View Full Version : [PEKANBARU] Projects & Development
rilham2new January 30th, 2009, 05:08 AM Ah paling hanya isapan jempol, disini orang emang paling pandai bikin rencana, tapi realisasinya lambat, kalau tidak nol besar. Lha jalan arengka yang pendek aja nggak selesai - selesai, gimana mo buat jalan tol? Siak 3 aja nggak selesai2 gimana mau buat siak IV apalagi siak V. Bad planning emang lebih baik dari no planning. Tapi planning only without realization is cape deh.. :nuts:
Kata siapa bang ;) ???
Siak III itu sudah selesai pembebasan lahan. Yang terkendala itu masalah dana. Siak III itu sudah pembangunan, di sana udah ada balok2 beton yang siap pasang, lihat saja halaman2 sebelum ini.
Siak IV untuk sisi PKU sudah selesai. Sisi Rumbai tengah dikerjakan. Kalau pembebasan lahan sekedar Jembatan ternyata memang sudah selesai. Tapi masalahnya, adalah. Di Sisi Rumbai, juga akan dibangun taman kota di sisi kiri-kanan Jembatan. Itu yang masih digesa. Untuk bangun proyek Jembatan mesti ada tempat untuk meletakkan alat-alat berat dan sebagainya. Tanahnya mesti dibeli.
Pelebaran Jalan Arengka tahap II sudah selesai :) ... Kata siapa belum ??? Pembebasan lahan sudah tidak ada masalah, yang masih menjadi masalah karena keterbatasan dana. Sekali lagi ditegaskan, untuk membangun (bahkan di luar pembebasan lahan) biaya yang dikeluarkan bisa puluhan miliar. APa lacur mau membangun itu semua dalam semalam? Tidak mungkin. Kalau masalah pelebaran Jalan pakai dana APBD sendiri, prestasi Pekanbaru sangat membanggakan....
Hehehe. kalau Jalan TOl dukungan finansial dan dana nya kan bukan hanya dari PEMPROV tapi juga PEMKOT dan PEMKAB, tidak lupa lagi kita bakal dapat dana dari pemerintah pusat (yang selama ini gak pernah kita dapatkan).
Yaa, aku juga gak terlalu berharap kalau proyek itu ada kaitannya dengan pemerintah pusat. Ya tahu sendirilah, kan ..
Walau bagaimanapun pelebaran jalan di PKU cenderung progresif. Anda saja yang tidak melihatnya. Mungkin karena posisi anda di Rumbai ... Padahal di kawasan pemukiman di Sail, Sukajadi, ada persimpangan yang dilebarkan. Hehehe
=======
Satu, lokasi pembangunan tol adalah pinggiran kota yang memang antah berantah. DIharapkan pembebasan lahannya tidak berbelit-belit. Kalau di lokasi Siak IV tentu saja susah, dikarenakan ada perkampungan tepian sungai di sana. Dan cukup padat ... penduduknya sampe ratusan jiwa . Tapi, bukan berarti tidak bisa ...
Mission impossible pelebaran Jalan HR. Subrantas aja bisa kita kerjakan. Harusnya yang lain2 juga bisa. Arengka yang dulu kita anggap proyek mustahil setidaknya sekarang sudah lebar dari Simpang LabuhBaru sampai Simpang Arifin Ahmad :yes:
===========
Betul kalau memang orang Riau pandai bikin rencana tapi merealisasikannya juga gak main-main ....
1. Perpustakaan Soeman HS (dana hampir 200 M)
2. Kantor Gubernur (dana hampir 200 M)
3. RSUD Arifin Ahmad (dana hampir 200 M)
4. Masjid Agung An-Nur (dana gak tahu tapi kayaknya 200 Miliar nya lebih deh ..)
5. Anjung Seni Idrus Tintin (dengan segala keterbatasan itu harganya juga ratusan Miliar).
6. Jembatan Tengku Agung SUltanah latifah ( kayaknya sekitar 400-500 Miliar)
Pembebasan lahan Tol yang ditanggung pemerintah daerah adalah sinyalemen positif bagi niat pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan.
Siak III dan Siak IV tentu saja susah, asal anda tahu saja ... pembebasan lahan tanggung jawab daerah, pembangunannnya pun tanggung jawab daerah ...
Wah ternyata pemerintah di Riau selama ini cuman bisa ngomong :yes: .... Walaupun realisasi juga gak main-main :D
rilham2new January 30th, 2009, 05:12 AM Kalau berandai-andai mimpi nih ,:| seandainya Pekanbaru kedatangan mal lagi, aku mau ada mal yg berkonsep citywalk dan mal besar seperti sency/Yanti (senayan city):laugh:
Yaa,, kita boleh berandai-andai memang. Apalagi kalau terealisasi, wah pasti senang sekali :D hehehe
rilham2new January 30th, 2009, 05:49 AM Bad Planning adalah sebuah planning yang ketika direalisasikan, planning tersebut tidak seperti yang diharapkan, jauh panggang dari api. NGapain juga sengaja buat planning kalau cuman untuk something bad :lol:
Gimana bisa dibilang sesuatu itu bad planning kalau realisasi aja belum ada, simulasi belum ada, dan uji coba juga belum ada (paling parah dananya juga belum ada).
No planning artinya diam-diam gak peduli (yang tentu saja tidak mendeskripsikan pemerintah Riau ...).
Good Planning, adalah proyek2 yang telah terealisasi dan manfaatnya terlihat seperti Perpustakaan Soeman HS, RSUD Arifin AHmad, FK UNRI, pelebaran Jalan HR Subrantas, dan sebagainya.
rilham2new January 30th, 2009, 11:14 AM Dulu waktu PON Kaltim ada official thread nya .... loh di subForum Warteg...
Gimana, apakah PON Riau sudah layak punya thread ???
Ini data2 yang udah kita punya ..
Berita dari RIAUPOS Edisi Cetak 23 Januari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/4/photos/49/1200x1200/27/venuePON-edisi23Jan09.jpg?et=qBOcyhhqcBrPugY5F4Ir9g&nmid=163228181
bagi yang malas baca, aku udah HIGHLIGHT beberapa poin penting dalam berita SCAN dari EPaper di atas.
Bagi yang merasa lama menunggu loading SCAN halaman di atas: ini aku ringkas isinya :
1. Ternyata pembangunan venue untuk beberapa cabang olahraga dalam persiapan menuju PON XVII 2012 nanti itu sudah dilakukan dari tahun 2008 kemarin.
2. Venue yang dianggarkan di tahun 2009 ini adalah main stadium sebesar Rp 218 Miliar. Adapun lokasi dari main stadium adalah Kampus Bina Widya, UNRI Panam. Dan kapasitas yang semula direncanakan untuk 60 ribu orang, sudah direkondisi jadi hanya 40 ribu orang saja.
3. Venue untuk cabang olahraga bulu tangkis ternyata adalah GOR REMAJA/PEMUDA yang letaknya ada di Jalan Jendral Sudirman. Dan pembangunannya telah hampir rampung. Hall Renang di GOR Rumbai juga sudah selesai dikerjakan.
4. Untuk GOR Senam nya sudah kita ketahui bersama pembangunannya lagi heboh2nya (kemaren kalau gak salah pake CRANE segala). GOR Basket kayaknya bakal direhab lagi :D hehehe ...
5. Untuk pembangunan main stadium, target penganggaran dana adalah 3 tahun. Dan DANANYA SUDAH ADA, Insya Allah tidak akan mengganggu pos pengeluaran lain dalam 2-3 tahun ke depan.
6. Yang akan direhab lagi adalah GOR Tribuana di Jalan Diponegoro, PKM UNRI, dan UNILAK.. Dikabarkan, sedang dipersiapkan untuk venue cabang olahraga silat, judo, dan anggar.
7. Venue untuk takraw akan dipersiapkan di Bengkalis. Venue untuk AeroSport bakal ada di Bandara Japura, Rengat - Inhu. Venue untuk baseball akan mempergunakan lapangan milik PT. Chevron Pacific Indonesia.
Selamat baca :D
PROGRESS
Gelanggang Remaja - Badminton Venue for PON XVIII 2012
* construction commenced in 2008
* funded by APBD Kota Pekanbaru
-------
update dari RIAUPOS edisi cetak 30 Desember 2008
http://images.rilham2new.multiply.com/image/17/photos/49/1200x1200/5/GOR-Pemuda.jpg?et=xVbINMcqhwG1P%2Bp6XoazDg&nmid=163228181
GOR SENAM - venue for gymnastics
* Location GOR RUMBAI - 8.2 km from Pekanbaru city center to the north.
* construction commenced in 2008
June 2008
http://images.rilham2new.multiply.com/image/4/photos/50/600x600/1/GOR-Senam.jpg?et=udFMzaoPDcuVzSMurlO8Rg&nmid=163482605
January 2009 ~ by FITRI ZANDRA ( http://fzandra.multiply.com )
1
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/50/600x600/4/DSC-0999.jpg?et=tYoSBe3MVtuIIUE1qVVzCA&nmid=163482605
2
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/50/600x600/5/DSC-1001.jpg?et=sGl9q34iyjOdZWiSFsV76g&nmid=163482605
Hall Renang - venue untuk nomor renang
* construction commenced A LONG-LONG-LONG TIME AGO ,, maybe had been started around 2003-2004 :nuts: .. bahkan dah dari jaman PON Sumsel :nuts:
* The govt decides to revitalize the facility
* Location : GOR RUMBAI (8.2 km from Pekanbaru City-center to the north)
January 2009 - pic by FITRI ZANDRA, please do make a credit for her NOT ME ( http://fzandra.multiply.com )
1 The building is on right hand side of the pic below
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/50/600x600/2/DSC-0991.jpg?et=%2Bmw2V4GuZT3z18MRnIJ7zQ&nmid=163482605
2 The building is om right hand side of the pic below
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/50/600x600/3/DSC-0992.jpg?et=87iK5tg6dEKmKraYiCJQdw&nmid=163482605
GOR TRIBUANA
* akan segera direhab dalam persiapan menuju PON XVIII 2012 ...
* gambar terkini DESEMBER 2008 oleh FITRI ZANDRA
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/50/600x600/9/19.jpg?et=tvATHSmpt0uhbX%2Cwb%2CJB6w&nmid=163482605
fox88 January 30th, 2009, 03:02 PM Dulu waktu PON Kaltim ada official thread nya .... loh di subForum Warteg...
Gimana, apakah PON Riau sudah layak punya thread ???
Ini data2 yang udah kita punya ..
boleh tuh ntar kan ga cuma sebelum PON waktu PON berjalan kan bisa ngasi report gimana keadaan pekanbaru macet ato ga :D
Kris18 January 30th, 2009, 04:16 PM Kata siapa bang ;) ???
Siak III itu sudah selesai pembebasan lahan. Yang terkendala itu masalah dana. Siak III itu sudah pembangunan, di sana udah ada balok2 beton yang siap pasang, lihat saja halaman2 sebelum ini.
Siak IV untuk sisi PKU sudah selesai. Sisi Rumbai tengah dikerjakan. Kalau pembebasan lahan sekedar Jembatan ternyata memang sudah selesai. Tapi masalahnya, adalah. Di Sisi Rumbai, juga akan dibangun taman kota di sisi kiri-kanan Jembatan. Itu yang masih digesa. Untuk bangun proyek Jembatan mesti ada tempat untuk meletakkan alat-alat berat dan sebagainya. Tanahnya mesti dibeli.
Pelebaran Jalan Arengka tahap II sudah selesai :) ... Kata siapa belum ??? Pembebasan lahan sudah tidak ada masalah, yang masih menjadi masalah karena keterbatasan dana. Sekali lagi ditegaskan, untuk membangun (bahkan di luar pembebasan lahan) biaya yang dikeluarkan bisa puluhan miliar. APa lacur mau membangun itu semua dalam semalam? Tidak mungkin. Kalau masalah pelebaran Jalan pakai dana APBD sendiri, prestasi Pekanbaru sangat membanggakan....
Hehehe. kalau Jalan TOl dukungan finansial dan dana nya kan bukan hanya dari PEMPROV tapi juga PEMKOT dan PEMKAB, tidak lupa lagi kita bakal dapat dana dari pemerintah pusat (yang selama ini gak pernah kita dapatkan).
Yaa, aku juga gak terlalu berharap kalau proyek itu ada kaitannya dengan pemerintah pusat. Ya tahu sendirilah, kan ..
Walau bagaimanapun pelebaran jalan di PKU cenderung progresif. Anda saja yang tidak melihatnya. Mungkin karena posisi anda di Rumbai ... Padahal di kawasan pemukiman di Sail, Sukajadi, ada persimpangan yang dilebarkan. Hehehe
=======
Satu, lokasi pembangunan tol adalah pinggiran kota yang memang antah berantah. DIharapkan pembebasan lahannya tidak berbelit-belit. Kalau di lokasi Siak IV tentu saja susah, dikarenakan ada perkampungan tepian sungai di sana. Dan cukup padat ... penduduknya sampe ratusan jiwa . Tapi, bukan berarti tidak bisa ...
Mission impossible pelebaran Jalan HR. Subrantas aja bisa kita kerjakan. Harusnya yang lain2 juga bisa. Arengka yang dulu kita anggap proyek mustahil setidaknya sekarang sudah lebar dari Simpang LabuhBaru sampai Simpang Arifin Ahmad :yes:
===========
Betul kalau memang orang Riau pandai bikin rencana tapi merealisasikannya juga gak main-main ....
1. Perpustakaan Soeman HS (dana hampir 200 M)
2. Kantor Gubernur (dana hampir 200 M)
3. RSUD Arifin Ahmad (dana hampir 200 M)
4. Masjid Agung An-Nur (dana gak tahu tapi kayaknya 200 Miliar nya lebih deh ..)
5. Anjung Seni Idrus Tintin (dengan segala keterbatasan itu harganya juga ratusan Miliar).
6. Jembatan Tengku Agung SUltanah latifah ( kayaknya sekitar 400-500 Miliar)
Pembebasan lahan Tol yang ditanggung pemerintah daerah adalah sinyalemen positif bagi niat pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan.
Siak III dan Siak IV tentu saja susah, asal anda tahu saja ... pembebasan lahan tanggung jawab daerah, pembangunannnya pun tanggung jawab daerah ...
Wah ternyata pemerintah di Riau selama ini cuman bisa ngomong :yes: .... Walaupun realisasi juga gak main-main :D
Itu betul, saya rasa masalahnya sekarang ini ialah waktu. Dan memang dalam pengerjaan proyek-proyek berskala mega memang tidak main-main dan itu dalam kurun waktu yang tidak pula sebentar. Makanya saya bersyukur juga kalau pak Herman kembali memimpin Pekanbaru dan pak Rusli dapat terpilih kembali memimpin Rau. Sebab, saya melihat kedua figur ini juga bersama pak bupati Siak benar-benar punya komitmen untuk membangun Riau.
Seperti pembangunan jembatan siak III & IV , pembangunan tersebut juga mengandalkan anggaran APBD dan dianggarkan pertahunnya. Dan tentu pembangunan jalan tol juga mempunyai kasus yang serupa, dalam hal ini juga benar-benar dibutuhkan kerja sama antar pemko, pemkab, pemprov, dan tentunya pusat. Pembangunan bandar begitu juga, kita mengandalkan pusat.
Di daerah-daerah lain juga saat pembangunan jalan tol ataupun jembatan juga mempunyai kendala yang sama dengan yang di Pekanabru ataupun Riau. Tapi finalnya, pasti terealisasi, cepat atau lambat :) .
Sekarang aku lagi menunggu, kira-kira terobosan baru apalagi ya yang akan merubah wajah kota bertuah ini di masa depan nanti? :cheers:
Kris18 January 30th, 2009, 04:58 PM dari RiauInfo.com
GOR PEMUDA PEKANBARU - RIAU
Hmm.. kalau dilihat, GOR ini benar-benar bagus ya, desainnya beda dengan yg GIR di Rumbai. Lihat itu tiang utamanya diberi selembayung, kayaknya ini gambar yg lama ya? Ini proyek pemko ya bang? kira-kira GOR nya bakal dapat nama baru yg lebih resmi kan?
http://riauinfo.com/images/news/news8317.jpg
rilham2new January 30th, 2009, 06:07 PM boleh tuh ntar kan ga cuma sebelum PON waktu PON berjalan kan bisa ngasi report gimana keadaan pekanbaru macet ato ga :D
Okelah aku akan buka thread nya ...
Tapi tunggu berita beberapa hari ke depan dulu di RIAUPOS. Kalau ada berita2 yang agak2 "signifikan" atau ada gambar dan desainnya.
AKu bakal buka thread nya :yes:
rilham2new January 30th, 2009, 06:09 PM dari RiauInfo.com
GOR PEMUDA PEKANBARU - RIAU
Hmm.. kalau dilihat, GOR ini benar-benar bagus ya, desainnya beda dengan yg GIR di Rumbai. Lihat itu tiang utamanya diberi selembayung, kayaknya ini gambar yg lama ya? Ini proyek pemko ya bang? kira-kira GOR nya bakal dapat nama baru yg lebih resmi kan?
http://riauinfo.com/images/news/news8317.jpg
iya tuh kayaknya itu gambar lama.... soalnya kalau di gambar terbaru, tiang itu sudah dibuka semua apa sih namanya semacam "pembungkus" gitu kali yaa .. gak tahu namanya :tongue2:
Tapi berhubung itu dari RIAUINFO ... kemungkinan besar itu gambar terbaru :cheers:
rilham2new January 30th, 2009, 06:15 PM Itu betul, saya rasa masalahnya sekarang ini ialah waktu. Dan memang dalam pengerjaan proyek-proyek berskala mega memang tidak main-main dan itu dalam kurun waktu yang tidak pula sebentar. Makanya saya bersyukur juga kalau pak Herman kembali memimpin Pekanbaru dan pak Rusli dapat terpilih kembali memimpin Rau. Sebab, saya melihat kedua figur ini juga bersama pak bupati Siak benar-benar punya komitmen untuk membangun Riau.
Seperti pembangunan jembatan siak III & IV , pembangunan tersebut juga mengandalkan anggaran APBD dan dianggarkan pertahunnya. Dan tentu pembangunan jalan tol juga mempunyai kasus yang serupa, dalam hal ini juga benar-benar dibutuhkan kerja sama antar pemko, pemkab, pemprov, dan tentunya pusat. Pembangunan bandar begitu juga, kita mengandalkan pusat.
Di daerah-daerah lain juga saat pembangunan jalan tol ataupun jembatan juga mempunyai kendala yang sama dengan yang di Pekanabru ataupun Riau. Tapi finalnya, pasti terealisasi, cepat atau lambat :) .
Sekarang aku lagi menunggu, kira-kira terobosan baru apalagi ya yang akan merubah wajah kota bertuah ini di masa depan nanti? :cheers:
ya betul kita butuh figur2 Bupati, Walikota, dan Gubernur yang visioner dan membangun. Soalnya asli kalau yang berkaitan dengan nepotisme (suap menyuap tender), atau teknis menyeleweng,, duhh kalau kita sibuk pusing masalah seperti itu. ujung2nya kita gak bangun apa-apa malah rugi jadinya. Jadi bangunlah apa yang bisa dibangun.
Semuanya memang terkait waktu. Dan kita berlomba-lomba dengan stakeholder terutama kontraktor lokal yang kalah tender (gak berhasil menang proyek) dari pemprov atau Pemkot, yang terus menerus meniup-niupkan kabar negatif dari Riau. Padahal keadaan sebenarnya tidak senegatif apa yang dihembuskan. APalagi setelah dilihat sendiri ke Riau. Keadaannya sangat kondusif sebenarnya, cuman sayangnya infrastruktur pendukung2 nya itu yang masih terbatas.. Hmm.
Apalagi kalau soal pembangunan fisik paska OTDA, kayaknya Riau gak bisa sama sekali dibilang sedikit.
Mengenai masalah waktu, yang pesimis soal realisasi itu biasanya kakek-kakek yang udah uzur besok mau mati. Kita-kita yang masih muda gak boleh donk pesimis.... hehehehe
Kris18 January 30th, 2009, 06:40 PM ^^
Duuh.. bang Ilham, dalam banget nyindirnya.. hehehe :lol:
rilham2new January 30th, 2009, 06:40 PM Ngoomong2 ada yang tahu gak, kalau dari atas Hotel Aryaduta nanti bakal kelihatan gak proyek Sudirman City Center ??? Terutama perkantorannya yang THE SUMMIT itu ... kan bakal cuman 6 tingkat tuh, keliatan gak ya dari atas Hotel Aryaduta ???
rilham2new January 30th, 2009, 06:53 PM ^^
Duuh.. bang Ilham, dalam banget nyindirnya.. hehehe :lol:
Ohhh, aku gak bermaksud menyindir kok, sayang aja kalau muda-muda gak berpikiran positif. Kalau buat negara ini yaa aku boleh jadi gak terlalu optimis-optimis amat, soalnya cakupannya besar ... terlalu besar.
Tapi kalau cuman untuk sebesar Riau dan skala nya cuman sebesar Riau ,,, pasti BISA kok !! Generasi berpikiran positif ini suatu hari nanti akan duduk di pemerintahan dan memegang jabatan politis.
Hehehe, karena aku tinggal di Riau itu dalam dua masa. Dulu aku pernah tinggal di Riau masa Pra-OTDA. Trus pindah keluar dari Riau ... keliling-keliling Indonesia. Pas era Paska-OTDA, kembali lagi masuk ke Riau. Jujur, bohong banget kalau tidak ada yang berubah. Perubahannya malah gila2an kalau menurutku :nuts: ... Tentunya gak bisa disamain sama yang dari awal memang tinggal di Riau, jadi mungkin yang positif2 itu gak begitu kerasa. Karena hidup dan menjadi bagian di dalamnya, yang lebih terlihat justru negatifnya.
Padahal kalau kita udah keluar dari Riau, terus balik lagi ke situ. Kerasa banget bahwa Pemerintah Kita punya mental "membangun" dan "visi" yang luar biasa bagus. Dan memang itu tidak hanya sebatas imajinasi, beberapa sudah terealisasi. :cheers:
Kris18 January 30th, 2009, 07:05 PM ^^
Yup! kerasa sekali, contoh aja, jujur, aku yang walau memang asli Pekanbaru, sekarang dah kuliah di Jakarta, nah, pas balik ke Pekanbaru, baru aja beberapa bulan ku tinggalkan, udah banyak yang berubah... :) . Dulu, aku gak terlalu begitu memperhatikan pembangunan di Pku, tapi sekarang, memang benar-benar moleklah kota kite nih.
Benar juga kata bang Ilham, sebagai yg muda-muda mesti berpikir maju. Aku sering menemukan komentar2 serupa, ya kayak pesimis gitu, padahal belum tentu benar, di kolom koran, di blogg, forum, kayaknya komentar bang Ilham nie cocok dilontarkan ke mereka-mereka :lol: :D.
rilham2new January 31st, 2009, 05:05 AM ^^ Betul pembangunan di Pekanbaru juga gak bisa dikatakan main-main karena pertumbuhan ekonominya sampe hampir 9% , kan ?? ;) ... hehehe
Fahrudin08 January 31st, 2009, 11:26 AM Gimana pembangunan the peak yah? sampai tahap mana sih pembangunannya?? habis ditutup trus tiap kali lewat, jadi ragu untuk membeli, LOL
rilham2new January 31st, 2009, 02:25 PM ^^ kayaknya ON-HOLD tuh :D hehehe ....
Mengenai kabar selanjutnya sih masih belum ada kedengeran. Target penyelesaiannya juga 2011 akhir kalau gak salah tuh ;) ...
Kita sekarang udah gak fokus lagi ke The Peak ... sekarang rakyat Pekanbaru sedang menunggu dan menyaksikan kehadiran Stadion Sepakbola berskala internasional (amin :cheers: ). Sebuah proyek yang pastinya bernilai lebih mahal dari THe Peak hehe
Kris18 February 1st, 2009, 06:38 AM ^^
Bang, mengenai kapasitas desain baru stadion utama PON 2012 kenapa disusut menjadi 40 ribu orang? Apa itu tak membuat stadion menjadi sempit nantinya. Kalau saya berharapnya stadion kebanggaan bumi lancang kuning ini punya kapasitas menampung hingga 100.000 orang, 80-90 ribu orang, jadilah.
yaa, karena itu prediksi kita lho mengingat jumlah penduduk Pekanbaru di tahun 2012.
Itu baru Pekanbaru, belum termasuk masyarakat dari luar daerah Pekanbaru, diseluruh kabupaten-kabupaten se-Riau. Terus tidak menutup kemungkinan, warga dari luar daerah Riau, provinsi-provinsi tetangga. Termasuk orang-orang dari Pulau Jawa yang ikut meliput berlangsungnya even ini.
Apa ada tak ya, plan pemprov untuk bangun Hotel khusus atlet? :)
Seperti hotel atlet di Senayan yang berbintang lima. Atau hanya mengandalkan hotel-hotel baru seperti The Peak, Novotel,Grand Labersa, dan the SCC saja?
4h3 February 1st, 2009, 08:06 AM ^^
Bang, mengenai kapasitas desain baru stadion utama PON 2012 kenapa disusut menjadi 40 ribu orang? Apa itu tak membuat stadion menjadi sempit nantinya. Kalau saya berharapnya stadion kebanggaan bumi lancang kuning ini punya kapasitas menampung hingga 100.000 orang, 80-90 ribu orang, jadilah.
yaa, karena itu prediksi kita lho mengingat jumlah penduduk Pekanbaru di tahun 2012.
Itu baru Pekanbaru, belum termasuk masyarakat dari luar daerah Pekanbaru, diseluruh kabupaten-kabupaten se-Riau. Terus tidak menutup kemungkinan, warga dari luar daerah Riau, provinsi-provinsi tetangga. Termasuk orang-orang dari Pulau Jawa yang ikut meliput berlangsungnya even ini.
Apa ada tak ya, plan pemprov untuk bangun Hotel khusus atlet? :)
Seperti hotel atlet di Senayan yang berbintang lima. Atau hanya mengandalkan hotel-hotel baru seperti The Peak, Novotel,Grand Labersa, dan the SCC saja?
klo sy justru lbh stuju kapasitas hanya d sekitar 40 sampe 60 rb saja bang...
:banana:
maklum, mikir kedepannya bang.. bahkan, utk PON saja blm tw bs penuh klo smpe 80 ato malah 100rb :)
d PON kmrn aja malah d gratiskan biar rame..
ingat, yg paling lemah slama ini, umumnya d Indonesia itu perawatan bang..
sy lbh stuju, stadionnya cukup, g trlalu bsar, tp terawat, dan penuh trus...
pressure dr pnonton jg lbh bagus klo segitu bang.. (misalnya klo d pake bwt PSPS, dll ntar)
Persija aja lbh milih main d Lebak bulus, yg kecil, drpd d GBK, krna d situ tkanan pnontonnya brasa..
The Jak yg rame jd ilang n g kliatan klo d GBK..
toh, stadion2 d luar sana jg segitu bang :)
Liat aja d Inggris, stadion rata2 kecil, tp modern, rapi, dn terawat.. penonton penuh :)
bandingkan d Italia, yg mulai sepi, krna stadion besar, tp kurang perawatan :)
4h3 February 1st, 2009, 08:08 AM iya tuh kayaknya itu gambar lama.... soalnya kalau di gambar terbaru, tiang itu sudah dibuka semua apa sih namanya semacam "pembungkus" gitu kali yaa .. gak tahu namanya :tongue2:
Tapi berhubung itu dari RIAUINFO ... kemungkinan besar itu gambar terbaru :cheers:
alucobond kah? :)
cm agak sayang aja tiang segede gt kyknya bukan struktural,
cuma 'tempelan' estetis semata :)
vsovereign February 1st, 2009, 08:34 AM Supposing Indonesia won the right to hold FIFA World Cup in 2018 or 2022, I'm sure Pekanbaru's sport venues will be utilized for this :lol:
Let's drink to our winning that right :cheers:
Kris18 February 1st, 2009, 05:46 PM klo sy justru lbh stuju kapasitas hanya d sekitar 40 sampe 60 rb saja bang...
:banana:
maklum, mikir kedepannya bang.. bahkan, utk PON saja blm tw bs penuh klo smpe 80 ato malah 100rb :)
d PON kmrn aja malah d gratiskan biar rame..
ingat, yg paling lemah slama ini, umumnya d Indonesia itu perawatan bang..
sy lbh stuju, stadionnya cukup, g trlalu bsar, tp terawat, dan penuh trus...
pressure dr pnonton jg lbh bagus klo segitu bang.. (misalnya klo d pake bwt PSPS, dll ntar)
Persija aja lbh milih main d Lebak bulus, yg kecil, drpd d GBK, krna d situ tkanan pnontonnya brasa..
The Jak yg rame jd ilang n g kliatan klo d GBK..
toh, stadion2 d luar sana jg segitu bang :)
Liat aja d Inggris, stadion rata2 kecil, tp modern, rapi, dn terawat.. penonton penuh :)
bandingkan d Italia, yg mulai sepi, krna stadion besar, tp kurang perawatan :)
Okee.. bener juga.. :)
Itu kalau kita perhatikan dari segi jumlah penonton, sebenarnya sih gak pegaruh juga kalau ukuran besarnya stadion dengan jumlah penonton. Kalau memang jumlahnya sekian mau sedikit atau paling banyak sekalipun berarti yang mau menonton ya memang segitu. Tidak pengaruh dengan besarnya gedung.
Malah orang-orang lebih senang dan lebih tertarik dengan tempat-tempat yang lebih besar atau luas.
Taruhlah gedung stadion itu memang sangat besar, misalnya dapat menampung 60 ribu, tapi yang datang cuma 50 ribu, itu gak masalah, malah untung sekali , karena lebih lapang dan leluasa menonton daripada penuh padat, dan sempit-sempit :) . Ini pengalamanku lho ya yang pernah nonton bola di stadion.
Lagian, kalau punya kapasitasnya lebih besar, itu juga bagus kok buat antisipasi jika saja suatu saat nanti penontonnya benar-benar meledak. Atau even-even akbar lain bahkan berskala nasional hingga internasionalpun bisa diselenggarakan di stadion utama. Ini jika kita asumsikan pemakaiannya untuk jangka kedepan nanti, setelah PON berlalu. Kita kan tidak tahu? Kita hanya bisa memprediksi :).
Ambil saja contoh pada saat penyelenggaraan FFI 2007.
Pertama,, mungkin sebagian pihak juga tak akan menyangka kalau akan ada perhelatan akbar berskala nasional ini akan diselenggarakan di Riau.
lantas, barulah muncul tanggapan, "Dimana lokasi penyelenggaraan yg cocok?"
Secara, selama ini, FFI diselenggarakan di sebuah gedung supermegah di Jakarta Convention Center, dan penonton, para tamu undangan, para pengisi acara, para nominator, benar-benar, wuiiiih.......! Buanyaak dan gedung itu benar-benar padat berisi. ( Aku juga pernah ikut acara didalam sini :D)
Aku masih ingat, bagaimana kemarin dulu terasa sulitnya pemerintah Riau mencari tempat penyelenggaraan FFI. Apakah konsepnya outdoor atau indoor.
Dinominasikan pula tempat-tempat seperti Jalan Gadjah Mada, Halaman Bandar Serai, atau Gedung Idrus Tintin. Kalau mau indoor, gak mungkin dong diselenggarain di stadion? :D
Nah, kedua,, pada saat yang bersamaan tengah dibangun gedung teater tertutup Idrus Tintin di Bandar Serai, kebetulan pula baru diresmikan pemakaiannya. Sebelumnya, pemerintah hanya mempunyai tujuan utama membangun Gedung Idrus Tintin yaitu menghidupkan kembali kegiatan kesenian di ranah melayu di Riau, karena selama ini di Riau,khususnya Pekanbaru, belum memiliki semacam wadah untuk berekspresi.
Dan aku kurang tahu juga mengenai informasi kenapa gedung Idrus Tintin yang ditunjuk, karena sebelumnya panitia ingin menyelnggarakannya di halaman bandar serai, sehingga konsepnya outdoor, luas, dan dapat ditonton oleh masyarakat luas.
Nah, akhirnya di Idrus Tintin. Apakah karena ingin meniru konsep indoor seperti di Jakarta, jadi lebih terkesan eksklusif, atau ingin memakai fasilitas yang sudah ada daripada mubazir?
Kita sudah tahukan? kalau kapasitas gedung ini tidak lebih dari 400 orang (katanya begitu), baik dari arena bawah maupun arena balkon atas (aku juga sudah pernah masuk kedalam :) ). Sedangkan para tamu undangan yang menghadiri acara sangat banyak, lebih dari kapasitas disana. Bahkan dikabarkan pula akan dihadiri oleh presiden SBY :shock:. Kabar yg aku dengar, gara-gara itulah, makanya para pejabat pemerintahan kebanyakan tidak diundang, pak walikota aja gak diundang.
Tidak sedikit pula masyarakat yang membanjiri bandar serai menjadi kecewa, mereka kira bisa ikut masuk kedalam :lol:.
Kalau begitu, kenapa tidak sejak sedari dulu saja Gedung ini dibuat dengan setidaknya dengan kapasitas mampu menampung hingga 600 atau bahkan 1000 mungkin, Kalau perlu rubah aja konsepnya menjadi seperti Convention Center :D :D. Well. kalau soal penonton, gak usah dipesimiskan dulu, yang penting gedungnya aja dulu, karena memang berkelas pemakainnya. Untuk menghadapi even-even yg tidak diduga-duga dan pemakaian jangka kedepannya, perlu kita perhitungkan juga bukan? :) . Dan bahkan untuk seukuran Pekanbaru, di Bandar Serai even-even akbar juga acap kali digelar :). Sekarang aja tiap malam minggu, kegiatan seni juga acap digelar malah.
Tapi, ya, itu kembali kita serahkan kepada pihak berwenang, mau bikin stadion besar oke, mau yg kapasitasnya sekian, oke juga, asal, desain stadionnya benar-benar bagus :). Aku setuju-setuju aja, yang mana baiknya aja.
Perawatan memang harus. Dan semoga aset-aset kebanggaan itu memang benar-benar diperhatikan. Sekarang aku sangat sedih sekali dengan kondisi Gedung Idrus Tintin yang walau baru tapi sudah mulai rusak dan kotor, Tembok namanya saja sudah hancur :nuts:. Padahal ajang kesenian acap kali kok digelar di Bandar Serai.
Moga, pas pulang nanti sudah pulih kembali :).
Dan sekarang contohnya stadion-stadion di Rumbai, lantai kolam renanngnya saja sudah retak-retak dan dindingnya sudah mulai banyak mengelupas, untung saja disidak sama pak menpora, sehingga langsung diperbaiki. Semoga di PON nanti gedungnya diperbagus lagi :).
rilham2new February 2nd, 2009, 01:31 AM klo sy justru lbh stuju kapasitas hanya d sekitar 40 sampe 60 rb saja bang...
:banana:
maklum, mikir kedepannya bang.. bahkan, utk PON saja blm tw bs penuh klo smpe 80 ato malah 100rb :)
d PON kmrn aja malah d gratiskan biar rame..
ingat, yg paling lemah slama ini, umumnya d Indonesia itu perawatan bang..
sy lbh stuju, stadionnya cukup, g trlalu bsar, tp terawat, dan penuh trus...
pressure dr pnonton jg lbh bagus klo segitu bang.. (misalnya klo d pake bwt PSPS, dll ntar)
Persija aja lbh milih main d Lebak bulus, yg kecil, drpd d GBK, krna d situ tkanan pnontonnya brasa..
The Jak yg rame jd ilang n g kliatan klo d GBK..
toh, stadion2 d luar sana jg segitu bang :)
Liat aja d Inggris, stadion rata2 kecil, tp modern, rapi, dn terawat.. penonton penuh :)
bandingkan d Italia, yg mulai sepi, krna stadion besar, tp kurang perawatan :)
Setuju... maksimal stadion yang layak di Pekanbaru mungkin hanya sekitar 50 ribu kursi.
Dan tak lupa pula adalah "jreng-jreng" TEMPAT PARKIR - TEMPAT PARKIR - TEMPAT PARKIR. Hall Rumbai yang Basket itu jarang penuh karena TEMPAT PARKIR nya kurang .... sementara lokasi nya hanya aksesibel untuk kendaraan pribadi.
Pasti kita semua tahu kalau PSPS tanding, Rumbai langsung macet total, cari tempat parkir susah.
Di tahun 2012 nanti pastinya, jumlah pemilik kendaraan akan semakin tinggi, dan tidak lupa jumlah penduduk sudah berada pada kisaran 1 juta jiwa .... dan itu baru Kota Pekanbaru. Hehehe
rilham2new February 2nd, 2009, 01:38 AM Okee.. bener juga.. :)
Itu kalau kita perhatikan dari segi jumlah penonton, sebenarnya sih gak pegaruh juga kalau ukuran besarnya stadion dengan jumlah penonton. Kalau memang jumlahnya sekian mau sedikit atau paling banyak sekalipun berarti yang mau menonton ya memang segitu. Tidak pengaruh dengan besarnya gedung.
Malah orang-orang lebih senang dan lebih tertarik dengan tempat-tempat yang lebih besar atau luas.
Taruhlah gedung stadion itu memang sangat besar, misalnya dapat menampung 60 ribu, tapi yang datang cuma 50 ribu, itu gak masalah, malah untung sekali , karena lebih lapang dan leluasa menonton daripada penuh padat, dan sempit-sempit :) . Ini pengalamanku lho ya yang pernah nonton bola di stadion.
Lagian, kalau punya kapasitasnya lebih besar, itu juga bagus kok buat antisipasi jika saja suatu saat nanti penontonnya benar-benar meledak. Atau even-even akbar lain bahkan berskala nasional hingga internasionalpun bisa diselenggarakan di stadion utama. Ini jika kita asumsikan pemakaiannya untuk jangka kedepan nanti, setelah PON berlalu. Kita kan tidak tahu? Kita hanya bisa memprediksi :).
Ambil saja contoh pada saat penyelenggaraan FFI 2007.
Pertama,, mungkin sebagian pihak juga tak akan menyangka kalau akan ada perhelatan akbar berskala nasional ini akan diselenggarakan di Riau.
lantas, barulah muncul tanggapan, "Dimana lokasi penyelenggaraan yg cocok?"
Secara, selama ini, FFI diselenggarakan di sebuah gedung supermegah di Jakarta Convention Center, dan penonton, para tamu undangan, para pengisi acara, para nominator, benar-benar, wuiiiih.......! Buanyaak dan gedung itu benar-benar padat berisi. ( Aku juga pernah ikut acara didalam sini :D)
Aku masih ingat, bagaimana kemarin dulu terasa sulitnya pemerintah Riau mencari tempat penyelenggaraan FFI. Apakah konsepnya outdoor atau indoor.
Dinominasikan pula tempat-tempat seperti Jalan Gadjah Mada, Halaman Bandar Serai, atau Gedung Idrus Tintin. Kalau mau indoor, gak mungkin dong diselenggarain di stadion? :D
Nah, kedua,, pada saat yang bersamaan tengah dibangun gedung teater tertutup Idrus Tintin di Bandar Serai, kebetulan pula baru diresmikan pemakaiannya. Sebelumnya, pemerintah hanya mempunyai tujuan utama membangun Gedung Idrus Tintin yaitu menghidupkan kembali kegiatan kesenian di ranah melayu di Riau, karena selama ini di Riau,khususnya Pekanbaru, belum memiliki semacam wadah untuk berekspresi.
Dan aku kurang tahu juga mengenai informasi kenapa gedung Idrus Tintin yang ditunjuk, karena sebelumnya panitia ingin menyelnggarakannya di halaman bandar serai, sehingga konsepnya outdoor, luas, dan dapat ditonton oleh masyarakat luas.
Nah, akhirnya di Idrus Tintin. Apakah karena ingin meniru konsep indoor seperti di Jakarta, jadi lebih terkesan eksklusif, atau ingin memakai fasilitas yang sudah ada daripada mubazir?
Kita sudah tahukan? kalau kapasitas gedung ini tidak lebih dari 400 orang (katanya begitu), baik dari arena bawah maupun arena balkon atas (aku juga sudah pernah masuk kedalam :) ). Sedangkan para tamu undangan yang menghadiri acara sangat banyak, lebih dari kapasitas disana. Bahkan dikabarkan pula akan dihadiri oleh presiden SBY :shock:. Kabar yg aku dengar, gara-gara itulah, makanya para pejabat pemerintahan kebanyakan tidak diundang, pak walikota aja gak diundang.
Tidak sedikit pula masyarakat yang membanjiri bandar serai menjadi kecewa, mereka kira bisa ikut masuk kedalam :lol:.
Kalau begitu, kenapa tidak sejak sedari dulu saja Gedung ini dibuat dengan setidaknya dengan kapasitas mampu menampung hingga 600 atau bahkan 1000 mungkin, Kalau perlu rubah aja konsepnya menjadi seperti Convention Center :D :D. Well. kalau soal penonton, gak usah dipesimiskan dulu, yang penting gedungnya aja dulu, karena memang berkelas pemakainnya. Untuk menghadapi even-even yg tidak diduga-duga dan pemakaian jangka kedepannya, perlu kita perhitungkan juga bukan? :) . Dan bahkan untuk seukuran Pekanbaru, di Bandar Serai even-even akbar juga acap kali digelar :). Sekarang aja tiap malam minggu, kegiatan seni juga acap digelar malah.
Tapi, ya, itu kembali kita serahkan kepada pihak berwenang, mau bikin stadion besar oke, mau yg kapasitasnya sekian, oke juga, asal, desain stadionnya benar-benar bagus :). Aku setuju-setuju aja, yang mana baiknya aja.
Perawatan memang harus. Dan semoga aset-aset kebanggaan itu memang benar-benar diperhatikan. Sekarang aku sangat sedih sekali dengan kondisi Gedung Idrus Tintin yang walau baru tapi sudah mulai rusak dan kotor, Tembok namanya saja sudah hancur :nuts:. Padahal ajang kesenian acap kali kok digelar di Bandar Serai.
Moga, pas pulang nanti sudah pulih kembali :).
Dan sekarang contohnya stadion-stadion di Rumbai, lantai kolam renanngnya saja sudah retak-retak dan dindingnya sudah mulai banyak mengelupas, untung saja disidak sama pak menpora, sehingga langsung diperbaiki. Semoga di PON nanti gedungnya diperbagus lagi :).
Mengenai persiapan semalam dan last minute kali gak ada yang sehebat PEMPROV Riau .... Calon Suami RoroJongrang aja kalah hahahaha .....
Masih ingat gak waktu Presiden SBY bersikukuh untuk menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Rumbai Sporthall, tapi tidak mau mempergunakan Helikopter untuk sampai ke sana ... :D .... Dalam semalam, Jalan Yos Sudarso diaspal semulus mungkin dilengkapi rambu-rambu baru pula..
PORTAL pun siap untuk dibuka :D haha .... Belum termasuk pembenahan besar-besaran di Rumbai Sporthall itu sendiri cuman butuh beberapa hari saja, kan ;)
Hehehe. Bagi aku, stadion yang layak untuk kota sebesar PKU paling besar itu 50 ribu orang. Kalau sampai 60 ribu nanti susah memadatkannya. Stadion kalau tidak padat, itu tidak terlihat menarik di kamera. Hehehe, kalau mau gampang sih memang ikut cara PEMPROV Kaltim waktu PON kemaren, ya langsung aja digratiskan :yes: ,,, terus kalau untuk pertandingan bola gimana ?????
Dan satu lagi, kalau pun stadion ini siap dibangun... nantinya ini bakal jadi kandang tim sepak bola mana ??? Soalnya kalau PSPS sendiri kan sudah punya "kandang" di Stadion Rumbai.'
Aku berharap sih Stadion Rumbai tetap bakal di-RENOV ulang ... ;)
rilham2new February 2nd, 2009, 01:39 AM Supposing Indonesia won the right to hold FIFA World Cup in 2018 or 2022, I'm sure Pekanbaru's sport venues will be utilized for this :lol:
Let's drink to our winning that right :cheers:
Hehehe, why not jus World Cup ... Olympic games would be great :lol: .... If our govt have guts to do so :D
rilham2new February 2nd, 2009, 01:48 AM OMG, sebuah proyek air bersih bernilai Rp 230 miliar .... dibangun di PEKANBARU SELATAN (mana itu ??? Marpoyan atau Panam ??? :D )
Yang paling menggembirakan adalah dibangun oleh investor DENMARK, ini bisa menjadi indikasi kondusifnya iklim investasi di Pekanbaru :cheers: ... walaupun ini bukan investasi, tapi lebih tepatnya bantuan. Tapi keinginan pihak Denmark membantu di sini, berarti merupakan wujud keseriusan pemerintah kita yang tidak main-main :yes:
Beberpaa pelebaran jalan di Pekanbaru bahkan pernah dibiayai ADB (Asian Development Bank) :yes: ... Belum lagi bantuan dari pihak ROYAL HASKONING dalam penyusunan masterplan drainase kota Pekanbaru :cheers:
----------
GREAT-GREAT-GREAT ...
========= Dari RIAUTERKINI
Ahad, 1 Pebruari 2009 18:16
Akhir 2009 Proyek Air Bersih Bantuan Denmark Dibangun
Setelah tertunda beberapa tahun, akhirnya didapat kepastian pada akhir 2009 proyek air bersih bantuan Denmark Rp 230 miliar akan dibangun.
Riauterkini-PEKANBARU- Proyek pengadaan air bersih Pekanbaru Selatan yang merupakan bantuan dari pemerintah Denmark senilai Rp 230 miliar dipastikan akan dimulai pembangunannya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Emrizal Pakis mengatakan, jika tidak aral yang melintang triwulan keempat tahun 2009 ini atau bulan Oktober mendatang proyek air minum Pekanbaru Selatan akan segera dibangun.
"Pembangunan proyek ini sempat terkendala karena persoalan teknis karena belum lunas tunggakan hutang PDAM Tirta Janggi di Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp30 miliar. Ketika itu PDAM itu masuk ke Riau sebelum berpisahnya Riau dan Kepri," ujar Emrizal kepada wartawan di Pekanbaru, Ahad (1/2/09).
Menurut Emrizal, karena masalah teknis tersebut, pemerintah pusat tidak mau mengambil pinjaman dari negara Denmark untuk pembangunan proyek tersebut, pemerintah mewajibkan agar hutang itu diselesaikan terlebih dahulu. Kepri sendiri, lanjutnya tidak mau membayar hutang tersebut mengingat PDAM itu masih masuk ke Riau dan akhirnya disepakati untuk membayar hutang tersebut dengan membagi dua setelah sebelumnya dilakukan penelitian dan Riau membayarnya sebelum Kepri berpisah.
Pemerintah akhirnya memberikan kebijakan-kebijakan khusus, sehingga dari total hutang Rp30 miliar yang harus dibayar akhirnya pemerintah mengharuskan Riau dan Kepri membayar hutang tersebut sebesar Rp9 miliar, Rp6 miliar dibayarkan Riau dan Rp3 miliar dibayarkan oleh Kepri.
Pemerintah kembali memberikan kebijakan khusus kepada Riau untuk membayar hutang itu secara mencicil selama dua tahun. Artinya, mulai tahun 2009 ini Riau sudah bisa mencicil utang tersebut, namun entah mengapa dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp3 miliar tidak dimasukkan ke dalam APBD.
Mengingat kendala teknis sudah teratasi, Emrizal diharapkan proyek air bersih tersebut sudah selesai sebelum pelaksanaan PON tahun 2012 mendatang. Air yang dihasilkan dari pembangkit ini nanti akan bisa langsung diminum. Proyek ini dilakukan dengan lintas daerah yakni Kampar dan Pekanbaru sehingga untuk pembangunannya akan dikoordinir oleh provinsi.***(mad)
rilham2new February 2nd, 2009, 01:49 AM Rupanya, sarana PON di luar stadion utama, ada yang telah siap sampai 70% loh :D hahaha
Dari RIAUTERKINI
Ahad, 1 Pebruari 2009 16:47
Gubri Bantah Riau tak Siap,
Pembangunan Prasarana PON Sudah 70 Persen
Gubri M Rusli Zainal membantah penilaian Riau tak siap jadi tuan rumah PON XVIII 2012. Sejauh ini pembangunan prasarana helat olahraga terbesar nasional itu sudah 70 persen.
Riauterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau M Rusli Zainal menyayangkan pernyataan sejumlah anggota DPRD Riau yang menyebutkan Riau tak siap jadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 dan menyarankan agar keputusan Riau jadi tuan rumah PON dibatalkan. Gubernur membatah pernyataan tersebut dan memastikan Riau sangat siap mengggelar PON tiga tahun mendatang.
"Aneh, kalau ada anggota DPRD menyatakan Riau tak siap jadi tuan rumah PON. Kita sangat siap. Yang menilai kita siap tidak kita saja, tetapi pihak lain juga menilai kita siap," ujar gubernur kepada wartawan usai meninjau kesiapan pembangunan Gelanggang Remaja di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Ahad (1/2/09). Gelanggang Remaja nantinya akan menjadi lokasi pertandingan badminton, sepaktakraw dan bola voli PON. Dalam peninjauan tersebut gubernur didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Riau dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lukman Abbas.
Dijelaskan gubernur, pada kunjungan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf hari Jumat lalu, Jabar sangat kagum pada kesigapan Riau dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah PON. Jabar memerlukan diri mengunjungi Riau untuk belajar mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Seagame bersama Jawa Barat pada 2012 mendatang. "Wagubri Jabar saja kagum pada kesiapan kita. Mereka tidak menduga kita sudah sesiap ini. Padahal waktunya masih tiga tahun lagi," tukasnya.
Lebih lanjut gubernur memaparkan bahwa untuk pembangunan prasarana pendukung PON, sudah tercapai sekitar 70 persen. Pencapaian itu di luar pembangunan stadion utama (main stadion) di lingkungan kampus Unri dengan total anggaran Rp 900 miliar. "Saat ini sekitar 70 persen dari prasarana yang dibutuhkan sudah siap kita bangun, itu termasuk yang di kabupaten-kabupaten," tukasnya.
Karena itu, gubernur mengharapkan semua pihak untuk tidak mengkedepankan sikap apriori dalam melihat kesiapan Riau menjadi tuan rumah PON. "Sekarang ini sebaiknya semua pihak satu tujuan, menyukseskan Riau sebagai tuan rumah PON. Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses ekonomi," demikian penjelasan gubernu.***(mad)
rilham2new February 2nd, 2009, 01:56 AM Ohya, yang terpenting sebelum PON adalah persiapan infrastruktur kelistrikan .... Kita harus ada tambahan pasokan listrik sekitar beberapa MW (malahan mungkin lebih dari 10 MW)
Karena beberapa pertandingan pasti akan diadakan di malam hari. Dan venue nya tidak hanya sebatas stadion saja, tapi juga venue2 yang lain.
Itu semua butuh LISTRIK yang memadai ...,
rilham2new February 2nd, 2009, 02:04 AM PROGRESS
Gelanggang Remaja - Badminton Venue for PON XVIII 2012
* construction commenced in 2008
* funded by APBD Kota Pekanbaru
-------
update dari RIAUPOS edisi cetak 30 Desember 2008
http://images.rilham2new.multiply.com/image/17/photos/49/1200x1200/5/GOR-Pemuda.jpg?et=xVbINMcqhwG1P%2Bp6XoazDg&nmid=163228181
UPDATE FEBRUARY 2009 - by RIAUTERKINI
http://images.rilham2new.multiply.com/image/2/photos/54/1200x1200/20/1feb09.JPG?et=V51XZj5c%2CR9GBUJK29PmVg&nmid=167300271
SIAP PON XVIII: Gubernur Riau M Rusli Zainal meninjau proses pembangunan Gelanggang Remaja, Ahad (1/2/09). Ia menyatakan Riau sangat siap jadi tuan rumah PON XVIII tahun 2012.
rilham2new February 2nd, 2009, 03:22 AM Tuntas, Inventarisasi Lahan Siak IV
Senin, 02 Pebruari 2009
KOTA (RP) - Dinas Kimpraswil Kota Pekanbaru telah selesai menginventarisir bangunan yang akan digantirugi lokasi pembangunan Jembatan Siak IV, khususnya di Kecamatan Rumbai Pesisir. Hasil inventarisasi tersebut telah disampaikan Dinas Kimpraswil kepada tim yang telah ditunjuk beberapa waktu lalu.
Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Kimpraswil Ir Idris Sani MT melalui salah satu Kasubdin Heris Hasan, akhir pekan lalu. ‘’Berapa jumlah rumahnya, berapa meter semuanya, sudah kita serahkan kepada tim,’’ kata Heris Hasan menjawab RPG.
Ada tiga kriteria rumah yang diinventarisir, kata Heris. Yakni rumah permanen, semi permanen, dan rumah kayu. Heris mengaku tidak ingat persis berapa unit rumah yang telah didatanya. Tapi lebih dari 300 unit rumah untuk semua kriteria. ‘’Pokoknya berapa unit rumahnya, berapa meter semuanya, sudah lengkap. Cuma saya tak ingat berapa pastinya. Lebih dari 300 rumah,’’ kata Heris.
Ditanya soal nilai gantirugi per meter masing-masing kriteria rumah, Heris mengaku tidak tahu, karena belum ada kesepakatan. ‘’Tugas kita hanya mengukur dan mendata saja. Semuanya sudah selesai dan tinggal menentukan harganya.
Tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada. Tapi kita tidak tahu itu, kita hanya mendata saja. Sedangkan yang mengukur dan mendata jumlah lahan, diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN). Begitu juga dengan tanaman yang ada di lokasi tersebut, diserahkan kepada Dinas Pertanian (Distan) untuk melakukan pendataan,’’ ujarnya.
Menurutnya, pendataan ini disertai dengan foto. Sekitar 300 rumah yang akan digantirugi difoto semua. ‘’Karena kita ingin yang pasti-pasti saja. Rumah yang mau digantirugi bentuknya permanen, luasnya sekian meter, ini fotonya. Jadi, apa yang kita data itu memang betul-betul ada. Dengan kata lain, datanya betul-betul akurat,’’ lanjut Heris
Pendataan lahan yang dilakukan BPN juga sudah selesai. ‘’BPN-lah yang tahu berapa luas lahannya. Berapa yang di bagian depan dan berapa di bagian belakang, BPN yang tahu. Yang pasti pengukuran ini menggunakan tiga alternatif. Yakni 100 meter, 200 meter dan 300 meter dari as jembatan. Kalau anggarannya cukup untuk 200 meter, ya 200 meter itu yang diganti. Kalau cukupnya hanya 100 meter, 100 meter itu yang diganti. Inilah yang belum disepakati,’’ tegas Heris.(kun/tie)
rilham2new February 2nd, 2009, 03:28 AM Pekanbaru Menuju Kota Investasi
Senin, 02 Pebruari 2009
KOTA (RP) — Perkembangan Kota Pekanbaru yang cukup pesat ditambah lagi letak yang sangat strategis menjadikan kota ini sebagai salah satu tujuan investor untuk menanamkan peluangnya. Tentu peluang ini tidak akan datang mulus sendirinya, tanpa kerja keras dan usaha untuk mendatangkan investor ke Kota Bertuah.
Pengamat ekonomi Unri, Dr B Isyandi MS menilai hasil survei iklim investasi Bank Dunia yang memasukkan Kota Pekanbaru bersama 12 kota lainnya sebagai tujuan investasi merupakan suatu peluang besar untuk mendatangkan investor sebanyak-banyaknya. Apalagi dari segi sarana dan prasana Pekanbaru sudah sangat mendukung, tinggal lagi dilakukan pembenahan-pembenahan secara bertahap.
‘’Ini merupakan peluang besar. Kalau Bank Dunia sudah memasukkan Pekanbaru sebagai kota investasi, pastilah akan bertambah banyak investor yang akan tertarik melihat potensi investasi di Kota Bertuah,’’ ujarnya menjawab Riau Pos, kemarin.
Menurutnya, untuk menarik investasi datang ke daerah, pemerintah setempat, termasuk masyarakatnya harus welcome. Misalnya dari segi perizinan, pemerintah harus membuat perizinan semudah mungkin dan secepat mungkin. Dengan begitu investor tidak perlu menunggu lama dan berbelit-belit untuk menggurus izin investasinya di tanah air.
‘’Kalau sekarang daerah sudah lebih mempermudah perizinan. Pekanbaru misalnya dengan mendirikan Badan Pelayanan Terpadu (BPT) tentu akan lebih mempermudah dalam pengurusan perizinan. Transparansi juga sangat penting, yang namanya investor mereka ingin melalui jalur resmi,’’ paparnya.
Selanjutnya, adalah sarana dan prasana pendukung, di mana Pemko harus menyediakan sarana yang memadai seperti pergudangan, terminal peti kemas serta infrastruktur menuju pusat-pusat investasi. Yang tak kalah pentingnya adalah dengan menyediakan daftar-daftar peluang investasi di Pekanbaru termasuk memberikan saran peluang investasi yang kurang menjanjikan.
‘’Ini perlu, mengapa karena investor biasanya ingin secepatnya melakukan penjajakan. Mereka ingin mengetahui potensi investasi yang mana saja bisa mereka garap. Kalau sudah mendapatkan gambaran lengkap, tentu mereka tinggal memikirkan investasi jenis apa yang ingin mereka tanamkan,’’ tambah Dosen Unri ini.
Dia juga menyorot masalah premanisme dan kepastian hukum yang harus dijamin oleh pemerintah agar investor secara leluasa bisa menjalankan investasinya. Bila premanisme masih merajalela, maka akan bisa menyebabkan investor tidak betah menanamkan investasinya di daerah kita ini,’’ paparnya lebih lanjut.(mar)
rilham2new February 2nd, 2009, 03:36 AM Rupanya, sarana PON di luar stadion utama, ada yang telah siap sampai 70% loh :D hahaha
Dari RIAUTERKINI
Ahad, 1 Pebruari 2009 16:47
Gubri Bantah Riau tak Siap,
Pembangunan Prasarana PON Sudah 70 Persen
Gubri M Rusli Zainal membantah penilaian Riau tak siap jadi tuan rumah PON XVIII 2012. Sejauh ini pembangunan prasarana helat olahraga terbesar nasional itu sudah 70 persen.
Riauterkini-PEKANBARU- Gubernur Riau M Rusli Zainal menyayangkan pernyataan sejumlah anggota DPRD Riau yang menyebutkan Riau tak siap jadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 dan menyarankan agar keputusan Riau jadi tuan rumah PON dibatalkan. Gubernur membatah pernyataan tersebut dan memastikan Riau sangat siap mengggelar PON tiga tahun mendatang.
"Aneh, kalau ada anggota DPRD menyatakan Riau tak siap jadi tuan rumah PON. Kita sangat siap. Yang menilai kita siap tidak kita saja, tetapi pihak lain juga menilai kita siap," ujar gubernur kepada wartawan usai meninjau kesiapan pembangunan Gelanggang Remaja di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Ahad (1/2/09). Gelanggang Remaja nantinya akan menjadi lokasi pertandingan badminton, sepaktakraw dan bola voli PON. Dalam peninjauan tersebut gubernur didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Riau dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lukman Abbas.
Dijelaskan gubernur, pada kunjungan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf hari Jumat lalu, Jabar sangat kagum pada kesigapan Riau dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah PON. Jabar memerlukan diri mengunjungi Riau untuk belajar mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Seagame bersama Jawa Barat pada 2012 mendatang. "Wagubri Jabar saja kagum pada kesiapan kita. Mereka tidak menduga kita sudah sesiap ini. Padahal waktunya masih tiga tahun lagi," tukasnya.
Lebih lanjut gubernur memaparkan bahwa untuk pembangunan prasarana pendukung PON, sudah tercapai sekitar 70 persen. Pencapaian itu di luar pembangunan stadion utama (main stadion) di lingkungan kampus Unri dengan total anggaran Rp 900 miliar. "Saat ini sekitar 70 persen dari prasarana yang dibutuhkan sudah siap kita bangun, itu termasuk yang di kabupaten-kabupaten," tukasnya.
Karena itu, gubernur mengharapkan semua pihak untuk tidak mengkedepankan sikap apriori dalam melihat kesiapan Riau menjadi tuan rumah PON. "Sekarang ini sebaiknya semua pihak satu tujuan, menyukseskan Riau sebagai tuan rumah PON. Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses ekonomi," demikian penjelasan gubernu.***(mad)
Sebagai pembanding, ini isi berita dari RIAUPOS
Gubri: Riau Fokus Bangun Venue
Senin, 02 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau khususnya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mulai 2009-2011 mendatang akan fokus membangun venue-venue yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasioal (PON) XVIII tahun 2012. Kabupaten/kota yang ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan PON juga diminta berkoordinasi terkait pembangunan venue-venue tersebut.
Hal itu dikatakan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP saat meninjau pembangunan gelanggang remaja, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (1/2).
Turut mendampingi gubernur, Kadispora Riau Ir Lukman Abbas, Kepala Bappeda Drs H Emrizal Pakis, Kepala Bagian Penerangan Biro Humas Setdaprov Riau Drs H Chairul Riski MS. ‘’Iya. Kita akan fokuskan pembangunan venue-venue yang akan digunakan untuk tempat pertandingan-pertandingan olahraga dalam PON mendatang. Kabupaten/kota yang ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan PON, juga kita minta melakukan koordinasi terkait hal itu,’’ kata gubernur.
Menurut gubernur lagi, saat ini hampir 70 persen sarana dan prasarana venue PON tersebut sudah tersedia di Riau, tinggal 30 persen yang belum tersedia. Karena itu, pihaknya akan berupaya menyelesaikan pembangunannya dengan sebaik-baiknya.
Gubri juga menyayangkan sikap beberapa pihak yang menyatakan Riau tidak siap menghadapi PON tahun 2012. Orang seperti ini, menurut gubernur, adalah orang yang tidak mengerti, karena waktu untuk penyelesaian pembangunan sarana olahraga tersebut masih ada. Karenanya gubernur berharap pihak-pihak yang tidak mengerti seperti ini tidak usah berkomentar banyak.
Ditambahkannya, pihaknya tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarana PON tersebut, akan tetapi juga fokus dalam penyiapan atlet-atlet yang akan diterjunkan dalam PON mendatang. ‘’Bahkan untuk pembangunan venue-venue tersebut kita memikirkan jangka panjangnya, untuk apa selanjutnya venue tersebut,’’ ujarnya.(gem)
rilham2new February 2nd, 2009, 03:44 AM OMG, sebuah proyek air bersih bernilai Rp 230 miliar .... dibangun di PEKANBARU SELATAN (mana itu ??? Marpoyan atau Panam ??? :D )
Yang paling menggembirakan adalah dibangun oleh investor DENMARK, ini bisa menjadi indikasi kondusifnya iklim investasi di Pekanbaru :cheers: ... walaupun ini bukan investasi, tapi lebih tepatnya bantuan. Tapi keinginan pihak Denmark membantu di sini, berarti merupakan wujud keseriusan pemerintah kita yang tidak main-main :yes:
Beberpaa pelebaran jalan di Pekanbaru bahkan pernah dibiayai ADB (Asian Development Bank) :yes: ... Belum lagi bantuan dari pihak ROYAL HASKONING dalam penyusunan masterplan drainase kota Pekanbaru :cheers:
----------
GREAT-GREAT-GREAT ...
========= Dari RIAUTERKINI
Ahad, 1 Pebruari 2009 18:16
Akhir 2009 Proyek Air Bersih Bantuan Denmark Dibangun
Setelah tertunda beberapa tahun, akhirnya didapat kepastian pada akhir 2009 proyek air bersih bantuan Denmark Rp 230 miliar akan dibangun.
Riauterkini-PEKANBARU- Proyek pengadaan air bersih Pekanbaru Selatan yang merupakan bantuan dari pemerintah Denmark senilai Rp 230 miliar dipastikan akan dimulai pembangunannya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Emrizal Pakis mengatakan, jika tidak aral yang melintang triwulan keempat tahun 2009 ini atau bulan Oktober mendatang proyek air minum Pekanbaru Selatan akan segera dibangun.
"Pembangunan proyek ini sempat terkendala karena persoalan teknis karena belum lunas tunggakan hutang PDAM Tirta Janggi di Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp30 miliar. Ketika itu PDAM itu masuk ke Riau sebelum berpisahnya Riau dan Kepri," ujar Emrizal kepada wartawan di Pekanbaru, Ahad (1/2/09).
Menurut Emrizal, karena masalah teknis tersebut, pemerintah pusat tidak mau mengambil pinjaman dari negara Denmark untuk pembangunan proyek tersebut, pemerintah mewajibkan agar hutang itu diselesaikan terlebih dahulu. Kepri sendiri, lanjutnya tidak mau membayar hutang tersebut mengingat PDAM itu masih masuk ke Riau dan akhirnya disepakati untuk membayar hutang tersebut dengan membagi dua setelah sebelumnya dilakukan penelitian dan Riau membayarnya sebelum Kepri berpisah.
Pemerintah akhirnya memberikan kebijakan-kebijakan khusus, sehingga dari total hutang Rp30 miliar yang harus dibayar akhirnya pemerintah mengharuskan Riau dan Kepri membayar hutang tersebut sebesar Rp9 miliar, Rp6 miliar dibayarkan Riau dan Rp3 miliar dibayarkan oleh Kepri.
Pemerintah kembali memberikan kebijakan khusus kepada Riau untuk membayar hutang itu secara mencicil selama dua tahun. Artinya, mulai tahun 2009 ini Riau sudah bisa mencicil utang tersebut, namun entah mengapa dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp3 miliar tidak dimasukkan ke dalam APBD.
Mengingat kendala teknis sudah teratasi, Emrizal diharapkan proyek air bersih tersebut sudah selesai sebelum pelaksanaan PON tahun 2012 mendatang. Air yang dihasilkan dari pembangkit ini nanti akan bisa langsung diminum. Proyek ini dilakukan dengan lintas daerah yakni Kampar dan Pekanbaru sehingga untuk pembangunannya akan dikoordinir oleh provinsi.***(mad)
Nah ini sebagai pembanding berita serupa di RIAUPOS :D
Proyek Air Minum Dibangun Triwulan Keempat
Senin, 02 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Drs H Emrizal Pakis mengatakan, jika tidak aral melintang triwulan keempat 2009 ini atau Oktober mendatang proyek air minum Pekanbaru Selatan akan dibangun. Pembangunannya sempat terkendala karena persoalan teknis.
Emrizal yang ditemui Riau Pos, Ahad (1/2) mengatakan, persoalan teknis yang dihadapi sebelumnya, adalah karena belum lunas tunggakan hutang PDAM Tirta Janggi di Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp30 miliar. Ketika itu PDAM tersebut masuk ke Riau sebelum berpisahnya Riau dengan Kepri.
‘Itu persoalannya kemarin, sehingga pemerintah pusat tidak mau mengambil pinjaman dari Denmark untuk pembangunan proyek tersebut. Pemerintah mewajibkan agar utang itu diselesaikan terlebih dahulu,’’ ujarnya. Kepri sendiri, lanjutnya tidak mau membayar utang tersebut, mengingat PDAM itu masih masuk ke Riau, dan akhirnya disepakati untuk membayar utang tersebut dengan membagi dua setelah sebelumnya dilakukan penelitian dan Riau membayarnya sebelum Kepri berpisah.
Pemerintah akhirnya memberikan kebijakan-kebijakan khusus, sehingga dari total utang Rp30 miliar yang harus dibayar, akhirnya pemerintah mengharuskan Riau dan Kepri membayar utang tersebut sebesar Rp9 miliar, dimana Rp6 miliar dibayarkan Riau dan Rp3 miliar dibayarkan Kepri.
Pemerintah kembali memberikan kebijakan khusus kepada Riau untuk membayar hutang itu secara mencicil selama dua tahun. Artinya, mulai tahun 2009 ini Riau sudah bisa mencicil utang tersebut, namun entah mengapa dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp3 miliar tidak dimasukkan ke dalam APBD.
‘’Saya tidak tahu itu, karena saat pembahasan itu saya tidak sebagai kepala Bappeda, karenanya kita akan coba menganggarkannya dalam APBD Perubahan mendatang. Kita berharap tahun 2010 mendatang semuanya sudah tuntas,’’ ujarnya.
Menurut Emrizal, proyek air minum ini diharapkan sudah selesai sebelum pelaksanaan PON tahun 2012 mendatang. Air yang dihasilkan dari pembangkit ini nanti akan bisa langsung diminum. Proyek ini dilakukan dengan lintas daerah yakni Kampar dan Pekanbaru sehingga untuk pembangunannya akan dikoordinir oleh provinsi.(gem)
rilham2new February 2nd, 2009, 03:50 AM Akhirnya ada perhatian yang diberikan PEMKOT Pekanbaru kepada bagian pinggiran kota pekanbaru di kawasan TENAYAN RAYA (perbatasan Pekanbaru di Jalan Lintas TImur ...) ,, Kalau menurut batu penunjuk jarak. Jarak antara Tenayan Raya terujung (yaitu kawasan Pasar Tangor dan POLSEK Tenayan Raya) sampai dengan Pusat Kota Pekanbaru sekitar beberapa belas kilometer... Gak ingat, tapi kayaknya sekitar 16 km ... gitu lah ...
====== Dari RIAUPOS ========
2009, Rp22 M untuk Tenayanraya
Senin, 02 Pebruari 2009
KOTA (RP) — Janji untuk mengembangkan kawasan pinggiran Kota Pekanbaru benar-benar direalisasikan oleh Pemerintah Kota (Pemko). Hal ini terbukti dari besarnya dana APBD 2009 yang tersedot untuk pembangunan fisik di daerah pinggiran.
Seperti di Kecamatan Tenayanraya. Pada APBD 2009, kawasan ini mendapatkan anggaran cukup besar yaitu mencapai Rp22 miliar lebih. Dengan anggaran ini tentunya diharapkan benar-benar memprioritaskan pembangunan atau akses jalan dan fasilitas umum lainnya yang sangat diperlukan masyarakat.
‘’Tahun ini anggaran yang diperuntukan bagi Kecamatan Tenayanraya cukup besar. Bahkan mencapai Rp22 miliar lebih,’’ kata anggota Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Kota Pekanbaru Sharil SH kepada Riau Pos, akhir pekan lalu.
Dikatakan anggota Komisi IV ini, hal ini sudah menjadi komitmen bersama antara DPRD dan Pemko Pekanbaru. Terutama dalam upaya mengembangkan akses atau pembangunan daerah pinggir tersebut.
Pembangunan di daerah pinggir, tentunya merupakan upaya agar tak tertinggalnya dengan kecamatan-kecamatan yang ada di tengah-tengah kota. Terutama masalah akses jalan yang membuka keisolasian antara pusat kota dan daerah pinggir.
Besarnya anggaran yang diperoleh itu, kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru ini, tentunya upaya dari masyarakat. Terutama memberikan usulan pembangunan-pembangunan prioritas yang diinginkan masyarakat.(esi)
=============== Stelah pembangunan Pasar Rumbai dan Pasar Muara Fajar sebagai komitmen PEMKOT Pekanbaru dalam membangun kawasan pinggiran kota (itu sekitar 16 km ke arah Utara)..
Sekarang, giliran 16 km ke arah timur yang akan dibangun ...:cheers:
Berita lain yang dapat kita ambil dari berita RIAUPOS di bawah adalah akan dibukanya PASAR RUMBAI pada Maret nanti, dengan diresmikannya PASAR RUMBAI, maka dimulailah kegiatan konstruksi untuk PASAR CIK PUAN :cheers:
==
Pemko Segera Bangun Pasar Tangor
Senin, 02 Pebruari 2009
Pembebasan Lahan Tahun Ini
KOTA (RP)- Pembangunan untuk daerah pinggiran terus diprioritaskan oleh Pemko Pekanbaru. Direncanakan, Pasar Tangor di Kecamatan Tenayanraya, akan dibangunkan menjadi pasar tradisional, layaknya Pasar Sail dan Pasar Bawah. Sebelum dibangun, pasar ini akan dibebaskan terlebih dulu lahannya. Jika anggaran mencukupi, pembebasan lahan tersebut akan dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun ini.
‘’Prioritas pembangunan pasar kita arahkan ke Pasar Tangor. Kalau anggaran memungkinkan kita bebaskan lahannya tahun ini. Ya, kita bangun menjadi pasar tradisional yang lebih layak. Seperti Pasar Sail atau Pasar Bawah. Paling tidak bangunannya seperti itu. Kalau sekarang, kita lihatlah kondisi Pasar Tangor,’’ kata Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah menjawab RPG, akhir pekan lalu.
Pasar Tangor memang merupakan satu-satunya pasar di Kecamatan Tenayanraya.
Lokasinya yang jauh, justru menjadi sumber ekonomi tersendiri bagi masyarakat Tenayanraya.
Hanya saja, bangunannya yang hanya terbuat dari kayu dan papan seadanya, membuat pasar tersebut terlihat tidak layak. Ditambah lagi dengan atap lapak-lapaknya yang hanya terbuat dari asbes dan sudah sobek-sobek.
Meski belum tahu kapan akan dibangunnya, tapi paling tidak rencana tersebut sudah ada.
Yang pasti, tahun ini Pemko akan membangun pondasi Pasar Cik Puan dengan anggaran Rp7,5 miliar dari dana APBD.
Pembangunan Pasar Cik Puan dimulai setelah Pasar Rumbai selesai dibangun, dan sudah mulai ditempati tahun ini, tepatnya awal Maret nanti.
‘’Pasar tradisional ini memang menjadi perhatian kita. Setiap tahun kita upayakan membenahi bangunan pasar. Dua tahun kita membangun Pasar Rumbai, Alhamdulillah sudah selesai, dan akan ditempati dalam waktu dekat. Tahun ini kita mulai membangun Pasar Cik Puan, menggunakan dana APBD juga dan sistem berangsur juga. Jadi, tidak bisa sekaligus karena keuangan daerah terbatas. Saat membangun Pasar Cik Puan, kita pikirkan pula Pasar Tangor dengan pembebasan lahannya dulu. Jadi semuanya bertahap,’’ kata Herman lagi.
Karena letaknya di pinggiran kota, bahkan di pintu masuk ke Pekanbaru dari arah Timur, sudah selayaknya Pasar Tangor menjadi perhatian.
‘’Tenayanraya itu kan kecamatan di wilayah paling timur. Kalau orang luar masuk ke Pekanbaru dari arah Timur, pasti melewati Pasar Tangor. Sudah selayaknya kita mulai merencanakan pembangunannya agar terlihat indah dan rapi,’’ tambah Herman.(kun/tie)
rilham2new February 2nd, 2009, 12:57 PM Senin, 2 Pebruari 2009 15:32
Halte Trans Metro 70 Persen Selesai
Riauterkini-PEKANBARU-Bus Trans Metro Pekanbaru bakal dilaunching pada April mendatang. Hingga Senin (2/2), sudah sekitar 70 persen halte Trans Metro yang selesai pembangunannya. Demikian pernyataan Kadishub Kominfo Pria Budi kepada riauterkini.
"Yang sudah selesai itu halte yang dianggarkan melalui APBN. Jumlahnya ada 19 buah," jelasnya. Diantaranya halte depan Dang Merdu, depan Kantor Pos, Depan MTQ, depan GOR, Pandau dan Kulim.
Yang terkendala, lanjut Budi, halte yang dibangun investor atau pihak ketiga. Penyebabnya, lokasi halte yang tidak sesuai serta pendanaan. "Untuk pembangunan satu halte diperlukan dana Rp50-60 juta. Itu bukan sedikit," imbuhnya.
Keinginan investor untuk membangun halte hanya di pusat kota, menjadi kendala cukup serius. Padahal, kebutuhan halte untuk dua trayek mencapai 56 buah tidak hanya berada di dalam kota, tetapi juga daerah pinggiran.
"Ada 3_4 perusahaan yang membantu. Diantaranya Bank Riau dan PT Merbabu," tambah Budi. Sebagian besar halte yang dibangun investor, lanjutnya, baru setengah jadi. Bahkan ada yang baru dibangun pondasinya.
Walau demikian, Budi tetap optimis bus Trans Metro Pekanbaru bakal launching April. Mengenai penjemputan bus, tidak ada masalah. "Tapi nantilah kita jemput. Kalau sekarang, perlu pemeliharaan lagi," pungkasnya.***(sari)
rilham2new February 2nd, 2009, 02:05 PM ^^ ADa berita lagi numpang lewat dari RIAUINFO ...
Anggaran infrastruktur Provinsi Riau itu selalu mencapai setidaknya melebihi 40% dari total APBD Provinsi :yes:
Karena selalunya, Provinsi Riau mempertahankan perimbangan APBD mereka sebagai berikut:
25% pendidikan (jauh sebelum amanat pendidikan nasional)
25% belanja aparatur (duhh, gede banget porsi nya :nuts: ) ., malu2in :nuts:
hampir 50% untuk infrastruktur dan lain-lain ,,, ini paling membanggakan :cheers:
Sebenarnya mayoritas proyek ini berada di luar kota Pekanbaru ... tapi coba lihat paragraf paling bawah ...
Setidaknya aku bisa membaca berita lagi, bahwa Jalan Pekanbaru-Bangkinang bener2 mau dibangun DUAL-TRACK :cheers:
Panjang jalan tersebut sekitar 60 km (kalau dari pusat kota Pekanbaru ),,, tapi mulai dari Pusat Kota Pekanbaru sampai pinggiran Kota Pekanbaru sendiri yang panjangnya kira2 sekitar 15 km ... sudah DUAL TRACK .... sisanya tinggal 45 km :cheers:
\
Hayooo donk bangun :D ... PLeeeasseee ,,, jalan ini padat merayap loh, kalau hari Sabtu-Minggu atau musim2 liburan ...
Anggaran Multiyears 2009 Mencapai Rp2 Triliun
19 Jan 2009 20:54 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo): Untuk tahun 2009 ini Pemprov Riau berencana membuat lagi program multiyar dengan dana sekitar Rp2 triliun. Rencananya anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan indrastruktur seperti jalan dan jembatan yang saat ini masih terasa minim.
Hal itu dikatakan anggota Komisi C DPRD Riau Abubakar Siddik kepada wartawan di Pekanbaru belum lama ini. Menurut Abubakar, daerah yang akan mendapatkan program ini diutamakan bagi kabupaten/kota yang belum mendapatkan program multiyear tahun lalu, seperti Kuansing, Kampar dan Rokanhilir.
Dia mengatakan, untuk kabupaten-kabupaten itu sudah diprogramkan beberapa pembangunan yang akan menggunakan anggaran multiyears. Misalnya saja untuk Kuansing akan diusulkan pembangunan Jalan Lintas Selatan yang melewati Inhu dan Kuansing.
Panjang jalan itu totalnya 192 kilometer, dimana di wilayah Inhu sepanjang 103 kilometer dan Kuansing sepanjang 89 kilometer. Kemudian dibangun lagi ruas jalan yang menghubungkan antara Muaralembu dengan Pangkalan Indarung menuju perbatasan Sumbar, yakni Kabupaten Sawahlunto dengan panjang 70 Km.
Masih di Kabupaten Kuansing, akan dibangun pula jalan dari Simpang Sako Pangean menuju daerah Setungal sampai ke Pangkalan Kerinci. Panjang jalan ini diperkirakan lebih kurang 100 km.
Sedangkan untuk Kabupaten Kampar direncanakan untuk pelebaran jalan Pekanbaru-Bangkinang dan pembangunan jalan Lingkar Bangkinang. Kemudian untuk Rokan Hilir juga direncanakan untuk pembangunan jalan baru, dimana di ruas jalan itu ada dua jembatan.(ad)
4h3 February 2nd, 2009, 03:26 PM Mengenai persiapan semalam dan last minute kali gak ada yang sehebat PEMPROV Riau .... Calon Suami RoroJongrang aja kalah hahahaha .....
Masih ingat gak waktu Presiden SBY bersikukuh untuk menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Rumbai Sporthall, tapi tidak mau mempergunakan Helikopter untuk sampai ke sana ... :D .... Dalam semalam, Jalan Yos Sudarso diaspal semulus mungkin dilengkapi rambu-rambu baru pula..
PORTAL pun siap untuk dibuka :D haha .... Belum termasuk pembenahan besar-besaran di Rumbai Sporthall itu sendiri cuman butuh beberapa hari saja, kan ;)
Hehehe. Bagi aku, stadion yang layak untuk kota sebesar PKU paling besar itu 50 ribu orang. Kalau sampai 60 ribu nanti susah memadatkannya. Stadion kalau tidak padat, itu tidak terlihat menarik di kamera. Hehehe, kalau mau gampang sih memang ikut cara PEMPROV Kaltim waktu PON kemaren, ya langsung aja digratiskan :yes: ,,, terus kalau untuk pertandingan bola gimana ?????
Dan satu lagi, kalau pun stadion ini siap dibangun... nantinya ini bakal jadi kandang tim sepak bola mana ??? Soalnya kalau PSPS sendiri kan sudah punya "kandang" di Stadion Rumbai.'
Aku berharap sih Stadion Rumbai tetap bakal di-RENOV ulang ... ;)
iy bang, stuju...
liat aja konsep OLIMPIADE LONDON ntar, stadionnya aja, bs d bongkar pasang,
maksimal cm bs brp puluh ribu, tp klo udh slese olim, cuma jd 40 rban CMIIW..
itu aja olim... :)
mreka ngomong g mw ngebangun sarang burung gede gt trus g kepake lg :)
4h3 February 2nd, 2009, 03:27 PM Okee.. bener juga.. :)
Itu kalau kita perhatikan dari segi jumlah penonton, sebenarnya sih gak pegaruh juga kalau ukuran besarnya stadion dengan jumlah penonton. Kalau memang jumlahnya sekian mau sedikit atau paling banyak sekalipun berarti yang mau menonton ya memang segitu. Tidak pengaruh dengan besarnya gedung.
Malah orang-orang lebih senang dan lebih tertarik dengan tempat-tempat yang lebih besar atau luas.
Taruhlah gedung stadion itu memang sangat besar, misalnya dapat menampung 60 ribu, tapi yang datang cuma 50 ribu, itu gak masalah, malah untung sekali , karena lebih lapang dan leluasa menonton daripada penuh padat, dan sempit-sempit :) . Ini pengalamanku lho ya yang pernah nonton bola di stadion.
Lagian, kalau punya kapasitasnya lebih besar, itu juga bagus kok buat antisipasi jika saja suatu saat nanti penontonnya benar-benar meledak. Atau even-even akbar lain bahkan berskala nasional hingga internasionalpun bisa diselenggarakan di stadion utama. Ini jika kita asumsikan pemakaiannya untuk jangka kedepan nanti, setelah PON berlalu. Kita kan tidak tahu? Kita hanya bisa memprediksi :).
iy bang, tp sygnya d stadion kita rata2 yg nntn cuma 8000-15000 orang :)
dr pngalaman sy wktu 'masa jaya' n 'kaya' PSPS dulu, maksimal cuman 20rb.. itu jg msh blm full... br 3 tribun yg pnuh... n itu jg kata koran2 yg cuma prediksi, yg beda2... ad yg nulis, maksimal jg br 15000an :)
skarang?
yg barat aja g penuh, timur lumayan, selatan adalah, utara wassalam :)
mnurut sy mending kecil, simpel, rapi, modern, dan nyaman..
Kris18 February 2nd, 2009, 03:33 PM Membombardir posting nih :D ... hehe..
Syukur kalau sudah banyak terobosan baru.
Nah, dulu kan ada investor dari luar negeri yang katanya mau ikut membantu pemko dalam mengatasi banjir di Pekanbaru. Katanya mau membenahi sistem drainase gitu dan membenahi kawasan di sekitar bantaran sungai Siak, Bagaimana kabarnya ya?
Kris18 February 2nd, 2009, 03:57 PM iy bang, tp sygnya d stadion kita rata2 yg nntn cuma 8000-15000 orang :)
dr pngalaman sy wktu 'masa jaya' n 'kaya' PSPS dulu, maksimal cuman 20rb.. itu jg msh blm full... br 3 tribun yg pnuh... n itu jg kata koran2 yg cuma prediksi, yg beda2... ad yg nulis, maksimal jg br 15000an :)
skarang?
yg barat aja g penuh, timur lumayan, selatan adalah, utara wassalam :)
mnurut sy mending kecil, simpel, rapi, modern, dan nyaman..
^^
Setuju :cheers:
Standar stadion PON ini internasionalkan??...
I hope....
Sebab, kapan lagi coba kita punya sebuah arena yang berstandar internasional? serba maju :)
vsovereign February 3rd, 2009, 12:09 AM ^^
Setuju :cheers:
Standar stadion PON ini internasionalkan??...
I hope....
Sebab, kapan lagi coba kita punya sebuah arena yang berstandar internasional? serba maju :)
Cheers! :cheers:
It's heartwarming to see that since 2000, PON is being taken seriously by all people concerned. The event, the venues, the results :)
Before it's always held in Jakarta, before that in Jakarta too, after that it will be again in Jakarta.... :ohno:
Seriously, I never care about PON back then. But now? :cheers: It is also heartwarming to see the development and progress in places where PON was and will be held :)
I hope the venues will be taken care of after the event passes :)
BTW...I thought PON is like...every 4 years or so? Is my mind playing trick on me? I thought the last PON was like, only two years ago ? :nuts:
Congrats to Pekanbaru & Riau!
Cheers! :cheers:
(too many drinks? well, I drink socially ;) )
Kris18 February 3rd, 2009, 04:31 AM ^^
Sure, so do I, I never care about PON before, because the event have a same concept, same place, and always held in Jakarta.
But, now, we can held that in all provinces in Indonesia. So, it can make build many infrastructures and the people can develope their country.
Yes, Now, PON is like every 4 years. PON XVIII will be held in Riau, not only Pekanbaru as venue, but almost all regency (kabupaten daerah) in Riau Province like Bengkalis, Pelalawan, Kampar, and others. So we can build many infrastructures in all our region in Riau Province.
Thank you for your attention, :cheers:
Kris18 February 3rd, 2009, 04:42 AM Malaysia Lirik Bisnis Rumah Sakit di Riau
02 Feb 2009 18:03 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Malaysia mulai melirik investasi bidang kesehatan di Indonesia. Minat itu muncul akibat banyaknya pasien dari Indoneisa datang berobat ke Negeri Jiran yang berdekatan dengan Provinsi Riau tersebut. Selain itu, sektor yang telah menjadi peluang pengusaha Malaysia di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau adalah perkebunan, pariwisata, pelabuhan, teknologi dan komunikasi.
“Pengunjung yang berobat dari Indonesia sangat banyak ke Malaysia, mungkin saja kita bisa kembangkan investasi rumah sakit di sini (Riau-red),”ungkap Ketua Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM) Datok Muhammad Karim Hj Abdullah Omar kepada wartawan pada acara Join Business Councils Business dan Investment Mission yang berlangsung di Hotel Jatra, Pekanbaru, Senin (1/02/2009) ini.
Pengusaha Malaysia mencatat data Asia Development Bank (ADB) mendapatkan jumlah investasi Malaysia ke Riau mencapai 1,5 miliar dolar AS. Jumlah itu merupakan 1,5 % dari 15,8 miliar dolar AS total investasi pemerintah Malaysia ke Indonesia.(Surya)
===============================================================
Itu Eka Hospital, bukannya juga kerjasama sama dengan Malaysia?
lancang_kuning February 3rd, 2009, 06:52 AM Sedangkan untuk Kabupaten Kampar direncanakan untuk pelebaran jalan Pekanbaru-Bangkinang dan pembangunan jalan Lingkar Bangkinang. Kemudian untuk Rokan Hilir juga direncanakan untuk pembangunan jalan baru, dimana di ruas jalan itu ada dua jembatan.(ad)
^^
itu yang pernah aku foto itu ya? sudah sampai mana tuh progresnya?
Kris18 February 3rd, 2009, 07:18 AM ^^
Nanti hasilnya bakal kelihatan tuh pas sampai ke kota Bangkinang, ditandai dengan gerbang selamat datang yang baru tentunya dengan 4 lajur, itu yang saya lihat kemarin.
lancang_kuning February 3rd, 2009, 09:55 AM ^^ ada fotonya kak ? :D
Kris18 February 3rd, 2009, 03:31 PM ^^
Belum ada dek :D, rencana kemarin sebelum balik, kakak pengen jalan-jalan kesana , tapi berhubung keadaan yg gak mendukung, ya tak jadi.
Tapi pas lihat progress akhirnya kelihatan kalau pelebaran jalan itu hingga ke Kota Bangkinang, untuk kabupaten Kampar. Kalau gerbang kotanya sepertinya belum diganti dengan yang baru.
rilham2new February 4th, 2009, 10:36 AM Malaysia Lirik Bisnis Rumah Sakit di Riau
02 Feb 2009 18:03 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Malaysia mulai melirik investasi bidang kesehatan di Indonesia. Minat itu muncul akibat banyaknya pasien dari Indoneisa datang berobat ke Negeri Jiran yang berdekatan dengan Provinsi Riau tersebut. Selain itu, sektor yang telah menjadi peluang pengusaha Malaysia di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau adalah perkebunan, pariwisata, pelabuhan, teknologi dan komunikasi.
“Pengunjung yang berobat dari Indonesia sangat banyak ke Malaysia, mungkin saja kita bisa kembangkan investasi rumah sakit di sini (Riau-red),”ungkap Ketua Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM) Datok Muhammad Karim Hj Abdullah Omar kepada wartawan pada acara Join Business Councils Business dan Investment Mission yang berlangsung di Hotel Jatra, Pekanbaru, Senin (1/02/2009) ini.
Pengusaha Malaysia mencatat data Asia Development Bank (ADB) mendapatkan jumlah investasi Malaysia ke Riau mencapai 1,5 miliar dolar AS. Jumlah itu merupakan 1,5 % dari 15,8 miliar dolar AS total investasi pemerintah Malaysia ke Indonesia.(Surya)
===============================================================
Itu Eka Hospital, bukannya juga kerjasama sama dengan Malaysia?
Ohh, kalau kerjasama kurang tahu..
Tapi EKA HOSPITAL itu kan punya SINARMAS Group kalau gak salah :D ... hehehe.
lancang_kuning February 4th, 2009, 12:30 PM ^^
Belum ada dek :D, rencana kemarin sebelum balik, kakak pengen jalan-jalan kesana , tapi berhubung keadaan yg gak mendukung, ya tak jadi.
deuuh.. jadi merasa paling muda nih :bash:
bama84 February 5th, 2009, 12:05 AM 2009, Siak Mulai Bangun High Way Rp1,6 Triliun
Selasa, 03 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Bupati Siak H Arwin AS SH, Senin (2/2) petang melakukan ekpose tentang pembangunan high way (jalan layang) sepanjang 47 kilometer (KM) di hadapan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP. Siak berkomitmen akan memulai pembangunan jalan tersebut tahun 2009.
Arwin yang ditemui usai pertemuan mengatakan, bagi Siak pembangunan jalan ini sangat diperlukan terutama dalam menunjang Pelabuhan Buton. Jalan tersebut akan dibangun mulai dari perbatasan Pekanbaru-Kuala Gasib dan Kuala Gasib ke Kota Siak.
‘’Kita akan mulai, karenanya kita harapkan dukungan dari Pemerintah pusat dan Pemerintah provinsi untuk merealisasikan itu. Siak sendiri dalam tahun 2009 ini menganggarkan dana sebesar Rp150 miliar untuk memulai pembangunan jalan tersebut,’’ tuturnya.
Dikatakan Arwin lagi, untuk membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Karenanya, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan dukungan dana dari Pemprov Riau dan pemerintah pusat. Sehingga pembangunan itu bisa terarah Pemprov membangun ruas yang mana dan pemerintah pusat mendanai ruas yang mana. Guna membangun jalan ini, lanjut Arwin lagi, pihaknya akan melakukannya dengan sistem tahun jamak (multiyears) selama
tiga tahun, mulai 2009-2011 mendatang dan ditargetkan jalan tersebut sudah beroperasi.
Menjawab, andaikan Pemprov dan Pemerintah pusat tidak berkenan membantu, Arwin mengatakan, Siak akan terus melanjutkan pembangunan jalan tersebut. ‘’Bagi Siak jalan ini sangat penting, karenanya Siak akan tetap membangun sendiri jika Provinsi dan Pemerintah pusat tidak mau turut serta,’’ tuturnya.
Prinsipnya, tutur Arwin Siak harus memulai itu, jika tidak dimulai pembangunan high way, jalan tersebut tidak akan pernah jadi dan siap. ‘’Tahun ini akan kita mulai, pembangunan jalan itu penting terutama untuk menunjang perkembangan Pelabuhan Buton yang akan dijadikan kawasan ekonomi khusus,’’ tutur Arwin.
Arwin menyebutkan, anggaran Rp1,6 triliun tersebut merupakan total anggaran pembangunan jalan tol dan di luar biaya pembebasan lahan. Yang paling besar itu akan dikeluarkan tahun 2010 dan 2011 mendatang. ‘’Kita sangat optimistis high way ini akan bisa terwujud,’’ tuturnya.(gem)
Sumber : riaupos
rilham2new February 5th, 2009, 06:33 AM ^^
itu yang pernah aku foto itu ya? sudah sampai mana tuh progresnya?
Yang ini, bukan ??
http://farm4.static.flickr.com/3251/2994603775_e34e761805.jpg?v=0
rilham2new February 5th, 2009, 12:18 PM Pembangunan Stadion Utama PON Segera Dilelang
Kamis, 05 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Rapat dengar pendapat (hearing) antara Pemprov Riau demgan Komisi A DPRD Riau membahas persiapan Riau menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, Kamis (4/2) di ruang medium memunculkan kebulatan persepsi, Riau memang pantas melaksanakan even olahraga nasional itu.
Sebab, dalam dua pekan terakhir ini, beberapa anggota dewan menyuarakan pesimismenya terhadap kesiapan Pemprov Riau sebagai pelaksana PON. Penilaian ini, salah satunya disebabkan belum optimalnya penyelesaian infrastruktur sarana dan prasarana pendukung, sementara waktu efektif tersisa hanya tiga tahun lagi.
Salah satu kebimbangan anggota dewan, diungkapkan Yudha Bakti. Menurut politisi PAN ini, salah satu kendala penting dalam pelaksanaan PON adalah belum dikerjakannya pembangunan stadion utama (main stadium) yang rencananya berlokasi di kompleks Unri.
‘’Menurut konsultan kita sudah terlambat enam bulan pembangunannya, tentu akan berpengaruh pada kualitas nantinya. Jangan sampai kita meniru Kaltim yang stadion utamanya hingga hari-H pelaksanaannya belum selesai juga. Stadion utama ini adalah marwah Riau,’’ sebut Yudha.
Kebimbangan itu langsung dijawab Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Emrizal Pakis. Menurutnya, pembangunan stadion utama belum bisa dikatakan terlambat. Komitmen untuk itu, kata dia, sudah dituangkan Pemprov dengan memasukkan anggaran pembangunannya di tahun 2009 sebanyak Rp218 miliar lebih. Sedang mengenai status tanah, dipastikan tidak ada masalah, sebab Rektor Unri Prof Dr Ashaluddin Jalil MSi menyatakan kesiapan itu ketika rapat dengan Pemprov Riau beberapa waktu lalu.
‘’Tidak ada masalah lagi dengan stadion utama, karena tahun ini sudah dimulai pengerjaannya. Dalam waktu dekat masuk proses lelang. Kita yakin, sebelum 2012 stadion ini akan selesai,’’ ujar Emrizal semangat.(old/rpg)
rilham2new February 6th, 2009, 05:07 AM Masya Allah, 1 Trilyun ???
Gak salah dengar tuh :D ... Wahh,, baguslah .. aku dukung 10000000% hahahaha, tapi jangan pemerintah daerah disuruh bangun pake dana sendiri, ya pak :D
Ohya satu lagi, kalau pembebasan lahan DONT WORRY, pemerintah daerah masih sanggup kok kalau pembebasan lahannya :D (sudah pengalaman :p~ ) ..
Harap2 gak jadi omong kosong doank, ya ... Kemaren rencana cuman mau bagusin terminal, dana yang keluar cuman sekitar 200-300 Miliar saja katanya ... Kalau sampe 1 Trilyun, berarti ada penambahan infrastruktur bandara lainnya :D hehehe (tidak sebatas terminal baru saja).
Akan lebih baik lagi, kalau sekalian dipindahin aja sono, gih :D ...
========== Dari RIAUPOS
Infrastruktur SSK II Perlu Rp1 Triliun
Jumat, 06 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP) - Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dinilai tak layak untuk perkembangan Riau sekarang. Untuk itu, menurut Staf Khusus Wakil Presiden RI Alwi Hamu, Bandara SSK II mutlak dikembangkan melihat geliat bisnis di Provinsi Riau saat ini.
”Setidaknya diperlukan dana sebesar Rp1 triliun untuk mengembangkan bandara ini,’’ ujar Alwi.
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke redaksi Riau Pos, Kamis (5/2). Dalam kesempatan tersebut Alwi Hamu diterima Chief Executive Officer (CEO) Riau Pos Group H Rida K Liamsi, Pemimpin Redaksi Riau Pos Raja Isyam Azwar dan Wakil Pemimpin Redaksi Yasril.
Alwi memaparkan bahwa pengembangan bandara di Riau seharusnya dilakukan mengingat Riau memiliki geliat bisnis dan gerbang utama luar negeri.
‘’Saya lihat sejak saya di sini, bandara belum dikembangkan dengan baik. Ini daerah kaya yang dihisap minyak dan gasnya, namun fasilitasnya kurang memadai,’’ ujar Alwi.
Menurut Alwi, untuk mengembangkan bandara menjadi modern dan bertaraf internasional,tidak diperlukan dana yang sangat banyak. Selama ini, pembuatan serta pengembangan bandara dalam rancangan awalnya selalu dibuat dalam jumlah yang besar, bahkan melibatkan konsultan asing. Dia mencontohkan pembangunan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar yang dalam proposal awal perlu dana sebesar Rp4 triliun.
‘’Ternyata dalam kenyataannya bisa ditekan menjadi hanya Rp1 triliun saja. Memang seperti itulah adanya. Nah, kelebihan itu yang menjadi keuntungan kontraktor dan konsultannya,’’ ujarnya.
Alwi menyebutkan, bahwa yang menjadi biaya pembuatan bandara menjadi lebih mahal adalah karena adanya muatan budaya lokal dan melibatkan kontraktor asing. Padahal, kontraktor lokal pun cukup baik. Angka Rp4 triliun yang besar itu juga karena diproyeksikan adanya pembangunan muatan budaya lokal. Padahal kalau murni hanya untuk bandara yang bertaraf internasional saja, cukup diperlukan dana sebesar Rp1 triliun.
‘’Untuk yang bermuatan budaya seperti itu bisa dibangun di tempat lain. Kan bandara hanya untuk singgah. Orang tak perlu berlama-lama di bandara. Makin cepat makin bagus,’’ ujar Alwi.
Untuk pengembangan ini, menurutnya, pihak PT Angkasa Pura II bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau perlu duduk bersama membahasnya. Kekurangannya bisa dilakukan kredit ke bank. Sedangkan pemerintah pusat sendiri akan mensupport, karena PT Angkasa Pura juga merupakan salah satu BUMN yang dananya juga dari APBN.
‘’Ya, dananya kita harapkan dari Angkasa Pura. Saya kira cukup Rp1 triliun. Seperti juga pengembangan bandara internasional di Bali yang diperkirakan perlu dana Rp3 triliun, namun ternyata hanya perlu Rp1 triliun, begitu juga di Riau,’’ ujarnya.
Dia menekankan perlunya Riau memiliki bandara internasional karena geliat bisnis yang begitu besar di sini. Namun tentu perlu ada dorongan dari Pemda, terutama dalam menyelesaikan masalah sosial seperti ganti rugi. Tak hanya bandara, fasilitas penting lain seperti pelabuhan laut, jalan tol, dermaga, Riau berhak mendapatkan lebih dari yang ada sekarang.
Soal rencana Riau mengembangkan beberapa bandara kecil, menurutnya, itu hal yang bagus. Beberapa daerah lain seperti Sulawesi Barat, Maluku, memiliki bandara di kota-kota kecilnya. Hanya saja dia menyebut untuk bandara seperti ini cukup dikembangkan oleh daerah. ‘’Pemda yang memulai, nanti di-support oleh pusat,’’ ujarnya.
Alwi menceritakan bahwa bandara dengan runway pendek untuk penerbangan jarak dekat diperlukan oleh kota-kota kecil. Bahkan di luar negeri, tak hanya kota-kota kecil yang memiliki bandara, bahkan kampung-kampung pun ada.
Fasilitasnya pun kadang belum memadai, seperti belum adanya navigasi, namun cukup layak untuk pesawat-pesawat kecil. ‘’Riau bisa juga mengembangkan itu. Ya, pusat akan men-supportlah,’’ ujarnya.(muh)
rilham2new February 6th, 2009, 05:14 AM Belum ada konsorsium pengelola :eek2: ... Ahhh gelooo ....
Bulan April dah deket, kalau seandainya main-main dengan hal ini, nanti pengelolaan SAUM bisa asal2an. :ohno: ... Segera siapkan tim konsorsium, semakin deket hari-H ... Semakin asal2an tuh nanti memilih dan membentuk konsorsiumnya :ohno:
Pemko Gesa Persiapan SAUM
Jumat, 06 Pebruari 2009
KOTA (RP) - Pemerintah Kota Pekanbaru menggesa persiapan menjelang peluncuran Bus Trans Metro Pekanbaru yang dijadwalkan April mendatang.
Memasuki awal Februari ini, halte yang didanai APBN sudah selesai semuanya, namun yang bekerja sama dengan pihak swasta masih belum selesai. Banyak kendala yang harus diatasi oleh Pemko Pekanbaru dengan berbagai persoalannya.
Tentang penggesaan persiapan Angkutan massal Trans Metro Pekanbaru ini dibahas di ruang rapat Wali Kota Pekanbaru, Kamis (5/2) dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM diikuti Plt Sekko Zulkifli, para asisten, Kepala Bappeda dan pejabat Pemko terkait lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Pria Budi usai rapat kepada wartawan menjelaskan kendala yang masih dihadapi saat ini di antaranya tentang penempatan titik halte yang banyak tidak disetujui oleh pemilik lahan atau kedai didepannya. Selain itu sebut dia, halte tersebut tentunya memerlukan aliran listrik karena ada peralatan komputer yang harus dihidupkan dan terutama lagi soal keamanan adanya halte itu sendiri.
‘’Kendala-kendala inilah yang kita coba carikan solusinya. Selain itu juga dibahas bagaimana kelanjutan konsorsium pengelolaan SAUM ini dan sampai sekarang memang belum ada. Kita nanti schedule kan untuk membahas lebih lanjut soal konsorsium ini dengan mencari orang yang benar-benar profesional dan tentunya nanti diajukan ke DPRD,’’ucap Pria Budi.
Bagaimana dengan bus Trans Metro Pekanbaru yang dibantu pusat sebanyak 20 unit? Pria Budi menyebutkan kalau bus tersebut memang belum sampai di Pekanbaru dan pada saat dekatnya pengoperasionalan bus Trans Metro, Bus akan stand by di Pekanbaru ini. Seluruh halte akan dibangun sebanyak 56 unit termasuk katanya masuk dalam kawasan Kabupaten Kampar sehingga Pemkab setempat membangun dua unit.
‘’Kemarin kita disurati oleh Puskopkar tidak inginkan halte bus dibangun didalam komplek Pandau itu. Kita awalnya hanya ingin mengabilkan permintaan warga setempat. Tapi lihat sajalah nanti karena kita akan membalas dulu surat dari Puskopau itu,’’tutur Pria Budi.(hpz)
rilham2new February 6th, 2009, 05:22 AM Nah ini sebagai pembanding berita serupa di RIAUPOS :D
Proyek Air Minum Dibangun Triwulan Keempat
Senin, 02 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Drs H Emrizal Pakis mengatakan, jika tidak aral melintang triwulan keempat 2009 ini atau Oktober mendatang proyek air minum Pekanbaru Selatan akan dibangun. Pembangunannya sempat terkendala karena persoalan teknis.
Emrizal yang ditemui Riau Pos, Ahad (1/2) mengatakan, persoalan teknis yang dihadapi sebelumnya, adalah karena belum lunas tunggakan hutang PDAM Tirta Janggi di Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp30 miliar. Ketika itu PDAM tersebut masuk ke Riau sebelum berpisahnya Riau dengan Kepri.
‘Itu persoalannya kemarin, sehingga pemerintah pusat tidak mau mengambil pinjaman dari Denmark untuk pembangunan proyek tersebut. Pemerintah mewajibkan agar utang itu diselesaikan terlebih dahulu,’’ ujarnya. Kepri sendiri, lanjutnya tidak mau membayar utang tersebut, mengingat PDAM itu masih masuk ke Riau, dan akhirnya disepakati untuk membayar utang tersebut dengan membagi dua setelah sebelumnya dilakukan penelitian dan Riau membayarnya sebelum Kepri berpisah.
Pemerintah akhirnya memberikan kebijakan-kebijakan khusus, sehingga dari total utang Rp30 miliar yang harus dibayar, akhirnya pemerintah mengharuskan Riau dan Kepri membayar utang tersebut sebesar Rp9 miliar, dimana Rp6 miliar dibayarkan Riau dan Rp3 miliar dibayarkan Kepri.
Pemerintah kembali memberikan kebijakan khusus kepada Riau untuk membayar hutang itu secara mencicil selama dua tahun. Artinya, mulai tahun 2009 ini Riau sudah bisa mencicil utang tersebut, namun entah mengapa dana untuk pembayaran tersebut sebesar Rp3 miliar tidak dimasukkan ke dalam APBD.
‘’Saya tidak tahu itu, karena saat pembahasan itu saya tidak sebagai kepala Bappeda, karenanya kita akan coba menganggarkannya dalam APBD Perubahan mendatang. Kita berharap tahun 2010 mendatang semuanya sudah tuntas,’’ ujarnya.
Menurut Emrizal, proyek air minum ini diharapkan sudah selesai sebelum pelaksanaan PON tahun 2012 mendatang. Air yang dihasilkan dari pembangkit ini nanti akan bisa langsung diminum. Proyek ini dilakukan dengan lintas daerah yakni Kampar dan Pekanbaru sehingga untuk pembangunannya akan dikoordinir oleh provinsi.(gem)
Berita nya ada lagi nih di RIAUPOS, kalau keseringan beritanya, biasanya bener2 dibikin, kayak pas mau bangun perpustakaan sama Kantor gubernur baru itu :D
[=========
Proyek Air Pemprov Tak Ganggu PDAM
Jumat, 06 Pebruari 2009
KOTA (RP) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan suntikan dana dari Denmark berencana membangun proyek air bersih Pekanbaru bagian Selatan dengan memanfaatkan air Sungai Kampar, tepatnya di Kecamatan Siak Hulu.
Kawasan tersebut sangat dekat sekali dengan Kota Pekanbaru dan nantinya akan melayani sebagian warga Pekanbaru di bagian Selatan dengan jumlah 35 persen dari target sekitar 10 ribu pelanggan.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Drs H Erizal Muluk dikonfirmasi terkait hal ini menyebutkan kalau dalam pembicaraan proyek tersebut Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar selalu dilibatkan. Proyek tersebut kata dia tidak ada pengaruh sama sekali dengan keberlangsungan PDAM Tirta Siak karena saat ini saja hanya mampu melayani 20 persen dari warga kota.
Katanya, pembangunan Air Minum Pekanbaru selatan tersebut katanya salah satu upaya untuk menghadapi PON nanti di Riau. ‘’Karena proyeknya dilakukan di Kampar sedangkan pemasarannya sendiri ke warga Pekanbaru, kita juga sering diajak rapat bersama membahas rencana itu. Sebenarnya yang diinginkan Pemprov sekaligus menyambut PON nanti dan itu nanti bisa melayani sekitar 35 persen warga Pekanbaru terutama di kawasan Selatan sana. Karena penduduk Kampar kiri kan tidak banyak nanti yang akan mau sebagai konsumen,’’ ujar Wawako.
Wawako mengungkapkan bahwa proyek itu sendiri sebenarnya sudah lama direncanakan. Namun karena Pemprov masih terkendala adanya utang karena beban dari Kepri, makanya menjadi tersendat. Termasuk Pekanbaru sebenarnya kalau tidak ada utang, kata dia bisa menjalan proyek ini. Proyek ini merupakan dana pinjaman lunak dari Denmark yang bisa dimanfaatkan dengan waktu yang cukup lama.
‘’Kita sebenarnya bisa mengambil ini. Tapi karena masih ada utang makanya tidak bisa. Prinsipnya di Depkeu, daerah bisa melakukan pinjaman luar negeri asalkan tidak memiliki beban utang. Pemprov sebenarnya tidak ada utang, tapi katanya karena masih ada beban hutang dari Kepri, makanya agak tersendat. Tapi saya rasa sekarang sudah clear,’’ tuturnya.
PDAM Optimis Tambah Pelanggan
Sementara itu, soal perkembangan PDAM Tirta Siak sendiri, Wawako jelaskan selain akan menaikkan tarif dasar air, pelanggan juga akan ditambah. Saat ini pelanggan PDAM Tirta Siak Pekanbaru jumlahnya mencapai 18 ribu lebih atau sekitar 20 persen dari total kawasan. Rencana tersebut dimasukkan kedalam rencana kerja anggaran PDAM 2009.
Sedangkan tentang calon Dirut PDAM Abdi Sucipto sendiri, ia menyebutkan sudah menyampaikan laporan kepadanya dan dinilai cukup baik dengan terlihat kalau memahami persoalan PDAM itu sendiri. Abdi Sucipto katanya hanya tinggal menunggu SK pengangkatan menjadi Dirut dan saat ini sudah mulai mengikuti kegiatan kerja PDAM termasuk ikut dalam rapat penyusunan RKA itu sendiri.
‘’Laporannya sudah diserahkan kepada saya setelah dibaca, nampaknya beliau cukup paham dengan kondisi PDAM. Dalam rapat beliau juga kita libatkan, termasuk membahas RKA. RKA itu nantinya akan menilai keberhasilannya saat menjabat sebagai Dirut dan akan dievaluasi sekali dalam enak bulan. Selain tarif, kita juga bicarakan masalah penambahana pelayanan karena investasi sudah mulai berjalan,’’ucapnya.
Erizal katakan, kerja berat sebagai Dirut PDAM tentunya tidak mudah. Abdi bakal menjalankan RKA dari penanaman investasi yang dilakukan PT KTDP dengan baik dan efisien. Selain itu, harus menambah pelanggan baru walau pun tarif air naik pada Maret mendatang. ‘’Dia harus bisa meningkatkan pelanggan dengan adanya investasi baru itu. Karena harus ada target dalam bekerja tentunya. Seorang pemimpin tentu ada target dan beban yang harus dipikulnya. Jadi wajar-wajar saja kalau diberikan target tertentu dalam bekerja. Berhasil atau tidaknya, tergantung kepada dirinya memimpin,”tutur Erizal.(hpz)
sejar February 6th, 2009, 12:25 PM aku dapat berita bulan september 2008 ni, dari kontan online, tp ga tau gmn kelanjutannya. kalau jadi, ada 2 mal punya ciputra di pekanbaru.
/ Home / Nasional /
Kamis, 18 September 2008 | 12:19
CTRP Berencana Dirikan Mal di Balikpapan dan Pekanbaru
JAKARTA. PT Ciputra Property Tbk (CTRP) memiliki serangkaian rencana ekspansi untuk meningkatkan kinerjanya. Yang teranyar, pengembang bangunan untuk kelas papan atas hingga premium ini bakal melebarkan sayapnya di Kalimantan dan Sumatra. Direktur CTRP, Artadinata Djangkar mengatakan, dalam waktu dekat Ciputra bakal membangun pusat perbelanjaan atau mal di daerah Balikpapan dan Pekanbaru.
Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Ciputra dalam memilih kedua lokasi tersebut . Salah satunya, emiten berkode saham CTRP ini menilai kedua kawasan tersebut mempunyai perkembangan penduduk yang bagus. "Banyak pertambangan di daerah ini. Itu artinya, banyak pula warga yang membutuhkan tempat perbelanjaan maupun hiburan," jelas Artadinata.
Hingga saat ini, CTRA sudah masuk ke dalam tahapan negosiasi tentang masalah harga pembebasan lahan tersebut. "Maklum, lahan yang kita pakai merupakan milik masyarakat lokal," ujarnya.
Terkait masalah dana yang akan digunakan untuk berinvestasi, Artadinata mengaku tak akan kesulitan dalam memperoleh dana pembangunan tersebut. Sayangnya, ia masih enggan menyebutkan nilai total investasi pada kedua proyek ini.
Selain itu, CTRP juga akan bekerjasama dengan investor asing untuk pembangunan mal, perkantoran maupun hotel. Investor asing tersebut berasal dari Timur Tengah dan bakal menggarap bangunan komersil di Indonesia. Namun, saat ini belum ada kesepakatan akhir antara kedua belah pihak.
"Ada pemain properti besar dari Timur Tengah yang menyatakan minatnya untuk melakukan kerjasama dengan kami. Tapi maaf, kami belum bisa ungkap namanya," elaknya. Yang pasti, lanjutnya, jika kesepakatan tersebut sudah final, maka keduanya tak akan mengulur waktu untuk menggarap proyek tersebut. "Mereka lebih tertarik menggarap properti komersial. Kalau landed residential sepertinya mereka tidak begitu tertarik" lanjutnya.
Dalam kerjasama itu, keduanya berencana menggarap lahan baru di Jakarta. Namun Artadinata masih enggan menjelaskan gambaran kerjasama tersebut. Yang jelas, saat ini sudah ada dua pemilik lahan di CBD di Jl Gatot Subroto dan Jl Prof Dr Satrio yang sedang dijajaki. Luas masing-masing lahannya adalah 3 hektare dan 9.000 meter persegi.
Catatan saja, CTRA yang merupakan raja properti Indonesia, saat ini masih berkonsentrasi pada pembangunan Ciputra World Jakarta. Meskipun pembangunannya belum selesai, total investasi pembangunan proyek ini diperkirakan mencapai Rp 3 triliun. Artadinata mengatakan, apartemen ini ditawarkan pada kisaran Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar. “Hingga saat ini, kami sudah berhasil menjual sekitar 50%,” imbuhnya.
Dyah Megasari
bama84 February 6th, 2009, 05:08 PM Masya Allah, 1 Trilyun ???
Gak salah dengar tuh :D ... Wahh,, baguslah .. aku dukung 10000000% hahahaha, tapi jangan pemerintah daerah disuruh bangun pake dana sendiri, ya pak :D
Ohya satu lagi, kalau pembebasan lahan DONT WORRY, pemerintah daerah masih sanggup kok kalau pembebasan lahannya :D (sudah pengalaman :p~ ) ..
Harap2 gak jadi omong kosong doank, ya ... Kemaren rencana cuman mau bagusin terminal, dana yang keluar cuman sekitar 200-300 Miliar saja katanya ... Kalau sampe 1 Trilyun, berarti ada penambahan infrastruktur bandara lainnya :D hehehe (tidak sebatas terminal baru saja).
Akan lebih baik lagi, kalau sekalian dipindahin aja sono, gih :D ...
========== Dari RIAUPOS
Infrastruktur SSK II Perlu Rp1 Triliun
Jumat, 06 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP) - Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dinilai tak layak untuk perkembangan Riau sekarang. Untuk itu, menurut Staf Khusus Wakil Presiden RI Alwi Hamu, Bandara SSK II mutlak dikembangkan melihat geliat bisnis di Provinsi Riau saat ini.
”Setidaknya diperlukan dana sebesar Rp1 triliun untuk mengembangkan bandara ini,’’ ujar Alwi.
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke redaksi Riau Pos, Kamis (5/2). Dalam kesempatan tersebut Alwi Hamu diterima Chief Executive Officer (CEO) Riau Pos Group H Rida K Liamsi, Pemimpin Redaksi Riau Pos Raja Isyam Azwar dan Wakil Pemimpin Redaksi Yasril.
Alwi memaparkan bahwa pengembangan bandara di Riau seharusnya dilakukan mengingat Riau memiliki geliat bisnis dan gerbang utama luar negeri.
‘’Saya lihat sejak saya di sini, bandara belum dikembangkan dengan baik. Ini daerah kaya yang dihisap minyak dan gasnya, namun fasilitasnya kurang memadai,’’ ujar Alwi.
Menurut Alwi, untuk mengembangkan bandara menjadi modern dan bertaraf internasional,tidak diperlukan dana yang sangat banyak. Selama ini, pembuatan serta pengembangan bandara dalam rancangan awalnya selalu dibuat dalam jumlah yang besar, bahkan melibatkan konsultan asing. Dia mencontohkan pembangunan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar yang dalam proposal awal perlu dana sebesar Rp4 triliun.
‘’Ternyata dalam kenyataannya bisa ditekan menjadi hanya Rp1 triliun saja. Memang seperti itulah adanya. Nah, kelebihan itu yang menjadi keuntungan kontraktor dan konsultannya,’’ ujarnya.
Alwi menyebutkan, bahwa yang menjadi biaya pembuatan bandara menjadi lebih mahal adalah karena adanya muatan budaya lokal dan melibatkan kontraktor asing. Padahal, kontraktor lokal pun cukup baik. Angka Rp4 triliun yang besar itu juga karena diproyeksikan adanya pembangunan muatan budaya lokal. Padahal kalau murni hanya untuk bandara yang bertaraf internasional saja, cukup diperlukan dana sebesar Rp1 triliun.
‘’Untuk yang bermuatan budaya seperti itu bisa dibangun di tempat lain. Kan bandara hanya untuk singgah. Orang tak perlu berlama-lama di bandara. Makin cepat makin bagus,’’ ujar Alwi.
Untuk pengembangan ini, menurutnya, pihak PT Angkasa Pura II bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau perlu duduk bersama membahasnya. Kekurangannya bisa dilakukan kredit ke bank. Sedangkan pemerintah pusat sendiri akan mensupport, karena PT Angkasa Pura juga merupakan salah satu BUMN yang dananya juga dari APBN.
‘’Ya, dananya kita harapkan dari Angkasa Pura. Saya kira cukup Rp1 triliun. Seperti juga pengembangan bandara internasional di Bali yang diperkirakan perlu dana Rp3 triliun, namun ternyata hanya perlu Rp1 triliun, begitu juga di Riau,’’ ujarnya.
Dia menekankan perlunya Riau memiliki bandara internasional karena geliat bisnis yang begitu besar di sini. Namun tentu perlu ada dorongan dari Pemda, terutama dalam menyelesaikan masalah sosial seperti ganti rugi. Tak hanya bandara, fasilitas penting lain seperti pelabuhan laut, jalan tol, dermaga, Riau berhak mendapatkan lebih dari yang ada sekarang.
Soal rencana Riau mengembangkan beberapa bandara kecil, menurutnya, itu hal yang bagus. Beberapa daerah lain seperti Sulawesi Barat, Maluku, memiliki bandara di kota-kota kecilnya. Hanya saja dia menyebut untuk bandara seperti ini cukup dikembangkan oleh daerah. ‘’Pemda yang memulai, nanti di-support oleh pusat,’’ ujarnya.
Alwi menceritakan bahwa bandara dengan runway pendek untuk penerbangan jarak dekat diperlukan oleh kota-kota kecil. Bahkan di luar negeri, tak hanya kota-kota kecil yang memiliki bandara, bahkan kampung-kampung pun ada.
Fasilitasnya pun kadang belum memadai, seperti belum adanya navigasi, namun cukup layak untuk pesawat-pesawat kecil. ‘’Riau bisa juga mengembangkan itu. Ya, pusat akan men-supportlah,’’ ujarnya.(muh)
apa mungkin bandara SSK II sekarang diperbesar ? ya kalau bisa minimal runwaynya 4000 m ,seperti bandara hang nadim di batam dibandingkan yang sekarang < 2500 m . Melihat letaknya yang sudah dikepung pemukiman sepertinya sulit. Lebih efisien bangun bandara baru yang lebih besar diluar kota, lalu dihubungkan jalan tol ke pekanbaru.
rilham2new February 7th, 2009, 04:46 AM aku dapat berita bulan september 2008 ni, dari kontan online, tp ga tau gmn kelanjutannya. kalau jadi, ada 2 mal punya ciputra di pekanbaru.
/ Home / Nasional /
Kamis, 18 September 2008 | 12:19
CTRP Berencana Dirikan Mal di Balikpapan dan Pekanbaru
JAKARTA. PT Ciputra Property Tbk (CTRP) memiliki serangkaian rencana ekspansi untuk meningkatkan kinerjanya. Yang teranyar, pengembang bangunan untuk kelas papan atas hingga premium ini bakal melebarkan sayapnya di Kalimantan dan Sumatra. Direktur CTRP, Artadinata Djangkar mengatakan, dalam waktu dekat Ciputra bakal membangun pusat perbelanjaan atau mal di daerah Balikpapan dan Pekanbaru.
Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Ciputra dalam memilih kedua lokasi tersebut . Salah satunya, emiten berkode saham CTRP ini menilai kedua kawasan tersebut mempunyai perkembangan penduduk yang bagus. "Banyak pertambangan di daerah ini. Itu artinya, banyak pula warga yang membutuhkan tempat perbelanjaan maupun hiburan," jelas Artadinata.
Hingga saat ini, CTRA sudah masuk ke dalam tahapan negosiasi tentang masalah harga pembebasan lahan tersebut. "Maklum, lahan yang kita pakai merupakan milik masyarakat lokal," ujarnya.
Terkait masalah dana yang akan digunakan untuk berinvestasi, Artadinata mengaku tak akan kesulitan dalam memperoleh dana pembangunan tersebut. Sayangnya, ia masih enggan menyebutkan nilai total investasi pada kedua proyek ini.
Selain itu, CTRP juga akan bekerjasama dengan investor asing untuk pembangunan mal, perkantoran maupun hotel. Investor asing tersebut berasal dari Timur Tengah dan bakal menggarap bangunan komersil di Indonesia. Namun, saat ini belum ada kesepakatan akhir antara kedua belah pihak.
"Ada pemain properti besar dari Timur Tengah yang menyatakan minatnya untuk melakukan kerjasama dengan kami. Tapi maaf, kami belum bisa ungkap namanya," elaknya. Yang pasti, lanjutnya, jika kesepakatan tersebut sudah final, maka keduanya tak akan mengulur waktu untuk menggarap proyek tersebut. "Mereka lebih tertarik menggarap properti komersial. Kalau landed residential sepertinya mereka tidak begitu tertarik" lanjutnya.
Dalam kerjasama itu, keduanya berencana menggarap lahan baru di Jakarta. Namun Artadinata masih enggan menjelaskan gambaran kerjasama tersebut. Yang jelas, saat ini sudah ada dua pemilik lahan di CBD di Jl Gatot Subroto dan Jl Prof Dr Satrio yang sedang dijajaki. Luas masing-masing lahannya adalah 3 hektare dan 9.000 meter persegi.
Catatan saja, CTRA yang merupakan raja properti Indonesia, saat ini masih berkonsentrasi pada pembangunan Ciputra World Jakarta. Meskipun pembangunannya belum selesai, total investasi pembangunan proyek ini diperkirakan mencapai Rp 3 triliun. Artadinata mengatakan, apartemen ini ditawarkan pada kisaran Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar. “Hingga saat ini, kami sudah berhasil menjual sekitar 50%,” imbuhnya.
Dyah Megasari
Hmm , mungkin saja kalau ada proyek Ciputra lagi di Kota Pekanbaru .... mungkin kali ini malnya akan berada di dalam kawasan TOWNSHIP DEVELOPMENT Citra Grand City, yang sekarang lagi marak di kota2 besar lain di Indonesia :nocrook:
Ciputra sudah masuk Pekanbaru memang dari tahun 2004, kala itu mereka membangun sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Riau. Nama tempat itu adalah Mal Ciputra Seraya. Kenapa ada tambahan "SERAYA" karena mal ini merupakan kerjasama antara CIPUTRA group (group nasional) dan SERAYA group (group lokal).
Gitu ceritanya. Kalau CIPUTRA memang bener2 pengen buat yang atas nama mereka sendiri. Kuharap segera dibangun deh, apakah itu dalam format CIPUTRA WORLD Pekanbaru :p... atau CITRA GRAND CITY Pekanbaru .. ya itu terserah mereka :D
Harap2 ada High-rise nya, ya :yes:
rilham2new February 7th, 2009, 04:52 AM apa mungkin bandara SSK II sekarang diperbesar ? ya kalau bisa minimal runwaynya 4000 m ,seperti bandara hang nadim di batam dibandingkan yang sekarang < 2500 m . Melihat letaknya yang sudah dikepung pemukiman sepertinya sulit. Lebih efisien bangun bandara baru yang lebih besar diluar kota, lalu dihubungkan jalan tol ke pekanbaru.
Yang disebut di berita di atas itu aku rasa airport yang nanti ketika sudah dipindahkan.
Memang, dari hari ke hari pembangunan Tol PKU-DUMAI kian jelas, dari sumber "internal" desain bandara baru di tangan pemprov itu dah lama selesai (katanya), dan kalau beneran tol itu sedang digesa, maka gak lama lagi kita mungkin akan punya airport baru :D, tunggu tanggal mainnya saja ya ;)
..... dan tidak lupa sekarang tengah dibangun semacam DUAL-CARRIAGEWAY / DOUBLE-TRACK / DUO-TRACK Jalan Raya Pekanbaru - Bangkinang ... Dananya sudah dianggarkan untuk tahun 2009 ini. Target penyelesaian adalah 3 tahun . Ruas yang akan dilebar bakal sepanjang 40 km :yes: .. Jadi tidak lama lagi, perjalanan Pekanbaru - Bangkinang sejauh 60 km akan LEBAR SEPANJANG JALAN dari Depan Bundaran Kapal Terbang sampai ke Kota Bangkinang (yang jaraknya hampir 60 km :D ) hehehe
Ini berita dari RIAUPOS
, ini termasuk berita paling membanggakan kalau beneran jadi dibangun :banana:
[B]Pemprov Bantu Rp20 Miliar Untuk Jalan Pekanbaru-Kampar
Sabtu, 07 Pebruari 2009
Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menganggarkan dana sebesar Rp20 miliar untuk pembangunan jalan lintas Pekanbaru-Kampar. Saat ini proses pelebaran jalan tersebut sedang dikerjakan rekanan yang ditunjuk.
Kepala Dinas PU Riau Ir Firdaus MT di Bangkinang, Selasa (6/2) mengatakan, anggaran Rp20 miliar ini akan digunakan untuk penimbunan dan pelebaran badan jalan. Rencananya, jalur ini akan dibangun dua arah, sehingga lalu lintas di jalan itu akan berjalan dengan baik.
‘’Jalan ini salah satu jalan yang sangat rawan dengan kecelakaan lalu lintas. Karenanya, dengan pembangunan dua arah angka laka lantas diharapkan bisa ditekan. Program pembangunan jalan ini dilakukan dengan sistem sharing budget antara kabupaten, provinsi dan pusat,’’ tuturnya.
Pemerintah kabupaten berkewajiban membebaskan lahan-lahan yang ada, pemerintah provinsi melakukan pembangunan, sedangkan pemerintah pusat juga menganggarkan dana. Tahun 2009 ini pemerintah pusat menganggarkan dana Rp5 miliar yang akan digunakan untuk perawatan jalan tersebut.
Ditargetkan tiga tahun ke depan pembangunan jalan ini sudah bisa diselesaikan. Menurutnya lagi, pelaksanaan pembangunan jalan ini juga dilakukan secara bertahap dengan panjang jalan mencapai 40 kilometer.
Dengan anggaran Rp20 miliar itu, tambahnya, setidaknya akan bisa diselesaikan pembangunan jalannya mencapai 7-8 kilometer.
Pembangunan jalan ini dirasakan sangat penting dan prioritas karena tingginya angka kecelakaan di jalan tersebut, apalagi jalan ini adalah jalan lintas yang sangat ramai dilewati masyarakat. Karenanya, dengan pembangunan ini masyarakat bisa nyaman berkendaraan. ‘’Target kita tiga tahun jalan ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan. Yang jelas, tahun 2009 ini kita menganggarkan Rp20 miliar,’’ tuturnya.(uli)
rilham2new February 8th, 2009, 01:44 PM Hmmm, kelihatannya ganti rugi Siak IV bener2 akan dilakukan pada kuartal pertama tahun ini :)
rilham2new February 8th, 2009, 01:46 PM Jum’at, 6 Pebruari 2009 16:08
Maret Mulai Pembayaran,
Harga Ganti Rugi Siak IV Belum Pasti
Riauterkini-PEKANBARU-Hingga rapat terakhir yang dilaksanakan Jumat (6/2), ternyata harga ganti rugi lahan Jembatan Siak IV belum dipastikan. Rapat memutuskan meminta lembaga penilai independen dari BPN Pusat untuk membuat penetapan harga yang sesuai.
"Harganya tidak merugikan pemerintah juga tidak merugikan masyarakat," ujar Walikota Pekanbaru Herman Abdullah usai memimpin rapat koordinasi pembebasan lahan Siak IV.
Direncanakan minggu ketiga bulan ini, Pemko sudah akan mensosialisasikan ganti rugi lahan sesuai harga yang ditetapkan lembaga independen. "Kita akan ganti rugi sebaik-baiknya, kita minta masyarakat dukung karena ini untuk kepentingan umum," imbuhnya.
Usai sosialisasi, ganti rugi dilaksanakan mulai Maret. Ganti rugi, lanjut Herman, bakal dilaksanakan secepatnya mengingat Pemprov Riau dan pemerintah pusat bakal mulai tender dalam bulan ini. Bagi warga yang tidak mau diganti rugi, dananya bakal dititip ke pengadilan.
"Hasil rapat tadi seperti itu. Yang tidak mau ganti rugi, dibiarkan. Dananya dititip ke pengadilan. 120 hari," imbuhnya. Pemko pun mempersiapkan beberapa alternatif panjang dan lebar jembatan jika ada warga yang tidak mau lahannya diganti rugi.
Ditempat berbeda, Kepala Bappeda, Yusman Amin menambahkan, Pemko sudah menganggarkan dana Rp45 miliar guna ganti rugi lahan. Anggaran tersebut, lanjutnya, cukup besar dan membebani APBD. Diharapkan, Rp45 miliar sudah mencukupi untuk ganti rugi lahan sesuai Detail Enggeneering Design (DED) yang disiapkan. "Mudah-mudahan bisa terlaksana sesuai DED yang sudah ideal," pungkasnya.***(sari)
rilham2new February 8th, 2009, 01:48 PM Sabtu, 7 Pebruari 2009 16:20
Bank Riau Targetkan Penyaluran Kredit 2009 Capai Rp 7,6 Triliun
Bank Riau terus mengupayakan peningkatan penyaluran kredit. Jika pada 2008 hanya berkisar Rp 4,9 triliun, maka target tahun ini mencapai Rp 7,6 triliun.
Riauterkini-PEKANBARU- Direktur Utama Bank Riau Erzon mengaku belum puas dengan realisasi penyaluran kredit lembaga keuangan yang dipimpinnya. Pada tahun 2008 dari target sebesar Rp 5,2 triliun, hanya tercapai sekitar 4,7 triliun. Meskipun target penyaluran kredit tahun lalu tak tercapai, namun Erzon yakin pada 2009 kinerja Bank Riau jauh lebih baik, karena itu ia berani menargetkan penyaluran kredit tahun ini mencapai Rp 7,6 triliun.
Penyaluran kredit tersebut untuk sejumlah sektor, terutama sektor yang paling besar penyaluran kredit adalah UMKM yang mencapai Rp 500 miliar, menyusul sektor properti sebesar Rp 480 miliar.
Dijelaskan Erzon, beberapa sektor lain seperti perkebunan, pangan dan peternakan juga akan ditambah nilai platformnya. Sektor perkebunan akan ditambah nilai platformnya outsanding Rp 300 miliar. „Kalau lebig dari itu juga tetap bisa kita layani, agar tidak menyalahgi aturan kita akan kerjasama dengan BPD maupun bank swasta yang lain,“ ujar Erzon kepada wartawan disela acara seminar nasional kebangkitan agribisnis di Provinsi Riau dan Musawarah Daerah DPP Himpunan Alumni IPB Provinsi Riau, di Hotel Aryaduta Pekanbaru Sabtu (7/2/09).
Erzon mengatakan, dengan penambahan total kredit mencapai Rp 2,7 triliun tersebut, bearti skema kredit pada tahun inhi meningkat menjadi 50%, Erzon mengharapkan, dengan penambahan kredit yang diberikan, sektor usaha riil masyarakat dapat btumbuh dan berkembang. ’’Skema dari kita sudah ada, tinggal masyarakat yang bisa memanfaatkan ini,“ ujar Erzon.
Hal senada disampaikan Gubernur Riau (Gubri), HM Rusli Zainal. Rusli mengatakan tidak ada alasan masyarakat Riau mengalami kendala permodalan soal mengembangkan usahanya, terutama sektor perkebunan. Karena ujar Gubri direksi Bank Riau sudah menambahkan skema kredit perkebunan outsending sampai mencapai Rp 300 miliar. ”Keputusan direksi ini saya lihat sangat baik, dan ini merupakan komitmen untuk membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha,” ujar Gubri.
Gubri juga mengatakan, dengan penambahan kerdit tahun ini mencapai Rp 7,6 triliun, banyak sektor yang bisa dibantu oleh Bank Riau. ”Kalau ini dioptimalkan, tentu akan memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat,” kata Gubri. Gubri juga melanjutkan apalagi banyak juga program pemerintah pusat yang belum terserap, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikelola perbankkan nasional. ”Jika ini dimanfaatkan masyarakat kita, tentu banyak hal yang optimal dilakukan, tergantung komitmen saja,” pungkasnya.***(mad)
rilham2new February 8th, 2009, 02:19 PM SUDIRMAN CITY CENTER
includes:
* The Premier Grand Zuri Hotel (5 star hotel with 1000 person-ballroom capacity) (10 + storeys)
* The Sudirman Suite (two towers apartment) (20 storeys)
* The Summit (office tower) (6 storeys)
Developer : GRAND ZURI GROUP
Location : between BTN building and Taman Kaca Mayang
rendering
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/COnstruction%20Update/news4741.jpg
PROGRESS
MARCH 2008, by MATTAJOGJA
http://farm3.static.flickr.com/2104/2350894818_4465690520_o.jpg
======================================================================================================================
Kayaknya yang pertama kali dibangun itu THE SUMMIT OFFICE TOWER dulu deh ..
Ini gambar terbaru dari FITRI ZANDRA ..
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/55/1200x1200/2/23.jpg?et=u4KK7uqbEAGFM99pqz8jig&nmid=169851221
Hmm, harap2 Hotel ma APartemen nya juga segera dibangun :yes:
rilham2new February 9th, 2009, 06:00 AM 3 Rumah susun akan dibangun di Pekanbaru :)
================ Dari RIAUTERKINI ===========
Jum’at, 6 Pebruari 2009 16:26
Pekanbaru Dapat Jatah Pembangunan Tiga Rumah Susun
Pekanbaru akan segera memiliki rumah susun disewakan. Program stimulus perumahan rakyat memberikan jatah tiga rumah susun untuk Pekanbaru.
Riauterkini-BANGKINANG- Pemerintah pusat, melalui Kementria Perumahan Rakyat menggulirkan program stimulus pembangunan perumahan rakyat pada APBN 2009. Program ini berupa pembangunan rumah susun disewakan (Rusunwa) di sejumlah daerah. Untuk Riau, dipastikan akan mendapat jatah tiga unit dan semunya akan dibangun dibangun di Pekanbaru.
"Pemberitahuan adanya program ini terkesan mendadak, karena pengguliran program stimulus memang juga baru dilakukan pemerintah. Untuk tahun ini kita mendapatkan tiga unit rumah susun disewakan atau disebut Rusunwa," ujar Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Riau Firdaus kepada wartawan di sela-sela mengikuti acara peringatan HUT Kabupaten Kampar ke-59 di Bangkinang, Jumat (6/2/09).
Dijelaskan Firdaus setiap unit Rusunwa terdiri dari 96 pintu. Rusunwa akan dibangun lima tingkat. Tiga lokasi sementara yang akan diusulkan adalah di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai, di sekitar RUSD Arifin Achmad sebagai tempat tinggal sekaligus mes tenaga medis dan di sekitar kampus Universitas Riau (Unri) Panam.
Dijelaskan Firdaus, pemerintah pusat hanya menanggung pembangunan fisik Rusunwa. Sedangkan mengenai pengadaan tanah dan fasilitas pendukung, seperti jaringan listrik dan air bersih ditanggung pemerintah daerah.
Setelah Rusunwa terbangun, lanjut Firdaus, pengelolaannya akan dilakukan pemerintah daerah. Hanya saja belum jelas apakah pemerintah daerah dimaksud Pemprov Riau atau Pemko Pekanbaru.***(mad)
rilham2new February 9th, 2009, 06:01 AM UPDATE Halte BUS TRANS METRO PEKANBARU
Lokasi : Mal SKA, sekitar 4-5 km arah barat dari Pusat Kota ...
Februari 2009
oleh lancang_kuning
http://farm4.static.flickr.com/3490/3262508439_4884284bea.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3297/3263334200_eeb1e534de.jpg
Halte Trans Metro Depan Mall SKA
http://farm4.static.flickr.com/3325/3263335562_2e0c320bf6.jpg
^^
Sebagian besar model halte Trans Metro kayak gambar di atas. Kalau tidak salah hanya halte di depan Kaca Mayang sama depan BI (ini halte baru, tepat di samping indeks standar pencemar udara (ISPU) ) yang modelnya lain dan dicat kuning. Pun sepertinya tidak sekokoh halte-halte seperti depan Dang Merdu. Entah apa alasanya dibeda-bedakan. :ohno:
rilham2new February 9th, 2009, 12:18 PM Pasar RUMBAI akan segera difungsikan ,, akankah fungsinya seperti pasar yang baru disiapkan pada tahun 2006 di bawah ini :)
PEMKOT Pekanbaru berusaha untuk terus meremajakan pasar tradisionalnya. Proyek besar dimulai di Pasar Bawah, kemudian disusul Pasar Pusat (yang kini berganti nama jadi Plaza Sukaramai), kemudian proyek ini pula disusul Proyek PASAR SENAPELAN (eks Pasar Kodim), akan segera diresmikan pula awal tahun ini adalah Pasar Rumbai ..
Adapun, pengerjaan PASAR SENAPELAN tahap ke-2 tengah digesa, gambarnya ada tuh di halaman2 belakang ... Setelah membangun Pasar sederhana di MUARA FAJAR (pinggiran kota Pekanbaru paling utara).
PEMKOT Pekanbaru merencanakan membangun Pasar Sederhana dan layak di kawasan TANGOR (yaitu pinggiran Kota Pekanbaru paling Timur)
Dan tunggu dulu, bakal ada PASAR modern a la Pasar Senapelan kembali dibangun, yaitu proyek PASAR CIK PUAN :)...
PASAR SENAPELAN tahap I
*Dari RIAUPOS Edisi Cetak 6 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/600x600/47/PasarSenapelan-6Feb09.jpg?et=q5J2dA3hVBRT5NJ15rd9Pg&nmid=163228181
rilham2new February 9th, 2009, 12:19 PM Berita UPDATE
METROPOLITAN CITY SHOPPING CENTER - (major Tenant: GIANT Hypermarket)
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 9 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/48/Met-City-9Feb09.jpg?et=xDMGp%2BdNQCgYL%2BMJ5Uo0rA&nmid=163228181
ISI UTAMA : 100% kios sudah disewa, kalau dari kutipan iklan mereka yang dulu .. katanya disini bakal ada
1. A&W Restaurants (cabang ke-5 di PKU setelah Mal Ciputra Selatan FoodCourt dan Lantai 1, Mal SKA, dan Senapelan Plaza)
2. GUARDIAN (gak tahu cabang ke berapa, tapi kalau gak salah punya cabang di Mal Pekanbaru, Mal SKA, Mal Ciputra Seraya, dan Plaza Citra
3. Kentucky Fried Chicken (cabang ke-7 di PKU, setelah Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Sudirman, Mal Pekanbaru, Mal SKA, Mal Ciputra Seraya, dan Plaza Sukaramai)
4. SOLARIA Resto (cabang ke-5 di PKU, setelah Mal SKA lantai 3 dan BASEMENT, Mal Ciputra Seraya, dan Mal Pekanbaru) [/I]
Itu dari Iklan mereka beberapa waktu yang lalu :D
rilham2new February 9th, 2009, 12:25 PM UPDATE : METROPOLITAN CITY SHOPPING CENTER (MTC)
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 9 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/49/Met-City-2-9Feb09.jpg?et=Zuep0k6Fdx9PIicA0JlJDg&nmid=163228181
rilham2new February 10th, 2009, 04:29 AM Dari RIAUPOS
Pendataan Jembatan Siak IV Selesai, Harga Belum Jelas
Selasa, 10 Pebruari 2009
KOTA (RP) — Tim sembilan yang ditujuk Wali Kota Pekanbaru untuk penyelesaian ganti rugi lahan Jembatan Siak IV sudah selesai melakukan pendataan. Hanya saja soal harga hingga saat ini belum diputuskan.
Karena untuk menentukan harga tanah tersebut, tim penilainya bukan dari tim sembilan, melainkan Pemko menunjuk tim penilai tanah independen di Kota Pekanbaru. Hal ini sesuai dengan Peraturan presiden (Perpres) Nomor 36/2005 junto Peraturan Presiden Nomor 65/2006 tentang pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Kemudian petunjuk pelaksanaannya sesuai dengan Keputusan BPN pusat nomor 23 tahun 2007.
‘’Jadi kita hanya mengecek atau mendata jumlah persil tanah yang ada di Siak IV itu saja. Sedangkan masalah berapa harga per meter itu ditunjuk tim penilai independennya oleh Pemko,’’ kata Sekretaris Tim Sembilan, juga Kepala BPN Kota Pekanbaru, H Kamarudin SH kepada Riau Pos, Senin (9/2).
Ditanya berapa persil tanah yang akan diganti rugi oleh Pemko tersebut, Kamarudin menegaskan, dirinya kurang tahu pasti.
‘’Saya kurang ingat berapa jumlah pastinya, tapi semuanya sudah kita data,’’ jelasnya.Kemudian ia juga menegaskan, untuk tim independen tersebut, hanya menilai saja berapa layak harganya. Akan tetapi semua keputusannya tetap di Panitia pengadaan tanah Pemko Pekanbaru. Tambahnya, berdasarkan jadwal yang diberikan, untuk berapa harga tanah per meternya. Diperkirakan akhir Peberuari ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan, untuk kondisi tanah jika dilakukan pendataan di lapangan, tentu semua orang bisa menilai. Sebab lokasi tanah berdekatan dengan Sungai Siak. Jika Sungai Siak meluap maka daerah pinggir sungai tersebut banjir. ‘’Kalau Sungai Siak meluap tetap banjir, jadi bisalah dinilai sendiri berapa layaknya harga tanah di lokasi Jembatan Siak IV itu,’’ tegasnya.
Perlu Rp300 Miliar
Di tempat terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru Ir Yusman Amin MEng kepada wartawan, Senin (9/2) menyebutkan, kalau untuk menyelesaikan Jembatan Siak IV memerlukan dana setidaknya Rp300 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun jembatan setinggi 12 meter dari permukaan air saat pasang tertinggi dengan lebar jembatan 20 meter.
‘’Dengan dimasukkannya usulan dana stimulan ini sebesar Rp50 miliar ke Pemprov Riau, itu tentunya kabar baik bagi kita. Kalau Rp10 miliar ditambah Rp50 miliar, itu sudah cukup banyak untuk memulai sebuah pengerjaan jembatan. Tapi memang belum apa-apa karena untuk menuntaskan jembatan ini setidaknya memerlukan dana Rp300 miliar,’’ sebut dia.(esi/hpz)
rilham2new February 10th, 2009, 04:32 AM Senin, 9 Pebruari 2009 17:16
2009, BTN Kucurkan Rp 500 Miliar Kredit Perumahan di Riau
Masyarakat yang mendambakan memiliki hunian mendapat kesempatan luas. Selain ada subsidi dari pusat Rp 2,6 triliun, tahun ini BTN sediakan Rp 500 miliar untuk kredit perumahan di Riau.
Riauterkini-PEKANBARU-Masih berkaitan dengan gelontoran dana subsidi perumahan dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,6 triliun atau naik 350 % dari tahun 2007 yang hanya disubsidi sebesar Rp 700 miliar, BTN Cabang Pekanbaru tahun ini akan menggelontorkan dana untuk kredit kepemilikan rumah sebesar Rp 500 miliar. Jumlah tersebut naik dibandu\ingkan realisasi kucuran dana tahun 2008 yang hanya Rp 461 miliar saja.
“Sebenarnya pusat hanya memberikan target sebesar Rp 400 miliar saja untuk kucuran kredit perumahan di BTN Cabang Pekanbaru. Namun jumlah gelontoran kredit sebesar Rp 500 miliar itu adalah target pribadi saya. Karena saya optimis dalam pencapaiannya. Sebagai gambaran, tahun 2008 lalu saja realisasi kucuran kredit BTN mencapai 461 miliar,” terang Kapala Cabang BTN Pekanbaru, Soebandhi kepada Riauterkini senin (9/2).
Menurutnya, optimistis target pribadinya itu disebabkan gambaran pada Januari yang cukup menggairahkan. Sepanjang Januari 2009 ini saja, setidaknya sekitar 420 unit rumah sudah berhasil dilakukan oleh BTN cabang Pekanbaru. Jika dinominalkan, sedikitnya sekitar Rp 22 miliar (asumsi Rp 50 juta.rumah RSH).
Disinggung mengenai BI Rate (acuan bunga bank), yang turun yang kini hanya 8,5 %, Soebandhi menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa melakukan penurunan suku bunga BTN. Karena menurutnya itu wewenang pusat. Kini suku bungan kredit perumahan di BTN turun sebesar 0,5 basist point. Yaitu dari 15 % menjadi 14,5 %.***(H-we)
rilham2new February 10th, 2009, 04:39 AM 3 Rumah susun akan dibangun di Pekanbaru :)
================ Dari RIAUTERKINI ===========
Jum’at, 6 Pebruari 2009 16:26
Pekanbaru Dapat Jatah Pembangunan Tiga Rumah Susun
Pekanbaru akan segera memiliki rumah susun disewakan. Program stimulus perumahan rakyat memberikan jatah tiga rumah susun untuk Pekanbaru.
Riauterkini-BANGKINANG- Pemerintah pusat, melalui Kementria Perumahan Rakyat menggulirkan program stimulus pembangunan perumahan rakyat pada APBN 2009. Program ini berupa pembangunan rumah susun disewakan (Rusunwa) di sejumlah daerah. Untuk Riau, dipastikan akan mendapat jatah tiga unit dan semunya akan dibangun dibangun di Pekanbaru.
"Pemberitahuan adanya program ini terkesan mendadak, karena pengguliran program stimulus memang juga baru dilakukan pemerintah. Untuk tahun ini kita mendapatkan tiga unit rumah susun disewakan atau disebut Rusunwa," ujar Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Riau Firdaus kepada wartawan di sela-sela mengikuti acara peringatan HUT Kabupaten Kampar ke-59 di Bangkinang, Jumat (6/2/09).
Dijelaskan Firdaus setiap unit Rusunwa terdiri dari 96 pintu. Rusunwa akan dibangun lima tingkat. Tiga lokasi sementara yang akan diusulkan adalah di Kelurahan Meranti Pandak, Rumbai, di sekitar RUSD Arifin Achmad sebagai tempat tinggal sekaligus mes tenaga medis dan di sekitar kampus Universitas Riau (Unri) Panam.
Dijelaskan Firdaus, pemerintah pusat hanya menanggung pembangunan fisik Rusunwa. Sedangkan mengenai pengadaan tanah dan fasilitas pendukung, seperti jaringan listrik dan air bersih ditanggung pemerintah daerah.
Setelah Rusunwa terbangun, lanjut Firdaus, pengelolaannya akan dilakukan pemerintah daerah. Hanya saja belum jelas apakah pemerintah daerah dimaksud Pemprov Riau atau Pemko Pekanbaru.***(mad)
Wahhh gila,,, feeling aku benar ternyata dari 3 proyek RUSUNAWA di Pekanbaru beberapa di antaranya adalah untuk relokasi penduduk di kawasan banjir :okay:
Ahh, keren kali lah Pekanbaru kalau gitu :okay:
Dan berhubung ternyata nilai proyeknya ..SAMPAI Rp 1.5 TRILIUN
Anjirrrr, gedeee bangetttttt :D ... Wahh, layak masuk halaman depan nih :yes: ..
Satu lagi, buat yang di Pekanbaru ... tolong dong diUPDATE nih pembangunan RUSUNAWA nya :D .... Nilai proyekynya besar sekali .... Sampe Rp 1.5 Trilliun ..
Ini berita dari RIAUTERKINI
Senin, 9 Pebruari 2009 16:12
Relokasi Korban Banjir,
Kota Pekanbaru Bakal Punya 3 Rusunawa
Riauterkini-PEKANBARU-Warga Rumbai yang setiap tahun terkena banjir, bisa bernafas lega. Tahun ini, Pemprov melalui dana APBN bakal membangun rumah susun sewa (rusunawa) di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir. Rusunawa tersebut bakal menjadi tempat relokasi warga yang menjadi korban banjir.
Kepala Bappeda, Yusman Amin ketika dikonfirmasi riauterkini di ruang kerjanya, Senin (9/2) mengungkapkan, lokasi pembangunan rusunawa Rumbai sudah disediakan seluas 1,2 hektar. Untuk pembangunan rusunawa, tambah Yusman, luas lahan 3.000-4.000 m2 sebenarnya sudah cukup. "Usai dibangun, rusunawa nantinya diserahkan ke Pemko untuk dikelola. Sistemnya, sewa," ujar Yusman.
Tidak hanya satu rusunawa, di Kota Pekanbaru rencananya bakal dibangun 3 rusunawa. Satu rusunawa dibangun di salah satu perguruan tinggi sedang satu rusunawa lagi di bangun di RSUD Arifin Ahmad. "Untuk rusunawa di dekat perguruan tinggi, gunanya untuk tempat tinggal mahasiswa. Sedang di RSUD Arifin Ahmad untuk paramedis yang bekerja disana," jelas Yusman.
Pembangunan ketiga rusunawa, lanjutnya, sudah dikoordinasikan Pemprov dengan Pemko Pekanbaru. Anggarannya, berasal dari dana stimulus yang dianggarkan dalam APBN Perubahan 2009. "Sebentar lagi juga ditenderkan," imbuhnya.
Untuk satu blok rusunawa, dapat menampung 96 kamar. Rencananya, bentuk rusunawa seperti twins atau kembar.Usulan dana stimulus yang diantaranya membangun 3 rusunawa, mencapai Rp1,5 triliun. Turunnya anggaran diperkirakan bertahap hingga 3 tahun. ***(sari)
==============
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, ini tanda pemerintah kita peduli :cheers:
gary_LSMN February 10th, 2009, 12:49 PM Hi, salam kenal. Saya warga Pekanbaru dan sudah berada di Riau selama hampir 16 tahun. Lokasi di Rumbai (Umban Sari). Asal dari Solo.
Thanks untuk informasi kota PKU dan foto2 nya. See you soon.
=NaNdA= February 10th, 2009, 02:36 PM di video presentasi proposal Indonesia untuk 2022... Stadion PON Riau masuk.. ;)
desainnya ada 2.. satu sama persis kaya yang udah di post disini..
malah lengkap sama kompleksnya.. :) satu lagi agak bergelombang
tapi di pintu masuknya ada atap khas Pekanbaru.. :)
rilham2new February 10th, 2009, 03:42 PM Hi, salam kenal. Saya warga Pekanbaru dan sudah berada di Riau selama hampir 16 tahun. Lokasi di Rumbai (Umban Sari). Asal dari Solo.
Thanks untuk informasi kota PKU dan foto2 nya. See you soon.
Wah sudah lama tinggal di Pekanbaru, ya :)
Selamat datang di Thread Pekanbaru :cheers: ..
rilham2new February 10th, 2009, 03:46 PM di video presentasi proposal Indonesia untuk 2022... Stadion PON Riau masuk.. ;)
desainnya ada 2.. satu sama persis kaya yang udah di post disini..
malah lengkap sama kompleksnya.. :) satu lagi agak bergelombang
tapi di pintu masuknya ada atap khas Pekanbaru.. :)
Nah, di mana aku bisa liat videonya, Nan ?? :D
Ada di Youtube, ada gak ??? :D Desain ke-1 itu udah dibatalkan kayaknya, jadi mungkin yang dipakai desain yang ke-2 itu.
Penasaran nih :yes: ... Pengerjaannya dimulai tahun 2009 ini.
Nah di desain satu kompleks itu apakah hanya stadion saja ??? Atau ada venue cabang olahraga yang lain???
rilham2new February 10th, 2009, 03:54 PM Wahhh gila,,, feeling aku benar ternyata dari 3 proyek RUSUNAWA di Pekanbaru beberapa di antaranya adalah untuk relokasi penduduk di kawasan banjir :okay:
Ahh, keren kali lah Pekanbaru kalau gitu :okay:
Dan berhubung ternyata nilai proyeknya ..SAMPAI Rp 1.5 TRILIUN
Anjirrrr, gedeee bangetttttt :D ... Wahh, layak masuk halaman depan nih :yes: ..
Satu lagi, buat yang di Pekanbaru ... tolong dong diUPDATE nih pembangunan RUSUNAWA nya :D .... Nilai proyekynya besar sekali .... Sampe Rp 1.5 Trilliun ..
Ini berita dari RIAUTERKINI
Senin, 9 Pebruari 2009 16:12
Relokasi Korban Banjir,
Kota Pekanbaru Bakal Punya 3 Rusunawa
Riauterkini-PEKANBARU-Warga Rumbai yang setiap tahun terkena banjir, bisa bernafas lega. Tahun ini, Pemprov melalui dana APBN bakal membangun rumah susun sewa (rusunawa) di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir. Rusunawa tersebut bakal menjadi tempat relokasi warga yang menjadi korban banjir.
Kepala Bappeda, Yusman Amin ketika dikonfirmasi riauterkini di ruang kerjanya, Senin (9/2) mengungkapkan, lokasi pembangunan rusunawa Rumbai sudah disediakan seluas 1,2 hektar. Untuk pembangunan rusunawa, tambah Yusman, luas lahan 3.000-4.000 m2 sebenarnya sudah cukup. "Usai dibangun, rusunawa nantinya diserahkan ke Pemko untuk dikelola. Sistemnya, sewa," ujar Yusman.
Tidak hanya satu rusunawa, di Kota Pekanbaru rencananya bakal dibangun 3 rusunawa. Satu rusunawa dibangun di salah satu perguruan tinggi sedang satu rusunawa lagi di bangun di RSUD Arifin Ahmad. "Untuk rusunawa di dekat perguruan tinggi, gunanya untuk tempat tinggal mahasiswa. Sedang di RSUD Arifin Ahmad untuk paramedis yang bekerja disana," jelas Yusman.
Pembangunan ketiga rusunawa, lanjutnya, sudah dikoordinasikan Pemprov dengan Pemko Pekanbaru. Anggarannya, berasal dari dana stimulus yang dianggarkan dalam APBN Perubahan 2009. "Sebentar lagi juga ditenderkan," imbuhnya.
Untuk satu blok rusunawa, dapat menampung 96 kamar. Rencananya, bentuk rusunawa seperti twins atau kembar.Usulan dana stimulus yang diantaranya membangun 3 rusunawa, mencapai Rp1,5 triliun. Turunnya anggaran diperkirakan bertahap hingga 3 tahun. ***(sari)
==============
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, ini tanda pemerintah kita peduli :cheers:
Dari RIAUPOS EDisi Cetak 10 Februari 2009, berita seputar relokasi penduduk di kawasan banjir ke dalam sebuah proyek RUSUNAWA ... walaupun mungkin gak semuanya bisa direlokasi, tapi jumlahnya bisa sangat dikurangi ...
Lagipula, RUSUNAWA seharga Rp 500 miliar (asumsi dari total Rp 1.5 Trilliun yang dikucurkan, tiap lokasi proyek dapat Rp 500 miliar) .. Setidaknya bisa menampung 500 KK .... Semoga :D ... Anggap 1 Unit RUSUNAWA harganya Rp 100 juta. ...
Hmm tanpa berpanjang lebar ... ini :)
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/52/RUSUNAWA-relokasibanjir-10Feb09.jpg?et=o768qUhnZ7AP7SvRlFaNUA&nmid=163228181
NOTE : PEMBEBASAN LAHAN SELUAS 1.2 Hektar telah dilakukan oleh PEMERINTAH PROVINSI RIAU :)
Proyek dari pemerintah pusat biasanya hanya mencangkup bangunan fisik, tapi tidak menyertakan biaya untuk pembebasan lahan. Kalau pemerintah pusat mau membantu Riau dalam menyuntikkan dana2 pembangunan seperti ini, Pemerintah Riau Insya Allah masih sanggup menanggung pembebasan lahan :).
rilham2new February 10th, 2009, 04:00 PM Pembangunan PASAR RUMBAI yang dilakukan oleh PEMKOT Pekanbaru ternyata terus berjalan loh :naughty:
PASAR RUMBAI
*berjarak sekitar 7 km dari Pusat Kota Pekanbaru, berada di utara Pusat Kota, dan merupakan pasar penyedia barang2 kebutuhan Pokok bagi warga RUMBAI dan sekitarnya.
Info tambahan: Pasar dengan ukurang yang lebih kecil pula telah siap dibangun di kawasan MUARA FAJAR, bagian utara dari RUMBAI itu sendiri. Jaraknya gak jauh kok, cuman 15 km dari Pusat Kota Pekanbaru aja, ke arah utara :D hehehe
* Pembangunan itu tidak semestinya selalu dipusatkan di pusat kota, bukan ??? ;) ...
Ini UPDATE JULI 2008 oleh ZANK!
1
http://farm4.static.flickr.com/3262/2676340119_028d784d7c.jpg?v=0
2
http://farm4.static.flickr.com/3255/2677170248_1ac6724b9c.jpg?v=0
Ini update OCTOBER 2008, dari E-paper RIAUPOS (sorry kalau agak basi)
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/COnstruction%20Update/Pasar_Rumbai.jpg
Pasar RUmbai sebagai wujud komitmen PEMKOT Pekanbaru dalam pengembangan kawasan suburb/pinggiran kota akan segera dioperasikan pada Maret 2009 :cheers:
Hebat!!!!
UPDATE: PASAR RUMBAI
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 10 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/600x600/50/PasarRumbai-10feb09.jpg?et=IlCIk3O9Tt4yrt3xRJP0AQ&nmid=163228181
rilham2new February 10th, 2009, 04:24 PM Perkiraan di akhir tahun 2009, ekonomi RIAU hanya tumbuh 7.5% saja :ohno:
Tidak hanya itu, di akhir tahun 2008, ekonomi RIAU juga jatuh ke posisi 7.7% saja ... :ohno:
Padahal di akhir tahun 2007, ekonomi Riau pernah menyentuh 8.25% :nuts:
Ekonomi Pekanbaru lagi bombastis, di tahun yang sama Riau dapat angka 8.25%, Pekanbaru berhasil menyentuh 8.9% :nuts: ..
Tapi jatuhnya ini sudah bisa diduga, karena ekspor minyak bumi, kelapa sawit, dan kertas yang masih menjadi andalan Riau. itu smuanya lagi jatuh sebagai dampak krisis global.
Ohya, Riau adalah penghasil MINYAK BUMI Nomor 1 di Indonesia. Penghasil Kelapa Sawit Nomor 1 di Indonesia, dan penghasil KERTAS Nomor 1 di Indonesia :) ... Cuman sekedar ngasih tahu, doank :p .. kali aja ada yang gak tahu .... :D
Riau dan Kepulauan Riau adalah provinsi di Indonesia yang punya ketergantungan terhadap pasar ekspor yang sangat-sangat tinggi .. terlebih di Riau daratan, pasaran ekspor yang kita maksud adalah pasar bahan2 mentah :nuts: .. Yang harganya fluktuatif.. Hal ini menyebabkan, pemain di sektor ini tidak banyak, sangat sedikit. Tapi pemain tersebut betul2 besar .... (ketika aku bilang besar, berarti memang besar).
Sebut saja.
1. PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA (memproduksi 60% minyak bumi di Indonesia) .. Kapasitas produksi 600 ribu barrel per hari.
2. PT. RIAU ANDALAN PULP PAPER (produsen kertas PaperONE, kualitas ekspor .... TERBESAR DI INDONESIA, salah satu terbesar di ASIA PASIFIK), kepunyaan APRIL Group, pokoknya ada nama2 SUKANTO TANOTO di dalamnya :D
3. PT. INDAH KIAT PULP PAPER (produsen kertas INDAHKIAT, TERBESAR Nomor 2 di Indonesia, salah satu terbesar di ASIA PASIFIK) ... kepunyaan SINARMAS Group ...
=== Dari RIAUPOS
Ekonomi Riau Tumbuh 7,5 Persen
Selasa, 10 Pebruari 2009
PEKANBARU (RP)- Meski perlambatan ekonomi global mempengaruhi ekonomi nasional termasuk Riau namun pertumbuhan tetap ada. Pertumbuhan ekonomi di 2008 diperkirakan 7,7 persen atau melambat dibandingkan 2007 8,25 persen.
2009, diperkirakan ekonomi Riau tetap tumbuh meski sedikit melambat yakni 6,5 persen hingga 7,5 persen.
“Kondisi ini disebabkan lesunya pertumbuhan ekonomi mitra dagang sehingga menurunkan nilai ekspor komoditas utama Riau yakni CPO, Pulp dan kertas,” ujar Pemimpin Bank Indonesia Cabang Pekanbaru, Gatot Sugiono. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan tahunan BI yang dihadiri Wakil Gubernur Riau Drs HR Mambang Mit dan para bankir serta kalangan pengusaha, Senin (9/2) malam.
Menurut Gatot, hal ini menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi di Riau tetap menggembirakan. Adapun laju inflasi pada 2008 (yoy) mencapai 9,02 persen. Meski demikian angka ini lebih rendah dibanding inflasi nasional, 11,06 persen. 2009, lanjutnya lagi, laju inflasi Riau diharapkan dapat dipertahankan di bawah inflasi nasional.
Pincab BI itu mengatakan bahwa optimisme itu bukan tanpa alasan. Optimisme itu sesuai dengan pertimbangan bahwa sejak keluarnya SK Gubri tentang pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau yang beranggotakan Bank Indonesia, Bappeda, BPS, Dishub, Dinas Perindustrian Perdagangan serta Perum Bulog Riau adalah bentuk sinergi yang cukup kuat.
“Perlu kami informasikan bahwa TPID Riau ini merupakan tim yang pertama di Indonesia, dibentuk secara formal berdasarkan SK KDH,” ujarnya lagi. Lewat tim ini, diharapkan angka inflasi terkendali, rendah dan stabil.
Pada kesempatan itu dengan disaksikan oleh Wagubri juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara tiga lembaga yakni BI Pekanbaru, Iwapi Riau oleh Ketuanya Irma Rafidhah Rahman dan dari PT Riau Consultan Global Detri Karya yang bersinergi membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Riau.
“Lewat kerja sama ini diharapkan persoalan UMKM di Riau yang punya kendala di bidang masing-masing dapat dibantu mengatasinya,” ujar Gatot lagi.(fiz)
gary_LSMN February 10th, 2009, 05:28 PM Kalau bagi masyarakat Rumbai yang diidam-idamkan adalah penyelesaian jembatan (Siak III & IV), agar Rumbai tidak tertinggal dengan Pekanbaru dan investor mau bangun2 di Rumbai. Terus terang kita iri dengan perkembangan daerah Panam, Marpoyan, Arengka dll.
rilham2new February 10th, 2009, 05:46 PM Kalau bagi masyarakat Rumbai yang diidam-idamkan adalah penyelesaian jembatan (Siak III & IV), agar Rumbai tidak tertinggal dengan Pekanbaru dan investor mau bangun2 di Rumbai. Terus terang kita iri dengan perkembangan daerah Panam, Marpoyan, Arengka dll.
Betul, dulu juga di thread ini pernah dibahas, Kalau Rumbai mau berkembang . Jalan satu-satunya memang harus segera menyelesaikan Siak III dan Siak IV :) ..
dupone February 10th, 2009, 06:16 PM ^^cuma menambahkan aja ham..pembangunan jembatan dari arah Rumbai - Kota sudah dapat kita lihat dengan jelas,tinggal hanya menunggu dari arah Kota - Rumbai saja..masalahnya disini masih belum terselesaikannya penggantian lahan penduduk disekitar tempat itu..tapi sepertinya kalau misalnya masalah ini cepat terselesaikan saya kira sebelum akhir tahun ini pun jembatan Siak III sudah siap layak dipakai...:)
Kris18 February 10th, 2009, 06:43 PM Wahhh gila,,, feeling aku benar ternyata dari 3 proyek RUSUNAWA di Pekanbaru beberapa di antaranya adalah untuk relokasi penduduk di kawasan banjir :okay:
Ahh, keren kali lah Pekanbaru kalau gitu :okay:
Dan berhubung ternyata nilai proyeknya ..SAMPAI Rp 1.5 TRILIUN
Anjirrrr, gedeee bangetttttt :D ... Wahh, layak masuk halaman depan nih :yes: ..
Satu lagi, buat yang di Pekanbaru ... tolong dong diUPDATE nih pembangunan RUSUNAWA nya :D .... Nilai proyekynya besar sekali .... Sampe Rp 1.5 Trilliun ..
Ini berita dari RIAUTERKINI
Senin, 9 Pebruari 2009 16:12
Relokasi Korban Banjir,
Kota Pekanbaru Bakal Punya 3 Rusunawa
Riauterkini-PEKANBARU-Warga Rumbai yang setiap tahun terkena banjir, bisa bernafas lega. Tahun ini, Pemprov melalui dana APBN bakal membangun rumah susun sewa (rusunawa) di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir. Rusunawa tersebut bakal menjadi tempat relokasi warga yang menjadi korban banjir.
Kepala Bappeda, Yusman Amin ketika dikonfirmasi riauterkini di ruang kerjanya, Senin (9/2) mengungkapkan, lokasi pembangunan rusunawa Rumbai sudah disediakan seluas 1,2 hektar. Untuk pembangunan rusunawa, tambah Yusman, luas lahan 3.000-4.000 m2 sebenarnya sudah cukup. "Usai dibangun, rusunawa nantinya diserahkan ke Pemko untuk dikelola. Sistemnya, sewa," ujar Yusman.
Tidak hanya satu rusunawa, di Kota Pekanbaru rencananya bakal dibangun 3 rusunawa. Satu rusunawa dibangun di salah satu perguruan tinggi sedang satu rusunawa lagi di bangun di RSUD Arifin Ahmad. "Untuk rusunawa di dekat perguruan tinggi, gunanya untuk tempat tinggal mahasiswa. Sedang di RSUD Arifin Ahmad untuk paramedis yang bekerja disana," jelas Yusman.
Pembangunan ketiga rusunawa, lanjutnya, sudah dikoordinasikan Pemprov dengan Pemko Pekanbaru. Anggarannya, berasal dari dana stimulus yang dianggarkan dalam APBN Perubahan 2009. "Sebentar lagi juga ditenderkan," imbuhnya.
Untuk satu blok rusunawa, dapat menampung 96 kamar. Rencananya, bentuk rusunawa seperti twins atau kembar.Usulan dana stimulus yang diantaranya membangun 3 rusunawa, mencapai Rp1,5 triliun. Turunnya anggaran diperkirakan bertahap hingga 3 tahun. ***(sari)
==============
Puji syukur ke hadirat Allah SWT, ini tanda pemerintah kita peduli :cheers:
Enak banget yaa... warga pendatang di bantaran sungai siak, sudahlah akan dapat ganti rugi akan jembatan siak, kini mau dibangun pula rusunawa 1.5 trliun :D.
Bayangin, berapa banyak tuh dana triliunan yg harus dikeluarkan pemda untuk mengurusi warga kota.
Dan aku harap ini sebagai BUKTI komitmen pemerintah Riau terhadap warganya :).
=============================================================
Acara yag lagi di Pekanbaru : MTQ tingkat Pekanbaru diikuti seluruh peserta dari 12 kecamatan se-Pekanbaru, tempat perhelatan dan astakanya digelar di lapangan olahraga Chevron di Rumbai. Berita dan gambarnya dapat disaksikan di epaper riaupos.
Kris18 February 11th, 2009, 12:07 AM Kalau bagi masyarakat Rumbai yang diidam-idamkan adalah penyelesaian jembatan (Siak III & IV), agar Rumbai tidak tertinggal dengan Pekanbaru dan investor mau bangun2 di Rumbai. Terus terang kita iri dengan perkembangan daerah Panam, Marpoyan, Arengka dll.
Kalau menurut saya ya, sesuai dengan plan dari pemko, daerah kecamatan Rumbai itu tidak bakal banyak-banyak pembangunannya seperti halnya daerah Pekanbaru pusat sana. Karena jika ditinjau dari sudut topografi wilayah, daerah Rumbai itu lebih banyak daerah resapan airnya, daerahnya berawa-rawa, sebagai bantaran sungai siak dan lebih banyak pula lahan hijaunya. Plan pemerintah akan menjadikan Rumbai sebagai kawasan hijaunya Pekanbaru dan daerah resapan air.
Benar,Rumbai akan lebih berkembang jika jembatan Siak III dan Siak IV dibangun. Seiring jembatan siak IV dibangun, maka Rumbai bakal dibuka daerah baru lagi sebagai arah tembus dari Pekanbaru yang bakal tembus ke jalan sembilang dan camp chevron Rumbai.
Dan bakal keliahatan perkembangannya jika jalan Yos Sudarso diperlebar, dan sepanjang jalan diberi lampu jalan. Kalau mau dibangun mall sii,, it's okay juga :D. Tapi sebenarnya sebelumnya pemerintah sudah lebih dulu membuka akses, seperti dibukanya akses jalan tembus yang lebih cepat dari umban sari Rumbai ke daerah Palas sana.
Rumbai juga telah berkembang sebagai daerah sport center, pemukiman, pendidikan,tempat usaha, dan bakal dibangun dreamland pula dikemudian hari.
^^cuma menambahkan aja ham..pembangunan jembatan dari arah Rumbai - Kota sudah dapat kita lihat dengan jelas,tinggal hanya menunggu dari arah Kota - Rumbai saja..masalahnya disini masih belum terselesaikannya penggantian lahan penduduk disekitar tempat itu..tapi sepertinya kalau misalnya masalah ini cepat terselesaikan saya kira sebelum akhir tahun ini pun jembatan Siak III sudah siap layak dipakai...:)
Yang dari arah Pekanbaru sudah mulai dibangun, meski kelihatannya belum jadi seperti yg dari Rumbai, kelihatan tuh kalau kita jalan dari arah Senapelan.
Btw, tapi kalau aku perhatiin yang dari Rumbai sama yg dari Senapelan, kok rada-rada miring sebelah ya arahnya?agak kekanan gitu :p
good news (for me? :D)
[gak penting] I will back to Pekanbaru again tomorrow, any request?[/gak penting] :D
rilham2new February 11th, 2009, 07:27 AM ^^cuma menambahkan aja ham..pembangunan jembatan dari arah Rumbai - Kota sudah dapat kita lihat dengan jelas,tinggal hanya menunggu dari arah Kota - Rumbai saja..masalahnya disini masih belum terselesaikannya penggantian lahan penduduk disekitar tempat itu..tapi sepertinya kalau misalnya masalah ini cepat terselesaikan saya kira sebelum akhir tahun ini pun jembatan Siak III sudah siap layak dipakai...:)
Kalau adari Sisi Senapelan , kayaknya udah ada pembangunannya deh ... Ya, Siak III mungkin selambat-lambatnya selesai kurasa dalam 2010 akhir sih bisa. Tapi kalau akhir tahun ini, mungkin belum. Karena penganggaran pembangunan tepian jembatan itu bisa bertahap. Tapi, komponen termahal tetap penyambungan bagian tengah, dan itu tidak boleh MULTIYEARS ... tapi harus selesai dalam satu tahun anggaran.
Secara teknisnya memang seperti itu. :)
rilham2new February 11th, 2009, 07:30 AM Enak banget yaa... warga pendatang di bantaran sungai siak, sudahlah akan dapat ganti rugi akan jembatan siak, kini mau dibangun pula rusunawa 1.5 trliun :D.
Bayangin, berapa banyak tuh dana triliunan yg harus dikeluarkan pemda untuk mengurusi warga kota.
Dan aku harap ini sebagai BUKTI komitmen pemerintah Riau terhadap warganya :).
=============================================================
Acara yag lagi di Pekanbaru : MTQ tingkat Pekanbaru diikuti seluruh peserta dari 12 kecamatan se-Pekanbaru, tempat perhelatan dan astakanya digelar di lapangan olahraga Chevron di Rumbai. Berita dan gambarnya dapat disaksikan di epaper riaupos.
Bantaran ?? :nuts:
Kalau dekat kawasan Siak III, di situ gak ada perumahan Bantaran kali ... Yang ada perumahan di bantaran itu di sisi Senapelan :) ... Yang ada bantaran itu di dekat Siak IV ...
Dana Trilliunan itu bukan murni dana PEMPROV/PEMKOT, tapi dana stimulan dari pemerintah pusat melalui Kementrian Perumahan Rakyat. Tapi pembebasan lahan tetap tanggungan PEMPROV :)
rilham2new February 11th, 2009, 07:38 AM Kalau menurut saya ya, sesuai dengan plan dari pemko, daerah kecamatan Rumbai itu tidak bakal banyak-banyak pembangunannya seperti halnya daerah Pekanbaru pusat sana. Karena jika ditinjau dari sudut topografi wilayah, daerah Rumbai itu lebih banyak daerah resapan airnya, daerahnya berawa-rawa, sebagai bantaran sungai siak dan lebih banyak pula lahan hijaunya. Plan pemerintah akan menjadikan Rumbai sebagai kawasan hijaunya Pekanbaru dan daerah resapan air.
Benar,Rumbai akan lebih berkembang jika jembatan Siak III dan Siak IV dibangun. Seiring jembatan siak IV dibangun, maka Rumbai bakal dibuka daerah baru lagi sebagai arah tembus dari Pekanbaru yang bakal tembus ke jalan sembilang dan camp chevron Rumbai.
Dan bakal keliahatan perkembangannya jika jalan Yos Sudarso diperlebar, dan sepanjang jalan diberi lampu jalan. Kalau mau dibangun mall sii,, it's okay juga :D. Tapi sebenarnya sebelumnya pemerintah sudah lebih dulu membuka akses, seperti dibukanya akses jalan tembus yang lebih cepat dari umban sari Rumbai ke daerah Palas sana.
Rumbai juga telah berkembang sebagai daerah sport center, pemukiman, pendidikan,tempat usaha, dan bakal dibangun dreamland pula dikemudian hari.
Kalaupun dikembangkan ... Kurasa juga jangan gila2an seperti Panam atau Arengka :nuts: ... Rumbai di beberapa titik harus punya resapan air. Ingat, Rumbai masih kawasan banjir paling parah di Kota Pekanbaru. Berita Banjir di Rumbai, masih menjadi headline news nasional. Seolah-olah SATU KOTA PEKANBARU BANJIR SEMUA :nuts: ... Karena kalau di TV, ada berita Banjir di Pekanbaru ,, kita jangan cepat berburuk sangka... karena "banjir" tersebut belum tentu (dan biasanya) tidak separah banjir di Semarang atau Jakarta ... Biasanya Rumbai doank tuh yang kena. Sejauh-jauhnya juga paling bantaran sungai.
Kalau daerah lain ada banjir, biasanya banjir temporer karena drainase tidak ada atau tersumbat. Rumbai kalau perlu malah harus kembali direboisasi di titik tepian sungai. Dan dikembalikan fungsinya menjadi rawa-rawa :) ..
Nah untuk Rumbai Atas, boleh juga kalau dikembangkan pusat bisnis ... tapi bukan, dalam tahap gila2an seperti di Panam atau Arengka.. Karena fokus Rumbai adalah kawasan pemukiman.
Yang dari arah Pekanbaru sudah mulai dibangun, meski kelihatannya belum jadi seperti yg dari Rumbai, kelihatan tuh kalau kita jalan dari arah Senapelan.
Btw, tapi kalau aku perhatiin yang dari Rumbai sama yg dari Senapelan, kok rada-rada miring sebelah ya arahnya?agak kekanan gitu :p
Betul, kayaknya memang agak patah gitu bentuk garisan jembatannya .,.. COba aja dicek di GOOGLE Earth.
good news (for me? :D)
[gak penting] I will back to Pekanbaru again tomorrow, any request?[/gak penting] :D
Ohh perlu donk ...
Semuanya dipotret !!! :D Update Siak III, GOR Senam, Gelanggang Remaja, Jalan Sukarno-Hatta, The Peak, Sudirman City Center, yaa pokoknya semuanya lah :D
Hahahaha
rilham2new February 11th, 2009, 10:42 AM DPK Perbankan Riau Rp33,11 T
Rabu, 11 Pebruari 2009
Laporan HELFIZON ASSYAFEI, Pekanbaru
GELIAT perbankan di Riau menunjukkan kemajuan pesat. Total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun perbankan di Riau selama 2008 mencapai Rp33,11 triliun. Angka ini meningkat dibanding tahun sebelumnya sebesar 6 persen.
Pemimpin Bank Indonesia Pekanbaru, Gatot Sugiono mengungkapkan hal itu dalam Bankers Dinner 2009 yang berlangsung di Kantor BI Pekanbaru, Senin malam lalu. Hadir pada kesempatan itu Wagubri Drs HR Mambang Mit, para bankir, pengusaha dan sejumlah perwakilan UMKM.
Dalam paparannya Gatot Sugiono menjelaskan bahwa total aset perbankan Riau 2008 mencapai Rp39,54 triliun atau tumbuh 9,56 persen (yoy). Alokasi kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp21,49 triliun atau tumbuh sebesar 28,63 persen. “Pencapaian ini di atas target sebesar 20 persen,” ujarnya.
Adapun kredit bermasalah (NPL), lanjutnya masih terkendali yakni 2,16 persen dan masih jauh di bawah batas toleransi yakni 5 persen. Gatot juga memaparkan bahwa pembiayaan oleh perbankan syariah di Riau pada periode yang sama juga mencapai Rp884,57 miliar atau tumbuh 29,44 persen. Sedangkan pembiayaan bermasalah (NPF) sebesar 2,81 persen.
“Ini merupakan perkembangan yang menggembirakan meski kita masih mengalami tekanan ekonomi global,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dorongan BI Pekanbaru kepada kalangan perbankan untuk meningkatkan fungsi intermediasi perbankan terutama terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) cukup memotivasi.
Perhatian perbankan sudah cukup tinggi dengan kredit kepada UMKM mencapai Rp14,72 triliun tahun 2008 atau sebesar 72,65 persen dari total kredit perbankan Riau. Sedangkan penyaluran KUR sebesar Rp316,98 miliar kepada 24.318 nasabah serta kredit ketahanan pangan dan energi (KKP-E) sebesar Rp600 juta khususnya untuk peternakan sapi di Kampar.
Gatot juga menambahkan bahwa BI bersama perbankan, Pemda, Pengusaha dan kelompok usaha rakyat sedang merintis penyaluran Kredit Pengembangan Energi nabati-Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP) untuk perkembangan perkebunan rakyat di Riau. Selain itu program pendampingan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) telah berhasil menghubungkan 956 UMKM untuk memperoleh pelayanan krdit perbankan dengan realisasi kredit Rp26,8 miliar pada akhir 2008.(ekk)
rilham2new February 11th, 2009, 10:49 AM Update Jembatan Siak IV yang akan dibangun, dengan total dana Rp 300 miliar ....
Anggaran pembebasan lahan tahun ini sudah dalam angka yang tidak main-main .... Karena akan dikucurkan sekitar Rp 40 miliar !!! WOW, PEMERINTAH KITA BENER2 SERIUS UNTUK PROYEK INI ... Karena sudah masuk dalam APBD Kota Pekanbaru :D hehehe
======
Tiang Jembatan Dianggarkan Rp10 M
Rabu, 11 Pebruari 2009
Laporan M HAFIZ dan ERWAN SANI Kota
ANGGARAN awal untuk jembatan Siak IV, digunakan untuk membangun tiang Jembatan. Besaran dananya Rp10 miliar dari Pemprov Riau, Rp50 miliar diusulkan melalui dana stimulus Pemprov Riau ke pusat. Sedangkan anggaran Rp45 miliar dari APBD Pekanbaru 2009, digunakan untuk penuntasan pembebasan lahan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru Ir Yusman Amin MEng menjelaskan, di pangkal jembatan bagian utara atau Rumbai Pesisir, dibebaskan lahan dengan lebar 300 meter, lalu mengerucut hingga ke jalan yang akan dibangun. Ia sebutkan, untuk saat ini, Pemko belum menerima gambar jadi disain jembatan karena dipegang oleh Pemprov Riau.
‘’Kita hanya punya bagai mana detail rencana jembatan, terhadap lahan yang akan diganti rugi. Gambar jembatan kita memang belum mendapatkannya. Bentuk jembatan rencananya seperti kapal layar, dengan konstruksi tiang atas menggunakan tali baja. Untuk total keseluruhan mencapai Rp300 miliar dana menyelesaikan jembatan tersebut,’’ucapnya.
Ia sebutkan, jembatan Siak IV Kota Pekanbaru bisa jadi nanti menjadi landmark, alun-alun kota karena dilengkapi taman yang cukup luas. Menurutnya, Pemko Pekanbaru menginginkan agar penyelesaian jembatan secepatnya, tapi tentunya hal itu tergantung kepada Pemprov Riau karena untuk jalan dibangunnya dan fisik diusulkan ke pemerintah pusat.
‘’Kalau dilihat dari penganggaran saat ini masih belum seberapa karena setidaknya dibutuhkan Rp300 miliar untuk menyelesaikan fisik jembatan saja. Untuk jalan, dibangun Pemprov Riau. Seperti itu komitmennya berdasarkan rapat bersama waktu lalu,’’tutur Yusman.
Sementara itu, Asisten I Pemko Pekanbaru HR Dorman Johan menyebutkan terhadap proses ganti rugi lahan Jembatan Siak IV yang dianggarkan sebesar Rp45 miliar, segera disosialisasikan. Targetnya kata dia, Maret sudah dibayarkan. Berapa banyak persil yang akan diganti rugi dan berapa besar dana ganti rugi? Dorman katakan, masih belum final karena masih dilakukan inventarisir akhir.
‘’Untuk ganti rugi besarnya dana sedang ditaksir oleh Tim Independen yang ditunjuk langsung oleh BPN pusat. Jadi belum tahu berapa pantas harga ganti rugi, yang tidak merugiakan kedua belah pihak,’’tuturnya.
Pemko Diminta Segera Ganti Rugi Lahan
Anggaran untuk ganti rugi lahan pembangunan Jembatan Siak IV di dalam APBD tahun 2009 mencapai Rp43 miliar lebih. Dianggarkannya anggaran cukup besar ini dalam upaya pencapaian target penyelesaian pembebasan lahan untuk seluruh persil tanah di lokasi pembangunan Jembatan Siak IV yang akan difungsikan untuk persiapan PON XVIII tahun 2012 mendatang.
‘’Kita sudah berupaya maksimal, untuk mengakomodir anggaran ganti rugi lahan Jembatan Siak IV dalam APBD tahun 2009. Oleh sebab itu, kalau bisa secepatnya diselesaikan ganti ruginya. Sehingga sharing budget antara Provinsi Riau dengan anggaran APBN untuk pembangunan Siak IV cepat pula direalisasikan,’’ kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Sabarudi ST kepada Riau Pos, Selasa (10/2) di Balai Payung Sekaki.
Jika sudah selesai mendata berapa persil, segerakan saja tentukan sikap berapa harga tanah per meter tersebut. Kalau perlu akhir Peberuari ini ganti rugi lahan siak IV itu selesai. ‘’Jika bisa dipercepat untuk apa diperlambat, apalagi persil tanahnya sudah diketahui,’’ tegasnya.
Menurutnya, anggaran cukup besar itu merupakan usulan dari Pemko Pekanbaru. Jadi diharapkan anggaran yang sudah tersedia tersebut, tak lagi mengalami kekurangan. Paling tidak sesuailah dengan apa yang diharapkan.
Terkait masalah harga tentunya, Pemko Pekanbaru sudah melakukan koordinasi bagi kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru dan juga bagian perpajakan terutama tentang Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah-tanah dipinggir sungai siak tersebut.
Meskipun ini ganti rugi, jelas Sabarudi lagi, diharapkan janganlah masyarakat yang memiliki lahan di sana benar-benar rugi. ‘’Paling tidak masyarakat mendapat ganti rugi lahan yang layak, dan mereka tak rugi saat menyerahkan lahan tersebut kepada pemerintah,’’ jelas Sabarudi lagi.(mng)
rilham2new February 11th, 2009, 11:01 AM Proyek pelebaran jalan (DOUBLE TRACK / DUAL CARRIAGEAWAY) rute PEKANBARU - BANGKINANG sejauh 40 km ...
Berita nya ...
^^ ADa berita lagi numpang lewat dari RIAUINFO ...
Anggaran infrastruktur Provinsi Riau itu selalu mencapai setidaknya melebihi 40% dari total APBD Provinsi :yes:
Karena selalunya, Provinsi Riau mempertahankan perimbangan APBD mereka sebagai berikut:
25% pendidikan (jauh sebelum amanat pendidikan nasional)
25% belanja aparatur (duhh, gede banget porsi nya :nuts: ) ., malu2in :nuts:
hampir 50% untuk infrastruktur dan lain-lain ,,, ini paling membanggakan :cheers:
Sebenarnya mayoritas proyek ini berada di luar kota Pekanbaru ... tapi coba lihat paragraf paling bawah ...
Setidaknya aku bisa membaca berita lagi, bahwa Jalan Pekanbaru-Bangkinang bener2 mau dibangun DUAL-TRACK :cheers:
Panjang jalan tersebut sekitar 60 km (kalau dari pusat kota Pekanbaru ),,, tapi mulai dari Pusat Kota Pekanbaru sampai pinggiran Kota Pekanbaru sendiri yang panjangnya kira2 sekitar 15 km ... sudah DUAL TRACK .... sisanya tinggal 45 km :cheers:
\
Hayooo donk bangun :D ... PLeeeasseee ,,, jalan ini padat merayap loh, kalau hari Sabtu-Minggu atau musim2 liburan ...
Anggaran Multiyears 2009 Mencapai Rp2 Triliun
19 Jan 2009 20:54 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo): Untuk tahun 2009 ini Pemprov Riau berencana membuat lagi program multiyar dengan dana sekitar Rp2 triliun. Rencananya anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan indrastruktur seperti jalan dan jembatan yang saat ini masih terasa minim.
Hal itu dikatakan anggota Komisi C DPRD Riau Abubakar Siddik kepada wartawan di Pekanbaru belum lama ini. Menurut Abubakar, daerah yang akan mendapatkan program ini diutamakan bagi kabupaten/kota yang belum mendapatkan program multiyear tahun lalu, seperti Kuansing, Kampar dan Rokanhilir.
Dia mengatakan, untuk kabupaten-kabupaten itu sudah diprogramkan beberapa pembangunan yang akan menggunakan anggaran multiyears. Misalnya saja untuk Kuansing akan diusulkan pembangunan Jalan Lintas Selatan yang melewati Inhu dan Kuansing.
Panjang jalan itu totalnya 192 kilometer, dimana di wilayah Inhu sepanjang 103 kilometer dan Kuansing sepanjang 89 kilometer. Kemudian dibangun lagi ruas jalan yang menghubungkan antara Muaralembu dengan Pangkalan Indarung menuju perbatasan Sumbar, yakni Kabupaten Sawahlunto dengan panjang 70 Km.
Masih di Kabupaten Kuansing, akan dibangun pula jalan dari Simpang Sako Pangean menuju daerah Setungal sampai ke Pangkalan Kerinci. Panjang jalan ini diperkirakan lebih kurang 100 km.
Sedangkan untuk Kabupaten Kampar direncanakan untuk pelebaran jalan Pekanbaru-Bangkinang dan pembangunan jalan Lingkar Bangkinang. Kemudian untuk Rokan Hilir juga direncanakan untuk pembangunan jalan baru, dimana di ruas jalan itu ada dua jembatan.(ad)
Kemungkinan ini UPDATE pembangunannya
Yang ini, bukan ??
http://farm4.static.flickr.com/3251/2994603775_e34e761805.jpg?v=0
Ehhh, ternyata memang bener2 ada pengerjaan di sana ... Baca RIAUPOS, kan beberapa hari yang lalu ada pemotongan pohon di ruas Jalan Pekanbaru-Bangkinang yang menyebabkan kemacetan hingga 5 km :D ...
RUPANYA, PEMOTONGAN POHON ITU DALAM RANGKA PELEBARAN JALAN PEKANBARU-BANGKINANG, yang sebagian akan mulai dikerjakan tahun ini :cheers:
Saya tahu dari mana ???
Ini dapat dari RIAUPOS Edisi Cetak 11 Februari 2009 :cheers:
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/54/pelebaran-PKU-Bangki-11Feb09.jpg?et=3A3Ov9oT5hciC1Wckefumw&nmid=163228181
GIlaa,, pembangunan kita begitu nyata :D
Kris18 February 11th, 2009, 01:29 PM Ohh perlu donk ...
Semuanya dipotret !!! :D Update Siak III, GOR Senam, Gelanggang Remaja, Jalan Sukarno-Hatta, The Peak, Sudirman City Center, yaa pokoknya semuanya lah :D
Hahahaha
Wakawakakkaka...! jadi kayak turis donk... :lol:
Kris18 February 11th, 2009, 01:55 PM :ohno:
DATANGI DPRD PEKANBARU...
Investor Belanda Ancam Keluar Dari PDAM
11 Feb 2009 14:51 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Perwakilan Negara Belanda yang telah menjadi investor di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pekanbaru, meminta tanggapan dan masukan ke DPRD Kota Pekanbaru tentang PDAM, Rabu (11/02/2009) ini. Utusan dari Belanda mempertanyakan masalah yang tengah dihadapi PDAM Pekanbaru hingga menjadi jalan ditempat beberapa tahun terakhir. Delegasi Belanda, Jan Oomen menyatakan bahwa pihak mereka sedang mempertimbangkan kelanjutan kerjasama dengan Pemko Pekanbaru, PDAM dan PT Karsa Tirta Dharma Pangada (KTDP) yang menjalankan pelayanan air di Kota Pekanbaru.
Jan Oomen melalui pendampingnya Ismet S. Abidin bahkan menyatakan pihak Belanda akan rela mencabut investasinya setelah menyimpulkan masukan berbagai pihak terkait, termasuk dari DPRD Kota Pekanbaru.
Jan Oomen menyatakan pihak Belanda telah menyediakan dana sedikitnya Rp.60 miliar untuk PDAM Kota Pekanbaru. Sejauh ini, sedikitnya telah digunakan senilai Rp.20 miliar untuk berbagai keperluan PDAM Pekanbaru. Namun masalah mulai mencuat dan membuat PDAM menjadi jalan ditempat.
DPRD Kota Pekanbaru menyatakan, keberadaan investor Belanda masih sangat dibutuhkan untuk menangani masalah PDAM di Kota Pekanbaru. Sehingga DPRD Kota Pekanbaru menjelaskan masalah apa yang telah menjadi kendala selama ini.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Muhammadun mengatakan, permasalahan PDAM tidak serumit yang dinilai selama ini. Permasalahan terpusat pada sumber daya manusia dan kualitas sumber air baku yang harus menelan biaya tinggi untuk menjadi air layak konsumsi ke konsumen.
Selain itu, rapat dengar pendapat tersebut juga memaparkan keluhan pelanggan tentang kualitas air dan pelayanan yang kurang maksimal. Menyusul lagi tentang masalah kenaikan tarif air serta infrastruktur yang masih perlu dibenahi. DPRD Pekanbaru mengakui, bahwa Pekanbaru masih membutuhkan investor dari Belanda. Namun investor diminta harus berperan pro aktif dalam pengawasan dan pembenahan PDAM Pekanbaru ke depan.
"Yang kita harapkan investor tidak cuma menanamkan saham mereka saja. Tapi lebih lanjut harus berperan sebagai pengawasan hingga pada manajemen dan sistim di PDAM,"ungkap Muhammadun dalam rapat dengar pendapat tersebut.
Jan Oomen memberikan satu lampiran kesimpulan evaluasinya kepada DPRD Pekanbaru. Berkas itu berguna sebagai bahan pertimbang bagi DPRD Pekanbaru untuk memberikan saran dan masukan selanjutnya ke investor Belanda tersebut.(Surya)
Kris18 February 11th, 2009, 02:02 PM Bang, kira-kira desain bentuk jembatan siak IV itu seperti ini ya? Dengan mode one cable-stayed swing bridge? :cheers:
Ini cuma gambar perumpamaan saja, kalau sekiranya jembatan siak IV telah selesai.
http://en.structurae.de/files/photos/f000190/Bilbao_Cable-Stayed_Swing_Bridge_01.jpg
kalau udah jadi, siang hari seperti ini:
http://farm1.static.flickr.com/68/214923940_2bf3728a2b.jpg
Kalau malam:
http://farm4.static.flickr.com/3024/3271215519_aa14a38b24.jpg?v=0
=NaNdA= February 11th, 2009, 04:04 PM Nah, di mana aku bisa liat videonya, Nan ?? :D
Ada di Youtube, ada gak ??? :D Desain ke-1 itu udah dibatalkan kayaknya, jadi mungkin yang dipakai desain yang ke-2 itu.
Penasaran nih :yes: ... Pengerjaannya dimulai tahun 2009 ini.
Nah di desain satu kompleks itu apakah hanya stadion saja ??? Atau ada venue cabang olahraga yang lain???
nah itu dia.. ternyata ga ada yang upload di Youtube.. payah.. :ohno:
kalo videonya ada rendering stadion gitu mah, gw rekam dari awal.. hehe.. :D
Desain Komples nya mirip banget ama Kompleks Jakabaring... Venue yang lain ada lah.. ;)
tapi ga digambarin jelas kayanya, karena fokusnya cuma Stadion bola-nya aja....
oh ya, di video itu lengkap ada pandangan interior dan jarak dekatnya juga loh.. tapi yang desain ke-1.. yang ke-2 cuma kelihatan birdview nya aja.. ;)
gary_LSMN February 11th, 2009, 05:00 PM [QUOTE=rilham2new;32118276]Kalaupun dikembangkan ... Kurasa juga jangan gila2an seperti Panam atau Arengka :nuts: ... Rumbai di beberapa titik harus punya resapan air. Ingat, Rumbai masih kawasan banjir paling parah di Kota Pekanbaru. Berita Banjir di Rumbai, masih menjadi headline news nasional. Seolah-olah SATU KOTA PEKANBARU BANJIR SEMUA :nuts: ...
Banjir di Rumbai pun sebenarnya juga cuma di sekitar sungai; hanya sekian persen dari total wilayah Rumbai yang 'maha luas' ini :). Tinggal di Rumbai, untuk kebutuhan sehari-hari, bensin dll juga sebenarnya gak perlu ke PKU. Ke PKU lebih untuk kebutuhan refreshing ke Resto, Mall, liat cewek cakep :lol: (udah mulai banyak nih). Jadi ingat 16 th yang lalu jarak perempatan umban sari ke sebrang Siak I rasanya cuman sekejap ... wuzz ...wuzz .. sekarang? Merayap man ! Mungkin nanti kalau infrastruktur jalan/bridge sudah dibenahi, mungkin bukan mall atau apa yang diharapkan tapi bisa kembali wuzz .. wuzz .. itu yang penting.
rilham2new February 12th, 2009, 05:04 AM Banjir di Rumbai pun sebenarnya juga cuma di sekitar sungai; hanya sekian persen dari total wilayah Rumbai yang 'maha luas' ini :). Tinggal di Rumbai, untuk kebutuhan sehari-hari, bensin dll juga sebenarnya gak perlu ke PKU. Ke PKU lebih untuk kebutuhan refreshing ke Resto, Mall, liat cewek cakep :lol: (udah mulai banyak nih). Jadi ingat 16 th yang lalu jarak perempatan umban sari ke sebrang Siak I rasanya cuman sekejap ... wuzz ...wuzz .. sekarang? Merayap man ! Mungkin nanti kalau infrastruktur jalan/bridge sudah dibenahi, mungkin bukan mall atau apa yang diharapkan tapi bisa kembali wuzz .. wuzz .. itu yang penting.
Betul :D ... Seandainya jembatan itu cepat diselesaikan, jalan ke Rumbai akan semakin lancar. :yes: ...
Ya memang di Rumbai, kalau untuk kebutuhan basic, sudah ada semuanya. Tapi rata2 penduduk Rumbai, kan kalau tidak bekerja di CAMP. Sebagian besar yang lain bekerja di Pekanbaru... Hal ini yang menyebabkan kepadatan (belakangan cukup parah). di Jalan Yos Sudarso.
Jangankan 16 tahun yang lalu :D ... 9 tahun yang lalu saja, seingat aku jalan Yos Sudarso masih cukup lancar. Sejak 2007 akhir, kalau gak salah Jalan Yos Sudarso diaspal ulang dan dibuat rata. Kalau dulu kan bergelombang tuh, dulu orang ramai2 menyalahkan karena jalannya yang kurang rata makanya padat merayap.
Ehh ternyata, karena memang lalu lintasnya sudah tinggi ... TERBUKTI, setelah jalan rayanya diaspal ulang dan diratakan, lalu lintas masih padat merayap :nuts:
Betul, memang butuh Siak III dan Siak IV. Siak III sudah U/C ... Siak IV masih proses ganti rugi di sisi Rumbai, kalau di sisi Pekanbaru sudah kelar dari tahun kemaren :).
rilham2new February 12th, 2009, 05:07 AM Bang, kira-kira desain bentuk jembatan siak IV itu seperti ini ya? Dengan mode one cable-stayed swing bridge? :cheers:
Ini cuma gambar perumpamaan saja, kalau sekiranya jembatan siak IV telah selesai.
http://en.structurae.de/files/photos/f000190/Bilbao_Cable-Stayed_Swing_Bridge_01.jpg
kalau udah jadi, siang hari seperti ini:
http://farm1.static.flickr.com/68/214923940_2bf3728a2b.jpg
Kalau malam:
http://farm4.static.flickr.com/3024/3271215519_aa14a38b24.jpg?v=0
=============================================================================
SIAK IV Bridge
Designed to be a single pillar cable-stayed bridge.
Total Span : CURRENTLY UNKNOWN (In first design, it was 1 km )
To interconnect Jalan Jendral Sudirman to Rumbai, as Pekanbaru northern suburb and a base of PT. Chevron Pacific Indonesia headquarters.
OLD RENDERING (from MCR, by the way this design has been revised)
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/COnstruction%20Update/pro3.jpg
PROGRESS APRIL 2008, by PEKANBARUKITA (blogger)
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/COnstruction%20Update/Image036.jpg
^^ The masjid at the corner on the street has gone. And Siak River water leveln now can be seen from the northern tip of Jalan Jendral Sudirman.
Kira2 design nya seperti yang di atas itu Kris :D ... tapi itu design sudah diBATALkan ... dan sudah ada design baru yang katanya Jembatannya bakal2 kayak kapal layar gitu :yes:
rilham2new February 12th, 2009, 05:11 AM :ohno:
DATANGI DPRD PEKANBARU...
Investor Belanda Ancam Keluar Dari PDAM
11 Feb 2009 14:51 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Perwakilan Negara Belanda yang telah menjadi investor di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pekanbaru, meminta tanggapan dan masukan ke DPRD Kota Pekanbaru tentang PDAM, Rabu (11/02/2009) ini. Utusan dari Belanda mempertanyakan masalah yang tengah dihadapi PDAM Pekanbaru hingga menjadi jalan ditempat beberapa tahun terakhir. Delegasi Belanda, Jan Oomen menyatakan bahwa pihak mereka sedang mempertimbangkan kelanjutan kerjasama dengan Pemko Pekanbaru, PDAM dan PT Karsa Tirta Dharma Pangada (KTDP) yang menjalankan pelayanan air di Kota Pekanbaru.
Jan Oomen melalui pendampingnya Ismet S. Abidin bahkan menyatakan pihak Belanda akan rela mencabut investasinya setelah menyimpulkan masukan berbagai pihak terkait, termasuk dari DPRD Kota Pekanbaru.
Jan Oomen menyatakan pihak Belanda telah menyediakan dana sedikitnya Rp.60 miliar untuk PDAM Kota Pekanbaru. Sejauh ini, sedikitnya telah digunakan senilai Rp.20 miliar untuk berbagai keperluan PDAM Pekanbaru. Namun masalah mulai mencuat dan membuat PDAM menjadi jalan ditempat.
DPRD Kota Pekanbaru menyatakan, keberadaan investor Belanda masih sangat dibutuhkan untuk menangani masalah PDAM di Kota Pekanbaru. Sehingga DPRD Kota Pekanbaru menjelaskan masalah apa yang telah menjadi kendala selama ini.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Muhammadun mengatakan, permasalahan PDAM tidak serumit yang dinilai selama ini. Permasalahan terpusat pada sumber daya manusia dan kualitas sumber air baku yang harus menelan biaya tinggi untuk menjadi air layak konsumsi ke konsumen.
Selain itu, rapat dengar pendapat tersebut juga memaparkan keluhan pelanggan tentang kualitas air dan pelayanan yang kurang maksimal. Menyusul lagi tentang masalah kenaikan tarif air serta infrastruktur yang masih perlu dibenahi. DPRD Pekanbaru mengakui, bahwa Pekanbaru masih membutuhkan investor dari Belanda. Namun investor diminta harus berperan pro aktif dalam pengawasan dan pembenahan PDAM Pekanbaru ke depan.
"Yang kita harapkan investor tidak cuma menanamkan saham mereka saja. Tapi lebih lanjut harus berperan sebagai pengawasan hingga pada manajemen dan sistim di PDAM,"ungkap Muhammadun dalam rapat dengar pendapat tersebut.
Jan Oomen memberikan satu lampiran kesimpulan evaluasinya kepada DPRD Pekanbaru. Berkas itu berguna sebagai bahan pertimbang bagi DPRD Pekanbaru untuk memberikan saran dan masukan selanjutnya ke investor Belanda tersebut.(Surya)
Masalah utama di dalam PDAM Pekanbaru itu adalah masalah internal dan manajerial ... Bukan, masalah teknis. Ya investor manapun ... mana mau mengajukan kerja sama .. kalau jabatan struktural (yang punya fungsi manajerial) tidak dibenahi. Gitu ceritanya :D
rilham2new February 12th, 2009, 05:22 AM Wakawakakkaka...! jadi kayak turis donk... :lol:
LOh, ya iya lah :D hahahaha ...
Tapi, kalau mau ngambil gambar sebaiknya jangan sambil nyetir, kayak waktu itu ... soalnya bahaya :D
SELAMAT DATANG DI PEKANBARU !!!! :cheers:
rilham2new February 12th, 2009, 05:30 AM Ehhh, tak dinyana di RIAUNEWS ada berita penting juga !!!
Baiklah ini dari RIAUNEWS :D
======================
Pembangunan Sarana PON Digegas
--------------------------------------------------------------------------------
8 Februari 2009 - 16:48 WIB
Pekanbaru (RiauNews). Kelihatannya serius neh. Riau terus menggegas pembangunan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan Pekan Olah raga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 mendatang. Untuk tahun 2009 ini, APBD Riau menyiapkan Rp, 327 Miliar dana pembangunan bagi PON di Riau. “ Jumlah ini menjadi jawaban langsung atas adanya kekhawatiran sejumlah pihak atas pelaksanaan PON. Kita jalan terus, ‘ujar Sekda Provinsi Riau Wan Syamsir Yus, baru-baru ini di Pekanbaru.
Anggaran itu, amsing masing untuk Pengadaan Peralatan Perlengakapan latihan (Rp5,53 M), Hal Senam (Rp17,6 Miliar), Stadion Hokky Unri (Rp 10,2 M), Menembak ( Rp 749,5 M), main Stadium Unri ( Rp 218,5 M), Venus Anggar (Rp.8 M), Lapangan pelajar (Rp398 juta), Timing Sistim Sport Centre (Rp 725 juta), Genset (Rp5,4 M), Rehab Gedung Tribuana (Rp 2 M), venus Pencak Silat (Rp 595 juta), Satdion Atletik (Rp 15 M), Gedung remaja (Rp.22.515 miliar), Gedung Remaja Rumbai (Rp 22,5 M), Danau teluk Kuantan (Rp.13,3 M).
Sementara itu Direktur Riau Corruptions Watch Firdaus Basir menyebut, hendaknya pembangunan PON ini dapat berjalan dengan baik. Firdaus menyebut, pemerintah dan masyarakat harus melakukan penagwasan atas pelaksanaan proyek dimaksud. “ Jangan sampai luput dari pengawasan semua pihak. Disamping uangnya Triliunan, pembangunan ini juga merupakan pertaruhan nama baik Riau. Harus diawasai, “ ujar Firdaus, “ Jangan mengejar waktu, hingga proyek asal jadi, “ . T. Fadly, RiauNews Network Group
@civil_engineer February 12th, 2009, 04:24 PM Ehhh, tak dinyana di RIAUNEWS ada berita penting juga !!!
Baiklah ini dari RIAUNEWS :D
======================
Pembangunan Sarana PON Digegas
--------------------------------------------------------------------------------
8 Februari 2009 - 16:48 WIB
Pekanbaru (RiauNews). Kelihatannya serius neh. Riau terus menggegas pembangunan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan Pekan Olah raga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 mendatang. Untuk tahun 2009 ini, APBD Riau menyiapkan Rp, 327 Miliar dana pembangunan bagi PON di Riau. “ Jumlah ini menjadi jawaban langsung atas adanya kekhawatiran sejumlah pihak atas pelaksanaan PON. Kita jalan terus, ‘ujar Sekda Provinsi Riau Wan Syamsir Yus, baru-baru ini di Pekanbaru.
Anggaran itu, amsing masing untuk Pengadaan Peralatan Perlengakapan latihan (Rp5,53 M), Hal Senam (Rp17,6 Miliar), Stadion Hokky Unri (Rp 10,2 M), Menembak ( Rp 749,5 M), main Stadium Unri ( Rp 218,5 M), Venus Anggar (Rp.8 M), Lapangan pelajar (Rp398 juta), Timing Sistim Sport Centre (Rp 725 juta), Genset (Rp5,4 M), Rehab Gedung Tribuana (Rp 2 M), venus Pencak Silat (Rp 595 juta), Satdion Atletik (Rp 15 M), Gedung remaja (Rp.22.515 miliar), Gedung Remaja Rumbai (Rp 22,5 M), Danau teluk Kuantan (Rp.13,3 M).
Sementara itu Direktur Riau Corruptions Watch Firdaus Basir menyebut, hendaknya pembangunan PON ini dapat berjalan dengan baik. Firdaus menyebut, pemerintah dan masyarakat harus melakukan penagwasan atas pelaksanaan proyek dimaksud. “ Jangan sampai luput dari pengawasan semua pihak. Disamping uangnya Triliunan, pembangunan ini juga merupakan pertaruhan nama baik Riau. Harus diawasai, “ ujar Firdaus, “ Jangan mengejar waktu, hingga proyek asal jadi, “ . T. Fadly, RiauNews Network Group
dari anggaran diatas , kayaknya stadion utama PON riau ngak terlalu megah anggaran thn ini baru cuma 1/4 (klw diperhitungkan jg inflasi yoy dll sbagainya cuman 1/6 anggaran stadion palaran anggaran stadion palaran samarinda) .tp moga aja design nya lebih futuristik :ohno::ohno::ohno:
=NaNdA= February 12th, 2009, 05:02 PM emang stadion UNRI itu yang dipake untuk Stadium PON?
Fikr February 13th, 2009, 02:59 AM dari anggaran diatas , kayaknya stadion utama PON riau ngak terlalu megah cuma 1/4 anggaran stadion palaran samarinda .tp moga aja design nya lebih futuristik :ohno::ohno::ohno:
Mungkin Pake Tahun Jamak Bangun Main Stadiumnya :
tahun 2009 dianggarkan :Rp. 218,5 M
tahun 2010 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2011 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2012 dianggarkan :Rp. 437 M
:cheers:
@civil_engineer February 13th, 2009, 08:06 AM Mungkin Pake Tahun Jamak Bangun Main Stadiumnya :
tahun 2009 dianggarkan :Rp. 218,5 M
tahun 2010 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2011 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2012 dianggarkan :Rp. 437 M
:cheers:
inimah terterlalu berandai andai masak tahun anggaran 2012 mendekati penyelenggaraan anggarannya malah membengkak mang masih banyak yg mau di cor atau pasang pasang profil baja, palin paling ya cuma pekerjaan finishing donk, 100 milyar aja dah terlalu besar mnurut aku ) , angaran terbesar kemungkinan pada tahun 2010 itupun ngak beda jauh sma anggaran thn 2009
rilham2new February 13th, 2009, 11:39 AM dari anggaran diatas , kayaknya stadion utama PON riau ngak terlalu megah anggaran thn ini baru cuma 1/4 (klw diperhitungkan jg inflasi yoy dll sbagainya cuman 1/6 anggaran stadion palaran anggaran stadion palaran samarinda) .tp moga aja design nya lebih futuristik :ohno::ohno::ohno:
Anggarannya 900 miliar - 1.2 Trilyun .. Kalau dari berita terbaru sih sekitar 900 miliar gitu .... Toleransi tertinggi juga cuman 1.2 Trilyun ... Dan itu memang sebagian besar sekitar 80-90% buat main stadium, dan untuk yang lain-lain .. RIau udah punya VENUE Basketball (jadi gak perlu bangun lagi), udah punya venue Aeromodelling, udah ada Badminton, Tennis kayaknya juga udah ada ... Swimming pool nya juga udah intl standard (lagi direhab, sebelumnya ancur banget) ... Basketball arena malah yang terbaik se-Indonesia (udah lama ada ..). Untuk GOR SENAM bakal jadi yang paling keren se-Indonesia .. dan itu udah diluar dana untuk PON.
Tahun ini sudah dianggarkan 200 miliar... DAN JANGAN LUPA ,, ITU HANYA DANA YANG DIANGGARKAN DARI APBD PROVINSI RIAU SAJA ;) .... APBN juga bakal banyak menyuntik dana :) ... Kita lihat saja nanti .. :)
rilham2new February 13th, 2009, 11:41 AM emang stadion UNRI itu yang dipake untuk Stadium PON?
Bukan ... Stadion Unri itu cuman Mini-Stadium. Stadium kecil lah kayak community footbal field ...
Maksudnya memakai lahan yang ada di kawasan Universitas Riau gitu :)
rilham2new February 13th, 2009, 11:46 AM Mungkin Pake Tahun Jamak Bangun Main Stadiumnya :
tahun 2009 dianggarkan :Rp. 218,5 M
tahun 2010 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2011 dianggarkan :Rp. 218.5 M
tahun 2012 dianggarkan :Rp. 437 M
:cheers:
Ya betul pake sistem MULTI-YEARS ... dan itu baru dana yang dikucurkan dari APBD saja ... APBN kayaknya juga bakal banyak dana yang kesedot. Kalau gak salah kayak gitu ... :D
rilham2new February 13th, 2009, 11:54 AM ^^ Oh ya sistem anggaran nya tiap tahun katanya meningkat (progresif) besarannya ya tidak diumumkan sekarang, tap diumumkan setiap tahun :)
==================
Ini ada berita lagi dari RIAUTERKINI
Jum’at, 13 Pebruari 2009 15:43
Listrik dan Perawatan Gedung Pustaka Soeman HS Rp 2,4 Miliar
Gedung Pustakan Soeman HS ternyata tak sekedar megah bentuknya, tetapi megah juga biaya perawatannya. Anggaran perawatan dan rekening listriknya setahun mencapai Rp 2,4 miliar.
Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Arsip (BPA) Riau, Naili Saidi kepada Riauterkini Jum’at (13/2) mengatakan bahwa untuk anggaran tahun 2009 ini, BPA dialokasikan anggaran sebesar Rp 17 miliar. Dari jumlah anggaran tersebut, Rp 2,4 miliar diantaranya dialokasikan untuk pembayaran listrik dan biaya untuk maintenance (perawatan gedung).
“Untuk mengaliri gedung perpustakaan dengan listrik, BPA sedikitnya harus menyediakan dana sebesar Rp 1,2 miliar setiap tahunnya. Bagaimana tidak, dengan kebutuhan listrik maksimal, beban biaya listrik tidak terpakai saja perbulannya mencapai Rp 60 juta. Jumlah tersebut belum termasuk biaya perawatan gedung perpustakaan dan arsip,” terangnya.
Menurut Naili, untuk membiayai perawatan gedung perpustakaan dan arsip yang demikian besar, anggaran yang tersedot mencapai Rp 1,2 miliar. Termasuk membersihkan gedung dan membersihkan halaman dan perawatan lainnya.
Disinggung mengenai pembiayaan mobil perpustakaan keliling yang cukup besar, Naili menyatakan bahwa biaya operasional mobil perpustakaan keliling sebanyak 7 mobil itu dicoret anggarannya. Untuk itu, kata Naili, pihaknya sudah mencoba untuk mengajukan bantuan dana kepada Gubernur Riau. “Kita sudah ajukan anggaran untuk biaya operasional 7 mobil perpustakaan keliling kepada Gubernur Riau. Sebab anggaran untuk itu dicoret. Kita berharap pengajuan bantuan tersebut dapat dikucurkan agar mobil perpustakaan keliling kembali beroperasi,” katanya. ***(H-we)
rilham2new February 13th, 2009, 12:29 PM Ada beberapa proyek yang berbasis di Pekanbaru !!!
========
Jum’at, 13 Pebruari 2009 07:54
18 Prioritas Pengembangan di RPJM Riau 2009-2013
Dari 100 lebih peluang investasi unggulan, ada 18 peluang investasi yang menjadi prioritas pengembangan Pemprov Riau di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2009-2013.
Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bappeda Riau, Emrizal Pakis kepada Riauterkini Kamis (12/02/09) mengatakan bahwa saat ini Pemprov Riau sedang menggesa pembangunan guna menggelindingkan perekonomian Riau. Tujuannya jelas adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, kata Kepala Bappeda, Pemprov Riau menginventarisir peluang dan potensi daerah untuk dilakukan pengembangan-pengembangan untuk mendukung upaya tersebut.
“Dari 100 lebih peluang dan potensi daerah yang ada dan siap dikembangkan, Pemprov Riau mengunggulkan 18 potensi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Riau. Yaitu pengembangan kawasan industri dan pelabuhan Dumai (Pelintung, Lubuk Gaung), Pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Buton, Pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Kuala Enok Inhil, Pembangunan Roro Dumai-Tanjung Medang Bengkalis dam Roro Dumai-Malaka (IMT-GT),” terang Emrizal.
Katanya, pembangunan terminal Agrinisnis Dumai, pengembangan air bersih di Pekanbaru Selatan dan Dumai, pengembangan kawasan pariwisata Pulau Rupat, pengembangan RAL, pengembangan kawasan Industri Tenayan, pembangunan BLK Dumai, pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai, pengembangan perikanan darai di Kampar (patin jambal).
Bukan hanya itu, Pemprov Riau juga mengunggulkan pengembangan rel kerera api dari Prapat-Dumai, Pekanbaru-Taluk Kuantan-Muaro, pengembangan industri energi listrik tenaga batubara di Peranap Inhu, Pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan, perkebunan dan industri yang berbasis sumber daya alam se provinsi Riau.
“Terkait itu, kita memfasilitasinya dengan pelayanan 1 atap, koordinasi/promosi melalui promosi ke dalam dan luar negeri, IMT-GT, Menko Ekuin dan Deplu, Departemen terkait dan private sector serta membentuk ‘complain board’. Untuk dukungan infrastrukturnya akan difasilitasi jalan dan jembatan, land consolidation, air bersih, listrik dan pelabuhan laut dan udara,” katanya.***(H-we)
rilham2new February 13th, 2009, 12:39 PM Dan inilah dana yang disetorkan Riau ke Pemerintah Pusat dari pos penerimaan PERPAJAKAN :D
Astagaaa .. besar ya :D ... hampir 3 kali APBD Riau, dan tentunya sekitar 11 kali APBD Kota Pekanbaru :nuts: ...
Kalau melihat apa yang disetor Riau ke Pemerintah Pusat dari sektor MIGAS wah itu gak usah ditanya ... :p~ ... Gassswwwaaaattt, angkanya gede :p
================ Dari RIAUTERKINI ====
Jum’at, 13 Pebruari 2009 15:34
2009, DJP Riau Targetkan Rp 12,67 Triliun
Setelah sukses mengantar target pendapatan pajak 2008 yang mencapai Rp 11, 303 triliun, tahun 2009 ini target dinaikkan menjadi Rp 12,67 triliun.
Riauterkini-PEKANBARU-Kakanwil Direktorat Jendral Pajak Wilayah Riau-Kepri, I Gusti Gde Suardjana melalui Humas DJP Riau-Kepri, Suprapto kepada Riauterkini Jum’at (13/2) mengatakan bahwa tahun ini target pendapatan pajak DJP Riau-Kepri naik dibandingkan tahun 2008 lalu. Kenaikan target mencapai 12,11%. Yaitu dari Rp 11,303 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp 12,67 triliun untuk target pendapatan pajak Riau tahun 2009.
Katanya, penambahan jumlah beban yang ditargetkan pusat kepada DJP Riau-Kepri mencapai 12,11 %. Atau jika dinominalkan adalah sejumlah Rp 1,368 triliun. Dengan penambahan jumlah target penerimaan DJP itu, Suprapto menyatakan DJP Riau Kepri optimis akan dapat mencapainya hingga akhir tahun 2009 ini.
“Alasannya adalah, sesuai dengan prediksi Menkeu, bahwa krisis ekonomi global akan berakhir February 2009, maka bulan-bulan selanjutnya perekonomian di Indonesia akan menggelinding. Buktinya, target inflasi 2009 hanya di patok di angka 6 % saja. Jadi kitapun optimis untuk mencapai target pendapatan pajak 2009,” terangnya.
Disinggung mengenai pendapatan di sektor unggulan, Prapto menyatakan bahwa untuk mencapai jumlah pendapatan yang ditargetkan, DJP Riau Kepri bukan hanya pada sektor unggulan saja. Melainkan juga akan meningkatkan upaya untuk menggali potensi pajak. “Jika kedua hal itu dikombinasikan, maka jumlah target pendapatan pajak akan dapat terealisasikan,” katanya.
Menurutnya, Rencana Pendapatan (Renpen) DJP Riau-Kepri tahun 2009 adalah untuk PPh non migas ditargetkan Rp 6,946 triliun, PPN dan PPnBM ditargetkan Rp 3,215 triliun, pajak lainnya ditarget Rp 106 miliar. Sementara untuk PBB ditarget Rp 2,2 triliun, sedangkan untuk BPHTB ditarget Rp 219 miliar. Jadi total target pajak 2009 mencapai Rp 12,672 triliun.***(H-we)
rilham2new February 14th, 2009, 10:54 AM Terima kasih kepada saudari Reska A*** Wi******* yang telah mengirimkan foto2 keren Kota Pekanbaru terbaru ke alamat email saya :D
AKAN SEgara saya upload :D ...
Kris18 February 14th, 2009, 12:35 PM ^^
Bang, itu buaanyaak amat ya pajak dari Riau,,
Tapi yg di dapat oleh Riau dari pusat??? :lol:
Kris18 February 14th, 2009, 01:03 PM Akhirnya,, perjuangan ke Pekanbaru yg melelahkan, udah stand by di bandara jam 10.00, trapi keberangkatan pukul 17.35, udah capek-capek nungggu, eh.. tau-taunya dimundurin sejam, akhirnya berangkat pukul 18.35 :ohno:.
Untuk pertama kalinya penerbangan malam dari Jakarta ke PEkanbaru, seruuu...!!
Walaupun bintang tak ada di langut waktu itu, tapi justru bintang-bintang bertaburan di muka bumi! Yup! nyala kelap-kelip lampu-lampu kota Jakarta nan cantik kemudian berlanjut ke Pekanbaru yg tak kalah cantiknya, sayang, moment indah tersebut tak bisa kuabadikan :(.
Ada yg kucatat dalam perjalananku ke Pekanbaru pada malam hari, ketika pramugari memberitahukan bahwa pesawat akan tiba di Pekanbaru, masih di wilayah kabupaten (aku kurang tahu apakah itu Kampar atau Pelelawan) yg jelas di Selatan Pekanbaru, aku melihat dengan miris dan jelas dari atas pesawat nyala merah membara dari rimbun-rimbun hutan Riau, yap! tak salah lagi itulah titik-titik api pembakaran lebih dari 5 titik tersebar, yg menyebabkan Riau, khususnya Pekanbaru pada malam itu berkabut asap.
Selain itu, ternyata penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II masih melayani rute penerbangan (kedatangan dari Jakarta) hingga pukul 22.00 wib.
Yang aku rindukan ketika kembali ke Pekanbaru:
1. Alam nan indah hijau di seluruh Riau.
2. Nuansa di ranah Melayu Riau yg khas.
3. Masakan mama yg memang khas Riau tiada tandingannya yg tak bisa kudapati di Jakarta. :D
4. Nuansa kota Pekanbaru berikut arsitekturnya yang khas.
5. Asam Pedas Patin dan ikan baung.
6. Senyuman memukau pak Rusli :D.
========================================================
Update terbaru GOR Pemuda sesuai dengan tanggal potretnya :cheers:.
http://farm4.static.flickr.com/3379/3277862741_129d2e544c.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3368/3278688414_db2a73e9d7.jpg?v=0
GOR yang di Rumbai :
http://farm4.static.flickr.com/3335/3277869241_ff07f4a9ee.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3419/3278695020_393b4955aa.jpg?v=0
Persimpangan jalan terminal bus chevron - Rumbai Sport Center dari arah jalan menuju Minas (non by pass).
Lihat itu jalannya dibagi tiga jalur, sengaja dilebarkan antisipasi arus dari stadion sepak bola Rumbai.
http://farm4.static.flickr.com/3321/3277876739_bac387fa42.jpg?v=0
Pelebaran jalan menuju jembatan Siak III dari arah Rumbai yang sengaja sebelumnya telah dibentuk oleh pemerintah.
http://farm4.static.flickr.com/3435/3277885547_f17bbe93d1.jpg?v=0
Update pembangunan jembatan Siak III dari arah Senapelan :
http://farm4.static.flickr.com/3401/3278715524_4d56cacc02.jpg?v=0
Gambar-gambar terbaru diatas sengaja baru ditampilkan sedikit, tapi sebenarnya sudah kukumpulin banyak-banyak semua progress pembangunannya termasuk halte SAUM dan SSC yg telah menjamur di seluruh Sudirman.
JUga perhelatan akbar MTQ ke-42 Kota Pekanbaru yg digelar di lapangan Politeknik Chevron Rumbai :).
Tapi, berhubung nih warnet lemot, jadi nanti aku lanjut posting lagi, sip!:cheers:
rilham2new February 14th, 2009, 06:34 PM ^^
Bang, itu buaanyaak amat ya pajak dari Riau,,
Tapi yg di dapat oleh Riau dari pusat??? :lol:
Oh itu sensitif jawabnya :p ...
We've got less dari yang seharusnya. Gak usah jauh2, lihat aja kelistrikan kita ... Duhh, kalau gak karena regulasi duduls yang melindungi PLN sebagai pemain monopoli infrastruktur kelistrikan.
Jangankan kelistrikan di Riau, di Indonesia saja mungkin bisa ditangani...
rilham2new February 14th, 2009, 06:46 PM Akhirnya,, perjuangan ke Pekanbaru yg melelahkan, udah stand by di bandara jam 10.00, trapi keberangkatan pukul 17.35, udah capek-capek nungggu, eh.. tau-taunya dimundurin sejam, akhirnya berangkat pukul 18.35 :ohno:.
Untuk pertama kalinya penerbangan malam dari Jakarta ke PEkanbaru, seruuu...!!
Walaupun bintang tak ada di langut waktu itu, tapi justru bintang-bintang bertaburan di muka bumi! Yup! nyala kelap-kelip lampu-lampu kota Jakarta nan cantik kemudian berlanjut ke Pekanbaru yg tak kalah cantiknya, sayang, moment indah tersebut tak bisa kuabadikan :(.
Kalau penerbangan malam dari Jakarta ke Pekanbaru, aku malah dah sering. Dulu, tiap liburan pas SMA aku pulang ke rumah orang tua ku di Jakarta. Tiap balik ke Pekanbaru, pasti aku pake penerbangan malam hehehe :D
Terang loh, kalau Pekanbaru malam2 kalau dilihat dari atas :D ...
Ada yg kucatat dalam perjalananku ke Pekanbaru pada malam hari, ketika pramugari memberitahukan bahwa pesawat akan tiba di Pekanbaru, masih di wilayah kabupaten (aku kurang tahu apakah itu Kampar atau Pelelawan) yg jelas di Selatan Pekanbaru, aku melihat dengan miris dan jelas dari atas pesawat nyala merah membara dari rimbun-rimbun hutan Riau, yap! tak salah lagi itulah titik-titik api pembakaran lebih dari 5 titik tersebar, yg menyebabkan Riau, khususnya Pekanbaru pada malam itu berkabut asap.
Oh, di sana gak lagi hujan ya ?? Di Semenanjung belakangan sering hujan, loh ???
Selain itu, ternyata penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II masih melayani rute penerbangan (kedatangan dari Jakarta) hingga pukul 22.00 wib.
Kalau rute Jakarta ya kayaknya memang baru tuh yang sampai jam 10 malam. Tapi, kalau penerbangan dari Singapore (GARUDA INDONESIA), kalau gak salah lihat2 SEASON juga, ada loh yang kedatangan/keberangkatannya bahkan Jam 8-9 malam gitu :)
Dan itu baru rute reguler yang emang SCHEDULED flight. Kalau rute karena DELAY malah lebih malam lagi. Aku dulu pernah naik JATAYU B737, dari Batam ke Pekanbaru, baru terbang jam 10 malam :) (dari Batam).... Dan, setelah sampe ke Pekanbaru... tu pesawat masih lanjut ke Medan :D hehehe. Nyampe di PKU nya aja jam setengah 11 malam. Yang lanjut Flight ke Medan .. baru nyampe Medan jam 12 malam kali, ya :nuts:
Yang aku rindukan ketika kembali ke Pekanbaru:
1. Alam nan indah hijau di seluruh Riau.
2. Nuansa di ranah Melayu Riau yg khas.
3. Masakan mama yg memang khas Riau tiada tandingannya yg tak bisa kudapati di Jakarta. :D
4. Nuansa kota Pekanbaru berikut arsitekturnya yang khas.
5. Asam Pedas Patin dan ikan baung.
6. Senyuman memukau pak Rusli :D.
========================================================
Kalau yang nomor 6 NO COMMENT deh :D ... emang gak ada tandingannya hahahahaa...
Update terbaru GOR Pemuda sesuai dengan tanggal potretnya :cheers:.
http://farm4.static.flickr.com/3379/3277862741_129d2e544c.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3368/3278688414_db2a73e9d7.jpg?v=0
Good :cheers:
GOR yang di Rumbai :
http://farm4.static.flickr.com/3335/3277869241_ff07f4a9ee.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3419/3278695020_393b4955aa.jpg?v=0
Ada prubahan berarti di sana ??? Kok masih sama kayak poto akhir Januari, ya ??? Hmm ...emang sih cuman selang 2 minggu, sama poto2 yang aku posting kemaren :D
Persimpangan jalan terminal bus chevron - Rumbai Sport Center dari arah jalan menuju Minas (non by pass).
Lihat itu jalannya dibagi tiga jalur, sengaja dilebarkan antisipasi arus dari stadion sepak bola Rumbai.
http://farm4.static.flickr.com/3321/3277876739_bac387fa42.jpg?v=0
Itu jalan menuju Bundaran Palas/Simpang bingung, kan ????
Pelebaran jalan menuju jembatan Siak III dari arah Rumbai yang sengaja sebelumnya telah dibentuk oleh pemerintah.
http://farm4.static.flickr.com/3435/3277885547_f17bbe93d1.jpg?v=0
Update pembangunan jembatan Siak III dari arah Senapelan :
http://farm4.static.flickr.com/3401/3278715524_4d56cacc02.jpg?v=0
Gambar-gambar terbaru diatas sengaja baru ditampilkan sedikit, tapi sebenarnya sudah kukumpulin banyak-banyak semua progress pembangunannya termasuk halte SAUM dan SSC yg telah menjamur di seluruh Sudirman.
JUga perhelatan akbar MTQ ke-42 Kota Pekanbaru yg digelar di lapangan Politeknik Chevron Rumbai :).
Tapi, berhubung nih warnet lemot, jadi nanti aku lanjut posting lagi, sip!:cheers:
Good, biar "seseorang" yang mempermasalahkan keseriusan pemerintah kita dalam proyek pengembangan infrastruktur ... Harus belajar sesuatu. Kalau pemerintah kita itu gak diam di tempat :D
It is not just TALK-TALK-TALK ... tapi ada REALIZATION. :cheers:
More updates ditunggu nih :)
rilham2new February 14th, 2009, 06:50 PM Menyusul gambar2nya, dari RESKA A*** W*******
---------------------------
Sabtu, 14 Februari 2009 , 06:40:00
Layanan SAUM Seharga Rp9,2 M
Pemko Bentuk Tim Terpadu SAUM
PEKANBARU (RP) - Untuk meningkatkan pelayanan transportasi angkutan bus SAUM, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersedia mengeluarkan anggaran sebesar Rp9,2 miliar lebih. Anggaran ini dipergunakan bagi pelaksanaan pembelian jasa layanan Konsorsium.
Ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Kadishub Kominfo) Pekanbaru, Priabudi, melalui Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPT) SAUM, Azwir, kepada Riau Pos, Jumat (13/2).
Menurut dia, dana sebesar itu sudah masuk anggaran APBD tahun 2009. Sekarang ini, kata dia, Dishub Kominfo sedang mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari halte, traffic light, sampai dengan persiapan supir. ‘’Dana APBD 2009 untuk membeli pelayanan transportasi memang cukup besar. Hanya saja, dana yang disiapkan tentulah sesuai dengan pelayanan yang diberikan konsorsium kepada masyarakat,’’ ungkapnya.
Dikatakan, sebagai pengelola SAUM konsorsium memiliki tugas memberikan pelayanan terhadap penumpang. Artinya, tanpa pelayanan yang baik, maka konsorsium tidak akan dibayar sepeserpun. Karena, pelayanan memang perlu ditingkatkan untuk memperlancar operasional SAUM ini. ‘’Sesuai kesepakatan yang berlaku. Dishub Kominfo sudah melakukan sosialisasinya kepada masyarakat. Sekarang tinggal menunggu kedatangan bus saja. Maret nanti mungkin seluruh bus sudah datang,’’ jelasnya.
Sementara itu untuk menghindari bentrokan sesama supir, setelah bus SAUM beroperasi April mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru langsung membentuk tim terpadu. Tim ini bertugas membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat ini, khususnya pro dan kontra yang bakal terjadi nantinya.
Tim yang dibentuk tersebut terdiri dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo), Organda, pengusaha angkot dan petugas kepolisian yang akan melakukan penertiban jalur SAUM.
‘’Tim akan bekerja membantu memperlancar pengoperasian bus SAUM. Salah satunya adalah mempercepat penjemputan bus SAUM dan menertibkan jalur bus yang dilalui,’’ jelas Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Kadishub Kominfo) Pekanbaru, Priabudi, kepada Riau Pos, Rabu (11/2) lalu melalui telepon selulernya.
Terkait penjemputan hingga pengoperasiannya nanti, Priabudi, menyebutkan, pengoperasian bus SAUM awal April memang sedikit mengalami hambatan. Dikarenakan, hingga saat ini penjemputan 20 unit bus trans yang sudah diserahkan Presiden RI pada akhir tahun 2008 yang lalu belum juga terlaksana.
Bahkan, sebutnya, berkemungkinan besar rencana Februari ini, 20 unit bus tersebut sudah berada di Pekanbaru harus kembali diundur. Ini disebabkan masih banyaknya kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Priabudi memaparkan, perkembangan terakhir pelaksanaan pembagunan infrastruktur pendukung pengoperasian SAUM saat ini hanya tinggal tahapan finishing. Pembangunan halte sudah mencapai 87 persen, pembangunan pedestrian juga hampir rampung.
Sementara permasalahan tiketing, lanjutnya, pihak swasta masih dalam tahap persiapan. Pembangunan infrastruktur sudah hampir rampung. ‘’Hanya bangunan untuk tiketing yang tinggal pembangunannya,’’ ujarnya.(new)
rilham2new February 14th, 2009, 08:15 PM Pembangunan HALTE TRANS METRO PEKANBARU
UPDATE : FEBRUARY 2009
Dari RIAUPOS EDISI CETAK 14 Februari 2009
Lokasi : Mal Pekanbaru
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/600x600/60/TMP-14Feb09.jpg?et=%2B1nCLlYR5teHzqXHCMcuiA&nmid=163228181
=NaNdA= February 15th, 2009, 05:16 AM Update terbaru GOR Pemuda sesuai dengan tanggal potretnya :cheers:.
http://farm4.static.flickr.com/3379/3277862741_129d2e544c.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3368/3278688414_db2a73e9d7.jpg?v=0
GOR yang di Rumbai :
http://farm4.static.flickr.com/3335/3277869241_ff07f4a9ee.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3419/3278695020_393b4955aa.jpg?v=0
Persimpangan jalan terminal bus chevron - Rumbai Sport Center dari arah jalan menuju Minas (non by pass).
Lihat itu jalannya dibagi tiga jalur, sengaja dilebarkan antisipasi arus dari stadion sepak bola Rumbai.
http://farm4.static.flickr.com/3321/3277876739_bac387fa42.jpg?v=0
wah GOR nya keren juga... :okay:
tapi koq kayanya kurang gede ya? itu buat PON?
soal jalur 3 itu gimana komposisinya? satu arah apa 2 + 1 lajur??
2 lajur dan 1 lajur arah berlawanan?
rilham2new February 15th, 2009, 06:19 AM ^^ Yang di atas .... itu untuk bulutangkis (badminton),, kalau yang di bawah yang lagi U/C itu untuk Gymnastics (senam) ....
Kalau Basket ma Renang, yang EXISTING sudah lumayan bagus kok.
Yang memang difokusin bakal stadionnya nih ..
Kris18 February 15th, 2009, 07:59 AM Oh, di sana gak lagi hujan ya ?? Di Semenanjung belakangan sering hujan, loh ???
Iya nih, Pekanbaru lagi jarang-jarang hujan.
Dan itu baru rute reguler yang emang SCHEDULED flight. Kalau rute karena DELAY malah lebih malam lagi. Aku dulu pernah naik JATAYU B737, dari Batam ke Pekanbaru, baru terbang jam 10 malam :) (dari Batam).... Dan, setelah sampe ke Pekanbaru... tu pesawat masih lanjut ke Medan :D hehehe. Nyampe di PKU nya aja jam setengah 11 malam. Yang lanjut Flight ke Medan .. baru nyampe Medan jam 12 malam kali, ya :nuts:
Kalau aku dapat pesawat Batavia penerbangan terakhir ke Pekanbaru, tapi ya itu terlambat 1 jam katanya karena menunggu pesawat dari Denpasar :(.
Kalau yang nomor 6 NO COMMENT deh :D ... emang gak ada tandingannya hahahahaa...
Nah bang, kalau baliho-baliho pak Rusli itu udah sedikit,malah tak ada lagi, paling di depan perpustakaan Soeman HS untuk promosi perpustakaannya.
Baliho besar didepan gedung Dang Merdu sudah berganti dengan iklan TV keren yg ditayangkan dengan jelas dan sangat besar pada malam hari. Dan karena sepanjang Pekanbaru hingga Rumbai banyak atribut-atribut caleg berkampanye, maka jelas sudah iklan TV keren itu bergambar wajah-wajah para caleg :D. Bahkan mereka dengan kreativ berpromosi di RTV dengan iklan sambil menyanyikan dendang melayu layaknya kampanye gubernur lalu :D.
Dan ngomong-ngomong soal layar tv, di jalan Sudirman persimpangan depan jalan Imam Munandar diatas pos polisi sudah dipasang pula layar digital seperti TV gitu, dan nyala meski tak setiap saat. nanti ku coba ambil gambarnya.
Setelah rindu dengan keluarga (pastinya), nah kalau Pak Rusli aku memang benar-benar rindu ama senyum simpatinya itu :) karena beliau memang terkenal ramah dengan warga.
Ada prubahan berarti di sana ??? Kok masih sama kayak poto akhir Januari, ya ??? Hmm ...emang sih cuman selang 2 minggu, sama poto2 yang aku posting kemaren :D
Kalau aku lihat, ya sedikit, tapi adalah seperti pembuatan/penyemenan dinding-dindingnya, interior gedung + lahan diluar.
Itu jalan menuju Bundaran Palas/Simpang bingung, kan ????
Yup! kalau kita berbalik arah. Nah kalau terus kedepan menuju Rumbai/Pekanbaru.
lancang_kuning February 15th, 2009, 09:54 AM Dan ngomong-ngomong soal layar tv, di jalan Sudirman persimpangan depan jalan Imam Munandar diatas pos polisi sudah dipasang pula layar digital seperti TV gitu, dan nyala meski tak setiap saat. nanti ku coba ambil gambarnya.
Yang itu sudah lumayan lama kak, sejak Ramadhan kemarin. Yang baru di simpang Jalan Tuanku Tambusai dan Sudirman, cuma kayaknya belum pernah hidup tuh.
dupone February 15th, 2009, 03:54 PM Salut nih buat bung kris :cheers:..keren2 gambarnya bro...:)
Memang untuk pemfokusan di bagian infrastruktur untuk PON nanti memang terbukti Riau pada umumnya dan PKU pada khususnya tidak basa basi saja.
Aku tinggal tunggu progress nya Main Stadium di Panam,bakal keren nih :)
Kok serasa aku pengen balik ke PKU lagi yah?padahal baru aja 1 minggu yang lalu aku di sana...:ohno:
Kris18 February 16th, 2009, 10:50 AM ^^ Oh ya sistem anggaran nya tiap tahun katanya meningkat (progresif) besarannya ya tidak diumumkan sekarang, tap diumumkan setiap tahun :)
==================
Ini ada berita lagi dari RIAUTERKINI
Jum’at, 13 Pebruari 2009 15:43
Listrik dan Perawatan Gedung Pustaka Soeman HS Rp 2,4 Miliar
Gedung Pustakan Soeman HS ternyata tak sekedar megah bentuknya, tetapi megah juga biaya perawatannya. Anggaran perawatan dan rekening listriknya setahun mencapai Rp 2,4 miliar.
Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Arsip (BPA) Riau, Naili Saidi kepada Riauterkini Jum’at (13/2) mengatakan bahwa untuk anggaran tahun 2009 ini, BPA dialokasikan anggaran sebesar Rp 17 miliar. Dari jumlah anggaran tersebut, Rp 2,4 miliar diantaranya dialokasikan untuk pembayaran listrik dan biaya untuk maintenance (perawatan gedung).
“Untuk mengaliri gedung perpustakaan dengan listrik, BPA sedikitnya harus menyediakan dana sebesar Rp 1,2 miliar setiap tahunnya. Bagaimana tidak, dengan kebutuhan listrik maksimal, beban biaya listrik tidak terpakai saja perbulannya mencapai Rp 60 juta. Jumlah tersebut belum termasuk biaya perawatan gedung perpustakaan dan arsip,” terangnya.
Menurut Naili, untuk membiayai perawatan gedung perpustakaan dan arsip yang demikian besar, anggaran yang tersedot mencapai Rp 1,2 miliar. Termasuk membersihkan gedung dan membersihkan halaman dan perawatan lainnya.
Disinggung mengenai pembiayaan mobil perpustakaan keliling yang cukup besar, Naili menyatakan bahwa biaya operasional mobil perpustakaan keliling sebanyak 7 mobil itu dicoret anggarannya. Untuk itu, kata Naili, pihaknya sudah mencoba untuk mengajukan bantuan dana kepada Gubernur Riau. “Kita sudah ajukan anggaran untuk biaya operasional 7 mobil perpustakaan keliling kepada Gubernur Riau. Sebab anggaran untuk itu dicoret. Kita berharap pengajuan bantuan tersebut dapat dikucurkan agar mobil perpustakaan keliling kembali beroperasi,” katanya. ***(H-we)
Tadi barusan aku dari perpustakaan, perpusnya udah dingin pakai AC :) , wireless/ hotspotnya,dan lift-liftnya sudah aktiv, gedung ini dilengkapi pula dengan beberapa kamera CCTV di setiap titik, koleksi buku-bukunya udah cukup lengkap.
Yang belum berfungsi itu di lantai 4, audio visual, auditorium.
Desain berbentuk rehal di perpustakaan Soeman HS itu didesain khusus sehingga dapat meredusi radiasi sinar matahari, sehingga lebih sejuk didalam :) keterangannya ada di relief dinding belakang perpus.
Nanti ya aku coba posting gambarnya :cheers:
Kris18 February 16th, 2009, 10:56 AM Salut nih buat bung kris :cheers:..keren2 gambarnya bro...:)
Memang untuk pemfokusan di bagian infrastruktur untuk PON nanti memang terbukti Riau pada umumnya dan PKU pada khususnya tidak basa basi saja.
Aku tinggal tunggu progress nya Main Stadium di Panam,bakal keren nih :)
Kok serasa aku pengen balik ke PKU lagi yah?padahal baru aja 1 minggu yang lalu aku di sana...:ohno:
Terimakasih bung Dupone, itu gambar-gambar sengaja saya potret selagi jalan2 khusus buat thread ini, pokoknya kamera siaga terus deh di saku :D.
Benar :), Riau itu ya, khususnya Pekanbaru memang progresive sekali pembangunannya. Daerah ini memang terkenal dinamis, baru aja ditinggali beberapa minggu saja sudah banyak yang berubah.
Tadi waktu di perpus, saya nemu buku khusus tentang penjelasan investasi di Riau dan jangka panjangnya.
Di buku itu tertera paling pertama ialah kekhususan terhadap pembangunan infrastruktur. KArena itu memang benar-benar dibutuhkan saat ini.
Siip..! kapan-kapan ditunggu lagi ya kehadirannya di Pekanbaru :).
rilham2new February 16th, 2009, 10:59 AM Tadi barusan aku dari perpustakaan, perpusnya udah dingin pakai AC :) , wireless/ hotspotnya,dan lift-liftnya sudah aktiv, gedung ini dilengkapi pula dengan beberapa kamera CCTV di setiap titik, koleksi buku-bukunya udah cukup lengkap.
Yang belum berfungsi itu di lantai 4, audio visual, auditorium.
Desain berbentuk rehal di perpustakaan Soeman HS itu didesain khusus sehingga dapat meredusi radiasi sinar matahari, sehingga lebih sejuk didalam :) keterangannya ada di relief dinding belakang perpus.
Nanti ya aku coba posting gambarnya :cheers:
Iya, kemaren aku udah chatting sama temen, dia pake laptop dan pake WIRELESS Internet di Perpustakaan Soeman HS :D, dan katanya juga udah pake AC, hehehe...
Ya, perpustakaan kita udah dicanangkan jadi pilot project E-Library untuk Indonesia .... Wahh senangnya :) ... Kesungguhan kita berbuah bantuan juga dari Pemerintah Pusat. :)
Oh, jadi kaca fasad perpustakaan itu ada digambarkan di Relief perpustakaan ??? Wow, keren :D pengen liat donk gambar2nya :D
rilham2new February 16th, 2009, 11:01 AM Salut nih buat bung kris :cheers:..keren2 gambarnya bro...:)
Memang untuk pemfokusan di bagian infrastruktur untuk PON nanti memang terbukti Riau pada umumnya dan PKU pada khususnya tidak basa basi saja.
Aku tinggal tunggu progress nya Main Stadium di Panam,bakal keren nih :)
Kok serasa aku pengen balik ke PKU lagi yah?padahal baru aja 1 minggu yang lalu aku di sana...:ohno:
Betul, tu bang Dupone :) .. Emang, pengerjaan dan persiapan PON 2012 Riau tidak main-main nih kelihatannya.
Setidaknya kita melihat bahwa pemerintah kita bukan tipe2 OMDO ... tapi all-about realization juga :)
rilham2new February 16th, 2009, 11:41 AM UPDATE TRANS METRO PEKANBARU - SISTEM ANGKUTAN UMUM MASSAL (BRT System) - KOTA PEKANBARU
by KRIS
Halte SAUM depan Bandar Serai
Halte SAUM depan Bandar Serai
http://farm4.static.flickr.com/3663/3280149479_e55c7265f5.jpg?v=0
Halte SAUM depan Gelanggang Remaja
Halte SAUM depan GOR Pemuda/ Gelanggang Remaja Riau
http://farm4.static.flickr.com/3470/3280971582_f3da579503.jpg?v=0
===========================
Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) terus berbenah ...
ANjungan / Rumah Adat Kabupaten Pelalawan sedang dibangun
From Bandar Serai.
Update Rumah Adat Tradisional dari Kabupaten Pelalawan :okay:
http://farm4.static.flickr.com/3391/3280128977_971146877f.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3635/3280124345_3f9eb7585b.jpg?v=0
MYSTERY building :D hehehe, gak tahu bangunan apa ...
Nah, kalau yang ini saya kurang tahu apa nama gedungnya, yang jelas ini bersebelahan (dalam halaman Bandar Serai) sepertinya termasuk GEdung Bandar Serai juga :).
http://farm4.static.flickr.com/3433/3280947030_3ab7bcdc15.jpg?v=0
Nanti ya saya coba posting halte-halte SAUM yang lain yang tak kalah menariknya ;)
Terima kasih kepada saudara Kris H. :cheers:
rilham2new February 16th, 2009, 11:46 AM soal jalur 3 itu gimana komposisinya? satu arah apa 2 + 1 lajur??
2 lajur dan 1 lajur arah berlawanan?
Sorry belum dijawab, Nan .... Aku sendiri kurang tahu. Karena selama aku di Pekanbaru, tercatat hanya 2 kali aku ke kawasan itu. Karena kawasan itu berada di Rumbai. Kawasan suburb kota Pekanbaru sebelah utara ... tempat itu jaraknya sekitar hampir 10 km dari Pusat Kota ke arah Utara ....
Tapi, seingat aku (tahun 2005 ... 4 tahun yang lalu). Itu jalan sebenarnya 2 arah, cuman dulu belum ada cat marka jalannya. Pengaspalannya juga baru tuh, baru 2-3 tahun belakangan. DUlu di sana berantakan, masih belum rapi2 banget. Sejak 2007 akhir, gara2 Hari GUru Nasional ... kawasan itu berbenah TOTAL .... Jadilah agak2 rapi gitu.
Dan kelihatannya itu 2 + 1 modelnya. Tergantung, kalau ada pertandingan PSPS atau tidak. Kalau lagi bertanding, ya maka dengan sendirinya 2 lajur untuk ke arah Stadion, sisanya untuk arah berlawanan, kalau ada acara .... jalan itu bahkan ditutup. Dan dialihkan ke jalan lingkar yang nembus ke Terminal Bus Rumbai Camp.
Duh, pastinya aku bener2 gak tahu. hehehe
rilham2new February 16th, 2009, 12:19 PM RIAU Penghasil 60% minyak bumi nasional tergantung kepada MIGAS ????
Kata siapa, wak ??? LIhat sektor ekonomi Non-Migas berkembang pesat bahkan sampe di level 8.06% :nuts:
Ck ck ck ... Riau sudah mulai beralih nih gak cuman kawasan yang sekedar mengandalkan minyak :D ... Harap2 nanti ketika Minyak Bumi habis ... Perekonomian Riau sudah sangat mandiri :p~ ... Hari ini juga Rakyat RIau sudah dididik untuk seperti itu karena DANA BAGI HASIL Minyak Bumi cuman 85:15 (Pusat : Daerah) ..
Padahal industri Riau dan perekonomian Riau sering disangka dalam keadaan terkapar karena krisis listrik, ehh gak tahunya masih tumbuh dalam angka "lumayan" tinggi juga :nuts:
Dari RIAUTERKINI ...
Senin, 16 Pebruari 2009 17:06
Pertumbuhan Ekonomi Riau Tanpa Migas Capai 8,06 Persen
Pertumbuhan ekonomi Riau tanpa migas capai 8,06 persen. Pertumbuhan terjadi di semua sektor. Tertinggi adalah sektor pertambangan dan penggalian.
Riauterkini-PEKANBARU-Kepala BPS Riau, Irland Indrocahyo kepada Riauterkini senin (16/2) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Riau tanpa migas selama tahun 2008 terjadi pada semua sektor. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian sebesar 18,13 %.
Selama 2008, Product Domestik Regional Bruto (PDRB) tanpa migas atas dasar harga berlaku sebesar Rp 149,125 triliun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp 42,6 triliun.
“Pertumbuhan juga terjadi di sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 13,65 persen, sektorabangunan sebesar 11,14 % dan sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,45 %. Sedangkan sektor pendorong pertumbuhan ekonomi Riau adalah sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan dengan sumbangan sebesar 1,80 %, sektor perdagangan, hotel dan restoran 1,69 %, sektor industri pengolahan 1,58% dan sektor jasa-jasa sebesar 0,94%,” terang Irland.
Menurut Irland, struktur ekonomi Riau tanpa migas pada triwulan IV 2008 ditandai dengan sumbangan terbesar berasal dari pengeluaran konsimsi rumah tangga sebesar 51,47%. Diikuti ekspor 45,42% dan investasi fisik atau pembentukan modal tetap[ bruto sebesar 19,64%.
Laju pertumbuhan ekonomi Riau tanpa migas tahun 2008 tersebut didorong oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 8,00 %, pembentukan modal tetap bruto 8,82%, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 8,21 % dan ekspor 6,03 %. Sementara import tumbuh sebesar 11 %.***(H-we)
rilham2new February 16th, 2009, 12:30 PM Dari RIAUTERKINI
Senin, 16 Pebruari 2009 17:48
Diminati Investor Korea,
Wawako Bantah Jatim Park Tolak Kerjasama Kelola Danau Buatan
Riauterkini-PEKANBARU-Wakil Walikota Pekanbaru Erizal Muluk membantah adanya penolakan pengelola Jatim Park, PT Bunga Wangsa Sejati (BWS), untuk mengelola Danau Buatan. Menurutnya, Pemko baru sebatas mengundang PT BWS untuk menjajaki kerjasama.
"Kita undang mereka untuk kerjasama karena mereka lebih berpengalaman. Namun mereka masih belum berminat karena berkonsentrasi mengerjakan wahana baru. Menolak dengan belum berminat, itu berbeda," ujarnya Erizal beralasan, ketika dikonfirmasi usai menghadiri paripurna pendapat akhir fraksi di Balai Payung Sekaki, Senin (16/2).
Erizal sendiri berpendapat, tidak berminatnya pengelola Jatim Park bukanlah kendala berarti. Menurutnya, masih ada investor lain dari Korea yang juga berminat mengelola Danau Buatan. "Nanti kita ekpose siapa saja yang berminat," imbuhnya.
Pemko sendiri tetap berkomitmen untuk membangun Danau Buatan dengan bantuan APBD. Setiap tahun, lanjut Erizal, Danau Buatan akan terus dikembangkan. Ia beralasan masyarakat sangat membutuhkan kawasan wisata yang representatif.
Sementara itu, Kepala Bappeda Yusman Amin menambahkan, tahun ini ada anggaran Rp12,5 miliar untuk pembangunan Danau Buatan. Sebesar Rp8 miliar berasal dari APBD Riau sedang Rp4,5 miliar sisanya dari APBD Pekanbaru.
"Anggaran Pemprov digunakan untuk pengaspalan akses jalan sebesar Rp3 miliar dan membangun play kid dan amphi teater Rp5 miliar. Sedang anggaran Pemprov dialokasikan untuk pembangunan kolam senilai Rp3 miliar dan pembangunan trafo serta jaringan listrik sebesar Rp1,5 miliar," jelas Yusman.***(sari)
Kris18 February 17th, 2009, 05:56 AM Oh, jadi kaca fasad perpustakaan itu ada digambarkan di Relief perpustakaan ??? Wow, keren :D pengen liat donk gambar2nya :D
Seluruh Dinding luar gedung perpustakaan dibuat relief, yang melukiskan sejarah, budaya melayu, kehidupan sosial, kesejahteraan, pencapaian, prestasi, agama, dll.
Ini, dinding relief bagian belakang yang merupakan gedung auditorium.
http://farm4.static.flickr.com/3475/3286922482_fa8902489d_b.jpg
Sebagian gambar dari dalam
http://farm4.static.flickr.com/3342/3286252245_139486f535.jpg?v=0
Yang lagi hotspotan
http://farm4.static.flickr.com/3274/3286247835_6779470a0c.jpg?v=0
Ada cam cctvnya
http://farm4.static.flickr.com/3338/3287059326_14749be536.jpg?v=0
Kris18 February 17th, 2009, 09:58 AM http://farm4.static.flickr.com/3566/3287008396_07077d67be.jpg?v=0
Kris18 February 17th, 2009, 10:14 AM 1. Halte SAUM di depan Bank Indonesia jalan Sudirman Pekanbaru.
http://farm4.static.flickr.com/3311/3286996796_f702344f81.jpg?v=0
2. Halte SAUM di depan Gedung Theater Dang Merdu.
http://farm4.static.flickr.com/3411/3286990778_f241f724f7.jpg?v=0
3. Halte SAUM depan Mall Pekanbaru.
http://farm4.static.flickr.com/3371/3286942260_b7ca7d3c88.jpg?v=0
3. Halte SAUM depan KFC jalan Sudirman dekat jembatan penyebarangan.
http://farm4.static.flickr.com/3550/3286934626_ac4a0148bd.jpg?v=0
^^
Di Pekanbaru, halte SAUM itu banyak macam bentuknya, ada yg bentuknya umum seperti halte-halte transmetro lainnya, ada yang dipadukan dengan unsur arsitektur melayu.
Halte diatas ini sepertinya diadaptasi langsung dari halte bus kota yang sudah ada, lihat saja calon penumpang yang duduk didalam. Dan model seperti ini juga banyak ditemui di Sudirman.
Kalau yang di jalan Tuanku Tambusai, berhubung belum siap dan masih amburadul jadi aku agak malas ngambil gambarnya.
Pokoknya halte SAUM di Pekanbaru udah ramai....
rilham2new February 17th, 2009, 12:54 PM Mantap Kris Update2nya ....
Terima kasih, banyak ya :cheers:
rilham2new February 17th, 2009, 02:01 PM Ohya, Kris mau nanya lagi, nih ... di kawasan Jalan Sukarno-Hatta/Arengka ada proyek pembangunan gak ??
Fahrudin08 February 18th, 2009, 03:36 AM numpang nanya nih katanya Grand Quater dari Batam pameran di Pekanbaru yah?? rame ak pamerannya?? thx
rilham2new February 18th, 2009, 08:09 AM ^^ Iya, mereka buat pameran di Mal SKA .... Mengenai rame atau gaknya itu aku kurang tahu, karena aku gak tinggal di Pekanbaru. Aku tahunya dari E-paper RiauPos ... ada iklan mereka soalnya.
rilham2new February 18th, 2009, 08:16 AM Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Provinsi Riau jadi rujukan bagi Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan
* Dari RIAUPOS E-paper Edisi Cetak 18 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/72/BP2TRiauRujukanSumsel-18Feb09.jpg?et=oiKYhzyfahCpUSZVR3CgZg&nmid=163228181
rilham2new February 18th, 2009, 08:20 AM Mei 2009, sejumlah jalan di Pekanbaru akan mengalami pengaspalan, makadam, dan mungkin OVERLAY juga ...
Dari RIAUPOS E-paper Edisi Cetak 18 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/600x600/73/AspalJalan-18Feb09.jpg?et=O%2CbCIHAuWtPnQ9m2tXLpmQ&nmid=163228181
rilham2new February 18th, 2009, 08:22 AM PEMBANGUNAN STADION UTAMA UNTUK PON 2012 MEMASUKI PROSES TENDER, UNTUK SEGERA DIMULAI KONSTRUKSINYA PADA PERTENGAHAN 2009
Dari RIAUPOS E-paper Edisi Cetak 17 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/68/TenderStadion-17Feb09.jpg?et=DG4eNc68%2Coeuj6DvLtAatQ&nmid=163228181
rilham2new February 18th, 2009, 08:27 AM * Dari RIAUPOS
* Kendati sudah memiliki Kolam Renang berstandar internasional yang akan dipersiapkan sebagai VENUE PON, yang berlokasi di GOR RUMBAI dan di bawah kepemilikan PEMPROV RIAU. PEMKOT PEkanbaru pun berencana membangun GOR RENANG sendiri ... hmmmm
Dan itu dalam rangka relokasi Kolam Renang KALINJUHANG yang sudah tidak strategis lagi :nuts:
Rabu, 18 Februari 2009 , 07:17:00
Pemko Siapkan 1,8 Hektare untuk Pengganti Kalinjuhang
PEKANBARU (RP) - Pemindahan kolam renang Kalinjuhang yang terletak di Jalan Hangtuah tepat di sudut Masjid Agung An-Nur Pekanbaru diwacanakan lagi. Pemko Pekanbaru sudah menyiapkan lahan di Jalan Kasah seluas 1,8 hektare yang direncanakan tempat baru dibangunnya Kolam Renang Kalinjuhang tersebut. Kalinjuhang sudah sejak lama diminta pindah oleh pengurus Masjid Agung An-Nur dan Pemko juga menghendaki hal yang sama sejak lama pula.
Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Drs H Dastrayani Bibra MSi kepada Riau Pos, Selasa (17/2). Kalinjuhang kata dia bagian dari sarana olahraga Kota Pekanbaru sekaligus untuk membina atlet-atlet. Maka dari itu ia sebutkan memang perlu dipikirkan agar sarana olahraga tersebut menjadi lebih efektif dan bermanfaat dengan lokasi yang benar-benar pada tempatnya.
‘’Kita sudah tinjau lokasi di Jalan Kasah itu dan kelihatannya untuk membangun kolam renang, memungkinkan. Memang Kalinjuhang itu mau tidak mau harus pindah dan itu juga yang dipikirkan Pemko. Kalau dipindah ke tempat baru, maka akan lebih strategis manfaatnya untuk membina olah ragawarga Kota Pekanbaru,’’jelasnya.
Ia katakan, untuk membangun sebuah kolam renang berstandar internasional akan menghabiskan anggaran berkisar Rp20 miliar. Karena lahan sudah tersedia, ia menyebutkan tinggal lagi penganggaran membangun fisik. Kalau nanti dibangun, sarana kolam renang tersebut kata dia juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat pelaksanaan PON.
‘’Makanya kita berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Riau dan kalau memang memungkinkan dibangun melalui dana APBD Riau, kenapa tidak. Sarana itu nanti juga bisa untuk tempat pelaksanaan PON 2012 mendatang. Lahan sudah ada, dan kalau dianggarkan Rp20 miliar, akan selesai tahun 2010 mendatang. Ini yang kita harapkan,’’tuturnya.(hpz)
rilham2new February 18th, 2009, 08:32 AM <<<<<<<<<<<<<<<< DI HALAMAN SEBELAH ADA BANYAK BERITA PENTING BAGI YANG BELUM LIHAT/BACA :cheers:
===========
Senangnya membaca berita kalau PEMPROV RIAU dan PEMKOT PEKANBARU bisa saling sinergis seperti ini. Teruskan ya .... :cheers:
DARI RIAUTERKINI
Rabu, 18 Pebruari 2009 10:00
2 Proyek di APBD P 2009,
Pemprov-Pemko Koordinasi 11 Proyek Strategis
Riauterkini-PEKANBARU-Rapat koordinasi Pemprov-Pemko Senin (16/2) lalu ternyata berisi 11 proyek strategis yang berada di wilayah Kota Pekanbaru. Pemko diminta untuk mengganti rugi lahan yang terkena proyek sedang Pemprov menganggarkan pembangunan fisiknya.
Kepala Bappeda Kota Pekanbaru, Yusman Amin kepada riauterkini, Rabu (18/2) mengungkapkan, tawaran Pemprov untuk menganggarkan proyek-proyek tersebut dalam APBD sangat terlambat. Walau demikian, Pemko akan berupaya menganggarkan proyek prioritas pada APBD Perubahan 2009.
"Jika memang ada uangnya, kita anggarkan untuk dua proyek," ujarnya. Kedua proyek tersebut yakni peningkatan Jalan Simpang Panam-Batas Kampar sepanjang 1,6 km dengan penambahan lebar 12 meter kiri dan kanan jalan. Serta peningkatan Jalan Garuda Sakti-Air Hitam sepanjang 2,8 km dan penambahan lebar 10 meter kiri dan kanan jalan.
Untuk menyukseskan kedua proyek tersebut, Yusman berharap adanya partisipasi masyarakat dalam hal ganti rugi lahan. Pemko sendiri bakal membicarakan masalahan ini dengan dinas terkait Jumat mendatang. "Jika kita selesai melaksanakan ganti rugi tahun ini, Pemprov akan menyelesaikan fisiknya melalui anggaran 2010," jelasnya.
Sebelas pembangunan infrastruktur strategis yang ditawarkan Pemprov yakni pembangunan jembatan siak IV dan jalan akses siak IV, peningkatan Jalan Tenayan-Meredan, peningkatan jalan Simpang Panam-Batas Kampar,peningkatan Jalan Garuda Sakti-Air Hitam, peningkatan jalan Setia Maharaja, pembangunan Jembatan Sumber Sari, pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, fly over jalan Sudirman-Tambusai, fly over Sudirman-Imam Munandar, rusunawa twin block Meranti Pandak, rusunawa twin block Sago.***(sari)
==============
Wahh, ayoooo kerjakan kerjakan ... kerjakan secepatnya :cheers:
bama84 February 19th, 2009, 12:15 AM dari sekian banyak proyek strategis pemrov Riau, hanya satu yang kurang....yaitu pembangkit listrik. Kita tahu bahwa di Riau ini listrik masih defisit, apalagi tahun 2012 kita bakal jadi tuan rumah PON. Makanya proyek pembangkit mesti digeber dari sekarang. Buat listrik, Riau punya potensi khususnya gas,batubara,angin,dan air. Kalau ada kemauan, pasti bisa diwujudkan. :speech:
rilham2new February 19th, 2009, 04:30 AM ^^ KEmauan itu selalu ada untuk pembangkit listrik, akan tetapi kemauan itu selalu terbentur dengan kepentingan nasional terutama di pihak PLN dan Kementrian ESDM...
Investor yang udah mau masuk selalu mandeg, setelah lihat harga PLN yang terlalu murah. Hari kayak tahun 2009 ini, mana ada sih yang baik hati. :p~ ,,, denger2 emang udah ada investor yang masuk, tapi ada yang batal ada yang DEAL nya itu masih belum tahu :)
Kris18 February 19th, 2009, 05:13 AM Ohya, Kris mau nanya lagi, nih ... di kawasan Jalan Sukarno-Hatta/Arengka ada proyek pembangunan gak ??
Belum aku lihat bang, nanti ya kucoba, tapi yang jelas Rumah Sakit Eka Hospital sudah mulai beroperasi, dan promosinya sudah dimana-mana.
Di jalan Sudirman ada tuh gedung yg lagi dikerjakan.
Kris18 February 19th, 2009, 05:36 AM Halte Saum jalan Sudirman sebrang depan Rumah Sakit Awal Bros dekat jembatan penyebrangan
http://farm4.static.flickr.com/3616/3291397793_e6787d69b6.jpg?v=0
HAlte Saum di persimpangan Sudirman-Imam Munandar
http://farm4.static.flickr.com/3393/3292213526_61fdc146b1.jpg?v=0
Halte SAUM di jalan Imam Munandar (Harapan Raya)
http://farm4.static.flickr.com/3378/3291399797_5e4ca60401.jpg?v=0
rilham2new February 19th, 2009, 11:04 AM ^^Thanx for the update :cheers:
Kris18 February 20th, 2009, 08:39 AM ^^
Tak dikasih cendolkah buat saya :cheers:.... :D....
rilham2new February 20th, 2009, 10:23 AM ^^ Wakakaka, kaskuser juga rupanya :D hehehe
Pelayanan Perizinan Pekanbaru mulai dibenahi rupanya ..
=-=\\-================== Dari RIAUTERKINI ================
Jum’at, 20 Pebruari 2009 13:18
Mulai Maret, BPT Tandatangani 3 Perizinan dan 2 Non Perizinan
Riauterkini-PEKANBARU-Paling lambat Maret, Kepala Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Pekanbaru mulai menandatangani 3 perizinan dan 2 non perizinan dari 32 perizinan dan 8 non perizinan yang selama ini diurus di Kantor Pelayanan Terpadu (KPT).
Pelimpahan 5 wewenang wako ke BPT mulai Maret tersebut merupakan keputusan rapat pendelegasian wewenang, kemarin (19/2). Diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dorman Johan, lima wewenang yang dilimpahkan yakni Surat Izin Tempat Usaha (SITU), HO dan Fiskal untuk perizinan. Sedang non perizinan yakni Kartu Keluarga Pendatang (KKP) dan Kartu Identitas Pendatang (KIP).
"Selama ini sudah sebenarnya sudah dilimpahkan juga ke KPT. Namun yang efektif hanya 60%. Jadi untuk awal, kita coba dulu 5 pengurusan ini karena sifatnya mendesak," jelas Dorman. Saat ini, sedang dirancang peraturan walikota sebagai payung hukum pendelegasian wewenang 3 perizinan dan 2 non perizinan tersebut.
Pengurusan keseluruhan perizinan dan non perizinan ke BPT hingga saat ini belum memungkinkan. Perlu beberapa persiapan seperti personil terlatih, peralatan sarana kantor yang representatif dan pembiayaan. "Sementara anggaran terbatas. Solusinya, kita laksanakan bertahap," jelasnya.
Pemko pun bakal membentuk tim teknis yang beranggotakan wakil SKPD sesuai jenis perizinan. Diharapkan ke depan BPT sebagai one stop service, benar-benar terealisasi. Satu atap, satu pintu. Bermula, berproses, dan berakhir di BPT.***(sari)
rilham2new February 20th, 2009, 10:34 AM Kamis, 19 Pebruari 2009 14:50
11 Infrastruktur Strategis,
Pemko Mulai Ukur Lahan Tahun Ini Juga
Riauterkini-PEKANBARU-Rencana Pemprov untuk membangun 11 proyek strategis bakal ditindaklanjuti Pemko tahun ini juga. Pengukuran lahan yang terkena proyek akan dimulai tahun ini. Sedang anggaran ganti ruginya diusahakan dalam APBD Perubahan 2009 atau APBD 2010.
Walikota Pekanbaru Herman Abdullah yang dikonfirmasi Kamis (19/2) mengakui adanya 11 proyek strategis yang berada di Kota Pekanbaru. Proyek tersebut merupakan antisipasi menjelang PON ke-18 tahun 2012 mendatang. "Itu rencana Pemprov. Jelang PON diharapkan sudah selesai," ujar Herman.
Guna menggesa pekerjaan, lanjut Herman, setidak-tidaknya 2010 ganti rugi lahan sudah dimulai. Sehingga 2012 mendatang, pembangunannya sudah selesai.
"Pengukuran badan jalan akan dilakukan tahun ini juga. Seperti untuk pembangunan fly over. Ada 2. Jalan Tambusai-sudirman dan Jalan Sudirman-Imam Munandar," jelasnya.
Namun untuk prioritas, Pemko akan coba anggarkan ganti rugi lahan untuk peningkatan Jalan Batas Pekanbaru-Kampar dan peningkatan Jalan Garuda Sakti-Air Hitam di APBD P 2009. Sedang pembangunan Jembatan Siak IV dan jalan aksesnya, sudah dianggarkan ganti rugi lahan tahun ini. "Ada Rp45 miliar. Tinggal pembayaran," pungkas Herman.
11 pembangunan infrastruktur strategis yang ditawarkan Pemprov yakni pembangunan jembatan siak IV dan jalan akses siak IV, peningkatan Jalan Tenayan-Meredan, peningkatan jalan Simpang Panam-Batas Kampar,peningkatan Jalan Garuda Sakti-Air Hitam, peningkatan jalan Setia Maharaja, pembangunan Jembatan Sumber Sari, pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, fly over jalan Sudirman-Tambusai, fly over Sudirman-Imam Munandar, rusunawa twin block Meranti Pandak, rusunawa twin block Sago.***(sari)
rilham2new February 21st, 2009, 02:52 AM Beberapa Proses Tender Proyek Pengerjaan dan Pengadaan di dalam lingkungan PEMERINTAH KOTA PEKANBARU akan dilakukan secara ONLINE melalui
http://www.lpse.pekanbaru.go.id
Pekanbaru akhirnya masuk jajaran pemerintahan daerah di Indonesia yang akan segera melaksanakan sistem TENDER ONLINE :cheers:
Congrats :cheers:
Semua berita dan gambar di postingan ini berasal dari RIAPOS edisi Cetak 19 Februari 2009 (scanned from RIAUPOS E-paper)
WALIKOTA: Ke depan, Semua Lelang Online
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/76/ProsesTenderOnline2-19Feb09jpg.jpg?et=lZeXsnJgIC1G7%2C%2BFcJncVg&nmid=163228181
Langkah-langkah/Prosedur Proses Tender Online melalu LPSE KOTA PEKANBARU
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/75/ProsesTenderOnline-19Feb09jpg.jpg?et=vUUMdYPPw5mUwTSESZkLVg&nmid=163228181
Lelang Internet pakai sandi negara, satu kali tatap muka--dokumen gratis
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/77/ProsesTenderOnline3-19Feb09jpg.jpg?et=bNmOc99F8gr2XvnfTbEhoA&nmid=163228181
rilham2new February 21st, 2009, 03:50 AM Anak perusahaan PT. RIAU INVESTMENT CORP (RIC), Tanara Advertising
Akan membangun 5 JPO di Kota Pekanbaru dengan nilai investasi yang paling kecil adalah Rp 2.5 Miliar ....
Kabarnya setiap/beberapa JPO yang dibangun katanya pake teknologi Jepang ini akan dilengkapi dengan VIdeoTron yang terang dan resolusi tinggi, sistem advertising board yang canggih (?), dan di beberapa tempat bakal ada restoran terbukanya :cheers:
Wow, DINE OVER THE HIGHWAY gitu wawawawaawaw ... Gak sabar :cheers:
Beruntunglah Kota PKU yang punya banyak Jalan Avenue Lebar :cheers: Jadi pembangunan JPO mungkin gak bakal berhenti, kecuali bener2 jenuh. JPO terakhir di Kota PKU yang aku lihat itu di kawasan RS Awal Bros, dekat Pasar Dupa, itupun udah tahun 2006 yang lalu. Hayooo,, I want to see more JPO ... Zebra Cross is TOO Kampungan kalau jalannya lebar2 kayak Jalan2 di Kota PkU :D
Berita ada di E-Paper RiauPos hari ini 21 Februari 2009 :cheers:
Kris18 February 21st, 2009, 04:07 AM ^^ Wakakaka, kaskuser juga rupanya :D hehehe
Oh, bukan, aku cuma ngeliat temenku yg ikutan :D , lain kali klo ada thread baru kita yg duluan ngisi bilang "pertamax!" :D.
==========================================================
Dari RiauInfo :)
Kota Pekanbaru Akan Bangun Dua Jembatan Layang
20 Feb 2009 09:43 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk menghindari kemacetan, di kota Pekanbaru akan dibangun dua jembatan layang (Fly Over) yakni di persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai dan persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Imam Munandar.
Pengukuran lahan untuk pembangunan dua jembatan layang itu akan dilakukan Pemko Pekanbaru tahun ini berikut ganti rugi lahannya. Sedangkan pembangunannya nanti akan dilakukan oleh Pemprov Riau.
Walikota Pekanbaru Herman Abdullah mengatakan, meski pembangunan dua jembatan layang ini masih dalam tahap rencana, namun Pemprov Riau sudah memastikan menjelang penyelenggaraan PON XVIII tahun 2012 sudah rampung pembangunannya.
Hal ini disebabkan karena penyelenggaraan PON itu nanti akan berdatangan banyak orang ke Pekanbaru. Hal ini tentunya akan menimbulkan kemacetan, terutama di jalan-jalan protokol seperti Jalan Sudirman.
Karena itulah, Pemprov Riau akan melakukan antisipasi dengan membangun jembatan layang di persimpangan-persimpangan yang paling padat dilalui kendaraan. "Pemko Pekanbaru sendiri sangat mendukung rencana itu, sehingga segera akan melakukan ganti rugi terhadap lahan warga yang terpakai," tambahnya.(ad)
Kris18 February 21st, 2009, 04:09 AM Anak perusahaan PT. RIAU INVESTMENT CORP (RIC), Tanara Advertising
Akan membangun 5 JPO di Kota Pekanbaru dengan nilai investasi yang paling kecil adalah Rp 2.5 Miliar ....
Kabarnya setiap/beberapa JPO yang dibangun katanya pake teknologi Jepang ini akan dilengkapi dengan VIdeoTron yang terang dan resolusi tinggi, sistem advertising board yang canggih (?), dan di beberapa tempat bakal ada restoran terbukanya :cheers:
Wow, DINE OVER THE HIGHWAY gitu wawawawaawaw ... Gak sabar :cheers:
Beruntunglah Kota PKU yang punya banyak Jalan Avenue Lebar :cheers: Jadi pembangunan JPO mungkin gak bakal berhenti, kecuali bener2 jenuh. JPO terakhir di Kota PKU yang aku lihat itu di kawasan RS Awal Bros, dekat Pasar Dupa, itupun udah tahun 2006 yang lalu. Hayooo,, I want to see more JPO ... Zebra Cross is TOO Kampungan kalau jalannya lebar2 kayak Jalan2 di Kota PkU :D
Berita ada di E-Paper RiauPos hari ini 21 Februari 2009 :cheers:
JPO..? semacam apa ya bang? sory kurang tau nih..
rilham2new February 21st, 2009, 04:16 AM Oh, bukan, aku cuma ngeliat temenku yg ikutan :D , lain kali klo ada thread baru kita yg duluan ngisi bilang "pertamax!" :D.
==========================================================
Dari RiauInfo :)
Kota Pekanbaru Akan Bangun Dua Jembatan Layang
20 Feb 2009 09:43 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk menghindari kemacetan, di kota Pekanbaru akan dibangun dua jembatan layang (Fly Over) yakni di persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai dan persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Imam Munandar.
Pengukuran lahan untuk pembangunan dua jembatan layang itu akan dilakukan Pemko Pekanbaru tahun ini berikut ganti rugi lahannya. Sedangkan pembangunannya nanti akan dilakukan oleh Pemprov Riau.
Walikota Pekanbaru Herman Abdullah mengatakan, meski pembangunan dua jembatan layang ini masih dalam tahap rencana, namun Pemprov Riau sudah memastikan menjelang penyelenggaraan PON XVIII tahun 2012 sudah rampung pembangunannya.
Hal ini disebabkan karena penyelenggaraan PON itu nanti akan berdatangan banyak orang ke Pekanbaru. Hal ini tentunya akan menimbulkan kemacetan, terutama di jalan-jalan protokol seperti Jalan Sudirman.
Karena itulah, Pemprov Riau akan melakukan antisipasi dengan membangun jembatan layang di persimpangan-persimpangan yang paling padat dilalui kendaraan. "Pemko Pekanbaru sendiri sangat mendukung rencana itu, sehingga segera akan melakukan ganti rugi terhadap lahan warga yang terpakai," tambahnya.(ad)
Ini udah direncanakan dari tahun kemaren, DED nya disusun tahun kemaren kalau gak salah ... Bahkan tidak hanya 2, tapi yang dibuat DED ada 4 titik.
JPO..? semacam apa ya bang? sory kurang tau nih..
JPO = Jembatan Penyebrangan Orang :)
Kris18 February 21st, 2009, 06:12 AM Kalaupun akan dibangun flyover, aku harap gak akan mengorbankan taman-taman dan pepohonan hijau kota :(. Sayangkan, kalau seperti pembangunan flyover di Bandung diberlakukan pula di Pekanbaru.
JPO..? oya? kira-kira kapan akan dibangun ya..?
rilham2new February 21st, 2009, 08:58 AM ^^ Untuk proyek JPO Tanara Advertising itu katanya proyek pertama mereka akan dibangun dalam beberapa bulan ke depan.
Flyover memang udah saatnya dibangun di PKU .... Kalau Cuman potong dikit aja sih gak papa,,, hehehe
Asalkan itu simpang lampu merah yang bikin macet, segera ditutup dan digantikan sama FLyover aja :)
@civil_engineer February 21st, 2009, 10:26 AM Anak perusahaan PT. RIAU INVESTMENT CORP (RIC), Tanara Advertising
Akan membangun 5 JPO di Kota Pekanbaru dengan nilai investasi yang paling kecil adalah Rp 2.5 Miliar ....
Kabarnya setiap/beberapa JPO yang dibangun katanya pake teknologi Jepang ini akan dilengkapi dengan VIdeoTron yang terang dan resolusi tinggi, sistem advertising board yang canggih (?), dan di beberapa tempat bakal ada restoran terbukanya :cheers:
Wow, DINE OVER THE HIGHWAY gitu wawawawaawaw ... Gak sabar :cheers:
Beruntunglah Kota PKU yang punya banyak Jalan Avenue Lebar :cheers: Jadi pembangunan JPO mungkin gak bakal berhenti, kecuali bener2 jenuh. JPO terakhir di Kota PKU yang aku lihat itu di kawasan RS Awal Bros, dekat Pasar Dupa, itupun udah tahun 2006 yang lalu. Hayooo,, I want to see more JPO ... Zebra Cross is TOO Kampungan kalau jalannya lebar2 kayak Jalan2 di Kota PkU :D
Berita ada di E-Paper RiauPos hari ini 21 Februari 2009 :cheers:
Arc de Triomphe made in pekanbaru
di avanue??? gila aja loe........... masak bikin JPO di avenue, yg ada malah merusak keindahan kota yg sudah tertata, bakal kayak apa ya... avenue - avenue di PKB dipenuhi JPO ( plg kurang 5 JPO :nuts::nuts:) , bakal banyak terowongan neh apalagi klw JPOnya dilengakapi toko toko (big and beast) . JPO biasanya dibangun di pusat2 perdagangan alias pasar atw pusat bisnis yg lebih mementingkan mobilitas daripada keindahan.
apa prediksi rilham2new aja JPOnya dibikin di avenue yg maha lebar itu...???
kan sayang avenuenya dipenuhi JPO.
tapi aku rasa pemko PKU ngak segitu bodohnya deh bikin huge JPO (kayak di PIM ya... yg da toko2nya) di jalan utama PKU yg sudah cantik (avenue ya..)
Zebra Cross is TOO Kampungan no comment deh
hanya sekedar tanggapan peace....:):):)
rilham2new February 21st, 2009, 04:36 PM Arc de Triomphe made in pekanbaru
di avanue??? gila aja loe........... masak bikin JPO di avenue, yg ada malah merusak keindahan kota yg sudah tertata, bakal kayak apa ya... avenue - avenue di PKB dipenuhi JPO ( plg kurang 5 JPO :nuts::nuts:) , bakal banyak terowongan neh apalagi klw JPOnya dilengakapi toko toko (big and beast) . JPO biasanya dibangun di pusat2 perdagangan alias pasar atw pusat bisnis yg lebih mementingkan mobilitas daripada keindahan.
apa prediksi rilham2new aja JPOnya dibikin di avenue yg maha lebar itu...???
kan sayang avenuenya dipenuhi JPO.
tapi aku rasa pemko PKU ngak segitu bodohnya deh bikin huge JPO (kayak di PIM ya... yg da toko2nya) di jalan utama PKU yg sudah cantik (avenue ya..)
Zebra Cross is TOO Kampungan no comment deh
hanya sekedar tanggapan peace....:):):)
Zebra Cross is too kampungan means ....
Kalau jalan yang lebar itu kalau dibangun Zebra Cross, hanya akan mendatangkan malapetaka, kalau lalu lintasnya sudah meningkat drastis. Di Pekanbaru ... Satu per satu U-Turn saja sudah mulai ditengarai jadi biang kemacetan. Zebra Cross harus segera ditinggalkan sesegera mungkin untuk jalan2 protokol.
hehehe, aku bilang udah gak cocok aja. Ohya, lain kali kalau mau gabung di sini, dan mau komen negatif gak usah pake buka account baru ya :)...
Ya ampun PIM ?? Kenapa harus PIM ??? Sekalian aja bilang PASAR TANAH ABANG BLOK A dengan PASAR METRO TANAH ABANG .... gituloh :D ... Maaf aku jarang ke PIM, jadi aku gak tahu PIM itu kayak apa. Ehh, Pasar Tanah Abang Blok A aja aku gak tahu kayak apa ... tapi aku pernah shalat jumat di masjid atasnya itu :p~
rilham2new February 21st, 2009, 04:41 PM Ini alasan kenapa ZEBRA CROSS sebenarnya udah bukan solusi pandai lagi di Pekanbaru .... Ini U-TUrn penyebab kemacetan lalu lintas ...
http://farm4.static.flickr.com/3159/3286203363_ff9cb8d94c.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3370/3286955622_a420026944.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3650/3286130885_053318a7a0.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3370/3286955622_a420026944.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3562/3286982868_7525c7d336.jpg?v=0
http://farm4.static.flickr.com/3484/3287113024_e37cebc0e9.jpg?v=0
Selain Sudirman di beberapa titik, Jalan TuankuTambusai sudah lama fokus pada JPO .... Kelak, Jalan HR. Subrantas dan Jalan2 protokol lain yang dalam tahap perencanaan akan mengalami nasib serupa ..... Itu yang sangat dikhawatirkan, kalau Pekanbaru terlalu bergantung sama ZEBRA CROSS untuk jalan2 protokol. Mungkin sekilas keren kalau jalannya lebar dan satu arah. Tapi, kalau untuk avenue 2 arah, lalu lintas padat .... kayaknya kurang cocok....
Dengan populasi Pekanbaru yang masih di bawah Kota PAdang saja, lalu lintas kendaraan nya aja udah kek gitu :nuts: ... Apalagi nanti kalau populasi Pekanbaru menjadi besar ???? Prediksinya antara tahun 2011 atau 2012 Pekanbaru tembus populasi 1 juta. Dan itu baru prediksi sementara.
Seperti yang kita ketahui, hampir semua prediksi jumlah penduduk yang dibuat para petinggi kita di era tahun 1960-1970-an, terbukti meleset jauh.
Menurut Masterplan tahun 1967, Pekanbaru hanya akan berpopulasi 200 ribu jiwa pada tahun 1987, kenyataannya apa ... Tahun 1987, Pekanbaru itu berpenduduk sekitar 2 kali lipat dari prediksi itu .. Sayang aja, kan ... kalau tidak belajar dari pengalaman ???
rilham2new February 21st, 2009, 04:54 PM ^^ Catat sekali lagi .... U-TURN di atas pada tahun 1990-an sejatinya adalah persimpangan Lampu Merah.....
Namun sejak awal tahun 2000-an persimpangan itu ditutup, ditukar jadi U-TURN. Nah, gak tahu deh di masa depan di situ ada apa .... JPO kali ya :nuts:
Ehh lupa, lokasi JPO yang menggunakan sistem aplikasi minugami (apa ini, semacam teknologi atau aplikasi yang diterapkan di Jepang ??) ini tidak dibangun di Sudirman. Melainkan akan dibangun di Mal Ciputra Seraya, wah asli gak tahu di sebelah mananya. Terus bakal ada 2 biji di Simpang SKA (dekat Mal SKA), dan juga bakal ada 2 biji di Simpang Pasar Pagi Arengka ... 2 simpang terbesar di Kota Pekanbaru tuh .... Simpul simpang AVenue ketemu Avenue tuh 2-2nya .. ....
Sumber : E-paper RIAUPOS 20 Februari 2009 :cheers:
rilham2new February 22nd, 2009, 06:32 AM Gambar dipotret oleh NOPRIANSYAH DARWIN
:cheers:
Kayaknya dari majalah yang ada di Perpustakaan Soeman HS ??? Orangnya masih belum ONLINE di Multiply, nanti aku tanya lagi di mana dia dapat gambarnya sebelumnya nikmatin dulu ini :D
THE PEAK
1
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/6/DSC05091.JPG?et=3qZIR2lpl5YPE%2C7%2BG179NA&nmid=206970845
2
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/8/DSC05101.JPG?et=4GoGYMTGRw%2BPgVWAUeJ5NQ&nmid=206959333
@civil_engineer February 22nd, 2009, 06:33 AM JUst JPO sih ngak apa2 karna kebutuhan dan ditempatkan bukan di tempat tempat yg notabene etalase kota, tapi....... klw pengennya DINE OVER THE HIGHWAY duh... ngk kebayang deh jeleknya palagi klw dah bertaburan
klw Zebra Cross is TOO Kampungan knapa ngak bikin Terowongan penyeberangan orang (TP0) aja (untuk kota kota yg sudah maju ini solusi plg banyak dipake untuk menghindari kemacetan akibat lalu lintas orang)
untuk ukuran PKU blom perlu kali ya, tapi klw punya dana kenapa tidak (abiss... Zebra Cross is TOO Kampungan u PKU :lol::lol::lol:)
rilham2new February 22nd, 2009, 06:34 AM Proyek Revitalisasi kawasan MASJID RAYA SULTAN SYARIF KASIM KOTA PEKANBARU
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/10/DSC05095.JPG?et=Q4zt7ijpSDGypjP8aNVVlg&nmid=206970845
Duhh, akhirnya dapat juga DED yang agak keren dikit... kemaren kan cuman maket hehehe ...
rilham2new February 22nd, 2009, 06:35 AM Menara Bank Riau (perkantoran 15 tingkat)
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/11/DSC05099.JPG?et=DjYueuczFv3F8UYb84W%2Bqg&nmid=206970845
rilham2new February 22nd, 2009, 06:39 AM JUst JPO sih ngak apa2 karna kebutuhan dan ditempatkan bukan di tempat tempat yg notabene etalase kota, tapi....... klw pengennya DINE OVER THE HIGHWAY duh... ngk kebayang deh jeleknya palagi klw dah bertaburan
klw Zebra Cross is TOO Kampungan knapa ngak bikin Terowongan penyeberangan orang (TP0) aja (untuk kota kota yg sudah maju ini solusi plg banyak dipake untuk menghindari kemacetan akibat lalu lintas orang)
untuk ukuran PKU blom perlu kali ya, tapi klw punya dana kenapa tidak (abiss... Zebra Cross is TOO Kampungan u PKU :lol::lol::lol:)
:lol: :lol:
TPO atau istilah kerennya Pedestrian Underpass memang bagus, kalau ada dana :tongue2: :p ... Lah yang mau bangun kan perusahaan advertising, kalau dibangun underground yang lihat cuman pedestrian doank donk .. Yang pengemudi mobil, gak ikutan liat donk ??? Bukannya, akan dilengkapi semacam VIdeoTron ??? Untuk apa Videotron kalau sistemnya Underground ...
rilham2new February 22nd, 2009, 06:43 AM Desain Terminal Baru Bandara SSK II (gak jelas apa masih lanjut atau tidak .... masih polemik)
1
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/1/DSC05100.JPG?et=vPj5qD8M5OevbqVvs7rMsg&nmid=206970845
2 walahhh, ternyata bakal pake 4 garbarata nih bangunan terminal baru SSK II (kalau jadi ...)
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/5/DSC05090.JPG?et=dSkADVZNagmhLYDp8rMjXQ&nmid=206970845
rilham2new February 22nd, 2009, 06:53 AM Nah, kalau yang ini saya kurang tahu apa nama gedungnya, yang jelas ini bersebelahan (dalam halaman Bandar Serai) sepertinya termasuk GEdung Bandar Serai juga :).
http://farm4.static.flickr.com/3433/3280947030_3ab7bcdc15.jpg?v=0
Nanti ya saya coba posting halte-halte SAUM yang lain yang tak kalah menariknya ;)
Desain gedung itu amat mirip dengan rendering yang ada di bawah ini, dari majalah yang gambarnya dipotret oleh NOPRIANSYAH DARWIN ....
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/4/DSC05092.JPG?et=q%2C8wsj00GfR6P3exnch28Q&nmid=206970845
^^ Itu kantor untuk PON 2012 . jangan2 ????
rilham2new February 22nd, 2009, 07:00 AM ========================================================
Update terbaru GOR Pemuda sesuai dengan tanggal potretnya :cheers:.
http://farm4.static.flickr.com/3379/3277862741_129d2e544c.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3368/3278688414_db2a73e9d7.jpg?v=0
^^ Ini rendering GOR PEMUDA, keliatan kalau TAMAN nya bakal dibangun dengan cantik ... hehehehe.
1
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/3/DSC05096.JPG?et=dg08EgmzSFgNi3B6ZavN9g&nmid=206970845
2 ini gambar di bawahnya juga gak tahu itu bangunan apa :D
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/2/DSC05098.JPG?et=vG7bborTNO1pl%2CcjucIKLg&nmid=206970845
rilham2new February 22nd, 2009, 07:34 AM Baru dapat kabar dari NOPRIANSYAH, kalau gambar2 itu dari majalah PROMOSI RIAU. Hehehe, oh iya .. Di majalah itu, bangunan MYSTERIOUS BUILDING yang ada di kawasan MTQ itu, juga gak begitu dijelasin ....
Nanti kalau ada info nya lagi dikabarin deh :)
dupone February 22nd, 2009, 11:43 AM Ternyata masih banyak rendering yang misterius..:naughty:
Masih menunggu pihak mana yang akan mengambil proyek tender untuk Main Stadium PON,mudah2an tengah/akhir tahun ini sudah mulai pembangunan,jangan ditunda tunda lagi takut tidak terkejar dan masih banyak proyek2 lainnya yang masih tahap pembangunan dan perencanaan.
Iya yah ham,pembangunan terminal baru dari Bandara Sultan Syarif Kasim II kok serasa tenggelam yah,apa lagi yang ditunggu?soal penggantian lahan sudah mencapai titik akhir kan?
vsovereign February 22nd, 2009, 01:19 PM ^^ Ini rendering GOR PEMUDA, keliatan kalau TAMAN nya bakal dibangun dengan cantik ... hehehehe.
1
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/3/DSC05096.JPG?et=dg08EgmzSFgNi3B6ZavN9g&nmid=206970845
2 ini gambar di bawahnya juga gak tahu itu bangunan apa :D
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/2/DSC05098.JPG?et=vG7bborTNO1pl%2CcjucIKLg&nmid=206970845
Good progress.
With the spate of Sports-complex construction in Indonesia, probably our being the host for the 2022 World Cup isn't too far-fetched after all :cheers:
rilham2new February 23rd, 2009, 09:53 AM Ternyata masih banyak rendering yang misterius..:naughty:
Masih menunggu pihak mana yang akan mengambil proyek tender untuk Main Stadium PON,mudah2an tengah/akhir tahun ini sudah mulai pembangunan,jangan ditunda tunda lagi takut tidak terkejar dan masih banyak proyek2 lainnya yang masih tahap pembangunan dan perencanaan.
Iya yah ham,pembangunan terminal baru dari Bandara Sultan Syarif Kasim II kok serasa tenggelam yah,apa lagi yang ditunggu?soal penggantian lahan sudah mencapai titik akhir kan?
Iya, penasaran banget nih siapa yang bakal jadi kontraktornya, hehehe.
Gakperlu ada penggantian lahan untuk pembangunan terminal baru, semua lahan kan udah milik ANgkasa Pura II.
Cuman untuk pembangunan jalan masuk yang baru, memang bakal ada Puskesmas yang dirobohkan. TIdak lupa pula untuk perpanjangan Runway bakal ada pembebasan lahan. Walau bagaimanapun, yang paling krusial saat ini adalah perbesaran terminal :)
rilham2new February 23rd, 2009, 09:56 AM Good progress.
With the spate of Sports-complex construction in Indonesia, probably our being the host for the 2022 World Cup isn't too far-fetched after all :cheers:
Amen.
But, that's not World Cup 2022 venues... but only Gelanggang Remaja (Youth sport complex ??) prepared for PON 2012, if I'm not mistaken, it will be used for badminton.
Dazon February 23rd, 2009, 11:59 AM Gambar dipotret oleh NOPRIANSYAH DARWIN
:cheers:
Kayaknya dari majalah yang ada di Perpustakaan Soeman HS ??? Orangnya masih belum ONLINE di Multiply, nanti aku tanya lagi di mana dia dapat gambarnya sebelumnya nikmatin dulu ini :D
THE PEAK
1
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/6/DSC05091.JPG?et=3qZIR2lpl5YPE%2C7%2BG179NA&nmid=206970845
2
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/2/photos/14/600x600/8/DSC05101.JPG?et=4GoGYMTGRw%2BPgVWAUeJ5NQ&nmid=206959333
Menara Bank Riau (perkantoran 15 tingkat)
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/11/DSC05099.JPG?et=DjYueuczFv3F8UYb84W%2Bqg&nmid=206970845
Mantap!! design exteriornya keren2 punya congraz pekanbaru! :cheers:
Kris18 February 23rd, 2009, 11:56 PM Desain gedung itu amat mirip dengan rendering yang ada di bawah ini, dari majalah yang gambarnya dipotret oleh NOPRIANSYAH DARWIN ....
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/4/DSC05092.JPG?et=q%2C8wsj00GfR6P3exnch28Q&nmid=206970845
^^ Itu kantor untuk PON 2012 . jangan2 ????
Nah, memang, kemarin aku potret dari majalah ini :D.
Aku udah banyak ngambil-ngambil gambar disini masih banyak lagi sebenarnya di majalah lain.
Yang sudah aku ambil itu :
1. Desain Kawasan Industri Tenayan.
2. Desain Waterfront City Pekanbaru :okay:
3. Desain jalan tol Pekanbaru-Dumai.
4. Kerjasama Pemprov Riau dengan pemerintah Korea dalam rangka mengadakan provinsi kembar antara Riau (Indonesia) dengan salah satu provinsi di Korea Selatan sana :okay:.
5. Desain Mall Dumai Square :)
Dan kabar buruknya, flashdisk tempat aku menyimpan nih foto-foto rusak..:(
so, semua gambar yg kupotret selama ini yg tak sempat ku upload ke flickr hilang semua tanpa bekas :cry:
rilham2new February 24th, 2009, 11:55 AM ^^ Huaa... :( .. harapan satu2nya tinggal Lancang_Kuning nih :naughty:
Atau Nantilah, kalau ada kawanku atau source yang lain yang lagi mampir ke Pekanbaru, bisa potret2 di sana. Kemaren nopriansyah udah poto2 di sana, tapi file nya CORRUPTED ...
rilham2new February 24th, 2009, 06:25 PM Dua Investor dari negeri Tirai Bambu menyatakan minat mereka dalam mendanai proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
*Dari RIAUPOS Edisi Cetak 24 Feb 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/82/TolPKUDUMCin-24Feb09.jpg?et=%2BlAcZ9ytkeGx2b0PgWx5CQ&nmid=163228181
rilham2new February 24th, 2009, 06:30 PM Perlu Rp 10 Trilyun untuk proyek-proyek strategis di Provinsi Riau
1. Jalan Raya Bebas Hambatan (Highway/jalantol) Pekanbaru-Dumai
2. Jembatan Siak IV
3. Pembangkit tenaga listrik dalam menunjang investasi terutama dalam rangka menyambut SPECIAL ECONOMIC ZONE (SEZ) Kota Dumai
4. Pembangunan sektor agribisnis dan perkebunan (fokus ke industri hilir CPO)
5. Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM)
6. Pembangunan di bidang kesehatan
^^ Itulah proyek MULTIYEARS Riau yang masih menunggu restu dari Pemerintah Pusat...
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/83/ProyekMultiyearsStrategis-23Feb09.jpg?et=sLfXT5NS2YWZI9Z96m80MQ&nmid=163228181
Dari RIAUPOS Edisi cetak 23 Februari 2009
rilham2new February 24th, 2009, 06:32 PM Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, menemui investor dari Timur Tengah guna menerangkan potensi Riau, di Hotel Mulia, Jakarta
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 23 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/87/InvestorArabRiau-23Feb09.jpg?et=sG0ci4mYZtMgAT2vCO6B4A&nmid=163228181
bama84 February 25th, 2009, 01:47 AM Pembangunan jalan tol pekanbaru-dumai dan pembangkit listrik baru memang harus segera digesa. Sebab idenya memang sudah lama sejak tahun 2000 yang lalu, maklumlah entar keburu basi. Apalagi Riau bakal jadi tuan rumah PON 2012. Bila berhasil diwujudkan, ini akan menjadi sejarah bagi Riau. Pemrov Riau dan DPR mesti kompak melobi pusat, sebab kepentingan rakyat Riau juga bagian dari kepentingan nasional .:applause:
Kris18 February 25th, 2009, 06:07 AM Update pembangunan jembatan Siak III dari arah Senapelan :
http://farm4.static.flickr.com/3401/3278715524_4d56cacc02.jpg?v=0
Dari arah depan dekat sungai
http://farm4.static.flickr.com/3323/3307720119_6857cc9602.jpg?v=0
Ternyata jembatan Siak III itu pas mengenai area dimana dulu pernah menjadi bandar lama Pekanbaru, masih ingatkah dengan tempat ini? Tapi kalau sekarang sudah ditutup.
http://farm4.static.flickr.com/3376/3307721597_4de6494901.jpg?v=0
rilham2new February 25th, 2009, 02:57 PM ^^ Waktu aku ke sana, belum ada pilar2nya tuh ... Ternyata beneran mau dibangun ya ....
Itu yang di kota tua dekat Senapelan, nama jalannya kalau gak salah Jalan Panglima Undan ...
rilham2new February 26th, 2009, 01:13 PM METROPOLITAN CITY, Giant Hipermarket ,,, mulai beroperasi hari ini katanya ....
Dari RIAUINFO ..
Pusat Perbelanjaan Besar Kembali Hadir di Pekanbaru
26 Feb 2009 09:52 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Bisnis retail terasa makin menggeliat di Pekanbaru. Sebuah pusat perbelanjaan besar, Kamis (26/2) melakukan grand opening. Pusat perbelanjaan tersebut adalah Hypermarket "Giant" yang merupakan pertama di Sumatera.
Hypermarket Giant menempati bangunan seluas 14.000 meter persehi berlokasi di Jalan Soebrantas (Panam) tidak begitu jauh dari RSJ Pekanbaru. Disini ditawarkan sekitar dua juta jenis barang, mulai dari keperluan dapur hingga peralatan elektronik.
Dipilihnya Pekanbaru sebagai kota pertama di Sumatera, karena pihak manajemen Giant menilai Riau memiliki perkembangan ekonomi yang sangat pesat. "Makanya kami tertarik untuk memfokuskan pengembangan saha di Riau," ungkap Manager Marketing Giant Indonesia Yan Hilman.
Dia mengatakan kehadiran Giant di Pekanbaru akan memberikan pilihan lebih banyak bagi warga kota in untuk berbelanja. "Giant akan memberikan pelayanan terbaik sekaligus membantu warga berhemat, karena harga barang-barang disini lebih murah dan hemat," tambahnya.
Untuk mengantisipasi aksi borong karena harga yang ditawarkan relatif murah, pihaknya akan membatasi pembelian. Misalnya untuk produk tertentu, terutama sembao, proram pembelian maksimal tiga pieces saja, seperti minyak goreng atau diterjen.(ad)
=NaNdA= February 26th, 2009, 02:34 PM ^^ Giant Pertama di Sumatera??
hellothere123 February 26th, 2009, 03:06 PM Giant pertama d pulau sumatera ada d lampung..
CMIIW
rilham2new February 26th, 2009, 03:17 PM ^^ Giant Pertama di Sumatera??
Maafkan keanehan media lokal, nan ....
Makanya gak aku Highlight tuh .....
Kris18 February 26th, 2009, 03:48 PM ^^
Mungkin maksudnya pertama untuk wilayah Sumatera bagian utara dan tengah :D.
rilham2new February 26th, 2009, 04:03 PM Maksudnya Giant Hypermarket kali .....
Soalnya GIANT punya dua standar store .... GIANT Supermarket dan Giant Hypermarket.
Gak tahu deh, gak jelas.
yang pasti, hari ni gila banget nih di RiauPos ...
Ada iklan HYPERMART gede2an .... disusul Iklan Promo GIANT di halaman belakangnya hahaha.....
Di Pekanbaru juga ada MAKRO, kan :D hehehe ... Untung aja gak ikut2an tuh MAKRO, kalau gak ya kentara banget lah hahaha ....
rilham2new February 26th, 2009, 04:08 PM Duhh, padahal hari ini RIAUPOS E-Paper banyak gambar2 GIANT + ucapan selamat atas dibukanya GIANT ....
CUman maaf aku gak bisa UPLOAD, soalnya internet SATU MALAYSIA lagi bermasalah, gara2 ada kabel internet bawah laut yang putus (atau rusak ??) di kawasan Taiwan sana. Kabel itu penting karena menghubungkan jaringan Malaysia dengan US. Susahlah aku yang hosting gambar gratisan lewat Multiply ini, hehehe ..
Internet baru oke, nanti tanggal 5 maret. Sejak kemaren malam, aku gak bisa UPLOAD ke Youtube, upload file2 berat gagal semua ... begitu juga Multiply. Banyak website gak bisa dibuka nih.
Nanti, kalau udah okey aku pasang gambarnya ;) ..
Kris18 February 26th, 2009, 04:23 PM ^^
Oo.. gitu yaa..?
wah,,
iya nih, bang, ada beberapa berita di Riaupos yg layak diangkat di SSC, selain foto Giant Hypermarket,juga ada soal jalan Pekanbaru-Buton yg diusulkan menjadi jalan nasional.
rilham2new February 26th, 2009, 04:28 PM ^^ Betul :D Hopefully, besok ada keajaiban hehehe..
Gila aja, upload file 150 kb, masa' ngabisin waktu 43 menit .... :( ....
dupone February 27th, 2009, 02:18 AM ^^150 kb,43 menit???:nuts: menghadapi koneksi yg seperti ini musti sabar ini..
Kayaknya gede nih Giant Hypermarket nya...Ditunggu aja ham,gambar2 nya.
wedskyosho February 27th, 2009, 03:38 AM Jum'at, 27 Februari 2009 (Riaupos.com)
Riau Dapat Pasokan Listrik 30 MW
Pemerintah pusat melalui Departemen Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 30 Mega Watt (MW). Dibangunnya pembangkit listrik ini merupakan hasil lobi yang dilakukan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP saat kunjungan Menteri ESDM ke Riau baru-baru ini.
Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP, Kamis (26/2) mengatakan, sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) bulan April mendatang pembangkit listrik ini akan segera dibangun. Lokasi pembangunan di daerah Teluk Lembu, Kota Pekanbaru. Diharapkan dengan penambahan daya listrik 30 MW ini sedikit banyak bisa mengurangi krisis energi listrik di Riau.
‘’Alhamdulillah ketika Bapak Menteri ESDM datang ke Riau baru-baru ini saya sampaikan ke beliau tentang krisis energi listrik dan beliau langsung komunikasi dengan PLN dan didapat kesepakatan untuk menambah pasokan listrik dengan melakukan pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas 30 MW,’’ kata gubernur.
Dikatakan gubernur, setidaknya dengan penambahan pasokan listrik ini sedikit banyak akan mengatasi persoalan krisis energi listrik di Riau khususnya di Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau. ‘’Nanti energinya akan tersambung secara interkoneksitas, sehingga seluruh daerah dapat menikmati aliran listrik ini,’’ tutur gubernur.
Dalam pada itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Riau Drs H Adul Lafiz mengungkapkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama antara Pemprov Riau dan pihak PLN akan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) terkait hal ini. Total anggaran untuk pembangunan pembangkit baru ini sebesar Rp350 miliar.
Pembangkit baru ini akan ditempatkan di Teluk Lembu, ini murni dilakukan oleh pemerintah pusat tidak ada sharring dana antara pusat dan daerah.(hus)
=NaNdA= February 27th, 2009, 03:43 AM Maksudnya Giant Hypermarket kali .....
Soalnya GIANT punya dua standar store .... GIANT Supermarket dan Giant Hypermarket.
Gak tahu deh, gak jelas.
yang pasti, hari ni gila banget nih di RiauPos ...
Ada iklan HYPERMART gede2an .... disusul Iklan Promo GIANT di halaman belakangnya hahaha.....
Di Pekanbaru juga ada MAKRO, kan :D hehehe ... Untung aja gak ikut2an tuh MAKRO, kalau gak ya kentara banget lah hahaha ....
mungkin Giant yang di Pekanbaru ini Giant yang berdiri sendiri jadi di satu gedung ya.. kalo di Lampung baru Giant yang ikut ke dalam satu Mall... :)
tapi harusnya dijelasin lagi tuh.. bikin polemik ntar.. hahahahaa.... :D
4h3 February 27th, 2009, 10:35 AM ternyata dosen sy pun ikut memantau pekanbaru..
malah d jadiin bahan bwt dapet gelar S3 nya....
http://i39.tinypic.com/2mfx5y0.jpg
Kris18 February 27th, 2009, 02:34 PM ^^
Wah, ditunggu nih kedatangannya di Pekanbaru :) gak sekalian ikutan?
Dosen universitas mana nih? :)
Kalau soal kunjung-mengunjung, dari dulu Pekanbaru ataupun Riau kerap dikunjungi dari daerah-daerah lain :), baik dari instasi pemerintah, pendidikan,pelayanan, dll. Dijadikan sebagai studi banding malah.
Kris18 February 27th, 2009, 02:41 PM Senangnya dengan keseriusan pemprov Riau seperti ini, ini sebagai bukti bahwa pemerintah bukan sekadar berwacana dan berencana belaka.
Thanks buat berita RiauInfo yang selalu update dengan pembangunan kota Pekanbaru secara real, beda dengan media yang lain yg justru lebih sering memuat kabar miring kota ini meski terkesan memang dicari-cari.
==================================================================
Pemprov Riau Akan Terus Perjuangkan Tol Pekanbaru-Dumai
27 Feb 2009 19:32 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Mengingat sangat pentingnya keberadaan jalan tol yang menghubungkan Pekanbaru-Dumai bagi perekonomian Riau, Pemprov Riau bertekad untuk terus memperjuangkannya. Berbagai upaya akan dilakukan Pemprov Riau untuk merealisasi pembangunan jalan tol tersebut.
Diantaranya Pemprov Riau telah mengusulkannya ke pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Menteri Keuangan. Namun karena belum ada perkembangannya, Pemprov Riau akan tetap mencoba lagi sampai adanya respon.
Wakil Gubernur Riau Mambang Mit kepada wartawan di Pekanbaru mengakui Pemprov Riau jugta mengusulkan ke Bappenas tahun 2009 dan Menteri Keuangan untuk multiyears. Namun hingga kini belum ada perkembangannya, apakah masuk dalam tahun anggaran 2009 atau tidak.
"Dari yang kita ajukan untuk stimulus APBN Rp1,6 triliun, yang direalisasikan hanya Rp350 miliar," ungkap Mambang Mit. Padahal menurut dia, pembangunan jalan tol Pekanbaru- Dumai merupakan hal yang sangat penting dilakukan di Riau.
Dia menyebutken keberadaan jalan tol Pekanbaru-Dumai itu menjadi hal yang diprioritaskan karena bisa memberi milti efek terhadap pengembangan perekonomian daerah dan nasional. "Makanya pusat harus paham dengan kondisi ini," tambahnya.(ad)
Kris18 February 27th, 2009, 02:43 PM Satu lagi bentuk sumbangsih dan perhatian pemerintah terhadap warganya :)
Menpera Resmikan Rusunawa Perdana di Pekanbaru
27 Feb 2009 18:07 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk pertama di Riau, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) secara resmi dibangun di Kota Pekanbaru. Peresmian pembangunan rusunawa secara langsung dilakukan oleh menteri Perumahan Rakyat (Menpera), M Yusuf Asyari, Jumat (27/02/2009) ini di linkungan kampus Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru.
Menpera mengatakan, pembangunan rusunawa bukan saja diperuntukkan bagi lingkungan kampus semata. Namun program yang telah berjalan sejak 2005 silam ini telah berjalan di beberapa kota besar di Indonesia hingga menyentuh di beberapa daerah untuk kepentingan perumahan karyawan. Menteri menyatakan target pada 2009 akan mencapai 79 rusunawa di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp.10 milir setiap rusunawa.
Sasaran pembangunan rusunawa di kota Pekanbaru lainnya adalah dekat Universitas Lancang Kuning, Kelurahan Sri Meranti, kecamatan Rumbai. Selanjutnya sekitar wilayah pesantren Babussalam dan di Pesantren Darul Ulum, Kulim Pekanbaru.(Surya-Ham)
4h3 February 27th, 2009, 06:10 PM ^^
Wah, ditunggu nih kedatangannya di Pekanbaru :) gak sekalian ikutan?
Dosen universitas mana nih? :)
Kalau soal kunjung-mengunjung, dari dulu Pekanbaru ataupun Riau kerap dikunjungi dari daerah-daerah lain :), baik dari instasi pemerintah, pendidikan,pelayanan, dll. Dijadikan sebagai studi banding malah.
dr ITB bang..
sayang sidangnya cuma bwt dosen2 aja, g trbuka utk umum, pdhl pnasaran jg ttg apa...
hasymy February 27th, 2009, 08:13 PM hwa..pengen liat jugak...
rilham2new February 28th, 2009, 04:14 AM ^^150 kb,43 menit???:nuts: menghadapi koneksi yg seperti ini musti sabar ini..
Kayaknya gede nih Giant Hypermarket nya...Ditunggu aja ham,gambar2 nya.
mungkin Giant yang di Pekanbaru ini Giant yang berdiri sendiri jadi di satu gedung ya.. kalo di Lampung baru Giant yang ikut ke dalam satu Mall... :)
tapi harusnya dijelasin lagi tuh.. bikin polemik ntar.. hahahahaa.... :D
Iya kalau kata kawan2 yang di PKU sih emang gede GIANT nya...
Formatnya sama kayak kebanyakan GIANT di Bogor, kok Nan ... Cuman ada Komplek Ruko nya :) .... Dan ada semacam CityWalk gitu ditengah2nya.
GIant nya emang major tenant, alias tenant yang paling gede (maksudnya mendominasi) gitu :).
rilham2new February 28th, 2009, 04:16 AM Gedung Telkomsel ini berlokasi di jalan Arifin Achmad, maaf, kalau fotonya kepotong, soalnya saking besarnya dan para satpamnya juga sepertinya kurang suka kalau ini gedung difoto, jadi saya ngambil gambarnya agak sembunyi-sembunyi gitu :D.
http://farm4.static.flickr.com/3370/3312496947_3297dee14b_b.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3088/3307718943_d8edba39af_b.jpg
Gak mau kalah sama INDOSAT yang bangun Kantor Baru ,,, Maka TELKOMSEL juga bangun kantor baru .... Kok desainnya mirip sama TELKOMSEL Lebak Bulus, JakSel ?>????? APa mata ku yang error ??? Atau itu CORPORATE IDENTITY TELKOMSEL yang baru :cheers:
Good luck lah for TELKOMSEL Operator seluler yang menjangkau seluruh ibukota Kecamatan Se-Jawa-Bali-dan Sumatra :D hehehehe ...
=NaNdA= February 28th, 2009, 04:27 AM ^^ ini yang di Lampung, mirip? :|
http://img87.imageshack.us/img87/5273/s1050470be4.jpg
udah dari tahun 2004-an kayanya gedung ini.. :D
rilham2new February 28th, 2009, 04:45 AM ^^ Berarti itu CorPorAte IdenTity mereka, nan ... soalnya sebelumnya mereka berkantor di Gedung Surya Dumai lantai berapa gak tahu.. perkantoran bertingkat 11 gitu.
Kayaknya sih paling bawah ...
rilham2new February 28th, 2009, 06:37 AM Mempertanyakan Kesiapan Riau dalam PON 2012 ....
Baca artikel ini dari RIAUPOS ... Hal2 penting akan ku-BOLD dan akan kubesarkan SIZE nya :) ...
=========================
Senin, 23 Februari 2009 , 09:59:00
Tiga Tahun Jelang Jamuan Atlet PON XVIII
Laporan EDWIR SULAIMAN dan Andi Noviriyanti, Pekanbaru
Membaca Riau adalah membaca sejarah. Karena sejarah itulah membuat Riau ada. Raja Ali Haji dengan Gurindam 12. Bahasa melayu dengan lingua pranca. Minyak bumi menghidupi beratus juta jiwa anak bangsa. Dan satu sejarah lagi akan terlukis ketika Riau menjadi rumah untuk tuan-puan atlet seluruh Indonesia datang ke negeri Sahibul Khitab dalam tajuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012. Seperti apa persiapan Riau mewujudkan itu?
Rabu malam, tepatnya 15 September 2004, di Gedung Daerah. Gubernur Riau HM Rusli Zainal dengan suka cita menyambut kedatangan secara resmi para atlet Riau yang baru saja bertarung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI di Provinsi Sumatera Selatan. Dalam catatan sejarah PON, itulah untuk pertama Riau menuai prestasi yang bisa dibilang cukup gemilang. Riau membawa pulang 16 keping emas.
Di tengah kelelahan para atlet yang baru saja sampai di Riau beberapa jam sebelumnya itulah dalam catatan Riau Pos, untuk pertama kalinya Rusli mengemukakan tentang rencana Riau menjadi tuan rumah PON.
Setahun berikutnya, bersamaan dengan terpilihnya Rusli menjadi Ketua Umum KONI Riau dikemukakanlah secara resmi keinginan Riau menjadi tuan rumah PON. Tepatnya pada Rapat Paripurna Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Samarinda pada Februari 2005. Setahun kemudian di Bali pada pertemuan serupa ditetapkanlah tiga provinsi yang menjadi calon tuan rumah PON. Barulah akhirnya pada Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Munaslub) KONI pada Juli 2006, terpilihlah Riau menjadi tuan rumah PON ke XVIII pada tahun 2012.
Menyentuh angka 2012 sebagai tanda dilaksanakannya PON di bumi yang memiliki julukan Lancang Kuning ini, memang masih teramat panjang. Apalagi menggunakan angka-angka detik, menit, atau jam. Namun bila menggunakan logika waktu hari, bulan, apa lagi tahun. Maka waktu tiga tahun tidaklah terlalu berlebih, jika melihat apa yang mesti disiapkan Riau sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para tuan-puan atlit seluruh penjuru nusantara.
Event olahraga nasional yang hanya memakan pusaran waktu sepekan ini, tidak dimungkiri memang menghabiskan banyak tenaga, upaya, daya, terlebih dana. Jangankan untuk membandingkan berapa dana yang harus dikorbankan. Menyandingkan antara lamanya pergelaran dengan waktu persiapannya saja, seperti menyandingkan antara detik dengan bulan.
Memang untuk menjadi sesuatu itu berarti memerlukan banyak pengorbanan. Hal inilah yang diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau H Emrizal Pakis. Menurutnya, persiapan Riau menjadi tuan rumah PON telah terniatkan sebelum tahun 2005. Dari niat itulah muncul Sport Center yang berada di wilayah Rumbai, lalu Stadion Rumbai.
Beberapa saat kemudian tumbuh pula hall renang. Beberapa tahun berikutnya muncul dan tumbuh pula beberapa hall, seperti Basket, Gelanggang Remaja, dan dalam waktu dekat ini, tender untuk pembangunan main stadium dengan kapasitas 40.000 tempat duduk itu segera pula ditegakkan tiang pancangnya.
‘’Kita memang telah lama mempersiapkan dan berencana agar Riau ditunjuk sebagai tuan ruman PON. Jadi pekerjaan yang kita lakukan saat ini, semuanya telah terencana. Dan kita sangat yakin apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab kita akan kita capai pada saatnya,’’ ungkap Emrizal Pakis, putra terbaik Kecamatan Peranap-Indragiri Hulu ini.
Dalam dunia olahraga multi event seperti PON, tempat pertandingan dinamai venues. Ternyata persiapan infrastruktur venues-venues inilah yang memakan banyak dana dan tenaga. Setidaknya menurut perencanaan Bappeda beberapa venues yang dibangun telah ada yang rampung dan dalam tahap pengerjaan. Setakat ini untuk membeli seluruh material bangunan kemudian diramu oleh kontraktor yang telah disetujui karena menang tender, untuk dijadikan gedung-gedung tempat pertandingan masih menggunakan anggaran yang simbolnya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat atau dengan nama lazimnya APBD Riau.
Sebab anggaran kumpulan rakyat seluruh Indonesia yang bernama APBN akan mencair dan mengalir ke Riau ketika dua tahun sebelum PON dilaksanakan. Itu pun menurut Emrizal kembali, anggaran APBN itu hanya difokuskan untuk aspek penyelenggaraan. Seperti menanggung biaya wasit, official, penyediaan alat-alat pertandingan. Dana APBN ini tidak menyentuh pada pembangunan infrastruktur.
Namun bukan berarti APBN tidak akan masuk sebelum tenggat waktu dua tahun sebelum pelaksanaan PON. Sebab tahun 2008 yang lalu APBN yang berada di kantong kementerian Perumahan rakyat (Menpera) sudah dicicil untuk Riau. Bentuknya berupa pembangunan dua blok rumah susun yang terdapat di Kampus Unri Panam. Di mana rumah susun ini nantinya dijadikan tempat tuan dan puan atlet menginap, melepas lelah setelah bertanding.
Tahun ini, anggaran dari saku Menpera kembali mengalir, dengan tujuan dan niat yang sama yaitu membangun rumah susun. Target pembangunannya di Kampus Universitas Islam Riau dan Kampus Universitas Islam Negeri atau yang dulunya bernama IAIN Susqa, yang terdapat di Pekanbaru.
‘’Alhamdulillah Menpera sepertinya lebih cepat mempersiapkan untuk rumah bagi atlit. Rencannya pembangunan rumah susun ini akan dilakukan di empat kampus universitas terbesar di Riau. Ini merupakan sesuatu yang harus disyukuri,’’kata Emrizal.
Secara keseluruhan kata Emrizal Pakis, meskipun pelaksanaan PON masih menyisakan waktu tiga tahun lagi. Namun karena persiapan yang dilakukan telah lama, maka sangat wajar jika pencapaian pada titik 70 persen lebih diraih oleh Riau. Realisasi ini dipandang sangat realistis. Dimana saat ini, seluruh venues yang akan dijadikan arena pertandingan sudah dikerjakan secara simultan.
Di kesempatan yang berbeda Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit mengatakan, beberapa kabupaten/kota juga sudah menyiapkan pembangunan beberapa venues seperti Kabupaten Bengkalis dengan venues takraw, Kabupaten Kuansing dengan venues tempat lomba dayung di danau Kebun Kanopi, termasuk Kampar, Inhu, Dumai, Siak, dan Pelalawan. Target penyelesaian venues yang ada di kabupaten/kota pada tahun 2010 akan tercapai. Dengan catatan pihak Kabupaten/kota berkomitmen sesuai dengan apa yang telah disepakati beberapa waktu lalu.
‘’Kita sangat berharap agar bupati dan wali kota dapat memberikan support penuh terhadap rencana awal terkait dengan pembangunan beberapa venues dimana cabang olahraga akan dipertandingan didaerah masing-masing. Bahkan untuk mendorong itu, Pemprov sendiri telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak Kabupaten/kota, pemerintah pusat, termasuk dukungan dari pihak swasta. Dan memang formula-nya sudah ada,’’ kata mantan Sekdaprov Riau ini.
Mambang Mit kembali memberikan penegasan bahwa Pemprov Riau telah pula melakukan upaya pendekatan ke pemerintah pusat. Bahkan beberapa waktu lalu, dirinya bersama gubernur telah melakukan pertemuan dengan presiden dan wakil presiden terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan infrstruktur penunjang lainnya guna mensukseskan kegiatan yang berskala nasional ini. Saat itu presiden memberikan apresiasi positif dan akan berupaya untuk mengalokasikan anggaran guna pembangunan infrastruktur, seperti penyelesaian pembangunan Jembatan Siak III, dan rencana pembangunan highway antara Pekanbaru-Buton, Pekanbaru-Bangkinang, serta Pekanbaru-Dumai.
‘’Kalau dilihat dari sisi persiapan pembangunan venues-venues secara keseluruhan, sejauh ini tidak ditemukan kendala. Dalam artian pembangunan venues-venues itu sifatnya ada yang hanya melakukan renovasi seperti GOR Tribuana, renovasi Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) di beberapa universitas yang nantinya akan dijadikan venues Cabor. Dimana renovasi ini tidak memerlukan waktu cukup lama,’’ ungkap Mambang Mit.
Main Stadium
Jika persiapan pembangunan dan renovasi venues yang dilakukan pemprov dan kabupaten/kota sejauh ini tidak menjadi sesuatu yang dirisaukan. Namun berbeda dengan pembangunan main stadium atau stadion utama yang akan menjadi tempat dibukanya PON ke XVIII 2012.
Bahkan HR Mambang Mit dan Emrizal Pakis memberikan kata sangat penting, untuk persiapan pembangunan stadion terbesar ke dua setelah Gelora Bung Karno ini. Ini bisa saja dimaklumi, sebab dengan sisa waktu tiga tahun ke depan sebelum api obor PON dinyalakan, pembangunan main stadium belum juga digesa.
‘’Sangat penting main stadium diharapkan sudah mulai dilaksanakan pembangunannya kita harap sudah mulai dilaksanakan. Mengapa kita memberikan perhatian khusus terhadap ini, karena memang target penyelesaian bangunan fisiknya pada akhir tahun 2011. Sehingga jika target itu bisa tercapai, maka pada awal tahun 2012, kita tinggal melakukan finishing saja,’’ harap Mambang Mit.
Emrizal juga menaruh perhatian dan fokus yang sama terhadap pembangunan dikatakan Emrizal harus total. Artinya pekerjaannya sangat besar dan ini diperlukan disiplin pengerjaan, sehingga target yang ditetapkan tidak keluar jalur. Perhatian khusus harus tercurah untuk pembangunan main stadium dengan kapasitas 40.000 tempat duduk yang rencananya akan dibangun di kawasan kampus Unri ini. Sebab selain Rumbai, main stadium juga salah satu fokus dan pusat kegiatan PON.
‘’Kita melihat main stadium secara total. Ini pekerjaan besar. Sehingga begitu tender tak ada kata lain harus kita kawal dan kita akan awasi secara detail. Harus diakui ini pekerjaan ektra berat. Jadi diharapkan kontraktor yang memenangi tender untuk pembangunan main stadium harus benar-benar mampu menjaga disiplin pekerjaan. Baik itu menyangkut jumlah tenaga kerja maupun dengan ketersediaan material. Sehingga jadwal dan rencana penyelesaian pada akhir tahun 2011 dapat dicapai. Untuk kepentingan itu, maka setelah ditetapkan siapa pemenang tender, selanjutnya untuk anggaran tahun berikutnya perusahaan yang bersangkutan yang akan terus melakukan penyelesaian pekerjaan, tanpa dilakukan lelang ulang,’’ sebutnya.
Main stadium sendiri dibangun di atas lahan seluas 80 hektare. Dimana selain melakukan pembangunan infrastruktur fisik main stadium, pemerintah juga berencana membangun jalan lingkar yang berada di sekitar Kampus Unri. Dimana infrastruktur jalan ini nantinya akan menghubungkan antara Jalan HR Soebrantas dan Jalan SM Amin, serta Jalan Soekarno-Hatta.
Tampaknya sejarah Riau akan kembali terukir. Ketika kapasitas main stadium mencapai 40.000 tempat duduk. Emrizal mengatakan persoalan kapasitas besar adalah relatif. Semua pihak harus melihatnya untuk kepentingan yang jauh ke depan. Main stadium ini prospektif untuk masa yang akan datang. Main stadium ini bukan hanya dijadikan sebuah arena sekali pakai. Namun untuk berkali-kali. Bukan tidak mungkin nantinya masyarakat Riau akan berbondong-bondong ke stadion untuk melihat pertandingan sepakbola internasional yang selama ini hanya bisa dilihat dilayar kaca. Sebab main stadium ini sudah berstandar internasional.
‘’Sebab hanya beberapa provinsi saja yang memiliki stadion yang berkapasitas besar. Apalagi jika rencana PSSI pada tahun 2022 berhasil menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia. Belum lagi kejuaraan Asia, antar negara Asia Tenggara, dan event-event internasional lainnya,’’ ujarnya.
Anggaran
Menyangkut anggaran yang telah termakan oleh pembangunan venues-venues cabor tersebut, menurut Emrizal Pakis berkisar di antara angka Rp600-700 miliar lebih. Anggaran ini belum termasuk untuk rencana pembangunan main stadium yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp900 miliar.
‘’Secara menyeluruh untuk pembangunan Gelanggang Remaja, Hall Basket, Senam, danau Kebun nopi di Kuansing, dan beberapa pembangunan maupun renovasi yang dilakukan telah menghabiskan sekitar Rp700 miliar. Untuk tahun ini, pembangunan awal main stadium dan finishing dari penyelesaian pembangunan venues baik di Kota Pekanbaru, Kuansing, Dumai, termasuk Bengkalis, serta renovasi PKM yang terdapat di tiga universitas dianggarkan Rp320 miliar lebih yang diambil dari dana APBD 2009,’’ ujarnya.
Dari Rp320 miliar tersebut Rp218 miliar digunakan untuk pembangunan main stadium. Dan ke depannya untuk menyelesaikan proyek mercusuar ini, menggunakan anggaran tahun jamak atau multiyears. Dengan target penyelesaian pekerjaan tiga tahun anggaran.
Anggaran ini belum termasuk untuk kegiatan pembangunan jembatan Siak III, pembangunan air bersih Pekanbaru selatan yang pada tahun ini sudah mulai dikerjakan. Begitu juga dengan kesediaan tenaga listrik, pembangunan infrastruktur jalan, serta armada transportasi bagi atlit. Untuk yang terakhir ini, sarana dan prasarananya tinggal melengkapinnya saja. Sebab khusus untuk kota Pekanbaru, Pemko sudah menyediakan Sarana angkutan umum masal (saum) yang akan dimanfaatkan untuk menunjang pelaksanaan PON.
Menurut Ketua Komisi D DPRD Riau Ir H Fendri Jaswir anggaran yang diperuntukan bagi pembangunan venues, main stadium, dan penyelenggaraan PON ditetapkan sebesar Rp2,2 triliun. Dimana perinciannya untuk pembangunan fisik dianggarkan sebesar Rp1,7 triliun. Sisanya sebesar Rp500 miliar diperuntukkan bagi penyelenggaraan PON. Anggaran ini dikelola dalam bentuk dana cadangan. Dimana setiap tahun anggaran dikeluarkan dari APBD dana cadangan sebesar Rp400 miliar. Dana cadangan ini sudah dijalankan sejak tahun 2008.
‘’Dana cadangan ini dianggarkan setiap tahunnya, atas pertimbangan kemampuan anggaran APBD. Sebab jika dianggarkan sekaligus sebesar Rp2,2 triliun tentu ini tidak memungkinkan. Makanya diambil kebijakan dengan pengelolaan anggaran dana cadangan,’’ sebut Fendri Jaswir.
Panitia
Meskipun penyelenggaraan PON Riau masih menyisakan tiga tahun ke depan, namun bukan berarti panitia penyelenggara belum dirancang untuk dibuat. Layaknya sebuah turnamen olahraga multi event, panitia penyelenggara akan dibentuk tahun ini juga. Bahkan beberapa bulan ke depan KONI Riau, gubernur, dan pihak terkait akan melakukan rapat dengan pengurus KONI pusat di Jakarta.
Menurut Sekretaris harian KONI Riau Drs H Darmansyah pada tanggal 17-18 Maret 2009 bertempat di Gedung Serbaguna Senayan Jakarta, KONI pusat melaksanakan rapat pimpinan nasional (Raparnas) yang juga akan dihadiri oleh Gubernur HM Rusli Zainal SE MP. Agenda Raparnas ini selain mengevaluasi event yang telah dilaksanakan pada tahun 2008, penyusunan program tahun 2009, juga akan dibahas pelaksanaan PON XVII di Riau. Di kesempatan itu gubernur akan memaparkan di hadapan peserta Raparnas KONI pusat terkait dengan persiapan Riau sebagai tuan rumah PON 2012.
Khusus untuk pembentukan panitia, Pemprov Riau telah menetapkan Sekretariat Pengurus Besar (PB) PON yang ditempatkan di lantai tujuh gedung sembilan lantai kantor gubernur Riau, kantor BPI lantai tiga, dan kantor Bappeda juga di lantai tiga.
Konsep penyusunan sekretariat dan personalia dari PB PON saat ini sedang diajukan ke KONI pusat untuk mendapatkan persetujuan. Sesuai ketentuannya nanti setelah usulan diterima, selanjutnya KONI pusat akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum KONI tentang PB PON XVIII 2012 di Provinsi Riau.
Untuk usulan ketua PB PON telah ditetapkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP dengan wakil ketua langsung dijabat oleh Wakil gubernur Riau HR Mambang Mit. Penetapan seluruh panita PB PON dilakukan oleh Pemprov Riau.
Sementara untuk Panitia teknis, SK-nya akan dikeluarkan oleh Ketua PB PON. Begitu juga untuk SK Sub PB PON yang terdapat di delapan kabupaten/kota sebagai tempat dilaksanakannya penyelenggaraan PON di Riau. Untuk kepentingan peningkatan dan penyiapan SDM pantia PON, KONI Riau telah merekrut guru-guru olahraga se-Riau dan tenaga lainnya. Peningkatan SDM ini sudah dilakukan pendidikan dan latihan (Diklat) beberapa kali.
Disamping penyiapan PB PON, KONI Riau juga telah menyusun konsep SK Gubernur tentang panitia tim penyuksesan pembinaan prestasi Riau dalam PON XVII 2012 dengan melibatkan KONI Riau sendiri, KONI kabupaten/kota serta Pengurus daerah (Pengda) cabang olahraga yang ada.
‘’Jumlah untuk seluruh panitia, mulai dari PB PON, Panitia teknis, sampai ketingkat liaison officer (LO), baik untuk pantia pusat, Riau, Kabupaten/kota akan tembus diangka 10.000 orang panitia,’’ ungkap Darmansyah.
Sedangkan HR Mambang Mit menambahkan, untuk mensukseskan pelaksanaan PON Riau ini, KONI pusat beberapa hari lalu telah melakukan pertemuan dengan Pemprov Riau. Dalam pertemuan itu, pihak KONI pusat memberikan beberapa masukan kenapa terjadi masalah ketika pelaksanaan PON di Kalimantan Timur tahun lalu.
‘’Khusus untuk Riau kita sangat optimis penyelenggaraan PON akan berjalan lancar. Sebab kita telah melakukan persiapan yang cukup matang, mulai dari persiapan venues, pantia, dan aspek-aspek lainnya. Jika dibandingkan dengan Kaltim, kita memiliki kelebihan alami,’’ujar Mambang Mit.
Akhirnya sejarah Riau bernama PON akan sempurna jika empat tujuan sukses bisa diraih. Mambang Mit mengatakan empat unsur itu diistilahkan dengan empat catur sukses. Sukses penyelenggara, sukses prestasi, sukses promosi dan investasi, dan terakhir sukses untuk meningkatkan ekonomi rakyat.(ndi)
===============
Hmm, banyak tuh poin penting yang bisa diambil, tapi baca yang dicetak TEBAL dan HURUF BESAR saja.
Kalau mau REPLY dalam bentuk QUOTE gak usah kayak spesies barbarian yang hobinya mem BOLD atau mem BESAR kan Font SIze :cheers: ...
Kayak kita orang buta aja :lol:
rilham2new February 28th, 2009, 06:44 AM ternyata dosen sy pun ikut memantau pekanbaru..
malah d jadiin bahan bwt dapet gelar S3 nya....
http://i39.tinypic.com/2mfx5y0.jpg
Dosen nya Asli Pekanbaru ??? Atau bukan orang Pekanbaru/Riau gitu ???
Kok ejaannya "Pekan Baru" itu kan ejaan yang salah. Seharusnya "Pekanbaru" (tanpa spasi).
Good luck untuk disertasi nya, oh ya ... Biasanya itu keluar kan tuh dalam Jurnal ITB, biasanya rilis tuh dan ada di perpustakaan kampus, betul gak ?? ... :cheers:
rilham2new February 28th, 2009, 06:52 AM Nah, kalau yang ini saya kurang tahu apa nama gedungnya, yang jelas ini bersebelahan (dalam halaman Bandar Serai) sepertinya termasuk GEdung Bandar Serai juga :).
http://farm4.static.flickr.com/3433/3280947030_3ab7bcdc15.jpg?v=0
Nanti ya saya coba posting halte-halte SAUM yang lain yang tak kalah menariknya ;)
Desain gedung itu amat mirip dengan rendering yang ada di bawah ini, dari majalah yang gambarnya dipotret oleh NOPRIANSYAH DARWIN ....
http://images.nopriansyah.multiply.com/image/3/photos/14/600x600/4/DSC05092.JPG?et=q%2C8wsj00GfR6P3exnch28Q&nmid=206970845
^^ Itu kantor untuk PON 2012 . jangan2 ????
Kantor PB PON akan diletakkan di lantai 7 Kantor Gubernur yang baru, yang 9 tingkat itu :cheers:
Wahh asik juga tuh, wah makin misteri ya itu bangunan apa... Oke tebakan selanjutnya bangunan itu akan menjadi bangunan MEDIA CENTER waktu PON nanti hehehehe..
Tebak aja terus :cheers:
Persiapan kita lumayan lah untuk venue2... Yang lagi dikebut ini Main Stadium nya. Harus cepat2 dikasih nama , gak enak kalau nyebutnya main stadium.
rilham2new February 28th, 2009, 06:53 AM EDIT .. Kok bisa DOUBLE POST ..
Kris18 February 28th, 2009, 12:37 PM ^^
Aku baru ingat, itu kalau tidak salah pas aku lihat papan namanya dulu, kalau tidak salah ya :D, itu gedung kantor dewan kesenian Riau yg baru berlokasi di Bandar Serai, karena DKR selama ini berkantor sementara di Anjungan Sri Gemilang Indragiri Hilir :D. Sementara gedung yang berada pas dibelakang gedung Idrus Tintin merupakan gedung perpustakaan Islam Riau di Bandar Serai :).
Wow! :shocked:....
Bang itu berita bagus sekali (banget)....! :)
Akhirnya, terjawablah ya sebagian rasa penasaran kita tentang rencana persiapan PON XVIII 2012 di Riau :).
Takjublah perhatian pemerintah terhadap bumi lancang kuning ini.
Dan ini akan menjadi sejarah baru :). Ngomong-ngomong soal even besar di Riau, kok sepertinya kebetulan gitu ya, selalu berada pas dipenghujung masa jabatan pak gubernur ya? seperti FFI 2007 kemarin juga pas setahun sebelum pak gubernur mengakhiri masa jabatannya , begitu pula nanti ditahun 2012, karena tahun 2013 merupakan penghujung masa jabatan beliau.
Ngomong-ngomong soal venues, aku sudah mengambil gambar wilayah dan desain sport center PON di venues Taluk Kuantan, kabupaten Kuantan Singingi. Nanti ya segera kuposting.
Bang, ini cocok lagi kalau setahun atau dua tahun lagi kita membuat thread khusus mengenai Persiapan menjelang PON XVIII tahun 2012 termasuk infrastruktur dan kita memantau seluruh venues di Riau dan thread mengenai berlansungnya PON itu :). Pasti Pekanbaru dan Riau bakal semakin populer deh.
Dan yang terpenting ialah manfaat jangka panjang setelah perhelatan PON itu terhadap perkembangan daerah :cheers:
=NaNdA= February 28th, 2009, 02:59 PM ^^ padahal bagusnya Sekretariat PB PON itu satu gedung terpisah ya... :D
biar fokus.. :)
rilham2new February 28th, 2009, 04:44 PM Kris dapat TEROR gak via PM ???
Gila yaa, kok bisa ya ada orang kampungan kek gitu. Sebenci-bencinya aku sama forumer di sini, aku gak pernah loh teror via PM :ohno:.. Signature ku baris paling bawah jadi kebukti tuh :cheers: ..
=-===============
@ nanda, iya seharusnya sih terpisah, tapi sengaja digabung, maksudnya biar gabung sama beberapa gedung yang ada kaitannya dengan penyelanggaraan PON. Katanya BAPEDA dan Kantor BPI ntah apa hubungannya juga diletak di sana.
Lagipula solusi hemat sih, daripada bangun banyak2 bangunan :). Kalau perlu malah PON nanti Riau gak usah fokus ke pembangunan banyak venue baru (cukup main stadium dan beberapa venue pendukung lain), aku harap difokuskan ke infrastruktur aja. :)
Terutama jembatan Siak III dan Siak IV, kalau Siak IV gak kekejar.... Setidaknya Siak III harus dikebut :). Karena posisinya sangat strategis :)
rilham2new February 28th, 2009, 05:36 PM ^^
Aku baru ingat, itu kalau tidak salah pas aku lihat papan namanya dulu, kalau tidak salah ya :D, itu gedung kantor dewan kesenian Riau yg baru berlokasi di Bandar Serai, karena DKR selama ini berkantor sementara di Anjungan Sri Gemilang Indragiri Hilir :D. Sementara gedung yang berada pas dibelakang gedung Idrus Tintin merupakan gedung perpustakaan Islam Riau di Bandar Serai :).
Ohya ?? Kantor DKR itu yang dulu di podium terbuka yang ada di depan Anjung Seni Idrus Tintin , kan ??? Sejak helat FFI 2007, memang kalau gak salah podium penonton itu dibongkar. Memang gak jelas kantor Sekre DKR pindah ke mana ..
Wow! :shocked:....
Bang itu berita bagus sekali (banget)....! :)
Akhirnya, terjawablah ya sebagian rasa penasaran kita tentang rencana persiapan PON XVIII 2012 di Riau :).
Takjublah perhatian pemerintah terhadap bumi lancang kuning ini.
Dan ini akan menjadi sejarah baru :). Ngomong-ngomong soal even besar di Riau, kok sepertinya kebetulan gitu ya, selalu berada pas dipenghujung masa jabatan pak gubernur ya? seperti FFI 2007 kemarin juga pas setahun sebelum pak gubernur mengakhiri masa jabatannya , begitu pula nanti ditahun 2012, karena tahun 2013 merupakan penghujung masa jabatan beliau.
Iya, memang harus TOTAL donk, gak peduli mau masa jabatan kesatu kek, kedua kek. Tetep harus total.
Skala penyelenggaraan FFI 2007 gak bisa disamakan dengan PON. PON total investasinya sampe Trilyunan, hehehe. Kalau FFI itu kalau gak salah cuman beberapa miliar deh.
Ngomong-ngomong soal venues, aku sudah mengambil gambar wilayah dan desain sport center PON di venues Taluk Kuantan, kabupaten Kuantan Singingi. Nanti ya segera kuposting.
Cuman mau mengingatkan postingnya jangan di thread ini, tapi di Thread Riau hehehe.
Bang, ini cocok lagi kalau setahun atau dua tahun lagi kita membuat thread khusus mengenai Persiapan menjelang PON XVIII tahun 2012 termasuk infrastruktur dan kita memantau seluruh venues di Riau dan thread mengenai berlansungnya PON itu :). Pasti Pekanbaru dan Riau bakal semakin populer deh.
Dan yang terpenting ialah manfaat jangka panjang setelah perhelatan PON itu terhadap perkembangan daerah :cheers:
Setuju, aku baru mau buka thread nya kalau udah jelas ada desain dan sudah ada CRANE atau LAND CLEARING Process di main stadium :yes:
Gak usah buru2 sekarang, yaa paling lambat pertengahan tahun inilah. AKu paling malas kalau buat THread yang berbau UPDATE isinya cuman berita doank. Kecuali udah ada gambar2 ataupun data2 yang memadai gitu :cheers:
Yang pasti, sekarang harus udah lebih siap, kalau ada usaha orang untuk menjatuhkan lagi. Udah berkali-kali digituin, jadi aku memang udah gak takut lagi, hehehehe ....
vsovereign February 28th, 2009, 05:38 PM Kris dapat TEROR gak via PM ???
Gila yaa, kok bisa ya ada orang kampungan kek gitu. Sebenci-bencinya aku sama forumer di sini, aku gak pernah loh teror via PM :ohno:.. Signature ku baris paling bawah jadi kebukti tuh :cheers: ..
Ummm...I personally would feel better to live with an Ultranationalist than a Religious Fanatic.
What I can't stand is if the ultranationalist is also a total centralistic a**hole who thinks that development model a la Orde Baru is the best (read: wanting centralistic goverment)
rilham2new has said things I disagree with and sometimes downright uncomfortable with. But I think that is your right of free speech. I might not like what you said, but it's your right to say that is what I agree with.
Unfortunately, our people is still too emotional and a lot less educated than in the West.
Just my Rp. 0.02,-
4h3 March 1st, 2009, 03:47 AM Dosen nya Asli Pekanbaru ??? Atau bukan orang Pekanbaru/Riau gitu ???
Kok ejaannya "Pekan Baru" itu kan ejaan yang salah. Seharusnya "Pekanbaru" (tanpa spasi).
Good luck untuk disertasi nya, oh ya ... Biasanya itu keluar kan tuh dalam Jurnal ITB, biasanya rilis tuh dan ada di perpustakaan kampus, betul gak ?? ... :cheers:
orng luar bang...
jawa asli
mudah2an ntr bs liat d perpus, emg biasanya gt :)
klo udh slese....
@civil_engineer March 1st, 2009, 05:39 AM Kris dapat TEROR gak via PM ???
Gila yaa, kok bisa ya ada orang kampungan kek gitu. Sebenci-bencinya aku sama forumer di sini, aku gak pernah loh teror via PM :ohno:.. Signature ku baris paling bawah jadi kebukti tuh :cheers: ..
:)
mang teror pa seh.., kan loe yg bilang klw mo komplen baiknya lewat PM aja nah skarang dah diturutin ma orangnya (sapa ya..), dasar ngak berpendirian :ohno::ohno: .
eh yg kampungan sapa ya...? bukannya loe? masih bruntung gw bisa belajar di universitas terdepan di indonesia, nah loe??ngk diterima di kampus2 indonesia malah ngacir ke seberang di kampus ngak penting getoh.
klitan tuh awam bangat seh bahasa loe untuk urusan beginian.
ingat ya gw PM loe karna loe mancing gw
udah deh... ngk usah nyindir2/mancing2 gw.yg berlalu biarlah berlalu, gw maafin ko' :cheers::cheers:
@civil_engineer March 1st, 2009, 05:52 AM perlu gw tegasin skali lagi i'm not Ultranationalist ,mo loe suka otonomi ke' sentralisasi ke', mo orba mo reformasi masa bodo lah sama hal hal yg berbau politik
.
Kris18 March 1st, 2009, 06:00 AM ^^
tolong ya @civil_engineer jangan berada disini lagi danjangan dilanjutkan lagi berantemnya disini. Ini thread pembangunan, jangan dikotori dengan kata-kata hinaan dan ejekan, tidak etis!
Bang Ilham ini jelas merasa tersinggung dengan ucapan salah satu forumer di PMnya. Pastilah tersinggung , karena tidak ada angin tidak ada hujan laangsung menyerang secara tiba-tiba.
Kris18 March 1st, 2009, 06:04 AM mang teror pa seh.., kan loe yg bilang klw mo komplen baiknya lewat PM aja nah skarang dah diturutin ma orangnya (sapa ya..), dasar ngak berpendirian :ohno::ohno: .
eh yg kampungan sapa ya...? bukannya loe? masih bruntung gw bisa belajar di universitas terdepan di indonesia, nah loe??ngk diterima di kampus2 indonesia malah ngacir ke seberang di kampus ngak penting getoh.
klitan tuh awam bangat seh bahasa loe untuk urusan beginian.
ingat ya gw PM loe karna loe mancing gw
udah deh... ngk usah nyindir2/mancing2 gw.yg berlalu biarlah berlalu, gw maafin ko' :cheers::cheers:
tolong ya @civil_engineer jangan berada disini lagi dan jangan dilanjutkan lagi berantemnya disini, anda harus sadar kalau anda sudah diwarning oleh moderator. Ini thread pembangunan, dan kami tidak butuh kata-kata kesombongan, hinaan dan ejekan disini. Terlebih-lebih kata-kata tersebut seperti mahasiswa yg mempunyai mental tidak sehat yg amat disayangkan berasal dari "universitas terdepan di Indonesia" yg anda katakan tersebut.
Bang Ilham ini jelas merasa tersinggung dengan ucapan salah satu forumer di PMnya. Pastilah tersinggung , karena tidak ada angin tidak ada hujan langsung menyerang secara tiba-tiba.
Sama sekali tidak etis, komplain, tapi menyakitkan duluan.
Jelas, siapa yang menanam padi, maka dia yang akan menuainya.
AceN March 1st, 2009, 10:21 AM @civil engineer : Mind ur word please
4h3 March 1st, 2009, 01:15 PM awas.... jangan terpancing... :ohno::ohno:
ingat semakin tinggi pohon semakin kuat angin yg menerpa :)
bro2 skalian... lanjutkan postingan ttg PEMBANGUNAN KOTA DAN PROVINSI KITA ini... :) :banana::banana::banana:
sy yg d luar daerah sngt trbntu dngn informasi2 dr bro smua :cheers:
laba-laba March 1st, 2009, 01:28 PM Bang civil_engineer.. Jangan Suuzon ya..
Kris18 March 1st, 2009, 03:27 PM Satu lagi bentuk sumbangsih dan perhatian pemerintah terhadap warganya :)
Menpera Resmikan Rusunawa Perdana di Pekanbaru
27 Feb 2009 18:07 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Untuk pertama di Riau, rumah susun sederhana sewa (rusunawa) secara resmi dibangun di Kota Pekanbaru. Peresmian pembangunan rusunawa secara langsung dilakukan oleh menteri Perumahan Rakyat (Menpera), M Yusuf Asyari, Jumat (27/02/2009) ini di linkungan kampus Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru.
Menpera mengatakan, pembangunan rusunawa bukan saja diperuntukkan bagi lingkungan kampus semata. Namun program yang telah berjalan sejak 2005 silam ini telah berjalan di beberapa kota besar di Indonesia hingga menyentuh di beberapa daerah untuk kepentingan perumahan karyawan. Menteri menyatakan target pada 2009 akan mencapai 79 rusunawa di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp.10 milir setiap rusunawa.
Sasaran pembangunan rusunawa di kota Pekanbaru lainnya adalah dekat Universitas Lancang Kuning, Kelurahan Sri Meranti, kecamatan Rumbai. Selanjutnya sekitar wilayah pesantren Babussalam dan di Pesantren Darul Ulum, Kulim Pekanbaru.(Surya-Ham)
Nih, ada gambarnya dari Riauterkini.com :)
Rusunawa ini merupakan yang perdana di Riau :)
http://riauterkini.com/gambar/27feb09.jpg
Kris18 March 1st, 2009, 04:03 PM Memang sudah jelas!
78 Persen Hambatan Investasi Berasal dari Pemerintah
Peringkat investasi Indonesia secara internasional terus merosot. Kini berada pada rangking 135 dunia. Hambatan terbesar ternyata datang dari pemerintah. Apa saja?
Riauterkini-PEKANBARU- Dibandingkan negara-negara lain di Asean, Indonesia semakin kurang diminati calon investor. Hal itu terlihat dari rangkit investasi Indonesia yang berada di peringkat 135 dunia. Jauh dibandingkan Singapura sebagai negara nomor wahid digemari calon investor, disusul Thailand urutan 18, Malaysia urutan 25 dan Vietnam urutan 104. Banyak hambatan yang menyebabkan calon invenstor harus berpikir seribu kali sebelum memutuskan menanamkan investasinya di Indonesia.
Dari sejumlah aspek yang menjadi hambatan iklim investasi, ternyata pemerintah menjadi penyumbang hambatan paling dominan. Mencapai 78 persen dari 9 faktor penghambat daya saing investasi sebuah daerah atau negara. "Kalau kita lihat pada faktor-faktor penghambat daya saing investasi, memang pemerintah, terutama pemerintah pusat yang paling dominan menjadi penyumbang" ujar Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau Feizal Qomar Karim kepada wartawan di kantornya kemarin.
Dipaparkan Feizal, ada 9 faktor penghambat daya saing investasi, urutan lima terbesar disumbangkan pemerintah. Pertama ketidakpastian pengaturan dan kebijakan ekonomi 23 persen, kedua ketidakstabilan makro ekonomi 18 persen, perpajakan 17 persen, keuangan 10 persen dan korupsi 10 persen. Sementara faktor lain, seperti infrastruktur, praketk anti persaingan, minimnya keahlian tenaga kerja dan kriminalitas hanya menyumbang kecil.
Feizal mengakui banyak calon investor asing yang berhasil didatangkan kemudian kecewa setelah mengalami sendiri berhadapan dengan prosedur birokrasi investasi yang berbelit. "Masalahnya kebanyakan prosedur itu produk pemerintah pusat, kita di daerah tak bisa berbuat banyak," keluhnya tak berdaya.
Karena itu, Feizal akan mencoba membangun kesadaran bersama dengan BPMPD daerah lain untuk melakukan usulan perubahan terhadap regulasi investasi dari pusat yang membuat investor lari.***(mad)
^^
Maksudnya Pemerintah Pusat wak! :D
Kris18 March 1st, 2009, 04:05 PM Menpera Resmikan Penempatan 3.500 Rumah Sederhana ASPERI
Rangkai kunjungan kerja Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asya'ari di Pekanbaru berlanjut. Hari ini sebanyak 3.500 unit rumah sederhana ASPERI diresmikan penempatannya.
Riauterkini-PEKANBARU- Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asya'ari meresmikan penempatan 3.500 unit rumah sederhana yang dibangun sejumlah pengembang anggota Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (ASPERI) Riau di Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, Sabtu (28/2/09). Saat peresmian Menpera didampingi Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit.
Peresmian penempatan 3.500 unit rumah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menpera. Sementara dalam pidato sambutannya, Menpera mengharapkan krisis ekonomi global yang tengah terjadi tidak membuat mati kegiatan pembangunan rumah sederhana, mengingat tingkat kebutuhan rumah bagi masyarakat masih sangat tinggi.
"Sekarang memang sedang krisis, namun saya yakin krisis tersebut tidak sampai membuat kegiatan properti, terutama pembangunan rumah sederhana untuk rakyat tidak terhenti," yakinnya.***(mad)
Kris18 March 1st, 2009, 04:17 PM Satu lagi ya :cheers:
Wow! Terbesar di Sumatra!
Panglima TNI Resmikan Hall Bulutangkis Terbesar di Sumatera
Ditulis oleh Administrator
Saturday, 28 February 2009 12:56
PEKANBARU (RP) - Siang ini, Panglima TNI Djoko Santoso, meresmikan hall bulutangkis terbesar di Sumatedra, Angkasa Badminton Center (ABC), yang terletak di Jalan Angkasa, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Kehadiran Djoko yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB PBSI sekaligus membuka dua turnamen besar, yakni Gubernur Riau Cup dan ABC Cup.
Ketua PBSI Riau Zulkifli Yusuf kepada iniriau mengatakan, acara peresmian hari ini memiliki makna yang sangat penting. Pasalnya selama ini Riau tidak memiliki gedung bulutangkis yang representatif untuk pelaksanaan turnamen-turnamen besar.
"Syukurlah, Pak Panglima TNI (Ketua PB PBSI, red) bersedia hadir di Pekanbaru siang ini. Kami yakin semangat berolahraga bulutangkis yang kita rasakan hari ini dapat menjadi tonggak-tonggak penting sempena merebut prestasi di PON 2012 mendatang," kata Zulkifli Yusuf, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan.
Dikatakan, Gedung ABC memiliki 10 lapangan, dengan kapasitas penonton mencapai ribuan orang. Tidak hanya itu, segala fasilitas turnamen berskala besar sudah tersedia lengkap. Hal ini merupakan kabar baik bagi perkembangan dunia bulutangkis di Bumi Lancang Kuning.
Sempena dengan peresmian gedung, Djoko Santoso juga membuka secara resmi dua turnamen besar, yakni Gubri Cup yang diikuti 30 peserta, dan ABC Cup dengan 157 peserta (double dan singel).(IC4/IRC)
4h3 March 2nd, 2009, 04:45 PM Iseng td liat2 pameran d acara Dies Emas ITB
eh nemu yg ginian... :)
bangunan apa aj yah?
http://i43.tinypic.com/jhpobd.jpg
kyknya sketsa Terminal y...
yg brikutnya nih.. gtw..
http://i41.tinypic.com/2qdaa1i.jpg
http://i39.tinypic.com/m9qc7a.jpg
hasymy March 2nd, 2009, 05:26 PM Iseng td liat2 pameran d acara Dies Emas ITB
eh nemu yg ginian... :)
bangunan apa aj yah?
http://i43.tinypic.com/jhpobd.jpg
kyknya sketsa Terminal y...
yg brikutnya nih.. gtw..
http://i41.tinypic.com/2qdaa1i.jpg
http://i39.tinypic.com/m9qc7a.jpg
yach... ga bisa datang ke Dies... :(
kok bisa ada sket gituan di dies??di stand mana??
4h3 March 2nd, 2009, 06:13 PM klo g salah d CC timur, bagian bawah... :)
d bdg jg y bang?
Kris18 March 2nd, 2009, 07:15 PM ^^
Oh, dies emas ITB? kalau tak salah, juga ada peresmian gedung Ahmad Bakrie itu ya?
Terimakasih ya buat gambarnya :).
Iseng td liat2 pameran d acara Dies Emas ITB
eh nemu yg ginian... :)
bangunan apa aj yah?
http://i43.tinypic.com/jhpobd.jpg
kyknya sketsa Terminal y...
^^
Ya, gambar pertama itu adalah desain terminal AKAP Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru kelihatan pada bentuk atapnya, lokasinya, dan jalan itu.
Terminalnya ini termasuk yang baru, tapi sudah lama siapnya.
yg brikutnya nih.. gtw..
http://i41.tinypic.com/2qdaa1i.jpg
^^
Nah, kalau yang ini sepertinya akan dibangun, auditorium baru sebagai fasilitas baru di UNRI. Kalau dilihat dari desainnya, besar juga ya kayak gelanggang remaja.
http://i39.tinypic.com/m9qc7a.jpg
^^
Sepertinya juga akan dibangun di Pekanbaru,kalau tak slaah pernah dengar beritanya dulu.
Dan desain ini karya para mahasiswa di ITB kan?,
Biasanya, jika ada pameran di kampus, mahasiswa teknik atau desain membuat sebuah desain proyek. Seperti di kampusku juga yang waktu itu para mahasiswa teknik dan desainnya membuat sebuah desain rancangan bangunan apartemen.
rilham2new March 4th, 2009, 01:04 PM awas.... jangan terpancing... :ohno::ohno:
ingat semakin tinggi pohon semakin kuat angin yg menerpa :)
bro2 skalian... lanjutkan postingan ttg PEMBANGUNAN KOTA DAN PROVINSI KITA ini... :) :banana::banana::banana:
sy yg d luar daerah sngt trbntu dngn informasi2 dr bro smua :cheers:
Nah, STUJU BANG.... Memang belakangan angin2 itu kuat berhembus ke arah Pekanbaru membawa api2 yang terbakar... terutama dalam bentuk "kabut asap".
rilham2new March 4th, 2009, 01:06 PM tolong ya @civil_engineer jangan berada disini lagi dan jangan dilanjutkan lagi berantemnya disini, anda harus sadar kalau anda sudah diwarning oleh moderator. Ini thread pembangunan, dan kami tidak butuh kata-kata kesombongan, hinaan dan ejekan disini. Terlebih-lebih kata-kata tersebut seperti mahasiswa yg mempunyai mental tidak sehat yg amat disayangkan berasal dari "universitas terdepan di Indonesia" yg anda katakan tersebut.
Bang Ilham ini jelas merasa tersinggung dengan ucapan salah satu forumer di PMnya. Pastilah tersinggung , karena tidak ada angin tidak ada hujan langsung menyerang secara tiba-tiba.
Sama sekali tidak etis, komplain, tapi menyakitkan duluan.
Jelas, siapa yang menanam padi, maka dia yang akan menuainya.
Setuju :D. Besok2 kalau ejekannya kosong, biarin aja lah. Tapi kalau ada isinya setidaknya masih bisa "didebat" kayak sebagian statement yang pernah terlontar dari saudara ALEX77. Nah kalau gitu dibantah gak papa, deh. Hehehe.
Hanya bantah yang perlu2 saja, oke :cheers: ...
rilham2new March 4th, 2009, 01:09 PM Iseng td liat2 pameran d acara Dies Emas ITB
eh nemu yg ginian... :)
bangunan apa aj yah?
http://i43.tinypic.com/jhpobd.jpg
kyknya sketsa Terminal y...
yg brikutnya nih.. gtw..
http://i41.tinypic.com/2qdaa1i.jpg
http://i39.tinypic.com/m9qc7a.jpg
^^ Itu yang di atas desain Terminal Bus Bandarraya Payung Sekaki, kan ?? Perasaan sudah jadi dari 3 tahun, yang lalu kan. Ohya, segitiga yang mengapit terminal, itu dibentuk dari Jalan Air Hitam, Jalan Mr. SM Amin (Arengka II), dan Jalan Tuanku Tambusai Ujung .... itu rencananya ada terminal peti bongkar muat untuk peti kemas... Jadi meminimalisir potensi ruko yang dijadikan kawasan pergudangan seperti yang marak di Jalan Sukarno-Hatta dan Jalan Riau Ujung.
rilham2new March 4th, 2009, 01:13 PM Nih, ada gambarnya dari Riauterkini.com :)
Rusunawa ini merupakan yang perdana di Riau :)
http://riauterkini.com/gambar/27feb09.jpg
Ini versi cetaknya dari RIAUPOS edisi 28 Februari 2009.
MENPERA Pancangkan RUSUNAWA
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/108/RUSUNAWA-PKU-28Feb09.jpg?et=1V3xrQAL5muYlAQ1Kt4aDg&nmid=163228181
rilham2new March 4th, 2009, 01:22 PM PERSAINGAN PANAS DUA RETAILER HIPERMARKET BESAR DI KOTA PEKANBARU
Tanggal 26 Februari 2009 adalah tanggal pembukaan GIANT HYPERMARKET di Metropolitan City. Maka GIANT pun memasang iklan besar2an pada RIaupos Edisi cetak 26 Februari 2009. Aku agak kaget juga karena ternyata HYPERMART yang sudah ada di Riau setidaknya sejak tahun 2005 akhir, juga memasang iklan besar2 di Halaman2 ADV RiauPos yang terbit pada tanggal yang sama. :cheers:
Persaingan semakin panas, tapi hal itu wajar kok. Siapa yang akan menang itu tergantung bagaimana cara melayani pelanggan dan aksesibel atau tidaknya pusat perbelanjaan tersebut dari titik2 konsentrasi populasi. :cheers:
IKLAN HYPERMART
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/89/iklNHIPERMArt-26Feb09.jpg?et=5KN1zHaUHGLhGyL6Wm8RNQ&nmid=163228181
IKLAN GIANT
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/90/iklNgiant-26Feb09.jpg?et=w2jrP5axZu%2CwhqHiVrbeNw&nmid=163228181
rilham2new March 4th, 2009, 01:30 PM ^^ Untungnya MAKRO gak ikut2an ya, hehehehe, Ohya. beberapa hari setelahnya ACE HARDWARE juga pasang iklan di RiauPos hihihi...
Memang, di Pekanbaru ini persaingannya keras ... :D hehehe.
=================================
METROPOLITAN CITY FINISHED !!!!!
major tenant : GIANT HYPERMARKET
Ucapan selamat mewarnai halaman2 RIAUPOS edisi 26 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/91/ucapanselamat-26Feb09.jpg?et=yRYcf7YHpQu1WKvgQ99nTA&nmid=163228181
GIANT Pekanbaru diklaim menjuat 2 juta item barang, dengan luas areal 14 ribu meter persegi .... Dari RIAUPOS Edisi cetak 26 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/92/Giant-26Feb09.jpg?et=EUdaTM6qDHWl0JHypEzUYw&nmid=163228181
Meriah, GRAND OPENING Metropolitan City .... dari RIAUPOS Edisi Cetak 27 Februari 2009 ... konon kabarnya, akan dilengkapi dengan BIOSKOP.
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/95/MetCity-27Feb09.jpg?et=BT0UY9fZ2j9XB0Cld1LXBA&nmid=163228181
Peresmiannya juga dihadiri oleh DUTA KONSUL MALAYSIA dan DUTA KONSUL SINGAPURA di Pekanbaru :cheers: ...
rilham2new March 4th, 2009, 01:36 PM METROPOLITAN CITY FINISHED
Masih seputar kemeriahan acara GRAND OPENING nya ... dari RIAUPOS Edisi Cetak 28 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/106/METCity-28Feb09.jpg?et=O5K7ypv%2CNieO1Z0%2CmNE4oQ&nmid=163228181
Pengunjung MEMBLUDAK, sekitar 24 kasir dibuka semuanya :nuts: ... Parkiran ribuan motor dan mobil langsung penuh total-tal-tal ... Dari RIAUPOS Edisi cetak 27 Februari 2009
1
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/100/GiantPKUMembludak-27Feb09.jpg?et=gX6wBGHcw0kBe3UVO3OgIQ&nmid=163228181
2
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/99/GIANT-membludak2-27Feb09.jpg?et=vv0Xe0pP56UOksU1mkXAYw&nmid=163228181
rilham2new March 4th, 2009, 01:47 PM Satu lagi ya :cheers:
Wow! Terbesar di Sumatra!
Panglima TNI Resmikan Hall Bulutangkis Terbesar di Sumatera
Ditulis oleh Administrator
Saturday, 28 February 2009 12:56
PEKANBARU (RP) - Siang ini, Panglima TNI Djoko Santoso, meresmikan hall bulutangkis terbesar di Sumatedra, Angkasa Badminton Center (ABC), yang terletak di Jalan Angkasa, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru. Kehadiran Djoko yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB PBSI sekaligus membuka dua turnamen besar, yakni Gubernur Riau Cup dan ABC Cup.
Ketua PBSI Riau Zulkifli Yusuf kepada iniriau mengatakan, acara peresmian hari ini memiliki makna yang sangat penting. Pasalnya selama ini Riau tidak memiliki gedung bulutangkis yang representatif untuk pelaksanaan turnamen-turnamen besar.
"Syukurlah, Pak Panglima TNI (Ketua PB PBSI, red) bersedia hadir di Pekanbaru siang ini. Kami yakin semangat berolahraga bulutangkis yang kita rasakan hari ini dapat menjadi tonggak-tonggak penting sempena merebut prestasi di PON 2012 mendatang," kata Zulkifli Yusuf, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan.
Dikatakan, Gedung ABC memiliki 10 lapangan, dengan kapasitas penonton mencapai ribuan orang. Tidak hanya itu, segala fasilitas turnamen berskala besar sudah tersedia lengkap. Hal ini merupakan kabar baik bagi perkembangan dunia bulutangkis di Bumi Lancang Kuning.
Sempena dengan peresmian gedung, Djoko Santoso juga membuka secara resmi dua turnamen besar, yakni Gubri Cup yang diikuti 30 peserta, dan ABC Cup dengan 157 peserta (double dan singel).(IC4/IRC)
Yup, namanya adalah ABC ( ANGKASA BADMINTON CENTER ) :cheers:
:Lokasi di Jalan Angkasa (anak Jalan Riau)
Ini iklan ucapan selamat atas diresmikannya ANGKASA BADMINTON CENTER yang sangat berdekatan dengan peresmian METROPOLITAN CITY
Ini Edisi cetak RIAPOS 28 Februari 2009 :cheers:
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/104/AngkasaBadmintonCenter-28Feb09.jpg?et=6T7MntlSBL3EX1W%2CqH2zgg&nmid=163228181
rilham2new March 4th, 2009, 02:53 PM Front page UPDATED .... Kenapa???
1. Pasar Rumbai itu sudah selesai konstruksi, sekarang lagi memasukkan dan mendata pedagang untuk masuk pasar, paling lambat katanya antara Maret-April.
2. ANGKASA BADMINTON CENTER aku masukin juga ya ...
3. GOR PEMUDA, Gelanggang Remaja, atau apapun namanya... sebenarnya sudah selesai konstruksi atau belum ???? Kalau sudah aku mau pindahkan LIST nya ...
4. Proyek RUSUNAWA di Pekanbaru dengan total proyek Rp 1.2 Trilyun itu udah mampir ke Pekanbaru. Sudah diresmikan MENPERA, yang sedang dibangun adalah yang di kawasan UIR.
5. Siak III tidak ON-HOLD, tapi sudah continue construction.
6. Pembebasan lahan SIAK IV sudah selesai untuk kawasan badan jembatan, tinggal tahapan jalan penghubung sisi Rumbai. Berita terakhir menyatakan, penghuni rumah di bantaran kali sudah diminta mengosongkan tempat tinggal mereka dalam waktu 22 Hari ....
7. Metropolitan City tentu saja aku masukkan :D
8. GOR RUMBAI itu udah U/C .... aku gatal gak masukkin ... soalnya , pembangunannya lumayan besar .... dari gambar2 yang sudah pernah diposting di sini.
Sudah yaa itu dulu ... Nanti kalau GOR Panam Suda
Some finished projects (2006 and above) :
1. Hotel Quality (4-star) .... in 2006
2. RSAB Zaenab (5 storeys) .... in 2006
3. The new building of RSUD Arifin Ahmad (Pekanbaru General Hospital) .... in 2007
4. Bandaraya Payung Sekaki Bus-terminal ....in 2006
5. Gedung Anjung Seni Idrus Tintin (Indoor Amphitheatre) ...... in 2007
6. Pasar Senapelan (modern concept-tradititional market -- the relocation of old Pasar Kodim) ...... in 2006
7. ASTON CITY HOTEL (6 storeys - and 3 stars *** ) ..... in 2007
8. Integrated-CCTV system and Traffic-controlling system and will also be SECURITY-SURVEILLANCE camera system. in late 2007 (HAS BEEN OPERated)
9. Sudirman Square Shophouse-complex ... in late 2007
10. Gedung Guru Provinsi Riau .... in late 2007 ..
11. Sudirman City Square *shopping house + housing complex ... in late 2007
12. Perkantoran Sudirman Square *office complex ... in late 2007
13. ATRIA Sudirman *office complex ... in late 2007
14. Gedung Kantor Gabungan Dinas Provinsi Riau / KANTOR GUBERNUR RIAU extension phase (9 storeys) <<with sooo - modern design *newly finished on JUNE 2008
15. The Public Library of Riau Province / SOEMAN HS Library (6 storeys) <<with sooo - modern design Newly-finished on OCTOBER 2008
16. Roadlane addition of JALAN SUKARNO-HATTA (formerly known as Jalan Arengka), from Jalan DUrian intersection until Jalan Arifin Ahmad intersection (almost 4 km .... ) .. Newly-finished on October 2008 << Possibly Earlier ..
17. Kuantan Regency Waterpark Newly-finished December 2008 :banana:
18. Bank Panin opened two new building one in Jalan HR. SUbrantas, while another one in Jalan Jendral Sudirman (5 storeys) .. Both are newly-finished in December 2008
19. SUdirman City Walk , the upgrading process of current pedestrian in certain part of Jalan Jendral Sudirman NEWLY-FINISHED on JANUARY 2009
20. Eka International Hospital (8 storeys) Newly finished on January 2009
21. METROPOLITAN CITY (shopping center + office complex) MAJOR TENANT : GIANT HYPERMARKET Newly Finished in February 2009
22. ANGKASA BADMINTON CENTER (the largest badminton indoor court in Sumatra) Newly finished in February 2009
23. PASAR RUMBAI (already finished construction on FEBRUARY 2009 ) , the tenant "moving-in" scheduled on MARCH-APRIL 2009
if I include some finished projects in 2003-2006 era ... it will be
1. Hotel Ibis (11 storeys) (3-star)
2. Hotel Grand Zuri (3-star) possibly 7-8 storeys
3. Hotel Grand Jatra (9-10 storeys) (4 stars)
4. Mal Pekanbaru
5. Mal Ciputra Seraya
6. Mal SKA
7. Makro Cash n' Carry
8. Kedaung Tabletop Plaza
9. THe massive refurbishment and renovation of Masjid Agung An-Nur...
10. And some GOVERNMENT building
11. Some ROADLANE-addition for JALAN HR. SUBRANTAS the AVENUE on RESIDENTIAL SUBURB AREA (5.5 km)
12. Pekanbaru Medical Centre Hospital (4- storeys) .... in late 2005
.... possibly more !!! But, since I'm not in Pekanbaru, it is hard to keep this thread UP-2-DATE ...
Some U/C Projects
1. The Peak Hotel+Apartment (29 storeys and 5-star) << It claims itself will be the tallest building in SUmatra once finished. (1st -9th floor = 5star hotel ; 10th - 29th floor = apartment )
2. The Grand Aston Labersa Hotel and Golf Course (9 storeys and 5-star) (will also got 3000 sq meters BALLROOM to hold very large meetings ... and will include 27 holes world-class golf course)
3. SUDIRMAN CITY CENTER superblock (including APARTMENT (2 towers each 20 storeys), Office TOWer 6 storeys, 5-star hotel 10-12 storeys)
4. Nirvana Residence *highclass housing complex
5. SOme roadlane-addition on Jalan SUkarno Hatta ..
6. PEMUDA Indoor Sporthall (GOR PEMUDA).
7. New Terminal building for SULTAN SYARIF KASIM II AIrport, which will be larger than the old ones
8. RSI Ibnu Sina (Ibnu Sina Islamic Hospital) (8 storeys) ....
9. Siak III bridge as the relocation of old SIAK I brdge . CONSTRUCTION CONTINUED on JANUARY 2009
10. RAJAWALI TOWN SQUARE , a brand new shopping arcade on Jalan Rajawali *new
11. LABERSA WATERPARK * , and claimed as THE LARGEST WATERPARK in SUmatra :) (source: www.labersa.com)
12. Muhammadiyah Riau University
13. UIN SUSKA (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim) - Panam Campus ..... currently U/C ...
14. Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) Kota Pekanbaru will be named as "Bus Trans Metro Pekanbaru" (Pekanbaru Bus-Rapid-Transit system using electronic ticketing system) :D *HOT PROJECT.... currently U/C... scheduled to be due operated in APril 2009
15. NATIONAL HOUSING DEVELOPMENT BOARD (Kementrian Perumahan Rakyat "MENPERA") commenced the construction of FIRST RUSUNAWA in Pekanbaru (to be built in UNIVERSITAS ISLAM RIAU (UIR)). Total project including another two RUSUNAWA project worth Rp 1.2 Trillion. HOT PROJECT!!!
16. RUMBAI SPORT CENTER DEVELOPMENT (GOR RUMBAI) - as preparation for PON 2012.... refurbishment of SWIMMING POOL ARENA, BASKETBALL INDOOR, and also the development of GYMNASTICS arena (GOR SENAM)...
and possibly more HIGHCLASS HOUSING COMPLEX
SOme proposed project
1. Proposed : THe new Headquarter of Bank Riau "MENARA BANK RIAU" (15 storeys) (approved) ..this project worth 160 billion rupiahs.
2. Hotel Novotel (15 Storeys) .. Located on Jalan Riau, beside Mal Ciputra Seraya
3. Proposed : RS Awal Bros (2nd phase) (12 storeys) (waiting for DPRD Approval)
4. Sekolah Menengah Olahraga Provinsi Riau
5. The UPGRADING of Danau Buatan (Umban Sari) to be Pekanbaru theme park ...
6. The new bridge to interconnects main downtown and RUMBAI as one of the largest Pekanbaru suburb ... The project is called as SIAK IV bridge.. will be 1 km ++ cable-stayed one-pillar bridge .. located in Northern tip of Jalan Jendral Sudirman .. it will be Pekanbaru latest's landmark ... This project worth 300 billion rupiahs.
7. NEW TERMINAL for SULTAN SYARIF KASIM II AIrport (see rendering section, below)
8. Gedung Khusus Orang Cacat (managed by PEMPROV) ...
9. Pekanbaru Eastern Outer Ring Road (Jalan Lingkar Timur ) which will open the new road to Tenayan Industrial Park (Kawasan Industri Tenayan)
10. Tenayan Industrial Park (Kawasan Industri Tenayan)
11. Flyover on T-intersection of Jalan Jendral Sudirman & Jalan Tuanku Tambusai
12. Flyover on T-intersection of Jalan Jendral Sudirman & Jalan H. Imam Munandar
13. FLyover on Airport Junction
14. Flyover on T-intersection of Jalan Jendral Sudirman & Jalan Hang Tuah[/b]
15. RSI Muhammadiyah (Muhammadiyah Islamic Hospital) (8 storeys) << APPROVED
16. Pekanbaru Busway Project ..
17. SOme venues for PON 2012, including the main stadium worth 1.2 trillion rupiahs.
18. Roadlane addition of JALAN SUKARNO-HATTA from Jalan Arifin Ahmad intersection to Simpang Panam / Arengka Pasar Pagi ....
19. A few towers of RUSUNAWA in preparation for PON 2012, and also UNRI student future hostel ..
20. Bank Negara Indonesia (BNI) Kanwil Sumatra Bagian Tengah (6 storeys) * the relocation from current office in Padang.
Possibly more, ....... But, since I'm not in Pekanbaru yet,,,, so, this thread can possibly not be regularly updated ...
UPDATED : Wednesday, March 4, 2009
xakabo March 4th, 2009, 05:25 PM bro,,ada yg tau CP untuk proyek2 yg ada d pekanbaru g??
gw mw kp dsana nih
thnks ya atas bantuannya...
rilham2new March 5th, 2009, 03:44 AM ^^ CP, itu apa ????
rilham2new March 5th, 2009, 04:57 AM <<< Banyak gambar OPENING METROPOLITAN CITY di halaman sebelah .. ... Check it out ...
Ini ada berita dari RIAUTERKINI ...
====
Tahun ini sekitar Rp 50 miliar dianggarkan untuk pembangunan pinggiran kota Pekanbaru, yakni Kecamatan Rumbai Pesisir ..... Berita dari RIAUPOS Edisi Cetak 26 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/93/RumbaiPesisir-26Feb09.jpg?et=58T5XrkxBriBjfIyIQyF2g&nmid=163228181
rilham2new March 5th, 2009, 05:06 AM Realisasi investasi PMDN sepanjang tahun 2008 lalu, (cuma) Rp 1.15 Trilyun. Turun Drastis dari tahun 2007 yang mencapai Rp 3.09 Trilyun.
Menyebabkan Riau (provinsi kecil berpenduduk hanya 4.5 juta jiwa ini) berada di posisi ke-5 di Indonesia untuk investasi PMDN sepanjang tahun 2008. Dan untuk investasi PMA sepanjang tahun 2008, Provinsi Riau hanya mampu berada di posisi ke-3 di Indonesia. Nilai investasinya pun hanya berkisar US$460.9 million. ANgka yang jauh turun dari tahun 2007, yang kala itu berada pada angka US$725 million
Seperti yang kita ketahui bersama Provinsi Riau adalah provinsi yang tergolong paling pertama sekali terkena dampak krisis finansial global...
Berita dari RIAUPOS Edisi Cetak 2 Maret 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/115/RealisasiInvestasiPMDN1T-2Mar09.jpg?et=dLpcPFOgLe8T7%2BDehkqhEw&nmid=163228181
rilham2new March 5th, 2009, 05:09 AM Proses perbaikan Tambal Sulam Jalan HR. Subrantas (kawasan pinggiran Kota Pekanbaru ~ sekitar 10-12 km dari pusat kota)
* Dari RIAUPOS Edisi cetak 28 Februari 2009
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/111/PerbaikanSubrantas-28Feb09.jpg?et=PsWV3TV6exr04wGmuPp7pw&nmid=163228181
worldsuperstar March 5th, 2009, 11:31 PM ^^ CP, itu apa ????
Contact Person ham....:cheers: CMIIW
rilham2new March 6th, 2009, 01:40 AM ^^ Ohh, CONTACT PERSON ... duhh berarti aku gak tahu apa2. Aku tidak berafiliasi apapun dengan perusahaan manapun di Riau, dinas2 pemerintahan, kontraktor, media, ataupun apa2 Institusi di Riau. hehehe.
Domisili ku di Jakarta. Aku harap ada yang bisa bantu di sini, hehehe.
Perusahaan besar untuk KP yang beroperasi di Riau (favorit anak2 luar RIAU):
1. PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA (jangankan dari Riau dan Indonesia, banyak anak2 Philippine dan Malaysia juga di sini).
2. PT. RIAU ANDALAN PULP PAPER
3. PT. INDAH KIAT PULP PAPER
^^ TUh 3 perusahaan terbesar di Riau ... yang paling bonafid. Karena masuk dalam jajaran perusahaan nasional yang HIGHPROFILE ...
Kris18 March 6th, 2009, 04:54 AM ^^
Kalau untuk PT Chevron, silakan datang ke bagian training centernya di Rumbai camp. Nanti akan dapat pengarhan darisana. Bisa tanya juga sama pak securitynya lokasi training center yang ga jauh dari comissary dan rumbai medical :).
4h3 March 6th, 2009, 04:23 PM Ada info lg nih ttg pmbangunan d pku..
tp smuanya blm fix..
d bwh jmbatan Siak 1 akan ada ruang publik.. semacam pedestrian gitu.. d pinggir sungai...
lmyn okelah..
udh hmpir deal...
tp syg pic nya blm boleh d tampilkan dini..
1 lg ada Arengka Oasis.. msh pengembangan design...
bbrp foto ada sh, tp blm izin bwt nampilin..
yg udh boleh kyknya yg ini aja, dpt dr ITB EXPO.. DIES EMAS ITB :)
http://i39.tinypic.com/33nj7mc.jpg
http://i44.tinypic.com/2hewruv.jpg
arsiteknya dr LABO
rilham2new March 8th, 2009, 04:39 AM ^^ ARengka OASIS aku juga punya gambar nya .. tapi aku pikir cuman sekedar portofolio arsitek aja hehehe ...
4h3 March 8th, 2009, 06:41 AM ^^ ARengka OASIS aku juga punya gambar nya .. tapi aku pikir cuman sekedar portofolio arsitek aja hehehe ...
skrng dlm thp Design Development bang....
lancang_kuning March 9th, 2009, 12:35 AM Gor Senam di Rumbai
http://farm4.static.flickr.com/3331/3338757039_ea6755967e.jpg
|
|