View Full Version : [MAKASSAR] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 [5] 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

Sony Sjklw
May 3rd, 2009, 12:35 AM
Tak Ingin Teknologi Terpusat di Jawa
Canangkan Pembangunan Kampus FT Unhas di Gowa

http://cetak.fajar.co.id/photohead/1241288479JK2.jpg

SUNGGUMINASA -- Terpusatnya pembangunan teknologi di Pulau Jawa dengan dukungan dua perguruan tinggi (PT) ternama, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS),membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla berinisiatif membangun Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) di Gowa.

“Ini agar perkembangan teknologi tidak terlalu berpusat di Pulau Jawa,” ujar JK pada pencanangan pembangunan kampus Fakultas Teknik (FT) Unhas, di lingkungan Buttadidia, Kelurahan BorongloE, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sabtu 2 Mei.

Menurut JK, kehadiran FT-Unhas menjadi penting. Sebab, hal ini dapat meningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan Indonesia Timur.

“Pembangunan Indonesia Timur harus selalu diimbangi dengan pembangunan SDM yang baik. Untuk bisa mengikuti perkembangan zaman, maka harus mengikuti perkembangan teknologi. Karena tidak ada satu bangsa yang dapat maju tanpa nilai tambah, tidak ada nilai tambah tanpa teknologi, dan tidak ada teknologi tanpa pendidikan,” paparnya.

Karenanya, ke depan seluruh SDM yang berada di FT-Unhas harus memiliki mental petarung teknologi yang andal.

“Jangan terlalu berpusat di Pulau Jawa, agar tidak terlalu berat beban di Pulau Jawa. Fakultas Teknik di Gowa harus menjadi pusat perkembangan teknologi di timur Indonesia, karena dunia teknologi semakin berkembang, tiap 18 bulan sekali. Kalau hal ini tidak diimbangi, maka para ilmuan teknologi di timur Indonesia, ilmunya bisa berkurang setengah tiap 18 bulan sekali,” katanya.

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. “Fakultas Teknik Unhas diharapkan ke depan sebagai pusat pengembangan keteknikan seluruh fakultas teknik yang ada di kawasan timur Indonesia,” harapnya.

Mengenai harapan tersebut, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo optimistis hal tersebut dapat tercapai. “Kami sangat yakin, dengan keberadaan FT-Unhas, kreativitas, akselarasi dapat semakin meningkat di masa datang,” ucapnya.

Syahrul meyakini hal tersebut, sebab ke depan, FT-Unhas juga akan dilengkapi dengan SDM yang memiliki kualifikasi pendidikan S2 dan S3.

Pernyataan Syahrul didukung Rektor Unhas, Prof Idrus A Paturusi. Orang nomor satu di PT berlambang ayam jantan tersebut menyatakan, FT-Unhas nantinya bakal dilengkapi dengan sarana dan prasarana teknologi lengkap untuk mendukung pengembangan ilmu keteknikan. Tidak hanya dari sarana laboratorium, hingga ke ruang kelas juga dikemas dengan teknologi tinggi.

Menurut Idrus, pembangunan FT-Unhas secara keseluruhan akan dibagi dalam empat tahap. Sedangkan pembiayaan untuk pembangunan kampus ini di Kabupaten Gowa menelan dana sebesar Rp 1,1 triliun, berasal dari loan amont Japan International Cooperation Agency (JICA) under Japanese ODA Loan, IP-541 sekira 7.801 milion Japanese Yen.

“Dana tersebut terbagi dalam sumber dana PHLN Rp 780 miliar, dana pendamping Rp 240 miliar, dan dana pendukung Rp 100 miliar,” ucapnya.

Pada intinya, kata Idrus, FT-Unhas di Gowa menjadi center of technology yang diharapkan menjadi akselarator dan incubator yang dapat berperan dalam pengembangan teknologi, bermanfaat untuk lingkungan sekitar. (rhd)

caesarleo
May 4th, 2009, 02:02 AM
Hari minggu kemarin habis habis launching website cyberschool suawesi selatan..oleh Syahrul Yasin Limpo..kebetulan webnya sayaji yg bikin heheeeeee

Andhy2
May 5th, 2009, 01:38 PM
itu gambar maket FT di jalan malino? luas juga yah?
gimana progress flyover sama RS Int. Wahidin?

*yg lagi gk di makassar* :D

kakakido
May 6th, 2009, 06:41 AM
bukannya bandung ama makassar pembangunannya suda bersaing..?:)

Objective aja...... makasar masih kalah jauh banding bandung:cheers::cheers:
saya bukan orang bandung juga bukan orang makasar..... pernah tinggal di bandung, pernah tinggal di makasar...

kakakido
May 6th, 2009, 06:43 AM
Kalo lancar....5 tahun ke depan makassar sudah memiliki monorail dari bandar ke losari


Semua ada mimpi.... tuk pembangunan..... kita lihat saja 5 thn kedepan.... pasti masih jadi mimpi:lol::lol: ayo makasar bangunnnn

caesarleo
May 6th, 2009, 06:52 AM
Semua ada mimpi.... tuk pembangunan..... kita lihat saja 5 thn kedepan.... pasti masih jadi mimpi:lol::lol: ayo makasar bangunnnn

Langkah Besar dimulai dari Langkah Kecil, Kenyataan berawal dari Mimpi

caesarleo
May 6th, 2009, 06:56 AM
itu gambar maket FT di jalan malino? luas juga yah?
gimana progress flyover sama RS Int. Wahidin?

*yg lagi gk di makassar* :D

Fly over hampir rampung tuh bulan Juli udah bisa dilewati kendaraan...

RS Int'l Wahidin sepertinya udah hampir kelar...

bagak
May 6th, 2009, 09:44 AM
Objective aja...... makasar masih kalah jauh banding bandung:cheers::cheers:
saya bukan orang bandung juga bukan orang makasar..... pernah tinggal di bandung, pernah tinggal di makasar...


I really don't think so, been to Bandung and been to Makassar as well, Makassar these days is catching up really fast. The booming is quite visible compare to Bandung, not that I don't like Bandung, I love that city very much, just trying to be objective as you are....

bagak
May 6th, 2009, 09:47 AM
Semua ada mimpi.... tuk pembangunan..... kita lihat saja 5 thn kedepan.... pasti masih jadi mimpi:lol::lol: ayo makasar bangunnnn


No need to see within 5 years, they are WAKEN UP dude...!!!

Andhy2
May 6th, 2009, 04:09 PM
Fly over hampir rampung tuh bulan Juli udah bisa dilewati kendaraan...

RS Int'l Wahidin sepertinya udah hampir kelar...

iya sy sering liat waktu pemasangan baloknya. cuma skrg gk di makassar. ada gambar progress terbaru gk?

Wahidin terakhir sy liat juga pemasangan kacanya dah ampir kelar.

kubel
May 7th, 2009, 05:01 AM
Semua ada mimpi.... tuk pembangunan..... kita lihat saja 5 thn kedepan.... pasti masih jadi mimpi:lol::lol: ayo makasar bangunnnn
waduhh.... kok pisimis banget sihh :ohno:

Sony Sjklw
May 7th, 2009, 01:08 PM
Hari minggu kemarin habis habis launching website cyberschool suawesi selatan..oleh Syahrul Yasin Limpo..kebetulan webnya sayaji yg bikin heheeeeee

maksudny ini..:cheers:

SMAN 17 Jadi Pilot Project Cyber School
Dalam Program Telkom Peduli Pendidikan Bersama Pemprov

MAKASSAR, Upeks--PT Telkom Kawasan Timur Indonesia (KTI) akhirnya memilih SMAN 17 Makassar sebagai pilot project sekolah berbasis cyber di wilayah Sulawesi Selatan.

Hal itu berdasarkan pertimbangan MoU antara Telkom dengan Pemprov Sulsel beberapa waktu lalu, tentang Pengelolaan dan Pengembangan Sekolah Berbasis IT atau Cyber School di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.
Menurut Ketua Tim Cyber School Telkom KTI, M Arkan, yang juga Senior Manager Product and Business Performance Telkom KTI, kepada Upeks, akhir pekan kemarin, pemilihan SMAN 17 Makassar sebagai pilot project dilaksanakan melalui berbagai kriteria yang telah disepakati antara Pemprov Sulsel Selatan dengan Telkom.
Adapun kreteria tersebut antara lain penyediaan laboratorium, kompetensi base para pengajar, kompetensi base siswa, proses belajar-mengajar, member school-net, home page, blogger, akses internet serta system informasi manajemen yang dimiliki sekolah.
"Penggunaan kreteria untuk pemilihan pilot project sebenarnya lebih ditekankan kepada pembentukan model cyber school yang ideal dan juga meminimalkan kendala implementasi project di lapangan," jelas Arkan.
Executive GM Telkom KTI, Elvizar KH, dalam sambutan peresmian Cyber School SMAN 17 Makassar, mengharapkan pengembangan Cyber School yang dimulai di SMA 17 Makassar ini sebagai awal niat yang baik sekaligus sebagai pilot project yang didanai penuh oleh TELKOM, selanjutnya akan muncul cyber school di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan sampai dengan 31 Desember 2009, dan diharapkan partisipasi dari semua lapisan yaitu mulai dari pemerintah, masyarakat juga pengusaha.
"Untuk keperluan evaluasi pengembangan Cyber School ini, idealnya setiap awal bulan ada monitoring hasil pengembangan Cyber School dari semua pihak terkait," kata Elvizar KH.
Elvizar mengimbau, pengelolaan operasional cyber school idealnya oleh Diknas yang secara aktif mengawal dengan cara menginstruksikan atau menjadikan semacam ekstra kulikuler (eskul) dari sekolah-sekolah dengan membentuk unit kegiatan sekolah yang bertugas melakukan updating data, berita dan content lainnya, dalam Cyber School diharapakan sekolah juga bertanggung jawab penuh atas isi content yang berada dalam Cyber School.
"Dan sekolah berhak mengikuti semua event yang diadakan oleh Telkom Cyber School, untuk pengembangan selanjutnya," lanjut Elvizar, yang terus berupaya dan semangat tinggi untuk memajukan dunia pendidikan di KTI.
Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Tanri Abeng, pada saat acara peresmian menekankan, upaya yang dilakukan Telkom ini memang seharusnya dilakukan dan hal ini merupakan langkah yang tepat dan smart dalam memajukan dunia pendidikan khususnya dalam memperoleh informasi dan pengetahuan dari dunia luar ataupun berinteraksi di dunia maya tanpa batas ini yang sudah merupakan kebutuhan dasar manusia jika ingin menguasai dunia.
"Hal ini juga diharapkan bisa menjadi perhatian kita semua, termasuk para pengusaha setempat, mengingat Telkom sudah menyediakan infrastruktur maka para pengusaha seharusnya membantu dengan menyediakan software dan hardware yang murah dan berkualitas tentunya sehingga bisa menunjang secara tidak langsung program Cyber School ini, apalagi berbagai kemudahan untuk memperoleh fasilitas untuk tersambung ke dunia maya juga telah disiapkan dan diberikan oleh Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia ini," pesan Tanri Abeng yang dulu bercita-cita menjadi seorang guru SR. (Hasrul)

Sony Sjklw
May 7th, 2009, 01:17 PM
Tak Ingin Teknologi Terpusat di Jawa
Canangkan Pembangunan Kampus FT Unhas di Gowa

http://cetak.fajar.co.id/photohead/1241288479JK2.jpg

SUNGGUMINASA -- Terpusatnya pembangunan teknologi di Pulau Jawa dengan dukungan dua perguruan tinggi (PT) ternama, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS),membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla berinisiatif membangun Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) di Gowa.

“Ini agar perkembangan teknologi tidak terlalu berpusat di Pulau Jawa,” ujar JK pada pencanangan pembangunan kampus Fakultas Teknik (FT) Unhas, di lingkungan Buttadidia, Kelurahan BorongloE, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sabtu 2 Mei.

Menurut JK, kehadiran FT-Unhas menjadi penting. Sebab, hal ini dapat meningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di kawasan Indonesia Timur.

“Pembangunan Indonesia Timur harus selalu diimbangi dengan pembangunan SDM yang baik. Untuk bisa mengikuti perkembangan zaman, maka harus mengikuti perkembangan teknologi. Karena tidak ada satu bangsa yang dapat maju tanpa nilai tambah, tidak ada nilai tambah tanpa teknologi, dan tidak ada teknologi tanpa pendidikan,” paparnya.

Karenanya, ke depan seluruh SDM yang berada di FT-Unhas harus memiliki mental petarung teknologi yang andal.

“Jangan terlalu berpusat di Pulau Jawa, agar tidak terlalu berat beban di Pulau Jawa. Fakultas Teknik di Gowa harus menjadi pusat perkembangan teknologi di timur Indonesia, karena dunia teknologi semakin berkembang, tiap 18 bulan sekali. Kalau hal ini tidak diimbangi, maka para ilmuan teknologi di timur Indonesia, ilmunya bisa berkurang setengah tiap 18 bulan sekali,” katanya.

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. “Fakultas Teknik Unhas diharapkan ke depan sebagai pusat pengembangan keteknikan seluruh fakultas teknik yang ada di kawasan timur Indonesia,” harapnya.

Mengenai harapan tersebut, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo optimistis hal tersebut dapat tercapai. “Kami sangat yakin, dengan keberadaan FT-Unhas, kreativitas, akselarasi dapat semakin meningkat di masa datang,” ucapnya.

Syahrul meyakini hal tersebut, sebab ke depan, FT-Unhas juga akan dilengkapi dengan SDM yang memiliki kualifikasi pendidikan S2 dan S3.

Pernyataan Syahrul didukung Rektor Unhas, Prof Idrus A Paturusi. Orang nomor satu di PT berlambang ayam jantan tersebut menyatakan, FT-Unhas nantinya bakal dilengkapi dengan sarana dan prasarana teknologi lengkap untuk mendukung pengembangan ilmu keteknikan. Tidak hanya dari sarana laboratorium, hingga ke ruang kelas juga dikemas dengan teknologi tinggi.

Menurut Idrus, pembangunan FT-Unhas secara keseluruhan akan dibagi dalam empat tahap. Sedangkan pembiayaan untuk pembangunan kampus ini di Kabupaten Gowa menelan dana sebesar Rp 1,1 triliun, berasal dari loan amont Japan International Cooperation Agency (JICA) under Japanese ODA Loan, IP-541 sekira 7.801 milion Japanese Yen.

“Dana tersebut terbagi dalam sumber dana PHLN Rp 780 miliar, dana pendamping Rp 240 miliar, dan dana pendukung Rp 100 miliar,” ucapnya.

Pada intinya, kata Idrus, FT-Unhas di Gowa menjadi center of technology yang diharapkan menjadi akselarator dan incubator yang dapat berperan dalam pengembangan teknologi, bermanfaat untuk lingkungan sekitar. (rhd)

http://img154.imageshack.us/img154/2356/1pabrikkertasgowa.jpg
bekas pabrik kertas gowa yang akan dibangun kampus baru Fakultas Teknik Unhas

Sony Sjklw
May 7th, 2009, 01:19 PM
Unhas Beli Lahan Kavaleri Senilai Rp 48 Miliar
Oleh: Angriani S Ugart

MAKASSAR -- Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali akan membangun Rumah Sakit Pendidikan atau Teaching Hospital tahap II. Kali ini dengan menggunakan lahan Kodam VII Wirabuana. Pihak Unhas masih menunggu persetujuan nota kesepahaman dan kesepakatan antara Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas).

Nota akan dijadikan pegangan pengalihan fungsi lahan yang ditaksir BPKP senilai Rp 48 miliar tersebut.
Pembantu Rektor Bidang Perencanaa, Pembangunan dan Kerja Sama Unhas, Dr Dwia Aries Tina NK, menjelaskan, dana pengalihan fungsi lahan tersebut diperoleh dari DIPA Unhas melalui Menteri Pendidikan Nasional.

"Nilai lahan itu kan yang tentukan BPKP, besarnya Rp 48 miliar. Unhas tinggal mencari lahan pengganti yang nilainya telah ditentukan. Saat ini draf MoU sedang disusun. Kalau sudah oke, langsung pembangunan tahap II dilakukan," ujar Dwia.

Adapun rumah sakit pendidikan tahap I, lanjut Dwia, dalam tahap penyelesain. Rencananya, RS senilai Rp75 miliar tersebut bisa difungsikan tahun ini juga. RS pendidikan tersebut menurut Dwia tak hanya memiliki fungsi pelayanan kesehatan tapi juga untuk riset.

RS tahap I dan II akan berlantai enam. Di dalamnya akan ada riset penyakit. Diharapkan rumah sakit pendidikan tersebut melahirkan penemuan-penemuan penting sejumlah vaksin penyakit. Misalnya tropical disease, penelitian avian influenza, serta beberapa laboratorium lainnya. (*)

http://img24.imageshack.us/img24/6351/kawasanunhas.jpg

bagak
May 7th, 2009, 03:28 PM
maksudny ini..:cheers:

SMAN 17 Jadi Pilot Project Cyber School
Dalam Program Telkom Peduli Pendidikan Bersama Pemprov

MAKASSAR, Upeks--PT Telkom Kawasan Timur Indonesia (KTI) akhirnya memilih SMAN 17 Makassar sebagai pilot project sekolah berbasis cyber di wilayah Sulawesi Selatan.

Hal itu berdasarkan pertimbangan MoU antara Telkom dengan Pemprov Sulsel beberapa waktu lalu, tentang Pengelolaan dan Pengembangan Sekolah Berbasis IT atau Cyber School di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.
Menurut Ketua Tim Cyber School Telkom KTI, M Arkan, yang juga Senior Manager Product and Business Performance Telkom KTI, kepada Upeks, akhir pekan kemarin, pemilihan SMAN 17 Makassar sebagai pilot project dilaksanakan melalui berbagai kriteria yang telah disepakati antara Pemprov Sulsel Selatan dengan Telkom.
Adapun kreteria tersebut antara lain penyediaan laboratorium, kompetensi base para pengajar, kompetensi base siswa, proses belajar-mengajar, member school-net, home page, blogger, akses internet serta system informasi manajemen yang dimiliki sekolah.
"Penggunaan kreteria untuk pemilihan pilot project sebenarnya lebih ditekankan kepada pembentukan model cyber school yang ideal dan juga meminimalkan kendala implementasi project di lapangan," jelas Arkan.
Executive GM Telkom KTI, Elvizar KH, dalam sambutan peresmian Cyber School SMAN 17 Makassar, mengharapkan pengembangan Cyber School yang dimulai di SMA 17 Makassar ini sebagai awal niat yang baik sekaligus sebagai pilot project yang didanai penuh oleh TELKOM, selanjutnya akan muncul cyber school di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan sampai dengan 31 Desember 2009, dan diharapkan partisipasi dari semua lapisan yaitu mulai dari pemerintah, masyarakat juga pengusaha.
"Untuk keperluan evaluasi pengembangan Cyber School ini, idealnya setiap awal bulan ada monitoring hasil pengembangan Cyber School dari semua pihak terkait," kata Elvizar KH.
Elvizar mengimbau, pengelolaan operasional cyber school idealnya oleh Diknas yang secara aktif mengawal dengan cara menginstruksikan atau menjadikan semacam ekstra kulikuler (eskul) dari sekolah-sekolah dengan membentuk unit kegiatan sekolah yang bertugas melakukan updating data, berita dan content lainnya, dalam Cyber School diharapakan sekolah juga bertanggung jawab penuh atas isi content yang berada dalam Cyber School.
"Dan sekolah berhak mengikuti semua event yang diadakan oleh Telkom Cyber School, untuk pengembangan selanjutnya," lanjut Elvizar, yang terus berupaya dan semangat tinggi untuk memajukan dunia pendidikan di KTI.
Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Tanri Abeng, pada saat acara peresmian menekankan, upaya yang dilakukan Telkom ini memang seharusnya dilakukan dan hal ini merupakan langkah yang tepat dan smart dalam memajukan dunia pendidikan khususnya dalam memperoleh informasi dan pengetahuan dari dunia luar ataupun berinteraksi di dunia maya tanpa batas ini yang sudah merupakan kebutuhan dasar manusia jika ingin menguasai dunia.
"Hal ini juga diharapkan bisa menjadi perhatian kita semua, termasuk para pengusaha setempat, mengingat Telkom sudah menyediakan infrastruktur maka para pengusaha seharusnya membantu dengan menyediakan software dan hardware yang murah dan berkualitas tentunya sehingga bisa menunjang secara tidak langsung program Cyber School ini, apalagi berbagai kemudahan untuk memperoleh fasilitas untuk tersambung ke dunia maya juga telah disiapkan dan diberikan oleh Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia ini," pesan Tanri Abeng yang dulu bercita-cita menjadi seorang guru SR. (Hasrul)



PERFECTO.....:applause:

caesarleo
May 8th, 2009, 01:46 AM
maksudny ini..:cheers:

SMAN 17 Jadi Pilot Project Cyber School
Dalam Program Telkom Peduli Pendidikan Bersama Pemprov

MAKASSAR, Upeks--PT Telkom Kawasan Timur Indonesia (KTI) akhirnya memilih SMAN 17 Makassar sebagai pilot project sekolah berbasis cyber di wilayah Sulawesi Selatan.

Hal itu berdasarkan pertimbangan MoU antara Telkom dengan Pemprov Sulsel beberapa waktu lalu, tentang Pengelolaan dan Pengembangan Sekolah Berbasis IT atau Cyber School di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.
Menurut Ketua Tim Cyber School Telkom KTI, M Arkan, yang juga Senior Manager Product and Business Performance Telkom KTI, kepada Upeks, akhir pekan kemarin, pemilihan SMAN 17 Makassar sebagai pilot project dilaksanakan melalui berbagai kriteria yang telah disepakati antara Pemprov Sulsel Selatan dengan Telkom.
Adapun kreteria tersebut antara lain penyediaan laboratorium, kompetensi base para pengajar, kompetensi base siswa, proses belajar-mengajar, member school-net, home page, blogger, akses internet serta system informasi manajemen yang dimiliki sekolah.
"Penggunaan kreteria untuk pemilihan pilot project sebenarnya lebih ditekankan kepada pembentukan model cyber school yang ideal dan juga meminimalkan kendala implementasi project di lapangan," jelas Arkan.
Executive GM Telkom KTI, Elvizar KH, dalam sambutan peresmian Cyber School SMAN 17 Makassar, mengharapkan pengembangan Cyber School yang dimulai di SMA 17 Makassar ini sebagai awal niat yang baik sekaligus sebagai pilot project yang didanai penuh oleh TELKOM, selanjutnya akan muncul cyber school di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan sampai dengan 31 Desember 2009, dan diharapkan partisipasi dari semua lapisan yaitu mulai dari pemerintah, masyarakat juga pengusaha.
"Untuk keperluan evaluasi pengembangan Cyber School ini, idealnya setiap awal bulan ada monitoring hasil pengembangan Cyber School dari semua pihak terkait," kata Elvizar KH.
Elvizar mengimbau, pengelolaan operasional cyber school idealnya oleh Diknas yang secara aktif mengawal dengan cara menginstruksikan atau menjadikan semacam ekstra kulikuler (eskul) dari sekolah-sekolah dengan membentuk unit kegiatan sekolah yang bertugas melakukan updating data, berita dan content lainnya, dalam Cyber School diharapakan sekolah juga bertanggung jawab penuh atas isi content yang berada dalam Cyber School.
"Dan sekolah berhak mengikuti semua event yang diadakan oleh Telkom Cyber School, untuk pengembangan selanjutnya," lanjut Elvizar, yang terus berupaya dan semangat tinggi untuk memajukan dunia pendidikan di KTI.
Komisaris Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Tanri Abeng, pada saat acara peresmian menekankan, upaya yang dilakukan Telkom ini memang seharusnya dilakukan dan hal ini merupakan langkah yang tepat dan smart dalam memajukan dunia pendidikan khususnya dalam memperoleh informasi dan pengetahuan dari dunia luar ataupun berinteraksi di dunia maya tanpa batas ini yang sudah merupakan kebutuhan dasar manusia jika ingin menguasai dunia.
"Hal ini juga diharapkan bisa menjadi perhatian kita semua, termasuk para pengusaha setempat, mengingat Telkom sudah menyediakan infrastruktur maka para pengusaha seharusnya membantu dengan menyediakan software dan hardware yang murah dan berkualitas tentunya sehingga bisa menunjang secara tidak langsung program Cyber School ini, apalagi berbagai kemudahan untuk memperoleh fasilitas untuk tersambung ke dunia maya juga telah disiapkan dan diberikan oleh Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia ini," pesan Tanri Abeng yang dulu bercita-cita menjadi seorang guru SR. (Hasrul)

hehee iyah iyah iyah

http://sman17-mks.cyber-school.net/

Ada masukan buat webnya om?

Andhy2
May 8th, 2009, 01:37 PM
Objective aja...... makasar masih kalah jauh banding bandung:cheers::cheers:
saya bukan orang bandung juga bukan orang makasar..... pernah tinggal di bandung, pernah tinggal di makasar...

yang perlu dipertanyakan, kamu tuh tinggal di makassar tahun berapa dan tinggal di bandung tahun berapa? hahahaha

jangan² tinggal di makassar sebelum tahun 2000-an dan di bandung tahun 2000 ke atas :D. yah gk bisa lah. heheheh

Sony Sjklw
May 9th, 2009, 03:07 PM
hehee iyah iyah iyah

http://sman17-mks.cyber-school.net/

Ada masukan buat webnya om?

Webnya bagus....., kalau desain web leo jagonya:cheers1: anyway, mudah2an sekolah2 lain di sulsel juga segera menyusul. wah aku di panggil om :D

Sekretariat Negara Tanggung Wisma Negara

MAKASSAR -Harian Fajar- Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun wisma negara di lokasi Centre Point of Indonesia (CPI) tidak sedikit. Estimasi dana untuk pembangunan wisma negara sekira Rp 400 miliar.Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarif Burhanuddin, mengatakan, semua dana yang dibutuhkan untuk membangun wisma negara menjadi tanggungan Sekretariat Negara (Setneg). Pemprov Sulsel hanya menyediakan lahan.

"Estimasi dananya pada kisaran Rp 400 miliar. Tetapi belum diketahui dana tahap awal yang dikucurkan. Setneg yang langsung mengelolanya," jelas Syarif, Jumat, 8 Mei di Kantor Gubernur Sulsel.

Tim perencana proyek CPI telah merampungkan desain wisma negara yang bermuatan nuansa lokal sesuai permintaan Menteri Sekretarias Negara. Desain pembangunannya akan segera diajukan ke Setneg.

"Yang penting ada rekomendasi dahulu. Target kita tahun ini sudah mulai terbangun. Jika pembangunannya mulai terealisasi tahun ini, direncanakan telah rampung dalam empat tahun mendatang," urainya.

Lahan yang disediakan Pemprov Sulsel untuk lokasi pembangunan wisma negara seluas lima hektare. Dua hektare di antaranya digunakan untuk pembangunan gedung wisma negara. (rif)

Sony Sjklw
May 9th, 2009, 03:11 PM
Industri Farmasi Terbesar Hadir di Kima
Laporan: Kompas.com
Sabtu, 9 Mei 2009 | 19:27 WITA

Makassar, Tribun - Industri farmasi terbesar di kawasan timur Indonesia (KTI) akan dibangun di Kawasan Industri Makassar (KIMA) dengan lahan seluas 20 hektare lebih.

"Pembangunan pabrik pembuatan obat-obatan kanker itu, telah dikerjasamakan dengan perusahaan PT Kimia Farma," kata Direktur Utama PT KIMA, Bachder Johan, di Makassar, Sabtu(9/5).

Menurut dia, industri pembuatan obat-obatan kanker itu adalah pabrik kedua setelah pabrik farmasi yang tengah dibangun Perusda Sulsel, yang diprediksikan membutuhkan investasi sebesar Rp 200 miliar dan pembangunan pabrik pembuatan obat-obtan itu telah bekerjasama dengan investor asal Swiss dan perusahaan milik BUMN.

"Pabrik yang akan menggunakan 16 jenis mesin pengolahan obat-obatan paten itu memang dibangun guna mendukung program kesehatan gratis di Sulsel," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembangunan pabrik yang diperkirakan akan dimulai tahun ini merupakan industri farmasi terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Sebab, industri ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 1.800 orang.

"Pabriknya akan dibangun di sekitar lokasi pembangunan pabrik pertama yang terletak di KIMA 1 Makassar," ungkapnya.

Sementara itu, Perusahaan Daerah (Perusda) Sulsel juga tengah melakukan pembangunan fisik pabrik farmasi, khususnya obat generic yang telah dimulai awal 2009.

Menurut Direktur Utama Perusda Sulsel, Harris Hodi, pabrik farmasi yang dibangun Perusda milik Sulsel itu direncanakan mulai berproduksi pada Juli 2009.

Dia mengungkapkan, pembangunan fisik pabrik yang telah dilaksanakan awal tahun ini ditargetkan rampung akhir Mei 2009. Investasi pembangunan pabrik dilaporkan mencapai Rp10 miliar yang merupakan pembiayaan yang diperoleh dari pihak ketiga.

Sebelum pabrik ini dioperasikan, rencananya Perusda Sulsel akan bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk melakukan uji coba pembuatan obat generik dan sejumlah persiapan lainnya seperti, pengurusan legalisasi hasil produksi dari Departemen Kesehatan RI.

Hasil produksi nantinya, ungkap Harris diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk di distribusikan ke rumah sakit dan puskesmas di Sulsel.

Menurut dia, pabrik yang dibangun di gudang perusda ini diakui masih memiliki kapasitas produksi yang relatif kecil. (*)

Sony Sjklw
May 9th, 2009, 03:17 PM
Masjid Terapung Itu Pesanan Baramuli
(09 May 2009, 26 x , Komentar)

MAKASSAR -- Masjid Terapung yang merupakan proyek pertama Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, setelah resmi dilantik, Jumat, 8 Mei, bernilai Rp 6 miliar. Masjid yang diberi nama Masjid 99 Al Makazzary itu terletak di sudut Jalan HM Dg Patompo dan Jalan Penghibur.Pemancangan tiang pertama masjid terapung itu sudah dilakukan Ilham bersama Menteri Hukum dan HAM, Andi Mattalatta, sore kemarin. Seluruh anggaran pembangunan masjid ini bersumber dari bantuan pihak ketiga.

Menurut Ilham, pembangunan masjid terapung ini akan memakan waktu selama satu tahun. "Target saya sebelum masuk bulan ramadan 2010, masyarakat sudah bisa memanfaatkan masjid ini," terang Ilham.

Ilham berharap, seluruh pengusaha yang ada di Makassar bisa memberikan sumbangsihnya dalam percepatan pembangunan masjid ini. Hingga saat ini, dari total Rp 6 miliar anggaran yang dibutuhkan, baru siap Rp 2,2 miliar yang merupakan sumbangan pengusaha di antaranya Parangloe Grup Rp 100 juta, dan pengusaha sukses yang enggan namanya dimediakan.

Termasuk sumbangan dari Andi Mattalatta sebesar Rp 100 juta. Malah Mattalatta mengaku akan menyisihkan sebagian penghasilannya selama menjabat menteri untuk menyukseskan pembangunan masjid itu.

"Ide pembangunan masjid terapung ini sebenarnya berawal dari pesan almarhum Baramuli yang meminta saya bisa membuat sebuah bangunan monumental selama menjabat walikota. Nah, masjid terapung inilah bangunan monumental itu," terang Ilham.

Konsultan Tata Ruang Kota, Danny Pomanto, menjelaskan, luas masjid 400 meter dan bisa menampung jemaah hingga 400 orang. Kemudian kubahnya berdiameter sembilan meter dengan tinggi 19 meter. Masjid terapung ini memiliki 19 tiang dan dua menara berbentuk badik di pintu masuk masjid dengan tinggi masing-masing 36 meter. (ram)

Sony Sjklw
May 10th, 2009, 12:54 PM
Gubernur Minta JICA Perhatikan Bendungan Bili-bili
(10 May 2009, 4 x , Komentar)

MAKASSAR -- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta Japan International Cooperation Agency (JICA) ikut memperhatikan hambatan pada Bendungan Bili-bili. Retakan pada Gunung Bawakaraeng sewaktu-waktu menjadi ancaman."Khusus permasalahan ini, JICA diharapkan dapat memberi perhatian. Desain pembangunan bendungan juga dibuat oleh JICA. Jika tidak mendapat perhatian lebih, akan memperpendek umur bendungan," tuturnya saat menerima Wakil Presiden JICA, Ueda Yoshihisa di kantornya, Jumat, 8 Mei.

Sedimentasi pada bendungan, kata dia, cukup meresahkan pemerintah. Apalagi, proyek itu dibangun dengan utang rakyat. Syahrul berharap JICA membuat studi lebih lanjut.
Pada pertemuannya dengan gubernur, Ueda Yoshihisa juga memperkenalkan JICA baru yang menekankan pendekatan berdasarkan keadaan lapangan dalam kegiatannya. (rif)

Sony Sjklw
May 10th, 2009, 01:07 PM
ikon baru pantai losari
Wali Kota Pasang Tiang Pancang Masjid Terapung
09 Mei 2009 02:13 WIB

http://img98.imageshack.us/img98/3844/newiconlosari.jpg
pic by harian fajar

MAKASSAR--MI: Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin pada hari pertama sebagai wali kota, Jumat (8/5), memasang tiang pancang pembangunan masjid terapung di sekitar anjungan Pantai Losari, Makassar.

Pemasangan tiang pancang pembangunan Masjid 99 Al Makazzary itu, dihadiri Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Andi Mattalatta.

Masjid ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.
"Masjid 99 Al Makazzary sarat dengan lambang Asmaul Husna, serta melambangkan kebanggaan orang Sulawesi Selatan," kata Ilham.

Konsultan ahli Danny Pomanto mengatakan, masjid ini banyak melambangkan makna seperti keislaman, kebesaran, dan kebanggaan.

"Angka 99 melambangkan Asmaul Husna, dan Al Makazzary melambangkan salah seorang imam besar Masjidil Haram Syekh Yusuf Al Makazzary," katanya.

Pembangunan masjid ini biayanya sekitar Rp6 miliar, yang dihimpun dari sumbangan para dermawan asal Sulawesi Selatan yang berada di perantauan. Saat ini baru terkumpul sekitar Rp2 miliar.

Menurut Danny, masjid ini dibangun dengan memadukan konsep modern, kontemporer, dan islami.

"Masjid ini merupakan yang pertama di dunia, karena keunikannya," katanya.

Ia mengatakan salah satu keunikannya, masjid terapung yang terletak di timur laut Pantai Losari tersebut jika dilihat dari atas membentuk angka 99, dan di bawah lantai satu terdapat masjid yang berkapasitas 500 orang, serta kubah masjid yang berfungsi sebagai musala bagi masyarakat umum.

"Konsepnya artistik, karena masjid ini bisa dikatakan kecil membentuk angka 99. Para jemaah bisa naik melalui samping tanpa menggunakan tangga, dan langsung menuju musala yang sekaligus merupakan kubah terbuka," katanya.

Dengan adanya masjid yang berdiameter 45 meter ini, para jemaah yang akan menikmati pemandangan alam yang indah seperti tenggelamnya matahari, bisa dilihat dari musala yang terbuka itu.

Tempat ini juga bisa untuk bersantai, atau tempat istirahat, karena berada di bawah kubah dengan diameter sembilan meter.

"Pada kubah bagian atas tidak ada jendela, sehingga para jemaah bisa merasakan langsung hembusan angin dari laut, dan melihat keindahan matahari tenggelam, kemudian menjalankan ibadah salat magrib," kata Danny. (Ant/OL-04)

Sony Sjklw
May 10th, 2009, 01:08 PM
Andi Sose Bangun Gedung 17 Lantai
(10 May 2009, 15)

MAKASSAR -Harian Fajar- Gedung berlantai 17 yang akan dibangun oleh Andi Sose semakin menambah deretan bangunan tinggi di Makassar.Pembangunan gedung yang diberi nama Baruga 45 dimulai dengan peletakan batu pertama, Senin, 11 Mei.

Andi Sose yang merupakan pendiri Yayasan Andi Sose, mengatakan, motivasi pembangunan gedung sebagai perhatian kepada alumni Universitas 45 yang telah mencapai 16 ribu orang. "Beberapa di antaranya mendirikan usaha sendiri, tetapi belum memiliki kantor," tuturnya, di kediamannya, Sabtu, 9 Mei.

Sebagai pendiri Universitas 45, Andi Sose berjanji akan mengupayakan penyewaan gedung yang terjangkau bagi alumni. Sedikitnya 80 kantor dapat tertampung dalam gedung yang dibangun di atas lahan seluas 600 meter persegi itu.

Gedung perkantoran yang penyewaannya untuk alumni, kata dia, pertama kali dilakukan. "Sekiranya usaha ini menjadi kenyataan, maka para alumni akan bersatu kembali dalam satu kantor melanjutkan cita-cita Universitas 45," harapnya.

Menurutnya, sejumlah alumni yang telah menjadi notaris, pengacara, hingga kontraktor, banyak yang menyewa kantor, dan tersebar di beberapa tempat. Sebagai pimpinan perusahaan, dinilainya telah layak memiliki kantor, meskipun masih sebatas sewa.

Andi Sose menarget pembangunan Baruga 45 yang dibiayainya sendiri tanpa kredit perbankan dengan anggaran Rp 22 miliar itu selama 14 bulan.

Gedung yang dibangun di lahan antara Masjid Agung 45 dan RS Ibnu Sina, kata dia, dilengkapi berbagai fasilitas seperti lift dua unit berkapasitas masing-masing 15 orang, serta memberi kebebasan kepada penyewanya membuat kamar kerja sendiri. (rif)

caesarleo
May 11th, 2009, 02:55 AM
Andi Sose Bangun Gedung 17 Lantai
(10 May 2009, 15)

MAKASSAR -Harian Fajar- Gedung berlantai 17 yang akan dibangun oleh Andi Sose semakin menambah deretan bangunan tinggi di Makassar.Pembangunan gedung yang diberi nama Baruga 45 dimulai dengan peletakan batu pertama, Senin, 11 Mei.

Andi Sose yang merupakan pendiri Yayasan Andi Sose, mengatakan, motivasi pembangunan gedung sebagai perhatian kepada alumni Universitas 45 yang telah mencapai 16 ribu orang. "Beberapa di antaranya mendirikan usaha sendiri, tetapi belum memiliki kantor," tuturnya, di kediamannya, Sabtu, 9 Mei.

Sebagai pendiri Universitas 45, Andi Sose berjanji akan mengupayakan penyewaan gedung yang terjangkau bagi alumni. Sedikitnya 80 kantor dapat tertampung dalam gedung yang dibangun di atas lahan seluas 600 meter persegi itu.

Gedung perkantoran yang penyewaannya untuk alumni, kata dia, pertama kali dilakukan. "Sekiranya usaha ini menjadi kenyataan, maka para alumni akan bersatu kembali dalam satu kantor melanjutkan cita-cita Universitas 45," harapnya.

Menurutnya, sejumlah alumni yang telah menjadi notaris, pengacara, hingga kontraktor, banyak yang menyewa kantor, dan tersebar di beberapa tempat. Sebagai pimpinan perusahaan, dinilainya telah layak memiliki kantor, meskipun masih sebatas sewa.

Andi Sose menarget pembangunan Baruga 45 yang dibiayainya sendiri tanpa kredit perbankan dengan anggaran Rp 22 miliar itu selama 14 bulan.

Gedung yang dibangun di lahan antara Masjid Agung 45 dan RS Ibnu Sina, kata dia, dilengkapi berbagai fasilitas seperti lift dua unit berkapasitas masing-masing 15 orang, serta memberi kebebasan kepada penyewanya membuat kamar kerja sendiri. (rif)

Sepertinya tidak mau kalah dengan Bosowa dan kalla Group yah...coba dibangun di sepnjang jalan Ratulangi..wah bakan mantap ..

caesarleo
May 11th, 2009, 03:05 AM
Webnya bagus....., kalau desain web leo jagonya:cheers1: anyway, mudah2an sekolah2 lain di sulsel juga segera menyusul. wah aku di panggil om :D


Tenang aja..om..ada 28 sekola h yg mesti gw selesaiin ampe bulan november...hehee..ini adalah yg pertama di indonesia dimana sekola terintegrasi secara online...

kubel
May 11th, 2009, 03:24 AM
Sepertinya tidak mau kalah dengan Bosowa dan kalla Group yah...coba dibangun di sepnjang jalan Ratulangi..wah bakan mantap .. di urip juga bagus tonjie karena bersampingan dengan Graha pena sama gedung kembarnya 45,, mantap mentongi andi sose :banana:

AceN
May 11th, 2009, 06:16 AM
Tenang aja..om..ada 28 sekola h yg mesti gw selesaiin ampe bulan november...hehee..ini adalah yg pertama di indonesia dimana sekola terintegrasi secara online...
Err...Binus School udah lama terintegrasi secara online baik untuk staff desk, student desk & parent desk nya :)

Anw, design web nya mantep bro :okay:

zidan
May 11th, 2009, 07:00 AM
bener" keren Makasar....
wooooow....

caesarleo
May 11th, 2009, 10:37 AM
Err...Binus School udah lama terintegrasi secara online baik untuk staff desk, student desk & parent desk nya :)

Anw, design web nya mantep bro :okay:

Ini mengintegrasikan bukan satu institusi tetapi 28 sma se sulawesi selatan..:)

Sony Sjklw
May 11th, 2009, 01:18 PM
Ini mengintegrasikan bukan satu institusi tetapi 28 sma se sulawesi selatan..:)
^^ Apa sistem ini diintegrasikan juga dengan sistem SSCI ( sistem sekolah cerdas Indonesia ) yang sudah dilaksanakan di kota Parepare.


Sepertinya tidak mau kalah dengan Bosowa dan kalla Group yah...coba dibangun di sepnjang jalan Ratulangi..wah bakan mantap ..
iya sepertinya A. Sose juga ngak mau kalah :), belum selesai gedung kembarnya univ 45, mau bangun lagi Office tower, hebat.

di urip juga bagus tonjie karena bersampingan dengan Graha pena sama gedung kembarnya 45,, mantap mentongi andi sose :banana:

saya lebih setuju kalau dibangun di Urip karena jika jadi persis di sampingnya akan ada juga tower 17 lantai RS. Ibnu Sina.:cheers:

Arab Saudi Bantu RS Ibnu Sina

http://www.ujungpandangekspres.com/gambar/1601IbnuSina.gif

MAKASSAR, Upeks--Duta Besar Arab Saudi untuk indonesia, Abdurrahman bin Muhammad Amin Al Hayyat mempertegas untuk terus menjalin kerjasama dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Salah satu bentuk kerjasama itu dengan memberikan bantuan untuk pembangunan UMI dan RS Ibnu Sina.
"Kami telah memberikan bantuan yang jumlahnya mencapai US$100 ribu untuk tahap awal dan kami akan tetap lanjutkan di masa yang akan datang," ujarnya.
Menurutnya, pihak Kerajaan Arab Saudi tak akan berhenti sampai di situ saja, tetapi tetap akan melanjutkan pemberian bantuan yang akan diteruskan kepada yayasan UMI.
"Kami berharap UMI di masa yang akan datang menjadi universitas yang terkemuka Internasional," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI, DR H Muchtar Nurjaya mengatakan, bantuan awal yang telah diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi telah digunakan untuk membangun 18 ruangan di RS Ibnu Sina yang diperuntukkan sebagai ruang bagi mahasiswa peraktik dan perawat. "Bangunnya sementara tengah dikerjakan dan sekarang ini telah mencapai sekitar 80%, dan tak lama lagi akan selesai," ujarnya.
Menurutnya, pihaknya juga merencanakan untuk membangun satu bangunan di RS itu yakni gedung berlantai 17 yang di dalamnya terdiri dari sekitar 200 kamar. "Rencananya kita membutuhkan sekitar US$24 juta untuk menyelesaikannya," ujarnya.
Menurutnya, penambahan itu perlu dilakukan mengingat saat ini kapasitas tampung di RS Ibnu Sina sudah mencapai 100%. "Setiap hari full, bahkan kadang kita menolak sebab sudah full," ujarnya.
Seolain hal tersebut, Kepala RS Ibnu Sina, Prof Dr Syarifuddin Wahid mengatakan, kendala yang dihadapi RS Ibnu Sina antara lain alat-alat yang masih kurang memadai, seperti misalnya CT Scan untuk mendiagnosa kepala pasien. "Kami sebenarnya memiliki alat untuk melakukan bedah kepala, tetapi kita terkendala masalah CT Scan sehingga kalau ingin mendiagnosa kepala pasien, maka kita harus kirim dulu ke RS Wahidin Sudirohusodo," ujarnya. (Akbar)

AceN
May 11th, 2009, 02:28 PM
Ini mengintegrasikan bukan satu institusi tetapi 28 sma se sulawesi selatan..:)

Great then :okay:

kubel
May 12th, 2009, 02:18 AM
saya lebih setuju kalau dibangun di Urip karena jika jadi persis di sampingnya akan ada juga tower 17 lantai RS. Ibnu Sina.:cheers:

Arab Saudi Bantu RS Ibnu Sina

http://www.ujungpandangekspres.com/gambar/1601IbnuSina.gif

MAKASSAR, Upeks--Duta Besar Arab Saudi untuk indonesia, Abdurrahman bin Muhammad Amin Al Hayyat mempertegas untuk terus menjalin kerjasama dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Salah satu bentuk kerjasama itu dengan memberikan bantuan untuk pembangunan UMI dan RS Ibnu Sina.
"Kami telah memberikan bantuan yang jumlahnya mencapai US$100 ribu untuk tahap awal dan kami akan tetap lanjutkan di masa yang akan datang," ujarnya.
Menurutnya, pihak Kerajaan Arab Saudi tak akan berhenti sampai di situ saja, tetapi tetap akan melanjutkan pemberian bantuan yang akan diteruskan kepada yayasan UMI.
"Kami berharap UMI di masa yang akan datang menjadi universitas yang terkemuka Internasional," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI, DR H Muchtar Nurjaya mengatakan, bantuan awal yang telah diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi telah digunakan untuk membangun 18 ruangan di RS Ibnu Sina yang diperuntukkan sebagai ruang bagi mahasiswa peraktik dan perawat. "Bangunnya sementara tengah dikerjakan dan sekarang ini telah mencapai sekitar 80%, dan tak lama lagi akan selesai," ujarnya.
Menurutnya, pihaknya juga merencanakan untuk membangun satu bangunan di RS itu yakni gedung berlantai 17 yang di dalamnya terdiri dari sekitar 200 kamar. "Rencananya kita membutuhkan sekitar US$24 juta untuk menyelesaikannya," ujarnya.
Menurutnya, penambahan itu perlu dilakukan mengingat saat ini kapasitas tampung di RS Ibnu Sina sudah mencapai 100%. "Setiap hari full, bahkan kadang kita menolak sebab sudah full," ujarnya.
Seolain hal tersebut, Kepala RS Ibnu Sina, Prof Dr Syarifuddin Wahid mengatakan, kendala yang dihadapi RS Ibnu Sina antara lain alat-alat yang masih kurang memadai, seperti misalnya CT Scan untuk mendiagnosa kepala pasien. "Kami sebenarnya memiliki alat untuk melakukan bedah kepala, tetapi kita terkendala masalah CT Scan sehingga kalau ingin mendiagnosa kepala pasien, maka kita harus kirim dulu ke RS Wahidin Sudirohusodo," ujarnya. (Akbar)[/QUOTE]




Kira² kapang di bangun itu Rumah Sakitnya... perasaan lama sekalimi ini di rencanakan..

caesarleo
May 12th, 2009, 05:43 AM
iya sy sering liat waktu pemasangan baloknya. cuma skrg gk di makassar. ada gambar progress terbaru gk?

Wahidin terakhir sy liat juga pemasangan kacanya dah ampir kelar.

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/rsu1.jpg

caesarleo
May 13th, 2009, 02:47 AM
Design baru CPI

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_5.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_4.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_3.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/losari-1.jpg

Sony Sjklw
May 14th, 2009, 10:40 AM
^^ ambil gambarnya dari mana leo.?

http://img9.imageshack.us/img9/4175/alazharmks.jpg

Sony Sjklw
May 14th, 2009, 10:46 AM
Kompleks Universitas 45 yang sudah hampir rampung

http://img23.imageshack.us/img23/7875/menarakembar.jpg


Lokasi Baruga 45 yang akan dibangun office tower

http://img526.imageshack.us/img526/5166/menarakembar3.jpg

caesarleo
May 14th, 2009, 10:51 AM
^^ ambil gambarnya dari mana leo.?



Dari Pak Danny Pomanto :)

Sony Sjklw
May 14th, 2009, 10:51 AM
Thanks infonya.:)

http://img15.imageshack.us/img15/1897/acoi.jpg
^^ Walikota Makassar Ir.H. Ilham Arief Sirajuddin salah satu kunci sukses pembangunan di makassar beberapa tahun terakhir, kembali terpilih menjadi walikota untuk masa jabatan 2009-2014

=NaNdA=
May 14th, 2009, 11:10 AM
Design baru CPI

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_5.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_4.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_3.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/losari-1.jpg

ajegileee... :eek2:

r4d1ty4
May 14th, 2009, 05:57 PM
Indonesian Dubai..

bagak
May 15th, 2009, 06:08 AM
Design baru CPI

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_5.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_4.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_3.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/losari-1.jpg



O My God.....WHAT THE F*CK is going on in there....

AceN
May 15th, 2009, 11:37 AM
Btw, itu reklamasi yang ada di seberang anjungan Losari itu apa ya ? sama reklamasi yang bentuk kotak di seberang nya itu ( di gambar ga ada, tapi di Google Earth keliatan )

Dan CPI ini berarti mencaplok Akkarena Bay nya Lippo donk ?

AceN
May 15th, 2009, 11:39 AM
--DEPE--

caesarleo
May 16th, 2009, 03:38 AM
Btw, itu reklamasi yang ada di seberang anjungan Losari itu apa ya ? sama reklamasi yang bentuk kotak di seberang nya itu ( di gambar ga ada, tapi di Google Earth keliatan )

Dan CPI ini berarti mencaplok Akkarena Bay nya Lippo donk ?

Itu revitalisasi Pulau Lae Lae...akan direklamasi dengan pasir putih

excqnn
May 16th, 2009, 03:55 AM
gw rasa ibukota negara lebih baik dipindahkan saja ke makasar
jakarta sekarang sudah semakin memuakan dengan pembangunannya yg tak terencana plus kemacetan yg parah

Ampelio
May 16th, 2009, 05:15 AM
Salute... MAKASSAR ! :okay: ...dengan projek CPI, Makassar berhasil melepas "belenggu" tata ruang perkotaan di Kota2 Besar di Indonesia selama ini yg cenderung konservatif, monoton, birokratif dan tidak progresif.

GO MAKASSAR!

ncon
May 17th, 2009, 03:17 AM
those orange thingy line is that the monorail? shown on the maket? :D

AceN
May 17th, 2009, 06:25 AM
^^ Yes con. Mau dijadiin case study di kelas nih ? :naughty: hehehe

Sony Sjklw
May 17th, 2009, 01:03 PM
update Bosowa Tower

http://img35.imageshack.us/img35/527/bosowatower2.jpg

http://img32.imageshack.us/img32/5520/bosowatower1.jpg

Sony Sjklw
May 17th, 2009, 01:09 PM
Fly Over

http://www.ujungpandangekspres.com/gambar/Upeks-di-Playover.gif

Tidak lama lagi, Kota Makassar tampil dengan wajah baru. Tinggal sekitar dua atau tiga bulan lagi, Makassar benar-benar mulai menunjukkan diri sebagai kota Metropolitan dengan rampungnya proyek Fly Over (Jalan Layang).
Problem kemacetan lalu lintas yang menjadi permasalahan utama saat ini dan masa depan, diharapkan dapat teratasi dengan kehadiran Fly Over ini.
Satuan Kerja (Satker) SMVT Preservasi dan Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Makassar yang secara teknis menangani megaproyek terssebut memperkirakan Juli (minggu kedua) Fly Over sudah dapat dilalui kendaraan. Pekerjaan proyek di deadline September mendatang. Menurut Kepala Satkek, Oktavianus dua bulan menjelang batas waktu yang diberikan itu akan dimanfaatkan untuk pekerjaan finishing.
Dibandingkan dengan kota besar lain, misalnya Jakarta, Fly over yang dibangun di Makassar masih tertinggal dari segi cakupan kawasan dan panjang.
"Upaya-upaya percepatan terus kita lakukan. Sehingga pada Juli, fly over sudah bisa dilalui kendaraan (mobil) sehingga kita optimis target rampung paling lambat September bisa tercapai," katanya menjamin kepada Upeks, Kamis (14/5).
Proyek Fly Over dimulai pekerjaannya sejak 2007 melalui anggaran Departemen Pekerjaan Umum (PU). Diperkirakan sampai rampung, proyek ini menelan anggaran sekitar Rp68 miliar. Diawal pekerjaan, proyek ini tersendat-sendat karena berbagai persoalan mendera, antara lain dampak krisis ekonomi global yang turut mempengaruhi harga bahan bangunan. Akibatnya, proyek ini sempat mengalami eskalasi pada peralihan tahun 2007-2008. Eskalasi yang terjadi sempat mengancam kelangsungan proyek, pekerjaan sempat tersendat hingga sempat memancing Pemprov angkat bicara.
Hasilnya, Pemprov memberi ketegasan batas waktu pekerjaan sampai September 2009.
"Masalahnya saat ini tinggal pembebasan lahan di sisi timur. Tetapi sudah diproses, tinggal menunggu beberapa hari saja," kata Oktavianus lagi.
Sebagai catatan, fly over mulai dianggarkan sejak 2006 melalui uang muka sebesar Rp9 miliar. Di tahun 2007 menelan anggaran sebesar Rp20 miliar dan sisa anggaran dari total anggaran merupakan anggaran pembangunan Fly Over tahun 2008 sebesar Rp26 miliar, sekadar diketahui pada pembangunan 2007 lalu ada pengembalian anggaran sebesar Rp9 miliar dari total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp20 miliar.
Perjalanan proyek lama tersendat pada persoalan pembebasan lahan yakni sekitar dua tahun. Pertentangannya terletak pada harga ganti rugi yang diinginkan warga pemilik tanah dan harga yang ditawarkan panitia pengadaan lahan dalam hal ini Pemkot Makassar. Nanti pada 2007 baru persoalan ini mencapai titik terang.
Pada tahun anggaran 2009, pemkot masih menganggarkan dana ganti rugi sebesar Rp2 miliar. Kasubag Anggaran Pemkot Makassar, Erwin, menyebutkan dana tersebut sama besarnya dengan alokasi APBD untuk pembebasan lahan pada 2008.
Wagub Sulsel, H Agus Arifin Nu'mang, tercatat pernah mewarning kontraktor Fly Over untuk mempercepat pekerjaan. Agus bahkan mengancam, kalau progres pekerjaan tidak berubah signifikan sampai Desember 2008, maka akan digelar tender ulang, kontraktor lama akan di black list. (Syukur Usomaru)

Sony Sjklw
May 17th, 2009, 01:32 PM
CPI

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg

Progress Akses Utama menuju CPI
Untuk tahun ini pemprov menggarkan untuk pembangunan jalan menuju tanah tumbuh yang nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu CPI

http://img41.imageshack.us/img41/8923/cpi1.jpg

http://img194.imageshack.us/img194/6190/cpi2.jpg

http://img39.imageshack.us/img39/3589/cpi4.jpg
jalan utama ini akan membelah laut menuju ke tanah tumbuh yang nampak di atas

http://img33.imageshack.us/img33/6818/cpi3f.jpg

Sony Sjklw
May 17th, 2009, 01:47 PM
Kalla Tower

http://img41.imageshack.us/img41/3733/kallatower1z.jpg

http://img32.imageshack.us/img32/8099/kallatower2.jpg

Chris_Lyantto
May 17th, 2009, 02:09 PM
^^ terima kasih son untuk foto2nya,

semangat...!!

Ampelio
May 17th, 2009, 02:31 PM
[B]http://img32.imageshack.us/img32/5520/bosowatower1.jpg

^^jangan sebut suatu kota itu sudah metropolitan tanpa kehadiran bangunan seperti ini :okay:

kubel
May 17th, 2009, 03:16 PM
waow keren abies....pokoknya mantap deh untuk Bone soppeng wajo (bosowa) nanti pengusaha dari mana lagi yang bikin gedung pencakar lagit di makassar yah..?

kubel
May 17th, 2009, 03:21 PM
proyek besar yang lagi UC selain Tras studio ama CPI apa aja yah..?... kalau bisa di tambah picnya don

caesarleo
May 18th, 2009, 02:01 AM
gw rasa ibukota negara lebih baik dipindahkan saja ke makasar
jakarta sekarang sudah semakin memuakan dengan pembangunannya yg tak terencana plus kemacetan yg parah

Waddduwww..janganlan..biarlah Makassar Jadi New York..dan Jakarta tetap jadi Washinton DC

caesarleo
May 18th, 2009, 02:13 AM
Wah Sony habis keliling makassar nih...eh sepertinya..Mega Tower udah mulai keliatan tuh..gak sempat diambil yahh

kubel
May 18th, 2009, 02:37 AM
update picnya mega tower dunkzz

caesarleo
May 18th, 2009, 04:52 AM
On progresss

Revitalisasi Losari...Anjungan metro
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar1.jpg

Bosowa Tower
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar10.jpg

Trans Studio dan Mega Tower
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar11.jpg

Losari at Night
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar13.jpg

Losari at Day Light
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar3.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar4.jpg

Kalla Tower
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar5.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar9.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar15.jpg

Royal Apartement
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar6.jpg

Ada yang tau ini bangunan apa?
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar7.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar8.jpg

=NaNdA=
May 18th, 2009, 07:05 AM
:okay: keep on posting guys!! ;)

erushmooz
May 18th, 2009, 01:34 PM
sepertinya Royal Apartemen mandeg yaa:ohno:... dari dulu gitu2 aja. ga ada perubahan

Sony Sjklw
May 20th, 2009, 01:14 PM
^^ Pembangunannya memang sangat lambat bahkan pernah terhenti hampir 1 tahun, kemudian lanjut lagi pada pertengahan 2008

^^ terima kasih son untuk foto2nya,

semangat...!!
sama2 thanks Chris :cheers:


Wah Sony habis keliling makassar nih...eh sepertinya..Mega Tower udah mulai keliatan tuh..gak sempat diambil yahh
update picnya mega tower dunkzz
http://img39.imageshack.us/img39/2198/trans1j.jpg

http://img195.imageshack.us/img195/1582/trans2.jpg

bonus Skyline Makassar dari jalan akses CPI
http://img132.imageshack.us/img132/9832/kkmks.jpg


On progresss
Ada yang tau ini bangunan apa?
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar7.jpg

^^Chinesse Center 9 atau 10 lantai di dekat Veteran.
Nice update leo....dari Hotel Imperial bisa memotret banyak objek

Sony Sjklw
May 20th, 2009, 01:14 PM
http://img43.imageshack.us/img43/3252/hotelshyla.jpg
Hotel Shayla (on hold) yang saya baca mengubah desain hotelnya.

Sony Sjklw
May 20th, 2009, 01:20 PM
http://img188.imageshack.us/img188/2226/mariso2.jpg

http://img42.imageshack.us/img42/9498/mariso1.jpg
^^ sepertinya lanjutan pemabangunan rusunawa mariso

Sony Sjklw
May 20th, 2009, 01:23 PM
Revitalisasi Karebosi

http://img41.imageshack.us/img41/7290/karebosi1.jpg

http://img35.imageshack.us/img35/8702/kare.jpg

http://img188.imageshack.us/img188/5269/karebosi5.jpg

http://img40.imageshack.us/img40/9591/karebosi4.jpg

Sony Sjklw
May 20th, 2009, 01:37 PM
Revitalisasi Pantai losari

http://img9.imageshack.us/img9/1840/pantailosarimasterplant.jpg

On progresss
Revitalisasi Losari...Anjungan metro
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar1.jpg


http://img36.imageshack.us/img36/7030/losari1.jpg

http://img34.imageshack.us/img34/9523/losi2.jpg

http://img194.imageshack.us/img194/5523/losri3.jpg

http://img195.imageshack.us/img195/1263/losari5.jpg


lokasi Masjid 99 Al Makazzary
http://img98.imageshack.us/img98/3844/newiconlosari.jpg
http://img269.imageshack.us/img269/6659/losari4.jpg

erushmooz
May 20th, 2009, 08:31 PM
^^ Nice Update Sony..Thanks

Numpang tanya .. Mega Tower rencananya berapa tingkat ya??

Sony Sjklw
May 21st, 2009, 01:16 AM
^^ rencananya tower bank Mega 13 lantai

http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/bank_mega_transstudio_2.jpg

Sony Sjklw
May 21st, 2009, 01:24 AM
4 Tahun, Invest di Makassar Rp10,8 T

MAKASSAR, Upeks--Metropolitan Makassar selama empat tahun terakhir berhasil membukukan nilai investasi sebesar Rp10,8 triliun. Investasi yang ditanam di daerah ini menjadi salah satu lokomotif perkembangan kota ini yang semakin pesat.

"Walaupun target kita sebenarnya sekitar Rp18 triliun," kata Ilham Arief Sirajuddin, Walikota Makassar, didampingi Wakil Walikota Supomo Guntur, ketika bersilaturahmi di Fajar Group, Selasa (19/5).
Seluruh investasi yang ditanamkan di daerah ini, diakui Ilham, telah memberikan kontribusi sekaligus menjadi indikator terjadinya percepatan pembangunan di Metropolitan Makassar.
Ke depan, duet Ilham-Supomo berjanji akan terus berpihak pada dunia usaha. Terutama yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam hal penyerapan tenaga kerja.
"Kami akan meminimalkan biaya yang selama ini membebani pengusaha, memberikan kemudahan rekomendasi dan surat izin. Kalau ada investor yang masuk, tidak akan mengambil waktu lama untuk saya berikan rekomendasi," janji Ilham yang juga Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Kendati demikian, dia mengaku memang selama ini kendala yang dihadapi oleh Makassar dalam memacu dirinya adalah belum maksimalnya infrastruktur yang ada.
Salah satu yang akan menjadi kendala besar dalam perkembangan Makassar lima tahun ke depan adalah pelabuhan Makassar. Ilham menilai kondisi pelabuhan sekarang tidak akan mampu lagi menampung volume arus ekonomi di daerah ini, apalagi lima tahun ke depan.
"Lima tahun ke depan Pelabuhan Makassar akan menjadi masalah besar di Makassar, makanya 2007 lalu kita sudah komunikasikan rencana pengembangannya dengan pihak pelindo IV," ungkap Ilham.
Selain itu, Ilham juga mengeluhkan masalah-masalah lain yang dihadapi Makassar yang berada di luar kewenangan Pemkot Makassar, sebut misalnya masalah listrik yang sampai saat ini masih menjadi keluhan utama masyarakat.
"Masalah listrik ini memang sulit, karena berada di luar kewenangan kami, kami hanya bisa berharap pada rencana tambahan daya dari pembangkit yang akan dibangun nantinya," harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ilham mengaku untuk menyiasati masalah ini pihaknya harus mengatur penggunaan lampu jalan. "Misalnya menggunakan lampu hemat energi," katanya. Di sisi lain, dia menilai meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan listrik, hal itu menandakan tingkat kesejahteraan masyarakat juga sudah meningkat.
(Syamsuddin Yoko)

Sony Sjklw
May 21st, 2009, 01:26 AM
2010, Lapangan Golf Gowa Beroperasi

Sungguminasa, Tribun - Bagi penggemar golf, mulai tahun 2010 sudah bisa memanfaatkan lapangan golf yang dibangun di Gowa, atau sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Makassar.

Lapangan ini memiliki luas sekitar 350 hektare dengan 18 hole, bisa diakses dengan cepat melalui Jl Hertansing Baru (Jl Aroepala, Makassar), Jl Tun Abdul Razak (Gowa), Jl Poros Samata-Pattallassang.
Lapangan dengan suasana alam pegunungan dengan udara yang sejuk mengambil lokasi di Desa Pallantikang dan Desa Pattallassang, Pattallassang, yang juga tembus ke Jl Poros Malino, Bili-bili.
Ini adalah golf range pertama di Gowa, dan akan jadi pilihan utama warga kota ini setelah Lapang Golf Baddoka, di kecamatan Biringkanaya, atau sekitar 15 km dari pusat kota Makassar.
Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, me njanjikan golf range ini dibuat dengan standar internasional.
"Desainernya dari luar tapi club housenya khas adat Makassar-Bugis. Minimal atapnya," kata Ichsan usai menerima Bob More, tenaga ahli dari JMP Golf Desain Group, di ruang kerjanya, Rabu (20/5).
Konsultan ini digunakan PT Celebes Indonesia Realty selaku investor, untuk mendesain golf range ini. Konsultan ini telah membuat 100 lapangan golf di 30 negara.
Lapangan golf tersebut, katanya, akan menjadi yang terbaik agar bisa menghadirkan golffer dari asia bermain di tempat ini.
Dari pemaparan konsultan, lapangan golf ini mengadopsi gabungan desain golf Golden Palm Country Club, Kagoshima, Jepang, dan Mount Malarayat Resort, Lipa City, Filipina.
Proyek ini akan memakan waktu sekitar 14-18 bulan. Juni mendatang, pembangunan mulai jalan. dan minimal bulan April 2010 atau Juni bisa soft opening 9-18 hole. (ute)

Bupati: Caddy Tak Pakai BH
BUPATI Gowa Ichsan Yasin Limpo ternyata mengaku belum piawai bermain golf. Meski demikian, Ichsan berharap dia dapat memukul bola golf di lapangan golf, dengan statusnya masih bupati.
Ia menarget investor menyelesaikan pembangunan, minimal soft opening, sebelum akhir masa jabatannya, Agustus 2010.
Konsultan dari JMP Golf Design Group menyarankan Ichsan agar belajar main golf. Ichsan pun menjanjikan dirinya akan mulai bermain golf jika lapangan golf di Gowa sudah rampung.
Ditanya guyon soal caddy oleh wartawan, Ichsan dengan berkelakar mengatakan, akan mendatangkan dari luar negeri. "Syaratnya semua caddy tidak boleh pakai BH (breast holder), artinya semua laki-laki," katanya sambil tertawa.(ute)

eurico
May 21st, 2009, 10:56 AM
Woah huge update caesar and sony, gak nyadar ada anjungan metro di situ awalnya gw pikir bagian dari center point

erushmooz
May 21st, 2009, 01:55 PM
^^ rencananya tower bank Mega 13 lantai

http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/bank_mega_transstudio_2.jpg


Thanks for the Rendering Sony... Nice:okay:

AceN
May 21st, 2009, 02:10 PM
Thanks a lot sony & leo :)

MegaBliz
May 22nd, 2009, 02:29 AM
^^ rencananya tower bank Mega 13 lantai

http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/bank_mega_transstudio_2.jpg

Bangunan dengan 13 lantai amat langka dikarenakan masih banyak masyarakat kita terlebih kalangan usaha yang beranggapan angka 13 angka sial (kurang beruntung). Dikalangan pengusaha China mereka tidak akan membangun bangunan sampai 13 lantai kalaupun bangunan lebih dari 13 lantai pada penomoran lift angka 13 tidak pernah ada yang ada paling 12, 12A, 14 dst begitu juga dengan angka lainnya (mungkin tidak semua bangunan tinggi seperti ini kali yaa?).
Bangunan dengan 13 lantai di Samarinda: Swiss Bel Hotel, di Bandung: Universitas Maranata dan CiWalk Extention Hotel.

eurico
May 22nd, 2009, 03:50 AM
Bangunan dengan 13 lantai amat langka dikarenakan masih banyak masyarakat kita terlebih kalangan usaha yang beranggapan angka 13 angka sial (kurang beruntung). Dikalangan pengusaha China mereka tidak akan membangun bangunan sampai 13 lantai kalaupun bangunan lebih dari 13 lantai pada penomoran lift angka 13 tidak pernah ada yang ada paling 12, 12A, 14 dst begitu juga dengan angka lainnya (mungkin tidak semua bangunan tinggi seperti ini kali yaa?).
Bangunan dengan 13 lantai di Samarinda: Swiss Bel Hotel, di Bandung: Universitas Maranata dan CiWalk Extention Hotel.

ya jumlah lantainya secara jumlah total bisa saja 13 lantai tapi nanti penomoran lantainya bisa saja menghilangkan beberapa "angka sialnya"

caesarleo
May 22nd, 2009, 07:33 AM
Wahhhh Sony mantap skali update-annya.......:banana:

kubel
May 22nd, 2009, 07:35 AM
http://i297.photobucket.com/albums/mm219/kubel_2008/galeri_makassar_big_17.jpg
kalau boleh tau ini berapa lantai..?

@b1
May 23rd, 2009, 03:41 AM
Ngomong2 Makasar punya kota penyangga (suburban) gak?

eurico
May 23rd, 2009, 08:55 AM
Ngomong2 Makasar punya kota penyangga (suburban) gak?

Ada gowa dan maros udah beda kabupaten tapi seiring perkembangan kota makassar jadi serasa tergabung banyak perumahan2 dibangun di dua daerah tersebut

caesarleo
May 26th, 2009, 02:43 AM
Fly Over Pettarani - Urip Sumoharjo

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar1-1.jpg

Losari
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar2-1.jpg

Sony Sjklw
May 26th, 2009, 02:50 PM
^^keren..:okay:

8.000 Keluarga Disasar untuk KOTA Project
Kerjasama Pemkot-Unicef-Care

MAKASSAR, Upeks--Pemerintah Kota Makassar bekerjasama dengan UNICEF dan Care Indonesia untuk pelaksanaan Keep On Innovation Developing Tangible Achievements in Urban Sanitation (KOTA Project) yang dilaksanakan pada 3 kecamatan di Makassar, yakni Manggala, Biringkanaya, dan Tamalanrea.

Sebanyak 8.000 keluarga di daerah kumuh di 3 kecamatan itu disasar menjadi penyediaan air bersih, hygiene dan sanitasi. "Tujuan khusus proyek ini untuk mendorong kearah peningkatan indikator pegembangan manusia," jelas Supomo Guntur, Wakil Walikota Makassar, yang membuka seminar Strategi pelaksanaan KOTA Project yang diselenggarakan oleh Bappeda di Hotel Singgasana, Senin (25/5).
Senada dengan itu, Agus Sudarto dari CARE Indonesia mengatakan, tujuan pelaksanaan proyek ini untuk menurunkan insiden penyakit-penyakit yang berkaitan dengan air dan sanitasi, khususnya anak-anak dan perempuan di wilayah kumuh di 5 kota di Indonesia bagian timur melalui pemberian bantuan sarana air bersih.
Sementara itu, Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Sulsel, Prof Dr Ir A Mappadjantji Amien CEing, mengungkapkan, agenda riset daerah Provinsi Sulsel melakukan analisis lingkungan strategis, untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembangunan daerah yang dirumuskan pada RPJMD Sulsel 2008-2013.
Ketua Panitia pelaksana yang juga Kepala Balitbangda Provinsi Sulsel, Ir Hj Titien Sutarty Dipl MM mengatakan, diskusi ilmiah yang membahas agenda riset daerah Sulsel ini, orientasi pada lembaga riset daerah yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha dan LSM. (sukawati)

Sony Sjklw
May 26th, 2009, 03:05 PM
Losari
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/makassar2-1.jpg

Konstruksi Pelataran Ditarget Selesai 2 Bulan

MAKASSAR, Upeks--Proyek pembangunan pelataran Bugis-Makassar dan pelataran Mandar-Toraja semakin digenjot. Saat ini, proyek yang dikerjakan hampir bersamaan tersebut mulai memasuki tahap konstruksi pantai. Agar bisa cepat selesai, kontraktor proyek ditarget bisa menyelesaikan konstruksi pantainya dalam kurun waktu 1-2 bulan mendatang.

Menurut Konsultan Perencana Revitalisasi Pantai Losari, Dani Pomanto, setelah konstruksi pantai selesai tugas Pemerintah Kota Makassar untuk melakukan penimbunan dan menyusul finishing-nya.
Berbeda dengan pembangunan Pelataran Bahari yang saat ini sudah bisa dinikmati masyarakat sebagai tempat untuk bersantai dan melihat sunset, pembangunan dua pelataran ini, kata Dani Pomanto tidak terlalu mendapat kendala yang berarti.
Pasalnya, sudah ada acuan proyek sebelumnya. "Yang paling rumit dulu waktu pengerjaan Pelataran Bahari. Namun untuk Pelataran Bugis-Makassar dan Mandar-Toraja tidak terlalu rumit karena sudah ada acuan Pelataran Bahari," kata Dani.
Jika konstruksi pantai sudah diselesaikan, diperkirakan proyek tersebut semakin digenjot penyelesaiannya agar bisa segera difungsikan dan dinikmati masyarakat yang ingin bersantai di Pantai Losari. (sukawati)

Sony Sjklw
May 26th, 2009, 03:09 PM
Karebosi Link Operasikan Dua Unit Caddy Car

MAKASSAR, Upeks--Ada saja kiat manajemen Mal Karebosi Link agar pengunjung tetap enjoy berada di pusat perbelanjaan itu. Selain menyediakan berbagai permainan anak-anak juga kini tersedia dua unit caddy car --kendaraan yang biasa digunakan di areal golf--.

"Ini kami hadirkan, untuk memudahkan pengunjung berkeliling di lokasi pusat belanja ini, untuk melihat-lihat berbagai fasilitas yang ada," ungkap Binsar J Samosir, Building Manager Karebosi Link, Minggu (24/5) kemarin, di tengah-tengah pengoperasian caddy car.
Lebih jauh dia mengemukakan, kehadiran dua unit Caddy Car ini, nantinya diharapkan pula akan menambah berbagai fasilitas kenyamanan bagi pengunjung. Areal Mal Karebosi Link memang sangat memungkinkan penggunaan kendaraan ini lantaran cukup luas.
"Ini adalah salah satu pelayanan dari kami. Caddy Car ini mampu menampung dua hingga enam penumpang," kata Binsar.
Selain itu, manajemen Karebosi Link juga menyediakan alat transportasi berupa dua unit becak, yang dapat digunakan berkeliling mal tersebut tanpa dipungut bayaran.
"Setiap pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas transportasi ini," katanya. (rahmah)

bagak
May 27th, 2009, 05:53 AM
^^keren..:okay:

8.000 Keluarga Disasar untuk KOTA Project
Kerjasama Pemkot-Unicef-Care

MAKASSAR, Upeks--Pemerintah Kota Makassar bekerjasama dengan UNICEF dan Care Indonesia untuk pelaksanaan Keep On Innovation Developing Tangible Achievements in Urban Sanitation (KOTA Project) yang dilaksanakan pada 3 kecamatan di Makassar, yakni Manggala, Biringkanaya, dan Tamalanrea.

Sebanyak 8.000 keluarga di daerah kumuh di 3 kecamatan itu disasar menjadi penyediaan air bersih, hygiene dan sanitasi. "Tujuan khusus proyek ini untuk mendorong kearah peningkatan indikator pegembangan manusia," jelas Supomo Guntur, Wakil Walikota Makassar, yang membuka seminar Strategi pelaksanaan KOTA Project yang diselenggarakan oleh Bappeda di Hotel Singgasana, Senin (25/5).
Senada dengan itu, Agus Sudarto dari CARE Indonesia mengatakan, tujuan pelaksanaan proyek ini untuk menurunkan insiden penyakit-penyakit yang berkaitan dengan air dan sanitasi, khususnya anak-anak dan perempuan di wilayah kumuh di 5 kota di Indonesia bagian timur melalui pemberian bantuan sarana air bersih.
Sementara itu, Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Sulsel, Prof Dr Ir A Mappadjantji Amien CEing, mengungkapkan, agenda riset daerah Provinsi Sulsel melakukan analisis lingkungan strategis, untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembangunan daerah yang dirumuskan pada RPJMD Sulsel 2008-2013.
Ketua Panitia pelaksana yang juga Kepala Balitbangda Provinsi Sulsel, Ir Hj Titien Sutarty Dipl MM mengatakan, diskusi ilmiah yang membahas agenda riset daerah Sulsel ini, orientasi pada lembaga riset daerah yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha dan LSM. (sukawati)



Well done Makassar, contoh dimana pembangunan bukan cuma sekedar mendirikan pencakar langit, namun juga menyentuh unsur lapisan masyarakat paling bawah....

Sony Sjklw
May 27th, 2009, 01:13 PM
Menara Bosowa

Dapat gambar dari sudut yang hampir sama dengan gambar yang pernah di post Eky

Menara Bosowa Desember 2007
Construction on MENARA BOSOWA
http://img127.imageshack.us/img127/7168/karebosi01su4.jpg


Menara Bosowa Mei 2009
http://img39.imageshack.us/img39/3657/menarabosowa.jpg
credit to HR


Update
http://img36.imageshack.us/img36/5606/menarabosowaupdatenew.jpg
credit to HR

Sony Sjklw
May 27th, 2009, 01:16 PM
Lapangan KAREBOSI

Desember 2007
http://img106.imageshack.us/img106/2377/karebosi02ba1.jpg


Mei 2009
http://img14.imageshack.us/img14/8389/jendsudirman2.jpg

http://img16.imageshack.us/img16/8431/jendsudirman1.jpg
credit to HR

erushmooz
May 27th, 2009, 04:00 PM
Nice Update Leo & Sony :cheers:

Juli, Pembebasan Lahan Jl Urip Rampung

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan proses pembebasan lahan yang terkena pelebaran Jl Urip Sumoharjo sepanjang 2,4 kilometer (km) rampung Juli mendatang.

"Saat ini bersama BPN (Badan Pertanahan Negara) kita masih merampungkan inventarisasi lahan. Untuk penetapan nilai ganti rugi belum ditetapkan menunggu hasil pemetaan dan pertemuan dengan masyarakat," kata Kepala Bidang Pertanahan Pemkot Makassar, Ahmad Rivai, Rabu (26/5).
Nilai jual objek pajak (NJOP) lahan di sepanjang Jl Urip Sumoharjo tersebut berkisar Rp 916 ribu per meter berdasarkan nilai penjualan sejumlah warga beberapa waktu lalu. Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) 2006, besaran ganti rugi ditentukan berdasarkan NJOP maupun harga yang berlaku saat itu.
Ahmad mengaku pihaknya dijadwalkan mengundang warga untuk membahas besaran ganti rugi setelah pengukuran yang akan dituangkan dalam pemetaan tersebut rampung. Pemetaan ini menggambarkan pemilik maupun luas lahan yang diberikan ganti rugi.
Pemerintah Kota Pemkot Makassar menegaskan siap membayarkan ganti rugi lahan yang terkena dampak pelebaran Jl Urip Sumoharjo. Selain melalui dana hibah pemkot, anggaran pembebasan lahan juga diharapkan berasal dari APBD provinsi maupun bantuan pemerintah pusat.
Alokasi anggaran tersebut baru bisa disiapkan untuk tahun berikutnya. "Kita berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini. Kami berutang dulu ke masyarakat dan akan dibayarkan secara bertahap," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin belum lama ini.
Sebelumnya, langkah serupa terpaksa ditempuh Pemkot Makassar saat pengerjaan pelebaran Jl Perintis Kemerdekaan maupun pembebasan lahan untuk flyover.(axa)

Sony Sjklw
May 28th, 2009, 02:00 PM
Jalan HOS Cokroaminoto "Terjual"
(28 May 2009)

Oleh: Ramah Praeska

MAKASSAR -- Setelah Lapangan Karebosi, Pemkot Makassar kembali "menjual" salah satu aset daerah yang merupakan fasilitas umum. Aset dimaksud adalah Jalan HOS Cokroaminoto yang terletak di bawah jembatan multi guna Makassar Trade Centre (MTC). Jalan sepanjang kurang lebih 20 meter dan lebar 14 meter untuk dua lajur itu, mengarah ke Makassar Mall. Jalan tersebut setiap harinya ramai dilalui kendaraan.

Hasil penelusuran yang dilakukan Rabu, 27 Mei, jalan tersebut sudah menjadi milik PT Tosan Permai Lestari selaku pengelola MTC Karebosi sejak 2003 lalu. Malah, Jalan HOS Cokroaminoto sudah dibuatkan sertifikat atas nama PT Tosan Permai Lestari pada 2004 lalu. Dalam sertifikat itu berbunyi semua areal yang berada di dalam kawasan pembangunan pusat perbelanjaan menjadi hak PT Tosan untuk dikelola.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, membantah kalau jalan umum tersebut sudah "dijual" ke PT Tosan. Namun, Ilham mengakui kalau jalan tersebut juga masuk dalam akses yang dikuasai PT Tosan tapi bukan menjadi milik perusahaan tersebut.

"Tidak benar itu. Secara logika masa jalan umum kita berikan ke pihak ketiga. Jalan itu masih milik pemkot dan tidak ada sertifikat atas nama PT Tosan," tampik Ilham. Kepala Bagian Hukum Pemkot Makassar, Trisnode, membenarkan kalau Jalan HOS Cokroaminoto tidak "dijual" ke PT Tosan.

"Soal sertifikat yang menjadi milik PT Tosan adalah sertifikat HGB jembatan MTC. Sementara untuk sertifikat HPL jalan adalah atas nama pemkot," kata Trisnode. Setiap aset milik negara yang dialihkan ke pihak ketiga, lanjut Trisnode, tidak berbentuk sertifikat hak milik melainkan hak guna bangunan. Itupun diberikan jangka waktu 30 tahun pengelolaan sebelum diserahkan lagi ke pemkot.

Sementara Direktur Utama PT Tosan Permai Lestari, Asran Rizaly, yang dikonfirmasi terpisah menolak berkomentar. Asran menyerahkan masalah ini ke pemkot. "Konfirmasi saja ke pemkot," dalih Asran. (ram)

Sony Sjklw
May 28th, 2009, 02:03 PM
2010, Jalan Lingkar Dibangun

http://img5.imageshack.us/img5/8602/planjaringanjalanmks.jpg

MAKASSAR, Upeks--Problem yang harus dihadapi sebuah kota metropolitan seperti Makassar adalah kemacetan. Diperkirakan, jika tidak ada penambahan volume jalan, 10-15 tahun mendatang, Makassar akan mendapat masalah besar dari sisi transportasi.

Untuk menanggulangi terjadinya kemacetan, melalui konsep kawasan Mamminasata, bakal dibangun jalan alternatif baru, yakni jalan lingkar tengah atau middle ring road dan outer ring road.
Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, kepada wartawan, Selasa (26/5) mengemukakan pihaknya akan memperjuangkan proyek pembangunan middle ring road agar sudah bisa dilaksanakan tahun depan.
"Saya akan memperjuangkan ke pusat agar middle ring road sudah bisa action tahun depan. Kebutuhan sarana jalan di kota ini semakin mendesak," kata Ilham.
Untuk merealisasikan program ini, Ilham mengakui, ada kendala cukup besar yang menghadang. Yaitu kemampuan Pemerintah Kota Makassar dalam menyelesaikan pembebasan lahan. Sejauh ini belum seimbang kemampuan keuangan daerah unutk memberikan ganti rugi terhadap masyarakat.
Untuk itu, dia berharap masyarakat yang nantinya bakal terkena pembebasan lahan mau kooperatif dan bekerjasama dengan Pemkot. Karena proyek ini untuk kepentingan orang banyak.
"Saya berharap masyarakat bisa memahami kondisi pemerintah yang memiliki anggaran sangat terbatas untuk pembebasan lahan," ujarnya.
Kalau masalah konstruksi proses pengerjaannya, tidak ada masalah karena menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebab jalan tersebut merupakan jalan nasional. Estimasi anggaran untuk pembangunan middle ring road ini diperkirakan menelan dana ratusan miliar.
Middle Ring Road yang bakal dibangun tersebut rencananya akan menghubungkan Jl Syekh Yusuf dengan Jl Perintis Kemerdekaan. Jalur jalan ini panjangnya sekitar 7,1 kilometer dengan lebar 40 meter.
Ada enam lajur, dengan median jalan selebar 10 meter. Jalur ini diharapkan menjadi jalur alternatif menghubungkan Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. (rahmah)

Sony Sjklw
May 28th, 2009, 02:13 PM
Menyulap Barombong
Kamis, 28 Mei 2009 | 03:01 WITA

KAWASAN Barombong menjadi kawasan hunian baru dalam tiga tahun terakhir. Sejumlah perumahan, mulai dari kelasa RSH hingga rumah menengah atas hadirdi wilayah berbatasan antara Makassar dengan Gowa ini.

Di Barombong juga terdapat kawasan permandian pantai yang rencananya akan disulap menjadi kawasan wisata pantai berskala internasional yang akan dikelola oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Sulsel.
"Barombong punya prospek yang sangat besar untuk terus dikembangkan. Apalagi, akses transportasi ke wilayah tersebut sudah terbilang lancar," kata Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.
Barombong juga berbatasan dengan kawasan kota mandiri Tanjung Bunga. Jarak tempuh dari pusat Kota Makassar atau dari kawasan Pantai Losari ke Barombong tak lebih dari 30 menit dengan melintasi Jl Metro Tanjung Bunga.
"Dulu, rasanya jauh tinggal di Barombong. Saya merasa tinggal di kampung. Tapi satu tahun terakhir, perasaan itu sudah hilang dan saya merasa Barombong sudah sangat dekat dengan pusat kota," kata Ny Nurliah, warga di salah satu perumahan.
Barombong juga dikenal dengan pusat pendidikan dasar calon pelaut atau BPLP Borombong milik departemen perhubungan. Kampusnya berada di samping area wisata Pantai Barombong.
Kawasan Barombong juga semakin berkembang setelah menjadi jalan akses dari Makassar ke Takalar melalui Galesong. Jarak tempuh dari Makassar ke Galesong juga menjadi lebih dekat dibandingkan melalui Sungguminasa, Gowa.(mel)

Sony Sjklw
May 28th, 2009, 02:14 PM
GMTD Bangun Rumah Sakit di Tanjung Bunga
Di Barombong Akan Dibangun 2.000 Unit Rumah
Kamis, 28 Mei 2009 | 03:13 WITA

Makassar, Tribun - PT GMTD, pengembang kawasan Tanjung Bunga, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana akan membangun sekitar 2.000 unit rumah tipe rumah sederhana sehat (RSH) pada tahun 2009 ini.

Pembangunan unit rumah bagi warga kalangan menengah ke bawah ini masuk dalam program proyek pengembangan PT GMTD untuk memajukan kawasan Tanjung Bunga Makassar dan sekitarnya.
"Banyak proyek besar yang masuk dalam kawasan ini termasuk proyek Theme Park Trans Studio dan proyek Pemprov Sulsel, Center Point of Indonesia (CPI). Ini tentu akan memajukan area kawasan, jadi pihak kami akan memfasilitasi warga dengan pembangunan properti," jelas Public Relations PT GMTD, Novianty Safitri, yang didampingi oleh Public Relations Mall GTC, A Widya Syadzwina, di Pantai Akkarena, Makassar, Rabu (27/5).
Menurut Novi, prospek kawasan Tanjung Bunga yang miliki view tersendiri ini ke depan cukup tinggi. Pihaknya bersiap membenahi seluruh kawasan sebagai kota mandiri di Makassar, sehingga menarik untuk dikunjungi.
Apalagi Pemkab Gowa dan Pemkot Makassar sangat antusias membangun kawasan yang dulunya berupa rawa-rawa tersebut.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan, pihaknya mengajak GMTD melakukan penataan bersama di kawasan Tanjung Bunga.
"Kawasan Tanjung Bunga akan menjadi kota mandiri yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas. Kawasan ini akan terus berkembang dengan cepat. Ini akan semakin terlihat kalau Trans Studio sudah beroperasi," kata Ilham saat berkunjung ke Tribun, pekan lalu.
Barombong
Lokasi perumahan RSH tersebut berada di antara perbatasan Makassar dengan Gowa, tepatnya di kawasan Barombong.
Selain fasilitas rumah murah, PT GMTD juga akan membuat fasilitas lainnya berupa rumah sakit (RS) dan poliklinik.
Pembangunan rumah sakit umum ini juga direncanakan tahun 2009 yang berlokasi di Jl Metro Tanjung Bunga, dekat dari Marketing Gallery PT GMTD.
Meski ingin memajukan kawasan, PT GMTD yang masuk dalam bendera perusahaan PT Lippo Karawaci ini juga akan membangun sarana taman kota untuk penghijauan dan refreshing di area danau atau sekitar 500 meter dari Mall GTC.(mel)

Sony Sjklw
May 28th, 2009, 02:21 PM
Senin, 25-05-2009
Simpang Lima Adopsi Bundaran HI

MAKASSAR, BKM -- Bundaran Simpang Lima yang rencanya dibangun di titik pertemuan jalan tol dan jalan masuk ke Bandara Sultan Hasanuddin, Sudiang akan mengadopsi bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta. Saat ini desain bundaran simpang lima tersebut sudah rampung. Yang membedakan, simpang lima yang akan dibangun tahun depan itu di atasnya dilengkapi dengan flyover seperti di Jl Urip Sumohardjo-Jl AP Pettarani.


Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan) Ekbang Kota Makassar, Alimuddin Tawiri, Sabtu (23/5) mengemukakan, 15 Januari lalu kontraktor yang akan membangun proyek ini bersama pemerintah Kelurahan Sudiang telah melakukan pengkuran lahan.
"Belum tahu pasti kapan perencanaan awal pembangunanya. Karena setelah rapat pembahasan tanggal 19 januari lalu itu, sampai sekarang ini belum ada lagi tindaklanjutnya," ungkap Alimuddin Tawiri.
Menurut dia, hasil pengukuran di lapangan telah merekomendasikan satu unit rumah warga di sebelah barat dari rencana lokasi pembangunan atau sebelah barat ujung Tol Sutami digeser dari tempatnya. Karena kalau tidak digeser, lokasi rumah itu akan terkena proyek pembangunan bundaran simpang lima dan fly over di tempat semula rumah itu berada.
Termasuk rumah atau lahan warga yang terletak di sebelah timur juga ikut bergeser. Sementara lahan yang terkena dampak pembangunan, nantinya akan ada kompensasi ganti rugi lahan yang disiapkan pelaksana proyek.
"Nantinya pembangunan bundaran simpang lima itu mengadopsi bundaran Hotel Indonesia di Jakarta. Di sela-sela bundaran, akan ada fly over, air mancur serta patung Sultan Hasanuddin," sebutnya. ((R7/maf))

erushmooz
May 29th, 2009, 04:30 PM
Lapangan Hertasning Akan "Dijual" ke Swasta
Jumat, 29 Mei 2009 | 00:52 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penataan ruang publik (revitalisasi) lapangan Hertasning dan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) bisa terealisasi tahun 2010 mendatang.

"Penataan ruang publik dan taman tentu terkait dengan kepentingan pendanaan. Semua kita harapkan terealisasi tahun 2010 mendatang," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/5).
Alternatif lain, pemerintah kota (pemkot) akan melakukan pendekatan kerja sama dengan pihak swasta. "Kita akan menyiapkan desainnya. Ini sebagai upaya menyelamatkan aset kita," tambahnya.
Pemkot Makassar berencana "menyulap" sejumlah lapangan dan ruang terbuka (public space) di kota ini menjadi cantik dan menjadi hutan kota.
Kelak, dua lapangan ini bisa dimaksimalkan menjadi tempat berinteraksi, rekreasi, olahraga, dan beraktivitas bagi warga kota ini. Seperti yang tampak di Taman Macan Jl Slamet Riyadi yang kian ramai pengunjung. Taman ini direnovasi tahun 2005 lalu. Penataan taman di taman belakang kantor Balai Kota Makassar tersebut muncul usai kunjungan Ilham dari China. Di negari Tirai Bambu tersebut area public space banyak dimanfaatkan menjadi tempat berolahraga.(axa)

AceN
May 29th, 2009, 07:00 PM
Mei 2009
http://img14.imageshack.us/img14/8389/jendsudirman2.jpg

http://img16.imageshack.us/img16/8431/jendsudirman1.jpg
credit to HR
Sayang sekali, lapangannya dipagarin pake pagar 'murahan' kaya gitu..kalo mau dipagar, ya sebaiknya minimal kaya monas. Pagarnya yang bagus, bukan pake pagar beli jadian trus dipasang. malah bikin mata sakit... :(

eurico
May 30th, 2009, 12:28 AM
2010, Jalan Lingkar Dibangun

http://img5.imageshack.us/img5/8602/planjaringanjalanmks.jpg

MAKASSAR, Upeks--Problem yang harus dihadapi sebuah kota metropolitan seperti Makassar adalah kemacetan. Diperkirakan, jika tidak ada penambahan volume jalan, 10-15 tahun mendatang, Makassar akan mendapat masalah besar dari sisi transportasi.

Untuk menanggulangi terjadinya kemacetan, melalui konsep kawasan Mamminasata, bakal dibangun jalan alternatif baru, yakni jalan lingkar tengah atau middle ring road dan outer ring road.
Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, kepada wartawan, Selasa (26/5) mengemukakan pihaknya akan memperjuangkan proyek pembangunan middle ring road agar sudah bisa dilaksanakan tahun depan.
"Saya akan memperjuangkan ke pusat agar middle ring road sudah bisa action tahun depan. Kebutuhan sarana jalan di kota ini semakin mendesak," kata Ilham.
Untuk merealisasikan program ini, Ilham mengakui, ada kendala cukup besar yang menghadang. Yaitu kemampuan Pemerintah Kota Makassar dalam menyelesaikan pembebasan lahan. Sejauh ini belum seimbang kemampuan keuangan daerah unutk memberikan ganti rugi terhadap masyarakat.
Untuk itu, dia berharap masyarakat yang nantinya bakal terkena pembebasan lahan mau kooperatif dan bekerjasama dengan Pemkot. Karena proyek ini untuk kepentingan orang banyak.
"Saya berharap masyarakat bisa memahami kondisi pemerintah yang memiliki anggaran sangat terbatas untuk pembebasan lahan," ujarnya.
Kalau masalah konstruksi proses pengerjaannya, tidak ada masalah karena menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebab jalan tersebut merupakan jalan nasional. Estimasi anggaran untuk pembangunan middle ring road ini diperkirakan menelan dana ratusan miliar.
Middle Ring Road yang bakal dibangun tersebut rencananya akan menghubungkan Jl Syekh Yusuf dengan Jl Perintis Kemerdekaan. Jalur jalan ini panjangnya sekitar 7,1 kilometer dengan lebar 40 meter.
Ada enam lajur, dengan median jalan selebar 10 meter. Jalur ini diharapkan menjadi jalur alternatif menghubungkan Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. (rahmah)

jalan hertasning it ringroad juga kan? Tp blm jadi, apa ini akan melanjutkan jalan hertasning ini?

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:22 PM
Sayang sekali, lapangannya dipagarin pake pagar 'murahan' kaya gitu..kalo mau dipagar, ya sebaiknya minimal kaya monas. Pagarnya yang bagus, bukan pake pagar beli jadian trus dipasang. malah bikin mata sakit... :(
^^pemagaran karebosi memang mengundang kontroversi, karena pada awalnya dalam perncanaan karebosi memang tidak ada pemagaran , mungkin mau disamakan kondisi karebosi sebelum revitalisasi, tapi apa yang terjadi sekarang tetap terjadi pemagaran, mungkin faktor itu juga yang membuat pagar karebosi terlihat seadanya.:bash:

Kadis Tata Ruang: Pemagaran Karebosi Pelanggaran
Laporan: Aswad Syam

MAKASSAR-Harian Fajar- Lapangan Karebosi kembali dipagari di sisi timur. Tepatnya di sisi Jl Jenderal Sudirman. Kepala Dinas Tata Ruang Pagar dan Bangunan Kota Makassar Andi Oddang Wawo menilai pemagaran itu sebagai bentuk pelanggaran.

Andi Oddang yang dikonfirmasi, Senin (1/12/2008), di ruang kerjanya menjelaskan Lapangan Karebosi tidak boleh dipagari karena merupakan publik space. Apalagi lanjut Oddang, permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diajukan PT Tosan Permai Lestari tidak mencantumkan adanya pemagaran.

"Dalam IMB tak ada pagar. Jadi pemagaran itu melanggar dan Asran (Direktur PT Tosan Permai Lestari, red) harus bertanggungjawab," ungkap Oddang.

Menurut Oddang, pemagaran tersebut tidak sesuai aturan karena tidak ada dalam permohonan IMB. Untuk itu, Oddang mengaku sebagaimana aturan, jika ada bangunan yang tidak sesuai dalam IMB, maka pihaknya akan menertibkan. "Tidak boleh ada yang membatasi, karena Karebosi itu ruang publik, makanya kalau ada yang tidak sesuai aturan, kita akan tertibkan," ungkap Oddang.

Direktur Utama PT Tosan Permai Lestari Asran Rizaly enggan berkomentar. Saat dikonfirmasi, Asran langsung memutuskan teleponnya mengesankan seolah-olah tak ada jaringan.

Dari pengamatan Fajar, seng yang dulunya sempat dipasang di lokasi tersebut, kini diganti dengan pagar besi. Pagar besi tersebut dipasang tepat di atas trotoar yang merupakan hak pejalan kaki. Sementara lokasi bagi pejalan kaki hanya disisakan sekira 30 sentimeter di bagian bahu jalan dengan pembatas semi permanen dari beton. (aha)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:29 PM
jalan hertasning it ringroad juga kan? Tp blm jadi, apa ini akan melanjutkan jalan hertasning ini?
^^ jalan hertasning sejauh ini sudah tembus hingga daerah gowa (samata), saya juga sudah pernah lewat jalan itu, jalannya cukup lebar mungkin muntuk mengantisipasi beberapa tahun kedepan jika jalan ini sudah menjadi salah satu jalan utama di makassar.

http://img410.imageshack.us/img410/5931/cmamminasatabypassbest.jpg
^^ kalau lihat gambar di atas pemabangunan jalan hertasning akan diteruskan hingga tembus jalan Bypass Mamminasata

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:31 PM
Outbond Keluarga Akkarena Resmi Dibuka
Minggu, 31 Mei 2009 | 13:13 WITA

Makassar, Tribun - Wahana permainan baru bagi keluarga atau outbond family di Pantai Akkarena, Makassar, resmi dibuka bagi pengunjung, Sabtu (30/5). Peresmian ditandai dengan digelarnya sejumlah kompetisi bertajuk Superkids Outbond Challenge 2009 yang diikuti sekitar 56 tim yang terdiri para murid dan pelajar tingkat TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar.

Selain menggelar lomba yang seru dan menarik, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas games berhadiah menarik, mulai dari musik, magic show, photo corner, serta bazar makanan dan minuman.
Asisten Manager Akkarena Tanjung Bunga, Chairuddin, menambahkan, wahana outbond familiy yang sudah dirilisnya itu dilengkapi dengan sembilan tantangan mulai dari memanjat, menyeberang tali, hingga menggantung di tali melalui permainan flying fox. Harga tiket masuk ke area outbond ini hanya Rp 25 ribu per orang untuk sembilan rintangan yang ada.
Selain fasilitas outbond, di Pantai Akkarena juga disediakan Area Amazone Bridge dan kiddy pool, atau tempat berenang dan mandi bola bagi anak-anak. Tarif Amazone Bridge hanya Rp 10 ribu untuk hari biasa mulai Senin-Jumat, dan weekend Sabtu-Minggu Rp 15 ribu per orang. Untuk tarif kiddy pool juga sama dengan tarif Amazone Bridge.(mel)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:33 PM
Karang Kodingareng Dibersihkan
(31 May 2009, 3 x , Komentar)

MAKASSAR -- Masyarakat dituntut lebih peduli terhadap kelestarian ekosistem laut. Betapa tidak, biaya yang harus disiapkan untuk merehabilitasi terumbu karang yang sudah telanjur rusak sangat besar.Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel mengajak masyarakat mencintai laut melalui kegiatan nyata. Pemprov Sulsel meluncurkan Gerakan Bersih Terumbu Karang yang dilakukan di Pulau Kodingareng, Sabtu, 30 Mei.

Sekira 20 orang penyelam terlibat dalam gerakan tersebut. Mereka berasal dari Unhas, Lantamal, dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Sulsel dan membersihkan karang di perairan Pulau Kodingareng.

Kegiatan tersebut bagian dari program Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap II) 2009. Program ini memfasilitasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya penyelamatan terumbu karang.

Untuk terus mengingatkan masyarakat pentingnya kelestarian ekosistem laut, pemerintah membangun tugu terumbu karang di Pulau Kodingareng. Prasastinya diteken sejumlah pihak terkait, termasuk perwakilan media massa.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Iskandar, mengatakan sebagian besar terumbu karang di Sulsel mengalami kerusakan. Tak tanggung-tanggung, kerusakannya mencapai 70 persen dari total luas terumbu karang di daerah ini.

Melalui penyadaran seperti ini, kerusakan terumbu karang diharapkan tidak bertambah luas. Sebaliknya, terumbu karang yang terjaga diharapkan bisa menjadi objek wisata yang mendatangkan pendapatan bagi pemerintah dan masyarakat sekitar.(sap-slm)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:36 PM
Postinganku yang ke 1000 :cheers:

salah satu mega proyek di losari
IPAL Dianggarkan Rp 417 M
(31 May 2009,)

MAKASSAR -Harian Fajar- Pemerintah pusat melalui Departemen Pekerjaan Umum mengucurkan anggaran cukup besar untuk merealisasikan pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kawasan Pantai Losari yang prosesnya dimulai tahun ini. Total anggaran proyek ini mencapai Rp 417.184.847.000.Dari total anggaran tersebut, terbagi dari APBN sebesar Rp 377.334.847.000 untuk pembuatan konstruksi IPAL dan detail enginering design (DED). Sementara dari APBD Makassar senilai Rp 39.350.000.000 yang akan dialokasikan bertahap selama lima tahun.

Peruntukan anggaran yang dialokasikan lewat APBD Makassar selama lima tahun adalah pembebasan lahan seluas enam hektare di Metro Tanjungbunga sebesar Rp 21 miliar. Selain itu sosialisasi IPAL Losari Rp 750 juta, dan pembuatan land acutition report apresial (Larap) Rp 100 juta.

Pemprov Sulsel juga mengalokasikan anggaran untuk analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) senilai Rp 500 juta. Kepala Bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Makassar, Rusmayani Madjid, membenarkan anggaran proyek IPAL tersebut melalui APBN, APBD provinsi, dan APBD kota.

"Tujuan proyek IPAL ini mewujudkan sistem sanitasi berbasis masyarakat. Sistem sanitasi kawasan sesuai peruntukannya dalam rangka menunjang pembangunan yang berkelanjutan," terang Rusmayani, Sabtu, 30 Mei.

Penggunaan sistem IPAL, kata dia, membuat limbah rumah tangga dan industri yang dibuang ke laut sudah bersih, karena lebih dahulu melalui penyaringan.

Review master plan IPAL, tambah Rusmayani, membagi Kota Makassar menjadi enam kawasan pengelolaan sistem terpusat meliputi Pantai Losari, Makassar, Lembo, Pampang, Maccini Sombala, dan Pampang. Untuk proyek ini, pemkot siap memberikan sharing untuk penyediaan lahan dan penyiapan regulasi serta kelembagaan pengelolaan.

"Rencana pembangunan IPAL Losari diharapkan dapat mengendalikan kualitas lingkungan kawasan Pantai Losari sebagai pusat perdagangan dan wisata Kota Makassar. IPAL itu diharapkan memberi dampak terhadap pertumbuhan perekonomian dan pariwisata," pungkasnya. (ram)

-----------------------------------------------------------------------
ADB Minta IPAL Losari Dipercepat
Sabtu, 30 Mei 2009 | 23:50 WITA

Makassar, Tribun - Perwakilan Asian Development Bank (ADB) meminta Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar untuk mempercepat proses pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari.

"Mereka sangat mengharapkan proyek ini bisa cepat terealisasi. Seluruh proses mulai pembebasan lahan sampai pengurusan amdal (analisis dampak lingkungan) bisa segera rampung," kata Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Anis Kama kepada wartawan di balai kota, Jumat (29/5).
Anis mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur melakukan ekspose dihadapan Direktorat Jenderal Departemen Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta belum lama ini.
Ia menambahkan pengucuran anggaran maupun pengerjaan fisik IPAL yang akan berdiri di kawasan Jl Metro Tanjung Bunga tersebut tergantung penyelesaian amdal dan ketersediaan lahan.
ADB juga merekomendasikan pembentukan institusi tersendiri untuk mengelola IPAL dengan model pengelolaan keuangan seperti badan layanan umum (BLU).
Pembangunan IPAl Losari dibiayai pemerintah pusat melalui pinjaman ADB, pemprov, maupun pemkot. IPAL yang berfungsi mengolah limbah yang dibuang di kawasan Losari menjadi air bersih tersebut diperkirakan akan menelan anggaran hingga Rp 500 Miliar. Pembangunan fisik mega proyek tersebut akan dimulai tahun 2010 mendatang. (axa)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:40 PM
Progress Revitalisasi Karebosi
credit to Hakim

http://img30.imageshack.us/img30/8611/kare1.jpg

http://img189.imageshack.us/img189/4189/kare2.jpg

http://img30.imageshack.us/img30/2205/kare3.jpg
^^ akses menuju terowongan tembus MTC

http://img268.imageshack.us/img268/7708/kare4.jpg

http://img195.imageshack.us/img195/8724/kare5.jpg

http://img190.imageshack.us/img190/2381/kare6.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:44 PM
Makassar
credit to hakim

http://img37.imageshack.us/img37/4087/mksskylinecc.jpg

http://img46.imageshack.us/img46/9889/pelabuhanmakassarcc.jpg
^^ kota makassr di lihat dari Selat Makassar

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:49 PM
Panjang Losari Jadi Lima Kilometer
Ditulis Oleh Saduran
Selasa, 12 Mei 2009

MAKASSAR– Dalam beberapa tahun ke depan,Pantai Losari tidak akan sesak lagi oleh pengunjung. Pasalnya,pantai yang menjadi ikon Kota Makassar tersebut akan memiliki panjang lima kilometer.

Saat ini pantai tersebut panjangnya hanya sekitar 900 meter. Penambahan panjang pantai tersebut seiring pembangunan Center Point of Indonesia (CPI) yang memasuki tahap penimbunan akses jalan masuk ke lokasi proyek. Pantai Losari nanti tidak hanya akan menghadap ke arah barat, tapi juga berbentuk melingkar. Losari baru tersebut akan melengkapi Pantai Losari yang saat ini memiliki tiga buah anjungan,yakni Pelataran Bahari,Pelataran Toraja, dan Pelataran Bugis-Makassar.

“Pantai Losari akan bertambah sepanjang 4.100 meter dengan adanya pembangunan CPI. Masyarakat akan memiliki lebih banyak ruang untuk menikmati area publik,” jelas Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat menerima pengurus Kadin Sulsel di ruang kerjanya kemarin. Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel Syarief Burhanuddin mengatakan, setelah penimbunan lahan CPI akan mencapai 157 hektare (ha).Areal tersebut termasuk tanah tumbuh hasil sedimentasi di depan Pantai Losari.

“Saat ini pembangunan jalan masuk dari Metro Tanjung Bunga ke bagian tanah tumbuh sudah dilakukan,”jelasnya. Jalan tersebut memiliki panjang sekitar 700 meter dengan lebar 40 meter. Jalan tersebut akan menjadi akses utama menuju lokasi pembangunan ruang publik tersebut, khususnya menuju The New Karebosi seluas 16 ha.

Selain itu, seiring adanya persetujuan pembangunan Wisma Negara dari Sekretariat Negara (Setneg), gambar perencanaan CPI kembali berubah. Lokasi CPI berdasarkan gambar baru menyerupai kepala burung garuda dengan titik fokus di Wisma Negara. (SI-abriandi

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:50 PM
Makassar City Gas Didesain 2012
Sabtu, 30 Mei 2009 | 21:20 WITA

Makassar, Tribun - Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang peta pengembangan jaringan gas kota (city gas road map) gas kota di Indonesia 2008-2014.

Tahun ini, City Gas Road Map ini sementara disusun 2009, dengan asumsi warga tak perlu lagi membeli tabung gas elpiji tapi dialirkan langsung ke rumah laiknya listrik dan air PDAM.
Pengamat energi, Pri Agung Rakhmanto, seperti dilansir Antara, mengungkapkan, pemerintah mesti membangun sendiri infrastruktur jaringan distribusi gas bumi di wilayah perkotaan.
Kota Palembang dan Surabaya, menjadi pilot project tahun ini. Sedangkan Makassar dan tujuh kota lainnya, Bangkalan, Balikpapan, Jambi, Sorong, Pekanbaru, Subang, dan Lhokseumawe, dijadwalkan tahun 2012.
Pasokan gas di Palembang berasal dari PT Medco E&P Indonesia dengan volume satu juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan mengalir Desember 2009. Untuk Surabaya dari Lapindo Brantas Inc sebanyak dua MMSCFD juga paling lambat Desember 2009.
Tahun 2008 lalu, melalui BPH Migas, Pemprov Sulsel mengajukan anggaran sekitar Rp 34 Miliar untuk merealisasikan program City gas di Sengkang. Kepala BPH Migas Tubagus Haryono sudah memberikan isyarat dukungan. Di dekade 1970-an, City Gas pernah berjalan di Kota Makassar.
Bank Duni, sudah melakukan studi serupa Feasibility Study of Makassar Landfill Gas Project
November 2007. (axa)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:51 PM
Lagi.. Revitalisasi Lap. Pulik di Makassar
Lapangan Hertasning Akan "Dijual" ke Swasta
Jumat, 29 Mei 2009 | 00:52 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penataan ruang publik (revitalisasi) lapangan Hertasning dan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) bisa terealisasi tahun 2010 mendatang.

"Penataan ruang publik dan taman tentu terkait dengan kepentingan pendanaan. Semua kita harapkan terealisasi tahun 2010 mendatang," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/5).
Alternatif lain, pemerintah kota (pemkot) akan melakukan pendekatan kerja sama dengan pihak swasta. "Kita akan menyiapkan desainnya. Ini sebagai upaya menyelamatkan aset kita," tambahnya.
Pemkot Makassar berencana "menyulap" sejumlah lapangan dan ruang terbuka (public space) di kota ini menjadi cantik dan menjadi hutan kota.
Kelak, dua lapangan ini bisa dimaksimalkan menjadi tempat berinteraksi, rekreasi, olahraga, dan beraktivitas bagi warga kota ini. Seperti yang tampak di Taman Macan Jl Slamet Riyadi yang kian ramai pengunjung. Taman ini direnovasi tahun 2005 lalu. Penataan taman di taman belakang kantor Balai Kota Makassar tersebut muncul usai kunjungan Ilham dari China. Di negari Tirai Bambu tersebut area public space banyak dimanfaatkan menjadi tempat berolahraga.(axa)

Sony Sjklw
May 31st, 2009, 01:54 PM
Gedung di Fort Rotterdam Diruislag
Ditulis Oleh Saduran
Jumat, 29 Mei 2009

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel merencanakan me-ruilslag (tukar guling) bangunan milik pemerintah dan instansi swasta di sekitar Benteng Fort Rotterdam.

Rencana tersebut sebagai upaya penyelamatan situs Benteng Pannyua (penyu) dari kepungan gedung-gedung modern. Bangunan pertama yang kemungkinan ruilslag-nya akan dilakukan 2010 mendatang adalah Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel.

Apalagi, gedung yang berada di sebelah kiri benteng tersebut milik pemprov. Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengatakan, Benteng Fort Rotterdam akan terlihat bentuk aslinya jika gedung-gedung di sekitarnya dihilangkan.Pasalnya, bentuk benteng yang dibangun pada abad ke-17 pada zaman Kerajaan Gowa hanya terlihat jika dari depan.

”Bentuknya kan seperti penyu yang menghadap ke laut.Tapi, karena sudah dikelilingi bangunan modern, akhirnya tidak terlihat lagi. ”Jadi ruilslag ini bertujuan memperlihatkan bentuk asli Benteng Pannyua,” jelas Agus Arifin Nu’mang kepada SI seusai pembukaan Festival Serumpun dan Pencanangan Gerakan Sayang Museum di Benteng Fort Rotterdam kemarin.

Bangunan yang mengelilingi Benteng Fort Rotterdam,di antaranya Gedung RRI Makassar, Kantor Bank Danamon.(lihat grafis). Dia mengatakan, rencana ruilslag tersebut masih akan dibicarakan dengan stakeholder yang ada. Terutama pihak-pihak yang akan terkena dampak langsung dari pemindahan gedung perkantoran tersebut.

Selain itu, aspek sumber pembiayaan rencana ruilslag tersebut juga menjadi prioritas utama pemprov. Rencananya, Sulsel akan menjajaki kemungkinan hibah dana lembaga donor dari negaranegara di Eropa. ”Pemprov akan mencari sumber- sumber pembiayaan, terutama hibah dana dari negara-negara yang peduli terhadap situs sejarah. Benteng adalah salah satu simbol kota-kota tua di dunia,”tandasnya.

Salah satu lokasi yang nanti akan ditawarkan sebagai lahan pengganti, yakni dalam kawasan Center Point of Indonesia (CPI). Wakil Gubernur menjamin, penggantian lahan bukanlah ganti rugi, melainkan ganti untung. ”Lahan pengganti harus yang strategis dan salah satu alternatifnya kawasan CPI,”ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengkritisi pembangunan sejumlah gedunggedung modern di sekitar Benteng Fort Rotterdam. Menurutnya, keberadaan gedung tersebut sangat mengganggu keberadaan situs sejarah dan tidak sesuai peruntukan lahan.

Kata dia, salah satu penyebabnya lemahnya pengawasan pemerintah dalam pengeluaran sertifikat lahan dan penerbitan izin mendirikan bangunan (IMB) tanpa melihat peruntukan lahan. ”Gedung-gedung yang ada di sekitar benteng tidak seharusnya berada di situ. Harus ada upaya pemindahan karena di sekitar situs tidak boleh ada bangunan lain,” tandasnya. (SI-abriandi)

yudibali2008
June 1st, 2009, 07:39 AM
Makassar
credit to hakim

http://img37.imageshack.us/img37/4087/mksskylinecc.jpg

http://img46.imageshack.us/img46/9889/pelabuhanmakassarcc.jpg
^^ kota makassr di lihat dari Selat Makassar



wow...Makassar memang mantabz!!! :cheers: nggak nyangka cepat sekali perkembangannya....jadi nggak sabar nyambangin lagi :)

Sony Sjklw
June 2nd, 2009, 11:24 AM
Agustus, Pipa PDAM di Jl Urip Digeser

MAKASSAR, BKM -- Akibat proyek pelebaran Jl Urip Sumoharjo sepanjang kurang lebih 3 kilometer, posisi pipa air milik PDAM Kota Makassar harus bergeser. Rencananya pergeseran pipa PDAM ini dilakukan Agustus nanti.

Kabag Humas PDAM Kota Makassar, Jufri Sakka, Senin (1/6) mengemukakan PDAM akan mendukung upaya pelebaran Jl Urip Sumoharjo yang saat ini tengah dikerjakan. Bentuk dukungan itu dengan direncanakannya pemindahan pipa-pipa PDAM yang ada di lokasi PLTU Tello.
"Sesuai rapat koordinasi antara Pemerintah Kota, PDAM dan pihak pelaksana proyek, maka diputuskan keberadaan pipa-pipa PDAM itu dipindahkan, sehingga pekerjaan proyek pelebaran jalan bisa lebih lancar. proses pemindahan pipa itu kemungkinan antara Agustus atau September tahun 2009," jelas Jufri.
Upaya yang saat ini dilakukan PDAM sebelum melakukan proses pemindahan pipa-pipa itu, lanjut Jufir, masih melakukan pengkajian biaya yang dibutuhkan untuk proses pemindahannya. Pengkajian yang dilakukan juga dampak atau konsekwensi terjadinya gangguan pelayanan pada pelanggan PDAM yang diperkirakan sekitar 30 ribu-50 ribu pelanggan di wilayah timur kota.
"Setelah proses pemasangan pipa-pipa itu rampung, barulah dilakukan interkoneksi dari pipa lama ke pipa baru sehingga gangguan pelayanan terhadap pelanggan dapat diminimalisir, paling hanya berlangsung 1 hingga 2 hari saja," jelasnya.
Sebelumnya, Kabag Pemerintahan Pemkot Makassar, Gani Sirman mengatakan, salah satu hambatan proyek pelebaran Jl Urip adalah keberadaan pipa PDAM dan tiang listrik milik PLN. ((R7/maf) )

Sony Sjklw
June 2nd, 2009, 11:26 AM
Tahun Ini, Lebar Jl Pettarani dan Hertasning Bertambah Empat Meter
Selasa, 2 Juni 2009 | 01:34 WITA

Makassar, Tribun - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menargetkan pengerjaan pengaspalan median jalan di Jl AP Pettarani dan Jl Hertasning rampung akhir tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas PU Makassat Ridwan Muhaddir di Balai Kota Makassar, Senin (1/6). Ridwan menjelaskan pihaknya masih terus melakukan pengerjaan dasar pelebaran di dua ruas jalan utama ini.
Bila sudah rampung, lebar Jl AP Pettarani dan Hertasning akan bertambah tiga sampai empat meter. Berkisar 1,5 meter-2 meter di kanan dan kiri jalan. Selain itu, diharapkan mengubah kawasan ini menjadi bebas debu.
Selama ini median jalan hingga trotoar dan drainase di dua kawasan yang menjadi pilot project tersebut masih berupa tanah sehingga rawan menimbulkan debu di musim kemarau dan becek di musim penghujan.
Kondisi ini bisa mengganggu pejalan kaki serta pengendara sepeda motor. Pengaspalan bahu jalan di dua kawasan ini akan menelan anggaran hingga Rp 4 miliar yang dialokasikan melalui dana pemeliharaan rutin di APBD 2009.
"Pencairan anggaran stimulus dari pusat masih butuh proses sehingga kita menalangi melalui anggaran pemeliharaan jalan," tambahnya.
Dinas PU Makassar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 11 miliar untuk mengaspal 11 ruas jalan sepanjang 9,7 kilometer di kota ini.
Selain itu, pemkot mendapatkan bantuan dana desentralisasi fiskal dan percepatan pembangunan daerah (DPDF dan PPD) senilai Rp 47,1 miliar untuk perbaikan infrastruktur.
Terdapat puluhan kilometer ruas jalan yang dijadwalkan dikerjakan dengan bantuan pemerintah pusat tersebut.
Di antaranya Jl Manuruki Raya, Jl Goa Ria, Sudiang, Jl Landak Baru, Jl Sungai Saddang Baru, Jl Adhyaksa Baru, Jl Dangko, Jl M Tahir, dan Jl Rappokalling.
Busway
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengharapkan pelebaran Jl Pettarani bisa mendukung rencana realisasi program angkutan massal (busway) di kota ini.
Tahun 2010 mendatang, pemkot akan merintis angkutan massal melalui penyediaan angkutan gratis bagi anak sekolah sekaligus realisasi IASmo Bebas dari Lahir Sampai Mati. Pengadaan bus ini menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat dan juga pelaku angkutan di Makassar.(axa)

dochan
June 4th, 2009, 08:07 PM
Progress Revitalisasi Karebosi
credit to Hakim

http://img30.imageshack.us/img30/8611/kare1.jpg

http://img189.imageshack.us/img189/4189/kare2.jpg

http://img30.imageshack.us/img30/2205/kare3.jpg
^^ akses menuju terowongan tembus MTC

http://img268.imageshack.us/img268/7708/kare4.jpg

http://img195.imageshack.us/img195/8724/kare5.jpg

http://img190.imageshack.us/img190/2381/kare6.jpg

Gila! Yg ini keren abis dah.. Ayo Makassar :banana:

Sony Sjklw
June 7th, 2009, 02:01 PM
Ipal Olah limbah 40 Kelurahan
(07 Jun 2009, 2 x , Komentar)

MAKASSAR -- Pipa instalasi penjernihan air limbah (IPAL) akan terhubung ke rumah warga di 40 kelurahan pada enam kecamatan di Makassar. Proyek yang menelan anggaran Rp 400 miliar itu dikerjakan mulai 2010.Jumlah warga yang dapat menikmati fasilitas pengolah limbah itu sedikitnya 40 rumah tangga.
Mereka tersebar di Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Mariso, Mamajang, Tamalate, dan Bontoala.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Makassar, Rusmayani Madjid, mengatakan, warga yang mendapatkan bantuan sambungan IPAL bisa menikmati air olahan sanitasi dari limbah rumah dan industri.

Pembangunan IPAL Pantai Losari diharapkan dapat mengendalikan kualitas lingkungan di kawasan tersebut. "Apalagi kawasan tersebut merupakan pusat perdagangan dan wisata Kota Makassar, serta memberi dampak yang paling besar terhadap pertumbuhan perekonomian dan pariwisata," kata Rusmayani, Sabtu, 6 Juni.


Pemkot, kata dia, sudah menyiapkan lahan. Pemprov Sulsel juga menyiapkan dana pendamping. Sumber dana proyek berasal dari pinjaman Asian Development Bank (ADB).

"IPAL yang berdiri di atas lahan seluas enam hektare di kawasan Tanjungbunga tersebut mengolah limbah buangan rumah tangga, restoran, maupun perhotelan dengan sistem aerob dan anaerob," papar Rusmayani. (ram)

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:12 PM
KIMA: Pemkot tak Serius Tertibkan Gudang dalam Kota

MAKASSAR, Upeks--Pemerintah Kota Makassar dinilai tidak serius dalam menertibkan gudang dalam kota. Ditegaskan Direktur Utama PT Kawasan Industri Makassar (Kima), Bachder Djohan B, jika komitmen Pemkot tersebut hanya 'panas-panas tahi ayam'.

Buktinya, sampai sekarang, masih banyak gudang yang bertebaran di dalam kota.
Padahal, sebagai pemegang 10% saham di Kima yang menuntut deviden, Pemerintah Kota Makassar seharusnya memberdayakan kawasan industri yang terletak di dua kecamatan tersebut.
Tidak komitmennya pemkot menertibkan gudang dalam kota karena satuan kerja maupun dinas diburu target. Akibatnya, gudang masih bertebaran dimana-mana. "Butuh ketegasan Pemerintah Kota Makassar untuk menertibkan gudang-gudang yang masih bercokol di dalam kota," tegasnya.

Berdasarkan pemantauan Upeks di Jalan Maccini Baru, terdapat satu bangunan baru yang desainnya menyerupai gudang. Bahkan didesain mampu dimasuki kendaraan jenis kontainer. Di kawasan itu memang terdapat beberapa ruko yang memiliki pintu yang cukup tinggi, yang dijadikan gudang. Mobil kontainer seringkali terlihat melakukan bongkar muat di lokasi tersebut. Akibatnya badan jalan melakukan kerusakan yang cukup parah. (rahmah)

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:13 PM
Pemkot Jadikan Losari Car Free Day

MAKASSAR, Upeks--Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak hentinya melaksanakan berbagai kegiatan untuk menjadikan Makassar langit biru, yang bebas polusi. Salah satunya program Car Free Day yang dikenal dengan Losari bebas polusi.

Program ini resmi diberlakukan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Program Car Free Day ini pun diharapakan dapat memberikan space bagi masyarakat Kota Makassar untuk mendapatkan udara yang bersih dan sehat bebas dari emisi kendaraan. Selain Losari, tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan di beberapa kawasan lainnya seperti di Lapangan Karebosi dan sejumlah titik lainnya.

Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan, peluncuran program Car Free Day ini, dibarengi dengan penutupan jalan sepanjang Pantai Losari sebagai icon Kota Makassar, yang padat dengan aktivitas olahraga yang harus jaga kebersihan udaranya dari pencemaran polusi emisi kendaraan baik roda Dua maupun roda Empat.

"Setiap Minggu pagi volume warga Kota Makassar yang beraktivitas olahraga di Losari sangat tinggi. Sehingga kita harus mempertimbangkan hal tersebut, agar bisa warga bisa menghirup udara bersih dan segar dengan menjadikan sepanjang losari bebas polusi," kata Ilham saat meresmikan program Car Free Day di Anjungan Pantai Losari, Minggu (7/6).

Pada kesempatan ini, langsung dimanfaatkan masyarakat umum hingga pejabat teras di Sulsel untuk memanfaatkan kesempatan ini, dengan mengikuti sepede santai. Diantara pejabat yang mengayun sepeda adalah Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang,
Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Mathius Salempang, Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin serta beberapa pengusaha Ketua Ardin R, Rusdin Abdullah dan Konsultan, Dani Pamanto, sejumlah komunitas biker's dan tidak ketinggalan masyarakat umum.

Peluncuran program pemkot itu, langsung mendapat respon positif dari warga Kota Makassar. Arfian, salah seorang warga Jalan Sumba Opu yang ditemui usai jogging kepada Upeks mengatakan, sangat mendukung program Free Car Day tersebut. "Saya sangat setuju sekali dengan program ini, karena tidak adanya kendaraan melintas, maka udara yang dihirup bersih dan segar," tandasnya.

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:18 PM
Trans Studio

http://img241.imageshack.us/img241/9705/transstudio2.jpg
credit to Hakim

http://img220.imageshack.us/img220/7497/transstudio.jpg

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:20 PM
http://img220.imageshack.us/img220/3554/kallatower.jpg
^^ Kalla Tower diantara The Banua dan Sahid Hotel

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:25 PM
Saatnya KTI Miliki Institut Teknologi
Wawancara Harian Fajar dengan Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof Dr Ir Muh.Saleh Pallu, M. Eng

PULAU Jawa memiliki beberapa institut teknologi. Sebut saja Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun Institut Teknologi Surabaya (ITS). Bagaimana dengan di Kawasan Timur Indonesia (KT), dan Sulawesi Selatan khususnya. Tak sedikit putra daerah menuntut ilmu ke institut tersebut. Padahal banyak sumber daya yang bisa dimanfaatkan untuk membangun sebuah lembaga seperti institut teknologi. Dan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) mulai melirik ke sana. Unhas bahkan kini tengah membangun kampus baru Teknik Unhas di Kabupaten Gowa. Kampus bernilai Rp1,2 triliun akan menjadi cikal bakal Institut Teknologi Gowa alias ITG. Sejauhmana persiapannya? Cukupkah dana dan SDM yang tersedia? Bekal apa yang harus dimiliki dekan dan calon rektor ke depan terkait ITG? Berikut wawancara Angriani S. Ugart dengan Dekan Fakultas Teknik Unhas sekaligus calon rektor Unhas, Prof Dr Ir Saleh Pallu M.Eng, Minggu, 7 Juni:

Sejauhmana pelaksanaan pembangunan kampus baru Teknik Unhas?

Sejak peletakan pertama oleh Wapres Jusuf Kalla, saat ini kampus baru Teknik Unhas sudah dalam tahap pembangunan. Banyak fasilitas yang akan dibangun, termasuk Center of Technology atau pusat teknologi FT Unhas. Di tempat itu nanti akan menjadi pusat informasi bagi stakeholder termasuk masyarakat mengenai apa saja yang telah dan sedang dikembangkan Fakultas Teknik.

Juga ada pelatihan-pelatihan teknologi serta informasi perkembangan teknologi sekarang dan akan datang, maupun teknologi yang dihasilkan Teknik Unhas maupun fakultas teknik dari kampus lain.

Kampus baru tersebut juga digadang-gadang menjadi sebuah Institut Teknologi Gowa? Bagaimana kesiapannya?

Memang arahnya akan ke sana. Seperti yang dikatakan Pak JK, bahwa sudah saatnya sebuah institut teknologi juga dibangun di luar Jawa. Kampus baru tersebut memang menjadi cikal bakal sebuah institut, Institut Teknologi Gowa atau ITG. Tapi bukan sekarang. Nanti setelah kampus jadi dan kita pindah ke sana.

Setelah itu baru susun proposal. Untuk berubah menjadi institut tak semudah membalikkan telapak tangan. Nantilah setelah mandiri baru bisa mengusulkan perubahan nama. Perlu proses administrasi panjang. Tentunya, ini adalah tantangan dekan dan rektor Unhas ke depan untuk mewujudkan Fakultas Teknik Unhas menjadi ITG.

Apakah nanti institut tersebut dapat sekelas ITB ataupun ITS Surabaya?

Tentunya haruslah minimal sejajar dengan ITB dan ITS. Makanya selain membangun sejumlah fasilitas kami juga meningkatkan kualitas sumber daya dosen. Kami akan mempersiapkan 60 dosen untuk studi doktor atau S-3 ke luar negeri dan dalam negeri. Ada 30 di antaranya studi ke Jepang atas bantuan negara tersebut. Selebihnya studi di kampus dalam negeri. Saat ini Fakultas Teknik Unhas memiliki 301 dosen, di antaranya 26 guru besar, 40 doktor dan sisanya magister. Sebagian dosen pun saat ini sedang studi di luar negeri.

Berapa anggaran yang dihabiskan untuk kampus baru tersebut?

Pembangunan tersebut menelan dana Rp1,2 triliun, dana hibah dari JICA, Jepang. Dana itu meliputi tiga paket pembangunan di atas lahan seluas 38 hektare. Paket I akan dibangun lima gedung yakni Gedung Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Kantor Dekan, Ruang Kuliah dan Kantor Pusat Teknologi Indonesia. Paket I ini dijadwalkan selesai dalam satu tahun, yakni 2010 mendatang.

Paket II akan dibangun Gedung Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Adapun Paket III Gedung Teknik Perkapalan dan Geologi. Semuanya direncanakan bisa difungsikan pada tahun 2014. Dana itu sudah termasuk pembangunan fisik dan laboratorium. Tapi untuk asrama mahasiswa dan sarana lainnya, kami harapkan dana dari pemerintah Indonesia.

Fasilitas pendidikan apa saja yang akan dibangun?

Di kampus baru Fakultas Teknik tersebut akan ada Central Zone yakni semacam area yang di dalamnya terdapat pusat teknologi, perpustakaan, auditorium, public services dan pusat akademik.

Center of Technology atau CoT nantinya akan menjadi simbol kampus yang letaknya berada di pintu masuk. Intinya, akses akademik dan perkuliahan dirancang lebih mudah. Gedung fakultas teknik untuk perkuliahan rencananya berlantai empat dan gedung akademik semacam rektorat berlantai enam.

Juga akan ada Residential Zone atau tempat tinggal sementara bagi mahasiswa. Ada delapan blok dengan 640 kamar yang akan dibangun. Dari 640 kamar tersebut, 1.280 untuk mahasiswa yang masih single. Tiga gedung lainnya sebanyak 210 kamar disediakan bagi mereka yang telah menikah.

Selain itu, di Zona Akademik akan dibangun gedung perkuliahan dan enam laboratorium dari masing-masing jurusan. Nantinya akan ada sarana olahraga dan rekreasi bagi civitas akademika yang berada di sisi barat Central Zone. Adapun sarana olahraga yang disiapkan antara lain sepakbola, empat lapangan tenis, 2 basket. (anggriani@fajar.co.id)

Sony Sjklw
June 8th, 2009, 04:33 PM
Revitalisasi Pantai Losari

http://img192.imageshack.us/img192/7030/losari1.jpg

http://img183.imageshack.us/img183/9468/losari2.jpg
^^ pelataran Bahari di Pantai Losari Padat banget di hari minggu pagi.

http://img183.imageshack.us/img183/2609/losari3.jpg

http://img220.imageshack.us/img220/8608/cpi.jpg
^^ Progress jalan akses CPI

gunturpurwanto
June 10th, 2009, 01:53 PM
Mei 2009
http://img14.imageshack.us/img14/8389/jendsudirman2.jpg

http://img16.imageshack.us/img16/8431/jendsudirman1.jpg
credit to HR


Wah, pedesteriannya lebar. Kalau proyek-proyeknya pada beres, pasti keren nih...

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:15 PM
Rehabilitas 110 SD Habiskan Rp 14,1 M

MAKASSAR -- Tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Makassar merehabilitasi 110 sekolah dasar (SD). Sekolah tersebut tersebar di 14 kecamatan. Total anggaran rehabilitasi mencapai Rp 14,1 miliar.Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Natsir Azis, megatakan, pembiayaan rehabilitasi bersumber dari Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 11,9 miliar.

Selain itu, ada juga dana pendamping dari APBD Kota Makassar 2009 sebesar Rp 2,2 miliar.
Rehabilitasi sekolah ini mengalami penambahan dari tahun lalu yang hanya sebanyak 33 sekolah dengan anggaran Rp 8 miliar. "Jadi dari segi jumlah sekolah, tahun ini memang ada peningkatan kuota jumlah sekolah serta alokasi anggaran," ungkap Natsir, Kamis, 11 Juni.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Makassar, ada 13 SD di Biringkanaya yang menjalani rehabilitasi. Di Manggala ada 12 SD, Panakkukang 11 SD. Sementara Kecamatan Makassar, Rappocini, Tallo, Tamalate, masing-masing 10 SD

Di Tamalanrea ada delapan SD, Ujungtanah tujuh SD, Mamajang lima SD. Bontoala dan Mariso masing-masing empat sekolah. Serta Ujungpandang dan Wajo masing-masing tiga sekolah.

Kepala Seksi Sarana dan Penyediaan Modul Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ernawati, mengungkapkan, proses rehabilitasi masih tahap administrasi. Menurut dia, rehabilitasi tersebut tidak melalui proses ditenderkan. Melainkan swakelola dari masing-masing sekolah. (asw)

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:20 PM
Revitalisasi Balla Lompoa menjadikannya rumah kayu terbesar di dunia
182 Tiang dengan Luas 3.747 Meter Persegi
Catatan dari Selamat Pagi Sulawesi (2)
Kamis, 11 Juni 2009 | 01:33 WITA

INSYA Allah akhir tahun 2010, bangunan bersejarah Balla Lompo yang diklaim menjadi rumah kayu terbesar di dunia sudah bisa dinikmati. Proyek revitalisasi Kawasan Balla Lompoa akan dimulai Agustus mendatang.

Dalam dialog Selamat Pagi Sulawesi di halaman kantor TVRI Makassar, Selasa (9/6), terungkap Balla Lompoa akan terlihat menyambung dengan Istana Tamalate, tapi sebenarnya tidak menyambung. Tampilan ini menjadikan Balla Lompoa menjadi rumah kayu terbesar di dunia dengan luas sekitar 3.747 meter persegi.
Diskusi hasil kerja sama Tribun Timur, TVRI, dan RRI itu menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Kabupaten Gowa Andi Rimba Alam Pangerang dan Redaktur Daerah Tribun Timur Muhtar Muis sebagai pembicara dan dipandu Wahyuddin Abubakar.
"Jumlah tiangnya saja sebanyak 182 tiang dengan luas bangunan keseluruhan sekitar 3.747 meter persegi. Tentunya, ini akan menjadi dorongan untuk masyarakat, khususnya wisatawan untuk tertarik mengetahui ada apa di Gowa," ungkap Andi Rimba.
Luas Balla Lompoa 963 meter persegi dan Istana Tamalate 1.615 meter persegi. Dan penyatuannya dibangunan bangunan tambahan sehingga luas bangunan sekitar 3.747 meter persegi.
Untuk memberikan makna lebih sakral terhadap Balla Lompoa sebagai bangunan bersejarah, bangunan akan diangkat dengan hidrolik sekitar tiga meter dari permukaan jalan raya. Luas kawasan Balla Lompoa secara keseluruhan sekitar 2,05 hektare.
Di depan Balla Lompoa akan berdiri relief atau patung 36 raja Gowa yang telah memimpin. Kemudian sembilan bupati yang telah memerintah juga akan ditempatkan di lokasi itu.
Lantas bagaimana jika kawasan ini nantinya jadi. Apa bakal "tidak terurus" seperti yang ada saat ini? Salah seorang penelepon, Amir mengungkapkan kondisi Kawasan Balla Lompoa sekarang sangat memprihatinkan. Ia berharap jika revitalisasi selesai dan masih seperti sekarang bakal sia-sia. Ia pun berharap ada pengelola khusus.
Menjawab pertanyaan tersebut, Andi Rimba mengaku akan dibentuk badan pengelola untuk kawasan itu. Saat ini memang pengelolaan dilakukan dinas pariwisata namun tenaga terbatas sehingga terkesan tidak terurus.
Muhtar dari Tribun Timur mengusulkan agar nadan pengelola nantinya bukan hanya melibatkan unsur dari pemerintah saja. Semua lapisan masyarakat perlu dilibatkan untuk mengelola kawasan tersebut, seperti perwakilan Bate Salapang, keluarga Salokoa, hingga tokoh masyarakat, dan sejarawan serta budayawan.(muhtar muis)

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:25 PM
http://img14.imageshack.us/img14/4409/yns167.jpg

http://img31.imageshack.us/img31/4921/yns162.jpg
^^Maket awal Mal GTC

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:33 PM
Karebosi Link

http://img30.imageshack.us/img30/8611/kare1.jpg

http://img79.imageshack.us/img79/9600/yns163.jpg


http://img268.imageshack.us/img268/7708/kare4.jpg

http://img193.imageshack.us/img193/4348/yns161.jpg

http://img401.imageshack.us/img401/754/yns165.jpg
^^ karebosi link menjelang tutup

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:39 PM
Pasar Terong Dirancang Semimal
Kamis, 11 Juni 2009

MAKASSAR – Pasar tradisional Terong pada tahun ini akan direnovasi menjadi bangunan semimal. Bangunan yang berlantai tiga tersebut dirancang dengan nilai investasi Rp22 miliar.

Pembangunan tersebut mendapat persetujuan dari Pemkot Makassar yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU). Pantauan Seputar Indonesia (SI),proses renovasi sedang berlangsung. Sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) yang dulu menjajakan dagangan di lahan parkir sudah ditertibkan.

Pada Minggu mendatang, developer PT Makassar Putra Group,selaku pengelola pasar tersebut, dijadwalkan menertibkan pedagang yang berada di lantai 2.“Lantai 2 akan kami jadikan lahan parkir dan pedagang khusus barang pecah belah,”papar Komisaris PT Makassar Putra Group Ferry Soelisthio.

Dia memaparkan,pihaknya merenovasi untuk menata kondisi Pasar Terong yang dinilai semrawut. Dalam pembangunan itu, sejumlah pedagang yang saat ini berada di sekitar bangunan akan digeser dari lokasi semula. “Kami tidak menggusur, tapi menata PKL. Seperti yang berada di sebelah selatan, saya geser lima meter ke belakang untuk jalan masuk.

Nanti ada jalanan yang mengitari bangunan sehingga kendaraan bisa berputar,”ujarnya. Dia merinci, peruntukan bangunan tersebut terdiri atas berbagai macam jenis jualan.Di lantai basement khusus PKL barang campuran, penjual ikan, ayam, daging, penggilingan, penjual beras, dan sayur-mayur.

Lantai 1 khusus pakaian jadi, sepatu, tas, penjual emas, elektronik, dan telepon seluler,sedangkan lantai 2 menjadi lahan parkir dan pedagang barang pecah belah. Khusus lantai 3, pihak developer memperuntukan untuk jajanan food courtdan arena bermain,seperti biliar.

“Modelnya semimal. Namun, kami tetap memprioritaskan PKL dengan membuat lapak yang bersih dan atap yang terbuat dari fiber,”katanya. Dia menyebutkan, jumlah kios yang dibuat sebanyak 800 kios dengan dua ukuran, yakni 2x3 dan 3x4, sedangkan lapak yang dibuat kepada PKL hanya 115 unit.

“Tidak ada penambahan biaya sewa kepada para pedagang,”ucapnya. Pihaknya juga akan membangun rumah toko (ruko) di bagian utara dan selatan yang jumlahnya sekitar 28 unit. Dengan demikian, lahan pembangunan ruko tersebut disinyalir akan mempersempit ruang dagangan para PKL. PT Makassar Putra Group mengelola pasar seluas 1 hektare (ha) tersebut sejak 1998 lalu dan berakhir pada 2017.

Ferry mengklaim,nilai investasi yang dilakukan dalam menata pasar itu sekitar Rp40 miliar. “Jumlah itu belum termasuk renovasi yang kami taksir sekitar Rp22 miliar. Nilai investasi itu belum kembali dan saya menata dengan merenovasi karena saat ini terlihat kumuh,”tuturnya.

Sementara itu,PD Pasar Makassar Raya melakukan sosialisasi pembangunan dengan mengundang sejumlah pedagang yang tergabung dalam Persaudaraan Pedagang Pasar Terong (Sadar).Sayang, pertemuan itu tidak dihadiri pihak pengembang. Manajer Divisi Mediasi Active Society Institute (AcSI) Zainal Siko yang menjadi lembaga pendamping para pedagang menyatakan, pihaknya tetap akan menolak renovasi tersebut karena dinilai rancangan tidak sesuai kondisi dan tata cara belanja masyarakat Makassar.

“Seharusnya yang dibangun adalah pasar hamparan bukan bangunan yang bertingkat.Tak ada sejarah pasar tradisional bertingkat. Apalagi,Pasar Terong merupakan salah satu ikon Makassar,”ungkapnya kepada para direksi PD Pasar Makassar Raya.

Dia menambahkan, Pemkot Makassar seharusnya meminimalisasi pusat-pusat perbelanjaan, seperti mal yang juga menjual bahan pokok,sehingga mematikan usaha para pedagang tradisional. (SI-mulyadi abdillah)

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:42 PM
Oprit Fly Over Diperlebar

MAKASSAR -- Oprit atau bagian ujung fly over sisi timur sudah dapat diperlebar hingga 12 meter. Sejak Senin lalu, pelaksana proyek fly over telah mengeksekusi lahan milik salah satu diler mobil yang berada di sekitar oprit fly over.Kepala Satuan Kerja SNVT Proyek Jalan dan Jembatan Makassar Metropolitan, Oktavianus, mengatakan, eksekusi lahan berdasarkan petunjuk Pemkot Makassar.

"Dana ganti rugi lahannya sudah ada. Hanya saja terkendala sertifikat tanahnya ada di Jakarta," ungkap Oktavianus, Selasa, 9 Juni. Selain lahan milik diler mobil yang telah dieksekusi, pelaksana proyek pelebaran Jalan Urip Sumohardjo juga telah melakukan pelebaran dan pengecoran jalan di ujung fly over.

Pekerjaan ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan di ujung fly over. Proyek pelebaran Jalan Urip Sumohardjo diakui Oktavianus, masih terkendala masih adanya beberapa lahan yang belum dibebaskan. Salah satunya lahan milik Polda Sulsel dan Kodam VII Wirabuana.

"Kami masih menunggu pengukuran yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional. Pihak Polda maupun Kodam harus mengetahui luas lahan yang akan dibebaskan untuk proyek pelebaran jalan itu," jelas Oktavianus. (rif)

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:47 PM
IPAL Losari Habiskan Dana Rp 390 Miliar
Rabu, 03 Juni 2009

MAKASSAR – Limbah rumah tangga di Kota Makassar yang selama ini langsung dialirkan ke laut lepas akan segera ditangani pemerintah.

Melalui pendanaan Asian Development Bank (ADB),akan dibangun Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) di Pantai Losari dengan anggaran Rp390 miliar. Tahap awal, dialokasikan dana Rp90 miliar yang akan digunakan untuk studi kelayakan fisik dan nonfisik lokasi pembangunan yang rencananya dibangun di kawasan Tanjung Bunga. Dana tersebut termasuk membiayai konsultan pengawasan. Pembangunan fisik rencananya dimulai 2010 dan ditargetkan selesai dalam tiga tahun pengerjaan. Total anggaran pekerjaan fisik sebesar Rp300 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Tan Malaka Guntur mengatakan, pembangunan IPAL Losari menggunakan dana pinjaman luar negeri. Proyek tersebut ditangani Departemen Pekerjaan Umum Cipta Karya. Pemprov Sulsel dalam proyek tersebut hanya menyediakan dokumen amdal melalui Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim). Sementara untuk pembebasan lahan sepenuhnya diserahkan ke Pemkot Makassar. ”IPAL Losari akan dibangun di kawasan Tanjung Bunga dengan dana persiapan Rp90 miliar dari PU Cipta Karya.

Pemerintah pusat sebenarnya menargetkan pembangunannya selesai pada 2013, tapi kami minta dipercepat satu tahun,” jelas dia kepada SI kemarin. Menurutnya, meskipun proyek tersebut masuk dalam Kawasan Terpadu Mamminasata yang notabene Japan International Corporation Agency (JICA),lembaga donor asal Jepang tersebut tidak terlibat. Proyek tersebut murni pinjaman pemerintah pusat dari ADB. Dia mengatakan, salah satu tujuan utama pembuatan IPAL tersebut adalah mengolah limbah rumah tangga,khususnya limbah cair menjadi air minum siap konsumsi.

Penyaluran air minum tersebut akan dikelola Perusahaan Daerah Makassar dalam hal ini PDAM untuk konsumsi rumah tangga. ”Dana pembangunan fisik Rp300 miliar tersebut sudah termasuk penyiapan jaringan saluran air dari IPAL ke rumah-rumah di Makassar. Ini akan sangat membantu PDAM dalam penyiapan air siap konsumsi karena kami tidak bisa bergantung pada suplai air dari Bendungan Bili-bili,”ujarnya.

IPAL Losari juga diproyeksikan mengolah limbah padat menjadi bahan bangunan.Tentu dengan penyiapan sarana pendukung pengolahan. Dengan demikian,tidak ada limbah yang dihasilkan tidak termanfaatkan dengan baik.

Sony Sjklw
June 12th, 2009, 12:55 PM
Lima Kelurahan Jadi Pilot Project
Kamis, 04 Juni 2009

MAKASSAR – Departemen Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Cipta Karya Direktorat Pengembangan Pemukiman menetapkan lima kelurahan di Makassar sebagai pilot projectdalam program kampanye publik di kawasan kumuh.

Kelima kelurahan dalam program yang disebut dengan kampanye publik untuk perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan pemukiman layak huni itu, yakni Kelurahan Cambayya,Lette, Rappokalling, Kaluku Badoa, dan Parang Tambung.

Perwakilan Departemen Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Cipta Karya Direktorat Pengembangan Pemukiman Ismono menyatakan,program ini untuk mewujudkan kelanjutan pembangunan infrastruktur lingkungan permukiman melalui peningkatan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan permukiman yang bersih dan sehat, baik di tingkat masyarakat maupun tingkat pengambil keputusan.

”Program NUSSP (peningkatan kualitas lingkungan permukiman kumuh) yang dilakukan sejak 2005 hingga 2009 adalah tahap awal. Nanti akan ada lagi, tapi belum ada jadwalnya.” ”Dengan program ini, diharapkan pola perilaku masyarakat diubah,” ungkap Ismono seusai meluncurkan program tersebut di Rusunawa Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso,kemarin. Turut hadir dalam launching itu,Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin,Kepala Dinas PU Makassar Ridwan Muhadir, dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

Dia menjelaskan, acuan program kampanye publik itu berdasarkan hasil evaluasi program NUSSP yang sudah berjalan selama tiga tahun. Hasil evaluasi itu menemukan sejumlah permasalahan yang harus ditangani demi kelanjutan prasarana dan sarana yang sudah dibangun. Permasalahan yang dimaksud, yakni pemanfaatan prasarana dan sarana yang tidak optimal yang disebabkan prasarana yang dibangun tidak memenuhi standar teknis dan prasarana yang memenuhi standar justru tidak ditopang dengan perilaku masyarakat dalam pemanfaatannya.

Antara lain kebiasaan membuang sampah sembarang tempat dan kebiasaan buang air besar di drainase. Permasalahan lainnya, kurangnya pemeliharaan prasarana yang disebabkan rendahnya perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan infrastruktur yang dibangun. Juga kurangnya komitmen pemerintah daerah (pemda) terhadap aspek operasi dan pemeliharaan prasarana yang dibangun.

”Belajar dari kondisi tersebut disadari bahwa kelanjutan pembangunan infrastruktur lingkungan permukiman perlu didukung perubahan perilaku masyarakat dan dukungan prioritas pendanaan dari pemda,”papar dia. Bentuk kampanye tersebut akan dilakukan dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan dari pemda, antara lain workshop,pelatihan, demo pengelolaan dan pemanfaatan sampah,lomba-lomba.

Sementara itu,Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, program tersebut harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, khususnya yang berada di lima kelurahan sebagai kawasan percontohan. ”Jika sosialisasinya bagus, hasilnya akan bagus. Insya Allah, perilaku yang diinginkan dapat tercapai paling lambat 2015,” ujarnya. Kepala Dinas PU Ridwan Muhadir menambahkan,Kota Makassar ditunjuk sebagai kota percontohan karena tingkat kawasan kumuh terbilang cukup tinggi.

Dengan adanya program tersebut, pihaknya berjanji akan meminimalisasi lokasi perkumuhan dan tidak lagi melahirkan kawasan kumuh yang baru di Kota Makassar. ”Partisipasi masyarakat yang sangat perlu diperbaiki dan ini membutuhkan komitmen masyarakat. Sebab, kawasan yang diperbaiki harus bekerja sama dengan masyarakat,”tandasnya. (SI-mulyadi abdillah)

arif doank
June 13th, 2009, 08:46 AM
http://img14.imageshack.us/img14/4409/yns167.jpg

http://img31.imageshack.us/img31/4921/yns162.jpg
^^Maket awal Mal GTC

ini proyek masih purpose ya???

AceN
June 14th, 2009, 10:06 AM
^^ mal nya udah jadi. Bukan purpose, tapi proposed.

eurico
June 14th, 2009, 10:52 AM
Itu 4 tower midrise dibelakang apartemen kali yah, kalo yg di depan apa yah kantor atau hotel mungkin blok nya itu juga blm ada kan.

Sony Sjklw
June 14th, 2009, 01:30 PM
Itu 4 tower midrise dibelakang apartemen kali yah, kalo yg di depan apa yah kantor atau hotel mungkin blok nya itu juga blm ada kan.



Mall GTC tampak dari kejauhan
http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/Makassar/DSCN0065.jpg

sekarang hanya mal yang jadi itupun tidak seluas apa yang nampak di maket dan bentuk depan malnya berbeda dengan yang ada sekarng.

Sony Sjklw
June 14th, 2009, 01:34 PM
Fajar Graha Pena
pelopor Highrise Building di Makassar.

http://img155.imageshack.us/img155/5715/grahafajarpenamakassar.jpg


Graha Pena... saat ini gedung tertinggi di Makassar
http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/Makassar/DSCN0128.jpg

Sony Sjklw
June 14th, 2009, 01:40 PM
http://img514.imageshack.us/img514/5470/royall.jpg
^^ Royal Apartemen tower C sepertinya sudah toping off.

eurico
June 15th, 2009, 04:31 AM
Tower C yg paling pendek kan.
Iya tuh pengembang GTC nunggu center point of indonesia kali yah untuk nglanjutin nya, kalo dari maketnya mallnya keliatan mall highend bukan trade center.

caesarleo
June 15th, 2009, 06:45 AM
Mega Tower

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mega_tower1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mega_tower2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mega_tower3.jpg

arif doank
June 16th, 2009, 03:51 PM
http://img514.imageshack.us/img514/5470/royall.jpg
^^ Royal Apartemen tower C sepertinya sudah toping off.

royal apartmen mau dibangun berapa gedung??????

Sony Sjklw
June 17th, 2009, 10:27 AM
edited

Sony Sjklw
June 17th, 2009, 10:35 AM
Mega Tower http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mega_tower2.jpg [/IMG]
^^ mega tower kelihatan tinggi juga padahal jika dilihat dari losari kelihatan kerdil
nice leo :okay:

Tower C yg paling pendek kan.
Iya tuh pengembang GTC nunggu center point of indonesia kali yah untuk nglanjutin nya, kalo dari maketnya mallnya keliatan mall highend bukan trade center.
ya.. mungkin pengelolah tanjung bunga juga menunggu pembangunan beberapa mega proyekdi sekitar tanjung bunga. Sedangkan GTC ngak lama lagi punya saingan baru Mal Trans Walk .

royal apartmen mau dibangun berapa gedung??????

ketiga tower royal aparteman sepertinya memiliki ketinggian yang sama, sedangkan yang paling luas tower B.
http://img34.imageshack.us/img34/4118/zmmots.jpg

http://img38.imageshack.us/img38/7586/zmmr1s.jpg

Sony Sjklw
June 17th, 2009, 10:44 AM
berita mengenai GTC mall

Graha Tata Cemerlang (GTC)
Tawarkan Konsep Wisata Sambil Belanja

Mal Graha Tata Cemerlang (GTC) merupakan salah satu mal terbesar dan terlengkap di Kota Makassar, sejak kehadirannya lima tahun silam, mal itu telah membuktikan diri mampu memenuhi kebutuhan para pengunjungnya. Public
Relations Mal GTC, A Widya Syadzwina, kepada Upeks, Senin (15/6), mengatakan, keunggulan mal ini salah satunya terlihat dari sisi produk fashion yang merupakan salah satu mal yang menyiapkan produk fashion terlengkap mulai dari kebutuhan untuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, pria dan wanita.

Selain itu, kata Wina, dari sisi geografis, mal tersebut letaknya cukup strategis dan merupakan satu-satunya mal di Indonesia yang berada tepat di sisi danau menambah keindahan dan membuat pengunjung dapat berbelanja sambil menikmati keindahan alam pantai dan danau.
"Kita juga mempunyai sport center yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan olahraga untuk masyarakat Makassar seperti lapangan Futsal, Tenis Meja, Badminton, Motor ATV, Gokart, trampolin bagi mereka yangingin menguji andrenalinnya," katanya.
Sedangkan bagi para pecinta internet, mal tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas WiFi gratis di Food Court-nya.
"Disini merupakan satu-satunya mal yang memiliki taman baca bekerjasama dengan Pemkot Makassar untuk Gerakan Makassar Gemar Membaca," ungkapnya.
Disisi lain untuk menarik perhatian pengunjung, pihak mal maupun mitra Mal GTC rutin menggelar even-even besar sebagai bentuk apresiasi terhadap para pengunjung mal. Sementara itu Foodcourt yang luas dengan menu makanan yang lebih variatif terus disajikan, mulai dari Chinese food, makanan tradisional sampai menu makanan Eropa sesuai pilihan.
Sekadar gambaran, setiap weekend berlangsung, tingkat pengunjung di Mal GTC naik secara signifikan, tercatat jumlah pengunjung mencapai 20 ribu per hari saat weekend berlangsung. Sedangkan di hari-hari biasa mencapai 8 ribu pengunjung, mal itu juga terdiri dari sekira 985 unit,
termasuk ruko dan tenant dengan tingkat isian tenant sudah sekitar 570 unit yang didominasi produk fashion. Ada sejumlah tenant besar yang mengisi Mal GTC seperti Matahari Departemen Store, Hypermart, Central Store Shop, Julia Bridal.
"Setiap minggu kita ada even, kalau even besar seperti Kejuaraan Barongsai, Ardhiles Band & Cheers Competition dan nanti kami akan mendatangkan Limbad yang dikemas dengan nama Kontes Pesulap Sejati dan Topo Dade pemenang Singing Contest Dream Girls salah satu TV nasional
swasta,"kuncinya. ()

Sony Sjklw
June 17th, 2009, 10:46 AM
Pemkot Janji Pidahkan Gudang dalam Kota


MAKASSAR, Upeks--Gudang dalam kota hingga saat ini masih menjadi polemik yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Pasalnya, masih banyak gudang yang beroperasi dalam kota, sehingga menjadi perhatian serius dan Pemkot Makassar tetap berkomitmen untuk memindahkan gudang-gudang tersebut ke daerah kawasan di Kawasan Industri Makassar (KIMA) dan di sekitar Jalan Ir Sutami yang selama ini sebagai lokasi pergudangan di Kota Makassar.

Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin usai menyerahan bantuan dana BAZ di Kapasa Raya Kelurahan Bira, Kecamatan Biringkanaya, Senin (15/6) mengatakan, Pemkot tetap memberikan perhatian serius terhadap gudang dalam kota. Pasalnya, sesuai dengan tata ruang kota semua gudang yang ada dan masih beroperasi dalam kota akan dipindahkan ke daerah kawasan.
"Kita tetap berkomitmen untuk memindahkan semua gudang dalam kota yang ada di Kota Makassar ke daerah kawasan sebagai lokasi pusat pergudangan. Pemindahannya pun akan terus kita lakukan satu per satu demi keindahan dan penataan Kota Makassar," jelasnya.
Terkait masih banyak gudang yang masih beroperasi dalam kota, Ilham akui, kalau sejumlah gudang tersebut belum memiliki gudang di kawasan, sehingga mereka belum pindah. Kendati demikian, pemkot tetap serius menangani masalah gudang dalam kota.
"Dalam waktu dekat kita segera akan melakukan pemindahan beberapa gudang yang ada dalam kota, tetapi kita akan melakukan pantauan dulu langsung ke lapangan karena yang bermasalah dan sudah habis masa izinnya ini yang akan segera kita pindahkan. Tentu saja, kita akan mengambil langkah tegas untuk memindahkan gudang-gudang yang berada dalam kota tersebut ke lokasi pergudangan di kawasan," katanya. (dul)

caesarleo
June 19th, 2009, 09:41 AM
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi1-1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi5-2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi4-2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi2-2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi3-2.jpg

arif doank
June 19th, 2009, 10:49 AM
makassar emang nice city!!!!
ayo maju truzz makassar jangan sampai kalah ama Balikpapan

=NaNdA=
June 20th, 2009, 01:49 AM
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/karebosi2-2.jpg



wah.. keren nih... :cheers: kaya di Brazil gitu ya? hehehe..
koq ga ake bahasa Indonesia aj?

AceN
June 20th, 2009, 11:44 AM
^^ eh, signage nya keren :D mestinya masuk trhead 'yang ga berasa di Indonesia nih' :p

eurico
June 20th, 2009, 01:09 PM
Bosowa tower keren yah desain nya simple nan glassy I love it.
Karebosi link masih belum jadi tuh, masih ada kolam di pojokan dan underpassnya juga belum jadi.

bagak
June 20th, 2009, 01:40 PM
MAKASSAR keren abiz..... gw salut ama makassar pembangunannya gila2an....

:applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause::applause:

Sony Sjklw
June 21st, 2009, 11:55 AM
Bosowa tower keren yah desain nya simple nan glassy I love it.
Karebosi link masih belum jadi tuh, masih ada kolam di pojokan dan underpassnya juga belum jadi.
^^ ya....walaupun Pembangunan underpassnya mengambil sebahagian badan jalan.:ohno:

Danau Balang Tonjong Akan Disayembarakan
Rehabilitasi untuk Resapan Air

MAKASSAR, Upeks--Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan melakukan rehabilitasi kawasan lindung ruang hijau sekitar Danau Balang Tonjong, yang dalam waktu dekat akan disayembarakan. Danau Balang Tonjong yang diperuntukan untuk kawasan resapan air luasnya sekitar 27 hektar (Ha) dengan lahan milik pemkot 8 ha dan selebihnya tanah milik masyakarat setempat.

Asisten I Pemkot Makassar, Ruslan Abu, usai memimpin rapat untuk sayembara penataan rapat Danau Balang Tonjong di ruang Bappeda, Rabu (17/6) mengatakan, sayembara untuk rehabilitasi kawasan lindung ruang hijau di daerah sekitar danau itu sebagai follow up (tindak lanjut) perda No 6 tahun 2006 yang menetapkan kawasan itu sebagai kawasan lindung untuk resapan air untuk legalitasnya.
"Ada Dua alasan pemkot melakukan rehabilitasi di sekitar Danau Balang Tonjong, selain sesuai perda No 6 tahun 2006 juga berdasarkan UU No 26 tahun 2007 tentang penataan kabupaten/kota untuk mempersiapkan ruang terbuka hijau minimal 30% dari luas wilayahnya," kata Ruslan.
Melihat kondisi Danau Balang Tonjong yang saat ini belum dimaksimalkan, sehingga pemkot berinisiatif untuk merehabilitasi daerah tersebut sebagai kawasan terbuka hijau, resapan air dan taman keluarga.
"Saat ini ruang terbuka hijau hanya di Taman Macan yang dilengkapi dengan jogging track. Sementara Danau Balang Tonjong juga hanya dijadikan wisata air dan dikeloah Dinas Pariwisata. Tetapi, saat rehabilitasi ini dilakukan di daerah tersebut tidak akan ada bangunan fisik, seperti ruko atau rumah disana," paparnya.
Rehabilitasi kawasan yang luasnya sekitar 27 ha ini, konsep pelaksanaannya akan dilakukan seperti pada pembangunan Waduk Jati Luhur dengan pemberdayaan (melibatkan warga setempat). Sementara, peruntukannya tetap sama yang sekarang untuk kawasan lindung dan resapan air, tapi arealnya akan diperluas lagi. "Melalui sayembara pada media yang ditunjuk ini, kita akan melakukan sosialiasi sekaligus menerima masukan dari masyarakat mengenai peruntukannya untuk kawasan resapan air," jelasAsisten I Pemkot Makassar sembari mengatakan, kalau sayembara ini akan segera diumumkan setelah hasil rapatnya telah rampung.
(hafsah)

iAndy-JaKaRtA
June 21st, 2009, 05:28 PM
^^sayembaranya ke swasta ato ke perusahaan milik pemerintah?

caesarleo
June 22nd, 2009, 05:15 AM
Bank Mega Tower

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mega_tower.jpg

Fly Over:

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/fly_over.jpg

CPI:

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi2.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi.jpg

Anjungan Losari:
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mks2.jpg

dochan
June 23rd, 2009, 02:06 PM
:eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2::eek2:

bamz..
June 23rd, 2009, 08:25 PM
http://pic60.picturetrail.com/VOL1725/11047185/19807649/319892427.jpg

http://img98.imageshack.us/img98/1449/cimg1104jt4.jpg


Bosowa Tower mirip Menara Kuningan Jakarta..
hampir sama malah ... Right?? :yes:

cuman Menara Kuningan tingginya 31 lt. ...

Sony Sjklw
June 24th, 2009, 01:24 PM
^^ jumlah lantai kuningan tower memang lebih banyak, sedangkan bosowa tower hanya 23 lantai, angka ini dipilih karena pak Aksa Mahmud sebagai pemilik Bosowa Group memiliki nomor 23 di kertas suara pemilihan angota DPD wakil sulsel april lalu. bagaimana ya kalau nomor urutnya lebih banyak, mmungkin tower ini bakal lebih tinggi.

@ leo thank updatenya :cheers:

Movie Tiga Dimensi Hadir di GTC
Satu lagi sarana hiburan tercanggih dan asik untuk dikunjungi hadir di Mal GTC Tanjung Bunga, sebut saja Movie Tiga Dimensi atau bisa dikenal dengan Movie 3D.

Public Relation Mal GTC, A Widya Syadzwina, kepada Upeks, Selasa (23/6), mengatakan, pemutaran film perdana Movie 3D dimulai Sabtu lalu, berbagai macam koleksi film yang ditawarkan, antara lain perjalanan mesin waktu ke jaman Dino Saurus (Prehistoria Dinosaurus, Petualangan
Alibaba, Roller Coaster dan Shark Island).
"Sejak bukanya responnya cukup bagus, bahkan hingga hari ketiga operasional, jumlah pengunjung mencapai 500 orang yang diikuti semua kalangan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Harga tiket masuk untuk Senin sampai Jumat dibanderol dengan harga Rp25 ribu per orangnya. Sedangkan saat weekend harga tiket mencapai Rp30 ribu," ungkapnya. (hasrul)

Sony Sjklw
June 26th, 2009, 12:53 PM
Royal Apartemen

http://img36.imageshack.us/img36/5198/royalapartemen.jpg

Sony Sjklw
June 26th, 2009, 01:09 PM
Busway koridor 1 (pettarani-urip-perintis)

Halte Busway Butuh Rp 45 M
Jum'at, 26-06-09 | 18:20 |

MAKASSAR -- Dinas Perhubungan Kota Makassar, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 45 miliar untuk pembangunan halte busway di Kota Makassar. Rencananya, untuk busway tersebut ada 18 titik yang akan dibangun.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Prasarana Lalulintas Dishub Kota Makassar, Ir H Thaufiq Jaya Palaguna, dalam FGD Kebijakan Pembangunan Sistim Transportasi Perkotaan, Rabu, 24 Juni. Selain itu, juga ada anggaran untuk studi kelayakan angkutan massal sebesar Rp 1 miliar.

Sedang detail engineering design (DED) angkutan massal sebesar Rp 250 juta. Sementara pembangunan infrastruktur angkutan massal sebesar Rp 29,1 miliar. Program lainnya yang menjadi skala prioritas Dishub Kota Makassar kata Thaufiq adalah, pembangunan terminal barang Rp 25 miliar, pembangunan kantor baru Dishub Rp 2,5 miliar, pembangunan dan pengadaan lahan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 10 miliar, pengadaan peralatan satu set PKB Rp 4 miliar, pembangunan area traffic control system (ATCS) Rp 5 miliar.

Total dana yang dikelola Dishub Kota Makassar untuk program peningkatan pengamanan lalu lintas dan pembangunan prasarana perhubungan mencapai Rp 124,7 miliar. Departemen Perhubungan sendiri memberi jatah 18 unit busway kepada Pemkot Makassar. Syaratnya, Pemkot Makassar harus menyelesaikan infrastruktur busway tersebut pada 2009.

Infrasturktur yang dimaksud adalah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Urip Sumohardjo, serta Jalan AP Pettarani. Rencananya, di Kota Makassar akan dibangun enam koridor busway. Pengoperasian busway di Kota Makassar akan mencontoh busway di Yogyakarta.

Di kota pelajar ini, jenis busway yang dioperasikan berukuran tiga perempat. Hingga saat ini, infrastruktur busway di tiga ruas jalan tersebut masih dalam proses perampungan. Termasuk penyelesaian proyek fly over.

Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah Sulsel, Abdul Latif menyebutkan, untuk penyelesaian pelebaran jalan ini, rata-rata masih mengalami kendala pembebasan lahan, juga jumlah dana yang terbatas. (asw)

caesarleo
June 27th, 2009, 03:54 AM
PTC sekarang lagi berhenti beroperasi karena akan dibangun hotel di atasnyta..ada yg punya info lengkap gak?

eurico
June 27th, 2009, 06:28 AM
PTC itu yg mana to?

Sony Sjklw
June 28th, 2009, 01:44 PM
PTC itu yg mana to?

http://img199.imageshack.us/img199/8343/71617450.png
tu PTC yang paling kiri, mal yang kalah bersaing dengan 2 mal tetangganya Mal Panakkukang (MP or Diamond) dan Panakkukang Square (PS), emangnya ada hotel yang mau dibangun disana?

Sony Sjklw
June 29th, 2009, 02:31 AM
render
Al Manar Universitas Muhammadiyah makassar

http://cetak.fajar.co.id/photohead/1230902644GrafisGedungUnismuh.jpg

Sony Sjklw
June 29th, 2009, 02:42 AM
Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

http://www.pmu-alauddin.org/images/kampus2.JPG

http://www.pmu-alauddin.org/images/kampus2a.JPG

http://www.pmu-alauddin.org/images/kampus2c.JPG

macpro
June 29th, 2009, 06:28 AM
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mks2.jpg


Mudah-mudahan akan selalu bersih seperti ini....

shizimaru
June 29th, 2009, 08:28 AM
makassar memang keren bisa kalahin jakarta dalam beberapa tahun ke depan
:banana::banana::banana::banana:
yang punya koran sindo terbitan hari sabtu kemaren pasti tercengang-cengang ada blue print kota makassar dalam beberapa tahun ke depan :rock::rock::rock::rock:

bakal jadi kota dunia sekelas new york ama hongkong kalo konsisten dengan pembangunan infrastrukturnya

Sony Sjklw
June 29th, 2009, 09:33 AM
Barombong Jadi Sport Center
Minggu, 28 Juni 2009

MAKASSAR– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Konsultan Perencana Makassar CV Wahidah Engineering merancang Kelurahan Barombong,Kecamatan Tamalate,sebagai kawasan pusat olahraga(Sport Center) di Kota Makassar.

Rancangan tersebut dituangkan dalam rencana detail tata ruang kawasan olah raga terpadu tahun 2009 – 2014.Alasannya Kelurahan Barombong terletak di bagian selatan (zona transisi) Kota Makassar dan merupakan salah satu pintu gerbang yang dihubungkan dengan jaringan jalan dari dan ke Kabupaten Gowa dan Takalar. “Selain itu, faktor pendukung lainnya adalah rencana pembangunan jalan lingkar luar barat – utara outer ring road yang menyusuri sisi Pantai Barat Makassar mulai dari kawasan Barombong,Tanjung Bunga,Pantai Losari, sampai Pelabuhan Sukarno-Hatta dengan kelas jalan arteri primer,” papar staf ahli Konsultan Perencana Makassar CV Wahidah Engineering Zulfikfli,kemarin.

Dalam perencanaan tersebut, luas lahan yang disiapkan ditaksir seluas 500 hektare (Ha). Lahan tersebut akan dipusatkan sebagai pembangunan kawasan olah raga yang dibagi dalam tiga kelompok. Yakni olahraga yang sifatnya gedung tertutup, seperti futsal, bulutangkis, beladiri, angkat berat dan besi,bowling,basket dan futsal. Untukolahragayangsifatnya terbuka, seperti tenis lapangan,bola lapangan, dan balap sepeda dan olahraga yang sifatnya membutuhkan air sebagai media olahraga, seperti renang,dayung,ski air,dan layar.

Selain itu,pihak Pemkot Makassar juga tetap akan membuat di kawasan itu sebagai perdagangan dan pemukiman.Adapun pengalokasian fungsi kegiatan dalam ruang terbagi dalam tujuh area.Area 1 dialokasikan untuk tempat jenis olahraga air dan beberapa ruang terbuka hijau, area 2 dialokasikan untuk fasum fasus dan business center. “Hal ini dilakukan mengingat wilayah ini berbatasan dengan lokasi relokasi permukiman atlit di bagian utara,”urainya.

Sementara untuk area 3 dialokasikan untuk relokasi permukiman penduduk Barombong, area 4 untuk kegiatan konservasi berupa sport fun, lapangan golf dan ruang terbuka hijau, area 5 untuk kegiatan aero sport, area 6 dominan untuk kegiatan olahraga dan area permainan olahraga lainnya mengingat kawasan ini berupa dataran datar. Sedangkan area 7 sebagian dialokasikan untuk daerah konservasi dan sebagian lagi untuk kegiatan pemukiman penduduk.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Anis Kama memaparkan bahwa konsep tersebut masih sebatas usulan dan perlu mendapat kajian secara mendalam. “Kami akan melakukan kajiankajian lebih dulu.Termasuk mengkaji kesiapan lahan dan segala macam kebutuhan pembangunan kawasan olahraga terpadu itu,”papar Anis Kama yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar Rusmayani Madjid menambahkan, pengkajian yang dilakukan Pemkot Makassar Diharapkan nantinya sebagai rujukan masyarakat dan dunia usaha dalam melakukan investasi pada Kawasan Terpadu Kota Makassar.

‘Selain hal itu, juga sebagai jaminan kepastian hukum dalam pelaksanaan pembangunan khususnya yang berada di sekitar Kawasan Terpadu Kota Makassar yang diharapkan selaras dan harmonis dengan kawasan sekitarnya,” tandasnya. (SI-mulyadi abdillah)

Sony Sjklw
June 29th, 2009, 09:36 AM
Wali Kota Setujui Renovasi Pasar Terong
Ditulis Oleh Saduran

Rabu, 24 Juni 2009
MAKASSAR – Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menyetujui rencana renovasi Pasar Terong yang dijadwalkan dilaksanakan tahun ini.

Menurut dia, renovasi tersebut bertujuan menata pasar tradisional agar tidak jorok dan semrawut. ”Saya pada dasarnya setuju kalau bisa menjadi pasar tradisional modern. Jangan menginterpretasikan kayak mal.Namun, pasar tradisional yang pengelolaannya seperti pasar modern, yakni dalam hal kebersihan, agar tidak terkesan jorok,” paparnya kemarin. Persetujuan tersebut mengingat kondisi Pasar Terong yang dianggap merugikan investor.

”Saya kasihan melihat Pasar Terong itu. Lantai 2 dan 3 tidak dimanfaatkan. Padahal, investasi yang tertanam di situ cukup besar. Jadi harus disiasati sehingga ada daya tarik ke situ,”ujarnya. Dia menambahkan, kondisipasartersebutsaat ini memerlukan penataan yang lebih baik sehingga masyarakat tidak akan beralih melakukan transaksi di pasar modern.

Dia juga berkomitmen tidak mematikan pasar tradisional di Makassar terkait banyaknya mal yang terus merambah di kota yang dijuluki Anging Mammiri ini. ”Kalau kondisinya tidak berubah, pasti masyarakat atau pembeli akan bergeser masuk ke pasar modern dengan selisih harga yang tidak jauh sehingga lambat laun akan mematikan pasar tradisional.

Saya berkomitmen tidak akan mematikan pasar tradisional itu karena komunitasnya ada,” jelasnya. Mengenai adendum yang diberikan kepada investor Pasar Terong, yakni PT Makassar Putra Mandiri, Ilham sama sekali tak mengetahui hal tersebut. ”Terkait adendum, silakan konfirmasi ke Pak Sekda karena bersifat administratif,” tandasnya.

Diketahui, penataan Pasar Terong akan menggunakan konsep semimal.Dalam rancangan penataan, investor akan menghadirkan ”warna baru”di Pasar Terong. Peruntukan bangunan berlantai tiga tersebut terdiri atas berbagai macam jenis jualan. Dia lantai basementkhusus kepada pedagang kaki lima (PKL) barang campuran, penjual ikan, ayam, daging, penggilingan, penjual beras dan sayurmayur.

Untuk lantai 1 khusus pakaian jadi, sepatu, tas, pedagang emas, elektronik, dan telepon seluler. Sementara lantai 2 menjadi lahan parkir dan pedagang barang pecah belah. Khusus lantai 3, developer memperuntukan untuk jajanan food court dan arena bermain, seperti biliar. ”Modelnya semimal.

Akan tetapi, kami tetap memprioritaskan PKL dengan membuat lapak yang bersih dan atap yang terbuat dari fiber,” papar Direktur Utama PT Makassar Putra Mandiri Ferry Sulistio beberapa waktu lalu. Dia menyebutkan, jumlah kios yang dibuat sebanyak 800 unit dengan dua, yakni ukuran 2x3 dan 3x4, sedangkan lapak yang dibuat untuk PKL hanya 115 unit.

”Tidak ada penambahan biaya sewa kepada para pedagang,” katanya. Pihaknya juga akan membangun rumah toko (ruko) di bagian utara dan selatan yang jumlahnya sekitar 28 unit. Dengan demikian, lahan pembangunan ruko tersebut disinyalir akan mempersempit ruang dagangan para PKL. (SI-mulyadi abdillah)

Sony Sjklw
June 29th, 2009, 09:37 AM
Pemkot Buat Saluran Pembuangan Darurat
Wednesday, 17 June 2009

Makassar, Menjelang penimbunan pelataran Bugis Makassar sebagai lanjutan revitalisasi Pantai Losari, Pemkot Makassar akan membuat dua saluran pembuangan akhir model darurat. Saluran model darurat itu bersifat sementara mengingat adanya rencana pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dipusatkan di Kawasan Tanjung Bunga,Kecamatan Mariso. ”Di lokasi anjungan yang mau ditimbun, disitu ada tiga saluran pembuangan akhir. Untuk itu, akan dibuat saluran darurat sehingga pembungannya tetap ke pantai,” papar Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sulsel Syarif Burhanuddin yang ditemui seusai melakukan rapat koordinasi dengan Pemkot Makassar di Kantor Balaikota,kemarin.

Hadir dalam pertemuan tertutup itu Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin,Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar Ridwan Muhadir, Kepala Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan Makassar Syaiful Saleh dan sejumlah pejabat lainnya. Syarif Burhanuddin menambahkan, jika pengadaan IPAL dapat terealisasikan pada tahun depan, maka saluran darurat tersebut akan dialihkan ke lokasi IPAL sehingga pembuangan tidak langsung ke Pantai Losari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar Ridwan Muhadir menambahkan,pihaknya sudah menyiapkan model saluran tersebut. Bahan yang digunakan dalam pembuatan saluran itu itu dengan memakai goronggorong ukuran 100 sentimeter. ”Saluran itu merupakan pembuangan akhir sehingga diper-lukan ruang yang besar untuk menghindari banjir disaat musim penghujan,” jelas Ridwan. Panjang pembuangan saluran yangakandibuatdiupayakandalam ukuran pendek untuk menghindari terjadinya kebuntuan.
Misalnya model pembuangan yang berada pada bagian kiri anjungan Bugis Makassar yang dibuat dengan konsep lurus atau tak ada belokan. Lain halnya pada saluran bagian kanan. Sebab, dilokasi itu ada dua saluran yang berdekatan sehingga Pemkot Makassar akan menyambung dua saluran itu sehingga proses pembuangan langsung ke Pantai Losari nantinya hanya satu saluran. Dengan demikian, nantinya hanya ada dua saluran pembuangan akhir yang langsung ke Pantai Losari. ”Kami sengaja menggunakan gorong-gorong yang berdiameter besar agar air dapat mengalir dengan cepat. Selain itu, diusahakan pembuangan model lurus untuk menghindari adanya tumpukan sampah,”papar Ridwan.

Mengenai anggaran, pembuatan saluran itu merupakan satu paket dengan penimbunan yang dilakukan oleh Pemkot Makassar.Total anggaran tersebut mencapai miliaran rupiah. ”Pada tahun ini, khusus pelataran Bugis Makassar dapat diselesaikan sedangkan pelataran Toraja masih sementara dalam pekerjaan,”pungkas Ridwan. (mulyadi abdillah)

eurico
June 30th, 2009, 01:31 AM
http://img199.imageshack.us/img199/8343/71617450.png
tu PTC yang paling kiri, mal yang kalah bersaing dengan 2 mal tetangganya Mal Panakkukang (MP or Diamond) dan Panakkukang Square (PS), emangnya ada hotel yang mau dibangun disana?

lho kan ada carrefour kan disitu? Gw kira itu masih masuk MP makanya gw bingung mana itu PTC. Thanx for the reply.

caesarleo
July 2nd, 2009, 02:36 AM
Kalo info yg saya dapat sih bakalan dibangun di atasnya PTC

caesarleo
July 2nd, 2009, 02:47 AM
RS Pendidikan Unhas

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/rs2-1.jpg

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/rs1-1.jpg

RS Internasional Wahidin

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/rs3.jpg

Oh yah udah terbit Majalah Makassar Terkini edisi JUli 09

http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/mt-1.jpg

E-Magz bisa di download di SINI (http://www.spotbit.com/main/magazine.php?lang=en&prod=6829)

Sony Sjklw
July 2nd, 2009, 03:08 AM
^^ thanks updatenya leo :cheers:

Kalo info yg saya dapat sih bakalan dibangun di atasnya PTC

mudah2an hotelnya berbentuk highrise.

Sony Sjklw
July 2nd, 2009, 03:10 AM
Taman WiFi di The New Pantai Laguna
Gandeng Telkom, Punya Tempat Konser Mini
Rabu, 1 Juli 2009 | 00:44 WITA

http://www.tribun-timur.com/photo/2009/07/f14ccbb37c5a89306acfd1e6ba5dca2a.jpg

Makassar, Tribun - Pusat Jajanan dan Wisata Pantai Laguna akan lebih baru, the New Laguna. Taman di ujung selatan Pantai Losari ini akan kembali ditata dan dipercantik mulai Juli mendatang. Yang baru disediakan taman dengan hot spot gratis berbasis Wireless Fidelity Revitalisasi taman yang berada di depan pusat jajanan ini ditargetkan rampung Agustus mendatang.

PT Telkom menyatakan siap membantu.
"Kita mau maksimalkan fungsi Laguna sebagai icon menyesuaikan perkembangan Pantai Losari. Laguna bisa menjadi tempat kumpul anak muda serta berbagai lapisan masyarakat," kata Pengelola Pusat Jajanan dan Wisata Pantai Laguna Syamsul Raga di Balai Kota Makassar, Selasa (30/6).
Asisten II Pemkot Makassar Burhanuddin memimpin pertemuan antara pihak pengelola dan PT Telkom di ruang rapat asisten, kemarin.
Bur mengaku pada prinsipnya pemerintah kota (pemkot) mendukung rencana penataan tersebut sepanjang tidak ada pihak yang dirugikan.
"Untuk menentukan penanganannya kita perlu melibatkan semua SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terkait termasuk masalah yang bisa timbul nantinya," jelasnya.
Dalam konsep penataan, taman yang kelak bernama Taman Telkom Laguna akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. Kelak, pengunjung bebas berinternet di kawasan yang dihuni sekitar 315 pedagang ini.
Ada taman wi fi (hotspot) yang bisa menjadi tempat ngumpul anak muda, taman bermain untuk keluarga dan anak-anak, serta panggung konser mini yang akan dilengkapi tribun tempat duduk terbatas.
Serta public space yang bisa diperuntukkan sebagai lokasi senam dan pusat olahraga. Akan dibangun gapura yang menyambut pengunjung serta lantai keramik serap air sehingga mudah dibersihkan.(axa)

Janji Hapus Parkir Ganda
PENGELOLA Pusat Jajanan dan Wisata Pantai Laguna berjanji akan membenahi sistem perparkiran di kawasan ini. Sebelumnya, sejumlah pedagang yang mencari nafkah di tempat kuliner ini mengeluhkan sistem parkir ganda.
Pengunjung yang sudah membayar tarif parkir di pintu masuk kembali dimintai bayaran ketika parkir di dalam kawasan ini.
"Secara bertahap akan kita benahi tanpa menghilangkan sumber pendapatan mereka. Juru parkir akan kita berdayakan sebagai security sehingga tidak ada pungutan lagi. Kita akan buat kesepakatan dengan mereka," tambah Syamsul.(axa)

Sony Sjklw
July 2nd, 2009, 03:15 AM
lho kan ada carrefour kan disitu? Gw kira itu masih masuk MP makanya gw bingung mana itu PTC. Thanx for the reply.

carrefour masuk area Panakkukang Square (PS) ketiga mal dibatasi oleh 2 jalan tetapi disambungkan dengan jembatan2 yang menghubungkqan ketiga mal diatas.

eurico
July 2nd, 2009, 04:09 AM
malnya gandeng2 jadi agak bingung bedainnya hehehehe

Sony Sjklw
July 6th, 2009, 03:44 PM
Sport Centre Gunakan Drainase Terbuka

MAKASSAR -Harian Fajar- Kawasan Sport Centre di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate, akan menggunakan bentuk saluran drainase yang menggunakan sistem terbuka. Sistem jaringan induk tetap mengikuti pola yang ada.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Makassar, Rusmayani Madjid menjelaskan, pengaliran air di kawasan Sport Centre secara gravitasi mengikuti kondisi topografi. Kemiringan lahan 0-6 persen, sehingga seluruh wilayah Kelurahan Barombong merupakan lahan potensial.

Namun, potensi rawan kenaikan air laut di daerah RW 1 dan RW 4 karena merupakan daerah mangrove dan terdapat tambak non produktif serta permukiman masyarakat
Catchment area satu diperuntukkan olahraga air dan beberapa ruang terbuka hijau. Kemudian catchment area dua untuk fasilitas umum dan sosial serta pusat bisnis.

"Catchment area tiga dialokasikan untuk relokasi permukiman penduduk. Selanjutnya catchment area empat dialokasikan untuk kegiatan konservasi dan ruang terbuka hijau," paparnya.

Perencanaan juga menyediakan catchment area lima untuk kegiatan aero sport seperti sport fun dan lapangan golf. Cathment area enam, dominan untuk kegiatan olahraga dan area permainan olahraga lainnya mengingat kawasan ini berupa dataran datar. Terakhir, catchment area tujuh sebagian dialokasikan untuk daerah konservasi dan sebagian lain kegiatan permukiman penduduk. (ram)

Freezy89
July 6th, 2009, 04:32 PM
:eek2::eek2::eek2:

Makassar is so GREAT!!!

Sony Sjklw
July 7th, 2009, 01:42 PM
Standar Dunia, Investasi Rp 100 Miliar
Padang Golf Baru Hadir di Sulsel
Selasa, 7 Juli 2009 | 02:04 WITA

SULAWESI Selatan (Sulsel) bakal punya lapangan atau padang golf berkelas dunia. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama para wali kota/bupati di Sulsel diagendakan menghadiri acara ground breaking lapangan golf tersebut di Desa Pallantikang dan Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Kamis (9/7).

Lapangan golf tersebut diberi nama Padi Valley yang dilengkapi dengan fasilitas berstandar internasional atau dunia. Bahkan, Lapangan Golf Padi Valley diklaim sebagai salah satu lapangan golf terbaik di dunia dengan desain tercantik di Indonesia.
Investor proyek ini adalah PT Kalaborang Golf & Residence yang menanamkan investasi sebesar Rp 100 miliar untuk memanjakan para golfer.
Komisaris Utama PT Kalaborang Golf & Residence, Rizal Tandiawan, bersama Shaper/Desaign Coordinator JMP Don D Ellsworth, Direktur PT Kalaborang Witono Phitoyo, dan Proyek Manager Padi Valley Honggiarto, menggelar jumpa pers di Makassar, Senin (6/7), untuk menjelaskan salah satu mega proyek tersebut.
Rizal yang juga Dirut PT Suzuki PT Sinar Galesong Pertama (SGP) mengatakan, Padi Valley menyedikan fasilitas terlengkap dan akan memberikan banyak manfaat, termasuk menyerap banyak tenaga kerja.
Kawasan tersebut akan menjadi tempat wisata dan akan menarik perhatian para golfer dari Indonesia maupun manca negara. "Ini akan menjadi ikon baru, baik di Makassar maupun di Gowa," katanya.
Padi Valley dibangun di atas lahan 300 hektare, dengan rincian luas lapangan golf 150 hektare dan sisanya untuk kompleks perumahan. Lapangan golf dilengkapi danau dan sungai. Luas danau 10 hektare.
Desain
Don yang merancang konsep desain Padi Valley mengatakan, lapangan golf ini mengusung konsep asri, ramah lingkungan, dan mengikuti kontur tanah yang terdiri atas bukit-bukit, lembah, sungai, dan danau.
"Ini akan menjadi lapangan golf yang tercantik di Indonesia. Sejak tahun 1988, saya sudah berada di Indonesia dan membangun beberapa lapangan golf. Namun, lapangan golf Padi Valley yang mempunyai desain paling cantik. Belum ada padanannya di Indonesia," katanya dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata.

Hal itu dibuktikan dengan melihat desain lapangan golf di Medan (Sumatera Utara), Jawa, Bali, dan Kalimantan. JMP Golf Desain Group telah membuat 108 lapangan golf di 30 negara. Sementara sistem irigasinya akan ditangani ahli dari Australia, yaitu Jhon Pryoe.
Di Indonesia, konsultan asal Amerika Serikat (AS) ini telah mendesain dan membantu pembangunan lima lapangan golf. Antara lain Lapangan Golf Bukit Pelangi (Rainbow Hills) Resort, Bogor tahun 1995 yang menjadi salah satu dari 500 lapangan golf terbaik di dunia versi majalah Golf 2000.
Lapangan golf Padi Valley dirancang dengan gaya internasional dan dirancang untuk hiburan keluarga sehingga beberapa fasilitas untuk keluarga disediakan. Lapangan golf ini termasuk dalam 10 besar lapangan golf terbaik di dunia.
Rumput Terbaik
Don mengatakan, lapangan golf Padi Valley menggunakan rumput terbaik yang didatangkan khusus dari Amerika, yaitu rumput supreme paspalin. Rumput ini termasuk langka dan baru digunakan di 17 lapangan golf di dunia.
Sedangkan di Asia, baru lima lapangan golf yang menggunakan supreme paspalin, yang masing-masing dua di Korea Selatan, satu di Filipina, dan dua di Indonesia, yaitu lapangan golf Halim dan Padi Valley. "Rumputnya sangat licin," katanya.
Biaya pemeliharaan rumput ini juga dinilai menghemat biaya sebab hanya menggunakan pupuk urea dalam jumlah sedikit. "Saya tahu bahwa pupuk di Indonesia susah jadi kita memilih rumput ini," candanya. Selain itu, rumput dapat disiram dengan menggunakan air tawar, payau, asin, bahkan air buangan dari perumahan.

Soft Opening
Don mengatakan bahwa pembangunan lapangan golf Padi Valley memakan waktu 1,5 tahun dan jika berjalan lancar maka diperkirakan Oktober 2010 telah soft opening. Lapangan golf ini akan menjadi daya tarik bagi golfer.
Lapangan golf ini mempunyai 18 hole (lubang) yang merupakan sebuah lapangan golf kejuaraan bertaraf internasional yang akan memberi berbagai tantangan bagi para pegolf.
Para pegolf profesional berkesempatan meraih nilai tinggi dengan melewati danau dan sungai yang tersebar di antara hole. Selain itu, tersedia pula rute alternatif untuk pegolf amatir.
Ada beberapa fasilitas tambahan yang disediakan seperti practice range yang disertai practice green, bunker, dan driving area tempat melatih pukulan jarak jauh.
Selain itu, disediakan pula arena berlatih (practice course) yang biasanya lebih mudah dan lebih pendek daripada lapangan golf biasa.(eki sakkirang)

Investasi Lapangan Golf Padi Valley Rp 100 M
Senin, 6 Juli 2009 | 21:27 WITA

MAKASSAR, TRIBUN - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo bersama para walikota/bupati di Sulsel diagendakan menghadiri acara Ground Breaking Lapangan golf Padi Valley yang berlokasi di Desa Pallantikang dan Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Kamis (9/7) mendatang.

Pemilik/komisaris utama PT Kalaborang Golf & Residence, pemilik lapangan golf Padi Valley, Rizal Tandiawan, mengungkapkan hal itu dalam keterangan persnya di Makassar, Senin (6/7), yang didampingi Shaper/Desaign Coordinator JMP Don D Ellsworth, Direktur PT Kalaborang Witono Phitoyo, dan Proyek Manager Padi Valley Honggiarto.

Rizal yang juga pemilik Suzuki PT Sinar Galesong Pertama (SGP) mengatakan bahwa lapangan golf Padi Valley menyedikan fasilitas terlengkap dan akan memberikan banyak manfaat.

Seperti akan menyerap banyak tenaga kerja, menjadi tempat wisata, dan akan menarik perhatian para golfer dari Indonesia maupun manca negara. "Ini akan menjadi ikon baru baik bagi Makassar maupun Gowa," katanya.

Padi Valley dibangun di atas lahan 300 hektare, dengan rincian luas lapangan golf 150 hektare dan sisanya untuk kompleks perumahan. Lapangan golf dilengkapi danau dan sungai. Luas danau 10 hektare. Rizal yang juga Pemilik PT Sinar Galesong Pertama mengaku investasi Rp 100 miliar untuk membangun Padi Valley.(*)

Sony Sjklw
July 7th, 2009, 02:10 PM
Makassar Jadi Energi Center
Selasa, 7 Juli 2009 | 02:01 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan membangun kawasan energi terpadu di muara Sungai Tallo, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Dua perusahaan konsorsium lokal dan nasional serta sejumlah investor asal Negeri Jiran Malaysia dikabarkan siap menanamkan modal untuk membangun pusat kawasan energi ini.
"Sudah dua perusahaan yang tertarik dan mengontak langsung pemkot untuk bekerja sama," kata Konsultan Tata Ruang Danny Pomanto di Balai Kota Makassar, Senin (6/7).
Danny mendampingi Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menerima Pengusaha Firlie H Ganinduto yang juga Wakil Ketua Komite Tetap Hulu Gas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat di ruang rapat wali kota.
Perusahaan konsorsium Firlie disebut siap menanamkan investasi di kawasan ini. Sedangkan konsorsium lokal yang juga akan "menggarap" kawasan dipimpin pengusaha Gunadi.
Estimasi investasi yang diperlukan untuk membangun pusat instalasi minyak dan gas tersebut mencapai Rp 1,1 triliun termasuk untuk mereklamasi dan menimbun kawasan muara seluas 250 hektare (ha) ini.
Kawasan ini juga disebut menjadi storage gas untuk mengantisipasi program konversi minyak ke gas oleh pemerintah pusat. Makassar disebut bakal menjadi sentral penyimpanan konversi gas di wilayah Indonesia.
Danny mengatakan, di kawasan ini menjadi pusat pembangunan kilang minyak, tangki gas, revinery (penyulingan minyak), bio fuel, sampai pembangkit listrik (power plant).
Dengan standar high risk (pengamanan khusus) kawasan level dua. Dengan pengamanan standar khusus dijamin aman jika terjadi risiko seperti kebakaran serta jauh dari kawasan pemukiman penduduk. Orang yang masuk kawasan ini juga dijamin steril. Untuk pengamanan level satu biasa dipergunakan untuk kawasan nuklir.
Kawasan ini kelak akan memiliki pelabuhan sendiri. Untuk membangun pelabuhan, investor disebutkan membutuhkan kedalaman 12 meter. Sedangkan kedalaman saat ini baru mencapai sembilan meter.
Jika kawasan ini rampung, tidak hanya bisa dimanfaatkan PT Pertamina tetapi juga dipakai perusahaan minyak dan gas asing seperti Shell maupun Petronas dengan sistem sewa.
"Investor bisa memiliki hak eksklusif dengan sistem sharing (bagi hasil) dengan pemerintah kota. Kerja sama ini yang akan dibicarakan lebih lanjut antara investor dan pemkot," tambahnya.
Pemkot Makassar disebutkan tinggal menyediakan infrastruktur jalan menuju lokasi tersebut. Berdasarkan UU (undang-undang) otonomi, hak pengelolaan dan kepemilikan kawasan ini tetap berada di Pemkot Makassar.(axa)

Kawasan Khusus Terpadu
SESUAI dengan peruntukan tata ruang Kota Makassar dalam peraturan daerah (perda), kawasan energi di Muara Sungai Tallo menjadi salah satu wilayah dari tujuh kawasan khusus terpadu.
Berdekatan dengan kawasan Maritim Terpadu dan Pergudangan Terpadu.
Kawasan energi disusun mengantisipasi undang-undang (UU) minyak dan gas (migas) yang memerintahkan pendirian pusat instalasi minyak dan gas berada di satu wilayah.
Danny yang juga Pemilik PT Dann Bintang Gelara Kencana tersebut menyebutkan kebutuhan kawasan pusat energi tersebut sudah sangat mendesak di kota metropolitan ini.
Kebakaran disertai ledakan sempat terjadi di Depot Filling Plant Elpiji PT Pertamina Region V Gas Domestik, Jl Hatta Makassar, Sabtu (13/6) pagi sekaligus menjadi warning bagi warga kota.
Jika salah satu tangki meledak, sebut Danny, dampaknya bisa mencapai radius lima-10 kilometer (km) dari tempat kejadian. Bisa mencapai kawasan Pantai Losari maupun Paotere di timur kota.
Informasi yang dihimpun Tribun kemarin menyebutkan PT Pertamina akan memindahkan lokasi depot tersebut di kawasan lain.
Konsorsium Firlie disebut menjadi pemenang tender untuk membangun kawasan depot minyak dan gas milik badan usaha milik negara (BUMN) tersebut.
Lokasi yang ditunjuk untuk pembangunan storage elpiji untuk kawasan Indonesia berada di Makassar dengan alternatif lokasi di Barombong, Untia, dan Pelabuhan Makassar. Tetapi sesuai peruntukan tata ruang, kawasan ini hanya diperbolehkan dibangun di kawasan Tamalanrea.(axa)

arif doank
July 7th, 2009, 02:19 PM
makassar emang pesat bangt pertumbuhannya!!!!!
mudah2an aja makassar menjadi the most popular city in indonesia

Felix_Bpp
July 9th, 2009, 07:31 AM
makassar emang pesat bangt pertumbuhannya!!!!!
mudah2an aja makassar menjadi the most popular city in indonesia

Yup.. Makassar memang pesat banget pembangunan kotanya, setahun aja gw tinggalkan kota ini perubahannya sudah banyak banget. kalau gw bandingin Makassar sama Balikpapan sebenernya kota ini sama2 maju tapi menurut pengamatan saya Makassar masih Lebih maju tapi kalo boleh jujur Balikpapan lebih modern dan untuk tempat hunian Balikpapan jauh lebih nyaman ketimbang Makassar :lol:

Maju terus Makassar..!! moga2 dengan tidak terpilihnya JK sebagai Presiden RI tidak ikut mempengaruhi pembangunan disana :cheers:

Andhy2
July 9th, 2009, 01:59 PM
Yup.. Makassar memang pesat banget pembangunan kotanya, setahun aja gw tinggalkan kota ini perubahannya sudah banyak banget. kalau gw bandingin Makassar sama Balikpapan sebenernya kota ini sama2 maju tapi menurut pengamatan saya Makassar masih Lebih maju tapi kalo boleh jujur Balikpapan lebih modern dan untuk tempat hunian Balikpapan jauh lebih nyaman ketimbang Makassar :lol:

Maju terus Makassar..!! moga2 dengan tidak terpilihnya JK sebagai Presiden RI tidak ikut mempengaruhi pembangunan disana :cheers:

heheh sy dah ampir 3 bulan di Balikpapan. satu hal yan bikin gak nyaman. black out alias mati lampunya. hampir tiap hari. pernah sampai 9 jam listrik gk nyala. apalagi klo hujan. parah sekali.

di makassar mati lampunya gak terlalu parah. hehehehe

Felix_Bpp
July 10th, 2009, 04:39 AM
heheh sy dah ampir 3 bulan di Balikpapan. satu hal yan bikin gak nyaman. black out alias mati lampunya. hampir tiap hari. pernah sampai 9 jam listrik gk nyala. apalagi klo hujan. parah sekali.

di makassar mati lampunya gak terlalu parah. hehehehe

Gw setuju banget dengan black outnya Bpp super parah kalau gw bilang.. :bash: tapi untungnya qw kebanyakan dikantor jadi tidak terlalu merasakan dampak black out.
ya itulah bro dengan segala kekurangan dan kelebihan kedua kota ini membuatnya jadi unik.. that's why I love these cities :)

Sony Sjklw
July 10th, 2009, 03:24 PM
Dishub Makassar Tambah 4 Titik Traffic Light Baru
Pekan Depan Mulai Uji Coba
Jumat, 10 Juli 2009 | 04:48 WITA

Makassar, Tribun - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menambah empat titik lampu lalu lintas (traffic light) baru. Dijadwalkan mulai pekan depan akan dilakukan uji coba penggunaan keempat traffic ligth tersebut.

Titik baru tersebut adalah di pertigaan Jl Urip Sumoharjo dan Jl Racing Center, pertigaan Jl Abdullah Dg Sirua dan Jl Adhyaksa Baru, perempatan Jl Adhyaksa dan Jl Boulevard, serta perempatan Jl Boulevard dan Jl AP Pettarani.

Pekan lalu, dishub mulai melakukan uji coba untuk dua titik yakni dipertigaan Jl Urip Sumoharjo-Jl Racing Centre maupun di Jl AP Pettarani. Namun karena masih ada masalah teknis terpaksa di stop untuk sementara waktu.

"Secepatnya kita kembali akan lakukan uji coba di dua titik tersebut. Bersamaan dengan titik baru lainnya. Saat uji coba sebelumnya memang ada kelainan jadi di stop sementara untuk dibenahi.
Nah, saat uji coba nanti kita sudah wanti-wanti rekanan untuk menjaga traffic light itu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Muchtar Kasim, Kamis (9/7).

Menurutnya, kehadiran traffic light di Jl Urip tersebut justru bisa mengurangi resiko kecelakaan maupun kesemrawutan lalu lintas. Salah satu solusi untuk menghindari kemacetan di jalur cepat tersebut dengan mengatur waktu (timer) pengoperasian lampu hijau maupun lampu merah.

Lampu hijau untuk kendaraan dari arah Jl Urip lebih diperpanjang dibandingkan dari Jl Racing Center. Dalam waktu dekat, pihaknya kembali akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pengoperasian lampu lalu lintas di titik baru tersebut.

Untuk membangun satu titik lampu lalu lintas baru, pemerintah kota (pemkot) mengucurkan anggaran berkisar Rp 150 juta melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Selain empat titik baru tersebut, Pemkot Makassar dijadwalkan akan membangun satu titik traffic light baru di perempatan Jl Borong Raya dan Jl Antang Raya. Sebelumnya, titik baru tersebut direncanakan berdiri di pertigaan Jl Toddopuli Raya dan Jl Borong Raya. Namun, warga meminta lampu lalu lintas tersebut dipindahkan ke Jl Antang Raya.(axa)

Warga Justru Minta Ditiadakan
DIMINTAI tanggapannya terkait penggunaan traffic light baru tersebut, sejumlah warga menilai keberadaannya belum dibutuhkan. Bahkan kadang justru menimbulkan kemacetan seperti saat uji coba traffic light di pertigaan Jl Urip Sumoharjo-Jl Racing Centre, Minggu (5/7) malam lalu.

"Malam itu, gara-gara traffic light tersebut terjadi kemacetan panjang mulai di depan Kampus Universitas '45 hingga hingga di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang. Mobil dan motor susah sekali bergerak. Kok mau dilanjutkan," ujar Heri, salah seorang warga Kota Makassar yang sempat terjebak macet di depan Kantor Gubernur Sulsel.

Seorang warga BTP, Irwan, memberi contoh traffic light di perempatan depan pintu dua Kampus Unhas Tamalanrea, Jl Urip Sumoharjo, Jl Wesabbe. Saat traffic ligth ada di sana, katanya, justru kerap memacetkan. "Sekarang sudah tak ada, justru makin lancar. Jangan-jangan dishub memaksakan mengadkan traffic light baru itu terkait proyek biar ada untung materinya," katanya. (axa)

Uji coba titik baru traffic light:
*Jl Urip Sumoharjo dan Jl Racing Center
*Jl Abdullah Dg Sirua-Jl Adhyaksa Baru
*Jl Adhyaksa-Jl Boulevard
*Jl Boulevard-Jl AP Pettarani

Akan Dibangun (2009):
*Jl Borong Raya-Jl Antang Raya

Sony Sjklw
July 10th, 2009, 03:35 PM
Padang Golf Terbaik Asia Hadir di Gowa
Jumat, 10 Juli 2009 | 02:25 WITA

KABUPATEN Gowa patut berbangga. Bila tak ada halangan, tahun depan, padang golf berkelas internasional, Padivalley, yang berlokasi di Desa Pallantikang dan Desa Pattallassang, Kecamatan Pattallassang, sudah bisa digunakan.

Ground breaking atau acara pembangunan awal padang golf yang disebut-sebut terbaik di Asia ini berlangsung, Kamis (9/7).
Seremoni pembukaan ditandai dengan meratakan lahan menggunakan eksavator oleh dua bersaudara, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, yang disaksikan ratusan hadirin.
Hadir dalam acara ini Komisaris Utama PT Kalaborang Golf & Residence Rizal Tandiawan, Direktur Utama Jacky Purnama, Direktur Witono Phitoyo, Manager Proyek Honggiarto, design/shaper lapangan golf Padivalley Don Ellsworth, serta undangan lainnya.
Tampak juga Kapolda Sulselbar Irjen (Pol) Mattius Salempang, Kapolwiltabes Makassar Kombes Burhanuddin Andi, pejabat pemprov, serta muspida Gowa.
Design/shaper lapangan golf Padivalley Don Ellsworth dari JMP Golf Design Group asal Amerika Serikat ketika memberikan sambutan, mengatakan bahwa Padivalley mempunyai desain tercantik dari berbagai lapangan golf yang dibangun di berbagai negara.
Bahkan, dia mengklaim sebagai salah satu lapangan golf terbaik di dunia. Lapangan golf ini menggunakan rumput khusus dari Amerika, yaitu supreme paspalun. Rumput ini baru digunakan pada 17 lapangan golf di dunia.
Desain Terbaik
Bupati Ichsan mengaku sangat bangga bahwa desain Padivalley disebut-sebut salah satu yang terbaik di dunia. Berdasarkan persentase oleh pihak JMP, desainnya terbaik di Asia.
"Saya kira bahwa lapangan golf yang akan dibuat biasa-biasa saja. Namun, ketika JMP melakukan persentase, saya kagum melihatnya karena desainnya terbaik di Asia dan berstandar internasional," katanya.
JMP berpengalaman dalam mendesain lapangan golf di 38 negara di dunia dengan jumlah lapangan golf 133. Dari berbagai desain lapangan golf yang dibangun maka JMP mengambil konsep yang terbaik di masing-masing negara.
Seperti desain sungai yang berada di lapangan golf terbaik di Jepang. Konsep inilah yang akan diaplikasikan di Padivalley. Bunker terbaik di Thailand juga diaplikasikan di Padivalley. "Apa yang terbaik di lapangan golf di Afrika Selatan, Kuba, Colorado (AS), dan California (AS), semuanya diaplikasikan di sini," ujarnya.
Adik kandung Syahrul ini mengatakan, secara umum desain yang ditawarkan JMP disetujui, kecuali bentuk club house. Dia menginginkan club house menggunakan atap bernuansa tradisional Bugis-Makassar, yaitu punya sulapa.
Club house ini akan terletak di atas bukit sehingga dari sana bisa menikmati hamparan lapangan golf, aliran sungai, danau, hingga lembah dan hamparan sawah.
Kuta-Denpasar
"Tentu Anda bertanya bagaimana mau ke lapangan golf Padivalley, jalannya saja susah, rusak? Tentu akan dilakukan perbaikan," kata Ichsan.
Rencananya, akan dibangun jalan selebar 60 meter yang langsung berhubungan Jl Hertasning Baru, Jl Aroepala, dan Jl Tun Abdul Razak.
Jalan tersebut telah menjadi program kawasan Metropolitan Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar) yang akan dibangun JICA.
Selain itu, juga akan dibangun dua jalan arteri selebar 100 meter. Jalan inilah yang akan menghubungkan tiga daerah penting di Gowa, yaitu Kota Idaman yang terletak di lokasi strategis yaitu antara Makassar-Gowa-Maros.
Kota satelit yang akan dibangun di dekat lapangan golf dan Kawasan Industri Gowa (Kiwa) yang lokasinya tidak jauh dari lapangan golf. Nantinya, dengan adanya jalan ini maka akses ketiga daerah ini makin dekat.
"Dari Kota Idaman ke bandara (Bandara Sultan Hasanuddin) hanya 15 menit. 20 menit ke Makassar, 15 menit ke Gowa dan lima menit ke lapangan golf," ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Dengan terlaksananya proyek ini maka dia berharap dalam 10 tahun atau 15 tahun ke depan Gowa akan menjadi Denpasar-nya Sulsel dan Makassar menjadi Kuta-nya. Artinya, kedua kota ini akan menjadi tujuan wisata.
Dibangun Perumahan
Rizal Tandiawan, mengatakan, Padivalley akan menjadi lapangan golf terbaik di Indonesia, bahkan Asia dengan standar internasional.
Lapangan golf yang dibangun dengan investasi Rp 100 miliar dibangun pada lahan seluas 160 hektare, yang terdiri atas 80 hektare untuk lapangan golf saja, 30 hektare untuk sarana pendukung, dan sisanya untuk perumahan.
Sarana pendukung yang dimaksud adalah sekolah golf (golf academy), golf bungalows, golf club house, golf viewing housing, golf maintenence, resort/hotel, practice range, town house/condominius, resort administration, dan water treatment facility.
Kompleks perumahan dan hotel akan dibangun secara bertahap. "Kita liat dulu respon masyarakat setelah lapangan golf ada dan sarana jalan bagus. Setelah itu baru memulai membangun perumahan dan hotel," katanya.
Rizal menambahkan bahwa lapangan golf akan menyerap tenaga kerja ratusan orang. "Kalau dengan hotel dan perumahan maka menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi," katanya. Rencananya, tenaga kerja yang tidak butuh keahlian khusus akan diserap dari Gowa, khususnya masyarakat di lokasi lapangan golf.
Dia berharap bahwa keberadaan lapangan golf ini akan memberikan multiplayer efect pada masyarakat dan menumbuhkan perekonomian. "Lapangan golf ini akan menjadi daya tarik wisata," katanya.
Jadi Candu
Gubernur Syahrul mengatakan, lapangan golf saat ini menjadi candu di dunia. Biasanya kalau ada orang yang akan berkunjung ke suatu daerah maka akan menanyakan apakah ada lapangan golf.
Lapangan golf kini menjadi satu kebanggaan dan tanda suatu kota yang maju. Bahkan, dia menyebutkan bahwa tidak ada orang hebat kalau tidak bisa main golf. "Jadi, kalau Pak Bupati (Gowa) tidak tahu main golf maka berkurang kehebatannya," ujarnya yang disambut tawa hadirin.
Pemrov akan memberi dukungan pada pembangunan infrastruktur jalan sehingga diharapkan Pemkab Gowa dan jajaran sampai ke tingkat bawah mendukung pembangunan itu.(eki sakkirang/muhtar muis)

Serap 1.000 Tenaga Kerja Baru
Ground Breaking Padi Valley Golf di Gowa
Kamis, 9 Juli 2009 | 01:50 WITA

PADANG golf berkelas dunia yang akan hadir di Desa Pallantikan dan Pattallassang, Kecamatan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai hadir, Kamis (9/7) hari ini. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan menghadiri ground breaking (peletakan batu pertama) bersama sejumlah bupati dan wali kota.

Lapangan golf yang diberi nama Padi Valley didesain berstandar internasional. Padang golf dengan luas sekitar 300 hektare ini diklaim sebagai salah satu lapangan golf terbaik di dunia dan tercantik di Indonesia.
Rabu (8/7) kemarin, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dan muspida di daerah ini meninjau lokasi lapangan golf tersebut. Peninjauan dilakukan di sela-sela pemantauan sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Pattallassang.
Bahkan, rombongan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang turut digiring ke lokasi lapangan golf tersebut saat ingin memantau pelaksanaan pencontrengan di Butta Bersejarah ini. Bupati dan muspida menanti rombongan wagub di tempat ini lalu bersama bergerak menuju TPS adat di Bilibili.
Ichsan mengatakan, hari ini konsultan pembangunan lapangan golf akan mempresentasekan desain yang akan digunakan. Saat presentase beberapa waktu lalu di ruang kerja bupati, desain yang diperlihatkan masih berubah karena beberapa lokasi batal dibeli.
Lapangan golf berkelas dunia tersebut dibangun investor PT Kalaborang Golf & Residence dengan nilai investasi sekitar Rp 100 miliar. Desain dibuat semewah dan berkelas untuk memanjakan golfer.
Komisaris Utama PT Kalaborang Golf & Residence, Rizal Tandiawan, bersama Shaper/Desaign Coordinator JMP Don D Ellsworth, Direktur PT Kalaborang Witono Phitoyo, dan Proyek Manager Padi Valley Honggiarto, saat jumpa pers di Makassar, Senin (6/7), mengatakan, Padi Valley menyedikan fasilitas terlengkap dan akan memberikan banyak manfaat, termasuk menyerap banyak tenaga kerja.
Rizal yang juga Dirut PT Suzuki PT Sinar Galesong Pertama (SGP) mengungkapkan, kawasan padang golf itu akan menjadi tempat wisata dan akan menarik perhatian para golfer dari Indonesia maupun manca negara. "Ini akan menjadi ikon baru, baik di Makassar maupun di Gowa," katanya.
Kawasan lapangan golf yang akan dilengkapi hotel berbintang lima dan resor ini diperkirakan akan menyerap 800-1.000 tenaga kerja baru.
Padi Valley dibangun di atas lahan 300 hektare, dengan rincian luas lapangan golf 150 hektare dan sisanya untuk kompleks perumahan. Lapangan golf dilengkapi danau dan sungai. Luas danau sekitar 10 hektare.
Rancangan JMP
Don yang merancang konsep desain Padi Valley mengatakan, lapangan golf ini mengusung konsep asri, ramah lingkungan, dan mengikuti kontur tanah yang terdiri atas bukit-bukit, lembah, sungai, dan danau.
"Ini akan menjadi lapangan golf yang tercantik di Indonesia. Sejak tahun 1988, saya sudah berada di Indonesia dan membangun beberapa lapangan golf. Namun, lapangan golf Padi Valley yang mempunyai desain paling cantik. Belum ada padanannya di Indonesia," katanya dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata.
Hal itu dibuktikan dengan melihat desain lapangan golf di Medan (Sumatera Utara), Jawa, Bali, dan Kalimantan. JMP Golf Desain Group telah membuat 108 lapangan golf di 30 negara. Sementara sistem irigasinya akan ditangani ahli dari Australia, yaitu Jhon Pryoe.
Di Indonesia, konsultan asal Amerika Serikat (AS) ini telah mendesain dan membantu pembangunan lima lapangan golf. Antara lain Lapangan Golf Bukit Pelangi (Rainbow Hills) Resort, Bogor tahun 1995 yang menjadi salah satu dari 500 lapangan golf terbaik di dunia versi majalah Golf 2000.
Lapangan golf Padi Valley dirancang dengan gaya internasional dan dirancang untuk hiburan keluarga sehingga beberapa fasilitas untuk keluarga disediakan. Lapangan golf ini termasuk dalam 10 besar lapangan golf terbaik di dunia.
Rumput Terbaik
Don mengatakan, lapangan golf Padi Valley menggunakan rumput terbaik yang didatangkan khusus dari Amerika, yaitu rumput supreme paspalin. Rumput ini termasuk langka dan baru digunakan di 17 lapangan golf di dunia.
Sedangkan di Asia, baru lima lapangan golf yang menggunakan supreme paspalin, yang masing-masing dua di Korea Selatan, satu di Filipina, dan dua di Indonesia, yaitu lapangan golf Halim dan Padi Valley. "Rumputnya sangat licin," katanya.
Biaya pemeliharaan rumput ini juga dinilai menghemat biaya sebab hanya menggunakan pupuk urea dalam jumlah sedikit. "Saya tahu bahwa pupuk di Indonesia susah jadi kita memilih rumput ini," candanya. Selain itu, rumput dapat disiram dengan menggunakan air tawar, payau, asin, bahkan air buangan dari perumahan.
Soft Opening
Don mengatakan bahwa pembangunan lapangan golf Padi Valley memakan waktu 1,5 tahun dan jika berjalan lancar maka diperkirakan Oktober 2010 telah soft opening. Lapangan golf ini akan menjadi daya tarik bagi golfer.
Lapangan golf ini mempunyai 18 hole (lubang) yang merupakan sebuah lapangan golf kejuaraan bertaraf internasional yang akan memberi berbagai tantangan bagi para pegolf.
Para pegolf profesional berkesempatan meraih nilai tinggi dengan melewati danau dan sungai yang tersebar di antara hole. Selain itu, tersedia pula rute alternatif untuk pegolf amatir.
Ada beberapa fasilitas tambahan yang disediakan seperti practice range yang disertai practice green, bunker, dan driving area tempat melatih pukulan jarak jauh.
Selain itu, disediakan pula arena berlatih (practice course) yang biasanya lebih mudah dan lebih pendek dari lapangan golf biasa.(muhtar muis)

Sony Sjklw
July 10th, 2009, 03:36 PM
14 Jembatan Gandeng Halte Busway
Jumat, 10 Juli 2009 | 04:52 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dijadwalkan membangun sekitar 14 titik jembatan penyeberangan di sepanjang Jl Urip Sumoharjo hingga Jl Perintis Kemerdekaan tahun ini.

"Kita punya konsep pengembangan sistem transportasi. Ada halte busway yang akan melengket di jembatan penyeberangan," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin kepada wartawan di ruang kerja wali kota, Kamis (9/7).
Untuk pembangunan jembatan penyeberangan tersebut, pemkot belum memiliki kemampuan untuk menyediakan anggaran. "Jadi ini yang akan kita kerja samakan dengan pihak ketiga (swasta). Kompensasinya tentu dalam bentuk iklan, pajak, dan retribusi. Sekarang mulai kita tawarkan," tambahnya.
Sebagai tahap awal, Pemkot Makassar akan melakukan sosialisasi penerapan konsep yang diadopsi dari Curitiba, Brazil, tersebut tahun 2010 mendatang melalui operasional angkutan sekolah gratis bagi anak sekolah. Untuk pengadaan satu unit bus diperkirakan menelan anggaran Rp 1 miliar.
Terpisah, Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulawesi Selatan Lambang Basri Said mengaku kebutuhan jembatan penyeberangan di sepanjang Jl Urip hingga Jl Perintis sudah sangat mendesak. Idealnya setiap 400-600 meter (m) bentang jalan berdiri satu jembatan penyeberangan.(axa)

Sony Sjklw
July 12th, 2009, 03:55 PM
Phinisi Tower Universitas Negeri Makassar

http://img11.imageshack.us/img11/2188/63dcopy.jpg

http://img239.imageshack.us/img239/5628/5tampakpotongancopy.jpg

bagak
July 12th, 2009, 05:12 PM
^^ WOW.........

Sony Sjklw
July 13th, 2009, 10:37 AM
Petronas, Shell, dan Caltex, Siap ke Energy Center
Perbatasan Makassar-Maros Jadi Kawasan Industri

Makassar, Tribun - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengklaim, tiga perusahaan distributor minyak kelas dunia, Petronas, Shell, dan Caltex, sudah menyatakan komitmennya untuk menggunakan kawasan Energy Center di Muara Sungai Tallo, Tamalanrea.

Rencana ini dikemukakan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, menanggapi rencana pembangunan kawasan terpadu penampungan minyak dan gas terpadu (oil filling plant) di kawasan perbatasan Makassar-Maros.
"Setelah Jakarta, Makassar akan menjadi prioritas selanjutnya perusahaan minyak sekelas Shell, Petronas, maupun Caltex. Kita akan arahkan pembangunan intalasinya ke kawasan energi center," kata Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin di balai kota, Selas (7/7).
Menurut wali kota dengan terbukanya perdagangan minyak, Pertamina bukan lagi pemain tunggal.
Pabrik pengelolaan minyak jarak sudah siap dibangun di kawasan tersebut. Bahkan, diproyeksikan energy center ini akan menyuplai kebutuhan minyak regional timur Indonesia.
Selama ini, filling plant minyak terkonsentrasi di sebelah utara kota, dekat pelabuhan Makassar. Juni lalu, LPG filling plant, meledak. Kawasan ini membaur dengan pemukiman warga Ujung Tanah, dan Kompleks TNI AL Tabaringan dan Ujung Tanah.
Atas dasar itulah, pemkot sebagai administratur pembangunan meminta industri bahan bakar dan gas untuk memindahkan instalasi high risk (beresiko tinggi) di kawasan energy center, yang juga dalam peta tata kota Makassar, diproyeksikan menjadi kawasan industri strategis.
Pemkot Makassar, menyediakan lahan seluas 250 hektare (ha) untuk Energi Center. Konsultan Tata Ruang Kota Makassar Danny Pomanto menjelaskan kawasan energi center akan menjadi storage gas, mengantisipasi program konversi minyak dan gas pemerintah pusat.
Sesuai peruntukan tata ruang dalam peraturan daerah (perda), kawasan energi di Muara Sungai Tallo menjadi salah satu wilayah dari tujuh kawasan khusus terpadu. Berdekatan dengan kawasan Maritim Terpadu dan Pergudangan Terpadu. (axa)

Lelang Investasi Swasta
DUA perusahaan konsorsium lokal dan nasional termasuk sejumlah investor asal Malaysia siap untuk berinvestasi di kawasan ini.
Danny menaksir total anggaran untuk "menyulap" kawasan ini bisa mencapai Rp 1,1 triliun termasuk reklamasi dan penimbunan muara sungai ini.
Ilham mengatakan untuk mengubah kawasan ini diperlukan keterlibatan antara pemerintah sebagai pemilik kawasan bersama pihak swasta yang akan menanamkan modal.
"Akan dilakukan lelang investasi swasta yang akan menyiapkan kawasan di obyek ini. Sebenarnya melihat kebutuhan sekarang ini sudah saatnya dimulai," jelasnya.(axa)

bamz..
July 14th, 2009, 09:05 PM
halo makassar ..
aq plng suka Kalla Tower !! desainnya uniq futuristik gtu .. :okay:
cman ni gdng ngadepnya kmn y? klo utara/slatan bisa2 kpanasan seharian ..?

Kalla Tower

http://img41.imageshack.us/img41/3733/kallatower1z.jpg

http://img98.imageshack.us/img98/897/25346246.jpg

Sony Sjklw
July 16th, 2009, 01:24 PM
halo makassar ..
aq plng suka Kalla Tower !! desainnya uniq futuristik gtu .. :okay:
cman ni gdng ngadepnya kmn y? klo utara/slatan bisa2 kpanasan seharian ..?
^^ betul sekali analisanya :okay: Kalla Tower menghadap ke Barat/timur, memang ada kecendrungan gedung2 di sepanjang jalan Ratulangi makassar mengadap barat/timur mungkin karena bentuk kavling tanah dan bangunannya yang memanjang.

bamz..
July 16th, 2009, 08:58 PM
hehehe .. :ohno:
setauku gedung2 glassy ky gtu klo pagi siang palagi sore + mtharinya terik panasnya benar2 'menyengat' silauuuuu ..
but untungnya Kalla Tower ngadepnya ke barat/timur jd bisa diminimalisir .

Sony Sjklw
July 18th, 2009, 11:24 AM
Museum Kota Turut Direstorasi

MAKASSAR – Renovasi gedung museum kota yang saat ini berjalan tak hanya dalam hal konstruksi. Pihak pengelola juga melakukan restorasi bangunan yang dibangun sejak tahun 1906.

Restorasi tersebut dengan membuka semua jendela yang selama ini ditutup dan menemukan kembali batu prasasti peresmian gedung tersebut yang dibangun oleh Belanda. ”Kami akan mengembalikan ke konsep semula agar nampak asli.Sebab,sejak gedung tersebut digunakan sebagai kantor pemerintahan, banyak yang berubah,”papar Kepala Museum Kota Makassar A Ima Kusuma, kemarin.

Dari sejumlah hal yang akan direstorasi, hanya satu konsep yang tak bisa dikembalikan oleh pihak Museum Kota yakni dengan membuka brankas. “Kalau brankas saat ini belum bisa kami buka,” tuturnya. Andi Ima Kusuma menegaskan, gagasan restorasi yang dilakukan tersebut sudah melalui kajian dan penelitian bersama Balai Pelestarian dan Peninggalan Purbakala (BP3) Makassar.

“Yang perlu saya tegaskan kepada masyarakat bahwa pengembalian ke konsep semula ini sudah melakukan penelitian,”tandas Ima. Diketahui, anggaran renovasi dan restorasi tersebut bersumber dari Pemkot Makassar dan BP3 Makassar. Anggaran yang dialokasikan Pemkot Makassar ditaksir sekitar Rp1,5 miliar sedangkan dari BP3 Makassar hanya menyiapkan anggaran pemeliharaan yang berasal dari pemerintah pusat. Pantauan SI di lokasi renovasi, realisasi sudah berlangsung sekitar 50%. Barang-barang museum yang selama ini terpajang di dalam ruangan itu diamankan untuk sementara di lokasi yang tidak terkena perbaikan.

Adapun bentuk perbaikan yakni mengganti seluruh atap dan membongkar konstruksi kusen dan jendela yang dianggap sudah lapuk. Kepala Bidang Bangunan Gedung dan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Tajuddin Lamase yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, renovasi tersebut ditargetkan rampung pada September mendatang. “Sesuai dengan hasil rapat kami dengan pihak pengelola museum dan BP3, konsep bangunan masih seperti yang dulu.Kami hanya mengganti bahan bangunan yang sudah rusak seperti atap dan kusen.Ditargetkan dalam dua bulan ke depan sudah rampung dan bisa kembali terbuka untuk umum,”jelas Tajuddin.

Kepala BP3 Makassar Andi Muhammad Said menyatakan, bentuk kerusakan bangunan yang berlokasi di Jalan Balai Kota itu, yakni kerusakan bagian atap. Kerusakan pada kayu, dinding, dan lumut pada dinding. Dia menegaskan, perbaikan itu sesuai prosedur dalam merehabilitasi. ”Perbaikan ini merupakan kali pertama dilakukan sejak berdirinya bangunan itu, tepatnya 1918 lalu,” jelas M Said beberapa waktu lalu.

Dalam proses perbaikan itu, pihaknya akan mengikutsertakan para ahli yang bergerak dalam pelestarian dan mekanisme penanganan yang mengidentifikasi bangunan yang perlu dilestarikan berdasarkan tingkat kerusakan dan berdasarkan data yang ada. (SI-mulyadi abdillah)

Eky
July 22nd, 2009, 09:51 AM
Hi friends, pa kbr? long time no posting......maklum, been on a hunt :horse:

Here's another comparison pic,
Remodeling of BNI office & Construction phase of Bosowa Tower...

http://img176.imageshack.us/img176/8616/bnibsw.jpg

http://img208.imageshack.us/img208/294/bni.jpg

http://img339.imageshack.us/img339/8536/bosowa.jpg

Maaf klo dokumentasix ga' teratur......:lol:

Sony Sjklw
July 22nd, 2009, 02:43 PM
Hi friends, pa kbr? long time no posting......maklum, been on a hunt :horse:

Here's another comparison pic,
Remodeling of BNI office & Construction phase of Bosowa Tower...

http://img176.imageshack.us/img176/8616/bnibsw.jpg

http://img208.imageshack.us/img208/294/bni.jpg

http://img339.imageshack.us/img339/8536/bosowa.jpg

Maaf klo dokumentasix ga' teratur......:lol:
thanks updatenya.....

Apa BNI tower jadi di bangun, kok malah gedung lama malah di renovasi ? bukannya rencana di situ mau di bangun BNI Tower.

AceN
July 22nd, 2009, 03:14 PM
^^ Pohon di depan Bosowa, makin lama makin kering :D

Eky
July 23rd, 2009, 11:15 AM
thanks updatenya.....

Apa BNI tower jadi di bangun, kok malah gedung lama malah di renovasi ? bukannya rencana di situ mau di bangun BNI Tower.

Nah, itu dia???....sy krg pasti jg infox...soalx bni kan rencanax pindah ke bosowa tower klo dah selesai nanti. n sy jg blm pernah mlihat expose desainx sprt apa. Blm ada bocoran ya disini?....

=NaNdA=
July 26th, 2009, 02:29 AM
^^ Pohon di depan Bosowa, makin lama makin kering :D

udah makin susah dapet aer disitu,,, hehe..

Sony Sjklw
July 28th, 2009, 03:09 AM
Senin, 27-07-09 | 21:01 | 227 View
Pekan Ini Pemasangan Tiang Listrik Fly Over

Laporan : Harifuddin

MAKASSAR -- Dana pembangunan yang belum cair sebesar Rp 20,4 miliar tidak menghentikan pengerjaan proyek fly over. Kontraktor pelaksana tetap melaksanakan kontrak pekerjaan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Pemimpin Pelaksana Kegiatan (PPK) Proyek Fly over, Haekal Hasan, mengatakan, pekerja proyek saat ini sedang merampungkan oprit atau ujung fly over sisi timur. Pada bagian lain, juga dilakukan penataan bagian bawah jalan layang.

"Bagian bawah fly over sedang dipasangi kered untuk taman. Beberapa pekerja juga melakukan finishing balok dengan melakukan perataan permukaan balok girder," urai Haekal, Minggu, 26 Juli.
Pekan ini, 38 tiang listrik untuk penerangan jalan fly over juga dijadwalkan tiba dari Jakarta.

Tiang-tiang tersebut akan dipasang di sepanjang jalan layang sebanyak 21 batang dan bagian bawah jalan 17 batang. Untuk kenyamanan pengguna jalan, pengaspalan fly over sepanjang 800 meter tetap dijadwalkan akan dilakukan Agustus mendatang. "Kontraktor tetap bertekad melakukan pengaspalan bulan depan meskipun ada kendala dana," ungkap Haekal.

Keputusan tetap melanjutkan perampungan fly over sesuai jadwal, kata dia, berdasarkan pertimbangan kontraktor sendiri yang akan menanggung kerugian jika dilakukan perpanjangan waktu kontrak. Namun, pelaksana proyek tidak menerima begitu saja keterlambatan pembayaran. Menurut Haikal, kontraktor pelaksana proyek fly over PT Sumbersari Cipta Marga telah mengajukan klaim denda ke Badan Arbitrase proyek.

Pengajuan klaim juga telah dilayangkan ke Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Inspektorat Departemen Pekerjaan Umum. Jadi, kendala dana yang dialami kontraktor tidak menunda proses perampungan proyek fly over.

"Dalam kontrak pekerjaan memang ada disebutkan bahwa jika kontraktor tidak menerima dana sesuai kontrak, bisa dilakukan klaim denda. Kontraktor tidak menerima dana pekerjaan sejak Januari 2009," tutur Haekal.

Jika pengerjaan infrastruktur disesuaikan dengan jadwal, tidak demikian untuk taman. Haekal memprediksi pekerjaan taman fly over mengalami keterlambatan. Saat ini baru dilakukan penataan jalur drainase agar air limpasan tidak menggenangi jalan. (*)

Sony Sjklw
July 30th, 2009, 03:43 PM
Perumnas: Jangan Persulit Pembangunan Rusunami
Kamis, 30-07-09 | 20:17 |

http://www.fajar.co.id/photohead/124886983430-07-RAM%20MAKET%20RUSUNAMI%20(3).JPG

MAKASSAR -- Sinyalemen penolakan Pemkot Makassar untuk memberikan sisa lahan pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami), tak membuat Perum Perumnas kelabakan. Justru, Perumnas meminta pemkot tidak mempersulit program tersebut.

Koordinator Proyek Rusunami Perum Perumnas Regional VII Makassar Mochammad Iqbal Lukman menyatakan rusunami itu merupakan program pemerintah dalam rangka pembangunan 1.000 tower rusunami di seluruh Indonesia termasuk Makassar. Makanya, Perumnas mendukung penuh program dimaksud.

"Mestinya pemkot jangan mempersulit pembangunan rusunami. Malah kewajiban pemerintah memberikan rumah yang layak untuk masyarakat, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang pengelolaan barang milik negara," kata Iqbal, Rabu 29 Juli.

Karena itu, Iqbal mengaku akan menggelar pertemuan dengan Pemkot Makassar membahas kelanjutan nasib pembangunan rusunami di eks Terminal Toddopuli. Jika pertemuan itu buntu, Iqbal mengaku pasrah. "Sepenuhnya kami serahkan ke pemkot. Kalau memang tidak ada hasil, apa boleh buat kami pasrah saja. Intinya kan pembangunan rusunami untuk kepentingan masyarakat juga," ujarnya.

Rencananya, lanjut Iqbal, di sekitar rusunami Perumnas akan tetap membuat space publik seperti lapangan olahraga, kolam renang, tempat bermain anak, rumah makan, apotek, bank, dan sebagainya. Rusunami yang akan dibangun terdiri empat tower dengan jumlah 1.200 unit rumah tipe 21 dan 36.

"Harganya Rp 1 juta per meter. Ini untuk membantu masyarakat juga mendapatkan rumah murah dalam kota," terangnya.

Asisten II Pemkot Makassar, Burhanuddin menyatakan, pemkot belum memutuskan menolak atau menerima pembangunan rusunami. Namun, masih akan dibicarakan dalam waktu dekat setelah pembahasan laporan pertanggung jawaban APBD 2008 di DPRD.

Sebelumnya, Wakil Walikota Supomo Guntur, menegaskan jika tidak ada titik temu pemkot lebih memilih membangun taman bermain anak di eks Terminal Toddopuli. (ram)

Sony Sjklw
July 30th, 2009, 03:45 PM
Tarif Parkir Karebosi Link Dikeluhkan
Kamis, 30-07-09 | 20:22 |
Kadishub : Harusnya Digratiskan

MAKASSAR -- Masyarakat mengeluhkan tingginya tarif parkir di Karebosi Link. Keluhan ini dilontarkan masyarakat yang sering memanfaatkan Jalan Kartini sebagai tempat parkir ketika melakukan aktivitas atau menonton latihan PSM di Lapangan Karebosi.

Namun, kini masyarakat tidak boleh lagi memarkir kendaraan di jalan tersebut setelah Dinas Perhubungan Makassar memasang tanda larangan parkir. Selain itu, petugas security memaksa masyarakat untuk masuk ke dalam Karebosi Link.

Jika tidak masuk, para petugas tak segan-segan membentak atau bahkan menyuruh masyarakat membayar jika ingin parkir di luar. Lukman, salah seorang warga mengeluhkan ulah petugas memaksanya masuk memarkir motornya di dalam Karebosi Link.

"Masalahnya tarif yang dibebankan terlalu tinggi. Saya saja disuruh membayar Rp 2.500. Malah ada teman saya disuruh bayar parkir Rp 3.000. Ini kan terlalu memberatkan," keluh Lukman, yang juga mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Makassar.

Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Anis Zakaria Kama mengatakan, masyarakat memang tidak diperkenankan lagi memarkir kendaraan di Jalan Kartini karena membuat jalan macet. Kebijakan itu juga sebagai upaya menata sistem perparkiran lebih baik.

"Kalau dikenakan tarif parkir, berarti petugas di Karebosi Link telah bertanggung jawab dalam menjaga keamanan kendaraan. Jadi, parkir prinsipnya adalah pelayanan," terang Anis, Rabu 29 Juli.

Namun, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muchtar Kasim menyesalkan sikap manajemen PT Tosan Permai Lestari yang memungut uang parkir masyarakat yang menonton latihan PSM. "Dulu sebelum tanda larangan diparkir, sudah ada komitmen tak pungut bayaran alias gratis. Kalau begini berarti sudah melanggar komitmen," ketus Muchtar.

Direktur Utama PT Tosan Permai Lestari, Asran Rizaly yang ditemui di kantor Disperindag-PM Makassar pagi kemarin, memilih tutup mulut. Dia enggan menanggapi masalah ini. "Lebih baik pemkot saja yang komentar. Saya tidak usah," kelitnya. (ram)

typhoonbringer
August 1st, 2009, 12:08 AM
wah makassar keren banget ternyata :D

kubel
August 1st, 2009, 04:38 AM
kok picx ngga di update lagi sihh
yang berdomisili di mks
tambahin pic donk.. :)

caesarleo
August 1st, 2009, 06:16 AM
Kalla Tower Progress : 1 Agustus 2009
http://www.daengleo.com/makassar/kalla_tower.jpg


Bank Mega Tower Progress : 31 Juli 2009
http://www.daengleo.com/makassar/mega_tower.jpg

Sony Sjklw
August 2nd, 2009, 04:19 PM
Kalla Tower Progress : 1 Agustus 2009
http://www.daengleo.com/makassar/kalla_tower.jpg
^^ thanks updatenya, beberapa hari yang lalu sempat baca kalau nantinya salah satu lantai kalla tower bakal dijadikan pak JK sebagai kantor pribadi jika sudah tidak jadi wapres.


Bank Mega Tower Progress : 31 Juli 2009
http://www.daengleo.com/makassar/mega_tower.jpg
^^ tower ini ngebut, menurut tribun timur hari ini topping off.

Sony Sjklw
August 2nd, 2009, 04:22 PM
Sabtu, 01-08-09 | 21:34 |
Dua Gedung di Lokasi Menara Pinisi Diruntuhkan

http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/unm.jpg

MAKASSAR -- Pembangunan Menara Pinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) memasuki tahap penyediaan lahan. Dua gedung bekas Fakultas Ilmu Pendidikan di kampus Gunungsari mulai diruntuhkan untuk memulai pembangunan mega proyek tersebut.

Penyediaan lahan sudah mulai dilakukan sejak pekan lalu. Tahapan itu dilakukan setelah panitia mengumumkan pemenang tender perencanaan.

Ketua Pelaksana Pembangunan Menara Pinisi, Profesor Andi Ihsan, mengatakan, membutuhkan total lahan seluas 28.987 meter persegi. Pembongkaran dua gedung tersebut akan diikuti dengan pembongkaran seluruh gedung yang menghadap ke Jalan AP Pettarani.

"Luas tersebut sudah termasuk dengan ruang terbuka dan lokasi parkir. Seluruh gedung yang berada di pinggir jalan akan ditempati pembangunan menara itu," jelas Ihsan, Jumat, 31 Juli.

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini panitia pembangunan menara telah mendapat suntikan dana senilai Rp 20 miliar. Dana itu bersumber dari APBN, APBD, penerimaan negara bukan pajak, dan sumber dari donatur lainnya.

Dengan demikian, untuk tahun pertama pembangunan pembangunan tersebut telah memiliki anggaran senilai Rp 14 miliar. Pada awal sayembara, UNM mendapat Rp 14 miliar dari APBN.
Menurut Ihsan, dengan jumlah anggaran tersebut, pihaknya menargetkan sudah bisa membangun menara hingga sepuluh lantai. Namun, pembangunan tersebut baru sebatas konstruksi.

Hingga saat ini, panitia belum menetapkan pemenang tender untuk bidang konstruksi. Ihsan mengatakan, akhir Agustus ini, pemenanga tender untuk konstruksi sudah diketahui. (rah)

Sony Sjklw
August 2nd, 2009, 04:32 PM
Revitalisasi Benteng Rotterdam
Permukiman di Sekitar Benteng Rotterdam Bakal Direlokasi
Minggu, 2 Agustus 2009 | 09:36 WITA

http://www.tribun-timur.com/photo/2009/08/7189a4e8ccc5e2651060c342be17a320.jpg

RENCANA relokasi permukiman penduduk dan bangunan perkantoran yang berada di sekitar Benteng oterdam telah menimbulkan pro kontra di masyarakat. Sebagian besar warga kota ini menilai rencana itu positif.

Pasalnya, jika bangunan di sekitar benteng peninggalan Kolonial Belanda itu direlokasi,maka sisi luar dari bangunan benteng berbentuk penyu itu akan terlihat lebih eksotik.

“Saya yakin, jika relokasi itu rampung, maka bangunan yang kerap disebut benteng pannyua itu pun bakal lebih menambah daya tarik orang berkunjung di benteng ini,” tutur Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin eberapa waktu lalu. Namun di sisi lain, rencana relokasi itu juga telah membuat sejumlah warga resah, khususnya mereka yang bermukim di RW 4,Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung pandang, Makassar.

Pemukiman mereka ini kerap disebut kampung kodok. Ini karena dulunya area pemukiman itu adalah rawan dan banyak kodok. Di kampung ini,jumlah rumah penduduk kurang lebih 30-an unit. Umumnya adalah bangunan permanen. Bahkan ada lagi bangunan baru yang sementara dikerja.

Taslim Bustam (67), Ketua RW 4 Kampung Kodok, itu menerangkan, rencana pembebasan lahan pemukiman warganya sebenarnya bukan kali ini mereka dengar. Melainkan sudah lagu lama.

“Setahu saya, rencana itu sudah kami dengar sejak Prof Amiruddin menjabat Gubernur Sulsel. Rencana ini setahu saya juga kembali muncul setelah Duta Besar Indonesia untuk Belanda Pak Fanny Habibie bertemu dengan pejabat daerah di sini kan,” tutur Taslim yang mengaku sudah bermukim di kampung kodok itu sejak tahun 1968 lalu.

Namun menurut Taslim, ia dan sejumlah warganya mengaku heran, kenapa rencana relokasi pemukiman warga dan perkantoran di sekitar Benteng Rotterdam itu tidak pernah disosialisasikan Camat Ujungpandang maupun Lurah Bulo Gading.

Menurutnya, relokasi pemukiman warga demiBenteng Rotterdam tampak seperti diera VOC, di mana sekeliling benteng ini berupa hamparan tanah lapang, warga bisa memaklumi. Asalkan ganti rugi kepada warga itu sesuai. (mda)

Dari Gowa ke Belanda
LETAK Fort Rotterdam berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar. Benteng ini awalnya adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa Ke-9 yang bernama I Manrigau DaengBonto Karaeng Lakiung Tumapa’risi’ Kallonna.

Awalnya benteng ini berbahan dasar tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke14 Sultan Alauddin, konstruksi Benteng ini diganti menjadi Batu Padas yang bersumber dari pegunungan karst yang ada Kabupaten Maros.

Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor Penyu yang hendak merangkak turun ke lautan. Itulah sebabnya benteng juga kerap disebut Benteng Panyyua yang merupakan markas pasukan katak Kerajaan Gowa.

Namun pada saat Kerajaan Gowa-Tallo menandatangani perjanjian Bungayya, di mana salah satu pasal perjanjian itu mewajibkan Kerajaan Gowa untuk menyerahkan Benteng ini kepada Belanda. Saat Belanda menempati Benteng ini, nama nama benteng ini pun diubah menjadi Benteng Fort Rotterdam.

Cornelis Speelman sengaja memilih nama Fort Rotterdam untuk mengenang daerah kelahirannya di Belanda. Benteng ini kemudian digunakan oleh Belanda sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur.

saat ini di Kompleks benteng Ujung Pandang terdapat Museum La Galigo yang didalamnya terdapat banyak referensi mengenai sejarah kebesaran Makassar (Gowa-Tallo) dan daerah-daerah lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.

Sebagian besar gedung benteng ini masih utuh dan menjadi salah satu objek wisata di Kota Makassar.((sumber wikipedia/jum)

Balaputradewa
August 2nd, 2009, 04:53 PM
hmm berarti Fort Rotterdam Makassar agak mirip dg Fort Marlborough Bengkulu ya :)

Fort Malborough - Kota Bengkulu

http://img145.imageshack.us/img145/7725/marlboroughll1.jpg (http://img145.imageshack.us/my.php?image=marlboroughll1.jpg)

Sony Sjklw
August 2nd, 2009, 05:06 PM
^^ keduanya mirip penyu, tapi Fort Marlborough bentuknya kelihatan lebih jelas karena tidak di kelilingi bangunan beda dengan fort rotterdam, padahal dulu bentuk bentengnya masih terlihat jelas

http://www.makassarterkini.com/news/images/stories/juli09/sejarah.jpg
^^ Fort Rotterdam awal tahun1900an

http://www.colonialvoyage.com/googlearth/Makassar.jpg
^^ sekarang sudah dikelilingi bangunan perkantoran :ohno:

Sony Sjklw
August 2nd, 2009, 05:11 PM
^^ berita terkait Revitalisasi benteng Rotterdam

Fanny Habibie Siap Bantu Relokasi di Sekitar Benteng Panyyua
Rabu, 22 Juli 2009 | 03:36 WITA

Makassar, Tribun - Duta Besar Indonesia untuk Belanda Jusuf Efendi (JE) Habibie mengaku siap membantu memfasilitasi rencana perbaikan dan relokasi bangunan di seputaran Benteng Panyyua (Fort Rotterdam) Makassar ke pemerintah Belanda.

"Belanda tidak akan datang ke sini kalau kita tidak menunjukkan kemauan. Nah sekarang saya dengar Rotterdam akan dipugar kembali. Pemerintah Belanda pasti mau membiayai jika ada usulan yang bagus dan jaminan peruntukan anggaran," kata adik kandung mantan Presiden RI BJ Habibie, yang akrab disapa Fanny di Balai Kota Makassar, Selasa (21/7).
Ia mengaku pemerintah Belanda butuh kepastian proses perbaikan. Rencana relokasi sampai keterlibatan pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
Fanny bersama Direktur Jenderal Amerika-Eropa Deplu RI HE Retno LP Marsudi bertemu Wakil Wali Kota Makassar Supomo. Supomo didampingi Sekkot Anis Kama dan Kadis Pariwisata Eddy Kosasih Parawansa. Sebelumnya mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat asal pemilihan Sulsel 1 ini juga bertemu pejabat di pemprov
Supomo menjelaskan untuk merelokasi bangunan yang menempel di benteng ini membutuhkan biaya yang sangat besar. Saat ini, Benteng Panyyua dikelola UPTD Purbakala Pusat.
Pria asal Sulsel ini menambahkan kedatangan kali ini untuk peningkatan promosi wisata Indonesia ke Belanda. Belanda diproyeksikan menjadi pintu gerbang Indonesia ke negara-negara Indonesia.
Fanny juga mengajak pemda memanfaatkan event tahunan pariwisata di negara kincir angin, Januari 2010 mendatang. Termasuk ajang Pasar Malam Indonesia April-Mei mendatang.(axa)

Sony Sjklw
August 4th, 2009, 01:44 PM
Topping off menara Bank Mega

Senin, 03-08-09 | 08:48 |
Menara Bank Mega
Gedung Perbankan Tertinggi di Makassar

http://www.fajar.co.id/photohead/12492605543-twk-MENARA%20BANK%20MEGA-6.jpg

MAKASSAR -- Satu lagi gedung jangkung hadir di Makassar. Namanya Menara Bank Mega Makassar. Direktur Retail Banking (RBK) Bank Mega, Kostaman Thayib, Minggu 2 Agustus menyebut, gedung tersebut merupakan kantor wilayah Bank Mega tertinggi di seluruh Indonesia. Juga merupakan gedung perbankan pertama yang tertinggi di kota ini.

Kemarin, Bank Mega menggelar topping off atau pengecoran terakhir. Topping off ini, ditandai dengan penanaman paku emas oleh Komisaris Utama Bank Mega, Chairul Tanjung. Ini menandai siapnya konstruksi gedung Kantor Wilayah Bank Mega tersebut yang dilanjutkan dengan penutupan atap.

Kostaman mengungkapkan, setelah topping off, dilanjutkan dengan menyelesaikan bagian interior yang diperkirakan rampung dalam lima bulan ke depan. Gedung Bank Mega Makassar ini dijadwalkan diresmikan Januari 2010 mendatang.

Gedung ini mulai dibangun 13 Agustus 2008 lalu. Terdiri atas 12 lantai dengan luas bangunan 11.736 meter persegi.

Kostaman yang didampingi Pemimpin Wilayah Bank Mega Makassar, Max Kembuan mengatakan, desain Menara Bank Mega Makassar diilhami bentuk perahu phinisi yang merupakan alat transportasi laut kebanggaan Sulsel yang mengantarkan banyak kejayaan pada masa lampau.

"Kelak jika gedung ini telah sempurna, kita akan menyaksikan puncak gedung yang menyerupai bentangan layar perahu phinisi. Manajemen berharap, Bank Mega akan terus berkembang dan melaju melewati berbagai kondisi perekonomian dan membawa manfaat bagi masyarakat banyak," ujar Kostaman.

Kostaman menambahkan, seiring berkembangnya bisnis Bank Mega di Kantor Wilayah Makassar, ketersediaan gedung perkantoran yang representatif dan memadai mutlak diperlukan. Sampai Juni 2009, Kantor Wilayah Bank Mega Makassar membawahi 32 kantor cabang dan kantor cabang pembantu yang tersebar di Sulawesi, Maluku, Kalimantan dan Papua.

Tahun ini kata Kostaman, Bank Mega akan membangun 250 kantor cabang, dan pada 2012, Bank Mega memasang target akan merampungkan 500 kantor cabang. Dari 500 kantor cabang tersebut, 200 kantor cabang, kata Kostaman, ada di kawasan timur Indonesia.

Topping off ceremony kemarin, dihadiri beberapa tokoh. Selain Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Ketua DPRD Provinsi Sulsel HM Roem, dan Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, juga hadir dua duta besar Indonesia untuk negara sahabat,

yakni Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaludin, dan Dubes RI untuk Jepang Jusuf Anwar. Selain itu, juga tampak beberapa pengusaha seperti Halim Kalla, dan Idris Manggabarani.

Potensi ekonomi di kawasan timur, khususnya Makassar, membuat Bank Mega melirik kota ini sebagai fokus pengembangan bisnis di masa datang. Berdasarkan catatan yang dirilis Corporate Secretary Bank Mega, Dony Oskaria, selama setahun, aset Bank Mega Kantor Wilayah Makassar, mengalami kenaikan dua kali lipat.

Pada Juni 2008, Bank Mega mencatat aset Rp 1,86 triliun, dan pada Juni 2009, aset tersebut meningkat menjadi Rp 2,86 triliun. Kostaman mengharapkan, angka pertumbuhan ini akan semakin meningkat dengan adanya Menara Bank Mega Makassar. Bahkan Kostaman mengharapkan, jika Menara Bank Mega Makassar rampung akhir tahun ini, aset bisnis tersebut akan semakin meningkat sekitar 40 persen.

Selain aset, dana pihak ketiga (DPK) yang dikelola selama setahun, juga mengalami peningkatan dua kali lipat. Jika pada Juni 2008, DPK yang dikelola Kantor Wilayah Makassar hanya Rp 1,76 triliun, maka Juni 2009 naik hingga Rp 2,77 triliun.

Sementara itu, secara nasional, aset Bank Mega juga mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan dibanding perkembangan wilayah Makassar. Juni 2008, aset Kantor Pusat Bank Mega sebesar Rp 35,25 triliun, dan pada Juni 2009, naik menjadi Rp 36,95 triliun. DPK yang dikelola juga mengalami kenaikan, pada Juni 2008 sebesar Rp 29,04 triliun, maka pada Juni 2009 naik menjadi Rp 31,67 triliun.

Data hasil kinerja triwulan kedua 2009, Kantor Pusat Bank Mega telah menyalurkan kredit sebesar Rp 17,59 triliun, dengan rasio kecukupan modal 19,28 persen, dan rasio pinjaman pihak ketiga sebesar 55,36 persen.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, menyambut baik pembangunan Menara Bank Mega Makassar. Syahrul berharap, Makassar nantinya menjadi lokomotif perekonomian Indonesia, apalagi letaknya yang startegis, karena berada di pusat Indonesia. "Secara kesejarahan, Makassar adalah salah satu dari empat bandar niaga terbesar di Asia, dan sisa-sisanya masih ditemukan di Benteng Somba Opu," ujar Syahrul.

Topping off ceremony kemarin juga diikuti 3.000 nasabah Bank Mega yang diundang khusus. Usai acara, tamu undangan dan keluarganya tersebut, diberikan kesempatan meninjau langsung dan mencoba wahana permainan yang sudah tersedia di Theme Park Trans Studio secara gratis.

Theme Park ini dibangun di atas lahan seluas dua hektare dan merupakan taman hiburan indoor terluas di Asia Tenggara. Theme Park ini kata Kostaman, akan dibuka secara resmi pada 9 September 2009 mendatang. Selain taman hiburan, Trans Studio juga akan ditunjang pusat perbelanjaan dan hotel yang terintegrasi dalam satu kawasan. (asw)

Sony Sjklw
August 4th, 2009, 02:10 PM
Aston Sudirman
Hotel & Service Apartement
http://patompogroup.com/images/aston_sudirman.gif

Aston Golden
Apartement Hotel
http://patompogroup.com/images/g_aston.gif

AceN
August 4th, 2009, 02:29 PM
^^ 2 aston di lokasi yang berbeda ?

Sony Sjklw
August 4th, 2009, 02:34 PM
Aston sudirman di areal jalan sudirman, sedangkan lokasi golden apartementnya belum jelas

AceN
August 4th, 2009, 02:57 PM
^^ Wew, great ! :okay:

Balaputradewa
August 4th, 2009, 04:10 PM
property di Makassar bener2 tancap gas nih :cheers:

kang rey
August 6th, 2009, 02:15 PM
makasar, hati-hati aja, balikpapan udah mau nyalip tuh..hehehehe
tapi makasar udah semakin berubah dengan banyaknya gedung2 pencakar langit baru.

eurico
August 6th, 2009, 08:05 PM
small update from me, Menara Bank Mega dan Trans Studio from far away

http://farm4.static.flickr.com/3537/3795874196_7eb55a2cfa.jpg


kekecilan yak gambarnya wakakakakak

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:09 PM
Rabu, Juni 10, 2009
Smile Group cari kredit Rp60 miliar bangun hotel
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Pemilik Smile Group, Idris Manggabarani, memastikan seluruh biaya pembangunan hotel berbintang di Jl. Mochtar Lutfi Makassar yang diperkirakan sebesar Rp50 miliar–Rp60 miliar akan menggunakan pinjaman bank.

Menurut Idris, hotel yang diproyeksikan menyandang bintang dua atau tiga itu akan mulai dibangun tahun ini dan diharapkan selesai selambatnya akhir tahun depan.

Idris mengemukakan pihaknya belum memutuskan meminjam dari bank mana. Meski demikian, kata dia, semua biaya investasi bakal memakai kredit investasi perbankan.

“Perkiraan kami biayanya sekitar Rp50 miliar–Rp60 miliar. Kalau tidak ada halangan, pasti kami bangun tahun ini,” kata Idris, kemarin.

Dia menyampaikan saat ini Smile tengah menyusun detail bangunan, termasuk kemungkinan jumlah lantai hotel. “Saya ingin minimal 15 lantai, tapi nanti kami lihat lagi kemungkinannya,” papar Idris.

Smile Group merupakan perusahaan milik keluarga Idris yang bergerak di bidang jasa-jasa. Smile tercatat mengelola sebuah restoran mewah serta sejumlah salon kendaraan bermotor di kota tersebut.

Idris Manggabarani sendiri dikenal sebagai pengusaha properti yang cukup sukses. Lewat bendera PT Nusasembada Bangunindo, mantan ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel ini merambah bisnis perumahan dari tipe rumah sederhana hingga pemukiman elit.

Baru-baru ini Idris digandeng oleh Grup Ciputra membangun perumahan kelas atas seluas 30 hektare di perbatasan Makassar-Gowa. Nilai proyek ini isebut mencapai Rp350 miliar dan dilakukan secara berbagi beban antara tiga investor.

“Hasil survei kami menunjukkan bisnis hotel ini cukup menjanjikan di Kota Makassar. Kami menyasar konsumen kalangan bisnis,” tukas Idris. Dia mengatakan selayaknya hotel berbintang, hotel milik Smile Group akan dilengkapi sejumlah fasilitas berkelas. Bangunan tersebut diperkirakan memiliki sekitar 160 kamar.

Label: Laporan Kwan Men Yon

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:12 PM
Senin, Juni 01, 2009
Kima incar jual lahan Rp40 miliar
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: PT Kawasan Industri Makassar (Persero) berharap dapat memperoleh sekitar Rp40 miliar dari penjualan tanah seluas 20 hektare untuk pembangunan pabrik obat di kawasan industri itu tahun ini. Direktur Utama Kima Bachder Djohan mengatakan pihaknya juga mengincar penyertaan saham dari proyek pabrik obat yang akan menjadi pertama di kawasan timur Indonesia itu. Saat ini, kata dia, rencana membangun pabrik masih terus dimatangkan.

Seperti diketahui, pabrik obat di Kima merupakan proyek bersama PT Tiara Energy dan PT Kimia Farma. Tiara Energy adalah perusahaan swasta asal Jakarta, sedangkan Kimia Farma BUMN farmasi. Informasi dari situs Web Tiara Energy (tiaraenergy.com) menyebutkan perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 dan bergerak di bidang migas, batu bara, pembangkit listrik, pengelolaan limbah, dan bioethanol.

Sayangnya, tak ada informasi lebih terperinci mengenai rekam jejak Tiara dalam bidang-bidang usaha tersebut. Posisi presiden direktur Tiara dijabat Sunarto Ponirin yang tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Puri Cikeas.

Bachder mengatakan Tiara, Kimia Farma, dan pihaknya sejauh ini telah bertemu kurang lebih lima kali, yakni dua kali di Jakarta dan tiga kali di Makassar. Menurutnya, pembangunan pabrik diharapkan bisa mulai tahun ini juga.

“Sekarang perkembangan prosesnya sudah 40%. Ketiga pihak masih membicarakan detailnya,” kata Bachder saat dikonfirmasi Bisnis, kemarin. Bahcder mengatakan Kima ingin separuh atau 10 ha dari total kebutuhan lahan 20 ha dibayar sebagai penjualan lahan, sedangkan selebihnya dikonversi menjadi penyertaan saham.

Keinginan itu, kata dia, telah disampaikan kepada investor baru-baru ini. “Mereka minta waktu untuk mendalami karena hitungan investasi juga belum selesai,” imbuh Bachder.

Menurutnya, penawaran Kima tersebut cukup masuk akal sebab investor dapat mengurangi dana yang harus dikeluarkan untuk membeli lahan. Pabrik obat ini diproyeksikan memproduksi sekitar 18 jenis obat khususnya obat kanker. Setelah berproduksi, obat akan dipasarkan ke seluruh Indonesia hingga mancanegara namun terutama untuk wilayah timur.

Di samping pabrik, rencana investasi tersebut juga meliputi pengadaan kebun obat serta pembangkit listrik 2x10 MW.

Lepas saham

Pada kesempatan yang sama, Bachder menegaskan rencana pemerintah melepas seluruh saham di BUMN pengelola kawasan industri tidak akan menyurutkan sejumlah langkah pengembangan bisnis Kima. Pekan lalu, Bisnis memberitakan pernyataan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu bahwa pihaknya akan segera melelang kepemilikan saham di BUMN pengelola kawasan industri karena tidak ekonomis lagi.

Said mengatakan pengelolaan yang dilakukan oleh swasta lebih efisien. “Kami akan segera melelang saham pengelola kawasan industri. Meskipun BUMN tersebut tidak mencatatkan rugi, tetapi bagi pemerintah tidak ekonomis dan kurang memberi nilai tambah,” katanya.

Saat ini pemerintah memiliki lima kawasan industri. Salah satu yang sudah diambil alih pihak lain adalah PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) di Tanjung Priok Jakarta Utara, Cakung Bekasi, dan Marunda Bekasi.

Pemprov DKI Jakarta berniat menyuntikkan dana untuk membeli saham pemerintah pusat. Akuisisi tersebut bakal membuat kepemilikan DKI menjadi mayoritas 51%. “Kementerian BUMN belum pernah menyampaikan secara langsung niat itu, tetapi bagi kami tidak ada masalah,” tukas Bachder.

Label: Laporan Kwan Men Yon

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:22 PM
Senin, Juli 06, 2009
Mayofield diminta kembalikan aset Perusda Sulsel
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Perusahaan Daerah (Perusda) Sulawesi Selatan mengeluarkan surat peringatan kepada pengelola Mayofield Mall Maricaya.

Mayofield Grup dinilai tidak mematuhi kontrak kerja pengelolaan Mall Maricaya dengan tidak membayar uang muka Rp25 juta per bulan dan tunggakan profit sharing Rp500 juta.

“Kami akan memanggil pimpinan Mayofield untuk membicarakan persoalan Maricaya Mall. Jika surat kami tidak dipatuhi maka kami akan mengambil aset secara sepihak,” kata Dirut Perusda Sulsel, Haris Hody Sabtu.

Haris menjelaskan, Mall Maricaya yang terletak di Jalan Sungai Saddang Makassar, merupakan aset Perusda Sulsel yang masa kontrak kerjanya akan berakhir tahun 2011. Mayofield Grup merupakan investor keempat yang mengelola Maricaya Mall sejak tahun 2007.

Maricaya Mall sebelumnya bernama Latanete Plasa yang mengalami kerugian sejak tahun 2006. Gedung berlantai lima ini, merupakan bekas pusat perdagangan busana dan asesoris yang dikelola Matahari Departement Store (MDS).

Selain masalah tunggakan perusda, kata Haris, manajemen Mayofield juga diwajibkan menyelesaikan kewajiban kepada kepada pihak ketiga yang merupakan pemilik kios di Maricaya Mall.

Menurutnya, kinerja Mayofield di Maricaya Mall sejak 2007 sampai triwulan I 2009 makin terpuruk. Dia mengungkapkan, sejak September 2007 manajemen Mayofield tidak pernah menyelesaikan pembayaran uang muka dan profit sharing.

Selama itu pula Mayofield dianggap gagal menjalankan proses bisnis di Maricaya Mall.
“Pengelola Mayofield tidak pernah memberikan laporan kinerja Maricaya Mall. Kami sangat kecewa dengan sistem pengelolaan Mayofield terhadap aset perusda,” ungkapnya.

Surat peringatan yang diterbitkan perusda, mengenai penghentian kerja sama pengelolaan Maricaya Mall. Jika dalam pembicaraan tidak ditemukan solusi maka pihak perusda akan mengambil kembali Maricaya Mall. Sementara manajemen Mayofield ditetapkan diwajibkan melunasi tunggakan dan profit sharing ke perusda.
Haris menambahkan, perusda saat ini juga sedang melaksanakan inventarisasi 100 ruko yang berdiri di sekitar Mayofield Mall Maricaya.

Ruko dan Mall Maricaya dibangun di atas lahan seluas 23.000 m2 atau 2 ha yang merupakan aset perusda. Sesuai perjanjian, masa kontrak kerja mall dan ruko akan berakhir tahun 2011.

“Semua yang berdiri di lahan perusda hanya memiliki sertifikat hak guna bangunan (HGB). Kami tidak akan bertindak sepihak, namun akan mengajak pemilik toko untuk berdialog,” katanya.

Label: Laporan Sulfaedar Pay

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:27 PM
Kamis, Agustus 06, 2009
Pelindo IV reklamasi pantai 220 ha akhir 2010
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV menargetkan reklamasi pantai perairan* dangkal* di Kecamatan Ujung Tanah* untuk perluasan Pelabuhan* Makassar dimulai akhir 2010. Sekretaris Pelindo IV Alif Abadi* mengatakan rencana reklamasi tersebut telah mendapat pengesahan* Menteri Perhubungan.

Hal ini meneruskan rekomendasi Pemerintah Kota Makassar sesuai Keputusan Menteri No.2 Tahun* 2004 tentang Pengembangan* dan Reklamasi Pantai seluas 220 hektare.* Rencana pengembangan dan reklamasi pantai telah mendapat rekomendasi dari Pemkot Makassar* dan pengesahan dari Menteri Perhubungan melalui Kepmen. Proyek pengembangannya sendiri akan dilakukan akhir 2010,” kata Alif, kemarin.

Dia mengatakan setelah pihaknya mendapat pengesahan dari Menhub,* Pelindo IV mempersiapkan pengajuan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) kepada* Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan pihak terkait.Menurutnya, Amdal untuk pengembangan reklamasi pantai itu telah dibahas sejak April 2008 dan saat ini sudah memasuki tahap perampungan.

“Setelah mendapatkan pengesahan dari Menhub, kami mulai membahas Amdalnya. Diharapkan prosesnya bisa berjalan sempurna* hingga akhirnya memasuki tahap* perampungan 2010 nanti,” ungkapnya.*Menurutnya, reklamasi bakal dilakukan bekerja sama dengan* Pemkot* Makassar, termasuk persiapan* dan pengembangan* rancangan* induk (master plan) yang sudah memperoleh persetujuan wali kota.

Selain itu, masih menunggu penetapan dari menteri serta menjaring investor melalui tender. Untuk* tahap pertama, Pelindo IV akan mereklamasi perairan dangkal seluas* 220 ha.Alif mengatakan pihaknya telah mensosialisasikan rencana reklamasi* kepada warga setempat dan pihak lain. Dari areal yang direklamasi, 30 ha akan digunakan untuk pengembangan pelabuhan dan 20 ha untuk* kawasan fasilitas umum yang nantinya dikelola oleh Pemkot Makassar.
Label: Laporan Afrina

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:41 PM
Jumlah investor saham di Makassar melonjak
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) mencatat jumlah investor saham di Makassar bertambah signifikan dalam dua bulan terakhir seiring harapan pemodal memperoleh keuntungan dari murahnya harga. Kuasa Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk PIPM Makassar Yessie Marisa mengatakan pihaknya masih menunggu jumlah pasti penambahan investor baru dari empat perusahaan sekuritas di kota.

Mereka adalah PT Trimegah Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Bhakti Sekuritas. Satu lagi, yakni PT Sinarmas Sekuritas, hanya melayani transaksi reksadana. “Yang jelas jumlah investor baru cukup banyak. Mereka ini mengerti bahwa harga saham khususnya berfundamental bagus sudah sangat murah setelah koreksi dalam akibat krisis,” tutur Yessie, pekan lalu.

Akhir tahun lalu, kata Yessie, jumlah investor saham aktif di Makassar masih di bawah 1.000 orang. Saat ini, pihaknya memperkirakan jumlahnya telah mencapai 1.000 orang. Dia mengatakan penambahan pemodal juga dipicu upaya sekuritas menjaring mereka. PT Indo Premier Sekuritas bahkan menurunkan modal minimal investor baru dari Rp10 juta menjadi Rp5 juta.

Yessie mengungkapkan penawaran transaksi online (online trading) sendiri tanpa perantaraan broker seperti yang ditawarkan Indo Premier merupakan alasan lain yang mendongkrak jumlah pemain saham.

“Bagi sekuritas, yang penting calon investor tertarik dulu, menilai situasi dengan modal kecil. Kalau mereka mau lanjut, lama-lama juga menjadi loyal,” urainya. Yessie menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menggencarkan sosialisasi investasi saham di Makassar dan beberapa kota sekitarnya.

Menyusultanda kebangkitan bursa global, transaksi saham di Makassar ikut bergeliat. Pada April lalu, nominal perdagangan saham hampir menyentuh Rp500 miliar setelah beberapa bulan sebelumnya selalu terkapar di level Rp100-an miliar per bulan.

Total transaksi saham di kota itu pada April tercatat sebesar Rp489,41 miliar. Ini adalah level tertinggi baru sepanjang sejarah pasar modal di Makassar, jauh melampaui rekor sebelumnya pada Mei 2008 sebesar Rp395 miliar.

Transaksi pada April sekaligus membukukan pertumbuhan 259% dibandingkan dengan bulan Maret Rp136,44 miliar.

Label: Laporan Kwan Men Yon

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:44 PM
TPA Mamminasata telan Rp113 miliar
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: MAKASSAR: Pemerintah Sulsel akan membangun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kabupaten Takalar dalam rangka pengembangan wilayah ekonomi terpadu Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar).Proyek tersebut memanfaatkan bantuan anggaran pemerintah pusat senilai Rp113 miliar.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengatakan TPA akan dibangun di atas lahan milik pemerintah provinsi, namun dia tidak menyebutkan berapa luas yang diproyeksikan menjadi lokasi. “Saat ini pemprov dan Pemkab Takalar terus berkoordinasi. Mudah-mudahan semua berjalan baik,” katanya, kemarin.

Menurut dia, proyek ini sebagai acuan dan percontohan pembangunan di Indonesia karena itu tidak menutup peluang ada kerja sama dengan swasta dalam pengembangan ke depan. Menurut dia, pembangunan TPA adalah langkah awal mengelola sampah dengan baik menuju kerja sama pembangunan kawasan terpadu Mamminasata yang telah dicanangkan pemprov Sulsel.

Selain TPA, dalam proyek Mamminasata juga akan dibangun infrastruktur jalan by pass, yang membentang dari Makassar ke Maros. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Prasarana Sulsel Abdul Latif mengatakan pemprov tengah melakukan pembebasan lahan untuk jalan by pass.

Menurut dia, pembebasan lahan dan master plan jalan tersebut sudah kelar. Panjang jalan by pass sekitar 42 km pada tahap awal yang dibagi beberapa bagian, seperti ruas Jl.Hertasning, Daeng Sirua, dan Ring Road. “Tim sudah inventarisasi dan kami yakin masalah lahan tahun ini kelar,” kata Abdul Latif.

Label: Laporan Eko

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:50 PM
Proyek Gas City telan Rp40 miliar
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyetujui rencana Pemprov Sulsel membangun fasilitas pemipaan gas kota (gas city) dengan memanfaatkan produksi liquified natural gas (LNG) PT South Sulawesi LNG Sengkang. Dalam kaitan itu, pemerintah akan menyiapkan dana awal sebesar Rp40 miliar yang bersumber dari APBN untuk pembangunan infrastruktur pipanisasi di Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel.

“Gas city sudah pernah dimiliki Sulsel khususnya di Makassar pada masa penjajahan Belanda tahun 1910 – 1950 yang berbahan batu bara. Pada tahun 1950 – 1985 diambilalih PN Gas,” kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sulsel Sampara Salman melalui telepon, pekan lalu.

Rencana tersebut, ungkap Sampara, sudah mendapat persetujuan. Tahap pertama dilakukan pembangunan pipanisasi di Sengkang dengan dana APBN 2009. Sementara infrastruktur terdiri dari kilang gas, pelabuhan, dan pipanisasi di Makassar menunggu hasil kajian BPH Migas. Proses kajian gas city di Makassar, menurutnya, membutuhkan waktu dua tahun dan diperkirakan berakhir 2010. Sementara kebutuhan dana pembangunan infrastruktur ditentukan kajian BPH Migas. “Pembangunan infrastruktur di Sengkang sudah bisa berjalan tahun 2009 ini. Sementara untuk Makassar akan ditentukan setelah proses kajian dari BPH Migas berakhir. Kami yakin gas city di Sulsel akan menjadi yang pertama di Indonesia,” tutur dia.

Sementara untuk infrastruktur di Makassar diperkirakan sudah dapat berjalan di tahun 2011, terdiri dari pembangunan terminal depot gas di Pelabuhan Soekarno Hatta dan pipanisasi ke pelanggan rumah tangga dan industri. Menurut dia, metode pelayan*an akan sama dengan layanan PDAM yang menggunakan sistem meteran air, di mana tagihan dilakukan setiap bulan sesuai jumlah pemakaian. Jika rencana berjalan sesuai jadwal, dipastikan Sulsel akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki layanan pipanisasi gas langsung ke pelanggan.

Selain itu, masyarakat akan dapat menikmati gas berharga murah dan tidak membutuhkan tabung gas. Apalagi gas yang dialirkan dalam bentuk LNG lebih ramah lingkungan dan aman diban-ding gas tabung. Dia mengaku LNG dari Sengkang dapat memenuhi kebutuhan gas Sulsel yang selama ini sebesar 102 ton per hari. “Kami kira PT South Sulawesi LNG dapat melaksanakan pembangunan dan memenuhi kebutuhan gas rumah dan industri di Sulsel.”

Investasi US$500 juta
Beberapa waktu lalu, Stewart WG Williott, Managing Director & CEO Energy World Corporation Ltd (EWC) Ltd, holding company PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES), mengatakan pihaknya sudah mulai membangun kilang LNG di Keera, Sengkang. “Equiptment LNG Plant sudah dipabrikasi dan siap diinstal secara bertahap. Gas rumah akan disalurkan melalui pipa dengan harga murah,” kata Stewart. Stewart mengaku proyek pengolahan gas alam menjadi cair akan rampung tahun 2011. LNG Plant yang akan berdiri di lahan seluas 35 hektare mampu memproduksi 2 juta – 5 juta ton LNG per tahun dengan total investasi US$500 juta.

Dengan produksi setiap hari mencapai 280 juta mbtu (matric british thermal unit), distribusi LNG akan menggunakan tiga cara, yakni pipanisasi, pengapalan, dan pengiriman melalui truk tangki gas. Namun dia mengaku untuk merealisasikan housing gas di Sulsel dan Kota Makassar harus mendapat izin BPH Migas.

Selain membangun kilang gas, juga membangun pelabuhan dan terminal penampungan. Gas akan disalurkan melalui pipanisasi sejauh 19 km dari lapangan gas alam Sengkang ke kilang gas Keera di Teluk Bone. Dari data Bisnis, Energy Equity berencana memproduksi LNG secara bertahap mulai dari 140 ton, satu juta ton, sampai dua juta ton per tahun.

Produksi LNG akan dijual ke PT Aneka Tambang (Antam) Pomalaa Sultra sebesar 400 ton per hari dan kebutuhan SS LNG di Jatim 400 ton per hari. LNG juga akan didistribusikan 800 ton per hari ke PLN Bali, PLTGU Tello serta PLN Sulselrabar 400 ton per hari atau ekuivalen 22 juta mbtu per hari.
Label: Laporan Sulfaedar Pay

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 03:53 PM
Update Royal Apartement

http://img21.imageshack.us/img21/8786/royal2b.jpg

http://img35.imageshack.us/img35/6849/royal1z.jpg

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 04:04 PM
Unknown Project dekat Delta Plaza

http://img21.imageshack.us/img21/7045/un3r.jpg

http://img231.imageshack.us/img231/9786/un1.jpg

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 04:15 PM
Pelabuhan Paotere Batal Direlokasi
Thursday, 06 August 2009

http://citizenimages.kompas.com/system/files/imagecache/sfk_preview_600x600/ICM_PagiDiPaotere.jpg

Makassar, PT Pelindo IV Cabang Makassar memastikan tak akan merelokasi Pelabuhan Paotere terkait pembangunan perluasan Pelabuhan Soekarno-Hatta. Kepastian tersebut berdasarkan kebijakan pemerintah pusat yang dituangkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No 2/2004 bahwa proses reklamasi pembuatan proyek Makassar New Port itu hanya dilakukan di perairan dangkal. “Paotere adalah wilayah kami di bawah pengelolaan PT Pelindo IV Cabang Makassar.

Area perluasan hanya dilakukan di perairan dangkal yang tidak mengganggu eksistensi Paotere. Jadi, Paotere tetap ada dan tidak mengganggu,” jelas Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV Makassar Alif Abadi kemarin. Semula, pelabuhan rakyat tersebut diwacanakan akan dipindahkan ke Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Alasannya, pelabuhan yang memiliki nilai sejarah itu dinilai mengganggu estetika wajah pelabuhan Soekarno- Hatta.

”Awal sebelum ada pengesahan dari Menhub, memang ada sejumlah opsi perluasan pelabuhan. Salah satunya perluasan dengan menggunakan daratan. Namun, kepmenhub menyatakan lokasi yang ditetapkan ada di perairan dangkal. Mungkin, keputusan itu untuk meminimalisasi dampak sosial kalau kami melakukan di darat,”jelasnya.
Dia menegaskan, perluasan dan pengembangan untuk di daratan hanya dalam skala kecil,yakni dalam pembuatan jalan akses untuk menuju Makassar New Port. Humas PT Pelindo IV Cabang Makassar Baharuddin menambahkan, Paotere tidak perlu direklamasi karena memang hanya untuk pelabuhan rakyat.

”Di lokasi tersebut skalanya hanya untuk kapal- kapal kecil,”ucapnya. Diketahui, pembangunan tersebut dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama akan melakukan reklamasi di perairan dangkal dengan total luas sebanyak 250 hektare (ha), sedangkan pada tahap dua akan dilakukan reklamasi sebanyak 30 ha untuk area pelabuhan dan 20 ha untuk kawasan public utility atau fasilitas umum yang akan dikelola Pemkot Makassar.

”Pembangunan yang kami jadwalkan terealisasi dalam waktu dekat ini selalu kami koordinasikan dengan Pemkot Makassar. Sebab, kami sudah mendapatkan rekomendasi dari Wali Kota Makassar yang saat itu masih dijabat Amiruddin Maula,” papar Alif Abadi.

Sejauh ini, progres perencanaan pembangunan tersebut masih dalam pengkajian analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) yang dilakukan pemerintah pusat, yakni Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).Proses pengkajian tersebut dimulai sejak Maret 2008. ”Insya Allah pengesahan diprediksikan sekitar September dan Oktober tahun ini. Namun, pengesahan ini di luar kendali kami,”tandasnya.

Jika proses amdal sudah mendapat persetujuan,langkah selanjutnya, yakni proses pencarian investor atau dengan sistem tender. Sebab, pembangunan tersebut bersifat investasi. ”Kami harapkan biaya pembangunan dari investor. Kalau investor ada,kami lakukan detail engineering design dan di situ akan disiapkan anggaran dan dilanjutkan sistem bagi hasil untuk kegiatan Makassar New Port,”jelasnya.

Mengenai jumlah anggaran, pihaknya belum melakukan penghitungan, sebab detail engineering design dinyatakan belum ada. Sebab, angka atau besaran anggaran sekarang dengan yang akan datang bisa berubah. ”Satu tahun bisa saja berubah sehingga akan dibuat pada detail engineering design,”tandasnya. (mulyadi abdillah, Foto Indra)

Sony Sjklw
August 8th, 2009, 04:29 PM
Training Center UIN Alauddin 7fl, cranenya udah naik

http://img248.imageshack.us/img248/1235/uin2.jpg

BATAMANIA
August 8th, 2009, 08:26 PM
Update Royal Apartement

http://img21.imageshack.us/img21/8786/royal2b.jpg

http://img35.imageshack.us/img35/6849/royal1z.jpg

gedung ini masih hold on yah ^^

Sony Sjklw
August 9th, 2009, 02:00 AM
Kurang tau juga, tapi yg jelas proyek ini sudah pernah on hold di awal tahun 2008 dan kemudian lanjut lagi dipertengahan 2008.

Sony Sjklw
August 10th, 2009, 10:53 AM
Revitalisasi Karebosi

http://img300.imageshack.us/img300/1647/revitalisasikarebosi.jpg
^^ beberapa bagian dari revitalisasi yang masih dalam proses pembangunan, maaf leo fotonya di acak2 :cheers:

http://img140.imageshack.us/img140/7290/karebosi1.jpg
^^ salah satu pintu underground karebosi yang diambil dari nama tarian tradisional makassar

http://img10.imageshack.us/img10/8648/karebosi2.jpg

http://img193.imageshack.us/img193/8176/karebosi3.jpg
^^ karebosi dilihat dari SPM Karebosi

Sony Sjklw
August 10th, 2009, 11:47 AM
Sabtu, 08-08-09 | 20:41 | 97 View
Minimal 100 Meter dari Fly Over
Bukaan Jalan Urip Sumoharjo

MAKASSAR -- Akademisi transportasi darat Universitas Hasanuddin, Ir Haris Djalante MT, menegaskan, bukaan Jalan Urip Sumorharjo minimal berjarak 100 meter dari kaki fly over. Haris menyatakan, rencana pembuatan bukaan di depan kantor Jamsostek malah bakal menimbulkan masalah baru, yakni kemacetan.

Pendapat Haris ini sejalan dengan pikiran Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia, Lambang Basri Said. Lambang juga menolak jika bukaan digelar di depan kantor Jamsostek. Menurut Haris, jika kelak ada bukaan di depan Jamsostek, maka itu sama halnya membuat petaka dalam dunia transportasi.

Dalam ilmu transportasi, kata dia, bukaan hanya bisa dibuat minimal pada jarak 100 meter dari kaki jalan layang atau fly over. "Itu sangat keliru. Bukaan depan Jamsostek sangat, sangat tidak benar. Itu berbahaya!" Analisis Haris Djalante, Jumat, 7 Agustus.

Haris mengatakan, idealnya bukaan dibuat di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI). Hal tersebut menurut dia adalah solusi tepat untuk mengakomodasi kendaraan yang akan berbelok menuju Jalan AP Pettarani. Ruas jalan depan UMI juga mendukung. Terlebih saat ini akan ada pelebaran jalan.

Haris juga menyarankan agar bukaan untuk jalur ini dibuat seperti bukaan pada sisi kantor DPRD Sulsel. Hanya saja dia mengatakan bukaan untuk sisi kantor DPRD Sulsel minimal dibuat depan kantor Sucofindo.

Perhatikan Kenyamanan

Sementara itu, rekayasa lalu lintas dengan pembangunan underway atau jalan yang melintas di bawah Jembatan Pampang dinilai memungkinkan untuk mengurangi kemacetan Jalan Urip Sumoharjo. Perencanaannya harus melalui feasibility study (FS) yang baik.

Anggota Komisi III DPRD Sulsel, Hery Suhari Attas, mengatakan, kenyamanan pengguna jalan harus diutamakan. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari ujung fly over, jalan yang berundak-undak harus diminimalkan.

"Rekayasa jalan seperti itu cukup bagus untuk mengurangi perlambatan dan penumpukan kendaraan. Seharusnya telah terintegrasi pada saat perencanaan pembangunan fly over," kata Heri, kemarin.
Untuk membuat underway, kata Hery, Jembatan Pampang ditinggikan terlebih dahulu. Sementara pada ujung jembatan, harus terbentuk oprit yang cukup panjang agar kemiringan jalan lebih landai. Persentase kemiringan jalan umum maksimal empat persen. (rif-arm)

Sony Sjklw
August 10th, 2009, 11:48 AM
Senin, 10-08-09 | 20:45 | 28 View
Langkah Bangun Underway Pampang

MAKASSAR -- Konsep pembangunan underway Pampang mendapat dukungan dari para konsultan tata ruang kota. Underway tersebut dinilai sangat memungkinkan dan paling realistis dibuat untuk menghindari penumpukan kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo.

Konsultan Tata Ruang Kota Makassar yang juga Direktur Utama PT Dann Bintang Gelarrancana, Danny Pomanto, menyatakan ada dua penyelesaian masalah transportasi di perkotaan. Pembuatan fly over atau jalan layang dan underway.

"Kondisi di lapangan konsep underway Pampang ini sangat mungkin direalisasikan. Apalagi kan sudah ada jalan di dekat kampus UMI," terang Danny, dihubungi Minggu, 9 Agustus. Pembangunan underway Pampang, lanjut Danny, akan menyebabkan pembagian arus lalu lintas.

Tidak lagi menumpuk pada satu titik. Malah, Danny menyatakan underway ini sangat menarik dan paling realistis dibuat supaya ada pembagian arus lalu lintas. "Saya sangat setuju dengan konsep ini. Jembatan Pampang tinggal ditinggikan saja. Lalu di bawahnya dibuatkan jalan pada sisi kanan dan kiri sebagai tempat memutar kendaraan. Kalau membuat bukaan, justru kemacetan masih terjadi," papar Danny.

Komisaris PT Bina Asih Konsultan, Burhanuddin Baharuddin, juga sepakat dengan konsep underway Pampang. Tiang pancang jembatan yang cukup besar dinilai memungkinkan ditinggikan untuk selanjutnya dibuatkan jalan memutar di bawahnya.

"Memang sangat mungkin dibuat underway Pampang. Apalagi pergerakan arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo sangat padat. Kalau bukaan, saya melihat tidak ada pembagian arus, justru tetap terjadi penumpukan kendaraan," jelas Burhanuddin.

Ketua Komisi I DPRD Sulsel ini menambahkan, jika memang underway Pampang terealisasi nantinya maka perlu diperhatikan kekuatan konstruksi jembatan. Hal ini perlu diperhatikan, kata dia, mengingat arus kendaraan cukup tinggi yang melintas di lokasi tersebut.

Sebelumnya Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulsel, Lambang Basri Said, mengakui solusi mengurangi perlambatan dan penumpukan kendaraan adalah pembangunan underway di bawah Jembatan Pampang. Kendaran yang datang dari arah barat Jalan Urip Sumoharjo dan hendak menuju kampus Universitas 45 atau Kejati Sulsel melalui underway tersebut.

Hanya saja, kata dia, perubahan konstruksi harus dilakukan pada Jembatan Pampang dengan cara lebih meninggikan elevasi atau ketinggian lantai jembatan. Sementara pelaksana proyek fly over dan pelebaran Jalan Urip Sumoharjo tidak mengubah ketinggian jembatan. (ram)

Chris_Lyantto
August 17th, 2009, 02:05 PM
Mau tanya proyeknya ciputra yg di makassar apa ya?

eurico
August 17th, 2009, 03:06 PM
Perumahan ciputra di kawasan jalan hertasning

bharadya
August 17th, 2009, 03:16 PM
^^ di atas ada Delta Plaza.. apakah itu??

eurico
August 17th, 2009, 05:24 PM
^^ di atas ada Delta Plaza.. apakah itu??

Delta plaza yg mana ya?

bharadya
August 17th, 2009, 05:32 PM
Delta plaza yg mana ya?

ini loh..

Unknown Project dekat Delta Plaza

http://img21.imageshack.us/img21/7045/un3r.jpg

http://img231.imageshack.us/img231/9786/un1.jpg

kubel
August 18th, 2009, 03:47 AM
ada yang tau informasi peresmian trans studio ngga..? jadi tidak di resmikan pada bulan 9.. ??? kalau jadi bisa jalan-jalan ke makassar

Sony Sjklw
August 18th, 2009, 11:11 AM
ada yang tau informasi peresmian trans studio ngga..? jadi tidak di resmikan pada bulan 9.. ??? kalau jadi bisa jalan-jalan ke makassar
sejauh ini belum ada perubahan, mudah2han bisa diresmikan tepat 9-9-2009

Mau tanya proyeknya ciputra yg di makassar apa ya?
Citraland Celebes ini thereadnya
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=840486

^^ di atas ada Delta Plaza.. apakah itu??Delta plaza yg mana ya?
Delta Plaza itu, Lokasi Ramayana Pettarani, tapi orang lebih sering menyebutnya ramayana daripada delta plaza

Sony Sjklw
August 22nd, 2009, 11:09 AM
http://www.univ45.ac.id/images/univ45.gif
menara kembar yang sudah tahap finishing,

Sony Sjklw
August 22nd, 2009, 11:12 AM
Jumat, 21-08-09 | 20:44 | 57 View
Underway, Demi Masa Depan
Laporan : Harifuddin-Ramah P

MAKASSAR -- Tingkat kepadatan lalu lintas di beberapa ruas jalan dalam Kota Makassar terbilang sangat tinggi. Salah satunya adalah ruas Jalan Urip Sumoharjo. Sehingga di ruas padat ini perlu rekayasa lalu lintas baru.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Sulham Hasan, mengatakan, penambahan infrastruktur baru sudah sangat diperlukan di Jalan Urip Sumoharjo selain fly over. "Konsep underway itu sangat bagus," kata Sulham Hasan, Kamis, 20 Agustus.

Underway di Jembatan Pampang, kata dia, dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo. Infrastruktur itu menjadi konsep masa depan penataan arus lalu lintas di Metropolitan Makassar.

Semua stakeholder terkait seperti Dinas Perhubungan Sulsel, Dinas Perhubungan Makassar, kepolisian, Dinas Prasarana Wilayah Sulsel, Dinas Tata Ruang dan Permukiman, Masyarakat Transportasi Indonesia, dan komponen masyarakat perlu duduk bersama untuk melakukan kajian.

Arus dan jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Urip Sumoharjo perlu diperhitungkan dengan baik. "Dari hasil perhitungan itu bisa diketahui berapa jumlah kendaraan yang dapat dialihkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan," tutur Sulham Hasan.

Sulham mengakui, jumlah kendaraan di Kota Makassar terus mengalami pertumbuhan yang pesat setiap tahun. Di sisi lain, infrastruktur untuk lalu lintas cukup lambat pertambahannya. Sementara itu, akademisi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Abdul Haris Djalante, mengaku konsep ini sangat bagus namun hal pertama yang perlu dilakukan adalah menaikkan elevasi jalan.

Haris memberi masukan elevasi jalan mesti dinaikkan hingga 3,5 meter. Sebab, elevasi saat ini sangat tidak memungkinkan karena hanya dua meter. "Saya kira kalau memang underway Pampang mau dibuat, maka jalan di ujung fly over hingga dekat Masjid Syuhada 45 harus dinaikkan," kata Haris, Kamis, 20 Agustus.

Cuma, lanjut Haris, dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk menaikkan elevasi jalan. Jika ini sulit dilakukan, lanjutnya, maka cara lain adalah menurunkan elevasi jalan hingga satu meter dan mengubah konstruksi Jembatan Pampang. (*)

Minggu, 23-08-09 | 23:32 | 55 View
Dewan Kota Setuju Underway

MAKASSAR -- Konsep underway di bawah Jembatan Pampang juga mendapat persetujuan atau dukungan dari legislator DPRD Kota Makassar. Underway dinilai solusi mengurangi kemacetan arus kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo yang ingin berbelok pascapengoperasian fly over.

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Zainuddin Sardjimin mengungkapkan, penempatan underway di sekitar jembatan Pampang sangat tepat. "Rekayasa lalu lintas untuk perputaran kendaraan di sekitar fly over harus dikaji dengan baik," kata Zainuddin, Sabtu 22 Agustus.

Perputaran arus kendaraan tanpa perencanaan yang baik dapat memacetkan arus lalu lintas di sekitar fly over, sehingga tujuan pembuatan fly over tidak tercapai. "Tujuan fly over kan untuk mengurangi kemacetan di sekitar Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani," tegasnya.

Zainuddin menambahkan, jika underway hendak dibangun di Jembatan Pampang, maka konstruksi jembatan harus diperkuat. Perbaikan itu untuk menahan kendaraan yang lalu lalang di atasnya.

Terkait teknis pekerjaan tergantung perencana dan konsultan teknik jalan raya. Pastinya, kata dia, konsep underway sudah sangat tepat mengurangi kemacetan yang diprediksi akan semakin bertambah dalam beberap tahun mendatang.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Burhanuddin Odja. Orang nomor satu di komisi yang membidangi pembangunan ini mengungkapkan, pelaksana pembangunan fly over harus melakukan feasibility study. Burhanuddin mengaku sepakat dengan konsep underway itu.

Dengan selesainya proyek fly over, pelaksana harus menghitung volume kendaraan yang lewat serta kendaraan yang keluar dari ranting-ranting jalan, termasuk dari arah Jalan Pampang.

Untuk underway, pihak pelaksana pembangunan fly over, kata Burhanuddin, juga harus memperhitungkan jarak antara ujung atau oprit fly over dengan underway. Jarak ideal kata Burhanuddin, minimal 300 meter dari oprit fly over.

"Supaya manuver kendaraan dari arah fly over tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. Saya sepakat jika menggunakan underway," kata Burhanuddin. (asw)

Senin, 24-08-09 | 19:40 | 1 View
Pakar Usul Underpass

GAGASAN pembangunan underpass di bawah Jembatan Pampang terus menguat. Kali ini datang dari Pakar Transportasi di Makassar, Profesor Muhammad Yamin Jinca. Hanya saja, Yamin mengusulkan supaya underpass dibangun di pertigaan Jalan Urip Sumoharjo-Jalan Racing Centre depan kantor Gubernur Sulsel. Alasannya, pada jalur tersebut sangat rawan terjadi konflik kendaraan setiap harinya. "Saya lebih sreg kalau dibangun underpass di depan kantor gubernur. Tempatnya strategis dan paling representatif ketimbang di bawah Jembatan Pampang," saran Yamin. Kalau underpass dibangun di bawah Jembatan Pampang, kata Yamin, tidak efektif karena sangat dekat jaraknya dengan fly over. Ketika kendaraan turun dari fly over lantas kemudian menanjak lagi di jembatan dianggap tidak menjadi sebuah solusi mengatasi kemacetan. "Tidak menyelesaikan masalah saya kira kalau dibangun di Pampang. Sebab, kecepatan kendaraan dari fly over 0,5-1 meter per detik. Makanya sangat berbahaya. Paling efektif dibangun di depan kantor gubernur," ucap Yamin, Jumat, 21 Agustus. Jika memang underpass nantinya bisa direalisasikan, tambah Yamin, maka elevasi jalan diturunkan empat lajur. Masing-masing dua lajur di sebelah kanan dan kiri. "Apalagi di lokasi tersebut juga bisa mengakomodasi kendaraan dari arah Jalan Racing Centre maupun sebaliknya," paparnya. Namun, Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulsel, Lambang Basri Said, mengaku underpass paling tepat dibangun di Pampang atau depan kampus UMI. Kemacetan di jalur ini lebih rawan dibanding di depan kantor gubernur. "Agak sulit saya rasa kalau dibangun di depan kantor gubernur karena ada persimpangan. Kalau menurut saya, lebih tepat dibangun di bawah Jembatan Pampang atau depan kampus UMI," sarannya. (ram)[/IMG]

Sony Sjklw
August 24th, 2009, 10:48 AM
Senin, 24-08-09 | 19:48 | 1 View
Revitalisasi Balangtonjong Tidak Ubah Fungsi

Laporan : Ramah Praeska

MAKASSAR -- Revitalisasi Danau Balangtonjong Antang, Kecamatan Manggala, kini sudah memasuki tahap sayembara. Masyarakat diminta ikut berpartisipasi dalam sayembara desain penataan danau yang berfungsi sebagai daerah resapan air tersebut.

Anggota tim juri sayembara revitalisasi Danau Balangtonjong, Yopie Lumoindong, mengatakan, masyarakat mesti membuat konsep yang diarahkan pada penataan ekosistem danau tanpa mengubah fungsinya sebagai resapan air. Penataan danau tetap ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat.

"Konsep desain penataan Danau Balangtonjong yang paling penting adalah mengedepankan pelestarian sumber daya alam dan estetika. Bagaimana membuat desain ekosistem tourism yang bernilai tambah bagi masyarakat," kata Yopie, Minggu, 23 Agustus.

Karena itu, Yopie mengimbau masyarakat yang akan ikut berpartisipasi dalam penataan Danau Balangtonjong supaya mengerti dulu filosofi dan konsep danau dengan tetap mempertahankan nilai ekosistem. Dalam penataan danau tersebut, lanjutnya, mengkombinasikan nilai ekonomis, estetika, dan sarana wisata.

"Jadi, masyarakat harus memahami dan memaknai dulu konsep danau tersebut. Jangan sampai fungsi utamanya sebagai daerah resapan air dan memiliki nilai ekonomis hilang," pungkas Yopie, yang juga staf pusat penelitian pengelolaan lingkungan hidup Unhas.

Sementara dewan juri penataan Danau Balangtonjong, Profesor Ananto Yudono menyatakan, masyarakat seyogianya ikut berpartisipasi dalam sayembara penataan danau tersebut supaya bisa menilai dan memberi masukan atas desain yang dibuat. Sebab, danau tersebut adalah milik pemerintah dan masyarakat yang mesti ditanggapi oleh masyarakat itu sendiri.

"Masukan saya masyarakat membuat konsep yang mengutamakan unsur air yang biru dan pepohonan hijau atau blue green. Jadi, revitalisasi nantinya akan memberikan tambahan nilai kelestarian lingkungan," ujarnya.

Ditambahkan Ananto, konsep desain yang mengedepankan unsur blue green maka itulah dianggap terbaik untuk menjadi acuan penataan danau. Dia berharap, di sekitar danau dibuat tempat bermain anak dan penataan pedagang kaki lima. "Tapi, jangan ada bangunan permanen karena merupakan ruang terbuka hijau. Cukup toilet saja," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulsel sekaligus panitia penataan Danau Balangtonjong, Muaz Yahya, mengharapkan, dari sayembara nantinya akan muncul gagasan terbaik masyarakat. "Intinya menata Danau Balangtonjong sebagai alternatif ruang publik selain Pantai Losari dan Lapangan Karebosi. Tentunya penataan melibatkan masyarakat umum," terang Muaz.

Muaz berharap, masyarakat bisa membuat rancangan penataan danau sebagai resapan air sekaligus tempat berwisata masyarakat. Dia meminta gagasan masyarakat yang menata danau tempat memancing, wisata perahu, tempat joging, tempat bermain anak, dan ada restoran di sekitar danau.

"Jadi, mulai belakang Pasar Antang hingga masuk ke Perumnas sudah ditata menjadi ruang publik yang berfungsi utama resapan air. Makanya, keterlibatan masyarakat sangat penting," ujarnya. Danau Balangtonjong yang diperuntukan untuk kawasan resapan air luasnya sekira 27 hektare, dengan lahan milik Pemkot Makassar seluas delapan hektare dan selebihnya tanah milik masyakarat setempat.

Melihat kondisi Danau Balangtonjong yang saat ini belum dimaksimalkan alias tidak terawat, sehingga pemkot berinisiatif untuk merehabilitasi daerah tersebut sebagai kawasan terbuka hijau, resapan air dan taman keluarga. (ram)

Sony Sjklw
August 24th, 2009, 11:01 AM
Bypass Mamminasata

http://img410.imageshack.us/img410/5931/cmamminasatabypassbest.jpg

Rp864 Miliar untuk Bypass Mamminasata

MAKASSAR, Upeks--Tahun 2010 mendatang, program pengerjaan fisik jalan Mamminasata (bypass) sepanjang 49 km dan lebar 40 meter yang menghubungkan Kabupaten Maros, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Takalar, bakal dikerjakan.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Sulsel, Ir H Syarif Burhanuddin, MEng, di Kantor Gubernur Sulsel, akhir pekan lalu, menjelaskan, pembangunan jalan merupakan prioritas utama Mamminasata. Setelah jalan tol, jalan Hertasning sepanjang 7,6 km sukses dikerjakan, dan Trans Sulawesi saat ini dalam proses perampungan, bypass Mamminasata menjadi agenda berikutnya.
Tahap awal akan dilakukan inventarisasi luas lahan yang akan dibebaskan. Bypass yang melewati Kabupaten Maros sekitar 21 km, Gowa 22 km, dan Takalar 5 km. Pembebasan lahannya akan dilakukan oleh kabupaten/kota masing-masing.

Tahun ini, sudah disiapkan anggaran sebesar Rp600 juta untuk detail desainnya. Kalau detailnya sudah ada, sudah bisa dilakukan identifikasi lahan-lahan yang akan dibebaskan, dan itu bisa juga digunakan untuk alat membebaskan. "Detail desainnya sudah ditenderkan, tinggal menunggu pelaksanaan. Kemarin sedikit terhambat karena ada pilpres," kata Syarif.
Untuk pembangunan konstruksi jalan, disiapkan anggaran Rp864 miliar yang bersumber dari APBN. Jika pembebasan lahan bisa dilaksanakan secepatnya, maka proyek fisik juga bisa dilaksanakan secepatnya karena anggaran untuk itu sudah siap. Masalah nilai pembebasan lahan, tergantung dari lokasi yang akan dibebaskan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, H Agus Arifin Nu'mang menegaskan, dalam waktu dekat akan dibuat tim pembebasan lahan. Setelah itu, lahan masyarakat yang akan terkena proyek ini dipatok. Kemudian dibicarakan masalah pembebasan lahannya.
Adapun untuk pembangunan fisik bypass, APBN sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp864 miliar yang sudah disetujui Badan Perencaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
(rahmah)

Sony Sjklw
August 24th, 2009, 11:14 AM
Satu Bus Gantikan Lima Petepete
Thursday, 20 August 2009

MAKASSAR - Keberadaan angkutan massal seperti busway, sangat tepat di sebuah kota metropolitan. Malah, lima petepete dapat diganti dengan satu busway secara bertahap. Hal ini diutarakan Asisten I Pemkot Makassar, Ruslan Abu, saat memberi arahan pada dengar pendapat perencanaan jangka panjang angkutan massal yang digelar Dinas Perhubungan Kota Makassar di Hotel Singgasana.

Kegiatan ini diikuti 30 pengusaha angkutan, sopir petepete, dan petugas Dishub. Menurut Ruslan, angkutan massal seperti busway sudah menjadi prioritas utama melihat tingginya tingkat pertumbuhan penduduk di kota ini. Dia pun meminta komitmen pengusaha angkutan umum untuk beralih ke angkutan massal dengan ukuran lebih besar.

"Saya harap ada pengusaha angkutan yang memulai pengadaan angkutan massal. Organda juga harus berperan penting," kata Ruslan. Pengamat transportasi Makassar, Sumarni Hamid Ali mengemukakan, angkutan massal memiliki banyak manfaat ketimbang petepete. Sebab, angkutan massal aksebilitas untuk semua orang, kesetaraan sosial, biaya murah dan ekonomis, kapasitas tampung lebih banyak, serta faktor kesehatan dan keselamatan.

"Melihat kondisi Makassar, maka lebih tepat kalau beroperasi busway dengan kapasitas tampung 70 orang. Disiapkan 51 tempat duduk, dan 19 berdiri. Nah, ini lebih bagus dibanding petepete," kata Sumarni, saat memberi pandangannya dalam dengar pendapat itu.
Kemudian melihat master plan lalu lintas Makassar, kata dia, lebih tepat menganut pola grid (menyebar) dengan jumlah enam koridor busway dan 18 halte. "Tinggal bagaimana infrastruktur disiapkan. Saya kira angkutan massal lebih baik," jelas Sumarni.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muchtar Kasim, justru pesimis busway dapat dioperasikan dalam waktu dekat. Meski sudah ada bantuan dari Dephub sebanyak 20 unit busway, namun menurutnya belum siapnya infrastruktur menjadi alasan utama.

"Untuk koridor satu saja mulai Daya sampai Jalan AP Pettarani itu, harus ada lima lajur. Sementara di Perintis Kemerdekaan baru ada tiga lajur. Nah, ini semua yang harus menjadi perhatian," ujar Muchtar Kasim. Salah seorang sopir angkot trayek Cenderawasih-Pasar Butung, Budi Hartono, juga mengaku pesimis busway bisa diterapkan di Makassar. Kondisi infrastruktur yang belum ada sama sekali, sangat menyulitkan busway hadir. (ram/fajar)

Sony Sjklw
August 24th, 2009, 11:21 AM
November, RS Gratis Beroperasi
Saturday, 15 August 2009

Makassar, Rumah Sakit (RS) Sayang Rakyat ditargetkan dimulai beroperasi pada November mendatang,dengan kapasitas awal 100 tempat tidur (TT).Namun,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel masih mengalami kesulitan dalam pengadaan peralatan medis, seperti CT-Scan, pemeriksaan jantung,dan laboratorium.

Saat ini realisasi fisik bangunan RS yang berada di atas lahan seluas 5 hektare tersebut mencapai 80% dengan anggaran pembangunan Rp10 miliar. Sementara untuk peralatan medis masih menunggu kucuran dana Rp10 miliar dari pemerintah pusat.

Jika RS ini beroperasi,RS 1.000 TT ini akan menjadi model RS pertama yang pasiennya digratiskan di Indonesia. Meski untuk tahap uji coba hanya berkapasitas 100 TT,RS ini sudah memiliki 500 unit TT sistem elektrik.

RS tersebut dikhususkan untuk pasien Jamkesda atau masyarakat miskin. Seluruh pasien kelas III rujukan dari enam RS regional, akan dirawat di RS yang dulunya merupakan bangunan sekolah luar biasa. ”Pemprov menargetkan uji coba operasional November mendatang dengan kapasitas awal 100 TT.
Namun,pemprov masih kesulitan memenuhi peralatan medis yang harganya sangat mahal.Kami berharap pemerintah pusat khususnya presiden, memerhatikan dan memberikan bantuannya,” tandas Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di sela-sela peninjauan RS Sayang Rakyat di Bulurokeng, kemarin.

Syahrul mengatakan, biaya operasional RS termasuk gaji paramedis akan ditanggung Pemprov Sulsel dengan sumber pembiayaan APBD. Sementara untuk peralatan medis diharapkan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.Selain itu, perusahaan besar diharapkan ikut berpartisipasi melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR). ”Pemprov hanya bisa membiayai perawatan dan pelayanan pasien serta gaji paramedis. Tapi, untuk peralatan medis ternyata harganya sangat mahal dan kami berharap bantuan Depkes atau Presiden,”tuturnya.

Ke depan, untuk membiayai operasional RS, Pemprov Sulsel akan membangun ruang perawatan kelas II, tapi tidak digratiskan. Selain itu,Gubernur meminta RS tersebut betul-betul khusus orang miskin dan tidak digunakan orang kaya yang sengaja menggunakan ruang perawatan kelas III. ”Ini akan menjadi model rumah sakit pertama yang gratis di Indonesia,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel Syarief Burhanuddin mengatakan, pembangunan fisik RS akan dilakukan bertahap dengan total anggaran yang dibutuhkan Rp90 miliar.Tahun depan,pemprov akan mulai membangun gedung baru yang terdiri atas tiga lantai.

Saat ini kendala yang dihadapi dalam pembangunan fisik, yakni ketersediaan listrik dan air bersih. Untuk itu, pemprov akan kembali mengalokasikan dana Rp3,9 miliar dalam RAPBD perubahan. ”Gedung tiga lantai akan dibangun tahun depan dengan kapasitas 300 TT dan ditargetkan paling lambat 2012 mendatang RS ini rampung dan kapasitasnya mencapai 1.000 TT,” jelas Syarief Burhanuddin kepada SI kemarin.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abdul Latif mengatakan, untuk mempermudah akses masuk RS, pihaknya akan membangun akses jalan menuju desa nelayan yang tembus hingga ke pelabuhan.Jalan tersebut digunakan untuk memu dahkan akses pasien dari sejumlah pulau di sekitar perairan Makassar. Selain itu, pemprov akan membuat akses menuju jalan tol. ”Untuk sementara akan digunakan akses jalan perumahan yang ada di sekitar rumah sakit,”paparnya. (abriandi)

Sony Sjklw
August 26th, 2009, 04:25 PM
Selasa, 25-08-09 | 19:50 | 86 View
Reklamasi Buloa Labrak Tata Ruang

MAKASSAR -Harian Fajar- Proyek reklamasi Pantai Buloa di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, merupakan proyek yang ilegal. Kegiatan yang dilakukan di pantai tersebut tidak sesuai dengan konsep tata ruang kota.

Hal ini ditegaskan Kepala Seksi Analisis Dampak Lingkungan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) dan Keindahan Makassar, Surono. Reklamasi Pantai Buloa, kata dia, sejauh ini belum memiliki dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sehingga tidak boleh lagi berlanjut.

"Apapun alasannya, proyek reklamasi Pantai Buloa ini tidak boleh berlanjut karena merusak lingkungan. Selain itu, tidak sesuai tata ruang kota," tegas Surono, Senin, 24 Agustus.

Meskipun nantinya pihak pelaksana proyek reklamasi Pantai Buloa akan mengajukan izin amdal, pihaknya tetap tak bisa memberikan karena tidak sesuai konsep tata ruang kota. Sebab, kalau kegiatan tetap berlangsung dampaknya sangat besar merugikan masyarakat sekitar.

Surono lalu menyebutkan, kegiatan wajib amdal itu salah satu kriterianya memiliki dampak penting pada lingkungan hidup. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 pasal 5 tentang amdal yang berbunyi, sebuah usaha atau kegiatan wajib kantongi amdal kalau memiliki dampak besar terhadap manusia dan luas wilayah persebaran dampak.

"Kemudian intensitas dan lamanya dampak berlangsung, banyaknya komponen lain terkena dampak, dan sifatnya kumulatif dampak. Nah, kalau sudah seperti ini kriterianya maka sebuah kegiatan proyek mesti mengantongi dokumen amdal," sebut Surono.

Kepala Dinas PLH dan Keindahan Makassar, Kusaiyyeng, juga mengakui kegiatan reklamasi Pantai Buloa sampai sekarang belum juga memiliki izin amdal. Malah, sudah lama proyek berlangsung tidak pernah sekalipun permohonan izin masuk ke instansinya.

"Tidak pernah ada izin dari kami untuk reklamasi Pantai Buloa. Padahal, ada aturan harus mengurus atau melengkapi dokumen lingkungan seperti amdal, kalau tidak punya maka tidak boleh beraktivitas," kata Kusaiyyeng. (ram)

Sony Sjklw
August 26th, 2009, 04:26 PM
Senin, 24-08-09 | 19:38 | 240 View
Pekan Ini, Pengaspalan Fly Over

MAKASSAR -Harian Fajar- Tahapan perampungan proyek pembangunan fly over Urip Sumoharjo terus digenjot. Pekan ini, pelaksana proyek menjadwalkan pengaspalan jalan layang sepanjang 900 meter. Pemimpin Pelaksana Kegiatan (PPK) Pembangunan Fly Over Urip Sumoharjo, Haikal Hasan, mengatakan, aspal yang digunakan bukan jenis biasa, melainkan Aspal Concrete Willing Cost (ACWC).

"Aspal jenis ini memiliki formula tersendiri," katanya, Minggu, 23 Agustus. Haikal mengungkapkan, jadwal pengaspalan jalan fly over sebenarnya dilakukan pekan lalu. Namun, setelah melihat kadar aspal, kepadatan, dan komposisinya belum sesuai, sehingga pengaspalan belum diizinkan.

"Pekan ini kemungkinan sudah bisa dilakukan pengaspalan. Kalau komposisi campuran aspal jenis ACWC sudah sesuai segera dilakukan pengaspalan. Tebal aspal jalan lebih dari empat sentimeter," urainya.
Di sisi lain, pelebaran jalan terutama di sekitar fly over terus berlanjut. Jalan beton di depan kampus Universitas 45 telah dibuat menjadi dua lajur, sehingga ruas jalan yang sudah ada telah menjadi tiga lajur.

Drainase yang berada di depan kantor diler Izusu juga telah dipasangi gorong-gorong besar hingga ke depan kantor Jamsostek sebagai saluran pembuangan. Saluran itu selanjutnya akan ditutup dengan betonisasi sebagai dasar Jalan Urip Sumoharjo yang dibuat makin lebar. (rif)

Sony Sjklw
August 26th, 2009, 04:28 PM
Rabu, 26-08-09 | 19:53 | 24 View
Pendaftaran Sayembara Desain Diperpanjang
Revitalisasi Danau Balangtonjong

MAKASSAR -Harian Fajar- Tingginya animo masyarakat untuk ikut serta dalam sayembara desain penataan Danau Balangtonjong, membuat panitia di Bappeda Kota Makassar memperpanjang waktu pendaftaran. Panitia membuka pendaftaran hingga 4 September mendatang.

Sebelumnya, panitia memutuskan pendaftaran ditutup 28 Agustus. Namun, pertimbangan untuk mengakomodir semua masyarakat sehingga penutupan pendaftaran diperpanjang sampai bulan depan. Hingga saat ini, sudah puluhan pendaftar sayembara desain Balangtonjong.

Panitia pelaksana sayembara, Masri Tiro menjelaskan, apresiasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi sangat besar. "Ini membuktikan kalau masyarakat sangat konsen terhadap isu-isu lingkungan yang muncul selama ini," terang Masri, Selasa, 25 Agustus.

Karena itu, Masri berharap seluruh masyarakat baik kalangan mahasiswa, arsitek, konsultan, badan usaha, dan masyarakat umum supaya mendaftarkan diri di kantor Bappeda Makassar. Dia meminta semua ide atau konsep desain penataan Danau Balangtonjong dapat disalurkan lewat sayembara.

"Jadikanlah Danau Balangtonjong sebagai daerah resapan air yang berfungsi ganda sebagai ruang terbuka hijau, tempat wisata, memancing, dan area joging," harapnya.

Setelah pendaftaran sayembara, panitia akan memberikan penjelasan teknis mengenai penataan Danau Balangtonjong pada 29 September mendatang. Kemudian pemasukan karya dilaksanakan 16 Oktober 2009. (ram)

Sony Sjklw
August 26th, 2009, 04:31 PM
Rabu, 26-08-09 | 19:53 | 24 View
Pendaftaran Sayembara Desain Diperpanjang
Revitalisasi Danau Balangtonjong


http://www.fajar.co.id/photohead/1251201231F-Yusran-Suasana%20Balng%20Tonjong%20%281%29.JPG

MAKASSAR -Harian Fajar- Tingginya animo masyarakat untuk ikut serta dalam sayembara desain penataan Danau Balangtonjong, membuat panitia di Bappeda Kota Makassar memperpanjang waktu pendaftaran. Panitia membuka pendaftaran hingga 4 September mendatang.

Sebelumnya, panitia memutuskan pendaftaran ditutup 28 Agustus. Namun, pertimbangan untuk mengakomodir semua masyarakat sehingga penutupan pendaftaran diperpanjang sampai bulan depan. Hingga saat ini, sudah puluhan pendaftar sayembara desain Balangtonjong.

Panitia pelaksana sayembara, Masri Tiro menjelaskan, apresiasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi sangat besar. "Ini membuktikan kalau masyarakat sangat konsen terhadap isu-isu lingkungan yang muncul selama ini," terang Masri, Selasa, 25 Agustus.

Karena itu, Masri berharap seluruh masyarakat baik kalangan mahasiswa, arsitek, konsultan, badan usaha, dan masyarakat umum supaya mendaftarkan diri di kantor Bappeda Makassar. Dia meminta semua ide atau konsep desain penataan Danau Balangtonjong dapat disalurkan lewat sayembara.

"Jadikanlah Danau Balangtonjong sebagai daerah resapan air yang berfungsi ganda sebagai ruang terbuka hijau, tempat wisata, memancing, dan area joging," harapnya.

Setelah pendaftaran sayembara, panitia akan memberikan penjelasan teknis mengenai penataan Danau Balangtonjong pada 29 September mendatang. Kemudian pemasukan karya dilaksanakan 16 Oktober 2009. (ram)

Sony Sjklw
August 28th, 2009, 03:47 PM
New Project

Kamis, 27-08-09 | 20:30 | 90 View
Apartemen 19 Lantai di Eks BKG
Surono: Amdalnya Masih Diproses
Laporan : Ramah Praeska

MAKASSAR -- Area kawasan Lapangan Karebosi sepertinya benar-benar bakal utuh milik PT Tosan Permai Lestari. Perusahaan milik Bang Hasan ini akan membangun servis apartemen berlantai 19 di atas lahan eks Balai Kesehatan Gigi (BKG). Saat ini, lahan itu berfungsi parkir kendaraan pengunjung Makassar Trade Centre (MTC) Karebosi.

Permohonan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal) sudah diajukan sejak bulan lalu ke Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan (PLHK) Makassar. Saat ini, permohonan amdal tersebut dalam tahap meminta tanggapan masyarakat.

Dalam pengumuman amdal Dinas PLHK bernomor: 669/342/DPLHK/VII/2009, berbunyi, dalam penyusunan dokumen amdal pembangunan servis apartemen harus melibatkan masyarakat. Apartemen berlantai 19 itu dibangun di atas lahan seluas 2.214 meter persegi, dengan luas bangunan 20.171 meter persegi, berlokasi di sudut Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Bulusaraung.

Permintaan tanggapan masyarakat berlangsung sejak 10 Juli hingga 14 Agustus lalu. Kepala Seksi Analisis Dampak Lingkungan Dinas PLHK Makassar, Surono, mengatakan amdal apartemen milik PT Tosan tersebut belum bisa diterbitkan jika ada protes dari masyarakat yang menanggapi dan memberi masukan.

"Amdalnya baru disusun kalau tidak ada lagi komplain masyarakat. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang amdal tepatnya pasal 5, sebuah bangunan harus memiliki amdal jika berpengaruh besar pada lingkungan dan masyarakat sekitarnya," kata Surono, Rabu, 26 Agustus.

Sejauh ini, tambah Surono, pihaknya masih memproses amdal apartemen milik PT Tosan. Kepala Dinas PLHK Makassar, Kusaiyyeng membenarkan sebuah bangunan di dekat keramaian harus mengantongi amdal. Atau paling tidak ada upaya kelola lingkungan (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan (UPL). "Ini sudah ada aturannya," katanya.

Bukan cuma servis apartemen di eks BKG, informasi yang diperoleh di lapangan akan dibangun pula jembatan penyeberangan dari Karebosi Link ke MTC. Direktur PT Tosan Permai Lestari, Djafar Basri, mengakui rencana pembangunan apartemen tersebut.

Sebelumnya, pembangunan jembatan penyeberangan versi MTC ternyata membohongi masyarakat. Jembatan yang menghubungkan eks Balai Kesehatan Gigi (BKG) dengan MTC ternyata berlantai tiga dan ditempati berdagang karena terdiri beberapa los.

"Tapi, kalau masyarakat tidak setuju bisa saja apartemen tersebut tidak terbangun. Makanya kami tunggu respons masyarakat. Konsepnya kan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal," terang Djafar.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Andi Oddang Wawo, menegaskan apartemen tersebut baru boleh dibangun kalau ada rekomendasi dari walikota. Lokasi tersebut, kata Oddang, peruntukannya memang untuk bisnis dan perhotelan.

"Cuma harus diperhatikan nantinya untuk lokasi parkir dan rekayasa lalu lintasnya. Karena lokasi yang akan dibanguni apartemen berada di pusat keramaian," kata Oddang. (*)

Sony Sjklw
August 29th, 2009, 04:28 PM
Jumat, 28-08-09 | 19:31 | 73 View
Apartemen Tosan 200 Kamar
Harus Ada Rekomendasi Walikota

Laporan : Ramah Praeska

MAKASSAR -Harian Fajar- Servis apartemen milik PT Tosan Permai Lestari yang akan dibangun di lahan eks Balai Kesehatan Gigi (BKG), memiliki 200 kamar dengan 19 lantai. Pada lantai dasar disiapkan untuk kegiatan usaha kecil menengah (UKM).

Hanya saja, belum diketahui berapa luas lokasi yang disiapkan untuk UKM yang ada di Makassar. Pasalnya, pembangunan belum dilaksanakan lantaran dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal) masih dalam proses.

Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (PLH) dan Keindahan Kota Makassar, Kusaiyyeng menjelaskan, sesuai izin dokumen amdal yang masuk ke instansinya, servis apartemen miliki PT Tosan itu diperuntukkan untuk rumah tinggal masyarakat. Kemudian ada juga bagian di lantai dasar disiapkan untuk UKM.

"Sementara ini permohonan amdalnya masih dalam tahap konsultasi publik. Makanya kita terus meminta masukan masyarakat terhadap rencana pembangunan servis apartemen tersebut," terang Kusaiyyeng, Kamis, 27 Agustus.

Setelah tanggapan masyarakat masuk, lanjut Kusaiyyeng, selanjutnya amdal servis apartemen milik PT Tosan Permai Lestari akan dikaji tim teknis dan tim penilai. Sehingga Kusaiyyeng memastikan proses penerbitan amdal butuh waktu lama.

"Saya kira masih panjang prosesnya untuk penerbitan amdal servis apartemen PT Tosan. Tentunya dibutuhkan pengkajian mendalam sebelum diterbitkan," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Makassar, Andi Oddang Wawo menegaskan, apartemen tersebut dibangun harus memperhatikan koefisien dasar bangunan dan tidak mengganggu radar milik PT Telkom. Dia pun meminta pemilik proyek memperhatikan perimbangan ruang terbuka dan bangunan.

"Kalau memang mau dibangun apartemen, maka siapkan lahan parkir. Sebab, di lokasi tersebut sangat padat. Lagipula, kalau mau diterbitkan IMB-nya nanti mesti lewat rekomendasi walikota," kata Oddang. (*)

caesarleo
August 31st, 2009, 02:12 AM
Allow gak ada yg masuk ke areat trans studio? diizinkan masuk koq mutar sampe ke belakangnya Trans Walk....sudah hampir rampung....malam minggu saya ke sana..hanya ndak sempat...bawa kamera..mau foto pake hp..tapi terlalu gelap..
coba ke san deh siang2

http://www.daengleo.com/foto/trans.jpg