikel ini (awal februari tahun lalu) tapi saya nggak tau proyek ini terealisasi atau tidak... :) :) :)

The Balikpapan Condominium

Ekonomi


Rabu, 16 Februari 2005

Balikpapan Bangun Kondominium
Biaya US$30 Juta, Investor dari Malaysia

BALIKPAPAN- Balikpapan makin menampakkan bentuknya sebagai kota masa depan di Indonesia. Terbaru, investor Malaysia menghadap Walikota Balikpapan H Imdaad Hamid SE mengutarakan niat membangun kondominium berlantai 9, kemarin (15/2).

“Investasinya direncanakan sampai US$30 juta (setara Rp270 miliar, Red.). Kondominium dibangun di Jl Ruhui Rahayu, Kelurahan Gunung Bahagia, menempati tanah seluas 14.807,25 meter persegi,” kata pimpinan konsultan PT Bima Arsihas, Ir Benny Dhanio kepada Kaltim Post, usai menghadap walikota.

Dikatakan Benny, pihaknya sebagai local partner architect (mitra konsultan lokal) mendampingi TAG Architects Malaysia yang merencanakan bangunan gedungnya. Pekerjaan yang telah dilakukan, mulai dari penyediaan lahan, perizinan dan pelaksanaan teknis.

“Tadi, saya bersama tim dari Malaysia menyampaikan presentasi kepada Pak Imdaad. Sambutannya sangat bangus. Menyambut dengan baik datangnya investor dari Malaysia yang akan mewarnai perkembangan kota Balikpapan menjadi kota masa depan di Indonesia,” kata Benny, yang juga ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Kaltim.

Walikota, sambung Benny, juga meminta agar segera diurus perizinan dan dilaksanakan pekerjaaannya. Semakin cepat akan semakin baik, karena akan menjadi daya tarik pembangunan kawasan di sekitarnya. Diminta pula dalam pelaksanaannya nanti ikut memanfaatkan potensi lokal.

Mendapatkan sinyal positif itu, aku Benny, pihaknya akan segera minta izin prinsip ke Pemkot Balikpapan dan memulakan pekerjaan lainnya. “Pekerjaan adminitratif dan pekerjaan perencanaan akan seiring berjalan. Setelah tuntas perencanaan dan perizinan, akan dilanjutkan pekerjaan fisik,” katanya.

Kondominium itu sendiri akan dilengkapi fasilitas umum yang terdiri dari pertokoan, kafetaria, tempat hiburan dan kolam renang. Tipe apartemennya dibangun sebanyak 80 unit. Terdiri dari 2 unit penthouse A (477,99 meter persegi), 2 unit penthouse B (404,38 meter persegi), 24 unit tipe platinum (211,44 meter persegi), 24 unit tipe gold (178,172 meter persegi), 14 unit tipe silver A (96,06 meter persegi), dan 14 unit silver B (79,06 meter persegi).(bs)

Original Link : http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?berita=Ekonomi&id=107447

Blue_Sky
April 22nd, 2006, 03:46 PM
^^
Itu proyek lama sebelum Bpp booming apartment seperti grand Sudirman ato BSB
Desember tahun lalu saya sempat survey proyek ini tapi gak ada kegiatan apa2
Kayaknya proyeknya ditunda ato dibatalkan
Tapi akan saya cek lagi deh

:)

sanhen
April 22nd, 2006, 04:28 PM
Tapi tunggu sampai semua orang makmur dulu kali ya...soalnya kan kasihan para sopir angkot....mereka mau dikemanain dong....?

Justru public transport model begini akan membuat orang lebih cepat makmur.. dan di long term government tidak usah spend money untuk pollution.. benerin jalan2 dsb dsb.

Supir Angkot nya bisa dididik jadi masinis semua hehehehe.

Blue_Sky
April 22nd, 2006, 04:37 PM
^^
Nah lho
pencinta kereta api udah angkat bicara
:lol:

ichsan
April 22nd, 2006, 06:09 PM
Justru public transport model begini akan membuat orang lebih cepat makmur.. dan di long term government tidak usah spend money untuk pollution.. benerin jalan2 dsb dsb.

Supir Angkot nya bisa dididik jadi masinis semua hehehehe.

hi hi hi...wah bener juga nih pendapatnya mas Sanhen, memang sih butuh dana yang tidak sedikit untuk bisa membuat sarana transportasi sejenis MRT tapi implikasinya masyarakat juga menjadi lebih sehat dan nyaman...kalo kita mengambil prinsip Time is Money seperti di negeri barat sono maka sarana transpotasi MRT selain mengurangi polusi juga dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan terhambatnya aktivitas ekonomi sebagai akibat kemacetan di jalan...masalah sopir angkot tinggal pemerintah saja yang pintar-pintar mensosialisasikannya ke masyarakat supaya nggak ada yang dirugikan... :)

GTR33
April 25th, 2006, 10:37 AM
Sudah denger kabar terbaru tentang Balikpapan Superblock?????
kata bokap gue proyeknya bakalan tersendat, karena kurang nya peminat, so yang tadinya bakal di bangun 21 lantai, jadinya cuma sekitar 13san itupun kalo jadi di bangun, karena infestornya ngga punya modal, mereka harus nunggu semuanya laku baru bisa ngebangun, ada juga yang bilang kalo mereka cuma mau bikin 13san lantai gitu karena mereka ngga dapet izin buat bangun 21 lantai katanya sih deket ma airport, tapi biar kelihatanya lebih bagus dan menarik pembeli mereka bilang bakalan 21 lantai

Blue_Sky
April 25th, 2006, 11:09 AM
Ooo man that was crap...

But until there's no official announcement I think I'll go with original plan which is 20 storey, because:

1. They did have problem with Angkasapura II about the height but solved with condition the building not build more than 70 metres (20 storey)
2. If they announced 20 storey but only build 13 storey I think ppl are smart enough to take legal action againt the developer (which will cost more to developer)
3. Last official announcement is the developer expand the land to 12 Ha instead of original 6 Ha

Blue_Sky
April 25th, 2006, 11:11 AM
Official website of Balikpapan Superblock developer
http://www.pam-group.com/profh.htm

ichsan
April 26th, 2006, 04:35 AM
From www.tribunkaltim.com (news dec 2005-march 2006)

Investasi BSB Rp 600 Miliar

Balikpapan, Tribun - Untuk membangun Balikpapan Super Block (BSB), PT Wulandari Bangun Laksana (PT WBL) menginvestasikan dana antara Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar. Alokasi terbesar adalah untuk membangun mal, mencapai Rp 250 miliar. Kemudian apartemen yang terdiri tiga tower bernilai Rp 100 miliar.

Sisanya untuk membangun ruko, perkantoran dan lain-lain. Demikian diungkapkan Christopher Sumasto, usai peresmian office marketing dan show unit BSB, Rabu (22/2). Direktur Utama PT WBL itu mengakui, nilai investasi untuk pembangunan megaproyek BSB sangatlah besar.

"Iya, memang besar sekali," ujar Chris sambil tersenyum. Namun menurut dia, nilai itu setara dengan potensi yang dimiliki Kota Balikpapan. Mendukung pernyataan Chris, Maya Beatriecs Kailola mengungkapkan, pihaknya optimis terhadap pasar properti di Balikpapan.

"Saya sangat optimis. Saya memprediksi 2006 tahun propertinya Balikpapan," tandas Staf Direksi Pemasaran PT WBL itu. Dibangun di atas lahan 14 hektar, BSB menjual konsep one stop living and business.

"Kami bukan sekadar menjual mal, atau ruko, atau apartemen. Tetapi kami menjual konsep," kata Maya, menegaskan. Menurut perempuan asal Ambon itu, ada tujuh konsep ditawarkan yang terpadu dalam superblock.

"Konsep superblock sedang populer di seluruh dunia," ujar dia. Ia mencontohkan kota-kota seperti Hongkong, Shanghai dan Singapura sudah menerapkan konsep tersebut. Hal senada diungkapkan Imdaad Hamid usai meresmikan office marketing dan show unit BSB.

Walikota Balikpapan itu menyatakan kebanggaannya PT WBL membangun konsep 'kelas' dunia di kota ini. "Dengan adanya BSB, sektor ekonomi kita akan berkembang. Pembangunan semacam ini bukan sekadar modernisasi, tetapi juga efisiensi karena semua kebutuhan dibangun secara terpadu.

Konsep superblock yang tengah berlaku di berbagai negara," urai Imdaad. Terlepas dari itu, tak dipungkiri BSB kelak menjadi icon baru Balikpapan. Berada di pusat kota yang menampilkan panorama laut (sea view), megaproyek ini poisisnya persisi di sisi Selat Makassar yang membentang luas.

Terdiri tiga tower eksklusif resort apartemen 20 lantai, tiga tower perkantoran 20 lantai, wahana rekreasi waterworld dan city walk, Jatra Hotel berbintang empat, serta mal enam lantai dan ruko. "BSB mengandopsi konsep Bugis Junction di Singapura atau Cilandak Town Square (Citos) di Jakarta," ujar Maya, menerangkan. PT WBL merupakan bagian dari bendera bisnis Pintu Air Mas (PAM) Group.

Di antara jaringan perusahaan ini adalah Jatra Hotel dan Bank Kesawan. Saat peresmian kemarin, hadir jajaran direksi PAM Group, antara lain Adi Sumasto (owner PAM Group) dan Agustinus (Direktur Operasional BSB. Menurut Maya, BSB direncanakan mulai beroperasi tahun 2008 mendatang.

(fey) box Balikpapan Super Block Pengembang: PT Wulandari Bangun Laksana (PAM Group) Nilai Investasi: Rp 500 miliar-Rp 600 miliar Konsep: One Stop Bussines and Living Space, super block yang menggabungkan 7 sub project secara terpadu: Ruko, Resort Apartment, Supermall Shopping Centre, Office Park, Waterworld, City Walk dan Hotel Luas areal: 14 ha, terdiri 3 tower perkantoran 20 lantai, supermall 6 lantai, 3 tower apartemen 20 lantai berisi 240 unit, water world, city walk, panorama laut yang luas. Harga: Rp 600 juta - Rp 1,5 miliar (fey) Imdaad: Nggak Punya Duit IMDAAD Hamid menatap takjub saat jajaran Direksi PT Wulandari Bangun Laksana (WBL), mengajak Walikota Balikpapan itu melihat satu persatu show unit apartemen Balikpapan Super Block (BSB). Saat memasuki ruangan demi ruangan, pandangannya tak pernah lepas dari kekaguman.

"Wah, ini cocok untuk Ketua Dewan," ujarnya menggoda Ketua DPRD Balikpapan, Burhanuddin Solong, yang berdiri tak jauh darinya. Burhanuddin hanya tertawa-tawa digoda begitu. Lagi-lagi Imdaad memuji, manakala dirinya memasuki unit apartemen tipe 80.

"Seperti hotel berbintang," tuturnya, pelan. Bagi Maya Beatriecs Kailola, itu menjadi kesempatan dirinya untuk mempromosikan Apartemen BSB. "Ini lagi diskon lho, Pak," kata Staf Direksi BSB itu.

Imdaad cuma mesem-mesem tanpa berkata apa-apa. Toh begitu, Imdaad sependapat dengan konsep super block ini. "Akan menjadi lebih mudah bagi pasangan suami istri yang sama-sama bekerja, jika mereka tinggal di apartemen yang berada di satu kawasan dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat rekreasi dan pendidikan," urainya menyatakan pandangannya.

Keberadaan BSB, lanjut Imdaad, diharapkan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat Kaltim. "Kalau sekarang ini masyarakat Kaltim lebih banyak ke Pulau Jawa untuk rekreasi atau berbelanja, kita harapkan bisa kita cegat di sini dengan adanya Balikpapan Super Block," kata dia. Saat ditanya, apakah dirinya membeli apartemen di BSB, Imdaad berkata pelan.

"Saya nggak punya duit," ujarnya. Di luar soal kekagumannya terhadap pembangunan megaproyek BSB, Imdaad berharap proyek ini dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan. "Prioritas yang harus BSB laksanakan adalah menjaga dan memperhatikan masalah lingkungan, karena berada di kawasan campuran (mixed used), yakni konservasi dan pembangunan," papar Imdaad.

(fey) Ke Mal Tinggal Tekan Lift APA enaknya tinggal di apartemen Balikpapan Super Block (BSB) yang harga termurahnya Rp 600 juta? "Enak banget. Mau ke mal tinggal tekan lift," begitu jawab Maya Beatriecs Kailola, Staf Direksi Marketing BSB. Maya memang sedang berpromosi.

Tetapi promosi mengenai BSB yang menawarkan tujuh konsep masa depan, sangat relevan dengan kondisi masyarakat Balikpapan. Buktinya, angka penjualan yang telah diraih BSB cukup meyakinkan. "Penjualan unit-unit apartemen, ruko dan lainnya cukup bagus.

Pasar properti di kota ini sangat baik," kata perempuan bersuara berata ini. Ia menyebutkan, ruko sudah terjual 85 % atau sekitar 51 unit. Padahal harga per unitnya mencapai Rp 1,5 miliar hingga 2,5 miliar.

Kemudian apartemen, terjual sekitar 40 persen dari 240 unit yang dibangun. Per unitnya ditawarkan antara Rp 600-an juta hingga Rp 1,5 miliar. Khusus jenis penthouse, harganya antara Rp 4,7 miliar sampai Rp 7,2 miliar.

"Tetapi, kan masih bisa nego," ujarnya. Apalagi saat ini hingga 11 Maret mendatang, BSB tengah menggelar program 'beli apartemen bayar semau gue'. "Konsumen tinggal pilih mau cara pembayaran yang 24 kali, 36 kali, atau 48 kali," kata dia.

Ditargetkan bangunan ruko dapat diserahterimakan ke pembeli pada September 2006. Sedangkan resort apartemen yang dibangun di sisi laut dapat di-over ke pembeli pada September 2007 dan mall siap beroperasi pada Desember 2008. (fey) .

Serah Terima Ruko September 2006
Samarinda,Tribun-Pembangunan Balikpapan Superblock (BSB) terus dikerjakan. Rencananya, mulai September 2006 akan dilakukan serah terima. Khusus apartemen serah terima akan dilaksanakan pada September 2007.

Staf Direksi Marketing PT Wulandari Bangun Laksana Maya Beatriecs Kailola mengatakan, BSB yang dibangun di atas areal sekitar 14 hektare (ha) terdiri atas perkantoran 20 lantai, pusat perbelanjaan 6 lantai, tiga tower hunian 20 lantai dan wahana rekereasi water world. "Operasional BSB rencananya dilakukan bertahap. Ruko diserahkanterimakan mulai Septeber 2006, sedangkan apartemen pada September 2007," jelas Maya, pada acara Executive Gala Dinner di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Sabtu (3/12) malam.

Dalam kesempatan tersebut Maya, yang membawakan tips berinvestasi properti menjelaskan, kehadiran BSB berfungsi sebagai landmark dan deslinination center bagi penduduk Kalimantan Timur. Sehingga tingkat kunjungan ke BSB akan melampaui mal konvensional atau trade center tradisional lainnya. Sementara, pangsa pasar BSB adalah menengah ke atas.

BSB, jelas Maya, berada di pusat kota dan kawasan yang pertumbuhannya pesat. Karena, merupakan kawasan perdagangan, industri dan jasa. "Letaknya tidak jauh dari Airport Sepinggan Balikpapan," katanya.

Lebih lanjut Maya menjelaskan, kenyamanan konsep Superblock. Bayangkan saja, jika Anda adalah pemilik salah satu unit resort apartemen, bangun pagi mau sarapan tinggal turun ke grand lobby, fasilitas hotel bintang empat, Jatra Hotel. Setelah segar, kembali ke rumah tinggal naik dan tekan lift.

Sampai di apartemen Anda, lalu ingin berangkat ke kantor tekan lift dan tinggal menyeberang di koridor yang nyaman dan ber AC. Atau setelah lepas kerja mau bersantai dengan kolega tinggal buat janji ketemu di shoping mall. (rdi).

Apartemen Gaya Hidup Baru di Balikpapan

Balikpapan, Tribun - Apartemen kian menjadi gaya hidup baru di Balikpapan. Setidaknya begitu yang dikemukakan tiga pengembang yang tengah membangun apartemen puluhan hingga ratusan unit di kota ini. Tiga Pengembang Apartemen: * PT Wulandari Bangun Laksana (PT WBL) pengembang Balikpapan Super Blok (BSB), * PT Helindo Bangunraya Sejahtera (PT HBS) pembangun Grand Sudirman Balikpapan (GSB) * PT Hasta Kreasimandiri melalui (PT HK) pengembang Pasar Baru Square (PBS).

Ketiga pengembang mengaku angka penjualan apartemen di Balikpapan cukup fantastis. "Kami sudah berhasil menjual 40 persen dari 240 unit apartemen yang kami bangun," demikian ujar Maya Beatriecs, mengenai perkembangan pemasaran apartemen di BSB. Tak heran jika perempuan yang menjabat Staf Direksi PT WBL itu mengungkapkan optimismenya terhadap pasar apartemen di Balikpapan.

"Saya sangat optimis dengan pasar di sini," tandas dia. Pengakuan serupa dilontarkan Muhammad Salim, Manager Marketing PT HK. Menurut dia, saat ini dari 64 unit apartemen yang dibangun di Pasar Baru Square, telah terjual 20-an unit.

"Apartemen telah menjadi gaya hidup baru di Balikpapan," kata Salim. Pria berkacamata ini menilai gaya hidup masyarakat Balikpapan sangat bagus. Baik Maya maupun Salim mengakui bahwa Balikpapan merupakan pasar potensial untuk properti kelas atas, seperti apartemen.

Bahkan, sebagaimana dikemukakan Maya, 2006 menjadi tahun berjaya untuk pasar properti di Balikpapan. "Properti itu investasi yang tak pernah mati, karena tak terpengaruh inflasi. Dari waktu ke waktu nilainya justru meningkat," kata Maya soal peluang berinvestasi properti.

Tingginya pembeli apartemen di Balikpapan, sebagaimana dikemukakan Maya dan Salim, terlihat dari pembeli mereka yang sebagian besar adalah warga lokal. "Pembeli kami bahkan hampir semuanya adalah warga Balikpapan," kata Maya menerangkan. Sedangkan Salim, menyebutkan pembeli apartemen di PBS terbagi 35 persen warga Balikpapan, 30 persen warga Samarinda dan 35 persen adalah pembeli dari Surabaya.

Padahal harga yang ditawarkan untuk memiliki satu unit apartemen, harus merogoh kocek antara ratusan juta sampai miliaran rupiah. Guna meraih pembeli, ketiga pengembang bahkan memburu konsumen di beberapa kota di Kaltim. "Kami menggelar pameran sampai ke Samarinda," ujar Salim.

Sedangkan Maya mengaku, ia mengunjungi Bontang, Pasir, Samarinda dan Tarakan, untuk menggaet pembeli apartemen di BSB.(fey) .

Seperti Singapura 25 Tahun Lalu

BAGI Maya Beatriecs Kailola, untuk jatuh cinta kepada Balikpapan tak butuh waktu lama. Di tengah kesibukannya mempersiapkan peresmian office marketing dan unit show Balikpapan Super Block (BSB) oleh Walikota Balikpapan, Imdaad Hamid, Rabu (22/2) lalu, perempuan yang menjabat Staf Direksi Marketing PT Wulandari Bangun Laksana (WBL) ini bercerita awal kekagumannya kepada kota ini. "Awal 2005 saya datang ke Balikpapan.

Lima bulan melakukan survey untuk cikal bakal pembangunan Balikpapan Super Block (BSB), sudah membuat saya menyukai kota ini," demikian tutur kelahiran Ambon, 29 November 1972 ini. Sambil menyibak rambut panjangnya yang tergerai, Maya mengungkapkan perasaannya terhadap kota yang dikaguminya ini. "Balikpapan ini seperti Singapura 25 tahun lalu," begitu kesan istri Mozes Soukotta ini, lepas.

Pujian demi pujian lalu mengalir renyah dari bibir alumni Fakultas Pertanian, Universitas Patimura, Ambon ini. "Kotanya bersih. Nggak macet-macet amat.

Dari pesawat dilihat enak. Balikpapan akan berkembang pesat," ujarnya bertubi-tubi. Menduduki posisi penting di perusahaan properti papan atas nasional yang berada di bawah bendera Pintu Air Mas (PAM) Group, rupanya tak membuat diri perempuan yang belum dikaruniai anak ini menjadi sombong.

Sebaliknya, sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap penjualan produk properti BSB, Maya punya pendapat yang sangat mulia. "Kita berada di daerah orang, sudah sepatutnya kita berbuat baik pada tuan rumah, khususnya masyarakat di sekitar BSB," urainya soal rekruitmen tenaga kerja lokal serta berbagai macam kegiatan sosial yang dilakukan manajemen BSB. Ngomong-ngomong, tidak gentar dengan persaingan bisnis properti yang lumayan keras di Balikpapan? "Tidak.

Sebab kami bukan menjual produk, tetapi menjual konsep," suara berat Maya terdengar mantap melontarkan keyakinannya. "Orang Balikpapan ini banyak duitnya, cuma masih disembunyikan," bisiknya di akhir pembicaraan. (fey) Kiat Karir - Jujur, tak membohongi konsumen - Kerja keras - Bina relasi (fey).

OPTX
May 6th, 2006, 08:19 PM
http://i1.tinypic.com/xc699i.jpg

ichsan
May 9th, 2006, 06:32 AM
Senin, 8 Mei 2006

Bakal Jadi Hongkong II, Lagi Investor Tanamkan Modal di Balikpapan

http://img216.imageshack.us/img216/3319/08052006hotel25ev.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN- Kota Metropolitan seperti Balikpapan ini, memang menjadi target beberapa investor untuk membangun sebuah fasilitas seperti perhotelan, apartemen dan lainnya. Seperti halnya di beberapa lokasi, sementara ini sedang melakukan tahap pembangunan. Misalnya proyek Balikpapan Super Block (BSB), Pasar Baru Square (PBS), Sudirman Square, Grand Sudirman dan lainnya.

Ternyata, sejumlah proyek besar itu belum cukup buat Balikpapan. Buktinya, masih banyak investor baru yang siap masuk ke kota minyak. Salah satunya,. rencana PT Sesi Properti Indonesia (SPI), investor asal Jakarta, yang berencana membangun mega proyek di eks gedung atau gelanggang olahraga (GOR) Balikpapan di kawasan Jl Sudirman. Megaproyek itu, nantinya akan dilengkapi beberapa bangunan utama dan diyakini jadi proyek properti terbesar dan terlengkap, yang pernah dibangun di kota ini.

Direktur Utama PT SPI Syahrul Arifin, didampingi Coorporate Secretaris, Satria Pringgodani, saat ditemui Metro di Hotel Pasific mengatakan, pembangunan mega proyek ini, rencananya berdiri di eks gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Balikpapan, yang di kawasan Jl Jenderal Sudirman..

Menurut rencana, tahap pembangunan, lanjut Satria, akan dimulakan akhir bulan Mei 2006 ini. “Jika tidak ada hambatan, maka pembangunan kawasan modern ini, akan selesai pada akhir tahun 2007,” ujarnya.

Sementara itu, kawasan GOR, nantinya akan disulap jadi kawasan rekreasi, pusat bisnis, apartemen, dan hotel bintang lima. Kawasan ini, juga dilengkapi fasilitas sport center, mal dan banyak lagi fasilitas menarik lainnya.
Satria menjelaskan, gedung akan dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektar. Lahan ini, merupakan lokasi yang cukup stategis. Selain berada di pusat kota, juga dekat dengan markas Kodam VI Tanjungpura--yang juga patner PT SPI dalam menunjang rencana pembangunan mega-proyek ini.

“Rencananya, semua bangunan akan tampak menghadap ke laut. Karena Kota Balikpapan, yang merupakan pintu gerbang Kaltim, patut dipercantik dan ditata dengan baik. Tjuan utama dari rencana pembangunan gedung modern ini, untuk membuat Balikpapan seperti Hongkong--jika dilihat dari laut,” ujarnya. Gedung bertingkat ini, lanjut dia, pasti terlihat sangat indah—jika dilihat dari laut.

Dijelaskan, program dari proyek ini, selain membuat Kota Minyak ini menjadi kota yang besar, juga membantu pemerintah setempat dalam menjadikan Balikpapan sebagai ‘ibukota’ Kalimantan.
Luas lahan 2,6 hektare ini cukup menampung sebnanyak 600 kendaraan roda empat, bakal dibangun gedung dengan memiliki 324 unit, dengan 18 lantai, yang menghabiskan dana investasi sekitar Rp 300 miliar.(wb-16)

Dikutip dari : http://www.metrobalikpapan.co.id/berita/index.asp?IDKategori=278&id=42012

PT SPI Investasi Rp 300 M

Balikpapan, Tribun - PT Sesi Properti Indonesia (SPI), pengembang dari Jakarta, berencana menanamkan investasi lebih Rp 300 miliar untuk membangun apartemen dan kondotel di bekas GOR Manuntung, kawasan bisnis Pantai Mas Permai, Sudirman. Rencananya, apartemen itu akan dibangun terpadu dengan office park, mal dan ruko. Hingga saat ini, proses pemantapan untuk merealisasikan megaproyek tersebut tengah diselesaikan pihak pengembang yang sudah mengirimkan timnya ke Balikpapan.

Kepada wartawan di Hotel Pasific, Minggu (7/5), Syahrul Arifin selaku Direktur Utama PT SPI dan Satria Pringgodani sebagai Corporate Secretary PT SPI, memaparkan rencana proyek prestisius itu. "Dari studi kelayakan yang telah kami lakukan, Balikpapan sangat cocok untuk berinvestasi properti. Pendapatan perkapita masyarakat di sini sangat tinggi, dan banyak terdapat orang asing," demikian kata Satria.

Dalam maket gambar yang diperlihatkan, megaproyek bernama SeaView Apartment itu tampak sangat megah dan moderen. Memilih tema arsitektur moderen minimalis, SeaView Apartment menjulang 18 lantai di lahan sekitar 2,6 hektar. "Kehadiran kami di Balikpapan sejalan dengan misi dan visi Pemkot Balikpapan yang ingin menjadikan Balikpapan sebagai 'ibukota' Kalimantan," kata Satria.

Menurutnya, langkah investasi ini sebagai dukungan untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota penting di kawasan tengah dan timur Indonesia. "Sepanjang kami diberi peluang, ya sebagai swasta kami mensupportnya," ujarnya. Soal ketatnya persaingan terhadap pasar apartemen di sini, menyusul maraknya pembangunan proyek serupa, Satria optimistis bahwa pasar di Balikpapan dan Kalimantan Timur (Kaltim) masih sangat terbuka lebar.

"Pasar di sini cukup baik. Segmen kami middle up market," tukas Satria. Apalagi, lanjut dia, beragam keunggulan yang ditawarkan SeaView Apartment akan menjadi daya tarik bagi eksistensi proyek ini.

Di antara keunggulan yang ditawarkan adalah lokasi paling baik di Balikpapan untuk hunian semacam apartemen. "Karena lokasi kami berada di kawasan yang sangat rapi dan teratur," kata Satria. Terlebih lagi, faktor keamanan menjadi keunggulan lain yang dijual proyek ini.

"Memiliki apartemen yang lokasinya hanya berseberangan dengan markas Kodam VI Tanjungpura, tentu faktor keamanan akan lebih terjamin," kata Satria berpromosi. Menurut dia, proyek bergengsi ini memang merupakan hasil kerjasama dengan Kodam VI Tanjungpura. "Lahan mereka yang punya.

Kita yang bangun kawasan bisnisnya," ujarnya.(fey)

Jadikan Balikpapan Layaknya Hongkong

KEHADIRAN megaproyek SeaView Apartment yang berada di kawasan bisnis Pantai Mas Permai, kelak akan menyemarakkan keindahan Kota Balikpapan. Sebagaimana dikemukakan Satria Pringgodani, Corporate Secretary PT Sesi Properti Indonesia (SPI), proyek ini kian mempercantik kota berjuluk Kota Minyak ini.

"Kalau proyek ini sudah berdiri, wajah Balikpapan akan seperti Hongkong atau Singapura. Bahkan, kawasan pantainya seperti Hawai yang banyak berdiri bangunan-bangunan megah di sepanjang sisi pantainya," kata Satria.

Apartemen akan dibangun 2 tower, masing-masing menjulang setinggi 18 lantai. Jumlah keseluruhan sebanyak 324 unit yang kesemuanya menghadap ke laut.

"Semua unit apartemen menghadap ke laut. Itu sebabnya kami beri nama SeaView Apartment," ujarnya.

Memadukan konsep hunian mewah dengan fasilitas standar hotel bintang lima, 80 persen unit di SeaView Apartment adalah apartemen, sedang sisanya adalah kondiminium hotel (kondotel). Turut melengkapi fasilitas, mulai mal berkonsep Cilandak Town Square (Citos) di Jakarta, office park, restoran, sport center, seperti lapangan tenis, kolam renang hingga fitness center. Lahan parkir dibangun hingga mampu menampung 600 mobil.

Bahkan rencananya, fasilitas 'impian', yakni marina turut dibangun di sana. SeaView Apartment rencananya akan launching dalam bulan Mei ini. Ditargetkan akhir 2007 mendatang pembangunannya sudah rampung dan bisa diserahterimakan kepada konsumen.

"Megaproyek ini akan menjadi masterpiece-nya Balikpapan, bahkan Kalimantan," kata Satria optimistis. (fey).

Pemain Baru yang Mengantre

HINGGA awal 2006, booming properti berkonsep megaproyek belum menyurutkan minat investor untuk berinvestasi di Balikpapan. Buktinya, saat ini beberapa investor sudah mengantri untuk meramaikan bisnis properti middle up market di Balikpapan. Ada Grup Lippo yang mengincar bekas Rumah Sakit Umum (RSU) Balikpapan atau Puskib.

Ada juga PT Gusher Tarakan yang tengah 'meminang' lokasi bekas Shopping Center Kebun Sayur yang musnah terbakar dua tahun lalu, untuk disulap menjadi pusat perdagangan dan hotel bertaraf internasional. Padahal, saat ini saja para pemain yang sudah hadir terlebih dulu seiring dimulainya pembangunan megaproyek mereka, sudah harus memutar otak untuk menjual produk mereka. "Persaingan memang sangat ketat," ujar Muhammad Salim mewakili Pasar Baru Square.

Toh, mereka masing-masing mengaku tak gentar menghadapi serbuan kompetitor. "Kami tidak takut persaingan, sebab kami menawarkan produk yang terbaik," ujar Syahrul Arifin, Direktur Utama PT Sesi Properti Indonesia, pengembang SeaView Apartment. Jika persaingan demikian ketat, dan bahkan sudah mengantri beberapa pemain baru, lalu siapakah kira-kira yang bakal keluar sebagai pemenang? "Tentunya yang akan menang adalah siapa yang selesai membangun terlebih dulu.

Sebab konsumen tak butuh janji atau konsep, tetapi butuh bukti," kata Salim, mantap.(fey)

Megaproyek sedang Berjalan :

1. Balikpapan Super Block (PT Wulandari Bangun Laksana--PAM Group), terdiri dari: menara perkantoran 17 lantai, supermall 6 lantai, 3 tower apartemen 17 lantai berisi 240 unit, hotel berbintang, water world, city walk, panorama laut yang luas.

2. Kav8 Square (PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Energi), terdiri dari: perkantoran, mini mal dan hotel.

3.Sudirman Square (PT Cipta Bangun Bumi Kencana): perkantoran terpadu di pusat bisnis cemerlang Balikpapan Permai.

4. Grand Sudirman Balikpapan (PT Hellindo Bangunraya Sejahtera), meliputi pusat bisnis, apartemen dan hotel serta pusat rekreasi.

5. Pasar Baru Square (PT Hasta Kreasimandiri), tawarkan hotel, apartemen, trade center, supermal, city walk.

6. SeaView Apartment (PT Sesi Apartemen Indonesia), menjual apartemen, kondotel, office park, sport and recreation center.(fey)

Megaproyek yang akan Dibangun

1. Bekas RSU Balikpapan (Puskib) oleh Group Lippo.

2. Bekas Shooping Center Kebun Sayur oleh PT Gusher Tarakan.(fey) .

Balikpapan Dipenuhi Superblok

Balikpapan, Tribun - Kota Balikpapan yang 20 tahun lalu diistilahkan sebagai 'raksasa tidur yang tengah menggeliat', tengah memasuki fase bahwa 'sang raksasa' kini tak sekadar menggeliat. Booming megaproyek yang berlangsung dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kian mengukuhkan Balikpapan sebagai kota penting di Kalimantan. Hebatnya pula, megaproyek yang sedang marak dibangun itu semuanya mengusung konsep yang sama, yakni superblok.

Saat ini, konsep superblok menjadi tren baru properti di berbagai kota di seluruh dunia. Kota-kota di Asia, seperti Shanghai, Beijing, New Delhi, Bombay, Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, hingga kota-kota di Eropa dan Amerika, sudah mengadopsi konsep ini dalam menata wajah kotanya. Superblok sendiri merupakan konsep properti yang memadukan seluruh kebutuhan moderen dalam satu kawasan.

Mulai hotel, apartemen, mal, office park, ruko hingga city walk. Konsep inilah yang saat ini sedang tumbuh berkejaran di Balikpapan. Jika dirunut dari arah timur kota, yakni kawasan Sepinggan, hingga ke selatan, tercatat nama-nama megaproyek yang sedanga dibangun.

Ada Balikpapan Superblok, Kav8 Square, Sudirman Square, Grand Sudirman Balikpapan, Pasar Baru Square dan SeaView Apartment. "Balikpapan memang luar biasa," begitu kata Maya Beatriecs, Direktur Marketing Balikpapan Superblok (BSB) soal kondisi tersebut. Maya bukan satu-satunya yang menilai demikian tentang kota berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa ini.

Satria Pringgodani, Corporate Secretary PT Sesi Properti Indonesia yang tengah mempersiapkan proyek prestisius SeaView Apartment, juga menuturkan hal serupa. "Potensi investasinya mengagumkan," ujar Satria. Tak ayal, kota ini kian memposisikan diri sebagai salah satu kota penting di luar Pulau Jawa.

Terlebih lagi, kebangkitan sektor properti di kota ini justru mengarah pada middle up market. Pusat perbelanjaan standar internasional, rumah mewah, hotel berbintang, hingga apartemen yang eksklusif, kini menjadi tren serta mendominasi industri properti di Balikpapan. Para investor properti itu mengungkapkan empat faktor yang membuat Balikpapan menjadi primadona bagi mereka, yakni faktor ekonomi, kondisi geografis, karakteristik penduduknya dan faktor keamanan.

Dari sektor ekonomi, Balikpapan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (46,7 persen) serta perdagangan dan jasa (28,25 persen). Juga pendapatan perkapita penduduknya rata-rata mencapai Rp 27,14 juta per tahun, atau tertinggi di Kaltim. "Di sini banyak orang berduit," kata Muhammad Salim, Manager Marketing Pasar Baru Square (PBS).

Demikian pula secara geografis, Balikpapan yang memiliki keunggulan sebagai pintu gerbang Kaltim menjadi serbuan para investor. Sedangkan dari sisi karakteristik penduduknya, banyaknya pekerja asing (ekspat) yang ada di sini juga menjadi perhitungan. Jika kemudian megaproyek raksasa bernilai ratusan miliaran rupiah tengah booming di sini, hal itu semakin menguatkan citra Balikpapan sebagai kota masa depan.

Tentu saja, yang tak terelakkan kemudian adalah atmosfir kompetisi antar pengembang yang kian ketat. "Ibarat bayi yang tadinya hanya ingin diberi susu dan biskuit, tiba-tiba disajikan menu super lengkap, sampai ada daging-dagingnya. Apa bayi itu bisa melahap semuanya?" demikian Salim mempertanyakan, menanggapi maraknya megaproyek tersebut.

(fey).

Unggulkan Konsep Water Front City

BERADA di antara Selat Makassar dan Teluk Balikpapan, kota ini dianggap sempurna untuk mengembangkan konsep kota di sisi laut (water front city). Di banding kota-kota lainnya di Indonesia yang juga berada di sisi laut, seperti Makassar dan Surabaya misalnya, Balikpapan dinilai lebih unggul dengan ditunjang faktor ekonomi, keamanan, dan daya beli masyarakatnya. Kawasan Sudirman yang membentang dari Pelabuhan Semayang hingga mendekati Sepinggan, diramalkan akan menjadi kawasan bisnis paling gemerlap dan berkilau dalam lima tahun ke depan.

Kawasan yang berada di sepanjang garis pantai ini menjadi incaran pemodal untuk megaproyek mereka. Hampir semuanya membangun konsep superblok. Tak pelak, kompetisi yang menimbulkan saling klaim sebagai yang terbaik, dilontarkan masing-masing pengembang.

Maya Beatriecs dari Balikpapan Superblok, dengan mantap menyatakan, pihaknya menawarkan delapan konsep properti masa depan yang paling unggul. "Kami menawarkan delapan konsep. Mulai apartemen, supermal, ruko, city walk, office park, hotel, water world, semua dibangun dalam satu blok," kata Maya.

Total investasi yang ditanam PT Wulandari Bangun Laksana (PAM Group) sebagai pengembang mencapai Rp 600 miliar. Begitu juga Grand Sudirman Balikpapan (GSB) yang dibangun oleh PT Hellindo Bangunraya Sejahtera, menawarkan megaproyek terdiri hotel berbintang lima, apartemen mewah dan office park dengan berbagai fasilitasnya. Oleh sang pengembang, proyek ini diklaim sebagai yang paling baik.

Bahkan, ditawarkan pula cara bayar mencicil hingga 60 kali. Lalu Pasar Baru Square (PBS) yang merupakan hasil kerjasama PT Hasta Kreasimandiri dengan Pemkot Balikpapan, juga menyebut dirinya sebagai yang paling layak dimiliki. "Progres pembangunan kami terus berjalan," ujar Muhammad Salim dari PBS.

Investasi sekitar Rp 500 miliar pun mengalir di proyek PBS. Saat ketiga megaproyek ini saling bersaing menjual produk mereka, pemain baru, yakni PT Sesi Properti Indonesia tiba-tiba melontarkan rencananya untuk membangun SeaView Apartment di bekas GOR Manuntung di kawasan Pantai Mas Permai. Kehadiran mereka yang semuanya berlokasi di sisi laut, akhirnya sama-sama menjual panorama laut.

Menurut manager marketing dari keempat pengembang megaproyek itu, kelak Balikpapan akan berwajah bak Hawai, Hongkong atau Singapura. (fey) .

Dikutip dari : http://www.tribunkaltim.com/int.php?jenis=market

Alvin
May 9th, 2006, 08:24 AM
Nice to see a non-Java city catching up!!!

ichsan
May 19th, 2006, 09:22 AM
Sudah denger kabar terbaru tentang Balikpapan Superblock?????
kata bokap gue proyeknya bakalan tersendat, karena kurang nya peminat, so yang tadinya bakal di bangun 21 lantai, jadinya cuma sekitar 13san itupun kalo jadi di bangun, karena infestornya ngga punya modal, mereka harus nunggu semuanya laku baru bisa ngebangun, ada juga yang bilang kalo mereka cuma mau bikin 13san lantai gitu karena mereka ngga dapet izin buat bangun 21 lantai katanya sih deket ma airport, tapi biar kelihatanya lebih bagus dan menarik pembeli mereka bilang bakalan 21 lantai

Berita dari tribun Kaltim tgl 19 Mei 2006 :

Mengintip Megaproyek Superblok di Balikpapan (4)

SEPANJANG wawancara bersama Tribun awal pekan ini, ponsel milik Ricky Tjan, Marketing Manager Balikpapan Superblock (BSB) tujuh kali berdering. "Maaf," ujarnya ramah, setiap kali akan menerima telepon. Telepon-telepon itu, menurut Ricky, berasal dari agen properti dan klien BSB.

"Respon pasar sangat bagus buat BSB," kata Ricky sumringah. Ia lantas memaparkan betapa agresifnya BSB menjual produknya ke berbagai kota. Hasilnya? "Konsumen kami 40 persen berasal dari Jakarta, 30 persen Surabaya, 30 persen Samarinda dan Balikpapan," urainya.

Konsumen tersebut didominasi pengusaha ritel. "Karena inilah konsep superblok sesungguhnya," tukasnya lugas. Ricky tak asal ngecap.

BSB yang didanai sekitar Rp 600 miliar itu diproyeksikan oleh PT Wulandari Bangun Laksana (WBL) selaku pengembang, menjelma sebagai pusat bisnis dan perdagangan masa depan, dan peluang investasi paling gemilang di Balikpapan. "Kami menawarkan enam keunggulan yang menyempurnakan nilai investasi," kata dia. Keenam keunggulan tersebut, masing-masing visi dan misi proyek yang relevan dengan kebutuhan masyarakat moderen, yakni one stop business living.

Lalu kehadiran ritel-ritel nasional paling lengkap, dari Optik Melawai hingga Dunkin Dunats. Konsep desain city walk dan shopping mal yang moderen sehingga selalu up to date dalam waktu lama. Kemudahan untuk memperoleh kebutuhan terlengkap di satu tempat, lokasi di tambang emas yang strategis, hingga peluang investasi dengan kemudahan cara bayar.

Berbeda dengan pesaingnya, BSB menawarkan konsep yang sangat menggoda: Seven in One. Wow! "Kami menghadirkan tujuh konsep dalam satu lokasi," ujar Ricky. Apa saja itu? Satu tower hotel berbintang empat, yakni Hotel Jatra setinggi 17 lantai berisi 250 sampai 300 kamar, satu tower apartemen eksklusif 17 lantai sebanyak 164 unit, shopping mal nan megah empat lantai yang terhubung jembatan ke city walk setinggi tiga lantai, satu tower office park 17 lantai, ruko 300 unit, dan water world.

Toh, sukses bisnis harus melalui banyak rintangan. Suara-suara miring yang mendera BSB sempat membuat ragu calon konsumen. Proyek ini dianggap bertentangan dengan aturan tinggi bangunan karena lokasinya tak jauh dari Bandara Internasional Sepinggan yang punya jadwar penerbangan sangat sibuk.

Akibatnya, rencana awal membangun setinggi 20 lantai harus dipangkas menjadi 17 lantai. "Dalam industri properti, sepanjang tidak melenceng jauh dari konsep awal, perubahan desain adalah wajar. Itu dilakukan demi kepuasan konsumen," kata Ricky.

Ia menambahkan, tidak ada masalah dihadapi BSB, sebagaimana rumor negatif yang menyeruak. "Kami pegang komitmen. Kami berinvestasi bukan untuk main-main," imbuhnya.

Untuk menguatkan pernyataannya, Ricky menyebutkan bahwa PT WBL merupakan grup PAM, yang proyeknya tersebar di berbagai kota. "Kami datang ke Balikpapan untuk berinvestasi sekaligus membuka lapangan kerja, bukan untuk merusak reputasi buruk perusahaan kami," lanjut dia. Itu sebabnya, 3 supervisor marketing, 12 marketing consultant, dan 7 perusahaan agen properti, berjibaku memasarkan BSB.

Terlepas dari persaingan lima megaproyek dalam merebut pasar, Walikota Balikpapan Imdaad Hamid menyambut positif kehadiran gedung-gedung pencakar langit di kota ini. "Pemkot mendukung setiap investasi yang positif di Balikpapan. Kehadiran proyek-proyek seperti ini kita harapkan bisa 'mencegat' warga Kaltim yang sering berbelanja ke Pulau Jawa," demikian ujar Imdaad saat meresmikan office marketing BSB beberapa waktu lalu.

Dengan kata lain, Imdaad berpendapat untuk apa jauh-jauh berbelanja kalau di Balikpapan ada tempat belanja, hiburan dan rekreasi yang tak kalah fasilitasnya dengan yang ada di Jakarta atau Surabaya. Sebagian besar warga Kota Balikpapan juga menyambut baik. "Balikpapan akan menjadi keren.

Bangga juga kalau kota kita banyak gedung tingginya," begitu kata Henny Sriwahyuni, 25, warga Jalan S Parman. Kini pilihan ada di tangan konsumen. SeaView Apartment and Office Park, Pasar Baru Square (PaBaS), Grand Sudirman Balikpapan (GSB), Kav8 Square, dan Balikpapan Superblock, masing-masing memiliki keunikan dan keunggulan yang berbeda.

Sekadar kiat sederhana sebagai panduan, sebelum memutuskan membeli ada baiknya melakukan observasi. Bertanya kiri-kanan dan meminta pendapat property consultant juga perlu dilakukan. Pasalnya, membeli unit di megaproyek tersebut harganya miliaran rupiah.

Jangan sampai alih-alih untuk investasi, malah menyesal di belakang hari. (perry d purnomo) .

ichsan
May 20th, 2006, 05:42 AM
Raksasa Ritel Giant Incar Balikpapan

Jakarta, Tribun - Raksasa ritel dunia Giant Hypermarket berencana untuk melakukan ekspansi bisnis hingga daerah-daerah. Rencananya, mereka akan membuka gerai di sejumlah kota penting. Salah satu daerah yang diincar adalah Balikpapan.

Kepastian itu disampaikan Technical Advisor Giant Jean Michel De Geyer kepada pers di Giant Hypermarket di Plaza Semanggi, Jakarta, Jumat (19/5). Saat berbicara kepada pers, Jean didampingi National Sale and Promotion Manager Benny AN Nappoe. "Rencana ekspansi ke daerah itu akan direalisasikan pada tahun depan.

Saat ini kami berkonsentrasi pada pembukaan gerai di sejumlah kota di Pulau Jawa. Setelah itu, kami akan mengincar sejumlah kota yaitu Makassar, Palembang, Balikpapan, dan Manado," kata Jean. Berdasarkan hasil riset AC Nielsen, saat ini Giant memiliki penetrasi bisnis paling cepat di Jakarta.

Penetrasi itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan raksasa ritel lainnya yaitu Carrefour dan Hypermart. Saat ini, Giant memiliki 10 gerai di Jakarta. Gerai itu terletak di tempat-tempat yang sangat eksklusif dengan orientasi menengah ke atas misalnya di Plaza Semanggi.

Di luar Jakarta, Giant juga memiliki tiga gerai di Surabaya dan dua gerai di Bandung. Menurut Benny, hal yang membuat bisnis Giant kokoh bertahan adalah direkrutnya sejumlah pengusaha lokal untuk memasok barang. "Kami selalu melibatkan pengusaha lokal untuk memasok barang.

Malah, khusus untuk UKM ada special treatment (perlakuan khusus) dari kami. Mereka akan diperlakukan secara berbeda," kata Benny. Di supermarket ini, terdapat 35 ribu jenis produk yang bisa dipasok.

Ini mencakup produk elektronik, makanan, grocery, produk kesehatan dan lain-lain. "Malah, kami juga akan banyak merekut tenaga lokal untuk menjadi karyawan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan maksmal kepada pelanggan kami di manapun berada," katanya.

Menyambut Baik Menanggapi rencana masuknya hypermarket Giant di Balikpapan tahun depan, pengusaha HM Ismed Alimin menyambut baik rencana tersebut. Kendati jenis usaha yang sama juga sudah bertabur di Balikpapan namun dengan keberadaan Giant tidak lantas mematikan usaha kecil, namun justru bisa memberikan efek domino terhadap perkembangan ekonomi. "Mereka tentunya sudah melakukan survei di Balikpapan.

Awalnya mereka mau menggunakan lokasi di 8Square namun karena lokasi yang mereka butuhkan sebesar 2 hektare maka tidak jadi. Tapi kalau saya melihat kehadiran Giant tidak ada masalah karena mereka punya pasar tersendiri. Lagipula hal ini tidak bisa dihindari dalam dunia usaha.

Setiap lokasi yang potensial pasti akan didatangi. Justru saya melihat kehadiran Giant bisa membawa efek domino yang baik karena Giant pasti akan membutuhkan banyak karyawan sementara kita tahu di Kaltim ini angka pengangguran cukup tinggi," kata Ismed ketika dihubungi Tribun, Jumat (19/5) malam. Ismed menuturkan selain Giant, beberapa hypermarket lainnya juga akan merambah Balikpapan yakni Carrefour dan Bali Deli.

"Di lain sisi ada pula yang khawatir kehadiran beberapa hypermarket ini bisa mematikan usaha kecil tapi sebaliknya justru bisa memutar roda ekonomi Balikpapan. Selain lapangan pekerjaan buat warga Balikpapan, pengusaha kecil juga bisa bersinergi sebagai suplier di hypermarket tersebut. Hal ini tidak akan membunuh pasar tradisonal karean semua memiliki segmen tersendiri," paparnya.

(JBP/yus/may).

Bisa Latih Usaha Mikro

Sejak hadirnya hypermarket Makro yang bakal beroperasi pada pertengahan tahun ini, saya dari awal yakin, hypermarket-hypermarket lain akan ikut masuk ke Balikpapan. Tapi bukan karena faktor penduduk Kota Balikpapan yang jadi penariknya. Melainkan kota ini yang bisa menjadi tempat wisata belanja bagi daerah sekitar.

Inilah pertimbangan para pengusaha hypermarket. Rencana kehadiran Giant, menurut saya, akan lebih lebih menguntungkan para pengusaha ritel di daerah-daerah luar Balikpapan. Misalnya pedagang di Penajam.

Mereka bisa belanja di tempat lebih murah dan dijual di daerahnya. Lantas bagaimana dengan di Balikpapan? Ini yang bisa jadi persoalan. Yakni usaha mikro akan terancam keberadaannya.

Meskipun umumnya, mereka (hypermarket, red) berjanji akan menggandeng pengusaha mikro sebagai pemasok dan memberlakukan sistem member bagi pembelinya. Dampaknya memang tidak terasa langsung, tapi dalam 2 sampai 3 tahun setelah itu, pengusaha mikro akan lesu, terutama pekerja di sektor informal. Tentu lebih enak dan nyaman belanja di tempat ber-AC dengan harga yang hampir sama di banding pasar tradisional.

Inilah yang dikhawatirkan. Padahal sektor ini sangat signifikan dalam menyerap tenaga kerja. Di Balikpapan sendiri, iklim usahanya memang kurang mendukung penyerapan tenaga kerja.

Hal terburuk yang bisa terjadi jika sektor ini terganggu, bakal terjadi tambahan pengangguran. Tapi, kita memang tidak bisa menolak kehadiran mereka karena itu bagian dari globalisasi. Solusinya, Pemkot Balikpapan harus membuat kebijakan dengan aturan yang melindungi sektor ini.

Ada aturan, standard, requirement procedur yang jelas tanpa mengabaikan UU perlindungan konsumen. Kalau masuk harus seperti apa, jangan asal ada investor masuk diperbolehkan tanpa ada upaya melindungi usaha mikro yang telah ada sebelumnya. Ini perlu sebelum makin banyak hypermarket lain yang masuk ke kota ini.

Sedangkan dari pihak hypermarketnya, punya inisiatif untuk memberikan pelatihan pada usaha- usaha mikro di sini yang bekerjasama dengan dinas-dinas terkait. Tak bisa dipungkiri, UKM yang ada saat ini kebanyakan memiliki kelemahan dari segi harga yang tidak kompetitif dan pelayanan yang kurang memuaskan. Dengan adanya pelatihan tersebut, hal tersebut bisa diatasi.

(aka) Mas'ud Sujadi Pengamat Ekonomi Balikpapan .

Dikutip dari Tribun Kaltim edisi 20 Mei 2006

ahan
May 20th, 2006, 06:55 AM
http://i1.tinypic.com/xc699i.jpg

minta data struktur bangunannya yang lebih lengkap donk...!! :runaway:

ncon
May 20th, 2006, 07:23 AM
anyone have information about PASAR BARU SQUARE ??

ichsan
May 23rd, 2006, 11:24 AM
Pasar Baru Square Balikpapan, The Waterfront-Shopping Mall

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3BCenter01.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3Bcenter02.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3Bcenter03.jpg

http://i29.photobucket.com/albums/c262/dave_win4/balikpapan/3BCenter04.jpg[/QUOTE]

List of tenant on Pasar Baru Square
- Cineplex 21
- McDonalds
- Gunung Agung book store
- Bali Deli Supermarket Resto dan Bar
- A&W Restaurant
- Citysurf
- Andre Valentino Shoes
- Robinson Life Style Departement Store
- Toys City
- Happy Day
- Kentucky Fried Chicken
- Texas Chicken
- Guardian, Century
- Indo Sehat
- Royalsurf
- Pro Optik
- Optik Seis
- Optik Tunggal
- Pondok Pujian
- Bata
- Logo Fashion
- etc
===========================================================

Cineplex 21 Bakal Hadir di Balikpapan

BALIKPAPAN-Bagi masyarakat Balikpapan khususnya kawula muda yang haus akan hiburan, tak lama lagi cineplex 21 bakal hadir di Kota Beriman. Cineplex 21 akan hadir di Pasar Baru Square menempati bangunan seluas 2.000 meter persegi.

“Kami harapkan dengan hadirnya cineplex 21 di Pasar Baru Square mendapat sambutan hangat dari warga Kota Balikpapan. Kami tahu, di Balikpapan ini masyarakatnya haus akan hiburan dan pusat perbelanjaan,” kata Kepala PT Hasta Kreasimandiri Cabang Balikpapan, Ir Puguh Santoso di ruang kerjanya, kemarin.

Cineplex 21, sebut dia, hanyalah satu diantara sekian tenant besar yang telah bergabung dan akan membuka usahanya di Pasar Baru Square. Tenant besar lainnya yang tergolong pendatang baru khususnya di Balikpapan seperti Mc Donald yang menempati bangunan seluas 500 meter persegi, Toko Buku Gunung Agung (dengan konsep baru), Bali Deli Supermarket Resto dan Bar, A&W Restaurant, Citysurf, Andre Valentino Shoes.

“Tenant besar kami lainnya Robinson Life Style Departement Store yang menempati bangunan seluas 10.000 meter persegi, Toys City, Happy Day, Kentucky Fried Chicken, Texas Chicken, Guardian, Century, Indo Sehat, Royalsurf, Pro Optik, Optik Seis, Optik Tunggal, Pondok Pujian, Bata, Logo Fashion, dan masih banyak lagi,” urainya.

Pasar Baru Square, kata Puguh, memang sengaja hadir dalam konsep midle and up konsumen. Plaza yang berdiri diatas tanah seluas 3 hektare ini bagian dalamnya akan dilengkapi pula dengan lift berbentuk kapsul yang transparan sehingga tiap pengunjung dapat dengan leluasa melihat indahnya view laut selain beragam jenis produk ternama di Pasar Baru Square.

“Pasar Baru Square merupakan kawasan niaga terpadu terdiri atas 5 lantai shopping mall seluas 83.260 meter persegi, 15 unit ruko 4 lantai dengan dua muka, yakni satu menghadap ke laut, satunya lagi ke shopping mall. Plus 14 lantai hotel bintang 4 dan 6 lantai apartemen (total 20 lantai). Untuk sarana parkir, kami bangun gedung yang mampu menampung 800 unit mobil dan 1.000 unit motor,” ujarnya.

ichsan
June 4th, 2006, 04:13 PM
Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id edisi Jumat, 5 Mei 2006

BIC Didukung Fasilitas Lengkap Mulai Masjid Agung Hingga Perpustakaan Islam

http://img407.imageshack.us/img407/4616/05052006bic22os.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN-Jika proyek Balikpapan Islamic Center (BIC) terwujud, dipastikan bangunan ini akan menjadi salah satu landmark Kota Balikpapan beberapa tahun mendatang. Apalagi, hasil ekpose 19 April lalu bersama walikota Balikpapan, H Imdaad Hamid SE dan jajarannya, pihak konsultan perencana PT Indulexco, terlihat kemegahan BIC yang berada di atas bukit yang berbatasan langsung dengan kompleks GPA, perumahan PGRI dan perumahan RSS Ringroad.

Menurut Sekretaris Umum MUI Balikpapan, Drs HM Idris S, saat ini penyelesaian pembayaran lahan BIC tahap kedua, akan dianggarkan pada APBD 2006 sebesar Rp11 miliar, dari total anggaran yang sudah dibayarkan Pemkot pada anggaran tahun 2005 sebesar Rp11,311 miliar. “Saat ini pembahasannya sendiri, masih menunggu persetujuan dari DPRD dan nantinya diharapkan akan dicairkan setelah adanya kesepakatan antara Pemkot Balikpapan dengan pemilik lahan,” jelas Idris.

Sementara Kabag Keuangan Pemkot, Purba Wijaya yang dikonfirmasi tentang pembayaran kedua ini menolak berkomentar banyak. “Smuanya harus disesuaikan dengan berbagai hal, saat ini kami masih berkoordinasi dengan bagian Perkotaan untuk melihat lahannya sendiri, setelah itu barulah akan dibayarkan, sebab pihak DPRD sendiri sudah menyetujui hal ini,” kata Purba.

Dikonfirmasi terpisah, konsultan perencana BIC, Ir Atmanto yang juga kepala cabang Indulexco Balikpapan memeberkan rencana pembangunan BIC ke depannya sambil memperlihatkan maket BIC yang berada di lahan 14 hektare di kawasan jalan Belibis RSS Ringroad, Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan.

“Nantinya di lokasi ini ada masjid dengan luas 7566 meter persegi yang totalnya untuk tiga lantai 11.040 meter persegi. Lalu, ada menara utama, rumah imam, sekolah mulai TK hingga SMA Islam, gedung pelatihan, wisma, gedung serbaguna, perpustakaan restoran, sport club dan amphiteater,” jelasnya.

Dan kubah masjid akan meniru seperti kubah masjid Nabawi di kota Madinah Al-Munawarah sesuai dengan keinginan walikota Balikpapan. “Kami berharap di lokasi BIC ini ada tempat pelatihan, dan wisma, sehingga seperti contoh di Bekasi, mereka tidak menganggarkan lewat APBD, namun dari program-program pelatihan dan penyewaan, sehingga biaya operasional dapat didapat dari hal tersebut,” ujar pria yang sudah melakukan studi banding ke Islamic Center Kramat Raya Jakarta, Masjid At-Tien TMII, serta Islamic Center di Bekasi. (han)

ichsan
June 4th, 2006, 04:29 PM
Dikutip dari Kaltimpost edisi Rabu, 24 Mei 2006

Balikpapan Berencana Bangun Sirkuit
Studi ke Palembang, Anggaran Sekitar Rp45 Miliar

BALIKPAPAN: Kabar baik bagi pencinta balap motor. Jika selama ini hobi itu tersalur pada balapan liar di jalan raya yang berdampak pada terganggunya pengguna jalan lainnya bahkan mengganggu keselamatan, tak lama lagi hobi itu tersalur di track yang benar.

Pemkot berencana membangun sirkuit balap dan telah melakukan studi ke Sirkuit Sekayu Palembang untuk merealisasikan rencana itu. Sirkuit Sekayu adalah arena yang digunakan untuk menggelar road race PON XVI.

Tim studi terdiri dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Hj Sri Sutantinah, Ketua Bappeda H Sardjono, Konsultan Ir Sudjatmiko, dan wakil IMI Kaltim, Subhan.

“Tim yang berangkat ini untuk melihat sejauh mana sirkuit balap motor yang digunakan daerah lain,” kata Tantin --panggilan akrab Sri Sutantinah— kepada Kaltim Post, kemarin.

Menurut Tantin, kondisi sirkuit di Sekayu yang berjarak tempuh empat jam dengan kendaraan roda empat dari Palembang, kondisinya tidak terlalu istimewa. Bangunan gedung dan kondisi landasan pacunya juga tidak menggunakan cor beton. Cukup dengan lapisan aspal biasa. Biayanya sekitar Rp30 miliar dengan harga bangunan tahun 2003 lalu.

Sirkuit Sekayu sangat jauh berbeda dengan sirkuit balap di Sentul, dari segi kualitas dan nilai bangunannya. Namun demikian, bukan berarti sirkuit yang nantinya dibangun di Balikpapan akan seperti Sentul. “Ya setidaknya di atas sirkuit Sekayu Palembang. Untuk membangun seperti sirkuit Sekayu di Balikpapan memerlukan dana sekitar Rp45 miliar,” katanya.

Sementara itu, menurut Sudjatmiko, belajar dari Sekayu dan Sentul, kesulitan untuk diterapkan di Balikpapan adalah mencari tanah datar seluas 12 hingga 15 hektare. Lahan seluas itu bisa digunakan untuk membangun landasan pacu berstandar nasional antara 1,2 hingga 1,5 km. Lahan di Balikpapan disebutnya umumnya bergelombang dan berbukit-bukit. Kawasan yang cocok bisa jadi di sekitar Balikpapan Timur.

Bila luas lahannya lebih dari 15 hektare bisa juga digunakan multifungsi. Tidak hanya digunakan untuk balap otomotif, tetapi juga bisa dijadikan area perkemahan atau untuk even musik berskala besar dan pameran yang lainnya. (bs)

ncon
June 4th, 2006, 04:48 PM
great news for Balikpapan and I think that once Pasar Baru finish it will become Balikpapan most high-end shopping center :D ?

ichsan
June 4th, 2006, 04:52 PM
Dikutip dari Metro Balikpapan edisi Jumat, 2 Juni 2006

Akhir Juni, GOR Diresmikan

http://img74.imageshack.us/img74/7618/balikpapandome5qm.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN-Pelaksana proyek, PT Kaliraya Sari (KRS) terus mengebut pekerjaan fisik Gedung Olahraga (GOR) Balikpapan. Berdasarkan jadwal, peresmian dan penyerahan GOR dari pelaksana proyek ke Pemkot, menunggu rampungnya pekerjaan fisik paling lambat pada akhir Juni mendatang. Seyogianya, peresmian GOR bertaraf internasional ini bakal diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai melaksanakan umroh, Mei lalu. Ternyata jadwal itu meleset karena masalah teknis sehingga SBY batal berkunjung ke Bumi Etam.

“Insya Allah akhir Juni mendatang, fisik kami harapkan rampung sehingga peresmian bisa dilakukan. Itu masih rencana, tapi kita lihat dulu progress pekerjaannya,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir Hj Sri Sutantinah.

Dihubungi Post Metro kemarin, ia melanjutkan, kendati pelaksanaan proyek terus dikebut namun dana APBD untuk pembiayaan proyek GOR tahun ini belum dikucurkan karena anggaran masih dalam tahap pembahasan. Fisik gedung rampung, Tantin-akrab Kepala Dinas PU disapa mengatakan, masih harus dilanjutkan dengan pekerjaan di luar GOR semisal perampungan lapangan parkir, penataan taman, drainase dan lain sebagainya.

Secara terpisah Kasubdin Cipta Karya Dinas PU, Ir Heronasia menambahkan, selain pekerjaan fisik pihaknya juga telah melengkapi sejumlah fasilitas GOR Balikpapan diantaranya pemasangan kursi yang dipesan dan didatangkan khusus dari China. Pimpinan Kegiatan GOR Balikpapan, Ir Yusri menyebut jumlah kursi yang terpasang kurang lebih sebanyak 980 unit.

“Warnanya pun dibedakan antara tiap saf yang ada. Konsepnya begini, bagi penonton yang akan masuk ke GOR wajib membeli tiket yang warnanya disesuaikan dengan warna kursi. Sehingga penonton tidak perlu kesulitan mencari tempat duduk dan tentunya harga tiket yang ada disesuaikan dengan tarif yang diberlakukan,” terang Heronasia.

Penjelasan Heronasia dan Yusri itu disampaikan disela melakukan kunjungan ke proyek GOR kemarin bersama manajemen PT KRS diantaranya Iwan, Windu M, Robert dan staf Dinas PU, Usman. Yusri melanjutkan, pintu masuk utama ke GOR mengalami sedikit perubahan dibandingkan konsep yang semula disusun. Dirinya menunjuk dua pintu utama dimana keduanya mengalami perbedaan pada jumlah pintu dan tiang penyangga yang terpasang.

“Pintu yang satu terdapat 4 penyangga, sedangkan yang satu lagi hanya 2 penyangga. Pada konsep awal harusnya kedua pintu tadi masing-masing memiliki 4 penyangga. Kenapa konsepnya kami ubah, karena ada masukan dari pengusaha Jakarta yang bermaksud menggelar pameran mobil-mobil kuno di GOR Balikpapan,” paparnya.

Masih Yusri memaparkan, jika seluruh pintu dipasang 4 penyangga maka mobil akan tidak bisa masuk sementara mobil kuno harus ditempatkan di main hall GOR Balikpapan. Dengan begitu kedepan, GOR Balikpapan selain menjadi tempat penyelenggaraan berbagai even olahraga, juga bisa dijadikan tempat menggelar suatu pameran.

Bagaimana dengan pengelolaan GOR? Dikatakan Heronasia setelah GOR Balikpapan rampung, Pemkot akan mencari pihak ketiga yang berminat mengelola GOR. Robert menyarankan agar pengelola GOR nantinya harus menjalani training karena untuk operasional GOR Balikpapan yang bertaraf internasional bukanlah hal yang mudah.

“Kami siap untuk menggelar training buat pihak yang nantinya terpilih menjadi pengelola GOR,” tegas Robert.

Kelebihan GOR Balikpapan yang biasa disebut dome (kubah) awalnya dijelaskan ataf teknik PT KRS Windu M. Dia menerangkan, konstruksi kerangka dome terbuat dari bahan galvoris, sedangkan atap dome menggunakan tegola canadosa yang terbuat dari bahan campuran aspal dilapisi lempengan tembaga.

“Bahan tegola canadosa ini memiliki kemampuan untuk meredam suara baik dari dalam maupun dari luar. Bahan tegola banyak digunakan gedung-gedung modern di negara eropa,” paparnya.

“Setelah kerangkanya selesai dipasang, nantinya akan dilapisi lagi dengan bahan plywood, dan underlayer, setelah itu baru dipasang tegola canadose,” imbuhnya.

Bila pembangunan GOR Balikpapan sudah selesai, gedung ini mampu menampung lebih dari 4.000 orang. Terdiri dari bagian tribun 1.000 orang, arena 1.000 orang, dan lantai dua sebanyak 2.000 orang.

Dikatakan, GOR Balikpapan akan dilengkapi beberapa fasilitas olahraga diantaranya, satu lapangan basket, dua lapangan volley, tiga lapangan bulu tangkis, dan panggung konser dengan ukuran 20X35 meter. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan kondisi ruangan full AC.

“Khusus untuk lantai atas, akan digunakan untuk gedung pameran dan promosi. warga juga bisa berolahraga di arena jogging track di bagian halaman depan,” ujarnya.

“Balikpapan dome juga dipakai untuk konser-konser besar. Konser in-door selama ini tidak pernah dilakukan di Balikpapa karena tidak ada sarana yang memadai,” tambahnya.

Ia merasa yakin dengan berdirinya Balikpapan Dome memberikan dampak yang sangat positif terhadap warga yang tinggal di sekitar Balikpapan Dome.

“Semua kegiatan mulai dari promosi ekonomi, olahraga, hingga hiburan bisa dilakukan di Balikpapan Dome. Dome ini merupakan aset Balikpapan dan sudah bisa dimanfaatkan pada Februari 2006 nanti,” ujarnya.

Untuk tahap finishing, Windu mengutarakan pekerjaannya berupa pemasangan Polyuripaene untuk lantai arena olahraga yang didatangkan dari Belanda beberapa waktu lalu. “Fasilitas di GOR Balikpapan antara lain mulai dari lighting dengan daya 80.000 watt, air conditioner (AC) 100.000 watt, penerangan luar gedung 100.000 watt, plus kapasitas parkir kendaraan roda dua dan empat sebanyak 700 unit,” bebernya.

Lebih lanjut Windu memaparkan, kerangka atap GOR menggunakan pipa space frame sehingga dipastikan lebih kokoh, penutup atap menggunakan bahan tegola canadosa, dan lantai tribun menggunakan beton. Sedangkan dinding dome sendiri menggunakan bahan aluco bond. Ada pula ruang khusus untuk atlet, pelatih dengan fasilitas standar internasional yang dilengkapi ruangan full AC.(yud)

ichsan
June 4th, 2006, 05:05 PM
great news for Balikpapan and I think that once Pasar Baru finish it will become Balikpapan most high-end shopping center :D ?

Thank You Mas Encon, tambahan dikit nih...Pasar Baru Square memang merupakan salah satu proyek shopping gallery yang sedang dibangun di Balikpapan selain Balikpapan Super Block dan Sea View Apartment yang katanya juga ingin membangun Mall. Yah...mudah-mudahan bisa segera terealisasi (kata developernya kalau tidak akhir 2007 mungkin 2008) :) :) :)

ncon
June 11th, 2006, 06:35 AM
I hope once those projects finish Balikpapan will be still a clean city especially Balikpapan project located near the beach (hope they won't pollute the water)

btw what is the Population ?

ichsan
June 11th, 2006, 12:09 PM
I hope once those projects finish Balikpapan will be still a clean city especially Balikpapan project located near the beach (hope they won't pollute the water)

btw what is the Population ?

ya saya juga berharap begitu mas Encon...mudah-mudahan mereka melaksanakan AMDALnya dengan baik dan konsekuen, sehingga tidak merusak lingkungan yang ada di sekitar Pantai Balikpapan.

Mengenai populasi penduduknya berdasarkan data yang saya dapat dari www.balikpapan.go.id pada tahun 2004 berjumlah 495,314 jiwa sedangkan dari informasi terbaru yang saya dapat dari www.kaltimpost.web.id jumlah penduduk Balikpapan meningkat tajam pada tahun 2005 menjadi 540.000 jiwa... :)

ncon
June 11th, 2006, 12:37 PM
ok thanks for the info

so it's not reached 1million yet

laba-laba
June 12th, 2006, 03:37 AM
ok thanks for the info

so it's not reached 1million yet

ohww.. jadi apartemen2 nanti siapa yang huni ? atau disana masyarakatnya kaya2 ? ato yg huni pendatang2 ?

ichsan
June 12th, 2006, 06:01 AM
ohww.. jadi apartemen2 nanti siapa yang huni ? atau disana masyarakatnya kaya2 ? ato yg huni pendatang2 ?

Salah satu alasan para developer tersebut melirik Kota Balikpapan sebagai tujuan investasi mereka barangkali dapat dilihat dari artikel di bawah ini :

Balikpapan Dipenuhi Superblok

Balikpapan, Tribun - Kota Balikpapan yang 20 tahun lalu diistilahkan sebagai 'raksasa tidur yang tengah menggeliat', tengah memasuki fase bahwa 'sang raksasa' kini tak sekadar menggeliat. Booming megaproyek yang berlangsung dalam kurun waktu dua tahun terakhir, kian mengukuhkan Balikpapan sebagai kota penting di Kalimantan. Hebatnya pula, megaproyek yang sedang marak dibangun itu semuanya mengusung konsep yang sama, yakni superblok.

Saat ini, konsep superblok menjadi tren baru properti di berbagai kota di seluruh dunia. Kota-kota di Asia, seperti Shanghai, Beijing, New Delhi, Bombay, Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, hingga kota-kota di Eropa dan Amerika, sudah mengadopsi konsep ini dalam menata wajah kotanya. Superblok sendiri merupakan konsep properti yang memadukan seluruh kebutuhan moderen dalam satu kawasan.

Mulai hotel, apartemen, mal, office park, ruko hingga city walk. Konsep inilah yang saat ini sedang tumbuh berkejaran di Balikpapan. Jika dirunut dari arah timur kota, yakni kawasan Sepinggan, hingga ke selatan, tercatat nama-nama megaproyek yang sedanga dibangun.

Ada Balikpapan Superblok, Kav8 Square, Sudirman Square, Grand Sudirman Balikpapan, Pasar Baru Square dan SeaView Apartment. "Balikpapan memang luar biasa," begitu kata Maya Beatriecs, Direktur Marketing Balikpapan Superblok (BSB) soal kondisi tersebut. Maya bukan satu-satunya yang menilai demikian tentang kota berpenduduk sekitar 500 ribu jiwa ini.

Satria Pringgodani, Corporate Secretary PT Sesi Properti Indonesia yang tengah mempersiapkan proyek prestisius SeaView Apartment, juga menuturkan hal serupa. "Potensi investasinya mengagumkan," ujar Satria. Tak ayal, kota ini kian memposisikan diri sebagai salah satu kota penting di luar Pulau Jawa.

Terlebih lagi, kebangkitan sektor properti di kota ini justru mengarah pada middle up market. Pusat perbelanjaan standar internasional, rumah mewah, hotel berbintang, hingga apartemen yang eksklusif, kini menjadi tren serta mendominasi industri properti di Balikpapan. Para investor properti itu mengungkapkan empat faktor yang membuat Balikpapan menjadi primadona bagi mereka, yakni faktor ekonomi, kondisi geografis, karakteristik penduduknya dan faktor keamanan.

Dari sektor ekonomi, Balikpapan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (46,7 persen) serta perdagangan dan jasa (28,25 persen). Juga pendapatan perkapita penduduknya rata-rata mencapai Rp 27,14 juta per tahun, atau tertinggi di Kaltim. "Di sini banyak orang berduit," kata Muhammad Salim, Manager Marketing Pasar Baru Square (PBS).

Demikian pula secara geografis, Balikpapan yang memiliki keunggulan sebagai pintu gerbang Kaltim menjadi serbuan para investor. Sedangkan dari sisi karakteristik penduduknya, banyaknya pekerja asing (ekspat) yang ada di sini juga menjadi perhitungan. Jika kemudian megaproyek raksasa bernilai ratusan miliaran rupiah tengah booming di sini, hal itu semakin menguatkan citra Balikpapan sebagai kota masa depan.

Tentu saja, yang tak terelakkan kemudian adalah atmosfir kompetisi antar pengembang yang kian ketat. "Ibarat bayi yang tadinya hanya ingin diberi susu dan biskuit, tiba-tiba disajikan menu super lengkap, sampai ada daging-dagingnya. Apa bayi itu bisa melahap semuanya?" demikian Salim mempertanyakan, menanggapi maraknya megaproyek tersebut.

Megaproyek sedang Berjalan :

1. Balikpapan Super Block (PT Wulandari Bangun Laksana--PAM Group), terdiri dari: menara perkantoran 17 lantai, supermall 6 lantai, 3 tower apartemen 17 lantai berisi 240 unit, hotel berbintang, water world, city walk, panorama laut yang luas.

2. Kav8 Square (PT Dua Satria Perkasa dan PT Borneo Energi), terdiri dari: perkantoran, mini mal dan hotel.

3.Sudirman Square (PT Cipta Bangun Bumi Kencana): perkantoran terpadu di pusat bisnis cemerlang Balikpapan Permai.

4. Grand Sudirman Balikpapan (PT Hellindo Bangunraya Sejahtera), meliputi pusat bisnis, apartemen dan hotel serta pusat rekreasi.

5. Pasar Baru Square (PT Hasta Kreasimandiri), tawarkan hotel, apartemen, trade center, supermal, city walk.

6. SeaView Apartment (PT Sesi Apartemen Indonesia), menjual apartemen, kondotel, office park, sport and recreation center.(fey)

Megaproyek yang akan Dibangun

1. Bekas RSU Balikpapan (Puskib) oleh Group Lippo.

2. Bekas Shooping Center Kebun Sayur oleh PT Gusher Tarakan.(fey) .

Dikutip dari www.tribunkaltim.com edisi 8 Mei 2006

ichsan
June 12th, 2006, 06:10 AM
Dikutip dari www.kaltimpost.web.id edisi Senin, 12 Juni 2006

Akhir Juni, Dome Diserahkan ke Pemkot

http://img153.imageshack.us/img153/3803/12062006dome24mb.jpg (http://imageshack.us)

DOME Balikpapan yang dibangun kontraktor PT Kali Raya Sari (KRS) 2004 lalu, kini sudah rampung dan siap diserahkan kepada Pemkot Balikpapan. Gedungnya yang mampu menampung 4 ribu penonton, sudah siap dioperasikan untuk kegiatan olahraga dan pameran. Ujicoba pemakaian telah dilakukan tiga kali yakni pertandingan tenis meja, gelar majalah dinding (mading) Xpresi Kaltim Post, dan pertandingan futsal yang digelar Post Metro dan Kaltim Post belum lama ini.

“Untuk kegiatan olahraga sudah tak masalah. Kalau untuk menggelar kegiatan musik masih diperlukan tambahan penataan sistem akustiknya,” kata Operation Manager PT Kali Raya Sari Ir Windu kepada Kaltim Post, kemarin.

Bangunan Dome Balikpapan yang diberi nama Balikpapan Sport and Convention Centre (BSCC), kata Windu, semula jadwal peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika akan berkunjung ke Kaltim Mei lalu. Ternyata rencana itu gagal dan belum diketahui kapan akan dijadwalkan kembali peresmiannya. “Karena bangunan gedungnya sudah selesai, jadwal penyerahannya akan dilakukan akhir Juni ke Pemkot Balikpapan. Tujuan penyerahan agar bisa dimanfaatkan warga Balikpapan,” katanya.

Untuk tahap finishing, Windu mengutarakan pekerjaannya berupa pemasangan Polyuripaene untuk lantai arena olahraga yang didatangkan dari Belanda beberapa waktu lalu. “Fasilitas di BSCC antara lain mulai dari lighting dengan daya 80.000 watt, air conditioner (AC) 100.000 watt, penerangan luar gedung 100.000 watt, plus kapasitas parkir kendaraan roda dua dan empat sebanyak 700 unit,” katanya.

BSCC yang menelan dana sekitar Rp50 miliar belum termasuk halaman parkir, taman, dan pagar itu, dilengkapi dengan genset berkekuatan 1 megawatt. Selama ini penggunaan listriknya belum disambungkan ke PLN, sehingga menyebabkan biaya operasionalnya cukup tinggi.

Dalam kunjungan Gubernur Kaltim H Suwarna AF dan beberapa anggota DPRD Kaltim waktu lalu, memberikan dukungan dana untuk penyelesaian pembangunan pelataran parkir, taman dan pagarnya. Terakhir juga diminta mengusulkan dana tambahan untuk sistem akustiknya.

Sementara itu Ir Sudjatmiko, konsultan perencana PT Biro Insinyur Exakta mengatakan, perencanaan awal tidak termasuk sistem akustiknya. Perencanaan akustik bisa ditambahkan bila nantinya akan digunakan untuk pergelaran musik. Untuk pameran, pesta perkawinan dan lainnya, sementara belum terpasang sistem akustiknya, bisa diatur dengan penataan speaker-nya untuk mengurangi suara yang menggema. “Kami siap mendesain sistem akustiknya, sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan musik dan pergelaran seni budaya yang lainnya,” katanya.

Ditanya mengenai pengelolanya? Dijelaskan Sudjatmiko yang hobi motor gede ini, akan diberikan pelatihan untuk perawatan gedung, lampu, taman, pengelolaan air, termasuk manajemen parkirnya. Pelatihan sangat perlu agar umur bangunan bisa berlangsung lama dan pengelola dalam waktu yang ditentukan bisa mendapatkan keuntungan. “Yang jelas dengan dioperasikannya BCSS secara profesional akan menampung lapangan pekerjaan,” katanya.

Secara terpisah Sugeng, Area Manager PT Sampoerna Kalimantan mengatakan, pihaknya siap memberikan kontribusi memasang papan skor dan kepentingan olahraga yang lainnya. “Kami memang sudah dihubungi untuk menjadi sponsorship, tetapi masih dalam tahapan penjajakan dan kami siap mendukungnya,” katanya.(bs)

ichsan
June 12th, 2006, 06:16 AM
Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id edisi Senin, 12 Juni 2006

Cocok untuk Outbond dan Rekreasi Jika VIP Group Bangun Wisata Alam Terbaik di Balikpapan

Sebuah proyek besar, kini tengah disiapkan manajemen PT Villa Intra Persada (VIP) Group, lewat proyek pengembangan wisata alam di kawasan Balikpapan Utara. Lewat PT Wisma Nirmala Sari, VIP Group kini terus menyelesaikan proses pembangunan proyek wisata alam terbaik di Balikpapan. Lokasinya ada di seputaran perumahan Taman Bukit Sari yang dibangun VIP Group atau di kawasan Km 6-7 Balikpapan Utara

PROYEK wisata alam yang disiapkan PT VIP Group di kawasan Perumahan Taman Bukit Sari di Balikpapan Utara ini, selain diyakni bakal jadi yang terbaik di Balikpapan, fungsinya ke depan juga banyak membantu warga kota metropolis di kota minyak—yang ingin mencari kehidupan kembali ke alam atau Back to Nature.
Itu sebabnya, Direktur Utama PT VIP Group, I Made Markadinata menyatakan, selain menyiapkan pembangunan rumah kebun dan taman rekreasi di atas lahan seluas 20 hektar, pihaknya juga menyiapkan program khusus paket wisata alam, paket outbond dan berbagai pelatihan dan training. “Tentu kami tidak bekerja sendiri. Akan ada banyak pihak yang bakal kami gandeng guna mewujudkan proyek besar ini, termasuk Pemkot melalui Kantor Pariwisata Balikpapan,” ujar Marke.
Menurut Marke, Kota Balikpapan yang terus menggeliat dan makin modern, telah memacu masyarakatnya jadi super sibuk dan cenderung individualistis. Tidak heran, tingkat stres, depresi dan berbagai keluhan penyakit masyarakat modern, kerap muncul di masyarakat—seiring kemajuan Balikpapan. ”Guna meredamnya, selain berolahraga, masyarakat juga harus dibiasakan hidup dengan alam. Hal-hal semacam itu, hanya bisa didapatkan di lokasi obyek wisata alam yang kini kami bangun,” tuturnya.
Ia mengisahkan, sebenarnya proyek wisata alam yang dibangun VIP Group, sudah dimulai sejak tahun 1992. Waktu itu, Walikota Balikpapan masih dipegang H Tjutjup Suparna. Proyek ini sempat terhenti di tahun 1997-1998 saat krismon melanda bangsa Indonesia. Baru, di tahun 2003 lalu, proyek ini dilanjutkan kembali. “Target kami, tahun 2007 nanti, Balikpapan sudah punya obyek wisata alam terbaik, yang bisa digunakan untuk tempat rekreasi keluarga, outbond, training dan berbagaui kegiatan hiburan lainnya,” ujarnya.
Marke-sapaan akrab I Made Markadinata menyebutkan, pihaknya memang sangat serius dalam menyiapkan pembangunan wisata alam, demi menunjang visi dan misi Kota Balikpapan, sebagai kota jasa-industri-perdagangan dan pariwisata. Sesuai visi dan misi kota jasa, atau dikenal pula sebagai kota MICE-Meeting, Incentif, Convention-Exibhition, menurutnya Balikpapan tentu memerlukan fasilitas penunjang obyek wisata. “Yang kita tahu, Balikpapan banyak dikunjungi orang luar, baik sebagai investor maupun selaku tamu yang mengikuti berbagai event MICE di kota ini. Sayangnya, mereka tidak pernah ditawarkan paket kunjungan ke obyek wisata terbaik yang ada di Balikpapan. Itu bukan berarti Balikpapan tidak punya obyek wisata. Namun, karena tidak dikemas dan digarap dengan baik, maka yang ada adalah tampilan ala kadarnya,” ujar Marke.
Karena itulah, kata pengusaha kelahiran Desa Ubud Gianyar Bali, yang memang terkenal sebagai pusat seni tari, patung dan seni lukis, namun sudah puluhan tahun hidup di Balikpapan ini, merasa terpanggil untuk mewujudkan obyek wisata alam terbaik bagi para tamu yang datang ke Balikpapan. ”Kebetulan, usaha saya bukan hanya di Balikpapan, tapi juga punya jaringan dengan agen biro perjalanan wisata di Bali. Makanya, jika proyek wisata alam ini terwujud, maka puluhan paket wisata bagi turis asing, kami agendakan dalam satu paket tujuan Kaltim—khususnya Balikpapan dari Denpasar,” ujar Marke sembari menyebut, pihaknya sudah menggandeng perusahaan biro perjalanan Bali Travel Ubud Compression dalam merealisasikan gagasan wisata alam Balikpapan ini.
Lalu apa saja yang direncanakan VIP Group melalui anak perusahaannya PT Wisma Nirmala Sari dalam membangun kawasan wisata alam seluas 20 hektar ini? Menurut Marke, lahan itu akan dibagi dua, 10 hektar untuk rumah kebun atau cottage dan 10 hektar lainnya untuk taman rekreasi. Rumah kebun ini, rencananya dibangun sebanyak 40 unit, dengan bahan baku full kayu ulin dan desain ornamen khas Dayak Kalimantan.
Sementara 10 hektar sisanya, disiapkan untuk taman rekreasi yang dilengkapi kolam pancing, tempat bermain anak dan hiburan bagi keluarga. Di lokasi ini, juga akan dibangun sekitar 10-20 unit mess, namun tidak dijual untuk umum. Tujuannya, untuk menampung kegiatan pelatihan, seminar maupun outbond bagi karyawan swasta dan pemerintah yang ingin membuat program menyatu dengan alam bagi karyawannya. ”Kami juga menyiapkan ratusan tanaman pohon buah, mulai kelapa, durian, sukun, rambutan dan lainnya, yang jika musim buah tiba—silahkan dipetik pengunjung sepuasnya, cukup dengan membayar pas masuk saja,” pungkasnya.

ichsan
June 12th, 2006, 06:26 AM
Investasi Sagita Rp 60 Miliar

Balikpapan, Tribun -Kekayaan yang dimiliki bumi Kalimantan Timur (Kaltim) tak sebatas pada sumber daya alam semata, tetapi juga kekayaan budaya masyarakatnya. Suku Dayak sebagai salah satu penduduk asli di Kaltim, dikenal memiliki seni ukir dan corak yang khas. Karya-karya seni khas Dayak memiliki kesan mistis yang menguatkan citra eksotisme.

Eksotisme Dayak itulah yang menginspirasi manajemen Comfort Hotel Sagita Balikpapan, untuk menuangkannya ke dalam interior hotel berbintang tiga yang akan menggelar soft opening, Minggu (18/6) pekan depan. "Kami memadukan interior etnis dengan minimalis moderen di dalam hotel ini," demikian kata Dodhy Achadiyat, General Manager Comfort Hotel Sagita, Kamis (8/6). Interior yang berunsur etnik itu, menurut Dodhy, sekaligus menjadi keunikan dan keunggulan yang dipunyai hotel berlantai empat yang berdiri di atas lahan 1,2 hektar ini.

Dari sisi arsitektur bangunan, unsur etnik yang kuat itu bahkan sudah terasa dengan dihadirkannya bangunan bergaya Lamin, bangunan khas masyarakat Dayak. Tek pelak, keberadaan hotel yang terletak di bilangan Jalan Mayjend Sutoyo, Gunung Malang, ini cukup menonjol dibanding bangunan lain yang ada di sekitarnya. Terlebih lagi, dari luar sudah tampak tiang-tiang kokoh berbahan kayu ulin setinggi empat sampai lima meter, yang diukir khas Dayak, sekaligus berfungsi sebagai penyangga bangunan hotel.

Memasuki lobi, kesan etnis semakin kuat dengan tiang-tiang serupa yang tersebar di berbagai titik. "Ada 142 jumlah tiang seluruhnya di bangunan ini," kata Dodhy, menerangkan. Menyusuri koridor di lantai satu, sensasi tamu hotel sengaja mulai digeser untuk menikmati interior lebih kontemporer bergaya barat.

"Arsitektur bangunan dan ornamennya kami berikan kesan etnis. Tetapi desain interior di semua kamar dan beberapa sudut memilih gaya minimalis moderen," papar Dodhy. Dan benar saja, saat ia memperlihatkan sebuah kamar jenis deluxe, kesan minimalis moderen itu tertangkap dalam interior kamar di hotel yang nilai investasinya sekitar Rp 60 miliar itu.

Begitu pula jika menyusuri koridor di lantai dua, tiga dan lantai empat. "Kami menyuguhkan pemandangan dan interior yang berbeda di setiap koridor. Seperti yang Anda lihat itu, di lantai satu, atau itu koridor di lantai dua, kemudian di lantai sampai lantai empat, interiornya berbeda," jelas Dodhy seraya menunjuk masing-masing koridor yang dari lantai satu bisa dilihat cukup jelas.

Keunikan lainnya adalah koridor-koridor itu tidak dipasangi AC. "Itu sengaja dilakukan untuk mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari masuk ke dalam. Konsepnya memang terbuka untuk di koridor," ujar Dodhy.

ichsan
June 12th, 2006, 06:48 AM
212 Kamar Menghadap Laut

Novotel Hotel Balikpapan Plan

http://img239.imageshack.us/img239/5914/balikpapan8vn.jpg (http://imageshack.us)

Lobby Hotel Interior

http://img213.imageshack.us/img213/9486/balikpapanlobby8cl.jpg (http://imageshack.us)

Balikpapan, Tribun - Novotel Balikpapan, jaringan hotel internasional yang berada di bawah grup Accor, merencanakan soft opening bulan September atau Oktober 2006. Saat ini persiapannya sudah mencapai sekitar 85 persen, termasuk progres pembangunannya. Pengerjaannya terus dikebut agar tak meleset dari rencana tenggat waktu tersebut.

Direktur Operasional PT Grand Balikpapan, Farhat Brahma, saat dijumpai di kediamannya, Selasa (6/6), menuturkan, hingga kemarin pembangunan Novotel Balikpapan berjalan sesuai rencana. "Sejauh ini persiapan dan pembangunannya on schedulle. Kita harapkan soft opening bisa dilakukan September atau Oktober," kata Farhat.

Sedangkan Teguh Susanto, President Director PT Grand Balikpapan, bahkan yakin akhir tahun ini Novotel Balikpapan sudah bisa beroperasi penuh. "Kami optimis, setelah September soft opening, akhir tahun ini Novotel sudah beroperasi full," tegas Teguh. Selain optimistis soal rencana waktu tersebut, baik Teguh maupun Farhat juga optimis bahwa kelak Novotel Balikpapan akan menjadi leader di jajaran hotel berbintang di Balikpapan.

Menurut kedua pria ini, Novotel Balikpapan ditunjang dengan berbagai keunggulan yang diyakini bisa mengantarkannya sebagai hotel terbaik di Balikpapan. "Berdasarkan survei yang kami lakukan, saya sangat optimis Novotel akan menjadi leader," tukas Teguh seraya tersenyum. Jadi tak salah jika PT Grand Balikpapan rela menginvestasikan Rp 250 miliar untuk membangun hotel berbintang lima ini.

Menggandeng Accor Group yang juga pemilik jaringan Hotel Novotel sebagai pihak pengelola hotel ini kelak, lahirlah Novotel Balikpapan yang menjadi cabang Novotel ke-43 di Indonesia. Memiliki 212 kamar yang semuanya menghadap ke Selat Makassar yang membentang luas, Novotel Balikpapan juga dilengkapi berbagai fasilitas hotel berbintang lima. "Begitu lahir, hotel ini langsung menyandang bintang lima," kata Farhat, menambahkan.

Novotel Balikpapan mengusung konsep minimalis moderen. Untuk mewujudkannya, PT Grand Balikpapan yang merupakan konsorsium itu menggandeng 7 kontraktor sebagai pelaksana, yang mengerjakan proyek sesuai bidang masing-masing. "Saya sudah melihat Hotel Novotel di kota- kota lain.

Novotel Balikpapan one of the best," ujar Teguh. Selain fasilitas berkelas internasional, brand Novotel yang merupakan jaringan hotel internasional yang tersebar di berbagai negara, juga menjadi nilai jual hotel berlantai 11 dan berdiri di perbukitan Jalan Ery Suparjan. Kelebihan lain Novotel Balikpapan adalah keterlibatan Pemkot Balikpapan sebagai pemilik lahan.

"Otomatis acara-acara pemerintah pasti akan mengutamakan untuk digelar di Novotel," ujar Farhat. Balikpapan yang sudah diproyeksikan sebagai kota MICE, banyak menggelar berbagai even nasional dan internasional. (fey).

Dikutip dari www.tribunkaltim.com edisi 7 juni 2006

Blue_Sky
July 29th, 2006, 10:13 AM
http://img218.imageshack.us/img218/8639/img0057ni7.jpg (http://imageshack.us)

http://img149.imageshack.us/img149/669/img0058se6.jpg (http://imageshack.us)

Blue_Sky
July 29th, 2006, 10:19 AM
edited

Blue_Sky
July 29th, 2006, 10:25 AM
Once finished this place will be fill with cafes and restaurant (like Ciwalk?)
Located behind of Mal Fantasi

http://img83.imageshack.us/img83/3364/aaa1mi7.jpg (http://imageshack.us)

http://img150.imageshack.us/img150/8079/aaa13aj9.jpg (http://imageshack.us)

http://img98.imageshack.us/img98/2294/aaa14dq1.jpg (http://imageshack.us)

http://img225.imageshack.us/img225/910/aaa15jq9.jpg (http://imageshack.us)

http://img98.imageshack.us/img98/899/aaa16zl8.jpg (http://imageshack.us)

http://img98.imageshack.us/img98/1238/aaa17hh2.jpg (http://imageshack.us)

Blue_Sky
July 29th, 2006, 10:29 AM
Can say this is my favorite project in Balikpapan
Once completed, it will be the largest shopping mall in Kalimantan

http://img291.imageshack.us/img291/5254/ggg07df5.jpg (http://imageshack.us)

http://img291.imageshack.us/img291/7571/ggg08sm8.jpg (http://imageshack.us)

http://img138.imageshack.us/img138/694/ggg09ay4.jpg (http://imageshack.us)

Blue_Sky
July 29th, 2006, 10:40 AM
http://img145.imageshack.us/img145/2821/ggg00bk8.jpg (http://imageshack.us)

http://img145.imageshack.us/img145/8379/satu0025ov4.jpg (http://imageshack.us)

ncon
July 29th, 2006, 01:42 PM
thnaks for the update !!

Blue_Sky
August 3rd, 2006, 03:48 PM
Kamis, 3 Agustus 2006

Pembangunan Pasar Baru Square Dipercepat

BALIKPAPAN - Pembangunan proyek prestisius Pasar Baru Square (PaBaS) Balikpapan terus mengalami percepatan di berbagai area. Bahkan pihak pengembang, PT Hasta Kreasi Mandiri (HKM) menargetkan, pelaksanaan topping off untuk hotel dan apartemen 17 lantai akan terlaksana awal Januari 2007.

Ir Oktavianus Susilo, project manager PaBaS Balikpapan menyebutkan, guna mendukung percepatan pembangunan, Juni 2006 lalu telah dilakukan penambahan 2 tower crane. Sehingga jumlah total tower crane yang bekerja simultan saat ini 4 (empat) buah.

Ini juga didukung 2 batching plant yang mampu memproduksi sekitar 150 meter kubik beton siap pakai (ready mix) setiap harinya. Dengan begitu, dapat dipastikan PaBaS hadir tepat waktu.

"Saat ini, pembangunan area Shopping Mall telah memasuki level Upper-Ground. Targetnya, pekerjaan ini akan selesai akhir Agustus 2006, dan sebagian area mal akan memasuki tahap pengecoran level 2. Target lain yang akan dicapai adalah finishing Trade Center pada September 2006 dengan melakukan pemasangan keramik, listrik, lampu, dan air bersih. (*/eff)

SeeMacau
August 19th, 2006, 10:56 AM
Grand Sudirman

http://img84.imageshack.us/img84/4152/tampakdepannn9.jpg

Blue_Sky
August 29th, 2006, 10:33 AM
Senin, 28 Agustus 2006
Dua Tahun Selesai, 63 Persen Mengarah ke Laut
SeaView Apartements, Dilengkapi Kantor dan Mal

http://img205.imageshack.us/img205/6494/28082006seaview2ri9.jpg (http://imageshack.us)

TAK lama lagi, di Balikpapan akan berdiri kompleks apartemen yang mewah dengan fasilitas lengkap yang bernama SeaView Apartments yang dibangun PT Mandalapratama dan PT Sesi Properti Indonesia. Soft launching pembangunannya dilaksanakan di Ballromm Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Minggu (27/8) malam tadi.
Agak berbeda dengan apartemen para pesaingnya, SeaView Apartements yang dibangun di lokasi eks GOR Manuntung Jl Sudirman Balikpapan ini akan terintegrasi dengan perkantoran dan mal. Tak hanya itu, pemilik juga akan mengembangkan berbagai fasilitas dengan kombinasi modern living and lifestyle yang menyediakan area untuk perkantoran, tempat hiburan, restoran/café, mal, city walk dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Termasuk mini market, multi purpose hall dan marina bay.

Presiden Direktur PT Mandalapratama Permai Ir Roestanto W Dirdjojuwono MM mengatakan, SeaView Apartments yang dibangun berlantai 18 dengan 516 unit dengan dua tower. Yakni terdiri dari 192 unit jenis satu kamar, 256 jenis dua kamar, 64 unit jenis tiga kamar dan 4 unit penthouse. Bagi para penghuni apartemen juga dimanjakan dengan fasilitas indoor.

Di antaranya keamanan 24 jam dengan CCTV di lobi, café dan restoran, toko kue, business center, fitness center, beuty center (sauna, spa and beauty salon), multi purpose hall, serta travel and money changer. Kemudian, ada drug store, pre-school/children care, mini market, loundry, DVD dan VCD rental. “Disamping itu juga ada fasilitas outdoor. Seperti jogging track, putting green, children playground, tennis court, swimming pool, children poll, barbeque area dan marina bay. Semua ini tersedia untuk memanjakan penghuni apartemen,” sebut Roestanto didampingi Direktur Aerowisata International Anton Partono, Project Management Seaview Apartemen Bahar Waluyo, Presiden Direktur PT Sesi Properti Indonesia Syahrul Arifin, dan Satria Pringgodani Corp Seretary PT Sesi Properti Indonesia dalam jumpa pers, kemarin.

Soal alasan pembangunan apartemen, ia mengatakan tujuan utama adalah membangun tempat tinggal yang nyaman dan terintegrasi untuk kegiatan usaha, relaksasi, hiburan, olahraga, dan belanja. “Targetnya memang untuk masyarakat kelas menengah ke atas,” katanya.

Untuk pembangunannya, menelan dana Rp300 miliar dan diperkirakan selesai dalam waktu dua tahun atau sebelum pelaksanaan PON XVII 2008 di Kaltim. “Kami harapkan 90 persen akan berhasil dijual selama waktu pembangunan. Dan dengan tenggang waktu yang bersamaan, proyek kombinasi perkantoran, mal serta fasilitas lainnya juga dapat dijual,” tuturnya. “Kami mengestimasikan pengembalian nilai investasi untuk pembangunan proyek apartemen sekitar 12 bulan sejak pembangunan dimulai atau bila sudah terjual 80 persen,” sembungnya.

Disinggung ukuran dan harga jual, ia menjelaskan, untuk satu kamar (58,16 m2) harga mulai Rp662,1 juta. Kemudian, untuk dua kamar (88,34 m2) dipatok harga mulai Rp1 miliar dan untuk tiga kamar (116,39 m2) harga mulai Rp1,4 miliar.

Bahkan, untuk menarik pembeli, selama masa launching pihaknya memberikan harga khusus dengan diskon mulai dari 10 persen sampai 25 persen. Bagi pembeli yang membayarkan cash pada acara resepsi soft launching tadi malam, pihaknya memberikan potongan harga sampai 35 persen untuk unit tertentu. “Dengan demikian pembeli yang berminat tidak perlu menunda pembeliannya, sehingga mereka mendapatkan keuntungan harga yang sangat menarik,” katanya.

Lantas apa kelebihan apartemen ini? Ia mengatakan SeaView memiliki kelebihan yang tidak dimiliki pesaingnya. Yakni, 63 persen unit menghadap ke laut dan 37 persen dapat menikmati panorama Kota Balikpapan. “Lokasinya strategis, aman serta berada di kawasan yang sangat rapi dan teratur. Selain itu, konsep hunian mewah ini menggunakan arsitektur minimalis modern, tingkat keamanan standar perusahaan orang asing, fasilitas umum yang cukup dan penggunaan teknologi standar hunian modern. Selian itu, ukuran unit apartemen terbesar di kelasnya dan berstandar kamar suite hotel bintang lima,” bebernya.

Kenapa tertarik membangun di Balikpapan dan tidak di kota lain? Ia mengatakan, untuk di kota-kota besar di Jawa pertumbuhan apartemen sudah jenuh dan pengembang sudah sulit untuk menjual. “Mereka tidak bisa menjual secara optimal karena salah konsep. Karena itulah, kami mencoba ekspansi ke Balikpapan ini, karena melihat Balikpapan punya potensi pasar yang cukup kuat,” katanya.

Konsumen yang ditargetkan ada 3 segmen. Yakni perusahaan korporasi yang berlokasi di Balikpapan dan Kaltim yang mempekerjakan banyak tenaga profesional orang asing. Segmen kedua adalah para pendatang dari daerah lain tetapi mempunyai usaha dan bekerja di Balikpapan dan Kaltim. Kemudian segmen ketiga adalah penduduk lokal kelas menengah ke atas. “Apartemen ini bisa untuk investasi atau dijual kembali. Dan kami melihat bila dibuat bisnis, 5 tahun investasinya sudah kembali,” timpal Anton.

Karena itulah, Anton menambahkan dengan pangsa pasar kelas menengah ke atas dan komunitas ekspatriat, pihaknya optimistis pembangunan proyek memberikan hasil yang menguntungkan dan memberikan manfaat bagi penghuni atau pemilik apartemen. “Bahkan sekarang ini pembangunannya belum dimulai, tapi 20 unit sudah terjual,” akunya.

Demi kemudahan calon pembeli atau pengusaha, pihaknya membuka informasi melalui Kantor Pemasaran di Kompleks Bandar Balikpapan Blok H No 9 Jl Jendral Sudirman Balikpapan telp 0542-7029883, faksimil 0542-7029873 atau email seaview_apartment@yahoo.co.id.(gs)

Blue_Sky
August 29th, 2006, 10:48 AM
Senin, 28 Agustus 2006
Yakin dengan Pasar Balikpapan
Ari Sigit Ikut Garap SeaView


BALIKPAPAN-Walau bisnis properti di Indonesia sedang lesu, tapi Aerowisata Internasional yang merupakan pengembang properti nasional tetap yakin bahwa tantangan tersebut masih dapat terjawab di Balikpapan. Karena itu pula, perusahaan yang masuk dalam holding Garuda Indonesia Group tersebut tadi malam (27/8) secara resmi menggelar soft launching apartemen SeaView di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Balikpapan (berita terkait baca juga di halaman 25).
Dikatakan Anton Partono, Direktur Aerowisata International, pihaknya menyasar kelas ekspatriat, pengusaha dan para profesional yang tinggal dan bermobilisasi di Kota Minyak ini. Oleh karena itu, tanpa ragu pihaknya mendirikan apartemen dua tower di atas lahan seluas dua hektar yang penggarapannya akan selesai dua tahun mendatang.

“Kelesuan properti terutama karena kurang kepastian dari pihak pengembang kepada konsumen tentang penyelesaiannya. Di apartemen ini, kami pastikan tidak akan terjadi hal-hal serupa,” tegas Anton ketika ditanya tanggapannya tentang bisnis properti lokal yang juga kurang bersemangat.

Selain hunian sejumlah lebih dari 500 unit, apartemen yang pengembangannya membutuhkan biaya sekitar Rp 300 miliar ini juga menyediakan empat unit griya tawang atau penthouse.

Masing-masing memiliki luas 500 meter persegi dan berada di puncak kedua tower. Lengkap dengan fasilitas helipad, griya tawang ini dijelaskan Anton akan dilepas ke pasar dengan harga sekitar Rp5-6 miliar per unit.

Hariyanto Pardi, seorang undangan yang juga pengusaha alat berat di Balikpapan yang hadir semalam, menyatakan ketertarikannya akan properti yang ditawarkan oleh pihak Aerowisata ini. Menurutnya, dengan konsep all in living di Seaview, tentu akan mempermudah kinerja hidupnya yang selalu tinggi mobilitasnya.

Tampak juga Ari Sigit di sela-sela acara yang berakhir hingga pukul 23.30 malam tersebut. Putra mantan Presiden Soeharto ini menyatakan, berpartisipasti sebagai investor dalam pengembangan Seaview.

Hadir bersama sekitar 100 undangan dari kelas pengusaha adalah Wakil Walikota Balikpapan, Rizal Effendi yang mengabarkan kegembiraannya tentang pembangunan satu lagi apartemen di Balikpapan.

Menurutnya, Seaview selain akan mengubah wajah kota Balikpapan, tentu akan mempercepat roda perekonomian lokal selain penyerapan tenaga kerja. Selain Rizal, Letkol Tatang Harlyansyah juga hadir sampai soft launching ini selesai digelar.(hil)

Blue_Sky
September 5th, 2006, 10:16 AM
Selasa, 5 September 2006
e-Walk BSB, Lokasi Berkelas di Balikpapan
9 September Launching, Dihibur Delon

BALIKPAPAN-Developer yang membangun Balikpapan Super Block (BSB), PT Wulandari Bangun Laksana (WBL) di kawasan Stal Kuda Balikpapan, tak pernah berhenti untuk berkarya menghadirkan kawasan bisnis terpadu. Setelah launching apertemen, pada 9 September 2006 mendatang memperkenalkan kepada masyarakat e-Walk (entertainment citywalk).
Manajer Pemasaran PT WBL, Ricky Tjan kepada Kaltim Post mengatakan, pembangunan e-Walk merupakan tuntutan kota Balikpapan yang memerlukan konsep properti terpadu dengan gaya hidup tinggi. Di mana, di dalamnya ada kawasan hiburan. “Pusat hiburan di Balikpapan belum ada. Makanya, kita membangun dengan lengkap,” tambah Ricky.

e-Walk katanya, merupakan bangunan yang menyajikan konsep kebutuhan hidup masyarakat modern dan bergaya hidup yang ditopang dengan suasana kenyamanan.

Tentu saja, e-Walk dengan fasilitas entertainment yang lengkap seperti cafe, restaurant, karaoke, billiard, cinema dan lainnya menjadi bagian gaya hidup dinamis dan modern.

e-Walk, akan dibangun di atas tanah seluas 2,1 hektare untuk areal basement dan 1,3 hektare untuk bangunan yang terdiri dari 3 lantai dan 1 basement. “Semuanya menyediakan 6 unit major retail dan 69 unit retail untuk disewakan dengan masa sewa 5 tahun,” kata Ricky.

Selain menawarkan konsep hiburan, tentu saja kehadiran e-walk kata Ricky, dapat dijadikan oase bagi profesional kreatif yang ada di Kaltim. “Di area e-walk nanti juga dibangun tempat bersantai dengan pohon rindang. Bukan itu saja, akses menuju ke e-walk pun lengkap. “Yang jelas sarana di e-walk menjadi tempat yang cocok bagi mereka yang ingin melepaskan kepenatan dan stres karena beban pekerjaan di kantor, bersosialisasi dengan teman atau sekadar ingin mencari hiburan,” kata Ricky Tjan.

Dalam launching nanti, selain ada pengundian grandprize hadiah berupa mobil, juga menghadirkan penyanyi juara Indonesian Idol, Delon. “Ia akan menghibur undangan yang hadir,” tambah Ricky.

Menurut Ricky, sengaja launching di BSB menghadirkan penyanyi berkelas dari Jakarta. Karena, BSB merupakan lokasi berkelas yang melahirkan gaya hidup baru masyarakat Balikpapan dan sekitarnya. Malahan, masyarakat Balikpapan yang modern dan mempunyai gaya hidup yang dinamis inilah pembangunan e-walk mengambil konsep simply FUNtastic. (git)

Blue_Sky
September 5th, 2006, 10:20 AM
E-Walk Progress
From Balikpapansuperblock.com

http://img241.imageshack.us/img241/5043/city20walk201lc6.jpg (http://imageshack.us)

http://img135.imageshack.us/img135/9686/ewalk203xf3.jpg (http://imageshack.us)

http://img169.imageshack.us/img169/5162/ewwalk206wk7.jpg (http://imageshack.us)

ichsan
September 5th, 2006, 05:31 PM
www.metrobalikpapan.co.id, Edisi Rabu, 30 Agustus 2006

2007, Taman Kota Dipasang WiFi

BALIKPAPAN-Dinas Kebersihan Pertanaman dan Pertamanan (DKPP) Balikpapan, tampaknya tidak tinggal diam dengan urusan kebersihan melulu. Pasalnya, DKPP bakal membuat program taman modern dengan memadu konsep taman kota dan pendidikan dengan cara memasang jaringan internet bergerak atau disebut WiFi (Wireless Fidelity) di beberapa taman kota.

“Kami akan pasang jaringan internet WiFi ini di beberapa taman kota untuk membentuk warga Balikpapan terpacu dengan teknologi internet,” kata Plt DKPP Drs Suwandi, kepada Kaltim Post saat memantau Taman Adipura, kemarin.

Menurutnya, dengan adanya WiFi di taman kota, warga semakin terpacu untuk mengenal lebih jauh teknologi terkini dan mampu bersaing dengan dunia luar yang ada di dunia maya. Teknologi sudah sepatutnya dikenal masyarakat luas dan bukan oleh segolongan masyarakat tertentu. “Apabila WiFi sudah tersedia di taman kota, masyarakat tinggal menikmati layanan yang dapat dinikmati secara gratis,” ujarnya.

Saat ini, tambahnya, pihaknya masih menyusun konsep yang akan diajukan kepada Walikota termasuk anggaran yang dimasukkan pada 2007 mendatang. “Untuk tahap pertama akan melakukan survei, taman mana yang layak dipasang jaringan WiFi dengan pertimbangan keamanan dan kenyamanan warga untuk berinternet ria,” terangnya. Untuk urusan teknis seperti kecepatan dan kapasitas, masih dibicarakan lebih lanjut.

Target yang ditetapkannya, akan tercapai pada 2007 mendatang dan sudah dapat dimanfaatkan bagi seluruh warga yang memiliki note book atau laptop. “Mari kita ajak masyarakat untuk terpacu mengenal teknologi,” ajaknya.

Disamping itu, kata Suwandi, program pembenahan taman terus dilakukan untuk mempertahankan predikat yang telah diraih Balikpapan sejak 1991 hingga 2006. “Taman Adipura dilakukan pembenahan secara menyeluruh untuk menjaga predikat Balikpapan sebagai kota terbersih. Karena, cermin dari predikat yang diraih warga Balikpapan ada pada duplikat Adipura,” jelasnya.(ole)

Blue_Sky
September 11th, 2006, 08:57 AM
Minggu, 10 September 2006
e-Walk BSB, “Citos-nya” Balikpapan

http://img180.imageshack.us/img180/5965/bsbyd8.jpg (http://imageshack.us)

PT WULANDARI Bangun Laksana (WBL) kemarin siang (9/9) memulakan pembangunan entertainment citywalk atau e-Walk yang ditandai pemancangan tiang pertama dari kawasan ketiga dari tujuh konsep secara keseluruhan yang terdapat di kawasan niaga terpadu Balikpapan Superblock (BSB) tersebut.
Pemancangan ditandai pemencetan sirine oleh Wawali Balikpapan H Rizal Effendi. Dentuman dan hembusan asap dari operator mesin tiang pancang tersebut merupakan awal dari pembangunan kawasan yang rencananya siap dioperasikan pada akhir 2007.

“Doakan saja mudah-mudahan tepat waktu,” ucap Christopher Sumasto Tjia, direktur utama PT WBL didampingi dua direkturnya, Agustinus dan Daniel Wirawan. WBL adalah pengembang terkemuka nasional yang merupakan salah satu anak perusahaan dari divisi properti Pintu Air Mas (PAM) Group yang berdiri sejak 1983.

Kepada Kaltim Post, Christopher menyatakan bahwa pihaknya menargetkan e-Walk menjadi ikon pusat hiburan baru di Balikpapan. “Soalnya hasil riset kami menunjukkan, banyak orang mendambakan tempat hang out yang ideal, tapi masih kurang,” katanya.

Dalam gambaran Christopher, e-Walk bakal menjadi pusat hiburan seperti Cilandak Town Square alias Citos yang terkenal di Jakarta. Sekadar diketahui, Citos memang merupakan salah satu lifestyle center terkemuka di ibukota negeri ini. Di sana, restoran dan toko berpadu, sekaligus menjadi sarana rekreasi keluarga. “Ya, bisa dibilang e-Walk akan menjadi Citos-nya Balikpapan,” ucap Christopher.

WBL selaku developer menginvestasikan Rp90 miliar demi pembangunan e-Walk dari total dana Rp500 miliar untuk mengembangkan BSB. Dibangun di atas tanah seluas 2,1 hektare, Christopher mengungkapkan sudah 30 persen tenant yang masuk untuk mengisi 21 ribu meter persegi areal yang ditawarkan. Di antaranya, Dunkin Donuts, Score!, Buccheri, Klinik Kecantikan Kusuma, dan Optik Melawai.

Macam-macam lokasi perbelanjaan disiapkan di bangunan berlantai empat itu. Supermarket, karaoke, dan ATM Center ada di lower ground (lantai terbawah). Kafe, cake shop and bakery menempati ground floor. Kemudian, di upper ground ada hobby shop, pool bar, family arcade, dan klinik kecantikan. Bahkan di first floor rencananya bakal hadir bioskop, pusat kebugaran, dan function hall.

Secara umum, e-Walk merupakan bagian ketiga dari tujuh konsep dasar BSB. Setelah launching ruko dan apartemen, kini e-Walk, dan berikutnya akan menyusul pusat perbelanjaaan (shopping mall), perkantoran (office store), wahana Water World, dan hotel. “Kami targetkan rampung sekitar 2010,” ungkap Christopher.

Pihaknya optimistis e-Walk bersaing dengan beberapa pusat hang out sejenis yang juga siap hadir di Balikpapan. “Segmen kami beda di mana yang dibidik adalah konsumen menengah ke atas. Karena itulah para tenant yang masuk pun kami seleksi,” tandas Christopher. (rizal juraid)

paradyto
September 11th, 2006, 10:24 AM
Wow, Balikpapan is growing so fast!!!! Nice to know it:)

Blue_Sky
February 10th, 2007, 07:01 AM
Sabtu, 10 Februari 2007
Wapres Resmikan Dome Balikpapan
Tampung 3 Ribu Orang, Habiskan Dana Rp 57,8 Miliar

BALIKPAPAN—Setelah tiga tahun lamanya menunggu, akhirnya proyek Balikpapan Sport and Convention Center atau Dome Balikpapan diresmikan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla Jumat (9/2), kemarin.

Peresmian sendiri, dilakukan dengan penandatanganan prasasti yang sengaja dibawa ke Samarinda pada acara tutup tanaman kegiatan pengembangan perkebunan program revitalisasi perkebunan 2006, yang berlangsung di Lamin Etam, (rumah dinas Gubernur Kaltim, red) sekitar pukul 11.00 Wita.

Lalu, sore harinya, sebelum kembali ke Jakarta seusai melakukan kunjungan kerja di Samarinda, Jusuf Kalla menyempatkan diri untuk meninjau Dome termegah di Kaltim ini. Secara singkat, Jusuf Kalla didampingi Plt Gubernur Yurnalis Ngayoh, Wali Kota H Imdaad Hamid SE, Wakil Wali Kota HM Rizal Effendi SE, Kadis Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Suryo H Sarmo, serta unsur Muspida, mengunjungi Dome sekitar 10 menit.

Dengan pengamanan ketat Paspampres, Wapres Jusuf Kalla tampak santai dengan memasukkan tangan kirinya ke dalam saku celananya, berjalan memasuki Dome bersama rombongan. Secara perlahan, Wapres memperhatikan struktur bangunan dalam Dome sambil mendengarkan penjelasan dari Kadis Pekerjaan Umum Ir Sri Sutantinah. Secara umum, Jusuf Kalla menilai cukup bagus pembangunan Dome yang akan dipersiapkan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII tahun 2008 di Kaltim. Tapi sesaat setelah keluar Dome, Jusuf Kalla tersentak kaget melihat pemandangan yang ada di depan Dome.”Kenapa disana kok ada tanah di uruk, bagaimana kalau terjadi longsor terus mengenai rumah yang ada di bawah atau di atas. Tolong jaga agar jangan sampai longsor,” ujar Wapres.

Tak lama, Wapres masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan ke Bandara Sepinggan untuk segera terbang ke Jakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sri Sutantinah mengatakan Dome siap digunakan untuk pelaksanaan PON tahun 2008.”Insya Allah, Dome siap lahir batin buat PON,” ungkap Tantin—panggilan akrabnya.

Dome yang telah menghabiskan dana Rp 57, 8 miliar ini berkapasitas sampai 3000 orang, dan lapangannya tersedia untuk bulutangkis 4 line, basket 1 line, dan bola voli 2 lapangan. Dibangun di atas tanah seluas 3, 1 hektar dan luas banguanan 4.500 m2, Dome mampu menampung parkir 172 mobil dan 422 sepeda motor.

Soal listrik sendiri, Dome belum mendapatkan sambungan dari PLN. Untuk itu, Dome menyediakan genset dengan daya 1 MegaWatt yang memerlukan solar 150 liter perjam.(the)

:D:D

Blue_Sky
February 10th, 2007, 07:04 AM
Sabtu, 10 Februari 2007
Terdepan di Kaltim
Gedung Baru Poltekba Dibangun

BALIKPAPAN—Politeknik Balikpapan (Politekba) bakal mempunyai gedung baru. Ini, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Bambang Sudibyo di lokasi baru Politeknik Balikpapan yang berada di Km 8 Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan Utara, Sabtu (10/2) hari ini.

Dengan gedung yang baru ini, maka secara luas dan terintegrasi, Poltekba bisa mengembangkan politekniknya untuk menjadi yang terdepan di Kaltim bahkan Kalimantan. Hal ini dikatakan Direktur Politeknik Balikpapan, Ir Tutuka Ariadji MSc PhD saat ditemui Metro di ruang kerjanya, Jumat (9/2) kemarin.

Di atas lahan seluas 15 hektar ini, selain beberapa gedung yang dibangun untuk gedung rektorat, gedung kuliah untuk empat jurusan yakni teknik mesin alat berat, elektronika, sipil dan tata boga, serta tempat praktik juga akan dibangun training center yang didukung oleh perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan Poltekba. “Kami ingin mengejar status akreditasi dan membuat program hibah kompetisi yang selama ini belum dipunyai Poltkeba,” ungkapnya.

Mengenai lokasi gedung yang agak jauh dari pusat kota, Tutuka menjelaskan ini tidak masalah dan justru akan membawa pertumbuhan masyarakat di kawasan sekitar lokasi ini. ”Kalau untuk mahasiswanya, juga dirasa tidak ada masalah bagi yang magang di perusahaan mana karena masih berada di Balikpapan. Karena nanti ada Kawasan Industri Kariangau. Hal ini berbeda dengan Politeknik yang ada di Jawa yang dimana letak Politekniknya sangat jauh dari tempat perusahaan dimana mereka harus magang,” jelasnya.

Kemudian, Poltekba juga melakukan terobosan-terobosan seperti melakukan kerjasama yang akan dibuat

dengan Hotel Pasific, Sekolah Tinggi Perhotelan Bandung, Lembaga Pengembangan jasa Konstruksi Balikpapan, Asosiasi Elektrikal Indonesia Balikpapan, dan Persatuan Insinyur Balikpapan.(the)

Blue_Sky
February 10th, 2007, 07:09 AM
Jumat, 9 Februari 2007
Masjid Attaqwa Direnovasi
Berlantai Tiga, Menaranya 70 Meter

BALIKPAPAN-Kepedulian Pemkot Balikpapan pada kelangsungan tempat ibadah, tampaknya layak diacungi jempol. Ini dibuktikan pemkot melalui Wali Kota H Imdaad Hamid SE, yang akan membantu renovasi Masjid Attaqwa.

Rencana renovasi masjid itu sendiri, terjadi Minggu (4/2) lalu, dimana Imdaad disaksikan ustaz Arifin Ilham, Ketua MUI KH A Syarwani Zuhri, Kakandepag Balikpapan Kosasih, Ketua Masjid Attaqwa KH Jamhuri Rafa’i, unsur muspida dan ribuan undangan, menandatangani rencana gambar renovasi Masjid Attaqwa.

Konsultan PT Indulexco yang dipercaya Pemkot Balikpapan merencanakan masjid yang berada di kawasan Jalan Sudirman Klandasan Ulu ini. Renovasi ini diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp 65 miliar untuk pembangunan fisiknya.

Pemimpin PT Indulexco, Ir Atmanto mengatakan, renovasi untuk memenuhi tuntutan perkembangan kegiatan penduduk kota yang terus berkembang. Daya tampung masjid yang berada di tengah kota ini semakin sesak, maka kapasitasnya perlu ditingkatkan. “Untuk meningkatkan daya tampung jamaahnya, bangunan fisiknya ditingkatkan menjadi tiga lantai,” katanya.

Bangunan utama lantai dasar luasnya 1.920 meter persegi digunakan sebagai aula berkapasitas 1.000 orang, lantai dua luasnya 1.552 meter persegi kapasitas tampung untuk salat 1.200 orang, lantai tiga luasnya 1.552 meter persegi menampung untuk salat 1.000 orang. “Kapasitas daya tampung untuk salat 2.200 orang,” kata Atmanto seraya menyebutkan tentang kapasitas tambahan di lantai dasar 525 orang, selasar lantai dua 500 orang, dan selasar lantai tiga untuk 400 orang.

Hal menarik, di bangunan masjid dengan lima menara ini, salah satu tingginya 70 meter dilengkapi dengan lift. “Masyarakat yang ingin melihat kota Balikpapan dari atas, bisa menggunakan lift yang ada di menara paling besar,” katanya.

Ditanya kapan perencanaan selesai dikerjakan? Dikatakan Atmanto, diharapkan 2007 ini selesai, kemudian diserahkan kepada panitia pembangunannya. “Pemkot Balikpapan yang membiayai perencanaannya, sedangkan pembangunan fisiknya dananya dicarikan pengurus masjid,” ujarnya.(bs/kpnn

ncon
February 10th, 2007, 01:13 PM
oh man i love this city :D !!

my fav cities so far (beside JKT and SBY)

Makassar, Balikpapan and Pekanbaru :yes:

paw25694
February 10th, 2007, 01:27 PM
balikpapan sure will has 1 of the best skyline in indonesia!

laba-laba
February 12th, 2007, 02:26 AM
oh man i love this city :D !!

my fav cities so far (beside JKT and SBY)

Makassar, Balikpapan and Pekanbaru :yes:

kenapa tidak ada medan Con ?

Blue_Sky
February 12th, 2007, 04:00 AM
Hehe...
Tenang aja bang laba2, Medan tetap salah satu kota favoriteku kok :)

One question bang,
Medan reputation dibuku2 pariwisata luar negeri kyknya kurang bagus
seperti "kota berisik, sibuk dan berpolusi" ato "Ini Medan Bung" ditambah lagi tukang becak yg sering menipu (ini kata buku bang) itu masih berlaku gak sampai sekarang? Soalnya Medan salah satu kota di Indo yg pengen banget aku kunjungi

laba-laba
February 12th, 2007, 05:12 AM
Hehe...
Tenang aja bang laba2, Medan tetap salah satu kota favoriteku kok :)

One question bang,
Medan reputation dibuku2 pariwisata luar negeri kyknya kurang bagus
seperti "kota berisik, sibuk dan berpolusi" ato "Ini Medan Bung" ditambah lagi tukang becak yg sering menipu (ini kata buku bang) itu masih berlaku gak sampai sekarang? Soalnya Medan salah satu kota di Indo yg pengen banget aku kunjungi

tuuullll.. kesan itu masih banyak di benak org.. tapi ada etikat baik pemerintah dan masyarakat dengan merubah selogan "INI MEDAN BUNG" menjadi 'INI BARU MEDAN....'
Memang apa pun suku nya tinggal di medan akan menjadi 'orang medan' juga.. hehehe.
Encon kemarilah.. ntar di bw jln2.. mo sewa kendaraan? sama kami aja.. hehehehe

Blue_Sky
February 12th, 2007, 05:19 AM
kok cuma encon aja
saya gak diajak jalan2 donk :D:D

ncon
February 13th, 2007, 02:04 PM
^^ actually what Blue_sky jsut said is what i think abt Medan hehehe (dont angry laba2) but i believe Medan is quiet unique :yes:

Blue_Sky
February 17th, 2007, 08:56 AM
Balikpapan Plaza Hotel

a 4 stars hotel that build by the Plaza Hotels
at the first time they planned to build it 9 storeys but they've changed their plan and add another 2 storeys to become 11 storeys hotel
:):)

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/Balikpapan-Htl-w.jpg

Currently our hotel in Balikpapan is under construction. Located in strategic location with modern minimalist design to unwind before, after or even during your business time in Balikpapan

Expected to Open on November 2005.

Balikpapan Plaza Hotel

Jl. Ery Suparjan, Balikpapan

http://www.pphotels.com/hotels/balikpapan/


This project is finished
Somehow this project become Novotel Hotel
Quite surprising since the original plan was for Balikpapan Plaza Hotel

laba-laba
February 18th, 2007, 02:20 AM
^^ actually what Blue_sky jsut said is what i think abt Medan hehehe (dont angry laba2) but i believe Medan is quiet unique :yes:

no problem...

Blue_Sky
February 24th, 2007, 07:37 AM
Sabtu, 24 Februari 2007
Maret, Peletakan Batu Pertama Plaza Kebun Sayur

BALIKPAPAN-Sekian lama menunggu kejelasan, kini para pedagang eks Shopping Center bisa bernapas lega. Pasalnya, Wali Kota Imdaad Hamid SE dan Direktur PT Guser Mitra Sejahtera (GSM) Hendrik Hakim sudah menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan Plaza Kebun Sayur di ruangan Wali Kota, Kamis (22/2).

“Rencananya peletakan batu pertama dilakukan 1 Maret mendatang,” kata Kepala Dinas Pasar Asranuddinsyah kepada Kaltim Post.

Total investasi yang disiapkan GSM untuk membangun plaza itu adalah Rp 104,5 miliar. “Itu dana murni yang dikeluarkan GSM,” sebutnya. Mengenai adanya PP Nomor 6 Tahun 2006 tentang aset negara yang tidak boleh digadaikan, menurutnya, akan dilakukan adendum atau penyesuaian sambil menunggu peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur teknis dari PP tersebut.

“Ya sambil menunggu Permendagri, kita jalan dulu. Nanti secara perlahan akan kita sesuaikan,” kata Asranuddin, panggilan akrab Asranuddinsyah.

Terkait adanya beberapa kali perubahan nama investor, Asranuddin menjelaskan, awalnya yang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) adalah PT GSM, jadi PT Hada Arta Sejahtera (HAS) tidak bisa digunakan. “Orangnya ‘kan sama saja,” sebutnya.

Sekadar diketahui, ada 567 pedagang lama yang dipastikan akan mendapatkan tempat dalam Plaza Kebun Sayur dengan harga yang disepakati, yakni Rp 10 juta per meter persegi. Jadi untuk satu kiosnya pedagang membayar sebesar Rp 60 juta, karena kiosnya berdiameter 3 kali 2 meter.

Tapi bagi pedagang lama akan mendapatkan subsidi dari Pemkot sebesar Rp 10 juta per pedagang, jadi mereka hanya dikenakan Rp 50 juta per kios.

“Untuk pedagang baru, sepenuhnya diserahkan kepada investor GSM, karena sudah menjadi kewenangan mereka,” beber Asranuddin. Saat ini Dinas Pasar bekerja sama dengan Persatuan Pedagang Pusat Perbelanjaan Kebun Sayur tengah bersiap-siap menyambut seremoni peletakan batu pertama itu.(*/dah)

Blue_Sky
March 2nd, 2007, 03:59 AM
Jumat, 2 Maret 2007
Investasi Plaza Kebun Sayur Rp 104,5 Miliar
Imdaad: Wujud Modernisasi di Balikpapan Barat

BALIKPAPAN-Selama ini pembangunan Kota Balikpapan seolah dipusatkan di Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur, dengan adanya pembangunan Palza Kebun Sayur diharapkan menjadi simbol modernisasi di Balikpapan Barat (Balbar).

Demikian dikatakan Wali Kota Imdaad Hamid SE saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama Plaza Kebun Sayur di lokasi eks kebakaran Shopping Center Kamis (1/3), kemarin.

Dengan adanya peletakan batu pertama ini, para pedagang yang terhimpun dalam Persatuan Pedagang Pusat Perbelanjaan Kebun Sayur (P4KS) yang 3 tahun menunggu pembangunan itu, sedikit lega, karena pase awal pembangunan sudah resmi dilakukan develover PT Gusher Mitra Sejahtera (GMS) yang bekerjasama dengan Pemkot Balikpapan dengan nilai investasi Rp 104,5 miliar.

Sebelum peletakan batu pertama, Wali Kota Imdaad Hamid didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan Joko Suseno, Penasihat GMS HR Pramono dan Dewan Komisaris GMS Steven menekan tombol serine menandakan dimulainya pembangunan. Selanjutnya, Imdaad meletakan batu pertama yang disusul Joko Suseno.

Imdaad dalam kesempatan itu, memohon maaf kepada para pedagang eks kebakaran Shopping Center tahun 2004, karena lamanya proses pembangunan. “Saya mohon maaf, karena membiarkan pedagang menunggu lama, sampai saat ini sudah 3 tahun menunggu. Sementara untuk pembangunan memakan waktu sekitar 2 tahun, jadi pedagang menunggu selama 5 tahun,” kata Imdaad.

Dikatakan, pembangunan plaza ini merupakan wujud pemerataan pembangunan di Balikpapan dan diharapkan bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Balbar kedepannya. “Kalau dulu ikon modern di Balbar ini adalah Hotel Blue Sky, kini bisa beralih ke Plaza Kebun Sayur yang menjadi ikon modern itu,” sebutnya.

Kepala Dinas Pasar Asranudinsyah mengatakan, pembangunan pusat perbelanjaan modern ini diperuntukan untuk pedagang eks kebakaran dan mempersiapkan para pedagang tradisional itu, agar bisa bersaing dengan pasar modern. Selain itu, juga mendukung secara fisik pembangunan Kota Balikpapan dan menciptakan lapangan kerja bagi warga sekitar. “Dengan dibagunnya plaza ini, akan menambah nilai ekonomis dan mengurangi angka pengangguran, minimal bagi warga sekitar,” kata Asran.

Untuk pembangunan itu tambah Asran, pemkot mengalokasikan lahan 16.028 meter persegi, atau senilai Rp 16, 5 miliar.

Tampak Hadir dalam acara tersebut, Komisaris GMS Steven, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Diseperindagkop) Suryo H Sarmo, Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sarjono, Kabag Humas Pemkot Sukaryanto dan kalanngan perbankan.(*/dah)

Blue_Sky
March 2nd, 2007, 04:03 AM
Jumat, 2 Maret 2007
Plaza Kebun Sayur Ditarget Rampung 30 Bulan

BALIKPAPAN-Pembangunan Plaza Kebun Sayur di lokasi eks kebakaran Shopping Center ditargetkan selesai dalam 30 bulan. Demikian dikatakan Direktur Utama PT Guser Mitra Sejahtera (GMS) Suwandi Notopradono, developer Plaza Kebun Sayur pada Kaltim Post, kemarin.

Diungkapkan, Plaza Kebun Sayur akan berdiri di area seluas 16.028 meter persegi. Bangunan seluas 23.171 meter persegi akan terdiri dari 4 lantai.

“Kompleks bangunan ini dirancang menjadi bangunan utama berupa plaza dengan jumlah kios 1.113 unit dan 38 ruko, ditambah ruko yang berdiri sendiri sebanyak 8 unit,” kata Suwandi saat peletakan batu pertama.

Selain itu, akan dibangun pula area bermain anak-anak, toko-toko untuk pedagang baru, serta food court.

Sementara untuk lokasi parkir kendaraan pengunjung, dari maket yang dibuat PT GMS, terletak di sekeliling plaza dengan kapasitas kurang lebih 300 kendaraan, baik roda dua 2 maupun roda 4.

“Misi utama pembangunan plaza itu untuk menyediakan tempat berusaha yang layak dan terjangkau bagi bekas pedagang yang tinggal di tempat penampungan sementara (TPS). Makanya, kita menyediakan yang layak sesuai misi tadi,” kata Suwandi.

Seperti diketahui, jumlah pedagang lama (eksisting) yang terdaftar ada sekitar 567. Mereka diplot menempati kios dengan ukuran 3 x 2 meter. Harga yang telah disepakati antara pedagang dengan GMS sebesar Rp 10 juta per meter. Jadi secara keseluruhan pedagang harus membayar Rp 60 juta per kios.

Tapi seperti yang dikatakan Kepala Dinas Pasar Asranudinsyah beberapa waktu lalu, Pemkot akan memberikan subsidi kepada para pedagang sebesar Rp 10 juta per kios, jadi pedagang hanya membayar Rp 50 juta.

“Saya tidak tahu masalah subsidi, tapi yang jelas kesepakatan kami dengan pedagang harganya Rp 10 juta per meter,” sebut Suwandi. (*/dah)

Blue_Sky
March 17th, 2007, 10:51 AM
Sabtu, 17 Maret 2007
The Plaza Balikpapan Siapkan Trade Center

BALIKPAPAN-Keberadaan Plaza Balikpapan sebagai ikon pusat perbelanjaan dan rekreasi keluarga sudah tidak diragukan lagi. Nah dengan fakta itu, maka direksi PT Pandega Citraniaga selaku pengelola Plaza Balikpapan, yakni Ongki P Soemarno dan Hengky Wijaya serius mengembangkan The Plaza Balikpapan.

Pengembangan ini setelah melihat kebutuhan masyarakat, kebutuhan tenant/pedagang untuk memperluas usahanya dan untuk merealisasikan permintaan calon-calon tenant pedagang baru, kebutuhan pengunjung akan fasilitas yang ada di Plaza Balikpapan, serta dengan mengikuti perkembangan master plan kota Balikpapan sebagai kota besar.

The Plaza Balikpapan yang berada dikawasan niaga terpadu memiliki luas pengembangan 8 hektare, dari 4,5 hekatre luas arela yang sudah dikembangkan, akan dilengkapi dengan fasilitas baru seperti trade center, mal, apartemen, office park, hotel, hiburan dan rekreasi (bioskop, boling, biliar, food bazar, indoor outdoor theme park, waterpark), serta entertainment center.

Tapi untuk tahap awal, fasilitas The Plaza Balikpapan yang akan hadir adalah trade center. Dan untuk menghubungkan trade center dengan Plaza Balikpapan yang ada saat ini akan dibangun skydeck, sehingga pengunjung dan pembeli dapat berbelanja tanpa keluar dari tempat satu ke tempat lainnya.

Trade center yang dibangun memiliki 5 lantai. Tujuan untuk mmeberi kesempatan pada pedagang kecil, menengah, dan besar untuk melakukan kegiatan ekonomisnya. Kenyamanan dan keamanan menjadi faktor penting bagi kegiatan tersebut. Maka trade center dilengkapi AC sentral, tempat parkir yang dapat menampung 800 mobil dan 400 motor, travelator, escalator, lift, jalan luas dan pengamanan 24 jam.

Menurut Hengky Wijaya, didampingi Ronny selaku deputy director, pembangunan trade center juga diikuti perubahan penampilan tampak depan Plaza Balikpapan dengan membuat skybridge dan logo yang menyatu serta dinamis. Diharapkan memberikan suasana yang lain dari yang lain.

Rencananya, pada 21 April diadakan launching di Novotel Hotel, dan dilanjutkan pada 22 April di Plaza Balikpaan dengan dimeriahkan artis ibukota. Menurut Hengky Wijaya, persiapan teknis, ijin, sedang dalam proses. “Mudahan dalam waktu dekat semuanya akan berjalan sesuai rencana,” harap Hengky. (ind)


click here (http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Ekonomi&id=202716)

Blue_Sky
March 17th, 2007, 10:53 AM
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/IMG_2637copy.jpg



No.1 = Plaza Balikpapan
No.2 = Possibly the location of The (new) Plaza Balikpapan Trade Center???
No.3 = Pasar Baru Square

If all completed then will create a shopping district in that area

:cheers:

Blue_Sky
March 17th, 2007, 10:56 AM
Future shopping mall in Balikpapan (All is approved and some under construction)

1. Pasar Baru Square
2. Plaza Kebun Sayur
3. E-Walk
4. Fantasi Junction
5. The Plaza Balikpapan Trade Centre

:cheers:

perekamuda
March 19th, 2007, 11:23 AM
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/IMG_2637copy.jpg

No.1 = Plaza Balikpapan
No.2 = Possibly the location of The (new) Plaza Balikpapan Trade Center???
No.3 = Pasar Baru Square
If all completed then will create a shopping district in that area

:cheers:

How's about the location and progress of Grand Sudirman "the three towers" ??? Can it be possible indicated in that aerial pics?

Blue_Sky
March 19th, 2007, 12:05 PM
About 200-300 meter to the right from the pic

:)

Blue_Sky
March 29th, 2007, 04:01 AM
Kamis, 29 Maret 2007
PT Daya Simpatik Susun Site Plan
Rencana Investor Bangun Pasar Induk

BALIKPAPAN-Calon investor Pasar Induk, PT Daya Simpatik terus maju menawarkan niatnya untuk membangun Pasar Induk di Jl Soekarno Hatta KM 5,5. Kendati pemerintah pusat sempat menawarkan dana subsidi Rp 20 miliar buat pembangunan Pasar Induk, Pemkot tetap memberikan kesempatan kepada investor dengan harapan pembangunan pasar cepat terealisasi.

“Tadi siang (kemarin, Red), manajemen PT Daya Simpatik ekspose tentang rencana pembangunan Pasar Induk. Pihak Pemkot yang hadir diantaranya Dinas Pasar, Bappeda, Bapedalda,” kata Kepala Dinas Pasar Asranuddinsyah AS SE MM usai mengikuti ekspose Pasar Induk di ruang pertemuan Bappeda, Rabu (28/3) kemarin.

Ditemui di kantor Dinas Pasar, Asranuddinsyah menjelaskan saat ekspose berlangsung PT Daya Simpatik mendapat banyak masukan untuk penyusunan site plan Pasar Induk. “Site plan itu kami harapkan dapat tersusun secepatnya. Setelah rampung barulah dilanjutkan denga tahap penandatanganan MoU antara investor dengan Pemkot,” terang dia.

Lebih lanjut Asranuddinsyah memaparkan, pasca penekenan MoU nantinya investor akan diberikan waktu selama 6 bulan untuk menyelesaikan seluruh perizinan pembangunan Pasar Induk. “Berapa nilai investasi serta berapa lama kerjasama dalam bentuk BOT (build, operate, transfer) berlangsung, nantinya akan dibahas saat penyusunan MoU,” ujarnya.

Ia berharap, Pasar Induk nantinya dapat diisi oleh para pedagang grosiran sesuai dengan fungsinya. Untuk diketahui, pihak Bappeda memperkirakan biaya untuk membangun Pasar Induk sebesar Rp 40 miliar. Pemkot sendiri telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare (ha) di Jl Soekarno Hatta KM 5,5. Dari luas lahan tersebut, sebanyak 2 ha diantaranya digunakan untuk Rumah Potong Hewan (RPH), 2 hektare untuk pembangunan lahan parkir RPH dan Pasar Induk, sedangkan sisanya 3 hektare khusus untuk bangunan Pasar Induk. Selain parkir yang memadai, Pasar Induk dilengkapi pula dengan pergudangan buat penyimpanan barang sebelum dilakukan pembongkaran dan dibawa ke lokasi yang dituju di dalam kota maupun luar kota.

Pemerintah pusat melalui Deperindagkop RI sempat menawarkan subsidi dana buat pembangunan Pasar Induk sebesar Rp 20 miliar dari total dana Rp 40 miliar yang dibutuhkan. Untuk Rp 20 miliar sisanya, Pemkot diharuskan mencari dana pendamping sehingga otomatis dibutuhkan waktu yang cukup lama. Kini Pemkot kembali memberikan kesempatan bagi investor, PT Daya Simpatik untuk merealisasikan pembangunan Pasar Induk yang rencananya dimulai tahun 2007 ini.(yud)

Blue_Sky
March 29th, 2007, 04:03 AM
Kamis, 29 Maret 2007
Coastal Road Tidak Perlu Perda

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan Coastal Road sepanjang 8 kilometer mulai dari kawasan sekitar Bandara Sepinggan sampai Pelabuhan Semayang hingga saat ini terus dimatangkan. Peraturan Wali Kota sebagai payung hukumnya kini tengah dikonsep. Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Balikpapan Sarjono kepada harian ini kemarin.

“Sekarang kami masih menyiapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan peraturan Wali Kota. Memang agak terlambat, karena Asisten I MN Sayid Fadli masih sekolah,” kata Sardjono ketika ditanya lamanya proses pembuatan peraturan Wali Kota.

Adapun yang sedang dipersiapkan Pemkot sebagai syarat adanya peraturan Wali Kota meliputi penetapan kawasan itu sebagai kawasan khusus, penetapan regulasi perizinan, dan pembentukan tim pelakasana pendamping pemkot.

“Kalau semuanya itu sudah tuntas, bisa segera dibuatkan peraturan Wali Kotanya. Jadi tidak perlu peraturan daerah (Perda) lagi, karena berada di bawah RTRW. Tapi kalaupun nantinya DPRD menginginkan di-Perdakan juga tidak jadi persoalan,” terang Sardjono.

Dikemukakan, yang paling sulit dalam mewujudkan coastal road adalah mencari tanah untuk menimbun sepanjang sisi bibir pantai yang akan direklamasi.

“Itu yang sedang kita kaji, karena jenisnya harus pasir keras dan tidak boleh tanah lempung, bisa di darat ataupun di laut,” terangnya.

Saat tata kota tengah mengkaji di mana lokasi yang tepat untuk pengambilan tanah tersebut.

Panjang reklamasi sendiri berkisar 100 hingga maksimal 200 meter dari bibir pantai, tergantung kedalaman laut.

Dengan total area reklamasi seluas 390 hektare dan 281,6 hektare area potensial, diprediksi pembangunannya akan terwujud dalam jangka 10 tahun. (*/dah)

zxczx86
March 29th, 2007, 12:04 PM
Dikutip dari www.metrobalikpapan.co.id edisi Jumat, 5 Mei 2006

BIC Didukung Fasilitas Lengkap Mulai Masjid Agung Hingga Perpustakaan Islam

http://img407.imageshack.us/img407/4616/05052006bic22os.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN-Jika proyek Balikpapan Islamic Center (BIC) terwujud, dipastikan bangunan ini akan menjadi salah satu landmark Kota Balikpapan beberapa tahun mendatang. Apalagi, hasil ekpose 19 April lalu bersama walikota Balikpapan, H Imdaad Hamid SE dan jajarannya, pihak konsultan perencana PT Indulexco, terlihat kemegahan BIC yang berada di atas bukit yang berbatasan langsung dengan kompleks GPA, perumahan PGRI dan perumahan RSS Ringroad.

Menurut Sekretaris Umum MUI Balikpapan, Drs HM Idris S, saat ini penyelesaian pembayaran lahan BIC tahap kedua, akan dianggarkan pada APBD 2006 sebesar Rp11 miliar, dari total anggaran yang sudah dibayarkan Pemkot pada anggaran tahun 2005 sebesar Rp11,311 miliar. “Saat ini pembahasannya sendiri, masih menunggu persetujuan dari DPRD dan nantinya diharapkan akan dicairkan setelah adanya kesepakatan antara Pemkot Balikpapan dengan pemilik lahan,” jelas Idris.

Sementara Kabag Keuangan Pemkot, Purba Wijaya yang dikonfirmasi tentang pembayaran kedua ini menolak berkomentar banyak. “Smuanya harus disesuaikan dengan berbagai hal, saat ini kami masih berkoordinasi dengan bagian Perkotaan untuk melihat lahannya sendiri, setelah itu barulah akan dibayarkan, sebab pihak DPRD sendiri sudah menyetujui hal ini,” kata Purba.

Dikonfirmasi terpisah, konsultan perencana BIC, Ir Atmanto yang juga kepala cabang Indulexco Balikpapan memeberkan rencana pembangunan BIC ke depannya sambil memperlihatkan maket BIC yang berada di lahan 14 hektare di kawasan jalan Belibis RSS Ringroad, Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan.

“Nantinya di lokasi ini ada masjid dengan luas 7566 meter persegi yang totalnya untuk tiga lantai 11.040 meter persegi. Lalu, ada menara utama, rumah imam, sekolah mulai TK hingga SMA Islam, gedung pelatihan, wisma, gedung serbaguna, perpustakaan restoran, sport club dan amphiteater,” jelasnya.

Dan kubah masjid akan meniru seperti kubah masjid Nabawi di kota Madinah Al-Munawarah sesuai dengan keinginan walikota Balikpapan. “Kami berharap di lokasi BIC ini ada tempat pelatihan, dan wisma, sehingga seperti contoh di Bekasi, mereka tidak menganggarkan lewat APBD, namun dari program-program pelatihan dan penyewaan, sehingga biaya operasional dapat didapat dari hal tersebut,” ujar pria yang sudah melakukan studi banding ke Islamic Center Kramat Raya Jakarta, Masjid At-Tien TMII, serta Islamic Center di Bekasi. (han)




Why does the government in Indo get involved in a religious project. All i know Indo has too many religions that its hard to unite them if they are too fanatic with their religion. Hence, it's funny if the government get involve in "a particular religion" project, what about the other religions? Seems that the government doesnt try hard enough to unite the people.

Ah yes, what the Indonesian economy needs is another Mosque.

Blue_Sky
March 29th, 2007, 12:13 PM
Well, ahh, err you know

:nuts:

laba-laba
March 29th, 2007, 01:18 PM
BERARTI PEMERINTAH ITU MASIH BERAGAMA.

Blue_Sky
March 29th, 2007, 02:08 PM
whatever it is
still good for the city

rilham2new
March 29th, 2007, 04:41 PM
Why does the government in Indo get involved in a religious project. All i know Indo has too many religions that its hard to unite them if they are too fanatic with their religion. Hence, it's funny if the government get involve in "a particular religion" project, what about the other religions? Seems that the government doesnt try hard enough to unite the people.

Ah yes, what the Indonesian economy needs is another Mosque.

^^ Whatever you said lah ....

There is no concept such a united of religion or what..... It is such a nonsense... yang ada hanyalah setiap agama mesti respek satu sama lain ... respek terhadap kebebasan umat beragama...

Not it is not funny .... The govt really do care to build place of ibadat or etc.... Everything were suited with what the society needed.... Govt project shud cover what most level of society need ..... As simple as that.... Gak tahu atau pura2 gak tahu ???


NORTH SULAWESI govt build many churches.... still we dont make it as a problem .... BALI govt help to build a PURA... SINGKAWANG govt build TEMPLES....

indistad
March 29th, 2007, 11:58 PM
you still have to wonder, its kinda stupid to waste so much money on building superflous things like a mosque when most people are living in poverty..

rilham2new
March 30th, 2007, 05:30 AM
^^ Selamat datang, indistad!!!

Cuapeee deee... :D:D:D

zxczx86
March 30th, 2007, 08:25 AM
^^ Whatever you said lah ....

There is no concept such a united of religion or what..... It is such a nonsense... yang ada hanyalah setiap agama mesti respek satu sama lain ... respek terhadap kebebasan umat beragama...

Not it is not funny .... The govt really do care to build place of ibadat or etc.... Everything were suited with what the society needed.... Govt project shud cover what most level of society need ..... As simple as that.... Gak tahu atau pura2 gak tahu ???


NORTH SULAWESI govt build many churches.... still we dont make it as a problem .... BALI govt help to build a PURA... SINGKAWANG govt build TEMPLES....


Actually my point was that such an Ostentaious religious building is not what Indonesia needed. Instead such investment should go to fundamental infrastructure, that what "what most level of society need" (Rather than religious amphitheatre and sporting centre, etc). The religious divisions within Indonesian society make the rationale for this misdirection of investment funds particularly questionable. Furthermore, why is the mayor so concerned with copying Madinah Al-Munawarah? Is this what "most level of society need" means.

laba-laba
March 30th, 2007, 10:08 AM
Actually my point was that such an Ostentaious religious building is not what Indonesia needed. Instead such investment should go to fundamental infrastructure, that what "what most level of society need" (Rather than religious amphitheatre and sporting centre, etc). The religious divisions within Indonesian society make the rationale for this misdirection of investment funds particularly questionable. Furthermore, why is the mayor so concerned with copying Madinah Al-Munawarah? Is this what "most level of society need" means.

ya gak apa2.. kalo itu anggapan kamu...

indistad
March 30th, 2007, 07:14 PM
Cuapeee deee...

nape lu? rindu ma gw? :D

Blue_Sky
April 12th, 2007, 04:58 AM
Kamis, 12 April 2007
Diteken, MoU Pasar Induk
Antara Pemkot dan PT DS

BALIKPAPAN--Rencana pembangunan Pasar Induk di Jl Soekarno Hatta KM 5,5 maju selangkah. Selasa (10/4) lalu, Pemkot dan PT Daya Simpatik (PT DS) selaku investor, melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di balaikota.

Kepala Dinas Pasar Asranuddinsyah AS SE MM mengemukakan hal itu kepada Metro, ketika disanggong di ruang kerjanya, Rabu (11/4) kemarin. “Selasa lalu dilakukan penekenan MoU antara Pemkot dengan manajemen PT DS. Acaranya sendiri tidak formal, berlansung di balaikota sore hari. Dari Pemkot diwakili langsung oleh Wali Kota H Imdaad Hamid SE,” kata Asranuddinsyah.

Setelah ditekennya MoU, lanjut dia, Pemkot akan memberikan berbagai kemudahan dalam proses pengurusan perizinan. Karena itu, manajemen PT DS diminta untuk secepatnya menyelesaikan segala jenis perizinan. “Mulai dari UKL/UPL, Amdal, semuanya harus diurus dari sekarang. Pemkot memberi batas waktu 6 bulan semua perizinan harus selesai,” tandasnya.

Asran berharap, pembangunan Pasar Induk secepatnya dilakukan karena berdasarkan rencana semula, pasar tempat menampung pedagang barang secara grosiran rampung dalam waktu 24 bulan atau 2009 mendatang.

Untuk diketahui, sebelumnya PT DS telah melakukan ekspose rencana pembangunan Pasar Induk di Jl Soekarno Hatta KM 5,5. Kendati pemerintah pusat sempat menawarkan dana subsidi Rp 20 miliar buat pembangunan Pasar Induk, Pemkot tetap memberikan kesempatan kepada investor dengan harapan pembangunan pasar cepat terealisasi.

“Manajemen PT Daya Simpatik ekspose tentang rencana pembangunan Pasar Induk. Pihak Pemkot yang hadir diantaranya Dinas Pasar, Bappeda, Bapedalda,” kata Kepala Dinas Pasar Asranuddinsyah AS SE MM usai mengikuti ekspose Pasar Induk di ruang pertemuan Bappeda pada Rabu (28/3) lalu.

Ia menjelaskan, saat ekspose berlangsung PT Daya Simpatik mendapat banyak masukan untuk penyusunan site plan Pasar Induk. “Site plan itu kami harapkan dapat tersusun secepatnya. Setelah rampung barulah dilanjutkan denga tahap penandatanganan MoU antara investor dengan Pemkot,” terang dia.

Ia berharap, Pasar Induk nantinya dapat diisi oleh para pedagang grosiran sesuai dengan fungsinya. Untuk pembangunan Pasar Induk sendiri pihak Bappeda memperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp 40 miliar. Pemkot sendiri telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare (ha) di Jl Soekarno Hatta KM 5,5. Dari luas lahan tersebut, sebanyak 2 ha diantaranya digunakan untuk Rumah Potong Hewan (RPH), 2 hektare untuk pembangunan lahan parkir RPH dan Pasar Induk, sedangkan sisanya 3 hektare khusus untuk bangunan Pasar Induk. Selain parkir yang memadai, Pasar Induk dilengkapi pula dengan pergudangan buat penyimpanan barang sebelum dilakukan pembongkaran dan dibawa ke lokasi yang dituju di dalam kota maupun luar kota.(yud)

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:14 AM
Day image
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/BEV.jpg

Night image
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/BEVN_A.jpg

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:15 AM
City Walk
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/CITYWALK.jpg

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:16 AM
Entrance
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ENTRANCE.jpg

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:17 AM
Office Tower
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/OFFICE.jpg

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:17 AM
Swimming Pool
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/POOL.jpg

Blue_Sky
April 18th, 2007, 05:18 AM
Price List
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/untitled-1.jpg

J`Town
April 18th, 2007, 07:59 AM
please please anyone, take a photo of the constructions? thankyou

Blue_Sky
April 18th, 2007, 08:29 AM
Waiting ppl from Bpp to update the construction

bozhart
April 18th, 2007, 10:49 AM
^^
You are currently in Bpp, aren't u? :D

Sea View Apt looks nice. Is it u/c or still a proposal?

Blue_Sky
April 18th, 2007, 11:52 AM
Nope I'm not
Sea View is under construction now and projected to finish before PON 2008

:)

Blue_Sky
April 19th, 2007, 05:04 AM
Kamis, 19 April 2007
KRB Telan Dana Rp 56 Miliar
Dibangun di Kawasan Sungai Wain, 12 Item Diprioritaskan

BALIKPAPAN—Sejak dicanangkan pada tahun 2006 lalu, pembangunan Kebun Raya Balikpapan (KRB) hingga kini telah sampai pada tahap pelelangan desain.

Menurut Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan (Bapedalda) Balikpapan Drs Syahrumsyah melalui Kabid Pemantauan dan Pemulihan Ali Munsyir, untuk pelelangan desain ini telah dimenangkan perusahaan dari Balikpapan sendiri. “Setelah tahap desain ini, baru kita akan mulai melakukan pembangunan fisiknya. Di dalam master plan, nantinya akan ada 19 item yang akan dibangun tapi yang di Detail Engineering and Design (DED) hanya 12 saja. Dan 12 item ini yang akan diprioritaskan,” jelasnya.

Jika bulan Juni mendatang semua proses telah selesai, maka pembangunan fisik bisa dimulai.

Ali Munsyir melanjutkan, dari 12 item yang akan dibangun ini diantaranya adalah tempat parkir, gerbang, jalan masuk, pusat pelayanan, bangunan inti dan gateway. “ Nantinya juga ada laboratorim hutan dan yang paling utama adalah tempat konservasi berbagai tanaman yang ada di sekitar hutan hujan tropis ini,”paparnya.

Dalam pembangunanya, KRB menggunakan dana yang berasal dari APBD kota Balikpapan dan dua mitra yakni Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Tabanan Bali.”Jumlah anggarannya sendiri sebesar Rp 56 miliar dan merupakan proyek multiyears. Diharapkan Kebun Raya Balikpapan akan selesai pada lima tahun mendatang,” katanya.

Seperti yang diketahui, luas areal Kebun Raya Balikpapan sekitar 290 hektare dari 9.872 hektar kawasan Hutan Lindung Sungai Wain. Selain menjadi tempat wisata, Kebun raya ini akan digunakan sebagai tempat mengoleksi tumbuhan asli kalimantan terutama untuk konservasi tumbuhan Kantung Semar terbesar di Indonesia, sekaligus pendidikan dan penelitian keanekaragaman hayati. Rencananya, KRB akan dikelola bersama oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Departemen Kehutanan, dan Pemerintah Kota Balikpapan.(the)

Blue_Sky
April 21st, 2007, 05:43 AM
Whole Project
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/1.jpg

:cheers:

Blue_Sky
April 21st, 2007, 05:44 AM
E-Walk

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk2.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk3.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk4.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk5.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/e-walk6.jpg

:cheers:

bozhart
April 21st, 2007, 07:50 PM
Whole Project
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/1.jpg

:cheers:

Is the name of this river Klandasan Besar? Does Sea View Apt sit on this superblock?

Blue_Sky
April 21st, 2007, 08:46 PM
Nope its not sungai klandasan besar
And its located several kilometres from Sea View Apartment (around 3 - 4 km)
This project located outside the CBD

:)

paw25694
April 22nd, 2007, 03:08 AM
wowow nice project!! what is the green site on the map?

Blue_Sky
April 22nd, 2007, 02:19 PM
^^

That is empty site belong to Polda Kaltim
Not part of this project
Maybe in the future

:)

Blue_Sky
April 23rd, 2007, 07:18 AM
Shop houses
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ruko1.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ruko2.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ruko3.jpg

Blue_Sky
April 23rd, 2007, 08:14 AM
Shopping Mall
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/mall2.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/mall1.jpg

:cheers:

Blue_Sky
April 24th, 2007, 03:19 AM
Apartment
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/apt1.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/apt2.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/apt3.jpg

:cheers:

bozhart
April 24th, 2007, 03:33 PM
Apartment
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/apt1.jpg



Ini mirip Sea View Apt. Berapa lantai Sea View Apt dan Bpp Superblok Apt?

Gedung tinggi di belakang ini apa dan berapa lantai?
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ruko1.jpg

bozhart
April 24th, 2007, 03:34 PM
Ada gambar rendering Grand Adhika Hotel Bahtera 19 lantai?

Blue_Sky
April 24th, 2007, 04:13 PM
There you go bozhart

http://i1.tinypic.com/xc699i.jpg

There will be a bridge connecting the old hotel with the new one

:cheers:

Blue_Sky
April 24th, 2007, 07:43 PM
Ini mirip Sea View Apt. Berapa lantai Sea View Apt dan Bpp Superblok Apt?

Lumayan mirip sih, tapi gk mirip2 amat
sea view punya design yg lbh baik menurutku

Keduanya mempunyai 17 lantai

:)

Gedung tinggi di belakang ini apa dan berapa lantai?
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/ruko1.jpg

Nah itu saya jg bingung
karena tidak ada data diwebsitenya

bozhart
April 25th, 2007, 03:39 AM
^^ Thanks Blue_Sky :)

Blue_Sky
April 25th, 2007, 07:37 AM
No problem mate

;)

Blue_Sky
April 25th, 2007, 07:38 AM
Hotel
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/apt1.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/hotel1.jpg

Blue_Sky
April 25th, 2007, 07:39 AM
Offices
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/kantor1.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/kantor2.jpg

:cheers:

Blue_Sky
April 27th, 2007, 05:55 AM
Waterworld
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/water1.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/water2.jpg

Blue_Sky
April 28th, 2007, 08:16 AM
Progress E-Walk 27 April 2007
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/a.jpg

:cheers:

Blue_Sky
April 28th, 2007, 08:17 AM
Progress Shop Houses Block A
http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/b.jpg

:cheers:

Blue_Sky
May 14th, 2007, 04:49 AM
Minggu, 13 Mei 2007
142 Kios Langsung Pindah Tangan
Launching The Plaza Balikpapan

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/13052007-plaza2.jpg

BALIKPAPAN masih merupakan lahan subur bagi bisnis realestat. Setidaknya itu bisa dilihat pada sukses PT Pandega Citra Niaga malam tadi. Pemilik Plaza Balikpapan itu setidaknya berhasil menjual 140 lebih kios saat peluncuran di Novotel sejak siang hingga malam.

“Ayo Bapak Ibu, jangan ragu jangan sungkan. Hanya dengan Rp 5 juta per bulan, Anda langsung memiliki kios. Sampai detik ini sudah terjual 142 unit kios. Jangan ketinggalan. Jangan tunda-tunda, keburu mahal harganya,” kata duet MC Cut Mini-Icha Sasmita yang mamandu acara launching The Plaza Balikpapan bertitel Return of The Pioneer.

The Plaza Balikpapan yang diluncurkan selama dua hari, Sabtu dan Minggu, ini merupakan kawasan niaga terpadu. Konsepnya adalah perpaduan antara pusat perbelanjaan terlengkap dengan sarana hiburan yang komplet. Bangunannya didesain supermegah dengan luas total 180.000 meter persegi. Jumlah kios yang ditawarkan sebanyak 908. Harga perdana mulai dari Rp 160 jutaan yang diangsur sebanyak 26 kali dengan besar angsuran rata-rata Rp 5 jutaan per bulan.

Pada acara launching yang dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi, Presiden Direktur Ongki P Sumarno mengatakan Plaza Balikpapan nantinya menjadi pusat bisnis, pertemuan, ekshibisi, dan perdagangan terbesar di Kalimantan.

Ongki menanmbahkan, “Lewat launching ini, kami berharap seluruh masyarakat khususnya di Balikpapan tahu bahwa PT Pandega Citra Niaga selaku pemilik dan developer Plaza Balikpapan kembali membangun sebuah pusat perbelanjaan yang lebih modern dan terpadu yang dapat menampung seluruh aktivitas perniagaan di Balikpapan.”

The Plaza Balikpapan dibangun di atas lahan seluas 8,08 hektare. Rancangannya menganut sistem keseimbangan asri kawasan. Maksudnya, dari total lahan 38 persennya dimanfaatkan sebagai bangunan. Bagian terbesarnya, 62 persen, dijadikan area terbuka dan hijau.

“Kami membangun tidak hanya untuk dijual, tapi juga wadah untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakat. The Plaza Balikpapan akan menjadi tempat usaha yang nyaman serta asri,” tambah Ongki.

Dikatakan, di Plaza yang nantinya akan dibuat sky bridge yang menghubungkan bangunan lama dengan bangunan baru, bahkan dengan Hotel Bahtera. Di bangunan baru yang dinamai The Plaza Balikpapan itu tersedia shopping mal, trade center, office park, hotel teras, dan apartemen. Juga disiapkan convention dan exhibition center, serta recreation dan entertainment.

Ongki menyebutkan, plaza akan tetap mengakomodasi pengusaha kecil dan menengah di Balikpapan untuk dapat berpartisipasi dalam pengembangan usahanya lewat The Plaza Balikpapan.

Selain sukses menjual kios dan tempat usaha, launching yang dimeriahkan oleh penyanyi Yuni Shara berlangsung meriah dan menghibur. Penampilan duo MC Cut Mini dan Icha Sasmitha yang atraktif berhasil menggiring suasana akrab dan hangat. Tampil pula Putri Wong Kamfu yang berceloteh tentang feng sui. Putri juga menitip pesan kepada Wakil Wali Kota agar membina betul generasi muda. Bila hal ini tak diperhatikan Balikpapan bakal memiliki persolan besar di masa depan.

Sebagai penandaan, acara launching diawali dengan toast yang dilakukan oleh jajaran direksi yang terdiri dari Ongki Sumarmo, Rini Sumarno, Hengky Wijaya, keluarga Suwandi, juga Wakil Wali Kota Rizal Effendi.(lhl)

SOURCE (http://www.kaltimpost.web.id/berita/index.asp?Berita=Utama&id=210806)

perekamuda
May 15th, 2007, 08:53 AM
Why does the government in Indo get involved in a religious project. All i know Indo has too many religions that its hard to unite them if they are too fanatic with their religion. Hence, it's funny if the government get involve in "a particular religion" project, what about the other religions? Seems that the government doesnt try hard enough to unite the people.

Ah yes, what the Indonesian economy needs is another Mosque.

Partially Agree with you ZXCZX86 :cheers:
IMO it is one of the answers why with its huge potentials ironically in fact The Indonesian economy is still far left behind... even with its neighbours (old story-lah)

Recent Studies shown Indonesia only ranked 54th from 55 countries (still below S'pore, M'sia, Thai, Phil) in terms of global economic competitiveness, and the lowest among other Asian countries.:ohno:

Anyway I don't put any blame on govt. for its concerning in religious-related developments but please do more care about economic infrastructures and the real-developments of human resources improvement.

GO BALIKPAPAN!!! at least we can be proud of you!!!

laba-laba
May 16th, 2007, 05:23 AM
udahlah... dibantu pemerintah untuk beribadah kok protes...

Apa gara2 tersebut ada proyek pemberantas kemiskinan terbengkalai ?

F-ian
May 16th, 2007, 09:35 AM
<<<<<<<<

Partially Agree with you ZXCZX86 :cheers:
IMO it is one of the answers why with its huge potentials ironically in fact The Indonesian economy is still far left behind... even with its neighbours (old story-lah)

Recent Studies shown Indonesia only ranked 54th from 55 countries (still below S'pore, M'sia, Thai, Phil) in terms of global economic competitiveness, and the lowest among other Asian countries.:ohno:



the data doesn't really help... Indonesia is ranked 50 while China is ranked 54

http://en.wikipedia.org/wiki/Global_Competitiveness_Report

but China is doing way better than any country in SEA and Asia BTW please look at the real statistics be4 you talk :)

anyways, good development for Balikpapan :)

Blue_Sky
June 16th, 2007, 06:14 AM
Update On Pasar Baru Square

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc00027.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc00033bb.jpg

Blue_Sky
June 16th, 2007, 06:14 AM
Update On Pasar Baru Square

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc00059aa.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc00061ss.jpg

Blue_Sky
June 16th, 2007, 06:16 AM
Update On Pasar Baru Square

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc02304jj.jpg

http://i16.photobucket.com/albums/b3/dave_win/Balikpapan/dsc02416ee.jpg

paw25694
June 16th, 2007, 06:45 AM
owh.. even Balikpapan ngikutin style 'Upperground' :ohno:

Blue_Sky
June 16th, 2007, 07:19 AM
What is upper ground?
Is that the numbering of the floor?

paw25694
June 16th, 2007, 07:21 AM
^^ Iya

Blue_Sky
June 16th, 2007, 07:24 AM
There is one shopping mall in Balikpapan using that kind of numbering (Plaza Muara Rapak) I guess this will be the second

Btw I think this project is so damn slow :(

Blue_Sky
June 24th, 2007, 04:51 AM
Sabtu, 23 Juni 2007
Menara Bahtera Topping Off
Tertinggi di Kalimantan, 60 Persen Biaya dari BPD Kaltim

http://img408.imageshack.us/img408/1523/23062007bahtera2uy2.jpg (http://imageshack.us)

BALIKPAPAN - Balikpapan makin tak terkejar dalam hal ketersediaan hotel dengan lantai banyak. Kemarin, sebuah hotel baru berlantai 19 memasuki tahap penting, topping off. Hotel yang dinamai Menara Bahtera itu nantinya menjadi yang tertinggi di Kalimantan.

Kamarnya berjumlah 180 unit, belum termasuk 24 kamar apartemen dan 2 lantai penthouse. Untuk membuat tamu merasa secured dan comfortable (aman dan nyaman) hotel dilengkapi tempat parkir bertingkat yang mampu menampung 200 mobil lebih.

Dijadwalkan hotel akan tuntas pada Mei 2008. “Sangat tepat menyambut menunjang aktivitas Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 di Kaltim, yang digelar Juli 2008,” kata Direktur Utama (Dirut) BPD Kaltim Aminuddin saat memberi sambutan dalam seremoni topping off menjelang salat Jumat, kemarin.

Aminuddin mendapat kesempatan bicara sebagai pemberi kredit terbesar. Dana yang disalurkan untuk pembangunan BPD Rp 100 miliar. Sekitar 60 persen dari nilai investasi yang tak kurang dari Rp 190 miliar.

“Saya kenal dengan Mama Wong sejak saya kecil. Ibu yang luar biasa. Usia sudah 82 tahun tapi masih bugar, dan memiliki anak-anak yang sukses semua. Termasuk grup hotel Bahtera ini. BPD, melihat kinerja grup ini tak ragu menyalurkan dana untuk membantu pembangunan hotel dengan fasilitas kredit Rp 100 miliar, untuk 10 tahun,” kata Aminuddin di sela-sela acara.

Selain Bahtera Jaya Abadi grup, BPD juga membiayai pengembangan Hotel Mesra Internasional Samarinda. “Potensi-potensi lokal seperti ini pasti akan dibantu, supaya kita bisa tumbuh bersama,” kata Aminuddin lagi.

Hotel nantinya ditangani manajemen PT Hotel Bahtera Jaya Abadi (Adika Hotel Bahtera). Konstruksinya dikerjakan PT Tata. Mechanical electrical (ME) diurus PT Pradiptaya, dan konsultan pembangunannya dipercayakan kepada PT Biro Insinyur Exakta.

Peletakan batu pertama dilakukan 10 Agustus 2005 lalu. Saat ini progress proyek sudah mencapai 50 persen. Luas total bangunan tak kurang dari 20 ribu meter persegi. Dibangun di atas lahan 5.900 meter persegi dengan klasifikasi bintang 4 berlian.

Dalam laporan pembangunannya, Sudjatmiko (Biro Insinyur Exakta) menyebutkan, pekerjaan awal pemancangan berakhir Maret 2006. Progres yang telah diselesaikan sampai periode akhir Mei 2006 khususnya pekerjaan struktur dan sebagian finishing zona parkir. Misalnya, prestasi pekerjaan zona parkir sudah 92,35 persen, pekerjaan zona hotel 77,68 persen, pekerjaan zona plasa 52,32 persen dan pekerjaan zona plasa 129,99 persen. “Dibangunnya Hotel Menara Bahtera ini untuk menunjang PON 2008 sekaligus memberi kontribusi terhadap dunia pariwisata dan penggerak roda perekonomian daerah dan nasional umumnya,” kata Sudjatmiko.

Sementara itu, Presdir PT Hotel Bahtera Jaya Abadi (The Owning Company of Adika Hotel Bahtera) Ruddy Wong mengatakan, desain struktur dan kelengkapan gedung Hotel Menara Bahtera ini mengutamakan keselamatan para tamu hotel. Bahkan dilengkapi lift yang termahal dan canggih serta adanya fasilitas helipad untuk tamu-tamu VIP.

Ruddy menambahkan, bangunan 19 lantai dibangun 2 tahap di mana tahap pertama dibangun kamar hotel 188 unit, kolam renang, seafood restaurant, dan gedung parkir 8 lantai. “Untuk pembangunan tahap kedua akan meliputi gedung perkantoran, apartemen sebanyak 26 unit dan 2 unit penthouse, gedung untuk fasilitas entertainment, serta fasilitas health center dan spa termasuk kolam renang,” ujar Ruddy.

Acara topping off kemarin ditandai pengecoran bagian paling puncak diikuti pemasangan bendera merah putih, bendera Bahtera Jaya Abadi Grup, BPD Kaltim dan kontraktor. Pengecoran disaksikan pihak-pihak yang terlibat dan undangan. Tampak hadir Direktur PT Tata Group Ir Suryanto Budhi, Direktur Pradiptaya Ishwara Arisgraha, Pemred Kaltim Post H Badrul Munir. Puncak acara diakhiri pemotongan tumpeng yang dilakukan Jhony Wong (adik Ruddy Wong) dan diserahkan komisaris Hotel Bahtera Martha Wong alias Mama Wong.(git)

:banana:

laba-laba
June 25th, 2007, 07:30 AM
pics please...