View Full Version : [MAKASSAR] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 [6] 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

Sony Sjklw
September 1st, 2009, 03:28 PM
^^ nanti coba2 kesana sekalian ke makassar fair di CCC

Sony Sjklw
September 2nd, 2009, 08:02 AM
Rabu, 02-09-09 | 21:07 | 77 View
Panitia Sudah Terima 50 Desain Balangtonjong

MAKASSAR -- Tiga hari jelang penutupan, pendaftar sayembara penataan Danau Balangtonjong sudah mencapai 50 orang. Pendaftaran sayembara akan ditutup Jumat, 4 September, setelah dibuka sejak 17 Agustus lalu. Pendaftar umumnya secara perorangan dan badan usaha.

Panitia sayembara desain Danau Balangtonjong, Muhammad Masri Tiro, menjelaskan, antusiasme masyarakat ikut sayembara sangat tinggi dengan banyaknya pendaftar yang datang ke kantor Bappeda Makassar.

"Cukup banyak peminat sayembara. Setelah pendaftaran berakhir 4 September, selanjutnya kami akan memberikan penjelasan teknis pada 29 September mendatang," terang Masri, Selasa, 1 September. Sementara Kepala Bidang Fispra Bappeda, Rusmayani Madjid, menambahkan, publikasi sayembara Danau Balangtonjong gencar dilakukan bukan saja lewat koran namun juga melalui internet di jejaring sosial. "Desain pemenang sayembara itulah yang akan menjadi acuan penataan Danau Balangtonjong," jelas dia. (ram)

Sony Sjklw
September 3rd, 2009, 12:42 PM
Kamis, 03-09-09 | 13:49 | 44 View
Jalan Metro Tanjung Bunga Ditangani GMTD

Laporan : Ramah Praeska

MAKASSAR -- PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, masih bertanggung jawab terhadap proyek perbaikan Jalan Metro Tanjung Bunga. Jalan tersebut masih ditangani GMTD dan belum diserahkan ke pemkot.

Public Relations PT GMTD, Novianty Safitri menjelaskan, pengelolaan Jalan Metro Tanjung Bunga memang masih menjadi hak PT GMTD. Saat ini, proses perbaikan jalan dilakukan bekerja sama dengan pihak Trans Kalla.

"Memang, Jalan Metro Tanjung Bunga masih jadi tanggung jawab kami. Cuma, saat ini perbaikan jalan dibantu pihak Trans Kalla sekaitan akan diresmikannya pusat permainan Trans Studio," terang Novianty, Selasa, 1 September.

Namun, dalam waktu dekat pihak PT GMTD akan melakukan pembicaraan dengan Pemkot Makassar membahas rencana penyerahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) termasuk Jalan Metro Tanjung Bunga. "Sudah jadi kewajiban pengembang menyerahkan fasum-fasos ke pemerintah. Cuma, kami belum tahu kapan diserahkan," katanya.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Makassar, Rusmayani Madjid menyatakan, pemkot sangat dilematis untuk melakukan perbaikan Jalan Metro Tanjung Bunga. Sebab, jalan dimaksud masih berada dalam penguasaan PT GMTD. *

-------------------------------------------------------------------------

Rabu, 02-09-09 | 15:32 | 96 View
Jalan HM Daeng Patompo Berbenah

Laporan : Ramah Praeska

Jelang peresmian Trans Studio pada 9 September mendatang, Jalan HM Daeng Patompo terus dibenahi. Dibantu Trans Kalla, PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, bahkan melakukan pengaspalan ulang di jalan berjalur dua itu.

Public Relations PT GMTD, Novianty Safitri, menjelaskan ruas jalan di kawasan Tanjungbunga itu memang masih di bawah tanggung jawab perusahaan tersebut. "Cuma, saat ini perbaikan jalan dibantu pihak Trans Kalla sekaitan akan diresmikannya pusat permainan Trans Studio," terang Novianty.

Sementara Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Makassar, Rusmayani Madjid, menyatakan, pemkot cukup dilematis ingin melakukan perbaikan Jalan HM Daeng Patompo. Sebab, jalan dimaksud masih berada dalam penguasaan PT GMTD.

"Kalau sudah diserahkan nantinya, tentu pemkot akan bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan itu," kata Rusmayani, Rabu, 2 September.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Muhammad Ansar, juga berpendapat senada.

Menurut dia, beberapa bagian jalan memang masih ada yang ditambal namun ada juga yang sudah mulus. "Dikerjakan pihak ketiga, bukan pemkot. Kalau sudah diserahkan baru kami bergerak," ujarnya. (ram)

paradyto
September 3rd, 2009, 06:21 PM
Megaproyek Kalla-Chairul Tanjung Segera Terwujud

JAKARTA — Cita-cita Chairul Tanjung dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendirikan kawasan wisata terpadu, termasuk hiburan indoor terbesar di Asia, segera terwujud. Selasa (8/9) mendatang, Chairman Para Group itu akan mendampingi Jusuf Kalla meresmikan sebagian proyek itu.

“Untuk tahap awal kami akan resmikan Trans Studio Theme Park-nya dulu," kata Chairal Tanjung, Direktur Para Group yang juga adik Chairul Tanjung. Sementara Trans Studio Walk (pusat perbelanjaan), menurut Chairal, baru akan beroperasi mulai Juni 2010.

Fasilitas berikutnya adalah Trans Studio Hotel dan Residential serta fasilitas rekreasi pantai. Total, kawasan wisata terpadu itu luasnya 24 hektar di Tanjung Bunga, Makassar.

Untuk proyek raksasa yang secara keseluruhan menyedot investasi lebih dari Rp 3 triliun ini, Chairul bergandengan dengan Kalla mendirikan PT Trans Kalla Makassar (TKM) pada 2007 lalu. Di perusahaan patungan ini, Para Group menanggung pembiayaan proyek. Sementara Kalla Grup adalah penyedia lahan. “Saham kami 55 persen, Kalla 45 persen,” kata Chairal.

Selain faktor lahan milik Kalla, Para Group memilih Makassar karena menilai "Kota Angin Mamiri" ini berprospek cerah. "Beberapa tahun terakhir ini GDP Makassar selalu lebih tinggi daripada rata-rata GDP nasional," katanya.

Pendanaan proyek ini berasal dari pinjaman BRI sebesar 50 persen. Sisanya dari utang dari bank lain serta kas internal perusahaan.

Belanja yang terbesar mengalir ke proyek taman hiburan indoor Trans Studio Theme Park. “Untuk wahana bermain itu kami menghabiskan sekitar Rp 1 triliun," kata Chairal.

Budiman Wijaya, Direktur TKM, menjelaskan, di Theme Park tersebut tersedia 20 wahana permainan yang terbagi dalam empat zona. Dana untuk pengadaan alat permainan sendiri sudah mencapai sekitar Rp 300 miliar.

Namun, Chairal optimistis proyek ini akan menguntungkan. Rencananya, harga karcis masuk ke fasilitas ini rata-rata Rp 100.000 per orang.

kubel
September 4th, 2009, 02:44 AM
waowww keren banget.. ternyata keberadaan trans kalla telah terpublikasi ke seluruh penjuru negeri .... maju teruss

kubel
September 4th, 2009, 03:18 AM
MAKASSAR -- Tahun ini sepertinya menjadi tahun investasi di Kota Makassar. Saat Trans Studio sedang merampungkan sarana hiburan terbesar di tanah air bahkan di kawasan ASEAN, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk yang sudah berkiprah sejak beberapa tahun lalu, kembali menambah investasinya.

Tidak tanggung-tanggung, untuk dua megaproyek berupa pembangunan rumah sakit bertaraf internasional dan hotel bintang lima plus sarana pendukung lainnya, GMTD Tbk yang merintis pembangunan di kawasan Tanjung Bunga, menyiapkan dana segar sebesar Rp1 triliun.

Direktur Utama GMTD Trilaksono mengungkapkan, kedua megaproyek tersebut akan dibangun tahun ini dan direncanakan rampung tahun depan.

Untuk pembangunan rumah sakit internasional bernama RS Siloam Gleneagles, Trilaksono menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan dana kurang lebih Rp 300 miliar. RS yang akan menjadi rujukan di wilayah Indonesia Timur itu akan dibangun di Jl Metro Tanjung Bunga, tepatnya di samping kantor marketing galeri mereka.

RS sekelas Siloam Gleneagles sendiri baru ada dua di Jakarta. Nantinya, jika RS ini berdiri, pasien dari Indonesia Timur tak perlu lagi jauh-jauh terbang ke Jakarta atau Singapura untuk berobat. Sebab fasilitas dan kualitas RS dan dokternya sama dengan RS internasional di Jakarta dan Singapura.

Rencananya, akhir tahun ini, pemancangan tiang perdana akan dilaksanakan. Saat ini, pihak GMTD dalam proses pengurusan izin. Jika berjalan lancar, tahun depan RS Siloam Gleneagles ini sudah bisa mulai beroperasi.

"Perkembangan Sulsel khususnya Makassar akhir-akhir ini sangat menggembirakan. Makanya, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik di wilayah ini, tahun ini akan kita jadikan momentum untuk berinvestasi besar-besaran di Makassar," jelas Trilaksono.

Khusus RS Siloam Gleneagles, menurutnya, dana Rp 300 M dianggap nilai yang wajar. Sebab katanya, bukan cuma bangunan saja yang megah tapi juga equipmentnya bagus dan canggih. Equipment ini mereka berinvestasi antara Rp 100 M hingga Rp 200 M.

"Dokternya akan kita datangkan dari Jakarta dan Singapura. Sebagian lainnya kerja sama dengan yang ada di Makassar. RS ini juga dilengkapi poliklinik untuk dokter berpraktik," kata Trilaksono.
Selain RS, investasi Rp 1 T itu juga akan melingkupi pembangunan hotel mewah berbintang lima. Mereka juga sudah menyiapkan lokasi di samping RS Siloam.

"Kita akan melengkapi hotel bintang lima yang ada di Makassar ini. Hotel ini akan mudah dijangkau dan kami menawarkan view dan servis yang lebih menarik," katanya.

Meski belum menyebut nama hotelnya, namun Tri mengungkapkan estimasi dana investasi yang mereka siapkan tak kurang dari Rp 200 miliar. "Total investasi untuk hotel ini antara Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar," katanya.

GMTD kata dia juga menyiapkan prorgam Corporate Social Responsibility (CSR). Mereka akan membangun klinik masyarakat dan sekolah di Kecamatan Mariso. Klinik ini melayani pengobatan gratis bagi warga. Sedangkan sekolahnya khusus untuk tingkatan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Belanja modal senilai Rp 1 triliun yang akan digelontorkan GMTD periode 2009-2010, juga untuk pembangunan dan perbaikan infrastrukur pendukung bisnis mereka. "Jadi sebenarnya kalau untuk RS, hotel dan program CSR itu di kisaran Rp 800 miliar saja. Tapi ditambah prasarana lain, termasuk jalan dan equipment, itu mencapai Rp 1 triliun," bebernya.

Ditanya soal target mereka dengan investasi sebesar Rp 1 triliun, Tri mengatakan, semata-mata karena pertimbangan pengembangan bisnis. "Apalagi potensi ekonomi Sulsel semakin membaik. Potensi ekonomi tampaknya terus bergerak di Makassar," katanya.

Sekaitan kehadiran Trans Studio yang bisa mengancam eksistensi GMTD , Tri mengatakan tidak khawatir. Malah sebaliknya, Trans Studio semakin melengkapi fasilitas di Kawasan Terpadu Tanjung Bunga. "Trans Studio sebagai pusat entertaint tentu membutuhkan RS internasional dan hotel berbintang," tandasnya. (amr)

Sony Sjklw
September 4th, 2009, 04:32 AM
http://img249.imageshack.us/img249/637/epceditcnvjv1.jpg
^^ Center Point of Indonesia di Makassar sepertinya mengilhami pembangunan waterfront kota Bantaeng, sebuah kota kecil yang berjarak 123 km timur Makassar

http://img530.imageshack.us/img530/9306/thenewbantaeng.jpg

Sony Sjklw
September 4th, 2009, 04:35 AM
daerah sekitar barombong mulai menggeliat

Senin, 31-08-09 | 00:25 | 89 View
Solthana Kembangkan Properti di Barombong

http://www.fajar.co.id/photohead/1251649639Masjid_Solthana1.jpg

MAKASSAR -- Pola pengembangan kota yang sudah mulai melirik ke wilayah Barombong disambut optimis pengembang properti PT Batara Sarana Mandiri. Developer yang memasarkan perumahan Solthana Residence dan group ini akan menyulap wilayah tersebut menjadi kota mandiri.

"Saat ini, kami sudah membangun sebanyak 400-an unit rumah di perumahan tersebut. Rencananya, kami akan kembali membangun perumahan di depan perumahan yang sudah ada saat ini dengan fasilitas yang lengkap seperti ruko, taman bermain, lapangan olahraga, dan masjid," kata Dirut Solthana Group, Yudi Ondong Arsana saat peresmian masjid Nurul Solthana di Solthana Residence, Minggu, 30 Agustus.

Yudi menambahkan, Barombong saat ini sudah memiliki fasilitas yang cukup lengkap untuk dikembangkan. Bahkan, pemerintah kota Makassar sudah memberikan sarana yang memadai untuk daerah ini. "Pemkot sudah memberikan fasilitas jalan, sekolah, dan layanan kesehatan di daerah ini sehingga sangat baik. Makanya, kami berencana mengembangkan wilayah ini menjadi lebih maju," tambah Yudi.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin yang meresmikan masjid tersebut mengaku cukup suprise dengan apa yang dilakukan Solthana. Niat untuk mengembangkan daerah ini dengan menambah fasilitas perumahan akan memajukan wilayah tersebut.

"Apalagi Barombong menurut Perda Tata Kota merupakan daerah peruntukan olahraga dan pariwisata sehingga membutuhkan banyak fasilitas perumahan untuk pengembangannya," urai Ilham. Marketing Manajer Solthana Residence, Abdul Muis, mengatakan, pihaknya telah membangun 160 RSH Griya Tirta Madani. Juga telah ditambahkan 230 unit di Solthana Residence dengan tipe 40, 55, dan 75 dengan kisaran harga Rp 182 juta sampai Rp 309 juta.

"Dari 230 unit masih ada 80 unit yang kami sedang tawarkan," ucap Muis. Pengembangan baru di depan Solthana di atas lahan sekira lima hektare. Rencana 350 unit (tipe 100) kisaran harga Rp 350. Rencananya Solthana Residence tahap tiga, Taman Solthana akan dimulai tahun ini. Jumlah rumah yang dibangun sekira 100 unit tipe 36 dan 45 dengan kisaran harga Rp 135 sampai Rp 145 juta. Setelah semua rampung akan dibangun Tugu Barombong. (die)

Sony Sjklw
September 4th, 2009, 04:56 AM
Jumat, 04-09-09 | 00:56 | 15 View
Sermani Siap Investasi Rp 40 M
Pasar Seng Kembali Normal

http://www.fajar.co.id/photohead/1251997029sermani7.jpg

MAKASSAR -- Meski masih dihantui imbas krisis finansial global PT Sermani Steel tetap komitmen melakukan ekspansi. Produsen seng merek Rusa tersebut, kini tengah menyiapkan investasi senilai Rp 40 miliar untuk membangun pabrik baru di Kawasan Industri Makassar (KIMA).

Managing Director PT Sermani Steel, Rudy S Syamsuddin, mengatakan, ekspansi pabrik dilakukan seiring semakin membaiknya pasar seng lokal. "Semester kedua ini, pasar seng mulai dalam fase recovery. Sebelumnya pada semester pertama lalu sangat anjlok dan membuat perusahaan sulit untuk mencapai laba," ungkap Rudy, Kamis, 3 September.

Pada dua triwulan I 2009, industri seng memang sempat lesu. Hal ini bukan karena menurunnya permintaan. Turunnya pendapatan di sektor ini karena anjloknya harga timah secara global. "Jika harga bahan baku turun, otomatis harga barang jadi ikut turun. Padahal sebagian besar di antaranya merupakan stok kami sejak lama," tambah Rudy.

Saat ini, produsen seng yang 95 persen pangsa pasarnya berada di Sulsel ini hanya mampu memproduksi 12 ribu ton hingga 14 ribu ton seng setiap bulannya. Sementara kapasitas produksi Sermani sebesar 30 ribu ton per bulan.

Salah satu penyebab belum optimalnya produksi pabrik adalah minimnya pasokan listrik. "Demikian pula dengan rencana investasi kami. Jika ketersediaan listrik tidak mencukupi, sulit rasanya untuk melanjutkannya. Percuma menggunakan pabrik baru jika kemampuan produksi masih saja terbatas karena faktor listrik," sebut putra pendiri Sermani, Syamsuddin Daeng Mangawing itu.

Dompet Dhuafa

Sermani juga terus menggulirkan program CSR (Corporate Social Responsibility). Kemarin, Sermani melakukan penandatangan MoU dengan Dompet Dhuafa Sulsel. Tahap awal, Sermani memberikan sumbangan Rp 10 juta.

Selanjutnya, Sermani akan terus memberikan sumbangan dalam bentuk zakat setiap bulannya. Jumlahnya bergantung laba perusahaan. "Terima kasih atas perhatian Sermani. Zakat ini akan kami salurkan untuk pendidikan dan kesehatan bagi kaum kurang mampu," ujar General Manager Dompet Dhuafa Sulsel, Mulyan Pulubuhu. (zul)

caesarleo
September 5th, 2009, 04:37 AM
Trans Studio
http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar_front.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar1.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar2.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar3.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar4.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar5.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar6.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar7.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar8.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transstudio_makassar9.jpg

Trans Walk

http://www.daengleo.com/foto/transwalk1.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transwalk2.jpg

excqnn
September 5th, 2009, 04:52 AM
wah. . .ada rumah hantunya.jadi pengen kesana :p
nice pic caesar :)

kubel
September 6th, 2009, 05:40 AM
kayak ngga terasa di indonesia.. aromanya luar negeri semua :)
mantap makassar

DanangSuthoWijoyo
September 7th, 2009, 05:01 AM
Maaf bro kalo ganggu..

Need help to complete 100 wonder of indonesia....
Makasar....kumpulin yah
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=803042&page=5

Thanks&Regards
HONAS

bagak
September 8th, 2009, 07:53 AM
Trans Walk

http://www.daengleo.com/foto/transwalk1.jpg

http://www.daengleo.com/foto/transwalk2.jpg


HOLLY MOLLY.................

Sony Sjklw
September 8th, 2009, 03:37 PM
reklamasi pantai baloa yang mengundang kontroversi

Selasa, 08-09-09 | 19:32 | 39 View
Alamat PT MMS Diduga Fiktif
Laporan : Ramah Praeska

http://www.fajar.co.id/photohead/1252323155twk-reklamasi%20BULOA-5.jpg

MAKASSAR -- Pelaksana proyek reklamasi Pantai Buloa, PT Makassar Metro Square (MMS) ternyata tidak memiliki kantor tetap. Alamat kantor yang dipasang dalam pengumuman amdal di media cetak, diduga fiktif atau tidak ditemukan di lapangan.

Hasil penelusuran yang dilakukan Senin, 7 September, tidak ditemukan kantor PT MMS seperti yang tercantum pada pengumuman. Dalam pengumuman amdal yang dimuat di media cetak pada Jumat lalu, mencantumkan alamat PT MMS di Jalan Gunung Bawakaraeng Nomor 115.

Setelah dicek, alamat kantor dimaksud adalah PT Sinar Mentari Sakti berlantai tiga yang bergerak pada bidang penjualan oli merek Castrol. Sementara nomor telepon yang dicantumkan yakni 0411-449551 adalah PT Jujur Jaya Sakti.

Perusahaan ini bergerak pada bidang penjualan mobil merek Daihatsu. Perusahaan ini berdampingan dengan bangunan sekolah dasar bertingkat Bawakaraeng. Pantauan di lapangan, pada kedua perusahaan tersebut tidak ada tanda-tanda yang mencantumkan bahwa ada kantor PT MMS.

Ketika nomor telepon 0411-449551 dihubungi, dijawab oleh seorang receptionis perempuan. Dia mengaku pemilik nomor telepon adalah PT Jujur Jaya Sakti. Seorang petugas sekuriti bernama Hamzani, mengaku tidak tahu kalau ada kantor PT MMS.

Namun, setelah dia mengecek di sebuah ruangan di lantai dua Hamzani mengaku, showroom mobil ini memang sempat dijadikan kantor PT MMS tapi jarang ada aktivitas. "Saya jarang melihat ada pengelolanya datang," ujarnya.

Pengelola PT MMS, Muhammad Askin, mengaku pihaknya bekerja sama dengan PT Jujur Jaya Sakti untuk menjadikan tempatnya sebagai kantor. "Kami tetap berkantor di show room mobil itu. Soal pembangunan kawasan memancing dan restoran, karena saat ini Makassar memang butuh hiburan," ujar dia saat dihubungi via telepon seluler.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan Makassar, Andi Yatima Ridwan, saat dikonfirmasi perihal kantor PT MMS yang diduga fiktif punya pendapat lain. Dia mengaku perusahaan tersebut menumpang pada kantor perusahaan lain di Bawakaraeng.

"Pasti ada kantornya sesuai yang termuat di pengumuman amdal. Mengenai penerbitan amdal, kami akan sesuaikan dengan peruntukan lahan," kata Yatima. (ram)

Sony Sjklw
September 8th, 2009, 03:40 PM
Senin, 07-09-09 | 19:34 | 98 View
UNM Garap Hotel Bintang Satu

MAKASSAR --Harian Fajar- Universitas Negeri Makassar (UNM) kini memiliki hotel yang memiliki fasilitas yang cukup lengkap, setara dengan bintang satu. Bangunan berlantai tiga ini rencananya akan diresmikan setelah Idulfitri tahun ini.

Dijadwalkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Profesor dr Fasli Jalal, PhD, akan meremikan hotel ini. Pembantu Rektor Bidang Sarana dan Prasarana UNM, Profesor Dr A Ichsan, MKes, mengatakan, fasilitas yang dimiliki hotel ini setara dengan hotel berbitang satu.

Saat ini, kata Ichsan, pihaknya sedang membenahi interior kamar dan fasilitas lainnya, seperti pendingin ruangan. Hotel ini memiliki peluang berkembang karena berada di lokasi yang strategis. Posisinya di persimpangan Jalan AP Pettarani dan Jalan Bontolangkasa. Lokasi hotel ini berada dalam kawasan kampus di ujung bagian selatan BAAK UNM atau di sekitar Pascasarjana UNM.

Lokasi hotel ini juga tidak jauh dari Clarion Hotel and Convention Makassar. Berdasarkan perencanaan awal, gedung ini memiliki 23 gerai di lantai satu, ruang pertemuan, serta ruang lobi. Gerai di lantai satu ini akan diisi restoran, toko buku, dan jenis usaha lainnya.

Sementara di lantai dua dan tiga adalah kamar hotel dengan jumlah keseluruhan 46 kamar. Di lantai dua dan tiga juga terdapat ruang lobi dan ruang seminar. Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama UNM, Dr Nurdin Noni, mengatakan, khusus untuk hotel pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan manajemen Clarion Hotel and Convention Makassar.

Pihak manajemen Clarion juga telah berkunjung ke tempat ini dan kemungkinan akan menjalin kerjasama. "Pak Anggiat (Sinaga, red) sebagai general manajer hotel itu sudah datang melihat kesiapan gedung ini," terang Nurdin. Meskipun belum ada kontrak kerja sama, namun, kemungkinan kerja sama itu cukup besar, khususnya terkait manajemen hotel.

Lebih jauh, Nurdin menjelaskan, mahasiwa UNM akan melakukan praktik atau magang di hotel ini. Mahasiswa juga bisa belajar tentang teknik berwirausaha. Ada beberapa unit usaha yang juga akan disiapkan untuk mahasiswa di lantai satu gedung itu. (syr)

Marsya
September 9th, 2009, 07:47 AM
Trans Studio, Mercusuar di Timur Indonesia
http://www.kompas.com/data/photo/2009/09/09/0808057p.jpg
Rabu, 9 September 2009 | 10:50 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Hari ini, Rabu (9/9), Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan Trans Studio Theme Park, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Trans Studio merupakan kawasan wisata terpadu yang dibangun di atas lahan seluas 24 hektar. Salah satu bagian tempat wisata baru ini adalah taman bermain dalam ruangan (indoor) seluas 2,7 hektar.

Menurut catatan, saat ini taman bermain dalam ruangan terbesar di dunia terdapat di Lotte World Korea dengan luas 1,7 hektar. Dengan demikian, wahana indoor di Trans Studio Theme Park yang didesain oleh John Stevenson, sutradara Kung Fu Panda, merupakan arena wisata dalam ruang terbesar di dunia. Wahana ini mampu menampung pengunjung hingga 10 ribu orang dengan kapasitas nyaman antara 6.000 - 8.000 orang.

Di dalam studio, uang kartal tidak berlaku. Alat tukar untuk menikmati aneka permainan di tempat itu adalah kartu mikrochip. Alat tukar digital ini baru pertama kali digunakan di Makassar, bahkan konon pertama di dunia. Wahana rekreasi kelas dunia macam Disneyland di Los Angeles dan Disneyworld di Orlando kabarnya baru akan menggunakan teknologi ini tahun depan.

Kartu mikrochip pengganti uang ini berlaku seumur hidup dan dapat digunakan untuk membeli cinderamata serta untuk kartu tol prabayar.

Dua area

Kawasan kompleks Trans Studio terbagi dalam dua area, yakni Trans Studio Theme Park sebagai tempat hiburan keluarga, dan Trans Studio Walk yang merupakan pusat perbelanjaan kelas dunia.

Trans Studio Theme Park terinspirasi oleh Disneyland dan Universal Studio. Area itu berada pada lahan seluas 2,7 hektar dengan 21 wahana permainan yang terbagi dalam empat zona dengan tema berbeda.

Pertama Studio Central, tempat para pengunjung akan bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi bintang dan mengetahui rahasia di balik layar tayangan-tayangan favorit.
Kedua Lost City, yang merupakan suatu kawasan seru yang menampilkan petualangan menegangkan ala Indiana Jones.

Ketiga, Cartoon City, yang merupakan dunia penuh warna, fantasi dan keajaiban. Di zona ini anak-anak akan larut dalam kegembiraan pada kenangan masa kecil yang ceria.

Keempat, Magic Corner, merupakan zona penuh suasana magis yang membuat pengunjung yakin pada apa yang disaksikan karena sensasi yang ditimbulkan.

Sedangkan di area Trans Studio Walk terdapat pusat perbelanjaan kelas dunia dengan lima lantai yang memiliki luas 55.000 meter persegi. Area tersebut juga dilengkapi tiga atrium. Pusat perbelanjaan ini akan menyediakan busana bermerk internasional.

Trans Studio Makasar ini dibangun dengan investasi lebih dari Rp 1 triliun, dan dibangun atas kerjasama antara Trans Corps dan Grup Kalla.

Mengapa Makassar

Mengapa areal raksasa ini dibangun di Makassar, tidak di Jawa atau Sumatera? Kalla memang putra Makassar. Tapi, di luar faktor Kalla, ada fakta-faktar menarik tentang Kota Angin Mamiri itu. Ada pasar besar di sana. Sebanyak 3,4 juta orang tinggal di Kota Makassar, sementara 4,6 juta lainnya adalah warga Sulawesi Selatan. Dengan demikian, ada 8 juta penduduk lokal provinsi itu yang merupakan pasar potensial.

Fakta lain yang bisa dicatat, pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sangat tinggi. Gross Domestic Product (GDP) Makassar lebih tinggi dari GDP rata-rata nasional. GDP Makassar sebesar Rp 7,1 juta pada tahun 2002 meningkat menjadi Rp 9,3 juta pada tahun 2009.

Makassar tengah bersinar. Pertumbuhan ekonomi, sarana, prasarana serta pariwisata yang demikian pesat beberapa tahun terakhir ini menjadikan Makassar seperti gadis perawan yang menarik perhatian banyak orang. Kehadiran mega proyek Trans Studio membuktikan bahwa Makassar merupakan magnet baru. Wahana kelas dunia ini serupa mercusuar yang membentuk identitas baru wilayah timur Indonesia.

Seorang pakar ekonomi dari AIM (Asian Institute of Management) Filipina pernah berkomentar tentang pembangunan Trans Studio, "Saya mengerti, Jawa adalah masa lalu, Sumatera adalah masa kini, dan Indonesia Timur adalah masa depan."

Marsya
September 9th, 2009, 07:51 AM
Tempat Hiburan "Indoor" Terbesar di Dunia Itu Ada di Makassar

Rabu, 9 September 2009 | 11:40 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Gesit Ariyanto


MAKASSAR, KOMPAS.com - Anda yang ingin menikmati kedahsyatan aneka permaian di pusat hiburan Disney tidak perlu pergi jauh lagi ke Disneyland di Los Angeles atau Disneyword di Orlando, Amerika Serikat. Beli saja tiket pesawat ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Kota Makassar di Sulawesi Selatan makin asyik untuk disambangi sebagai tujuan jalan-jalan. Hari ini, Rabu (9/9), Kota Makassar resmi memiliki lokasi tempat hiburan dalam ruangan (indoor) terbesar di dunia.

Trans Studio Theme Park namanya. Kawasan wista terpadu yang berdiri di atas lahan 2,5 hektar ini diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Rabu. Terdiri dari 21 wahana permainan dan bertema, theme park itu dilengkapi lahan paskir yang berkapasitas 3.000 mobil. "Ini theme park terbesar di dunia," kata Dirut PT Trans Kalla Makassar Wibowo Iman, Rabu siang.

Dikukuhkan sebagai ikon hiburan bernilai triliunan rupiah, lokasi hiburan bertema itu ditargetkan menyedot dua juta pengunjung per tahunnya. Tak hanya dari Sulawesi, tetapi juga pegunjung dari seluruh Indonesia.

Apa istimewanya tempat bermain baru ini? Selain berkonsep di dalam ruangan, tempat ini juga berisi wahana yang terkait teknologi penyiaran, seperti Magic Movie. Nama-nama wahana di antaranya sesuai acara televisi Trans7 dan TransTV, seperti Jelajah, Dunia Lain, dan Si Bolang.

Jika anda ingin mecoba aneka permainan di sana, harga tiket paket minimal perorangnya Rp 100.000, termasuk untuk menjajal 15 wahana permainan. Di lokasi berpenyejuk ruangan itu dilengkapi sejumlah gerai makanan dan minuman ternama.



JK: Trans Studio Harus Akomodasi Anak Kurang Mampu

Rabu, 9 September 2009 | 10:35 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Suhartono


MAKASSAR, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar Trans Studio Theme Park di kawasan Tanjung Bunga, dekat Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyediakan waktu khusus kunjungan gratis bagi anak-anak yang kurang mampu. Permintaan itu disampaikan pada manajemen Trans-Kalla yang mengelola wahana rekreasi bertaraf internasional tersebut. Tujuannya agar anak-anak kurang mampu juga bisa menikmati hiburan yang sarat dengan pemanfaatan teknologi ini.

"Saya berharap pengelola dapat memberikan waktu khusus bagi anak-anak kurang mampu untuk berkunjung secara gratis di tempat rekreasi ini. Prioritas bagi anak-anak yatim yang berkunjung pada pembukaan tempat ini, adalah sesuatu awal yang baik yang bisa dilanjutkan oleh pengelola," kata Kalla saat meresmikan wahana rekreasi tersebut Rabu (9/9) pagi.

Adapun dalam brosur disebutkan bahwa untuk masuk ke lokasi ini, per orang dikenakan biaya sebesar Rp100 ribu per paket. Rinciannya, Rp90 ribu untuk 15 wahana dan Rp10 ribu untuk pass masuk ke studio.

Sedangkan untuk masuk ke wahana lain di luar paket, setiap orang dikenakan biaya tambahan per wahana yang berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Adapun untuk menonton bioskop 4 dimensi sampai masuk ke wahana "Jelajah" dan "Dunia Lain", setiap orang dikenakan biaya tambahan Rp25 ribu.

Dalam kesempatan itu Wapres menyatakan keberadaan Trans Studio bisa dijadikan pelopor bagi tempat hiburan anak-anak Indonesia secara nasional. Pasalnya, tempat hiburan ini dioperasikan dengan perangkat teknologi canggih sehingga anak-anak dari berbagai daerah dapat menyaksikan aplikasi teknologi yang diterapkan.

Selain sebagai tempat hiburan, wahana rekreasi juga bisa dipakai sebagai lokasi pertemuan generasi muda dari berbagai daerah, kata Wapres.

Marsya
September 9th, 2009, 07:59 AM
GMTD Tambah Investasi Rp 1 T

MAKASSAR -- Tahun ini sepertinya menjadi tahun investasi di Kota Makassar. Saat Trans Studio sedang merampungkan sarana hiburan terbesar di tanah air bahkan di kawasan ASEAN, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk yang sudah berkiprah sejak beberapa tahun lalu, kembali menambah investasinya.

Tidak tanggung-tanggung, untuk dua megaproyek berupa pembangunan rumah sakit bertaraf internasional dan hotel bintang lima plus sarana pendukung lainnya, GMTD Tbk yang merintis pembangunan di kawasan Tanjung Bunga, menyiapkan dana segar sebesar Rp1 triliun.

Direktur Utama GMTD Trilaksono mengungkapkan, kedua megaproyek tersebut akan dibangun tahun ini dan direncanakan rampung tahun depan.

Untuk pembangunan rumah sakit internasional bernama RS Siloam Gleneagles, Trilaksono menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan dana kurang lebih Rp 300 miliar. RS yang akan menjadi rujukan di wilayah Indonesia Timur itu akan dibangun di Jl Metro Tanjung Bunga, tepatnya di samping kantor marketing galeri mereka.

RS sekelas Siloam Gleneagles sendiri baru ada dua di Jakarta. Nantinya, jika RS ini berdiri, pasien dari Indonesia Timur tak perlu lagi jauh-jauh terbang ke Jakarta atau Singapura untuk berobat. Sebab fasilitas dan kualitas RS dan dokternya sama dengan RS internasional di Jakarta dan Singapura.

Rencananya, akhir tahun ini, pemancangan tiang perdana akan dilaksanakan. Saat ini, pihak GMTD dalam proses pengurusan izin. Jika berjalan lancar, tahun depan RS Siloam Gleneagles ini sudah bisa mulai beroperasi.

"Perkembangan Sulsel khususnya Makassar akhir-akhir ini sangat menggembirakan. Makanya, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik di wilayah ini, tahun ini akan kita jadikan momentum untuk berinvestasi besar-besaran di Makassar," jelas Trilaksono.

Khusus RS Siloam Gleneagles, menurutnya, dana Rp 300 M dianggap nilai yang wajar. Sebab katanya, bukan cuma bangunan saja yang megah tapi juga equipmentnya bagus dan canggih. Equipment ini mereka berinvestasi antara Rp 100 M hingga Rp 200 M.

"Dokternya akan kita datangkan dari Jakarta dan Singapura. Sebagian lainnya kerja sama dengan yang ada di Makassar. RS ini juga dilengkapi poliklinik untuk dokter berpraktik," kata Trilaksono.
Selain RS, investasi Rp 1 T itu juga akan melingkupi pembangunan hotel mewah berbintang lima. Mereka juga sudah menyiapkan lokasi di samping RS Siloam.

"Kita akan melengkapi hotel bintang lima yang ada di Makassar ini. Hotel ini akan mudah dijangkau dan kami menawarkan view dan servis yang lebih menarik," katanya.

Meski belum menyebut nama hotelnya, namun Tri mengungkapkan estimasi dana investasi yang mereka siapkan tak kurang dari Rp 200 miliar. "Total investasi untuk hotel ini antara Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar," katanya.

GMTD kata dia juga menyiapkan prorgam Corporate Social Responsibility (CSR). Mereka akan membangun klinik masyarakat dan sekolah di Kecamatan Mariso. Klinik ini melayani pengobatan gratis bagi warga. Sedangkan sekolahnya khusus untuk tingkatan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Belanja modal senilai Rp 1 triliun yang akan digelontorkan GMTD periode 2009-2010, juga untuk pembangunan dan perbaikan infrastrukur pendukung bisnis mereka. "Jadi sebenarnya kalau untuk RS, hotel dan program CSR itu di kisaran Rp 800 miliar saja. Tapi ditambah prasarana lain, termasuk jalan dan equipment, itu mencapai Rp 1 triliun," bebernya.

Ditanya soal target mereka dengan investasi sebesar Rp 1 triliun, Tri mengatakan, semata-mata karena pertimbangan pengembangan bisnis. "Apalagi potensi ekonomi Sulsel semakin membaik. Potensi ekonomi tampaknya terus bergerak di Makassar," katanya.

Sekaitan kehadiran Trans Studio yang bisa mengancam eksistensi GMTD , Tri mengatakan tidak khawatir. Malah sebaliknya, Trans Studio semakin melengkapi fasilitas di Kawasan Terpadu Tanjung Bunga. "Trans Studio sebagai pusat entertaint tentu membutuhkan RS internasional dan hotel berbintang," tandasnya. (amr)

Marsya
September 9th, 2009, 08:27 AM
Akkarena Bay Business District Makassar:
http://i56.photobucket.com/albums/g196/paw_25694/Akkarena2.jpg

Celebes Convention Centre (CCC):
http://www.geocities.com/padalle/ccc.jpg

Trans Studio:
http://masbud.files.wordpress.com/2009/07/bank_mega_transstudio.jpg

Centre Point of Indonesia (CPI):
http://s147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/cpi_1.jpg

airototo
September 9th, 2009, 08:36 AM
.



Para Group Akan Bangun Theme Park di Jakarta (10 x lipat di Makasar) & Bandung, (dan 18 Kota Lainnya).


oleh : Neneng Herbawati


MAKASSAR (Bisnis.com): Setelah Trans Studio Indoor Theme Park di Makassar, Para Grup akan membangun wahana keluarga yang sama di Bandung dan Jakarta.

"Targetnya dalam 3 tahun ke depan akan dibangun Trans Studio lebih luas, 10x lipat dari di Makassar, akan dibangun di Jatisari, Jakarta," kata Ishadi, Komisaris Trans Corp saat menemani Wapres M. Jusuf Kalla mengelilingi wahana keluarga indoor terbesar di dunia.

Dia menegaskan Bandung dan Jakarta menjadi target berikutnya selain di 18 kota lainnya di Indonesia. Ishadi mengakui untuk membangun Trans Studio di Makassar ini butuh dana besar sekitar Rp1 triliun.

"Oleh sebab itu Para Group akan menggandeng investor di setiap kota, terutama untuk lahan yang luas."

Wakil Presiden Jusuf Kalla pagi ini meresmikan wahana rekreasi theme park dalam ruang (indoor) Trans Studio Resort Makassar. Trans Studio seluas 2,7 hektare yang diilhami Disneyland dan Universal Studios diklaim terbesar di dunia.

Theme park ini memiliki 21 wahana permainan dan berbagai bentuk hiburan pertunjukan yang terbagi dalam empat zona. Di samping theme park, arena tersebut dilengkapi pusat perbelanjaan. Trans Studio Walk dengan sederet tenant berkelas seperti Hugo Boss, Mango, Prada, dan Aigner.(yn)

bamz..
September 9th, 2009, 10:44 AM
^^seeet 10x lipat ky gmn tuh ?

9/9/09 jam 9 ! Makassar keren euy ..

Sony Sjklw
September 9th, 2009, 12:55 PM
^^ semoga terealisasi segera, :cheers: mantap banget nih Para Group :cheers:

GMTD Tambah Investasi Rp 1 T

MAKASSAR -- Tahun ini sepertinya menjadi tahun investasi di Kota Makassar. Saat Trans Studio sedang merampungkan sarana hiburan terbesar di tanah air bahkan di kawasan ASEAN, Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk yang sudah berkiprah sejak beberapa tahun lalu, kembali menambah investasinya.

Tidak tanggung-tanggung, untuk dua megaproyek berupa pembangunan rumah sakit bertaraf internasional dan hotel bintang lima plus sarana pendukung lainnya, GMTD Tbk yang merintis pembangunan di kawasan Tanjung Bunga, menyiapkan dana segar sebesar Rp1 triliun.

Direktur Utama GMTD Trilaksono mengungkapkan, kedua megaproyek tersebut akan dibangun tahun ini dan direncanakan rampung tahun depan.

Untuk pembangunan rumah sakit internasional bernama RS Siloam Gleneagles, Trilaksono menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan dana kurang lebih Rp 300 miliar. RS yang akan menjadi rujukan di wilayah Indonesia Timur itu akan dibangun di Jl Metro Tanjung Bunga, tepatnya di samping kantor marketing galeri mereka.

RS sekelas Siloam Gleneagles sendiri baru ada dua di Jakarta. Nantinya, jika RS ini berdiri, pasien dari Indonesia Timur tak perlu lagi jauh-jauh terbang ke Jakarta atau Singapura untuk berobat. Sebab fasilitas dan kualitas RS dan dokternya sama dengan RS internasional di Jakarta dan Singapura.

Rencananya, akhir tahun ini, pemancangan tiang perdana akan dilaksanakan. Saat ini, pihak GMTD dalam proses pengurusan izin. Jika berjalan lancar, tahun depan RS Siloam Gleneagles ini sudah bisa mulai beroperasi.

"Perkembangan Sulsel khususnya Makassar akhir-akhir ini sangat menggembirakan. Makanya, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik di wilayah ini, tahun ini akan kita jadikan momentum untuk berinvestasi besar-besaran di Makassar," jelas Trilaksono.

Khusus RS Siloam Gleneagles, menurutnya, dana Rp 300 M dianggap nilai yang wajar. Sebab katanya, bukan cuma bangunan saja yang megah tapi juga equipmentnya bagus dan canggih. Equipment ini mereka berinvestasi antara Rp 100 M hingga Rp 200 M.

"Dokternya akan kita datangkan dari Jakarta dan Singapura. Sebagian lainnya kerja sama dengan yang ada di Makassar. RS ini juga dilengkapi poliklinik untuk dokter berpraktik," kata Trilaksono.
Selain RS, investasi Rp 1 T itu juga akan melingkupi pembangunan hotel mewah berbintang lima. Mereka juga sudah menyiapkan lokasi di samping RS Siloam.

"Kita akan melengkapi hotel bintang lima yang ada di Makassar ini. Hotel ini akan mudah dijangkau dan kami menawarkan view dan servis yang lebih menarik," katanya.

Meski belum menyebut nama hotelnya, namun Tri mengungkapkan estimasi dana investasi yang mereka siapkan tak kurang dari Rp 200 miliar. "Total investasi untuk hotel ini antara Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar," katanya.

GMTD kata dia juga menyiapkan prorgam Corporate Social Responsibility (CSR). Mereka akan membangun klinik masyarakat dan sekolah di Kecamatan Mariso. Klinik ini melayani pengobatan gratis bagi warga. Sedangkan sekolahnya khusus untuk tingkatan taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Belanja modal senilai Rp 1 triliun yang akan digelontorkan GMTD periode 2009-2010, juga untuk pembangunan dan perbaikan infrastrukur pendukung bisnis mereka. "Jadi sebenarnya kalau untuk RS, hotel dan program CSR itu di kisaran Rp 800 miliar saja. Tapi ditambah prasarana lain, termasuk jalan dan equipment, itu mencapai Rp 1 triliun," bebernya.

Ditanya soal target mereka dengan investasi sebesar Rp 1 triliun, Tri mengatakan, semata-mata karena pertimbangan pengembangan bisnis. "Apalagi potensi ekonomi Sulsel semakin membaik. Potensi ekonomi tampaknya terus bergerak di Makassar," katanya.

Sekaitan kehadiran Trans Studio yang bisa mengancam eksistensi GMTD , Tri mengatakan tidak khawatir. Malah sebaliknya, Trans Studio semakin melengkapi fasilitas di Kawasan Terpadu Tanjung Bunga. "Trans Studio sebagai pusat entertaint tentu membutuhkan RS internasional dan hotel berbintang," tandasnya. (amr)

^^ sepertinya tuan rumah ngak mau kalah :lol:

Sony Sjklw
September 9th, 2009, 01:03 PM
Revitalisasi Karebosi

http://img186.imageshack.us/img186/7290/karebosi1.jpg

http://img29.imageshack.us/img29/8648/karebosi2.jpg
^^ Pengerjaan Logo Olimpic di bagian atas underground

http://gallery.makassarkota.go.id/albums/userpics/10001/normal_revitalisasi_karebosi_01%281%29.jpg


http://img32.imageshack.us/img32/8176/karebosi3.jpg

Sony Sjklw
September 9th, 2009, 01:05 PM
Menara Bosowa

http://img185.imageshack.us/img185/6347/menarabosowaedit.jpg

Sony Sjklw
September 12th, 2009, 11:07 AM
Juni 2010, Jubilee School Terima Siswa Baru
Selasa, 8 September 2009 | 02:14 WITA

Makassar, Tribun - Sekolah nasional berstandar internasional, Jubilee School, yang bakal hadir di Kota Makassar ditargetkan sudah rampung pertengahan tahun 2010 mendatang.

"Mulai tahun ajaran baru mendatang. Pengerjaan gedung kita target selesai 10 bulan," kata CEO Bosowa Corporation Sadikin Aksa bersama Pembina Yayasan Citra Bangsa Jubilee School Ibrahim Abdullah di Balai Kota Makassar, Senin (7/9).
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di hadapan Wakil Ketua DPD RI sekaligus Pendiri Bosowa Corporation Aksa Mahmud dan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
Penandatanganan dilakukan Sadikin dengan Asisten Direktur Jubilee School Haris Rahim di ruang rapat wali kota.
Turut hadir Direktur Jubilee School Ida Farida, pimpinan Bosowa Corporation, Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Natsir Azis, dan sejumlah kepala sekolah unggulan dan internasional Se-Makassar.
Sadikin mengatakan fasilitas sekolah yang menjadi Center Cambridge Internasional Primary Programe (CIPP) tersebut bisa lebih baik dari induknya yang berada di Jakarta.
"Lahan sekolah di Makassar lebih besar. Jadi pengembangannya bisa tidak sama persis. Pihak Jubilee minta fasilitas jauh lebih bagus," tambah Sadikin diamini Ibrahim.
Sekolah standar internasional terbaik di Indonesia saat ini akan berdiri di areal seluas empat hektare (ha) dan rencana dikembangkan hingga 10 ha untuk pembangunan boarding school (asrama siswa).
Dengan gedung berlantai enam yang bisa menampung hingga 2.000 siswa. Sekolah internasional ini akan menjadi yang terbesar dan memiliki fasilitas terlengkap di timur Indonesia. Untuk sarana olahraga, misalnya. Akan dilengkapi kolam renang indoor, lapangan sepakbola outdoor maupun indoor (futsal). (axa)

Rekrut Tenaga Pengajar Lokal
Pembina Yayasan Citra Bangsa Jubilee School Ibrahim Abdullah mengatakan, pihaknya akan merekrut tenaga-tenaga pengajar lokal yang nantinya akan sharing pengetahuan dengan pengajar Jubilee pusat.
Sekolah ini merupakan perpaduan kurikulum nasional dengan standar sekolah internasional terbaik. Ibrahim menyebut program sekolah terbagi dua siswa.
Program nasional disampaikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris mulai dari kelas prasekolah. Selanjutnya full English program yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Buku panduan dan materi internasional.
Aksa dalam sambutannya berharap dengan kehadiran sekolah tersebut membawa kemajuan bagi Sulsel utamanya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ilham membahasakan kehadiran Jubilee School sekaligus mewujudkan cita-cita pemerintah menghadirkan sekolah standar internasional berkualitas di kota ini. "Visi besar pemerintah kota untuk membawa Makassar menjadi kota dunia dengan kearifan lokal. Kali ini bisa dilakukan di dunia pendidikan," jelasnya.(axa)

Sony Sjklw
September 14th, 2009, 10:58 AM
Senin, 14-09-09 | 21:37 | 132 View
PT Pelindo Terusik
Bisa Hambat Makassar New Port

MAKASSAR -- Proyek reklamasi Pantai Buloa yang dilakukan PT Makassar Metro Square (MMS), ternyata berada di dalam wilayah lingkungan kerja perairan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar. Namun, tidak pernah dikoordinasikan sebelumnya.

Humas PT Pelindo IV Makassar, Baharuddin M mengatakan, di sekitar lokasi pembangunan Makassar New Port terbentang tanggul hasil reklamasi yang menurut rencana akan dijadikan kawasan memancing dan pariwisata. Padahal, dalam rencana pengembangannya sudah diakomodir suatu space yang disebut kawasan marina atau wisata.

"Reklamasi yang dilakukan suatu kelompok seharusnya dikoordinasikan terlebih dulu dengan pihak PT Pelindo IV untuk memastikan apakah reklamasi tersebut memengaruhi atau tidak rencana pengembangan Makassar New Port," terang Baharuddin, Minggu, 13 September.

Dikhawatirkan kegiatan reklamasi Pantai Buloa dapat menghambat pembangunan kawasan terpadu Makassar New Port yang di dalamnya sudah ada kawasan marina atau wisata. Karena itu, kegiatan reklamasi Pantai Buloa dianggap dapat bertentangan dengan pembangunan Makassar New Port itu.

Sekiranya reklamasi yang dilakukan itu tidak berpengaruh atau tidak masuk dalam kawasan pengembangan pelabuhan Makassar, lanjut Baharuddin, sesuai ketentuan maka pelaku reklamasi harus tetap mendapatkan rekomendasi dari PT Pelindo IV dan Administrator Pelabuhan Makassar. "Karena areal reklamasi itu masuk dalam daerah lingkungan kerja perairan pelabuhan," tegasnya.

Terkait pengumuman analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dari Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindaha (PLHK) Makassar Nomor : 669/466/DPLHK/IX/2009 yang dimuat di media pada 4 September 2009 lalu, PT Pelindo IV telah menyampaikan tanggapan ke Dinas PLHK.

Menurut Baharuddin, rencana pembangunan Makassar New Port yang direncanakan 2010 mendatang dengan luas 250 hektare akan mereklamasi pantai atau laut dangkal di sekitar PT IKI. Reklamasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap arus peti kemas yang saat ini sudah mencapai kurang lebih 400 ribu teus.

Pengembangan pelabuhan ke arah utara merupakan hasil kajian bersama antara Pemkot Makassar dan Pelindo IV selaku pengelola Pelabuhan Makassar yang sebelum ditetapkan dalam master plan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : KM.02 Tahun 2004, terlebih dulu sudah mendapat rekomendasi walikota dan Gubernur Sulsel. (ram)

Sony Sjklw
September 14th, 2009, 11:06 AM
Jumat, 11-09-09 | 19:55 | 231 View
Clover Leaf Prioritas 2010

http://www.fajar.co.id/photohead/1252583716fly.jpg

MAKASSAR -- Pembangunan clover leaf atau kuping fly over telah dimasukkan dalam daftar proyek prioritas APBN 2010. Anggaran konstruksi kuping fly over yang diusulkan masuk dalam APBN 2010 sebesar Rp 30 miliar.

Kepala Satker SNVT Jalan dan Jembatan Makassar Metropolitan, Oktovianus, mengatakan, proyek kuping fly over itu harus rampung dalam satu tahun. "Itu bukan proyek multi years. Anggarannya sedang diperjuangkan teralokasi dalam APBN 2010," kata Oktovianus, 10 September.

Pemerintah pusat telah berjanji mengalokasikan anggaran untuk semua proyek konstruksi di daerah, terutama yang telah masuk dalam daftar prioritas. Dana pembangunan konstruksi dapat cair jika lahannya telah siap.

Sementara untuk pembangunan kuping di sisi timur fly over, kata dia, tidak lagi terkendala masalah pembebasan lahan. Tanah milik masyarakat yang digunakan untuk proyek kuping fly over sudah dibayarkan dengan anggaran Rp 5,2 miliar.

Kuping fly over yang pembangunannya mulai tahun depan ini diharapkan semakin mengurangi penumpukan kendaraan di persimpangan Urip Sumoharjo. Kendaraan dari arah barat Kota Makassar yang akan menuju Jalan AP Pettarani melalui fly over dan keluar ke Jalan Barawaja melalui kuping fly over.

"Clover leaf itu harus dikerjakan tahun depan dan sudah masuk dalam perencanaan. Salah satu lajur fly over dari arah barat kota terdapat penyempitan ruas jalan. Titik penyempitan itulah yang digunakan sebagai titik awal kuping fly over." urai Oktovianus.

Pada pembangunan tahap awal, kata Oktovianus, hanya satu kuping saja yang akan dibangun. Kuping lain yang awalnya direncanakan empat buah akan mempertimbangkan tingkat keparahan kemacetan jalan yang terjadi.

Demikian pula dengan rencana pembangunan under pass yang memudahkan kendaraan dari arah AP Pettarani yang akan berbelok menuju bagian timur kota. Realisasi jalan bawah tanah itu tergantung tingkat keparahan yang terjadi. (rif)

Ampelio
September 15th, 2009, 12:28 AM
10 KOTA INDONESIA PALING NYAMAN UNTUK DITINGGALI
(from Metro 10 by Metro TV)

1 Yogyakarta - 57.9%
2 Bandung - 56.3%
3 Semarang - 22.8%
4 Solo - 21.2%
5 Bogor - 14.5%
6 Surabaya - 13.7%
7 Malang - 11.4%
8 Medan - 11.2%
9 Bali (Denpasar) - 8.1%
10 Makassar - 6.4%

Gw yakin dari responden tidak banyak yg pernah berkunjung ke Makassar, seharusnya kota ini layak menduduki peringkat lebih tinggi :okay: ..anyway it's only survey!

Felix_Bpp
September 15th, 2009, 07:04 AM
Makassar urutan ke 10.. great :okay:
ternyata masih didominasi kota2 di Jawa.. kota2 di kalimantan ko gak ada??? ternyata anggapan orang2 masih mengira bahwa Kalimantan masih hutan belantara :ohno:

yudibali2008
September 15th, 2009, 08:03 AM
10 KOTA INDONESIA PALING NYAMAN UNTUK DITINGGALI
(from Metro 10 by Metro TV)

1 Yogyakarta - 57.9%
2 Bandung - 56.3%
3 Semarang - 22.8%
4 Solo - 21.2%
5 Bogor - 14.5%
6 Surabaya - 13.7%
7 Malang - 11.4%
8 Medan - 11.2%
9 Bali (Denpasar) - 8.1%
10 Makassar - 6.4%

Gw yakin dari responden tidak banyak yg pernah berkunjung ke Makassar, seharusnya kota ini layak menduduki peringkat lebih tinggi :okay: ..anyway it's only survey!



heheheh ini survey lumayan juga ngawur nya :D

1 pun kota di Kalimantan nggak masuk....hmmm itu baru ngebuat gw heran..:nuts:

Bali (dimana saya tinggal sekarang) wah kotor banget, sampah dimana2, apalagi di parit, jadi keknya nggak relevan nih masuk 10 survey kota ternyaman di Indonesia......

Sony Sjklw
September 15th, 2009, 09:47 AM
^^ biasanya hasil survey sangat tergantung dari sampelnya. dan masing2

orang yang di survey punya cara pandang yang berbeda-beda.

Selasa, 15-09-09 | 20:41 | 26 View
Revitalisasi Taman Laguna Untungkan Pedagang

MAKASSAR -- Proyek revitalisasi Taman Pantai Laguna yang dilakukan kerja sama Pemkot Makassar dan PT Telkom tidak akan mengganggu keberadaan pedagang kaki lima (PKL). Penataan taman justru menguntungkan pedagang.

Penegasan ini dilontarkan pengelola Pantai Laguna, Syamsul Raga. Menurut dia, sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak yakni Telkom dan Pemkot Makassar menata taman tersebut, dan hanya masalah administrasi saja yang mesti dituntaskan.

"Konsep Taman Laguna kan untuk mempercantik pemandangan kota. Apalagi dengan rampungnya Anjungan Pantai Losari secara keseluruhan. Kemudian Masjid Terapung, dan Trans Studio," jelas Syamsul, Senin, 14 September.

Menurut Syamsul, tidak ada sama sekali pedagang yang akan direlokasi dengan proyek ini karena hanya dilakukan di bagian pintu masuk. Meski begitu, dengan penataan taman ini diharapkan para pedagang juga mau menata dagangannya agar lebih teratur.

"Kan bagus kalau taman sudah cantik dan para PKL juga menata tempat jualannya. Kalau begini maka pendapatan pedagang akan meningkat karena pengunjung banyak yang datang," katanya. Asisten II Pemkot Makassar, Burhanuddin, juga sepakat dengan pernyataan Syamsul Raga. Dikatakan, pedagang akan dibiasakan hidup bersih dan teratur setelah ditatanya Taman Laguna.

"Untuk mempercantik taman, pedagang tidak akan terganggu tapi justru diuntungkan," katanya. Pemkot Makassar menyerahkan ke pihak ketiga untuk merevitalisasi taman Pantai Laguna. PT Telkom Divisi Regional VII dipercaya merevitalisasi taman pusat jajan dan wisata tersebut. Sejak dibangun pada 4 April 2005 lalu, taman Pantai Laguna memang kurang terawat.

Karena itu, Pemkot Makassar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pantai Laguna bekerja sama PT Telkom Divre VII melakukan revitalisasi. Luas taman yang akan direvitalisasi 1.500 meter persegi. Nantinya akan dibuat air mancur, tempat bermain anak, joging trak, senam, ruang terbuka hijau, dan area hot spot. Selain itu akan dibangun sarana pertunjukan untuk mengadakan even yang bersifat sosial, seni budaya, konser musik, dan lain-lain. (ram)

Sony Sjklw
September 15th, 2009, 09:49 AM
Selasa, 15-09-09 | 20:42 | 20 View
Pelindo Klaim Kepemilikan Lahan
Laporan : Ramah Praeska

http://www.fajar.co.id/photohead/1252932205reklamasi_buloa3.jpg

MAKASSAR -- Pihak PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar, menuding PT Makassar Metro Square (MMS) telah melakukan penyerobotan lahan di Pantai Buloa, Tallo. Lahan yang diserobot masuk dalam Daerah Lingkungan Kerja (DLKR) Pelindo.

Proyek reklamasi Pantai Buloa yang dilakukan PT MMS masuk dalam area pembangunan Makassar New Port atau pelabuhan peti kemas. Sesuai Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 85 Tahun 1999, DLKR Pelindo mulai dekat MGH hingga Tallo lama.

"Sudah jelas bahwa lokasi yang dilakukan kegiatan reklamasi Buloa adalah milik Pelindo. Sebab, sudah ada master plan juga rekomendasi dari walikota dan gubernur," terang Humas Pelindo IV, Baharuddin M, di ruang kerjanya, Senin, 14 September.

Master plan maupun rekomendasi pemerintah tersebut, lanjut Baharuddin, lebih dulu ada sebelum kegiatan reklamasi. Dari total 250 hektare lahan, hanya 30 hektare yang akan dibangun pelabuhan peti kemas. Selebihnya kawasan pariwisata, industri, dan perdagangan.

"Amdalnya sudah diajukan ke pusat dan juga Dinas PLHK Makassar. Kami akan koordinasikan lagi persoalan ini dengan Pemkot Makassar setelah Idulfitri," kata Baharuddin sembari meminta PT MMS mestinya meminta rekomendasi ke Pelindo.

Pengelola PT MMS, Muhammad Askin, membantah keras kalau pihaknya telah menyerobot lokasi pembangunan Makassar New Port milik Pelindo IV. Menurut dia, di Pantai Buloa belum jelas mana batas-batas wilayah yang diklaim pihak Pelindo.

"Masalah ini akan kami klarifikasi juga ke Walikota. Belum jelas batas lokasi milik Pelindo, karena kami juga punya dasar pengelolaan dari bukti-bukti hak yang diperoleh dalam rangka pensertifikatan ke BPN. Tidak ada dasar penyerobotan karena semua berdasarkan pengoporan hak yang dilakukan oleh orang lain," ujarnya. (ram)

Sony Sjklw
September 15th, 2009, 09:57 AM
CPI
access road

http://img199.imageshack.us/img199/8923/cpi1.jpg

http://img24.imageshack.us/img24/6190/cpi2.jpg

http://img10.imageshack.us/img10/9050/cpi3.jpg

Marsya
September 17th, 2009, 04:06 AM
http://www.fajar.co.id/photohead/1253105108menara_pinisi12.jpg
Menara Pinisi Rampung 2011

MAKASSAR -- Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai membangun menara pinisi yang ditandai dengan seremoni pemancangan tiang utama di Kampus Gunungsari, Rabu, 16 September. Menara yang ditarget rampung tahun 2011 ini adalah Gedung Pusat Pelayanan Akademik (GPPA) UNM dibangun dengan luas keseluruhan bangunan 34.442 meter persegi.

Sebagai tahap awal, tahun 2009 akan dibangun rangka bangunan setinggi 8, 5 lantai dengan total anggaran Rp 27 miliar. Pembangunan fisik pada tahap awal ini dilaksanakan oleh tiga perusahaan sebagai pemenang tender. Ketiganya adalah PT Asta Kencana Arsimetama sebagai manajemen konstruksi, PT Adicipta Engineering Consultant sebagai konsultan perencana, dan PT pembangunan Perumahan sebagai pelaksana pembangunan.

Rektor UNM, Profesor Dr Arismunandar MPd, mengatakan, total anggaran yang digunakan mencapai Rp 196 miliar. 75 persen dari total anggaran tersebut bersumber dari APBN, selebihnya dari kantong donatur. Rencananya gedung ini akan rampung pada 2011 mendatang.

Gedung ini, kata Arismunandar, untuk memenuhi kebutuhan ruang administrasi dan akademik di UNM. Menara ini terdiri atas tower 17 lantai dan bangunan pendukung empat lantai. Ketua Pelaksana Pembangunan Menara Pinisi, Profesor Andi Ihsan, mengatakan gedung ini akan difungsikan sebagai pelayanan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penerapan Iptek. Sebagai pusat pelayanan administrasi akademik, kepegawaian, keuangan dan perencanaan.

Selain itu, juga difungsikan sebagai unit pelaksana teknis seperti quality assurance, ICT Center, testing center, entrepreneurship, pusat pengembangan profesi guru, perpustakaan, ruang kuliah umum, ruang pertunjukan, dan convention centre.

Project Manajemen PT Astra Kencana Arsimetama mengatakan menara pinisi ini merupakan gedung tertinggi pertama di Indonesia yang menggunakan sistem fasade hiperbolic paraboloid. Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Numang, mengatakan, gedung ini akan menjadi kebanggan masyarakat Sulsel pada umumnya dan sivitas akademikas UNM pada khususnya.

"Akan menjadi gedung termegah yang dimiliki perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia dan mungkin di Indonesia," kata Agus. Hadir dalam pemancangan tiang utama ini para pimpinan kampus UNM, Kapolda Sulsel Irjen Pol Adang Rochjana, Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin, dan sejumlah rektor perguruan tinggi. (*)

bkz010019
September 17th, 2009, 06:51 AM
Tambahan untuk berita diatas.....dikutip dari koran Sindo ...
---------------------------------------------------------
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/270760/
Thursday, 17 September 2009

.........................................................................
..........................................................................
............................................................................
”Setelah semuanya sudah rampung, kami bercita-cita segera membangun sport center sebagai mana kampus-kampus yang ada di luar negeri. Lahannya sudah ada kok, tinggal pengembangannya saja,”kata Arismundar.

Marsya
September 17th, 2009, 07:04 AM
10 Negara Unjuk Kebolehan di Karebosi

MAKASSAR (SI) – Sebanyak 10 negara dipastikan mengikuti ajang Indonesia Open X-Sport Championship (IOXC) 2009 di Lapangan Karebosi, Makassar, pada 14 Oktober.

Kesepuluh negara tersebut, antara lain Singapura, Malaysia, Thailand, China, Korea, Jepang, Taiwan, Australia, dan sejumlah negara dari benua Eropa. Bentuk kegiatan tersebut dikemas dalam ekshibisi dan entertainment, seperti climbing, skateboard, dan BMX freestyle.”Kegiatan ini adalah kebanggaan kami dan sejalan dengan perkembangan.

Tontonan ini gratis atau tidak dipungut biaya,” papar Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, seusai menerima panitia IOXC di Kantor Balai Kota,kemarin. Hadir dalam pertemuan itu, Asisten III Pemkot Makassar Apiaty Kamaluddin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baso Amiruddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Eddy Kosasih Parawansa,Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riefad Suaib, dan sejumlah Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemkot Makassar terkait.

Ilham Arief Sirajuddin menambahkan, mobilisasi peralatan dalam kegiatan ekstrem tersebut dijadwalkan pada 24 September dan para peserta akan menginap di Hotel Singgasana. Selain dari luar negeri,peserta dari dalam negeri dipastikan akan ikut sebanyak 200 orang.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai pagi hingga malam hari. Khusus malam hari, akan di-back up dengan genset dan disiagakan pemadam kebakaran, ambulans, dan pihak pengamanan dari kepolisian. Terkait kegiatan tersebut, dia menginstruksikan Dinas Informasi dan Komunikasi dan Bagian Humas Pemkot Makassar melakukan sosialisasi tentang kegiatan tersebut.

”Kegiatan ini juga akan diliput media internasional, seperti ESPN dan Star Sports, ”tuturnya. Acara tersebut akan ditutup dengan kegiatan fun bike pada 18 Oktober dengan melibatkan sejumlah event organizer dalam kepanitiaan. Fun Bike tersebut akan diikuti dari rombongan Departemen Pemuda dan Olahraga.

Karena itu, Ilham mengimbau seluruh SKPD Pemkot Makassar menyosialisasikan fun bike tersebut agar berlangsung meriah dalam memperebutkan piala mobil, motor, sepeda, dan lain sebagainya. ”Peserta fun bike akan dipungut biaya kontribusi sebesar Rp15.000 per orang.Kegiatan ini bisa diikuti pelajar SMP dan SMA,” papar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baso Amiruddin. (mulyadi abdillah)

Marsya
September 17th, 2009, 07:06 AM
Makassar Terpilih Wakili Indonesia

Makassar, Kota Makassar mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah mewakili Indonesia dalam rangkaian konferensi iklim internasional.Rencananya, kegiatan tersebut digelar di Hotel Singgasana Makassar pada 26 September mendatang.

Kepercayaan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kota Makassar. Sebab, kota yang dijuluki Anging Mammiri ini satusatunya kota yang bukan ibu kota negara dalam kegiatan tersebut. ”Dari 64 negara yang ditunjuk, hanya Makassar yang satu-satunya bukan ibu kota negara,” kata Director Executive Enlightening Indonesia Chakra Roy saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin yang didampingi Sekkot Makassar Anis Kama di Balaikota,kemarin.

Enlightening Indonesia adalah lembaga swasta masyarakat (LSM) yang ditunjuk dan dipercaya sebagai pelaksana atas kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementrian Iklim,Dewan Teknologi, dan Dewan Kebudayaan Denmark. Prakonfrensi tersebut akan disebut dengan World Wide on Global Warming atau konsultasi publik dengan kegiatan membahas masalah mendasar dari pemanasan global.

Chakra Roy menjelaskan, Makassar terpilih karena telah merealisasikan program pemerintah dalam rancangan tata ruang wilayah kota yang bercermin pada adaptasi mitigasi terhadap perubahan iklim yang sedang terjadi yakni dengan revitalisasi Pantai Losari. Selain itu, Makassar merupakan center point of Indonesia dan coral triangle Indonesia, telah go internasional dengan dibukanya wahana indoor terluas di dunia, dan dinilai kawasan yang rentan terhadap perubahan iklim.
”Kegiatan ini melibatkan 100 warga negara yang dipilih untuk mewakili keragaman demografi wilayah berdasarkan perbedaan usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan pendidikan,”tambah Chakra. Rekomendasi yang dihasilkan dalam kegiatan itu adalah sebuah kebijakan penting mengenai perubahan iklim dari para warga yang akan diberikan kepada para pengambil keputusan dan menciptakan kesadaran yang lebih akan pentingnya kebijakan secara global,nasional,lokal,dan individual.

Rekomendasi tersebut juga akan menunjukkan bahwa orang-orang biasa pun memiliki suara dalam proses global politik yang dapat berpengaruh dalam penentuan kebijakan. ”Kegiatan jajak pendapat seperti ini pertama kalinya diadakan di dunia yang akan melibatkan 50 negara,”sebutnya. Rekomendasi tersebut akan dibawa dalam konfrensi iklim yang digelar di Copenhagen, Denmark pada 7 – 12 Desember mendatang.

Acara tersebut akan dihadiri para menteri dari 170 negara dan 8.000 peserta lainnya yang terdiri dari pejabat pemerintah, wakil LSM, kalangan bisnis dan industri. Tujuan dari pertemuan di Denmark tersebut untuk mencapai kesepakatan yang mengikat mengenai iklim global yang akan berlaku untuk periode setelah tahun 2012 ketika Protokol Kyoto berakhir. Dalam konfrensi itu akan mengkaji lima isu yakni tentang emisi CO 2, mitigasi, adaptasi, teknologi,dan keuangan.

Terkait hal tersebut,Wali Kota Ilham Arie Sirajuddin mengucapkan terima kasih kepada Enlightening Indonesia yang telah berusaha semaksimal mungkin dalam memperjuang kan Makassar sebagai salah satu daerah yang ditunjuk dalam pelaksanaan pra konferensi dan keterwakilan dalam Konfrensi Iklim di Copenhagen, Denmark.

Untuk itu, Ilham meminta kepada Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan Makassar untuk berkoordinasi dalam kegiatan pra konfrensi tersebut. ”Saya men-support kegiatan ini. Ini merupakan wujud perhatian dan terpanggil oleh kondisi alam. Mudah-mudahan ini menjadi dorongan bagi kita semua dan harus sadar dengan kondisi yang ada,”papar Ilham.

Dia menambahkan, realisasi dalam konfrensi tersebut perlu dibarengi dengan perubahan pola pikir bagi masyarakat marginal dalam berbagai hal dan mendapat perhatian khusus. ”Saya berharap agar program yang akan diberlakukan nantinya bisa bersinergi dengan program pemerintah,” saran pria yang akrab disapa Aco ini.

Sementara itu,Konsultan Tata Ruang Makassar Danny Pomanto menilai bahwa penunjukan Makassar sebagai tuan rumah musyawarah karena sudah merealisasikan tata ruang yang standar.”Salah satunya kita sudah memiliki standar mitigasi atau upaya penyelematan dari bencana alam yang sudah dituangkan dalam peraturan daerah (perda).

Dengan adanya kegiatan ini, Makassar yang dikenal sebagai kawasan pesisir pantai akan menjadi sorotan dunia dan mendapat pengakuan secara internasional,” pungkas Danny. (mulyadi abdillah)

Marsya
September 17th, 2009, 07:12 AM
Oktober, APRC Kembali Digelar di Takalar

MAKASSAR, TRIBUN - FIA Asia Pasific Rally Champioship (FIA APRC) 2009 seri keenam akan digelar di Sirkuit Takalar, 2-4 Oktober mendatang. Sebanyak sembilan tim dunia akan mengikuti kegiatan ini.
Director Administration and Marketing PT Bloedus Management Indonesia (BMI) Irsal M Ohorella yang didampingi Ketua Harian Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Sulsel Hudli Huduri, mengungkapkan hal itu ketika berkunjung ke Tribun Timur, di Makassar, Rabu (16/9).

Irsal mengatakan Sulsel menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menyelenggarakan APRC. APRC digelar ditujuh negara di dunia. Selain APRC, Sulsel juga menjadi tuan rumah Indonesian Rally Championship 2009 seri keenam.

Ajang ini akan menjadi pembuktian para driver handal dunia. Juara APRC 2006-2008, Cody Crocker asal Australia dan juara APRC Rally Indonesia Gaurav Gill dan pembalap lainnya akan tampil di ajang ini.

Ketua Harian Pengprov IMI Sulsel, Hudli Huduri, mengatakan bahwa pihaknya akan mensupport kegiatan ini, sebab merupakan suatu kebanggaan Sulsel kembali terpilih sebagai tuan rumah APRC.

"Ini suatu kebanggaan bagi kita orang Sulsel, sebab tidak semua daerah di Indonesia bisa menggelar APRC," katanya.(*)

Marsya
September 17th, 2009, 07:32 AM
Karebosi Jadi Lokasi Event Olahraga Internasional
Dari Rally Asia Pasifik Hingga Olaharaga Ekstrem

KOTA Makassar kembali menjadi perhatian dunia. Dua event olahraga bergengsi berskala internasional akan hadir di kota ini sepanjang Oktober mendatang.

Kejuaraan rally yang diikuti sejumlah negara asia pasifik, Asian Pasific Rally, digelar 2 Oktober. Kemudian kompetisi olahraga ekstrem, Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2009, 14-18 Oktober mendatang.
Kedua event yang bakal menghadirkan atlet dan pembalap mancanegara tersebut di pusatkan di Lapangan Karebosi. Untuk rally, Karebosi menjadi lokasi screening mobil peserta.
"Sejak tanggal 29 (September) mobil sudah mulai terpajang di Karebosi. Sedangkan perlengkapan untuk olahraga ekstrem mulai berdatangan 24 September.
Ini menjadi kebanggaan kita semua karena komunikasi dengan dunia internasional bisa terbangun. Termasuk dengan kehadiran Trans Kalla," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Rabu (16/9).
Ilham mengatakan hal tersebut saat memimpin rapat persiapan IOXC 2009 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Mennegpora) RI bekerja sama dengan Pemkot Makassar di ruang rapat wali kota. Rapat dihadiri pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Olahraga Ekstrem
Atlet dari 10 negara memastikan mengikuti event tahunan ini bersama peserta dari sejumlah daerah di Tanah Air. Diperkirakan 200 peserta olahraga ekstrem akan unjuk skill di Karebosi.
Peserta dari Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, China, Korea, Jepang, Taiwan, hingga Amerika Serikat (AS) memastikan ambil bagian dalam kompetisi yang memadukan sport dan entertainment tersebut. Juara Dunia BMX asal Thailand yang kini bermukim di AS juga disebuktkan bakal ikut.
Olahraga ekstrem yang akan dipertandingkan di atas lintasan khusus, di antaranya BMX freestyle, skateboard, wall climbing (panjat dinding), hingga in-line skate (rollerblade).
Masih dalam rangkaian IOXC yang juga akan menampilkan sejumlah atraksi tradisional Sulsel, pemkot juga akan menggelar event Fun Bike, 18 Oktober, bagi seluruh warga kota.
Dengan biaya pendaftaran Rp 15 ribu, peserta berpeluang memboyong hadiah rumah, mobil, sampai sepeda motor.
Rally Internasional
Sedangkan event Asia Pasific Rally untuk keempat kalinya digelar di Sulsel. Dengan lintasan di perkebunan Gula Takalar. Makassar menjadi homebase peserta.
Ilham menambahkan jika kegiatan ini kembali sukses, Sulsel berpeluang menjadi tuan rumah kejuaraan dunia rally untuk tahun mendatang.
Sebelumnya, saat berkunjung ke Makassar Asisten Deputi Menegpora MB Zubakhrum Tjenreng mengemukakan sejumlah alasan pemilihan kota ini selaku tuan ruah.
Zubakrum menyebut Lapangan Karebosi sebagai tempat resprentatif untuk kegiatan olahraga ekstrem berskala internasional. Lapangan tersebut juga menjadi pusat bisnis di tengah kota.
Di atas sebagai podium, lapangan sepak bola, maupun lapangan tenis. Sedangkan di bawah dilengkapi lahan parkir dan pusat perbelanjaan. Ia juga menyebut kondisi keamanan dan pariwisata di kota ini sangat mendukung.
Sejumlah lokasi menjadi daya tarik kunjungan di kota. Di antaranya Pantai Losari, benteng Pannyua, sampai wahana hiburan terbesar, Trans Kalla yang sudah beroperasi bulan ini.

Marsya
September 17th, 2009, 07:34 AM
Karebosi Ikut Kompetisi Aga Khan Award

SALAH satu ikon arsitektur Makassar yakni Lapangan Karebosi bakal berkompetisi dengan arsitektur dunia pada ajang Aga Khan Award periode 2008-2010.
Aga Khan Award adalah kompetisi tiga tahunan skala internasional untuk bidang arsitektur regional, urban, lansekap, dan konservasi. Meski pesertanya kebanyakan dari negara dengan penduduk muslim mayoritas, namun penghargaan ini tetap bergengsi.
Sejak digelar pada tahun 1977, Indonesia beberapa kali memenangkan kompetisi ini (Lihat: Inilah Pemenangnya).
"Pihak Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Sulawesi Selatan sudah mengusulkan Karebosi untuk ikut kompetisi itu sejak Agustus. Dokumen pendukungnya akan menyusul dikirim ke kantor pusat Aga Khan Award di Swiss. Kebetulan IAI Pusat juga sudah mendukung usulan kami," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah IAI Sulsel, Ir Muaz Yahya, Selasa (14/9).
Pengusulan IAI Sulsel untuk Karebosi sudah disampaikan ke pihak PT Tosan Permai Lestari selaku pengelola Karebosi di KosiCozy, Karebosi Link, Makassar, Sabtu pekan lalu. Sejumlah pengurus IAI Sulsel dan mitra IAI Sulsel juga hadir pada acara itu (lihat: Mereka Hadir).
Menurut Muaz, ada tiga proyek arsitektur di Sulawesi yang diikutkan pada kompetisi itu yakni Rusunawa Lette (Makassar) untuk kategori rural development, rumah Toraja dan Wajo untuk kategori industry and place of work, serta Karebosi untuk public space.
Karebosi diusulkan karena berhasil menjadi contoh proyek arsitektur yang bernilai tambah tanpa mengubah fungsi dasarnya sebagai ruang publik.
Misalnya, Karebosi tetap berfungsi sebagai lapangan sepakbola, tempat ibadah, ruang terbuka, sekaligus tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia setelah mengalami revitalisasi melalui sayembara terbuka.
Pihak PT Tosan Permai Lestari selaku mitra Pemerintah Kota Makassar yang bertugas mengelola Karebosi berharap Karebosi akan menang. "Ikut dalam kompetisi saja sudah merupakan publikasi luar biasa untuk Makassar, apalagi kalau menang," kata Direktur Utma PT Tosan Permai Lestari Asran Rizaly.(apr)

bkz010019
September 18th, 2009, 02:00 AM
Training Center UIN pada tgl 18 September 2009, kayaknya sudah 7 lantai....

http://img132.imageshack.us/img132/6148/trainingcenteruin.jpg (http://img132.imageshack.us/i/trainingcenteruin.jpg/)
By bkz010019 (http://profile.imageshack.us/user/bkz010019)

Sony Sjklw
September 18th, 2009, 09:23 AM
^^ jadi sudah topping off tuh...,cepat juga ya progressnya.

Proyek Sea World Makassar......
Makassar Nominasi Proyek Sea World

MAKASSAR(SI) – Wisata keragaman biota laut,Sea World,berpeluang hadir di Kota Makassar.Proyek tersebut sebagai kemasan dalam rangka pembangunan Coral Center di Indonesia yang dijadwalkan dibangun pada tahun depan.

Coral Center merupakan tempat dengan segala kelengkapan infrastruktur dan peralatan serta unit manajemen yang berdedikasi dan kapabel sebagai pusat jaringan. Saat ini tim dari Satuan Kerja (Satker) Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan sedang menyurvei empat kota sebagai lokasi pembangunan Coral Center.

Empat daerah tersebut, yakni Jakarta, Semarang, Sorong, dan Makassar. Namun, tim tersebut memastikan bahwa kota yang memiliki kans paling besar dalam proyek Sea World tersebut adalah Kota Makassar. “Sea World menjadi salah satu bagian dari 15 bagian. Salah satunya model Sea World. Ini masih jadi ide awalnya.

Nah,dari empat kota tersebut,Makassar memiliki peluang yang besar karena memiliki sejarah kelautan dan bahari,”jelas Sekretaris Eksekutif Satker Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang Dirjen Kelautan, Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan, Prof Jamaluddin Poma,kemarin.

Dia menjelaskan, pembangunan Coral Center di Indonesia karena masuk sebagai salah satu negara dari enam negara yang memiliki segitiga karang dunia. Coral Center tersebut nanti berfungsi sebagai pusat data dan informasi terumbu karang serta ekosistem laut, pusat riset terumbu karang, pusat rekreasi yang bersifat edukatif, pusat pendidikan terumbu karang, dan pusat promosi ornamental biota laut.

Berdasarkan ide awal yang disusun dari Departemen Kelautan dan Perikanan, rencananya pembangunan akan terbagi dalam empat bangunan, yakni bangunan pusat riset dan laboratorium, aquarium display yang dilengkapi museum dan function room, pusat informasi dan edukasi,dan sarana pendukung lainnya, yakni water treatment. Dikonfirmasi tentang titik pembangunan tersebut di Kota Makassar, dia menyatakan bahwa hal tersebut belum dapat dipastikan.

Namun, lokasi Coral Center berada di pinggir pantai dan berada dalam wilayah dalam kota. “Luasnya sekitar 5 ha. Kegiatan ini dalam bentuk partnership atau bermitra karena pembangunan ini memiliki unsur bisnis, pendidikan, rekreasi lokal dan internasional, dan pusat informasi kelautan,” jelasnya seusai melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Kantor Balai Kota,kemarin.

Kemitraan yang dimaksud sebagai sumber anggaran dalam pembangunan proyek tersebut dengan melibatkan pembiayaan dari APBN,swasta,dan kerja sama internasional. “Jumlah kebutuhan anggarannya belum ada karena saat ini masih dilakukan visibility study yang melibatkan orangorang profesional baik dalam hal mendesain model alternatif.Tetapi, anggarannya saya kira boleh dikatakan sangat besar,”tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin yang dimintai tanggapannya sangat merespons baik pembangunan Coral Center tersebut.Dia berharap,kehadiran Coral Center tak hanya sebatas bentuk kegiatan penelitian, tetapi mengandung unsur wisata.“ Bukan hanya dalam bentuk riset semata,tapi bagaimana menjadi obyek wisata.

Paling tidak Coral Center mirip Sea World. Ini bisa menjadi bahan yang kami tawarkan kepada pengusaha dan investor yang menanamkan investasi di sekitar pantai,”paparnya. Dia mencontohkan kehadiran Trans Studio yang berada di pesisir pantai.

Coral Center nanti bisa menjadi salah satu bagian sarana wisata.“Yang jelas, pembangunan Coral Center adalah hal yang positif dan dunia akan melirik untuk melihatnya,”tandas Ilham. (mulyadi abdillah)

------------------------------------------------------------------------------

Coremap Hadirkan Proyek Berkonsep Sea World
Jumat, 04 September 2009 22:42

Makassar (ANTARA News) - Coral Reef Rehabilitation and Management Program Phase (Coremap) berencana membangun wahana dunia laut (Sea world) di sekitar pantai Losari Makassar, rencana pembangunan wahana dunia bawah laut ini akan dibangun diatas lahan lima hektare.

Executif Secretary, Coremap, Prof Jamaluddin Jompa, di Makassar, Jumat, mengatakan, wahana dunia bawah laut yang akan dibangun di Makassar itu turut mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam menjadikan kota Makassar sebagai kota dunia.

"Kita akan menjadikan Makassar sebagai kota dunia dengan membangun Coral Center yang mempunyai konsep hampir sama dengan Sea world. Bahkan wahana bawah laut ini akan jauh lebih bagus dari Sea world itu sendiri karena didalamnya sangat lengkap," ujarnya.

Dosen Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) itu mengatakan, Coral Center bertujuan untuk mendorong terlaksananya pengelolaan terumbu karang dan atau ekosistem pesisir dan pulau kecil pada umumnya baik pada tingkat lokal, regional, nasional, maupun global.

Coral Center juga berfungsi sebagai pusat data dan informasi terumbu karang serta ekosistem terkait lainnya. Sebagai pusat riset terumbu karang, rekreasi yang bersifat edukatif dan pusat pendidikan terumbu karang (sciense and management) serta pusat promosi ornamental marine speciments.

"Pada 2011 kita akan mengagendakan Internasional Visit Makassar. Itu bisa kita terlaksana karena Cooral Center merupakan pusat segitiga karang dunia di enam negara dan itu terpusat di Makassar," katanya.

Menurut rencana, Coral Center akan mulai dibangun pada awal 2010 dengan menempati lokasi yang ditetapkan oleh Wali Kota Makassar.

"Yang jelas lokasi Coral Center ini harus dekat pantai terserah Pemerintah Kota akan menyiapkannya dimana yang pasti, Coral Center ini akan menjadikan Makassar sebagai kota dunia," harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin usai menerima kunjungan dari Coremap mengungkapkan jika tujuan kedatangan tim dari Coremap Center untuk menghadirkan pusat studi dan wahana pendidikan dunia laut.

"Rencana pembangunan Coral Center ini akan dilakukan diatas lahan lima hektare dan berdekatan dengan lokasi trans studio," ujarnya.
(T.PK-MH/S016)

=NaNdA=
September 19th, 2009, 07:39 PM
^^ wow.. mantapp... :okay:

Marsya
September 24th, 2009, 03:34 AM
Jalur Kereta Api Kado Ultah Sulsel

Irman YLMAKASSAR -- Beban Pemprov Sulsel untuk menanggung biaya pembuatan detail desain jalur perkeretaapian akhirnya dapat dihilangkan. Investor pembangunan jalur kereta api dari Korea, Yong Ma, bersedia menanggung pembuatan detail desain itu.

Kepala Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, kesepakatan itu telah dituangkan pada nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Penandatanganan nota kesepahaman rencananya pada November mendatang atau bertepatan dengan hari jadi Sulsel.

Pada pembicaraan tingkat tiga antara investor dan Pemprov Sulsel, anggaran pembuatan feasibility study (FS) atau studi kelayakan jalur kereta api menjadi tanggungan Pemprov Sulsel. Biaya pembuatan FS jalur kereta api sekira Rp 6 miliar. Untuk tahap awal, jalur kereta api hanya melintasi Makassar hingga Parepare.

Tetapi pada pembicaraan tahap keempat, kata Irman, Yong Ma bersedia menanggung biaya pembuatan detail desain tersebut. "Kesepakatan itu yang menjadi langkah maju dari pembicaraan dengan investor Korea. Sebenarnya, investor dari Jepang juga berminat," kata Irman, Rabu, 23 September.

Agar keseriusan investor asal Negeri Ginseng itu tetap dapat diikuti, Pemprov Sulsel meminta pembiayaan tahap awal pembuatan detail desain menggunakan dana dari perbankan lokal. Pihak investor juga telah bersedia memanfatkan dana pinjaman dari perbankan lokal tersebut.

"Sekarang tergantung kesiapan perbankan lokal apakah memiliki dana dan mau menyalurkan pinjaman untuk pembiayaan detail desain jalur kereta api. Jika tidak, investor akan menggunakan dana dari sindikasi perbankannya," kata Irman.

Persetujuan tanggungan biaya pembuatan detail desain oleh investor membuat Pemrov Sulsel tidak lagi memiliki resiko pembiayaan. Apalagi pemprov kesulitan dalam pembiayaan karena keterbatasan anggaran. (rif)

Marsya
September 24th, 2009, 03:35 AM
Makassar Selevel dengan Perancis-AustraliaRally APRC 2009 dan WRC 2010

Makassar patut berbangga. Untuk kali kelima, ibu kota Sulawesi Selatan ini dipercaya federasi otomotif dunia, FIA, menjadi city host, kota penyelenggara seri keenam Gudang Garam Asia Pasific Rally Championship (APRC) 2009, 3-4 Oktober mendatang.
Meski lokasi rally di Parang Baddo, kawasan perkebunan tebu PG Takalar, namun Makassar akan mendapat promosi dunia. Sekitar 50 media dan belasan jaringan TV sport internasional, akan senantiasa menyebut nama Makassar sebagai sebagai home base rally yang merupakan seri penentu sebelum seri terakhir (VII) APRC di China, 14-15 November mendatang.
Bagi sembilan pembalap asing APRC, seperti pembalap Australis Cody Crocker, (peraih poin tertinggi APRC 2009) atau penunggang Mitsubishi Evo IX asal Jepang atau pembalap Indonesia Rifat Sungkar (Indonesia), ini adalah upayanya memperbaiki posisi di level dunia.
Namun, bagi Makassar dan Bloedus Management Indonesia (BMI), seri keenam APRC ini, laiknya special stage menuju World Rally Championship (WRC) 2010 mendatang.
"Makassar sudah mengalahkan Medan dan Johor Baru (Malaysia) dan oleh FIA kita sudah masuk nominator penyeleggara WRC," kata pendiri sekaligus Presiden Director BMI, Solihin Kalla.
BMI adalah event organizer yang sudah dipercaya FIA Asia Pacific menghelat event rally dunia ini.
Bila Makassar sukses menggelar hajatan ini, setidaknya Makassar sudah selevel dengan kota-kota besar dunia, yang sukses menggelar lima seri APRC 2009 sepebelumnya.
Bagi komunitas rally dunia, Makassar, tak ubahnya Rally Queensland (Australia), Rally de Nouvelle Caledonia, Perancis, dan Rally Hokkaido di Japang.
Setiap pembalap APRC akan membawa sekitar 30-an kru dan LO sponsor, termasuk 10 mekanik setiap unit mobil. Artinya akan ada sekitar 300-an kru resmi berpaspor asing dan domestik yang akan "menghabiskan" waktu dan uang selama dua hari di Makassar.
Namun, jika APRC sukses, maka WRC 2010-2011 di depan mata. "Ini lebih besar lagi, sebab akan ada 200-an pembalap dengan masing-masing dua unit mobil, artinya ribuan bule akan datang, dan Makassar harus berbenah," kata Solihin, yang juga komisaris utama BMI.
Bahkan, menurut Sadikin Aksa, mantan pembalap APRC dan pendiri BMI lainnya, team surveyor FIA Asia Pasific sudah akan turun di seri keenam ini untuk melihat kesiapan Makassar.
"Kita perlu tegaskan ini event internasional. Biasanya, untuk survei resminya setahun sebelumnya, jadi 2010 itu, Makassar sudah harus siap betul di semua lini pelayanan," kata Ikin, sapaan akrab mantan ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel ini kepada Tribun, Rabu (22/9) malam lalu.
Sebagai city host, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin sejak awal amat antusias menyambut hajatan balap yang di FIA dikategorikan N Group Ralliying Class, atau seri balap dengan menggunakan mobil-mobil showroom standar.
Dalam situs resmi APRC dan FIA Asia Pasifik, rally tahun ini diikuti dua car manufacture, Subaru dan Mitsubishi.

Kabar Gembira
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, juga menyebut ini sebagai kabar gembira. "It's the real good news, teman-teman sungguh akan berbenah dan menyambutnya," katanya saat dikonfirmasi tadi malam.
Dikatakan, pihaknya juga tak khawatir jika kru WRC nantinya, tak bisa ditampung di hotel-hotel. "Saya rasa cukup, posisi kita saat ini ada 2.300 kamar untuk kelas (hotel) bintang tiga ke atas, Totalnya ada 4.235 kamar hotel di Makassar. Apalagi, dalam dua tahun masih ada hotel yang akan dibangun," kata Anggiat yang juga GM Clarion Hotel and Convention Center ini.
Konfirmasi terakhir dari pihak BMI, ada sembilan pembalap asing, termasuk Australia, Finlandia, Malaysia, India, Jepang, dan Selandia Baru, serta Indonesia sendiri akan ikut di rally APRC ini. Ini belum termasuk pembalap seri nasional asal Indonesia yang juga akan menjadi event menarik untuk ditonton.
Subhan Aksa, juara APRC 2006 di seri Johor Baru, Malaysia juga akan turun untuk kelas Rally IMI. "Sebenarnya saya mau pakai Evo X punya Ikin, tapi kondisi terakhir belum stabil, jadi saya turun dengan Evo IX (Mitsubishi) yang turun di seri Kalimantan lalu," kata pembalap yang satu tim dengan Rifat Sungkar di Mesran Pertamina Team ini.
Makassar dan BMI yang memang lahir dan besar di kota ini, tak asing lagi dengan event bergengsi ini. Menjadi tuan rumah seri rally kelas internasional sejak 2002, adalah pelajaran berharga. Kala itu FIA International Rally mempercayakan Makassar untuk menghelat seri Asian Zone Rally Championship. Tahun in 2003 & 2004 dilanjutkan dengan sebagai kandidat Asia Pacific Rally Championship, dan akhirnya masuk kalender APRC sejak tahun 2005 dan 2008. "APRC ini road to WRC 2011, insyallah komitmen kita, persiapannya sudah sejak pertama kami menggagas berdirinya ini Bloedus," kata Solihin.(thamzil thahir)

Marsya
September 24th, 2009, 04:01 AM
PSBM Diharap Katrol Hunian Hotel
Ramadan-LebaranHunian Hanya 30 Persen

MAKASSAR -- Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang akan berlangsung 26-28 September di Celebes Convention Center (CCC) diharapkan mampu mengatrol hunian hotel yang anjlok selama Ramadan. Karena itu, pengelola hotel telah bersiap-siap menyambut para peserta PSBM.

"PSBM ini menjadi penolong usaha hotel setiap yang tingkat huniannya anjlok Ramadan," kata Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, Rabu, 23 September.

Menurut Anggiat, even meeting, incentive, convention (MICE) seperti PSBM masih menjadi segmen utama hotel-hotel di Makassar di samping tamu-tamu bisnis. "Dengan even tersebut, hunian hotel akan mengalami peningkatan," jelas Anggiat. Pemesanan kamar untuk peserta PSBM sudah mulai masuk di beberapa hotel di Makassar.

Dia menguraikan selama Ramadan hingga libura lebaran hunian hotel di Sulsel hanya berkisar 30 persen jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata hunian di hari normal yang mencapai 75 persen. "Kondisi hunian hotel saat lebaran masih tetap sepi, hampir sama dengan kondisi tahun lalu. Ini sangat berbeda dengan hotel-hotel di Jawa yang justru ramai saat lebaran," jelas Anggiat.

Menurut Anggiat, penurunan hunian diakibatkan oleh karakteristik masyarakat di Makassar atau Sulsel yang sebagian besar pulang kampung saat lebaran. Sehingga pada saat lebaran pun, hunian tetap sepi. "Walaupun demikian, tingkat okupansi hotel tahun ini masih lebih baik dibandingkan dengan kondisi
yang sama tahun lalu," kata Anggiat Sinaga.

PHRI berharap ke depan ada efek positif dari hadirnya Trans Studio untuk mengubah siklus hunian di hotel Makassar. Perubahan siklus hunian, kata Anggiat, adalah peningkatan tamu hotel ketika hari libur nasional atau hari lebaran.

Pasalnya kata Anggiat, karakteristik segmen hotel terutama di Makassar masih didominasi oleh pelaksanaan Meeting Incentive, Convention, Exhibition atau MICE, serta pengunjung dari segmen bisnis. "Untuk menyiasati kondisi tersebut, hotel-hotel hanya melanjutkan program Ramadan yang telah berjalan sebelumnya, seperti program tarif serta belanja makanan yang murah," ungkap Anggiat. (id)

seoul sams
September 24th, 2009, 10:44 AM
heheheh ini survey lumayan juga ngawur nya :D

1 pun kota di Kalimantan nggak masuk....hmmm itu baru ngebuat gw heran..:nuts:

Bali (dimana saya tinggal sekarang) wah kotor banget, sampah dimana2, apalagi di parit, jadi keknya nggak relevan nih masuk 10 survey kota ternyaman di Indonesia......

mungkin karena kota2 d kalimantan rawan banjir!:lol:

Sony Sjklw
September 24th, 2009, 01:58 PM
Berita terkait pembangunan pembangkit listrik sekam padi di kawasan industri makassar


Kepastian PLTU Tiara 1-2 bulan
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Rencana pembangunan pembangkit* listrik sekam padi
berkapasitas 2x10 MW di Kawasan Industri Makassar (Kima) oleh investor PT Tiara Energy akan memperoleh kepastian final jadi atau tidak dalam 1-2 bulan mendatang

Tiara Energy dan badan usaha milik* negara PT Kima (Persero) baru-baru ini memaparkan rencana itu kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulselrabar. Pada kesempatan itu, PLN menyatakan siap membeli listriknya.Direktur Utama Kima Bachder Djohan mengatakan pihaknya menangkap kesan amat serius dari Tiara untuk membangun pembangkit yang diperkirakan menelan* Rp280 miliar.Menurut dia, kepastian jadi tidaknya investasi kira-kira 60%.


“Kami diberitahu dalam 1-2 bulan ke depan akan ada kepastian apakah Tiara jadi mewujudkan atau batal. Tapi sangat* mungkin proyek ini jalan,” kata Bachder,* kemarin.Direktur Teknik PT Tiara Energy Achmad* Soebadio besok siang (Senin hari ini) dikabarkan akan berada di Makassar guna menemui sejumlah* pejabat tinggi di Sulsel terkait beberapa* rencana investasi perseroan di daerah itu.

Berdasarkan catatan Bisnis, rencana* konstruksi pembangkit listrik* adalah bagian dari niat yang lebih besar untuk* membangun pabrik obat di kawasan yang sama. Pabrik ini proyek bersama Tiara, Kima, dan BUMN lainnya PT Kimia Farma Tbk.Pabrik diproyeksikan mem-produksi* sekitar 18 jenis obat khususnya penangkal* kanker. Setelah berproduksi,* obat akan dipasarkan* ke seluruh Indonesia hingga mancanegara* namun terutama untuk* wilayah timur.

Tiara, Kimia Farma, dan Kima sedikitnya telah bertemu lima kali, yakni* dua kali di Jakarta dan tiga kali di Makassar. Pembangunan pabrik diharapkan bisa dimulai tahun ini juga.Penelusuran lewat mesin pencari di internet Google menunjukkan Tiara* Energy adalah perusahaan swasta berbasis di Jakarta.

Penelusuran lewat mesin pencari di internet Google menunjukkan Tiara* Energy adalah perusahaan swasta berbasis di Jakarta.Informasi dari situs Web Tiara Energy* (tiaraenergy.com) juga menyebutkan perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 dan bergerak di bidang* migas, batu bara, pembangkit* listrik, pengelolaan limbah, dan bioethanol.*

Sayangnya, tak ada informasi lebih terperinci mengenai rekam jejak Tiara* dalam bidang-bidang usaha tersebut. Posisi presiden direktur Tiara dijabat Sunarto Ponirin yang tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Puri Cikeas.Yayasan ini tercatat sebagai underbouw pendukung dan pemerhati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat.

1Siap beli
Ketika dikonfirmasi, General Manager* PT PLN Sulselrabar Haryanto* WS mengatakan pihaknya telah menyampaikan komitmen kepada Tiara saat pemaparan rencana itu untuk membeli produksi listriknya.Menurutnya, kendati harganya lebih mahal dibanding listrik pembangkit berbahan bakar gas, listrik yang dihasilkan dari pemrosesan sekam padi tersebut tetap jauh lebih murah ketimbang pembangkit diesel atau solar.

“PLN siap membeli listrik dari PLTU sekam karena termasuk energi terbarukan. Mereka sudah presentasi di PLN, kita minta dipercepat saja pembangunannya,” kata Haryanto.BUMN kelistrikan itu, lanjutnya, memang tengah membutuhkan pasokan daya baru dalam jumlah cukup* besar guna secepatnya mengatasi krisis di wilayah Sulsel. Hal ini, imbuhnya, dengan syarat harga jual lebih murah dari diesel.

Sementara itu, Kima kemungkinan besar hanya menerima secara tunai kurang dari 50% nilai penjualan lahan seluas lima hektare untuk pembangunan pembangkit listrik. Selebihnya, hasil pelepasan lahan akan dikonversi menjadi penyertaan saham.Dengan kisaran harga tanah* sekitar Rp400.000 per meter persegi, nilai transaksi penjualan lahan dapat mencapai Rp20 miliar.

Bachder Djohan pernah* mengatakan pihaknya mengantongi* opsi nilai tunai Rp7 miliar atau Rp5 miliar dari perkiraan total penjualan Rp20 miliar. Dua opsi itu sama-sama kurang dari 50% nilai transaksi.
Kima adalah satu dari lima BUMN pengelola kawasan industri. Empat lainnya, yaitu PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijaya Kusuma di Jateng, serta PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam.

Kima bergerak dalam penjualan lahan, sewa gudang, sewa bangunan* pabrik siap pakai (BPSP), dan sewa alat berat. Pemerintah pusat memegang* 60% saham perseroan, selebihnya Pemprov Sulsel 30% dan Pemkot Makassar 10%.

Sony Sjklw
September 24th, 2009, 02:13 PM
Kamis, 24-09-09 | 12:33 | 60 View
Korea Jajaki Kerjasama Bisnis

Laporan : Rizal

MAKASSAR-harian fajar- Rombongan pengusaha Seongnam Korea Selatan berkunjung ke Makassar, Kamis 24 September siang. Pengusaha tersebut diterima langsung oleh walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Ketua Kadin Bahar Ngitung di rumah jabatan Jl Penghibur Makassar.

Kedua kota sister city tersebut akan menjajaki perluasan kerjasama bidang bisnis. Tak heran, jika rombongan asal negeri ginseng tersebut juga mengunjungi Pelabuhan, Kawasan Industri Makassar (Kima).

Tak ketinggalan, mereka juga mendatangi Pantai Losari dan beberapa proyek pembangunan yang
dilaksanakan pemerintan kota. Saat ini pertemuan masih sedang berlangsung.**/nin

Sony Sjklw
September 24th, 2009, 02:14 PM
28 Pengusaha Korsel Temui Gubernur
Laporan: Furqon Majid/Antara
Kamis, 24 September 2009 | 17:50 WITA

MAKASSAR, TRIBUN - Sebanyak 28 pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) di Makassar, Kamis, menemui Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul yasin Limpo untuk menjajaki kerja sama perdagangan dengan Sulsel di berbagai bidang.

Penjajakan kerja sama tersebut diawali dengan mengundang langsung gubernur ke Korsel untuk menjajaki jenis kerja sama yang dibutuhkan oleh Sulsel.

Gubernur Susel, Syahrul Yasin Limpo menyatakan, pihaknya menyambut baik upaya penjajakan kerjasama ini dan membuka pintu seluas-luasnya bagi peluang investasi dari negeri ginseng tersebut.

Menurutnya, baru 12 hingga 15 persen sumber daya alam yang dimiliki provinsi yang dikelola oleh industri. Dengan demikian masih banyak peluang lain yang dapat dikelola oleh investor baru.

Ia menyatakan kesiapan untuk mendukung dan memfasilitasi keinginan para pengusaha Korsel untuk menanamkan modal di Sulsel asalkan dilandaskan dengan hubungan yang salig menguntungkan.

Dicontohkannya, komoditas unggulan seperti cokelat di Sulsel baru sekitar 80 persen yang dikelola secara industri begitu juga dengan rumput laut.

Gubernur juga menjamin bahwa setiap investasi yang dilakukan di provinsi yang terletak di tengah-tengah Indonesia pasti menguntungkan. "Pemerintah akan menjamin setiap investasi yang ada," ujarnya.

Para pengusaha ini tergabung dalam organisasi serupa dengan kamar dagang Indonesia (Kadin) dan terdiri dari berbagai bidang usaha diantaranya, telekomunikasi, tambang, dan industri.(*)

Sony Sjklw
September 24th, 2009, 02:19 PM
Karuwisi Trade Center

http://img233.imageshack.us/img233/9205/41karuwisitradecenterma.jpg

Sony Sjklw
September 26th, 2009, 02:23 AM
IOXC Karebosi Gratis Diakses Pengunjung
Sabtu, 26 September 2009 | 02:00 WITA

Makassar, Tribun - Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengatakan event internasional olahraga ekstrem, Indonesia Open X-Sports Championship (IOXC) 2009, yang di pusatkan di Lapangan Karebosi, 14-18 Oktober mendatang, terbuka untuk umum dan gratis.

"Masyarakat bisa ikut menyaksikan event ini tanpa dipungut bayaran," kata Ilham belum lama ini. Kegiatan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga RI bekerja sama dengan Pemkot Makassar ini bakal diramaikan peserta dari 16 negara.
Mulai Malaysia, Singapura, Thailand, China, Korea, Jepang, Taiwan, Australia, hingga Amerika Serikat (AS).
Event tahunan yang memadukan olahraga dan entertainment ini akan mempertandingkan sejumlah olahraga ekstrem di antaranya BMX freestyle, skateboard, wall climbing (panjat dinding), hingga in-line skate (rollerblade).
Sebagai kegiatan penutup, pemerintah kota (pemkot) akan menggelar Fun Bike, Minggu (18/9). Sekaligus memperingati hari sumpah pemuda dan hari ulang tahun (HUT) Kota Makassar.
Sepeda santai dengan start dan finish di Lapangan Karebosi ini ditargetkan diikuti sekitar 15 ribu peserta.
Pemenang bisa memperoleh grand prize satu unit mobil, tiga unit motor, 20 unit sepeda, 10 lemari es, 10 unit TV 21 inch, serta telepon selular.
Pendaftaran bisa dilakukan di dinas pemuda dan olahraga (dispora) lantai empat tower balai kota, taman macan, serta dan toko Sepeda Cahaya Jl Irian, hingga 16 Oktober mendatang. Dengan kontribusi senilai Rp 15 ribu.(axa)

Sony Sjklw
September 26th, 2009, 02:27 AM
Saturday, 26-09-2009
Lusa, Tarif Tol Makassar Naik Rp 500
Akan Naik lagi September 2010

Makassar, Tribun - Sebanyak 14 operator ruas tol di Indonesia, dua di antaranya di Makassar, akan menaikkan tarif tol mulai 28 September, lusa.


Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memutuskan kenaikan itu mengacu pada aturan pemerintah tentang kenaikan periodik tarif tol tiap dua tahun dan penyesuaian tingkat inflasi.
Sebelumnya, BPJT tak membolehkan kenaikan tarif tol bagi empat ruas tol termasuk jalan tol di Makassar yang dikelola PT Bosowa Marga Nusantara (BMN/Bosowa Corporation).
Hal itu, menurut Kepala BPJT Nurdin Manurung, karena Tol Reformasi dan Tol Ir Soetami (JTSE) belum memenuhi syarat standar pelayanan minimal (SPM).
Namun, menyusul penyelesaian dan perampungan sejumlah fasilitas SPM yang dilakukan BMN, operator tol di Makassar berhak menaikan tarif tol mulai pekan depan.
BSM memperbaiki beberapa fasilitas yang menjadi bahan evaluasi tim dari BPJT di antaranya permukaan aspal jalan yang retak, pagar yang dirusak warga, dan marka jalan yang sebagian sudah pudar.
Direktur PT BMN Anwar Toha mengungkapkan hal itu setelah menerima keputusan dari menteri pekerjaan umum no 514/KPTS/M/2009 tentang penyusaian tarif tol. "Penyusaian tarif rata-rata sebesar Rp 500," urai Anwar. (lihat: Tarif Baru Tol Makassar)
Tarif 2010
Setelah adanya kepastian kenaikan tarif tol di 14 ruas tol pada 28 September 2009 ini, kenaikan tarif tol kembali akan terjadi pada awal tahun 2010 nanti.
Setidaknya ada empat ruas tol yang dipastikan akan naik dalam periode bulan Mei-September 2010, termasuk tol Makassar seksi IV (Tol Ir Soetami).
Tol Makassar Seksi IV dengan panjang 11,6 km dijadwalkan naik 24 September 2010. "Tahun depan kita lihat, kalau deflasi maka yang ada bukan kenaikan tapi justru turun," kata Nurdin.
Ia menambahkan meskipun kondisi deflasi akan sulit tercapai, namun kata dia kalau ekonomi Indonesia stabil dengan tingkat inflasi yang rendah atau bahkan deflasi maka tarif tol akan stabil.
Nurdin menambahkan dari jadwal yang berbeda pada tahun 2010 nanti, kemungkinan akan disamakan kenaikannnya. Meskipun ia tidak berani memastikan berapa besar kenaikannya karena sangat tergantung dengan tingkat inflasi. "Ya nanti waktunya kita samakan," kata Nurdin.(fir)

caesarleo
September 26th, 2009, 04:14 AM
Menara Bosowa

http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_1.jpg

http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_2.jpg

http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_3.jpg

http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_4.jpg

http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_5.jpg


Karebosi Dari Menara Bosowa
http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_6.jpg

ncon
September 26th, 2009, 09:58 PM
^^ wow bosowa tower and the karebose look neat!!

kubel
September 27th, 2009, 03:31 AM
coba caesarleo mengambil gambarnya makassar bagian timur dari menara bosowa ....certainly good

seoul sams
September 27th, 2009, 10:44 AM
makassar memang keran banget!!!!
mungkin makassar kota terpesat di indonesia, maybe

Sony Sjklw
September 27th, 2009, 02:49 PM
Karebosi Dari Menara Bosowa
http://www.daengleo.com/foto/mbosowa_6.jpg
^^kelihatanya karebosi sedang berbenah dengan 2 even internasional yang bakal digelar APRC dan IOXC

TPM Target Pendapatan Rp 200 M

MAKASSAR – Terminal Petikemas Makassar (TPM) menargetkan pencapaian revenue atau pendapatan sebesar Rp200 miliar pada 2010.Target revenue tersebut mengalami kenaikan,dibandingkan dengan target revenue tahun ini yang hanya sekitar Rp170 miliar.

“Tahun depan,pencapaian laba ditargetkan sekitar Rp102 miliar.Target tersebut cukup realistis dengan besarnya investasi yang ditanamkan pada 2008-2009. Selain itu,awal tahun depan,juga diproyeksikan TPM telah menjadi pelabuhan ekspor langsung keluar negeri,”tutur General Manager Unit TPM PT Pelindo IV Anharuddin Siregar,kemarin. Dia menyebutkan,saat ini TPM memiliki kontribusi sekitar 40% dari total pendapatan PT Pelindo IV. Sampai September 2009 ini target pendapatan TPM sebe-sar Rp170 miliar telah terealisasi sekitar 80%.

Sedangkan untuk 2010, TPM menargetkan pencapaian laba Rp102 miliar dengan revenue naik menjadi Rp200 miliar. “Tahun 2010 TPM juga ditargetkan oleh Direksi Pelindo IV telah menjalani spin off dan berdiri sendiri menjadi anak perusahaan. Target tersebut ditunjang dengan dermaga sendiri, peralatan yang dioperasikan sendiri dan SDM yang berkualitas,” tutur Anharuddin. Dia menambahkan, rata-rata tingkat pertumbuhan arus bongkat muat di TPM sejalan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi, yakni sekitar 7%.

Lambatnya realisasi pendapatan tahun ini, menurut dia juga disebabkan oleh diskon tarif yang dilakukan TPM. Anharuddin mengatakan, target revenue 2010 yang mengalami peningkatan di tengah kondisi krisis keuangan,ditunjang kesiapan TPM menjadi pelabuhan yang melayani ekspor langsung keluar negeri.Potensi tersebut didukung dengan besarnya potensi ekspor dari sektor pertanian dan perkebunan, seperti komoditas kakao. “TPM telah melakukan penjajakan dengan operator pelayaran Sinokor dari Korea.

Selain itu, Kadin Korea juga telah melakukan penjajakan pelabuhan dan kesiapan kontinuitas barang yang akan diekspor,”ungkapnya. Nantinya, jika kerja sama dengan Sinorkor berjalan, juga memungkinkan TPM memberlakukan tariff dalam USD. General Manager PT Pelindo IV cabang Makassar Arusy Rahman mengatakan, ke depannya pelabuhan akan lebih banyak berfungsi sebagai area bisnis untuk angkutan barang, sehingga kondisi pelabuhan harus terjaga.

Jika kinerja pelabuhan tidak berjalan secara maksimal, maka roda perekonomian juga dipastikan akan mengalami kemunduran. (SI-yakin achmad)

Sony Sjklw
September 28th, 2009, 01:42 PM
Senin, 28-09-09 | 20:27 | 125 View
Oktober, Peresmian Fly Over

MAKASSAR -Harian Fajar- Peresmian atau fly over Jalan Urip Sumoharjo yang semula dijadwalkan September mulur lagi. Jalan layang itu kembali dijadwalkan akan diresmikan pada Oktober mendatang. Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Abdul Latif, mengaku segera melakukan komunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum untuk kesiapan jadwal peresmian fly over.

"Belum tahu siapa yang akan melakukan peresmian," kata Abdul Latif saat ditemui di Baruga Sangiaseri.
Proyek pembangunan konstruksi fly over telah rampung sejak beberapa bulan lalu. Pengaspalan jalan sepanjang 900 meter juga telah dilakukan. Beberapa kendaraan bahkan sudah pernah melintasinya.

Hanya saja, kata Latif, pembenahan taman di bawah fly over masih terus dilakukan oleh pelaksana proyek. Begitu juga dengan proyek pelebaran jalan di sisi timur fly over yang masih terus dikerjakan. "Pelebaran jalan sisi timur fly over sempat terkendala pembebasan lahan. Menurut penanggung jawab pelaksana proyek, pembebasan lahan sebagian sudah rampung. Memang masih ada yang belum dibebaskan tahun ini. Tetapi pekerjaan utamanya sudah selesai," ujar Latif. (rif)

khosim
September 30th, 2009, 06:18 PM
World's biggest indoor theme park opens in Indonesia
http://www.skyscrapercity.com/showth...=507511&page=7


JAKARTA: An indoor theme park billed as the world's biggest opened recently in Indonesia. The 2.2 hectare park is located not in mainland Java but in Makassar, South Sulawesi.

The iconic sign, Hollywood and almost all that's synonymous with American popular culture can be found at the new Indonesian theme park.

Called the Trans Studio Makassar, it is billed as the biggest indoor theme park in the world.

The fully air-conditioned park sits on reclaimed land in Makassar, South Sulawesi.

Outgoing Vice President Jusuf Kalla, who hails from Makassar, partnered an Indonesian business group to invest in the US$100 million project.

Chairul Tanjung, owner, Para Group, said: "We hope Makassar will be the beginning of the development of Trans Studio in other cities which will be bigger than Makassar."

Plans are in the pipeline to build similar theme parks in Bandung, Balikpapan and Jakarta.

Trans Studio Makassar is wholly built and operated by Indonesians with expertise from the US.

Visitors pay US$10 to enjoy the park's 21 attractions.

Rahman Manueussara, visitor, said: "It will provide lots of employment and it is very good for South Sulawesi. But the ticket price is too expensive for the majority of the people in Makassar, in particular South Sulawesi.

Another visitor, Jackie, said: "We have to think not only of Makassar. But we have to think about Kalimantan, attracting people from Java Island which is an area that has more buying power."

The theme park is part of an integrated project which includes a shopping mall and hotels, all on 24 hectares of reclaimed land.

The US has its Universal Studios, and Australia has its Movie World, and now Indonesia is proud to have its own Trans Studio.

It's the country's latest icon as it presses on with its economic development.

And the choice of Makassar in South Sulawesi - not mainland Java and capital Jakarta - marks the country's attempt to spread its growth across thus huge archipelago. - CNA/vm

Sony Sjklw
October 1st, 2009, 02:04 PM
Rumah Sakit Internasional Wahidin Sudirohusodo

http://img7.imageshack.us/img7/3487/wahidin2.jpg

http://img21.imageshack.us/img21/5462/wahidin1.jpg

Mimihitam
October 1st, 2009, 02:07 PM
Rumah Sakit Internasional Wahidin Sudirohusodo

http://img7.imageshack.us/img7/3487/wahidin2.jpg

http://img21.imageshack.us/img21/5462/wahidin1.jpg

Top deh, gak kalah sama yang di RSCM, semoga kualitasnya juga internasional.

Sony Sjklw
October 1st, 2009, 02:13 PM
^^ semoga, karena nantinya bakal banyak saingan selain RS. Awal Bross juga bakal ada RS. Siloam di Tanjung bunga

Kalla Tower
http://img44.imageshack.us/img44/3554/kallatower.jpg


Menara Bank Mega
http://img22.imageshack.us/img22/3827/menarabankmega1.jpg

http://img19.imageshack.us/img19/9223/menarabankmega2.jpg
^^ proyek2 ini warnanya kok hijau semua:nuts:

Sony Sjklw
October 1st, 2009, 02:19 PM
http://img14.imageshack.us/img14/5350/makassarkyline.jpg
^^ menara Bosowa mendominasi skyline Makassar, dengan tinggi 109m menjadi gedung tertinggi di Makassar saat ini.

bkz010019
October 1st, 2009, 02:42 PM
Rumah Sakit Internasional Wahidin Sudirohusodo

http://img21.imageshack.us/img21/5462/wahidin1.jpg

Kapan bisa digunakan untuk masyarakat umum? Truz bgmn dengan arena perparkirannya ya??

Sony Sjklw
October 1st, 2009, 03:09 PM
Kapan bisa digunakan untuk masyarakat umum? Truz bgmn dengan arena perparkirannya ya??

^^ mungkin lahan parkirnya di samping karena bagian belakang ada gedung Depkes, untuk pengoprasiannya sepertinya belum ada tanda2

http://img24.imageshack.us/img24/6351/kawasanunhas.jpg

Marsya
October 2nd, 2009, 05:41 AM
Menara Makassar

http://anggara.co.id/residential-05-menara1.jpg

^^
Ada yang tahu gak lokasinya....

Mimihitam
October 3rd, 2009, 07:02 AM
http://www.geocities.com/padalle/ccc2.jpg

Yang menara kayak burj al arab di sebelah CCC itu beneran dibangun ga sih?

Sony Sjklw
October 4th, 2009, 11:05 AM
^^ngak tau juga, tpi Caesarleo pernah bilang kalau gedung yang mirip Al Burj itu adalah Hotel Shangri-La.

Menara Makassar

http://anggara.co.id/residential-05-menara1.jpg

^^
Ada yang tahu gak lokasinya....

^^ bukan menara Makassar udah ada di jalan Nusantara

nih

http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/Makassar/DSCN0102.jpg

Sony Sjklw
October 4th, 2009, 11:06 AM
Pelataran2 Losari

http://img18.imageshack.us/img18/7065/pelataranlosari.jpg

Sony Sjklw
October 4th, 2009, 11:12 AM
Rusun Mariso
http://img8.imageshack.us/img8/5236/mariso.jpg

Sony Sjklw
October 4th, 2009, 11:14 AM
Hotel Asyra

http://img34.imageshack.us/img34/981/hotelasryacnvv.jpg

http://img203.imageshack.us/img203/142/updateasyra.jpg

Marsya
October 6th, 2009, 03:16 AM
^^ngak tau juga, tpi Caesarleo pernah bilang kalau gedung yang mirip Al Burj itu adalah Hotel Shangri-La.



^^ bukan menara Makassar udah ada di jalan Nusantara

nih

http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/Makassar/DSCN0102.jpg

^^
Tapi kok gak mirip ya...??

Kalo Hotel Shangri-La pernah aku dengar akan dibangun sekitar area CCC. semoga..

Marsya
October 6th, 2009, 03:17 AM
Hotel Asyra

http://img34.imageshack.us/img34/981/hotelasryacnvv.jpg

http://img203.imageshack.us/img203/142/updateasyra.jpg

Son, kalo gak salah ada juga Hotel New Kenari dekat situ lagi dibangun. Mungkin ini kali ya, tapi ganti nama..??

Sony Sjklw
October 6th, 2009, 01:22 PM
^^ngak tau juga, tapi biasanya Kenari Hotel akan tetap mengunakan nama Kenari di setiap hotelnya.

Bangunan Padang Golf PadiValley Mulai Dikerjakan
Selasa, 6 Oktober 2009 | 05:16 WITA

Makassar, Tribun - Pembangunan lapangan golf Padi Valley benar-benar dipacu. Tiga bulan setelah ground breaking, 9 Juli lalu, lapangan golf ini telah mengalami banyak kemajuan bahkan telah ada bangunan fisik. Rencananya, tahun depan lapangan golf ini telah siap digunakan.

Pantauan Tribun, di lokasi lapangan golf di Desa Pallantikang dan Desa Patallassang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Senin (5/10), terlihat sudah berdiri bangunan gedung maintenance.
Bangunan ini akan menjadi tempat peralatan untuk perawatan atau pemeliharaan lapangan golf. "Bulan depan, akan berdiri bangunan lainnya. Kita sementara menunggu gambarnya (maket)," kata Komisaris Utama PT Kalaborang Golf & Residence, Rizal Tandiawan, di Makassar.
Beberapa bangunan yang akan didirikan adalah sekolah golf (golf academy), golf bungalows, golf club house, golf viewing housing, golf maintenence, resort/hotel, practice range, town house/condominius, resort administration, dan water treatment facility.
Club house merupakan bangunan utama yang terletak di sisi utara. Posisinya di apit lapangan golf. Karena posisinya di atas bukit maka mata akan tertuju pada pemandangan menarik, yaitu hamparan lapangan golf yang menghijau, danau buatan, sungai-sungai kecil yang berkelok, dan gunung-gunung yang menghijau bak melingkari area lapangan golf.
Manager Proyek Lapangan Golf PadiValley, Honggiarto, mengatakan, club house berdekatan dengan hole (lubang) 9 dan hole 18. Hole satu berada di sisi barat club house dan seterusnya hingga hole 9. Sedangkan hole sepuluh berada di sisi timur club house. Sehingga ketika mencapai hole 9 dan 18, pegolf dengan mudah menuju ke club house.
Kontraktor PadiValley kini menfokuskan menggali danau buatan yang dalamnya berkisar empat hingga delapan meter, selain menyediakan fasilitas untuk pembenihan dan jalanan yang menghubungkan setiap titik di lapangan golf.
Di tengah lapangan golf dibangun jalanan yang lebarnya enam meter ditambah jalur hijau empat meter. Jalanan menghubungkan klub house dan semua tee box (tempat pemukulan bola) dan lapangan.
PadiValley dibangun di atas areal 160 dengan rincian lapangan golf seluas 80 hektare untuk lapangan golf saja, 30 hektare untuk sarana pendukung, dan sisanya untuk perumahan dengan nilai investasi Rp 100 miliar.
Design/shaper lapangan golf Padi Valley Don Ellsworth dari JMP Golf Design Group asal Amerika Serikat ketika memberikan sambutan, mengatakan bahwa Padi Valley mempunyai desain tercantik dari berbagai lapangan golf yang dibangun di berbagai negara.
Bahkan, dia mengklaim sebagai salah satu lapangan golf terbaik di dunia. Lapangan golf ini menggunakan rumput khusus dari Amerika, yaitu supreme paspalun. Rumput ini baru digunakan pada 17 lapangan golf di dunia.(eki)

penjelasan Rizal Tandiawan
Malas Pulang
Saya tidak menyangka bahwa dalam waktu kurang dari tiga bulan, telah terjadi perubahan pada pembangunan lapangan golf PadiValley. Dulu ketika ke sana masih hutan-hutan, sekarang telah menjadi hamparan dan mulai terbentuk desain lapangan golf.
Kemarin saya ke sana. Saya senang melihat kemajuan yang dicapai sehingga malas rasanya untuk pulang ke Makassar. Danau-danau mulai ada, jalanan sudah ada, dan tempat pembibitan rumput juga hampir jadi.
Pemandangannya menarik. Dari bukit yang akan menjadi lokasi pembangunan club house seolah sudah mulai terlihat seperti apa lapangan golf internasional ini. Bulan depan, kami mulai mendirikan bangunan.(eki)

Sony Sjklw
October 6th, 2009, 01:26 PM
Senin, 05-10-09 | 20:01 | 84 View
Fort Rotterdam Pendamping Trans Studio

MAKASSAR -- Benteng Fort Rotterdam akan semakin dipoles untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satunya dengan pertunjukan seni dan budaya tradisional dan modern yang lebih spektakuler.

Pemprov Sulsel berencana menyiapkan konsultan yang akan menyusun konsep destinasi Fort Rotterdam agar lebih menarik lagi. "Pertunjukan seniman dengan koreografi yang menarik pasti menarik pengunjung," kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Dia bahkan menyiapkan Fort Rotterdam sebagai pendamping Trans Studio dengan sasaran kawasan tujuan pariwisata. Pengunjung akan diarahkan tidak hanya berhenti setelah menikmati wahana hiburan Trans Studio saja, tetapi memiliki alternatif lain, seperti Fort Rotterdam atau air terjun Bantimurung.

Keseriusan memoles destinasi wisata Fort Rotterdam akan dilakukan dengan menyediakan alokasi anggaran di APBD 2010. Kerja sama juga akan dilakukan dengan Pemkot Makassar, sehingga semua terlibat memajukan Makassar sebagai tujuan kunjungan pariwisata.

"Pembangunan infrastruktur lain seperti Centre Point of Indonesia dan Kawasa Olahraga Sudiang tetap jalan, baik menggunakan dana APBN maupun APBD. Tetapi kita akan memprioritaskan yang bisa segera dinikmati masyarakat," kata Syahrul, 2 Oktober lalu. (rif)

Sony Sjklw
October 9th, 2009, 02:18 PM
Thursday, 01-10-2009
Segera Dibangun Jalan Lingkar Pesisir
Hubungkan Biringkanayya-Tallo

Makassar, Tribun - Pemkot Makassar berencana membangun jalan lingkar (ring road) pesisir pantai yang akan membentang dari Kecamatan Biringkanayya hingga kawasan Tallo sepanjang sekitar tiga kilometer (km).


Rencananya ruas jalan arteri tersebut dimulai dari makam Raja- raja Tallo hingga tembus ke arah Maros selain Jl Tol Sutami yang sudah ada saat ini.
Diharapkan ruas jalan pesisir ini akan mempercepat akses ke arah Maros sekaligus menunjang transportasi untuk industri utamanya angkutan kontainer maupun mobil truk.
"Kita akan usulkan ke pusat. Tetapi untuk tahun depan ini belum menjadi prioritas. Prioritas pemkot untuk midle ring road mulai Alauddin hingga STMIK Dipanegara (Jl Perintis Kemerdekaan)," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Ridwan Muhaddir di Makassar, Rabu (30/9). Namun, Ridwan belum merinci lebar jalan pesisir maupun besaran anggaran yang diusulkan.
Sedangkan jalan lingkar tengah yang akan menghubungkan Jl Perintis Kemerdekaan hingga Jl Sultan Alauddin sepanjang sekitar enam kilometer (km), menurut Ridwan sangat direspon pemerintah pusat.
Bahkan, pemerintah pusat akan menalangi peruntukan anggaran jalan ini di APBN perubahan atau APBN pokok 2010 mendatang.
"Kita sudah usulkan dan Insya Allah disetujui. Ini sangat direspon pemerintah pusat dan mudah-mudahan tidak berubah kebijakan," tambah Ridwan.
Pengerjaan midle ring road terdiri dari tembusan Jl Perintis Kemerdekaan-Jl Leimena (1,114 km), Jl Leimena-Borong Raya (1,878 km), dan Jl Borong Raya-Sultan Alauddin. Total usulan anggaran yang diajukan mencapai Rp 276 miliar.
Sedangkan jalan tembus Jl Ir Sutami (Parangloe)-Jl Perintis Kemerdekaan (depan BTP) sepanjang 5,850 km diusulkan sebesar Rp 124 miliar.
Akses jalan ini diharapkan menjadi penghubung alternatif mengurangi kemacetan kendaraan di jalur poros utama dari timur ke barat (Perintis Kemerdekaan). Jika terjadi penutupan jalan, selama ini, warga harus rela terjebak macet atau memutar jauh.(axa)

Sony Sjklw
October 9th, 2009, 02:20 PM
Kamis, 01-10-09 | 23:46 | 107 View
Saudagar Bugis Siap Bangun Industri Kapal

MAKASSAR -Fajar- Sulawesi Selatan bakal memiliki industri kapal lagi. Setelah Industri Kapal Indonesia (IKI) tiarap, kini seorang saudagar Bugis Makassar berencana membangun industri serupa dengan skala yang lebih besar di Makassar.

Saudagar tersebut adalah Andi Bakhtiar Lebopatingewa. Saudagar asal Pinrang yang kini menetap di Batam ini, mengaku niatnya itu bukan sekadar wacana. Kepada Fajar, Senin awal pekan ini, Bakhtiar mengaku desainnya sudah siap.

Investor asing pun, katanya, sudah siap turun tangan untuk mewujudkan industri tersebut. Yang menjadi kendala saat ini tinggal lokasi yang strategis. Sejauh ini belum ada lokasi yang dianggap cocok di Makassar.

"Sebuah industri kapal butuh pantai yang panjang, minimal tiga kilometer. Kedalamannya juga harus mendukung. Hingga saat ini belum ada lokasi yang memenuhi syarat," katanya. Makanya, Bakhtiar berencana bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Dia berharap gubernur bisa memfasilitasi rencana tersebut. Khususnya dalam penyediaan lahan.

Jika lahannya siap, katanya, maka dalam waktu dekat industri tersebut segera dibangun. Bakhtiar yang saat ini menjabat Presiden Komisaris Drydocks Nanindah, mengatakan industri ini bakal menampung tenaga kerja dalam jumlah besar.

Drydocks Nanindah adalah salah satu perusahaan yang tergabung dalam Dubai Drydocks World. Perusahaan ini mengelola industri kapal terbesar di Batam saat ini. Sebenarnya ide untuk membangun industri kapal di Sulsel sudah lama dimunculkan.

Wapres Jusuf Kalla sempat menawarkan agar mengambil alih PT IKI yang sedang terseok-seok. Namun, hal itu batal dilakukan. Alasannya, lokasi yang dimiliki PT IKI terlalu kecil. Tidak memenuhi syarat untuk lokasi industri kapal dalam skala yang lebih besar. (sap)

Sony Sjklw
October 10th, 2009, 02:05 AM
Rabu, 07-10-09 | 21:13 | 114 View
Anjungan Bugis-Makassar Butuh Rp 10 M

MAKASSAR -Fajar- Keterbatasan anggaran menjadi hambatan penyelesaian pembangunan Anjungan Bugis-Makassar di Pantai Losari. Pemkot Makassar masih membutuhkan dana sebesar Rp 10 miliar untuk merampungkannya.

Dana itu akan dialokasikan pengerjaan aksesori seperti taman, lantai, terali, dan pengelolaan anjungan. Saat ini proses pengerjaan termasuk penimbunan telah rampung 80 persen, tersisa aksesoris saja. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Ridwan Muhadir mengaku masih butuh banyak dana menyelesaikan anjungan tersebut.

"Kalau berharap dana APBD kota tidak akan pernah cukup. Mengandalkan APBD hanya cukup untuk penimbunan saja," ujar Ridwan, Selasa, 6 Oktober. Karena itu, kata Ridwan, pemkot butuh suntikan dana dari pemerintah pusat dalam hal ini Departemen Pekerjaan Umum. Belum lama ini Walikota Makassar Ilham Arif Sirajuddin telah melobi Departemen PU dan dijanjikan bantuan dana Rp 50 miliar.

Hanya saja, bantuan dana dimaksud belum kucur juga. "Kalau bisa bantuan dana disalurkan secepatnya untuk merampungkan Anjungan Bugis Makassar. Selanjutnya, kami bergerak mengerjakan Anjungan Toraja-Mandar," ucap Ridwan.

Keterbatasan anggaran Dinas PU, terlihat dari turunnya dana yang diperoleh dari APBD Makassar. Pada 2008 lalu memperoleh dana Rp 68 miliar, dan tahun ini turun menjadi Rp 40 miliar. "Nah, kalau dana sekecil itu apa yang bisa kami lakukan. Perawatan Anjungan Pantai Losari yang lama saja butuh dana besar," katanya.

Secara terpisah, Konsultan Tata Ruang Kota Makassar, Danny Pomanto mengatakan Anjungan Bugis-Makassar memang masih terkendala pada pembuatan aksesori. Padahal, proses penimbunan dan pembangunan dinding telah rampung.

"Di Anjungan Bugis-Makassar ada beberapa aksesori yang menunjukkan ikon Makassar yang perlu ditampilkan. Seperti monumen dengan ciri khas mozaik Bugis-Makassar. Begitupun dengan Toraja-Mandar nantinya," katanya. (ram)

Sony Sjklw
October 10th, 2009, 02:06 AM
Jumat, 09-10-09 | 10:32 |
2010, Krisis Air Bersih Berakhir

http://www.fajar.co.id/photohead/1255055609pdam_fajar.jpg

MAKASSAR -Fajar- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, mengupayakan mulai 2010 mendatang krisis air bersih di wilayah timur kota khususnya Sudiang dan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) berakhir. Terutama pada musim kemarau.

Langkah yang ditempuh PDAM dalam mengatasi krisis air bersih yang terjadi setiap tahun di wilayah tersebut, dengan memfungsikan maksimal Instalasi Pengolahan Air (IPA) II Panaikang secara maksimal. Mulai tahun depan, IPA II Panaikang hanya melayani daerah timur kota.

Selama ini, beban IPA II Panaikang memang cukup besar karena membagi dua pelayanan yakni ke utara kota yang meliputi Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Bontoala, dan Wajo. Sementara wilayah timur kota yang dilayani adalah Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Biringkanaya. Total pelanggan di wilayah itu sebanyak 70 ribu sambungan rumah.

Rinciannya, 40 ribu pelanggan di wilayah utara kota dan 30 ribu pelanggan di wilayah timur. Jumlah pelanggan PDAM Makassar secara keseluruhan mencapai 144.872 sambungan rumah. Humas PDAM, Muhammad Jufri Sakka menjelaskan, krisis air bersih di timur kota terutama Sudiang dan BTP diupayakan berakhir mulai tahun depan.

"IPA II Panaikang hanya melayani timur kota. Sementara wilayah utara kota akan dilayani IPA IV Maccini Sombala. Makanya, akan dipasang pipa transmisi jenis PE diameter 350 atau 14 inchi yang merupakan pipa penghantar air," terang Jufri, Kamis, 8 Oktober.

Jika selama ini IPA II Panaikang hanya mengandalkan sumber air baku Lekopancing Kabupaten Maros, maka tahun depan sudah ada suplai tambahan dari air baku Sungai Jeneberang. "Sudah ada unit pompa dari Intake Mallengkeri yang air bakunya bersumber dari Sungai Jeneberang menyuplai air ke IPA II Panaikang, sehingga mengatasi krisis air di timur kota setiap musim kemarau," katanya. (ram)

Sony Sjklw
October 12th, 2009, 11:38 AM
reklamasi pantai buloa

Senin, 12-10-09 | 20:16 |
PT MMS Akui Sudah Membangun

MAKASSAR -fajr- Pelanggaran PT Makassar Metro Square (MMS) dengan mereklamasi Pantai Buloa tak izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) terkesan dibiarkan pemkot. Ada kesan pemkot tidak berani menindak perusahaan tersebut.

Dari hasil pemantauan di Pantai Buloa, Minggu, 11 Oktober sekira pukul 11.30, memang tidak terlihat lagi ada aktivitas pekerja. Namun, laut yang telah ditimbuni cukup panjang dan terbangun beberapa gubuk. Reklamasi ini sendiri selain berpotensi merusak lingkungan laut, juga menghalangi proyek pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Pelindo IV.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan (PLHK) Makassar, Yatima Ridwan, berdalih pihaknya sudah melayangkan surat ke PT MMS agar menghentikan sementara aktivitasnya sembari menunggu dokumen amdal. Pekan ini, dia berjanji akan meninjau lagi di lokasi reklamasi Pantai Buloa.

"Saya rasa tidak ada lagi kegiatan di Pantai Buloa karena kami sudah berikan teguran. Soal amdalnya, juga belum dapat kami proses kami masih ada masalah dan komplain dari Pelindo, Walhi, dan masyarakat," ujar Yatima, Minggu, 11 Oktober.

Dinas PLHK, lanjut Yatima, juga tidak berhak memberikan sanksi hanya sebatas menegur pelaksana proyek supaya tidak melanjutkan aktivitasnya. "Tidak ada sanksi yang kami berikan, hanya sebatas meminta menghentikan aktivitas reklamasi karena tidak ada amdalnya," dalihnya.

Sementara Kepala Dinas PLHK, Kusaiyyeng, berdalih tidak ada wewenang instansinya menjatuhkan sanksi ke PT MMS yang melakukan pelanggaran. Alasannya, pihaknya hanya menilai kelayakan sebuah kegiatan mendapatkan dokumen amdal dan tidak bertindak selaku eksekutor.

"Sebaiknya kalau ada yang merasa dirugikan silakan lapor ke aparat berwajib untuk diproses hukum. Kalau perlu laporkan ke Menteri Lingkungan Hidup supaya ada tindak lanjut," sarannya sembari menambahkan, dalam waktu dekat Dinas PLHK akan memanggil semua pihak terkait reklamasi Pantai Buloa.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 pasal 5 tentang amdal yang berbunyi, sebuah usaha atau kegiatan wajib kantongi amdal kalau memiliki dampak besar terhadap manusia dan luas wilayah persebaran dampak. Sementara PT MMS sudah mereklamasi Pantai Buloa tanpa mengantongi amdal.

Pengelola PT MMS, Muhammad Askin, menolak dikatakan pihaknya telah melanggar aturan. Alasannya, sejauh ini belum ada kegiatan reklamasi yang dilakukan hanyalah penimbunan untuk jalan menuju lokasi pemancingan. Askin mengaku sudah ada dibangun beberapa tempat mancing.

"Tidak mungkin kami berani melakukan kegiatan reklamasi tanpa amdal, karena kami sadari sangat rawan menimbulkan kerusakan lingkungan. Sejauh ini tidak ada kegiatan reklamasi, hanya pembangunan jalan ke tempat pemancingan," kilah Askin. (ram)

Sony Sjklw
October 12th, 2009, 11:55 AM
Sabtu, 10-10-09 | 20:02 |
Lima Jalan Beton Dibangun

http://www.fajar.co.id/photohead/1255089762jalan.jpg

MAKASSAR -Fajar- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, melakukan proyek betonisasi lima ruas jalan dalam kota. Lima ruas jalan yang akan memakai konstruksi beton itu yakni Jalan Minasaupa, Jalan Paccerakang, Jalan Saladong, Jalan Poros BTP, dan Jalan Syekh Yusuf.

Proyek betonisasi terhadap lima ruas jalan rencananya dimulai pekan depan setelah rampungnya tahap pelelangan. Kepala Dinas PU, Ridwan Muhadir mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan jalan beton sebelum masuk musim hujan.

"Hanya lima yang menggunakan konstruksi beton, karena kerusakannya sangat parah. Lagipula, kalau menggunakan beton maka biaya perawatan jalan sangat murah dibanding hotmix dan tidak cepat rusak," terang Ridwan, Jumat, 9 Oktober.

Tahun ini, ada 50 ruas jalan yang akan diperbaiki Dinas PU Makassar memanfaatkan dana stimulus 2009 sebesar Rp 4,9 miliar. Namun, hanya lima yang memakai konstruksi beton dan selebihnya hotmix. Khusus beton, panjangnya rata-rata satu kilometer lebih.

Perbaikan 50 ruas jalan itu dibagi 10 paket dengan pertimbangan memudahkan kontraktor dan tidak terlalu banyak biaya operasional yang dikeluarkan. "Karena ruas jalan yang akan diperbaiki tersebar di sejumlah wilayah, makanya dibagi per paket. Supaya lebih memudahkan kontraktor," katanya.

Perbaikan jalan tersebut, tambah Ridwan, sesuai yang diusulkan masyarakat pada saat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota. "Soal volumenya juga hasil usulan masyarakat dalam musrenbang," katanya. (ram)

Sony Sjklw
October 12th, 2009, 11:58 AM
2010, Jembatan 40 Meter Hubungkan Losari-CPI
Minggu, 11 Oktober 2009 | 00:59 WITA


Makassar, Tribun - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai akan membangun jembatan yang akan menghubungkan timbunan Pantai Losari ke kawasan tanah tumbuh, Center Poin of Indonesia (CPI) 2010 mendatang.

Jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar 40 meter itu akan menelan anggaran Rp 20 miliar. " Kita sudah usulkan di APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) dan diharapkan mulai dikerjakan awal tahun depan," kata Kepala Dinas Prasarana Wilayah (Praswil) Sulsel, Abdul Latif di Makassar, Sabtu (10/10).
Dijadwalkan akhir tahun ini, penimbunan dari Jl Metro Tanjung Bunga sepanjang 700 meter untuk akses jalan dan penghubung jembatan yang bakal dibangun ditargetkan rampung.
Pemprov juga memprioritaskan pengerjaan infrastruktur jalan ke kawasan yang dikembangkan seluas 157 hektare termasuk peningkatan jalan di seputar area pengembangan untuk tahun depan.
"Untuk jalan juga kita usulkan melalui APBN dan APBD Sulsel sebagai pendamping. Ini yang menjadi prioritas kita dan secara bertahap akan diteruskan untuk pengerjaan lainnya," tambah mantan Asisten II Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini.
Mega proyek yang diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 900 miliar tersebut disebutkan didirikan di titik nol Indonesia (possina Indonesia).
Di kawasan ini juga akan dibangun istana Presiden yang pertama di timur Indonesia dan menjadi kompleks wisma negara ke-lima di Indonesia setelah Medan Merdeka Jakarta, Istana Bogor, Yogyakarta, dan Istana Tampak Siring Bali.(axa)

yudibali2008
October 12th, 2009, 01:15 PM
jadi pengen ngeliat Makassar lagi heheheh dah lama nggak nyambangin nih kota......gw jadi kagum dengan perkembangannya....salut sama orang2 Makassar!

bkz010019
October 13th, 2009, 02:40 AM
Training Center UIN (Univ. Islam Alauddin) per tanggal 11 Oktober kemarin

http://img2.imageshack.us/img2/2925/photo013w.jpg (http://img2.imageshack.us/i/photo013w.jpg/)

kubel
October 13th, 2009, 04:43 AM
Training Center UIN (Univ. Islam Alauddin) per tanggal 11 Oktober kemarin

http://img2.imageshack.us/img2/2925/photo013w.jpg (http://img2.imageshack.us/i/photo013w.jpg/)
update jembatan layangnya juga donk.. :banana:

seoul sams
October 13th, 2009, 04:38 PM
gw rasa klu perkembangan kota makassar seperti sekarang ini mungkin bisa menyaingi Saigon city in vietnam

caesarleo
October 14th, 2009, 03:53 AM
update jembatan layangnya juga donk.. :banana:

http://www.makassarterkini.com/news/media/flyover.jpg

Sizter85
October 16th, 2009, 05:01 AM
^^Wuauu,..... :eek2: cool mks :okay:

Coba aja sekitar fly over itu berdiri gedung2 diatas 10 tingkat aja dan membentuk cluster,...:|bener2 suatu Mahakarya hebat utk ukuran kota2 di Indonesia timur, dan Makasar sedang mendekati masa tsb:banana:

anno_malay
October 16th, 2009, 05:13 AM
http://www.makassarterkini.com/news/media/flyover.jpg

koq sepertinya yg tengah ini kayak gak nyambung y?.....ckckckckckckck
:bash::bash:

kubel
October 16th, 2009, 09:49 AM
^^Wuauu,..... :eek2: cool mks :okay:

Coba aja sekitar fly over itu berdiri gedung2 diatas 10 tingkat aja dan membentuk cluster,...:|bener2 suatu Mahakarya hebat utk ukuran kota2 di Indonesia timur, dan Makasar sedang mendekati masa tsb:banana:
banyak kok gedung yang pencakar langit di dekat fly ofer ini.. ada gedung Graha pena (19 LantaI), ada Gedung DPRD Makassar (10 Lantai) Menara Kembar Univ 45 2 tower masing-masing 10 lantai).. emang sih ngga kelihatan karena posisi pengambilan gambarnya berada di gedung graha pena.. coba kalau di ambil dari Gedung DPRD pasti semuanya kelihatan :):banana::banana:

Sony Sjklw
October 17th, 2009, 03:41 AM
koq sepertinya yg tengah ini kayak gak nyambung y?.....ckckckckckckck
:bash::bash:

dibagian tengah memang persiapkan untuk cloverleaf. yang akan di bangun tahun depan.

http://gaga.dagdigdug.com/files/2009/04/normal_flyover_makassar.jpg

Sony Sjklw
October 17th, 2009, 03:46 AM
Kamis, 15-10-09 | 20:05 |
Pedagang Simpang Tol-Bandara Pindahkan Kios

MAKASSAR -Fajar- Rencana pelebaran jalan di simpang Jalan Perintis Kemerdekaan-Bandara Sultan Hasanuddin dan ruas tol tidak lagi terkendala kios pedagang. Pemindahan kios telah dilakukan sejak beberapa pekan lalu.

Beberapa pedagang memindahkan kiosnya dengan cara memundurkan bangunan antara 10-15 meter dari lokasi semula. "Orang kelurahan sudah memerintahkan memundurkan kios, jadi kami langsung pindah," kata seorang perempuan pemilik kios barang kelontong bercat hijau di sisi kiri Jalan Perintis Kemerdekaan.

Perintah pemindahan kios telah diterima sejak tiga bulan lalu dengan alasan terlalu dekat badan jalan dan traffic light. Selain itu, ruas jalan juga akan dilebarkan serta dibanguni saluran irigasi. Sebanyak delapan kios dengan usaha beragam mulai dari barang kelontong, penjual vocer, makanan, hingga pakaian berada di lokasi rencana pelebaran jalan. "Kalau kami disuruh memundurkan kios, kami turuti," kata Rahman, pemilik kios lainnya.

Betonisasi jalan dari arah Kampung Baddo-baddo yang berada di sisi jalan keluar dari Bandara Sultan Hasanuddin juga telah memasuki tahap perampungan. Ruas jalan beton ini nantinya terhubung dengan lahan yang telah ditinggalkan oleh para pedagang. (rif)

Sony Sjklw
October 17th, 2009, 03:48 AM
Selasa, 13-10-09 | 20:13 I
Investasi Pelindo Capai Rp 1,5 T
MNP Lebih Ideal daripada Lokasi Memancing

MAKASSAR -- Pembangunan sarana memancing di kawasan Pantai Buloa oleh PT Makassar Metro Square (MMS) dinilai tidak akan memberi konstribusi besar bagi daerah dan masyarakat. Tempat memancing hanya dinikmati segelintir orang. Sebaliknya, pembangunan Makassar New Port (MNP) di Buloa lebih ideal.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Makassar, Haidar Majid, menyikapi telah terbangunnya beberapa tempat memancing di Pantai Buloa. Setelah sarana memancing, PT MMS selanjutnya berencana membangun restoran, yang akan didahului reklamasi pantai sebagai lahannya.

"Daripada membangun tempat memancing, lebih baik bangun pelabuhan peti kemas di Pantai Buloa. Itu lebih bermanfaat bagi kota dan juga masyarakat," ujar Haidar, Senin, 12 Oktober. Pembangunan pelabuhan peti kemas yang akan dilakukan PT Pelindo IV, kata dia, dipastikan akan memberi manfaat yang sangat besar bagi Makassar karena mendapat sumber pendapatan asli daerah tambahan. Apalagi pelabuhan adalah mulut dari sebuah kota.

"Saya juga meminta PT MMS harus jelaskan kepada masyarakat secara keseluruhan apa manfaat dari tempat memancing tersebut. Lagipula, mestinya tidak boleh melakukan kegiatan sebelum mengantongi amdal," sesal Haidar.

Hal senada dilontarkan anggota DPRD Makassar dari Fraksi Partai Demokrat, Adi Rasyid Ali. Dia meminta PT MMS peka dan peduli terhadap lingkungan. Jika tetap melanjutkan kegiatan tanpa memenuhi prosedur yang berlaku yakni mengantongi amdal, dikhawatirkan akan bermasalah hukum ke depan.

"Inilah kelemahan beberapa perusahaan, baru mengurus amdal ketika telah terjadi keributan. Makanya, saya minta PT MMS memperhatikan hal ini," harapnya. Pengelola PT MMS, Muhammad Askin, saat dikonfirmasi menyatakan kegiatan reklamasi Pantai Buloa belum ada karena belum mengantongi amdal. Saat ini, yang ada hanya pembangunan kawasan memancing.

"Kami sadari juga kerusakan lingkungan dari sebuah kegiatan, makanya perlu ada amdal," kilahnya.
Lalu berapa nilai investasi dari proyek pembangunan kawasan memancing dan restoran yang akan dibangun PT MMS? Askin mengaku belum dapat disebutkan karena amdal juga belum terbit. "Tidak bisa disebutkan dulu nilai investasi yang kami keluarkan, karena amdalnya masih dalam proses," ujarnya.

Humas Pelindo IV Makassar, Baharuddin yang dihubungi sebelumnya juga belum mau menyebutkan nilai investasi pembangunan pelabuhan peti kemas di Pantai Buloa. Namun, menurut rencana, pengerjaan pengembangan pelabuhan Soekarno-Hatta atau Makassar New Port (MNP), akan dimulai akhir 2009 ini. Pada tahap awal disiapkan lahan seluas 250 hektare yang akan direklamasi di Pantai Buloa.

Rinciannya, 50 Ha menjadi areal pelabuhan dan sebagian besar areal dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Terminal Peti Kemas Makassar (TPM) dan 200 Ha lainnya akan dimanfaatkan untuk kawasan industri. Nilai investasi yang dibutuhkan merealisasikan pembangunan perluasan pelabuhan tersebut sejumlah Rp 1,5 triliun. Pada 2008 lalu, PT Pelindo IV telah menyiapkan anggaran Rp 500 miliar. (ram)

Sony Sjklw
October 18th, 2009, 01:09 PM
RS. Bosowa Global Awal Bross

http://img11.imageshack.us/img11/8617/awalbross.jpg

http://img18.imageshack.us/img18/8709/awalbross2.jpg



RS. Pendidikan Universitas Hasanuddin

http://img16.imageshack.us/img16/8060/dscf3202q.jpg

Sony Sjklw
October 18th, 2009, 01:14 PM
http://img10.imageshack.us/img10/4503/galesong2.jpg

http://img26.imageshack.us/img26/691/galesong1.jpg
^^ Tower dibelakang kantor PT. Sinar Galesong

Sony Sjklw
October 18th, 2009, 01:17 PM
Menara Phinisi

http://www.fajar.co.id/photohead/1253105108menara_pinisi12.jpg

update
http://img16.imageshack.us/img16/8899/phinisitower2.jpg

Chris_Lyantto
October 18th, 2009, 02:57 PM
^^phinisi Tower is my fav project

:cheers:

kubel
October 19th, 2009, 02:41 AM
[QUOTE=Sony Sjklw;44791200]RS. Bosowa Global Awal Bross

by the way the international hospital Bosowa how the floor??

http://img18.imageshack.us/img18/8709/awalbross2.jpg

Felix_Bpp
October 19th, 2009, 07:32 AM
http://www.makassarterkini.com/news/media/flyover.jpg

Liat gambar ini jadi ingat masa2 SMA gw.. terlalu banyak kenangan didaerah ini, gw tinggalnya disekitaran sini tapi waktu itu masih belum apa2..

duh kangen makassar nih.. :)

Sony Sjklw
October 19th, 2009, 11:00 AM
by the way the international hospital Bosowa how the floor??


it's only 9 floors but will make it as the tallest hospital in makassar


Progress Royal Apartment

http://img27.imageshack.us/img27/7476/royal1.jpg

http://img199.imageshack.us/img199/2286/royal2l.jpg

Sony Sjklw
October 19th, 2009, 11:08 AM
Flyover

http://img39.imageshack.us/img39/5011/flyover.jpg

Sony Sjklw
October 19th, 2009, 11:19 AM
Gedung kembar 45

http://img30.imageshack.us/img30/6885/gedungkembar.jpg

http://img15.imageshack.us/img15/2008/gedungkembar2.jpg

Next,
Menara Baruga 45

http://img29.imageshack.us/img29/8203/baruga1.jpg

http://img11.imageshack.us/img11/6720/baruga2.jpg
^^office tower ini nantinya punya 17 lantai

heartstation
October 19th, 2009, 12:49 PM
The buildings in makassar are so cool!

Marsya
October 20th, 2009, 03:55 AM
Son, dengar2 pembangunan flyover Mandai (simpang lima bandara-Tol) akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini. Mungkin itu kali ya, makanya pedagang dan papan reklame di seputaran kawasan itu dipindahkan.

Kamis, 15-10-09 | 20:05 |
Pedagang Simpang Tol-Bandara Pindahkan Kios

MAKASSAR -Fajar- Rencana pelebaran jalan di simpang Jalan Perintis Kemerdekaan-Bandara Sultan Hasanuddin dan ruas tol tidak lagi terkendala kios pedagang. Pemindahan kios telah dilakukan sejak beberapa pekan lalu.

Beberapa pedagang memindahkan kiosnya dengan cara memundurkan bangunan antara 10-15 meter dari lokasi semula. "Orang kelurahan sudah memerintahkan memundurkan kios, jadi kami langsung pindah," kata seorang perempuan pemilik kios barang kelontong bercat hijau di sisi kiri Jalan Perintis Kemerdekaan.

Perintah pemindahan kios telah diterima sejak tiga bulan lalu dengan alasan terlalu dekat badan jalan dan traffic light. Selain itu, ruas jalan juga akan dilebarkan serta dibanguni saluran irigasi. Sebanyak delapan kios dengan usaha beragam mulai dari barang kelontong, penjual vocer, makanan, hingga pakaian berada di lokasi rencana pelebaran jalan. "Kalau kami disuruh memundurkan kios, kami turuti," kata Rahman, pemilik kios lainnya.

Betonisasi jalan dari arah Kampung Baddo-baddo yang berada di sisi jalan keluar dari Bandara Sultan Hasanuddin juga telah memasuki tahap perampungan. Ruas jalan beton ini nantinya terhubung dengan lahan yang telah ditinggalkan oleh para pedagang. (rif)

kubel
October 21st, 2009, 04:36 AM
Son, dengar2 pembangunan flyover Mandai (simpang lima bandara-Tol) akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini. Mungkin itu kali ya, makanya pedagang dan papan reklame di seputaran kawasan itu dipindahkan.

dengar-dengar sejumlah mega proyek di makassar terncam gagal:ohno::ohno:
betulkah itu,...????? mudah mudahan tidak:cheers:

join_zulfian
October 21st, 2009, 05:22 AM
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar:banana:

caesarleo
October 21st, 2009, 07:55 AM
http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs206.snc1/7322_158835982766_792452766_2611705_1365178_n.jpg


http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs206.snc1/7322_158835992766_792452766_2611706_8091946_n.jpg

http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs206.snc1/7322_158835997766_792452766_2611707_4162200_n.jpg

JAVA COFFEE
October 21st, 2009, 03:01 PM
Salut untuk Makasar...........ayo membangun terus!!!! Tx all dah sharing disini....

yudibali2008
October 22nd, 2009, 01:14 AM
http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs206.snc1/7322_158835992766_792452766_2611706_8091946_n.jpg




yg paling jangkung sendiri itu menara apaan yah? mirip2 dengan menara Indosiar di jakarta (dari ketinggiannya).....

yudibali2008
October 22nd, 2009, 01:15 AM
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar:banana:


iyalah....Pak Yusuf Kalla gitu loh......:banana:

JAVA COFFEE
October 22nd, 2009, 05:22 AM
iyalah....Pak Yusuf Kalla gitu loh......:banana:

Yup, namanya program ingat kampung he he. Mari kita dukung pembangunan di semua kota2 INDONESIA!!

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:16 AM
Kalla Tower di Makassar Resmi Beroperasi
By Republika Newsroom
Minggu, 18 Oktober 2009 pukul 16:13:00

MAKASSAR--"Kalla Tower" resmi dibuka oleh Direktur Utama PT Hadji Kalla, Fatimah Kalla yang juga adik dari Jusuf Kalla, pada perayaan puncak hari ulang tahun perusahaan tersebut ke-57, Ahad.

Panitia penyelenggara acara pembukaan "Kalla Tower", Yudi G, mengatakan, acara peresmian gedung termegah di Makassar itu ditandai dengan pelepasan 57 balon ke udara sesuai dengan jumlah usia perusahaan.

Selain itu, perusahaan ini juga menyerahkan bantuan puluhan gerobak ke pedagang kaki lima di Makassar di antaranya para penjual buah di Jl Mappanyuki yang berada di sekitar gedung.

Keseluruhan prosesi peresmian dilakukan di halaman gedung yang terletak di Jl Ratulangi berdekatan dengan Mal Ratu Indah dan rumah peraga mobil Toyota yang juga dikelola perusahaan ini.

Acara juga dimeriahkan oleh jalan santai dan aerobik massal yang diikuti oleh seluruh direksi, staf, karyawan dan keluarga dari perusahaan tersebut dan anak perusahaan Kalla Grup.

"Seluruh CEO, direktur anak perusahaan, manajer, karyawan dan keluarga Kalla Group hadir tanpa kecuali pada perayaan ulang tahun yang kali ini bertema `Tumbuh dalam Kebersamaan`," ujarnya.

Gedung setinggi 70 meter yang berdiri di atas lahan 5.363 meter persegi terdiri atas lima belas lantai. Selain digunakan oleh Kalla Grup, beberapa lantai gedung ini juga disewakan oleh sejumlah bank dan perusahaan lainnya.

Kantor dari perusahaan keluarga Jusuf Kalla --yang akan segera mengakhiri jabatannya sebagai wakil presiden-- juga menyediakan ruangan publik di lantai paling bawah. Selain kafe, rencanannya akan ada bagian yang disediakan khusus untuk menggelar pertunjukkan. ant/pu

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:25 AM
Soal Masjid, DPRD Deadline GMTD
Minggu, 18 Oktober 2009 | 00:15 WITA
Tribun Timur

DPRD Kota Makassar menagih janji pihak PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) soal pembangunan fasilitas sosial berupa masjid di areal GMTD. Janji tersebut ditagih dalam rapat dengar pendapat antara pimpinan DPRD Makassar dengan manajemen GMTD dan PT Putra Jaya, selaku kontraktor rumah susun (rusun) yang berada di areal GMTD, kemarin.

Sebelumnya, GMTD berjanji membangun masjid di samping SPBU Jl HM Patompo (Jl Metro Tanjung Bunga). Namun, pembangunan masjid tersebut belum juga terealisasi.
Karena itu, Ketua Sementara DPRD Kota Makassar, Yusuf Gunco, memberikan deadline (batas waktu) kepada manajemen GMTD untuk menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosial kepada pemerintah kota paling lambat satu bulan dari hari ini.
GMTD diwakili kuasa hukum Agustinus. Sedang Yusuf Gunco didampingi sejumlah ketua fraksi, termasuk Ketua Fraksi Makassar Bersatu (FMB) Amar Bhustanul.
Selain itu, kata Amar, GMTD juga diminta mengubah nama jalan Metro Tanjung Bunga menjadi Jl HM Patompo karena nama jalan tersebut sudah tiga tahun sudah berkekuatan hukum, tertuan dalam peraturan daerah (perda).(opi)

--------------------------------------------------------------------------
Jaga Keamanan, Tanjung Bunga Hadirkan Anjing Pelacak
Sabtu, 17 Oktober 2009 | 23:50 WITA

Makassar, Tribun - PT GMTD Tbk bekerja sama dengan PT Topadatindo K-9 Security Service menghadirkan anjing pelacak di Kawasan Tanjung Bunga untuk meningkatkan keamanan di area tersebut.

Public Relations PT GMTD Tbk, Novianty Safitri, dalam rilisnya, Kamis (15/10), mengatakan, jika anjing pelacak selama ini hanya digunakan pihak kepolisian untuk memburu dan mengendus penjahat, di kawasan Tanjung Bunga, hewan ini akan dipakai oleh security Tanjung Bunga dalam melakukan patroli selama 24 jam.
Menurut Kepala Divisi Town Management PT GMTD, Munkar Ronrong, satwa ini akan menjadi musuh berbahaya bagi kawanan pencuri yang ingin menyatroni kawasan Tanjung Bunga. Pasalnya, selain memiliki kemampuan pelacakan umum juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam. Anjing pelacak ini juga akan diperintahkan untuk mendeteksi serta menghafal lokasi yang dianggap rawan terjadinya kejahatan.
"Diharapkan dengan kehadiran Anjing Pelacak tersebut, akan memberikan rasa aman dan nyaman baik bagi penghuni perumahan maupun pemakai jalan dalam Kawasan Tanjung Bunga," kata Munkar. (mel)

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:30 AM
Son, dengar2 pembangunan flyover Mandai (simpang lima bandara-Tol) akan mulai dikerjakan dalam waktu dekat ini. Mungkin itu kali ya, makanya pedagang dan papan reklame di seputaran kawasan itu dipindahkan.
^^ Sepertinya untuk pembangunan bundaran Mandai, yang ditengahnya ada patung Sultan Hasanuddin

http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs206.snc1/7322_158835982766_792452766_2611705_1365178_n.jpg

^^ Lokasi didepan rusunawa mariso apa untuk RS. Siloam dan Hotel berbintang yang rencananya di bangun pihak GMTD???

yg paling jangkung sendiri itu menara apaan yah? mirip2 dengan menara Indosiar di jakarta (dari ketinggiannya).....
^^ seperntinya tower komunikasi milik telkomsel yang di jalan AP.Pettarani

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:32 AM
Jepang Investasi Rp 120 Miliar di PDAM
Untuk Tekan Kebocoran Air hingga 25 Persen
Jumat, 16 Oktober 2009 | 03:40 WITA

Makassar, Tribun Timur- Perusahaan asal Jepang, Kubotec International Corporation, akan menanamkan investasi berkisar 10-12 Juta US Dolar atau senilai Rp 120 miliar di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara anak perusahaan Kubota Corporation dan PDAM Makassar dilakukan di ruang rapat wali kota, Kamis (15/10). Disaksikan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
Dari PDAM hadir di antaranya Direktur Utama Tadjuddin Noor, Direktur Teknik Rahmansyah, dan manajemen PDAM. Sedangkan dari Kubotec diwakili Takariobu Yamada, Tadamasa Yamasita, dan Hiroyashuyoda.
Kubotec disebutkan akan menyiapkan teknologi distribusi air praktis untuk menurunkan non revenue water (kebocoran air) menjadi 25 persen dalam kurun delapan tahun dan mempertahankan di level sama selama dua tahun berikutnya.
Untuk kebocoran teknis seperti kebocoran pipa sampai kebocoran non teknis. Saat ini, Kubotec mulai melakukan survei dan ditargetkan beroperasi April 2010 mendatang.
"Sharing pendapatan baru dilakukan setelah ada hasil, khusus untuk peningkatan pendapatan dari aktivitas yang kami lakukan," jelasnya.
Ilham mengatakan tingkat kehilangan air yang tinggi selama ini menjadi kendala PDAM sulit berkembang.
"Jika bersama Jepang mereka bisa menekan kebocoran bisa menjadi pendapatan yang besar dan meningkatkan jangkauan layanan sambungan baru," kata Ilham.
Bahkan, ia berharap penurunan kebocoran air bisa dilakukan sebelum target. Selama ini tingkat kebocoran PDAM masih mencapai 54 persen atau berkisar 2.340 liter per detik.
Tadjuddin berharap dengan kerja sama ini bisa meningkatkan pendapatan perusahaan daerah ini dari rata-rata Rp 11 miliar per bulan.
Ia mengaku dalam kerja sama ini perusahaan yang dipimpinnya sama sekali tidak dibebankan investasi maupun peningkatan biaya produksi air sehingga tidak membebankan pelanggan.
Hiroyashuyoda menambahkan sharing pendapatan (pembayaran) baru akan dilakukan setelah ada penurunan kebocoran. "Bagi hasil hanya khusus dari peningkatan pendapatan PDAM dari aktivitas yang kita lakukan," jelasnya.(axa)

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:37 AM
iyalah....Pak Yusuf Kalla gitu loh......:banana:
:lol::lol::banana:


Kalla Akan Bangun PLTA di Mamuju
Minggu, 18 Oktober 2009 | 00:47 WITA

Mamuju, Tribun - Grup perusahaan milik Jusuf Kalla direncanakan akan membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Mamuju. Tim survei sudah pernah datang ke calon lokasi pembangunan PLTA tersebut yang berada di daerah Bonehau.

Untuk merealisasikan pembangunan PLTA ini, grup perusahaan Kalla akan bekerja sama dengan perusahaan dari Cina. PLTA di Mamuju ini akan memanfaatkan air Sungai Karama sebagai sumber tenaga untuk pembangkit listrik.
Menurut Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, jika PLTA ini bisa terealisasi, maka kekuatan yang dimilikinya bisa mencapai tiga kali lipat dibanding kemampuan PLTA Bakaru. Kekuatan PLTA di Mamuju ini mencapai 3 x 100 megawatt.
"Saya percaya dengan kemampuan Pak Jusuf Kalla untuk merealisasikan hal ini. Hal utama yang dimiliki oleh Pak Jusuf Kalla adalah komitmen yang tinggi. Beliau berjanji, setelah selesai bertugas sebagai wapres, maka ia akan ke Sulbar untuk merealisasikan pembangunan PLTA itu," jelas Anwar.
Ketua Partai Golkar Sulbar ini menambahkan, jika PLTA ini beroperasi, maka kebutuhan listrik di seluruh wilayah Sulawesi bisa terpenuhi. "Kita tidak khawatir lagi terjadi pemadaman karena kekuatan pembangkit listrik cukup besar," ujarnya.
Selain itu, di Mamuju juga rencananya akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Menurut Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sulbar, Agussalim Tamadjoe, lokasi PLTU ini pun akan berada di Bonehau.,
"Investornya berasal dari Pekan Baru (Riau). Mereka sudah pernah datang untuk melakukan survei. PLTU ini menggunakan batu bara sebagai bahan bakar," kata Agussalim.(rus)

PLN Adakan Hujan Buatan di Mamasa

SEMENTARA itu, PLN wilayah Sulsel, Sulbar, dan Sultra mengadakan hujan buatan di daerah Mamasa untuk menambah debit air di sungai Bakaru. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi krisis listrik yang saat ini tengah terjadi.
Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh sudah memberikan izin untuk PLN melakukan hujan buatan ini. "Pak Gubernur sudah berikan izin ke PLN untuk lakukan hujan buatan. Tanggal 20 Oktober ini, PLN sudah akan lakukan hujan buatan ini," ungkap Agussalim Tamadjoe.
Menurut Agus, di Mamasa merupakan area tangkapan air hujan yang selanjutnya dialirkan ke Sungai Bakaru. Makanya, PLN mengadakan hujan buatan di daerah Mamasa untuk mengairi Sungai Bakaru.(rus)

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:40 AM
Pemkot Optimis Revitalisasi Losari Rampung 2010
Rabu, 21 Oktober 2009 | 02:56 WITA

Makassar, Tribun Timur - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar optimis pengerjaan revitalisasi Losari bisa rampung tahun 2010 mendatang. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menegaskan pihaknya akan berusaha menyelesaikan perampungan Pelataran Bugis-Makassar, Pelataran Toraja-Mandar, dan Pelataran Metro.

Terkait dengan informasi rencana pemotongan anggaran infrastruktur di Sulsel termasuk untuk reklamasi Pantai Losari, Ilham mengaku belum tahu pasti.
"Saya belum dengan informasi (pemotongan anggaran) itu jadi belum bisa berkomentar. Informasinya darimana," tanya Ilham di Masjid Raya, Makassar, Senin (19/10).
Namun, ia mengaku pihaknya akan terus melobi pemerintah pusat untuk tetap mengucurkan anggaran penyelesaian revitalisasi Losari yang sudah berlangsung sejak tahun 2007 lalu.
Sebelumnya, disebutkan Departemen Pekerjaan Umum (PU) RI akan kembali mengucurkan anggaran untuk percepatan perampungan Revitalisasi Pantai Losari Makassar.
"Pada dasarnya sekjen PU akan memberi perhatian untuk proyek Losari khususnya terkait penganggaran. Beliau akan terus memberi perhatian termasuk dalam penganggaran APBN yang akan dibahas," kata Ilham beberapa waktu lalu.
Pemkot menargetkan warga kota ini sudah bisa menikmati view Pantai Losari melalui empat pelataran di antaranya Pelataran Bahari, Pelataran Bugis-Makassar, Pelataran Toraja-Mandar, dan Pelataran Metro, tahun 2010 nanti.
Untuk tahun ini, Departemen PU mengalokasikan Rp 40 miliar untuk pengerjaan sheetpile (tiang pancang) dan pengerjaan struktur tiga pelataran yang mengapit anjungan Bahari yang sudah rampung tahun 2007 lalu.
Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) menganggarkan Rp 7 miliar untuk penimbunan Pelataran Bugis-Makassar. Pekerjaan ini sudah rampung akhir 2009 ini.
Ilham menyebut untuk merampungkan revitalisasi Pantai Losari (tiga pelataran) masih dibutuhkan anggaran hingga Rp 50 miliar. Untuk penimbunan Pelataran Toraja-Mandar maupun Metro akan diusulkan dalam APBD perubahan mendatang.
Sedangkan Departemen PU diharapkan memberi anggaran untuk perampungan landscape, penataan plaza, dan aksesoris, untuk tiga pelataran tersebut.(axa)

Sony Sjklw
October 22nd, 2009, 11:53 AM
Atasi Macet, Ada Traffic Light Tenaga Surya
Sabtu, 18 April 2009 | 02:24 WITA

Makassar, Tribun - Lampu lalu lintas (traffic light) di empat titik pertigaan dan perempatan jalan di Kota Makassar yang terpasang sejak Januari lalu hingga saat ini masih belum berfungsi.

Karena keterbatasan pasokan daya dari PLN, sejumlah lampu pengatur lalu lintas tak berfungsi. (lihat, Lampu lalu lintas Tak terlayani PLN).
Solusinya? Melalui dinas perhubungan dan transportasi kota ini, pemerintah segera mengadakan lampu lalu lintas dengan tenaga surya (solar traffic light). Lampu ini lebih efisien.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Muchtar Kasim, Jumat (17/4), mengatakan, di pembahasan APBD kota 2009, solar traffic light itu sudah dialokasikan. "Kalau tak ada halangan, tahun 2010 sudah beroperasi," katanya.
Untuk titik pemasangan, pihaknya masih mengkaji. Rencananya, tahun 2009 ini akan dipasang satu titik percontohan. "Jika berhasil dan tak macet-macet kita usulkan penambahan lagi, semoga saja tak diganggu vandalis" tambahnya di Makassar.
Soal tak berfungsinya sejumlah traffic light, Muchtar mengatakan sejak tahun lalu sudah tidak ada penambahan daya. Pihak PLN sudah menjanjikan April. Namun hingga kemarin, pasokan daya listrik itu belum teralisasi.
Humas PT PLN Cabang Makassar Edy Thamrin mengatakan untuk sementara waktu permintaan sambungan baru maupun penambahan daya termasuk untuk traffic light masih belum dapat dilayani. "Kalau pasokan daya kembali normal akan kita buka lagi. Semua pelanggan yang sudah mengajukan permohonan tetap masuk waiting list juga untuk traffic light," jelasnya.(axa)

Andhy2
October 22nd, 2009, 10:37 PM
approach light bagian utara runway baru udah selesai dipasang dan waktu ngambil foto ini lampunya sempat nyala :D
http://images.plurk.com/405370_93fc30bca610a63417871a3e3f5f5361.jpg


Merpati siap2 take off
http://images.plurk.com/405370_6c186e933e3fc5559a84fe9f78f8aeb4.jpg


Terminal lama, ada pesawat Garuda yang sudah stand by untuk penerbangan Haji, dan Lion Air yang baru saja mendarat.
Foto ini diambil dari dekat Kompleks Perhubungan Udara dan dekat markas Damkar Bandara. Klo sore di sini selalu ramai orang2 yang mau lihat pesawat take-off/landing
http://images.plurk.com/405370_9c45c1b2f8cd9b177e3f9639d8fcedc9.jpg


Ada 2 pesawat Garuda yang siap untuk penerbangan haji
http://images.plurk.com/405370_3b4e73dd62f3123f0a775c18657a90d0.jpg


Pesawat Merpati yang sedang take off dari Runway lama
http://images.plurk.com/405370_1ace2ff8e3a55e490e8585d674775683.jpg

Marsya
October 23rd, 2009, 08:16 AM
29 Oktober, Rekanan Serahkan Fly Over
http://www.fajar.co.id/photohead/1256214347F-yusran-Fly%20Overrr%20(5).JPG

Foto Yusran/FajarMAKASSAR -- Proyek pembangunan jalan layang atau fly over Jalan Urip Sumoharjo yang masih dalam tahap perampungan siap diserahkan ke Departemen Pekerjaan Umum. Rekanan proyek dijadwalkan menyerahkan fly over, 29 Oktober.

Hanya saja, menurut Kepala Satker SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Makassar Metropolitan, Oktovianus, fly over belum dapat digunakan oleh masyarakat meskipun telah diserahkan oleh rekanan.

"Penggunaannya harus menunggu peresmian oleh presiden terlebih dahulu. Nah, jadwal itu yang belum diketahui karena kami tidak bisa mengaturnya. Tetapi setelah penyerahan, langsung dilapor ke Jakarta," kata Oktovianus, Kamis, 22 Oktober.

Proyek fly over masih menyisakan sedikit pekerjaan pada taman, trotoar, dan jalan di ujung fly over. Pekerjaan ini telah diminta kepada rekanan proyek agar rampung dalam waktu satu pekan. "Camat juga sudah diminta agar mengimbau pemilik kios depan Universitas 45 agar lebih merapikan kiosnya," ujarnya. (rif)

Marsya
October 23rd, 2009, 08:19 AM
Mega Proyek CPO di Tanjung Bunga Tetap Jalan
Laporan: Antara

http://www.tribun-timur.com/photo/2009/05/54a6a9aedea1b254814c16565cd4a46c.jpg

AKKARENA TANJUNG BUNGA Jumat, 23 Oktober 2009 | 11:05 WITA
MAKASSAR, TRIBUN - Pembangunan mega proyek "Centerpoint of Indonesia (COI)" yang dilakukan secara bertahap selama lima tahun (2009-2013) di kawasan Pantai Tanjung Bunga, Makassar, tetap dilaksanakan meski pun dana APBN 2010 untuk kegiatan revitalisasi pantai tidak dianggarkan tahun depan.


Megaproyek COI tetap jalan sesuai rencana walau pun dana penimbunan laut pantai tersebut tidak dianggarkan dalam APBN 2010 yang jumlahnya puluhan miliar rupiah," kata Kepala Dinas Prasarana Wilayah Sulsel, Abdul Latif di Makassar, Jumat.
Menurutnya, ada pengaruh terhadap proyek ini jika anggaran reklamasi pantai dibekukan tahun depan tetapi masalah itu bisa diatasi apabila Pusat bisa membantu kelancaran penimbunan kolam pantai tersebut melalui anggaran departemen yang terkait dengan proyek ini.
"Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sedang mengupayakan proyek penimbunan pantai bisa terlaksana tahun depan yang dananya dari Pusat," katanya seraya menambahkan, realisasi fisik dan keuangan reklamasi pantai, baru 10 persen dan Rp10 miliar dari jumlah anggaran di sektor ini Rp100 miliar.
Sedangkan secara keseluruhan fisik proyek COI hingga saat ini baru sekitar 0,1 persen dengan alokasi dana yang sudah terpakai Rp10 miliar dari investasi megaproyek itu seluruhnya Rp900 miliar lebih.
"Kita harapkan tahun depan pemerintah Sulsel memperoleh dana revitalisasi pantai dari Pusat sehingga infrastruktur lainnya bisa dibangun bersamaan dilanjutkannya penimbunan kolam laut proyek COI yang memiliki areal seluas 12 hektar itu," ujarnya.
Tahun 2010, di kawasan proyek COI akan dibangun infrastruktur jembatan berukuran 40 x 40 meter dengan dana APBD sebesar Rp20 miliar serta peningkatan pekerjaan jalan dengan dana APBN puluhan miliar rupiah, sebagai sarana pendukung utama bagi kelancaran berbagai sektor pembangunan di kawasan itu.
Di kawasan COI akan dibangun istana Presiden, mesjid termegah di Asia, hotel, restoran, mall, menara, lapangan golf bertaraf internasional dan sarana olahraga lainnya.
Keberadaan COI di Makassar untuk membangun peradaban masa depan Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan yang lebih maju sebab Makassar sejak jaman Belanda dikenal sebagai pusat perniagaan di kawasan timur Indonesia, katanya. (*)

Andhy2
October 23rd, 2009, 11:32 AM
masjid termegah di Asia? ngaco hahahaha....

Sony Sjklw
October 24th, 2009, 10:28 AM
Center Point of Indonesia
access road

scroll >>>>
http://img32.imageshack.us/img32/9362/cppi.jpg

Sony Sjklw
October 24th, 2009, 10:32 AM
Menara Phinisi
24 okt 09

cranenya udah naik..

http://img32.imageshack.us/img32/6269/phinisi1.jpg

http://img26.imageshack.us/img26/2295/phisi2.jpg

kubel
October 24th, 2009, 04:22 PM
[QUOTE=Sony Sjklw;45102411]Menara Phinisi
24 okt 09

cranenya udah naik..

http://img32.imageshack.us/img32/6269/phinisi1.jpg

if you've become, maybe this magnificent state university building in Indonesia :banana:

Ocean One
October 25th, 2009, 06:07 PM
Wow dah ada crane na, mudah2n pembangunanx lancar tanpa kendala dana lg

supaya nasib na gak sama dgn gedung2 yg lain yg banyak terlantar krn masalah

dana:nono::nono::nono:

gussinyo
October 26th, 2009, 08:48 AM
setelah pak JK lengser dari wapres apakah makassar tetap banyak proyek? kita liat saja

gussinyo
October 26th, 2009, 09:00 AM
Quote:
Originally Posted by join_zulfian
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar


aku 7 tahun terakhir tinggal di kota ini, aku pikir tidak segampang itu makassar bisa menyalip surabaya, medan, bandung ataupun bahkan semarang... masalahnya :
1. makassar majunya dalam 5 tahun terakhir lebih banyak karena ada pak JK yg pernah jadi menteri dan wapres, sehingga banyak proyek yang lebih diutamakan di kota ini, contohnya bandara hasanuddin lebih dulu diselesaikan daripada bandara kuala namu di medan, padahal dari segi jumlah traffic penerbangan, penumpang dan jurusan penerbangan lebih besar kota medan
2. kota penyangga di makassar seperti maros, gowa, takalar, dll kondisinya sangat jomplang atau sangat jauh perkembangannya dibanding kota makassar, hal ini berbeda dgn kota2 lain yang memiliki kota penyangga relatif lebih maju
3. pangsa pasar yg meliputi jumlah penduduk kota makassar dan sekitarnya masih kalah dengan kota2 lain tersebut
4. mulai munculnya kota lain di indonesia timur yang lebih mandiri bisa akses keluar negeri misalnya manado yang bisa terbang ke singapura, kuala lumpur atau filipina tanpa lewat makassar. demikian juga penetapan pelabuhan bitung sebagai salah satu dari 5 pelabuhan ekspor di indonesia, namun pelabuhan soekarno hatta di makassar hanya sebagai pelabuhan nasional.

komentar ini bukan meremehkan kota makassar, tapi mengajak kita berpikir realistis saja

arif doank
October 26th, 2009, 09:42 AM
memang tdak mudah ntuk menyalip kota2 lain di indonesia! karena mereka memiliki potensi masing! justru gw prediksi makassar bisa sahaja derdegredasi oleh kota batam

Andhy2
October 26th, 2009, 04:50 PM
Quote:
Originally Posted by join_zulfian
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar


aku 7 tahun terakhir tinggal di kota ini, aku pikir tidak segampang itu makassar bisa menyalip surabaya, medan, bandung ataupun bahkan semarang... masalahnya :
1. makassar majunya dalam 5 tahun terakhir lebih banyak karena ada pak JK yg pernah jadi menteri dan wapres, sehingga banyak proyek yang lebih diutamakan di kota ini, contohnya bandara hasanuddin lebih dulu diselesaikan daripada bandara kuala namu di medan, padahal dari segi jumlah traffic penerbangan, penumpang dan jurusan penerbangan lebih besar kota medan
2. kota penyangga di makassar seperti maros, gowa, takalar, dll kondisinya sangat jomplang atau sangat jauh perkembangannya dibanding kota makassar, hal ini berbeda dgn kota2 lain yang memiliki kota penyangga relatif lebih maju
3. pangsa pasar yg meliputi jumlah penduduk kota makassar dan sekitarnya masih kalah dengan kota2 lain tersebut
4. mulai munculnya kota lain di indonesia timur yang lebih mandiri bisa akses keluar negeri misalnya manado yang bisa terbang ke singapura, kuala lumpur atau filipina tanpa lewat makassar. demikian juga penetapan pelabuhan bitung sebagai salah satu dari 5 pelabuhan ekspor di indonesia, namun pelabuhan soekarno hatta di makassar hanya sebagai pelabuhan nasional.

komentar ini bukan meremehkan kota makassar, tapi mengajak kita berpikir realistis saja

ini dapat infonya dari mana? yang saya baca malah Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar termasuk salah satu Pelabuhan Ekspor Impor.

http://makassarkota.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2304&Itemid=136

http://web.dev.depkominfo.go.id/blog/2009/01/05/pelabuhan-makassar-jadi-pelabuhan-khusus/

http://www.inaport2.co.id/index.php?mod=berita&idx=642

Andhy2
October 26th, 2009, 05:49 PM
Peringatan Hari Nusantara Butuh Dukungan
Senin, 26 Oktober 2009 21:56

Makassar (ANTARA News) - Kegiatan hari nusantara ke-10 yang berlangsung di Makassar pada 13 Desember 2009 membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, karena akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami harapkan keterlibatan semua pihak, karena tujuan kegiatan ini membangkitkan dan menggugah semangat bangsa untuk lebih mengenali bangsa sendiri sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang bercirikan nusantara," ungkap Wakil Gubernur Sulsel H. Agus Arifin Numang saat menghadiri rapat pemantapan persiapan Hari Nusantara di Gedung Departemen Kelautan dan Perikanan Jakarta, Senin (26/10).

Ketua Panitia Hari Nusantara Dr. Ir Rizal Max Rompas, M.Agr dalam kesempatan itu menyambut baik harapan Pemprov Sulsel dalam pelaksanaan kegiatan dengan tema "Laut Sebagai Ruang Hidup dan ruang Juang Bangsa Indonesia untuk Kejayaan Nusantara" itu.

Kegiatan ini dihadiri lintas departemen yakni Walikota Makassar H. Ilham Arif Sirajuddin, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel H. Iskandar, Kadis Tarkim Sulsel H. Syafruddin Burhanuddin, Karo Umum Ibrahim Beddu serta Karo Humas dan Protokol Pemprov Sulsel H. Agus Sumantri.

Berbagai hal mengemuka dalam rapat diantaranya penetapan lokasi kegiatan yang di usulkan di tempatkan di lokasi tanah tumbuh mega proyek Centerpoint Of Indonesia (COI) di Makassar yang akan di meriahkan 33 kapal layar dan perahu pinisi.

Dilaporkan Sulsel mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah peringatan Hari Nusantara Nasional ke-10 yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Dinas Perikanan dan kelautan (DKP) pada 13 Desember 2009.

Untuk pelaksanaan Hari Nusantara Nasional yang rencananya di pusatkan di Kota Makassar, ini dirangkaian dengan HUT DKP yang akan diisi oleh atraksi budaya dengan menghadirkan simbol-simbol adat/budaya dari seluruh Indonesia.

Transplantasi terumbu karang pada 101 pulau itu akan dimeriahkan lomba renang massal, pesta ikan bakar sepanjang pantai losari (2,5 km) dan kampanye penataan pesisir dan penanaman hutan mangroove, serta gerakan bersih pantai / laut.

Sementara undangan yang disiapkan pihak penyelenggara mencapai tiga ribu orang, sebanyak 1.400 undangan diantaranya berasal dari Jakarta.

(T.PK-HK/S016)

kubel
October 27th, 2009, 01:42 AM
Quote:
Originally Posted by join_zulfian
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar


aku 7 tahun terakhir tinggal di kota ini, aku pikir tidak segampang itu makassar bisa menyalip surabaya, medan, bandung ataupun bahkan semarang... masalahnya :
1. makassar majunya dalam 5 tahun terakhir lebih banyak karena ada pak JK yg pernah jadi menteri dan wapres, sehingga banyak proyek yang lebih diutamakan di kota ini, contohnya bandara hasanuddin lebih dulu diselesaikan daripada bandara kuala namu di medan, padahal dari segi jumlah traffic penerbangan, penumpang dan jurusan penerbangan lebih besar kota medan
2. kota penyangga di makassar seperti maros, gowa, takalar, dll kondisinya sangat jomplang atau sangat jauh perkembangannya dibanding kota makassar, hal ini berbeda dgn kota2 lain yang memiliki kota penyangga relatif lebih maju
3. pangsa pasar yg meliputi jumlah penduduk kota makassar dan sekitarnya masih kalah dengan kota2 lain tersebut
4. mulai munculnya kota lain di indonesia timur yang lebih mandiri bisa akses keluar negeri misalnya manado yang bisa terbang ke singapura, kuala lumpur atau filipina tanpa lewat makassar. demikian juga penetapan pelabuhan bitung sebagai salah satu dari 5 pelabuhan ekspor di indonesia, namun pelabuhan soekarno hatta di makassar hanya sebagai pelabuhan nasional.

komentar ini bukan meremehkan kota makassar, tapi mengajak kita berpikir realistis saja

wah kayaknya anda keliru.. karena setahu saya pelabuhan sukarno hatta salah satu dari 5 pelabuhan yang melakukan expor impor:lol: .. mungkin anda tinggal di makassar 7 tahun yang lalu:banana::banana::banana:

caesarleo
October 27th, 2009, 02:50 AM
Quote:
Originally Posted by join_zulfian
wow makassar top banget pembangunannya, prediksi saya 20 th kedepan, makassar akan menjadi kota no. 2 atau 3 terbesar di indonesia, menyalip bandung, medan bahkan surabaya. maju terus makassar


aku 7 tahun terakhir tinggal di kota ini, aku pikir tidak segampang itu makassar bisa menyalip surabaya, medan, bandung ataupun bahkan semarang... masalahnya :
1. makassar majunya dalam 5 tahun terakhir lebih banyak karena ada pak JK yg pernah jadi menteri dan wapres, sehingga banyak proyek yang lebih diutamakan di kota ini, contohnya bandara hasanuddin lebih dulu diselesaikan daripada bandara kuala namu di medan, padahal dari segi jumlah traffic penerbangan, penumpang dan jurusan penerbangan lebih besar kota medan
2. kota penyangga di makassar seperti maros, gowa, takalar, dll kondisinya sangat jomplang atau sangat jauh perkembangannya dibanding kota makassar, hal ini berbeda dgn kota2 lain yang memiliki kota penyangga relatif lebih maju
3. pangsa pasar yg meliputi jumlah penduduk kota makassar dan sekitarnya masih kalah dengan kota2 lain tersebut
4. mulai munculnya kota lain di indonesia timur yang lebih mandiri bisa akses keluar negeri misalnya manado yang bisa terbang ke singapura, kuala lumpur atau filipina tanpa lewat makassar. demikian juga penetapan pelabuhan bitung sebagai salah satu dari 5 pelabuhan ekspor di indonesia, namun pelabuhan soekarno hatta di makassar hanya sebagai pelabuhan nasional.

komentar ini bukan meremehkan kota makassar, tapi mengajak kita berpikir realistis saja


Wahh pemikiriyan teramat keliru...bro

1. JK Effect...itu istilah saya..sebenarnya gak terlalu banyak memperngaruhi pembangunan infrastruktur yag ada di Makassar...yg tercatat mungkin hanya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, selebihnya itu adalah infrastruktur yg dilandasi oleh tekat walikotanya sendiri, mulai dari pelataran losari sampai revitalisasi karebosi. proyek2 ini gak ada campur tangan dari JK. Apalagi bosowa tower..sementara CPI sendiri itu adalah hasil pemikiran Gubernuarnya sendiri.

Jadi sebenarnya bukan Faktor JK lah tetapi eksekutif di sini kreatif dan memiliki tekat untuk memajukan daerahnya apalagi masih dilandasi Siri' na Pacce, sebuah falsafah hidup tentang harga diri

Ada catatan statistik jumlah traffic penerbangan, penumpang dan jurusan penerbangan lebih besar kota medan?

2. Silahkan cari tentang MAMMINASATA itu cikal bakal megapolitan

3. Pangsa pasar kecil bung..tetapi yang Anda lupakan adalah daya beli masyarakatnya tinggi dan konsumtif. pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sangat tinggi. GDP Makassar lebih tinggi dari GDP rata-rata Nasional, dan mengalami pertumbuhan yang signifikan, dari Rp 7,1 juta di tahun 2002 menjadi Rp 9,3 juta di tahun 2006.

Masyarakat sini terbiasa dengan kultur biaya tinggi bung. Sebagai ilustrasi aja, Uang mahar buat nikah aja..minimal 20 jt-an itu lom masuk biaya lainnya, buat pesta kematian aja wajib ngeluarin duti ratusan juta. Mungkin tidak aneh menemukan abang becak atau sopir yang bergelar haji di sini.
Nah kultur seperti ini yg tidak ditemukan di kota lain.

*Silahkan cek brapa unit apartemen di jakarta yg terjual di makassar.



Ketika Dubai dibangun banyak yang mencibir....yah seperti Anda ini

kalempong2
October 27th, 2009, 03:17 AM
Wahh ternyata banyak yang iri ama Makassar, hahaha Anj*ng menggonggong kafilah tetap berlalu, GO Makassar...........

ps: kalo jk aja yang cuma wakil, KATANYA (katanya loh) bisa bikin makassar maju kayak gini, lah trus sby kok gak mampu bikin kampungnya jadi megapolitan....? huehuehue

Marsya
October 27th, 2009, 03:48 AM
^^
wah pada rame nih ternyata..he3

cuma tambahan aja:
Kutip ya Ham.. (dari Angkasa Pura)
Angkasa Pura II:
Polonia: 4.816.900/2008

http://farm3.static.flickr.com/2684/4018881925_4979e51606_o.jpg
Angkasa Pura I:
Hasanuddin: 4.703.118

http://farm3.static.flickr.com/2642/4019784900_6d0f7cd2bb_o.jpg

Sebenarnya gak beda terlalu jauh antara penumpang di Polonia dan Hasanuddin/ 2008. Ingat loh, dalam kondisi traffic normal aja Hasanuddin sudah mencapai angka tsb. kalo Polonia bahkan mengalami penurunan dari traffic 2007 ke 2008. Mungkin karena sejak 2005 sampai sekarang masih banyak pekerja NGO/INGO, dll yang masih bekerja di Aceh dan Nias. Kita lihat aja ketika kondisinya sama-sama normal..!!

gussinyo
October 27th, 2009, 09:44 AM
http://cetak.fajar.co.id/news.php?newsid=44015

Wapres Tolak Pelabuhan Baru
(27 Oct 2007, 477 x , Komentar)
Butuh RP7 Triliun, Makassar New Port Dinilai Tidak Efisien

MAKASSAR – Wakil Presiden HM Jusuf Kalla secara tegas menolak rencana PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV untuk membangun pelabuhan baru Makassar. Selain dinilai tidak efektif, pembangunan Pelabuhan Makassar New Port diprediksi bisa menelan biaya yang cukup besar.Sebagai gantinya, JK –sebutan akrab Jusuf Kalla, justru memerintahkan perluasan pelabuhan peti kemas dengan pembongkaran gudang-gudang dan memindahkan pelabuhan penumpang.

“Percaya sama saya, susah nanti cari investor. Dan untuk pengembangan semua pelabuhan tidak lagi pakai APBN. Bongkar saja gudang-gudang dan kantor-kantor itu. Ini perintah saya melalui Meneg BUMN,” kata JK yang kemarin melakukan peninjauan mendadak ke Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Saat peninjauan, Wapres didampingi Meneg BUMN Sofyan Djalil.

Penegasan JK itu disampaikan usai mendengarkan penjelasan Pimpinan Proyek Pembangunan Makassar New Port, Ir Wasis. Di depan rombongan JK, Wasis mempresentasikan rencana proyek pelabuhan Makassar New Port yang diperkirakan menelan biaya Rp7 triliun. “Itu akan dikerjakan melalui tiga tahapan. Tahap pertama akan menghabiskan dana Rp3 triliun, tahap kedua juga Rp3 triliun dan tahap ketiga Rp1 triliun,” kata Wasis.

Menurut Wasis, jika proyek tersebut terealisasi, akan ada tambahan perluasan areal pelabuhan sebanyak 200 hektar. “Rencananya kami akan melibatkan pihak swasta untuk membangun proyek ini,” ujar Wasis.

Mendengar presentasi pimpro itu, JK langsung balik bertanya, apakah sudah ada pihak swasta yang tertarik untuk berinvestasi. Wasis menjawabnya, belum ada. Mendapat jawaban seperti itu, JK langsung menimpali.

“Tidak usah bikin baru. Bongkar saja gudang-gudang dan pindahkan pelabuhan penumpang. Biayanya lebih murah dan cepat, enam bulan selesai,” kata Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Dengan begitu, kata JK, Pelindo bisa menghemat anggaran yang cukup besar. Sebab, pengembangan pelabuhan dengan membongkar gudang, perkantoran dan memindahkan pelabuhan penumpang hanya diperkirakan menghabiskan dana Rp500 milyar. “Itu langkah yang cepat dan murah,” kata JK lagi.

Sebab menurut JK, perkembangan pelabuhan di dunia saat ini sudah tidak memerlukan lagi gudang-gudang. “Tapi yang diperlukan adalah kecepatan atau efisiensi dalam bongkar muat barang,” katanya.

Anggota Komisi V DPR RI Abdul Hadi Djamal yang kemarin juga ikut dalam peninjauan pelabuhan Makassar, mengaku mendukung langkah Wapres JK. “Jika akan bangun pelabuhan baru, pasti memerlukan dana besar. Selain itu, juga akan terbentur sulitnya mencari investor sebab kebijakan pemerintah APBN tidak akan lagi bisa membiayai kegiatan BUMN, termasuk pengembangan pelabuhan itu,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) asal Sulsel ini.

Hadi yang malam tadi bertandang ke redaksi Fajar juga menyebut, ide JK yang memerintahkan untuk membongkar gudang-gudang yang ada di sekitar pelabuhan, sebagai langkah tepat. Sebab selain tidak efektif, gudang-gudang tersebut sudah kurang difungsikan lagi. “Itu hanya mengambil tempat saja,” kata Hadi.

Kepada Fajar malam tadi, Hadi juga mengungkapkan kondisi Bandara Hasanuddin yang baru. Saat ini, kondisi bandara internasional itu separuhnya sudah bisa difungsikan. “Pembangunan apron, taxi way, dan runway yang baru sudah hampir selesai. Khusus untuk apron dan taxi way, kontraknya selesai 31 Oktober 2007. Makanya, jika musim haji mendatang, kemungkinan fasilitas ini sudah dapat digunakan,” jelas Hadi.

Pernyataan Hadi ini sekaligus menanggapi keluhan pengguna jasa bandara yang menilai fasilitas bandara lama tidak lagi memadai dan perlu segera difungsikannya bandara baru. “Khusus untuk runway, kontraknya selesai 31 Desember 2007. Makanya, bandara baru ini sudah dapat digunakan untuk soft openingnya 1 Januari 2008 mendatang,” kata Hadi. (die

gussinyo
October 27th, 2009, 09:50 AM
he5x... kok jadi panas ya? padahal aku cuma mau ngajak anda semua melihat juga kota2 lain yg perkembangannya juga tidak kalah pesat...

kalempong2
October 27th, 2009, 10:28 AM
he5x... kok jadi panas ya? padahal aku cuma mau ngajak anda semua melihat juga kota2 lain yg perkembangannya juga tidak kalah pesat...

ah situ aja kali yang kepanasan...

sbyctzn
October 27th, 2009, 02:52 PM
^^
sudah bro,,, kita sama-sama saudara... damai.... tidak perlu menjelekan kota lain.
maju satu kota, yang bangga juga semua warga indonesia....
dan tidak ada gunanya membanggakan kota sendiri, kita ini satu saudara bung...
saya sendiri sebagai warga kota Surabaya malah bangga kok kalau Makassar maju...
justru kalau yang maju cuma ada di satu wilayah saja, kita yang akan dibuat mau...
lihatnya sudah keluar... kita bersaing dengan negara lain...
so tidak perlu lah saling ngotot mana kota yang akan paling maju...

Andhy2
October 27th, 2009, 04:47 PM
he5x... kok jadi panas ya? padahal aku cuma mau ngajak anda semua melihat juga kota2 lain yg perkembangannya juga tidak kalah pesat...

makassar memang panas cuacanya dibanding kota lain di indonesia *eh OOT* hahahah

gussinyo, klo ngasi pendapat atuh harus didukung data2 yang benar jangan asal2an. kita di sini bukan orang gampang dibodohin, kita juga baca berita.

itu lagi posting beritanya kok berita yang lama. tahun 2007? ckckckc

peace..

Sony Sjklw
October 27th, 2009, 05:01 PM
^^ info terbaru Makassar New Port sudah sering dipost di halaman2 belakang.

back to topic,

Proyek-Proyek di sekitar Pantai Losari

Pelataran Bugis Makassar
http://img30.imageshack.us/img30/7065/pelataranlosari.jpg

Hotel Baru di kawasan pantai Losari
http://img30.imageshack.us/img30/6528/hotlatlosari.jpg

Proyek TV Tron di pertigaan Somba Opu dan jalan Penghibur
http://img26.imageshack.us/img26/9703/tvtronatlosari.jpg

Sony Sjklw
October 27th, 2009, 05:04 PM
Pemkot Makassar Rampungkan 40 Persen Pengerjaan Jalan


Makassar, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar mengaku proyek pengerjaan jalan yang dianggarkan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) senilai Rp49 miliar sudah mencapai 40 persen.

Kepala Dinas PU kota Makassar Ridwan Muhadir saat melakukan pemantauan langsung ke sejumlah proyek pengaspalan, Minggu, mengatakan, tingkat pengerjaan dengan kualitas tinggi ini sudah berjalan lancar dan rata-rata proyek pengaspalan itu sudah berjalan 40 persen.

"Selama beberapa hari ini saya melakukan pemantauan langsung di sejumlah ruas jalan yang dikerjakan dan hasilnya hampir semua proyek yang dikerjakan di 72 ruas jalan yang ada di 14 kecamatan Makassar sudah hampir 50 persen," ujarnya.

Pemantauan yang dilakukan di sejumlah jalan yang masuk dalam paket tiga, yakni Jalan Racing Centre, Bau Mangga, Inspeksi Kanal Batua Raya, Rusunawi tingkat penyelesaian jalan sudah selesai sepenuhnya dan hanya menyisakan tiga jalan lainnya yakni Jalan Abu Bakar Lambogo, Pampang dua dan Komplek IDI Antang Raya.
Anggaran pengerjaan jalan untuk paket tiga yang dikerjakan senilai Rp5,6 Miliar dengan panjang jalan sekitar 12 kilometer.

"Yang jelas semua paket jalan yang dikerjakan dalam 72 ruas jalan yang ada di 14 kecamatan kita rampungkan hingga akhir Desember sebelum musim penghujan tiba," katanya.

Sementara itu, dari 72 jalan yang akan diaspal, menurut dia terbanyak berada di Kecamatan Panakkukang dengan target 12 titik jalan yang siap direhabilitasi.

Sedang kecamatan yang paling sedikit mendapatkan rehabilitasi jalan karena masing-masing hanya satu ruas jalan, adalah Kecamatan Makassar dan Ujung Tanah.

Untuk ketahanan jalan, ia juga melakukan pengerjaan jalan beton, khususnya pada jalan-jalan utama (protokol) yang banyak dilalui kendaraan bermotor roda empat dan roda dua.

Ruas jalan yang akan dibeton itu adalah Kawasan Dari Jalan Minasa Upa (2,071 km), Jalan Salodong Kecamatan Biringkanayya (1,129 km), dan Jalan Paccerakkang (1,950 km). Pembangunan kelima ruas jalan beton tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp4,9 miliar. (T.PK-MH/Z004)

http://makassarkota.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2616&Itemid=136

Sony Sjklw
October 27th, 2009, 05:05 PM
Kinerja Pelindo IV Meningkat
Rabu, 28 Oktober 2009 | 04:38 WITA

Makassar, Tribun - Aktivitas arus bongkar muat di wilayah kerja PT Pelindo IV menunjukkan performa yang cukup bagus. Tercatat arus kapal, barang, petikemas, dan penumpang pada periode triwulan III tahun ini mengalami kenaikan dibanding triwulan III 2008.

Humas PT Pelindo IV, Baharuddin, di Makassar, Selasa (27/10), mengungkapkan, untuk arus kapal triwulan III 2009 tercatat sebanyak 43.327 call atau kunjungan. Angka itu meningkat jika dibandingkan triwulan III tahun lalu yang hanya sebanyak 41.556 kunjungan.
Sementara arus barang pada periode yang sama tahun 2009 juga mengalami peningkatan, berdasarkan data Pelindo IV arus barang pada periode itu mencapai 75.337.286 meter persegi, lebih besar jika dibandingkan dengan triwulan III 2008 yang hanya 63.882.761 meter persegi.
"Untuk arus petikemas triwulan III 2009 mencapai 804.335 TEUs, mengalami peningkatan dari triwulan III 2008 yang sebesar 753.792 TEUs. Ini berarti kegiatan arus kapal terus bertumbuh positif," katanya.
Sedangkan arus penumpang pada triwulan III 2009 juga mengalami peningkatan, yaitu dari 4.321.463 orang pada triwulan III 2008 menjadi 4.511.961 orang pada triwulan III 2009.(me

Ocean One
October 27th, 2009, 05:14 PM
Ada yang tau gak tentang rencana pembangunan jalan toll lingkar dalam kota mks???

Kira2 untuk pembangunanx kapan di mulai ya????^^^^^^

Ocean One
October 27th, 2009, 05:19 PM
makassar memang panas cuacanya dibanding kota lain di indonesia *eh OOT* hahahah

gussinyo, klo ngasi pendapat atuh harus didukung data2 yang benar jangan asal2an. kita di sini bukan orang gampang dibodohin, kita juga baca berita.

itu lagi posting beritanya kok berita yang lama. tahun 2007? ckckckc

peace..

Tul banget Andhy2

Lagian brita Basi' kok br di Posting sekarang sih Gussinyo????:lol::lol::lol::lol::lol:

erushmooz
October 27th, 2009, 05:31 PM
Dari semua mega proyek yang lagi dibangun, kaya'nya cuma Lapangan Golf Padi Valley yang belum pernah ada progress picnya ataupun renderingnya... katanya dah ground breaking.

ato karna jaraknya lumayan jauh dari makassar kali yaa, jadi susah dapat gambarnya...

kubel
October 27th, 2009, 06:19 PM
he5x... kok jadi panas ya? padahal aku cuma mau ngajak anda semua melihat juga kota2 lain yg perkembangannya juga tidak kalah pesat...
disini kan kusus proyek yang ada di kota makassar ajha mass:bash:.. jadi kita cuma menceritakan perkembangan kota makassar doank...:lol:.. kalau mau menceritakan perkembangan kota di indonesa silahkan kunjungi http://bluefooz.wordpress.com/2007/08/25/10-kota-terbesar-di-indonesia/
tapi jangan heran komentar di blog ini komentar yang saling mencelah :ohno:

Sony Sjklw
October 27th, 2009, 06:25 PM
Ada yang tau gak tentang rencana pembangunan jalan toll lingkar dalam kota mks???

Kira2 untuk pembangunanx kapan di mulai ya????^^^^^^

repost
2010, Jalan Lingkar Dibangun

http://img5.imageshack.us/img5/8602/planjaringanjalanmks.jpg

MAKASSAR, Upeks--Problem yang harus dihadapi sebuah kota metropolitan seperti Makassar adalah kemacetan. Diperkirakan, jika tidak ada penambahan volume jalan, 10-15 tahun mendatang, Makassar akan mendapat masalah besar dari sisi transportasi.

Untuk menanggulangi terjadinya kemacetan, melalui konsep kawasan Mamminasata, bakal dibangun jalan alternatif baru, yakni jalan lingkar tengah atau middle ring road dan outer ring road.
Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, kepada wartawan, Selasa (26/5) mengemukakan pihaknya akan memperjuangkan proyek pembangunan middle ring road agar sudah bisa dilaksanakan tahun depan.
"Saya akan memperjuangkan ke pusat agar middle ring road sudah bisa action tahun depan. Kebutuhan sarana jalan di kota ini semakin mendesak," kata Ilham.
Untuk merealisasikan program ini, Ilham mengakui, ada kendala cukup besar yang menghadang. Yaitu kemampuan Pemerintah Kota Makassar dalam menyelesaikan pembebasan lahan. Sejauh ini belum seimbang kemampuan keuangan daerah unutk memberikan ganti rugi terhadap masyarakat.
Untuk itu, dia berharap masyarakat yang nantinya bakal terkena pembebasan lahan mau kooperatif dan bekerjasama dengan Pemkot. Karena proyek ini untuk kepentingan orang banyak.
"Saya berharap masyarakat bisa memahami kondisi pemerintah yang memiliki anggaran sangat terbatas untuk pembebasan lahan," ujarnya.
Kalau masalah konstruksi proses pengerjaannya, tidak ada masalah karena menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebab jalan tersebut merupakan jalan nasional. Estimasi anggaran untuk pembangunan middle ring road ini diperkirakan menelan dana ratusan miliar.
Middle Ring Road yang bakal dibangun tersebut rencananya akan menghubungkan Jl Syekh Yusuf dengan Jl Perintis Kemerdekaan. Jalur jalan ini panjangnya sekitar 7,1 kilometer dengan lebar 40 meter.
Ada enam lajur, dengan median jalan selebar 10 meter. Jalur ini diharapkan menjadi jalur alternatif menghubungkan Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. (rahmah)

Dari semua mega proyek yang lagi dibangun, kaya'nya cuma Lapangan Golf Padi Valley yang belum pernah ada progress picnya ataupun renderingnya... katanya dah ground breaking.

ato karna jaraknya lumayan jauh dari makassar kali yaa, jadi susah dapat gambarnya...
^^ progressnya pernah dimuat di harian Tribun Timur tapi ngak sempat di scan :nuts:, tapi kalau saya lihat di koran, progressnya lumayan cepat.:cheers:

erushmooz
October 27th, 2009, 11:21 PM
Investor Korea Siap Bangun PT Kima II

Wednesday, 28 October 2009
MAKASSAR(SI) – Perusahaan asal Korea siap menanamkan modalnya untuk pembangunan proyek PT Kawasan Industri Makassar (Kima) II yang terletak di kabupaten Maros.

Nilai investasi yang akan ditanamkan perusahaan bernama PT Penta Astra International Corporate itu mencapai Rp900 miliar.PT Kima II ini rencananya menempati areal seluas 200 hektare di daerah perbatasan Makassar-Maros. ”Mereka sudah datang dua kali dan masih akan datang sekali lagi. Prinsipnya, investor Korea itu sangat tertarik berinvestasi meski nanti secara bertahap,” jelas Direktur Utama PT Kima Bachder Djohan,kemarin.

Dalam rancangan perjanjian investasi itu, PT Kima diminta menyertakan investasi sekitar 20%. PT Kima berharap bantuan BUMN pusat dan Pemprov Sulsel untuk memenuhi tuntutan penyertaan saham itu. Selain itu, PT Kima juga bertugas mengurusi legalisasi, yakni menyediakan izin dan rekomendasi dari pemerintah.

Investasi yang ditawarkan oleh PT Penta Astra International Corporate di areal PT Kima II itu nanti adalah berupa pembangunan water treatman plant (WWTP), power plant, dan Water supply.”Saya belum bisa bicara soal penandatanganan kontrak kerja sama.Saya masih memosisikan ini pada angka 40%.Kami merasa tidak perlu gegabah dan terburu-buru memastikan jadi tidaknya.Tapi doakan saja,” ujar Bachder seusai mengikuti rapat di Komisi C DPRD Sulsel kemarin.

Rencana pengembangan PT Kima ini berdasarkan konsep Mamminasata yang dikembangkan Pemprov Sulsel.Proyek itu rencananya dibagi dalam dua tahap pengembangan, yakni tahap I dengan direncanakan pembangunan 80 hektare (Ha), dan Tahap II direncanakan seluas 120 Ha. Bachder mengakui sudah mendapat persetujuan dan rekomendasi dari Bupati Maros, terkait penentuan lokasi site plan ini.

Lokasi PT Kima II ini sangat strategis dengan jarak 15 Km dari Pelabuhan Makassar, dan 5 Km dari Bandara Hasanuddin dengan memanfaatkan akses jalan tol IV. PT Kima mengembangkan proyek ini sebagai alternatif perpanjangan usia PT Kima mengingat kawasan lama di daerah Biringkanaya Makassar nyaris penuh dan tidak lagi memungkinkan pengembangan.

Dari luas lahan PT Kima 370 Ha, kini tersisa 38 Ha yang belum dimanfaatkan. Anggota DPRD Sulsel Ajeip Padindang mengatakan,Pemprov Sulsel terkesan tidak sungguhsungguh ingin ikut mengembangkan PT Kima.Padahal,PT Kima merupakan salah satu contoh perusahaan yang kinerjanya cukup baik.

”Kalau pemerintah perhatian, seharusnya PT Kima tidak perlu pusing mencari lahan untuk pengembangan. Di sekitar GOR Sudiang itu ada lahan Pemprov seluas 70 Ha. Mengapa itu tidak dimanfaatkan?” ujar anggota Fraksi Partai Golkar ini.Komisi C melakukan rapat dengan sejumlah mitra kerja, antara lain PT Kima,Perusda,PT GMTD, PT Jasa Raharja,dan PT Askrida kemarin.

Ketua Komisi C Buhari Kahar Muzakkar berharap seluruh perusahaan itu bisa memberi kontribusi yang lebih besar kepada Pemprov Sulsel dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Terkait nilai kontribusi yang diminta dinaikkan itu, Bachder mengatakan itu tidak mesti menjadi hal utama dalam melihat kiprah PT Kima.

”Industri itu bersifat multiplier. Bayangkan kalau satu perusahaan yang masuk menarik 500 tenaga kerja. Itu jauh lebih besar ketimbang ketika hanya membicarakan kontribusi,”jelas Bachder. (bakti m munir)

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/280033/

Ocean One
October 28th, 2009, 08:42 AM
Thx A lot bt infonya Sony Sjklw:):)

Sony Sjklw
October 28th, 2009, 04:39 PM
^^ sama2 Ocean One, keep posting yak...:cheers:

Rabu, 28-10-09 | 19:49 |
Dilarang Berhenti di Fly Over

http://www.fajar.co.id/photohead/1256644309flyover%20fajar.jpg

MAKASSAR -Harian Fajar- Kendaraan yang dapat melintas di jalan layang atau fly over Jalan Urip Sumoharjo akan dikaji. Termasuk petepete yang seringkali seenaknya berhenti untuk mengambil atau menurunkan penumpang.

Pemimpin Pelaksana Kegiatan (PPK) Proyek Fly Over, Haikal Hasan, mengatakan, kendaraan yang melintas di fly over tidak boleh berhenti, kecuali darurat. Apalagi untuk menaikkan atau menurunkan penumpang, karena akan mengakibatkan kemacetan di atas jalan layang.

Fly over telah dirancang sebagai jalur bebas hambatan untuk mengurangi kemacetan di persimpangan Jalan Urip Sumoharjo. "Sistem traffic kendaraan akan segera kami kaji bersama Dinas Perhubungan Makassar," kata Haikal, Selasa, 27 Oktober.

Pemanfaatan fly over untuk masyarakat umum hingga saat ini belum dapat dipastikan. Pelaksana kegiatan menunggu petunjuk kemungkinan penggunaan fly over setelah penyerahan tahap pertama atau profesional hand over sambil menunggu peresmian.

Kontraktor pelaksana proyek telah dijadwalkan sudah harus menyerahkan fly over ke Departemen Pekerjaan Umum pada 30 Oktober. Penyerahan proyek yang telah dikerjakan sejak 2007 lalu itu masih tahap pertama.

"Panitia pelaksanan proyek bersama Dinas Bina Marga, Balai Besar Jalan dan Jembatan, satker, serta petugas laboratorium akan melakukan pemeriksaan dan investigasi terhadap konstruksi bangunan. Jika ditemukan masih ada kekurangan, kontraktor masih diberi waktu untuk melakukan perbaikan," urai Haikal.

Waktu yang diberikan untuk perbaikan biasanya sekira satu bulan. Setelah perbaikan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan investigasi petugas, kontraktor harus melakukan penyerahan tahap kedua.

Setelah penyerahan proyek tahap kedua, tidak berarti kontraktor sudah lepas tanggung jawab terhadap proyek tersebut. Kontraktor masih melakukan pemeliharaan jalan pada 2010 selama satu tahun sebelum menjadi tanggung jawab pemerintah. (rif)

Sony Sjklw
October 28th, 2009, 04:41 PM
Rabu, 28-10-09 | 19:49 |
GMTD Siap Serahkan Aset

MAKASSAR -Harian Fajar- PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) akhirnya mengalah dan bersedia menyerahkan aset berupa Jalan HM DG Patompo ke Pemkot Makassar. Penyerahan dilakukan secara bertahap.

Satu-satunya penolakan PT GMTD adalah izin operasi truk roda sepuluh. Pengelola kawasan Tanjung Bunga ini hanya memberi izin kepada truk beroda enam untuk melintas di boulevard Tanjung Bunga, Jalan HM DG Patompo.

Penegasan penyerahan aset tersebut disampaikan pada pertemuan segitiga antara PT GMTD-DPRD Makassar-Pemkot, di DPRD Makassar, Selasa, 27 Oktober. Manajer Legal PT GMTD, Agustinus Bangun, menyatakan akan menyerahkan fasilitas umum dan fasilitas sosial termasuk Jalan HM DG Patompo secara bertahap.

"Hanya truk sepuluh roda kami larang karena merusak jalan. Kalau enam roda dibolehkan melintas," jelas Agustinus. Pertemuan kemarin berlangsung dalam tensi tinggi. Berkali-kali terjadi perdebatan dengan nada suara tinggi, baik sesama anggota dewan maupun dengan GMTD.

Malah, Ketua (Sementara) DPRD Makassar, Yusuf Gunco, juga kerap larut dalam emosi. Berulangkali Yusuf Gunco menegur legislator yang terus berbicara tanpa memberi kesempatan pihak GMTD. Puncaknya, anggota Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan, Mustagfir Sabry, memilih walk out karena tidak terima GMTD hanya mengutus staf.

"Ini sama saja pelecehan terhadap institusi dewan. Beberapa kali dilaksanakan rapat dengan GMTD tidak pernah dihadiri direkturnya, tapi hanya mengirim utusan. Sebaiknya rapat tidak perlu digelar karena tidak ada keputusan yang bisa diambil," tegas Mustagfir.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nuryanto G Liwang, meminta agar GMTD tidak menahan semua truk yang melintas dan mematuhi surat yang telah dilayangkan DPRD melalui pemkot. Hal senada diutarakan anggota Fraksi Partai Golkar, Rahman Pina.

Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkot Makassar, Gani Sirman, yang mewakili pemkot menyatakan Jalan HM Daeng Patompo memang belum diserahkan GMTD ke pemkot. Namun, telah menjadi jalan umum lantaran menghubungkan antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya, bahkan menghubungkan Makassar dengan kabupaten lain. (ram)

rilham2new
October 28th, 2009, 05:26 PM
^^
wah pada rame nih ternyata..he3

cuma tambahan aja:
Kutip ya Ham.. (dari Angkasa Pura)
Angkasa Pura II:
Polonia: 4.816.900/2008

http://farm3.static.flickr.com/2684/4018881925_4979e51606_o.jpg
Angkasa Pura I:
Hasanuddin: 4.703.118

http://farm3.static.flickr.com/2642/4019784900_6d0f7cd2bb_o.jpg

Sebenarnya gak beda terlalu jauh antara penumpang di Polonia dan Hasanuddin/ 2008. Ingat loh, dalam kondisi traffic normal aja Hasanuddin sudah mencapai angka tsb. kalo Polonia bahkan mengalami penurunan dari traffic 2007 ke 2008. Mungkin karena sejak 2005 sampai sekarang masih banyak pekerja NGO/INGO, dll yang masih bekerja di Aceh dan Nias. Kita lihat aja ketika kondisinya sama-sama normal..!!

Analisa aku ttg airport MEDAN ..

Medan trafiknya tinggi karena merupakan airport yang dispesifikasi untuk penerbangan DIRECT. Penerbangan langsung, sekitar 95% penerbangan berakhir di sini (dan berputar ke arah mana datangnya pesawat). Satu-satunya kota yang menjadikan transit di Medan, cuman Banda Aceh dan Gunung Sitoli (kota kabupaten di Nias). Itupun, paska Tsunami .... sekarang rata2 flightnya udah pada DIRECT semua Jakarta-banda Aceh. Dan kalaupun ada rute Banda Aceh, sekarang INBOUND nya udah Medan-Banda Aceh - Medan .. mau tahu gimana membedakannya ??? Gampang... penerbangan di Medan itu jam 10-11 malam udah habis.. Airportnya bisa dikatakan TUTUP. Terus dibuka lagi besok pagi Jam 6 pagi ... :nuts: Ditambah mayoritas penerbangan di sini adalah GARUDA (dan ke Jakarta :bash: ) . Dan kalaupun ada CONNECTING FLIGHT, biasanya Medan itu tujuan paling ujung.... Kayak Medan-Pekanbaru-Batam, Medan-Padang-Batam. Garuda itu saking banyaknya di Medan (dan semuanya ke Jakarta), satu pesawat terbang dari Jakarta, satu lagi terbang dari Medan ... makanya ada terus tiap 2 jam.

Dan penurunan penumpang tahun 2007 dan 2008 itu, bukan tanpa sebab... Tapi, karena ADAM AIR tutup ... ADAM AIR itu yang paling banyak punya FLIGHT Jakarta-Medan (nomor 2 setelah GARUDA).... sekitar 6-7 kali sehari ... Dan penerbangan ke luar negeri kayak ke KL, Penang, dan Singapore di Medan lumayan banyak... makanya bisa mendongkrak trafik Polonia itu sendiri. Terminal internasional di polonia aja bangunannya sampe dipisah sama domestiknya ...

Makanya kita jarang banget lihat pesawat stay lama-lama di apron POLONIA sampe menggambarkan pemandangan 6-7 pesawat terparkir sekaligus, kayak di kebanyakan airport2 transit. Bahkan, yang (sempat) menjadikan Medan sebagai tempat parkir cuman Riau Airlines dan Kartika Air. Dan kalaupun ada pesawat menginap itupun untuk yang terbang ke Jakarta lagi keesokan harinya. Dan gak ada airline2 besar yang "kelebihan pesawat" kayak LION AIR menjadikan Medan jadi tempat parkir/basis, paling airline2 kecil .. atau Garuda/Batavia yang nginep buat terbang ke Jakarta besok subuhnya.

Beda banget sama Makassar, yang penerbangan transitnya banyak banget. Airpornya aja buka 24 jam, kan ;) ... Mengenai kondisi lain-lainnya kalian lebih paham, lah .... Ditambah kapasitas airport diperbesar, kapasitas transit juga akan semakin besar ... bahkan aku dengar sekitar 50% penerbangan ke Manado, pasti transit di Makassar. Mengenai TRANSIT itu kadang ada kepentingan politis dan ekonomis juga. Jangankan transit, yang connecting flight dari Makassar juga lumayan banyak, kan ;) ??? Kayak, Palu-Kendari-Manado-Ambon ..


Aku ingat banget dulu, waktu pemerintahan pusat "MEMAKSAKAN" semua penerbangan Sumatra untuk transit di HANG NADIM, BATAM.. Bukan "MEMAKSAKAN" juga sebenarnya, karena DINAS PERHUBUNGAN UDARA pun sudah ada peta penerbangan di Indonesia, airport mana yang ditunjuk jadi airport transit, internasional, END-DESTINATION, dan sebagainya.

Airport2 di Pulau Sumatra itu mulai dari BANDA ACEH sampe ke Lampung (kecuali BATAM), memang ditakdirkan jadi airport END-DESTINATION. Medan itu pernah jadi tempat CONNECTING FLIGHT paling keren aja terakhir kali tahun 1990-an, waktu itu penerbangan ke Eropanya Garuda ... kayak Amsterdam / Paris / London .. memang transit di Medan.

Sementara di Pulau Jawa, JAKARTA dan SURABAYA sudah ditakdirkan jadi airport Transit.
Nah untuk kota2 lain, ya jawab sendiri lah .. kalian lebih tahu ;).

gussinyo
October 29th, 2009, 11:34 AM
di kota lain yg ada fly over jg udah pasti dilarang pak, nggak usah diatur-atur, klu ada mobil berhenti di fly over berarti sopirnya nggak tahu tata krama berlalu lintas tuh

^^ sama2 Ocean One, keep posting yak...:cheers:

Rabu, 28-10-09 | 19:49 |
Dilarang Berhenti di Fly Over

http://www.fajar.co.id/photohead/1256644309flyover%20fajar.jpg

MAKASSAR -Harian Fajar- Kendaraan yang dapat melintas di jalan layang atau fly over Jalan Urip Sumoharjo akan dikaji. Termasuk petepete yang seringkali seenaknya berhenti untuk mengambil atau menurunkan penumpang.

Pemimpin Pelaksana Kegiatan (PPK) Proyek Fly Over, Haikal Hasan, mengatakan, kendaraan yang melintas di fly over tidak boleh berhenti, kecuali darurat. Apalagi untuk menaikkan atau menurunkan penumpang, karena akan mengakibatkan kemacetan di atas jalan layang.

Fly over telah dirancang sebagai jalur bebas hambatan untuk mengurangi kemacetan di persimpangan Jalan Urip Sumoharjo. "Sistem traffic kendaraan akan segera kami kaji bersama Dinas Perhubungan Makassar," kata Haikal, Selasa, 27 Oktober.

Pemanfaatan fly over untuk masyarakat umum hingga saat ini belum dapat dipastikan. Pelaksana kegiatan menunggu petunjuk kemungkinan penggunaan fly over setelah penyerahan tahap pertama atau profesional hand over sambil menunggu peresmian.

Kontraktor pelaksana proyek telah dijadwalkan sudah harus menyerahkan fly over ke Departemen Pekerjaan Umum pada 30 Oktober. Penyerahan proyek yang telah dikerjakan sejak 2007 lalu itu masih tahap pertama.

"Panitia pelaksanan proyek bersama Dinas Bina Marga, Balai Besar Jalan dan Jembatan, satker, serta petugas laboratorium akan melakukan pemeriksaan dan investigasi terhadap konstruksi bangunan. Jika ditemukan masih ada kekurangan, kontraktor masih diberi waktu untuk melakukan perbaikan," urai Haikal.

Waktu yang diberikan untuk perbaikan biasanya sekira satu bulan. Setelah perbaikan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan investigasi petugas, kontraktor harus melakukan penyerahan tahap kedua.

Setelah penyerahan proyek tahap kedua, tidak berarti kontraktor sudah lepas tanggung jawab terhadap proyek tersebut. Kontraktor masih melakukan pemeliharaan jalan pada 2010 selama satu tahun sebelum menjadi tanggung jawab pemerintah. (rif)

gussinyo
October 29th, 2009, 11:49 AM
Tul banget Andhy2

Lagian brita Basi' kok br di Posting sekarang sih Gussinyo????:lol::lol::lol::lol::lol:

he5x...
peace kawan2
aku tuh nggak bermaksud menjelekkan kota anda, aku juga bangga makassar bisa maju, aku cuma menaggapi postingan bberapa teman2 yg mengatakan makassar bisa2 menyalip kota2 lain sprti surabaya, medan atau bandung...
padahal kota2 itu perkembangannya juga tidak kalah hebat dgn makassar, cuma kurang diekspos aja...

Sizter85
October 29th, 2009, 12:15 PM
Analisa aku ttg airport MEDAN ..

Medan trafiknya tinggi karena merupakan airport yang dispesifikasi untuk penerbangan DIRECT. Penerbangan langsung, sekitar 95% penerbangan berakhir di sini (dan berputar ke arah mana datangnya pesawat). Satu-satunya kota yang menjadikan transit di Medan, cuman Banda Aceh dan Gunung Sitoli (kota kabupaten di Nias). Itupun, paska Tsunami .... sekarang rata2 flightnya udah pada DIRECT semua Jakarta-banda Aceh. Dan kalaupun ada rute Banda Aceh, sekarang INBOUND nya udah Medan-Banda Aceh - Medan .. mau tahu gimana membedakannya ??? Gampang... penerbangan di Medan itu jam 10-11 malam udah habis.. Airportnya bisa dikatakan TUTUP. Terus dibuka lagi besok pagi Jam 6 pagi ... :nuts: Ditambah mayoritas penerbangan di sini adalah GARUDA (dan ke Jakarta :bash: ) . Dan kalaupun ada CONNECTING FLIGHT, biasanya Medan itu tujuan paling ujung.... Kayak Medan-Pekanbaru-Batam, Medan-Padang-Batam. Garuda itu saking banyaknya di Medan (dan semuanya ke Jakarta), satu pesawat terbang dari Jakarta, satu lagi terbang dari Medan ... makanya ada terus tiap 2 jam.

Dan penurunan penumpang tahun 2007 dan 2008 itu, bukan tanpa sebab... Tapi, karena ADAM AIR tutup ... ADAM AIR itu yang paling banyak punya FLIGHT Jakarta-Medan (nomor 2 setelah GARUDA).... sekitar 6-7 kali sehari ... Dan penerbangan ke luar negeri kayak ke KL, Penang, dan Singapore di Medan lumayan banyak... makanya bisa mendongkrak trafik Polonia itu sendiri. Terminal internasional di polonia aja bangunannya sampe dipisah sama domestiknya ...

Makanya kita jarang banget lihat pesawat stay lama-lama di apron POLONIA sampe menggambarkan pemandangan 6-7 pesawat terparkir sekaligus, kayak di kebanyakan airport2 transit. Bahkan, yang (sempat) menjadikan Medan sebagai tempat parkir cuman Riau Airlines dan Kartika Air. Dan kalaupun ada pesawat menginap itupun untuk yang terbang ke Jakarta lagi keesokan harinya. Dan gak ada airline2 besar yang "kelebihan pesawat" kayak LION AIR menjadikan Medan jadi tempat parkir/basis, paling airline2 kecil .. atau Garuda/Batavia yang nginep buat terbang ke Jakarta besok subuhnya.

Beda banget sama Makassar, yang penerbangan transitnya banyak banget. Airpornya aja buka 24 jam, kan ;) ... Mengenai kondisi lain-lainnya kalian lebih paham, lah .... Ditambah kapasitas airport diperbesar, kapasitas transit juga akan semakin besar ... bahkan aku dengar sekitar 50% penerbangan ke Manado, pasti transit di Makassar. Mengenai TRANSIT itu kadang ada kepentingan politis dan ekonomis juga. Jangankan transit, yang connecting flight dari Makassar juga lumayan banyak, kan ;) ??? Kayak, Palu-Kendari-Manado-Ambon ..


Aku ingat banget dulu, waktu pemerintahan pusat "MEMAKSAKAN" semua penerbangan Sumatra untuk transit di HANG NADIM, BATAM.. Bukan "MEMAKSAKAN" juga sebenarnya, karena DINAS PERHUBUNGAN UDARA pun sudah ada peta penerbangan di Indonesia, airport mana yang ditunjuk jadi airport transit, internasional, END-DESTINATION, dan sebagainya.

Airport2 di Pulau Sumatra itu mulai dari BANDA ACEH sampe ke Lampung (kecuali BATAM), memang ditakdirkan jadi airport END-DESTINATION. Medan itu pernah jadi tempat CONNECTING FLIGHT paling keren aja terakhir kali tahun 1990-an, waktu itu penerbangan ke Eropanya Garuda ... kayak Amsterdam / Paris / London .. memang transit di Medan.

Sementara di Pulau Jawa, JAKARTA dan SURABAYA sudah ditakdirkan jadi airport Transit.
Nah untuk kota2 lain, ya jawab sendiri lah .. kalian lebih tahu ;).

^^ Analisa yang :okay: Thanks rilham dari sini saya banyak dapat info baru, dan mmg seringkali MES saat ini dijadikan End-Destination oleh banyak carrier kita,.. dari sini bs ditarik kesimpulan kalau market/demand dari MES sendiri buessarr bgt, karena sdh pasti passangers di trip misalkan CGK-MES, pasti tujuan mereka mmg benar2 murni ke MES.

Sedangkan UPG/Makassar sendiri disni perannya mayoritas hny sbg airport connecting-flight/feeder airport bagi airport2 kawasan Ind Timur,.. bgtu lengkap nya koneksi jadwal flight maskapai2 kita di airport2 ini, shg terkesan apron sumpek hingga bnyk yg parkir di remote apron, karena bgtu banyak airlines yg transit di airport sini dan melanjutkan flight ke kota tujuan selanjutnya, karena geografi dari Makasar sendiri yg memungkinkan airport ini utk dijadikan feeder nya utk Ind timur :cheers:

Saya tdk tau apakah jumlah passangers yg ditulis di annual report tsb juga termasuk penumpang transitan or penumpang yg benar2 habis trip mereka di airport tsb ??

Semoga dg booming nya pembangunan di Makasar saat ini, dapat lbh menarik wisatawan, investor, eksmud or apalah namanya utk tertarik berkunjung ke Makassar, dan bukan hny menjadikan Makasar sbg tempat transit saja.

Ocean One
October 29th, 2009, 02:40 PM
he5x...
peace kawan2
aku tuh nggak bermaksud menjelekkan kota anda, aku juga bangga makassar bisa maju, aku cuma menaggapi postingan bberapa teman2 yg mengatakan makassar bisa2 menyalip kota2 lain sprti surabaya, medan atau bandung...
padahal kota2 itu perkembangannya juga tidak kalah hebat dgn makassar, cuma kurang diekspos aja...

Peace jg bro:)

Untuk hal ini sy sangat setuju ama km, memang terlalu berlebihan klo mengatakn mks bs menyalib kota2 sperti medan n sby, secara kedua kota itu pun pembangunanx bahkan mungkin lebih cpt dr makassar di lihat dr jumlah n kualitas pembangunanx.

Tp klo dgn bandung kemungkinan itu ada mengingat ruang lingkup dari kota bandung sendiri yg sdh cukup susah untuk di lakukan pengembangan. Jangan lupakn juga pembangunan dr Kota Batam n Bpp yg sekarang bahkan menjadi saingan terdekat dgn Mks.

Semoga smua Kota2 Di Indonesia bs maju n mencapai taraf kemakmuran secara bersama2....

Love U Full My Indonesia:banana::banana::banana:

Marsya
October 30th, 2009, 03:54 AM
[QUOTE=rilham2new;45325457]Analisa aku ttg airport MEDAN ..


Dan penurunan penumpang tahun 2007 dan 2008 itu, bukan tanpa sebab... Tapi, karena ADAM AIR tutup ... ADAM AIR itu yang paling banyak punya FLIGHT Jakarta-Medan (nomor 2 setelah GARUDA).... sekitar 6-7 kali sehari ...

Ham, kalo aq lihat itu mngkin salah satu indikator (tutupnya Adam Air). Kalo AA tutup pasti maskapai lain jumlah flightnya bertambah dong. Flight Jkt-Mks untuk AA yang terakhir 5 kali sehari. AA tutup, pengaruhnya Lion makin tak tertandingi.

Kenapa aq katakan bahwa banyaknya petugas kemanusiaan yang lewat Polonia menuju Aceh dan Nias setelah gempa dan tsunami (2005-2007) karena aq sendiri termasuk salah satu mereka. Hampir semua kantor pusat NGO/INGO dan lembaga lainnya ada di Medan. Setiap bulan sejak 2005-2007, biasanya pertemuan rutin itu ada di kantor pusat. Aq dqn teman2 kantorku minimal 2 kali sebulan ke Medan. demikian juga dengan organisasi yang lainnya. Sejak 2008 memang banyak NGO/INGO dan lembaga lainnya sudah keluar dari Aceh dan Nias. Jadi, menurut analisaku faktor penurunan jumlah penumpang MES dari 2007-2008 masih lebih dominan dengan alasanku di atas :-)

gussinyo
October 30th, 2009, 08:19 AM
ada yg punya foto2 terbaru daerah Hertasning Baru nggak? terakhir aku kesana perumahannya idris manggabarani baru ditimbun tanahnya... terus rencana akses ke citraland makassar itu jg lewat hertasning baru ya? :)

Andhy2
October 30th, 2009, 08:13 PM
Melissa Yakin Makassar Bisa Jadi Kota Mode

Makassar, Artis mungil, Melissa Karim mengaku cukup yakin bahwa Makassar akan menjadi kiblat tren khususnya dibidang mode. "Untuk tahun yang akan datang, kemungkinan untuk menjadi tren setter khusus menyangkut mode di Makassar terbuka lebar, adapun alasannya karena perkembangan infrastruktur yang sangat gencar dilakukan belakangan ini, "kata istri Ralph Tambubolon ketika ditemui dalam sebuah seminar kecantikan di salah satu hotel di Makassar, Senin.

Menurut artis pemilik tinggi 147 cm ini, dengan sejumlah fasilitas pendukung yang ada, Makassar memang memiliki peluang untuk bersaing dengan sejumlah kota lain seperti Jakarta, Bandung ataupun Surabaya dalam hal mode.
Adapun fasilitas yang membuat artis yang sukses membintangi sejumlah film ini diantaranya, Bandara Sultan Hasanuddin serta pelabuhan Soekarno-Hatta. Selain itu, Makassar juga menjadi target promo film-film baru serta tak ketinggalan tentu saja hadirnya wahana permainan terbesar seperti Trans Studio.

Perkembangan pembangunan di Makassar inilah yang membuat dirinya yakin bahwa tidak lama lagi, kota yang terkenal dengan sebutan kota Anging Mammiri ini akan tampil sebagai kota mode.

"Saya lihat masyarakar Makassar itu sebenarnya tertarik dengan dunia mode baik menyangkut fashion ataupun masalah kecantikan tubuh dan wajah, peluang ini tentu akan dimanfaatkan para produsen untuk berbisnis disini," kata artis yang juga menjadi salah satu juri dalam program Starbuzz ini.

Menyangkut masalah kecantikan, di Makassar sendiri hingga saat ini memiliki ratusan salon kecantikan ataupun Spa. Sementara untuk pendidikan, sudah ada beberapa sekolah kejuaruan yang membuka jurusan tata rias kecantikan serta desainer yang membuat arah kesana makin dekat. (T.PSO-102/S016)

erushmooz
November 1st, 2009, 07:26 AM
KOR Sudiang Terlupakan
Tidak Dapat Anggaran APBD 2010

Sabtu, 31-10-09

MAKASSAR - Harian Fajar - Megaproyek Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang bakal terbengkalai. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Sulsel tahun 2010, kawasan ini tak lagi menjadi prioritas. Pembangunan beralih ke Centre Point of Indonesia (CPI).

Dari berbagai fasilitas olahraga yang direncanakan dibangun di lokasi tersebut, yang sudah dibangun baru beberapa unit. Antara lain gedung olahraga, lapangan panahan, dan stadion atletik. Itu pun belum sepenuhnya rampung.

Bangunan utama berupa stadion sepak bola hingga saat ini belum dibangun. Stadion sepak bola ini adalah bangunan yang membutuhkan anggaran paling besar. Kini di era pemerintahan Syahrul-Agus, nasib KOR Sudiang makin tidak jelas.

Syahrul-Agus lebih memprioritaskan pembangunan megaproyek baru CPI. Bocoran yang diperoleh Fajar, dalam rancangan APBD Pokok 2010, CPI diusulkan mendapat suntikan dana Rp 16 miliar. Sementara pengembangan KOR Sudiang tak mendapat anggaran sama sekali.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Pemprov Sulsel, Yushar Huduri, yang dikonfirmasi soal itu membenarkan bahwa anggaran untuk CPI diusulkan Rp 16 miliar. Namun, dia mengaku tidak bisa merinci peruntukannya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman, Syarif Burhanuddin, yang dihubungi terpisah mengaku belum tahu total anggaran untuk CPI. Sebab, menurutnya, pembangunan CPI melibatkan lintas sektor. "Mungkin sekitar itu," kata Syarif.

Soal tak adanya anggaran untuk KOR Sudiang dijawab Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Dia mengatakan KOR Sudiang tidak terlalu dirasakan manfaatnya oleh rakyat saat ini. Apalagi lokasinya yang jauh dari pusat kota. Sementara CPI, katanya, bisa langsung dirasakan manfaatnya.

"Bukannya kami melupakan KOR Sudiang. Tetapi, sambil CPI jalan dengan APBD, kami berharap ada kucuran dana dari APBN. Kami terus berjuang agar pemerintah pusat membantu pembangunan KOR Sudiang," kata Syahrul.

Bagaimana dengan DPRD? Ketua Komisi D, Hery Suhari Attas cenderung membela Pemprov Sulsel. Hery mengatakan beberapa sarana yang telah dibangun belum dioptimalkan. Mestinya, katanya, bangunan yang sudah ada dioptimalkan dulu sebelum dibangun yang lainnya.

"Kalau kita terus membangun, tetapi tidak dimanfaatkan kan akhirnya mubazir juga. Tetap akan dianggarkan jika yang ada sudah dimanfaatkan secara optimal. Perlu segera ada badan pengelola," tegas Hery Suhari Attas. (sap-rif)

:ohno::ohno::ohno:
-------------------------------------------
Kalo menurut saya, mendingan selesaikan KOR Sudiang dulu supaya prestasi Olah Raga SulSel lebih maju.

Ocean One
November 1st, 2009, 03:54 PM
Klo menurut saya sih, pemerintah daerah sekarang ini lebih memprioritaskan bagaimana upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Sul-Sel utamanya Makassar serta untuk lebih mengenalkan Makassar ke dunia luar sebagai tempat yang sangat menjanjikan untuk di Kunjungi.

Nah Salah satu jalan untuk mewujudkan hal itu dengan cara mempercantik kota dengan sejumlah tempat2 yang menarik untuk di kunjungi dan juga dengan menjadikan sul-sel sebagai tempat di gelarnya berbagai event2 nasional maupun internasional. Tentunya dengan harapan akan menambah pemasukan daerah dari kunjungan wisata tersebut sekaligus untuk menaikkan pamor sul-sel khususnya makassar di dalam negeri maupun di dunia internasional.

Jadi untuk pembangunan KOR Sudiang masih di anggap sebagai "bukan prioritas utama" untuk saat ini.... ^^^^



^^My Opinion Only ^^

tukangbasotahu
November 2nd, 2009, 01:33 PM
Baru liat thread Makasssar.. wow keren pisan euy! :banana:

sbyctzn
November 2nd, 2009, 03:06 PM
^^
Gak kalah sama di Jawa!!!!
Salut!!!!
Maju terus Makassar...
Maju terus semua kota di Indonesia!!!

sbyctzn
November 2nd, 2009, 03:07 PM
------------

arif doank
November 2nd, 2009, 04:02 PM
pertumbuhan makassar memang pesat,, tapi dari segi skyline makassar harus berbenah lagu, karena ada persaingan berat dari balikpapan

Ampelio
November 2nd, 2009, 04:35 PM
Proposed Bank Indonesia Makassar
http://img524.imageshack.us/img524/2836/a05301.jpg (http://img524.imageshack.us/i/a05301.jpg/)

kubel
November 3rd, 2009, 01:11 AM
pertumbuhan makassar memang pesat,, tapi dari segi skyline makassar harus berbenah lagu, karena ada persaingan berat dari balikpapan

dari segi skyline.. makassar lebih banyak mempunyai gedung pencakar langit di banding balikpapan... cuma di makassar skylinennya jarang jarang.. tidak seperti di balik papan (superblok, pasar baru) berdekatan atau bisa di katakan satu lokasi

Andhy2
November 3rd, 2009, 06:36 AM
Royal Apartement

http://static.panoramio.com/photos/original/28483861.jpg

Fajar Graha Pena dan Fly Over

http://static.panoramio.com/photos/original/28483863.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28483868.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28483870.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28483872.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28483880.jpg

RS. Bosowa Global Awal Bross

http://static.panoramio.com/photos/original/28483886.jpg

gussinyo
November 3rd, 2009, 08:37 AM
3 Juta penduduk Surabaya luas 326,36 km2 ekonominya Rp. 132 Trilliun (Rp. 44 Juta per orang). 25% ekonomi Jatim Rp. 536 Trilliun.
9 Juta penduduk Jakarta luas 740 km2 ekonominya Rp. 566 Trilliun (Rp. 62 Juta per orang) Rp. 113,2 Trilliun per 5 kota di Jakarta.
2,3 Juta penduduk Medan luas 265,10 km2 ekonominya Rp. 54 Trilliun (Rp. 24 Juta per orang). 30% dari ekonomi Sumut Rp. 180 Trilliun.
2,5 Juta penduduk Bandung luas 167,29 km2 ekonominya Rp. 48 Trilliun (Rp. 19 Juta per orang). 9% dari ekonomi Jabar Rp. 526 Trilliun.
2 Juta penduduk Tangerang luas 164,5 km2 ekonominya Rp. 41 Trilliun (Rp. 20,5 Juta per orang). 37% dari ekonomi Banten Rp. 108 Triliun.
800 Ribu penduduk Batam luas 715 km2 ekonominya Rp. 32 Trilliun (Rp. 40 Juta per orang). 62% dari ekonomi Kep. Riau Rp. 51 Trilliun.
750 Ribu penduduk Pekanbaru luas 600 km2 ekonominya Rp. 30 Trilliun (Rp. 40 Juta per orang). 14% dari ekonomi Riau Rp. 210 Trilliun.
1,5 Juta penduduk Semarang luas 373,70 km2 ekonominya Rp. 30 Trilliun (Rp. 20 Juta per orang). 9% dari ekonomi Jateng Rp. 312 Trilliun.
560 Ribu penduduk Balikpapan luas 503 km2 ekonominya Rp. 28 Trilliun (Rp. 50 Juta per orang). 13% dari ekonomi Kaltim Rp. 210 Trilliun.
1,3 Juta penduduk Palembang luas 400 km2 ekonominya Rp. 28 Trilliun (Rp. 21,5 Juta per orang). 26% dari ekonomi Sumsel Rp. 109 Trilliun.
2 Juta penduduk Bekasi luas 210,49 km2 ekonominya Rp. 26 Trilliun (Rp. 13 Juta per orang). 5% dari ekonomi Jabar Rp. 526 Trilliun.
700 Ribu penduduk Banjarmasin luas 97 km2 ekonominya Rp. 21 Trilliun (Rp. 30 Juta per orang). 52% dari ekonomi Kalsel Rp. 39 Trilliun.
1 Juta penduduk Malang luas 110 km2 ekonominya Rp. 21 Trilliun (Rp. 21 Juta per orang). 4% dari ekonomi Jatim Rp. 536 Trilliun.
1,3 Juta penduduk Makassar luas 175,77 km2 ekonominya Rp. 21 Trilliun (Rp. 16 Juta per orang). 30% dari ekonomi Sulsel Rp. 69 Trilliun.
800 Ribu penduduk Padang luas 694,96 km2 ekonominya Rp. 17 Trilliun (Rp. 21 Juta per orang). 30% dari ekonomi Sumbar Rp. 59 Trilliun.
500 Ribu penduduk Samarinda luas 783 km2 ekonominya Rp. 16 Trilliun (Rp. 30 Juta per orang). 7% dari ekonomi Kaltim Rp. 210 Trilliun.
1,2 Juta penduduk Depok luas 65,80 km2 ekonominya Rp. 12 Trilliun (Rp. 10 Juta per orang). 2,3% dari ekonomi Jabar Rp. 526 Trilliun.
500 Ribu penduduk Yogyakarta luas 32 km2 ekonominya Rp. 9 Trilliun (Rp. 18 Juta per orang). 30% dari ekonomi DIY Rp. 32 Trilliun.
900 Ribu penduduk Bandar Lampung luas 198,85 km2 ekonominya Rp. 9 Trilliun (Rp. 10 Juta per orang). 15% ekonomi Lampung Rp. 61 Trilliun.
550 Ribu penduduk Denpasar luas 123 km2 ekonominya Rp. 8 Trilliun (Rp. 15 Juta per orang). 20% dari ekonomi Bali Rp. 42 Trilliun.
800 Ribu penduduk Bogor luas 21,46 km2 ekonominya Rp. 8 Trilliun (Rp. 10 Juta per orang). 1,5% dari ekonomi Jabar Rp. 526 Trilliun.
500 Ribu penduduk Manado luas 110 km2 ekonominya Rp. 7,2 Trilliun (Rp. 16 Juta per orang). 30% dari ekonomi Sulut Rp. 24 Trilliun.
500 Ribu penduduk Solo luas 46 km2 ekonominya Rp. 7 Trilliun (Rp. 14 Juta per orang). 2,2% dari ekonomi Jateng Rp. 312 Trilliun.
Skyscrapercity : Gedung diatas 20 lantai : Jakarta 150 yang tertinggi 50 lantai (Jakarta Pusat 80), Surabaya 35 yang tertinggi 42 lantai, Tangerang 15 yang tertinggi 52 lantai, Medan-Bandung antara 5-8 yang tertinggi 29 lantai, Batam 2 gedung jadi antara 22-23 lantai dan 10 gedung dibangun yang tertinggi 42 lantai, Makassar-Solo-Balikpapan 1 gedung jadi 21-25 lantai dan 3 gedung dibangun tertinggi 25-30 lantai. Gedung 10-19 lantai : Medan 26, Bandung 26, Semarang 20, Tangerang 20, Makassar 15, Bekasi 15, Batam 10, Balikpapan 10, Manado 8, Denpasar 7, Palembang 7, Pekanbaru 6, Samarinda-Lampung-Jambi-Tarakan-Solo-Cirebon-Tasikmalaya antara 1-5 gedung. Gedung 7-9 lantai : Medan 25, Semarang 17, Bandung 16, Batam 16, Makassar 15, Yogyakarta-Solo-Palembang-Pekanbaru-Balikpapan-Bekasi-Tangerang-Denpasar-Banjarmasin antara 7-14 gedung. Mall/Plaza diatas 5.000 M2 : Jakarta 130, Bandung 40, Medan 30, Surabaya 25, Semarang 15, Batam 15, Balikpapan-Bekasi-Tangerang-Malang antara 12-14, Solo-Yogyakarta-Makassar-Pekanbaru-Palembang-Manado antara 5-10. Data 2008 hotel berbintang 2-5 : Jakarta sekitar 100, Bandung 54, Surabaya-Medan-Semarang-Denpasar-Yogyakarta antara 25-30, Anyer-Puncak-Yogyakarta-Makassar-Solo-Bogor-Malang-Palembang-Samarinda-Manado-Balikpapan antara 10-20.
Jakarta dibangun 32 tahun dari pajak industri dan kekayaan alam daerah. Jatim-Jabar banyak penempatan industri. Riau-Kaltim propinsi terkaya migas-batubara. Ekonomi 15 Juta warga NTT-NTB-Maluku-Papua Rp. 127 Trilliun (Rp. 8,6 Juta per orang) belum ada kota metropolitan. Ekonomi Jatim Rp. 536 Trilliun punya 1 kota metropolitan Surabaya. Pendapatan 35 Juta warga 27 daerah lain di Jatim Rp. 11 Juta per orang. Sumut ekonominya Rp. 180 Trilliun punya 1 kota metropolitan Medan. Pendapatan 12 Juta warga Sumut lain Rp. 10 Juta per orang. Ekonomi Kaltim Rp. 210 Trilliun punya 2 kota metropolitan Samarinda-Balikpapan. Ekonomi Sulawesi Rp. 144 Trilliun punya 1 kota metropolitan Makassar ekonominya Rp. 21 Trilliun (30% ekonomi Sulsel Rp. 69 Trilliun). Ekonomi Jateng-DIY Rp. 345 Trilliun. 13% (Rp. 46 Trilliun) masuk kota Semarang-Solo-Yogya penduduknya 6% dari Jateng-DIY.
Di www.makassarkota.go.id ekonomi Makassar tahun 2006 Rp. 18 Trilliun dan di SWA (6-19 Agustus 2009) ekonomi 1,3 Juta orang Makassar tahun 2007 Rp. 21 Trilliun (Rp. 16 Juta per orang). Data BPS ekonomi Semarang tahun 2006 Rp. 26,6 Trilliun dan Solo Rp. 6 Triliun. Ekonomi 1,5 Juta orang Semarang tahun 2007 Rp. 30 Trilliun (Rp. 20 Juta per orang) dan 500 Ribu orang Solo Rp. 7 Trilliun (Rp. 14 Juta per orang). Ekonomi 750 Ribu orang Kudus Rp. 23 Trilliun (Rp. 30 Juta per orang). Ekonomi 2 Juta orang Cilacap Rp. 26 Trilliun (Rp. 13 Juta per orang). Ekonomi 500.000 orang Yogyakarta tahun 2007 Rp. 9 Trilliun (Rp. 18 Juta per orang). Data Pendapatan Asli Daerah 2007 : Semarang Rp. 231,7 Milliar, Pekanbaru-Palembang-Makassar-Denpasar antara Rp. 120-150 Milliar, Yogyakarta Rp. 100 Milliar, Solo Rp. 86 Milliar. SWA 6-19 Agustus 2009 : Cabang Bank : Semarang 62, Denpasar 46, Solo-Makassar-Palembang-Pekanbaru antara 40-41, Yogyakarta 36. Capem Bank : Semarang 395, Solo 175, Denpasar 165, Pekanbaru 165, Palembang 149, Makassar 118, Yogyakarta 100. ATM : Semarang 451, Yogyakarta 418, Denpasar 402, Makassar 372, Solo-Palembang 315, Pekanbaru 293. Ekonomi 2008-2009 : Semarang Rp. 35-42 Trilliun, Makassar Rp. 25-30 Trilliun, Yogyakarta Rp. 11-13 Trilliun, Denpasar Rp. 10-12 Trilliun, Solo-Manado antara Rp. 9-10 Trilliun. www.bi.go.id simpanan perbankan 2009 : Semarang Rp. 34 Trilliun, Tangerang Rp. 30 Trilliun, Pekanbaru-Palembang antara Rp. 19-20 Trilliun, Propinsi DIY Rp. 18 Trilliun, Makassar Rp. 17 Trilliun, Solo-Samarinda-Batam antara Rp. 13-14 Trilliun, Denpasar-Manado-Balikpapan-Bekasi antara Rp. 6-10 Trilliun, Jatah haji Depag : Palembang 3300, Semarang 2000, Makassar-Solo antara 1000-1100, Yogya 510.
Makassar memimpin propinsi Sulawesi Selatan ekonominya Rp. 69 Trilliun (BPS tahun 2007). Ekonomi Makassar Rp. 21 Trilliun setara 30 % ekonomi Sulsel. 7,7 Juta penduduk Sulsel di 24 kota/kabupaten yang lain dapat Rp. 49 Trilliun (Rp. 6,3 Juta per orang). Ekonomi seluruh Sulawesi Rp. 144 Trilliun punya 1 kota metropolitan. Semarang memimpin propinsi Jateng ekonominya Rp. 312 Trilliun dan Yogyakarta menguasai propinsi DIY yang ekonominya Rp. 32 Trilliun. Ekonomi Jateng-DIY dikurangi ekonomi Semarang-Solo-Kudus-Cilacap-Yogyakarta Rp. 96 Trilliun yaitu Rp. 248 Trilliun untuk 28 Juta penduduk di 31 kota/kabupaten di Jateng dan 3 Juta penduduk DIY di 4 kabupaten atau Rp. 8 Juta per orang. Gedung tertinggi di Yogyakarta-Denpasar-Malang-Padang-Banjarmasin 8-10 lantai, Palembang-Semarang-Batam 17-21 lantai, Bandung 21 lantai (setelah dikurangi lantai 2,4,13 dll), Makassar 23 lantai, Medan 27 lantai, Solo 30 lantai, Tangerang 52 lantai. Ukuran kota besar bukan gedung bertingkat karena Korut ada Ryungyong Hotel 105 lantai, Arab ada Burj Dubai 162 lantai, di Eropa-Jepang belum ada gedung diatas 75 lantai. Gedung bertingkat di Mexico City lebih banyak daripada gedung bertingkat di Jepang-Eropa. Ukuran kota besar bukan mall-hotel berbintang. Ekonomi gedung bertingkat-hotel-mall itu paling kecil hanya 10%. Ekonomi terbesar dari industri manufaktur. Bandung punya 40 mall dan 54 hotel berbintang 2-5, Medan punya 30 mall dan 30 hotel berbintang 2-5, Surabaya hanya 25 mall dan 25 hotel berbintang 2-5. Data resmi ekonomi 2007 : Surabaya Rp. 132 Trilliun, Medan Rp. 54 Trilliun, Bandung Rp. 48 Trilliun.
Pendapatan Semarang Rp. 20 Juta per orang seimbang dengan Bandung Rp. 19 Juta per orang. Surabaya-Medan-Semarang luasnya diatas 250 Km2 dan punya pelabuhan sehingga disukai industri berat. Bandung luasnya 167 Km2 dan tanpa pelabuhan sehingga mengandalkan mall. Misalkan 1 kota tiap tahun membangun 10 gedung kantor-apartemen-hotel 20 lantai Rp. 100 Milliar per gedung, ekonomi kota itu 1 tahun Rp. 1 Trilliun. Misalkan 1 kota punya 100 gedung kantor-apartemen-hotel 20 lantai total 2000 lantai bila tiap 1 lantai menghasilkan Rp. 5 Juta per hari (Rp. 1,8 Milliar per tahun) ekonomi kota itu hanya Rp. 3,6 Trilliun per tahun. Misalkan 1 kota punya 100 Mall dan taman hiburan trans Kalla pengunjungnya 4 Juta orang per tahun, tiap orang belanja Rp. 500 Ribu, ekonomi kota itu hanya Rp. 2 Trilliun per tahun. 1 kota punya bandara dengan 4 Juta penumpang dan tiap penumpang menyumbang Rp. 250 Ribu hanya Rp. 1 Trilliun. 1 kota punya industri dengan 1000 perusahaan. Omset tiap perusahaan Rp. 10 Milliar pertahun, ekonomi kota itu Rp. 10 Trilliun per tahun. Pendapatan Kudus-Batam-Pekanbaru-Balikpapan-Banjarmasin Rp. 30-40 Juta per orang, Medan-Palembang Rp. 24 Juta per orang, Semarang Rp. 20 Juta per orang, Bandung Rp. 19 Trilliun, Makassar Rp. 16 Juta per orang. Makassar ada pembangunan Bosowa Tower 23 lantai-Kalla Tower 17 lantai-Graha Pena 18 lantai-Menara Mega 15 lantai-Menara Unismuh 15 lantai-Mall Makassar Town Square-Apartemen Royal 26 lantai nilainya total Rp. 1 Trilliun, Taman hiburan trans Kalla Rp. 1 Trilliun, Bandara Hasanuddin Rp. 1 Trilliun, Nilainya Rp. 3 Trilliun. Bila pembangunan 3 tahun maka dalam 1 tahun ekonomi konstruksi Makassar bertambah Rp. 1 Trilliun. Solo ada 5 Hipermarket, pembangunan 3 apartemen Paragon-Kusuma Mulia-Solo Center Point 25-30 lantai. Yogyakarta ada banyak hotel dan Ambarukmo Plaza yang termewah di Jateng-DIY. Balikpapan-Palembang-Pekanbaru unggul di ekonomi migas diatas Rp. 5 Trilliun, Tangerang-Batam-Semarang-Kudus-Bekasi unggul di ekonomi industri diatas Rp. 8 Trilliun, Bekasi-Tangerang tumpuan industri 9 Juta warga Jakarta ekonomi Rp. 566 Trilliun, Batam tumpuan industri ekspor, Kudus industri rokok terbesar. Kudus hanya 2 mall dan tidak ada gedung tinggi tapi punya Pura-Djarum-Polytron. Semarang tumpuan industri 32 Juta warga Jateng ekonomi Rp. 312 Trilliun, Makassar tumpuan industri 9 Juta warga Sulsel ekonomi Rp. 69 Trilliun (16 Juta warga Sulawesi ekonomi Rp. 127 Trilliun), Yogyakarta tumpuan industri 3,5 Juta warga DIY ekonomi Rp. 32 Trilliun. Semarang punya 7 kawasan industri yaitu Candi, Terboyo, Tugu, Tambak Aji, Tanjung Mas, Bugangan, Wijayakusuma. Semarang ada pembangunan kawasan industri Candi, Paragon City 12 lantai, Indosat 12 lantai, 5 hotel di Pandama 10-20 lantai, 5 apartemen Tendean-Tanah Mas 10-18 lantai, super blok Sri Ratu. Di Semarang, Lippo berniat bangun 5 gedung 200 meter (50 lantai), Paragon berniat bangun apartemen 40 lantai tapi terhadang KKOP (Suara Merdeka 20-10-2008). Karena KKOP, Semarang sudah menolak pembangunan 30 gedung 40-50 lantai, 46 gedung 17-20 lantai.
Hotel bintang 5 : Solo 2 (Lor Inn 2 lantai, Sahid Raya 11 lantai), Makassar 3 (Imperial Arya Duta (Sedona)-Sahid Jaya 10-12 lantai, Clarion 17 lantai), Semarang 4 (Patra Jasa 5 lantai, Swiss Bell-Grand Candi 10-12 lantai, Gumaya Tower 17 lantai), Yogyakarta 4 (Sheraton Mustika-Hyatt 8 lantai, Melia Purosani-Mercure Phoenix 5 lantai). Hotel bintang 3-4 lantai tertinggi : Makassar 4 (Aston Banua Makassar-Singgasana Marannu City-Santika-Horison 10-14 lantai). Semarang 5 (Pandanaran-Santika-Ibis-Horison-Novotel 10-14 lantai), Solo 5 (The Sunan Quality-Novotel-Ibis-Asia-Best Western 6-8 lantai), Yogyakarta 8 (Quality-Natour Garuda-Novotel-Radisson-Ibis-Sahid-Plaza 8 lantai). 8 hotel Pekanbaru dengan lantai tertinggi Jatra-Labersa-Ibis-Aryadutta-Resty Menara-Pangeran-Furaya-Mutiara Merdeka 8-11 lantai. 6 hotel Palembang dengan lantai tertinggi Aryadutta 18 lantai, Horison-Sanjaya-Jayakarta-Lembang-Royal Asia 8-10 lantai, 5 hotel Manado dengan lantai tertinggi Swiss Bell-Aston-Grand Puri-Ritzy-Peninsula 10-15 lantai.

bro, ulasannya sih lengkap, tapi bikin bingung terlalu banyak, coba dibuat tabel lebih enak bacanya :ohno:

gussinyo
November 3rd, 2009, 08:42 AM
Klo menurut saya sih, pemerintah daerah sekarang ini lebih memprioritaskan bagaimana upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Sul-Sel utamanya Makassar serta untuk lebih mengenalkan Makassar ke dunia luar sebagai tempat yang sangat menjanjikan untuk di Kunjungi.

Nah Salah satu jalan untuk mewujudkan hal itu dengan cara mempercantik kota dengan sejumlah tempat2 yang menarik untuk di kunjungi dan juga dengan menjadikan sul-sel sebagai tempat di gelarnya berbagai event2 nasional maupun internasional. Tentunya dengan harapan akan menambah pemasukan daerah dari kunjungan wisata tersebut sekaligus untuk menaikkan pamor sul-sel khususnya makassar di dalam negeri maupun di dunia internasional.

Jadi untuk pembangunan KOR Sudiang masih di anggap sebagai "bukan prioritas utama" untuk saat ini.... ^^^^



^^My Opinion Only ^^

ganti gubernur, ganti ide, ganti proyek
yg pusing rekanan yg dah bangun stadion itu

gussinyo
November 3rd, 2009, 08:43 AM
Proposed Bank Indonesia Makassar
http://img524.imageshack.us/img524/2836/a05301.jpg (http://img524.imageshack.us/i/a05301.jpg/)


kayaknya desainnya cuma merubah penampilan n atapnya doank
gimana BI masa kalah ma sampingnya

Ocean One
November 3rd, 2009, 03:36 PM
from MAKASSARTERKINI.COM

RS Gratis Beroperasi Bulan Ini
SENIN,02 Nov 2009

MAKASSAR (SI) – Rumah Sakit Sayang Rakyat dipastikan sudah bisa dioperasikan November ini. Untuk tahap awal, rumah sakit yang diproyeksikan berkapasitas 1.000 tempat tidur tersebut, akan mengoperasionalkan 119 tempat tidur pada saat soft launching.

Saat ini, proses renovasi bangunan yang mengambil gedung eks Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Biringkanaya tersebut sudah mencapai 96%.Pengerjaan proyek rumah sakit gratis tersebut menyisakan penataan taman dan akses jalan.Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meninjau RS Sayang Rakyat tersebut,kemarin.

Gubernur didampingi Ketua DPRD Sulsel dan sejumlah pimpinan SKPD. Dalam kesempatan tersebut,Gubernur meminta agar dalam pengisian tenaga kesehatan untuk rumah sakit tersebut,Dinas Kesehatan merekrut tenaga profesional baik untuk tenaga dokter maupun perawat.

Pasalnya, rumah sakit tersebut ditargetkan menjadi percontohan program kesehatan gratis di Indonesia. “Untuk membangun dan mengembangkan rumah sakit ini, perlu dijalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar yang ada di Sulsel dan melibatkannya dalam program kesehatan gratis,” jelas Syahrul Yasin Limpo, kemarin.

Selain itu, Gubernur meminta seluruh dana kesehatan yang ada di Sulsel seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Asuransi Kesehatan (Askes) diarahkan untuk membiayai pasien rumah sakit tersebut yang dijamin. “Ini kan rumah sakit rujukan terakhir sebelum masuk ke RS Wahidin. Jadi jika ada pasien, langsung saja ke RS Sayang, dijamin pasti gratis,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rachmat Latief mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan waktu soft launching RS Sayang Rakyat. Berdasarkan progress pengerjaan proyek, dipastikan rumah sakit tersebut bisa dioperasionalkan bulan ini. “Untuk soft launching nanti, ditargetkan 119 tempat tidur bisa dioperasionalkan.

Tapi untuk sumbangan sejumlah perusahaan belum includedi dalamnya,”jelasya kepada Seputar Indonesia (SI), kemarin. Rachmat Latief mengatakan, minimnya jumlah tempat tidur yang disiapkan dikarenakan jumlah ruangannya yang tidak mencukupi. Oleh karena itu, 2010 mendatang diproyeksikan pembangunan gedung baru untuk mencukupi kapasitas 1.000 tempat tidur. (abriandi)

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 11:55 AM
Pelataran Metro, Revitalisasi Pantai Losari

http://img28.imageshack.us/img28/6949/metro1h.jpg

http://img88.imageshack.us/img88/2999/metro2a.jpg

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:01 PM
Menara Bank Mega

http://img188.imageshack.us/img188/4750/trans3ug.jpg

http://img44.imageshack.us/img44/3295/trans1v.jpg

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:05 PM
Kamis, 29-10-09 | 19:55 |
Perahu Bisa Sandar di Fort Rotterdam
Revitalisasi Dimulai 2012
Fajar online

MAKASSAR -- Rencana revitalisasi situs bersejarah benteng Fort Rotterdam mengalami kemajuan. Bangunan milik RRI, Gedung Veteran, dan Disperindag Sulsel di sekitar Fort Rotterdam mulai dibuatkan penggantinya tahun depan.

Sekretaris Provinsi Sulsel, Andi Muallim, mengatakan, revitalisasi Fort Rotterdam menjadi prioritas pembangunan 2010 bersama program lain seperti pendidikan dan kesehatan gratis serta Centre Point of Indonesia (CPI). "SKPD diminta lebih merasionalkan usulan kegiatannya, karena ada program prioritas," kata Muallim, Rabu, 28 Oktober.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarif Burhanuddin, mengatakan, gedung baru milik ketiga instansi di sekitar Fort Rotterdam akan dibangun di kawasan Maccini Sombala. Lokasi ini sekaligus menjadi kawasan hutan kota.

Sesuai hasil konsultasi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, skema pembiayaan pembangunan gedung baru kantor RRI menggunakan dana sharing Pemerintah Pusat dan Pemprov Sulsel. Untuk Gedung Veteran dan kantor Disperindag Sulsel, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemprov Sulsel.

Setelah gedung baru ketiga instansi tersebut selesai terbangun, revitalisasi Fort Rotterdam baru dapat dilakukan 2012 mendatang. Bangunan yang berada di sekitar benteng akan dibongkar.

Tetapi sebelumnya, desain dan tata letak fungsi benteng dan bangunan sekitarnya dirampungkan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah lahan bekas bangunan ditata agar menyerupai bentuk aslinya. Di sekitar benteng juga akan dibuat taman sebagai area publik.

Pemprov Sulsel bahkan telah meminta bantuan ke Pemerintah Belanda untuk revitalisasi Fort Rotterdam agar kembali ke bentuk asli benteng seperti dahulu. Saluran atau sungai yang dulu ada dan mengelilingi benteng, juga akan dibuat kembali dengan pendanaan dari Pemerintah Belanda.

"Saluran air itu dulu pernah ada di sekitar benteng dan bermuara ke laut. Kapal dari laut bahkan bisa masuk ke dalam benteng pertahanan. Fungsi seperti itulah yang berusaha dikembalikan lagi melalui revitalisasi Fort Rotterdam ini," beber Syarif. (rif)

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:10 PM
Progress Menara Baruga 45


Mei 09
http://img526.imageshack.us/img526/5166/menarakembar3.jpg


Oktober 09
http://img29.imageshack.us/img29/8203/baruga1.jpg


November 09
http://img44.imageshack.us/img44/3317/baruga45.jpg

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:26 PM
Center Point of Indonesia

http://img687.imageshack.us/img687/8923/cpi1.jpg

http://img188.imageshack.us/img188/6190/cpi2.jpg

http://img35.imageshack.us/img35/9050/cpi3.jpg

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:33 PM
Rabu, 04-11-09 | 19:36 |
Walikota Siap "Bersihkan" Fort Rotterdam
Fajar Online

MAKASSAR -- Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, meminta penegasan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam melancarkan proyek revitalisasi Fort Rotterdam. Utamanya untuk pemindahan beberapa bangunan sekitar benteng.

Ilham berharap, Syahrul dapat memindahkan kantor Disperindag dan RRI terlebih dulu agar memudahkan memindahkan bangunan lainnya. "Saya rasa kalau kedua bangunan kantor itu pindah, maka pemindahan bangunan lainnya akan mudah dilakukan. Karena kalau langsung mau dibebaskan semua, sangat sulit," kata Ilham, Selasa, 3 November.

Meski begitu, Ilham mengaku tidak pesimis dalam proses revitalisasi Fort Rotterdam walau diakuinya butuh dana besar melakukannya. Karena itu, Ilham memimta Syahrul dapat memulai pemindahan kantor yang berada di bawah wewenangnya dan selanjutnya dia siap memindahkan bangunan lainnya.

"Nah, kalau semuanya sudah pindah kan dapat mengembalikan prototipe benteng. Seperti sungai yang mengelilingi benteng dan aksesnya tembus ke jalan. Saya rasa ini dapat kita lakukan dalam kurun waktu dua tahun ke depan," ucap Ilham. (ram)

Sony Sjklw
November 4th, 2009, 12:36 PM
Pemprov Sulsel Bangun RS Ketergantungan Narkoba
Laporan: Antara/Eki Sakkirang. tribubntimur@yahoo.com
Rabu, 4 November 2009 | 12:31 WITA

MAKASSAR, TRIBUN - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun Rumah Sakit (RS) Ketergantungan Obat (narkoba) di Kabupaten Gowa dengan dana Rp 15 miliar.

Anggaran pembangunannya disiapkan Badan Narkotika Nasional (BNN), sedangkan Pemprov Sulsel menyediakan lahan seluas dua hektar, kata Kepala Biro Bina Napza dan HIV/Aids Sulsel, Dr dr Djoko Dwi Purnomo di Makassar, Rabu (4/11).

Pembangunan rs ketergantungan narkoba berkapasitas 100 tempat tidur ini dibangun tahun 2010 sebagai pusat pelayanan medis, rehabilitasi dan penyembuhan bagi penderita narkoba dan HIV/Aids di daerah.

Penanganan penderita narkoba, HIV/Aids di rs tersebut melibatkan sejumlah dokter ahli jiwa, jantung, penyakit dalam, psikolog, dokter umum serta LSM yang terkait dengan penyembuhan pasien narkoba.

"Bahkan, mantan pemakai obat terlarang (sabu-sabu, ekstasi, ganja dan sejenisnya termasuk yang menggunakan jarum suntik) libatkan sebagai penyuluh guna ikut menyadarkan rekannya agar tidak mengkonsumsi serta menjauhi barang haram tersebut," ungkapnya.

Djoko yang juga mantan Kepala Badan Pengelolaan RS. Dadi Makassar mengatakan, sasaran yang akan dicapai dari keberadaan rs tersebut adalah menurunkan angka pesakitan dan kematian akibat narkoba dan perbuatan sex bebas di luar pasangan resmi.

Penanganan terpadu lintas sektor tersebut dilakukan karena angka penggunaan narkoba di Indonesia masih cukup tinggi, termasuk di provinsi ini," katanya seraya menambahkan, kasus narkoba di Sulsel tercatat 1.003 kasus, terbanyak penderitanya di Makassar.

Mengenai rumah rehabilitasi bagi penderita narkoba yang selama ini ditangani pihak swasta maupun LSM, lanjutnya, tetap difungsikan sebagai sarana penunjang penyembuhan bagi penderita narkoba dengan melibatkan tokoh agama dan ulama yang sekali seminggu memberi siraman rohani.(*)

Sony Sjklw
November 5th, 2009, 03:16 AM
Kamis, 05-11-09 | 19:59 |
Babak Baru Empat Desain Terbaik
Penataan Balangtonjong
Fajar Online

http://www.fajar.co.id/photohead/1257335980balang.jpg

MAKASSAR -- Tahapan penjurian sayembara desain penataan Danau Balangtonjong kini memasuki babakan akhir. Malam ini, empat desain kini saling bersaing ketat dalam presentasi hasil karya di rumah jabatan (rujab) Walikota Makassar, Jumat, 6 November.

Keempat desain itu akan dipresentasikan oleh desainernya. Pemaparan dilakukan dalam bentuk animasi dan estimasi biayanya yang dikemas dalam bentuk compact disk. Presentasi dilakukan di hadapan sebelas tim penilai yang diketuai Profesor Ananto Yudono.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Makassar, Muhammad Masri Tiro, menjelaskan, presentasi dimulai pukul 19.30. Pemaparan disaksikan walikota, wakil walikota, dan sekretaris kota. "Selain dinilai tim penilai, hasil karya empat peserta juga akan dinilai masyarakat lewat poling di Harian Fajar," ujar Masri, Rabu, 4 November.

Empat peserta yang bersaing memperebutkan jawara sayembara desain penataan Danau Balangtonjong adalah Cempaka, Eboni, Kenari, dan Rasamala. Sementara 20 peserta lainnya yang gagal masuk empat besar berhak mendapatkan sertifikat. (ram)

Sony Sjklw
November 5th, 2009, 03:17 AM
Royal Apartement

http://static.panoramio.com/photos/original/28483861.jpg


^^ proyek ini sepertinya hanya fokus tuk mengerjakan tangga di kedua sisi tower :nuts:

Sony Sjklw
November 5th, 2009, 03:19 AM
Kamis, 05-11-09 | 20:00 |
GMTD Bagi-bagi Deviden

http://www.fajar.co.id/photohead/1257336033HL.jpg

MAKASSAR -- Bulan ini, PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) kembali membagi-bagi deviden atau laba hasil kerja tahunan. Deviden juga diberikan ke Pemkot Makassar, Pemkab Gowa, serta Pemprov Sulsel.

Pemkot Makassar dan Pemkab Gowa mendapat jatah sama. Yakni Rp 119 juta. Masing-masing punya 6,5 persen saham di perusahaan properti pengelola kawasan Tanjung Bunga itu.
Sedang jatah untuk pemprov lebih besar. Nominal deviden untuk pemprov mencapai Rp 200 juta. Di PT GMTD, pemprov menanam 13 persen saham.

Asisten II Pemkot Makassar, Burhanuddin, menilai angka deviden tersebut sudah proporsional. "Ya, disesuaikan dengan besaran saham yang kami tanamkan. Apalagi, deviden yang disetor GMTD setiap tahunnya dibagi pula ke Pemprov Sulsel dan Pemkab Gowa," terang Burhanuddin, Rabu, 4 November.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, yang ditemui terpisah menilai profit sharing PT GMTD ke pemkot cukup minim. Padahal, menurut Ilham, nilai saham pemkot di perusahaan tersebut 10 persen. "Tidak ada peningkatan deviden yang diberikan GMTD," kata Ilham.

Public Relations Officer PT GMTD, Novianty Safitri, menjelaskan, pembayaran deviden ke Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa sesuai dengan nilai saham yang ditanamkan. Novianty Safitri menyebut pemprov memiliki saham 13 persen. Sedangkan pemkot dan Pemkab Gowa masing-masing menanamkan 6,5 persen, bukan 10 persen sebagaimana pengakuan Walikota Makassar.

"Untuk pemkot kami berikan deviden sebesar Rp 119 juta dan nilainya sama yang diberikan ke Pemkab Gowa. Sedangkan pemprov Rp 200 juta lebih karena nilai sahamnya tinggi," papar Novianty Safitri.

Disinggung masih minimnya setoran deviden, Novianty Safitri menyatakan persoalan minim atau tidak itu relatif. Alasannya, kata dia, penyetoran deviden mengacu pada nilai saham yang ditanamkan ketiga pemerintah daerah tersebut. (ram)

gussinyo
November 5th, 2009, 07:24 AM
Kamis, 05-11-09 | 19:59 |
Babak Baru Empat Desain Terbaik
Penataan Balangtonjong
Fajar Online

http://www.fajar.co.id/photohead/1257335980balang.jpg

MAKASSAR -- Tahapan penjurian sayembara desain penataan Danau Balangtonjong kini memasuki babakan akhir. Malam ini, empat desain kini saling bersaing ketat dalam presentasi hasil karya di rumah jabatan (rujab) Walikota Makassar, Jumat, 6 November.

Keempat desain itu akan dipresentasikan oleh desainernya. Pemaparan dilakukan dalam bentuk animasi dan estimasi biayanya yang dikemas dalam bentuk compact disk. Presentasi dilakukan di hadapan sebelas tim penilai yang diketuai Profesor Ananto Yudono.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Makassar, Muhammad Masri Tiro, menjelaskan, presentasi dimulai pukul 19.30. Pemaparan disaksikan walikota, wakil walikota, dan sekretaris kota. "Selain dinilai tim penilai, hasil karya empat peserta juga akan dinilai masyarakat lewat poling di Harian Fajar," ujar Masri, Rabu, 4 November.

Empat peserta yang bersaing memperebutkan jawara sayembara desain penataan Danau Balangtonjong adalah Cempaka, Eboni, Kenari, dan Rasamala. Sementara 20 peserta lainnya yang gagal masuk empat besar berhak mendapatkan sertifikat. (ram)


lokasinya ini di daerah mana ya?

Sony Sjklw
November 5th, 2009, 07:39 AM
^^ daerah Antang, sebelah timur kota Makassar

Marsya
November 6th, 2009, 03:20 AM
Jembatan Middle Ring Road Akan Dibangun
Friday, 06 November 2009

MAKASSAR (SI) – Pembangunan jalur middle ring road dipastikan dimulai pada 2010 mendatang.Sebagai tahap awal, pembangunan didahului dengan pembuatan dua jembatan.

Dua jembatan tersebut berada di Sungai Tello dan kanal yang berada di Jalan Leimena.Dua jembatan itu untuk menghubungkan Jalan Urip Sumoharjo ke Borong Raya. ”Tahap awal ada dua jembatan. Terakhir sudah kami bicarakan pembangunan jalur ini dengan Departemen Pekerjaan Umum pada National Summit beberapa waktu lalu.” ”

Dan selanjutnya Pak Dirjen akan mengucurkan dananya,” papar Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Kantor Balai Kota,kemarin. Dia menjelaskan, keberadaan jalur tersebut sudah sangat mendesak karena menjadi problem transportasi darat, khususnya dari arah timur dan barat kota. ”Bayangkan saja kalau macet di Tello dan tidak ada jalur lain.

Karena itu, tahap awalnya dengan menghubungkan Jalan Urip ke Borong.Itu dulu.Nanti dari situ ada pecahannya,” ungkap pria yang akrab disapa Aco ini. Mengenai anggaran pendamping Pemkot Makassar, Ilham menyatakan hal tersebut akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Penyesuaian itu dibahas dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2010.

”Pada penyusunan itu akan menyerap aspirasi SKPD dengan kemampuan uang atau kas daerah,” katanya. Jalur middle ring road itu juga berlaku pada kendaraan truk dalam mempercepat roda perekonomian. Respons pemerintah pusat itu karena status lahan dalam pembangunan jalan itu sudah sebagian dibebaskan.

Jalur middle ring road nanti menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan dengan Jalan Sultan Alauddin dengan tujuan untuk meminimalisasi tingkat kemacetan dalam Kota Makassar.Dinas Pekerjaan Umum Makassar pada tahun ini akan melakukan pematokan lahan dalam proses pengerjaan jalan tersebut.

Adapun bentuk tembusan jalur middle ring road itu,yakni Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya depan Kampus STMIK Dipanegara ke Jalan Leimena dengan panjang 1,114 kilometer (km), lalu Jalan Leimena ke Borong Raya yang panjangnya 1,876 km, dan Jalan Borong Raya ke Sultan Aluddin (tepatnya pertigaan yang menghubungkan Jalan Mallengkeri dan Syekh Yusuf) dengan panjang 4,080 km.Total panjang jalan tersebut kurang lebih sebanyak 7 km.

”Jalur itu akan bersinergis dengan jalur trans Mamminasata dan diharapkan 2010 bisa dimulai. Fungsi akses jalur itu nanti menjadi punggung alternatif mengurangi beban volume kendaraan yang ada,”jelas Kepala Dinas PU Makassar Ridwan Muhadir beberapa waktu lalu. Pembangunan middle ring road juga akan dibarengi dengan pembuatan jalur alternatif di kawasan Waduk Tunggu Bitoa.

Jalur itu untuk menghindari kemacetan di wilayah Kelurahan Antang,Kecamatan Manggala. ”Jalurnya dari Asindo Antang dan akan keluar ke waduk tunggu sehingga bisa mendapatkan akses di middle ring road. Ini merupakan rancangan atas perubahan sistem moda transportasi di Makassar,” tandas Ilham Arief Sirajuddin. (mulyadi abdillah)

Marsya
November 6th, 2009, 03:22 AM
Jumat, 06-11-09 | 20:27 | 4 View
Membedah Desain Tata Balangtonjong (1)
Cempaka Tonjolkan Eko Garden

http://www.fajar.co.id/photohead/1257424077grafis.jpg
Laporan : Ramah Praeska

DESAIN penataan Danau Balangtonjong yang ditampilkan Tim Cempaka lebih menonjolkan konsep ekonomi perkebunan atau eko garden. Konsep ini menggabungkan tiga fungsi danau yakni kawasan rekreasi, observasi (penelitian), dan konservasi.

Karena itu, sebagaimana tertuang dalam desain, danau Balangtonjong akan dikelilingi taman hijau dengan berbagai jenis tanaman. Kemudian biota danau yang mengandung aneka ragam ikan dipelihara dengan baik untuk keperluan penelitian. Supaya kelestarian biota danau tetap terjaga, dibuat konsep water treatment atau pengolahan air limbah rumah tangga.

Desainer Sayembara Danau Balangtonjong dari Tim Cempaka, Eky Setiawan, menjelaskan, untuk menunjang tiga fungsi tersebut maka di dalam kawasan danau dilengkapi berbagai fasilitas.
"Konsep yang kami buat ada visitor center, botani centre, taman, jogging track, tempat rekreasi, dan area memancing," terang Eky, Kamis, 5 November.

Untuk mendukung fungsi area wisata, maka di dalamnya dibuatkan lokasi outbond, food court, dan wisata air. Lalu fungsi observasi dibuatkan khusus tempat meneliti atau riset center bagi para peneliti yang tertarik dengan biota danau.

"Kami juga merancang area dalam kawasan ini yang bebas dari bangunan bertingkat. Rumah warga yang ada di sekitar danau paling tinggi hanya dua tingkat tidak boleh lebih, supaya tidak menghalangi view danau," terangnya.

Ditambahkan Eky, inti desain yang dibuatnya menggabungkan tiga fungsi utama yakni rekreasi, penelitian, dan konservasi dalam satu kawasan danau. Sehingga pengunjung tidak perlu ke luar area danau sudah dapat menikmati semuanya. (*)

Marsya
November 6th, 2009, 03:29 AM
Kamis, 05-11-09 | 23:26 | 68 View
2011, Mariso Pusat Bisnis Global Terpadu

Laporan : Ramah Praeska, Mariso

KAWASAN kumuh menjadi modern. Itulah gambaran Kecamatan Mariso tahun 2011, yang direncanakan menjadi pusat bisnis global terpadu.

Seiring rencana tersebut menjadikan Kecamatan Mariso sebagai pusat bisnis global terpadu dengan ruang yang lebih berkelas dan berstandar internasional, Pemkot Makassar telah "menyiapkan" lahan seluas 636,78 hektare. Kawasan ini jadi pengembangan berbagai kegiatan bisnis yang ditunjang fasilitas lengkap.

Kawasan bisnis global terpadu Kota Makassar diarahkan pada pengembangan kawasan tanah tumbuh yang merupakan tanah kosong milik negara sebagai pusat bisnis berstandar global terpadu dan menjadi wadah internasional.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) Bappeda Makassar, Muhammad Masri Tiro, menjelaskan, ada beberapa tahapan dilalui dalam penghitungan proyeksi penduduk kawasan bisnis global terpadu 20 tahun mendatang.

"Di antaranya percepatan pembangunan ekonomi yang memberikan dampak positif pada perkembangan penduduk, terutama melalui peningkatan migrasi tenaga kerja ke kawasan bisnis global terpadu," terang Masri Tiro, kemarin.

Lebih lanjut menurut Masri, penyediaan pelayanan kegiatan juga berdasarkan fungsi kawasan bisnis global diusahakan berkualitas internasional karena mengikuti kepentingan peran kota Makassar menjadi pusat bisnis global. Lalu disiapkan fasilitas perdagangan yang di dalamnya terdapat warung kecil, toko besar, dan pasar.

"Untuk toko besar, diharapkan lebih kepada pelayanan internasional. Di mana produk yang dipasarkan adalah hasil dari industri berikat dan produk khas Makassar atau Sulsel lainnya," ucapnya.

Selanjutnya pengembangan prasarana transportasi darat yang efektif dan akomodatif terhadap akses dari dan menuju kawasan bisnis global terpadu, dengan pembangunan jalan lingkar Tanjung Bunga-Jeneberang. Direncanakan menggunakan dan meningkatkan kualitas jalan eksisting serta pembukaan jalan baru dengan kelas jalan kolekawasanor primer, lebar ROW 30 meter.

Akses jalan ini menghubungkan lingkar kawasan Tanjung Bunga dan Tanah Tumbuh, serta menyusuri sisi utara koridor Danau Tanjung Bunga sampai batas Makassar-Sungguminasa di area Tamalate. "Lalu memenuhi akan jaringan telekomunikasi baik lokal maupun interlokal, disiapkan peningkatan layana telepon hingga merata ke semua bagian kawasan," papar Masri.

Upaya peningkatan kapasitas telepon, tambah Masri, dengan pemenuhan sambungan fixed line pada kawasan bisnis global terpadu, baik untuk kawasan permukiman lama maupun bangunan fungsi kawasan yang akan dibangun dengan tetap menyesuaikan standar PT Telkom.

Caranya dengan penyediaan kapasitas jaringan telepon dua buah rumah kabel kapasitas masing-masing 500 SSP dan satu buah rumah kabel berkapasitas 200 SSP.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin mengatakan, untuk menuju Makassar Kota Dunia 2025 maka pihaknya akan menggenjot laju investasi agar semakin banyak masuk ke kota ini. Karena itu, mulai 2011 mendatang pemkot lebih fokus untuk memberi kemudahan investor masuk membangun proyek besar yang mendukung perkembangan kota.

"Tentunya saya akan terus melakukan lobi ke pusat maupun ke luar negeri, supaya ada investor yang tertarik masuk ke Makassar. Makanya, sudah disiapkan kawasan bisnis global terpadu agar memudahkan investor yang akan masuk ke kota ini," kata Ilham. (ram)

Marsya
November 6th, 2009, 03:34 AM
^^

Masterplan pengembangan kawasan Mariso
http://img114.imageshack.us/img114/8371/cmariso100px0.jpg
http://img152.imageshack.us/img152/1416/cmariso300wf5.jpg
http://img152.imageshack.us/img152/791/mariso200se0.jpg

gussinyo
November 6th, 2009, 07:29 AM
^^

Masterplan pengembangan kawasan Mariso
http://img114.imageshack.us/img114/8371/cmariso100px0.jpg
http://img152.imageshack.us/img152/1416/cmariso300wf5.jpg
http://img152.imageshack.us/img152/791/mariso200se0.jpg

ini di dalam area CPI nggak?

Marsya
November 6th, 2009, 08:47 AM
^^
letaknya di sekitar area rumah susun (sebelah kiri Jl. Metro Tj. Bunga). Kalo CPI letaknya di tanah tumbuh (delta) depan Losari.

treeeeeee
November 6th, 2009, 11:28 AM
ini direov pa?

erushmooz
November 6th, 2009, 11:39 PM
Middle Ring Road Hanya Tujuh Kilometer

MAKASSAR - Harian Fajar - Setelah sempat mandek sejak digulirkan 2006 lalu, jalan lingkar tengah atau middle ring road kembali mencuat tahun ini. Hanya saja, ada perubahan di mana akan dibangun dua buah jembatan mulai 2010 mendatang.

Selain itu, jika sebelumnya sepanjang jalan 12,92 kilometer mulai Jalan Tol Sutami ke Jalan Syekh Yusuf Gowa, maka konsep terbaru yang dibuat hanya mulai Jalan Perintis Kemerdekaan depan STIMIK Dipanegara melewati Jalan Leimena, hingga Jalan Borong Raya. Totalnya hanya tujuh kilometer.

Walikota Makassar, Ilham Arif SirMAKASSAR -- Setelah sempat mandek sejak digulirkan 2006 lalu, jalan lingkar tengah atau middle ring road kembali mencuat tahun ini. Hanya saja, ada perubahan di mana akan dibangun dua buah jembatan mulai 2010 mendatang.ajuddin, menjelaskan, untuk proyek ini pihaknya masih melobi pemerintah pusat agar mengucurkan anggaran yang memadai. "Kami juga akan menyiapkan anggaran pendamping yang masuk dalam APBD 2010," terang Ilham, Kamis, 5 November.

Menurut Ilham, untuk pembebasan lahan dari Jalan Perintis Kemerdekaan sampai Jalan Leimena sudah 90 persen. Dari Jalan Leimena ke Jalan Borong Raya 60 persen.

Lebar jalan lingkar tengah direncanakan 42 meter dengan dua jalur. Kemudian akan dibagi delapan lajur, masing-masing jalur empat lajur. Sepanjang tujuh kilometer terdapat tiga jembatan. Masing-masing Jembatan Tallo, Jembatan Inspeksi PAM, dan Jembatan Kanal. (ram)

erushmooz
November 6th, 2009, 11:40 PM
Dari Anjungan ke Plaza Losari

http://www.fajar.co.id/photohead/1257507028ft-jus-revitalisasi%20losari-okkkk.JPG

MAKASSAR - Harian Fajar - Proyek pembangunan Anjungan Bugis-Makassar untuk tahun 2010 mendatang ditambah sebesar Rp 3 miliar melalui APBD Kota Makassar. Penambahan anggaran diperuntukkan untuk pembuatan lanskap.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk penimbunan Anjungan Toraja-Mandar. Kepala Bidang Bangunan Air Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Baharuddin, mengatakan, saat ini penimbunan untuk Anjungan Bugis-Makassar sudah hampir rampung.

"Tahun depan direncanakan masuk pada lanskap dan pembangunan aksesori yang sama dengan Anjungan Pantai Losari. Sedangkan Anjungan Toraja-Mandar masih sebatas penimbunan dan sudah dianggarkan dalam APBD 2010," terang Baharuddin.

Menurut Baharuddin, dari pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran untuk pembangunan pole concrete atau tiang beton di Anjungan Bugis-Makassar sebesar Rp 30 miliar. "Yang jelas proyek anjungan ini sudah hampir 100 persen untuk penimbunannya," kata dia.

Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, menargetkan megaproyek revitalisasi Pantai Losari rampung tahun depan. Karena itu, Ilham akan menggenjot Dinas Pekerjaan Umum merampungkan penimbunan Anjungan Bugis-Makassar dan Anjungan Toraja-Mandar.

"Skala prioritas tahun ini adalah timbunan di pelataran. Kemudian masuk pada lanskap termasuk pembangunan Plaza Losari. Makanya, kami berharap banyak pada bantuan biaya dari Departemen Pekerjaan Umum," harap Ilham.

Departemen PU melalui Sekjen Agus Wijanarko, kata Ilham, sudah menjanjikan memberi bantuan biaya penyelesaian revitalisasi Pantai Losari dalam APBN perubahan 2009. Total anggaran yang dibutuhkan menyelesaikan megaproyek ini mencapai Rp 50 miliar. (ram)

panic everyday
November 7th, 2009, 06:42 AM
Makassar iam coming!!!!

caesarleo
November 7th, 2009, 07:07 AM
SBY Dijadwalkan Resmikan Fly Over

MAKASSAR TERKINI– Fly over yang saat ini sedang dalam finishing, dijadwalkan akan diresmikan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Informasi yang berkembang di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, jalan layang yang berada di Jalan Urip Sumoharjo tersebut mendapat respons dari keprotokoleran Presiden. Kepala Satuan Non Vertikal (SNVT) Pembangunan Jalan dan Metropolitan Makassar Oktavianus yang dikonfirmasi, mengakui adanya rencana tersebut. ”Saya dengar, memang Presiden yang akan meresmikan.Tapi, itu masih belum final karena kami belum mendapat pemberitahuan resmi,”paparnya kemarin.

Dia memaparkan,proses peresmian itu dilakukan Pemprov Sulsel dengan mengusulkan ke pemerintah pusat sehingga pihaknya belum mengetahui jadwal peresmian jalan tersebut. Dengan demikian, pengoperasian fly over masih belum ditentukan. ”Saya belum dapat pastikan apakah akan diresmikan pada Desember atau Januari 2010 mendatang,” ujar pria yang akrab disapa Ute ini. Pada 30 Oktober lalu, pihak rekanan sudah menyerahkan jalan fly over ke pihak panitia.Penyerahan itu berkaitan dengan perampungan pekerjaan fisik dan berakhirnya masa pengerjaan. Sejauh ini,pihak rekanan sisa menye-lesaikan pembuatan aksesori seperti taman.

Diketahui, proyek tersebut dimulai sejak 2007 lalu.Pada awal pekerjaan 2006 lalu, anggarannya mencapai Rp55 miliar. Selanjutnya, alokasi anggaran 2007 menghabiskan dana Rp20 miliar dan sisa anggaran dari total anggaran merupakan anggaran pembangunan fly overpada 2008 sebesar Rp26 miliar.Pada pembangunan 2007 lalu, ada pengembalian anggaran Rp9 miliar dari total anggaran yang dialokasikan Rp20 miliar. Pada tahun ini, fly over kembali mendapat anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp18 miliar.

Total pembiayaan pembangunan fly over ini merupakan dana sharing melalui APBN,APBD pemprov,dan Pemkot Makassar. Dengan demikian,proyek jalan yang menghabiskan waktu tiga tahun untuk jalan yang berada di Jalan Urip Sumoharjo itu ditaksir Rp100 miliar, termasuk biaya eskalasi karena proyek ini bersifat multiyears dan perubahan desain jalan. Mengenai rekayasa lalu lintas sementara, pete-pete yang dapat mengakses jalan tersebut, yakni dari arah Mandai menuju ke sentral. Begitu pun arah sebaliknya. Petepete dari arah sentral dapat menggunakan jalan dua arah tersebut.

”Semua kendaraan dapat mengakses jalan tersebut. Sebab, jalan itu memang peruntukannya menghindari kemacetan di lokasi tersebut,”paparnya. Dia menyatakan, pihaknya akan menyelesaikan rekayasa lalu lintas dengan melibatkan seluruh pihak, seperti Dinas Perhubungan Makassar dan Satuan Lalu Lintas. Menurutnya, proyek jalan fly overyang dikerjakan saat ini masih dalam tahap pertama. Untuk itu, rekayasa lalu lintas dalam pengoperasian jalan tersebut masih bersifat sementara. ”Tahap kedua akan dibangun berupa bundaran berbentuk semanggi. Pengerjaannya akan dilakukan pada 2010 karena lahannya sudah dibebaskan,”jelasnya.

Pembangunan lanjutan fly over diprediksikan akan berlanjut pada tahun depan. Pekerjaan yang dimaksud, yakni pembuatan kuping dengan kebutuhan dana maksimal sekitar Rp20 miliar. ”Pembebasan lahannya sudah dilakukan dan tinggal membuat konstruksi bangunannya yang dilakukan pada tahun depan,”paparnya. Pembuatan kuping tersebut merupakan proyek satu paket dengan pembangunan fly over.

Peruntukan jalan berbentuk kuping tersebut untuk menghindari tumpukan kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo.” Jika bangunan itu sudah ada, kendaraan dari arah jalan Bawakaraeng yang hendak menuju Jalan AP Pettarani, dengan cara memutar,”tandasnya.

Andhy2
November 7th, 2009, 03:26 PM
baru tau klo ada gedung baru nya telkomsel, lokasinya di KM 16 atau 17, bulurokeng, sudiang.

http://static.panoramio.com/photos/original/28627680.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28627695.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28627713.jpg

Ocean One
November 7th, 2009, 03:27 PM
Berarti menara Telkomsel makassar kalah dong dengan Menara telkomsel batam, sedihnya.... http://smiley.soloaja.com/index_files/a1.gif (http://soloaja.com/)

Ocean One
November 7th, 2009, 03:30 PM
SABTU, 07 NOVEMBER 2009
Hari Ini,MVY 2011 Diluncurkan

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin akan meluncurkan program Makassar Visit Year (MVY) 2011 di Anjungan Pantai Losari, malam ini.

Launching tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT ke- 402 Makassar yang jatuh pada Senin (9/11). Launching ini akan dihibur artis Ibu Kota, yakni ST 12 dan Hijau Daun. ”Launching ini merupakan peresmian ajang sejumlah rangkaian kegiatan Visit Makassar untuk memperkenalkan potensi Makassar di mata nasional hingga internasional,” papar Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar Pagar Alam kemarin.

Sesuai jadwal, kegiatan menuju MVY 2011 dimulai pada 2010 mendatang. Salah satu kegiatan yang berskala internasional yang dibuat, yakni beach sport yang terdiri atas 12 cabang olahraga berupa voli pantai, sepak bola pantai, selancar, dan jet ski. Selain itu, Pemkot Makassar akan membuat event yang lebih besar dari program Sail Bunaken yang digelar pada Agustus lalu. Kegiatan ini akan dirancang selama dua tahun dan dikomunikasikan dengan pemerintah pusat.

”Secara fasilitas dan sarana penunjang lainnya, Makassar sangat layak seiring penunjukan Makassar sebagai kota destinasi meeting, incentive, convention, exhibiton. Apalagi,ketersediaan kamar sangat baik, angkutan, dan bandara cukup baik,” papar Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin beberapa waktu lalu. Mengenai besaran anggaran promosi, pihaknya sudah menyiapkan hal tersebut dengan memotong 3% dari total penerimaan pajak hotel dan restoran yang sudah dituangkan dalam peraturan wali kota.

Sementara itu, menjelang perayaan HUT ke-402 Makassar, Pemkot Makassar memberikan penganugerahan Satyalencana dan Karya Satya kepada 402 PNS dan pemberian penghargaan kepada warga masyarakat, karyawan, pengusaha, tokoh masyarakat, pensiunan, dan pegawai teladan terbaik di kantor Balai Kota, kemarin. Untuk pemberian Satyalencana 10 tahun diberikan kepada 103 orang, Satyalencana 20 tahun kepada 277 orang,dan pensiun sebanyak 200 orang.

Mengenai golongan IV yang mendapatkan Satyalencana sebanyak 143 orang, golongan III sebanyak 45, golongan II sebanyak 12 orang, sedangkan PNS teladan 15 orang dan tenaga kontrak teladan 15 orang. Ilham Arief Sirajuddin mengatakan, makna yang paling mendalam dari pelaksanaan pemberian piagam penghargaan adalah manifestasi perwujudan rasa terima kasih pemkot kepada warga kota yang telah menyumbangkan sebuah prestasi jasa di bidangnya masingmasing yang diharapkan dapat menjadi teladan bagi kemajuan Makassar.

”Keberlangsungan dan kejayaan suatu kota hanya dimungkinkan apabila terdapat suatu komitmen keberpihakan setiap tatanan kemasyarakatan dalam melakukan pelibatan terhadap berbagai aspek pembangunan yang disertai pula dengan sikap, pola pikir, dan semangat kerja yang lebih berorientasi kepada kreativitas dan produktivitas yang tinggi,”paparnya. (SI-mulyadi abdillah)

Andhy2
November 7th, 2009, 03:34 PM
entah apa karena memang gk ada koordinasi dengan PLN, tiang listrik di sepanjang urip sumoharjo (depan Bosowa Berlian motor dan depan SPN Batua) belum dipindahkan sementara pengecoran pelebaran jalan tetap dilakukan.

http://static.panoramio.com/photos/original/28627728.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28627768.jpg

Menara Baruga 45 [04/11/2009]

http://static.panoramio.com/photos/original/28627745.jpg

kang rey
November 8th, 2009, 07:21 AM
bagaimana perkembangan marbella?

Marsya
November 8th, 2009, 08:11 AM
Minggu, 08-11-09 | 01:17 | 59 View
Fly Over Bermandikan Cahaya

http://www.fajar.co.id/photohead/1257614285F-twk-FLYOVER%20malam%20hari-1.jpg
Foto Tawakkal/Fajar
MAKASSAR -- Suasana kota metropolitan semakin semarak di persimpangan Jalan Urip Sumoharjo dan AP Pettarani. Kendati belum dioperasikan, jalan layang itu sudah terang benderang dengan sinar cahaya lampu di ruas jalan sepanjang 800 meter itu.

Fly over yang belum dilalui kendaraan sudah bermandikan cahaya lampu berwarna kuning sejak Jumat, 6 November. Hanya saja, ruas jalan dengan dua jalur itu masih lengang.

Kepala Satker SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Makassar, Oktovianus, mengatakan, rekanan telah melakukan penyerahan tahap pertama 30 Oktober lalu. Pengawasan hasil pekerjaan masih akan dilakukan sebelum penyerahan tahap kedua. Peresmian fly over direncanakan akan dilakukan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. (rif)

Ocean One
November 8th, 2009, 10:20 AM
Tarif IMB Naik 100 Persen

MAKASSAR, Fajar online - Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemkot Makassar, menjelang akhir tahun ini menaikkan tarif izin mendirikan bangunan (IMB) khusus bangunan perdagangan dan jasa sebesar 50-100 persen. Kenaikan tarif ini berlaku untuk pembangunan baru.

Hanya saja, kenaikan tarif ini dikeluhkan masyarakat lantaran tidak disosialisasikan lebih dulu dan langsung diterapkan. Menurut informasi, tarif baru IMB ini mestinya diberlakukan mulai 1 Januari 2010 mendatang.

Untuk di kawasan Jalan Sungai Saddang misalnya, tarif pelataran pembangunan ruko sebesar Rp 1,4 juta, dan retribusi Rp 12,8 juta per satu unit rumah toko (ruko). Begitupun dengan pembangunan gudang, dan pusat pertokoan lainnya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemkot Makassar, Andi Oddang Wawo, menegaskan, tidak ada kenaikan IMB ruko karena memang aturannya sudah lama. Oddang menyebut, penetapan kenaikan tarif ini mengacu pada Peraturan Walikota Nomor 12 Tahun 2008, dan Perda Nomor 15 Tahun 2004 Tentang Tata Bangunan.

"Sebenarnya aturannya sudah lama, hanya saja kami belum terapkan karena kendala teknis. Nah, sosialisasi sendiri sudah lama kami lakukan dan baru menerapkannya kini. Jadi, tidak ada kaitannya dengan upaya mengejar target pendapatan asli daerah," bantah Oddang, Kamis, 5 November.

Lagipula, kata Oddang, berbeda tarif pembangunan ruko yang dikenakan dalam wilayah kota dan pinggiran kota. Tarif pembangunan di kawasan Panakkukang berbeda dengan di Antang. "Jadi, ada subsidi silang. Tentunya penetapan melihat klasifikasi lokasi, jalan, dan fungsi bangunan. Sehingga tidak sama tarif yang dipungut untuk lokasi klasifikasi A dan B," terang Oddang.

bkz010019
November 8th, 2009, 11:05 AM
Karebosi (per tanggal 08 November 2009)

http://img200.imageshack.us/img200/2217/photo0269p.jpg (http://img200.imageshack.us/i/photo0269p.jpg/)

Sisi pojok lapangan karebosi yang berada di depan MTC sudah terlihat jelas bentuk "simbol layar"nya
http://img42.imageshack.us/img42/1135/photo0279p.jpg (http://img42.imageshack.us/i/photo0279p.jpg/)

Pohon besar ini mungkin merupakan salah satu saksi perubahan lapangan karebosi...
http://img42.imageshack.us/img42/7379/photo0272y.jpg (http://img42.imageshack.us/i/photo0272y.jpg/)

Andhy2
November 8th, 2009, 01:50 PM
Karebosi (per tanggal 08 November 2009)

http://img200.imageshack.us/img200/2217/photo0269p.jpg (http://img200.imageshack.us/i/photo0269p.jpg/)

Sisi pojok lapangan karebosi yang berada di depan MTC sudah terlihat jelas bentuk "simbol layar"nya
http://img42.imageshack.us/img42/1135/photo0279p.jpg (http://img42.imageshack.us/i/photo0279p.jpg/)

Pohon besar ini mungkin merupakan salah satu saksi perubahan lapangan karebosi...
http://img42.imageshack.us/img42/7379/photo0272y.jpg (http://img42.imageshack.us/i/photo0272y.jpg/)

tadi pagi ikut "MELANGKAH BERSAMA ANLENE" yah?
kayaknya foto ini diambil waktu peserta udah bubar :D

erushmooz
November 9th, 2009, 12:09 AM
Jumat, 06-11-09 | 20:27 | 4 View
Membedah Desain Tata Balangtonjong (1)
Cempaka Tonjolkan Eko Garden

http://www.fajar.co.id/photohead/1257424077grafis.jpg
Laporan : Ramah Praeska

DESAIN penataan Danau Balangtonjong yang ditampilkan Tim Cempaka lebih menonjolkan konsep ekonomi perkebunan atau eko garden. Konsep ini menggabungkan tiga fungsi danau yakni kawasan rekreasi, observasi (penelitian), dan konservasi.

Karena itu, sebagaimana tertuang dalam desain, danau Balangtonjong akan dikelilingi taman hijau dengan berbagai jenis tanaman. Kemudian biota danau yang mengandung aneka ragam ikan dipelihara dengan baik untuk keperluan penelitian. Supaya kelestarian biota danau tetap terjaga, dibuat konsep water treatment atau pengolahan air limbah rumah tangga.

Desainer Sayembara Danau Balangtonjong dari Tim Cempaka, Eky Setiawan, menjelaskan, untuk menunjang tiga fungsi tersebut maka di dalam kawasan danau dilengkapi berbagai fasilitas.
"Konsep yang kami buat ada visitor center, botani centre, taman, jogging track, tempat rekreasi, dan area memancing," terang Eky, Kamis, 5 November.

Untuk mendukung fungsi area wisata, maka di dalamnya dibuatkan lokasi outbond, food court, dan wisata air. Lalu fungsi observasi dibuatkan khusus tempat meneliti atau riset center bagi para peneliti yang tertarik dengan biota danau.

"Kami juga merancang area dalam kawasan ini yang bebas dari bangunan bertingkat. Rumah warga yang ada di sekitar danau paling tinggi hanya dua tingkat tidak boleh lebih, supaya tidak menghalangi view danau," terangnya.

Ditambahkan Eky, inti desain yang dibuatnya menggabungkan tiga fungsi utama yakni rekreasi, penelitian, dan konservasi dalam satu kawasan danau. Sehingga pengunjung tidak perlu ke luar area danau sudah dapat menikmati semuanya. (*)

http://img697.imageshack.us/img697/7682/danau1.jpg

http://img145.imageshack.us/img145/7726/danau2.jpg

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 02:01 AM
^^ desainya keren2:cheers,

entah apa karena memang gk ada koordinasi dengan PLN, tiang listrik di sepanjang urip sumoharjo (depan Bosowa Berlian motor dan depan SPN Batua) belum dipindahkan sementara pengecoran pelebaran jalan tetap dilakukan.

http://static.panoramio.com/photos/original/28627728.jpg

[daerah jl. Urip rawan kemacetan khususnya sekitar SPN Batua, saya sering kena macet disini:bash: paraaaaahnya lagi kontruksi pelebaran jalan terkesan sangat lambat. :ohno:

erushmooz
November 9th, 2009, 02:03 AM
bagaimana perkembangan marbella?

Kaya'nya di cancel semua pembangunannya..Check this out for more details (http://www.emporis.com/en/wm/cx/?id=117180)

bkz010019
November 9th, 2009, 12:56 PM
tadi pagi ikut "MELANGKAH BERSAMA ANLENE" yah?
kayaknya foto ini diambil waktu peserta udah bubar :D

Kemarin tuh ga ikutan Andhy2....:)
Cuman kebetulan aja lewat sekitar jam 10-an pagi di sekitar karebosi.

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 03:21 PM
SELAMAT HARI ULANG TAHUN KOTA MAKASSAR YANG KE 402
09-November-2009
Semoga tetap Jaya:cheers::cheers:

Desain Kenari menjadi pemenang sayembara rehabilitasi danau balang tonjong
http://img145.imageshack.us/img145/7726/danau2.jpg

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 03:48 PM
Bosowa Management Institute
by global rancang selaras
http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/bosowa_mnj_inst_01_03.jpg

Update
http://i33.tinypic.com/2mhdauo.jpg

erushmooz
November 9th, 2009, 03:52 PM
Update
http://i33.tinypic.com/2mhdauo.jpg

Letaknya di Jalan apa yaa??

erushmooz
November 9th, 2009, 03:53 PM
^^ saya juga sudah menduga Tim Kenari yang bakal menang melihat dari Rendering2 yang ada... paling mantap punya Tim Kenari. :cheers:

Selamat Ulang Tahun Kota Makassar yang ke 402 Semoga Sukses Menjadi KOTA DUNIA MASA DEPAN

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 03:54 PM
from MAKASSARTERKINI.COM

RS Gratis Beroperasi Bulan Ini
SENIN,02 Nov 2009

MAKASSAR (SI) – Rumah Sakit Sayang Rakyat dipastikan sudah bisa dioperasikan November ini. Untuk tahap awal, rumah sakit yang diproyeksikan berkapasitas 1.000 tempat tidur tersebut, akan mengoperasionalkan 119 tempat tidur pada saat soft launching.

Saat ini, proses renovasi bangunan yang mengambil gedung eks Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Biringkanaya tersebut sudah mencapai 96%.Pengerjaan proyek rumah sakit gratis tersebut menyisakan penataan taman dan akses jalan.Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meninjau RS Sayang Rakyat tersebut,kemarin.

Gubernur didampingi Ketua DPRD Sulsel dan sejumlah pimpinan SKPD. Dalam kesempatan tersebut,Gubernur meminta agar dalam pengisian tenaga kesehatan untuk rumah sakit tersebut,Dinas Kesehatan merekrut tenaga profesional baik untuk tenaga dokter maupun perawat.

Pasalnya, rumah sakit tersebut ditargetkan menjadi percontohan program kesehatan gratis di Indonesia. “Untuk membangun dan mengembangkan rumah sakit ini, perlu dijalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan besar yang ada di Sulsel dan melibatkannya dalam program kesehatan gratis,” jelas Syahrul Yasin Limpo, kemarin.

Selain itu, Gubernur meminta seluruh dana kesehatan yang ada di Sulsel seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Asuransi Kesehatan (Askes) diarahkan untuk membiayai pasien rumah sakit tersebut yang dijamin. “Ini kan rumah sakit rujukan terakhir sebelum masuk ke RS Wahidin. Jadi jika ada pasien, langsung saja ke RS Sayang, dijamin pasti gratis,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rachmat Latief mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan waktu soft launching RS Sayang Rakyat. Berdasarkan progress pengerjaan proyek, dipastikan rumah sakit tersebut bisa dioperasionalkan bulan ini. “Untuk soft launching nanti, ditargetkan 119 tempat tidur bisa dioperasionalkan.

Tapi untuk sumbangan sejumlah perusahaan belum includedi dalamnya,”jelasya kepada Seputar Indonesia (SI), kemarin. Rachmat Latief mengatakan, minimnya jumlah tempat tidur yang disiapkan dikarenakan jumlah ruangannya yang tidak mencukupi. Oleh karena itu, 2010 mendatang diproyeksikan pembangunan gedung baru untuk mencukupi kapasitas 1.000 tempat tidur. (abriandi)

renderingnya...:cheers:

http://i34.tinypic.com/eg7i8i.jpg

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 03:56 PM
^^ saya juga sudah menduga Tim Kenari yang bakal menang melihat dari Rendering2 yang ada... paling mantap punya Tim Kenari. :cheers:

Selamat Ulang Tahun Kota Makassar yang ke 406 Semoga Sukses Menjadi KOTA DUNIA MASA DEPAN

^^ Kenari mungkin menang karena tetap mempertahankan filosofi arsitektur lokal, sok tau yak:nuts:

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 04:00 PM
11 Desember, SBY Akan Resmikan Flyover
Senin, 9 November 2009 | 10:18 WITA

Makassar, Tribun - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan meresmikan mega proyek jembatan layang (flyover) Urip Sumoharjo.

Informasi yang dihimpun Tribun, Minggu (8/11), menyebutkan orang nomor satu di negeri ini akan meresmikan proyek senilai Rp 32 miliar tersebut bertepatan dengan kedatangannya di Kota Makassar untuk menghadiri upacara Hari Bahari Nusantara, 11 Desember nanti.
Meski belum memastikan jadwal peresmian tersebut, namun Kepala Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu Departemen Pekerjaan Umum (PU) RI Oktavianus F yang dikonfirmasi, akhir pekan lalu, mengaku sudah mendengarkan kabar tersebut.
"Iya-iya. Saya dengar itu. Ada jadwal seperti itu tetapi kita baru dengar-dengar aja. Tapi belum ada yang resmilah. Kalau dari PU memang direncanakan beliau datang untuk itu," kata Oktavianus di Makassar, kemarin.
Menurutnya, untuk jadwal resmi, pihaknya belum mendapat agenda resmi. Namun, pihaknya masih terus berkoordinasikan dengan pejabat otoritatif departemen PU pusat di Jakarta.
Penyerahan administrasi proyek tersebut sudah rampung sejak pekan lalu. Namun, berdasarkan pemantauan panitia, rekanan proyek kembali melakukan sejumlah perbaikan dan pembenahan dibeberapa bagian fly over. Seperti pembenahan trotoar maupun saluran air.
"Kalau ada masukan untuk pembenahan silahkan sampaikan ke kami sebelum dilakukan penyerahan," jelas pria yang akrab disapa Ute ini.
Dengan beroperasinya jembatan layang pertama di kawasan timur Indonesia tersebut diharapkan bisa meminimalisir kemacetan di perempatan Jl Urip dan Jl AP Pettarani tersebut.(axa)

erushmooz
November 9th, 2009, 04:03 PM
Kenari, Desain Terbaik Balantonjong

Senin, 09-11-09
MAKASSAR -Harian Fajar- Tim Kenari akhirnya tampil sebagai desain terbaik penataan Danau Balangtonjong. Pada tingkat penjurian terakhir, Kenari mampu menyisihkan tiga finalis lainnya. Penentuan kemenangan Tim Kenari setelah dilakukan penjurian tahap ketiga berupa presentasi di rumah jabatan Walikota Makassar, Jumat malam, 6 November.

Tim Kenari meraih 3,620 poin, disusul Tim Rasamala 3,340 poin, Tim Cempaka 3,310, dan Tim Eboni 3,180 poin. Sebelas anggota tim penilai yang diketuai Profesor Ananto Yudono menyepakati Kenari menjadi desain terbaik. Konsep yang ditawarkan tim ini adalah blue and green atau air yang biru dan pepohonan hijau yang berada di area danau.

Sebagai juara pertama, Tim Kenari berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp 15 juta plus sertifikat. Sementara Tim Rasamala berhak mendapatkan Rp 10 juta plus sertifikat, serta masing-masing Rp 6 juta dan Rp 4 juta plus sertifikat untuk Tim Cempaka dan Eboni.

"Sebelum ditetapkan pemenang, lebih dulu keempat peserta presentasi dalam bentuk compact disk di hadapan tim penilai," jelas panitia pelaksana sayembara, Muhammad Masri Tiro, Minggu, 8 November.
Desain milik Kenari, lanjut Masri Tiro, akan dijadikan acuan dalam penataan Danau Balangtonjong nantinya. Untuk penataan Pemkot Makassar akan menyerahkan ke pihak ketiga atau investor yang tertarik mengelola danau ini. (ram)

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 04:07 PM
Update
http://i33.tinypic.com/2mhdauo.jpg

Letaknya di Jalan apa yaa??
^^ jalan Lanto Dg. Pasewang dekat Hotel Sahid

Sony Sjklw
November 9th, 2009, 04:31 PM
Investasi Diusulkan Dapat Insentif

Makassar, Kadin mengusulkan adanya insentif bagi setiap investasi baik yang berupa penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Pemberian insentif tersebut harus dituangkan dalam peraturan daerah (perda). “Insentif yang dapat diberikan mulai insentif perpajakan di awal investasi, serta kemudahan administrasi dan biaya administrasi,” kata Ketua Kadin Surabaya Jamhadi kepada Seputar Indonesia (SI) di Makassar, kemarin.

Dia menekankan, perda tentang insentif penanaman modal tersebut harusnya ada di semua daerah di Indonesia. Menurutnya, dengan perda tersebut dimaksudkan membuka peluang masuknya investasi di setiap daerah menjadi semakin besar. Insentif dibutuhkan karena pascakrisis ekonomi, peran pemda sangat penting dalam mendorong perbaikan kinerja dunia usaha.

“Untuk mendorong pengembangan sektor usaha khususnya di sektor usaha berbasis UMKM, Kadin Surabaya dan Kadin Makassar menjalin kerja sama merancang sebuah event pameran yang menampilkan semua produk yang memiliki potensi pasar,”jelasnya. Kerja sama tersebut merupakan bagian peningkatan kerja sama antara dua daerah tersebut.
Kerja sama antara Kadin Surabaya dan Kadin Makassar ini akan meningkat ke arah pembukaan peluang pasar dan fasilitasi masuknya pelaku usaha di dua daerah tersebut untuk berinvestasi. Dengan jumlah penduduk sekitar 4,5 juta pada siang hari, Jamhadi mengatakan, Surabaya menjadi daerah yang potensial sebagai sasaran komoditas hasil produksi dari Makassar maupun Sulsel.

“Posisi Surabaya sebagai pintu gerbang ekspor komoditas dari Indonesia Timur,termasuk Sulsel,Kadin Surabaya akan memberikan kemudahan bagi pengusaha Sulsel yang melakukan ekspor,”ungkapnya. Posisi Surabaya yang memegang peran penting dalam pelaksanaan ekspor, ditunjang upaya pemerintah melakukan perluasan pelabuhan.

KetuaKadinMakassar Amrullah mengatakan,dengan adanya kerja sama ini akan membuka peluang kerja sama di masing-masing pelaku usaha. Terkait insentif bagi penanaman modal, tahap awal Kadin telah bekerja sama dengan Pemkot Makassar dalam hal penerbitan surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan surat izin tempat usaha (SITU).

“Yang lebih utama dari kerja sama Kadin Makassar dan Surabaya adalah membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produkproduk yang dihasilkan UMKM di daerah ini,”tandasnya. Terkait masalah penerbitan SIUP dan SITU oleh pemkot,calon harus terdaftar sebagai anggota Kadin.Syarat tersebut untuk mempermudah kontrol terhadap kinerja dunia usaha dan menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. (yakin achmad)

http://makassarkota.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2644&Itemid=135

kubel
November 10th, 2009, 03:29 AM
http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/bosowa_mnj_inst_01_03.jpg

Update
http://i33.tinypic.com/2mhdauo.jpg[/QUOTE]

belakan rumah saya nehh... dekat jalan domba :P:banana::lol:

erushmooz
November 11th, 2009, 07:32 AM
Balangtonjong Butuh Rp 120 M

Walikota Jamin Tidak Bermasalah

MAKASSAR - Harian Fajar - Penataan Danau Balangtonjong di Kecamatan Manggala, diperkirakan membutuhkan dana besar. Jika mengacu pada desain yang dibuat Tim Kenari, maka dana yang dibutuhkan sebesar Rp 120 miliar. Besarnya dana yang dibutuhkan menata danau yang juga daerah resapan air itu diungkapkan Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin.

Karena itu, Ilham menyatakan penataan danau akan diserahkan ke investor atau pihak ketiga. "Kalau mengandalkan uang daerah saya kira tidak mungkin. Karena keterbatasan keuangan daerah. Meminta bantuan pusat dan provinsi saya rasa berat juga, jadi solusinya menyerahkan ke investor," ujar Ilham, Selasa, 10 November.

Hanya menjadi kendala untuk mengajak investor menata Danau Balangtonjong, lanjut Ilham, lantaran kecilnya ruang komersial yang disiapkan di danau tersebut. Meski begitu, Ilham menyatakan tak putus asa untuk terus mencari investor nasional maupun dari luar negeri.

Disinggung kekhawatiran masyarakat nasib Balangtonjong akan seperti Lapangan Karebosi setelah ditata nantinya, Ilham menegaskan tidak akan bermasalah. Alasannya, penataan danau sudah disayembarakan dan melibatkan masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan.

"Kalaupun nantinya karakter penataan sama dengan Karebosi karena dilakukan investor, tapi saya jamin tidak bermasalah. Kan publik sudah ikut terlibat memberi masukan lewat sayembara desain," kata Ilham memberi jaminan. (ram)

Ocean One
November 11th, 2009, 05:27 PM
Barusan Flashback ke thread Makassar Project dan lihat Project Marbella Apartment Lagoon yang tower pertamanya dah dimulai pembangunanya sejak tahun 2006, ada yang tau gak perkembangannya sekarang?? Proyek itu jadi di teruskan gak ya? terakhir dengar masih ada masalah dengan pembebasan lahannya.

Trus proyek Kalla grup di bekas terminal lama Panaikang yang katanya mo di buat sebagai kawasan Bisnis Center!! ada yang tau gak berita terbarunya???? Thx b4... ^^

Andhy2
November 12th, 2009, 07:04 AM
Barusan Flashback ke thread Makassar Project dan lihat Project Marbella Apartment Lagoon yang tower pertamanya dah dimulai pembangunanya sejak tahun 2006, ada yang tau gak perkembangannya sekarang?? Proyek itu jadi di teruskan gak ya? terakhir dengar masih ada masalah dengan pembebasan lahannya.

Trus proyek Kalla grup di bekas terminal lama Panaikang yang katanya mo di buat sebagai kawasan Bisnis Center!! ada yang tau gak berita terbarunya???? Thx b4... ^^

Project Marbella Lagoon kayaknya dah dibatalkan, sekarang di sana berdiri perumahan Makassar Metropolitan Residence punya Idris Manggabarani...

Ocean One
November 12th, 2009, 07:18 PM
Project Marbella Lagoon kayaknya dah dibatalkan, sekarang di sana berdiri perumahan Makassar Metropolitan Residence punya Idris Manggabarani...

Oh begitu. Sayang juga ya, padahal apartementnya ada 7 tower lagi dengan berbagai fasilitas penunjang yang cukup lengkap. Tragis... http://smiley.soloaja.com/head_files/sm13.gif (http://soloaja.com/)

Ocean One
November 12th, 2009, 07:20 PM
Empat Calon Dubes Bakal ke Sul-sel
KAMIS, 12 NOVEMBER 2009

MAKASSAR, KOMPAS.com - Empat calon duta besar (dubes) Republik Indonesia dan seorang konsulat jenderal (konjen) yang akan ditugaskan ke sejumlah negara akan mengunjungi Sulawesi Selatan, 18-19 November.

Kasubag Kajian Perundang-undangan Biro Administrasi dan Perwakilan Departemen Luar Negeri R Sakunto Paksi, di Makassar, Kamis, mengatakan, keempat calon dubes tersebut diagendakan mengunjungi Benteng Fort of Rotterdam, Pantai Losari. Kemudian, ke Centre Point of Indonesia (CPI), kampus Universitas Hasanuddin dan Kawasan Industri Makassar (Kima). "Selain bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, mereka juga akan mengunjungi sejumlah tempat," katanya.

Keempat calon dubes tersebut yakni, Dienne H Moehario (Duber RI untuk Kanada), R A Esti Andayani (Norwegia dan Irlandia), Aidil Chandar Salim (Kepulauan Fiji), Yosef Berty Fernandez (Peru Bolivia dan Ekuador), serta Sugiyah Sriwidatun (Konjen RI di Cape Town Afrika Selatan).

Menurutnya, tujuan kedatangan calon dubes tersebut untuk menggali informasi tentang potensi yang dimiliki Sulsel dalam bidang pariwisata, investasi, dan perdagangan.

Informasi yang dihimpun kemudian mereka akan dijadikan bahan promosi di negara-negara tempat mereka bertugas kelak. "Semua lokasi tersebut nantinya berpeluang untuk ditawarkan ke investor pada negara-negara yang menjadi tempat tugas. Jadi Deplu berharap, ada data rinci mengenai potensi Sulsel yang bisa ditawarkan ke negara-negara tersebut," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekprov Sulsel A Muallim menyatakan kesiapannya untuk menerima dan memberikan informasi kepada calon dubes mengenai potensi Sulsel.

gussinyo
November 13th, 2009, 09:22 AM
Oh begitu. Sayang juga ya, padahal apartementnya ada 7 tower lagi dengan berbagai fasilitas penunjang yang cukup lengkap. Tragis... http://smiley.soloaja.com/head_files/sm13.gif (http://soloaja.com/)

itu kalau investornya cuma modal ijin aja, modal gak punya, pinjem bank nggak dikasih... harusnya pemkot selektif ngasih ijin...:ohno:

Sony Sjklw
November 13th, 2009, 11:10 AM
http://www.pasarsegar.com/images/stories/panakkukang.jpg
http://www.pasarsegar.com/index.php?option=com_content&view=article&id=72&Itemid=72

Jumat, 13-11-09 | 19:57 |
Eks Makasa Jadi Pasar Segar
Fajar online

MAKASSAR -- Lahan eks Makasa Jalan Pengayoman, Panakkukang, tidak lama lagi berubah menjadi pasar tradisional berkonsep modern. Namanya Pasar Segar, dibangun dengan nilai investasi Rp 50 miliar. Pasar Segar dibangun di atas lahan seluas 1,2 ha dengan luas bangunan dua tingkat 13.000 m2.

Di dalam pasar disiapkan kios, ruko, dan lapak bagi para pedagang. Pasar ini mengadopsi model BSD Serpong Tangerang. General Manager Pasar Segar Makassar, James Lewa menjelaskan, pasar ini dibangun PT Sinar Galesong Pratama bekerja sama dengan investor Jakarta, BS Alen. Pembangunan dimulai Februari-Maret 2010 dan ditargetkan rampung April-Mei 2011.

"Di Pasar Segar disiapkan tempat untuk pedagang pakaian, buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, sembako, ikan, dan pedagang barang campuran lainnya. Pokoknya sama dengan apa yang ada di pasar tradisional cuma konsepnya modern," terang James, Kamis, 12 November.

Untuk satu kios atau los, kata James, dilepas senilai Rp 150 juta hingga Rp 300 juta. Sementara ruko dijual bervariasi antara Rp 800 juta hingga Rp 1,5 miliar. Khusus lapak, kata dia, tidak akan dijual namun hanya dipersewakan kepada para pedagang yang berminat berjualan di Pasar Segar.

Menurut James, Pasar Segar dijamin lebih bersih, sehat, dengan keamanan yang ketat. "Pembeli tidak akan menjumpai jalanan becek dan keamanan lebih terjamin. Intinya, tidak akan dijumpai pedagang kaki lima," kata James.

Saat berbelanja di dalam pasar nantinya, tambah James, para konsumen tidak akan kesulitan mengangkat barang belanjaannya lantaran disiapkan troli di dalam pasar. Troli ini khusus disiapkan bagi pembeli yang masuk ke Pasar Segar.

Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Anis Zakaria Kama, mengaku telah mengetahui pembangunan Pasar Segar di eks Makasa. Hanya saja, izinnya belum diajukan. "Pemkot tentu akan sangat mendukung," ujarnya. (ram)

Ocean One
November 14th, 2009, 08:56 AM
Good news Sony. Diperbanyak aja model pasar sperti ini biar lebih enak dan nyaman belanjanya. Jadi ingat dengan pasar2 yang ada di seantero singapura, nyaman banget, bersih dan tidak bau lagi. Satu lagi, pastinya sudah tidak ada kata Becek lagi... :banana::banana::banana:

bkz010019
November 14th, 2009, 09:17 AM
Dikutip dari Sindo : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/283992/

2010,Enam Megaproyek Dibangun
Saturday, 14 November 2009

MAKASSAR (SI) – Pertumbuhan pembangunan sarana dan prasarana pada 2010 terus menggeliat. Pada tahun macan itu,akan dibangun enam infrastruktur baru di Kota Makassar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), keenam rencana infrastruktur itu didominasi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Yakni pembangunan jalur middle ring road yang menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan ke Sultan Alauddin, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari di kawasan Tanjung Bunga,dan pembangunan Sekolah Pelayaran Makassar di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.”

Pemkot Makassar hanya menyiapkan dana pembebasan lahan untuk pembangunan jalur middle ring road dan IPAL, sedangkan sekolah pelayaran murni sepenuhnya dibiayai APBN,” jelas Kepala Bappeda Makassar Idris Patarai kemarin. Dia merinci, anggaran pembangunan tersebut menghabiskan dana Rp4,8 triliun.

Pembuatan jalur middle ring road yang dimulai dari Jalan Perintis Kemerdekaan dengan panjang 7 kilometer, membutuhkan anggaran sekitar Rp276 miliar, pembangunan IPAL seluas 5 hektare (ha) membutuhkan dana Rp417 miliar, dan Sekolah Pelayaran Makassar Rp2 triliun. Selain itu,pihaknya juga sudah merancang pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Panakkukang dengan Manggala yang berlokasi di Toddopuli, tepatnya di kawasan Waduk Tunggu Bitoa.

Panjang jalur alternatif itu,yakni 5 kilometer,dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp2 miliar. Menurutnya, pembuatan jalur alternatif pada 2010 sudah sangat mendesak untuk meminimalisasi kemacetan lalu lintas dari arah timur Kota Makassar. Penataan Balang Tonjong juga dimasukkan dalam megaproyek pada 2010 mendatang.

Sejauh ini,Pemkot Makassar sudah melakukan sejumlah tahapan untuk menata danau yang berada di Kelurahan Antang, dengan membuat sayembara desain Balang Tonjong. Luas penataan kawasan itu,yaitu 27 ha dengan kebutuhan dana sekitar Rp120 miliar. Mengenai penanaman investasi, hanya dilakukan Trans Studio dengan melanjutkan sejumlah bangunan baru berupa mal,hotel,dan marina.

Nilai investasi bangunan yang berlokasi di kawasan Tanjung Bunga itu ditaksir sekitar Rp2 triliun. Dengan enam infrastruktur tersebut, total perputaran uang dan nilai investasi terhitung mulai 2010 hingga perampungan proyek tersebut sekitar Rp4,8 triliun. ”Semua rencana pembangunan ini diproyeksikan dimulai pada 2010 yang dianggarkan setiap tahun hingga tahap penyelesaian sesuai batas waktu yang ditetapkan,” papar mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini.

Dia menambahkan, pembangunan tersebut mengacu pada visi-misi Kota Makassar, yakni menuju kota dunia dengan berlandaskan kearifan lokal. Sebelumnya,Kepala Subbagian (Kasubag) Pertanahan Bagian Pemerintahan Makassar Ahmad Rivai menyatakan bahwa proses pembebasan lahan untuk pembangunan megaproyek pada tahun macan tersebut dipastikan hampir rampung.

”Sekolah pelayaran sudah dalam tahap administrasi dan tinggal menunggu proses pembayaran pembebasan lahan dari pemerintah pusat. Begitu pun pembebasan lahan di jalur middle ring roadyang tinggal beberapa meter saja,” tandasnya beberapa waktu lalu. (mulyadi abdillah)

bkz010019
November 14th, 2009, 09:28 AM
Diambil dari www.pasarsegar.com

http://img691.imageshack.us/img691/6774/pana1.jpg (http://img691.imageshack.us/i/pana1.jpg/)

http://img294.imageshack.us/img294/1853/pana3.jpg (http://img294.imageshack.us/i/pana3.jpg/)

Ocean One
November 14th, 2009, 10:10 AM
God news bkz :banana::banana::banana:

Akhirnya kampusku jadi juga rencana pemindahannya. Dulu tahun 90an memang sudah ada rencana pemindahan kampus pelayaran yang sekarang di Jl. Tentara Pelajar 173 ke kawasan Barombong berdekatan dengan kampus BPLP Barombong, bahkan sudah ada maketnya loh dipajang di gedung putih kampus. Belakangan rencana itu berubah dengan penunjukan lokasi lain ke sekitar Bulurokeng. Kalau soal dana yang katanya murni berasal dari APBN, saya kok kurang nyakin ya. Selama ini saja untuk kampus BPLPD Barombong dan juga PIP Mks, pembangunan dan pengadaan alat2 prakteknya banyak dibiayai dari bantuan JICA Jepang. ^^

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 07:23 AM
2010, Mega Proyek Rp 2,8 Triliun Mulai Jalan
Senin, 16 November 2009 | 23:43 WITA

Makassar, Tribun - Sejumlah mega proyek pembangunan infrastruktur akan mulai dilakukan tahun 2010 mendatang. Untuk pengerjaan enam mega proyek yang dikerjakan pemerintah maupun pihak swasta di kota ini untuk tahun depan bisa mencapai Rp 2,8 triliun.

Di antaranya, pembangunan jalan alternatif Panakkukang-Manggala yang akan menghubungkan Jl Toddopuli, waduk tunggu Antang, maupun kawasan Hertasning Baru.
Dua mega proyek yang dijadwalkan di danai pemerintah pusat yakni Instalasi Penjernihan Air Limbah (IPAL) Losari maupun Pembangunan jalan midle ring road yang akan menghubungkan Jl Perintis Kemerdekaan dan Jl Alauddin sekitar 7 kilometer.
Sedangkan pembangunan tahap kedua kawasan Trans Kalla yang dikelola pihak swasta juga akan dilakukan. Untuk pengembangan mal (pusat perbelanjaan), hotel berbintang, maupun marina. (lihat: rencana mega proyek)
"Sumber anggaran sejumlah mega proyek melalui pemerintah daerah maupun pusat. Investasi infrastruktur juga akan dilakukan pihak swasta di tahun mendatang," kata Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Idris Patarai di Balai Kota, Jumat (13/11).
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Ridwan Muhaddir mengatakan persiapan perangkat lunak pengerjaan IPAL Losari mulai dilakukan tahun depan. Sedangkan pembangunan fisik di atas areal seluas 6 ha tersebut baru dimulai tahun 2011 nanti.
"Tahun ini masih tahap persiapan perangkat lunaknya termasuk sosialisasi ke masyarakat yang akan menggunakan. Ini yang utama karena perlu untuk menjaga kualitas air tanah kita. Apalagi pantai merupakan icon Makassar. Lingkungannya harus kita jaga," kata Ridwan. Ia mengaku air limbah sudah harus segera dibuatkan jaringan khusus agar tidak meresap ke dalam tanah.
Rencana pembangunan IPAL di kawasan Pantai Losari sudah mulai bergulir awal tahun ini. Mega proyek bernilai sekitar Rp 417 miliar tersebut disebutkan akan dibiayai pemerintah pusat melalui asian development bank (IDB). Kelak, IPAL akan mengolah limbah rumah tangga, restoran, maupun perhotelan, yang terbuang ke Pantai Losari dengan sistem aerob-anaerob.
Tidak hanya menjernihkan air di kawasan kebanggaan warga Makassar tersebut, IPAL dengan kapasitas produksi mencapai 10m3/hari tersebut mampu melayani kebutuhan air bersih 1/3 wilayah di Kota Makassar. Dengan luas layanan mencapai 1.357 hektare (ha), IPAL Losari diproyeksikan mampu melayani ratusan ribu warga yang bermukim di 40 kelurahan di Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Mariso, Mamajang, Bontoala, dan Tamalate. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran senilai Rp 4 Miliar tahun ini untuk proses studi kelayakan dan analisis dampak lingkungan (amdal) IPAL.(axa)

Pembebasan IPAL Butuh 60 Miliar
UNTUK pembebasan lahan pembangunan kawasan instalasi penjernihan air limbah (IPAL) di Jl Metro Tanjung Bunga Makassar membutuhkan anggaran hingga Rp 60 miliar. Dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2009 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, mulai mengalokasikan anggaran senilai Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan seluas enam hektare (ha) secara bertahap.
Kepala Sub Bidang Pertanahan Pemkot Ahmad Rivai, Kamis (13/11), di Makassar, mengatakan, sisa ganti rugi pembebasan lahan diupayakan dibayar hingga tahun 2010 mendatang.
Lahan di lokasi pembangunan IPAL dimiliki PT GMTD dan warga bernama Ratna seluas masing-masing tiga ha. Sesuai penetapan, harga ganti rugi lahan mencapai Rp 1 juta per meter.(axa)

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 07:25 AM
Fly Over Akhirnya Dipakai
Senin, 16 November 2009 | 23:44 WITA

Makassar, Tribun - Setelah tertunda beberapa kali, jalan layang di kilometer empat atau perempatan Jl Urip Sumoharjo dan Jl Tol Reformasi, Makassar, mulai pagi ini sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan.

Otoritas Proyek Jalan Layang (flyover) melalui Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SKNV) Departemen Pekerjaan Umum (PU) RI di Makassar Oktavianus F, menyebut tahap ujicoba jalan sepanjang 500 meter itu selama dua pekan ini sebagai "sebuah kebutuhan".
"Belum ada seremoni khusus saat uji coba sekalian saat peresmian nanti. Karena kebutuhan saja kita uji coba, kondisi jalan di sana kerap terjadi kemacetan. Kita buka dulu sambil menunggu kepastian peresmian," tambah pria yang akrab disapa Ute ini, akhir pekan lalu.
Beberapa jam sebelum diujicobakan, tadi malam, dilaporkan, sekumpulan orang yang mengenakan atruibut mahasiswa sekitar pukul 20.00 hingga 21.30 wita menggelar aksi dengan berorasi. Mereka menjadi kelompok yang kali pertama menggunakan jalan layang ini untuk menyalurkan aspirasi.
Tahap ujicoba flyover kilo 4 ini pun disambut suka cita oleh aparat lalu lintas dan perhubungan, serta warga kota yang kerap terjebak macet di persimpangan empat strategis ini.
"Syukurlah, dari rumah kita sudah tak pikirkan macet," kata M Rizal Saleh, Kepala Bagian Humas DPRD Provinis Sulsel, kemarin. Sekitar 500-an orang yang beraktivitas di rumah wakil rakyat itu, sudah hampir dua tahun tersiksa kemacetan.
Mega proyek senilai Rp 55 miliar ini dijadwalkan diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bertepatan dengan puncak Hari Nusantara yang dipusatkan di kawasan tanah tumbuh, Center Point of Indonesia (CPI), 9 Desember mendatang. Awal Desember, akan ditutup untuk kendaraan roda dua dan roda empat sepekan jelang peresmian "Akan kembali dikasih rapi semua," kata Kepala Oktavianus,
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Chairul Andi Tau mengatakan setelah flyover beroperasi rekayasa lalu lintas di persimpangan padat kendaraan ini tidak banyak mengalami perubahan. "Tidak akan banyak mengalami perubahan dari sebelumnya. Untuk detailnya silahkan hubungi Taufik (Taufik Jaya Palaguna, Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Makassar)," jelas mantan Camat Tamalate ini. Namun, Taufik yang dihubungi tidak mengangkat telepon selularnya (ponsel). (axa/zil)

Tanpa Lampu Lalulintas
KEPALA Bidang Rekayasa Lalu Lintas Dishub Makassar Taufik Jaya Palaguna, mengatakan setelah flyover berfungsi kendaraan yang melintas di terusan Jl Urip Sumoharjo tidak perlu lagi memutar di Jl AP Pettarani seperti sebelumnya.
Kendaraan roda dua maupun roda empat langsung lurus melintasi flyover tanpa terhambat lampu lalu lintas (traffic light).
Dalam rapat koordinasi penggunaan flyover, Kamis (12/11) lalu, Dishub Provinsi Sulsel berkomitmen untuk pengadaan traffic light di persimpangan ini. Saat ini, traffic light dari arah Tol Reformasi sudah tidak berfungsi. Dengan beroperasinya jalan layang ini diharapkan kemacetan kendaraan di kawasan ini bisa segera teratasi.(axa)

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 07:33 AM
Pasar Segar Panakkukang
dari Fajar Online

http://img136.imageshack.us/img136/249/pasar11.jpg

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 07:50 AM
Senin, 16-11-09 | 17:46 |
Legislator: Buka Pagar Karebosi
Fajar Online

http://www.fajar.co.id/photohead/1258278583pagar%20karebosi%20fajar.jpg

MAKASSAR -- Pagar besi yang mengelilingi Lapangan Karebosi, kembali mengundang kecaman dari anggota DPRD Makassar. Desakan dilontarkan Ketua Komisi C DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali, menilai tidak layak lagi pengelola Karebosi Link memasang pagar besi sekeliling lapangan lantaran proyeknya sudah rampung. Lagipula, kata dia, lapangan dimaksud adalah bukan milik pribadi tetapi ruang publik.

"Ada apa kok pengelola Karebosi Link masih memasang pagar besi sekeliling lapangan. Padahal semua proyeknya sudah rampung. Ini sama saja menghalangi masyarakat yang ingin beraktivitas di lapangan tersebut," ketus Adi, Minggu, 15 November.

Masih terpasangnya pagar besi tersebut, tambah legislator asal Partai Demokrat ini, membuat masyarakat menjadi segan-segan masuk ke dalam lapangan. Malah, beberapa warga yang memarkir kendaraan dan merokok di trotoar samping lapangan ditegur sekuriti Karebosi Link.

"Nah, kalau begini apa namanya. Memangnya tempat terbuka di dekat Lapangan Karebosi juga milik PT Tosan. Tidak ada jalan lain, pagar Karebosi harus dibuka secepatnya," desak Adi dengan nada suara tinggi.

Manajer Building Makassar Trade Centre Karebosi, Binsar J Samosir, yang dimintai tanggapan awalnya mempertanyakan bagian pagar yang dimaksud dewan. Namun, setelah dipertegas pagar yang mengelilingi Lapangan Karebosi, Binsar mengaku proyek belum rampung. "Kami akan koordinasikan dulu dengan pemkot dan dewan," dali Binsar.

Sedang Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemkot Makassar, Andi Oddang Wawo, yang dihubungi terpisah mengatakan kalau proyek sudah rampung maka pagar besi tersebut harus dibuka. Sebab, lapangan dimaksud merupakan milik publik bukan pribadi.

"Tapi, kemungkinan masih ada proyeknya belum rampung seperti penghijauan. Pagar besi belum dibuka karena pengelola Karebosi Link khawatir ada oknum tak bertanggung jawab akan merusak pohon yang ditanam," bela Oddang. (ram)

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 08:05 AM
http://img5.imageshack.us/img5/415/golkar.jpg
desain kantor DPD I Partai Golkar Sulsel

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 08:13 AM
Senin, November 02, 2009
Bank Sulsel bukukan laba Rp217 miliar
Diposkan oleh Regional Timur

MAKASSAR: Laba sebelum pajak PT Bank Sulsel hingga triwulan III 2009 diduga menembus Rp217 miliar atau naik tipis 3% dari periode serupa tahun lalu.Sumber Bisnis yang mengetahui hal itu mengatakan laba bank pembangunan daerah (BPD) itu berada di kisaran Rp200 miliar-Rp226 miliar. Bank Sulsel belum mengumumkan secara resmi kinerja* keuangan per September.

TKetika dikonfirmasi, Direktur Pemasaran Bank Sulsel Rahmat Alimuddin tidak membantah.* Menurutnya, sampai akhir Oktober, laba perseroan telah menyentuh Rp232 miliar. Dia menyebutkan dua faktor utama yang menopang kinerja tahun ini, yaitu keberhasilan menekan biaya pencadangan kredit serta pergeseran rekening kredit dengan menambah jenis pinjaman angsuran sambil mengurangi rekening koran.

“Saya belum bisa mengatakan angka persis, tetapi kira-kira memang Rp217 miliar. Kami berupaya mempertahankan pertumbuhan di tengah kondisi ekonomi yang tumbuh melambat,” kata Rahmat, pekan lalu.

Sektor riil
Pada pekan lalu, Bank Sulsel melaksanakan rapat kerja untuk menyusun rencana aksi 2010. Kegiatan itu tertutup bagi pers.Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang mewakili pemegang saham mayoritas pemprov pada kesempatan itu meminta BPD tersebut konsisten memenuhi tuntutan sebagai lokomotif sektor* riil.

Dia mendorong Bank Sulsel menggencarkan pembiayaan bagi sektor pertanian, sembari terus menyeimbangkan portofolio den-gan* menambah kredit produktif dan mengerem pinjaman konsumtif. Pada tahun ini, Bank Sulsel menargetkan laba sebelum pajak mencapai Rp330 miliar. Tahun lalu perseroan menikmati laba sebelum pajak Rp316 miliar dan laba bersih Rp214 miliar.*

Total aset tercatat sebesar Rp4,5 triliun, meningkat sekitar 10% dari 2007. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp2,7 triliun, turun 10% dibanding tahun sebelumnya. Bank itu membukukan kredit Rp3,3 triliun atau melesat 30%. Akhir 2009 kredit ditargetkan menjadi Rp3,7 triliun.


Pertengahan tahun ini perseroan melaksanakan pergantian direksi untuk posisi direktur utama dan direktur umum/SDM. Pemimpin baru diharapkan mampu memacu kredit produktif yang selama ini hanya 10%-20% total proporsi pembiayaan.

Bank Sulsel juga tengah berada di jalur kompetisi dengan bank umum yang semakin ketat. Perseroan ingin mengurangi ketergantungan terhadap dana simpanan pemerintah agar dapat lebih leluasa berekspansi kredit.

Sony Sjklw
November 16th, 2009, 09:01 AM
Apartemen Tosan Berpotensi Rusak Rumah Sakit
Fajar Online
MAKASSAR – Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan (DPLHK) Makassar berjanji mengkaji lebih dalam pembangunan servis apartemen 19 lantai oleh PT Tosan Permai Lestari di eks Balai Kesehatan Gigi (BKG). Kendati belum rampung, kajian sementara menyebutkan pembangunan apartemen berpotensi merusak bangunan sekitar. Termasuk potensi merusak
peralatan medis Rumah Sakit Akademis yang letaknya cukup dekat dengan lokasi apartemen. Kerusakan berpeluang terjadi saat pemasangan tiang pancang di atas lahan 2.214 meter persegi, dengan luas bangunan 20.171 meter persegi, di perempatan Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Bulusaraung itu.

Peluang apartemen merusak gedung sekitar diakui Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Penaatan DPLHK Makassar, Surono Parabang. Makanya,pihaknya tidak akan kesusu menerbitkan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) apartemen milik PT Tosan ini. “Utamanya saat tiang pancang dipasang. Apalagi, dari total 19 lantai, ada dua lantai bawah tanah atau basement,” terang Surono,Jumat, 6 November. Makanya, Surono akan meminta PT Tosan tidak menggunakan alat berat saat memancang tiang beton. Tapi, menggunakan peralatan teknologi baru yang hanya cukup menekan ke bawah tanpa menimbulkan getaran yang dapat memengaruhi bangunan sekitarnya.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Andi Oddang Wawo, juga akan mengawasi pembangunan apartemen. Ia berjanji mengetatkan penerbitan izin mendirikan bangunan apartemen Tosan saat masuk ke instansinya. Oddang juga menyadari potensi kerusakan bangunan saat pemasangan tiang pancang.
Bukan cuma servis apartemen di eks BKG, informasi yang diperoleh PT Tosan Permai Lestari juga akan membangun jembatan penyeberangan dari Karebosi Link ke MTC. Jembatan ini melintang di atas Jalan Ahmad Yani. Direktur PT Tosan Permai Lestari, Djafar Basri, yang dikonfirmasi pukul 15.10, Jumat, 6 November, menolak berkomentar atas analisis DPLHK Makassar. “Tidak usah saya komentar. Saya tidak berkompeten dalam hal ini,” dalih dia. (ram)

caesarleo
November 17th, 2009, 02:41 AM
http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/fly_makassar_losari-1.jpg

http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/flyo.jpg

kubel
November 17th, 2009, 04:34 AM
[QUOTE=caesarleo;46321669]http://i147.photobucket.com/albums/r307/metalgrin/fly_makassar_losari-1.jpg

sunset view was very beautiful ... incredible .. makassar's top

Naico09
November 17th, 2009, 04:45 AM
apa pernah ada kebun binatang di makassar? apa ada proyek pengembangan kebun binatang di makassar/sulawesi selatan? di wilayah timur indonesia setau saya tidak ada kebun binatang untuk rekreasi maupun pendidikan

kubel
November 17th, 2009, 07:37 AM
apa pernah ada kebun binatang di makassar? apa ada proyek pengembangan kebun binatang di makassar/sulawesi selatan? di wilayah timur indonesia setau saya tidak ada kebun binatang untuk rekreasi maupun pendidikan

kayaknya dulu ada dehh.. kalau tidak salah tempatnya di dekat fly ofer itu itu..

Ocean One
November 17th, 2009, 09:37 AM
apa pernah ada kebun binatang di makassar? apa ada proyek pengembangan kebun binatang di makassar/sulawesi selatan? di wilayah timur indonesia setau saya tidak ada kebun binatang untuk rekreasi maupun pendidikan

Pernah ada kok

kayaknya dulu ada dehh.. kalau tidak salah tempatnya di dekat fly ofer itu itu..

Iya bener kubel, kalau gak salah letaknya itu di sekitar belakang Menara Pena, Fajar didekat fly over ^^

Ocean One
November 17th, 2009, 05:09 PM
Baru Dibuka Sehari, Jembatan Layang Makassar Ditutup
SELASA, 17 NOVEMBER 2009

MAKASSAR, KOMPAS.com - Jembatan layang (fly over) Makassar yang dibuka untuk umum pada Senin (16/11) ditutup kembali setelah ada keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang belum sempurna.

"Hari ini, kita kembali tutup untuk umum karena masih ada yang harus disempurnakan sebelum diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," kata Kepala Satuan Non Vertikal (SNVT) Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Makassar Oktavianus, Selasa (17/11).

Pembukaan perdana yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Senin hanya uji coba sebelum jembatan layang tersebut digunakan.

Adanya gundukan dibagian atas jembatan layang akan menjadi perhatian khusus agar pengendara bisa merasa nyaman ketika menggunakannya nanti.

Jembatan layang dimanfaatkan untuk perlintasan kendaraan dua arah. Dua jalur masing-masing terdiri dari dua lajur telah disiapkan untuk pengguna kendaraan bermotor.

Pengalihan arus lalu lintas ke jembatan layang diharapkan dapat mengurangi kemacetan di ruas jalan arus lambat ke arah Jalan Pettarani.

"Kendaraan yang dapat melewati jalan layang, yang datang dari arah barat kota menuju ke timur atau dari Jalan Urip Sumoharjo ke arah Tello. Demikian juga sebaliknya, dari arah Tello ke arah Jalan Urip Sumoharjo," katanya.

Begitupula dengan kendaraan dari arah timur kota atau dari Jalan Urip Sumoharjo yang akan ke Tol Reformasi. Kendaraan cukup melewati ruas jalan arus lambat di sisi kiri jembatan layang yang sudah tidak macet lagi.

Pemanfaatan jembatan layang sifatnya hanya sementara sambil menunggu jadwal peresmian presiden.
Presiden dijadwalkan berada di Makassar 9 Desember untuk menghadiri peringatan Hari Nusantara.

Ocean One
November 17th, 2009, 05:36 PM
2010, Renovasi RS Daya Rampung
SELASA, 17 NOVEMBER 2009

Makassar, Tribun - Pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum (RSU) Daya Makassar ditargetkan rampung pertengahan tahun 2010 mendatang. Dengan pembangunan tersebut diharapkan April nanti, RS yang berlokasi di Jl Perintis Kemerdekaan tersebut bisa naik grade ke tipe B.

Direktur RSU Daya St Zaenab di Balai Kota Makassar, Senin (16/11), menjelaskan, realisasi pembangunan empat blok RS yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tersebut sudah mencapai 65 persen.

"Dari empat blok. Blok A, B, sudah selesai. Sedangkan blok C dalam proses penyelesaian. Sedangkan blok D masih struktur bangunan. Tahun depan sudah beroperasi utuh atau minimal 60 persen sudah jalan," katanya.

Desember mendatang, pemprov memberikan bantuan berupa genset berkapasitas 350 KwH. Sedangkan di tahun 2010, pihak RS mengusulkan anggaran Rp 5 miliar untuk penyelesaian blok D yang akan difungsikan menjadi dapur, lokasi workshop, maupun laundry.

Termasuk Rp 5 miliar untuk pengadaan peralatan ke pemprov. Sejak dibangun tahun 2010 RS rujukan tersebut diperkirakan menelan anggaran keseluruhan Rp 100 miliar. Melalui bantuan pemerintah pusat melalui departemen kesehatan (depkes), pemerintah provinsi, dan APBD pemkot.

Pusat menggelontorkan anggaran hingga Rp 31 miliar untuk pembangunan RS ini. Kelak, diproyeksikan blok A RS akan dioperasikan menjadi ruang hall penerimaan, ruang pertemuan, maupun kantor.

Blok B sebagai unit gawat darurat (UGD), bedah sentral, rawat inap pasca persalinan, maupun perawatan non infeksi. Sedangkan blok C sebagai gedung infeksi penyakit dalam, ruang perawatan anak, 12 poli, maupun ruangan VIP.

Sesuai peraturan gubernur No 15 tahun 2008, RS Daya menjadi lokasi rujukan untuk pasien dari Pangkep, Barru, dan Parepare. Sebanyak 100 pasien per hari menjalani perawatan di RS ini.

Ocean One
November 17th, 2009, 05:39 PM
Anggaran RS Narkoba Rp30 M
RABU, 18 NOVEMBER 2009

Makassar, Tribun - Ketua Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulsel Agus Arifin Nu'mang, di Makassar, Senin (16/11) mengemukakan, anggaran pembangunan rumah sakit rehabilitasi pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Sulsel butuh Rp 30 miliar.

Dikatakan, pembangunan rumah sakit sebagai pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba yang akan dibangun di Makassar.
Data BNP Sulsel menyebutkan, jumlah pengguna narkoba di Sulsel telah mencapai 130 ribu orang. Pemprov menyiapkan lahan lima hektare di Biringkanaya, Makassar untuk mendukung pembangunan rumah sakit itu.Tahun 2012 RS itu dijadwalkan beroperasi.

erushmooz
November 18th, 2009, 12:28 AM
Pagar Karebosi Bakal Permanen

http://www.fajar.co.id/photohead/1258459102F-yusran-Pagar%20karebosi%20(1).JPG

MAKASSAR - Harian Fajar - Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, mendukung kebijakan PT Tosan Permai Lestari yang tetap memasang pagar besi di sekeliling Lapangan Karebosi. Bahkan, pemkot berencana membuat pagar permanen yang mengelilingi Karebosi.

"Pagar besi yang ada sekarang akan diganti dengan yang lebih permanen. Seperti yang ada di Monas Jakarta dan Kebun Raya Bogor," kata Ilham, Selasa, 17 November.

Pemasangan pagar permanen di sekeliling Karebosi, lanjut Ilham, bertujuan memproteksi orang yang berpotensi merusak segala fasilitas yang ada di dalam lapangan. Selain itu, menghalangi masuknya para pedagang kaki lima, bencong, dan menghindari terjadinya praktik prostitusi.

Menurut Ilham, pemasangan pagar permanen di sekeliling Lapangan Karebosi sudah memiliki izin mendirikan bangunan. Hanya saja, belum dibangun saat ini sehingga masih menggunakan pagar temporer berupa besi yang dilakukan pengelola Karebosi Link.

"Kami yang meminta investor jangan membuka pagar Lapangan Karebosi. Meski dipagari, tidak ada larangan masuk bagi warga yang akan beraktivitas di dalamnya. Tidak ada pembatasan akses," ujar Ilham.

Namun, pernyataan Ilham berbanding terbalik dengan fakta di lapangan. Buktinya, sejumlah warga yang menonton latihan pagi PSM Makassar di Lapangan Karebosi, Selasa, 17 November, diusir ke luar lapangan oleh sekuriti Karebosi Link. Padahal, warga yang usai menonton hanya duduk santai di tepi lapangan.

Dzulkifli, salah seorang warga yang diusir mengaku, dia bersama empat rekannya sedang duduk santai di pinggir Lapangan Karebosi. Saat sedang asyik berbincang, seorang petugas keamanan Karebosi menghampiri mereka. Tiba-tiba ada sekuriti Karebosi Link.

"Maaf, Pak. Kalau tidak ada urusan lagi, silakan keluar. Bang Hasan yang ada di atas mobil bilang tidak boleh duduk di sini," kata Dzulkifli menirukan ucapan sekuriti itu.

Sementara menyikapi hal ini, anggota Komisi C DPRD Makassar, Mujiburrahman, menyesalkan masih adanya larangan warga yang ingin bersantai di Lapangan Karebosi. Malah, dia mengaku banyak mendapat keluhan masyarakat terkait sulitnya akses masuk lapangan. "Makanya, saya minta pagar dibuka supaya tidak menghalangi akses masyarakat," desak Mujiburrahman.

Manajer Building MTC Karebosi, Binsar J Samosir, yang dikonfirmasi lagi-lagi hanya menyatakan akan melakukan dulu koordinasi dengan Pemkot Makassar. "Masalah itu kami koordinasikan dulu dengan pemkot," kata Binsar sambil menutup telepon. (ram)

Naico09
November 18th, 2009, 10:24 AM
Pernah ada kok



Iya bener kubel, kalau gak salah letaknya itu di sekitar belakang Menara Pena, Fajar didekat fly over ^^


apa ga ada proyek akan dibangun taman safari Indonesia Timur seperti yang ada di Cisarua, Jawa Timur atau Bali??