View Full Version : LOP | Lombok International Airport


Pages : [1] 2

Surakarta
May 16th, 2007, 09:58 AM
Tahap Pembangunan Bandara Internasional Lombok Segera Masuki Runway


Mataram--RoL-- Tahapan pelaksanaan pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL), di Penunjak, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera memasuki pembuatan landasan pacu pesawat (runway) dan fasilitas pendukungnya.

General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Selaparang, Heru Legowo sebagaimana dilaporkan di Mataram, Rabu mengatakan, saat ini di Jakarta sudah dilakukan prakualifikasi perusahaan yang akan mengerjakan pembangunan runway.

Bahkan pada akhir Mei 2007 dilaksanakan penjelasan proyek pembangunan runway sepanjang 2.500 meter, kepada perusahaan yang ikut prakualifikasi langsung dilapangan.
"Mudah-mudahan semua proses persiapan pelaksanaan pembangunan runway berjalan lancar, sehingga secara keseluruhan kegiatan pembangunan terpadu BIL yang telah dimulai Desember 2006 terus jalan," katanya selaku Koordinator Proyek BIL.

Didampingi Manajer Teknik PT. Angkasa Pura I Bandara Selaparang, Ir. Yudi Maisa, MM, Heru mengatakan, secara keseluruhan proyek tahap I BIL meliputi 13 paket pekerjaan dengan perkiraan dana secara keseluruhan sekitar Rp665 miliar. Dari 13 paket pekerjaan dengan dana lebih dari setengah triliun itu, 28 persen diantaranya adalah pekerjaan pembuatan runway, disusul terminal 19 persen, jalan pesawat menuju runway (taxiway) 16 persen dan parkir pesawat (apron) 10 persen.

Menurut dia, dari Rp665 miliar dana pembangunan tahap I itu, Rp515 miliar berasal dari PT. Angkasa Pura I, Rp110 miliar investasi langsung Pemprop NTB dan Rp40 miliar Pemkab Lombok Tengah. Secara terinci skema rencana kerja anggaran yang bersifat multiyaers itu, yakni pada tahun 2006 disediakan sebesar Rp32 miliar, 2007 sebesar Rp68 miliar, tahun 2008 sekitar Rop200 miliar dan terakhir pada tahun 2009 sebesar Rp250 miliar.

Sementara itu, Yudi Maisa yang secara teknis menangani fasilitas teknik mengatakan, paket pekerjaan yang telah selesai hingga akhir 2006 yakni perataan tanah (ground breaking), pembangunan masjid, pemetaan masterplan, Rencana Teknik Terinci (RTT), dana tali asih, pembuatan parit/saluran dan perataan pematang/tanah sawah yang seluruhnya menelan dana Rp4,67 miliar.

Sedangkan paket pekerjaan senilai Rp14,98 miliar, kini tengah berjalan yakni pekerjaan land clearing senilai Rp11 miliar, pembangunan tiga pos jaga, guardhouse dan pos polisi, jasa penyusunan Studi Analisa Dampak Lingkungan (Amdal), pemindahan saluran irigasi. "Empat pekerjaan yang tengah berjalan itu jadwalnya selesai Juni dan Juli 2007, namun khusus untuk land clearing sedikit menghadapi hambatan terkait kondisi lahan yang masih tergenang air karena hujan terus turun di kawasan itu," katanya.

Dengan begitu, maka perusahaan yang melaksanakan pekerjaan PT. Bahagia Bangun Nusa, terus melakukan upaya agar air yang ada di kawasan itu dapat dikelola dengan baik sehingga tidak menganggu pekerjaan dan lahan pertanian disekitar kawasan itu.

Menurut Yudi, salah satu cara adalah membuat kawasan penampungan air seluas empat hektar dengan kedalaman lima meter, kemudian membuat sodetan sepanjang 200 meter dan gorong-gorong sepanjang 1,5 kilometer agar air dapat mengalir ke Sungai Penunjak. "Kini PT. Bahagia Bangun Nusa tengah mengerahkan seluruh alat berat untuk mengejar pekerjaan teknis itu, seperti 12 tronton, lima excavator dan sejumlah buldozer," demikian Yudi Maisa. Antara

rilham2new
May 17th, 2007, 09:09 AM
EDITED

paradyto
May 19th, 2007, 04:16 AM
Pics????

perekamuda
May 20th, 2007, 10:46 AM
Hey Surakarta, talking about Angkasa Pura I - Airport Developments... I also heard news that development of New Passenger Terminal for Bandara Adisumarmo (International Airport) in Solo is now on going.

I've already seen the proposal design from Atelier 6 Architects - Jakarta some time ago. Any news or pics about it?

Surakarta
May 20th, 2007, 11:56 AM
Don't worry about the pic, over few week i'l be there:banana:

SasakLombok
June 25th, 2007, 06:59 AM
Yes, please put the pics, I wish it will be amazing new airport for Lombok.

paw25694
June 25th, 2007, 07:10 AM
^^ yay a Lombokker! :D:D

SasakLombok
June 28th, 2007, 12:46 PM
Here d land farmer to be the area for New Lombok International Airport
:ohno:
http://www.suarantb.com/2005/09/12/newsImages/Penujak260.gif

http://www.brema.co.id/images/left0005.jpg

Surakarta
July 1st, 2007, 06:16 AM
I was there, but still sawah-sawah & few tractors. I heard that the bandara 2010 will operate, how come ? still very sawah....
Lombok very nice but also very miskin some of part:ohno:

Cerita & foto later on, I wonder for Ahtasari restaurant-Kuta very nature:banana:

Totto-Chan
July 1st, 2007, 07:44 AM
nanggung banget dibangun 2500 m Runway doank.. gak bisa nampung jumbo jet donk :p'

sekalian aja 3000m, biar bisa nampung pesawat2 trayek jarak jauh (angkot apa pake trayek!!)... kan bisa jadi akses lombok ke dunia juga..

F-ian
July 1st, 2007, 06:07 PM
jangan Satu Runway melulu kek, harusnya dua!! pada pikirin masa Depan dung >(

Blue_Sky
July 1st, 2007, 06:29 PM
Ya kalo udah rame baru bangun 2 runway
Klo skrg udah bangun kan sayang biaya maintenance nya klo gk kepake

SasakLombok
July 6th, 2007, 06:18 AM
Iya sih harusnya mikir masa depan, tapi mudah-mudahan lokasi sekarang cukup expandable sekiranya ingin dipanjangin runwaynya, ga mentok kayak selaparang airport di mataram sekarang.^^

Zorobabel
July 8th, 2007, 04:00 PM
Still not sure if I think developing Lombok as a tourist destination is a good idea given its proximity to Bali, especially given the numerous other untapped tourist locations in the country. We'll see.

Surakarta
July 29th, 2007, 09:38 PM
Up date dunk udah sampai dimana ? apa masih proposal...

Surakarta
August 6th, 2007, 08:52 AM
news/TOURISM
600 million euro investment in tourism for Lombok


Posted 06 August 2007 @ 05:03


MATARAM, 06 August 2007 - Taj Hamaad, an Advisor to the Dubai-based Group Emaar International Properties, has confirmed that they will invest 600 million euro in a new tourism resort development in Lombok, an island just east of Bali. According to Hamaad, technical agreements and final a final memorandum of understanding (MOA) are now being hammered out prior to ground-breaking ceremonies planned for later this year.

Among the technical issues being resolved between Hamaad, Minister of Culture and Tourism Jero Wacik and the President's special envoy for eastern Indonesia Alwi Shihab are tax issues, investment licenses and land leases. The Emaar Group has world-wide investments in various locales, including California and Malaysia, encompassing office buildings, resorts and mall complexes.

The Lombok project will occupy a 1.175 hectare site in Central Lombok owned by the PT Perusahaan Pegelola Asset - a State-owned firm. The government has pledged that they will support new tourism investment in Lombok through the construction of an international airport capable of handling wide-bodied aircraft.

The Emaar Group have indicated that they will steer Middle Eastern visitors to the new resort development, diverting Emirate Airline passengers to Lombok once the airport is completed. Once landed in Lombok, the Middle-eastern passengers will be greeted by two purpose-built luxury resorts and a big mosque - all built by the Dubai investor.

The Minister of Culture and Tourism, Jero Wacik, told the Indonesian-language Bisnis Indonesia: "I hope that by 2009 the airport and the resort will be finished and both operational. The investors are optimistic that Lombok will surpass the popularity of Bali offering a range of international facilities."

XxRyoChanxX
August 7th, 2007, 09:49 AM
^ I hope Lombok will become the next bali hehe

Hadi
August 8th, 2007, 05:18 AM
^ I hope Lombok will become the next bali hehe

i hope too... whole NTT and NTB. NustraBali... ( Nusa Tenggara and Bali ) good...

Blue_Sky
August 8th, 2007, 05:27 AM
No other place in this planet can be another Bali
But I do hope Lombok can be another tourist magnet for Indonesia

paw25694
August 8th, 2007, 05:39 AM
yeah. i hope Lombok be another tourists spot, but not like Bali.

lombok
August 23rd, 2007, 07:13 PM
Gimana yang di lombok, apa udah dimulai pembagunan resort yang investornya dari Dubai ? apa info terbarunya.....

SasakLombok
August 28th, 2007, 10:24 AM
Gimana yang di lombok, apa udah dimulai pembagunan resort yang investornya dari Dubai ? apa info terbarunya.....

Hiii, Pls submit project progress, anybody of u knows or handle this project???
Actually I my self not stay in Lombok.

Blue_Sky
August 28th, 2007, 11:05 AM
I have no idea, even from the begining of this thread

paw25694
March 22nd, 2008, 06:33 AM
Lombok International Airport to Open in 2010
US$72 Million Airport to Play Major Factor in Lombok's Development as a Tourism Center.

Bali News: Lombok International Airport to Open in 2010
(9/1/2007) PT Angkasa Pura I is targeting to commence operations of a new international airport in Lombok, Bali's near neighbor to the east, by 2010. To be built at an estimated cost of Rp. 665 billion (approximately US$72.3 million), the new airport for Lombok will be located in the central province of that island.

Construction on the new Lombok air gateway commenced in 2006 and is expected to be completed by 2009, with formal operations to commence the following year.

Funding for the new airport is coming from PT Angkasa Pura (77%), the Provincial Government of West Nusa Tenggara and (17%) and the Regional Government of Central Lombok (6%). The majority investor in the airport, PT Angkasa Pura, has funded their participation in the project through Rp. 115 billion (approximately US$12.5 million) in internal funding with the remaining Rp. 400 billion (approximately US$43.5 million) through borrowing.

The new airport will be located approximately 30 kilometers from the present Selaparang Airport. When completed, the new air gateway will have a main runway length of 2,750 meters, 650 meters longer than the present runway at Selaparang.

The new airport in Lombok is designed to handle 2.4 million visitors, an increase of 300% over the current facility which can only accommodate 800,000 passengers each year.

2009 ato 2010?

paw25694
March 22nd, 2008, 06:35 AM
Pembangunan Bandara Internasional Lombok Dimulai
Jakarta, 29 Januari 2008 (Kantor Menko Ekon) Gubernur Nusa Tenggara Barat, HL Serinata telah meletakkan batu pertama pembangunan bandara internasional Lombok pada tanggal 19 Januari lalu.

Serinata berharap pembangunan dan dengan beroperasinya bandara baru akan menghubungkan masyarakat secara langsung menuju tempat-tempat bisnis internasional yang strategis.

Menurut laporan The Jakarta Post, bandara yang terletak di desa Tanak Awu, Kabupaten Lombok Tengah (35 kilometer dari Mataram) akan memerlukan dana sebesar Rp. 150 milyar dan akan mulai beroperasi pada tahun 2010.

anno_malay
September 28th, 2008, 10:42 AM
O IYA....gw bulan maren abis dari lombok.....n lewat lokasi pembangunan ni bandara baru lombok....yang gw liat kemaren itu udah ada 2 crane yg berdiri.....n diliat dari renderingnya kayaknya designya nya berubah gak seperti rendering yg futuristik itu...foto ntar menyusul.....

AceN
September 28th, 2008, 07:02 PM
ayo cepet2 uplod fotona..hehe :D

anno_malay
October 3rd, 2008, 01:43 PM
sesuai janji gw....ini tapi progress tanggal 13082008

http://img152.imageshack.us/img152/7753/bil2hy3.jpg

dari gambar diatas rendering yg gw liat kayaknya beda ma rendering yg kita liat dari page sebelumnya

http://img372.imageshack.us/img372/9459/biljp3.jpg


[img=http://img372.imageshack.us/img372/9459/biljp3.jpg] (http://imageshack.us)
[img=http://img372.imageshack.us/img372/biljp3.jpg/1/w1000.png] (http://g.imageshack.us/img372/biljp3.jpg/1/)

agak jauh dari jalan raya soalnya....tapi terlihat bbrp crane dan alatr2 berat

chouneea
October 22nd, 2008, 11:58 AM
bandara lombok itu progresssnya masih land preparing y?
thanks for the upload

aq coba baca tulisan di plangnya tapi masi gak jelas ....
ada yang tau kontraktornya siapa?
thanks

dunks86
May 16th, 2010, 06:54 PM
Nubi mau share2 ni :d
Kebetulan kmrn abis dari lombok sekitar bulan Maret 'n pas mau ke pantai kuta-lombok mampir trus sempet foto2 wlpun kagak boleh masuk kedalam terminal apalagi apron or runway-nya

ni fotonya :

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00166.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00167.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00172.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00174.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00173.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00175.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00176.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00177.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00179.jpg


Bonus Selaparang Internasional Airport - Lombok

dari Surabaya pake JT seri 737-400 sebelahnya dari Jakarta JT seri 900ER 'n GA seri 800

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00148.jpg
:cheers1:

dunks86
May 16th, 2010, 07:00 PM
:old:

INSTALASI BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK DIADOPSI DARI PRANCIS
Written by Rollit Wednesday, 16 December 2009 18:17

Instalasi jaringan listrik di landasan pacu dan "tower sheet" (menara pemandu pesawat) yang dilengkapi peralatan keamanan otomatis untuk Bandara Internasional Lombok (BIL) akan diadopsi dari Prancis.
Bima, NTB (Antara/FINROLL Automotive) - Instalasi jaringan listrik di landasan pacu dan "tower sheet" (menara pemandu pesawat) yang dilengkapi peralatan keamanan otomatis untuk Bandara Internasional Lombok (BIL) akan diadopsi dari Prancis.

"Tim Angkasa Pura I tengah meninjau instalasi di bandara internasional di Prancis untuk diadopsi dan kepergian ke Prancis itu dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi NTB," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, Ahmad Baharudin di Bima, Pulau Sumbawa, Rabu.

Baharudin berada di Bima terkait puncak peringatan HUT ke-51 Pemerintah Provinsi NTB yang dipusatkan di Lapangan Tugu Bima.

Ia mengatakan, pembangunan fisik landasan pacu BIL sudah rampung 100 persen namun instalasinya tengah dikerjakan dan harus sesuai standar bandara internasional.

Karena itu, Tim Angkasa Pura I Bandara Selaparang Mataram yang terlibat langsung dalam pekerjaan pembangunan BIL itu diutus ke pabrik pembuatan peralatan instalasi terkenal di Eropa itu.

"Penggunaan teknologi canggih dalam pengoperasian BIL merupakan sebuah keharusan karena berkaitan dengan jaminan keselamatan dan keamanan baik terhadap penumpang maupun transportasi udara," ujarnya.

Menurut dia, penggunaan peralatan keselamatan berteknologi tinggi khususnya pada menara pengawas merupakan syarat utama bandara internasional termasuk BIL..

Mengenai penerbangan ujicoba saat puncak peringatan HUT ke-51 Pemprov NTB, 17-19 Desember 2009, Baharudin mengatakan, proses usulan sudah dilakukan namun belum ada jawaban dari pejabat terkait di Departemen Perhubungan.

"Mari kita tunggu hanya jawaban Menhub tentang uji coba penggunaan landasan pacu BIL, minimal `touch and go` sebagai salah satu bentuk kegiatan perayaan peringatan HUT NTB," ujarnya.

BIL berlokasi di Dusun Slanglit, Desa Tana Awu, Kecamatan Penujak, Kabupaten Lombok Tengah.

Lahan apron (tempat parkir pesawat udara) seluas 62.074 meter, terminal yang dilengkapi dua unit ruang eksekutif pada areal seluas 12 ribu meter dan kawasan parkir kendaraan seluas 17.500 meter.

Sebagian besar pekerjaan fisik bandara internasional itu yang mencapai Rp802 miliar ditanggung manajemen Angkasa Pura I namun pengalokasikan dananya secara `multi years` (berkelanjutan) terhitung tahun 2006 hingga 2009, yang melibatkan sejumlah rekanan.

Proyek pembangunan landasan pacu, misalnya, dipercayakan kepada PT Hutama Karya dengan nilai proyek Rp166 miliar dari dana yang teralokasi sebesar Rp170 miliar.

Proyek pembangunan terminal dikerjakan PT Slipi Raya dengan nilai proyek hampir mendekati dana teralokasi yang mencapai Rp150 miliar.

Sementara dana tanggungan APBD NTB sebanyak Rp117 miliar dipergunakan untuk membangun "air side" seperti "taxi way", apron dan fasilitas penunjangnya,

Sedangkan dana tanggungan Pemkab Lombok Tengah sebesar Rp46 miliar untuk pembangunan "landside" yaitu area parkir mobil/motor, jalan lingkungan dan fasilitas penunjangnya.

dunks86
May 16th, 2010, 07:05 PM
from lomboknews.com

SELESAI DIBANGUN BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK JALANI UJI KELAYAKAN
Saturday, 24 April 2010

MATARAM – Kementerian Perhubungan sedang melakukan pengkajian dan uji kelayakan Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) yang baru dibangun di Dusun Slanglit Desa TanaK Awu Kabupaten Lombok Tengah. BIL sebagai pengganti Bandar Udara Selaparang di Mataram yang memiliki keterbatasan tidak dapat melayani penerbangan pesawat berbadan lebar.

BIL dipilih karena dinilai bebas opstacle (kendala perputaran) pesawat yang memerlukan manuver untuk pendaratan. Kemungkinan akan menjadi bandara alternatif ketiga di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng dan Bandara Ngurah Rai di Denpasar untuk penerbangan internasional pesawat Airbus seri A 380. Bandara Selaparang di Mataram di lahan 70 hektar hanya memiliki panjang landasan 2.100 meter lebar 40 meter tidak dapat diperpanjang lagi. Ada kendala opstacle karena sekitarnya ada bukit.

Pembangunan landas pacu BIL semula direncanakan 2.500 meter dan konstruksinya sudah selesai, diperpanjang 250 meter. Nantinya agar bisa didarati pesawat berbadan lebar B 747 terbatas sebelum diperpanjang landasannya menjadi 3.500 meter. Peningkatan panjang landasan tersebut untuk mengantisipasi peningkatan penerbangan setelah kehadiran investor membangun kawasan wisata Mandalika di selatan Lombok Tengah.

BIL diperhitungkan mampu melayani dua juta orang penumpang pada tahun pertama, 2010 dan hingga 2015 mencapai 2,4 juta orang. Kalau sebelumnya dibangun untuk bisa didarati pesawat hingga type Boing 737-400 akan dapat menampung pesawat Boing 767, Airbus 320, MD 11 dan Boing 747-400.

Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ahmad Baharuddin menjelaskan adanya pengkajian dan uji kelayakan BIL tersebut, Sabtu (24/4-2010) pagi. ‘’Kegiatan ini agar bisa segera dilakukan operasionalnya,’’ kata Baharuddin.

Saat ini, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pembangunan NTB Rosyadi Sayuti, penyelesaian pembangunan konstruksinya sudah mencapai 98 persen. ‘’Sedang dalam tahap penyelesaian akhir,’’ ujarnya.

Lokasi BIL di atas lahan seluas 595 hektar, biaya pembangunannya semula direncanakan Rp665 miliar bertambah menjadi Rp802 miliar. Ditanggung bersama oleh PT Angkasa Pura I Persero, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp802 miliar. AP I menanggung Rp652 miliar untuk landas pacu, fasilitas operasional dan keselamatan penerbangan serta bangunan lain. Pemprov NTB menyiapkan Rp110 miliar guna membangun taxiway, apron dan fasilitas penunjangnya. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp40 miliar untuk areal parkir, jalan lingkungan dan fasilitas penunjang.

Direncanakan, peresmian BIL sedang dijadwalkan bisa dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Juli 2010 mendatang. Kemungkinan bersamaan dengan dilakukannya ground breaking proyek wisata Mandalika Resort seluas 1.250 hektar di selatan Lombok Tengah. Sedangkan operasional BIL dimulai Oktober 2010.(*)


Tambahan

Mataram, Derektorat Jendral Perhubungan Udara saat ini sedang melakukan kajian mendalam terhadap Keberadaan Bandara Internasional Lombok yang saat ini memasuki Tahapan Finishing penyelesaian pembangunan yang sudah mencapai 98 persen lebih termasuk fasilitas pendukung akses jalan yang keseluruhannya hampir rampung.

Untuk mengetahui perkembangan pembangunan Bandara Internasional Lombok, dijadwalkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia bersatu jilid II akhir Juli 2010 akan melakukan Kunjungan kerja sekaligus melaksanakan Kegiatan Soft Opening Pembangunan BIL, sekaligus Ground Braeking Pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Kute Lombok Tengah serta peresmian pembangkit listrik 1x25 MW Jeranjang Lombok Barat yang dibangun melalui Dana APBN untuk Program Percepatan Penanganan Krisis Listrik di Daerah NTB.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Baharudin menjelaskan, rangkaian kunjungan Presiden di Mataraam juga akan melakukan Panen Raya Mutiara di Kawasan Wisata Senggigi. Menurut Kadis Perhubungan NTB Sertifakasi Kelayakan Operasional Bandara Internasional Lombok diharapkan akan selesai Mei 2010 sehingga Operasional BIL dapat dilakukan bulan Oktober 2010 sekaligus dapat mendukung Visit Lombok Sumbawa. (Joko Tri Ubaya Sakti/WD)

Kopassus
May 16th, 2010, 07:11 PM
Great pictures Dunks!
Control Tower lumayan tinggi juga

dunks86
May 16th, 2010, 07:22 PM
Great pictures Dunks!
Control Tower lumayan tinggi juga

thx...yup,sempet kaget pas liat ATC-nya tinggi juga

dunks86
May 17th, 2010, 07:11 AM
Landasan Pacu Muhamad Salahuddin Diperpanjang
Minggu, 21 Maret 2010

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/runaway170909.jpg

Mataram (ANTARA News) - Landasan pacu bandara Muhamad Salahuddin di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan segera diperpanjang menjadi 2.500 meter, atau 500 meter lebih panjang dari sebelumnya.

"Perpanjangan landasan bandara Muhamad Salahuddin, Bima tersebut sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang yang kini semakin ramai," kata Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi NTB Ahmad Baharudin di Mataram, Minggu.

Sebelumnya Kadikomimfo telah melakukan konsultasi dengan Komisi III DPRD NTB yang membidangi pembangunan dan pariwisata dipimpin Ketua Komisi III, Ir. H. Masbah Mulyadi didampingi sejumlah anggota Komisi III.

Dikatakan, sekarang ini sedang diupayakan dana untuk proyek itu dari pemerintah pusat maupun dari dana APBD NTB tahun 2010, atau dapat dimasukan dalam APBD Perubahan 2010 sekitar Rp5 miliar.

Selain bandara Muhammad Salahuddin, juga direncanakan untuk diperpanjang bandara Brang Biji, kabupaten Sumbawa, karena dinilai cukup memprihatinkan.

Menurut Baharuddin, perpanjangan landasan pacu bandara Bima dan Sumbawa sekalgus untuk mengembangi bandara Internasional Lombok (BIL) yang menurut rencana akan diresmikan pada Juli 2010.

Menjwab pertanyaan tentang adanya sejumlah proyek yang hingga kini belum jadi seperti pelabuhan Telong-Elong di Lombok Timur, lalu kenapa membuat program lain, dia mengatakan, dalam membangun pemerintah harus memperhatikan yang mana yang lebih mendesak.

"Pelabuhan Telong-Elong tetap dilakukan, namun bertahap akibat keterbatasan dana," katanya.

Dikatakan, anggaran untuk pembangunan pelabuhan Telong-Elong tersedia pada tahun 2006 dan 2007 sementara tahun 2008, 2009 bahkan tahun 2010 sekarang ini juga tidak ada anggarannya.

"Sekarang ini sedang mengupayakan dana dari luar sekitar Rp10 miliar untuk dapat melanjutkan pembangunan pelabuhan Telong-Elong yang nantinya akan menjadi pelabuhan Nusantara," katanya.

Don KingKong
May 17th, 2010, 03:32 PM
Nubi mau share2 ni :d
Kebetulan kmrn abis dari lombok sekitar bulan Maret 'n pas mau ke pantai kuta-lombok mampir trus sempet foto2 wlpun kagak boleh masuk kedalam terminal apalagi apron or runway-nya

ni fotonya :

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00166.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00167.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00172.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00174.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00173.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00175.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00176.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00177.jpg
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00179.jpg


Bonus Selaparang Internasional Airport - Lombok

dari Surabaya pake JT seri 737-400 sebelahnya dari Jakarta JT seri 900ER 'n GA seri 800

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/DSC00148.jpg
:cheers1:

Thanks dunks86, bandaranya bagus :cheers:

yudibali2008
May 17th, 2010, 10:40 PM
^^wah keren bandaranya :)

Balaputradewa
May 18th, 2010, 04:49 AM
tapi agak mirip2 Bandara Haluoleo Kendari yah..

anno_malay
May 19th, 2010, 06:01 AM
tapi agak mirip2 Bandara Haluoleo Kendari yah..

yg mirip ma kendari sepertinya warna kacanya y bro
klo desainnya menurut gw gak..cos yg ini meng adopt rumah adat suku sasak Lombok :banana::banana:

AceN
May 20th, 2010, 07:20 AM
^^ Thanks Dunks ! :okay:

Comeliness
May 24th, 2010, 08:32 PM
Senin, 24 Mei 2010, 04:16 WIB
Bandara Lombok Mirip Bandara Sultan Hasanuddin

MATARAM--MI: Desain Bandara Internasional Lombok yang berlokasi di Dusun Slanglit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mirip Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Moh Faozal mengemukakan hal itu di Mataram, Minggu (23/5), setelah pada Sabtu (22/5), bersama wartawan NTB meninjau perkembangan terakhir pembangunan Bandara Internasional Lombok. Dalam peninjauan lapangan itu, Faozal dan staf Humas Pemprov NTB mendapat penjelasan detail dari para pihak yang telah merampungkan pembangunan bandara internasional itu.

"Desain Bandara Lombok mirip Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kontraktor yang membangun bandara juga mereka yang membangun Bandara Internasional Sultan Hasanuddin," ujar Faozal.

Hanya, kata Faozal, areal Bandara Lombok lebih kecil dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin karena didesain untuk melayani tujuh juta penumpang setahun. Bandara Lombok hanya dua juta orang per tahun.

Berdasarkan laporan dari Manajemen PT Angkasa Pura I, pekerjaan fisik bandara sudah mencapai 99,01 persen. Bandara itu memiliki landasan pacu yang panjangnya 1.750 meter dan lebar 40 meter.

Bandara Lombok didukung lahan apron (tempat parkir pesawat udara) seluas 62.074 meter, terminal yang dilengkapi dua ruang eksekutif pada areal seluas 12 ribu meter, dan kawasan parkir kendaraan seluas 17.500 meter. Bandara yang lokasinya sekitar 30 kilometer dari Kota Mataram itu diperkirakan akhir Juli mendatang sudah tuntas dan dapat dioperasionalkan Agustus mendatang. (Ant/OL-04)

Source: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/05/24/144702/128/101/Bandara-Lombok-Mirip-Bandara-Sultan-Hasanuddin-

Rapala
August 21st, 2010, 09:38 AM
Kapan airport lombok ini di resmikan?
2 minggu lalu di selaparang airport kondisinya sudah padat apalagi counter check in'nya :ohno:

Mimihitam
September 17th, 2010, 11:40 AM
Update dari F-Ian


Bandara International Lombok (BIL) updated 11/09/10 :cheers:

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3963.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3962.jpg

yup boleh masuk area bandara liat perkembangan tp bandaranya masih tutup :nono:

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3964.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3965.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3974.jpg

baggage claim & Arrival

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3972.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/utk%20indo/SAM_3973.jpg

still need to insert the glass and clean up the place menurut gw masih 85% selesai...BTW aneh2 aj ada orang pacaran/piknik di bandara yang belum di bangun :crazy:

Mimihitam
March 18th, 2011, 10:56 AM
Bandara Internasional Lombok Beroperasi Juli 2011
Suhendra - detikFinance

Mataram - Mulai Juli 2011, Pulau Lombok akan memiliki bandara baru berskala internasional. Bandara internasional Lombok akan menjadi bandara utama transportasi udara khususnya dari internasional ke kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal ini disampaikan oleh Gubernur NTB Zainul Madji saat ditemui di kantornya, Mataram, Jumat (18/3/2011).

"Juli bandara baru kita beroperasi di Lombok Tengah, kapasitasnya dua kali lipat dari Selaparang (Mataram)," katanya.

Zainul menambahkan Bandara Internasional Lombok memiliki luas lahan 9 kali luas dari bandara Selaparang Mataram. Luas bandara ini mencapai kurang lebih 550 hektar .

"Selain bandara baru, ada 6 pelabuhan yang diperbaiki, dananya Rp 25 miliar," katanya.

Bandara Internasional Lombok mampu didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeing 747 dan pesawat Airbus. Penerbangan langsung yang bisa dilayani antaralain Lombok-Singapura, Lombok-Malaysia.

Selain bandara internasional yang segera beroperasi, NTB memiliki bandara domestik dan bandara perintis. Yaitu Bandara Selaparang Mataram yang mampu didarati Fokker 100 dan 737 A500. Ada juga Bandara Brang Biji di Sumbawa Besar yang bisa didarati Fokker 27 dan Bandara Salahudin Bima bisa didarati Fokker 27.

http://www.detikfinance.com/read/2011/03/18/154836/1595540/4/bandara-internasional-lombok-berperasi-juli-2011

Mimihitam
March 18th, 2011, 10:58 AM
Bandara Lombok segera buka, pemda targetkan pengunjung hingga 1 juta pada 2012

Jumat, 18 Maret 2011

LOMBOK. Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (Pemda NTB) segera mengoperasikan Bandara Internasional Lombok pada Juli 2011. Pada waktu yang sama, semua penerbangan ke Lombok akan dialihkan dari bandara Selaparang yang kini dipakai.

Gubernur NTB Zainul Majdi mengatakan, dengan beroperasinya bandara Internasional ini akan membuat Lombok lebih mudah diakses wisatawan. Dengan adanya bandara baru ini, ia menargetkan wisatawan yang datang bisa meningkat hingga 850.000 pengunjung tahun ini.

Bahkan Zainul menargetkan pengunjung NTB bisa mencapai 1 juta pengunjung pada 2012. Sebagai perbandingan, pada 2010 wisatawan yang datang ke NTB sebanyak 700.000 orang.

Bandara baru ini memiliki kapasitas dua kali lipat dari bandara Selaparang dengan luas 550 hektare (ha). Luas bandara baru ini sembilan kali luas bandara yang beroperasi sekarang.

Selain membuka bandara baru, Pemda NTB pun akan memperbaiki fasilitas enam pelabuhan. Keenam pelabuhan ini berada di Lembar, Kayagan, Tototano, Sape, dan dua pelabuhan di Bima. "Total dana untuk pengembangan pelabuhan ini antara Rp 20 miliar hingga Rp 25 miliar," imbuhnya.

Semua fasilitas ini untuk mendukung peningkatan pariwisata Lombok. Zainul mengatakan Lombok memiliki kenaikan jumlah wisatawan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bali dan Yogyakarta.

http://industri.kontan.co.id/v2/read/Industri/62327/Bandara-Lombok-segera-buka-pemda-targetkan-pengunjung-hingga-1-juta-pada-2012

alamobulava
March 28th, 2011, 05:10 PM
seperti biasa project infrastruktur di negri ini...

Operasi Bandara Lombok Kembali Molor
Sedianya bandara akan dioperasikan Juli mendatang, namun kembali mundur menjadi Oktober.

VIVAnews - Rencana pengoperasian Bandara Internasional Lombok kembali molor hingga Oktober 2011. Sedianya bandara yang terletak di Tanakawu, Praya, Lombok Tengah ini akan dioperasikan pada Oktober 2010, lalu mundur Juli mendatang.

Mundurnya jadwal pengoperasian bandara itu diketahui setelah rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin Deputi Sekretaris Wakil Presiden Bidang Ekonomi Tirta Hidayat di Mataram, Senin 28 Maret 2011.

Menurut Tirta, mundurnya target pengoperasian bandara karena ada perluasan area terminal dari 14 meter persegi menjadi 21 ribu meter persegi. "Dengan demikian pengerjaan proyek bandara kian bertambah," kata Tirta kepada wartawan.

Tirta menjelaskan, sebenarnya pengerjaan proyek bandara sudah rampung, termasuk pendukung lainnya seperti akses jalan, pengairan, dan listrik.

Ketua Komisi III Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Dewan Perwakilan Rakyat Daerah NTB Lalu Misbach Mulyadi mendesak PT Angkasa Pura I segera menuntaskan proyek bandara, sehingga pengoperasian bandara tidak molor lagi.

Menurut dia, keterlambatan pengoperasian bandara baru sangat berdampak pada perekonomian masyarakat Nusa Tenggara Barat. "Jangan sampai kita memberi janji-janji kosong pada masyarakat," kata Misbah.

Proyek pembangunan Bandara Internasional Lombok menelan dana Rp829 miliar. Namun belakangan anggaran itu membengkak menjadi Rp945 miliar.

Laporan: Edy Gustan l Mataram

link (http://bisnis.vivanews.com/news/read/211860-operasi-bandara-lombok-kembali-molor)

@b1
March 30th, 2011, 07:52 AM
^^Kalo molor melulu, gak usah dioperasiin seialian, jadi bandara militer aja untuk perang. :lol:

alamobulava
April 2nd, 2011, 06:45 AM
^^Kalo molor melulu, gak usah dioperasiin seialian, jadi bandara militer aja untuk perang. :lol:

biasa itu klo telat disini dah seperti budaya,
pertanyaanya apa g kena penalti itu yg buat bayangin molornya setahun,,,
seandainya project kawasan wisata mandalika di kuta lombok itu g gagal kmrn gmn majux tuh pariwisata lombok:nuts:

dunks86
July 28th, 2011, 07:11 PM
Bandara Internasional Lombok Beroperasi 1 Oktober Mendatang
Info Kampung - Kota Mataram
Thursday, 21 July 2011 07:08
MATARAM--MICOM: Seluruh penerbangan pesawat tujuan Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang selama ini mendarat di Bandara Selaparang akan dialihkan ke Bandara Internasional Lombok mulai 30 September malam. "Semua penerbangan akan dialihkan ke sana (Bandara Internasional Lombok) semua karena mulai pukul 21.30 Wita Selaparang sudah ditutup. Esoknya, 1 Oktober Bandara Internasional Lombok resmi beroperasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubminfo) NTB Ridwan Syah kepada wartawan, Rabu (20/7)


Hingga saat ini, ujarnya, kesiapan tekhnis untuk operasional Bandara Internasional Lombok sudah tidak ada masalah, termasuk kesiapan Depo Pertamina untuk memasok bahan bakar pesawat. Pembangunan fisik depo itu baru sekitar 60%. "Kalau belum rampung, Pertamina siap memasok bahan bakar pesawat menggunakan mobil tangki," ujarnya.


Operasional Bandara Internasional Lombok juga diharapkan dapat langsung berfungsi sebagai bandara embarkasi pemberangkatan jemaah calon haji dari NTB yang jadwal keberangkatannya dimilai 5 hingga 10 Oktober. Dengan demikian, 4.500 jamaah calon haji dari NTB tidak perlu lagi terbang melalui Surabaya sehingga bisa mengirit biaya hingga Rp2,5 juta per orang.

:banana:

^^ untuk update pict menyusul (abis lebaran :) )

dunks86
August 2nd, 2011, 12:40 AM
TAMBAHAN :)


Kini Ada Embarkasi Haji Bandara Internasional Lombok
SABTU, 30 JULI 2011 | 17:10
LOMBOK | SURYA Online - Menteri Agama Suryadharma Ali, menyetujui pembentukan embarkasi haji di Bandara Internasional Lombok, yang diajukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
“Kemarin pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Menteri Agama memberi persetujuan prinsip terbentuknya embarkasi haji di Bandara Internasional Lombok,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwan Syah, di Praya, Lombok Tengah, Sabtu (30/7/2011).
Ia mengatakan, dengan terbentuknya embakasi haji di Bandara Internasional Lombok (BIL) maka pemberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) 2011 asal NTB, Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat melalui bandara itu.
Jumlah JCH NTB mencapai 4.500 orang lebih dan JCH asal Bali dan NTT diperkirakan hampir 2.000 orang, sehingga akan ada 6.000-an JCH dari tiga provinsi yang akan diberangkatkan melalui BIL yang dijadwalkan mulai beroperasi 1 Oktober mendatang.

and


Presiden Resmikan Bandara Internasional Lombok 1 Oktober Sabtu , 30 Juli 2011 17:34 WIB
LOMBOK TENGAH--MICOM: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersedia meresmikan Bandara Internasional Lombok yang berlokasi di Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, pada 1 Oktober mendatang.

"Pak Presiden yang akan meresmikan bandara internasional itu. Bahkan, beliau meminta Sekneg untuk mengatur penginapan selama dua hari di Lombok Tengah," kata Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi, Sabtu (30/7).

Gubernur NTB periode 2008-2013 itu mengetahui rencana tersebut saat bertamu di Istana Presiden, Jakarta, 21 Juli lalu.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB itu juga menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait pembangunan di NTB, seperti tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTB yang dipulangkan Pemerintah Arab Saudi.

Selain meresmikan BIL, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga akan menggelar pertemuan khusus dengan Perdana Manteri Malaysia yang berlokasi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah. (Ant/OL-5)

*sumber surya.co.id dan mediaindonesia.com

simplyrammy
August 2nd, 2011, 10:33 AM
^^dunks86, jangan lupa link nya loh

Widana89
September 9th, 2011, 02:01 PM
Bandara Internasional Lombok akan Diresmikan Presiden 3 Oktober

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, akan meresmikan pengoperasian Bandara Internasional Lombok (BIL) di Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3 Oktober 2011.

"Jadwal itu belum berubah setelah konfirmasi terakhir dengan pejabat Istana, masih tanggal 3 Oktober," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB Ridwan Syah, di Mataram, Jumat (9/9).

Ia mengatakan, acara peresmian bisa saja tertunda yang disesuaikan dengan kesibukan Presiden, namun bandara tersebut tetap dioperasikan sesuai jadwal yang disekapati yakni 1 Oktober 2011.

Pada 11 Juli lalu, Wakil Presiden Boediono, meninjau lokasi pembangunan BIL dan sempat berdialog dengan pelaksana pembangunan bandara internasional itu.

Saat itu, Boediono mengatakan, komitmen manajemen PT Angkasa Pura I dan pihak terkait lainnya untuk mengoperasikan Bandara Internasional Lombok mulai 1 Oktober 2011, segera direalisasikan.

Boediono tak menginginkan ada penundaan lagi karena telah jadwal operasi bandara internasionan itu telah berkali-kali mengalami penundaan. Wapres pun meminta Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi agar terus memantau perkembangan perampungan bagian tertentu dari mega proyek BIL yang belum tuntas itu.

Kala itu, Direktur Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura I Harsono melaporkan, sebagian besar proyek pembangunan BIL sudah rampung 100 persen. Hanya bagian tertentu yang belum rampung 100 persen, yakni terminal penumpang karena adanya perluasan area.

Terminal penumpang baru 85 persen karena sempat tertunda 11 bulan, dan proyek lainnya yang belum rampung seperti jalan lingkungan, namun sudah 80 persen.
Depo avtur juga belum rampung atau baru 60 persen, namun pihak Pertamina menjanjikan akan segera merampungkannya.

"Kini, bagian yang belum rampung saat kunjungan Wapres itu sudah dirampungkan, meski masih ada kekurangan seperti taman yang belum rampung. Kalau 'taxi way' dan lain-lainnya sudah rampung dan siap dioperasikan mulai 1 Oktober," ujarnya.

Dengan demikian, kata Ridwan, saat BIL itu diresmikan oleh Presiden Yudhoyono pada 3 Oktober atau mungkin berubah jadwalnya, hal itu hanya bersifat seremonial saja.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/09/09/lr8tre-bandara-internasional-lombok-akan-diresmikan-presiden-3-oktober

unity
September 21st, 2011, 01:44 PM
Updates!!! ^^

http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/303806_184375534969337_184372601636297_402709_4923535_n.jpg

http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/318353_184375604969330_184372601636297_402710_1673532_n.jpg

http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/293333_184375671635990_184372601636297_402711_7782977_n.jpg

http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/320114_184375821635975_184372601636297_402715_7734233_n.jpg

http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/310498_184375778302646_184372601636297_402714_3068414_n.jpg

Sumber: http://www.facebook.com/pages/Bandar-Udara-Internasional-LOMBOK/184372601636297

unity
September 21st, 2011, 01:52 PM
Now for the aerial view!! :naughty:

http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/296112_184376764969214_184372601636297_402716_8257273_n.jpg

http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/310632_184376831635874_184372601636297_402717_1877467_n.jpg

http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/309662_184376931635864_184372601636297_402719_2633315_n.jpg

Source: http://www.facebook.com/pages/Bandar-Udara-Internasional-LOMBOK/184372601636297

_______________________________________________________________________

Komen gw cuman 2:
- Kenapa kubahnya nggak dibikin glassy sekalian siihhh?!?! Nanggung tuh... dan sekarang keliatan udah mulai kusam...:bash:
- Landscaping dan akses jalan masih jauh dari kata memuaskan...:ohno:

Aside of that... This is such a beautiful airport!!! Good job, AP!! :okay:

David-80
September 21st, 2011, 08:13 PM
^^ Great updates, thanks Unity :cheers:

as the airport is now finished, so now the thread moved here in Warteg sub forum. While we wait for the official Airport code, the title of the thread stay like this temporary. :okay:

cheers

unity
September 22nd, 2011, 12:42 AM
^^
My pleasure, Mod!!! :cheers:

So this new airport code name will be LOP
_____________________________________________________________________________________________________________________

Desember, Air Asia Terbang Perdana Kualalumpur-BIL

MATARAM, GOMONG.COM – Bandara Internasional Lombok (BIL) dipastikan mulai beroperasi 1 Oktober 2011, jam 10.00 Wita. Sesuai surat edaran General Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandar Udara Selaparang-Mataram, bahwa Bandara Selaparang akan ditutup untuk penerbangan tanggal 30 September 2011, jam 18.00 Wita. Sayangnya, peresmiannya masih tentatif dan diyakini belum dapat dilakukan bersamaan dengan mulai beroperasinya bandara internasional yang kedudukan di Lombok Tengah itu.

————-

SETELAH Bandara Selaparang ditutup operasinya tepat pukul 18.00 Wita, tidak akan ada lagi pesawat yang mendarat dan take off. “Setelah ditutup akan dilakukan operasi boyong peralatan dan personel dari Selaparang ke BIL,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB, Ir. Ridwan Syah, MM, di kantornya, Selasa (20/09).

Penerbangan perdana di BIL ditandai dengan pendaratan pesawat Garuda jenis GA 430 dari CKG (Cengkareng) jam 07.00 dan mendarat di BIL jam 10.00 Wita.

Kalau di Bandara Selaparang kode tiga hurufnya AMI. Sedangkan di BIL adalah LOP. “Ini sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan dan disetujui oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) atau organisasi penerbangan internasional,” jelas pria berkumis ini.

Sebelum BIL beroperasi, pemerintah dan Angkasa Pura menyiapkan angkutan penumpang. Tahun ini (2011), disiapkan angkutan penumpang 130 armada taksi khusus bandara dan Bus Damri sabagai angkutan termurah khusus bandara.

“Malam menjelang tanggal 1 Oktober, Pemkab Lombok Tengah akan mengadakan Yasinan dan Pengajian bersama. Pada momentum itu juga akan dimanfaatkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk menampilkan paket-paket pariwisata (berwisata),” tandas Ridwan.

Beberapa hari lalu, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, mengungkapkan meski operasinya dipastikan 1 Oktober depan, namun peresmiannya masih tentatif. Hal ini juga diperkuat Ridwan Syah. Menurutnya, rencana peresmian BIL masih tentatif dan Sekretariat Negara (Setneg) menjadwalkan antara tanggal 1 hingga 5 Oktober.

“Persemiannya akan disesuaikan dengan jadwal kegiatan presiden,” paparnya. Saat BIL diresmikan, lanjut Ridwan, ikutan peresmiannya adalah PLTU Jeranjang dan beberapa pembangunan lainnya.

Panjang run way BIL 2.750 meter dan lebar 45 meter. Di sana juga dilengkapi taxi way dan apron yang bisa menampung 11 pesawat besar dan satu pesawat kecil, jika diparkir berjejer.

BIL merupakan bandara internasional terbesar ketiga dari sisi luas lahannya (lebih kurang 574 hektare), setelah Bandara Soekarno Hatta-Jakarta dan Bandara Juada-Surabaya. Di BIL bisa didarati pesawat jenis Air Bus A 300 dan Boeing 767 seri 300 dengan kapasitas penumpang hampir 300 orang.

Pada tahun 2015 ditargetkan panjang run way-nya bisa mencapai 3.250 meter. Tapi 2012 diharapkan minimal sudah tercapai 3.000 meter.

Dengan kondisi itu, BIL bisa menjadi Embarkasi Haji. “Sekarang saja, kalau dilihat dari sisi kelayakan sebuah bandara, sebenarnya sudah bisa untuk embarkasi,” ujar Ridwan. Namun berbicara masalah embarkasi ini, banyak sisi yang menunjangnya. “Dari sisi kelayakan bandara memungkinkan jadi embarkasi, tapi dari sisi lain belum siap, termasuk maskapai penerbangan,” sambungnya.



Dongkrak Kunjungan Wisatawan



Dengan beroperasi BIL diyakini akan mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan, karena ada penerbangan (kunjungan) langsung dari dan ke Lombok, NTB, baik domestik maupun mancanegara.

Penerbangan domestik ada rute Makassar-BIL, Jogjakarta-BIL, Kupang-BIL, dan Balikpapan-BIL. Sedangkan mancanegara, direncanakan ada Kualalumpur (Malaysia)-BIL, Darwin (Australia)-BIL, Dubai-BIL, dan Hongkong-BIL.

Menurut Ridwan Syah, yang sudah hampir pasti maskapainya adalah Air Asia. Beberapa hari lalu, pihak Air Asia sudah bertemu Gubernur NTB dan direncanakan Desember 2011 akan terbang perdana dari Kualalumpur ke BIL. Gubernur meminta Air Asia melayani rute Kualalumpur-BIL-Kualalumpur, Jakarta-BIL-Jakarta, dan Jogjakarta-BIL-Jogjakarta. “Harga tiket ke Kualalumpur murah, harga promonya hanya Rp 1 juta sekali pergi. (won donggo)

http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=415527&mpage=4

yudibali2008
September 22nd, 2011, 01:40 AM
^^

BIL memang mantab! :okay: akhirnya selesai juga :cheers:

thanks bro unity utk updates nya!

rilham2new
September 22nd, 2011, 03:44 AM
WOw mantep, Lombok siap nih untuk dijual jadi Destinasi Pariwisata Indonesia selanjutnya :D

sbyctzn
September 22nd, 2011, 05:42 AM
Wow! Cool!
Cuman warna fontnya yg agak mengganggu warnanya...
Gimana gitu kesannya...
Mungkin lebih keren lagi klo pakai warna silver, atau glassy gt.

Sizter85
September 22nd, 2011, 07:23 AM
^^Ga salah bro sbyctzn, pemilihan warna silver pada font, bukannya nantinya malah jatuhnya "mati" :naughty:

sbyctzn
September 22nd, 2011, 07:55 AM
^^Ga salah bro sbyctzn, pemilihan warna silver pada font, bukannya nantinya malah jatuhnya "mati" :naughty:

hmmm mungkin pakai warna lain, apa gitu...??
Biar g terlalu ngejreng amat atau kontras amat dg sekitarnya, walaupun yg existing g ngejreng2 amat (merah tua klo g salah), tapi kok kesannya g enak gt. Sory nih cuman pendapat pribadi (bukan ahlinya), perasaan saya kok gmn gt, kayak gak match.
Sekali lg, ini cuman pendapat pribadi.:)

Thx Siz, tapi saya suka banget model2 bandara di Indo akhir2 ini seperti Lombok ini, juga Pekanbaru, Makassar juga.
Simple kecil tapi modern konsepnya.
Dan yang membuat saya sangat senang, itu jadi tren.
:cheers:

acoolguyfromnz
September 22nd, 2011, 08:58 PM
jika bandara sudah ngejreng spt itu, tinggal service, kebersihan, interior (utk pedagang)nya di naikan jadi the best....money and tourists will follow

retroisme
September 23rd, 2011, 01:48 AM
Cant wait landing in BIL!

rahul medan
September 24th, 2011, 04:25 PM
Infrastruktur Hari ini Pkl. 07:02 WIB
Presiden akan Resmikan Bandara dan PLTU

MedanBisnis – Mataram. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan Bandara Internasional Lombok yang berlokasi di Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
"Informasinya, peresmian pengoperasian BIL akan dipadukan dengan PLTU Jeranjang dan sejumlah acara besar sehingga masih terus dikoordinasikan jadwal pastinya," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwan Syah di Mataram, Jumat (23/9).

Ridwan mengatakan, sampai hari ini jadwal peresmian pengoperasian Bandara Internasioanl Lombok (BIL) yang dipadukan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara, masih seperti semula yakni 3 September 2011.

Namun, jadwal itu bisa berubah karena Presiden juga akan menggelar pertemuan khusus dengan Perdana Manteri Malaysia di Hotel Novotel, yang juga berlokasi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Bahkan, dilaporkan Presiden akan meresmikan tanda dimulainya penataan kawasan wisata terpadu Mandalika, yang antara lain digarap oleh manajemen Novotel. "Karena ada agenda lain selain peresmian BIL dan PLTU, yakni pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, maka jadwal pastinya masih sedang dikoordinasikan, mungkin saja 3 atau 4 September nanti," ujarnya.

Menurut dia, acara peresmian bisa saja tertunda yang disesuaikan dengan kesibukan Presiden, namun BIL yang terletak sekitar 40 kilometer arah selatan Kota Mataram tetap dioperasikan sesuai jadwal yang disepakati yakni 1 Oktober 2011.

Bagian proyek tertentu dalam pembangunan BIL yang belum rampung saat Wakil Presiden Boediono, melakukan peninjauan lapangan pada 11 Juli lalu, kini sudah dirampungkan.

Proyek yang baru dirampungkan 100% itu antara lain terminal penumpang yang areanya diperluas, Depo Avtur dan penataan taman serta jalan lingkungan. "Kalau sekarang proyek pokok untuk operasional bandara sudah rampung, kalau taman dan jalan lingkungan bisa sambil jalan," ujarnya.

Kawasan BIL dengan luas areal 551 hektare itu memiliki landasan pacu 2.750 meter x 40 meter persegi, sehingga mampu didarati pesawat Air Bus 330 atau Boeing 767 dan dapat menampung 10 unit pesawat.

Berbeda dengan Bandara Selaparang Mataram yang luas arealnya hanya 28.881 meter persegi. Terminal penumpang BIL seluas 21 ribu meter persegi, atau empat kali lipat lebih luas terminal Bandara Selaparang Mataram yang hanya 4.796 meter persegi.

Kapasitas tampung terminal penumpang BIL mencapai tiga juta setahun, dengan luas areal parkir 17.500 meter persegi. Berbeda dengan Bandara Selaparang Mataram yang hanya 7.334 meter persegi.

Nilai mega proyek BIL mencapai Rp945,8 miliar, terdiri atas Rp679 miliar tanggungan Angkasa Pura I dana sebesar Rp110 juta tanggungan Pemprop NTB dan Rp40 miliar dibebankan pada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara itu, PLTU Batubara yang juga akan diresmikan Presiden dibangun di dua lokasi masing-masing di Dusun Taman dan Dusun Jeranjang, Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

PLTU yang dibangun di Dusun Taman dinamakan PLTU 1 Lombok berkapasitas 1 x 25 MW yang dibiayai oleh APBN sesuai DIPA Departemen ESDM tahun anggaran 2009.

Total biaya pembangunan PLTU itu sebesar Rp296,3 miliar dan khusus tahun anggaran 2009 pelaksanaan proyek tersebut mendapat dukungan dana stimulus sebesar Rp68,8 miliar selain alokasi DIPA reguler tahun 2009 sebesar Rp64,2 miliar. Pelaksanaan proyek PLTU 1 Lombok itu dipercayakan kepada perusahaan konsorsium yang terdiri dari PT Wasa Mitra Engineering, PT Twink Indonesia dan PT Ciria Putra Sinergi.

Sementara PLTU di Dusun Jeranjang dinamakan PLTU 2 Lombok berkapasitas 2 x 25 MW yang dibiayai dari anggaran PLN (APLN) yang juga merupakan bagian dari Program Percepatan 10 ribu MW Tahap I. Pembangunan PLTU 2 Lombok itu dipercayakan kepada PT Barata Indonesia (Persero) dengan sistem "turnkey" (EPC), dengan nilai kontrak yang terbagi dalam dua bagian mata uang yakni sebanyak 30,7 juta dolar AS dan Rp354,3 miliar. (ant)

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/09/24/56774/presiden_akan_resmikan_bandara_dan_pltu/#.Tn3noGXmWnA

dunks86
September 28th, 2011, 10:37 AM
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/bil_2011.jpg


http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/bil2_2011.jpg

:banana:

sumber : http://www.ntbprov.go.id

dunks86
September 28th, 2011, 10:40 AM
Rabu, 28 September 2011 11:30 WIB

Mataram (ANTARA News) - Ada hal "kecil" tapi mendasar namun terlewatkan soal Bandar Udara Internasional Lombok (BIL) yang akan diresmikan Presiden Susilo Yudhoyono sebentar lagi. Masalahnya adalah sertifikat tanah bandar udara megah itu, ternyata belum ada Sertifikat Bandar Udara-nya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zainul Majdi, langsung menelepon Menteri Perhubungan Freddy Numberi, ketika mengetahui bandar udara kebanggaan NTB itu belum bersertifikat. Padahal bandar udara itu akan dioperasikan 1 Oktober mendatang.

"Saya baru saja telepon Pak Menteri Perhubungan, katanya mejanya masih bersih. Saya minta Dirjen Perhubungan pastikan hari ini juga sudah naik ke meja Pak Menteri," kata Zainul, saat memimpin rapat koordinasi persiapan akhir pengoperasian Bandara Internasional Lombok (BIL), di Mataram, Rabu.

Fakta yang bisa fatal di kemudian hari itu diketahui setelah mendengar pemaparan --justru-- Kepala Seksi Verifikasi Bandar Udara, Direktorat Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Dedi Nurhayadi.

Dalam pemaparannya di hadapan Gubernur NTB beserta jajarannya itu, Nurhayadi menginformasikan hingga kini bandar udara itu belum bersertifikat, meski sudah memenuhi berbagai persyaratan.

Padahal, jadwal pengoperasian BIL yang disepakati berbagai pihak terutama manajemen PT Angkasa Pura I, tinggal dua hari lagi.

"Proses sertifikasi cukup panjang, ada banyak tahapan dan dua minggu lalu digelar sertifikasi menyeluruh, termasuk kalibrasi ulang semua peralatan dan juga infrastruktur pendukung kebandarudaraan," ujarnya.

Dia dan pejabat Kementerian Perhubungan lainnya yang tengah berada di wilayah NTB juga akan meninjau BIL kemudian meyakinkan Dirjen Perhubungan untuk meneruskan naskah SBU BIL untuk ditandatangani Menteri Perhubungan.

"Yakin saja, mudah-mudahan hari ini sertifikat itu sudah ada," katanya.

BIL yang berlokasi di Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, atau sekitar 40 kilometer arah selatan Kota Mataram, memiliki areal seluas 551 hektare, dan memiliki landasan pacu 2.750 meter x 40 meter persegi sehingga mampu didarati pesawat Air Bus 330 atau Boeing 767 dan landas parkirnya dapat menampung 10 pesawat terbang badan lebar.

Berbeda dengan Bandara Selaparang Mataram yang luas arealnya hanya 28.881 meter persegi. Terminal penumpang BIL seluas 21 ribu meter persegi, atau empat kali lipat lebih luas terminal Bandara Selaparang Mataram yang hanya 4.796 meter persegi.

Kapasitas tampung terminal penumpang BIL mencapai tiga juta setahun, dengan luas areal parkir 17.500 meter persegi. Sementara Bandara Selaparang Mataram hanya 7.334 meter persegi, dengan kepasitas tampung 800 ribu penumpang setiap tahun.

Nilai mega proyek BIL mencapai Rp945,8 miliar, terdiri atas Rp679 miliar tanggungan Angkasa Pura I, dana sebesar Rp110 miliar tanggungan Pemprov NTB dan Rp40 miliar dibebankan pada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. (ANT)


sumber : http://www.antaranews.com/berita/277427/bandara-internasional-lombok-belum-bersertifikat

typhoonbringer
September 28th, 2011, 11:21 AM
i think pale orange font will be better :lol:

but its good! mengingatkan gw ama haluleo kalo diliat dari parkiran :D

unity
September 28th, 2011, 12:02 PM
Great update!! :okay:
Tapi kayaknya sampe sekarang nggak ada sedikitpun gambar progress interiornya, ya...:D

dunks86
September 30th, 2011, 12:47 PM
indosiar.com, Lombok - (Jumat, 30.09.2011) Terhitung 1 Oktober besok penerbangan menuju Lombok tidak lagi melalui Bandara Selaparang Mataram. Sebab mulai pukul 18.00 WITA hari ini Bandara Selaparang akan ditutup total digantingkan Bandara Internasional Lombok di Desa Tanakawu Lombok Tengah mulai besok. Namun bandara baru ini tampak masih belum siap benar untuk dioperasikan.

Beginilah situasi Bandara Internasional Lombok sehari sebelum resmi digunakan. Terminal keberangkatan dan kedatangan tampak masih semrawut dan kotor. Namun Bandara Internasional Lombok ini telah dipastikan mulai beroperasi 1 Oktober besok ditandai pendaratan perdana pesawat Garuda pada pukul 10.00 pagi. Sementara Bandara Selaparang yang terletak di kota Mataram resmi ditutup pukul 18.00 hari ini.

Mega proyek Bandara Internasional Lombok ini bernilai 945,8 milyar rupiah dengan luas 551 hektar. Bandara internasional ini bisa didarati oleh pesawat berbadan lebar jenis airbush A 303 dan dialokasikan mampu menampung 3 juta penumpang pertahun.


ni videonya :

S_Rm5kNE8t0

sumber : http://www.indosiar.com/fokus/92195/bandara-international-lombok

anno_malay
September 30th, 2011, 01:30 PM
hmmm..udah lebih dari jam 6 sore WITA nech...

ada info mengenai penadaratan perdana GARUDA disana?

unity
September 30th, 2011, 01:36 PM
^^
Pendaratan perdananya tu jam 10 pagi, tanggal 1 Oktober besok, bang...

anno_malay
September 30th, 2011, 01:47 PM
oalah dikira langsung sore ini perdananya...ok..ditunggu live report nya besok..

klo diliat di video masih banyak yg belum selesai ya

blablanonsense
September 30th, 2011, 02:07 PM
A 303?! apakah pihak pengelola airport sudah mencoba melakukan percobaan pendaratan atau lepas landas di bandara baru ini? Kalau melihat di videonya, kog terlihat baru boyongan last minute ya?

dunks86
September 30th, 2011, 04:31 PM
A 303?! apakah pihak pengelola airport sudah mencoba melakukan percobaan pendaratan atau lepas landas di bandara baru ini? Kalau melihat di videonya, kog terlihat baru boyongan last minute ya?

mksdnya tu A330,landasan 2750x40 mampu didarati sampai dengan A330,767,dan 747 terbatas...

didalam proses pembuatan bandara hingga tahap sertifikasi, segala sesuatu harus memenuhi persyaratan, diantaranya uji coba peralatan navigasi dan landasan, dan setau saya untuk landasan sudah dua kali diadakan uji coba,klo g slh juli 2010 dan 25 agustus 2011

yg belum 100% itu sprtinya fisik bangunan bandara,taman, dan bagian pinggir apron :)

ruperdo
October 1st, 2011, 06:44 AM
^^

IMO, bangunan tengah orange berbentuk kubah itu ruined everything :(

tapi.. selamat buat airport baru nya.. ;)

rilham2new
October 1st, 2011, 06:50 AM
^^ itu bukan kubah .... dan model lengkungan seperti itu atap tradisional khas Lombok.

dunks86
October 1st, 2011, 12:53 PM
http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/BandaraInternasionalLombok011011-6.jpg

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/BandaraInternasionalLombok011011-2.jpg

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/antarafoto-1317457216-.jpg

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/antarafoto-1317457206-.jpg


sumber : http://www.antarafoto.com/

bimbim
October 1st, 2011, 12:58 PM
Tambah lagi dong boss picture interiornya?...
Gw ada ikatan bathin nih,hehehehehe..... (lebay.com)...:):):)

rilham2new
October 1st, 2011, 01:23 PM
Itu gambar di tempat check-in nya .... serasa gak di Indonesia :D

Mantap lahh, walau garbaratanya kayaknya belum dipake :D

dunks86
October 1st, 2011, 01:42 PM
Tambah lagi dong boss picture interiornya?...
Gw ada ikatan bathin nih,hehehehehe..... (lebay.com)...:):):)

itu sy dpt dr "antarafoto" bos,hehehe... klo sy sih staynya disurabaya, jd cuma ngikutin perkembangan dr mbah google aja xixixixi :D

Itu gambar di tempat check-in nya .... serasa gak di Indonesia :D

Mantap lahh, walau garbaratanya kayaknya belum dipake :D

iya bos, coz selain baru, bnyk bulenya jg :lol:
g tau jg kenapa garbratanya g dipake, pdhl denger2 tu salah satu garbrata tercanggih dindo saat ini selain di adisumarno solo CMIIW :D

PrinceArchibald
October 1st, 2011, 07:19 PM
Mantap tuh tempat check in-nya!
Btw ini kode bandaranya beneran LOP? Kok agak unyu2 gimana gitu yah! Hahaha.

unity
October 2nd, 2011, 11:34 AM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

unity
October 2nd, 2011, 11:39 AM
Bandara Internasional Lombok Seperti "Pasar Kaget"
Fikria Hidayat | Minggu, 2 Oktober 2011 | 14:59 WIB

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Bandara Internasional Lombok di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat kacau balau, Minggu (2/10/2011). Suasana bandara yang baru dua hari beroperasi ini mirip pasar kaget, dijejali ribuan penonton.:ohno:

Aneka panganan seperti kacang rebus, nasi bungkus, hingga durian dijajakan dengan tikar di pelataran bandara berstatus internasional.:bash:

Banyak penumpang yang kebingungan karena tidak boleh membawa troli meskipun membawa banyak barang. Kekacauan bandara mulai terasa sejak memasuki kompleks bandara ini. Sepeda motor dan mobil berseliweran, menyulitkan pengantar menurunkan calon penumpang.:nuts:

Ribuan orang menyesaki halaman depan bandara. Sebagian berdiri di pagar landasan pacu, menonton pesawat yang baru mendarat atau hendak terbang. Banyak yang membawa anak-anak kecil.

Aneka panganan seperti kacang rebus, nasi bungkus, hingga durian dijajakan dengan tikar di pelataran bandara. Bahkan ada juga yang menjual mainan anak-anak seperti balon. Sebagian pengunjung dengan santainya makan di jalan masuk.

Beberapa turis asing yang baru tiba atau hendak terbang terlihat kebingungan. Sebagian tersenyum simpul, menyaksikan bandara yang menyerupai pasar kaget ini.

Kekacauan semakin parah dengan dilarangnya calon penumpang membawa troli barang ke tempat check in. Petugas dengan keras melarang para penumpang membawa troli melewati pintu masuk, sehingga memicu antrean.

Banyak penumpang yang mengeluh dengan kebijakan ini. "Ini aturan apaan, tak ada di bandara manapun di dunia seperti ini. Barang kami banyak sekali, masak tidak boleh bawa troli untuk ke tempat check in," protes Budiawan, calon penumpang yang hendak terbang ke Denpasar.

Dia terpaksa menyeret barang bawaannya yang berupa tenda-tenda dan perlengkapan pendakian lainnya. Budiawan menyayangkan dengan buruknya manajemen bandara, yang menurutnya, telah menciderai pariwisata Lombok.

"Kalau memang belum siap beroperasi kenapa terburu-terburu dibuka? Ini kan menyulitkan calon penumpang," kata dia. (INE/ANG/AIK)

http://regional.kompas.com/read/2011/10/02/14591414/Bandara.Internasional.Lombok.Seperti.Pasar.Kaget

__________________________________________________________________________

^^
:wallbash::mad2::gaah:
Our authority is a COMPLETE JOKES!!!!

CrazyForID
October 2nd, 2011, 12:05 PM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg
WTF? langsung berubah, dari serasa gak di indonesia jadi indonesia banget.
pemerintah kemana?? wajib di usir tuh pedagang asongan

Balaputradewa
October 2nd, 2011, 12:12 PM
^^ jadi kayak terminal bus tasikmalaya :D
btw selamat yah utk beroperasi Bandara ini :cheers:

greatstyo
October 2nd, 2011, 12:30 PM
:lol: terminal kampung rambutan aja nggak segitunya.. :D

magali
October 2nd, 2011, 12:51 PM
WTF? langsung berubah, dari serasa gak di indonesia jadi indonesia banget.
pemerintah kemana?? wajib di usir tuh pedagang asongan
-----------------
Kemungkinan kios-kiosk pedagang belum siap makanya mereka beroperasi darurat :ohno:

rilham2new
October 2nd, 2011, 12:54 PM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

INDONESIA BANGET!!!! :cheers:

Ngeri lahh kalau Airport jadi tempat piknik...

Tapi inilah potret Masyarakat Indonesia :)... Ini resiko nya kalau bandara super keren dibangun di daerah yang bukan Ibukota Provinsi atau kawasan URBAN :D. Orang Papua aja udah biasa ngliat airport dan bandara, ini orang apa gak pernah ngliat bandara kali ya :tongue2:

Dilihat sisi positif atau lucu nya aja lah hahaha...

sigarantang
October 2nd, 2011, 01:11 PM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

astagaaaa ngakak bgt ngeliat ini :lol: :lol:
pemerintah daerahnya harus segera turun tangan nih..
masa punya embel2 "International" kualitasnya kaya gni :nuts:

mungkin sebaiknya diusir secara baik2 dan kalo bisa mereka yg berdagang disana, disediakan tempat khusus untuk dagang (yg tentunya jauh dr bandara)
sehingga baik pemerintah dan pedagang sama2 tidak ada yg dirugikan :)

ruperdo
October 2nd, 2011, 01:21 PM
^^ 1 kata.. MALU.

mouRINHO
October 2nd, 2011, 01:40 PM
omigoooottttttt......barusan gw kasi selamat ni opening bandara di twitter, dah jadi kayak gini ?!?!?!?!? :nuts::ohno:

hey petugas bandara, kalian kemane ajeee??????? :bash::bash::bash:

Sizter85
October 2nd, 2011, 02:09 PM
^^Oh tidak, jng bawa foto2 ini into World Forum, Saya benar-benar malu :cripes::cripes:

smg820
October 2nd, 2011, 02:12 PM
mirip suasana alun2 kota, ga mencerminkan bandara... :nuts:

aarrgghht cepetan diberesin sebelum buat malu... apalagi masuk di berita international :cripes:

blablanonsense
October 2nd, 2011, 02:17 PM
semoga pihak bandara segera mentertibkan para pedagang pedagang ini sebelum mereka susah diusir dan menuntut ganti rugi macam-macam (learning from similar cases elsewhere) Seharusnya AP1 bisa melarang orang-orang yang tidak berkepentingan untuk tidak masuk bandara dong, sebelum mereka menggelar dagangan mereka; pihak security bandara kemana? Memang dilematis karena pedagang-pedagang ini mengais rezeki untuk menghidupi keluarga mereka, tetapi namanya peraturan ya harus ditegakkan.

dading_afgi
October 2nd, 2011, 02:18 PM
http://desmond.yfrog.com/Himg859/scaled.php?tn=0&server=859&filename=ixgf.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg686/scaled.php?tn=0&server=686&filename=mxqou.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg864/scaled.php?tn=0&server=864&filename=fs1bt.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg857/scaled.php?tn=0&server=857&filename=actj.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg612/scaled.php?tn=0&server=612&filename=b4bxz.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg620/scaled.php?tn=0&server=620&filename=nv9xhw.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg741/scaled.php?tn=0&server=741&filename=vpngk.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg644/scaled.php?tn=0&server=644&filename=glsx.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg864/scaled.php?tn=0&server=864&filename=kz2d.jpg&xsize=640&ysize=640http://desmond.yfrog.com/Himg857/scaled.php?tn=0&server=857&filename=c2bp.jpg&xsize=640&ysize=640http://s1.proxy03.twitpic.com/photos/large/413094899.jpg
http://s1.proxy03.twitpic.com/photos/large/412838591.jpg
http://s1.proxy05.twitpic.com/photos/large/413091541.jpg

Masih banyak kekurangan di sana-sini. Lombok masih berbenah. Dukung yaaa :)

foto-foto diambil di twitter @infolombok

peseg5
October 2nd, 2011, 02:37 PM
Mantab dading!! :okay:

Saya suka font banner nya! :)

Dan perlu banyak penghijauan di dalam Airportnya supaya terlihat lebih adem.

dochan
October 2nd, 2011, 02:45 PM
http://desmond.yfrog.com/Himg857/scaled.php?tn=0&server=857&filename=c2bp.jpg&xsize=640&ysize=640

kesannya udah bagus nih.. digarap secara profesional, kayanya udah pake designer, keren...

dunks86
October 2nd, 2011, 02:48 PM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

Salah satu potret wajah Indonesia khususnya diwilayah Lombok dan mgkn satu2nya bandara didunia saat ini yg special, patut diapresiasi dan mari kita positive thinking :)

*denger2 sih abis telp sodara yg ada disana, ini hny sementara dan ini cara PT AP I memperkenalkan pada masyarakat sekitar, mgkn bsk hr terakhir, dan setelah itu bandara disterilkan kembali untuk dilanjutkan pembangunan yg belum selesai CMIIW :D

bimbim
October 2nd, 2011, 03:36 PM
kesannya udah bagus nih.. digarap secara profesional, kayanya udah pake designer, keren...

Yup bro,...demen gw banner nya kayak gini, Jangan wajah pejabat daerahnya yang dijadikan banner welcome-nya.

Ya kalau gw lihat emang masih banyak berbenah sih BIL ini, terutama outside bandaranya perlu dirapikan lagi. Kalau banyak masyarakat yang berwisata ke bandara, ya maklum aja tidak semua masyarakat kita familiar dengan namanya bandara + pesawat.
Cuma perlu ditata lagi biar semua tertib dan tidak ada yang merasa terganggu....:):):)

F-ian
October 2nd, 2011, 08:21 PM
*denger2 sih abis telp sodara yg ada disana, ini hny sementara dan ini cara PT AP I memperkenalkan pada masyarakat sekitar, mgkn bsk hr terakhir, dan setelah itu bandara disterilkan kembali untuk dilanjutkan pembangunan yg belum selesai CMIIW :D

agreed pastinya kalo SBY udah dateng buat grand opening bakal bersih...Its Temporary People..Selaparang Airport itself isnt like this..namanya Opening di Indonesia pasti rame full of curious locals/people ama pedagang mencari peluang ini. just like one event I went to in Lombok. Pedagang juga tau diri... you wouldn't see them selling sembarangan di Mall Mataram, Pas udah operasi dengan bener in a couple of month juga Securitynya lebih ketat (yes there is a gate to the Aiport with security guards on it.. I have been there already)

just saying this before the "2 smart alecks" comes makes a gargantuan deal about it, and bash the airport :cheers:

fajarmuhasan
October 3rd, 2011, 03:41 AM
Salah satu potret wajah Indonesia khususnya diwilayah Lombok dan mgkn satu2nya bandara didunia saat ini yg special, patut diapresiasi dan mari kita positive thinking :)

*denger2 sih abis telp sodara yg ada disana, ini hny sementara dan ini cara PT AP I memperkenalkan pada masyarakat sekitar, mgkn bsk hr terakhir, dan setelah itu bandara disterilkan kembali untuk dilanjutkan pembangunan yg belum selesai CMIIW :D

itu udah biasa bro...setiap proyek besar tentu jadi tujuan wisata masyarakat lokal. Bahkan selama masa konstruksi juga dijadikan wisata. Setelah beroperasi pengunjung makin rame...spt jembatan suramadu kan gitu,,,bahkan jembatan barelang sampai saat ini masih dijadikan wisata.
Setelah beberapa hari bisa diasumsikan seluruh masyarakat lokal sudah mengunjungi proyek tsb (bandara tsb) maka setelah itu udah sepi lagi dan pihak pengelola bisa bekerja dg normal.

anno_malay
October 3rd, 2011, 03:59 AM
http://s1.proxy03.twitpic.com/photos/large/412838591.jpg
http://s1.proxy05.twitpic.com/photos/large/413091541.jpg

Masih banyak kekurangan di sana-sini. Lombok masih berbenah. Dukung yaaa :)

foto-foto diambil di twitter @infolombok


yop..suka juga sama yg ini..
daripada foto2 bupati/gubernur :bash::bash::bash:

kerennnn...tutup mata saja dach utk pedagang lesehan :ohno::ohno:

rahul medan
October 3rd, 2011, 04:53 AM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

oh my god...... asliiiiiii niiyyyy......:hammer:

baru aja Bandaranya beroperasi. di mana pemda dan AP I..???:omg:

Lombok daerah wisata yg indah bgt, klo di bandaranya aja tipekal masyarakatnya kotor dan gk bisa di atur gini, gk bisa ngebayangin deh gimana semrawut dan kotornya lapak2 pedagang di kawasan wisata di daerah ini.. Sorry gw bkn mau mendeskreditkan masyarakat Lombok. Sbg WNI gw shock bgt liat pemandangan ini. Malu bgt ma Wisman yg berlibur ke sini :cripes::cripes:

sbyctzn
October 3rd, 2011, 10:41 AM
:nuts: berasa Indonesia banget

greatstyo
October 3rd, 2011, 11:35 AM
sementara dimaklumin dulu lah ya.. ada bandara megah bertaraf international di tengah sawah. sementara mereka belum pernah melihat pesawat take off, landing, dan parkir dari dekat.. wajar sih kalo animonya begitu besar.. termasuk para pedagang yang mencari kesempatan.. :D

fajarmuhasan
October 3rd, 2011, 11:38 AM
sementara dimaklumin dulu lah ya.. ada bandara megah bertaraf international di tengah sawah. sementara mereka belum pernah melihat pesawat take off, landing, dan parkir dari dekat.. wajar sih kalo animonya begitu besar.. termasuk para pedagang yang mencari kesempatan.. :D

betul betul betul
hanya sementara, lama2 juga bosen..apalagi penduduk disana tidak banyak...paling seminggu semua penduduk udah lihat dan gak pengen kesana lagi

typhoonbringer
October 3rd, 2011, 12:53 PM
my god dikasih tenda trus dilokalisasi aja gitu biar ga merusak pemandangan :lol:

sbyctzn
October 3rd, 2011, 01:32 PM
Bandara sekelas perintis Bandara Blimbingsari Banyuwangi aja animonya persis kayak Bandara Lombok ini.
Apalagi Bandara sekelas Bandara Lombok ini, wedew...
Ya jelas berduyun2 datang lah warga sekitar.
Dan betul, lama kelamaan juga pasti pada bosen.
Warga di sekitar Bandara perintis Blimbingsari sekarang sih udah gak peduli pesawat fokker, cassa, heli, dll lalu lalang di atas lingkungannya, klo dulu sih iya terheran2 :nuts:
ntar lama kelamaan warga sekitar LOP juga gitu. :lol:

rahul medan
October 3rd, 2011, 01:38 PM
emanknya masuk ke lokasi Bandara gratis ya....??
gk ad pass masuk...
mana buka lapak jualan lagi di emperan lantai bandara :ohno:

SentotPawiro
October 3rd, 2011, 01:42 PM
dalemnya bagus... luarnya ba'dalah! jangan terlalu lama dibiarkan nanti semakin sulit disuruh keluar. secara keseluruhan bagus :okay: (tanpa pasar kagetnya)

rilham2new
October 3rd, 2011, 03:56 PM
sementara dimaklumin dulu lah ya.. ada bandara megah bertaraf international di tengah sawah. sementara mereka belum pernah melihat pesawat take off, landing, dan parkir dari dekat.. wajar sih kalo animonya begitu besar.. termasuk para pedagang yang mencari kesempatan.. :D

Tahun 1990-an di Polonia, Medan... Waktu Runway nya cuman pagar kawat.

Itu tiap malam muda-mudi duduk (dari atas motor) di tepian jalan di kawasan Polonia sambil ngeliatin aktivitas bandara.

Sekarang sih udah gak ada ... Sama Angkasa Pura II nya pagarnya diganti sama yang ditutup jadi dari luar gak bisa ngliat ke dalam.

Kalau cuman mau datang, lihat-lihat dan foto-foto sih gak papa, walau lagi gak nganter siapa-siapa. Yang gak boleh itu bawa tikar plus nasi bungkus (bungkus dari rumah) terus piknik di Landscaping/taman2 bandara atau pelantar-pelantar bandara :nuts:

Dan tentu saja Pedagang KAKI LIMA is A BIG NO-NO!!!

Tapi, kalau boleh jujur orang Indonesia memang suka "BERKERUBUNG", contoh ada kecelakaan BERKERUBUNG (nolong juga gak padahal ...),ada kebakaran BERKERUBUNG ( nolong juga gak padahal)..... ada syuting film BERKERUBUNG (padahal gak ikut syuting, dan dia tahu lagi punya kerjaan lain yang mesti diselesaikan), .... ada HELIkOPTER mendarat BERKERUBUNG .... ada Presiden datang BERKERUBUNG (kalau ini mungkin masih wajar).... ada pembagian zakat BERKERUBUNG ...

tambahlah lagi, ada Bandara Baru ... Berkerubung.

Memang begitu gambarannya mau gimana lagi. Seiring zaman bakalan pupus sendirinya (terutama kalau ekonomi membaik).

acoolguyfromnz
October 3rd, 2011, 06:58 PM
@all,

it means we have a big job on our shoulder, distribution of wealth. I think this is only temporary as people over there seldom to see airplaine and beautiful place build like that.

what we concern is to keep them on track on developing their economy and their tourist destiny. Our aim is to create another profit centre and centre of the economy and not clutter as we normally do.

nick_1212
October 4th, 2011, 01:21 AM
pedagang itu hanya menjual kesenjangan sosial saja
"kami terlalu jauh dengan jawa pak"

peseg5
October 4th, 2011, 04:26 AM
@all,

it means we have a big job on our shoulder, distribution of wealth. I think this is only temporary as people over there seldom to see airplaine and beautiful place build like that.

what we concern is to keep them on track on developing their economy and their tourist destiny. Our aim is to create another profit centre and centre of the economy and not clutter as we normally do.

Pernah saya baca di harian Kompas (lupa edisi berapa) yang membahas LOP ini. Bahwa salah satu masyarakat Lombok yang diwawancarai ini justru sangat menunggu momentum ini, yaitu ketika LOP resmi beroperasi penuh. Katanya kehadiran LOP ini adalah harapan terakhir mereka untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di Lombok. Mereka berkaca pada kesuksesan ekonomi Bali dari pariwisatanya. Dan salah satu dari mereka juga tahu bahwa pernah ada rencana investor dari Arab yang mau membangun resor, tapi gagal karena krisis 2008. Harapan saat itu memang sirna, tapi tumbuh lagi seiring dengan adanya pembangunan LOP ini.

Bluemooncm78
October 4th, 2011, 05:22 AM
^^
Saya kurang sependapat dengan teman-teman yang mengatakan ini fenomena sementara. Kalau di awal saja sudah begini, biasanya nanti-nantinya, akan susah sekali untuk melakukan penertiban. Bahkan mungkin bisa lebih "parah" walaupun transform dalam bentuk lain.

Kita ingat bagaimana tertib, rapi dan 'wah'nya SHIA waktu diresmikan tahun 1985. Sampai akhir 1980-an masih cukup tertib. Bandingkan dengan kondisi sekarang: motor dan ojek berseliweran masuk area terminal, pedagang parfum, "preman" yang maksa bawa bagasi pax, calo, taksi gelap, dllsbg. AP II pun sepertinya sudah cukup kewalahan menghadapi kenyataan ini. Belum lagi kalau kita bicara menyangkut ambience, maintenance sisi interior dan airside.

Back on topic, LOP ini menyandang predikat bandara internasional (bukan bandara perintis guys):ohno:, tentu harus berlaku standar dan kelaziman sebagaimana sebuah bandara internasional. Salah satunya menyangkut law and order, yang IMHO justru harus diterapkan sejak awal. Saya sih fine dan oke saja soal animo masyarakat yang ingin melihat dan menikmati fasilitas bandara, namun harus tetap parkir kendaraan pada tempatnya (salah satu contoh), dan tidak boleh berjualan / membuat 'lapak' di selasar atau teras bangunan terminal, sebagaimana yang diperlihatkan pada foto di atas.

Bandara adalah pintu gerbang dan 'showcase', pertama kali kita mendapat kesan bila menuju suatu kota atau negara. Ada baiknya pihak pengelola menyadari ini dan melakukan upaya-upaya maksimal agar tertib dan bersih.

dunks86
October 4th, 2011, 06:52 AM
^^
Saya kurang sependapat dengan teman-teman yang mengatakan ini fenomena sementara. Kalau di awal saja sudah begini, biasanya nanti-nantinya, akan susah sekali untuk melakukan penertiban. Bahkan mungkin bisa lebih "parah" walaupun transform dalam bentuk lain.

Kita ingat bagaimana tertib, rapi dan 'wah'nya SHIA waktu diresmikan tahun 1985. Sampai akhir 1980-an masih cukup tertib. Bandingkan dengan kondisi sekarang: motor dan ojek berseliweran masuk area terminal, pedagang parfum, "preman" yang maksa bawa bagasi pax, calo, taksi gelap, dllsbg. AP II pun sepertinya sudah cukup kewalahan menghadapi kenyataan ini. Belum lagi kalau kita bicara menyangkut ambience, maintenance sisi interior dan airside.

Back on topic, LOP ini menyandang predikat bandara internasional (bukan bandara perintis guys):ohno:, tentu harus berlaku standar dan kelaziman sebagaimana sebuah bandara internasional. Salah satunya menyangkut law and order, yang IMHO justru harus diterapkan sejak awal. Saya sih fine dan oke saja soal animo masyarakat yang ingin melihat dan menikmati fasilitas bandara, namun harus tetap parkir kendaraan pada tempatnya (salah satu contoh), dan tidak boleh berjualan / membuat 'lapak' di selasar atau teras bangunan terminal, sebagaimana yang diperlihatkan pada foto di atas.

Bandara adalah pintu gerbang dan 'showcase', pertama kali kita mendapat kesan bila menuju suatu kota atau negara. Ada baiknya pihak pengelola menyadari ini dan melakukan upaya-upaya maksimal agar tertib dan bersih.

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/327423751-500x500.jpg

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/327424650-500x500.jpg

taken from twitter @infolombok

ini om update pict bandara kemarin, sudah disterilkan (2 hr awal pembukaan PT AP I sengaja memberikan free pass untuk masuk kedalam wilayah bandara, khususnya kendaraan untuk memperkenalkan kepada masyarakat sekitar dan harap maklum dengan animo masyarakat sekitar krn dulunya areal bandara merupakan sawah dan tempat mengembala kerbau dan sapi..
dan penyebab semberawut jg krn adanya masyarakat pedesaan yg ingin melihat pesawat sekaligus berwisata serta adanya para pedagang kaki lima, perlu diingat mereka hanya masyarakat awam (polos) yg hanya sekedar ingin tahu, beda dengan di kota yg banyak masyarakat ber "akal" co : calo... :D
CMIIW

peseg5
October 4th, 2011, 07:05 AM
Menurut saya pendekatan API sudah tepat. Yah API telah mengadopsi falsafah Think Global Act Local... Jadi 2 hari pertama yang kita bilang sebagai pasar semrawut itu mungkin bagian dari "sosialisasi" lokal ala APII kepada masyarakat mengenai keberadaan bandara ini. Dan terbukti kan, setelah itu bisa tertib kembali.

Hanya kedepannya untuk menjaga ketertiban, dibutuhkan keseimbangan ekonomi daerah sekitarnya, makanya APII juga perlu merangkul mengakomodir kebutuhan masyrakat sekitar. Bisa berupa penyediaan space untuk kaki lima / UKM, ataupun perekrutan staff penunjang dari masyarakat sekitar. Ini untuk sustainability ekonomi sekitarnya biar gak timpang. Jadi LOP bisa memberikan manfaat yang nyata bagi penduduk sekitar.

*Edit APII menjadi API. Thanks utk koreksi dunks

dunks86
October 4th, 2011, 07:30 AM
^^

bener banget, memang untuk perekrutan staff, ini sedang dalam pembahasan dengan pemprov NTB maupun pemkab Lombok Tengah dengan Angkasa Pura, agar tidak terjadi kesenjangan disekitar bandara, tapi dishub info jg meminta pengertiannya bahwa didalam perekrutan staff jg butuh prasyarat dan persayratan maupun mengikuti aturan yg berlaku demi terciptanya profesionalitas, mengingat ini adalah bandara internasional.. :)

tapi kalau untuk lapak (space) utk kaki lima / UKM belum mendengar or melihat beritanya :D

sekedar info, kalau bandara wilayah Indonesia timur dipegang oleh PT AP I termasuk Lombok :)

dunks86
October 4th, 2011, 12:29 PM
Mataram, 4/10 (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M. Zainul Majdi, mengatakan, masyarakat masih senang melihat Bandara Internasional Lombok yang baru dioperasikan 1 Oktober 2011, sehingga masih terlihat berkeliaran secara berkelompok di kawasan bandara.
"Memang masyarakat masih banyak yang penasaran soal BIL, cukup lama menunggu, ada pembangunan bandara baru yang sudah dicanangkan sekian tahun, lalu sekarang selesai, ya tentu banyak yang ingin lihat langsung," kata Zainul, di Mataram, Selasa.
Zainul dimintai tanggapannya sehubungan dengan adanya kelompok-kelompok masyarakat yang memadati areal di kawasan Bandara Internasional Lombok (BIL) sejak hari pertama dioperasikan.
Jumlah warga yang memadati areal kawasan bandara hanya untuk menyaksikan aktivitas penerbangan itu mencapai ribuan orang, baik kalangan anak-anak maupun orang dewasa dan usia lanjut.
Bahkan, pada hari kedua pengoperasian BIL, banyak pedagang asongan yang beraktivitas di depan pintu masuk ruang keberangkatan dan kedatangan, sehingga suasana semwrawut tidak bisa dihindari.
Pengelola bandara yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, kemudian melakukan penertiban dan mengarahkan para pedagang asongan itu untuk berjualan di luar kawasan bandara internasional itu.
Bupati Lombok Tengah Suhaili FT dan Gubernur NTB beserta jajarannya juga terjun ke lokasi untuk memastikan keberhasilan aksi penertiban itu.
Menurut Zainul, pada hari ketiga pengoperasian BIL sudah tidak terlihat aktivitas para pedagang asongan di kawasan bandara, kecuali ribuan warga yang hendak menyaksikan aktivitas penerbangan.
"Angkasa Pura juga dapat memahami keinginan masyarakat itu, bahkan kedepan kita inginkan Angkasa Pura sediakan anjungan agar masyarakat yang ingin menikmati BIL bisa terwujud," ujarnya.
Khusus untuk penanganan pedagang asongan, kata Zainul, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan menyediakan areal berdagang di luar kawasan bandara namun relatif dekat dengan gerbang utama.
Penyediaan areal berdagang itu dimaksudkan agar aktivitas warga sekitar kawasan BIL lebih tertata dan aktivitas bandara internasional tetap terjamin kualitas.
"Menyangkut keamanan, tentu ada standar tertentu bagi bandara internasional, dan selama ini tidak ada masalah. Hanya banyak orang yang datang ke bandara dan mungkin dalam beberapa hari ke depan masih akan ada banyak orang seperti itu, karena memang mereka senang melihat bandara baru, apalagi saat musim haji," ujarnya.
Zainul memastikan bahwa tidak ada pembiaran kesemwrawutan di kawasan bandara, karena masyarakat masih diperbolehkan berbondong-bondong ke bandara sepanjang tidak mengganggu aktivitas kebandarudaraan.
"Yang terpenting terminal harus tetap steril dari aktivitas pedagang asongan atau konsentrasi warga yang hendak menyaksikan aktivitas penerbangan," ujar gubernur yang berasal dari kalangan ulama kharismatik itu.
BIL memiliki areal seluas 551 hektare, dan memiliki landasan pacu 2.750 meter x 40 meter persegi, sehingga mampu didarati pesawat Airbus 330 atau Boeing 767 dan dapat menampung 10 unit pesawat.
Berbeda dengan Bandara Selaparang, Mataram yang luas arealnya hanya 28.881 meter persegi. Terminal penumpang BIL seluas 21 ribu meter persegi, atau empat kali lebih luas terminal Bandara Selaparang yang hanya 4.796 meter persegi.
Kapasitas tampung terminal penumpang BIL dapat mencapai tiga juta setahun, dengan luas areal parkir 17.500 meter persegi. Berbeda dengan Bandara Selaparang yang hanya 7.334 meter persegi, dengan kepasitas tampung 800 ribu penumpang setiap tahun.
Nilai megaproyek BIL itu mencapai Rp945,8 miliar, terdiri atas Rp679 miliar tanggungan Angkasa Pura I, dana sebesar Rp110 miliar tanggungan Pemprov NTB dan Rp40 miliar dibebankan pada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. (*)


sumber : http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=5&id=19517

dunks86
October 4th, 2011, 12:34 PM
http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-6.jpg

http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-3.jpg

http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-2.jpg


taken from : http://www.bumn.go.id/angkasapura1/galeri/foto/bandara-internasional-lombok/

acoolguyfromnz
October 5th, 2011, 01:57 PM
@dunks86,

wah kalau di kasih lapak, ciri org indonesia kumat yakni kumuh....

kalau mau lombok sukses ekonominya, masyarakatnya di anjurkan kreatif spt bali. Kalau di kasih lapak, mereka cuma jadi penonton bukan aktor kemajuan ekonomi...

rilham2new
October 5th, 2011, 02:03 PM
http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-6.jpg

http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-3.jpg

http://www.bumn.go.id/angkasapura1/files/2011/10/BIL-2.jpg


taken from : http://www.bumn.go.id/angkasapura1/galeri/foto/bandara-internasional-lombok/

Angkasa Pura I ini logo barunya ya ????

Keren banget :D

Ntah kenapa sy merasa Logonya agak kurang original. Kayak pernah liat di mana gitu :D Tapi bagus lah, ketimbang AP II hehehe

Widana89
October 5th, 2011, 02:12 PM
Oh My God!!!! What the Hell is wrong with these people?!?!?!? :bash:

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

^^ Percuma bikin Bandara bagus kalau akhirnya kaya gini...:ohno:

aksjiah
October 5th, 2011, 04:13 PM
Angkasa Pura I ini logo barunya ya ????

Keren banget :D

Ntah kenapa sy merasa Logonya agak kurang original. Kayak pernah liat di mana gitu :D Tapi bagus lah, ketimbang AP II hehehe

kalo dipikir2 mungkin bentuk logonya mirip mrt singapur, warnanya kayak warna logonya standard chartered yah, ato??.

tp IMHO kalo diliat cm sepintas ngga kepikiran apa2 kok hehehe. Good job deh sejauh ini. bandaranya bagus :)

benjamin.tjong
October 5th, 2011, 04:16 PM
http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1454382620X310.jpg

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/02/1524533620X310.jpg

Is this a SELAMATAN ???

But where is the TUMPENG ???

:lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol::lol:

Sizter85
October 5th, 2011, 04:26 PM
^^Sir, itu adalah outdated case beberapa hari lalu, silahkan disimak kembali diskusi teman-teman forumer di previous pages, disana juga telah dijelaskan beberapa alesan pihak pengelola(API) membuka kawasan bandara bagi publik di hari2 awal beroperasinya, Untuk saat ini keadaan kawasan LOP(Bandara Int'l Lombok) sendiri sudah aman, tertib, dan stabil seperti layaknya ambience di bandara2 International lainnya :cheers:

Widana89
October 5th, 2011, 04:36 PM
^^ Terimakasih atas penjelasannya..:)

AceN
October 5th, 2011, 05:52 PM
Angkasa Pura I ini logo barunya ya ????

Keren banget :D

Ntah kenapa sy merasa Logonya agak kurang original. Kayak pernah liat di mana gitu :D Tapi bagus lah, ketimbang AP II hehehe

Yep, i told u before. G kenal sama desainernya :P hehehe.. mungkin sepintas mirip logo Mumbai Airport / Mega Mendung ham :D

Mumbai Airport
http://www.brandchannel.com/images/Aussie/229_csia_logo.jpg

Mega Mendung - Motif batik khas Cirebon
http://indostuffs.com/wp-content/uploads/2010/03/Pola-MM-Hijau-Putih1.png

Kalau masi belom mirip, logonya filosofi dari sini nih :D

http://www.techwench.com/wp-content/uploads/2010/10/nokia-connecting-people-logo.jpg

Mirip ga ? ;p

FYI, Angka Pura I sedang berbenah, mereka akan mengganti logo perusahaan dalam waktu dekat. Semoga transformasi mereka selancar Telkom & Pertamina :)

SentotPawiro
October 6th, 2011, 02:10 PM
barusan liat berita di Metro TV kalau penduduk sekitar bandara (PKL kagetan) melakukan aksi blokir akses masuk bandara meminta agar pihak angkasapura membolehkan mereka untuk berjualan kembali di area bandara. bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi pemblokiran kembali jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. nah lo, bener kan, udah dikasih ati minta ampela :ohno:

rilham2new
October 6th, 2011, 02:19 PM
^^ Wah-wah rasa percaya diri kita akan kemampuan Angkasa Pura I dalam menangani masalah ini mulai DITANTANG (Being Challenged) nih.

Harusnya Tidak boleh ada toleransi, kalaupun harus ada toleransi harus toleransi terukur dan dibuat indah. GIMANAPUN CARANYA :D

yudibali2008
October 6th, 2011, 02:47 PM
barusan liat berita di Metro TV kalau penduduk sekitar bandara (PKL kagetan) melakukan aksi blokir akses masuk bandara meminta agar pihak angkasapura membolehkan mereka untuk berjualan kembali di area bandara. bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi pemblokiran kembali jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. nah lo, bener kan, udah dikasih ati minta ampela :ohno:


Ini nih yg bikin investor pada lari dari Lombok :bash:

rahul medan
October 6th, 2011, 03:52 PM
barusan liat berita di Metro TV kalau penduduk sekitar bandara (PKL kagetan) melakukan aksi blokir akses masuk bandara meminta agar pihak angkasapura membolehkan mereka untuk berjualan kembali di area bandara. bahkan mereka mengancam akan melakukan aksi pemblokiran kembali jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. nah lo, bener kan, udah dikasih ati minta ampela :ohno:

Sepertinya harus ada penyuluhan extra bagi masyarakat terbelakang seperti itu. Sadarkan mereka klo daerah mereka adalah daerah WISATA. Mungkin lebih indah dari P.Bali yg dipuja2 di mata dunia. Lagian jaraknya dgn P.Bali jg tidak terlalu jauh. Mereka bisa meraup rezeki dgn memanfaatkan keunggulan wisata dari daerahnya. Dgn hadirnya bandara International di daerah mereka akan membuka jalan boomingnya sektor pariwisata di daerah mereka dan tentunya juga akan menambah rezeki mereka. Meraka bisa belajar menjadi tour guide, penjaja souvenir, makanan traditional, jasa, bisnis perhotelan, mengembangkan budaya lokal dll.. Contoh dunk maasyarakat Bali

blablanonsense
October 6th, 2011, 05:49 PM
Ini pelajaran buat AP1 supaya kedepannya tidak pandang bulu langsung menegakkan peraturan dari hari pertama pembukaan. Masyarakatnya mungkin masih 'aji mumpung' dan merasa kalau turis layak untuk diporoti. Padahal sifat seperti ini kan yang membuat turis-turis tidak betah. Semoga seiring berjalannya waktu, masyarakat bisa sadar kalau tindakan mereka malah mematikan pariwisata Lombok yang trying to pick up.

David-80
October 6th, 2011, 06:13 PM
^^ ini beritanya

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/10/06/137281/Ratusan-Pedagang-Kaki-Lima-Blokade-Jalan-Bandara


Aksi tersebut diikuti sebagian besar pedagang yang juga eks pemilik lahan bandara. Para pedagang menganggap pihak PT Angkasa Pura pilih kasih dalam menempatkan para pedagang.

Para pengunjuk rasa juga meminta agar mereka yang pernah menjadi pemilik lahan ikut dipekerjakan di bandara. Para pengunjuk rasa berjanji akan kembali menggelar aksi lanjutan jika aspirasi mereka tidak dikabulkan oleh pihak PT Angkasa Pura. (*)

Ujung2nya minta kerjaan di bandara....apa duit? :)

cheers

Bluemooncm78
October 7th, 2011, 02:48 AM
^^Sir, itu adalah outdated case beberapa hari lalu, silahkan disimak kembali diskusi teman-teman forumer di previous pages, disana juga telah dijelaskan beberapa alesan pihak pengelola(API) membuka kawasan bandara bagi publik di hari2 awal beroperasinya, Untuk saat ini keadaan kawasan LOP(Bandara Int'l Lombok) sendiri sudah aman, tertib, dan stabil seperti layaknya ambience di bandara2 International lainnya :cheers:

^^
Refer to what happened afterward, just curious Siz, are you sure now?:):)

yanuar
October 7th, 2011, 03:03 AM
^^ ini beritanya

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/10/06/137281/Ratusan-Pedagang-Kaki-Lima-Blokade-Jalan-Bandara




Ujung2nya minta kerjaan di bandara....apa duit? :)

cheers

hallo newbie diforum ini..:salam kenal

tertarik sama thread bandara lombok dan terutama mengenai berita yang akhir-akhir ini ada,..
menurutku suasa diatas adalah watak dari penduduk lombok emng gitu,..
beda 180% dari penduduk bali yg ramah,...klo dilombok ramah tp ujung-ujungnya selalu duit, kayak ngak ikhlas

blablanonsense
October 7th, 2011, 07:08 AM
^^ ini beritanya

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/10/06/137281/Ratusan-Pedagang-Kaki-Lima-Blokade-Jalan-Bandara




Ujung2nya minta kerjaan di bandara....apa duit? :)

cheers

Aneh juga sih, memang apa memberikan pekerjaan kepada mereka itu kewajiban AP1? Pemilik lahan kan sudah mendapat uang ganti rugi atas tanah mereka, masa minta lebih lagi. Memang mereka berkekurangan, tapi tidak bisa seenaknya seperti preman begitu dong. Semoga AP1 jangan menuruti kehendak mereka deh; lebih baik pilih pekerja yang kompeten. Nanti kalau dipekerjakan jadi porter atau pegawai baggage handling, malah menimbulkan masalah lain lagi. Awalnya sudah berani main kasar, apalagi nanti?

Volksraad
October 7th, 2011, 09:37 AM
Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada masyarakat pendemo tsb, kalaupun nanti mereka diberikan pekerjaan oleh AP1, apakah mereka sudah memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk bekerja di sebuah bandara internasional? misalnya cleaning service, jangan2 nanti malah WC di Bandara Lombok ini malah jadi gak terurus dan malah membuat turis asing jadi males untuk dateng ke Lombok lagi...
Hospitality spirit dari masyarakat Lombok masih harus dibangun nih...

Sizter85
October 7th, 2011, 11:13 AM
^^
Refer to what happened afterward, just curious Siz, are you sure now?:):)

^^Ini benar2 diluar ekspektasi, saya serasa "menjilat" ludah sendiri :bash::bash: Warga Lombok ohno :ohno::ohno:.. Baiklah mari beropini:cheers:

kubel
October 7th, 2011, 01:24 PM
kalau saya liat-liat bandara ini mirip banget dengan bandara sultan hasanuddin .. interiornya maupun eksteriornya, yang membedakan hanya atapnya doank :) btw selamat atas beroprasinya bandara ini :)

peseg5
October 7th, 2011, 07:26 PM
Aneh juga sih, memang apa memberikan pekerjaan kepada mereka itu kewajiban AP1? Pemilik lahan kan sudah mendapat uang ganti rugi atas tanah mereka, masa minta lebih lagi. Memang mereka berkekurangan, tapi tidak bisa seenaknya seperti preman begitu dong. Semoga AP1 jangan menuruti kehendak mereka deh; lebih baik pilih pekerja yang kompeten. Nanti kalau dipekerjakan jadi porter atau pegawai baggage handling, malah menimbulkan masalah lain lagi. Awalnya sudah berani main kasar, apalagi nanti?

Sekedar sharing, sepertinya kasus2 seperti ini bukan tipikal di Lombok saja. Karena setiap proyek2 skala menengah hingga besar yang berjalan di Indonesia diibaratkan gula putih yang manis yang siap mengundang berbagai macam semut mulai dari hitam, merah, putih, baik yang ganas hingga yang jinak.

Di oil & gas misalnya, pengalaman yang saya hadapi ya sama juga. Ketika proyek pengeboran mulai berjalan, suka tiba2 datang sekumpulan pemuda2 yang ngakunya "putra daerah" menghampiri lokasi proyek dan terkadang "mengintimidasi". Dan biasanya gak satu kelompok saja yang datang, bisa banyak. Maksud kedatangannya bermacam2, ada yg masuk akal dan wajar, hingga yang "kurang ajar". Contohnya maksud kedatangannya mulai dari minta dipekerjakan, minta uang keamanan, uang kaget, dan macam2 lah.

Memang ada pendekatan2 tertentu dalam menghadapi "gangguan"2 macam ini. Ada yang memang harus kompromistis tapi ada yang harus memakai jalan tegas ketika permintaannya sudah melampaui batas. Filosofinya sebenarnya win2 solution, bisnis bisa jalan, masyarakat juga mendapatkan benefit (langsung/tidak langsung) dari keberadaan bisnis itu, dan tidak membebani keuangan bisnis tersebut. Semua sama2 senang. Tetapi biasa yang terjadi ada salah satu pihak, atau kedua pihak mempunyai perspektif masing2, yang sebenarnya persamaan visi misi itu bisa dicapai oleh kedua belah pihak, hanya masalah waktu saja.

Untuk kasus bandara Lombok, ya bisa dilihat case per case-nya. Bagi warga yang memang berniat cari kerja bisa dikompromikan, walaupun untuk posisi low skill tersedianya hanya unskilled, tetapi dengan training yang terus menerus dan konsisten bisa membuat mereka jadi low skilled worker. Tapi kalau pemerasan secara langsung itu soal lain. Sebenarnya ya semua UUD (ujung2nya duit). Tinggal gimana mengelompokkan keinginan2 dan aspirasi masyarakat, mana yang memang bisa ditolerir mana yang tidak.

Dan memang logikanya bukan kewajiban AP1, tetapi demi "stabilitas" dan "kelanjutan" bisnis, hal2 seperti ini sudah lazim dilakukan di Indonesia.

Bagi yang masih bingung kenapa di Indonesia hal2 seperti ini masih terjadi. Ya memang itulah kenyataannya, dan menjelaskan kenapa daya saing bisnis kita masih rendah dibanding negara2 ASEAN lalinnya. Selamat datang di Indonesia.

dunks86
October 7th, 2011, 09:21 PM
infosketsa 7 Oktober 2011.
Walaupun aksi demonstrasi di Bandara Internasional Lombok, terjadi beberapa kali dalam pekan ini, namun situasi di dalam
BIL Tidak Semraut Lagi , Nyaman .

BIL tetap kondusif, bahkan berangsur-angsur mulai sepi dari warga yang datang menonton pesawat terbang. Kebanyakan warga yang datang adalah keluarga para TKI-TKW yang akan berangkat. Keadaan Bandara tak semrawut lagi seperti hari-hari sebelumnya, ribuan warga sudah tak terlihat lagi. Bahkan para pedagang di emperan areal pintu kedatangan sudah tak terlihat lagi. Hanya saja ada beberapa pedagang asongan yang telihat masuk menelikung dari petugas.

Dari pantauan IS kesemrawutan suda tidak terlihat lagi, hanya ada beberapa pekerjaan yang belum tuntas, seperti pemasangan AC dan lainnya, akan tetapi itu hanya tinggal sedikit. “Selebihnya secara fisik BIL sudah cukup refresentatif untuk sebuah bandara baru” kata seorang petugas Angkasa Pura. Keramian hanya terjadi dipagar bagian timur kawasan bandara, puluhan keluarga TKI-TKW yang ikut mengantar. Kondisi itu bukanlah hal baru, di bandara lama di Selaparang Mataram juga pemandangan itu terlihat sama. Hanya saja keluaga TKI-TKW merasa lebih nyaman di BIL.

Idah warga Mantang mengaku mengantarkan saudaranya yang akan berangkat ke Malaysia melalui BIL. Menurutnya biaya tansportasi menuju bandara dari Desa Mantang tempat tinggalnya jauh lebih murah ketimbang menuju bandara lama di Selaparang Mataram. “kalau dulu dari kampung saya ke bandara lama, ongkos mobil kami beramai-ramai Rp 250 ribu, sekarang hanya Rp 100 ribu” katanya Selain itu keluarga yang berada di desa dekat BIL juga bisa ikut mengantar, mereka merasakan keuntungan yang jauh lebih baik bandara berada di Tanak Awu ketimbang di Selaparang.

Dahri, keluarga TKI yang tengah mengantar mengaku lega bandara berada di Tanak Awu. Dia mangaku sekalian mengantar sekalian menonton. Baginya warga yang ingin melihat kemajuan tak ada salahnya, dan di berharap jangan dianggap kampungan. “rasa senang kan wajar diungkapkan dengan mendatangi suatu tempat melihat keberhasilan pembangunan yang ditunggu-tunggu. Bukan berarti warga lombok itu kampungan tetapi bersyukur” katanya.

Walupun pedagang telah ditertibkan dan dilarang berjualan di dalam bandara, sejumlah pedangan yang nakal, nekat tetap berjualan. Mereka bahkan mengaku tetap kucing-kucingan dengan petugas. Halimah contohnya, pedangan asongan dari Desa Ketare terlihat tetap berjualan di areal parkir kendaraan roda dua di dalam bandara. “saya tadi dikejar-kejar aparat, tetapi tetap nekat jualan. Saya masuk bawa jaulan saya pakai sepeda motor, ambil karcis parkir di Tollgate” katanya. Ditanya apakah dia tahu kalau hitungan parkir akan dihitung perjam di kawasan BIL, Halimah hanya tercengang dan berpikir berapa banyak dia akan membayar parkir jika keluar bandara nanti, apakah semua hasil jualannya untuk membayar parkir? Halimah hanya tercengang.

Munculnya laporan mengenai adanya pungutan liar dan pemalakan di areal bandara, menjadi hal yang mengkhawatirkan masyarakat pengguna transportasi udara itu. Banyak diantara mereka yang menginginkan informasi itu ditindak lanjuti aparat dengan tindakan nyata. “terus terang saya takut kalau ke Bandara malam hari, apa jaminan keselamatan itu bisa saya percaya. Kalau khawatir mendingan lewat laut saja” kata Ojik, warga Mataram.

Menjawab ketakutan warga tersebut, Kaporles Lombok Tengah, AKBP Budi Karyono mengatakan memang sempat ada laporan bahwa ada orang yang diduga di palak. Ada informasi-informasi tentang pemalakan tetapi belum ada yang datang melaporkan hal itu pada aparat kepolisian. “sebenarnya oknum itu meminta secara paksa uang jasa. Penumpang yang baru sampai karena bingung mencari kendaraan, naiklah di sebuah kendaraan plat hitam milik seseorang. Dari BIL ke Mataram dia ditarik Rp 500 ribu, itu kan tidak sesuai, apalagi dilakukan dengan pemaksaan-pemaksaan. Cuma belum ada laporannya yang masuk ke kita” kata Kapolres pada wartawan di BIL, Kamis (6/9).

Sementara jalur by pass BIL yang masih gelap jika malam hari, karena tak ada lampu, menurut Kapolres masih cukup aman, belum ada laporan adanya kejadian ditengah jalan orang dicegat atau dicelakai, setelah BIL beroperasi 1 Oktober lalu. Hal yang sama juga diungkapkan sopir taxi bandara, Dodik. Selama dia mengendarai taxi bandara dari BIL ke Mataram atau sebaliknya, belum ada kejadian yang menganggu keamanan dirinya maupun penumpang. “untuk sementara ini aman, kalaupun ada yang menghadang akan saya tabrak” katanya.

Sementara itu sekelompok wisatawan yang telah 5 hari berada di Lombok, menimati keindahan Gili air dan Gili Meno, mengaku terkesan dengan Lombok. Ditanya tentang bandara baru atau BIL, Wim Dirkx, Wisatawan asal Holand mengaku nyaman, tak ada masalah. Termasukd engan banyaknya warga kampung di BIL, dia menganggap itu hal biasa. ( Inanalif / infosketsa ) .


sumber : http://infosketsa.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4656:bil-tidak-semrawut-lagi--wisatawan-merasa-nyaman&catid=51:berita-foto

dunks86
October 7th, 2011, 09:22 PM
Mataram, 6/10 (ANTARA) - Sekitar 4.000 orang warga Rusia hendak berwisata ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dijadwalkan Nopember 2011 hingga Mei 2012, menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing 767-200 milik Nordwind Airlines asal Rusia.
"Kunjungan 4.000 orang wisatawan Rusia itu secara bertahap mulai 16 Nopember hingga Mei 2012," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Aryadi, di Mataram, Kamis, usai pertemuan koordinasi terkait rencana kunjungan ribuan wisatawan Rusia itu.
Pertemuan koordinasi itu berlangsung di Kantor Gubernur NTB yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H. Muhammad Nur, yang juga dihadiri pimpinan instansi teknis terkait seperti imigrasi, bea dan cukai, serta manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok (BIL).
Aryadi mengatakan, rencana kunjungan ribuan wisatawan Rusia itu merupakan bagian dari program "Go Vacation" ke Indonesia, yang difasilitasi agen wisata Rusia.
Namun, Pemprov NTB dan pihak terkait lainnya diminta untuk menyiapkan berbagai hal guna mendukung kelancaran kunjungan ribuan wisatawan itu, terutama kesiapan BIL karena akan didarati pesawat berbadan lebar Boeing 767-200 milik Nordwind Airlines asal Rusia, yang menempuh perjalanan delapan jam dari Rusia ke BIL.
"Makanya dibahas dalam rapat koordinasi antara lain untuk memastikan BIL sudah bisa didarati Boeing 767-200 atau bagaimana. Ternyata dari aspek landasan pacu memungkinkan, hanya masih harus disiapkan sejumlah fasilitas pendukungnya," ujarnya.
Pesawat berbedan lebar itu mengangkut penumpang dalam jumlah banyak sehingga dibutuhkan antara lain truk pengangkut barang bagasi, dan kendaraan pengarah posisi pesawat.
Peralatan seperti itu belum dimiliki BIL yang baru beroperasi sejak 1 Oktober 2011, namun manajemen PT Angkasa Pura menyanggupi akan menyediakan peralatan tersebut sebelum kunjungan ribuan wisatawan Rusia itu.
"Menurut Angkasa Pura I, koperasinya yang akan menyediakan peralatan itu, sehingga boleh dikata tidak ada kendala serius dalam kesiapan menerima ribuan wisatawan Rusia itu," ujarnya.
Aryadi mengatakan, informasi resmi yang diperoleh menyatakan bahwa 4.000 wisatawan Rusia itu mulai datang 16 Nopember 2011, dan rombongan berikutnya Desember hingga Mei 2012.
Sebelum 16 Nopember 2011, Nordwind Airlines masih merealisasikan empat kali penerbangan dari Rusia ke Bandara Ngurai Rai, Bali. Setelah itu, akan fokus ke Bandara Internasional Lombok guna mengangkut ribuan wisatawan Rusia.
"Mengenai obyek wisata yang akan dikunjungi masih tentativ, namun akan diarahkan ke obyek wisata pantai," ujarnya.
Sebelum 4.000 wisatawan Rusia itu berkunjung ke Lombok, delegasi investasi dari Rusia akan lebih dulu berkunjung ke wilayah NTB, yang dijadwalkan 6 Nopember 2011.
Rencana kunjungan investor Rusia itu merupakan tindaklanjut dari kunjungan Wakil Gubernur NTB H. Badrul Munir, ke Moscow Rusia, 11-13 September lalu.
Badrul menggantikan Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi, yang diajak Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan, untuk berkunjung ke Moscow, bersama tiga gubernur lainnya yakni Gubernur Sulawesi Utara, Plt Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur Kalimantan Timur.
Kunjungan ke Moscow itu merupakan rangkaian acara BKPM bertajuk Marketing Investment Indonesia 2011 dengan tema "Investment Opportunities and Regional Development in Indonesia: North Sulawesi, East Kalimantan, West Nusa Tenggara, and North Sumatera".
Keempat gubernur atau pejabat yang mewakili gubernur itu, sempat tampil mempresentasikan potensi daerahnya di Hotel Swissôtel Krasnye Holmy Moskow Rusia, yang juga dihadiri puluhan pengusaha Rusia dari berbagai sektor bisnis.
Saat itu, NTB mempresentasikan potensi investasi untuk komoditi sapi, jagung dan rumput laut (pijar) dan pariwisata. (*)


sumber : http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=8&id=19539

dunks86
October 7th, 2011, 09:30 PM
@dunks86,

wah kalau di kasih lapak, ciri org indonesia kumat yakni kumuh....

kalau mau lombok sukses ekonominya, masyarakatnya di anjurkan kreatif spt bali. Kalau di kasih lapak, mereka cuma jadi penonton bukan aktor kemajuan ekonomi...


Sepertinya harus ada penyuluhan extra bagi masyarakat terbelakang seperti itu. Sadarkan mereka klo daerah mereka adalah daerah WISATA. Mungkin lebih indah dari P.Bali yg dipuja2 di mata dunia. Lagian jaraknya dgn P.Bali jg tidak terlalu jauh. Mereka bisa meraup rezeki dgn memanfaatkan keunggulan wisata dari daerahnya. Dgn hadirnya bandara International di daerah mereka akan membuka jalan boomingnya sektor pariwisata di daerah mereka dan tentunya juga akan menambah rezeki mereka. Meraka bisa belajar menjadi tour guide, penjaja souvenir, makanan traditional, jasa, bisnis perhotelan, mengembangkan budaya lokal dll.. Contoh dunk maasyarakat Bali



Aneh juga sih, memang apa memberikan pekerjaan kepada mereka itu kewajiban AP1? Pemilik lahan kan sudah mendapat uang ganti rugi atas tanah mereka, masa minta lebih lagi. Memang mereka berkekurangan, tapi tidak bisa seenaknya seperti preman begitu dong. Semoga AP1 jangan menuruti kehendak mereka deh; lebih baik pilih pekerja yang kompeten. Nanti kalau dipekerjakan jadi porter atau pegawai baggage handling, malah menimbulkan masalah lain lagi. Awalnya sudah berani main kasar, apalagi nanti?




Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada masyarakat pendemo tsb, kalaupun nanti mereka diberikan pekerjaan oleh AP1, apakah mereka sudah memiliki kualifikasi yang dibutuhkan untuk bekerja di sebuah bandara internasional? misalnya cleaning service, jangan2 nanti malah WC di Bandara Lombok ini malah jadi gak terurus dan malah membuat turis asing jadi males untuk dateng ke Lombok lagi...
Hospitality spirit dari masyarakat Lombok masih harus dibangun nih...



SANGAT SANGAT SETUJU dengan MASUKAN dan OPINI KAWAN2 DIATAS ^^

lihat berita tentang masyarakat lingkar bandara jadi pesimis :sad2:

Bluemooncm78
October 10th, 2011, 05:24 AM
^^Ini benar2 diluar ekspektasi, saya serasa "menjilat" ludah sendiri :bash::bash: Warga Lombok ohno :ohno::ohno:.. Baiklah mari beropini:cheers:

Mudah2an penduduk sekitar bandara tercerahkan ya, bahwa bandara bukan destinasi wisata. Even destinasi wisata pun tidak bisa serampangan membuka lapak jualan kaki lima, dsb. Saya berharap ada solusi yang tepat.

dunks86
October 10th, 2011, 09:42 AM
last flight in selaparang with GA B737-800NG :)

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/13179668581982272035.gif

first day @ BIL

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/13179676081709289099.gif

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/1317966656195881262.gif

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/1317967297642002159.gif


taken from : http://regional.kompasiana.com/2011/10/07/dari-selaparang-ke-bandara-internasional-lombok/

anno_malay
October 11th, 2011, 02:51 AM
first day @ BIL

http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/13179676081709289099.gif




taken from : http://regional.kompasiana.com/2011/10/07/dari-selaparang-ke-bandara-internasional-lombok/


dari kemaren penasaran sama check in table ini :banana::banana::banana:
semakinbanyak bandara di indonesia yg sudah adopt meja check ini seperti ini
kerennn
sejauh ini sudah makassar dan lombok ini

unity
October 11th, 2011, 04:25 AM
^^
Semua bandara yang baru dibangun dan direvitalisasi memang bakalan seperti ini semua...
Kuala Namu, Sepinggan, Ngurah Rai, Sultan Syarif Kasim II, dan semoga menyusul Soekarno Hatta dan Juanda T2...:cheers:

Volksraad
October 11th, 2011, 05:37 AM
last flight in selaparang with GA B737-800NG :)


http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/10/1317966656195881262.gif


taken from : http://regional.kompasiana.com/2011/10/07/dari-selaparang-ke-bandara-internasional-lombok/


Nice Building!! Kesan modern dari gedung Bandara Lombok dapet banget, kesan tradisionalnya juga dapet dari bentuk atapnya. :okay:
Kalo dibayangin, ada pesawat Garuda Indonesia, Cathay Pacific, KLM, Qantas, atau Singapore Airline yang parkir disitu pasti lebih mantab lagi!! :banana:

acoolguyfromnz
October 12th, 2011, 12:25 AM
yah kedepan target kita bisa spt ini:

http://www.youtube.com/watch?v=ywaZu0Xc3tg&feature=related

kalau masalah penduduk lokal, mereka mesti di educated dan di didik supaya benar2 jadi sumber pertumbuhan ekonomi. Kata lainnya human capitalnya dan skillnya di perbaiki

dunks86
October 15th, 2011, 05:42 PM
SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 10:45 WIB

TEMPO Interaktif, Mataram - Sampai kini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum memastikan kapan akan mengumumkan perombakan kabinetnya. Kemungkinan besar pengumuman itu dilakukan SBY pada pekan ini.

Setelah pengumuman itu nantinya, apa agenda SBY?

Salah satunya Presiden akan melakukan ground breaking kawasan wisata Mandalika di Lombok Tengah, 19 Oktober 2011. Kawasan seluas 1.250 hektare bekas lahan PT Pengembangan Pariwisata Lombok itu akan mulai digarap beberapa investor pengusaha kamar hotel, convention hall, dan taman rekreasi mirip Disneyland.

"Ini kebangkitan investasi kawasan Mandalika setelah pengoperasian Bandara Internasional Lombok (BIL)," kata Kepala Badan Penanaman Modal Nusa Tenggara Barat Lalu Bayu Windia kepada Tempo, Sabtu 15 Oktober 2011. Ground breaking dilakukan setelah diresmikan pada 1 Oktober lalu.

Apa saja pembangunan di sana? Pertama, Rajawali Group, selaku pemilik Hotel Novotel di Pantai Aan akan meluaskan akomodasinya dan convention hall. Sebelumnya Novotel Lombok memiliki 100 kamar yang terbagi 23 kamar Sasak Villa dan 77 kamar superior/deluxe terrace. "Ini pengembangan baru, vila lux untuk high class," ujar Bayu.

Kedua, pengusaha Taiwan akan mengembangkan Healthy Tourism untuk kalangan jompo sebagai segmen khusus. Mereka diperhitungkan memerlukan wisata khusus. "Sudah ada letter of intent," kata dia.

Sedangkan kelompok Media Nusantara Citra juga melirik Tanjung Aan untuk membangun Theme Park, atau tempat wisata mirip Disneyland di Amerika Serikat.

Semua rencana investasi tersebut diperkirakan akan dimulai 2012 setelah beroperasinya BIL di Dusun Slanglit Desa Tanak Awu Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 20 kilometer sebelah utara dari kawasan Mandalika. "BIL ini menjadi tonggak kebangkitan investasi di sini," kata dia.

Selama ini para calon penanam modal saling menunggu kehadiran bandara yang bisa didarati pesawat berbadan lebar langsung dari negeri jauh seperti Australia, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, bahkan Eropa yang memilih Lombok dan Sumbawa sebagai daerah tujuan wisata.

from : http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/10/15/brk,20111015-361525,id.html


GOOD NEWS & I HOPE IT DOES HAPPEN :banana:

ada yang ga mau kalah sama STUDIOnya TR**S nih :D

blablanonsense
October 16th, 2011, 05:23 AM
semoga bisa betul betul membawa Disneyland; Disneyland pertama di Asia Tenggara gitu loh. Kalau begini, betul betul saingan dengan Universal Studio nantinya. :banana:

ruperdo
October 16th, 2011, 05:49 AM
^^ doubt it :(

info dari temen yg kerja d Universal Studio Singapore, baik Disneyland maupun Universal Studio punya standard masing2 (dan standard mreka tinggi, bukan yg ecek2).

mreka mempertimbangkan segala aspek, termasuk keamanan, ketertiban, purchasing power, & basic courtesy ny masyarakat d suatu negara sebelum memutuskan untuk membuka wahana.. dan kalo di Indonesia, kayanya belum memenuhi syarat..

Kalo misalny dari dulu Indonesia uda memenuhi semua qualification yg diminta, maka Singapore ga akan ditunjuk sbg tempat Universal Studio pertama d Asia Tenggara ataupun Disneyland ga akan dibangun d Hongkong.. melainkan dibangun d Indonesia..

lantas kenapa justru kedua negara tsb yg dipilih?? easy.. karena kedua negara tsb sudah fulfilled semua standard yg diberikan & eligible.

jadi 2 bukti diatas cukup menunjukkan kalo Indonesia memang belum cocok (dalam berbagai aspek, termasuk yg maren2 sempet heboh, Airport kok tiba2 bisa jadi pasar kaget ?!? :doh:).

hanya my humble opinion. ;)

wawawa
October 16th, 2011, 12:17 PM
Lombok sudah merupakan salah satu wilayah termiskin di Indonesian archipelago sejak jaman Hindia Belanda... jadi pembukaan lapak dan permintaan mereka utk bisa masuk permanen seharusnya tdk cukup direspon dgn pelarangan, tapi juga pemberian akses ke modal dan knowledge utk berwiraswasta agar mereka bisa memanfaatkan booming pariwisata Lombok secara maksimal... Tidak seperti di Bali di mana sebagian masyarakat Bali bisa memanfaatkan namun sebagian masih tenggelam dalam kemiskinan walau Bali telah jadi tujuan wisata dunia paling tidak selama 30 tahun terakhir...

Tapi yg sulit mungkin koordinasi antara unit2 pemerintahan, BUMN, dll...

rilham2new
October 16th, 2011, 04:34 PM
Tantangan utama mau mendatangkan Taman Tema berskala besar seeperti itu adalah LISTRIK dan Jumlah Kamar Hotel.

Gak punya listrik minimal 50-100 MW untuk menerangi resort itu .... yaa jangan berharap mau bangun Disneyland. Gak mungkin investor itu disuruh bangun pembangkit sendiri.

tukang gali sumur
October 16th, 2011, 11:48 PM
'...taman rekreasi mirip Disneyland'
bukan Disneyland. Mustahil lah Disneyland di Lombok. Dulu gosipnya bakal ada di sukabumi, ahhh ngaco semua, mimpi semua lah. Pasti China lah tempat Disneyland berikutnya.

Volksraad
October 17th, 2011, 06:18 AM
Kalau mau jujur, pengunjung dari Universal Studio Singapore maupun Disneyland Hong Kong sebagian besar ya berasal dari Indonesia, jadi gak mungkin kalau Disneyland dan Universal Studio gak mau buka wahana di Indonesia karena pasar Indonesia besar banget, mereka cuma belum bisa masuk kesini karena masih menunggu pembangunan infrastruktur untuk investasi mereka. Jadi tinggal bagaimana kita menjaga pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan keamanan, salah satu contohnya adalah Bandara Lombok ini yg merupakan satu langkah untuk menuju lompatan besar kepada Disneyland Indonesia.

just my humble opinion :)

blablanonsense
October 17th, 2011, 01:22 PM
'...taman rekreasi mirip Disneyland'
bukan Disneyland. Mustahil lah Disneyland di Lombok. Dulu gosipnya bakal ada di sukabumi, ahhh ngaco semua, mimpi semua lah. Pasti China lah tempat Disneyland berikutnya.

Bukannya di China sudah ada Disneyland? atau tepatnya di Hongkong.

ruperdo
October 17th, 2011, 04:31 PM
Kalau mau jujur, pengunjung dari Universal Studio Singapore maupun Disneyland Hong Kong sebagian besar ya berasal dari Indonesia, jadi gak mungkin kalau Disneyland dan Universal Studio gak mau buka wahana di Indonesia karena pasar Indonesia besar banget, mereka cuma belum bisa masuk kesini karena masih menunggu pembangunan infrastruktur untuk investasi mereka. Jadi tinggal bagaimana kita menjaga pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan keamanan, salah satu contohnya adalah Bandara Lombok ini yg merupakan satu langkah untuk menuju lompatan besar kepada Disneyland Indonesia.

just my humble opinion :)

kalo turis yg mendominasi Singapore sebagian besar berasal dari Indonesia, it can't be denied anymore, skitar 60% - 70% total turis di Singapore emg berasal dari Indonesia, dan yeah.. mreka belanja abis2 abis2an. :lol:

tapi kalo yg menyebabkan Universal Studio ato Disneyland belum masuk ke Indonesia hanya karena infrastruktur.. I heavily doubt it.

contohnya perilaku masyarakat Indonesia sendiri kayanya belum cocok.

apakah ad yg bisa menjamin, kalo setelah 1 bulan dibangun, toilet bakal bersih? sampah ga bakal berserakan? conblock dalam wahana ga akan ad yg ancur? dinding2 ga bakal ad coretan alias vandalism?

think about it again & again. :)

acoolguyfromnz
October 17th, 2011, 08:15 PM
@wawawa,

Kalau Bali mau semua serba sejahtera, belajarlah sama pemerintahan negara2 scandinavia atau swiss sekalian.

Kalau Lombok, saya berharap tdk mengikuit jejak PT GA dan MNZ yg saling berebut kue yg sama. Kalau itu terjadi jelas yg satu akan mati karena kalah bersaing padahal keinginan kita dua2nya hidup sehat.

Jadi harus ada perbedaan dgn pariwisata bali.

F-ian
October 17th, 2011, 08:59 PM
@wawawa,

Kalau Bali mau semua serba sejahtera, belajarlah sama pemerintahan negara2 scandinavia atau swiss sekalian.

Kalau Lombok, saya berharap tdk mengikuit jejak PT GA dan MNZ yg saling berebut kue yg sama. Kalau itu terjadi jelas yg satu akan mati karena kalah bersaing padahal keinginan kita dua2nya hidup sehat.

Jadi harus ada perbedaan dgn pariwisata bali.

^^ ya Jelas beda laa, Lombok lebih spesial untuk Landscapenya ketimbang Bali whilst Bali Culturenya lebih spesial/Magical..gak ada yg kalah bersaing.. dua2nya Pulau yang Indah...

Orang nyari Lombok karena masih virgin ketimbang Bali:

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/SAM_6889.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/SAM_6434.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/new2011/SAM_6874.jpg

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/SAM_6892.jpg

Selong belanak Beach (my personal favorite)

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/new2011/paradis.jpg

Novotel Mandalika

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/new2011/SAM_4226.jpg

Lahan Expansi Novotel

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/new2011/SAM_6669.jpg

Pantai Surga/Ocean Heaven

photos by me

no offending to Bali tho! I still love Bali's Magic

Lombok's potential is Ultra Vast and this Airport open Lombok's gate to the world :cheers:

Semoga Sumbawa Menyusul :eat:

Sorry Slight of Topic

yanuar
October 18th, 2011, 05:29 AM
^^

sebaiknya di posting disini bro gambar-gambarnya http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1329597

lombok sama bali berbeda

kebudayaan bali sama lombok juga berbeda

yang bisa kamu lihat dibali bakal kamu temukan lombok.

tp yang ada di lombok belum tentu ditemukan di bali,..

tp di lombok sifat masyarakatnya yang perlu diberi pengarahan dan dibimbing..

klo soal sumbawa,.karena kebetulan saya orang pulau sana yang merantau :lol:

sifat masyarakatnya sudah cukup ramah tp masalah sampah menjadi masalah disana :ohno:

jd OOT

jd kapan neh pastinya presiden resmikan bendara LOP??

F-ian
October 18th, 2011, 05:49 AM
^^ absolutely bro..itu cuma kasih tau aja ke forumer lain klo Bali ama Lombok berbeda..ama kyknya layak di Indonesia beaches krn bkn di Mataramnya ;) bener, sampahnya itu yg harus bener2 diperhatikan ama pemkot + pembangunan got supaya kalo hujan sampahnya gak meluber ke jalan also akses ke pocket paradisenya lombok

Sumbawa jangan sampai di anak tirikan... Indah kyk fairytaleland gitu penuh dengan bukit2.. semoga dapat bandara International juga

BTW diresmikan ama SBYnya besok ya tgl 19 Oct?

sayang juga desain lama gak dipake

http://kutatownlombok.com/wp-content/uploads/2011/06/new-lombok-airport-render-2.jpg

dibanding

http://4.bp.blogspot.com/-0ChBhX5VMDs/Tg46ik2kTjI/AAAAAAAAAGs/yoxF-FT7MpI/s1600/23_Slide2_1.jpg

tp gak apa2 cukup buat paradise Island Airport

Volksraad
October 19th, 2011, 04:10 AM
Jelang Kedatangan Presiden
Bandara Internasional Lombok Dibersihkan
Dewi Indriastuti | Marcus Suprihadi | Rabu, 19 Oktober 2011 | 08:55 WIB

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com- Menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, Bandara Internasional Lombok dibersihkan. Masyarakat yang sejak Bandara dibuka pada awal Oktober lalu memenuhi area Bandara, sejak Rabu (19/10/2011) pagi ini tidak ada lagi.

Presiden Yudhoyono dijadwalkan meresmikan Bandara Internasional Lombok, Kamis besok. Baliho bergambar Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono saat ini sudah terpasang di halaman bandara.

Saat Kompas dan beberapa rekan akan memasuki area Bandara pada pukul 8.30 pagi ini, tentara yang mengenakan seragam loreng menanyakan tujuan kami. "Mau ke mana? Semuanya ini?" tanya petugas itu, sambil meminta kami menunjukkan tiket penerbangan.

Mobil pengantar calon penumpang tidak bisa berhenti di area menurunkan penumpang. Calon penumpang harus turun sekitar 20 meter sebelumnya dan membawa seluruh tas melalui halaman bandara yang beraspal tanpa atap.

Saat Kompas tiba di Bandara Internasional Lombok, Minggu (16/10) lalu, Bandara disemuti masyarakat. Mereka bagaikan berwisata, mengajak sanak keluarga dan tetangga sekampung, sambil membawa tikar, rantang, dan minuman. Namun, hari ini, masyarakat dikumpulkan di ujung jalan masuk ke area bandara. Tak satu pun yang boleh masuk ke area bandara.

Akhirnya, mereka menunggu di tepi jalan sambil membawa serta rantang, tikar, dan bekal minuman.

http://regional.kompas.com/read/2011/10/19/08555328/Bandara.Internasional.Lombok.Dibersihkan

Akhirnya Bandara Internasional Lombok sudah dibersihkan :banana::banana:
Tinggal ngeberesin masyarakat sekitar yang masih mengira bandara itu semacam Dufan atau Trans Studio... :bash:

yanuar
October 20th, 2011, 04:25 AM
Pagi Ini, Presiden Resmikan Bandara Internasional Lombok


TEMPO Interaktif, LOMBOK TENGAH -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Kamis 20 OKtober 2011, sekitar pukul 08.00 WITA, akan meresmikan Bandara Internasional Lombok yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). "Dilanjutkan peninjauan fasilitas Bandara,"kata Julian di Lombok Tengah.

Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono juga akan menanam pohon trembesi disekitar Bandara. Setelah itu, agenda kerja Presiden dilanjutkan dengan menerima kunjungan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak beserta istri Datin Sri Rosmah Mansor, di Novotel Resort Hotel, sekitar pukul 12.30 WITA. Pertemuan ini adalah agenda tahunan kedua negara dan merupakan pertemuan konsultasi ke-8 Indonesia Malaysia.

Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara selama lima hari kedepan melakukan kunjungan kerja ke Lombok dan Bali. Selama tiga hari di Lombok, ada beberapa agenda penting yang dilakukan Presiden dan beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Diantaranya pembahasan hubungan kerjasama bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak dan meresmikan Kawasan Ekonomi khusus Mandalika di Lombok Tengah sebagai kawasan pariwisata khusus. Kawasan Mandalika ini akan dikelolan menjadi kawasan wisata terpadu seperti Nusa Dua, Bali.

Usai acara terakhir di hari Jumat 21 Oktober, Presiden SBY dan rombongan langsung bertolak ke Bali. Presiden akan membuka sebuah acara di Badung, lalu meninjau persiapan venue-venue KTT Asean, dan membuka Asean Fair.

Selama berada di Bali, Presiden SBY akan menginap di Istana Tampak Siring dan Hotel Ayodya, Bali. Rencananya, Presiden SBY akan kembali ke Jakarta hari Senin, 24 Oktober 2011 usai makan siang.

MUNAWWAROH

http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/10/20/brk,20111020-362347,id.html

akhirnya bakal diresmikan jg:banana:

Ribuan CJH NTB Gagal Diberangkatkan Melalui BIL (http://mediagardaasakota.blogspot.com/2011/10/ribuan-cjh-ntb-gagal-diberangkatkan.html)




Mataram, Garda Asakota.-
Target Pemerintah Provinsi NTB dibawah Kepemimpinan Tuan Guru Bajang untuk memberangkatkan calon jama’ah haji (CJH) NTB tahun ini melalui embarkasi penerbangan Bandara Internasional Lombok (BIL) gagal diwujudkan. Hal ini diakibatkan oleh karena panjang landasan pacu yang akan didarati oleh pesawat Boeing 747 yang berkapasitas penumpang 450 seat milik Saudi Airlines untuk transportasi angkutan CJH masih kurang tiga (3) kilometer atau baru mencapai 2.750 meter. “Yang baru bisa mendarat di BIL baru pesawat yang memiliki kapasitas 325 seat yang dimiliki oleh Maskapai Penerbangan Garuda Airlines.

Jadi untuk tahun ini, pengangkutan CJH NTB masih melalui embarkasi Juanda Surabaya melalui BIL. Dan dari Juanda nanti akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat Boeing 747 milik Saudi Airlines,” jelas Kanwil Kemnag NTB melalui Kabag TU, Drs. H. Ariya, kepada wartawan diruang kerjanya Kemnag NTB.
Total jumlah CJH NTB beserta petugas yang akan diberangkatkan tahun ini, menurut Ariya, yakni sebanyak 4.788 CJH yang terbagi kedalam sepuluh kelompok Terbang (kloter) utuh NTB, satu (1) kloter campuran NTB dan Jawa Timur serta Bali. Untuk Kloter Campuran terdiri dari CJH dari Kota Bima yakni sebanyak 282 CJH. “Untuk tahun ini, jumlah CJH NTB bertambah dari tahun sebelumnya, kalau biasanya jatah kita adalah 4.494 CJH, sesuai dengan jumlah penduduk kita, jadi per seribu orang satu yang boleh berangkat haji. Karena penduduk NTB berjumlah 4 juta lebih, maka jatah kita 4. 494 sekian. Tapi dengan adanya penambahan quota, maka kita mendapatkan tambahan sebanyak 262 CJH tambahan. Naik dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 125 orang. Yang paling banyak jumlah CJH untuk tahun ini adalah dari Kabupaten Lombok Tengah yakni sebanyak 1.068 orang, urutan kedua Lombok Timur yakni sebanyak 900 sekian orang, yang ketiga Kota Mataram, Keempat Lombok Barat, kelima Kabupaten Bima, Keenam Kabupaten Dompu dan ketujuh Kabupaten Sumbawa, kedelapan Kota Bima, dan Kesembilan KSB, sekitar 124 orang CJH,” kata Ariya yang saat itu turut ditemani oleh Kabid Penyelenggaraan Haji Kanwil Kemnag NTB, H. Usman.
Sebelum diberangkatkan ke embarkasi Surabaya pada tanggal 17 Oktober, Kemnag NTB akan meng-asramakan CJH NTB di Asrama Haji mulai tanggal 16 Oktober hingga tanggal 29 Oktober untuk dilakukan pemeriksaan administrasi dan pembagian dokumen perjalanan seperti paspor dan dokumen lainnya serta aspek lain yang menyangkut pemeriksaan barang-barang bawaan.
Menurut Usman, Total ongkos naik haji (ONH) untuk tahun ini berkisar Rp30 juta sesuai dengan kurs dollar. ONH ini akan dipergunakan untuk membiayai biaya service, pemondokan, serta
biaya penerbangan mulai dari keberangka*tan hingga kepulangan jama’ah haji.
“Sementara untuk biaya transportasi udara dari Mataram (BIL) ke Juanda (Surabaya) ditetapkan sebesar Rp2.350.*000.-. Biaya itu sudah termasuk catering, box, mobil, porter, dan biaya lainnya. Pemerintah juga nantinya akan memberikan kembali biaya living cost tamu di Saudi kepada jama’ah haji sebesar 1.500 real per jama’ah haji,” terangnya. (GA. 211*)
https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6693819747348658049-7764607820859066326?l=mediagardaasakota.blogspot.com

by Garda Asakota (http://www.blogger.com/profile/05857626126300087450) at 7:21 am
http://mediagardaasakota.blogspot.com/2011/10/ribuan-cjh-ntb-gagal-diberangkatkan.html

Volksraad
October 20th, 2011, 05:43 AM
Presiden Datang, Bandara Internasional Lombok Rapi
Riana Afifah | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Rabu, 19 Oktober 2011 | 17:33 WIB

http://img143.imageshack.us/img143/8199/1705126620x310.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/143/1705126620x310.jpg/)

LOMBOK, KOMPAS.com — Kondisi Bandar Udara Internasional Lombok tampak lengang. Masyarakat yang kerap bertamasya dadakan di bandar udara itu tidak terlihat. Hal ini lantaran kedatangan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono ke Nusa Tenggara Barat.

"Memang steril dari tadi siang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata salah satu petugas keamanan Bandar Udara Internasional Lombok, Gafur K, kepada Kompas.com, di Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/10/2011).

Lokasi bandar udara yang semrawut pun mendadak tenang dan bersih dengan pemasangan garis batas sepanjang pintu keluar kedatangan hingga menuju ke mobil Presiden. Sementara itu, calon penumpang yang akan melakukan penerbangan harus rela berjalan kaki karena mobil pengantar tidak boleh masuk sampai di depan lobi bandara.

"Sementara saja ini. Nanti juga boleh lewat lagi kok. Saya kan bekerja atas perintah. Kapan dibukanya, saya enggak tahu juga. Tunggu perintah saja," jelas Gafur.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sepanjang jalan yang akan dilalui rombongan Presiden pun tampak banyak polisi berjaga. Keamanan di bandara pun diperketat. Petugas kebersihan bandara pun tampak siap sedia di lobi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berangkat dari Jakarta sekitar pukul 13.00 WIB dan sampai di Nusa Tenggara Barat pada pukul 16.00 Wita. Lantaran penerbangan Presiden ini, banyak penerbangan lain yang tertunda jadwal keberangkatannya.

Kedatangan Presiden ini dalam rangka meresmikan Bandar Udara Internasional Lombok pada Kamis (20/10/2011) pagi. Kemudian, ia juga akan meletakkan batu pertama pembangunan Mandalika Resort yang berada di sepanjang pesisir Pantai Kuta Lombok.

http://nasional.kompas.com/read/2011/10/19/17332284/Presiden.Datang.Bandara.Internasional.Lombok.Rapi


Semoga kerapihan Bandara Lombok ini gak cuma terjadi saat Presiden datang kesana.. :okay: :okay: :okay:

rahul medan
October 20th, 2011, 05:38 PM
Wah benar2 paradise island foto2 pantai lombok di atas
oh ya sebenarnya msh banyak lagi kawasan pantai yg indah di Indonesia.
Raja Ampat, Pulau Nias, Pulau Sabang, P. Bangka dan Belitung layaknya harus lebih dikembangkan lagi potensi wisatanya..

Volksraad
October 21st, 2011, 05:22 AM
Wah benar2 paradise island foto2 pantai lombok di atas
oh ya sebenarnya msh banyak lagi kawasan pantai yg indah di Indonesia.
Raja Ampat, Pulau Nias, Pulau Sabang, P. Bangka dan Belitung layaknya harus lebih dikembangkan lagi potensi wisatanya..

Setuju bro rahul medan, pantai2 di Raja Ampat, Wakatobi, Pulau Nias, Pulau Sabang, dan Bangka Belitung itu termasuk yang terindah di dunia, cuma sayang infrastruktur transportasi belum terbangun dengan baik, tapi harapan cerah sudah ada, contohnya pembangunan Bandara Lombok yang diharapkan bisa menjadi jembatan untuk pembangunan bandara2 lain di daerah2 yang punya potensi wisata pantai yang indah, semoga pembangunan bandara di Raja Ampat dan kawan-kawannya dapat terwujud dengan segera :okay: :okay:

rahul medan
October 21st, 2011, 07:11 PM
^^
amiiin...

wawawa
October 22nd, 2011, 01:06 AM
@wawawa,

Kalau Bali mau semua serba sejahtera, belajarlah sama pemerintahan negara2 scandinavia atau swiss sekalian.



ngaco :)

dunks86
October 24th, 2011, 05:49 PM
PESAN PRESIDEN SAAT PENGEMBANGAN KAWASAN PARIWISATA MANDALIKA Oleh Anwar Maga

Mataram, (ANTARA) - "Jangan hari ini tanda tangan MoU tapi kemudian 'goodbye.' Itu sama dengan menyandera. Yang lain tidak bisa mengerjakan, sementara yang sudah menandatangani MoU tidak kunjung melaksanakan apa yang sudah dijanjikan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Presiden mengemukakan hal itu ketika meresmikan dimulainya pembangunan kawasan pariwisata Mandalika, yang terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (21/10).
Presiden mengingatkan para investor untuk serius memenuhi komitmennya dalam pengembangan suatu kawasan wisata dan tidak "menyandera" pembangunan.
Selain itu, semua pihak diharapkan dapat bekerja sama secara serius agar seluruh investasi dalam pengembangan kawasan pariwisata Mandalika itu terlaksana sesuai harapan.
"Negara kita banyak yang tersandera seperti itu. Entah 15 atau 10 tahun yang lalu, investor mendapatkan konsesi untuk melakukan usaha di Indonesia namun mereka lalai, tidak dikerjakan, merugi," katanya.
Presiden khawatir, apabila itu yang terjadi, rakyat tidak memperoleh apa-apa, sementara pihak lain yang ingin mengelola terkendala alasan hukum dan alasan logis lain-lain.
"Inilah yang harus kita bersihkan di negeri ini. Jangan serakah mendapatkan izin di mana-mana, tapi tidak konsekuen dan tidak dilaksanakan," ujarnya.
Semestinya kawasan pariwisata Mandalika yang secara geografis berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki pantai berpasir putih sepanjang 7,5 kilometer itu, digarap investor Dubai yakni Emaar Properties, LLC, sejak beberapa tahun lalu.
Emaar berencana mengembangkan kawasan pariwisata terpadu di daerah itu, dengan nilai investasi sebesar Rp21 triliun untuk jangka waktu waktu 15 tahun (tiga periode), dengan nilai investasi tujuh triliun rupiah.
Pemerintah Indonesia yang diwakili BUMN PT Bali Tourism Development Coorporation (BTDC) dan Pemerintah Dubai yang diwakili Emaar Properties LLC, menandatangani nota kesepahaman (MoU) pengembangan kawasan wisata terpadu di Pulau Lombok itu, pada 19 Maret 2008.
Bahkan, rencana detail investasi periode pertama yakni pengembangan wisata terpadu di kawasan Mandalika Lombok, itu telah disusun Emaar dan BTDC, yang nantinya akan 'dieksekusi' oleh perusahaan patungan yang diberi nama PT Emaar-BTDC.
Sesuai kesepakatan awal, dalam perusahaan patungan itu Pemerintah Indonesia memiliki 15 persen saham sebagai kompensasi penggunaan lahan seluas 1.250 hektare.
Dari komposisi 15 persen saham itu, Pemda NTB (Provinsi dan Kabupaten Lombok Tengah) berhak atas kepemilikan 35 persen, sisanya milik pemerintah pusat.
Untuk tahap awal realisasi fisik, Emaar berencana membangun dua unit hotel mewah yang diberi nama Georgio Armani dan Ritz, kondominium dan lapangan golf pada areal seluas 450 hektare dari total 1.250 hektare lahan yang dibutuhkan.
Konsekuensi yang harus dipenuhi Pemerintah Indonesia atas rencana investasi puluhan triliun rupiah itu, antara lain penataan infrastruktur pendukung seperti jalan akses kawasan Mandalika itu dan bandara yang representatif.
Upaya percepatan pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Tanak Awu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, yang berjarak sekitar 16 kilometer dari kawasan Mandalika, dan pembangunan serta peningkatan kualitas jalan akses dari BIL ke kawasan Mandalika, semakin gencar.
Namun, di penghujung 2009 rencana investasi triliunan rupiah itu dibatalkan sehubungan dengan permasalahan obligasi Dubai World.
Pemerintah Dubai mengumumkan gagal bayar atas sebagian obligasi Dubai World yang jatuh tempo. Dubai World tercatat memiliki kewajiban hingga 59 miliar dolar AS, atau menguasai sebagian besar dari total utang Dubai yang mencapai 80 miliar dolar AS.
Pemerintah Indonesia tentu kecewa atas pembatalan rencana investasi itu, terutama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, yang telah bersusah payah membebaskan lahan untuk investasi di kawasan Mandalika dan lahan untuk jalan akses.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah berupaya semampunya merealisasikan pembangunan bandara representatif itu, dan peningkatan jalan akses dari BIL ke kawasan Mandalika. Dari 16 kilometer ruas jalan yang direncanakan telah terbangun dan ditingkatkan kualitasnya sepanjang 7,5 kilometer.
Sementera Pemerintah NTB (Provinsi dan Kabupaten Lombok Tengah) telah membebaskan lahan seluas 1.175 hektare dari 1.250 hektare yang dibutuhkan Emaar.
Karena Emaar membatalkan rencana investasinya, maka BTDC mengubah konsep pengembangan kawasan wisata Mandalika itu, dengan konsep yang menyerupai perencanaan dan pengembangan kawasan wisata Nusa Dua, kawasan paling ujung selatan Pulau Bali.
Pembangunan Bandara Internasional Lombok pun diteruskan hingga dapat beroperasi pada 1 Oktober 2011, hingga Presiden meresmikan pengoperasiannya secara resmi pada Kamis (20/10).
Bandara Lombok itu berada pada lahan seluas 551 hektare itu memiliki landasan pacu 2.750 meter x 40 meter sehingga mampu didarati pesawat Airbus 330 atau Boeing 767 dan dapat menampung 10 unit pesawat di lapangan parkir (apron).
Terminal penumpang BIL seluas 21 ribu meter persegi, yang mampu menampung tiga juta penumpang setahun. Luas areal parkir mencapai 17.500 meter persegi.
Megaproyek BIL benilai Rp945,8 miliar ini terdiri atas Rp795,8 miliar tanggungan Angkasa Pura I, sebesar Rp110 miliar menjadi tanggungan Pemprov NTB dan Rp40 miliar dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Percepat implementasi MP3EI
Saat "groundbreaking" kawasan Mandalika itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, mengungkapkan pesan-pesan Presiden Yudhoyono terkait pengembangan kawasan pariwisata itu.
"Berulangkali Bapak Presiden sampaikan, kita harus terus mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi nasional. Ini upaya kita mempercepat pembangunan ekonomi di Koridor V," ujarnya.
Pengembangan kawasan pariwisata Mandalika itu merupakan salah satu implementasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Dalam MP3EI, NTB berada dalam koridor yang sama dengan Provinsi Bali dan NTT yang memprioritaskan pembangunan di bidang pariwisata dan pangan.
Alasan pengembangan kawasan pariwisata Mandalika itu antara lain, kawasan tersebut cukup strategis dalam mendukung ekonomi nasional, sehingga pemerintah terus mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi.
Melalui peningkatan investasi dan produksi komoditi unggulan yang akan mendukung kemajuan sektor pariwisata, dan adanya pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis budaya, peningkatan lapangan kerja, dan peningkatan PDRB daerah yang pada akhirnya mendukung pendapatan nasional.
"Pesan Bapak Presiden, agar kawasan Mandalika menjadi ikon baru, MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran), yang menjadi kebanggaan tidak hanya masyarakat NTB tetapi juga masyarakat Indoensia," ujarnya.
Secara keseluruhan pengembangan kawasan pariwisata terpadu itu membutuhkan dana di atas 3 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp27 triliun, dalam jangka waktu investasi 10 tahun.
"Dari nilai itu, 250 juta dolar AS (sekitar Rp2,2 triliun) di antaranya bersumber dari BUMN," kata Hatta.
Itu berarti, sebagian besar dana pengembangan kawasan Mandalika itu bersumber dari investor mitra yang digalang BUMN sektor wisata yakni PT BTDC.
Namun, dengan investasi besar itu diproyeksikan wisatawan yang berkunjung ke wilayah NTB dari ke tahun semakin meningkat. Khusus kawasan Mandalika saja, bisa dikunjungi satu juta orang jika infrastrukturnya telah terbangun.
Jika ini terwujud, tentunya akan meningkatkan PDRB daerah, masyarakat juga akan makin terberdaya karena adanya kebutuhan tenaga kerja sejak tahapan konstruksi hingga operasional beragam kegiatan usaha.
"Prediksi kami, dari 2015 hingga 2025 akan ada jutaan wisatawan yang ke NTB sehingga PDRB NTB akan meningkat lebih dari empat kali lipat," ujar Hatta.
Berbagai pihak tentu berharap kunjungan Presiden SBY ke kawasan pariwisata Mandalika sekaligus meresmikan dimulainya pengembangan kawasan itu, bukan hanya sebatas peristiwa seremonial.
Setidak-tidaknya, penandatangan nota kesepahaman (MoU) di hadapan Kepala Negara itu ditindaklanjuti ke tahapan berikutnya hingga kegiatan fisik di lapangan benar-benar terlihat.
Saat peresmian dimulainya pembangunan kawasan pariwisata Mandalika itu, manajemen PT BTDC menandatangani MoU kerja sama pemanfaatan lahan kawasan Mandalika itu, dengan enam pihak, termasuk tiga investor nasional.
Direktur Utama PT BTDC Ida Bagus Wirajaya menandatangani MoU dengan Komisaris PT Global Land Development Budi Rustanto, dengan Rahmat Gobel selaku pemilik PT Gobel Internasional dan dengan Peter Sondakh selaku pendiri, ketua, dan CEO PT Rajawali.
Manajemen MNC Group melalui PT Global Land Development akan membangun taman terpadu sebagai bagian dari rencana investasi pengembangan kawasan wisata Mandalika, berupa disneyland, taman bawah air dan taman teknik.
MNC Group itu juga akan melengkapi kawasan itu dengan serkuit Formula 1, ruang pleno untuk penyelenggaraan konser, dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan pesawat laut.
Sementara Gobel Group berniat membangun fasilitas-fasilitas berteknologi ramah lingkungan seperti pengolahan air (water treatment), pengelolaan air limbah, solar system dan kegiatan ramah lingkungan lainnya.
Gobel juga akan memanfaatkan sebagian lahan di kawasan wisata Mandalika untuk pembangunan hotel dan vila, serta "hight end resort".
Sedangkan Rajawali Group melalui PT Canvas Development akan membangun dan mengembangkan hotel dan vila, serta "hight end resort" di Tanjung Ann.
Dua investor lainnya juga menandatangani MoU kerja sama pemanfaatan lahan di kawasan wisata Mandalika itu, masing-masing PT Wahanakarya Suplaindo, dan PT Yonasiondo Intra Pratama.
Wahanakarya berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang para lulusannya akan dikirim ke luar negeri, beserta fasilitas pendukungnya.
Selain itu, Wahanakarya juga akan menggeluti usaha perhotelan untuk pelatihan siswa yang belajar di sekolah perhotelan, usaha Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), usaha travel agency, perbankan, dan medical check up center.
Sementara Yonasindo berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang akan dikirim ke luar negeri. Manajemen Yonasindo juga akan membangun fasilitas pendukungnya.
Tiga pihak lainnya yang ikut mengambil bagian dalam pemanfaatan kawasan wisata Mandalika dan diwujudkan dengan penandatanganan MoU yakni Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali I Nyoman Madium, Direktur Politeknik Negeri Bali I Made Mudhina, dan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT mewakili manajemen Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah.
Selain tiga investor besar dan empat pengelola lembaga pendidikan yang telah menandatangani MoU itu, dalam waktu dekat ini akan ada penandatanganan MoU dengan delapan investor lainnya.
Kedelapan investor itu yakni PT Wyncor Bali, PT Sariarthamas Hotel Indonesia, PT Nikko Securities Indonesia, PT Global Mulia Bersama, PT Mandiri Maju Bersama, PT Megah Bersama Maju, PT Owanke dan PT Tataguna Karya Gemilang.
"Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, kawasan pariwisata Mandalika itu akan memberikan 'multipilier efect' dan 'economic value added' yang signifikan terhadap Provinsi NTB, khususnya Kabupaten Lombok Tengah," ujar Ida Bagus Wirajaya. (*)


from : http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=11&id=19796

Volksraad
October 25th, 2011, 09:23 AM
Selasa, 25/10/2011 13:51 WIB
Wisata Mandalika Lombok Ternyata Dirancang Sejak 20 Tahun Lalu
Ramdhania El Hida - detikFinance

Jakarta - Kawasan wisata terintegrasi Mandalika Lombok ternyata sudah dirancang sejak 20 tahun lalu namun baru saat ini mulai digarap serius oleh pemerintah. Masalah infrastruktur yang belum teratasi membuat kawasan indah tersebut tak banyak tersentuh pembangunan.

"Kawasan Mandalika sudah 20 tahun lalu direncanakan tapi karena tidak ada airport, sekarang sudah ada. Jelas infrastruktur sangat berperan membuat investasi lebih valueable," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam acara 'Nusa Tenggara Invesment Day' di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2011).

Mari menuturkan, kawasan wisata Mandalika sangat indah dan relatif dekat dengan kawasan wisata Pulau Komodo dan Danau Kelimutu yang hanya bisa ditemukan di NTT. Selain itu, kawasan ini sangat dekat dengan Gunung Rinjani Lombok yang masuk jajaran gunung api tertinggi ketiga di Indonesia. Ia optimistis kawasan Lombok khususnya Mandalika bisa menyamai kepopuleran Bali.

"Bisa, sangat bisa karena apa yang menjadi nilai tambah NTT dan NTB, diferensiasi lebih ke alam," katanya.

Untuk itu, lanjut Mari, menarik investasi ke wilayah timur merupakan tantangan pemerintah. Hal ini sangat klop dengan program masterplan percepatan, perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) khususnya di koridor 5.

"Yang perlu kita perbaiki adalah konektivitas, infrastruktur itu bisa dikembangkan," katanya

Proyek kawasan wisata Mandalika Lombok diperkirakan akan menelan dana hingga Rp 27 triliun. Setidaknya ada enam investor yang menandatangani nota kerjasama pembangunan wisata Mandalika. Terdapat tiga korporasi besar yang berinvestasi mengembangkan kawasan wisata Mandalika Lombok selain BUMN.

Tiga korporasi itu adalah PT Gobel Internasional yang merupakan milik pengusaha Rachmat Gobel yang mendapatkan konsesi lahan seluas 350 hektar untuk membangun fasilitas ramah lingkungan untuk pengelolahan air minum dan limbah. Gobel Internasional juga akan membangun resor dan hotel berbintang.

Selain itu, MNC Group milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo melalui anak usahanya PT Global Land Develompment juga memperoleh konsesi mengelola 400 hektar lahan.

MNC akan membangun theme park atau taman hiburan terintegrasi seperti disneyland, underwater park dan techno park. MNC Group juga akan membangun sirkuit balap Formula Satu (F1), plenary hall untuk penyelenggaraan konser dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan kapal laut.

Perusahaan lain adalah Rajawali Group melalui anak usaha PT Canvas Develovment sdn.bhd, yang akan membangun resort kelas atas, hotel berbintang dan villa di areal seluas 100 hektar. Saat ini di kawasan ini, Rajawali Group sudah mengoperasikan dan mengelola hotel bintang lima.
(nia/hen)

http://finance.detik.com/read/2011/10/25/135118/1752160/4/wisata-mandalika-lombok-ternyata-dirancang-sejak-20-tahun-lalu?f9911013


Berkat kehadiran Bandara Internasional Lombok yang baru, investasi yang ditanamkan ke Lombok makin besar dan bahkan F1 akan datang ke Indonesia!! :banana::banana::banana:

cink88
October 31st, 2011, 06:53 PM
Wah baru nyasar ke thread ini..luar biasa ya lombok ternyata..@.@

rilham2new
November 1st, 2011, 03:31 AM
Jangan SHOCK .... gambar2 di bawah akan membuat anda ...

Totally OUTRAGEOUS!!!
Tertanggal 25 Oktober 2011
Sumber : http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=577045


Kondisi Jalan Akses Bandara (terkini)
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8121.jpg

2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8123.jpg

3
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8125.jpg

Parkir di jalan Akses bandara??? Kenapa tidak ?? :D
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8132.jpg

Berteduh di gerbang akses bandara dan utilitas sekitar terminal?? Kenapa tidak?? :D
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8134.jpg

2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8135.jpg

3
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8136.jpg

Halte bus DAMRI yang kelihatan jauh dari memadai
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8139.jpg

Parkir Motor di Landscape bandara
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8146.jpg

Drop Off POINT (lebih tepatnya jadi Seating On the Floor Point)
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8147.jpg

2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8148.jpg

3
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8149.jpg

Miris, Rakyat Biasa dengan Penumpang pesawat dikasih batas garis .... Seolah-olah red carpet saja... Menurut yang punya gambar, katanya para turis ini duduk-duduk di terminal bandara dan baru akan bergerak ke dekat pagar apron kalau ada Pesawat Datang. Nonton gitu katanya.
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8153.jpg

2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8155.jpg

Toilet di Boarding Lounge masih Kotor ...
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8170.jpg

2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8171.jpg

3
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8172.jpg




ANgkasa Pura I, airport ini dibangun dari pajak masyarakat. Dirawat donk, dikelola!!!!!

rilham2new
November 1st, 2011, 03:39 AM
Tentunya ada yang rapi .... Di dalam PASSENGER AREA (kecuali Toilet ....).

Totally GORGEOUS
Tertanggal 25 Oktober 2011
Sumber : http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=577045


Check-In Row paling apik dan paling keren di Indonesia (by far)
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8159.jpg

Signage yang menarik pula
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8173.jpg

Airport Tax
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8161.jpg

Beautiful FIDS
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8163.jpg

Toko-toko di Commercial Area
1
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8164.jpg
2
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8175.jpg
3
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8177.jpg

Immigration Counter
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8179.jpg

International Boarding Lounge, yang sangat cantik dan apik (sekelas Makassar, tapi MINUS Karpet
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8180.jpg

Domestic Boarding Lounge
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8166.jpg

Volksraad
November 1st, 2011, 04:28 AM
^^ SPEECHLESS......
gak tau lagi mau komentar apa terhadap masyarakat sekitar bandara internasional lombok ini... kalau bisa, Satpol PP yg di Jakarta sekalian dikirim aja ke Lombok buat menertibkan masyarakat di sekitar bandara itu.... :ohno:

anno_malay
November 1st, 2011, 04:41 AM
:ohno:

ada itu difoto ketika musim haji ya,
sepertinya itu rombongan pengantar jamaah haji
dan rombongan2 seperti itu pada umumunya hampir di semua airport2 indonesia dach

tapi memang harus dipertegas nech security di bandara LOMBOK ini , euforia ini bikin pendatang jadi keder

rilham2new
November 1st, 2011, 05:12 AM
^^ Memang sekarang Musim Haji, tapi kalau baca thread nya di IF, sepertinya tidak ada penjelasan soal itu. Semoga memang cuman TEMPORER saja.....

Dan tidak terlihat pesawat-pesawat besar pengangkut JCH. Barangkali ke Surabaya dulu terbangnya...

Widana89
November 1st, 2011, 05:31 AM
^^ Sepertinya bandara ini dijadikan objek wisata oleh masyarakat sekitar,,,, kecewa saya melihat foto2 diatas...:ohno:

panitiakurban
November 1st, 2011, 07:23 AM
Memang sekarang Musim Haji, tapi kalau baca thread nya di IF, sepertinya tidak ada penjelasan soal itu. Semoga memang cuman TEMPORER saja.....

Yap, itu thread saya di IF, tks rilham2new sudah share ke sini juga.
Awalnya saya dan teman2 saya juga mengira mereka akan mengantar jemaah haji. Tapi di dalam maupun di luar terminal tidak ada sama sekali jemaah hajinya. Biasanya kan kelihatan ya rombongan haji itu gimana. Pesawat yang parkir di apron juga pesawat reguler berjadwal semua. Terakhir saya tanya ke petugas, ternyata mereka memang datang ke bandara untuk BERWISATA, nonton bandara dan nonton pesawat... Ketika pesawat saya taxi, ribuan orang merapat ke pagar bandara untuk nonton...

sbyctzn
November 1st, 2011, 08:34 AM
Wew, speechless :nuts: kok jadi kacau lagi gitu...

btw, Warna font nya berubah jadi silver dari sebelumnya merah ya?

http://i856.photobucket.com/albums/ab127/dunks86/bil_2011.jpg
sumber : http://www.ntbprov.go.id

Tertanggal 25 Oktober 2011

Sumber : http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=577045
http://i765.photobucket.com/albums/xx292/ajathooo/Mataram/ACIMG8147.jpg
begitu lebih enak diliat, g terlalu ngejreng... Tapi sayang pemandangan crowd yg sangat mengganggu
Seperti keinginan saya di postingan sebelumnya...

hmmm mungkin pakai warna lain, apa gitu...??
Biar g terlalu ngejreng amat atau kontras amat dg sekitarnya, walaupun yg existing g ngejreng2 amat (merah tua klo g salah), tapi kok kesannya g enak gt. Sory nih cuman pendapat pribadi (bukan ahlinya), perasaan saya kok gmn gt, kayak gak match.
Sekali lg, ini cuman pendapat pribadi.:)

Sizter85
November 1st, 2011, 08:41 AM
^^Very beautiful FIDS screen, ada background view pantai-nya :okay:

Tentang animo masy Lombok yg sampai meluber kemana-mana,.. hehe menarik banget :D ini sisi lain dari Indonesia, atau mmg ini adalah typical Indonesia banget :naughty: Ya tp mmg mungkin ada kemungkinan jg mereka adalah pengantar CJH yg akan terbang ke embarkasi SUB melalui pesawat reguler... kn saat ini BIL blum merupakan sebuah embarkasi haji, jadi ya wajar bila tdk ditemukan armada pesawat haji disana :cheers:

rilham2new
November 1st, 2011, 08:46 AM
^^ Yang upload gambar sudah kasih keterangan ...

Yap, itu thread saya di IF, tks rilham2new sudah share ke sini juga.
Awalnya saya dan teman2 saya juga mengira mereka akan mengantar jemaah haji. Tapi di dalam maupun di luar terminal tidak ada sama sekali jemaah hajinya. Biasanya kan kelihatan ya rombongan haji itu gimana. Pesawat yang parkir di apron juga pesawat reguler berjadwal semua. Terakhir saya tanya ke petugas, ternyata mereka memang datang ke bandara untuk BERWISATA, nonton bandara dan nonton pesawat... Ketika pesawat saya taxi, ribuan orang merapat ke pagar bandara untuk nonton...

Sizter85
November 1st, 2011, 08:55 AM
Jujur sya tdk mengetahui pasti perbedaan identik antara pax reguler dg rombongan CJH, karena difoto diatas sya ada melihat sebagian orang2 yg menggunakan pakaian2 muslim lengkap dg aksesoris topi kepala putih(mirip dg yg biasa digunakan para ustads) jd sya berpikir mereka sebagian dari pengantar CJH :cheers: ya bila petugas yg berkompeten disana memberitahukan info bahwa mmg mereka sengaja datang kesana hny utk berwisata melihat pesawat,... ya sya cukup miris juga sh, sebegitu aneh dan menjadi sesuatu yg baru kh bagi mereka transportasi udara tsb :ohno:

momo45
November 1st, 2011, 11:29 AM
Totaly SHOCK lihat foto-foto yang di share sama saudara rilham2new!!!! Sebegitu norak dan kampungan kah masyarakat disekitar bandara tersebut?? Sampai2 International Airport dijadikan tempat "WISATA" dengan duduk2 disekitaran drop zone dan terminal penumpang.. OH MY GOD, malu banget dengan para wisatawan asing (turis beneran) yang datang ke Lombok.. :(

blablanonsense
November 1st, 2011, 12:14 PM
^^ namanya saja warga daerah yang mungkin seumur hidupnya melihat pesawat cuma melalui layar televisi. Wajar kalau mereka ingin melihat dari dekat. Tapi mbok ya jangan membuang sampah sembarangan...

sbyctzn
November 1st, 2011, 12:47 PM
Ya semoga aja mereka segera bosan. :ohno:
masih ingat Suramadu dulu? :nuts: sampe sekeluarga turun mobil trus foto bersama, jembatan persis kayak parkiran mobil.
Orang kota aja begitu, apalagi ini di daerah yg bisa dibilang minim terjamah hal2 yg modern...
Ya dimaklumi lah... Yang penting angkasa pura jangan membiarkan berlarut2.
Segera ditertibkan kalau momentumnya tepat.

masaguseka28
November 1st, 2011, 12:56 PM
^^ yah kalo Suramadu sih walaupun sparkling dan merupakan jembatan terkeren saat ini tapi tidak begitu jadi pusat perhatian pendatang kalau belum ke sana karena itu merupakan 'nadi kota' yang berada di dalam kota, berbeda halnya dengan BIL ini yang memang merupakan 'Gerbang Kota' dimana citra sebuah kota dan masyarakatnya langsung tercermin disini.

yang saya aneh adalah... sesusah itukah bagi Pemda terkait dan management AP1 untuk sedikit saja bertindak tegas untuk mengusir orang-orang udik ini? kerahkan personil militer kek, akses ke airport diperketat kek, yang tidak berangkat tidak diperkenankan masuk dropzone kecuali pengantar dan penumpang, atau terapkan standar ganda/khusus yang mungkin ga diberlakukan di airport2 lain di Indonesia, yang penting ada efek edukasinya dulu kalo ini fasilitas umum dan sarana transport publik bukan WAHANA WISATA UNTUK PIKNIK..toh daerah mereka sendiri loh yang nanti nya malu jika dicap sebagai daerah yang masyarakatnya 'uneducated' sama turis asing karena gak ngerti fuungsi airport itu apa, kalo perilaku 'ndeso' ini terus dibiarkan... dan takutnya nanti akan terus berkembang sehingga jadi makin fatal dan makin punya efek domino... dan menanggapi foto2 sarana penunjang yang kurang terawat yang dipublish sama bang ilham tadi, mendingan kembali lagi ke Selaparang aja daripada pindah ke airport baru nan megah kyk begini tp pihak pengelolanya ga profesional kyk gitu :ohno: masalah toilet itu emang sepele tapi efek trhadap citra airport dan daerah itu sndiri besar... :ohno:
'
anyway saya sempet ketipu tadi sama foto2 'TOTALLY OUTRAGEOUS' nya bang ilham awalnya menunjukkan jalan akses ke airportnya yang rapih.. tp begitu masuk wilayah airportnyaa?? bleeeeh langsung speechless :nuts:

rilham2new
November 1st, 2011, 01:41 PM
Orang kota aja begitu, apalagi ini di daerah yg bisa dibilang minim terjamah hal2 yg modern...
Ya dimaklumi lah... Yang penting angkasa pura jangan membiarkan berlarut2.
Segera ditertibkan kalau momentumnya tepat.

Awal-awal mungkin masih ditolerir lah, itu mungkin usaha dari Angkasa Pura I untuk memperkenalkan Bandara.

Tapi kalau sudah semakin ke sini. Ini sudah mengarah ke "Inkompetensi Pengelolaan Bandara oleh ANgkasa Pura I". Ini tidak bisa terus-terus dibenarkan.

Karena memang Bandara itu kan jual pelayanan transportasi. Bukan untuk berwisata.

Berwisata okelah. Tapi tolong teratur, parkir jangan di tepi jalan Akses Bandara. Dan Motor pun jangan diletak di atas Taman/Lansekap Bandara....

Ini sudah jelas tidak benar .....


Keamanan bandara ini jadi dipertanyakan. Coba kalau di antara sekumpulan "turis-turis" menyelip para "teroris"....

Wahhh kacau dehhh....

sbyctzn
November 1st, 2011, 03:24 PM
Berwisata okelah. Tapi tolong teratur, parkir jangan di tepi jalan Akses Bandara. Dan Motor pun jangan diletak di atas Taman/Lansekap Bandara....

Ini sudah jelas tidak benar .....


Keamanan bandara ini jadi dipertanyakan. Coba kalau di antara sekumpulan "turis-turis" menyelip para "teroris"....

Wahhh kacau dehhh....

harusnya sih gitu bang Ilham, ya boleh saja lah warga umum kalau ingin sekedar ingin main ke bandara harusnya ya tertib.
parkir ya ditempatnya, main ya di tempat yang memang untuk publik....
contoh di tempat lain sebenarnya SUB ya masih ada kok banyak orang2 yang sekedar main ke bandara...
biasanya kalo saya sedang di Juanda saya iseng naik ke lantai 3 di waving gallery, disitu banyak orang2 juga kok yang main bareng anak dan istrinya, sekedar melihat pesawat parkir di apron untuk anaknya, jadinya ya agak sedikit kelihatan teratur.
tapi klo udah seperti yang di LOP ini ya sudah kelewatan IMO :ohno:
ya dilihat aja beberapa waktu kedepan, bakal bisa kekontrol apa tidak....

yanuar
November 1st, 2011, 03:33 PM
Awal-awal mungkin masih ditolerir lah, itu mungkin usaha dari Angkasa Pura I untuk memperkenalkan Bandara.

Tapi kalau sudah semakin ke sini. Ini sudah mengarah ke "Inkompetensi Pengelolaan Bandara oleh ANgkasa Pura I". Ini tidak bisa terus-terus dibenarkan.

Karena memang Bandara itu kan jual pelayanan transportasi. Bukan untuk berwisata.

Berwisata okelah. Tapi tolong teratur, parkir jangan di tepi jalan Akses Bandara. Dan Motor pun jangan diletak di atas Taman/Lansekap Bandara....

Ini sudah jelas tidak benar .....


Keamanan bandara ini jadi dipertanyakan. Coba kalau di antara sekumpulan "turis-turis" menyelip para "teroris"....

Wahhh kacau dehhh....

setuju

daerah sekitar bandara ini dulu sering terjadi tindak kejahatan apalagi klo sudah diatas jam 10

sepertinya angkasa pura I perlu menambah personel bwt mengamankan bandara serta menambah pol pp untuk menanggulangi program wisata warga yang tak kunjung memenuhi peraturan :(

rahul medan
November 1st, 2011, 05:10 PM
hmm... kok masyarakat Lombok ini mirip suku pedalaman yg tinggal di hutan tanpa pernah melihat betapa gemerlapnya dunia ya.. mirip tarzan..

F-ian
November 1st, 2011, 05:45 PM
^^klo KNIA udah jadi juga bakal kyk gitu juga warga sekitarnya...namanya juga masih tahap perkenalan...tp emang harus didisiplinin juga

blablanonsense
November 1st, 2011, 05:52 PM
harusnya sih gitu bang Ilham, ya boleh saja lah warga umum kalau ingin sekedar ingin main ke bandara harusnya ya tertib.
parkir ya ditempatnya, main ya di tempat yang memang untuk publik....
contoh di tempat lain sebenarnya SUB ya masih ada kok banyak orang2 yang sekedar main ke bandara...
biasanya kalo saya sedang di Juanda saya iseng naik ke lantai 3 di waving galery, disitu banyak orang2 juga kok yang main bareng anak dan istrinya, sekedar melihat pesawat parkir di apron untuk anaknya, jadinya ya agak sedikit kelihatan teratur.
tapi klo udah seperti yang di LOP ini ya sudah kelewatan IMO :ohno:
ya dilihat aja beberapa waktu kedepan, bakal bisa kekontrol apa tidak....

Mending jangan dibiarkan berlama-lama. Kalau dibiarkan, warga akan berpikir kalau berwisata di sana itu haknya mereka dan mereka punya 'alasan' untuk memberontak. Tertibkan segera, kalau perlu dicek di gerbang masuk, apakah pengendara kendaraan atau pejalan kaki mempunyai tiket? Memang unfair untuk masyarakat yang lebih terdidik jika ingin mengakses waving galery, tapi demi menghentikan masalah ini sebelum berlarut-larut, API harus berani.

sbyctzn
November 1st, 2011, 06:06 PM
^^klo KNIA udah jadi juga bakal kyk gitu juga warga sekitarnya...namanya juga masih tahap perkenalan...tp emang harus didisiplinin juga

wah apalagi KNIA yang megah banget itu....
Pasti punya daya tarik yg lebih, saya bayangin jalan flyover menuju drop zone itu bakal dibikin anak2 muda tempat foto2, trus tempat parkir... :nuts:
Jadikan LOP sebagai pelajaran deh.
Jangan sampai kejadian di LOP ini terjadi di pasca peresmian KNIA besok...
Harus lebih ketat!!

Mending jangan dibiarkan berlama-lama. Kalau dibiarkan, warga akan berpikir kalau berwisata di sana itu haknya mereka dan mereka punya 'alasan' untuk memberontak. Tertibkan segera, kalau perlu dicek di gerbang masuk, apakah pengendara kendaraan atau pejalan kaki mempunyai tiket? Memang unfair untuk masyarakat yang lebih terdidik jika ingin mengakses waving galery, tapi demi menghentikan masalah ini sebelum berlarut-larut, API harus berani.

agree, harus berani Angkasa Pura!
Miris saya lihat keadaan LOP, tak pikir cuman terjadi kmarin2 sebentar pasca peresmian...
Eh ladalah... Lha kok dibiarkan berlarut2.

aguuungg
November 1st, 2011, 06:25 PM
hmm... kok masyarakat Lombok ini mirip suku pedalaman yg tinggal di hutan tanpa pernah melihat betapa gemerlapnya dunia ya.. mirip tarzan..

jangan terlalu berlebihan gitu, mending coba pahami sifat mereka..
setiap manusia kan pasti ada rasa penasaran, ga perlu terlalu dicemooh deh. kalo memang itu jadi tempat rekreasi, ya biarin angkasa pura yang bertindak.
:)

rilham2new
November 1st, 2011, 11:47 PM
^^klo KNIA udah jadi juga bakal kyk gitu juga warga sekitarnya...namanya juga masih tahap perkenalan...tp emang harus didisiplinin juga

I highly doubt that. . .

Karakter masyarakat dan level ekonomi Masyarakat yang mengelilingi kawasan KNIA boleh dikatakan sedikit berbeda dengan LOP.

greatstyo
November 2nd, 2011, 02:47 AM
kalo menurut saya sih ada baiknya AP setiap membuat bandara di beri observation deck yang nyaman dan memadai untuk melihat pesawat yang take off dan landing.. sebagai contoh di juanda. jangan anda pikir nggak ada masyarakat yang piknik di bandara juanda.. banyaaaak bangeeett... meskipun nggak sebanyak yang di LOP juga sih.. namun mereka ini berkumpul di waving gallery (observation deck) karena niatnya kan memang lihat pesawat sambil buka bekel *sigh*. bukan bergerombol di depan pintu keberangkatan seperti di LOP tersebut. area waving gallery di juanda juga bisa dibilang lumayan luas dan bersih. banyaknya para wisatawan yang berkumpul di waving gallery tidak menyurutkan petugas untuk selalu membersihkan area tersebut..

Volksraad
November 2nd, 2011, 05:37 AM
^^ observation deck merupakan ide yang bagus, tetapi hendaknya juga diikuti dengan tindakan yang tegas dari Angkasa Pura I untuk menertibkan masyarakat yang masih berkumpul di area lobby bandara sekedar untuk piknik, karena selain membuat kotor, juga dapat menyebabkan masalah keamanan di area bandara (mulai dari copet sampai teroris).

rilham2new
November 2nd, 2011, 05:37 AM
^^ That's my point...... Dikasih fasilitas itu solusi yang baik. Tapi yang terjadi sekarang adalah memanfaatkan fasilitas yang tidak sebagaimana mestinya. Atau teratur lah...


Kalau bicara "Ndeso" ... ini di Airport MANCHESTER. Orang-orang ngliatin A380 EMirates Take-Off
http://youtu.be/oPLV3gOyO7k

Habis Take-off pada tepuk tangan lagi :D ... Dijamin lihatnya bukan dari Waving Galery, tapi dari Pagar Runway :D.
Lagipula ngliat pesawat sih gak salah. Di IF tuh banyak banget thread2 Plane Spotter, dsb. Dianggap sebagai Hobi pula..... Padahal orang yang potret2 di situ, rata-rata sudah terbiasa terbang dengan pesawat.

Jadi intinya sih bagaimana menatanya supaya teratur dan TERAWASI dengan baik. Bukan sperti ini.... Seperti sekarang sih bener2 CHAOS.

Volksraad
November 2nd, 2011, 05:48 AM
^^ setuju, yang terjadi sekarang adalah pemanfaaatan fasilitas yang tidak sebagaimana mestinya, sebaiknya Angkasa Pura I segera melaksanakan penertiban yang tegas, sebelum masalah bertambah pelik...

yang di Manchester mungkin pada bosan nonton MU tanding kali ya, jadi pada nonton pesawat tiga tingkat A380 terbang.. :lol::lol:

greatstyo
November 2nd, 2011, 06:20 AM
^^ observation deck merupakan ide yang bagus, tetapi hendaknya juga diikuti dengan tindakan yang tegas dari Angkasa Pura I untuk menertibkan masyarakat yang masih berkumpul di area lobby bandara sekedar untuk piknik, karena selain membuat kotor, juga dapat menyebabkan masalah keamanan di area bandara (mulai dari copet sampai teroris).

kalo observation deck sudah ada, kemungkinan bakal gampang lah menggiring orang-orang tersebut kesana.. sekarang kan nggak ada, ya mau dimana lagi dong.. :D

^^ That's my point...... Dikasih fasilitas itu solusi yang baik. Tapi yang terjadi sekarang adalah memanfaatkan fasilitas yang tidak sebagaimana mestinya. Atau teratur lah...


Kalau bicara "Ndeso" ... ini di Airport MANCHESTER. Orang-orang ngliatin A380 EMirates Take-Off
http://youtu.be/oPLV3gOyO7k

Habis Take-off pada tepuk tangan lagi :D ... Dijamin lihatnya bukan dari Waving Galery, tapi dari Pagar Runway :D.
Lagipula ngliat pesawat sih gak salah. Di IF tuh banyak banget thread2 Plane Spotter, dsb. Dianggap sebagai Hobi pula..... Padahal orang yang potret2 di situ, rata-rata sudah terbiasa terbang dengan pesawat.

Jadi intinya sih bagaimana menatanya supaya teratur dan TERAWASI dengan baik. Bukan sperti ini.... Seperti sekarang sih bener2 CHAOS.

observation deck seperti di bandara-bandara jepang, SYD, FRA, dan lain-lain tentu juga akan memanjakan spotter :lol:

masyarakat yang mau berwisata senang karena ada tempat yang nyaman, spotter juga senang karena nggak perlu panas-panasan dan nggak was-was disamperin avsec di pinggir runway, dan pengelola bandara juga nggak ribet kan ngurusin wisatawan bandara yang berada di lobby :lol:

tapi paling ya dari pemikiran pengelola bandara di indonesia, "buat apa observation deck segala? cuma nyenengin orang dan nggak menghasilkan duit". :lol:

sbyctzn
November 2nd, 2011, 08:07 AM
kalo menurut saya sih ada baiknya AP setiap membuat bandara di beri observation deck yang nyaman dan memadai untuk melihat pesawat yang take off dan landing.. sebagai contoh di juanda. jangan anda pikir nggak ada masyarakat yang piknik di bandara juanda.. banyaaaak bangeeett... meskipun nggak sebanyak yang di LOP juga sih.. namun mereka ini berkumpul di waving gallery (observation deck) karena niatnya kan memang lihat pesawat sambil buka bekel *sigh*. bukan bergerombol di depan pintu keberangkatan seperti di LOP tersebut. area waving gallery di juanda juga bisa dibilang lumayan luas dan bersih. banyaknya para wisatawan yang berkumpul di waving gallery tidak menyurutkan petugas untuk selalu membersihkan area tersebut..

Bener ini saya setuju.
Harusnya bisa diatur sedemikian rupa supaya pengunjung yg memang punya niat sekedar main atau istilahnya piknik.
Mungkin untuk bandara yang belum ada Waving Gallery bisa dibuatkan yang terpisah.
Kalau Waving Gallery Juanda persis kayak tempat wisata. :nuts:
Buka bekal, duduk2 di lantai, dll.
Ya untungnya Waving Gallery nya luas, bersih, jadi g terlalu terlihat kumuh... Coba kalau Waving Gallery nya kecil... Wew bakal kumuh banget :ohno:.
Dan yang patut dibanggakan, walaupun tempat terbuka untuk umum, siapa saja bisa masuk, Toilet di Waving Gallery bersih, tidak bau, wangi... Selalu ada petugas kebersihan yang rutin membersihkan beberapa menit sekali.
Padahal dari segi pendapatan apa ya menghasilkan?
Sama sekali tidak.
Harusnya gitu lah tiap bandara di Indonesia, just IMHO

Sizter85
November 2nd, 2011, 08:10 AM
Jadi fasilitas observation hall(waving gallery) belum tersedia tho di bandara ini, baru tau, sya pikir fasilitas waving yg ada kapasitasnya tdk mencukupi utk menampung antusias warga hingga meluber keluar semua :ohno:

Bluemooncm78
November 2nd, 2011, 10:03 AM
Klo mencermati foto-foto yang ada dalam forum itu (www.indoflyer.net), "kekacauan" bukan hanya terjadi di luar area gedung terminal -istilahnya land side-, tapi juga terjadi di area air side (area setelah counter check in) :ohno::ohno:. Lihat saja foto rest room yang becek, wastafel yang sudah tanpa keran, dll. Padahal gedung terminal ini baru berumur 1 bulan lebih. Bagaimana 3 atau 5 tahun lagi? Horrible...

rahul medan
November 2nd, 2011, 05:09 PM
^^klo KNIA udah jadi juga bakal kyk gitu juga warga sekitarnya...namanya juga masih tahap perkenalan...tp emang harus didisiplinin juga

saya optimis tipekal masyarakat Sumut gag seperti itu bro.. Bisa diliat dr bandara polonia yg notabene berada di tengah kota dan ada bbrp sisi dr bandara tsb masyarakat bisa melihat landing/take off pesawat. Ttp biasa aj, gk ada antusias berlebih dr masyarakat. Mgkn dah bosan kali, denger suara pesawat aja dah neg :lol:... klo pun ada hanya segelintir remaja yg pacaran malam2 (bkn bertujuan liat pesawat, ttp memanfaatkan lokasi yg remang2 :hahaha:) or para ortu yg bawa anak2nya yg masih kecil tuk ngeliat pesawat di sore hari. Dan itu jauh dr kawasan terminal bandara polonia
Lagian Terminal KNIA itu berada di tengah2 kawasan bandara yg luasnya sekitar 1400 Ha. Landasan pacunya aja lumayan jauh dr sisi pagar batas bandara & setelah landasan pacu perkebunan sawit baru pagar pembatas so, gk bakalan keliatan dr luar bandara.
gw dah pernah masuk proyek KNIA ini bulan maret 2011, itupun coz ngikut teman yg kuliah di penerbangan di surabaya dan sempat PKL di Polonia.
Makanya skrg gw kesel 2 kali ke lokasi proyek ini tetap gk dapat izin ma security penjaga proyek KNIA tuk masuk ke lokasi bandara. Jd gk bisa update pict KNIA. KNIA punya 2 fly over. 1 FO yg mengelilingi terminalnya dan 1 lagi UC pas diluar pintu gerbang masuk bandara. FO yg akan menghubungkan Jalur arteri dan jalur tol dan di bawah FO tsb ada rel kereta

We hope the best for Indonesia

rahul medan
November 2nd, 2011, 05:27 PM
jangan terlalu berlebihan gitu, mending coba pahami sifat mereka..
setiap manusia kan pasti ada rasa penasaran, ga perlu terlalu dicemooh deh. kalo memang itu jadi tempat rekreasi, ya biarin angkasa pura yang bertindak.
:)

gw bukan berlebihan bro...
mgkn itu luapan kekesalan gw bro..
bukan kali ini gw liat pict yg beginian..
Malah mereka mo sempat demo memblokir bandara agar pemerintah memenuhi tuntutan mereka yg ingin buka lapak jualan di emperan lantai bandara, trus minta dipekerjakan di bandara :nuts:
sorry lah klo berlebihan :bash:
padahal aku ngarapin bgt pulau2 indah lainnya di Indonesia (salah 1 nya lombok) benar2 bisa menjadi kawasan wisata yg mendunia..
klo gini kondisinya apa gk pada ngacir wisman yg bakalan berkunjung ke Lombok..

Harusnya mereka MIKIR dunk or pemda setempat beri penyuluhan ke masyarakatnya gimana cara mencari nafkah dgn memanfaatkan bandara LOP ini yg menjadi pintu gerbang bagi wisatawan yg akan berlibur di Lombok. contoh dunk masyarakat Bali yg mencari nafkah dr sektor pariwisata di pulau tsb. gw rasa Bali dan Lombok masih berdekatan

rahul medan
November 2nd, 2011, 05:32 PM
klo nonton pesawat di luar pagar bandara it;'s oke lah...

but......!!!

Volksraad
November 3rd, 2011, 04:25 AM
^^ setuju bro, jadinya malah kesal kalau melihat warga yang demo menuntut supaya mereka bisa buka lapak di bandara, bandara yang sudah dibangun dengan kerja keras malah jadi kotor dan semrawut gara2 masyarakat yang gak mikir dampak citra Lombok kedepannya..

Padahal kalau mereka benar2 ingin mengambil bagian dari pertumbuhan ekonomi di Lombok karena kehadiran bandara baru ini, mereka kan bisa investasi seperti misalnya memberikan kursus bahasa Inggris bagi anak2 mereka, supaya nanti kalau turis2 asing datang ke Lombok, mereka juga bisa menjadi pemandu wisata dan dapat uang dari situ... bukan dengan cara buka lapak di bandara... :bash:

sbyctzn
November 3rd, 2011, 04:20 PM
WTH, jadi nanti pedagang asong itu akan tetap di bandara tapi diakomodir?
Penasaran, seperti apa nanti bentuk kebijakan yg dibilang akan mengakomodir pedagang asong itu. :nuts:
kalau benar apa adanya... Wah bakal jadi bandara satu2nya di dunia yang ada pedagang asongan.
IMO, harusnya g ada toleransi atau yg namanya "akomodir" untuk pedagang asong di bandara.

Angkasa Pura I tertibkan pedagang asongan di BIL


Oleh Bisnis Nov 3, 2011

......................................................................
Ketut lebih jauh menjelaskan tidak semua pedagang asong dapat diakomodir. Ada syarat dan ketentuan, yang diatur pengelola. Karena tidak mungkin pedagang asong yang jumlahnya sebanyak itu bisa diakomodir semuanya.

Untuk taman rekreasi dan arena jualan, kata Ketut nanti akan dibangun khusus untuk masyarakat. Misalnya, bagi pengantar jemaah calon haji, yang biasanya berjubel memenuhi area BIL, bisa menunggu di taman rekreasi sehingga bandara tidak penuh sesak.(dw/k3)

http://www.bisnis-jatim.com/index.php/2011/11/03/angkasa-pura-i-tertibkan-pedagang-asongan-di-bil/

rahul medan
November 3rd, 2011, 04:50 PM
^^
huh.. hikh :cripes:

Widana89
November 3rd, 2011, 05:07 PM
^^ Masyarakatnya memang susah diatur... harus pakek cara2 jaman "orde baru" biar jera...:bash:

sasamakan
November 3rd, 2011, 09:24 PM
Speechless banget diriku melihat kondisi airport Lombok yang baru ini
Bahkan teman saya yg dari afrika pun setelah melihat gambar-gambar ini, oh my :ohno:
Sepertinya masyarakat di sekitar bandara perlu dididik untuk merawat dan menjaga apa yang sudah dibuat. Percuma lah mau keluar duit 3 miliar buat maintenance tapi kalo masyarakatnya gabisa jaga

yanuar
November 4th, 2011, 07:53 AM
sifat masyarakatnya bener-bener dah :(

sebaiknya masayaratkanya perlu dididik dan diberi ketrampilan khusus

percuma saja infrastruktur bagus tp masyarakatnya susah diatur :(

sbyctzn
November 5th, 2011, 02:21 AM
Sabtu, 05/11/2011 06:35 WIB

Angkasa Pura Siap Benahi Kenyamanan Bandara Lombok

Moksa Hutasoit : detikNews



detikcom - Jakarta, Meski baru seumur jagung, BandaraInternasional Lombok sudah terlihat kumuh dan semrawut. PT Angkasa Pura I (AP I) berjanji akan segera membenahi lingkungan bandara ini.

"Kami akan segera mengambil tindakan korektifnya," ujar Direktur Utama AP I, Tommy Soetomo kepada detikcom, Jumat (4/11/2011).
........................................................


http://m.detik.com/read/2011/11/05/063522/1760783/10/angkasa-pura-siap-benahi-kenyamanan-bandara-lombok?nhl

cyberprince
November 5th, 2011, 08:59 PM
^^ dari berita yang sama:


.....

Sebagai wujud perhatian, AP I menyediakan tenda sebagai tempat masyarakat berkumpul menyaksikan lalu lalang pesawat dari kejauhan. Pendirian tenda tersebut sesuai dengan arahan presiden saat berkunjung ke Lombok Tengah bagian Selatan ini.

"Kami telah buatkan tenda, semacam waving gallery," tuturnya.

read more: http://www.detiknews.com/read/2011/11/05/063522/1760783/10/angkasa-pura-siap-benahi-kenyamanan-bandara-lombok?nhl


^^ kayaknya harus bener2 dibangun waving gallery permanen, ga hanya berupa tenda. terus yang kapasitasnya gede sekalian. lokasinya agak jauh dari terminal penumpang jadi ga malu2in kalo kotor, coz ga terlihat oleh penumpang.. :D

panitiakurban
November 6th, 2011, 05:44 AM
Oh my God! Angkasa Pura 1 sudah cukup bangga dengan pendirian tenda itu? Ckck..

Waktu saya kesana, memang tenda itu sudah berdiri. saya pikir tenda itu bekas acara peresmian yang belum dibongkar. Maaf tendanya tidak saya foto. Tapi bayangkan saja oleh teman2 disini. Tenda yang dimaksud memang tenda seperti untuk kawinan, hanya ukurannya besar. No no no, tenda untuk kawinan jelas lebih bagus karena ada hiasan-hiasan kain dan bunga segala macem. Tepatnya seperti tenda yang biasa didirikan di halaman Stasiun Senen saat masa mudik lebaran! Betul2 kampungan ada tenda semacam itu TEPAT BERADA DI SAMPING bangunan terminal bandara internasional. Kalo AP1 bilang "semacam waving gallery", ya memang betul, karena dari tenda itu, viewnya langsung ke tarmac. Tapi, plis lah...

Waktu itu, di bawah tenda itu, ratusan entah ribuan manusia berlindung dari teriknya matahari Lombok, menunggu suara deru pesawat yang landing, maupun bersiap take-off...

rilham2new
November 6th, 2011, 06:31 AM
^^ Wah nambah lagi pengakuan dari lokasi.

Makin terbukti INKOMPETENSI Angkasa Pura I nih :naughty:

panitiakurban
November 6th, 2011, 04:00 PM
^^ Wah nambah lagi pengakuan dari lokasi.

Makin terbukti INKOMPETENSI Angkasa Pura I nih :naughty:

Hehe.. Kayaknya terlalu sadis nih bung rilham, kalo nyebut seperti itu.. Di bandara lain kan AP1 sudah cukup berprestasi lah.. UPG masih dipuji, SOC juga OK, pembangunan BPN dan DPS juga dapet apresiasi.. Kalo soal kompetensi, pastilah mereka berkompeten, cuma kayaknya untuk kasus di sini "lebih spesial" deh. Saya yakin AP1 pun kaget melihat reaksi lapangan yang seperti ini.. Asal jangan kelamaan aja kagetnya :lol:

rahul medan
November 7th, 2011, 01:28 AM
Mending di tiap pagar bandara yg berada di komplex bandara yg viewnya ke arah runway or pesawat di tutuopin ama pagar seng aja. Tujuannya biar warga gk bisa ngeliat pesawat dr balik pagar tsb

Widana89
November 7th, 2011, 11:47 AM
Mending di tiap pagar bandara yg berada di komplex bandara yg viewnya ke arah runway or pesawat di tutuopin ama pagar seng aja. Tujuannya biar warga gk bisa ngeliat pesawat dr balik pagar tsb

^^ Bagusnya buatin tembok seperti di LP aja sekalian biar gak ada yang bisa masuk, dan gak bakalan ada yang berjubel nonton dari luar pagar...:D

Volksraad
November 8th, 2011, 05:42 AM
^^ bagusnya tembok yang ada ukiran2 khas Lombok gitu, jadi fungsi keamanan juga fungsi artistiknya ada
jangan pakai tembok seperti di LP nanti suasana Bandaranya jadi serem, ntar turis2nya jadi takut.. :D

dunks86
November 10th, 2011, 08:21 PM
BIL/LIA - LOP "very sad news" :bash:

http://metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/11/10/139509/Baru-Sebulan-Operasi-Bandara-Internasional-Lombok-Tak-Terawat

very sad news

dunks86
November 15th, 2011, 09:04 PM
1.

RIBUAN WISATAWAN RUSIA MULAI BERWISATA KE LOMBOK
Mataram, 15/11 (ANTARA) - Ribuan wisatawan Rusia yang mengikuti program "Go Vacation" ke Indonesia, mulai berkunjung secara bertahap ke Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terhitung 16 Nopember 2011 hingga Mei 2012.
"Sudah ada pemberitahuan resmi, mulai 16 Nopember akan datang rombongan pertama menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing 767-200 milik Nordwind Airlines, yang mengangkut 300 orang lebih,"...

full : http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=8&id=20066



2.

PENGELOLA HOTEL HARAPKAN BEKAS BANDARA SELAPARANG DIFUNGSIKAN
Lombok Barat, 15/11 (ANTARA) - Pengelola hotel di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengharapkan bekas Bandara Selaparang Mataram difungsikan untuk penerbangan domestik guna memudahkan para wisatawan menjangkau penginapan terdekat.
"Kalau bisa bekas Bandara Selaparang Mataram dijadikan bandara untuk penerbangan domestik, seperti dari Surabaya dan Bali. Kalau dari Jakarta baru lewat Bandara Internasional Lombok (BIL),"...

full : http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=3&id=20068



3.

RTRW NTB Larang Pemanfaatan Eks Bandara Selaparang Untuk Penerbangan
MATARAM, GOMONG.COM – Usaha dan keinginan Pemerintah Kota Mataram untuk menjadikan eks Bandara Selaparang sebagai tempat pendidikan Sekolah Penerbangan dan juga kegiatan yang aktivitas kegiatan yang berkaitan dengan penerbangan pupus sudah. Sebab Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi NTB melarang.

“Sipemberi ijin pemanfaatan lahan eks Bandara Selaparang tersebut untuk kegiatan penerbangan akan dikenakan pidana penjara, ...

full : http://www.gomong.com/2011/11/15/11224/rtrw-ntb-larang-pemanfaatan-eks-bandara-selaparang-untuk-penerbangan/

Go Ahead Eagles
November 18th, 2011, 03:16 PM
BIL/LIA - LOP "very sad news" :bash:

http://metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/11/10/139509/Baru-Sebulan-Operasi-Bandara-Internasional-Lombok-Tak-Terawat

very sad news

Kebayang para wisman yg baru mendarat, begitu keluar bandara di suguhi kekumuhan dan kesemrawutan. :ohno:

yanuar
November 19th, 2011, 11:53 AM
Kebayang para wisman yg baru mendarat, begitu keluar bandara di suguhi kekumuhan dan kesemrawutan. :ohno:
kan ciri khas indonesia bro :D
lama-lama bakal terbiasa kok,lagian BIL dibangun dipelosok desa,yg masih merasa klo pesawat itu hal yg fantastik :D

nugrohoo
November 19th, 2011, 08:12 PM
gua berharap bgt, PT angkasa pura bisa menyelesaikan bagaimana pun caranya agar bandara baru ini bener@ mewujudkan BANDARA LOMBOK INTERNATIONAL sebenernya dan yg kita tunggu2 selama ini

dading_afgi
November 24th, 2011, 11:14 AM
Silk Air Tambah Penerbangan Singapura-Lombok
Kusmayadi - detikFinance

http://images.detik.com/content/2011/11/24/4/Lombok-dalam.jpg



Mataram - Silk Air maskapai regional milik Singapore Airlines akan menambah frekuensi penerbangan langsung rute Singapura-Lombok menjadi lima kali sepekan. Silk Air akan merealisasikan rencana itu mulai Desember 2011.

Rencana penambahan frekuensi penerbangan itu tertuang dalam kesepahaman antara manajemen Silk Air dengan Pemda NTB. Hal ini juga tidak terlepas dari beroperasinya Bandara Internasional Lombok sebulan lalu.

Awal pekan ini, Wakil Gubernur NTB Badrul Munir bertemu dengan manajemen Silk Air yang dipimpin Direktur Utama Silk Air Malvin Tan di Singapura, membicarakan penambahan frekuensi penerbangan itu.

"Alhamdulillah. Manajemen Silk Air siap merealisasikan penambahan frekuensi penerbangan poros Singapura-Lombok menjadi lima kali dalam sepekan. Kita sudah tandatangani kesepahaman soal ini di Singapura," kata Badrul Munir pada wartawan usai peresmian Rumah Sakit Harapan Keluarga di Mataram, Kamis (24/11/2011).

Saat ini kata Badrul, Silk Air melayani penerbangan langsung Singapura-Lombok hanya tiga kali dalam sepekan. Peningkatan frekuensi penerbangan, karena Silk Air memperhitungkan penambahan arus penumpang menyusul operasinya Bandara Internasional Lombok.

Menurut rencana, kata Badrul, awal Desember ini, manajemen Silk Air akan datang ke Mataram mematangkan rencana. "Rencana penambahan penerbangan akan langsung terealisasi setelah mereka datang ke Mataram mematangkan itu awal Desember ini," katanya.

Bandara Internasional Lombok mulai beroperasi pada 1 Oktober 2011, berlokasi 40 kilometer arah timur Kota Mataram. Bandara ini diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bandara baru ini menggantikan Bandara Selaparang yang sudah overload penumpang.

Bandara Selaparang hanya memiliki kapasitas penumpang 850 ribu orang setahun. Tapi di penghujung 2011 ini, tercatat sudah 1,2 juta penumpang yang wara-wiri menggunakan jasa bandar udara itu. Sementara Bandara Lombok yang baru, didesain mampu menampung tiga juta penumpang setahun.

Selain Silk Air, pada pertengahan Desember nanti, dijadwalkan juga pembukaan rute baru yakni Kualalumpur-Lombok, yang akan dilayani Air Asia.
Selama ini rute Kualalumpur-Lombok harus transit lebih dulu di Surabaya yang dilayani Merpati Airlines dan transit di Jakarta yang dilayani Garuda Indonesia.

"Air Asia rute Kualalumpur-Lombok, akan mulai pada 17 Desember 2011, bersamaan dengan hari ulang tahun NTB," jelasnya.

Alhamdulillah ya. Sesuatu banget :lol:

sumber: http://finance.detik.com/read/2011/11/24/145836/1774875/4/silk-air-tambah-penerbangan-singapura-lombok

dading_afgi
November 24th, 2011, 12:44 PM
Berita yang sama

Silk Air Tambah Penerbangan Rute Singapura-Lombok
Khaerul Anwar | Agus Mulyadi | Kamis, 24 November 2011 | 16:34 WIB





MATARAM, KOMPAS.com - Perusahaan penerbangan Silk Air, Singapura, berkeinginan menambah frekwensi penerbangan dari negara itu ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang semula tiga kali seminggu menjadi lima kali seminggu.
Diharapkan niat anak perusahaan Singapore Airline itu, terealisasi akhir Desember 2011.
"Setelah kami bicara, kami dan manajemen Silk Air menanda-tangani kesepakatan bersama, bahwa Silk Air bersedia menambah frekuensi penerbangan rute Singapura-Lombok dari tiga kali seminggu menjadi lima kali seminggu," kata Badrul Munir, Wakil Gubernur NTB, kepada pers Kamis ( 24/11/2011) di Mataram.
Badrul Munir melakukan kunjungan dua hari (Senin-Selasa) ke Singapura, antara lain untuk membujuk manajemen Silk Air menambah penerbangan rute Singapura-Lombok. Hasilnya, Silk Air bersedia menambah jadwal penerbangan pesawat di rute itu.
Hanya saja, untuk mematangkan rencana itu, pihak Silk Air berkunjung ke Lombok, di antaranya melihat dari dekat Bandara Internasional Lombok.
Wagub juga mengutarakan, manajemen Silk akan mengubah rute penerbangan direct Singapura-Denpasar (Bali), menjadi Denpasar-Singapura melalui Bandara Internasional Lombok. Penumpang dari Bali menuju Singapura singgah terlebih dahulu di bandara itu.
Sebelumnya, Gubernur NTB mengatakan, perusahaan Air Asia juga akan mengisi poros penerbangan Lombok-Kuala Lumpur. Selama ini Merpati dan Garuda melakukan penerbangan ke Kuala Lumpur dengan transit masing-masing di Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Juanda, Surabaya.


sumber:http://regional.kompas.com/read/2011/11/24/16344968/Silk.Air.Tambah.Penerbangan.Rute.Singapura-Lombok



Bukannya Singapura-Denpasar dilayani Singapore Airlines? Ada yang bisa menjelaskan?

Ampelio
November 24th, 2011, 01:29 PM
kan ciri khas indonesia bro :D
lama-lama bakal terbiasa kok,lagian BIL dibangun dipelosok desa,yg masih merasa klo pesawat itu hal yg fantastik :D
^^Agak mengherankan, gw baru tahu ...Bali dan Lombok hanya dipisahkan perairan selat dng jarak kurang dari 50 km, tapi kenapa kemajuan masyarakat Lombok (terutama yg bagian tengah) begitu tertinggal? :ohno:

dading_afgi
November 24th, 2011, 04:37 PM
"Setelah kami berdiskusi dengan manajemen Silk Air, mereka bersedia menambah frekuensi penerbangan ke Lombok, yang akan direalisasikan dalam dua skenario yakni penerbangan langsung Singapura-Lombok dan Singapura-Bali-Lombok," ujarnya.
Sejauh ini, kata Badrul, frekuensi penerbangan Silk Air dengan rute Singapura-Mataram yang kemudian pindah ke BIL karena Bandara Selaparang Mataram ditutup mulai 30 September 2011, hanya tiga kali seminggu.
Manajemen Silk Air merencanakan menambah frekuensi penerbangan ke Lombok, namun rutenya Singapura-Bali-Lombok, kemudian kembali ke Bali dan penerbangan ke Singapura.
"Nanti, ada lima kali penerbangan Singapura ke Lombok, yakni tiga kali penerbangan langsung Singapura-Lombok dan dua kali penerbangan Singapura-Bali-Lombok," ujarnya.sumber: http://www.antaramataram.com/berita/?rubrik=3&id=20180

Apakah Singapore Airlines yang akan melayani rute sin-dps-lop ?:banana:

dading_afgi
November 25th, 2011, 01:22 PM
AP I bentuk tim perpanjangan landasan pacu Lombok

Oleh Tri Vivi Suryani
Jum'at, 25 November 2011 | 15:32 WIB


LOMBOK TENGAH: PT Angkasa Pura (AP) I telah membentuk tim untuk proyek perpanjangan runway Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi 3.000 meter.

General Manager PT AP I BIL, I Ketut Erdinuka mengatakan saat Presiden SBY peresmian BIL Oktober lalu telah mengintruksikan agar segera ada langkah lanjutan untuk penyempurnaan bandara baru ini.

Penyempurnaan itu dinataranya adalah tentang perpanjangan runway dan pembuatan taman rekreasi, sekaligus membentuk tim khusus berkaitan dengan pekerjaan dimaksud.

“Intinya, kami tindak lanjuti intruksi Presiden SBY itu. Karena usulan perpanjangan runway BIL juga telah disetujui, maka kami lanjutkan dengan membentuk tim khusus, yaitu untuk proyek perpanjangan runway BIL dari 2.750 meter menjadi 3.000 meter. Apabila runway diperpanjang, maka kapasitas pesawat yang bisa landing atau take off di BIL makin maksimal,” katanya.

Pascapembentukan tim khusus ini, lanjut Erdinuka, tentu ada proses tindak lanjut agar instruksi Presiden bisa berjalan lancar dan segera direalisir.

Instruksi Presiden SBY lainnya yang juga mendapat perhatian adalah soal pembangunan taman rekreasi agar masyarakat bisa memanfaatkan untuk melihat lalu-lintas pesawat atau berjualan.

Taman rekreasi nanti direncanakan dibangun di sebelah barat Terminal BIL, yang berdekatan dengan halte bus sebagai lokasi taman rekreasi dan ajang berjualan bagi pedagang kecil atau menengah.

“Nanti akan ditentukan pedagang yang boleh berjualan karena harus memenuhi persyaratan tertentu. Tidak semuanya bisa menampati lapak yang disediakan. Mengenai syarat bagi pedagang yang boleh berjualan, akan segera disosialisasikan. Jangan sampai terjadi kasus perebutan lapak,” jelasnya tanpa menuebut besaran investasi penyempurnaan BIL itu. (arh)

sumber: http://www.bisnis.com/articles/ap-i-bentuk-tim-perpanjangan-landasan-pacu-lombok

rilham2new
November 25th, 2011, 11:04 PM
^^Agak mengherankan, gw baru tahu ...Bali dan Lombok hanya dipisahkan perairan selat dng jarak kurang dari 50 km, tapi kenapa kemajuan masyarakat Lombok (terutama yg bagian tengah) begitu tertinggal? :ohno:

Bali itu selama puluhan tahun menyerap APBN dalam pembangunannya. Karena memang kawasan wisata.

Sementara Lombok di sisi lain, baru mendapat perhatian serius tergolong lambat.... Kalau sy bilang baru 20 tahun belakangan.

Beda sekali dengan Bali yang sudah diperhatikan dari tahun 1960-an (bahkan zaman Belanda).

ifung
November 26th, 2011, 11:50 PM
Aku pada dasarnya gak setuju ada bandara di lombok tengah krn posisinya di pedalaman, tapi demi kemajuan dan pemerataan perekonomian daerah kita sbg masyarakat mataram harus menerima hal tersebut sekalipun dampaknya sprti ini. ya.. maklum lah mungkin org pedesaan blm pernah liat pesawat. ini harus ada tindakan tegas dari pihak pemerintah lombok tengah dan angkasa pura, jgn sampai ada lapak di airport sehingga terkesan sprti pasar...:nuts::bash:

ifung
November 26th, 2011, 11:52 PM
]Aku pada dasarnya gak setuju ada bandara di lombok tengah krn posisinya di pedalaman, tapi demi kemajuan dan pemerataan perekonomian daerah kita sbg masyarakat mataram harus menerima hal tersebut sekalipun dampaknya sprti ini. ya.. maklum lah mungkin org pedesaan blm pernah liat pesawat. ini harus ada tindakan tegas dari pihak pemerintah lombok tengah dan angkasa pura, jgn sampai ada lapak di airport sehingga terkesan sprti pasar...:nuts::bash:

ifung
November 27th, 2011, 12:09 AM
ya, tentunya bertahap bro, airport ini kan blom rampung 100%, tapi yang aku sesalkan kenapa ada lapak di airport? emngnya pasar? ini harus ada tindakan tegas dari pemerintah kabupaten lombok tengah dan angkasa pura. saya sbegai warga kota mataram miris melihat hal tersebut, andaikan saja airport tersebut berada dikota mataram, maka di jamin bakal tidak ada lapak.

ifung
November 27th, 2011, 12:27 AM
Ini masih dalam tahap membangun, dan mslh msayarakatnya yg di situ maklumlah org pedalaman banget, masih bnyk masyaraktnya blum pernah melihat pesawat dari jarak deket, seshingga mereka berbondong bondong melihat pesawat dari jaaarak dekat, dan posisi bandara jauh banget dari kota mataram,.

Andaikan bandara ada di kota mataram, maka di jamin tidak ada hal tersebut terjadi, tapi mari kita positive thingking saja bahwa nantinya juga merka bosan terus terusan lihat pesawat dari jarak dekat, dan harus ada tindakan yang tegas dari pihak pemerintah lombok tengah beserta ANGKASA PURA bahwa di airport tidak boleh ada lapak pedagang sehingga terkesan sprti pasar.

ifung
November 27th, 2011, 12:38 AM
kayaknya kebenyakan komtar dari bali deh semua, maklum berita miring bali gak nerima da airport intrl di lombok jadi wajar saja ada komentar miring mengenai airport,that ok...

Ini masih dalam tahap membangun, dan mslh msayarakatnya yg di situ maklumlah org pedalaman banget, masih bnyk masyaraktnya blum pernah melihat pesawat dari jarak deket, seshingga mereka berbondong bondong melihat pesawat dari jaaarak dekat, dan posisi bandara jauh banget dari kota mataram,.

Andaikan bandara ada di kota mataram, maka di jamin tidak ada hal tersebut terjadi, tapi mari kita positive thingking saja bahwa nantinya juga merka bosan terus terusan lihat pesawat dari jarak dekat, dan harus ada tindakan yang tegas dari pihak pemerintah lombok tengah beserta ANGKASA PURA bahwa di airport tidak boleh ada lapak pedagang sehingga terkesan sprti pasar.

ifung
November 27th, 2011, 01:37 AM
wahai BIL, kehadiranmu bnyk yang iri..krn engkau hadir di tengah tanah yang tandus dan kering di sebuah pedesaan yang sangat dalm dan sepi alias pedalaman yang sangat jauh dari kota, dan pesawat sbg nadinya airport akan mewarnai activitasmu, dg datangnya pesawat perdana masyrakatmu terkejut dan ingin tau dari jarak deket sprti apa pesawat yg hnya terdengar di udara dan engkau skrg dapat melihat dan menikmatinya dg jarak dekat, tapi kami yakin engkaupun akan terbiasa dan jenuh melihat pesawat dan engkau akan menjadi terkenal diseluruh dunia kemudian hari nanti krn airportmu dan pantaimu yang begitu indah yang tidak kalah dg bali dan dengan ombakmu yang begitu besar sehingga memungkinkan para wisatawan manca negara untuk memujamu sbg pantai yang indah utk surfing dll. tapi andaikan BIL ada di kota mataram kmi yakin tidak akan ada kesembarutan kayak gitu semuanya tertib dan rapi. tapi yakin pula suatu saat nanti kalian akan jadi rapi dan bersih akan mengalahkan yg lainnya akan memiliki kesadaran krn bagaimanapun juga itu adalah aset daerah kalian.

dan andaikan juga Bndara Internasioanal LOmbok ada di kota mataram kmi yakin tidak akan ada kesembrautan sprti itu.
Dan ini memang perlu ketegasan dari pihak yang berwenang mengelola airport baik pemerintah daerah kabupaten lombok tengah dan Angkasa Puranya demi ketertiban dan kelancaran transportasi. amiin
maju terus LOmbok Internasional Airport kami yakin nantinya engkau akan lebih indah dari yang lainnya.

blablanonsense
November 27th, 2011, 02:15 AM
^^ mas atau mbak, ini bukan forum tetangga. Ga ada gunanya post banyak-banyak hanya diulang.

dading_afgi
November 28th, 2011, 11:49 AM
Silk Air akan operasikan Airbus ke NTB

Oleh Bisnis (http://www.bisnis-jatim.com/index.php/author/bisnis/) Nov 28, 2011 MATARAM: Maskapai penerbangan internasional Silk Air secara intensif akan mengoperasikan pesawat jenis Airbus 320, menyusul telah siapnya Bandara Internasional Lombok (BIL) di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.
Manajer Silk Air Area Lombo dan Sumbawa Soepit Arief Bharata mengatakan pengoperasian airbus itu untuk mengimbangi peningkatan volume penumpang dari dan ke Mataram. Rencananya maskapai penerbangan ini dalam waktu dekat akan mengoperasikan pesawat jenis Airbus 320.
“Ketika bandaranya masih di Selaparang, pesawat yang digunakan Silk Air adalah jenis Airbus 319 dengan kapasitas seat 124. Sekarang seiring meningkatnya laju arus wisatawan ke Lombok, selanjutnya lebih dioptimalkan penggunaan pesawat Airbus 320 dengan kapasitas seat 142,” katanya.
Soepit lebih jauh memaparkan untuk penggunaan pesawat Airbus 320 baru bisa dilakukan setelah Bandara Internasional Lombok (BIL) beroperasi maksimal.
Disinggung makin membanjirnya jumlah wisatawan asing yang berlibur ke Lombok, Soepit menyatakan bahwa pasar pariwisata NTB memang kian terbuka. Jumlah wisatawan asing yang menggunakan transportasi Silk Air, antara tahun 2010-2011, mengalami pelonjakan sekitar 6%.
“Pada Januari-Oktober 2010, wisatawan yang menggunakan Silk Air adalah 30.966 orang. Tahun ini pada periode yang sama, meningkat menjadi 34.099 orang. Khususnya wisatawan dari Eropa dan Singapura,” tuturnya.
Sayangnya, kata dia, terpuruknya kondisi ekonomi Eropa ternyata berdampak pada wisatawan yang berkunjung ke NTB mengalami penurunan. Namun, kondisi ini diimbangi dengan jumlah wisatawan asal Singapura yang belakangan terus meningkat.
“Melihat pasar dari Singapura yang sangat menjanjikan, tahun depan hampir dipastikan kalau ada penambahan kapasitas penerbangan Singapura-Lombok. Bukan tahun ini realisasi, tapi tahun depan,” tegasnya.(dw/k3)


sumber: http://www.bisnis-jatim.com/index.php/2011/11/28/silk-air-akan-operasikan-airbus-ke-ntb/

alamobulava
November 30th, 2011, 07:32 PM
^^Agak mengherankan, gw baru tahu ...Bali dan Lombok hanya dipisahkan perairan selat dng jarak kurang dari 50 km, tapi kenapa kemajuan masyarakat Lombok (terutama yg bagian tengah) begitu tertinggal? :ohno:

masih banyak cerita2 miris lainx bro, memang tantangan terbesar di daerah situ adalah masyarakatx. kita akan liat bagaimana mandalika yg jd destinasi wisata internasionalx mengatasi permasalahan ini nanti:bash:

SasakLombok
December 20th, 2011, 10:29 AM
Memang harus diakui, pemilihan lokasi bandara LOP ini tidak didasarkan pada tingkatan seberapa modern kehidupan masyarakat sekitarnya.
Di Lombok, dimana desa adat sudah jarang ditemui, justru di daerah sekitar ini masih ada, jadi wajar kalau ada cultural shock, tapi justru hal itu akan membantu percepatan penyebaran pembangunan di Lombok, sehingga tidak hanya orang Mataram atau Lombok Barat, Lombok Timur dan Praya saja yang melek modernisme. Anyway, Congrat buat masyarakat sekitar yang tidak harus keluar duit lagi ke Mataram buat ngeliat pesawat landing.

ace4
December 24th, 2011, 04:36 AM
repost dari thread sebelah...

penampakan LOP dari depan...
http://img705.imageshack.us/img705/5413/imgp6349.jpg

http://img412.imageshack.us/img412/4669/imgp6351.jpg

http://img440.imageshack.us/img440/2641/imgp6353.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:39 AM
di areal kedatangan...
http://img828.imageshack.us/img828/3091/imgp6354.jpg

http://img42.imageshack.us/img42/3395/imgp6355g.jpg

http://img204.imageshack.us/img204/8018/imgp6356x.jpg

http://img708.imageshack.us/img708/4574/imgp5476p.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:40 AM
http://img18.imageshack.us/img18/3134/imgp5475.jpg

http://img703.imageshack.us/img703/1655/imgp6357.jpg

http://img46.imageshack.us/img46/1491/imgp6358.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:42 AM
penampakan tempat mau masuk check-in...
http://img833.imageshack.us/img833/1240/imgp6359.jpg

http://img196.imageshack.us/img196/2695/imgp6360.jpg

http://img525.imageshack.us/img525/1533/imgp6361x.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:43 AM
di dalam ruangan check-in...
http://img194.imageshack.us/img194/2760/imgp6363u.jpg

http://img80.imageshack.us/img80/9876/imgp6364.jpg

http://img338.imageshack.us/img338/3671/imgp6365.jpg

http://img838.imageshack.us/img838/7035/imgp6366.jpg

http://img62.imageshack.us/img62/6535/imgp6368x.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:46 AM
beberapa toko yang ada di areal keberangkatan...
http://img249.imageshack.us/img249/2503/imgp6369.jpg

http://img155.imageshack.us/img155/1150/imgp6370t.jpg

http://img600.imageshack.us/img600/7602/imgp6372.jpg

http://img535.imageshack.us/img535/6282/imgp6373v.jpg

http://img846.imageshack.us/img846/1388/imgp6374.jpg

ace4
December 24th, 2011, 04:47 AM
menuju boarding gate...
http://img195.imageshack.us/img195/2819/imgp6377.jpg

http://img215.imageshack.us/img215/4655/imgp6378.jpg

salah satu boarding gate nya...
http://img847.imageshack.us/img847/1117/imgp6379.jpg

http://img406.imageshack.us/img406/9134/imgp6381.jpg