View Full Version : [MAKASSAR] Projects & Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8 [9] 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

caesarleo
May 19th, 2010, 04:55 AM
http://i46.tinypic.com/10f6vy0.jpg

Sepertinya kutipan di Majalah Trust " Dalam hal Monorail, boleh jadi Jakarta akan ketinggalan dari Makassar" :banana:
keknya Chairul Tanjung akan mengambil bagian dalam proyek ini

Mudah2an ndak panas2 tai ayam...kayak proyek busyway dulu yg terkendala infrastruktur :nuts:


postingan saya di taun 2008 kemarin:
http://i45.tinypic.com/m9rnfn.jpg

yudibali2008
May 19th, 2010, 10:47 PM
^^heheh boleh juga nih gambaran masa depan Makassar :)

Comeliness
May 19th, 2010, 11:33 PM
^^heheh boleh juga nih gambaran masa depan Makassar :)
^^ Agree :D

http://i46.tinypic.com/10f6vy0.jpg

Sepertinya kutipan di Majalah Trust " Dalam hal Monorail, boleh jadi Jakarta akan ketinggalan dari Makassar" :banana:
keknya Chairul Tanjung akan mengambil bagian dalam proyek ini

Mudah2an ndak panas2 tai ayam...kayak proyek busyway dulu yg terkendala infrastruktur :nuts:


postingan saya di taun 2008 kemarin:
http://i45.tinypic.com/m9rnfn.jpg

^^ http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/cool-2.gif

Comeliness
May 20th, 2010, 12:10 AM
http://i297.photobucket.com/albums/mm219/kubel_2008/rerere-1.jpg
http://i297.photobucket.com/albums/mm219/kubel_2008/swer.jpg

^^Nice picts. :okay:

Comeliness
May 20th, 2010, 12:18 AM
Kamis, 20 Mei 2010 | 01:27 WITA
Garap Gas Lepas Pantai Makassar
Broker Kapal Asing Serbu Indonesia

Jakarta, Tribun - Sektor pelayaran nasional mengalami perkembangan pesar sehingga mengundang broker-broker kapal asing untuk berinvestasi ke Indonesia. Investor asing yang bergerak di bidang manajemen perkapalan mengaku siap masuk ke Indonesia.

Perusahaan yang baru masuk ke Indonesia adalah Thome Group, sebuah perusahaan manajemen perkapalan asal Singapura yang membuka perwakilan di Indonesia.

"Kebutuhan kapal di Indonesia sangat besar, itu tidak bisa dihindari saat ekonomi terus berkembang. Indonesia juga dalam proses penerapan cabottage, tentu akan ada pengadaan banyak kapal," jelas Chairman & Group CEO Thome, Olav Thorstensen di Jakarta, Rabu (19/5).

Thome membuka kantor cabang di Indonesia karena tingginya kebutuhan kapal di negeri ini. Menurut dia, permintaan kapal itu didorong oleh perkembangan industri migas dan logistik di Indonesia. "Potensi tersebut yang coba kami ambil," ujarnya. Sebagai broker pengadaan kapal, jelasnya, investasi di Indonesia tidak membutuhkan modal banyak. Pihaknya hanya menjadi pihak ketiga yang memfasilitasi pengadaan kapal dari produsen dengan perusahaan yang membutuhkan kapal tersebut.

Menurutnya, investasi Thome berkisar 500 ribu dolar AS. Krunya juga tidak banyak hanya sekitar enam orang staf per kantor. Mereka akan berusaha menyiapkan jasa pihak ketiga di kapal kargo dan kapal lepas pantai.

Presiden Thome Offshore Management Pte Ltd, Claes Eek Thorstensen, menambahkan, beberapa proyek yang digarap adalah pertambangan gas lepas pantai di laut dalam Makassar. Menurut Claes, Blok di Selat Makassar itu dimiliki oleh BP Indonesia, ExxonMobil, dan StatOil.

Thome menyediakan kapal angkut gas maupun kapal pendukung logistik untuk proyek tersebut dari perusahaan lokal. (PersdaNetwork/ewa)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/105164/Garap_Gas_Lepas_Pantai_Makassar

Don KingKong
May 20th, 2010, 07:55 AM
http://i45.tinypic.com/m9rnfn.jpg

^^ itu gedung2 nya nanti seperti itu jg ya ?...keren :cheers:

Sony Sjklw
May 20th, 2010, 04:37 PM
^^ cuma gambaran makassar tahun 2030, tapi sesuai rencana memang jalur monorel melalui pantai losari:D

Thanks for the update. http://smileys.on-my-web.com/repository/Happy/happy-143.GIF
Kalau lihat posting di thread yg lain, Sony habis jalan-jalan ke MMJ rupanya :D

Hotel ini rencananya bintang berapa ya?

ngak ....:ohno: foto2nya dari teman aku yang kebetulan dari MMJ,
oia untuk hotelnya kurang tau juga bintang berapa, tapi kalau lihat bangunannya sih paling tinggi bintang 3. IMO


Mall KTC
http://i46.tinypic.com/316979l.jpg

update 27/04/10
http://i48.tinypic.com/if4nef.jpg
gambar diatas sudah agak lama tapi tadi lewat depan KTC ternyata cranenya sudah naik dan konstruksinya sudah mulai:cheers:

Uploaded with http://tinypic.com/

Sony Sjklw
May 20th, 2010, 04:49 PM
Durian Service Apartment

http://i46.tinypic.com/23hoh13.jpg

http://i45.tinypic.com/311xcw6.jpg
^^ apa proyek ini dilanjutkan ya?? tadi lewat sedang ada pengerjaan dilokasi ini. :|

Uploaded with http://tinypic.com/

Sony Sjklw
May 20th, 2010, 04:57 PM
RS. Global Awal Bros

http://i45.tinypic.com/2wlrred.jpg

http://i47.tinypic.com/1z7sk0.jpg

Andhy2
May 20th, 2010, 07:37 PM
^^ cuma gambaran makassar tahun 2030, tapi sesuai rencana memang jalur monorel melalui pantai losari:D



ngak ....:ohno: foto2nya dari teman aku yang kebetulan dari MMJ,
oia untuk hotelnya kurang tau juga bintang berapa, tapi kalau lihat bangunannya sih paling tinggi bintang 3. IMO


Mall KTC
http://i46.tinypic.com/316979l.jpg

update 27/04/10
http://i48.tinypic.com/if4nef.jpg
gambar diatas sudah agak lama tapi tadi lewat depan KTC ternyata cranenya sudah naik dan konstruksinya sudah mulai:cheers:

Uploaded with http://tinypic.com/

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35762301.jpg

Comeliness
May 20th, 2010, 10:23 PM
Durian Service Apartment

http://i46.tinypic.com/23hoh13.jpg
^^ apa proyek ini dilanjutkan ya?? tadi lewat sedang ada pengerjaan dilokasi ini. :|

^^ Sony, http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/thank-you.gif

^^Barangkali Crane yg depan KTC itu untuk bangun hotel Mercure yg baru di Karuwisi yg katanya belum kantongi Amdal.

@Sony Sjklw :)
gambar diatas sudah agak lama tapi tadi lewat depan KTC ternyata cranenya sudah naik dan konstruksinya sudah mulai:cheers:

update 27/04/10
http://i48.tinypic.com/if4nef.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35762301.jpg

^^ Andhy2, http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/thanx.gif

Comeliness
May 20th, 2010, 10:31 PM
Kamis, 20-05-2010
Sejumlah Hotel tak Kantongi Amdal

MAKASSAR, UPEKS- Maraknya bangunan gedung dan hotel di Makassar yang diduga tanpa izin UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) atau Amdal dibahas dewan.

Pembahasan itu mengacu temuan Forum Pemerhati Lingkungan Kota (Peliko) beberapa hotel dan gedung bertingkat tidak memiliki izin UKL-UPL atau Amdal. Diantaranya, Hotel Pena Mas di Jalan Adhiyaksa yang saat ini telah meresahkan masyarakat sekitar dan pembangunannya hampir rampung.

Hotel Mercury, Karuwisi Trade Centre yang pelaksanaan fisiknya juga telah dilaksanakan, tetapi belum mengantongi izin Amdal. Serta Gedung 45 yang juga ditengarai belum mengantongi UKL/UPL.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi , Nelson Marnanse Kamisi ST di DPRD Kota Makassar, Rabu (19/5) menegaskan, agar dinas terkait menginventarisir terhadap gedung bermasalah itu. Termasuk bangunan yang salah peruntukan. Seperti ruko yang dibangun bukan untuk aktivitas jual beli tetapi untuk rumah makan atau penginapan. "Ini harus menjadi catatan untuk Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) dan Disperindag untuk segera melakukan peninjauan langsung ke lapangan terkait bangunan yang menyalahi aturan," kata Nelson.

Menurutnya, pembangunan harus dihentikan kalau memang terbukti tidak memiliki izin UKL/UPL atau Amdal tersebut. DTRB tidak hanya mengeluarkan izin tetapi juga harus menginvestigasi kembali apakah memang izin yang dikeluarkan itu sudah sesuai atau tidak. Karena tidak menutup kemungkinan ada permainan oknum petugas di DTRB dengan pihak lurah atau camat untuk mengeluarkan rekomendasi untuk pembuatan izin itu.

"Lurah dan camat adalah perpanjangan tangan dari pemkot untuk merekomendasikan untuk penerbitan izin,'' ujarnya. Terkait maraknya bangunan bermasalah memiliki IMB tetapi tidak mengantongi UKL/UPL atau Amdal itu karena kelalain. Sehingga hal itu harus menjadi perhatian serius pihak lurah dan camat, jangan asal keluarkan rekomendasi penerbitan IMB saja," tandasnya. (mg05)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=47423

casandraku
May 21st, 2010, 08:48 AM
Update list konstruksi gedung tinggi di Makassar dong, seperti Hotel Asyra, RS Awal bros, gedung Baruga, Menara Apartel dll itu berapa lantai? thx

Mall di Makassar itu ada berapa dan apa aja?

Dari pengamatan sepintas, Makassar sangat modern dan maju

Comeliness
May 21st, 2010, 06:52 PM
Jumat, 21 Mei 2010 | 06:03 WITA
Blok Migas Makassar Ditender
Bersama 17 Blok Migas Lainnya

JAKARTA, Tribun - Pemerintah menawarkan 18 wilayah kerja minyak dan gas bumi serta sembilan wilayah kerja gas metana batubara atau CBM putaran pertama tahun 2010. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kegiatan eksplorasi gas dan batu bara untuk mendukung peningkatan produksi migas secara nasional.

Penawaran itu diumumkan Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Evita H Legowo, dalam paparannya, pada acara penutupan Konvensi dan Pameran Asosiasi Perminyakan Indonesia (IPA) ke-34, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (20/5). Evita menjelaskan, 18 WK migas terdiri dari 12 wilayah kerja ditawarkan melalui tender reguler dan enam blok migas merupakan penawaran langsung.

Adapun sembilan wilayah kerja CBM terdiri dari lima blok yang ditawarkan lewat tender reguler dan empat wilayah kerja merupakan penawaran langsung.
Wilayah kerja migas yang ditawarkan melalui tender reguler adalah, Blok Sokang (East Natuna (East Natuna-offshore), Blok Singkil (Sibolga-offshore), Blok Nias (Sibolga-offshore), Blok Sunda Strait II (South Java-offshore), Blok Sunda Strait III (South Java-offshore), dan Blok Sunda Strait IV (Bengkulu-offshore).

Ada juga Blok South Kangean I (North East Java-offshore), Blok South Kangean II (North East Java-offshore), Blok SW Makassar (Spermode-offshore), Blok Wokam I (Bintuni-Palung Aru-offshore), Blok Wokam II (Palung Aru-offshore), dan Blok Digul (Akimeugah-onshore).

Sementara blok-blok migas yang ditawarkan melalui proposal langsung adalah, Blok North Sokang (East Natuna-offshore), Blok NW Natuna (East Natuna-offshore), Blok Titan (Pati North East Java Sea-offshore), Blok Bone (Bone-offshore), Blok Onin (Bintuni-Misool-on/offshore), dan Blok North Arafura (Akimeugah-on/offshore). Untuk wilayah kerja CBM, lima blok yang ditawarkan melalui tender reguler adalah, Blok GMB Kampar, Blok GMB Pelalawan, Blok GMB Penajam Pasir I, Blok GMB Penajam Pasir II dan Blok GMB Kendang.

Sedangkan blok CBM yang diajukan melalui penawaran langsung adalah, Blok GMN Sijunjung , Blok GMB Kutai Barat, Blok GMB Kutai Timur dan Blok GMN Kapuas,
Evita menyatakan, jadwal penawaran secara langsung adalah, masa pengambilan dokumen penawaran 30 Juni-13 Agustus 2010, forum klarifikasi 5 Juli-9 Agustus, sedangkan pemasukan dokumen partisipasi 18 Agustus mendatang. Untuk penawaran lelang reguler, pengambilan dokumen penawaran 30 Juni-27 Oktober, forum klarifikasi 5 Juli-22 Oktober, sedangkan pemasukan dokumen partisipasi 29 Oktober nanti.(ba)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/105503/Blok_Migas_Makassar_Ditender

Comeliness
May 22nd, 2010, 04:29 AM
^^Kalau Pemkot serius membenahi infrastruktur serta ada investor yg benar2 serius
dan dananya juga ada...gue rasa nggak perlu nunggu thn 2030 utk mewujudkannya.
Kalau kelamaan malah planning kotanya berubah lagi :)

^^ cuma gambaran makassar tahun 2030, tapi sesuai rencana memang jalur monorel melalui pantai losari:D

http://i46.tinypic.com/10f6vy0.jpg

Sepertinya kutipan di Majalah Trust " Dalam hal Monorail, boleh jadi Jakarta akan ketinggalan dari Makassar" :banana:
keknya Chairul Tanjung akan mengambil bagian dalam proyek ini

Mudah2an ndak panas2 tai ayam...kayak proyek busyway dulu yg terkendala infrastruktur :nuts:


postingan saya di taun 2008 kemarin:
http://i45.tinypic.com/m9rnfn.jpg

casandraku
May 22nd, 2010, 06:20 AM
Update list konstruksi gedung tinggi di Makassar dong, seperti Hotel Asyra, RS Awal bros, gedung Baruga, Menara Apartel dll itu berapa lantai? thx

Mall di Makassar itu ada berapa dan apa aja?

Dari pengamatan sepintas, Makassar sangat modern dan maju


Kok gak ada yang jawab, orang luar harus tahu perkembangan di Makassar dong?:)

kang rey
May 22nd, 2010, 11:23 AM
Kok gak ada yang jawab, orang luar harus tahu perkembangan di Makassar dong?:)

gimana nih forumer makasar? ada yang bisa mengomentari permintaan @ casandraku?

setahu saya gedung yang tertinggi di makasar adalah menara bosowa 23 lantai:)

Comeliness
May 22nd, 2010, 06:41 PM
gimana nih forumer makasar? ada yang bisa mengomentari permintaan @ casandraku?
setahu saya gedung yang tertinggi di makasar adalah menara bosowa 23 lantai:)

^^Thanks, Kang Rey.:)

Update list konstruksi gedung tinggi di Makassar dong, seperti Hotel Asyra, RS Awal bros, gedung Baruga, Menara Apartel dll itu berapa lantai? thx

Mall di Makassar itu ada berapa dan apa aja?

Dari pengamatan sepintas, Makassar sangat modern dan maju

^^Hotel Asyra (10 Lt), RS Awal Bros (9 Lt), Shayla Apartel (14 Lt), The Apartel Makassar (18 Lt plus 2 Lt basement , utk lengkapnya ada di http://www.tribun-timur.com/read/artikel/68096 ). Utk gedung Baruga, nggak tahu berapa lantai. Sony Sjklw & Andhy2 lebih tahu soal ini karena mereka sering update konstruksi gedung tinggi di Mks.

Utk mal di Makassar ini saya posting artikel lalu dari koran Tempo utk @ casandraku. :)

Edisi 14 Mei 2010

PERSAINGAN KETAT DI BISNIS MAL
Hampir saban tahun di Kota Makassar tumbuh pusat belanja baru, yang dimulai pada 1997.

MAKASSAR -- Mulai tahun ini Mal Ratu Indah (MaRI) mengubah segmen pasarnya. Pusat belanja di jantung Kota Makassar di Jalan Sam Ratulangi ini mencoba berkelit dari serbuan mal baru dan pesaing-pesaingnya.

"Dulu segmen kami adalah masyarakat menengah, sekarang yang kami sasar menengah-atas," ujar Tb. Dadi Sufiadi A., General Manager Mal Ratu Indah, kepada Tempo kemarin.

Ada gelagat langkah MaRI bakal dibuntuti mal lain. Namun usaha menghindari serangan kompetitor boleh jadi sebuah pilihan bukan tanpa risiko. Makassar Trade Center (MTC), misalnya, memilih tak buru-buru mengubah sasaran. Segmen menengah ke bawah dipertahankan, mengingat di sinilah usaha kecil-menengah bejibun. "Di tempat lain banyak barang bermerek, di sini tidak," ucap Yan Talakua, Public Relations MTC Karebosi dan Karebosi Link.

Hampir saban tahun di Kota Makassar tumbuh pusat belanja baru, yang dimulai sejak 1997. Jumlah mal yang dirasakan oleh sejumlah kalangan mempersempit ruang gerak pasar tradisional sudah sebanyak 14 buah, dan akan terus bertambah.
FADHILAH NAZIF

Mal Pendahulu (yg sudah ada)
- Mal Ratu Indah di Jalan Sam Ratulangi
- Mal Panakkukang di Jalan Boulevard
- Makassar Mall di kawasan Pasar Sentral di Jalan HOS
Cokroaminoto
- Makassar Town Square di Jalan Perintis Kemerdekaan.
- Makassar Trade Center di Jalan Ahmad Yani
- Karebosi Link di kompleks Lapangan Karebosi
- Global Trade Center di Jalan Metro Tanjung Bunga
- Panakkukang Trade Center di Jalan Boulevard
- Panakkukang Square di Jalan Boulevard
- Ramayana Center di Jalan Andi Pangeran Pettarani

Mal Baru
- Plaza Tamalanrea di Jalan Perintis Kemerdekaan

Mal Sedang Dibangun
- Mall of Makassar di Jalan Sungai Saddang
- Mal Trans Studio (Trans Walk) di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/05/14/Makassar/krn.20100514.200208.id.html

Kalau info ini kurang lengkap, Forumers lain mungkin bisa bantu :) atau Casandraku bisa klik postingan sebelumnya di thread ini atau Mks proyek di thread2 lain.

Comeliness
May 23rd, 2010, 02:21 AM
Di artikel ini disebutkan ada 3 hotel berbintang akan segera dibangun, tapi menurut Koran Fajar Online ada enam hotel bintang tiga yg akan hadir. (http://event.fajar.co.id/read/93301/148/jumlah-kamar-bakal-tumbuh-20-persen). Entah yg mana yg benar.

Sabtu, 22 Mei 2010, 18:55
Kebutuhan Hotel Berbintang di Makassar Tinggi

Makassar (ANTARA News) - Kebutuhan hotel berbintang di kota Makassar masih relatif tinggi menyusul banyaknya kegiatan nasional dan Internasional yang memilih kota ini sebagai lokasi penyelenggaraan acara.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga di Makassar, Sabtu, mengatakan penambahan jumlah kamar itu sesuai dengan ekspektasi Pemkot Makassar, yang mengeluhkan kekurangan jumlah kamar bila ada even bertaraf nasional maupun internasional yang di tempatkan di daerah ini.

Hingga 2012, dia memperkirakan, kamar hotel di Makassar akan tumbuh 20 persen, menyusul rencana tiga hotel berbintang dengan jumlah 1.000 kamar akan dibangun dalam waktu dekat ini.

Anggiat Sinaga mengungkapkan, kegiatan bisnis perhotelan dan restoran yang masuk dalam sektor periwisata mampu menjadi penyumbang nomor dua terbesar setelah retribusi kendaraan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar yang selama triwulan pertama tahun ini tercatat Rp74 miliar.

Sulawesi Selatan (Sulsel) secara umum masih membutuhkan penambahan sekitar 5.000 kamar hotel hingga 2013 untuk menunjang pertumbuhan tingkat hunian yang terus meningkat setiap tahun.

"Kita masih membutuhkan sekitar 5.000 kamar hotel untuk menunjang pertumbuhan tingkat hunian hotel di Sulsel," kata Sekertaris Umum PHRI Sulsel Farid Said menambahkan.

Menurut dia, jumlah kamar hotel di Sulsel saat ini mencapai 7.000 unit, sedang khusus Kota Makassar terdapat 3.950 unit kamar dari sekitar 50 hotel mulai dari hotel berbintang lima hingga kelas melati.

Dia mengatakan, pentingnya pengadaan kamar itu, terkait pula dengan persiapan Kota Makassar dan Sulsel menghadapi tahun kunjungan wisata 2011 dan 2012.

"Makassar sudah diakui sebagai salah satu kota "Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition" (MICE) di Indonesia, sehingga dapat menjadi lokasi pertemuan skala nasional dan internasional," katanya. (T.KR-HK/I006)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=16063:kebutuhan-hotel-berbintang-di-makassar-tinggi&catid=1:latest-news&Itemid=1

kubel
May 23rd, 2010, 03:33 AM
gimana nih forumer makasar? ada yang bisa mengomentari permintaan @ casandraku?

setahu saya gedung yang tertinggi di makasar adalah menara bosowa 23 lantai:)

bosowa 24 lantai:)

Comeliness
May 24th, 2010, 12:56 AM
Minggu, Mei 23, 2010
Juni, TPM Terima Impor dari China

MAKASSAR – PT Terminal Peti Kemas Makassar (TPM) awal Juni mendatang akan membuka jalur baru impor masuk barang dari China dan Korea.

”Ini pertama kalinya kami buka jalur Impor langsung dari China, sebelumnya mereka bongkar di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari sana baru dibawa ke domestik, termasuk Makassar,” ungkap Humas TPM Harison Nanlohy di ruang kerjanya kemarin.

Kerja sama tersebut telah digodok sejak 2008 dengan pihak Pelayaran Sinokor yang mengimpor dari China dan Korea.Sinokor nantinya akan mengimpor langsung barang berupa alat-alat elektronik, furnitur, dan mainan.
”Terakhir mereka telah datang untuk melihat langsung lokasi di Terminal Peti Kemas, dan mereka telah sepakat melakukan pelayaran impor langsung,”katanya.

Perusahaan pelayaran tersebut memutuskan berlayar langsung setelah beberapa fasilitas yang ditawarkan TPM, di antaranya ketepatan waktu bongkar muat. Perusahaan pelayaran ini biasanya menunggu hingga dua hari untuk melakukan bongkar peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal ini membuat pihak pelayaran harus mengeluarkan biaya operasional yang lebih banyak.

”Celah inilah yang ditawarkan TPM agar Pelayaran Sinokor tersebut bisa langsung berlayar ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar,” tuturnya. Meski demikian, dia mengakui keterbatasan Pelabuhan Soekarno- Hatta Makassar menjadi salah satu penyebab pelayaran tersebut baru akan dimulai pada awal Juni mendatang.

Menurutnya, kapal yang dimiliki pelayaran China ini minimal mengangkut 2.500 twenty footer equivalent units (TEUs––satuan ukuran terkecil kontainer). ”Sementara kami di sini paling banyak bisa menampung kapal dengan kapasitas 1.500 TEUs sehingga mereka mencari kapal yang lebih kecil dulu,” ujarnya.

Selain Pelayaran Sinokor, saat ini TPM juga sedang menggodok kerja sama perusahaan pelayaran lainnya dari China, yakni China Shipping. Saat ini perusahaan pelayaran tersebut sedang melakukan survei dan rencananya akan segera membuka kantor perwakilan di Makassar.

Saat ini Pelabuhan Soekarno- Hatta Makassar baru sedikit menerima pelayaran langsung luar negeri. Impor langsung yang biasanya melalui TPM adalah impor gula mentah dari Australia sebanyak 30.000 ton setiap dua pekan sekali. Selain itu, beberapa waktu lalu pelayaran impor langsung dari Singapura berupa bahan- bahan pembangunan pembangkit listrik.

”Jadi, pelayaran langsung dari China ini yang pertama kali berupa barang elektronik, furnitur, dan mainan anak-anak,” paparnya. Berdasarkan data bongkar muat peti kemas kuartal I/2010, jumlah peti kemas yang melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta sebesar 753 TEUs dengan muatan 14.840 ton. Pada Maret 2010 lalu, data perdagangan luar negeri impor sebesar 296TEUs dengan muatan 5.684 ton. (jumardin akas)

Source: http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=816:junitpm-terima-impor-dari-china&catid=44:info-terkini&Itemid=139

Sony Sjklw
May 24th, 2010, 01:08 PM
Minggu, Mei 23, 2010
Juni, TPM Terima Impor dari China

..................

Menurutnya, kapal yang dimiliki pelayaran China ini minimal mengangkut 2.500 twenty footer equivalent units (TEUs––satuan ukuran terkecil kontainer). ”Sementara kami di sini paling banyak bisa menampung kapal dengan kapasitas 1.500 TEUs sehingga mereka mencari kapal yang lebih kecil dulu,” ujarnya.

.............................
”Jadi, pelayaran langsung dari China ini yang pertama kali berupa barang elektronik, furnitur, dan mainan anak-anak,” paparnya. Berdasarkan data bongkar muat peti kemas kuartal I/2010, jumlah peti kemas yang melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta sebesar 753 TEUs dengan muatan 14.840 ton. Pada Maret 2010 lalu, data perdagangan luar negeri impor sebesar 296TEUs dengan muatan 5.684 ton. (jumardin akas)

Source: http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=816:junitpm-terima-impor-dari-china&catid=44:info-terkini&Itemid=139
^^
Ternyata pelabuhan Makassar sudah tidak memadai untuk kapal kontainer dari Cina :bash: padahal Makassar New Port baru akan dibangun tahun 2014 :bash:

Sony Sjklw
May 24th, 2010, 01:17 PM
^^Hotel Asyra (10 Lt), RS Awal Bros (9 Lt), Shayla Apartel (14 Lt), The Apartel Makassar (18 Lt plus 2 Lt basement , utk lengkapnya ada di http://www.tribun-timur.com/read/artikel/68096 ). Utk gedung Baruga, nggak tahu berapa lantai. Sony Sjklw & Andhy2 lebih tahu soal ini karena mereka sering update konstruksi gedung tinggi di Mks.

Utk mal di Makassar ini saya posting artikel lalu dari koran Tempo utk @ casandraku. :)

Edisi 14 Mei 2010

PERSAINGAN KETAT DI BISNIS MAL
Hampir saban tahun di Kota Makassar tumbuh pusat belanja baru, yang dimulai pada 1997.

MAKASSAR -- Mulai tahun ini Mal Ratu Indah (MaRI) mengubah segmen pasarnya. Pusat belanja di jantung Kota Makassar di Jalan Sam Ratulangi ini mencoba berkelit dari serbuan mal baru dan pesaing-pesaingnya.

"Dulu segmen kami adalah masyarakat menengah, sekarang yang kami sasar menengah-atas," ujar Tb. Dadi Sufiadi A., General Manager Mal Ratu Indah, kepada Tempo kemarin.

Ada gelagat langkah MaRI bakal dibuntuti mal lain. Namun usaha menghindari serangan kompetitor boleh jadi sebuah pilihan bukan tanpa risiko. Makassar Trade Center (MTC), misalnya, memilih tak buru-buru mengubah sasaran. Segmen menengah ke bawah dipertahankan, mengingat di sinilah usaha kecil-menengah bejibun. "Di tempat lain banyak barang bermerek, di sini tidak," ucap Yan Talakua, Public Relations MTC Karebosi dan Karebosi Link.

Hampir saban tahun di Kota Makassar tumbuh pusat belanja baru, yang dimulai sejak 1997. Jumlah mal yang dirasakan oleh sejumlah kalangan mempersempit ruang gerak pasar tradisional sudah sebanyak 14 buah, dan akan terus bertambah.
FADHILAH NAZIF

Mal Pendahulu (yg sudah ada)
- Mal Ratu Indah di Jalan Sam Ratulangi
- Mal Panakkukang di Jalan Boulevard
- Makassar Mall di kawasan Pasar Sentral di Jalan HOS
Cokroaminoto
- Makassar Town Square di Jalan Perintis Kemerdekaan.
- Makassar Trade Center di Jalan Ahmad Yani
- Karebosi Link di kompleks Lapangan Karebosi
- Global Trade Center di Jalan Metro Tanjung Bunga
- Panakkukang Trade Center di Jalan Boulevard
- Panakkukang Square di Jalan Boulevard
- Ramayana Center di Jalan Andi Pangeran Pettarani

Mal Baru
- Plaza Tamalanrea di Jalan Perintis Kemerdekaan

Mal Sedang Dibangun
- Mall of Makassar di Jalan Sungai Saddang
- Mal Trans Studio (Trans Walk) di Jalan Metro Tanjung Bunga.

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/05/14/Makassar/krn.20100514.200208.id.html

Kalau info ini kurang lengkap, Forumers lain mungkin bisa bantu :) atau Casandraku bisa klik postingan sebelumnya di thread ini atau Mks proyek di thread2 lain.

Thanks untuk listnya Comeliness :okay:

tambahan untuk Mall yang U/C - Karuwisi Trade Center Jl. Urip Sumoharjo

sedangkan untuk Panakkukang Trade Center (PTC) ditutup karena akan dibangun hotel Grand Hikma dilokasi itu.

Hotel Grand Hikma
http://www.fajar.co.id/photohead/126813725210---lapsus%20new-2.jpg
source fajar Online

Sony Sjklw
May 24th, 2010, 01:23 PM
Update list konstruksi gedung tinggi di Makassar dong, seperti Hotel Asyra, RS Awal bros, gedung Baruga, Menara Apartel dll itu berapa lantai? thx

Mall di Makassar itu ada berapa dan apa aja?

Dari pengamatan sepintas, Makassar sangat modern dan maju

Gedung Baruga Juang 45 (office tower) 12 lantai

update list bangunan tinggi dan lantainya yang sedang dibangun di Makassar dong?
RS global dan menara phinisi itu berapa lantai? menara unismuh kabarnya gimana? gedung andi sose dan gedung baruga 45 itu sama atau berbeda? thx btw aku ada gambar rendering gedung Lippo yang akan dibangun di makassar, lumayan lho ada 25 lantai 2 tower tapi gak tahu caranya ada yang mau ngajarin?
mana nih render proyek lippo yang dimaksud???:ohno:

eurico
May 25th, 2010, 12:21 AM
sedangkan untuk Panakkukang Trade Center (PTC) ditutup karena akan dibangun hotel Grand Hikma dilokasi itu.

Hotel Grand Hikma
http://www.fajar.co.id/photohead/126813725210---lapsus%20new-2.jpg
source fajar Online


maksudnya PTC dibongkar trus akan dibuat hotel tersebut gitu?? banyak banget deh hotel2 di kawasan panakkukang

@casandraku, cara untuk upload dan posting gambar ada di sini http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=515217

intinya gambar tersebut diupload dulu ke portal di internet apapun itu yg di sarankan imageshackus or photobucket tapi saya lebih suka pakai facebook dan flicker saja. setelah diupload ambil alamat url dari gambar tersebut dan copy ke laman ssc dengan ditambah code imageurl selamat mencoba

Marsya
May 25th, 2010, 07:29 AM
Selasa, 25-05-2010

Citra Garden Telan Dana Rp 100 M

MAKASSAR, BKM - Perusahaan properti Ciputra selaku pengembang Citra Garden menanamkan investasinya sebesar Rp 100 miliar dengan luas lahan 20 hektar di Makassar.
Direktur Ciputra Bing Sugiarto Chandra saat peluncuran Citra Garden di Hotel Clarion Makassar mengatakan, rumah yang ditawarkan dengan konsep kualitas dan kenyamanan tersebut dijual mulai dari harga Rp 400 juta hingga Rp 600 juta per unit. Dari 800 unit rumah yang ditawarkan, sebanyak 98 unit telah terjual saat peluncuran.
Sebelumnya, Ciputra meluncurkan Citraland Celebes di Makassar yang menelan investasi sebesar Rp 200 miliar. Dari 500 unit rumah dan rumah toko yang ditawarkan, lebih dari 50 persen telah terjual dari harga Rp 800 juta hingga Rp 3 miliar.
General Manager Ciputra, Hendry Nurhalim mengatakan, pasar komersial di Makassar berpotensi berkembang dua hingga tiga tahun mendatang. Untuk itu, pihaknya berniat mengembangkan properti komersial seperti mal, apartemen maupun pusat perbelanjaan.
"Kita harus melihat daya beli dan melihat potensi besar pasar yang ada," ujarnya.

Comeliness
May 25th, 2010, 08:14 PM
^^
Ternyata pelabuhan Makassar sudah tidak memadai untuk kapal kontainer dari Cina :bash: padahal Makassar New Port baru akan dibangun tahun 2014 :bash:

^^ Iya, kok Makassar New Port (MNP) ditunda melulu padahal ini mengdesak dikerjakan dgn adanya ACFTA & meningkatnya volume permintaan peti kemas. Infrastruktur penting kayak gini harusnya jangan di-tunda2. :ohno::ohno:

Karena ini butuh dana trilyun mestinya Pemda & Pelindo IV gesit cari investor kayak provinsi2 lain dan jangan cuma ngarapin bantuan pemerintah pusat yg terbatas dananya.

Comeliness
May 26th, 2010, 02:57 AM
Selasa, 25 Mei 2010 | 01:39 WITA
PT Pelindo Benah Infrastruktur

Kementerian BUMN mendorong PT Pelindo I-IV demi meningkatkan daya saing di bidang penyediaan infrastruktur dalam rangka Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA).

"BUMN Kepelabuhanan berperan besar dalam meningkatkan daya saing nasional," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, di sela Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (24/5).

Menurut Mustafa, pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur pelabuhan karena 80 persen volume perdagangan baik internasional maupun antar pulau. Dijelaskan, untuk meningkatkan daya saing tersebut, pemerintah harus berkomitmen menurunkan biaya logistik melalui peningkatan pelayanan dan produktivitas pelabuhan.

Penataan kembali pelabuhan khususnya pelabuhan utama, katanya, sudah dilakukan sejak 2007 melalui pengadaan peralatan guna menunjang kecepatan pelayanan dan kelancaran arus barang. "Peningkatan produktivitas di pelabuhan diharapkan sudah dirasakan manfaatnya mulai 2010," tegas Mustafa.

Adapun pengembangan terminal dan pelabuhan baru meliputi pelabuhan Karingau, Teluk Lamong, Makassar, dan Ancol Timur. Meski demikian, Mustafa tidak merinci nilai investasi yang dibelanjakan pelabuhan I-IV dalam mengembangkan infrastruktur yang dimaksud.(ba)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/106467/PT_Pelindo_Benah_Infrastruktur

Comeliness
May 26th, 2010, 07:24 PM
http://i54.tinypic.com/i3rpck.jpg
Karebosi yg dipagari.

Comeliness
May 27th, 2010, 01:04 AM
Rabu, 26 Mei 2010 13:35
400 Km Jalan di Makassar Butuh Rehabilitasi

Makassar (ANTARA News) - Sekitar 400 kilometer per segi jalan di Kota Makassar membutuhkan rehabilitasi, sementara yang mampu diakomodir dari APBD perubahan 2010 hanya sekitar 11 km per segi.

"Anggaran yang disiapkan untuk rehabilitasi jalan di Kota Makassar dari APBD perubahan 2010 hanya sekitar Rp18 miliar yang dapat mengakomodir sekitar 11 km jalan yang rusak pada 48 titik," kata Kabid Pemberitaan Humas Pemkot Makassar Ridha Rasyid, Rabu.

Menurut dia, keterbatasan anggaran perbaikan jalan itu menyebabkan jalan yang rusak di kota ini dilakukan skala prioritas. Saat ini terdapat dua jalan yang diprioritaskan untuk direhabilitasi karena mengalami rusak berat yakni Jalan Adhiyaksa dan Jalan Paccerakkang.

Selain kendala keterbatasan anggaran untuk rehabilitasi jalan, juga harus menunggu kondisi cuaca yang lebih baik untuk melaksanakan kegiatan itu.

"Saat ini masih sering turun hujan, jadi belum tepat untuk melakukan perbaikan jalan. Sementara jalan yang rusak, terpaksa ditutupi dulu dengan pavin blok," katanya.

Mengenai kondisi jalan yang rusak di Makassar, ia mengatakan, sekitar 400 km persegi atau sekitar 25 persen dari total 1.600 km panjang jalan di Makassar sudah mendesak direhabilitasi.

Berkaitan dengan hal tersebut, jalan yang rusak itu akan diperbaiki secara bertahap dan pendanaannya diharapkan dapat dialokasikan pada APBD perubahan 2011 untuk perbaikan jalan yang belum teralisasi pada 2010. (T.S036/S004)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=16137:400-km-jalan-di-makassar-butuh-rehabilitasi&catid=1:latest-news&Itemid=1

caesarleo
May 27th, 2010, 02:38 AM
Ilham Arief Sirajuddin (Walikota Makassar) http://metronews.fajar.co.id/read/93671/61/kewalahan-perbaiki-citra-makassar:

Malah, Ilham mengaku sangat kewalahan untuk memperbaiki citra Makassar ke tingkat nasional. Karena itu, orang nomor satu di Pemkot Makassar ini meminta mahasiswa untuk tidak lagi menutup jalan dan berbuat anarkis saat berunjuk rasa. :yes: :yes: :yes:

"Sungguh malu rasanya ketika ada pertemuan antara para gubernur, wali kota, dan bupati se-Indonesia di Jakarta, lalu ada tayangan mahasiswa membuat rusuh di Makassar. Tentunya kota kita ini menjadi cibiran daerah lain," ujar Ilham. :ohno::ohno: :ohno:

Padahal, imbuhnya, apa salahnya kalau unjuk rasa dilakukan secara elegan dan formal. "Setelah berorasi di tepi jalan, ya sampaikan aspirasinya ke DPRD," kata Ilham di rujab wali kota, Senin malam 24 Mei lalu. Akibat sulitnya mengubah image Makassar sebagai kota demo, imbuhnya, pihaknya sudah berpikir untuk menjadikan aksi demonstrasi sebagai objek pariwisata. :D

SELASA, 25 MEI 2010 | 01:26 WITA |
Mahasiswa Siap Reformulasi Gerakan

http://www.fajar.co.id/photohead/1274722062LOGO-GANTI-SULSEL%20DAMAI%20ANARKIS.jpg

DALAM beberapa waktu terakhir, stigma negatif sudah melekat pada daerah ini. Akibatnya, sejumlah alumni asal Sulsel, kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan di daerah lain. Di pihak lain, setiap mengunjungi atau berinteraksi dengan masyarakat luar Sulsel, yang pertama ditanyakan selalu tentang kondisi daerah ini yang dipandang tidak aman dan kurang kondusif akibat maraknya aksi anarkis. :doh:

Pandangan negatif itu tentu saja amat disayangkan. Sebab, tidak semua aksi unjuk rasa yang dilakukan berbagai elemen masyarakat, berakhir anarkis. Banyak juga yang sangat produktif. Tapi itulah, akibat dua tiga aksi berujung ricuh dan tutup jalan, "nama baik" Sulsel pun tercoreng. :doh:

Daerah ini dilabeli tidak aman dan harus dihindari. Bahkan, warganya juga dianggap biang kerusuhan sehingga sedapat mungkin dihindari. :bash:

Menyikapi realitas tersebut, mulai hari ini Harian Fajar secara khusus menurunkan tulisan dan laporan seputar aksi-aksi unjuk rasa yang diakui atau tidak, memang sudah mulai menjemukan dan juga sangat merugikan. Tentu saja, juga tentang respons berbagai kalangan atas kegiatan unjuk rasa dan atau rusuh antarwarga, antarmahasiswa dan antaraparat atau antara warga/mahasiswa kontra aparat.

"Memang bukan Makassar kalau tidak ada demo (unjuk rasa)," ujar mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazir di depan seratusan pemimpin redaksi Jawa Pos Group di Hotel Novotel Jakarta, 27 Desember 2008. Bahkan, imbuh fungsionaris Partai Hanura itu, untuk urusan sepele pun, mahasiswa Makassar dengan entengnya turun jalan. :ohno: :ohno::ohno:

Fuad Bawazir tidak sepenuhnya keliru dengan "kesimpulannya" tersebut. Faktanya, nyaris tiada hari yang luput dari aksi unjuk rasa di kota ini. Kalau bukan di dalam atau depan kampus, ya di tempat-tempat strategis lainnya. Sebutlah kawasan favorit baru, fly over, gedung DPRD Sulsel dan Makassar, hingga depan atau halaman kantor-kantor pemerintah. :nuts: :nuts:

Namun, elemen mahasiswa yang kerap turun jalan, tidak mau disalahkan begitu saja. Alasannya klise, pihak terkait kurang abai jika tidak "dikerasi" lewat aksi turun dan tutup jalan.

Aktivis mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI), Sapri, misalnya, berdalih bahwa pihaknya amelakukan aksi jika pintu dialog sudah tertutup. Atau jika pemerintah cuek dengan tuntutan dan aspirasi mahasiswa. "Biasanya, isu yang kita usung tidak direspons jika tidak ada aksi," kata mahasiswa Fakultas Hukum ini saat ditemui Senin 24 Mei.

Soal aksi mahasiswa yang kerap bikin macet arus lalu lintas, dia berdalih bahwa hal itu mesti dilihat sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. "Sebagian masyarakat memang mengeluh. Tapi, masyarakat lainnya di belakang mereka yang mengeluh, juga menderita akibat kebijakan pemerintah yang tidak pro mereka," tandasnya.

Meski begitu, dia juga mengaku tidak sepakat jika setiap melakukan aksi, mahasiswa menutup jalan. Menurutnya, tidak semua aksi harus dengan tutup jalan. Kalaupun ada aksi tutup jalan, lanjutnya, tidak akan berlangsung lama alias hanya sebentar.

"Kita juga tahu tentang HAM. Tutup jalan adalah melanggar HAM. Karena fasilitas jalan bukan hanya milik mahasiswa, tetapi masyarakat umum juga," terangnya. :yes::yes:
Dihubungi terpisah, Asriadi, aktivis mahasiswa Universitas 45, juga menilai perlunya reformulasi gerakan mahasiswa. Yaitu gerakan yang lebih memunculkan simpati masyarakat. :)

"Persoalan kemacetan dan aksi tutup jalan itu sudah kami sadari. Ke depan kita akan cari konsep gerakan alternatif," kata ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sospol 45 ini.

Tapi, imbuhnya, agar mahasiswa tidak lagi sering tutup jalan, maka pemerintah atau pihak terkait lainnya, juga harus merespons aspirasi mahasiswa secara aktif. Khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

"Kami berdemonstrasi karena pemerintah tidak memperhatikan kepentingan rakyat. Pemerintah hanya memilih dan mendahulukan kepentingan golongan atau kalangan tertentu," ucapnya. (zuk)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/93548/61/mahasiswa-siap-reformulasi-gerakan


Kebetulan sy pernah bikin grup di Facebook"
http://www.facebook.com/pages/Makassar-yang-Tidak-Kasar/112790418761468

silahkan bergabung

Comeliness
May 28th, 2010, 03:14 AM
Kebetulan sy pernah bikin grup di Facebook"
http://www.facebook.com/pages/Makassar-yang-Tidak-Kasar/112790418761468

silahkan bergabung

There were many interesting comments that people left on your blog. :)
Btw, you are a talented graphic designer. :okay:

Sony Sjklw
May 28th, 2010, 01:01 PM
Hotel Baru dikawasan panakkukang :cheers:

JUMAT, 28 MEI 2010 | 22:46 WITA | 1313 Hits
Share |

Hotel JL Star Bidik Segmen Bisnis
Sebulan Rilis Promo Harga Kamar

http://i48.tinypic.com/30kcdg1.jpg
image credit : Fajar Online

MAKASSAR -- Hotel JL Star, menambah deretan hotel di Makassar. Pendatang baru di bisnis hotel ini, membidik pasar pebisnis dan entertainment.

GM Hotel JL Star, Nasrianti, mengatakan bahwa kelebihan hotel ini, selain dilengkapi berbagai fasilitas yang tak kalah dengan hotel-hotel lain yang lebih dulu hadir di Makassar, hotel ini sangat strategis karena berada pusat kota dan dekat dengat berbagai macam mal dan perkantoran.

Dia menjelaskan, hotel berlantai lima dengan jumlah kamar 44 unit ini juga memiliki desain dan interior berbeda dibandingkan hotel lainnya. "Kita memiliki 44 kamar, terbagi tiga jenis, masing-masing junior suite, superior room dan deluxe room," kata Nasrianti.

Untuk menarik pelanggan, selama sebulan ke depan, JL Hotel memanjakan memberikan harga promosi, masing-masing untuk superior room satu malam Rp 250 ribu, harga normalnya Rp 300 ribu, deluxe room Rp 275 ribu, harga normal Rp 325 ribu, dan junior suite Rp 325 ribu, di luar promosi Rp 375 ribu.

Menurutnya, selain fokus menggenjot okupansi hotel, pihaknya juga menawarkan promo spesial untuk meeting dan menawarkan banyak benefit. Adapun fasilitas yang dimiliki hotel tersebut, yakni; restoran, cafe, meeting room, internet hotspot serta keamanan 24 jam. (id)

Sony Sjklw
May 28th, 2010, 01:17 PM
Setelah renovasi delta Plaza Pettarani berganti nama manjadi Pettarani Square, semoga ada tenant2 baru yang masuk, ngak cuma Ramayana :cheers:

Renovasi Delta Plaza

http://img404.imageshack.us/img404/1294/royal2.jpg

http://img543.imageshack.us/img543/7271/royal.jpg
^^ gerai Pizza Hut yang baru buka di delta Plaza

Comeliness
May 29th, 2010, 02:16 AM
Edisi 27 Mei 2010
Antisipasi Perang Tarif Hotel

Tingkat hunian hotel di Kota Makassar yang terus mengalami peningkatan merangsang usaha perhotelan menjadi semakin bergairah. Peluang pasar tersebut ditangkap para pialang perhotelan untuk berinvestasi di berbagai sudut Kota Makassar, dari pembangunan hotel kelas melati hingga hotel berbintang lima.

Hal ini memicu pula perang tarif tidak sehat di antara sesama pengusaha hotel, bahkan mengarah kepada monopoli usaha. Mencegah hal ini, diperlukan langkah antisipasi, khususnya oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia. Berikut ini petikan wawancara Tempo dengan Anggiat Sinaga, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sulawesi Selatan, di Hotel Clarion Makassar kemarin.

Bagaimana Anda melihat perkembangan hotel di Kota Makassar?

Perkembangan hotel di daerah ini semakin pesat. Kembali akan hadir beberapa hotel baru meskipun jumlah hotel sudah cukup banyak.

Sebelumnya Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin berekspektasi bahwa seharusnya ada penambahan 1.000 kamar lagi karena keberadaan kamar hotel saat ini tidak mencukupi kala ada kegiatan nasional dan internasional?

Itu terjadi ketika digelar Muktamar Nahdlatul Ulama di Makassar, yakni pada saat yang sama ada beberapa kegiatan digelar. Kekurangan jumlah kamar itu telah dijawab dengan hadirnya sekitar tujuh hotel dan apartemen yang baru, seperti Sinar Galesong dengan 150 kamar eks PTC, Amaris Panakkukang 100 kamar, Pena Mas 75 kamar, Hotel Asia 65 kamar, Apartel Sudirman Grup Patompo 125 kamar, dan Apartel Shayla 150 kamar.

Sebagian hotel juga sudah menyikapinya dengan menambah jumlah kamar, di antaranya Hotel Mercure, dari 75 menjadi 130 kamar, dan Hotel Kenari, dari 25 menjadi 55 kamar. Dalam kurun dua tahun, jumlah kamar hotel bertambah hingga 20 persen, yakni awalnya berkisar 4.235 kamar, menjadi 5.000 kamar.

Dari penambahan itu, apa dikatakan sudah mencukupi?

Saat ini sudah mencapai 55 hotel, dari hotel kelas melati sampai kelas berbintang. Jumlah ini sudah sebanding dengan tingkat hunian. Dalam kondisi stabil, sekitar 65-70 persen memberi ruang hadirnya hotel-hotel baru.

Sebagai Ketua PHRI, bagaimana Anda menjaga kekompakan agar tercipta persaingan yang sehat?
Umumnya persaingan tarif terjadi pada hotel berbintang tiga ke atas. Sebagai Ketua PHRI, saya telah berinisiatif membentuk paguyuban para GM hotel berbintang tiga hingga lima, kurang lebih 12 hotel yang ikut bergabung. Paguyuban dibentuk untuk membangun komitmen tidak tertulis melalui rembuk bersama. Dalam paguyuban dibahas bagaimana menjaga etika usaha dan profesi, misalnya tidak melakukan pelacuran tarif. Sebenarnya persoalan tarif tidak dibahas secara spesifik dalam paguyuban. Tapi selalu diingatkan kepada teman-teman agar tidak saling sikut. Sebagai ketua, untuk rapat selanjutnya saya berinisiatif mengubah perlakuan penawaran tarif kamar dengan mengabaikan paket full board, tapi mengutamakan paket kamar secara parsial, yakni kamar terpisah, ruang pertemuan terpisah dan paket makan terpisah.

Ketika menemukan ada hotel tidak sesuai dengan aturan, bagaimana sikap PHRI?

PHRI tidak serta-merta menegur, tapi hanya mengingatkan cara etika berusaha. Selama ini perang tarif masih sangat sehat karena kondisi pasar yang kondusif. Kecuali kondisinya seperti di Manado, yakni jumlah kamar tidak sebanding dengan pasar, akibatnya tingkat hunian hanya 40 persen. PHRI selalu melakukan pertemuan dengan para anggota untuk membahas isu strategis, termasuk masalah penetapan harga. PHRI juga memperhatikan pengusaha restoran dan kafe untuk membahas masalah harga minuman, dan mereka senang mengikutinya.

Sekarang dinas pendapatan daerah mengubah sistem pajak hotel dan restoran dari taksasi ke pembukuan, seperti apa Anda melihat ini?

Pengusaha hotel di daerah ini sadar akan pajak, terbukti dari realisasi pajak hotel dan restoran meningkat tajam, pada 2008 sebesar Rp 52,7 miliar dan 2009 Rp 62,4 miliar. Pada 2010 ditargetkan Rp 74,8 miliar.

Apakah pajak memberatkan pengusaha hotel dan restoran?

Pada hakikatnya tidak memberatkan karena yang dibayarkan pengusaha bersumber dari pengguna jasa restoran. Sesungguhnya yang memberatkan adalah adanya pungutan tambahan atas adanya peraturan daerah yang terkesan tumpang-tindih.

Menurut Anda, bagaimana pemerintah Kota Makassar berperan mengembangkan usaha perhotelan di daerah ini?

Pemerintah kota seharusnya mampu meyakinkan investor jika Makassar aman untuk berusaha, sekaligus memberi kemudahan pelayanan dan kepastian hukum, misalnya kepastian terhadap status tanah yang akan ditempati membangun.

Sikap pemerintah sudah cukup membantu menghidupkan tingkat hunian hotel atau belum?

Dikatakan cukup, ya, karena ada keinginan besar dan niat baik melakukan sesuatu agar orang berdatangan ke Makassar. Tapi tidak harus berhenti di situ, kegiatan promosi harus sering dilakukan, baik kepada wisatawan lokal maupun mancanegara. Saya berharap pemerintah berperan secara konkret membantu mempromosikan fasilitas masyarakat yang diinvestasi swasta.

Bagaimana dengan sektor pariwisata?

Ada dua persoalan sektor pariwisata, pertama sisi kualitas obyek wisata, dan kedua sarana jalan dan transportasi. Sadar atau tidak, obyek wisata di Sulawesi Selatan membutuhkan pembenahan. Sedangkan dari sarana jalanan juga belum mendukung. Daerah ini memiliki banyak obyek wisata, tapi sulit dijangkau. Jika sektor pariwisata meningkat, akan meningkatkan pula tingkat hunian hotel. SULFAEDAR PAY

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/05/27/Makassar/krn.20100527.201598.id.html

Comeliness
May 29th, 2010, 02:55 AM
Edited.

Comeliness
May 30th, 2010, 03:12 AM
:old:
Jumat, 21-05-2010
Sari Roti Bangun Pabrik di Makassar
Investasi Rp 30 M, Cover Kawasan Timur

JAKARTA, BKM - PT Nippon Indosari Corpindo, pemilik merek dagang Sari Roti, berencana membangun satu pabrik baru di wilayah Makasar untuk membidik pasar kawasan di Indonesia Timur. Investasi yang disiapkan sebesar Rp 30 miliar.

"Ada rencana jangka panjang dalam tiga tahun mendatang, untuk meng-cover demand Indonesia Timur yang mulai tumbuh," jelas Direktur Operasi Sari Roti, Yusuf Hadi, seusai publik expose di Hotel Gran Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/5).

Ia menambahkan, untuk keperluan investasi pabrik di Makasar, perseroan menganggarkan dana sekitar Rp 30 miliar. "Ini bisa menjembatani yang ada disana. Jika permintaan terus, maka bukan tidak mungkin akan bangun lagi," katanya.

Menurutnya, hingga akhir tahun 2010 perseroan menargetkan dapat memproduksi 300 ribu pack roti tawar per hari, dan juga 1,1 juta pack roti manis per hari. Peningkatan ini disumbang oleh tiga pabrik lama di wilayah Cikarang (dua) dan Pasuruan (satu). Serta ada penambahan satu pabrik baru yang akan rampung di Desember 2010.

Pabrik baru direncanakan akan memproduksi 60 ribu pack roti tawar per hari dan 200 ribu pack per hari. "Pabrik Semarang akan memfokuskan penetrasi di Jawa Tengah, hingga kapasitas saat ini dapat dikonsentrasikan ke Jawa Barat dan Jawa Timur," papar Direktur Utama perseroan, Wendy Yap.

Pembangunan pabrik yang sudah masuk dalam pipeline perseroan, akan menghabiskan dana Rp 120 miliar. Dana akan didapat dari hasil IPO, sekitar Rp 200-250 miliar.

"Untuk pabrik di Medan baru akan selesai terbangun di April 2011. Ini untuk pasok kebutuhan di wilayah Sumatera," tambah Yusuf.

Source: http://www.beritakotamakassar.com/index.php?option=read&newsid=42888

Comeliness
May 30th, 2010, 03:18 AM
http://img543.imageshack.us/img543/7271/royal.jpg
^^ gerai Pizza Hut yang baru buka di delta Plaza

^^Yg ada crane nya itu Royal Apartment. Belum selesai juga ya.

dira
May 30th, 2010, 11:02 AM
^^Yg ada crane nya itu Royal Apartment. Belum selesai juga ya.

lama bgt tuh bangunannya ga jadi2.. onhold kah? :bash:

eurico
May 31st, 2010, 08:58 AM
Byk masalah yg menggelayuti masalah apartemen itu mulai dari kredit macet pengembang ke pihak bank ampe akhirnya banyak pembeli yang membatalkan pembelian menarik dp atau uang2 yg telah mereka setorkan.

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:37 PM
^^ walaupun banyak masalah tapi proyek ini tetap jalan kok cuma lambat banget :nuts:

update 30/5/2010

http://i47.tinypic.com/24enmoo.jpg

http://i47.tinypic.com/2hekah0.jpg

uploaded with http://tinypic.com/

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:40 PM
Baruga Juang 45

update 30/5/2010

http://i48.tinypic.com/123o08k.jpg

http://i50.tinypic.com/2lmrp8m.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:43 PM
Chinesse Center

update 30/5/2010
http://i46.tinypic.com/ifcw9g.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:46 PM
Graha SGP

update 30/5/2010
http://i49.tinypic.com/30uzfk8.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:50 PM
Rangkuman proyek2 mal yang sedang U/C di Makassar


Mall of Makassar

http://i46.tinypic.com/11izjfk.jpg

update
http://i48.tinypic.com/30ht2cz.jpg

http://i48.tinypic.com/6igqiu.jpg

http://i47.tinypic.com/f4n1jk.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:53 PM
Karuwisi Trade Center

http://i47.tinypic.com/33msvn4.jpg


update
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35762301.jpg
credit to Andhy2

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 04:56 PM
Plaza Tamalanrea

http://i47.tinypic.com/11l7pj4.jpg

update
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35293222.jpg

Update 08/05/2010
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35293214.jpg

Update 08/05/2010
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35293218.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 05:05 PM
Trans Studio Walk

http://i50.tinypic.com/2yxlxte.jpg
from Arkonim

update
http://i44.tinypic.com/t64jms.jpg

http://img207.imageshack.us/img207/3429/dscf4351.jpg

Sony Sjklw
May 31st, 2010, 05:08 PM
Pattarani Square

update 30/5/2010
http://i46.tinypic.com/35lurl4.jpg

http://i47.tinypic.com/2hozmg3.jpg


ada yang tau kelanjutan proyek ini ngak?

MTC phase 3
http://i47.tinypic.com/fu0xnp.jpg

Comeliness
June 1st, 2010, 01:39 AM
Chinesse Center

update 30/5/2010
http://i46.tinypic.com/ifcw9g.jpg
^^Ada bekas jempolnya Sony digambar ini. :lol:

Comeliness
June 1st, 2010, 02:41 AM
Trans Studio Walk

http://i50.tinypic.com/2yxlxte.jpg
from Arkonim

update
http://i44.tinypic.com/t64jms.jpg

^^ Hari ini Sony banyak update nih.:okay:
Son, kalau sempat update daerah dkt pantai Losari, dan pembangunan Siloam Hospital.

Trans Walk udah mau opening tuh. Ambil picts nya dong mumpung masih sepi kan enak motretnya.
Update CPI juga ya, tapi utk Trans Walk & CPI picts nya nanti taruhnya di thread sebelah ya jangan di thread ini.

Marsya
June 1st, 2010, 03:45 AM
Panakkukang Jadi Kawasan Perhotelan

http://www.tribun-timur.com/photo/2010/02/0217e4dd02473bf98fe4c2e19df38f90.jpg

SELASA, 1 JUNI 2010 | 08:07 WITA
Makassar, Tribun - Tak hanya pusat perbelanjaan yang menjamur di Panakkukang, Makassar. Kawasan tersebut juga semakin diincar para pengusaha untuk membangun sejumlah hotel.
Beberapa tahun ke depan, Panakkukang bakal ramai dikunjungi tamu dari luar Makassar, bahkan luar negeri.
Sebut saja hotel yang sudah beroperasi seperti Hotel Pena Mas di Jl Hertasning, JLStar Hotel di Jl Boulevard, Hotel Boulevard Panakkukang di Jl Boulevard, Hotel Denpasar Jl Boulevard, Hotel Panakkukang Jl Boulevard, Hotel Pengayoman Jl Pengayoman, Asia Hotel Jl Pengayoman, Jade Hotel, dan Sulawesi Hotel.
Rata-rata hotel di kawasan tersebut merupakan hotel bintang satu dan dua yang menyediakan puluhan kamar lebih dari empat lantai dengan puluhan kamar. Namun dari segi fasilitas, boleh dikata hotel bintang dua juga memiliki fasilitas setara dengan hotel bintang tiga, seperti adanya fasilitas meeting room (ruang rapat).
Jumlah ini bakal terus bertambah seiring dengan rencana pembangunan hotel bintang tiga milik Sinar Galesong di PTC Panakkukang dan Hotel Amaris di bawah naungan PT Grahawita Santika.
Tak hanya penambahan hotel, hotel yang sudah ada pun semakin menunjukkan eksistensinya dengan melakukan penambahan jumlah kamar.
Salah satu hotel yang baru saja beroperasi adalah JL Star Hotel. Hotel bintang dua ini memiliki 44 kamar dengan lima lantai. Manajemen pun mendesain sedemikian rupa hotel ini hingga dapat diakses melalui dua pintu, depan dan belakang.
Meski baru 44 kamar, namun General Manager JL STAR Hotel, Nasrianti, mengungkapkan ke depan akan menambah jumlah kamar.
Sementara itu, Hotel Amaris yang tengah dalam proses pengerjaan rencananya bakal beroperasi Juli 2010 menawarkan sekitar 98 kamar. General Manager Hotel Santika, Agus S Yanto beberapa waktu lalu, mengatakan, meski berbintang dua, namun fasilitas hotel ini tak jauh beda dengan hotel berbintang tiga.
"Kehadiran hotel ini bisa dikatakan menangkap peluang investasi yang bagus, mengingat kondisi Makassar saat ini masih kekurangan kamar hotel seiring dengan banyaknya kegiatan yang digelar di Makassar," kata Nasrianti akhir pekan lalu.
Maraknya pembangunan hotel di kawasan tersebut, tidak lepas dengan lokasi yang strategis, sebagai kawasan bisnis dan hiburan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, menilai, seiring dengan perkembangan Kota Makassar serta hadirnya fasilitas publik, seperti Trans Studio, bandara yang sangat megah, jalan tol yang memadai, serta beberapa bulan ke depan akan dibuka lapangan golf terbaik di Asia, membuat Makassar harus berbenah dari ketersediaan jumlah kamar hotel.(cr4/cr8)


82 Hotel, 4.235 Kamar
BERDASARKAN data Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), saat ini sedikitnya 82 hotel beroperasi di Makassar dengan jumlah kamar 4.235 kamar.
Jumlah ini sudah termasuk hotel bintang maupun non bintang, dengan rincian 36 hotel bintang dengan 2.817 kamar dan 46 hotel nonbintang 46 dengan 1.418 kamar.
Ketua PHRI Makassar, Kwandy Salim, mengatakan posisi Makassar memang menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dalam setiap event nasional yang digelar, Makassar selalu saja kekurangan kamar.
"Pengusaha juga dalam mendirikan sebuah hotel melihat posisi strategis, misalnya di Panakkukang yang merupakan lokasi bisnis sekaligus entertaint," katanya.(cr4/cr8)

Tribun Timur

Comeliness
June 1st, 2010, 07:28 PM
Pattarani Square
MTC phase 3
http://i47.tinypic.com/fu0xnp.jpg

Sony, http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/thank-you.gif

^^Ini MTC phase 3 kayaknya dulu ownernya rencana mau buat apartment tapi direkomendasikan oleh DPRD utk hotel. Kalau bikin pusat perbelanjaan lagi keramaian nanti.

Comeliness
June 1st, 2010, 07:45 PM
Moga2 instalasi pengolahan air limbah ini nggak omdo. Harusnya pemkot konsisten dong terapkan peraturan & pengusaha2 yg cemarkan lingkungan agar dihukum se-berat2nya biar kapok.

Edisi 01 Juni 2010
Makassar Akan Miliki Instalasi Pengolahan Air Limbah

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menargetkan pembangunan instalasi pengolahan air limbah tahun depan. Pembangunan tersebut untuk membebaskan wilayah itu dari sumbatan limbah kotoran dari sisa lemak makanan pada sejumlah drainase.

Menurut Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, pembangunan tersebut didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja negara dengan nilai Rp 500 miliar. "Ini nanti diharap mampu mengatasi permasalahan limbah di Makassar," ujar Ilham dalam sosialisasi penggunaan alat penyaring kotoran dan sisa lemak makanan di kantor Wali Kota Makassar kemarin.

Sejumlah titik drainase di Kota Makassar ditengarai telah tercemar limbah cair. Terutama kotoran atau sisa lemak makanan dari hasil buangan sejumlah rumah makan dan restoran. Ilham mencontohkan sejumlah lokasi yang mengalami pencemaran, di antaranya drainase di Jalan Sulawesi, Seruni, dan Timor.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Daerah Kota Makassar Kusayyeng mensinyalir limbah-limbah tersebut telah melewati standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Ilham menyebutkan, regulasi untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap lingkungan hidup yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2010 menjelaskan bahwa setiap usaha atau kegiatan wajib memiliki izin lingkungan yang merupakan persyaratan untuk memperoleh izin usaha atau kegiatan. "Apabila telah terjadi pencemaran, setiap orang atau usaha wajib melakukan penanggulangan dan pemulihan," ujarnya. Dia menambahkan, "Bahkan pada Pasal 98 sampai Pasal 105 telah jelas memberikan denda sebesar Rp 1-3 miliar kepada pihak yang telah melakukan tindakan yang mengakibatkan terlampauinya baku mutu yang telah ditetapkan." Selain denda, dalam peraturan tersebut, perusak lingkungan diberikan hukuman pidana minimal 1 tahun penjara.

Kusayyeng menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Makassar tengah mengkaji rencana penerbitan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup sebagai payung hukum dalam pelaksanaan pengawasan lingkungan.

Dalam sosialisasi yang dihadiri sejumlah pemilik usaha rumah makan dan restoran serta pengelola hotel itu, Direktur Marketing PT Indogreen Jack Maulana memperkenalkan salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh rumah makan dan perumahan dalam mengolah limbah cair rumah makan. Terutama penyaringan kotoran atau sisa lemak makanan. SUKMAWATI

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/06/01/Makassar/krn.20100601.202031.id.html

Sony Sjklw
June 3rd, 2010, 12:43 PM
angkutan umum belum beres, mau menerapkan ERP lagi:ohno::bash:

Akhir 2015, Jl Sultan Alauddin Berbayar
Kamis, 3 Juni 2010 | 09:58 WITA

Makassar, Tribun - Rencana operasional bus rapid transit (BRT) atau busway belum terlaksana, Pemerintah Kota Makassar sudah membuat rencana baru. Sistem electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar akan diberlakukan akhir 2015 mendatang.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Makassar, Hasan Basri, di ruang kerjanya, Rabu (2/6).
ERP merupakan sistem untuk menekan volume kendaraan dengan cara membebani retribusi kepada pemilik kendaraan pribadi. Baik roda dua maupun empat. Dampak yang diharapkan adalah berpindahnya pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Penerapan sistem ini sementara dalam pengkajian. Namun diperkirakan kondisi sejumlah ruas jalan di Makassar hingga 2015 mendatang akan mengalami tingkat kejenuhan yang luar biasa. Karena itu ERP sangat mungkin diterapkan.
Penerapan ERP ini hanya dilaksanakan pada jalan-jalan yang dikategorikan padat dan mempunyai tingkat kejenuhan tinggi. Antara lain Jl Jenderal Sudirman, Jl AP Pettarani, dan Jl Sultan Alauddin.
"Tidak bisa dipungkiri, lima tahun hingga sepuluh tahun mendatang Makassar sudah tidak seperti sekarang. Besarnya laju pertumbuhan ekonomi membuat Makassar menjadi pusat bisnisyang tentunya akan memicu pertumbuhan kendaraan dan kemacetan," ulasnya.
Jika benar ini terlaksana, maka proyek percontohan ini akan mulai diterapkan pertama kali di Jl Sultan Alauddin. Sultan Alauddin dipilih karena tingkat kejenuhan pada jalan ini cukup tinggi. Sebanyak 4.708 unit kendaraan melintas setiap jam.(cr8)

Tarifnya Rp 20 Ribu
UNTUK mewujudkan hal tersebut menurutnya tidaklah mudah. Masyarakat belum tentu mau. Apalagi dengan sistem ERP atau electronic road pricing, setiap pengguna kendaraan roda empat akan dikenakan biaya sekitar Rp 20 ribu.
Sistem ini sukses dilakukan di singapura dan tidak lama lagi juga akan diterapkan di Jakarta. Jika penduduk mau beralih dari angkutan pribadi ke angkutan umum, bukan hal yang mustahil menurutnya sistem ini batal digunakan di Makassar.
Saat ini, kendaraan pribadi di Makassar mencapai 90 persen lebih dari total jumlah kendaraan yang beredar. Ini terus akan merangkak naik setiap tahunnya jika tidak ada alternatif atau kontrol dari pemerintah, baik itu pusat maupun kota.
Pelebaran jalan bukanlah satu jalan keluar yang tepat. Butuh suatu yang lain, misalnya memanfaatkan sistem angkutan sungai, atau pembangunan monorel.(cr8)

Sony Sjklw
June 3rd, 2010, 12:55 PM
Sony, http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/thank-you.gif

^^Ini MTC phase 3 kayaknya dulu ownernya rencana mau buat apartment tapi direkomendasikan oleh DPRD utk hotel. Kalau bikin pusat perbelanjaan lagi keramaian nanti.

mungkin ini render apartemenya

http://www.arkonin-id.com/images/stories/proyek/content/residential/resid_low_apt_land_Page_50.jpg

Mimihitam
June 3rd, 2010, 02:46 PM
Tanjung Bunga Makassar

http://www.airmasasri.com/file/project/tanjung%20bunga%20mei-2010-1.jpg

Marsya
June 4th, 2010, 03:40 AM
^^ kira2 lokasinya Tanjung Bunga bagian mana ya?

Tanjung Bunga Mixed Use:

Description :
Location: Makasar
Land area : +/ 12ha
Building type : Mixed Use for Hotel, Shopping arcade, apartment and Mall

Comeliness
June 4th, 2010, 10:19 PM
http://smileys.on-my-web.com/repository/Thinking/thinking-006.GIF
Edisi 04 Juni 2010
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin:
Orientasi Fasilitas ke Pedagang.

Pasar Pabaeng-baeng baru saja selesai berbenah. Tapi kekisruhan terus muncul. Pedagang lama mengaku tak kebagian tempat gara-gara masuknya pedagang baru. Sengkarut bertambah karena adanya dugaan praktek pungutan liar. Belum lagi aksi para "preman" mengamankan lokasi pasar. Tempo sepekan ini menelisik kasus ini yang dituangkan dalam tulisan berseri. Jumlah los untuk berjualan di Pasar Pabaeng-baeng kini bertambah. Tapi masih ada sekitar 300 pedagang yang belum tertampung. Belum lagi soal pungutan. Bagaimana solusi yang bakal dilakukan Pemerintah Kota Makassar? Berikut ini petikan wawancara Tempo dengan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Selasa pekan lalu.

Bagaimana komitmen pemerintah kota untuk menggratiskan los di Pasar Pabaeng-baeng pascarenovasi?
Memang digratiskan. Dan itu menjadi komitmen sedari awal. Kami sudah sampaikan bahwa bersyukurlah para pedagang mendapatkan perbaikan pasar kemudian tanpa dipungut biaya sama sekali. Alhamdulillah, pascarenovasi pasar, dari seribu sekian pedagang, mampu diserap kurang-lebih 700 pedagang, meski ada sekitar 300 pedagang yang tidak tertampung.

Tapi mengapa ada pungutan bagi pedagang yang masuk los?
Mestinya pedagang yang masuk tidak membayar. Kenapa ada yang membayar? Yang membayar itu adalah mereka yang mestinya tidak berhak masuk tapi menyerobot. Dan ketika akan diusir, tidak bisa. Konsekuensinya, tidak ada perbedaan antara pedagang yang masuk dan yang tidak, maka harus ada pungutan.

Bagaimana kejelasan pungutan tersebut?
Saya juga heran jika dikatakan ada pungutan liar di situ. Sebab, uang itu resmi penerimaannya. Persoalan di Pasar Pabaeng-baeng, kami memprioritaskan pedagang, bukan pemilik tempat. Kenapa? Sebab, ada pedagang menyewa kepada pemilik tempat. Pemilik tempat lalu menuntut, padahal dia sendiri tidak berdagang. Hal-hal seperti ini kami tidak mau lagi. Pemerintah berorientasi menyerahkan fasilitas ke pedagang. Tapi itulah yang kemudian dianggap bermasalah.

Bagaimana soal jumlah pungutan yang bervariasi?
Itu urusan teknis. Yang saya kemukakan adalah penjelasan berdasarkan keterangan direksi pasar. Sebab, direksi pasar itu otonom.

Bagaimana dengan temuan kejaksaan perihal pungutan hingga Rp 1 miliar?
Bukan Rp 1 miliar, melainkan Rp 800 juta. Bagaimana mau dikatakan pungutan liar? Itu terdaftar dalam penerimaan kas PD Pasar. Kalau dikatakan pungutan liar, berarti tidak terdaftar dalam penerimaan.

Bagaimana dengan kabar adanya anggota Dewan dan pejabat pemerintah kota yang memiliki los di Pabaeng-baeng?
Siapa anggota Dewan yang menempati? Masak anggota Dewan mau berdagang di situ. Saya sudah telusuri dan tanya ke anggota Dewan dan pejabat. Tidak ada di situ.

Apa dibolehkan meningkatkan status pedagang kaki lima menjadi pedagang los dengan pungutan puluhan juta rupiah?
Itu bisa. Karena kita kan melihat kondisi Pasar Pabaeng baeng yang dulu. Sangat memungkinkan karena orientasi kami adalah ke pedagang, bukan kepada orang-orang yang mendapat los, yang kemudian diperjualbelikan atau disewakan.

Jadi pedagang baru juga tidak boleh menempati los?
Tidak bisa! Pedagang baru tidak mungkin ada.

Bagaimana solusi terhadap 300 pedagang yang belum mendapat tempat?
Kami sedang mencari solusinya agar mereka bisa tertampung dengan fasilitas yang sama. Ada kemungkinan kami akan menutup kanal di pasar itu. Tapi ini kan proses, dan harus meminta izin Kementerian Pekerjaan Umum. SUKMAWATI

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/06/04/Makassar/krn.20100604.202396.id.html

Comeliness
June 4th, 2010, 10:38 PM
mungkin ini render apartemenya

^^Iya, kayaknya itu rendernya. Di koran sih dulu bilangnya lagi ngurus amdal dan tunggu persetujuan DPRD. Tapi menurut anggota2 DPRD daerah situ cocoknya dibangun hotel bukan apartment.

Comeliness
June 5th, 2010, 01:43 AM
Saya kira udah dibongkar dari tahun lalu, nggak tahunya belum. Pemda Gowa lambat banget ya. :ohno::ohno::ohno:

Jum'at, 04 Juni 2010 | 13:54 WIB
Kalla Minta Pemerintah Daerah Segera Bongkar Pabrik Kertas Gowa

http://image.tempointeraktif.com/?id=31981&width=274
Jusuf Kalla. TEMPO/Zulkarnain

TEMPO Interaktif, GOWA—Mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa untuk mempercepat pembongkaran Pabrik Kertas Gowa. Menurut Kalla, pembongkaran pabrik kertas itu untuk mempercepat perampungan pembangunan kampus teknik Universitas Hasanuddin (Unhas). ”Pembangunan kampus teknik Unhas itu harus dipercepat, karena kampus itu sangat dibutuhkan," kata Kalla saat mengunjungi Pabrik Kertas Gowa, Jumat (4/6).

Dalam kunjungan itu, Kalla didampingi Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Rektor Unhas Idrus Paturusi, konsultan dari jepang, dan pihak PT Pembangunan Perumahan. Selain juga seluruh unsur musyawarah pimpinan daerah dan satuan kerja pemerintah daerah Kabupaten Gowa.

Kalla yang juga Ketua Alumni Universitas Hasanuddin itu meninjau beberapa lokasi pabrik. Di antaranya, lokasi pembangunan kampus teknik Unhas, dan aset pabrik kertas. Kalla mengatakan, kampus teknik Unhas akan dibangun empat lantai dan sudah harus dirampungkan pada November mendatang oleh PT Pembangunan Perumahan.

Sementara itu, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengatakan akan segera membongkar pabrik kertas tersebut. Adapun aset yang sudah dibongkar akan dipindahkan di lokasi yang tidak mengganggu proses pembangunan. ”Sambil menunggu investor yang akan membeli aset, untuk sementara sebagian aset yang sudah dibongkar dipindahkan di lokasi yang tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan," kata Ichsan.

Ia akan berkoordinasi dengan jajaran muspida terkait dengan pembongkaran itu. Menurut dia, koordinasi itu sangat penting, karena berhubungan dengan persoalan tehnis pembongkaran. ”Kami tidak menginginkan adanya miskomunikasi saat pembongkaran. Teknisnya harus jelas," katanya.

Ichsan menjelaskan, lokasi yang akan digunakan untuk pemindahan aset itu adalah lapangan yang ada di sekitar pabrik. Karena lapangan itu tidak masuk dalam pembiayaan. Berdasarkan pantauan Tempo, pembangunan kampus teknik Unhas sudah dalam tahap pengerjaan pondasi bangunan.
SAHRUL

Source: http://www.tempointeraktif.com/hg/makassar/2010/06/04/brk,20100604-252727,id.html

Sony Sjklw
June 5th, 2010, 03:36 PM
maksudnya PTC dibongkar trus akan dibuat hotel tersebut gitu?? banyak banget deh hotel2 di kawasan panakkukang


Hotel di Atas Mal
HOTEL DI ATAS MAL. Maket hotel di atas mal yang akan dibangun di atas Panakkukan Trade Centre. (Foto Ist)
SUKSES di bisnis otomotif menjadi modal bagi PT Sinar Galesong Pratama merambah sektor lain. Di bawah bendera PT Sinar Indonesia Hotel, perusahaan ini akan membangun hotel di atas Mal Panakkukang Trade Center (PTC).

Rencananya, hotel yang akan dibangun mulai pertengahan tahun ini berkapasitas 170 kamar. Diperkirakan rampung dalam satu tahun, sehingga mulai beroperasi di 2011.
"Arsitekturnya kita gunakan konsep low budget, but good quality," ujar arsitek pembangunan hotel ini, Prasetyo H A Suroso, Selasa 9 Maret.

Prasetyo mengungkapkan, keunggulan hotel karena terhubung langsung dengan Mal Panakkukang. Selain itu, hotel yang belum diberi nama ini berbentuk melingkar dan di tengahnya atau di atas plasa didesain ruang terbuka hijau.

"Hotel ini mengusung konsep klimatologi yang responsif terhadap alam atau lingkungan. Bangunan tropis dengan sirkulasi udara yang bagus di setiap kamar hotel, agar tercipta kenyamanan," bebernya.

Kamar-kamarnya terdiri atas kamar standar, superior, deluxe, dan suits. Selain itu, hotel ini juga dilengkapi ball room yang kapasitasnya 600 sampai 1.000 orang. Ruang terbuka hijau, kata Prasetyo, juga dapat dimanfaatkan sebagai outdoor dining.

"Outdoor dining ini juga bisa dijadikan tempat pesta. Selama ini orang memilih pesta pernikahan indoor, kita akan tawarkan konsep baru pesta perkawinan outdoor di hotel ini nanti," tuturnya.

Fasilitas meeting room juga disiapkan sebanyak lima ruangan dengan kapasitas 20 orang tiap meeting room. "Meski hotel kelas bintang tiga, tapi keunggulannya banyak seperti konsep one stop shopping karena terintegrasi langsung dengan mal Panakkukang," ungkap Prasetyo. (*)

http://static.panoramio.com/photos/original/33103043.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/33102925.jpg

Sony Sjklw
June 5th, 2010, 04:45 PM
^^Iya, kayaknya itu rendernya. Di koran sih dulu bilangnya lagi ngurus amdal dan tunggu persetujuan DPRD. Tapi menurut anggota2 DPRD daerah situ cocoknya dibangun hotel bukan apartment.

Bisa bangun kedua-duanya, kan maket awal MTC (karebosi Square) dulu diatasnnya mau dibangun hotel kalau ngak salah namanya Hotel Karebosi. tapi ngak tau kenapa ngak dibangun bahkan MTC dibawah PT. Tosan memilih memperluas malnya dengan membangun SPM dan karebosi Link.

kalau lihat render apartemennya, sepertinya bagian bawahnya tetap akan dibangun mal seperti rencana MTC phase 3 bedanya bagian atas mal ditambahkan hunian apartemen.



Tanjung Bunga Makassar
http://www.airmasasri.com/file/project/tanjung%20bunga%20mei-2010-1.jpg

proyek diatas sepertinya mirip dengan yang ini :weird:
new?
Tanjung Bunga Makasar


http://www.airmasasri.com/file/project/02-tjng-bunga-mksr-oktober-09.jpg

http://www.airmasasri.com/file/project/03-tjng-bunga-mksr-oktober-09.jpg

Sony Sjklw
June 5th, 2010, 05:34 PM
Saya kira udah dibongkar dari tahun lalu, nggak tahunya belum. Pemda Gowa lambat banget ya. :ohno::ohno::ohno:

Jum'at, 04 Juni 2010 | 13:54 WIB
Kalla Minta Pemerintah Daerah Segera Bongkar Pabrik Kertas Gowa

http://image.tempointeraktif.com/?id=31981&width=274
Jusuf Kalla. TEMPO/Zulkarnain

TEMPO Interaktif, GOWA—Mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa untuk mempercepat pembongkaran Pabrik Kertas Gowa. Menurut Kalla, pembongkaran pabrik kertas itu untuk mempercepat perampungan pembangunan kampus teknik Universitas Hasanuddin (Unhas). ”Pembangunan kampus teknik Unhas itu harus dipercepat, karena kampus itu sangat dibutuhkan," kata Kalla saat mengunjungi Pabrik Kertas Gowa, Jumat (4/6).

Dalam kunjungan itu, Kalla didampingi Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, Rektor Unhas Idrus Paturusi, konsultan dari jepang, dan pihak PT Pembangunan Perumahan. Selain juga seluruh unsur musyawarah pimpinan daerah dan satuan kerja pemerintah daerah Kabupaten Gowa.

Kalla yang juga Ketua Alumni Universitas Hasanuddin itu meninjau beberapa lokasi pabrik. Di antaranya, lokasi pembangunan kampus teknik Unhas, dan aset pabrik kertas. Kalla mengatakan, kampus teknik Unhas akan dibangun empat lantai dan sudah harus dirampungkan pada November mendatang oleh PT Pembangunan Perumahan.

Sementara itu, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengatakan akan segera membongkar pabrik kertas tersebut. Adapun aset yang sudah dibongkar akan dipindahkan di lokasi yang tidak mengganggu proses pembangunan. ”Sambil menunggu investor yang akan membeli aset, untuk sementara sebagian aset yang sudah dibongkar dipindahkan di lokasi yang tidak mengganggu pelaksanaan pembangunan," kata Ichsan.

Ia akan berkoordinasi dengan jajaran muspida terkait dengan pembongkaran itu. Menurut dia, koordinasi itu sangat penting, karena berhubungan dengan persoalan tehnis pembongkaran. ”Kami tidak menginginkan adanya miskomunikasi saat pembongkaran. Teknisnya harus jelas," katanya.

Ichsan menjelaskan, lokasi yang akan digunakan untuk pemindahan aset itu adalah lapangan yang ada di sekitar pabrik. Karena lapangan itu tidak masuk dalam pembiayaan. Berdasarkan pantauan Tempo, pembangunan kampus teknik Unhas sudah dalam tahap pengerjaan pondasi bangunan.
SAHRUL

Source: http://www.tempointeraktif.com/hg/makassar/2010/06/04/brk,20100604-252727,id.html

^^ Padahal kampus ini digadang-gadang sebagai bakal institut Teknologi Gowa (ITG)

Sony Sjklw
June 5th, 2010, 05:46 PM
http://i297.photobucket.com/albums/mm219/kubel_2008/51982018.jpg

Akhir 2010 RS Wisata Hadir di Makassar
Laporan: Muhammad Taufik. taufiq75@yahoo.com

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM - Selain membuka univertas, Yayasan Indonesia Timur juga berencana mengoperasikan rumah sakit. Ketua Yayasan Indonesia Timur Haruna menyatakan RS wisata direncanakan akan beroperasi pada akhir tahun 2010.


"Rumah sakit wisata yang beralamat di Jalan Abdul Kadir Makassar ini selain menggunakan konsep rumah sakit wisata, juga dilengkapi dengan sarana belanja berupa mal yang buka 2x24 jam, layanan resetoran siap saji, dan sarana fasilitas ATM terpadu," kata Haruna MA, MBA usai penandatanganan MoU kartu mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar dengan BNI Syariah Cabang Makassar di Kampus UIT Makassar, Senin (1/3/2010).

Haruna berharap BNI Syariah juga membuka cabang di lokasi rumah sakit yang berlokasi di selatan Kota Makassar tersebut. (*)

eurico
June 6th, 2010, 12:27 AM
Thanx bro atas info hotel yg diatas PTC.

^^ Padahal kampus ini digadang-gadang sebagai bakal institut Teknologi Gowa (ITG)

Lho ini nanti jadi fakultas tekniknya UnHas atau emang jadi Institute tersendiri?

Sony Sjklw
June 6th, 2010, 12:51 AM
Lho ini nanti jadi fakultas tekniknya UnHas atau emang jadi Institute tersendiri?

^^ sepertinya akan terpisah dan membentuk institusi baru. tapi untuk tahap awal masih akan menjadi bagian dari unhas, tapi jika semua syarat sudah terpenuhi untuk membentuk suatu institut teknologi bukan tidak mungkin hal itu akan segera diwujudkan.

Gubernur Bakal Awali Bangunan Teknik Unhas Gowa

Makassar, Tribun - Rabu (11/10) hari ini, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr Syahrul Yasin Limpo dijadwalkan melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Fakultas Teknik Unhas Gowa, di eks Pabrik Kertas Gowa, Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa.

Menurut Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof Dr Muh Saleh Pallu MEng, pembangunan kampus ini sudah dimulai beberapa tahap. Pertama sudah dilakukan pada tahun 2004 ketika diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional Malik Fadjar.
Lalu pada tahun 2008 lalu, mantan Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla telah mencanangkan dimulainya pembangunan kampus yang digadang-gadang sebagai cikal bakal terbentuknya institut teknologi yang berbasis di Gowa, Sulawesi Selatan.
"Kampus teknik eks Pabrik Kertas Gowa ini sudah mulai dipakai sebagai tempat perkuliahan pada 2004. Namun baru bisa dibangun 2008 lalu dan tahun ini akan resmi dilakukan pembangunan gedung kuliah setelah dilakukan pemancangan beton," kata Saleh.
Saleh mengatakan, pembangunan ini masih merupakan paket pertama dari tiga paket pembangunan Gedung Fakultas Teknik Unhas. Pembangunan paket pertama meliputi gedung untuk jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur.
"Pada 2011 mendatang diperkirakan pembangunan tahap pertama sudah selesai, sehingga mahasiswa baru angkatan 2011 dua jurusan sipil dan arsitektur sudah bisa menempati gedung baru," ujar dekan teknik dua periode ini.
Selain Syahrul, pada peletakan batu pertama dijadwalkan hadir Bupati Kabupaten Gowa yang juga adik gubernur, Ichsan Yasin Limpo. Pun akan hadir Rektor Unhas Prof Dr dr Idrus A Paturusi, para dekan, pejabat Unhas, dan sivitas akademika Unhas.(ana)

Menjadi Institut dengan Permatang SDM
LANGKAH Fakultas Teknik Unhas untuk mengembangkan Fakultas Teknik Unhas Gowa menjadi institut teknologi kian matang. Salah satu cara yang ditempuh adalah mempersiapkan kualitas sumbar daya manusia (SDM) staf pengajarnya.
Dekan Teknik Prof Saleh menjelaskan, puluhan dosen sedang menjalani tugas belajar di dalam dan luar negeri. Ada yang kuliah ke Jepang maupun kuliah di Pulau Jawa menempuh pendidikan megister (S2) dan melanjutkan pendidikan ke program doktor (S3).
Kalau di Jepang ada yang kuliah Akita University, Tohoku University, Toyohashi University, Osaka University, Kyoto University. Di dalam negeri ada yang kuliah di UGM Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Surabaya (ITS).
"Mereka akan belajar selama 3-4 tahun. Ini juga salah satu langkah persiapan peningkatan kualitas SDM menuju institut teknologi. Baru-baru ini kita juga sudah memperpanjang MoU dengan empat fakultas di Jepang," kata Saleh.
Empat fakultas itu adalah teknik infomatika, teknik lingkungan, teknik kebumian, dan teknik sipil. Serta kerja sama dengan empat laboratorium, laboratorium struktur, laboratorium hidrolika, laboratorium transfortasi, dan laboratorium lingkungan.(ana)

Tribun Timur, Selalu yang Pertama

Ada peristiwa menarik?
SMS www.tribun-timur.com di 081.625.2233
email: tribuntimurcom@yahoo.com

Comeliness
June 7th, 2010, 02:41 PM
Senin, 7 Juni 2010 | 09:17 WITA
Pembangunan Wisma HMI Butuh Rp 3 Miliar

MAKASSAR, TRIBUN - Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2004-2009 M Jusuf Kalla meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Wisma Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar, Jl Botolempangan, Makassar, Minggu (6/6).

Ratusan mantan aktivis dan pengurus serta kader HMI Cabang Makassar menyaksikan prosesi tersebut. Jusuf Kalla yang di kalangan HMI akrab disapa Kak Ucu ini tiba bersama rombongan di Wisma HMI sekira pukul 09.45 wita. Terlihat menemani Kalla di antaranya Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Dr Syahrir Kuba SIK, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang, Prof Halide, Prof Dali Amiruddin, Prof Dr Amiruddin Aliyah, Sekjen KAHMI Nasional Irman Tanjung, dan Indar Parawansyah, dan Ketua KPID Sulsel Aswar Hasan.

Pada kesempatan itu, Kalla juga didaulat memberi pidato. Dalam pidatonya, mantan aktivis HMI ini juga berharap pembangunan dan renovasi Wisma HMI bisa segera rampung. Menurutnya, wisma ini mempunyai banyak kenangan. "Jadi setelah nantinya beroperasi dan selesai, saya harap dapat dijaga dengan baik," pesannya yang disambut aplaus.

3 Tahap
Pembangunan wisma itu dibagi menjadi tiga tahap. Tahap petama adalah renovasi bangunan lama. Disusul tahap kedua pembangunan ruang perpustakaan dan ruang rapat berlantai dua. Tahap terakhir adalah pembangunan kantor Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Badan Komunikasi (Badko) HMI serta guest house berlantai dua.

Biaya yang dibutuhkan untuk merombak Wisma HMI tersebut, menurut Biro Pengabdian Masyarakat KAHMI Abdul Muhlis Nur, mencapai Rp 3 Milyar. Dana ini diperoleh dari sumbangan pemda, pemkot, alumni HMI dan beberapa donatur lainnya. Kegiatan kemarin juga dirangkaikan dengan penggalangan dana. Hasilnya sebanyak Rp 520 Juta dana terkumpul hari itu juga. Ketua KAHMI Nasional Dr Abidin Siregar dan Ilham Arief Sirajuddin masing-masing menyumbang Rp 100 juta. Agus Arifin Nu'mang menyumbangkan Rp 50 juta.

Sementara Jusuf Kalla, tidak menyebutkan angka pasti berapa yang disumbangkan untuk pembangunan wisma berlantai empat ini nantinya. Ia hanya mengatakan, "Saya cukup tanggulangi kekurangannya saja. Berapa yang kurang yah begitulah yang saya sumbang," kata Ucu yang kini menjabat Ketua Palang Merah Indonesia (PMI).

Bosawa Corporation berjanji akan menanggung sepenuhnya proses pembangunan dan renovasi Wisma HMI tahap pertama. Bagi donatur yang ingin membantu pembangunan wisma ini dapat mengantarkan langsung bantuannya. "Bisa juga melalui rekening Bank Mandiri Cabang Pelindo Makassar dengan nomor rekening 152-00-1709666-6," ujar Aziz Talib, salah satu Ketua Kolektif KAHMI Sulsel, kemarin.

Direncanakan wisma ini akan rampung akhir 2010 nanti. Sehingga diharapkan sudah bisa digunakan awal 2011 mendatang. Kegiatan ini dirangkaikan pula dengan aksi donor darah dan pembagian puluhan bibit pohon. (cr8)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/109531/Pembangunan-Wisma-HMI-Butuh-Rp-3-Miliar

Comeliness
June 7th, 2010, 02:48 PM
Senin, 07-06-2010
Januari 2011, KTC Rampung

MAKASSAR, BKM - PT Abadi Gowa Perkasa (PT. AGP) berkeinginan menghadirkan pusat belanja modern dan terlengkap. Namanya Karuwisi Trade Centre (KTC), yang pembangunannya terus digenjot dengan menandatangani kembali SPK (surat perintah kerja).

Ada tiga perusahaan yang mengerjakan paket pekerjaan mekanikal dan elektrikal. PT. Pembangunan Perumahan (PP), misalnya, akan melaksanakan paket pekerjaan mekanikal. Saat ini PT. PP sedang melaksanakan paket pekerjaan struktur dan arsitektur. Sedangkan paket pekerjaan elektrikal dan elektronik di bawah naungan PT. Rekayasa Nawala (RN), sedang paket pekerjaan pengadaan dan pemasangan lift dan escalator dikerjakan oleh PT. Superhelindo Jaya (PT. SHJ).

Penandatanganan SPK ini digelar Jumat (4/6) di Kantor PT. AGP Jl Urip Sumiharjo, dihadiri langsung Direktur Utama PT. AGP, H. Nasruddin Muin didampingi Direktur Umum Asran Rizaly, Direktur Keuangan A. Zulfikar A. Samad Tahir dan Direktur Operasional H. Jamaluddin, sementara yang mewakili PT. PP Wil. VII adalah Ir. Handoko Judianto sebagai Wakil Kepala Cabang dan Dyah Retno sebagai Direktur PT. RN, serta Rudy mewakili PT. SHJ Jakarta.

Direktur Umum PT AGP, Asran Rizaly mengharapkan proyek pembangunan pusat belanja terlengkap di Kota Makassar ini akan rampung sesuai jadwal sekitar Januari 2011. ’’Ketiga perusahaan ini telah memiliki reputasi tingkat nasional, Sehingga proyek pembangunan yang menghabiskan dana puluhan miliar ini akan tuntas sesuai jadwal,’’ katanya.

Berdasarkan catatan, di Mal KTC (Karuwisi Trade Centre) yang terletak di Jl Urip Sumiharjo ini akan hadir berbagai segmen usaha, seperti suparmarket, fashion, ponsel, elektronik, computer, games centre, dan food court. Saat ini, pembangunan Mal KTC berada pada tahapan penyelesaian pembangunan ground floor, setelah itu akan dilanjutnya pembangunan lantai 1 hingga lantai 5. ’’Kami berharap pembangunan proyek ini akan berjalan lancar,’’ terangnya.

Source: http://www.beritakotamakassar.com/index.php?option=read&newsid=43251

Comeliness
June 7th, 2010, 02:53 PM
^^Thanks FYI. :)

Bisa bangun kedua-duanya, kan maket awal MTC (karebosi Square) dulu diatasnya mau dibangun hotel kalau ngak salah namanya Hotel Karebosi. tapi ngak tau kenapa ngak dibangun bahkan MTC dibawah PT. Tosan memilih memperluas malnya dengan membangun SPM dan karebosi Link.

kalau lihat render apartemennya, sepertinya bagian bawahnya tetap akan dibangun mal seperti rencana MTC phase 3 bedanya bagian atas mal ditambahkan hunian apartemen.

Andhy2
June 7th, 2010, 07:25 PM
wawancara dengan Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI di harian Fajar edisi Jum'at 4 Juni 2010

sekitaran urip bakal rame nih dengan gedung jangkung


http://static.panoramio.com/photos/original/36488962.jpg

Ocean One
June 8th, 2010, 03:59 AM
^^
Mantap beud, nice render i guess...:banana::banana::banana:

Thx a lot bung Andhy2 buat infonya.:cheers:

dira
June 8th, 2010, 06:47 AM
^^
sayang kalo dibangun gedung bagus² tapi mahasiswanya tetep "begitu" :bash::bash::bash:

Comeliness
June 8th, 2010, 07:27 PM
Selasa, 08-06-2010
Taman Puring Plaza Terisi 95%

MAKASSAR, UPEKS- Pesatnya perkembangan Kota Makassar secara tidak langsung membuat kebutuhan masyarakat menjadi semakin bertambah pula. Satu lagi pusat perbelanjaan yang akan segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu Taman Puring Plaza.

Pusat perbelanjaan yang berada di bilangan Jl Gunung Bawakaraeng tersebut akan diresmikan, 12 Mei 2010. Demikian diungkapkan Direktur Taman Puring Plaza, S Bahar Yahya, kepada Upeks, Senin (7/6). "Taman Puring Plaza akan diresmikan pada tanggal 12 Juni mendatang dan diresmikan langsung Walikota Makassar," ujarnya.

Dia menuturkan,sebelum diresmikan tenant telah terisi mencapai 95% meliputi lantai 1 dan 2. Konsep Taman Puring Plaza lanjutnya, tidak jauh beda dengan Taman Puring yang ada di Jakarta. Menurutnya, Taman Puring Plaza Makassar akan lebih ekslusif.

"Taman Puring indentik dengan konsep barang bekas (cakar), kami tidak menghilangkan konsep tersebut namun kami membuat barang-barang kami lebih ekslusif dengan mengimportnya langsung keluar negeri," jelasnya. Rencananya, Taman Puring akan menggaet pengusaha lokal seperti pengusaha distro dan sepatu yang akan meramaikan tenant Taman Puring. (mg011)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=48641

Comeliness
June 9th, 2010, 06:02 PM
Rabu, 09 Juni 2010, 19:01
Pembangunan Jalan GOR Sudiang Butuh Rp15 Miliar

Makassar (ANTARA News) - Kelanjutan pembangunan jalan menuju gedung olah raga Sudiang Makassar membutuhkan tambahan dana sebesar Rp15 miliar. Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Abdul Latief di Makassar, Rabu, mengatakan, pembangunan jalan tersebut terhenti karena tidak dialokasikan dalam APBD 2010.

Pembangunan jalan yang dikerjakan sejak 2007 tersebut terakhir kali dialokasikan pada APBD 2009. Selain masalah anggaran, pembebasan lahan juga menjadi kendala kelanjutan pembangunan jalan menuju salah satu gedung olah raga terbesar di kawasan timur Indonesia (KTI) tersebut.

Khusus untuk masalah pembebasan lahan jalan yang juga menjadi akses publik sehari-hari ini, pihaknya akan membicarakan kembali dengan tim sembilan. Menurutnya, Pemprov Sulsel hanya bertanggung jawab pada penyediaan anggaran pembangunan fisik. Sementara pemerintah kota bertanggung jawab untuk menyediakan anggaran pembebasan lahan. (T.KR-RY/S016)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=16505:pembangunan-jalan-gor-sudiang-butuh-rp15-miliar&catid=1:latest-news&Itemid=1

Comeliness
June 9th, 2010, 06:14 PM
RABU, 09 JUNI 2010 | 20:01 WITA |
Termegah di Kelasnya

http://www.fajar.co.id/photohead/1275998651F-ADI-HMI%20TAMBAHAN%20(5).JPG
TAMPAK DEPAN. Kondisi Wisma HMI sebelum renovasi. (FOTO NURHADI/FAJAR)

BUKAN hanya kampus atau rumah sakit yang memiliki konsep yang megah. Salah satu organisasi kemahasiswaan Islam, yakni Himpunan Mahasiswa Islam juga sebentar lagi akan memiliki gedung megah. Wisma ini akan berganti nama menjadi Markas HMI.

Wisma HMI adalah bangunan berarsitek kuno yang terletak di Jalan Botolempangan. Bangunannya sudah ada sejak 1965. Dari gedung inilah, ribuan kader dan tokoh lahir dan menjadi pemimpin di eranya. Sejarah panjang HMI Cabang Makassar semuanya tertoreh di Wisma ini.

Kini, gedung yang menyimpan banyak sejarah dan kenangan itu dalam tahap renovasi menjadi gedung berarsitek modern dengan fasilitas teknologi canggih. Di atas lahan seluas 54,4 x 17,38 meter ini akan dibangun tiga gedung. Wisma yang ada sekarang akan direnovasi menjadi gedung A. Arsitektur gedung dari depan tidak diubah. Alasannya, wisma ini adalah situs sejarah yang sangat bernilai bagi setiap kader yang pernah ditempa di tempat ini.

Hanya saja, di bagian dalamnya akan dibuat menjadi dua bagian. Ruang utama dan tempat penginapan. Gedung B, yang dulunya Musala Lafran Pane akan dibanguni gedung berlantai dua. Nantinya akan dijadikan ruang pertemuan dan musala. Musala akan dibuka untuk umum setiap Jumat. Sedangkan rumah yang sementara dihuni salah seorang warga, akan dipindahkan dan dijadikan gedung C berlantai 4. Bangunan ini nantinya dijadikan sekretariat bersama dan pusat perkaderan dan pengembangan keilmuan. Perpustakaan akan ditempatkan di lantai paling atas.

Warna ornamen di setiap gedung, kental dengan nuansa hijau hitam yang menjadi warna HMI. Begitu juga dengan konsep bangunannya tidak terlepas dari misi HMI. Seperti, musala untuk umat melambangkan keislaman sebagai organisasi Islam, perpustakaan dan ruang latihan kepemimpinan (LK) 1, LK2 dan LK3 sebagai gambaran organisasi pengkaderan.

Panitia pembangunan Markas HMI, Tobo Khaeruddin, mengatakan, HMI sudah tidak membutuhkan kuantitas lagi, tetapi kualitas. Adanya gedung baru nanti, HMI bisa memaksimalkan lagi pengkaderan dan bisa kembali ke khitahnya sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan. Setiap kader yang lahir, lanjutnya, bisa betul-betul menjadi insan akademis, insan pencipta, dan insan pengabdi yang bernapaskan Islam sesuai dengan tujuan HMI, yang didirikan Lafran Pane, 5 Februari 1947.

Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sulselbar, Henny Handayani saat peletakan batu pertama, berharap, pembangunan gedung HMI yang megah bisa berbanding lurus dengan mentalitas para kader. Sebab, saat ini, sudah mengalami pergeseran nilai dan cenderung terjebak dalam arus politik praktis. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/94972/61/termegah-di-kelasnya

Andhy2
June 10th, 2010, 08:04 PM
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605219.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605232.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605248.jpg

Comeliness
June 10th, 2010, 08:04 PM
Edisi 10 Juni 2010

Target Pendapatan Pariwisata Maros Rp 7,7 Miliar

MAROS -- Potensi pariwisata Kabupaten Maros, yang terdiri atas kawasan karts, pemandian alam, serta keanekaragaman hayati dan gua, dalam dua tahun terakhir banyak diminati wisatawan.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maros akan membenahi infrastruktur di sejumlah kawasan wisata tersebut. Tujuannya adalah meningkatkan angka kunjungan wisatawan dan pendapatan asli daerah. Menurut Ilham Azikin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, pihaknya telah menganggarkan dana pembangunan dan perbaikan infrastruktur sebesar Rp 2 miliar.

Dana yang berasal dari kas keuangan daerah tersebut untuk membangun sarana fisik, seperti akses jalan menuju daerah Rammang-rammang. Selain itu, digunakan untuk sarana yang menunjang kenyamanan pengunjung di area wisata pemandian alam Bantimurung, berupa akses Internet nirkabel. "Kami tengah menggenjot pembangunan dan perbaikan sarana kepariwisataan di Maros, baik melalui pembangunan fisik maupun konsep wisata edutainment di pemandian alam Bantimurung," ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, tingkat kunjungan wisatawan pada 2008 mencapai 578.981. Adapun pada 2009 sebanyak 692.212 kunjungan. Tahun ini pemerintah Maros menargetkan jumlah kunjungan wisata mencapai 1 juta orang.

"Target ini realistis karena perbandingan tingkat kunjungan pada kuartal pertama tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu terjadi kenaikan 12 persen," ucap Ilham. Ilham mengatakan kontribusi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros terhadap pendapatan asli daerah pada 2009 sebesar Rp 3,2 miliar. Dari jumlah tersebut, pemasukan kas daerah sebesar Rp 3,5 miliar. Sedangkan target pendapatan asli daerah tahun ini sebesar Rp 7,7 miliar. Ilham mengaku optimistis angka tersebut dapat terealisasi.

Untuk memenuhi target tersebut, Pemerintah Kabupaten Maros berupaya memaksimalkan bidang promosi melalui pembagian brosur wisata. Selain itu, aktif dalam sejumlah event wisata expo di berbagai daerah. Pada 4-6 Juni lalu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maros menempati peringkat kedua untuk potensi daerah wisata terbaik di bawah Kutai Kertanegara. Acara itu berlangsung di Yogyakarta dan diikuti 32 kabupaten se-Indonesia.

"Dari wisata expo yang digelar di Yogyakarta, para pengunjung sangat antusias untuk dapat mengunjungi kawasan karts di Maros," kata Ilham. MUH SOPHIAN AS

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/06/10/Makassar/krn.20100610.203022.id.html

Andhy2
June 10th, 2010, 08:07 PM
dari jauh, crane pembangun KTC juga keliatan.

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605254.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605271.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605283.jpg

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:25 AM
wawancara dengan Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI di harian Fajar edisi Jum'at 4 Juni 2010

sekitaran urip bakal rame nih dengan gedung jangkung


http://static.panoramio.com/photos/original/36488962.jpg


^^ thanks Andhy2 :cheers: walaupun jarang terekspos, ternyata UMI punya proyek gedung jangkung juga. kira-kira untuk RS. Ibnu Sina bagaimana ya, kan rencananya 17 lantai juga.


http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605219.jpg
^^ membangun jalan diatas rawa, bakal memakan waktu yang lama.

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:42 AM
Pettarani Square dan Royal Apartemen

http://img820.imageshack.us/img820/7271/royal.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:43 AM
Selasa, 08-06-2010
Taman Puring Plaza Terisi 95%

MAKASSAR, UPEKS- Pesatnya perkembangan Kota Makassar secara tidak langsung membuat kebutuhan masyarakat menjadi semakin bertambah pula. Satu lagi pusat perbelanjaan yang akan segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu Taman Puring Plaza.

Pusat perbelanjaan yang berada di bilangan Jl Gunung Bawakaraeng tersebut akan diresmikan, 12 Mei 2010. Demikian diungkapkan Direktur Taman Puring Plaza, S Bahar Yahya, kepada Upeks, Senin (7/6). "Taman Puring Plaza akan diresmikan pada tanggal 12 Juni mendatang dan diresmikan langsung Walikota Makassar," ujarnya.

Dia menuturkan,sebelum diresmikan tenant telah terisi mencapai 95% meliputi lantai 1 dan 2. Konsep Taman Puring Plaza lanjutnya, tidak jauh beda dengan Taman Puring yang ada di Jakarta. Menurutnya, Taman Puring Plaza Makassar akan lebih ekslusif.

"Taman Puring indentik dengan konsep barang bekas (cakar), kami tidak menghilangkan konsep tersebut namun kami membuat barang-barang kami lebih ekslusif dengan mengimportnya langsung keluar negeri," jelasnya. Rencananya, Taman Puring akan menggaet pengusaha lokal seperti pengusaha distro dan sepatu yang akan meramaikan tenant Taman Puring. (mg011)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=48641

Pusat perbelanjaan baru di jalan Gunung Bawakaraeng
Pasar Kuring Plaza

http://img811.imageshack.us/img811/1995/puring3.jpg

http://img823.imageshack.us/img823/9787/puring1.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:46 AM
Hotel Amaris

http://img821.imageshack.us/img821/770/amaris1.jpg

http://img193.imageshack.us/img193/4702/amaris2.jpg

http://img823.imageshack.us/img823/1412/amaris3.jpg

http://img823.imageshack.us/img823/2320/amaris4.jpg

http://img821.imageshack.us/img821/737/panakkuakng.jpg
^^ proyek diseberang Mal Panakkukang ini dilanjutkan kembali.

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:47 AM
Karuwisi Trade Center

http://img822.imageshack.us/img822/5570/ktc.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:49 AM
Gedung baru Telkomsel disamping Hotel Clarion sudah mulai dibangun

http://img808.imageshack.us/img808/9001/gedungtelkomsel.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 10:50 AM
Graha SGP

http://img809.imageshack.us/img809/8826/grahasgp1.jpg

http://img815.imageshack.us/img815/9623/grahasgp2.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

Sony Sjklw
June 11th, 2010, 11:08 AM
JUMAT, 11 JUNI 2010 | 20:34 WITA |

Pemilik Ruko Protes Pasar Malam


MAKASSAR -- Warga dan pemilik Ruko Permata sari Alauddin, Kelurahan Gunungsari, Rappocini, memprotes pemasangan rangka besi untuk tenda pasar malam. Tenda-tenda itu di pasang tepatnya di depan ruko sehingga dianggap mengganggu dan menghalangi aktivitas warga di lokasi itu.

Sekira 27 ruko dari 34 total keseluruhan ruko yang berjejeran yang ada di tempat itu merasa dirugikan, sejak dua hari lalu. Rata-rata adalah warung makan, kafe, bank, hingga toko buku.

Ketua RT rumah Permata Sari, Surrahman dan Ketua RT Ruko Permata Sari, Syamsul Qadar, saat ditemui bersama beberapa warga menuturkan, kondisi ini sudah kali kedua dilakukan Asosiasi Pemberdayaan Pedagang Ekonomi Kerakyatan (APPER). "Sangat meresahkan warga dan pemilik ruko," kata Surrahman.

Pemkot Makassar sendiri sudah melarang pengadaan pasar malam di lokasi itu. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar bahkan sudah mengeluarkan surat larangan pengoperasian pasar malam mulai 7 Mei 2010 lalu. "Total kerugian selama dua hari, mencapai ratusan juta rupiah," ujar Surrahman.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat di Perumahan Permata Sari, Rizal Arifin, berharap ada ketegasan dari pemkot dan polisi untuk membongkar tenda itu.

"Lokasi perumahan itu milik warga. Kami punya dasar kepemilikan yang kuat dengan sertifikat pembelian. Sehingga warga bisa saja membongkar karena punya hak dan dasar hukumnya kuat," lanjut Surrahman. (lin)

http://metronews.fajar.co.id/read/95257/61/pemilik-ruko-protes-pasar-malam

Comeliness
June 11th, 2010, 03:24 PM
JUMAT, 11 JUNI 2010 | 20:34 WITA |

Pemilik Ruko Protes Pasar Malam

Pemkot Makassar sendiri sudah melarang pengadaan pasar malam di lokasi itu. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar bahkan sudah mengeluarkan surat larangan pengoperasian pasar malam mulai 7 Mei 2010 lalu. "Total kerugian selama dua hari, mencapai ratusan juta rupiah," ujar Surrahman.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat di Perumahan Permata Sari, Rizal Arifin, berharap ada ketegasan dari pemkot dan polisi untuk membongkar tenda itu.

^^Pemkot tegas dong, pasar malam ini harusnya tidak perlu ada krn cuma jadi sumber keributan & macetin jalan nantinya.

Comeliness
June 11th, 2010, 03:41 PM
Wartawannya salah ketik nih, maksudnya 1, 74 T bukan 1, 74M. :ohno::ohno::ohno:

JUMAT, 11 JUNI 2010 | 03:10 WITA |
Penanganan Jalan Provinsi Butuh Rp 1,74 M
Rintis Kota Baru Antara Maros-Gowa

http://www.fajar.co.id/photohead/127619818111_TWK_SYL%20DISKUSI%20DGN%20FAJAR_5.jpg
KUNJUNGAN MEDIA. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kanan) dan jajarannya saat bersilaturahmi dengan jajaran redaksi dan manajemen Fajar Group di ruang rapat Direksi Harian Fajar, Kamis 10 Juni. (FOTO TAWAKKAL/FAJAR)

MAKASSAR -- Sejumlah proyek prestisius siap digarap di Sulawesi Selatan. Pengembangan Kawasan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar), pembangunan kota baru antara Gowa dan Maros, Center Point of Indonesia (CPI) hingga pembangunan jaringan jalan metropolitan yang membutuhkan dana miliaran hingga triliunan rupiah. Salah satunya jalan Trans Sulawesi Mamminasata yang akan dibangun sepanjang 58 kilometer dengan dana Rp 935 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Ir Abdul Latief mengungkapkan hal itu saat bertandang ke redaksi Fajar mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Kamis 10 Juni. Bersama jajarannya, Syahrul membeberkan rencana tata ruang terpadu wilayah Metropolitan Mamminasata dan proyeksi jalan di Sulsel. Syahrul tak sendiri. Ia dibantu Kepala Dinas Bina Marga Ir Abdul Latief dan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sulsel, Ir H Syarif Burhan, M.Eng, dan Kabag Humas Agus Sumantri.

Menurut Latief, selain jalan trans Sulawesi, juga akan dibangun Mamminasata Bypass sepanjang 48,60 km dengan biaya Rp 854,52 miliar, Jalan Hertasning 7,20 kilometer beranggaran Rp 112,12 miliar, Jl Abdullah Dg Sirua sepanjang 14,60 kilometer dengan dana Rp 271,69 miliar serta pembangunan jalan dan jembatan Centre Point of Indonesia (CPI). Jalan dan jembatan tersebut memiliki panjang 8,159 kilometer dan 288 meter dengan anggaran Rp 416,97 miliar.

"Ini adalah salah satu program prioritas di Kawasan Mamminasata. Bantuan dana dari JICA," ujar Latief. Jembatan tersebut akan menghubungkan tepi pantai Losari dan kawasan CPI. Selain membeberkan rencana jembatan, Latief juga mengungkapkan kondisi jalan nasional dan provinsi yang menjadi sorotan masyarakat. Termasuk jalan poros Makassar-Parepare.

Panjang jalan nasional di Sulsel adalah 1,556,13 kilometer. Jalan tersebut mengalami kerusakan ringan 110,45 km, rusak berat 33,70 km, kondisi sedang 502,70 km, dan kondisi baik sepanjang 909,28 km. Adapun poros Maros-Parepare, beber Latief, diakuinya terkendala pembebasan lahan. Jalan sepanjang 115 km tersebut saat ini, kata Latief, telah mencapai penyelesaian fisik sebanyak 65 persen.

Bagaimana dengan jalan provinsi? Menurut Latief, pada jalan provinsi sepanjang 1,260,23 km, hanya 387,95 km yang kondisinya baik, 473,4 kondisi sedang, dan 253,1 km dalam kondisi rusak ringan, 94,28 km kondisi rusak berat dan 51,5 km belum tembus. Dari masalah itu, Latief mengungkapkan diperlukan penanganan jalan sepanjang 966,4 km dengan kebutuhan dana sebesar Rp 1,74 triliun. Dana itu teralokasi untuk pembangunan jalan utama sepanjang 167,96 km dengan dana Rp 383 miliar, pemeliharan berkala sepanjang 165,67 km beranggaran Rp 177 miliar.

Adapun pembangunan jalan penghubung dibutuhkan sepanjang 592,99 km dengan dana sebesar Rp1,13 triliun, pemeliharaan berkala jalan penghubung 39,78 km sebesar Rp 45,51 miliar. Tahun 2010 ditargetkan 75,78 km penanganan jalan provinsi dengan biaya Rp 135.984.0000. Lebih lanjut Latief membeberkan, ada enam program anggaran APBN tahun 2010 ini dengan total dana Rp 722,31 miliar. Yakni program rehabilitasi/pemeliharan jalan dan jembatan SKPD (tugas pembantuan) sebesar Rp 10,05 miliar,

Program Preservasi Jalan dan Jembatan Sulsel Rp 52,24 miliar, program pembangunan jalan dan jembatan Sulsel Rp 581,92 miliar, perencanaan jalan dan jembatan Sulsel 20,92 miliar, program preservasi dan pembangunan jalan dan jembatan Metropolitan Rp 52,62 miliar serta perencanaan jalan dan jembatan metropolitan sebesar Rp 4,56 miliar. Latief tak menampik adanya truk bermuatan lebih turut andil terhadap kerusakan beberapa jalan.

"Tahun ini kita menangani masalah jalan yang serius," tegas Syahrul. Dia membeberkan rencana tata ruang terpadu wilayah metropolitan Mamminasata yang didukung oleh JICA. Yakni Pembangunan Jaringan Jalan Metropolitan Mamminasata, Program Mamminasata "Go Green", Pengelolaan limbah padat (sampah) TPA Regional Mamminasata, pengelolaan drainase perkotaan, peningkatan suplai air bersih perkotaan, pengelolaan limbah cair, pembangunan Kota Baru Metropolitan Mamminasata, pembangunan Centre Point of Indonesia dan Pembangunan Kawasan Pendidikan Mamminasata.

BANGUN KOTA BARU
Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel Ir H Syarif Burhan, M.Eng membeberkan khusus kota baru nanti secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Kab. Maros dan Gowa. Kota itu juga mencakup dua kecamatan pada kedua kabupaten tersebut yaitu Kec. Moncongloe dan Kec. Pattalasang.

Wilayah kajian Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Kota Baru Gowa mempunyai luas 3.500 hektare. "Saat ini dalam tahap visibility study oleh JICA," ujar Syarif. Kota baru itu dilalui oleh rencana jaringan jalan utama regional yaitu perpanjangan terusan Jl. Abdullah Daeng Sirua dan Bypass Mamminasata sehingga, tambah Latief, aksesibilitasnya cukup baik.

Syahrul menambahkan kota baru tersebut akan sangat nyaman dihuni karena memiliki fasilitas yang baik sebagai kawasan pemukiman. Kota baru tersebut merupakan kawasan yang relatif datar dengan kelerengan lahan berkisar antara 0-8 persen. Lahan tersebut juga bebas banjir dan sangat cocok sebagai lahan perumahan. Berada di daerah aliran dua sungai besar yaitu Sungai Tallo dan Sungai Jeneberang sehingga memudahkan sistem drainase kawasan.

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95316/61/penanganan-jalan-provinsi-butuh-rp-174-m

Comeliness
June 11th, 2010, 03:52 PM
^^Gedung ini bentuknya kayak hotel. Mungkin ini hotel Mercure KTC yg dimaksud artikel dibawah ini.

dari jauh, crane pembangun KTC juga keliatan.
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605283.jpg

Kamis, 20-05-2010
Sejumlah Hotel tak Kantongi Amdal

Pembahasan itu mengacu temuan Forum Pemerhati Lingkungan Kota (Peliko) beberapa hotel dan gedung bertingkat tidak memiliki izin UKL-UPL atau Amdal. Diantaranya, Hotel Pena Mas di Jalan Adhiyaksa yang saat ini telah meresahkan masyarakat sekitar dan pembangunannya hampir rampung.

Hotel Mercury, Karuwisi Trade Centre yang pelaksanaan fisiknya juga telah dilaksanakan, tetapi belum mengantongi izin Amdal. Serta Gedung 45 yang juga ditengarai belum mengantongi UKL/UPL.

Comeliness
June 11th, 2010, 04:01 PM
^^Hotel Santika Amaris dari luar kelihatan hampir selesai.
Mungkin rencana soft opening bln Juli depan bisa terlaksana.
Sayang yah lokasinya disitu, jadi kelihatan nggak oke karena sekitarnya ruko2 kayak gitu... :ohno:

Hotel Amaris
http://img821.imageshack.us/img821/770/amaris1.jpg
http://img193.imageshack.us/img193/4702/amaris2.jpg

Ocean One
June 11th, 2010, 04:45 PM
Gedung baru Telkomsel disamping Hotel Clarion sudah mulai dibangun

http://img808.imageshack.us/img808/9001/gedungtelkomsel.jpg

Uploaded with http://imageshack.us/

^^
Thx buat updatenya ya bung Sony. Btw, ada rendernya gak?? Makasi seblumnya om..:cheers:

Comeliness
June 12th, 2010, 12:38 AM
Jumat, 11-06-2010
Mega Indah Sari Bangun Supermarket Bahan Bangunan

MAKASSAR,UPEKS-PT Mega Indah Sari Timor, perusahaan yang eksis dalam dunia ritel di Kawasan Timur Indinesia (KTI), melebarkan sayap dengan membangun supermarket bahan bangunan pertama di Indonesia Timur.

Seluruh bahan bangunan untuk memenuhi permintaan pasar perumahan saat ini disiapkan dengan kualitas produk yang tinggi dan harga yang murah. Letaknya juga cukup strategis yakni di Jalan Hertasning Baru Makassar, yang direncanakan empat lantai dengan luas empat hektar lebih.

Demikian diungkapkan President Direktur PT Mega Indah Sari Timor, HM Yasin Asiz SE, kepada Upeks belum lama ini. Menurut Yasin, supermarket bahan bangunan itu dibangun untuk mempermudah para masyarakat atau pengusaha untuk memenuhi kebutuhan ditengah tingginya pasar bahan bangunan. "Harga yang akan ditawarkan nanti sangat murah, saat ini dalam tahap pembangunan Insya Allah dalam waktu tidak terlalu lama akan dioperasikan," katanya.

Sekadar diketahui, Mega Indah Sari selama ini, eksis membuka depo-depo bahan bangunan dibeberapa kabupaten kota, termasuk di Makassar. Sebagai bentuk memenuhi permintaan pasar, Mega Indah Sari akan membuka supermarket bahan bangunan. (rul)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=48870

Sony Sjklw
June 13th, 2010, 10:06 AM
^^
Thx buat updatenya ya bung Sony. Btw, ada rendernya gak?? Makasi seblumnya om..:cheers:
U r welcome, untuk rendernya saya ngak punya, bahkan jumlah lantai gedungnya saya juga ngak tau secara ngambil gambarnya juga diatas kendaraan yang kebetulan melintas.


Wartawannya salah ketik nih, maksudnya 1, 74 T bukan 1, 74M. :ohno::ohno::ohno:

JUMAT, 11 JUNI 2010 | 03:10 WITA |
Penanganan Jalan Provinsi Butuh Rp 1,74 M
Rintis Kota Baru Antara Maros-Gowa

http://www.fajar.co.id/photohead/127619818111_TWK_SYL%20DISKUSI%20DGN%20FAJAR_5.jpg
KUNJUNGAN MEDIA. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kanan) dan jajarannya saat bersilaturahmi dengan jajaran redaksi dan manajemen Fajar Group di ruang rapat Direksi Harian Fajar, Kamis 10 Juni. (FOTO TAWAKKAL/FAJAR)

MAKASSAR -- Sejumlah proyek prestisius siap digarap di Sulawesi Selatan. Pengembangan Kawasan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar), pembangunan kota baru antara Gowa dan Maros, Center Point of Indonesia (CPI) hingga pembangunan jaringan jalan metropolitan yang membutuhkan dana miliaran hingga triliunan rupiah. Salah satunya jalan Trans Sulawesi Mamminasata yang akan dibangun sepanjang 58 kilometer dengan dana Rp 935 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Ir Abdul Latief mengungkapkan hal itu saat bertandang ke redaksi Fajar mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Kamis 10 Juni. Bersama jajarannya, Syahrul membeberkan rencana tata ruang terpadu wilayah Metropolitan Mamminasata dan proyeksi jalan di Sulsel. Syahrul tak sendiri. Ia dibantu Kepala Dinas Bina Marga Ir Abdul Latief dan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sulsel, Ir H Syarif Burhan, M.Eng, dan Kabag Humas Agus Sumantri.

Menurut Latief, selain jalan trans Sulawesi, juga akan dibangun Mamminasata Bypass sepanjang 48,60 km dengan biaya Rp 854,52 miliar, Jalan Hertasning 7,20 kilometer beranggaran Rp 112,12 miliar, Jl Abdullah Dg Sirua sepanjang 14,60 kilometer dengan dana Rp 271,69 miliar serta pembangunan jalan dan jembatan Centre Point of Indonesia (CPI). Jalan dan jembatan tersebut memiliki panjang 8,159 kilometer dan 288 meter dengan anggaran Rp 416,97 miliar.

"Ini adalah salah satu program prioritas di Kawasan Mamminasata. Bantuan dana dari JICA," ujar Latief. Jembatan tersebut akan menghubungkan tepi pantai Losari dan kawasan CPI. Selain membeberkan rencana jembatan, Latief juga mengungkapkan kondisi jalan nasional dan provinsi yang menjadi sorotan masyarakat. Termasuk jalan poros Makassar-Parepare.

Panjang jalan nasional di Sulsel adalah 1,556,13 kilometer. Jalan tersebut mengalami kerusakan ringan 110,45 km, rusak berat 33,70 km, kondisi sedang 502,70 km, dan kondisi baik sepanjang 909,28 km. Adapun poros Maros-Parepare, beber Latief, diakuinya terkendala pembebasan lahan. Jalan sepanjang 115 km tersebut saat ini, kata Latief, telah mencapai penyelesaian fisik sebanyak 65 persen.

Bagaimana dengan jalan provinsi? Menurut Latief, pada jalan provinsi sepanjang 1,260,23 km, hanya 387,95 km yang kondisinya baik, 473,4 kondisi sedang, dan 253,1 km dalam kondisi rusak ringan, 94,28 km kondisi rusak berat dan 51,5 km belum tembus. Dari masalah itu, Latief mengungkapkan diperlukan penanganan jalan sepanjang 966,4 km dengan kebutuhan dana sebesar Rp 1,74 triliun. Dana itu teralokasi untuk pembangunan jalan utama sepanjang 167,96 km dengan dana Rp 383 miliar, pemeliharan berkala sepanjang 165,67 km beranggaran Rp 177 miliar.

Adapun pembangunan jalan penghubung dibutuhkan sepanjang 592,99 km dengan dana sebesar Rp1,13 triliun, pemeliharaan berkala jalan penghubung 39,78 km sebesar Rp 45,51 miliar. Tahun 2010 ditargetkan 75,78 km penanganan jalan provinsi dengan biaya Rp 135.984.0000. Lebih lanjut Latief membeberkan, ada enam program anggaran APBN tahun 2010 ini dengan total dana Rp 722,31 miliar. Yakni program rehabilitasi/pemeliharan jalan dan jembatan SKPD (tugas pembantuan) sebesar Rp 10,05 miliar,

Program Preservasi Jalan dan Jembatan Sulsel Rp 52,24 miliar, program pembangunan jalan dan jembatan Sulsel Rp 581,92 miliar, perencanaan jalan dan jembatan Sulsel 20,92 miliar, program preservasi dan pembangunan jalan dan jembatan Metropolitan Rp 52,62 miliar serta perencanaan jalan dan jembatan metropolitan sebesar Rp 4,56 miliar. Latief tak menampik adanya truk bermuatan lebih turut andil terhadap kerusakan beberapa jalan.

"Tahun ini kita menangani masalah jalan yang serius," tegas Syahrul. Dia membeberkan rencana tata ruang terpadu wilayah metropolitan Mamminasata yang didukung oleh JICA. Yakni Pembangunan Jaringan Jalan Metropolitan Mamminasata, Program Mamminasata "Go Green", Pengelolaan limbah padat (sampah) TPA Regional Mamminasata, pengelolaan drainase perkotaan, peningkatan suplai air bersih perkotaan, pengelolaan limbah cair, pembangunan Kota Baru Metropolitan Mamminasata, pembangunan Centre Point of Indonesia dan Pembangunan Kawasan Pendidikan Mamminasata.

BANGUN KOTA BARU
Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel Ir H Syarif Burhan, M.Eng membeberkan khusus kota baru nanti secara administratif berada di dua kabupaten yaitu Kab. Maros dan Gowa. Kota itu juga mencakup dua kecamatan pada kedua kabupaten tersebut yaitu Kec. Moncongloe dan Kec. Pattalasang.

Wilayah kajian Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Kota Baru Gowa mempunyai luas 3.500 hektare. "Saat ini dalam tahap visibility study oleh JICA," ujar Syarif. Kota baru itu dilalui oleh rencana jaringan jalan utama regional yaitu perpanjangan terusan Jl. Abdullah Daeng Sirua dan Bypass Mamminasata sehingga, tambah Latief, aksesibilitasnya cukup baik.

Syahrul menambahkan kota baru tersebut akan sangat nyaman dihuni karena memiliki fasilitas yang baik sebagai kawasan pemukiman. Kota baru tersebut merupakan kawasan yang relatif datar dengan kelerengan lahan berkisar antara 0-8 persen. Lahan tersebut juga bebas banjir dan sangat cocok sebagai lahan perumahan. Berada di daerah aliran dua sungai besar yaitu Sungai Tallo dan Sungai Jeneberang sehingga memudahkan sistem drainase kawasan.

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95316/61/penanganan-jalan-provinsi-butuh-rp-174-m

kalau udah jadi bypass ini bakal menjadi jalan utama di Mamminasata
http://img410.imageshack.us/img410/5931/cmamminasatabypassbest.jpg

Sony Sjklw
June 13th, 2010, 02:16 PM
^^Gedung ini bentuknya kayak hotel. Mungkin ini hotel Mercure KTC yg dimaksud artikel dibawah ini.

Mercure mungkin yang ini, foto yang pernah diposting Magali :?

http://i242.photobucket.com/albums/ff299/ferriapriyandi/makassar/P1020256.jpg

Andhy2
June 13th, 2010, 11:46 PM
^^Gedung ini bentuknya kayak hotel. Mungkin ini hotel Mercure KTC yg dimaksud artikel dibawah ini.

gambar yang sy posting itu RS. Global Awal Bros. Hotel mercury klo gak salah lokasinya di belakang hotel santika.

Comeliness
June 14th, 2010, 02:11 AM
[02/06/2010] RS. Global Awal Bros
dari jauh, crane pembangun KTC juga keliatan.
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36605283.jpg
^^Gedung ini bentuknya kayak hotel. Mungkin ini hotel Mercure KTC yg dimaksud artikel dibawah ini.
gambar yang sy posting itu RS. Global Awal Bros. Hotel mercury klo gak salah lokasinya di belakang hotel santika.

^^Oh iya, sorry gw cuma fokus ke KTC dan baru sadar kalau itu update RS Global Awal Bros setelah baca postingnya Andhy2. :) Benar, hotel Mercure (bukan Mercury) pas dibelakang hotel Santika.

Comeliness
June 16th, 2010, 12:49 AM
Mall of Makassar

http://i46.tinypic.com/11izjfk.jpg

update
http://i48.tinypic.com/30ht2cz.jpg

Semoga mall ini jadi mendingan setelah di renovasi.

Comeliness
June 16th, 2010, 04:40 PM
http://smileys.on-my-web.com/repository/Signs/cool-2.gif
RABU, 16 JUNI 2010 | 18:40 WITA |
Dilengkapi Dermaga dan Stadion

http://www.fajar.co.id/photohead/1276598691F%20MASA%20DEPAN.JPG
DANAU. Inilah danau yang rencananya akan tersambung dengan Sungai Tello, sehingga memungkinkan mahasiswa ke kampus dengan transportasi laut. (Foto Ist)

WAJAH PNUP dengan kampus barunya akan sangat berbeda dibandingkan kampus lama. Jika kampus lama di Tamalanrea sangat terbatas dengan fasilitas, kampus baru mereka yang hanya berjarak beberapa meter dari kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) akan "bermandikan" fasilitas. :okay:

Dua di antara sejumlah fasilitas yang menjadi keunggulan dan keunikan kampus yang dibangun dengan anggaran ratusan miliar ini yakni keberadaan dermaga dan juga stadion.

Konsultan perencana proyek ini, Ir Muaz Yahya, kepada Fajar, Selasa, 15 Juni mengatakan, karena di area kampus ada sungai maka dermaga itu sengaja dihadirkan. Selain nantinya akan menjadi media transportasi sungai yang menghubungkan dengan Sungai Tallo, dermaga ini sengaja dibangun untuk persiapan pembentukan program studi maritim. "Kita coba memanfaatkan sungai tersebut dengan membangun dermaga," kata Muaz.

Khusus stadion, ia mengatakan, dibangun untuk kebutuhan mahasiswa dan civitas akademika. Nantinya di stadion akan ada lapangan bola, lintasan atletik, serta kolam renang. "Stadion ini akan menjadi pusat kegiatan olahraga," jelasnya.

Selain stadion dan dermaga, juga akan dibangun auditorium untuk digunakan setiap kali ada kegiatan internal PNUP. "Juga tentunya akan dibangun gedung rektorat dan perpustakaan," ujar Muaz. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95719/61/dilengkapi-dermaga-dan-stadion

Comeliness
June 16th, 2010, 04:50 PM
RABU, 16 JUNI 2010 | 18:41 WITA |
Siapkan Anggaran Rp 400 M

http://www.fajar.co.id/photohead/1276598732F%20MASA%20DEPAN%203.JPG
MEGAH. Bangunan Kampus PNUP ini nantinya akan menjadi salah satu kampus termegah di Makassar. (Foto Ist)

LIMA tahun ke depan, perubahan besar di wilayah perbatasan Makassar-Maros akan terjadi. Itu setelah sebuah kampus modern akan dibangun di sana. Namanya Kampus II Politeknik Negeri Ujungpandang (PNUP).

Kampus ini megah sebab memang menggunakan anggaran besar. Menurut Direktur PNUP, Pirman AP, total anggaran untuk pembangunan kampus ini Rp 400 miliar lebih. "Untuk merampungkan seluruh fisik kampus, kita butuh anggaran Rp 400 M lebih. Wajar biayanya besar sebab memang ini pembangunan baru dengan fasilitas yang bagus," kata Pirman Selasa, 15 Juni.

Menurut Pirman, kampus ini akan dibangun mulai tahun depan. Rencananya, proses pembangunan akan berlangsung paling lama lima tahun. "Kalau kampus ini selesai, kapasitas mahasiswa akan bertambah. Apalagi kampus ini dibangun di area seluas 79 hektare," katanya.

Pembangunan kampus II PNUP ini, menurut Pirman, dilakukan untuk menjadikan PNUP menjadi kampus yang refresentatif di kawasan Indonesia Timur. "Target kita menjadikan PNUP yang terbaik untuk penguasaan teknologi di Indonesia Timur. Makanya ke depan kita juga akan membuka program studi baru termasuk teknologi informasi,” katanya.

Fasilitas pendukung kampus juga dibangun. Selain dermaga, dan stadion, juga akan ada apartemen atau rusunawa di sana. "Itu fasilitas pendukung. Rusunawa atau apartemen sederhana ini nantinya akan ditempati mahasiswa. Tapi tidak terbatas mahasiswa saja. Dosen yang masih berstatus bujangan atau tamu PNUP juga bisa menggunakan tempat tersebut," jelasnya.

Konsultan Perencana proyek kampus II PNUP, Ir Muaz Yahya menambahkan, kampus tersebut butuh biaya besar sebab kontur tanah di sana membutuhkan penimbunan. Untuk konsep bangunan kampusnya, ia mengatakan masing-masing jurusan akan berada di cluster tersendiri. Namun, katanya, tetap ada koridor yang mengubungkan antar cluster.

"Mahasiswa dan dosen juga bisa memanfaatkan jalanan yang dibangun mengelilingi kampus untuk ke jurusan lain," jelasnya. Muaz mengatakan, kampus ini berkonsep modern dengan style bangunan berasitektur modern. "Tapi tetap mengacu ke konsep kampus hijau," katanya. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95720/61/siapkan-anggaran-rp-400-m

Comeliness
June 16th, 2010, 05:27 PM
RABU, 16 JUNI 2010 | 18:42 WITA |
Tiru Politeknik Nanyang Singapura
http://www.fajar.co.id/photohead/1276598775F%20MASA%20DEPAN%201.JPG
LENGKAP. Fasilitas lengkap akan dihadirkan di kampus yang rencananya akan rampung lima tahun ke depan. (Foto Ist)

KAMPUS baru Politeknik Negeri Ujungpandang (PNUP) tidak muncul begitu saja. Melainkan sudah membandingkan kampus-kampus di dalam dan luar negeri, sebelum memutuskan modelnya. Dan ternyata, pihak PNUP akhirnya memutuskan bahwa untuk model kampus poltek, Politeknik Nanyang Singapura yang terbaik. Kampus itu kemudian dijadikan referensi untuk kampus baru PNUP.

Menurut Direktur PNUP, Pirman AP, alasan menjadikan Poltek Nanyang Singapura sebagai referensi merupakan kampus terbaik di kawasan Asia Tenggara. "Termasuk desain dan konsep kita pilih seperti Poltek Nanyang,"

Politeknik Nanyang, kata Pirman, sebelum menjadi poltek dirintis bersama tiga negara. Yakni Jerman, Prancis, dan Jepang. "Kalau kita, tidak ada kerjasama sebab hanya pengembangan saja," katanya. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95721/61/tiru-politeknik-nanyang-singapura

yudibali2008
June 16th, 2010, 05:55 PM
^^ya mungkin dari segi fasilitas dan standard internationalnya kan bagus tuh klo bisa spt Nanyang Singapore :)...terlepas dari adanya "accident" yg sampai sekarang blum jelas. IMO

Andhy2
June 17th, 2010, 12:17 AM
Selasa, 15-06-2010
Bandara Sultan Hasanuddin Ditetapkan Open Sky http://smileys.on-my-web.com/repository/Happy/happy-096.gif

MAKASSAR, UPEKS- Daya saing Sulsel dalam penerbangan internasional akan semakin diperhitungkan. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ditetapkan oleh Menteri Perhubungan sebagai bandara open sky. Artinya, bandara tersebut terbuka untuk seluruh penerbangan internasional. Selain Sultan Hasanuddin, empat bandara lainnya di Indonesia juga ditetapkan sebagai bandara internasional Open Sky. Diantaranya Bandara Internasional Cengkareng (Jakarta), Polonia (Medan), Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Bali).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Amal Natsir mengemukakan dengan penetapan tersebut, semua stakeholder yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin harus memberikan pelayanan yang lebih baik terhadap penumpang pesawat yang melewati bandara tersebut.

"Diperlukan pelayanan yang tinggi, care terhadap penumpang, dan fasilitas bandara seperti x-ray dioptimalkan. Selain itu, dibutuhkan petugas bea cukai yang friendly, komunikatif, dan aparat angkasa pura yang profesional. Ini kita butuhkan agar Sulsel bisa menjadi pusat perhatian dalam dunia penerbangan," kata Amal Natsir.Sebagai bandara internasional, Sultan Hasanuddin menargetkan jumlah penumpang pesawat yang terlayani dalam setahun mencapai tujuh juta penumpang.

Dia menilai, selama ini, pelayanan yang diberikan oleh pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sudah cukup sesuai dengan standar operating prosedur. Seperti pemeriksaan x-ray yang cukup ketat, komunikatif, sehingga tidak mengakibatkan pesawat delay. "Sekarang sudah berjalan baik. Sebelumnya kan, pesawat sering delay karena pemeriksaan x-ray yang lamban," jelasnya.

Karena predikat yang disandang tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel meminta kepada seluruh aparat di Angkasa Pura untuk menjaga nama baik Bandara Sultan Hasanuddin sehingga Sulsel tetap bisa diperhitungkan dunia. Salah satu faktor utama yang membuat Bandara Sultan Hasanuddin ditetapkan menjadi bandara open sky karena bandara tersebut adalah satu dari dua bandara yang melayani Air Traffic Control (ATC).

Sebelumnya ada empat bandara yang melakukan ATC, masing-masing Cengkareng (Jakarta), Polonia (Medan), Ngurah Rai (Bali), dan Sultan Hasanuddin (Sulsel). Namun karena kebijakan di dalam regulasi dan percepatan dunia penerbangan, empat bandara tersebut disederhanakan jadi dua, yaitu Bandar udara di Jakarta dan Makassar. Sementara Polonia Medan dan Denpasar Bali ditutup. ATC yang ada di Makassar mengontrol sekira 1800 penerbangan dalam setiap hari. Sementara di Jakarta 2200 penerbangan.(mg03)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=48971

ini wartawan ujungpandang express nulis beritanya asal2an hahaha...
semua bandara itu punya ATC. dan Bandara Sultan Hasanuddin salah satu dari 2 pusat pengendalian lalu lintas udara yang ada di Indonesia (ACC atau area control center) namanya MAATS (Makassar Advanced Air Traffic System.

tadinya wilayah udara kita terbagi 4 wilayah FIR (flight information region) yang dikontrol dari medan, jakarta, denpasar dan makassar. nah yang skrg cuma dibagi 2, jadi ujungpandang FIR sama jakarta FIR.

LUAS WILAYAH UDARA


MAATS adalah salah satu dari dua pusat pengendalian lalu lintas udara yang ada di Indonesia, yang satunya adalah JAATS (Jakarta Advanced Air Traffic System). Luas wilayah udara yang diawasi oleh MAATS adalah ± 2/3 dari wilayah udara Indonesia yang terletak di bagian Timur, sisanya 1/3 diawasi oleh Jakarta untuk wilayah udara dibagian barat. Tadinya wilayah udara Indonesia dibagi dalam empat FIR (Flight Information Region) yang di control dari Medan, Jakarta, Bali dan Ujungpandang. Tetapi terhitung sejak tanggal 7 Juli 2005 lalu, wilayah udara bagian atas (Upper Airspace) Indonesia ini resmi menjadi dua bagian saja yaitu Ujungpandang FIR & Jakarta FIR. Hal tersebut dilakukan atas pertimbangan efisiensi dan dukungan kemajuan teknologi komunikasi penerbangan yang kini bisa menjangkau ratusan mil. MAATS dilengkapi dengan fasilitas yang canggih dengan konsep paperless dan full automation system seperti Data management AEROCAT-X, komunikasi data CPDLC, AIDC, ADS, dengan Monopulse Radar yang menggunakan monitor lebar 2K2K yang semuanya dioperasikan dalam soft touch VCSS. Fasilitas tersebut adalah the latest fashion ATS system seperti juga yang digunakan oleh TAAATS (The Australian Advanced Air Traffic System) di Brisbane, Australia

PUSAT PENGENDALIAN LALU LINTAS UDARA

Pusat pengendalian lalu lintas udara untuk bagian wilayah ACC atau Area Control Center seperti di MAATS ini tidak dikenal oleh masyarakat umum, baik di Amerika, Eropa apalagi di Indonesia, kebanyakan masyarakat umum mengerti pengendalian lalu lintas udara itu dilakukan dari menara pengawas saja, pada hal menara pengawas (Tower) hanyalah bagian terkecil dari pengendalian lalu lintas udara yang fungsinya mengawasi pesawat udara yang beroperasi disekitar bandar udara saja. Sedangkan ACC seperti MAATS mengawasi ruang udara Indonesia dari mulai di atas Semarang, Palangkaraya sampai ke Timur berbatasan dengan ruang udara Papua New Guinea, Oackland (AS), Philiphina, Malaysia dan Australia. Penerbangan lintas domestik dari Pulau Jawa ke Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, Maluku dan Irian Jaya (Papua) semua di kontrol dari MAATS, begitupula penerbangan lintas Internasional yang berasal dari Australia, ke wilayah Asia Pasifik dan Asia Tenggara dan sebaliknya. Jumlah penerbangan lintas ini bisa mencapai ± 1500 penerbangan dalam sehari. Jumlah controller yang bekerja di MAATS saat ini adalah ± 140 orang dan jumlah ini baru memenuhi 70% dari kebutuhan standard, sekalipun beberapa controller dari Bali dan dari beberapa bandara lainnya telah dipindahkan ke Makassar. MAATS ini nantinya akan dikembangkan terus sampai dapat mengambil alih pengawasan ruang udara udara bagian bawah (Lower Air Space) dari ketinggian 15.000 kaki s/d 24.500 kaki di atas Irian (Papua), Maluku, Kalimantan Timur. Saat ini baru pada ketinggian 24.500 kaki s/d 46.000 kaki.

Comeliness
June 17th, 2010, 12:40 AM
http://img821.imageshack.us/img821/737/panakkuakng.jpg
^^ proyek diseberang Mal Panakkukang ini dilanjutkan kembali.

Uploaded with http://imageshack.us/

Proyek apa nih kira2... :dunno:

Comeliness
June 17th, 2010, 12:53 AM
RABU, 16 JUNI 2010 | 18:43 WITA |
Kampus Hijau di Batas Kota

http://www.fajar.co.id/photohead/1276598799F%20MASA%20DEPAN%204.JPG
GREEN CAMPUS. Kampus II Politeknik Negeri Ujungpandang yang dibangun dengan konsep kampus hijau alias green campus. (Foto Ist)


POLITEKNIK Negeri Ujungpadang (PNUP) terus berbenah. Mengikuti kampus-kampus besar lainnya di Makassar, PNUP juga melakukan berbagai pembangunan baru.

Berbeda dengan kampus lainnya yang hanya melakukan penambahan gedung, PNUP malah membuka kampus baru. Meskipun wilayahnya di batas kota dan masuk wilayah administrasi Maros, namun secara umum efek pembangunannya akan ke Makassar. Pasalnya, kampus II PNUP ini hanya berjarak beberapa meter saja dari kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP). Kampus ini juga sangat didukung konsep Mamminasata.

Bahkan untuk dermaga yang akan dibangun di sana, rutenya, salah salah satunya Sungai Tallo. Ini akan digunakan untuk mahasiswa atau warga yang ingin ke kampus tersebut dengan transportasi sungai. Yang menarik dari kampus ini sebab konsepnya berbeda dengan kampus lainnya. Kampus ini, nantinya, akan menjadi kampus nyaman dengan lingkungan green campus. Kampus nyaman itu pengertiannya bersih, dan lingkungannya bagus.

"Jadi konsep kampus yakni berwawasan lingkungan. Masyarakat juga bisa menjadikan kampus sebagai sarana rekreasi. Bisa foto-foto di sana untuk wisata," kata Direktur PNUP, Pirman AP, Selasa, 15 Juni.

Konsultan Perencana, Ir Muaz Yahya menambahkan, karena berkonsep green campus, makanya betul-betul akan memanfaatkan kultur yang ada di sana. "Ini kampus green arsitektur. Sekarang ini kita baru mengelola amdal dan ke depan, air di sana bisa dipakai ulang," kata Muaz.

Ia menjelaskan, karena kampus ini berada di daerah resapan air, secara otomatis akan dibangun banyak daerah resapan. "Kita juga akan membuat situ atau embung. Itu semacam tempat penampungan air seperti halnya Situ Gintung," beber Muaz.

Muaz menjelaskan, kampus ini akan menjadi salah satu kampus yang paling modern di Makasar dan sekitarnya. Apalagi menurut dia, konsep bangunannya memang konsep modern. "Meskipun kampus ini kita format sebagai green campus, namun arsitekturnya seluruhnya modern," jelasnya. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/95722/61/kampus-hijau-di-batas-kota

caesarleo
June 17th, 2010, 07:28 AM
http://i49.tinypic.com/14j6yqs.jpg

Andhy2
June 19th, 2010, 03:22 AM
http://i49.tinypic.com/14j6yqs.jpg

Update [17/06/2010]

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36912915.jpg

klo melihat gambar render nya, sepertinya ruko yang sudah eksis ini akan menjadi bagian dari tamalanrea plaza. 3 ruko di bagian timur mungkin akan dirombak dan ditambah dengan bangunan yang berbentuk lingkaran. sementara di sebelah barat ruko ini ada tanah kosong selebar 1 ruko :D dan memang jadi bagian proyek tamalanrea plaza, mungkin sebagai pintu keluar

Update [19/06/2009]

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36913176.jpg

iAndy-JaKaRtA
June 20th, 2010, 12:14 PM
http://i49.tinypic.com/14j6yqs.jpg

Yg baru masuk yg mana aja?

Sony Sjklw
June 20th, 2010, 01:44 PM
^^ belum tau juga, yang jelas Mal ini bakal menyasar segmen mahasiswa karena lokasinya dikelilingi kampus.



Hotel Grand Hikma dan Renovasi PTC
http://www.fajar.co.id/photohead/126813725210---lapsus%20new-2.jpg

Update
http://img411.imageshack.us/img411/2423/grandhikma.jpg
^^ cranenya sudah naik, semoga setelah renovasi PTC akan mengubah konsepnya sehingga bisa nyatu dengan dua mal tetanggganya

Sony Sjklw
June 20th, 2010, 01:51 PM
http://img12.imageshack.us/img12/7113/padivalley.jpg
^^ Kantor pemasaran Padi valley Golf

http://img529.imageshack.us/img529/5470/royall.jpg
^^ Royal Apartement, "biar lambat yang penting jadi":nuts:

http://img199.imageshack.us/img199/1144/telkomselo.jpg
^^gedung telkomsel nantinya 5 lantai,

Comeliness
June 21st, 2010, 01:04 AM
http://img12.imageshack.us/img12/7113/padivalley.jpg
^^ Kantor pemasaran Padi valley Golf
^^Kapan selesainya nih ?
http://img529.imageshack.us/img529/5470/royall.jpg
^^ Royal Apartement, "biar lambat yang penting jadi":nuts:

^^Proyek favoritnya Sony, soalnya di update terus. :D
Bila selesai bisa masuk MURI utk juara apartment yg paling lambat selesainya. :lol::lol:
Jangan marah ya, gw becanda kok. :)

caesarleo
June 21st, 2010, 04:06 PM
http://i48.tinypic.com/2s7upte.jpg

http://i46.tinypic.com/2rdvkud.jpg

http://i48.tinypic.com/2hpnhbd.jpg

credit to elang herdian

Ocean One
June 21st, 2010, 08:32 PM
Wuih mantap bgt tuh picx om leo. Thx dah share ya... :cheers:

Andhy2
June 21st, 2010, 08:36 PM
http://i48.tinypic.com/2s7upte.jpg

http://i46.tinypic.com/2rdvkud.jpg

http://i48.tinypic.com/2hpnhbd.jpg

credit to elang herdian

wow :nuts:

eurico
June 22nd, 2010, 02:00 AM
Oh iya gw br aja dapet info kalo gold's gym akan buka di Panakukkang Square. Kan lagi direnovasi nah yg sisi kiri udah diisi Pizza Hut nah yg kanan akan diisi gold's gym

Comeliness
June 22nd, 2010, 02:48 AM
Oh iya gw br aja dapet info kalo gold's gym akan buka di Panakukkang Square. Kan lagi direnovasi nah yg sisi kiri udah diisi Pizza Hut nah yg kanan akan diisi gold's gym

^^Thanks, FYI. :)

http://i48.tinypic.com/2s7upte.jpg
http://i48.tinypic.com/2hpnhbd.jpg
credit to elang herdian

^^Picts dari Elang Herdian 2010 yg di posting Leo benar2 magnificent. :okay:

kubel
June 22nd, 2010, 07:33 AM
http://i48.tinypic.com/2hpnhbd.jpg

credit to elang herdian

keren banget fotonya:banana:

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:03 PM
Oh iya gw br aja dapet info kalo gold's gym akan buka di Panakukkang Square. Kan lagi direnovasi nah yg sisi kiri udah diisi Pizza Hut nah yg kanan akan diisi gold's gym

Maksudnya eurico yang ini....
http://i46.tinypic.com/35lurl4.jpg

http://i47.tinypic.com/2hozmg3.jpg

Oia.. Inul Vizta juga akan buka di Panakkukang tepatnya jalan Pengayoman

http://img139.imageshack.us/img139/3740/inulvizta.jpg

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:08 PM
http://i48.tinypic.com/2s7upte.jpg

credit to elang herdian

Thanks Fotonya Leo...:cheers:,^^ sepertinya pengerjaan Masjid 99 Al Makazzary dikebut hingga sore hari tuh..:D



http://i48.tinypic.com/2hpnhbd.jpg

credit to elang herdian
^^ Lokasi Siloam Hospital sebelah mana ya....??? awalnya dekat kantor pemasaran tanjung bunga, tapi kok blum ada progress:ohno:

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:13 PM
^^Kapan selesainya nih ?

^^Proyek favoritnya Sony, soalnya di update terus. :D
Bila selesai bisa masuk MURI utk juara apartment yg paling lambat selesainya. :lol::lol:
Jangan marah ya, gw becanda kok. :)

ngak apapa kok, saya memang paling sering lewat jalan Pettarani jadi ada saja update terbaru proyek ini. ngomongin masalah lamanya, memang ni proyek dah lama banget bahkan Graha Pena yang seangkatan ama royal malah sudah jadi 3 tahun yang lalu.:nuts:

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:15 PM
http://img404.imageshack.us/img404/2729/sgp1.jpg

http://img535.imageshack.us/img535/6023/sgp2.jpg
Graha SGP cranenya dah turun

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:18 PM
http://img21.imageshack.us/img21/795/penamas1.jpg

http://img641.imageshack.us/img641/2052/penamas2.jpg
^^ Hotel Pena Mas sudah memasuki tahap finishing dan sepetinya pihak pengelola sudah menyediakan area parkir di lantai paling bawah untuk menindaklanjuti protes kemaren

Sony Sjklw
June 22nd, 2010, 03:20 PM
http://img231.imageshack.us/img231/6954/awal1.jpg

http://img231.imageshack.us/img231/5231/awal2.jpg
^^ RS. Awal Bross

Ocean One
June 22nd, 2010, 04:23 PM
http://img404.imageshack.us/img404/2729/sgp1.jpg

http://img535.imageshack.us/img535/6023/sgp2.jpg
Graha SGP cranenya dah turun

Masih ada tuh bos nampak pada kedua pic...:)

Btw thx a lot buat update picnya ya om, gud job bro...:cheers:

Comeliness
June 23rd, 2010, 02:11 AM
http://img641.imageshack.us/img641/2052/penamas2.jpg
^^ Hotel Pena Mas sudah memasuki tahap finishing dan sepetinya pihak pengelola sudah menyediakan area parkir di lantai paling bawah untuk menindaklanjuti protes kemaren

^^PLN Makassar kalau pasang kabel2 listrik tidak ditata rapi. :ohno::ohno::ohno:
Kabel2 berseliweran gini mengganggu pemandangan & kurang aman. :bash:

Comeliness
June 23rd, 2010, 04:33 PM
RABU, 23 JUNI 2010 | 19:33 WITA |
Pusat Pebisnis Metropolis

http://www.fajar.co.id/photohead/1277206604uud.jpg
BKPM TOWER. Kantor ini akan melengkapi program Pemprov Sulsel untuk memberikan pelayanan satu atap terhadap para investor. (FOTO IST)

KEMUDAHAN dan jaminan regulasi salah satu daya tarik investor menanamkan modal di Sulsel. Calon investor tidak hanya membutuhkan insentif tetapi kemudahan akses pelayanan terutama perizinan yang tidak berbelit-belit. Pemprov Sulsel telah menetapkan pelayanan investasi dan perizinan dengan sistem satu pintu. Semua layanan perizinan yang sebelumnya tersebar di beberapa instansi akan diintegrasikan ke dalam satu kantor pelayanan perizinan.

Sistem pelayanan perizinan satu pintu ini akan ditopang dengan fasilitas BKPM Tower yang direncanakan akan dibangun Pemprov Sulsel. Gedung BKPM Tower ini direncanakan berdiri di Jalan Pengayoman, tidak jauh dari Mal Panakkukang dan menjadi pusat pebisnis metropolis.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel, Irman Yasin Limpo, mengatakan, BKPM Tower tidak hanya menjadi kantor BKPMD Sulsel saja atau sebagai tempat layanan perizinan satu atap di metropolis ini. Gedung itu juga bakal ditempati berbagai kantor asosiasi perdagangan dan investasi.

"Konsep pelayanan perizinan satu pintu membuat pengusaha atau investor yang berniat menanamkan modal di Sulsel hanya bertemu dengan petugas front office. Pengurusan perizinan jelas waktunya. Jika tidak selesai sesuai standar waktu, ada public complain," kata Irman.

Berbagai fasilitas pelayanan memberikan jaminan kemudahan dan ketepatan waktu dalam perizinan. Ekonomi biaya tinggi akibat pengurusan perizinan yang masih berbelit-belit dan kerap menyusahkan investor akan dipangkas setelah penerapan layanan perizinan satu pintu di BKPM Tower. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/96434/61/pusat-pebisnis-metropolis

yudibali2008
June 23rd, 2010, 04:33 PM
^^memang sebaiknya kabel2 tersebut dah ditanam di tanah, jadi nggak menganggu pemandangan dan kelihatan bagus.

Comeliness
June 23rd, 2010, 04:42 PM
Design warnanya kurang oke membuat gedung kelihatan kuno. :ohno::ohno::ohno:

RABU, 23 JUNI 2010 | 19:33 WITA |
Berdesain Empat Lantai

http://www.fajar.co.id/photohead/1277206568DESAIN%20GEDUNG%20DPD%20(1).jpg
EMPAT LANTAI. Tak hanya kantor BKPMD Sulsel, tetapi bangunan ini juga diperuntukkan bagi asosiasi untuk berkantor. (FOTO IST)

BKPM Tower yang akan dibangun Pemprov Sulsel melengkapi fasilitas gedung perkantoran terintegrasi di Kota Makassar yang lebih dahulu beroperasi, seperti Graha Pena dan Wisma Kalla. Asosiasi bisnis diharapkan ikut berkantor di perkantoran yang juga terbuka untuk private sector ini.

Kepala Bidang Promosi dan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel, Sukarniaty Kondolele, mengatakan, BKPM Tower direncanakan sebanyak empat lantai. "Letaknya yang berada di kawasan bisnis diharapkan dapat lebih memudahkan para investor," kata Sukarniaty, Selasa, 22 Juni.

Kehadiran BKPM Tower dengan fasilitas pelayanan terintegrasi bisa lebih memperlancar konsep one stop service yang diterapkan Pemprov Sulsel. Konsep ini dikembangkan di Sulsel setelah melihat kecenderungan beberapa kota besar yang memberatkan investor dengan biaya tingginya untuk pengurusan perizinan. (*)


Source: http://metronews.fajar.co.id/read/96433/61/berdesain-empat-lantai

Comeliness
June 23rd, 2010, 10:06 PM
Bangun apartel nya jangan lelet ya.
http://smileys.on-my-web.com/repository/Sleepy/asleep-045.gif

RABU, 23 JUNI 2010 | 03:50 WITA |
Hunian Apartemen Hotel Mulai Diminati

MAKASSAR -- Hunian apartemen hotel (apartel) mulai diminati meski masih terbatas pada kalangan pengusaha. Terbukti, dari 47 persen penjualan unit Apartel Patompo, sebagian besar adalah kalangan pengusaha. Hal tersebut dijelaskan President Direktur Patompo Group, Rahmat Endong Patompo, Selasa, 22 Juni. Endong, mengatakan, sampai dengan Juni ini penjualan Apartel yang dibangun perusahaannya, telah mencapai 37 persen. Menariknya dari angka tersebut sekira 67 persen pembeli berdomisili di Makassar.

Menurut Endong, saat ini penjualan telah mencapai 37 persen, dari penjualan tersebutsekitar 67 persen dari Makassar, dan 33 persen berdomisili di Surabaya, Sulbar, Jakarta, Malaysia, Hongkong. Secara umum, tambah Endong, kebanyakan dari pembeli Apartel adalah orang-orang sukses yang berasal dari Makassar dan telah sukses di perantauan.

Lebih jauh dijelaskan, dari data yang dipaparkan tercatat pembeli Apartel sebagian berjenis kelamin laki-laki, hal ini menandakan tujuan memiliki Apartel adalah untuk berinvestasi. "Sebagian besar pembeli berumur 40-50 tahun, dengan alasan membeli sebesar 19 persen untuk ditinggali, disewakan sebesar 24 persen, dan 14 persen digunakan kantor dan parsial user atau disewakan sebanyak 43 persen," jelasnya.

Sedangkan dari klasifikasi pekerjaan, tercatat dari 37 persen penjualan, berprofesi pengusaha sebesar 47 persen direksi 10 persen, sisanya dokter, pengacara. Sementara untuk jenis yang paling diminati sekitar 90 persen merupakan tipe studio, sisanya bedroom dan lain-lain. Kalau dilihat dari tingkat pendidikan rata-rata berasal dari S1 dan S2 dengan penghasilan diatas Rp50 juta perbulan, alasan membeli karena lokasi, value, lifestyle dan pengelolaan gedung dan lain-lain.

"Yang menarik 31 persen pembeli membeli lebih dari 1 unit, itu dikarenakan desain dan lifestylenya. Jumlah pembeli 76 persen pernah membeli di Timurama atau konsumen loyal dan dari relasi Timurama," ungkapnya. Dari sisi pembangunan konstruksi Apartel akan dimulai tanggal 10-10-2010 nanti, sedangkan prosesi serah terima direncanakan akan diserahkan pada 12-12-2012, dimana gedung itu nantinya akan memiliki 19 lantai dengan 80 hotel dan 88 apartemen. (id)

Source: http://news.fajar.co.id/read/96488/45/hunian-apartemen-hotel-mulai-diminati

Ocean One
June 24th, 2010, 05:24 PM
Makassar Masuk Kategori Kota Dunia
Kamis, 24 Juni 2010


Makassar (ANTARA News) - Makassar mendapatkan pengakuan Internasional masuk dalam kategori kota dunia, kata konsultan tata ruang Kota Makassar Dany Pomanto di kota itu, Kamis.

Ia mengatakan, pengakuan ini disampaikan beberapa perwakilan negara. Dari beberapa kota besar di Indonesia, hanya dua kota yang diundang untuk mengikuti "World Cities Summit" di Singapura akhir Juni ini, yakni Jakarta dan Makassar.

"Maka benarlah apa yang dikatakan beberapa pemerhati perkotaan di Indonesia yang mengatakan bahwa Makassar berpeluang menjadi kota kedua setelah Jakarta. Selama ini Makassar berada di posisi kelima di Indonesia," ucapnya.

Tata ruang Makassar yang memiliki pantai menghadap ke arah barat yang bisa menangkap matahari terbenam, dianggap sangat jarang terjadi dan menjadi daya tarik dunia.

Undangan menghadiri pertemuan pembangunan kota masa depan dunia di Singapura adalah salah satu penghargaan kedua setelah beberapa waktu lalu diundang datang dalam pembahasan penataan lingkungan di Kopenhagen, Denmark.

"Inilah hal-hal yang cukup membanggakan kota ini, terlepas dari kondisi kota ini yang memiliki banyak kelemahan untuk dibenahi," ucapnya.

Comeliness
June 24th, 2010, 11:47 PM
Kamis, 24 Juni 2010 20:12
Makassar Bangun Pusat Energi Minyak dan Gas

Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kota Makassar akan membangun "Makassar Energy Center" di hulu Sungai Tello yang akan menjadi tempat penyimpanan minyak dan gas sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Konsultan Tata Ruang Kota Makassar Dany Pomanto di Makassar, Kamis, menjelaskan pembangunan Makassar Energy Center ini mengacu pada Undang-undang tata ruang yang mengatur jarak tempat penyimpanan minyak dan gas harus jauh dari tempat pemukiman warga di wilayah perkotaan. "Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya musibah yang dapat menyebabkan kerusakan yang lebih luas," ucapnya.

Dia menjelaskan, pembangunan Makassar Energy Center ini tengah dijajaki ke investor nilai tawaran investasi untuk pembangunan bunker penyimpanan minyak dan gas diperkirakan Rp1,2 triliun. "Belum ada kepastian jadwal pembangunan pusat energi itu, kita masih menawarkan ke investor," ungkapnya

Dia mengharapkan, pembangunan pusat energi ini mampu menampung stok kebutuhan minyak dan gas untuk kebutuhan di wilayah Sulawesi, pihak penyalur Pertamina nantinya akan di dorong untuk memanfaatkan bunker tersebut. "Pemilihan lokasi pembangunan di hulu Sungai Tello ini pertimbangannya untuk mempermudah kapal pengangkut minyak dan gas melakukan pengangkutan di daerah tersebut," katanya menguraikan. (T.KR-HK/Z002)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=16947:makassar-bangun-pusat-energi-minyak-dan-gas&catid=1:latest-news&Itemid=1

Comeliness
June 26th, 2010, 01:45 AM
Edisi 25 Juni 2010
Pusat Perdagangan di Makassar Tahun Depan Beroperasi http://smileys.on-my-web.com/repository/Thinking/thinking-006.GIF

Perdagangan komoditas dapat terkoordinasi dengan pusat perdagangan di kota lain.

MAKASSAR -- Kota Makassar segera memiliki pusat perdagangan dan pergudangan komoditas Sulawesi Selatan. Namanya Makassar International Commodity Center (MICC), dan mulai beroperasi tahun depan.

"Kami ingin membangun fasilitas pascapanen yang mengelola kegiatan pergudangan, pemasaran logistik, dan distribusi berbagai komoditas secara terpadu," ucap Mustafa Dadi, Komisaris Utama Pelitagro, perusahaan yang membangun gudang itu, kemarin. Gudang tersebut awalnya hanya untuk komoditas beras. Namun Pelitagro menyadari bahwa Sulawesi Selatan memiliki komoditas andalan lain selain beras. "Kami ubah konsepnya untuk mengakomodir berbagai komoditas yang ada di Sulawesi Selatan," ucapnya.

Doddy Hidayat, Manajer Pemasaran Pelitagro, mengatakan, jika MICC selesai dibangun, perputaran nilai komoditas diperkirakan dapat mencapai Rp 6 triliun setiap bulan. Selain itu, gudang ini akan menyerap 3.000 tenaga kerja. Pembangunan MICC, yang terletak di Jalan Ir Sutami, memasuki tahap pemasangan tiang pancang. Gedungnya terdiri atas 150 unit gudang dengan kapasitas tampung hingga 600 ribu ton di atas tanah seluas 16 hektare. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp 200 miliar.

Pergudangan ini, kata Doddy, dapat berkembang lebih maju jika ada dorongan dari pemerintah untuk mengkoordinasikannya dengan fasilitas serupa di daerah lain. Pelaku usaha berharap adanya perputaran komoditas yang terkoordinasi di Indonesia. Jika konsep ini terwujud, perdagangan komoditas dapat terkoordinasi dengan pusat perdagangan di kota lain, semisal Pasar Induk Cipinang di Jakarta dan Terminal Agro di Banten. "Di Bandung akan ada Food Center dan di Surabaya ada Puspa Agro, yang memiliki fungsi sejenis dengan MICC," ucap Doddy.

Pelitagro beserta sejumlah pelaku usaha komoditas dan pemerintah provinsi hari ini akan membawa konsep koordinasi dan menawarkan kerja sama kepada Jawa Timur. Kepala Biro Bina Perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan Muhammad Firda mendukung penyampaian konsep ini dengan daerah lain. "Asalkan sudah matang, kita bisa menawarkan konsep kerja sama ini."

Hadi Basalama, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Selatan, mengatakan konsep ini sudah sepatutnya diterapkan di Sulawesi Selatan. "Pertanian adalah sektor unggulan di sini, jadi kita perlu terus mendorong sektor yang dapat memajukannya."

Selama ini jasa pascapanen masih dilakukan secara terpisah. MICC diharapkan dapat membantu menyatukan pasar komoditas di Sulawesi Selatan. Hadi berharap, dengan adanya pergudangan ini, pelaku usaha dapat berperan aktif meningkatkan perdagangan komoditas. Pemerintah akan mendukung dengan memberi izin atau pengawasan. FADHILAH NAZIF

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/06/25/Makassar/krn.20100625.204451.id.html

Comeliness
June 26th, 2010, 04:50 PM
Rendering Universitas Handayani
http://img54.imageshack.us/img54/6938/handayani3xj7.jpg (http://imageshack.us)

Simik Handayani berencana membangun sarana perkuliahan yang modern dibilangan Perintis Kemerdekaan KM 13, yang terdiri atas 3 tower. Dua tower masing masing 22 lantai dan satu tower dengan tinggi 25 lantai. Tower 25 lantai merupakan student apartment, sedangkan dua tower yang lain diperuntukkan masing-masing untuk Kampus Universitas Handayani dan kantor Handayani Group.

^^Ada yg tahu nggak perkembangan proyek ini?

http://img112.imageshack.us/img112/1524/thepremiermakassarconvgk3.jpg (http://imageshack.us)
^^
The Premier (strata title and rental office) Proyek terbaru dari Patompo Group ini akan menjadi gedung tertinggi di kawasan Sungai Saddang Baru (10 storeys).

^^Proyek yg ini nasibnya gimana?

Andhy2
June 26th, 2010, 07:47 PM
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204230.jpg

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204271.jpg

Andhy2
June 26th, 2010, 07:50 PM
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204326.jpg

dari jauh keliatan Gedung Graha Pena, Tower Gedung DPRD Sulsel dan proyek Rumah Sakit Global Awal Bros

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204364.jpg

foto diambil dari Jl. Adipura

Ocean One
June 27th, 2010, 04:40 PM
^^
Thx a lot Andhy2, nice pic bro. Btw akhirnya jadi juga ya gedung Pusat dakwah muhammadiyah setelah di cicil bertahun2. Sejak jaman seblum gw kuliah tuh baru selesai sekarang. Tapi kurang menarik aja ya desainnya, terlalu simple dan terkesan asal. :cheers:

kang rey
June 27th, 2010, 04:45 PM
gimana dengan perkembangan apartel di jalan ratulangi? progressnya sudah seperti apa? berapa lantai? tks

Sony Sjklw
June 28th, 2010, 08:50 AM
^^Ada yg tahu nggak perkembangan proyek ini?

Untuk proyek Handayani Group, mungkin nunggu Stimik Handayani menjadi universitas IMO, sedangkan proyek The Premier ngak tahu sampai sejauh mana, yang jelas awalnya proyek ini ditawarkan bersama proyek Patompo Group yang lain seperti The Apartel sekitar 2 tahun yang lalu.


gimana dengan perkembangan apartel di jalan ratulangi? progressnya sudah seperti apa? berapa lantai? tks
mungkin maksudnya di jalan Jend. Sudirman:) untuk The Apartel konstruksinya mulai sekitar bulan oktober, sedangkan Apartel Shayla belum ada kabar kapan akan segera dimulai.

Comeliness
June 28th, 2010, 09:29 PM
Untuk proyek Handayani Group, mungkin nunggu Stimik Handayani menjadi universitas IMO, sedangkan proyek The Premier ngak tahu sampai sejauh mana, yang jelas awalnya proyek ini ditawarkan bersama proyek Patompo Group yang lain seperti The Apartel sekitar 2 tahun yang lalu.

^^Thanks, FYI.

Comeliness
June 28th, 2010, 09:37 PM
http://smileys.on-my-web.com/repository/MSN_Emoticons/MSN-Emoticon-electric-train-205.gif
Senin, 28-06-2010
Monorail, Solusi Atasi Kemacetan

MAKASSAR,UPEKS-Menuju kota dunia, sudah saatnya Makassar harus memiliki alat transportasi massal seperti Busway atau monorail. Tetapi, dari dua transportasi massal itu, monorail dinilai memiliki banyak manfaat dan paling efektif mengatasi kemacetan kerap meresahkan masyarakat Kota Makassar. Harapan itu dikemukakan Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali kepada Upeks di DPRD Kota Makassar baru-baru ini.

Monorail dinilai paling efektif dibandingkan Busway. Selain bisa mengatasi kemacetan juga mengefektifkan penggunaan ruas jalan. Manfaat lain, kendaraan itu ramah lingkungan dan modern, paling utama juga dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas karena lintasan relnya tidak terdapat lampu merah, sehingga jalannya lancar. " Komisi C mengusulkan kepada Pemkot untuk bisa belajar dari Singapura dan Malaysia dengan peda kota-kota modern lainnya mengenai monorail ini,'' harapnya.

Pertimbangannya, 2012 ke depan monorail ini kita harapkan sudah beroperasi di Makassar. Apalagi, Makassar menuju kota dunia, masalah yang paling utama dihadapi adalah kemacetan. Adanya monorail ini bisa jadi solusi yang terbaik dan Makassar bisa jadi pilot project monorail di Indonesia," jelas Adi Rasyid Ali. Anggota legislator Partai Demokrat itu mengatakan, penggunaan Busway itu boleh saja, tetapi monorail dinilai lebih efektif dan memiliki nilai investasi transportasi jangka panjang yang dapat mengatasi kemacetan. Karena monorail ini akan menjadi alat transportasi massal yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat.

"Monorail dilengkapi areal parkir yang aman sehingga para pengguna mobil pribadi yang ingin ke mal juga dapat memanfaatkan monorail dan menitipkan kendaraannya di areal parkir monorail yang disiapkan. Selain aman juga biaya parkirnya 1x24 lebih murah," katanya. Pembangunan monorail itu, Adi mengakui biaya lebih mahal dari Busway karena akan membutuhkan rel untuk jalur tersendiri. Tetapi memiliki nilai lebih karena mengefisienkan lebar badan jalan. "Untuk pembiayaan Pemkot harus mengajukan proposal ke pusat. Terutama usulan penggunaan monorail ini harus di dukung dan diperjuangkan oleh anggota DPR RI Sulsel di pusat," harapnya Ketua Komisi C.

Anggota Komisi C, Nelson Marnanse Kamisi juga sangat setuju dengan adanya monorail. Menurutnya, monorail merupakan salah satu transportasi jangka panjang meminimalisir kemacetan. "Biayanya memang sangat mahal, tetapi pengadaannya bisa dipihak ketigakan kepada investor," kata Nelson. Lanjutnya dengan monorail dapat mengefisienkan waktu dan lebih cepat sampat ketujuan,'' ujarnya. Pertimbangannya, dapat melalui rute tertentu dan tidak ada hambatan lampu merah.

Rutenya dapat melewati jalan besar seperti Jalan AP Pettarani- Jalan Perintis Kemerdekaan-Bandara atau Jalan AP Pettarani- Jalan Sultan Alaudin- Sungguminasa. Begitu juga dari Jalan AP Pettarani-Urip Sumoharjo- Bawakaraeng- Karebosi. Sementara stasiun atau haltenya bisa dibangun di Karebosi, DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, dan tempat yang dianggap penting setelah dilakukan kajian teknis, harapnya. (mg05)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=49893

Sony Sjklw
June 29th, 2010, 01:03 AM
Juli, Axis Beroperasi di Makassar
Sabtu, 26 Juni 2010 | 03:47 WITA

Makassar, Tribun - Operator seluler GSM dan 3G, Axis, berencana mulai mengoperasikan jaringannya di Kota Makassar, Juli mendatang.

Presiden Direktur dan CEO Axis Erik Aas dan sejumlah jajaran eksekutifnya, mengatakan hal tersebut saat mengunjungi kantor Tribun Timur, Jumat (25/6).
Menurut Erik, Axis pertama kali meluncurkan layanannya pada Februari 2008 lalu dengan memperkenalkan pendekatan yang berbeda melalui penawarannya sebagai produk dan layanan yang simpel, mudah dipahami, dan tarif yang jujur.
"Axis didukung langsung dua perusahaan komunikasi internasional terkemuka, Saudi Telecom Company (STC) yang memiliki jaringan dan infrastruktur terbesar untuk layanan seluler Timur Tengah dan Afrika Utara, serta Maxis Communications Berhad dari Malaysia," kata dia.
Hingga sekarang, Axis sudah banyak melayani di lebih 350 kota di Indonesia. Di antaranya di Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Bali, Lombok, Medan, Batam, dan Pekanbaru. (mel)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/113562/Juli_Axis_Beroperasi_di_Makassar

Sony Sjklw
June 29th, 2010, 01:14 AM
http://smileys.on-my-web.com/repository/MSN_Emoticons/MSN-Emoticon-electric-train-205.gif
Senin, 28-06-2010
Monorail, Solusi Atasi Kemacetan

MAKASSAR,UPEKS-Menuju kota dunia, sudah saatnya Makassar harus memiliki alat transportasi massal seperti Busway atau monorail. Tetapi, dari dua transportasi massal itu, monorail dinilai memiliki banyak manfaat dan paling efektif mengatasi kemacetan kerap meresahkan masyarakat Kota Makassar. Harapan itu dikemukakan Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali kepada Upeks di DPRD Kota Makassar baru-baru ini.

Monorail dinilai paling efektif dibandingkan Busway. Selain bisa mengatasi kemacetan juga mengefektifkan penggunaan ruas jalan. Manfaat lain, kendaraan itu ramah lingkungan dan modern, paling utama juga dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas karena lintasan relnya tidak terdapat lampu merah, sehingga jalannya lancar. " Komisi C mengusulkan kepada Pemkot untuk bisa belajar dari Singapura dan Malaysia dengan peda kota-kota modern lainnya mengenai monorail ini,'' harapnya.

Pertimbangannya, 2012 ke depan monorail ini kita harapkan sudah beroperasi di Makassar. Apalagi, Makassar menuju kota dunia, masalah yang paling utama dihadapi adalah kemacetan. Adanya monorail ini bisa jadi solusi yang terbaik dan Makassar bisa jadi pilot project monorail di Indonesia," jelas Adi Rasyid Ali. Anggota legislator Partai Demokrat itu mengatakan, penggunaan Busway itu boleh saja, tetapi monorail dinilai lebih efektif dan memiliki nilai investasi transportasi jangka panjang yang dapat mengatasi kemacetan. Karena monorail ini akan menjadi alat transportasi massal yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat.

"Monorail dilengkapi areal parkir yang aman sehingga para pengguna mobil pribadi yang ingin ke mal juga dapat memanfaatkan monorail dan menitipkan kendaraannya di areal parkir monorail yang disiapkan. Selain aman juga biaya parkirnya 1x24 lebih murah," katanya. Pembangunan monorail itu, Adi mengakui biaya lebih mahal dari Busway karena akan membutuhkan rel untuk jalur tersendiri. Tetapi memiliki nilai lebih karena mengefisienkan lebar badan jalan. "Untuk pembiayaan Pemkot harus mengajukan proposal ke pusat. Terutama usulan penggunaan monorail ini harus di dukung dan diperjuangkan oleh anggota DPR RI Sulsel di pusat," harapnya Ketua Komisi C.

Anggota Komisi C, Nelson Marnanse Kamisi juga sangat setuju dengan adanya monorail. Menurutnya, monorail merupakan salah satu transportasi jangka panjang meminimalisir kemacetan. "Biayanya memang sangat mahal, tetapi pengadaannya bisa dipihak ketigakan kepada investor," kata Nelson. Lanjutnya dengan monorail dapat mengefisienkan waktu dan lebih cepat sampat ketujuan,'' ujarnya. Pertimbangannya, dapat melalui rute tertentu dan tidak ada hambatan lampu merah.

Rutenya dapat melewati jalan besar seperti Jalan AP Pettarani- Jalan Perintis Kemerdekaan-Bandara atau Jalan AP Pettarani- Jalan Sultan Alaudin- Sungguminasa. Begitu juga dari Jalan AP Pettarani-Urip Sumoharjo- Bawakaraeng- Karebosi. Sementara stasiun atau haltenya bisa dibangun di Karebosi, DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, dan tempat yang dianggap penting setelah dilakukan kajian teknis, harapnya. (mg05)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=49893

2012 :nuts:, tapi paling tidak sudah ada progress walaupun cuman sebatas pembahasan :D. oia, sepertinya ada perubahan rute awalnya kan rencana jalur monorel tidak melalui jalan perintis kemerdekaan dan sultan alauddin.

MegaBliz
June 29th, 2010, 03:14 AM
Makassar Masuk Kategori Kota Dunia
Kamis, 24 Juni 2010


Makassar (ANTARA News) - Makassar mendapatkan pengakuan Internasional masuk dalam kategori kota dunia, kata konsultan tata ruang Kota Makassar Dany Pomanto di kota itu, Kamis.

Ia mengatakan, pengakuan ini disampaikan beberapa perwakilan negara. Dari beberapa kota besar di Indonesia, hanya dua kota yang diundang untuk mengikuti "World Cities Summit" di Singapura akhir Juni ini, yakni Jakarta dan Makassar.

"Maka benarlah apa yang dikatakan beberapa pemerhati perkotaan di Indonesia yang mengatakan bahwa Makassar berpeluang menjadi kota kedua setelah Jakarta. Selama ini Makassar berada di posisi kelima di Indonesia," ucapnya.

Tata ruang Makassar yang memiliki pantai menghadap ke arah barat yang bisa menangkap matahari terbenam, dianggap sangat jarang terjadi dan menjadi daya tarik dunia.

Undangan menghadiri pertemuan pembangunan kota masa depan dunia di Singapura adalah salah satu penghargaan kedua setelah beberapa waktu lalu diundang datang dalam pembahasan penataan lingkungan di Kopenhagen, Denmark.

"Inilah hal-hal yang cukup membanggakan kota ini, terlepas dari kondisi kota ini yang memiliki banyak kelemahan untuk dibenahi," ucapnya.

Suatu penghargaan yang tidak boleh disia-siakan oleh pimpinan kota dan jajarannya berikut pemprov. Menjadi kota kedua setelah Jakarta perlu waktu yang cukup mengingat Surabaya pembangunan dan infraktrukturnya sudah maju kalau untuk menjadi kota ketiga setelah Surabaya bisa-bisa saja.

yudibali2008
June 29th, 2010, 02:37 PM
^^berlomba2 sih boleh utk menjadi kota yg ke 2 dst, tapi paling tidak infrastruktur serta utk kenyamanan masyarakat itu sendiri yg diutamakan terlebih dahulu. Paling tidak, seluruh masyarakat bisa mendapatkan layanan air bersih, listrik dan publik transportasi yg memadai, jadi warga juga turut menikmati pembangunan, klo masih ada masalah2 tersebut, perlu proses lah :) IMO

eurico
June 30th, 2010, 12:22 AM
Waw monorail yah, 2012? Pertama saya sangsi apa benar bisa tercapai targetnya kecuali sekarang sudah jalan proyeknya, lha ini masih pembahasan, tinggal 2 tahun lagi lho.
Kedua monorel sendiri menurut saya tetap kurang cocok untuk menjadi angkutan massal, muatnya tdk banyak, biaya oprasional tinggi. Memang terlihat cantik dan mentereng tapi kurang efektif IMHO mending subway sekalian bru nanti ditambah monorail. Doh ngarep banget.

caesarleo
June 30th, 2010, 05:44 AM
http://www.fajar.co.id/photohead/1277813358coremap%209.jpg

http://www.fajar.co.id/photohead/1277813317coremap%203.jpg


Gedung Riset Berkonsep Sea World

PUSAT riset terumbu karang yang juga berfungsi sebagai sarana rekreasi edukatif bakal melengkapi fasilitas di Kota Makassar yang berbenah menjadi kota dunia. Wahana yang menampilkan keindahan dunia bawah laut berkonsep sea world dengan nama Coral Centre, rencananya akan dibangun di kawasan pesisir pantai pada lahan seluas lima hektare.

Coral Centre berupa gedung megah dengan rancangan futuristik mengambil filosofi dasar keindahan dan keanekaragaman biota laut. Gedung ini nantinya menjadi pusat pengelolaan terumbu karang serta pusat promosi ornamental marine speciments.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarif Burhanuddin mengatakan lahan yang disiapkan oleh Pemprov Sulsel sebagai lokasi pembangunan Coral Centre adalah kawasan Centre Point of Indonesia. Selain melengkapi fasilitas publik di kawasan pesisir Pantai Losari, juga melengkapi rencana Pemprov Sulsel menghadirkan pengembangan kerang untuk masyarakat pesisir.

Desain perencanaan Coral Centre tidak berupa bangunan berbentuk kaku, meskipun menjadi pusat riset. Arsitektur rancang bangun gedungnya justru sangat futuristik memadukan berbagai simbol keanekaragaman dan keindahan alam bawah laut.

Perancang Coral Centre, Danny Pomanto, menuturkan desain gedung menggunakan lima analisa dasar yang membuat bangunan tampak megah, tetapi tetap ramah lingkungan. Coral Centre memadukan persyaratan bentuk yang minimalis namun tetap berasa internasional, futuristik, berteknologi tinggi, green building, dan ikonik.

Dari sisi bentuk yang minimalis, Coral Centre menggunakan bahan dengan moduler geometris agar perawatannya tidak menyulitkan. Selain itu, Coral Centre menggunakan bahan yang digunakan antara lain, kaca, dan alucopan.

Bangunan yang dirancang berada di kawasan pesisir pantai ini tidak hanya mengadopsi unsur lokal. Danny menerapkan arsitektur modern dengan bentuk dasar universal mulai dari atap, dinding, dan dasar bangunan.

Konsep international taste memadukan tren minimalis tetapi tetap hightech futuristic dengan pemakaian bahan yang tahan lama. Sementara dari konsep green building, gedung Coral Centre bersifat ramah lingkungan yang mengakomodasi pencahayaan matahari langsung dari bulatan skylight.

Bangunan futuristik ini nantinya menjadi ikon Kota Makassar di kawasan pesisir dengan bentuk tower yang sangat mengagumkan. Diadopsi dari karang berbentuk bulat dengan warna jingga, membuat bangunan induk Coral Centre tampak megah.

Kawasan Coral Centre nantinya terdiri dari bangunan induk yang menjadi pusat penelitian terumbu karang, kolam coral park outdoor, coral aquarium, koridor atau selasar gantung yang menghubungkan bangunan induk dan akuarium koral, amphitheathre, dan museum koral.

Pilar koral jenis Dendrogyra Cylindrus diadopsi pada bentuk gedung pusat riset Coral Centre berwarna oranye yang mencolok. Bentuk bulatan koral diterapkan pada skylighht yang juga berfungsi sebagai pencahayaan utama dari sinar matahari langsung pada kawasan museum dan akuarium koral.

Sementara gulungan ombak diterapkan pada ornamen selasar gantung. Warna-warna yang digunakan pada seluruh bangunan juga mengadopsi warna khas koral dan laut antara lain, oranye, putih, biru, dan hijau. (*)

Bukti Makassar Kota Maritim

CORAL Center yang akan dibangun di Makassar menjadi bukti Makassar sebagai salah satu kota maritim. Ke depan, pengembangan kawasan kelautan dan perikanan di daerah ini dan Sulsel secara umum akan semakin bagus seiring dengan keberadaan Coral Center ini.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, Sabtu, 26 Juni mengatakan, keberadaan Coral Center ini patut disyukuri. "Untuk pengembangan kawasan perikanan dan kelautan kita patut bersyukur bahwa ada penempatan Coral Center di kota kita," ujar Ilham.

Bagi Ilham, selain akan menjadi objek wisata, Coral Center ini akan menjadi salah satu sarana pendidikan ke masyarakat terkait terumbu karang. Ilham menegaskan bahwa Coral Center setidaknya akan memberikan pemahaman ke masyarakat soal pentingnya menjaga biota laut. Terutama terumbu karang yang sangat mendukung pengembangan kawasan maritim.

"Kehadirannya paling tidak akan memberikan pemahaman soal terumbu karang. Misalnya kalau di Makassar atau Sulsel, jenis dan bentuknya begini dan yang ada di seluruh dunia seperti bagaimana," jelas Ilham.

Bagi Ilham, Coral Center ini ke depan akan menjadi pusat pendidikan kelautan dan perikanan. Lewat Coral Center masyarakat, termasuk pelajar akan tahu bagaimana perkembangannya dan juga kondisinya.

"Itu akan menjadi pusat pendidikan terumbu karang. Termasuk perkembanganbiakannya dan lain sebagainya. Kehadiran Coral Center ini juga kami harapkan akan memotivasi masyarakat untuk tetap menjaga biota laut,” ujar Ilham.

Dia melanjutkan tugas menjaga biota laut telah menjadi kewajiban bersama. Masyarakat, katanya, harus tahu soal terumbu karang sehingga tidak lagi melakukan pengrusakan. Ilham mengatakan jangan sampai terumbu karang rusak karena masyarakat tidak paham.(amr)

caesarleo
June 30th, 2010, 07:09 AM
Cover MT edisi Juli 2010

http://i49.tinypic.com/2itelx.jpg




e-magznya menyusul

Comeliness
June 30th, 2010, 02:38 PM
http://www.fajar.co.id/photohead/1277813358coremap%209.jpg
http://www.fajar.co.id/photohead/1277813317coremap%203.jpg

Gedung Riset Berkonsep Sea World

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarif Burhanuddin mengatakan lahan yang disiapkan oleh Pemprov Sulsel sebagai lokasi pembangunan Coral Centre adalah kawasan Centre Point of Indonesia. Selain melengkapi fasilitas publik di kawasan pesisir Pantai Losari, juga melengkapi rencana Pemprov Sulsel menghadirkan pengembangan kerang untuk masyarakat pesisir.(amr)

^^Leo, artikel ini saya posting juga di thread CPI sebab berkaitan dgn proyek tsb. :)

Comeliness
June 30th, 2010, 03:35 PM
Rabu, 30 Juni 2010 | 04:40 WITA
Hotel Trisula Buka 3 Juli

Makassar, Tribun - Hotel Trisula Makassar akan menggelar acara Soft Opening pada 3 Juli mendatang. Menurut General Manager Hotel Trisula Makassar, Efendy Hamzah, hotel ini didesai memiliki standar internasional.

Hotel di Jl Boulevard Panakkukang ini hanya memiliki 33 kamar dengan satu Restoran dan satu ruang pertemuan (meeting). Kendati kamarnya sedikit, standardisasi internasional diterapkan di hotel ini.

Efendy juga menambahkan, Hotel Trisula dikelola oleh Trisula Hospitality. Trisula Hospitality hadir karena selama ini hotel-hotel yang ada selalu berafilisasi pada hotel-hotel yang ada diluar negeri. Padahal kita sendiri juga tidak kalah dalam bersaing dengan standar dari luar negeri, seperti fasilitas, pelayanan dan berbagai menu.

Selama ini banyak hotel lokal yang senantiasa mengantungkan harapannya, dengan memasukkan hotelnya sebagai grup pada kebesaran nama hotel yang ada diluar negeri. "Selama Trisula Hospitality berdiri, beberapa pengusaha perhotelan telah meminta untuk dikelolanya," kata Efendy.(mda)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/114415/Hotel_Trisula_Buka_3_Juli

caesarleo
July 1st, 2010, 02:17 AM
Makassar Layak Jadi Water Front City

PERTEMUAN, Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin (ketiga dari kiri) saat melakukan pertemuan khusus dengan Senior Vice President Philips, Olivier Piccolin, di Suntec Singapura.

LANGKAH Pemerintah Kota (Pemkot) menjadikan Makassar sebagai kota dunia,patut diacungi jempol. Selain sudah mendapat legitimasi dunia, potensi yang dimilikinya tidak kalah dengan negara lainnya. Salah satu yang menjadi kebanggaan dan mendapat nilai jual, yakni keberadaan Pantai Losari yang dianggap bisa menjadi ikon dunia,khususnya Makassar, sebagai water front city (kawasan pantai).

Tidak mengherankan,di World Cities Summit 2010, 28 Juni–1 Juli, Singapura, kawasan Losari sudah banyak yang mengenalnya. Di bawah kendali Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur,kawasan ini perlahan menjadi bidikan kota dunia lainnya, yang bisa menarik wisatawan asing untuk berkunjung. Saat ini di Losari, sudah dibangun satu anjungan dari tiga anjungan yang direncanakan.

Dua lainnya saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Mantan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Pemerintahan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur),Andi Erna Anastasjia Walinono, atau akrab disapa Erna Witoelar, mengaku sangat mengagumi Losari yang memiliki potensi dikembangkan dan sudah dikenal dunia. Ditemui di sela-sela World Cities Summit 2010 di Sundec Singapura, perempuan kelahiran Kabupaten Wajo ini,ikut merasa bangga, dengan keberadaan Losari di Makassar yang merupakan aset besar dan menjadi daya tarik tersendiri.

“Makassar water front city yang bisa menjadi andalan di kawasan timur Indonesia. Ini yang harus kami jaga bersama,” tutur Erna, sesaat sebelum tampil sebagai pembicara di forum yang membahas mengenai masalah air kemarin. Erna, yang saat ini menjabat Wakil Ketua Asia Pasifik Water Forum,menyatakan,tidak diragukan lagi bahwa para wisatawan banyak yang senang dengan kawasan pantai.“Nah,Losari sudah memiliki banyak daya tarik itu.

Tidak banyak kota yang memiliki pantai yang view-nya bisa melihat sunset. Ini hal yang bisa dibanggakan,” ujarnya, yang banyak berkecimpung di masalah lingkungan. Karena itu, agar lebih memberdayakan water front city itu, Makassar perlu banyak belajar dalam kegiatan di pertemuan World Cities Summit. Pasalnya, banyak hal yang bisa dipelajari dan diterapkan di pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar.

“Jangan cepat puas dengan apa yang kita dapat. Ini juga salah satu motivasi yang dimiliki Pemerintah Singapura.Mereka selalu berupaya mengembangkan potensi kota dan tidak cepat puas. Saya harap Makassar seperti itu,”ungkapnya. Hanya, yang menjadi kendala di Indonesia saat ini, termasuk di Makassar, yakni sanitasi air yang masih tertinggal jauh dibandingkan kota dunia lainnya. Maka, salah satu tugas berat pemerintah, harus meminimalisasi pembuangan kotoran di sungai dan laut.

Sementara itu, pada hari kedua World Cities Summit,tercatat sekitar 800 delegasi dari 58 negara di dunia melakukan serangkaian kegiatan, khususnya membahas masalah perairan. Tema yang diusung adalah Sustainable Cities: Clean And Affordable Water. Forum itu memfokuskan penggunaan teknologi, kualitas air, dan panduan guna mendapatkan air yang baik dan aman.Termasuk membicarakan tentang infrastruktur pendukung penyediaan air bersih yang aman.

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, yang juga hadir di forum tersebut, menyatakan banyak mendapat pengalaman dan pelajaran berharga untuk mengembangkan kawasan pantai. Soal Losari, dia memang memandangnya telah menjadi salah satu kawasan pantai yang memiliki potensi besar. Saat ini masyarakat Kota Makassar harus menjaga kebersihan kawasan itu.

“Dari dulu memang kami ingin kembangkan kawasan itu menjadi salah satu water front city. Karena itu, tugas kita bersama, yakni menjaga dan ikut membersihkannya,” tandasnya. Berdasarkan pantauan, selain hadir di pertemuan itu, dia beserta rombongan, yang terdiri atas staf ahli bidang tata ruang dan ekonomi, Kepala Dinas PU Makassar Ridwan, Kepala Dinas Tata Ruang Andi Oddang,

serta pejabat Bappeda Ismail, dan beberapa kepala SKPD lainnya,juga menggelar pertemuan khusus dengan salah satu pimpinan perusahaan ternama di dunia. Selasa (29/06) malam, mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew di Suntec,menjamu beberapa wali kota, termasuk Ilham. Di tempat itu, Lee berbagi pengalaman mengenai pembangunan kota yang berkelanjutan.(*)
http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1022:makassar-layak-jadi-water-front-city&catid=44:info-terkini&Itemid=139

caesarleo
July 1st, 2010, 02:18 AM
^^Leo, artikel ini saya posting juga di thread CPI sebab berkaitan dgn proyek tsb. :)


Ini rendernya yg lebih besar ukurannya:

http://i49.tinypic.com/259k8bc.jpg


http://i49.tinypic.com/29kvtqw.jpg


http://i45.tinypic.com/jt3zlv.jpg

eurico
July 1st, 2010, 07:13 AM
Desainnya keren! It doesn't need to be tall to be something iconic.
Di cpi sebelah mana tuh? Kalo dibangun di cpi alamat agak lama tuh jadinya kan harus nunggu lahan cpinya jadi dulu

Comeliness
July 1st, 2010, 08:17 PM
Ini rendernya yg lebih besar ukurannya:

http://i49.tinypic.com/259k8bc.jpg


http://i49.tinypic.com/29kvtqw.jpg


http://i45.tinypic.com/jt3zlv.jpg

^^Mantap deh sepertinya Leo dpt render yg besar itu dari pak Danny Pomanto. :okay:
:)Thanks ya, images nya jadi lebih jelas & megah di render yg besar. :pepper::pepper::pepper:

Comeliness
July 1st, 2010, 08:24 PM
KAMIS, 01 JULI 2010 | 01:05 WITA |
2011, Clarion Jadi Grand Clarion
Rencana Tambah 100 Kamar

MAKASSAR -- Jika tidak ada aral melintang, tahun depan Clarion Hotel and Convention, akan berubah nama menjadi Grand Clarion. Itu setelah ada rencana penambahan 100 kamar. Dengan penambahan jumlah kamar tersebut, maka jumlah kamar di Clarion akan menjadi 433. Dengan jumlah kamar sebanyak itu, Clarion sudah layak menyandang nama Grand Clarion. Demikian diungkapkan Komisaris Clarion Hotel and Convention, Wilianto Tanta, pada perayaan ulang tahun ke-4 hotel yang beralamat di Jl AP Pettarani tersebut, di Liquid Clarion Hotel, Rabu, 30 Juni.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pemimpin BNI Wilayah VII Makassar Sukarno, Sekretaris Umum DPD REI Sulsel Raymond Arfandy, serta General Manager Clarion Hotel and Convention, Anggiat Sinaga. Willy, sapaan akrab Wilianto Tanta mengungkapkan, penambahan kamar sudah sangat mendesak mengingat banyak pelanggan Hotel Clarion yang sering mengeluh karena tidak kebagian kamar. Ini kata Willy merupakan indikasi bahwa Clarion selama ini sangat dipercaya pelanggan. Hal tersebut lanjut Willy, karena selama ini hotelnya sangat mengedepankan keramahan sebagai modal yang akan menarik para tamu berkunjung ke Clarion. "Kami mengharapkan, ini akan tetap dipertahankan ke depan, sehingga kita akan tetap menjadi pemimpin tingkat okupansi di Sulsel," ujarnya.

Willy juga mengungkapkan, Clarion selama ini banyak mengkader calon-calon pimpinan hotel, dan terbukti, beberapa hotel yang dikunjungi baik di Palu, dan Kendari, rata-rata adalah mantan karyawan Hotel Clarion. Terakhir sebut Willy, dirinya dan Pak Anggiat ke D'Maleo Mamuju, ternyata pimpinan hotel di sana juga adalah alumni Clarion. Menurut Willy, itu merupakan suatu indikasi bahwa Clarion selama ini juga melakukan fungsi pembinaan.

Sebelumnya, GM Clarion Hotel and Convention, Anggiat Sinaga mengekspresikan perkembangan Clarion lewat puisi berjudul "Clarion Hotel Menjelma Menjadi Hotel Terbesar di KTI". Menurutnya, setelah empat tahun Clarion mampu melakukan penetrasi pasar dan menjadi leader di KTI. Kompetisi bisnis yang ketat sebut Anggiat, membuat Clarion terus bergerak. Dia mengharapkan para karyawan semakin profesional. "Ketika ada komplain, jangan sambut dengan dahi berkerut tapi sambut dengan senyum," ucapnya. (asw)

Source: http://news.fajar.co.id/read/97289/45/2011-clarion-jadi-grand-clarion

eurico
July 2nd, 2010, 01:46 AM
Buset tambah 100kamar lagi mw dibangun di mana lagi yah? Sepertinya udah penuh deh lahannya.
Btw gerai guess yg di MP yg di deket dunkin donut udah gak ada yah, ada yg tahu pindah ke mana?

caesarleo
July 2nd, 2010, 02:34 AM
Konsultan Dunia Rancang Master Plan Kota Makassar

KEIKUTSERTAAN Kota Makassar di World Cities Summit 2010 yang berlangsung di Singapura, 27 Juni hingga Kamis (1/7) kemarin, berbuah hasil positif.

Selain sebagai forum yang membahas mengenai berbagai perkembangan dan tantangan kota dunia ke depan, pertemuan yang melibatkan wali kota dunia dari 40 negara juga membawa keuntungan tersendiri bagi Kota Makassar. Pasalnya, beberapa konsultan tata ruang terkemuka dari belahan negara akan dilibatkan khusus dalam merancang dan memperbaiki master plan Makassar sebagai kota dunia yang berkearifan lokal.

Menurut rencana,pasca pertemuan tersebut, perusahaan ternama yang bergerak di bidang energi, yakni Philips, siap menindaklanjuti harapan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, yang meminta mencarikan solusi mengenai ancaman krisis energi di ibu kota Sulsel itu. Senior Vice President General Manager Asia Commercial Lighting Royal Philips,Oliver Piccolin, yang melakukan pertemuan khusus dengan Ilham di Suntec Singapura, menyatakan siap memfasilitasi Makassar memperbaiki berbagai persiapan infrastruktur sebagai kota dunia.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya siap melibatkan beberapa pakar kota dunia untuk merancang master plan Makassar agar arah pembangunan dan penataan kotanya bisa lebih teratur dan memiliki ciri khas tersendiri. “Tentu master plan yang kami ingin tawarkan nanti ke Pemkot Makassar, tidak menghilangkan ciri khas kota itu dan tetap mengacu pada perda tata ruang. Philips berusaha memfasilitasi agar bisa menjadi kota yang ramah lingkungan,” ungkap perwakilan Philips di Indonesia,Kuncahyo Isnaedi, yang ikut dalam pertemuan itu.

Kendati demikian, pelibatan stakeholder, termasuk kalangan akademisi di kota yang memiliki 143 kelurahan itu, tetap diprioritaskan guna meminta masukan dan sharing gagasan. Bagi perusahaan Philips, keinginannya memfasilitasi pembuatan rancangan Kota Makassar, bukan semata-mata untuk kepentingan profit, melainkan melihat bekas Kota Ujung Pandang tersebut sebagai kawasan yang punya potensi luar biasa dibandingkan kota di Indonesia lainnya.

“Banyak hal yang bisa dibanggakan di kota ini dan perlu diekspose lebih giat. Misalnya, Pantai Losari, Benteng Roterdam, dan kawasan-kawasan lainnya. Nah, konsekuensi menjadi kota dunia dan jasa harus meningkatkan pelayanan, termasuk soal jaminan keamanan,”ungkap Kuncahyo. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam, turut hadir mantan Wali Kota Curitiba Brasil Jaime Leiner, yang tak lain penggagas konsep busway bawah tanah.

Di tempat itu,dia tidak mau ketinggalan memberikan berbagai tips kepada delegasi Makassar, yang dipimpin langsung Ilham Arief Sirajuddin, mengenai konsep kota berkelanjutan dan ramah lingkungan. Selain itu, mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew juga mengundang berbagai wali kota, termasuk Ilham, untuk berbagi pengalaman tentang mewujudkan kota dunia.

Terkait hal itu,Ilham menyambut baik tawaran Philips dan pakar dunia. Apalagi, tata ruang yang dimiliki Makassar saat ini tidak kalah dengan kota yang sudah berhasil menjadi kebanggaan dunia. Bahkan, tidak sedikit keunggulan dimiliki kota di pesisir pantai tersebut tidak ada di negara lain. Hanya, impian menjadi kota dunia ternama harus dibarengi perubahan pola pikir masyarakat yang mendunia.

Sebab bila tidak, apa pun gagasannya akan sia-sia tanpa dukungan semua lapisan. “Prilaku masyarakat dunia, yakni propembangunan kota yang berbasis pada kepentingan masyarakat. Tetapi, selama ini kan justru kultur masyarakat kami terkadang belum bisa menerima kebijakan yang ditawarkan,” tandas Ilham di Hotel Rizt Carlton Singapura.

Mantan Sekretaris Real Estat Indonesia (REI) Sulsel ini mengaku, apabila serius ingin menjadi kota dunia, yang pertama harus dibenahi mengenai perubahan pola pikir warga. Dia mencontohkan,proyek besar yang digagas maupun sementara berlangsung.Seperti PIP,Anjungan Losari, Karebosi, tidak jarang menuai protes kalangan tertentu, meski hal itu merupakan kawasan pendukung utama menjadi kota dunia.

Taksi Sulsel Seliweran di Singapura
Sementara itu, Pemprov Sulsel juga menjadikan Singapura sebagai daerah promosi pariwisata, investasi, dan perdagangan. Terhitung mulai hari ini, taksi dengan branding Sulsel berseliweran di jalan-jalan Singapura. Sebanyak 100 unit Taksi Smart membawa misi memperkenalkan Sulsel kepada masyarakat dan wisatawan asing yang berkunjung ke Singapura dalam waktu enam bulan ke depan.

Terobosan promosi ini diharapkan bisa menghadirkan nuansa Sulsel di Negeri Singa tersebut. Peluncuran Taksi Smart tersebut dijadwalkan dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kedutaan Republik Indonesia di Singapura. Peluncuran akan dirangkaikan dengan launching program South Sulawesi Fair yang digadang-gadangi menjadi event pasar wisata tahunan Sulsel.

Kepala Biro Humas Pemprov Sulsel Agus Sumantri mengatakan, peluncuran taksi sebagai bagian rangkaian promosi akan dilakukan pukul 09.05 waktu setempat.“ Gubernur akan meluncurkan Taksi Smart dan program South Sulawesi Fair yang diarahkan menjadi pasar wisata reguler Sulsel. Ini merupakan terobosan promosi yang diprakarsai BKPMD,” ungkapnya. Khusus brandingtaksi,ada dua desain yang disiapkan Pemprov Sulsel.

Desain pertama berupa penonjolan potensi sumber daya alam yang diharapkan bisa menggaet investasi. Desain kedua, yakni potensi daerah pada bidang pariwisata,seni,dan budaya. Agus Sumantri mengatakan, selain meluncurkan Taksi Smart, Gubernur diagendakan menggelar pertemuan dengan pihak Airlines di Singapura.

Pertemuan tersebut untuk menjajaki kemungkinan membuka rute penerbangan langsung dari Makassar. Salah satu maskapai yang diharapkan melayani rute penerbangan langsung (direct flight), yakni Singapore Airlines. (*)
http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1031:konsultan-dunia-rancang-master-plan-kota-makassar&catid=44:info-terkini&Itemid=139

yudibali2008
July 2nd, 2010, 08:08 AM
Ini rendernya yg lebih besar ukurannya:

http://i49.tinypic.com/259k8bc.jpg


http://i49.tinypic.com/29kvtqw.jpg


http://i45.tinypic.com/jt3zlv.jpg



nice design....love it! :cheers:

Comeliness
July 2nd, 2010, 05:09 PM
22/06/2010] Karuwisi Trade Centerhttp://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204326.jpg

dari jauh keliatan Gedung Graha Pena, Tower Gedung DPRD Sulsel dan proyek Rumah Sakit Global Awal Bros

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/37204364.jpg

foto diambil dari Jl. Adipura

Nah gini donk, fotonya dari jarak dekat jadi proyeknya jelas kelihatan. :yes:

Comeliness
July 2nd, 2010, 05:28 PM
Hotel Grand Hikma dan Renovasi PTC
http://www.fajar.co.id/photohead/126813725210---lapsus%20new-2.jpg

Update
http://img411.imageshack.us/img411/2423/grandhikma.jpg
^^ cranenya sudah naik, semoga setelah renovasi PTC akan mengubah konsepnya sehingga bisa nyatu dengan dua mal tetanggganya

Di gambar kentara kaca spionnya ...:lol: sedangkan cranenya nggak kelihatan.

caesarleo
July 3rd, 2010, 06:07 AM
September Penerbangan Makassar–Singapura Dibuka
PENJAJAKAN pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) Makassar–Singapura mulai membuahkan hasil. Dalam pertemuan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan otoritas International Enterprise Singapore (IES), disepakati untuk membuka jalur tersebut terhitung September mendatang.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor KBRI untuk Singapura di Chatsworth Road,yang juga melibatkan International Changi Airport, dua maskapai penerbangan telah menyatakan kesiapannya. Kedua perusahaan penerbangan tersebut, yakni maskapai nasional Sriwijaya Airlines dan AustAsia Airlines. Untuk Sriwijaya Air, manajemen tengah menghitung cost yang akan diinvestasikan untuk melayani rute Makassar–Singapura. Sementara AustAsia Airlines menyatakan, tengah mempelajari connecting flightdari Dili,Timor Leste, ke Makassar, dan kemudian langsung ke Singapura. Sales Manager AustAsia Yvette Cheng mengaku sangat tertarik dengan rencana penerbangan langsung Makassar–Singapura.

Manajemen penerbangan tersebut tengah mempelajari dan menghitung peluang menghubungkan jalur ke Dili,Timor Leste. ”Kami bekerja sama dengan Silk Air untuk jalur tersebut. Saat ini manajemen tengah mempelajari untuk ikut melayani rute direct flight ke Makassar,”jelasnya kemarin. Untuk merealisasikan rencana tersebut,AustAsia telah menyiapkan pesawat Airbuss A320. Selain membidik wisatawan yang berkunjung ke Singapura dan sebaliknya, maskapai tersebut juga menargetkan pengangkutan kargo. Sementara Country Manager Sriwijaya Air Franky Gan mengungkapkan, manajemen menjamin pembukaan rute sudah bisa dilakukan paling lambat September atau sebelum lebaran.Namun, perusahaan terkendala jaminan ketersediaan penumpang untuk rute tersebut.

”Kanwaktu tempuhnya sekitar tiga jam,jadi kami harus berhitung bagaimana jika kosong penumpang. Namun,sementara ini baru dihitung, termasuk untuk kargo.Kalau bagus, sebelum lebaran kami sudah terbang.”jelasnya. Meski demikian,dia tidak terlalu khawatir dengan load factor.Pasalnya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin meng-cover12 provinsi di kawasan Indonesia timur, terutama untuk penerbangan internasional. Di samping itu, potensi kargo udara cukup besar untuk menutupi biaya operasional penerbangan. ”Saat ini tengah dilakukan internal meeting untuk finalisasi pembukaan rute tersebut,”tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peluang pariwisata dan perdagangan Sulsel dengan Singapura sangat besar. Saat ini ada 24 komoditas Sulsel yang diekspor ke negeri tersebut.

”Namun, harus ada direct flight agar kerja sama bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Ini sangat berpeluang karena Sulsel sudah jadi harapan dari 12 provinsi di KTI,” ujarnya. Sementara untuk potensi penumpang, setiap harinya bandara dilalui 5.000 penumpang.Layanan penerbangan yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak kurang dari 180 penerbangan. ”Kami siap memfasilitasi kalau memang Sriwijaya dan AustAsia berminat untuk menerbangi rute Makassar–Singapura.Kami berharap bisa secepatnya direalisasikan. Kalau bisa Oktober,” tambahnya. Director International Corporation South East Asia IES Kow Juan Tiang mengungkapkan, isu perhubungan udara antara Makassar dengan Singapura sangat penting.

Masalah tersebut harus segera dipecahkan dengan membuka rute penerbangan langsung. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan IES mengaku sangat terkesan dengan terobosan promosi Sulsel yang menggunakan taksi di Singapura. Menurutnya, apa yang tergambar sangat menonjolkan Sulsel pada bidang ekonomi, pertanian, sumber daya alam, dan pariwisata. ”Kami berharap dengan adanya direct flight, promosi Sulsel di Singapura lebih memberikan dampak terhadap perkembangan daerah. Wisatawan dan warga akan sadar bahwa ada daerah yang patut dikunjungi,”urainya.


Taksi Sulsel Diluncurkan
Sebelumnya, bertempat di halaman KBRI di Singapura, Taxi Smart dengan branding potensi Sulsel di-launching Gubernur Syahrul Yasin Limpo bersama Dubes RI untuk Singapura,Wardhana, didampingi Ketua DPRD Muh Roem, dan Director of Smart Taxi Johny Haryanto,kemarin. Sebanyak 100 unit taksi dengan gambar potensi Sulsel pada bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata akan menjalankan misi promosi dalam enam bulan ke depan.

Gambar Gubernur beserta objek wisata seperti Tana Toraja,Tanjung Bira, Benteng Rotterdam, terpampang di bodymobil. ”Semoga kerja sama dengan Singapura bisa lebih baik lagi dengan branding taxiini.Selain itu,potensi Sulsel diharapkan bisa lebih terekspos,” jelas Syahrul Yasin Limpo. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menitipkan promosi Sulsel kepada Dubes RI untuk Singapura. Pemerintah provinsi (pemprov) berharap, kedutaan memberikan informasi detail dan memfasilitasi wisatawan maupun investasi yang ingin masuk.

Branding tersebut merupakan bentuk partisipasi Smart Taxi dalam mempromosikan Sulsel. Pemprov hanya menanggung biaya brandingkendaraan sebesar Rp200 juta. ”Ini kerja sama dalam jangka waktu enam bulan dan kemungkinan bisa diperpanjang dalam pembicaraan selanjutnya. Ketahanan bahannya memang hanya segitu dan jika lewat, sudah tidak menarik lagi,” tambah Kabid Promosi BKPMD Sulsel Sukarniaty Kondolele.


Makassar Dipromosikan Masuk 48 Kota Dunia
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mempromosikan berbagai sektor yang dimilikinya sebagai kota dunia terbaru. Pasalnya, pertemuan wali kota dan gubernur yang daerahnya masuk kategori kota dunia, termasuk di Makassar di forum World Cities Summit 2010 di Singapura, memiliki banyak manfaat untuk ibu kota Sulsel tersebut. Dari sekitar 100 delegasi di 81 negara yang terdiri atas menteri, gubernur, dan 37 wali kota, Kota Makassar merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang ikut dicantumkan di papan promosi pada kegiatan tersebut.

Dalam promosi itu,hanya 48 profil kota dari pilihan dunia yang dipublikasikan. Khusus Makassar, gambar kotanya diambil dari udara dan catatan profilnya lebih menonjolkan aneka ragam budaya serta potensi yang dimiliki menjadi kawasan kota pantai. Selama empat hari para menteri, gubernur, dan wali kota yang diundang khusus sebagai peserta, selalu memperhatikan profil singkat tersebut.Apalagi, dari 48 kota itu, sebagian besar kotanya sudah menjadi ikon dunia. Seperti Mekkah, Swedia, Madrid, Spanyol, Bosan, Korea Selatan,Sydney Australia, Yokohama, Jepang, Melbourne Australia, dan Singapura.

Di billboard ukuran sedang itu, Kota Makassar dipromosikan satu bagian dengan Kota Mekkah, Swedia, dan Kota Madrid.Dari segi gedung pencakar langit, Makassar memang belum ada apa-apanya bila dibandingkan tiga kota itu, tapi potensi yang dimiliki Makasar tidak kalah. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku banyak memetik pelajaran dan pengalaman dari pertemuan tersebut. Selain Kota Makassar yang pertama kali dilibatkan, juga pertukaran informasi mengenai keberadaan kota sangat berharga. “Di samping itu, semua kota sudah kami dikenal, kami bisa mempelajari mengenai kesiapan kota lainnya dalam menerapkan regulasi tentang tata ruang dan kedisiplinan,serta karakter warganya,” tutur Ilham.

Untuk itu, agar menjadikan Makassar sejajar dengan kota dunia lainnya,langkah pertama yang harus diubah, yakni kultur warga yang dianggap terkadang tidak memahami arah pembangunan kota ke depan. “Ini yang terkadang membuat kita tidak kreatif. Losari saja yang timbunannya hanya seberapa, itu awal-awalnya ditantang habis-habisan.Padahal, bila ingin membandingkan, Singapura itu melakukan penimbunan besar-besaran, tapi mereka didukung karena warganya sudah tahu arah dan tujuannya,”ucapnya. Di samping perubahan pola pikir warga, keberadaan perusahaan swasta sangat diharapkan partisipasinya.Perusahaan swasta diharapkan tidak hanya mengejar keuntungan sesaat atau melakukan kerja sama jangka pendek.Namun, ikut peduli dan bertanggung jawab tentang pembangunan kota berkelanjutan.

“Dari segi tata ruang, kami tidak kalah dari kota dunia lainnya, malahan potensi kota kami ada yang lebih dari beberapa kota lainnya. Cuma itu tadi, ada dua yang harus dibenahi, yakni kultur dan peran swasta,”urainya. Ilham menambahkan, peran swasta di negara maju lainnya tidak memikirkan keuntungan dan kerja sama sesaat saja. Melainkan ikut menggagas dan bertanggung jawab atas pembangunan kota berkelanjutan dengan kerja sama jangka panjang. (abriandi/arif saleh)

yudibali2008
July 4th, 2010, 09:50 AM
^^klo mau menjadi salah satu kota dunia, paling tidak kebiasaan masyarakat yg masih buang sampah sembarangan, pengendara di jalan raya yg masih ugal2an, dan juga sarana prasarana penunjang publik spt jalan raya, rumah sakit dll dll harus dipersiapkan dari sekarang pak. Dan ini, bukan pekerjaan mudah, belum tentu dalam waktu singkat akan terwujud, tapi saya pribadi salut klo pemkot Makassar dah jauh2 hari memikirkan hal ini. Saya heran, kenapa Jakarta nggak masuk nominasi ikon dunia yah?

Sony Sjklw
July 4th, 2010, 01:33 PM
Ini rendernya yg lebih besar ukurannya:

http://i49.tinypic.com/259k8bc.jpg


^^ ini yah yang dimaksud coral centre itu, thanks Leo, di CPI persisnya dimana nih ??

September Penerbangan Makassar–Singapura Dibuka
PENJAJAKAN pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) Makassar–Singapura mulai membuahkan hasil. Dalam pertemuan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan otoritas International Enterprise Singapore (IES), disepakati untuk membuka jalur tersebut terhitung September mendatang.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor KBRI untuk Singapura di Chatsworth Road,yang juga melibatkan International Changi Airport, dua maskapai penerbangan telah menyatakan kesiapannya. Kedua perusahaan penerbangan tersebut, yakni maskapai nasional Sriwijaya Airlines dan AustAsia Airlines. Untuk Sriwijaya Air, manajemen tengah menghitung cost yang akan diinvestasikan untuk melayani rute Makassar–Singapura. Sementara AustAsia Airlines menyatakan, tengah mempelajari connecting flightdari Dili,Timor Leste, ke Makassar, dan kemudian langsung ke Singapura. Sales Manager AustAsia Yvette Cheng mengaku sangat tertarik dengan rencana penerbangan langsung Makassar–Singapura.

Manajemen penerbangan tersebut tengah mempelajari dan menghitung peluang menghubungkan jalur ke Dili,Timor Leste. ”Kami bekerja sama dengan Silk Air untuk jalur tersebut. Saat ini manajemen tengah mempelajari untuk ikut melayani rute direct flight ke Makassar,”jelasnya kemarin. Untuk merealisasikan rencana tersebut,AustAsia telah menyiapkan pesawat Airbuss A320. Selain membidik wisatawan yang berkunjung ke Singapura dan sebaliknya, maskapai tersebut juga menargetkan pengangkutan kargo. Sementara Country Manager Sriwijaya Air Franky Gan mengungkapkan, manajemen menjamin pembukaan rute sudah bisa dilakukan paling lambat September atau sebelum lebaran.Namun, perusahaan terkendala jaminan ketersediaan penumpang untuk rute tersebut.

”Kanwaktu tempuhnya sekitar tiga jam,jadi kami harus berhitung bagaimana jika kosong penumpang. Namun,sementara ini baru dihitung, termasuk untuk kargo.Kalau bagus, sebelum lebaran kami sudah terbang.”jelasnya. Meski demikian,dia tidak terlalu khawatir dengan load factor.Pasalnya, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin meng-cover12 provinsi di kawasan Indonesia timur, terutama untuk penerbangan internasional. Di samping itu, potensi kargo udara cukup besar untuk menutupi biaya operasional penerbangan. ”Saat ini tengah dilakukan internal meeting untuk finalisasi pembukaan rute tersebut,”tambahnya. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peluang pariwisata dan perdagangan Sulsel dengan Singapura sangat besar. Saat ini ada 24 komoditas Sulsel yang diekspor ke negeri tersebut.

”Namun, harus ada direct flight agar kerja sama bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Ini sangat berpeluang karena Sulsel sudah jadi harapan dari 12 provinsi di KTI,” ujarnya. Sementara untuk potensi penumpang, setiap harinya bandara dilalui 5.000 penumpang.Layanan penerbangan yang mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tidak kurang dari 180 penerbangan. ”Kami siap memfasilitasi kalau memang Sriwijaya dan AustAsia berminat untuk menerbangi rute Makassar–Singapura.Kami berharap bisa secepatnya direalisasikan. Kalau bisa Oktober,” tambahnya. Director International Corporation South East Asia IES Kow Juan Tiang mengungkapkan, isu perhubungan udara antara Makassar dengan Singapura sangat penting.

Masalah tersebut harus segera dipecahkan dengan membuka rute penerbangan langsung. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan IES mengaku sangat terkesan dengan terobosan promosi Sulsel yang menggunakan taksi di Singapura. Menurutnya, apa yang tergambar sangat menonjolkan Sulsel pada bidang ekonomi, pertanian, sumber daya alam, dan pariwisata. ”Kami berharap dengan adanya direct flight, promosi Sulsel di Singapura lebih memberikan dampak terhadap perkembangan daerah. Wisatawan dan warga akan sadar bahwa ada daerah yang patut dikunjungi,”urainya.


Taksi Sulsel Diluncurkan
Sebelumnya, bertempat di halaman KBRI di Singapura, Taxi Smart dengan branding potensi Sulsel di-launching Gubernur Syahrul Yasin Limpo bersama Dubes RI untuk Singapura,Wardhana, didampingi Ketua DPRD Muh Roem, dan Director of Smart Taxi Johny Haryanto,kemarin. Sebanyak 100 unit taksi dengan gambar potensi Sulsel pada bidang investasi, perdagangan, dan pariwisata akan menjalankan misi promosi dalam enam bulan ke depan.

Gambar Gubernur beserta objek wisata seperti Tana Toraja,Tanjung Bira, Benteng Rotterdam, terpampang di bodymobil. ”Semoga kerja sama dengan Singapura bisa lebih baik lagi dengan branding taxiini.Selain itu,potensi Sulsel diharapkan bisa lebih terekspos,” jelas Syahrul Yasin Limpo. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menitipkan promosi Sulsel kepada Dubes RI untuk Singapura. Pemerintah provinsi (pemprov) berharap, kedutaan memberikan informasi detail dan memfasilitasi wisatawan maupun investasi yang ingin masuk.

Branding tersebut merupakan bentuk partisipasi Smart Taxi dalam mempromosikan Sulsel. Pemprov hanya menanggung biaya brandingkendaraan sebesar Rp200 juta. ”Ini kerja sama dalam jangka waktu enam bulan dan kemungkinan bisa diperpanjang dalam pembicaraan selanjutnya. Ketahanan bahannya memang hanya segitu dan jika lewat, sudah tidak menarik lagi,” tambah Kabid Promosi BKPMD Sulsel Sukarniaty Kondolele.


Makassar Dipromosikan Masuk 48 Kota Dunia
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mempromosikan berbagai sektor yang dimilikinya sebagai kota dunia terbaru. Pasalnya, pertemuan wali kota dan gubernur yang daerahnya masuk kategori kota dunia, termasuk di Makassar di forum World Cities Summit 2010 di Singapura, memiliki banyak manfaat untuk ibu kota Sulsel tersebut. Dari sekitar 100 delegasi di 81 negara yang terdiri atas menteri, gubernur, dan 37 wali kota, Kota Makassar merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang ikut dicantumkan di papan promosi pada kegiatan tersebut.

Dalam promosi itu,hanya 48 profil kota dari pilihan dunia yang dipublikasikan. Khusus Makassar, gambar kotanya diambil dari udara dan catatan profilnya lebih menonjolkan aneka ragam budaya serta potensi yang dimiliki menjadi kawasan kota pantai. Selama empat hari para menteri, gubernur, dan wali kota yang diundang khusus sebagai peserta, selalu memperhatikan profil singkat tersebut.Apalagi, dari 48 kota itu, sebagian besar kotanya sudah menjadi ikon dunia. Seperti Mekkah, Swedia, Madrid, Spanyol, Bosan, Korea Selatan,Sydney Australia, Yokohama, Jepang, Melbourne Australia, dan Singapura.

Di billboard ukuran sedang itu, Kota Makassar dipromosikan satu bagian dengan Kota Mekkah, Swedia, dan Kota Madrid.Dari segi gedung pencakar langit, Makassar memang belum ada apa-apanya bila dibandingkan tiga kota itu, tapi potensi yang dimiliki Makasar tidak kalah. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengaku banyak memetik pelajaran dan pengalaman dari pertemuan tersebut. Selain Kota Makassar yang pertama kali dilibatkan, juga pertukaran informasi mengenai keberadaan kota sangat berharga. “Di samping itu, semua kota sudah kami dikenal, kami bisa mempelajari mengenai kesiapan kota lainnya dalam menerapkan regulasi tentang tata ruang dan kedisiplinan,serta karakter warganya,” tutur Ilham.

Untuk itu, agar menjadikan Makassar sejajar dengan kota dunia lainnya,langkah pertama yang harus diubah, yakni kultur warga yang dianggap terkadang tidak memahami arah pembangunan kota ke depan. “Ini yang terkadang membuat kita tidak kreatif. Losari saja yang timbunannya hanya seberapa, itu awal-awalnya ditantang habis-habisan.Padahal, bila ingin membandingkan, Singapura itu melakukan penimbunan besar-besaran, tapi mereka didukung karena warganya sudah tahu arah dan tujuannya,”ucapnya. Di samping perubahan pola pikir warga, keberadaan perusahaan swasta sangat diharapkan partisipasinya.Perusahaan swasta diharapkan tidak hanya mengejar keuntungan sesaat atau melakukan kerja sama jangka pendek.Namun, ikut peduli dan bertanggung jawab tentang pembangunan kota berkelanjutan.

“Dari segi tata ruang, kami tidak kalah dari kota dunia lainnya, malahan potensi kota kami ada yang lebih dari beberapa kota lainnya. Cuma itu tadi, ada dua yang harus dibenahi, yakni kultur dan peran swasta,”urainya. Ilham menambahkan, peran swasta di negara maju lainnya tidak memikirkan keuntungan dan kerja sama sesaat saja. Melainkan ikut menggagas dan bertanggung jawab atas pembangunan kota berkelanjutan dengan kerja sama jangka panjang. (abriandi/arif saleh)

^^ usaha yang bagus dari Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel tuk menyukseskan Visit Makassar 2011 dan Visit South Sulawesi 2012:)

Sony Sjklw
July 4th, 2010, 01:43 PM
Stadion Mattoanging :D

http://img42.imageshack.us/img42/8797/newpicturekd.png

http://www.facebook.com/video/video.php?v=1104308763097&oid=109708180683

Marsya
July 5th, 2010, 04:35 AM
Wali Kota Pasang Tiang Pancang, Jl Sultan Hasanuddin Macet
Laporan: Meliana Bory
Mungkin yang ini:
http://3.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP-OrU3FYI/AAAAAAAAACc/b43gmFbdsho/s320/IMG_3560.jpg

SENIN, 5 JULI 2010 | 10:05 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Arus kendaraan di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar melambat. Ratusan kendaraan terlihat mengantri sepanjang kurang lebih 500 meter.
Perlambatan ini terjadi karena adanya penutupan sebagian badan jalan di depan Markas Polresta Makassar Barat yang dilakukan oleh Manajemen Hotel Aston Megah Makassar.

Manajemen hotel saat ini tengah melakukan persiapan pemancangan tiang pembangunan Hotel Aston Megah Makassar yang rencananya akan dilakukan oleh Wali Kota Makasar Ilham Arief Sirajuddin.

Aparat Kepolisian Lalulintas Polresta Makassar Barat diturunkan untuk mengatur arus lalulintas yang terus memanjang. Beberapa ruas jalan alternatif digunakan untuk mengurai kemacetan. (*)
Tribun Timur

Marsya
July 5th, 2010, 04:40 AM
Ada yang tahu gak kabarnya?

http://4.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvqUgq7pJII/AAAAAAAAACs/xt2UH4D9YS8/s320/IMG_4149.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6luK-lqI/AAAAAAAAACE/9C2eY702U5U/s320/IMG_4143.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6lZYli0I/AAAAAAAAAB8/u-ns52F8vBs/s320/IMG_4132.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6k9RS2aI/AAAAAAAAABs/uZi9ExfKYGM/s320/IMG_4112.jpg

Marsya
July 5th, 2010, 05:00 AM
Hotel Amaris Makassar Diremikan Hari Ini
Laporan: Tribun Timur
http://www.tatamulia.co.id/Data%20Project%20List/Hotel/Amaris.jpg
SENIN, 5 JULI 2010 | 09:11 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Grup Santika menghadirkan Hotel Amaris di Panakkukang, Makassar. Hotel melati yang menyediakan 94 kamar ini diresmikan mulai Senin (5/07/2010) hari ini.
Kehadiran hotel ini sebagai bukti bahwa Grup Santika sukses mendirikan Amaris Hotel di wilayah lain Indonesia, seperti Hotel Amaris Panglima Polim Jakarta, Amaris Banjar Kalimantn Selatan, Amaris Hotel Ambon, dan Amaris Hotel Bandara Soekarno Hatta.

Manager Hotel Amaris Makassar, Antonius, mengatakan, Hotel Amaris Panakkukang Makassar merupakan hotel ke-24 dari Grup Santika dan hotel ke-5 yang membawa bendera Amaris Hotel.

"Hotel ini berlokasi di Jl Bougenville No 3 Panakkukang Makassar, tepat di area Prime Time Panakkukang, dekat dengan Panakkukang Trade Center, pusat bisnis, pusat perbelanjaan, dan hiburan," kata Antonius.

Menurut Antonius, Hotel Amaris merupakan smart hotel yang memiliki konsep Bed & Breakfast dengan menyediakan tempat tidur dari King Koil yang biasa disebut Santika Dream, serta makan pagi prasmanan dengan berbagai pilihan menu.

Lokasi yang strategis, lanjut Antonius, menjadikan hotel ini sebagai pilihan tepat bagi eksekutif muda yang dinamis. Hotel Amaris Panakkukang dimiliki oleh PT Goldwin Grahawita Makassr dan dikelola oleh PT Grahawita Santika.

Hotel ini dilengkapi dengan fasilitas LCD TV di setiap kamar, in room safe, @Xpress, dan Wifi. Fasilitas ini menjadikan Hotel Amaris tepat bagi pebisnis travel yang membutuhkan akomodasi di Panakkukang. Harga promosi Rp 360 ribu nett sudah termasuk makan pagi untuk dua orang, dan berlaku hingga 31 Juli mendatang.(mel)

Tribun Timur

caesarleo
July 5th, 2010, 05:02 AM
http://i49.tinypic.com/2hred1c.jpg

caesarleo
July 5th, 2010, 05:03 AM
Ada yang tahu gak kabarnya?

http://4.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvqUgq7pJII/AAAAAAAAACs/xt2UH4D9YS8/s320/IMG_4149.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6luK-lqI/AAAAAAAAACE/9C2eY702U5U/s320/IMG_4143.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6lZYli0I/AAAAAAAAAB8/u-ns52F8vBs/s320/IMG_4132.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP6k9RS2aI/AAAAAAAAABs/uZi9ExfKYGM/s320/IMG_4112.jpg


Koq mirip ama Tamalanrea Plaza yahh?

caesarleo
July 5th, 2010, 05:04 AM
Makassar Bisa Sejajar Singapura


MAKASSAR – Menjadikan Kota Makassar seperti Singapura, dinilai bukan mimpi yang mulukmuluk. Sebab, potensi yang dimiliki ibu kota Sulsel ini tidak kalah dengan Negara Singa itu.

Konsultan Perencana Indonesia Danny Pomanto menyatakan, bila ada keseriusan dan usaha keras pemerintah kota menindaklanjuti legitimasi Makassar sebagai kota dunia baru,sepuluh tahun ke depan Makassar bisa sejajar dengan Singapura saat ini. “Apa yang dimiliki Singapura dulu itu juga ada di Kota Makassar. Bahkan,tidak sedikit potensi kami justru jauh lebih baik. Tinggal sekarang bagaimana menggerakkan potensi itu,” ujar Danny kepada Seputar Indonesiakemarin. Danny yang juga Konsultan Perencana dan Tata Ruang Makas- sar ini mencontohkan, salah satu keunggulan Makassar, yakni kawasan pantai, sunset, area yang luas,serta sumber daya alam yang melimpah bila membandingkan Singapura.

Namun, konsekuensi menjadi ikon baru dunia harus menerima kapitalisme yang siap menanamkan modalnya untuk menggerakkan sektor dan potensi yang dimiliki. “Kami ini tidak punya uang untuk menggerakkan potensi kami. Karena itu, kami butuh uang, dan tentu itu adalah kapitalisme. Di samping itu, wali kota dan jajarannya harus kerja keras,”papar Danny yang ikut mendampingi Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di World Cities Summit 2010 di Singapura, belum lama ini. Mengenai langkah lainnya, Pemkot harus segera membentuk tim pengendali kawasan-kawasan dalam menjalankan pembangunan ke depannya, yang dipimpin langsung wali kota atau wakil wali kota.

“Pembangunan kawasan harus dikendalikan pemerintah, bukan swasta. Ini penting untuk membentuk tim pengendali, biar ada yang mengontrol dan mengevaluasi seperti yang dilakukan pemerintah Dubai,” tambah Danny meyakinkan. Di samping itu, lanjut dia, infrastruktur dan suprastruktur harus didesain baru dan diterapkan lebih tegas oleh tim pengendali, yang terdiri atas berbagai gabungan instansi terkait. Khusus infrastruktur penunjang, Makassar sudah memiliki seperti Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jalan Tol, Celebes Convention Center, PIP, Energy Center, CPI, Anjungan Pantai Losari, kawasan pelabuhan.

“Cuma yang harus diperhatikan juga,jangan sampai wali kota sudah serius menyiapkan, baru wali kota yang akan datang, tidak menindaklanjuti. Karena itu,wali kota ke depan harus lebih kuat dari yang saat ini,”harap Danny. Terkait potensi yang dimiliki Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mengaku siap mengembangkannya. Apalagi, setelah mengikuti pertemuan wali kota sedunia, dia banyak mendapat pelajaran dalam menerapkan berbagai kebijakan. Ilham menyebutkan, dari segi konsep tata ruang, yang dimiliki kota dunia lain yang sudah maju, tidak kalah dengan Makassar. Perbedaannya, masyarakat dan peran swasta di kota tersebut lebih maju ketimbang kultur masyarakat kita.

“Ke depan swasta tidak lagi memikirkan keuntungan semata saja, melainkan harus ikut bertanggung jawab menjaga dan melestarikan kota serta pembangunan berkelanjutan,”urai Ilham. Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini menambahkan, swasta atau investor asing harus memikirkan kerja sama jangka panjang seperti dilakukan perusahaan swasta di negara maju. (arif saleh)

http://www.makassarterkini.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1045:makassar-bisa-sejajar-singapura&catid=44:info-terkini&Itemid=139

Marsya
July 5th, 2010, 05:10 AM
Hotel Trisula Dibuka
http://www.tribun-timur.com/photo/2010/07/f97e845266244dfc9325a5a08a963245.jpg
MINGGU, 4 JULI 2010 | 05:57 WITA
HOTEL Trisula Makassar resmi beroperasi, Sabtu (3/7). Pembukaan dihadiri ratusan orang. Trisula memiliki fasilitas lengkap berstandar hotel bintang satu.
Terlihat hadir pimpinan PT Suraco Jaya Motor Elsieh Heriwaty, pimpinan Harapan Baru Lau Suk Cu, mantan pemilik Hotel The Banua Samuel Suwandy, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga serta Pimpinan Perusahaan Tribun Timur H Ciptyantoro.
General Manager Hotel Trisula, Efendy Hamzah mengatakan, Hotel Trisula dikelolah dan dinaungi oleh Management Trisula Hospitality. Hotel Trisula mempunyai kmar 18 standar room, 11 deluxe room, empat suite room, Matano dan Tondano meeting room serta Resfresh Restaurant.(mda)

Ocean One
July 5th, 2010, 05:22 AM
Stadion Kapasitas 50.000 Akan Dibangun
Minggu, 4 Juli 2010


MAKASSAR, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun stadion berkapasitas 50.000 penonton di kawasan wisata Tanjung Bunga Makassar dengan dana Rp 100 miliar.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Minggu, mengatakan, letak stadion baru tersebut cukup strategis, berada di kawasan pengembangan Kota Makassar bersamaan dengan pembangunan Centre Point Of Indionesia (CPI) serta masjid terapung.

Di dalam CPI itu, urai Gubernur juga akan dibangun Wisma Negara tempat beristirahat Presiden saat melakukan kunjungan kerja ke Sulsel.

"Bangunan ini kita sebut wisma negara, bukan istana negara, karena hanya ada satu Istana Negara di Jakarta," ucap Gubernur.

Kawasan Tanjung Bunga ini akan menjadi pusat keramaian, kegiatan olahraga dan objek wisata unggulan dengan berbagai fasilitas berupa hotel, tempat rekreasi dan pusat kuliner.

"Stadion baru tersebut punya kapasitas penonton tiga kali lebih banyak dari daya tampung stadion Mattoangin Andi Mattalatta," ujar M. Roem yang juga Wakil Ketua Umum KONI Sulsel.

Jika stadion baru itu rampung pembangunannya, maka Kota Makassar memiliki tiga kawasan olahraga, setelah dua kompleks saat ini yakni kawasan olahraga Mattoangin di tengah kota dan kawasan olahraga Sudiang di bagian timur dengan luas areal 70 hektare.

Di kawasan olahraga Sudiang telah ada gedung olahraga berkapasitas 10.000 penonton dan stadion atletik, sementara untuk fasilitas lainnya yang akan dibangun antara lain velodrum (balap sepeda), kolam renang, gedung bulu tangkis, basket, lapangan sofbol, panahan, sirkuit balap motor, dan stadion berkapasitas 70.000 penonton.

caesarleo
July 5th, 2010, 06:33 AM
Saya juga memimpikan di area Tanjung Bunga bisa dibagung Sirkuit sekelas Sepang.....

Marsya
July 5th, 2010, 07:30 AM
Hotel Aston Makassar Rencananya Berlantai 18
Laporan: Meliana Bory

Senin, 5 Juli 2010 | 11:42 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemancangan tiang Hotel Aston Makassar resmi dilakukan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar.

Hotel Aston Makassar ini dibangun di atas lahan dua ribu meter persegi dengan jumlah tingkatan 18 lantai. Hotel ini milik PT Megahputra Group yang nantinya akan dikelola langsung pihak Aston International.

Direktur PT Megahputra Group, Franky Loamayer, mengatakan, kehadiran Hotel Aston Makassar ini diharapkan bisa memberikan kontribusi di sektor pariwisata Sulsel.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Makassar selalu berada di atas 10 persen setiap tahun. Hotel ini nanti akan menjadi hotel bintang 3 plus dengan fasilitas convention center.(*)

Tribun Timur

bkz010019
July 5th, 2010, 07:30 AM
Di Jl. Hasanuddin tepatnya dimana tuh ??? Apakah yang berhadapan langsung dengan Polres dan Singgasana hotel (bgn belakangnya)??

Marsya
July 5th, 2010, 07:32 AM
Koq mirip ama Tamalanrea Plaza yahh?

Mungkin dulu Hasanuddin Trade Centre yang ganti nama jadi Tamalanrea Plaza..??

Ocean One
July 5th, 2010, 07:37 AM
Mungkin dulu Hasanuddin Trade Centre yang ganti nama jadi Tamalanrea Plaza..??

Kayaknya sih, klo di compare rendernya mirip banget soalnya...:cheers:

kubel
July 5th, 2010, 08:09 AM
http://i49.tinypic.com/2hred1c.jpg

makassar mempunyai banyak gedung jankung tapi semuanya berjauhan jadi tidak kelihatan banget metropolitannya.. beda ama yang ada di balikpapan yang semuanya di bangun dalam satu kawasan.... tapi di ujung fly over suda mulai kelihatan karena suda berdiri 3 bangunan jangkung baru (kampus 45, gedung perkantoran andi sose, dan rumah sakit bosowa):banana:

Marsya
July 5th, 2010, 08:40 AM
Di Jl. Hasanuddin tepatnya dimana tuh ??? Apakah yang berhadapan langsung dengan Polres dan Singgasana hotel (bgn belakangnya)??

^^ Yup btl, lokasinya di depan Polresta Makassar Barat (sebelum Hotel Celebes).

bkz010019
July 5th, 2010, 09:20 AM
^^ Yup btl, lokasinya di depan Polresta Makassar Barat (sebelum Hotel Celebes).

Thanks infonya Marsya..... :)

caesarleo
July 5th, 2010, 10:11 AM
Kayaknya sih, klo di compare rendernya mirip banget soalnya...:cheers:


Iya kali mengingat di dekatnya ada Unhas....hehehee

Mimihitam
July 5th, 2010, 11:06 AM
Wali Kota Pasang Tiang Pancang, Jl Sultan Hasanuddin Macet
Laporan: Meliana Bory
Mungkin yang ini:
http://3.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP-OrU3FYI/AAAAAAAAACc/b43gmFbdsho/s320/IMG_3560.jpg

SENIN, 5 JULI 2010 | 10:05 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Arus kendaraan di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar melambat. Ratusan kendaraan terlihat mengantri sepanjang kurang lebih 500 meter.
Perlambatan ini terjadi karena adanya penutupan sebagian badan jalan di depan Markas Polresta Makassar Barat yang dilakukan oleh Manajemen Hotel Aston Megah Makassar.

Manajemen hotel saat ini tengah melakukan persiapan pemancangan tiang pembangunan Hotel Aston Megah Makassar yang rencananya akan dilakukan oleh Wali Kota Makasar Ilham Arief Sirajuddin.

Aparat Kepolisian Lalulintas Polresta Makassar Barat diturunkan untuk mengatur arus lalulintas yang terus memanjang. Beberapa ruas jalan alternatif digunakan untuk mengurai kemacetan. (*)
Tribun Timur

Hotel Aston Makassar Rencananya Berlantai 18
Laporan: Meliana Bory

Senin, 5 Juli 2010 | 11:42 WITA

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemancangan tiang Hotel Aston Makassar resmi dilakukan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar.

Hotel Aston Makassar ini dibangun di atas lahan dua ribu meter persegi dengan jumlah tingkatan 18 lantai. Hotel ini milik PT Megahputra Group yang nantinya akan dikelola langsung pihak Aston International.

Direktur PT Megahputra Group, Franky Loamayer, mengatakan, kehadiran Hotel Aston Makassar ini diharapkan bisa memberikan kontribusi di sektor pariwisata Sulsel.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Makassar selalu berada di atas 10 persen setiap tahun. Hotel ini nanti akan menjadi hotel bintang 3 plus dengan fasilitas convention center.(*)

Tribun Timur

Sama atau beda sih sama The Apartel?

bkz010019
July 5th, 2010, 11:18 AM
^^
Sama atau beda sih sama The Apartel?

Kelihatannya beda mbak... Karena Apartel berlokasi di depan Rujab Gubernuran (Jl. Sudirman), sedangkan hotel Aston ini berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin....

Mengenai rendering... hmmmm .... sekilas kelihatan mirip2 yaahhh....

Mimihitam
July 5th, 2010, 11:23 AM
^
Selain mirip, sama-sama 18 lantai.. oh well, time will tell

kubel
July 5th, 2010, 11:44 AM
^^


Kelihatannya beda mbak... Karena Apartel berlokasi di depan Rujab Gubernuran (Jl. Sudirman), sedangkan hotel Aston ini berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin....

Mengenai rendering... hmmmm .... sekilas kelihatan mirip2 yaahhh....

kayaknya sama ajha soalnya the apartel,
aston juga yang bangun... rederingnya ama jumlah lantainya juga sama..

bkz010019
July 5th, 2010, 11:49 AM
^
Selain mirip, sama-sama 18 lantai.. oh well, time will tell

Yup..... Sambil berharap, moga2 renderingnya sedikit beda... Nanti mungkin bisa dapat bocoran dari Daeng Leo kaleee...... :)

Emang kalo dilihat-lihat sih, lebih luas tanah kosong yang berada di Jl. Slt. Hasanuddin daripada yg berlokasi di Jl. Sudirman...

Comeliness
July 5th, 2010, 05:31 PM
http://smileys.on-my-web.com/repository/Confused/confused-8.gif

Senin, 05-07-2010
Anggaran Revitalisasi Sudah Siap
Revitalisasi tak Kurangi Nilai Sejarah

MAKASSAR,Upeks-Rencana revitalisasi Fort Rotterdam banyak ditentang oleh beberapa pihak dengan alasan akan mengurangi nilai sejarah dari situs bersejarah kebanggaan Makassar itu. Namun, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo didampingi Kepala Dinas Pariwisata MS Mallombassi, Minggu (4/7), membantah hal itu.

Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, revitalisasi yang akan dilakukan terhadap Fort Rotterdam meliputi tiga aspek, antara lain revitalisasi fisik untuk menjaga kelestarian Benteng, revitalisasi konsepsi agar Fort Rotterdam tidak hanya menjadi memori, tetapi memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat, serta revitalisasi wisata agar semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun manca negara yang datang ke Fort Rotterdam.

"Revitalisasi tidak akan mengubah status dari Fort Rotterdam, tetapi direvitalisasi dari segala aspek," ujarnya. Ia mengungkapkan, sebagai langkah awal, beberapa bangunan di sekitar Fort Rotterdam sudah dipindahkan. Hal itu dilakukan agar Benteng Panyua itu kembali ke bentuk aslinya. "Dengan revitalisasi, maka fungsinya sebagai situs bersejarah semakin dioptimalkan," katanya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata MS Mallombassi. Revitalisasi tidak akan mengubah fungsi dari Fort Rotterdam, tetapi justru mengembalikannya seperti semula. Termasuk, wisma di dalam kawasan Fort Rotterdam. Sebelumnya, di dalam Fort Rotterdam, memang ada kamar yang dulunya difungsikan oleh orang Belanda. Karena itu, keenam kamar itu akan direvitalisasi sehingga bagi wisatawan Belanda yang ingin bernostalgia di Fort Rotterdam bisa memanfaatkan fasilitas itu. "Jadi tidak benar kalau akan dibangun wisma dan akan dikomersialkan," bantahnya. MS Mallombasi menambahkan, keenam kamar itu tidak akan dibuka untuk umum, melainkan untuk kalangan tertentu saja. :? :? :?

Disamping itu, untuk mengembalikan ke fungsinya semula, dilakukan berdasarkan rekomendasi BP3, yang bertanggungjawab terhadap situs-situs bersejarah yang ada di Indonesia. Apalagi, Fort Rotterdam dibawah kendali pemerintah pusat. Bahkan, untuk merealisasikan hal itu, tahun ini sudah ada bantuan dari pemerintah pusat yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). "Anggaran untuk realisasinya sudah siap, bantuan dari APBN Perubahan," tandasnya. (mg09-mg12)

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50310

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 01:33 AM
Yup..... Sambil berharap, moga2 renderingnya sedikit beda... Nanti mungkin bisa dapat bocoran dari Daeng Leo kaleee...... :)

Emang kalo dilihat-lihat sih, lebih luas tanah kosong yang berada di Jl. Slt. Hasanuddin daripada yg berlokasi di Jl. Sudirman...
kayaknya sama ajha soalnya the apartel,
aston juga yang bangun... rederingnya ama jumlah lantainya juga sama..^
Selain mirip, sama-sama 18 lantai.. oh well, time will tell^^


Kelihatannya beda mbak... Karena Apartel berlokasi di depan Rujab Gubernuran (Jl. Sudirman), sedangkan hotel Aston ini berlokasi di Jl. Sultan Hasanuddin....

Mengenai rendering... hmmmm .... sekilas kelihatan mirip2 yaahhh....

Sepertinya nanti renderingnya bakalan beda krena biarpun keduannya nanti dioprasikan oleh manajemen Aston tapi yg bangun kan beda, The Apartel dibangun oleh PT. Timurama sedangkan Hotel Aston dibangun oleh PT. Megah Putra. kecuali kedua perusahaan ini sudah sepakat untuk membangun menara kembar untuk menyaingi menara kembar univ. 45 :D

Oiiia... jika jadi 18 lantai, hotel ini akan menjadi hotel tertinggi di Makassar:cheers:

ni ada rendering the Apartel dari web Tribun Timur, smoga ngak sama :D

http://www.tribun-timur.com/banner/apartel.jpg

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 01:50 AM
http://i49.tinypic.com/2hred1c.jpg
^^ Andi Sose Commercial Center..., apa namanya sudah berubah ya?? dulu kam namanya Baruga Juang 45.

Stadion Kapasitas 50.000 Akan Dibangun
Minggu, 4 Juli 2010


MAKASSAR, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membangun stadion berkapasitas 50.000 penonton di kawasan wisata Tanjung Bunga Makassar dengan dana Rp 100 miliar.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Minggu, mengatakan, letak stadion baru tersebut cukup strategis, berada di kawasan pengembangan Kota Makassar bersamaan dengan pembangunan Centre Point Of Indionesia (CPI) serta masjid terapung.

Di dalam CPI itu, urai Gubernur juga akan dibangun Wisma Negara tempat beristirahat Presiden saat melakukan kunjungan kerja ke Sulsel.

"Bangunan ini kita sebut wisma negara, bukan istana negara, karena hanya ada satu Istana Negara di Jakarta," ucap Gubernur.

Kawasan Tanjung Bunga ini akan menjadi pusat keramaian, kegiatan olahraga dan objek wisata unggulan dengan berbagai fasilitas berupa hotel, tempat rekreasi dan pusat kuliner.

"Stadion baru tersebut punya kapasitas penonton tiga kali lebih banyak dari daya tampung stadion Mattoangin Andi Mattalatta," ujar M. Roem yang juga Wakil Ketua Umum KONI Sulsel.

Jika stadion baru itu rampung pembangunannya, maka Kota Makassar memiliki tiga kawasan olahraga, setelah dua kompleks saat ini yakni kawasan olahraga Mattoangin di tengah kota dan kawasan olahraga Sudiang di bagian timur dengan luas areal 70 hektare.

Di kawasan olahraga Sudiang telah ada gedung olahraga berkapasitas 10.000 penonton dan stadion atletik, sementara untuk fasilitas lainnya yang akan dibangun antara lain velodrum (balap sepeda), kolam renang, gedung bulu tangkis, basket, lapangan sofbol, panahan, sirkuit balap motor, dan stadion berkapasitas 70.000 penonton.

^^masih AKAN dibagun yakk, tak kirain sudah finished:nuts::bash:, padahal sy pikir pemprov sudah tak peduli dengan kawasan itu secara sudah 3 gubernur kawasan olahraga itu belum selesai-selesai, bahkan tahun ini tidak ada anggaran untuk kelanjutan pembangunan KOR itu CMIIW.

tambahan yg disudiang belum layak disebut kawasan olahraga sebelum punya stadion:ohno:.

Comeliness
July 6th, 2010, 02:03 AM
Sepertinya nanti renderingnya bakalan beda krena biarpun keduannya nanti dioprasikan oleh manajemen Aston tapi yg bangun kan beda, The Apartel dibangun oleh PT. Timurama sedangkan Hotel Aston dibangun oleh PT. Megah Putra. kecuali kedua perusahaan ini sudah sepakat untuk membangun menara kembar untuk menyaingi menara kembar univ. 45 :D

Oiiia... jika jadi 18 lantai, hotel ini akan menjadi hotel tertinggi di Makassar:cheers:

ni ada rendering the Apartel dari web Tribun Timur, smoga ngak sama :D

http://www.tribun-timur.com/banner/apartel.jpg

^^Betul, Son. Udah jelas nggak sama sebab lokasi dan yg bangunnya beda. Status Aston disini bukan pemilik atau pembangun hotel tapi hanya sebagai operator hotel yg menangani hotel management dgn standard internasional. Aston bisa diganti oleh pemilik hotel bila kontraknya habis. Contohnya, Aston hotel Makassar yg dulu di Jln Haji Bau sekarang jadi Banua Hotel.

^^Mungkin saja nanti hotel Aston yg di Hasanuddin selesai lebih dulu dibanding the Apartel Mks. Sebab Aston yg dibangun oleh PT Megahputra Sejahtera Group (Dealer kendaraan beroda empat merek Suzuki ) sudah pasang tiang pancang sedang the Apartel yg dibangun PT. Timurama alias Patompo group baru rencana mulai bangun Oktober itupun kalau nggak diundur.

Sepertinya Patompo group masih cari dana masyarakat utk the Apartelnya makanya pasang iklan terus dikoran. Bbrp proyeknyapun masih tersendat. Sedang PT Megahputra mungkin sdh ada dana krn mulai pasang tiang pancang.

Yg jelas gw senang ada Aston di Mks sebab gw udah bosan sama hotel2 berbintang yg ada di Mks saat ini. :ohno:
IMO, hotel2 berbintang di Mks standardnya masih dibawah hotel2 berbintang di Jkt. Udah saatnya Mks ada hotel jankung yg berkelas biar wisatawan2 kayak gue yg terbiasa standard internasional akan nyaman nginapnya. :)

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 02:05 AM
Rendering Hotel Pena Mas

http://hotelpenamas.com/images/gedung//gedung2.png
http://hotelpenamas.com/images/gedung//gedung1.png
http://hotelpenamas.com/images/resized/images/hotel/mini_250_188.png
http://hotelpenamas.com/images/resized/images/hotel/superior_250_188.png

karaoke room
http://hotelpenamas.com/images/karoke/1.jpg
http://hotelpenamas.com/images/karoke/2.png
http://hotelpenamas.com/images/karoke/3.png

saphire restaurant
http://hotelpenamas.com/images/pantry/2.png
http://hotelpenamas.com/images/pantry/3.png
http://hotelpenamas.com/images/pantry/4.png

image source http://hotelpenamas.com/

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 02:12 AM
^^Betul, Son. Udah jelas nggak sama sebab lokasi dan yg bangunnya beda. Status Aston disini bukan pemilik atau pembangun hotel tapi hanya sebagai operator hotel yg menangani management hotel dgn standard International. Aston bisa diganti oleh pemilik hotel bila kontraknya habis. Contohnya, Aston hotel Makassar yg dulu di Jln Haji Bau sekarang jadi Banua Hotel.

^^Mungkin saja nanti hotel Aston yg di Hasanuddin selesai lebih dulu dibanding the Apartel Mks. Sebab Aston yg dibangun oleh PT Megahputra Sejahtera Group (Dealer kendaraan beroda empat merek Suzuki ) sudah pasang tiang pancang sedang the Apartel yg dibangun PT. Timurama alias Patompo group baru rencana mulai bangun Oktober itupun kalau nggak diundur.

Sepertinya Patompo group masih cari dana masyarakat utk the Apartelnya makanya pasang iklan terus dikoran. Bbrp proyeknyapun masih tersendat. Sedang PT Megahputra mungkin sdh ada dana krn mulai pasang tiang pancang.

Yg jelas gw senang ada Aston di Mks sebab gw udah bosan sama hotel2 berbintang yg ada di Mks saat ini. :ohno:
IMO, hotel2 berbintang di Mks standardnya masih dibawah hotel2 berbintang di Jkt. Udah saatnya Mks ada hotel jankung yg berkelas biar wisatawan2 kayak gue yg terbiasa standard international akan nyaman nginapnya. :)

^^ iya ya... proyek-proyek dari perusahan yang bergerak dibidang dialer kendaraan lebih cepat, contoh lain PT. Sinar Galesong (dialer Susuki) bahkan punya 3 proyek yang jalan bersaman : Graha SGP, Hotel Grand Hikma diatas PTC dan Pasar Segar Panakkukang kejasama dengan BSA Land :cheers:

Comeliness
July 6th, 2010, 03:13 AM
Rendering Hotel Pena Mas

http://hotelpenamas.com/images/gedung//gedung2.png
http://hotelpenamas.com/images/gedung//gedung1.png
http://hotelpenamas.com/images/resized/images/hotel/mini_250_188.png
http://hotelpenamas.com/images/resized/images/hotel/superior_250_188.png

karaoke room
http://hotelpenamas.com/images/karoke/1.jpg
http://hotelpenamas.com/images/karoke/2.png
http://hotelpenamas.com/images/karoke/3.png

saphire restaurant
http://hotelpenamas.com/images/pantry/2.png
http://hotelpenamas.com/images/pantry/3.png
http://hotelpenamas.com/images/pantry/4.png

image source http://hotelpenamas.com/

^^Hotel ini pembangunannya cepat juga. :)

Marsya
July 6th, 2010, 04:42 AM
Panakkukang Jadi Surga Hotel
2010, 5 Hotel Telah Beroperasi

MAKASSAR,UPEKS-Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Makassar yang semakin membaik, bahkan mampu mencapai pertumbuhan sekira 10,25% atau dua kali lipat dari pertumbuhan rata-rata nasional telah memberikan harapan di Kota Makassar ke depan.
Ketua Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, kepada Upeks, Senin (5/7), mengatakan, trend positif telah disikapi investor dengan menghadirkan beberapa fasilitas publik dan klasifikasi internasional, seperti Trans Studio, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, jalan tol serta soft opening lapangan golf terbaik di Asia Padi Valley, semuanya memberikan bukti Makassar sangatlah prospek.
Menurut Anggiat, jika ekonomi berkembang pesat maka akan berbanding lurus dengan pertumbuhan sektor perhotelan, dimana sektor ini memberikan kontribusi sebesar 28,44% terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar pada 2009 dan tahun ini diproyeksi akan semakin menggeliat lagi.
"Kawasan Panakkukang yang menjadi sentra perniagaan di Kota Makassar merupakan salah satu faktor utama pendukung berkembangnya hotel, ini dibuktikan dengan kehadiran beberapa hotel di tahun ini, sepertin Hotel Amaris, Jade Hotel, JL Star, Asia Hotel, Pena Mas dan beberapa hotel lainnya ," ungkap Anggiat Sinaga.
Anggiat menambahkan, ketersediaan kamar di sejumlah hotel di Makassar masih belum berimbang dengan tingkat kunjungan tamu hotel yang bertandang ke Makassar, saat ini ketersediaan kamar hotel di Kota Makassar mencapai 4.330 kamar dari 91 hotel yang terdiri dari 38 hotel berbintang dengan jumlah kamar sebanyak 2.817 kamar dan 53 hotel non bintang dengan jumlah kamar sebanyak 1.513 kamar.
Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, mengatakan, semakin dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi, maka kebutuhan kamar hotel juga meningkat secara signifikan, bahkan kebutuhan kamar diperkirakan masih mencapai 1.000 unit dari jumlah yang tersedia sekarang. Sebut saja Aston Makassar Hotel & Convention Center yang memasuki tahap peletakan batu pertama dan rencananya akan diresmikan 2011 mendatang hany menyiapkan 177 kamar.
"Kota Makassar untuk sektor perhotelan sangat tumbuh secara positif, bahkan pada saat penyelenggaraan kegiatan nasional, sangat susah mencari kamar, ini menandakan hunian di Makassar sangat tinggi," jelasnya.
Business Development Director Aston International, Ruben Beda Kulle, memperkirakan, prospek Kota Makassar akan memberikan angka positif terhadap perkembangan hotel Aston kedepan. Menurut Ruben, dari 177 kamar yang ada, sekira 130 kamar disiapkan untuk memenuhi pasar di Makassar dan sekira 90% untuk pasar di Sulawesi dan hanya sekira 10% disiapkan untuk tamu dari Jakarta.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, pada Mei 2010 tingkat penghunian kamar hotel dengan kalsifikasi bintang 1 dan 3 meningkat dibandingkan bulan April 2010. Hal itu juga diperkuat dengan jumlah apenumpang atau kedatangan angkutan udara jenis penumpang dalam negeri di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Mei 2010 mencapai 212.873 orang atau meningkat 5,13% dibandingkan dengan April 2010. (rul)

Marsya
July 6th, 2010, 04:45 AM
Aston Investasi Rp 100 Miliar
Bangun Hotel di Makassar

MAKASSAR -- Kehadiran hotel berbintang di Makassar menandakan bahwa potensi bisnis sektor perhotelan di Makassar semakin menggembirakan. Sebut saja Aston Makassar Hotel & Convention Center yang kini hadir di Makassar sebagai hotel bintang tiga dan baru memasuki tahap Ground Breaking (peletakan batu pertama pembangunan). Investasi hotel itu diperkirakan Rp 100 miliar.

Direktur Megahputra Group, Frangky Loamayer, mengatakan, laju pertumbuhan ekonomi tumbuh secara signifikan, bahkan di 2009 lalu tercatat laju pertumbuhan mencapai 10 persen lebih, di mana kontribusi sektor pariwisata sekira 28,44 persen.

Menurut Frangky, ia menarget dari peletakan batu pertama ini, pada 2011 mendatang sudah bisa soft opening. Potensi pasar di Makassar masih cukup besar, investasi hotel ini sekitar Rp100 miliar dengan menggandeng dua bank yaitu BCA dan Bank Mandiri dalam hal pembiayaan.

Business Development Director Aston International, Ruben Beda Kulle, menambahkan, potensi pasar di Makassar untuk sektor perhotelan masih cukup besar, bahkan dari segmen pasar yang di sasar, Aston sendiri menarget okupansi hotel bisa disumbang sekira 80 persen oleh market Makassar.

Sedangkan secara total untuk pulau Sulawesi, pihak Aston berharap okupansi hotel terpenuhi sekira 90 persen atau diminati 90 persen warga Sulawesi untuk 130 kamar dengan ratio perhitungan Aston sebesar 0,8 dari jumlah kamar yang tersedia sebanyak 177 kamar.

Director Aston International, Jules Brookfield, menambahkan, pihaknya percaya kota Makassar akan bertumbuh pesat dan akan menjadikan Aston Makassar menjadi hotel bintang 3 plus.

Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, dalam sambutannya, mengatakan prospek kamar sangat besar, posisi dan letak Makassar sangatlah bagus untuk
sektor bisnis khususnya sektor perhotelan.

"Pembangunan kota berkelanjutan merupakan konsep yang memang bagus untuk pembangunan ekonomi daera, reklamasi pantai losari dan karebosi dulunya mendapat demo yang panjang, namun dengan kehadiran kedua tempat publik ini menjadikan Makassar memiliki dua tempat publik yang representatif dan bisa menjadi kebanggaan," jelasnya.

Selain itu, lanjut Ruben, kedepan hotel tersebut lebih memperkuat pasar perhotelan di wilayah Makassar yang diharapkan bisa memberikan kontribusi pasar sebesar 80 persen dan wilayah Sulawesi termasuk Makassar sebesar 90 persen sedangkan sisanya sebesar 10 persen diharapkan dari tamu hotel di Jakarta.

Fasilitas yang ditawarkan diantaranya adalah ballroom, sauna, spa, helipat, hotel ini dibangun dengan 18 lantai."Hotel Aston Makassar, hotel yang pertama memiliki fasilitas helipat,''tandasnya. (id

eurico
July 6th, 2010, 05:06 AM
wah hebat bener dah Kawasan Panakukkang ini lama2 bakal seperti area Shibuya di Jepang sana dipenuhi hotel dan pusat perbelanjaan, asal penataan kawasannya aja bisa lebih dipoles lagi.
Yang saya perhatikan dari pembangunan hotel2 di makassar ini adalah hotel2 tersebut sebenarnya adalah budget hotel tetapi menyasarnya adalah kalangan pebisnis yang sering melakukan transaksi di makassar, ini menunjukan bahwa memang kawasan Sulawesi selatan adalah kawasannya saudagar, kawasannya para wirausahawan yang memang sudah terkenal dari dahulu, untuk pengembangan hotel bintang 3 keatas saya prediksi tidak akan secepat perkembangan hotel budget ini karena yang dulu tercover di hotel2 bintang 3 ke atas sebagian akan beralih ke hotel2 budget ini namun tentu pansa pasar untuk hotel bintang 3 keatas tetap akan tumbuh.

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 05:06 PM
Bank Sulselbar bakal ada saingan nih....:D

Bank Jabar akan Ekspansi ke Makassar
Selasa, 06 Juli 2010 09:47 WIB

MAKSSAR--MI: Bank Jabar akan melakukan ekspansi dan membuka cabang di Kota Makassar dalam tahun 2010 ini.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sulawesi Selatan Aryadi Arsal di Makassar, Senin (5/7), mengatakan kehadiran Bank Jabar harus mampu diimbangi oleh Bank Sulsel dengan membuat terobosan-terobosan baru, serta lebih meningkatkan pelayanan.

"Dalam segi pelayanan Bank Sulsel masih jauh tertinggal. Ret Bank Sulsel saat ini sekitar 14 persen sementara Bank Jabar cuma sembilan persen," ujarnya.

Menurut dia, Komisi C akan melakukan rapat dengan Bank Sulsel terkait kontribusi bank ini dalam mendukung pembangunan daerah, maupun membahas tindak lanjut penggabungan antara Bank Sulsel dengan Bank Sulbar yang kini menjadi Bank Sulselbar.

"Pelayanan di Bank Sulsel masih perlu dibenahi. Di samping bunganya tinggi, juga ada finaltinya," ujarnya.

Aryadi yang juga legislator PKS mengutarakan salah satu kelemahan pelayanan di Bank Sulsel yakni sulitnya persyaratan administrasi yang harus dipenuhi kreditor.

Dia menambahkan, Bank Sulsel harus memiliki visi jika ingin maju dan bersaing dengan Bank lain, seperti Bank Jabar yang memiliki visi masuk dalam jajaran 10 Bank terbaik Indonesia.

Terkait masa depan bank kebanggaan masyarakat sulsel, sebelumnya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan agar Bank Sulsel tidak menjadi bank konsumtif, tetapi harus menjadi penggerak pondasi ekonomi rakyat.

Untuk itu, dana penyertaan dari pemerintah provinsi dan kabupaten digunakan untuk program kerja, seperti membiayai sektor agroindustri, pertanian, perkebunan, dan kelautan.

Sementara untuk membiayai kredit sektor konsumsi, dia meminta kepada Bank Sulsel mencari tambahan dana segar sebesar Rp16 triliun dari lembaga keuangan swasta, pemerintah, dan korporasi. (Ant/OL-3)

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/07/06/153727/128/101/Bank-Jabar-akan-Ekspansi-ke-Makassar

Sony Sjklw
July 6th, 2010, 05:10 PM
http://img716.imageshack.us/img716/1122/maskapai.png
tribun Timur

caesarleo
July 6th, 2010, 07:56 PM
RS Bosowa
http://i50.tinypic.com/2llbwo1.jpg

Plaza Tamalanrea
http://i48.tinypic.com/29ff6tv.jpg

Sinar Galesong
http://i50.tinypic.com/30daryu.jpg

Renovasi Ramayana
http://i46.tinypic.com/zsvbja.jpg

Royal Apartemen
http://i46.tinypic.com/2ns14pj.jpg

http://i47.tinypic.com/2zf93qa.jpg

eurico
July 7th, 2010, 02:24 AM
waw updatenya lengkap by caesarleo.... itu nanti yang warna kuning di ramayana panakukkang akan diisi Gold's Gym sepertinya

Marsya
July 7th, 2010, 02:40 AM
Sulsel Bangun Stadion Megah
Berada di Kawasan Barombong, Diklaim Lebih Bagus dari Stadion Bung Karno Jakarta ; Menyatu dengan Area Wisata dan Sport Center ; Sumber Dana APBD Sulsel dan Kementerian Olahraga
TRIBUN TIMUR/ANDRE

Rabu, 7 Juli 2010 | 07:43 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan membangun stadion megah di kawasan Barombong-Tanjung Bunga, Makassar.

Pemprov Sulsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengklaim stadion tersebut bakal menjadi stadion termegah dan termodern di Indonesia dengan daya tampung sekitar 50 ribu orang.
Rencana mega proyek tersebut diungkapkan secara terpisah oleh Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Kepala Dinas Tata Ruang Sulsel Syarif Burhanuddin, dan Konsultan Tata Ruang Danny Pomanto di Makassar, Selasa (6/7).
Stadion tersebut akan dilengkapi dengan sarana wisata dan pusat olahraga air berstandar internasional dan arena pusat kebugaran.
Mega proyek tersebut akan melengkapi sejumlah mega proyek lainnya yang sudah hadir lebih dulu di kawasan pesisir Kota Makassar yakni term park terbesar di dunia, Trans Studio (Trans Kalla), Celebes Convention Center (CCC), dan Center Point of Indonesia (CPI) yang sementara dalam tahap land clearing.
"Sekarang sudah dalam tahap perencanaan dan kita berharap dalam dua tahun ke depan sudah bisa mulai digunakan secara bertahap. Proyek ini akan menambah ikon-ikon Sulsel di masa mendatang," kata Syarif Burhanuddin.
Kawasan Pesisir
Ilham mengatakan, Pemkot Makassar akan memaksimalkan kawasan pesisir yang membentang dari area Bulurokeng yang berbatasan dengan Kabupaten Maros hingga ke Barombong yang berbatasan dengan Gowa dan Takalar.
Selain arena stadion tersebut, mega proyek lainnya yang sementara dalam tahap persiapan adalah pembangunan Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) di Untia, Kecamatan Biringkanaya.
"Potensi yang ada di kawasan pesisir cukup besar dan kawasan seperti Tanjung Bunga sudah menunjukkan bentuknya. Makanya kita akan mendukung pembangunan di kawasan pesisir dengan tetap memperhatikan pemeliharaan lingkungan di sekitarnya," kata Ilham.
Saat ini Pemkot Makassar juga sedang membangun dua anjungan di kawasan Pantai Losari untuk melengkapi satu anjungan yang sudah digunakan saat ini sebagai public space.
Dengan pembangunan stadion di Barombong, maka akan ada tiga pusat olahraga di Makassar. Sebelumnya sudah ada Stadion Mattoanging di pusat kota dan Stadion Sudiang di bagian timur kota.
Jalan Miring
Sedangkan Danni menyebutkan, lokasi stadion berada di muara Sungai Jeneberang menuju ujung laut. Danni yang menjadi tim perancang stadion model minimalis modern itu,mengatakan, pembangunan stadion yang menelan dana sekitar Rp 100 miliar ini dari APBD Provinsi.
"Konsep yang akan dipakai ini berbeda dengan GOR Sudiang, karena yang di Tanjung Bunga akan diitegrasikan dengan water sport," kata Danni.
Menurutnya, pengunjung akan melihat kolam di sekeliling stadion sehingga tidak hanya sport area yang ada di wilayah itu namun dipadukan dengan akses tourism dan bisnis.
Stadion tersebut, menurut dosen Arsitektur Universitas Hasanuddin ini, tidak hanya untuk event tertentu namun bisa dinikmati setiap hari untuk jogging maupun olahraga lainnya. Bahkan, di lantai bawah stadion akan dibuat pusat kegiatan bisnis dan fitness center.
Bangunan di atas lahan 20 hektare (ha) ini juga tidak memakai tangga melainkan ram, yaitu jalan miring ke atas tanpa anak tangga.
Untuk urusan keamanan, Danni optimis wilayah tersebut dijamin aman, sehingga pembangunan stadion itu nantinya tidak memakai pagar keliling agar tidak membatasi warga yang ingin memakainya.
"Tribun terbuka dalam stadion ini juga berencana akan ditutup jika dana yang dibutuhkan mencukupi," tambahnya. Fasilitas olahraga di stadion ini dibuat lengkap untuk seluruh cabang olahraga, bahkan cabang bela diri juga akan ada di tempat ini, sehingga akan menjadi kawasan sport center terlengkap di Indonesia.(cr8/mel)


==========

stadion megah di makassar
* Lokasi: Perbatasan kawasan Tanjung Bunga dengan Barombong, di muara Sungai Jeneberang
* Luas lahan: 20 hektare
* Kapasitas: 40 ribu-50 ribu orang
* Dana: Rp 100 miliar dari APBD Sulsel dan Rp 100 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga
Konsep Stadion
* Diitegrasikan dengan water sport dengan menghadirkan kolam di sekeliling stadion
* Dipadukan dengan tourism dan bisnis
* Bisa diakses setiap hari untuk jogging dan di lantai bawah stadion dibuat pusat kegiatan sport dan fitness center
* Menjadi kawasan sport center paling modern
"Tribun terbuka dalam stadion ini juga berencana akan ditutup, jika dana yang dibutuhkan mencukupi," tambahnya. Fasilits olahraga di stadion ini dibuat lengkap untuk seluruh cabang olahraga, bahkan cbang bela diri juga akan ada di tempat ini, sehingga akan menjadi kawasan sport center terlengkap di Indonesia timur.(mel)


Tribun Timur

Comeliness
July 7th, 2010, 10:31 PM
Artikel ini sy posting juga di thread utk CPI

http://smileys.on-my-web.com/repository/Others/good-news-175.gif
Kamis, 08 Juli 2010 02:54
Jembatan Kembar CPI Dibangun Agustus 2010 http://smileys.on-my-web.com/repository/Happy/happy-096.gif

Makassar (ANTARA News) - Jembatan kembar di kawasan Center Point of Indonesia akan mulai dibangun pada Agustus 2010. Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Abdul Latief di Makassar, Rabu, menjelaskan, pengerjaan fisik jembatan bernama Kebangkitan Indonesia tersebut dimulai Agustus dengan sumber anggaran dari APBD perubahan Rp50 miliar. Kedua jembatan tersebut, katanya, akan dibangun bersisian pada kawasan tersebut.

Sementara pengaspalan akses masuk ke CPI dari Jalan Tanjung Bunga Makassar, ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Khusus pengaspalan ini pemprov menganggarkan dana sebesar Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD perubahan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Ia mengatakan, pengaspalan jalan dilakukan sepanjang 200 meter atau hingga batas jembatan akses memasuki tanah tumbuh. Pengaspalan dibuat satu paket lengkap dengan pembuatan media jalan dan sarana lampu jalan.

Menurutnya, paling lambat proses pengaspalan ini akan dilakukan dalam dua minggu ke depan menunggu hasil penetapan pemenang tender pekan ini. Pemprov juga telah menyiapkan anggaran Rp6 miliar untuk perbaikan akses jalan dengan kontruksi yang terbuat dari paving blok dari arah Trans Studio sepanjang 2,5 kilometer. Dengan demikian terdapat tiga target kemajuan yang akan dicapai pada proyek CPI tahun ini, yaitu pembangunan bawah jembatan, peningkatan jalan utama, dan pembuatan jalan lingkungan. (T.KR-RY/S016)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=17316:jembatan-kembar-cpi-dibangun-agustus-2010&catid=1:latest-news&Itemid=1

Ocean One
July 8th, 2010, 08:04 AM
^^
Mantap dah, Gud news comeliness. Thx bro :cheers:

Comeliness
July 8th, 2010, 09:27 PM
^^You're very welcome. :)
^^
Mantap dah, Gud news comeliness. Thx bro :cheers:



Kamis, 08 Juli 2010, 20:41
Pembangunan Stadion di Barombong Dimulai Desember 2010

Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan peletakan batu pertama pembangunan stadion di kawasan olahraga dan wisata Barombong Makassar akan dilakukan Desember 2010. "Pembangunan stadion kita wujudkan pelan-pelan yang penting tidak ada lagi yang mengakui memiliki hak atas tanah di lahan tersebut," katanya di Makassar, Kamis.

Mengenai anggaran pembangunan stadion berkapasitas 50 ribu tempat duduk tersebut dari APBD, baru akan dibahas pada anggaran perubahan. "Kita baru mau bicarakan di perubahan, usulannya sudah disiapkan namun menunggu persetujuan dari DPRD," ujarnya. Ia berharap semua pihak tidak terlalu silau dengan proyek tersebut, masih banyak tahapan yang harus dilalui.

Pemprov akan berupaya maksimal untuk pembangunan stadion bertaraf internasional tersebut dan akan mengupayakan rampung sebelum masa pemerintahan 2009-2014 usai.

Gubernur juga telah melakukan pendekatan bersama dengan Menpora kepada pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan proyek ini. Sebelumnya, Kepala Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarief Burhanuddin mengungkapkan pemprov telah mengirimkan surat pengajuan permohonan bantuan kepada Menpora untuk pembangunan stadion olah raga di kawasan Barombong Kabupaten Gowa tersebut. Ia menunjukkan, surat pengajuan permohonan bantuan anggaran Rp100 miliar tertanggal 4 Juni 2010 untuk stadion yang dibangun di atas lahan 20 hektare ini.

Stadion yang berdasarkan perencanaannya akan dibangun bersandingan dengan kantor DPD RI dan wisma negara ini akan memiliki fasilitas lapangan sepak bola, toko olahraga dan pusat kegiatan olah raga lengkap lainnya dengan sarana kebugaran dan sebagai tempat pelaksanaan acara. (T.KR-RY/S016)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=17344:pembangunan-stadion-di-barombong-dimulai-desember-2010&catid=1:latest-news&Itemid=1

kubel
July 10th, 2010, 03:26 AM
MAKASSAR,UPEKS-Pembangunan stadion megah berkapasitas 50 ribu penonton di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) di Makassar mulai dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2010. Namun, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo masih enggan menyebutkan besaran anggaran yang akan diusulkan ke DPRD Sulsel.
"Estimasi usulan sudah ada. Tapi janganmi disebut karena baru akan diusulkan ke DPRD untuk dibahas. Saya belum mau mendahului DPRD. Sebenarnya sudah disiapkan tapi saya belum mau bicara. DPRD juga adalah pihak yang menentukan anggaran," jelas Syahrul kepada wartawan di Gubernuran, Kamis (8/7).
Rencananya, stadion tersebut akan dibangun di kawasan Tanjung Bunga Makassar. Pemerintah pusat melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga telah memberikan lampu hijau terhadap pembangunan stadion yang representatif tersebut. Bahkan kemetrian ini bersedia membantu menyiapkan dana sebesar Rp15 miliar.
Untuk memuluskan proyek tersebut, Syahrul meminta Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin untuk membantu proses pembebesan lahan untuk pembangunan stadion tersebut. Pasalnya saat ini, sudah ada orang yang mengaku memiliki hak atas tanah di kawasan pembangunan stadion itu.
Selain itu, dia meminta semua pihak untuk terlalu berlebihan menjelaskan rencana proyek tersebut karena takutnya tidak jadi.
"Saya harap semua pihak jangan terlalu glamour dengan proyek ini. Jangan sampai menjadi opini yang terlalu hebat, salah-salah tidak jadi lagi. Belum apa-apa sudah diakui orang segala macam," tuturnya.
Pembangunan stadion yang rencananya masih berada di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) tersebut diusahakan selesai sebelum berakhir masa jabatan Syahrul sebagai gubernur.
"Ini proyek multiyears, kita harap selesai sebelum berakhir masa jabatan saya supaya tidak ada keraguan apa-apa," jelasnya.
Diperkirakan, pembangunan stadion tersebut akan menelan dana sebesar Rp100 miliar. (mg03)
http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50588

nillah
July 10th, 2010, 05:30 AM
Saya baru-baru ini beli kapling tanah (angsuran) di kawasan Mamminasata (dekat rencana pembangunan IPDN dan Gedung Diklat PPPTK) pada CV Sarana Investama Property yg beralamat di Abdullah Dg Sirua 459. Kira2 kawasan tanah tersbut bukan bagian dari rencana TPA Mamminasata, tidak, ya?

Sony Sjklw
July 10th, 2010, 12:41 PM
Saya baru-baru ini beli kapling tanah (angsuran) di kawasan Mamminasata (dekat rencana pembangunan IPDN dan Gedung Diklat PPPTK) pada CV Sarana Investama Property yg beralamat di Abdullah Dg Sirua 459. Kira2 kawasan tanah tersbut bukan bagian dari rencana TPA Mamminasata, tidak, ya?

welcome nillah, yang saya tau kalo lokasi TPA Mamminasata akan berada di kecamatan Pattalasang, Gowa sedangkan lokasi bakal Kampus IPDN berada di kecamatan Pallangga, Gowa. tapi tidak ada salahnya untuk cek lokasi kavling tanahnya tuk memastikan :)


TPA Mamminasata

http://mldproject.com/mamminasata/Bantek%20PraDesain%20TPA%20Mamminasata/REPORT/Lap%20Akhir/8.%20Gambar%203D/01.jpg

http://mldproject.com/mamminasata/Bantek%20PraDesain%20TPA%20Mamminasata/REPORT/Lap%20Akhir/8.%20Gambar%203D/03.jpg

http://mldproject.com/mamminasata/Bantek%20PraDesain%20TPA%20Mamminasata/REPORT/Lap%20Akhir/8.%20Gambar%203D/05.jpg

image source http://mldproject.com/mamminasata/Bantek%20PraDesain%20TPA%20Mamminasata/REPORT/Lap%20Akhir/

Sony Sjklw
July 10th, 2010, 12:48 PM
Limbah Makassar Bakal Diolah Jadi Air Bersih
Sabtu, 10 Juli 2010 | 10:27 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah pusat melalui pinjaman Asia Development Bank (ADB) mengucurkan anggaran senilai Rp 300 miliar untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL) Losari di kawasan Tanjung Bunga, Makassar. Namun, persetujuan anggaran tersebut masih harus menunggu rampungnya proses pembebasan lahan areal instalasi yang dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Makassar.

Bahkan, jika hingga akhir tahun ini pembebasan lahan di kawasan Tanjung Bunga belum selesai, maka dana untuk pembangunan IPAL terbesar di timur Indonesia tersebut terancam kembali ditarik pemerintah pusat.
"Pembangunan saat ini kami masih menunggu pembebasan (lahan) rampung. Jika tidak selesai dana yang ada bisa ditarik pusat lagi. Selain di Makassar, daerah lain juga berebut mendapatkan bantuan ini," kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) Sulsel Syarief Burhanuddin di kantor Distarkim, Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis (8/7).
Syarief menjelaskan pembuatan analisis dampak lingkungan (Amdal) mega proyek ini sudah rampung, sedangkan detail enginering design (DED) yang dikerjakan Australia sudah hampir selesai.
Menurutnya, jika pembangunan IPAL Losari yang dijadwalkan mulai tahun ini rampung, maka kondisi air di kawasan Pantai Losari dan sekitarnya akan sangat jernih.
IPAL Losari bakal berdiri di atas lahan seluas 6 hektare (ha). Kelak, IPAL akan mengolah limbah rumah tangga, restoran, maupun perhotelan, yang terbuang ke Pantai Losari dengan sistem aerob-anaerob. Tidak hanya menjernihkan air Losari IPAL dengan kapasitas produksi mencapai 10m3/hari tersebut mampu melayani kebutuhan air bersih 1/3 wilayah di Kota Makassar.
Dengan luas layanan mencapai 1.357 hektare (ha), IPAL Losari diproyeksikan mampu melayani ratusan ribu warga yang bermukim di 40 kelurahan di Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Mariso, Mamajang, Bontoala, dan Tamalate.
Sebelumnya, Kepala Sub Bidang Pertanahan Pemkot Makassar Ahmad Rivai mengatakan proses pembebasan lahan di kawasan ini sudah tidak mengalami kendala. Untuk pembebasan lahan kawasan IPAL membutuhkan anggaran hingga Rp 60 miliar.
Dalam APBD perubahan 2009 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mengalokasikan anggaran senilai Rp 3 miliar untuk pembebasan lahan secara bertahap. Lahan di lokasi pembangunan IPAL dimiliki PT GMTD dan warga bernama Ratna seluas masing-masing tiga ha. Sesuai penetapan, harga ganti rugi lahan mencapai Rp 1 juta per meter. (axa)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/116649/Limbah_Makassar_Bakal_Diolah_Jadi_Air_Bersih

Sony Sjklw
July 10th, 2010, 12:52 PM
edited

Comeliness
July 10th, 2010, 06:27 PM
Syahrul Minta Ilham Bebaskan Lahan Stadion
Untuk memuluskan proyek tersebut, Syahrul meminta Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin untuk membantu proses pembebasan lahan untuk pembangunan stadion tersebut. Pasalnya saat ini, sudah ada orang yang mengaku memiliki hak atas tanah di kawasan pembangunan stadion itu.

Selain itu, dia meminta semua pihak untuk tdk terlalu berlebihan menjelaskan rencana proyek tersebut karena takutnya tidak jadi. "Saya harap semua pihak jangan terlalu glamour dengan proyek ini. Jangan sampai menjadi opini yang terlalu hebat, salah-salah tidak jadi lagi. Belum apa-apa sudah diakui orang segala macam," tuturnya.

http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50588

^^Pembebasan lahan banyak jadi masalah yg menghambat proyek2 besar di Mks krn Pemkot kadang terkesan tak tegas & tak konsisten dlm bertindak. Selain itu banyak orang2 yg ingin memperkaya diri dgn mematok harga lahan yg berlebihan dan termasuk oknum2 Pemda yg kadang ikut bermain. :ohno::ohno:

"Pola pikir yg lebih mementingkan diri sendiri" ini yg hrs diubah dgn "pola pikir yg mengutamakan kemajuan kota." Tokh kalau proyek2 besar itu jadi semua yg tinggal di kota itu merasakan manfaatnya. :)

Limbah Makassar Bakal Diolah Jadi Air Bersih
Sabtu, 10 Juli 2010 | 10:27 WITA

Makassar, Tribun - Pemerintah pusat melalui pinjaman Asia Development Bank (ADB) mengucurkan anggaran senilai Rp 300 miliar untuk pembangunan Instalasi Pengelolaan Limbah (IPAL) Losari di kawasan Tanjung Bunga, Makassar. Namun, persetujuan anggaran tersebut masih harus menunggu rampungnya proses pembebasan lahan areal instalasi yang dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Makassar.

Bahkan, jika hingga akhir tahun ini pembebasan lahan di kawasan Tanjung Bunga belum selesai, maka dana untuk pembangunan IPAL terbesar di timur Indonesia tersebut terancam kembali ditarik pemerintah pusat.

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/116649/Limbah_Makassar_Bakal_Diolah_Jadi_Air_Bersih

^^Proyek lama yg masih Omdo dan belum direalisasikan krn pembebasan lahan yg belum beres.

Padahal bila sampai Desember 2010 belum dikerjakan maka dananya harus dikembalikan ke pemerintah pusat, bahkan kota Semarang juga ngincar proyek ini.

Comeliness
July 11th, 2010, 02:41 AM
Investasi Pengolahan Sampah sangat penting krn menyangkut kebersihan kota. :)

Jumat, 09 Juli 2010, 23:18
PT FGUG Makassar Siapkan Investasi Pengolahan Sampah

Makasar (ANTARA News) - PT Fastindo Global Utama Group (FGUG) Makasar menyiapkan investasi pengolahan sampah di wilayah tersebut. "Investasi pengolahan sampah ini dilakukan atas kerja sama dengan perusahaan dari Jerman yakni Bachus yang juga bergerak di bidang pengolahan sampah," ungkap Wakil Ketua Pelaksana Harian PT FGUG Makasar, Jayadi Rumengan, di Makasar, Jumat. :yes::yes:

Menurutnya, pengolahan sampah dilakukan dalam bentuk proses daur ulang sampah menjadi barang-barang dengan nilai ekonomi yang tinggi. "Sampah yang diolah nantinya dapat digolongkan menjadi dua jenis, tergantung jenis sampah yang ada," katanya. Untuk sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan untuk sampah non organik nantinya diolah menjadi bahan bakar briket berkalori rendah. Ia menjelaskan, untuk satu ton sampah organik yang diolah, dapat menghasilkan 100 kilogram kompos. "Sedangkan untuk satu ton sampah non organik, bisa menghasilkan 300 kilogram briket berkalori rendah," katanya.

Untuk pengolahan tersebut, volume sampah yang akan diolah harus mencapai 300 ton per hari, dan maksimal sebanyak 1.000 ton. "Di Makassar sendiri, volume sampah yang tersedia sudah memenuhi, di mana volume sampah di kota ini mencapai 500 ton per hari," tuturnya.

Ia menambahkan, hasil pengolahan sampah ini memiliki kualitas ekspor dan juga bisa digunakan di Kota Makasar sendiri. "Saat ini bahkan sudah ada beberapa negara yang ingin membeli hasil olahan sampah, seperti Thailand, Vietnam, dan Korea Selatan," ungkapnya. Hal ini, lanjutnya, jelas akan memberikan keuntungan tersendiri kepada Pemerintah Kota Makasar, khususnya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah. :yes::yes::yes:

"Kami hanya mengajukan beberapa permintaan kepada Pemerintah Kota Makasar, yakni penyediaan lahan, pasokan sampah, dan juga izin," imbuhnya. PT FGUG Makasar sendiri menargetkan pada tahun 2010 investasi sudah dilakukan, dan pengoperasian pengolahan sampah bisa berjalan pada tahun 2011 mendatang.

Menurutnya, pengolahan sampah ini merupakan wujud pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, dimana setiap kota metropolitan harus memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu. "Ini berarti Pemerintah Kota nantinya dapat memanfaatkan sampah yang ada menjadi barang dengan nilai ekonomi yang tinggi," ujarnya. (T.pso-103/F003)

Source: http://www.antara-sulawesiselatan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=17408:pt-fgug-makassar-siapkan-investasi-pengolahan-sampah&catid=1:latest-news&Itemid=1

kang rey
July 11th, 2010, 04:20 AM
Wali Kota Pasang Tiang Pancang, Jl Sultan Hasanuddin Macet
Laporan: Meliana Bory
Mungkin yang ini:
http://3.bp.blogspot.com/_SAK3qGk_xAE/SvP-OrU3FYI/AAAAAAAAACc/b43gmFbdsho/s320/IMG_3560.jpg

SENIN, 5 JULI 2010 | 10:05 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Arus kendaraan di Jl Sultan Hasanuddin, Makassar melambat. Ratusan kendaraan terlihat mengantri sepanjang kurang lebih 500 meter.
Perlambatan ini terjadi karena adanya penutupan sebagian badan jalan di depan Markas Polresta Makassar Barat yang dilakukan oleh Manajemen Hotel Aston Megah Makassar.

Manajemen hotel saat ini tengah melakukan persiapan pemancangan tiang pembangunan Hotel Aston Megah Makassar yang rencananya akan dilakukan oleh Wali Kota Makasar Ilham Arief Sirajuddin.

Aparat Kepolisian Lalulintas Polresta Makassar Barat diturunkan untuk mengatur arus lalulintas yang terus memanjang. Beberapa ruas jalan alternatif digunakan untuk mengurai kemacetan. (*)
Tribun Timur

wow, can not wait for the results :banana:

Sony Sjklw
July 12th, 2010, 02:00 PM
^^Rendernya Hotel Aston Megah pernah sy lihat di Harian Upeks, desainya glassy dan ada helipad di rooftopnya berbentuk bulat :D

Hotel Grand Hikmah
http://img64.imageshack.us/img64/6980/hotel1i.jpg

http://img143.imageshack.us/img143/151/newpicture1i.jpg

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Sony Sjklw
July 12th, 2010, 02:27 PM
http://img191.imageshack.us/img191/3689/newpicture3z.jpg

http://img338.imageshack.us/img338/334/newpicture2h.jpg
^^ hotel Amaris, unknown project dan Graha SGP nampak dari parkir Panakkukang Square

Comeliness
July 12th, 2010, 08:39 PM
^^Rendernya Hotel Aston Megah pernah sy lihat di Harian Upeks, desainya glassy dan ada helipad di rooftopnya berbentuk bulat :D

^^Rendernya habis dilihat kok nggak diposting disini :?

^^Picts nya disini kegedean, lain kali di resize biar enak lihatnya. :)

Comeliness
July 13th, 2010, 05:52 PM
Selasa, 13 Juli 2010 | 08:02 WITA
Bulan Ini, Revitalisasi Benteng Panynyua Dimulai

Makassar, Tribun - Proyek revitalisasi Benteng Panynyua (Fort Rotterdam) direalisasikan bulan ini. Pembongkaran kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel akan mengawali program penataan benteng bersejarah yang berdiri di Jl Ujungpandang ini. Sebelumnya, penghapusan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terhadap kantor Disperindag Sulsel telah mendapat persetujuan DPRD.

"Kami berharap gedung perkantoran sudah dibongkar bulan ini agar penataan benteng bisa segera dilakukan. Revitalisasi gedung dalam benteng maupun penataan lahan bisa segera ditender kalau kantor disperindag sudah dibongkar," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Syuaib Mallombassi, di Makassar, Senin (12/7).

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI melalui Disbudpar Sulsel mengucurkan bantuan anggaran senilai Rp 10 miliar untuk revitalisasi benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo ini. Dana tersebut sudah dalam proses pencairan. Pemprov mengusulkan anggaran revitalisasi benteng ke pemerintah pusat sebesar Rp 43 miliar yang pencairannya akan dilakukan bertahap.

Syuaib menjelaskan hampir 60 persen dana revitalisasi akan digunakan untuk perbaikan struktur bangunan bagian dalam benteng. Banyak struktur tiang penyangga bangunan dalam benteng yang sudah lapuk dan tidak aman lagi sehingga harus diganti.

Meski akan membongkar penyangga bangunan, mantan Rektor STAIN Sultan Qaimuddin, Kendari, ini menegaskan, revitalisasi tidak akan mengubah struktur asli arsitektur bangunan karena hanya mengganti bagian balok penyangganya saja. Selain itu, dana revitalisasi juga digunakan menata taman di luar benteng. Salah satunya penataan lahan eks kantor disperindag.(axa)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117215/Bulan-Ini-Revitalisasi-Benteng-Panynyua-Dimulai

Selasa, 13 Juli 2010 | 08:01 WITA
Kanal Mengitari Benteng

SESUAI detail engineering design (DED) yang telah dibuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, revitalisasi benteng yang didirikan Raja Gowa IX, I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumaparisi Kallonna tahun 1545 itu akan dibuat mendekati bentuk aslinya.

Bahkan revitalisasi akan mengembalikan saluran air terbuka menyerupai kanal yang mengitari benteng yang pernah dikuasai penjajah Belanda tersebut.(axa)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117214

eurico
July 14th, 2010, 03:44 AM
hehe updatenya sama dengan updatenya sony, gak papa yak. Btw son itu proyek yang paling kiri yang dibangun deket ruko2 kayanya hotel lagi deh kemarin sempat merhatiin namanya tapi kok sekarang malah lupa nama hotelnya :bash:

Hotel yang diatas PTC
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs021.snc4/33412_1516679965653_1494095442_31342131_7069859_n.jpg

Graha Sinar Galengsong
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs021.snc4/33412_1516680005654_1494095442_31342132_7232776_n.jpg

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs001.ash2/33412_1516680045655_1494095442_31342133_2864965_n.jpg

Sony Sjklw
July 14th, 2010, 03:00 PM
^^Rendernya habis dilihat kok nggak diposting disini :?

gambarnya kecil krena cuman poster latar pas groundbreakning, gambarnya ngak berwarna lagi,mau di scan terus koranya ngak tau dimana, cari versi onlinenya websitenya rusak lagi, mau ngambil gambarnya langsung sy lagi ngak di makassar..:nuts::D, tapi kita harap saja ada forumer lain yang mau ngambil gambar dari tkp krena biasanya ada rendernya tuh dipajang depan lokasi proyeknya.

hehe updatenya sama dengan updatenya sony, gak papa yak. Btw son itu proyek yang paling kiri yang dibangun deket ruko2 kayanya hotel lagi deh kemarin sempat merhatiin namanya tapi kok sekarang malah lupa nama hotelnya :bash:


^^ngak papa kok, foto2 ku juga sudah sekitar 3 minggu yg lalu cuman baru sempat upload kemaren.
o... bangunan 8 lantai dekat ruko itu ternyata hotel ya, cuman baru ada progres lagi setelah lama mangkrak.



^^
Thx buat updatenya ya bung Sony. Btw, ada rendernya gak?? Makasi seblumnya ..:cheers:
sudah ada nih rendernya bentuknya rada miring

Telkomsel Building

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020644telkomsel%201.JPG

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020626telkomsel%202.JPG

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020658telkomsel%203.JPG
image source : fajar online

Sony Sjklw
July 14th, 2010, 03:42 PM
berita terkait telkomsel building

RABU, 14 JULI 2010 | 19:30 WITA |

Menara Miring di Kawasan Pettarani

KOTA Makassar kian berbenah dan fasilitas pendukung berbagai aktivitas terus tumbuh. Perkembangan positif ini menandakan menggeliatnya pelayanan jasa dan perekonomian di kota ini.
Bangunan yang menjadi pusat kegiatan ekonomi tidak hanya dikembangkan pihak pemerintah. Swasta maupun Badan Usaha Milik Negara atau BUMN pun mendominasi.

Salah satu gedung perkantoran yang segera beroperasi di Kota Makassar melengkapi fasilitas lainnya adalah Telkomsel Building. Gedung ini dibangun di kawasan pusat perkantoran PT Telekomunikasi Indonesia di Jalan AP Pettarani.

General Manager Finance Administrasi Area Pamasuka PT Telkomsel, Frangky Pandengsolang, menuturkan, gedung yang direncanakan berlantai lima ini menjadi pusat kendali kegiatan bisnis Telkomsel wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Lima kantor dengan kegiatan berbeda yang sebelumnya terpisah akan terintegrasi dalam satu gedung bernama Telkomsel Building.

Telkomsel Building mulai dibangun Mei lalu sebagai proyek sinergi antara PT Telkom dan Telkomsel yang bergabung dalam satu bendera Telkom Group. Kerja sama perusahaan BUMN ini menggunakan sarana dan prasarana yang belum termanfaatkan secara optimal.

Gedung modern dengan desain futuristik ini juga ikut memperhatikan upaya mengurangi efek pemanasan global atau global warming. Makanya, gedung ini didesain dengan konsep Go Green dan hemat energi.

Gedung-gedung bertingkat dengan rancangan baru saat ini banyak menggunakan konsep Go Green. Selain pencahayaan ruangan yang tertata sangat baik, sehingga mengurangi penggunaan energi listrik, Telkomsel Building juga mengedepankan faktor kesehatan.

"Penggunaan energi listriknya sudah diperhitungkan. Konsep pembangunannya juga mempertimbangkan penataan untuk smoking area, sehingga karyawan bisa merokok di sekitar area gedung atau sekadar menghirup udara segar," jelasnya.

Bagian gedung Telkomsel Building ini memang menggunakan cukup banyak elemen kaca sebagai pendukung eksterior yang menunjukkan kemodernannya. Namun, untuk mendukung konsep Go Green, di sekeliling bangunan akan dilengkapi koridor yang dilengkapi dengan tanaman pelindung yang dapat mengurangi efek panas.

Pusat perkantoran milik Telkomsel ini dibangun berkonstruksi lima lantai dengan kekuatan konstruksi yang dirancang untuk pengembangan hingga tujuh lantai. Gedung ini dibangun di atas lahan seluas 4000 meter persegi di kawasan strategis.

Frangky mengungkapkan, pembangunan Telkomsel Building yang dimulai sejak Mei direncanakan rampung akhir Desember tahun ini. Bila target itu terealisasi, grand launching penggunaan gedung perkantoran Telkomsel bisa dilakukan bertepatan dengan pergantian tahun.

Bila gedung ini rampung Desember mendatang, Telkomsel Building menjadi menara miring pertama di kawasan timur Indonesia. Konstruksi miring gedung memiliki filosofi yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan pelayanan Telkomsel saat ini. (*)

--------------------------------------------------------------------------

RABU, 14 JULI 2010 | 19:24 WITA ||
Filosofi Berlari Kencang

KEMIRINGAN konstruksi rancang bangun Telkomsel Building sarat filosofi yang menyesuaikan kemajuan teknologi seluler yang dikembangkan Telkomsel. Konstruksi dengan kemiringan hingga lima derajat dirancang menyerupai orang berlari dengan badan yang condong miring.

Filosofi yang ditarik dari bentuk miring menyerupai orang sedang berlari, ungkap GM Finance Administrasi Area Pamasuka Telkomsel, Frangky Pandensolang, menunjukkan keinginan Telkomsel terus berlari kencang mengikuti perkembangan teknologi.

"Kami harus terus berlari mengembangkan inovasi memberikan pelayanan kepada pelanggan. Bila tidak melakukan perubahan, jangan sampai pelanggan yang lebih dahulu mengungkapkan keinginannya kemudian Telkomsel mengikuti. Kami yang harus lebih dahulu memberikan pelayanan," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 13 Juli.

Telkomsel Building dengan konstruksi lima lantai dilengkapi dengan sky park atau taman di puncak gedung. Konsep penggunaan taman di puncak gedung untuk mengurangi efek pemanasan global sekaligus menjadi tempat bersantai para karyawan di waktu luang.

Gedung perkantoran ini nantinya akan digunakan oleh lima divisi berbeda, sehingga harus didukung dengan areal parkir yang luas. Ketersediaan sarana parkir ini telah dirancang dengan sistem terbuka yang dapat menampung kendaraan roda empat hingga 100 unit. (*)

http://metronews.fajar.co.id/read/98493/61/filosofi-berlari-kencang

Sony Sjklw
July 14th, 2010, 03:45 PM
RABU, 14 JULI 2010 | 19:36 WITA |
Paotere Sasaran Pembangunan Rusunawa
Bersama Banta-bantaeng dan Mariso

http://www.fajar.co.id/photohead/1279021121twk-rusunawa%20%287%29.JPG

MAKASSAR -- Pemerintah pusat telah menetapkan kawasan kumuh perkotaan sebagai sasaran pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Paotere, Banta-bantaeng, dan Mariso ditunjuk sebagai bagian dari lokasi pembangunan seribu menara rusunawa di Indonesia.

Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syamsul Arief Rivai, meminta komitmen pemerintah daerah menyiapkan lahan pembangunan rusunawa. Proyek pengentasan kawasan kumuh ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Mantan caretaker gubernur Sulbar itu mengakui ketersediaan lahan salah masalah merampungkan target pembangunan seribu menara rusunawa. Program ini telah diluncurkan sejak 2006 silam dan diharapkan bisa tuntas 2011 mendatang.

Syamsul Rivai mengemukakan, program pembangunan rusunawa sebenarnya tidak dihentikan tetapi terus berjalan sesuai rencana. Hanya saja, program ini terkendala sulitnya memperoleh lahan ditambah dukungan infrastruktur seperti listrik dan air bersih yang terbatas.

Pemilihan lahan untuk lokasi pembangunan rusunawa, kata dia, juga tidak bisa sembarang kendati telah ditetapkan berada di kawasan kumuh perkotaan. Lokasi harus memenuhi syarat fungsi rumah susun yang dekat dengan pusat bisnis atau kegiatan warga berpenghasilan rendah yang akan menempatinya.

Salah satu permasalahan masyarakat urban saat ini sekitar 4,4 persen masyarakat menengah ke bawah terbentur harga rumah dan lahan yang tinggi. Akibatnya, mereka sulit mendapatkan perumahan yang layak, sehingga harus hidup seadanya di kawasan kumuh.

"Kementerian Dalam Negeri telah membuat peraturan membebaskan biaya izin mendirikan bangunan bagi pengembang yang membangun rumah susun. Daerah juga harus segera menetapkan Perda Tata Ruang Wilayah untuk menjadi acuan pembangunan termasuk dalam RPJMD," kata Syamsul di Makassar Golden Hotel, Senin malam, 12 Juli.

Namun, hingga April 2010 hanya enam provinsi termasuk Sulsel yang telah membuat perda tata ruang. Pemerintah daerah juga dimintanya agar lebih memberikan ruang bagi pengusaha dan pengembang dengan mempercepat proses perizinan.

Asisten Deputi Urusan Penyediaan Rumah Susun Kemenpera Paul Marpaung mengatakan, setiap menara rumah susun diberi anggaran Rp 12 miliar. Kemenpera telah membangun empat rusunawa di Kawasan Industri Makassar, Universitas Hassanuddin, dan Kecamatan Mariso.

Rencananya, satu unit lagi akan dibangun di Kima. Namun, rencana itu belum juga dapat terealisasi akibat penyediaan lahan yang belum siap. (rif)

http://metronews.fajar.co.id/read/98500/61/paotere-sasaran-pembangunan-rusunawa

Ocean One
July 14th, 2010, 03:52 PM
gambarnya kecil krena cuman poster latar pas groundbreakning, gambarnya ngak berwarna lagi,mau di scan terus koranya ngak tau dimana, cari versi onlinenya websitenya rusak lagi, mau ngambil gambarnya langsung sy lagi ngak di makassar..:nuts::D, tapi kita harap saja ada forumer lain yang mau ngambil gambar dari tkp krena biasanya ada rendernya tuh dipajang depan lokasi proyeknya.



^^ngak papa kok, foto2 ku juga sudah sekitar 3 minggu yg lalu cuman baru sempat upload kemaren.
o... bangunan 8 lantai dekat ruko itu ternyata hotel ya, cuman baru ada progres lagi setelah lama mangkrak.




sudah ada nih rendernya bentuknya rada miring

Telkomsel Building

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020644telkomsel%201.JPG

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020626telkomsel%202.JPG

http://www.fajar.co.id/photohead/1279020658telkomsel%203.JPG
image source : fajar online

^^
Akhirnya aada juga render gedung Telkomsel makassar.. Thx ya bung Sony.:cheers:

Comeliness
July 14th, 2010, 08:21 PM
Rabu, 14 Juli 2010 | 06:16 WITA
Menyulap Barombong hingga Bulurokeng

PEMERINTAH Kota Makassar mengembangkan daerah pesisisir sebagai kawasan pengembangan baru. Selain daerah Tanjung Bunga, kawasan yang akan terus dikembangkan adalah Barombong di selatan dan Bulurokeng, Biringkanaya di daerah timur. Barombong berbatasan dengan Kabupaten Gowa sementara Bulorokeng berbatasan dengan Kabupaten Maros. Di kawasan Bulurokeng yang kini makin mudah diakses dengan hadirnya jalan tol telah hadir sejumlah perumahan baru.

Di wilayah pesisir kawasan ini juga akan dibangun kampus terbesar Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP). Sayangnya, pemebebasan lahan mega proyek senilai Rp 1 triliun milik Kementerian Perhubungan RI ini tersandung kasus korupsi pembebasan lahan yang menyeret Direktur PIP Makassar Agus Budihartono, Camat Biringkanaya Zulkifli, dan Lurah Untia Ardiansyah. Lahan yang akan digunakan PIP Makassar mencapai 70 hektare atau hampir menyamai kawasan kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Tamalanrea. Sebelumnya, kampus PIP berada di Jl Tentara Pelajar.

Proyek lain yang juga direncanakan akan dihadirkan di kawasan peisisir Bulurokeng adalah Instalasi Pertamina yang kini berlokasi di Jl Satando, Kecamatan Ujung Tanah. Wali Kota Makassar Ilham Areif Sirajuddin mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan relokasi instalasi bahan bakar minyak (BBM) dan gas tersebut ke kawasan Biringkanaya sejak terjadinya ledakan di instalasi pengisian gas, tahun lalu.

Menurut Ilham, pemkot saat ini memang sedang mengembangkan kawasan pesisir Makassar yang membentang dari Kecamatan Biringkanaya hingga ke Kecamatan Tamalate. "Tentu ini akan menjadi salah satu prioritas kami. Apalagi berbagai masukan juga sudah masuk kepada kami terkait dengan rencana pengembangan wilayah pesisir ini," katanya dalam sebuah talkshow.

Pengembangan kawasan pesisir di Makassar dirintis oleh Gowa Makassar Tourist Development (GMTD) di era tahun 1990-an di wilayah perbatasan Mariso-Tamalate. Hingga kini kawasan Tanjung Bunga menjadi salah satu kawasan perumahan terpadu dengan hadirnya perumahan, mal, dan kini sudah berdiri pusat permainan terbesar indoor, Trans Studio dan Gedung Bank Mega Indonesia Timur.(firmansyah).

Komentar mereka
* Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnain Arief: Barombong memang telah menjadi sentra pertumbuhan baru yang menopang pengembangan Kota Makassar selain kawasan Biringkanaya
* Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga: Dari prospek pariwisata sangat menjanjikan. Jika dikembangan secara terpadu maka tak akan kalah dengan kawasan Jimbaran, Bali. Tinggal bagaimana mengelolanya
* Ketua Hipmi Sulsel, Yudi Ondong: Dampaknya akan multi efek dan berkelanjutan. Bagi pengusaha muda yang akan menjadi pemegang tongkat investasi dan bisnis di daerah ini tentu akan melihat sebagai peluang yang prospektif

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117439


Rabu, 14 Juli 2010 | 06:16 WITA
Wajah Baru Pesisir Makassar
Kawasan Barombong
* Stadion modern dengan berbagai fasilitas penunjung seperti area olahraga laut, sport center, dan fitness center akan dibangun di hulu Sungai Jeneberang (perencanaan).
* Kawasan Pantai Barombong akan dijadikan area wisata meniru konsep Pantai Jimbaran Bali yang juga menjadi pusat kuliner seafood (perencanaan).
* Pembangunan kawasan perumahan
Kawasan Tanjung Bunga
* Area perumahan (sudah dibangun)
* Trans Studio (sudah beroperasi)
* Celebes Convention Center (sudah beroperasi)
* Center Point of Indonesia (sementara penimbunan lahan)
Kawasan Biringkanaya/Bululurokeng
* Pembangunan Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (perencanaan)
* Pembangunan kawasan perumahan baru

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117438

Comeliness
July 15th, 2010, 01:54 AM
Kamis, 15 Juli 2010 | 03:25 WITA
Makassar-Barombong Ditempuh 10 Menit

Setelah Jalan Tembus Taeng-Dg Tata Dibangun Sebagian Warga Mannuruki Dikabarkan Sudah Diajak Negosiasi ; Untuk Pembebasan Lahan ; Pemkab Gowa Siap Mendukung ; Tanjung Bunga Terus Berbenah

http://www.tribun-timur.com/photo/2010/07/365679166ffe9a4c4820997ad78d892d.jpg
Barombong Tribun Timur/Andre

Makassar, Tribun - Pemerintah terus mengembangkan kawasan selatan Kota Makassar yang berbatasan dengan Kabupaten Gowa, termasuk kawasan Barombong. Para pengusaha properti semakin melirik kawasan tersebut, apalagi menyusul pembangunan akses jalan alternatif dari Barombong melalui Taeng (Gowa) tembus ke Jl Daeng Tata (Makassar) hingga ke Jl AP Petterani melalui Jl Mannuruki. Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulsel Haris Hody dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gowa Arifuddin Saeni secara terpisah membenarkan rencana tersebut saat dikonfirmasi terpisah, Rabu (14/7).

"Kalau jembatan dari Jl Dg Tata (Makassar) ke Taeng dan Tamanyyeleng (kecamatan Pallangga, Gowa) sudah ada maka akan membuka akses ke Barombong," kata Haris yang juga Dirut Perusda Sulsel. Pengembang PT GMTD yang mengembangkang kawasan Tanjung Bunga bermitra dengan Perusda Sulsel membangun kawasan perumahan terpadu R2000 di kawasan Barombong. Sementara Arifuddin mengatakan, pihak Pemkab Gowa sangat mendukung upaya pembukaan akses jalan alternatif tersebut. "Sekarang tinggal bagaimana mengomunikasikan antara Pemkab Gowa dengan Pemkot Makassar," kata Arifuddin.

Sebelumnya, pemerintah juga berencana membuka akses dari Gowa melalui Antang hingga ke Tamalanrea dan pad akhirnya jalan lingkar ini akan tembus ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dengan membelah Bumi Tamalanrea Permai. Beberapa pihak sudah membangun rumah toko di sekitar lokasi yang akan dijadikan jalan dengan lebar 20 meter tersebut. "Sejak dikabarkan akan jadi ring road, lahan di kawasan ini langsung ramai diincar," kata seorang warga bernama Ny Sari.

Sudah Direncanakan
Arifuddin Saeni mengatakan, rencana pembangunan jembatan dan jalan alternatif Taeng-Jl Daeng Tata sudah lama direncanakan Pemkab Gowa. Namun, bila Pemkot Makassar juga berkeinginan sama, maka tinggal dilakukan pembicaraan lanjutan. "Sepanjang itu menguntungkan dan memberikan manfaat cukup besar bagi masyarakat, tidak ada masalah. Namun yang perlu diperhatikan, kedua belah pihak (Makassar dan Gowa) perlu berbicara lebih lanjut karena merupakan interkonesitas antara dua daerah," jelas Arifuddin per telepon, tadi malam.

Menurutnya, masalah jalan tembus tersebut bukan hanya soal jembatan, tapi akses jalan yang menghubungkan. Tapi pada dasarnya, masyarakat dan pemerintah di Butta Bersejarah ini menyambut baik rencana itu. Apalagi nantinya bila sudah terwujud, tambah Arifuddin, jalur ini akan menjadi pintas dan jalan alternatif jika terjadi kemacetan di Jembatan Kembar Sungguminasa yang menghubungkan Makassar dengan Sungguminasa. Bila jalan tembus ini dibangun maka sudah ada lima jalur yang menghubungkan Makassar-Gowa. Jalan yang sudah berfungsi saat ini adalah jalur utama melalui Jl Sultan Alauddin, melalui Jl Metro Tanjung Bunga, melalui Jl Hertasning Baru, dan melalui Antang (Kassi-kassi) tembus ke Samata hingga ke Pattalassang.

Pembebasan Lahan
Beredar kabar Pemkot Makassar sudah mempersiapkan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tembus Taeng-Jl Daeng Tata hingga ke Jl Pettarani. Beberapa warga di sekitar BTN Tabaria di Jl Mannuruki sudah diajak berdiskusi.
Namun belum diketahui hasil negosiasi yang disebut-sebut sudah dilakukan terhadal 20 pemilik rumah. "Sudah pembicaraan dengan pihak kelurahan dan kecamatan tapi belum sampai pada kesepakatan ganti rugi," kata sumber Tribun.

10 Menit
Selama ini akses ke kawasan Barombong dan sekitarnya melalui dua pilihan. Pertama dari jalan poros Makassar-Takalar melalui Jl Sultan Alauddin dan Sungguminasa. Sementara akses kedua adalah melalui pantai barat Makassar dengan menyusuri perumahan Tanjung Bunga hingga melewati jembatan Sungai Jeneberang. Bila jembatan yang membelah Sungai Jeneberang di Taeng dibangun permanen seperti di kawasan Tanjung Bunga maka sedikitnya 20-an kawasan perumahan di bantaran Sungai Jeneberang dan Barombong di Palangga akan terbuka lebar. "Ini juga akan mengurai kemacetan dan kepadatan lalu lintas dari jalur timur Makassar-Gowa (Jl Sultan Alauddin)," ujar Haris yang juga alumnus fakultas teknik Unhas ini.

Hanya saja, sejauh ini katanya, dia belum mengetahui tahapan pembicaraan dan rencana pembukaan jalan akses yang menghubungkan Makassar-Gowa di bagian tengah ini. Dia mengatakan, infrasturuktur dan akses jalan ke kawasan ini sangat dekat dengan kota Makassar. "Kalau ada jembatan tembus di Jl Dg Tata dengan Taeng maka Makassar-Gowa, Barombong hanya berjarak sekitar 1-3 km dan bisa ditempuh dalam 10 menit. Ini berbeda dengan kawasan pemukiman timur kota di Biringkanaya dan Tamalanrea yang akses terdekatnya 15 km yang sudah mulai macet.

Digambarkan, kondisi alam wilayah Barombong bagian dalam, seperti Taeng, Tamanyala masih asri. Ada Sungai Jeneberang, kawasan persawahan dan ladang warga yang masih, kawasan pantai, serta danau buatan dari Tanjung Bunga."Ini adalah syarat utama sebuah kawasan pemukiman kota." Dalam gambarannya, Haris mengatakan, site plan pengembangan Kota Makassar yang mengarah ke pantai barat dan selatan, membuat nilai harga jual tanah di kawasan itu meningkat.

300 Persen
Tahun 2008, saat proyek R 2000 dicetuskan, harga lahan di kawasan Barombong dalam sekitar Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu. Saat ini, sejak kuartal pertama 2010, atau dua tahun setelah jalannya proyek itu, harga lahan termurah sudah Rp 150 ribu atau naik 300 persen. Haris menyebutkan, harga tanah satuan meter persegi itu adalah harga pasaran dari pemilik warga dan developer dan kepada konsumen. Menurutnya, saat manajemen Perusda menjajaki pengembengan kawasan baru di selatan dan pantai barat Makassar itu, Perusda hanya sebagai pengembang. "Negosiator harga adalah pemerintah," katanya. (han/mel/ute/fir)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117718/Makassar-Barombong-Ditempuh-10-Menit

Comeliness
July 15th, 2010, 10:10 PM
Jumat, 16 Juli 2010 | 03:09 WITA
Ambhara Hotel Lirik Makassar

Makassar, Tribun - General Manager Ambhara Hotel Amigo Bakar menilai investasi hotel di Makassar cukup menjanjikan dan kota Makassar berkembang cukup pesat sehingga daerah ini cukup bagus dan potensial untuk investasi. "Banyaknya warga Makassar yang melakukan perjalanan ke Jakarta dan masyarakat yang berdomisili di Jakarta ke Makassar membuat kami tertarik menjemput bola di Makassar dalam memperkenalkan hotel kami sebagai hunian yang nyaman bagi mereka yang berkunjung ke Jakarta," kata General Manager Ambhara Hotel saat bertandang ke redaksi Tribun Timur, Kamis (15/7).

Hotel Ambhara Jakarta merupakan salah satu hotel bintang empat plus yang berlokasi di Jakarta tepatnya di Jl Iskandarsyah Raya No 1, Jakarta. Sebuah kawasan stategis dekat dengan perkantoran, life intertaiment, dan pusat perbelanjaan Kemang Raya. Hotel yang bernaung di bawah manajemen A Latief Corporation ini memiliki 220 kamar yang terdiri dari kamar deluxe, junior suite, dan eksekutif suite. Adapun sewa kamar mulai dari harga Rp 777 ribu per kamar. Hotel Ambhara Jakarta sudah berdiri sejak 15 tahun yang lalu.

"Selain memperkenalkan hotel yang kami kelolah kami juga melihat peluang investasi untuk melakukan pembangunan hotel di Makassar," kata mantan GM Sahid Jaya Makassar pada 1996-1998 itu. (fik)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/117902/Ambhara_Hotel_Lirik_Makassar

Sony Sjklw
July 16th, 2010, 02:40 PM
SABTU, 10 JULI 2010 | 00:58 WITA |
Bumi Karsa Investasi Listrik Rp 64 Miliar

MAKASSAR -- Investasi sektor listrik juga dirambah PT Bumi Karsa dengan membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Dua PLMTH dibangun tahun ini dengan nilai investasi Rp 64 miliar.

Direktur Wilayah Barat PT Bumi Karsa, Fajaruddin, PLMTH akan dibangun di Kabupaten Gowa dan Palopo. "Sudah siap pembangunannya. Begitu kontrak kerja sama dengan PLN selesai, sudah bisa jalan," jelasnya, di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 9 Juli.

Kapasitas pembangkit listrik PLMTH yang dibangun di Tombolo, Kabupaten Gowa setara dua mega watt. Sistem pembangkitannya memanfaatkan air dari Sungai Tanggara dengan sistem run of river dan nilai investasi Rp 28,5 miliar.

Pembangkit yang dibangun di Palopo berkapasitas dua kali lebih besar yakni, empat mega watt. Bumi Karsa menanamkan modalnya Rp 40 miliar untuk membangun pembangkit dengan memanfaatkan Sungai Kadundung.

"Kami merencanakan seluruh pembangkit sudah masuk sistem kelistrikan PLN mulai tahun depan. Pembangkit di Gowa dibangun selama satu tahun dan di Palopo selama 1,5 tahun," beber Fajaruddin.

Energi listrik yang dihasilkan dari PLTMH Tombolo diharapkan dapat menambah suplai listrik untuk memenuhi kebutuhan 4000 kepala keluarga. PLMTH Kadundung yang berkapasitas lebih besar lagi mampu menyuplai listrik untuk 5500 kepala keluarga.

Selain membangun PLMTH, Bumi Karsa juga berinvestasi pada pembangunan pabrik beton pracetak. Pabriknya dibangun di Kawasan Industri Makassar (Kima) di atas lahan seluas enam hektare.

Nilai investasi yang ditanamkan untuk pabrik beton pracetak sebesar Rp 40 miliar dengan produksi antara lain, tiang pancang dan girder jembatan. "Sekarang proses pematangan lahan dan dijadwalkan awal 2011 sudah berproduksi," katanya. (rif)

http://news.fajar.co.id/read/98193/45/bumi-karsa-investasi-listrik-rp-64-miliar

Sony Sjklw
July 16th, 2010, 03:00 PM
JUMAT, 16 JULI 2010 | 23:51 WITA |
Pasar Segar Rencana Naikkan Harga 5 Persen

MAKASSAR -- Dari sisi pembangunan konstruksi bangunan Pasar Segar ternyata lebih cepat dari perkiraan, tercatat tingkat pembangunan Pasar Segar Makassar kini telah mencapai 20 persen dari target kontraktor yang hanya mematok 15 persen hingga pertengahan Juli 2010 ini. Rencananya, Pasar Segar Makassar sendiri akan diserahterimakan kepada user pada Mei, 2011 mendatang.

Tingginya respons masyarakat terhadap penjualan ruko dan kios di Pasar Segar memberikan dampak positif terhadap investasi kios dan ruko di tempat tersebut, bahkan rencananya Agustus 2010 mendatang harga kios dan ruko bakal naik 2,5 persen hingga 5 persen.

Asisten Sales Manager Pasar Segar Makassar, Tino Odjan, d di kantornya, Kamis 15 Juli Menurut Tino, dari sisi penjualan, respon pasar cukup bagus, bahkan hingga pertengahan Juli 2010 ini, dari 51 unit ruko dan 413 unit kios telah terjual sekira 60 persen lebih yang masih dibanderol dengan harga normal hingga akhir Juli 2010.

Sedangkan soal harga, tambah Tino, saat ini harga jual per unitnya untuk ruko adalah sebesar Rp 800 juta hingga Rp 1,7 miliar dan untuk kios dibanderol dengan harga mulai Rp 169 juta hingga Rp 300 juta per unitnya.

"Saat ini kami menggelar pameran di Trans Studio mulai 10 Juli hingga 18 Juli 2010 dengan menawarkan voucher senilai Rp 2 juta bagi pembelian unit kios dan ruko selama pameran berlangsung," jelasnya.

Manajemen Pasar Segar Makassar sendiri juga memberikan kemudahan memiliki kios dan ruko di tempat tersebut dengan menggandeng BII dalam hal kredit pemilikan ruko (KPR), di mana down payment (DP) atau uang muka bisa diangsur hingga 9 kali. (id)

http://news.fajar.co.id/read/98748/45/pasar-segar-rencana-naikkan-harga-5-persen

Sony Sjklw
July 16th, 2010, 03:13 PM
CCC

http://img14.imageshack.us/img14/7738/200510celebes01.jpg

^^Plenary Hall (gedung berbentuk bulat) masih akan dibangun ngak ya ? walau udah lama diberitakan akan dibangun tapi sampai sekarang belum ada progress..

Plenary Hall Dialokasikan Rp 40 M
Ditulis Oleh edwin


MAKASSAR – Pembangunan Plenary Hall Celebes Convention Center (CCC) ditargetkan terealisasi tahun ini.Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan mengalokasikan Rp40 miliar.

Anggaran yang disiapkan tersebut naik Rp5 miliar dibandingkan dana awal yang dialokasikan untuk bangunan pelengkap CCC sebesar Rp35 miliar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel Amal Natsir mengatakan, anggaran tersebut telah tersedia dan merupakan bagian dana stimulus ekonomi.

”Tahun ini,kami menargetkan pembangunan plenary hall bisa direalisasikan. Anggarannya sudah ketuk palu sebesar Rp40 miliar,” jelas dia kepada SINDO,di Kantor DPRD Sulsel kemarin. Rencana kelanjutan pembangunan plenary hall merupakan kali ketiga dalam tiga tahun terakhir. Seharusnya, plenary hall yang diapit gedung exhibition dan convention ini dibangun sejak 2007 lalu.

Namun, dana pembangunan Rp35 miliar yang dialokasikan, tidak kunjung dicairkan pemerintah pusat. Memasuki 2008, plenary hall kembali dijadwalkan untuk dibangun. Namun, pemerintah memotong dana pembangunan Rp15 miliar dan meminta spesifikasi bangunan disesuaikan dengan anggaran yang ada.Namun,perubahan spesifikasi tidak dilakukan dan tetap dilanjutkan proses tender.

Permasalahan muncul, sebab tidak ada satu pun kontraktor yang mendaftar hingga proses pendaftaran tender ditutup.Alhasil, pembangunan kembali terhambat direalisasikan. ”Sudah ada kepastian dana tersebut kucur tahun ini.Kalau memang besok dicairkan,tender akan segera dilakukan. Tidak usah menunggu lama karena ini sudah tertunda dua kali,”paparnya.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang yang dikonfirmasi SINDO membenarkan rencana kelanjutan pembangunan Plenary Hall CCC.Menurut dia, anggaran pembangunan sudah ada, bahkan melebihi alokasi dana awal yang dibutuhkan. Kenaikan tersebut kemungkinan disebabkan harga material bangunan yang melonjak dari perkiraan awal.

”Akan segera dibangun. Dananya sudah ada dan tanggung jawab sepenuhnya ada pada Disperindag selaku pemilik gedung nanti,”jelasnya. Terkait proses perbaikan lantai Exhibition Hall CCC, mantan Ketua DPRD Sulsel ini menuturkan, kontraktor ditargetkan menyelesaikan pekerjaannya paling lambat akhir Maret. (SINDO-abriandi)

image source :http://whoe.blogspot.com/2009_11_01_archive.html

Comeliness
July 16th, 2010, 06:11 PM
SABTU, 10 JULI 2010 | 00:58 WITA |
Bumi Karsa Investasi Listrik Rp 64 Miliar

MAKASSAR -- Investasi sektor listrik juga dirambah PT Bumi Karsa dengan membangun pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Dua PLMTH dibangun tahun ini dengan nilai investasi Rp 64 miliar.
http://news.fajar.co.id/read/98193/45/bumi-karsa-investasi-listrik-rp-64-miliar

^^Repost ini, artikel yg sama oleh Sony di pg 111 #2208 (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=513843&page=111). :)

Sony Sjklw
July 17th, 2010, 03:11 PM
^^ ups.. udah gua edit :) maksud saya sebenarnya proyek Bumi Karsa yang lain.. nih.

Senin, 12-07-2010
Investasi Pabrik Beton Capai Rp26,94 Miliar

MAKASSAR,UPEKS-Sebagai perusahaan Jasa Konstruksi, PT Bumi Karsa sudah lama berkeinginan untuk mengambil peran dan berpartisipasi mewujudkan rencana pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia konstruksi, perusahaan ternama ini akan berinvestasi sekira Rp26,94 miliar untuk membangun pabrik beton pra cetak.
Direktur Wilayah Barat PT Bumi Karsa, Fajaruddin mengemukakan, sebagai bentuk keterlibatan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, investasi, alat berat dan plant dalam pembangunan infrastruktur. Tahun ini, perusahaan ternama ini, akan mendirikan industri beton pra cetak.
Pabrik beton tersebut akan dibangun di Kawasan Industri Makassar (KIMA). Jika rencana tersebut berjalan, maka industri sejenis ini satu-satunya di KTI. "Rencananya, proyek ini akan menelan investasi sebesar Rp26.940.369.000," jelas Fajaruddin.
Lingkup kegiatan investasi yang dilakukan Bumi Karsa adalah pembebasan lahan, pekerjaan konstruksi, serta produksi dan pemasaran. Saat ini, tahapan yang telah selesai dilakukan yakni fisibility study serta Detail Enggineering Design (DED). Jadwal pelaksanaan fisiknya sendiri akan dimulai tahun ini dan diperkirakan selesai tahun 2011 mendatang.
Selain membangun pabrik beton, Bumi Karsa bekerjasama dengan pemerintah akan membangun water supplay di Kabupaten Maros. Proyek ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari debit 80 liter/detik menjadi 330 liter/detik. "Dari proyek ini diharapkan jumlah pelanggan yang dapat disuplai meningkat dari 40 ribu jiwa menjadi 160 ribu jiwa. Total investasi yang kami siapkan sebesar Rp71 miliar," tandasnya. (mg03)

http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50714

Ocean One
July 18th, 2010, 05:29 AM
Perumnas Bangun 300 Unit Rumah di Tamalanrea
Minggu, 18 Juli 2010


TEMPO Interaktif, Makassar - Tahun Ini Perum Perumnas akan membangun 300 unit rumah di kawasan Tamalanrea, Makassar dengan modal sebesar Rp 300 miliar. Perumnas akan bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara sebagai penyedia kredit perumahan rakyat dalam pembangunan ini.

“Luas lahannya sebesar 36 hektare,” kata Pertama Bangun, General Manager Perum Perumnas Regional VII Sulawesi, Maluku, Papua ketika ditemui dalam jumpa pers rangkaian hari ulang tahun Perumnas, pagi tadi.

Menurut Pertama, banyak masyarakat yang mengira sudah tidak ada lagi pembangunan di wilayah ini. Namun ia mengakui setelah 36 hektare lahan ini digarap, tidak akan adalagi lahan kosong di Tamalanrea untuk pengembangan rumah dari Perumnas.

Perumahan yang akan dibangun di Tamalanrea akan terbagi atas 3 tipe, yakni, tipe 36, 45, dan 70. Rumah tipe 36 seharga Rp 230 juta per unit, tipe 45 Rp 260 juta per unit, dan tipe 70 Rp 700 juta per unit.

Menurut Pertama, sekitar 200 unit merupakan tipe 36 dan 45. “Selama ini tipe 36 permintaannya luar biasa,” ucapnya.
Selain membangun rumah, rencananya Perumnas juga bekerjasama dengan investor untuk membangun pasar tradisonal-modern di Tamalanrea. “Luas lahannya sekitar 800 meter,” kata Pertama. Ia mengatakan belum menetapkan besaran modal yang dibutuhkan untuk membangun pasar tersebut.

Comeliness
July 18th, 2010, 04:02 PM
Minggu, 18 Juli 2010 | 04:54 WITA
Restoran Terbesar Hadir di Tanjung Bunga

Makassar, Tribun - Sebuah restoran yang diklaim sebagai yang terbesar di Makassar segera hadir di Tanjung Bunga, Jumat (23/7) mendatang. Restoran itu yakni Tanjung Banua Restaurant dan Rumah Pesta yang berlokasi di Jl Metro Tanjung Bunga No 701, Makassar. Restoran yang menempati areal seluas 2.000 meter persegi ini dimiliki oleh pengusaha Samuel Suwandi.

"Suasananya kami konsep nuansa klasik, karena restoran ini memiliki banyak koleksi barang antik, seperti becak, jolloro, lesung berusia 200 tahun, lemari antik, serta sexofon. Dari bangunan, lantai, meja, hingga kursi memang kita tonjolkan kayu jati dan marmer," kata Sales Eksekutif Tanjung Banua, Ipung. Dijelaskan, di bangunan ini memang di desain khusus tak hanya menyediakan restoran dengan kapasitas 300 pengunjung. "Kita tak hanya menjual produk tapi kita juga menjual suasana. Karena kita juga menerima paket seperti pertemuan, pernikahan, dan ulang tahun dengan memanfaatkan ruangan outdoor," tambahnya.

Tak hanya itu, bangunan ini juga menghadirkan tiga buah gazebo berukuran 4x4 meter persegi yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai. Ditambah dengan kehadiran dua private room (ruangan khusus) bagi klien yang ingin menjamu tamunya secara khusus yang sekaligus dipakai untuk ruang rapat dengan kapasitas 40 orang. Tanjung Banua Restaurant dan Rumah Pesta mempekerjakan karyawan sekitar 40 orang. Salah satu keunikan yang ditawarkan restoran yang memiliki lemari antik (konde) dan meja jati ini adalah chief yang meracik langsung pesanan di depan pengunjung. (han)

Source: http://www.tribun-timur.com/read/artikel/118339/Restoran_Terbesar_Hadir_di_Tanjung_Bunga

Felix_Bpp
July 19th, 2010, 06:29 AM
Updated some projects

Pasar Segar
http://i32.tinypic.com/2wd0ww1.jpg

Karwisi Trade Center
http://i28.tinypic.com/2po734l.jpg

RS Awal Bros
http://i27.tinypic.com/ipqmwp.jpg
http://i25.tinypic.com/fel76c.jpg

Royal Apartment
2 tower yang dibelakang kayaknya masih mangkrak, perasaan project ini udah lama banget gak kelar2.. apa apartment ini kurang peminatnya ya?
http://i26.tinypic.com/5215k1.jpg

PT. Sinar Galesong
http://i31.tinypic.com/15ot1me.jpg

Unknown project
Ada yang tau ini proyek apa?
http://i28.tinypic.com/16iibk7.jpg

eurico
July 19th, 2010, 06:42 AM
doh sayang sekali tempat bowlingnya ke gusur buat pasar segar yah....padahal dulu hukumnya wajib main bowling jumat malam di daerah situ hehe.

kalo yang terakhir kayanya hotel lagi yah itu

bkz010019
July 19th, 2010, 08:20 AM
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

http://farm5.static.flickr.com/4123/4807824464_3e120d44e8_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4116/4807824472_e92e592e1b_z.jpg

Naico09
July 19th, 2010, 11:03 AM
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

http://farm5.static.flickr.com/4123/4807824464_3e120d44e8_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4116/4807824472_e92e592e1b_z.jpg

^^

Ini cafe apa ya nantinya and bukanya kapan?? any info?

Andhy2
July 19th, 2010, 02:11 PM
Updated some projects

Unknown project
Ada yang tau ini proyek apa?
http://i28.tinypic.com/16iibk7.jpg

yang ini yah?? Hotel Asyra

Hotel Aysra Jl. Maipa, Belakang Imperial Aryaduta

http://static.panoramio.com/photos/original/34269420.jpg

Andhy2
July 19th, 2010, 03:12 PM
SENIN, 19 JULI 2010 - 11:20 WITA
Kota Dunia, Paduan Modern-Tradisional

MAKASSAR -- Pemerintah Kota Makassar menekankan desain sayembara penataan ruang wilayah menuju kota dunia pada konsep modern-tradisional. Dimana, tata ruang kota secara umum mampu mengadopsi aspirasi pembangunan yang moderen maupun tradisional.

Konsep desain sayembara kombinasi modern dan tradisional ini, baik struktur ruang maupun pola ruang (darat, laut, termasuk kepulauan, dan udara), gedung, prasarana wilayah kota (transportasi, energi listrik, gas, telekomunikasi, air, sanitasi limbah sampah padat, cair dan gas, dan sebagainya). Juga pengadaan sarana kota, maupun penataan lingkungan.

“Konsep dan strategi ini untuk mewujudkan atmosfer kota yang kondusif untuk kegiatan-kegiatan global. Seperti perdagangan, industri, konvensi, wisata, pendidikan, dan tempat bermukim,” terang Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Kota Makassar, Muhammad Masri Tiro, kemarin.

Ditambahkan Masri Tiro, secara khusus menyusun prarencana penataan dan pengembangan daerah tepian air Kota Makassar, sebagai kota pantai. Termasuk regulasi kawasan, yang mampu mengadopsi aspirasi pembangunan modern dengan landasan kearifan lokal, serta mencirikan jati diri Makassar. (ram)


http://metronews.fajar.co.id/read/98977/61/kota-dunia-paduan-moderntradisional

Comeliness
July 20th, 2010, 02:31 AM
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

http://farm5.static.flickr.com/4123/4807824464_3e120d44e8_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4116/4807824472_e92e592e1b_z.jpg

^^Ini cafe apa ya nantinya and bukanya kapan?? any info?

^^Bkz010019 kemana nih, ada yg nanya tuh ttg cafe. :)

^^Rupanya selain KosiCozy yg di Karebosi Link ada juga cafe di sudut Karebosi.
Thanks ya, infonya bermanfaat bagi yg suka wisata kuliner di Mks. :cheers:

bkz010019
July 20th, 2010, 03:08 AM
^^Bkz010019 kemana nih, ada yg nanya tuh ttg cafe. :)

Berhubung gak tau namanya dan kapan soft openingnya, yaaaaa didiemin dulu nih info-nya... :)
Itupun pas lagi foto, udah mau dideketin ama pak satpam...
Kalo gak salah di bawah bangunan itu juga ada cafe, mungkin ownernya sama ...


Thanks ya, infonya bermanfaat bagi yg suka wisata kuliner di Mks. :cheers:
You're welcome.... :) Tp entah makanan apa yg ntar disajikan.......

Comeliness
July 20th, 2010, 06:20 PM
Kawasan Olahraga Sudiang
Image Credits: Sony Sjklw (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=513843&page=95)
http://img522.imageshack.us/img522/9615/sudiangsportcomplex.jpg
http://img210.imageshack.us/img210/5129/sudiangmainsportshallpa.jpg

http://smileys.on-my-web.com/repository/Sad/sad-025.gif
Selasa, 20-07-2010
KOR Sudiang Terbengkalai

MAKASSAR, UPEKS -- Perampungan Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang terancam terbengkalai. Pembangunan sejumlah fasilitas yang seharusnya dilanjutkan, seperti jalan misalnya, terhenti karena Pemerintah Provinsi Sulsel tidak menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel tahun ini. Sejumlah fasilitas olahraga yang dibangun di kawasan tersebut tersendat. Terutama pembangunan stadion sepakbola yang membutuhkan anggaran cukup besar. Fasilitas yang sudah dibangun namun belum rampung sepenuhnya seperti gedung olahraga, stadion atletik, dan lapangan panahan. Selain itu, sarana jalan menuju ke KOR Sudiang juga tidak diperbaiki sama sekali. Kondisinya rusak parah. :ohno::ohno:

Selain itu, beberapa fasilitas olahraga yang dibangun tersebut, nyaris tidak dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas seperti gedung olahraga lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan seremoni seperti pembukaan sebuah acara. Karena kondisinya yang tidak terurus, KOR yang pembangunannya dimulai tahun 2007 itu banyak digunakan sebagai tempat pacaran bagi muda-mudi.

Terkait kelanjutan pembangunan sejumlah fasilitas olahraga di KOR Sudiang, Kepala Dinas Pra Sarana Wilayah, Syarief Burhanuddin mengemukakan tahun ini, memang tidak ada alokasi anggaran yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk melanjutkan proyek tersebut. "Tahun ini memang tidak ada," jelasnya kepada Upeks, Senin (19/7). Namun, kata Syarief, pihaknya bisa saja melanjutkan pembangunan KOR tersebut jika ada usulan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan mendapat persetujuan untuk dilanjutkan kembali. Kepala Dikpora Sulsel, A Ilham Gazaling mengakui jika sarana dan prasarana KOR Sudiang tersebut belum lengkap. "Praswil yang tidak kasih lengkap. Masih banyak dibutuhkan sarana dan prasarana disana," jelasnya.

Kendati demikian, Ilham membantah jika KOR Sudiang tersebut terbengkalai dan tidak digunakan. Selama ini, cukup banyak agenda olahraga yang dilaksanakan di Kawasan Olahraga itu. "Siapa bilang tidak digunakan untuk kegiatan-kegiatan olahraga? Tetap ada kok. Memang KOR Sudiang itu juga digunakan untuk kegiatan seremoni," jelasnya kemarin.

Malah, lanjut dia, pihaknya telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) untuk mengelola KOR. Dikpora juga sudah menargetkan ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa diperoleh dari pengelolaan KOR Sudiang. Dikpora menargetkan mampu meraup sekira Rp50 juta dari KOR Sudiang. Namun, sejauh ini, realisasi PAD dari pengelolaan gedung tersebut masih jauh dari target, karena masih berada pada kisaran 20%. "Kami menargetkan tahun ini KOR Sudiang bisa memberikan kontribusi terhadap PAD sekira Rp50 juta dari sewa gedung dan lapangan," tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Abdul Latief yang ingin dikonfirmasi terkait pembangunan akses jalan yang terbengkalai tidak mengatifkan teleponnya.

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50993

Comeliness
July 20th, 2010, 06:32 PM
Revitalisasi Danau Balang Tonjong
Image Credit: Sony Sjklw (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=513843&page=93)
http://img52.imageshack.us/img52/7385/balangtonjong2.jpg

Edisi 20 Juli 2010
Penataan Danau Balang Tonjong Menanti Bantuan Pusat

MAKASSAR -- Dana pelaksanaan pembangunan sejumlah infrastruktur di Makassar tahun ini masih berharap pada bantuan pemerintah pusat, salah satunya penataan kawasan Danau Balang Tonjong seluas 27 hektare. Masri Tiro, Kepala Bidang Sarana dan Pembangunan Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar, mengatakan dibutuhkan dana Rp 150 miliar untuk menata kawasan yang selama ini difungsikan sebagai daerah resapan air itu. Penggunaan anggaran tersebut untuk sejumlah pembangunan, di antaranya pelebaran jalan senilai 17,5 miliar, pengerasan bibir danau sebesar Rp 32,7 miliar, dan pembangunan baruga senilai Rp 51 miliar. Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan agar pemerintah pusat dapat menalangi sebagian anggaran pembangunan pada musyawarah rencana pembangunan nasional beberapa waktu lalu.

"Kami telah mengusulkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat, namun belum dipastikan kapan realisasi anggarannya," ujar Masri di ruang kerjanya kemarin. Anggaran penataan kawasan Danau Balang Tonjong ini juga bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah pemerintah kota. Namun, sebelum dilakukan pembangunan, terlebih dulu dilakukan survei oleh, antara lain, Dinas Pariwisata dan Badan Lingkungan Hidup Kota Makassar. "Belum bisa dipastikan kapan mulai dilakukan pembangunan fisik karena masih dilakukan survei kelayakan. Selain itu, anggarannya masih dihitung berdasarkan kemampuan APBD pada masing-masing SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang bertanggung jawab untuk program ini," ucap Masri.

Perincian anggaran untuk pembangunan kawasan Danau Balang Tonjong yakni pelebaran Jalan Perumnas-Antang sepanjang 1,45 kilometer (dari 6 meter menjadi 12 meter) senilai Rp 17,5 miliar. Pengerasan di sepanjang bibir danau, pembuatan jogging track, taman keluarga, ruang terbuka hijau, serta teras terapung senilai Rp 32,7 miliar. Adapun pembangunan baruga tiga lantai senilai Rp 51 miliar. Selain bersumber dari APBN dan APBD,Pemerintah Kota Makassar mengusulkan agar pembangunannya dilakukan oleh investor. "Namun, sejak dilakukannya sayembara desain pada 2009, belum ada investor yang tertarik untuk membiayai program ini," ucap Masri. | MUH SOPHIAN AS

Source: http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2010/07/20/Makassar/krn.20100720.206586.id.html

Andhy2
July 20th, 2010, 09:14 PM
Kawasan Olahraga Sudiang
Image Credits: Sony Sjklw (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=513843&page=95)
http://img522.imageshack.us/img522/9615/sudiangsportcomplex.jpg
http://img210.imageshack.us/img210/5129/sudiangmainsportshallpa.jpg

http://smileys.on-my-web.com/repository/Sad/sad-025.gif
Selasa, 20-07-2010
KOR Sudiang Terbengkalai

MAKASSAR, UPEKS -- Perampungan Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang terancam terbengkalai. Pembangunan sejumlah fasilitas yang seharusnya dilanjutkan, seperti jalan misalnya, terhenti karena Pemerintah Provinsi Sulsel tidak menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel tahun ini. Sejumlah fasilitas olahraga yang dibangun di kawasan tersebut tersendat. Terutama pembangunan stadion sepakbola yang membutuhkan anggaran cukup besar. Fasilitas yang sudah dibangun namun belum rampung sepenuhnya seperti gedung olahraga, stadion atletik, dan lapangan panahan. Selain itu, sarana jalan menuju ke KOR Sudiang juga tidak diperbaiki sama sekali. Kondisinya rusak parah. :ohno::ohno:

Selain itu, beberapa fasilitas olahraga yang dibangun tersebut, nyaris tidak dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas seperti gedung olahraga lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan seremoni seperti pembukaan sebuah acara. Karena kondisinya yang tidak terurus, KOR yang pembangunannya dimulai tahun 2007 itu banyak digunakan sebagai tempat pacaran bagi muda-mudi.

Terkait kelanjutan pembangunan sejumlah fasilitas olahraga di KOR Sudiang, Kepala Dinas Pra Sarana Wilayah, Syarief Burhanuddin mengemukakan tahun ini, memang tidak ada alokasi anggaran yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk melanjutkan proyek tersebut. "Tahun ini memang tidak ada," jelasnya kepada Upeks, Senin (19/7). Namun, kata Syarief, pihaknya bisa saja melanjutkan pembangunan KOR tersebut jika ada usulan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan mendapat persetujuan untuk dilanjutkan kembali. Kepala Dikpora Sulsel, A Ilham Gazaling mengakui jika sarana dan prasarana KOR Sudiang tersebut belum lengkap. "Praswil yang tidak kasih lengkap. Masih banyak dibutuhkan sarana dan prasarana disana," jelasnya.

Kendati demikian, Ilham membantah jika KOR Sudiang tersebut terbengkalai dan tidak digunakan. Selama ini, cukup banyak agenda olahraga yang dilaksanakan di Kawasan Olahraga itu. "Siapa bilang tidak digunakan untuk kegiatan-kegiatan olahraga? Tetap ada kok. Memang KOR Sudiang itu juga digunakan untuk kegiatan seremoni," jelasnya kemarin.

Malah, lanjut dia, pihaknya telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) untuk mengelola KOR. Dikpora juga sudah menargetkan ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa diperoleh dari pengelolaan KOR Sudiang. Dikpora menargetkan mampu meraup sekira Rp50 juta dari KOR Sudiang. Namun, sejauh ini, realisasi PAD dari pengelolaan gedung tersebut masih jauh dari target, karena masih berada pada kisaran 20%. "Kami menargetkan tahun ini KOR Sudiang bisa memberikan kontribusi terhadap PAD sekira Rp50 juta dari sewa gedung dan lapangan," tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Abdul Latief yang ingin dikonfirmasi terkait pembangunan akses jalan yang terbengkalai tidak mengatifkan teleponnya.

Source: http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=50993

yang ini udah duluan jalan tp gak selesai2 sekarang malah mau bikin lagi di barombong hehehe

Comeliness
July 20th, 2010, 11:04 PM
Berhubung gak tau namanya dan kapan soft openingnya, yaaaaa didiemin dulu nih info-nya... :)
Itupun pas lagi foto, udah mau dideketin ama pak satpam...
Kalo gak salah di bawah bangunan itu juga ada cafe, mungkin ownernya sama ...
^^Jika didekatin satpam tanya sekalian info tsb ama satpamnya. :lol::lol:

You're welcome.... :) Tp entah makanan apa yg ntar disajikan.......
Bila cafenya udah buka dicobain biar bisa beri info soal menu & rasanya. :D

Comeliness
July 20th, 2010, 11:08 PM
RS Bosowa
http://i50.tinypic.com/2llbwo1.jpg

Sinar Galesong
http://i50.tinypic.com/30daryu.jpg

Great pics. :okay:

Sony Sjklw
July 21st, 2010, 01:03 PM
yang ini udah duluan jalan tp gak selesai2 sekarang malah mau bikin lagi di barombong hehehe

^^ banyak perencanaan stadion tapi belum ada satupun yang jadi, :ohno:belum lagi Stadion A. Mattalatta tdak bisa lagi bisa diandalkan......:bash:

Stadion Andi Mattalatta di Bawah Standar AFC
Manajemen Tunggu Surat Teguran
Rabu, 21 Juli 2010 | 03:42 WITA

Makassar, Tribun - Kondisi rumput dan lapangan yang tidak rata Stadion Andi Mattalatta Mattoanging menjadi sorotan PT Liga Indonesia. Dan stadion kebanggaan warga Sulsel dinyatakan berada di bawah standar AFC.

Artinya, stadion untuk kompetisi Liga Super Indonesia musim 2010/2011 tidak layak. Dan baru bisa dipergunakan dengan syarat dilakukan perbaikan sebelum kompetisi dimulai.
Saya pastikan seluruh klub musim ini, termasuk stadion PSM harus memenuhi standar kelayakan. Jika tidak dibenahi maka dipersilakan menyewa atau meminjam stadion lain yang layak," kata CEO PT Liga Joko Driyono.
Selain Stadion Andi Mattalatta, masuk dalam teguran PT Liga adalah kandang Persiba Balikpapan, PSPS Pekanbaru, Persiwa Wamena, dan Persela Lamongan.
Bagaimana manajemen PSM menangapi kondisi tersebut? Juru Bicara Manajemen PSM Nurmal Idrus menyatakan, saat ini belum menerima surat teguran tersebut.
"Kami belum menerima surat teguran dari PT Liga. Yang pasti kita menuggu surat datang dan tentu akan kita bahas dalam rapat. Tentunya kita akan berusaha membenahi stadion sesuai dengan standar kelayakan," kata Nurmal.
Nurmal menambahkan, beberapa waktu lalu stadion memang dinilai tidak layak. Mulai dari kondisi lapangan, ruang ganti pemain, hingga tempat duduk VIP (Very Important Personal).
"Sebelumnya kita memang telah mendapat rekomendasi dari AFC. Tapi sebaiknya kita memang menerima surat teguran resmi dari PT Liga baru kita akan rembugkan dengan pihak stadion," tambahnya.(rif)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/119012/Stadion_Andi_Mattalatta_di_Bawah_Standar_AFC

Comeliness
July 21st, 2010, 02:00 PM
http://smileys.on-my-web.com/repository/Others/good-news-175.gif

RABU, 21 JULI 2010 | 19:16 WITA |
2011, Pembangunan Venue Dilanjutkan

http://www.fajar.co.id/photohead/1279624612ft-lapsus%203.jpg

RENCANA pembangunan stadion megah di kawasan Tanjung Bunga tidak menghentikan pengembangan fasilitas olahraga di Kawasan Olahraga Sudiang. Venue olahraga seperti stadion utama dan stadion mini atletik direncanakan kelanjutan pembangunannya 2011 mendatang. Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel, Syarif Burhanuddin, mengatakan, lanjutan pembangunan fasilitas olahraga di KOR Sudiang tetap masuk dalam prioritas Pemprov Sulsel. Pengembangan venue olahraga di KOR Sudiang, kata dia, juga perlu didukung infrastruktur terutama jalan akses. "Bila fasilitas olahraganya sudah terbangun tetapi jalan akses masuknya tidak mendukung, juga tidak akan maksimal penggunaannya," tuturnya.

Jalan akses dengan sistem betonisasi dari arah Kantor Polda Sulsel belum rampung karena terkendala pembebasan lahan. Penyediaan lahan untuk pembuatan jalan dengan dua jalur menjadi tanggung jawab Pemkot Makassar. Kepala Dinas Bina Marga, Abdul Latief, mengungkapkan, anggaran untuk pembangunan jalan akses sebenarnya telah disediakan pada APBD. Sayangnya, anggaran itu belum dapat digunakan karena masih cukup banyak lahan yang belum dibebaskan.

Rencana pengembangan pembangunan venue olahraga KOR Sudiang juga diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Andi Ilham Gazaling. "Tahun depan akan dialokasikan anggarannya. Venue yang akan dibangun dikondisikan dengan kebutuhan pengembangan olahraga," jelasnya. Salah satu fasilitas olahraga yang telah terbangun dan dimanfaatkan saat ini untuk berbagai kegiatan di antaranya gedung olahraga dan lintasan atletik. Atlet yang dibina di PPLP Sudiang menggunakan kedua venue itu sebagai sarana latihan olahraga. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99131/61/2011-pembangunan-venue-dilanjutkan-

RABU, 21 JULI 2010 | 19:19 WITA |
Fokus Adventures dan Rekreasi

KONSEP Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang memang harus berubah. Karena terletak di kerucut dalam Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Dengan begitu, kawasan ini menjadi kawasan yang paling safety. Mau tidak mau, detail konsep awal harus diperbarui. Ke depan, menurut konsultan perencana, Danny Pomanto, kawasan KOR lebih fokus sebagai kawasan olahraga adventures atau petualangan dan kawasan olahraga rekreasi.

Di temui di ruang kerjanya, pekan lalu, Danny mengatakan, untuk kawasan olahraga adventure, di dalamnya termasuk arena gokart, arena sprint rally, arena off road, arena road race, arena outbound dewasa dan remaja, arena outbound anak anak, serta arena sepeda gunung. Selain itu, akan ada juga arena extreem sport, paint gun, serta arena lomba sepatu roda. Untuk kawasan olahraga rekreasi, diantaranya ada driving range, putting golf, golf 18 hole, club house, arena rowing, arena canoeing, arena fishing, arena biliar, senam outdoor, arena lari lintas alam, arena triatlon, arena frisbee, serta arena layangan.

Danny Pomanto sebagai perancang revisi rencana detial KOR Sudiang mengatakan, karena adanya pembangunan bandara baru, banyak hal harus diubah. Di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) tidak boleh ada kegiatan yang bisa membahayakan penerbangan. Makanya, kalaupun dilanjutkan pembangunan stadion setelah GOR, maka pembangunan itu bergeser ke bagian barat. Itu rekomendasi pertama menghindari kerucut dalam tapi belakangan stadion direncanakan di Barombong. Selanjutnya, pengembangan di kawasan kerucut dalam adalah pengembangan sarana olahraga yang tidak memerlukan bangunan dan tidak terganggu dengan kebisingan," kata Danny.

Meski tanpa stadion, kawasan olahraga prestasi tetap ada berkat keberadaan GOR Sudiang. "Yang kedua adalah kawasan olahraga adventure atau olahraga petualang, misalnya balap mobil, gokar, drug race, serta motor cross. Untuk olahraga adventures, sengaja ditempatkan di sana sebab tidak terganggu jika ada kebisingan. Selain itu juga tidak memerlukan bangunan. Itulah yang mengisi daerah kerucut dalam tadi," jelasnya. Pada kawasan olahraga rekreasi dan kesehatan, Danny mengatakan, berada di sebelah GOR dan menjadi penyangga dari KKOP tadi. "Selain out bond juga ada rowing. Jadi di situ kita akan membuat kolam. Nantinya, kolam ini sekaligus untuk penanggulangan banjir bandara. Jadi di situ adalah rekreasi dan sarana olahraga kesehatan. Untuk rowing, itu bisa untuk rekreasi," kata Danny.

Terkait rencana ini, Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin memberikan apresiasi positif. Menurut dia, karena di sana terlanjur ada tanah pemprov, makanya harus tetap dimanfaatkan. Ia pun mendukung jika KOR Sudiang ke depan fokus sebagai kawasan olahraga adventures dan kawasan olahraga rekreasi. "Kita pasti akan memberikan dukungan penuh sebab kawasan itu harus bisa dimanfaatkan," katanya di redaksi Harian Fajar, sore kemarin. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99134/61/fokus-adventures-dan-rekreasi

Comeliness
July 21st, 2010, 02:09 PM
RABU, 21 JULI 2010 | 19:17 WITA |
Didukung Area Bisnis

http://www.fajar.co.id/photohead/1279624937ft-lapsus%202.jpg
ADVENTURE. Pengembangan KOR Sudiang akan lebih fokus pada adventure dan rekreasi. (FOTO DOK/FAJAR)

KAWASAN Olahraga (KOR) Sudiang yang ke depan akan fokus pada kawasan olahraga petualangan dan rekreasi diharapkan akan berkembang. Makanya, berbagai rencana pendukung dimunculkan. Salah satunya adalah dimasukannya rencana pembangunan kawasan bisnis. Rencana kawasan bisnis ini, menurut Danny Pomanto, sejak awal memang sudah dimunculkan. "Jadi akan tetap ada. Kawasan bisnis ini sebagai kawasan pendukung," kata Danny.

Di kawasan bisnis nantinya akan dibangun rumah toko (ruko). Ada juga rumah kantor (rukan), toko, swalayan, mal, serta perkantoran swasta. Danny mengatakan, hotel juga menjadi salah satu yang akan dibangun, berikut restoran. Juga akan ada health and medical center, terminal dan shelter, taman dan pelataran kota, serta amusement.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin menambahkan, yang paling penting saat ini adalah akses jalan. "Jika akses jalan bagus, saya yakin banyak venue dibangun di sana oleh investor. Dan itu bisa berfungsi ganda. Venue olahraga atau yang lainnya bisa jadi tempat penyimpanan barang atau gudang karena dekat dengan bandara," katanya. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99132/61/didukung-area-bisnis

RABU, 21 JULI 2010 | 19:18 WITA |
Kota Baru di Tapal Batas

http://www.fajar.co.id/photohead/1279624873ft-lapsus%201.jpg
KAWASAN SAFETY. Karena menjadi kawasan safety, maka pengembangan KOR Sudiang harus mengalami pergesean ke olahraga tertentu yang tidak mengganggu penerbangan. (FOTO DOK/FAJAR)

DENGAN berbagai rencana pembangunan dan pengembangan di Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang, wilayah tersebut dipastikan akan menjadi salah satu wilayah pendukung perkembangan Kota Makassar menuju Kota Dunia. Wilayah yang berada di tapal batas Makassar-Maros ini akan menjadi sub kota baru. "Jadi di kawasan ini nantinya akan menjadi kawasan sub kota baru yang berwawasan olahraga dan rekreasi," kata Danny Pomanto. Keberadaan sub kota baru ini bukan hal mustahil melihat berbagai perencanaan di kawasan tersebut. Apalagi memang kawasan ini cukup luas. "Luas areal keseluruhan 200 hektare. Tapi itu sudah termasuk kawasan di Maros sebab memang menjadi kawasan penyangga bandara," kata Danny.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin juga memberi apresiasi atas keberlanjutan KOR Sudiang. Apalagi, kata dia, sudah dibahas cukup lama. Bahkan saat Ilham masih duduk di DPRD Sulsel. "Kasihan lahan pemprov di situ. Ada 80 hektare lebih. Makanya harus dikembangkan, sebab kalau tidak, susah juga," kata Ilham. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99133/61/kota-baru-di-tapal-batas

Sony Sjklw
July 21st, 2010, 02:22 PM
Salah satu cafe di sudut Karebosi (U/c) 18/07/2010

http://farm5.static.flickr.com/4123/4807824464_3e120d44e8_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4116/4807824472_e92e592e1b_z.jpg
Kalo gak salah di bawah bangunan itu juga ada cafe, mungkin ownernya sama ...
Mantap .....:okay: oia.. bung betull dibawah itu memang masih ada cafe dan dari cafe itu ada jembatan yg menghubungkan ke mal karebosi link, jembatan itu sempat dibuka bagi pejalan kaki yg mau menyebrang ke karebosi link, bung bkz010019 punya foto jembatannya juga ngak? :D



Itupun pas lagi foto, udah mau dideketin ama pak satpam...
^^Jika didekatin satpam tanya sekalian info tsb ama satpamnya. :lol::lol:

pengamanan disana memang rada ketat, foto2 dikit aja biasanya langsung ada satpam yg menegur, padahal karebosi link sudah menjadi salah satu destinasi utama bagi para wisatawan di Makassar jadi seharusnya pengelola disana dapat memberi cukup ruang bagi para pengunjung untuk berfoto2 :D

Sony Sjklw
July 21st, 2010, 02:36 PM
Atasi Macet, Pemkot Didesak Percepat Perampungan Jalan Lingkar
Catatan dari Diskusi Mengurangi Kecelakaan dan Kemacetan di Kota Makassar.
Rabu, 21 Juli 2010 | 04:03 WITA

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar didesak segera merampungkan pembangunan jalan lingkar (ring road) dalam dan luar yang telah lama direncanakan. Pasalnya, saat ini jalan-jalan di Kota Makassar makin padat kendaraan bermotor dan telah kerap menimbulkan kemacetan.

Jika jalan lingkar tersebut telah rampung, bisa menjadi solusi tepat mengurangi tingkat kemacetan tersebut. Belakangan ini, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Urip Sumoharjo, Jl Abdullah Daeng Sirua, makin kerap macet.
Hal itu mengemuka pada diskusi yang digelar Masyarakat Peduli Keselamatan Jalan Raya (MPKJR) di kantor JURnaL Celebes, Jl Damar V, Makassar, Jumat (16/7) pekan lalu. Diskusi ini mengangkat tema Mengurangi Kecelakaan Lalulintas dan Kemacetan di Kota Makassar.
Diskusi ini dihadiri antara lain anggota Ombudsman Makassar L Arumahi, Ketua MPKJR Munzil, Musmahendra dari LHLC, Asmar Exwar dari JURnaL Celebes, Haedar Tasakka dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulsel, dan sejumlah aktivis organisasi masyarakat (OMS) serta jurnalis di Makassar.
"Hal lain yang perlu dilakukan untuk mengatasi kemacetan adalah Pemkot Makassar harus bisa tegas melarang bus menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal yang sudah ada. Ini kan sudah ada aturannya. Yang kurang adalah penegakan aturan (perda) tersebut," ujar Arumahi.
Arumahi mengungkapkan, beberapa perusahaan angkutan umum (bus) masih saja ada yang tidak mengindahkan perda yang melarang menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal. Disesalkan, Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Makassar belum bertindak tegas.
Peserta diskusi ini juga mengusulkan agar Pemkot Makassar bisa segera membangun jembatan penyeberangan di depan Makassar Town Square (MTos). Pasalnya pengunjung mal tersebut, baik yang baru mau masuk maupun yang keluar mal, tidak jarang menimbulkan kemacetan karena menyeberang jalan.
Sementara jalan di depan mal tersebut yakni Jl Perintis Kemerdekaan, terbilang padat arus lalulintas. Sementara jika terjadi macet, jalan alternatifnya hanya di jalan tol. (jumadi mappanganro)

http://www.tribun-timur.com/read/artikel/119038/Atasi_Macet_Pemkot_Didesak_Percepat_Perampungan_Jalan_Lingkar

Sony Sjklw
July 21st, 2010, 02:41 PM
RABU, 21 JULI 2010 | 19:17 WITA |
Didukung Area Bisnis

http://www.fajar.co.id/photohead/1279624937ft-lapsus%202.jpg
ADVENTURE. Pengembangan KOR Sudiang akan lebih fokus pada adventure dan rekreasi. (FOTO DOK/FAJAR)

KAWASAN Olahraga (KOR) Sudiang yang ke depan akan fokus pada kawasan olahraga petualangan dan rekreasi diharapkan akan berkembang. Makanya, berbagai rencana pendukung dimunculkan. Salah satunya adalah dimasukannya rencana pembangunan kawasan bisnis. Rencana kawasan bisnis ini, menurut Danny Pomanto, sejak awal memang sudah dimunculkan. "Jadi akan tetap ada. Kawasan bisnis ini sebagai kawasan pendukung," kata Danny.

Di kawasan bisnis nantinya akan dibangun rumah toko (ruko). Ada juga rumah kantor (rukan), toko, swalayan, mal, serta perkantoran swasta. Danny mengatakan, hotel juga menjadi salah satu yang akan dibangun, berikut restoran. Juga akan ada health and medical center, terminal dan shelter, taman dan pelataran kota, serta amusement.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin menambahkan, yang paling penting saat ini adalah akses jalan. "Jika akses jalan bagus, saya yakin banyak venue dibangun di sana oleh investor. Dan itu bisa berfungsi ganda. Venue olahraga atau yang lainnya bisa jadi tempat penyimpanan barang atau gudang karena dekat dengan bandara," katanya. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99132/61/didukung-area-bisnis

RABU, 21 JULI 2010 | 19:18 WITA |
Kota Baru di Tapal Batas

http://www.fajar.co.id/photohead/1279624873ft-lapsus%201.jpg
KAWASAN SAFETY. Karena menjadi kawasan safety, maka pengembangan KOR Sudiang harus mengalami pergesean ke olahraga tertentu yang tidak mengganggu penerbangan. (FOTO DOK/FAJAR)

DENGAN berbagai rencana pembangunan dan pengembangan di Kawasan Olahraga (KOR) Sudiang, wilayah tersebut dipastikan akan menjadi salah satu wilayah pendukung perkembangan Kota Makassar menuju Kota Dunia. Wilayah yang berada di tapal batas Makassar-Maros ini akan menjadi sub kota baru. "Jadi di kawasan ini nantinya akan menjadi kawasan sub kota baru yang berwawasan olahraga dan rekreasi," kata Danny Pomanto. Keberadaan sub kota baru ini bukan hal mustahil melihat berbagai perencanaan di kawasan tersebut. Apalagi memang kawasan ini cukup luas. "Luas areal keseluruhan 200 hektare. Tapi itu sudah termasuk kawasan di Maros sebab memang menjadi kawasan penyangga bandara," kata Danny.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin juga memberi apresiasi atas keberlanjutan KOR Sudiang. Apalagi, kata dia, sudah dibahas cukup lama. Bahkan saat Ilham masih duduk di DPRD Sulsel. "Kasihan lahan pemprov di situ. Ada 80 hektare lebih. Makanya harus dikembangkan, sebab kalau tidak, susah juga," kata Ilham. (*)

Source: http://metronews.fajar.co.id/read/99133/61/kota-baru-di-tapal-batas

sebaiknya pemprov fokus dulu untuk bangun stadion baru di daerah barombong, habis itu baru melanjutkan KOR sudiang. :D

Comeliness
July 21st, 2010, 03:30 PM
Itupun pas lagi foto, udah mau dideketin ama pak satpam...

pengamanan disana memang rada ketat, foto2 dikit aja biasanya langsung ada satpam yg menegur, padahal karebosi link sudah menjadi salah satu destinasi utama bagi para wisatawan di Makassar jadi seharusnya pengelola disana dapat memberi cukup ruang bagi para pengunjung untuk berfoto2 :D

^^ Beberapa kali ke Karebosi malahan satpamnya sering gue suruh ini itu. :D

sebaiknya pemprov fokus dulu untuk bangun stadion baru di daerah barombong, habis itu baru melanjutkan KOR sudiang. :D
^^Sony ikutan belain Barombong nih. :)