View Full Version : [ SOLO ] Projects & Development



eurico
January 25th, 2011, 12:49 PM
^^ yoi...maybe developernya cuma ingin menegaskan bhw mrk bisa merealisasikan proyeknya dgn menghabiskan dana sekian, spt dialinea I : PT. Sunindo Gapura Prima (Sunindo) segera merampungkan proyek superblok di Solo, Jawa Tengah pada akhir 2011. Proyek yang dikerjakan sejak Juni 2008 itu, menelan investasi sekitar Rp 500 miliar.

Ya publikasi juga lah sambil jualan juga

Shaggy_Solo
January 25th, 2011, 05:21 PM
Tiket BST-Prameks-Trans Jogja siap sebulan lagi.


By erwina on 25 Januari 2011

Solo (Espos)–Pemberlakuan tiket terintegrasi Batik Solo Trans (BST), Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) dan Bus Trans Jogja ditargetkan terealisasi sebulan lagi. Target itu ditetapkan setelah penandatanganan nota kesepahaman sistem tiket terintegrasi tiga moda transportasi itu oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), PT Kereta Api (KA) (Persero) dan PT Bank Nasional Indonesia (BNI) Tbk, Senin (24/1).

“Ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Setelah MoU ini, saya harap bisa segera diterapkan paling lambat satu bulan ke depan,” ungkap Wamenhub di Loji Gandrung. Dalam kesempatan itu, Wamenhub mengatakan integrasi tiga tiket untuk perjalanan di dua kota, yang baru kali pertama diterapkan di Indonesia itu diharapkan menjadi solusi masalah transportasi di masa depan.

Berikut Sosialisasi "SMART CARD" untuk Batik SOLO Trans

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST02-1.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST03.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST01-1.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST05.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST04.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST06.jpg
^^ courtesy of ARIF AI BisMania Solo ^^

Shaggy_Solo
January 25th, 2011, 06:01 PM
STREET CALMING - Laweyan Citywalk (Sondakan),
semoga akan bertambah lagi di beberapa perempatan ber-citywalk lainnya di Kota Solo... :cheers:

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/LaweyanCitywalk10.jpg


Edisi : Selasa, 25 Januari 2011 , Hal.II http://edisicetak.solopos.com/berita.asp?kodehalaman=h29&id=99387

^^Pembangunan city walk dilanjutkan^^


Balaikota (Espos) Pembangunan citywalk koridor Purwosari-Laweyan di Jl Perintis Kemerdekaan, Solo, dilanjutkan awal tahun ini. Pantauan Espos, Rabu (19/1), pembangunan city walk di sepanjang jalan menuju kawasan Kampoeng Batik Laweyan tersebut belum 100 persen selesai.

Lebar citywalk di beberapa titik kawasan jalan itu tidak sama. Saat dimintai konfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Kota Solo, Yob S Nugroho, mengemukakan pada pembangunan tahap kedua ini DTRK akan mengevaluasi dan menyamakan batas tanah hak milik tanah terkait pembangunan city walk di jalan itu.

Proyek yang didanai Pemprov Jateng itu membangun citywalk selebar standar 2,2 meter dengan rincian 80 cm untuk taman tepi jalan dan 1,4 meter ditarik ke belakang hingga batas rumah penduduk.

“Lebarnya harus 1,4 meter karena arahan dari provinsi seperti itu. Kalau memang masih ada yang belum standar akan kami cek lagi. Pada realisasi proyek tahap kedua akan kami cek lagi batas tanah pemilik bangunan,” jelasnya.

Untuk pengecekan batas tanah tersebut, Yob menyatakan akan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berwenang mengukur tanah. Dia juga menyebut pelaksanaannya akan dilakukan bersama sosialisasi proyek city walk tahap kedua.

“Nanti seluruh city walk itu bisa sejajar dan rapi. Sosialisasi dilaksanakan bersamaan realsiasi proyek tahap kedua,” terangnya.

Walikota Solo Joko Widodo menjelaskan pembangunan koridor Purwosari-Laweyan itu selain sebagai akses menuju Kampoeng Batik Laweyan, juga sebagai cluster ekonomi masyarakat. Menurutnya, penataan dan pelayanan kawasan itu untuk menarik wisatawan dan konsumen supaya berkunjung ke Kampoeng Batik Laweyan. Sebelum penataan, koridor itu sudah dikenal sebagai salah satu pusat kuliner.

“Mungkin nanti setelah paving dan taman-taman selesai ditata, akan muncul pedagang handycraft yang ikut meramaikan koridor itu. Jadi bisa bersebelahan, tergantung pengaturannya. Tetapi saya yakin ini bisa jadi cluster bisnis baru,” tambahnya. - Oleh : sry


*Pantes Citywalk SCP - Tugu Tabanas (depan Stasiun Purwosari) terhenti.. Apa ada pengalihan alokasi anggaran kesini yah?

AceN
January 25th, 2011, 06:16 PM
Berikut Sosialisasi "SMART CARD" untuk Batik SOLO Trans

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/SOLO%20-%20Projects%20Events%202011/SMARTCARDBST01-1.jpg


Eh saya agak bingung. Penumpang masuk dulu ke bus, bayar, dikasi kartu, trus baru dicemplungin ? trus kalo yang tiket bukan single trip bagaimana ?

integrasi dengan prameksnya bagaimana yak ? di prameks kan tiket nya masih belum pake tapping, atau card. Kalo di Transjogja, berarti itu kartu BST bisa ditap juga di shelter Transjogja ?

Maap, masih bingung sama integrasi nya :D

Btw, baru sadar di berita kok ada Pemkot Solo, Pemprov DIY, PT.KA, dan Bank BNI. Bank BNI disini ngapain ya ?

Jangan-jangan integrasi model e-toll card Jasa Marga lagi nih. Penyedia kartunya dari BNI, nanti kartu itu bisa dipake di BST & TransJogja. Tapi kalo mau isi ulang harus lewat BNI. Dengan kata lain bentuk pemaksaan secara halus supaya buka rekening di Bank BNI.. benci sayaaa :bash:

gantengscool
January 25th, 2011, 11:48 PM
.

Tapi kalo mau isi ulang harus lewat BNI. Dengan kata lain bentuk pemaksaan secara halus supaya buka rekening di Bank BNI.. benci sayaaa :bash:




iya isi pulsanya (sementara hanya) lewat ATM BNI.


Btw benci dengan BNI atau monopoli by BNI, Cen :lol:

(sya juga ngga punya ATM BNI misalkan mau beli Integrated Ticket masak harus buka rekening BNI ya ^^ )

AceN
January 26th, 2011, 12:03 AM
^^ benci dengan sistem yang seperti itu, mengharuskan mengisi ulang lewat 1 bank.

Sama dengan e-toll card JSMR. Saya mau pake e-toll, biar ga usah antri di gerbang tol. Tapi syarat kalo mau isi e-toll, harus isi ulang pake Mandiri. Dengan kata lain saya harus punya Mandiri. Ya ogah tuh buka rekening cuma buat e-toll. Hasilnya ? tuh gerbang e-toll tiap kali saya liat kosong melompong. Berarti banyak yang berpikiran sama dengan saya :D

Sama halnya dengan kartu smartkad BNI itu. Masa saya harus ndadak buka rekening BNI cuma buat naek BST ? Males banget dot com deh :hammer:

Saya udah pernah share soal ini, lupa di thread apa. Harusnya yang namanya Smart Card itu ya sperti EZ Link, atau Touch N Go. Kartunya 1, multifungsi, tapi juga bisa diisi ulang melalui berbagai cara. Kasar kata, 1 kartu itu harus dikelola secara konsorsium, jadi bisa diisi dari bank manapun.

Kalaupun mau pake Bank, harusnya seperti JakCard nya Bank DKI. Mereka menyediakan tempat isi ulang di halte-halte tertentu. Jadi pengguna yang bukan nasabah Bank DKI juga bisa memanfaatkan JakCard itu.

Kalau yang sekarang lucu, semua rebutan ngeluarin RFID card tapi mengedepankan ego masing-masing. Mau bayar toll jasa marga pake e-toll bank mandiri. Nanti bayar tol Bakrie kartunya beda lagi ( infonya begitu. BakCard mungkin, atau GolCard :tongue2: ). Kalo naik TransJ kartunya JakCard. Beli minum pake nya Flazz BCA. ke Alfamart pakenya Prepaid Mandiri. Kalo selamanya ga ada integrasinya ya percuma. Yang ada dompet jadi penuh kebanyakan kartu. Meja kasir juga jadi kebanyakan EDC. Tujuan utama adanya smart card agar memudahkan menjadi bias, karena yang ada malah ketidakpraktisan.

~~"

masdwi
January 26th, 2011, 02:01 AM
^^ benci dengan sistem yang seperti itu, mengharuskan mengisi ulang lewat 1 bank.


~~"

mungkin ini untuk tahap awal, dan nanti ke depannya ( semoga ) bisa pakai bbrp ATM bank lain.

BTW, masih bingung dgn inter-koneksi ke Prameks kalau kartu-nya "dicemplungin" / dimasukkan, bukan dengan sistem gesek spt di Singapura. Naik lewat pintu depan gesek, turun lewat pintu belakang gesek lagi. saldo akan terpotong sesuai rute yg kita tempuh. BIsa dipakai di Bis dan kereta. semoga bisa kaya gituan ke depannya ..... :banana:

korangborenzoro
January 26th, 2011, 04:15 AM
IMHO, menurut saya penggunaan digital one step ahead dari pembiasaan masyarakat.
seperti kata Acen, penggunaan (pembelian) kartu digital yang hanya bisa dilakukan di salah satu bank cuman bikin semakin ruwet dan berbelit belit (dikarenakan (mungkin) harus menjadi nasabah bank tsb.), dan masyarakat malas untuk menggunakan kartu 'ajaib' tadi.

-----------------------------------

menurut saya pembiasaan masyarakat terhadap sarana umum yang ber-langganan bisa dimulai dengan penggunaan sebuah kartu biasa yang memiliki stripes yang bisa didapatkan di counter2 yang dipilih oleh Pemda (exm. : stasiun, terminal, pasar tradisional/mall) dan memiliki arus pergerakan manusia yang besar.

stripes tadi akan memiliki konsep naik dan jegrek. Jadi akan dipasang sebuah alat otomatis njegrek di setiap BST, dan penumpang yang naik diwajibkan men-jegrekan kartu yang sudah dibeli tersebut.

model pembayaran perjalanan kartu yang bisa saya contohkan :
Seumpama bepergian dalam trayek lingkup 1 Kota Solo akan dikenakan biaya 1 stripe. dan seumpama pergi keluar kota dan menggunakan Prameks beri contoh, dengan perbandingan kasar tarif Prameks 3 kali tarif BST, maka diwajibkan men jegrek 3 kali- dan jika terintegrasi (dari Nusukan (seumpama sudah dilewati BST)-Stasiun Tugu) maka dikenakan 4 stripes.

Dan yang penting lagi, model stempel jegrek yang akan ada di kartu yang ter-jegrek akan tertera waktu dan tanggal penjegrekan. jadi seumpama akan diadakan pemeriksaan penumpang nakal tanpa menjegrek, bisa dideteksi dengan mudah dengan melihat stempel cap yang ada di kartu tsb.

~just my two cents~

star2dusts
January 26th, 2011, 06:14 AM
iya, ini sistem smart card-nya kok terkesan setengah2. Harusnya pake sistem touch n go di haltenya saja. Trus sediain ATM isi ulang kartu di tempat2 umum dan di halte-halte kayak di Singapore/Seoul. Jadi pembelajaran masyarakat pun sekalian canggih, gak begini, nanggung. Untuk Solo citizen mungkin bisa dilakukan dengan bagi-bagi kartu gratis (biar mendorong penggunaan BST) dan untuk turis bisa disediakan pembelian kartu di pintu-pintu masuk kota solo seperti bandara, stasiun dan terminal serta di halte-halte tersebut.

masdwi
January 26th, 2011, 07:01 AM
iya, ini sistem smart card-nya kok terkesan setengah2. Harusnya pake sistem touch n go di haltenya saja. Trus sediain ATM isi ulang kartu di tempat2 umum dan di halte-halte kayak di Singapore/Seoul. Jadi pembelajaran masyarakat pun sekalian canggih, gak begini, nanggung. Untuk Solo citizen mungkin bisa dilakukan dengan bagi-bagi kartu gratis (biar mendorong penggunaan BST) dan untuk turis bisa disediakan pembelian kartu di pintu-pintu masuk kota solo seperti bandara, stasiun dan terminal serta di halte-halte tersebut.

setuju dengan idenya mas .....
ada counter penjualan di pintu masuk kota Solo .....

aksjiah
January 26th, 2011, 08:26 AM
IMHO, menurut saya penggunaan digital one step ahead dari pembiasaan masyarakat.
seperti kata Acen, penggunaan (pembelian) kartu digital yang hanya bisa dilakukan di salah satu bank cuman bikin semakin ruwet dan berbelit belit (dikarenakan (mungkin) harus menjadi nasabah bank tsb.), dan masyarakat malas untuk menggunakan kartu 'ajaib' tadi.

-----------------------------------

menurut saya pembiasaan masyarakat terhadap sarana umum yang ber-langganan bisa dimulai dengan penggunaan sebuah kartu biasa yang memiliki stripes yang bisa didapatkan di counter2 yang dipilih oleh Pemda (exm. : stasiun, terminal, pasar tradisional/mall) dan memiliki arus pergerakan manusia yang besar.

stripes tadi akan memiliki konsep naik dan jegrek. Jadi akan dipasang sebuah alat otomatis njegrek di setiap BST, dan penumpang yang naik diwajibkan men-jegrekan kartu yang sudah dibeli tersebut.

model pembayaran perjalanan kartu yang bisa saya contohkan :
Seumpama bepergian dalam trayek lingkup 1 Kota Solo akan dikenakan biaya 1 stripe. dan seumpama pergi keluar kota dan menggunakan Prameks beri contoh, dengan perbandingan kasar tarif Prameks 3 kali tarif BST, maka diwajibkan men jegrek 3 kali- dan jika terintegrasi (dari Nusukan (seumpama sudah dilewati BST)-Stasiun Tugu) maka dikenakan 4 stripes.

Dan yang penting lagi, model stempel jegrek yang akan ada di kartu yang ter-jegrek akan tertera waktu dan tanggal penjegrekan. jadi seumpama akan diadakan pemeriksaan penumpang nakal tanpa menjegrek, bisa dideteksi dengan mudah dengan melihat stempel cap yang ada di kartu tsb.

~just my two cents~

lhaaaa... yg ini kan strippenkaart yg di belanda.. lucu juga pake jegreg jegreg. hehe..

kalo saya paling suka emang pake sistemnya Ezlink ato Octopus gitu deh. gampang praktis. ngga susah mikir pake zona zona an. =)

cheers

gantengscool
January 26th, 2011, 10:29 AM
Empat investor TSTJ segera ikuti beauty contest.


By tiw on 26 Januari 2011

Solo (Espos)--Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan empat calon investor Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) segera mengikuti beauty contest. “Kontes kecantikan” tersebut tinggal menunggu pembentukan organisasi Perusda TSTJ.

Penjelasan itu disampaikan Jokowi saat ditemui wartawan di Loji Gandrung Jl Slamet Riyadi Solo, Selasa (25/1) malam. Menurut dia empat investor itu telah berpengalaman menggarap obyek serupa seperti di Jawa Timur (Jatim) dan Jakarta. Namun Jokowi enggan menyebutkan nama empat investor tersebut dengan alasan tidak etis menjelang gelaran beauty contest.

Menurutnya TSTJ seluas 23 hektare sudah siap digarap merujuk pada konsep pengembangan ramah lingkungan dan tetap njawani. Ia mengungkapkan, Selasa (18/1) lalu mengantar salah satu calon investor melihat fisik TSTJ. Para calon investor mengaku tertarik menggarap TSTJ lantaran kondisinya yang masih alami dan asri. Apalagi TSTJ berada dekat Sungai Bengawan Solo yang berpotensi dikembangkan seperti dengan wisata air.

kur

noe2009
January 26th, 2011, 10:53 AM
Empat investor TSTJ segera ikuti beauty contest.


By tiw on 26 Januari 2011

Solo (Espos)--Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan empat calon investor Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) segera mengikuti beauty contest. “Kontes kecantikan” tersebut tinggal menunggu pembentukan organisasi Perusda TSTJ.

Penjelasan itu disampaikan Jokowi saat ditemui wartawan di Loji Gandrung Jl Slamet Riyadi Solo, Selasa (25/1) malam. Menurut dia empat investor itu telah berpengalaman menggarap obyek serupa seperti di Jawa Timur (Jatim) dan Jakarta. Namun Jokowi enggan menyebutkan nama empat investor tersebut dengan alasan tidak etis menjelang gelaran beauty contest.

Menurutnya TSTJ seluas 23 hektare sudah siap digarap merujuk pada konsep pengembangan ramah lingkungan dan tetap njawani. Ia mengungkapkan, Selasa (18/1) lalu mengantar salah satu calon investor melihat fisik TSTJ. Para calon investor mengaku tertarik menggarap TSTJ lantaran kondisinya yang masih alami dan asri. Apalagi TSTJ berada dekat Sungai Bengawan Solo yang berpotensi dikembangkan seperti dengan wisata air.

kur

kira2 siapa ya 4 investor tsb? :D

noe2009
January 26th, 2011, 01:15 PM
http://i712.photobucket.com/albums/ww123/negeribangau/260111_SOLO_KOMPAS-GRAMEDIA-FAIR3.jpg

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu
PERKEMBANGAN SOLO – Walikota Solo Joko Widodo (tengah) mendapat penjelasan dari tim Litbang Kompas tentang sejarah dan perkembangan kota Solo saat meninjau Kompas Gramedia Fair yang berlangsung di Diamond Solo Convention Centre , Rabu 26 Januari 2011

danarstorm
January 26th, 2011, 01:55 PM
Hasil Sayembara Penataan Koridor Jl. Sudirman- RE.Martadinata
Juara I : Pusat Study Urban Design dari Bandung


http://htmlimg3.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/10-6e2a745f1a.jpg


http://htmlimg3.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/11-3369e231b3.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/12-74eaaa39f6.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/13-27ca6f87e5.jpg

Masih bnyk sih , liat sendiri aj yee

http://surakarta.go.id/node/709

danarstorm
January 26th, 2011, 02:06 PM
Btw , yg juara tiga jg keren lohh ,kesannya lbh romantis

http://htmlimg1.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/8-9fa3fa1cb5.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/9-d3244e7da3.jpg

http://htmlimg1.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/10-100937fe50.jpg

atmada
January 26th, 2011, 03:23 PM
^^ keren :okay:

gantengscool
January 26th, 2011, 03:36 PM
mayan....dapat 60 juta :lol:



btw itu keren banget.....Gerbang China tapi tulisannnya huruf jawa...

danarstorm
January 26th, 2011, 03:37 PM
Kira2 pengaplikasian dari desainnya bisa di mix dari juara 1,2,3 gak yaa???

IMsO(In My 'sotoy' Opinion) :
juara 1 filosofi Jawanya dpt bgt , sec. fungsional jg keren ada solar panel,penqampung air hujan , drainase jg dipikiran , yg juara 1 detail, kykna juara 1nya survey lap.-mya kyknya mantebb bgt ya
juara 2 ada menara pandang+galeri
juara 3 desainnya lbh romantis , apalagi klo kawasan ps gede itu diksh gerbang khas cina mantebb, bundaran gladak , dan jam d pasar gede itu jg dbkin ikonik

klo ketiganya digabungan bkln superb!!!!:banana:

Shaggy_Solo
January 26th, 2011, 03:47 PM
^^ Makasih Danarstorm, cuma itu udah di-published yah?? Katanya nanti di Toko Gramedia ya?
Komentarku "KEREN..!!" tapi apakah itu yg kawasan Pasar Gede akan serta merta dirombak total fasade disemua rumah-rumah tinggal disana?? Mega project nggak tuh ?? WOW... :banana:

eurico
January 26th, 2011, 03:51 PM
wah mantab, juara 1 nya udah pasti direalisasikan kan, mantab daerah pecinannya but not so much about jl jend sudirmannya too cold IMO

atmada
January 26th, 2011, 03:53 PM
Hasil Sayembara Penataan Koridor Jl. Sudirman- RE.Martadinata
Juara I : Pusat Study Urban Design dari Bandung


http://htmlimg3.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/10-6e2a745f1a.jpg


http://htmlimg3.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/11-3369e231b3.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/12-74eaaa39f6.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/73nicohy9stxohb/images/13-27ca6f87e5.jpg

Masih bnyk sih , liat sendiri aj yee

http://surakarta.go.id/node/709

^^ Makasih Danarstorm, cuma itu udah di-published yah?? Katanya nanti di Toko Gramedia ya?
Komentarku "KEREN..!!" tapi apakah itu yg kawasan Pasar Gede akan serta merta dirombak total fasade disemua rumah-rumah tinggal disana?? Mega project nggak tuh ?? WOW... :banana:

"semi" mega proyek:D..nominalnya yang ketahuan baru 24milyar..multiyears sampai 2014 kan..pastinya bukan proyek asal-asalan :cheers:

PrinceArchibald
January 26th, 2011, 04:17 PM
Yang Pecinan lumayan bagus. Btw yang JenSud jalannya dikecilin ya? Trus gambar yang ketiga itu jalan apa ya? trus itu sungai apaan?

Shaggy_Solo
January 26th, 2011, 04:19 PM
^^ Sek.. Sek... Dari semua pemenang, kenapa ndak ada jalur rel KA / Tram seperti yang direncanakan Dishub, dari Stasiun Kota (Sangkrah) ke Stasiun Jebres lewat Jalan Jend. Sudirman yah??

Baytheway, 24 Milyar selama 3 tahun.. WOW.. :soon:

adpro.indonesia
January 26th, 2011, 04:20 PM
keren sangat... all desain pantas di apresiasi.. ^^
tp sayah cuma mbayangke.. seandainya pas kirab satu suro ato kirab-kirab yg lain, opo ga remek di injak-injak tuh taman-taman yg aduhai ituh.. :nuts:

mg2 pemkot udah mulai berpikir untuk mengelola sebuah event kolosal ..

Shaggy_Solo
January 26th, 2011, 04:37 PM
Tak Pindah yah....

Btw , yg juara tiga jg keren lohh ,kesannya lbh romantis

http://htmlimg1.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/8-9fa3fa1cb5.jpg

http://htmlimg2.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/9-d3244e7da3.jpg

http://htmlimg1.scribdassets.com/co541fcn4txopg/images/10-100937fe50.jpg

http://www.scribd.com/doc/47576403/3

.

eurico
January 26th, 2011, 04:42 PM
keren sangat... all desain pantas di apresiasi.. ^^
tp sayah cuma mbayangke.. seandainya pas kirab satu suro ato kirab-kirab yg lain, opo ga remek di injak-injak tuh taman-taman yg aduhai ituh.. :nuts:

mg2 pemkot udah mulai berpikir untuk mengelola sebuah event kolosal ..

kalo masalah diinjak2nya itu kesadaran masing2 warga mas saya sendiri kalo nonton kirab apapun juga sebisa mungkin menghindari dekat2 taman kota, mungkin pemkot juga bisa mengatasinya dengan tiap taman diberi pagar sementara selama acara berlangsung jadi tidak diinjak2 warga yang menonton

Ampelio
January 26th, 2011, 05:30 PM
^^thanks mas Danarstorm :okay:
http://img20.imageshack.us/img20/8823/soloecocity1.jpg (http://img20.imageshack.us/i/soloecocity1.jpg/)

http://img820.imageshack.us/img820/5936/780227004f9.jpg (http://img820.imageshack.us/i/780227004f9.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

atmada
January 26th, 2011, 05:41 PM
mas Shaggy: ada kok mas, yang juara pertama ngasih rel juga, dari Gladag-Ps.Gede-Jebres..cuma gak di semua render dikasih relnya

Ampelio
January 26th, 2011, 05:51 PM
bantu upload :)
http://img707.imageshack.us/img707/2282/3d09dc2eb15.jpg (http://img707.imageshack.us/i/3d09dc2eb15.jpg/)

http://img600.imageshack.us/img600/6331/48b8b4fe742.jpg (http://img600.imageshack.us/i/48b8b4fe742.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

eurico
January 27th, 2011, 12:36 AM
^^ wah makin lengkap lagi desainnya, itu dengan asumsi benteng vastenburg gak jadi dibangun yah, gimana kalo jadi dibangun hotel di sana??

You_soap
January 27th, 2011, 02:25 AM
wow..wow..wow...keren abizz :applause::applause:, mg2 ketiganya bisa dipadukan spy jadinya lebih sempurna :banana::banana:
tp kalo material trotoarnya kayak di citywalk slamet riyadi kayaknya kok yg udah2 cpt rusak, ga' rata gt...kalo yg di ngarsopuro itu ok..:):)

gantengscool
January 27th, 2011, 03:28 AM
Pemkot Janji Tak Usik Vastenburg.


Kamis, 27/01/2011 09:00 WIB - Tri Sulistiyani

BALAIKOTA—Penataan koridor Jalan Jenderal Sudirman – RE Martadinata, pada tahap awal dijanjikan tidak mengusik benda cagar budaya (BCB), yang salah satunya Benteng Vastenburg. Penghidupan jalur mati di Solo itu diklaim hanya menata infrastruktur jalan.

”Untuk BCB tidak akan disentuh terlebih dahulu. Sebab untuk BCB, termasuk Benteng Vastenburg, diperlukan perlakuan khusus terkait pelestariannya,” kata Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), Yob S Nugroho, kepada wartawan, Rabu(26/1).

Menurutnya, pada penataan tahap awal, Pemkot hanya membangun koridornya saja, seperti jalan, fasilitas publik dan sejumlah sarana pendukung lainnya. Bahkan, sebagai jaminan penataan itu tidak mengusik BCB, Pemkot akan melibatkan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) serta masyarakat sekitar.

Proyek penataan koridor itu, katanya, dilakukan secara bertahap. Diperkirakan pekerjaan fisik baru bisa dimulai pada Juni 2011 nanti. Dana sekitar Rp 1 miliar akan dikucurkan untuk pembuatan konstruksi. ”Dari dana 1 miliar ini, akan digunakan untuk membuat konstruksi sekitar Rp 600 juta hingga Rp 700 juta. Meskipun nanti baru diperoleh beberapa meter saja,” ujarnya.

Yob mengatakan, pembuatan desain koridor akan melibatkan peran pemenang sayembara. Menurutnya, ada dua alternatif untuk melibatkan pemenang sayembara itu.

Alternatif pertama, pemenang akan direkrut oleh konsultan perencanaan pembangunan, sehingga dapat terlibat secara langsung saat pembangunan dilaksanakan. Alternatif kedua, pemenang sayembara perencanaan koridor akan direkrut sebagai bagian dari tim teknis tata kota untuk membahas perencanaan pembangunan.

”Pelibatan pemenang sayembara perencanaan koridor ini, supaya pelaksanaan proyek ini tidak jauh berbeda dengan ide dan rancangan awal,” katanya.

Tri Sulistiyani

masdwi
January 27th, 2011, 03:30 AM
Semua program2 bagus ini bisa terlaksana dengan baik dan warga Solo atau yg datang ke Solo bisa menjaga dan merawatnya. Dengan demikian akan membawa kebaikan dan keuntungan bagi semuanya ....

Jadi pingin pindah dan hidup di Solo saja .......

Salam,.

Rodhi
January 27th, 2011, 03:54 AM
buat semua yang sudah upload danarstrom, ampelio dll
:cheers1::cheers1::cheers1:

atmada
January 27th, 2011, 11:40 AM
yang ada solar cellnya di filenya itu apa ya? shelter pkl?

adpro.indonesia
January 27th, 2011, 04:50 PM
http://img15.imageshack.us/img15/2479/jokowi.jpg (http://img15.imageshack.us/i/jokowi.jpg/)

gantengscool
January 27th, 2011, 10:59 PM
sudah terjawab yak, Juara 1 akan sedikit dikombinasikan dg Juara 2&3 ^^

Thanks infonya Om Adpro.

_________________________________

Setelah STSI naik kelas menjadi ISI tahun 2007, sekarang giliran STAIN naik kelas menjadi IAIN (dan bersiap menjadi UIN).

.....tapi kampusnya akan semakin menjauh ke Klaten Soloraya.

*Btw kampus baru yg "sedang" dibangun di daerah mana ya (semoga ada yg bisa ambil picnya), biasanya pembangunan kampus baru (dan negeri) dananya cukup besar dan pembangunannya juga besar-besaran.
------


STAIN resmi menjadi IAIN

By on 28 Januari 2011
(Espos)–Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Surakarta akan resmi menyandang status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Hal itu ditandai dengan turunnya Surat Keputusan (SK) alih status dari Kementerian Agama (Kemenag) Pusat tertanggal 3 Januari lalu. Pembantu Bidang Akademik STAIN, Mudhofir, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/1), mengatakan pihaknya sedang menyiapkan proposal terkait Organisasi, Tata Kerja dan Statuta untuk memuluskan langkah perubahan status tersebut.

“Target kami, status baru ini akan diresmikan Dirjen Kemenag selambat-lambatnya dua bulan setelah SK turun. Sekarang kami sedang menyiapkan beberapa kelengkapannya,” ujarnya. Terkait alih status tersebut, Mudhofir menjelaskan akan ada perubahan terkait eselonisasi. Setelah berubah menjadi IAIN, imbuhnya, jabatan Ketua STAIN akan berubah menjadi Rektor IAIN. Selain itu, akan ada penggabungan beberapa jurusan menjadi sebuah fakultas.

“Prinsipnya, semua jurusan naik kelas menjadi fakultas. Sedangkan program studi akan berubah menjadi jurusan,” terangnya. Menurut Mudhofir, perubahan status tersebut akan memudahkan pihaknya dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Selama masih berstatus STAIN, jelasnya, sulit untuk mengembangkan pendidikan karena masih dibatasi aturan kelembagaan.

Ia menambahkan, STAIN juga memiliki rencana jangka panjang untuk meningkatkan status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Oleh karena itu, saat ini pihaknya sedang membangun kampus baru di daerah Pakis, Klaten sebagai langkah untuk menambah daya tampung mahasiswa. “Pembangunan kampus direncanakan rampung tahun 2012. Paling tidak, empat tahun lagi harapan tersebut bisa benar-benar diwujudkan,” tandasnya.

eurico
January 28th, 2011, 02:28 AM
^^ kalo pakis deket daerhnya princearchibald tuh

Ampelio
January 28th, 2011, 02:37 AM
^^ kalo pakis deket daerhnya princearchibald tuh

^^Oh Pakis(-tan:D) yg belokan antara Delanggu dan Tegalgondo itu ya?
...wah bagus dong, gw impikan jalur jalan Pakis-Baki-Daleman-Solo Baru ditingkatkan jadi Jalan Raya mengingat lalu lintas di ruas tsb skrg sudah mulai padat dan jadi penghubung bbrp lokasi vital :cheers:

eurico
January 28th, 2011, 04:30 AM
^^Oh Pakis(-tan:D) yg belokan antara Delanggu dan Tegalgondo itu ya?
...wah bagus dong, gw impikan jalur jalan Pakis-Baki-Daleman-Solo Baru ditingkatkan jadi Jalan Raya mengingat lalu lintas di ruas tsb skrg sudah mulai padat dan jadi penghubung bbrp lokasi vital :cheers:

doh iya om baki sama daleman situ tuh udah beneran jadi suburb nya solo deket banget solo paragon aja keliatan kok dari arah situ :cheers: tapi ya itu sayang jalannya dari jaman gw masih pake merah putih ampe sekarang masih sama belum ada peningkatan paling pengaspalan untuk nambal yang berlubang.

MojosongoMan
January 28th, 2011, 04:37 AM
doh iya om baki sama daleman situ tuh udah beneran jadi suburb nya solo deket banget solo paragon aja keliatan kok dari arah situ :cheers: tapi ya itu sayang jalannya dari jaman gw masih pake merah putih ampe sekarang masih sama belum ada peningkatan paling pengaspalan untuk nambal yang berlubang.

Hooh ... trus trotaor nya ngga dicet belang belang juga ... hehe ... :p peace man

gantengscool
January 28th, 2011, 08:32 AM
Hari gini masih ada gaya2 nyindir, wah dasar.....


Pagar proyek ekstension Hotel Grand Orchid sudah diganti yg baru, artinya : Proyek sebentar lagi akan dilanjutkan oleh kontraktor yg baru (ADHI KARYA).


http://img267.imageshack.us/img267/3978/cimg7691.jpg (http://img267.imageshack.us/i/cimg7691.jpg/)

gantengscool
January 28th, 2011, 08:35 AM
Progress Gedung baru PT. Angkasapura 1 Cabang Bandara AdiSoemarmo.

http://img194.imageshack.us/img194/7707/cimg7667j.jpg (http://img194.imageshack.us/i/cimg7667j.jpg/)


________________________


Lampu Canting ternyata sampai di jalan2 kampung juga. Mungkin karena nanti SCP-nya ada yg menghadap ke belakang juga.

http://img502.imageshack.us/img502/6074/cimg7698e.jpg (http://img502.imageshack.us/i/cimg7698e.jpg/)

atmada
January 28th, 2011, 10:32 AM
^^ itu cuma yang di SCP aja mas lampu canthing masuk gang?

RAGIL77
January 28th, 2011, 02:50 PM
28 Januari 2011 | 17:11 wib
Investor Bidik Pembangunan Hotel di Sukoharjo

Sukoharjo, CyberNews. Setelah investor Hongkong bertekad ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Sukoharjo. Kini datang investor baru yang melirik peluang bisnis di bumi makmur. Investor yang lebih dari satu lembaga tersebut ingin membangun tiga buah hotel berbintang.

Bahkan, pengajuan izin sudah masuk dan diterima langsung oleh Bupati Wardoyo Wijaya. "Saya terima (pengajuan izin-red). Nantinya, investor itu akan membangun hotel di Pabelan, Kartasura, dan Solo Baru, Grogol," jelas Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Jumat (28/1).

Hotel yang akan dibangun di Pabelan, Kartasura dari izin yang masuk merupakan Hotel Syariah. Rencananya, hotel tersebut akan dibangun setinggi 28 lantai. Hotel tersebut akan dibangun dipinggir jalan raya Solo-Kartasura atau menempati bekas perusahaan percetakan PT Pabelan.

Adapun hotel di kawasan Solo Baru akan dibangun setinggi 12 lantai di bekas gedung bioskop Atrium. Hanya saja, terkait nama hotel yang akan dibangun belum muncul dalam berkas yang diajukan ke bupati. Namun, informasi yang masuk pembangunan hotel akan segera dilakukan jika izin sudah lengkap.

Dia mengungkapkan, pada masa kepemimpinannya ini memang digalakkan masuknya investasi. Sehingga kondisivitas dan kenyamaan daerah menjadi prioritas penting. Dengan lain kata lain, Sukoharjo berupaya keras menjadi daerah yang proinvestasi. Selanjutnya dengan masuknya sejumlah investor akan membawa multi player effect yang berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Shaggy_Solo
January 28th, 2011, 03:23 PM
28 Januari 2011 | 17:11 wib
Investor Bidik Pembangunan Hotel di Sukoharjo

Sukoharjo, CyberNews. Investor yang lebih dari satu lembaga tersebut ingin membangun tiga buah hotel berbintang.

Bahkan, pengajuan izin sudah masuk dan diterima langsung oleh Bupati Wardoyo Wijaya. "Saya terima (pengajuan izin-red). Nantinya, investor itu akan membangun hotel di Pabelan, Kartasura, dan Solo Baru, Grogol," jelas Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Jumat (28/1).

Hotel yang akan dibangun di Pabelan, Kartasura dari izin yang masuk merupakan Hotel Syariah. Rencananya, hotel tersebut akan dibangun setinggi 28 lantai. Hotel tersebut akan dibangun dipinggir jalan raya Solo-Kartasura atau menempati bekas perusahaan percetakan PT Pabelan.


^^ WOW... Hotel di Pabelan 28 Lantai, Solo Paragon bakal kalah niy..!! Trus bakal ada 3 calon hotel, sudah 2 disebutkan.. Lha yang 1 lagi apa niy?? :?

Adapun hotel di kawasan Solo Baru akan dibangun setinggi 12 lantai di bekas gedung bioskop Atrium. Hanya saja, terkait nama hotel yang akan dibangun belum muncul dalam berkas yang diajukan ke bupati. Namun, informasi yang masuk pembangunan hotel akan segera dilakukan jika izin sudah lengkap.


^^ Apakah ini termasuk paketan dengan The TERZETTO Mall ?? :banana:

danarstorm
January 28th, 2011, 03:29 PM
^^ WOW... Hotel di Pabelan 28 Lantai, Solo Paragon bakal kalah niy..!! Trus bakal ada 3 calon hotel, sudah 2 disebutkan.. Lha yang 1 lagi apa niy?? :?



^^ Apakah ini termasuk paketan dengan The TERZETTO Mall ?? :banana:

klo yg terzetto kmgknan besar hotelnya favehotel,, kan dulu pnah disebutiin favehotel d soba

Klo bner2 d pabelan 28 mantebbb bgt yaa msh dkt2 solo , klo syariah?? hmmm mgkn daerah gorro kalee , grup itu

atmada
January 28th, 2011, 03:36 PM
28 lantai di kawasan sub-urban Solo?? :eek:..semoga jangan cuma digeber kenceng di media aja..ditunggu realisasinya :cheers:..

danarstorm
January 28th, 2011, 04:07 PM
Betuul yg penting realisasinya aja!!!

Gr2 Sopar seakan2 pada latah yg pgn bkn bangunann lbh dari 20 lantai !!

gantengscool
January 28th, 2011, 04:23 PM
^^ itu cuma yang di SCP aja mas lampu canthing masuk gang?

di gang-gang yg lain ternyata ada juga (pic menyusul :)).


Betuul yg penting realisasinya aja!!!

Gr2 Sopar seakan2 pada latah yg pgn bkn bangunann lbh dari 20 lantai !!

edun 28 lantai, klo memang benar sih bakalan sangat huebat soalnya letaknya benar2 di pinggir jalan utama (bus truk pun lewat di sini....so...semua orang yg cuma melintas Solo-pun akan melihatnya).

But klo aku pribadi sih realistis saja, cukup 10 lantai sudah sangat bagus..yang penting....DIREALISASIKAN ^^
tapi memang bangunan eks PT.Pabelan sekarang sudah dirobohkan.



klo yg di Solobaru aku juga sama dg Danastorm....yakin 90% itu bakal calon "The Fave" Hotel dan klo 12 lantai masih bisa dipercaya.

Btw aku kok malah dapat info ya klo lahan bakal The Fave Hotel yg di Solo(kota) katanya di sebelah kanan Hotel Novotel (lahan kosong) yang menghadap Slamet Riyadi ^^.


___________________________________________


ngomong2 tentang Pakis (-tan) yg akan menjadi lokasi Kampus baru IAIN Surakarta, malam ini Luwes Singapura (maksudnya Singopuran Kartosuro..he he) buka untuk yg pertama kalinya -soft opening- dan ramai poll.....bahkan keramaiannya mengalahkan pembukaan Palur Plasa dulu (tadi lupa bawa kamera).

Luwes memang masih rajanya di Solo dsk :cheers:

danarstorm
January 28th, 2011, 04:39 PM
di gang-gang yg lain ternyata ada juga (pic menyusul :)).




edun 28 lantai, klo memang benar sih bakalan sangat huebat soalnya letaknya benar2 di pinggir jalan utama (bus truk pun lewat di sini....so...semua orang yg cuma melintas Solo-pun akan melihatnya).

But klo aku pribadi sih realistis saja, cukup 10 lantai sudah sangat bagus..yang penting....DIREALISASIKAN ^^


klo yg di Solobaru aku juga sama dg Danastorm....yakin 90% itu bakal calon "The Fave" Hotel dan klo 12 lantai masih bisa dipercaya.

Btw aku kok malah dapat info ya klo lahan bakal The Fave Hotel yg di Solo(kota) katanya di sebelah kanan Hotel Novotel (lahan kosong) yang menghadap Slamet Riyadi ^^.


___________________________________________


ngomong2 tentang Pakis (-tan) yg akan menjadi lokasi Kampus baru IAIN Surakarta, malam ini Luwes Singapura (maksudnya Singopuran Kartosuro..he he) buka untuk yg pertama kalinya -soft opening- dan ramai poll.....bahkan keramaiannya mengalahkan pembukaan Palur Plasa dulu (tadi lupa bawa kamera).

Luwes memang masih rajanya di Solo dsk :cheers:

Fave hotel slo d sblh kanan novetel?? dmna tuh google maps please ??
Klo dliat dari rendering bkalan tinggi tuh bsa lbh 10lt , emg ada tanah yg cukup luas dkt novetel masgan?

http://www.aston-international.com/userfiles/Image%20of%20favehotel%20Solo.jpg

klo bner iya daerah itu skyline bkal lmyn padet yaa ditambah lagi grand orchid^^

gantengscool
January 28th, 2011, 04:42 PM
itu lo lahan seberang depan (mantan) Apartemen Kusuma Mulia. Infonya sih dari teman yg kerja di Lor In ^^

atmada
January 28th, 2011, 05:04 PM
^^ maksudnya parkirannya itu ya?
daerah Timuran efektif buat highrise ya..cuma blok berapa ratus meter tapi exsisting udah ada Novotel sama Ibis. Menyusul Grand Orchid sama FaveHotel (kalau udah fixed disitu)..

gantengscool
January 28th, 2011, 05:12 PM
^^ maksudnya parkirannya itu ya?
daerah Timuran efektif buat highrise ya..cuma blok berapa ratus meter tapi exsisting udah ada Novotel sama Ibis. Menyusul Grand Orchid sama FaveHotel (kalau udah fixed disitu)..


akan lebih bagus lagi klo trotoarnya sampai Stasiun Balapan dibikin seperti yg di Sondakan ditambah lampu2 unik yg berciri (kan di sini daerah turis juga).

monggo diusulkan ke Pak Jokowi ^^


* Sekarang kawasan Sondakan jadi hidup lo, kawasan wisata heritage-nya jadi kerasa banget dan ternyata banyak restoran2 enak (ditambah suasananya enak). Seumur2 baru tadi nyoba makan di daerah sini ternyata asik juga. Banyak gedung2 tua yg dijadikan tampat usaha (misalnya restorannya Pak Bondan maknyuss -Kopi Tian-, Hotel di belakang SCP, boutiqe baju muslim lupa namanya punyanya Pak Ajib Adiputra, dll). Street Furniture-nya juga menambah kesan daerah turis...

Kemaren ngajak teman dari Jakarta lewat sini, dan dia terkesan banget katanya jalannya mirip2 di Legian :okay:

Ampelio
January 29th, 2011, 02:31 AM
Klo bner2 d pabelan 28 mantebbb bgt yaa msh dkt2 solo , klo syariah?? hmmm mgkn daerah gorro kalee , grup itu

http://img717.imageshack.us/img717/9383/pabelan.jpg (http://img717.imageshack.us/i/pabelan.jpg/)
^^Lahan PT.Pabelan lokasinya tepat diseberang Assalaam Hypermart, menurut gw 7-10 lantai aja disitu dah sangat bagus :)
...mengingat bangunan2 tinggi terdekat disekitar situ cuma RS.YARSIS (7 lantai) dan UMS (6 lantai), lebih bagus lagi kalau lokasi bangunan2 tinggi tsb saling berdekatan :cheers:

eurico
January 29th, 2011, 02:35 AM
^^ God ampe lupa ada proyek fave hotel itu ternyata lokasinya di sebelahnya Novotel yah, tiap kali lewat daerah situ saya juga selalu mbatin lahan gede di tepi jalan utama kok gak ada yang membangun sayang sekali ternyata untuk fave hotel mantab deh kalau seperti itu, midrise nya makin padat.

Kalo yang 28 lantai di pabelan secara tidak ditengah kota gitu jadinya agak aneh tapi lama-lama wilayah kartosuro-palur kan masuk aglomerasi kota solo jadi tidak masalah menurut saya layaknya janti dengan jogja di sepanjang jalan solo ada banyak hotel berbintang mulai sheraton, quality dan jayakarta.

Ampelio
January 29th, 2011, 02:46 AM
Btw aku kok malah dapat info ya klo lahan bakal The Fave Hotel yg di Solo(kota) katanya di sebelah kanan Hotel Novotel (lahan kosong) yang menghadap Slamet Riyadi

http://img684.imageshack.us/img684/9524/timuran.jpg (http://img684.imageshack.us/i/timuran.jpg/)
^^Kalau emg betul di lahan parkir Novotel (??) ...wah bakal jadi midrises superblok daerah situ :cheers:
Lahan yg dibatasi garis kuning milik satu grup perusahaan Sun Motor

...sayangnya Jalan Slamet Riyadi arahnya dari barat ke timur, juga Jalan Honggowongso arahnya dari utara ke selatan :ohno:
coba kalau dibalik pasti secara visual bakal kelihatan mentereng jika dilihat pengendara yg melintas perempatan Ngapeman

eurico
January 29th, 2011, 03:02 AM
hehe iya yah om secara tidak langsung lama-lama menjadi superblok tersendiri, lantas apakah favehotel juga dikembangkan oleh sun motor? kok bisa menempati lahan di situ

Ampelio
January 29th, 2011, 03:17 AM
^^Betul eurico, tinggal streetscape-nya aja yg dibenahi... emm sayang ya citywalk cuma di sisi selatan Slamet Riyadi :)

eurico
January 29th, 2011, 03:43 AM
sisi satunya diupgrade untu jalur pesepeda dan kendaraan non motor lainnya saja jangan hanya dibiarkan saja biar makin ciamik

noe2009
January 29th, 2011, 04:22 AM
3 Investor Akan Bangun Hotel

Sabtu, 29/01/2011 09:00 WIB - Muhammad Ismail

HARIAN JOGLOSEMAR

SUKOHARJO—Iklim investasi di Sukoharjo mulai membaik. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya tiga investor yang akan membangun hotel. Investor melirik lokasi di sekitar Pabelan Kartasura dan Solo Baru Grogol. Hal ini disampaikan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. “Ada tiga hotel yang akan dibangun di wilayah Sukoharjo,” ujarnya di sela-sela acara di Pendapa Pemkab, Jumat (28/1).

Menurut Wardoyo, hotel yang akan dibangun di Pabelan, Kartasura dari izin yang masuk merupakan Hotel Syariah. Rencananya hotel akan dibangun 17 lantai. Hotel itu, nantinya akan dibangun di pinggir Jalan Raya Solo-Kartasura tepatnya menempati bekas bangunan PT Pabelan.

Sedangkan untuk hotel di kawasan Solo Baru akan dibangun sebanyak 12 lantai dan yang satunya belum diketahui. Hanya saja, terkait nama hotel yang akan dibangun belum muncul dalam berkas yang diajukan ke bupati. “Untuk di wilayah Solo Baru akan dibangun dua hotel dan lokasinya ada di samping bundaran,” paparnya.

Bupati menanggapi positif dengan banyaknya investor yang masuk di Sukoharjo pada tahun ini.

atmada
January 29th, 2011, 04:28 AM
^^ kok dalem semalam bisa dicut jadi 17 lantai? :lol:..lokasi di Solo Baru udah fixed di calon The Terzetto nih..:D

Alphonse Not-Elric
January 29th, 2011, 05:14 AM
3 Investor Akan Bangun Hotel

Sabtu, 29/01/2011 09:00 WIB - Muhammad Ismail

HARIAN JOGLOSEMAR

SUKOHARJO—Iklim investasi di Sukoharjo mulai membaik. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya tiga investor yang akan membangun hotel. Investor melirik lokasi di sekitar Pabelan Kartasura dan Solo Baru Grogol. Hal ini disampaikan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya. “Ada tiga hotel yang akan dibangun di wilayah Sukoharjo,” ujarnya di sela-sela acara di Pendapa Pemkab, Jumat (28/1).

Menurut Wardoyo, hotel yang akan dibangun di Pabelan, Kartasura dari izin yang masuk merupakan Hotel Syariah. Rencananya hotel akan dibangun 17 lantai. Hotel itu, nantinya akan dibangun di pinggir Jalan Raya Solo-Kartasura tepatnya menempati bekas bangunan PT Pabelan.

Sedangkan untuk hotel di kawasan Solo Baru akan dibangun sebanyak 12 lantai dan yang satunya belum diketahui. Hanya saja, terkait nama hotel yang akan dibangun belum muncul dalam berkas yang diajukan ke bupati. “Untuk di wilayah Solo Baru akan dibangun dua hotel dan lokasinya ada di samping bundaran,” paparnya.

Bupati menanggapi positif dengan banyaknya investor yang masuk di Sukoharjo pada tahun ini.

Ayo Mr. Wardoyo....
majukan Sukoharjo yang kurang lebih 10 tahun terhambat perkembangannya!!!
Contolah Mr. Jokowi,
Sukoharjo nggak punya wisata seheboh karanganyar, wilayahnya sempit, jadi harus dioptimalkan dari segi lain!!!
Kami rakyat sukoharjo sudah cukup sengsara dengan kepemimpinan yang lalu,

Alphonse Not-Elric
January 29th, 2011, 05:23 AM
^^ God ampe lupa ada proyek fave hotel itu ternyata lokasinya di sebelahnya Novotel yah, tiap kali lewat daerah situ saya juga selalu mbatin lahan gede di tepi jalan utama kok gak ada yang membangun sayang sekali ternyata untuk fave hotel mantab deh kalau seperti itu, midrise nya makin padat.

Kalo yang 28 lantai di pabelan secara tidak ditengah kota gitu jadinya agak aneh tapi lama-lama wilayah kartosuro-palur kan masuk aglomerasi kota solo jadi tidak masalah menurut saya layaknya janti dengan jogja di sepanjang jalan solo ada banyak hotel berbintang mulai sheraton, quality dan jayakarta.

kalo kartosuro yang pusatnya (daerah pertigaan Semarang Jogja) menurut saya sih aglomerasi-nya memang masih dalam tahap, tapi bagi saya, daerah Pabelan dan Makamhaji (secara gw pernah tinggal 13 tahun di Kleco dan Mendungan, Desa Pabelan) sebenarnya sudah menyatu secara integral dengan Kota Solo, selain karena wilayahnya nempel, wilayah urban di sana sudah tidak bisa dibedakan batas-batasnya dengan Kota Solo. bahkan Mendungan dan Makamhaji lebih ramai daripada daerah Karangasem seperti Bulak Indah.

Ampelio
January 29th, 2011, 05:34 AM
Ayo Mr. Wardoyo....
majukan Sukoharjo yang kurang lebih 10 tahun terhambat perkembangannya!!!
Contolah Mr. Jokowi,
Sukoharjo nggak punya wisata seheboh karanganyar, wilayahnya sempit, jadi harus dioptimalkan dari segi lain!!!
Kami rakyat sukoharjo sudah cukup sengsara dengan kepemimpinan yang lalu,

^^hahahha... :lol: saat si BS menjabat ya, heran memang preman kok bisa jadi bupati??? :ohno: 2x masa jabatan lagi :nuts:

b4u2bweird
January 29th, 2011, 07:30 AM
proyek pagar tanaman (atau apalah itu namanya) setelah proyek percontohan di disperindag dan DKP kini mulai merambah di sekolah...proses saat ini adalah di SMK 4, dan selanjutnya di SMK 5.

kalo menurut saya sih bagus. kalo dipandang tambah asri...tapi kalo dilihat dari sisi keamanan...kayaknya untuk sekolahan yang aset barangnya bejibun gitu masih agak menakutkan...

gantengscool
January 29th, 2011, 08:37 AM
investor Hotel di Pabelan (17 lantai) dari Semarang, sedangkan investor hotel Solobaru (12 lantai) dari (lokal) Solo :okay:


Iklim investasi Sukoharjo menggeliat.

Hotel & mal segera dibangun

Sukoharjo (Espos) Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, membeberkan ada dua hotel dan sebuah mal baru yang bakal didirikan di Sukoharjo.

Saat dijumpai wartawan seusai acara Evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2005-2010 di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Setda Sukoharjo, Jumat (28/1), Wardoyo mengatakan lokasi pendirian hotel itu di Kecamatan Kartasura dan Kecamatan Grogol.

Investor yang akan mendirikan hotel tersebut sudah mulai melakukan perencanaan untuk pelaksanaan proyek pembangunan hotel tersebut pada 2011.

“Satu hotel di Pabelan, Kartasura. Rencananya di sana nanti akan didirikan hotel syariah. Sedangkan lainnya ada di Grogol,” jelas Wardoyo.

Dia menambahkan pembangunan hotel syariah di Pabelan, Kartasura dilakukan oleh investor luar kota. Hotel tersebut akan dibangun di tepi jalan raya Solo-Kartasura menempati bekas bangunan PT Pabelan. “Pengajuan izin itu sudah masuk dan saya terima,” jelas Bupati.

Sementara itu, hotel lainnya di Kecamatan Grogol akan dibangun di kawasan Solo Baru. Salah satu hotel tersebut bakal dibangun sebanyak 12 lantai. Namun, nama hotel yang akan dibangun belum muncul dalam berkas yang diajukan ke Bupati.

“Hotel di Grogol akan dibangun di dekat gedung bioskop Atrium Solo Baru, investornya dari Solo. Namun bagaimana konsep dan jumlah lantainya saya belum tahu,” tukas dia.

Bupati mengatakan rencana pendirian hotel di Sukoharjo oleh investor menunjukkan iklim investasi di Kota Makmur makin menggeliat.

Wardoyo bertekad melakukan perbaikan iklim investasi demi mendorong laju perekonomian masyarakat.

Kasubbag Pertanahan Bagian Pemerintahan Setda Sukoharjo, Hadi Prakoso, mengatakan investor yang akan mendirikan dua hotel tersebut tengah mengurus perizinan lokasi. Investor asal Semarang yang akan mendirikan hotel syariah di Pabelan masih menunggu rekomendasi dari Bandara Adi Soemarmo, menyangkut ketinggian bangunan.

Sedangkan investor asal Solo yang berencana mendirikan hotel dan mal di Solo Baru juga tengah memproses pengajuan izin lokasi ke Bagian Pemerintahan Pemkab Sukoharjo. “Rencananya hotel syariah di Pabelan itu akan dibangun berlantai 17,” jelas Hadi.

Anggota DPRD Sukoharjo, M Samrodin, mengatakan rencana pendirian hotel berbintang di Sukoharjo mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Makmur. “Dengan masuknya para investor itu diharapankan bisa menambah PAD,” tandasnya. - Oleh : Hanifah Kusumastuti




^^ kok dalem semalam bisa dicut jadi 17 lantai? :lol:..lokasi di Solo Baru udah fixed di calon The Terzetto nih..:D


kayaknya lebih realistis dan serius yg 17 lantai, nyatanya mereka sudah minta rekomendasi tentang KKOP ke bandara Adisoemarmo.


Lucunya di berita di atas disebutkan klo hotel akan berlokasi di dekat bioskop Atrium Solobaru. Tapi barusan saya mendapat pic proyek yg lagi dibangun di Solobaru (tahap pemasangan pondasi) di dekat Pom Bensin, setelah ditanya ke pekerja proyek katanya akan dibangun hotel 12 lantai.....jadi lokasi mana yg benar nih..:nuts:

mungkinkah yg sedang dibangun ini "The Fave" Hotel ?

*btw kata "di dekat" dengan "di bekas" beda ya :lol:^^


http://img526.imageshack.us/img526/9589/cimg7701.jpg (http://img526.imageshack.us/i/cimg7701.jpg/)


__________________________________________________


Lokasi bekas bioskop Atrium (yg lumayan luas) dalam kondisi telantar bersemak.

http://img810.imageshack.us/img810/2493/cimg7702.jpg (http://img810.imageshack.us/i/cimg7702.jpg/)

gantengscool
January 29th, 2011, 08:40 AM
http://img684.imageshack.us/img684/9524/timuran.jpg (http://img684.imageshack.us/i/timuran.jpg/)
^^Kalau emg betul di lahan parkir Novotel (??) ...wah bakal jadi midrises superblok daerah situ :cheers:
Lahan yg dibatasi garis kuning milik satu grup perusahaan Sun Motor

...sayangnya Jalan Slamet Riyadi arahnya dari barat ke timur, juga Jalan Honggowongso arahnya dari utara ke selatan :ohno:
coba kalau dibalik pasti secara visual bakal kelihatan mentereng jika dilihat pengendara yg melintas perempatan Ngapeman


hehe iya yah om secara tidak langsung lama-lama menjadi superblok tersendiri, lantas apakah favehotel juga dikembangkan oleh sun motor? kok bisa menempati lahan di situ


Logikanya harusnya milik SUN Motor.

Bisa jadi Madam Imelda masih senang dengan mainan barunya.....jadi ratu hotel di Jateng-DIY ^^

gantengscool
January 29th, 2011, 08:54 AM
http://img717.imageshack.us/img717/9383/pabelan.jpg (http://img717.imageshack.us/i/pabelan.jpg/)
^^Lahan PT.Pabelan lokasinya tepat diseberang Assalaam Hypermart, menurut gw 7-10 lantai aja disitu dah sangat bagus :)
...mengingat bangunan2 tinggi terdekat disekitar situ cuma RS.YARSIS (7 lantai) dan UMS (6 lantai), lebih bagus lagi kalau lokasi bangunan2 tinggi tsb saling berdekatan :cheers:

ini kondisi ex-Percetakan PT. Pabelan sekarang (bakal lokasi Hotel Syariah 17 lantai) tepat di sebelah kanan Restoran Rasa-Mirasa :

bangunan lama sudah dihancurkan.

http://img140.imageshack.us/img140/7236/cimg7725.jpg (http://img140.imageshack.us/i/cimg7725.jpg/)

http://img831.imageshack.us/img831/4204/cimg7726.jpg (http://img831.imageshack.us/i/cimg7726.jpg/)

atmada
January 29th, 2011, 09:07 AM
itu jumlah hotelnya kok juga beda :sleepy: berita yang duluan bilang tiga, sekarang dituker satu, jadi dua hotel dan satu mall :lol:..btw, SKH memang beruntung, karena megang 3 wilayah sub urban Solo, Kartasura di barat, Solo Baru di selatan, Palur di timur..padahal luas wilayah kab.SKH termasuk yang terkecil di Solo Raya. :cheers:

gantengscool
January 29th, 2011, 10:04 AM
lagi....Gubernur tidak digubris Pemkot :ohno:

Kayaknya Gubernur nih takut dibilang kalah pinter dalam ngelobi....atau jangan2 takut Solo maju :lol:

___________________________________________


Pemkot Solo bersikukuh bangun wisma atlet.

By on 29 Januari 2011

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap akan merealisasikan pembangunan wisma atlet pada tahun 2011 ini. Meskipun panitia penyelenggara Asean ParaGames 2011 menolak untuk menempatkan para atlet di wisma tersebut saat ajang olahraga tersebut digelar nantinya.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo ketika ditemui wartawan di rumah dinasnya, Sabtu (29/1). “Kami bahkan mentargetkan wisma atlet sudah dibangun sebelum penyelenggaraan Asean ParaGames 2011 yang rencananya digelar akhir tahun ini,” kata Wawali.

Diungkapkan Wawali, pihaknya pada Rabu (2/2) mendatang berencana melobi kembali Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), demi memperoleh bantuan dana dari pemerintah pusat. Saat disinggung tentang penolakan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo terkait penempatan para atlet Asean ParaGames 2011 di wisma atlet, Wawali menyatakan pihaknya tidak akan mempersoalkan hal itu. “Yang jelas lobi kami ke pemerintah pusat tetap jalan. Mudah-mudahan dapat persetujuan,” imbuh dia.

Harapan dapat terbangunnya wisma atlet, menurut Wawali agar ke depan dapat memberikan manfaat lebih baik kepada masyarakat maupun Pemkot. “Kalau memang bisa digunakan untuk menampung ribuan atlet Asean ParaGames nantinya, mengapa tidak?” kata Rudy.

Namun bila tidak digunakan untuk mendukung event olahraga internasional tersebut, menurut Wawali keberadaan wisma atlet kelak tetap dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan kepemudaan lainnya. Setidaknya dibutuhkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk lokasi wisma tersebut. “Lahan yang akan digunakan di sekitar wilayah Kerten. Saat ini kami sedang mempersiapkan lahan tersebut untuk pembangunan wisma atlet,” tandasnya.

atmada
January 29th, 2011, 10:48 AM
^^ jangan berharap lebih sama provinsi lah :D



*btw kata "di dekat" dengan "di bekas" beda ya :lol:^^




eh..baru sadar..:lol:..

Alphonse Not-Elric
January 29th, 2011, 11:07 AM
itu jumlah hotelnya kok juga beda :sleepy: berita yang duluan bilang tiga, sekarang dituker satu, jadi dua hotel dan satu mall :lol:..btw, SKH memang beruntung, karena megang 3 wilayah sub urban Solo, Kartasura di barat, Solo Baru di selatan, Palur di timur..padahal luas wilayah kab.SKH termasuk yang terkecil di Solo Raya. :cheers:
Bagi saya di grogol, wilayah sub-urban yang nyata dan alami malah bukan di Solo Baru-nya. Solo Baru memang didominasi kaum "berpunya". Jika ingin melihat wilayah grogol yang asli sub-urban, coba datangi "desa" (heran, pemkab-nya kok masih saja menamai desa, bukan kelurahan, padahal sama Kelurahan Mojosongo saja desa2 ini lebih padat dan ramai) CEMANI, MADEGONDO, SANGGRAHAN, atau BANARAN. Di wilayah ini, batas antara Solo dan Sukoharjo sudah tidak jelas.

eurico
January 29th, 2011, 12:57 PM
Sepertinya hotel di soba itu bukan terzetto, selain karena artikel di atas yg menyebutkan lokasi nya di dekat atrium bukan di bekas atrium pada artikel tsb juga tidak menyebutkan langsung pengembangnya, seingat saya pengembangnya terzetto adalah pengembangnya soba sendiri.

noe2009
January 29th, 2011, 01:40 PM
Sabtu, 29 Januari 2011 , Hal.7
Luwes bidik daerah urban

Kartasura (Espos) Pusat perbelanjaan Luwes di Jl Adi Soemarmo, Ngabeyan, Kartasura, yang resmi dibuka Jumat (28/1), membidik konsumen di daerah urban.

Keberadaan lahan parkir seluas 5.000 meter persegi di pusat perbelanjaan itu diharapkan mengurangi potensi kemacetan di jalur protokol Kartasura ini. Pembukaan salah satu unit Luwes Group itu dimeriahkan pertunjukan barongsai.

Direktur Luwes Group, Hendarto, memaparkan bidikan wilayah urban meliputi sebagian wilayah Karanganyar, Boyolali dan Sukoharjo. Pemilihan lokasi itu sebagai pembukaan lahan baru dari beberapa pusat perbelanjaan lain yang telah tersebar di Jl A Yani Solo.

Dia mengatakan pusat perbelanjaan itu terdiri dari tiga lantai dilengkapi satu basement untuk lahan parkir. Dia menyebut total lahan parkir yang disediakan untuk tempat belanja itu sekitar 5.000 meter. “Kami sudah memikirkan fasilitas parkir untuk menambah kenyamanan pengunjung. Selain itu, kami harap penyediaan lahan juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas,” tambahnya.

Pendirian pusat perbelanjaan di lahan seluas 3.500 meter itu menyerap sekitar 200 tenaga kerja. Dia menguraikan penyediaan sejumlah kebutuhan di pusat perbelanjaan itu menggunakan konsep one stop shoping. Selain itu juga disediakan tempat bermain anak sebagai sarana rekreasi. - Oleh : ovi





SOLOPOS Edisi : Kamis, 27 Januari 2011 , Hal.XII
Bupati bina PNS Colomadu

Karanganyar (Espos) Sekitar 50 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kantor Kecamatan Colomadu, kepala desa dan sejumlah perangkat desa mendapatkan pembinaan guna pemantapan stabilitas wilayah di Colomadu. Pembinan berlangsung di kantor Kecamatan Colomadu, Selasa (25/1).

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, antara lain menyampaikan agar para PNS, kepala desa dan perangkat desa di Colomadu tidak mudah terprovokasi ajakan untuk berpisah dari Karanganyar. Apalagi secara geografis, wilayah Colomadu berbatasan dengan Kota Solo, Boyolali dan Sukoharjo. ”Ini harus dihindari, sebab setiap daerah memiliki kebijakan dan potensinya masing-masing,” kata Rina saat pembinaan PNS di Colomadu, Selasa pagi.

Para aparatur pelayan masyarakat, lanjut Rina, hendaknya dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait hal tersebut. Tidak bisa dipungkiri bahwa perbedaan pengelolaan daerah memang bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Jika masyarakat banyak yang cemburu dengan daerah lain, nantinya dapat mempengaruhi kondusivitas pemerintahan di suatu daerah. - Oleh : fas



Bu Rina tolong diperhatikan Jl Adisucipto wilayah Kab. Karanganyar-Jl Tentara Pelajar Colomadu-Bolon-pertigaan Ngasem kalau malam gelap. Dan jalan menuju arah Bandara baik wilayah Karanganyar, maupun Boyolali (Halo Boyolali??) minim PJU.

Ampelio
January 29th, 2011, 01:46 PM
Sepertinya hotel di soba itu bukan terzetto, selain karena artikel di atas yg menyebutkan lokasi nya di dekat atrium bukan di bekas atrium pada artikel tsb juga tidak menyebutkan langsung pengembangnya, seingat saya pengembangnya terzetto adalah pengembangnya soba sendiri.

^^Baguslah kalau begitu... ini sinyal yg baik utk perkembangan bisnis di kawasan Solo baru:okay: ..berarti pembangunan tidak hanya didominasi oleh pengembang/developer asal.

gantengscool
January 29th, 2011, 05:30 PM
Akhirnya ketemu jawabannya....


Cerita investigasi pedagang Mie Godhok.

Ceritanya barusan tadi iseng2 makan Mie Godhok yg tiap hari mangkal di depan proyek depan SMA Ursulin yg dulu pernah diposthing oleh Shaggy.

Kenapa penasaran, soalnya tadi sore melihat banyak truk yg berlalu lalang di proyek ini membawa tanah, saya pikir berarti proyek ini lumayan besar soalnya sampai ada pekerjaan penggalian basement segala, dan pekerjaan pondasi terlihat sudah selesai.


Eh bapak pedagang mie Godhok yg umurnya sudah lumayan tua (70-an tahun) dengan lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya :


1. pertama, waktu ditanya "proyek apa ini pak" , jawabnya : "proyek hotel mas".

2. "Kok bapak tau dari mana ?" , jawabnya : "dari pekerja proyeknya. Saya kan tiap hari mangkal di sini, para pekerjanya sering makan di tempat saya".

3. "oh gitu, trus...nama hotelnya apa pak ?" , jawabnya : "......mmmmmmm apa itu duh lupa saya....pake huruf Pe...Pe...Pe...... PAVE !!!

4. "oh Fave maksudnya !!!" , jawabnya : "betul-betul iya ha haa (sambil ketawa dia)....trus dia melanjutkan "itu nama Indonesa ato bukan ya ?" , jawab saya : "ya bukan pak..."

5. "Jadi ini sudah selesai ya pak pondasinya" , jawabnya : "ya sudah....wong sekarang itu nggali-gali tanah sampai enam meter"

6. "trus bapak tahu ngga nantinya berapa lantai itu ?" , jawabnya : "15 LANTAI !"

7. "wow tinggi juga ya pak, kok bapak tau dari mana ?" , jawabnya : "ya pekerjanya yang cerita ke saya"

8. trus tanpa saya tanya dia melanjutkan ceritanya : "wong hotel ini sekarang juga lagi dibangun kok di Solobaru sana, malah dia lagi membangun 6 hotel secara bersamaan selain di Solo"

(trus saya membathin, cerdas juga bapak ini hehehe...)

9. saya bertanya lagi : "kalo yg di solobaru berapa lantai pak ?" , jawabnya : "wah klo yg di sana saya ngga tau mas"

10. "Yang di Solobaru sudah dibangun ya pak ?" , jawabnya : "ya bareng sama yang di sini, sekarang lagi dibikin pondasi"

11. "oh gitu, ya sudah pak matur nuwun" (dalam hati saya berkata, ternyata pedagang Mie Godhok saat-saat begini berguna juga untuk menggali info, hehehe).


Jadi kesimpulan saya dari obrolan tadi (CMIIW) :

1. Dua Hotel The FAVE di Solo sudah teridentifikasi letaknya, dan kedua-duanya SUDAH KONSTRUKSI.

2. Kemungkinan besar : The Fave Solo 15 lantai, dan The Fave Solobaru 12 lantai (seperti kata para pekerja proyeknya).

3. Pic di bawah ini kemungkinan besar adalah proyek The FAVE Solobaru.
http://img526.imageshack.us/img526/9589/cimg7701.jpg (http://img526.imageshack.us/i/cimg7701.jpg/)


4. Sekarang ada 4 Hotel skyline yg sedang konstruksi di Solo :

- Aston 22 lantai.
- The FAVE Solo 15 lantai.
- The FAVE Solobaru 12 lantai.
- Grand Orchid ekstension 8/9 lantai.

dan 1 hotel dalam tahap ijin : Hotel Syariah 17 lantai.

CMIIW

jika hotel2 tersebut sudah jadi (dan tidak lama lagi), saya yakin Solo masuk 10 besar kota Skyline di Indonesia :okay:

________________

klo dari berita di bawah ini logislah : Fave Solo 15 lantai (190 kamar), Fave Solobaru 12 lantai (150 kamar) :

http://gresnews.com/ch/Technology/cl/Hotel/id/1477631

(akan beroperasi akhir 2011 & pertengahan 2012).

.

eurico
January 29th, 2011, 06:38 PM
^^ good posting and good point mas gant, tapi untuk menjadi top 10 skyline di Indonesia Solo masih belum mendekatinya. Dari proyek2 baru tsb yg benar2 memberikan efek terhadap skyline kota solo hanya 2 yaitu fave hotel solo n grand orchid sedang aston SCP boleh lah nambah skyline yg udah ada tapi sayangnya scp jauh dari existing skyline kota solo. Fave hotel soba dan hotel di pabelan gak akan memberikan efek yg drastis thdp skyline kota solo karena jauh jadi kita tidak akan bisa melihat mereka dalam one picture of solo's skyline. But at least now we are sure that fave hotel is still on going and u/c begitu juga aston SCP. Can't wait to see at least 3 crane soaring in Solo's sky.

Ampelio
January 29th, 2011, 07:57 PM
^^Sedikit koreksi eurico, krn berdasrkan cerita mas gant diatas, berarti Fave Hotel (15 lantai) yg di Solo lokasinya di Jajar dekat SMA Ursulin :)

..jadi cuma Grand Orchid extension yg berada di tengah kota. :cheers:

eurico
January 30th, 2011, 12:16 AM
Haha agak teler om semalem ^^

Dewi Melayu
January 30th, 2011, 05:09 AM
Akhirnya ketemu jawabannya....



4. Sekarang ada 4 Hotel skyline yg sedang konstruksi di Solo :

- Aston 22 lantai.
- The FAVE Solo 15 lantai.
- The FAVE Solobaru 12 lantai.
- Grand Orchid ekstension 8/9 lantai.

dan 1 hotel dalam tahap ijin : Hotel Syariah 17 lantai.

CMIIW

jika hotel2 tersebut sudah jadi (dan tidak lama lagi), saya yakin Solo masuk 10 besar kota Skyline di Indonesia :okay:

________________

klo dari berita di bawah ini logislah : Fave Solo 15 lantai (190 kamar), Fave Solobaru 12 lantai (150 kamar) :

http://gresnews.com/ch/Technology/cl/Hotel/id/1477631

(akan beroperasi akhir 2011 & pertengahan 2012).

.

10 besar skyline city : Jakarta, Surabaya, Tangerang, Medan, Bandung, Batam, Makassar, Balikpapan, Palembang, Pekanbaru atau Solo ? :cheers:

Kalau Bekasi dimasukkan susah Solo atau Pekanbaru masuk 10 besar, di Pekanbaru ada 5 bangunan diatas 10 lantai yang konstruksi dan sudah berdiri 5 bangunan diatas 10 lantai, Solo ada pembangunan 4 bangunan diatas 10 lantai dan sudah berdiri 2 bangunan diatas 10 lantai (Paragon dan Sahid). :banana:

Wah bakal seru ya ...Dulu gak nyangka Pekanbaru bisa melesat menyaingi Solo...:lol:

Coba lihat komentarku di pembahasan kota mana yang akan memiliki skyline terbaik di Indonesia
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=71645165#post71645165

aksjiah
January 30th, 2011, 10:43 AM
Solo and Yogyakarta Point Way With ‘Smart’ Public Transportation

Candra Malik | January 30, 2011
The Jakarta Globe

Solo. Yogyakarta and Solo are preparing to become the first cities in the country to introduce an integrated transportation ticketing system, using a Smart card.

If the experiment works it could point the way to the future of public transportation in Indonesia, particularly in traffic-clogged Jakarta.

Solo has already established itself as a leader in public transportation. It successfully introduced the Prambanan Express Train, a commuter train making round-trip journeys between Solo and Yogyakarta, and in December it launched Batik Solo Trans, a city bus service.

The Solo administration, according to Bambang Susantono, the deputy transportation minister in Jakarta, recently signed a memorandum of understanding with Yogyakarta on the use of Smart cards for travel on public transportation in both cities beginning next month.

“Starting this February the public will be able to use inner-city buses run by Batik Solo Trans and Trans Jogja, as well as the Prambanan Express Train, using a rechargeable Smart card,” Bambang said recently.

“These three modes of public transportation meet the commuting needs of the people traveling within cities and between different ones.

“The bus and train lines are all connected to Yogyakarta’s Adisucipto International Airport, and routes to Solo’s Adisumarmo International Airport will follow soon. (how soon eh??? - edited :D)

“This is the first-ever integrated transportation ticketing system in Indonesia. This is the beginning of a new chapter for Indonesian public transportation.”

Bambang said there would be three types of Smart cards: Regular Trip, Single Trip and Student Card. The Regular Trip card, he said, will be primarily for long-term users, the Single Trip card will be good for just one trip and the Student Card will offer discount prices for students.

Once a card is scanned at a bus stop or train station, the fare will be deducted from the prepaid card.

“Once the card is used up, passengers will be able to recharge it at a number of sales points at bus stops, stations, shops or banks,” Bambang said. “And for students in Solo and Yogya, the government will incorporate the Smart card with the students’ identity cards. That way they will learn from an early age to use public transportation rather than private vehicles.”

Love for Public Transport

According to data from the Yogyakarta Transportation Office, Trans Jogja buses carried about 6.5 million passengers last year, up from 5.1 million in 2009 and 3.6 million in 2008.

Since its launch in December, Batik Solo Trans has carried an av erage of 3,000 passengers a day.

“The commuter system has helped us tackle urban transportation problems, and even more so once the ticketing system is integrated,” Bambang said.

He said traffic congestion had become a major problem in large cities across the country, and that to address the issue, local administrations had to start developing integrated public transportation systems.

“Public transportation must be seen in its entirety — as part of overall urban economic development efforts,” he said.

Other cities expected to start using Smart cards this year, he said, are Semarang in Central Java, Pekanbaru in Riau, Palembang in South Sumatra, Manado in North Sulawesi and Gorontalo, the capital of Gorontalo province, on Sulawesi.

No More Toll Roads?

Solo Mayor Joko Widodo said on Friday that the best way to improve people’s lives was by cooperating with other regions, particularly to develop urban transportation systems.

“Rather than compete, I choose to integrate. For this reason, I welcome the excellent cooperation with Yogyakarta in integrating our transportation system,” he said.

“After this, we will invite Semarang to join us in a series of bus and train services.”

He added that if he were president, he would call for an immediate halt to all toll road construction in Java.

“Just imagine how many millions of hectares of rice fields owned by farmers are destroyed for the construction of toll roads? Also, on both sides of the toll roads, buildings and settlements emerge, adding to the destruction,” he said.

It would be better, he said, to revive the country’s railway system in cooperation with state railway operator Kereta Api Indonesia. He said the Prambanan Express Train could serve as an example for other cities.

The service had first served only Solo and Yogyakarta, Joko said, but had since been expanded and now reached as far as Sragen, near the East Java border.

In September 2009, Joko also revived the Sepur Kluthuk Jaladara, a century-old wood-fueled steam train that is chugging around Solo once again.

It is the only steam-powered train in daily use in the country, traveling for 5.6 kilometers on the same street, Jalan Slamet Riyadi, as public transportation, private vehicles, bicycles and pedestrians. The train is, according to Joko, one of many reasons tourists come to Solo.

“Personally, I did not support the construction of the Solo-Semarang toll road, but I couldn’t stop it. I am just a mayor, not the president. I myself chose to revive the railway track,” he said.

Besides having started cooperating with other cities, he is now also busy reviving the entire railway network within the city limits, from Jalan Slamet Riyadi and turning south into Sukoharjo and Wonogiri, a district adjacent to Pacitan, East Java, the hometown of President Susilo Bambang Yudhoyono.

“On February 17, coinciding with the 266th anniversary of the city of Solo, the integrated transportation ticketing system will be implemented, followed by the soft launch of the Railbus, a new transportation project in the city running on the railway track established by the Dutch East India Company,” Joko said.

“It is ready to serve the people inside the city and outside the city, all the way to Sukoharjo and Wonogiri.”

Herry Zudianto, the mayor of Yogyakarta, said the transportation problems his city was facing were a little more complicated than those in Solo.

People from all over the archipelago come to Yogyakarta for a variety of purposes — mostly for a college education, but also for leisure or business, he said.

“Most of the students ride motorcycles and this jams up city traffic,” he said.

“However, they do not really oppose the Trans Jogja bus system. And they just love the Prambanan Express Train. All they need is a little encouragement to opt for public transportation.”

Sigit Haryanto, Yogyakarta’s head of public transportation, said the integrated ticketing system would offer users greater convenience, mostly because payment was more practical and efficient than the current options. Things will go faster, he said, because there is no need to bring any cash or wait in line to buy a ticket at the station or on the bus.

“It will also increase accountability because the transfer of money between passengers and the transportation operators will be avoided,” he said.

According to Sigit, most people were reluctant to use public transportation simply because private vehicles were more convenient. “Loans to buy a new car or motorcycle are easy to get and relatively cheap, he said.

“So the integrated public transportation ticketing system is our answer to the automotive companies,” he explained.

“Faced with a growing number of private vehicles on the roads, we provide public transportation with good service to make people’s travels cheap, safe and comfortable.”

------------------------------------------------------------------------
kalo menurut berita diatas, berarti sistemnza bakalan mirip Ey-link ato octopus gitu ya? bakalan bisa top up di indomaret alfamaret dll :D

eurico
January 30th, 2011, 01:21 PM
^^ bisa jelaskan ey-link atau octopus gak??

aksjiah
January 30th, 2011, 02:18 PM
^^ bisa jelaskan ey-link atau octopus gak??

ez-link bro salah ketik gara2 keyboardnya :D

pada dasarnya ada 2 macam tiket.
1. Tiket sekali jalan
2. Tiket reguler

1. tiket sekali jalan, bisa dibeli di mesin2 tiket yg ada. penumpang pilih tujuan perjalanan dan pada mesin akan tercantum harga tarif yg harus dibayar (plus deposit kartu- yg bisa didapatkan kembali ketika tiket dikembalikan ke mesin).

2. Tiket reguler, biasanya dijual di loket2 yg ada petugasnya. misal, penumpang bayar awal rp. 30.000 yg berisi; pulsa perdana (kyk kartu HP :p) 15.000, harga kartu rp. 5000, dan deposit 10.000 - deposit ini fungsinya supaya ketika nilai kartu kurang/tidak mencukupi untuk sekali perjalanan dan penumpang lupa atau tidak sempat mengisi ulang pd saat itu, nilai kekurangannya akan diambil dari deposit tersebut.
biasanya untuk tiket reguler ada tarif khusus untuk pelajar / penumpang lanjut usia - untuk tiket regler tarif khusus tempat penjualannya di biasa sekolah2 & universitas2 lokal.

tempat buat top up bisa di mesin2 tiket biasa, ato di minimarket2 yg ada di penjuru kota.
jadi fungsi kartu ini nggak cuma sebagai alat bayar transportasi publik, tp misal bisa juga buat belanja di minimarket2, ato beli minuman di vending machines dll.

CMIIW :D

eurico
January 30th, 2011, 02:31 PM
ok bro thank's for your information

gantengscool
January 30th, 2011, 02:49 PM
Solo memang hanya peringkat 10 top Skyline Indonesia. tapi Solo punya banyak hal Iconic yang tidak dimiliki kota-kota lain....rel di tengah kota, kereta Jaladara, Railbus, Bus Tingkat Pariwisata, jumlah Stasiun KA yg sampe 4 buah, Bengawan Solo yg melegenda, Stasiun Balapan yg populer....dll..

...so.....pasti kami tetap bangga sebagai wong Solo ^^

gantengscool
January 30th, 2011, 03:20 PM
Akhirnya ketemu jawabannya....


Cerita investigasi pedagang Mie Godhok.

Ceritanya barusan tadi iseng2 makan Mie Godhok yg tiap hari mangkal di depan proyek depan SMA Ursulin yg dulu pernah diposthing oleh Shaggy.

Kenapa penasaran, soalnya tadi sore melihat banyak truk yg berlalu lalang di proyek ini membawa tanah, saya pikir berarti proyek ini lumayan besar soalnya sampai ada pekerjaan penggalian basement segala, dan pekerjaan pondasi terlihat sudah selesai.


Eh bapak pedagang mie Godhok yg umurnya sudah lumayan tua (70-an tahun) dengan lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya :


1. pertama, waktu ditanya "proyek apa ini pak" , jawabnya : "proyek hotel mas".

2. "Kok bapak tau dari mana ?" , jawabnya : "dari pekerja proyeknya. Saya kan tiap hari mangkal di sini, para pekerjanya sering makan di tempat saya".

3. "oh gitu, trus...nama hotelnya apa pak ?" , jawabnya : "......mmmmmmm apa itu duh lupa saya....pake huruf Pe...Pe...Pe...... PAVE !!!

4. "oh Fave maksudnya !!!" , jawabnya : "betul-betul iya ha haa (sambil ketawa dia)....trus dia melanjutkan "itu nama Indonesa ato bukan ya ?" , jawab saya : "ya bukan pak..."

5. "Jadi ini sudah selesai ya pak pondasinya" , jawabnya : "ya sudah....wong sekarang itu nggali-gali tanah sampai enam meter"

6. "trus bapak tahu ngga nantinya berapa lantai itu ?" , jawabnya : "15 LANTAI !"

7. "wow tinggi juga ya pak, kok bapak tau dari mana ?" , jawabnya : "ya pekerjanya yang cerita ke saya"

8. trus tanpa saya tanya dia melanjutkan ceritanya : "wong hotel ini sekarang juga lagi dibangun kok di Solobaru sana, malah dia lagi membangun 6 hotel secara bersamaan selain di Solo"

(trus saya membathin, cerdas juga bapak ini hehehe...)

9. saya bertanya lagi : "kalo yg di solobaru berapa lantai pak ?" , jawabnya : "wah klo yg di sana saya ngga tau mas"

10. "Yang di Solobaru sudah dibangun ya pak ?" , jawabnya : "ya bareng sama yang di sini, sekarang lagi dibikin pondasi"

11. "oh gitu, ya sudah pak matur nuwun" (dalam hati saya berkata, ternyata pedagang Mie Godhok saat-saat begini berguna juga untuk menggali info, hehehe).






melanjutkan investigasi tadi malam, sore tadi gantian Pengawas Proyek di "The FAVE" yg di Solobaru yg kita wawancarai.


Hasilnya kurang lebih sebagai berikut :


1. Yg didepan URSULIN.

Nama proyek : The FAVE Hotel Solo.
Luas lahan : 52m x 18m.
Jumlah lantai : 16 + 2 basement (agak sedikit berbeda dg wawancara tadi malam -15 lantai-).
Kontraktor : sama dengan yg mengerjakan di Solobaru (tidak menyebut nama).
Progress terakhir : Pondasi selesai, sekarang mengerjakan penggalian basement.

pic :

http://img713.imageshack.us/img713/5631/cimg7742b.jpg (http://img713.imageshack.us/i/cimg7742b.jpg/)

__________________________________________________

2. Yg di Solobaru :

Nama proyek : The fave Hotel Solobaru.
Luas lahan : 40m x 20m.
Jumlah lantai : 12 + 2 basement.
Progres : Pengerjaan pondasi.

Pic :

http://img34.imageshack.us/img34/3205/cimg7754n.jpg (http://img34.imageshack.us/i/cimg7754n.jpg/)

http://img692.imageshack.us/img692/5404/cimg7753.jpg (http://img692.imageshack.us/i/cimg7753.jpg/)

___________________________________

Satu lagi informasi dari mandor tsb :

Setelah pekerjaan pondasi The Fave Solobaru selesai, maka akan dilanjutkan pekerjaan pondasi untuk mall yg letaknya 50m dari lokasi hotel di seberang jalan -kiri jalan dari arah kota Solo- (tepat di depan Pom Bensin).

Mall, jumlah lantai : 5 (termasuk 1 basement).

Pic lokasi Mall :

http://img508.imageshack.us/img508/4494/cimg7704.jpg (http://img508.imageshack.us/i/cimg7704.jpg/)

danarstorm
January 30th, 2011, 03:36 PM
Mas gan itu informasinya udh resmi ni?? gmna klo qta bikin threadnya sendiri???
loh kok , mallnya disitu?? berarti bukan the terzetto dong???

gantengscool
January 30th, 2011, 03:42 PM
Mas gan itu informasinya udh resmi ni?? gmna klo qta bikin threadnya sendiri???
loh kok , mallnya disitu?? berarti bukan the terzetto dong???

yup, bukan di Terzetto.

Klo mau dibikin thread sebaiknya digabung 3 proyek ini sekaligus, Dan@

danarstorm
January 30th, 2011, 03:49 PM
yup, bukan di Terzetto.

Klo mau dibikin thread sebaiknya digabung 3 proyek ini sekaligus, Dan@

Stlh d pkir2 ntar dulu aja deh , hunting renderingnya dulu , yg fave hotel solo kan udh ada , nah fave solobaru dan mallnya msh misterius
Lahan mallnya ckp gede jg 5 lantai loh hmmm penasaran deh :banana:

Thx infonya Agen Gantengscool 007(udh kyk interpol aja mas , sip bgt nyari infonya) :lol:

Alphonse Not-Elric
January 30th, 2011, 04:18 PM
10 besar skyline city : Jakarta, Surabaya, Tangerang, Medan, Bandung, Batam, Makassar, Balikpapan, Palembang, Pekanbaru atau Solo ? :cheers:

Kalau Bekasi dimasukkan susah Solo atau Pekanbaru masuk 10 besar, di Pekanbaru ada 5 bangunan diatas 10 lantai yang konstruksi dan sudah berdiri 5 bangunan diatas 10 lantai, Solo ada pembangunan 4 bangunan diatas 10 lantai dan sudah berdiri 2 bangunan diatas 10 lantai (Paragon dan Sahid). :banana:

Wah bakal seru ya ...Dulu gak nyangka Pekanbaru bisa melesat menyaingi Solo...:lol:

Coba lihat komentarku di pembahasan kota mana yang akan memiliki skyline terbaik di Indonesia
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=71645165#post71645165

yang kami kejar bukan top skyline kok, tapi top civillization aja....yaa mungkin salah satu indikasi top civillization itu top skyline kali

lagian jika dibanding Pekanbaru yang ibukota propinsi Riau, Solo yang bukan ibukota propinsi cuma kota kere, yang gak bunya banyak SDA.

kami (orang-orang yang ngaku wong solo) nggak takut dipandang remeh, toh semuanya bisa menilai, dan semuanya punya kelebihannya sendiri-sendiri

gantengscool
January 30th, 2011, 04:21 PM
Stlh d pkir2 ntar dulu aja deh , hunting renderingnya dulu , yg fave hotel solo kan udh ada , nah fave solobaru dan mallnya msh misterius
Lahan mallnya ckp gede jg 5 lantai loh hmmm penasaran deh :banana:

Thx infonya Agen Gantengscool 007(udh kyk interpol aja mas , sip bgt nyari infonya) :lol:

sip komandan :lol:


yang kami kejar bukan top skyline kok, tapi top civillization aja....yaa mungkin salah satu indikasi top civillization itu top skyline kali

lagian jika dibanding Pekanbaru yang ibukota propinsi Riau, Solo yang bukan ibukota propinsi cuma kota kere, yang gak bunya banyak SDA.

kami (orang-orang yang ngaku wong solo) nggak takut dipandang remeh, toh semuanya bisa menilai, dan semuanya punya kelebihannya sendiri-sendiri


setuju setuju setuju , biarkan saja Om :lol: :cheers:


Dewi Melayu tuh orang gila stress, biasa...sentimen dengan kemajuan yg pesat dari Solo :lol:




.

danarstorm
January 30th, 2011, 04:28 PM
Satu lagi mas harapan saya sebagai orang Solo , ayo dong para walikota/bupati SoloRaya , harus mau duduk bersama jgn egois mengembangkan konsep Solo Raya , noh kan buktinya Skh -Kra kbgian mall baru yg lokasinya merapat k Solo bukan d pusat kotannya . Skrng perlu dipikiran jg ringroad, moda transportasi ala bst yg menghubukan Solo Raya,dll , semoga kdepan rute Bst lewat Solo Baru (wajib hukumnya) , Solo Baru bsa jd pusat entartain nih!! masih bnyk lahan kosong di Baki tuhh,, ayo maju terus Solo Raya

atmada
January 30th, 2011, 04:55 PM
wah manteb reportasenya masgan :okay:..mall di Solo Baru bisa nyedot pengunjung sampai Sukoharjo kota imo..

Shaggy_Solo
January 30th, 2011, 07:33 PM
melanjutkan investigasi tadi malam, sore tadi gantian Pengawas Proyek di "The FAVE" yg di Solobaru yg kita wawancarai.


Hasilnya kurang lebih sebagai berikut :


1. Yg didepan URSULIN.

Nama proyek : The FAVE Hotel Solo.
Luas lahan : 52m x 18m.
Jumlah lantai : 16 + 2 basement (agak sedikit berbeda dg wawancara tadi malam -15 lantai-).
Kontraktor : sama dengan yg mengerjakan di Solobaru (tidak menyebut nama).
Progress terakhir : Pondasi selesai, sekarang mengerjakan penggalian basement.

pic :

http://img713.imageshack.us/img713/5631/cimg7742b.jpg (http://img713.imageshack.us/i/cimg7742b.jpg/)

__________________________________________________



Proyek "belum tahu" di ujung Jalan Pakel depan SMU URSULIN:

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/My%20SOLO%20CITY%20-%20The%20Spirit%20Of%20Java/Pakel03.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/My%20SOLO%20CITY%20-%20The%20Spirit%20Of%20Java/Pakel01.jpg

http://i737.photobucket.com/albums/xx15/Shaggy_Solo/My%20SOLO%20CITY%20-%20The%20Spirit%20Of%20Java/Pakel04.jpg

Ada yang tahu ?? :ohno:

Berarti yang ini beneran Hotel kan..?? hehehe........ Jalan Adi Sucipto akan ada hotel berbintang lagi..

eurico
January 31st, 2011, 01:13 AM
^^ mas gants mantab sekali reportasenya yang mengejutkan adalah mallnya 5 lantai lumayan juga lho setinggi SGM lah yah. Munurt saya kalau mw buat tretnya mending nunggu rendering ada semua trus benar2 sudah jalan proyeknya di lapangan.

timlogudeg
January 31st, 2011, 02:58 AM
Solo memang hanya peringkat 10 top Skyline Indonesia. tapi Solo punya banyak hal Iconic yang tidak dimiliki kota-kota lain....rel di tengah kota, kereta Jaladara, Railbus, Bus Tingkat Pariwisata, jumlah Stasiun KA yg sampe 4 buah, Bengawan Solo yg melegenda, Stasiun Balapan yg populer....dll..

...so.....pasti kami tetap bangga sebagai wong Solo ^^
^^ yg dikejar bukan skyline tp solo past is solo future (kliru ngga to) :nuts:

sinyalkumat
January 31st, 2011, 04:03 AM
VIVAnews - Urusan gaji pejabat tinggi belakangan ini kian ramai dibicarakan. Pemicunya, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal gajinya yang sudah tujuh tahun tidak juga naik. Tapi tidak semua pejabat negara mempermasalahkan gaji. Walikota Solo Joko Widodo, misalnya.

Walikota yang tengah menjalani masa jabatan dua periode ini ternyata belum pernah sekali pun mengambil gajinya. Bahkan, mobil dinas walikota yang saat ini dipakainya juga merupakan 'warisan' pejabat walikota sebelumnya, Slamet Suryanto.

Jokowi panggilan akrab walikota Solo ini menuturkan, Sabtu 28 Januari 2011 hingga hari ini belum pernah melihat ataupun menerima amplop gaji bayarannya sebagai walikota. “Kalau teken saya memang teken tapi tidak pernah lihat amplopnya. Ambil gimana, wong lihat amplopnya saja tidak pernah,” kata dia.

Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia tidak mau menjawabnya. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,” tegas dia.

Soal mobil dinas, dia juga enggan menggantinya dengan yang baru. Mobil dinas Toyota Camry keluaran tahun 2002 ini merupakan peninggalan mobil dinas walikota Solo sebelumnya, Slamet Suryanto. “Mobil asal bisa dinaikin, tidak perlu mobil baru,” ujar Jokowi.

Selain itu, dia mengaku memang tidak suka gonta-ganti mobil. Seperti halnya mobil pribadinya yang sudah 14 tahun tidak diganti. “Saya bukan sok, tapi saya memang orang nggak punyai birahi terhadap mobil baru. Jenis mobil dinasnya keluaran tahun berapa, saya juga tidak tahu. Silakan tanya Pak Suli saja (sopir walikota). Pokoknya saya naik dan selamat saja,” tutur dia.
Sumber:
www.vivanews.com
id.news.yahoo.com

timlogudeg
January 31st, 2011, 05:03 AM
VIVAnews - Urusan gaji pejabat tinggi belakangan ini kian ramai dibicarakan. Pemicunya, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal gajinya yang sudah tujuh tahun tidak juga naik. Tapi tidak semua pejabat negara mempermasalahkan gaji. Walikota Solo Joko Widodo, misalnya.

Walikota yang tengah menjalani masa jabatan dua periode ini ternyata belum pernah sekali pun mengambil gajinya. Bahkan, mobil dinas walikota yang saat ini dipakainya juga merupakan 'warisan' pejabat walikota sebelumnya, Slamet Suryanto.

Jokowi panggilan akrab walikota Solo ini menuturkan, Sabtu 28 Januari 2011 hingga hari ini belum pernah melihat ataupun menerima amplop gaji bayarannya sebagai walikota. “Kalau teken saya memang teken tapi tidak pernah lihat amplopnya. Ambil gimana, wong lihat amplopnya saja tidak pernah,” kata dia.

Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia tidak mau menjawabnya. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,” tegas dia.

Soal mobil dinas, dia juga enggan menggantinya dengan yang baru. Mobil dinas Toyota Camry keluaran tahun 2002 ini merupakan peninggalan mobil dinas walikota Solo sebelumnya, Slamet Suryanto. “Mobil asal bisa dinaikin, tidak perlu mobil baru,” ujar Jokowi.

Selain itu, dia mengaku memang tidak suka gonta-ganti mobil. Seperti halnya mobil pribadinya yang sudah 14 tahun tidak diganti. “Saya bukan sok, tapi saya memang orang nggak punyai birahi terhadap mobil baru. Jenis mobil dinasnya keluaran tahun berapa, saya juga tidak tahu. Silakan tanya Pak Suli saja (sopir walikota). Pokoknya saya naik dan selamat saja,” tutur dia.
Sumber:
www.vivanews.com
id.news.yahoo.com

^^ baca ini juga : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6305909

blueskys
January 31st, 2011, 10:43 AM
Berarti yang ini beneran Hotel kan..?? hehehe........ Jalan Adi Sucipto akan ada hotel berbintang lagi..

kontraktor fave hotelnya dari PT apa ya? cepet abnget dah mulai aja:banana: amazing

Ampelio
January 31st, 2011, 10:57 AM
The Fave Hotel Solo

http://img89.imageshack.us/img89/5117/favesolo.jpg (http://img89.imageshack.us/i/favesolo.jpg/)
^^Sorry dah lama gak keliling Solo jadi gw ingin memastikan apa lokasinya benar disini?? :) tks sblumnya and CMIIW

danarstorm
January 31st, 2011, 02:51 PM
The Fave Hotel Solo

http://img89.imageshack.us/img89/5117/favesolo.jpg (http://img89.imageshack.us/i/favesolo.jpg/)
^^Sorry dah lama gak keliling Solo jadi gw ingin memastikan apa lokasinya benar disini?? :) tks sblumnya and CMIIW

om kyknya bkn dsitu deh , dstu emg tanah kosong lmyn gede , fave lokasinya kyknya dkt gang lahannya lbh sempit lagii
CMIIW

gantengscool
January 31st, 2011, 04:44 PM
kontraktor fave hotelnya dari PT apa ya? cepet abnget dah mulai aja:banana: amazing


main kontraktornya belum tahu. Kan sekarang lagi mengerjakan pondasi, biasanya pekerjaan pondasi dilakukan kontraktor tersendiri.

gantengscool
January 31st, 2011, 04:50 PM
Bener Danar, lokasinya bukan di kuning tapi di kotak merah itu.

FYI sebelah kiri berbatasan dengan jalan menuju Perumahan Klodran Indah (Shaggy's Home), sedang sebelah kanannya berbatasan dengan TK Telkom Sandhy Putra.


http://img209.imageshack.us/img209/5117/favesolo.jpg (http://img209.imageshack.us/i/favesolo.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

gantengscool
January 31st, 2011, 05:08 PM
Shaggy, pic-picmu dipakai di Kaskus...^^


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6305909

Ampelio
January 31st, 2011, 11:19 PM
OK, makasih infonya danarstorm dan gantengscool :okay:

...semoga pembangunan The Fave ber-efek ke lahan kosong yg besar itu, dibuat develoment yg sama2 mantap sehingga Jalan Adisucipto makin keren sbg pintu masuk k Solo dari Bandara.. ada Lor-In, Gapura Makutha, deretan restoran dan cafe2, deretan hotel bintang 1-4, kantor DPRD, gedung Solopos, Rumah Sakit baru, Universitas Sahid, sekolah2 kejuruan dsb. :cheers:

Shaggy_Solo
February 1st, 2011, 03:18 AM
^^ Foto yang RAILBUS yah.. Siapa pengusungnya ke Kaskus yah? Hayoo ngaku..! :nuts:

Bener Danar, lokasinya bukan di kuning tapi di kotak merah itu.

FYI sebelah kiri berbatasan dengan jalan menuju Perumahan Klodran Indah (Shaggy's Home), sedang sebelah kanannya berbatasan dengan TK Telkom Sandhy Putra.


^^ Hayah... Tapi iya Om Ampelio & yang laen, lahan disitu saya lihat kurang lebih hanya 1000 m persegi, apa iya nanti jadi hotel berlantai lebih dari 10 ? Tapi kalo iya siy.. hhmmm.... Bakalan naik daun niy Jalan Pakel.. :lol:

atmada
February 1st, 2011, 03:55 AM
satu lagi bukti, proyek di Solo yang adem ayem tanpa ekspos media yang banyak, tau-tau udah jalan aja, hattrick pula dua hotel belasan lantai plus satu mall :D. Jumlah kamarnya 190 (Adi Sucipto) sama 150 kamar (Solo Baru).

Shaggy_Solo
February 1st, 2011, 04:08 AM
satu lagi bukti, proyek di Solo yang adem ayem tanpa ekspos media yang banyak, tau-tau udah jalan aja, hattrick pula dua hotel belasan lantai plus satu mall :D. Jumlah kamarnya 190 (Adi Sucipto) sama 150 kamar (Solo Baru).

^^ Berikut ulasannya: http://properti.kompas.com/read/2010/09/02/20531242/Aston.Kelola.Dua.Favehotel.di.Solo :cheers:

blueskys
February 1st, 2011, 09:01 AM
main kontraktornya belum tahu. Kan sekarang lagi mengerjakan pondasi, biasanya pekerjaan pondasi dilakukan kontraktor tersendiri.


oke makasih infonya ya :)

MojosongoMan
February 1st, 2011, 02:29 PM
Bener Danar, lokasinya bukan di kuning tapi di kotak merah itu.

FYI sebelah kiri berbatasan dengan jalan menuju Perumahan Klodran Indah (Shaggy's Home), sedang sebelah kanannya berbatasan dengan TK Telkom Sandhy Putra.


http://img209.imageshack.us/img209/5117/favesolo.jpg (http://img209.imageshack.us/i/favesolo.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Kayaknya rendering yang dipasang ini kalau bener untuk Fave di Solo, sepertinya untuk yang Solo Baru deh. Karena sesuai infonya Ganteng, kan yg di Solo Baru 12 lantai. Nah gambar yang dipasang ini 12 lantai.
Sementara yang di Adi Sucipto kan 16 lantai.
Jadi masih ada render 'misterius' untuk Fave Adi Sucipto, atau semua Fave design nya sama ...

VRS
February 1st, 2011, 02:59 PM
new construction location near balai kota surakarta *correct me if im wrong location..

http://img823.imageshack.us/img823/3972/29012011107.jpg (http://img823.imageshack.us/i/29012011107.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

korangborenzoro
February 1st, 2011, 04:47 PM
new construction location near balai kota surakarta *correct me if im wrong location..



that's the Bank Indonesia extension project mas VRS :)

Homo Soloensis
February 2nd, 2011, 04:24 AM
Njajal melu-melu ah.... ^_^

masdwi
February 2nd, 2011, 06:56 AM
^^^^^
melu2 opo mas?

Shaggy_Solo
February 2nd, 2011, 08:38 AM
Njajal melu-melu ah.... ^_^

:lol: Hehehe.... Makin nambah lagi pendatang baru di SSC SoloRaya, monggo sharing-sharing info & gambar kalo ada ya Mas Homo.. (bingung manggil namanya) :nuts:

Ampelio
February 2nd, 2011, 09:11 AM
:lol: Hehehe.... Makin nambah lagi pendatang baru di SSC SoloRaya, monggo sharing-sharing info & gambar kalo ada ya Mas Homo.. (bingung manggil namanya) :nuts:

:lol::rofl:

Shaggy_Solo
February 2nd, 2011, 01:26 PM
~ Foto-fotoku kena bandwidth exceeded ~ :bash:

Anyway, sudah ada kabar dari presentasi "Beauty Contest" 4 investor JURUG belom..?? Saya denger salah satunya adalah PT. Pembangunan Jaya (pengembang Taman Impian Jaya Ancol), Jakarta. Kira-kira ada nggak ya yang dari luar negeri? :popcorn:

timlogudeg
February 2nd, 2011, 02:23 PM
Sertifikat Strata Title Belum Keluar
Operasional Solo Paragon Bermasalah

Solo – Forum Penegak Keadilan dan Kebenaran (FPKK) menuding operasional Solo Paragon bermasalah. Pasalnya, apartemen Solo Paragon dinilai belum memiliki surat ijin operasional dari pemerintah Kota Surakarta.

“Dari jawaban Surat Kepala BPN Surakarta disebutkan, Kantor BPN belum menerima permohonan pemecahan sertifikat strata title Solo Paragon. Kepala BPN juga menyatakan ijin operasional dan penempatan Paragon Hotel bukan merupakan kewenangan Kantor Pertanahan Kota Surakarta,” papar Ketua Umum FPKK, Ismu Wardoyo, kepada wartawan, di Sekretariat FPKK, Selasa (1/2).

Dengan demikian, lanjut dia, karena ini masih dalam kasus sengketa dan belum mempunyai kekuatan hukum tetap, maka sangat sulit apartemen Solo Paragon mendapat surat ijin operasional. Ismu pun menanyakan, bagaimana bisa mendapat ijin operasional dan peruntukan baik ijin mall, kondotel dan apartemen selama sertifikat strata title pemecahan perblok belum keluar.

Oleh sebab itu, menurutnya konsumen berhak menanyakan sertifikat strata title atau surat pemisahan perblok baik mall, kondotel maupun apartemen Solo Paragon. Karena menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk kepemilikan konsumen secara hukum bagi yang telah memperoleh akte jual beli baik cash maupun kredit.

Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PT Sunindo Gapuraprima, Budianto Wiharto, membantah Solo Paragon belum memiliki ijin operasional. Dikatakannya, ijin operasional sudah dilakukan pada 2010 lalu. Ia pun menyatakan, untuk perijinan pemisahan perblok baik mall, kondotel maupun apartemen, saat ini masih dalam proses penyelesaian.


Sementara itu, menanggapi legalitas akta jual-beli, pihaknya menegaskan legalitas akta dapat dijamin dan resmi sebagai ikatan kontrak antara Solo Paragon dengan konsumen. “Ini sah dan berkekuatan hukum untuk akad kredit, buktinya banyak dari konsumen yang dibiayai oleh bank. Kita jamin investasi aman dan legal,” tegas Budianto.

Andi - Timlo.net

atmada
February 2nd, 2011, 04:18 PM
http://i56.************/29qax50.jpg

^^ kok merah sama kuning?? :? yang ijo kan.. kalo dari Jl. Pakel (arah ke Solo), lokasinya di sebelah kiri kita.

gantengscool
February 2nd, 2011, 04:58 PM
wa.....kayak Pemilu jaman Orba :lol: :rofl:


bukannya yg Hijau Ruko SENTRICO Da ?


CMIIW

gantengscool
February 2nd, 2011, 05:15 PM
setelah diperhatikan seksama...memang yg bener warna hijau, tepatnya membujur seperti garis coklat. Sedangka garis putih adalah Jl. Pakel.


http://img684.imageshack.us/img684/6580/29qax50.jpg (http://img684.imageshack.us/i/29qax50.jpg/)

atmada
February 2nd, 2011, 05:41 PM
^^ rukonya masih timur dikit. Itu kan lahannya bekas tempat cuci mobil/bengkel. Makanya kl di Google Map masih bentuk bangunan. Titikane di foto Masgan masih ada wartel di pojokan, nah itu pojokan Jl.Pakel.

Ampelio
February 2nd, 2011, 05:47 PM
^^wow.. berarti tipis juga ya lahannya? KDB-nya mungkin lebih 60%

gantengscool
February 2nd, 2011, 06:06 PM
iya memang tipis, paling hanya untuk 1 bangunan mepet tembok. Hotel2 budget kayaknya memang ngga ada kolam renang ya.

______________________________


Data dan angka tentang pelebaran Jalan Kartosuro-Boyolali.


Data nama kontraktor, konsultan, nilai kontrak, sumber pendanaan, jangka waktu pelaksanaan, tanggal akhir pelaksanaan, tanggal akhir masa pemeliharaan ^^

http://img145.imageshack.us/img145/997/cimg7728.jpg (http://img145.imageshack.us/i/cimg7728.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)


------

progress :

http://img20.imageshack.us/img20/3899/cimg7785.jpg (http://img20.imageshack.us/i/cimg7785.jpg/)

http://img528.imageshack.us/img528/9174/cimg7784x.jpg (http://img528.imageshack.us/i/cimg7784x.jpg/)

gantengscool
February 2nd, 2011, 06:18 PM
Ternyata Madam yg satu ini benar2 jadi Ratu Hotel di Indonesia ^^



Ramai-ramai Bangun Budget Hotel.




HOTEL murah, budget hotel, cheap hotel kini makin menjamur di Indonesia. Makin banyak investor dan manajemen hotel menjadikan hotel bintang dua ini salah satu andalan pendapatan........



......Sementara jaringan hotel Accor dari Perancis, sejak lama memiliki produk hotel bintang dua, yaitu Formule-1. Di Jakarta, hotel ini dibangun di kawasan Menteng. Namun jumlah Formule-1 malah tidak berkembang. Dan tampaknya baru sekarang Accor mengambil lagi pangsa pasar hotel bintang dua itu.

Selama ini Formule-1 banyak ditemukan di Eropa (Perancis, Spanyol, Inggris, Jerman, Belanda, Swedia, Beligia, Swiss) sampai Brasil, Afrika Selatan, dan Indonesia. Jumlahnya saat ini sekitar 350-an.

Di Indonesia, seorang pengusaha yang bergerak di bidang perhotelan asal Solo, Imelda Sundoro yang memiliki Hotel Novotel Solo, Ibis Solo, Novotel Semarang, dan Grand Phoenix Yogyakarta dalam perbincangan dengan penulis beberapa waktu lalu mengatakan, dia melihat banyak hotel bintang lima di Jakarta yang sepi alias okupansi rendah.

Lalu Bu Imelda berpikir mengapa dia tidak membangun hotel bintang dua, hotel murah dan bersih, tapi okupansinya pasti tinggi. Karena itulah Bu Imelda bersama mitranya, Accor, membangun Hotel Formule-1 di beberapa lokasi.

Tahun 2011, Imelda Sundoro membangun empat hotel Formule-1 di Sunset Boulevard (Bali), Jalan Pierre Tendean (Semarang), Jalan Solo (Yogyakarta), dan Jakarta Barat. Tahun 2012, Imelda akan membangun Hotel Formule-1 di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

atmada
February 3rd, 2011, 08:00 AM
^^ itu foto pelebaran jalannya di daerah/ruas mana mas?

gantengscool
February 3rd, 2011, 03:28 PM
^^ itu foto pelebaran jalannya di daerah/ruas mana mas?

kira-kira 2km dari Boyolali ke arah Solo.

Padahal di situ sudah lebar 4 lajur, eh masih diperlebar juga ^^

timlogudeg
February 4th, 2011, 02:00 AM
kira-kira 2km dari Boyolali ke arah Solo.

Padahal di situ sudah lebar 4 lajur, eh masih diperlebar juga ^^
^^ memang udah 4 lajur, tp kalo lebaran padat dan kadang macet di beberapa titik

Ampelio
February 4th, 2011, 02:27 AM
Data dan angka tentang pelebaran Jalan Kartosuro-Boyolali.

http://img145.imageshack.us/img145/997/cimg7728.jpg (http://img145.imageshack.us/i/cimg7728.jpg/)


^^Konsultan Pengawas-nya dari China??? ...wah bagus, ini pelaksanaannya serius, 70% pendanaan dari Bank Dunia (IBRD) dan pasti gede tuh kontrak-nya (Consultation fee 2-3% from contract value) :okay:

..tapi kenapa gak ditulis ya berapa KM panjang ruas jalan yg dilebarkan dan ditingkatkan? :cheers:

noe2009
February 4th, 2011, 03:33 AM
Jumat, 4 Februari 2011 ada pengecatan pembatas jembatan Jl Monginsidi (Balapan).

Revitalisasi Mangkunegaran Jalan Terus
Jumat, 04/02/2011 09:00 WIB - Tri Sulistiyani

BALAIKOTA—Revitalisasi Pura Mangkunegaran terus berjalan. Tahun ini giliran Pamedan Pura Mangkunegaran yang akan dipercantik. Revitalisasi Pura Mangkunegaran akan dianggarkan Rp 10 miliar dari APBN dan dana pendamping Rp 1 miliar dari APBD.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK), Yob S Nugroho mengatakan, Rp 1 miliar dana APBD akan digunakan untuk menggarap land scape alun-alun dan wilayah di depan Pamedan Pura Mangkunegaran.

”Dana kami pada tahun 2011 ini, Rp 10 miliar dari APBN dan dari APBD Rp 1 miliar. Tahap awal, land scape alun-alun dulu,” katanya, kepada wartawan, Rabu (2/2).

Menurutnya, dalam waktu dekat, DTRK akan berkoordinasi dengan pihak Pura Mangkunegaran untuk membahas pembangunan tahap 2011 ini. Koordinasi dilakukan usai pembangunan Pendhapi rampung.

Proses revitalisasi itu, menurut Yob, tetap akan melibatkan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah. Tetapi Pemkot sudah mempersiapkan konsep penataan terutama untuk halaman Pamedan Pura Mangkunegaran. n Tri Sulistiyani/Harian Joglosemar

atmada
February 4th, 2011, 12:13 PM
^^ Kavalerinya gak jadi ikut direvitalisasi ya :?

VRS
February 4th, 2011, 02:15 PM
another construction at slamet riyadi area... *the crane has already raise...

http://img714.imageshack.us/img714/5471/29012011127.jpg (http://img714.imageshack.us/i/29012011127.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img191.imageshack.us/img191/4559/29012011097.jpg (http://img191.imageshack.us/i/29012011097.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

atmada
February 4th, 2011, 11:40 PM
^^ Solo Center Point

Homo Soloensis
February 5th, 2011, 01:25 AM
:lol: Hehehe.... Makin nambah lagi pendatang baru di SSC SoloRaya, monggo sharing-sharing info & gambar kalo ada ya Mas Homo.. (bingung manggil namanya) :nuts:

:nuts:thanks for your sincere welcome...(wah...nama panggilanku kok jadi homo ya...he..he..padahal itu bahasa latin yang artinya manusia dari solo alias wong solo je..he..he..)

Homo Soloensis
February 5th, 2011, 02:03 AM
http://img6.imageshack.us/img6/4637/balekambang4.jpg
By homosoloensis (http://profile.imageshack.us/user/homosoloensis) at 2011-02-04

http://img827.imageshack.us/img827/5318/balekambang3.jpg
By homosoloensis (http://profile.imageshack.us/user/homosoloensis) at 2011-02-04

http://img64.imageshack.us/img64/3200/balekambang2.jpg
By homosoloensis (http://profile.imageshack.us/user/homosoloensis) at 2011-02-04

http://img600.imageshack.us/img600/8396/balekambang1.jpg
By homosoloensis (http://profile.imageshack.us/user/homosoloensis) at 2011-02-04

njajal aplot gambar...:lol:..aduh piye carane yo?
Berhasil...berhasil...berhasil...:banana:

Homo Soloensis
February 5th, 2011, 02:36 AM
http://img842.imageshack.us/img842/9748/keraton1.jpg
By homosoloensis (http://profile.imageshack.us/user/homosoloensis) at 2011-02-04

gantengscool
February 5th, 2011, 04:34 AM
proyek pagar tanaman (atau apalah itu namanya) setelah proyek percontohan di disperindag dan DKP kini mulai merambah di sekolah...proses saat ini adalah di SMK 4, dan selanjutnya di SMK 5.

kalo menurut saya sih bagus. kalo dipandang tambah asri...tapi kalo dilihat dari sisi keamanan...kayaknya untuk sekolahan yang aset barangnya bejibun gitu masih agak menakutkan...


progress terakhir kondisi pagar di SMK 4 & 5 makin bagus dan tertata rapi, enak dipandang.

Ya untungnya di Solo aman2 saja, jadi pagar bentuk begini lumayan representatif.


Oh ya sebelumnya salam kenal, dan selamat menikmati Thread2 Solo di SSC ini.

gantengscool
February 5th, 2011, 04:52 AM
Ini berita yg berkaitan :


Ruang Terbuka Hijau Belum Penuhi Target .


Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB - Ari Welianto


BANJARSARI Ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) yang dicanangkan Pemkot Solo belum mencapai target yang diinginkan. Partisipasi masyarakat yang masih minim dianggap sebagai penyebab belum tercapainya target itu.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo, Satrio Teguh, mengatakan saat ini RTH di Kota Solo baru mencapai 18,8 persen. Padahal target yang diingin dicapai adalah 30 persen.”Kami akan terus menyosialisasikan ke masyarakat untuk ikut berperan dalam menciptakan ruang terbuka hijau dengan ikut menanam pohon di sekililing rumah masing-masing,” katanya kepada Joglosemar, Jumat (4/2).

Menurutnya, jika masyarakat ikut berperan aktif dalam penghijauan, maka target 30 persen bisa direalisasikan.. Pemkot juga membuka pintu bagi kelompok pemuda atau masyarakat untuk menggalakkan penghijauan.”Nanti bisa ditanam di lokasi yang kami tunjuk. Target empat tahun ke depan 30 persen bisa tercapai ruang terbuka hijau,” katanya.

DKP, katanya, akan terus menghijaukan kota dengaan melanjutkan program pagarisasi hijau pada kantor pemerintahan atau lembaga publik. Dia mencontohkan, pagarisasi hijau yang sedang dalam proses antara lain di SMA 4, SMA 6 dan SMA 7.

Bahkan, beberapa instansi lain sudah mengajukan diri untuk dibantu penghijauan. Mereka antara lain PLN Surakarta, GBI Gladag dan SMK Ursulin. ”Kami siap mengawal penghijauan dengan program pagarisasi di setiap bangunan,” jelasnya.

Selain perkantoran publik, dia juga mendorong masyarakat Solo untuk ikut membuat pagar hijau di sekitar rumahnya. Menurutnya, selama ini masyarakat khawatir, membuat pagar hijau, dengan penanaman pohon, akan tumbang. Sehingga, DKP mendorong masyarakat untuk membuat pagar hijau dengan tanaman rambat. ”DKP juga siap mendampingi masyarakat bila ada yang ingin memasang pagarisasi,” ujarnya. n Ari Welianto

gantengscool
February 5th, 2011, 04:54 AM
Warga Diajak Tanam Pohon, Walikotanya Mengecat Gapura.

Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB -


Para pejabat kota Solo, pagi kemarin (4/2), sudah memadati stadion Manahan. Dengan mengenakan kostum olahraga, para pejabat termasuk Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, FX Hadi Rudyatmo.

Tak berselang lama, mereka membentuk barisan layaknya upacara. Mereka kompak ikut apel penghijauan dan pengecatan kota dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Kota Solo ke-266. Dengan seremoni berbahasa Jawa, apel digelar. Puncaknya, sang walikota menabuh kentongan, sebagai tanda gerakan mengecat kota dimulai.

Jokowi pun ambil bagian dengan memilih mengecat gapura Stadiun Manahan. Menurutnya, cara ini sebagai upaya pemerintahannya menjadikan Solo sebagai kota pesona (City of Charm). Gerakan itu berlanjut ke tingkat kecamatan dan kelurahan dengan pemberian stimulan.

”Warna yang kami anjurkan adalah warna-warna soft terutama krem. Program ini akan dilaksanakan selama sebulan penuh,” ujar Walikota usai apel tersebut. ”Untuk warga akan kita beri spanduk imbauan melakukan pengecatan kota. Spanduk kecil-kecil.”

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharto, mengatakan gerakan mengecat kota itu juga disesuaikan dengan tema HUT Solo, Bersih Kotanya, Santun Masyarakatnya. ”Ini terkait pula dengan upaya penghijauan. Februari ini tinggal pencanangannya,” katanya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo, Satriyo Teguh Subroto mengatakan, untuk mendukung pencanangan itu, Pemkot telah menyiapkan pepohonan untuk ditanam di berbagai tempat. ”Termasuk di antaranya akan dilakukan penggantian pagar tembok menjadi pagar hijau,” ujarnya. n

gantengscool
February 5th, 2011, 04:57 AM
Menyambut Solo Tuan Rumah Konferensi Kota Layak Anak Se-Asia Pasifik, Juli 2011

____________________________________________


Solo Hilangkan Iklan Rokok,


Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB - Tri Sulistiyani


BANJARSARI—Sejumlah iklan yang dinilai tak sejalan dengan program kota layak anak akan dihilangkan. Hal itu dilakukan untuk menyambut Konferensi Kota Layak Anak Se-Asia Pasifik, Juli 2011, yang betempat di Solo.
”Seperti iklan rokok yang saat ini masih banyak, sebisa mungkin akan dikurangi. Bahkan jika bisa akan dihilangkan,” kata Kepala Bamermas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB, Widdi Srihanto, kepada wartawan, Jumat (4/2).

Menurutnya, penghilangan iklan rokok, sebagai bentuk dukungan, pelaksanaan Konferensi Kota Layak Anak Se-Asia Pasifik, di mana Solo menjadi tuan rumahnya.

Sekarang ini, katanya, masyarakat sudah sangat kritis dan bisa menilai bagaimana kondisi Kota Solo, termasuk kebijakan Pemkot terhadap perlindungan anak. Sejumlah reklame yang beredar di Solo yang masih memuat iklan rokok, sering menjadi sorotan. ”Iklan itu sepertinya tidak sejalan dengan program kota sebagai kota layak anak,” katanya.

Persiapan konferensi tingkat dunia itu, akan difokuskan pada program-program untuk mendukung Solo sebagai Kota Layak Anak. Menurutnya, fokus program yang akan diunggulkan Kota Solo dalam konferensi itu nantinya berupa program taman cerdas yang ada di setiap kecamatan di Solo.

Program itu, katanya, sudah bisa mengakomodasi kebutuhan anak dan efektif untuk meningkatkan pendidikan anak. ”Program yang akan kami unggulkan nantinya berupa taman cerdas yang sudah ada di setiap kecamatan,” ujarnya. (u)

gantengscool
February 5th, 2011, 04:59 AM
Saatnya Satwa Benua Amerika Singgah di Solo.


Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB - *


Pertengahan tahun ini, Solo memiliki taman reptil sebagai alternatif rekreasi unik. Berbagai satwa langka di Benua Amerika akan menjadi penghuninya.


T idak perlu pergi ke Brazil untuk menyaksikan ulah iguana merah yang terkenal itu. Juga tidak usah repot-repot pergi ke Sungai Amazon untuk menyaksikan keliaran piton albino. Untuk menyaksikan sejumlah satwa reptil khas Benua Amerika itu, sebentar lagi bisa disaksikan di Taman Balekambang, Solo.

Kira-kira, pertengahan tahun ini, reptil-reptil Benua Amerika itu akan menjadi penghuni taman reptil yang akan dibangun di kawasan area publik (public space), sekitar Taman Balekambang. ”Sejumlah satwa yang sudah siap di antaranya iguana merah dari Brazil, piton albino dan kadal Panama,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Balekambang, Endang Srimurniyati, Rabu (2/2).

Menurutnya, taman reptil itu, dirancang sebagai sarana hiburan dan pembelajaran. Rencananya, Taman Reptil Balekambang akan diluncurkan bertepatan dengan masa liburan sekolah.

Saat ini pembangunan Taman Reptil Balekambang sudah sampai tahap penyelesaian detail engineering design (DED). Luas lahan yang disiapkan untuk taman tersebut sekitar 2.500 meter persegi di sisi barat Taman Balekambang.

”Nanti akan berdampingan dengan Taman Kodok yang sudah ada sebelumnya. Diharapkan taman ini akan menambah daya tarik Balekambang,” katanya.
Endang mengatakan, pada triwulan pertama ini, DED untuk Taman Reptil sudah rampung. Sementara, pada triwulan kedua atau April, pembangunan fisik harus sudah dimulai. Kemudian, pada Juni nanti diharapkan, semua sudah bisa beroperasi.

”Kalau Juni nanti sudah beroperasi, maka akan bisa menarik anak-anak sekolah yang sedang berlibur,” ujarnya.

Untuk mendesain Taman Reptil Balekambang, kata Endang, pihaknya melibatkan Komunitas Pecinta Reptil Solo. Mereka juga yang nantinya yang akan mengisi koleksi satwa di Teman Reptil Balekambang. ”UPTD hanya memfasilitasi tempat saja,” ujarnya.

Menurut Endang dari Komunitas Pecinta Reptil Solo sudah menyatakan kesanggupannya. Jenis reptil yang akan dibawa dari komunitas itu, mencapai ratusan. Setidaknya, anggaran Rp 200 juta sudah disiapkan. Anggaran itu dialokasikan untuk pembuatan DED dan pembangunan fisik awal. Pada tahap kedua akan diajukan kembali untuk pembuatan kandang – kandang untuk jenis reptil tertentu.

gantengscool
February 5th, 2011, 05:02 AM
Tol Solo-Jogja Dipertimbangkan.

Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin


BANJARSARI—Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan rencana pemerintah pusat untuk membangun jalan tol Solo-Jogja. Selama jalan tol yang melintasi beberapa daerah itu, tidak menganggu, ekonomi warga, dia tidak akan menolak.

”Kalau saya, relatif, melihat asas kemanfaatannya. Kalau memang bermanfaat untuk perbaikan ekonomi masyarakat, kenapa saya harus menolak,” kata Jokowi, Jumat (4/2).

Walikota mengatakan, rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja sudah dia ketahui. Namun, belum ada pembicaraan serius. ”Iya, sepertinya sudah ada rencana itu. Saya akan pertimbangkan efek manfaatnya nanti. Saya tidak pernah mengatakan menolak, siapa yang bilang saya menolak,” ujarnya.
Rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja itu, bakal melintasi sejumlah daerah, salah satunya Klaten. Pemerintah Kabupaten Klaten, sendiri, sebelumnya sempat khawatir rencana itu, akan merusak kawasan situs-situs purbakala yang ada.

Kekhawatiran itu muncul, jika proyek tol melalui jalur utara dan jalur selatan. Pasalnya, jalur itu, terdapat situs Candi Ratu Boko dan Candi Sojiwan. Sementara di jalur selatan terdapat banyak situs candi, di antaranya, Candi Sewu, Candi Plaosan. Semua situs candi itu, di bawah perlindungan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala(BP3) Jawa Tengah.

Untuk Pemerintah Kota Solo, belum terlalu mengambil sikap, selama rencana itu, belum dipastikan waktunya. Hanya saja, Walikota Solo, berharap, pembangunan tol Solo-Jogja, bisa memberikan manfaat. n Muhaimin


________________________________________________________________


Lalu Lintas Bawah Tanah Mendesak.



Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB - Ari Welianto.


BANJARSARI—Pembangunan underpass atau jalur bawah tanah di perlintasan kereta api (KA) di Kota Barat dan Pasar Nongko, mendesak dilakukan. Underpass diyakini menjadi solusi kemacetan di Solo, akibat arus lalu lintas tersendat oleh perjalanan KA.

”Jadi perlu dibangun underpass dan segera untuk dibangun. Ini untuk mengantisipasi kemacetan yang berkepanjangan,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo Sri Baskoro, kepada Joglosemar, Jumat (4/2).

Dua lokasi yang butuh underpass itu, selama ini menjadi titik kemacetan yang parah, saat KA melintas pada jam-jam tertentu. Menurutnya, rel KA yang dipakai untuk tidak lagi single tapi sudah double track. Sehingga, sering kali pintu perlintasan terjadi buka tutup dalam waktu yang singkat. Sedangkan jumlah kendaraan yang melintas sangat banyak, akibatnya, antrean atau kemacetan yang panjang sulit dihindarkan.

Baskoro mengatakan, rancana pembangunan underpass sudah diajukan ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2009 lalu. Tapi, sampai saat ini belum ada jawaban. ”Kami sudah minta ke pusat untuk pembangunannya. Proposal yang kami usulkan masih dipelajari,” ujarnya.

Titik Macet
Untuk pembangunan underpass satu unit, anggaran yang diajukan sebesar Rp 10 miliar. Sehingga, untuk membangun jalur bawah tanah di dua titik itu, butuh Rp 20 miliar. ”Untuk soal teknis pembangunan, Kemenhub yang menggarap. Kami hanya mengusulkan program pembangunan underpass ini,” katanya.

Pembangunan underpass, kata Baskoro, lebih perlu ketimbang membangun fly over atau jembatan layang. Karena di Kota Solo tidak mungkin dibangun fly over, dengan pertimbangan mengganggu pemandangan kota. ”Jadi, yang tepat adalah pembangunan underpass. Itu juga tidak merusak lingkungan bukan jembatan layang,” ujarnya.

Dengan adanya terowongan bawah perlintas KA tersebut. Maka kemacetan yang terjadi di tengah kota dapat dihindari. Pantauan Joglosemar di lapangan, kemacetan panjang di dua lokasi itu terjadi antara pukul 06.30 WIB-07.30 WIB, pukul 11.30 WIB-13.00 WIB, pukul 14.30 WIB-15.30 WIB, dan 16.00 WIB-17.30 WIB. Dishub mengakui pada jam tersebut, lalu lintas kerap padat merambat. n Ari Welianto.

gantengscool
February 5th, 2011, 05:15 AM
http://img213.imageshack.us/img213/6646/imageoffavehotelsolo.jpg (http://img213.imageshack.us/i/imageoffavehotelsolo.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)




info pertamax ^^ :
Ternyata Owner Fave Solo & Solobaru namanya Pak Mitro, pengusaha tekstile yang berpusat di PALUR dan punya 5 pabrik lainnya di luar Solo (sekarang lagi buka pabrik tekstil baru di Kudus).

Memang belum seterkenal Pak Lukminto, Ibu Imelda, & Adem Ayem (SGM-PGS), tapi setidaknya menjadi bintang baru di bidang properti Solo setelah meluncurkan 2 Fave & Mall ini.

Progress The Fave Solo yg depan URSULIN :

*Sebentar lagi Crane-nya akan naik.

http://img812.imageshack.us/img812/3424/cimg7803.jpg (http://img812.imageshack.us/i/cimg7803.jpg/)

gantengscool
February 5th, 2011, 05:22 AM
Ternyata Solo pioneer untuk yg beginian :okay:

-------

Sayembara, Cara Solo Tawarkan Penataan Kota.


Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB


BANJARSARI—Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) akan terus menawarkan penataan kota dengan cara sayembara. Cara unik yang pertama kali dilakukan di Indonesia, itu sebagai solusi untuk menghindari dominasi kontraktor.

Sayembara untuk pentaan kawasan Kota Solo, sudah dilakukan untuk penataan koridor Jenderal Sudirman-RE Martadinata. ”Ke depan, akan terus dengan lomba, atau sayembara. Hasilnya sangat bagus. Ini terobosan pertama kali di Indonesia,” kata Jokowi, Jumat (4/2).

”Setelah koridor itu, selanjutnya penataan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta kawasan tersebut hingga depan Makro.” Menurutnya, sayembara sebagai solusi cara penawaran penataan kota yang konservatif, yang biasanya didominasi seorang kontraktor saja.

”Cara yang dulu itu monoton. Belum lagi, kalau hasilnya jelek. Mau black list kontraktor yang hasilnya jelek susah. Mereka itu mungkin punya sepuluh nama yang beda-beda. Saya tahu persis hal itu. makanya cara sayembara ini yang tepat,” katanya lagi.

Tematik
Terlebih, cara sayembara, sudah ada payung hukumnya. Menurutnya, sayembara pertama kali digelar Solo, untuk penataan koridor Jenderal Sudirman- RE Martadinata, dengan peserta sebanyak 27 arsitek serta konsultan dari berbagai daerah.

”Sayembara kemarin itu dimenangkan PSUD ITB yang merupakan jagonya urban planning. Kalau yang menang itu, saya tidak kaget. Karena di situ ada Prof Danismoro yang rangking pertama untuk urban planning,” katanya.

Jokowi mengatakan, untuk penataan kawasan di Kota Solo, tidak akan diseragamkan, namun akan disesuaikan dengan tema-tema kawasan tersebut. ”Beda-beda, untuk Pasar Gede temanya ini, kawasan lain temanya itu. Pokoknya tematik. Yang tahu itu, bukan saya, tapi arsitek dan budayawan,” katanya.

”Sayembara ini terbuka untuk umum, dari daerah, luar negeri, silakan. Semua sudah tahu, kita sebar lewat internet juga.” n Muhaimin | Tri Sulistiyani

-----------------------


Pameran hasil karya Pemenang Sayembara Koridor Sudirman-Martadinata, Di Balai Sudjatmoko-Gramedia.

Yg punya pic lebih lengkap silakan untuk melengkapi .

Maket Juara-1 :
http://img4.imageshack.us/img4/7500/cimg7791g.jpg (http://img4.imageshack.us/i/cimg7791g.jpg/)

gantengscool
February 5th, 2011, 05:26 AM
Progres GAPURA MAKHUTO (sudah berdiri 5 pilar).


*Kotak kuning adalah bekas Tugu Adipura yg pondasinya dimanfaatkan untuk salah satu dari 8 pilar utama.


http://img585.imageshack.us/img585/9392/cimg7802.jpg (http://img585.imageshack.us/i/cimg7802.jpg/)

danarstorm
February 5th, 2011, 05:38 AM
info pertamax ^^ :
Ternyata Owner Fave Solo & Solobaru namanya Pak Mitro, pengusaha tekstile yang berpusat di PALUR dan punya 5 pabrik lainnya di luar Solo (sekarang lagi buka pabrik tekstil baru di Kudus).

Memang belum seterkenal Pak Lukminto, Ibu Imelda, & Adem Ayem (SGM-PGS), tapi setidaknya menjadi bintang baru di bidang properti Solo setelah meluncurkan 2 Fave & Mall ini.

Progress The Fave Solo yg depan URSULIN :

*Sebentar lagi Crane-nya akan naik.

http://img812.imageshack.us/img812/3424/cimg7803.jpg (http://img812.imageshack.us/i/cimg7803.jpg/)

Thxs infonya
Lagi2 muncul bangunan tinggi diantara tumpukan genteng
Masgan 2011 ini ckp booming jg yg proyek d solo,, ntar klo ada cranenya baru bkn threadnya favehotel solo krna renderingnya udh ada
Ini progressnya malah bentar lagi ngungkuli SCP:lol:

Dewi Melayu
February 5th, 2011, 08:02 AM
Solo memang hanya peringkat 10 top Skyline Indonesia. tapi Solo punya banyak hal Iconic yang tidak dimiliki kota-kota lain....rel di tengah kota, kereta Jaladara, Railbus, Bus Tingkat Pariwisata, jumlah Stasiun KA yg sampe 4 buah, Bengawan Solo:nuts: yg melegenda, Stasiun Balapan:lol: yg populer....dll..

...so.....pasti kami tetap bangga sebagai wong Solo ^^

^^^^ Nice try :banana:

masdwi
February 5th, 2011, 08:04 AM
@ mas Gant, yg tiang pondasi kok terkesan dekat yah? Ataukah ada pondasi di mediannya? lg nyari2 rendering gapura Makutha tp belum ketemu ....

atmada
February 5th, 2011, 08:42 AM
^^ render (tp kecil) udah sering dipost kok mas..cb cek halaman-halaman sebelumnya

noe2009
February 5th, 2011, 05:11 PM
5 Februari 2011 | 22.32 WIB

Dafam Hotels Siap Operasikan 20 Hotel

BANDUNG, KOMPAS.com - Dafam Hotels and Resort berencana memiliki jaringan bisnis dengan jumlah usaha sebanyak 20 hotel. Dana yang disiapkan mencapai Rp 1 triliun dan tiga hotel di antaranya sudah dibuka pada tahun 2010 di Jawa Tengah, yakni di Semarang, Cilacap, dan Pekalongan.

Managing Director Dafam Hotels and Resort Andhy Irawan di Bandung, Sabtu (5/1), mengatakan, Hotel Dafam Semarang terdiri dari 103 kamar, Cilacap sebanyak 105 kamar, dan Pekalongan sebanyak 39 kamar. Hotel-hotel baru akan dibuka lagi seperti di Pekalongan, Yogyakarta, dan Bandung.

Jumlah kamar di hotel di Pekalongan direncanakan sebanyak 110 kamar, Yogyakarta sebanyak 250 kamar, dan Bandung sebanyak 102 kamar katanya. Hotel baru di Pekalongan akan beroperasi pada tahun 2011 dan Yogyakarta serta Bandung tahun 2012.

Bandung punya prospek yang bagus untuk bisnis hotel karena tersedianya tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi serta penerbangan langsung dari Malaysia dan Singapura. Lalu, kami juga akan membangun tempat di Solo, serta dua hotel di Bali. Semua aka n dioperasikan pada tahun 2012, ujar Andhy.

Hotel-hotel yang dibangun sebagian besar adalah bintang tiga karena dianggap lebih mudah dijalankan dari sisi pertumbuhan bisnis, tarif, dan pasar. Bisa dikatakan, hotel bintang tiga dari sisi tarif paling diminati konsumen, kata Andhy.

Pada tahap pertama hingga tahun 2013, Dafam Hotels and Resort akan membangun 10 hotel di Jawa dan Bali. Sisa hotel lain akan berlokasi di luar kedua pulau itu yang diharapkan selesai dibangun tahun 2016. Hotel pertama yang beroperasi, yakni Dafam Semarang dibuka pada November 2010. (Dwi Bayu Radius)

Penulis: BAY
Editor: R Adhi KSP

Ampelio
February 5th, 2011, 05:16 PM
^^mau bikin hotel baru di Solo gak mungkin hanya dibawah 100 kamar, paling tidak 120-250 kamar...

Kalau lokasi site-nya di dalam kota Solo apalagi pinggir jalan besar pasti bakalan gak akan besar2 banget (harga lahan di tengah kota sangat mahal :)), ...nah itu berarti ada bangunan baru lagi minimal 6-7 lantai!!! sip :okay:

gantengscool
February 5th, 2011, 07:35 PM
@ mas Gant, yg tiang pondasi kok terkesan dekat yah? Ataukah ada pondasi di mediannya? lg nyari2 rendering gapura Makutha tp belum ketemu ....

2 pilar yg sebelah kiri itu yg di median (termasuk yg bekas Tugu Adipura), sedangkan 3 pilar di utara belum di bangun ^^





Masgan 2011 ini ckp booming jg yg proyek d solo,,



ini aku coba rangkum beberapa proyek di Solo :

1. Hotel & Apartemen SCP (aston) : 22 lantai
2. Hotel Syariah : 17 lantai
3. Hotel Fave Solo : 16 lantai
4. Hotel Fave Solobaru : 12 lantai
5. Hotel Grand Orchid Ekstension : 9 lantai
6. Laboratorium FK UNS : 8 lantai
7. Gedung baru Bank Indonesia : 7 lantai
8. RS Mata Karangasem : 5 lantai
9. Rusun Jurug 2 : 5 lantai
10. Rusun Kerkop : 5 lantai
11. Mall Solo Paragon : 4 lantai
12. Mall Solobaru : 5 lantai
13. Peningkatan Jalan Kartosuro-Boyolali 133 milyar.
14. RSUD Mojosongo.
15. Kampus baru IAIN Pakis.
16. Gapuro Makhuto
17. Lanjutan Citywalk Kampung Batik Laweyan
18. Revitalisasi Pamedan Mangkunegaran
19. Singosaren Walking Street
20. Kantor Baru Angkasapura-1 BIAS
21. Lanjutan Terminal Bus Tirtonadi
22. Pasar Nongko
23. Pasar Ikan Hias Balekambang
24. Lanjutan Pasar Ayu
25. Railbus
26. Bus Tingkat Wisata
27. Peningkatan kualitas jalur lambat 5M (menunggu APBN)
28. Pasar Burung Wisata 20M (menunggu APBN)

gantengscool
February 5th, 2011, 07:53 PM
Gedung kantor baru Bank BUKOPIN Syariah.

http://img97.imageshack.us/img97/1323/cimg7811.jpg (http://img97.imageshack.us/i/cimg7811.jpg/)



_________________________

Drive-Thru ATM pertama (BRI)


http://img27.imageshack.us/img27/3579/cimg7809b.jpg (http://img27.imageshack.us/i/cimg7809b.jpg/)

eurico
February 6th, 2011, 12:11 AM
^^mau bikin hotel baru di Solo gak mungkin hanya dibawah 100 kamar, paling tidak 120-250 kamar...

Kalau lokasi site-nya di dalam kota Solo apalagi pinggir jalan besar pasti bakalan gak akan besar2 banget (harga lahan di tengah kota sangat mahal :)), ...nah itu berarti ada bangunan baru lagi minimal 6-7 lantai!!! sip :okay:

Iya om 6-7 lantai tak masalah asal di kota karena akan lebih memberikan efek yg nyata pada skyline kota solo daripada 17 lantai tapi in the middle of nowhere.

atmada
February 6th, 2011, 07:51 AM
@masgan: nambahin
29. Revitalisasi Pasar Ngemplak
30. Revitalisasi Pasar Legi
31. Pembangunan Gd.baru Kelurahan Kedunglumbu, Keprabon, Gandekan, Danakusuman, Kepatihan Kulon, dan Pajang.
32. Perluasan parkir Stasiun Balapan
33. Infrastruktur jalan afaik Jl.Slamet Riyadi Jl.S.Parman

MojosongoMan
February 6th, 2011, 11:44 AM
@masgan: nambahin
29. Revitalisasi Pasar Ngemplak
30. Revitalisasi Pasar Legi
31. Pembangunan Gd.baru Kelurahan Kedunglumbu, Keprabon, Gandekan, Danakusuman, Kepatihan Kulon, dan Pajang.
32. Perluasan parkir Stasiun Balapan
33. Infrastruktur jalan afaik Jl.Slamet Riyadi Jl.S.Parman

ada lagi proyek mengubah kantor kependudukan dan catatan sipil di sekitar sriwedari menjadi taman/ area publik (kalau ngga salah ya)

Yg belum ada kabar lanjutanya, itu tanah luas eks pabrik rokok menara yg di ir sutami (deket rs moewardi), yg dulu katanya segera dibangun (ntah jadi RS, mall atau hotel).

MojosongoMan
February 6th, 2011, 11:59 AM
@masgan: nambahin
29. Revitalisasi Pasar Ngemplak
30. Revitalisasi Pasar Legi
31. Pembangunan Gd.baru Kelurahan Kedunglumbu, Keprabon, Gandekan, Danakusuman, Kepatihan Kulon, dan Pajang.
32. Perluasan parkir Stasiun Balapan
33. Infrastruktur jalan afaik Jl.Slamet Riyadi Jl.S.Parman

ada lagi proyek mengubah kantor kependudukan dan catatan sipil di sekitar sriwedari menjadi taman/ area publik (kalau ngga salah ya)

Yg belum ada kabar lanjutanya, itu tanah luas eks pabrik rokok menara yg di ir sutami (deket rs moewardi), yg dulu katanya segera dibangun (ntah jadi RS, mall atau hotel).

Ampelio
February 6th, 2011, 12:32 PM
ada lagi proyek mengubah kantor kependudukan dan catatan sipil di sekitar sriwedari menjadi taman/ area publik (kalau ngga salah ya)
^^Sip ayo tambah terus ruang publik di kota Solo :okay:

Ampelio
February 6th, 2011, 12:56 PM
Yg belum ada kabar lanjutanya, itu tanah luas eks pabrik rokok menara yg di ir sutami (deket rs moewardi), yg dulu katanya segera dibangun (ntah jadi RS, mall atau hotel).
^^IMO cocoknya utk mixed use dengan dominasi blok apartemen midrise 10-12 lantai,

http://img217.imageshack.us/img217/5302/menarajebres.jpg (http://img217.imageshack.us/i/menarajebres.jpg/)
^^Simulasi desain blok plan lahan ex-Rokok Menara Solo: (*berharap mode on :D)

Misalnya dibangun 4 blok gitu:
- 3 blok utk apartemen sewa/milik (pasarnya akademisi dan mhs UNS/ISI atau paramedis/dokter2 Moewardi)
- 1 blok lagi utk family condotel (pasarnya tamu2 akademis atau warga luar kota Solo yg nunggu sdr-nya rawat inap di Moewardi) :okay:
- Kalaupun ada mall atau supermarket-nya bisa sbg nilai tambah dan daya tarik pengembangan kawasan:cheers:

Ampelio
February 6th, 2011, 01:18 PM
ini aku coba rangkum beberapa proyek di Solo :

1. Hotel & Apartemen SCP (aston) : 22 lantai
2. Hotel Syariah : 17 lantai
3. Hotel Fave Solo : 16 lantai
4. Hotel Fave Solobaru : 12 lantai
5. Hotel Grand Orchid Ekstension : 9 lantai
6. Laboratorium FK UNS : 8 lantai
7. Gedung baru Bank Indonesia : 7 lantai
8. RS Mata Karangasem : 5 lantai
9. Rusun Jurug 2 : 5 lantai
10. Rusun Kerkop : 5 lantai
11. Mall Solo Paragon : 4 lantai
12. Mall Solobaru : 5 lantai
13. Peningkatan Jalan Kartosuro-Boyolali 133 milyar.
14. RSUD Mojosongo.
15. Kampus baru IAIN Pakis.
16. Gapuro Makhuto
17. Lanjutan Citywalk Kampung Batik Laweyan
18. Revitalisasi Pamedan Mangkunegaran
19. Singosaren Walking Street
20. Kantor Baru Angkasapura-1 BIAS
21. Lanjutan Terminal Bus Tirtonadi
22. Pasar Nongko
23. Pasar Ikan Hias Balekambang
24. Lanjutan Pasar Ayu
25. Railbus
26. Bus Tingkat Wisata
27. Peningkatan kualitas jalur lambat 5M (menunggu APBN)
28. Pasar Burung Wisata 20M (menunggu APBN)

^^Thanks mas gant, btw yg gw bold = my favorite projects :okay: ...semoga lekas selesai :cheers:

timlogudeg
February 6th, 2011, 01:51 PM
2 pilar yg sebelah kiri itu yg di median (termasuk yg bekas Tugu Adipura), sedangkan 3 pilar di utara belum di bangun ^^




ini aku coba rangkum beberapa proyek di Solo :

1. Hotel & Apartemen SCP (aston) : 22 lantai
2. Hotel Syariah : 17 lantai
3. Hotel Fave Solo : 16 lantai
4. Hotel Fave Solobaru : 12 lantai
5. Hotel Grand Orchid Ekstension : 9 lantai
6. Laboratorium FK UNS : 8 lantai
7. Gedung baru Bank Indonesia : 7 lantai
8. RS Mata Karangasem : 5 lantai
9. Rusun Jurug 2 : 5 lantai
10. Rusun Kerkop : 5 lantai
11. Mall Solo Paragon : 4 lantai
12. Mall Solobaru : 5 lantai
13. Peningkatan Jalan Kartosuro-Boyolali 133 milyar.
14. RSUD Mojosongo.
15. Kampus baru IAIN Pakis.
16. Gapuro Makhuto
17. Lanjutan Citywalk Kampung Batik Laweyan
18. Revitalisasi Pamedan Mangkunegaran
19. Singosaren Walking Street
20. Kantor Baru Angkasapura-1 BIAS
21. Lanjutan Terminal Bus Tirtonadi
22. Pasar Nongko
23. Pasar Ikan Hias Balekambang
24. Lanjutan Pasar Ayu
25. Railbus
26. Bus Tingkat Wisata
27. Peningkatan kualitas jalur lambat 5M (menunggu APBN)
28. Pasar Burung Wisata 20M (menunggu APBN)
^^ Mas Gan, RSUD Mojosongo nantinya disebelah mana ya?

atmada
February 6th, 2011, 02:00 PM
^^ RSUD di eks lapangan Ngipang, Kadipiro.
Btw untuk perobohan gedung Disdukcapil kan sepaket sama penataan Jl.Bhayangkara yang nyampe Makro itu. Bakal disayembarakan juga to.

gantengscool
February 6th, 2011, 03:38 PM
@masgan: nambahin

29. Revitalisasi Pasar Ngemplak
30. Revitalisasi Pasar Legi
31. Pembangunan Gd.baru Kelurahan Kedunglumbu, Keprabon, Gandekan, Danakusuman, Kepatihan Kulon, dan Pajang.
32. Perluasan parkir Stasiun Balapan
33. Infrastruktur jalan afaik Jl.Slamet Riyadi Jl.S.Parman




34. ada lagi proyek mengubah kantor kependudukan dan catatan sipil di sekitar sriwedari menjadi taman/ area publik (kalau ngga salah ya)

Yg belum ada kabar lanjutanya, itu tanah luas eks pabrik rokok menara yg di ir sutami (deket rs moewardi), yg dulu katanya segera dibangun (ntah jadi RS, mall atau hotel).


untuk menggenapi yg nomor 35.....dan pasti Favoritnya Om Ampelio juga (terlihat dari nilainya yg 400 Milyar pasti bentuknya menjanjikan, dan..di pinggir jalan raya utama :okay: ).

* Peletakan batu pertama tidak lama lagi, tepat saat Dies Natalis UNS tgl. 11 Maret 2011 ^^ :


06 Februari 2011 | 14:16 wib
Berita Aktual » Daerah



UNS Segera Bangun Rumah Sakit Pendidikan.



Solo, CyberNews. Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dipastikan akan memiliki rumah sakit pendidikan. Rencananya, peletakan batu pertama pembangunannya akan dilakukan Maret, bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ke-35. "Secara bersamaan, ada tiga universitas yang akan memiliki rumah sakit pendidikan. Yaitu UNS, UI, dan Universitas Andalas," kata Prof Dr AA Subiyanto MS, Dekan Fakultas Kedokteran UNS.

Dia mengatakan, sebetulnya rumah sakit tersebut sudah akan dibangun 2010 lalu. Tetapi kemudian terkendala karena lokasi yang digunakan UI tidak boleh digunakan, karena masuk cagar budaya. "Karena pembangunannya satu paket, satu belum bisa semuanya ikut mundur. Baru kepastiannya pada Maret 2011 ini, bisa mulai dibangun. Dananya masing-masing memperoleh sekitar Rp 400 miliar," katanya.

Dana diperoleh dari Islamic Development Bank (IDB) dan Saudi Fund for Development Bank dan Islamic Development Bank, totalnya sebesar 39 juta dolar AS. MoU (memorandum of understanding) sudah dilakukan akhir tahun lalu. RS Pendidikan UNS akan berlokasi di kampus Pabelan yang selama ini digunakan untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Ada 5.000 meter yang akan digunakan untuk rumah sakit tersebut.

Rektor UNS Prof Dr Much Syamsul hadi SpKJ(K) membenarkan hal itu. Dia mengatakan, keberadaan rumah sakit pendidikan akan sangat membantu pengembangan Fakultas Kedokteran UNS yang selama ini masih mengunakan rumah sakit di beberapa daerah untuk pengembangan pendidikan. "Kami memakai RS Dr Moewardi Solo milik Pemprov, juga rumah sakit daerah di Solo Raya, Purwodadi, dan lainnya untuk pengembangan pendidikan mahasiswa kedokteran. Tentu jika sudah memiliki rumah sakit sendiri, akan semakin bagus," kata dia.

___________________

Menurutku ini akan menjadi proyek gedung dg nilai terbesar di Soloraya tahun ini :okay:



.

atmada
February 6th, 2011, 05:22 PM
^^ dalam satu kawasan sangat berdekatan ada tiga rumah sakit :hammer:..tinggal tunggu hotelnya UNS :D

Ampelio
February 7th, 2011, 01:54 AM
^^IDR 4000 M??? wow that's huge!

Misalnya anggaran segitu dialokasikan utk bangunan fisik aja (belum masuk fasilitas RS) bisa dapat satu tower 20an lantai! :okay:
...tapi utk tipologi bangunan RS biasanya berupa blok-blok massa, msg2 blok bisa 5-7 lantai, sudah sangat lumayanlah :cheers:

^^ dalam satu kawasan sangat berdekatan ada tiga rumah sakit :hammer:..tinggal tunggu hotelnya UNS :D
http://img593.imageshack.us/img593/4990/pabelanrs.jpg (http://img593.imageshack.us/i/pabelanrs.jpg/)
^^Ya... dan ketiganya Rumah Sakit berkelas semua, apalagi RS Orthopedi yg sangat jarang ada di Indonesia dan RS Prof.Dr.Soeharso ini adalah yg terbaik.

Bakal tambah keren ni kawasan Pabelan, walaupun berada di wilayah Kab.Sukoharjo tapi menjadi etalase dan pintu gerbang utama masuk Kota Solo dari barat :cheers:

danarstorm
February 7th, 2011, 10:22 AM
^^ RSUD di eks lapangan Ngipang, Kadipiro.
Btw untuk perobohan gedung Disdukcapil kan sepaket sama penataan Jl.Bhayangkara yang nyampe Makro itu. Bakal disayembarakan juga to.

STp jg hrs dimasukkin wlapun nti baru selesai 2016:nuts::nuts:

noe2009
February 7th, 2011, 04:17 PM
Jaladara Diusulkan Ada Restoran Mini
Senin, 07/02/2011 09:00 WIB - Tri Sulistiyani

LAWEYAN—Kereta Api kuno Jaladara, diusulkan agar menyiapkan restoran kecil di dalamnya, untuk menarik peminat. Operasional Jaladara, selama ini kembang kempis, karena keterbatasan dana.

”Mereka meminta tambahan meja kursi kecil untuk lunch di dalam kereta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Purnomo Subagyo, Sabtu (5/2). Usulan itu, katanya dari Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI).

Usulan lainnya, adalah perjalanan kereta diperpanjang, minimal tiga jam. Sebelumnya, kereta api Jaladara, hanya berjalan selama dua jam. ”Usulan itu masuk dalam pertemuan yang kami lakukan,” katanya.

Mereka juga meminta agar dipermudah izin memasang banner di dalam kereta. Sedangkan, soal harga setiap perjalanan hingga fasilitas tambahan itu akan dibicarakan dengan pihak PT KA dan Dinas perhubungan.

Menurut Purnomo, pengelolaan Jaladara akan dibawah kendali Disbudpar. Pihaknya menjamin setiap pesanan akan dilayani. Pesanan bisa dilakukan tiga hari sebelum hari operasional. ”Walaupun nanti ada kerusakan teknis akan kami usahakan tetap jalan, entah nanti penarikan kereta harus dibantu dengan loko lain,” ujarnya.

Setelah pengelolaan di tangan Disbudpar nanti, setiap pelanggan yang ingin memesan bisa langsung menghubungi Disbudpar. Tidak terkecuali tamu hotel yang ingin naik Jaladara. ”Misalnya ada tamu yang menginap di satu hotel, ingin naik Jaladara, nantinya langsung bisa menghubungi Disbudpar,” katanya.

atmada
February 8th, 2011, 05:46 AM
^^ besok hari minggu ada trial dengan manajemen baru jam 7. Tarif 50rb. Lumayan itu pas jalanan sepi ada car free day.

masdwi
February 8th, 2011, 06:18 AM
^^^^^^
selama ini harus pakai sistem booking rombongan ya mas?
kepingin naik ini tp blm kesampaian

gantengscool
February 8th, 2011, 08:59 AM
Thanks infonya.

Besok minggu mau coba naik, pengen membandingkan dengan managemen lama.

Ampelio
February 8th, 2011, 09:45 AM
Jaladara Diusulkan Ada Restoran Mini
Senin, 07/02/2011 09:00 WIB - Tri Sulistiyani

LAWEYAN—Kereta Api kuno Jaladara, diusulkan agar menyiapkan restoran kecil di dalamnya, untuk menarik peminat. Operasional Jaladara, selama ini kembang kempis, karena keterbatasan dana.

”Mereka meminta tambahan meja kursi kecil untuk lunch di dalam kereta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Purnomo Subagyo, Sabtu (5/2). Usulan itu, katanya dari Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI).

Usulan lainnya, adalah perjalanan kereta diperpanjang, minimal tiga jam. Sebelumnya, kereta api Jaladara, hanya berjalan selama dua jam. ”Usulan itu masuk dalam pertemuan yang kami lakukan,” katanya.

Mereka juga meminta agar dipermudah izin memasang banner di dalam kereta. Sedangkan, soal harga setiap perjalanan hingga fasilitas tambahan itu akan dibicarakan dengan pihak PT KA dan Dinas perhubungan.

Menurut Purnomo, pengelolaan Jaladara akan dibawah kendali Disbudpar. Pihaknya menjamin setiap pesanan akan dilayani. Pesanan bisa dilakukan tiga hari sebelum hari operasional. ”Walaupun nanti ada kerusakan teknis akan kami usahakan tetap jalan, entah nanti penarikan kereta harus dibantu dengan loko lain,” ujarnya.

Setelah pengelolaan di tangan Disbudpar nanti, setiap pelanggan yang ingin memesan bisa langsung menghubungi Disbudpar. Tidak terkecuali tamu hotel yang ingin naik Jaladara. ”Misalnya ada tamu yang menginap di satu hotel, ingin naik Jaladara, nantinya langsung bisa menghubungi Disbudpar,” katanya.

^^Inilah akibatnya jika bikin projek tapi gak matang konsep-nya :ohno:

masdwi
February 8th, 2011, 12:47 PM
^^^^^
semoga jd pembelajaran untuk proyek2 selanjutnya, railbus, bus tingkat wisata dan kereta kencana

titus15
February 8th, 2011, 02:24 PM
Ternyata Solo pioneer untuk yg beginian :okay:

-------

Sayembara, Cara Solo Tawarkan Penataan Kota.


Sabtu, 05/02/2011 09:00 WIB


BANJARSARI—Walikota Solo Joko Widodo (Jokowi) akan terus menawarkan penataan kota dengan cara sayembara. Cara unik yang pertama kali dilakukan di Indonesia, itu sebagai solusi untuk menghindari dominasi kontraktor.

Sayembara untuk pentaan kawasan Kota Solo, sudah dilakukan untuk penataan koridor Jenderal Sudirman-RE Martadinata. ”Ke depan, akan terus dengan lomba, atau sayembara. Hasilnya sangat bagus. Ini terobosan pertama kali di Indonesia,” kata Jokowi, Jumat (4/2).

”Setelah koridor itu, selanjutnya penataan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta kawasan tersebut hingga depan Makro.” Menurutnya, sayembara sebagai solusi cara penawaran penataan kota yang konservatif, yang biasanya didominasi seorang kontraktor saja.

”Cara yang dulu itu monoton. Belum lagi, kalau hasilnya jelek. Mau black list kontraktor yang hasilnya jelek susah. Mereka itu mungkin punya sepuluh nama yang beda-beda. Saya tahu persis hal itu. makanya cara sayembara ini yang tepat,” katanya lagi.

Tematik
Terlebih, cara sayembara, sudah ada payung hukumnya. Menurutnya, sayembara pertama kali digelar Solo, untuk penataan koridor Jenderal Sudirman- RE Martadinata, dengan peserta sebanyak 27 arsitek serta konsultan dari berbagai daerah.

”Sayembara kemarin itu dimenangkan PSUD ITB yang merupakan jagonya urban planning. Kalau yang menang itu, saya tidak kaget. Karena di situ ada Prof Danismoro yang rangking pertama untuk urban planning,” katanya.

Jokowi mengatakan, untuk penataan kawasan di Kota Solo, tidak akan diseragamkan, namun akan disesuaikan dengan tema-tema kawasan tersebut. ”Beda-beda, untuk Pasar Gede temanya ini, kawasan lain temanya itu. Pokoknya tematik. Yang tahu itu, bukan saya, tapi arsitek dan budayawan,” katanya.

”Sayembara ini terbuka untuk umum, dari daerah, luar negeri, silakan. Semua sudah tahu, kita sebar lewat internet juga.” n Muhaimin | Tri Sulistiyani

-----------------------


Pameran hasil karya Pemenang Sayembara Koridor Sudirman-Martadinata, Di Balai Sudjatmoko-Gramedia.

Yg punya pic lebih lengkap silakan untuk melengkapi .

Maket Juara-1 :
http://img4.imageshack.us/img4/7500/cimg7791g.jpg (http://img4.imageshack.us/i/cimg7791g.jpg/)

Sebetulnya bukan yang pertama juga, Sayembara penataan pasar Johar itu sebenarnya juga sayembara penataan kawasan, karena yang ditata juga kawasan pasar Johar dan alun-alun. Tapi menurut saya kebanyakan sayembara seperti ini hasilnya cuma masuk peti es saja...
Kenapa? Karena pesertanya (yang dari berbagai daerah) belum tentu paham dengan nilai-nilai lokal. Kedua hasilnya cuma parsial saja, setiap peserta menonjol di satu hal yang lain menonjol di lain hal. Akhirnya jika diaplikasikan akan gado-gado, alias digabung ulang. Akhirnya, paling2 pemenang sayembara tinggal kebagian 30-40 persen keaslian desainnya yang diaplikasikan di lapangan. Selebihnya adalah kreasi kontraktor pemenang tender (dominasi juga kan akhirnya?).
Ketiga, masyarakat awam tidak punya ruang partisipasi. Bagaimana bisa berparisipasi kalo sayembaranya sangat teknis, padahal seharusnya masyarakat punya hak atas desain terpilih, karena ujung2nya masyarakatlah yang tiap hari akan merasakan hasil penataan bukan pemenang sayembara yang belum tentu tiap hari nongkrong disitu (apalagi kalo pemenangnya dari luar kota).

Bukan apa-apa, penataan pasar Johar akhirnya mentok, dan ujung2nya cuma jadi proyek penghambur-hamburan uang jutaan rupiah.

Disisi lain sayembara juga justru bisa jadi alat pemaksaan kehendak. Terselenggaranya sayembara seolah-olah suatu project telah tersosialisasi pada masyarakat. Padahal biasanya penentuan pemenang sayembara adalah dewan juri, yang keterpilihannya belum tentu benar-benar mewakili stakeholder. Selain itu peserta pasti hanya berorientasi pada hadiah, bukan kondisi real yang harus diatasi.

Sebetulnya yang paling penting dalam penataan kota bukan siapa yang merancang, apakah kontraktor atau model sok demokratis-demokratisan lewat sayembara, malainkan visi dari pemerintah kota dan masyarakatnya tentang kotanya ...

atmada
February 8th, 2011, 03:17 PM
^^ pemkot biar kerja dulu saja.

gantengscool
February 8th, 2011, 04:56 PM
Rusun Jurug-2 :


http://img573.imageshack.us/img573/6884/cimg7808.jpg (http://img573.imageshack.us/i/cimg7808.jpg/)

eurico
February 9th, 2011, 01:07 AM
Sebetulnya bukan yang pertama juga, Sayembara penataan pasar Johar itu sebenarnya juga sayembara penataan kawasan, karena yang ditata juga kawasan pasar Johar dan alun-alun. Tapi menurut saya kebanyakan sayembara seperti ini hasilnya cuma masuk peti es saja...

Jangan menjudge dulu bro sebelum ada realisasinya, kalau melihat kasus-kasus sebelumnya sih memang iya, tetapi ini Solo :cheers:

Kenapa? Karena pesertanya (yang dari berbagai daerah) belum tentu paham dengan nilai-nilai lokal.

Ya namanya sayembara umum bro tentu saja yang ikut dari berbagai daerah kecuali kalau memang ada ketentuan peserta sayembara adalah penduduk kota yang bersangkutan. Masalah peserta ini menurut saya tidak masalah dari berbagai daerah manapun juga, harusnya bagi peserta jika ingin memberikan hasil terbaiknya juga harus mengerti nilai-nilai lokal daerah tersebut.

Kedua hasilnya cuma parsial saja, setiap peserta menonjol di satu hal yang lain menonjol di lain hal. Akhirnya jika diaplikasikan akan gado-gado, alias digabung ulang. Akhirnya, paling2 pemenang sayembara tinggal kebagian 30-40 persen keaslian desainnya yang diaplikasikan di lapangan. Selebihnya adalah kreasi kontraktor pemenang tender (dominasi juga kan akhirnya?).

Yup agree, bahkan ini juga sudah dijawab pak jokowi sendiri kalau nanti pada pelaksananaanya akan digabung antar ketiga kontestan tersebut. padahal menurut saya kalau sudah satu yang menang ya sudah itu yang dipakai karena namanya penataan lingkungan bukan masalah satu bangunan atau satu ruas jalan saja jadi tiap ornamen didalamnya harus sinkron satu dengan yang lainnya, nah kalo sekarang pada pelaksanaanya digabung nanti malah akan hilang nyawa dari masing2 desainnya. Iya kalau yang diambil yang desain bagus2nya kalau yang diambil yang jelek2nya gimana coba?? Mohon ini menjadi perhatian bagi Pak Jokowi beserta jajarannya.

Ketiga, masyarakat awam tidak punya ruang partisipasi. Bagaimana bisa berparisipasi kalo sayembaranya sangat teknis, padahal seharusnya masyarakat punya hak atas desain terpilih, karena ujung2nya masyarakatlah yang tiap hari akan merasakan hasil penataan bukan pemenang sayembara yang belum tentu tiap hari nongkrong disitu (apalagi kalo pemenangnya dari luar kota).

lihat tret ini http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1209769 bro, masyarakat Palembang bisa memilih langsung desain masjid mana yang akan dibangun, sebuah ide yang brilian dan yang saya tahu ini baru benar2 yang pertama kali di Indonesia-itupun kalau benar2 dibangun yah hehehe.... Namun ada kekurangannya untuk metode seperti ini, harus ada waktu khusus untuk melakukan pemilihan dan penghitungan siapa pemenangnya yang saya yakin lebih lama jika dibandingkan dengan sayembara2 yang sudah ada langsung ditunjuk siapa pemenangnya 1, 2 dan3.

Bukan apa-apa, penataan pasar Johar akhirnya mentok, dan ujung2nya cuma jadi proyek penghambur-hamburan uang jutaan rupiah.

hal tersebut memang sanagt disayangkan, memang dibutuhkan komitmen yang kuat untuk membangun sebuah kota, jajaran pemerintah kota yang visioner dan warganya yang juga harus mendukung.

Disisi lain sayembara juga justru bisa jadi alat pemaksaan kehendak. Terselenggaranya sayembara seolah-olah suatu project telah tersosialisasi pada masyarakat. Padahal biasanya penentuan pemenang sayembara adalah dewan juri, yang keterpilihannya belum tentu benar-benar mewakili stakeholder. Selain itu peserta pasti hanya berorientasi pada hadiah, bukan kondisi real yang harus diatasi.

lha sekarang kalo peserta gak diiming2i hadiah mana ada yang mau ikut bro, apakah mereka mau melakukan hal itu untuk pro bono?
Masalah dewan juri nya saya juga kurang jelas siapa saja yang terlibat dari sayembara ini.
Tapi menurut saya sayembara ini adalah baru titik awal, kita gak usah terlalu mengembar-gemborkan ini itu, takutnya ya seperti yang terjadi pada sayembara penataan Pasar Johar di Semarang atau kasus-kasus sayembara penataan kota yang lain yang berakhir di awang-awang saja.

Sebetulnya yang paling penting dalam penataan kota bukan siapa yang merancang, apakah kontraktor atau model sok demokratis-demokratisan lewat sayembara, malainkan visi dari pemerintah kota dan masyarakatnya tentang kotanya ...

Dalam hal ini kita berbicara konteks Kota Solo, menurut saya sayembara ini adalah perwujudan dari visi kota solo tersebut untuk memberikan pilihan mana saja yang terbaik yang cocok diterapkan di Kota Solo. Apakah Walikota Solo beserta jajaran pemerintahannya sudah cukup visioner? dan masyarakatnya apakah juga mendukung visi tersebut? hanya warga kota Solo yang bisa menjawabnya. Kita hanya melihat dari luar.

titus15
February 9th, 2011, 01:14 AM
^^ maaf cuma numpang share keprihatinan saja. Terus terang dengan model seperti ini menunjukkan sebenarnya Bappeda gak punya visi penataan, dan menyerahkan pada pemburu hadiah.
Kalo masyarakatnya punya visi, seharusnya nggak perlu ada hadiahnya pasti jalan kok. Dan pasti ada masyarakat Solo yang visioner, seperti pak Jokowi sendiri. Namun kali ini menurut saya agak blunder... semoga ini hanya akan menjadi jaring aspirasi saja (walaupun terasa cukup mahal mengongkosi hadiahnya)...

eurico
February 9th, 2011, 01:25 AM
^^ itulah bro adanya forum ini adalah memang untuk mendiskusikan sesuai dengan topik yang ada dan juga belajar berpikir kritis, saya juga hanya menuangkan pemikiran saya saja kok tanpa melebih-lebihkan.

titus15
February 9th, 2011, 02:10 AM
Ya namanya sayembara umum bro tentu saja yang ikut dari berbagai daerah kecuali kalau memang ada ketentuan peserta sayembara adalah penduduk kota yang bersangkutan. Masalah peserta ini menurut saya tidak masalah dari berbagai daerah manapun juga, harusnya bagi peserta jika ingin memberikan hasil terbaiknya juga harus mengerti nilai-nilai lokal daerah tersebut.


Sebetulnya bukan masalah domisili peserta, tapi pemahaman peserta yang menyeluruh tentang segala aspek di kawasan yang hendak ditata. Paling tidak menurut saya, setiap kontestan perlu living dulu 1-2 bulan di site yang hendak ditata mungkin ya, sudah gitu harus melibatkan stakeholder di setiap kelompoknya...

titus15
February 9th, 2011, 02:23 AM
Saya nimbrung tentang ini juga karena gerah dengan sayembara serupa di Semarang. Kebanyakan sayembara hanya menghasilkan karya gado-gado yang justru gak jelas ruhnya. Ujungnya kontraktor pemenang tenderlah yang lebih menentukan, karena saat proyek berjalan kondisi di lapangan, terlebih sosial politiknya pasti sudah sangat berbeda... Semoga nggak terjadi untuk kasus ini... kita tunggu saja...

gantengscool
February 9th, 2011, 02:52 AM
ngga papa, yg memang di sini tempat forum berdiskusi apapun kan unek-unek bisa dipertimbangkan, syukur2 juga stakeholder-nya Solo (Walikota dan timnya) ikut menyimak & memberi perhatian lebih terhadap pendapat2 di sini.


Semoga sayembara penataan kawasan ini terinsipari dari sayembara pembangunan gedung BI (yg terdapat di kawasan yg sama) yg benar2 direalisasikan.


eman2 duitnya deh kalo hanya berhenti sebatas sayembara tanpa ada tindak lanjut.

noe2009
February 9th, 2011, 03:11 AM
Ide ”Gila” Jokowi Jadikan Solo Kota Dunia
Rabu, 09/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin

HARIAN JOGLOSEMAR

Solo tempo dulu dan Solo masa depan. Dua konsep itulah yang mengilhami Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dalam merancang ide ”gila”-nya, menjadikan Solo sebagai kota dunia.

Pencitraan identitas Solo dengan mem-branding batik Solo, penggunaan huruf Jawa, pemakaian bahasa Jawa di lingkungan Pemkot pada hari tertentu, dan penataan berbagai kawasan untuk dikembalikan ke cirikhas aslinya, merupakan langkah Jokowi, untuk ”menyulap” Solo ke tempo dulu.

Sentra batik ternama, Laweyan dan Kauman berhasil berkembang pesat. Bahkan, seiring dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, Jokowi mengeluarkan gagasan besar-besaran untuk mempromosikan batik Solo.
Berbagai infrastruktur tak lazim jika tidak menggunakan atribut batik. Sebut saja misalnya, shelter dan armada Batik Solo Trans, yang kuat karakternya dengan batik. Kemudian, kereta api kuno Jaladara saat peluncurannya juga mengenakan atribut batik. Tak tanggung-tanggung, Jokowi bahkan berniat mengubah nama bandara Adi Soemarmo tak jauh-jauh dengan istilah batik. Even tak kalah seru lainnya, adalah Solo Batik Carnival.

Berbagai ide mengembalikan Solo ke tempo dulu itu, oleh Jokowi akan dikawinkan dengan konsep Solo masa depan. Berbagai persiapan Solo menjadi kota dunia, sudah dirintis sejak awal. Yang paling menonjol adalah penataan kawasan dan penyiapan infrastruktur berkelas dunia.

Tidak Sempurna
Koridor-koridor yang sebelumnya sepi, akan dihidupkan. Salah satunya Koriodor Jenderal Sudirman-RE Martadinata. Caranya penataan kawasan pun unik dan baru pertama kali dilakukan di Indonesia. ”Kami pakai cara lomba atau sayembara. Ini yang pertama kali di Indonesia. Cara yang fair, untuk menangkal para kontraktor kotor. Hasilnya bagus, dan selamanya Solo akan pakai sayembara,” kata Jokowi, akhir pekan lalu di Manahan.

Selain penataan kawasan, moda transportasi model Solo tempo dulu dan Solo masa depan juga sudah disiapkan. Moda transportasi Solo tempo dulu, sudah ada kereta api uap, kemudian yang akan dirintis bus bertingkat dan kereta kencana.

Untuk moda transportasi masa depan, sudah ada Batik Solo Trans, yang bebas macet dengan alat detektor antilampu merah, kemudian yang ditunggu-tunggu adalah railbus, yang mirip dengan kereta api di Singapura dan Eropa.

Tidak ada rencana yang berjalan sempurna. Kecacatan selalu ada, termasuk ide-ide Jokowi tersebut. Moda transportasi yang sudah ada dan menjadi kebanggan, ternyata mengalami kembang kempis. Kereta api Jaladara mengalami kerugian dalam operasionalnya.

Begitu juga dengan Batik Solo Trans yang tidak sempurna, baik dari pengelolaan keuangan, terbukti kerugian dialami Perum Damri dan amburadulnya manajemen, dengan bukti adanya pemecatan tiga awak Batik Solo Trans karena melanggar aturan. Ide-ide Jokowi yang memimpikan Solo menjadi kota dunia, menjadi catatan penting untuk Solo menyambut hari jadinya ke-266. n Muhaimin

atmada
February 9th, 2011, 04:25 AM
Rusun Jurug-2 :


http://img573.imageshack.us/img573/6884/cimg7808.jpg (http://img573.imageshack.us/i/cimg7808.jpg/)

Yang di Kerkop hampir bersamaan mulai bangunnya dulu sama yg di Jurug ini. Mungkin sekarang fisik bangunannya jg udah kelihatan??

Shaggy_Solo
February 9th, 2011, 04:53 AM
^^ Masalah sayembara, kita tunggu saja kerja Pemkot Surakarta. Biarkan Pemkot bekerja dulu.. (seperti kata Noe2009)

......Sambil menunggu, kita lihat progress Pembangunan Gapura Makutha Surakarta, Karangasem :cheers:

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/GapuraMakuthaSolo01.jpg

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/GapuraMakuthaSolo04.jpg

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/GapuraMakuthaSolo02.jpg

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/GapuraMakuthaSolo03.jpg

.

gantengscool
February 9th, 2011, 05:32 AM
ralat om, bukan Noe....tapi Atmada :lol:




^^ pemkot biar kerja dulu saja.

M.I.A.N
February 9th, 2011, 09:02 AM
@mas shaggy: Gapurane kelihatane bakalan gagah ya... sipsip
e mase mase semua belum dpt fotonya bustingkat ya... hahaha harus menunggu sampek hut solo ni tampaknya :D


nyimak mase mase aja..bingung mau commen apa

timlogudeg
February 9th, 2011, 10:42 AM
Ide ”Gila” Jokowi Jadikan Solo Kota Dunia
Rabu, 09/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin

HARIAN JOGLOSEMAR

Solo tempo dulu dan Solo masa depan. Dua konsep itulah yang mengilhami Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dalam merancang ide ”gila”-nya, menjadikan Solo sebagai kota dunia.

Pencitraan identitas Solo dengan mem-branding batik Solo, penggunaan huruf Jawa, pemakaian bahasa Jawa di lingkungan Pemkot pada hari tertentu, dan penataan berbagai kawasan untuk dikembalikan ke cirikhas aslinya, merupakan langkah Jokowi, untuk ”menyulap” Solo ke tempo dulu.

Sentra batik ternama, Laweyan dan Kauman berhasil berkembang pesat. Bahkan, seiring dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, Jokowi mengeluarkan gagasan besar-besaran untuk mempromosikan batik Solo.
Berbagai infrastruktur tak lazim jika tidak menggunakan atribut batik. Sebut saja misalnya, shelter dan armada Batik Solo Trans, yang kuat karakternya dengan batik. Kemudian, kereta api kuno Jaladara saat peluncurannya juga mengenakan atribut batik. Tak tanggung-tanggung, Jokowi bahkan berniat mengubah nama bandara Adi Soemarmo tak jauh-jauh dengan istilah batik. Even tak kalah seru lainnya, adalah Solo Batik Carnival.

Berbagai ide mengembalikan Solo ke tempo dulu itu, oleh Jokowi akan dikawinkan dengan konsep Solo masa depan. Berbagai persiapan Solo menjadi kota dunia, sudah dirintis sejak awal. Yang paling menonjol adalah penataan kawasan dan penyiapan infrastruktur berkelas dunia.

Tidak Sempurna
Koridor-koridor yang sebelumnya sepi, akan dihidupkan. Salah satunya Koriodor Jenderal Sudirman-RE Martadinata. Caranya penataan kawasan pun unik dan baru pertama kali dilakukan di Indonesia. ”Kami pakai cara lomba atau sayembara. Ini yang pertama kali di Indonesia. Cara yang fair, untuk menangkal para kontraktor kotor. Hasilnya bagus, dan selamanya Solo akan pakai sayembara,” kata Jokowi, akhir pekan lalu di Manahan.

Selain penataan kawasan, moda transportasi model Solo tempo dulu dan Solo masa depan juga sudah disiapkan. Moda transportasi Solo tempo dulu, sudah ada kereta api uap, kemudian yang akan dirintis bus bertingkat dan kereta kencana.

Untuk moda transportasi masa depan, sudah ada Batik Solo Trans, yang bebas macet dengan alat detektor antilampu merah, kemudian yang ditunggu-tunggu adalah railbus, yang mirip dengan kereta api di Singapura dan Eropa.

Tidak ada rencana yang berjalan sempurna. Kecacatan selalu ada, termasuk ide-ide Jokowi tersebut. Moda transportasi yang sudah ada dan menjadi kebanggan, ternyata mengalami kembang kempis. Kereta api Jaladara mengalami kerugian dalam operasionalnya.

Begitu juga dengan Batik Solo Trans yang tidak sempurna, baik dari pengelolaan keuangan, terbukti kerugian dialami Perum Damri dan amburadulnya manajemen, dengan bukti adanya pemecatan tiga awak Batik Solo Trans karena melanggar aturan. Ide-ide Jokowi yang memimpikan Solo menjadi kota dunia, menjadi catatan penting untuk Solo menyambut hari jadinya ke-266. n Muhaimin
^^ berarti semangat Kota Dunia Pak Jokowi belum menular ke instansi atw orang2 lain, mungkin besok pada waktu HUT bisa diwacanakan atau dimasukkan ke dalam pidato Pak, jadi biar semua jajaran dan masyarakat tau dan semoga juga mau berubah menjadi masyarakat berkelas dunia (lebih tertib aturan terutama lalulintas)
.... ngomong2 berkelas dunia jadi keinget UNS yg di Dies natalies ke 2009 mencanangkan menjadi World Class University, berarti sejalan dong klo gitu, he...he....
.:World Class City and World Class University :.:banana:

korangborenzoro
February 9th, 2011, 11:20 AM
http://i1219.photobucket.com/albums/dd427/bariantoputro/sekartaji.jpg
Taman Sekartaji peroleh DAK Rp 656 juta
By on 7 Februari 2011
Solo (Espos)--Pemerintah Pusat mengucurkan dana alokasi khusus (DAK) untuk melanjutkan proyek pembangunan Taman Sekartaji, Solo senilai Rp 656 juta.

Ketua Komisi II DPRD Kota Solo, Kusraharjo kepada Espos, Minggu (6/2), menjelaskan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Solo sudah mengalokasikan dana pendamping senilai Rp 193 juta dari APBD 2011. Rencananya, dana itu akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan Taman Sekartaji di sebelah timur. “Alokasi dana itu sudah termasuk untuk pembuatan DED (detail engineering design-red) pada triwulan pertama. Pada triwulan kedua, pembangunan fisik sekaligus pengawasan proyek bisa dimulai,” tukas politisi dari Partai Golkar ini.

Anggota Komisi II, Herlan Purwanto menjelaskan, hingga kini pemeliharaan Taman Sekartaji masih menjadi wewenang Badan Lingkungan Hidup (BLH). Rencananya, pemeriharaan taman yang berada di bantaran Kali Anyar itu akan diserahkan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

Herlan mengakui, selama ini dana pemiliharaan Taman Sekartaji masih minim. Akibatnya, sejumlah fasilitas taman seperti lampu, sejumlah ornamen, maupun papan nama mulai rusak. Bahkan, kurangnya lampu penerangan membuat taman di pinggiran Jl Tentara Pelajar ini kerap dijadikan lokasi pacaran hingga berbuat mesum di malam hari.

“Sebenarnya pembangunan Taman Sekartaji memiliki tujuan yang bagus dalam rangka menambah ruang publik di Kota Solo. Namun, minimnya dana pemeliharaan ini membuat taman ini kurang terurus. Sangat disayangkan kalau taman ini menjadi lokasi berbuat mesum,” tandas Herlan.

Sebenarnya Herlan menginginkan DAK tersebut digunakan untuk perawatan Taman Sekartaji daripada memperluas area taman. Akan tetapi, pihaknya tidak bisa berbuat banyak lantaran DAK tersebut dikucurkan dari Pemerintah Pusat. “Biaya perawatan taman sifatnya mendesak. Sementara jika area tamannya dilebarkan justru akan menambah alokasi anggaran untuk perawatan taman nantinya,” tukas Herlan.

-----waaow, pembangunan taman saja dapat dana dari pemerintah pusat :D

Ampelio
February 9th, 2011, 11:22 AM
^^ maaf cuma numpang share keprihatinan saja. Terus terang dengan model seperti ini menunjukkan sebenarnya Bappeda gak punya visi penataan, dan menyerahkan pada pemburu hadiah.
Kalo masyarakatnya punya visi, seharusnya nggak perlu ada hadiahnya pasti jalan kok. Dan pasti ada masyarakat Solo yang visioner, seperti pak Jokowi sendiri. Namun kali ini menurut saya agak blunder... semoga ini hanya akan menjadi jaring aspirasi saja (walaupun terasa cukup mahal mengongkosi hadiahnya)...

^^Makasih share-nya mas titus15, tapi ada yg perlu gw luruskan dan beri sedikit masukan soal kata2 "cukup mahal mengongkosi hadiahnya" karena kenyataaannya justru sebaliknya... dengan sayembara, dari segi anggaran pemkot justru menghemat ratusan juta rupiah (total hadiah gak sampai 200 juta kan?):)

...sisi baik lainnya, Pemkot bisa dapat alternatif desain2 terbaik tidak hanya satu saja... coba bayangkan kalau langsung tender terbuka pembuatan masterplan ke Konsultan, anggarannya bisa sampai 500 juta - 1M dan hasilnya belum tentu sebaik dan se-maksimal kalau disayembarakan, itupun cuma satu dan mau tidak mau Pemkot harus menerima desain yg satu itu tanpa ada alternatif lain. sbelum masuk ke tender pelaksanaaan (ke kontraktor). Dengan Sayembara, juga masyarakat umum tahu projek perencanaan apa yg sdg "hot" di kotanya, sebaliknya dengan perencanaan sistem tender dipastikan hanya sebagian kecil masyarakat yg tahu.

Mohon maaf sebelumnya, krn itu berdasarkan pengalaman gw di konsultan perencana slama lebih dari 5 tahun ini, dan selama ini Pemkot/Pemkab (di luar Jawa terutama) cenderung menghambur-hamburkan anggaran utk tender2 perencanaan projek2 yg kurang jelas sebenarnya dan masyarakat awam banyak yg gak tahu, nilainya kdg2 bisa ga masuk akal. Tks :cheers:

gantengscool
February 9th, 2011, 11:51 AM
-----waaow, pembangunan taman saja dapat dana dari pemerintah pusat :D

Pemerintah Provinsinya mannn...naaa :lol:

gantengscool
February 9th, 2011, 11:54 AM
Proyek Gedung Laboratorium FK. UNS 8 lantai (tengah) & 3 lantai (kiri).

*menunggu kucuran DIPA 2011 untuk kelanjutannya.

http://img715.imageshack.us/img715/4057/cimg7805.jpg (http://img715.imageshack.us/i/cimg7805.jpg/)


------

Bentuknya nanti terdiri 3 gedung : 3 lantai (sayap kiri), 8 lantai (utama), 5 lantai (sayap kanan).

http://img233.imageshack.us/img233/4879/3521f.jpg (http://img233.imageshack.us/i/3521f.jpg/)




.

masdwi
February 9th, 2011, 12:36 PM
-----waaow, pembangunan taman saja dapat dana dari pemerintah pusat :D

Pemerintah Provinsinya mannn...naaa :lol:

pernah lewat sekali, memang kesannya kurang perawatan. dan sudah spt kebiaaan, masyarakat kita masih banyak yg cuek dalam hal ikut menjaga dan memelihara ( mentang2 ora dibayar, lha yg dibayar saja nggak maksimal ngeraewatnya ... )

danarstorm
February 9th, 2011, 12:50 PM
http://timlo.net/media/foto/news/bchook_1297247785.jpg

http://timlo.net/media/foto/news/bchook_1297247917.jpg


credit : Timlo.net

titus15
February 9th, 2011, 12:51 PM
^^Makasih share-nya mas titus15, tapi ada yg perlu gw luruskan dan beri sedikit masukan soal kata2 "cukup mahal mengongkosi hadiahnya" karena kenyataaannya justru sebaliknya... dengan sayembara, dari segi anggaran pemkot justru menghemat ratusan juta rupiah (total hadiah gak sampai 200 juta kan?):)

...sisi baik lainnya, Pemkot bisa dapat alternatif desain2 terbaik tidak hanya satu saja... coba bayangkan kalau langsung tender terbuka pembuatan masterplan ke Konsultan, anggarannya bisa sampai 500 juta - 1M dan hasilnya belum tentu sebaik dan se-maksimal kalau disayembarakan, itupun cuma satu dan mau tidak mau Pemkot harus menerima desain yg satu itu tanpa ada alternatif lain. sbelum masuk ke tender pelaksanaaan (ke kontraktor). Dengan Sayembara, juga masyarakat umum tahu projek perencanaan apa yg sdg "hot" di kotanya, sebaliknya dengan perencanaan sistem tender dipastikan hanya sebagian kecil masyarakat yg tahu.

Mohon maaf sebelumnya, krn itu berdasarkan pengalaman gw di konsultan perencana slama lebih dari 5 tahun ini, dan selama ini Pemkot/Pemkab (di luar Jawa terutama) cenderung menghambur-hamburkan anggaran utk tender2 perencanaan projek2 yg kurang jelas sebenarnya dan masyarakat awam banyak yg gak tahu, nilainya kdg2 bisa ga masuk akal. Tks :cheers:

Makasih mas share pengalamannya. Itulah yang sebetulnya yang saya maksud, kalo Bappeda punya visi, seharusnya nggak perlu juga mengongkosi konsultan sempai milyaran rupiah untuk bikin masterplan. Masalahnya selama ini rekruitment PNS tidak selektif, akibatnya Bappeda (dikebanyakan daerah) nggak diisi orang yang kapable dan visioner . Akibatnya dikit-dikit pake konsultan, dikit-dikit pake konsultan. Itu kan biaya mahal... padahal seharusnya Bappeda punya satuan unit kerja yang lengkap yang bisa diandalkan untuk melakukan survey dengan memaksimalkan kerjasama SKPD hingga RT dan RW untuk menyusun masterplan.

Lha Konsultan? Belum tentu kan? Jadinya mereka hanya akan menyadap teori sana-sini yang belum tentu juga tepat.

Sorry to say juga, kalo modelnya sayembara kayak gini, mendingan Bappeda diisi orang EO aja. Karena sifat dan teknis pelaksanannya kan mirip lomba aja.

Mengenai sosialisasi, akan lebih baik kalo Bappeda mempunya Bappeda Plaza sebuah tempat dimana masyarakat bisa mengakses dan memberi masukan tentang pengembangan kota. Lewat sayembara apalagi biasanya waktu studinya nggak lama, hasilnya bisa kurang komprehensif, apalagi peserta belum tentu dapat melakukan survey secara maksimal, karena biaya studi dibebankan pada peserta.

Tapi ya... semoga nggak seperti itu untuk kasus sayembara di Solo ini...

danarstorm
February 9th, 2011, 12:51 PM
Kota Solo Segera Pamerkan Bus Tingkat


Solo - Kota Surakarta dalam waktu dekat akan mempamerkan sebuah moda transportasi massal yang baru, yakni bus tingkat. Pengadaan alat transportasi baru ini sesuai dengan program dari pemerintah pusat melalui Departemen Perhubungan yang mengupayakan kembali kota Solo memiliki bus tingkat seperti beberapa tahun lalu.

Walikota Solo Joko Widodo dalam pernyataannya mengatakan bus tingkat sudah hampir selesai di Magelang tempat merakitnya, rencana akan dipamerkan pada tanggal 20 Februari mendatang bersamaan dengan kirab budaya HUT kota Solo ke 266. “Minggu depan kami ambil lalu dipamerkan berbarengan dengan railbus, kedua moda transportasi baru itu akan dipamerkan di depan Lojigandrung ini,” ujarnya kepada Timlo,net, Rabu (9/2) di Lojigandrung.

Pengadaan satu armada bus tingkat senilai 1,8 miliar rupiah yang berasal dari APBD ini, menurut Jokowi sebagai program pembangunan bidang transportasi jangka menengah. “Kalau untuk pengunaan awalnya bisa tahun atau tahun depan, namun untuk targetnya memang jangka menengah lima tahun mendatang. Kami sudah membicarakan juga bersama GTZ tentang studi keseluruhannya, artinya mana yang lebih penting dan menjadi kebutuhan untuk masyarakat,” lanjutnya.

Secara terpisah, Kepala Dishub Surakarta Yosca Herman Soedrajat mengatakan bahwa penetapan tarif untuk bus tingkat sejauh ini masih dikaji untuk diusulkan ke raperda. “Sesuai yang kami usulkan ke raperda adalah 20 ribu rupiah untuk retail (per orang), dan 800 ribu rupiah untuk paket wisata satu kali keliling seperti halnya Sepur Kluthuk Jaladara itu,” tandasnya.

korangborenzoro
February 9th, 2011, 12:56 PM
^^
bisnyaa uwaaoow kinyis merah meriah.semoga bisa maksimal pemakaiannya dan ngga rugi operasionalnya. (pembenahan management)

pernah lewat sekali, memang kesannya kurang perawatan. dan sudah spt kebiaaan, masyarakat kita masih banyak yg cuek dalam hal ikut menjaga dan memelihara ( mentang2 ora dibayar, lha yg dibayar saja nggak maksimal ngeraewatnya ... )

iya setuju sekali masdwi, maintenance memang penting, tapi juga harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat juga. dana maintenance bisa ditekan asalkan masyarakat juga harus sadar untuk merawatnya. ngga melulu harus dari pemerintah. ~just my 2 cents

Mimihitam
February 9th, 2011, 01:43 PM
Jalur KA Gladag-Solo Jebres Hidup Lagi

SOLO, KOMPAS.com — Jalur kereta api rute Gladag-Stasiun Solo Jebres, Solo, Jawa tengah, yang lama hilang akan dihidupkan lagi terkait dengan akan dioperasikannya KA railbus jurusan Solo-Wonogiri, 20 Februari nanti.

"Jalur kereta api Gladag-Stasiun Solo Jebres dahulu memang ada, tetapi sekarang mati dan relnya mungkin sudah hilang. Jalur ini akan dihidupkan lagi untuk memenuhi sarana angkutan massal di dalam kota Solo," kata Kepala Dinas Perhubungan Surakarta Soeherman, Rabu (9/2/2011).

Usaha menghidupkan kembali jalur kereta api (KA) tersebut dibiayai pemerintah pusat. Saat ini Pemerintah Kota Surakarta tengah melakukan studi lagi untuk menghidupkan jalur tersebut.

"Saya belum mengerti apakah nanti menggunakan rel lama atau baru, tetapi yang jelas harus menekan seminim mungkin biaya yang harus ditanggung itu," katanya.

Menyinggung mengenai peresmian KA railbus jurusan Solo-Wonogiri, Soeherman mengatakan KA railbus berharga Rp 16 miliar itu dipesan di PT Inka, Madiun, Jawa Timur.

KA tersebut sudah siap diluncurkan dan rencananya pada Jumat (18/2/2011) akan dibawa ke Solo dari Madiun dan pada Minggu (20/2/2011) diresmikan.

KA railbus sangat diapresiasi oleh rakyat. Moda angkutan umum jenis ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Untuk itu, hal wajar kalau angkutan massa seperti ini ditunggu-tunggu.

KA railbus buatan PT Inka menggunakan tenaga 560 KW, terdiri dari tiga kereta berkapasitas 160 penumpang, memiliki kecepatan maksimum 100 kilometer per jam, dan dilengkapi unit AC.

Setelah sampai di Solo, KA tersebut akan diperkenalkan kepada masyarakat. Setelah peluncuran, KA dibawa lagi ke PT Inka Madiun untuk menjalani pembenahan sambil menunggu pembangunan beberapa jembatan di Sukoharjo yang belum selesai.

Pengoperasian KA railbus ini untuk mengantisipasi masalah angkutan umum 20 tahun ke depan. "KA railbus juga tidak kalah dengan yang di Eropa. Kalau tidak percaya, silakan dicek. Saya sudah berkali-kali ke sana. Untuk itu, masyarakat pengguna jasa ini juga diharapkan peduli untuk merawatnya," katanya.

"Untuk 20-30 tahun ke depan, angkutan massa yang paling tepat adalah KA, dan jalur-jalur mati KA di Solo akan dihidupkan kembali. Kami telah meneliti itu semua," ucapnya.

http://regional.kompas.com/read/2011/02/09/17324124/Jalur.KA.Gladag-Jebres.Solo.Hidup.Lagi

timlogudeg
February 9th, 2011, 02:41 PM
http://timlo.net/media/foto/news/bchook_1297247785.jpg

http://timlo.net/media/foto/news/bchook_1297247917.jpg


credit : Timlo.net
^^ meriah euy

atmada
February 9th, 2011, 02:48 PM
Secara terpisah, Kepala Dishub Surakarta Yosca Herman Soedrajat mengatakan bahwa penetapan tarif untuk bus tingkat sejauh ini masih dikaji untuk diusulkan ke raperda. “Sesuai yang kami usulkan ke raperda adalah 20 ribu rupiah untuk retail (per orang), dan 800 ribu rupiah untuk paket wisata satu kali keliling seperti halnya Sepur Kluthuk Jaladara itu,” tandasnya.

kalau tarifnya 20rb, menarik banget..bakal rame nih busnya :cheers:

^^ Masalah sayembara, kita tunggu saja kerja Pemkot Surakarta. Biarkan Pemkot bekerja dulu.. (seperti kata Noe2009)

......Sambil menunggu, kita lihat progress Pembangunan Gapura Makutha Surakarta, Karangasem :cheers:

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/GapuraMakuthaSolo01.jpg


.

setuju dengan yang lain..bakal jadi megah gapura makutha-nya

gantengscool
February 9th, 2011, 03:22 PM
Busting-nya sesuai desain awal nyak.....

*sip deh ^^

http://img593.imageshack.us/img593/1464/bustingk.png (http://img593.imageshack.us/i/bustingk.png/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)



Btw lihat pic bus tingkat yg lagi di-assembly di atas jadi teringat kenangan waktu SMP tiap hari berangkat sekolah naik Bus Tingkat rute Kleco-Jl. Kartini dg tiket abonemen 75 rupiah sekali jalan ^^

danarstorm
February 9th, 2011, 04:42 PM
Tiket Terintegrasi

http://surakarta.go.id/sites/default/files/picture/tiket6.jpg?1296533487

Dalam waktu tidak terlalu lama lagi Pemkot Surakarta siap meluncurkan program intgrate ticketing yang akan mengintegrasikan pembayaran ticket Batik Solo Trans (BST), kereta api Prambanan Express (Pramex) dan Trans Jogjakarta ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Konsep integrasi ticket itu semata untuk memberi kemudahan kepada para pengguna moda transportasi / masyarakat pengguna angkutan umum agar merasa lebih praktis dan nyaman..Dengan adanya system ticket yang terintegrasi tersebut, para pengguna jasa angkutan BST, Pramex dan Trans Jogjakarta tinggal mencolokkan kartu yang dimiliki ke peralatan pemindaii di setiap pintu masuk angkutan dimaksud. Ada dua jenis kartu yang bisa dimiliki oleh pelanggan, single trip dan regular.Sesuai namanya, single trip hanya bisa dipakai sekali jalan, sedangkan reguler dipakai secara langganan,. Kartu reguler memiliki nilai nominal beragam, sesuai yang diinginkan pelanggan. Nilai nominal akan berkurang sesuai dengan pemakaian. Misalnya, pelanggan membeli kartu reguler senilai Rp 100.000,-, maka nilai kartu akan berkurang Rp 3.500,- setiap kali naik BST, berkurang lagi Rp 8.000,- setiap kali dipakai naik Pramex, dan seterusnya. Untuk pemegang kartu reguler, dan akan diberikan program diskon sehingga lebih ekonomis.
Untuk mewujudkan rencana tersebut yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Surakarta adalah mempersiapkan systemnya, karena ini menyangkut beberapa institusi. Pemkot akan bekerja sama dengan empat bank, yaitu BNI 46, BCA, Mandiri dan BRI, dalam menyediakan kartunya, Bagi yang tidak memiliki rekening di keempat bank tersebut, Dinas Perhubungan siap menyediakannya. Rencananya, paling lambat Maret 2011 ini system tersebut bisa dioperasionalkan.
Sistem integrate ticketing tersebut adalah yang pertama dilakukan di Indonsia. Solo menjadi pilot projectnya, apabila berhasil maka akan diikuti oleh kota-kota lainnya. Solo dipilih karena memiliki prasarana yang cukup memadai, tinggal mengaplikasikan sistemnya saja.
Penerapan integrate ticketing, mengharuskan para penumpang untuk apply kartu setiap hendak naik moda tersebut, diharapkan juga sebagai sarana pembelajaran. Masyarakat diharapkan memiliki budaya antri dan sabar menunggu giliran, sehingga kita akan menjadi warga yang tertib,
Selain BST, Pramex dan Trans Jogja, ke depan system ini juga akan menyertakan rail bus, moda baru pengganti kereta api yang akan menyusuri rute Solo-Wonogiri. Pemkot bermaksud agar masyarakat tidak segan menggunakan angkutan missal sehingga akan mengurangi arus lalu lintas yang makin padat dari hari ke hari .Jika angkutan massal tersedia dalam jumlah memadai dan nyaman, masyarakat akan bersedia menggunakannya yang pada gilirannya akan mengurangi kepadatan lalu lintas. Direncanakan dalam bulan Mei rail bus yang akan menghubungkan Solo Wonogiri bisa dilaunching.

---------------------------------------------------------------------
PR buat Pemkot gmana caranya membudayakan masyarakat u/ menggunakan publik transport , Sosialisasi penting banget kalo perlu sampe ke RT, RW ,PKK, sekolah ,TK , dll!!!
Sipp Solo emg joss kota kecil tp benar2 memperhatikan transportasi publiknya , pemkot Solo dlm mengembangkan sarana transportasi jg d bantu GTZ ,, siPPp

@b1
February 9th, 2011, 04:56 PM
Ide ”Gila” Jokowi Jadikan Solo Kota Dunia
Rabu, 09/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin

HARIAN JOGLOSEMAR

Solo tempo dulu dan Solo masa depan. Dua konsep itulah yang mengilhami Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dalam merancang ide ”gila”-nya, menjadikan Solo sebagai kota dunia.

Pencitraan identitas Solo dengan mem-branding batik Solo, penggunaan huruf Jawa, pemakaian bahasa Jawa di lingkungan Pemkot pada hari tertentu, dan penataan berbagai kawasan untuk dikembalikan ke cirikhas aslinya, merupakan langkah Jokowi, untuk ”menyulap” Solo ke tempo dulu.

Sentra batik ternama, Laweyan dan Kauman berhasil berkembang pesat. Bahkan, seiring dengan ditetapkannya batik sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, Jokowi mengeluarkan gagasan besar-besaran untuk mempromosikan batik Solo.
Berbagai infrastruktur tak lazim jika tidak menggunakan atribut batik. Sebut saja misalnya, shelter dan armada Batik Solo Trans, yang kuat karakternya dengan batik. Kemudian, kereta api kuno Jaladara saat peluncurannya juga mengenakan atribut batik. Tak tanggung-tanggung, Jokowi bahkan berniat mengubah nama bandara Adi Soemarmo tak jauh-jauh dengan istilah batik. Even tak kalah seru lainnya, adalah Solo Batik Carnival.

Berbagai ide mengembalikan Solo ke tempo dulu itu, oleh Jokowi akan dikawinkan dengan konsep Solo masa depan. Berbagai persiapan Solo menjadi kota dunia, sudah dirintis sejak awal. Yang paling menonjol adalah penataan kawasan dan penyiapan infrastruktur berkelas dunia.

Tidak Sempurna
Koridor-koridor yang sebelumnya sepi, akan dihidupkan. Salah satunya Koriodor Jenderal Sudirman-RE Martadinata. Caranya penataan kawasan pun unik dan baru pertama kali dilakukan di Indonesia. ”Kami pakai cara lomba atau sayembara. Ini yang pertama kali di Indonesia. Cara yang fair, untuk menangkal para kontraktor kotor. Hasilnya bagus, dan selamanya Solo akan pakai sayembara,” kata Jokowi, akhir pekan lalu di Manahan.

Selain penataan kawasan, moda transportasi model Solo tempo dulu dan Solo masa depan juga sudah disiapkan. Moda transportasi Solo tempo dulu, sudah ada kereta api uap, kemudian yang akan dirintis bus bertingkat dan kereta kencana.

Untuk moda transportasi masa depan, sudah ada Batik Solo Trans, yang bebas macet dengan alat detektor antilampu merah, kemudian yang ditunggu-tunggu adalah railbus, yang mirip dengan kereta api di Singapura dan Eropa.

Tidak ada rencana yang berjalan sempurna. Kecacatan selalu ada, termasuk ide-ide Jokowi tersebut. Moda transportasi yang sudah ada dan menjadi kebanggan, ternyata mengalami kembang kempis. Kereta api Jaladara mengalami kerugian dalam operasionalnya.

Begitu juga dengan Batik Solo Trans yang tidak sempurna, baik dari pengelolaan keuangan, terbukti kerugian dialami Perum Damri dan amburadulnya manajemen, dengan bukti adanya pemecatan tiga awak Batik Solo Trans karena melanggar aturan. Ide-ide Jokowi yang memimpikan Solo menjadi kota dunia, menjadi catatan penting untuk Solo menyambut hari jadinya ke-266. n Muhaimin

Salut untuk pak Jokowi, walikota Solo dan bu Risma, walikota Surabaya. Orang2 seperti ini patut jadi teladan. kiranya kota-kota lain mencotoh langkah mereka.:okay:

Beliau sendiri mengakui kalo dia belum puas melihat perkembangan kotanya , makannya beliau berusaha maksimal dalam hal ini.

:rock::banana2::righton::cheer::colgate:

Shaggy_Solo
February 9th, 2011, 05:35 PM
http://timlo.net/media/foto/news/bchook_1297247917.jpg
credit : Timlo.net

... ^^ dan segera diperkenalkan bersamaan dengan saudaranya, RAILBUS SOLO :banana:

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/RAILBUSTestRun.jpg

http://i1091.photobucket.com/albums/i396/Shaggy_Solo2/SOLO%20Projects%202011/RAILBUSSOLOTestRun.jpg
^^ foto dari temen-temen RailFans SLO

.

atmada
February 9th, 2011, 05:51 PM
Salut untuk pak Jokowi, walikota Solo dan bu Risma, walikota Surabaya. Orang2 seperti ini patut jadi teladan. kiranya kota-kota lain mencotoh langkah mereka.:okay:

Beliau sendiri mengakui kalo dia belum puas melihat perkembangan kotanya , makannya beliau berusaha maksimal dalam hal ini.

:rock::banana2::righton::cheer::colgate:

betul..
barusan sempet chat di FB sama beliau, walaupun cuma 15 menit (telat tau online-nya soalnya)..untuk kepastian proyek citywalk Ps.Kliwon, Citywalk Purwosari, dan proyek baru trotoar (citywalk??) di Kota Barat).

http://i51.************/281yphc.jpg

http://i51.************/25qb0d3.jpg

___________________________________________________________

Woro-woro: Pemkot memberi kesempatan pada warga untuk mengusulkan nama RAILBUS dan BUS TINGKAT yang akan diperkenalkan di Solo :okay:

http://i55.************/2d286ev.jpg

aksjiah
February 9th, 2011, 07:42 PM
Tiket Terintegrasi

http://surakarta.go.id/sites/default/files/picture/tiket6.jpg?1296533487
emkot akan bekerja sama dengan empat bank, yaitu BNI 46, BCA, Mandiri dan BRI, dalam menyediakan kartunya, Bagi yang tidak memiliki rekening di keempat bank tersebut, Dinas Perhubungan siap menyediakannya. Rencananya, paling lambat Maret 2011 ini system tersebut bisa dioperasionalkan.


---------------------------------------------------------------------
PR buat Pemkot gmana caranya membudayakan masyarakat u/ menggunakan publik transport , Sosialisasi penting banget kalo perlu sampe ke RT, RW ,PKK, sekolah ,TK , dll!!!
Sipp Solo emg joss kota kecil tp benar2 memperhatikan transportasi publiknya , pemkot Solo dlm mengembangkan sarana transportasi jg d bantu GTZ ,, siPPp


saya masih ngga ngerti, jadi bagi yg ngga punya rekening di 4 bank tsb, pemkot akan menyediakan rekeningnya :nuts: ato pemkot jg akan menjual kartu isi ulang yg ngga usa pake jd nasabah bank tertentu gitu???

ngomong2 gbr yg diatas itu contoh mesin sama kartu tiketnya ya?? di ''tap'' begitu kayak yg di sg ama hk punya??

Paijo Bodong
February 10th, 2011, 01:31 AM
kalau tarifnya 20rb, menarik banget..bakal rame nih busnya :cheers:

Sebenarnya tarif 20rb itu menurutku cukup mahal, mengingat kemampuan rata-rata masyarakat Solo. misalkan satu keluarga terdiri dari 5 orang berarti butuh 100rb, itu pun belum tentu semua kebagian di atas. Lha yang dibawah tetap juga kena 20rb. pikir-pikir kalo mau naik bis tingkat tapi duduk dibawah keliling kota Solo, sama aja naik bis kota biasa dengan biaya jauh lebih murah.
Itu pendapat saya. peace.:)

eurico
February 10th, 2011, 02:04 AM
^^ yang penting punya bis tingkat dulu :banana: :banana:

gantengscool
February 10th, 2011, 02:57 AM
Sebenarnya tarif 20rb itu menurutku cukup mahal, mengingat kemampuan rata-rata masyarakat Solo. misalkan satu keluarga terdiri dari 5 orang berarti butuh 100rb, itu pun belum tentu semua kebagian di atas. Lha yang dibawah tetap juga kena 20rb. pikir-pikir kalo mau naik bis tingkat tapi duduk dibawah keliling kota Solo, sama aja naik bis kota biasa dengan biaya jauh lebih murah.
Itu pendapat saya. peace.:)

Judulnya Bus Tingkat Wisata pak.

*Harus kita mindset-kan klo tujuan utama untuk keperluan menjaring wisatawan dari luar kota Solo.

DanangSuthoWijoyo
February 10th, 2011, 03:14 AM
^^ next gathering..njajal Bus Tingkat....:cheers:

rute sudah fix...atau bisa milih ya?

gantengscool
February 10th, 2011, 04:24 AM
^^ next gathering..njajal Bus Tingkat....:cheers:

rute sudah fix...atau bisa milih ya?

ini contoh salah satu calon wisatawannya ^^
(klo wisatawan saya yakin ngga akan komplain dengan harga segitu, wong tujuannya jalan2 dan bersenang-senang :lol:).


Untuk rute ditunggu kabar selanjutnya saja mas, nanti klo sudah ada kabarnya pasti ada yg memposthing di thread ini.

gantengscool
February 10th, 2011, 04:37 AM
@ mas Gant, yg tiang pondasi kok terkesan dekat yah? Ataukah ada pondasi di mediannya? lg nyari2 rendering gapura Makutha tp belum ketemu ....


ini renderingnya, @ masdwi
Klo dibandingkan dg progress di atas memang masih klop antara progress & rendering.

http://img819.imageshack.us/img819/7848/7658l.jpg (http://img819.imageshack.us/i/7658l.jpg/)


________________________________________________


Bus tingkat dan railbus diluncurkan 20 Februari 2011.


By tya on 9 Februari 2011

Solo (Espos)–Bus bertingkat wisata dan railbus (bus yang bergerak di rel) akan diresmikan Pemkot Solo pada 20 Februari mendatang dengan sebuah upacara kirab budaya. Bus bertingkat akan tiba di Solo pada Selasa (15/2) dan railbus pada Jumat (18/2).

Walikota Solo, Joko Widodo, mengatakan moda transportasi yang baru itu diharap dapat memenuhi kebutuhan moda transportasi masyarakat Solo untuk jangka menengah hingga jangka panjang.

“Kegunaannya bisa memecahkan permasalahan angkutan missal hingga puluhan tahun mendatang,” katanya saat menggelar rapat transportasi di Loji Gandrung, Rabu (9/2).

Jumlah bus bertingkat yang akan didatangkan satu unit bus, demikian juga railbus. “Pelan dulu, jangan buru-buru. BST saja butuh waktu lama untuk disosialisasikan ke masyarakat,” katanya. Menurut Jokowi, dalam perencanaan transportasi kota diperlukan perencanaan yang matang dan meliputi segala aspek. Tidak menutup akan ditambah jumlah bus jika sudah mulai dikenal masyarakat luas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat menambahkan, bus tingkat tersebut baru dapat dimanfaatkan masyarakat umum sebulan setelah diresmikan. “Butuh satu bulan untuk test drive, karena ini butuh keahlian khusus,” katanya.

Herman mengungkapkan jalur rel kereta antara Gladag- Stasiun Jebres akan kembali dibangun. Jalur kereta ini akan dipakai untuk railbus. Diperkirakan 2012 jalur tersebut rampung dan dapat digunakan.

“Tidak akan menggali jalur rel lama, tapi akan membuat jalur baru,” imbuhnya. Jalur itu yakni di ruas Jl Jenderal Sudirman dan Jl Urip Sumoharjo.

“Kami perkirakan letak jalur tersebut berada di tengah jalan. Karena di pinggir ada galian kabel dan saluran air,” katanya. Untuk membangun jalur tersebut, pihaknya perlu mempertimbangkan aspek nonteknis dan sosial masyarakat.


_________________________________________________


Modal Rp 20.000, Bisa Keliling Keraton dan Kampung Batik.


Kamis, 10/02/2011 09:00 WIB -

Warnanya merah menyala, dengan tinggi 4,5 meter dan lebar 2,5 meter bus unik ini sedang dalam proses finishing di CV Karoseri Tri Sakti Magelang, sebelum dihadirkan di Solo, 16 Februari 2011 nanti.

Moda transportasi yang dinanti-nanti itu bernama bus tingkat wisata. Di masa lalu, Solo pernah mempunyai moda transportasi jenis ini. Namun, umurnya tidak lama, karena beberapa tahun kemudian menghilang.

Pesona bus tingkat inilah yang memikat Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadirkannya kembali ke Solo. Jokowi, akan mempersembahkan bus tingkat sebagai kado ulang tahun Solo ke-266.

Bus tingkat wisata, kata Jokowi, akan bersanding dengan railbus, saat dipamerkan di hadapan khalayak nanti.”Ya, nanti kita perkenalkan kepada masyarakat dengan berbagai ceremony yang meriah,” kata Jokowi, kepada wartawan usai rapat koordinasi tentang transportasi di Loji Gandrung, Rabu (9/2).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat, mengatakan, saat ini bus tingkat wisata sudah 95 persen rampung. Tinggal penyempurnaan di beberapa bagian saja, serta menunggu salah satu alat yang didatangkan dari Brazil. ”Kami sudah mengecek bus tersebut. Saya kira tanggal 16 Februari sudah sampai di Surakarta dan siap dioperasikan,” katanya.

Bus yang dibeli dengan dana APBD sebesar Rp 1,8 miliar itu, berwarna merah hati dan dilengkapi tempat duduk yang nyaman. Ketinggiannya mencapai 4,5 meter dengan lebar layaknya bus pada umumnya, yakni sekitar 2,5 meter. Desain atap tingkat dua akan dibuat terbuka, dan memungkinkan penumpangnya dengan bebas menikmati pemandangan kota.

Tetapi, tidak seperti bus tingkat yang sebelumnya pernah beroperasi, yakni untuk angkutan umum, bus itu nantinya hanya ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling Solo.

Tarif yang akan dikenakan untuk penumpangnya sekitar sekitar Rp 20.000 per orang. Kalau disewa dengan model rombongan, tarifnya sekitar Rp 800.000, untuk berkeliling Solo. ”Soal biayanya masih dalam pembahasan lebih lanjut. Tetapi yang kami ajukan ke Dewan dalam Perda Retribusi Daerah biayanya segitu,” ujarnya.

Dengan tarif itu, penumpang, akan diajak menyusuri Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustaka dan sejumlah tempat lain. Jika tidak bisa masuk ke kampung batik, bus tingkat itu hanya akan diparkir tak jauh dari kawasan kampung batik dan wisatawan akan diantar berkeliling ke dalamnya. ”Yang pasti, bus tingkat dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya. Namun, misal lokasi yang dituju tergolong sempit, maka parkir berada di luar,” kata Yosca. n

atmada
February 10th, 2011, 05:29 AM
minggu depan "dua anggota keluarga" baru Solo udah datang :D..oh ya ternyata jalur rel Gladag bikin jalur di tengah, bukan dua alternatif yang selama ini diberitakan, jalur Gandekan atau makai rel yang lama

Ampelio
February 10th, 2011, 05:32 AM
Judulnya Bus Tingkat Wisata pak.

*Harus kita mindset-kan klo tujuan utama untuk keperluan menjaring wisatawan dari luar kota Solo.

^^Ide bagus tapi sbenernya utk menggarap program bidang "Transportasi dan Pariwisata" perlu konsep yg lebih matang dan prosesnya tidak bisa instan, perlu kajian survei mendalam, bertahap dan bisa cukup panjang... Salah satu kendala misalnya: objek2 wisata di Solo terus terang msh banyak yg kurang memilik daya tarik kuat, belum begitu populer dan apalagi infrastruktur wisata di Solo belum tergarap secara maksimal

Di satu sisi: gw suka gaya Pak Jokowi yg berlatar belakang entrepreneur... dimana yg penting "just do it" dulu... gerak cepat, tetek bengek bisa menyusul belakangan, dan terbukti ini memang efektif tapi ternyata tidak berlaku utk semua program. Program2 yg terbukti sukses dng cara ini: Penataan PKL, Citywalk, Ngarsopuro, Galabo, Taman Banjarsari, Balekambang, Blok Rusun, Bandara Adisoemarmo, Solo Batik Carnival :okay:

Karena di sisi lain: gw perhatikan ada bbrp program yg konsepnya belum dikaji dengan matang sudah buru2 digulirkan seperti Jaladara, BST dan yg gw kawatirkan Railbus dan bus tingkat ini.... juga termasuk projek perluasan dan peningkatan Terminal Tirtonadi yg gw pikir useless jika tanpa dibarengi peningkatan infrastruktur akses jalan2 dalam kota :ohno:
...bukannya gak setuju, tp gw kurang antusias aja dng projek2 tsb :)

Anyway, gw tetap dukung setiap langkah Pak Jokowi dan segenap jajarannya demi kebaikan, kemajuan dan kenyamanan Kota Solo. Semoga Pak Jokowi punya visi bahwa dimasa depan Raibus dan bus tingkat tidak hanya bolak-balik dari timur ke barat saja ... tapi perhatikan juga bgmana membuat jalur transportasi utara-selatan kota Solo yg efektif dan efisien, termasuk jalur akses ke Bandara :cheers:

gantengscool
February 10th, 2011, 05:57 AM
^^Ide bagus tapi sbenernya utk menggarap program bidang "Transportasi dan Pariwisata" perlu konsep yg lebih matang dan prosesnya tidak bisa instan, perlu kajian survei mendalam, bertahap dan bisa cukup panjang... Salah satu kendala misalnya: objek2 wisata di Solo terus terang msh banyak yg kurang memilik daya tarik kuat, belum begitu populer dan apalagi infrastruktur wisata di Solo belum tergarap secara maksimal

Di satu sisi: gw suka gaya Pak Jokowi yg berlatar belakang entrepreneur... dimana yg penting "just do it" dulu... gerak cepat, tetek bengek bisa menyusul belakangan, dan terbukti ini memang efektif tapi ternyata tidak berlaku utk semua program. Program2 yg terbukti sukses dng cara ini: Penataan PKL, Citywalk, Ngarsopuro, Galabo, Taman Banjarsari, Balekambang, Blok Rusun, Bandara Adisoemarmo, Solo Batik Carnival :okay:

Karena di sisi lain: gw perhatikan ada bbrp program yg konsepnya belum dikaji dengan matang sudah buru2 digulirkan seperti Jaladara, BST dan yg gw kawatirkan Railbus dan bus tingkat ini.... juga termasuk projek perluasan dan peningkatan Terminal Tirtonadi yg gw pikir useless jika tanpa dibarengi peningkatan infrastruktur akses jalan2 dalam kota :ohno:
...bukannya gak setuju, tp gw kurang antusias aja dng projek2 tsb :)

Anyway, gw tetap dukung setiap langkah Pak Jokowi dan segenap jajarannya demi kebaikan, kemajuan dan kenyamanan Kota Solo. Semoga Pak Jokowi punya visi bahwa dimasa depan Raibus dan bus tingkat tidak hanya bolak-balik dari timur ke barat saja ... tapi perhatikan juga bgmana membuat jalur transportasi utara-selatan kota Solo yg efektif dan efisien, termasuk jalur akses ke Bandara :cheers:

nanti malam pasti akan dibaca Pak Jokowi, dan semoga jadi perhatian beliaunya ^^


jadi ingat, komplain @ Acen perihal tiket integrasi (yg monopoli BNI & harus membuka rekening baru) di thread ini akhirnya juga ditindak lanjuti oleh Pak Jokowi & Pak Herman (DISHUB) :lol:

saya yakin Pak Jokowi senang menyimak forum SSC ini karena memang isinya bagus (dg pic-pic up date) dan komentar/usulan para forumernya-pun sangat ilmiah & punya kompetensi tinggi, serta kritik2nya-pun sangat membangun.

Matur Nuwun, pak.



Untuk mewujudkan rencana tersebut yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Surakarta adalah mempersiapkan systemnya, karena ini menyangkut beberapa institusi. Pemkot akan bekerja sama dengan empat bank, yaitu BNI 46, BCA, Mandiri dan BRI, dalam menyediakan kartunya, Bagi yang tidak memiliki rekening di keempat bank tersebut, Dinas Perhubungan siap menyediakannya. Rencananya, paling lambat Maret 2011 ini system tersebut bisa dioperasionalkan.

Sistem integrate ticketing tersebut adalah yang pertama dilakukan di Indonsia. Solo menjadi pilot projectnya, apabila berhasil maka akan diikuti oleh kota-kota lainnya. Solo dipilih karena memiliki prasarana yang cukup memadai, tinggal mengaplikasikan sistemnya saja.

timlogudeg
February 10th, 2011, 05:59 AM
Anyway, gw tetap dukung setiap langkah Pak Jokowi dan segenap jajarannya demi kebaikan, kemajuan dan kenyamanan Kota Solo. Semoga Pak Jokowi punya visi bahwa dimasa depan Raibus dan bus tingkat tidak hanya bolak-balik dari timur ke barat saja ... tapi perhatikan juga bgmana membuat jalur transportasi utara-selatan kota Solo yg efektif dan efisien, termasuk jalur akses ke Bandara :cheers:
^^ Setuju, ini karena daerah utara Solo merupakan daerah yang lebih banyak pemukiman, sedangan pusat bisnis dan entertainment ada di selatan jadi mmg diperlukan transportasi yg memadai.
batas psikologisnya itu Kali Anyar, krn orang bilang mw ke kota itu klo udah di sblh selatan Kali Anyar :)

masdwi
February 10th, 2011, 07:27 AM
berarti temen2 SSC Solo punya tugas atau mungkin kewajiban untuk ikut berperan dalam menyukseskan program2 pak Jokowi ....

atmada
February 10th, 2011, 12:28 PM
"Yang pasti, bus tingkat dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya. Namun, misal lokasi yang dituju tergolong sempit, maka parkir berada di luar"
ternyata bisa by request :D

Jokowi
February 10th, 2011, 02:10 PM
Kapan nih realisasi DIS ? apa perlu Thread khusus ? aku buatin ya..

eurico
February 10th, 2011, 02:47 PM
Oh God... Not again.... -_-

gantengscool
February 10th, 2011, 03:49 PM
Rel Gladag-Jebres Dihidupkan.




Kamis, 10/02/2011 - Tri Sulistiyani

LOJI GANDRUNG—Jalur rel Kereta Api (KA) Gladag – Jebres segera dihidupkan kembali. Jalur ini nantinya akan dilalui moda transportasi masa depan Solo, railbus.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Solo, Yosca Herman Soedrajat, mengatakan, jalur rel Gladak-Jebres itu tidak akan membongkar rel lama yang sudah terpendam, melainkan membangun rel baru.

”Kalau membongkar jalur rel yang lama akan menimbulkan efek sosial yang besar,” ujar Yosca usai rapat koordinasi bersama Walikota dan sejumlah lembaga internasional bidang transportasi, di Loji Grandrung, Rabu (9/2).

Jalur rel Gladak-Jebres, katanya, ditargetkan bisa dipakai tahun 2012 mendatang. Menurutnya, saat ini tengah dilakukan kajian mengenai titik mana saja yang akan diberi rel baru.

Namun kemungkinan besar rel itu akan dibangun di tengah jalan, atau pada median jalan. Dengan diletakkan di tengah, melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Urip Sumoharjo, diharapkan bisa mengurangi efek sosial yang mungkin muncul. ”Kalau lewat pinggir sama saja, efek sosialnya akan besar,” katanya.

Sementara itu, Walikota Solo, Joko Widodo, mengatakan, railbus akan dibawa ke Solo dan dipamerkan pada 20 Februari mendatang. Bersamaan dengan railbus, Pemkot Solo juga akan memamerkan moda angkutan baru, yakni bus tingkat wisata, yang didatangkan dari Magelang.

”Kalau bus tingkat diperkirakan akan datang pada Selasa, pekan depan, tetapi kalau railbus baru bisa sampai di Solo Jumat, pekan depan, sehingga kemungkinan tanggal 20 baru bisa dipamerkan,” ujarnya.

Menurut Walikota, kedua moda transportasi itu diharapkan bisa menjadi solusi angkutan massal di masa depan. Dalam rapat koordinasi, juga dibahas mengenai desain penataan transportasi Kota Solo, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Nenek Genit
February 10th, 2011, 03:50 PM
mbok ya bikin ID tuh yang gak usah pake fitnah nama orang2 baik.. pake noerdinhalith gitu kek #nomention

gantengscool
February 10th, 2011, 04:01 PM
menurut jurnal ilmiah kedokteran yg pernah aku baca (bisa cari di google), memang ada beberapa orang yg dilahirkan dalam keadaan insanity (atau bahasa jawa-nya sarap meny-ling)....


itu memang kelainan gen bawaan lahir, ngga bisa dirubah.



*Insanity, craziness or madness is a spectrum of behaviors characterized by certain abnormal mental or behavioral patterns. Insanity may manifest as violations of societal norms, including becoming a danger to themselves and others, though not all such acts are considered insanity. In modern usage insanity is most commonly encountered as an informal unscientific term denoting mental instability, or in the narrow legal context of the insanity defense. In the medical profession the term is now avoided in favor of diagnoses of specific mental illness such as schizophrenia and other psychotic disorders.

sopyan
February 10th, 2011, 04:48 PM
Saya nimbrung tentang ini juga karena gerah dengan sayembara serupa di Semarang. Kebanyakan sayembara hanya menghasilkan karya gado-gado yang justru gak jelas ruhnya. Ujungnya kontraktor pemenang tenderlah yang lebih menentukan, karena saat proyek berjalan kondisi di lapangan, terlebih sosial politiknya pasti sudah sangat berbeda... Semoga nggak terjadi untuk kasus ini... kita tunggu saja...
oh jadi mas titus gerah, coba certakan lagi apa yg menbuat mas titus15 gerah,
saya berharap mas titus15 bisa lebih ayem dengan apa yg ada dan terjadi di solo ,dg plus minusnya, tentu disertai rasa syukur kpd tuhan.trimakasih
atas pendapt yg di tulis dg sungguh2 itu.tapi benar pendapat mas titus 15 nenyentuh hati saya yg cinta Surakarta.terimakasih byk atas tulisan semcam peringatan yg mas titus15 tuliskan di forum ini.apalagi mugkin
klo dengan tulisan mas di sini solo lebih maju dan mas titus15 jadi lebih ayem, lebih pinter dan lebih berguna bagi orang lain.saya orang solo menerima dengan baik niat baik mas titus15 . saya yakin kok niat baik, pendapat baik dan bermanfaat ,akan lebih diterima dengan baik oleh orang lain klo di sampaikan dg bahasa yg santun dan benar.amin
saya kangen solo, saya dijakarta.
post artkilkel ah, lebih ngenal stp

:Masyarakat Surakarta mungkin sudah mulai mendengar istilah Solo Technopark (STP) sejak 2006 silam. Pusat vokasi dan inovasi serta riset teknologi di Surakarta yang digagas oleh pemerintahan Joko Widodo-FX. Hadi Rudyatmo ini diluncurkan Mei 2009. Embrionya berasal dari Surakarta Competency and Technology Center (SCTC) yang dibentuk pada 2002 dengan dukungan Akademi Teknik Mesin Industri (ATMI) dan Indonesia German Institute (IGI). SCTC merupakan sebuah lembaga diklat yang mencetak tenaga trampil di bidang mekanik. Waktu itu lokasinya berada di kawasan Pajang. Keberhasilan dan animo yang tinggi terhadap SCTC ini yang membuat Pemkot Surakarta lantas mengembangkannya menjadi lebih lengkap, luas dan berkualitas dengan memilih kawasan Jebres sebagai lokasi. Seperti apa STP dan apa saja program pelatihannya ?

STP dibangun di atas lahan seluas 7,25 hektar. Gedung dan bangunan yang ada dibagi menjadi tiga zona yakni zona pelatihan dan inkubasi, zona riset dan teknologi informasi serta zona industri dan perdagangan. Pembangunan seluruh infrastruktur STP kini baru mencapai sekitar 30 persen. Namun STP sudah beroperasi dengan baik dan mencetak ratusan tenaga profesional setiap tahunnya. Direktur STP Sumadi menyampaikan bahwa setiap tahun STP menghasilkan 200 tenaga mekanik trampil. Semuanya terserap oleh pasar dan perusahaan industry di seluruh tanah air. “Ada tiga bidang pelatihan untuk mekanik. Yakni mekanik las, mekanik garmen dan mekanik manufaktur. Ketiganya masih dibagi lagi menjadi beberapa kelas tingkatan,” katanya.

Program training mekanik dasar dibagi menjadi benchwork, tool grinding, turning-basic skill, milling basic dan drawing-basic skill. Selama tiga bulan, peserta akan dilatih kepekaan kerja tangannya, memahami geometri, pembuatan pahat bubut, mengoperasikan mesin bubut, mengoperasikan mesin frais dan menerapkan perhitungannya dengan benar. Pada program applied yang merupakan lanjutan, pelatihan sudah terbagi dalam kategori mekanik welder atau pengelasan dan mekanik garmen. Masang-masing waktu pelatihannya selama tiga bulan. Untuk pengelasan, peserta dilatih mengenal berbagai macam mesin las, memahami proses pengelasan, pemotongan plat, posisi pengelasan, uji hasil pengelasan dan pengerjaan barang produksi.

Sedangkan untuk kelas mekanik garmen peserta dilatih mengetahui cara pembuatan baju, mengetahui kerusakan, perbaikan dan perawatan mesin jahit serta mesin obras. Tak hanya itu, peserta juga dilatih untuk memahami alur kerja, fungsi dan pembagian sistem divisi pada industry garmen mulai dari pembuatan pola, cutting, serie, sewing, finishing, packing sampai manajemen administrasinya.

Mulai 2010, jelas Sumadi, STP mulai mengembangkan Inkubator Bisnis dan Teknologi (Bistek). Bistek ini didesain menjadi sebuah incubator multiguna untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan para lulusan perguruan tinggi, anak-anak muda dan pebisnis pemula. “Arah STP ke depan akan lebih berorientasi pada pembentukan wirausaha. Karena kalau cuma pelatihan, nggak akan ada bedanya dengan Balai Latihan Kerja (BLK) yang sudah ada di mana-mana. Bistek inilah jawabannya. Tapi kami juga melihat situasi pasar dulu, sejauh apa permintaan tenaga mekanik. Karena selama ini kita kekurangan suplai terus. Tapi suatu saat permintaan tenaga trampil pasti akan mencapai titik jenuh,” tutur Sumadi. Untuk tahap awal, Bistek STP telah mencetak para 25 wirausahawan baru di bidang pengelolaan sampah dan pembuatan bahan pewarna alami untuk industri batik. Untuk program Bistek ini STP bekerja sama dengan I-Cell BizTech Incubator ATMI.

“Peserta terbagi menjadi 5 tim yang masing-masing sudah punya nama usaha sendiri. Para peserta ini diseleksi dari ratusan pendaftar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Surakarta dan ATMI mulai bulan Maret 2010. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh Disperindag, STP yang memberikan pelatihan dan fasilitas ruang workshop, praktek dan computer. Hasilnya, kini mereka sudah menghasilkan produk-produk olahan sampah dan pewarna alam batik lengkap dengan proposal bussiness plan yang siap ditawarkan kepada para investor,” imbuhnya.

Kenapa sampah ? Menurut Sumadi, pemkot menilai permasalahan sampah harus ditangani sejak sekarang agar tidak menimbulkan masalah yang sulit dikendalikan di kemudian hari. Sedangkan, pewarna batik merupakan hasil sharing STP dengan para pengusaha batik di Surakarta. Para pelaku bisnis dan kerajinan batik ini merasa dipermudah jika bisa mendapatkan bahan pewarna alami dalam bentuk powder. Selama ini, mereka mendapatkannya dalam bentuk gel atau kebanyakan membuat sendiri dari bahan alam mentahnya. “Kalau ada yang bubuk kan lebih efektif dan menghemat waktu buat mereka,” tukas Sumadi.

Untuk keperluan pengembangan embrio bisnis ini, STP akan ditambah dengan pembangunan Solo Trade Center (STC) yang rencananya tahun ini akan dimulai pengerjaannya. STC akan dibangun di belakang gedung research & development. Fungsi STC ini adalah sebagai venue untuk eksebisi dan pengembangan bisnis seperti seminar atau workshop.(yud) (bersambung)

sumber:http://www.koranjitu.com/

Solo Technopark

thats all
thanks

Shaggy_Solo
February 10th, 2011, 05:14 PM
:cheers: Sudah disikat moderator... Kepada Pak Jokowi, mohon maaf nuwun sewu Pak... Itu penyakit di SSC Indonesia yg susah dihilangkan secara tuntas.. :bash:

AceN
February 10th, 2011, 05:24 PM
jadi ingat, komplain @ Acen perihal tiket integrasi (yg monopoli BNI & harus membuka rekening baru) di thread ini akhirnya juga ditindak lanjuti oleh Pak Jokowi & Pak Herman (DISHUB) :lol:

saya yakin Pak Jokowi senang menyimak forum SSC ini karena memang isinya bagus (dg pic-pic up date) dan komentar/usulan para forumernya-pun sangat ilmiah & punya kompetensi tinggi, serta kritik2nya-pun sangat membangun.

Matur Nuwun, pak.

Great, kalo gitu kan enak. Ga harus punya rekening di bank tertentu :okay:

Anw, Bus Turisticnya keren :D

sopyan
February 10th, 2011, 08:27 PM
http://img808.imageshack.us/img808/3103/5koridor360x239.jpg (http://img808.imageshack.us/i/5koridor360x239.jpg/)salah satu hasil sayembara

:)
(Espos) – Walikota Solo, Joko Widodo menyatakan pihaknya terbuka dalam menyikapi berbagai masukan dan kritik dari masyarakat terhadap hasil sayembara perancangan koridor kota di kawasan Jl Jenderal Sudirman dan Jl RE Martadinata yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Hal itu akan menjadi pertimbangan dalam rencana pelaksanaan pembangunan koridor kota itu ke depan.

“Dengan alasan itulah kami mengadakan pameran hasil sayembara perancangan koridor kota tersebut. Karena diharapkan ada masukan dari masyarakat, dari kalangan mana pun, entah itu warga, akademisi, komunitas, termasuk Komunitas Peduli Cagar Budaya Nusantara (KPCBN),” ungkap Walikota saat dimintai tanggapan terkait penoakan KPCBN yang menilai hasil sayembara perancang
an koridor kota di kawasan Jl Jenderal Sudirman dan Jl RE Martadinata, telah menyalahi UU No 5/1992 tentang Benda Cagar Budaya (BCB), Selasa (8/2).

Walikota mengaku tidak akan mempersoalkan adanya penolakan tersebut karena pada dasarnya detail engineering design (DED) pembangunan koridor itu pun belum disusun. Sehingga apa yang disampaikan KPCBN terkait rencana pembangunan, menurut dia, bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam merencanakan pembangunan kawasan tersebut.

“Belum tentu realisasi pembangunan koridor tersebut hanya berpatokan pada hasil karya pemenang pertama. Bisa jadi realisasinya nanti dilakukan dengan mengombinasikan rancangan-rancangan yang dibuat oleh para pemenang sayembara itu. Ya, akan tetap dibahas lebih lanjut dan dipilih yang terbaik nantinya,” imbuh Walikota.

Walikota menegaskan tahap pertama pembangunan koridor kota tersebut baru sebatas pada pembangunan jalan-jalan, penataan trotoar serta lingkungan di kawasan itu. Pemkot, lanjut dia, tidak akan menyentuh bangunan Benteng Vastenburg.

“Belum sampai ke situ (Benteng Vastenburg- red ) karena sampai saat ini kami juga masih dalam tahap sosialisasi dan pendekatan kepada pemilik benteng,” tegasnya.

Hal senada dikemukakan Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Yob S Nugroho. “Pada tahap awal pembangunan koridor kota nanti Pemkot hanya membangun koridornya, seperti jalan, fasilitas dan sejumlah sarana pendukung lainnya. Sedangkan untuk BCB tidak akan disentuh terlebih dahulu. Sebab untuk BCB, seperti Benteng Vastenburg, akan membutuhkan perlakuan khusus terkait pelestariannya,” ungkap Yob ketika ditemui secara terpisah. sry

eurico
February 10th, 2011, 11:29 PM
:cheers: Sudah disikat moderator... Kepada Pak Jokowi, mohon maaf nuwun sewu Pak... Itu penyakit di SSC Indonesia yg susah dihilangkan secara tuntas.. :bash:

Tiap kali reinkarnasi dewi melayu atau siapapun juga itu muncul pasti yang diserang solo, mulai dari postingan2nya ataupun signaturenya, jadi berpikir kenapa yah ada yg iseng amat seperti itu?

Paijo Bodong
February 11th, 2011, 01:30 AM
Rel Gladag-Jebres Dihidupkan.




Kamis, 10/02/2011 - Tri Sulistiyani

LOJI GANDRUNG—Jalur rel Kereta Api (KA) Gladag – Jebres segera dihidupkan kembali. Jalur ini nantinya akan dilalui moda transportasi masa depan Solo, railbus.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Solo, Yosca Herman Soedrajat, mengatakan, jalur rel Gladak-Jebres itu tidak akan membongkar rel lama yang sudah terpendam, melainkan membangun rel baru.

”Kalau membongkar jalur rel yang lama akan menimbulkan efek sosial yang besar,” ujar Yosca usai rapat koordinasi bersama Walikota dan sejumlah lembaga internasional bidang transportasi, di Loji Grandrung, Rabu (9/2).

Jalur rel Gladak-Jebres, katanya, ditargetkan bisa dipakai tahun 2012 mendatang. Menurutnya, saat ini tengah dilakukan kajian mengenai titik mana saja yang akan diberi rel baru.

Namun kemungkinan besar rel itu akan dibangun di tengah jalan, atau pada median jalan. Dengan diletakkan di tengah, melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Urip Sumoharjo, diharapkan bisa mengurangi efek sosial yang mungkin muncul. ”Kalau lewat pinggir sama saja, efek sosialnya akan besar,” katanya.

Sementara itu, Walikota Solo, Joko Widodo, mengatakan, railbus akan dibawa ke Solo dan dipamerkan pada 20 Februari mendatang. Bersamaan dengan railbus, Pemkot Solo juga akan memamerkan moda angkutan baru, yakni bus tingkat wisata, yang didatangkan dari Magelang.

”Kalau bus tingkat diperkirakan akan datang pada Selasa, pekan depan, tetapi kalau railbus baru bisa sampai di Solo Jumat, pekan depan, sehingga kemungkinan tanggal 20 baru bisa dipamerkan,” ujarnya.

Menurut Walikota, kedua moda transportasi itu diharapkan bisa menjadi solusi angkutan massal di masa depan. Dalam rapat koordinasi, juga dibahas mengenai desain penataan transportasi Kota Solo, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

Kalau relnya ditengah median jalan bagus sekali, seperti model tram-tram di eropa-eropa sono. Sekaligus berbagi jalan dengan kendaraan lainnya. Tapi ngomong-ngomong kalo ditengah jalan trus penumpang kalo mau turun gimana ya? misal Railbusnya dari nJebres ke arah Sangkrah, melewati urip sumoharjo, trus penumpang mau turun di warung pelem, gimana caranya? apa harus turun di Sangkrah? jauh sekali jalannya.:)

masdwi
February 11th, 2011, 02:15 AM
Ngomong2 soal benteng Vastenburg, siapa ya pemilik benteng itu saat ini? agak heran saja kok bisa ada yg memiliki secara pribadi, bukan pihak Keraton atau pemerintah. Trus sd saat ini difungsikan sebagai apa?

Semoga ada niat baik dari pemerintah dan pemilik benteng, sehingga ada solusi yg terbaik. syukur2 pemerintah ada dana untuk mengambil alih ( dengan harga yg wajar ) sehingga bisa lebih dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat Solo dan sekitarnya ...

You_soap
February 11th, 2011, 02:44 AM
Kalau relnya ditengah median jalan bagus sekali, seperti model tram-tram di eropa-eropa sono. Sekaligus berbagi jalan dengan kendaraan lainnya. Tapi ngomong-ngomong kalo ditengah jalan trus penumpang kalo mau turun gimana ya? misal Railbusnya dari nJebres ke arah Sangkrah, melewati urip sumoharjo, trus penumpang mau turun di warung pelem, gimana caranya? apa harus turun di Sangkrah? jauh sekali jalannya.:)

betul mas, tampaknya emank keren, ga' ada duanya di Indonesia :banana::banana::banana:, tp perlu dipikirin tempat naik turun penumpang dan lalu lintas di kanan kirinya yg mungkin bakal terganggu, apalagi pas relnya ketemu sama jalur rel balapan-jebres:poke:

gantengscool
February 11th, 2011, 02:51 AM
Tiap kali reinkarnasi dewi melayu atau siapapun juga itu muncul pasti yang diserang solo, mulai dari postingan2nya ataupun signaturenya, jadi berpikir kenapa yah ada yg iseng amat seperti itu?

hahaha :lol::lol::lol:....

itu tandanya dia sangat jatuh cinta dengan Solo, percaya deh tiap menit dia gatal dg selalu membuka thread2 Solo karena penasaran dg perkembangannya :lol:

tapi jujur dia salah satu alasan yg bikin sya betah nongkrongin thread-thread SSC ini :lol: ....idep-idep sebagai pemacu adrenalin :nuts:


Ibarat menonton pertunjukan wayang kulit Ki Mantep, anggap saja kemunculan dia sebagai bagian dari adegan goro-goro....yach dibayangkan saja dia sbg Yati Pesek sedang in action...ndagel :lol: :nuts: ^^..........





http://img808.imageshack.us/img808/3103/5koridor360x239.jpg (http://img808.imageshack.us/i/5koridor360x239.jpg/)salah satu hasil sayembara


(Espos) – Walikota Solo, Joko Widodo menyatakan pihaknya terbuka dalam menyikapi berbagai masukan dan kritik dari masyarakat terhadap hasil sayembara perancangan koridor kota di kawasan Jl Jenderal Sudirman dan Jl RE Martadinata yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Hal itu akan menjadi pertimbangan dalam rencana pelaksanaan pembangunan koridor kota itu ke depan.

.......“Belum tentu realisasi pembangunan koridor tersebut hanya berpatokan pada hasil karya pemenang pertama. Bisa jadi realisasinya nanti dilakukan dengan mengombinasikan rancangan-rancangan yang dibuat oleh para pemenang sayembara itu. Ya, akan tetap dibahas lebih lanjut dan dipilih yang terbaik nantinya,” imbuh Walikota.

Walikota menegaskan tahap pertama pembangunan koridor kota tersebut baru sebatas pada pembangunan jalan-jalan, penataan trotoar serta lingkungan di kawasan itu. Pemkot, lanjut dia, tidak akan menyentuh bangunan Benteng Vastenburg.....





ini dulu jawaban dari pertanyaan forumer SSC juga : Adpro.Indonesia ^^

gantengscool
February 11th, 2011, 03:01 AM
Kalau relnya ditengah median jalan bagus sekali, seperti model tram-tram di eropa-eropa sono. Sekaligus berbagi jalan dengan kendaraan lainnya. Tapi ngomong-ngomong kalo ditengah jalan trus penumpang kalo mau turun gimana ya? misal Railbusnya dari nJebres ke arah Sangkrah, melewati urip sumoharjo, trus penumpang mau turun di warung pelem, gimana caranya? apa harus turun di Sangkrah? jauh sekali jalannya.:)

Kalau bayangan saya, saat melintas di Jalan Sudirman, relnya akan mepet dengan median jalan. Nah Shelternya akan dibuat di median jalan tersebut seperti beberapa Sheltel Busway di jakarta ^^ . Klo yg di Jalan Urip Sumoharjo lintasannya memang agak ke tengah, namun mendekati shelter lintasan akan meminggir, kemudian ketengah lagi.

noe2009
February 11th, 2011, 03:46 AM
Railbus, Pertaruhan Transportasi Solo Masa Depan
Jumat, 11/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin

Salah satu kado untuk ulang tahun Solo ke-266 adalah rencana pengadaan transportasi canggih bernama railbus. Jenis transportasi kereta api, namun bentuknya mirip bus. Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) memimpikan railbus sebagai alat transportasi jangka panjang Solo yang antimacet.

Tak tanggung-tanggung, railbus yang bentuknya mirip dengan moda transportasi di Singapura dan Eropa itu, dipesan khusus dari PT Inka Madiun. Inilah proyek impian Jokowi sekaligus sebagai pertaruhan idenya, mengingat railbus dipastikan beroperasi normal setelah sekian tahun. Sementara umur jabatan Walikota Jokowi tak lebih dari lima tahun.

Di awal rencana pengadaannya, railbus sudah diperdebatkan. Antara kebutuhan mendesak atau tidak. Sederhananya, sudah butuhkah Solo kendaraan canggih itu, untuk saat ini? Begitu, kurang lebih wacana kritikan yang muncul dari berbagai kalangan saat rencana pengadaan railbus itu. Bahkan DPRD, sempat geram, lantaran tidak pernah diajak koordinasi soal pengadaan railbus itu.

Tapi Jokowi mempunyai alasan logis. Menurutnya, Solo adalah kota yang beruntung. Railbus, merupakan hibah dari pemerintah pusat, untuk menghidupkan jalur wisata Kota Solo yang redup. Jika ditolak, katanya, Solo justru rugi, karena kesempatan itu langka.

Polemik lain, yang muncul kemudian adalah soal pengelolaan. Dewan dari awal sudah me-wanti-wanti, jangan sampai pengelolaan railbus ditanggung Pemkot sendirian, karena akan menguras APBD. Lagi-lagi Jokowi mempunyai jawabannya. Railbus tidak akan dikelola sendirian oleh Solo, sejumlah pihak akan digandeng, termasuk provinsi.

Ribut-ribut soal pengelolaan mereda, muncul polemik lagi, yakni soal regulasi aturan operasional kendaraan canggih itu. Karena kereta api yang bentuknya mirip dengan bus, Dewan dibuat bingung. Karena antara kereta api dan bus diatur oleh dua aturan yang berbeda.

Setelah diributkan, ternyata railbus memang masih dalam sebuah mimpi. Di hari ulang tahun Solo ke-266 nanti, railbus hanya dipamerkan sesaat, bukan langsung untuk dioperasionalkan. Walikota sendiri belum mengetahui persis kapan kendaraan canggih itu benar-benar beroperasi di Solo. n Muhaimin


Pintu Masuk Solo Dihijaukan
Jumat, 11/02/2011 09:00 WIB - Ari Welianto

BANJARSARI—Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo terus melakukan penghijauan, khususnya di pintu masuk Kota Solo. Penghijauan di pintu masuk kota solo yang sedang berjalan antar lain di sepanjang Jalan Adi Sucipto, dari Patung Obor Manahan sampai Gapura Adipura.

“Pemelihraan ini akan terus kami lakukan untuk menciptakan Kota Solo menjadi indah dan asri dengan memanfaatkan setiap ruas jalan yang ada,” kata Kepala DKP Solo Satrio Teguh, kepada Joglosemar, Kamis (10/2).

Menurutnya, penghijauan dilakukan di pintu masuk Kota Solo dengan penanaman pohon peneduh. Penghijaun yang dilakukan, diklaim juga untuk mengurangi polusi udara dari kendaraan yang masuk ke Kota Solo.

Penghijauan yang dilakukan di sepanjang Jalan Adi Sucipto, katanya, akan rampung bersamaan dengan tuntasnya pembangunan Gapura Adipura. ”Bulan Mei nanti, penghijauan dan pembangunan tugu batas kota akan selesai,” katanya.

Menurutnya, dana yang dikeluarkan untuk penghijauan di sepanjang jalan pintu masuk Kota Solo itu, sekitar Rp 80 juta. Nantinya setiap jalur lambat akan ditanami pohon dengan sekat yang menarik di sebelah kanan dan kiri jalan. n Ari Welianto

www.harianjoglosemar.com

You_soap
February 11th, 2011, 03:50 AM
Kalau bayangan saya, saat melintas di Jalan Sudirman, relnya akan mepet dengan median jalan. Nah Shelternya akan dibuat di median jalan tersebut seperti beberapa Sheltel Busway di jakarta ^^ . Klo yg di Jalan Urip Sumoharjo lintasannya memang agak ke tengah, namun mendekati shelter lintasan akan meminggir, kemudian ketengah lagi.

median jalan jendral sudirman terlalu sempit deh..kalo di jl urip sumoharjo kayak gitu tar lalu lintas jd terganggu, malah jd macet dunk...

gantengscool
February 11th, 2011, 04:01 AM
median jalan jendral sudirman terlalu sempit deh..kalo di jl urip sumoharjo kayak gitu tar lalu lintas jd terganggu, malah jd macet dunk...


mungkin setelah revitalisasi Jalan Sudirman, mediannya akan diatur lagi (khususnya yg peruntukan shelter).

Tapi itu tadi baru bayangan saya, klo realisasinya monggo kerso diusulkan yg terbaik, atau jangan2 malah ngga pakai shleter alias point-to-point antar Stasiun saja :lol:

Paijo Bodong
February 11th, 2011, 04:23 AM
Moga2 pemberhentian railbusnya dipikirkan yang terbaik

Railbus, Pertaruhan Transportasi Solo Masa Depan
Jumat, 11/02/2011 09:00 WIB - Muhaimin

Salah satu kado untuk ulang tahun Solo ke-266 adalah rencana pengadaan transportasi canggih bernama railbus. Jenis transportasi kereta api, namun bentuknya mirip bus. Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) memimpikan railbus sebagai alat transportasi jangka panjang Solo yang antimacet.

Tak tanggung-tanggung, railbus yang bentuknya mirip dengan moda transportasi di Singapura dan Eropa itu, dipesan khusus dari PT Inka Madiun. Inilah proyek impian Jokowi sekaligus sebagai pertaruhan idenya, mengingat railbus dipastikan beroperasi normal setelah sekian tahun. Sementara umur jabatan Walikota Jokowi tak lebih dari lima tahun.

Di awal rencana pengadaannya, railbus sudah diperdebatkan. Antara kebutuhan mendesak atau tidak. Sederhananya, sudah butuhkah Solo kendaraan canggih itu, untuk saat ini? Begitu, kurang lebih wacana kritikan yang muncul dari berbagai kalangan saat rencana pengadaan railbus itu. Bahkan DPRD, sempat geram, lantaran tidak pernah diajak koordinasi soal pengadaan railbus itu.

Tapi Jokowi mempunyai alasan logis. Menurutnya, Solo adalah kota yang beruntung. Railbus, merupakan hibah dari pemerintah pusat, untuk menghidupkan jalur wisata Kota Solo yang redup. Jika ditolak, katanya, Solo justru rugi, karena kesempatan itu langka.

Polemik lain, yang muncul kemudian adalah soal pengelolaan. Dewan dari awal sudah me-wanti-wanti, jangan sampai pengelolaan railbus ditanggung Pemkot sendirian, karena akan menguras APBD. Lagi-lagi Jokowi mempunyai jawabannya. Railbus tidak akan dikelola sendirian oleh Solo, sejumlah pihak akan digandeng, termasuk provinsi.

Ribut-ribut soal pengelolaan mereda, muncul polemik lagi, yakni soal regulasi aturan operasional kendaraan canggih itu. Karena kereta api yang bentuknya mirip dengan bus, Dewan dibuat bingung. Karena antara kereta api dan bus diatur oleh dua aturan yang berbeda.

Setelah diributkan, ternyata railbus memang masih dalam sebuah mimpi. Di hari ulang tahun Solo ke-266 nanti, railbus hanya dipamerkan sesaat, bukan langsung untuk dioperasionalkan. Walikota sendiri belum mengetahui persis kapan kendaraan canggih itu benar-benar beroperasi di Solo. n Muhaimin



Hal yang selalu membuat saya bingung, kata-kata "apakah sudah perlu dengan kendaraan ini dan itu". Gimana ya pola pikir mereka itu? kalau tidak sekarang kapan lagi. nanti kalo tempat yang lain sudah pada mendahului dan kita ketinggalan baru deh nyadar kenapa nggak dari dulu. Nah lho, serba salah kan?:ohno:

Berikutnya soal aturan. Di Indonesia ini kalau mau jujur justru sebenarnya Aturan yang ada itulah yang menghambat kemajuan. Aturan itu kan bikinan manusia yang masih banyak bolong sana sini, kan bisa disesuaikan. Jangan sampai karena aturannya tidak ada trus program yang bagus dan bermanfaat malah jadi kandas. Kenapa tidak aturannya yang dirubah atau ditambah. Kalau misal karena kendala pembuatan aturan di dewan yang bertele-tele dan lama, kenapa tidak dibikin mudah?:bash:

Alphonse Not-Elric
February 11th, 2011, 07:16 AM
Kapan nih realisasi DIS ? apa perlu Thread khusus ? aku buatin ya..

welcome to the banned area!!! :lol::lol::lol:

noe2009
February 11th, 2011, 08:16 AM
Karena kereta api yang bentuknya mirip dengan bus, Dewan dibuat bingung. Karena antara kereta api dan bus diatur oleh dua aturan yang berbeda.

railbus ikut UU Kereta Api no 23/2007 tentang Perkeretaapian, karena berjalan di atas rel kereta api.

Pasal 124
Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api

baca disini (http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=1502)

dewanto
February 11th, 2011, 08:59 AM
salam kenal, setelah lama hanya lihat-lihat akhirnya pingin ikutan.

@b1
February 11th, 2011, 09:06 AM
railbus ikut UU Kereta Api no 23/2007 tentang Perkeretaapian, karena berjalan di atas rel kereta api.

Pasal 124
Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api

baca disini (http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=1502)

Secara logika, railbus itu tergolong kereta api menurut saya.

masdwi
February 11th, 2011, 09:08 AM
^^^^^^
@ mas dewanto, selamat bergabung.
semoga bisa menikmati trit yg menyenangkan ini. BTW, tinggal di Solo / sekitarnya?

salam

gantengscool
February 11th, 2011, 09:43 AM
Hal yang selalu membuat saya bingung, kata-kata "apakah sudah perlu dengan kendaraan ini dan itu". Gimana ya pola pikir mereka itu? kalau tidak sekarang kapan lagi. nanti kalo tempat yang lain sudah pada mendahului dan kita ketinggalan baru deh nyadar kenapa nggak dari dulu. Nah lho, serba salah kan?:ohno:




itulah paradigma lama yg masih melekat pada orang2 itu. Ibarat mana yg lebih dulu antara ayam dan telur.


Aniwai, IMO sya (dan mayoritas temen2 forumer yg lain di sini) setuju dg pendapat sampeyan....bahwa pasar memang diciptakan, bukan ditunggu-tunggu untuk membesar.

*Pilih menjemput bola daripada menunggu bola.

noe2009
February 11th, 2011, 03:03 PM
Secara logika, railbus itu tergolong kereta api menurut saya.
setuju.. betul..:cheers1:





Walikota Solo dituding langgar kesepakatan budaya

By tya on 11 Februari 2011

Solo (Espos)--Penyidik Polresta Solo memintai keterangan terhadap Ketua Forum Penegak Keadilan dan Kebenaran (FPKK) Solo, Ismu Wardoyo di Mapolresta setempat, Kamis (10/2) siang. Upaya memintai keterangan tersebut terkait tudingan FPKK bahwa pembangunan Kota Solo sudah menyalahi kesepakatan budaya yang akhirnya berpotensi memiliki unsur pidana dan pelanggaran UU konsumen.

Ketua FPKK, Ismu Wardoyo mengaku mendapatkan sedikitnya 15 pertanyaan dari penyidik Polresta Solo. Waktu pemeriksaan berjalan kurang lebih dua jam. Materi pemeriksaan, di antaranya terkait konsep bangunan di Kota Solo yang mestinya tidak melebih bangunan Songgo Buwono Keraton Surakarta. Adanya bangunan yang melebih bangunan itu dinilai menjadi bentuk inkonsistensi Walikota Solo, Jokowi mendukung Kota Solo sebagai Kota Budaya.

“Ya, saya memang diundang penyidik Polresta Solo untuk dimintai keterangan tentang persoalan pelanggaran aspek budaya yang dilakukan Jokowi. Intinya, saya menjelaskan di Solo terdapat bangunan yang melanggar konsensus Kota Budaya,” katanya saat dihubungi Espos, Jumat (11/2).

Lebih lanjut dia mengatakan, di Kota Solo terdapat tiga bangunan yang menyalahi konsensus budaya. Ketiga bangunan itu, yakni Paragon, Center Point, dan Kusuma Mulia Tower. Dari kesekian bangunan itu, keberadaan Paragon paling jelas menyalahi aturan konsensus.

“Paragon itu mestinya harus dikepras. Agar tidak menyalahi kesepakatan yang ada. Terlebih, di sana terdapat banyak masalah yang dimungkinkan akan merugikan pembelinya,” katanya.
Menurutnya, pembangunan Paragon menjadi contoh amburadulnya konsep pembangunan Kota Solo. Melalui bangunan tersebut, Walikota (Jokowi) dianggap sangat arogan dalam membangun Kota Solo.

“Bangunan Paragon itu melebihi keberadaan panggung Songgo Buwono. Itu bentuk arogansi Jokowi. Kalau dilihat dari sejarah, tidak ada satu pun walikota yang berani memberikan izin bangunan seperti itu. Lantas muncul pertanyaan, sebenarnya yang dibanggakan Solo itu keratonnya atau Paragonnya?” ujar dia.

Menurut Kasatreskrim, Kompol Edhei Sulistyo mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana dirinya mengaku telah memintai keterangan terhadap Ismu Wardoyo dalam aspek pembangunan Kota Solo yang berbudaya. Hingga saat ini, pihaknya baru sebatas melakukan tahap Pulbaket.

“Apa yang kami lakukan sebatas Pulbaket (belum tahap penyelidikan-red). Semuanya masih didalami, apakah ada unsur pelanggaran atau pidana di sana. Kalau memang ada, pasti akan berlanjut. Sebaliknya, kalau tidak ada ya akan dihentikan. Dalam beberapa hari mendatang, ada kemungkinan kami akan memintai keterangan dari perwakilan Paragon,” tegas dia.

^^ :down:sudah berapa kali mengangkat kasus ini? gak kesel2.





HUT ke 266, Pemkot Solo sebar stiker imbauan cat

By Try on 11 Februari 2011

Banjarsari (Espos) – Pemerintah Kota Solo menempel ratusan stiker di sejumlah bangunan yang kondisi catnya rusak. Stiker berisi imbauan agar pemilik mengecat ulang bangunan dalam rangka HUT ke-266 Solo.

Walikota Solo, Joko Widodo mengatakan stiker tersebut ditempel di bangunan sekitar area publik dan fasilitas umum. Upaya ini untuk mendorong msyarakat agar ikut berpartisipasi dalam pengecatan.

Stiker mulai ditempel Jumat (11/2), di sejumlah lokasi, dan di awali dengan menempel stiker besar di tembok Mangkunegaran. “Jika sampai Minggu tidak dicat, ditempel lagi dua stiker. Jika masih sama, saya cat sendiri nanti tak suruh mbayar,” kata Jokowi.

Pengecatan ini, katanya untuk kenindahan dan kenyamanan kota. “Kalau kotanya bersih, warganya tenteram dan nyaman,” katanya.

Alphonse Not-Elric
February 11th, 2011, 04:31 PM
Ismu Wardoyo ini bisa matematika sekolah dasar nggak sih ???

“Bangunan Paragon itu melebihi keberadaan panggung Songgo Buwono. Itu bentuk arogansi Jokowi. Kalau dilihat dari sejarah, tidak ada satu pun walikota yang berani memberikan izin bangunan seperti itu. Lantas muncul pertanyaan, sebenarnya yang dibanggakan Solo itu keratonnya atau Paragonnya?” ujar dia.

tercatat, sebelum Jokowi memerintah, setidaknya ada beberapa bangunan yang jauh melebihi ketinggian Songgobuwono....

1. BHS Gladag
2. Hotel Asia
3. BCA Gladag
4. Hotel Sahid
5. Quality Hotel
6. Novotel
7. Tower BTS
8. Banyak Ruko dan Mall yang jauh melebihi songgobuwono

Mohon maaf, BODO KOK DIPIARA

Dibungkus ketaatan dengan tradisi lagi!!! Pasti ada kepentingan gaib dibalik semua ini,

atmada
February 11th, 2011, 04:34 PM
"Bangunan Paragon itu melebihi keberadaan panggung Songgo Buwono. Itu bentuk arogansi Jokowi. Kalau dilihat dari sejarah, tidak ada satu pun walikota yang berani memberikan izin bangunan seperti itu
..jauh banget ya ke Solo Paragon? itu di Gladag juga ada yang tinggi..itu udah kebangun juga masak gak ada izinnya..kok gak valid ya pernyataannya.. :? cmiiw

gantengscool
February 11th, 2011, 04:49 PM
Ismu Wardoyo ini bisa matematika sekolah dasar nggak sih ???



Mohon maaf, BODO KOK DIPIARA




cocoknya jadi pelawak :lol:


*jadi penasaran sih bentuk dia gimana :nuts:

..jauh banget ya ke Solo Paragon? itu di Gladag juga ada yang tinggi..itu udah kebangun juga masak gak ada izinnya..kok gak valid ya pernyataannya.. :? cmiiw


BHS dibangun jaman walikota sapa ya....kayaknya si Ismu memang ngomongnya asal njeplak....katanya "kalo dilihat dari sejarah".....sejarah mana ???? cerita di ketoprak kali ya ?!?!

sopyan
February 11th, 2011, 06:31 PM
sebuah artrkel yg ditulis oleh Suwarmin,Wartawan SOLOPOS


mengananai ;Bandara, beda Solo dan J****(*=disensor)
Beberapa waktu lalu, saat mengikuti sebuah acara di Jakarta, saya terpaksa harus pulang ke Solo melalui rute penerbangan Jakarta-Jogja. Teman seperjalanan saya, seorang warga Australia, James, juga terpaksa melalui jalur Jakarta-Jogja, padahal dia akan menyelesaikan urusan bisnis di Solo. Akhirnya James tanpa banyak pikir melanjutkan perjalanan dengan naik taksi menuju Solo.

“Kawan saya bilang, ke Jogja dulu, baru ke Solo. Lebih mudah. Saya tak harus melihat jadwal penerbangan, ke Jogja setiap saat hampir selalu ada penerbangan. Ke Solo, belum tentu,” kata James, seorang pakar desain tekstil.

Begitulah. Publik sudah telanjur beranggapan jalur penerbangan menuju Jogja selalu lebih mudah. Ada apa dengan Solo? Apakah potensi dan pasar ekonomi Solo kalah seksi dibandingkan Jogja? Apakah Bandara Adi Soemarmo Solo kalah keren dibandingkan Bandara Adi Sutjipto Jogja?

Jawabannya, tidak. Setidaknya itu menurut pelaku bisnis di Kota Solo. General Manager Hotel Best Western Premier, Herman Courbois, misalnya, menuturkan Solo sebenarnya memiliki banyak potensi namun dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak terkait. Herman secara khusus menyoroti akses masuk Solo melalui Bandara Adi Soemarmo.

“Sangat disayangkan bandara sedemikian bagus hanya memiliki sembilan flight, tidak ada penerbangan ke Bali dan Makassar. Bandingkan dengan Jogja yang punya sekitar 39 flight dan punya rute ke timur,” kata Herman yang asal Belanda ini.

Solo bahkan menjadi salah satu titik pengembangan tol Trans Jawa yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ya, Solo, bukan Jogja. Kelak, jika proyek tol Solo-Jakarta, Solo-Surabaya menjadi kenyataan, lalu lintas Solo akan kian padat. Jika akses ke bandara masih menjadi titik lemah seperti sekarang, tentu ini menjadi handicap tersendiri.

Kemudahan akses menuju bandara, itulah beda antara Solo dan Jogja. Bahkan orang Madiun atau Ngawi bisa dengan mudah naik pesawat melalui Bandara Adi Sutjipto karena ada akses jalur kereta api yang melintasi bandara. Pelancong dari dalam dan luar negeri begitu dimanjakan kemudahan transportasi dari Bandara Adi Sutjipto menuju pusat-pusat wisata seperti Malioboro, Keraton atau kawasan wisata lain. Bus Trans Jogja yang mampir di bandara dengan mudah akan mengantar penumpang menuju hampir semua titik di Jogja. Mudah dan murah.

Sebaliknya, banyak warga Solo dan sekitarnya harus rela mengantar atau menjemput keluarga mereka yang akan berangkat atau pulang bekerja di luar negeri melalui Bandara Adi Sutjipto.

Apa mau dikata. Sepertinya memang agak sulit untuk menjangkau Bandara Adi Soemarmo. Padahal bandara yang secara kewilayahan berada di daerah Kabupaten Boyolali itu sekarang makin besar, megah dan molek.

Secara teori, yang harus dilakukan tidak jauh-jauh dari upaya membuka akses seluas-luasnya dari dan ke Bandara melalui kebijakan menghilangkan proteksi, mendorong pertumbuhan dengan paket-paket insentif untuk pengelola moda transportasi.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Andri Iskandri, melalui SOLOPOS juga pernah mengatakan pihaknya selama ini membuka lebar peluang angkutan umum untuk masuk ke bandara. Hanya, menurut Andri, siapa pun yang masuk bandara, harus menyadari di bandara itu telah beroperasi 65 unit taksi yang dikelola Puskop AU Lanud Adi Soemarmo.

Kawan saya, Jeng Kenes punya pandangan menarik. Menurut dia, sebenarnya tak ada pihak yang dirugikan jika kelak Bandara Adi Soemarmo berkembang semakin ramai. Jumlah penumpang yang semakin banyak, akan terbagi ke masing-masing moda transportasi, sesuai dengan pasar masing-masing.

“Semua stake holder bandara, seperti PT Angkasa Pura, Puskop AU, pelaku bisnis dan pemerintah perlu duduk satu meja untuk mengatasi persoalan akses bandara ini. Ingat lho, ini supaya bandara makin mampu melayani warga Solo dan sekitarnya. Tidak sedikit-sedikit harus lewat Jogja,” kata Kenes.

Jeng Kenes juga melihat banyaknya rumah makan yang belakangan ini bermunculan di kawasan Jl Adisucipto dari Hotel Lorin hingga perempatan Colomadu, pertumbuhan bisnis di Kartasura dan sekitarnya, juga bukan hal yang kebetulan.

“Kalau bisnis di kawasan sekitar bandara tumbuh, akses ke bandara sudah menjadi keharusan. Jadi ada pertumbuhan usaha di kawasan jalur ke bandara juga didorong,” kata Kenes.

Semoga kelak Bandara Adi Sumarmo menjadi ikon penting kemajuan ekonomi dan social budaya warga Soloraya. Atau jika tidak dilakukan, lagi-lagi Bandara Adi Sutjipto yang kian padat karena di-supply dari Solo dan Bandara Adi Soemarmo akan semakin terkucil.

Suwarmin

Wartawan SOLOPOS

timlogudeg
February 12th, 2011, 03:07 AM
sebuah artrkel yg ditulis oleh Suwarmin,Wartawan SOLOPOS


mengananai ;Bandara, beda Solo dan J****(*=disensor)
Beberapa waktu lalu, saat mengikuti sebuah acara di Jakarta, saya terpaksa harus pulang ke Solo melalui rute penerbangan Jakarta-Jogja. Teman seperjalanan saya, seorang warga Australia, James, juga terpaksa melalui jalur Jakarta-Jogja, padahal dia akan menyelesaikan urusan bisnis di Solo. Akhirnya James tanpa banyak pikir melanjutkan perjalanan dengan naik taksi menuju Solo.

“Kawan saya bilang, ke Jogja dulu, baru ke Solo. Lebih mudah. Saya tak harus melihat jadwal penerbangan, ke Jogja setiap saat hampir selalu ada penerbangan. Ke Solo, belum tentu,” kata James, seorang pakar desain tekstil.

Begitulah. Publik sudah telanjur beranggapan jalur penerbangan menuju Jogja selalu lebih mudah. Ada apa dengan Solo? Apakah potensi dan pasar ekonomi Solo kalah seksi dibandingkan Jogja? Apakah Bandara Adi Soemarmo Solo kalah keren dibandingkan Bandara Adi Sutjipto Jogja?

Jawabannya, tidak. Setidaknya itu menurut pelaku bisnis di Kota Solo. General Manager Hotel Best Western Premier, Herman Courbois, misalnya, menuturkan Solo sebenarnya memiliki banyak potensi namun dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak terkait. Herman secara khusus menyoroti akses masuk Solo melalui Bandara Adi Soemarmo.

“Sangat disayangkan bandara sedemikian bagus hanya memiliki sembilan flight, tidak ada penerbangan ke Bali dan Makassar. Bandingkan dengan Jogja yang punya sekitar 39 flight dan punya rute ke timur,” kata Herman yang asal Belanda ini.

Solo bahkan menjadi salah satu titik pengembangan tol Trans Jawa yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Ya, Solo, bukan Jogja. Kelak, jika proyek tol Solo-Jakarta, Solo-Surabaya menjadi kenyataan, lalu lintas Solo akan kian padat. Jika akses ke bandara masih menjadi titik lemah seperti sekarang, tentu ini menjadi handicap tersendiri.

Kemudahan akses menuju bandara, itulah beda antara Solo dan Jogja. Bahkan orang Madiun atau Ngawi bisa dengan mudah naik pesawat melalui Bandara Adi Sutjipto karena ada akses jalur kereta api yang melintasi bandara. Pelancong dari dalam dan luar negeri begitu dimanjakan kemudahan transportasi dari Bandara Adi Sutjipto menuju pusat-pusat wisata seperti Malioboro, Keraton atau kawasan wisata lain. Bus Trans Jogja yang mampir di bandara dengan mudah akan mengantar penumpang menuju hampir semua titik di Jogja. Mudah dan murah.

Sebaliknya, banyak warga Solo dan sekitarnya harus rela mengantar atau menjemput keluarga mereka yang akan berangkat atau pulang bekerja di luar negeri melalui Bandara Adi Sutjipto.

Apa mau dikata. Sepertinya memang agak sulit untuk menjangkau Bandara Adi Soemarmo. Padahal bandara yang secara kewilayahan berada di daerah Kabupaten Boyolali itu sekarang makin besar, megah dan molek.

Secara teori, yang harus dilakukan tidak jauh-jauh dari upaya membuka akses seluas-luasnya dari dan ke Bandara melalui kebijakan menghilangkan proteksi, mendorong pertumbuhan dengan paket-paket insentif untuk pengelola moda transportasi.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Andri Iskandri, melalui SOLOPOS juga pernah mengatakan pihaknya selama ini membuka lebar peluang angkutan umum untuk masuk ke bandara. Hanya, menurut Andri, siapa pun yang masuk bandara, harus menyadari di bandara itu telah beroperasi 65 unit taksi yang dikelola Puskop AU Lanud Adi Soemarmo.

Kawan saya, Jeng Kenes punya pandangan menarik. Menurut dia, sebenarnya tak ada pihak yang dirugikan jika kelak Bandara Adi Soemarmo berkembang semakin ramai. Jumlah penumpang yang semakin banyak, akan terbagi ke masing-masing moda transportasi, sesuai dengan pasar masing-masing.

“Semua stake holder bandara, seperti PT Angkasa Pura, Puskop AU, pelaku bisnis dan pemerintah perlu duduk satu meja untuk mengatasi persoalan akses bandara ini. Ingat lho, ini supaya bandara makin mampu melayani warga Solo dan sekitarnya. Tidak sedikit-sedikit harus lewat Jogja,” kata Kenes.

Jeng Kenes juga melihat banyaknya rumah makan yang belakangan ini bermunculan di kawasan Jl Adisucipto dari Hotel Lorin hingga perempatan Colomadu, pertumbuhan bisnis di Kartasura dan sekitarnya, juga bukan hal yang kebetulan.

“Kalau bisnis di kawasan sekitar bandara tumbuh, akses ke bandara sudah menjadi keharusan. Jadi ada pertumbuhan usaha di kawasan jalur ke bandara juga didorong,” kata Kenes.

Semoga kelak Bandara Adi Sumarmo menjadi ikon penting kemajuan ekonomi dan social budaya warga Soloraya. Atau jika tidak dilakukan, lagi-lagi Bandara Adi Sutjipto yang kian padat karena di-supply dari Solo dan Bandara Adi Soemarmo akan semakin terkucil.

Suwarmin

Wartawan SOLOPOS
^^ salah satunya mungkin karena Solo bukan Ibukota Propinsi, jd prioritas akses jalan pun kurang drpd yg ibukota propinsi
tapi BST pun sbntr lgi masuk ke bandara, jdny agak anyem...