View Full Version : SURABAYA | Mass Rapid Transit Project


Pages : 1 2 [3] 4 5 6

reida
March 13th, 2012, 05:07 AM
kemacetan di surabaya itu di akibatkan masyarakat surabaya kurang patuh dalam berlalu lintas , makanya itu buat yang baca postingan ini agar lebih tertib berlalu lintas :)

adolph
March 13th, 2012, 05:11 AM
hehe :D

vindoarga
March 14th, 2012, 08:26 PM
Bis mungil yang dapat menggantikan angkot atau metromini

http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/417206_3108898613431_1593316111_2585421_100988764_n.jpg
bis ini segede bison sidoarjo atau lebih gede lagi? bolehlah kalo buat gantiin angkot, mana kapasitas juga lebih gede :)

devrypj
April 5th, 2012, 02:50 AM
Rel Kembar Kembali Digarap
Minggu, 1 April 2012 | 20:11 WIB

SURABAYA | SURYA Online - Proses pengerjaan rel double track (rel kembar) untuk wilayah Jatim kembali dituntaskan. Setelah penyelesaian bagian dasar, pemerintah mulai fokus menggarap bantalan dan rel KA serta penertiban gubuk liar di Surabaya sekitar April-Mei mendatang.

Sekretaris Satker Pengembangan Perkeretaapian Jatim, B Santoso menjelaskan, proses pengerjaan double track Jatim yang panjangnya sekitar 139 km, dilakukan secara bertahap. Pada 2011 lalu, satker mengerjakan bagian dasar dan itu telah dituntaskan mulai Bojonegoro hingga Gresik (Duduk Sampeyan)k. “Ini memang perlu tahapan,” katanya, Minggu (1/4/2012).

Setelah itu, pihaknya kembali menunggu proses lelang dan pengadaan barang. Dari hasil ini, maka satker telah berancang-ancang menggarap bantalan hingga pemasangan rel. Sesuai dengan target, maka semua double track bisa tuntas awal 2014 sehingga pertengahan tahun itu sudah ujicoba dan dioperasikan. ”Setelah proses lelang berjalan, maka pengerjaan kemungkinan besar digarap lagi pada awal Mei mendatang,” paparnya.

Demikian pula dengan proses penertiban gubuk liar yang ada di Benowo dan Tandes, dimana pihaknya sedang berkoordinasi dengan PT KAI Daops 8 Surabaya untuk pelaksanaan. Dia memperkirakan penertiban bisa dilakukan pada April-Mei nanti. ”Kami juga akan menggelar rapat dengan PT KAI untuk hal ini,” ujarnya.

Manajer Humas PT KA Daops 8 Surabaya, Sri Winarto mengutarakan, sebelum double track digarap maka pembersihan areal sekitar rel KA perlu dilakukan. Tapi untuk saat ini, pihaknya sedang fokus pada antisipasi demo kenaikan BBM. ”Demo kenaikan BBM kan masih marak,” tegasnya.

Yang pasti, pembersihan gubuk liar itu segera dilakukan, karena PT KAI dan satker telah memberikan sosialisasi. Begitu menerima surat pemberitahuan, orang-orang yang tinggal di gubuk liar itu mau tak mau harus menerimanya, karena areal rel KA adalah milik PT KA. “Kami sudah mengirim untuk mereka,” tuturnya.

Sumber: http://www.surya.co.id/2012/04/01/rel-kembar-kembali-digarap

Namewee
April 5th, 2012, 02:52 AM
Bis mungil yang dapat menggantikan angkot atau metromini

http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/417206_3108898613431_1593316111_2585421_100988764_n.jpg

lumayan bagus desainnya

bisa memperindah kota-kota di Indonesia

Hadi
April 5th, 2012, 05:37 AM
^^^^^^iya bagus itu... semoga bisa diimplementasi untuk menggantikan BEMO

Iman rahman
April 6th, 2012, 05:03 AM
^^ Numpang Komentar..,
Model bus nya manap suka.suka.suka....

dariannk
April 6th, 2012, 04:31 PM
^^^^^^iya bagus itu... semoga bisa diimplementasi untuk menggantikan BEMO

gantiin angkotnya aja. klo nagkot kan nyebelin suka nyelonong sembarangan sama parkir di jalan sembarangan.. klo bemo udh tua2 jadi mending di simpen jadi bahan historikal. Orang2 bule suka tuh naik bemo haha di bangkok juga kan ada tuk-tuk

givary98
April 8th, 2012, 04:04 AM
Sudah Benar Langkah Walikota Surabaya Tak Bangun Jalan Tol

Thursday, 27 October 2011 09:18
KBR68H
Hits: 57

KBR68H - Walikota Surabaya Tri Rismaharani berkeras menolak pembangunan jalan tol tengah kota. Menurutnya, pembangunan jalan tol yang diusulkan pemerintah provinsi Jawa Timur dan pusat tidak akan bisa mengatasi kemacetan di Surabaya. Alih-alih mengatasi kemacetan, pembangunan tol justru mendorong pertambahan kepemilikan mobil. Polusi akan semakin menjadi-jadi. Ia lebih memilih menata transportasi umum. Tri Rismaharani kemudian merencanakan pembangunan monorel dan trem. Dua moda itu dipilih karena selain biaya pembangunan yang tak terlalu mahal, juga karena tidak banyak memakan badan jalan. Berbeda dengan busway yang harus dibuatkan jalur khusus.=

Belajar dari Jakarta, keputusan Tri Rismaharani menolak tol adalah langkah tepat. Di ibukota Indonesia ini, kemacetan jadi pemandangan lazim walau tol berpuluh-puluh kilometer sudah membelah kota. Keadaan semakin diperparah dengan lambatnya perbaikan transportasi umum. Praktis saat ini, hanya busway yang dijadikan andalan transportasi umum di tengah kota Jakarta. Itupun kondisinya semakin memburuk karena tidak dirawat dengan baik.

Kota Seoul, Korea Selatan mungkin bisa menjadi contoh baik bagaimana transportasi umum ditata dengan terencana. Pada 2003, Walikota Seoul Lee Myung Bak mengambil kebijakan kontroversial dengan merobohkan jalan tol sepanjang 6 kilometer di tengah kota. Lee Myung Bak beranggapan keberadaan jalan tol di tengah kota itu merusak lingkungan. Ia kemudian merestorasi sungai yang berada di bawah jalan tol sehingga bisa menjadi tempat berkumpul dan bersantai. Di kiri kanan sungai dibangun trotoar dan taman. Bahkan di sepanjang sungai itu juga sering diadakan festival kesenian.

Bersamaan dengan pembongkaran jalan tol, Lee Myung Bak memperbaiki transportasi umum di Seoul dengan serius. Hasilnya saat ini, Seoul memiliki jaringan kereta bawah tanah ketiga terbesar di dunia. Bus di Seoul juga dikenal bersih, terawat baik dan tepat waktu. Kota itu bahkan menargetkan pada 2020 sekitar 120 ribu bus di Seoul akan beroperasi dengan menggunakan tenaga listrik supaya tidak menimbulkan polusi.

Kuncinya adalah kemauan memperbaiki transportasi massal dan berusaha sekuat mungkin mengurangi banjir kendaraan pribadi di jalanan. Tidak justru selalu mengambil solusi mudah seperti membangun jalan tol. Bila transportasi tidak segera diperbaiki maka kualitas hidup masyarakat akan semakin menurun. Kemacetan terjadi dimana-mana, polusi tak terkontrol. Energi terbuang sia-sia. Inilah yang sudah dirasakan warga Jakarta beberapa tahun belakangan.

http://www.kbr68h.com/editorial/54-tajuk/14346-sudah-benar-langkah-walikota-surabaya-tak-bangun-jalan-tol

salut ane sama Lee-Myung Bak :applause::master:

kapan ya ada pemimpin seperti beliau di negara ini?:)

Andre_theRising
April 10th, 2012, 07:59 AM
Langkah berani dan gila seperti di artikel di atas saya kira nggak akan mungkinlah diterapkan di Indonesia yang menganut sistem masyarakat yang kekeluargaan, musyawarah, dan mufakat. Agak terlalu keras menurutku kalo misal di Jakarta ada gubernur yang tegas meruntuhkan sebuah jalan layang misalnya gara2 alasan lalu lintas. Bisa2 malah chaos yang terjadi dan akhirnya malah menghambat tujuan pembangunan itu sendiri..

Upuupu
April 10th, 2012, 05:29 PM
^^^
kurang pas rasanya kalau dibilang langkah berani dan gila..mestinya angkah berani dan perhitungan, toh akhirnya jadi juga. nah, Indonesia memang gak butuh langkah berani yang gila, tapi butuhnya langkah berani yang perhitungan juga. susah memang, tapi kalau ingin maju ya gimana lagi:bash:

btw, ikutan nimbrung di threadnya surabaya, lama gak mudik, kangen:sad2:

@b1
April 29th, 2012, 03:20 PM
Perubahan Rute Topang Jalur Trem dan Monorel Print
Monday, 23 April 2012
PERUBAHAN rute untuk angkutan kota (angkot) juga dilakukan untuk sinergi dengan angkutan massal lainnya di Surabaya. Salah satunya adalah untuk mendukung akses transportasi massal lainnya yakni Trem dan Monorel.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Eddi menuturkan kebutuhan transportasi tak hanya dilakukan dalam jangka pendek. Ada keterkaitan jangka panjang yang nantinya langsung bersinergi. ”Makanya perubahan rute juga dilakukan untuk menjadi pendukung transportasi massal lainnya,” katanya. Untuk jalur Timur-Barat memang rencananya akan dimaksimalkan untuk lajur Trem.

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/index2.php?option=com_content&task=view&id=488649&pop=1&page=0

Ada kesalahan penulisan seharusnya timur-barat untuk monorel

givary98
May 1st, 2012, 03:41 PM
Ada kesalahan penulisan seharusnya timur-barat untuk monorel

serius tuh bikin monorel? :eek2:

wah jakarta makin kalah nih :banana:

denger2 surabaya jga mau bikin trem y?

TFM1
May 2nd, 2012, 12:24 AM
^^ silahkan di cek di page2 sebelumnya,,, :cheers1:

sturmgewehr
June 25th, 2012, 04:42 AM
berita di Metropolis Jawa Pos hari ini Pemkot Surabaya sedang konsultasi ke Bappenas utk masalah monorail dan trem.
saat ini sudah memasuki tahap pembuatan FS.

nih FS ditarget selesai kapan sih?

reyan.tm
June 25th, 2012, 05:09 AM
Ayo dong Ibu Kota Jawa Timur cepet bangun public transportation yang nyaman! Masa ekonomi JaTim aja uda membaik tapi ibukotanya stuck. Jangan sampe kayak Jakarta yang memulai proyek saat terjadi masalah. Akibatnya biaya semakin tinggi karena semua punya kepentingan sendiri sendiri.

Hadi
June 26th, 2012, 04:19 AM
berita di Metropolis Jawa Pos hari ini Pemkot Surabaya sedang konsultasi ke Bappenas utk masalah monorail dan trem.
saat ini sudah memasuki tahap pembuatan FS.

nih FS ditarget selesai kapan sih?

untuk FS Tahun ini di selesaikan.
http://m.suarasurabaya.net/kelanakota/detail.php?id=2a1c6a13f5929d3f5d213d7ec46b25062012107629

peterbrusil
June 28th, 2012, 12:37 PM
Surabaya is one of best city of Indonesia. Recently, Indeonesian government has introduced the new mass rapid transportation project in Surabaya. It can be greatly beneficial for Surabayan citizen. Their traveling becomes much easier and comfortable with that project.

@b1
June 29th, 2012, 10:33 PM
Dari thread Filipina

Cebu sudah selangkah lebih maju melaksanakan program BRT mereka

Introducing Trans Cebu

Introducing TransCebu!

The new brand image for Cebu City BRT!


http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/484093_242495185867313_556078245_n.jpg


http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/562760_242513875865444_2140216808_n.jpg


from Cebu BRT Fb Page (http://www.facebook.com/CebuCityBRT)


_bwk71iECLk&feature


:):cheers:
Mungkin bisa jadi referensi buat pemkot mempertimbangkan sistem yang cocok

reyan.tm
June 30th, 2012, 12:30 AM
saya malah berharap Surabaya punya sistem BRT dulu karena mengingat costnya yang lebih murah. Dan waktu konstruksinyapun lebih cepat daripada moda transportasi lain. Lebih fleksibel pula.

wangweijie84
July 1st, 2012, 06:51 AM
Maaf bro no offense ... kalo pendapat saya mengenai Cebu memang sangat cocok diterapkan BRT karena wilayah mereka cukup luas untuk populasi kota mereka. Menurut saya, Surabaya yang sekarang tidak cocok diterapkan BRT seperti di Jakarta, selain karena badan jalan tidak selebar Jakarta, pengguna jalan sangat banyak sehingga keadaan jadi tambah macet. Jika ditambah adanya BRT dengan adanya jalur khusus tentu akan menambah macet kota Surabaya.

Seharusnya mestinya bukan BRT sih, tetapi sistem operasional bus2 kota dan angkot harus lebih ditingkatkan seperti di luar negeri. Ini masalah mendasar di Surabaya, kebiasaan naik turun di segala tempat, masalah keamanan, pintu tidak pernah ditutup dan sebagainya, mesti harus ditindak tegas. Kita tidak mungkin akan begini terus. Selalu menjadi tidak tertib dan mengakibatkan kemacetan.

Proyek Monorail dan trem itu menurut saya merupakan solusi terbaik bagi Surabaya dalam kategori kesesuaian bagi aplikasi kota dan dana pembangunan.

Andre_theRising
July 3rd, 2012, 04:22 AM
Kalau melihat peran strategis dan potensi Surabaya sebagai kota kedua terbesar, maka monorail saya kira akan lebih pas....memang konstruksi lebih lama dan butuh dana, tapi akan lebih bisa mengakomodasi tingginya pengguna jasa transportasi serta tentu lebih nyaman

vankovic
July 3rd, 2012, 09:12 AM
btw minggu ini sudah mulai dilelang DED mass transportnya,, seomga berjalan lancarrr

sturmgewehr
July 3rd, 2012, 10:02 AM
^^
itu lelang DED utk 2 moda yaitu baik tram ama monorail ya ?
ada info pihak2 mana aja yg ikut lelangya?

Hadi
July 6th, 2012, 05:39 AM
dua-duanya akan dilelang :) ....

Hadi
July 12th, 2012, 02:34 AM
Pembangunan Trem-Monorel Sudah Jalan Pada Pertengahan 2013
Rabu, 11 Juli 2012 20:04 WIB | Dibaca: 173 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter :


SURYA Online, SURABAYA-Sudah lama, moda transportasi massal digaungkan Pemkot Surabaya sebagai solusi atas tidak sebandingnya kapasitas jalan dengan volume kendaraan. Namun, kapan realisasnya masih belum jelas.

Nah, Rabu (11/7/2012), Walikota Surabaya, Tri Rismaharini akhirnya menargetkan bahwa pada pertengahan 2013 mendatang, pembangunan fisik transportasi massal sudah akan jalan. Pernyataan itu disampaikan Risma seusai pembukaan seminar internasional yang dihadiri kepala daerah kelompok Citynet se-Asia Pasifik di Hotel Shangri La.


http://surabaya.tribunnews.com/2012/07/11/pembangunan-trem-monorel-sudah-jalan-pada-pertengahan-2013

devrypj
July 12th, 2012, 03:43 AM
^^ sudah gak sabar

aan_mustafa
July 29th, 2012, 02:33 PM
^^ sudah gak sabar

Sudah sampai mana progress terbaru, masihkah on time "G/B" 2013 awal kontruksi ???

NEW MEMBER SSC
August 27th, 2012, 03:27 PM
Dilengkapi Kereta Bawah Tanah

Selasa, 21 Agustus 2012 18:57 WIB | Dibaca: 1007 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter : Miftah Faridl

Dalam waktu dekat, Surabaya akan dilengkapi kereta bawah tanah. Rencana ini tertuang dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Dalam perda tersebut, nantinya pembangunan rel kereta api dibuat di atas (elevated) dan dibawah tanah (underground).

Menurut mantan Ketua Pansus Raperda RTRW DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto, jalur ini akan dikembangkan dalam bentuk double track. Model ini sebenarnya sudah lama dicanangkan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). “Dengan diatur dalam RTRW, rencana ini akan semakin kuat untuk diwujudkan,” tegas Herlina, Selasa (21/8/2012).
..........
http://surabaya.tribunnews.com/2012/08/21/dilengkapi-kereta-bawah-tanah

Namewee
August 27th, 2012, 03:34 PM
Dilengkapi Kereta Bawah Tanah

Selasa, 21 Agustus 2012 18:57 WIB | Dibaca: 1007 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter : Miftah Faridl

Dalam waktu dekat, Surabaya akan dilengkapi kereta bawah tanah. Rencana ini tertuang dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Dalam perda tersebut, nantinya pembangunan rel kereta api dibuat di atas (elevated) dan dibawah tanah (underground).

Menurut mantan Ketua Pansus Raperda RTRW DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto, jalur ini akan dikembangkan dalam bentuk double track. Model ini sebenarnya sudah lama dicanangkan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). “Dengan diatur dalam RTRW, rencana ini akan semakin kuat untuk diwujudkan,” tegas Herlina, Selasa (21/8/2012).
..........
http://surabaya.tribunnews.com/2012/08/21/dilengkapi-kereta-bawah-tanah
Wacana yang bagus. Tapi sepertinya akan bernasib sama dengan wacana-wacana lainnya seperti monorail dan trem :cheers:

aan_mustafa
August 28th, 2012, 02:19 AM
Menolak "Jalan Toll" dan memilih bangun transportasi public. Tapi apa yang sudah terwujud?
- BRT
- Monorail
- Trem
- Subway

Yg terwujud baru "angkot way" yg ngetem dan menurunkan penumpang sembarangan. Khas Indonesia.

Selamat datang kemacetan kota Surabaya kelak, hidup pro rakyat miskin. Legalkan pemukiman pinggir kali, PKL dijalanan. Lindungi mereka, jangan digusur krn mereka rakyat kecil sekalipun mereka mengambil hak masyarakat banyak dan kota ini jadi berantakan kelak.

IlhamSby
August 28th, 2012, 04:50 AM
Wacana yang bagus. Tapi sepertinya akan bernasib sama dengan wacana-wacana lainnya seperti monorail dan trem :cheers:

Menolak "Jalan Toll" dan memilih bangun transportasi public. Tapi apa yang sudah terwujud?
- BRT
- Monorail
- Trem
- Subway

Yg terwujud baru "angkot way" yg ngetem dan menurunkan penumpang sembarangan. Khas Indonesia.

Selamat datang kemacetan kota Surabaya kelak, hidup pro rakyat miskin. Legalkan pemukiman pinggir kali, PKL dijalanan. Lindungi mereka, jangan digusur krn mereka rakyat kecil sekalipun mereka mengambil hak masyarakat banyak dan kota ini jadi berantakan kelak.

Wah, jangan pesimis dong. :ohno: :ohno: :ohno: Kita harus optimis untuk bisa merealisasikannya... :) :) :)

eurico
August 28th, 2012, 05:10 AM
^^ dan harus diimbangi dengan sikap realistis...

@b1
August 28th, 2012, 05:48 AM
^^Mudah-mudahan tahun 2013 monorel dan trem dieksekusi

Kota Manila sudah memulai lompatan membangun monorel, Indonesia kapan?
Ayo dong Makasar dan Surabaya

jangan sampe Surabaya jadi Jakarta kedua yang ga bisa berkembang lagi
Masa mau kota-kota di Indonesia sejajar dengan Afrika atau Timur Tengah

Wacana yang bagus. Tapi sepertinya akan bernasib sama dengan wacana-wacana lainnya seperti monorail dan trem :cheers:

Yup, dan subway belum begitu penting buat Surabaya
Simpan aja jadi jangka panjang

Benahi dulu yang ada dan segera eksekusi monorel, tram, dan krl Juanda

Namewee
August 28th, 2012, 06:15 AM
^^
Untuk sementara Indonesia akan tertinggal oleh Filipina dalam hal monorail dan oleh Vietnam dalam hal kereta api super cepat

Walau kita yang lebih dulu punya wacana :)

Tapi saat ini sedikit lebih bagus karena sudah ada titik terang untuk Makassar dan Jakarta dalam membangun monorail. Sementara Surabaya masih sedikit jauh dari terang. Investornya belum ada kan??

aan_mustafa
August 28th, 2012, 06:55 AM
Wah, jangan pesimis dong. :ohno: :ohno: :ohno: Kita harus optimis untuk bisa merealisasikannya... :) :) :)

Sorry bro, saya ttp optimis. Cuman realita sebenarnya seperti itu. Bu Risma ketika itu getol bgt menolak wacana "Toll" baik dalam kota maupun lingkar timur. Awalnya setuju bgt lbh cenderung kembangkan "public transport", tapi realita yg ada ???
"public transport" hanya sekedar wacana dan tiap bulan banyak wacana baru. Seharusnya satu fokus dulu drpd banyak rencana tp tanpa realita seperti ini.
Klo seperti ini mendingan "Toll" dibangun cz sudah pasti ada anggaran dr pusat.



^^ dan harus diimbangi dengan sikap realistis...

bener banget bro,

IlhamSby
August 28th, 2012, 07:50 AM
^^ dan harus diimbangi dengan sikap realistis...

Yup, tentu saja :)

^^Mudah-mudahan tahun 2013 monorel dan trem dieksekusi

Amiin.. :)

Ini ada dari B738
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=187:cities-development-initiative-for-asia-cdia-mulai-kerjasama-dengan-dishub-surabaya&catid=77&Itemid=435

CITIES DEVELOPMENT INITIATIVE FOR ASIA (CDIA) MULAI KERJASAMA DENGAN DISHUB SURABAYA

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/montramsby05.jpg

Cities Development Initiative for Asia (CDIA) telah mulai bekerja sama dengan Pemkot Surabaya dalam kajian pengembangan sistem angkutan umum di Surabaya. CDIA memberikan bantuan untuk mengkaji lebih dalam rencana pengembangan sistem angkutan umum yang ada dan menambahkan beberapa analisis tambahan yang dipandang perlu termasuk analisa-analisa pendanaan untuk ditawarkan kepada investor.
.....

IlhamSby
August 28th, 2012, 08:01 AM
Sorry bro, saya ttp optimis. Cuman realita sebenarnya seperti itu. Bu Risma ketika itu getol bgt menolak wacana "Toll" baik dalam kota maupun lingkar timur. Awalnya setuju bgt lbh cenderung kembangkan "public transport", tapi realita yg ada ???
"public transport" hanya sekedar wacana dan tiap bulan banyak wacana baru. Seharusnya satu fokus dulu drpd banyak rencana tp tanpa realita seperti ini.
Klo seperti ini mendingan "Toll" dibangun cz sudah pasti ada anggaran dr pusat

Banyak wacana baru maksdnya seperti apa? :? :D
Kalau nggak salah Bu Risma minta ke CDIA & World Bank agar FS bisa & harus selesai akhir tahun ini.. Kita doakan saja agar bisa selesai akhir tahun ini, Amiin :) :cheers: :cheers2:

sbyctzn
August 28th, 2012, 08:51 AM
setau saya soal mass transport, pemkot sejak dulu sampai sekarang cuma punya dua rencana, Busway yang dulu sudah hampir selangkah dieksekusi trus akhirnya batal karena kena kasus korupsi klo tidak salah.
dan setelah itu lamaaaa... baru akhir2 ini keluar rencana Monorail dan Tram itu.

@b1
August 28th, 2012, 08:58 AM
^^Kalo buway itu rencananya pak Bambang sedangkan monorel dan trem itu rencananya bu Risma.

Optimis segera terwujud monorel dan trem ini.

Sedikit informasi di Kamboja wacana pembangunan trem di Phnom Penh sudah memasuki FS tahap 2. Sepertinya di Surabaya belum ada kejelasan masuk sampai tahap berapa?

http://www.phnompenh.gov.kh/news-systra-pointing-out-the-2nd-phase-of-results-of-tramway-research--3090.html

Lengkap dengan masterplan rencana transportasi publik di sana (BRT, busline)

Surabaya jangan mau keduluan kota kecil macam Phnom Penh. Nanti soal trem bisa-bisa Indonesia kalah lagi ama Kamboja. Padahal Jakarta ama Surabaya dulu punya jaringan trem yang banyak.

arif doank
August 28th, 2012, 10:11 AM
Monoral dan Trem mutlak dibangun di Surabaya

Selama ini orang kita pikirannya tunggu macet parah dulu barulah kocar-kacir mencari solusi :ohno:

IlhamSby
August 28th, 2012, 10:27 AM
^^Kenapa kemudian trem nggak ada? :ohno: :ohno: :ohno: Padahal kan membantu transportasi kota banget..

Iya bener, trem & monorel di Surabaya mutlak dibangun. Kalau misal nunggu lalu lintas bener - bener stuck, pasti biaya untuk investasinya jauh lebih besar. Untung aja Bu Risma mendesak FS harus selesai akhir tahun ini.

sbyctzn
August 28th, 2012, 10:27 AM
Monoral dan Trem mutlak dibangun di Surabaya

Selama ini orang kita pikirannya tunggu macet parah dulu barulah kocar-kacir mencari solusi :ohno:

monorail menurut saya sudah tergolong teknologi advance, dari segi moda, ticketing, intermoda, dll.
kalau Surabaya sukses mengimplementasikan proyek itu bakal terjadi lompatan besar untuk perilaku warganya untuk memakai angkutan umum.
dari perilaku yang masih memakai bis kota, angkot, becak, sepeda motor, dkk ke monorail... wew :drool:....
dan saya masih kawatir dengan masa depan keberlangsungan monorail itu..
lha management angkutan Bus Rapid dalam kota aja masih amburadul kok, saya lebih suka dengan menata secara fundamental sistem angkutan umum seperti angkot, bis kota, dkk.
saya lebih suka seperti apa yang sudah dilakukan di Palembang, Jogja, dan Solo.
baru jika memang sudah siap maka kita bisa mengambil satu level ke atas lagi yaitu monorail.
klo langsung implementasi monorail kita bakal seperti mengambil langkah by pass.
lebih baik step by step menurut saya.
apalagi bangun monorail pasti butuh biaya besar, waktu yang lama, butuh study lama, dll.
tapi ya terserah bu Risma lah, lha wong si mommy nya sendiri ambisius banget, g mau dengar kanan kirinyanya blas...
intinya POKOKNYA MONORAIL :nuts:
:okay: sebenarnya Dishub Kota Surabaya sudah punya rencana bagus dengan akan menerapkan sistem Buy The Service pada angkot dan bis kota agar bisa tertata taryek dan tidak ada sistem setoran yang tradisional itu, sistem Buy The Service jauh sebelumnya sudah diterapkan di Singapura. tapi g tau gimana kelankutannya.
dan realistis, monorail itu tidak akan jadi dalam beberapa tahun ini, masih butuh 2-3 tahun lagi bakal bisa mulai pekerjaan fisik, bahkan mungkin kalau parah bisa sampai 5 tahun lagi oh bad :ohno:
sementara Surabaya sama sekali belum memiliki sistem angkutan umum yang layak dan bagus. :banana:

IlhamSby
August 28th, 2012, 10:48 AM
monorail menurut saya sudah tergolong teknologi advance, dari segi moda, ticketing, intermoda, dll.
kalau Surabaya sukses mengimplementasikan proyek itu bakal terjadi lompatan besar untuk perilaku warganya untuk memakai angkutan umum.
dari perilaku yang masih memakai bis kota, angkot, becak, sepeda motor, dkk ke monorail... wew :drool:....
dan saya masih kawatir dengan masa depan keberlangsungan monorail itu..
lha management angkutan Bus Rapid dalam kota aja masih amburadul kok, saya lebih suka dengan menata secara fundamental sistem angkutan umum seperti angkot, bis kota, dkk.
saya lebih suka seperti apa yang sudah dilakukan di Palembang, Jogja, dan Solo.
baru jika memang sudah siap maka kita bisa mengambil satu level ke atas lagi yaitu monorail.
klo langsung implementasi monorail kita bakal seperti mengambil langkah by pass.
lebih baik step by step menurut saya.
apalagi bangun monorail pasti butuh biaya besar, waktu yang lama, butuh study lama, dll.
tapi ya terserah bu Risma lah, lha wong si mommy nya sendiri ambisius banget, g mau dengar kanan kirinyanya blas...
intinya POKOKNYA MONORAIL :nuts:
:okay: sebenarnya Dishub Kota Surabaya sudah punya rencana bagus dengan akan menerapkan sistem Buy The Service pada angkot dan bis kota agar bisa tertata taryek dan tidak ada sistem setoran yang tradisional itu, sistem Buy The Service jauh sebelumnya sudah diterapkan di Singapura. tapi g tau gimana kelankutannya.
dan realistis, monorail itu tidak akan jadi dalam beberapa tahun ini, masih butuh 2-3 tahun lagi bakal bisa mulai pekerjaan fisik, bahkan mungkin kalau parah bisa sampai 5 tahun lagi oh bad :ohno:
sementara Surabaya sama sekali belum memiliki sistem angkutan umum yang layak dan bagus. :banana:

^^Kayaknya kalau nggak ndengarkan kanan kirinya nggak juga deh..
Saya setuju juga sih kalau menata Transportasi Umum berbasis jalan terlebih dahulu. Langkah ini bisa mulai diterapkan sebelum (ya saat FS sekarang ini) atau saat pembangunan fisik monorel & trem..
Aku baca, dishub akan mererouting trayek angkot & diterapkan tahun ini atau 2013. Kemudian bila monorel & trem sudah selesai tapi orang2 masih milih pakai kendaraan pribadi, akan diterapkan ERP, parkir dimahalin, dan opsi2 lain..

sbyctzn
August 28th, 2012, 10:58 AM
^^Kayaknya kalau nggak ndengarkan kanan kirinya nggak juga deh..
Saya setuju juga sih kalau menata Transportasi Umum berbasis jalan terlebih dahulu. Langkah ini bisa mulai diterapkan sebelum (ya saat FS sekarang ini) atau saat pembangunan fisik monorel & trem..
Aku baca, dishub akan mererouting trayek angkot & diterapkan tahun ini atau 2013. Kemudian bila monorel & trem sudah selesai tapi orang2 masih milih pakai kendaraan pribadi, akan diterapkan ERP, parkir dimahalin, dan opsi2 lain..

hmmm gitu ya? ya semoga tidak terlalu ngotot aja deh Bu Risma.
ya implementasikan yang realistis aja, klo memang monorail masih terlalu berat ya bangun aja dulu sistem angkutan umum yang bagus dulu, seperti Palembang dan Jogja itu, kalau kultur masyarakat sudah mulai bisa menerima baru kita melangkah ke level selanjutnya, soalnya monorail itu levelnya sudah advance, jadi pembangunannya juga butuh waktu yang tidak lama.
percaya deh, kalau terlalu kaku, Surabaya dalam waktu 3-4 tahun ke depan tidak akan punya angkutan massal yang layak, modern, bagus, de el el.
Massal aja dulu, tidak perlu yang Rapid, agar masyarakat bisa menerima kultur baru itu.
yah semoga intuisi saya itu salah.... :okay:

sekedar mereview lagi perencanaan monorail dan tram yang pernah diposting di SSC sini dulu, mungkin ada yang belum baca :)

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/s720x720/206073_3988126953590_2020781581_n.jpg

devrypj
August 28th, 2012, 11:07 AM
Menurut saya memilih monorail dan trem sudah tepat. Visi nya sudah benar untuk menuju kota modern dengan segala perkembangannya. Apalagi bu risma kan sudah memberikan solusi angkot dll diperbaiki / diperbagus dan akan dijadikan transport feeder ke transport masal.

IlhamSby
August 28th, 2012, 11:15 AM
hmmm gitu ya? ya semoga tidak terlalu ngotot aja deh Bu Risma.
ya implementasikan yang realistis aja, klo memang monorail masih terlalu berat ya bangun aja dulu sistem angkutan umum yang bagus dulu, seperti Palembang dan Jogja itu, kalau kultur masyarakat sudah mulai bisa menerima baru kita melangkah ke level selanjutnya, soalnya monorail itu levelnya sudah advance, jadi pembangunannya juga butuh waktu yang tidak lama.
percaya deh, kalau terlalu kaku, Surabaya dalam waktu 3-4 tahun ke depan tidak akan punya angkutan massal yang layak, modern, bagus, de el el.
Massal aja dulu, tidak perlu yang Rapid, agar masyarakat bisa menerima kultur baru itu.
yah semoga intuisi saya itu salah.... :okay:

Bappeko, Wali & wakil walikota, para ahli, Dishub, tim dari CDIA dan World Bank, dan instansi terkait & orang terkait lainnya, mereka yang lebih tahu tentang pemilihan moda apa yg dibangun, yang cocok untuk Surabaya. :okay:

Kalau memang monorel & trem sudah keputusan final ya nggak masalah langsung dibangun bersamaan dengan penataan kembali moda transportasi berbasis jalan agar mendukung beroperasinya monorel & trem. Dan itu yang aku baca yang akan dilakukan Pemkot Surabaya. Monorel & Trem itu transportasi utama, angkot nanti jadi feedernya, makanya perlu direrouting. :okay:

Saya lebih & sangat senang kalau monorel & trem dibangun dalam waktu dekat ((2013 amiin, semoga nggak molor & kalau bisa lebih cepat daripada target..)), karena kedua moda transportasi tersebut adalah barang langka di Indonesia. :okay:

Kalau monorel & trem terlalu berat bagi pemkot sepertinya tidak, karena yang membangun 100% murni swasta. Kalau Pemkot mengeluarkan uang nantinya hanya untuk park & ride.. Tentunya penentuan tarif juga dikawal pemkot. :okay:

sbyctzn
August 28th, 2012, 11:24 AM
Kalau monorel & trem terlalu berat bagi pemkot sepertinya tidak, karena yang membangun 100% murni swasta. Kalau Pemkot mengeluarkan uang nantinya hanya untuk park & ride.. Tentunya penentuan tarif juga dikawal pemkot. :okay:

wow beneran murni swasta ya? :okay:
sudah ada kah investor yang mau biayain? atau masih seperti yang kemarin2 masih meraba-raba? yang saya tau sih world bank itu maju mundur minatnya, dan dari track recordnya agak gak menguntungkan, soalnya mereka maunya ngasih pinjamanan.
dan akhir2 ini udah menghilang beritanya soal world bank itu.
salut kalau bisa sampai goal dan deal investornya.

saya pikir sih world bank itu mereka cuman bantu donasi study nya aja, seperti CDIA itu.
mending g usah sama World Bank aja, minta bantuan CDIA buat nyariin investornya.
ribet klo sama World Bank.

berharap yang terbaik aja deh buat progress nya. :okay:
walaupun kenyataannya tidak memakan waktu sedikit untuk bangun monorail, butuh waktu bertahun2, apalagi ini masih belum apa-apa, RTRW aja masih belum juga digedok, padahal RTRW itu jadi acuan buat menyelesaikan FS.
semoga orang2 yang terlibat lebih bersemangat lagi untuk ngebut menyukseskan gawe besar ini.

IlhamSby
August 28th, 2012, 11:37 AM
wow beneran murni swasta ya? :okay:
sudah ada kah investor yang mau biayain? atau masih seperti yang kemarin2 masih meraba-raba? yang saya tau sih world bank itu maju mundur minatnya, dan dari track recordnya agak gak menguntungkan, soalnya mereka maunya ngasih pinjamanan.
dan akhir2 ini udah menghilang beritanya soal world bank itu.
salut kalau bisa sampai goal dan deal investornya.

saya pikir sih world bank itu mereka cuman bantu donasi study nya aja, seperti CDIA itu.
mending g usah sama World Bank aja, minta bantuan CDIA buat nyariin investornya.
ribet klo sama World Bank.

berharap yang terbaik aja deh buat progress nya. :okay:
walaupun kenyataannya tidak memakan waktu sedikit untuk bangun monorail, butuh waktu bertahun2, apalagi ini masih belum apa-apa, RTRW aja masih belum juga digedok, padahal RTRW itu jadi acuan buat menyelesaikan FS.
semoga orang2 yang terlibat lebih bersemangat lagi untuk ngebut menyukseskan gawe besar ini.

Menurut sumber yang kubaca, yup, murni swasta.. :okay:
Yup, sepertinya world bank hanya membantu FS..
Kalau membangun moda transportasi lainnya apakah sebentar? Menurut saya kok sama saja ya membangun monorel dgn membangun moda lain? :D
Oh, aku baru tahu kalau RTRW jadi acuan..
Amin... Lebih bersemangat lagi!!! :carrot::pepper::cheer::cheer::cheer::banana::okay:

sbyctzn
August 28th, 2012, 11:51 AM
Menurut sumber yang kubaca, yup, murni swasta.. :okay:
Yup, sepertinya world bank hanya membantu FS..
Kalau membangun moda transportasi lainnya apakah sebentar? Menurut saya kok sama saja ya membangun monorel dgn membangun moda lain? :D
Oh, aku baru tahu kalau RTRW jadi acuan..
Amin... Lebih bersemangat lagi!!! :carrot::pepper::cheer::cheer::cheer::banana::okay:

G sama dong, IMO katakan saja kiat realistis saja untuk menata secara fundamental kita implementasikan saja moda seperti yang sudah sangat bagus dilakukan Palembang dan Jogja.
jelas lebih cepat dibangun ketimbang monorail yang pasti studynya butuh waktu yang lama.
kalau manajemennya bagus saya pikir malah akan sangat bagus seperti SBS Transit di Singapura itu, nah ntar kalau memang sudah bagus sistem dan manajemennya baru kita bisa mengimplementasikan ke level selanjutnya ex; monorail, subway, dll. just my 2 cent.
RTRW jelas diapakai acuan dong, coba aja tanya orang-orang Bapekko, mana ada yang berani melangkah lebih jauh buat perencanaan monorail itu.
CMIIW.

Ya kita-kita disini cuma bisa berharap dan berharap :) ayo bu Risma!

IlhamSby
August 28th, 2012, 12:10 PM
G sama dong, IMO katakan saja kiat realistis saja untuk menata secara fundamental kita implementasikan saja moda seperti yang sudah sangat bagus dilakukan Palembang dan Jogja.
jelas lebih cepat dibangun ketimbang monorail yang pasti studynya butuh waktu yang lama.
kalau manajemennya bagus saya pikir malah akan sangat bagus seperti SBS Transit di Singapura itu, nah ntar kalau memang sudah bagus sistem dan manajemennya baru kita bisa mengimplementasikan ke level selanjutnya ex; monorail, subway, dll. just my 2 cent.
RTRW jelas diapakai acuan dong, coba aja tanya orang-orang Bapekko, mana ada yang berani melangkah lebih jauh buat perencanaan monorail itu.
CMIIW.

Ya kita-kita disini cuma bisa berharap dan berharap :) ayo bu Risma!

Terima kasih pengetahuannya kak sbyctzn! :okay:

Cutteredge
August 28th, 2012, 05:59 PM
Kalo monorail tuh ga cocok buat transportasi massal. Belajar dari negara2 lain yg gagal gara2 mengoperasikan monorail sebagai transportasi massal.
Cost-nya terlalu tinggi.

Jogja sudah mempelajari mengenai penggunaan monorail ini, termasuk belajar dari kegagalan negara lain.

Dari sekian banyak negara yg telah mencoba monorail iini, cuma 3 negara yg berhasil, yaitu Jepang, Singapore & Malaysia.

Dan ketiga negara tersebut menggunakan kereta monorail sbg transportasi jarak menengah s/d jauh (antar kota/daerah tujuan wisata), tidak seperti BRT yg bisa dibuat jarak pendek untuk tiap shelter/haltenya.

Jogja pun sudah bisa dipastikan membangun monorail ini mulai thn 2013, dengan rute Jogja-Borobudur sejauh 40 km, Jogja-New Airport sejauh 50 km. Jogja-Prambanan sejauh 16 km.

Tahap awal pun hanya melayani rute anatar tujuan wisata. Kalo dibuat jarak pendek, bisa2 ga laku karena tiketnya bakal mahal banget, harga tiket mnorail 15 kali lipat harga tiket BRT/Trans Jogja.

Kalo Surabaya mau bangun mending bertahap aja dari feeder Busway kayak Jogja.

Jogja mulai bangun Feeder Busway Dulu, setelah masyarakat terbiasa ditingkatkan jumlah bus-nya, setelah itu jalan baru pake Bus besar buat BRT-nya...

richgun17
August 28th, 2012, 06:17 PM
Transportasi Massal Sajikan Pemandangan Laut-Sungai
Selasa, 28 Agustus 2012 20:37 WIB | Dibaca: 50 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter : Hadi Santoso


SURYA Online, SURABAYA-Konsep transportasi modern yang nantinya diterapkan oleh Pemkot Surabaya, akan menyajikan pemandangan laut dan juga eksotisme sungai-sungai yang mengalir di Surabaya.

Kabid Fisik dan Sarana Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Gde Dwija Wardhana mengatakan, konsep transportasi modern nantinya memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan bagi penggunanya.

"Kami ingin menyajikan nuansa berbeda. Makanya rencana dua transportasi massal yakni trem dan monorel akan menyajikan pemandangan laut dan sungai. Makanya, stasiun untuk monorel atau trem ada di Bulak," tegas Dwija menjawab wartawan, Selasa (28/8).

Dia menjelasakan, Bulak selama ini merupakan kawasan yang jarang dilirik meski berada di dekat pantai. Kawasan menuju Bulak sendiri merupakan daerah yang di sisi kanan maupun kiri ada nuansa air.

http://surabaya.tribunnews.com/2012/08/28/transportasi-massal-sajikan-pemandangan-laut-sungai

Cutteredge
August 28th, 2012, 06:31 PM
Transportasi Massal Sajikan Pemandangan Laut-Sungai
Selasa, 28 Agustus 2012 20:37 WIB | Dibaca: 50 | Editor: Satwika Rumeksa | Reporter : Hadi Santoso


SURYA Online, SURABAYA-Konsep transportasi modern yang nantinya diterapkan oleh Pemkot Surabaya, akan menyajikan pemandangan laut dan juga eksotisme sungai-sungai yang mengalir di Surabaya.

Kabid Fisik dan Sarana Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Gde Dwija Wardhana mengatakan, konsep transportasi modern nantinya memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan bagi penggunanya.

"Kami ingin menyajikan nuansa berbeda. Makanya rencana dua transportasi massal yakni trem dan monorel akan menyajikan pemandangan laut dan sungai. Makanya, stasiun untuk monorel atau trem ada di Bulak," tegas Dwija menjawab wartawan, Selasa (28/8).

Dia menjelasakan, Bulak selama ini merupakan kawasan yang jarang dilirik meski berada di dekat pantai. Kawasan menuju Bulak sendiri merupakan daerah yang di sisi kanan maupun kiri ada nuansa air.

http://surabaya.tribunnews.com/2012/08/28/transportasi-massal-sajikan-pemandangan-laut-sungai

Bener kan apa gw bilang, dari awal gw curiga bu Risma ini bukan mau bikin transportasi massal, dia mau bikin transportasi wisata, makanya pake monorel.

Dan Bu Risma ini tahu kharakter warganya yg kaga doyan pake transportasi umum.

Bener2 cocok jadi walikota Surabaya.

Namewee
August 28th, 2012, 06:34 PM
Bener kan apa gw bilang, dari awal gw curiga bu Risma ini bukan mau bikin transportasi massal, dia mau bikin transportasi wisata, makanya pake monorel.

Dan Bu Risma ini tahu kharakter warganya yg kaga doyan pake transportasi umum.

Bener2 cocok jadi walikota Surabaya.

Dia bikin perjalanan dengan monorail seolah-olah berwisata biar masyarakat Surabaya mau naik transportasi umum :D

sbyctzn
August 29th, 2012, 02:31 AM
Kalo monorail tuh ga cocok buat transportasi massal. Belajar dari negara2 lain yg gagal gara2 mengoperasikan monorail sebagai transportasi massal.
Cost-nya terlalu tinggi.

Jogja sudah mempelajari mengenai penggunaan monorail ini, termasuk belajar dari kegagalan negara lain.

Dari sekian banyak negara yg telah mencoba monorail iini, cuma 3 negara yg berhasil, yaitu Jepang, Singapore & Malaysia.

Dan ketiga negara tersebut menggunakan kereta monorail sbg transportasi jarak menengah s/d jauh (antar kota/daerah tujuan wisata), tidak seperti BRT yg bisa dibuat jarak pendek untuk tiap shelter/haltenya.

Jogja pun sudah bisa dipastikan membangun monorail ini mulai thn 2013, dengan rute Jogja-Borobudur sejauh 40 km, Jogja-New Airport sejauh 50 km. Jogja-Prambanan sejauh 16 km.

Tahap awal pun hanya melayani rute anatar tujuan wisata. Kalo dibuat jarak pendek, bisa2 ga laku karena tiketnya bakal mahal banget, harga tiket mnorail 15 kali lipat harga tiket BRT/Trans Jogja.

Kalo Surabaya mau bangun mending bertahap aja dari feeder Busway kayak Jogja.

Jogja mulai bangun Feeder Busway Dulu, setelah masyarakat terbiasa ditingkatkan jumlah bus-nya, setelah itu jalan baru pake Bus besar buat BRT-nya...

nah sangat sependapat :D
saya malah sangat senang lihat apa yg sudah dilakukan di Jogja dan Palembang.
Sistemny sudah bagus, tinggal klo mau pemerintahnya menambah monorail.
:okay:

devrypj
August 29th, 2012, 04:51 AM
^^ Yasudah mari kita positif thinking dulu aja. Semoga trem sama monorail surabaya jadi yang terbaik. Siapa tau sby bisa nyalip jogja atau palembang. Bisa jadi contoh malahan.

IlhamSby
August 29th, 2012, 04:56 AM
Bener kan apa gw bilang, dari awal gw curiga bu Risma ini bukan mau bikin transportasi massal, dia mau bikin transportasi wisata, makanya pake monorel.

Dan Bu Risma ini tahu kharakter warganya yg kaga doyan pake transportasi umum.

Bener2 cocok jadi walikota Surabaya.

Dia bikin perjalanan dengan monorail seolah-olah berwisata biar masyarakat Surabaya mau naik transportasi umum :D

SIIP!!........... :okay: :okay: :okay:

Hadi
August 29th, 2012, 07:33 AM
Menurut saya memilih monorail dan trem sudah tepat. Visi nya sudah benar untuk menuju kota modern dengan segala perkembangannya. Apalagi bu risma kan sudah memberikan solusi angkot dll diperbaiki / diperbagus dan akan dijadikan transport feeder ke transport masal.

dan menurut info dalam pemkot, design Bemo yang baru sudah di approved oleh walikota, dan akan segera di implementasi kan. penataan Bemo sedang dilakukan dan dalam proses :) semoga pararel dan Monorel Trem akan terintegrasi :).

Pemkot selalu diam tetapi bekerja di dalam:) salut deh. kita tungu gebrakannya

devrypj
August 29th, 2012, 07:45 AM
dan menurut info dalam pemkot, design Bemo yang baru sudah di approved oleh walikota, dan akan segera di implementasi kan. penataan Bemo sedang dilakukan dan dalam proses :) semoga pararel dan Monorel Trem akan terintegrasi :).

Pemkot selalu diam tetapi bekerja di dalam:) salut deh. kita tungu gebrakannya

Wah design bemo model baru? kayak gimana ya? :cheers:
yg perlu diperbaiki dari bemo IMO adalah armadanya (kebersihan, kenyamanan, kalo bisa sih dingin), informasi & rutenya, sama jadwal yang selama ini kalo nunggu lama banget.

Volksraad
August 29th, 2012, 09:12 AM
PROYEK MRT
China, Korea, dan Perancis Lirik MRT di Surabaya
Penulis : M Latief | Rabu, 29 Agustus 2012 | 13:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengungkapkan, bahwa saat ini ada tiga investor asing berminat berpartisipasi dalam pembangunan proyek transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di Surabaya. Ketiga investor asing tersebut berasal dari China, Korea, serta Perancis.

"Biasanya, yang suka nanya-nanya itu seperti China, Perancis, karena mereka sudah punya studinya, serta Korea," kata Bambang saat ditemui di sela acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012, di Jakarta, Rabu (29/8/2012).

Menurut dia, ketiga investor ini belum memberikan proposal pengerjaan MRT tersebut. Oleh sebab itu, pemerintah baru akan melakukan penjajakan pasar untuk menjaring investor yang serius dalam pembangunan MRT pada akhir tahun ini, yaitu setelah studi kelayakan pembangunan MRT selesai dilakukan.

Setelah dilakukannya penjajakan pasar, lanjut Bambang, pemerintah akan membuka tender pengerjaan pembangunan MRT di Surabaya pada 2013. Ia menilai, keberadaan MRT di Surabaya sangat diperlukan mengingat kondisi Surabaya yang sudah penuh sesak. Untuk itu, pembangunan MRT diharapkan dapat segera direalisasikan.

Direktur Jenderal Kereta Api Kementerian Perhubungan, Tunjung Inderawan, pernah memaparkan proyek MRT rencananya didirikan mulai dari Stasiun Gubeng hingga Bandara Juanda di Waru, Sidoarjo. Saat ini proyek tersebut sudah masuk tahap pertama, yakni program rel ganda atau double track, serta meninggikan jalur rel yang dimulai dari ruas Kandangan Surabaya ke Waru-Sidoarjo dengan total sepanjang 42 kilometer.
Sumber : ANT Editor : Latief

Selengkapnya di: http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/08/29/13543911/China.Korea.dan.Perancis.Lirik.MRT.di.Surabaya

sbyctzn
August 29th, 2012, 09:21 AM
tertarik, berminat, berpartisipasi, penjajakan, berencana, study, pemaparan, de el el, berita yang paling sering muncul :lol: :cheer::fiddle:
semua jalan sendiri-sendiri g ada yang pernah sinergi, kerjasama.
coba kalau semua energi itu disatukan buat serius memantabkan satu proyek, pasti sudah selesai sejak beberapa tahun lalu. :ohno:

abray
August 29th, 2012, 01:22 PM
nah sangat sependapat :D
saya malah sangat senang lihat apa yg sudah dilakukan di Jogja dan Palembang.
Sistemny sudah bagus, tinggal klo mau pemerintahnya menambah monorail.
:okay:

Emang di Jogja, Palembang dan Solo sistem transportasinya gimana bro? Yg saya tau mereka semua udah pada punya semacam busway kan ya? Bagaimana dengan angkot2 lainnya, apa juga sudah tersistem dengan baik?

Surabaya bisa belajar juga dari Bangkok, di sana transportasi umumnya bukan hanya di darat, tapi juga di sungai. Trotoar dan jembatan penyebrangan juga terkoneksi semua ke transportasi umum. Intinya memanfaatkan semua yg ada sehingga org bisa jalan ke mana2 hanya dengan memanfaatkan kendaraan umum. Lalu mereka juga punya MRT berupa skytrain. Menurut saya sih skytrain lebih baik daripada monorail karena seperti pake rail biasa, cuma dibikin elevated.
Mungkin Surabaya ga jalan2 karena terlalu banyak mikirin monorail dan tremnya kali ya, padahal kan monorail dan trem aja belum cukup untuk mengakomodasi seluruh masyarakat Sby.

abray
August 29th, 2012, 01:31 PM
Investor2 asing pasti buta ttg culture masyarakat Surabaya saat ini yang ke mana2 naik motor/mobil. Keluar rumah ga ada jalur pejalan kaki, yg ada HANYA jalur mobil (jalan ber aspal) yg dishare juga buat pejalan kaki, becak, pedagang, dll. Terutama yg kasihan adalah yg di gang2 perkampungan, di mana mereka lebih banyak jalan kaki, tapi yg ada malah jalur mobil. Jalur pejalan kaki malah dibangun di pusat kota, cuma untuk etalase aja, tapi ga banyak yg pake. Butuh waktu yang lama supaya MRT bisa di'cangkok'kan ke Sby, karena sebenernya sampe saat ini Surabaya sama sekali belom punya transportasi massal. Jadi bangunya harus mulai dari 'nol', baik itu dari segi infrastruktur dan sosialisasi ke masyarakatnya.

@b1
August 29th, 2012, 01:36 PM
tertarik, berminat, berpartisipasi, penjajakan, berencana, study, pemaparan, de el el, berita yang paling sering muncul :lol: :cheer::fiddle:
semua jalan sendiri-sendiri g ada yang pernah sinergi, kerjasama.
coba kalau semua energi itu disatukan buat serius memantabkan satu proyek, pasti sudah selesai sejak beberapa tahun lalu. :ohno:

Yup, dari dulu semuanya hanya memikirkan egonya saja
Kalo begini terus kita harus nunggu satrio piningit dulu baru proyeknya jadi :lol:

Btw MRT / KA Gubeng-Juanda di atas sepertinya masih belum jelas. Kapan mau konstruksinya padahal udah ada DED?

Ayo dong Surabaya tunjukin transportasi massal andalanmu. Masa mau kalah ama Filipina soal monorel, Vietnam soal KA supercepat, bahkan Kamboja soal trem. Masa mau kita sejajar dengan kota-kota di Afrika atau Timur Tengah.

@b1
August 29th, 2012, 01:50 PM
Semoga cepet konstruksi

TENDER MRT SURABAYA: Kemenhub akan gelar mulai 2013

Bunga Dewi Kusuma
Rabu, 29 Agustus 2012 | 15:50 WIB


JAKARTA: Kementerian Perhubungan menyatakan akan memulai proses tender untuk proyek mass rapid transport (MRT) Surabaya pada 2013.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan studi kelayakan dan pengembangan proyek MRT tersebut. Penjajakan pasar, tuturnya akan mulai dilakukan pada akhir tahun.

“Setelah proses studi selesai, kami baru akan melakukan penjajakan pasar dan proses tender akan dibuka pada tahun depan,” ujarnya usai Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2012, Rabu (29/8).

http://www.bisnis.com/articles/tender-mrt-surabaya-kemenhub-akan-gelar-mulai-2013

IlhamSby
August 29th, 2012, 04:10 PM
^^^^Amiin.. Cepet konstruksi :) :okay:

dan menurut info dalam pemkot, design Bemo yang baru sudah di approved oleh walikota, dan akan segera di implementasi kan. penataan Bemo sedang dilakukan dan dalam proses :) semoga pararel dan Monorel Trem akan terintegrasi :).

Pemkot selalu diam tetapi bekerja di dalam:) salut deh. kita tungu gebrakannya

Wah design bemo model baru? kayak gimana ya? :cheers:
yg perlu diperbaiki dari bemo IMO adalah armadanya (kebersihan, kenyamanan, kalo bisa sih dingin), informasi & rutenya, sama jadwal yang selama ini kalo nunggu lama banget.

Model baru kira - kira seperti apa ya?? Penasaran nih. :)
Kayaknya sih model barunya lebih besar daripada bemo sekarang? Soalnya kalau pas naik bemo mau masuk untuk duduk & beranjak dari duduk untuk keluar itu sulit kalau pas ramai.. :ohno:

v-sun
August 29th, 2012, 04:50 PM
Jakarta & Bandung Bakal Punya MRT, Surabaya Siapkan Kereta Layang
Economy Wed, 29 Aug 2012 09:05:00 WIB

Jakarta - Pemda Surabaya sedang menyiapkan transportasi massal moderen, digadang-gadang bisa menyaingi Bandung dan Jakarta. Di kota ini rencananya akan dibangun elevated railway (kereta layang) sepanjang 22 Km.

"Dari bandara Juanda ke Stasiun Gubeng sampai Tanjung Perak sepanjang 22 Km," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub dan LLAJ Provinsi Jatim, Kurniawan Hari kepada detikFinance, Selasa (28/8/2012).

Kurniawan menjelaskan jika sebelumnya Pemprov Jatim melalui Dishub telah menjalin kerjasama dengan SNCF (Société Nationale des Chemins de fer Français), yang merupakan perusahaan Kereta Api asal Prancis untuk melakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan. Kurniawan juga mengaku moda transportasi massal ini, nantinya membutuhkan investasi sebesar Rp 1,5 triliun.

"Nilai investasinya US$ 163 juta atau Rp 1,5 triliun," katanya.

Namun ia menjelaskan jika hingga saat ini belum ada investor yang melakukan penawaran serius untuk membangun moda transportasi masa depan Surabaya ini. "Belum ada investor yang menawar," tutupnya.

Roadmap proyek kereta api di Jawa Timur khususnya di Surabaya digadang-gadang sepanjang 110 Km yang terintegrasi dengan berbagai kota di Jawa Timur itu sebelumnya telah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan saat dijabat Djuasman Syafeii Djamal dan Gubernur Jatim Imam Utomo pada 5 Agustus 2008.

Proyek itu terbagi atas dua tahap dengan total jalur yang dikerjakan mencapai panjang 110 km. Tahap I, skenarionya terdiri atas ruas Kandangan-Surabaya-Waru-Sidoarjo sepanjang 42 km termasuk program double track dan membuat jalur rel yang ditinggikan (elevated).

Tahap ini juga termasuk perbaikan stasiun dan pembangunan sejumlah perhentian (shalter). Tahap II berupa pembangunan jaringan KA menjadi double track untuk ruas Kandangan Surabaya-Lamongan, Surabaya-Mojokerto, Waru-Sidoarjo-Porong Sidoarjo-Bangil Pasuruan.

http://cybernews.cbn.net.id/cbprtl/cybernews/detail.aspx?x=Economy&y=cybernews%7C0%7C0%7C3%7C19552

sbyctzn
August 30th, 2012, 02:34 AM
Emang di Jogja, Palembang dan Solo sistem transportasinya gimana bro? Yg saya tau mereka semua udah pada punya semacam busway kan ya? Bagaimana dengan angkot2 lainnya, apa juga sudah tersistem dengan baik?

Surabaya bisa belajar juga dari Bangkok, di sana transportasi umumnya bukan hanya di darat, tapi juga di sungai. Trotoar dan jembatan penyebrangan juga terkoneksi semua ke transportasi umum. Intinya memanfaatkan semua yg ada sehingga org bisa jalan ke mana2 hanya dengan memanfaatkan kendaraan umum. Lalu mereka juga punya MRT berupa skytrain. Menurut saya sih skytrain lebih baik daripada monorail karena seperti pake rail biasa, cuma dibikin elevated.
Mungkin Surabaya ga jalan2 karena terlalu banyak mikirin monorail dan tremnya kali ya, padahal kan monorail dan trem aja belum cukup untuk mengakomodasi seluruh masyarakat Sby.

ya busway itu yang saya maksud. Bagus menurut saya sebagai langkah awal, seperti Palembang, Halte2 Buswaynya bagus dan terawat, bisnya juga bagus terawat, dan Busway Jogja sistem ticketingnya juga sudah mulai bagus, coba baca2 di trit2 ssc atau searching di google... :D
Dengan manajemen yang bagus seperti itu justru malah bagus untuk membawa kultur masyarakat untuk bisa menerima sistem angkutan umum yang bagus sistemnya, bukan lagi seperti bis kota, angkot, dll yang bisa ngetem, berhenti, dan beroperasi seenaknya.

Seperti yang saya pikirkan sebelumnya, Surabaya itu meloncat terlalu jauh untuk memikirkan implementasi sistem angkutan umum, monorail itu sudah advance, butuh waktu yang lama, ya jadinya seperti ini bakal lama mewujudkannya...
saya bukan pesismis, tapi memang realitasnya begitu, coba aja tanya ahli2 transportasi pasti bakal tidak jauh berbeda pemikirannya....

Namewee
August 30th, 2012, 02:39 AM
^^
Apalagi di Palembang selain busway, angkot dan taksi wajib menggunakan bahan bakar gas. Selain itu mobil-mobil dinas PNS disana banyak yang sudah menggunakan konverter kit!

Memang wajib ditiru oleh kota-kota lain

sbyctzn
August 30th, 2012, 03:13 AM
PROYEK MRT
China, Korea, dan Perancis Lirik MRT di Surabaya
Penulis : M Latief | Rabu, 29 Agustus 2012 | 13:54 WIB



Selengkapnya di: http://properti.kompas.com/index.php/read/2012/08/29/13543911/China.Korea.dan.Perancis.Lirik.MRT.di.Surabaya

terkait berita itu. Saya Review lagi DED nya, ini sebenarnya sudah siap pengerjaan fisik beberapa tahun yang lalu....
ini proyeknya pemerintah pusat lho ya.... bukan pemkot....
tapi memang lagi2 butuh keseriusan dari sang regulator.... :okay:

http://farm6.static.flickr.com/5282/5262716211_bb23a48a37_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716211/)
Slide1 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716211/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5089/5263325532_ede25507a6_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325532/)
Slide2 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325532/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5127/5263325550_27400203a9_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325550/)
Slide3 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325550/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5286/5263325566_8929b474d7_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325566/)
Slide4 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325566/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5245/5263325612_5307672594_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325612/)
Slide5 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325612/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5050/5262716417_e27c7c982e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716417/)
Slide6 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716417/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5121/5263325738_e9954e577c_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325738/)
Slide7 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325738/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5005/5262716451_f1d6b8e258_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716451/)
Slide8 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716451/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5050/5262716463_8d7150d736_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716463/)
Slide9 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716463/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr
http://farm6.static.flickr.com/5205/5263325788_4923ed8e3c_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325788/)
Slide10 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325788/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5121/5262716501_3be362a976_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716501/)
Slide12 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716501/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr
http://farm6.static.flickr.com/5207/5262716489_50a338b5f4_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716489/)
Slide11 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716489/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5084/5263325826_ffa89fde10_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325826/)
Slide13 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325826/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5202/5263325876_e5c288cc59_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325876/)
Slide15 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325876/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5005/5263325844_88ca1e00fa_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325844/)
Slide14 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325844/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr


http://farm6.static.flickr.com/5250/5263325904_3907b5e2a8_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325904/)
Slide16 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5263325904/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

http://farm6.static.flickr.com/5288/5262716579_34d191d33e_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716579/)
Slide17 (http://www.flickr.com/photos/53285744@N03/5262716579/) by thedaydreamerisme (http://www.flickr.com/people/53285744@N03/), on Flickr

Namewee
August 30th, 2012, 03:29 AM
^^
Biasanya kalau proyek yang berhubungan dengan fasilitas publik yang dikelola oleh BUMN memang selalu diprakarsai oleh pemerintah pusat :)

abray
August 30th, 2012, 08:48 AM
http://i772.photobucket.com/albums/yy2/raymondsantoso/manfaatKAgubengjuanda.jpg

Menurut saya tdk penting mau lewat mana, yg penting adalah tempat naik dan turunnya di mana. Org yang lewat a yani pake kendaraan pribadi kan tujuan akhirnya macem2, itu yg perlu diakomodasi.

Begitu juga nantinya dengan trem, busway, monorail, dll, kok rasanya dilewatkan jalur2 padat dengan pemikiran akan mengurangi beban jalan. Padahal yg penting itu tempat naik dan tempat turunnya. Malah kalo bisa ga perlu ngikutin jalan raya kalo ada jalur yg lebih dekat, jadi bisa lebih efisien dan biaya maintenance juga bisa dipangkas, dan jalan juga tidak menyempit.. Tapi mungkin biaya pembangunan akan sama aja (atau lebih mahal) karena harus ada pembebasan lahan TAPI untuk efisiensi jangka panjang. Intinya MRT berhipit dengan jalan raya bukan solusi kemacetan bagi jalan tersebut. Mengurangi beban jalan itu contohnya lebih kyk MERR, WORR, dkk. Menambah jalan sehingga bebannya dibagi2.

abray
August 30th, 2012, 09:27 AM
http://i772.photobucket.com/albums/yy2/raymondsantoso/jalurKAgubengjuanda.jpg

sbyctzn
August 30th, 2012, 09:52 AM
^^
itu dulu kan memang sengaja lewat muter begitu soalnya g perlu bebasin lahan.
Soalnya kan lewat lahan jalur hijau di tengah jalan.
Klo shortcut seperti yg bro abray tunjukin itu malah harus bebasin lahan.
Pernah dimuat diberita... dulu soal rutenya sengaja ditaruh di jalur hijau di tengah jalan supaya g perlu bebasin lahan.

abray
August 30th, 2012, 10:07 AM
Oow.. Lupa kalo udah pernah dibahas.. Jadi mengikuti jalan itu alasannya juga karena tidak perlu pembebasan lahan ya?
Tapi menurut saya sih, biaya pembebasan lahan itu nantinya akan sebanding dengan penghematan untuk maintenance, bahan bakar, efisiensi waktu tempuh, yg urusannya punya jangka waktu jauh lebih lama daripada masalah pembebasan lahan. Dan toh pada akhirnya ada banyak lahan yg harus dibebaskan kalo Sby mau jadi kota yang rapi dan maju.

Hadi
August 30th, 2012, 12:32 PM
Transportasi Surabaya
Kereta Layang, Atasi Macet tapi Ribet
Kamis, 30/08/2012 | 14:46 WIB

Kereta layang di Thailand, Bangkok Transit System (BTS) atau lebih populer disebut Bangkok Skytrain adalah satu-satunya sistem transportasi bebas macet di ibu kota Negeri Gajah Putih itu.

SURABAYA –Angkutan massal mendesak dibangun di Surabaya. Kementerian Perhubungan (Kemehub) pun telah memberi lampu hijau pembangunan kereta api layang (elevated railway) yang kabarnya telah dilirik investor China Korea Selatan (Korsel) dan Prancis.

Meski mahal--biaya pembangunan tiga kali lipat monorel--tapi kereta layang diyakini mampu mengurai kemacetan hingga 30%. Bahkan, masyarakat Surabaya bisa menghemat biaya bahan bakar hingga Rp 1,25 miliar/hari.

Ganjalan datang dari sisi teknis, seperti ketersediaan lahan karena tiang pancang--yang menyangga doubletrack-- menumbus tengah-tengah kota. Dikhawatirkan, bila ngadat di tengah pengerjaan tiang-tiang pancang bakal menjadi ‘rongsokan’ seperti tiang monorel di Jakarta.



source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8217f00671a54791e33609212c86cc17&jenis=b706835de79a2b4e80506f582af3676a


di source itu ada hal mengenai trem dan monorel :)


Saat dikonfirmasi ke Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Hendro Gunawan, menurutnya saat ini Surabaya sudah memastikan akan membangun angkutan massal berupa monorel dan trem. Monorel untuk menghubungkan koridor timur-barat. Sedangkan, trem untuk menghubungkan koridor selatan-utara kota Surabaya.

Terkait dengan ini, konsultan pembuatan studi kelayakan alat transportasi massal dari Cities Development Initiative for Asia (CDIA) sudah mulai menganalisa jalur yang akan dilewati transportasi massal. Kedatangan Tim CDIA kali ini mencari jalur mana yang pas untuk dilewati berikut tempat pemberhentiannya. “Termasuk, perkiraan jumlah penduduk yang menggunakannya di jalur tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, CDIA diharapkan sudah bisa menyelesaikan tugasnya bersama Pemkot hingga tutup tahun mendatang. Meski demikian, konsultan tersebut tetap bakal mendampingi Pemkot hingga pembangunan moda transportasi ini selesai dikerjakan.

Dengan kondisi itu, katanya, rencana pembangunan trem dan monorel tidak sekadar mimpi, tapi benar-benar diwujudkan dalam kenyataan. Cuma, pembangunannya tidak bisa dilaksanakan dengan cepat seperti membalik telapak tangan.

Sedangkan soal KA elevated Pemkot menyerahkan sepenuhnya kepada pihak PT Kereta Api (KA), karena yang memiliki jalur KA. Sedangkan Pemkot hanya bisa mendukungnya, karena bagaimana pun program itu juga terkait dengan pengadaan transportasi massal.

Hadi
August 30th, 2012, 12:37 PM
and one more

Tahun depan, Jakarta dan Surabaya punya trem
Reporter: Idris Rusadi Putra


Pemerintah terus membenahi sistem transportasi massal untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi. Salah satunya dengan membangun trem dan railway tahun depan. Rencana awal, sarana transportasi massal ini akan dibangun di dua kota besar di Indonesia yakni DKI Jakarta dan Surabaya.

http://www.merdeka.com/uang/tahun-depan-jakarta-dan-surabaya-punya-trem.html

sbyctzn
August 30th, 2012, 02:12 PM
FYI, CDIA sudah sukses membuat Jogja, Palembang, dan Solo bisa mewujudkan Sistem Angkutan Umum.
Udah jangan sm World Bank, minta bantuan sm CDIA aja, semoga dengan bantuan CDIA, Surabaya benar2 jadi mewujudkan angkutan massal yg bagus.

Hadi
August 31st, 2012, 05:16 AM
Walikota Surabaya Melakukan Sosialisasi Mengenai Angkutan Umum Dengan Sistem Buy The Service untuk Mendukung Mass Rapid Transit


popular5Rabu (29/08/12) Walikota Surabaya, melakukan sosialisasi di Balai Kota Surabaya mengenai pemberian subsidi dan berkaitan erat dengan implementasi sistem Buy The Service untuk angkutan umum di Surabaya yang akan digunakan sebagai Feeder Mass Rapid Transit. Sosialisasi tersebut diberikan kepada pada beberapa ketua angkot, pemilik angkot, dan perwakilan dari Unair sebagai koperasi.


Angkutan umum yang sudah ada saat ini di Kota Surabaya seperti angkot dan bis kota dari sudut pandang penumpang dianggap masih banyak kekurangan karena berbagai hal diantaranya seperti kesulitan penumpang untuk mencapai pusat kota, angkutan umum kedatangannya tidak jelas dan penumpang harus menunggu di pinggir jalan, penumpang angkutan sering sudah penuh dari terminal, kurangnya informasi peta rute, tidak adanya keterhubungan dengan moda transportasi lain (integrasi antar moda). Kelemahan lain yang merugikan penumpang seperti akses penumpang menuju jalur angkot terlalu jauh, angkot berjalan sangat lambat, kebiasaan ngetem, dari terminal kalau tidak penuh tidak akan berangkat.


source :
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=189:walikota-surabaya-melakukan-sosialisasi-mengenai-angkutan-umum-dengan-sistem-buy-the-service-untuk-mendukung-mass-rapid-transit&catid=80:dishub-slideshow&Itemid=435

Namewee
August 31st, 2012, 08:18 AM
Berarti yang menjadi fokus utama pemerintah Surabaya adalah elevated railway???

sbyctzn
August 31st, 2012, 08:47 AM
Berarti yang menjadi fokus utama pemerintah Surabaya adalah elevated railway???

Saya belum tau yang bro maksud itu yang mana, tp ini coba ini saya berikan gambarannya:

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/487982_4000394580273_2076070231_n.jpg

Line hijau itu proyek MRT nya Pemerintah Pusat, yang DED nya ada di halaman sebelumnya yang saya posting.
Line merah itu proyek monorail nya Pemkot Surabaya
Line biru itu proyek tram nya Pemkot Surabaya.

keterangan tambahan: line warna coklat itu jalan ringroad (proyeknya pemkot Surabaya)

Namewee
August 31st, 2012, 08:57 AM
Saya belum tau yang bro maksud itu yang mana, tp ini coba ini saya berikan gambarannya:

https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/487982_4000394580273_2076070231_n.jpg

Line hijau itu proyek MRT nya Pemerintah Pusat, yang DED nya ada di halaman sebelumnya yang saya posting.
Line merah itu proyek monorail nya Pemkot Surabaya
Line biru itu proyek tram nya Pemkot Surabaya.

keterangan tambahan: line warna coklat itu jalan ringroad (proyeknya pemkot Surabaya)
Double Track Elevated Railway yang katanya proyek pusat. Baru itukan yang akan dicarikan investor??

sbyctzn
August 31st, 2012, 09:21 AM
Double Track Elevated Railway yang katanya proyek pusat. Baru itukan yang akan dicarikan investor??

pemerintah pusat sama pemeritah kota surabaya sama-sama jalan sendiri bro.

(Kereta Rel Listrik/Elevated Railway) Pemerintah Pusat itu lewat Kemenhub ga tau gimana nasibnya, tapi klo dari berita akhir2 ini yang diposting di thread ini nyebutin klo dicarikan investor oleh Kemenhub (coba baca beritanya di postingan halaman sebelumnya) dulu dibantu SNCF, JICA, dll.

(Monorail dan Tram) Pemerintah Kota Surabaya juga mencari investornya buat membiayai Monorail dan Tram. Sekarang lagi dibantu CDIA.

Monorail dan Tram (menurut saya berjenis LRT/Light Rail Transit) cuma mencakup wilayah dalam kota Surabaya. sementara Kereta Rel Listrik/Elevated Railway (bernejenis MRT/Mass Rapid Transit) mencakup wilayah Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo.

Mungkin bisa sedikit bisa memberikan gambaran supaya tidak rancu.

Cutteredge
September 1st, 2012, 09:03 AM
Emang di Jogja, Palembang dan Solo sistem transportasinya gimana bro? Yg saya tau mereka semua udah pada punya semacam busway kan ya? Bagaimana dengan angkot2 lainnya, apa juga sudah tersistem dengan baik?

Surabaya bisa belajar juga dari Bangkok, di sana transportasi umumnya bukan hanya di darat, tapi juga di sungai. Trotoar dan jembatan penyebrangan juga terkoneksi semua ke transportasi umum. Intinya memanfaatkan semua yg ada sehingga org bisa jalan ke mana2 hanya dengan memanfaatkan kendaraan umum. Lalu mereka juga punya MRT berupa skytrain. Menurut saya sih skytrain lebih baik daripada monorail karena seperti pake rail biasa, cuma dibikin elevated.
Mungkin Surabaya ga jalan2 karena terlalu banyak mikirin monorail dan tremnya kali ya, padahal kan monorail dan trem aja belum cukup untuk mengakomodasi seluruh masyarakat Sby.

Saya pernah jalan2 ke Jogja, dan ternyata di Jogja sama sekali ga ada angkot yg beroperasi. Trans Jogja yg menggantikan fungsinya.

Namewee
September 1st, 2012, 10:17 AM
^^ apalagi ongkosnya juga sangat murah :okay:
gak jauh bedalah dengan angkot

abray
September 1st, 2012, 11:09 AM
good2! Di jogja kelihatannya sip ya, jangkauannya udah luas ke mana-mana.
Berharap surabaya bisa segera menyusul!

dino.w
September 1st, 2012, 01:53 PM
Bemo disurabaya menurut saya masih belum nyaman apalagi kadang masih ada supir yang berbahasa kasar,td sy naik bemo eh si supir nyupirnya ugal2an.

sbyctzn
September 1st, 2012, 05:16 PM
Saya pernah jalan2 ke Jogja, dan ternyata di Jogja sama sekali ga ada angkot yg beroperasi. Trans Jogja yg menggantikan fungsinya.

ini salah satunya kenapa sy menganggap Jogja memiliki sistem angkutan umum paling bagus di indonesia. :okay:

apalagi klo ditambah LRT...
Trus dikembangkan lagi ditambah MRT...

Patut ditiru Surabaya!

Cutteredge
September 2nd, 2012, 06:53 PM
Tanggapan Keluhan Kepada Walikota Surabaya melalui
www.surabaya.go.id/keluhan_warga.php (http://www.surabaya.go.id/keluhan_warga.php)

118. Tanggal Keluhan : 18-04-2006 13:49:51

Nama : Hadi
Keluhan :
pak, gimana DEDnya bus way?? apakah sudah selesai?? segera direalisasikan ya monorail dan bus waynya kami menunggu dan mendukungnya terima kasih

Tanggal Tanggapan : 19-04-2006 15:37:40
Tanggapan :
Pemerintah Kota Surabaya sudah menyusun skedul pembangunan Busway dan Monorail. Untuk Busway dijadwalkan sudah beroperasi mulai April 2009, sedangkan monorail mulai April 2010. Sekarang feasibility study ( study kelayakan ) pembangunan dua proyek ini tengah dikerjakan. Sebelum menggarap dua proyek ini, Pemkot akan menggarap Terminal Baru terlebih dahulu. Terminal direncanakan mulai dibangun Mei 2007 dan diperkirakan selesai Maret 2009 mendatang. Dua proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang, oleh sebab itu diperlukan pula persetujuan DPRD Surabaya. Jika disetujui, proyek Busway digarap Agustus 2007 mendatang, sedangkan monorail dikerjakan Agustus 2008.

Nice statement from Walikota Surabaya Drs. Bambang D.H
:cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers: :cheers:

Masih ada harapankah buat Surabaya punya MRT???:ohno::ohno:

IlhamSby
September 6th, 2012, 03:13 PM
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=191:e-dishub-akan-diwujudkan-pada-tahun-ini,-warga-surabaya-akan-semakin-dimanjakan-pelayanan-dishub-surabaya&catid=77&Itemid=435

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/e-dishub2012.jpg

E-DISHUB AKAN DIWUJUDKAN PADA TAHUN INI, WARGA SURABAYA AKAN DIMANJAKAN PELAYANAN DISHUB SURABAYA

Dishub Surabaya pada tahun ini akan mengimplementasikan sistem baru yang dinamakan E-Dishub untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat di kota Surabaya, sistem baru tersebut akan terhubung secara online satu sama lain antara UPTD, maupun dari unit pelayanan masing-masing bidang pada Dishub Surabaya dan terintegrasi menjadi satu pusat data.

E-Dishub berfungsi sebagai pusat informasi layanan terupdate yang berisi program dan kegiatan pada setiap unit pelayanan dan bidang pada Dishub Surabaya antara lain informasi perijinan online, kondisi lalu lintas, kondisi terminal, informasi trayek angkutan umum, dll. Selain itu masyarakat dapat mengakses informasi jenis-jenis pelayanan pada Dishub Surabaya, hingga nantinya dapat melakukan pendaftaran secara online.

“proses penerapan E-Dishub itu dilakukan secara bertahap,” sebut Sunoto, Kepala Seksi Pengembangan Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Surabaya, (03/09/12). Tahap pertama saat ini intergasi system masing-masing yang sudah ada di tiap unit pelayanan. Tahap selanjutnya membuat E-Dishub termasuk jenis-jenis layanan online yang bisa diakses masyarakat lewat gadget-nya. Diharapkan nantinya masyarakat dapat melakukan pendaftaran, pembayaran, secara online.

Contohnya untuk layanan pengujian kendaraan bermotor akan terdapat layanan online berisi proses dan prosedur perijinan, informasi waktu uji kir angkutan umum, jatuh tempo masa berlaku uji kir, dll. “Nanti akan dilakukan kerjasama dengan pihak bank untuk menerima pembayaran melalui setoran tunai atau ATM,” imbuh Sunoto.

Dishub Surabaya juga akan mengembangkan aplikasi multiplatform, sehingga masyarakat dapat mengetahui angkutan kota apa saja yang ada di tiap terminal termasuk jurusan, jarak, waktu perjalanan dan informasi tarif. Sedangkan untuk pengembangan informasi lalu lintas masyarakat dapat mengakses video streaming terntang kondisi lalu lintas di Surabaya yang terhubung secara online dengan CCTV.

Untuk pusat kegiatan operasional dan manajemen E-Dishub akan ditempatkan di salah satu ruang kantor UPTD Terminal Joyoboyo yang juga akan berfungsi sebagai pusat data. Pusat data itu juga akan terhubung ke semua UPTD, termasuk Terminal Bratang sebagai pusat Intellegent Traffic Service (ITS) dan kantor Dishub Surabaya.

“Harapannya dengan adanya E-Dishub maka kegiatan administrasi antar unti pelayanan terpadu akan semakin efektif dan yang lebih penting adalah masyarakat dapat mendapatkan informasi dengan mudah dan lengkap,“ sebut Sunoto. Semua akan dilakukan secara elektronis, selain dapat mengehemat pemeberkasan juga dapat menghemat waktu dan tenaga. “Semua berjalan pada siste, sesuai aplikasi yang dibuat, dan terdata secara elektronis dan ringkas,“ tutup Sunoto. (hwa)

-------------------------------------------------------------------------------------

http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=192:tim-internasional-bersama-nasional-dari-cdia-melakukan-koordinasi-lanjutan-dengan-dishub-surabaya&catid=77&Itemid=435

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/dsc_0891.jpg

TIM INTERNASIONAL BERSAMA NASIONAL DARI CDIA MELAKUKAN KOORDINASI LANJUTAN DENGAN DISHUB SURABAYA

Dishub Surabaya pada hari ini Kamis (06/09/12) melakukan koordinasi bersama tim ahli internasional CDIA bersama Kepala Dishub Kota Surabaya, Eddi, Amd LLAJ, S. Sos, MM, Bidang Sarpras, Bidang Angkutan, dan Bidang Dalops di ruang rapat utama.

Tim dari CDIA melakukan pemaparan mengenai pengenalan dan persiapan awal untuk melakukan studi mengenai sistem angkutan umum yang akan diterapkan di Surabaya. CDIA akan melibatkan tim ahli internasional dan nsaional, sebagai team leader adalah Peter Turner (Senior Urban Transport Specialist), kemudian sebagai Financial Expert adalah Terry Whiteman (Urban Economist). Selain itu untuk tim ahli nasional dari CDIA sebanyak 5 orang juga akan ikut terlibat dalam study tersebut.

CDIA dianggap telah siap untuk melakukan study mengenai sistem angkutan umum. “Dishub Surabaya akan mempersiapkan untuk data-data dan kebutuhan lain yang diperlukan CDIA,” sebut Kepala Dishub Kota Surabaya, Eddi, Amd LLAJ, S. Sos, MM.

Study dan kajian mengenai angkutan masal di kota Surabaya sebelumnya sudah dilakukan, namun sering muncul kendala dihadapi, permasalahan yang sering dihadapi dalam implementasi angkutan masal dianataranya adalah masalah finansial.

CDIA sedikit memberikan gambaran bahwa ada solusi untuk mengatasi kendala finansial, diantaranya dapat memaksimalkan pendapatan yang tidak hanya pada tiket namun juga bisa mengaplikasikan Land Value Capture yaitu investor ikut mendapatkan tambahan revenue dari peningkatan perekonomian area sekitar yang terlibat dengan angkutan masal.

Sebagai contoh lain di Brisbane Australia, pemerintah disana mengembangkan Bus Rapid Transit dan menyediakan infrastruktur pendukung seperti jalan khusus untuk BRT, sedangkan untuk penyediaan armada bus diserahkan kepada pihat privat atau swasta.

Mulai Oktober mendatang semua tim ahli Internaional dan Nasional akan datang dan akan langsung terlibat dalam kajian sistem angkutan umum, dan diharapkan dapat segera membantu mewujudkan angkutan masal di Kota Surabaya.
(hwa)

:cheers2: :cheers2: :cheers2:

Hadi
September 7th, 2012, 01:59 PM
^^^^^^
bagus deh Team Prmkot Surabaya sudah mulai bekerja dengan CDIA

semoga bisa diselesaikan tahun ini dan tahun depan tinggal bangun saja :cheers::cheers:

ayo pemkot, percepat Study nya. :) macet nya sudah parah di mana2 kalau sudah jam 17.00

IlhamSby
September 7th, 2012, 03:21 PM
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=194:sustainable-transport-menjadi-unsur-penting-dalam-implementasi-angkutan-masal-cepat-di-kota-surabaya&catid=77&Itemid=435

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/cdiasarpras.jpg

SUSTAINABLE TRANSPORT MENJADI UNSUR PENTING DALAM IMPLEMENTASI ANGKUTAN MASAL CEPAT DI KOTA SURABAYA

Bersama konsultan lokal, CDIA, dan jajaran Dishub Surabaya pada hari ini Jum’at (08/09/12) kembali melakukan koordinasi untuk mematangkan kajian implementasi angkutan masal dan cepat di kota Surabaya.

Kajian Rencana Sistem Angkutan Umum (RSAU) akan menjadi rangkuman umum konsep-konsep pengembangan angkutan umum di kota Surabaya, oleh karena itu Dishub akan terus mematangkan dan mempersiapkan dengan baik. Kajian tersebut bertujuan untuk meningkatkan peran atau kinerja angkutan umum perkotaan di Kota Surabaya dan mendukung pengembangan angkutan masal cepat.

Dalam implementasi angkutan masal cepat juga memegang konsep sustainable transport atau transportasi yang berkelanjutan. Dalam konsep sustainable transport angkutan masal mempertimbangkan berbagai aspek, diantaranya aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam aspek social angkutan masal cepat harus bisa mengakomodasi masyarakat pribumi atau Indigenous People, dalam aspek ekonomi angkutan masal cepat harus bisa mengakomodasi masyarakat agar bisa meningkatkan aktifitas perekonomiannya missal mudah dalam bekerja.

Isu Climate Change atau perubahan iklim juga akan menjadi salah satu bahan kajian yang sangat penting agar keberadaan angkutan masal cepat di Kota Surabaya tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya, namun juga dapat ikut terlibat dalam upaya untuk menjaga keberlangsungan hidup di bumi.

Selain itu dalam implementasi angkutan masal cepat di Kota Surabaya yang paling penting adalah dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat. “What people need adalah unsur yang paling penting dalam mewujudkan angkutan masal cepat,” sebut Irvan Wahyudrajad, Ir. MMT, Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Surabaya. Diharapkan dalam waktu dekat kajian kelayakan rencana sistem angkutan umum dapat diselesaikan, sehingga angkutan masal cepat dapat segera diimplementasikan di Kota Surabaya. (hwa)

retapradana
September 10th, 2012, 12:55 PM
pengen ikut nimbrung nih bro, sekarang ini kan sedang hangatnya perdebatan kelayakan monorel dan trem, buat angkutan umum dan bus umum sendiri apa kabar ya? karena pengembangan monorail dan trem itu rutenya tidak dapat melayani seluruh kota surabaya dan fokusnya ada pada pusat kota. bagaimana dengan wilayah yang tidak terlayani dengan trem dan monorail? saya rasa pengembangan trem dan monorel tersebut tetap harus diimbangi dengan pengembangan angkutan umum yang sudah ada.

project-consultant
September 11th, 2012, 08:52 AM
terkait berita itu. Saya Review lagi DED nya, ini sebenarnya sudah siap pengerjaan fisik beberapa tahun yang lalu....
ini proyeknya pemerintah pusat lho ya.... bukan pemkot....
tapi memang lagi2 butuh keseriusan dari sang regulator.... :okay:

saya lebih setuju desain spt ini..kita udah ada tekhnologinya spt KRL tinggal dibikin elevated aja...

Transportasi Surabaya
Kereta Layang, Atasi Macet tapi Ribet
Kamis, 30/08/2012 | 14:46 WIB

Kereta layang di Thailand, Bangkok Transit System (BTS) atau lebih populer disebut Bangkok Skytrain adalah satu-satunya sistem transportasi bebas macet di ibu kota Negeri Gajah Putih itu.

SURABAYA –Angkutan massal mendesak dibangun di Surabaya. Kementerian Perhubungan (Kemehub) pun telah memberi lampu hijau pembangunan kereta api layang (elevated railway) yang kabarnya telah dilirik investor China Korea Selatan (Korsel) dan Prancis.

Meski mahal--biaya pembangunan tiga kali lipat monorel--tapi kereta layang diyakini mampu mengurai kemacetan hingga 30%. Bahkan, masyarakat Surabaya bisa menghemat biaya bahan bakar hingga Rp 1,25 miliar/hari.

Ganjalan datang dari sisi teknis, seperti ketersediaan lahan karena tiang pancang--yang menyangga doubletrack-- menumbus tengah-tengah kota. Dikhawatirkan, bila ngadat di tengah pengerjaan tiang-tiang pancang bakal menjadi ‘rongsokan’ seperti tiang monorel di Jakarta.



source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8217f00671a54791e33609212c86cc17&jenis=b706835de79a2b4e80506f582af3676a


di source itu ada hal mengenai trem dan monorel :)


Saat dikonfirmasi ke Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Hendro Gunawan, menurutnya saat ini Surabaya sudah memastikan akan membangun angkutan massal berupa monorel dan trem. Monorel untuk menghubungkan koridor timur-barat. Sedangkan, trem untuk menghubungkan koridor selatan-utara kota Surabaya.

Terkait dengan ini, konsultan pembuatan studi kelayakan alat transportasi massal dari Cities Development Initiative for Asia (CDIA) sudah mulai menganalisa jalur yang akan dilewati transportasi massal. Kedatangan Tim CDIA kali ini mencari jalur mana yang pas untuk dilewati berikut tempat pemberhentiannya. “Termasuk, perkiraan jumlah penduduk yang menggunakannya di jalur tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, CDIA diharapkan sudah bisa menyelesaikan tugasnya bersama Pemkot hingga tutup tahun mendatang. Meski demikian, konsultan tersebut tetap bakal mendampingi Pemkot hingga pembangunan moda transportasi ini selesai dikerjakan.

Dengan kondisi itu, katanya, rencana pembangunan trem dan monorel tidak sekadar mimpi, tapi benar-benar diwujudkan dalam kenyataan. Cuma, pembangunannya tidak bisa dilaksanakan dengan cepat seperti membalik telapak tangan.

Sedangkan soal KA elevated Pemkot menyerahkan sepenuhnya kepada pihak PT Kereta Api (KA), karena yang memiliki jalur KA. Sedangkan Pemkot hanya bisa mendukungnya, karena bagaimana pun program itu juga terkait dengan pengadaan transportasi massal.

kalo mau mengejar efisiensi dan tidak mahal ya bikin spt yang di bangkok...BTS skytrain...saya 6 taon tinggal d bkk..skytrain bagus2 aja malahan lebih bagus dr yang di KL...tekhnolginya jg lebih murah drpd monorail...bukti elevated train sudah ada di taman mini...saya barusan aja mnggu lalu ke TMII nge check yang dibilang monorail TMII ternyata itu elevated train juga...memakai double track dan pake listrik...so kenapa hrus monorail??mahal bukan..jgn spt jakarta..tertunda bertahun tahun karena gak ada dana...

dan kalo bs..gerbongnya dibuat di INKA atau gak dirakit di madiun..jangan spt bangkok yang impor langsung utuh dari jerman kalo gak salah..negaranya lupa..
saya konfirmasi...ternyata diimpor utuh langsung dr pabrik siemens germany..gerbongnya mengambil Siemens Modular Metro Train systems

Namewee
September 11th, 2012, 10:53 AM
^^ Sangat setuju
Memang harus ada pemanfaatan industri dalam negeri

Jangan seperti MRT Jakarta yang seluruh rangkaian keretanya impor seutuhnya dari Jepang

retapradana
September 15th, 2012, 10:36 AM
mau share sedikit dari presentasi bu risma di bandung (seminar nasional di PWK ITB). Jadi Lyn2 di Surabaya akan dikelola oleh pemkot, jadi supir lyn akan dibayar oleh pemkot. dengan sistem seperti itu diharapkan lyn akan lebih tertib dan tidak ngetem.

mau tanya nih kajian, artikel ilmiah, jurnal, atau tulisan ilmiah tentang monorel dan trem bisa ada yang share gak?

adolph
September 24th, 2012, 03:43 PM
oya, btw apakah memang ada wacana soal BRT dan kelanjutannya di surabaya? ane baru jalan2 dari lampung n palembang, n cukup terkesan dngan BRTnya (trans lampung n trans musi) :D

ray_sby
September 25th, 2012, 12:51 PM
oya, btw apakah memang ada wacana soal BRT dan kelanjutannya di surabaya? ane baru jalan2 dari lampung n palembang, n cukup terkesan dngan BRTnya (trans lampung n trans musi) :D

Wah klo masalah BRT masih belum ada kabar lagi , sekarang masih fokus pada monorel dan tram yg masih tahap studi dan seharusnya BRT bisa d realisasikan sebelum wujud transportasi monorel ini jadi dan jika semua transportasi itu jadi pasti banyak pilihan warga untuk menaiki moda transportasi sesuai tujuan mereka ( just my opinion ) :D

NEW MEMBER SSC
October 4th, 2012, 01:34 AM
Rp3,3 Triliun untuk Bangun KA Surabaya
Senin, 3 September 2012 | 13:32

NEW MEMBER SSC
October 4th, 2012, 01:35 AM
Rp3,3 Triliun untuk Bangun KA Surabaya


JAKARTA - Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3,3 triliun untuk membangun jalur ganda kereta api (KA) Sidotopo menuju Bandara Juanda, Surabaya yang membentang sepanjang 20 kilometer (km).

"Dana pembangunan jalur ganda KA Perkotaan Surabaya ini berasal dari ABPN," kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan dalam dokumen Pengembangan Transportasi Kereta Api untuk Mempercepat Ekspansi Jawa Dalam Pembangunan Ekonomi di Jakarta, Senin.

Menurut Tundjung, pembangunan KA Perkotaan Surabaya ini bertujuan untuk mengurangi saturasi jaringan jalan tol yang disebabkan adanya peningkatan penggunaan kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor), mengurangi efek rumah kaca, serta pertukaran moda antara perkeretaapian dan pesawat


http://www.investor.co.id/infrastructure/rp33-triliun-untuk-bangun-ka-surabaya/43992

sturmgewehr
October 4th, 2012, 05:50 AM
Dukung Public Transportation, Kembangkan Park and Ride
SURYA Online, SURABAYA - Pengembangan moda transportasi massal di Surabaya terkait dengan tempat parkir kendaraan. Karena itu, Pemkot Surabaya sedang mengembangkan sistem park and ride di lebih 10 lokasi untuk mendukung public transportation.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Hendro Gunawan menjelaskan, pengembangan park and ride ini perlu karena Pemkot memang akan menerapkan transportasi massal, yakni monorel dan trem. "Adanya park and ride sebenarnya agar pengendara bisa memarkir mobilnya dan memanfaatkan transportasi massal itu," jelasnya kepada wartawan, Rabu (3/10/2012).
http://surabaya.tribunnews.com/m/index.php/2012/10/03/dukung-public-transportation-kembangkan-park-and-ride

semoga cepet terealisasi.

IlhamSby
October 5th, 2012, 03:20 PM
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=213:terminal-lidah-kulon-resmi-beroperasi&catid=77&Itemid=435

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/lidahkulon.jpg

Terminal Lidah Kulon Resmi Beroperasi :banana:

Kini masyarakat Lidah Kulon semakin nyaman untuk bisa memanfaatkan transportasi umum jika ingin berpergian, Jum'at pagi ini (05/10/12) Dishub Surabaya melalui Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi meresmikan penggunaan Terminal Lidah Kulon untuk bisa dimasuki angkot dan dimanfaatkan penumpang utamanya warga Lidah Kulon dan sekitarnya.

Terminal Lidah Kulon berada di jalan Wisma Lidah Kulon, tepatnya di Perumahan Non Dinas TNI Wisma Lidah Kulon RW 4 tersebut telah selesai dibangun landasan angkutan beserta kelengkapan gazebo atau tenda, pos, kantor beserta rambu petunjuk jalan dan papan nama terminal. Terminal dengan luas 1200 meter persegi tersebut dilalui lyn G dengan rute terminal joyoboyo, lakarsantri, lidah kulon dan lyn BK dengan rute bangkingan, taman, sepanjang.
......................
......................

Hadi
October 6th, 2012, 06:40 AM
Rp3,3 Triliun untuk Bangun KA Surabaya


JAKARTA - Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3,3 triliun untuk membangun jalur ganda kereta api (KA) Sidotopo menuju Bandara Juanda, Surabaya yang membentang sepanjang 20 kilometer (km).

"Dana pembangunan jalur ganda KA Perkotaan Surabaya ini berasal dari ABPN," kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan dalam dokumen Pengembangan Transportasi Kereta Api untuk Mempercepat Ekspansi Jawa Dalam Pembangunan Ekonomi di Jakarta, Senin.

Menurut Tundjung, pembangunan KA Perkotaan Surabaya ini bertujuan untuk mengurangi saturasi jaringan jalan tol yang disebabkan adanya peningkatan penggunaan kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor), mengurangi efek rumah kaca, serta pertukaran moda antara perkeretaapian dan pesawat


http://www.investor.co.id/infrastructure/rp33-triliun-untuk-bangun-ka-surabaya/43992

buset 2016 baru dibangun.. kelamaan nunggu pemerintah pusat, cari investor aja

@b1
October 14th, 2012, 05:54 PM
Kok mundur lagi sih pemkot? :ohno:
Gak serius nanggapin FS-nya?

http://sphotos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash3/557161_10151039036196829_2021346510_n.jpg

Gak mau kan disalip Kamboja yang FS tram untuk Phnom Penh-nya udah masuk tahap 2.

acoolguyfromnz
October 15th, 2012, 03:41 AM
Kerjanya kok amatiran bgt yah?

aan_mustafa
October 15th, 2012, 06:40 AM
Sudah gw duga dari awal, maaf bukannya gw pesimis. Tapi gw dari awal kurang yakin dg kemampuan Pemkot apalagi ada konflik dg Pemkot & Pemprov.
Rencana awal dr jaman BDH busway akhirnya batal dan diganti dg Monorail & Trem target selalu berubah ubah dan malah ada wacana (angin surga) dr DPRD akan dibangun MRT subway.
Haissshhh...

FS terus dan terus jika bosen ganti wacana. Klo belum siap ya jgn "gembor gemborin" di media. Ahhh...
Ataukah ini yg dimaksud "Penyakit Birokrasi Indonesia".

sturmgewehr
October 15th, 2012, 08:26 AM
FS terus kapan kelarnya?? kapan dibangunnya???
ntar kalo FS-nya uda kelar ga bisa dibangun karena FS-nya uda kadaluarsa krn situasi kondisi sdh berubah.

trus bikin FS lagi dan FS yg baru ini sama kek sebelumnya ga selesai2 trus kalo uda selesai FS-nya jadi kadaluarsa lagi. dan seterusnya. :mad2:

lingkaran setan :devil:

abray
October 17th, 2012, 06:16 AM
Gpp FS terus aja dulu. hahaha... Daripada maksa dibangun trus ambrol, atau mangkrak.. Makanya ni forumer di sini banyak lo yg pinter2, ayo pada masuk pemerintahan bagian tata kota. Bikin Surabaya jadi WORLD CLASS city yg sesungguhnya, bukan world class untuk ukuran Indonesia (yg levelnya : pupuk bawang). Yg udah tua2 udah ga bisa ngerti apa itu MRT, makanya ga jadi2. Saatnya generasi muda beraksi! :D

d'sulovyo
October 17th, 2012, 09:31 AM
^^ caranya??? :lol:

boro-boro saatnya generasi muda yang beraksi wong pilgub 2013 aja Soekarwo sama Gus Ipul maju lagi..maju lagi.. :bash:

acoolguyfromnz
October 18th, 2012, 07:40 AM
heran yah, negara lain begitu cepat buat public transport, kita masih aja di FS.

@D'Sulovyo,

Tinggal di investigasi saja siapa yg menolak. Yg menolak tinggal gak di pilih.

@b1
October 18th, 2012, 12:57 PM
^^Masak mau nunggu satrio piningit dulu baru MRT nya jadi :lol:

Gak mau kan disalip Kamboja yang FS tremnya hampir selesai

@b1
October 18th, 2012, 01:06 PM
^^ caranya??? :lol:

boro-boro saatnya generasi muda yang beraksi wong pilgub 2013 aja Soekarwo sama Gus Ipul maju lagi..maju lagi.. :bash:

Moga-moga gak kepilih lagi deh tahun depan. Ayo dong pak Bambang maju jadi gubernur. Langkahi pak Jokowi.

d'sulovyo
October 19th, 2012, 11:15 AM
heran yah, negara lain begitu cepat buat public transport, kita masih aja di FS.

@D'Sulovyo,

Tinggal di investigasi saja siapa yg menolak. Yg menolak tinggal gak di pilih.

heran yah, negara lain begitu cepat buat public transport, kita masih aja di FS.

@D'Sulovyo,

Tinggal di investigasi saja siapa yg menolak. Yg menolak tinggal gak di pilih.

not that simple.
masalahnya adalah sebagian besar masyarakat jatim/surabaya belum "melek kemajuan". mereka belum mempunyai kesadaran bahwa transportasi massal adalah suatu keharusan bagi kota-kota yang ingin maju dan layak huni bagi warganya.

Hanya sepersekianjuta dari masyarakat kita yang memandang transportasi massal-apapun bentuknya- itu sangat perlu bagi kota yang modern.

Dan saya belum melihat calon pemimpin yang benar2 fight buat transportasi massal yang layak,selain walikota Sby, itu pun sampai sekarang masih mbuletisasi di FS lagi... FS lagi.

adolph
October 20th, 2012, 12:40 PM
mngkin wacana transportasi masal berbasis rel kurang realistis utk sby, selama ini memang perkeretaapian di sby relatif tertinggal dan soulless dibanding kota2 besar lain di jawa, bagaimana dngan BRT seperti yg pernah diajukan om sbyctzn tempo hari? contoh di palembang n jogja, gk harus dngan lane khusus,,kalo berhasil, terjangkau, nyaman, dan menjangkau berbagai tempat siapa tahu bisa menyerap banyak pengguna kendaraan pribadi. lagipula penduduk sby tidak sebanyak jakarte so IMO BRT masih cukup suffice

vankovic
October 20th, 2012, 01:18 PM
^^ Kalo saya sih gak ribet,, solusi sementara atur tuh bis kota menyebar selayaknya rute busway d jkt,, walopun busnya bus biasa.. Kalo takut gak keisi penuh pake yang seukuran metro mini aja,, pengennya sih yang low deck.. Intinya peremajaan bus kota.. Mungkin buat sampingan kalo fs butuh waktu lamaaaaa..

IlhamSby
October 20th, 2012, 03:49 PM
Rerouting

BTW, rencana rerouting trayek angkot kapan realisasinya?
Ada yang udah dapet tanda-tanda? :?

adolph
October 20th, 2012, 04:25 PM
^^ Kalo saya sih gak ribet,, solusi sementara atur tuh bis kota menyebar selayaknya rute busway d jkt,, walopun busnya bus biasa.. Kalo takut gak keisi penuh pake yang seukuran metro mini aja,, pengennya sih yang double deck.. Intinya peremajaan bus kota.. Mungkin buat sampingan kalo fs butuh waktu lamaaaaa..


tapi mngkin usul ini kalo bisa berhasil bisa benar2 menggantikan trem n monorel, bukan sekedar sampigan

vankovic
October 20th, 2012, 04:47 PM
^^ sory maksudnya low deck,, biar gak perlu halte khusus..
Kalo angkot gw rada' gimana gitu ya..
Btw ini ada fanpage angkot surabaya.. Rute Angkot Surabaya (https://www.facebook.com/RuteAngkotSurabaya)

adolph
October 20th, 2012, 05:09 PM
^^angkot daya tampungnya terlalu dikit kalo jadi transport masal utama,,cocoknya jadi feeder aja...

sbyctzn
October 20th, 2012, 05:24 PM
^^angkot daya tampungnya terlalu dikit kalo jadi transport masal utama,,cocoknya jadi feeder aja...

betul! bukan transport utama, tapi sebagai feeder, angkot tetap dibutuhkan untuk menjemput penumpang di jalan2 perkampungan yg kecil, berbelok2, dan banyak persimpangan.
Kabarnya sih rerouting angkot masih terus jalan, sekarang masih terus dilakukan pendekatan ke semua stakeholder, utamanya sopir dan owner untuk implementasi pembentukan BUMD/Koperasi, agar nanti bisa dikasih subsidi.
Begitu bisa dikasih subsidi so?
Sopir angkot tidak akan lagi dibebani kejar setoran, klo udah gt ntar gampang diatur perubahan rute trayeknya karena mereka (sopir dan owner) tidak akan merasa dirugikan (pendapatan menurun) karena dampak perubahan trayek.
Tetep butuh waktu lama...
Saya harap sih program rerouting angkot ini sejalan dan sinergis dg program transportasi massal.
Jd rerouting dan transportasi massal bisa Mission Accomplished bareng2 :D

kalau bis kota itu yg agak susah, soalnya Damri ribet banget! Susah diajak maju :(
berharap semoga Damri bisa segera profesional dg arahan pak Dahlan Iskan.
Jd ntar biar gampang diajak kerjasama :D
^^ sory maksudnya low deck,, biar gak perlu halte khusus..
Kalo angkot gw rada' gimana gitu ya..
Btw ini ada fanpage angkot surabaya.. Rute Angkot Surabaya (https://www.facebook.com/RuteAngkotSurabaya)

sangat setuju! Bus low deck selain tidak perlu halte khusus juga sangat ramah untuk penumpang.
Sudah banyak karoseri lokal yg mampu developing bus low deck yg murah.

acoolguyfromnz
October 21st, 2012, 05:12 PM
@D'sulovyo,

Jadi ingat cerita bapaknya bini g, di china dulu juga banyak yg menolak akan transportasi massal. Tapi setelah jadi dan "wow" mereka merasa bangga.

Hal yg sama terjadi di Singapura dulu sewaktu PM lee mau membongkar banyak rumah kumuh dan membuat transportasi masal.

sbyctzn
October 22nd, 2012, 04:39 AM
https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/391577_4220549924019_233765081_n.jpg

IlhamBXT
October 22nd, 2012, 10:05 AM
https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/391577_4220549924019_233765081_n.jpg

Molor molor dan Molooooooooooooooorrrrrrrrrrrrr lagi :bash:.Mbok Bu Rizma aja deh lantang teriak ke DPRD Daerah dan pusat biar Surabaya cepat diselesaikan rencana MRT nya:ohno: Bosen dan seperti yang gak sudah2 Mental pejabat kita mental Tempe pikirannyaaaa lolaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :bash::bash::bash: yang dipikir isi perutnya sendiri

@b1
October 22nd, 2012, 05:10 PM
Molor molor dan Molooooooooooooooorrrrrrrrrrrrr lagi :bash:.Mbok Bu Rizma aja deh lantang teriak ke DPRD Daerah dan pusat biar Surabaya cepat diselesaikan rencana MRT nya:ohno: Bosen dan seperti yang gak sudah2 Mental pejabat kita mental Tempe pikirannyaaaa lolaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :bash::bash::bash: yang dipikir isi perutnya sendiri

Jangan pesimis dulu dong bro. Memang secara realistis proyeknya membutuhkan waktu lama. Tapi ane rasa bu Risma udah di jalan yang benar. Tinggal DPRD-nya aja yang keras kepala.

Biarin aja mereka itu bro. Kita perjuangkan terus yang terbaik buat Surabaya. Sermoga kedepannya badut-badut itu gak kepilih lagi. :D

vankovic
October 22nd, 2012, 07:52 PM
INTERKONEKSI MODA TRANSPORTASI
Dipusatkan di Terminal Joyoboyo

...
Dijelaskannya, Dishub Surabaya memang akan mengubah total wajah terminal di sisi utara Kali Surabaya itu, sekarang sudah mulai dikerjakan gedung empat lantai. “Bangunan baru itulah yang akan dijadikan interkoneksi moda transportasi se-Surabaya,” jelasnya.
Menurut dia, terminal itu nantinya akan menjadi titik pertemuan seluruh alat transportasi, yakni mikrolet, bus kota, kereta api (KA), komuter (jalur baru), kereta api komuter jalur lama, dan monorel yang menghubungkan Timur-Barat kota Surabaya.
...
Yang dimaksud KA komuter jalur baru adalah rencananya akan dibangun rel baru yang menghubungkan Jembatan Merah-Joyoboyo. Tidak dijelaskan, di mana posisi relnya yang pasti, namun ada wacana rel KA komuter jaur baru itu kemungkinan akan dilewatkan Jl Diponegoro.
...

Interkoneksi Moda Transportasi (http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=d2dc2ba4c3dbc942737dda25c5391452&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c)

Btw adakah yang tau maksud dari KA Komuter Jalur Baru tersebut..??

acoolguyfromnz
October 22nd, 2012, 11:03 PM
Tinggal kasih tekanan publik ke DPRD, saya jamin mereka gak berani gak menggolkan proyeknya mass transport

d'sulovyo
October 23rd, 2012, 05:19 AM
Interkoneksi Moda Transportasi (http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=d2dc2ba4c3dbc942737dda25c5391452&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c)

Btw adakah yang tau maksud dari KA Komuter Jalur Baru tersebut..??

mungkin maksudnya trem.karena yang sy tangkap komuter baru itu poros utara-selatan via diponegoro.

inilah! orang dishub aja ga klop konsepnya sama pemkot.ga satu bahasa.
kalo pemkot bilang monorel dan trem mbok ya orang dishub bilangnya juga monorel dan trem. ga usah pake istilah komuter baru.

segala kesemrawutan konsep antar lembaga pemerintahan ini hal ini sudah saya komplain ke twitter pemkot sby (dinkominfo) @sapawargasby semalam, tapi tidak ditanggapi.

Hadi
October 23rd, 2012, 05:59 AM
Tinggal kasih tekanan publik ke DPRD, saya jamin mereka gak berani gak menggolkan proyeknya mass transport

cara nya???

Hadi
October 23rd, 2012, 06:01 AM
http://imageshack.us/a/img35/3841/83411362.jpg

source : Radarsby.com

yafiz
October 23rd, 2012, 06:07 AM
Sepertinya ini masalah klasik, bukan kendala di Pemkot Surabaya atau DRPD nya..
Tapi sepertinya di daerah harus menunggu MRT di jakarta pengerjaannya mencapai 50 % baru bisa diizinkan, karena secara nasional tidak dimungkinkan Ibu Kota di langkahi oleh Kota-kota yg ada di daerah.

Dan saya optimis jika MRT di Jakarta sudah 50 % di kerjakan, perizinan untuk di daerah lain akan di permudah, karena proyek besar di daerah harus menunggu izin dari Kementerian terkait..

CMIIW :D

Hadi
October 23rd, 2012, 06:28 AM
Sepertinya ini masalah klasik, bukan kendala di Pemkot Surabaya atau DRPD nya..
Tapi sepertinya di daerah harus menunggu MRT di jakarta pengerjaannya mencapai 50 % baru bisa diizinkan, karena secara nasional tidak dimungkinkan Ibu Kota di langkahi oleh Kota-kota yg ada di daerah.

Dan saya optimis jika MRT di Jakarta sudah 50 % di kerjakan, perizinan untuk di daerah lain akan di permudah, karena proyek besar di daerah harus menunggu izin dari Kementerian terkait..

CMIIW :D

repot juga ya kalau begitu. Jakarta Lelet semua lelet x_x. setauku sudah seizin bappenas proyek MRT di Sby.

acoolguyfromnz
October 24th, 2012, 02:39 AM
@Yafiz,

Jadi ingat adat jawa, anak bontot gak boleh kawin sebelum anak sulung kawin duluan.

Kalau apa yg Yafiz bicarakan benar, wah report dong. Kalau Gubernur DKI senang tidur sama bininya gimana dong provinsi lainnya spt Papua?

bagus70
October 24th, 2012, 03:10 AM
Sepertinya ini masalah klasik, bukan kendala di Pemkot Surabaya atau DRPD nya..
Tapi sepertinya di daerah harus menunggu MRT di jakarta pengerjaannya mencapai 50 % baru bisa diizinkan, karena secara nasional tidak dimungkinkan Ibu Kota di langkahi oleh Kota-kota yg ada di daerah.

Dan saya optimis jika MRT di Jakarta sudah 50 % di kerjakan, perizinan untuk di daerah lain akan di permudah, karena proyek besar di daerah harus menunggu izin dari Kementerian terkait..

CMIIW :D

Lha kalau begitu caranya pilihan kita cuman ada 2:

-memisahkan diri dari Indonesia dan bentuk negara baru
-tendang Jakarta keluar dari Indonesia, karena mereka cuman pariah buat Indonesia.

Sampai-sampai di forum MRT Jakarta ada yang komen bahwa Jakarta harus di nomor satukan selalu, dan usaha daerah-daerah untuk menampilkan wajah terbaik dari Indonesia dinafikan terus oleh orang Jakarta.

peseg5
October 24th, 2012, 04:07 AM
Sepertinya ini masalah klasik, bukan kendala di Pemkot Surabaya atau DRPD nya..
Tapi sepertinya di daerah harus menunggu MRT di jakarta pengerjaannya mencapai 50 % baru bisa diizinkan, karena secara nasional tidak dimungkinkan Ibu Kota di langkahi oleh Kota-kota yg ada di daerah.

Dan saya optimis jika MRT di Jakarta sudah 50 % di kerjakan, perizinan untuk di daerah lain akan di permudah, karena proyek besar di daerah harus menunggu izin dari Kementerian terkait..

CMIIW :D

Saya rasa ga seperti itu juga. Kalo iya, lha kenapa ada Kuala Namu yang bakalan jadi bandara termegah di Indonesia dan bandara pertama ada City Airport Train terintegrasi dengan terminalnya, itu sudah mengalahkan ibukota.

Jadi kuncinya kembali kepada kecepatan pemda/pemkotnya. Kalau saling tunggu / maunya dari pusat yang bergerak, ya gak akan maju2. Lah, yang rasional dan feasible dulu saja yang bisa dikerjakan setingkat pemkot seperti BRT dan revitalisasi angkutan umum kok tidak dimulai2.

BRT itu sesuai guide yang dirilis oleh ITDP bisa diimplementasikan dalam kurun waktu 1 tahun, sudah termasuk perencanaan. Jakarta sudah membuktikan bahkan lebih cepat dari 1 tahun, tanpa sama sekali ada campur tangan pusat lho, anggaran Transjakarta mulai dari perencanaan dan pembangunan 100% pakai APBD.

Kalau tidak lekas bertindak dan hanya menjadi wacana, dan malah menyalahkan pusat rasanya kok seperti buruk muka cermin dibelah.

Hadi
October 24th, 2012, 10:10 AM
Lha kalau begitu caranya pilihan kita cuman ada 2:

-memisahkan diri dari Indonesia dan bentuk negara baru
-tendang Jakarta keluar dari Indonesia, karena mereka cuman pariah buat Indonesia.

Sampai-sampai di forum MRT Jakarta ada yang komen bahwa Jakarta harus di nomor satukan selalu, dan usaha daerah-daerah untuk menampilkan wajah terbaik dari Indonesia dinafikan terus oleh orang Jakarta.

opsi pertama kurang setuju deh, jika kita luas wilayah besar akan membuat keuntungan besar, dimana kita bisa expand lebih besar lagi ekonomi suatu kota.
yang harus di benahi adalah birokrasi di jakarta yang bobrok!!!!. dan Jakarta harus mandiri, jangan cuman ngemis terus ke pemerintah pusat.

liat betapa parah nya jakarta
see it :

http://www.youtube.com/watch?v=gGG9Kx8e4hA&feature=g-logo-xit

aan_mustafa
October 24th, 2012, 10:12 AM
Sepertinya ini masalah klasik, bukan kendala di Pemkot Surabaya atau DRPD nya..
Tapi sepertinya di daerah harus menunggu MRT di jakarta pengerjaannya mencapai 50 % baru bisa diizinkan, karena secara nasional tidak dimungkinkan Ibu Kota di langkahi oleh Kota-kota yg ada di daerah.

Dan saya optimis jika MRT di Jakarta sudah 50 % di kerjakan, perizinan untuk di daerah lain akan di permudah, karena proyek besar di daerah harus menunggu izin dari Kementerian terkait..

CMIIW :D

^^^^^^
MRT Jakarta (subway) aja terancam molor karena ganti pemimpin yg mengharuskan "evaluasi". MRT Jakarta belum jelas apalagi Surabaya?
:nuts::nuts::nuts:

Hadi
October 24th, 2012, 10:16 AM
^^^^^^
MRT Jakarta (subway) aja terancam molor karena ganti pemimpin yg mengharuskan "evaluasi". MRT Jakarta belum jelas apalagi Surabaya?
:nuts::nuts::nuts:

memang perlu dievaluasi bro.. tenang ga da hubungannya kok dengan Sby, Sby tetap on track. :) biarkan jakarta benahi sistem birokrasi didalamnya yang sangat bobrok sekali. Jadi Ibukota Negara kok tidak bisa jadi contoh yang baik, ini di tangan Jokowi Ahok semua akan segera berubah.:)

liat link nya youtube diatas parah jakarta itu :ohno::ohno::ohno:

thedaydreamer
October 24th, 2012, 12:10 PM
Saya rasa ga seperti itu juga. Kalo iya, lha kenapa ada Kuala Namu yang bakalan jadi bandara termegah di Indonesia dan bandara pertama ada City Airport Train terintegrasi dengan terminalnya, itu sudah mengalahkan ibukota.

Jadi kuncinya kembali kepada kecepatan pemda/pemkotnya. Kalau saling tunggu / maunya dari pusat yang bergerak, ya gak akan maju2. Lah, yang rasional dan feasible dulu saja yang bisa dikerjakan setingkat pemkot seperti BRT dan revitalisasi angkutan umum kok tidak dimulai2.

BRT itu sesuai guide yang dirilis oleh ITDP bisa diimplementasikan dalam kurun waktu 1 tahun, sudah termasuk perencanaan. Jakarta sudah membuktikan bahkan lebih cepat dari 1 tahun, tanpa sama sekali ada campur tangan pusat lho, anggaran Transjakarta mulai dari perencanaan dan pembangunan 100% pakai APBD.

Kalau tidak lekas bertindak dan hanya menjadi wacana, dan malah menyalahkan pusat rasanya kok seperti buruk muka cermin dibelah.


hmmm dari cerita yg aq dengar ttg perkembangan monorel dan trem ini... memang ad kesalahan pemerintah pusat jg dalam hal ini bappenas,

karena utk kerjasama dengan pihak swasta ato luar negeri itu harus lewat mereka... contoh kerjasama pemerintah swasta harus ijin ke bappenas, kerjasama antara pemkot dengan asing harus lewat bappenas... dan celakanya bappenas mempersulit rencana pemkot utk menjaring investor internasional utk investasi dalam pengadaan transportasi massal kota (klo g salah denger walikota pengennya transportasi massal ini pure swasta... )

alasan mempersulit diduga adanya tekanan dari pengusaha otomotif atau tekanan dari badan2 asing misal JICA dari jepang, AUSAID dari australia, USAID dari amerika atau world bank (dan badan2 asing ini berafiliasi / didanai oleh perusahaan dari negara mereka masing2.. jadi semacam proyek titipan).. n modelnya berupa pinjaman/ hutang/ loan ke pemerintah indonesia.. contoh kasus proyek mrt jakarta antara pemprov dengan JICA, atau proyek monorel yg gagal gara2 investor ga ada duit....pemkot harus belajar dari hal ini, dan segera mempercepat proses implementasinya di surabaya


n kalau mau lelang internasional pasti banyak investor swasta internasional yang punya duit nganggur untuk investasi proyek ini... (proyek ini dirancang bukan BOT / build operate transfer...-skema yg biasa dipake kerjasama pemerintah swasta... - tapi pure swasta.. jadi aset, operasional, penentuan biaya dll itu kewenangan investor swasta..

ntar klo harga ke konsumen mahal kan resiko investor sendiri kalo gak laku .. ( n mungkin bisa aja murah cuman BEPnya lama,.. tapi karena asetnya dimiliki swasta sendiri,..kayaknya g masalah n pemkot bisa aja memberikan subsidi atau meniadakan kewajiban kontribusi/ pajak dari investor swasta itu?).

n emang transportasi massal ini kadang dianggep proyek merugikan, cuman biasanya sih disiasati dengan support kebijakan pengembangan kawasan (land development) oleh pihak swasta... dan kayaknya potensi pengembangan transportasi massal ini disupport jg oleh pengembang2 di jalur yang akan dilintasi (misal pakuwon, ciputra, galaxy, yg bersedia menyediakan terminal pemberhentian di aset (mall) mereka.. hal ini tentu akan memperingan biaya investasi proyek ini.... apalagi kalo pengembang2 itu mau berafiliasi n joint venture untuk investasi proyek ini dengan support dari pemkot... aq yakin proyek ini bisa jalan..


kayaknya untuk mempercepat proses ini.. pemkot jalan aja sendiri n segera lelang proyek ini.. n cari investor swasta yang paling capable untuk ngerjain proyek ini... ngga usah ajak2 bappenas lagi deh... kelamaan...

sturmgewehr
October 24th, 2012, 02:44 PM
FS monorel ama trem Surabaya ini kapan selesainya sih?
masa pekerjaan yg seharusnya dikerjakan secara profesional gini ga ada deadline waktunya?
walaupun FS tsb berupa bantuan dari CDIA.

acoolguyfromnz
October 25th, 2012, 02:51 AM
@bagus70,

Jgn setiap kali ada masalah selalu membuat opsi sayonara Indonesia. Kita seharusnya bangga dgn negara besar bernama Indonesia. Yg salah cuma manusianya saja dalam memanage sebuah organisasi super besar model Indonesia.

Hadi
October 25th, 2012, 04:12 AM
FS monorel ama trem Surabaya ini kapan selesainya sih?
masa pekerjaan yg seharusnya dikerjakan secara profesional gini ga ada deadline waktunya?
walaupun FS tsb berupa bantuan dari CDIA.

Nah itu yang selama ini kita bingung kan... Molor terus ga selesai2..

nowan
October 25th, 2012, 05:37 AM
FS monorel ama trem Surabaya ini kapan selesainya sih?
masa pekerjaan yg seharusnya dikerjakan secara profesional gini ga ada deadline waktunya?
walaupun FS tsb berupa bantuan dari CDIA.

Kalau lihat di situs CDIA, statusnya sedang berjalan (Agustus-Desember 2012) dan itu baru berupa pra studi kelayakan.

www.cdia.asia/wp-content/uploads/PO-Indonesia-Surabaya-8-12.pdf


Senior transport analyst, Peter Turner, yang dikontrak CDIA itu yang dari Queensland?

@b1
October 25th, 2012, 07:03 AM
Kalau lihat di situs CDIA, statusnya sedang berjalan (Agustus-Desember 2012) dan itu baru berupa pra studi kelayakan.

www.cdia.asia/wp-content/uploads/PO-Indonesia-Surabaya-8-12.pdf


Senior transport analyst, Peter Turner, yang dikontrak CDIA itu yang dari Queensland?

Perasaan lambat banget deh :ohno:

Gimana nih pemkot? Cepat bertindak dong!

Gak mau kan ketinggalan ama Kamboja yang FS tramnya hampir selesai?

sbyctzn
October 25th, 2012, 07:13 AM
Perasaan lambat banget deh :ohno:

Gimana nih pemkot? Cepat bertindak dong!

Gak mau kan ketinggalan ama Kamboja yang FS tramnya hampir selesai?

"perasaan" aja kan bro? :lol:
Agustus kmarin itu aja baru mulai serius kerjain perencanaan monorail.
kan udah jelas di website CDIA itu disebutkan masih proses pra study kelayakan.
bangun monorail dan tram ini kan memang g main2, nilainya besar, resikonya besar, dan tanggung jawabnya juga besar... banyak pihak yang dilibatkan.
Monorail waktu pembangunannya memang lama kok :okay:
yang sabar aja, lihat aja satu atau dua tahun ke depan, baru ntar kita protes rame2 klo g ada perkembangan yang bagus...
kan baru aja dimulai perencanaannya.
hmm walaupun sulit tapi ya ok lah... good luck aja buat gawe besarnya pemkot ini :cool:

vankovic
October 25th, 2012, 03:28 PM
^^ Yup setuju ama mas angga,, bikin transportasi massal tu gak boleh asal asalan kayak buat krupuk..
Sambil nyelesein fs yang super ribet di kota yang terlanjur semerawut,, pemkot juga mulai sosialisasi sistem gaji plus re-routing angkot (sebagai feedernya) sekaligus revitalisasi bus kota.. Moga aja semua berjalan lancar..

IlhamSby
October 25th, 2012, 04:35 PM
^^ Yup setuju ama mas angga,, bikin transportasi massal tu gak boleh asal asalan kayak buat krupuk..
Sambil nyelesein fs yang super ribet di kota yang terlanjur semerawut,, pemkot juga mulai sosialisasi sistem gaji plus re-routing angkot (sebagai feedernya) sekaligus revitalisasi bus kota.. Moga aja semua berjalan lancar..

^^
Wow, sudah dimulai sosialisasinya?
Ada yang tahu kapan realisasinya?

sturmgewehr
October 25th, 2012, 04:46 PM
kalo melihat keadaan sekarang di mana masi dlm tahap pra FS.
perkiraan pribadi saya selesainya pra FS mungkin awal tahun depan, kemudian dilanjutkan FS yg selesai tengah taun depan terus DED yg paling cepet selesai akhir taun depan, kemudian pengerjaan fisik paling cepat awal kuartal tahun 2014.

jadi kalo Kepala Bappeko bilang 2014 sdh selesai dan 2015 sdh bisa beroperasi ya berarti harus ada tahapan2 yg dipercepat.

sbyctzn
October 25th, 2012, 04:50 PM
^^
Wow, sudah dimulai sosialisasinya?
Ada yang tahu kapan realisasinya?

ada berita mengenai itu beberapa waktu lalu, bu Risma sosialisasi soal pemberian subsidi ke angkot.
Sosialisasi ke pengemudi, owner dan beberapa pihak terkait diundang bu Risma.... Kabarnya tahap awal akan membentuk badan hukum dulu, bisa berbentuk koperasi atau yg lain, biar penyaluran subsidi bisa sesuai dg mekanisme yg berlaku.
Nanti baru rerouting.
Tapi ini juga bakal lama kayaknya, soalnya trayek angkot di Surabaya itu banyak banget :nuts:.

IlhamSby
October 25th, 2012, 05:20 PM
^^^^
Oh gitu ya, terima kasih.
Tapi mending daripada trayek angkot di Jakarta,
pembentukan badan seperti itu kira2 perlu waktu berapa ya?
Semoga aja deh akhir tahun ini sudah bisa direrouting.. Apa memungkinkan ya?

IlhamSby
October 25th, 2012, 05:22 PM
kalo melihat keadaan sekarang di mana masi dlm tahap pra FS.
perkiraan pribadi saya selesainya pra FS mungkin awal tahun depan, kemudian dilanjutkan FS yg selesai tengah taun depan terus DED yg paling cepet selesai akhir taun depan, kemudian pengerjaan fisik paling cepat awal kuartal tahun 2014.

jadi kalo Kepala Bappeko bilang 2014 sdh selesai dan 2015 sdh bisa beroperasi ya berarti harus ada tahapan2 yg dipercepat.

^^
mungkin aja sih selesainya 2016? Kayak MRT Jakarta Line 1 tahap 1 aja nih..
Tapi ya semoga aja 2015 sudah bisa beroperasi.. Amin :)

yafiz
October 25th, 2012, 06:08 PM
Saya rasa ga seperti itu juga. Kalo iya, lha kenapa ada Kuala Namu yang bakalan jadi bandara termegah di Indonesia dan bandara pertama ada City Airport Train terintegrasi dengan terminalnya, itu sudah mengalahkan ibukota.

Jadi kuncinya kembali kepada kecepatan pemda/pemkotnya. Kalau saling tunggu / maunya dari pusat yang bergerak, ya gak akan maju2. Lah, yang rasional dan feasible dulu saja yang bisa dikerjakan setingkat pemkot seperti BRT dan revitalisasi angkutan umum kok tidak dimulai2.

BRT itu sesuai guide yang dirilis oleh ITDP bisa diimplementasikan dalam kurun waktu 1 tahun, sudah termasuk perencanaan. Jakarta sudah membuktikan bahkan lebih cepat dari 1 tahun, tanpa sama sekali ada campur tangan pusat lho, anggaran Transjakarta mulai dari perencanaan dan pembangunan 100% pakai APBD.

Kalau tidak lekas bertindak dan hanya menjadi wacana, dan malah menyalahkan pusat rasanya kok seperti buruk muka cermin dibelah.

Ya kalau masalah Kuala Namu sih seperti yg sudah saya bilang, Kuala Namu itu adalah Bandara terbesar KEDUA di Indonesia dan yang PERTAMA tetap di Jakarta / Cengkareng.

Karena proyek besar harus menunggu persetujuan dari Pemerintah Pusat, jadi ya seperti itulah saat ini.

Dan saya setuju dengan temen2 yg lain disini bahwa yang membuat lambat itu adalah masalah birokrasi yg terlalu ribet dan berbelit-belit :D

Mudah2an semua bisa berubah seiring dengan perubahan pemimpin yang lebih baik :cheers:

sbyctzn
October 25th, 2012, 06:52 PM
^^^^
Oh gitu ya, terima kasih.
Tapi mending daripada trayek angkot di Jakarta,
pembentukan badan seperti itu kira2 perlu waktu berapa ya?
Semoga aja deh akhir tahun ini sudah bisa direrouting.. Apa memungkinkan ya?

wah lama ya kayaknya.
Soalnya yg dihadapi preman2 semua, ya preman terminal, preman angkot, preman owner, dll..
Tahun ini selesai rerouting?
:lol: ajaib deh kalau bisa.
Lha wong sekedar menyatukan jadi satu bentuk badan usaha aja bakal sulit banget itu, pengemudi2 bakal sulit diajak kerjasama selain juga jumlahnya yang ratusan, bahkan ribuan yg terlibat cari makan disini, yg pengemudi asli, pengemudi lukiran, inilah, itulah... :nuts:, ini yang bakal memakan waktu yg lama..
Klo owner mungkin agak lebih mudah, secara jumlah juga karena sedikit juga mungkin lebih mudah pendekatannya (latar belakang ya mungkin agak lebih baik ketimbang pengemudi yg sulit diajak komunikasi dan kerjasama).
Itu baru pembentukan badan usaha lho ya...
Klo itu sukses? Sy pikir untuk rerouting mungkin akan lebih mudah.
Kenapa?
Karena faktor yg paling berpengaruh (pengemudi) sudah terjamin pendapatannya, karena dengan adanya penyaluran subsidi untuk pengemudi maka pengubahan rute sesuai kebutuhan akan lebih mudah.
Pembentukan badan hukum selain agar penyaluran subsidi bisa sesuai mekanisme yg berlaku juga agar pengemudi tidak lagi memperoleh pendapatan tidak lagi dengan cara sistem setoran.
Dengan badan hukum pengemudi akan terlindungi secara hukum.
Kurang enak apa coba?
Tidak lagi sistem setoran, dapat subsidi, gaji terjamin, dilindungi secara hukum.
Kalau tidak mau direrouting ya dicabut aja trayeknya, opsi paling mudah :D.
Tinggal strategi pendekatan dan komunikasi oleh instansi terkait pada mereka yg harus manteb! :D
CMIIW mungkin jika ada yg salah.

adolph
October 25th, 2012, 06:58 PM
^^ hmm,,IMO mereka tidak punya banyak pilihan selain menerima tawaran pemkot ini, liat saja kondisi angkot2 di sby yang sudah beberapa tahun terakhir ini megap2,, sungguh bodoh kalo mereka tetap ngotot mempertahankan status quo mereka saat ini

sbyctzn
October 25th, 2012, 07:07 PM
^^ hmm,,IMO mereka tidak punya banyak pilihan selain menerima tawaran pemkot ini, liat saja kondisi angkot2 di sby yang sudah beberapa tahun terakhir ini megap2,, sungguh bodoh kalo mereka tetap ngotot mempertahankan status quo mereka saat ini

nah sebenarnya opsi yg ditawarkan pemkot ini sudah brilian menurut saya :D sory klo lebay.
Tinggal pendekatan dan komunikasi ke mereka ini yg jd masalah, level orang yg beda bentuk pendekatannya juga beda.
Klo kita ngobrol sama tukang becak dengan dosen jelas beda kan? Nah gampangnya begitu.
Kita disini diforum ini mungkin dengan mudah mencerna program2 pemkot yg akan menguntungkan para pengemudi angkot.
Tapi untuk (maaf) pengemudi yg berlatar pendidikan rendah jelas bakal sulit untuk diajak komunikasi dan kerjasama.
Apalagi ini menyangkut "PERUBAHAN", dimana merubah kebiasaan sebelumnya yg dianggap sudah nyaman oleh pengemudi, owner, dan oknum2 lain untuk menerapkan sistem baru.
Kebanyakan orang akan sulit menerima "PERUBAHAN" :D
Perlu dilibatkan tuh kalangan akademisi sosial, psikologi, komunikasi, dll untuk ikut melakukan pendekatan. :D

bagus70
October 25th, 2012, 07:23 PM
*deleted*

bagus70
October 25th, 2012, 07:24 PM
@bagus70,

Jgn setiap kali ada masalah selalu membuat opsi sayonara Indonesia. Kita seharusnya bangga dgn negara besar bernama Indonesia. Yg salah cuma manusianya saja dalam memanage sebuah organisasi super besar model Indonesia.

Maaf, jangan asal tuduh dulu. Coba baca baik-baik duduk perkaranya sebelum anda menyimpulkan.

Dan anggapan anda bahwa "yg salah cuma manusianya saja dalam memanage" anda sendiri sudah salah tangkap statement saya. Berarti anda sudah salah memanage informasi yang masuk.

Hadi
October 29th, 2012, 05:39 AM
REVITALISASI TERMINAL JOYOBOYO
Ubah Desain, 8 Lantai Dikepras 4
Minggu, 28/10/2012 | 09:52 WIB

SURABAYA - Kalangan DPRD Surabaya gerah terhadap revitalisasi Terminal Joyoboyo yang akan dijadikan pusat interkoneksi jalur angkutan massal di Surabaya. Pasalnya, ada kabar rencana semula gedung terminal itu akan dibangun menjadi delapan lantai, namun belakangan Walikota Surabaya Tri Rismaharini meminta agar terminal delapan lantai itu dikepras jadi empat lantai.

source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=70ed2f2d61a4e79a4079049d01d42989&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c


setuju saja, pokok E cepet selesai. Jangan terus manis-manis diatas kertas

sbyctzn
October 29th, 2012, 06:28 AM
sorry salah posting thread :(

Hadi
November 12th, 2012, 02:05 PM
Surabaya Timur Dilengkapi Monorel
Senin, 12/11/2012 | 12:38 WIB

Diintegrasikan dengan monorel Surabaya Barat-Timur, bertemu di Sentra PKL Bulak

SURABAYA - Tidak hanya membangun Jalan Middle East Ring Road (MERR) dan Jalan Lingkar Timur Luar (JLTL) yang rutenya diperkirakan Kenjeran-Keputih-Wonorejo-Gununganyar, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga bakal menambahkan pembangunan monorel untuk melengkapi moda transportasi massal di Surabaya Timur itu.

Kemungkinan rutenya mulai dari Sentra PKL Bulak, Mulyorejo, Sutorejo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Universitas Airlangga (Unair) Kampus C, Galaxy Mal, Medokan Semampir, Rungkut, Gununganyar, dan tembus Juanda.

“Mimpinya seperti itulah, tapi ini masih tahap usulan,” kata Hendro Gunawan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Beppeko) Surabaya, Senin (12/11).

Lalu kenapa Sentra PKL Bulak menjadi ujung rute monorel? Menurutnya, konsep transportasi modern memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan. Karena itu rencana transportasi massal di Surabaya nanti, yakni monorel dan trem akan menyajikan pemandangan laut dan mungkin sungai.

source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=d800878c3390da4ec96f7a5aab1c51ca&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c



Sentra Bulak ’Ujung’ Monorel
Senin, 12/11/2012 | 12:37 WIB

SURABAYA - Tahun depan, Pemkot Surabaya sudah mulai melelang Design Engineering Detail (DED) pembangunan monorel dari Surabaya Barat ke Timur. Nah, monorel itu bakal diteruskan ke Juanda. Ujung Timur monorel itu adalah Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Bulak, dari sana monorel bakal dilanjutkan ke Juanda membelah Surabaya Timur.

Pusat penjualan ikan itu telah dibangun di kampung Bulak Cumpat, Kedung Cowek, Kecaamtan Bulak. Menurutnya, pembangunan pusat penjualan ikan ini akan dimulai pada 2009 dan akan berakhir pada awal tahun depan. Selanjutnya, bisa dimanfaatkan nelayan Surabaya pada Mei tahun depan pula. Sentra penjualan ikan itu nantinya bakal dibangun semegah yang ada di Australia.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Pemkot Surabaya, Syamsul Arifin mengatakan, dalam sentra itu juga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tempat pencucian ikan, alat penyedot asap, instalasi air bersih, produksi ikan kalengan, pusat oleh-oleh dengan bahan dari hasil laut dan sebagainya. Dana yang dibutuhkan penyelesaian pembangunan gedung ini estimasinya sekitar Rp 2 miliar. Dana tersebut untuk memenuhi peralatan di dalamnya.

source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=c11daa9fb3d9730d2214ee091b9ded23&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c


ada yang menarik nih dari perkembangan monorel dan trem
Ujung Timur monorel itu adalah Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Bulak, dari sana monorel bakal dilanjutkan ke Juanda membelah Surabaya Timur.

wow tembus sampai Juanda?? serius??

ray_sby
November 12th, 2012, 02:16 PM
[QUOTE=Hadi;97250811]Surabaya Timur Dilengkapi Monorel
Senin, 12/11/2012 | 12:38 WIB

Diintegrasikan dengan monorel Surabaya Barat-Timur, bertemu di Sentra PKL Bulak

SURABAYA - Tidak hanya membangun Jalan Middle East Ring Road (MERR) dan Jalan Lingkar Timur Luar (JLTL) yang rutenya diperkirakan Kenjeran-Keputih-Wonorejo-Gununganyar, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga bakal menambahkan pembangunan monorel untuk melengkapi moda transportasi massal di Surabaya Timur itu.

Kemungkinan rutenya mulai dari Sentra PKL Bulak, Mulyorejo, Sutorejo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Universitas Airlangga (Unair) Kampus C, Galaxy Mal, Medokan Semampir, Rungkut, Gununganyar, dan tembus Juanda.

“Mimpinya seperti itulah, tapi ini masih tahap usulan,” kata Hendro Gunawan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Beppeko) Surabaya, Senin (12/11).

Lalu kenapa Sentra PKL Bulak menjadi ujung rute monorel? Menurutnya, konsep transportasi modern memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan. Karena itu rencana transportasi massal di Surabaya nanti, yakni monorel dan trem akan menyajikan pemandangan laut dan mungkin sungai.

source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=d800878c3390da4ec96f7a5aab1c51ca&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

^^^^
Wah keren donk monorel nya lewat kenjeran dengan view laut dan suramadu :)
Semoga saja terealisasikan jng cuma wacana trus :)

Dan kalo benar lewat kenjeran/bulak itu monorelnya pembangunan surabaya di daerah waterfront suramadu bakal booming #semoga saja terealisasi :)

sturmgewehr
November 12th, 2012, 03:34 PM
itu berarti ada 2 line monorel ya maksudnya?
line 1 : Timur - Barat
line 2 : Sentra PKL Bulak - Juanda (membelah Surabaya Timur dari Utara ke Selatan)

trus saya jg agak bingung pada rute Sutorejo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Universitas Airlangga (Unair) Kampus C, Galaxy Mal.
kok ada dari Sutorejo trus ke ITS trus ke kampus C Unair??
padahal Sentra PKL Bulak ke Juanda itu dari Utara ke Selatan. sedangkan ITS sedikit ke Timur.

aan_mustafa
November 12th, 2012, 07:51 PM
.........
Kemungkinan rutenya mulai dari Sentra PKL Bulak, Mulyorejo, Sutorejo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Universitas Airlangga (Unair) Kampus C, Galaxy Mal, Medokan Semampir, Rungkut, Gununganyar, dan tembus Juanda.

“Mimpinya seperti itulah, tapi ini masih tahap usulan,” kata Hendro Gunawan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Beppeko) Surabaya, Senin (12/11).

Lalu kenapa Sentra PKL Bulak menjadi ujung rute monorel? Menurutnya, konsep transportasi modern memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan. Karena itu rencana transportasi massal di Surabaya nanti, yakni monorel dan trem akan menyajikan pemandangan laut dan mungkin sungai.
....,..,..,

Inilah yg sering terdengar, satu proyek transportasi massal tak satu pun terealisasi muncul 100 wacana baru.

----------------
perlu dana sangat extra dan resiko kerugian sangatlah besar:

1. Sentra PKL Bulak, Mulyorejo, Sutorejo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ke Universitas Airlangga (Unair) Kampus C, Galaxy Mal, Medokan Semampir, Rungkut, Gununganyar, dan tembus Juanda.
^^^^
coba bikin simulasi rute tarik garis di google map sesuai rute mentahan diatas. Muter - muter gak karuan.

2. Daerah kenjeran (view laut), sadarkah klo kawasan tepi pantai tersebut banyak pemukiman kumuh. Apakah akan ditata dan relokasi untuk mengejar view laut sbg potensi wisata monorail? Butuh berapa dana?

3. Potensi penumpang di kawasan dalam rute tersebut sangatlah rendah. Bisa diprediksi rute tersebut dalam 10 tahun terakhir ini masih sepi penumpang. Bandingkan dg pekerjaan kontruksi sesuai dg rute yg muter gak jelas.
-----------------

Ingat Jakarta yg kaya raya aja sangat memperhitungkan potensi penumpang serta kerugian rute MRT. Padahal rute MRT Jakarta sudah sangat padat dan potensi penumpang cukuplah besar, hanya saja Pemda DKI sedikit berpikir investasi & pemasukan. Kecuali Surabaya seperti Dubai, bangun MERR aja setengah setengah. Anggaran APBD paling molor. :lol:
------------------

Bapeko kalo mimpi bolehlah, tapi jgn kebanyakan bermimpi. Tidak ada satupun mimpi transportasi public yg terwujud. Mau mimpi setiap gang kecil terhubung dg monorail & mrt?
Kota ini butuh realisasi nyata bukan hanya sekedar mimpi & wacana.
-------------------

Hadi
November 13th, 2012, 03:34 AM
iya agak bingung dengan pemaparan ini, semoga ada yang bisa memperjelas dengan ilustrasi nya. yang paling penting adalah realisasi yang tak molor terus.

anyone can explain about it?

d'sulovyo
November 13th, 2012, 08:35 AM
Sama. saya juga menganggap rute yang disebut Hendro mbulet. masak dari sutorejo ke its terus balik lagi ke utara ke kampus C? :nuts:

Untuk kawasan kumuh saya rasa ga begitu ada korelasinya dan semestinya tidak menghambat pembangunan jalur monorel. kawasan kumuh terkonsentrasi di sekitar kenjeran sisanya perumahan menengah ke atas. cmiiw.

devrypj
November 13th, 2012, 08:39 AM
^^ atau ada titik interchange ya???

sbyctzn
November 13th, 2012, 09:53 AM
Bisa jadi juga wartawannya yg salah tangkap.
Diliat dari rute ny yg dulu pernah diposting sih g mbulet, udah bener kok.
Cuman kykny wartawannya yg mbulet salah nangkap pernyataan.

aan_mustafa
November 15th, 2012, 02:33 AM
Saya rasa wacana Bapeko Jalur Juanda ini sebagian besar melewati MERR. Untuk ITS bukan masuk pada jalur Juanda ini namun ITS ikut jalur timur - barat. Interchange jalur timur-barat dan Juanda akan bertemu di perempatan kertajaya RCTI.

Cakwan
November 15th, 2012, 09:49 AM
Potensi penumpang di kawasan dalam rute tersebut sangatlah rendah. Bisa diprediksi rute tersebut dalam 10 tahun terakhir ini masih sepi penumpang.
Proyek MRT selain bisa untuk memudahkan daerah yang telah padat, bisa juga dipasang pada daerah tertentu sebagai perangsang pertumbuhan di daerah tersebut, karena akan memberikan nilai tambah tersendiri. Hal ini hanyalah masalah kebijakan saja.

Lalu kenapa Sentra PKL Bulak menjadi ujung rute monorel? Menurutnya, konsep transportasi modern memang banyak menekankan pada ketepatan serta kenyamanan.
Ini hal yang cukup menggelitik. Sentra PKL. Pasar Ikan. Pusat oleh-oleh.
Semua orang tahu, jika naik 'angkutan massal' saat ini di Surabaya khususnya, tidak hanya manusia yang dipindahkan, namun juga barang, dalam jumlah yang terkadang 'maha besar'. Saya beranggapan hal ini telah terpikir oleh pembuat kebijakan dan jadi masukan.
Dengan mempertimbangkan hal diatas, apa nantinya kita akan mendiskriminasi yang membawa barang kelewat banyak? atau sarana khusus untuk mempertahankan 'kenyamanan' tersebut?

aan_mustafa
November 15th, 2012, 12:40 PM
Proyek MRT selain bisa untuk memudahkan daerah yang telah padat, bisa juga dipasang pada daerah tertentu sebagai perangsang pertumbuhan di daerah tersebut, karena akan memberikan nilai tambah tersendiri. Hal ini hanyalah masalah kebijakan saja.
?

Tapi yakin MRT dijadikan "perangsang pertumbuhan" di daerah sepi sekalipun?
Dampak pertumbuhan itu pasti ada untuk daerah sepi, tapi apakah berbanding dg nilai investasi? Pihak swasta mana yg mau bangun jika traffic nya sepi. Pemerintah? APBD tahunan kota akan terfokus pd MRT saja? Tentu tidak kan. Jalur rame jelas macet seperti Jakarta aja pembangunan msh terkatung-katung. Ini Indonesia bukan China yg mempunyai modal melimpah serta birokrasi tak berbelit.
Hehe...

No offense :cheers:

sturmgewehr
November 15th, 2012, 01:15 PM
Pasar ikan??
bayangan saya kalo itu penumpang2 yg abis belanja ikan trus naik monorel dan ikan2 yg dibeli dimasukkan dlm kantong kresek biasa dan ada tetesan2 cairan dari bekas rendaman ikan menetes di lantai gerbong monorel.
suasana monorel tsb pasti khas sekali. :D

#hanya.bayangan.liar.saya.saja

ray_sby
November 15th, 2012, 03:21 PM
Sorry dopost !

ray_sby
November 15th, 2012, 03:21 PM
Pasar ikan??
bayangan saya kalo itu penumpang2 yg abis belanja ikan trus naik monorel dan ikan2 yg dibeli dimasukkan dlm kantong kresek biasa dan ada tetesan2 cairan dari bekas rendaman ikan menetes di lantai gerbong monorel.
suasana monorel tsb pasti khas sekali. :D

#hanya.bayangan.liar.saya.saja


^^^^
Hmm ...
Bener juga ya ..
Tapi lak yo tambah sipp lakan tuku iwak ae numpak monorel :D

Itu sentra ikan bulak itu bukan cuma berjualan ikan segar saja tetapi juga ikan asap dan berbagai sovenir (rencana) begitu jadi kalo pemikiran saya tdk mungkin wisatawanya beli ikan segar palingan beli ikan asapnya dan itu tidak akan menimbulkan tetasan air ..
Tapi gk tau juga ntar warga surabaya barat pengen beli ikan segar langsung di kenjeran trus naik monorel dan terjadilah bau kas itu ( tapi lak yo sangar tuku iwak adoh2 numpak monorel pisan ) :D

#bayangan_ngawur saya saja # :D

retapradana
November 16th, 2012, 02:37 AM
sebenernya proyek monorel ini gimana ya kejelasannya? line timur-barat dan trem aja masih belum jelas tiba2 udah muncul line 2 sentra bulak ke juanda dengan rute yang aneh. padahal kalo liat rute 1 aja itu udah kena ITS, nah tinggal integrasiin angkutan umum aja dari ITS ke Galaxy Mall. toh jalan kertajaya indah itu gak terkena macet.

Cakwan
November 16th, 2012, 02:02 PM
Tapi yakin MRT dijadikan "perangsang pertumbuhan" di daerah sepi sekalipun?
Dampak pertumbuhan itu pasti ada untuk daerah sepi, tapi apakah berbanding dg nilai investasi? Pihak swasta mana yg mau bangun jika traffic nya sepi. Pemerintah? APBD tahunan kota akan terfokus pd MRT saja? Tentu tidak kan

Saya memiliki kesepahaman dengan pernyataan ini. Hal ini memang sangat pragmatis.
Bila dilakukan sekarang mungkin akan merugi, dan mungkin sebagai pandangan paling umum bagi kebanyakan orang.

Hal ini hanyalah masalah kebijakan saja.

Apakah memang pemkot ingin mendorong pertumbuhan kesana, ataukah mungkin telah ada zonasi/RTRW yang belum kita ketahui.

contohnya seperti:
ITS yang dulunya memang in the middle of nowhere sehingga julukannya: 'Institut Tengah Sawah'. Namun sekarang ramai juga.
Zonasi untuk residence dulu daerah surabaya barat. Perkembangannya sudah OK sekarang.
SSC yang ditempatkan jauh di ujung Surabaya. Setelah ini tentunya prasarana yang lain seperti jalan akan segera muncul.

Sekarang rugi, mungkin memang nantinya menguntungkan?
Itu tergantung kebijakan pemkot . . . :) :) :)

IlhamSby
November 16th, 2012, 03:24 PM
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=225:workshop-bersama-cdia-dan-seluruh-instansi-terkait-untuk-mempercepat-pengembangan-angkutan-masal-cepat-di-surabaya&catid=80:dishub-slideshow&Itemid=435

http://www.dishubsurabaya.org/id/images/workshopcdiabapekko.jpg

WORKSHOP BERSAMA CDIA DAN SELURUH INSTANSI TERKAIT UNTUK MEMPERCEPAT PENGEMBANGAN ANGKUTAN MASAL CEPAT DI SURABAYA

Guna mempercepat penyatuan visi Pengembangan Angkutan Masal Cepat pada pagi hari ini Senin (12/11/12) pukul 08.30 jajaran Dishub Surabaya ikut menghadiri Workshop yang bertajuk “Investasi Pelengkap Angkutan Umum : Membuatnya Menjadi Lebih Baik”. Workshop yang digelar oleh Bappeko dan CDIA di ruang pola lantai 3 Bappeko tersebut ikut dihadiri oleh jajaran Dishub Surabaya terdiri dari Kepala Bidang Angkutan, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, dan Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Surabaya.

....... MORE

http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=225:workshop-bersama-cdia-dan-seluruh-instansi-terkait-untuk-mempercepat-pengembangan-angkutan-masal-cepat-di-surabaya&catid=80:dishub-slideshow&Itemid=435

Hadi
November 19th, 2012, 01:47 PM
2013, Monorel dan Trem Dilelang
Senin, 19/11/2012 | 13:09 WIB

Monorel hubungkan Surabaya Barat dan Timur, sedangkan trem Utara-Selatan

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan pembangunan monorel dan trem untuk menghubungkan koridor timur-barat dan utara-selatan kota ini. Rencananya, mimpi itu akan diwujudkan tahun depan atau 2013 dengan melelang investasi angkutan massal tersebut.

Lelang investasi ini dilakukan setelah akhir tahun ini dilakukan lelang pembuatan pra-Feasibility Study (FS) ke publik dan sudah ada pemenangnya. Setelah itu, akan dilakukan pembuatan Detail Engineering Design (DED)-nya. Pembuatan DED ini akan dilakukan bersamaan lelang investasinya.

“Pembangunan monorel dan trem dibuat dengan lelang investasi seperti pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Intinya, kami punya program monorel dan trem, sedangkan yang melaksanakan pembangunannya investor, bukan Pemkot. Jadi akan seperti itu pelaksanaannya,” kata Erick Cahyadi, Kepala Bagian Bina Program Pemkot Surabaya, Senin (19/11).

Menurutnya, dengan lelang investasi maka pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) angkutan massal itu akan lebih cepat daripada Pemkot sendiri yang membangunnya. Apalagi, kalau ada investor yang berani 100 persen mengelola program itu akan lebih baik. Sebab, dengan anggaran dari swasta pembangunannya bisa lebih cepat daripada menggunakan APBD.

“Intinya, keinginan kami ingin mewujudkan sarana transportasi massal itu bisa terlaksana dan tidak sekadar mimpi. Sekarang, kami menunggu tahap melelang investasinya yang Insya Allah kami lakasnakan pertengahan tahun depan,” katanya.

Dia mencontohkan, lelang investasi pengelolaan sampah di TPA Benowo boleh dibilang segera terlaksana, sekalipun sempat ada tarik ulur masalah tipping fee-nya. Namun, secara garis besar pengelolaannya segera terlaksana. “Nah, kalau lelang investasi pengelolaan program monorel dan trem bisa terwujud, maka pembangunannya bisa dimulai akhir 2013 mendatang,” ungkap Erick.

Sedangkan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Hendro Gunawan membenarkan, jika tidak ada halangan yang berarti rencananya mega proyek bernilai triliunan rupiah tersebut akan dilelang awal tahun depan. “Intinya, saat ini Pemkot tinggal melaksanakan lelang investasinya saja dan itu akan yang dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Dengan selesainya pelaksanaan lelang ini, lanjutnya, mega proyek transportasi massal itu bisa secepatnya dikerjakan investor yang berminat membangunnya. “Sebetulnya, investornya yang berminat sudah ada, sehingga pra FS monorel dan tremnya sudah jadi, maka investornya yang memenangkan tender segera membangun proyek tersebut,” ungkapnya.

Mengingat proyek ini akan dibangun investor, Pemkot tak akan mengeluarkan biaya sedikit pun. Tapi, kalaupun ada biaya, nantinya hanya mengeluarkan biaya untuk kendaraan penghubung serta pembuatan park and ride (lokasi parkir khusus di pemberhentian monorel dan trem). “Pelaksanaannya persis pengelolaan sampah Benowo,” jelas dia.

Sesuai rencana awal, lanjutnya, rencana pembangunan monorel menghubungkan koridor timur-barat dan trem untuk koridor utara- selatan. Koridor timur-barat dihubungkan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kertajaya, Jl dr Seotomo, Mayjen Sungkono, Pakuwon Trade Centre (PTS). Sedangkan untuk trem menghubungkan Wonokromo, Jl Raya Darmo, Urip Soemohajo, Jl. Basuki Rachmad, Jl Embong Malang, Jl Blauran, Jl Bubutan, Tugu Pahlawan.

Khusus untuk trem kemungkinan jalurnya akan ditambah. Semula hanya Wonokromo-Tugu Pahlawan kemungkinan akan ditambah sampai Waru. Jadi, nantinya jalur trem itu menjadi Waru-Wonokromo-Tugu Pahlawan. Sedangkan untuk monorel kemungkinan bisa ditambah jalur dari Bulak-ITS-Medokan Semampir-Rungkut-Gununganyar.

Selain itu, dengan adanya percepatan mega proyek transportasi massal itu sebagai ganti penolakan Pemkot atas tol tengah kota. Artinya, ketika Pemkot menolak tol tengah kota, maka Pemkot harus mencarikan solusinya. Solusi itu salah satunya adalah mewujudkan program monorel dan trem tersebut.

Trem dan monorel, katanya, sudah diperhitungkan dengan matang untuk menjadi sarana transportasi yang memenuhi kebutuhan warga Surabaya. Keberadaan dua moda transportasi itu dipercaya mampu memecah kemacetan serta memberikan kenyamanan bagi warga Kota Pahlawan.

Bahkan, belakangan sudah banyak pengelola pusat perbelanjaan yang meminta tempat pemberhentian monorel di depan tempat usahanya masing-masing. ”Kami harus melayani masyarakat dan kalau tidak begitu nanti terlalu jauh,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachiroel Alim mengatakan, kemacetan arus lalu lintas di Surabaya dalam kurun waktu 5-15 tahun ke depan diprediksi DPRD bakal melebihi Jakarta dan kota besar-besar di negara lain.

Sedangkan, kebijakan transportasi massal yang digagas Pemkot tidak jelas. Sebab, Raperda Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Surabaya 2010-2014-2025 masih menjadi tarik ulur.pur

RUTE AWAL ANGKUTAN MASSAL
Monorel
Menghubungkan koridor timur-barat: Mulai dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kertajaya, Jl dr Seotomo, Mayjen Sungkono, Pakuwon Trade Centre (PTS).

Trem
Menghubungkan koridor utara-selatan: Wonokromo, Jl Raya Darmo, Urip Soemohajo, Jl. Basuki Rachmad, Jl Embong Malang, Jl Blauran, Jl Bubutan, Tugu Pahlawan.


sorry aku buat full ya biar kita bisa memantau proyek ini realisasi nya :)
jadi kita akan tetap push terus MRT ini biar cepat direalisasi kan:):)

go Surabaya

source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=64e52fa4bb47c4b0957cffc0f827725d&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

sturmgewehr
November 19th, 2012, 03:14 PM
^^
utk pembuatan DED dilakukan oleh siapa ya?

Hadi
November 19th, 2012, 03:21 PM
^^
utk pembuatan DED dilakukan oleh siapa ya?

mungkin satu perusahaan yang akan membangunnya. tapi aku rasa mulai dipercepat ini proses pembangunannya. semoga ini bisa dipercepat:cheers::banana:

Hadi
November 19th, 2012, 05:14 PM
monorail buatan dalam negeri

http://www.facebook.com/pages/Monorail-Solution/169931306353524

adolph
November 20th, 2012, 04:00 AM
jalur tremnya kemungkinan ditambah sampai waru ya?

IMO sekalian aja sampai ke sidoarjo kota :cheers:

oya btw, utk rute monorel koridor barat-timur kan akan melewati viaduk KA di kertajaya, nah, gimana tuh?

d'sulovyo
November 20th, 2012, 04:33 AM
^^ monorel itu idealnya elevated jadi ga ada masalah dengan viaduk Kertajaya. Viaduk Kertajaya tidak terlalu tinggi jadi monorel bisa diatasnya.

adolph
November 20th, 2012, 05:39 AM
btw bagaimanakah rupa trem surabaya ini nantinya? street running, elevated, atau underground-kah?

d'sulovyo
November 20th, 2012, 05:51 AM
^^ kalau jalur trem ya nempel di aspal. kalau monorel harusnya sih elevated.

devrypj
November 20th, 2012, 10:20 AM
Tremnya ditambah sampai waru brarti lewat ayani ya? Bukannya ada rel komuter ya yg lewat ayani? Efektif kah kalo ada trem dan komuter di satu line?

Sundakalapa
November 20th, 2012, 12:00 PM
Buruan deh Surabaya mengembangkan transportasi massal, sebelum terlambat dan stuck macet kayak Jakarta...

adolph
November 20th, 2012, 12:39 PM
Tremnya ditambah sampai waru brarti lewat ayani ya? Bukannya ada rel komuter ya yg lewat ayani? Efektif kah kalo ada trem dan komuter di satu line?

kalo trem dikelola dengan baik, insya allah bisa saja kedepannya trem ini akan menggantikan komuter untuk selamanya,,lagipula komuter yg ada di sby selama ini kurang efektif dan tidak berkembang/statis,,makanya ane strongly recommend kalo trem ini diteruskan sekalian sampai sidoarjo kota, bahkan untuk rute2 lainnya juga :cheers:

aan_mustafa
November 20th, 2012, 01:19 PM
kalo trem dikelola dengan baik, insya allah bisa saja kedepannya trem ini akan menggantikan komuter untuk selamanya,,lagipula komuter yg ada di sby selama ini kurang efektif dan tidak berkembang/statis,,makanya ane strongly recommend kalo trem ini diteruskan sekalian sampai sidoarjo kota, bahkan untuk rute2 lainnya juga :cheers:

(Jalur A.Yani - Waru - Sidoarjo)
Kalo sudah ada transportasi yg sudah eksis kenapa harus digantikan dan malah akan dihapuskan?
Pemborosan

"Komuter Kurang Efektif"
Itu karena pengelolaanya, mengenai komuter vs trem :
1. Kapasitas
>>> jelas kapasitas komuter lebih banyak.
2. Investasi
>>> jalur komuter sudah ada, trem bangun baru.

Komuter di Surabaya ini tidak harus "digantikan" oleh trem (dihilangkan). Jelas jika komuter di Surabaya dikelola dg benar, hal itu akan sangat efektif. Transportasi terbesar & paling efektif di Jakarta yakni Komuter. Begitu jg dg negara lain seperti Bangkok, Tokyo, kota - kota di China.

(bukan berarti gw gak setuju jalur trem loh, itu hanya nanggapin pendapat anda mengenai komuter yg digantikan)

--------
Mungkin pertimbangan Pemkot jalur trem hanya sampai Joyoboyo karena jalur A.Yani sudah ada transportasi yg sudah eksis yakni komuter. Tapi permasalahannya antara komuter dg stasiun trem Joyoboyo tidak terkoneksi. Hal itu perlu dipikirkan, bisa jadi seandainya jalur trem tidak diteruskan sampai waru. Terpenting trem terkoneksi dg komuter yakni jalur trem bisa jadi sampai wonokromo atau RSAL.

Saya sih berharap jalur trem sampai waru bahkan kota Sidoarjo, tapi pertanyaannya bagaimana dg nilai ekonomi & investasi-nya? Karena di jalur itu ada 2 transportasi massal nantinya yakni komuter & trem.

d'sulovyo
November 20th, 2012, 02:57 PM
^^ kan sudah dipaparakan orang dishub kapan hari. akan ada jalur yg mengubungkan rel existing (wonokromo) dengan jalur trem di joyoboyo. entah itu berupa JPO ala kadarnya seperti jembatan penghubung antar halte busway atau semacamnya.

aan_mustafa
November 20th, 2012, 05:09 PM
^^^^^^^^
Jarak Railway Wonokromo dengan Joyoboyo jauh sangat bro, kalo hanya sekedar JPO bakal jadi sky walk terpanjang tuh. Budaya orang Indonesia malas jalan apalagi dg cuaca Surabaya yg ekstrim.

Mending jalur trem diteruskan sampai stasiun Wonokromo jika hal itu untuk mengkoneksikan antara komuter railway dg trem way.

-------------------

d'sulovyo
November 21st, 2012, 01:07 AM
^^ memang jauh tapi konsep yang dipaparkan orang Dishub sih yang saya tangkap sih begitu. ya 2 kali lipatnya skybridge halte busway cempaka mas dan halte cempaka timur lah kira-kira.

adolph
November 21st, 2012, 04:18 AM
^^ wah, jauh, IMO mending ada semacam jalur cabang, seperti pada masa belanda dulu, ada jalur trem cabang ke stasiun gubeng dan ke jalan sulawesi

devrypj
November 21st, 2012, 08:04 AM
^^ memang jauh tapi konsep yang dipaparkan orang Dishub sih yang saya tangkap sih begitu. ya 2 kali lipatnya skybridge halte busway cempaka mas dan halte cempaka timur lah kira-kira.

Wah kalo saya pribadi, saya mau jalan di skybridge itu yg nyaman, aman dan gak sumuk

aan_mustafa
November 21st, 2012, 05:40 PM
^^ memang jauh tapi konsep yang dipaparkan orang Dishub sih yang saya tangkap sih begitu. ya 2 kali lipatnya skybridge halte busway cempaka mas dan halte cempaka timur lah kira-kira.

Wow... Serius?
- Paham akan jalan kaki yg belum jadi budaya (malas)?
- Udah orang kita malas jalan apalagi jauh sekali ditambah Surabaya yg duper sangat panas

Wah kalo saya pribadi, saya mau jalan di skybridge itu yg nyaman, aman dan gak sumuk[/QUOTE]
Biarpun sangat nyaman gak sumuk dalam arti pasang AC donk? Wow seberapa mahal? Klo tetep out door dg cuaca Surabaya yg super panas gak bakalan gak sumuk.
:bash:
Terlalu konyol bikin sky bridge dg panjang 1 hampir 2 Km lebih.

^^ wah, jauh, IMO mending ada semacam jalur cabang, seperti pada masa belanda dulu, ada jalur trem cabang ke stasiun gubeng dan ke jalan sulawesi
Setuju
Sekali lagi mending jalur trem diteruskan sampai Wonokromo untuk koneksi dg komutet.

acoolguyfromnz
November 21st, 2012, 05:53 PM
saya lebih suka trem di buat spt Melbourne dgn grid. Jadi tak satu jengkalpun yg luput dari arus publik. Dgn demikian pembangunan akan merata. Tapi kalau cuma beberapa daerah maka yg berkembang cuma daerah yg di lalui public transport.

Sby juga harus punya bis tingkat khusus wisatawan yg melalui kota2 tua dan pusat perbelanjaan serta kawasan bisnis baru. Jadi daerah2 tetap hidup

d'sulovyo
November 22nd, 2012, 01:10 AM
Wow... Serius?
- Paham akan jalan kaki yg belum jadi budaya (malas)?
- Udah orang kita malas jalan apalagi jauh sekali ditambah Surabaya yg duper sangat panas

Wah kalo saya pribadi, saya mau jalan di skybridge itu yg nyaman, aman dan gak sumuk
Biarpun sangat nyaman gak sumuk dalam arti pasang AC donk? Wow seberapa mahal? Klo tetep out door dg cuaca Surabaya yg super panas gak bakalan gak sumuk.
:bash:
Terlalu konyol bikin sky bridge dg panjang 1 hampir 2 Km lebih.

Skybridge di Dukuh Atas, Cempaka Mas, Grogol nyaman-nyaman aja tuh tanpa AC.Wonokromo-Joyoboyo itu ga sampe satu 2 km lah. 1 km kurang/lebih dikit kayanya.

ray_sby
November 22nd, 2012, 09:31 AM
Skybridge di Dukuh Atas, Cempaka Mas, Grogol nyaman-nyaman aja tuh tanpa AC.Wonokromo-Joyoboyo itu ga sampe satu 2 km lah. 1 km kurang/lebih dikit kayanya.

^^
betul wonokromo joyoboyo gk begitu jauh kok , kelihatanya saja jauh IMO:cheers:

adolph
November 22nd, 2012, 04:59 PM
Proyek Monorel-Trem Surabaya Belum Bisa Dikerjakan 2013

Surabaya - Rencana pembangunan jalur transportasi massal berupa monorel dan trem di Kota Surabaya diperkirakan tidak bisa dimulai pada 2013 sebagaimana rencana awal.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompesy, Kamis, mengatakan berdasarkan hasil konsultasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan hingga kini belum ada laporan yang masuk di Bappenas terkait "Feasibility Study" (FS) atau analisa kelayakan monorel-trem yang akan dikerjakan oleh "Cities Development Initiative for Asia" (CDIA) dan World Bank.

"Program itu belum masuk di buku biru Bappenas," katanya.

Sehingga, lanjut dia, menurut Direktur Perkotaan Pedesaan Bappenas Hayu Prasasti saat menemui rombongan dari DPRD Surabaya menyatakan program itu sulit terealisasi pada 2013.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya mendesak Wali Kota Surabaya untuk segera mengirim surat atau langsung ke Bappenas Untuk membicarakan hal ini.

"Ini perlu dikaji lagi agar pembangunannya bisa cepat dan tepat untuk Surabaya," katanya.

http://www.antarajatim.com/lihat/berita/99447/proyek-monorel-trem-surabaya-belum-bisa-dikerjakan-2013

Rhio
November 22nd, 2012, 05:39 PM
kabar yg sangat buruk...

smoga bisa dipercepat

aan_mustafa
November 23rd, 2012, 01:09 AM
:lol: bisa di duga, fokus ke monorail & trem ini dulu & jgn kebanyakan wacana lain.

Kalo gini kmrn mending toll kota dibangun, saat ini toll kota ditolak tapi transportasi massal gak jd dibangun.
:bash:

sturmgewehr
November 23rd, 2012, 02:04 AM
ga kaget.
itupun kemungkinan besar molor lagi, mengingat 2015 ada Pilwali Surabaya.

aan_mustafa
November 23rd, 2012, 02:16 AM
ga kaget.
itupun kemungkinan besar molor lagi, mengingat 2015 ada Pilwali Surabaya.

Setelah FS & DED udah fixed dan tinggal eksekusi, pergantian walikota dan walikota selanjutnya mempelajari lagi ujung ujungnya perubahan lagi sesuai keinginan walikota baru (apalagi beda partai). Indonesia buanget...
:lol:

devrypj
November 23rd, 2012, 02:51 AM
Ini bu risma dan jajarannya pada ngapain ya? Kok gak mempercepat transport masal. Wah mungkin bu risma lebih banyak turun ke jalan menjadi polisi lalu lintas dadakan. Woot

adolph
November 23rd, 2012, 03:32 AM
Ini bu risma dan jajarannya pada ngapain ya? Kok gak mempercepat transport masal. Wah mungkin bu risma lebih banyak turun ke jalan menjadi polisi lalu lintas dadakan. Woot


berdasarkan artikel ini kemoloran ini tampaknya juga diluar kapasitas pemkot..

d'sulovyo
November 23rd, 2012, 04:17 AM
Ini bu risma dan jajarannya pada ngapain ya? Kok gak mempercepat transport masal. Wah mungkin bu risma lebih banyak turun ke jalan menjadi polisi lalu lintas dadakan. Woot
urusan ama bappenas. urusan ama pusat. kalau ga kuat bakal mental.
kalo sampe kiamat bappenas belum punya buku biru monorel dan trem surabaya ya wassalam. mungkin bappenas-nya perlu dientertain sekali-sekali sm pemkot. :lol:

devrypj
November 23rd, 2012, 05:40 AM
Berarti pemkot harus aktif dan push mereka secara fokus

IlhamSby
November 23rd, 2012, 08:09 AM
Jadi kemungkinan 2014 pembangunan fisik ya?

aan_mustafa
November 23rd, 2012, 12:56 PM
2014?
Kemungkinan juga bisa 2030 bro. Tergantung dr kepintaran & kegesitan Pemkot meloby investor terutama birokrasi nasional.
:cheers:

Gw merasa pembangunan di Indonesia ini susah & sengaja dipersulit. Daerah & Pusat tidak sinkron.
Kita ambil contoh:
- Toll Dalam Kota Surabaya
Pusat menyetujui proyek TDK Surabaya dan akan segera megeksekusi, namun Pemkot menolak keras. Dan hasilnya proyek TDK tidak jelas walaupun sudah dianggarkan.
- MRT (Mass Transport)
Pemkot ingin segera merelisasikan proyek MRT, namun Pusat (Bapenas) berkata lain.

Seperti halnya daerah lain terutama DKI Jakarta dg proyek MRT & Toll Layang Dalam Kota, ketika Pusat menggebu gebu Pemda mengulur begitu sebaliknya.

Semakin tertinggal Indonesiaku

:hammer:

devrypj
November 23rd, 2012, 01:11 PM
2014?
Kemungkinan juga bisa 2030 bro. Tergantung dr kepintaran & kegesitan Pemkot meloby investor terutama birokrasi nasional.
:cheers:

:hammer:

Nah itu intinya. Semua langkah ditangan para pemimpin kota ini

Hadi
November 23rd, 2012, 02:16 PM
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/99447/proyek-monorel-trem-surabaya-belum-bisa-dikerjakan-2013

Waduh.. Harus bergerak cepat nih pemkot. Bu Risma harus segera lakukan sesuatu. Dan BEPPEKO harus segera ke BAPPENas:ohno:

sturmgewehr
November 23rd, 2012, 05:17 PM
kok keliatannya pemerintah pusat ga begitu mendukung transportasi massal di Indonesia ya..
setidaknya yg saya liat di Surabaya dan Jakarta.

kalo pemkot maunya bangun ABCD dan pemerintah pusat maunya EFGH, ya akhirnya ABCDEFGH ga akan dibangun di kota tsb. ujung2nya rakyat dan kota tsb yg dirugikan.

aan_mustafa
November 24th, 2012, 02:18 AM
^^^^^^^^^^
itulah sisi buruknya adanya Pilkada & Otonomi Daerah untuk saat ini.
Konflik kekuasaan. Walikota / Gubernur dipilih langsung oleh rakyat bukan Mendagri (pusat). Banyak ketimpangan kekuasaan, Mendagri (pusat) tdk bisa mengkontrol sepenuhnya dan seringkali pemimpin daerah "membangkang" pusat dg dalih dipimpin langsung oleh rakyat. Begitu sebaliknya ketika Pemimpin daerah mempunyai gagasan tdk bisa langsung disetujui oleh pusat. Apalagi kalo Pusat & Daerah beda partai kekuasaannya.

Output >>> Semua mempunyai konsep sendiri - sendiri, tidak jalan bebarengan.

Surabaya:
Toll Dalam Kota, gagasan pusat yg sudah dianggarkan ditolak oleh Walikota.
Monorail & Trem, gagasan pemkot yg masih terkendala di Birokrasi Nasional (pusat).

ChibaTadayoshi
November 24th, 2012, 04:21 AM
kok keliatannya pemerintah pusat ga begitu mendukung transportasi massal di Indonesia ya..
setidaknya yg saya liat di Surabaya dan Jakarta.

kalo pemkot maunya bangun ABCD dan pemerintah pusat maunya EFGH, ya akhirnya ABCDEFGH ga akan dibangun di kota tsb. ujung2nya rakyat dan kota tsb yg dirugikan.

Di Indonesia sekarang ngga ada lagi yg disebut pemerintah pusat atau daerah, yg ada pemerintahan oleh orang partai.

kalau orang pusat dan orang daerahnya beda partai yg ada saling nelikung.

sturmgewehr
November 24th, 2012, 05:23 AM
Di Indonesia sekarang ngga ada lagi yg disebut pemerintah pusat atau daerah, yg ada pemerintahan oleh orang partai.

kalau orang pusat dan orang daerahnya beda partai yg ada saling nelikung.

betul. lebih tepat kalo disebut perbedaan parta yg jadi penghalang.

walaupun pilwali kemarin didukung PDIP, walikota Surabaya Risma saat ini ga masuk partai manapun ya?
semoga Gubernur yg terpilih dlm Pilgub Jatim tahun depan bisa sinkron ama Risma.

sbyctzn
November 24th, 2012, 08:25 AM
Mungkin bisa dilihat dari sudut pandang lain, coba jangan salahkan pemerintah pusat saja, gmn kalau kita coba menyalahkan pemkot Surabaya?
Misal terlalu ngotot dan egoisnya bu Risma buat program monorail dan tram ny?
Secara sederhana ikuti aja dulu blueprint yg sudah ada dari pusat seperti pengembangan Bus Rapid, kembangkan sistemnya sebagus mungkin sembari menunggu restu pusat untuk transportasi masal level berikutnya ex:monorail atau tram, daripada study ngalor ngidul ribet banget soal monorail dan tram yg ujung2ny ya mentah di pusat.
Kan lumayan tuh kalau misal sudah ada sistem transportasi yg layak seperti bus rapid bisa dijadikan fundamental pengembangan transportasi massal selanjutnya.
Contohlah Trans Jogja atau Trans Musi itulah...
Perencanaan monorail dan tram sekarang itu tak pikir kok cuman drama aja ujung2nya...
Sampe kapanpun dijamin Surabaya bakal tidak akan ada sistem transportasi umum yg layak kalau begitu terus.. :ohno:
sory cuman pendapat pribadi aja...

aan_mustafa
November 24th, 2012, 10:00 AM
^^^^
Itulah klo terlalu "idealis", nyadar diri yg dihadapi adalah dinding baja tinggi birokrasi nasional.
Blue print BRT & Toll Dalam Kota bukan dibuat setahun dua tahun kemarin namun jangka panjang sebelumnya.

Dulu gw setuju penolakan toll dalam kota asal dalam waktu dekat benar benar Transportasi massal modern dibangun. Tapi nyatanya kalo seperti ini hanya NATO, parahnya proyek monorail & trem belum terealisasi muncul wacana surga lain dari Bapeko & Dishub. Fly...
Klo seperti ini mending Toll Dalam Kota dibangun karena anggaran sudah jelas. Susah menjebol tembok baja birokrasi pusat. Daripada Surabaya tak terbagi jatah pembangunan dari pusat.
:bash:

acoolguyfromnz
November 24th, 2012, 10:54 AM
@Aan Mustafa,

Nyerah nih ye....pisss..

sturmgewehr
November 24th, 2012, 11:06 AM
utk BRT di Surabaya ini konsepnya seperti apa? apa pake jalur khusus seperti Trans Jakarta ato gmn?

ato seperti BRT di kota lain di Indonesia yg menurut saya masi BRT abal2 dan esensi R(rapid) dari BRT ga tercapai.

@b1
November 24th, 2012, 12:36 PM
Nanti keduluan ama Kamboja deh soal tram :(
Soalnya Phnom Penh juga mau bikin tram kerjasama engan Perancis
Dan Kamboja menjadi negara pertama Asia Tenggara yang mengoperasikan tram modern di kotanya

Kota-kota Indonesia makin sejajar dengan Afrika

Masa mau nunggu satrio piningit dulu baru tremnya jadi :lol:

Greget mode on

@b1
November 24th, 2012, 12:42 PM
utk BRT di Surabaya ini konsepnya seperti apa? apa pake jalur khusus seperti Trans Jakarta ato gmn?

ato seperti BRT di kota lain di Indonesia yg menurut saya masi BRT abal2 dan esensi R(rapid) dari BRT ga tercapai.

Itu mah bukan BRT tapi busline biasa :tongue2:

Salah kaprah tuh pemda

vankovic
November 24th, 2012, 01:00 PM
^^ Dulu udah mau diterapin busway tapi ditolak polda,, CMIIW..

acoolguyfromnz
November 24th, 2012, 07:34 PM
Kalau pusat gak mau, pemda bisa minta swasta atau BUMN. Kalau saya sih lihat tergantung leadernya. Kalau mau apapun bisa. Jokowi aja bisa menolak 6 tol kok.

aan_mustafa
November 24th, 2012, 08:20 PM
@Aan Mustafa,

Nyerah nih ye....pisss..

Hehe...
Daripada tidak ada pembangunan sama sekali ya mending pilih penambahan infrastruktur walaupun saat ini Toll Dalam Kota bukan pilihan terbaik daripada MRT.


Kalau pusat gak mau, pemda bisa minta swasta atau BUMN. Kalau saya sih lihat tergantung leadernya. Kalau mau apapun bisa. Jokowi aja bisa menolak 6 tol kok.

Eittsss....
Minggu minggu ini Jokowi meralat "Dia tidak pernah berkata menolak 6 ruas toll dalam kota melainkan lebih prioritaskan Transportasi public"
:cheers:

--------
Benar sekali tergantung dari "leader" juga.
Bu risma ini tipe pekerja, jujur dan kerja sungguh sungguh dg memakai hati yg keibu ibuan.

Namun Bu risma lemah di birokrasi, loby. Ketika bu Risma dihadapkan dg permasalahan kejamnya politik dan setan birokrasi negeri ini Bu risma "pasrah", kata beliau "saya bekerja untuk rakyat kok dan dipilih rakyat kok. Saya tidak punya partai kalo saya suruh mundur saya siap mundur". Kurang lebih itulah yg gw tangkap kata kata yg diungkapkan Bu risma ketika pemakzulan oleh DPRD tengik kasus reklame. (mohon koreksi)

Sisi positif & negatif seorang ibu Risma yg terpilih sebagai nominasi walikota terbaik sedunia.
:cheers:
Ayo bu Risma lawan birokrasi yg berbelit jgn suka menyerah, MRT bisa deal kok. Arek Suroboyo mosok nyerah ngunu ae. Cemen neng...
:p

Hadi
November 25th, 2012, 05:25 PM
Ada beberapa hal yang saya dapat dari internal Pemkot tentang MRT Surabaya, semoga jadi good news ya :

1. Masalah belum masuknya ke blueprint dari awal proyek inin sudah dikonsultasikan intens dengan BAPPENAS, maka kemaren lusa beberapa anggota DPRD Surabaya diundang untuk bahas ini, lobbing sudah dilakukan, dan perlu di intenskan lagi.

2. Sekarang team CDIA sudah berkantor di BAPPEKO surabaya, dan FS dipastikan selesai akhir tahun ini. After that akan segera menyiapkan dokument kontra, Pre DED dibutuhkan waktu 6 bulan, setelah itu langsung dilelang dengan sistem beauty contest mana yang terbaik akan dipilih dan segera dibangun.
( Sistem Lelang Investasi ).

Jadi jika dilihat maka pertengahan tahun 2013 harus nya sudah dilelang dan segera dibangun. Masalah pembangunan bisa dipercepat tergantung investor nya, maka nya pemkot harus cari investor yang kuat yang bisa bangun cepat.saya rasa ini good news dan harus tetap kita pantau sampai proyek ini selesai dibangun. Kita tunggu proses semua nya selesai dan dipercepat kalau bisa

devrypj
November 27th, 2012, 04:30 AM
Proyek MRT Belum Jelas
Kamis, 22 November 2012 22:59 WIB
SURYA online, SURABAYA - Kalangan DPRD Surabaya meragukan keseriuasan Pemkot Surabaya, membangun Mass Rapid Transit (MRT). Pasalnya, hingga saat ini, proyek yang selalu digembar-gemborkan ini belum juga memiliki feasibility study (FS).

Anggota Banggar DPRD, Reni Astuti mengungkapkan, proyek besar itu malah belum dilaporkan ke Bappenas. “Direktur Perkotaan Pedesaan Bappenas, Hayu Prasati, mengaku belum menerima laporannya,” ungkap Reni, Kamis (22/11/2012).

Padahal, kata Reni, selama ini pemkot selalu mengatakan bahwa untuk mewujudkan proyek ini, mereka menggandeng Asutralia untuk menyelesaikan FS. “Dari Bappenas kami tahu, kalau Kemeterian PU (Pekerjaan Umum) belum menerima loporan adanya kerjasama pembuatan FS dengan Australia,” ungkap politisi PKS itu.

Sekadar diketahui, FS ditargetkan sudah harus dikerjakan pada Oktober-Desember 2011. Pembangunan sendiri dimulai pada November ini. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda pembangunan. Padahal diproyeksikan pada 2013, MRT sudah beroperasi.
http://surabaya.tribunnews.com/m/index.php/2012/11/22/proyek-mrt-belum-jelas

***

Monorel-Trem Belum Masuk Bappenas
Jumat, 23 Nov 2012 | 12:56 WIB
Jadwal pembangunan trem dan monorel bakal kembali molor
SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya manjadwalkan lelang investasi untuk pembangunan trem dan monorel tahun depan. Tapi, program pembangunan kedua angkutan massal itu belum masuk buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

.............................................

Reny Astuti, Anggota Komisi C DPRD Surabaya menambahkan, kalau samapai sekarang programnya belum masuk Bappenas, ya target pelaksanaannya bisa mbeleset. Karena itu, kalau Surabaya berniat mengurai kemacetan dengan mengedepankan monorel dan trem, maka sebaiknya mulai sekarang harus mengomunikasikan dengan Bappenas. Paling tidak ada solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt ) Kepala Bagian (Kabag) Bina Program Pemkot Surabaya, Erick Cahyadi mengatakan, Pemkot tetap berkeyakinan bisa mewujudkan impiannya membangun monorel dan trem untuk menghubungkan koridor timur-barat dan utara-selatan kota ini dengan angkutan massal. Lembaga eksekutif ini tampaknya tidak ingin program itu hanya isapan jempol. Rencananya, mimpi itu akan diwujudkan tahun depan atau 2013 dengan melelang investasinya.

Lelang investasi ini dilakukan setelah akhir tahun ini dilakukan lelang pembuatan pra-FS ke publik dan sudah ada pemenangnya. Setelah itu, akan dilakukan pembuatan Detail Engineering Design (DED)-nya. Pembuatan DED ini akan dilakukan bersamaan lelang investasinya.

...............................................

Sedangkan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Hendro Gunawan menambahkan, jika tidak ada halangan yang berarti rencananya mega proyek bernilai triliunan rupiah tersebut akan dilelang awal tahun depan. “Intinya, saat ini Pemkot tinggal melaksanakan lelang investasinya saja dan itu akan yang dilakukan secepatnya,” ujarnya.

Dengan selesainya pelaksanaan lelang ini, lanjutnya, mega proyek transportasi massal itu bisa secepatnya dikerjakan investor yang berminat membangunnya. “Sebetulnya, investornya yang berminat sudah ada, sehingga pra-FS monorel dan tremnya sudah jadi, maka investornya yang memenangkan tender segera membangun proyek tersebut,” ungkapnya.

Mengingat proyek ini akan dibangun investor, Pemkot tak akan mengeluarkan biaya sedikit pun. Tapi, kalaupun ada biaya, nantinya Pemkot hanya mengeluarkan biaya untuk kendaraan penghubung serta pembuatan park and ride (lokasi parkir khusus di pemberhentian monorel dan trem). pur

>> JADWAL AWAL RENCANA KERJA MONOREL <<
2011
Agustus
- Master plan transportasi.
- Rencana lokasi lahan park and ride.

September
- MoU untuk pembuatan feasibility study.

Oktober-Desember
- Pembuatan feasibility study
- Di waktu bersamaan mulai dari MoU hingga pembuatan feasibility studi (September-Desember) juga dilakukan persiapan dan identifikasi lokasi lahan park and ride.

2012
Januari-April
- Proses pelelangan umum monorel.
- Kajian tarif dan headway park and ride.

Mei-Desember
- Pemenang lelang monorel
- DED dan Amdal monorel
- Tahapan konstruksi monorel

2013
Januari-Desember
- Penerapan monorel
http://m.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=552effa0980dcec34d29ca4ad27a11e0&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

***


...............................................
RUTE AWAL ANGKUTAN MASSAL
Monorel
Menghubungkan koridor timur-barat: Mulai dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kertajaya, Jl dr Seotomo, Mayjen Sungkono, Pakuwon Trade Centre (PTS).

Trem
Menghubungkan koridor utara-selatan: Wonokromo, Jl Raya Darmo, Urip Soemohajo, Jl. Basuki Rachmad, Jl Embong Malang, Jl Blauran, Jl Bubutan, Tugu Pahlawan. http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=64e52fa4bb47c4b0957cffc0f827725d&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

IlhamBXT
November 29th, 2012, 04:49 AM
Proyek MRT Rute Gubeng-Bandara Juanda Batal

Surabaya - Meski sempat digembar-gemborkan, rencana proyek moda transportasi Mass Rapid Transit (MRT) berbasis kereta listrik dengan rute Stasiun Gubeng-Bandara Juanda dipastikan batal diwujudkan dalam waktu dekat ini.

Hal ini disebabkan, anggaran tahap awal sebasar Rp 30 miliar dari pemerintah pusat yang awalnya untuk pembangunan MRT yang dirancang elevated tersebut dialihkan untuk penyelesaian jalur kereta api double track atau jalur ganda di lintasan utara.

Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim, Wahid Wahyudi saat dihubungi detiksurabaya.com membenarkan hal tersebut meski MRT tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang moda transportasi yang integreted.

"Memang perlu, tapi sekarang anggaran dari APBN itu dialihkan dulu untuk menyelesaikan proyek double track yang juga program nasional," katanya, Kamis (29/11/2012).

Wahid juga memastikan jika ketersediaan lahan untuk double track jalur pantura tidak ada kendala yang berarti. Ia menjelaskan, sebagian besar lahan yang akan dibangun double track merupakan lahan milik PT Kereta Api.

Untuk pengerjaan jalur ganda kereta api, kata Wahid diperkirakan akan selesai akhir 2014 meski hingga akhir 2012 masih belum ada upaya pengerjaan dari PT KA. "Direncanakan pembangunan double track akan selesai akhir tahun 2014 dan anggaran untuk kereta bandara akan dikaji ulang," pungkas Wahid.

Diberitakan sebelumnya, jika proyek mendapatkan kucuran dana awal sebesar Rp 30 miliar dari APBN itu akan tetap berjalan meskipun belum ada investor yang siap mendanai. Untuk pelaksanaan tahap awal, akan dibangun tiang pancang di jalur Aloha-Juanda. Langkah itu untuk memancing masuknya investor.

Roadmap proyek kereta api sepanjang 110 Km yang terintegrasi dengan berbagai kota di Jawa Timur itu sebelumnya telah ditandatangani oleh Menteri Perhubungan saat dijabat Djuasman Syafeii Djamal dan Gubernur Jatim Imam Utomo pada 5 Agustus 2008.

Proyek itu terbagi atas dua tahap dengan total jalur yang dikerjakan mencapai panjang 110 km. Tahap I, skenarionya terdiri atas ruas Kandangan (Sby)-Surabaya-Waru-Sidoarjo sepanjang 42 km termasuk program double track dan membuat jalur rel yang ditinggikan (elevated).

Tahap ini juga termasuk perbaikan stasiun dan pembangunan sejumlah perhentian (shalter). Tahap II berupa pembangunan jaringan KA menjadi double track untuk ruas Kandangan Surabaya-Lamongan, Surabaya-Mojokerto, Waru-Sidoarjo-Porong Sidoarjo-Bangil Pasuruan.

(ze/gik)

http://surabaya.detik.com/read/2012/11/29/100254/2104671/466/proyek-mrt-rute-gubeng-bandara-juanda-batal?y991101465
Benarkah ini bakalan batal :?

Namewee
November 29th, 2012, 05:28 AM
^^ Dari kalimatnya sih bukan batal, tapi ditunda

IlhamBXT
November 29th, 2012, 05:53 AM
^^ Dari kalimatnya sih bukan batal, tapi ditunda

Wkwkwkwk ditunda lagi :nuts:

Hadi
November 29th, 2012, 05:57 AM
Wkwkwkwk ditunda lagi :nuts:

Jujur saja untu Proyek Pemerintah Provinsi saya tidak terlalu optimis, secara pemerintaha di bawah pak de karwo ini bagian infrastructure nol besar.

IlhamBXT
November 29th, 2012, 06:16 AM
Jujur saja untu Proyek Pemerintah Provinsi saya tidak terlalu optimis, secara pemerintaha di bawah pak de karwo ini bagian infrastructure nol besar.

Kumis doang yang besar wkwkwkw^^

adolph
November 29th, 2012, 06:27 AM
btw apakah tol tengah kota udah 100 % pasti batal?

Hadi
November 29th, 2012, 08:09 AM
semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pengambil kebijakan :)


Rapat Koordinasi ttg Pembahasan MRT
3bitT0TEAfo&feature=plcp

devrypj
November 29th, 2012, 10:03 AM
^^ jokowi dkk kliatannya lagi hectic kejar2an sama waktu. Pemkot Surabaya hectic juga gak ya?

Hadi
November 29th, 2012, 10:42 AM
Proyek MRT Belum Jelas
Kamis, 22 November 2012 22:59 WIB

http://surabaya.tribunnews.com/m/index.php/2012/11/22/proyek-mrt-belum-jelas

***

Monorel-Trem Belum Masuk Bappenas
Jumat, 23 Nov 2012 | 12:56 WIB
Jadwal pembangunan trem dan monorel bakal kembali molor

http://m.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=552effa0980dcec34d29ca4ad27a11e0&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

***

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=64e52fa4bb47c4b0957cffc0f827725d&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c


sorry ini kok agak membigungkan ya.. Katanya tidak ada koordinasi dengan Bappenas, tapi ini orang Bappenas mengatakan berbeda lagi
berita mana yang bisa dipercaya ??:nuts::nuts::nuts:


PROYEK MONORAIL: Bappenas Nilai Tepat Rencana Surabaya Gandeng Swasta

Oleh: Dwi Wahyuni - 3 April 2012 | 8:17 pm



SURABAYA: Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menilai rencana Pemkot Surabaya yang berinisiatif membangun monorail melalui kerja sama pemerintah dan swasta (KPS) merupakan langkah tepat.

Hal itu karena ketersediaan sarana transportasi adalah kebutuhan kota besar yang harus segera terpenuhi.

“Kalau monorail hanya menggunakan APBD, pengerjaannya bisa memakan waktu 7-10 tahun, sedangkan dengan KPS bisa lebih cepat,” ujar Delthy Sugriady Simatupang yang mewakili Direktur Pengembangan KPS Bappenas dalam siaran pers, Selasa 3 April 2012.

source :
http://www.bisnis-jatim.com/index.php/2012/04/03/proyek-monorail-bappenas-nilai-tepat-rencana-surabaya-gandeng-swasta/

d'sulovyo
November 30th, 2012, 01:43 AM
^^ April 2012???:nuts::nuts:

Secara kronologi memang tidak salah kalau orang Bapennas bilang langkah Surabaya ingin punya Monorel sudah tepat di bulan April. lha wong dia belum tahu di bulan November ini belum dapet blue printnya :)

Saya rasa statement orang Bappenas di bulan april ini tidak menyatakan apa-apa.

Hadi
December 6th, 2012, 05:08 PM
Kereta Listrik Berharap Investor
Kamis, 06/12/2012 | 11:36 WIB

Estimasi anggaran kereta Gubeng-Juanda itu bengkak dari Rp 1,2 triliun jadi Rp 2,1 triliun

SURABAYA - Pemerintah terus berupaya mencari investor untuk mendanai Proyek transportasi Mass Rapid Transit (MRT) berbasis kereta rel listrik dengan rute Stasiun Gubeng-Bandara Juanda yang batal dikerjakan. Meski batal dikerjakan pada tahun 2013, pemerintah masih menunggu kepastian dua investor dari China dan Prancis, sehingga proyek itu bisa digarap setidaknya pada awal tahun 2014 mendatang.

“Pendanaannya yang sekarang sedang diperjuangkan oleh Dirjen Perkeretaapian,” kata Wahid Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Jawa Timur (Jatim), Kamis (6/12).

Memang, batalnya pembangunan proyek itu tahun depan disebabkan beberapa faktor. Diantaranya adalah masalah pembebasan lahan dan membengkaknya total alokasi anggaran yang mencapai Rp 2,1 triliun. Padahal, estimasi awal proyek tersebut menghabiskan biaya sekitar Rp 1,2 triliun saja.

“Memang biayanya ada peningkatan mencapai Rp 2,1 triliun kalau pembebasan lahan tidak ada masalah,” tegasnya.


source :
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=1927d024293a19cfd1bd80362cdf9968&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c



makin ruwet saja ini proyek pemerintah propinsi

Hadi
December 6th, 2012, 07:54 PM
Sosialisasi Dishub Surabaya Mengenai Angkutan Umum Sebagai Pendukung Angkutan Masal Cepat


Dishub Surabaya terus bergerak cepat guna merampungkan persiapan pembangunan angkutan masal cepat di Kota Surabaya, hari ini Selasa (04/12/12) bersama CDIA dan akademisi melakukan sosialisasi mengenai angkutan umum seperti angkot dan bus kota kepada semua pemangku kepentingan yang terkait. Pemangku kepentingan yang diundang seperti pihak DPC Organda Surabaya, DPC SPTI (Surabaya Serikat Pekerja Transportasi Indonesia), perwakilan pengemudi, pengusaha, dll.

source :
http://www.dishubsurabaya.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=238:sosialisasi-dishub-surabaya-mengenai-angkutan-umum-sebagai-pendukung-angkutan-masal-cepat&catid=80&Itemid=435

IlhamSby
December 13th, 2012, 03:28 PM
Ada yang punya kabar tentang ini?

Saya punya 2 berita...

1. Lahan pinggir Kalimas depan Marvell City sekitar Jembatan BAT dibikin taman... :cheers: :cheers2: :banana: :)

2. Kemarin - kemarin pas lihat acara Ragam Indonesia, di pabrik PT INKA ada kereta komuter lagi mbuat deh kayaknya, dengan tulisan "Surabaya" di kepala komuter tersebut... So, ada armada baru...:):banana::cheers::cucumber::cheers1::cheer::yes::carrot::pepper:

Hadi
December 17th, 2012, 04:22 PM
2013, Trem-Monorel Sebatas Desain
Senin, 17/12/2012 | 12:30 WIB

Pembangunan lokasi parkir kendaraan pribadi di Jl A Yani dibatalkan Pemkot tahun ini

SURABAYA - Kemecatan masih akan terus membayangi kota Surabaya. Karena angkutan massal monorel dan trem yang digadang-gadang menjadi solusinya diyakini banyak kalangan belum bisa terwujud di kota Surabaya di tahun anggaran 2013 mendatang.

Pasalnya di dalam APBD Surabaya 2013 monorel dan trem masih sebatas pembuatan Detail Engineering Desain (DED). Di sisi lain pembuatan park and ride (lokasi parkir kendaraan pribadi) di Jl. A Yani tepatnya di lahan Pusat Veterinaria Farma (Pusvetma) batal dikerjakan Pemkot, karena rencana anggaran pengadaan lahan sebesar Rp 7,9 miliar tidak masuk dalam APBD 2013.

Sementara, rencana pengadaan moda transportasi umum yang eksis yaitu bus kota, lyn dan komuter kuantitas-nya stagnan. Kemudian, kualitas juga terus anjlok. Buntutnya, pilihan aman bagi konsumen tetap menggunakan kendaraan pribadi, mobil maupun motor.

“Sebulan lalu kami konsultasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menanyakan program pembangunan kedua angkutan massal monorel dan trem itu. Tapi kata pejabat Bappenas rencana itu belum masuk buku biru Bappenas hingga sekarang. Ini kan bukti pengadaan moda tranportasi massal kota kan belum ada kepastian di tahun depan,” kata Simon Lekatompesy, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Senin (17/12).

Menurutnya, sesuai aturannya, Feasibility Study (FS) atau analisa kelayakan monorel-trem yang akan dikerjakan oleh Cities Development Initiative for Asia (CDIA) dan World Bank di Surabaya wajib didaftarkan dulu di buku biru Bappenas. Dengan fakta ini rencana Pemkot mewujudkan moda transportasi massal bakal molor sampai waktu yang belum jelas.

”Jadi program monorel yang digagas Pemkot sejak 2011 dan ditargetkan selesai di 2013 belum bisa diharapkan bakal terwujud,” katanya.

Diungkapkan Simon, informasi yang didapat dari Direktur Perkotaan Pedesaan di Bappenas, Hayu Prasasti program itu sulit terealisasi pada 2013 karena FS pembangunannya belum tercatat di buku biru. Sedangkan, setiap pelaksanaan pembangunan yang dikerjasamakan dengan pihak asing atau bank dunia harus tercatat di buku biru.

Sejalan dengan itu, lanjut dia, pihaknya mendesak Walikota Surabaya ri Rismaharini untuk segera mengirim surat atau langsung ke Bappenas membicarakan hal ini. Masalah ini perlu dikaji lagi agar pembangunanya bisa cepat dan tepat.

source :

http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=2988bcf7daec83098aebf2c6cd76e8fd&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

sbyctzn
December 18th, 2012, 02:37 AM
salah post thread

Hadi
December 19th, 2012, 04:03 PM
salah post thread

harusnya masuk di mana ini???:nuts:

Hadi
December 20th, 2012, 02:18 PM
this is website CDIA

http://www.cdia.asia/2012/08/project-overview-surabaya-indonesia/

IlhamBXT
December 21st, 2012, 04:00 AM
Jadi kelanjutannya gimana mas?
ada berita baru ?

Hadi
December 22nd, 2012, 04:26 AM
TREM-MONOREL
Tak Masuk Bapennas, Pemkot Ngotot 2013
Jumat, 21/12/2012 | 12:59 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ngotot pembangunan trem dan monorel dimulai di tahun anggaran 2013 mendatang. Padahal rencana itu belum masuk buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) hingga sekarang.

“Program jalan terus, kami yakin programnya bisa dimulai pertengahan tahun depan,” ungkap Hendro Gunawan, Kepala Badan Perencanaan Pembanguan Kota (Beppeko) Surabaya, Jumat (21/12).

Menurutnya, lembaga eksekutif ini tampaknya tidak ingin program itu hanya isapan jempol. Rencananya, mimpi itu akan diwujudkan tahun depan atau 2013 dengan melelang investasinya.

Lelang investasi ini dilakukan setelah akhir tahun ini dilakukan lelang pembuatan pra-FS ke publik dan sudah ada pemenangnya. Setelah itu, akan dilakukan pembuatan Detail Engineering Design (DED)-nya. Pembuatan DED ini akan dilakukan bersamaan lelang investasinya.

“Pembangunan monorel dan trem dibuat dengan lelang investasi seperti pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Intinya, kami punya program monorel dan term, sedangkan yang melaksanakan pembangunannya investor, bukan Pemkot. Jadi akan seperti itu pelaksanaannya,” katanya.

source:
http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=97bbcea7ff432d674295a9cfbba53360&jenis=c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c

Kengotottan yang perlu didukung
bagus ini pemkot, tunggu Pusat terlalu lelet. LANJUTKAN :banana::banana:

sturmgewehr
December 22nd, 2012, 04:43 AM
^^
kalo pembangunan dilaksanakan walaupun blm masuk buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) konsekuensinya apa?

IlhamSby
December 22nd, 2012, 05:16 AM
^^
kalo pembangunan dilaksanakan walaupun blm masuk buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) konsekuensinya apa?

Apa ya? Aku juga belum tahu.
Hah, masa kotanya mau maju tapi diganjal ini itu.
Semoga....bisa lancar pembangunannya sesuai jadwal!!! :) Amin

d'sulovyo
December 22nd, 2012, 05:39 AM
^^
kalo pembangunan dilaksanakan walaupun blm masuk buku biru Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) konsekuensinya apa?

akan ada teguran keras dari Jakarta barangkali.

Hadi
December 22nd, 2012, 06:31 AM
akan ada teguran keras dari Jakarta barangkali.

biarin saja mau ditegur. kan demi kemajuan Surabaya, jika mengganjal berarti yang bermasalah BAPPENAS nya. Maju terus Pemkot:cheers:

aan_mustafa
December 22nd, 2012, 08:59 AM
Pusat :nuts:

Maju terus Surabaya

Rhio
December 22nd, 2012, 04:41 PM
harusnya mengikuti peraturan yg berlaku...

jangan sampai nnti malah tersendak ditengah jalan krn menyalahi peraturan..

coba deh dipikir matang-matang.. pasti ada sanksi tegas akan hal itu nntinya.