View Full Version : Kuala Namu International Airport, Medan - Project & News Updates
UMD February 4th, 2008, 04:44 PM Woww ....-_-" ... airport lain yang gak perlu2 amat disiapin duluan nih airport udah selangkah lagi menuju roboh kembali "DIANIAYA" oleh kebijakan Pusat -_-" ..
Btw, Kuala Namu ini nanti dana pembangunannya berapa ya ??? Apa sekitar 3 T ??? Atau bahkan, lebih ??? :)
Bukankah dulu bilangnya sekitar US$ 450 jt - jadi sekitar 4.5T Rp.
rilham2new February 4th, 2008, 07:57 PM ^^ Yepp,, baru baca di WIKIPEDIA juga begitu :D
RumahBolon February 10th, 2008, 01:48 PM Warga Kuala Namu Makin Resah
Jumat, 8 Februari 2008 | 03:05 WIB
Medan, Kompas - Warga yang tinggal di lokasi pembangunan Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, saat ini makin resah. Pembangunan bandara tinggal sekitar 500 meter dari permukiman mereka, sementara proses ganti rugi belum selesai.
”Kami khawatir tidak ada lagi perlindungan pada rumah. Alat berat mendekati tempat tinggal kami. Truk pengangkut material semakin sering melintas di depan rumah. Mereka (kontraktor) seakan tidak memedulikan kami yang ada di sini,” kata Suhelman, perwakilan warga yang tergabung dalam Kerukunan Warga Masyarakat Lemah Kuala Namu, saat bertemu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatera Utara (Sumut), Parlindungan Purba, Kamis (7/2).
Yang lebih mengkhawatirkan warga, lanjut Suhelman, aktivitas penebangan pohon kelapa sawit di bekas kebun PTPN II semakin marak. Padahal, pohon itu selama ini menjadi pelindung rumah warga. Selain itu, beredar pula isu bahwa pertengahan bulan ini dilakukan pembersihan lahan. ”Semacam ada teror. Mereka sepertinya ingin mengondisikan agar warga melakukan tindak pidana sehingga warga bisa dikriminalkan,” ujar Suhelman.
Selama ini 71 keluarga di Desa Kuala Namu, Kecamatan Beringin, menolak pindah dari lokasi pembangunan bandar udara (bandara). Alasannya, ganti rugi dari PTPN II yang diberikan senilai Rp 2,35 juta per keluarga tidak manusiawi. Mereka menempati lahan seluas 13 hektar. Lahan itu berada di dalam lahan bandara yang luasnya 1.365 hektar.
Dibiarkan
Suhelman berharap ada penyelesaian ganti rugi yang wajar. ”Pada dasarnya, warga sama sekali tidak berniat menghalangi pembangunan bandara. Namun, kami ingin penyelesaian yang lebih manusiawi, bukan dibiarkan seperti ini,” katanya.
Menanggapi pernyataan itu, Parlindungan Purba mengatakan, pemerintah pada dasarnya dapat memberikan ganti rugi yang pantas. ”Saya berharap tidak ada kekerasan dalam penyelesaian masalah ini,” katanya.
Menurut Parlindungan, proses penyelesaian yang diambil PTPN II dan PT Angkasa Pura II—terkait pembangunan bandara—perlu ditinjau ulang. ”Ada proses pembiaran kasus ini secara sengaja berlarut-larut. Kami akan memediasi persoalan ini antara warga, PTPN II, dan PT Angkasa Pura II,” katanya. (NDY)
http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.08.0305546&channel=2&mn=9&idx=9
laba-laba February 15th, 2008, 10:31 AM Bangun Sarana KA Kualanamu Butuh Rp 187 Miliar
Jumat, 15-02-2008
*hisar hasibuan
MedanBisnis – Medan
Pembangunan sarana kereta api jalur Medan-Kualanamu membutuhkan dana sekitar Rp 187 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun rel kereta api baru dari Aras Kabu ke terminal Bandara Kualanamu sepanjang 2 kilometer, pembangunan stasiun penumpang di Bandara Kualanamu, pengadaan kereta, pembangunan terminal city check in di Medan dan sarana pendukung lainnya.
“Total biaya keseluruhan yang diperlukan Rp 187 miliar. Pendanaan tersebut dilakukan oleh PT Railink yang bekerja sama dengan Pempropsu-swasta,” kata Kepala PT Kereta Api Divre I Sumut, Mulianta Sinulingga, kepada wartawan, Rabu (13/2).
Sinulingga mengatakan, pembangunan sarana kereta api itu diperkirakan akan berjalan lancar, karena PT Kereta Api sudah mempersiapkan material untuk pembangunan rel tersebut.
“Mengenai pembebasan lahannya juga tidak ada masalah. Tim 9 saat ini sedang bekerja dan diharapkan dalam waktu dua minggu ini sudah selesai. Sehingga awal Maret 2008 diharapkan sudah dapat mengerjakan pembangunan rel menuju Kualanamu," jelasnya.
Dijelaskan, untuk pembuatan detail desain terminal city check in akan dilakukan setelah selesai membuat studi kelayakan. Sebab, pengerjaan studi kelayakan tersebut diharapkan dapat selesai pada Mei 2008.
“Kami sudah buat tim bersama Pempropsu dan sudah menjadwalkan pembuatan theme of refferece (TOR) untuk pembuatan studi kelayakan. Studi kelayakan ini nanti yang menentukan pembagian equity antara PT Railink dengan Pempropsu,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, PT Railink yang merupakan perusahaan patungan antara PT KA dan PT Angkasa Pura II akan memiliki 51% saham dalam pembangunan sarana KA Medan-Kualanamu tersebut. Sedangkan Pempropsu-swasta menjadi pemilik 49% saham.
Selain membangunan rel baru, PT Kereta Api juga membuat beberapa target untuk tahun ini. Mulianta mengatakan, perusahaan menargetkan mampu meningkatkan pendapatannya dari sektor pengangkutan barang, khususnya angkutan crude palm oil (CPO).
“Tahun 2007, perusahaan mampu mengangkut 620.000 ton CPO, sehingga total angkutan barang mencapai 1 juta ton, dengan pendapatan mencapai Rp 58 miliar. Sedangkan angkutan penumpang menghasilkan pemasukan sebesar Rp 47 miliar,” ujarnya.
Untuk tahun 2008, perusahaan menargetkan dapat mengangkut 750.000 ton CPO, sedangkan total pendapatan dari sektor angkutan barang diharapkan naik menjadi Rp 61 miliar. Sedangkan sektor angkutan penumpang tetap Rp 47 miliar.
soource : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=109686&more=1#more109686
michael2088 February 15th, 2008, 05:33 PM ayo... ayo mari dibangun relnya. ada korupsi gak tuh.. ooops
bbq February 17th, 2008, 01:23 PM Warga Kuala Namu Makin Resah
Jumat, 8 Februari 2008 | 03:05 WIB
Medan, Kompas - Warga yang tinggal di lokasi pembangunan Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, saat ini makin resah. Pembangunan bandara tinggal sekitar 500 meter dari permukiman mereka, sementara proses ganti rugi belum selesai.
”Kami khawatir tidak ada lagi perlindungan pada rumah. Alat berat mendekati tempat tinggal kami. Truk pengangkut material semakin sering melintas di depan rumah. Mereka (kontraktor) seakan tidak memedulikan kami yang ada di sini,” kata Suhelman, perwakilan warga yang tergabung dalam Kerukunan Warga Masyarakat Lemah Kuala Namu, saat bertemu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatera Utara (Sumut), Parlindungan Purba, Kamis (7/2).
Yang lebih mengkhawatirkan warga, lanjut Suhelman, aktivitas penebangan pohon kelapa sawit di bekas kebun PTPN II semakin marak. Padahal, pohon itu selama ini menjadi pelindung rumah warga. Selain itu, beredar pula isu bahwa pertengahan bulan ini dilakukan pembersihan lahan. ”Semacam ada teror. Mereka sepertinya ingin mengondisikan agar warga melakukan tindak pidana sehingga warga bisa dikriminalkan,” ujar Suhelman.
Selama ini 71 keluarga di Desa Kuala Namu, Kecamatan Beringin, menolak pindah dari lokasi pembangunan bandar udara (bandara). Alasannya, ganti rugi dari PTPN II yang diberikan senilai Rp 2,35 juta per keluarga tidak manusiawi. Mereka menempati lahan seluas 13 hektar. Lahan itu berada di dalam lahan bandara yang luasnya 1.365 hektar.
Dibiarkan
Suhelman berharap ada penyelesaian ganti rugi yang wajar. ”Pada dasarnya, warga sama sekali tidak berniat menghalangi pembangunan bandara. Namun, kami ingin penyelesaian yang lebih manusiawi, bukan dibiarkan seperti ini,” katanya.
Menanggapi pernyataan itu, Parlindungan Purba mengatakan, pemerintah pada dasarnya dapat memberikan ganti rugi yang pantas. ”Saya berharap tidak ada kekerasan dalam penyelesaian masalah ini,” katanya.
Menurut Parlindungan, proses penyelesaian yang diambil PTPN II dan PT Angkasa Pura II—terkait pembangunan bandara—perlu ditinjau ulang. ”Ada proses pembiaran kasus ini secara sengaja berlarut-larut. Kami akan memediasi persoalan ini antara warga, PTPN II, dan PT Angkasa Pura II,” katanya. (NDY)
http://www.kompas.co.id/kompascetak/read.php?cnt=.kompascetak.xml.2008.02.08.0305546&channel=2&mn=9&idx=9
gw sblm hri raya imlek smpat ke pantai labu, bnr mmg keadaannya bgtu ...
kbun sawit ud byk yg di tumbang kan ... trus di bangun tmpt untuk penimbunan tanah proyek & gw jg liat ada alat berat untuk menancapkan tiang beton (kira2 bgtu) .. trus ada pengerjaan jalan yang sepertinya di buat dari beton ...
RumahBolon February 22nd, 2008, 08:01 AM Tender konstruksi KA Bandara Kualanamu dibuka Februari
JAKARTA: PT RaiLink berencana membuka tender konstruksi pembangunan rel kereta api (KA) Bandara Kualanamu, Medan, Sumatra Utara pada pertengahan bulan depan.
Direktur Utama PT RaiLink Masjraul Hidayat menyatakan detail engineering design (DED) proyek KA Bandara Kualanamu sudah selesai dan akan dilanjutkan ke tahapan pembebasan lahan.
"Tender konstruksi akan kami buka pertengahan Maret mendatang, segera setelah pembebasan lahan selesai. Pembebasan tersebut dikoordinasikan dengan Pemprov Sumatra Utara," katanya kepada Bisnis, kemarin.
Proyek KA Bandara tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2008. Sosialisasi pembebasan lahan kepada masyarakat setempat akan dilakukan RaiLink pada pekan depan.
Luas lahan yang akan dibebaskan adalah sekitar 14.000 meter persegi. Lahan tersebut akan digunakan untuk lintasan baru kereta api dari Stasiun Araskabu menuju Bandara Kualanamu sepanjang tiga hingga empat kilometer.
Jalur KA Bandara Kualanamu sendiri memiliki panjang lintasan kurang lebih 26 kilometer yang terdiri dari track eksisting sepanjang 23 kilometer (Stasiun Medan-Stasiun Araskabu) dan sisanya berupa jalur baru (Stasiun Araskabu-Bandara Kualanamu).
Penetapan harga lahan akan dilakukan setelah sosialisasi pembebasan kepada masyarakat selesai. Kebutuhan dana untuk pembangunan konstruksi KA Bandara Kualanamu itu sendiri diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Pendanaan disiapkan oleh Railink dan Pemprov Sumut, di mana bentuk kerja samanya masih dirumuskan. Melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mereka bisa melakukan penyertaan modal untuk membentuk perusahaan patungan.
Sesuai jadwal
Lebih lanjut Masjraul menegaskan proyek KA Bandara Kualanamu saat ini masih sesuai jadwal dan pembangunan konstruksi diharapkan rampung Agustus 2008.
"Pengerjaan pembangunan track sepanjang tiga-empat kilometer bisa memakan waktu empat bulan. Kami sebenarnya berharap Agustus sudah rampung dan untuk operasional secara komersil menunggu selesainya Bandara Kualanamu," tegasnya.
Terkait dengan infrastruktur pendukung seperti stasiun, dia mengaku tengah melakukan kajian teknis untuk mengubah desain stasiun KA bandara menjadi lebih menarik lagi.
Sesuai dengan materi presentasi PT RaiLink di Komisi V DPR baru-baru ini, operasional KA Bandara Kualanamu pada tahap awal diupayakan untuk mendukung angkutan material/barang dalam proses pengerjaan bandara pengganti Bandara Polonia. (09)
Bisnis Indonesia
http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A17&cdate=21-FEB-2008&inw_id=581539
laba-laba February 22nd, 2008, 08:15 AM Pembangunan Kualanamu Ikutsertakan Kontraktor Lokal
Medan, WASPADA Online
Pembangunan Bandara Kualanamu Deliserdang mulai ikutsertakan kontraktor Sumatera Utara. Begitupun kontraktor yang diikutkan, yang benar-benar mempunyai kemampuan dan berkualitas dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan.
Kepala Bappeda Sumut RE Nainggolan mengatakan hal itu seusai mengantar Dirut AP-II Edi Hayoto dan pejabat Bappenas di Bandara Polonia Medan, Kamis (21/2).
Menurut Nainggolan, keputusan menggunakan kontraktor lokal setelah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat terutama dari Dirut AP-II di Jakarta. "Kami sudah membicarakannya dan mendapat sambutan hangat," ujar Ketua Bappedasu.
Bahkan dia menyatakan keyakinan, mega proyek Bandara Kualanamu Deliserdang akan selesai tepat pada waktu dijadwalkan sebelumnya yaitu Oktober 2009. "Mudah-mudahan tidak meleset," ujarnya.
Pengerjaan lapangan sudah dikerjakan antara lain land clearing dan pancangan-pancangan beton. Untuk pembangunan terminal atau sisi darat akan dilakukan tender pada akhir Pebruari 2008.
Namun menurut RE Nainggolan, pembangunan jalan bebas hambatan menghubungkan Medan dengan Bandara Kualanamu mengalami hambatan, karena tidak ada peminat.
"Mungkin para kontraktor menganggap pembangunan jalan tol membuang-buang dana, padahal kalau dilihat perkembangan ke depan tidak demikian, sehingga untuk pembangunan jalan tol perlu tender ulang," ujar RE Nainggolan. (m32) (ags)
souece : http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/Pembangunan-Kualanamu-Ikutsertakan-Kontraktor-Lokal.html
laba-laba February 22nd, 2008, 08:17 AM PT KA Berbenah Untuk Jalur Ke Kualanamu
Medan, WASPADA Online
PT Kereta Api Sumatera Utara akan terus berbenah dalam rangka pembuatan lintasan jalur menuju Bandara Kualanamu. Meski belum bisa memastikan biaya yang akan diproyeksikan guna pembangunan jalur tersebut, tetapi pihak PT KA optimis akan pembangunan itu demi kenyamanan perjalanan menuju bandara.
Demikian kesimpulan silaturrahmi PT Kereta Api Divre Sumut-NAD ke Bumi Warta Waspada, Kamis (21/2).
Dalam silaturrahmi itu dari PT KA hadir Kasi ADM PT Kereta Api Persero Divre I Sumut-NAD, Ruben Sihaloho, Kasi Sarana Zulkarnain, Kasi Sintekliss Untung, Staf Humasy Yudi, Staf Hukum Wildan Ansyori, Ka.Humasy Suhendro Budi Santoso. Kedatangan mereka diterima Pimpinan Harian Waspada diwakili Wakil Pemimpin Redaksi H Sofyan Harahap, S.Sos.
Ruben Sihaloho lebih lanjut mengatakan, pada percepatan pembangunan kereta api ini sangat diharapkan berjalan mulus, apalagi akan dibangun fasilitas hotel bandara yang mendukung sistem pelayanan di bandara semakin baik.
Pihaknya menyadari untuk keberhasilan itu, pemerintah daerah dan masyarakat perlu memainkan peran terutama mendukung sepenuhnya agar pembangunan terlaksana. Mengingat angkutan kereta api bersifat massal, ramah lingkungan, hemat energi dan aman.
Terkait dengan kondisi kereta api saat ini, kondisinya memang mulai memuaskan. Terlebih dengan adanya kereta api baru yang diresmikan Gubsu M Rudolf Pardede bulan lalu. Tetapi, banyak juga sarana kereta api yang mengalami masalah, termasuk banyaknya pencurian peralatan di rel lintas kereta api. Untuk antisipasi hal itu, sekarang PT KA, sudah mengganti berbagai peralatan yang ditaksir tidak akan dicuri lagi karena tidak memiliki nilai jual.
Dijelaskan, saat ini alat produksi yang ada menyangkut sarana yakni lokomotif 29 unit, kereta 53 unit, gerbong 440 unit. Sedangkan prasarana yang dipelihara jalan rel dan jembatan 462,545 Km dengan 275 sintelis.
Sementara SDM yang ada mencapai 1.834 orang. Sementara antusias masyarakat melakukan perjalanan dengan jalur KA, mengalami peningkatan. Tahun 2007 penumpang KA mencapai 1.766.576 orang. (m36) (ags)
source : http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/PT-KA-Berbenah-Untuk-Jalur-Ke-Kualanamu.html
rilham2new February 22nd, 2008, 11:49 AM Dukung 100% proyek kereta api Kuala Namu - Medan :okay: ....
UMD March 9th, 2008, 04:21 PM Menurut situs angaksapura2.co.id Tgl 10 Maret ini adalah batas waktu penyerahan dokumen tender untuk:
1. Terminal Cargo, Security, dan Gateway untuk Bandara Kuala Namu
2. Pengerjaan arsitektural serta struktur atap gedung terminal Bandara Kuala Namu
Kelihatannya pembangunan terminal akan bisa segera terealisasi.
bbq March 20th, 2008, 03:08 PM gw baca berita ini dari Koran Analisa, edisi SELASA, 18 MARET 2008 ...
PT AP 2 Tenderkan Arsitektur dan Struktur Atap Terminal Kualanamu
Medan, (Analisa)
PT (Persero) Angkasa Pura II melaksanakan tender untuk dua pekerjaan sekaligus yakni arsitektur dan struktur atap terminal bandara baru Medan di Kualanamu. Proses tender dilakukan terbuka di Hotel Garuda Plaza Medan, Senin-Kamis (17-20/3), yang diikuti sejumlah perusahaan yang telah lulus babak prakualifikasi.
Demikian siaran PH Direktur Teknik PT AP 2, Tommy Sutomo didampingi Vise President Mechanical Electrical Bulang Agus W, sekretaris PT AP 2, Aleksius Kismpoyo di Hotel Garuda Plaza Medan, Senin (17/3).
Secara detil, katanya, untuk pekerjaan arsitektur dan struktur atap terminal senilai Rp 360M sedangkan untuk proyek pembangunan gedung security & gateway nilai pagu anggarannya sebesar Rp 60M. Keseluruhan dana itu berasal dari dana investasi internal PT AP 2 yang tersedia di anggaran 2008.
Dalam proses tender ini, sebutnya, diikuti sejumlah perusahaan yang sudah lolos prakualifikasi yakni PT Duta Graha Indah, PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Total Bangun Persada, PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, PT Tamato Raya Perdana, PT Jaya Konstruksi, PT Lince Romauli Jaya. Dari 11 perusahaan ternyata hanya 8 yang mengikuti tender kedua jenis pekerjaan tersebut.
Proses Tender
Saat itu, katanya lagi, selain pelaksanaan proses tender juga diselingi dengan penandatanganan fakta integritas antara PT AP 2 dengan peserta tender. Hal ini dilakukan untuk menciptakan good corporate governance. Bahkan, dalam kesempatan itu juga dihadiri unsur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyampaikan hal-hal yang terkait dengan undang-undang korupsi.
Sebagaimana diketahui, jelasnya, PT AP 2 sedang membangun bandara baru Medan di Kualanamu sebagai pengganti Polonia yang sudah tak memadai lagi. Konstruksi bandara ini dibagi dua, sisi udara yang ditangani pemerintah dengan biaya APBN senilai Rp 2,3T dan sisi darat yang dikerjakan PT AP 2 dengan total anggaran Rp 1,4T.
Menurutnya, jika proses tender kali ini selesai dan awal pekerjaan mulai pada Juli 2008 nanti, maka sudah 75% tahapan terselesaikan yang jadwal siapnya hingga Juli 2009 nanti. Sedangkan biaya mulai awal hingga ke dua proyek ini habis sekitar Rp 550M.
Dengan berbagai tahapan yang dilakukan, maka dia optimis bandara baru Medan di Kualanamu akan beroperasi akhir 2009. Karena, berbagai tahapan pekerjaan proyek tersebut sesuai jadwal dan selaras dengan total anggaran. (nai)
paw25694 March 20th, 2008, 04:05 PM bandara selesai satu tahun? :|
lombok March 20th, 2008, 05:12 PM bandara selesai satu tahun? :|
Bukan..seribu tahun this is Indonesia....:lol:
AceN March 21st, 2008, 04:28 AM Menurutnya, jika proses tender kali ini selesai dan awal pekerjaan mulai pada Juli 2008 nanti, maka sudah 75% tahapan terselesaikan yang jadwal siapnya hingga Juli 2009 nanti. Sedangkan biaya mulai awal hingga ke dua proyek ini habis sekitar Rp 550M.
Dengan berbagai tahapan yang dilakukan, maka dia optimis bandara baru Medan di Kualanamu akan beroperasi akhir 2009.
bandara selesai satu tahun? :|
paw pura2 ga tau.....satu tahun di Indonesia kan ga jauh beda sama 10 tahun :naughty: :D
gliazzurra March 21st, 2008, 09:28 AM kyk bangun flyover yg di pulo brayan itu ya?? 10 taon baru selesai..
RumahBolon March 22nd, 2008, 12:15 PM 11 Kontraktor ikut tender lanjutan Kuala Namu
Cetak
JAKARTA: Sebanyak 11 perusahaan mengikuti tender lanjutan pembangunan Bandara Kuala Namu, Medan, dengan total nilai proyek sebesar Rp420 miliar.
Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura (AP) II Sudaryanto mengatakan tender lanjutan Bandara Kuala Namu mencakup pengerjaan arsitektur dan struktur atap terminal dengan pagu sebesar Rp360 miliar serta pembangunan gedung keamanan dan gateway senilai Rp60 miliar.
"Peserta tender adalah perusahaan yang telah lulus dalam babak prakualifikasi. Pemenang tender diumumkan dalam 45 hari ke depan dan pembangunannya diharapkan bisa dimulai pada Juni mendatang," katanya kepada Bisnis, kemarin.
Ke-11 kontraktor yang ikut tender Bandara Kuala Namu adalah PT Duta Graha Indah, PT Pembangunan Perumahan, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Nindya Karya, PT Total Bangun Persada, PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya, PT Tamato Raya Perdana, PT Jaya Konstruksi, dan PT Lince Romauli.
Menurut Sudaryanto, secara keseluruhan pembangunan konstruksi bandara tersebut terdiri dari public sector (sisi udara) yang ditangani oleh pemerintah dengan biaya sebesar Rp2,3 triliun dari APBN dan private sector (sisi darat) yang ditangani oleh AP II dengan biaya Rp1,4 triliun.
Proyek senilai Rp420 miliar yang diikuti oleh 11 perusahaan itu merupakan bagian dari proyek pembangunan sisi darat yang ditangani oleh AP II.
"Biaya yang akan dipakai untuk pengerjaan bagian yang ditender itu berasal dari dana internal yang telah tersedia pada anggaran tahun ini," tutur Sudaryanto.
Bandara Kuala Namu nantinya akan digunakan sebagai pengganti Bandara Polonia yang saat ini kapasitasnya sudah tak memadai.
Dibangun di lahan seluas 1.365 hektare, Bandara Kuala Namu direncanakan memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter dari total 3.750 meter dan lebar 600 meter, serta secara bersamaan juga dibangun terminal penumpang.
Sudaryanto memaparkan AP II juga segera membuka tender untuk pengembangan Bandara Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, dengan total nilai proyek sebesar Rp125 miliar. (01)
Bisnis Indonesia
http://web.bisnis.com/cetak.php?cid=1&id=49425&url=http%3A%2F%2Fweb.bisnis.com%2Fedisi-cetak%2Fedisi-harian%2Ftransportasi-logistik%2F1id49425.html
rilham2new March 23rd, 2008, 05:11 AM bandara selesai satu tahun? :|
Hampir DUa tahun lah ...
Kan, sekarang awal 2008 .... Dan selesainya akhir 2009 ;)
AIrport ini sudah U/C kok :p .... Tapi belum ada gambar2nya .... :ohno:
Paling tidak gambar land clearing atau alat2 berat :D
bbq March 23rd, 2008, 03:01 PM Hampir DUa tahun lah ...
Kan, sekarang awal 2008 .... Dan selesainya akhir 2009 ;)
AIrport ini sudah U/C kok :p .... Tapi belum ada gambar2nya .... :ohno:
Paling tidak gambar land clearing atau alat2 berat :D
soal update gmbr, tggu dh kabarnya ...
gw lgi rencana mw beli HP dgn kamera canggih, moga2 bulan Juli jd beli ... hehehehe ...
apa hubungannya y? hehehhe
gliazzurra March 23rd, 2008, 03:20 PM soal update gmbr, tggu dh kabarnya ...
gw lgi rencana mw beli HP dgn kamera canggih, moga2 bulan Juli jd beli ... hehehehe ...
apa hubungannya y? hehehhe
hahaha bulan juli kan masi lama bro..
btw kuala namu ini tepatnya di mana si?? kalo dari medan jalan ke mana? tol nya jadi dibangun?
bbq March 23rd, 2008, 03:42 PM hahaha bulan juli kan masi lama bro..
btw kuala namu ini tepatnya di mana si?? kalo dari medan jalan ke mana? tol nya jadi dibangun?
kuala namu yah di kuala namu ... lokasinya kr2 1/2 jam dri Lubuk Pakam ...
tolnya gk tw ud dibangun ato gk, tpi rel KA-nya dngr2 lgi dibangun tuh ...
tanya sj progresnya dgn si laba-laba ...
laba-laba March 24th, 2008, 06:57 AM pembangunan dilakukan secara paralel...
selain tol akan di bangun jalan umum juga..
laba-laba March 26th, 2008, 06:07 AM Dirut PT AP II Edie Haryoto:
Bandara Kualanamu Masih Sesuai Timing Table
Rabu, 26-03-2008
*mulyadi hutahaean
MedanBisnis – Medan
Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura II (AP II) Edie Haryoto mengatakan, hingga saat ini pembangunan Bandara Kualanamu di Deliserdang masih sesuai timing table. Dengan progress yang sesuai rencana bandara baru sebagai pengganti Bandara Polonia Medan itu, maka akhir 2009 bisa dioperasikan.
“Semuanya berjalan dengan baik dan sampai saat ini masih tetap berjalan sesuai timing table. Untuk pembangunan sisi darat, PT AP II memiliki dana sebesar Rp 1,2 triliun dari total pembangunan Rp 3,2 triliun,” jelas Edie Haryoto kepada wartawan di Kantor Gubsu usai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara PDAM Tirtanadi Medan dengan PT AP II untuk kajian kelayakan penyediaan layanan air minum di Bandara Kualanamu, Selasa (25/3).
Edie Haryoto yang didampingi Gubernur Sumut Rudolf M Pardede, Kepala Cabang (Kacab) AP II Polonia Medan Alexius Kismoyo, mengatakan pihaknya tetap optimis bahwa bandara baru dengan kapasitas dua kali lipat dari Bandara Polonia Medan itu tetap akan beroperasi akhir 2009. “Kami optimis semuanya akan berjalan sesuai rencana, doakanlah biar semuanya terwujud,” katanya.
Dijelaskan, pembangunan konstruksi seperti tiang dan pondasi serta bagian lainnya di lapangan sudah berjalan. Bahkan, saat ini sudah dilangsungkan tender arsitektur dan proyek struktur atap untuk pembangunan terminal sebagai bagian dari sisi darat Bandara Kualanamu tersebut.
Dia juga mengakui bahwa dukungan dana pembangunan bandara yang sudah lama diharapkan masyarakat Sumut itu murni menggunakan uang negara atau tanpa pinjaman dari negara lain. Menurutnya, untuk membangun sisi darat (terminal run way) menggunakan dana PT AP II dengan memperoleh pinjaman dari bank Mandiri, BRI dan bank lainnya. Sedangkan pembangunan sisi udara akan menggunakan dana dari APBN.
Edie Haryoto juga membantah kalau pemerintah pusat pilih kasih atau menganaktirikan Sumut soal keterlambatan pembangunan bandara baru tersebut. Diakuinya, pembangunan bandara itu bisa terwujud baru tahun 2006 yakni saat dimulainya peletakan batu pertama karena terkait keterbatasan anggaran.
“Dana yang dibutuhkan itu tidak tanggung loh, kalau dihitung pakai kalkulator, bisa kalkulatornya pecah. Bayangkan, angka Rp 3,2 triliun itu nggak kecil. Kalau dibandingkan dengan pembangunan bandara di Sumatera Barat dan daerah lainnya, jangan dibanding-bandingkan, karena dana yang dibutuhkan tidak sebesar untuk membangun Bandara Kualanamu,” jelasnya.
Menyoal penyelesaian warga yang masih tinggal di lahan pembangunan bandara tersebut, Edie Haryoto mengatakan permasalahan itu akan diselesaikan dalam waktu dekat. Dijelaskan, PT AP II sudah memberikan ganti rugi melalui PTPN2, sehingga penyelesaiannya saat ini ditangani PTPN2.“Kalau masalah lahan, yang ditanya itu pihak PTPN2, karena PT AP II sudah memberikan ganti ruginya. Nanti, kalau PT AP II membayar kembali kepada warga, KPK akan menangkap kami karena dituduh melakukan korupsi sebab telah melakukan pembayaran dua kali,” katanya sembari menambahkan bandara tersebut akan tetap dilanjutkan di lahan yang tidak kena sengketa.
source : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=112593&more=1#112593
laba-laba March 26th, 2008, 06:10 AM Bandara Kualanamu Terhambat Anggaran
Pemerintah Siapkan Skala Prioritas Bangun Infrastruktur di Sumut
Selasa, 25-03-2008
*mulyadi hutahaean
MedanBisnis – Medan
Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengakui keterlambatan pembangunan Bandara Kualanamu akibat terbatasnya anggaran, demikian pula pembangunan infrastruktur jalan dan listrik di Sumatera Utara.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) H Paskah Suzetta mengemukakan hal itu diwakili Deputi Regional Otonomi Daerah Bappenas Max Pohan. Jadi, katanya, bukan berarti pemerintah pusat menganaktirikan propinsi ini.
“Sumut tidak pernah dianaktirikan soal pembangunan, terutama pembangunan infrastruktur jalan, ketersediaan pasokan energi listrik dan bandara Kuala Namu. Pembangunan infrastruktur jalan secara khusus di tanah air agak terkendala karena keterbatasan anggaran,” kata Max Pohan. Dia berbicara kepada wartawan ketika ditanya mengenai rencana pembangunan jalan nasional di Sumut yang saat ini mengalami rusak berat sepanjang 44.64 kilometer, rusak 290,08 kilometer dari panjang jalan nasional 2.098 kilometer.
Bandara Kuala Namu ditargetkan selesai akhir Oktober 2009 dengan anggaran pembangunan sekitar Rp 4 triliun, dimana diantaranya lebih Rp2 triliun berasal dari anggaran pemerintah, sedangkan sisanya bersumber dari PT Angkasa Pura II.
Disela-sela musyawarah rencana pembangunan nasional (Musrenbang) Propsu tahun 2008 di Binagraha Pempropsu, Senin (24/3), Max Pohan yang di dampingi Deputy Bangda Depdagri Sjamsul Rivai, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut Dr RE Nainggolan MM, mengatakan pemerintah pusat akan memperbaiki jalan nasional yang rusak tersebut dengan skala prioritas.
“Nanti akan dilihat dulu jalan mana yang rusak tersebut dan tentunya ada skala prioritas. Mengenai pembangunan pembangkit baru terutama pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Asahan III, sampai saat ini belum diputuskan siapa yang akan melaksanakan pembangunannya,” jelasnya. Soal pembangunan Bandara Kuala Namu, dia mengemukakan, meskipun terhambat anggaran, tetapi sampai sekarang masih berjalan dengan baik. “Kita harapkan bisa selesai sesuai rencana,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Max Pohan mengatakan Propinsi Sumut merupakan yang pertama di Indonesia menggelar Musrenbang. Dan berharap, Musrenbang tersebut dapat menghasilkan tiga hal utama yakni kesepakatan prioritas pembangunan propinsi, kesepakatan tersebut dipadukan dengan rencana kerja kementerian/lembaga yang akan segera dikirim ke daerah setelahpelaksanaan Rakorpus, pembahasan hasil dariMusrenbang Propsu pada saat Musrenbang Nasional yang akan digelar akhir April 2008.
Sementara itu, Deputy Bangda Depdagri Sjamsul Rivai mengatakan, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) bersama pemerintah kabupaten/kota diharapkan bekerja sama untuk melaksanakan pembangunan baik infrastruktur jalan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Dan, melakukan sinkronisasi dalam setiap membuat kebijakan maupun menyusun program pembangunan.
Dijelaskan, bidang pembangunan daerah, khusus aspek perencanaan kelembagaan relatif masih lemah, sehingga dengan diterbitkannya PP No 8/2008, diharapkan memperkuat peran Bappeda sebagai kordinator pembangunan di daerah. Untuk bidang administrasi kependudukan, dinilai belum terintegrasi system koneksi nomor induk kependudukan (NIK) dengan system informasi kementerian/lembaga, serta terbatasnya dukungan dana di tingkat propinsi, kabupaten/kota.
Di tempat yang sama, Gubernur Sumut Rudolf M Pardede saat membuka Musrenbang Propsu yang berlangsung mulai 24-26 Maret 2008 tersebut mengatakan, draf rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2009 sebagai tahun terakhir perwujudan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Propsu 2006-2009 difokuskan kepada lima hal. RKPD 2009 itu yakni peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dan aparatur melalui alokasi anggaran yang diharapkan mencapai 20% dari total APBD Propsu, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas kesehatan, revitalisasi pertanian dan pemberdayaan UMK dalam upaya pengentasan kemiskinan.
source : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=112503&more=1#112503
Zigie March 26th, 2008, 06:12 AM sebenarnya desain kuala namu airport itu yang benar itu kayak gimana sih ? dari awal sampai dgn sekarang nampaknya da berubah2 trus.....ada yg punya gambar desain yg benar2 real ga? dari berbagai media tertulis sampai sekarang semua pekerjaan disana berjalan lancar tp tidak pernah terekspos secara visual kondisi sebenarnya di lahan tersebut baik posting foto dari teman2 maupun di media
paradyto March 29th, 2008, 07:34 AM Kalla Optimistis Bandara Kuala Namu Beroperasi Oktober 2009
MEDAN--MI: Wakil Presiden Jusuf Kalla berkeyakinan kuat pembangunan Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara rampung dan bisa dioperasikan Oktober 2009 sesuai jadwal.
"Saya senang dan yakin Bandara Kuala Namu bisa beroperasi Oktober 2009 karena pengerjaan proyek dewasa ini sudah di atas target," kata Wapres usai meninjau proyek pembangunan Bandara Kuala Namu, di Deli Serdang, Sumut, Sabtu.
Dia menjelaskan, sesuai rencana proyek bandara pengganti Polonia Medan yang mulai dikerjakan tahun 2006 itu baru enam persen, tapi nyatanya hingga akhir Maret sudah mencapai 15 persen.
Pengerjaan yang sudah diatas target itu harus didukung, apalagi tidak tanggung-tangung pengerjaannya cukup rumit dimana antara lain penimbunan lahan dengan menggunakan pasir laut.
Soal masih ada masalah pembebasan lahan, Wapres mengatakan hal itu sudah biasa.
Dimana-mana, katanya, pasti ada masalah pembebasan lahan jadi hal itu bukan masalah besar.
"Yang pasti melihat kondisi dewasa ini diyakini Kuala Namu bisa beroperasi Oktober 2009," katanya.
Menjawab pertanyaan tentang sikap pemerintah, kalau bandara itu tidak rampung sesuai jadual, Wapres mengatakan pelaksananya bisa dijatuhi sanksi.
"Yah bisa kena denda," katanya.
Dirut PT Angkasa Pura II, Edie Haryoto, menyebutkan pengerjaan pembangunan di Bandara Kuala Namu yang sudah 15 persen atau diatas target enam persen itu karena berkat dukungan berbagai pihak.
Angkasa Pura II optimistis, Kuala Namu selesai sesuai jadual, katanya.
Dia menjelaskan, kapasitas di terminal penumpang di Kuala Namu yang dibangun diatas lahan seluas 86 ribu meter persegi itu sebanyak 8,1 juta orang.
Kapasitas itu sudah diatas jumlah penumpang di Bandara Polonia Medan yang sebanyak 5 juta orang.
Sementara itu, Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan, menyebutkan, masih adanya lahan yang belum dibebaskan di Kuala Namu itu merupakan masalah internal PT.PN2.
"Tapi kasus tanah PT.PN2 itu-pun sudah mau tuntas karena dari 40 KK yang bermasalah kini tinggal 20 KK,Sedangkan kasu tanah Puskopad sudah selesai," kata Amri Tambunan. (Ant/OL-01)
gliazzurra March 29th, 2008, 08:12 AM hah? kapasitasnya cuma 8,1 juta org?? dalam bbrp taon doank uda penuh donk..
paw25694 March 29th, 2008, 08:55 AM ^ ya kan ada phase II nya :)
=NaNdA= March 29th, 2008, 12:03 PM http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1206771776
KUALANAMU, 29/3 - BANDARA KUALANAMU. Wapres Jusuf Kalla (tengah) bersama Menhub Jusman Syafi'i Djamal (kanan) dan Gubernur Sumut Rudolf Pardede (kedua kiri) memperhatikan pondasi ketika meninjau pembangunan Bandara Internasional Medan Baru, Kualanamu, Sumut, Sabtu (29/3).
http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1206771767
KUALANAMU, 29/3 - BANDARA KUALANAMU. Wapres Jusuf Kalla (kanan) mendengarkan keluhan seorang pekerja ketika meninjau pembangunan Bandara Internasional Medan Baru, Kualanamu, Sumut, Sabtu (29/3).
http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1206771761
KUALANAMU, 29/3 - BANDARA KUALANAMU. Wapres Jusuf Kalla (tengah) bersama Menteri PU Djoko Kirmanto (kedua kanan), Gubernur Sumut Rudolf Pardede (kedua kiri) dan Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal (kiri) mendengarkan penjelasan Dirjen Sumber Daya Air Iwan Nursyrwan (kanan) mengenai drainase ketika meninjau pembangunan Bandara Internasional Medan Baru, Kualanamu, Sumut, Sabtu (29/3). Pembangunan tersebut dijadwalkan selesai pada Oktober tahun depan dan sudah dapat didarati pesawat jenis Boeing 747-400. FOTO ANTARA/Saptono/Koz/ama/08.
gliazzurra March 29th, 2008, 12:06 PM wew finally we have some pics..
can't wait for the completion.. :D
paradyto March 29th, 2008, 01:25 PM 1360 hektar luasnya, dan runway 3000 meter...
bbq March 29th, 2008, 02:21 PM wew finally we have some pics..
can't wait for the completion.. :D
hari ini tepatnya petang tadi ada tuh berita ttg kunjungan pak Wapres Jusuf Kalla di Kuala Namu ... seru banget, terlihat byk alat berat yg sedang melaukan pengerjaan serta balok2 beton ...
AceN March 29th, 2008, 03:40 PM ^jangan salah...minggu lalu, waktu JK ninjau proyek rusun di Kemayoran, dia marah besarr...soalnya di proyek cuma terpancang 6/7 pakubumi & masangnya asal-asalan. Ternyata pakubumi itu baru dipasang 2 hari sbelum JK dateng....eh ktauan sama JK :p~
=NaNdA= March 29th, 2008, 04:22 PM ^ :rofl:
pejabat dateng..baru sibuk sana sini..
sama waktu di Lampung pas SBY dateng
ada proyek yang belum sls ditaro aja truk molen disamping bangunan itu..
SBY pergi truknya ilang lagi..
n sampe sekarang masih ga dikerjain.. :ohno:
harusnya sidak aja ya..
ga ada angin ga ada ujan
JREENNGG.. SBY JK dateng..
trus masih sepi.. :lol:
gimana ya kl ky gt.. :D
ncon March 30th, 2008, 01:34 AM ^^ pasti reaksinya bgn >>> :eek: :eek: kok kosong yah pada kemana org2 ini ? :eek:!!
:rofl:!!
RumahBolon March 31st, 2008, 01:58 PM http://img119.imageshack.us/img119/3361/vicepresidentgz4.png
http://www.thejakartapost.com/news/2008/03/31/new-north-sumatra-airport-ready-2009-vp.html
New North Sumatra airport ready in 2009: VP
Apriadi Gunawan , The Jakarta Post , Medan | Mon, 03/31/2008 10:45 AM | The Archipelago
With Kuala Namu airport project in Deli Serdang now 15 percent complete, Vice President Jusuf Kalla says North Sumatra will have a new international-standard airport in 2009.
Kalla inspected the Rp 3.5 trillion development site Saturday, some 30 kilometers south of Medan.
Once complete, Kuala Namu will become Medan's primary airport, replacing the existing Polonia airport (located at the center of the city) which sits amidst an expanding number of high rise and building developments across the city.
Kalla was pleased with progress on the month-old construction project which, he said, was ahead of its scheduled eight percent completion.
"I received assurance from state-owned PT Wijaya Karya, who won the work contract, that the project would be completed in October, 2009," Kalla said.
While building the terminals on an 86,000 square-meter area of land, the construction company with its local partners are hardening a spacious area for the runway, apron and taxiway which require 3 million tons of sea sand.
The runway will be 3,000 meters long, enabling it to be used by wide-bodied aircraft like Boeing-747s, while the terminals' can carry up to 8.5 million passengers a year.
Questioned on the 24-ha plot of troubled land, Kalla said he had asked relevant authorities, including state-owned PT Angkasa Pura II, to settle land acquirement problems peacefully.
Some 20 families who occupy the space rejected the land price Angkasa Pura offered.
Deli Serdang regent Amri Tambunan said he was sure the dispute would be resolved amicably soon because the land was legally owned by state-owned palm oil plantation company PTP II and the occupants were employed by the plantation.
"The plantation management will resolve the dispute with its employees internally," he said, citing the standard price of land in the area was Rp 50,000 per square meter.
Angkasa Pura president Edie Haryoto said the new airport was being constructed on a 1,365-ha block of land and would be connected by tollway and railway to the city.
Angkasa Pura allocated some Rp 1.4 trillion and the government donated some Rp 2.1 trillion from the state budget to finance the project, Haryoto said.
Work on the project has been accelerated because Polonia airport has been chaotic since a fire razed its domestic terminal last year. Since then, airlines have been forced to serve domestic passengers in front of the old terminal as the building could no longer be used.
Medan's airport is one of the busiest in Indonesia, after Jakarta and Denpasar, accommodating some five million domestic and foreign passengers each year.
laba-laba March 31st, 2008, 02:16 PM HAAAZZZAAARRRR TRRROOOSSSSSSSSSSSSS
rilham2new April 1st, 2008, 02:00 AM http://img119.imageshack.us/img119/3361/vicepresidentgz4.png
http://www.thejakartapost.com/news/2008/03/31/new-north-sumatra-airport-ready-2009-vp.html
New North Sumatra airport ready in 2009: VP
Apriadi Gunawan , The Jakarta Post , Medan | Mon, 03/31/2008 10:45 AM | The Archipelago
Medan's airport is one of the busiest in Indonesia, after Jakarta and Denpasar, accommodating some five million domestic and foreign passengers each year.
Thejakartapost salah kali ... airport kedua tersibuk di Indonesia itu Juanda dengan trafik 8 juta penumpang setahun. Dan yang ketiga adalah Ngurah Rai yang sekitar 6.2 juta an ...
Medan (tahun 2005) sekitar 4.5 juta.
Makassar (tahun 2006) sekitar 4 juta.
Batam (tahun 2006) sekitar 3.3 juta.
Balikpapan (tahun 2006) sekitar 2.9 juta.
Jogja (tahun 2007), pernah baca katanya sudah tembus 2.5 juta ....
.... tidak masuk dalam List TOP of the TOP (jaringan ANGKASA PURA II)
Pekanbaru (2007) 1.78 juta (2005) 1.5 juta
Padang (2005) 1.3 juta
Palembang (2005) 1.13 juta
Pontianak (2005) 1.12 juta
Banda Aceh (2005) 465 ribu
Bandung (2005) 378 ribu
Tanjung Pinang (2005) 12 ribu
Itulah kira2 list airport tersibuk dalam jaringan angkasa pura II
ncon April 1st, 2008, 06:25 AM ^^ is this airport ready for A380?
paw25694 April 2nd, 2008, 02:29 PM ^ no. A380 cmiiw min runway 4km :D
laba-laba April 2nd, 2008, 02:42 PM duh lupa scan foto kontruksi pondasinya ...
ncon April 3rd, 2008, 01:59 AM ^ no. A380 cmiiw min runway 4km :D
kok tangung banget sih bwat bandaranya :sleepy: :bash::bash:
kaya busway aja dulu bwat skalian gak mo yg cor beton skrg kan jd kerja dua kali :ohno:
ace4 April 3rd, 2008, 09:14 AM ^^
gak heran kok yang namanya jangka panjang itu gak ada di pikirannya aparat2 Indonesia... :nuts:
laba-laba April 3rd, 2008, 09:35 AM kok tangung banget sih bwat bandaranya :sleepy: :bash::bash:
kaya busway aja dulu bwat skalian gak mo yg cor beton skrg kan jd kerja dua kali :ohno:
namanya lanjutin proyek taon 97
ncon April 3rd, 2008, 10:11 AM ^^
gak heran kok yang namanya jangka panjang itu gak ada di pikirannya aparat2 Indonesia... :nuts:
:ohno: kerjanya tanggung2 seh :sleepy:!
UMD April 3rd, 2008, 01:09 PM A380 dapat landing dan take off dari runway yg lebih pendek daripada B747 -400. Jadi kalo Kuala Namu di desain untuk handle 744 full load, maka harusnya ready untuk A380 juga selama lebar taxiwaynya juga 60 m.
Tetapi saya rasa 3000 m itu mungkin pas pasan. Harusnya dibuat aja 3600m. Seingat saya rencananya adalah 3600 - 4000 m.
AceN April 4th, 2008, 06:53 AM ^ :rofl:
pejabat dateng..baru sibuk sana sini..
sama waktu di Lampung pas SBY dateng
ada proyek yang belum sls ditaro aja truk molen disamping bangunan itu..
SBY pergi truknya ilang lagi..
n sampe sekarang masih ga dikerjain.. :ohno:
harusnya sidak aja ya..
ga ada angin ga ada ujan
JREENNGG.. SBY JK dateng..
trus masih sepi.. :lol:
gimana ya kl ky gt.. :D
Betul..betul...:yes: kalo udah direncanain kan mandornya bilang ke SBY : "akhirnya datang juga..."
tapi kalo sidak, SBY yang bilang : " O o, kamu ketauan.....ga kerja - kerja... "
:nocrook:
Btw, runwaynya mestinya 3,600 tuh. Salah Jakarta postnya kayanya.....
gliazzurra April 18th, 2008, 05:53 AM ada update terbaru mengenai proyek ini??
rendering nya yg mana si yg bener..kok ga ada kejelasan gitu..
c00lridge April 18th, 2008, 11:13 AM I saw this video on youtube uploaded by user jaxteeth. And since I haven't seen anyone posting it, I put it up here. I don't know if it's an official 3D simulation or just personal work.
J64mZAR5zUo
gliazzurra April 18th, 2008, 11:23 AM ^^ honestly, i dont like the design of the terminal building.. looks too ordinary..
thanks for posting the video though.. :)
=NaNdA= April 18th, 2008, 02:08 PM seems like an official video..
btw thanks :okay:
netsurfe April 18th, 2008, 05:26 PM british airways?? WHY????
paw25694 April 19th, 2008, 12:06 PM so its a single terminal building. I'm agree it's quite ordinary
UMD April 19th, 2008, 01:33 PM HKIA, Beijing T3, PVG T1 and T2, KIX and so on are also single terminal building and they all look very nice and impressive.
I actually like a clean and simple design like this.
paw25694 April 19th, 2008, 03:19 PM I actually like single terminal airport (but i think this is only for the 1st phase). what I was trying to say is that the design is better than some other airports in Indonesia, but it's not unique :)
peseg5 April 20th, 2008, 08:49 PM ^^ cool cool's...
Not bad at all. Impressive infact. Better than the previous 'maket' shown in Angkasa Pura office.
ace4 April 21st, 2008, 09:33 AM layout bandara nya ada kesan kayak Suvarnabhumi yak... pada masing2 ujung ada cabang ke atas dan bawah. benar begitu?
rilham2new April 21st, 2008, 09:39 AM I saw this video on youtube uploaded by user jaxteeth. And since I haven't seen anyone posting it, I put it up here. I don't know if it's an official 3D simulation or just personal work.
J64mZAR5zUo
Thanx :okay: .... IS this the song in Karonese ??? :D .. Nice, macam lagu opera :) ...
Yeah, I heared the word "Bandara" from the song. Maybe that song is Kuala Namu airport's anthem :nocrook:
Even the video only include exterior. It's really nice tho :) ....
Much bigger than Makassar's airport though :p~
gliazzurra April 21st, 2008, 10:16 AM ^^ not too sure whether it is karonese or not.. at first it sounds a bit like spanish/italian/japanese.. but the female voice in the song sounds like joy tobing.. anyone can confirm this??
superkambing April 21st, 2008, 05:05 PM I'd say its a batak song or a song from other north sumatran tribes, correct me if im mistaken though, coz its doesnt sound like korean
Dazon April 22nd, 2008, 05:34 AM Thanx :okay: .... IS this the song in Karonese ??? :D .. Nice, macam lagu opera :) ...
Yeah, I heared the word "Bandara" from the song. Maybe that song is Kuala Namu airport's anthem :nocrook:
Even the video only include exterior. It's really nice tho :) ....
Much bigger than Makassar's airport though :p~
sudah sewajarnya lebih besar sih... populasi medan jauh lebih banyak bro.
laba-laba April 24th, 2008, 12:25 PM diberitakan bahwa,
bantuan dari kuwait untuk Aceh akan dialihkan ke pembangunan kuala namu. Melihat pembangunan aceh sudah maju.
Semua pihak sudah setuju, termasuk kuwait..
ntar2 aku cari berita di inet. aku baca maren di SINDO>>
UMD April 24th, 2008, 01:37 PM diberitakan bahwa,
bantuan dari kuwait untuk Aceh akan dialihkan ke pembangunan kuala namu. Melihat pembangunan aceh sudah maju.
Semua pihak sudah setuju, termasuk kuwait..
ntar2 aku cari berita di inet. aku baca maren di SINDO>>
Wah...kalo begitu tidak adil dong utk Aceh. Nanti saudara saudara di Aceh akan marah lagi....pembangunan di Aceh kan bisa lebih maju lagi kalo ada dana bantuan ini. Kenapa harus dialihkan ke Medan? Bukankah Kuala Namu udh ada dananya sendiri? Apakah pemerintah (J. Kalla dan temen temen) udh mau main main lagi ini????:ohno:
gliazzurra April 24th, 2008, 02:05 PM ^^ waduh kalo soal ini no comment deh.. berita nya juga kurang jelas..
bantuan dari kuwait itu buat apa?? lagian kan katanya kuwait nya sendiri jg setuju..
hayabusa_future April 24th, 2008, 02:30 PM found this on bisnis.com
http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/ekonomi-makro/1id55510.html
Pinjaman dari Kuwait dialihkan
JAKARTA: Pinjaman lunak dari Kuwait sebesar US$40 juta yang sedianya ditujukan pembangunan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias dialihkan untuk mendukung pembangunan Bandara Internasional Kuala Namu di Sumatra Utara.
Meneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan kebijakan ini telah disepakati dengan Pemerintah Kuwait melalui kunjungan Duta Besar Faisal Sulaiman Al-Musailim ke Bappenas, pekan ini.
"Kami sudah sepakat dana US$40 juta itu akan digunakan untuk membangun Bandara Kuala Namu," jelas Paskah, kemarin.
Pinjaman itu dicairkan dalam bentuk tunai, bukan dalam bentuk� bantuan teknis. Pembangunan bandara itu sendiri ditargetkan rampung pada 2009. (Bisnis/esu)
Kopassus April 24th, 2008, 04:14 PM Videonya baguzz...Kuala Namu dapat 2 landasan? Selain Cengkareng, Halim dan Kemayoran masih ada bandara lain yg punya lebih dari satu landasan?
gliazzurra April 29th, 2008, 11:08 AM kalo kyk ini termasuk 2 landasan ga ya??
http://img186.imageshack.us/img186/7285/arsalehcx6.jpg (http://imageshack.us)
itu di malang btw..
RumahBolon April 29th, 2008, 11:59 AM Kuala Namu : 16 Meter Above Sea Level.
http://img505.imageshack.us/img505/7593/kualanamumx6.jpg
(Xiexie Wang Xiansheng ! - Thanks Mr. Wang !)
c00lridge April 29th, 2008, 04:45 PM at least a construction site picture.
rilham2new April 30th, 2008, 09:12 AM A pics :cheers:
rilham2new April 30th, 2008, 09:14 AM kalo kyk ini termasuk 2 landasan ga ya??
http://img186.imageshack.us/img186/7285/arsalehcx6.jpg (http://imageshack.us)
itu di malang btw..
ya iya lah .... itu 2 runway. tapi perlu ditilik lebih jauh lagi, apa kah runway itu dua-duanya fungsional atau tidak. Karena, bisa jadi setelah pembangunan runway baru selesai. Runway lama ditutup. SOalnya, biaya maintenance runway kan lumayan besar juga...
widibudianto April 30th, 2008, 05:54 PM I'd say its a batak song or a song from other north sumatran tribes, correct me if im mistaken though, coz its doesnt sound like korean
Judul lagunya " O Tao Toba", yang nyanyi Joy Tobing dan...Simanungkalit (lupa namanya)
UMD May 1st, 2008, 01:06 AM ya iya lah .... itu 2 runway. tapi perlu ditilik lebih jauh lagi, apa kah runway itu dua-duanya fungsional atau tidak. Karena, bisa jadi setelah pembangunan runway baru selesai. Runway lama ditutup. SOalnya, biaya maintenance runway kan lumayan besar juga...
Saya yakin kedua runway itu tidak dipakai bersamaan soalnya separasinya terlalu kecil. Kalo tidak salah separasi runway parallel harus minimum 1,000 m (1 km) baru bisa dianggap sebagai 2 runway berbed dan bisa dioperasikan secara bersamaan. Kalo di bawah itu maka akan dianggap sebagai single runway.
AceN May 1st, 2008, 08:16 AM I saw this video on youtube uploaded by user jaxteeth. And since I haven't seen anyone posting it, I put it up here. I don't know if it's an official 3D simulation or just personal work.
J64mZAR5zUo
thanks for the video :) i think that's the final design, not the one i posted earlier be4.. Too much like Suvarnabbhumi i think :D
satu yang g bingung, bagaimana bisa bandara segede itu, dan membuat segala fasilitasnya baru cuma butuh Rp.3,5 T ( approx. 360 Million USD ) ???....
Compared to : Changi T3 USD 3,3 Billion , Suvarnabbhumi ( a brand new airport, like Kuala Namu ) cost USD 3 Billion , and KLIA was USD 2,7 Billion CMIIW ....
gliazzurra May 1st, 2008, 09:13 AM ^^ Rp 3,5 T itu buat tahap 1 doank bukan si??
AceN May 1st, 2008, 10:12 AM ^^ kalo Phase I doank masi logis. Tapi yang g baca kok TOTAL ya.. pake T gede :D :D :D :?
gliazzurra May 1st, 2008, 10:20 AM waduh kalo biaya total si gawat tu.. bisa2 kualitasnya jelek.. jgn2 buat handle bagasinya masi manual.. :D
AceN May 1st, 2008, 10:44 AM ^^ Sistem Kuli Lempar donk.. :D *tok *tok *tok
paw25694 May 1st, 2008, 02:08 PM from AP II website
http://www.angkasapura2.co.id/images/peta/MES.jpg
paw25694 May 1st, 2008, 02:18 PM ooh! another one
http://www.angkasapura2.co.id/images/medanbaru.jpg
UMD May 1st, 2008, 02:41 PM thanks for the video :) i think that's the final design, not the one i posted earlier be4.. Too much like Suvarnabbhumi i think :D
satu yang g bingung, bagaimana bisa bandara segede itu, dan membuat segala fasilitasnya baru cuma butuh Rp.3,5 T ( approx. 360 Million USD ) ???....
Compared to : Changi T3 USD 3,3 Billion , Suvarnabbhumi ( a brand new airport, like Kuala Namu ) cost USD 3 Billion , and KLIA was USD 2,7 Billion CMIIW ....
Ini kan utk Tahap 1 saja...Tahap yg direncanakan selesai akhir tahun depan atau tahun 2010.
AceN May 1st, 2008, 04:05 PM berarti desain yang dipake adalah desain yang dulu sekali pernah dipost kesini. tapi kalo dari rendering paw yang ke-2, bentuknya malah letter T kaya KLIA yang main buildingnya :?
Kopassus May 1st, 2008, 04:44 PM Makasih gliazzurra dan Paw!
UMD May 1st, 2008, 05:45 PM berarti desain yang dipake adalah desain yang dulu sekali pernah dipost kesini. tapi kalo dari rendering paw yang ke-2, bentuknya malah letter T kaya KLIA yang main buildingnya :?
Desain skema yg ada juga yang kaya KLIA punya. Dari skema itu kelihatan kalo tahap 1 cuma akan dibangun 1 landasan (bagian atas skema saja). Dan juga concourse yg dibangun cuma lebar ke sebelah kiri terminal utama saja dan belum di ekspansi.
netsurfe May 1st, 2008, 07:26 PM kayak shanghai yah ... (atau beijing??)
mudah2an kali ini bener2 jalan deh projeknya dan bisa selesai tpt waktu.
AceN May 2nd, 2008, 02:06 AM Desain skema yg ada juga yang kaya KLIA punya. Dari skema itu kelihatan kalo tahap 1 cuma akan dibangun 1 landasan (bagian atas skema saja). Dan juga concourse yg dibangun cuma lebar ke sebelah kiri terminal utama saja dan belum di ekspansi.
tapi bedanya KLIA satelllite buildingnya misah dari bangunan utama ya ? yang KNIA nyambung... :)
RumahBolon May 2nd, 2008, 05:27 AM Judul lagunya " O Tao Toba", yang nyanyi Joy Tobing dan...Simanungkalit (lupa namanya)Betul judul lagunya memang O Tao Toba atau OH DANAU TOBA sebagai aikon parawisata Sumatera Utara. Not Karonese but Bahasa Batak Toba.
Penyanyi soprannya bukan Joy Tobing, tetapi Tetty Manurung dan tenornya adalah Johnson Hutagalung. Dua-duanya pemenang Bintang Radio beberapa dekade yang lalu.
Lagu tersebut terdapat dalam album - TOBA DREAM - by Viky Sianipar
http://www.vikysianipar.com/
O Tao Toba
Angka dolok na timbo
do manghaliangi ho
o tao toba na uli
tapianmu na tio i tongtong
di bahen ho dalan lao tu pulomi
hauma na tung bolak
adaran na pe lomak
di pangisi ni luat mi
pinahan na pe rarak
pandaraman pe bahat
nahumaliang topi mi
Reff:
O tao toba
raja ni sude na tao
tao na samurung na lumobi ulimi
molo huida rupami sian na dao
tudos tu intan do denggan jala uli
barita ni hinaulim di tano on
umpama ni hinajogim di portibi on
mambahen masihol saluhut ni nasa bangso
mamereng ho o ta... o toba na uli..
http://www.justsomelyrics.com/1809704/Vicky-Sianipar-O-Tao-Toba-Lyrics
What is strange, the Indonesian government excludes Lake Toba from its Visit Indonesia Year 2008 programs ....:bash:
paw25694 May 2nd, 2008, 02:46 PM ayo kita bandingkan rendering yang sudah dikeluarkan :D
1. Dari Wiratman
http://www.wiratman.co.id/kualanamu3.jpg
2. Dari AP2
http://www.angkasapura2.co.id/images/medanbaru.jpg
3. Dari video
http://img517.imageshack.us/img517/4854/kniain7.jpg
Map dari AP 2
http://www.angkasapura2.co.id/images/peta/MES.jpg
1. Gelombang2 Wiratman sama Video mirip
2. Lokasi yang di video itu persis seperti di map
3. Lokasi yang di gambar Wiratman sama yang dikeluarin AP2 sama
4. teruskan sendiri :D
r4d1ty4 May 2nd, 2008, 02:49 PM http://i260.photobucket.com/albums/ii25/ylz_kaskus/FJB/emoticon/ngakak-belo.gif
kereeeeeeenn..
AceN May 2nd, 2008, 03:04 PM ayo kita bandingkan rendering yang sudah dikeluarkan :D
1. Dari Wiratman
http://www.wiratman.co.id/kualanamu3.jpg
2. Dari AP2
http://www.angkasapura2.co.id/images/medanbaru.jpg
3. Dari video
http://img517.imageshack.us/img517/4854/kniain7.jpg
Map dari AP 2
http://www.angkasapura2.co.id/images/peta/MES.jpg
1. Gelombang2 Wiratman sama Video mirip
2. Lokasi yang di video itu persis seperti di map
3. Lokasi yang di gambar Wiratman sama yang dikeluarin AP2 sama
4. teruskan sendiri :D
game cari perbedaan ni ? :D:D:D
paw25694 May 2nd, 2008, 04:19 PM ^^ :lol:
widibudianto May 4th, 2008, 05:13 PM What is strange, the Indonesian government excludes Lake Toba from its Visit Indonesia Year 2008 programs ....:bash:[/QUOTE]
Gak heran sih, kalau danau toba dikeluarkan dr daftar wisata unggulan Indonesia, it's true that the panorama of danau toba is very impressing, but the people?? hmm sometime makes me scared. Pemda di sekitarnya juga ga ada yang berpikiran maju saya kira, kebanyakan spt katak dalam tempurung, buktinya mau pisah dgn prop. tapanulinya, wake up men!!!, a buat apa sih? what do you have? kan mending nyatu ama medan yang jauh lebih maju, jadi tapanuli sedikit banyak kecipratan juga kan?
Well, Menurut gw, arah wisata di danau toba fokuskan ke perantau batak aja, yang nota bene sudah cukup tajir-tajir, drpd mereka ngabisin duit ke Bali, Puncak atau Singapure/Malaysia. Bikin dong even2 yang bisa mengundang mereka wisata pillgrim ke toba sana. Promosi ke jakarta sana. Ntar klo rame kan anak rantau bisa ngajak temen2nya ke Toba. Malu euyy, menawarkan wisata Danau Toba, klo kondisinya seperti sekarang,....
Sorry...
widibudianto May 4th, 2008, 05:26 PM What is strange, the Indonesian government excludes Lake Toba from its Visit Indonesia Year 2008 programs ....:bash:[/QUOTE]
Gak heran sih, kalau danau toba dikeluarkan dr daftar wisata unggulan Indonesia, it's true that the panorama of danau toba is very impressing, but the people?? hmm sometime makes me scared. Pemda di sekitarnya juga ga ada yang berpikiran maju saya kira, kebanyakan spt katak dalam tempurung, buktinya mau pisah dgn prop. tapanulinya, wake up men!!!, a buat apa sih? what do you have? kan mending nyatu ama medan yang jauh lebih maju, jadi tapanuli sedikit banyak kecipratan juga kan?
Well, Menurut gw, arah wisata di danau toba fokuskan ke perantau batak aja, yang nota bene sudah cukup tajir-tajir, drpd mereka ngabisin duit ke Bali, Puncak atau Singapure/Malaysia. Bikin dong even2 yang bisa mengundang mereka wisata pillgrim ke toba sana. Promosi ke jakarta sana. Ntar klo rame kan anak rantau bisa ngajak temen2nya ke Toba. Malu euyy, menawarkan wisata Danau Toba, klo kondisinya seperti sekarang,....
Sorry...
RumahBolon May 5th, 2008, 02:42 PM Ada benarnya juga sih ! Yang saya pelajari dalam Sociology, Orang Batak termasuk Perantau Hanyut ! Terputus dengan asal-usualnya dan susah mengajaknya kembali ke Bona Pasogit (Tanah Batak).
PAHOTAN May 9th, 2008, 07:44 AM MOHON INFO NYA FELLAS KALAU TAHU CONTRACTORNYA...KALAU MEMUNGKINKAN KEY PERSONNYA..SAYA MAU MASUKIN CAT KONSTRUKSI UNTK BANDARA BARU TERSEBUT..KARENA KALAU SAYA LIHAT DARI MAKETNYA BANYAK MAKE BESI..NAH SAYA JUAL CAT KONSTRUKSI...KITA ATUR FEE KALAU BISA MENJAMIN MASUK...MIMPI KALI YE..APA MUNGKIN...MUNGKIN TIDAK MUNGKIN TIDAK GUE DAPAT INFO DARI FORUM INI...TERIMA KASIH FELLAS HORAS MEDAN..
SINAGA
HP:0818952179
laba-laba May 10th, 2008, 09:01 AM ini lagi..
please jangan semua thread di tanyain dung ahh bahhh..
rilham2new May 10th, 2008, 02:04 PM ^^ :rofl: ...
gliazzurra May 15th, 2008, 02:14 PM dari http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/transportasi-logistik/1id58918.html
Kamis, 15/05/2008
Proyek Kuala Namu butuh dana talangan Rp709 miliar
JAKARTA: Pemerintah tahun ini berencana mencari dana talangan dari perbankan sebesar Rp709 miliar untuk membiayai pembangunan fasilitas sisi udara (air side) Bandara Kuala Namu, Sumatra Utara.
Dirjen Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Budhi M. Suyitno mengatakan rencana itu karena alokasi anggaran 2008 untuk membangun sisi udara bandara tersebut hanya Rp391 miliar dari kebutuhan sebesar Rp1,1 triliun.
"Alternatifnya, kami akan mencari bridging finance [dana talangan] untuk menutup kekurangan dana tersebut dari bank lokal," ungkapnya dalam audiensi dengan Komisi V DPR tentang Bandara Kuala Namu yang dihadiri oleh DPRD Sumut di Jakarta, kemarin.
Skema pendanaan itu, kata Budhi, harus mendapatkan jaminan dari Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Menko Bidang Perekonomian.
Dia mengungkapkan pihaknya juga akan mengubah pola pembangunan sisi udara Kuala Namu yang membutuhkan dana Rp2,3 triliun dari sistem lama ke sistem baru, yakni pembayaran kepada kontraktor dilakukan setelah proyek dibangun.
Saat ini, lanjut Budhi, pemerintah menerapkan pendanaan pembangunan sisi udara Kuala Namu secara tahun jamak (multiyear). Khusus pada tahun ini, pembangunan sisi udara seharusnya mendapatkan alokasi anggaran Rp1,1 triliun.
"Pada tahun ini, baru keluar dana Rp391 miliar, yang akan habis pada Juli 2008 untuk membangun sebagian sisi udara tersebut."
Budhi memaparkan Dephub juga mendapatkan komitmen pinjaman dana dari Kuwait Fund sebesar US$40 juta yang sedianya untuk pembangunan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Nias dialihkan untuk mendukung pembangunan Kuala Namu.
Pinjaman itu dicairkan dalam bentuk tunai, bukan dalam bentuk bantuan teknis. Pembangunan bandara itu sendiri ditargetkan rampung pada 2009. "Dana itu juga belum cukup dan butuh proses revisi blue book ."
Sesuai dengan jadwal, pembangunan sisi udara terdiri atas pengadaan tanah tahap I dan II, pembuatan irigasi, landas pacu, taxiway, apron, dan penunjang fasilitas sisi udara. "Saat ini yang baru selesai pengadaan tanah tahap I dan II serta pembuatan saluran irigasi," ungkap Budhi.
Secara keseluruhan, pembangunan konstruksi Kuala Namu terdiri dari sisi udara yang ditangani oleh pemerintah dengan biaya sebesar Rp2,3 triliun dari APBN dan sisi darat (land side) yang ditangani oleh PT Angkasa pura (AP) II dengan biaya Rp1,4 triliun. Proyek Kuala Namu ditargetkan selesai pada September 2009 dan beroperasi pada Oktober 2009.
[B]Tender konstruksi atap
Direktur Operasi & Teknik AP II Tulus Pranowo mengungkapkan pembangunan fisik sisi darat yang berupa terminal dan fasilitas lain telah mencapai 36%. "Khusus untuk pekerjaan konstruksi atap segera diumumkan tandernya, sedangkan desain interior masih cukup waktu," kata Tulus.
Dia mengungkapkan pembangunan fasilitas depot pengisian pesawat udara (DPPU) akan bekerja sama dengan PT Pertamina. "Sudah ada komitmen dari PT Pertamina," ujarnya.
Dia memaparkan pembangunan sisi darat akan menutup jalan umum dan dialihkan ke lokasi lain. PT RaiLink selaku pemegang konsesi pengoperasian KA Bandara Kuala Namu juga akan membebaskan lahan seluas 1,4 ha untuk membangun lokasi belok dan persilangan rel.
Anggota Komisi V DPR Azhar Romli menyatakan Komisi V DPR mendukung percepatan pembangunan Kuala Namu yang ditargetkan selesai September 2009.
"Persoalan percepatan tak hanya masalah fisik, tapi juga pembebasan tanah. Pemda harus melakukan percepatan pembebasan tanah."
Dia juga mengharapkan ada sinergi pendanaan dari pemerintah dan AP II sehingga percepatan pembangunan Kuala Namu dapat dilaksanakan sesuai dengan target. (hendra.wibawa@bisnis.co.id)
Oleh Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia
--------------------------------------------------
waduh ini artinya apa yah?? apa bakal ketunda???
rilham2new May 15th, 2008, 02:18 PM ^^ KEtunda ?? Keknya gak deh ... SOalnya menurut berita di atas TARGET SIAP = September 2009, dan BEROPERASI = Oktober 2009 ...
Dan , sampai hari ini Proyek TOL Bandara nya aja belum ada kabar :nuts:
gliazzurra June 6th, 2008, 04:55 AM uda lama ga ada update, post berita aja deh..
dari http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=118415&more=1#more118415
Landasan Siap, Sambungan Rel ke Kualanamu Dikerjakan
Jumat, 06-06-2008
*cw-10
MedanBisnis – Medan
Pengerjaan sambungan rel kereta api dari Aras Kabu ke terminal bandara baru di Kualanamu masih menunggu selesainya pembangunan landasan terbang di bandara pengganti Bandara Polonia tersebut.
Saat ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre Sumut dan Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) telah mempersiapkan material di antaranya bantalan rel, pasir dan krikil.
“Saat ini pihak KA belum dapat mengerjakan penyambungan rel kereta, karena lokasi landasan masih dalam tarap pengerjaan oleh PT Angkasa Pura II. Dari segi persiapan, kita telah mempersiapkan seluruh material mulai dari bantalan rel, pasir dan krikil. Jadi tinggal pasang saja, “ kata Kepala Humas PT KAI Divre I Sumut-NAD, Suhendro Budi Santoso, Kamis (5/6).
Dijelaskan, PT KAI telah membuat spur kereta yang rencananya akan menghubungkan langsung ke lokasi proyek. Sehingga setelah bandara baru tersebut selesai, maka rencananya stasiun kereta api Medan akan dialokasikan sebagai terminal angkut dan transit kargo. “Nantinya calon penumpang tidak perlu repot-repot membawa barang bawaan khususnya yang berjumlah besar,” jelasnya.
Menurut Budi, selain sebagai terminal angkut, stasiun Medan juga akan menerima pelayanan check in penumpang dan tentu saja hal ini akan dibarengi dengan peningkatan layanan dan akomodasi masyarakat.
Dia menambahkan, lokasi bandara baru di Kualanamu rencananya akan ditimbun dengan tanah setinggi 4 meter hingga 5 meter. Pasalnya, areal tersebut merupakan dataran rendah dan rawan banjir. Drainase bandara baru tersebut direncanakan akan dialihkan ke salah satu sungai terdekat yakni Sungai Serdang.
bbq June 7th, 2008, 02:33 PM artikel harian Analisa edisi 5 Juni 2008, terdapat di bagian Head line ...
Hingga Akhir 2008 Sudah Serap Dana RP. 800 Milliar
Pembangunan Terminal Bandara Kuala Namu Masih Sesuai Jadwal
Medan, (Analisa)
Hingga saat ini proses pembangunan gedung terminal Bandara Kuala Namu masih sesuai jadwal kerja. Walau ada sedikit perubahan teknis, namun tidak mempengaruhi waktu pengerjaan dan anggaran yang telah ditetapkan.
Demikian dikatakan Direktur utama PT Angkasa Pura II, Edy haryoto kepada wartawan di Bandara Polonia Medan, Rabu (4/6).
Menurutnya, anggaran keseluruhan pembangunan terminal Bandara Kuala Namu yang dikerjakan PT Angkasa Pura II mencapai Rp. 1,4 triliun. Hingga akhir 2008 dana yang terserap untuk pembangunan terminal tersebut mencapai Rp. 800 milliar, sisanya Rp. 600 milliar akan terserap pada pengerjaan tahun 2009.
Dari perkembangan proses kerja hingga saat ini, Edy Haryoto optimis pembangunan Bandara Kuala Namu akan selesai sesuai jadwal pada Oktober 2009.
Dikatakan, sebelum Bandara Kuala Namu selesai, pihaknya akan tetap memaksimalkan pelayanan di Bandara Polonia Medan.
Ketika ditanya wartawan tentang keluhan maskapai penerbangan tentang hanya satu unit conveyor belt yang ada di terminal keberangkatan domestik yang baru setelah selesai dipugar pasca kebakaran Desember 2007, pihaknya menyatakan tidak akan menambah fasilitas tersebut karena tidak akan bisa dipakai saat bandara pindah ke Kuala Namu.
“Harga conveyor itu mahal, jadi saying kalau kami beli kemudian pindah dan tidak bisa dipakai karena tak cocok untuk bandara di Kuala Namu”, jelasnya.
laba-laba June 9th, 2008, 11:36 AM Sisi Darat Bandara Kuwalanamu Selesai 2009
ABDULLAH DADEH
WASPADA ONLINE
2-batavia_oke.jpg
[Waspada/Abdullah Dadeh]
(MEDAN) - Dengan anggaran Rp1,4 triliun, sisi darat (land side) Bandara baru Kuwalanamu, Deliserdang selesai dikerjakan akhir 2009. “Saya yakin sisi darat akan selesai tepat waktu,” ujar Edy Haryoto, Dirut AP-II menjawab pertanyaan wartawan di Bandara Polonia Medan setiba dari Jakarta bersama rombongan, Rabu (4/6).
Dirut AP-II ke Medan dalam rangka meninjau penggunaan terminal baru dalam negeri (domestik) telah digunakan 1 bulan lalu.
Dia juga sempat meninjau terminal internasional yang saat ini masih dimanfaatkan penerbangan Garuda Indonesia, pasca kebakaran terminal domestik 1 Desember 2007.
Dalam pertemuan singkat, Edy Haryoto juga sempat mendengar laporan Kepala Cabang AP-II Bandara Polonia Medan Alexius Kismoyo, tentang kejadian pesawat BataviaAir, Minggu (1/6), menyebabkan Bandara Polonia Medan ditutup lebih dari 7 jam untuk pergerakan pesawat.
Berkaitan dengan pembangunan Bandara Kwalanamu, dia menyatakan keyakinan akan selesai tepat waktu. Hal tersebut, kata Edy, kontrak pembangunan terminal secara bertahap sudah dilakukan.
Sementara dari Rp1,4 triliun disediakan dana untuk sisi darat, Rp800 miliar sudah digunakan pekerjaan tahun 2008, termasuk pemadatan lahan (land clearing) dan Rp600 miliar lagi akan dimanfaatkan untuk pembangunan pada 2009. “Saya hanya menangani pembangunan sisi darat dan selesai tepat waktu,” ujar Dirut AP-II.
[wns]
sourcE : http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/Sisi-Darat-Bandara-Kuwalanamu-Selesai-2009.html
laba-laba June 10th, 2008, 09:46 AM http://www.waspada.co.id/images/stories/juni2008/kualanamu10.jpg
Soal Jalan Ke Kuala Namu Dibahas Dengan Wapres
M THARIQ
WASPADA ONLINE
(MEDAN) - Persoalan lahan PTPN 2 yang belum diberi izin untuk pembangunan jalan masuk ke Bandara Kuala Namu sepanjang 14,5 km, dari Simpang Kawat sampai pintu bandara, akan dibahas di tingkat Wapres di Jakarta.
"Rencana pertemuan itu akan melibatkan Departemen Pekerjaan Umum, Perhubungan, Meneg BUMN, PTPN 2, Pemprovsu dan AP 2," kata Simon Ginting selaku Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Medan, Dirjen Bina Marga, di Medan, Senin (9/6), seraya menambahkan kita sedang menunggu undangan itu dari sekretaris Wapres.
Menurut Ginting, rencana pertemuan ini merupakan usulan yang disampaikan kepada sekretaris Wapres di Jakarta untuk memecahkan persoalan itu. Pasalnya, PTPN 2 belum juga memberi izin kepada PU untuk membangun akses jalan di atas lahannya, meski tetap mengikuti prosedur pelepasan aset sambil proses pembuatan jalan berlangsung.
Sebelumnya, pihak PTPN 2 beralasan belum mendapat rekomendasi dari Meneg BUMN untuk melepas asetnya meski untuk kepentingan umum atau proyek pemerintah.
Ginting mengatakan, kebijakan itu bertolak belakang dengan target penyelesaian bandara tahun 2009. Target penyelesaian itu langsung disampaikan Wapres Jusuf Kalla sewaktu meletakkan batu pertama dan beberapa kali
berkunjung di Medan.
Menurut Ginting, surat bupati dan gubernur telah disampaikan ke Meneg BUMN meminta percepatan pembangunan bandara. Namun PTPN 2 belum juga memberikan izin, sementara pembangunan jalan harus dimulai Juni ini untuk mengejar target itu. Dampaknya, hingga kini, lanjutnya, Departemen PU belum berani teken kontrak dengan kontraktor karena lahannya belum tersedia.
Ginting mengatakan, dari persoalan ini, maka harus ada keputusan yang tegas untuk menyelamatkan pembangunan bandara ini agar bisa selesai tepat waktu. Diharapkan dengan pertemuan nanti ada solusi dan mendorong percepatan pembangunannya, terutama izin penggunaan lahan PTPN 2.
Ginting menjelaskan, jika PTPN belum juga memberikan izin sampai Juni ini, dia mengaku angkat tangan bandara itu rampung 2009.
Beberapa kali pertemuan lintas instansi tingkat Pemprovsu melibatkan PTPN 2, Pemkab Deli Serdang, AP 2, Departemen PU, Pemko Medan dan Dinas Perhubungan selalu gagal untuk memutuskan penggunaan lahan jalan itu.
Credit Foto: www.kkppi.go.id
source : http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/Soal-Jalan-Ke-Kuala-Namu-Dibahas-Dengan-Wapres.html
gliazzurra June 10th, 2008, 09:57 AM ^ akhirnya keliatan juga lokasi bandaranya..
AceN June 10th, 2008, 12:06 PM ^^ eh,bentuknya g kenal deh....itu MIA , Minangkabau International Airport..... Airside KNIA kan blom jadi.... ;)
nih Google Earth nya MIA
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/mia.jpg
gliazzurra June 10th, 2008, 12:08 PM ^^ ah anda bener.. ternyata itu emang MIA.. jadi malu de..
=NaNdA= June 10th, 2008, 12:08 PM hah? tepu lagi?
rilham2new June 10th, 2008, 12:09 PM Iya itu foto Bandara Internasional Minangkabau .....
Kalau Polonia yaa jelas lebih besar dari itu (jauh lahh ....). Terus lokasi pembangunannya juga di daerah Kuala Namu + Lubuk Pakam dan sekitarnya udah HIGH RES, tapi aku kurang tahu di mana lokasi pasti airportnya :ohno:
gliazzurra June 10th, 2008, 12:19 PM ^^ sorry bung rilham.. tp kyknya di google earth lubuk pakam dan sekitar nya masi belum high resolution.. dari info yg aku dapet lokasi bandara itu di sini:
http://img166.imageshack.us/img166/2462/kualanamubk5.jpg (http://imageshack.us)
maap ya kalo ternyata salah..
laba-laba June 10th, 2008, 12:21 PM aku juga bingung..
tapi foto itu diambil pihak koran waspada dari website www.kkppi.go.id
aku males crosscheck nya ;p~~
AceN June 10th, 2008, 01:23 PM ^^ udah crosscheck ke kkpi.go.id ? :)
laba-laba June 19th, 2008, 05:06 AM Pemenang Lelang Overlay Runway Bandara akan Diumumkan
Kamis, 19-06-2008
*hisar hasibuan
MedanBisnis – Medan
PT Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia akan mengumumkan pemenang lelang pekerjaan overlay landasan pacu (runway), taxiway dan apron Bandara Polonia serta pengumuman pemenang lelang konsultan pengawas pekerjaan tersebut pada minggu ini.
“Kalau tidak ada halangan, minggu ini akan kita umumkan nama-nama pemenang penyedia jasa atau kontraktor pelaksananya dan juga konsultan pengawas,” kata Ketua Panitia Lelang PT Angkasa Pura (AP) II Kantor Cabang Bandara Polonia, Poniran M Abdi, kepada wartawan di Bandara Polonia, Rabu (18/6).
Poniran mengatakan, dari 5 peserta lelang pelaksanaan pekerjaan, hanya ada 3 yang lolos dan masuk dalam tahap seleksi penawaran harga. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Adhi Karya, PT Jaya Konstruksi dan PT Gaol Maju Jaya. Sedangkan perusahaan yang masuk tahap penawaran harga untuk konsultan pengawas tetap PT Citra Diecona, PT Timan Putra Consultant, PT Transima Citra Consultant dan PT Vini Nusantara Consultant.
Lebih lanjut dikatakan, usai pengumuman lelang, PT AP II Bandara Polonia akan segera mengumpulkan kalangan airlines untuk mengumumkan adanya pekerjaan tersebut, sekaligus memberitahukan bahwa selama pekerjaan berlangsung, maka Bandara Polonia akan ditutup total.
Penutupan bandara tersebut akan berlangsung dari pukul 00.00 WIB-pukul 05.30 WIB dan selama waktu tersebut tidak boleh ada aktivitas penerbangan, kecuali untuk hal yang sangat emergency. PT AP II Polonia nantinya akan memberikan definisi secara terperinci tentang makna dari emergency tersebut dan sanksi bagi maskapai yang melanggar ketetapan itu. Selama satu jam terhitung dimulai dari pukul 04.30 WIB seluruh alat berat dan sisa-sisa pekerjaan harus sudah keluar dari landasan dan pukul 05.30 WIB bandara akan buka kembali.
“Sedangkan lama pekerjaan tersebut masih sesuai jadwal kita yakni 180 hari kerja. Waktu juga sudah termasuk untuk mengantisipasi terjadinya cuaca buruk yang dapat menghambat pekerjaan kita. Overlay ini sendiri akan dilakukan terhadap landasan pacu dengan ukuran 2.960 meter X 45 meter, 2 taxi way, dengan lebar masing-masing sekitar 35 meter serta apron. Sedangkan pagu yang kita tetapkan senilai Rp 26 miliar,” jelasnya.
source : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=119390&more=1#more119390
laba-laba June 26th, 2008, 10:03 AM Apraisal Hambat Pembebasan Lahan ke Bandara Kualanamu
Kamis, 26-06-2008
*rinaldi samosir
MedanBisnis – Lubuk Pakam
Tim pembebasan lahan untuk jalan akses Bandara Kualanamu terhadang lembaga apraisal (penaksir harga independen). Bahkan semenjak dikeluarkannya surat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat No 3/2007 tentang lembaga penaksir telah membuat kerja tim pembebasan lahan untuk areal jalan itu menjadi mundur.
Hal itu dikatakan Asisten I Setdakab Deliserdang Drs H R Aman Tarigan yang juga wakil ketua Tim pembebasan lahan untuk jalan akses Bandara Kualanamu, Rabu (25/6).
Dikatakannya, semenjak BPN Pusat menunjuk PT Sucofindo Apraisal Utama sebagai lembaga penaksir independen membuat kendala pembayaran pembebasan lahan menjadi mandek. “ Buktinya, hingga kini lembaga penilai tersebut belum memberikan hasil taksirannya. Sementara pembayaran terhadap beberapa persil lahan itu telah dilakukan sebelum lembaga apraisal ditunjuk. Yang kita bayarkan itu areal di bawah 1 hektar, sedangkan yang lebih dari 1 hektar kita belum membayarkanya,” jelasnya.
Pembayaran lahan itu, katanya, pertama mengacu kepada SK Bupati. Sebelum dibayarkan tim pembebasan telah menginvestarisasi sejumlah harta benda yang ada di lahan yang akan dibebaskan, antara lain bangunan, sarana fasilitas umum serta tanaman yang bernilai ekonomis. “Untuk ganti rugi terhadap tanaman dilihat dari usianya, sedangkan bagunan dari kualitasnya. Penilaian ini melibatkan dari Dinas PU dan Cipta Karya Deliserdang,” kata Tarigan.
Dia juga menyesalkan pihak PT Sucofindo yang belum juga melakukan taksiran harga. Hal ini, kata R Aman Tarigan, membuat pihaknya menjadi tertunda untuk melakukan pembayaran.
Bahkan, akibat belum adanya hasil penaksiran yang diberikan pihak PT Sucofindo Apraisal Utama, dia pesimis realisasi pembayaran dapat dilakukan awal Juli mendatang. “Kita sudah targetkan akan ada pembayaran. Namun, saya pesimis dengan melihat kinerja lembaga apraisal,” paparnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bila nanti ada warga yang menolak untuk dibebaskan lahannya,pihaknya akan menitipkan sejumlah dana di pengadilan. Itu dilakukan untuk mengantisipasi gugatan warga yang menolak.
Sementara, Sekretaris Tim pembebasan, Hidir menjelaskan, sebelumnya lembaga apraisal telah melakukan inventarisasi terhadap sejumlah areal lahan milik warga.
Hidir yang merupakan perwakilan dari BPN menjelaskan, penaksiran harga lahan warga sesuai harga pasar serta NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) yang ada didaerah itu.Adapun luas lahan yang dibutuhkan untuk itu sebanyak 20 hektar atau 480 persil milik warga, dengan perincian panjang sekitar 14,5 kilometer lebar sekitar 33 meter meliputi daerah Tanjungmorawa-Batang Kuis dan Kualanamu.
source: http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=119840&more=1#more119840
RapidRail July 16th, 2008, 07:42 PM berandai andai....:|
gmana ya kalo dibuat stasiun khusus (terpisah) buat city check-in terminal? kalo melihat kondisi stasiun KA medan sekarang sepertinya kurang strategis dan terlalu crowded, baik itu akses jalannya maopun ukuran areanya. terlalu dekat ma kawasan pajak ikan lama yg jalannya sempit dan round-about lapangan merdeka yg kalo ada event, pasti parkiran ampe pinggir jalan. Kalo dibandingkan dgn Gambir, Stasiun KA Medan jauh dari "lega". lebih kentara lagi kalo dibandingkan dengan KL Sentral yg sudah menyediakan fasilitas City Check-in. Bisa dibayangkan semakin berjubelnya angkot n taksi n mungkin feeder buses DAMRI khusus KNIA di sekitaran Lapangan Merdeka:nuts:.
sementara melihat dari jauhnya airport dari pusat kota (mempertimbangkan harga bensin yang sekarang) sepertinya masyarakat akan lebih memilih moda ini untuk ke airport. Unless ada moda lain yg lebih ekonomis. Or unless tiba2, waktu KNIA jadi, harga bensin jadi Rp2000.:naughty:
RapidRail July 16th, 2008, 09:48 PM ni biar lebih jelasnya...
http://farm4.static.flickr.com/3065/2674499149_9443ccc34e.jpg?v=0
dr gambar:
banyak kendaraan pribadi dan umum parkir di depan ST KA Medan, sementara jalan setelahnya menyempit menuju arah pusat perbelanjaan grosir PaJak IKan lama. kanan ruas jalan Pajak Ikan Lama digunakan untuk parkir sejajar, menyisakan 2 lajur untuk kendaran lewat.
Bahkan dari 2 ruas jalan yang tersisa, masih digunakan untuk angkot menaikkan dan menurunkan penumpang yg berbelanja di grosir pajak ikan, terkadang juga ada kegiatan loading/unloading barang2 bbrp toko sepanjang jalan pajak ikan lama, belum lagi kalo pintu perlintasan keretaapi di ujung jalan tertutup menunggu kereta lewat. kemcetan bisa sampai stasiun.terutama pada jam2 sibuk.
wuih ...ga tau lagi gimana padatnya kendaraan nanti kalo ST.KA Medan ditambah fungsi jadi city check in KNIA.
laba-laba July 17th, 2008, 05:07 AM Pembangunan City Check In di Kota Medan Terancam Gagal
Kamis, 17-07-2008
MedanBisnis – Medan
DPRD Sumatera Utara mengaku pesimis terhadap rencana pembangunan city check in di Kota Medan menuju bandara baru di Kualanamu melalui jalur kereta api. Pasalnya, hingga saat ini lahan yang diperuntukkan membangun city check in tersebut masih menjadi sengketa.
“Kita pesimis dengan rencana city check in ini, karena persoalan lahan sampai kini masih mengalami kebuntuan,” kata Ketua Komisi D DPRD Sumut Jhon Eron Lumbangaol, pada rapat dengar pendapat dengan Devisi Regional I PT KAI Sumut-NAD dan Pemko Medan, di Medan, Rabu (16/7).
Dijelaskan, rencana pembangunan city check in di Kota Medan menemui jalan buntu karena di satu sisi pihak KAI mengklaim lahan yang akan dijadikan lokasi adalah miliknya, sementara di sisi lain Pemko Medan juga sudah mengantongi hak pengelolaan lahan (HPL) terhadap lahan tersebut. Kedua pihak juga bertahan dengan klaim mereka masing-masing.
Pemko Medan sendiri menyarankan agar dicari lokasi alternatif untuk city check in tersebut. Sementara pemerintah pusat menghendaki lokasinya tetap di Jalan Jawa yang masih dalam sengketa.
“Karenanya diperlukan penyelesaian yang terintegrasi dari pemerintah pusat. Tidaklah logis rasanya jika proyek bandara baru di Kualanamu yang begitu besar dan megah harus gagal hanya karena city check in terkendala. Pada pertemuan akhir Juli nanti harus ada solusi, tidak boleh tidak,” kata Lumbangaol.
Kepala Divre I PT KAI Sumut-NAD, Tisna Djaja, menyebutkan, desain city check in harus ditunda karena persoalan lokasi belum tuntas. “Kalau bandara baru di Kualanamu dioperasionalkan pada tahun 2009, sementara city check in masih bermasalah, maka pelayanan check in dari stasiun kereta api ke bandara pengganti Bandara Polonia Medan itu tidak akan bisa seperti yang ada di Singapura,” katanya.
Dia mengungkapkan, pembangunan jalur kereta api ke bandara baru Kualanamu dijadualkan telah selesai Januari 2009. Sementara pembangunan konstruksi terminal city check in direncanakan akan dikerjakan pada September 2008 hingga Juli 2009. (ant)
source : http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=121506&more=1#more121506
RapidRail July 17th, 2008, 03:56 PM ^^ sy ktinggalan berita kalo gt....baru mo menghayal... ud terancam batal aja....hehe.... dihari yang sama pulak itu beritanya....
Dijelaskan, rencana pembangunan city check in di Kota Medan menemui jalan buntu karena di satu sisi pihak KAI mengklaim lahan yang akan dijadikan lokasi adalah miliknya, sementara di sisi lain Pemko Medan juga sudah mengantongi hak pengelolaan lahan (HPL) terhadap lahan tersebut. Kedua pihak juga bertahan dengan klaim mereka masing-masing.
^^Hak Milik Lahan ma HPL statusnya mana sih yang lebih tinggi?
kok kesannya rebutan lahan ya bang? toh yang nantinya bakal ngatur lalu lintas keretanya orang KAI, Pajaknya masuk ke PEMKO, yg bikin gedungnya perusahaan konstruksi, traffic cargo n luggagenya orang Angkasa Pura. apa sih yg direbutin? ....Kapan majunya kalo gini2 terus? hehe...
Sony Sjklw July 17th, 2008, 04:09 PM Jika semua pihak mau melihat Medan maju, masalah ini tidak akan terjad
Betapa tidak Bandara Kuala Namu nantinya bakalan menjadi salah satu urat nadi prekonomian utama Medan dan Sumut pada umumnya.:cheers:
RapidRail July 17th, 2008, 05:05 PM iya.... ::cheers:: to that!
kalo udah nafsu yang berjalan, mo maju pun tersendat2...
but hopefully masalah ini bs diselesaikan by the authorities soon...
ud gak sabar nh bs ke airport naek kereta... di negara sendiri....hehe
--------------------------------------------------------------------
jalan jawa yg dimaksud artikel bang laba2 itu yang ini ya?
http://www.asiamaya.com/peta/medan/medan_amplas/harjo_sari_1.gif
from asiamaya.com
RumahBolon July 22nd, 2008, 02:29 PM Keuangan
Selasa, 22/07/2008
Tiga bank pastikan biayai Kuala Namu Rp1 triliun
JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bergabung dengan pemimpin sindikasi PT Bank Mandiri Tbk untuk membiayai pembangunan Bandara Kuala Namu, Sumatra Utara, senilai Rp1 triliun.
Sumber Bisnis yang mengetahui transaksi itu mengatakan tiga bank itu menyediakan dana yang dibutuhkan oleh PT Angkasa Pura II untuk membangun Bandara Kuala Namu dengan investasi Rp3,7 triliun.
"Tiga bank itu menyediakan pinjaman sebesar Rp1 triliun yang dibutuhkan oleh Angkasa Pura II, sementara sisanya dipenuhi debitor sendiri dan subsidi pemerintah," ujarnya kepada Bisnis di Jakarta, kemarin.
Dia menjelaskan dalam proyek itu Angkasa Pura II mendapatkan porsi pembiayaan proyek bandara Kuala Namu sebesar Rp1,4 triliun, sehingga sisa Rp400 miliar dipenuhi oleh perusahaan pelat merah itu. Adapun pemerintah menyuntikkan dana sebesar Rp2,3 triliun dalam proyek itu.
Mengenai porsi pendanaan dalam sindikasi itu, menurutnya, saat ini belum ditentukan berapa besar bagian setiap bank, karena masih melakukan survei lapangan.
Selain tiga bank itu, kata sumber Bisnis, sejumlah bank daerah juga tertarik bergabung dalam sindikasi tersebut. "Bank Sumut itu saya dengar juga ikut survei lapangan dan menyatakan minatnya."
Pendanaan proyek Bandara Kuala Namu (Rp triliun)
Uraian Nilai
Pemerintah 2,3
Angkasa Pura II 0,4
BNI, BRI, Mandiri 1,0
Total 3,7
Sumber: diolah, 2008
Direktur Korporasi BNI Khrisna R. Suparto juga mengatakan senada. Namun, dia menambahkan kredit tersebut berjangka tujuh tahun dengan suku bunga pasar.
Khrisna mengakui proses persetujuan kredit Bandara Kuala Namu sempat tertunda karena perubahan desain "Untuk detailnya pemimpin sindikasi yang berhak berbicara."
Bisnis hingga tadi malam belum bisa menghubungi Riswinandi, Direktur Bank Mandiri yang khusus menangani kredit korporasi.
Siapkan dokumen
Tommy Soetomo, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, menyatakan sampai saat ini pihaknya masih menyiapkan seluruh dokumen dan persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh kredit dari ketiga bank itu.
Persyaratan dan dokumen itu a.l. info memo, law firm, notaris, penilai dan konsultan pembiayaan.
"Estimasi biaya proyek untuk pembangunan sisi darat sekitar Rp1,4 triliun dengan bank loan Rp1 triliun sedangkan sisanya Rp400 miliar equity," kata Tommy.
Sejauh ini, ungkapnya, pembangunan sisi darat telah sesuai dengan jadwal yakni telah menyelesaikan pekerjaan pondasi yang segera dilanjutkan dengan pekerjaan arsitektural, mekanikal elektrikal, jalan dan infrastruktur pendukungnya.
Direktur Hubungan Lembaga dan BUMN BRI Asmawi Syam membenarkan pihaknya sudah melakukan studi kelayakan pada proyek tersebut. "Survei lapangan kami sudah ada pembicaraan dan kami ingin masuk. Tetapi porsinya belum disepakati berapa, karena legal formal-nya juga belum diberikan kepada kami."
Bandara Kuala Namu yang berada di Kabupaten Deli Serdang disiapkan untuk menggantikan Bandara Polonia Medan, yang dianggap sudah tidak memenuhi syarat. Hingga awal Juli, pembangunan proyek itu telah mencapai 20% untuk mengejar target penyelesaian pada 2009.
Bandara ini dibangun di lahan seluas 1.365 hektare di mana 891,3 hektare di antaranya merupakan bekas Hak Guna Usaha PTPN II yang dilepaskan pada Oktober 1997. (11/Hendra Wibawa/Hery Trianto) (redaksi@bisnis.co.id)
Bisnis Indonesia
http://www.bisnis.com/pls/bisnis/bisnis.cetak?inw_id=614671
laba-laba July 24th, 2008, 08:55 AM Ganti Rugi Belum Terealisasi
Pembangunan Jalan ke Bandara Baru di Kualanamu Bakal Terkendala
Kamis, 24-07-2008
*rinaldi samosir
MedanBisnis – Lubuk Pakam
Pelaksanaan proyek jalan dari Simpang Kayu Besar Kecamatan Tanjungmorawa ke bandara baru di Kualanamu dikhawatirkan bakal terkendala. Pasalnya, ganti rugi lahan untuk pembangunan jalan akses ke bandara baru sebagai pengganti Bandara Polonia Medan tersebut saat ini belum juga jelas.
Belum terealisasinya pembayaran ganti rugi tersebut karena negosiasi soal ganti rugi antara warga dengan tim pembebasan lahan belum juga ada hasilnya. Sebab, warga tetap berketetapan hati meminta agar lahan mereka dihargai Rp 600.000–Rp 800.000 per meter.
Harga tanah yang diminta warga tersebut jauh di atas harga yang ditawarkan tim pembebasan lahan yakni Rp 75.000 – Rp 315.000 per meter. Lahan yang akan diganti rugi untuk pembangunan jalan menembus wilayah Desa Sidaurip, Araskabu, Penara, Tumpatan Nibung, Senna, Dalu X A, Telaga Sari, dan Buntu Bedimbar tersebut lebih kurang 19,48 hektar.
Koordinator Tim Pembebasan Lahan Drs H Reh Aman Tarigan mengakui, sejak terbentuk tim pada Oktober 2007, tim yang dibawahinya hingga kini belum juga berhasil memproses satupun ganti rugi. “Sudah tiga kali kita lakukan negosiasi dengan warga, tapi sampai sekarang belum ada hasilnya,” kata Reh Aman Tarigan yang juga Asisten I Pemkab Deliserdang ini kepada wartawan, Rabu (23/7).
Padahal, jelasnya, proyek akses jalan sepanjang 14,5 kilometer ini merupakan salah satu upaya bagi percepatan realisasi pembangunan bandara baru di Kualanamu yang ditargetkan pada 2009 sudah dioperasikan atau bisa diterbangi pesawat. “Kalau begini ceritanya, tim pembebas benar-benar sial dibuat oleh tim appraisal,” ungkapnya.
Hal yang sama juga dilontarkan Staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang Khaidir. Selaku sekretaris tim pembebasan lahan proyek ini menuturkan bahwa ganti rugi atas lahan milik warga belum satupun yang bisa diselesaikan.
“Jika sampai tenggat waktu belum juga kelar, maka satu-satunya jalan yang bakal ditempuh oleh tim pembebas lahan ini yakni menyerahkannya ke Pengadilan Negeri Lubukpakam selaku pihak yang akan membayar seluruh ganti rugi itu kepada warga,” tegasnya.
bbq August 2nd, 2008, 04:17 PM Ganti Rugi Belum Terealisasi
Pembangunan Jalan ke Bandara Baru di Kualanamu Bakal Terkendala
Kamis, 24-07-2008
*rinaldi samosir
MedanBisnis – Lubuk Pakam
Pelaksanaan proyek jalan dari Simpang Kayu Besar Kecamatan Tanjungmorawa ke bandara baru di Kualanamu dikhawatirkan bakal terkendala. Pasalnya, ganti rugi lahan untuk pembangunan jalan akses ke bandara baru sebagai pengganti Bandara Polonia Medan tersebut saat ini belum juga jelas.
Belum terealisasinya pembayaran ganti rugi tersebut karena negosiasi soal ganti rugi antara warga dengan tim pembebasan lahan belum juga ada hasilnya. Sebab, warga tetap berketetapan hati meminta agar lahan mereka dihargai Rp 600.000–Rp 800.000 per meter.
Harga tanah yang diminta warga tersebut jauh di atas harga yang ditawarkan tim pembebasan lahan yakni Rp 75.000 – Rp 315.000 per meter. Lahan yang akan diganti rugi untuk pembangunan jalan menembus wilayah Desa Sidaurip, Araskabu, Penara, Tumpatan Nibung, Senna, Dalu X A, Telaga Sari, dan Buntu Bedimbar tersebut lebih kurang 19,48 hektar.
Koordinator Tim Pembebasan Lahan Drs H Reh Aman Tarigan mengakui, sejak terbentuk tim pada Oktober 2007, tim yang dibawahinya hingga kini belum juga berhasil memproses satupun ganti rugi. “Sudah tiga kali kita lakukan negosiasi dengan warga, tapi sampai sekarang belum ada hasilnya,” kata Reh Aman Tarigan yang juga Asisten I Pemkab Deliserdang ini kepada wartawan, Rabu (23/7).
Padahal, jelasnya, proyek akses jalan sepanjang 14,5 kilometer ini merupakan salah satu upaya bagi percepatan realisasi pembangunan bandara baru di Kualanamu yang ditargetkan pada 2009 sudah dioperasikan atau bisa diterbangi pesawat. “Kalau begini ceritanya, tim pembebas benar-benar sial dibuat oleh tim appraisal,” ungkapnya.
Hal yang sama juga dilontarkan Staf Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang Khaidir. Selaku sekretaris tim pembebasan lahan proyek ini menuturkan bahwa ganti rugi atas lahan milik warga belum satupun yang bisa diselesaikan.
“Jika sampai tenggat waktu belum juga kelar, maka satu-satunya jalan yang bakal ditempuh oleh tim pembebas lahan ini yakni menyerahkannya ke Pengadilan Negeri Lubukpakam selaku pihak yang akan membayar seluruh ganti rugi itu kepada warga,” tegasnya.
capek d ....
rilham2new August 3rd, 2008, 03:22 PM I'm personally thinking nih bandara tahu2 nanti tiba2 dah jadi aja .... kayak yang di Makassar itu loh :D hehehehe (walaupun ada feeling kuat kalau airportnya bakal siap lebih dulu "bahkan" dari jalan tol penghubungnya ...)
NEgara kita agak "pilih hati" kalau soal bangun jalan tol .... Proyek bandara ini (yang seharusnya sudah PRIORITAS sejak 1990-an) terbukti baru berjalan di penghujung tahun 2000-an, kan :D
gliazzurra August 13th, 2008, 11:42 AM Land Side Bandara Baru di Kualanamu akan Selesai Akhir 2009
Rabu, 13-08-2008
*zainul abdi
MedanBisnis – Medan
Pembangunan Bandara Kualanamu untuk sisi darat (land side) yang dibangun PT Angkasa Pura II (AP II) diperkirakan akan selesai sesuai jadwal pada akhir 2009. AP II optimis karena hingga saat ini pekerjaan telah mencapai 20%.
Hal itu dikatakan Komisaris PT Angkasa Pura II, Drs Suratto Siswodihardjo didampingi Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Alexius Kismoyo SPsi MM kepada wartawan saat tiba di Bandara Polonia Medan dalam rangka kunjungan dan meninjau pelaksanaan pembangunan bandara baru Kualanamu, Selasa (12/8).
“Mudah-mudahan untuk sisi darat badara baru di Kualanamu itu akan selesai sesuai jadwal pada akhir 2009. Namun untuk sisi udara (air side) yang menjadi kewenangan Departemen Perhubungan saya belum mendapat informasi lebih lanjut, dan itu berkaitan dengan kesiapan APBN,” katanya.
Suratto menjelaskan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan BBM industri dan bahan material lainnya, pengeluaran (cost) pembangunan sisi darat juga mengalami kenaikan sekira 10%.
Untuk pembangunan tahap pertama sisi darat bandara baru di Kualanamu diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp1,4 triliun yang bersumber dari PT Angkasa Pura II dan pinjaman bank. Sedangkan pembangunan sisi udara mulai dari landasan pacu, sistem navigasi, menara dan peralatan pendukung lainnya menghabiskan dana sebesar Rp2,3 triliun yang bersumber dari APBN.
“Hingga saat ini sisi darat belum mengalami penundaan meskipun ada kenaikan BBM, baja dan lainnya. Kita tetap mencari win-win solution dengan kontraktor agar proyek dapat tetap berjalan sesuai jadual. Kami berharap pembangunan kedua sisi ini bisa berjalan bersamaan, karena kalau sisi darat saja yang selesai maka bandara itu tidak bisa difungsikan. Untuk itu, kalau dana APBN tidak mampu kan bisa mengandalkan ‘loan’ atau pinjaman pihak lain," ujarnya.
Pihaknya berharap dua sisi yang saling mendukung antar sisi darat dan sisi udara Bandara Kualanamu dapat berjalan bersama. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Depertemen Perhubungan.
Terkait dengan kunjungannya ke bandara baru di Kualanamu, Suratto Siswodihardjo mengatakan, kunjungannya kali ini untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan di lapangan yang selanjutnya akan disampaikan kepada dewan direksi.
“Dari kunjungan ini, saya akan melihat perkembangan dari sisi darat yang kita kerjakan dan sisi udara yang menjadi kewengan Departemen Perhubungan. Kita juga tak ingin sisi darat seperti terminal kedatangan dan keberangkatan sudah selesai, namun sisi udara seperti landasan belum selasai. Untuk itu perlu koordinasi agar keduanya bisa selesai bersamaan,” jelasnya.
David-80 August 13th, 2008, 07:48 PM betul juga, ini bandara bakal kayak makassar.....ga ada beritanya tau2 selesai..walaupun bakal lelet...tapi selama JK masih RI2, gua rasa semua proyek airport bakal cepet.....bisnis dia juga di airport construction..kayak jetways...dengan bukaka nya.
cheers
worldsuperstar August 14th, 2008, 03:50 AM betul juga, ini bandara bakal kayak makassar.....ga ada beritanya tau2 selesai..walaupun bakal lelet...tapi selama JK masih RI2, gua rasa semua proyek airport bakal cepet.....bisnis dia juga di airport construction..kayak jetways...dengan bukaka nya.
cheers
tapi JK jadi RI2 kan tinggal setaon. . . . :ohno: :ohno: :ohno:..biz itu ? ? ? ?
ncon August 14th, 2008, 03:51 AM ^^ mandek lagi da :D
well hopefully not :D
gliazzurra August 14th, 2008, 07:34 AM bad news guys..
Pembangunan Airside Bandara Kualanamu Tertunda
Warga Kualanamu Protes Penyedotan Pasir
Kamis, 14-08-2008
*zainul abdi
MedanBisnis – Medan
Pembangunan airside (sisi udara) pada pembuatan landasan pacu (runway) Bandara Kualanamu yang ditangani Depertemen Perhubungan, yang ditargetkan selesai September 2009, bakal tertunda. Pasalnya pasir dan tanah yang rencananya dikerok dari laut Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai diprotes warga.
“Kalau dari laut masyarakat tidak setuju. Saya tinjau pipa penyedot sudah siap semuanya, tapi masyarakat tidak setuju pakai pasir laut disedot untuk airside. Untuk penyelesaiannya diharapkan pemerintah setempat dan Departemen Perhubungan mencari jalan keluar secepatnya agar proyek sisi udara tidak terkendala,” kata Komisaris PT Angkasa Pura II, Drs Suratto Siswodihardjo didampingi Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Alexius Kismoyo SPsi MM, Rabu (13/8) di VIP Room Bandara Polonia sebelum bertolak ke Jakarta.
Meski demikian, katanya, hal itu bukanlah wewenang AP II. Sebab AP II hanya terfokus pembangunan landside (sisi darat). “Kalau airside-nya saya hanya meninjau saja dan saya tidak mengerti konsepnya seperti apa. Lebih jelas tanyakan sisi udara (airside) ditangani Dirjen Perhub Udara melalui Administrator Bandara (Adband),” sarannya.
Dikatakannya, jika masyarakat menyetujui, maka proses penyedotan pasir sudah berjalan. Apalagi saat ini banyak kapal pengangkut berlabuh tak jauh dari lokasi proyek Bandara Kualanamu.
“Tapi jalan dari tempat penyedotan sampai ke bandara sudah dibuat dan pasirnya sudah dari situ karena kapal sudah banyak,” ungkapnya.
Disinggung tentang proyek landside, untuk sementara pengerjaannya berhenti akibat pendanaan serta perubahan desain terminal. Hingga saat ini, dana yang sudah terserap untuk pembangunan sisi darat menghabiskan Rp 150 miliar dari total dana Rp 1,4 triliun.
“PT AP II tetap optimis semua pekerjaan sisi darat tahap awal akan selesai sesuai jadwal pada akhir 2009. Sudah saya tinjau ke lapangan sudah terjadi perubahan desain sehingga pengerjaannya masih diberhentikan sementara dan akan dilanjutkan lagi kalau turun dana untuk pengerjaan proyek tersebut yang direncanakan September selesai jadi mundur awal Desember tahun ini,” sebutnya.
Suratto optimis pengerjaan landside tuntas. Sedangkan proyek airside dikhawatirkan tidak selesai 2009. “Saya masih ragu karena bahan pengerukannya masih didebatkan, mau mengambil dari gunung atau dari laut,” tuturnya.
Ditambahkan Suratto, rencananya Dephub akan membangun tahap awal landasan pacu sepanjang 3 kilometer dan lebar 45 meter. Pembuatan proyek landasan pacu tersebut tersebut nantinya menggunakan rancangan pondasi sistem cakar ayam (pondasi silang). “Sistem pondasi ini memang mahal, tapi itu tergantung dephub nantinya,” jelasnya.
Dia mengharapkan, pembangunan kedua sisi yakni sisi darat dan udara bisa berjalan bersamaan agar sama-sama bisa mencapai target yang ditentukan.
Sekadar informasi, berdasarkan rencana Dephub, pembuatan landasan pacu dilakukan dengan mengambil tanah dari pengerukan pasir laut di Pantai Labu dengan perkiraan 1500 Ha pengerukan pasir laut. Rencana tersebut telah diimplementasikan dengan hadirnya 4 kapal pengeruk sejak pertengahan Mei 2008. Salah satu kapal bernama Gerak Pantas sudah memasang pipa penyedot pasir serta pembangunan jalan proyek transportasi pengangkutan pasir dari Pantai Kabu ke Bandara Kualanamu sejak dua bulan yang lalu dan hampir selesai pembangunan jalan tersebut.
Warga nelayan tradisional Pantai Labu sehari-harinya mencari nafkah dengan berlayar memakai sampan kecil untuk mencari kerang, kepiting, kepah laut serta ikan yang hidup di sepanjang garis pantai protes pada pengerukan pasir tersebut karena akan mengganggu mata pencaharian warga nelayan Pantai Labu. Warga nelayan tersebut kemudian melakukan demo pada 2 Juni 2008 lalu.
Dua ratusan warga nelayan yang bergabung dalam DPKN SNSU asal Kecamatan Pantai Labu mengendarai 2 unit truk dan 2 angkot mendatangi DPRD Deliserdang untuk mendesak pembatalan rencana pengerukan pasir laut di Pantai Labu.
David-80 August 14th, 2008, 10:24 AM 2 artikel yang lucu....yang 1 bilang landside nya udah 20% dan optimis selesai 2009, tapi yang bawah malah bilang landside tertunda....
kayaknya dua2nya....ga kerjasama...masa yg dephub bilang landside tertunda....yang AP bilang landside udah 20% dan selesai 2009....
payah bener.....
cheers
gliazzurra August 14th, 2008, 10:57 AM 2 artikel yang lucu....yang 1 bilang landside nya udah 20% dan optimis selesai 2009, tapi yang bawah malah bilang landside tertunda....
kayaknya dua2nya....ga kerjasama...masa yg dephub bilang landside tertunda....yang AP bilang landside udah 20% dan selesai 2009....
payah bener.....
cheers
kalo dari beritanya emang landside juga tertunda, tapi tetep selesai 2009 (desember instead of september)
yg tertunda parah itu airside nya, kemungkinan besar tidak selesai 2009.. begitu..
AceN August 14th, 2008, 05:59 PM Ya pokoknya sperti kata david, cheers dah buat kuala namu
< berharap cepat selesai.... :sleepy: >
hellothere123 August 14th, 2008, 06:51 PM 2 artikel yang lucu....yang 1 bilang landside nya udah 20% dan optimis selesai 2009, tapi yang bawah malah bilang landside tertunda....
kayaknya dua2nya....ga kerjasama...masa yg dephub bilang landside tertunda....yang AP bilang landside udah 20% dan selesai 2009....
payah bener.....
cheers
"Ini Indonesia Bung!!" bukan "Ini Medan Bung!!" lagi :rofl:
Wajar aja kalo tiap kali ada project, pasti banyak berita simpang siur..
Ada yg bilang begini lah.. ada yg bilang begitu lah..
Jelas aja itu bukan salah kita (sbg rakyat), tapi salah para pelaku project ato aparat pemerintah yg ga becus dalam memberitahukan perkembangan proyek mereka..
Terus bisa dibayangkan juga kalo pengerjaan landside ny aja baru 20% doank (itu berarti HANYA 1/5) dan progress dari air side ny belom diketahui.. Gimana mau selesai dalam kurun waktu 1 tahun??:hammer:
Sabar aja deh ya. :pet:
laba-laba August 15th, 2008, 01:12 PM ups..
lombok August 15th, 2008, 07:50 PM Molor, Penyelesaian Bandara Kuala Namu
Jum at, 15 Aug 2008 | 19:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasrat pemerintah untuk menggantikan Bandara Polonia, Medan, dengan bandara baru di Kuala Namu, untuk sementara harus tertunda lantaran pembangunannya yang molor setahun. Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Jumat (15/8).
Jusman mengatakan, tertundanya pembangunan Kuala Namu dikarenakan kondisi tanah yang berawa membutuhkan waktu pemadatan yang lebih lama. "Selesainya mundur dari Oktober 2009 menjadi Oktober 2010," ujarnya usai menghadiri konferensi pers menteri-menteri jajaran ekonomi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/8).
Kendala lapangan ini, lanjut dia, ditemukan setelah tim melakukan beberapa kali uji coba pemadatan di lahan bandara Kuala Namu. Jusman juga mengungkapkan investasi pembangunan bandara membengkak Rp 900 miliar. Namun dia tak menjelaskan penyebab menggelembungnya dana itu.
Aucostar August 15th, 2008, 09:38 PM Molor, Penyelesaian Bandara Kuala Namu
Jum at, 15 Aug 2008 | 19:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasrat pemerintah untuk menggantikan Bandara Polonia, Medan, dengan bandara baru di Kuala Namu, untuk sementara harus tertunda lantaran pembangunannya yang molor setahun. Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Jumat (15/8).
Jusman mengatakan, tertundanya pembangunan Kuala Namu dikarenakan kondisi tanah yang berawa membutuhkan waktu pemadatan yang lebih lama. "Selesainya mundur dari Oktober 2009 menjadi Oktober 2010," ujarnya usai menghadiri konferensi pers menteri-menteri jajaran ekonomi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/8).
Kendala lapangan ini, lanjut dia, ditemukan setelah tim melakukan beberapa kali uji coba pemadatan di lahan bandara Kuala Namu. Jusman juga mengungkapkan investasi pembangunan bandara membengkak Rp 900 miliar. Namun dia tak menjelaskan penyebab menggelembungnya dana itu.
upssss
menggelembung danany krn mau msk kantong dulu
lol
tu kn akhirny di tunda2 juga capek dehhhhhhh
begitulah cara kerja indonesiaku yg tercinta :ohno: :bash: :nuts:
laba-laba August 16th, 2008, 09:48 AM versi koran lokal..
Saturday, 16 August 2008 12:03 WIB
Pembangunan bandara kualanamu terkendala
Warga protes pengerukan pasir
ABDULLAH DADEH
WASPADA ONLINE
MEDAN - Sisi udara (air side) bandara baru Kualanamu, Deliserdang, terkendala pembangunannya dan bakal tidak beroperasi Oktober 2009.
Kendala itu antara lain masyarakat Deliserdang protes pengerukan pasir laut, sementara pasir gunung mahal dan jauh dari lokasi bandara.
“Itulah salah satu hambatan pembangunan sisi udara bandara terbesar ke dua di Indonesia setelah Soekarno Hatta. Tahap awal dapat menampung lebih kurang 10 juta penumpang/tahun,” kata Komisaris AP-II Pusat Suratto Siswodihardjo kepada wartawan menjelang bertolak ke Jakarta di VIP room Bandara Polonia Medan, Rabu (13/8). Sebelumnya, pejabat AP II Pusat itu meninjau lokasi bandara pengganti Polonia itu bersama Kepala Cabang AP-II Alexius Kismoyo, Kepala Divisi Pelayanan Darat AP-II Syafrizal, Kepala Teknik AP-II Ir Abdulgani Batubara, MM dan Kepala bidang umum/Personalia H. Firdaus, SE.
Menurut Suratto, kapal keruk pasir laut dari Malaysia sudah lama berada di kawasan laut Pantai Cermin. Karena masyarakat protes, mereka tidak bisa bekerja apa-apa.
Padahal pasir membuat kerangka sarang laba-laba untuk pembangunan landasan pacu (runway) sepanjang 3000 meter dan lebarnya 60 meter sangat dibutuhkan. “Kalau pasir tidak ada bagaimana kita mau bangun landasan pacu dan area parkir pesawat,” ujarnya.
Begitupun di bandara ini sudah dilakukan peletakan batu pertama oleh Wapres Jusuf Kalla 26 Juni 2006 di atas areal 1.365 hektar. Dia yakin pembangunan sisi darat (land side) untuk terminal penumpang akan selesai Desember 2009.
“Kalau sisi udara belum selesai terminal sudah dioperasikan, pemerintah akan rugi di segala sektor termasuk biaya listrik dan perawatan gedung,” ujarnya.
Diakuinya, terminal penumpang domestik dan internasional di sana akan lebih besar dari Bandara Polonia saat ini yaitu 100.392 meter, demikian juga gudang barang (cargo).
Menurut Suratto, dari Rp 1,4 triliun dana yang diperuntukan pembangan sisi darat saat ini sudah terserap lebih kurang Rp150 miliar. Sementara dana untuk pembangunan sisi udara Rp 2,3 triliun yang bersumber dari APBN.
Sebelumnya, sosialisasi peraturan Menhub KM.57 tahun 2007 tentang Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dan KM.30 tahun 2007, rencana induk bandara itu.
Kata dia, baru kali ini pembangunan Bandara digunakan tenaga-tenaga ahli dalam negeri maupun dana bersumber dari dalam negeri.
Begitupun Yuli Sudoso, SE, selaku Administrator Bandara Polonia Medan mengakui, saat ini secara alamiah aktifitas pergerakan penerbangan di Bandara Polonia Medan masih aman dari benda-benda penghalang termasuk bukit dan bangunan.
Namun dia menegaskan, beberapa tahun ke depan diperkirakan akan menghambat pengembangan pembangunan Kota Medan, jika Bandara Polonia tidak dipindah ke lokasi baru.
Begitupun dia berharap, pembangunan bandara baru yang sedang berjalan perlu ikut partisipasi pemerintah, investor maupun masyarakat yang tinggal di sekitar bandara dan menyesuaikan dengan petunjuk KKOP.
[win]
source : http://www.waspada.co.id/Berita/Medan/Pembangunan-bandara-kualanamu-terkendala.html
rilham2new August 16th, 2008, 01:48 PM Yaa, kita tunggu saja,,, firasat aku sih kira2 tahun 2009-2010 kelar .... Dan tetep konsisten,,, Jalan Tol, light railway nya gak bakalan kelar bersamaan dengan kelarnya airport ini ;) ...
Yaaa,, gimana yaa ... Indonesia gitu loh ....
abel77 August 16th, 2008, 02:01 PM Hi Salam kenal... Abel77|Jakarta
Sayang sekali ditunda bandaranya... padahal kalau Kuala Namu selesai, Kitakan ga perlu lagi harus transit ke Malaysia atau singapore.
selama ini tingginya pemakaian di bandara tetangga kan limpahan dari negara kita. priority management nya hancur, bandara yang benar-benar tidak mendesak di bangun... bandara yang sudah jelas2 sudah banyak makan korban [Nyawa dan Pembangunan] malah dibiarkan, katanya pemerintahan sekarang ini pro bisnis, mana janjinya.... ?
Memang Birokrat indonesia parah dan Payah..
coba, untuk buka Route ke Phuket saja susah banget minta ijin pemerintah pusat. padahal kalau Phuket buka langsung ke Medan, Kita ga perlukan transit ke Penang, Malah ini sama saja kita memperkaya dan memperbanyak kunjungan wisata ke negara tetangga, kalau occupansinya tinggi, napa tidak. dan dari phuket ke medan juga sekarang udah bebas Fiskal, kan?
laba-laba August 16th, 2008, 05:44 PM kalik nih sengaja buat di perlama proses penyelesainnya..
akal2an aja...
rilham2new August 16th, 2008, 05:54 PM Hi Salam kenal... Abel77|Jakarta
Sayang sekali ditunda bandaranya... padahal kalau Kuala Namu selesai, Kitakan ga perlu lagi harus transit ke Malaysia atau singapore.
selama ini tingginya pemakaian di bandara tetangga kan limpahan dari negara kita. priority management nya hancur, bandara yang benar-benar tidak mendesak di bangun... bandara yang sudah jelas2 sudah banyak makan korban [Nyawa dan Pembangunan] malah dibiarkan, katanya pemerintahan sekarang ini pro bisnis, mana janjinya.... ?
Memang Birokrat indonesia parah dan Payah..
coba, untuk buka Route ke Phuket saja susah banget minta ijin pemerintah pusat. padahal kalau Phuket buka langsung ke Medan, Kita ga perlukan transit ke Penang, Malah ini sama saja kita memperkaya dan memperbanyak kunjungan wisata ke negara tetangga, kalau occupansinya tinggi, napa tidak. dan dari phuket ke medan juga sekarang udah bebas Fiskal, kan?
Pemerintah pusat itu memang rada kambu* memang ..... Tidak hanya minta izin jalur terbang saja. Mulai dari bangun airport, jalan tol, semuanya minta izin Pusat (kalau Pusat OKE, baru deh jalan ..)
Proyek Pembangkit Listrik paling kentara tuh,, investor udah mengantri mau membangun pembangkit di NAD, Sumut, Riau, Kepri ... tapi yaa karena listriknya mesti dijual ke PLN (dengan harga PLN) .. dan mekanisme perizinan berbelit ...
Yaa,, jangan salah kaprah ... kalau kita membaca sinyalemen, "PUSAT TIDAK SUKA KALAU DAERAH MAJU .... " >( .. aku berharap besok2 investasi INFRASTRUKTUR bisa diselesaikan dan diteken daerah SECARA LANGSUNG di daerah ..
RumahBolon August 16th, 2008, 06:53 PM Molor, Penyelesaian Bandara Kuala Namu
Jum at, 15 Aug 2008 | 19:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasrat pemerintah untuk menggantikan Bandara Polonia, Medan, dengan bandara baru di Kuala Namu, untuk sementara harus tertunda lantaran pembangunannya yang molor setahun. Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Jumat (15/8).
Jusman mengatakan, tertundanya pembangunan Kuala Namu dikarenakan kondisi tanah yang berawa membutuhkan waktu pemadatan yang lebih lama. "Selesainya mundur dari Oktober 2009 menjadi Oktober 2010," ujarnya usai menghadiri konferensi pers menteri-menteri jajaran ekonomi di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (15/8).
Kendala lapangan ini, lanjut dia, ditemukan setelah tim melakukan beberapa kali uji coba pemadatan di lahan bandara Kuala Namu. Jusman juga mengungkapkan investasi pembangunan bandara membengkak Rp 900 miliar. Namun dia tak menjelaskan penyebab menggelembungnya dana itu.
Alaamaakkk !!! Sepertinya Pusat sengaja menganaktirikan KNIA Medan ini.
Kayaknya harus presiden atau paling tidak wakil presiden harus dari Sumatra biar sedikit lebih lancar. Padahal suasana Agustusan nih....
hellothere123 August 16th, 2008, 10:20 PM Pemerintah pusat itu memang rada kambu* memang ..... Tidak hanya minta izin jalur terbang saja. Mulai dari bangun airport, jalan tol, semuanya minta izin Pusat (kalau Pusat OKE, baru deh jalan ..)
Proyek Pembangkit Listrik paling kentara tuh,, investor udah mengantri mau membangun pembangkit di NAD, Sumut, Riau, Kepri ... tapi yaa karena listriknya mesti dijual ke PLN (dengan harga PLN) .. dan mekanisme perizinan berbelit ...
Yaa,, jangan salah kaprah ... kalau kita membaca sinyalemen, "PUSAT TIDAK SUKA KALAU DAERAH MAJU .... " >( .. aku berharap besok2 investasi INFRASTRUKTUR bisa diselesaikan dan diteken daerah SECARA LANGSUNG di daerah ..
kalo masalah proyek pembangkit listrik, Jambi kayanya senasib tuh sama NAD, Sumut, Riau, Kepri.. (bisa dicek d thread provinsi Jambi..)
Padahal sudah banyak investor yg berminat BESAR dalam membangun pembangkit.. ehh, malah dipersulit.. (masalah izin lah, pembebasan lahan lah dan tetek bengek lainnya)
cape deh.. :badnews:
=NaNdA= August 17th, 2008, 06:27 AM WELCOME TO INDONESIA.. :D
btw ini ditunda apa emang lambat?
soalnya tahun2 depan kan dana pemerintah banyak kpake buat pemilu..
gliazzurra August 22nd, 2008, 09:55 AM Pembangunan KA Bandara di Kualanamu Selesai 2010
Jumat, 22-08-2008
MedanBisnis – Jakarta
Departemen Perhubungan (Dephub) menargetkan pembangunan proyek Kereta Api (KA) bandara baru di Kualanamu, Deliserdang, harus selesai pada 2010. "Proyek itu akan segera digarap. Mungkin tanpa tender karena nilainya tidak terlalu besar.
Selain itu, juga belum ekonomis," kata Sekretaris Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan (Dephub) Nugroho Indrio kepada pers di sela Indoinvest 2008 di Jakarta, Kamis (21/8).
Menurut dia, pemerintah bersama pihak terkait seperti PT Railink Indonesia dan Pemprop Sumatera Utara sudah mematangkan pembangunan sarana pendukung KA tersebut.
Dia mengatakan, proyek KA Bandara di Medan itu akan menghubungkan dari Kota Medan ke Kualanamu, bandara baru yang kini tengah dibangun pemerintah bersama PT Angkasa Pura (AP) II.
“Sesuai rencana, kedua proyek itu diharapkan selesai bersamaan. Paling tidak tahun 2010 KA Bandara Medan harus sudah selesai dan bisa dioperasikan secara terpadu,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan, pembangunan proyek bandara baru di Kualanamu akan selesai dari target semula yakni Oktber 2009.
“Karena alasan teknis di lapangan serta kenaikan harga dan barang belakangan, proses pembangunan fisik bandara akan mundur dari rencana semula sekitar setahun,” kata Jusman.
Kendati begitu, lanjut Menhub, pemerintah sangat serius membangun bandara pengganti Bandara Polonia Medan tersebut. Pada 2009, pemerintah mengalokasikan dana Rp900 miliar untuk melanjutkan pembangunan bandara tersebut.
“Sesuai ketentuan UU, pemerintah hanya akan membangun infrastruktur dasar terutama terkait dengan keselamatan dan keamanan penerbangan. Jadi, hanya sisi udara saja,” kata Jusman.
Ditjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan (Dephub) Nugroho Indrio melanjutkan, lintasan rel Ka bandara baru di Kualanamu hanya sekitar 15 km. “Namun, jalur KA yang benar-benar baru hanya sepanjang 4 km yaitu dari Stasiun Aras Kabu ke bandara yang baru nanti,” kata Nugroho.
Dia mengatakan, biaya proyeknya hanya sekitar Rp 20 miliar per km. Dana tersebut termasuk untuk biaya pembebasan tanah, pematangan, sampai pembangunan jaringan rel yang siap beroperasi.
“Melihat panjang track baru yang akan dibangun, kita optimis proyek itu akan selesai sesuai rencana. Begitu bandara baru di Kualanamu dioperasikan, KA Bandara juga harus sudah jadi,” katanya. Seperti proyek infrastruktur lainnya, tambah Nugroho, pembebasan lahan akan dilakukan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
“Sedang proyek fisik KA termasuk kelaikan dan syarat keselamatannya dilakukan pemerintah. Fasilitas bisnis dan pendukung lainnya diharapkan dilakukan swasta,” kata Nugroho. (ant)
----------------------------------------------------------------------------
artinya bandaranya selesai taon 2010 ya??
rilham2new August 22nd, 2008, 01:19 PM ^^ Targetnya memang 2009/2010 :) ..
AceN August 22nd, 2008, 08:09 PM tapi 2009 kalender pemerintah loh ya... :D
abel77 August 29th, 2008, 05:10 AM Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Deli Serdang Henry Barus,SH mengatakan, siap berkordinasi dan menampung aspirasi warga guna mencari titik temu untuk menjembatani pertemuan warga dengan pihak pengusaha.
Kepada warga dijelaskan, dampak yang ditimbulkan dari pengerukan pasir laut itu tidak perlu begitu dikhawatirkan karena dari hasil kajian dampak lingkungan yang dilakukan pihak USU Medan dikatakan pengorekan pasir laut itu layak untuk dilaksanakan dan setelah mendengar janji dari Kepala Bapedalda itu,ratusan warga itupun lalu pulang dengan tertib. (sk)
Maka sebelum di keruk... masyarakat di kasih seminar dulu tapi jangan dibohongin. masyarakat wajar dong khawatir. Habis sering dibodoh-bodohin, ya apa-apa demo. Be Smart & Wise.
Aucostar August 30th, 2008, 11:17 AM Pembangunan Bandara Kuala Namu Dipastikan Tak Dapat Selesai Tepat Waktu
Medan, (Analisa)
Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Internasional Kuala Namu dipastikan tidak dapat selesai tepat waktu akhir tahun 2009 seperti dijadwalkan pemerintah sebelumnya.
Karena terlalu banyak kendala yang dihadapi di lapangan, paling banter pembangunan Bandara Kuala Namu itu baru bisa dirampungkan tahun 2010, bahkan mungkin bisa lebih lama lagi.
Hal ini diungkapkan Administrator Bandara Polonia Medan, Yuli Sudoso pada acara sarapan dengan para importir dan eksportir Sumut di Medan Club, Kamis (28/8).
Menurut Yuli, kendala paling berat dihadapi antara lain menyangkut kandungan resapan air pada areal landasan pacu yang terlalu tinggi, sehingga dibutuhkan waktu lebih lama untuk proses pemadatannya.
Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi membuat proses pemadatan areal landasan pacu semakin sulit dilakukan. Padahal menurut jadwal proses pemadatan landasan pacu itu harus selesai akhir tahun ini atau paling lambat awal 2009.
Mengingat tingginya resapan air, dipastikan proses pemadatan areal landasan pacu tersebut dapat dipastikan tidak dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.
Begitu pula dalam pembangunan berbagai sarana vital lainnya, termasuk gedung-gedung operasional penerbangan, sejauh ini terkesan makin melambat pelaksanaannya akibat kucuran dana yang tersendat.
Riskan
“Jadi sangat riskan sekali rasanya untuk dapat memastikan pembangunan Bandara Kuala Namu tersebut dapat diselesaikan akhir tahun 2009. Tahun 2010 saja belum pasti, karena segala sesuatunya akan ditentukan kucuran dana. Bila dana lancar, maka pembangunan dapat lebih dipercepat,” ujar Yuli dan mendapat sambutan rada sinis dari hadirin.
Baik Yuli, para eksportir maupun importir Sumut pada prinsipnya sangat berharap pembangunan Bandara Kuala Namu dapat dirampungkan secepatnya demi kelancaran upaya perwujudan peningkatan berbagai bidang bisnis di daerah ini.
Sebab, keberadaan Bandara Polonia dinilai sepertinya sudah tidak dapat diharapkan lebih banyak berperan dalam mendukung kegiatan ekspor-impor, disebabkan berbagai keterbatasan plus semakin berkurangnya jumlah perusahaan penerbangan saat ini. (rama)
bbq September 6th, 2008, 03:15 PM hi all ...
hari Rabu kemarin gw ke Pantai Labu untuk sebar2in promo prshan ... heheh ...
kmi memasuki areal bandara Kuala Namu yg kebetulan jg akses ke Pantai Labu & ... OMG!!! lahan yg dulunya kebun klpa sawit skrg ud jd lahan terbuka, luas bangt ...
gw liat sebuah crane & struktur tiang2 bangunan & (menurut perkiraan gw) runway ... runway ini menutupi jalan yg dulunya merupakan akses ke Pantai Labu ...
sayang gw gk bw kamera ... hehehe ...
tpi telah terdapat bnyk perubahan ...
sayang bngt klo molor lgi molor lgi ...
David-80 September 6th, 2008, 08:57 PM ^^ BBQ, banyak pekerja ga disitu?
thanks a lot! ini proyek infrastructure yg paling saya tunggu2 soalnya...
cheers
rilham2new September 7th, 2008, 07:39 PM hi all ...
hari Rabu kemarin gw ke Pantai Labu untuk sebar2in promo prshan ... heheh ...
kmi memasuki areal bandara Kuala Namu yg kebetulan jg akses ke Pantai Labu & ... OMG!!! lahan yg dulunya kebun klpa sawit skrg ud jd lahan terbuka, luas bangt ...
gw liat sebuah crane & struktur tiang2 bangunan & (menurut perkiraan gw) runway ... runway ini menutupi jalan yg dulunya merupakan akses ke Pantai Labu ...
sayang gw gk bw kamera ... hehehe ...
tpi telah terdapat bnyk perubahan ...
sayang bngt klo molor lgi molor lgi ...
Ohh, really :eek2: ... Thanks untuk UPDATE nya :okay:
David-80 September 14th, 2008, 01:45 AM site Kuala namu international airport - from airlines.net forum
udah bentuk stretch line for runway
http://img.photobucket.com/albums/v486/paparadzi/From%20the%20Air/newMES.jpg
cheers
David-80 September 14th, 2008, 01:46 AM guys ada berita lagi, kayaknya operational kuala namu bakal lebih cepet...maju ke november 2009.
cheers
Sizter85 September 14th, 2008, 02:12 AM http://i38.tinypic.com/14scg0.jpg
http://i34.tinypic.com/nexl77.jpg
http://i35.tinypic.com/25pn8jm.jpg
rilham2new September 14th, 2008, 06:03 AM Update yang menarik ... :cheers:
peseg5 September 14th, 2008, 07:05 AM Very nice updates. Thanks guys...! :okay:
Aucostar September 14th, 2008, 09:21 AM http://i38.tinypic.com/14scg0.jpg
http://i34.tinypic.com/nexl77.jpg
http://i35.tinypic.com/25pn8jm.jpg
lohhhhh desain yg asli mana sihh???
gw jd bingung
ad yg tau gk
final designny yg mn?
by the way, nice update
gk sabar liat skyline Kota Medan yg baru
semoga medan booming klo bandarany ud pindah
:banana:
rilham2new September 14th, 2008, 11:18 AM ^^ DEsainnya yang udah termodernisasi dong ... Yang itu desain lama .... :D
=NaNdA= September 15th, 2008, 08:53 AM lha itu foto maket dari AceN tahun 2007.. :D
ncon September 15th, 2008, 09:56 AM ^^ untunk itu gak di bwat :D
Aucostar September 15th, 2008, 09:36 PM ^^
lumayan sih desainny
cm agak out of date
yah drpd polonia mendngn itu sihhh
wkwkwkwwwww
AceN September 16th, 2008, 06:20 PM site Kuala namu international airport - from airlines.net forum
udah bentuk stretch line for runway
http://img.photobucket.com/albums/v486/paparadzi/From%20the%20Air/newMES.jpg
cheers
Wah, ada yang aneh. Lahannya kok terlalu kecil, ga sesuai dengan blueprintnya :sleepy: disitu ga ada letak buat runway 2 nya.
Btw, thx vid !!
http://i38.tinypic.com/14scg0.jpg
http://i34.tinypic.com/nexl77.jpg
http://i35.tinypic.com/25pn8jm.jpg
Lha...foto maket dari g..pasti udah muter forum lagi nih. Udah beda url pula....
peseg5 September 17th, 2008, 07:16 AM ^^ As usual cen, maybe this is a staged project.
Waktu awal2 diresmikan kalau gak salah Soetta juga cuman 1 terminal dan runway, baru beberapa thn kemudian terminal 2 diresmikan. CMIIW. Yang jelas lahan di Kuala Namu udah dipersiapkan sih, untuk pengembangannya.
AceN September 17th, 2008, 01:47 PM ^^ Iya, terminal 1 & 2 CGK beda 6 tahun kalo ga salah. Ya moga2 KNIA juga jadi 2 phase :)
David-80 September 18th, 2008, 11:36 AM bener, dont worry, masih cukup besar lahan nya. yang penting terminal nya dan runway jadi dulu, trus jalan tol nya juga dikebut. biar medan bisa bangun supertall
cheers
Puntagorda September 18th, 2008, 12:15 PM It´s quite characteristic for Indonesia that there´s a large-scale infrastructure project already under construction for some time, and the public still doesn´t know what it will look like.
No comprehensive project data, no explicit renderings, we are still left in the dark by AP II...
:ohno:
David-80 September 18th, 2008, 12:19 PM ^^ Its common, thats why i dont really believe what AP will show to the public about the design, it will change again even on the last minute.
better just wait and see what the design would be when the whole thing is finished
cheers
rilham2new September 19th, 2008, 11:34 PM It´s quite characteristic for Indonesia that there´s a large-scale infrastructure project already under construction for some time, and the public still doesn´t know what it will look like.
No comprehensive project data, no explicit renderings, we are still left in the dark by AP II...
:ohno:
Since this country is FULL OF Risk-taker, speculator... the dirty ones. Exploiting govt project to public, may be bad in certain extent.
As usual, the land-price around the airport construction site will be increasing soon. It already did. I cant imagine, if govt released their masterplan including exact location to the public (before the govt buy the whole land including for connection road and highways).
Eky September 28th, 2008, 09:47 AM http://i38.tinypic.com/14scg0.jpg
is it just me....ataukah ini desain ada kemiripan dengan SHIA????....
http://img184.imageshack.us/img184/6452/shiajt9.jpg
AceN September 28th, 2008, 07:03 PM ^^ yap, emang satu tipe. Tapi itu maket yang udah di scrapped alias udah ga dipake. Yang baru renderingnya ada di New Airport Rendering Thread. Bentuknya mirip sama Suvarnabbhumi :)
Eky October 6th, 2008, 06:00 AM Di search ga' dapat. Mohon linkx, dong?.....
UMD October 8th, 2008, 06:47 PM This is the new design as posted in # 232 if I am not mistaken.
It is now official that new Medan Kuala Namu airport will have the best looking and the most modern terminal in Indonesia. This is the picture of the winning design just downloaded from the Wiratman website.
http://i17.photobucket.com/albums/b72/umd_1970/kualanamu3.jpg
David-80 October 8th, 2008, 06:51 PM Looking from the runway scretch construction from the air, i guess that rendering is the current layout from the terminal. Also, the two runway system has been scrapped.
I have a feeling that the new airport terminal will look similar with Makassar airport...
Ever wondered why our VP suprisingly visited the construction site? Ah, the great Jusuf Kalla vision. LOL
cheers
had94zz October 9th, 2008, 12:12 AM Looking from the runway scretch construction from the air, i guess that rendering is the current layout from the terminal. Also, the two runway system has been scrapped.
I have a feeling that the new airport terminal will look similar with Makassar airport...
Ever wondered why our VP suprisingly visited the construction site? Ah, the great Jusuf Kalla vision. LOL
cheers
Now that you say it, the two do look similar to each other, :D:D
Eky October 9th, 2008, 05:44 AM Nice...!!!!
The roof looks rather similar to HKIA@cek lap kok, doesn't It?... not a mini version bt a cut version....
UMD October 9th, 2008, 05:47 AM Looking from the runway scretch construction from the air, i guess that rendering is the current layout from the terminal. Also, the two runway system has been scrapped.
I have a feeling that the new airport terminal will look similar with Makassar airport...
Ever wondered why our VP suprisingly visited the construction site? Ah, the great Jusuf Kalla vision. LOL
cheers
Are you sure that they will scrap the 2nd runway even for the future expansion? Based on the map on the link below, it is clear that Kuala Namu will still have its 2nd runway. I believe they are now working on the 1st stage and only half (the brown outline section) of the airport.
http://www.angkasapura2.co.id/images/peta/MES.jpg
JK's visit can also boost the sales of his Bukaka's jetways.:)
AceN October 9th, 2008, 09:40 PM ^^ hahaha, u're rite :lol:
No no, David must be referring to the old maquette shown in AP II office. I posted it a year ago. And it was reposted by Sizter in the previous page.
gliazzurra October 18th, 2008, 06:57 AM dari http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=127384&more=1#more127384
Rel KA dan City Check In ke Kualanamu Mulai Dibangun
Sabtu, 18-10-2008
*zainul abdi/iwan guntara
MedanBisnis – Medan
Pembangunan rel kereta api sepanjang 4,2 Km dari stasiun Aras Kabu menuju Bandara baru di Kualanamu Kabupaten Deliserdang mulai dilaksanakan. Untuk mendukung transportasi massa dari Medan ke bandara tersebut dalam waktu dekat pembangunan City Check In akan direalisasikan.
“Semua pihak yang terkait sudah bertemu untuk memulai pembangunannya. Bahkan desain city check in yang akan dibangun di sekitar stasiun besar KA Medan sudah siap,” kata Kepala PT KA Divre I Sumut-NAD Drs AR Tisna Djaja melalui Kepala Humas PT KA Divre I Sumut-NAD Suhendro Budi Santoso kepada wartawan, di sela-sela acara Halalbihalal Idul Fitri 1429H dan Syukuran HUT KA ke-63 tahun di Paramount, Medan, kemarin.
Santoso menjelaskan, tahun 2009 diperkirakan jumlah penumpang yang diangkut pesawat mencapai 6 juta orang pertahunnya. Dapat diestimasikan, sedikitnya 25% penumpang dapat diangkut dengan KA dari Medan ke bandara baru di Kualanamu dan juga sebaliknya.
Mengenai pendapatan, Jika misalnya mengenakan tarif tiket KA sebesar Rp 20.000-Rp 25.000, maka total investasi sebesar Rp 129 miliar akan kembali dalam waktu 5 tahun.
Namun begitu, pihaknya terus memberikan fasilitas dan pelayanan bagi penumpang yang menuju bandara pengganti Bandara Polonia Medan tersebut. Salah satu fasilitas yang akan dipergunakan yakni kategori kereta kelas super eksekutif khusus ke Bandara baru di Kualanamu. “Kereta ini akan memiliki dua kepala pada bagian ujung masing-masing kereta. Sehingga ketika berbalik arah, maka masinis tidak perlu melansir lokomotif,” jelasnya.
Masih Bermasalah
Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Sumut (Bappedasu) Ir Riadil Akhir Lubis mengatakan untuk pembangunan rel kereta api lintas Aras Kabu - Bandara baru di Kualanamu masih tersangkut persoalan pembebasan lahan. Karena masih ada 4 KK yang masih belum dibebaskan lahannya di jalur baru kereta api tersebut.
Sedangkan untuk pembangunan parkir terminal city chek in masih ada permasalahan yakni terkait lahan. Tapi untuk permasalahan lahan ini telah dilaksanakan pertemuan antara Pemko Medan, PT KAI dan KPK. Dari pertemuan itu disepakati akan dibentuk perusahaan patungan antara PT KAI dengan Pemko Medan.
rilham2new October 28th, 2008, 02:52 AM Lokasi pasti dari Bandara Kuala Namu, dilihat dari GOOGLE EARTH
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/satelit.jpg
Berikut peta lokasi Bandara Kuala Namu dari Kota Medan dan rencana pembangunan jalan konektor
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/lokasi.jpg
Rencana pembangunan jaringan jalan Tol ke KUALA NAMU
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/tol.jpg
\
Sumber : BAPPEDA Kabupaten Deli Serdang
Eky October 31st, 2008, 02:27 AM Update preview of Kualanamu International Airport:
(the most futuristic airport development in indonesia to date......I think!!!)
:okay:
rilham2new October 31st, 2008, 05:10 AM Hah, tempat check-in berlangit-langit tinggi :eek2: ...
Wuih keren :drool:.
Aucostar October 31st, 2008, 10:55 AM ^^
gila keren buangettttt
semoga cpt siapppp
netsurfe October 31st, 2008, 08:20 PM wow!!!!!!! cool man!!!!!!!!
go go go Medan!
struktur roof/ceilingnya mirip madrid barajas yah?
anno_malay November 1st, 2008, 06:13 AM wuichhh..keren langit2nya...
koq mirip incheon juga yach?...
Freezy89 November 2nd, 2008, 09:41 AM No pics?
Kopassus November 2nd, 2008, 10:50 AM Incredible, place fort at least 58 planes with 9 places extra at the park ramp!!
Even more than Cengkareng! Cgk hanya punya 42 gates. Thanks Eky.
UMD November 2nd, 2008, 11:08 AM Incredible, place fort at least 58 planes with 9 places extra at the park ramp!!
Even more than Cengkareng! Cgk hanya punya 42 gates. Thanks Eky.
I believe the 1st phase will see less than half of that. The drawing is for the entire 2 phases.
Now if we can see more pictures, that will be nice. Thanks, Eky for posting these nice pictures.
AceN November 2nd, 2008, 08:43 PM ^^ wehehehe..keduluan Eky :tongue2:
Thanx Eky :)
Btw char, kayanya beda ama Barajas. Barajas kan ceilingnya bergelombang. KNIA ga terlalu gelombang kaya Barajas kayanya.
Layoutnya tambah mirip Suvarnabbhumi yaa :p
UMD November 3rd, 2008, 08:56 AM Eky and Acen, if I may know where do you get these nice pictures from? Also, do you know how many gates will be built for the 1st phase?
Thanks.
Eky November 3rd, 2008, 01:59 PM truthfully......... hijacked and illegally distributed purely for skyscrapercity consumption...:D
sory folks, had to delete it! just came to my senses.:angel:
......unless, ofcourse, some one convince me otherwise.:D
gliazzurra November 3rd, 2008, 03:39 PM truthfully......... hijacked and illegally distributed purely for skyscrapercity consumption...:D
sory folks, had to delete it! just came to my senses.:angel:
......unless, ofcourse, some one convince me otherwise.:D
wadoh uda didelete aja.. untung uda sempet ke save.. :D
UMD November 3rd, 2008, 06:16 PM What amazing about this project is that until now no official rendering is available to the public....I am afraid this will generate opportunity for corruption. How could such a big public project such as this be so unclear?
For you to post this rendering (first time ever this detailed) and on a public forum may actually help minimize the potential for corruption since we all now know what is designed and what is to be built.
I understand that there might be some copyright issue...but I also believe that being a public infrastructure project (funded by tax payer money) which designed has been tendered and won and which is under construction, we should have the rights to view this information.
Anyway, thanks for your effort. It was refreshing to have been able to view the rendering albeit only for a few days.
Puntagorda November 3rd, 2008, 07:38 PM It´s hard to understand that until now there hasn´t been any serious newspaper or any local pressure group that could have demanded the publication of a comprehensive project description including informative renderings.
Today Indonesians don´t live under the authoritarian Orde Baru any more. It would just take some interest and proactiveness...
:ohno:
rilham2new November 3rd, 2008, 07:48 PM Soalnya kalau di-sharing di halaman web-page umum, meningkatkan potensi spekulan yang beli tanah , menyebabkan susahnya penggantian rugi lahan di masa yang akan datang kalau mau ekspansi.
Lihat aja, kemaren ada yang sengaja gabung di sini buat nanya lokasi persis dan jalan keluar-masuk bandara.
Kalau masyarakat kita dewasa sih gak papa,,, masyarakat kita kan masih tipe blokir jalan tol, bangun tenda sambil meletakkan keluarganya nunggu di sana ... sambil bawa pengacara teriak2 pake megaphone ......
*Wah, postingan nomor 4-4-4 :D
Joe Philip November 6th, 2008, 09:03 AM thanks for the video :) i think that's the final design, not the one i posted earlier be4.. Too much like Suvarnabbhumi i think :D
satu yang g bingung, bagaimana bisa bandara segede itu, dan membuat segala fasilitasnya baru cuma butuh Rp.3,5 T ( approx. 360 Million USD ) ???....
Compared to : Changi T3 USD 3,3 Billion , Suvarnabbhumi ( a brand new airport, like Kuala Namu ) cost USD 3 Billion , and KLIA was USD 2,7 Billion CMIIW ....
:bash:Secara explisit pihak satker dr dephub sdh menyetujui untuk pembagian porsi min.20% dan harus buat pengusaha Medan, & kami terus berjuang agar kita anak Medan tidak hanya jadi penonton didalam program proyek pembangunan yang ada disiini, oleh karena itu kami mohon doa restu serta dukungan teman2 agar pajak pendapatan daerah tidak melulu mengalir keluar,dengan bersatunya kekuatan asosiasi kontraktor konstruksi yang bersinerji dengan lembaga pengembangan jasa konstruksi daerah diharapkan dimasa mendatang perkuatan ekonomi daerah kota medan khususnya dan sumatera utara umumnya akan menjadi teladan bagi daerah lain dan tidak bergantung pada pusat..terima kasih !:banana
Joe Philip November 6th, 2008, 10:02 AM What amazing about this project is that until now no official rendering is available to the public....I am afraid this will generate opportunity for corruption. How could such a big public project such as this be so unclear?
For you to post this rendering (first time ever this detailed) and on a public forum may actually help minimize the potential for corruption since we all now know what is designed and what is to be built.
I understand that there might be some copyright issue...but I also believe that being a public infrastructure project (funded by tax payer money) which designed has been tendered and won and which is under construction, we should have the rights to view this information.
Anyway, thanks for your effort. It was refreshing to have been able to view the rendering albeit only for a few days.
:ohno: u're absolutely right but as long as I know the tender for the Building construction is just carried on and for temporary up until today what is under construction just for the 1st phase of this Mega Project which is Land Clearing, the lanscaping work that won by PT MATRIAS SWABUANA, Architectural & Roof Structure work by PT HUTAMA KARYA just published today..I think I would get involve on the next phase...catch u later..
peseg5 November 8th, 2008, 08:48 PM Soalnya kalau di-sharing di halaman web-page umum, meningkatkan potensi spekulan yang beli tanah , menyebabkan susahnya penggantian rugi lahan di masa yang akan datang kalau mau ekspansi.
Lihat aja, kemaren ada yang sengaja gabung di sini buat nanya lokasi persis dan jalan keluar-masuk bandara.
Kalau masyarakat kita dewasa sih gak papa,,, masyarakat kita kan masih tipe blokir jalan tol, bangun tenda sambil meletakkan keluarganya nunggu di sana ... sambil bawa pengacara teriak2 pake megaphone ......
*Wah, postingan nomor 4-4-4 :D
Memang.. transparency ibarat pisau bermata DUA.
Eky November 10th, 2008, 07:43 AM ...
AceN November 15th, 2008, 06:14 AM another rendering of Kuala Namu International Airport.
Re post from http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=27987156&postcount=246 :)
another rendering of
Kuala Namu International Airport
1.
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/knia2.jpg
2.
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/knia1.jpg
netsurfe November 15th, 2008, 12:26 PM ^^
Mirip HKIA yah, but without the Y part.
UMD November 15th, 2008, 05:08 PM Jelas di sini bahwa Hutama Karya hrs menyelesaikan arsitektural dan struktur atap terminal dalam waktu 360 hari. Nilai pembangunan sekitar 400 Milyar (US$ 40M). Jika 360 dari bulan November, berarti terminal sudah harus jadi November 2009.
Ada yang tahu apakah ini sudah termasuk juga gedung terminal?
-------------------------------------------------------------------------------------
Tangerang 3 Nopember 2008
Nomor : CA.59.PBR.02-08/PPL/PEN/00/2008
Lampiran : --
Perihal : Pengumuman Pemenang Lelang
1. Dengan ini diumumkan kepada Peserta Lelang sesuai Pengumuman Pelelangan
Umum Prakualifikasi nomor CA.02.PBR.02-08/PD/PN/00/2008 tanggal 26
Pebruari 2008, bahwa berdasarkan hasil evaluasi Administrasi, Teknis dan
Harga yang ditetapkan sebagai pemenang lelang untuk Pekerjaan “Arsitektural
dan Struktur Atap Gedung Terminal Bandara Medan Baru Kualanamu”
adalah :
Nama Perusahaan : PT HUTAMA KARYA
A l a m a t : Jl Iskandarsyah I No.6 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan. 12160
Nilai/Harga : Rp 399.999.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh
sembilan milyar sembilan ratus sembilan puluh
sembilan juta rupiah) sudah termasuk PPN;
Waktu Pelaksanaan : 360 (tiga ratus enam puluh) hari kalender dihitung
sejak tanggal yang ditetapkan dalam SPP/Kontrak.
2. Sehubungan dengan hal tersebut, kepada peserta lelang yang telah
menyerahkan jaminan penawaran dapat mengambil kembali di Financial
Administration Kantor Pusat PT Angkasa Pura II (Persero) dengan membawa
foto kopi pengumuman ini.
Khusus untuk Pemenang, jaminan penawaran dapat diambil setelah
menyerahkan jaminan pelaksanaan.
3. Demikian, atas perhatian dan partisipasinya diucapkan terima kasih.
AUCTION COMMITTEE
CHIEF OF AUCTION
LUTHFY EDRUS
gliazzurra November 15th, 2008, 05:12 PM 360 hari yah?? tapi kyknya ini cuma struktur luar + atap kan..
anyway kyknya masalah pembangunan bandara ini lebih ke airside nya, seperti pembangunan landasan pacu, alat2 navigasi dsb.. kalau terminal sih harusnya bisa sesuai jadwal yah.. kita doain aja.. :D
UMD November 15th, 2008, 05:14 PM Tangerang, 05 Nopember 2008
Nomor : CA.13.PBR.15-08/LLS.I/PEN/00/2008
Lampiran : -
Perihal : Pengumuman Hasil Evaluasi Sampul I
1. Diumumkan kepada Para Peserta Lelang sesuai Undangan Nomor:
CA.02.PBR.15-08/PU/UND/00/2008 tanggal 13 Agustus 2008 pekerjaan
“Pembuatan Lansekap Bandara Medan Baru Kualanamu” bahwa
berdasarkan hasil Evaluasi Dokumen Penawaran Sampul I, peserta yang
lulus dan berhak mengikuti pembukaan penawaran sampul II, adalah :
PT MATRIAS SWABUANA
2. Bagi peserta yang tidak lulus, dapat mengambil kembali Dokumen
Penawaran Sampul II pada Sekretariat Auction Committee dan Jaminan
Penawaran pada Financial Administration Unit Kantor Pusat PT Angkasa
Pura II (Persero) dengan membawa foto kopi pengumuman ini.
3. Demikian, untuk menjadi maklum.
AUCTION COMMITTEE
CHIEF OF AUCTION
LUTHFY EDRUS
UMD November 15th, 2008, 05:21 PM 360 hari yah?? tapi kyknya ini cuma struktur luar + atap kan..
anyway kyknya masalah pembangunan bandara ini lebih ke airside nya, seperti pembangunan landasan pacu, alat2 navigasi dsb.. kalau terminal sih harusnya bisa sesuai jadwal yah.. kita doain aja.. :D
iya....seharusnya itu belum termasuk interior desain dalam terminal serta interior terminal. Kalau tidak salah, saya jg pernah melihat panggilan lelang untuk interior Terminal. Juga lagi dalam tahap penyelesaian lelang adalah untuk pemasangan dan penyediaan alat mekanikal dan elektrikal untuk gedung Terminal Kuala Namu.
Airside sepertinya juga sudah mulai digarap seperti foto yg pernah diposting di airliners.net serta di sini.
Yah...semoga saja KNIA paling lambat udh bisa beroperasi di pertengahan atau akhir tahun 2010.
Saya tertarik sekali pada bandara ini karena kelihatannya ini airport di Indonesia pertama yg kelihatan sangat modern dan mengikuti zaman. Buat seseorang yg sering travel, saya benar benar berharap KNIA bisa dibangun sesuai desain dan rendering di sini.
AceN November 16th, 2008, 05:38 AM ^^ iya. G juga berharap sama. airside udah duluan digarap daripada main buildingnya. airport rail nya sampe skarang ga jelas kabarnya.. :nuts:
gliazzurra November 18th, 2008, 10:34 AM Proyek Kuala Namu diperkirakan mundur 6 bulan
Selasa, 18 November 2008
Pembangunan landasan pacu dan kelengkapan sisi udara (air side) Bandara Internasional Kuala Namu, Medan, diperkirakan mundur 3 bulan hingga 6 bulan karena lokasi tanah labil dan harus dilakukan pengerukan total. Kondisi ini menyebabkan biaya proyek itu membengkak lebih dari 10%.
Pembangunan infrastruktur sisi udara, landasan pacu, dan seluruh proyek bandara pengganti Polonia itu semula ditargetkan selesai pada September 2009, sesuai dengan instruksi Wapres Jusuf Kalla.
Namun, setelah kondisi tanah diketahui labil dan harus dikeruk total, masa pekerjaan diperkirakan bertambah 3 bulan hingga lebih dari 6 bulan.
"Kondisi tanah yang labil itu tidak diperhitungkan sebelumnya dan perlu pengerukan total. Akibatnya, target selesai September 2009 seperti diinstruksikan oleh Wapres sulit tercapai," ujar sumber Bisnis yang terlibat dalam proyek itu, kemarin. Saat meninjau lokasi Bandara Kuala Namu beberapa waktu lalu, Wapres menginstruksikan kepada manajemen PT Angkasa Pura II untuk menuntaskan pembangunan bandara baru itu dan mengoperasikannya pada September 2009.
Sumber itu mengatakan selain akan terjadi keterlambatan dalam penyelesaian bandara itu, biaya pembangunan proyek diperkirakan meningkat 10%.
Departemen Perhubungan mengalokasikan dana pembangunan Bandara Kuala Namu sebesar Rp978,9 miliar. Alokasi anggaran yang dimasukkan dalam APBN 2009 itu naik dibandingkan dengan anggaran dalam APBN 2008 sebesar Rp700 miliar.
Proyek prioritas
Direktur Teknik Bandara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Dephub Arfiyanti Samad mengatakan alokasi dana itu masuk dalam kegiatan prioritas untuk pembangunan lanjutan Bandara Kuala Namu.
"Hingga saat ini, pembangunan bandara itu masih berlangsung, meski ada hambatan dalam proses pemadatan lahan landasan pacu," katanya beberapa waktu lalu.
Arfiyanti membenarkan proses pemadatan lahan di Kuala Namu membutuhkan waktu cukup lama menyusul temuan kondisi tanah di proyek bandara itu berpasir. Lapisan tanah berpasir ditemukan setelah tim melakukan beberapa kali uji coba pemadatan di lahan tersebut. "Tanah di lapisan tertentu itu berpasir sehingga perlu antisipasi agar landasan pacu dalam kondisi stabil," ujarnya.
Untuk itu, lanjut Arfiyanti, pihaknya melibatkan tim pakar dari sejumlah perguruan tinggi untuk mencari solusi percepatan pemadatan proyek Bandara Kuala Namu dengan kondisi tanah berpasir.
Perguruan tinggi yang dilibatkan a.l. Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan Universitas Sumatra Utara (USU). "Tim pakar itu akan memberikan solusi proses pemadatan lahan bandara yang tanahnya di lapisan tertentu berpasir."
Secara keseluruhan, pembangunan konstruksi Kuala Namu terdiri dari sisi udara yang ditangani oleh pemerintah dengan biaya sebesar Rp2,3 triliun dari APBN dan sisi darat (land side) yang ditangani oleh PT Angkasa Pura II dengan biaya Rp1,4 triliun. ( Erwin Nurdin )
-------------------------------------------------------------------------------------
seperti yang sudah diperkirakan, pembangunan landasan pacu nya bermasalah..
Joe Philip November 18th, 2008, 11:14 AM iya....seharusnya itu belum termasuk interior desain dalam terminal serta interior terminal. Kalau tidak salah, saya jg pernah melihat panggilan lelang untuk interior Terminal. Juga lagi dalam tahap penyelesaian lelang adalah untuk pemasangan dan penyediaan alat mekanikal dan elektrikal untuk gedung Terminal Kuala Namu.
Airside sepertinya juga sudah mulai digarap seperti foto yg pernah diposting di airliners.net serta di sini.
Yah...semoga saja KNIA paling lambat udh bisa beroperasi di pertengahan atau akhir tahun 2010.
Saya tertarik sekali pada bandara ini karena kelihatannya ini airport di Indonesia pertama yg kelihatan sangat modern dan mengikuti zaman. Buat seseorang yg sering travel, saya benar benar berharap KNIA bisa dibangun sesuai desain dan rendering di sini.
memang HK hanya menangkan pek.Struktur & atap,...so utk pekerjaan arsitektur Interior,M/E dan meubiler & perlengkapannya masih belum tender...oh ya, airport ini namanya Bandara Medan Baru Kualanamu khan?
cheers
UMD November 18th, 2008, 03:34 PM memang HK hanya menangkan pek.Struktur & atap,...so utk pekerjaan arsitektur Interior,M/E dan meubiler & perlengkapannya masih belum tender...oh ya, airport ini namanya Bandara Medan Baru Kualanamu khan?
cheers
Belum ada yang tahu nama resmi airport ini apa....tapi saya akan senang sekali kalo airport ini mengikuti tradisi Polonia dan dinamakan Medan Kuala Namu International Airport. Saya nggak pernah suka dedikasi nama pahlawan untuk airport. .... terlalu norak.
Joe Philip November 19th, 2008, 01:47 AM Belum ada yang tahu nama resmi airport ini apa....tapi saya akan senang sekali kalo airport ini mengikuti tradisi Polonia dan dinamakan Medan Kuala Namu International Airport. Saya nggak pernah suka dedikasi nama pahlawan untuk airport. .... terlalu norak.
Medan Baru International Airport Kuala Namu - Indonesia
laba-laba November 19th, 2008, 04:23 AM Soal Kualanamu, Pemprovsu lakukan pendekatan ke pusat Cetak E-mail
Wednesday, 19 November 2008 09:04 WIB
ERWAN EFENDI
WASPADA ONLINE
MEDAN - Pemprovsu melakukan pendekatan secara proaktif dan intensif dengan pemerintah pusat sebagai upaya mempercepat pembangunan Bandara Kualanamu.
"Pendekatan juga dilakukan untuk investasi infrastruktur energi listrik dan air minum," kata Gubsu H. Syamsul Arifin, SE di gedung DPRD Sumut, tadi malam.
Dalam kaitan ini, Gubsu juga meminta agar legislatif dan eksekutif sama-sama melakukan pendekatan ke pemerintah pusat. "Saya minta kita semua saling membantu," katanya dalam nota jawabannya terhadap pertanyaan fraksi-fraksi.
Dalam kesempatan itu, Gubsu juga menyampaikan apresiasinya terhadap kemampuan dan strategi dalam penanganan pengangguran di Sumut.
Gubsu mengatakan, pada prinsipnya Pemprovsu telah mengarahkan kebijakan penanganan pengangguran sebagaimana saran dan usul yang dikemukakan anggota dewan.
Pemprovsu, lanjutnya, terus menerus mengupayakan pengurangan pengangguran dengan mengoptimalkan program perluasan dan pengembangan kesempatan kerja melalui padat karya, baik produktif maupun infrastruktur serta penciptaan wirausaha baru.
Dengan berbagai keterbatasan, khususnya anggaran, katanya, belum sepenuhnya maksimal seperti yang diharapkan masyarakat. Namun, Gubsu berjanji, pihaknya akan lebih memperhatikan persoalan pengangguran di masa mendatang.
Menurut mantan Bupati Langkat ini, pengangguran di Sumut pada 2006 lalu tercatat sebanyak 623.049 orang. Dan pada 2007 jumlah itu mengalami penurunan menjadi 571.334 orang.
Terkait pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan yang mendapat alokasi dana sebesar Rp52,6 miliar, menurut Gubsu, jaringan irigasi yang menjadi kewenangan provinsi hanya seluas 79.713 hektar dan jaringan rawa seluas 52.832 hektar, masih belum dapat ditangani kerusakannya.
Gubsu menjelaskan, dana yang tersedia setiap tahunnya belum dapat menyelesaikan kerusakan secara total dan meningkatkan sistem jaringan irigasi yang ada. Hal itu mengingat kebutuhan untuk rehabilitasi dan peningkatan irigasi diperlukan anggaran rata-rata Rp3.750.000 per hektar.
Hal itu berarti, untuk rehabilitasi dan peningkatan irigasi, yang merupakan kewenangan provinsi seluas 79.713 hektar membutuhkan dana sebesar Rp298,9 miliar.
"Alokasi anggaran sebesar itu belum termasuk kegiatan operasional pemeliharaan irigasi dan rawa setiap tahun serta penanganan untuk peningkatan jaringan rawa," ujarnya.
Kerusakan pada jaringan irigasi tidak dapat dihindari dan selalu terjadi setiap tahun, karena pada daerah dataran tinggi, umumnya terletak pada lereng bukit yang sangat rawan longsor.
Demikian juga halnya dengan jaringan irigasi pada dataran rendah, mengalami sedimentasi yang sangat tinggi yang terbawa oleh sungai akibat kondisi DAS (Daerah Aliran Sungai) yang sudah rusak.
Dengan begitu, kata Gubsu, penanganan perbaikan kerusakan pada jaringan irigasi selalu dibutuhkan setiap tahun agar jaringan dapat berfungsi untuk melayani kebutuhan air dalam melaksanakan pola tanam dan tata tanam.
(fjr)
source http://www.waspada.co.id/berita/soal-kualanamu-pemprovsu-lakukan-pendekatan-ke-pusat.html
oh ya.. City check in kereta Api akan dikerjanan pada awal januari 2009. Moga2 dapat terealisasi dengan cepet..
laba-laba November 20th, 2008, 04:22 AM Pemerintah tak serius selesaikan Bandara Kualanamu
Wednesday, 19 November 2008 23:00 WIB
WASPADA ONLINE
MEDAN - Pemerintah pusat dinilai tak serius menyelesaikan proyek Bandar Udara Kualanamu sebagai pengganti Bandar Udara Polonia. Ketidakseriusan pemerintah terlihat dari belum adanya dana pengganti untuk pemotongan plafon anggaran di APBN 2008 yang mencapai Rp485 miliar.
Menurut Anggota Komisi D DPRD Sumut, Heriansyah, tadi pagi, pemotongan dana pembangunan Bandara Kualanamu sebenarnya terjadi sejak Agustus tahun 2007 silam, saat DPR RI membahas Rencana Kegiatan Program (RKP) APBN 2008. Dari Rp950 miliar dana yang dialokasikan APBN 2008 untuk pembangunan Bandara Kualanamu, DPR memangkas hingga Rp485 miliar.
Alasannya saat itu pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran. Untuk Sumut, proyek pembangunan Bandara Kualanamu yang terkena kebijakan ini. "Persoalannya sampai sekarang tidak ada jaminan, anggaran untuk Bandara Kualanamu yang terpangkas tersebut bakal ada gantinya," ujar Heriansyah.
DPRD Sumut, menurut Heriansyah sempat memprotes kebijakan pemangkasan anggaran untuk Bandara Kualanamu ini. "Untuk bisa melihat kesungguhan pemerintah menyelesaikan Bandara Kualanamu kan terlihat dari ketersediaan anggarannya. Kalau dari anggaran yang direncanakan saja sudah dipangkas sedemikian besar, ini kan sama saja pemerintah pusat tak serius menyelesaikan proyek ini," ujar Heriansyah.
Padahal masyarakat Sumut sudah menantikan kehadiran bandara baru pengganti Bandara Kualanamu sejak tahun 1990-an. Ketidakseriusan pemerintah ini dianggap sebagai bentuk perlakuan yang tidak adil terhadap masyarakat Sumut, mengingat bandara baru di daerah lain seperti Padang, Palembang, Surabaya hingga Makassar sudah diselesaikan pemerintah.
"Kalau lihat kondisi lapangan sekarang ini, rasanya kami pesimis Bandara Kualanamu bisa diselesaikan sesuai target pemerintah, pada Oktober 2009 nanti. Kami enggak percaya pemerintah mampu menyelesaikannya sesuai target," katanya.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut RE Nainggolan yang tengah berada di Jakarta mengatakan, pemotongan plafon anggaran untuk Bandara Kualanamu hingga Rp485 miliar, masih belum mengganggu penyelesaian proyek. Menurut dia , proyek Bandara Kualanamu dikerjakan secara multi years, sehingga tidak akan ada lagi tender dan proyeknya tidak terganggu berakhirnya tahun anggaran.
Nainggolan mengatakan, Pemprov Sumut masih percaya komitmen pemerintah pusat untuk menyelesaikan Bandara Kualanamu sesuai target. Terkait pemotongan plafon anggaran hingga Rp485 miliar, Nainggolan mengatakan, Pemprov Sumut percaya pemerintah akan menyediakan penggantinya dalam APBN 2009.
"Meski sebenarnya kami juga belum tahu apakah pengganti dana yang terpangkas tersebut dialokasikan di APBN 2009. Tetapi kami tetap percaya komitmen pemerintah menyelesaikan proyek ini. Ini urusan pemerintah pusat untuk menyediakan dananya," kata Nainggolan.
Dari kunjungan terakhir DPRD Sumut ke lokasi pembangunan Bandara Kualanamu, menurut Heriansyah, DPRD menyimpulkan terjadi pelambatan dalam penyelesaian proyek akibat pemotongan plafon anggaran. "Kalau memang serius, mestinya pemerintah pusat melakukan langkah-langkah yang cukup agresif, seperti menyediakan dana penjaminan untuk pembangunan Bandara Kualanamu. Selain itu, pemerintah pusat juga mestinya rutin meninjau proyek tersebut, setahap demi setahap. Ini yang masih belum dilakukan pemerintah," katanya.
(fjr/pas)
source : http://www.waspada.co.id/berita/pemerintah-tak-serius-selesaikan-bandara-kuala-namu.html
laba-laba November 20th, 2008, 04:27 AM Besok wapres tinjau Bandara Kualanamu
Thursday, 20 November 2008 06:51 WIB
AMIR SYARIFUDDIN
WASPADA ONLINE
MEDAN - Wakil Presiden (Wapres) RI, HM Jusuf Kalla dan ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla, Jumat (21/11), dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) antara lain meninjau perkembangan pembangunan Bandara Kualanamu.
Kabid Humas Pimpinan Drs ML Tobing usai mengikuti rapat persiapan kunjungan Wapres bersama unsur Muspida Sumut, Rabu (19/11), kepada wartawan membenarkan rencana kehadiran Wapres.
Rombongan Wapres direncanakan tiba di Bandara Polonia, Jumat (21/11) pagi disambut unsur Muspida Sumut. Dari Bandara Polonia, rombongan berangkat menuju Bandara Kualanamu.
Di Bandara Kualanamu, Wapres akan melakukan rapat dan meninjau lokasi pembangunan, kemudian rombongan menuju masjid di Lubukpakam Deliserdang untuk shalat Jumat. Setelah itu makan siang di rumah dinas Bupati Deliserdang. Wapres dan rombongan direncanakan sore hari meninggalkan Medan menuju Riau.
(fjr)
source : http://www.waspada.co.id/berita/besok-wapres-tinjau-bandara-kualanamu.html
gliazzurra November 21st, 2008, 10:11 AM 21/11/08 13:25
Wapres Tinjau Pembangunan Bandara di Medan
Medan (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri terkait, Jumat, meninjau pelaksanaan pembangunan Bandara Baru Medan di Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Wapres bersama rombongan tiba di lokasi pembangunan bandara tepat pukul 11.30 WIB, didampingi Gubernur Sumatera Utara, H. Syamsul Arifin.
Ikut serta dalam rombongan Wapres diantaranya Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal, Menteri PU Joko Kirmanto, Menneg Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dan Menneg BUMN Syofyan Djalil serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Setiba di lokasi, Wapres langsung melihat dari dekat pengerjaan konstruksi bandara. Pada kesempatan itu Wapres mendapat penjelasan detail tentang progres pembagunan bandara dari Kepala Satker Bandara Baru Medan, Darpin Sinaga.
Usai meninjau selama lebih kurang tujuh menit, Wapres kemudian melakukan pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat terkait dari pusat dan daerah.
Pada pertemuan itu Wapres mengingatkan agar pembangunan bandara itu bisa diselesaikan tepat waktu. "Jangan lihat kepentingan masing-masing, lihat kepentingan masyarakat," katanya,
Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara, Budi Mulyawan kepada Wapres menerangkan, pembangunan fisik Bandara Baru Medan sampai saat ini baru mencapai sekitar 7,8 persen dan 9,1 persen dari sisi keuangan.
Dijelaskanya, saat ini tahap pengerjaannya baru mencakup proses pembangunan taxiway dan pondasi bangunan pendukung, sementara untuk pekerjaan pembangunan runway masih dalam proses pelelangan.
"Pembangunan apron, alat navigasi, paralel taxiway dan runway sepanjang 3000 x 60 meter ditargetkan akan siap pertengahan serta akhir 2009," katanya.
Terkait pendanaan, Budi Mulyawan mengatakan pada awalnya (2007) dialokasikan anggaran sebesar Rp2,1 triliun untuk pembangunan runway sepanjang 3.750 x 45 meter.
Karena lebar runway diputuskan menjadi 60 meter serta akibat dapak kenaikan harga materia, terjadi eskalasi sehingga anggaran yang dibutuhkan menjadi Rp3,1 triliun. "Tahun depan akan ada eskalasi lagi untuk `treatment` runway sebesar Rp500 miliar," tambahnya.
Ia menyebutkan Bandara Baru Medan akan bisa beroperasi akhir 2009 dengan runway sepanjang 3000 x 60 meter dan bisa didarati pesawat jenis B747-400 dengan kapasitas apron yang mampu menampung 18 unit pesawat.
Dalam kondisi itu bandara itu akan mampu menampung penumpang sampai 8,11 juta orang per tahun. "Dalam kondisi ini pembangunan bandara sudah mencapai 78 persen," ujarnya.
Pada 2010, panjang runway bandara pengganti Bandara Polonia Medan itu akan menjadi 3.750 x 60 meter dengan apron yang mampu menampung 33 unit pesawat A380 dengan daya tampung 22 juta penumpang per tahun.
(*)
------------------------------------------------------------------------------------
jadi tahun 2010 uda bisa nampung 22 juta penumpang yah?? hebat juga..
lombok November 21st, 2008, 07:20 PM 21/11/08 23:26
Bandara di Kuala Namu Dibagun dalam Tiga Tahap
Medan (ANTARA News) - Pemerintah kembali menegaskan pembangunan infrastruktur Bandara Baru Medan yang terletak di Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Sumut dikerjakan dalam tiga tahap.
Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto di Medan Jumat mengatakan, pembangunan infrastruktur bandara itu dilakukan dalam tiga tahapan dan memerlukan waktu hingga tahun 2010.
"Pembangunan infrastruktur bandara tersebut memang harus didukung oleh Departemen Pekerjaan Umum karena jalan menuju akses pengganti Bandara Polonia, Medan itu masih jelek," ujarnya.
Untuk itu, Departemen Pekerjaan Umum telah menyiapkan dana sebesar Rp80 miliar yang digunakan untuk pengerjaan akses jalan menuju Kuala Namu dari Jalan Simpang Kayu Besar, Deli Serdang.
"Kontrak telah kita buat bulan Juli lalu, tetapi kendala yang kita hadapi saat ini masalah pembebasan tanah. Meski demikian pengerjaan jalan telah dimulai sepanjang 600 meter pertama dari simpang Kayu Besar sejak 11 November 2008," kata dia.
Tahap kedua, lanjut Menteri, Departemen Pekerjaan Umum akan memperbaiki tangul-tanggul di sekitar bandara itu untuk mengantisipasi terjadinya ancaman banjir dari meluapnya Sungai Serdang dan Sungai Ular.
Sedangkan tahap ketiga untuk penyediaan air bersih yang bersumber dari PDAM Tirtanadi Sumut bekerjasama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat.
Dewasa ini jalan menunju bandara baru itu dinilai masih jelek dan tidak memiliki akses jalan tol karena belum dibagun, sehingga pihaknya membuat jalan akses jalan hingga menunggu pembangunan jalan bebas macet itu, katanya lagi.(*)
laba-laba November 22nd, 2008, 04:03 AM Kualanamu bermasalah, Wapres kecewa
Friday, 21 November 2008 12:01 WIB
Halaman 1 dari 2
AVIAN E TUMENGKOL
WASPADA ONLINE
aet.jpgDELISERDANG - Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, HM Jusuf Kalla, ke Bandara Kualanamu, Deliserdang tadi pagi menghasilkan rasa kecewa. Melihat secara fisik, Wapres sudah mengekspresikan kekecewaannya.
"Setelah sekian lama, pekerjaannya baru sampai di sini? Apa ini sesuai jadwal?" tanya Wapres.
Dalam kunjungannya awal tahun ini ke Kualanamu, Wapres berjanji bandara yang menggantikan bandara Polonia itu akan selesai akhir tahun 2009. Namun rencana itu tampaknya tidak akan terwujud.
Sampai berita ini diturunkan, Wapres masih dalam rapat tertutup dengan jajaran Muspida dan mendengarkan persentasi dari Dirjen Perhubungan Udara, Budi Suyitno.
Waspada Online hadir dalam rapat tersebut.
Teks/Credit foto: Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, HM Jusuf Kalla, ke Bandara Kualanamu, Deliserdang tadi pagi. di dampingi Dirjen Perhubungan Udara, Budi Suyitno sambil memberikan persentasi. [WOL/Hang TJS]
(nov)
source : http://www.waspada.co.id/berita/kualanamu-bermasalah-wapres-kecewa.html
------------------
ahjjjhhh kecewa doang..
emang gak niat.. kalo niat dari dulu emang udah harus diawasin dari awal..
laba-laba November 22nd, 2008, 04:05 AM Bangun tol ke kualanamu, kata Wapres
Saturday, 22 November 2008 00:31 WIB
WASPADA ONLINE
MEDAN - Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan Gubernur Sumatera Utara H. Syamsul Arifin untuk membangun fasilitas jalan tol ke lokasi Bandara Baru Medan di Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.
"Kumpulkan pengusaha-pengusaha daerah dan bikin sendiri, kalau memang tak ada yang mau membangun jalan tol itu," kata Wapres ketika meninjau pembangunan bandara baru pengganti Bandara Polonia Medan itu, Jumat.
Sebelumnya Wapres menerima laporan dari gubernur bahwa sampai saat ini tidak ada investor yang mau membangun jalan tol sepanjang lebih kurang 15 kilometer dari Tanjung Morawa ke Kuala Namu karena dinilai tidak layak.
"Mereka (investor) maunya membangun jalan sampai ke Tebingtinggi sepanjang 60 kilometer, karena kalau hanya sampai Kuala Namu tidak 'feasible'. Saat ini kita sedang 'deal' dan mudah-mudahan bisa segera tuntas," ujar Gubernur H. Syamsul Arifin.
Mendapat jawaban serupa itu Wapres memerintahkan kepada gubernur untuk mengumpulkan perngusaha-pengusaha lokal dan membangun sendiri jalan tol dimaksud.
"Masa orang Medan tidak bisa bikin jalan, orang Makassar saja bisa. Di sini kan banyak pengusaha kelapa sawit. Cari pengusaha baik-baik, jangan yang macam-macam. Cukup cari Rp1 triliun saja, sisa yang Rp2 triliun lagi bisa dikredit," ujar Wapres.
Jika Sumut butuh konsultan, Wapres Jusuf Kalla juga memerintahkan pihak Jasa Marga untuk memberikan bantuan.
"Jadi tak usah lagi Pak Joko (Menteri PU Joko Kirmanto) cari yang mau bangun jalan tol itu. Biar jadi tanggung jawab gubernur, nanti kita tagih," katanya.
Pada kesempatan itu Wapres Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri terkait meninjau pelaksanaan pembangunan Bandara Baru Medan di Kualanamu.
Ikut serta dalam rombongan Wapres di antaranya Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal, Menteri PU Joko Kirmanto, Menneg Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dan Menneg BUMN Syofyan Djalil serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Pembangunan fisik Bandara Baru Medan sampai saat ini baru mencapai sekitar 7,8 persen dan 9,1 persen dari sisi keuangan. Saat ini tahap pengerjaannya baru mencakup proses pembangunan taxiway dan fondasi bangunan pendukung, sementara untuk pekerjaan pembangunan runway masih dalam proses pelelangan.
Pembangunan apron, alat navigasi, paralel taxiway dan runway sepanjang 3000 x 60 meter ditargetkan akan siap pertengahan serta akhir 2009.
Bandara Baru Medan akan bisa beroperasi akhir 2009 dengan runway sepanjang 3000 x 60 meter dan bisa didarati pesawat jenis B747-400 dengan kapasitas apron yang mampu menampung 18 unit pesawat. Dalam kondisi itu bandara itu akan mampu menampung penumpang sampai 8,11 juta orang per tahun.
Pada 2010, panjang runway bandara pengganti Bandara Polonia Medan itu akan menjadi 3.750 x 60 meter dengan apron yang mampu menampung 33 unit pesawat A380 dengan daya tampung 22 juta penumpang per tahun.
(fjr)
source : http://www.waspada.co.id/berita/bangun-tol-ke-kualanamu-kata-wapres.html
laba-laba November 22nd, 2008, 04:08 AM H Adam Malik, nama Bandara Kualanamu
Friday, 21 November 2008 13:41 WIB
HASANUL HIDAYAT & AIDI YURSAL
WASPADA ONLINE
MEDAN - Sejumlah anggota DPRDSU mengusulkan agar bandara Kualanamu diberi nama pahlawan nasional yang banyak berjasa dan mampu mewakili masyarakat Sumut secara keseluruhan. Mereka tidak keberatan diberi nama H. Adam Malik.
"Kalau di Jakarta ada Bandara Soekarno Hatta, kenapa di Sumut tidak kita beri nama Bandara Adam Malik, atau pahlawan nasional lainnya," kata anggota DPRDSU dari Fraksi Golkar, Azis Angkat kepada Waspada di ruang kerjanya, tadi pagi.
Azis menilai, nama pahlawan Nasional H. Adam Malik yang berasal dari Sumut, lebih mampu mewakili masyarakat Sumut daripada nama Sisingamangaraja. Karena Adam Malik telah memiliki banyak jasa bagi masyarakat Sumut secara keseluruhan.
Mengenai usulan nama Sisingamangaraja, menurut Azis nama tersebut dikhawatirkan nantinya dapat menimbulkan kesan hanya mewakili satu dari berbagai macam etnis yang ada di Sumut. Karena, nama Sisingamangaraja lebih kental sebagai pahlawan dari daerah.
Sependapat dengan Azis, anggota DPRDSU dari Fraksi PAN, Rafriandi Nasuiton menilai nama Adam Malik sebenarnya lebih pantas menjadi nama Bandara Kualanamu ketimbang nama Sisingamangaraja.
Karena menurutnya, Adam Malik sebagai pahlawan kelahiran Sumut pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI. Sedangkan sejarah perjuangan Sisingamangaraja melawan Belanda terjadi ketika masa kerajaan-kerajaan Batak.
Begitupun, kata Rafriandi, masalah pemberian nama Bandara Kualanamu tersebut masih harus dibahas secara lebih komprehensif lagi, dan memang sesuai dengan keinginan rakyat Sumut.
"Namun tetap harus dibahas secara mendalam dan harus mempunyai alasan yang jelas tentang nama Pahlawan Sumut mana yang paling cocok dijadikan nama Bandara Kualanamu," kata Rafriandi
Sebelumnya, sejumlah fraksi di DPRDSU mengajukan rekomendasi nama untuk Bandara Kualanamu dalam Sidang Paripurna tentang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumut, Kamis (21/11)
Fraksi PPP, dalam pandangan fraksi yang dibacakan Abul Hasan Harahap merekomendasikan nama mantan Gubsu Alm. T. Rizal Nurdin sebagai nama Bandara Kualanamu.
Sedangkan Fraksi Keadilan Sejahtera, dalam pandangan mereka yang dibacakan Timbas Tarigan, mengusulkan nama Jendral Besar Abdul Haris Nasution.
Menanggapi berbagai rekomendasi nama Bandara Kualanamu itu, Gubsu Syamsul Arifin mengatakan nama Bandara Kualanamu sampai sekarang belum ditetapkan. Karena itu, dia akan menerima semua masukan tersebut.
Namun, katanya, soal rekomendasi nama pahlawan mana yang akan dipilih untuk Bandara Kualanamu nantinya, masih tergantung pemerintah pusat.
Butuh sistem manajemen "keroyok"
Bandara Kualanamu pengganti Bandara Polonia Medan akan segera terselesaikan apabila dilakukan sistem manajemen "keroyok" yang melibatkan minimal empat kementerian atau departemen.
Malah dengan masih terbangkalainya sampai dua tahun sejak peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pada Januari 2006, bandara yang bakalan menjadi kebanggaan masyarakat Sumut serta akan mampu meningkatkan secara luar biasa berbagai sektor perekonomian masyarakat di daerah itu terkesan penuh dengan kebijakan diskriminasi oleh pemerintah pusat.
Hal itu dijelaskan Drs.H.Burhanuddin Napitupulu, Ketua Komisi V DPR RI, Kamis (20/11) di Medan dalam menanggapi lambatnya penyelesaian Bandara Kualanamu pengganti Bandara Polonia Medan, sementara beberapa bandara di kota-kota yang dinilai sebagai bandara yang jauh di bawah kesibukan Bandara Polonia Medan sudah selesai pembangunannya.
Sejak pertama kali dilakukan peletakan batu pertama sampai sekarang pekerjaannya masih belum mencapai 50 persen selesai. Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun tercatat dua kali meninjau bandara baru yang terletak di kawasan pantai Deliserdang itu, termasuk peninjauan yang dijadwalkan hari ini, Jumat (21/11), bersama lima Menteri Kabinet RI terkait dalam penyelesaian Kualanamu yang akan menjadi bandara tersibuk ketiga setelah Jakarta dan Jawa Timur ataupun Bali.
Dia juga mempertanyakan kepada pemerintah pusat kenapa penyelesaian pembangunan Bandara Kualanamu itu seperti terjadi diskriminasi, karena beberapa bandara lain seperti Bandara di Sumatera Barat, Bandara di Palembang, termasuk Makasar sudah siap kendati volume penerbangan jauh di bawah Bandara Polonia Medan.
Selain itu Burhanuddin mengakui, Bandara Minangkabau (Sumbar) lebih cepat selesai dikarenakan ada faktor peran penting Azwar Anas ketika menjabat Menteri Perhubungan, Bandara Talang Betutu (Palembang) dikarenakan ada peran Taufik Kemas (suami Presiden Megawati) waktu itu. Demikian pula penyelesaian Bandara Menado, juga terkait dengan peran putra daerahnya yang menjabat sebagai Dirjen Perhubungan waktu itu.
Bahkan di Jakarta pun kini tengah dibangun Bandara Cengkareng 3, sementara Bandara Kualanamu bagaikan dilupakan tanpa memperhatikan fungsi dan pentingnya demi keselamatan penerbangan ke dan dari Medan.
Kunjungan Wapres Jusuf Kalla bersama empat Menteri Kabinet lainnya ke lokasi Bandara Kualanamu hari ini, bisa menghasilkan suatu rumusan dan keputusan dalam mempercepat pembangunan bandara baru ini.
(fjr)
source : http://www.waspada.co.id/berita/h-adam-malik-nama-bandara-kualanamu.html
gliazzurra November 22nd, 2008, 12:17 PM ^^ halah ga usah lah pake nama pahlawan segala.. kuala namu international airport udah cukup bagus kok.. ga usah latah deh ikut2 bandara laen pake nama pahlawan..
netsurfe November 22nd, 2008, 01:10 PM ^^
setuju,
pake nama lokasi aja udah bagus.
UMD November 22nd, 2008, 05:20 PM Setuju....kalau Polonia bisa dipertahankan begitu lama tanpa ada nama Pahlawan, kenapa Kualanamu harus memakai nama Pahlawan?
Itu bandara punya rakyat dan rakyat kecil ini tidak mau ada nama Pahlawan yang dinobatkan ke Kualanamu.:ohno:
Bukankah Adam Malik udh ada RS?
AceN November 22nd, 2008, 07:11 PM ^^ selaen Polonia & Minangkabau, bandara lagi yang ga pake nama pahlawan ya ?
bbq November 23rd, 2008, 02:29 PM Pembangunan City Check-In Rencananya Dimulai Januari 2009
Medan, (Analisa)
Rencana pembangan city check-in di jalan Jawa Medan seluas 3 hektar menuju ke Bandara Kuala Namu akan dimulai awal Januari 2009.
“Jumlah total investasi pembangunan belum tahu pasti berapa, tapi sejauh ini rencana pembangunan tersebut saat ini sedang dibahas di Jakarta, dijadwalkan pembangunan tersebut bisa dilakukan awal Januari 2009,” sebut Kahumas Suhendro Budi Santoso kepada wartawan, Senin (16/11).
Sementara pembangunan rel kereta api sepanjang 2,5 km dari Aras Kabu ke Kuala Namu, lanjut dia, direncanakan pada akhir 2008 ini. “Untuk tahap awal, pemakaian rel KA akan digunakan sebagai sarana transportasi pengangkutan bahan material dan alat berat pendukung pembangunan Bandara Kuala Namu,” ungkapnya.
Setakah pembebasan lahan selesai, PT KA akan segera melakukan pengerjaan rel tersebut. Sedangkan material seperti rel dan bantalannya, telah disediakan oleh PT KA dan rel yang di gunakan berukuran R42.
Menurutnya, pembangunan city check-in ini nantinya akan melibatkan tiga pihak, PT KA, Pemko Medan dan investor. “Selain itu, kita juga membutuhkan dukungan investor untuk mendirikan bangunan komersialnya. Pembangunan city check-in akhirnya melibatkan KA, Pemko Medan dan investor,” ujarnya.
Menurut dia, city check-in ini ditargetkan dapat selesai dibangun dan beroperasi pada tahun 2009. Untuk itu, semua pihak diharapkan dapat mendukung penuh rencana pembangunan tersebut.
“Dari segi bisnis, pembangunan city check-in ini dan jalur rel KA ke Kuala Namu merupakan kesempatan bagus bagi PT KA Sumut – NAD. Sebab, diperkirakan sedikitnya 25% calon penumpang pesawat akan menggunakan transportasi KA,” ujarnya.
Dari perkiraan awal jumlah penumpang yang diangkut pesawat mencapai 6 juta orang pertahunnya, dari jumlah tersebut PT KA menargetkan dapat mengangkut 25%-nya. (msm)
rilham2new November 23rd, 2008, 02:38 PM Wah aku denger katanya sempat mau dinamakan Tengku Rizal Nurdin Airport :tongue2:
Seorang gubernur yang menjadi salah satu korban dalam kasus Gagal Take-Off nya Mandala .... (HEBOH MODE : ON).
Malaysian skyscraper November 24th, 2008, 05:20 AM i dont really like peoples name on an airport name.
WHY? dont just name it as ''Medan International Airport'' while Polonia doesnt change. Simple as that.
If peoples name on an airport : eg.KNIA, they dont recognise the location of the airport.
RIGHT.
netsurfe November 24th, 2008, 08:36 AM Wah aku denger katanya sempat mau dinamakan Tengku Rizal Nurdin Airport :tongue2:
Seorang gubernur yang menjadi salah satu korban dalam kasus Gagal Take-Off nya Mandala .... (HEBOH MODE : ON).
Please don't!
*fingers crossed
Joe Philip November 24th, 2008, 01:01 PM wacana nama ex Gubsu jd nama airport, sepertinya ada yg lg mo cari muka...,biar jd Gubsu periode depan gitu lho...so,fuck it off aja, sebelum meluas.....energy wasted man..!!
UMD November 24th, 2008, 01:23 PM ^^ selaen Polonia & Minangkabau, bandara lagi yang ga pake nama pahlawan ya ?
Seppingan, Balikpapan dan Selarapang, Mataram.
Sepertinya Sentani, Jayapura juga tidak pake nama pahlawan.
AceN November 24th, 2008, 07:05 PM ^^ Oh iya ya. Thanx UMD :)
Nenek Genit November 24th, 2008, 08:14 PM ^^^^ wah gimana neh...Adam Malik lagi tren jadi kontroversi karena jadi agen CIA...kira2 masih pake nama Adam Malik gak ya????:)
rilham2new November 25th, 2008, 06:59 AM ^^ Hehehe, dibantah tuh sama keluarganya :|
laba-laba November 25th, 2008, 07:22 AM Kualanamu Bandara pertama miliki akses KA
Tuesday, 25 November 2008 08:32 WIB
ABDULLAH DADEH
WASPADA ONLINE
MEDAN - Bandara Kualanamu menjadi bandara pertama di Indonesia memiliki akses jalur Kereta Api (KA) dan City Check In Terminal.
"Jarak tempuh hanya 30 menit dari Stasiun Besar KA di Kota Medan dan akan memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa," kata Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II, Sudaryanto, kemarin.
Menurut Sudaryanto, bandara ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti hotel, restauran, club house dan lainnya.
Sebelumnya, Wapres HM Jusuf Kalla di Medan, Jumat lalu, menyaksikan panandatanganan berita acara serahterima Surat Penunjukan Pelaksana Pekerjaan (SP3) antara Dirut PT Angkasa Pura (AP)-II Edie Haryoto dengan PT Hutama Karya, PT Adhi Karya dan PT Nindya Karya, dengan nilai investasi Rp784 miliar, untuk pekerjaan arsitektur dan struktur atap, pekerjaan jalan dan parkir kendaraan.
Pembangunan Bandara Kualanamu dibagi menjadi dua yaitu sisi udara ditangani pemerintah dengan dibiayai APBN senilai Rp3,65 triliun. Sisi darat ditangani Angkasa Pura II dengan nilai Rp1,4 triliun.
Pembangunan sisi darat ini dengan pembiayaan melalui lembaga keungana sebesar Rp1 triliun dan modal pinjaman Rp400 miliar.
Lingkup pekerjaan sisi udara antara lain pekerjaan sipil landasan pacu (runway), taxiway dan avron. Pekerjaan bangunan operasi, sistem navigasi udara, pelayanan publik dan peralatan.
Sementara itu, lingkup pekerjaan sisi darat antara lain bangunan terminal penumpang, kargo, bangunan non terminal dan infrastruktur pendukung. Saat ini sedang dikerjakan pondasi dan struktur atas terminal.
Terdapat juga beberapa pekerjaan pengadaan dan pemasangan mekanikal elektrikal, fasilitas elektronik, garbarata serta pekerjaan lanskap, penernagan luar dan furniture masih dalam proses pelelangan dengan target selesai pekerjaan pada akhir 2009.
Target pembangunan bandara bertaraf internasional tahap pertama ini diharapkan selesai 2009 dan dapat dioperasikan sebagai pengganti Bandara Polonia Medan dengan panjang runway 3000 x 45 meter dan sanggup didarati oleh jenis pesawat B 747-400, serta mampu menampung 8 juta pergerakan penumpang dan 10.000 pergerakan pesawat setiap tahunnya.
Bandara ini akan dilengkapi sistem drainase di luar bandara, fasilitas listrik kebutuhan daya 23 KVA, fasilitas telekomunikasi untuk kebutuhan 500 jalur sambungan langsung, suplai air bersih 1000 M3/hari (50 liter/detik) serta suplai bahan bakar untuk kebutuhan 300 KL/hari. "Seluruh fasilitas dilaksanakan instansi terkait di bawah koordinasi PT Angkasa Pura II," kata pejabat itu.
(fjr)
source: http://www.waspada.co.id/berita/kualanamu-bandara-pertama-miliki-akses-ka.html
Malaysian skyscraper November 25th, 2008, 11:34 AM Aku ingatkan Bandara first. Rupenye kat ID. Sebabnya KLIA pun ade kan.
BTW, Is anyone have the summary of the masterplan.
KLIA's written on Wikipedia.
Joe Philip November 25th, 2008, 11:43 AM Seppingan, Balikpapan dan Selarapang, Mataram.
Sepertinya Sentani, Jayapura juga tidak pake nama pahlawan.
Silangit Tapanuli Utara, di Nias juga..sabang apa ya?? tp Airport di Biak = Frans Kaseipo (bukan pahlawan,tp entah Gubernur ato Bupati di Irian Jaya dulunya) bro..
UMD November 25th, 2008, 12:02 PM Aku ingatkan Bandara first. Rupenye kat ID. Sebabnya KLIA pun ade kan.
BTW, Is anyone have the summary of the masterplan.
KLIA's written on Wikipedia.
You can find the masterplan in the previous postings in this same thread. KNIA is also on Wikipedia.
netsurfe November 25th, 2008, 05:16 PM Kualanamu Bandara pertama miliki akses KA
Kira2 Keretanya cuman Kota-Airport atau sambung ke kota2 lain?
Malaysian skyscraper November 26th, 2008, 04:40 AM You can find the masterplan in the previous postings in this same thread. KNIA is also on Wikipedia.
Where? What page?
Aucostar November 28th, 2008, 04:42 AM Laskar Melayu HangTuah Desak Tokoh Melayu di Sumut Satukan Persepsi
Bandara Kualanamu Diusulkan Jadi Bandara Tengku Amir Hamzah
Medan, (Analisa)
Laskar Melayu Hang Tuah (LMHT) mendesak seluruh tokoh masyarakat melayu di Sumatera Utara untuk berhimpun menyatukan persepsi sekaligus membuat pernyataan sikap guna mengusulkan nama bandara baru dengan tokoh melayu Tengku Amir Hamzah.
Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Laskar Melayu Hang Tuah (LMHT) H Tengku Syahrizal Arif SE SH MM yang didampingi Sekjen Laskar Melayu Hang Tuah Tengku Reza Zulkarnain, SH MAP, Wakil Ketua Umum Zulfakas, Wakil Ketua Umum Ir Amrun Kadep Ekonomi dan Koperasi Achyar Tambusai, Panglima LMHT Drs Tengku Ismet Mahmuddin MSi dan pengurus lainnya di sekretariat LMHT di Jalan Brigjen Katamso kepada wartawan, Rabu (26/11).
Dikatakan Syahrizal Arif, usulan nama tokoh melayu itu bukan berdasarkan egosentrisme kedaerahan. “Namun cenderung sebagai bentuk penghargaan atas sumbangsih yang telah diberikan Tengku Amir Hamzah kepada negara Indonesia ini,” tegas Arif.
Sumbangsih yang sudah diberikan seornag Tengku Amir Hamzah kepada negara dalam bentuk nyata adalah keterlibatannya sebagai tokoh pergerakan di tahun 1931 hingga 1933 dan turut membangun Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) serta menjadi pengurus pamong Perguruan Nasional Taman Siswa di Yogyakarta ketika itu. “Sebagai tokoh pergerakan Tengku Amir Hamzah sangat dekat dengan tokoh-tokoh pergerakan seperti A K Gani, Mohd Yamin, Sutan Takdir Alisyahbana dan lainnya.
“Yang tidak kalah penting, Tengku Amir Hamzah yang tidak sempat menikmati kemerdekaan yang sudah diperjuangkan tersebut juga menjadi salah seorang pencetus dan turut memperjuangkan agar pemakaian bahasa Indonesia menjadi salah satu isi ikrar sumpah pemuda,” jelas Arif.
Pahlawan nasional
Pemerintah juga tidak bisa memungkiri dan tahu pasti bahwa Tengku Amir Hamzah yang pernah menjabat Asisten Residen Perwakilan Pemerintah RI di Langkat telah berjuang untuk memerdekakan Indonesia sejak zaman penjajahan belanda hingga awal kemerdekaan.
Karena itu pula, pemerintah telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional berdasarkan Keppres No. 20 tahun 1973.
“Jadi sudah sangat sewajarnya kami Laskar Melayu Hang Tuah mengusulkan namanya menjadi nama bandara baru di Kuala Namu,” tegasnya lagi.
Perlu diketahui, Tengku Amir Hamzah tak hanya dikenal sebagai pejuang. Tengku Amir Hamzah yang juga ditahbiskan sebagai penyair pujangga baru tersebut juga sangat dikenal di dunia internasional. Hal ini terbukti dengan penganugerahan di bidang sastra oleh Kebudayaan Sastra dari Australia.
Sementara itu, salah seorang Tokoh Melayu Prof Dr H Djohar Arifin Husin mengungkapkan, usulan nama yang akan dijadikan nama bandara baru harus melalui pengkajian lebih dalam dari berbagai indikator.
“Namun hendaknya, etnis melayu itu harus tetap dihormati,” tegas putra melayu asal Langkat yang sampai ini masih aktif membantu Menteri Pemuda dan Olahraga .
Di tempat terpisah, Satgas PB GAMI Indonesia Juliansyah Tambusai mendukung usulan nama bandara baru dengan menggunakan nama tokoh melayu Tengku Amir Hamzah. Berhubung di Sumut puak melayu juga berjuang untuk memerdekakan Indonesia.
“Untuk menghargai Melayu, maka pengurus GAMI mendukung Laskar Melayu Hang Tuah mengusung nama Tengku Amir Hamzah untuk dijadikan nama bandara baru,” tegasnya. (mc)
SUMPAH da
Namany ribet bngt
knp gk kuala namu az
ssh amat:ohno:
laba-laba November 28th, 2008, 04:58 AM heran aku baca...
semua etnis emang harus di hormati..
bandara itu untuk semua orang.. dan milik semua orang ( indonesia ). karena ongkos pembangunannya dari orang lain..
Aucostar November 28th, 2008, 06:57 AM bang laba2
kok baca sampek heran????
hahahahaa
iy, gw setuju dgn opini abang
harusny namany ttp Kuala Namu International Airport
KNIA
mudah d ingat lagi
kalo tengku $#$%^#^%#^$
bukanny gk menghormati tp sulit untuk di ingat namany bt org mancanegara
:cheers:
UMD November 28th, 2008, 07:49 AM Ini akibatnya kalo Bandara mau dinamakan....Pokoknya Bandara ini tetap Kuala Namu International Airport aja. Kok susah.
RumahBolon November 28th, 2008, 09:33 AM Selesai Dulu !!!
rilham2new November 28th, 2008, 09:43 AM Amir Hamzah keren kok :p~ ... Tapi dia kan sastrawan :), wah keren juga nama airport ini pake nama sastrawan ... Bisa jadi catatan sejarah yang keren banget :D
Airport gede dan kaliber internasional negara ini memang rata2 pake Nama Pahlawan :|,
Katakanlah, Makassar, Batam, Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Di Jawa seluruh Ibukota Provinsinya pake nama Pahlawan. Di Sumatra seluruh ibukota Provinsinya pake nama Pahlawan juga (kecuali Medan dan Padang hehehe) ..
Perasaan nama orang justru lebih banyak dipakai dalam nama Bandara (di Indonesia :D) ..ehehehe.
Bali Tetap dikunjungi orang Australia, padahal nama airportnya "Ngurah Rai" << orang bule manapun juga kebingungan bacanya :D ...
Lah, lagian cuman nama doank ;) ....
lombok November 28th, 2008, 12:35 PM Indonesia kenapa sih airport suka banyak pakai nama orang :nuts:, gua rasa namanya Medania airport
DJ_Archuleta November 28th, 2008, 12:47 PM bandara yg satu ini kebetulan namanya ga pake 'sultan' .. klo bandara2 lain di sumatera pakai sultan semua lho .. :lol:
AceN November 28th, 2008, 03:37 PM heran aku baca...
semua etnis emang harus di hormati..
bandara itu untuk semua orang.. dan milik semua orang ( indonesia ). karena ongkos pembangunannya dari orang lain..
bacanya ampe engap ya bang ? :D
RapidRail November 28th, 2008, 04:22 PM iya nih...repot kayanya harus menentukan nama airport... kalaupun harus diganti dengan nama orang, maunya sosok yang bisa diterima oleh semua orang tanpa menimbulkan ketersinggngan etnis....kalaupun memang tidak ada...yaaa cari nama lain yang bersumber dari satu kesamaan antar etnis di sumatera utara, lebih bagus lagi kalau justru menambah ke-khas-an Sumatera Utara.... misalnya Kebun Durian Airport, atau Toba International Airport, atau apalah...
UMD December 16th, 2008, 07:33 PM Nama Kota Diusulkan untuk Bandara Kuala Namu
Medan, 28/11 (ANTARA) - Nama kota atau daerah bisa diusulkan menjadi nama Bandar Udara Internasional Kuala Namu, di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara sebagai pengganti Bandara Polonia Medan yang kini sedang dalam penyelesaian pembangunan.
“Sangat riskan dan kurang tepat untuk Sumut yang penduduknya heterogen menggunakan nama pahlawan ataupun tokoh sebagai nama bandara, yang lebih tepat jika menggunakan nama daerah/kota saja,” kata sejarahwan Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr. Phill Ichwan Azhari, di Medan, Jumat.
Ia mengatakan, masyarakat Sumut sangat heterogen yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan latar belakang sejarah yang berbeda pula. Masing-masing suku juga memiliki tokoh dan pahlawan yang mereka banggakan.
“Bila satu tokoh diklaim oleh kelompok masyarakat lainnya, kemudian tokoh itu dijadikan nama bandara yang fenomental, dikhawatirkan akan menimbulkan kritik dari kelompok lain yang pada akhirnya akan menimbulkan konflik,” tuturnya.
Ia mencontohkan, kasus seperti itu pernah terjadi saat pemberian nama untuk Kodam di Sumut. Sempat beberapa elemen mengusulkan nama tokoh, namun akhirnya menggunakan nama Bukit Barisan demi menghindari kontroversi dan konflik di masyarakat.
Begitu juga dengan nama universitas, di Sumut tidak ada nama universitas negeri yang memakai nama tokoh, tetapi lebih menggunakan nama daerah seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan ataupun IAIN Sumut.
Mengenai nama Sisingamangaraja XII yang diusulkan beberapa fraksi di DPRD, menurutnya juga sangat tidak tepat terlebih jika asal Sisingamangaraja XII akan menjadi provinsi tersendiri, meski belum ditetapkan namun wacana itu akan terus bergulir.
“Apa jadinya kalau dua tahun mendatang provinsi Tapanuli muncul. Orang Sumut tentunya akan mempertanyakan ke DPRD kenapa nama bandara di Sumut meminjam nama tokoh dari daerah lain,”katanya.
Sebaiknya nama bandara menggunakan nama dimana bandara itu didirikan. Bisa dengan nama Bandar Udara Medan, Kuala Namu ataupun tetap memakai nama Polonia yang telah dikenal penerbangan internasional hingga tidak menimbulkan konfik.
gliazzurra December 17th, 2008, 03:11 PM ^^ dari bandar udara medan, kuala namu, dan polonia, emang kuala namu yg paling cocok.. lagi pula nama bandara kuala namu uda cukup dikenal kok di indonesia..
~MELVINDONESIA~ December 17th, 2008, 04:47 PM Sama Hasanudin,Makassar mewah mana nih?
AceN December 17th, 2008, 05:43 PM ^^ yang ini blum jadi mel...gimana mau bandinginnya :hammer:
|
|