AceN
August 19th, 2008, 06:06 PM
Kurangin tuh sinetron ga jelasnya Indosiar. Merusak Mata, merusak otak, dan merusak TV g......
|
View Full Version : [INDONESIA] TV Station listing AceN August 19th, 2008, 06:06 PM Kurangin tuh sinetron ga jelasnya Indosiar. Merusak Mata, merusak otak, dan merusak TV g...... rilham2new August 20th, 2008, 05:29 AM harusnya banyakin aja stasiun TV yang lebih fokus ke pasar tertentu.. mana remaja, mana buat anak2, dewasa, dll.. sekarang kan campur.. :nuts: sebenernya udah ada space toon sih.. bagus2 koq acaranya buat anak2.. hehe.. ga ada kartun yang aneh2... btw, mau nambahin stasiun TV regional Lampung ya.. 1. L-TV 2. Siger TV 3. Tegar TV coming soon Radar TV spAce toon itu siaran yang aneh ...... Gambarnya anyep-anyep terus burem kresek-kresek gitu kalau di rumahku .... Aku malah takut anak-anak makin bodoh gara-gara nonton SPACE TOON :rofl: Masa' dia bisa menayangkan gambar Bola Pantul-pantul kayak video game ampe 15 menitan ... ampa gak bodoh tuh anak-anak dibuatnya :lol: =NaNdA= August 20th, 2008, 07:12 AM ^^ :rofl: masalah yang pantul2 itu juga aneh.. :nuts: kayanya itu cuma nunggu mulai jam siar aja koq.. :D gw ga pernah nonton abis ham.. :lol: yah yang gw tau ada kartun.. ada pelajaran prakarya.. :okay: ada pelajaran melukis.. maksudnya emang spesial untuk anak2 malah waktu itu gw nonton team Indonesia tanding di World Game Tournament untuk team Counter-Strike ama Warcraft Dota.. tollfreak August 24th, 2008, 02:29 PM pengen nanya deh... kan skrg EPL hanya ada di Aora TV. Itu bayarnya 1,7 jt utk 1 thn termasuk pajak ,instalasi dan decoder. Skrg hanya ada 12 channel di Aora TV. Yg gw mau nanya ada yg tau nga kl 1,7 jt itu sudah termasuk channel2 yang akan ada di Aora TV di waktu mendatang (lebih banyak drpada homecable 66_ . Atau 1,7 jt itu hanya buat 12 channel itu selamanya? Dasar monopoli bola...:ohno: . harus putusin Astro deh... Channel yg ada skrg: TVRI, Tvone, SCTV, Hallmark, Goal Tv1, Goal Tv 2, ESPN, Star Sports, CNN, History, boomerang, crime and investigation. Nanti ditambah ini (dr wikipedia) : Kanal Nama 11 Astro Aruna 12 HBO 13 HBO Signature 14 Cinemax 15 Star Movies 16 Celestial Movies 18 Astro TVIQ 19 Discovery Channel 20 Science Channel 21 Animal Planet 22 Discovery Real Time 23 Discovery Travel & Living 24 National Geographic Channel 26 Discovery Home & Health 27 Astro Oasis 28 Asian Food Channel 30 CBeebies 31 Playhouse Disney 32 Disney Channel 33 Nickelodeon 34 Cartoon Network 36 ESPN 37 Star Sports 38 Golf Channel 39 Eurosport 41 Zee TV 42 Star World 43 Animax 44 AXN 45 Astro Ceria 46 Fox Crime 47 Astro Kirana 48 E! Entertainment 49 Deutsche Welle 50 Australia Network 51 Fashion TV 52 BBC Entertainment 56 Bloomberg Television 57 Astro Awani 58 Channel NewsAsia 59 Al Jazeera English 60 CNBC World 61 CNBC Asia 62 BBC World News 63 CCTV-9 64 Astro SuperSport 67 Astro Xpressi 68 MTV Asia Tenggara 69 Channel V 70 NHK World Premium 71 Sun TV 72 KBS World 73 TBN 74 TV3 (Malaysia) 75 TV9 (Malaysia) 76 Da Ai TV (Indonesia) 77 Astro Wah Lai Toi 78 CSTV 79 Phoenix CNE 80 Phoenix InfoNews 81 CCTV-4 82 SETI Channel 83 TVB Xing He 84 WATV 85 Azio TV 86 Astro Shuang Xing 88 ANTV 89 Trans TV 90 JakTV 91 Bandung TV 92 O Channel 93 Trans7 94 MetroTV 95 Indosiar 96 Bali TV 100 Rajawali Citra Televisi Indonesia 101 TPI 102 Global TV 104 QTV 105 Swara Gmana ada yg tau kepastiannya? jactkwn August 27th, 2008, 09:16 PM What is the relationship between Aora TV and Astro?! IS Astrop going to cease operation in Indonesia and cooperate with Aora TV?! rilham2new August 28th, 2008, 11:32 AM Kalau sudah nge-fans emang susah yaa :D ... Kan ada LIVESCORE :tongue2: paradyto September 3rd, 2008, 07:52 AM KPI Diminta Tertibkan Iklan Politik di Televisi Jakarta (ANTARA) - Serikat Pengacara Rakyat (SPR) meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menertibkan iklan kampanye politik dari tokoh politik maupun partai politik yang ditayangkan di televisi karena hanya mengumbar janji yang berpotensi merugikan rakyat. Juru Bicara SPR Habiburokhman SH di Jakarta, Rabu, mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan banyaknya iklan politik yang cenderung mengumbar janji normatif yang sulit dilaksanakan jika mereka terpilih. Iklan politik semacam itu akan mampu menambah dukungan terhadap si pemasang iklan, namun slogan dan janji yang mereka sampaikan sulit terealisasikan jika mereka terpilih karena tidak ada ukurannya. "Oleh karena itu, kami meminta KPI yang mewakili rakyat pemirsa televisi untuk menegur iklan-iklan seperti itu," kata Habiburokhman. Habiburokhman menambahkan, seharusnya janji yang disampaikan dalam iklan tersebut dapat diukur secara jelas, misalnya akan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran dalam waktu dua tahun. Jika janji-janji kampanye itu disampaikan secara konkret dan terukur, maka akan mudah bagi rakyat untuk mengawasinya jika mereka terpilih, katanya berargumen. SPR mengingatkan KPI untuk lebih serius menanggapi iklan kampanye politik di televisi karena masalah itu sama pentingnya dengan pornografi dan pornoaksi yang sering diurusi KPI. (*) paradyto September 3rd, 2008, 07:54 AM pengen nanya deh... kan skrg EPL hanya ada di Aora TV. Itu bayarnya 1,7 jt utk 1 thn termasuk pajak ,instalasi dan decoder. Skrg hanya ada 12 channel di Aora TV. Yg gw mau nanya ada yg tau nga kl 1,7 jt itu sudah termasuk channel2 yang akan ada di Aora TV di waktu mendatang (lebih banyak drpada homecable 66_ . Atau 1,7 jt itu hanya buat 12 channel itu selamanya? Dasar monopoli bola...:ohno: . harus putusin Astro deh... Channel yg ada skrg: TVRI, Tvone, SCTV, Hallmark, Goal Tv1, Goal Tv 2, ESPN, Star Sports, CNN, History, boomerang, crime and investigation. Nanti ditambah ini (dr wikipedia) : Kanal Nama 11 Astro Aruna 12 HBO 13 HBO Signature 14 Cinemax 15 Star Movies 16 Celestial Movies 18 Astro TVIQ 19 Discovery Channel 20 Science Channel 21 Animal Planet 22 Discovery Real Time 23 Discovery Travel & Living 24 National Geographic Channel 26 Discovery Home & Health 27 Astro Oasis 28 Asian Food Channel 30 CBeebies 31 Playhouse Disney 32 Disney Channel 33 Nickelodeon 34 Cartoon Network 36 ESPN 37 Star Sports 38 Golf Channel 39 Eurosport 41 Zee TV 42 Star World 43 Animax 44 AXN 45 Astro Ceria 46 Fox Crime 47 Astro Kirana 48 E! Entertainment 49 Deutsche Welle 50 Australia Network 51 Fashion TV 52 BBC Entertainment 56 Bloomberg Television 57 Astro Awani 58 Channel NewsAsia 59 Al Jazeera English 60 CNBC World 61 CNBC Asia 62 BBC World News 63 CCTV-9 64 Astro SuperSport 67 Astro Xpressi 68 MTV Asia Tenggara 69 Channel V 70 NHK World Premium 71 Sun TV 72 KBS World 73 TBN 74 TV3 (Malaysia) 75 TV9 (Malaysia) 76 Da Ai TV (Indonesia) 77 Astro Wah Lai Toi 78 CSTV 79 Phoenix CNE 80 Phoenix InfoNews 81 CCTV-4 82 SETI Channel 83 TVB Xing He 84 WATV 85 Azio TV 86 Astro Shuang Xing 88 ANTV 89 Trans TV 90 JakTV 91 Bandung TV 92 O Channel 93 Trans7 94 MetroTV 95 Indosiar 96 Bali TV 100 Rajawali Citra Televisi Indonesia 101 TPI 102 Global TV 104 QTV 105 Swara Gmana ada yg tau kepastiannya? dari dulu Gw hanya percaya sama INDOVISION:) rilham2new September 3rd, 2008, 12:10 PM ^^ Setuju :cheers: ... Sizter85 September 5th, 2008, 01:21 PM http://i38.tinypic.com/fjdd09.jpg ITV adalah Channel TV pertama Indonesia yang menciptakan kontent2 TV untuk mempromosikan budaya Indonesia yang sebenarnya, entertainment, Business dan Travel, yang disiarkan secara internasional untuk konsumsi pemirsa internasional. http://i34.tinypic.com/rvdgye.png ITV akan mengudara 24 jam sehari 7 hari seminggu dengan beberapa program yang (harus) ber-subtitle bahasa inggris, dan mulai mengkover wilayah Asia Pasific (33 negara) dengan tujuan jangka panjang menjadi operator All-pay TV pada kancah global. `Ini waktunya buat Indonesia UNJUK GIGI !:banana: paradyto September 6th, 2008, 01:20 AM http://i38.tinypic.com/fjdd09.jpg ITV adalah Channel TV pertama Indonesia yang menciptakan kontent2 TV untuk mempromosikan budaya Indonesia yang sebenarnya, entertainment, Business dan Travel, yang disiarkan secara internasional untuk konsumsi pemirsa internasional. http://i34.tinypic.com/rvdgye.png ITV akan mengudara 24 jam sehari 7 hari seminggu dengan beberapa program yang (harus) ber-subtitle bahasa inggris, dan mulai mengkover wilayah Asia Pasific (33 negara) dengan tujuan jangka panjang menjadi operator All-pay TV pada kancah global. `Ini waktunya buat Indonesia UNJUK GIGI !:banana: :okay: dulu Gw berharap adanya IBC malah he he he.... =NaNdA= September 6th, 2008, 04:43 PM nah gitu donk, ada stasiun TV punya indonesia yang gencar promosiin Negara sendiri.. di dunia.. kaya negara2 lain... :pepper: :pepper: Positive Side of Indonesia!! :okay: BT denger berita2 sekarang di TV, ga kebayang klo orang luar yang denger.. :sleepy: rilham2new September 6th, 2008, 05:34 PM ^^ Iya,,, kalau orang lain bisa buat channel propaganda negara mereka ... Harusnya kita juga bisa ;) =NaNdA= September 8th, 2008, 02:02 AM ^^ hehe.. ya propaganda, kata2 yang tepat :D kaya astro, dll... btw punya swasta apa govt ya? Sony Sjklw September 8th, 2008, 05:00 PM nah gitu donk, ada stasiun TV punya indonesia yang gencar promosiin Negara sendiri.. di dunia.. kaya negara2 lain... :pepper: :pepper: Positive Side of Indonesia!! :okay: BT denger berita2 sekarang di TV, ga kebayang klo orang luar yang denger.. :sleepy: ^^ Mungkin era keterbukaan seperti itu ya....? Tapi seharusnya ada keseimbangan antara pemberitaan positif ama negatif biar masyarakat juga bisa bangga menjadi warga Indonesia.:cheers: Sony Sjklw September 8th, 2008, 05:02 PM KPID Sulsel Beri Award untuk TV dan Radio Lokal MAKASSAR-- Komisi Penyiaran Independen Daerah (KPID) akan memberikan award kepada media-media elektornik lokal di daerah ini. Ada delapan kategori award yang akan diberikan. "Ini sudah tahun ketiga KPID Sulsel menggelar penganugerahan award," kata Fitri, sekretaris panitia KPID Sulsel Award 2008, saat mendampingi panitia KPID Sulsel Award 2008 lainnya audience di redaksi Fajar, Senin (8/9/2008). Rombongan panitia ini diterima Redaktur Metro Makassar, Dian Hendiyanto. Fitri melanjutkan, delapan kategori award itu antara lain pemberitaan, hiburan, pejuang penyiaran dan lain-lain. Menurutnya, kategori award tersebut adalah barometer yang diberikan KPI Pusat. "Sesuatu yang berbeda tahun ini adalah pelaksanaan acaranya diserahkan kepada insan media," kata Fitri yang merupakan salah satu wartawati radio di Makassar ini. KPID Sulsel Award 2008 ini diikuti oleh 3 stasiun TV dan 23 radio lokal. Puncak malam penganugerahan award ini akan digelar di Liquid Cafe, 16 November 2008. (aha) http://www.fajar.co.id/index.php?act=news&id=52244 rilham2new September 8th, 2008, 05:17 PM ^^ Mungkin era keterbukaan seperti itu ya....? Tapi seharusnya ada keseimbangan antara pemberitaan positif ama negatif biar masyarakat juga bisa bangga menjadi warga Indonesia.:cheers: Setuju ... Masyarakat jadi bodoh kalau dicekokin berita negatif mulu ... Sony Sjklw September 8th, 2008, 05:32 PM Setuju ... Masyarakat jadi bodoh kalau dicekokin berita negatif mulu ... ^^ betul.....pemberitaan dan tayangan negatif bisa merusak mental para anak2 muda yang notabene bakal menjadi penerus dikemudian hari:ohno: paradyto September 9th, 2008, 03:12 PM http://www.metrotvnews.com/data/presenter/2.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/3.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/4.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/5.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/6.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/7.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/41.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/10.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/47.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/43.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/12.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/38.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/39.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/45.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/28.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/33.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/46.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/29.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/16.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/17.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/51.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/18.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/42.gif http://www.metrotvnews.com/data/presenter/22.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/40.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/30.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/48.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/50.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/25.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/27.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/36.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/49.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/32.jpg =NaNdA= September 10th, 2008, 06:04 AM ^^ itu edisi kapan mas dyto? bukannya ada yang pindah ke TV One?? paradyto September 10th, 2008, 07:22 AM Yang pindah siapa? =NaNdA= September 10th, 2008, 11:34 AM wah ga tau, lupa,,, yang jelas sih ada bbrapa yang pindah... paradyto September 10th, 2008, 03:22 PM Karena, itu daftar updatenya:) =NaNdA= September 10th, 2008, 04:02 PM oh ya mungkin bener.. soalnya Rahma Sarita udah ga ada di foto itu.. :D btw, Liga Inggris mau disiarin lagi di TV One.. tapi cm 22 pertandingan aja yang live.. :ohno: Sizter85 September 19th, 2008, 09:38 AM Jumat, 19 September 2008 Global-Metro TV di Balikpapan Ditutup Tak Berizin, KPID-Balmon Juga Ancam Segel Tarakan TV SAMARINDA- Dua stasiun relai televisi swasta, yakni, Metro TV dan Global TV di Balikpapan akhirnya di-off-kan. Tindakan tegas terhadap stasiun relai dua lembaga penyiaran yang berkantor pusat dan memancarkan siaran dari Jakarta ini diambil Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit Balikpapan, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim. “Stasiun relai Metro TV di Balikpapan tidak memiliki izin penggunaan frekuensi atau ISR. Selain itu secara administrasi, permohonannya juga belum dilengkapi di KPID Kaltim. Sudah berkali-kali ditegur, tapi belum juga memproses izin. Nah, dari hasil koordinasi dengan KPID Kaltim, kami terpaksa meng-off-kan Metro TV di Balikpapan,” tutur Warko, dari UPT Ditjen Postel-Loka Monitor Balikpapan, kemarin. Sementara stasiun relai Global TV di Balikpapan ditutup karena menggunakan kanal di luar wilayah siaran. Stasiun relainya berdiri di Balikpapan, tapi menggunakan kanal dari wilayah Tanah Grogot. “Sebenarnya mereka (Global TV, Red.) bisa saja diberikan ISR sekunder, namun dengan syarat harus terlebih dahulu memperoleh rekomendasi kelayakan dari KPID Kaltim,” tutur Warko. Selain menutup stasiun relai Metro TV dan Global TV, dua televisi lainnya juga mendapat peringatan, yakni, Trans7 dan Trans TV. Kedua lembaga penyiaran ini diberi waktu hingga September ini untuk melengkapi permohonan IPP (izin penyelenggaraan penyiaran) yang telah diajukan ke KPID Kaltim. “Kalau tidak ada perkembangan berarti dari pengajuan IPP mereka ke KPID Kaltim, maka stasiun relai Trans7 dan Trans TV di Balikpapan juga akan di-off-kan,” tandas Warko. TARAKAN TV TERANCAM Belum tuntas pengusutan dugaan korupsi pada pengadaan alat pemancar (transmitter) 1.000 watt yang telah menyeret mantan Direktur Tarakan Televisi (Tarakan TV) Eko Pamudjiantoro sebagai tersangka, kini Tarakan TV juga dihadapkan pada persoalan perizinan. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim dan Balai Monitor (Balmon) Frekuensi Samarinda mengancam akan menyegel Tarakan TV jika sampai 30 hari ke depan mereka tidak segera melengkapi persyaratan permohonan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP). “Sebenarnya Rabu (17 September, Red.) lalu kami sudah mau meng-off-kan (menutup, Red.) Tarakan TV, tetapi manajemen Tarakan TV memohon diberi waktu untuk melengkapi permohonan IPP-nya, ya, kami berikan waktu 30 hari kerja. Kalau tidak ada kemajuan, kami akan segel dan memproses secara hukum sesuai Undang-undang Telekomonikasi dan Undang-undang Penyiaran,” tegas Ketua KPID Kaltim, Haerul Akbar kepada KPNN, kemarin. Tarakan TV mulai beroperasi dengan menggunakan frekuensi dan menayangkan siaran perdana pada tanggal 1 Agustus 2003. Namun, hingga saat ini lembaga penyiaran yang dibiayai dari APBD Kota Tarakan ini belum mengantongi izin. Dalam operasi penegakan hukum lembaga penyiaran, Rabu (17/9) lalu, KPID Kaltim bersama tim dari Balmon Klas II Samarinda dan aparat dari Polresta Tarakan. Haerul mengungkapkan, sejauh ini pihaknya telah memberikan saran serta masukan kepada Tarakan TV untuk segera melengkapi permohonan IPP tersebut, namun manajemen Tarakan TV tampaknya kurang begitu merespons masukan dari KPID. “Kita sudah surati Tarakan TV sejak tahun 2006 lalu untuk segera melengkapi permohonan IPP-nya, namun tak ada respons,” sebut alumni Fisipol Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas ini. Dikatakan, sebagai lembaga penyiaran yang dibiayai oleh APBD, maka dasar hukum bagi Tarakan TV adalah Peraturan Daerah. “Kalau lembaganya mau berbentuk PT (perseroan terbatas, Red.) maka Perusda Kota Tarakan boleh membuat PT khusus lembaga penyiaran swasta. Tapi, operasionalnya tidak boleh dibiayai lewat APBD. Dan ini sudah disampaikan langsung kepada manajemen Tarakan TV sejak tahun 2005 oleh KPI Pusat,” tutur Haerul. Ia menambahkan, proses IPP di wilayah Kaltim semuanya melalui KPID Kaltim. Setelah persyaratan lengkap, akan digelar evaluasi dengar pendapat (EDP) dengan pemohon. Kalau dianggap layak, maka KPI bersama Depkominfo melakukan rapat bersama untuk menentukan bisa-tidaknya IPP dikeluarkan. “Jadi tidak ada lembaga manapun yang berhak memproses izin penyiaran, kecuali KPID. Ini perintah undang-undang dan peraturan pemerintah,” ujarnya. Selain meminta untuk segera melengkapi permohonan izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) dalam waktu 30 hari, Haerul juga mengingatkan kepada Tarakan TV untuk berhati-hati karena anggaran yang digunakan untuk operasional bersumber dari APBD. “Selama ini mereka menggunakan anggaran dari APBD, sedangkan izinnya belum jelas,” tegasnya. Haerul juga menyampaikan, pemeriksaan izin penyelenggaraan televisi ini akan dilakukan bukan saja di Tarakan, namun di semua kabupaten/kota se-Kaltim. “Berau, Bontang, Kutim dan semua daerah kabupaten kota yang ada televisinya akan kami datangi. Kami harapkan televisi yang didirikan pemerintah bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tandas Haerul. (*/fel) paradyto September 19th, 2008, 12:22 PM kok bisa ya? rilham2new September 19th, 2008, 11:12 PM ^^ PErizinan gak lengkap, jadi Stasiun TV nya di-relay di Balikpapan, tapi perizinan channel dan frekuensinya dilakukan untuk Tanah Grogot (kabupaten lain). Bisa saja sih, kalau stasiun TV di tempat lain. Tapi relaynya untuk beberapa Kabupaten (Hal Biasa di Pulau Jawa, dengan ukurang kabupaten yang kecil-kecil). Tapi di Kalimantan yang ukuran kabupatennya besar-besar. Semakin luas coverage pemancar, Daya (WATT) yang diperlukan juga semakin besar. Kalau Watt Besar berarti konsumsi listrik juga besar, kalau dalam coverage yang besar tadi cuman tercakup penduduk yang sedikit, maka Stasiun TV bisa rugi donk, soalnya perizinan itu kan bayar iuran secara berkala ke Kabupaten/Kota di mana mereka beroperasi. Jadi karena stasiun TV nya mau berhemat, makanya dia cuman bayar Perizinan untuk satu kabupaten saja (which is much cheaper, ketimbang bayar perizinan peruntukan channel untuk beberapa kabupaten). Jadi walau stasiun TV itu berlokasi di balikpapan, perizinannya HARUS ke seluruh Kabupaten dan Kota di mana sinyal itu tercakup/sampai. :nuts: ... Njelimet memang, tapi itu prosedur standar .... Sizter85 September 20th, 2008, 06:02 AM Bukan hanya Television station,.... hak2 siar Radio pun banyak yg tak berizin di Bpp ini. rilham2new September 20th, 2008, 12:16 PM ^^ Sebenarnya di Indonesia hal kek gini jarang dipermasalahkan ,,,, apalagi stasiun yang rugi kan penduduk setempat juga .. Kalau Radio masih mungkin lah .. Tapi, kalau Stasiun TV kayaknya baru denger deh :nuts: ... paradyto September 26th, 2008, 05:06 PM http://www.metrotvnews.com/data/presenter/2.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/3.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/4.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/5.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/6.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/7.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/41.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/10.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/47.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/43.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/12.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/38.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/39.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/45.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/28.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/33.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/46.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/29.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/16.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/17.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/51.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/18.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/42.gif http://www.metrotvnews.com/data/presenter/22.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/40.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/30.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/48.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/50.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/25.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/27.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/36.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/49.jpg http://www.metrotvnews.com/data/presenter/32.jpg Fifi :okay: paradyto September 26th, 2008, 05:13 PM http://static.liputan6.com/200709/rosi-1.jpg http://static.liputan6.com/200711/bayu-2.jpg http://static.liputan6.com/200710/rieke.jpg http://static.liputan6.com/200711/sella-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/joy-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/ariyo-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/david-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/achir-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/anggi-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/winny-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/novarini-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/anastasya-putri.jpg http://static.liputan6.com/200711/gadis-2.jpg http://static.liputan6.com/200711/dian.jpg http://static.liputan6.com/200711/boy-bakamaro.jpg ikhlas001 September 28th, 2008, 06:24 AM kLik Gambar http://padang-today.com/banner/ptv.gif (http://padang-today.com/video.php) Sizter85 October 20th, 2008, 12:14 PM Astro Akhirnya Berhenti Siaran Senin, 20 Oktober 2008 | 02:16 WIB JAKARTA, SENIN - Saluran televisi berbayar Astro, akhirnya menghentikan siarannya mulai Senin (20/10) ini pukul 00.00 WIB. ""Kini tiba saatnya bagi kami untuk pamit tidak siaran sampai pemberitahuan lebih lanjut. Mohon maaf, bukan kehendak kami untuk berpisah dengan Anda, keluarga Indonesia," sebut Astro dalam situsnya. Menurut keterangan yang dimuat dalam situsnya, alasan berhentinya siaran tersebut karena PT Direct Vision selaku operator Astro di Indonesia tidak dapat melanjutkan siaran karena terhitung tanggal 19 Oktober 2008 pukul 24:00, perjanjian penggunaan merk dagang Astro telah berakhir dan berbagai layanan yang diberikan oleh Astro tidak diperpanjang lagi. PT Direct Vision menyatakan tidak bisa memastikan hingga kapan Astro tidak bersiaran karena PT Direct Vison hanya sebagai operator Astro, selebihnya merupakan wewenang pemegang saham. Mengenai nasib pelanggan yang sudah membayar uang langganan dimuka, Direct vision menegaskan akan mengembalikan uang tersebut kepada pelanggan. "Bagi pelanggan yang telah melakukan pembayaran di muka, akan dihubungi untuk proses refund dalam waktu 30 hari kerja sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku," sebutnya. Salam situsnya PT Direct Vision menuliskan pernyataan terima kasih berhuruf kapital kepada pelanggannya. Sementara di saluran siarannya, Astro juga menyampaikan pengumumamnnya dan mengucapkan permintaan maaf atas berhentinya siaran tersebut. Saluran televisi berbayar Astro sudah beroperasi di Indonesia selama dua tahun. Sebelumnya, saluran televisi itu juga pernah menghentikan siarannya akibat perselisihan aturan siaran dengan Departemen Komunikasi dan Informatika. Namun, setelah beberapa lama, siaran Astro dapat dinikmati kembali oleh pelanggan. Pihak Direct Vision dalam keterangannya menyatakan akan menghubungi para pelanggannya apabila Astro dapat kembali beroperasi. "Yay Go Aora & Indovision.." AceN October 20th, 2008, 12:26 PM ^^ he he..pergi sana ke negara asalmu.. :D oweeyman October 20th, 2008, 12:45 PM OLALA....INDOVISION!! tollfreak October 20th, 2008, 12:53 PM sukur dah udh nga ada(gw msh ada 3 bulan lg nih langganannya), tp udh ada Aora, jd memang nga perlu Astro lagi(hukuman dia tahun lalu seenaknya liga inggris diambil) rilham2new October 20th, 2008, 01:11 PM kLik Gambar http://padang-today.com/banner/ptv.gif (http://padang-today.com/video.php) Padang TV ini di bawah RiauPos Group kalau gak salah :) ... paradyto October 31st, 2008, 12:51 PM TV Lokal Bakal Bertambah Sriwijaya Post - 30/10/2008 16:32 WIB PALEMBANG, KAMIS - Stasiun televisi lokal bakal bertambah. PT Televisi Mahakarya Anak Negeri telah mengajukan proposal izin penyiaran dan kemarin, Kamis (30/10) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel menggelar evaluasi dengar pendapat. Untuk sementara waktu, nama tv lokal ini adalah Station 1. Namun, berdasarkan ususlan peserta rapat kemarin, manajemen kemungkinan menggubahnya sesuai dengan budaya khas daerah Kabupaten Banyuasin, daerah yang dipilih sebagai kantor pusat PT TMAN. Ini sesuai dengan komitmen perusahaan menjadi televisi swasta lokal yang menjadi sumber informasi, mitra pembangunan, dan pelestarian budaya di Sumsel, khususnya Banyuasin. Komisaris PT TMAN, Christian LN Ngantung didampingi direktur, Johny Ticoalu, mengatakan, pihaknya akan memformat program berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banyuasin dan mampu menghadirkan keragaman informasi. "Brand position kita adalah pendidikan-hiburan (edutainment), informasi, dan hiburan," katanya. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah "Wajah Desa". Penggolongan dan presentasi mata acara disusun berita 10 persen, informasi 20 persen, pendidikan (10), agama (10), olahraga (5), hiburan dan musik (20), iklan (20), dan PSA (5). PT TMAN saat ini masih menunggu perizinan dari instansi terkait sebelum tayang perdana. Pihaknya merasa kesulitan mendapatkan SDM lokal di bidang programer dan keuangan. Ketua KPID Sumsel, H Jonizar, mengatakan, hasil rapat dengar akan dijadikan acauan rekomendasi izin penyiaran. - Aang Hamdani Sizter85 November 21st, 2008, 04:23 AM Kamis, 20 November 2008 TV Kabel Semrawut BALIKPAPAN - Semrawutnya pemasangan kabel untuk jaringan TV kabel di Balikpapan diakui banyak pihak. Sebagian pengelola bahkan dianggap tak mempedulikan estetika kota. ‘’Selain tak enak dipandang mata, juga berbahaya bagi warga, terutama kabel yang membentang di tengah jalan umum,’’ kata Rusdi (43), salah seorang warga Kelurahan Sepinggan, kemarin. Kasus tewasnya warga Kompleks AURI Sepinggan Balikpapan Selatan, Selasa (18/11) lantaran menabrak kabel TV, katanya, menjadi pelajaran berarti. ‘’Sudah ada bukti, kabel TV itu memang berbahaya bila dipasang tidak sesuai dengan standar pemasangan. Karena itu, yang ada sekarang harus ditata kembali,’’ ujarnya. Ketua Asosiasi Pengusaha TV Kabel Indonesia (Aptekindo) Balikpapan M Asdar menyetujui ide penataan pemasangan kabel di tiang listrik dan telepon yang terlihat semerawut saat ini. “Kami sudah merundingkan masalah ini dengan anggota asosiasi lainnya. Hal ini memang perlu proses, apalagi keberadaan asosiasi baru 1 tahun,” katanya kemarin. Disinggung kabel TV yang menelan korban jiwa, Asdar mengatakan pemasangan kabel tersebut tidak memenuhi prosedur. ‘’Sedangkan Anwar bukan anggota asosiasi,’’ katanya. Menurutnya, setiap anggota harus memahami prosedur keselamatan kerja pemasangan jaringan. “Semua pekerjaan perbaikan seharusnya dikerjakan bukan di malam hari, dan tidak dikerjakan seorang diri,” ujarnya. Asdar mengatakan, sistem pemasangan yang benar seharusnya mengerahkan empat teknisi, di mana setiap teknisi harus mengikuti pelatihan pemasangan. ‘’Tidak dibenarkan jika seorang teknisi memasang kabel hanya sendiri. Standarnya ada empat teknisi yang melakukan, dan juga harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu,” jelasnya. Secara terpisah Manager Pemasaran Kadri TV Gilbert ABW pun sangat mendukung ide penataan kabel yang semrawut tersebut. Menurutnya, selain merusak keindahan estetika kota, juga dapat membahayakan warga. “Kami pernah diundang oleh PLN untuk membicarakan permasalahan ini sekitar 3 minggu, dan rencananya akan dilanjutkan lagi pekan depan. Saya sangat mendukung sekali ide ini untuk perbaikan bersama,” ucapnya.(fir) 'Gimana dengan di Kotamu ?' Trip2Java November 21st, 2008, 11:53 AM sejak kapan RCTI ada nuansa pagi seputar Jabar ya ? setahu aku kan hanya seputar Jatim secara aku jarang nonton RCTI kalo buat berita, sampe tadi pagi gak sengaja nonton Nuansa Pagi RCTI:cheers: paradyto November 22nd, 2008, 12:52 AM MNC News Channel kali... atau RCTI Jabar:) Sizter85 November 22nd, 2008, 09:31 AM Astro TV Digugat ke Pengadilan Jakarta (ANTARA News) - Pelanggan Astro TV di wilayah Propinsi Sumatera Utara menggugat PT Direct Vison (PTDV) selaku penyelenggara televisi berbayar Astro TV ke Pengadilan karena menghentikan siaran sejak 28 Oktober 2008, padahal para penggugat sudah membayar uang berlangganan jauh ke depan. Gugatan perdata secara Perwakilan Kelompok (Class Action) didaftarkan ke Pengadilan Negeri Medan, Selasa (18/11) lalu oleh kuasa hukum para penggugat, Palmer Situmorang, demikian siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu. Para penggugat yang mewakili pelanggan Astro di wilayah Propinsi Sumatera Utara, yaitu Tursina Siregar SH, Azran Taufik, dan Muhammad Amin, sedangkan para tergugat selain PTDV, turut tergugat yaitu Melia Concap Cion Molato (Presiden Direktur PTDV), Sean Dent (Direktur PTDV), Paul Montolalu (Direktur PTDV), ASTRO All Asia Network Plc Ltd (AAAN), All Asia Multimedia Networks PLC (AAMN), dan Measat Broadcast Network System SDN BHD. Para penggugat selaku konsumen Astro menuntut tergugat mematuhi dan menghormati hak-hak konsumen. Artinya, para penggugat tetap menikmati siaran televisi berbayar Astro, di samping wajib membayar tuntutan ganti kerugian baik secara materiil maupun immateriil akibat pemutusan secara sepihak kegiatan siaran televisi berbayar Astro. (*) chene November 22nd, 2008, 11:38 AM warta serumpun di TVRI-RTM Malaysia!!!! kerennnnnn..:banana: retroisme December 16th, 2008, 03:00 AM spAce toon itu siaran yang aneh ...... Gambarnya anyep-anyep terus burem kresek-kresek gitu kalau di rumahku .... Aku malah takut anak-anak makin bodoh gara-gara nonton SPACE TOON :rofl: Masa' dia bisa menayangkan gambar Bola Pantul-pantul kayak video game ampe 15 menitan ... ampa gak bodoh tuh anak-anak dibuatnya :lol: ya itu kan bukan sekedar bola mantul pakk.. itu udah diteliti untuk kemajuan cara berfikir balita.. kalo orang dewasa mah mikir nya kayak gitu kalo nntn gituan.. coba deh liat BABYtv d indovison. acara nya emang gitu... =NaNdA= December 16th, 2008, 11:00 AM kabarnya mau ada stasiun TV baru.. Gramedia TV.. rilham2new December 16th, 2008, 11:02 AM ya itu kan bukan sekedar bola mantul pakk.. itu udah diteliti untuk kemajuan cara berfikir balita.. kalo orang dewasa mah mikir nya kayak gitu kalo nntn gituan.. coba deh liat BABYtv d indovison. acara nya emang gitu... Ohhh BabyTV di VIsion 3 >???? AKu lihatnya malah pusing2 :D hahahaha ,, maklum kok kayak siaran TV acara hipnotis :D hehehe magali December 17th, 2008, 12:52 PM Ohhh BabyTV di VIsion 3 >???? AKu lihatnya malah pusing2 :D hahahaha ,, maklum kok kayak siaran TV acara hipnotis :D hehehe ----- ham-ham, memang baby tv memang bukannya untuk konsumsi kamu. tapi secara materi acara, saya pribadi suka. mereka detil sekali dengan acara ini dan durasinya tidak pernah lebih dari 5 menit. maklum segmen yang mau dituju adalah bayi dengan umur kurang dari 3 tahun. yang menjadi keprihatinan sekarang ini adalah acara tv swasta yang sudah semakin malas di tonton kecuali acara berita... :ohno: magali December 17th, 2008, 12:56 PM kabarnya mau ada stasiun TV baru.. Gramedia TV.. ----- gak kapok mereka bisnis di tv? mereka masih punya saham di trans 7 (tv 7) meskipun saham mayoritas sekarang dipegang sama group para (trans tv) =NaNdA= December 17th, 2008, 01:41 PM bukannya saham di trans7 udah abis? ga ada lagi saham Gramedia di Trans 7.. yah, kecenderungan media ke masa depan itu TV dan Internet.. :D retroisme December 19th, 2008, 07:59 AM eh,, ak kaget loh.. kemarin ak baru pulang dari kota Baturaja-SUMSEL. ternyata di Baturaja ada spacetoon sm tvedukasi.. sempet kagett.. kalo dihotel kan emang pake parabola. tapi ak buka spacetoon sama tvedukasi lewat hape yg bisa TV it loh. berrti emang bener ada tuh channel disana. padahal ibukota sumsel-Palembang aja ga ada spacetoon sm tvedukasi. retroisme December 19th, 2008, 08:02 AM warta serumpun di TVRI-RTM Malaysia!!!! kerennnnnn..:banana: iyee,, tapi kalo liat beritanya, perasaan indonesia yg jelek jeleeeekk mlulu. tapi kalo ALAYsia yg bgus2 mlulu. jadi gregetan nntn ny. retroisme December 19th, 2008, 08:04 AM http://i38.tinypic.com/fjdd09.jpg ITV adalah Channel TV pertama Indonesia yang menciptakan kontent2 TV untuk mempromosikan budaya Indonesia yang sebenarnya, entertainment, Business dan Travel, yang disiarkan secara internasional untuk konsumsi pemirsa internasional. http://i34.tinypic.com/rvdgye.png ITV akan mengudara 24 jam sehari 7 hari seminggu dengan beberapa program yang (harus) ber-subtitle bahasa inggris, dan mulai mengkover wilayah Asia Pasific (33 negara) dengan tujuan jangka panjang menjadi operator All-pay TV pada kancah global. `Ini waktunya buat Indonesia UNJUK GIGI !:banana: ada web nya ga?? atau TVstreaming nya? pengen tau acara nya kayak apa.. paradyto February 19th, 2009, 12:10 AM Izin Radio-TV Diminati Wednesday, 18 February 2009 PALEMBANG (SINDO) – Minat atas izin radio dan televisi (TV) di Sumatera Selatan (Sumsel) sangat tinggi.Terbukti,hingga kini masih banyak pengusaha yang mengajukan izin baru. Iklim usaha penyiaran di Sumsel ternyata cukup menggairahkan pengusaha. Setelah 16 lembaga penyiaran (LP) memperoleh izin prinsip penyiaran (IPP) dari Ditjen Postel dari 37 yang mengajukan, kembali menyusul 14 LP dan 1 TV mengajukan IPP. Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel M Junaidi mengatakan, permohonan memperoleh IPP ini dilakukan 12 LP swasta dan 2 LP komunitas di Sumsel serta 1 TV swasta lokal di Banyuasin, yaitu televisi mahakarya anak negeri dengan nama udara Station One. “Saat ini kami secara bertahap melakukan evaluasi dengar pendapat terhadap pengusaha yang mengajukan IPP, seperti salah satunya PT Radio Djati Hapsari, beberapa waktu lalu,”ujarnya. Saat ini pengajuan IPP untuk memperoleh channel radio maupun televisi masih terbuka lebar untuk daerah, sedangkan khusus wilayah Palembang sudah full dan berlebihan. Dia mencontohkan, untuk televisi, sesuai peraturan pemerintah tentang LP swasta,untuk Palembang hanya ada satu channel LP swasta lokal. Karena itu,empat televisi IPP-nya sudah direkomendasikan ke pusat, yaitu PT Sumeks Tivi, PT Sriwijaya Palembang Televisi, PT Televisi Panji Gemilang Persada, dan PT Bahana Komersial Interprise. ”Untuk mereka nanti, akan kami lakukan beauty contes yang terbaik memperoleh IPP, yang lain dipersilakan pindah ke channel digital atau ke daerah lowong,”ujarnya. Saat ini KPID Sumsel masih menunggu aturan dari pusat tentang teknis pelaksanaan kontes. Kondisi terakhir dua stasiun televisi, yaitu PT Sumeks Tivi dan PT Sriwijaya Palembang Televisi, sudah on-air, sedangkan dua lagi masih menunggu proses memperoleh IPP. ”Yang sudah on air sekarang status channelmasih pinjaman belum tetap,”ujarnya. Ketua KPID Sumsel KH Mudrik Qori mengatakan, semua LP yang telah memperoleh IPP selanjutnya dipersilakan melakukan uji coba siaran,seperti untuk televisi selama satu tahun dan radio enam bulan. ”Apabila dalam perjalanan, baik dari perangkat, manajemen, keuangan, maupun content sudah layak,dapat direkomendasikan untuk memperoleh izin stasiun relay (ISR),” ujarnya. Sebelumnya sudah ada yang memperoleh IPP, seperti MUBA TVdan Chandradimuka Televisi Channel untuk televisi komunitas. Sedangkan untuk Palembang, karena kuota cuma ada satu channel, jadi hanya untuk TV swasta. Penentuan IPP keempat televisi ini bergantung hasil beauty contes nanti. Mudrik berjanji bila aturan keluar anggota KPID Sumsel berkomitmen memberikan penilaian konsekuen sesuai peraturan resmi. Wakil Ketua DPRD Sumsel Ellianudin HB menyambut baik tumbuhnya LP di Sumsel sehingga masyarakat semakin bebas menentukan pilihannya, baik radio ataupun televisi. Dia juga sepakat dengan KPAID Sumsel yang akan melakukan pembatasan channel LP swasta pada suatu daerah sesuai peraturan pemerintah. “Jangan sampai di suatu daerah terjadi persaingan usaha yang tidak sehat,”ujarnya. Dia mencontohkan,seperti dengan full-nya channel di Palembang karena adanya pembatasan channel, akan memberikan kesempatan pemerataan usaha penyiaran di daerah. Sedangkan untuk content LP lokal selama ini, dia menilai, masih membutuhkan banyak perbaikan, seperti televisi, lebih banyak memuat berita tentang pendidikan atau hal positif,jangan terlalu banyak hiburan yang glamor dan klenik. “Ingat ini ditonton anak-anak generasi kita,”ujarnya. Sementara itu, pendapat senada dilontarkan pengamat pendidikan H Buchari Rachman yang menilai positif tumbuhnya LP swasta di Sumatera Selatan, sehingga dari dulu hanya TVRI, sekarang bisa ada yang lain. “Sehingga dapat bersaing sehat meningkatkan mutu dan menyampaikan informasi terbaik kepada masyarakat,”ujarnya. Dia juga setuju dengan pembatasan channel di suatu daerah sehingga ada pemerataan LP pada tiap daerah. “Idealnya, setiap daerah ada satu channelTV swasta, sedangkan di provinsi mungkin bisa tiga,” ujarnya. Sedangkan untuk content siaran televisi,mutunya mulai membaik, meskipun masih banyak yang harus dibenahi. (muhlis) adiyon84 February 20th, 2009, 04:56 PM iyee,, tapi kalo liat beritanya, perasaan indonesia yg jelek jeleeeekk mlulu. tapi kalo ALAYsia yg bgus2 mlulu. jadi gregetan nntn ny. oh, iye? tak tahu pulak aku disini ada seperti itu. hm, harapnya dua2 berita aje sama-sama bagus2 dan sama-sama buruk (jelek).. :cheers: RockNation February 23rd, 2009, 10:50 AM TVone ulang tahun. setahun nomer satu di kategori stasiun berita. panteslah :) keliatan banget kalo program berita metro tv ama sctv yg tadinya mendominasi jadi kedodoran ngadepin tvone :) salam kompak selalu buat presenter favorit gw, Tina Taliza :bash: paradyto February 23rd, 2009, 12:10 PM Tina Taliza kalau membuka acara, nyanyi mulu:D RockNation February 24th, 2009, 02:11 AM Tina Taliza kalau membuka acara, nyanyi mulu:D tina di apa kabar indonesia malam. seperti biasa, nyanyi dulu :) Tina taliza pake bajunya kayak cut tary ya... biar makin hot :bash: zu-qwuGFnVo barried March 12th, 2009, 11:02 PM Tapi tvone banyak mengumbar permusuhan. Contohnya pas konflik gaza kemaren terlalu dilebih2kan, orang2 jadi pada benci total sama orang Israel dan Yahudi (jangan2 bayi yg baru lahir di Israel langsung dibenci). Baru2 ini tentang Malaysia yang menggunakan batik sebagai promosi wisatanya. Besok apa lagi? chene March 13th, 2009, 10:49 AM ^^^^really?? paradyto March 13th, 2009, 02:53 PM tina di apa kabar indonesia malam. seperti biasa, nyanyi dulu :) Tina taliza pake bajunya kayak cut tary ya... biar makin hot :bash: zu-qwuGFnVo He he he he... Eh, RockNation, tahu nggak avatarmu itu Film Kartun apa yah? Gw dulu pernah lihat Film Kartun itu saat Bulan Puasa kemarin... Lucu!:okay: Product Malaysia kan??? Gw suka:) =NaNdA= March 14th, 2009, 06:40 AM He he he he... Eh, RockNation, tahu nggak avatarmu itu Film Kartun apa yah? Gw dulu pernah lihat Film Kartun itu saat Bulan Puasa kemarin... Lucu!:okay: Product Malaysia kan??? Gw suka:) Ipin & Upin bukan? :D tollfreak March 23rd, 2009, 01:28 PM Info on Astro TV,sorry kalau salah thread: Astro Rugi Besar Karena Bisnisnya di Indonesia Rabu, 18 Maret 2009 13:28 WIB 275 Dibaca | 0 Komentar KUALA LUMPUR--MI: CEO All Asia Network Plc (Astro) Badri Masri mengemukakan laporan keuangannya 2008 yang berakhir pada 31 Januari 2009 mengalami kerugian 529 juta ringgit (Rp1,69 triliun) dibandingkan kerugian tahun sebelumnya hanya 6 juta ringgit (Rp19,2 miliar). Lonjakan kerugian yang begitu drastis akibat atau konsekuensi dari penutupan operasinya di Indonesia dan kerugian awal karena investasi di kawasan regional, ujar Badri, sebagaimana dikutip media massa Malaysia, Rabu (18/3). Sedangkan bisnis Astro - satu-satunya yang menawarkan jaringan TV berlangganan (bayar) di Malaysia - dalam negeri masih menunjukkan prestasi bagus walaupun menghadapi suasana bisnis yang penuh tantangan. Astro mengaku telah menghabiskan dana 687 juta ringgit (Rp2,19 triliun) untuk biaya pelayanan dan bantuan dana operasional untuk bisnisnya di Indonesia. Walaupun begitu, lanjut CEO Astro, perusahaan yang bergerak di usaha jaringan TV berlangganan, radio, dan film telah mencatatkan peningkatan pendapatan sebanyak 14 persen menjadi 2,97 miliar ringgit. Peningkatan pendapatan itu diperoleh dari peningkatan pelanggan di Malaysia dan bisnis radio di dalam negeri. Kemajuan bisnis Astro juga terjadi di India melalui perusahaannya Sun Direct dengan pelanggan mencapai 2,5 juta untuk TV berlangganan. (Ant/OL-06) iAndy-JaKaRtA April 8th, 2009, 12:25 PM kabarnya mau ada stasiun TV baru.. Gramedia TV.. ----- gak kapok mereka bisnis di tv? mereka masih punya saham di trans 7 (tv 7) meskipun saham mayoritas sekarang dipegang sama group para (trans tv) bukannya saham di trans7 udah abis? ga ada lagi saham Gramedia di Trans 7.. yah, kecenderungan media ke masa depan itu TV dan Internet.. Atau jangan2, mereka ga puas kalo cuma Trans 7 saja. Karena Trans 7 yang sampai saat ini dipegang oleh TRANS Corp dan Kompas Gramedia, sudah tak punya tayangan2 yang berbau Kompas Gramedia, dan kebanyakan didominasi oleh Trans Corp. Mereka pun tidak puas akhirnya. Mungkin itu sebabnya mereka ingin bikin lagi yang baru bernama Gramedia TV. Tapi kalo boleh ngomong, Kompas Gramedia megangnya cuma 51%, dan Trans Corp cuma 49%. Jadi seharusnya tayangan2 Kompas Gramedia seharusnya masih ada di Trans 7, lha wong saham Trans 7 lebih banyak dipegang Kompas Gramedia... imoel April 22nd, 2009, 03:33 AM As u know I went back to my home city last month. And I was surprise to see my TV have a whooping 16 different channels. Now I am wondering how many TV stations Indonesia have. I know some is local, some is national, some is pay service, some is private as in university broadcast. National List: 1. TVRI 2. RCTI 3. SCTV 4. TVGlobal 5. TPI 6. ANTV 7. TransTV 8. MetroTV 9. Indosiar 10. Lativi 11. TV7 Pay TV: 1. Indovision 2. Kabel vision Regional: 1-23. TVRI Regional (23 stations) 14. Spacetoon - Jakarta 25. Bogor TV - Bogor, West Java 26. CTV Banten - Banten, West Java 27. O Channel - Jakarta 28. JakTV - Jakarta 29. Bali TV - Bali 30. Agropolitan TV (ATV)- Batu, East Java 31. Batu Televisi - Batu, East Java 32. Batam TV - Batam (Riau Pos Group) 33. Bukittingi Televisi (BiTV) - Bukit Tinggi, Sumatra 34. Bunaken TV - Manado 35. Cahaya Televisi Banten (CTV) - Tangerang, Banten 36. Gospel Overseas Television Network (GOTV) - Manado 37. Jawa Pos Televisi (JTV) 38. Jogja TV - Jogjakarta 39. Makassar TV - Makassar 40. Pacific TV - Manado 41. Riau Televisi (Riau TV) - Pekanbaru, Riau (Riau Pos Group) 42. Reksa Birama TV (RBTV) - Jogjakarta ( RB Group - Galeri Video - Amikom ) 43. Sri Gemilang TV (SGTV) - Inhil, Riau 44. Televisi Manado (TVM) 45. Tugu TV - Jogjakarta 46. TV Borobudur (TVB) - Semarang, Central Java 47. GO TV- Cikarang, Bekasi, West Java 48. Terang Abadi TV (TATV) - Solo, Central Java 49. TVKU - Semarang, Central Java 50. ... Local Private Station: 1. ITB 2. Universitas Indonesia 3. PT Kereta Api Indonesia 4. ... yang NO. 50 ada Melayu TV di Pekanbaru - Riau (First on air may 09):) VRS May 21st, 2009, 07:42 AM some activity of making drama television at rusun tanah abang midnight time.... http://img40.imageshack.us/img40/6809/090518225438.jpg (http://img40.imageshack.us/my.php?image=090518225438.jpg) paradyto May 21st, 2009, 04:13 PM Judulnya? Trip2Java May 21st, 2009, 05:10 PM ^^duh paling2 sinetron Bikinan MD Entertainment...CINTA FITRI, CINTA BUNGA or Whatever :cheers: ------------------------------------------------------------------------------- & then....aku masih memfavoritkan METRO TV ketimbang TV ONE yang makin lama makin SOMBONG... swear....!!!! ga respect ama penyiar2-nya yang banyak gaya, liat dunk METRO yang tetap low profile...( Kek TOMMY TJOKRO gitu ), apalagi Bang One Show....JELEK ( Gara2 Bung Karni Ilyas yang suaranya gak enak di denger ) --------------------------------------------------------------------------- paradyto May 21st, 2009, 05:14 PM ^^duh paling2 sinetron Bikinan MD Entertainment...CINTA FITRI, CINTA BUNGA or Whatever :cheers: duh... :rant::puke: I HATE INDONESIAN SINETRON!!!! :down: Trip2Java May 21st, 2009, 05:15 PM Biro2 TV daerah...bener ga ya ! Surabaya : TVRI Surabaya, TV One, SCTV, Metro TV, MNC( RCTI, GLOBAL, TPI JATIM ), Indosiar, Space Toon Surabaya Bandung :TVRI Jabar & Banten, Trans Corp ( Trans TV & Trans 7 ), METRO TV, MNC ( RCTI, GLOBAL, TPI JABAR ), Space Toon Bandung Medan : TVRI Sumut, METRO TV, TV ONE, Space Toon Medan Makassar : Metro TV, TV One, Trans Corp (TRANS TV & TRANS 7 ) Jogja : TVRI Jogjakarta, Metro TV paradyto May 21st, 2009, 05:16 PM sama:lol:, btw masih ada sih yang kusuka juga terutama sinetron produksi sinemart...lumayan ada yang bagus2 asal jangan berbau "India" (peace...) he he he.... mumet!!! Dibuat-buat!! Murah banget kesannya!!! he he he :D Trip2Java May 21st, 2009, 05:18 PM duh... :rant::puke: I HATE INDONESIAN SINETRON!!!! :down: sama:lol:, btw masih ada sih yang kusuka juga terutama sinetron produksi sinemart...lumayan ada yang bagus2 eurico May 22nd, 2009, 02:03 AM Indosiar kyknya mulai menanyangkan series2 barat kembali sebentar lagi 90210-lanjutan dari Beverly Hills 90210 pada era 90an akan ditayangkan di Indosiar. Sebelumnya pada era awal 2000an banyak serial asing yang diputar di Indosia mulai dari CSI hingga Desperate Housewives. Sebuah alternatif pilihan tontonan acara tv yang mulai sesak dengan sinetron dan acara live music full lipsync yang tidak ber-manner. VRS May 22nd, 2009, 02:44 AM transtv also RCTI pada jam tengah malam,=banyak menayangkan box office movie,but semua movie yg ditangkan adalah blockbuster movie lama/old china/old india movie yg sudah pernah beberapa kali ditayangkan di station tv yg sama...*apakah pertanda hampir beberapa station tv hampir tdk punya cash utk tayangkan new movie...?? eurico May 22nd, 2009, 04:04 AM @vrs, kalo masalah new or old movie itu biasanya oleh prinsipal pemegang lisensi pengedaran film2 baru memang dibatasi dahulu seperti hanya menjual kepada beberapa stasiun tv berbayar seperti hbo cinemax dan starmovie. Tapi masalah keuanganpun sedikit banyak juga turut ambil andil pada masalah ini. paradyto May 24th, 2009, 01:13 PM Sebanyak 695 Televisi Berbayar Ilegal Segera Ditertibkan Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 695 televisi berbayar ilegal yang mencakup sekitar 1,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia akan segera ditertibkan, demikian menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas, Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto. "Departemen Kominfo pada dasarnya tetap mengacu pada UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dan juga pada PP No. 52 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Berlangganan, dimana secara jelas kedua regulasi tersebut menyaratkan adanya kewajiban bagi setiap lembaga penyiaran berlangganan untuk sebelum menyediakan layanannya harus sudah memiliki IPP (Izin Penyelenggaraan Penyiaran)," kata Gatot di Jakarta, Minggu. Dia menjelaskan, penyelenggara televisi berbayar yang tidak memiliki izin akan menimbulkan "unequal treatment" dalam penyelenggaraan lembaga penyiaran berlangganan. Sejauh ini penyelenggaraan televisi berlangganan di Indonesia dilakukan oleh MNC Sky Vision (Indovision), Aora Nusantara (Aora TV), Nusantara Sky Vision (Top TV), Telkom Vision (Yes TV), Indosat Mega Media (IM2), dan First Media (Kabel TV). Gatot mengatakan, seandainya pelanggaran-pelanggaran dalam penyelenggaraan televisi berlangganan terus berkelanjutan, maka kemungkinan akan banyak dampak negatifnya muncul. "Di antaranya berkurangnya Pendapatan Negara dari sektor Pajak dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) seperti Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi dan Biaya Hak Penyelenggaraan (BHP) Penyiaran," katanya. Selain itu, regulasi telekomunikasi dan penyiaran kurang dapat berjalan dengan efektif, karena terbukti mudah dilawan serta sorotan negatif internasional terhadap Indonesia akan bertambah, dalam hal ini dari aspek pelanggaran penyelenggaraan televisi berlangganan yang tidak berizin, karena dianggap melakukan pembiaran terhadap praktek pembajakan dalam layanan tersebut. Data menunjukkan jumlah pelanggan televisi berlangganan di Indonesia adalah sekitar 900 ribu dan angka tersebut baru sekitar 9 persen dari total potensi market televisi berlangganan di Indonesia. Menurut Gatot, kecenderungan peningkatan pertumbuhan ini disebabkan kebutuhan sebagian masyarakat Indonesia untuk memperoleh program siaran yang lebih berkualitas dan beragam secara world-wide dibandingkan dengan program siaran free to air yang disiarkan melalui televisi-televisi terrestrial, baik stasiun televisi lokal maupun televisi nasional. Berdasarkan monitoring Departemen Kominfo dan berbagai sumber informasi, saat ini penyebaran kembali (redistributor) oleh penyelenggara televisi berlangganan tersebut dilakukan oleh sekitar 700 entitas bisnis untuk cakupan sekitar 1,4 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Penyelenggara televisi berlangganan yang belum berizin adalah Barelang Vision di Batam dengan jumlah pelanggan 300 biaya awal berlangganan Rp75.000 dan biaya langganan bulanan Rp55.000. TV Kabel di Bintan dengan jumlah pelanggan 50 biaya awal berlangganan Rp100.000 dan biaya langganan bulanan Rp30.000, Salwa Vision di Batam dengan jumlah pelanggan 100 biaya awal berlangganan Rp100.000 dan biaya langganan bulanan Rp50.000. Bintan Vision di Tanjung Pinang jumlah pelanggan 1.000 biaya awal langganan Rp150.000 dan biaya langganan perbulan Rp60.000. Batanghari Vision di Jambi jumlah pelanggan 2.000 biaya awal berlangganan Rp200.000 dan biaya langganan perbulan Rp30.000, Mekar Vision di Pekanbaru biaya awal langganan Rp20.000 dan biaya langganan perbulan Rp50.000, Borneo Vision di Balikpapan dengan jumlah pelanggan 30.000 biaya awal langganan Rp300.000 dan biaya langganan perbulan Rp30.000, Mitra Vison di Balikpapan jumlah pelanggan 8.000 biaya awal langganan Rp100.000 dan biaya langganan perbulan Rp22.000, dan Buka Vision di Balikpapan dengan jumlah pelanggan 60.000 biaya awal langganan Rp250.000 dan biaya langganan perbulan Rp30.000. Ada pula Kawal Vision di Balikpapan dengan jumlah pelanggan 1.000 biaya awal berlangganan Rp250.000 dan biaya langganan perbulan Rp25.000, Balikpapan Baru Vision di Balikpapan jumlah pelanggan 1.000 biaya awal langganan Rp250.000 dan biaya langganan bulanan Rp30.000, Prima Vision di Makassar dengan jumlah pelanggan 4.000 biaya awal berlangganan Rp22.000 dan biaya langganan perbulan Rp55.000, Anjas Vision di Makassar biaya jumlah pelanggan 500 awal berlangganan Rp100.000 dan biaya langgganan perbulan Rp20.000, M3 Vision di Makassar jumlah pelanggan 2.000 biaya awal langganan Rp200.000 dan biaya langgganan perbulan Rp50.000, serta Permata Vision di Makassar jumlah pelanggan 1.500, biaya awal berlangganan Rp200.000 dan biaya langgganan perbulan Rp35.000. Masih ada Ravi Vision di Gresik jumlah pelanggan mencapai 3.000 biaya awal langganan Rp150.000 dan biaya langgganan perbulan Rp35.000, Duta Vision di Banyuwangi jumlah pelanggan 2500 biaya awal langganan Rp250.000 dan biaya langgganan perbulan Rp25.000, Matrix Vision di Manado jumlah pelanggan 2000 biaya awal langganan Rp200.000 dan biaya langgganan perbulan Rp30.000, serta Gowa Vision di Rantau Prapat dengan biaya awal berlangganan Rp250.000 dan biaya langganan perbulan Rp35.000. Pola operasional redistribusi layanan ini adalah menjadi pelanggan dari penyelenggara televisi berlangganan nasional yang berizin dan kemudian melakukan redistribusi program siaran tanpa izin dari penyelenggara televisi berlangganan nasional tersebut. Pola lain adalah menjadi pelanggan dari penyelenggara televisi berlangganan asing yang secara hukum tidak boleh bersiaran di Indonesia dan kemudian dilakukan redistribusi. Pola yang dianut lain yakni membuat head rnd yang terdiri dari beberapa antenna TV Receive Only (TVRO) dan kemudian melakukan redistribusi dan komersialisasi tanpa izin pemerintah.(*) =NaNdA= May 24th, 2009, 05:00 PM 695? wah, udah sebanyak itukah? eurico May 25th, 2009, 12:55 AM Emang byk nand di sulawesi selatan aja tiap kab punya perush yg "megang" tv kabel sendiri2 emg seperti itu apalg di daerah2 yg gak kena siaran tv langsung pasti menjamur jasa2 tv yg seperti ini. tjokro_ragazzo May 26th, 2009, 01:11 PM As u know I went back to my home city last month. And I was surprise to see my TV have a whooping 16 different channels. Now I am wondering how many TV stations Indonesia have. I know some is local, some is national, some is pay service, some is private as in university broadcast. National List: 1. TVRI 2. RCTI 3. SCTV 4. TVGlobal 5. TPI 6. ANTV 7. TransTV 8. MetroTV 9. Indosiar 10. Lativi 11. TV7 Pay TV: 1. Indovision 2. Kabel vision Regional: 1-23. TVRI Regional (23 stations) 14. Spacetoon - Jakarta 25. Bogor TV - Bogor, West Java 26. CTV Banten - Banten, West Java 27. O Channel - Jakarta 28. JakTV - Jakarta 29. Bali TV - Bali 30. Agropolitan TV (ATV)- Batu, East Java 31. Batu Televisi - Batu, East Java 32. Batam TV - Batam (Riau Pos Group) 33. Bukittingi Televisi (BiTV) - Bukit Tinggi, Sumatra 34. Bunaken TV - Manado 35. Cahaya Televisi Banten (CTV) - Tangerang, Banten 36. Gospel Overseas Television Network (GOTV) - Manado 37. Jawa Pos Televisi (JTV) 38. Jogja TV - Jogjakarta 39. Makassar TV - Makassar 40. Pacific TV - Manado 41. Riau Televisi (Riau TV) - Pekanbaru, Riau (Riau Pos Group) 42. Reksa Birama TV (RBTV) - Jogjakarta ( RB Group - Galeri Video - Amikom ) 43. Sri Gemilang TV (SGTV) - Inhil, Riau 44. Televisi Manado (TVM) 45. Tugu TV - Jogjakarta 46. TV Borobudur (TVB) - Semarang, Central Java 47. GO TV- Cikarang, Bekasi, West Java 48. Terang Abadi TV (TATV) - Solo, Central Java 49. TVKU - Semarang, Central Java 50. ... Local Private Station: 1. ITB 2. Universitas Indonesia 3. PT Kereta Api Indonesia 4. ... tambah dunk.... terakhir saya kesana (september-oktober 2009), ada 4 TV Lokal Pontianak yg mengudara : Ruai TV KCTV (Kapuas Citra Televisi) PTV (Pontianak TV) KTV (Khatulistiwa TV) tapi gak tau beritanya nih....apa masih mengudara ato gak....coz Balmon Pontianak ketat bgt...... tjokro_ragazzo May 26th, 2009, 01:14 PM oiya....ada yg tau? kalo gak salah dulu sktr taun 2005-2006 ada UGM TV yang siaran melalui TV Kabel.....skrg msh ada gak ya? tjokro_ragazzo May 26th, 2009, 01:16 PM Indosiar kyknya mulai menanyangkan series2 barat kembali sebentar lagi 90210-lanjutan dari Beverly Hills 90210 pada era 90an akan ditayangkan di Indosiar. Sebelumnya pada era awal 2000an banyak serial asing yang diputar di Indosia mulai dari CSI hingga Desperate Housewives. Sebuah alternatif pilihan tontonan acara tv yang mulai sesak dengan sinetron dan acara live music full lipsync yang tidak ber-manner. ge kangen ama serial yg dulu pernah diputer di Indosiar, VIPER, yg ceritanya mobil2 balap gitu....love it..... VRS July 20th, 2009, 02:53 AM SCTV shooting at tanah abang rusun ....... http://img174.imageshack.us/img174/8638/090714112535.jpg (http://img174.imageshack.us/i/090714112535.jpg/) http://img174.imageshack.us/img174/7789/090714112543.jpg (http://img174.imageshack.us/i/090714112543.jpg/) http://img149.imageshack.us/img149/324/090714112610.jpg (http://img149.imageshack.us/i/090714112610.jpg/) paradyto July 20th, 2009, 10:55 AM Fashion TV Indonesia, dah sering muncul di Fashion TV:D In Asia Pacific: Fashion TV Japan, Fashion TV China, Fashion TV Indonesia, and Fashion TV Australia.. tollfreak August 4th, 2009, 11:26 AM Tuesday, 4 August 2009 Telkom, Indosat ready to go head-to-head on mobile TV Indonesia’s number one and number two telecoms operators by subscribers and revenues, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) and PT Indosat, are poised to go head-to-head in the mobile digital TV market, the Jakarta Globe reports. The new broadcast service was unveiled yesterday and will initially be available on a trial basis in parts of the capital, the paper says. The Communication and Information Technology Ministry’s director general of mobile and digital communications, Fredy Tulung, says the government has issued two interim mobile digital TV licences. ‘These are for the Tren Mobile TV consortium and the Telkom consortium,’ Fredy said. The former is a venture set up by MNC group, RCTI, TPI, Globaltv, and Indovision — all of which are subsidiaries of media entrepreneur Hari Tanoesuibyo’s company, PT Global Mediacom — with Indosat as its strategic partner. Meanwhile, Telkom's mobile subsidiary PT Telkomsel, and its pay-TV operator Telkomvision will be offering eight channels, including CNN and National Geographic, as part of the trial. Noting the arrival of mobile digital TV in Indonesia, Fredy said that by mid-August, people inGreater Jakarta should also have access to mobile digital TV provided by Tren. Telkom has invested USD1 million to get mobile TV to the trial stage, and in order to cover the Greater Jakarta area and roll out commercial services in the first half of next year, Telkom intends to invest between USD6 million and USD7 million on infrastructure and equipment. Hadi August 4th, 2009, 01:12 PM tambah dunk.... terakhir saya kesana (september-oktober 2009), ada 4 TV Lokal Pontianak yg mengudara : Ruai TV KCTV (Kapuas Citra Televisi) PTV (Pontianak TV) KTV (Khatulistiwa TV) tapi gak tau beritanya nih....apa masih mengudara ato gak....coz Balmon Pontianak ketat bgt...... Arek TV ( Surabaya ) SBO TV ( Surabaya ) Cartoon Space TV ( Surabaya ) TV Bisnis ( Surabaya ) paradyto August 9th, 2009, 04:58 PM http://www.atvli.com/images/anggota/Logo-Sriwijaya-tv.png paradyto August 29th, 2009, 04:54 PM INDOVISION Galaxy Package Rp. 179.000,- SET History Biography Crime Investigation AXN Beyond Star Chinese Movies 2 FX SciFi Channel [V] India Channel [V] Taiwan Fox News Sky News Nat Geo Wild Nat Geo Adventures Nat Geo Music TVN* Vision Comedy* CCTV 4 CCTV 9 Arirang Euro News Thrill Kix Vision1 Sports Vsion2 Drama MNC Entertainment MNC News MNC Music Baby TV Cartoon Network Animal Planet Disney Channel Nickelodeon National Geographic Channel BBC Knowledge Discovery Channel Discovery Travel & Living Fox Crime E! Entertainment AXN Star World Celestial Movies Channel [V] Fashion TV Al Jazeera International Channel News Asia KBS Australia Network U Channel/TBN RCTI TPI Global TV Trans TV Trans 7 Indosiar SCTV Metro TV ANTV TVRI Sun TV Plus Radio channel favorit heartstation August 29th, 2009, 06:28 PM ^^ penambahan channel diikuti dgn pengurangan. MTV Asia ga ada! Animax Asia juga. SUN TV disiarin juga loh di tv biasa dgn nama yang berbeda, isinya sama kayak di SUN TV yg ditayangkan di Indovision cuma tayangnya ga sampe malem. Kalo di Palembang namanya SKY TV. Ga tau deh di tempat lain ada ato nggak. retroisme August 30th, 2009, 04:11 PM ^^ penambahan channel diikuti dgn pengurangan. MTV Asia ga ada! Animax Asia juga. SUN TV disiarin juga loh di tv biasa dgn nama yang berbeda, isinya sama kayak di SUN TV yg ditayangkan di Indovision cuma tayangnya ga sampe malem. Kalo di Palembang namanya SKY TV. Ga tau deh di tempat lain ada ato nggak. dibandung IMTV.. dan ada acara dari stasiun tv nya sendiri juga.. VRS August 31st, 2009, 03:50 AM another activity tv one camera crew.... http://img141.imageshack.us/img141/3582/090826061559.jpg (http://img141.imageshack.us/i/090826061559.jpg/) VRS October 2nd, 2009, 04:27 AM TV one program on sunday morning... http://img4.imageshack.us/img4/2787/090927063754.jpg (http://img4.imageshack.us/i/090927063754.jpg/) http://img269.imageshack.us/img269/5116/090927071230.jpg (http://img269.imageshack.us/i/090927071230.jpg/) fajarmuhasan October 2nd, 2009, 10:14 AM Gw bingung ama Indovision, entah bulan apa gw lupa tiba-tiba semua chanel terbuka tanpa kecuali, lalu ada siaran EPL dan ada pengumuman promosi diundur sampai 31 agustus 2009 (melalui surat di layar tv), lalu gw dapat email bahwa promosi akan habis akhir september. Sampai sekarang semua chanel masih terbuka dan gak ada pengumuman lebih lanjut dan aneh lagi billing statement juga belum datang.............jangan-jangan tagihan jadi numpuk nech. Apa ada yg punya info tentang ini? peseg5 October 3rd, 2009, 05:08 AM Gw bingung ama Indovision, entah bulan apa gw lupa tiba-tiba semua chanel terbuka tanpa kecuali, lalu ada siaran EPL dan ada pengumuman promosi diundur sampai 31 agustus 2009 (melalui surat di layar tv), lalu gw dapat email bahwa promosi akan habis akhir september. Sampai sekarang semua chanel masih terbuka dan gak ada pengumuman lebih lanjut dan aneh lagi billing statement juga belum datang.............jangan-jangan tagihan jadi numpuk nech. Apa ada yg punya info tentang ini? Sebagai pelanggan Indovision belum pernah ngalamin tuh. Meningan telpon hotline Indovision langsung aja pak. Mereka lebih kompeten menjawabnya. www.indovision.tv Hotline: 500-900, 021-581 9988, 021-5050 9988 bacusa October 3rd, 2009, 05:37 PM Guys, perhatiin gak tayangan acara TvOne, AnTv dan MetroTv? secara blak-blakan menunjukkan media sebagai alat kepentingan pribadi pemiliknya. :ohno: rilham2new October 4th, 2009, 08:31 AM Gw bingung ama Indovision, entah bulan apa gw lupa tiba-tiba semua chanel terbuka tanpa kecuali, lalu ada siaran EPL dan ada pengumuman promosi diundur sampai 31 agustus 2009 (melalui surat di layar tv), lalu gw dapat email bahwa promosi akan habis akhir september. Sampai sekarang semua chanel masih terbuka dan gak ada pengumuman lebih lanjut dan aneh lagi billing statement juga belum datang.............jangan-jangan tagihan jadi numpuk nech. Apa ada yg punya info tentang ini? Di rumahku Indovision ada 2, satu yang pasang tahun 2005 ... satu lagi yang pasang tahun 2007. Anehnya lagi ... Yang lama itu, channelnya gak ada yang kebuka. Tapi yang baru pasang, itu kebuka semua channelnya. Katanya sih PROMO, channel Indovision mendadak jadi banyak banget hampir 100-an. Yang musik aja Mulai dari MTV Asia, Channel V Intl, Channel V India, Channel V Taiwan, sama NatGeo Music. Yang Drama juga nambah, MOvie, sama Documentary ... Banyak banget :nuts: ... Ditonton juga gak, tapi TVOne tetep gak ada :D ... Lagian, Alasan keluarga aku pasang Indovision karena antenna TV rumah kami kalah tinggi sama Taman Anggrek dan Central Park, itu pasti mengacaukan sinyal TV. Radio GenFM aja gak bisa didengerin dari rumah :nuts: Penomoran channel berubah juga agak bikin bingung. Malas aja neken tombol channel sampe 3 digit :D rilham2new October 4th, 2009, 08:35 AM SCTV shooting at tanah abang rusun ....... http://img174.imageshack.us/img174/8638/090714112535.jpg (http://img174.imageshack.us/i/090714112535.jpg/) http://img174.imageshack.us/img174/7789/090714112543.jpg (http://img174.imageshack.us/i/090714112543.jpg/) http://img149.imageshack.us/img149/324/090714112610.jpg (http://img149.imageshack.us/i/090714112610.jpg/) Daerah ini sering jadi tempat syuting, film, iklan, dan videoklip ... Wali-Cari Jodoh kayaknya juga di rusun itu .... :tongue2: paradyto October 4th, 2009, 08:41 AM Guys, perhatiin gak tayangan acara TvOne, AnTv dan MetroTv? secara blak-blakan menunjukkan media sebagai alat kepentingan pribadi pemiliknya. :ohno: yup, pengen ketawa, sampai2 masuk berita di masing2 TV.:ohno: Gerah juga lihatnya.... rilham2new October 4th, 2009, 03:03 PM Yang siaran live di Pekanbaru cuman ANTV sama MetroTV aja ya :D hihihi .. Ini menambah daftar stasiun TV yang pernah LIVE dari PKU. Dulu SCTV pernah LIVE juga waktu FFI 2007, terus TPI juga pernah LIVE di Pekanbaru (waktu acara dangdut :D) ... Kalau yang off-air semua stasiun TV swasta nasional udah pernah (di luar program berita) ;) .... Kalau METROTV sih LIVE melulu dari PKU, kan di PKU ... source berita MetroTV udah bukan sekedar koresponden lokal, tapi biro berita. Jadi LIVE dari jalanan PKU itu udah mayan sering :D .... Tiap minggu juga ada :D Dari RIAUINFO Sejumlah Stasiun TV Nasional Akan Lakukan Siaran Langsung 04 Oct 2009 15:55 wib ad [b]PEKANBARU (RiauInfo)[b] - Munas Partai Golkar yang digelar 5-7 Oktober mendatang akan mendapatkan perhatian besar dari masyarakat Pekanbaru. Hal ini dibuktikan banyaknya TV nasional yang berminat menyiarkan langsung munas tersebut. Setidaknya beberapa TV swasta sudah menyatakan minatnya untuk melakukan siaran langsung itu. Untuk itu TV swasta itu sudah mendirikan studio mini arena Munas Partai Golkar, di Hotel Labersa Pekanbaru. Koordinaor Seksi Humas dan Dokumentasi Munas Golkar, Abubakar Sidik kepada RiauInfo, Minggu (4/10) mengatakan, TV swasta yang akan melakukan siaran langsung itu antara lain ANTV dan Metro TV. Saat ini kru TV tersebut sudah berada di arena Munas. Dia menyebutkan, selain akan disiarkan secara luas oleh televisi nasional, Munas Partai Golkar ini juga diliput oleh ratusan wartawan nasional. "Mereka akan meliput kegiatan ini untuk media masing-masing," ujarnya.[b](ad)[b] VRS October 5th, 2009, 02:09 AM Gw bingung ama Indovision, entah bulan apa gw lupa tiba-tiba semua chanel terbuka tanpa kecuali, lalu ada siaran EPL dan ada pengumuman promosi diundur sampai 31 agustus 2009 (melalui surat di layar tv), lalu gw dapat email bahwa promosi akan habis akhir september. Sampai sekarang semua chanel masih terbuka dan gak ada pengumuman lebih lanjut dan aneh lagi billing statement juga belum datang.............jangan-jangan tagihan jadi numpuk nech. Apa ada yg punya info tentang ini? same with me...but the billing statement till now, i still pay same amount...and they not complaint... fajarmuhasan October 5th, 2009, 04:17 AM Akhirnya billing statement i-vision datang via sms mungkin ngirit kertas dan kurir, tagihan masih di angka yg lama meski semua chanel masih terbuka (ratusan jumlahnya dan sebagian besar gak ditonton)...tapi tetap minus tvone, kenapa ya tvone tdk masuk ke i-vision??? Note:alasan pasang i-vison karena udah pasang antena di atap rumah tetap harus rajin muter arah antena jika pengin ganti chanel. VRS October 30th, 2009, 06:53 AM another TV one program sunday morning http://img88.imageshack.us/img88/6456/091025081407.jpg (http://img88.imageshack.us/i/091025081407.jpg/) http://img88.imageshack.us/img88/4793/091025064249.jpg (http://img88.imageshack.us/i/091025064249.jpg/) VRS November 2nd, 2009, 02:24 PM another shooting for video clip music at rusun tanah abang... http://img527.imageshack.us/img527/9463/091030124352.jpg (http://img527.imageshack.us/i/091030124352.jpg/) VRS November 9th, 2009, 02:25 AM metroTV mobile vehicle... http://img130.imageshack.us/img130/2892/091108065332.jpg (http://img130.imageshack.us/i/091108065332.jpg/) Rock Star November 9th, 2009, 05:10 AM @VRS dah kayak wartawan juga nih :lol: :lol: ngikutin kegiatan kru tv VRS November 30th, 2009, 01:49 AM another activity of metro tv.. http://img403.imageshack.us/img403/1900/091129070206.jpg (http://img403.imageshack.us/i/091129070206.jpg/) Rock Star December 4th, 2009, 05:39 AM Presenter Berita SCTV Terima Penghargaan Jurnalisme Australia Jumat, 4 Desember 2009 06:37 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 269 kali Brisbane (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Australia, Stephen Smith, Kamis, mengumumkan nama wartawan Indonesia dan Australia yang memenangkan penghargaan prestisius "Elizabeth O`Neill Journalism" 2009. Mereka adalah Produser dan Presenter Berita "Liputan 6 Siang dan Liputan 6 Petang" Surya Citra Televisi (SCTV), Sondang Sirait, dan Reporter Kepala Liputan Politik Stasiun TV "Sky News", Kieran Gilbert. Dalam pernyataan persnya, Menlu Smith mengatakan, Sirait dan Gilbert akan berkunjung ke masing-masing negara selama tiga minggu untuk bertemu berbagai kalangan pemangku kepentingan penguatan hubungan bilateral Indonesia-Australia. Selama tiga minggu kunjungan itu, keduanya tidak hanya bertemu para pejabat pemerintah serta kalangan akademisi dan pengusaha, tetapi juga para aktivis lembaga swadaya masyarakat dan anggota masyarakat. Menlu Smith mengatakan, rangkaian pertemuan itu dimaksudkan untuk membangun pemahaman yang lebih kuat dan apresiasi atas berbagai isu kekinian yang dihadapi kedua negara. Selama di Indonesia, Kieren Gilbert akan menggali masalah politik dan tradisi Indonesia modern, serta perkembangan demokrasi dan isu kebijakan publik yang menjadi perhatian bersama Indonesia dan Australia. Penghargaan "Elizabeth O`Neill Journalism" yang diberikan kepada masing-masing seorang wartawan Indonesia dan Australia itu disponsori Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia untuk mengenang jasa besar Elizabeth O`Neill, diplomat karir yang pernah bertugas di Kedubes Australia di Jakarta. Sebelum meninggal dalam kecelakaan pesawat Garuda Indonesia di Yogyakarta 7 Maret 2007, O`Neill adalah Konselor Urusan Umum yang juga Juru Bicara Kedubes Australia di Jakarta. Selain O`Neill, empat orang warga Australia lainnya juga tewas dalam kecelakaan Boeing 737-400 Garuda Indonesia di Yogyakarta yang menewaskan 21 orang itu. Mereka adalah Morgan Mellish (wartawan), Allison Sudrajat (pemimpin Badan Pembangunan Internasional Australia (AusAID)), Brice Steel (anggota Polisi Federal Australia), dan Mark Scott (ketua tim `engagement regional`). WendyROP December 4th, 2009, 07:12 AM As u know I went back to my home city last month. And I was surprise to see my TV have a whooping 16 different channels. Now I am wondering how many TV stations Indonesia have. I know some is local, some is national, some is pay service, some is private as in university broadcast. National List: 1. TVRI 2. RCTI 3. SCTV 4. TVGlobal 5. TPI 6. ANTV 7. TransTV 8. MetroTV 9. Indosiar 10. Lativi 11. TV7 Pay TV: 1. Indovision 2. Kabel vision Regional: 1-23. TVRI Regional (23 stations) 14. Spacetoon - Jakarta 25. Bogor TV - Bogor, West Java 26. CTV Banten - Banten, West Java 27. O Channel - Jakarta 28. JakTV - Jakarta 29. Bali TV - Bali 30. Agropolitan TV (ATV)- Batu, East Java 31. Batu Televisi - Batu, East Java 32. Batam TV - Batam (Riau Pos Group) 33. Bukittingi Televisi (BiTV) - Bukit Tinggi, Sumatra 34. Bunaken TV - Manado 35. Cahaya Televisi Banten (CTV) - Tangerang, Banten 36. Gospel Overseas Television Network (GOTV) - Manado 37. Jawa Pos Televisi (JTV) 38. Jogja TV - Jogjakarta 39. Makassar TV - Makassar 40. Pacific TV - Manado 41. Riau Televisi (Riau TV) - Pekanbaru, Riau (Riau Pos Group) 42. Reksa Birama TV (RBTV) - Jogjakarta ( RB Group - Galeri Video - Amikom ) 43. Sri Gemilang TV (SGTV) - Inhil, Riau 44. Televisi Manado (TVM) 45. Tugu TV - Jogjakarta 46. TV Borobudur (TVB) - Semarang, Central Java 47. GO TV- Cikarang, Bekasi, West Java 48. Terang Abadi TV (TATV) - Solo, Central Java 49. TVKU - Semarang, Central Java 50. ... Local Private Station: 1. ITB 2. Universitas Indonesia 3. PT Kereta Api Indonesia 4. ... TV lokal bandung... Bandung TV STV Padjadjaran TV spacetoon Bandung CT Channel MQTV IMTV Rock Star December 4th, 2009, 07:49 AM ^^ ^^ ^^ TV Lokal Jogja TVRI Jogjakarta Jogja TV RBTV (Reksa Birama TV) Tugu TV Adi TV (new) paradyto December 5th, 2009, 03:29 AM Jurnalis Indonesia Juarai Asian Television Award Sabtu, 05 Desember 2009 06:12 WIB NAJWA Shihab kembali mengukir prestasi membanggakan di dunia jurnalis yang ditekuninya sejak 2001 silam. Piala Asian Television Award 2009 kini melengkapi sederet penghargaan perempuan kelahiran Makasar ini. Meskipun tidak mendapatkan posisi puncak dalam ajang se-Asia Pasifik tersebut, Nana tetap menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia yang membawa pulang piala. Ibrahim Assegaf, sang suami, menjadi orang pertama yang dihubungi beberapa detik setelah nama Nana muncul di screen sebagai pemenang kedua Best Current Affairs Presenter. Di posisi pertama diduduki jurnalis CNN. Nana mendapatkan simpati dari banyak pihak setelah laporan langsungnya dari Aceh pascabencana tsunami akhir 2006. "Peristiwa itu paling berkesan bagi saya. Tidak hanya menyentuh sisi wartawan saya saja, itu menggugah sisi saya sebagai seorang manusia juga. Saya melihat bagaimana maha dahsyatnya tsunami menghabisi wilayah tersebut," katanya. Mata Najwa adalah program terbarunya di Metro TV yang tayang perdana pada 25 November lalu. Melalui program yang tayang setiap Rabu pukul 22.05 ini, Nana sebagai pengasuh acara memang ingin memberikan satu tampilan berbeda dalam membahas politik. Target yang ingin dijangkau anak muda Indonesia. "Saya ingin mengajak anak muda untuk lebih peduli lagi dengan kondisi politik Indonesia dengan tidak membosankan. Makanya, dikemas menarik," ujarnya. (*/OL-04) Balaputradewa December 5th, 2009, 03:35 AM pernah denger SUMATERA TV gak?? udah ada lho..ayo tebak ada di mana?? lampung_gech December 5th, 2009, 04:48 PM pernah denger SUMATERA TV gak?? udah ada lho..ayo tebak ada di mana?? dulu di lampung ada namanya sumaTV, tp sekarang hilang, apa itukah? Balaputradewa December 5th, 2009, 06:45 PM ^^ tet tot..salah.. bukan Suma TV.. tapi "Sumatera TV" skrg masih eksis kok.. Balaputradewa December 9th, 2009, 07:59 AM Oleh-oleh dari Balik Layar Metro TV :cheers: http://img269.imageshack.us/img269/8623/metrot.jpg (http://img269.imageshack.us/i/metrot.jpg/) http://img44.imageshack.us/img44/4989/metro2k.jpg (http://img44.imageshack.us/i/metro2k.jpg/) http://img704.imageshack.us/img704/3602/metro3.jpg (http://img704.imageshack.us/i/metro3.jpg/) http://img40.imageshack.us/img40/6974/metro4b.jpg (http://img40.imageshack.us/i/metro4b.jpg/) http://img23.imageshack.us/img23/6158/metro5.jpg (http://img23.imageshack.us/i/metro5.jpg/) VRS December 10th, 2009, 01:51 AM nice photo....u are worked at there..?? Balaputradewa December 10th, 2009, 12:18 PM ^^ nope..just visitor http://img245.imageshack.us/img245/4641/met1bj.jpg (http://img245.imageshack.us/i/met1bj.jpg/) http://img706.imageshack.us/img706/8317/met2.jpg (http://img706.imageshack.us/i/met2.jpg/) http://img526.imageshack.us/img526/3227/met4.jpg (http://img526.imageshack.us/i/met4.jpg/) paradyto December 15th, 2009, 04:23 PM RCTI Tak Bermaksud Rendahkan FFI 2009 Jakarta - Nominasi FFI 2009 diumumkan di acara Dahsyat yang tayang di RCTI. Beberapa pihak berpendapat, kalau cara tersebut malah merendahkan gengsi dari FFI 2009. RCTI sebagai stasiun televisi yang menyiarkan malam pengumuman pemenang Piala Citra membantah pihaknya menyepelekan ajang FFI 2009. "Itu pandangan yang mesti diluruskan. Justru karena FFI sudah redup, makanya kita gabungin dengan acara Dahsyat yang disukai banyak kalangan. Artinya cover yang kita harapkan bisa lebih tercapai," jelas Harsiwi Ahmad, Direktur Programming RCTI, saat ditemui di kantor Departemen Pariwisata dan Kebudayaan, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2009). Stasiun swasta pertama di Indonesia itu ingin FFI kembali ditonton oleh lintas generasi. Program acara Dahsyat dianggap mewakili pemirsa, terutama dari kalangan anak muda. Saat malam pemberian Piala Citra yang diadakan pada Rabu (16/12/2009) malam nanti, RCTI pun ingin membuat sesuatu yang berbeda. "Di malam puncak nanti kita bikin yang kolosal," imbuhnya. (fjr/fjr Ocean One December 15th, 2009, 06:08 PM Belum Genap 2 Tahun, tvOne Raih KPI Award Pasalnya, ajang bergengsi ini berbeda dengan penghargaan yang lain. SELASA, 15 DESEMBER 2009 http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/12/24/61643_karni_ilyas_300_225.jpg Karni Ilyas (tvOne) VIVAnews - Pemimpin Redaksi tvOne Karni Ilyas menyatakan, para pemenang Komisi Penyiaran (KPI) Award 2008 patut bersyukur. Pasalnya, ajang bergengsi yang digelar kemarin malam, 14 Desember itu, berbeda dengan penghargaan yang lain. "Award lain mengandalkan popularitas, KPI Award mengandalkan kualitas dengan juri-juri yang sangat kompeten di bidangnya," kata Karni kepada VIVAnews melalui pesan singkat, Selasa 15 Desember 2009. Karena itu, KPI tidak melihat rating, melainkan melihat mutu dalam pemberian penghargaan. Dalam ajang ini, program Telusur: Sarjana Kilat 22 Juta Rupiah milik stasiun televisi tvOne memenangi award untuk kategori Program Berita Investigasi. "Awak tvOne, khususnya program Telusur, yang belum berusia dua tahun sudah bisa membuktikan dirinya sebagai terbaik itu sangat sulit," katanya. "Saya sebagai atasan tentu saja bangga." Karni berharap kemenangan pertama di ajang bergengsi ini akan diikuti program lain di berbagai bidang dan di berbagai ajang bergengsi. Sementara itu, untuk kategori Program Sinetron Lepas dimenangkan Ya Guru Ya Seleb milik SCTV. Kepompong: Christmas Secret Angel, milik SCTV memenangi Kategori Program Anak. Program Dokumenter dipegang Jendela: Sang Lentera Hidup, yang diputar di TPI. Kategori Program Talkshow dimenangkan MetroTV melalui program Kick Andy: Sepotong Kaki Sejuta Harapan. Serta Pembawa Acara Talkshow terbaik dimenangkan Rosiana Silalahi dari SCTV. Ocean One December 15th, 2009, 06:12 PM MA Kabulkan Kasasi TPI Selasa, 15 Desember 2009 http://img.antara.co.id/stockphotos/peristiwa/20091029103926-hayonoisman-281009.jpg Ketua Pokja Komisi I Hayono Isman, memberi keterangan pada wartawan mengenai Cipta Kekar Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) yang dinyatakan pailit di gedung DPR RI Senayan, Jakarta,Rabu (28/10). Jakarta (ANTARA News) - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) terkait putusan Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memutuskan pailit perusahaan televisi nasional tersebut. "Majelis yang menangani perkara ini menjatuhkan putusan yang intinya adalah mengabulkan permohonan kasasi dari PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia dan kawan-kawan," kata salah satu majelis hakim MA, Hatta Ali, di Jakarta, Selasa. Majelis hakim yang memutusan perkara perdata tersebut, yakni, Abdul Kadir Mappong, Saharuddin dan Hatta Ali. Hatta Ali menyatakan permohonan pailit yang sudah diputus PN Jakpus tersebut, tidak sederhana. "Dalam UU Pailit harus sederhana, sedangkan di sini tidak sederhana. Perkaranya rumit, ruwet dan memerlukan ketelitian," katanya. "Ada bukti yang dilihat tidak sederhana lagi. Misalnya laporan keuangan tahunan perusahaan yang dilihat rumit. Sehingga sifatnya tidak sederhana yang seperti perintah UU," katanya. Dikatakan, dalam Pasal 8 Ayat 4 UU Kepailitan menyatakan perkarakepailitan harus sederhana. "Dalam perkara ini, sehingga tidak tepat diajukan ke kepailitan," katanya. Sebelumnya, majelis hakim PN Jakpus memutuskan pailit pada TPI setelah perusahaan asal British Island, Crown Capital Global Limited mengajukan gugatan kepada TPI. Hal itu terkait dengan utang TPI pada Crown Capital Global Limited sebesar 53 juta dollar AS yang tidak bisa dibayar sampai jatuh tempo. Utang tersebut muncul dari perjanjian jual beli utang yang ditandatangani Crown Capital Global Limited bersama dengan Fillago Limited. Fillago merupakan pemilik dari obligasi yang disubordinasi yang diterbitkan oleh TPI, kemudian pada 27 Desember 2004, Fillago mengalihkan kepemilikan obligasi itu kepada Crown Capital Global Limited. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan utang itu belum dilunasi sampai sekarang karena mengacu dari laporan keuangan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 1999. Demikian pula dalam laporan keuangan tahun buku 2000, due diligence 1 Januari 2000 hingga 30 Juni 2000, serta laporan keuangan 31 Desember 2005. Dalam laporan keuangan itu disebutkan TPI memiliki utang obligasi sebesar 53 juta dolar dollar. Ocean One December 15th, 2009, 06:16 PM Boediono: Stasiun Televisi Jangan Hanya Mengejar Rating Senin, 14 Desember 2009 TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Presiden Boediono meminta stasiun-stasiun televisi meningkatkan kualitas program dan penyiaran mereka. Televisi diminta tak hanya mengejar rating tinggi. "Kita sama-sama mengembangkan televisi bukan hanya rating tinggi tapi juga kualitas," katanya saat membuka acara KPI Award di Balai Kartini, Senin (14/12). Boediono memaparkan publik Indonesia menonton acara televisi lebih sering dari publik di Amerika. Orang Indonesia, kata Boediono, rata-rata menonton televisi lima jam sehari. "Lebih tinggi dari di AS (Amerika Serikat)," katanya. Karena itu ia mengingatkan agar stasiun televisi tak semata mengejar rating, namun juga harus memperhatikan kualitas penyiaran. "Ada dampak yang mungkin tidak mendukung upaya kita menciptakan prilaku yang sesuai dengan tujuan kita," kata Boediono. Selain itu, Boediono melanjutkan, akurasi informasi yang disajikan ke publik juga meski diperhatikan. "Informasi yang diberikan harus akurat. Sangat penting kita semua memegang asas ini," katanya. VRS December 16th, 2009, 02:23 AM almost semua station televisi mengejar rating....bisa dilihat dari acara2x yg ditayangkan setelah office hour... fajarmuhasan December 17th, 2009, 08:25 AM Secara sekilas TV di Indonesia formatnya hampir sama karena saling nyontek satu sam lain misal: 1. musik dahsyat juga ditiru beberapa stasiun TV dg nama yg lain tapi format sama 2. infotainment...semua TV berlomba lomba nayangin dengan tema yg sama jadi bikin bosen 3. kontes musik....ada AFI, indonesian idol, idola cilik, KDI, dll 4. Sinetron anak2, semuanya juga bikin 5. Sinetron religi, semua rame rame bikin 6. Gak tahu dech skrg sinetron apaan yg lagi tayang. Kesimpulan gw pengelola TV kurang kreatif kecuali metrotv dan tv one yg setia dg format berita. Balaputradewa December 17th, 2009, 06:51 PM TV Kampus Universitas Indonesia Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik http://img38.imageshack.us/img38/503/dsc00073mh.jpg (http://img38.imageshack.us/i/dsc00073mh.jpg/) http://img262.imageshack.us/img262/8973/p1010054n.jpg (http://img262.imageshack.us/i/p1010054n.jpg/) http://img26.imageshack.us/img26/5645/p1010055ey.jpg (http://img26.imageshack.us/i/p1010055ey.jpg/) http://img199.imageshack.us/img199/405/p1010056vk.jpg (http://img199.imageshack.us/i/p1010056vk.jpg/) Balaputradewa December 17th, 2009, 06:57 PM http://img339.imageshack.us/img339/8676/dsc00081kz.jpg (http://img339.imageshack.us/i/dsc00081kz.jpg/) The officer and crew http://img23.imageshack.us/img23/9981/dsc00086cp.jpg (http://img23.imageshack.us/i/dsc00086cp.jpg/) http://img412.imageshack.us/img412/4431/p1010051k.jpg (http://img412.imageshack.us/i/p1010051k.jpg/) http://img263.imageshack.us/img263/9207/p1010075f.jpg (http://img263.imageshack.us/i/p1010075f.jpg/) VRS December 18th, 2009, 01:55 AM nice picture...masih baru mulai or sudah lama beroperasi..?? Balaputradewa December 18th, 2009, 05:17 AM Ud lama beroperasi..tapi sementara utk jangkauan civitas akademika dan sbg laboratorium penyiaran mahasiswa Ilmu Komunikasi. SYAN71 December 23rd, 2009, 06:25 AM ADA MTA TV DI SOLO Profile Seiring dengan gencarnya arus informasi & globalisasi yang masuk ke negara Indonesia ini menjadikan semakin banyaknya informasi yang masuk melalui Televisi-televisi di negara kita ini menjadi tidak terkontrol lagi. Dihadapan kita bahkan generasi anak-anak sekalipun begitu mudah mendapatkan tontonan-tontonan yang tidak sepantasnya ditonton oleh mereka. Adanya acara-acara di televisi saat ini sudah bukan merupakan media untuk mendidik generasi yang baik tetapi hanya sekedar menyajikan tontonan yang banyak merusak mental generasi muda kita. Anehnya banyak yang tidak mau peduli dengan keadaan saat ini, bahkan umat Islam sendiri juga tidak mau peduli terhadap tontonan-tontonan Televisi yang sangat jauh dari tuntunan agama. Karena itu MTA sebagai lembaga dakwah sudah saatnya peduli dengan keadaan tersebut dengan menyajikan tontonan di televisi yang tidak menyimpang dari tuntunan agama Islam yaitu dengan munculnya Televisi Dakwah MT@TV. Dengan hadirnya MT@TV kita berharap minimal kita berusaha untuk mengalihkan tontonan umat Islam ini menuju tontonan yang tidak bertentangan dengan tuntunan agama, walaupun belum sepenuhnya bisa mengalihkan orang dari Televisi yang ada saat ini. Semuanya tergantung kepada kita semua yang mau peduli terhadap tontonan televisi saat ini, kalau kita sendiri tidak berusaha untuk mencari tontonan yang sesuai tuntunan, maka kehadiran televisi-televisi dakwah semaacam MT@TV ini tidak akan berpengaruh apa-apa, bahkan televisi dakwah tersebut yang bakal hilang dari peredaran. Karena itu mari kita berusaha bersama-sama untuk menyajikan tontonan yang sesuai tuntunan dengan mendukung hadirnya media televisi dakwah ini. Semoga Allah meridloi atas usaha kita semua ini Contact Silahkan masukan kritik dan saran yang membangun kepada kami melalui media yang ada : Telepon : 0271-661749 Telp & SMS : 0351-7750002 E-mail : maskiton@yahoo.com Online Chat : maskiton Balaputradewa December 25th, 2009, 03:03 PM Dari Balik Layar Studio Karnos Film - Cibubur http://img141.imageshack.us/img141/9107/dsc00049te.jpg (http://img141.imageshack.us/i/dsc00049te.jpg/) http://img85.imageshack.us/img85/5237/dsc00050pk.jpg (http://img85.imageshack.us/i/dsc00050pk.jpg/) http://img704.imageshack.us/img704/5499/dsc00051dn.jpg (http://img704.imageshack.us/i/dsc00051dn.jpg/) http://img85.imageshack.us/img85/5672/dsc00052g.jpg (http://img85.imageshack.us/i/dsc00052g.jpg/) Balaputradewa December 25th, 2009, 03:06 PM http://img686.imageshack.us/img686/6908/dsc00033r.jpg (http://img686.imageshack.us/i/dsc00033r.jpg/) http://img8.imageshack.us/img8/8089/dsc00037wk.jpg (http://img8.imageshack.us/i/dsc00037wk.jpg/) Sampe malem..pindah ke TMII http://img8.imageshack.us/img8/3282/dsc00024ag.jpg (http://img8.imageshack.us/i/dsc00024ag.jpg/) d'sulovyo December 26th, 2009, 10:45 AM Secara sekilas TV di Indonesia formatnya hampir sama karena saling nyontek satu sam lain misal: 1. musik dahsyat juga ditiru beberapa stasiun TV dg nama yg lain tapi format sama 2. infotainment...semua TV berlomba lomba nayangin dengan tema yg sama jadi bikin bosen 3. kontes musik....ada AFI, indonesian idol, idola cilik, KDI, dll 4. Sinetron anak2, semuanya juga bikin 5. Sinetron religi, semua rame rame bikin 6. Gak tahu dech skrg sinetron apaan yg lagi tayang. Kesimpulan gw pengelola TV kurang kreatif kecuali metrotv dan tv one yg setia dg format berita. koreksi nomor 1 pak.setahu saya justru dahsyat yang meniru punya TV lain.waktu itu Hip-Hip Hura dan Inbox di SCTV ratingnya tinggi,baru kemudian tv-tv lain ngikut,salah satunya RCTI dengan dahsyatnya. sayaka December 27th, 2009, 03:33 AM koreksi nomor 1 pak.setahu saya justru dahsyat yang meniru punya TV lain.waktu itu Hip-Hip Hura dan Inbox di SCTV ratingnya tinggi,baru kemudian tv-tv lain ngikut,salah satunya RCTI dengan dahsyatnya. emang duluan inbox..... btw, mungkin krn ada lunmay, jd lebih mengena dihati, hehehe....(ato jgn2 olga :tongue2:) :lol::lol::lol: yg gak kalah dahsyad, film2 bertemakan dongeng tp dgn setting modern.... ken arok-ken dedes tp naiknya mobil.... :nuts::nuts::nuts::lol::lol::lol: fajarmuhasan December 28th, 2009, 03:34 AM emang duluan inbox..... btw, mungkin krn ada lunmay, jd lebih mengena dihati, hehehe....(ato jgn2 olga :tongue2:) :lol::lol::lol: yg gak kalah dahsyad, film2 bertemakan dongeng tp dgn setting modern.... ken arok-ken dedes tp naiknya mobil.... :nuts::nuts::nuts::lol::lol::lol: hehehe sorry, soalnya saya menekankan saling nyonteknya.....berarti dahsyat nyontek inbox atau lainnya. Kenapa gw ingatnya dahsyat karena sering tampil di halaman poins square lebak bulus.. Skrg ada sinetron safa dan marwah gw lihat iklannya di atas jalan tol dalam kota jkt....mengambil nama tempat di mekah....gak tahu di sinteronnya safa dan marwah jadi nama orang atau nama tempat karena saya gak pernah nonton d'sulovyo December 30th, 2009, 11:31 AM ^^ sudahlah pak.gak usah penasaran sama sinetron Indonesia.most of them is sampah. btw,sudah pada tahu kan kalau mulai 28 desember kemarin sebenarnya sudah ad ketentuan lokalisasi TV nasional? Awal 2010, Televisi Nasional Dihapus JAKARTA - Pemerintah memastikan bahwa mulai Januari 2010, lembaga penyiaran stasiun televisi nasional akan dihapuskan. Keputusan itu merujuk pada UU No 32/Th.2002 tentang Penyiaran Berjaringan dan Peraturan Menkominfo No 32/Per/M.Kominfo/12/2007 mengenai penerapan sistem jaringan lembaga jasa penyiaran televisi. ''Mereka harus memilih stasiun berjaringan atau menjadi stasiun lokal, karena tidak akan ada lagi di dalam UU Penyiaran istilah stasiun nasional. Yang boleh melakukan siaran secara nasional hanya TVRI,'' tegas Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bidang Struktur dan Sistem penyiaran Amar Ahmad di Jakarta kemarin (19/2). Dia menegaskan, 28 Desember 2009 merupakan batas akhir bagi seluruh penyelengara penyiaran televisi nasional untuk berjaringan. Keputusan itu berdasarkan perpanjangan waktu operasi oleh Permenkominfo No 32/Th 2007. Namun, KPI mengatakan bahwa hingga kini penyelenggara penyiaran televisi nasional belum ada yang melakukan siaran berjaringan seperti yang diamanatkan oleh UU Penyiaran No 32/Th 2002 tersebut. Televisi berjaringan dimaksudkan agar terjadi desentralisasi penyiaran dan tidak lagi ada sentralisasi penyiaran yang hanya berada di Jakarta. Tujuannya, agar semua aspek budaya dan sumber daya manusia maupun sumber daya ekonomi bisa dimasukkan dalam lembaga penyiaran yang bersifat lokal. ''Dengan sistem berjaringan diharapkan lembaga penyairan TV nasional akan membuat stasiun TV lokal di daerah-daerah sehingga mampu memberdayakan potensi SDM maupun ekonomi lokal,'' terang Amar. Amar juga mengatakan, pengertian stasiun berjaringan adalah dalam hal konten siaran. Diharapkan TV lokal bekerja sama dengan TV nasional yang ada saat ini dalam masalah konten siaran. Tujuannya, agar tidak menghilangkan nilai nasional, tetapi juga bisa menampung konten-konten lokal yang dibutuhkan masyarakat. Hingga saat ini, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) telah terbentuk di 27 provinsi yang memiliki hak untuk memberikan izin pendirian stasiun TV lokal. ''Sementara bagi provinsi yang belum memiliki KPID, izin pendirian stasiun TV lokal masih ditangani KPI pusat,'' paparnya. Dia menginformasikan bahwa KPI telah meminta semua lembaga penyiaran segera membuat badan hukum baru. Itu harus dilakukan bila mereka akan membuat stasiun TV lokal di beberapa daerah atau wilayah untuk siaran berjaringan. KPI juga telah merekomendasikan kepada pemerintah tentang tindakan bagi TV nasional yang hingga kini masih melakukan siaran secara nasional dan belum berjaringan. ''Karena batas akhir dari Permenkominfo No 32/Th 2007 adalah 28 Desember 2009, jadi harus mulai digodok itu,'' ujarnya. Berdasar data KPI, hingga saat ini memang ada beberapa penyelenggara siaran TV nasional yang telah mengajukan izin mendirikan stasiun TV lokal di beberapa daerah. PT Global TV, misalnya, saat ini memiliki 18 stasiun relay, telah mengajukan pendirian stasiun lokal dengan wilayah siaran di Provinsi Bengkulu dan Pangkal Pinang. (zul/nw) sumber dari Jawa Pos http://www.jawapos.co.id/halaman/ind...tail&nid=53347 teman-teman yang di daerah gimana?apa masih bisa menyaksikan siaran TV nasional ? fajarmuhasan December 31st, 2009, 03:14 AM ^^ sudahlah pak.gak usah penasaran sama sinetron Indonesia.most of them is sampah. btw,sudah pada tahu kan kalau mulai 28 desember kemarin sebenarnya sudah ad ketentuan lokalisasi TV nasional? teman-teman yang di daerah gimana?apa masih bisa menyaksikan siaran TV nasional ? Bagaimana dg siaran yg ditangkap pake indovision, apakah akan nangkap TV TV jakarta atau nangkap TV lokalan saja? sayaka January 3rd, 2010, 01:33 AM ^^ masih bisa nangkap dgn lancar PrinceArchibald January 3rd, 2010, 02:50 AM Waduh berarti besok g bisa ntn metrotv n tvone lg dunk. Cape deh cape deh cape deh! *ardinarastimode:on* fajarmuhasan January 4th, 2010, 04:45 AM Indovision sekarang bisa nangkep TV one, lengkap dg siaran Liga Spanyol..... Gw gak ngerti sejak kapan TV one masuk list, secara iseng gw pencet pencet tombol dan ketemu TV one....jadi bisa nonton CR lagi VRS January 4th, 2010, 02:44 PM bisa just press chanel 93 for tvone... anyway they ready for make video music... http://img20.imageshack.us/img20/4609/100102073252.jpg (http://img20.imageshack.us/i/100102073252.jpg/) Ocean One January 10th, 2010, 05:30 PM KPID Cabut Izin Siaran TPI di Jawa Tengah Minggu, 10 Januari 2010 TEMPO Interaktif, Semarang - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah telah merekomendasikan agar Menteri Komunikasi dan Informatika segera mencabut izin siaran stasiun Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) di Jawa Tengah. "TPI tidak memiliki iktikad mengurus izin stasiun televisi berjaringan sehingga izin siarannya di Jawa Tengah layak dicabut," kata Kepala Bidang Perizinan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah Hary Wiryawan kepada Tempo, Ahad (10/1). KPID telah mengirimkan surat permintaan pencabutan itu kepada Menteri Komunikasi dan Informatika. KPID meminta agar Kementrian Komunikasi dan Informatika melaksanakan aturan dengan konsisten. "Harus tegas, kalau tidak stasiun televisi akan enak-enakan terus," kata Hari. Hary menyatakan TPI menjadi satu-satunya stasiun televisi nasional yang hingga batas akhir pelaksanaan sistem stasiun berjaringan pada 28 Desember belum juga mengajukan permohonan izin. Sedangkan stasiun televisi lain tidak dicabut izin siarannya karena mereka telah beriktikad baik melaksanakan sistem berjaringan yang sesuai amanat Undang-undang Penyiaran Nomor 32 tahun 2002 itu. "Meski mereka belum bisa melakukan sistem berjaringan tapi setidaknya sudah mengajukan izinnya," kata Dosen Ilmu Komunikasi ini. Stasiun itu adalah Trans TV, Trans 7, TV One, ANTV, Metro TV, RCTI, Global TV, SCTV, dan TVRI. KPID masih terus meneliti kelengkapan berkas yang diajukan para pengelola sembilan stasiun tersebut. Dari sembilan stasiun itu, yang prosesnya sudah selesai adalah TV One, Trans TV, dan Tran 7. "Mereka sudah mengajukan izin sudah lama," katanya. Sedangkan lainnya masih harus memperbaiki berkas karena belum lengkap. Dari pantauan Tempo, hingga kini stasiun TPI masih beroperasi siaran di Jawa Tengah. Hary menyatakan saat ini KPID masih menunggu ketegasan dari Depkominfo. "Kami akan terus mendesak kepada Menkominfo," kata Hary. Jika nanti izin TPI di Jawa Tengah sudah dicabut maka frekunsi yang selama ini digunakan TPI akan kosong. Nantinya, frekuensi atau kanal itu akan diambil alih oleh pemerintah. Selanjutnya, frekuensi akan dikompetisikan kepada para pemohon izin siaran. Para pemilik stasiun akan ramai-ramai mengajukan izin untuk merebut frekuensi bekas milik TPI tersebut. Sistem televisi berjaringan mengharuskan stasiun-stasiun televisi yang berlokasi di Jakarta, jika menginginkan siarannya dapat diterima di daerah tertentu, harus bekerja sama dengan televisi yang ada di daerah bersangkutan. Sistem ini harus diberlakukan mulai 28 Desember 2009. Televisi nasional dapat bertindak sebagai induk stasiun jaringan dan televisi lokal bertindak sebagai anggota stasiun jaringan, stasiun induk bertindak sebagai koordinator yang siarannya di-relay oleh anggota (Pasal 34 ayat 1 dan 2 PP Penyelenggaraan Lembaga Penyiaran Swasta). Semangat dasar dari televisi berjaringan adalah terpenuhinya aspek keragaman kepemilikan dan materi acara serta menumbuhkan kearifan lokal. Aturan ini terdapat dalam Undang-undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. Ocean One January 11th, 2010, 03:40 PM Tak Semua Stasiun Televisi Jakarta Buka Cabang di NTB Senin, 11 Januari 2010 TEMPO Interaktif, Mataram - Tidak semua stasiun televisi Jakarta membuka kantor cabang di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kelompok Media Nusantara Citra (MNC) hanya menjadikan stasiun anggota jaringan induk dari Denpasar. Sedangkan Indosiar tidak mengajukan permohonan memiliki kantor cabang maupun anggota jaringan. Semua stasiun televisi Jakarta dalam proses Sistem Stasiun Jaringan (SSJ) tidak ada yang bermitra dengan delapan stasiun televisi lokal NTB. Meskipun semuanya sudah dinilai tidak bermasalah dalam proses perizinan yang sesuai ketentuan berakhir 28 Desember 2009, selama dua bulan mendatang Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB akan memantau konten siarannya yang diwajibkan berisi 10 persen acara siaran lokal. Wakil Ketua KPID NTB Sukri Aruman menyebutkan, SCTV, TV One, ANTV, Trans TV, TV 7, Metro TV sudah membuka kantor cabang. Sedangkan kelompok Media Nusantara Citra (MNC) menjadikan anggota jaringan induk dari kantor di Denpasar yang berdasar UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran dibolehkan meliputi dua provinsi. Proses izin sudah tidak ada masalah, tapi akan terus pantau persyaratan 10 persen konten daerah. ’’Kalau tidak ada perubahan akan kami tindak tegas,’’ ujarnya kepada Tempo, Senin (11/1) pagi. Menurut dia, pemberlakuan 10 persen acara siaran lokal diharapkan bisa menjadi wadah penyaluran potensi daerah utamanya mitra televisi lokal. Ini sesuai dengan kesepakatan KPID se Indonesia yang mendesak seluruh stasiun televisi nasional memberlakukan sistem jaringan dengan mitra lokal. ’’Hanya Indosiar yang tidak memiliki stasiun relay dan juga tidak melakukan proses perizinan,’’ kata Sukri. KPID NTB juga akan melakukan pemantauan ratusan operator televisi kabel yang ilegal karena tidak memiliki izin usaha berlangganan namun menyalurkan siaran – utamanya asing yang tidak menjalani sensor. Sebab, sudah banyak keluhan publik adanya siaran lolos sensor. ’’Ada muatan pornoaksi yang tidak layak ditonton semua umur,’’ ucapnya. Misalnya, disebutkan oleh Sukri, tayangan stasiun Fashion TV atau HBO. Operator televisi kabel tersebut tidak menyiapkan parental lock yang dapat membatasi tayangan untuk pelanggannya. Ia juga menyebutkan ada operator televisi berlangganan seperti Indovison dan Top TV yang memiliki izin yang dirugikan adanya operator tidak berizin. Operator berizin tersebut dalam waktu dekat akan mengajukan gugatan hukum karena pembajakan siara tanpa izin. ’’Ini juga menyangkut persaingan usaha,’’ ujarnya. Ocean One January 11th, 2010, 03:57 PM Karyawan Indosiar Siap Demonstrasi Tuntut Kenaikan Gaji Senin, 11 Januari 2010 http://image.tempointeraktif.com/?id=24273 TEMPO Interaktif, Jakarta — Ratusan karyawan Indosiar akan menggelar unjuk rasa, Senin (11/1)i. “Aksi ini kami gelar guna menuntut kenaikan upah,” ujar Ketua Serikat Karyawan (Sekar) Indosiar, Dicky Irawan kepada Tempo. Menurut rencana, aksi akan dimulai di depan kantor Indosiar, Jalan Damai, Jakarta Barat, pada pukul 08.00 Wib. Massa aksi nantinya akan berkonvoi menuju Wisma Indocement, kantor pusat Indosiar Visual Mandiri, pada pukul 10.30 Wib. Sebelum ini, kata Dicky, Sekar telah beberapa kali mengupayakan forum penyelesaian melalui jalur dialog dengan pihak manajemen. Begitupun dengan proses mediasi dengan Suku Dinas Jakarta Barat. Namun forum itu belum menemukan kata sepakat. Dicky menjelaskan, tuntutan kenaikan upah dilatarbelakangi oleh kondisi pengupahan yang tidak pernah berubah sejak lima tahun lalu. Padahal, inflasi terus berlangsung yang berakibat kenaikan harga barang dan penurunan daya beli karyawan. Selain aksi tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga telah mendapat laporan pemberitahuan aksi dari enam kelompok massa yang lain. Konsentrasi massa diperkirakan terpusat di Bundarah Hotel Indonesia dan Istana Negara. Aksi demonstrasi juga akan digelar di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dan DPRD DKI Jakarta. Sedangkan dua aksi lain digelar di depan kantor Bupati dan DPRD Bekasi. VRS January 12th, 2010, 10:01 AM they prepare for TV commercial... http://img42.imageshack.us/img42/1122/100105100004.jpg (http://img42.imageshack.us/i/100105100004.jpg/) http://img22.imageshack.us/img22/7526/100105101621.jpg (http://img22.imageshack.us/i/100105101621.jpg/) paradyto January 15th, 2010, 12:41 AM Warga Palembang Nikmati TV Kabel Lokal Jumat, 15 Januari 2010 | 03:38 WIB Palembang, Kompas - Warga Palembang akan menikmati layanan televisi berlangganan dengan kabel atau TV kabel ”Sriwijaya Vision” mulai tahun ini. Hal itu terungkap dalam evaluasi dengar pendapat untuk mendapatkan izin penyelenggara penyiaran antara Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel dan PT Sriwijaya Mitra Media, Kamis (14/1). Wakil Ketua KPID Sumsel Jonizar mengatakan, evaluasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan KPID Sumsel untuk TV kabel. Ia mengutarakan, sebelumnya, KPID Sumsel telah melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual ke kantor PT Sriwijaya Mitra Media. ”Kami akan sampaikan hasil verifikasi dan evaluasi kepada Menteri Komunikasi dan Informatika untuk diputuskan apakah izin diberikan atau tidak,” katanya. Pertama di Sumsel Manajer PT Sriwijaya Mitra Media Hery Prasetyo mengungkapkan, layanan TV kabel di Palembang adalah yang pertama di Sumsel. Daerah lain yang sudah menikmati TV kabel adalah Gorontalo, Samarinda, Banjarmasin, dan Batam. Menurut Hery, segmen pasar TV kabel adalah kelompok menengah ke bawah. Siaran TV kabel ditransmisikan ke rumah pelanggan menggunakan kabel, tidak menggunakan frekuensi. Hery mengatakan, biaya pemasangan Rp 150.000 dan biaya langganan Rp 50.000 per bulan. Pelanggan bisa menikmati 40 saluran TV dari dalam negeri maupun luar negeri. ”Kami juga akan membuat siaran berita lokal dan acara dengan muatan lokal,” ujarnya. (WAD) Palembang Diserbu TV Kabel Thursday, 14 January 2010 PALEMBANG (SI) – Bisnis penyiaran berlangganan melalui kabel (tv kabel) mulai merambah Kota Palembang. Paling baru yakni PT Sriwijaya Mitra Media (Sriwijaya Vision) yang kini tengah mengajukan izin penyelenggaraan siaran (IPP) ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel. “Kami berani ke Palembang karena memang di sini belum ada tv kabel. Peluangnya kami yakin masih sangat terbuka, karena yang ada sekarang ini rata-rata memakai satelit,” ujar Manajer PT Sriwijaya Mitra Media Herry Prasetyo di sela-sela acara evaluasi dengar pendapat (EDP) dalam rangka mendapatkan izin penyelenggaraan siaran (IPP) dengan KPID di Hotel Classie kemarin. Menurut Herry, siaran berlangganan dengan kabel ini jauh lebih mudah dibandingkan dengan yang sudah ada sebelumnya. Sebab, konsumen tak perlu membeli parabola khusus untuk berlangganan. Cukup dengan kabel yang dipasang di instalasi listrik, konsumen sudah bisa menonton siaran televisi hingga 40 channel. “Itu bedanya, kalau tv kabel tidak pakai receiver.Jadi kalau lagi musim hujan, kami berani garansi gambar yang kami berikan benarbenar jernih dan tidak berbintik,” jelasnya. Selain Palembang, siaran serupa sudah lebih dulu menyasar kota-kota besar lain, seperti Gorontalo, Samarinda, Banjarmasin, Batam,Tanjung Pinang. Kehadiran tv kabel ini, sambung Herry, juga bertujuan mendukung kebutuhan informasi masyarakat yang semakin maju, baik di dalam maupun luar negeri. Lewat tv kabel ini, dia berharap, Sriwijaya Mitra Media dapat memberikan siaran yang berkualitas dengan harga terjangkau. Untuk tahap awal ini, coverage area masih akan dipusatkan dalam Kota Palembang. “Peluangnya sangat besar, bahkan infonya,ada 6–7 siaran serupa yang berminat masuk ke Palembang menyediakan tv kabel. Jadi tv kabel di Palembang akan ramai, tapi sementara ini kita yang sudah lebih dulu ada,” paparnya. Dia juga memastikan akan mengedepankan konten lokal di antara sekian banyak channel yang disediakan. Sementara itu, menanggapi kehadiran Sriwijaya Vision, mantan Ketua KPID Sumsel sekaligus pengamat penyiaran di Sumsel, Dr Isnawijayani,mengatakan, penyelenggara harus benar-benar disiplin menjalani peraturan yang ditetapkan daerah setempat. Meskipun nanti sudah diberi izin penyiaran, segala aktivitas Sriwijaya Vision harus tetap dilaporkan ke KPID. (komalasari) VRS January 15th, 2010, 02:32 AM another infotainment activity at coffee bean trans 7... http://img132.imageshack.us/img132/8254/091229112634.jpg (http://img132.imageshack.us/i/091229112634.jpg/) http://img687.imageshack.us/img687/5387/091229114238.jpg (http://img687.imageshack.us/i/091229114238.jpg/) paradyto January 16th, 2010, 12:27 AM Metro TV Buka Stasiun Siaran Mataram MATARAM, KOMPAS.com--Metro TV akan segera membuka stasiun siaran di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai implementasi pelaksanaan amanat UU No. 32/2002 tentang Penyiaran dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No.43/2009 tentang Sistem StasIun Televisi Berjaringan. Stasiun TV swasta nasional tersebut, Jumat, menggelar evaluasi dengar pendapat (EDP) di sebuah hotel di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat di hadapan tim dari Komisi Peyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB sebanyak tujuh orang dan beberapa narasumber dari kalangan budayawan, pemerintahan dan akademisi. Pada acara EDP yang berlangsung sekitar tiga jam itu Direktur Keuangan dan Operasional Metro TV Jakarta M. Mirdal Akib didampingi penanggung jawab program Adrianus Pao memaparkan berbagai hal terkait dengan visi misi dan program pembukaan stasiun TV lokal yang dinamakan Metro TV NTB itu. Para narasumber yang tampil dalam acara EDP tersebut antara lain Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Gita Aryadi, Mustakim Biawan (budayawan), Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika NTB Ahmad Baharuddin, Supriadi (Kepala Balom Mataram) dan M Zaini Unram. Ketua KPID NTB Badrun AM mengatakan EDP merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan (RK) sebagai persyaratan untuk mengikuti tahap seleksi berikutnya yang akan dilaksanakan KPI Pusat dan Depkominfo," katanya. Direktur Keuangan dan Operasional Metro TV Jakarta M. Mirdal Akib mengatakan pihaknya segera melaksanakan siaran lokal setelah semua persyaratan termasuk fasilitas pendukung sudah ada. "Kami memiliki komitmen untuk melaksanakan amanat UU 32/2002 dan Permenkominfo No. 43/2009 tentang SSJ, karena itu diharapkan semua persyaratan untuk melakukan uji coba siaran bisa segera dipenuhi," katanya. d'sulovyo January 16th, 2010, 04:00 PM kemaren pulang ke surabaya..gila tv di sby makin banyak aja...:cheers::cheers: selain tv nasional dan tv lokal yang sudah eksis dari dulu (JTV&SBO) banyak tv2 lokal bermunculan. list tv lokal surabaya : TVRI surabaya JTV (tv lokal pertama di Indo?milik JPNN yg juga punya "cabang" di berbagai daerah a.l; JakTV & JPTV) SBO SurabayaTV Spacetoon Surabaya TV Edukasi Arek TV (baru) MNTV (baru) BBSTV (baru) M&HTV (baru) BCTV (baru) PASTV (baru) SUNTV (baru) dari semua yang baru-baru saya rasa yang agak 'serius' dan 'niat' siaran adalah ArekTV. paling suka acara 'Lobby'.Talk show yang membahas seputar pembangunan di surabaya dan segala permasalahannya.selama beberapa hari di surabaya kemaren sempat lihat episode yang membahas pembangunan kembali Pasar Turi dan pembebasan trotoar surabaya dari PKL.juga acara "Dewan On the Spot" (kl gak salah) yang membawa anggota dewan turun ke lokasi proyek/lapangan.kemaren sempat lihat episode "box cluvert banyurip".Jadi sempat ngerasa arek tv=SSC Indonesia/surabaya yang berformat TV :lol::lol: dimasputra January 16th, 2010, 04:32 PM ^^ bagaimana dengan PRO2 TV..markasnya di TVRI Surabaya TV satu-satunya di SBY yang nayangin arus lalu lintas di beberapa sudut SBY.. sangat suka dengan AREK TV...:okay::okay::okay: programnya oke-oke punya...sangat update Surabaya Raya d'sulovyo January 17th, 2010, 02:57 PM ^^ setuju. saya kemarin kaget.baru dateng sby nyalain TV ada Arek TV lagi nayangin "sekilas info" tentang progress proyek MERR II C.padahal itu jg lagi hot-hotnya dibahas forumer SSCI di thread surabaya :lol: terus malemnya ada dialog tender pembangunan kembali Pasar Turi terus besoknya ada tayangan tentang box cluvert dll.TOP dah....................*gak cuma modal relai musik dan acara gosip artis dari jakarta kayak TV2 lain. Ocean One January 22nd, 2010, 05:05 PM Pemerintah Diminta Tegas soal Aturan TV Digital Jum'at, 22 Januari 2010 http://image.tempointeraktif.com/?id=17034 TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur PT Konsorsium Televisi Digital Indonesia Supeno Lembang meminta pemerintah lebih tegas membuat kebijakan lanjutan TV digital di Indonesia. Dari segi content, katanya, masyarakat pertelevisian mensyukuri tidak ada intervensi di dunia televisi. "Dari segi infrastruktur, pemerintah belum mempunyai ketentuan yang jelas dan tegas soal ini," katanya seusai diskusi dan peluncuran TV Digital LED LCD Infinia di Jakarta kemarin. Aturan itu, misalnya, tentang siapa penyelenggara infrastruktur, bagaimana menara bersama, dan standar set top box. Menurut Supeno, aturan yang ada baru uji coba. Padahal pemerintah harus memperjelas aturan yang ada untuk pelaksanaan digitalisasi TV di Indonesia. Aturan itu diperlukan supaya tidak terjadi hukum rimba. Pelaksana tugas Direktur Jenderal Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Bambang Subiyanto, mengatakan pemerintah sudah menerbitkan aturan pendukung, seperti standar DVBT. Lainnya tentang kerangka dasar rencana bisnis TV digital, tarif penyelenggara penyiaran, dan standar teknis lembaga penyiaran. Bambang mengatakan, dalam waktu dekat, pemerintah segera mengeluarkan kebijakan pengelolaan infrastruktur TV digital. "Pengelola ini juga harus bertanggung jawab dalam penyampaian informasi secara baik," ujar Bambang kepada pers kemarin. Abdul Wahid dari Departemen Perindustrian mengatakan sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan agar memberikan insentif pajak bagi pengembang atau produsen set top box di dalam negeri. Bagi industri baru yang akan dikembangkan mendapat insentif 5 persen tiap tahun selama enam tahun. Selain insentif, Departemen Perindustrian memberikan perlindungan industri dalam negeri dengan penerapan standar nasional. PT LG Electronics Indonesia, salah satu produsen perangkat televisi digital, juga berharap pemerintah memberikan insentif. Sales Director PT LG Electronics Indonesia Budi Setyawan mengatakan perusahaannya menginginkan persaingan sehat dalam produksi televisi dan elektronik di Indonesia. "Setidaknya barang yang masuk juga ada barrier dan insentif. Karena LG juga berinvestasi di Indonesia, jadi ini produk dalam negeri juga," ujarnya. vindoarga January 23rd, 2010, 09:07 AM Stasiun TV di Madiun Nasional: RCTI TPI GlobalTV MetroTV ANTV TransTV Trans7 Indosiar SCTV TVRI Lokal Jatim: JTV Lokal Madiun AETV (ini kayaknya JTV lokal madiun deh) ATV MadiunTV Yg lucu, iklannya kebanyakan pengobatan alternatif, dukun juga ada yg ngiklan kayaknya, hahahahaha Balaputradewa January 24th, 2010, 05:05 AM nah..ini dia TVRI on the spot http://img695.imageshack.us/img695/5475/tvri.jpg (http://img695.imageshack.us/i/tvri.jpg/) http://img59.imageshack.us/img59/5475/tvri.jpg (http://img59.imageshack.us/i/tvri.jpg/) VRS January 26th, 2010, 10:03 AM also SCTV vehicle... http://img43.imageshack.us/img43/9654/100124064740.jpg (http://img43.imageshack.us/i/100124064740.jpg/) http://img514.imageshack.us/img514/1723/100125084516.jpg (http://img514.imageshack.us/i/100125084516.jpg/) Ocean One January 29th, 2010, 04:53 PM Siaran TV Digital Diuji Coba di Bandung Jumat, 29 Januari 2010 http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2009/06/11/1645004p.jpg Siaran uji coba TV digital dapat diakses melalui ponsel dengan fitur DVB-H secara cuma-cuma di Jakarta. BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meresmikan uji coba siaran tv digital untuk wilayah Bandung dan sekitarnya di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Jumat (29/1/2010). Siaran TV digital diklaim lebih bagus dalam kualitas siaran ketimbang TV analog. Tifatul mengharapkan agar siaran tv digital bisa meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dalam pergaulan dunia global. Ocean One January 31st, 2010, 04:41 PM Nahdlatul Ulama Jawa Timur Luncurkan TV Lokal Bernama TV9 Minggu, 31 Januari 2010 TEMPO Interaktif, Surabaya - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur luncurkan televisi swasta lokal pertama mereka yang diberi nama TV9. Televisi yang menempati kantor bekas kantor PWNU di Jalan Darmo Surabaya ini, diresmikan oleh Gubenur Jawa Timur Soekarwo siang tadi (31/1). Rangkaian peresmian sendiri setidaknya diikuti oleh seribuan anggota Banser dari seluruh Jawa Timur. Acara ini dilakukan setelah sebelumnya seribuan Banser ini menggelar apel dalam rangka ulang tahun Nahdlatul Ulama ke-84 di halaman Masjid Al-Akbar Surabaya. Usai Apel, ribuan banser ini lantas melakukan aksi jalan kaki dari masjid Al-Akbar menuju ke bekas kantor Nahdlatul Ulama di Jalan Darmo yang berjarak sekitar lima kilometer. Dalam aksi itu tampak ikut jalan kaki Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua Gerakan Pemuda Ansor yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf, serta Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Kiai Mutawakil Alallah. Sesampai di bekas kantor Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Soekarwo langsung meresmikan keberadaan TV9 tersebut. “Sebagai organisasi terbesar, NU harus di garda depan dalam menjaga umat. TV ini semoga menjadikan NU mampu menuntun umatnya dengan baik,” kata Soekarwo. Mutawakil Alallah mengatakan, TV9 ini sebenarnya sudah sejak lama dirancang sebagai wadah dakwah warga NU. “Semoga TV ini menjadi alternatif warga NU untuk mencari siaran bermutu,” kata Mutawakil. Angka 9 dalam nama TV ini menurut dia diambilkan dari lambang Nahdlatul Ulama yang memang memiliki sembilan bintang. VRS February 1st, 2010, 01:16 AM SCTV inbox program... http://img710.imageshack.us/img710/7096/100125083910.jpg (http://img710.imageshack.us/i/100125083910.jpg/) Ocean One February 1st, 2010, 02:24 PM Tantowi Yahya Ingin TVRI Jadi Media Independen Senin, 1 Pebruari 2010 http://img.antara.co.id/stockphotos/tokoh/20091119114755-tantowiyahya-191109.jpg Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya. (ANTARA News) - Fungsi dan peran Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebagai televisi publik belum optimal, karena dihadapkan pada beberapa masalah, diantaranya konflik manajemen, sehingga perlu dibuat independen, kata anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya. "Permasalahan umum yang masih dihadapi TVRI antara lain konflik manajemen yang tidak berujung, alokasi PBN yang belum memadai, jumlah sumber daya manusia yang terlalu besar, dan posisinya sebagi televisi publik belum diimplementasikan ke dalam program tayangan yang menarik," katanya di Yogyakarta, Senin. Selain itu, TVRI juga menghadapi masalah khusus berupa lemahnya manajemen pemasaran dan promosi, infrastruktur peralatan yang sudah tidak layak pakai, kemasan dan kualitas program yang kurang baik dan menarik. Permasalahan lain adalah sumber daya manusia yang kurang kapabel dan profesional, organisasi perusahaan yang memungkinkan terbukanya ruang konflik antara manajemen karena kewenangan yang terlalu berlebihan, dan kepemimpinan manajemen yang lemah. Namun demikian, menurut dia, LPP TVRI masih diperlukan untuk perekat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), alternatif dari stasiun televisi swasta yang cenderung menyiarkan apa yang populer bukan yang penting diketahui masyarakat, dan jawaban terhadap kebutuhan stasiun televisi yang aman bagi keluarga. Berkaitan dengan itu, Tantowi merekomendasikan beberapa poin, antara lain membebaskan TVRI dari pengaruh dan tekanan pemerintah baik di pusat maupun daerah dan menjadikannya sebagi media independen dan agen pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan undang-undang. "Rekomendasi yang tidak kalah pentingnya adalah perbaikan infrastruktur, manajemen di bidang pemasaran dan promosi, dan kemasan dan kualitas siaran, serta promosi yang tepat sasaran," katanya. Sementara itu, Direktur Kelembagaan Komunikasi Pemerintah Kementerian Komunikasi dan Informatika, Subagio mengatakan, selama ini TVRI telah berganti status lima kali, yakni yayasan, unit pelaksana teknis direktorat, perusahaan jawatan, perseroan terbatas, dan lembaga penyiaran publik. TVRI, menurutnya, memiliki 27 stasiun di berbagai daerah di Indonesia dan 400 pemancar. "Akhir-akhir ini ada wacana untuk mengkaji arsitektur kelembagaan yang cocok bagi TVRI, tetapi hal itu masih perlu pengkajian lebih lanjut," katanya. Balaputradewa February 1st, 2010, 02:43 PM ^^ pekerja di TVRI masih banyak kaum2 tua..sedikit sekali memberdayakan talent muda berbakat seperti TV swasta.. Coba bandingkan aja: http://img687.imageshack.us/img687/5387/091229114238.jpg (http://img687.imageshack.us/i/091229114238.jpg/) foto by VRS http://img695.imageshack.us/img695/5475/tvri.jpg (http://img695.imageshack.us/i/tvri.jpg/) VRS February 2nd, 2010, 02:17 AM yup==bisa terlihat dari hasil qualitas siaran saja....banyak iklan yg lebih pilih tv swasta krn lebih disukai oleh masyarakat.... another shooting for commercial program... http://img46.imageshack.us/img46/4205/100131084344.jpg (http://img46.imageshack.us/i/100131084344.jpg/) eurico February 10th, 2010, 03:17 AM Eh eh Indosiar dibeli Trans Corp. ya?? Beneran gak sih tjokro_ragazzo February 10th, 2010, 05:30 AM Eh eh Indosiar dibeli Trans Corp. ya?? Beneran gak sih keren amat Trans Corp.... wah....bisa2 kena UU Monopoli gak sih? VRS February 11th, 2010, 01:22 AM lebih baik TVRI dibeli oleh trans corp = maka hasilnya akan lebih nyata terlihat.... PrinceArchibald February 13th, 2010, 09:38 AM keren amat Trans Corp.... wah....bisa2 kena UU Monopoli gak sih? Apa kabar MNC pak, mereka kan punya 3 tv juga. Btw emg beneran Indosiar dibeli Transcorp? Kalo bener, hal pertama yg harus dilakukan adalah singkirkan naga terbang dan sebangsanya itu. sayaka February 14th, 2010, 09:01 AM ^^ jangan...itu kan ciri khasnya indosiar.... :lol::lol::lol::bash::bash: ------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Meracuni Otak Anak SM, 12 Februari 2010 Negeri Sinetron? Bisa jadi begitu, sebab tayangan di televisi kita mayoritas disesaki tayangan berbagai sinetron. Sayangnya tayangan sinetron umumnya kurang dapat dikatakan bisa mendidik. Bahkan cenderung meracuni otak anak-anak kita. Tayangan tersebut kerap mengumbar kekerasan, seks, cinta, perselingkuhan serta tayangan murahan lain. Hak publik dalam bentuk kritik nyaris tidak bisa jadi argumentasi untuk perubahan-perubahan signifikan. Televisi kita terus melenggang dengan suguhan sinetron-sinetron murahan dan picisan. Inilah realita yang ada pada per-televi-an kita. Tayangan tidak mendidik kerap dituding meracuni otak anak, sehingga anak akan dengan cepat merekam tayangan tersebut dalam ingatannya. Konsep tayangan yang mendidik dan memberikan konsep manajemen edukatif yang membangun di negeri ini kurang jadi fokus utama. Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) kerap mengajukan teguran terhadap pelbagai tayangan parah di televisi, namun kurang memiliki kekuatan hukum dan susah diperkarakan di Pengadilan. Sifat teguran itu sekedar jadi suara lirih di antara keriuhan jagat hiburan di Indonesia. Mampukah dan adakah tayangan sinetron yang dapat memberikan inspirasi positif pada anak-anak kita? Berbagai tayangan televisi kurang bermanfaat bagi pembangunan karakter bangsa ini sebagaimana yang dicitakan Bung Karno dulu. Kebanyakan tayangan tersebut menjual hedonistik, sehingga berpengaruh pada tingkat dan pola konsumerisme anak-anak kita . Oleh sebab itu perlu adanya tayangan televisi yang merpertimbangkan aspek edukasi. Jangan sampai tayangan sinetron di negeri ini merupakan tayangan tak bermutu, yang merusak pola pikir anak-anak yang menontonnya. Sebab pengaruh televisi sangat kuat membekas di benak anak-anak. Peran orang tua dalam hal mendapingi anak dalam menonton tayangan sinetron di televisi juga amat berpengaruh, sehingga diharapkan orang tua akan dapat memilah-milah mana tayangan sinetron yang layak tonton putra-putrinya di rumah. VRS February 15th, 2010, 11:55 AM another commercial program was made.... http://img705.imageshack.us/img705/1912/100125073501.jpg (http://img705.imageshack.us/i/100125073501.jpg/) http://img194.imageshack.us/img194/9084/100125122525.jpg (http://img194.imageshack.us/i/100125122525.jpg/) http://img97.imageshack.us/img97/2192/100125122745.jpg (http://img97.imageshack.us/i/100125122745.jpg/) http://img30.imageshack.us/img30/3862/100125175627.jpg (http://img30.imageshack.us/i/100125175627.jpg/) Ocean One February 15th, 2010, 05:11 PM Siaran Biak TV Terhenti, Terkendala Dana Sabtu, 13 Pebruari 2010 Biak (ANTARA News) - Siaran televisi lokal Biak TV yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Biak Numfor sejak satu tahun tak beroperasi karena kekurangan dana operasional. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Biak, Drs Yustinus Woof ketika dikonfirmasi, Sabtu mengakui, manajemen Biak TV sangat kesulitan dana untuk membiayai operasional siaran televisi lokal milik pemerintah daerah. "Saya berharap pada tahun anggaran 2010 ini bantuan keuangan untuk Biak TV dapat direalisasikan sehingga bisa membantu mengaktifkan kembali siaran televisi lokal kepada masyarakat Biak," harap Kadis Komunikasi dan Informasi Yustinus Woof di Biak menanggapi tak beroperasinya siaran Biak TV. Ia menyebutkan, bantuan dana operasional Biak TV sangat dibutuhkan pihaknya untuk membiayai kegiatan rutin siaran serta pemeliharaan peralatan sampai pembinaan dan pelatihan bagi kru televisi lokal di Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, lanjut Woof, pihaknya selaku pengelola operasional manajemen Biak TV sedang mempersiapkan pengajuan ijin operasional kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Adanya bantuan keuangan dari pemkab Biak sangat mendukung serta memperlancar siaran televisi lokal Biak TV dapat mengudara rutin," ungkap Kadis Kominfo Woof. Sementara itu, beberapa kru televisi Biak TV masih aktif beroperasi melakukan kegiatan pengambilan gambardi berbagai acara di jajaran pemkab Biak Numfor meski operasional siaran TV lokal itu tak mengudara hingga satu tahun lebih. "Kru Biak TV selalu shoting berbagai kegiatan acara mau disiarkan kemana," ungkap salah seorang wartawan TVRI Lensa Papua Jack Mambeuw. Balaputradewa February 18th, 2010, 02:49 PM Rakyat Bengkulu Televisi (RB TV) http://img99.imageshack.us/img99/3342/22864569.jpg (http://img99.imageshack.us/i/22864569.jpg/) http://img211.imageshack.us/img211/9707/rb2.jpg (http://img211.imageshack.us/i/rb2.jpg/) Ocean One February 19th, 2010, 05:22 PM RCTI Targetkan Siaran Lokal 10 Persen Jumat, 19 Pebruari 2010 Kupang (ANTARA News) - Stasiun televisi swasta nasional RCTI dalam lima tahun ke depan menargetkan pencapaian siaran 10 persen konten lokal, dengan keberagaman informasi dari setiap wilayah di Indonesia. Ini menyusul upaya untuk memperoleh izin dari Dirjen Pos dan Telekomunikasi guna memenuhi apa yang disebut sistem stasiun jaringan sesuai UU No 32/2002 tentang Penyiaran. Sekretaris Korporasi RCTI, Gilang Iskandar, dalam rapat evaluasi dengar pendapat dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur di Kupang, Jumat, mengatakan, dalam siaran konten lokal tersebut, pihaknya berharap dapat membantu mempromosikan kekhasan dan keberagaman masyarakat Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. "Dalam lima tahun ke depan, RCTI memiliki harapan untuk tetap menjadi stasiun TV nomor satu di Indonesia. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan memaksimalkan kualitas penyiaran baik di pusat maupun stasiun-stasiun jaringan di daerah," kata Gilang. Untuk mewujudkan target siaran tersebut, pihaknya telah mendesain program siaran berita, iklan, pendidikan, kebudayaan, olah raga, penerangan atau informasi, agama, hiburan dan musik. Namun, agar kemasan lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik siaran yang diinginkan pemirsa di daerah, RCTI membutuhkan masukan dari berbagai pihak, termasuk melalui forum rapat evaluasi dengar pendapat yang digelar bersama KPID Nusa Tenggara Timur. Khusus siaran lokal di Nusa Tenggara Timur, dia menjelaskan, pihaknya memproyeksikan tidak akan meraup keuntungan selama empat tahun, karena tidak memiliki data tentang pangsa iklan di daerah. Lagipula, siaran yang disebut sistem stasiun jaringan merupakan hal baru, sehingga belum ada pengalaman untuk melakukan pembenahan. Dalam hal pangsa iklan, tampaknya iklan dari Jakarta masih menjadi andalan utama dan dengan iklan nasional tersebut, siaran konten lokal bisa memperoleh semacam subsidi silang. Dari proposal yang dimasukkan ke KPID Nusa Tenggara Timur, RCTI menyebut penghitungan bisnis tahun pertama dan kedua RCTI mengalami rugi hingga Rp1 miliar lebih, tahun ketiga kerugian turun menjadi Rp760 juta lebih, tahun keempat turun lagi menjadi Rp440 juta lebih dan pada tahun kelima baru bisa mulai meraup laba Rp566 juta lebih. Sementara proyeksi pendapatan dari iklan dan pendapatan lain yang sah, tahun pertama mencapai Rp2,3 miliar lebih, tahun kedua Rp5,2 miliar lebih, tahun ketiga Rp5,7 miliar lebih, tahun keempat Rp6,2 miliar lebih dan tahun kelima Rp8,3 miliar lebih. Guna mewujudkan siaran konten lokal tersebut, RCTI telah membentuk 14 "anak" perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri atas PT RCTI Satu untuk Jawa Barat dan Banten, PT RCTI Dua untuk Jawa Tengah dan Yogyakarta, PT RCTI Tiga untuk Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT RCTI Empat untuk Sumatera Utara dan Aceh, PT RCTI Lima untuk Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dan PT RCTI Enam untuk Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Sementara PT RCTI Tujuh untuk Bali dan NTB, PT RCTI Delapan untuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, PT RCTI Sembilan untuk Lampung dan Bengkulu, PT RCTI Sepuluh untuk Riau dan Kepulauan Riau, PT RCTI Sebelas untuk Sumatera Barat dan Jambi, PT RCTI Dua Belas untuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, PT RCTI Tiga Belas untuk Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dan PT RCTI Empat Belas untuk Maluku dan Papua. Ocean One February 19th, 2010, 05:26 PM TV Digital Sebaiknya Diisi Konten Lokal Jumat, 19 Februari 2010 http://www.kompas.com/data/photo/2009/06/11/1645004p.jpg Siaran uji coba TV digital dapat diakses melalui ponsel dengan fitur DVB-H secara cuma-cuma di Jakarta. JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengungkapkan, keinginannya untuk tetap mengembangkan TV digital. Namun, diakuinya, bahwa saat ini masih banyak yang perlu dipersiapkan. "Dasarnya adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Dengan keberadaan TV digital, nantinya jumlah penyelenggara TV memang akan bertambah. Karena kapasitas frekuensi akan bertambah hingga sekitar 60," ujar Tifatul di Jakarta, Jumat (19/2/2010). Saat ini, penyelenggara TV analog yang jumlahnya sekitar 20-an, tentu akan menyisakan frekuensi yang ada. "Nah, disinilah akan dipikirkan dan dipertimbangkan mana yang memberikan maslahat lebih banyak pada masyarakat. Atau bagaimana pembagiannya antara untuk TV dan penyelenggara GSM. Apalagi penyewaan frekuensi yang ada, akan menjadi sumber pemasukan negara," ujarnya. Tifatul juga optimis, masa depan TV digital, akan lebih baik di Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan agar konten tentang ke-Indonesia-an bisa lebih banyak ditampilkan, agar bukan hanya bangsa ini bisa lebih mengenal keragaman budayanya, tetapi juga bangsa-bangsa lain di dunia. Ocean One February 19th, 2010, 05:30 PM Sisminbakum Depak Mbak Tutut dari TPI JUMAT, 19 FEBRUARI 2010 Jakarta,Tribun - Mantan Direktur Utama PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) Yohanes Waworuntu diperiksa Bareskrim Mabes Polri terkait pemblokiran izin stasiun televisi TPI untuk mendapatkan status badan hukum. Akibatnya, 75 persen saham milik Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut di hilang. "Saya diperiksa terkait pemblokiran TPI," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/2). Menurut Yohanes pemblokiran permohonan izin badan hukum TPI yang harus mendaftar melalui online dengan Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Depkumham RI yang dikelola PT SRD, atas perintah pimpinan PT Media Nusantara Citra (MNC). "Pemblokiran atas datang dari Harry Tanoe ke Hartono ke Richard Tirtaji (Komisaris PT SRD) baru ke saya," lanjut Yohanes yang kini berstatus terpidana empat tahun penjara dalam korupsi biaya akses sisminbakum. Sebelumnya Yohanes melaporkan Hartono Tanoesoedibyo, saudara kandung Harry Tanoe ke Mabes Polri dengan tuduhan berkolusi dan menjebak dirinya. Pelaporan ini dilakukan pada 17 Januari 2010. Yohanes mengaku dirinya menjadi korban rekayasa karena Sisminbakum menjadi alat untuk memblokir TPI. Pelaporan Yohanes saat PT MNC dituding telah mengambil alih kepemilikan saham Siti Hardiyanti Rukmana alias mbak Tutut di TPI. Pengambilalihan saham tersebut disinyalir dilakukan melalui kebijakan sisminbakum yang dibuat tahun 2001, yakni setiap badan hukum harus didaftarkan notaris secara online. Keganjilan terjadi yakni saat itu sisminbakum tidak dapat diakses. Walhasil, notaris tidak dapat mencatatkan kepemilikan TPI atas nama Mbak Tutut di depkumham. Sehingga, Mbak Tutut kehilangan hampir 75 persen sahamnya. Depkum HAM justru mengakui kepemilikan TPI di tangan PT Berkat Karya Bersama (BKB) yang merupakan anak perusahaan milik PT Media Nusantara Citra (MNC). novian February 20th, 2010, 08:17 PM ruhut v.s gayus http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/tv1.jpg?t=1266693183 http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/tv11.jpg?t=1266693444 Balaputradewa February 21st, 2010, 04:13 PM ^^ haha :lol: ide bagus tuh..biar nampak kompak dan akrab. Salut utk TVOne..selalu memberikan "diferensiasi" dlm setiap materinya :) VRS February 22nd, 2010, 02:58 AM nielsen survey company has make co-operation with indovison... their employee come to my room when i at office.. they install another decoder with LED my name,also clean my TV.... heck..whats going on..?? did they want to survey what time usually i watch TV...?? http://img706.imageshack.us/img706/6075/100219201335.jpg (http://img706.imageshack.us/i/100219201335.jpg/) http://img704.imageshack.us/img704/1403/100219201354.jpg (http://img704.imageshack.us/i/100219201354.jpg/) http://img442.imageshack.us/img442/7524/100219201443.jpg (http://img442.imageshack.us/i/100219201443.jpg/) VRS February 22nd, 2010, 03:01 AM also they put information book on my bed.... http://img46.imageshack.us/img46/8025/100219201540.jpg (http://img46.imageshack.us/i/100219201540.jpg/) http://img638.imageshack.us/img638/8676/100219201556.jpg (http://img638.imageshack.us/i/100219201556.jpg/) http://img189.imageshack.us/img189/3892/100219201620.jpg (http://img189.imageshack.us/i/100219201620.jpg/) novian February 22nd, 2010, 07:19 AM lgi ruhut vs gayus berduet maut..... http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/rhutgayus1.jpg?t=1266819434 jenaro February 23rd, 2010, 01:18 PM ^^ Terlepas dari begajulannya Ruhut, gue terkesima juga sama dia di acara itu. Masih aja sempet-sempetnya masukin pesen-pesen politik dilagunya. Bener-bener politikus :D VRS March 1st, 2010, 01:20 AM they made video commercial http://img641.imageshack.us/img641/3227/100226190542.jpg (http://img641.imageshack.us/i/100226190542.jpg/) Ocean One March 5th, 2010, 05:55 PM ANTV Tetap Ingin Jadi "TV Keluarga" Jumat, 5 Maret 2010 Surabaya (ANTARA News) - Stasiun televisi ANTV dalam usianya ke-17 tetap ingin menjaga citranya sebagai "TV keluarga" dengan lebih mengutamakan sajian hiburan berupa film anak-anak, tayangan komedi situasi "Tawa Sutra", kuis keluarga serta siaran sepak bola Indonesia. "Kami tidak antisinetron, tetapi kami telah berkomitmen untuk tidak menayangkan acara sinetron. Biarlah hiburan seperti itu milik stasiun lain, kami cukup berada di kelas menengah saja," kata Sekretaris Perusahaan PT Cakrawala Andalas Televisi, Neil R.Tobing, kepada wartawan di Surabaya, Jumat. Didampingi pejabat ANTV lainnya yang membidangi masalah komunikasi perusahaan, Zoraya Perucha, kehadiran Neil Tobing di Surabaya adalah dalam rangkaian menyemarakkan hari ulang ke-17 ANTV. Ia menjelaskan, sejak 1 Maret lalu ANTV telah menayangkan program bagi-bagi hadiah bertajuk "Kado Kilau 17" berhadiah mobil, sepeda motor, TV, Blackberry dan hadiah menarik lainnya. Acara ini akan berlangsung hingga puncak acara 25 Maret mendatang. Caranya, pemirsa cukup mengirimkan ucapan selamat kepada ANTV melalui pesan pendek (SMS) dengan mengetik "KILAU (spasi) ucapan selamat" dikirim ke nomor 9899. "Bagi pemirsa yang ucapannya paling berkilau, akan kami hubungi dan memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik seperti mobil, sepeda motor dan blackberry," kata Zoraya. Khusus acara di Surabaya Sabtu 6 Maret, diawali dengan kegiatan sosial berupa operasi katarak gratis di RS Mata Undaan. Bersamaan dengan itu digelar khitanan massal di kawasan stasiun relay ANTV di Jalan Prada Indah, dilanjutkan acara pengajian menampilkan ustadzah Tan Mei Hwa. Malam harinya digelar acara panggung gembira di kawasan stasiun relay ANTV dengan sajian hiburan campur sari, grup lawak "Ngelantur" serta menampilkan bintang Liga Super Indonesia (LSI) yaitu striker Persebaya Andi Odang dan Taufik. sayaka March 6th, 2010, 11:32 AM SCTV-KPID Bahas Persiapan SCTV Stasiun Mataram http://static.liputan6.com/201003/10030asctv_lombok.jpg Liputan6.com, Lombok Barat: Demi memenuhi amanat Undang-undang Penyiaran, sejumlah pimpinan PT Surya Citra Televisi hadir di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, untuk menggelar rapat evaluasi dengar pendapat dengan Komisi Penyiaran Indonesia daerah setempat, Jumat (5/3). Pertemuan membahas persiapan SCTV Stasiun Mataram yang menurut rencana segera beroperasi tahun 2010. Selain dihadiri sejumlah pimpinan SCTV, rapat yang digelar di Senggigi, Lombok Barat, dihadiri pula sejumlah narasumber yang terdiri dari pemerintah, kalangan akademisi, serta budayawan. Dinas Pariwisata selaku perwakilan pemerintah menyambut baik dan berharap siaran lokal SCTV di Mataram dapat memajukan pembangunan khususnya di bidang pariwisata. Rapat evaluasi dengar pendapat ditutup dengan penandatanganan berita acara.(JUM) blablanonsense March 7th, 2010, 06:40 AM Tantowi Yahya Ingin TVRI Jadi Media Independen Senin, 1 Pebruari 2010 http://img.antara.co.id/stockphotos/tokoh/20091119114755-tantowiyahya-191109.jpg Anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya. (ANTARA News) - Fungsi dan peran Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebagai televisi publik belum optimal, karena dihadapkan pada beberapa masalah, diantaranya konflik manajemen, sehingga perlu dibuat independen, kata anggota Komisi I DPR RI Tantowi Yahya. "Permasalahan umum yang masih dihadapi TVRI antara lain konflik manajemen yang tidak berujung, alokasi PBN yang belum memadai, jumlah sumber daya manusia yang terlalu besar, dan posisinya sebagi televisi publik belum diimplementasikan ke dalam program tayangan yang menarik," katanya di Yogyakarta, Senin. Selain itu, TVRI juga menghadapi masalah khusus berupa lemahnya manajemen pemasaran dan promosi, infrastruktur peralatan yang sudah tidak layak pakai, kemasan dan kualitas program yang kurang baik dan menarik. Permasalahan lain adalah sumber daya manusia yang kurang kapabel dan profesional, organisasi perusahaan yang memungkinkan terbukanya ruang konflik antara manajemen karena kewenangan yang terlalu berlebihan, dan kepemimpinan manajemen yang lemah. Namun demikian, menurut dia, LPP TVRI masih diperlukan untuk perekat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), alternatif dari stasiun televisi swasta yang cenderung menyiarkan apa yang populer bukan yang penting diketahui masyarakat, dan jawaban terhadap kebutuhan stasiun televisi yang aman bagi keluarga. Berkaitan dengan itu, Tantowi merekomendasikan beberapa poin, antara lain membebaskan TVRI dari pengaruh dan tekanan pemerintah baik di pusat maupun daerah dan menjadikannya sebagi media independen dan agen pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan undang-undang. "Rekomendasi yang tidak kalah pentingnya adalah perbaikan infrastruktur, manajemen di bidang pemasaran dan promosi, dan kemasan dan kualitas siaran, serta promosi yang tepat sasaran," katanya. Sementara itu, Direktur Kelembagaan Komunikasi Pemerintah Kementerian Komunikasi dan Informatika, Subagio mengatakan, selama ini TVRI telah berganti status lima kali, yakni yayasan, unit pelaksana teknis direktorat, perusahaan jawatan, perseroan terbatas, dan lembaga penyiaran publik. TVRI, menurutnya, memiliki 27 stasiun di berbagai daerah di Indonesia dan 400 pemancar. "Akhir-akhir ini ada wacana untuk mengkaji arsitektur kelembagaan yang cocok bagi TVRI, tetapi hal itu masih perlu pengkajian lebih lanjut," katanya. Mungkin bisa meniru cara negara lain dalam mengelola TV pemerintah? Singapura-Channel News Asia, Jepang-NHK, Inggris Raya-BBC, Australia-ABC, Italia-RAI, CCTV4-RRC TVl milik pemerintah ini bisa ditonton di seluruh dunia karena fungsinya sebagai alat diplomasi negara. VRS March 8th, 2010, 12:48 AM another activity of Metro tv presenter... http://img41.imageshack.us/img41/8362/100228084640.jpg (http://img41.imageshack.us/i/100228084640.jpg/) v-sun March 8th, 2010, 12:52 PM Di Bandung, stasiun tv indosiar logonya memakai latar belakang ikon Gedung Sate, trus dibawahnya tertulis BANDUNG. Maksudnya apa ya? Bagaimana dengan kota lain? Ocean One March 11th, 2010, 05:11 PM Gurita Bisnis Bos TransTV, Taipan Kaya Dunia Chairul dinobatkan di urutan 937 orang kaya dunia dengan total harta US$ 1 miliar. KAMIS, 11 MARET 2010 http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/12/24/61630_chairul_tanjung_dan_sofyan_wanandi_300_225.jpg Chairul Tanjung dan Sofyan Wanandi VIVAnews - Nama Chairul Tanjung, pengusaha nasional mendadak masuk daftar 1000 orang terkaya dunia versi majalah Forbes 2010. Chairul dinobatkan di urutan 937 orang kaya dunia dengan total harta US$ 1 miliar atau Rp 9,2 triliun. Masuknya Chairul di jajaran orang kaya sejagat ini memang mengejutkan. Pasalnya, ia adalah nama baru dari tujuh wakil Indonesia yang masuk jajaran tersebut. Sedangkan, nama-nama besar yang sebelumnya kerap masuk Forbes malahan tak muncul, seperti Grup Sinar Mas, Grup Bakrie, Grup Lippo, Grup Salim, Putera Sampoerna dan lainnya. Kekayaan Chairul Tanjung yang menahkodai Grup Para malah melesat meninggalkan para grup bisnis besar di Tanah Air. Lantas bagaimana sepak terjang bisnis pria berusia 47 tahun sehingga menjadi orang populer di dunia. Seperti dipaparkan dalam keterangannya kelompok bisnis ini, Grup Para memang berambisi menjadi salah satu konglomerat ternama di Indonesia. Bahkan, grup ini ingin menjadi pemain bisnis yang diperhitungkan di percaturan global. Awal mula perjalanan Grup bisnis ini dimulai dengan pendirian Grup Para oleh Chairul pada 1987. Berbekal modal awal dari Bank Exim sebesar Rp 150 juta, Chairul mendirikan pabrik sepatu yang diekspor bersama temannya. Dengan bekal itulah ia belikan 20 mesin jahit. Dari usaha itulah, Grup Para melebarkan sayap bisnis secara perlahan. Lompatan besarnya terjadi pada saat dia mengakuisisi Bank Karman pada 1996, dan mengganti namanya menjadi Bank Mega. Saat itu, aksinya dipandang aneh karena pada saat krisis justru ia malah mengambil alih bank. Namun, di tangannya, bank kecil yang hampir bangkrut tersebut malah berkembang besar seperti sekarang. Pada 1998, Chairul mendapatkan izin siaran TransTV. Sejak itulah, nama Chairul makin berkibar. Bank Mega kian agresif melakukan akuisisi, mulai dari akuisisi Indovest Securities yang kini menjadi Mega Capital. Kemudian, mengakuisisi Bank Tugu, membangun Bandung Supermall, membentuk Mega Asuransi Jiwa, membangun Bank Mega Tower hingga mengambilalih TV7 milik Grup Kompas-Gramedia yang kemudian diubah menjadi Trans7. Pada 2006, Grup Para mulai terjun ke bisnis retail dengan mengakuisisi sejumlah franchise merek ternama di Indonesia, seperti Coffee Bean, Mahagaya Perdana, hingga membentuk Trans Lifestyle sebagai payung untuk bisnis retail. Ekspansi dokter gigi yang jadi pengusaha ini juga terus berkembang. Dia mulai mengincar bisnis baru di pertambangan, energi dan infrastruktur. Yang cukup spektakuler adalah langkah Chairul bersama Jusuf Kalla membangun taman wisata senilai Rp 1 triliun bernama Trans Studio Theme Park di kawasan Tanjung Bunga, Makassar. Taman wisata meniru Disneyland ini dibangun di lahan seluas 2,7 hektare. Kini, setelah bisnis berjalan lebih dari 20 tahun, Grup Para pun sudah menjadi konglomerasi yang diperhitungkan di Tanah Air. Kerajaan bisnis grup sudah terdiversifikasi menjadi beberapa unit. Perinciannya, unit jasa keuangan di bawah Mega Global Finance yang menaungi bank, asuransi dan sekuritas. Kedua, Trans Corpora yang mencakup media, gaya hidup dan hiburan. Ketiga, CT Global Resources yang melingkupi energi, pertambangan dan infrastruktur. Daftar Taipan RI di Pentas Dunia No Nama Grup Harta (US$) 258 Michael Hartono Djarum 3,5 miliar 258 Budi Hartono Djarum 3,5 miliar 316 Martua Sitorus Wilmar 3,0 miliar 437 Peter Sondakh Rajawali 2,2 miliar 536 Sukanto Tanoto Raja Garuda 1,9 miliar 828 Low Tuck Kwong Bayan Resources 1,2 miliar 937 Chairul Tanjung Para 1,0 miliar sayaka March 26th, 2010, 02:28 AM SCTV Sudah Bisa Siaran Lokal di Lampung Liputan 6 - Jumat, 26 Maret 2010 Liputan6.com, Bandar Lampung: Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Lampung memberikan izin kepada SCTV Stasiun Lampung untuk siaran lokal. Keputusan ini diberikan setelah dilakukan evaluasi dengar pendapat antara SCTV Stasiun Lampung dan KPID Lampung di Bandar Lampung, Kamis (25/3). KPID Lampung menyambut baik SCTV yang telah melakukan berbagai upaya berkaitan dengan tv jaringan. Dengan siaran lokal ini, masyarakat Lampung bisa menonton program siaran SCTV yang berisi tentang daerah Lampung. Sekadar informasi, SCTV akan membuat jaringan tv lokal di seluruh Indonesia. Namun, sebagai langkah awal, SCTV lokal baru diberlakukan di 25 daerah. Dengan dibentuknya SCTV Lampung, maka sudah terbentuk 17 tv lokal jaringan yang bersinergi dengan SCTV.(BOG) bems March 27th, 2010, 11:19 AM TATV ,SOLO Tatv solo semakin berbenah , seiring dgn perkembangan zaman , semoga Tv lokal di Indonesia semakin maju dan tetap mengedepankan lokal konten tdk melulu terpusat di Jakarta http://www.tatv.co.id/files/galeri/control-room.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/front-office.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/marketing-room.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/master-control-room.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/meeting-room2.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/promo-room.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/studio-tiga1.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/vip-room1.jpg http://www.tatv.co.id/files/galeri/vip-room2.jpg VRS March 29th, 2010, 02:23 AM nice picture = that TATV solo still focusing about news program ?? Ocean One April 1st, 2010, 03:13 PM Komisi Penyiaran Evaluasi Kesiapan Televisi Berjaringan Metro TV Kamis, 01 April 2010 TEMPO Interaktif, Makassar - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan menggelar evaluasi dengar pendapat televisi berjaringan antara perusahaan televisi lokal Makassar, PT Media Televisi Makassar (MTM), dan stasiun televisi nasional Metro TV. "Evaluasi dengar pendapat atau fit and proper test ini sebagai proses legalisasi izin sesuai Undang-Undang 43 tahun 2009 dan peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi, " kata ketua KPID Sulsel Aswar Hasan dalam acara yang digelar di Hotel Clarion siang ini. Menurutnya, hal ini menjadi aspresiasi MTM sebagai pemohon kepada Metro TV yang dirembukkan menjadi kesimpulan nantinya pada sidang pleno. "Di sidang ini untuk memutuskan apakah KPID akan memberikan rekomendasi kelayakan pada PT Media Televisi untuk mengeluarkan Izin Penyelenggara Penyiaran, " ujanya. Acara ini turut dihadiri oleh pakar komunikasi dari Universitas Hasanuddin Muliadi Mau, Iqbal Sultan dan budayawan Ishak Ngejalaratan, Wakapolwiltabes Makassar Andi Pattawari, Nur Syamsu Sultan dari TVRI Sulsel dan para undangan. Sementara pihak PT MTM dihadiri Direktur PT MTM Mohammad Mirdal Akib, Andrianus (Bidang Pemberitaan), Bambang Isdianto (Bidang Teknik) dan Fajriah Safril (Bidang Legal). PT MTM yang merupakan anak perusahaan yang dibentuk Metro TV pusat Jakarta dicecar beberapa pertanyaan seputar kesiapannya berjaringan dengan Metro TV di Sulawesi Selatan terutama isi siaran lokal, jam tayang lokal dan masalah breaking news peristiwa unjuk rasa yang diwarnai kericuhan dan bentrokan antara polisi dan masyarakat sekitar kampus. "Tidak ada perimbangan dalam unjuk rasa di Universitas Islam Negeri yang kesannya kota kacau, padahal di titik kota Makassar lainnya aman dan nyaman, " kata Syamsu dari TVRI Sulawesi Selatan. Sama halnya dengan Iqbal Sultan yang beranggapan kecepatan breaking news malah tidak akurat. "Kecepatan ini malah menimbulkan ketidakakuratan, " ujar pakar komunikasi Unhas ini. Sementara usulan jam penayangan isi lokal Sulawesi Selatan pukul 09.05 - 10.00 Wita yang menyajikan berita dan perbincangan dianggap tidak memenuhi kepentingan masyarakat sebab jam tersebut berita dianggap telah basi. "Karena orang sudah menonton berita di televisi lain sebelumnya, sekitar pukul 06.00 Wita. Sekiranya siaran lokal ini pukul 06.00 Wita juga, " kata Yudhariksawan, juru bicara KPID. Ada berapa poin yang berkembang dalam uji ini seperti kandungan lokal memuat 50 persen siaran daerah, kejelasan proporsional jam tayang lokal dan nasional yang imbang dan penyajian lokal pada jam tayang utama, kejelasan redaksi dan direksi antara lokal dan nasional. "Direksi tentu juga berasal dari lokal, sama halnya dengan kru redaksi, teknisi dan infrastruktur lainnya," kata Yudha. ronidecor2 April 5th, 2010, 04:18 PM kemaren pulang ke surabaya..gila tv di sby makin banyak aja...:cheers::cheers: selain tv nasional dan tv lokal yang sudah eksis dari dulu (JTV&SBO) banyak tv2 lokal bermunculan. list tv lokal surabaya : TVRI surabaya JTV (tv lokal pertama di Indo?milik JPNN yg juga punya "cabang" di berbagai daerah a.l; JakTV & JPTV) SBO SurabayaTV Spacetoon Surabaya TV Edukasi Arek TV (baru) MNTV (baru) BBSTV (baru) M&HTV (baru) BCTV (baru) PASTV (baru) SUNTV (baru) dari semua yang baru-baru saya rasa yang agak 'serius' dan 'niat' siaran adalah ArekTV. paling suka acara 'Lobby'.Talk show yang membahas seputar pembangunan di surabaya dan segala permasalahannya.selama beberapa hari di surabaya kemaren sempat lihat episode yang membahas pembangunan kembali Pasar Turi dan pembebasan trotoar surabaya dari PKL.juga acara "Dewan On the Spot" (kl gak salah) yang membawa anggota dewan turun ke lokasi proyek/lapangan.kemaren sempat lihat episode "box cluvert banyurip".Jadi sempat ngerasa arek tv=SSC Indonesia/surabaya yang berformat TV :lol::lol: kayaknya masih kalah banyak tuh ma bandung cos aq pernah cari2 info ternyata tv lokal bdg byk bgt tak bandingin ma sby ternyata msh byk bdg,coba anda cari2 info ttg tv lokal bdg VRS May 11th, 2010, 01:16 PM another shooting for commercial tv.. http://img208.imageshack.us/img208/8527/photo0820m.jpg (http://img208.imageshack.us/i/photo0820m.jpg/) Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us) atmada May 11th, 2010, 02:21 PM nice picture = that TATV solo still focusing about news program ?? sepertinya berita bukan porsi utama TV ini, walaupun sudah ada news program yang cakupannya sebagian besar Jateng-DIY retroisme May 11th, 2010, 05:54 PM saya mahasiswa fikom unpad, kita ingin ngadain media visit ke stasiun TV nasional Indonesia nih. ada yang punya link ga? paradyto May 21st, 2010, 01:45 AM Metro TV's new tagline The Jakarta Post, Jakarta | Thu, 05/20/2010 7:51 PM | National Private news TV station Metro TV launched on Thursday its new slogan, "knowledge to elevate". "We hope that in the future, Metro TV can provide people with enlightening information to enhance their lives," Metro TV news director Suryopratomo said. He added the re-branding, which would be represented in its programs and corporate culture, was to fulfill the public's demand for more quality programs. The first all news television station in the country, Metro TV was established ten years ago and previously used "Be smart, be informed" as its corporate slogan. Over the past few years Metro TV has faced stiff competition from TV One, another station that also focuses on news programs. (lnd) fajarmuhasan May 21st, 2010, 07:52 AM TV listing.... makin hak hapal nech, yg di jakarta ada tv apa saja juga gak ngikutin. Soalnya dari beli tv tahun 2006 settingan chanel gak pernah di-update, dah gitu banyakan semutnya. Yang bagus gambarnya cuma anteve, tvone, metrotv, dan daai VRS June 3rd, 2010, 08:53 AM salah satunya adalah jak-tv http://img710.imageshack.us/img710/4930/photo1333.jpg (http://img710.imageshack.us/i/photo1333.jpg/) Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us) Balaputradewa June 6th, 2010, 04:08 AM saya mahasiswa fikom unpad, kita ingin ngadain media visit ke stasiun TV nasional Indonesia nih. ada yang punya link ga? ngambil jurusan apa nih?? Broadcast ya? Kalo ke Metro coba hubungi mbak Yunita. BTW..masa anak2 Fikom Unpad gk ada link/contact stasiun TV nasional, coba deh tanya kakak tingkatnya yg pernah StuMed kmaren2 :) retroisme June 6th, 2010, 12:18 PM ngambil jurusan apa nih?? Broadcast ya? Kalo ke Metro coba hubungi mbak Yunita. BTW..masa anak2 Fikom Unpad gk ada link/contact stasiun TV nasional, coba deh tanya kakak tingkatnya yg pernah StuMed kmaren2 :) udah kok. kita dapetnya indosiar sama tvone :D belum penjurusan. tapi udah milih2 jurusan dari sekarang, dan milih humas. haha fajarmuhasan June 7th, 2010, 07:19 AM Indovision ternyata gak siaran Piala Dunia, udah resmi diumumlan melalui pesan di monitor bahwa pelanggan indovision tidak bisa menikmati siaran piala dunia yang disiarkan oleh RCTI dan GlobalTV dan bagi yg pengin nonton supaya pasang antena UHF biasa......hiksss, padahal rcti dan global kan satu induk ama indovision koq diacak ya? sedihnya lagi siaran rcti dan global diterima di rumah gw penuh dengan semut....berangkat dari semut itulah gw mutusin langganan i-vision, tapi utk nonton PD disuruh pake antena biasa....haduh jenaro June 7th, 2010, 11:47 AM ^^ Hahaha .. sama. Dilema nih, masa kudu beli & pasang antena biasa lagi ? :-( yudibali2008 June 7th, 2010, 02:39 PM ^^hitung2an bisnis kali, biar orang semua kembali ke selera asal (biar penjualan antena tv idup lagi :D) fajarmuhasan June 8th, 2010, 08:17 AM ^^hitung2an bisnis kali, biar orang semua kembali ke selera asal (biar penjualan antena tv idup lagi :D) gak ngerti itungan bisnisnya macam apa, kalo tv diluar groupnya gw masih nalar, spt trans7 yg siaran piala thomas dan oleh indovision digantin siaran musik dg alasan hak siar. kalo tv dalam groupnya kan gak ada hak siar lagi...mereka juga yg beli. antena UHF udah punya dan terpasang di atap...tapi gak bagus nangkep siarannya. Cuma tvone, metrotv dan anteve yg jernih gambarnya PD 2010 bener bener mengenaskan bagi gw tollfreak June 8th, 2010, 12:55 PM ^^ Kabarnya (Baca di forum s*tel*t)pihak Matrix Bola beli Hak Siar PD 2010 dari MNC (Yg punya Global/RCTI), jadi MNC untung dari penjualan hak siar ke Matrix. Hence, yang licik disini adalah pihak MNC VRS June 8th, 2010, 04:51 PM its all just business..... Balaputradewa June 11th, 2010, 03:07 AM udah kok. kita dapetnya indosiar sama tvone :D belum penjurusan. tapi udah milih2 jurusan dari sekarang, dan milih humas. haha haha emang sih humas keliatan lebih "elegant" dibanding jurusan komunikasi laennya, seperti broadcast n jurnalistik yg mesti turun ke lapangan, tapi semuanya balik lagi ke minat diri, kalo emang punya jiwa jurnalistik yah sebaiknya terusin aja ke jurusan broadcast ato jurnalistik. Hehe tapi jangan takut, humas sebenarnya juga menjalankan fungsi2 jurnalistik kok meski dlm lingkup yg lebih sempit :) retroisme June 12th, 2010, 04:20 PM ^^ lah emang bala anak komunikasi juga? komunikasi dimana? ngerti gitu yah.. hehe. Balaputradewa June 12th, 2010, 06:09 PM ^^ hehe :D Wah ud +700 posting nih mesti lapor moderator.. |