View Full Version : [YOGYAKARTA] Projects & Development


Pages : 1 2 [3] 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46

aksjiah
March 18th, 2009, 05:11 PM
waduuuuh.... baru tak tinggal bbrp jam aja udah nambah 2 halaman... puyeng baca e... :bash:


jangan-jangan calon mall di McD sudirman?? :lol::lol: lagipula jalan sudirman termasuk rame tuh.. dulu temenku pernah bilang,, salah satu faktor buat blitz untuk ekspansi mereka adl keramaian jalan di lokasi tsb..

^^emang dulu kan aslinya itu tanah disamping stece mo dibangun mall. tp ternyata... ga dikasih ijin kali yak... denger2 emang pemkot ga akan gampang kasih ijin lg buat mall berdiri di sepanjang jln solo/sudirman, krn bakalan memicu pusat kemacetan baru. kalo amplaz kan masuknya sleman... pemerintah sleman kan yg paling hmmm "schlecht" diantara pemkab di DIY lainnya... dia kasih ijin berdiri bank2, resto n swalayan baru di jakal utara perempatan kentungan. sekarang kalo pagi, jam makan siang, n jam pulang kantor ampun Tuhan... macetnya sungguh parah. n disepanjang jalan ga ada pohon pula. padahal kan disitu kan seharusnya menjadi daerah resapan air hujan. saya sebagai penduduk sleman dan pengguna rutin jalan kaliurang turut kecewa... hehehe.. piss ^.^

klo menurutku jogja lebih cocok dibangun entertainment centre... karena kan target customers nya anak muda/ mahasiswa. kalo lifestyle mall kurang cocok. itu denger2 bbrp tenant di amplaz aja sampe skrg ada yg masih merugi. bahkan ada yg tutup.

jogja itu kota pelajar... dats why aku bilang lebih cocok dibikin entertainment centre krn target markernya pelajar yg notabene suka hang out e.g. nonton, ngafe, karaokean.(dengan keluar sedikit duid) hehehe<---pengalaman pribadi jg sih :p :lol:

bharadya
March 18th, 2009, 05:23 PM
waduuuuh.... baru tak tinggal bbrp jam aja udah nambah 2 halaman... puyeng baca e... :bash:




^^emang dulu kan aslinya itu tanah disamping stece mo dibangun mall. tp ternyata... ga dikasih ijin kali yak... denger2 emang pemkot ga akan gampang kasih ijin lg buat mall berdiri di sepanjang jln solo/sudirman, krn bakalan memicu pusat kemacetan baru. kalo amplaz kan masuknya sleman... pemerintah sleman kan yg paling hmmm "schlecht" diantara pemkab di DIY lainnya... dia kasih ijin berdiri bank2, resto n swalayan baru di jakal utara perempatan kentungan. sekarang kalo pagi, jam makan siang, n jam pulang kantor ampun Tuhan... macetnya sungguh parah. n disepanjang jalan ga ada pohon pula. padahal kan disitu kan seharusnya menjadi daerah resapan air hujan. saya sebagai penduduk sleman dan pengguna rutin jalan kaliurang turut kecewa... hehehe.. piss ^.^

klo menurutku jogja lebih cocok dibangun entertainment centre... karena kan target customers nya anak muda/ mahasiswa. kalo lifestyle mall kurang cocok. itu denger2 bbrp tenant di amplaz aja sampe skrg ada yg masih merugi. bahkan ada yg tutup.

jogja itu kota pelajar... dats why aku bilang lebih cocok dibikin entertainment centre krn target markernya pelajar yg notabene suka hang out e.g. nonton, ngafe, karaokean.(dengan keluar sedikit duid) hehehe<---pengalaman pribadi jg sih :p :lol:

^^yepp,, dari zaman aku SMP (taun 2000) uda ada berita ttg itu..:cheers:

dan siap2 ketambahan Hypermart ya mase..:bash::bash:

tomkris
March 18th, 2009, 06:08 PM
waduuuuh.... baru tak tinggal bbrp jam aja udah nambah 2 halaman... puyeng baca e... :bash:




^^emang dulu kan aslinya itu tanah disamping stece mo dibangun mall. tp ternyata... ga dikasih ijin kali yak... denger2 emang pemkot ga akan gampang kasih ijin lg buat mall berdiri di sepanjang jln solo/sudirman, krn bakalan memicu pusat kemacetan baru. kalo amplaz kan masuknya sleman... pemerintah sleman kan yg paling hmmm "schlecht" diantara pemkab di DIY lainnya... dia kasih ijin berdiri bank2, resto n swalayan baru di jakal utara perempatan kentungan. sekarang kalo pagi, jam makan siang, n jam pulang kantor ampun Tuhan... macetnya sungguh parah. n disepanjang jalan ga ada pohon pula. padahal kan disitu kan seharusnya menjadi daerah resapan air hujan. saya sebagai penduduk sleman dan pengguna rutin jalan kaliurang turut kecewa... hehehe.. piss ^.^

klo menurutku jogja lebih cocok dibangun entertainment centre... karena kan target customers nya anak muda/ mahasiswa. kalo lifestyle mall kurang cocok. itu denger2 bbrp tenant di amplaz aja sampe skrg ada yg masih merugi. bahkan ada yg tutup.

jogja itu kota pelajar... dats why aku bilang lebih cocok dibikin entertainment centre krn target markernya pelajar yg notabene suka hang out e.g. nonton, ngafe, karaokean.(dengan keluar sedikit duid) hehehe<---pengalaman pribadi jg sih :p :lol:


yang kutau, konsep entertainment centre termasuk dalam life style mall
cuman karena segmen jogja jelas-jelas mayoritas mahasiswa/pelajar maka tenant musti akomodatif terhadap segmen tersebut :)

Kawulo Alit
March 18th, 2009, 09:47 PM
Del---

Kawulo Alit
March 18th, 2009, 11:19 PM
Dua Pasar Baru Ditarget Akhir 2009
YOGYAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan mempercepat pembangunan dua unit pasar baru. Pasar tersebut adalah Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) Dongkelan dan Pasar Sepeda Tunjungsari.

Kedua pasar tersebut diharapkan dapat beroperasi pada tahun ini. Menurut Kepala Dinas Pengelola Pasar Kota Yogyakarta M Fadli,Pasty merupakan pasar wisata yang menggunakan konsep pasar dalam taman. Dagangan yang akan dijual di pasar ini adalah tanaman hias, ikan dan burung dan satwa peliharaan lain.

Pasty juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk aneka perlombaan burung, seperti balap burung atau lomba kicau.”Pasar ini yang menjadi tempat relokasi pedagang burung dari Pasar Ngasem yang akan dibongkar,” tuturnya. Relokasi pedagang Pasar Ngasem rencananya akan dilakukan pada akhir tahun ini.

Jumlahpedagangburungyang akan direlokasi mencapai 227 pedagang, dan selama enam bulan pertama pedagang akan dibebaskan dari pembayaran retribusi.”Prosespemindahan jugatidakakandipungutbiaya apapun,”janjinya. Sementara itu,Pasar Sepeda Tunjungsari di Jalan Menteri Supeno direncanakan akan selesai dibangun pada September atau paling lambat Oktober 2009.

Pasar dua lantai ini diperkirakan akan mampu menampung 200 unit sepeda onthel di lantai I yang luasnya 352,8 meter persegi yang dilengkapi gudang. Sementara di lantai II akan dilengkapi 8 unit kios penjualan oderdil sepeda, sewa sepeda dan reparasi. HalamandepanPasar Tanjungsari pun juga ikut dimanfaatkan.

Diperkirakan,halaman bisa menampung transaksi 150 unit sepeda dan 20 unit sepeda motor. Kepala Dinas Pengelolaan Gedung dan Aset Daerah Kota Yogyakarta Daryanto menyatakan, pembangunan Pasty menghabiskan anggaran Rp5,287 miliar dari APBD 2009. Bangunan berdiri di atas tanah seluar 1,5 hektare. ”Target penyelesaian bangunan pada bulan November,” katanya.

Menurutnya,pembangunan pasar Dongkelan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kegiatan ekonomi di Yogyakarta bagian selatan. ”Bagian barat Pasar Dongkelan akan difungsikan untuk tempat berjualan tanaman hias dan ikan, sedang di bagian timur digunakan untuk pedagang burung,”jelasnya.

Kawulo Alit
March 18th, 2009, 11:55 PM
68 Perusahaan, Serap 15.203 Naker
SLEMAN - Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (P2KPM) Sleman menargetkan pertumbuhan investasi sebesar 1,12%. Target itu realistis mengingat tahun 2008, sebanyak 68 perusahaan domestik maupun asing menanamkan modalnya ke Sleman.
Penanaman modal itu berhasil menyerap belasan ribu tenaga kerja. Kepala Bidang Penanaman Modal P2KPM Sleman Sudarningsih mengatakan dari 68 investor, 35 merupakan penanaman modal asing (PMA), 33 penanaman modal dalam negeri (PMDN).
Tenaga kerja yang terserap sekitar 15.203 tenaga kerja. “Investor tertarik menanamkan modalnya karena Sleman telah menyediakan segala macam infrastruktur dan fasilitas,” jelas Sudarningsih.
Nilai investazi PMA di Sleman saat ini sebesar $148,9 juta dan menyerap 6.113 tenaga kerja. Sementara, PMDN berinvestasi sebesar Rp 334,9 miliar dan menyerap 9.090 tenaga kerja.
Ketua Komisi B DPRD Sleman Farchan Hariem mengatakan, iklim investasi di Sleman harus terus dikembangkan. Tax holiday sebaiknya diberikan agar menarik para investor.
Sebaliknya, para investor tidak dibebani pajak sebelum usaha mapan.
“Ada yang lebih penting lagi, soal kemudahan mengajukan perizinan,” katanya.

buat aksjah..tolong take pics proyek2 yang ada di daerah sleman..kali ada waktu n sempat.kan banyak proyek di daerah sleman tuh:) thanks

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:17 AM
Pemkot Yogyakarta akan menambah 10 shelter baru bus Transjogja di Kota Yogyakarta dan 14 shelter baru di sekitar wilayah Sleman dan Bantul. Menurut rencana penambahan shelter tersebut akan dilaksanakan tahun 2009 ini.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota, Agus Purnomo mengatakan penambahan shelter tersebut merupakan tindak lanjut dari respon masyarakat terhadap keberadaan bus Tranjogja yang begitu tinggi.
“Dari online SMS yang masuk ternyata banyak masyarakat yang meminta penambahan jalur. Apalagi saat ini ruas jalur yang ada masih panjang baik antara satu shelter dengan shelter yang lainnya,”terangnya kemarin.
Untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, kata dia, tahun ini Kota Jogja mendapatkan tambahan 10 shelter baru guna memudahkan masyarakat berpindah dari satu shelter ke shelter lainya^^

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:32 AM
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersikeras melanjutkan realisasi mega proyek pembangunan Pasar Seni dan Kerajinan (PSK) di bekas Terminal Umbulharjo Yogyakarta. Pembangunan ditargetkan selesai tahun 2009 dengan perkiraan total anggaran sebesar Rp 36 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Barang Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Daryanto mengatakan, pada tahun 2008 Pemkot sudah menganggarkan sekitar Rp 5,8 miliar dari Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD).
“Rincian pembangunan anggaran sebesar Rp 4,3 miliar untuk pembangunan fisik. Sisanya untuk proses pendampingan proyek perencanaan sebesar Rp 550 juta, manajemen konstruksi Rp 75 juta, IMM sebesar Rp 250 juta, serta pembangunan Amdal Rp 98 juta,”katanya.
Dijelaskannya, kekurangan pendanaan yang dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan PSK itu, Departemen Perdagangan Dalam Negeri (Depdagri) telah berkomitmen untuk membantu kekurangan dana.
Menurutnya, pembangunan Pasar Seni dan Kerajinan rencananya akan didirikan di atas tanah seluas 1,8 hektare dan akan dibangun sebanyak 300 kios yang diperuntukkan untuk menjual komoditas kerajinan produk Yogyakarta.
“Sesuai dengan konsep, pasar seni dan kerajinan tersebut akan dilengkapi berbagai macam fasilitas seperti tempat pagelaran seni serta hiburan,”jelasnya.
Selain itu, Pasar Seni dan Kerajinan yang dibangun itu akan mengambil tema what to see, what to eat, dan what to buy. Dibangunnya PSK diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada, serta menambah daya tarik wisata untuk masuk ke Yogyakarta.
Sementara itu, selain anggaran dari APBD rencana pembangunan mega proyek PSK itu, juga akan ditambah dengan dana pendukung melalui pinjaman (utang luar negeri) sebesar Rp 26 miliar dari utang Bank Dunia melalui pemerintah pusat dengan bunga pinjaman 10 persen per tahun selama tempo 20 tahun.

Buat Sentot or teman2 yang di yogya tolong jepret proyek ini dong,sejauh mana perkembangannya.n syukur2 bisa dapet gambar rencana proyek ini kalo udah jadi..kan ini thread bisa kelihatan meriah...setuju kan?:)

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:54 AM
Kerja sama pengembangan politik bersama Indonesia

Indonesia menjadi mitra penting bagi Jerman dalam kerjasama politik pembangunan. Jerman dengan kontribusinya dengan jumlah keseluruhan sebesar 3 milyar euro, sejak pertama kali dimulainya kerjasama pada tahun 1961, merupakan mitra bilateral kedua terbesar setelah Jepang. Termasuk dalam jumlah ini adalah kontribusi bagi pengembangan gereja, yayasan-yayasan politik dan LSM (Organisasi Non-Pemerintah) lainnya. Melalui instrumen multilateral seperti PBB, Bank Dunia, ADB (Bank Pembangunan Asia) dan Dana Pembangunan Uni Eropa, Jerman juga membantu program-program pembangunan di Indonesia dalam jumlah yang cukup besar.



Aktivitas-aktivitas pendampingan proses reformasi Indonesia dilaksanakan baik di tingkat nasional dengan berbagai macam proyek-proyek di Ibukota Jakarta, maupun di tingkat provinsi, daerah tingkat dua dan tingkat lokal dengan proyek-proyek yang dapat dijadikan contoh seperti di provinsi Yogyakarta dan Nusa Tenggara Barat serta Nusa Tenggara Timur dengan tingkat pembangunan yang lemah di Timur Indonesia.



Konsultasi antar Pemerintah lalu membahas arah baru kerjasama pembangunan bilateral dengan Pemerintah Indonesia yang kemudian ditetapkan pada perundingan antar Pemerintah. Arah baru kerjasama pembangunan ini terkonsentrasi pada tiga titik berat (SP) sebagai berikut:

* Perubahan Iklim/Kehutanan
* Pengembangan sektor swasta (kelanjutan dari SP sebelumnya, yaitu pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan; konsentrasi pada bidang kegiatan „Pendidikan Kejuruan“ dan „dukungan bagi sektor swasta“) serta
* Desentralisasi/Good Governance (juga merupakan kelanjutan dari SP sebelumnya)

Untuk setiap titik berat akan dibuat suatu program yang berorientasi kepada hasil dan kemudian akan ditetapkan dalam rencana kerja strategi titik berat.
Kerja sama pengembangan politik bersama Indonesia

Semua proyek-proyek yang telah berjalan akan tetap dilaksanakan, sesuai dengan rencana, hingga selesai, demikian pula semua proyek dari kedua titik berat sebelumnya, yaitu kesehatan dan transportasi.



Pada perundingan antar Pemerintah telah disediakan dana sebesar 55 juta Euro dalam kerangka kerjasama keuangan (FZ) dan dana sebesar 31 juta Euro dalam kerangka kerjasama teknik (TZ) untuk proyek-proyek baru yang akan dimasukkan dalam program-program baru.



Saat ini terdapat sekitar 27 proyek kerjasama teknik (TZ), dimana sekitar 66 tenaga ahli dipekerjakan untuk jangka waktu lama. Saat ini Badan Pembangunan Jerman (Der Deutsche Entwicklungsdienst - DED) membantu proyek-proyek dalam titik berat desentralisasi/good governance serta pengembangan sektor swasta dengan 14 tenaga ahli. BGR melaksanakan sebagian proyek GTZ-GLG di bidang Geoscience dengan 3 tenaga ahli. Selain itu juga terdapat 34 tenaga ahli yang terintegrasi dan diperoleh dari Pusat Migrasi Internasional (CIM). Kerjasama keuangan (FZ) yang dilaksanakan oleh Badan Kredit bagi Rehabilitasi (KfW) mencakup 8 proyek yang masih aktif.



Penggunaan jasa SES – Senioren Experten Service kembali meningkat, setelah sebelumnya melemah selama beberapa tahun dan membantu meningkatkan kualifikasi tenaga-tenaga ahli dan pemimpin pada perusahaan kecil dan menengah di Indonesia dengan sekitar 10 tenaga ahlinya.



Di bidang “Capacity Building” InWEnt – Internationale Weiterbildung und Entwicklung GmbH“ turut berpartisipasi dengan program-programnya yang berorientasi pada kerja praktek. Penawaran program peningkatan kualifikasi ini diikuti oleh 1645 peserta dari Indonesia.



Melalui Yayasan-Yayasan Politik yang aktif di Indonesia (seperti Friedrich Ebert Stiftung, Friedrich-Naumann-Stiftung für die Freiheit, Konrad-Adenauer-Stiftung, Hanns-Seidel-Stiftung) Kerjasama Jerman terjalin erat di bidang pengembangan perekonomian dan desentralisasi/good governance.



Kedutaan Besar Jerman juga melakukan beberapa proyek-proyek berskala mikro setiap tahunnya. Tahun 2007 telah dilaksanakan 7 proyek seperti dimaksud dengan volume proyek sekitar 40.000 Euro di bidang pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan lingkungan hidup.:cheers:

eurico
March 19th, 2009, 01:00 AM
Mohon maaf forumer disini kalo bisa jangan mendeskreditkan suatu kota manapun..karena dulu gw pernah baca di kakus..ada salah satu forumer membuat gerah n resah pembacanya kayak jadi suatu ajang kompetisi pembangunan suatu wilayah.
Yang terpenting disini kita tukar informasi dengan menggali info,memberi saran or urun rembug..kalo perlu benar2 mendesak kita bisa kontak langsung ke pemerintah setempat untuk cari tau atau memberi masukan bisa berupa harapan,komplain.Karena kalo kita ga kontak ke pemerintah,mereka kadang juga ga tau kelemahan dari rencana Proyek yang akan masuk..

Sekarang hampir semua Pemda,Pemkot or pemprov sudah punya website.
so kita bisa kontak langsung..Ok
biarlah yogya berkembang tanpa ada Kompetisi or kompentensi..ok
yang penting Forum ini mewadahi aspirasi kita sebagai generasi Penerus.
Karena semua Kota punya kelemahan dan Kebanggaan masing2.

so keep jeprat jepret and Gali info,kalo bisa juga ajak investor masuk ke kota tercinta melalui kirim email ke website Perusahaan mereka..:)

Lho mas gw bukan bandingin jogja ma solo tapi forumernya. Bukan gw bukan mendiskreditkan satu kota dan melebih2kan kota yg lain yg gw bhas adalah forumer thread jogja n solo, krn sblm2nya thread ini saja diupdate 3hari sekali aja dah untung itupun bukan forumer native jogja tapi forumer pendatang. Lihat sekarang jogja byk proyek juga kan tapi forumernya dikit gak seaktif solo-lgsg aja gw sebut krn gw gak ngebandingin kotanya kok, dlu solo forumernya cuman dikit tp skrg bisa jd byk sekali dan memberikan kontribusi yg baik thdp threadnya, forumer jogja jg harus begitu, buat thread ini menjadi sticky juga! Thank's.

eurico
March 19th, 2009, 01:25 AM
maxxute lanud Gading?? kayaknya terbengkalai tuh,, trakhir lewat situ januari,, keadaannya memprihatinkan banget..:ohno::ohno::ohno:

yah,, pokoknya aku mah gimana caranya agar kepentingan orang laen (utamanya orang sipil) gak keganggu..

Iyah itu kayaknya gd bgt lho bro itu lanud persiapan untuk f16 n sukhoi kali yah perataan landasannya aja udah skala raksasa menurut gw.
sekedar usulan saja :cheers: :cheers: :cheers:

Kompleks TNI AU total dipindah semua ke Lapangan Gading Gunung Kidul. Buat Runway sepanjang 3.000 m melintang dengan Runway yang sekarang trus buat Terminal, Taxiway dan Apron di sebelah baratnya. muantaf huehehehehe :cheers: :cheers: :cheers:

siap mas :) saya akan ajak temen asal JOG biat ngeramein thread ini. go go jogja..

Haduh mas itu juga pikiran saya seperti itu 3000m itu jelas bisa bgt dengan menggabungkan 2 lap udara tersebut. Tapi nanti kedepannya pengembangan n perencanaan kotanya akan lbh susah, sekarang saja adi sucipto udah masuk kategori "tengah kota" mo landing aja amplaz keliatan dari atas.
-----
Iya mas ajakin temen2nya masuk sini biar tambah seru, tambah orang, tambah info juga cheers.

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:29 AM
Lho mas gw bukan bandingin jogja ma solo tapi forumernya. Bukan gw bukan mendiskreditkan satu kota dan melebih2kan kota yg lain yg gw bhas adalah forumer thread jogja n solo, krn sblm2nya thread ini saja diupdate 3hari sekali aja dah untung itupun bukan forumer native jogja tapi forumer pendatang. Lihat sekarang jogja byk proyek juga kan tapi forumernya dikit gak seaktif solo-lgsg aja gw sebut krn gw gak ngebandingin kotanya kok, dlu solo forumernya cuman dikit tp skrg bisa jd byk sekali dan memberikan kontribusi yg baik thdp threadnya, forumer jogja jg harus begitu, buat thread ini menjadi sticky juga! Thank's.

ya gw paham,:) buat temen2 yang meramaikan forum ini,meskipun bukan dari Jogja so gw ucapin makasih.buat teman2 yang di jogja ga aktiv!mungkin ga interest atau apapun alasan kita juga ga tau..so yang terpenting kita cari info n tukar menukar info...jangan ada suatu silang pendapat yang menjurus ke perpecahan..bukan begitu sebaiknya...

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:46 AM
Menyikapi banyaknya pengusaha yang kolaps, Mardi menyatakan kondisi merupakan tantangan bagi pengusaha maupun pemerintah. Solusi yang dapat dilakukan dengan mengubah budaya masyarakat menggunakan jasa angkutan umum. Pengusaha juga dituntut melayani konsumen dengan baik.
Masih tentang transportasi. Pemkab Bantul sedang mewacanakan mengadopsi model bus trans Jogja. Namun, konsepnya tidak meninggalkan para pengusaha angkutan umum yang telah beroperasi.
Kapan rencana direalisasikan, Mardi belum bisa memberi kepastian. “Kan baru sebatas wacana? Masih butuh kajian mendalam menyangkut aspek positif dan negatifnya,” kilahnya.

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:49 AM
Dewan Nilai Pemprov Tak Paham Mekanisme
JOGJA - Kebijakan untuk memindahkan semua aset Pemprov DIJ yang ada di kawasan Jogja Expo Enter (JEC) bukan sekadar isapan jempol. Kepala Dinas Pertanian Pemprov DIJ Nanang Suwandi mengakui semua aset berupa gedung maupun barang tak bergerak lainnya harus pindah dalam rangka menyesuaikan pengelolaan JEC yang akan diserahkan ke pihak swasta.
“Nanti semua menyusul. Semua akan kami pindahkan, terutama yang ada di ring satu,” tandas Nanang saat dihubungi kemarin. Nanang mengatakan instansi yang sudah bedol desa dari kawasan JEC adalah Balai Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB). Salah satu unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pertanian itu telah dipindahkan ke daerah Seturan, Depok, Sleman.
Pemindahan itu, terang Nanang, telah masuk dalam program 2008. Sebagai kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pihaknya hanya melaksanakan kegiatan yang didanai APBD 2008. “Pembahasannya juga sudah melalui mekanisme,” terangnya.
Bila pemindahan itu tak segera dijalankan, Nanang khawatir berdampak pada penilaian kinerja instansinya. Dinas yang dikepalainya dianggap tidak mampu melaksanakan program secara baik.
Setelah BPSB, Nanang mengatakan semua instansi juga harus siap-siap pindah. Termasuk, Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertanian yang ada di samping timur JEC. “BPSDM juga akan kami pindahkan. Kami tinggal menunggu kesiapan dan waktu yang tepat,” paparnya.
Mengomentari kebijakan yang ditempuh Dinas Pertanian itu, Wakil Ketua DPRD DIJ Gandung Pardiman menilai sebagai sesuatu yang parah. “Itu tidak paham mekanisme,” tuding Gandung.
Diingatkan, sampai sekarang rencana kerja sama pengelolaan JEC itu belum disetujui dewan. Karena itu, Gandung tak habis mengerti dengan sikap Dinas Pertanian sudah terburu-buru memindahkan aset-asetnya. “Kerja sama itu belum tentu kami setujui. Dewan sangat hati-hati,” kata Gandung.
Ia merasa kecewa dengan paparan yang disampaikan pemprov saat rapat gabungan komisi beberapa waktu lalu. Keterangan yang disampaikan Sekprov Tri Harjun Ismaji tidak menjawab secara tuntas pertanyaan dewan.
Saat itu, pihaknya menanyakan posisi tanah 16 hektare, apakah masuk ring satu, ring dua atau ring tiga. Jawabanya yang diperoleh tanah 16 hektare tersebar di semua ring. “Kenyataannnya setelah diteliti hanya ada di ring satu,” sesal Gandung.
Ketua DPD Partai Golkar itu juga tak ingin terjebak dengan mengulang kesalahan pengambilan kebijakan di masa lalu seperti kasus CDMA. Menurut dia, keledai saja tidak ingin jatuh di lubang yang sama untuk kali kedua. “Kami tidak ingin ada korban atau mengorbankan siapa pun,” tegasnya.
Gandung juga merasa kecewa dengan keterangan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X yang akan menyerahkan sepenuhnya pengelolaan JEC lepada pihak investor. “Pernyataan gubernur sangat mengagetkan,” ucapnya.
Sedangkan anggota Komisi C Dewan Provinsi Nazaruddin menilai apa yang dilakukan Dinas Pertanian telah mendahului dan seakan-akan menempatkan dewan sekarang alat stempel. Mestinya sebelum ada persetujuan, tidak boleh ada kebijakan pemindahan kantor yang terkesan kena gusur akibat proyek kerja sama JEC.
Senada, anggota Komisi B Arief Budiono menyatakan kebijakan Dinas Pertanian itu tidak dapat dibenarkan. Ia akan meminta komisinya memangil Dinas Pertanian dan Bidang Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset untuk dimintai klatifikasi.

eurico
March 19th, 2009, 01:49 AM
Sip mas semoga bukan menjadi salah paham, nanti kalo ada info lagi pasti gw apdet di sini.
Eh kalo landed house jogja masih rajanya lho so many project bahkan yang upscale seperti bale hinggil di jakal, jogja regency 2, merapi view ext 2, ketiganya berkonsep rumah villa semua secara diatas smua tempatnya.

Sizter85
March 19th, 2009, 01:55 AM
Giant sudah ada ya di YOGYA?? kemarin lewat daerah sekitar jalan godean, Giant menempati bangunan ex.Hero swalayan klo tdk salah

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:55 AM
Sip mas semoga bukan menjadi salah paham, nanti kalo ada info lagi pasti gw apdet di sini.
Eh kalo landed house jogja masih rajanya lho so many project bahkan yang upscale seperti bale hinggil di jakal, jogja regency 2, merapi view ext 2, ketiganya berkonsep rumah villa semua secara diatas smua tempatnya.

Oh ya nice...masalah beda pendapat wajarlah,yang tidak gw harapkan kalo di forum kadang suka pada keblabasan n lepas kontrol yang ada banyak kesalah pahaman dalam mengartikan suatu kajian dalam forum..sorry gw ga menggurui tapi cuma sekedar mengingatkan biar kita saling rukun n respect to each other thread...ya gw dari dulu pengin join di sini tapi belum banyak waktu senggang buat partisipasi so sekarang baru aktiv:):)..

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:58 AM
Giant sudah ada ya di YOGYA?? kemarin lewat daerah sekitar jalan godean, Giant menempati bangunan ex.Hero swalayan klo tdk salah

Oh ya makin melingkar dong kawasan bisnis areanya,tidak cuma di daerah utara terus...hehehe kasiankan yang orang2 selatan..:) kalo ga salah Giant dari Malaysia

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 02:22 AM
JOGJA- DPRD DIJ mulai menyeriusi pembahasan rencana kerja sama pengelolaan kawasan Jogja Expo Center (JEC) seluas lebih dari 1000 hektare yang ditafsir menelan biaya Rp 197 miliar.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan rapat gabungan pimpinan (ragabpim) pekan lalu, dewan sepakat memanggil Gubernur DIJ Hamengku Buwono X.

Pemanggilan itu dilakukan karena gubernur menjadi pihak yang punya inisiatif mengajukan permohonan persetujuan kerja sama.

“Kita ingin mendapatkan penjelasan dari gubernur. Kita minta agar gubernur memaparkan konsep kerja sama itu secara detil dan komprehensif,” ucap Wakil Ketua DPRD DIJ Gandung Pardiman kemarin
http://www.radarjogja.co.id/images/stories/news/anindya.jpg

Sizter85
March 19th, 2009, 02:28 AM
Tahun ini, Taman Pintar Targetkan Menjadi BLUD
Joko Widiyarso - GudegNet

http://i43.tinypic.com/fa7pev.jpg

Seakan tak mau kalah dengan Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban Kota Yogyakarta, tahun ini Taman Pintar Yogyakarta menargetkan untuk menjadi Badan Layanan Umum daerah (BLUD).

"Rencananya tahun ini kami akan menjadi BLUD. Tapi ada sejumlah tahap yang harus kami lalui terlebih dahulu seperti remunerasi dll," kata Kasie Humas dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta Ernie Februaria di Balaikota, Kamis (13/03).

Dengan status BLUD, Taman Pintar akan mengelola secara penuh manajemen dan pengembangannya dalam tujuan meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat dengan mengesampingkan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya.

Mengenai kecenderungan kenaikan ketika berubah menjadi BLUD, Ernie menyangkal hal tersebut. Menurutnya, Walikota dari awal telah mengingatkan agar Taman Pintar tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Jika nanti menjadi BLUD, kami belum berencana untuk langsung menaikkan tarif masuk. Kami masih akan memberlakukan tarif yang terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam langkah menuju BLUD, saat ini Taman Pintar berencana menambah sejumlah konten dan layanan yang sebgian besar di antaranya merupakan hibah dari pihak ketiga. Tahun ini bahkan direncanakan akan dibangun hutan mini di Taman Pintar atas ide Fakultas Kehutanan UGM

Taman Pintar adalah sebuah Wahana bermain dan belajar yang dimiliki oleh Kota Yogyakarta. Ke depan, selain menjadi BLUD, tempat yang diresmikan oleh Presiden SBY ini berambisi menjadi ikon scientific park yang dikenal hingga kawasan Asia Tenggara.

======================================

Oh ya makin melingkar dong kawasan bisnis areanya,tidak cuma di daerah utara terus...hehehe kasiankan yang orang2 selatan..:) kalo ga salah Giant dari Malaysia
Iya nh, mungkin karena kurang banyak saja forumer Jogya yg jalan2 hingga ke kawasan Barat dan Selatan Jogya, jd ada progres2 kemajuan di kawasan tsb tidak bisa terliput dan terekspose:cheers:

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 02:35 AM
Tahun ini, Taman Pintar Targetkan Menjadi BLUD
Joko Widiyarso - GudegNet

http://i43.tinypic.com/fa7pev.jpg

Seakan tak mau kalah dengan Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban Kota Yogyakarta, tahun ini Taman Pintar Yogyakarta menargetkan untuk menjadi Badan Layanan Umum daerah (BLUD).

"Rencananya tahun ini kami akan menjadi BLUD. Tapi ada sejumlah tahap yang harus kami lalui terlebih dahulu seperti remunerasi dll," kata Kasie Humas dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta Ernie Februaria di Balaikota, Kamis (13/03).

Dengan status BLUD, Taman Pintar akan mengelola secara penuh manajemen dan pengembangannya dalam tujuan meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat dengan mengesampingkan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya.

Mengenai kecenderungan kenaikan ketika berubah menjadi BLUD, Ernie menyangkal hal tersebut. Menurutnya, Walikota dari awal telah mengingatkan agar Taman Pintar tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Jika nanti menjadi BLUD, kami belum berencana untuk langsung menaikkan tarif masuk. Kami masih akan memberlakukan tarif yang terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

Dalam langkah menuju BLUD, saat ini Taman Pintar berencana menambah sejumlah konten dan layanan yang sebgian besar di antaranya merupakan hibah dari pihak ketiga. Tahun ini bahkan direncanakan akan dibangun hutan mini di Taman Pintar atas ide Fakultas Kehutanan UGM

Taman Pintar adalah sebuah Wahana bermain dan belajar yang dimiliki oleh Kota Yogyakarta. Ke depan, selain menjadi BLUD, tempat yang diresmikan oleh Presiden SBY ini berambisi menjadi ikon scientific park yang dikenal hingga kawasan Asia Tenggara.

======================================


Iya nh, mungkin karena kurang banyak saja forumer Jogya yg jalan2 hingga ke kawasan Barat dan Selatan Jogya, jd ada progres2 kemajuan di kawasan tsb tidak bisa terliput dan terekspose:cheers:


btw gw baca di koran,kasihan tuh Taman Pintar baru beberapa bulan diresmikan 30% propertinya rusak oleh ulah pengunjung :ohno:
siz kamu masih kuliah di yogya ya?

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 02:39 AM
Setelah berdiri tahun 1956 dan telah menjadi bagian objek wisata Tamansari, kini para pedagang burung yang berada di Pasar Ngasem harus menerima rencana Pemkot Jogja untuk memindahkan mereka ke Dongkelan. Rencana ini disampaikan Wali Kota Herry Zudianto dan kembali ditegaskan Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Provinsi DIJ Bayudono.
Meski di Dongkelan rencananya akan dibangun dengan konsep taman, di mana burung-burung yang dijual itu digantung-gantungkan di ranting-ranting pohon agar terlihat lebih indah dan menarik perhatian wisatawan, Jono mengaku tak begitu optimistis terhadap rencana penggunaan konsep seperti itu. ‘’Di sini bisa ramai karena ada Tamansari. Coba kalau tidak ada dan harus dipindah ke sana, pasti akan sulit mendapatkan pembeli,” keluhnya kepada Radar Jogja.
Dikatakan, jumlah pembeli pasar burung di Pasar Ngasem sudah turun sekitar 70 persen setelah terjadi krisis global. Pengunjung yang datang untuk membeli burung-burung itu sudah tak seramai sebelumnya. Untuk itu, para pedagang di sana semakin takut jika akhirnya harus pindah ke Dongkelan yang dinilai kurang strategis karena berada di pinggiran kota.

Buat teman2 yang ada di yogya tolong take pics proyek Pasar Ngasem and Pasar Ikan Hias yang di Dongkelan...gw penasaran aja:)

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 03:01 AM
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) bakal membangun asrama mahasiswa Dewantara (Asmadewa). Pembangunan asrama itu sengaja dibangun di tengah perkampungan masyarakat.
“Supaya mahasiswa bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat dan bisa terlibat dalam agenda kegiatan masyarakat,” kata Rektor UST Prof Dr Djohar MS kemarin.
Penghuni asrama diutamakan mahasiswa luar Jawa. Mahasiswa akan diberikan berbagai kegiatan. Antara lain, kesenian, olahraga, bahasa Inggris dan komputer.
Mahasiswa luar Jawa akan diajari bahasa Jawa dan budi pekerti. Agar efektif, mahasiswa akan sering diikutkan dalam kegiatan masyarakat.
Asrama akan dibangun di kampung Celeban RT 22/RW 05 Tahunan Umbulharjo Jogja. Peletakan batu pertama pembangunan asrama di atas tanah seluas 3.130 m2 akan dilakukan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Drs Muhammad Yusuf Ashari AK MSi,



ini proyek sudah berjalan belum sih??udah ada postingan picsnya belum? thanks

Sizter85
March 19th, 2009, 03:48 AM
btw gw baca di koran,kasihan tuh Taman Pintar baru beberapa bulan diresmikan 30% propertinya rusak oleh ulah pengunjung :ohno:
siz kamu masih kuliah di yogya ya?

Iya mas, di ATMA bbrsari, jur Akuntansi:nuts:

aksjiah
March 19th, 2009, 04:57 AM
wadowww... kok baru ditinggal tidur semalem udah ganti halaman... huehue,,, mbok kalo kasih berita dikid2 mas.. biar bacanya enak. hehehe piss yo!!!

@sizter: mayb the topic is oledy a bit obsolete.. ehehhe Giant kan emang udah dari dulu ada kok di jogja.. udah bbrp taon lalu.. sjk aku sma kelas 3 kl ga slh..

wow.. anak akun atma.. ada tuh bbrp temen di akun atma. hehe

Sizter85
March 19th, 2009, 05:17 AM
wadowww... kok baru ditinggal tidur semalem udah ganti halaman... huehue,,, mbok kalo kasih berita dikid2 mas.. biar bacanya enak. hehehe piss yo!!!

@sizter: mayb the topic is oledy a bit obsolete.. ehehhe Giant kan emang udah dari dulu ada kok di jogja.. udah bbrp taon lalu.. sjk aku sma kelas 3 kl ga slh..

wow.. anak akun atma.. ada tuh bbrp temen di akun atma. hehe

Oooo,.. udah lama tho operasinya Giant:bash: habis jarang keluar jalan2:nuts:

SentotPawiro
March 19th, 2009, 05:20 AM
Iya nh, mungkin karena kurang banyak saja forumer Jogya yg jalan2 hingga ke kawasan Barat dan Selatan Jogya, jd ada progres2 kemajuan di kawasan tsb tidak bisa terliput dan terekspose

foto2 yang aku upload kan banyak yang di selatan tuh Siz :cry:

Buat Sentot or teman2 yang di yogya tolong jepret proyek ini dong,sejauh mana perkembangannya.n syukur2 bisa dapet gambar rencana proyek ini kalo udah jadi..kan ini thread bisa kelihatan meriah...setuju kan?

Belum ada yang bisa dijepret mas coz masih datar :lol:

aksjiah
March 19th, 2009, 05:29 AM
Oooo,.. udah lama tho operasinya Giant:bash: habis jarang keluar jalan2:nuts:

dulunya kan ex hero...kalo ga salah emg giant pny saham di hero gitu...tp jadinya Giant supermarket lho siz, bukan hypermarket.

hahaha sibuk ngitung intercompany profit n noncontroling interest expense? hahaha

SentotPawiro
March 19th, 2009, 05:30 AM
Ada yang tau daerah ini?? Mas Kawulo Alit?? :lol:
Pasar piyungan ini menjadi pasar lelang terpadu untuk daerah Yogyakarta dan sekitarnya.
Belum lama ini diresmikan oleh Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu.

http://img11.imageshack.us/img11/1482/piyungan1.jpg

http://img9.imageshack.us/img9/4855/piyungan2.jpg

http://img25.imageshack.us/img25/5472/piyungan3.jpg

http://img23.imageshack.us/img23/6137/piyungan4.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/2199/piyungan5.jpg

Motret aerial viewnya dari sono noh :nuts:

http://img21.imageshack.us/img21/456/piyungan6.jpg


Sisa foto-foto lanjutannya nanti yach, kesusu iki :lol:

bharadya
March 19th, 2009, 05:45 AM
Ada yang tau daerah ini?? Mas Kawulo Alit?? :lol:
Pasar piyungan ini menjadi pasar lelang terpadu untuk daerah Yogyakarta dan sekitarnya.
Belum lama ini diresmikan oleh Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu.



http://img25.imageshack.us/img25/5472/piyungan3.jpg



Sisa foto-foto lanjutannya nanti yach, kesusu iki :lol:

^^yang kayak gini nih yang aku suka.. gak ngelupain akar budayanya sendiri..

bharadya
March 19th, 2009, 05:50 AM
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersikeras melanjutkan realisasi mega proyek pembangunan Pasar Seni dan Kerajinan (PSK) di bekas Terminal Umbulharjo Yogyakarta. Pembangunan ditargetkan selesai tahun 2009 dengan perkiraan total anggaran sebesar Rp 36 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Barang Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Daryanto mengatakan, pada tahun 2008 Pemkot sudah menganggarkan sekitar Rp 5,8 miliar dari Anggaran Pengeluaran dan Belanja Daerah (APBD).
“Rincian pembangunan anggaran sebesar Rp 4,3 miliar untuk pembangunan fisik. Sisanya untuk proses pendampingan proyek perencanaan sebesar Rp 550 juta, manajemen konstruksi Rp 75 juta, IMM sebesar Rp 250 juta, serta pembangunan Amdal Rp 98 juta,”katanya.
Dijelaskannya, kekurangan pendanaan yang dibutuhkan untuk merealisasikan pembangunan PSK itu, Departemen Perdagangan Dalam Negeri (Depdagri) telah berkomitmen untuk membantu kekurangan dana.
Menurutnya, pembangunan Pasar Seni dan Kerajinan rencananya akan didirikan di atas tanah seluas 1,8 hektare dan akan dibangun sebanyak 300 kios yang diperuntukkan untuk menjual komoditas kerajinan produk Yogyakarta.
“Sesuai dengan konsep, pasar seni dan kerajinan tersebut akan dilengkapi berbagai macam fasilitas seperti tempat pagelaran seni serta hiburan,”jelasnya.
Selain itu, Pasar Seni dan Kerajinan yang dibangun itu akan mengambil tema what to see, what to eat, dan what to buy. Dibangunnya PSK diharapkan dapat menjadi wadah untuk memfasilitasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada, serta menambah daya tarik wisata untuk masuk ke Yogyakarta.
Sementara itu, selain anggaran dari APBD rencana pembangunan mega proyek PSK itu, juga akan ditambah dengan dana pendukung melalui pinjaman (utang luar negeri) sebesar Rp 26 miliar dari utang Bank Dunia melalui pemerintah pusat dengan bunga pinjaman 10 persen per tahun selama tempo 20 tahun.

Buat Sentot or teman2 yang di yogya tolong jepret proyek ini dong,sejauh mana perkembangannya.n syukur2 bisa dapet gambar rencana proyek ini kalo udah jadi..kan ini thread bisa kelihatan meriah...setuju kan?:)

^^jujur aku agak kurang suka ama nama pasarnya,, mbok jangan pasar seni dan kerajinan,, kalo disingkat gak enak didenger:bash::bash:

bharadya
March 19th, 2009, 06:01 AM
dulunya kan ex hero...kalo ga salah emg giant pny saham di hero gitu...tp jadinya Giant supermarket lho siz, bukan hypermarket.

hahaha sibuk ngitung intercompany profit n noncontroling interest expense? hahaha

^^pernah dibahas di Gado-gado loh..:nuts::nuts:

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=648743&page=19

bharadya
March 19th, 2009, 06:08 AM
Setelah berdiri tahun 1956 dan telah menjadi bagian objek wisata Tamansari, kini para pedagang burung yang berada di Pasar Ngasem harus menerima rencana Pemkot Jogja untuk memindahkan mereka ke Dongkelan. Rencana ini disampaikan Wali Kota Herry Zudianto dan kembali ditegaskan Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Provinsi DIJ Bayudono.
Meski di Dongkelan rencananya akan dibangun dengan konsep taman, di mana burung-burung yang dijual itu digantung-gantungkan di ranting-ranting pohon agar terlihat lebih indah dan menarik perhatian wisatawan, Jono mengaku tak begitu optimistis terhadap rencana penggunaan konsep seperti itu. ‘’Di sini bisa ramai karena ada Tamansari. Coba kalau tidak ada dan harus dipindah ke sana, pasti akan sulit mendapatkan pembeli,” keluhnya kepada Radar Jogja.
Dikatakan, jumlah pembeli pasar burung di Pasar Ngasem sudah turun sekitar 70 persen setelah terjadi krisis global. Pengunjung yang datang untuk membeli burung-burung itu sudah tak seramai sebelumnya. Untuk itu, para pedagang di sana semakin takut jika akhirnya harus pindah ke Dongkelan yang dinilai kurang strategis karena berada di pinggiran kota.

Buat teman2 yang ada di yogya tolong take pics proyek Pasar Ngasem and Pasar Ikan Hias yang di Dongkelan...gw penasaran aja:)

kalo Pasar Ngasem ada koq foto2nya di Trit Jogja, Kraton City part I,, tapi lupa halaman berapa...:):)

bharadya
March 19th, 2009, 06:34 AM
Pemkot Yogyakarta akan menambah 10 shelter baru bus Transjogja di Kota Yogyakarta dan 14 shelter baru di sekitar wilayah Sleman dan Bantul. Menurut rencana penambahan shelter tersebut akan dilaksanakan tahun 2009 ini.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota, Agus Purnomo mengatakan penambahan shelter tersebut merupakan tindak lanjut dari respon masyarakat terhadap keberadaan bus Tranjogja yang begitu tinggi.
“Dari online SMS yang masuk ternyata banyak masyarakat yang meminta penambahan jalur. Apalagi saat ini ruas jalur yang ada masih panjang baik antara satu shelter dengan shelter yang lainnya,”terangnya kemarin.
Untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, kata dia, tahun ini Kota Jogja mendapatkan tambahan 10 shelter baru guna memudahkan masyarakat berpindah dari satu shelter ke shelter lainya^^

moga-moga rumahku juga kebagian.. bete kalo mo naek transjogja kudu ke UMY wirobrajan dulu.. :bash::bash:

tjokro_ragazzo
March 19th, 2009, 07:20 AM
btw ikutan urun rembug. dengan potensi yang udah ada, mengapa jogja g saja fokus ke pengembangan kota pendidikan skala dunia? dimulai dengan UGM yang mulai menjadi World Class Research University, ada UIN Suka, ISI, UII, UAJY, UMY, UPN, menyusul International Islamic Boarding School, tinggal Pemprov memfasilitasi, menyediakan dan membangun prasarana yang ideal. Sangat disayangkan juga kemarin UPH batal ekspansi ke jogja, malah akhirnya relokasi ke SRG...:ohno:

kao itu aq setuju bgt.....dengan UGM yg udah menuju World Class Research University, dan univ2 lain di Jogja yang tengah disiapkan menjadi World Class University....bisa menjadi gerbang untuk membuka jalur ke negara2 lain spt Malaysia (they have UPM, UKM, USM), Thailand (they have Chulalongkorn University), Singapore (ada NUS and NTU) de el el.....tentunya dengan adanya fasilitas-fasilitas pendukungnya seperti jalur penerbangan, de el el....t

emang UPH ada rencana mau ekspansi ke Jogja? akhirnya yang masuk malah Mercu Buana tuh....sekalian aja Trisakti ekspansi ke sini...hehehehe...

kalo UPH masuk Jogja....apa bakalan se elit UPH jakarta?

bharadya
March 19th, 2009, 09:23 AM
kao itu aq setuju bgt.....dengan UGM yg udah menuju World Class Research University, dan univ2 lain di Jogja yang tengah disiapkan menjadi World Class University....bisa menjadi gerbang untuk membuka jalur ke negara2 lain spt Malaysia (they have UPM, UKM, USM), Thailand (they have Chulalongkorn University), Singapore (ada NUS and NTU) de el el.....tentunya dengan adanya fasilitas-fasilitas pendukungnya seperti jalur penerbangan, de el el....t

emang UPH ada rencana mau ekspansi ke Jogja? akhirnya yang masuk malah Mercu Buana tuh....sekalian aja Trisakti ekspansi ke sini...hehehehe...

kalo UPH masuk Jogja....apa bakalan se elit UPH jakarta?

AFAIK mercubuana bukannya masuk,, tapi nggantiin Wangsa Manggala.. yg punya kan yayasannya Prabowo (baek Wangsa Manggala ato Mercubuana).. jadi Wangsa Manggala diganti Mercubuana.. CMIIW:)

SentotPawiro
March 19th, 2009, 09:37 AM
Pasar Niten
Lokasi: Jalan Bantul
Status: Belum Diresmikan

http://img8.imageshack.us/img8/2131/niten1.jpg

http://img27.imageshack.us/img27/6900/niten2.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/4865/niten3.jpg

http://img12.imageshack.us/img12/8840/niten4.jpg

SentotPawiro
March 19th, 2009, 09:51 AM
Pasar Imogiri
Lokasi: Jalan Imogiri Timur-Imogiri
Status: under construction

http://img18.imageshack.us/img18/9031/imogiri1.jpg

http://img15.imageshack.us/img15/5258/imogiri2.jpg

http://img13.imageshack.us/img13/6736/imogiri3.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/9370/imogiri4.jpg

bharadya
March 19th, 2009, 09:55 AM
Pasar Niten
Lokasi: Jalan Bantul
Status: Belum Diresmikan

http://img8.imageshack.us/img8/2131/niten1.jpg

http://img27.imageshack.us/img27/6900/niten2.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/4865/niten3.jpg

http://img12.imageshack.us/img12/8840/niten4.jpg

hehe..nongol juga dirimu... :lol::lol:

hmm,, aku pernah kesitu,, waktu mo bayar air.. bingung pas tau kalo mulai 2009 bayar air kudu di bank pasar Bantul (secara aku tinggal di Bantul).. nah taunya cuma Bank Pasar yg di Niten.. pas kesitu ternyata belom buka.. tanya2 ternyata bank Pasar-nya yg lama lokasinya ke selatan lagi..:lol::lol:

IMO,, lokasinya cukkup strategis, di jalan utma menuju Bantul.. tambah lagi pasarnya yg dirancang cukup rapi...

oyah,, di karcis parkir mobil tulisannya Pasar Niten Plaza loh...

sayang karcisnya uda ilang..:ohno:

SentotPawiro
March 19th, 2009, 10:02 AM
hehe..nongol juga dirimu...

hmm,, aku pernah kesitu,, waktu mo bayar air.. bingung pas tau kalo mulai 2009 bayar air kudu di bank pasar Bantul (secara aku tinggal di Bantul).. nah taunya cuma Bank Pasar yg di Niten.. pas kesitu ternyata belom buka.. tanya2 ternyata bank Pasar-nya yg lama lokasinya ke selatan lagi..

IMO,, lokasinya cukkup strategis, di jalan utma menuju Bantul.. tambah lagi pasarnya yg dirancang cukup rapi...

oyah,, di karcis parkir mobil tulisannya Pasar Niten Plaza loh...

sayang karcisnya uda ilang..

Hehehe, ngelanjutin yg tadi pagi :)
Bantulnya dimana bhar?

bharadya
March 19th, 2009, 10:24 AM
Hehehe, ngelanjutin yg tadi pagi :)
Bantulnya dimana bhar?

jalan wates... ngestiharjo.. :lol: deket2 soto kadipiro...:cheers:

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 11:00 AM
Del--

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 11:10 AM
Del---

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 11:24 AM
^^jujur aku agak kurang suka ama nama pasarnya,, mbok jangan pasar seni dan kerajinan,, kalo disingkat gak enak didenger:bash::bash:

Ya tuh,pernah aku baca di koran lokal..kok Kalo disingkat namanya agak nyleneh..
mungkin kita usulan diganti namanya,sing agak kepenak di dengernya..:)

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:06 PM
227 Pedagang Burung Pasar Ngasem Akan Dipindah
Pemkot Yogyakarta memastikan awal tahun 2010, sebanyak 227 pedagang burung Pasar Ngasem akan menempati kawasan Dongkelan menjadi satu dengan Bursa Agro Jogja (BAJ). Kawasan baru yang akan menampung para pedagang burung tersebut diberi nama Pasar Satwa dan Tanaman Hias (PSTH).
Kepala Dinas Pasar, Achmad Fadli, Rabu (18/3) di Balaikota menjelaskan pembangunan tempat relokasi direncanakan akhir bulan November atau Desember 2009. Sehingga diharapkan para pedagang sudah siap menempati pada awal tahun 2010. “Kebutuhan dana relokasi Rp 5 miliar dari APBD tahun 2009.”
Fadli juga menjelaskan, pedagang Pasar Ngasem sudah menyatakan siap dan menerima relokasi ini. Alasannya, lanjut Fadli, selain mendapatkan tempat dasaran luas sama dengan di Pasar Ngasem, para pedagang juga dibebaskan membayar retribusi pasar selama enam bulan pertama setelah menempati di Dongkelan.
Menurut Fadli, pedagang Pasar Ngasem dikelompokkan menjadi dua, yakni pedagang burung dan ikan sebanyak 227 dan pedagang pasar umum sebanyak 289. “Untuk pedagang umum tetap tidak dilakukan relokasi.”
Relokasi pedagang burung, kata dia, diprioritaskan untuk pedagang yang telah memiliki kartu izin berdagang. Sehingga pedagang yang tak memiliki kartu izin berdagang tidak mendapatkan prioritas. “Apakah akan mendapatkan fasilitas maupun tidak. Misalnya, lapak maupun los secara gratis.”

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:14 PM
SLEMAN:Pemohon izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT) tahun ini mengalami peningkatan. Kenaikan tersebut terjadi terutama di sejumlah wilayah yang memiliki mutasi tanah seperti Kecamatan Depok, Ngaglik, Mlati, Ngemplak dan Gamping.
Kepala Bidang Perizinan BPPD Sleman, Fransisca Retno Wisudowati mengatakan hingga kini tercatat ada 170 permintaan izin obyek pengeringan tanah (dari sawah menjadi perumahan) dengan luas mencapai 20 hektar.
“Kenaikan ini mungkin disebabkan karena adanya peluang investasi untuk peluang usaha. Namun tidak semua kita setujui dan akan kita seleksi sebab ini terkait dengan aspek lingkungan dan lainnya,” kata Fransisca, Rabu (18/3).
Dikatakannya, proses perizinan tersebut juga melibatkan sejumlah instansi seperti Bappeda, Dinas Pertanian, P3BA. Sehingga untuk proses selanjutnya kata dia, akan pula dievaluasi oleh sejumlah instansi itu. “Kita harapkan dengan diturunkannya IPPT tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat. Sehingga sebelumnya kita lakukan survei dengan semua dinas terkait,” katanya.
Dijelaskan Fransisca, masih terdapat beberapa aspek yang menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskan izin IPPT, diantaranya ialah aspek tata ruang, aspek ekonomi dan sosial. “Semua akan menjadi bahan pertimbangan dalam mengeluarkan izin IPPT,” katanya.
Sementara disinggung terkait dengan sulitnya perizinan, Fransisca mengaku ada sejumlah perizinan yang memang harus ada persetujuan dari bupati. Dirinya mencontohkan seperti jenis bangunan besar dan berdampak pada lingkungan dan masyarakat.

Sizter85
March 19th, 2009, 12:41 PM
@ kawulo alit : Thx ya mas ! banyak info nh jadi lebih memberi pandangan luas sama progres di Jogya

@ sentot pawiro : Psar Niten itu kapan beroperasi, seng pagarnya belum dibuka2

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 12:47 PM
Del---

Sizter85
March 19th, 2009, 01:07 PM
Ya siz sama2,gw juga lagi bantu2 cari Investor untuk masuk ke DIJ n sekitarnya..
And Mudah2an Kayak Penerbangan Internasional seperti Air Berlin bisa masuk ke Yogya karena peluangnya masih sangat lebar di Asia cuma baru di Thailand..:)

Wow.. Air Berlin ?! Surprised
Banyak juga pesawat register luar yg mampir dan sengaja di charter ke Jogya, sprti contohnya berikut :
http://i41.tinypic.com/4j3pzc.jpg
http://i42.tinypic.com/e7nj8x.jpg

Adi sucipto harus benar2 rehab total ga sepadan dg pertumbuhan frekuensi flightya yg makin padat apalagi plus ada latihan AAU,... capek juga gue harus Go around sampe bermenit2 lamanya di udara setiap bila akan landing padahal cuaca cerah

aksjiah
March 19th, 2009, 01:09 PM
^^waaaaa... kok pedagang burung pasar ngasem dipindah tah???? padahal itu kan daya tarik turis...
ga tau knp aku klo lewat pasar ngasem seneng aja lihat orang jualan burung gitu.. suasananya gmn gt....


btw... pasar imogiri uapiiiiik!!! tp kok cm tiang2 gitu.. nek udan lak yo geger...

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:14 PM
Del---

eurico
March 19th, 2009, 01:14 PM
Wow pasar piyungan besar sekali yah gak nyangka, itu pasar untk cinderamata saja atau juga untuk pasar tradisional juga.
Jadi pingin pulang ke jogja, I miss solo n jogja very much.

bharadya
March 19th, 2009, 01:14 PM
@ kawulo alit : Thx ya mas ! banyak info nh jadi lebih memberi pandangan luas sama progres di Jogya

@ sentot pawiro : Psar Niten itu kapan beroperasi, seng pagarnya belum dibuka2

dulu pas aku kesitu uda buka tapi baru beberapa kios aja..:):) kalo grand openingnya masi lom tau kapan

Wow.. Air Berlin ?! Surprised
Banyak juga pesawat register luar yg mampir dan sengaja di charter ke Jogya, sprti contohnya berikut :
http://i41.tinypic.com/4j3pzc.jpg

Adi sucipto harus benar2 rehab total ga sepadan dg pertumbuhan frekuensi flightya yg makin padat apalagi plus ada latihan AAU,... capek juga gue harus Go around sampe bermenit2 lamanya di udara setiap bila akan landing padahal cuaca cerah

siz pernah punya pengalaman sama kayak yg dialamin ortuku ya??:bash::bash:

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:17 PM
^^waaaaa... kok pedagang burung pasar ngasem dipindah tah???? padahal itu kan daya tarik turis...
ga tau knp aku klo lewat pasar ngasem seneng aja lihat orang jualan burung gitu.. suasananya gmn gt....


btw... pasar imogiri uapiiiiik!!! tp kok cm tiang2 gitu.. nek udan lak yo geger...

Ya serba salah juga sih Pemkotnya,Pasar Ngasem kalo ga di relokasi,kawasan wisata Tamansari tidak bisa di kembangkan.
Tapi kalo di relokasi legenda pasar Ngasem jadi cuma Sejarah.Gimana ya apike?:ohno:

bharadya
March 19th, 2009, 01:21 PM
-----------------------------------------------

Btw, UGM memang top-markotop dan semakin advance... bahkan FKH UGM juga berencana membangun Rumah Sakit Hewan (RSH)
...mungkin yg pertama di Indonesia:
http://img19.imageshack.us/img19/4332/testlhg.jpg (http://img19.imageshack.us/my.php?image=testlhg.jpg)

RSH UGM saat ini,, di daerah Sekip..

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00127.jpg

agak sayang juga kalo emang bener2 dibongkar..:ohno::ohno:

bharadya
March 19th, 2009, 01:23 PM
jalan2 ke UGM lagi..

Extensionnya UC.. mo dibangun hotel,, nyambung ama wisma kagama..

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00128.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00129.jpg

ni konstruksi hotelnya..

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00130.jpg

Gedung Baru SWARAGAMA FM

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00133.jpg

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 01:23 PM
RSH UGM saat ini,, di daerah Sekip..

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC00127.jpg

agak sayang juga kalo emang bener2 dibongkar..:ohno::ohno:

Ya sih Di Negara Kita paling getol membongkar Bangunan Tua,padahal (sori agak membandingkan)di Negara2 Eropa Bangunan2 Tua sangat di pelihara bahkan yang di (Aachen Germany berumur 1200th)ada Bangunan yang lebih tua atau seumur dgnBorobudur:ohno:and yang di Koln 900th.
but di Kota aku tinggal sekarang (Hamburg) Paling Tua umurnya 800 th dibangun pada Th 1194..
Mohon maaf kalo agak melenceng dari Topik.
Gw seneng sih Kalo Bangsa kita merawat dan melestarikan Bangunan Tua,kayak di Semarang Lawang sewu kini di gunakan untuk Kantor Dephub or PJKA itu sangat bagus(Mohon diralat kalo salah sebut):ohno:

Sizter85
March 19th, 2009, 01:29 PM
Ya siz,mudah2an percepatan perpanjangan landasan 300m segera terealisir,karena yang paling vital adalah itu,terlepas dari sarana dan prasarana Bandaranya..so kita tunggu Air Berlin direkt to Indonesia..:)
karena Air Berlin membidik tujuannya ke Kota wisata bukan kota bisnis...

Dan taxiway mas,.. itu sepertinya lebih urgent, bayangin harus hold taxi di apron nunggu take-off or landing airlines lain, kadang kita semua sdh boarding dan closed-door tp pesawat ga bs pushback gara2 mentok full bgt di apron yg hold mo nunggu giliran t/o, jd ikan asin dh kepanasan dlm kabin karena ac biasanya br saja dihidupin


siz pernah punya pengalaman sama kayak yg dialamin ortuku ya??:bash::bash:

Iyah mas sering sekali kejadian, kadang waktu depart dicepetin jauh lebih dini dr schedule sekitar 15 mnit setelh pesawat parkir,.. jadi kesannya racing jd ajang kebut2an loading boarding airlines tiap maskapai.. kejadian ini biasa di pagi hari, mereka pada rebutan waktu depart.. demi mengejar wktu schedule:nuts::nuts:

bharadya
March 19th, 2009, 01:35 PM
Iyah mas sering sekali kejadian, kadang waktu depart dicepetin jauh lebih dini dr schedule sekitar 15 mnit setelh pesawat parkir,.. jadi kesannya racing jd ajang kebut2an loading boarding airlines tiap maskapai.. kejadian ini biasa di pagi hari, mereka pada rebutan waktu depart.. demi mengejar wktu schedule:nuts::nuts:

yepp.. ada lima kali ortuku ngalamin hal itu.. :bash::bash:

^^kalo yg mo brangkat dicepetin aku juga pernah ngalamin siz,, baru juga check-in uda langsung disuruh boarding,, padahal jadwalnya masi setengah jam lagi brangkatnya..:bash::bash:

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 08:46 PM
Dan taxiway mas,.. itu sepertinya lebih urgent, bayangin harus hold taxi di apron nunggu take-off or landing airlines lain, kadang kita semua sdh boarding dan closed-door tp pesawat ga bs pushback gara2 mentok full bgt di apron yg hold mo nunggu giliran t/o, jd ikan asin dh kepanasan dlm kabin karena ac biasanya br saja dihidupin



Iyah mas sering sekali kejadian, kadang waktu depart dicepetin jauh lebih dini dr schedule sekitar 15 mnit setelh pesawat parkir,.. jadi kesannya racing jd ajang kebut2an loading boarding airlines tiap maskapai.. kejadian ini biasa di pagi hari, mereka pada rebutan waktu depart.. demi mengejar wktu schedule:nuts::nuts:

Ya bener Siz Taxiwaynya juga,itu lebih urgent untuk saat ini,karena menurut data yang aku baca,Airport Yogya no.3 di Jawa tersibuk(Mohon dikoreksi kalo gw salah) karena penggunaannya bareng ama AURI:)

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:08 PM
PEMBANGUNAN DITARGETKAN SELESAI OKTOBER ; Yogya Akan Miliki Pasar Sepeda Representatif
19/03/2009 08:28:45 YOGYA (KR) - Pemkot Yogyakarta melakukan pembangunan pasar sepeda yang lebih representatif di Pasar Tunjungsari. Ditargetkan, pasar ini akan selesai dibangun pada Oktober mendatang. “Pembangunan Pasar Tunjungsari ini dilakukan, karena bangunan yang lama sudah tidak layak. Makanya kami ingin membuat sebuah pasar yang lebih representatif khusus untuk sepeda. Ini sekaligus sebagai komitmen pemkot dalam rangka membudayakan sepeda,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) Kota Yogyakarta A Fadli bersama dengan Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah Daryanto serta Kepala Bapeda Aman Yuriadijaya di Balaikota, Rabu (18/3). Fadli menjelaskan, Pasar Tunjungsari yang terdiri dari 2 lantai ini nantinya akan dipakai sebagai pusat jual-beli sepeda bekas berkualitas, onderdil sepeda, reparasi, penyewaan sepeda serta tempat berkumpulnya komunitas bersepeda. Selain itu dilengkapi pula beberapa fasilitas kantor pengelola. Dipaparkan, untuk lantai 1 ada los sepeda tanpa sekat-sekat seluas 352,8 meter persegi, yang sekaligus sebagai gudang. Sehingga dilengkapi dengan rolling door, agar saat pasar tutup, sepeda bisa aman berada di dalamnya. Los ini bisa menampung sekitar 200 sepeda. Sementara di halaman, juga terdapat lapak seluas 400 meter persegi yang dapat menampung 150 sepeda serta 20 sepeda motor. “Jadi total bisa menampung 350 sepeda. Sepeda motor juga kami beri tempat, karena sebelumnya sudah ada penjual sepeda motor di sana,” ungkap Fadli. Yang jelas, 25 pedagang yang tergabung dalam PPSY akan tertampung dalam Pasar Tunjungsari yang baru tersebut. Sedangkan lantai atas akan ada 8 unit kios, masing-masing berukuran 10,08 meter persegi, yang dipergunakan untuk jual beli onderdil serta rental sepeda. Daryanto menambahkan, pembangunan Pasar Tunjungsari dilaksanakan 2 tahap. Untuk anggaran tahun 2009 ini disediakan dana Rp 415 juta. Tahap sebelumnya, dianggarkan Rp 640 juta.

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:13 PM
Mobil Pemadam dengan Tangga 32 Meter
JOGJA - Mobil tangga 32 meter seharga Rp 5,6 miliar milik Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Perlindungan Masyarakat Pemkot Jogja, ternyata kurang cocok untuk Kota Jogja. Setidaknya, itu yang terlihat dalam latihan pengoperasian mobil PMK ini di parkiran Stadion Mandala Krida, kemarin.
Mobil tangga merek Daewo yang didatangkan langsung dari Korea ini kesulitan ketika akan masuk ke halaman parkir stadion. Pengemudi harus mengulang beberapa kali ketika akan masuk, tapi juga tidak berhasil. Butuh sekitar 30 menit hingga mobil dengan 10 roda dan memiliki tinggi empat meter ini berhasil masuk ke Mandala Krida.
Sebelumnya, mobil itu juga dipaksa pelan ketika melintas dari Balai Kota menuju ke stadion. Pohon dan kabel listrik yang ada di sepanjang jalan rupanya menjadi hambatan sehingga memaksa mobil berjalan cukup lambat.
‘’Wah, kalau begini bisa repot. Maunya punya mobil canggih untuk memadamkan kebakaran. Tetapi karena kurang cocok dengan karakter jalan di Jogja, bisa jadi justru petugasnya kehabisan waktu untuk membawa mobil menuju TKP,” ujar seorang warga yang melihat pelatihan kemarin.
Selain karena tinggi dan lebar, mobil itu juga memiliki style kemudi Eropa yang sudut beloknya cukup sempit. Hal itu mengakibatkan kendaraan kurang lincah dan kurang cocok untuk karakteristik jalan-jalan di Jogja.
Wali Kota Herry Zudianto yang dikonfirmasi soal ini mengaku sangat memahami kondisi mobil itu. ‘’Mobil itu memang dikhususkan untuk bangunan-bangunan tinggi yang logikanya tentu berada di jalan protokol. Untuk ke daerah atau kawasan lain, masih banyak pilihan mobil pemadam yang dimiliki pemkot,” kata Herry.
Kepala Kantor Penanggulangan Kebakaran, Bencana dan Linmas Pemkot Jogja Drs Sudarsono mengakui, mobil itu memang tidak bisa mengakses seluruh wilayah di Jogja. ‘’Kawasan Melia Purosani saja cukup sulit. Ini karena memang kondisi Jogja, termasuk kabel dan pepohonan yang ada,” kata Sudarsono.
Untuk itu, agar fungsi mobil bisa lebih maksimal pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Kimpraswil maupun PLN agar ada akses yang cukup untuk mobil baru ini. Namun demikian dia juga senada dengan wali kota bahwa pihaknya masih punya banyak pilihan terhadap mobil pemadam.
Pelatihan dengan mendatangkan trainer dari Korea kemarin diikuti 22 personel pemadam. Mereka dilatih untuk mengoperasikan mobil canggih ini. Dalam pelatihan itu, diperagakan tangga setinggi 32 meter dilengkapi selang yang menyemprotkan air hanya dioperasikan menggunakan remote control.
Repotnya, mobil ini juga membutuhkan mobil pendamping. Di mana air yang disemprotkan harus diambil dari mobil tangki yang mendampinginya. ‘’Mobil ini memang hanya mobil tangga. Air yang disemprotkan diambil dari mobil tangki atau mobil pendamping,”
http://www.radarjogja.co.id/images/stories/03-pmk-baru.jpg

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:17 PM
PAKET STIMULUS TERLALU KEDEPANKAN INFRASTRUKTUR ; Tak Beri Porsi Sesuai untuk UKM
19/03/2009 08:28:45

YOGYA (KR) - Paket stimulus senilai Rp 73 triliun yang akan dikucurkan pemerintah masih menyimpan persoalan. Pengusaha dan Ketua Badan Pengembangan Perdagangan dan Jasa Keuangan Yogyakarta (BPPJKY) Robby Kusumaharta menilai stimulus telalu mengedepankan infrastruktur dan tak memberikan porsi yang sesuai untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pasalnya, dari total Rp 73 triliun, sebagian besar digunakan untuk membangun sarana dan prasarana.

"Mestinya sektor riil juga mendapat porsi, khususnya UKM yang terbukti tahan terhadap krisis," katanya kepada KR.
Robby juga beranggapan pencairan paket ini agak terlambat. Mengingat, untuk sarana dan prasarana diperlukan lelang yang bisa memakan waktu lama. "Prediksi pemerintah mengucurkan stimulus pada awal munculnya krisis tidak match. Saya khawatir, keadaan ICU dunia usaha sudah tidak tertolong kendati stimulus diluncurkan," ujarnya.
Robby pun menyarankan pemberian stimulus dana talangan harus diselenggarakan karena kondisi objektif di hampir semua usaha menghadapi kesulitan cash flow.
Selain berupa dana, ia meminta, pemerintah memberi bentuk stimulus berupa deregulasi dan rebirokrasi untuk memudahkan pengusaha bertahan.
Stimulus fiskal, berupa pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah maupun pajak penghasilan 21 dan 25 belum membantu pengusaha. Pada PPh 21 yang sasarannya karyawan misalnya, realitasnya tenaga yang bekerja pada perusahaan yang terkena dampak krisis pendapatannya masih dalam kategori pendapatan belum kena pajak.
Ia juga mengritik, stimulus diserahkan pada Departemen. Ia melihat, stimulus di tingkat Pemda tak kalah penting mengingat Pemda jauh lebih mengetahui sektor ekonomi mana yang menghadapi situasi kritis akibat krisis.
"Mereka lah yang lebih peka melihat sektor ekonomi yang menghadapi status SOS," tandasnya.
Sementara itu, pakar ekonomi UII, Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc menilai, paket stimulus tersebut baik dan memberikan manfaat, sejauh diberikan pada kegiatan yang memberikan multiplier effect yang besar pada perekonomian, khususnya yang bisa menyerap tenaga kerja yang luas. "Jadi, bukan asal tersalur saja," katanya.
Dicontohkan, penyaluran ini kurang tepat kalau hanya untuk proyek mercusuar yang dampaknya terbatas atau kurang berdampak jangka pendek pada ekonomi lokal. Selain itu, stimulus fiskal hendaknya diarahkan pada sektor yang mampu menggerakkan ekonomi domestik.
"Jadi, bukan yang mudah membangkitkan impor," tambah Edy.

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:22 PM
PEMERINTAH SEDIAKAN RP 310 MILIAR; Pengelolaan Pasar Tradisional Perlu Diperbaiki
19/03/2009 08:28:45 JAKARTA (KR) - Pengelolaan pasar tradisional perlu diperbaiki agar sesuai tuntutan dan perkembangan zaman, sehingga lebih menguntungkan para pedagang yang sebagian besar usaha kecil menengah (UKM) maupun konsumen yang umumnya masyarakat menengah ke bawah. Untuk itu, sebanyak 31 pasar tradisional di 20 kabupaten/kota di seluruh Indonesia akan memperoleh dana stimulus senilai Rp 210 miliar untuk renovasi pasar. “Anggaran Rp 210 miliar itu merupakan daftar pelaksanaan isian anggaran (DIPA) untuk stimulus. Sedang dari program Departemen Perdagangan sendiri anggaran yang disusun pada 2008 untuk 2009 itu Rp 100 miliar, jadi totalnya (dana renovasi pasar) Rp 310 miliar,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag Subagyo di Jakarta kemarin.
Menurut Subagyo, di antara 31 pasar tradisional yang mendapat dana stimulus untuk renovasi pasar cukup besar yaitu sekitar Rp 10 miliar-Rp 20 miliar karena mengalami kerusakan parah. “Banyak pasar tradisional yang sangat tua. Sepanjang dia wujudnya bukan tanah kosong kita sebut renovasi,”

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:29 PM
Jempol SBY untuk Taman Pintar
Presiden SBY lebih lanjut meminta semua pihak untuk memajukan pendidikan berkarakter dan berwawasan keilmuan. Ia juga berharap konsep pembangunan Taman Pintar dapat diikuti kota-kota lain di Indonesia, sehingga kemajuan dalam pendidikan bisa terlaksana secara cepat.
Dikatakan, agar tidak terjadi goncangan budaya (culture shock), generasi muda memiliki kesempatan besar untuk mendayagunakan ilmu pengetahuan agar tidak gagap terhadap teknologi yang saat ini berkembang pesat.
http://www.radarjogja.co.id/images/stories/03-sby.jpg

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 09:39 PM
Asrama Mahasiswa di Yogya Dilengkapi Anjungan

YOGYAKARTA -- Pemkot Yogyakarta akan meningkatkan fungsi asrama pelajar dan mahasiswa daerah di Kota Yogya agar tidak hanya menjadi tempat tinggal pelajar/mahasiswa luar daerah, namun juga berfungsi sebagai pusat informasi daerah itu sendiri. Karenanya tahun 2009 ini asrama mahasiswa daerah di Yogyakarta dilengkapi dengan anjungan daerah aslinya.

''Asrama-asrama daerah yang ada di Kota Yogyakarta tak hanya sebagai tempat tinggal pelajar/mahasiswa yang sedang enempuh pendidikan di sini. Tetapi juga sekaligus memiliki anjungan yang menyediakan informasi daerah bersangkutan, baik mengenai budaya, pariwisata maupun ekonomi,'' kata Wakil Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Balaikota.

Dikatakan, sesuai rencana tersebut pemkot telah menyurati seluruh pemerintah daerah (Pemda) yang memiliki asrama di Kota Yogyakarta. Dan saat ini telah banyak daerah yang merespon surat tersebut serta menindaklanjuti. Dari catatan yang ada, di Kota Yogya terdapat sekitar 70 asrama pelajar/mahasiswa daerah dari 25 Propinsi se-Indonesia.

Wawali mengatakan, direncanakan pada 28 Oktober mendatang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dapat dilakukan grand opening seluruh anjungan di asrama daerah. "Tapi setidaknya Mei nanti, sudah ada beberapa yang soft opening," tuturnya.

Diungkapkan, gagasan dari pemkot tersebut berawal dari munculnya kesan eksklusif dari setiap asrama yang ada. Dengan dijadikan anjungan, maka asrama akan lebih terbuka, tidak eksklusif lagi sehingga hubungan antara mahasiswa dan warga kota akan lebih cair dan saling mendukung. Ke depan di setiap asrama akan menjadi pusat informasi bahkan menjadi obyek wisata baru. Dengan demikian maka Kota Yogyakarta sebagai Indonesia mini akan semakin terwujud dan memiliki manfaat lebih.

"Anjungan itu tidak hanya berwujud pameran, tapi bisa menjadi semacam referensi budaya, baik bagi masyarakat, peserta didik maupun wisatawan yang banyak datang ke Kota Yogya. Misalnya kita bisa mengerti Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan seperti apa, dari asrama pelajar/mahasiswa daerah bersangkutan di Kota Yogya ini," paparnya.

Sedangkan untuk pengisian anjungan, pemkot mempersilakan masing-masing pemda yang memiliki asrama. Dan pemkot berjanji akan memberikan penyebaran informasi secara optimal atas keberadaan anjungan-anjungan tersebut.:banana:

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 10:01 PM
kao itu aq setuju bgt.....dengan UGM yg udah menuju World Class Research University, dan univ2 lain di Jogja yang tengah disiapkan menjadi World Class University....bisa menjadi gerbang untuk membuka jalur ke negara2 lain spt Malaysia (they have UPM, UKM, USM), Thailand (they have Chulalongkorn University), Singapore (ada NUS and NTU) de el el.....tentunya dengan adanya fasilitas-fasilitas pendukungnya seperti jalur penerbangan, de el el....t

emang UPH ada rencana mau ekspansi ke Jogja? akhirnya yang masuk malah Mercu Buana tuh....sekalian aja Trisakti ekspansi ke sini...hehehehe...

kalo UPH masuk Jogja....apa bakalan se elit UPH jakarta?

Jogja Menuju Cyber City untuk mendukung Dunia Penagajaran.^^

REVOLUSI di bidang teknologi informasi dan komputer (TIK) berimplikasi terhadap kegiatan manusia di segala bidang. Bidang pendidikan tak pelak dari perubahan drastis ini. Dari sudut pandang siswa maupun guru, sekolah maupun stakeholder. Dari budaya “apa dan siapa yang belajar” hingga menjadi budaya . Pencanangan Jogja Cyber City (Yogya Kota Maya) membawa implikasi dalam dunia pendidikan. Sekarang telah berjamur adanya fasilitas hot spot di sekolah wilayah Yogyakarta. Bahkan sekarang menjadi trend hot spot di warung makan dan pusat pembelanjaan. Dari sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi dunia internet telah menjadi bagian gaya hidup. Urgensi penggunaan TIK dalam dunia pendidikan perlu disadari masyarakat sekolah sebagai pendukung tercapainya tujuan Pendidikan Nasional. Jangan sampai berkembang menjadi kontra produktif. Keunggulan pemanfaatan TIK dalam kerangka media pengajaran oleh guru akan terlihat dari integrasi-interkoneksi lingkungan. Share antar sekolah dan lab terlihat dalam prinsip One school one lab yaitu adanya pemanfaatan sumber daya bersama oleh sekolah lain. Melalui pemanfaatan TIK, sekolah dapat berbagi dan saling membangun dengan sekolah lain. Mungkin sekolah lain unggul dalam kejelasan fiturenya atau sekolah lain unggul dalam content maka alangkah beruntungnya terwujud kota Yogya yang serba cyber. Keadaan belajar seperti ini akan mengajarkan siswa untuk hidup bersosial. Hidup saling tolong-menolong dan melengkapi. Esensi kompetensi pemanfaatan TIK dalam mata pelajaran menurut hemat penulis adalah mencari, menyimpan, memenej, merecall kemudian mengubah informasi menjadi lebih bermanfaat. Dengan tulisan ini penulis mengajak agar dunia sekolah dan masyarakat atau jasa provider layanan internet atau pemerintah lebih proaktif mendorong terwujudnya Yogyakarta surganya kota pelajar. Para siswa di sekolah manapun dapat menggunakan sumber daya sekolah lain dengan berkualitas dan ongkos terjangkau. Pada suatu saat maka siswa akan menjawab kalau TIK adalah bagian dari dunia belajar mereka. Pemecahan keterbatasan dalam belajar sekarang menjadi teratasi. Terbatas jarak, alat, uang dan waktu bukan kendala bagi mereka. Iklim saling melengkapi satu sama lain, saling berbagi dalam kebaikan demi kemajuan bersama akan menjadi bagian dari kehidupan mereka. Sumber daya guru yang kompeten sebagai pusat pengembangan siswa sepanjang hayat juga akan terlihat dari pemanfaatan TIK dalam pendidikan. Kemudian merecall materi pembelajaran akan lebih mudah. Perulangan siswa dalam belajar suatu materi akan sangat mudah didapat melalui TIK. Komputer dengan mudah akan melayani user untuk memanggil kembali file yang dibutuhkan. Jadi kapan pun siswa dapat belajar. Andaikata siswa tersebut berpindah tempat, asal mampu mengakses internet maka dengan mudah mendapatkan materi pelajaran. Jadi di manapun siswa berada maka tetap dapat belajar. Pengalaman belajar langsung masalah-masalah nyata seperti sekarang inilah yang dirindukan siswa. Banyak masalah di sekitar siswa dapat dikemas sebagai konteks untuk memahami materi yaitu sebagai kurikulum yang tersembunyi/hidden curriculum. Dalam kompetensi dasar dengan indikator yang sudah menjadi acuan, materi akan dikemas siap pakai dan menarik oleh guru sebagai materi yang bermutu.’ Kerja sama harmonis stakeholder dalam dunia pendidikan dan dunia TIK di kota Yogyakarta menjadi barometer bagi daerah lain. Warna hijaunya Jogja Cyber City dalam pola pengajaran pendidikan di Yogyakarta mampu memberikan harapan bagi peningkatan sumber daya manusia Indonesia dalam bidang pendidikan. Secara umum dari data yang dikutip dari Renstra Pendidikan Nasional, pemanfaatan TIK di Indonesia masih sangat tertinggal bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini dapat dilihat dengan data kepemilikan PC pada tahun 2003, mencapai 1,2 per 100 orang, sementara Hongkong sudah mencapai 42,2, Jepang 38,2, Korea 55,8, Kuwait 16,1, Malaysia 16,7, Singapore 62,2, Taiwan 47,1, Thailand 4,0, dan Cina 2,7. Dari jumlah pemakai internet Indonesia (2,5 juta) masih berada di bawah India (7,5 juta), Korea (26,7 juta), Malaysia (4,2 juta), dan Taiwan (10,6 juta). Dari jumlah pemasang situs internet, Indonesia (62 juta) masih berada di bawah Cina (160 juta), Hongkong (591 juta), India (86 juta), Korea (3.822 juta), dan Malaysia (107 juta). Ketertinggalan dalam pendayagunaan TIK menjadi isu kebijakan penting pembangunan pendidikan Indonesia. Maka tidak heran apabila dalam Renstra Pendidikan Nasional mencantumkan perlunya perluasan dan intensifkan pemanfaatan TIK di bidang pendidikan: yaitu dalam pengelolaan pendidikan melalui otomatisasi pendataan, pengelolaan, dan perkantoran, pendayagunaan TIK baik sebagai materi kurikulum maupun sebagai media dalam proses pembelajaran. Semoga mimpi Jogja Cyber City terwujud. q - s. (480-2009). *) Adhi Setiyawan, Laboran microteaching di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
^^

Kawulo Alit
March 19th, 2009, 10:08 PM
TATA RUANG KOTA DAN DRAINASE

Meskipun curah hujan masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu, namun beberapa kawasan menunjukkan banyak genangan pada saat turun hujan. Kondisi ini membuat berbagai jalur transportasi dan aktivitas masyarakat terganggu. Bahkan beberapa kawasan tidak dapat berfungsi secara optimal. Kondisi yang parah umumnya berada di kota-kota yang berlokasi dekat dengan pantai, seperti kota-kota di pantura Jawa. Beberapa kota di pantura bahkan mengalami banjir yang serius. Kota merupakan pusat aktivitas manusia, pusat produsen, pusat konsumen, pusat pemerintahan, pusat perdagangan, pusat pendidikan maupun pusat permukiman. Oleh karena itu pemanfaatan lahan kota menjadi sangat intensif. Hampir semua lahan kota dimanfaatkan untuk berbagai fungsi. Persentase luas lahan yang terbangun sangat tinggi, baik itu untuk bangunan maupun infrastruktur. Akibatnya ruang-ruang terbuka menjadi sangat sedikit, lahan-lahan sebagai resapan air termarginalkan bahkan mencapai kondisi yang sangat kritis. Kota telah menjadi hutan beton dan aspal! Bangunan-bangunan tumbuh dan berkembang dengan cepat tanpa menyisakan ruang terbuka. Bahkan ruang terbuka pun harus diperkeras dengan konblok. Padahal konblok hanya menyerap 10-20 % air hujan. Tak heran, permasalahan air hujan merupakan permasalahan pelik di kawasan perkotaan. Karena itu limpahan air hujan bukan persoalan sepele dalam penataan ruang kota. Lebih-lebih pada kawasan yang daya resap air hujannya rendah, atau kawasan yang mempunyai topografi yang relatif datar. Pada kota-kota pantai, persoalan limpahan air hujan menjadi semakin rumit. Banjir senantiasa mengancam di berbagai kawasan. Drainase merupakan infrastruktur yang sangat penting pada kawasan perkotaan sehingga kegiatan dan fungsi bangunan dapat berjalan secara optimal. Tanpa drainase yang memenuhi persyaratan, maka akan banyak permasalahan dihadapi pada musim hujan. Pasalnya, drainase adalah konstruksi bangunan air yang berfungsi untuk menangani kelebihan air yang disebabkan oleh air hujan dari suatu kawasan. Caranya adalah mengalirkan, menguras, membuang, meresapkan, serta usaha-usaha lainnya, dengan tujuan akhir untuk mengembalikan ataupun meningkatkan fungsi kawasan. Karena itu drainase mempunyai fungsi penting agar kawasan dapat berfungsi secara optimal, khususnya pada musim penghujan. Genangan-genangan yang terjadi di kawasan perkotaan dapat mengganggu fungsi kawasan. Kawasan perdagangan, perkantoran, pendidikan, wisata yang tergenang air, akan mengakibatkan menurunnya produktivitas kegiatan yang ada di tiap kawasan. Jalan-jalan yang tergenang air, akan menurunkan kelancaran lalu lintas kendaraan antarkawasan. Akibatnya meningkatkan biaya transportasi dan kecepatan pelayanan. Genangan air tidak hanya mengurangi arus lalu lintas, tetapi akan mengakibatkan jalan cepat rusak. Lihatlah beberapa jalan yang mengelupas aspalnya dikarenakan senantiasa tergenang air. Kondisi jalan menjadi cepat rusak karena tidak terpadunya antara pengembangan jalan dengan pengembangan drainase. Penanganan drainase sebenarnya juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air tanah. Persoalan air tanah di perkotaan semakin lama menjadi semakin serius, karena terjadinya penurunan muka air tanah. Hal ini akibat semakin luasnya pembangunan fisik bangunan gedung dan jalan sejalan dengan perkembangan kota. Akibatnya air hujan yang semestinya meresap ke tanah, terbuang percuma dan mengalir ke sungai. Penduduk pun harus menggali sumur lebih dalam lagi untuk mendapatkan air bersih. Permasalahan drainase masih kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kota dan kabupaten. Hal ini bisa dilihat dari indikator kurang terpadunya penanganan drainase dengan pengembangan kawasan, baik kawasan permukiman, perdagangan, perkantoran maupun kawasan pariwisata. Berdasarkan hasil survei, sebagian besar kabupaten dan kota belum mempunyai masterplan atau Rencana Induk Sistem (RIS) drainase. Padahal masterplan merupakan dokumen penting untuk penanganan masalah drainase. Masterplan merupakan alat pembangunan sehingga penanganan permasalahan drainase terjadi keterpaduan. Tahapan-tahapan pelaksanaan dan program-program yang akan dilakukan untuk mengatasi problem pembangunan menjadi jelas. Evaluasi dapat dilakukan melalui tolok ukur yang ditetapkan. Masterplan disusun untuk jangka waktu panjang dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan kota. Oleh karena itu penyusunan masterplan tidak lepas dari rencana pengembangan kota yang disusun berdasarkan rencana tata ruang kota baik yang makro mapun mikro. Prioritas dan langkah-langkah strategis dalam menghadapi permasalahan drainase untuk jangka waktu pendek maupun panjang dapat dimuat dalam masterplan. Bagaimana mungkin permasalahan drainase dapat diselesaikan secara terpadu apabila masterplan-nya saja tidak ada? Akibatnya pembangunan bersifat incremental, sepotong-potong dan kurang memperlihatkan keberlanjutan. Penanganan drainase pun sampai sekarang masih menekankan aspek fisik saja. Padahal aspek fisik hanya menyelesaikan sebagian dari permasalahan drainase. Aspek sosial tidak kalah pentingnya dalam menangani masalah drainase. Lihatlah bagaimana perilaku masyarakat terhadap drainase kota yang ada. Saluran drainase penuh dengan sampah dan kotoran. Masyarakat kota banyak menggunakan jaringan drainase untuk pembuangan air limbah, bahkan terkadang air tinja. Akibatnya saluran-saluran drainase mampet dan menimbulkan banjir. Dan apabila musim kemarau saluran drainase menjadi sumber penyakit dan bau busuk yang menyengat. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan perawatan drainase dalam konteks peningkatan kualitas lingkungan merupakan program aksi yang relatif tidak mahal. Program ini lebih menekankan proses dari pada hasil yang bersifat instan. Namun justru program ini mampu menjaga keberlanjutan dalam sistem pembangunan. Sayangnya program ini kurang banyak dilakukan karena belum jelasnya kerangka yang dilakukan. Oleh karena itulah program penanganan drainase harus menyeluruh.

So kita harapkan tidak terjadi banjir bila ini diperhatikan !!

Kawulo Alit
March 20th, 2009, 12:17 AM
PARKIR NGABELAN TELAN 1,6 M
JOGJA -- Pembenahan kawasan parkir wisata Ngabean membutuhkan anggaran Rp 1,6 miliar. Dana Rp 1 miliar berasal dari APBD Provinsi DIY, sedangkan sisanya dari APBD Kota Yogyakarta.
Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Subroto di Balaikota Timoho,, mengemukakan, dana dari APBD DIY digunakan untuk membangun 48 kios pada 2008 yang saat ini sudah digunakan, serta sejumlah perbaikan dan pembenahan. Kios yang berada di bagian selatan itu digunakan Kelompok Pedagang Onderdil Sepeda (KPOS), yang kiosnya semula berada di tepi Jalan Wahid Hasyim.
Sedangkan dana dari APBD Kota Yogyakarta, sambungnya, akan digunakan untuk membangun 75 lapak di bagian utara, serta beberapa penyempurnaan fisik fasilitas tempat parkir. Pembangunan rencananya dilaksanakan tahun ini.
"Itu belum termasuk anggaran yang dilaksanakan oleh instansi lain, seperti pembuatan taman yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup. Juga pembenahan lain seperti pembongkaran bekas kios Magersari dan redesain depo sampah," kata dia.
Penyempurnaan sekaligus pengoperasian secara optimal, menurut dia, akan dilakukan pada 2010. Sejumlah kelengkapan fasilitas akan dipenuhi pada 2010. Misalnya shuttle bus (kendaraan ulang-alik) untuk angkutan wisatawan ke berbagai obyek wisata di Jogja.
Dituturkan, shuttle bus menggunakan kendaraan berbadan kecil. Sehingga wisatawan bisa menjangkau berbagai obyek wisata dengan mudah, tidak banyak terhambat kepadatan lalulintas maupun jalan yang umumnya sempit. Selain itu, shuttle bus mesti didesain semenarik mungkin.
"Setelah dioperasikan, ya mestinya bus-bus pengangkut wisatawan diarahkan ke Ngabean, nggak masuk ke Alun-alun Utara," tegasnya.
Tentang retribusi parkir dan sewa kios, Subroto mengutarakan, besaran tarif keduanya mengikuti peraturan daerah (Perda) yang berlaku. Besaran tarif tidak akan diatur tersendiri, melainkan sesuai dengan yang berlaku di tempat lain.
"Kalau parkir ya ikut aturan Perda parkir, besarannya sesuai dengan tempat-tempat parkir lain yang di bawah Dinas Perhubungan. Kalau sewa kios, ya tarifnya sesuai Perda Retribusi Pasar. Tinggal nanti mau disesuaikan dengan pasar yang kelas berapa," imbuhnya.

Kawulo Alit
March 20th, 2009, 12:23 AM
JOGJA -- Sebanyak tiga kawasan yang masuk dalam kriteria kumuh akan segera ditangani Pemkot Jogja bersama pemangku kepentingan dengan fokus utama di wilayah Kelurahan Kricak, Kelurahan Tegal Panggung dan Kelurahan Sorosutan.
"Penanganannya dengan program Merti Kampung, yaitu tidak hanya melakukan perbaikan fisik rumah tetapi juga infrastuktur di kawasan tersebut, misalnya sarana jalan," kata Ketua Pusat Kajian Perumahan dan Permukiman Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Ir Budi Prayitno, dalam seminar perumahan dan permukiman.
Menurut Budi, program Merti Kampung menuntut peran serta masyarakat dalam penanganan kawasan kumuh di lingkungan tempat tinggalnya.
Dengan peran serta masyarakat tersebut, menurut dia, progam penanganan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Kebijakan secara nasional sudah ada tetapi program tersebut harus disesuaikan dengan kondisi di masing‑masing daerah yang memiliki keunikan sendiri," katanya.
Ia mengatakan, Pada 2009, di Kelurahan Kricak juga akan didirikan sebuah rumah susun dengan dana pembangunan dari UN Habitat sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan kawasan kumuh.
Berdasarkan rencana, rumah susun tersebut akan terdiri dari dua blok yang masing‑masing blok terdiri dari empat lantai. Tiga lantai atas digunakan sebagai hunian sedang lantai dasar dipakai sebagai tempat komersial.
"Lahannya sudah ada, yaitu sudah disediakan oleh pemerintah kota dengan luas sekitar 4.000 meter persegi," ujarnya.
Pembangunan rumah susun, menurut Budi, juga merupakan salah satu cara penanganan kawasan kumuh karena rumah susun dapat membantu efisiensi kawasan.
Secara umum, kawasan yang berpotensi menjadi daerah kumuh adalah tepi sungai, tengah kota, daerah di sepanjang rel kereta api dan dekat pasar.
Dari 45 kelurahan di kota Jogja sebanyak 14 persen dari jumlah itu berada di sepanjang sungai Code, Winongo dan Gadjah Wong, 12 persen berada di daerah sub urban, 32 persen berada di tengah kota, sembilan persen berada di sepanjang rel kereta api dan tiga persen berada di dekat pasar,katanya.
Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Yogyakarta, Eko Suryo Maharsono menyatakan, untuk mengatasi kesenjangan antara permukiman di kampung dan pinggir jalan raya adalah dengan pemerataan fasilitas publik.
"Tetapi juga perlu dicari akar permasalahannya sehingga kesenjangan yang ada tidak lagi terlalu jauh," katanya.

Kawulo Alit
March 20th, 2009, 12:37 AM
WATES -- Bupati Kulonprogo H Toyo S Dipo berharap agar pemerintah pusat terus mendukung program pemanfaatan lahan pantai secara maksimal. Lahan pantai Kulonprogo peruntukan adalah untuk pertanian, wisata, pertahanan, pelabuhan, industri baja serta bandara.
Hal itu diungkapkannya di hadapan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal DIY Drs HA Hafidh Asrom MM yang melakukan kunjungan kerja di Joglo Pemkab Rabu kemarin.
Toyo yang diampingi beberapa pejabat lainnya menegaskan, enam fungsi tersebut akan dapat dilaksanakan secara berbarengan dan sinergis tidak akan saling berbenturan satu sama lainnya.
Untuk pelabuhan, pihaknya baru saja bertemu Menteri Perikanan Kelautan Fredy Numberi, Selasa. Sedangkan mengenai bandara, meski sudah ada pembicaraan antara Kulonprogo dengan pemerintah Ceko serta pemerintah pusat, namun di tingkat DIY justru masih ada perbedaan sikap.
"Kalau pemerintah pusat sudah memberikan sinyal bahwa tak mungkin DIY hanya mengandalkan Adi Sutjipto ke depan mesti dipikirkan bandara internasioanl alternatif di Kulonprogo," katanya.
Ditambahkannya studi kelayakan bandara sudah jadi, oleh pemerintah Ceko akan dihibahkan di sini. Sementara mengenai rencana penambangan pasir besi, bahkan Ceko ingin ikut serta, yaitu dalam membangun pabrik listriknya.
"Saya juga mengusulkan ke pemerintah Ceko untuk membangun jalur kereta api dari Kedundang ke selataan lewat pantai hingga Trisik. Dari Trisik ke utara menuju Sentolo di mana pabrik bajanya akan dibangun," kata Toyo.
Untuk penambangan pasir besi ini, Toyo menegaskan tidak akan ada penggusuran. Dijamin petani tidak akan kehilangan tanah garapannya. Karena sistem blok, petani akan dapat mengerjakan kembali lahan setahun kemudian setelah dilakukan reklamasi.

Kawulo Alit
March 20th, 2009, 01:18 AM
sorry kalo aku banyak taruh info disini,buat temen2 di Jogja dan di manapun anda berada,, kalo ada proyek yang sedang berjalan atau udah ada tanda2 pengerjaan tolong take pics..seperti parkir Ngabelan,Pasar Ikan Hias,PSK n Jangan Lupa Food court yang ada di UGM,yang katanya dilengkapi free wifi..

Aku pengin liat pics Food court itu..thanks
Aku tunggu Picsnya!

eurico
March 20th, 2009, 03:25 AM
@kawulo alit, gak papa mas yang penting berita yg diposting masih berhubungan dgn topik thread yaitu project n development.
@om moderator, standar untuk sebuah thread di sticky gmn? Thread jogja udah bisa di sticky blm?

bharadya
March 20th, 2009, 06:41 AM
sorry kalo aku banyak taruh info disini,buat temen2 di Jogja dan di manapun anda berada,, kalo ada proyek yang sedang berjalan atau udah ada tanda2 pengerjaan tolong take pics..seperti parkir Ngabelan,Pasar Ikan Hias,PSK n Jangan Lupa Food court yang ada di UGM,yang katanya dilengkapi free wifi..

Aku pengin liat pics Food court itu..thanks
Aku tunggu Picsnya!

^^NGABEAN mas,, sanes ngabelan.. aku uda ada rencana mo ambil foto2nya koq..

hehe,, walopun aku UGM,, tapi lom pernah ke Food Court loh.. :nuts::nuts: jarang ngampus,, kecuali untuk bimbingan skripsi saja..

bharadya
March 20th, 2009, 08:38 AM
TATA RUANG KOTA DAN DRAINASE

Meskipun curah hujan masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu, namun beberapa kawasan menunjukkan banyak genangan pada saat turun hujan. Kondisi ini membuat berbagai jalur transportasi dan aktivitas masyarakat terganggu. Bahkan beberapa kawasan tidak dapat berfungsi secara optimal. Kondisi yang parah umumnya berada di kota-kota yang berlokasi dekat dengan pantai, seperti kota-kota di pantura Jawa. Beberapa kota di pantura bahkan mengalami banjir yang serius. Kota merupakan pusat aktivitas manusia, pusat produsen, pusat konsumen, pusat pemerintahan, pusat perdagangan, pusat pendidikan maupun pusat permukiman. Oleh karena itu pemanfaatan lahan kota menjadi sangat intensif. Hampir semua lahan kota dimanfaatkan untuk berbagai fungsi. Persentase luas lahan yang terbangun sangat tinggi, baik itu untuk bangunan maupun infrastruktur. Akibatnya ruang-ruang terbuka menjadi sangat sedikit, lahan-lahan sebagai resapan air termarginalkan bahkan mencapai kondisi yang sangat kritis. Kota telah menjadi hutan beton dan aspal! Bangunan-bangunan tumbuh dan berkembang dengan cepat tanpa menyisakan ruang terbuka. Bahkan ruang terbuka pun harus diperkeras dengan konblok. Padahal konblok hanya menyerap 10-20 % air hujan. Tak heran, permasalahan air hujan merupakan permasalahan pelik di kawasan perkotaan. Karena itu limpahan air hujan bukan persoalan sepele dalam penataan ruang kota. Lebih-lebih pada kawasan yang daya resap air hujannya rendah, atau kawasan yang mempunyai topografi yang relatif datar. Pada kota-kota pantai, persoalan limpahan air hujan menjadi semakin rumit. Banjir senantiasa mengancam di berbagai kawasan. Drainase merupakan infrastruktur yang sangat penting pada kawasan perkotaan sehingga kegiatan dan fungsi bangunan dapat berjalan secara optimal. Tanpa drainase yang memenuhi persyaratan, maka akan banyak permasalahan dihadapi pada musim hujan. Pasalnya, drainase adalah konstruksi bangunan air yang berfungsi untuk menangani kelebihan air yang disebabkan oleh air hujan dari suatu kawasan. Caranya adalah mengalirkan, menguras, membuang, meresapkan, serta usaha-usaha lainnya, dengan tujuan akhir untuk mengembalikan ataupun meningkatkan fungsi kawasan. Karena itu drainase mempunyai fungsi penting agar kawasan dapat berfungsi secara optimal, khususnya pada musim penghujan. Genangan-genangan yang terjadi di kawasan perkotaan dapat mengganggu fungsi kawasan. Kawasan perdagangan, perkantoran, pendidikan, wisata yang tergenang air, akan mengakibatkan menurunnya produktivitas kegiatan yang ada di tiap kawasan. Jalan-jalan yang tergenang air, akan menurunkan kelancaran lalu lintas kendaraan antarkawasan. Akibatnya meningkatkan biaya transportasi dan kecepatan pelayanan. Genangan air tidak hanya mengurangi arus lalu lintas, tetapi akan mengakibatkan jalan cepat rusak. Lihatlah beberapa jalan yang mengelupas aspalnya dikarenakan senantiasa tergenang air. Kondisi jalan menjadi cepat rusak karena tidak terpadunya antara pengembangan jalan dengan pengembangan drainase. Penanganan drainase sebenarnya juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air tanah. Persoalan air tanah di perkotaan semakin lama menjadi semakin serius, karena terjadinya penurunan muka air tanah. Hal ini akibat semakin luasnya pembangunan fisik bangunan gedung dan jalan sejalan dengan perkembangan kota. Akibatnya air hujan yang semestinya meresap ke tanah, terbuang percuma dan mengalir ke sungai. Penduduk pun harus menggali sumur lebih dalam lagi untuk mendapatkan air bersih. Permasalahan drainase masih kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah kota dan kabupaten. Hal ini bisa dilihat dari indikator kurang terpadunya penanganan drainase dengan pengembangan kawasan, baik kawasan permukiman, perdagangan, perkantoran maupun kawasan pariwisata. Berdasarkan hasil survei, sebagian besar kabupaten dan kota belum mempunyai masterplan atau Rencana Induk Sistem (RIS) drainase. Padahal masterplan merupakan dokumen penting untuk penanganan masalah drainase. Masterplan merupakan alat pembangunan sehingga penanganan permasalahan drainase terjadi keterpaduan. Tahapan-tahapan pelaksanaan dan program-program yang akan dilakukan untuk mengatasi problem pembangunan menjadi jelas. Evaluasi dapat dilakukan melalui tolok ukur yang ditetapkan. Masterplan disusun untuk jangka waktu panjang dalam rangka mengantisipasi pertumbuhan kota. Oleh karena itu penyusunan masterplan tidak lepas dari rencana pengembangan kota yang disusun berdasarkan rencana tata ruang kota baik yang makro mapun mikro. Prioritas dan langkah-langkah strategis dalam menghadapi permasalahan drainase untuk jangka waktu pendek maupun panjang dapat dimuat dalam masterplan. Bagaimana mungkin permasalahan drainase dapat diselesaikan secara terpadu apabila masterplan-nya saja tidak ada? Akibatnya pembangunan bersifat incremental, sepotong-potong dan kurang memperlihatkan keberlanjutan. Penanganan drainase pun sampai sekarang masih menekankan aspek fisik saja. Padahal aspek fisik hanya menyelesaikan sebagian dari permasalahan drainase. Aspek sosial tidak kalah pentingnya dalam menangani masalah drainase. Lihatlah bagaimana perilaku masyarakat terhadap drainase kota yang ada. Saluran drainase penuh dengan sampah dan kotoran. Masyarakat kota banyak menggunakan jaringan drainase untuk pembuangan air limbah, bahkan terkadang air tinja. Akibatnya saluran-saluran drainase mampet dan menimbulkan banjir. Dan apabila musim kemarau saluran drainase menjadi sumber penyakit dan bau busuk yang menyengat. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih rendah. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan perawatan drainase dalam konteks peningkatan kualitas lingkungan merupakan program aksi yang relatif tidak mahal. Program ini lebih menekankan proses dari pada hasil yang bersifat instan. Namun justru program ini mampu menjaga keberlanjutan dalam sistem pembangunan. Sayangnya program ini kurang banyak dilakukan karena belum jelasnya kerangka yang dilakukan. Oleh karena itulah program penanganan drainase harus menyeluruh.

So kita harapkan tidak terjadi banjir bila ini diperhatikan !!


^^hehe,, jalan Solo sebelah utara (kawasan Amplaz) termasuk langganan banjir loh.. palagi deket2 hotel Winotosastro..:bash::bash:

SentotPawiro
March 20th, 2009, 04:27 PM
Some new governmental buildings In Jogja
Sayang kalo ga diupload. Sebenarnya ada yg sudah cukup lama juga sih :bash: :lol:

1. Departemen Agama Kanwil Yogyakarta

http://img16.imageshack.us/img16/7061/depag1.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/9412/depag2.jpg

2. Kejaksaan Tinggi Yogyakarta

http://img23.imageshack.us/img23/6770/kejati1.jpg

http://img19.imageshack.us/img19/6690/kejati2.jpg

3. Gedung Keuangan Negara

http://img25.imageshack.us/img25/7136/gknx.jpg

4. Pusat Informasi Pengembangan Permukiman & Bangunan

http://img16.imageshack.us/img16/4073/pippb.jpg

5. Dirjen Perbendaharaan

http://img11.imageshack.us/img11/5340/dirjenbendahara.jpg

6. Dirjen Pajak Kanwil D.I.Yogyakarta

http://img7.imageshack.us/img7/8862/dirjenpajak1.jpg

http://img5.imageshack.us/img5/9577/dirjenpajak2.jpg

bharadya
March 20th, 2009, 04:51 PM
Some new governmental buildings In Jogja
Sayang kalo ga diupload. Sebenarnya ada yg sudah cukup lama juga sih :bash: :lol:

1. Departemen Agama Kanwil Yogyakarta

http://img16.imageshack.us/img16/7061/depag1.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/9412/depag2.jpg

2. Kejaksaan Tinggi Yogyakarta

http://img23.imageshack.us/img23/6770/kejati1.jpg

http://img19.imageshack.us/img19/6690/kejati2.jpg

3. Gedung Keuangan Negara

http://img25.imageshack.us/img25/7136/gknx.jpg

4. Pusat Informasi Pengembangan Permukiman & Bangunan

http://img16.imageshack.us/img16/4073/pippb.jpg

5. Dirjen Perbendaharaan

http://img11.imageshack.us/img11/5340/dirjenbendahara.jpg

6. Dirjen Pajak Kanwil D.I.Yogyakarta

http://img7.imageshack.us/img7/8862/dirjenpajak1.jpg

http://img5.imageshack.us/img5/9577/dirjenpajak2.jpg


^^baru mo kuunggah uda keduluan.. dasar sentot..!!:bash::bash: hahahhahaha
:lol::lol::lol::lol:

SentotPawiro
March 20th, 2009, 04:58 PM
^^baru mo kuunggah uda keduluan.. dasar sentot..!!:bash::bash: hahahhahaha
:lol::lol::lol::lol:

Sory bro :lol::lol::lol:
Kan photomu menampilkan different impression bhar, diunggah wae :lol:

bharadya
March 20th, 2009, 05:00 PM
Sory bro :lol::lol::lol:
Kan photomu menampilkan different impression bhar, diunggah wae :lol:

ga ah.. bagusan punyamu.. punyaku kehalangan pohon.. :D:D:D:D

SentotPawiro
March 20th, 2009, 05:42 PM
1. Bank BPD D.I.Y

http://img8.imageshack.us/img8/7001/bpd1.jpg

http://img6.imageshack.us/img6/4384/bpd2.jpg

2. BPS D.I.Y

http://img18.imageshack.us/img18/2338/bps.jpg

3. BPKP Yogyakarta

http://img23.imageshack.us/img23/5541/bpkp.jpg

4. Pengadilan Militer

http://img17.imageshack.us/img17/826/pengadilanmiliter.jpg

5. BPKH XI Jawa-Madura

http://img4.imageshack.us/img4/5353/bpkh.jpg

6. DepKumHAM

http://img12.imageshack.us/img12/7453/depkumham.jpg

7. Kantor Askes

http://img23.imageshack.us/img23/7701/askes.jpg

8. Graha Layanan Listrik-PLN APJ Yogyakarta

http://img15.imageshack.us/img15/1517/pln.jpg

9. Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Kelas I

http://img27.imageshack.us/img27/7651/rpbsn.jpg

SentotPawiro
March 20th, 2009, 05:52 PM
Just for more info:
Pasar Piyungan Baru lokasinya tepat disebelah Pasar Piyungan Lama.
Saat ini Pasar Piyungan Lama telah dirobohkan dan rencananya akan segera dibangun Sub Terminal Piyungan.

Wow pasar piyungan besar sekali yah gak nyangka, itu pasar untk cinderamata saja atau juga untuk pasar tradisional juga.
Jadi pingin pulang ke jogja, I miss solo n jogja very much.

Pasar tradisional plus pasar lelang mas.
Kemaren pas ngeresmiin pasarnya, Bu Marie Elka aja jadi juru lelang penjualan sapi :lol::lol:
Tapi kalo untuk cenderamata kurang tau ya.

bharadya
March 20th, 2009, 05:55 PM
PEMBANGUNAN DITARGETKAN SELESAI OKTOBER ; Yogya Akan Miliki Pasar Sepeda Representatif
19/03/2009 08:28:45 YOGYA (KR) - Pemkot Yogyakarta melakukan pembangunan pasar sepeda yang lebih representatif di Pasar Tunjungsari. Ditargetkan, pasar ini akan selesai dibangun pada Oktober mendatang. “Pembangunan Pasar Tunjungsari ini dilakukan, karena bangunan yang lama sudah tidak layak. Makanya kami ingin membuat sebuah pasar yang lebih representatif khusus untuk sepeda. Ini sekaligus sebagai komitmen pemkot dalam rangka membudayakan sepeda,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) Kota Yogyakarta A Fadli bersama dengan Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah Daryanto serta Kepala Bapeda Aman Yuriadijaya di Balaikota, Rabu (18/3). Fadli menjelaskan, Pasar Tunjungsari yang terdiri dari 2 lantai ini nantinya akan dipakai sebagai pusat jual-beli sepeda bekas berkualitas, onderdil sepeda, reparasi, penyewaan sepeda serta tempat berkumpulnya komunitas bersepeda. Selain itu dilengkapi pula beberapa fasilitas kantor pengelola. Dipaparkan, untuk lantai 1 ada los sepeda tanpa sekat-sekat seluas 352,8 meter persegi, yang sekaligus sebagai gudang. Sehingga dilengkapi dengan rolling door, agar saat pasar tutup, sepeda bisa aman berada di dalamnya. Los ini bisa menampung sekitar 200 sepeda. Sementara di halaman, juga terdapat lapak seluas 400 meter persegi yang dapat menampung 150 sepeda serta 20 sepeda motor. “Jadi total bisa menampung 350 sepeda. Sepeda motor juga kami beri tempat, karena sebelumnya sudah ada penjual sepeda motor di sana,” ungkap Fadli. Yang jelas, 25 pedagang yang tergabung dalam PPSY akan tertampung dalam Pasar Tunjungsari yang baru tersebut. Sedangkan lantai atas akan ada 8 unit kios, masing-masing berukuran 10,08 meter persegi, yang dipergunakan untuk jual beli onderdil serta rental sepeda. Daryanto menambahkan, pembangunan Pasar Tunjungsari dilaksanakan 2 tahap. Untuk anggaran tahun 2009 ini disediakan dana Rp 415 juta. Tahap sebelumnya, dianggarkan Rp 640 juta.


ni picnya..

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05808.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05810.jpg

bharadya
March 20th, 2009, 05:58 PM
Taman Parkir Ngabean

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05788.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05790.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05789.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05780.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05787.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05785.jpg

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05782.jpg

SentotPawiro
March 20th, 2009, 06:03 PM
^^

Kalo program kereta Jogja-Bantul jadi terealisasi, kayaknya Ngabean bakal dijadikan stasiun kembali seperti dulu kala deh. Kenampakannya udah bagus sekarang Ngabean.

SentotPawiro
March 20th, 2009, 06:06 PM
Taman Parkir Ngabean

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05785.jpg


U motretnya moksay ya bhar :lol::lol:

bharadya
March 20th, 2009, 06:09 PM
U motretnya moksay ya bhar :lol::lol:

^^moxay apaan to??:nuts::nuts: itu motonya ampe naek-naek pot loh.. :nuts::nuts::nuts:

SentotPawiro
March 20th, 2009, 06:15 PM
^^moxay apaan to??:nuts::nuts: itu motonya ampe naek-naek pot loh.. :nuts::nuts::nuts:

Nah itu dia moksay. Naik2 pot, trus mepet mojok di temboknya jokteng kan :lol::lol:
Tapi U nggak nginjek tanemannya tho? :nuts::nuts: :lol::lol:

bharadya
March 20th, 2009, 06:20 PM
Nah itu dia moksay. Naik2 pot, trus mepet mojok di temboknya jokteng kan :lol::lol:
Tapi U nggak nginjek tanemannya tho? :nuts::nuts: :lol::lol:

^^ya gak lah.. aku masi punya rasa berperiketanaman yang tinggi juga koq :D:D:D:D

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 01:10 AM
JOGJA – Membangun kemandirian ekonomi bangsa bisa sukses dengan penguatan ekonomi di tingkat daerah. Ekonomi lokal bisa memberikan basis yang kuat karena relatif bebas dari intervensi asing. Tapi, pemerintah pusat masih sering membatasi potensi daerah dalam mengembangkan ekonomi.
Ketua Badan Pengembangan Industri dan Kerajinan Jogja Jadin C Dajamaludin berujar potensi tiap daerah di Indonesia bisa dikembangkan. Industri kecil terbukti mampu bertahan dari tekanan krisis. Karena itu, industri kecil harus didukung dengan berbagai kemudahan dan akses ke alat produksi.
’’Jogja tidak kaya dengan sumber daya alam, tapi daerah ini penuh dengan sumber daya manusia yang memadai,’’ katanya dalam talkshow Kemandirian Berbasis Ekonomi Lokal di Sekolah Pascasarjana UGM kemarin (19/3).
Menurut Jadin, para pelaku industri kecil dan menengah di daerah belum bisa menikmati akses yang lancar kepada alat-alat produksi atau modal. Izin mengajukan kredit usaha mikro tidak mudah, dan para pengusaha kecil kerap kesulitan memberikan agunan.
’’Modal adalah salah satu komponen penting dalam industri. Tapi para pengusaha menengah sering mempersulit kami,’’ keluhnya. Pemerintah daerah, di sisi lain, harus menjadi pendukung utama pengusaha kecil dan menengah agar mereka mendapatkan kuasa atas alat-alat produksi dan modal.
Ekonom UGM Revrisond Baswir sepakat dengan Jadin. Pemerintah daerah harus punya komitmen kuat terhadap perkembangan ekonomi lokal. Sony, panggilan akrabnya, mengaku prihatin dengan upaya pemerintah daerah membuka diri sepenuhnya kepada asing.
Dia memberi contoh beberapa daerah seolah menyambut investor asing dengan karpet merah. Padahal datangnya investasi asing mengancam keberadaan pengusaha kecil lokal. ’’Nanti tidak hanya Jakarta saja yang dikuasai asing. Daerah juga akan menjadi seperti Jakarta. Penduduk lokalnya terjajah di tanahnya sendiri,’’ paparnya.
Sebelum serbuan asing masuk ke daerah, para pemerintah daerah harus bersiap-siap. Alat-alat produksi harus diserahkan kembali kepada pengusaha kecil. ’’Tanah dikembalikan kepada petani. Kalau petani saja tidak punya hak atas tanahnya, bagaimana bisa punya power yang kuat?’’ paparnya.
Mantan Menteri Tenaga Kerja Abdul Latief menuturkan, kemandirian ekonomi lewat ekonomi harus terus dikembangkan. Abdul mengimbau masyarkat menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Menurutnya, tidak masalah siapa yang menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya, asalkan dia mendukung ekonomi kerakyatan.
’’Silakan saja siapa yang akan memimpin asalkan ada kejelasan dan ketajaman program yang berkomitmen pada kepentingan rakyat,’’ tutur Abdul Latief.

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 02:14 AM
RELOKASI DILAKSANAKAN AKHIR TAHUN ; Pedagang Pasar Burung Ngasem Akan Tempati ‘PASTHY’

Pemkot Yogyakarta memastikan, relokasi Pasar Burung Ngasem akan dilaksanakan akhir tahun ini. Untuk selanjutnya 227 pedagang di pasar burung tersebut akan dipindahkan ke Dongkelan, dijadikan satu dengan Bursa Agro Jogja (BAJ).

“Pasar baru ini nantinya akan diberi nama Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY),” ungkap Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) Kota Yogyakarta A Fadli di Balaikota Timoho.
Dikatakan, masing-masing pedagang akan mendapatkan lahan sesuai yang dipakai di Pasar Burung Ngasem. Mengenai penempatannya, secara teknis dengan lotere akan diserahkan pada pedagang bersangkutan. Tapi prioritas tetap pada para pedagang yang memiliki Kartu Bukti Pedagang.
Fadli menjelaskan, PASTHY ini nantinya memiliki fasilitas yang lebih lengkap, seperti dibangun kubah burung, serta digelar berbagai event dan perlombaan. Konsep pembangunannya lebih ramah lingkungan, sehingga akan terwujud sebuah pasar dalam taman. Di pasar satwa tersebut akan ada jalan melingkar, yang dimaksudkan agar pedagang di penjuru mana pun akan strategis.
Pemkot Yogya juga berjanji, seperti halnya saat relokasi Pasar Klithikan Pakuncen, para pedagang di eks Pasar Ngasem akan dibebaskan retribusi selama 6 bulan saat menempati lokasi yang baru. “Pedagang tidak akan dikenakan biaya apapun,” tandas Fadli. Mengenai sikap pedagang yang akan dipindah, Fadli merasa sejauh ini tidak ada penolakan, sebab sosialisasi sudah dilakukan.
Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah Kota Yogyakarta Daryanto menambahkan, dana untuk pembangunan PASTHY tersebut tahun 2009 ini dianggarkan Rp 5,28 miliar, dengan lahan yang disediakan sekitar 1,5 hektar.
Sementara untuk Pasar Umum Ngasem yang berada di barat pasar burung, ujar Fadli, tidak akan direlokasi, namun hanya direnovasi. Dalam masa renovasi yang akan dimulai awal tahun 2010 bersamaan dengan revitalisasi Taman Sari, ke-289 pedagang di Pasar Umum Ngasem akan menempati lokasi sementara di eks Balai Teknis Kesehatan Lingkungan yang berada tak jauh dari lokasi (sebelah barat pasar).

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 02:32 AM
Sejumlah Pasar kumuh akan segera direnovasi

WATES -- Sejumlah pasar di Kulonprogo direncanakan akan dikembangan atau direhabilitasi. Pasar tersebut saat ini sudah cukup padat serta kumuh terutama bila datang musim hujan.
Kepala Kantor Penanaman Modal Kabupaten Kulonprogo Ir Subagya ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis kemarin, menyatakan benar adanya rencana tersebut.
"Para pedagang di sana sudah pernah dilakukan sosialisasi awal tentang rencana renovasi atau pengembangan tersebut. Namun karena Pemkab belum memiliki dana cukup maka diharapkan akan ada pengembangan atau rekanan yang bersedia melaksanakan renovasi tersebut," ujar Subagya.
Dijelaskan, ada delapan pasar yang perlu direnovasi. Semuanya merupakan pasar tradisional kelas III yang sudah cukup tua dengan jumlah pedagang yang terus berkembang.
Pasar yang akan direnovasi antara lain Pasar Brosot Galur, yang memiliki luas lahan 7.150 di atas tanah PAG (Pakualaman Ground). Jumlah pedagang ada 233 orang dengan jumlah kios 14 ditambah 5 los. Pasar Brosot merupakan pasar induk kecamatan Galur. Pangsa pasarnya dari Kulonprogo, Bantul, Klaten hingga Kebumen.
Pasar besar lainnya yang akan direnovasi adalah Pasar Sentolo, juga merupakan pasar induk kecamatan. Area yang tersedia seluas 6.175 m2, dengan jumlah pedagang saat ini 738 orang. Di sini terisi 20 unit los dan 123 kios. Pengunjung dan pedagang pasar ini hampir dari seluruh daerah DIY.
Pasar ketiga adalah Pasar Jombokan, Tawangsari, Pengasih yang memiliki lahan seluas 4.000 m2, dengan jumlah pedagang 239 orang. Di sini ada 12 los ditambah puluhan kios tradisional non permanen.
Yang lainnya berupa pasar tradisional Kenteng Kembang Nanggulan dengan pedagang 357 orang, tersedia luas lahan 5.000 m2. Losnya ada 23 dan kiosnya baru 24 buah. Pasar lainnya, Pasar Bangeran Bumirejo Lendah, Pasar Potrogaten Lendah, Pasar Klangon Kalibawang dan Pasar Pripih Kokap.

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 02:38 AM
^^

Kalo program kereta Jogja-Bantul jadi terealisasi, kayaknya Ngabean bakal dijadikan stasiun kembali seperti dulu kala deh. Kenampakannya udah bagus sekarang Ngabean.

Ditunggu aja proyek pengaktivan Kereta dalam Kota Jogja-Bantul,karena Pemprov DIJ sudah menandatangani pemesanan ke PT.INKA..so just wait n c MRT,Trem atau S-Bahn (Quick Train inter city DIJ) yang akan dijalankan di Jogja:)

Sizter85
March 21st, 2009, 05:49 AM
1. Bank BPD D.I.Y

http://img8.imageshack.us/img8/7001/bpd1.jpg

http://img6.imageshack.us/img6/4384/bpd2.jpg

Aku suka sekali gedung ini, baru kn?! lokasinya didekat samsat klo tdk salah


3. BPKP Yogyakarta

http://img23.imageshack.us/img23/5541/bpkp.jpg



Ini juga sepertinya baru, lokasi di Jalan Parangtritis:cheers:

bharadya
March 21st, 2009, 10:52 AM
Ini juga sepertinya baru, lokasi di Jalan Parangtritis:cheers:

^^BPKP yang dulu ambruk kena gempa kan??

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 12:42 PM
Aku suka sekali gedung ini, baru kn?! lokasinya didekat samsat klo tdk salah



Ini juga sepertinya baru, lokasi di Jalan Parangtritis:cheers:

Tapi sayang ya,keindahan kota2 Indonesia termasuk Yogya jadi kelihatan kurang begitu Indah dengan bersliwerannya Kabel2 Telephon or Kabel listrik...
Harusnya Pemerintah Indonesia megadopsi sistem yang tidak digantung atau diluar(Lebih bagus didalam tanah).

Sebagai Contoh Hampir semua Kota2 disini sudah menanam kabelnya sekitar 80 tahun yang lalu..Hanya SUTET yang masih Diluar or digantung karena Daya listriknya sangat tinggi sehingga tidak bisa di tanam..but si Kabel SUTET tidak melintasi Housing Area,kalaupun ada tidak begitu banyak.untuk alasan mengurangi resiko...
so semoga Pemerintah Kota atau departement terkait mengubah sistem untuk menanam Kabelnya baik telepon and Kabel listrik ke rumah2 or Gedung2..
so :)

bharadya
March 21st, 2009, 01:47 PM
Tapi sayang ya,keindahan kota2 Indonesia termasuk Yogya jadi kelihatan kurang begitu Indah dengan bersliwerannya Kabel2 Telephon or Kabel listrik...
Harusnya Pemerintah Indonesia megadopsi sistem yang tidak digantung atau diluar(Lebih bagus didalam tanah).

Sebagai Contoh Hampir semua Kota2 disini sudah menanam kabelnya sekitar 80 tahun yang lalu..Hanya SUTET yang masih Diluar or digantung karena Daya listriknya sangat tinggi sehingga tidak bisa di tanam..but si Kabel SUTET tidak melintasi Housing Area,kalaupun ada tidak begitu banyak.untuk alasan mengurangi resiko...
so semoga Pemerintah Kota atau departement terkait mengubah sistem untuk menanam Kabelnya baik telepon and Kabel listrik ke rumah2 or Gedung2..
so :)


^^ di Jogja uda ada perumahan yg nerapin sistem kayak gitu, kabel listriknya ditanam..:):) tapi lupa perumahan apa dan di mana letaknya..:ohno::ohno:

Kawulo Alit
March 21st, 2009, 02:28 PM
^^ di Jogja uda ada perumahan yg nerapin sistem kayak gitu, kabel listriknya ditanam..:):) tapi lupa perumahan apa dan di mana letaknya..:ohno::ohno:

Oh ya nice info good idea,not too bad :banana:
so Kota akan terlihat rapi n Indah

tomkris
March 21st, 2009, 07:21 PM
the beautiful one :). sayang kekurangan dana :bash:

http://img23.imageshack.us/img23/2900/24august03c.jpg (http://img23.imageshack.us/my.php?image=24august03c.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img4.imageshack.us/img4/1346/24august03d.jpg (http://img4.imageshack.us/my.php?image=24august03d.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img12.imageshack.us/img12/9305/24august03e.jpg (http://img12.imageshack.us/my.php?image=24august03e.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img27.imageshack.us/img27/4577/24august03g.jpg (http://img27.imageshack.us/my.php?image=24august03g.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img17.imageshack.us/img17/3169/24august03k.jpg (http://img17.imageshack.us/my.php?image=24august03k.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

Courtesy of Ir. Jatmika Adi Suryadibrata, Msc & Ir. Ikaputra Phd

tomkris
March 21st, 2009, 07:29 PM
2008 UGM Teaching Hospital

http://s3images.coroflot.com/user_files/individual_files/original_56528_6qGU5QBz3WCAyUOfeD4H0sssV.jpg

1st Prize National Competition

MENSANA IN CORPORE SANO

Inspired by form of heart, circulation of UGM Teaching hospital is transformed from blood vessel in 3 design criteria. First, theme of hospital has to be modern and clear in the circulation and expression. Second, buildings are in tropical weather. Third, Design accommodates function in architectural design standard in Hospital design.

Project Leader : Realrich Sjarief

Design Team : Meirisa Trinkawati, Mondrich Sjarief.

mantap!!! semakin mengukuhkan UGM sebagai World Class Research University :banana: :banana:

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 02:50 AM
the beautiful one :). sayang kekurangan dana :bash:

http://img23.imageshack.us/img23/2900/24august03c.jpg (http://img23.imageshack.us/my.php?image=24august03c.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img4.imageshack.us/img4/1346/24august03d.jpg (http://img4.imageshack.us/my.php?image=24august03d.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img12.imageshack.us/img12/9305/24august03e.jpg (http://img12.imageshack.us/my.php?image=24august03e.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img27.imageshack.us/img27/4577/24august03g.jpg (http://img27.imageshack.us/my.php?image=24august03g.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img17.imageshack.us/img17/3169/24august03k.jpg (http://img17.imageshack.us/my.php?image=24august03k.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

Courtesy of Ir. Jatmika Adi Suryadibrata, Msc & Ir. Ikaputra Phd

Stadion ini kalo bisa terealisir bagus modelnya and elegant...

tomkris
March 22nd, 2009, 03:02 AM
^^ sampe sekarang masih u/c bro. cuman kayaknya struktur kabelnya positif ga jadi dibuat. mahal dan butuh metode kerja yang akurat :ohno:

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 03:08 AM
^^ sampe sekarang masih u/c bro. cuman kayaknya struktur kabelnya positif ga jadi dibuat. mahal dan butuh metode kerja yang akurat :ohno:

Ya saya pikir dananya cukup mahal dan tingkat kesulitannya juga tinggi,btw kalo ada investor yang kuat pembiayaanya kenapa tidak seperti dalam rencana rancangan itu?:)

tomkris
March 22nd, 2009, 03:30 AM
Ya saya pikir dananya cukup mahal dan tingkat kesulitannya juga tinggi,btw kalo ada investor yang kuat pembiayaanya kenapa tidak seperti dalam rencana rancangan itu?:)

hehehe kayaknya untuk invest ke stadion Return of Invesment nya lama. Constructnya dengan Stadion Maguwoharjo Sleman juga hampir bareng dan dengan skala yang jauh lebih besar. ( Stadion Sleman standar internasional )

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 03:35 AM
hehehe kayaknya untuk invest ke stadion Return of Invesment nya lama. Constructnya dengan Stadion Maguwoharjo Sleman juga hampir bareng dan dengan skala yang jauh lebih besar. ( Stadion Sleman standar internasional )

ya bener,kemarin saya lihat Stadion Maguwoharjo di Koran dan foto2 dr temen di forum,akan dibangun dan dikembangkan lebih bagus dari yang sudah ada.

tomkris
March 22nd, 2009, 03:39 AM
ya bener,kemarin saya lihat Stadion Maguwoharjo di Koran dan foto2 dr temen di forum,akan dibangun dan dikembangkan lebih bagus dari yang sudah ada.

bahkan jadi venue untuk support Indonesia di World Cup 2018 & 2022 :)

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 03:43 AM
bahkan jadi venue untuk support Indonesia di World Cup 2018 & 2022 :)


oh wonderful..good info:banana:
smoga cepet terwujud dan bisa menjadikan stadion kebanggaan warga DIJ^^

tomkris
March 22nd, 2009, 04:02 AM
^^ dari antara news 09/02/09 19:39

http://www.antara.co.id/arc/2009/2/9/indonesia-akan-tetapkan-12-stadion-untuk-piala-dunia-2022/


Indonesia Akan Tetapkan 12 Stadion untuk Piala Dunia 2022


Jakarta (ANTARA News) - Calon tuan rumah Piala Dunia 2022, Indonesia merencanakan menggunakan 12 stadion internasional untuk ajang sepak bola paling bergengsi di dunia ini, kata Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, di Jakarta, Senin.

Tiga stadion sudah ada yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Gelora Sriwijaya Palembang, dan Palaran Samarinda.

Stadion yang masih direncanakan dan diusulkan yakni Stadion Riau Pekanbaru, Gede Bage Bandung, Stadion BMW Jakarta, Stadion Bogor.

Stadion lainnya, Stadion Surabaya, Stadion Makassar, Stadion Medan, Stadion Tangerang, Stadion Yogya dan Stadion Gianyar Bali.

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengemukakan hal itu saat PSSI secara resmi meluncurkan pencalonan diri Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 kepada publik di Jakarta.

Peluncuran "Road To Green World Cup 2022" itu dihadiri Menegpora Adhyaksa Dault.

Nurdin mengatakan, Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah perwujudan dari visi PSSI 2020 yang sudah dicanangkan sejak tahun 2004 di awal masa kepemimpinannya.

Ia berkeyakinan PSSI mampu bersaing dengan negara lainnya semakin tinggi dengan dukungan langsung pemerintah.

FIFA sendiri akan mengumumkan negara yang berhak menggelar Piala Dunia 2022 pada 10 Desember 2010 mendatang.

Menegpora Adhyaksa Dault menyatakan Pemerintah mendukung pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

"Bangsa Indonesia punya pengalaman banyak menggelar event internasional, terutama sepakbola. Ide menjadi tuan rumah bukanlah hal mustahil, bersama kita bisa mewujudkan hal tersebut," katanya.

Indonesia akan bersaing dengan Australia, Belgia-Belanda, Inggris, Jepang, Rusia, Meksiko, Amerika Serikat, Republik Korea, Spanyol-Portugal, dan Qatar.(*)

:banana: :banana: :banana:

bharadya
March 22nd, 2009, 04:24 AM
^^ dari antara news 09/02/09 19:39

http://www.antara.co.id/arc/2009/2/9/indonesia-akan-tetapkan-12-stadion-untuk-piala-dunia-2022/


Indonesia Akan Tetapkan 12 Stadion untuk Piala Dunia 2022


Jakarta (ANTARA News) - Calon tuan rumah Piala Dunia 2022, Indonesia merencanakan menggunakan 12 stadion internasional untuk ajang sepak bola paling bergengsi di dunia ini, kata Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, di Jakarta, Senin.

Tiga stadion sudah ada yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Gelora Sriwijaya Palembang, dan Palaran Samarinda.

Stadion yang masih direncanakan dan diusulkan yakni Stadion Riau Pekanbaru, Gede Bage Bandung, Stadion BMW Jakarta, Stadion Bogor.

Stadion lainnya, Stadion Surabaya, Stadion Makassar, Stadion Medan, Stadion Tangerang, Stadion Yogya dan Stadion Gianyar Bali.

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengemukakan hal itu saat PSSI secara resmi meluncurkan pencalonan diri Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 kepada publik di Jakarta.

Peluncuran "Road To Green World Cup 2022" itu dihadiri Menegpora Adhyaksa Dault.

Nurdin mengatakan, Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 adalah perwujudan dari visi PSSI 2020 yang sudah dicanangkan sejak tahun 2004 di awal masa kepemimpinannya.

Ia berkeyakinan PSSI mampu bersaing dengan negara lainnya semakin tinggi dengan dukungan langsung pemerintah.

FIFA sendiri akan mengumumkan negara yang berhak menggelar Piala Dunia 2022 pada 10 Desember 2010 mendatang.

Menegpora Adhyaksa Dault menyatakan Pemerintah mendukung pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

"Bangsa Indonesia punya pengalaman banyak menggelar event internasional, terutama sepakbola. Ide menjadi tuan rumah bukanlah hal mustahil, bersama kita bisa mewujudkan hal tersebut," katanya.

Indonesia akan bersaing dengan Australia, Belgia-Belanda, Inggris, Jepang, Rusia, Meksiko, Amerika Serikat, Republik Korea, Spanyol-Portugal, dan Qatar.(*)

:banana: :banana: :banana:


^^kalo stadion Yogya itu bukan Stadion Sleman mas.. Stadion Yogya direncanakan mulai dibangun taun 2015 tergantung lolos atau gaknya Indonesia jadi tuan rumah (pengumuman akhir taun 2010..)

tomkris
March 22nd, 2009, 04:30 AM
^^kalo stadion Yogya itu bukan Stadion Sleman mas.. Stadion Yogya direncanakan mulai dibangun taun 2015 tergantung lolos atau gaknya Indonesia jadi tuan rumah (pengumuman akhir taun 2010..)

:nocrook: wah salah info dong saya. cuman misal stadion jogja itu extend dari mandala krida, apa dari segi kapasitas stadion sendiri ( baik daya tampung penonton dan daya tampung parkir ) mencukupi? isu yang santer terdengar lebih prefer ke stadion maguwo ( dari segi kapasitas dan aksesibiltas jauh lebih bagus daripada mandala krida ). mohon info

bharadya
March 22nd, 2009, 04:34 AM
:nocrook: wah salah info dong saya. cuman misal stadion jogja itu extend dari mandala krida, apa dari segi kapasitas stadion sendiri ( baik daya tampung penonton dan daya tampung parkir ) mencukupi? isu yang santer terdengar lebih prefer ke stadion maguwo ( dari segi kapasitas dan aksesibiltas jauh lebih bagus daripada mandala krida ). mohon info

tapi kalo Stadion Sleman itu kapasitasnya 30.000 penonton,, jauh dari standar minimal stadion buat Piala Dunia, 40.000 penonton.. entah mungkin nanti direnovasi ato gimana masi lom ada kejelasan..

lokasi Stadion Jogja juga masi blum ada info...

kalo Mandala Krida stauku ga nyampe 25.000 penonton deh,, CMIIW

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 04:37 AM
:nocrook: wah salah info dong saya. cuman misal stadion jogja itu extend dari mandala krida, apa dari segi kapasitas stadion sendiri ( baik daya tampung penonton dan daya tampung parkir ) mencukupi? isu yang santer terdengar lebih prefer ke stadion maguwo ( dari segi kapasitas dan aksesibiltas jauh lebih bagus daripada mandala krida ). mohon info

Kalo menurut saya dari Stadion mandala Krida terlalu kecil untuk even yang besar,dan menurut saya untuk lokasi bisa dikembangkan..Kalo saya lebih prefer Stadion Maguwoharjo karena tidak cuma Stadion Bola tapi akan menjadi Sport Complex..itu sih cuma persepsi saya.

bharadya
March 22nd, 2009, 04:51 AM
Pedagang Gelar Ritual Bedhol Pasar
Saturday, 21 March 2009


BANTUL (SINDO) – Sebanyak 1362 pedagang Pasar Imogiri melakukan ritual bedol pasar,kemarin. Ritual tersebut merupakan bentuk seremonial atas perpindahan para pedagang pasar Imogiri dari pasar lama di Karang Talun, Imogiri menuju pasar baru di desa Imogiri yang berjarak tiga kilometer.

Prosesi itu diawali dengan kirab para pedagang dari pasar lama menuju pasar baru. Mereka dikelompok sesuai dengan jenis dagangannya masing-masing. Seperti kelompok pedagang bumbon, kelontong, polowijo,dan sebagainya. Prosesi sendiri selain dikawal dengan satu Bregodo Prajurit, juga dimeriahkan dengan arak-arakan kelompok kesenian yang ada di Imogiri. Jumat (20/1) malam sebelum prosesi dimulai, panitia terlebih dahulu mengadakan mujadahan di pasar baru.

”Selain memanjatan doa, pada Jumat malam kami juga penghaturan sesaji di tengah pasar lama.Yaitu berupa tumpyeng Robyong dan persembahan enam ayam trajumas,” papar Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Imogiri, Karyono di sela-sela perpindahan pedagang pasar,kemarin.

Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Bantul Gator Suteja mengatakan, Pasar Imogiri baru tersebut menempati area tanah kas desa seluas empat hektar. Pembangunan pasar dengan biaya APBD sebesar Rp16 miliar itu untuk menggantikan pasar Imogiri lama yang rusak akibat bencana gempa bumi 27 Mei 2006 lalu.

”Selain itu, pemindahan ini juga karena pasar lama yang menempati tanah Sultan Ground seluas 1,6 hektar sudah tidak mampu menampung keberadaan pedagang yang terus bertambah,” katanya. (priyo setyawan)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/222960/

Kawulo Alit
March 22nd, 2009, 05:28 AM
Sosialisasi Rencana Aksi Pembangunan Perkotaan Kartamantul



Direktorat Jenderal Bina Bangda Direktorat Perkotaan berkerjasama dengan Bapeda Provinsi DIY mengadakan pertemuan dalam rangka mencermati Hasil dari Konsultan
tentang Penyusunan Rencana Aksi Penataan Lingkungan Kawasan Perkotaan KARTAMANTUL (Yogyakarta, Sleman dan Bantul) di Ruang A Bapeda Provinsi DIY. Pertemuan ini diikuti oleh dinas terkait di lingkup Provinsi DIY, Sekber Kartamantul, unsur Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Yogyakarta.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Bapeda Ir. Setyoso Harjowisastro, MSi yang didampingi oleh Kepala Bidang Perencanaan Wilayah Ir. Hananto Hadi Purnomo, MSc. Sedangkan dari Bangda Depdagri tampak hadir Direktur Perkotaan Ir. Haryo Sasongko, MSc yang didampingi beberapa staf di subdit potensi dan pertumbuhan perkotaan.

Dalam pengantarnya Kepala Bapeda Ir. Setyoso Hardjowisatro, MSi mengatakan “ pertemuan ini merupakan contoh yang bagus dalam rangka mengharmoniskan antara keinginan pusat dan daerah dalam penyusunan rencana aksi”. Harapan dari pertemuan ini adalah saran, masukan, serta tindak lanjut dari adanya studi yang dilakukan oleh Dirjen Bina Bangda Direktorat Perkotaan.

Kerjasama antar daerah satu dengan daerah lainnya dianggap merupakan salah satu solusi didalam rangka melakukan pemerataan pembangunan. Contoh-contoh kerjasama antar daerah antara lain Gerbang Kartasusila, Kartamantul, Pawonsari, Sarbagita dll. Salah satu yang semakin banyak dilirik orang adalah Kartamantul di Provinsi DIY.

Hasil studi tentang Kartamantul yang sudah selesai pembahasannya di Pusat ini, menurut Ir. Haryo Sasongko memungkinkan untuk dikoreksi kembali oleh daerah. Beberapa tulisan dalam buku tersebut tidak menggambarkan kondisi riil dari Provinsi DIY khususnya Kartamantul sehingga segala bentuk koreksi akan dicatat dan jadi bahan masukan untuk perbaikan. Menurut Ir. Haryo Sasongko yang juga ketua PAWARTA (Paguyuban Kota Yogyakarta) “ Pemilihan Kartamantul karena dipandang sebagai daerah yang lebih berhasil dari konsep-konsep yang hampir sama lainnya “. Ditambahkan oleh Ir. Haryo Sasongko, MSc, inti pertemuan ini adalah keinginan pusat untuk mengetahui kebutuhan daerah yang sebenarnya dan apa yang diharapkan daerah terhadap rencana aksi Pemerintah Pusat

Beberapa hal yang menarik dalam pembahasan tersebut antara lain belum sinkronnya antara 7 isue strategis dengan detail pembahasan, perlunya integrasi dari rencana-rencana aksi untuk dituangkan dalam satu matrik, kelengkapan list kegiatan yang belum diisi dengan anggaran, sistem drainase peninggalan jaman belanda, kejelasan ruang lingkup (definisi) dari Kartamantul termasuk didalamnya wilayah administrasi (desa/kecamatannya), Beberapa rekomendasi terakhir yang berbeda dengan data terakhir seperti letak Terminal barang di Argosari, bongkar muat di Jl. Prambanan Piyungan, letak APY dll; kurangnya tanah yang bisa dimasuki air hujan sehingga memunculkan resiko genangan/banjir; kurangnya perhatian terhadap sumur resapan dan biopuri sebagari solusi peresapan air hujan, sinkronisasi dengan RPJMD Prov/Kab/Kota, penanganan sampah di pasar-pasar Kabupaten Bantul, dan pemanfaatan ruang di Kota Yogyakarta yang diatur oleh Perwal tentang 10 % persil untuk ruang terbuka hijau.

Kawulo Alit
March 23rd, 2009, 10:45 AM
PENGEMBANGAN PASAR TRADISIONAL ; Pemkab Gantungkan Kesediaan Pengembang

WATES - Pemkab Kulonprogo pada tahun 2009 merencanakan mengembangkan sebanyak 8 pasar tradisional yang kondisinya cukup memperihatinkan. Karena keterbatasan anggaran untuk pembiayaan pengembangannya pemkab menjalin kerja sama dengan pengembang.
Kepala Kantor Penanaman Modal Kulonprogo Ir Subagyo yang dihubungi di ruang kerjanya, Jumat (20/3) mengungkapkan kondisi beberapa pasar di wilayahnya cukup memperihatinkan. Jumlah pedagang yang cenderung meningkat, sehingga kondisi pasar semakin padat. Setiap musim hujan becek yang meninggalkan kesan kondisi pasar kumuh.
"Direncanakan ada 8 pasar yang akan dikembangkan atau direhabilitasi. Karena pemkab tidak punya dana maka akan ditawarkan kepada pengembang.
"Pasar yang perlu direnovasi semuanya pasar tradisional klas III. Jumlah pedagang dari waktu ke waktu terus berkembang," katanya.
Menurutnya rencana pengembangan pasar tersebut sudah disosialisasikan kepada para pedagang di pasar yang akan dikembangkan. Untuk pelaksanaannya tergantung dari kesiapan para pengembang yang akan membiayai pembangunannya.
Pasar yang akan direnovasi tersebut antara lain adalah Pasar Brosot Galur, yang memiliki luas lahan 7.150 tanah milik PAG, dengan jumlah pedagang ada 233 orang dengan jumlah kios 14 kios ditambah 5 los. Pasar Brosot ini merupakan pasar induk Kecamatan Galur, yang pangsa pasarnya berdatangan dari Kulonprogo, Bantul, Klaten hingga Kebumen.
Kemudian Pasar Sentolo juga merupakan pasar induk kecamatan. Areal seluas 6.175 m2, dengan jumlah pedagang saat ini 738 orang, terisi 20 buah los dan 123 kios. Pengunjung dan pedagang pasar ini hampir dari seluruh daerah DIY. Pasar Jombokan Tawangsari Pengasih yang memiliki lahan seluas 4.000 m2, dengan jumlah pedagang 239 orang dan ada 12 los ditambah puluhan kios tradisional non permanen.
"Sedangkan lainnya adalah pasar tradisional Kenteng Kembang Nanggulan dengan pedagang 357 orang tersedia luas lahan 5.000 m2, dengan 23 los dan kiosnya baru 24 buah. Serta Pasar Bangeran Bumireja Lendah, Pasar Potrogaten Lendah, Pasar Klangon Kalibawang, dan Pasar Pripih Kokap,"kata mantan Sekretaris Bappeda ini.

Kawulo Alit
March 23rd, 2009, 10:48 AM
Bank BPD Wonosari Bangun Gedung 3 Lantai
23/03/2009WONOSARI - Bank BPD DIY Cabang Wonosari akan memiliki gedung yang representatif berlantai tiga, untuk memberikan kenyamanan pelayanan kepada seluruh nasabah. Pembangunan gedung dilaksanakan oleh PT Adhi Karya TBK Jakarta dengan waktu 6 bulan atau sampai 10 September 2009 dengan dana Rp 8,9 miliar.
Dilaporkan oleh Pimpinan Proyek Pembangunan Gedung Bank BPD Cabang Wonosari Wachid Susanto, bahwa lokasi pembangunan Gedung Bank BPD Wonosari akan menempati lokasi lama dengan luas tanah 1.912 meter persegi, luas bangunan mencapai 2.935 meter persegi berlantai tiga. Bangunan terdiri dari dua bagian yakni bangunan utama tiga lantai, lantai satu untuk pelayanan nasabah secara umum, lantai dua untuk pelayanan kredit khusus dan administrasi, sedangkan lantai tiga untuk aula yang bisa digunakan sosial untuk bisa menampung sekitar 700 orang. Sedangkan bangunan pendukung terdiri dari Pos Satpam, Ruang ATM, ruang ibadah serta ruang untuk pompa jenset.
Peletakan batu pertama dimulainya pembangunan gedung BPD ini dilakukan oleh Bupati H Suharto SH, Direktur Utama Bank BPD DIY Supriyatna, Direktur Pemasaran Sulcha Prihati, Direktur Umum, serta Pimpinan Proyek, Jumat (20/3), yang juga dihadiri anggota Muspida serta Kepala SKPD dan para pengusaha di Gunungkidul.
Direktur Utama Bank BPD DIY Supriyatna dalam sambutannya menyatakan bahwa Bank BPD Cabang Wonosari merapakan cabang pertama yang dibuka. Bank BPD DIY Cabang Wonosari berkembang dengan pesat karena saat ini asetnya mencapai Rp 309 miliar terdiri dari kantor cabang dua kantor cabang pembantu di Playen dan Karangmojo, serta beberapa kantor kas, seperti di Patuk, Paliyan, Panggang, Ponjong, Semin dan akan dikembangkan di kecamatan lain. Dengan dibangunnya kantor kas baru menunjukkan bahwa masyarakat sudah sangat membutuhkan jasa perbankan.
Sementara itu Bupati H Suharto SH mengakui dari hasil penilaian BI bahwa Bank BPD DIY termasuk Bank yang sehat. Bahkan peran Bank BPD DIY dalam pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul begitu besar, karena meski dihadapkan pada berbagai masalah, namun pertumbuhan ekonomi saat ini masih mencapai 4,6 persen.
Bupati sangat berharap, karena Bank BPD DIY khususnya Cabang Wonosari mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, hendaknya tetap dipertahankan dan ditingkatkan terutama pelayanannya. Selain itu karena 76 persen penduduk Gunungkidul adalah petani, maka hendaknya bank ini juga bisa membina petani baik sektor tanaman pangan, peternakan dan perikanan.

bharadya
March 23rd, 2009, 12:50 PM
Alih Fungsi Tanah di Sleman Melonjak
Sunday, 22 March 2009


SLEMAN (SINDO) – Permohonan Izin Peruntukan Penggunaan Tanah (IPPT) di Sleman periode 2008 hingga triwulan pertama 2009 ini meningkat tajam.

Kepala Badan Pengendalian Pertanahan Daerah (BPPD) Sleman Fransisca Retno Wisudowati mengungkapkan,peningkatan permohonan izin banyak terjadi di wilayah sekitar kota. ”Yang jelas kawasan yang memang paling sering terjadi jual beli tanah,”ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk memberikan persetujuan pengajuan IPPT, ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan. Di antaranya aspek tata ruang wilayah yang bersangkutan, pertimbangan aspek ekonomi dan sosial. Persetujuan akan diberikan ketika dari hasil penelitian, permohonan tersebut tidak memberikan efek buruk bagi lingkungan di sekitarnya.

Dari catatan BPPD, hingga Maret 2009 ada 170 surat permohonan pengeringan tanah serta 29 objek pemanfaatan tanah. Jika dihitung secara kolektif dari permohonan tersebut, sedikitnya 20 hektare (ha) lahan di Sleman dalam waktu dekat akan berubah fungsi. Ketua Komisi C DPRD Sleman Syarif Hidayat mempertanyakan adanya persetujuan IPPT yang dikeluarkan oleh BPPD.

Menurutnya, untuk memberikan persetujuan tersebut harus berdasarkan rencana tata ruang wilayah (RTRW). ”Sementara hingga saat ini kita belum punya aturan daerah tentang RTRW ini. Draf belum sampai ke Dewan sementara perda lama telah berakhir masanya pada 2005 lalu,”tegasnya.

Dengan belum dimilikinya Perda RTRW Syarif mengkhawatirkan persetujuan yang diberikan oleh BPPD terhadap permohonan IPPT akan menyimpang dari rencana tata ruang. (maha deva)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/223217/

Kawulo Alit
March 23rd, 2009, 01:22 PM
Oh sorry Bhar,salah alamat postingnya..betapa bodohnya Aku:ohno:

bharadya
March 23rd, 2009, 01:23 PM
Oh sorry Bhar,salah alamat postingnya..betapa bodohnya Aku:ohno:

hehhee,, gapapa,, :D:D

lanjuutt :cheers::cheers:

SentotPawiro
March 23rd, 2009, 04:55 PM
Uh, ketauan ama bharadya :bash: :bash:

http://img5.imageshack.us/img5/5945/ambarrukmo1.jpg

Hotel Ambarrukmo sudah dipagari seng agak lama. Ada yg tahu mau jadi hotel apa?
Perkiraan Hotel Ambarrukmo akan menjadi Santika Premiere Ambarrukmo agak mental, coz aku baru baca koran kemaren, dalam tahun 2009-2010 Grup Santika hanya akan membangun jaringan hotelnya di BSD City, Palangkaraya, Banjarmasin, Bandung, Ambon, dan Semarang.
So, keliatannya Santika batal. Semoga bakal jadi hotel keren karena hotel ini sangat legendaris :cheers:(berkaca pada hotel Yamato di Surabaya yang menjadi hotel Majapahit Mandarin-Mandarin Oriental).

Kawulo Alit
March 24th, 2009, 12:12 AM
Uh, ketauan ama bharadya :bash: :bash:

http://img5.imageshack.us/img5/5945/ambarrukmo1.jpg

Hotel Ambarrukmo sudah dipagari seng agak lama. Ada yg tahu mau jadi hotel apa?
Perkiraan Hotel Ambarrukmo akan menjadi Santika Premiere Ambarrukmo agak mental, coz aku baru baca koran kemaren, dalam tahun 2009-2010 Grup Santika hanya akan membangun jaringan hotelnya di BSD City, Palangkaraya, Banjarmasin, Bandung, Ambon, dan Semarang.
So, keliatannya Santika batal. Semoga bakal jadi hotel keren karena hotel ini sangat legendaris :cheers:(berkaca pada hotel Yamato di Surabaya yang menjadi hotel Majapahit Mandarin-Mandarin Oriental).

Dulu yang saya baca juga begitu,akan menjadi Hotel Santika??
Buat temen2 dimanapun berada,yang tahu bekas Hotel Ambarulmo ini akan di fungsikan apa?Tolong kasih info,jangan segan2 masuk ke Lokasi Thread Yogya.:)

bharadya
March 24th, 2009, 03:27 AM
Uh, ketauan ama bharadya :bash: :bash:

http://img5.imageshack.us/img5/5945/ambarrukmo1.jpg

Hotel Ambarrukmo sudah dipagari seng agak lama. Ada yg tahu mau jadi hotel apa?
Perkiraan Hotel Ambarrukmo akan menjadi Santika Premiere Ambarrukmo agak mental, coz aku baru baca koran kemaren, dalam tahun 2009-2010 Grup Santika hanya akan membangun jaringan hotelnya di BSD City, Palangkaraya, Banjarmasin, Bandung, Ambon, dan Semarang.
So, keliatannya Santika batal. Semoga bakal jadi hotel keren karena hotel ini sangat legendaris :cheers:(berkaca pada hotel Yamato di Surabaya yang menjadi hotel Majapahit Mandarin-Mandarin Oriental).

Dulu yang saya baca juga begitu,akan menjadi Hotel Santika??
Buat temen2 dimanapun berada,yang tahu bekas Hotel Ambarulmo ini akan di fungsikan apa?Tolong kasih info,jangan segan2 masuk ke Lokasi Thread Yogya.:)

^^stauku emang mo dibikin Santika,, kalo ga salah akhir 2006 MoU ditandatanganin Sultan HB X ama pihak Santika trus rencana taun 2007 pengerjaan dilakukan.. tapi ga tau apa masalahnya mpe sekarang lom ada kejelasan soal hotel itu..:ohno::ohno:

Sizter85
March 24th, 2009, 05:18 AM
Kemarin lewat area pasar Gabusan pas akan ke objek wisata Parang tritis,.... wah sudah ada boulevardnya,.. jd semakin cantik

bharadya
March 24th, 2009, 05:21 AM
Dewan Tolak Jadi Bamper Pemprov
Cairkan Dana Bandara Rawan Masalah Hukum


JOGJA - Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal sudah memberikan jaminan anggaran pengembangan Bandara Adisutjipto Rp 62 miliar bakal cair April mendatang. Meski sudah ada lampu hijau dari Menhub, tidak lantas membuat anggota DPRD DIJ berubah sikap.
Usulan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X agar DPRD DIJ menyetujui pencairan anggaran mendahului Perubahan APBD 2009 Rp 7,9 miliar sebagai pendamping anggaran pusat, tetap belum direspons positif oleh anggota parlemen. “Kami tidak mau menjadi bamper pemprov,” ujar anggota Panitia Anggaran DPRD DIJ Esti Wijayati saat dihubungi kemarin.
Esti mengungkapkan pencairan mendahului perubahan itu tak memiliki dasar hukum yang kuat. “Dasar hukumnya cenderung ada di wilayah abu-abu,” beber Srikandi PDIP yang tahun ini kembali maju menjadi caleg DPRD DIJ dari Dapil Sleman itu.
Indikasi dari semua itu, tutur ibu tiga anak ini, pemprov tak cukup pede (percaya diri) mencairkan anggaran mendahului tanpa melibatkan dewan. Terbukti, pemprov ragu-ragu saat ada sejumlah anggota dewan mempersilakan mencairkan anggaran untuk pengadaan tanah bandara itu lewat peraturan gubernur (pergub).
“Pemprov saja ragu-ragu, kok kami mau dijadikan bamper. Nggak mau dong,” cetusnya berapi-api. Secara tegas Esti juga tak sependapat dengan pernyataan beberapa koleganya sesama anggota dewan agar pencairan dana bandara itu cukup dikuatkan dengan pergub.
Bila itu dipilih dewan, maka sama saja dewan setuju pengadaan tanah bandara itu, termasuk kebutuhan wajib dan mengikat. Dasar yang menjadi acuan pemprov seperti dikatakan Sekprov DIJ Tri Harjun Ismaji, adalah pasal 106 dan 132 Permendagri No 13/2006. “Apakah pengadaan tanah itu dapat dikategorikan kebutuhan wajib dan mengikat? Pemahaman dewan dan pemprov saat ini belum sama,” ucapnya.
Lantaran kondisi itu, Esti tak ingin buru-buru mengambil sikap. Ia khawatir bila dewan sampai menyetujui anggaran mendahului perubahan itu rawan menimbulkan masalah hukum di belakang hari. “Kita perlu kedepankan asas kehati-hatian sesuai UU No 28/1999,” ajaknya.
Sebagai solusi terbaik dari kontroversi itu, Esti kembali meminta agar pemprov mengagendakan percepatan Perubahan APBD 2009. Juni mendatang diharapkan Perubahan APBD sudah dapat dibahas. ‘’Toh waktunya nggak lama. Apa susahnya menunggu dua bulan,” pintanya.
Untuk pengembangan bandara, Esti menyarankan anggaran dari pusat dioptimalkan lebih dulu karena akan cair pada April. Sedangkan dari APBD DIJ menyusul dua bulan kemudian.
Ketua FKB DPRD DIJ Sukamto mengatakan, sebetulnya tak sulit mencari solusi soal anggaran bandara. Bila merasa gamang menggunakan mekanisme pencairan mendahului Perubahan APBD 2009, pemprov dan dewan dapat berkonsultasi ke Depdagri. “Kita tanyakan saja pada ahlinya,” kata Sukamto.
Sekretaris FPKS Arief Budiono mengatakan pihaknya tetap berpendapat anggaran pengadaan tanah Bandara Adisutjipto itu tak perlu persetujuan dewan. Merujuk keterangan Sekprov saat rapat kerja dengan panggar, maka tak ada alasan bagi pemprov khawatir menerbitkan pergub.
Menurut Budiono, dasar yang dipakai Sekprov cukup kuat yakni Permendagri No 13/ 2006. “Justru kalau sekarang pemprov merasa ragu-ragu itu, malah aneh. Ada apa. Katanya itu untuk kepentingan publik,” sindir Sudradjat Selorudjito.
Terpisah, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuang dan Aset DIJ Bambang Wisnu Handoyo (BWH) mengatakan pemprov tak mungkin meninggalkan dewan. Surat gubernur itu dikirimkan sebagai bentuk komunikasi antarsesama penyelenggara pemerintahan.
‘’Materi yang kami mintakan persetujuan bukan hanya soal bandara. Juga soal anggaran hibah Rp 7,5 miliar untuk rekonstruksi Candi Prambanan dan Bangsal Trajumas Keraton Jogjakarta,” terang BWH.
Masalah dana hibah itu juga tak kalah pentingnya. Mengingat dana itu telah dikirimkan Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat sejak 31 Desember 2008. Dana itu sekarang disimpan di kas daerah. ‘’Untuk mencairkannya kami butuh persetujuan dewan,’’ ujarnya. (kus)

http://www.radarjogja.co.id/berita/metropolis/2500-dewan-tolak-jadi-bamper-pemprov.html

bharadya
March 24th, 2009, 05:28 AM
KANTOR TNGM DIRESMIKAN ; Dirjen Pesan Minimalkan Konflik



24/03/2009 09:55:31
SLEMAN (KR)-Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Ir Darori MM mengatakan, pengelolaan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) harus meminimalkan terjadinya konflik atau gesekan dengan daerah atau masyarakat. Hal itu bisa terwujud jika jajaran di lingkungan TNGM terus melakukan sosialisasi tentang TNGM, baik ke Pemda maupun masyarakat di dekat kawasan TNGM.
Hal tersebut dikemukakan Darori saat meresmikan Kantor Balai TNGM yang menempati gedung baru di Jalan Kaliurang Km 22,5 Hargobinangun, Pakem, Sleman, Minggu (22/3). Dikemukakan Darori, dalam pengelolaan TNGM yang memiliki luas 6.410 hektar yang meliputi Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali, manajemen penataan zonasi harus dipikirkan matang. Hal ini karena TNGM mencakup lahan yang dikelola Perum Perhutani, Dinas Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
”Pengelola TNGM harus bisa mempelajari situasi setempat, karena ada potensi konflik yang mungkin muncul, seperti tambang pasir, kayu dan potensi konflik lainnya yang harus diwaspadai,” kata Darori. Dikemukakannya, TNGM merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, sebagai salah satu dari 50 Taman Nasional yang ada di Indonesia.
”Kawasan TNGM memiliki keistimewaan tersendiri yaitu berupa kawasan dengan potensi vulkanik yang tercatat sebagai gunung yang sangat aktif dan kondisi ini menjadi daya tarik wisatawan,” kata Darori.
Kepala Balai TNGM Ir Tri Prasetyo mengatakan, sejak terbentuk melalui Keputusan Menteri Kehutanan pada tahun 2004 TNGM, di lapangan ditemui masih adanya perambahan dan pencurian kayu dan penambangan pasir di kawasan yang dilarang. Selama ini penanganan permasalahan penyidikan dan perlindungan hutan adalah melalui koordinasi dengan dinas/instansi terkait serta melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya preventif. (Apw)-n


”Dalam hal pengamanan kawasan TNGM, telah dilakukan kerja sama dengan masyarakat mengenai pengamanan partisipatif di wilayah Kabupaten Boyolali,” kata Tri Prasetyo.
Tokoh pariwisata di Kaliurang, Christian Awuy mengatakan TNGM harus banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak muncul kesalahpahaman. Bagi pariwisata sendiri, keberadaan TNGM ini diharapkan semakin mendukung dunia pariwisata di kawasan Gunung Merapi. (Apw)-n

http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=194812&actmenu=36

SentotPawiro
March 24th, 2009, 09:32 AM
Omong-omong soal kantor TNGM sudah diresmikan, nih aku punya foto Museumnya yang bakal segera diresmikan (tinggal final touch sih, tapi kok agak ngadat) :)


http://img15.imageshack.us/img15/4126/tngm1.jpg

http://img13.imageshack.us/img13/6496/tngm2.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/9015/tngm3.jpg

http://img21.imageshack.us/img21/5936/tngm4.jpg

http://img18.imageshack.us/img18/6185/tngm5.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/9094/tngm6.jpg

http://img16.imageshack.us/img16/3699/tngm7.jpg


Dalemnya keren punya, tapi sory ga ada gambarnya coz tahu sendiri kan alasannya :bash: :bash:

Kawulo Alit
March 24th, 2009, 11:42 AM
Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Taman

SLEMAN--Operasi penertiban yang dilakukan petugas Pol PP dan Tibmas Sleman terhadap para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area Taman Denggung bukan untuk tujuan jangka pendek meraih Adipura tetapi sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi taman sebagai sebuah area ruang publik yang nyaman bagi masyarakat dan taman bermain anak anak.
"Tanpa adanya program Adipura pun, upaya menciptakan kenyamanan, kebersihan dan keindahan Taman Denggung sebagai ruang publik akan terus dilakukan," kata Kepala Bagian Humas Sleman Dra Endah SW kepada Bernas Jogja, Senin (23/3).
Menurut Endah, Pemkab Sleman membangun dan menata Taman Denggung sebagai upaya untuk menyediakan ruang publik bagi masyarakat, bukan untuk tempat berjualan. Area yang disediakan untuk berjualan adalah di parkiran Pasar Denggung dan sekitarnya. Karena itu bila ada pedagang yang akan berjualan dipersilakan di dekat Pasar Denggung.
Adapun luas keseluruhan area Taman Denggung 22.400 m2 termasuk lapangan. Sampai saat ini fasilitas yang telah dibangun adalah toilet, patung gajah, fasilitas bermain anak-anak berupa alat permainan prosotan 2 buah, bola dunia 1 buah, ayunan 3 buah, jungkat-jungkit 1 buah, sepeda-sepedaan 3 buah dan komedi putar 1 buah.
Selain itu fasilitas olah raga berupa alat olah raga 8 buah dan area jalan pijat refleksi 115 m2. Selain itu, penataan dan penambahan fasilitas lapangan serta pembenahan tempat parkir.
Sementara Kepala Seksi Pertamanan Dinas Kimpraswilhub Kabupaten Sleman H Sungkono ST mengatakan, pada tahun 2009 area lapangan Denggung akan terus dikembangkan. Beberapa fasilitas akan ditambah agar erea publik tersebut semakin representatif.
Untuk pengembangan tersebut Pemkab Sleman melalui APBD sudah menganggarkan sebesar Rp 168 juta dan mendapat dukungan dari APBD Provinsi sebesar Rp 500 juta. Pengembangan lapangan Denggung ditargetkan akan dilaksanakan Juni 2009.
Beberapa fasilitas yang akan ditata kembali di antaranya pembenahan tribun upacara termasuk penyempurnaan akses jalan masuk ke tribun. Di bawah tribun tersebut akan dibangun fasilitas toilet. Dan untuk penyempurnaan lingkungan di sekitar lapangan akan dibangun sumur resapan yang saat ini belum ada. Pembenahan lain yang juga akan dilakukan adalah penataan tempat parkir dengan pemberian garis dan pembangunan taman di area parkir. "Pengembangan‑pengembangan ini terus dilakukan untuk mengoptimalkan area di seputar lapangan Denggung yang masih kosong," kata Endah.

Kawulo Alit
March 24th, 2009, 11:48 AM
Penataan TNGM Libatkan 4 Kabupaten

SLEMAN--Dalam SLEMAN--Dalam penataan kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), pengelola TNGM harus berkoordinasi dengan 4 kabupaten. Sebab luas TNGM yang mencapai 6.000 hektar itu berada di 4 kabupaten yaitu Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten.
Dalam koordinasi dengan 4 kabupaten tersebut perlu dilakukan pengkajian tentang zonasi, bagaimana zonasi-zonasi ini diterima semua pihak dan diamati masalah yang ada.
"Jangan emosional dalam mengambil tindakan," kata Direktur Jenderal Perlindungan Hutan daan Konservasi Alam Departemen Kehutanaan RI Ir Darori MM ketika meresmikan gedung Kantor Balai TNGM di Kaliurang Hargobinangun, Pakem, Sleman, Minggu (22/3) sore. Dikatakan, dengan adanya balai TNGM, Bupati/Wakil Bupati harus selalu mengawasi kegiatan di TNGM.
Menghadapi masalah penambangan pasir dan pencurian kayu, Darori meminta agar zonasi inti tak boleh disentuh dan perlu sosialisasi pada masyarakat. Kalau itu dari hutan lindung maka harus ditegakkan secara hukum kalau ada pencurian.
Menurut Darori, sosialisasi dan pengertian pada masyarakat sangat diperlukan. Kolaborasi dalam pengelolaan hutan, misalnya petani mengambil rumput di hutan, tapi tidak memberikan uang pada petugas, tetapi membawa kotoran ternaknya untuk memupuk rumput yang bisa diambil. Zone inti yang tak boleh disentuh karena dimanfaatkan untuk penelitian, pendidikan dan pariwisata.
Sementara Kepala Balai TNGM Ir Tri Prasetyo mengatakan, Balai TNGM merupakan balai taman nasional tipe B yang terdiri bagian TU, Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah I yang meliputi wilayah Kabupaten Sleman dan Magelang dengan kedudukan di Magelang terdiri dari 4 resor yaitu resor Cangkringan, Turi, Pakem dan resor Srumbung‑Dukun.
Sedang seksi pengelolaan Taman Nasional wilayah II meliputi wilayah Kabupaten Boyolali dan Klaten dengan kedudukan di Boyolali, terdiri dari 3 resor yaitu resor Kemalang, Selo dan Musuk‑Cepogo. Sampai saat ini pegawai Balai TNGM berjumlah 70 orang, 23 di antaranya adalah fungsional Polhut dan 8 orang fungsional PEH.
Selama periode tahun 2008 jumlah pengunjung di kawasan wisata alam TNGM sebanyak 199.700 orang terdiri dari wisatawan nusantara 197.144 orang dan wisatawan mancanegara 2.556 orang. Selama periode tahun 2008 telah disetor PNBP ke kas negara sebesar Rp 105,90 juta. kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), pengelola TNGM harus berkoordinasi dengan 4 kabupaten. Sebab luas TNGM yang mencapai 6.000 hektar itu berada di 4 kabupaten yaitu Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten.
Dalam koordinasi dengan 4 kabupaten tersebut perlu dilakukan pengkajian tentang zonasi, bagaimana zonasi-zonasi ini diterima semua pihak dan diamati masalah yang ada.
"Jangan emosional dalam mengambil tindakan," kata Direktur Jenderal Perlindungan Hutan daan Konservasi Alam Departemen Kehutanaan RI Ir Darori MM ketika meresmikan gedung Kantor Balai TNGM di Kaliurang Hargobinangun, Pakem, Sleman, Minggu (22/3) sore. Dikatakan, dengan adanya balai TNGM, Bupati/Wakil Bupati harus selalu mengawasi kegiatan di TNGM.
Menghadapi masalah penambangan pasir dan pencurian kayu, Darori meminta agar zonasi inti tak boleh disentuh dan perlu sosialisasi pada masyarakat. Kalau itu dari hutan lindung maka harus ditegakkan secara hukum kalau ada pencurian.
Menurut Darori, sosialisasi dan pengertian pada masyarakat sangat diperlukan. Kolaborasi dalam pengelolaan hutan, misalnya petani mengambil rumput di hutan, tapi tidak memberikan uang pada petugas, tetapi membawa kotoran ternaknya untuk memupuk rumput yang bisa diambil. Zone inti yang tak boleh disentuh karena dimanfaatkan untuk penelitian, pendidikan dan pariwisata.
Sementara Kepala Balai TNGM Ir Tri Prasetyo mengatakan, Balai TNGM merupakan balai taman nasional tipe B yang terdiri bagian TU, Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah I yang meliputi wilayah Kabupaten Sleman dan Magelang dengan kedudukan di Magelang terdiri dari 4 resor yaitu resor Cangkringan, Turi, Pakem dan resor Srumbung‑Dukun.
Sedang seksi pengelolaan Taman Nasional wilayah II meliputi wilayah Kabupaten Boyolali dan Klaten dengan kedudukan di Boyolali, terdiri dari 3 resor yaitu resor Kemalang, Selo dan Musuk‑Cepogo. Sampai saat ini pegawai Balai TNGM berjumlah 70 orang, 23 di antaranya adalah fungsional Polhut dan 8 orang fungsional PEH.
Selama periode tahun 2008 jumlah pengunjung di kawasan wisata alam TNGM sebanyak 199.700 orang terdiri dari wisatawan nusantara 197.144 orang dan wisatawan mancanegara 2.556 orang. Selama periode tahun 2008 telah disetor PNBP ke kas negara sebesar Rp 105,90 juta.

Kawulo Alit
March 24th, 2009, 01:32 PM
Terban Disulap Jadi Taman Terbuka

JOGJA - Sejumlah aset Pemkot Jogja yang selama ini mangkrak, bakal dioptimalkan. Optimalisasi aset itu dilakukan dengan mengubah fungsi aset tersebut. Setelah bekas Terminal Umbulharjo dijadikan Pasar Seni Kerajinan (PSK), kali ini gantian bekas Sub-Terminal Terban yang digarap.

''Kami akan jadi kawasan Terban sebagai Taman Terbuka,'' ungkap Wali Kota Herry Zudianto usai menghadiri Milad Ke-28 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kemarin (23/3).

Didampingi Tenaga Ahli Bidang Aset Syauki Soeratno, Herry menjelaskan, luas total Taman Terbuka itu mencapai 4.000 meter persegi. Cakupannya meliputi bekas Sub-Terminal Terban dan Pasar Terban.

Awalnya, wali kota merancang pembenahan kawasan Terban diadakan tahun ini. Tapi karena menumpuknya agenda pemkot, seperti pengambilalihan pengelolaan Terminal Giwangan dan PSK, rencana itu terpaksa ditangguhkan. ''Kami realisasikan 2010,'' katanya.

Tahun ini, Herry mengaku lebih memprioritaskan pembangunan PSK. Ia yakin, dengan selesainya PSK akan mampu lebih menggerakan roda ekonomi Jogja Selatan. ''Jogja Selatan kalau tidak digerakkan, sektor ekonominya bisa terancam. Bahkan bisa makin tertinggal dari Jogja Utara,'' terangnya.

Kembali soal gagasan Taman Terbuka, Kang Herry mengatakan, kelak akan dijadikan sarana layanan ruang publik bagi masyarakat. Di lokasi akan dilengkapi fasilitas hot spot, tempat olahraga, dan panggung terbuka. Taman itu juga punya keterkaitan dengan wisata Kali Code. Pemkot lanjut Kang Herry, saat ini juga sibuk membersihkan Kali Code dari sampah. ''Kita buat jaringan pembersih dari atas di daerah perbatasan dengan Kabupaten Sleman,'' tuturnya.

Berbeda dengan Taman Pintar yang difokuskan untuk anak-anak, Taman Terbuka itu akan mengarah pada segmen pelajar dan mahasiswa. ''Kita rancang anggarannya Rp 7 miliar,'' papar suami Dyah Suminar ini.

Dana pembangunan Taman Terbuka kelak sepenuhnya dibiayai dengan APBD Kota Jogja. Keberdaan Taman Terbuka ini juga makin melengkapi fasilitas ruang publik yang disediakan pemkot. Tahun 2009 ini pemkot baru saja mengucurkan bantuan Rp 800 juta untuk pembangunan taman bermain arena BMX di Kebun Binatang Gembira Loka. Selain itu, setiap tahun pemkot juga mengadakan pembebasan tanah milik warga yang dipakai untuk ruang publik dan prasarana olahraga.

Ini membuktikan Pak Herry Peduli sama Lingkungan...makin banyak Taman makin segar udara Yogya:)

bharadya
March 24th, 2009, 02:39 PM
Omong-omong soal kantor TNGM sudah diresmikan, nih aku punya foto Museumnya yang bakal segera diresmikan (tinggal final touch sih, tapi kok agak ngadat) :)


http://img15.imageshack.us/img15/4126/tngm1.jpg

http://img13.imageshack.us/img13/6496/tngm2.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/9015/tngm3.jpg

http://img21.imageshack.us/img21/5936/tngm4.jpg

http://img18.imageshack.us/img18/6185/tngm5.jpg

http://img14.imageshack.us/img14/9094/tngm6.jpg

http://img16.imageshack.us/img16/3699/tngm7.jpg


Dalemnya keren punya, tapi sory ga ada gambarnya coz tahu sendiri kan alasannya :bash: :bash:

wehehe.. keren juga.. ada ya bangunan kayak gini di Jogja.. :D:D
ancer2nya lewat mana?? pengen ke sono euy...:lol::lol:

bharadya
March 24th, 2009, 02:40 PM
Terban Disulap Jadi Taman Terbuka

JOGJA - Sejumlah aset Pemkot Jogja yang selama ini mangkrak, bakal dioptimalkan. Optimalisasi aset itu dilakukan dengan mengubah fungsi aset tersebut. Setelah bekas Terminal Umbulharjo dijadikan Pasar Seni Kerajinan (PSK), kali ini gantian bekas Sub-Terminal Terban yang digarap.

''Kami akan jadi kawasan Terban sebagai Taman Terbuka,'' ungkap Wali Kota Herry Zudianto usai menghadiri Milad Ke-28 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kemarin (23/3).

Didampingi Tenaga Ahli Bidang Aset Syauki Soeratno, Herry menjelaskan, luas total Taman Terbuka itu mencapai 4.000 meter persegi. Cakupannya meliputi bekas Sub-Terminal Terban dan Pasar Terban.

Awalnya, wali kota merancang pembenahan kawasan Terban diadakan tahun ini. Tapi karena menumpuknya agenda pemkot, seperti pengambilalihan pengelolaan Terminal Giwangan dan PSK, rencana itu terpaksa ditangguhkan. ''Kami realisasikan 2010,'' katanya.

Tahun ini, Herry mengaku lebih memprioritaskan pembangunan PSK. Ia yakin, dengan selesainya PSK akan mampu lebih menggerakan roda ekonomi Jogja Selatan. ''Jogja Selatan kalau tidak digerakkan, sektor ekonominya bisa terancam. Bahkan bisa makin tertinggal dari Jogja Utara,'' terangnya.

Kembali soal gagasan Taman Terbuka, Kang Herry mengatakan, kelak akan dijadikan sarana layanan ruang publik bagi masyarakat. Di lokasi akan dilengkapi fasilitas hot spot, tempat olahraga, dan panggung terbuka. Taman itu juga punya keterkaitan dengan wisata Kali Code. Pemkot lanjut Kang Herry, saat ini juga sibuk membersihkan Kali Code dari sampah. ''Kita buat jaringan pembersih dari atas di daerah perbatasan dengan Kabupaten Sleman,'' tuturnya.

Berbeda dengan Taman Pintar yang difokuskan untuk anak-anak, Taman Terbuka itu akan mengarah pada segmen pelajar dan mahasiswa. ''Kita rancang anggarannya Rp 7 miliar,'' papar suami Dyah Suminar ini.

Dana pembangunan Taman Terbuka kelak sepenuhnya dibiayai dengan APBD Kota Jogja. Keberdaan Taman Terbuka ini juga makin melengkapi fasilitas ruang publik yang disediakan pemkot. Tahun 2009 ini pemkot baru saja mengucurkan bantuan Rp 800 juta untuk pembangunan taman bermain arena BMX di Kebun Binatang Gembira Loka. Selain itu, setiap tahun pemkot juga mengadakan pembebasan tanah milik warga yang dipakai untuk ruang publik dan prasarana olahraga.

Ini membuktikan Pak Herry Peduli sama Lingkungan...makin banyak Taman makin segar udara Yogya:)


^^plizz dong pak Heri,, jangan pake nama itu.. :ohno::ohno:


tentang taman,, brarti bener2 kan Pak Heri itu WAGIMAN :lol::lol:

Kawulo Alit
March 24th, 2009, 09:30 PM
^^plizz dong pak Heri,, jangan pake nama itu.. :ohno::ohno:


tentang taman,, brarti bener2 kan Pak Heri itu WAGIMAN :lol::lol:

Ya ga apa2 lah WAGIMAN,biar kotanya Indah banyak Taman biar sedikit ada Paru2 Kotanya:):)

SentotPawiro
March 25th, 2009, 09:43 AM
wehehe.. keren juga.. ada ya bangunan kayak gini di Jogja.. :D:D
ancer2nya lewat mana?? pengen ke sono euy...:lol::lol:

Menawi panjenengan badhe dateng arah Kaliurang, mangke saderengipun TPR wonten homestay ingkang naminipun disaster oasis ing sakilenipun margi. Mlebet mawon margi alit saderengipun homestay wau. Lajeng dugi wonten prosekawanan, mbelok ngaler teras dugi kepanggih margi ageng panggenan museum TNGM menika.

Tapi U ga bisa pake mobil bhar, soale jalan ke lokasinya masih ada yang belum jadi.

bharadya
March 25th, 2009, 12:16 PM
Menawi panjenengan badhe dateng arah Kaliurang, mangke saderengipun TPR wonten homestay ingkang naminipun disaster oasis ing sakilenipun margi. Mlebet mawon margi alit saderengipun homestay wau. Lajeng dugi wonten prosekawanan, mbelok ngaler teras dugi kepanggih margi ageng panggenan museum TNGM menika.

Tapi U ga bisa pake mobil bhar, soale jalan ke lokasinya masih ada yang belum jadi.

hoo,, trus kapan2 bener2 mo dibuka?? mo bawa temen2 Jepangku kesono.. lumayan ada objek baru,, selaen Ullen Sentalu,,

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 12:36 PM
Pertahankan Ciri Khusus Pasar Sentolo
Rabu, 25 Mar 2009 11:35:42

WATES -- Rencana renovasi Pasar Sentolo, seandainya segera dilakukan, diharapkan tetap mempertahankan ciri khusus pasar tersebut sebagai pasar Ibukota Kabupaten Kulonprogo lama yang waktu itu di bawah parentah Kasultanan.
Harapan tersebut diungkapkan dua angota DPRD Kulonprogo, Humam Turmudzi SH dan Drs H Kasdiyono. Kedua orang penting di DPRD Kulonprogo ini sama-sama menghendaki adanya ciri khusus dalam seni arsitektur yang menggambarkan pasar Sentolo sebagai pasar tinggalan Kasultanan.
"Saya memberikan apresiasi terhadap rencana pengembangan Pasar Sentolo. Namun harus ada perhatian di beberapa hal, termasuk seni arsitekturnya harus menggambarkan ciri khusus," ujar Humam Turmudzi.
Yang dimaksud Humam, arsitektur Joglo agar dominan dalam bentuk pasarnya nanti. Di samping itu, pasar di selatan jalan perlu dikembalikan seperti semula. Jalan yang membelah pasar agar dikembalikan, agar kendaraan pedagang serta pembeli dapat masuk hingga daerah selatan.
Tujuannya agar distribusi pembeli merata di semua bagian. "Sekarang ini kan pedagang yang laku jualannya hanya yang ada di pinggir jalan, di depan. Akhirnya pedagang di dalam pada keluar, jualan di luar pasar," ungkapnya.
Menanggapi rencana perluasan pasar di utara jalan, menurut Humam, tidak masalah. Yang penting ada pengaturan yang baik sehingga tidak mengganggu aktivitas sekolah dan Puskesmas di sekitar pasar.
"Untuk utara jalan seharusnya komoditas yang dijual yang tidak ada limbahnya, seperti kemasan, pedagang kain serta logam," ujarnya.
Ketua DPRD Kulonprogo, Kasdiyono, mengingatkan Pasar Sentolo adalah komunitas pedagang kelas ekonomi menengah ke bawah. "Jadi dalam renovasi harus ada komunikasi dengan pedagang, dengan maksud semua pedagang mampu bertahan berjualan di pasar ini. Jangan sampai memberatkan mereka. Dan jangan terjadi pedagang Pasar Sentolo semua ganti pedagang baru yang semuanya berkantong tebal, sehingga menggusur pedagang lama," katanya.
Kasdiyono juga mengingatkan, lokasi pasar di dekat palang kereta api, ke depan perlu dipikirkan kemungkinan jalan di pasar ini satu arah. "Di sini dapat dibuat jalan lingkar, misalnya dari Ngelo ke barat lewat selatan Balai Desa Sentolo ke utara," terangnya.
Tata ruang pasar agar dibuat memudahkan akses ke semua sudut pasar, sehingga semua pedagang akan laku berjualan. Bukan hanya yang lokasinya strategis saja.

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 02:48 PM
MUSEUM BAHARI DI YOGYA

JOGJA- Satu lagi bangunan museum akan dibuka di Jogja. Berbeda dengan museum-museum lain di Jogja yang banyak bersentuhan dengan budaya. Museum baru yang akan mulai dibuka pertengahan April mendatang itu, adalah museum bahari.

Museum ini berada di Jalan Wates, tepatnya di Perempatan Wirobrajan ke barat di sisi Selatan jalan. Sayangnya, sejumlah anggota TNI AL yang ada di lokasi tersebut enggan memberikan keterangan rinci tentang museum yang dibangun mirip kapal perang ini.

Tapi, jika dilihat sekilas, museum ini memang mirip kapal perang asli. Tak hanya wujudnya, tapi juga fasilitas dan bagian-bagiannya. Di depannya diletakkan sejumlah perlengkapan kapal perang. Mulai jangkar, baling- baling kapal, tali tambang berukuran besar dan lain-lain.

"Ini nanti dibuka untuk umum kok," terang anggota TNI Al ini singkat.

bharadya
March 25th, 2009, 02:55 PM
MUSEUM BAHARI DI YOGYA

JOGJA- Satu lagi bangunan museum akan dibuka di Jogja. Berbeda dengan museum-museum lain di Jogja yang banyak bersentuhan dengan budaya. Museum baru yang akan mulai dibuka pertengahan April mendatang itu, adalah museum bahari.

Museum ini berada di Jalan Wates, tepatnya di Perempatan Wirobrajan ke barat di sisi Selatan jalan. Sayangnya, sejumlah anggota TNI AL yang ada di lokasi tersebut enggan memberikan keterangan rinci tentang museum yang dibangun mirip kapal perang ini.

Tapi, jika dilihat sekilas, museum ini memang mirip kapal perang asli. Tak hanya wujudnya, tapi juga fasilitas dan bagian-bagiannya. Di depannya diletakkan sejumlah perlengkapan kapal perang. Mulai jangkar, baling- baling kapal, tali tambang berukuran besar dan lain-lain.

"Ini nanti dibuka untuk umum kok," terang anggota TNI Al ini singkat.

^^DEKAT RUMAHKUUU:lol::lol::lol::lol:

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 02:58 PM
^^DEKAT RUMAHKUUU:lol::lol::lol::lol:

Oh ya,good so we could meet you in your home after coming from Museum :cheers:

so you could take Pics of that Museum,soon.:)

bharadya
March 25th, 2009, 03:04 PM
Oh ya,good so we could meet you in your home after coming from Museum :cheers:

so you could take Pics of that Museum,soon.:)

^^YEPP,,dari dulu uda heran,, gedung apaan yah,, koq masi dipagerin seng tapi bentuk bangunannya kayak kapal gitu.. trus banyak anggota TNI AL lagi..

tapi yg bikin aku agak bertanya-tanya,, bangunannya deket banget sama jalan raya...:nuts::nuts:

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 03:10 PM
^^YEPP,,dari dulu uda heran,, gedung apaan yah,, koq masi dipagerin seng tapi bentuk bangunannya kayak kapal gitu.. trus banyak anggota TNI AL lagi..

tapi yg bikin aku agak bertanya-tanya,, bangunannya deket banget sama jalan raya...:nuts::nuts:

so smoga menjadi daya tarik lagi buat yogya,dan daerah sekitarnya kecipratan rejeki juga,karena akan banyak Turis Domestik or Mancanegara mengunjungi tempat ini..:banana::banana:

bharadya
March 25th, 2009, 03:19 PM
so smoga menjadi daya tarik lagi buat yogya,dan daerah sekitarnya kecipratan rejeki juga,karena akan banyak Turis Domestik or Mancanegara mengunjungi tempat ini..:banana::banana:

yepp.. :D:D:D

Jogja Barat jadi tambah rameee

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 03:22 PM
yepp.. :D:D:D

Jogja Barat jadi tambah rameee

Yup,Jadi ga terfokus di Yogya Utara or Yogya Timur:)

Kawulo Alit
March 25th, 2009, 08:23 PM
aku si biasanya pake photobucket...:cheers:

Bhar,Bagaimana untuk create photobucket? because no button to make Album or to put Pics..
can you tell me exactly how to make it easy to do?:ohno::ohno:

vielen Dank

SentotPawiro
March 26th, 2009, 06:10 AM
http://i694.photobucket.com/albums/vv309/SentotPrawiro/stadbantul1.jpg

http://i694.photobucket.com/albums/vv309/SentotPrawiro/stadbantul2.jpg

http://i694.photobucket.com/albums/vv309/SentotPrawiro/stadbantul3.jpg

http://i694.photobucket.com/albums/vv309/SentotPrawiro/stadbantul4.jpg

Sebenarnya stadionnya akan menjadi bagus jika mengikuti rencana pembangunan yang telah dibuat. Namun berhubung terkendala masalah pendanaan pembangunan seperti yang dikemukakan mas tomkris, stadion beserta kompleksnya masih :nuts:.
Jika komplek stadion maguwoharjo (rencana) punya sirkuit motor dan indoor court, maka kelebihan komplek stadion sultan agung ini memiliki arena pacuan kuda dan outdoor court (jadi inget sylphid :horse: )

SentotPawiro
March 26th, 2009, 06:21 AM
the beautiful one :). sayang kekurangan dana :bash:

http://img23.imageshack.us/img23/2900/24august03c.jpg (http://img23.imageshack.us/my.php?image=24august03c.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img4.imageshack.us/img4/1346/24august03d.jpg (http://img4.imageshack.us/my.php?image=24august03d.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img12.imageshack.us/img12/9305/24august03e.jpg (http://img12.imageshack.us/my.php?image=24august03e.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img27.imageshack.us/img27/4577/24august03g.jpg (http://img27.imageshack.us/my.php?image=24august03g.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

http://img17.imageshack.us/img17/3169/24august03k.jpg (http://img17.imageshack.us/my.php?image=24august03k.jpg)
By tomkris (http://profile.imageshack.us/user/tomkris)

Courtesy of Ir. Jatmika Adi Suryadibrata, Msc & Ir. Ikaputra Phd

Padahal kalo sesuai gambarannya bakal polke (jempol dan oke) :lol:
Semoga bakal dilanjutin, coz keliahatan dari foto masih ada bagian stadion yang kebuka. Itu adalah bagian tribun tertutupnya yang masih tertunda.

bharadya
March 26th, 2009, 10:59 AM
Bhar,Bagaimana untuk create photobucket? because no button to make Album or to put Pics..
can you tell me exactly how to make it easy to do?:ohno::ohno:

vielen Dank

uda bikin akunnya kan mas??

kalo udah, next step is:

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05935.jpg

trus pilih file yg mo diunggah..

setelah proses unggah selesai, langkah berikutnya:

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05936.jpg

selamat mencoba.. :D:D:D

bharadya
March 26th, 2009, 12:24 PM
denger2 dari temenku,, TIMES bookstore (toko buku yg masi satu grup ama Matahari) mo buka di Jogja.. tadinya mo buka di Galeria tapi karena adanya faktor X (yg aku ga tau pasti apa faktornya, mungkin karena Galeria dianggap uda ga terlalu eksklusif lagi,, ini IMO loh) akhirnya dibatalin.. sekarang lagi nunggu mall yang mo U/C di Jogja..

Kawulo Alit
March 26th, 2009, 12:28 PM
uda bikin akunnya kan mas??

kalo udah, next step is:

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05935.jpg

trus pilih file yg mo diunggah..

setelah proses unggah selesai, langkah berikutnya:

http://i570.photobucket.com/albums/ss142/bharadya/DSC05936.jpg

selamat mencoba.. :D:D:D


Akun yang mana Bhar? soalnya aku cuma register di SSC aja?? akun yang mana lagi ya Bhar?

so tampilan yang kayak kamu tunjukkin aku,itu belum muncul:ohno::ohno:

Kawulo Alit
March 26th, 2009, 12:33 PM
PEMBANGUNAN TRADING HOUSE

KULONPROGO - Trading house yang akan dibangun di Pulau Batam terancam gagal. Bangunan tersebut akan digunakan sebagai sentra informasi dan whorkshop hasil kerajinan Kulonprogo.
Terancam batal dibangun karena pembangunan trading house memerlukan biaya tidak sedikit. Biaya pembangunan yang dianggarkan tidak mencukupi.
Sekretaris Tim Laporan Kerja Pertanggungjawaban DPRD Purnomo mengatakan wacana pembangunan trading house di Batam membutuhkan konsep dan anggaran yang cukup besar.
“Pemkab Kulonprogo belum mampu, sehingga rencana itu perlu dikaji ulang. Apalagi saat ini sudah ada rest area di Sindutan, Temon,” kata Purnomo kemarin.
Purnomo berpendapatlebih baik mengoptimalkan rest area di Sindutan. Alasan lain, trading house tidak bisa langsung berdampak kepada warga Kulonprogo.
Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Bambang Sutrisno mengakui biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan trading house di Batam sangat banyak.
Ia hanya bias pasrah bila rencana tersebut tidak direalisasikan. “Memang biayanya sangat banyak. Kalau harus mengoptimalkan sarana local, saya kira juga tidak masalah,” katanya.

bharadya
March 26th, 2009, 12:53 PM
Aku belum bikin akunnya Bhar,cause aku ga nemu tampilan buat bikinnya?:ohno:

so tampilan yang kayak kamu tunjukkin aku belum muncul:ohno::ohno:

ya pertama, buka

www.photobucket.com

terus ada tampilan:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05937.jpg

setelah itu:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05938.jpg

selanjutnya:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05939.jpg

setelah proses pendaftaran selesai, akan menuju halaman album (gambar di postinganku sebelumya..)

selamat mencoba.. :D:D:D

Kawulo Alit
March 26th, 2009, 01:00 PM
ya pertama, buka

www.photobucket.com

terus ada tampilan:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05937.jpg




setelah itu:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05938.jpg

selanjutnya:

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC05939.jpg

setelah proses pendaftaran selesai, akan menuju halaman album (gambar di postinganku sebelumya..)

selamat mencoba.. :D:D:D


Ok bhar makasih infonya,besok kalo aku pulang tak traktir nonton di Empire XXI:cheers::lol:

bharadya
March 26th, 2009, 01:04 PM
Ok bhar makasih infonya,besok kalo aku pulang tak traktir nonton di Empire XXI:cheers::lol:


janji loh..:lol::lol::lol: :cheers::cheers::cheers:

aksjiah
March 26th, 2009, 05:12 PM
denger2 dari temenku,, TIMES bookstore (toko buku yg masi satu grup ama Matahari) mo buka di Jogja.. tadinya mo buka di Galeria tapi karena adanya faktor X (yg aku ga tau pasti apa faktornya, mungkin karena Galeria dianggap uda ga terlalu eksklusif lagi,, ini IMO loh) akhirnya dibatalin.. sekarang lagi nunggu mall yang mo U/C di Jogja..

waaaaah.... Mall yg U/C mana nih?? hiehiehie...

bharadya
March 26th, 2009, 05:18 PM
waaaaah.... Mall yg U/C mana nih?? hiehiehie...

^^masi simpangsiur broo.. tunggu saja kabar selanjutnya.. :D
tapi berhubung TIMES agak upper scale,, kmungkinan dianya hanya mau buka di mall yg lebih eksklusif.. :):)

Kawulo Alit
March 26th, 2009, 11:12 PM
^^masi simpangsiur broo.. tunggu saja kabar selanjutnya.. :D
tapi berhubung TIMES agak upper scale,, kmungkinan dianya hanya mau buka di mall yg lebih eksklusif.. :):)

Sudirman Plaza kali,gantinya istana Plaza hehe:ohno:

Kawulo Alit
March 27th, 2009, 01:07 AM
^^masi simpangsiur broo.. tunggu saja kabar selanjutnya.. :D
tapi berhubung TIMES agak upper scale,, kmungkinan dianya hanya mau buka di mall yg lebih eksklusif.. :):)

TIMES kayaknya baru buka (nambah) 2 cabang di Bandung,Apakah konsepnya kayak QB atau dulu Maruzen Jakarta?

Tapi lebih keren kalo TB.Thalia bisa masuk Indonesia :)

Kawulo Alit
March 27th, 2009, 01:24 AM
Boyongan Kantor Dishub Awal 2010

YOGYAKARTA (SI) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memutuskan memboyong Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) ke Terminal Giwangan awal Januari 2010 mendatang.

Kepala Dishub Kota Yogyakarta Agus Budiono mengatakan,ada beberapa pertimbangan mengapa Kantor Dishub harus segera pindah. Pertimbangan utamanya adalah faktor kelembagaan baru yang mensyaratkan penghapusan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir. Agus menjelaskan, UPT Parkir yang tadinya berkantor di Taman Parkir Ngabean,kini melebur menjadi subbidang di Dishub Kota Yogyakarta.

“Kalau melebur berarti harus terintegrasi untuk memudahkan koordinasi.Kalau harus menyatu di Kantor Dishub yang berlokasi di Jalan Magelang kondisinya tidak memungkinkan karena sempit. Satusatunya pilihan yapindah ke Terminal Giwangan,” katanya kepada SI kemarin.

Pertimbangan lain,kata dia,keberadaan Kantor UPT Terminal sebentar lagi dibongkar.Alasannya, kawasan tersebut akan dikembalikan ke kondisi semula sebagai cagar budaya dan wisata malam. Di Taman Parkir Ngabean akan dijadikan pusat ekonomi dan wisata baru, selain tetap difungsikan sebagai kawasan parkir wisatawan.

“Nantinya di sana akan didirikan kafe dan sebagainya untuk menarik kunjungan wisatawan,” ujarnya. Menurut Agus, ada beberapa keuntungan yang didapat pemkot ketika Kantor Dishub berlokasi di Terminal Giwangan.

Salah satunya adalah bisa lebih fokus dalam menjalankan fungsinya karena bersentuhan langsung dengan para pelaku transportasi.Pemkot berharap, selain tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang lain, dinas juga dapat fokus dalam mengembangkan terminal.

“Idealnya memang bisa secepatnya berkantor di sana (Terminal Giwangan). Tapi, kami masih menunggu proses penyelesaian pengambilalihan terminal. Selain itu, ruangan-ruangan mana yang akan kami tempati juga belum jelas,” terangnya. Diketahui, Kantor Dinhub selama ini terpecah di tiga tempat yaitu, kantor utama di Jalan Magelang, UPT Parkir di Ngabean, dan UPT Terminal di Giwangan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Yogyakarta Henry Kuncoroyekti mengaku tidak mempersoalkan rencana pemindahan Kantor Dinhub. Namun, dia menyayangkan mengapa pemkot tidak memprioritaskan pemikiran bagaimana memperbaiki kondisi terminal yang kini kondisinya terus memprihatinkan.

“Yang terpenting adalah menyelamatkan stakeholder seperti pedagang maupun agen-agen bus,” terangnya. Sementara itu Direktur Implaw selaku LSM yang mendampingi komunitas terminal, Chaniago Iseda mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan pemindahan Kantor Dishub sepanjang bisa menghidupkan terminal.

Tapi,persoalan mendesak yang harusnya dilakukan pemkot sekarang adalah bagaimana memberikan insentif bagi para pedagang yang kini sudah bangkrut atau nyaris bangkrut. “Salah satu caranya dengan memberi keringanan beban sewa atau cicilan kios,”terangnya.

Sizter85
March 27th, 2009, 02:21 AM
Attention donk forumer Jogya, denger2 ada wacana akan dibuat airport baru utk komersil di daerah Wonosari ya?? ada yg bs confirm

klo yg di kulon progo kn buat cargo-flight

bharadya
March 27th, 2009, 04:22 AM
Attention donk forumer Jogya, denger2 ada wacana akan dibuat airport baru utk komersil di daerah Wonosari ya?? ada yg bs confirm

klo yg di kulon progo kn buat cargo-flight

siz,, kalo sebatas wacana banyak banget kabar burungnya.. lom ada yg pasti..:ohno::ohno::ohno:

bharadya
March 27th, 2009, 04:24 AM
Sudirman Plaza kali,gantinya istana Plaza hehe:ohno:

yepp,, kerenan Sudirman Plaza drpd Istana Plaza... :D:D

TIMES kayaknya baru buka (nambah) 2 cabang di Bandung,Apakah konsepnya kayak QB atau dulu Maruzen Jakarta?

Tapi lebih keren kalo TB.Thalia bisa masuk Indonesia :)

belum tau kapan dibukanya mas,,info ttg Times ini dari orang dalam.. (sodaranya temenku..)

SentotPawiro
March 27th, 2009, 05:10 AM
TIMES kayaknya baru buka (nambah) 2 cabang di Bandung,Apakah konsepnya kayak QB atau dulu Maruzen Jakarta?

Tapi lebih keren kalo TB.Thalia bisa masuk Indonesia :)

Kalo Kinokuniya n Borders masuk Jogja keren juga tuh :banana:

bharadya
March 27th, 2009, 08:22 PM
Kalo Kinokuniya n Borders masuk Jogja keren juga tuh :banana:

kalo kinokuniya, dulu sempet ada sassus mo masuk Semarang.. tp ga tw kelanjutannya.. mungkin aja bener,, considering there'll be PC...

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 09:19 PM
kalo kinokuniya, dulu sempet ada sassus mo masuk Semarang.. tp ga tw kelanjutannya.. mungkin aja bener,, considering there'll be PC...

Bhar,belum ada update info nih??:):)

bharadya
March 28th, 2009, 09:27 PM
Bhar,belum ada update info nih??:):)

blum.. :ohno:

info terbaru yg kutau ya kabar kemungkinan masuknya TIMES ke Jogja aja..

trus info yg Blitz pripun??

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 09:37 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 09:42 PM
Aku juga belum kontak ama Nanda n David (owner Blitz) lagi!nanti kalo dapat kabar aku infoin.


sipp.. :) ditunggu loh kabar baiknya.. Danke Schon (bener gag??).. :D

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 09:50 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 10:05 PM
Bener tapi maaf ralat dikit penulisannya salah:Dankeschon(karena schon bukan nomen atau substantif:jadi harus ditulis huruf kecil dan disambung).

Sebagai info tambahan penulisan dalam Bhs Jerman sangat detail:)

tapi kamu udah bagus kok :)

sipp.. Dankeschon :D:D:D

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:12 PM
sipp.. Dankeschon :D:D:D

Bhar bicara masalah bekas Hotel Ambarukmo,itu udah dapat info baru belum??

bharadya
March 28th, 2009, 10:13 PM
Bhar bicara masalah bekas Hotel Ambarukmo,itu udah dapat info baru belum??

blumm,, tadi ke Amplaz parkir di parkiran hotel juga gak ada yg berubah tuh mas... :ohno::ohno::ohno:

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:17 PM
blumm,, tadi ke Amplaz parkir di parkiran hotel juga gak ada yg berubah tuh mas... :ohno::ohno::ohno:

sayang banget ya??

bharadya
March 28th, 2009, 10:19 PM
sayang banget ya??

yepp,, auranya suram.. banyak penunggunya.. :ohno::ohno:

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:30 PM
yepp,, auranya suram.. banyak penunggunya.. :ohno::ohno:

Coba PT.Djarum atau Bakrie Company tertarik,kan ada suatu perkembangan lagi!!

bharadya
March 28th, 2009, 10:33 PM
Coba PT.Djarum atau Bakrie Company tertarik,kan ada suatu perkembangan lagi!!

bakrie kan uda punya Hotel Grand Quality...:D

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:38 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 10:41 PM
But Service Grand Quality Hotel sangat jelek,better Hotel service in Yogya is Grand Mercure.:)

ganti nama lagi,, jadi The Phoenix Hotel.. (tapi masi jaringannya Mercure..)
balik ke nama semula..:cheers:

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:46 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 10:48 PM
Oh what happened? sejak kapan ganti nama?kayaknya belum lama ya?:ohno:


yepp,, baru aja koq,, mungkin belom sebulan.. yah,, mungkin orang2 taunya itu hotel Phoenix ketimbang hotel Grand Mercure...
seperti halnya hotel Jogjakarta Plaza yg sampe sekarang orang2 taunya itu hotel Radisson.. :D

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 10:56 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 11:02 PM
Bhar,di Saphir SQ di lt 3 ada tanda2 proyek ga?soalnya sy lagi itu kirim email ke Blitz kasih masukan buat buka disana!!

kalo di situsnya emang disebutin di lantai3 ada Cinema..

trus dulu kan di Saphir pernah ada tuh Wahana Dunia Es yg lokasinya di parkiran rooftop Saphir.. nah pas naek dari lantai dasar, eskalatornya mentok di lantai 2. cari2 kemana ternyata eskalator ke lantai tiga letaknya di pojok gitu, trus aku naek ke lantai tiga deh.. dan di lantai tiga ternyata lagi ada konstruksi (ditutupin papan gitu satu ruangannya,, aku denger ada suara konstruksi juga).. dan dari lantai tiga naek tangga ke rooftop..

tapi itu 1-2 taun yg lalu mas.. terakhir aku ke Saphir, awal taun ini klo ga salah, eskalator ke lantai tiga uda ditutup semacam papan gitu..

tapi kalo di Saphir kayaknya agak jomplang deh,, secara Saphir mpe sekarang seperti 'hidup segan mati tak mau' gitu...sedangkan Blitz imagenya uda agak upperscale lah (setara XXI..)

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 11:09 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 11:11 PM
Memang sih Blitz target marketnya upperscale,but siapa tau bila manajemen Saphir jeli n bisa ngrayu Blitz masuk kesana.
Akan menjadi ikon atau magnet buat saphir itu sendiri,karena Blitz biasanya butuh space more than 4000m2.

tapi kalo nyarinya yg entertainment,, Saphir juga uda punya modal.. ada Bowling, Pool, Ice-Skating, ama Cafe...

tapi ya itu tadi,, di lantai dasar lebih berkonsep TradeCentre...

bharadya
March 28th, 2009, 11:19 PM
(diambil dari situsnya Saphir Square ( www.saphirsquare.co.id - cetak biru belum ada,, cetak merah sudah gak ada)


Basement
Diamond Supermarket
Ground Floor
Fashion, Shoes, Accessories, KFC, Cafe Oh La La
Upper Ground Floor
Electronic, HP Centre, Printing, Warnet, Wartel
First Floor
Jogja Furniture and Handycraft Centre
Second Floor
Hobbies, Handuk, Bed Cover, Bantal, Selimut, Bookstore, Pakaian Bayi, Money Changer, Tools, Stationery,Food Court 'Selera Yogya'
Third Floor
Entertainment, Sport, Music, Cafe, Cinema

catatan:
Jenis Sport sudah tersedia di lantai satu (Bowling dan Pool) dan lantai dua (Ice Skating)..
Jenis Cafe sudah tersedia di lantai dasar dan satu..

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 11:20 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 11:22 PM
ya sih sayang karena Kota Yogya tidak cocok konsep Trade Center,kayak Hamburg cocok untuk lifestyle seperti Yogya.
Karena Hamburg Kota Turis n Kota Bisnis so Trade Center banyak yang tidak sukses disini.:ohno:
so Yogya lebih cocok untuk yang satu ini,menurut saya:)

yepp,, kalo yg tradecentre orang2 bakal nyari ke Pasar.. contohnya di Beringharjo selalu rame tuh..

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 11:34 PM
Del---

bharadya
March 28th, 2009, 11:35 PM
yah karena masih banyak warga yogya yang suka ke Pasar traditional,termasuk saya seneng tawar2an ada kepuasan batin hehehe
sudah gitu di Yogya juga merupakan kota Urban juga banyak Mahasiswa dari sekitar 27 provinsi mungkin lebih dan juga banyak Turisnya juga so.
Entertaint n lifestyle lebih cocok di Jogja:lol::lol:

yepp.. :):) tapi sekarang kan uda 33 provinsi mas..

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 11:41 PM
yepp.. :):) tapi sekarang kan uda 33 provinsi mas..

Ok siapa tau dari 33 prov,6 provinsi,tidak ada anak mudanya yang kuliah di yogya:):)
ya bener 33 provinsi maaf salah...:ohno::ohno:

bharadya
March 28th, 2009, 11:43 PM
Ok siapa tau dari 33 prov,6 provinsi,tidak ada anak mudanya yang kuliah di yogya:):)
ya bener 33 provinsi maaf salah...:ohno::ohno:

hehehe..:lol::lol:

lanjutt :D:D:D

Kawulo Alit
March 28th, 2009, 11:54 PM
hehehe..:lol::lol:

lanjutt :D:D:D

Oh ya Bhar Cemara 7 plasa masih ada ga?ada updatenya di part 1 ga?

bharadya
March 28th, 2009, 11:56 PM
Oh ya Bhar Cemara 7 plasa masih ada ga?ada updatenya di part 1 ga?

yg di p4n kentungan itu?? kayaknya masih deh.. jarang kesitu.. dulu pernah ke situ juga buat ke ATM aja..

Kawulo Alit
March 29th, 2009, 12:00 AM
yg di p4n kentungan itu?? kayaknya masih deh.. jarang kesitu.. dulu pernah ke situ juga buat ke ATM aja..

yup,trus GAMA Plaza sebenarnya ada apa U/C?or proyeknya macet?krn dulu saya denger mau ada GAMA Plaza?

bharadya
March 29th, 2009, 12:10 AM
yup,trus GAMA Plaza sebenarnya ada apa U/C?or proyeknya macet?krn dulu saya denger mau ada GAMA Plaza?

sebenernya menjelang akhir 2008 itu gedung udah jadi,, tapi nahasnya,, bulan November 2008 Jogja kena puting beliung dan GAMA PLAZA jadi salah satu korbannya.. kaca2 pecah, kanopinya ambruk..

mpe sekarang jg lom ada kabar.. :nuts::nuts:

Kawulo Alit
March 29th, 2009, 12:14 AM
Del---

bharadya
March 29th, 2009, 04:16 AM
so Bangunannya jadi mangkrak dong?

Btw beberapa hari lalu gmana keadaan Yogya?sebab saya baca banyak puting beliung di Solo dan sekitanya,serta jebolnya tanggul di Cirendeu Ciputat jakarta.:ohno::ohno:

yepp.. mangkrak mpe skrg..:bash:

akhir2 ini memang Jogja sering hujan angin tapi masih gak separah bulan November kemaren..

@b1
March 29th, 2009, 11:22 AM
Ada gak sih perpustakaan pemerintah di Yogyakarta? Siapa tahu ada pembaharuannya.

bharadya
March 29th, 2009, 11:43 AM
Ada gak sih perpustakaan pemerintah di Yogyakarta? Siapa tahu ada pembaharuannya.

ada.. dari tingkat provinsi (daerah) ampe kota..

^^btw maxud pembaharuan apa bro??

@b1
March 29th, 2009, 11:50 AM
mungkin renovasi atau semacamnya lah.

bharadya
March 29th, 2009, 11:54 AM
mungkin renovasi atau semacamnya lah.

ad pic neh..

JOGJA Library Center,, Jl. Malioboro,, d/h Perpus Kota...

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0211A.jpg

baru aja direnovasi eksteriornya..

PERPUSTAKAAN UGM UPT II, Daerah SEKIP UGM..

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0202A.jpg

^^bukan punya pemerintah sih,, punya UGM

Kawulo Alit
March 29th, 2009, 12:49 PM
ad pic neh..

JOGJA Library Center,, Jl. Malioboro,, d/h Perpus Kota...

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0211A.jpg

baru aja direnovasi eksteriornya..

PERPUSTAKAAN UGM UPT II, Daerah SEKIP UGM..

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0202A.jpg

^^bukan punya pemerintah sih,, punya UGM




Yang di UGM dari samping Bangunannya keliatan Keren,kayaknya Model Art Deco gitu ya,dari samping Kayak Gedung Bioskop Megaria(Now:Metropole XXI) Jakarta:)

bharadya
March 29th, 2009, 03:36 PM
Yang di UGM dari samping Bangunannya keliatan Keren,kayaknya Model Art Deco gitu ya,dari samping Kayak Gedung Bioskop Megaria(Now:Metropole XXI) Jakarta:)

yepp.. lumayan mirip.. :D

http://i281.photobucket.com/albums/kk229/anozet/IMG_1758.jpg
(credit to ANOZ)

SentotPawiro
March 30th, 2009, 09:37 AM
Abadi Hotel Jogja (ex hotel mendut-sarkem)

http://img10.imageshack.us/img10/1755/abadihotel.jpg

The Phoenix Hotel (ex grand mercure)-tapi tetep dibawah mercure

http://img16.imageshack.us/img16/4206/phoenix1a.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/7439/phoeniz2.jpg

eurico
March 30th, 2009, 01:17 PM
Lho namanya balik jadi phoenix hotel lagi yah? Lepas dari mercure lagi?
Hotel yang jadi tempat brunch fav gw makanannya enak2

eurico
March 30th, 2009, 01:24 PM
ya sih sayang karena Kota Yogya tidak cocok konsep Trade Center,kayak Hamburg cocok untuk lifestyle seperti Yogya.
Karena Hamburg Kota Turis n Kota Bisnis so Trade Center banyak yang tidak sukses disini.:ohno:
so Yogya lebih cocok untuk yang satu ini,menurut saya:)

betul seperti gw n mamaku kalo belanja keperluan sehari2 di solo grand mall tapi kalo belanja baju ke ambarukmo plaza hwehehehe

bharadya
March 30th, 2009, 01:44 PM
betul seperti gw n mamaku kalo belanja keperluan sehari2 di solo grand mall tapi kalo belanja baju ke ambarukmo plaza hwehehehe

emg mamamu dimana bro??

kalo mamaku hobinya belanja di Superindo.. soalnya daging2 dan ikan selalu baru tiap hari dan bisa milih,, ga kayak di carrefour yg uda diplastikin...

bharadya
March 30th, 2009, 01:57 PM
Lho namanya balik jadi phoenix hotel lagi yah? Lepas dari mercure lagi?
Hotel yang jadi tempat brunch fav gw makanannya enak2

masi Mercure.. tu ada lambangnya^^..

Venantio
March 30th, 2009, 08:16 PM
emg mamamu dimana bro??

kalo mamaku hobinya belanja di Superindo.. soalnya daging2 dan ikan selalu baru tiap hari dan bisa milih,, ga kayak di carrefour yg uda diplastikin...

Superindo yang di jl Magelang?
Wahh... gue kalo pulang Yogya juga sering mampir situ

bharadya
March 30th, 2009, 08:25 PM
Superindo yang di jl Magelang?
Wahh... gue kalo pulang Yogya juga sering mampir situ


^^klo jl Magelang itu Indogrosir..

Superindo di jl Kaliurang, jl Sudirman, ama jl Sultan Agung :):)

Venantio
March 30th, 2009, 09:05 PM
^^klo jl Magelang itu Indogrosir..

Superindo di jl Kaliurang, jl Sudirman, ama jl Sultan Agung :):)

Waiya.. lupa..
Maklum udah lama gak ke Yogya

Kawulo Alit
March 30th, 2009, 09:16 PM
^^klo jl Magelang itu Indogrosir..

Superindo di jl Kaliurang, jl Sudirman, ama jl Sultan Agung :):)

wow sekarang Superindo udah ada 3,dulu kayaknya yang dibawah Gd.BCA Sudirman.:)

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 12:27 AM
Kesempurnaan Relaksasi di The Phoenix Hotel Yogyakarta

MGallery sebagai label hotel terbaru dari Accor hadir di Indonesia ditandai dengan reposisi Grand Mercure Yogyakarta menjadi The Phoenix Hotel Yogyakarta.Inilah koleksi pertama MGallery di Indonesia atau kedua di Asia,setelah diresmikannya VIE Hotel di Bangkok bulan lalu.

GERARD Guillouet, Vice President Accor Malaysia–Indonesia– Singapura mengatakan, MGallery merupakan koleksi hotel-hotel yang unik dan berbeda dengan lainnya. Masing-masing hotel dalam koleksi MGallery memiliki karakteristik sendiri dan terbagi atas empat kategori yakni visi, desain, sejarah, atau lokasi.

Menurutnya, Phoenix Hotel Yogyakarta terpilih bergabung dengan MGallery karena gedung hotel ini memiliki sejarah yang luar biasa. ”Saya sangat senang menyambut hadirnya MGallery di Indonesia, dengan transformasi Grand Mercure Yogyakarta menjadi The Phoenix Hotel Yogyakarta.

Hotel bersejarah ini memiliki pelayanan yang khas dan unik dari segenap karyawannya. Hal ini dapat dilihat dengan diusungnya kebudayaan Jawa ke dalam kegiatan hotel sehari- hari. Saat ini, terdapat 19 hotel MGallery yang tersebar di lima benua,” jelasnya dalam keterangan pers kepada wartawan,kemarin.

The Phoenix Hotel Yogyakarta terletak di jantung Kota Yogyakarta, dekat dengan Jalan Malioboro dan Istana Kesultanan Yogyakarta. Bangunan megah The Phoenix Hotel Yogyakarta mengingatkan orang untuk kembali ke awal 1900- an. Bangunan hotel dengan gaya kolonial diperkaya dengan dekorasi ala Jawa dan China serta suasana klasik yang khas digabungkan dengan kenyamanan yang kontemporer.

Hal itu membuat sangat ideal untuk tamu yang mencari keistimewaan suasana. Hotel ini menawarkan 144 kamar yang elegan, termasuk 10 kamar suite dan satu kamar khusus orang cacat. Masing-masing memiliki balkon pribadi yang menghadap jalanan perkotaan atau kolam renang.

Desain nan elegan dan suasana klasik jaman dahulu tercermin di seluruh kamar hotel ini. Sementara kenyamanan tamu tetap menjadi prioritas utama, fasilitas modern seperti TV satelit,koneksi WiFi dan telepon IDD dapat dinikmati tamu di semua tipe kamar. Kamar jenis suite yang mewah, memberikan suasana relaksasi yang nyaman dengan ruang kamar tidur dan kamar mandi yang luas.

Berbagai pilihan hidangan khas Indonesia dan internasional tersaji di restoran Paprika dengan konsep dapur terbuka, menampilkan juru masak yang handal dalam menyiapkan sebuah perpaduan cita rasa masakan. Untuk menghabiskan waktu rileks,1918’s Terrace Bar yang menghadap ruang terbuka dengan air mancurnya adalah pilihan tempat yang tepat.

Suasananya yang tenang sangat ideal untuk menikmati koktail di malam hari. Bagi mereka yang mencari suasana lebih semarak, Vino Bar dapat dijadikan pilihan karena menawarkan hiburan malam setiap harinya. Tamu dapat juga menikmati fasilitas peremajaan dan relaksasi jiwa dan raga di My Spa.

Perawatan tubuh khas ala Jawa dapat ditemui di sini untuk menghilangkan stres sembari menikmati pengalaman revitalisasi dan bersantai yang tak terlupakan. Hotel ini juga menawarkan sejumlah fasilitas bisnis, termasuk ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 600 orang, koneksi WiFi dan pelayanan kesekretariatan dengan peralatan serba modern.

Penawaran Promosi

The Phoenix Hotel Yogyakarta telah meluncurkan paket menginap “Borobudur City Experience” untuk periode terbatas, dari 23 Maret–30 Juni 2009. Dengan harga USD180 (sudah termasuk layanan pajak),menginap satu malam di kamar Deluxe, penjemputan dari dan ke bandara, sarapan,kunjungan setengah hari ke Candi Borobudur, penyewaan mobil serta paket makan malam di restoran Paprika.

Untuk pemesanan kamar,kunjungi www.mgallery.com Dengan koleksi hotel-hotel MGallery,Accor telah mengembangkan jasa pelayanan akomodasi yang dapat dipercaya. MGallery menggabungkan pelayanan yang unggul dengan keunikan ciri khas masingmasing hotel, sehingga membuat tamu yang menginap memiliki pengalaman unik dan tak terlupakan.^^

eurico
March 31st, 2009, 01:08 AM
emg mamamu dimana bro??

kalo mamaku hobinya belanja di Superindo.. soalnya daging2 dan ikan selalu baru tiap hari dan bisa milih,, ga kayak di carrefour yg uda diplastikin...

we're moving a lot... Jadi ya begitulah. Iyah belanja di carrefour seperti gambling kadang dpt murah kadang kepukul dpt yg mahal, superindo emg yg paling nyaman, gw plg sering ke superindo yg di bwh bca itu lho yg paling dkt dgn rumah soalnya yg laen blm pnah nyoba, mirip2 hero sih-dulu waktu pertama x buka tapi lama2 menurun juga kastanya. Superindo sendiri baru gw lihat di jogja di kota lain belum pernah apa memang local chain saja?
---
wow mgallery yah hotel chain nya baru denger emang kalo make mercure saja kadang bikin terkecoh karena ada grand mercure and mercure doank.

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 01:22 AM
Del---

SentotPawiro
March 31st, 2009, 06:34 AM
^^
Hotel milik accor di Indonesia yg memiliki nilai historis kayaknya cuma the phoenix hotel ini ya, keren masuk mgallery.

bharadya
March 31st, 2009, 06:47 AM
we're moving a lot... Jadi ya begitulah. Iyah belanja di carrefour seperti gambling kadang dpt murah kadang kepukul dpt yg mahal, superindo emg yg paling nyaman, gw plg sering ke superindo yg di bwh bca itu lho yg paling dkt dgn rumah soalnya yg laen blm pnah nyoba, mirip2 hero sih-dulu waktu pertama x buka tapi lama2 menurun juga kastanya. Superindo sendiri baru gw lihat di jogja di kota lain belum pernah apa memang local chain saja?
---
wow mgallery yah hotel chain nya baru denger emang kalo make mercure saja kadang bikin terkecoh karena ada grand mercure and mercure doank.

superindo ada juga di Sukabumi (Mayofield Mall).. perasaan pernah liat deh di Jakarta,, pokoknya kalo lewat jalan ke arah bandara (ga tau daerah mana..)

eurico
March 31st, 2009, 10:33 AM
Kalo saya amati Carrefour tidak begitu sukses di Eropa hanya di Perancis dan Indonesia,Supermarket ini sukses.
Dan sebagai contoh seperti Debenhams di Jakarta termasuk LUX,but di negara asalnya(London,England)Debenhams termasuk seperti Ramayana kalo di Indonesia.:)

Iyah benul konsep lux di sini sebenarnya lbh kepada kelangkaannya, debenhams aja di indonesia aja cuman ada di jakarta, coba dah di mana2 pasti gak bkl terlihat se-wah saat ini.
Kalo Carrefour dia salah satu pionir hypermarket di indonesia jadi dapet nama duluan, lagian dia berani rugi di awal buka, mereka berani memberi harga yg bnr2 murah untk mendapatkan image murah di awal padahal byk yg mahal2 juga.

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 12:44 PM
Dorong Iklim Investasi DIJ

JOGJA - Gubernur DIJ Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan perlunya mendorong iklim usaha dan investasi di Jogjakarta. Semua pihak, termasuk Pemprov DIJ, Pemda/ Pemkot wajib mendorong pertumbuhan investasi di Jogja.

"Salah satu yang dilakukan adalah mengajak investor dari luar Jogjakarta. Karena, APBD kita terbatas. Demikian pula investor dari Jogjakarta juga terbatas," kata HB X saat menyerahkan SPT di KPP Pratama Jogja Jalan P Senopati kemarin.

Dalam penyerahan tersebut, Sultan HB X didampingi oleh Walikota Jogja Drs H Herry Zudianto, Pengusaha Tjia Eddy Susanto, Tun Yulianto, Sukeno, Djarwadi, Kepala Kajati Ibnu Haryadi SH dan Kapolda DIJ Sunaryono.

Lebih lanjut, HB X menambahkan pertumbuhan perekonomian DIJ jika hanya bertumpu pada APBD maka akan terjadi stagnasi. pertumbuhan yang terjadi tidak lebih dari lima persen lebih. Bisa jadi, hanya berkisar 4 persen lebih sedangkan pertumbuhan ekonomi DIJ dalam dua tahun terakhir ini cukup tinggi. Ini didukung oleh adanya bantuan APBN dari pemerintah sebesar Rp 1,7 triliun per tahun atau Rp 3,4 triliun selama dua tahun guna mendorong pembangunan pasca gempa bumi.

"Karena itu, masuknya investasi seperti tambang pasir besi, pembangunan Adisucipto dan lainnya perlu diberi tempat selain investasi-investasi lainnya," papar Sultan.

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) DIJ Djangkung Sudjarwadi mengatakan kondisi iklim usaha dan bisnis di Jogjakarta yang kondusif membuat penerimaan pajak melebihi target yang ditetapkan. Yakni melebihi sekitar 6 persen.

Tahun 2009 ini, sejak awal tahun pihak Direktorat Jendral Pajak (DJP) DIJ sudah melakukan start yang bagus dengan adanya pertumbuhan pajak hingga 10 psersen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pajak Indonesia yang hanya 5 persen hingga 6 persen.

Diakui Djangkung, kondisi ini dikarenakan pengusaha DIJ yang bergerak dalam bidang usaha kecil dan menengah yang tidak banyak terpengaruh dengan krisis global. Sedangkan secara nasional, memang ada pengaruhnya terutama di bidang ekspor.

"Seperti yang diterangkan Sri Sultan, Ada langkah kongkrit bagi investor yang masuk ke Jogjakarta. Seperti iklim layanan yang kondusif, pemberian insentif pajak termasuk pajak daerah, restribusi ijin dilonggarkan. Bahkan ada pembebasan dan penundaan pembayaran pajak," kata Djangkung.

Iklim investasi tersebut, lanjut Djangkung, telah dibuktikan sejak awal tahun ini. Beberapa investor telah masuk, yakni Grup dari Sidomuncul yakni pengusaha Erwan Hidayat yang mau berinvestasi di bidang pariwisata.

"Beliau akan membangun hotel di Cokrodiningratan tepatnya di bekas hotel MaeroKotjo, yang akan diubah menjadi hotel bintang lima dengan nilai investasi Rp 600 miliar," kata Djangkung.

Selain itu, Grup Jababeka berencana membangun Town Square di belakang Hotel Ambarrukmo, tepatnya di bekas HI. Grup yang sama juga berencana membangun dan mengelola kawasan Kota Mandiri dengan di Bantul dengan membuat fasilitas terpadu seperti lapangan golf dan pembinaan usaha kecil. "Nilainya antara Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar," paparnya.

Djangkung menegaskan bidang pariwisata merupakan salah satu yang mendapat fasilitas pajak. Tiga wilayah di DIJ, yaitu Kota Jogja, Sleman dan Bantul merupakan tempat yang potensial untuk bidang jasa. Sedangkan untuk Gunungkidul dan Kulonprogo, investor yang digandeng lebih pada bidang pertambangan, perindustrian, perikanan dan kehutanan

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 01:07 PM
Del---

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 03:34 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 08:21 PM
Dorong Iklim Investasi DIJ

-----------------------------
Selain itu, Grup Jababeka berencana membangun Town Square di belakang Hotel Ambarrukmo, tepatnya di bekas HI. Grup yang sama juga berencana membangun dan mengelola kawasan Kota Mandiri dengan di Bantul dengan membuat fasilitas terpadu seperti lapangan golf dan pembinaan usaha kecil. "Nilainya antara Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar," paparnya.

----------------------------



^^maxude town square apa yah?? ada juga deket ambarrukmo tu Town House.. klo maxude town square, apa kayak Citos gitu maxute??

truz HI tu apa ya???apakah hotel Ambarrukmo..

maap mas,, beritanya agak kurang jelas..

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 09:24 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 09:32 PM
Saya juga take that news from website Pemprov DIJ,so I dont really Know sure about that..:ohno:
maksudnya mungkin Hotel Ambarukmo mereka mungkin salah sebut(Sebab HI=Hotel Indonesia n Ambarukmo dulunya satu Group),mau dibikin town square Konsepnya mungkin kayak Mall Citoz.:)

weitzz,, mall lagi di deket Amplaz?? klo perumahan si masi make sense.. :ohno::ohno:

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 09:38 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 09:41 PM
Mungkin AMPLAZ 2 dengan konsep Lux dan Entertainment Shopping Mall kayak EX gitu.:)

^^weew.. another big news for Jogja..

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 09:46 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 09:51 PM
Dan ini sudah mulai start Proyeknya,mungkin temen2 dulu sudah membahas Hotel Ambarukmo sekelilingnya di tutup seng.So Blitz mungkin masuk di Mall ini.:)

Dan ini jawabannya,2 mall U/C 1 sudah terjawab so mungkin satu lagi tahun ini,adalah mall di dekat McD Sudirman:)

^^hoho,, 21 dan blitz dalam satu komplex?? :dj::dj:

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 09:57 PM
^^hoho,, 21 dan blitz dalam satu komplex?? :dj::dj:
Del---

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 09:59 PM
Kemudahan Layanan Pajak Dorong Investasi

JOGJA -- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, jajaran Muspida plus, Walikota serta para pengusaha, Senin (30/3), menyerahkan SPT Tahunan pajak Pribadi Tahun 2008 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Yogyakarta, Komplek Taman Parkir Senopati.
Adapun para pengusaha itu di antaranya Tun Yulianto (Duta Foto), Soekeno (Muncul Grup) Hendra Kurniawan (Sumber Baru), Djawadi (Toko Progo) dan lain-lain.
"Dengan adanya sosialisasi yang semakin gencar dan pemberian kemudahan bagi para wajib pajak, para pengusaha dan masyarakat, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Yogyakarta," ujar Gubernur dalam sambutannya.
Menurut dia, kondisi masyakat saat ini semakin baik. Sebelum gempa dan sesudah gempa tentunya pertumbuhan ekonominya semakin baik. Dari hasil penelitian yang dilakukan Bank Indonesia (BI) sebelum terjadinya gempa pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta paling rendah di Indonesia. Setelah gempa 3,7 persen menjadi 4,3 persen.
Setelah gempa 27 Mei 2006, pertumbuhan itu semakin baik mengingat sebelum gempa masyarakat yang kurang beruntung itu berjumlah 241.000 sekian, begitu gempa menjadi 275.000-an.
"Dan sekarang hasil dari BPS yang terakhir berjumlah 214.000 sekian. Dengan terjadinya gempa investasi yang masuk itu hanya dari pemerintah, namun sekarang ini diharapkan dari masyarakat dan investor masuk Jogja," tuturnya.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak DIY Djangkung Sudjarwadi, SH LLM dalam laporannya menyatakan situasi kondusif di DIY selama ini membuat infestasi masuk DIY tumbuh 6 persen tahun lalu dan memasuki Tahun 2009 Yogyakarta situasinya semakin bagus dan peningkatannya mencapai 20 persen. Target penerimaan pajak tahun 2008 dari Rp 1,523 triliun pada 2008 menjadi Rp 1,780 triliun.

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:04 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 10:06 PM
Tadi sore ga Online Bhar?:ohno:
so ga ada yang update! enakan malem ya onlinenya??:)

haha,, tadi maen ma temen2,, nonton di XXI.. :D:D:D
yepp,, mang lebih enak OL malem.. kuencengg :D:D:D

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:13 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 10:18 PM
Nonton Watchmen nanti kalo udah masuk Yogya and Slumdog Millionair,seru filmnya Bhar:)

Watchmen bulan Juni masuk Indo (kabar terakhir..)

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:21 PM
Del---

bharadya
March 31st, 2009, 10:27 PM
wow lama se x ,disini udah bulan Feb,sayang Film2 bagus belum masuk Yogya:ohno:

yepp,, tadi si nonton yg shopaholic ntuh.. brg2 berempat.. :D:D

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:37 PM
yepp,, tadi si nonton yg shopaholic ntuh.. brg2 berempat.. :D:D

Empire XXI soundnya udah THX ato cuma Dolby?:)

bharadya
March 31st, 2009, 10:38 PM
Empire XXI soundnya udah THX ato cuma Dolby?:)

baru Dolby.. :nuts::nuts::nuts:

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:42 PM
baru Dolby.. :nuts::nuts::nuts:

Sayang masih Dolby,mungkin THX Lumayan mahal x ya??:ohno:

bharadya
March 31st, 2009, 10:49 PM
proyek yg sedang U/C di kampusku..


Menata Kantin 'Bonbin' FIB menjadi Kantin Rekadaya Boga Satu Humaniora Mandiri


Universitas Gadjah Mada kembali menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Kali ini penataan dilakukan terhadap kantin 'Bonbin' Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang berlokasi di Jalan Sosio Humaniora. Dengan menggandeng Bank Mandiri sebagai penyandang dana, UGM ingin memperbaiki sarana berjualan bagi 13 pedagang yang hingga kini masih bertahan di tempat tersebut. Secara simbolik, penataan kantin 'Bonbin' ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi., M.Eng, Ph.D., dan Direktur Utama Bank Mandiri, Agus Martowardoyo, Sabtu (28/2). Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sawo kecik.

Rektor mengatakan dalam sambutannya, penataan ini merupakan upaya UGM dalam memberikan kesempatan kepada para PKL untuk tetap menjalankan usahanya. Bagaimanapun, mereka telah memberikan pelayanan kepada para mahasiswa yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa. "Ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada Bapak-Ibu pedagang kali lima di sini. Karena atas jasa-jasanya, beberapa mahasiswa telah lulus dan telah bekerja di dalam negeri, bahkan beberapa di antaranya di luar negeri," ucap Rektor.

UGM saat ini memiliki 50.000 mahasiswa dan setiap tahunnya menerima kurang lebih 6.000 mahasiswa. Dari jumlah itu, 1.000 mahasiswa berasal dari keluarga miskin. Rektor melanjutkan, "Jadi kami memiliki mahasiswa ada yang putra pemulung, putra pedagang seperti disini, petani. Tapi ada pula yang anak menteri, jenderal, ada pula putra pejabat bank, putra pejabat di pemerintah daerah. Semua ini campur sehingga boleh dikatakan UGM sebagai mikro Indonesia. Dari semua provinsi dan lapisan ada di UGM ini."

Lebih lanjut dikatakan bahwa kantin 'Bonbin' FIB UGM dulu sering didatangi mahasiswa asing. Para mahasiswa tersebut sangat terkesan karena di tempat itu mereka dapat saling berkomunikasi, bertukar pikiran, dan pengalaman. Dari hal tersebut, kesan yang timbul ketika di UGM tidak hanya sekedar belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang kehidupan riil. "Dengan begitu, banyak dari mereka yang telah bekerja di banyak tempat merindukan kembali ke UGM. Bahkan, belum lama ini kami berkunjung ke Kedutaan Besar Jepang, separuh staf yang berbahasa Indonesia pernah belajar disini. Jadi, hampir 100 persen. Teman-teman Australia yang di Acicis juga, Amerika, Usindo. Jadi, nampaknya banyak kedutaan-kedutaan yang merasa cocok untuk membangun komunikasi dengan Indonesia entry-nya di UGM ini. Karena di sini memiliki bidang studi yang sangat lengkap, dari hard science, soft science, hingga filosofi," kata Rektor.

Apa yang telah dirintis bersama Bank Mandiri dan UGM ini, Rektor berharap akan mendukung penyelenggaraan World Conference pada tahun 2010 di UGM. Upaya semacam ini merupakan cerminan bahwa kampus UGM melakukan percepatan untuk kesiapan menjamu tamu-tamu asing. "Mereka tentunya nanti diharapkan terkesan bahwa di Indonesia ada sebuah kampus yang bagus dilihat dari sisi fisik maupun jasmaninya. Untuk itu, saya mengusulkan kantin ini nantinya diberi nama Rekadaya Boga Satu Humaniora Mandiri. Kenapa kita beri angka satu? Karena kita yakin kelak akan lahir yang kedua, ketiga, dan selanjutnya," tutur Rektor.

Direktur Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset UGM, Dr. Ing. Singgih Hawibowo, menyatakan penataan direncanakan memakan waktu tiga bulan. Untuk lebih memberikan rasa nyaman bagi pembeli, kantin akan dilengkapi dengan panggung permanen sebagai tempat berekspresi mahasiswa, khususnya Fakultas Ilmu Budaya, Psikologi, Ekonomi dan Bisnis, serta Filsafat. "Bulan Juni mudah-mudahan sudah selesai dan mungkin di sudut-sudut kantin akan ditempatkan hot spot," tambahnya.

Menurut Singgih, penataan ini menunjukkan kawasan UGM kini sangat terbuka dan telah menjadi ruang publik. Kawasan UGM menjadi jalan tembus dari segala arah bagi masyarakat luas. Tidak mengherankan bila dampaknya UGM menjadi kawasan yang kurang tertata dan terjaga. "Di sini tidak kurang 400 PKL menggantungkan sumber penghidupan dari berjualan. Sebagian dari mereka berdagang pada pagi, siang, sore, dan malam hari, dan tersebar di Boulevard, Lembah, Jalan Agro utara Fakultas Kehutanan, Jalan Kesehatan sebelah barat FK dan FKG dan beberapa lokasi lainnya," ujarnya.

Setelah dilakukan penataan dan pendampingan, diharapkan agar lokasi menjadi lebih bersih, asri, nyaman, dan atraktif. Demikian halnya dengan adanya berbagai fasilitas baru, jumlah pembeli diharapkan akan semakin meningkat. "Mudah-mudahan omset para pedagang meningkat, sementara mahasiswa akan mendapatkan makanan dan minuman yang lebih higienis dan bergizi dengan harga terjangkau," kata Singgih. (Humas UGM)

http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=1816

here are the pics

21 Maret 2009
http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0192A.jpg

31 Maret 2009
http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06034.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06035.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06037.jpg

bharadya
March 31st, 2009, 10:51 PM
MUSEUM BAHARI AL
Jl. RE Martadinata (<< mungkin ini alasannya kenapa museum ini ditempatkan di sini..)

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06028.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06030.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06033.jpg

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 10:57 PM
proyek yg sedang U/C di kampusku..


Menata Kantin 'Bonbin' FIB menjadi Kantin Rekadaya Boga Satu Humaniora Mandiri


Universitas Gadjah Mada kembali menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Kali ini penataan dilakukan terhadap kantin 'Bonbin' Fakultas Ilmu Budaya (FIB) yang berlokasi di Jalan Sosio Humaniora. Dengan menggandeng Bank Mandiri sebagai penyandang dana, UGM ingin memperbaiki sarana berjualan bagi 13 pedagang yang hingga kini masih bertahan di tempat tersebut. Secara simbolik, penataan kantin 'Bonbin' ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Rektor UGM, Prof. Ir. Sudjarwadi., M.Eng, Ph.D., dan Direktur Utama Bank Mandiri, Agus Martowardoyo, Sabtu (28/2). Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sawo kecik.

Rektor mengatakan dalam sambutannya, penataan ini merupakan upaya UGM dalam memberikan kesempatan kepada para PKL untuk tetap menjalankan usahanya. Bagaimanapun, mereka telah memberikan pelayanan kepada para mahasiswa yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa. "Ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada Bapak-Ibu pedagang kali lima di sini. Karena atas jasa-jasanya, beberapa mahasiswa telah lulus dan telah bekerja di dalam negeri, bahkan beberapa di antaranya di luar negeri," ucap Rektor.

UGM saat ini memiliki 50.000 mahasiswa dan setiap tahunnya menerima kurang lebih 6.000 mahasiswa. Dari jumlah itu, 1.000 mahasiswa berasal dari keluarga miskin. Rektor melanjutkan, "Jadi kami memiliki mahasiswa ada yang putra pemulung, putra pedagang seperti disini, petani. Tapi ada pula yang anak menteri, jenderal, ada pula putra pejabat bank, putra pejabat di pemerintah daerah. Semua ini campur sehingga boleh dikatakan UGM sebagai mikro Indonesia. Dari semua provinsi dan lapisan ada di UGM ini."

Lebih lanjut dikatakan bahwa kantin 'Bonbin' FIB UGM dulu sering didatangi mahasiswa asing. Para mahasiswa tersebut sangat terkesan karena di tempat itu mereka dapat saling berkomunikasi, bertukar pikiran, dan pengalaman. Dari hal tersebut, kesan yang timbul ketika di UGM tidak hanya sekedar belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang kehidupan riil. "Dengan begitu, banyak dari mereka yang telah bekerja di banyak tempat merindukan kembali ke UGM. Bahkan, belum lama ini kami berkunjung ke Kedutaan Besar Jepang, separuh staf yang berbahasa Indonesia pernah belajar disini. Jadi, hampir 100 persen. Teman-teman Australia yang di Acicis juga, Amerika, Usindo. Jadi, nampaknya banyak kedutaan-kedutaan yang merasa cocok untuk membangun komunikasi dengan Indonesia entry-nya di UGM ini. Karena di sini memiliki bidang studi yang sangat lengkap, dari hard science, soft science, hingga filosofi," kata Rektor.

Apa yang telah dirintis bersama Bank Mandiri dan UGM ini, Rektor berharap akan mendukung penyelenggaraan World Conference pada tahun 2010 di UGM. Upaya semacam ini merupakan cerminan bahwa kampus UGM melakukan percepatan untuk kesiapan menjamu tamu-tamu asing. "Mereka tentunya nanti diharapkan terkesan bahwa di Indonesia ada sebuah kampus yang bagus dilihat dari sisi fisik maupun jasmaninya. Untuk itu, saya mengusulkan kantin ini nantinya diberi nama Rekadaya Boga Satu Humaniora Mandiri. Kenapa kita beri angka satu? Karena kita yakin kelak akan lahir yang kedua, ketiga, dan selanjutnya," tutur Rektor.

Direktur Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset UGM, Dr. Ing. Singgih Hawibowo, menyatakan penataan direncanakan memakan waktu tiga bulan. Untuk lebih memberikan rasa nyaman bagi pembeli, kantin akan dilengkapi dengan panggung permanen sebagai tempat berekspresi mahasiswa, khususnya Fakultas Ilmu Budaya, Psikologi, Ekonomi dan Bisnis, serta Filsafat. "Bulan Juni mudah-mudahan sudah selesai dan mungkin di sudut-sudut kantin akan ditempatkan hot spot," tambahnya.

Menurut Singgih, penataan ini menunjukkan kawasan UGM kini sangat terbuka dan telah menjadi ruang publik. Kawasan UGM menjadi jalan tembus dari segala arah bagi masyarakat luas. Tidak mengherankan bila dampaknya UGM menjadi kawasan yang kurang tertata dan terjaga. "Di sini tidak kurang 400 PKL menggantungkan sumber penghidupan dari berjualan. Sebagian dari mereka berdagang pada pagi, siang, sore, dan malam hari, dan tersebar di Boulevard, Lembah, Jalan Agro utara Fakultas Kehutanan, Jalan Kesehatan sebelah barat FK dan FKG dan beberapa lokasi lainnya," ujarnya.

Setelah dilakukan penataan dan pendampingan, diharapkan agar lokasi menjadi lebih bersih, asri, nyaman, dan atraktif. Demikian halnya dengan adanya berbagai fasilitas baru, jumlah pembeli diharapkan akan semakin meningkat. "Mudah-mudahan omset para pedagang meningkat, sementara mahasiswa akan mendapatkan makanan dan minuman yang lebih higienis dan bergizi dengan harga terjangkau," kata Singgih. (Humas UGM)

http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=1816

here are the pics

21 Maret 2009
http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/IMG0192A.jpg

31 Maret 2009
http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06034.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06035.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06037.jpg



Disini Bhar yang mau dibikin kantin??kok tgl 21 Maret masih bagus tgl 31 maret jadi hancur begitu?:ohno:

bharadya
March 31st, 2009, 11:00 PM
^^aslinya emang kantin mas.. jadi semacam foodcourt plaza campus gitu namun lebih tradisional.. skrg direnov biar jadi lebih modern dan bersih..

terkenal dengan nama Bonbin.. ni kantin juga bukan mutlak punya anak FIB, dari hukum, psikologi, ekonomi, bahkan kadang2 anak teknik juga sering maen kesini..

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 11:00 PM
MUSEUM BAHARI AL
Jl. RE Martadinata (<< mungkin ini alasannya kenapa museum ini ditempatkan di sini..)

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06028.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06030.jpg

http://i706.photobucket.com/albums/ww62/salirinda/DSC06033.jpg


Yah Lumayan bagus sih Gedungnya tapi kalo Lokasinya Kecil begini(Kayaknya tidak ada tempat Parkir) takutnya tidak banyak Pengunjung??:ohno:

bharadya
March 31st, 2009, 11:01 PM
Yah Lumayan bagus sih Gedungnya tapi kalo Lokasinya Kecil begini(Kayaknya tidak ada tempat Parkir) takutnya tidak banyak Pengunjung??:ohno:

di dalemnya ada lapangan, lumayan luas,, ntah mo jadi tempat parkir ato buat bangunan museumnya..

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 11:07 PM
di dalemnya ada lapangan, lumayan luas,, ntah mo jadi tempat parkir ato buat bangunan museumnya..


ya but thanks pics nya:)

bharadya
March 31st, 2009, 11:09 PM
ya but thanks pics nya:)

yepp yepp sami sami :cheers::cheers:

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 11:11 PM
Bhar,Gedung Keuangan yang di Semaki udah pernah upload?katanya direnovasi ya?
terus udah ada kabar tentang Proyek di dekat JEC?

bharadya
March 31st, 2009, 11:13 PM
Bhar,Gedung Keuangan yang di Semaki udah pernah upload?katanya direnovasi ya?
terus udah ada kabar tentang Proyek di dekat JEC?

udah mas,, yg unggah Sentot.. liat aja,, cuman aku lupa di thread ini ato di thread Jogja, Kraton city...

lom ada kabar terang tuh...

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 11:17 PM
udah mas,, yg unggah Sentot.. liat aja,, cuman aku lupa di thread ini ato di thread Jogja, Kraton city...

lom ada kabar terang tuh...

Ok Thanks infonya,terus Stadion Kridosono masih ada ga sih?apa udah di renovasi jadi bagus hehehe?:ohno:

Sebenarnya dirubah aja jadi Yogya Tennis Indoor Stadium,terus bisa buat Concert musik juga,jadi lebih keren..
Sekedar usulan:)

bharadya
March 31st, 2009, 11:18 PM
Ok Thanks infonya,terus Stadion Kridosono masih ada ga sih?apa udah di renovasi jadi bagus hehehe?:ohno:

Sebenarnya dirubah aja jadi Yogya Tennis Indoor Stadium,terus bisa buat Concert musik juga,jadi lebih keren..
Sekedar usulan:)

masih.. cuman yg make biasanya instansi pemerintah atau klub2 lokal anggota PSIM..

klo yg sporthall aku liat jadi lebih bagus..

Kawulo Alit
March 31st, 2009, 11:21 PM
masih.. cuman yg make biasanya instansi pemerintah atau klub2 lokal anggota PSIM..

klo yg sporthall aku liat jadi lebih bagus..


Dulu sering renang disitu terus semenjak ada kolam renang di IKIP(UNY) pindah deh kesana.
Masih ada x ya Kolam renang Umbangtirto kalo ga salah?:)

bharadya
March 31st, 2009, 11:23 PM
Dulu sering renang disitu terus semenjak ada kolam renang di IKIP(UNY) pindah deh kesana.
Masih ada x ya Kolam renang Umbangtirto kalo ga salah?:)

masih koq.. :D:D