View Full Version : [BATAM] Projects & Development
Pages :
1
2
[ 3]
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
BATAMANIA January 22nd, 2009, 03:26 AM Kelemahan FTZ adalah penyeludupan, disini peran BC sangat di harapkan dan saya sangat menungu kinerja lembaga yang satu ini...:cheers:
dan saya lihat dalam PP No. 2 Tahun 2009 sebagai pengganti PP No. 63 Tahun 2003, sudah sangat jelas barang yang boleh ataupun yang tidak boleh di import ke kawasan FTZ jadi disamping itu jajaran birokrasi jangan lagi mempersulit dunk ^^
welcome FTZ dan saatnya Badan Pengusahaan Kawasan Bekerja :cheers:
BATAMANIA January 22nd, 2009, 05:11 AM MEGA MALL BATAM CENTRE pict by angmen
http://i195.photobucket.com/albums/z213/angmen/Batam-HypermartMatahari.jpg
BATAMANIA January 22nd, 2009, 10:33 AM kawasan Jodoh, Batam
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/untitled.jpg
BATAMANIA January 22nd, 2009, 10:41 AM lagi kawasan Jodoh, Batam pict by andhiez
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/jd.jpg
BATAMANIA January 22nd, 2009, 11:00 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/cimg0884kq9.jpg
bangunan ini akan menjadi hotel and aprtment Harmoni One ^^
dan sekarang masih dalam tahap konstruksi walapun sempat hold untuk beberapa tahun
nih renderingya :cheers:
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/harmoni1.gif
Harmoni One
Where Business and Luxury Come Together
The Harmoni One is one of Batam, Indonesia’s best luxury boutique hotels that cater to business travelers. Located at the heart of Batam Center, the hotel’s key feature is its close proximity to the Hang Nadim International Airport, Harbor Bay, the business district, and the city’s government offices.
Designed with business and executive travelers in mind, the hotel pampers its guests with an array of business amenities, at the same time providing the best leisure options with its great restaurants and bars. It also has a round-the-clock, full-service business center, a total of 28 meeting rooms, and a ballroom measuring approximately 1,500 square meters.
Apart from the standard business amenities that executives expect, the hotel has ensured that all 511 rooms on the property have been carefully crafted to provide guests a sense of luxurious comfort after a long day at work. Whether for business or leisure, the Harmoni One guarantees a unique experience that will keep you coming back for more.
DJ_Archuleta January 22nd, 2009, 03:07 PM Ocarina Dilengkapi Tream Mover
BATAM (BP) - Mega Wisata Ocarina di Batam Centre kini dilengkapi tream mover. Jumlahnya 5 unit. Tiga diantaranya berkapasitas empat penumpang dewasa dan dua unit berkapasitas 15 penumpang dewasa.
”Naik tream mover ini gratis. Tidak dipungut bayaran. Ini untuk mempermuda pengunjung berpergian di sekitar kawasan Ocarina,” kata Direktur Ocarina Batam, Dewi Koriati, Rabu (21/1) pada sejumlah wartawan cetak dan elektronik.
Tream mover ini, sebut Koriati, digerakkan dengan aki. Hampir sama dengan mobil golf. Tream mover stand by di pintu masuk Ocarina mengantarkan pengunjung ke kawasan wisata tersebut. Sehingga, pengunjung yang berjalan kaki tidak mengeluh lagi memasuki areal Ocarina.
”Banyak pengunjung mengeluhkan cukup jauh berjalan kaki dan tidak semua kendaraan bisa masuk. Tapi dengan tidak ada kendaraan yang wara-wiri (hilir mudik) di sini, pejalan kaki dan pengguna sepeda dapat lebih menikmati suasana di Ocarina ini,” ucap Dewi.
Mengenai pengunjung, Dewi menyebutkan tiap Sabtu dan Ahad cukup ramai. Di hari biasa, jelasnya, pengunjung biasa-biasa saja. Hal ini disebabkan masyarakat masih menganggap kawasan wisata ini kawasan elit. Padahal, katanya, tiket masuk hanya dikenakan Rp5 ribu per orang dewasa dan parkir kendaraan roda empat di luar dikenakan Rp1.000 per mobil.
”Senin sampai Jumat pengunjung yang datang masih di bawah target. Pada hal image kita tidak saja rekreasi. Tapi juga ada kuliner,” jelasnya.
Mengenai iven yang akan diadakan menyambut perayaan Imlek, Dewi menyebutkan Sabtu (24/1) dan Ahad (25/1) akan digelar pertunjukan barongsai versus Reog Ponorogo, countdown celebration, kung fu dan Chinese dancing atau oriental dancing, serta pertunjukan sulap oleh pesulap Mr Mind. Pesulap yang sempat unjuk kebolehan di depan wartawan ini dijangkakan juga akan tampil pada puncak peringatan Imlek di Ocarina dan Coastarina pada 9 Februari saat perayaan Cap Go Meh.
”Kita ingin jadikan malam Imlek bagi warga Tionghoa. Selain itu kita juga ingin jadikan kawasan ini disney kecil-kecilan. Sebab itu akan dilengkapi berbagai fasilitas,” pungkasnya.
DJ_Archuleta January 22nd, 2009, 04:45 PM Peresmian FTZ di Batam Bintan Karimun
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9990.jpg
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9987.jpg
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9992.jpg
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9982.jpg
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9983.jpg
http://www.presidensby.info/imageGalleryD.php/9988.jpg
KRAFTY.LEICA January 22nd, 2009, 09:45 PM Ocarina Dilengkapi Tream Mover
BATAM (BP) - Mega Wisata Ocarina di Batam Centre kini dilengkapi tream mover. Jumlahnya 5 unit. Tiga diantaranya berkapasitas empat penumpang dewasa dan dua unit berkapasitas 15 penumpang dewasa.
”Naik tream mover ini gratis. Tidak dipungut bayaran. Ini untuk mempermuda pengunjung berpergian di sekitar kawasan Ocarina,” kata Direktur Ocarina Batam, Dewi Koriati, Rabu (21/1) pada sejumlah wartawan cetak dan elektronik.
Tream mover ini, sebut Koriati, digerakkan dengan aki. Hampir sama dengan mobil golf. Tream mover stand by di pintu masuk Ocarina mengantarkan pengunjung ke kawasan wisata tersebut. Sehingga, pengunjung yang berjalan kaki tidak mengeluh lagi memasuki areal Ocarina.
”Banyak pengunjung mengeluhkan cukup jauh berjalan kaki dan tidak semua kendaraan bisa masuk. Tapi dengan tidak ada kendaraan yang wara-wiri (hilir mudik) di sini, pejalan kaki dan pengguna sepeda dapat lebih menikmati suasana di Ocarina ini,” ucap Dewi.
Mengenai pengunjung, Dewi menyebutkan tiap Sabtu dan Ahad cukup ramai. Di hari biasa, jelasnya, pengunjung biasa-biasa saja. Hal ini disebabkan masyarakat masih menganggap kawasan wisata ini kawasan elit. Padahal, katanya, tiket masuk hanya dikenakan Rp5 ribu per orang dewasa dan parkir kendaraan roda empat di luar dikenakan Rp1.000 per mobil.
”Senin sampai Jumat pengunjung yang datang masih di bawah target. Pada hal image kita tidak saja rekreasi. Tapi juga ada kuliner,” jelasnya.
Mengenai iven yang akan diadakan menyambut perayaan Imlek, Dewi menyebutkan Sabtu (24/1) dan Ahad (25/1) akan digelar pertunjukan barongsai versus Reog Ponorogo, countdown celebration, kung fu dan Chinese dancing atau oriental dancing, serta pertunjukan sulap oleh pesulap Mr Mind. Pesulap yang sempat unjuk kebolehan di depan wartawan ini dijangkakan juga akan tampil pada puncak peringatan Imlek di Ocarina dan Coastarina pada 9 Februari saat perayaan Cap Go Meh.
”Kita ingin jadikan malam Imlek bagi warga Tionghoa. Selain itu kita juga ingin jadikan kawasan ini disney kecil-kecilan. Sebab itu akan dilengkapi berbagai fasilitas,” pungkasnya.
waaaw tream mover!
well, ini uda diterapin apa blm bos dj?
well, show me the pics plissss! :) :)
KRAFTY.LEICA January 22nd, 2009, 10:59 PM well kita liat ajaa.
apakah dgn dberlakukannya ftz ini,
maka brarti akan mkn bnyk proposal berdatangan
di area kota batam ini? :cheers:
BATAMANIA January 23rd, 2009, 06:58 AM well kita liat ajaa.
apakah dgn dberlakukannya ftz ini,
maka brarti akan mkn bnyk proposal berdatangan
di area kota batam ini? :cheers:
mudah mudahan.....:)
tapi yang jelas bukan proposal Partai Peserta Pemilu dan OKP...:lol:
BATAMANIA January 24th, 2009, 06:48 AM INDIKATOR EKONOMI BATAM
hingga akhir tahun 2008
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Batam.jpg
Fahrudin08 January 24th, 2009, 11:40 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/7/S730558905-3072x2304.JPG?et=SoOHvCeqVON57eHOfChJwg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/8/S730545801-3072x2304.JPG?et=VrjKk592q86tIGo8Txx6tg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/9/S730559206-3072x2304.JPG?et=TGGUDbGiqLasg0ObIgVipg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/4/photos/18/500x500/2/S730558403-3072x2304.JPG?et=k6nMZV7piJWVnYs%2BY0IdbQ&nmid=179491431
gambar-gambar perkembangan proyek BCC yang terbaru.
Fahrudin08 January 24th, 2009, 11:59 AM http://i457.photobucket.com/albums/qq291/hans_batam/9.jpg
http://i457.photobucket.com/albums/qq291/hans_batam/8.jpg
http://i457.photobucket.com/albums/qq291/hans_batam/7.jpg
Saya kemarin lewat harbour bay, katanya tahun ni di bangun, tapi kok lum nampak ada gerak yah.:ohno:
Truz, iseng iseng nanya ke kantor pemasaran citra buana prakasa, harganya S$ 125.000,- untuk tipe studio saja, mahal kali dibandingkan dengan Imperium atau Batam City Condominium. kata pengembangnya, interior sangat mewah, sesuai dengan harga, ntah semewah apa sampai harga segitu?? padahal rumah contohnya biasa - biasa saja.
saya kemarin baca di koran, dari pemilik harbour bay super blok, mallnya selesai pada pertengahan 2009, apa bisa?? nampak dari luar, keknya hanya lagi pasang dinding, itupun yang masang dikit saja orangnya.
kalau yang saya lihat, proyek harbour bay yang bagus keknya pelabuhan dan food courtnya, tapi agak mahal makanannya dikit:lol: but is ok lah. ada pemandangan yang mendukung
diamond palace January 25th, 2009, 06:48 AM http://intanproperty.com/images/Tampilan-Tourmaline.jpg
http://intanproperty.com/images/Tampilan-Citrine.jpg
Launching tipe rumah terbaru dari Diamond Palace Residence - Batam Centre
Experience the new style of living, Bringing life to the next level
sanshir0 January 25th, 2009, 10:22 AM hai..member baru neh..
mo nanya donk..
perumahan di batam yang strategis lokasinya, perumahan apa ya?
yg aman deh pokoknya..hehe..deket kemana2..
kalo bisa yg daerah nagoya ato batam centre aja..
KRAFTY.LEICA January 25th, 2009, 12:43 PM http://intanproperty.com/images/Tampilan-Tourmaline.jpg
http://intanproperty.com/images/Tampilan-Citrine.jpg
Launching tipe rumah terbaru dari Diamond Palace Residence - Batam Centre
Experience the new style of living, Bringing life to the next level
well, nice architechtural and design thou. :)
dmn mas kantor pmasarannya?
KRAFTY.LEICA January 25th, 2009, 12:46 PM hai..member baru neh..
mo nanya donk..
perumahan di batam yang strategis lokasinya, perumahan apa ya?
yg aman deh pokoknya..hehe..deket kemana2..
kalo bisa yg daerah nagoya ato batam centre aja..
hay bos sanshiro.
slmt datang di batam skyscraper forum.
ni gue 'kegantenganku' di kaskus. ahhaha! :lol:
well, uda mnjamur kok kl perumahan yg dkt
ke mana2, yg lokasinya strategis.
sperti san dona, anggrek mas, blablabla.
lagian, batam kan cm gitu2 aja.
mskipun jauh kata org batam, tp sbnrnya
it doesnt waste ur time and money lots lah.
santai sajaaa. :cheers:
KRAFTY.LEICA January 25th, 2009, 12:47 PM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/7/S730558905-3072x2304.JPG?et=SoOHvCeqVON57eHOfChJwg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/8/S730545801-3072x2304.JPG?et=VrjKk592q86tIGo8Txx6tg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/9/S730559206-3072x2304.JPG?et=TGGUDbGiqLasg0ObIgVipg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/4/photos/18/500x500/2/S730558403-3072x2304.JPG?et=k6nMZV7piJWVnYs%2BY0IdbQ&nmid=179491431
gambar-gambar perkembangan proyek BCC yang terbaru.
well, nice update mr. fahrudin!
tenkyu a lot aite. :cheers:
sanshir0 January 25th, 2009, 01:07 PM hay bos sanshiro.
slmt datang di batam skyscraper forum.
ni gue 'kegantenganku' di kaskus. ahhaha! :lol:
well, uda mnjamur kok kl perumahan yg dkt
ke mana2, yg lokasinya strategis.
sperti san dona, anggrek mas, blablabla.
lagian, batam kan cm gitu2 aja.
mskipun jauh kata org batam, tp sbnrnya
it doesnt waste ur time and money lots lah.
santai sajaaa. :cheers:
wah..halo bro..ketemu di sini lagi :D
iya sih..cuma bingung ni milihnya..
ada rekomendasi ga?
yg penting bebas banjir, aman, deket kemana2..daerah nagoya ato batam centre gt..
by pm aja :)
diamond palace January 26th, 2009, 07:38 AM hai..member baru neh..
mo nanya donk..
perumahan di batam yang strategis lokasinya, perumahan apa ya?
yg aman deh pokoknya..hehe..deket kemana2..
kalo bisa yg daerah nagoya ato batam centre aja..
halo Sanshiro...
salam kenal semuanya...
Perumahan yang strategis, aman, dan dekat kemana2 tak lain dan tak salah lagi yaitu Diamond Palace Residence-Batam Centre...
Lokasi emas di Batam Centre karena hanya 3 menit dari dan menuju Mega Mall, Ferry Terminal, dan pusat pemerintahan di Batam Centre, 15 menit dari dan menuju Bandara Hang Nadim...
http://www.intanproperty.com/images/Peta.jpg
Tersedia rumah siap huni tipe 54, 67, dan 123...
Dan dapatkan harga perdana untuk tipe rumah terbaru yaitu tipe 58 (Citrine) dan tipe 118 (Tourmaline)...
diamond palace January 26th, 2009, 07:47 AM well, nice architechtural and design thou. :)
dmn mas kantor pmasarannya?
Thanks buat apresiasinya...
Alamat Perumahan dan Kantor Pemasaran Diamond Palace Residence di Jl. Engku Putri Terusan Dalam, Blok AA-1, Batam Centre.
http://www.intanproperty.com/images/big_picture/Diamond%20Palace%20Main%20Gate.JPG
DJ_Archuleta January 26th, 2009, 04:26 PM BC Jaga Tiap Pintu Masuk FTZ
Pembebasan Bea Masuk Hanya untuk Industri
Kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas atau free trade zone (FTZ) untuk Batam, Bintan dan Karimun sudah diresmikan. Namun, segala sesuatunya harus dipersiapkan. Salah satu instansi yang terlibat langsung dalam pelaksanaan FTZ adalah Bea dan Cukai (BC). Apalagi FTZ di Karimun pemberlakuan hanya sebagian daerah. Dalam hal ini Kanwil IV DJBC Tipe Khusus Provinsi Kepri akan menyiapkan sarana dan pra sarananya untuk kelangsungan jalannya perdagangan dan pelabuhan bebas.
”FTZ di Karimun dilakukan secara enclave, tidak seperti Batam yang diberlakukan all island, maka kita akan mempersiapkan pos di setiap perbatasan. Artinya, pada pintu masuk dan pintu keluarnya akan ada pos pengawasan dari petugas BC,’’ ujar Kakanwil IV DJBC Tipe Khusus Provinsi Kepri Nasar Salim melalui Kabid P2 Saifullah Nasution, kemarin.
Pos ini sambung Saiful sapaannya, bertugas memonitor atau mengawasi keluarnya barang-barang impor dari dalam kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas ke daerah pabean.
”Barang-barang yang diimpor untuk kawasan FTZ memang tidak dikenakan bea masuk. Namun, jika dibawa keluar kawasan akan berlaku ketentuan bea masuk,’’ katanya.
Saiful mengatakan, masyarakat jangan salah mengartikan FTZ ini. Karena, tujuan inti dari FTZ adalah untuk menarik investor menanamkan modalnya di daerah yang diberlakukan dan memberikan multiplayer effect dari kegiatan tersebut.
”Melalui investasi yang ditanamkan akan menciptakan sebuah produk yang akan dieskpor. Nantinya akan meningkatkan ekonomi serta penerimaan negara,’’ jelasnya.
Menyinggung penggunaan mobil impor untuk Karimun, layaknya seperti Batam, Saiful menyebutkan, bisa tapi hanya di kawasan FTZ saja..
”Kegunaannya hanya di kawasan FTZ saja. Jika keluar harus mematuhi ketentuan yang berlaku. Contoh saja Batam, meski banyak mobil impor, tapi untuk dibawa keluar dari Batam tidak bisa kan,’’ terang Saipul.
Dengan kata lain, tambah Saiful, barang impor yang bebas masuk di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas hanya bisa dipakai dan digunakan untuk kebutuhan di kawasan tersebut.
”Mengenai pelabuhan bebas, sesuai penunjukan dari pusat, pelabuhan bebas adalah di lokasi Parit Rampak, Kecamatan Meral. Karena, memang daerah tersebut masuk dalam kawasan FTZ, sedangkan, pelabuhan bongkar muat yang ada di Taman Bunga bukan pelabuhan FTZ karena bukan kawasan FTZ,’’ paparnya. ***
KRAFTY.LEICA January 26th, 2009, 10:10 PM hmmm kira2 kl mo bawa keluar
mobil2nya dari luar kawasan FTZ,
kena brp lagi ya tax dan fee nya?
KRAFTY.LEICA January 26th, 2009, 10:18 PM Thanks buat apresiasinya...
Alamat Perumahan dan Kantor Pemasaran Diamond Palace Residence di Jl. Engku Putri Terusan Dalam, Blok AA-1, Batam Centre.
http://www.intanproperty.com/images/big_picture/Diamond%20Palace%20Main%20Gate.JPG
waduhhh itu tepatnya di mana ya mas?
patokannya apa?
saya agak kurang ngeh ni kl nama jalan di batam. hehe. :lol:
BATAMANIA January 27th, 2009, 04:54 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/7/S730558905-3072x2304.JPG?et=SoOHvCeqVON57eHOfChJwg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/8/S730545801-3072x2304.JPG?et=VrjKk592q86tIGo8Txx6tg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/18/500x500/9/S730559206-3072x2304.JPG?et=TGGUDbGiqLasg0ObIgVipg&nmid=179491431
http://images.batamcity.multiply.com/image/4/photos/18/500x500/2/S730558403-3072x2304.JPG?et=k6nMZV7piJWVnYs%2BY0IdbQ&nmid=179491431
gambar-gambar perkembangan proyek BCC yang terbaru.
wow dah sejauh ini progressnya ,,,,^^
katanya bangunan ini di harapkan selesai pertengahan 2009
mudah mudahan,,,:)
skyscrapped January 27th, 2009, 05:56 AM I am planning to go to Batam next month
it will be my first time :D
KRAFTY.LEICA January 27th, 2009, 07:55 AM I am planning to go to Batam next month
it will be my first time :D
wow and sure urself dat would be nice!
well, any q bout batam? :)
BATAMANIA January 27th, 2009, 10:51 AM ada yang punya renderingnya apartment yang akan di kembangkan oleh United Sentosa di Tanjung Uma gk yah ^^
share dunk disini :cheers:
denger2 batam akan kebanjiran investor di bidang property setelah FTZ ini :)
diamond palace January 27th, 2009, 05:40 PM QUOTE=KRAFTY.LEICA;31335936]waduhhh itu tepatnya di mana ya mas?
patokannya apa?
saya agak kurang ngeh ni kl nama jalan di batam. hehe. :lol:[/QUOTE]
ini mas petanya biar ada gambaran lokasinya...
http://www.intanproperty.com/images/Peta.jpg
diamond palace January 27th, 2009, 05:42 PM ada yang punya renderingnya apartment yang akan di kembangkan oleh United Sentosa di Tanjung Uma gk yah ^^
share dunk disini :cheers:
denger2 batam akan kebanjiran investor di bidang property setelah FTZ ini :)
yup, makanya skrg waktunya utk membeli properti di Batam sebelum harga pd naik...:)
KRAFTY.LEICA January 27th, 2009, 07:22 PM ada yang punya renderingnya apartment yang akan di kembangkan oleh United Sentosa di Tanjung Uma gk yah ^^
share dunk disini :cheers:
denger2 batam akan kebanjiran investor di bidang property setelah FTZ ini :)
PM in bos dj archulet aja.
dia kl g salah pernah post jg kok.
lengkap ma renderingnya. CMIIW.
DJ_Archuleta January 27th, 2009, 07:44 PM PM in bos dj archulet aja.
dia kl g salah pernah post jg kok.
lengkap ma renderingnya. CMIIW.
sry to say
gw blum punya renderingnya.. denger2 sampai skrg masih dalam tahap design dan study feasibility dan rencananya wilayah tanjung uma akan disulap menjadi kawasan modern yg penuh dengan pencakar langit yg melebihi jkt dan mungkin nantinya ada beberapa superblok high class yg fully integrated sama mixed development dan termasuk salah satu yg termodern di indonesia :cheers:
BATAMANIA January 28th, 2009, 06:24 AM sry to say
gw blum punya renderingnya.. denger2 sampai skrg masih dalam tahap design dan study feasibility dan rencananya wilayah tanjung uma akan disulap menjadi kawasan modern yg penuh dengan pencakar langit yg melebihi jkt dan mungkin nantinya ada beberapa superblok high class yg fully integrated sama mixed development dan termasuk salah satu yg termodern di indonesia :cheers:
gimana dengan perkampungan tua disana ...^^
kan banyak bermukim orang2 asli Batam di kawasan itu
apakah mungkin apartment dan pencakar langit berdampingan dengan kawasan perkampungan tua disana.:)
DJ_Archuleta January 28th, 2009, 12:24 PM gimana dengan perkampungan tua disana ...^^
kan banyak bermukim orang2 asli Batam di kawasan itu
apakah mungkin apartment dan pencakar langit berdampingan dengan kawasan perkampungan tua disana.:)
biar lbih jelas gw repost lagi berita tentang proyek apartemen di tanjung uma.. ni berita udah dari thn lalu tp layak dibaca lagi biar lebih jelas :)
UE Sentosa Bangun Kondominium US$ 67 Juta
Perusahaan pengembang Singapura United Engineering (UE) Sentosa awal tahun depan memulai pengembangan proyek kondominium di Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau. Proyek senilai US$ 67 juta atau sekitar Rp 603 miliar tersebut rencananya berdiri pada lahan seluas 2,7 hektare.
Sumber Investor Daily di UE Sentosa yang dihubungi di Jakarta, Senin (13/11), menyebutkan pembangunan proyek UE Sentosa rencananya bakal rampung dalam dua tahun.
“Saat ini, kami masih menyelesaikan proses desain, sehingga belum tahu berapa unit dan akan dijual berapa kondominium tersebut, apalagi ini terkait dengan nilai investasi yang ditanamkan untuk pembangunan proyek,” ujar sumber.
Sumber mengungkapkan, kondominium yang akan dikembangkan UE Sentosa rencananya terdiri atas enam menara. Masing-masing menara kondominium terdiri atas 25 lantai. “Kondominium ini akan membidik pasar menengah ke atas, karena segala fasilitas yang disiapkan untuk proyek ini tentu paling lengkap,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja mengemukakan, sektor properti di Batam sudah seharusnya mulai mengarah ke bangunan vertikal (bertingkat) karena ketersediaan lahan untuk permukiman sudah semakin menipis.
Menurut Mustofa, harga sewa lahan Otorita Batam bila untuk rumah susun hanya Rp 6.000 per m² untuk masa 30 tahun.
”Kalangan investor luar negeri, menilai dengan subsidi seperti itu tarif sewa lahan bahkan hampir nol,” katanya seperti dikutip Antara.
Mustofa Widjaja mengakui, dua pekan lalu dirinya telah menandatangani kesepakatan payung dengan UE Sentosa yang akan menginvestasikan US$ 67 juta dolar AS untuk membangun kondominium berlantai 25 di Tanjung Uma, Batam untuk kaum ekonomi menengah atas.
Namun, saat Investor Daily berusaha mengonfirmasi lebih jauh proyek pengembangan kondominium tersebut, tadi malam, Mustofa belum bisa dihubungi. Telepon selular Mustofo tidak diaktifkan.
Dilirik Singapura
Secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia Batam Eddy Hussy, menilai, saat ini Pulau Batam banyak dilirik pengembang Singapura untuk investasi di sektor properti.
Selain lokasinya sangat strategis karena menjadi perbatasan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, kebijakan pemerintah Indonesia mendorong investasi di sektor infrastruktur yang dilengkapi berbagai regulasi menjadi sinyal positif calon investor.
“Batam memang sangat prospektif untuk pengembangan properti, khususnya kondominium atau apartemen, karena dengan kebutuhan rumah yang cukup tinggi, dan lahan yang mahal, menjadikan para investor Singapura membidik Batam,” tegas Eddy.
Dia mengatakan, Pulau Batam dipandang merupakan pasar yang baik dan potensial untuk mengembangkan bisnis properti. Lokasi di wilayah ini bagus untuk pengembangan rumah, apartemen maupun kondominium. “Jumlah penduduk Batam yang nyaris padat sebanyak 685.000 orang, jelas merupakan pasar yang sangat besar,” ujar Eddy.
Eddy mengakui, kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif mulai membaik. Karena itu, minat investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor properti harus diimbangi dengan berbagai kemudahan regulasi lain oleh pemerintah.
“Saya optimistis, ke depan investasi asing di Pulau Batam, khususnya di sektor properti akan semakin banyak. Tentu tidak hanya investor dari Singapura. Kami di daerah sangat menyambut positif para investor asing tersebut, “ujar Eddy. (apr)
Fahrudin08 January 29th, 2009, 10:58 AM Kalau gitu, perkembangan pembangunan di Batam bisa terkejar kota-kota tinggi di Indonesia kayak JKT gitu. kabarnya pembangunan BCC selesai pada pertengahan 2009 untuk konstruksi, dan pembangunan keseluruhan di rampung pada akhir 2010. Di susul dengan pembangunan Bayerina di harbour bay, yang membangun 20an lantai, yang dirampung pada pertengahan 2010. tapi kok sama sekali belum ada pergerakannya? padahal BCC sendiri bangun konstruksinya butuh 6 bulan dan selesai 2 tahun gitu, apa bayerina bisa selesai dalam waktu 1 1/2 tahun gitu untuk semuanya?? mari kita tunggu perkembangan mereka selanjutnya. Dan untuk kelengkapannya, BCC dan Bayerina sama-sama memakai Pratama Widya untuk bore pilenya, kabarnya sih begitu.:cheers:
DJ_Archuleta January 29th, 2009, 03:41 PM 5 Produk Impor Tertentu Boleh Masuk BBK
TANJUNGPINANG (BP) - Ketua Dewan Kawasan (DK) FTZ Batam, bintan dan Karimun (BBK) Ismeth Abdullah, Selasa (27/1), mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 4 Tahun 2009 tentang Impor Produk Elektronika, Pakaian Jadi, Mainan Anak-anak, Alas kaki dan Produk Makanan dan Minuman diperbolehkan masuk di pelabuhan FTZ BBK.
Seperti diketahui, keputusan Menteri Perdagangan (Permendag) RI Nomor 56/M-DAG/PER/10/2008 tentang ketentuan impor tertentu hanya bisa masuk ke lima pelabuhan saja, yakni pelabuhan Belawan, Tanjungpriok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, dan Sukarno Hatta Makasar. Tapi karena di Kepri sudah berjalan FTZ, maka pengecualian untuk daerah FTZ ada dan kelima produk itu pun bisa mauk.
”Kalangan importir tak perlu khawatir lagi. Jika syarat pemasukan barang telah lengkap, mereka diperkenankan mengimpor lima produk tersebut di lokasi pelabuhan FTZ BBK,’’ ujar Sekretaris DK FTZ BBK Jon Arizal usai menggelar Rapat Koordinasi DK FTZ bersama BPK FTZ Kabupaten Bintan, kemarin (28/1). Surat keputusan Ketua DK ini berlaku hingga 31 Desember 2010. Begitu pula dengan Permendag Nomor 56, yang ditetapkan pusat berlaku hingga 31 Desember 2010.
Dalam rapat koordinasi bersama BPK Bintan, Bea Cukai (BC) Tanjunguban, Adpel Kijang, unsur TNI/Polri Bintan, Imigrasi, lanjut Jon Arizal, DK FTZ minta semua pihak terkait mendukung penerapan FTZ. Saat ini, katanya PP Nomor 2 Tahun 2009, sebagai pengganti PP 63, telah diterbitkan pusat. Kendati petunjuk pelaksana (juklak) tengah dalam penggodokan, aparat terkait di lapangan diminta jangan terlalu berlebihan mengambil tindakan.
Jika juklak PP Nomor 2 terbit, maka secara otomatis tak ada pungutan pajak lagi di lokasi penerapan FTZ. Masa transisi menunggu juklak PP Nomor 2 terbit, semua pihak diminta menciptakan kebijakan yang profesional. ”DK FTZ menyambut baik, jajaran Bea Cukai menyatakan siap mendukung penerapan FTZ. Karena itu, kalangan importir yang melakukan pemasukan produk tertentu, tak perlu mengkhawatirkan,” sambungnya.
Saat ini, pusat hanya menetapkan satu pelabuhan FTZ di lingkungan penerapan FTZ Kabupaten Bintan, yakni pelabuhan Sri Udana Lobam. Awalnya, DK FTZ menawarkan tiga pelabuhan, yakni Lobam, Lagoi, dan Kijang. Terkait hal ini, masih kata Jon Arizal, DK FTZ kembali menyurati pusat, agar pelabuhan Lagoi dan Kijang, ditetapkan jadi pelabuhan FTZ Kabupaten Bintan.
Surat pemintaan katanya telah dilayangkan DK FTZ belum lama ini. Harapan agar dua pelabuhan tersebut ditetapkan pelabuhan FTZ disesuaikan lokasi yang ditetapkan sebagai daerah penerapan FTZ di lingkungan Kabupaten Bintan. ‘’Kita berharap, pusat merestui permintaan ini. Tujuannya agar penerapan FTZ BBK secara luas bisa dilaksanakan,’’ tambah pejabat yang sehari-hari menjabat Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri ini.
Kijang Diusulkan Jadi Pelabuhan FTZ
Sementara itu, Bupati Bintan Ansar Ahmad menegaskan pihaknya kembali mengusulkan pelabuhan bongkar muat Kijang sebagai pelabuhan FTZ. Ini sebagai bentuk untuk memudahkan arus keluar masuk barang FTZ di wilayah timur Bintan yang meliputi Galang Batang dan Maritim.
Ansar mengatakan, peran pelabuhan bongkar muat Kijang sudah sangat luas, karena selama ini para pengusaha Tanjungpinang ramai memanfaatkan pelabuhan itu. Apalagi jarak Pelabuhan Kijang-Kota Tanjungpinang hanya sekitar 27 kilometer, lebih dekat ketimbang harus melalui pelabuhan FTZ Lobam yang berjarak 80 kilometer dari Tanjungpinang.
“Kita segera upayakan kembali agar pelabuhan Kijang ini menjadi pelabuhan FTZ kepada Dewan Kawasan. Mungkin salah satu alasan pelabuhan Kijang tak masuk, karena fasilitasnya kurang. Tapi itu akan kita minta benahi,” kata Ketua DPD Golkar Kepri ini disela-sela peresmian Pasar Tani di Kijang, kemarin.
Ansar ikut mendesak agar dalam waktu tak lama wilayah Pulau Bintan ditetapkan sebagai kawasan FTZ menyeluruh. Tidak seperti kondisi saat ini (FTZ enclave). Upaya perlu dilakukan, karena FTZ enclave berdampak pada timbulnya kesenjangan di tengah-tengah masyarakat yang lokasinya tidak masuk dalam zona FTZ.
“Kalau pun tidak, kita mengusulkan supaya komoditi yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa beredar di wilayah Bintan yang non FTZ,” paparnya.
Sehubungan telah diresmikannya FTZ oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata Ansar pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada investor. Khususnya 11 investor yang telah berencana berinvestasi dan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kala pada tahun 2008 lalu. Sebagian investor yang telah menyatakan niatnya itu, hingga kini tak kunjung merealisasikan rencananya disebabkan status hukum FTZ sebelumnya sempat terkatung-katung.
Pemerintah Kabupaten Bintan menetapkan lima lokasi penerapan daerah perdagangan bebas (FTZ), yakni Lagoi, Lobam, Galang Batang, Wacopek dan Pulau Anak Lobam. Untuk Lagoi dan Lobam, tak ada permasalahan karena lokasi selama ini telah menjadi pusat pertumbuhan investasi Kabupaten Bintan. Tapi, untuk lokasi Galang Batang, Wacopek dan Pulau Anak Lobam, masih perlu pembenahan.
Pemkab melalui BPK FTZ Bintan saat ini tengah melakukan proses inventarisir lahan untuk dibebaskan, baik pemilik, status kepemilikan lahan dan sebagainya. Setakat ini tak ada permasalahan karena warga mendukung penerapan.
KRAFTY.LEICA January 29th, 2009, 08:17 PM biar lbih jelas gw repost lagi berita tentang proyek apartemen di tanjung uma.. ni berita udah dari thn lalu tp layak dibaca lagi biar lebih jelas :)
UE Sentosa Bangun Kondominium US$ 67 Juta
Perusahaan pengembang Singapura United Engineering (UE) Sentosa awal tahun depan memulai pengembangan proyek kondominium di Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau. Proyek senilai US$ 67 juta atau sekitar Rp 603 miliar tersebut rencananya berdiri pada lahan seluas 2,7 hektare.
Sumber Investor Daily di UE Sentosa yang dihubungi di Jakarta, Senin (13/11), menyebutkan pembangunan proyek UE Sentosa rencananya bakal rampung dalam dua tahun.
“Saat ini, kami masih menyelesaikan proses desain, sehingga belum tahu berapa unit dan akan dijual berapa kondominium tersebut, apalagi ini terkait dengan nilai investasi yang ditanamkan untuk pembangunan proyek,” ujar sumber.
Sumber mengungkapkan, kondominium yang akan dikembangkan UE Sentosa rencananya terdiri atas enam menara. Masing-masing menara kondominium terdiri atas 25 lantai. “Kondominium ini akan membidik pasar menengah ke atas, karena segala fasilitas yang disiapkan untuk proyek ini tentu paling lengkap,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja mengemukakan, sektor properti di Batam sudah seharusnya mulai mengarah ke bangunan vertikal (bertingkat) karena ketersediaan lahan untuk permukiman sudah semakin menipis.
Menurut Mustofa, harga sewa lahan Otorita Batam bila untuk rumah susun hanya Rp 6.000 per m² untuk masa 30 tahun.
”Kalangan investor luar negeri, menilai dengan subsidi seperti itu tarif sewa lahan bahkan hampir nol,” katanya seperti dikutip Antara.
Mustofa Widjaja mengakui, dua pekan lalu dirinya telah menandatangani kesepakatan payung dengan UE Sentosa yang akan menginvestasikan US$ 67 juta dolar AS untuk membangun kondominium berlantai 25 di Tanjung Uma, Batam untuk kaum ekonomi menengah atas.
Namun, saat Investor Daily berusaha mengonfirmasi lebih jauh proyek pengembangan kondominium tersebut, tadi malam, Mustofa belum bisa dihubungi. Telepon selular Mustofo tidak diaktifkan.
Dilirik Singapura
Secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia Batam Eddy Hussy, menilai, saat ini Pulau Batam banyak dilirik pengembang Singapura untuk investasi di sektor properti.
Selain lokasinya sangat strategis karena menjadi perbatasan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, kebijakan pemerintah Indonesia mendorong investasi di sektor infrastruktur yang dilengkapi berbagai regulasi menjadi sinyal positif calon investor.
“Batam memang sangat prospektif untuk pengembangan properti, khususnya kondominium atau apartemen, karena dengan kebutuhan rumah yang cukup tinggi, dan lahan yang mahal, menjadikan para investor Singapura membidik Batam,” tegas Eddy.
Dia mengatakan, Pulau Batam dipandang merupakan pasar yang baik dan potensial untuk mengembangkan bisnis properti. Lokasi di wilayah ini bagus untuk pengembangan rumah, apartemen maupun kondominium. “Jumlah penduduk Batam yang nyaris padat sebanyak 685.000 orang, jelas merupakan pasar yang sangat besar,” ujar Eddy.
Eddy mengakui, kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif mulai membaik. Karena itu, minat investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor properti harus diimbangi dengan berbagai kemudahan regulasi lain oleh pemerintah.
“Saya optimistis, ke depan investasi asing di Pulau Batam, khususnya di sektor properti akan semakin banyak. Tentu tidak hanya investor dari Singapura. Kami di daerah sangat menyambut positif para investor asing tersebut, “ujar Eddy. (apr)
jadi ini uda in-progress ato baru tahap rendering?
ato bahkan br tahap designing?
well, agak lama ya. :ohno:
BATAMANIA January 30th, 2009, 03:17 AM Renderingnya KINGS APARTMENT
pict by yudiyuda
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Apart-Batam.jpg
lokasi di kawasan B Center denger-denger sih masih dalam tahap study kelayakan, sebenarnya masih banyak proyek proyek seperti ini karena lebih dari 60% lahan kosong di B Center di peruntukan untuk bangunan-bangunan vertical ....:)
bisa anda bayangkan dalam 10 tahun kedepan kawasan ini di penuhi oleh pencakar langit ^^
karena Otorita Batam memberikan sewa lahan yang jauh lebih murah untuk bangunan vertical.....:cheers:
dan saat ini untuk kawasan Nagoya Otorita tidak lagi mengeluarkan izin pembangunan untuk bangunan horizontal di karenakan lahan yg semakin sempit^^
jadi 2009 adalah tahun di mana pengembang memulai pembangunan bangunan-bangunan vertical, Batam Center Park Apartment dan Grand Quarter adalah contohnya :cheers:
KRAFTY.LEICA January 30th, 2009, 07:08 AM Renderingnya KINGS APARTMENT
pict by yudiyuda
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Apart-Batam.jpg
apartment ini valid g data2nya?
kl iya, detailnya dong bos mngenai developernya,
plain concept nya, blablablaa.
BATAMANIA January 30th, 2009, 07:46 AM blum dapet gua bos....
lg gk stay di batam nih :)
tapi ntar saya cuba cari ^^
DJ_Archuleta January 30th, 2009, 07:59 AM jadi ini uda in-progress ato baru tahap rendering?
ato bahkan br tahap designing?
well, agak lama ya. :ohno:
klo dibaca dgn seksama, sepertinya tahap design sudah selesai
dan skrg baru memasuki tahap rendering.. ya memang butuh waktu lama karna
rencana UE mau membangun 6 towers dgn ketinggian mencapai 25 lantai.. blum lagi lokasi project di kawasan perkampungan tua :ohno:
DJ_Archuleta January 30th, 2009, 08:04 AM Renderingnya KINGS APARTMENT
pict by yudiyuda
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Apart-Batam.jpg
lokasi di kawasan B Center denger-denger sih masih dalam tahap study kelayakan, sebenarnya masih banyak proyek proyek seperti ini karena lebih dari 60% lahan kosong di B Center di peruntukan untuk bangunan-bangunan vertical ....:)
bisa anda bayangkan dalam 10 tahun kedepan kawasan ini di penuhi oleh pencakar langit ^^
karena Otorita Batam memberikan sewa lahan yang jauh lebih murah untuk bangunan vertical.....:cheers:
dan saat ini untuk kawasan Nagoya Otorita tidak lagi mengeluarkan izin pembangunan untuk bangunan horizontal di karenakan lahan yg semakin sempit^^
jadi 2009 adalah tahun di mana pengembang memulai pembangunan bangunan-bangunan vertical, Batam Center Park Apartment dan Grand Quarter adalah contohnya :cheers:
waaah mantap nih project :cheers::cheers:
KRAFTY.LEICA January 30th, 2009, 11:08 PM klo dibaca dgn seksama, sepertinya tahap design sudah selesai
dan skrg baru memasuki tahap rendering.. ya memang butuh waktu lama karna
rencana UE mau membangun 6 towers dgn ketinggian mencapai 25 lantai.. blum lagi lokasi project di kawasan perkampungan tua :ohno:
gmn nasib para penduduknya di situ ya?
kl g salah, tanjung uma itu orang2 asli batam bukan sih?
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 06:28 AM gmn nasib para penduduknya di situ ya?
kl g salah, tanjung uma itu orang2 asli batam bukan sih?
kemungkinan besar akan dipindahkan ke rusunawa tower yg dibangun di batam.. :cheers:
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 06:32 AM Update Rusunawa Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/RusunawaBatam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/RusunawaBatam3.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/RusunawaBatam4.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/RusunawaBatam2.jpg
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 06:46 AM Tak Semua Barang Masuk FTZ
Tanjungpinang (BCZ) Tidak akan semua barang dapat masuk dalam kawasan Free Trade Zone (FTZ). Karena perinsip umum FTZ adalah kawasan khusus untuk industri, jadi barang yang akan bebas masuk itu hanya barang modal atau barang yang dijadikan bahan baku industri itu sendiri.
Untuk mengetahui secara pasti jenis barang apa saja yang boleh masuk dan apa yang tidak, dalam Peraturan Mentri Keuangan (Permenkeu) dijanjikan agar segera dikeluarkan itu. Maka itu setiap kawasan FTZ baik di Batam, Bintan, dan Karimun memiliki pelabuhan sendiri. Pelabuhan yang disebutkan itu selama ini memang sudah berada dalam kawasan khusus.
’’Artinya barang yang masuk kawasan itu tidak akan bisa keluar kawasan. Contohnya barang yang masuk melalui pelabuhan Lobam, tidak pernah sampai ke Tanjung Uban, apalagi ke Tanjungpinang,’’ kata mantan Ketua Kandinda Kabupaten Kepri, H Imam Sudradjad.
Perkiraan Imam, barang sembako termasuk minuman, beras, gula, minyak goreng tidak akan dibolehkan mesuk melalui lima pelabuhan yang disebutkan dalam FTZ itu. Ke-5 pelabuhan itu yakni Batu Ampar, Sekupang, dan Kabil di Batam. Kemudian Parit Rampak di Karimun, dan Lobam di Bintan.
Sebagai contoh kecil sekarang ini, pada waktu hampir bersamaan pemerintah sudah mengatur untuk infor daging ke Batam atau Kepri. Sehingga dengan ada pengaturan baru cara memasukan daging ke Batam atau Kepri ini sebagian masyarakat infortir sudah ribut.
Maka itu masyarakat jangan terlalu gembira dengan berlakunya FTZ ini, kalau belum memahami sesungguhnya bagaimana dinamika FTZ itu sendri. Kalau memang masyarakat luar mau puas dengan bergagai kemududahan memperoleh barang dengan harga terjangkau, maka Kepri ini harus dijadikan kawasan Free Port Zone (FPZ) atau kawasan pelabuhan bebas.
Kalau FPZ semua barang bebas keluar masuk dikawasan itu. Pada waktu sebelum komprontasi RI dengan Malaysia, Kepri merupakan kawasan khusus sebagai bebas bea masuh untuk semua barang dari luar negeri, sehingga kondisinya sama seperti FPZ. Saat ini FPZ ini ada di Sabang, Provinsi Aceh Darussalam.
’’Sebagai daerah yang berada diperbatasan dengan negera yang lebih maju, seharusnya semua barang masuk memang bebas bea. Karena kalau semua barang kepeluan pokok masyarakat harus masuk dari Jakarta, masyarakat bertambah sulit karena harga tentu mahal,’’ kata Imam.
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 07:06 AM Pacific Palace Hotel, Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/desain_pacific_palace_hotel_batam.jpg
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 07:07 AM Pacific Palace Hotel, Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/exteriorppbatam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/pacificpalacebatam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/pacific-palace-hotel-batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/Thereceptionppbatam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/pacific-palace-hotel-batam-room.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/ktv-pacific-palace-hotel-batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/pacific_ballroom2.jpg
Fahrudin08 January 31st, 2009, 11:38 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/15/500x500/1/S7301081.JPG?et=4T3l8DDxdvtkbxS%2BEHQNrQ&nmid=145810301
http://images.batamcity.multiply.com/image/9/photos/5/500x500/3/DSC01685.JPG?et=QargFK9%2Cu9rRNCLt7B02Ow&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/38/DSC00662.JPG?et=sJsecNYizb55leaJrDtlhQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/37/S7300546.JPG?et=4hjBRfkLIF3%2BmoPn%2CDgauA&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/7/photos/5/500x500/7/DSC00165.JPG?et=G8rMMUTNCGBSIlOcBYO4jQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/41/S7302799.JPG?et=GapbwNjAcyy2OSj8JKYdjQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/3/photos/5/500x500/46/S7302156.JPG?et=qR5spXsJLXqnItVElId%2C2w&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/35/S7304225.JPG?et=n%2BsNS9GuIzZhRTRn%2BQmTRw&nmid=145218367
Inilah orang - orang yang terlibat dalam pembangunan Batam City Condominium:)
Bagi yang mau lihat gambar2 yang lain di batamcity.multiply.com, :lol:
DJ_Archuleta January 31st, 2009, 01:53 PM ^^ kebetulan ada maketnya juga ... :lol:
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/BCC.jpg
diamond palace February 1st, 2009, 04:53 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/15/500x500/1/S7301081.JPG?et=4T3l8DDxdvtkbxS%2BEHQNrQ&nmid=145810301
http://images.batamcity.multiply.com/image/9/photos/5/500x500/3/DSC01685.JPG?et=QargFK9%2Cu9rRNCLt7B02Ow&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/38/DSC00662.JPG?et=sJsecNYizb55leaJrDtlhQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/37/S7300546.JPG?et=4hjBRfkLIF3%2BmoPn%2CDgauA&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/7/photos/5/500x500/7/DSC00165.JPG?et=G8rMMUTNCGBSIlOcBYO4jQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/41/S7302799.JPG?et=GapbwNjAcyy2OSj8JKYdjQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/3/photos/5/500x500/46/S7302156.JPG?et=qR5spXsJLXqnItVElId%2C2w&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/35/S7304225.JPG?et=n%2BsNS9GuIzZhRTRn%2BQmTRw&nmid=145218367
Inilah orang - orang yang terlibat dalam pembangunan Batam City Condominium:)
Bagi yang mau lihat gambar2 yang lain di batamcity.multiply.com, :lol:
foto Big Bossnya yg mana?
DJ_Archuleta February 1st, 2009, 04:07 PM FTZ Dongkrak Pendapatan di Atas 10 Persen
2009, Target Dipenda Kepri Rp1,333 Triliun
TANJUNGPINANG- Kepala Dinas Pendapatan (Dipenda) Provinsi Kepulauan Riau Amhar Ismail optimis pendapatan daerah tahun 2009 akan mampu mencapai angka rupiah yang sudah ditargetkan sebesar Rp1,333 triliun.
Hal yang membuat Amhar optimis, salah satunya adalah dengan efektifnya kebijakan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK).
Target sebesar Rp1,333 triliun pada tahun 2009 tersebut menurutnya tidak kecil, tapi juga tidak terlalu besar jika dibanding pencapaian pendapatan daerah pada tahun 2008 kemarin yakni sebesar Rp1,204 triliun, dan angka rupiah yang berhasil dicapai sebesar Rp1,350 triliun atau 112,15 persennya.
"Kita cukup optimis sekali bahwa Dispenda akan mampu merealisasikan target tersebut. Dan selama empat tahun berturut-turut kita telah membuktikannya dan selalu mampu mencapai target," kata Amhar di Tanjungpinang kemarin.
Di samping mengadalkan efek dari FTZ, untuk mencapai target tersebut, Dispenda akan mengintensifkan lumbung penerimaan di seluruh daerah di Kepri. Apalagi saat ini Dispenda juga telah melebarkan sayapnya dengan membuka kantor baru seperti di Natuna, Tanjunguban, Batam.
"Kerja keras dan beberapa program baru tentu hal wajib yang harus kita lakukan untuk mengejar terget itu. Salah satuya, sekarang kita sudah membuat sistem komputerisasi secara on-line di seluruh kantor cabang Dispenda. Sehingga pekerjaan menjadi mudah dan pelayanan terhadap masyarakat juga lebih cepat," katanya.
Selanjutnya, untuk mendongkrak sektor penerimaan, Gubernur telah meminta kepada seluruh SKPD di luar Dispenda untuk meningkatkan penghasilan. Salah satunya adalah menekankan pemasukan dari retribusi dan daerah serta peningkatan bea masuk lainnya.
Namun menurut Amhar pencapaian target tersebut harus dilakukan secara hati-hati, mengingat harga minyak dunia sedang merosot tajam sebagai dampak dari krisis ekonomi global saat ini. Untuk itu dengan adanya FTZ, maka diyakininya akan dapat menangkis dampak krisis tersebut dan meingkatkan pendapatan.
"Dari FTZ saja, kita yakin sektor pajak kita pendapatannya akan tergenjot hingga diatas 10 persen tahun ini. Kita tidak perlu terlalu khawatir akibat krisis global, tapi jangan pula diam saja," kata Amhar.
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepri di 2008 kemarin menurut dia telah melampaui target. Pelampauan target tersebut dipicu karena tingginya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp400,567 miliar atau kelebihan target sebesar Rp32,941 miliar, yakni 108,95 persen dari target yang ditetapkan hanya Rp367,646 miliar.
Untuk sektor PAD Kepri masih mengandalkan penerimaan dari sektor darat antara lain Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp136,675 miliar, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar Rp113,522miliar, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) sebesar Rp138,716 miliar, dan Pajak Air Permukaan (ABT/AP) sebesar Rp2,359 miliar.
Retribusi daerah yang telah disetor sebesar Rp1,596 miliar, terdiri dari retribusi perikanan, tera ulang, pengelolaan Rumah Sakit Umum Tanjunguban. Sedangkan sisanya dari penerimaan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp5, 801 miliar. Antara lain dari jasa bunga bank Kas Daerah Provinsi.
Penerimaan dari sektor Dana Perimbangan hingga sekarang telah mencapai Rp950,340 miliar atau 113,55 persen dari total target Dana Perimbangan akhir tahun 2008 sebesar Rp836,93 miliar.
Rincian realisasi penerimaan sektor Dana Perimbangan per bulan Desember 2008 antara lain dana bagi hasil Pajak PBB sebesar Rp84,422 miliar, bagi hasil BPHTB Rp21,331 miliar dan bagi hasil PPh Pasal 21,25 dan 29 Rp68,908 miliar.
Sedangkan realisasi penerimaan dari bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam bersumber dari landrent dan royalty sebesar Rp15,421miliar. Selanjutnya penerimaan dari Dana Bagi Hasil sektor migas sebesar Rp 464,44 miliar.
BATAMANIA February 2nd, 2009, 06:43 AM dari batamcity.multiply.com :)
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Living-1-copy-1024-x-720.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/3.jpg
BATAMANIA February 2nd, 2009, 06:48 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/1.jpg
BATAMANIA February 2nd, 2009, 06:49 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Gedung-BCC.jpg
BATAMANIA February 2nd, 2009, 06:50 AM Progress BCC
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/S730546002-3072x2304.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/S730559206-3072x2304.jpg
Dazon February 2nd, 2009, 08:39 AM ^^
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Gedung-BCC.jpg
Current Tallest tower in Batam is underconstuction?
BATAMANIA February 2nd, 2009, 08:53 AM ^^
Current Tallest tower in Batam is underconstuction?
ya...^^ gedung ini tingginya 90 Mtr dan di targetkan pertengahan 2009 selesai :)
dan masih menunggu pemancangan tiang pertama gedung tertinggi yang lainnya seperti Skyline officetel yang katanya 33 lantai dan juga Bayview Residence yang mencapai 42 Lantai :cheers:
KRAFTY.LEICA February 2nd, 2009, 04:12 PM ya...^^ gedung ini tingginya 90 Mtr dan di targetkan pertengahan 2009 selesai :)
dan masih menunggu pemancangan tiang pertama gedung tertinggi yang lainnya seperti Skyline officetel yang katanya 33 lantai dan juga Bayview Residence yang mencapai 42 Lantai :cheers:
sbnrnya yg drencanain yg akan mnjadi
gedung tertinggi di sumatra tuh yg mana ya?
officetel yg 33 lantai, ato bayview yg 42 lantai?
soalnya yg saya denger kl g salah yaa officetel itu. CMIIW. :cheers:
KRAFTY.LEICA February 3rd, 2009, 12:35 AM maap agak OOT, tp mohon support
majalah lokal batam ini ya!
diusahakan untuk mnembus negara luar.
PLAY magazine
http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=c5398621bbb1dd0e9ce2a9a686abf68c&url=http%3A%2F%2Fphotos-p.friendster.com%2Fphotos%2F82%2F04%2F22784028%2F1_163967677l.jpg
www.fingerfast.com/magz
DJ_Archuleta February 3rd, 2009, 01:36 PM Aston Grand Quarter Batam Siteplan
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/grandquarterbatam_view1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/AstonGQ-Batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/GrandQuarterBatam.jpg
Fahrudin08 February 4th, 2009, 09:39 AM Aston Grand Quarter Batam Siteplan
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/grandquarterbatam_view1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/AstonGQ-Batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/GrandQuarterBatam.jpg
bagus aston maju trus bagi yg tlah menbangun batam ;oh siapa bos nya 'mesti didukung trus''jgn sampai ada sgelimtir org protes .kami nasyarakat batam mengucapkan trim,s
BATAMANIA February 5th, 2009, 10:53 AM Aston Grand Quarter Batam Siteplan
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/grandquarterbatam_view1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/AstonGQ-Batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/GrandQuarterBatam.jpg
keren banget........:applause:
BATAMANIA February 5th, 2009, 10:59 AM sbnrnya yg drencanain yg akan mnjadi
gedung tertinggi di sumatra tuh yg mana ya?
officetel yg 33 lantai, ato bayview yg 42 lantai?
soalnya yg saya denger kl g salah yaa officetel itu. CMIIW. :cheers:
klo mana yg akan menjadi bangunan tertinggi sih blum tahu karena kedua proyek tersebut masih dalam tahap design dan bisa saja ada perubahan spec dari pengembang, tapi yang jelas klo kedua proyek tersebut benar2 terlaksana bayview deh sepertinya akan menjadi bangunan tertinggi sesumatra :)
BATAMANIA February 5th, 2009, 11:03 AM Pindahkan Industri ke Batam
Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri mengatakan, industri yang tumbuh di Batam sangat rentan terhadap dampak krisis ekonomi yang melanda Singapura. Angka pertumbuhan ekonomi negara tersebut tahun 2009 diprediksi minus 2,5 persen. Ini angka yang buruk bagi negara yang menjadi salah satu pusat keuangan dunia ini. Namun, kondisi ekonomi buruk itu bisa menguntungkan Batam jika menerapkan strategi memanfaatkan tetangga yang sakit.
“Kalau saja Singapura memindahkan industri mereka ke Batam, tentu akan berdampak positif bagi kawasan ini,” paparnya saat menjadi pembicara di acara Rapat Pimpinan (Rapim) Kadin Batam, Rabu (4/2) di Novotel Hotel.
Secara umum Faisal mengatakan Batam adalah wilayah yang paling kena dampak krisis. “Memang Batam punya industri. Tapi pertumbuhan industri di sejumlah negara juga angkanya menunjukkan tren minus,” katanya.
Dampak yang dirasakan Singapura, lanjut Faisal dikarenakan perusahaan asing yang beroperasi di negara itu memiliki keterkaitan langsung dengan Amerika Serikat (AS). “Kalau industri kita memang tidak punya keterkaitan langsung dengan Singapura. Tapi, dampak krisis yang dialami Singapura itu yang dirasakan industri di Batam,” paparnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, Ketua Kadin Batam Nada F Soraya dan pengusaha di antaranya Suhendro Gautama SH, Asmin Patros SH, Waketum Kadin Kepri, Alfan Suhairi, Waketum Kadin Kepri Jadi Rajagukguk dan sejumlah pengusaha.
Faisal lantas merujuk kepada angka pertumbuhan di beberapa negara industri terkemuka di kawasan Asia, Eropa dan bahkan Asia. Di kawasan Asia, menurut Faisal, tiga negara industri di Asia seperti Taiwan, Korea dan Jepang mengalami tren pertumbuhan negatif.
“Pertumbuhan industri Taiwan -42 persen, Korea -25 persen dan Jepang -21 persen. Disusul, Amerika Serikat -16 persen dan Jerman -15 persen,” paparnya. Pertumbuhan industri Indonesia, kata Faisal, memang sedikit lebih baik dibanding lima negara tersebut. Namun, lanjutnya, angka pertumbuhan industri di Indonesia juga menunjukkan tren negatif. “Pertumbuhan industri menengah dan beasr di Indonesia -3,4 persen. Meski angkanya tidak sebesar negara di atas, tapi tetap terkena dampak krisis,” katanya.
Menurut Faisal, negara yang mengantisipasi dampak krisis dengan baik adalah China. Pemerintah China, kata Faisal telah menyalurkan dana untuk mengatasi dampak krisis dengan membangun infrastruktur, pabrik dan sektor lain yang bisa menggenjot pertumbuhan mereka. “Industri yang berkembang di China membuat tenaga kerja di sana mahal. Kalau bisa pemerintah membujuk agar China memindahkan pabriknya ke Batam,” paparnya.
Faisal juga mengingatkan agar Batam bisa menggenjot angka pertumbuhan industri di Batam. “Jangan sampai nanti saya ke sini, akan lebih banyak ruko dibanding industrinya,” paparnya yang disambut tawa peserta Rapim yang hadir.
Pemerintah, kata dia juga harus berperan untuk menggenjot perekonomian. (hda/ros/rob)
BATAMANIA February 6th, 2009, 04:41 AM Aplikasi Investasi Asing Tahun 2008 Capai 77 Proyek
Aplikasi penanaman modal asing (PMA) pada bulan Desember 2008 terdapat 6 proyek baru yang disetujui aplikasinya dengan nilai investasi sebesar US$15.179.905 dan terdapat 3 proyek perluasan usaha yang disetujui aplikasinya senilai US$26.557.645. Sehingga selama tahun 2008 terdapat 77 proyek PMA yang disetujui senilai US$100.397.141 dan 24 proyek perluasan usaha senilai US$322.595.866.
Aplikasi PMA selama tahun 2008 berasal dari beberapa negara antara lain; Singapura, Malaysia, British Virgin Island, Hongkong (RRC), Belanda, Inggris, Korea Selatan, Australia, Jepang, India, Taiwan, Kanada, Emirat Arab, dan Amerika Serikat serta Perancis dengan bidang usahanya adalah Pembenihan Biota Laut 1 proyek, Industri Pembuatan dan Perbaikan Kapal (12), Jasa Akomodasi (Hotel) (4), Industri Percetakan (2), Industri Kemasan dari Plastik (1), dan Perdagangan Besar / Ekspor Impor (16), Industri untuk berbagai pekerjaan khusus logam (2), Jasa konstruksi khusus untuk kapal (1), serta Industri dan Jasa lainnya (38).
Untuk PMDN pada bulan Desember 2008 terdapat 2 aplikasi proyek baru senilai Rp10.150.000.000,-. Sehingga pada periode tahun 2008 terdapat 7 aplikasi proyek PMDN baru yang disetujui senilai Rp27.779.200.000,-.
Dengan demikian, kumulatif PMA sejak 1971 s/d Desember 2008 telah mencapai 1.050 PMA senilai US$5,188,403,263 dan 153 PMDN senilai Rp3.127.779.200.000, dengan total estimasi jumlah tenaga kerja domestik yang terserap mencapai 293.254 orang.
Kemajuan investasi di Batam, tidak hanya meningkatkan lapangan kerja pada sektor formal melalui permintaan tenaga kerja oleh beberapa perusahaan yang beroperasi di Batam, tetapi juga merangsang pertumbuhan lapangan kerja pada sektor informal.
Diyakini setelah dilaksanakannya peresmian pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ) di Kepulauan Riau oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 19 Januari 2009 lalu, pertumbuhan investasi dan ekonomi di kawasan ini termasuk di Batam akan semakin meningkat.
Dalam masa peralihan Otorita Batam (OB) menjadi BP Kawasan Batam, berbagai upaya untuk peningkatan kegiatan investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi akan terus dilanjutkan, baik di dalam maupun di luar negeri. BP Kawasan Batam berencana membuat jalur lebih mudah, yakni dengan sebutan Single Supporting Document (pengurusan izin tidak ada lagi pengulangan permintaan dokumen).
Selain perizinan, BP Kawasan Batam juga akan terus menyempurnakan berbagai infrastruktur utama seperti bandara, pelabuhan laut, jalan, listrik, air, serta infrastruktur penunjang lainnya. Pelayanan perijinan yang cepat dan simple serta ketersediaan infrastruktur adalah yang sangat diinginkan investor, selain ketenangan dalam berinvestasi.***
KRAFTY.LEICA February 6th, 2009, 07:13 PM keren banget........:applause:
yes it's totally mindblowing! :cheers:
klo mana yg akan menjadi bangunan tertinggi sih blum tahu karena kedua proyek tersebut masih dalam tahap design dan bisa saja ada perubahan spec dari pengembang, tapi yang jelas klo kedua proyek tersebut benar2 terlaksana bayview deh sepertinya akan menjadi bangunan tertinggi sesumatra :)
iya sih ya mgkn bayview yaa.
well, bayview tu lokasinya dmn? di harbour bay ya?
BATAMANIA February 9th, 2009, 05:14 AM iya sih ya mgkn bayview yaa.
well, bayview tu lokasinya dmn? di harbour bay ya?
lokasinya di samping mega mall dan akan di bangun jembatan penyebrangannya antara apartment ke megamall :cheers:
rilham2new February 10th, 2009, 04:23 AM Aston Grand Quarter Batam Siteplan
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/grandquarterbatam_view1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/AstonGQ-Batam.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/GrandQuarterBatam.jpg
^^ Harap proyek itu jalan ... soalnya yang ngasih kredit Bank Riau ,, bisa hancur kredibilitas Bank Riau (yang kecil) kalau proyek itu gagal ...
Dari RIAUPOS ----
Bank Riau Ekspansi Kredit Rp2,6 Triliun
Selasa, 10 Pebruari 2009
Bank Riau-GQ Batam Teken MoU
PEKANBARU (RP) - Untuk mencapai target ekspansi kredit tahun ini sebesar Rp2,6 triliun, dengan perincian Rp1 triliun untuk kredir mikro dan sekitar Rp700-Rp800 miliar kredit consumer, PT Bank Riau melakukan kerjasama dengan beberapa pengembang perumahan dan apartment.
Salah satunya dengan pengembang apartment dan condotel Grand Quarter (GQ) Batam dari PT Grand Uway Development.
Penandatanganan kerjasama itu dilakukan pada Senin (9/2) kemarin di Grand Jatra Hotel Pekanbaru perihal pembiayaan Kredit Kepemilikan Apartment (KPA). Penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Direktur Komersial dan Syariah Bank Riau Drs H Abdul Aziz MBA dan President Director PT Grand Uway Development Ansyar Heryadi serta disaksikan Chief Operation Officer Totonafo Lase.
Disebutkan Abdul Aziz pada Riau Pos, pertumbuhan Bank Riau saat ini di wilayah Riau dan Kepulauan Riau cukup bagus dengan penguasaan pasar sekitar 30 persen.
Dimana dari total kredit Rp20 triliun yang disalurkan di Riau dan Kepri, sekitar Rp5 triliun dikuasai Bank Riau dan dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun kalangan perbankan atau Rp36 triliun, sekitar Rp12 triliunnya dikumpulkan Bank Riau.
‘’Saya yakin bahwa proyek GQ Batam yang nantinya akan jadi kawasan bisnis dan wisata, akan sangat menguntungkan dan mempunyai nilai jual sendiri. Oleh karenanya, jauh-jauh hari, kerjasama ini sudah kami rencanakan dan merupakan awal dari kerjasama di masa mendatang sehingga para investor/konsumen yang ingin memiliki properti di GQ Batam akan semakin dimudahkan dengan adanya pembiayan KPA,’’ ujarnya.
Untuk KPA GQ Batam, pihaknya menawarkan bunga kompetitif dengan masa pinjaman hingga 10 tahun. Di Batam saat ini, terdapat 611 perusahaan PMA dan 9.886 perusahaan menengah kecil serta tak kurang dari 2.500 ekspatriat yang bertempat tinggal di sini. ‘’Mereka memerlukan tempat tinggal yang representatif. Peluang inilah yang kkami respon dengan membangun sebuah kawasan bisnis dan wisata terpadu bernama GQ Batam seluas 15 hektare di Jalan Abulyatama Batam Center,’’ ujarnya.(sar)
novian February 10th, 2009, 11:40 AM ..........sebuah kawasan bisnis dan wisata terpadu bernama GQ Batam seluas 15 hektare di Jalan Abulyatama Batam Center,’’ ujarnya.(sar)
Jl.Abulyatama ??? brarti deket Uniba yach??? yg di batam kira2 tau ga' lokasi tepat nya????
Fahrudin08 February 11th, 2009, 03:32 AM ^^ Harap proyek itu jalan ... soalnya yang ngasih kredit Bank Riau ,, bisa hancur kredibilitas Bank Riau (yang kecil) kalau proyek itu gagal ...
Dari RIAUPOS ----
Bank Riau Ekspansi Kredit Rp2,6 Triliun
Selasa, 10 Pebruari 2009
Bank Riau-GQ Batam Teken MoU
PEKANBARU (RP) - Untuk mencapai target ekspansi kredit tahun ini sebesar Rp2,6 triliun, dengan perincian Rp1 triliun untuk kredir mikro dan sekitar Rp700-Rp800 miliar kredit consumer, PT Bank Riau melakukan kerjasama dengan beberapa pengembang perumahan dan apartment.
Salah satunya dengan pengembang apartment dan condotel Grand Quarter (GQ) Batam dari PT Grand Uway Development.
Penandatanganan kerjasama itu dilakukan pada Senin (9/2) kemarin di Grand Jatra Hotel Pekanbaru perihal pembiayaan Kredit Kepemilikan Apartment (KPA). Penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Direktur Komersial dan Syariah Bank Riau Drs H Abdul Aziz MBA dan President Director PT Grand Uway Development Ansyar Heryadi serta disaksikan Chief Operation Officer Totonafo Lase.
Disebutkan Abdul Aziz pada Riau Pos, pertumbuhan Bank Riau saat ini di wilayah Riau dan Kepulauan Riau cukup bagus dengan penguasaan pasar sekitar 30 persen.
Dimana dari total kredit Rp20 triliun yang disalurkan di Riau dan Kepri, sekitar Rp5 triliun dikuasai Bank Riau dan dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun kalangan perbankan atau Rp36 triliun, sekitar Rp12 triliunnya dikumpulkan Bank Riau.
‘’Saya yakin bahwa proyek GQ Batam yang nantinya akan jadi kawasan bisnis dan wisata, akan sangat menguntungkan dan mempunyai nilai jual sendiri. Oleh karenanya, jauh-jauh hari, kerjasama ini sudah kami rencanakan dan merupakan awal dari kerjasama di masa mendatang sehingga para investor/konsumen yang ingin memiliki properti di GQ Batam akan semakin dimudahkan dengan adanya pembiayan KPA,’’ ujarnya.
Untuk KPA GQ Batam, pihaknya menawarkan bunga kompetitif dengan masa pinjaman hingga 10 tahun. Di Batam saat ini, terdapat 611 perusahaan PMA dan 9.886 perusahaan menengah kecil serta tak kurang dari 2.500 ekspatriat yang bertempat tinggal di sini. ‘’Mereka memerlukan tempat tinggal yang representatif. Peluang inilah yang kkami respon dengan membangun sebuah kawasan bisnis dan wisata terpadu bernama GQ Batam seluas 15 hektare di Jalan Abulyatama Batam Center,’’ ujarnya.(sar)
setelah adanyaekspansi dari Bank Riau, GQ tu kapan akan melakukan pembangunannya? kapan yah warga batam besa melihat kemegahan dari GQ
:applause:
BATAMANIA February 13th, 2009, 09:11 AM Penduduk Batam Capai 915 Ribu Jiwa
Perketat Pengawasan di Pelabuhan
Dahlan was-was
BATAM, TRIBUN-Melonjaknya jumlah penduduk Batam membuat Wali Kota Ahmad Dahlan waswas. Dahlan memerintahkan untuk memperketat penjagaan di tiga pelabuhan domestik.
Instruksi tersebut terungkap saat rapat dengan koordinasi dengan Otorita Batam dan pengelola pelabuhan di Pemko Batam, Kamis (12/2). “Petugas harus bekerja lebih maksimal supaya pendatang yang tidak jelas tujuannya tidak mudah masuk ke Batam. Pertumbuhan penduduk Batam terus meningkat,” kata Dahlan.
Data Dinas Kependudukan (Disduk) hingga 31 Desember 2008 menyatakan, jumlah penduduk Batam mencapai 915 ribu jiwa. Angka ini melonjak pesat dari periode sebelumnya. Pada Juni 2008, jumlah penduduk di Batam tercatat 729.029 jiwa.
Tiga pelabuhan yang mendapat pengawasan serius yakni Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Beton Sekupang, Pelabuhan Telaga Punggur. Selain itu juga Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Upaya yang dilakukan yakni menambah petugas. Sehingga penyeleksian kedatangan penduduk di Batam akan lebih selektif.
Wako meminta semua aparat yang bertugas di pintu-pintu masuk untuk meningkatkan kinerjanya supaya bisa mengendalikan penduduk yang masuk ke Batam.
Sekretaris Disduk Batam Zainul Amrul mengatakan akan terus meningkatkan profesionalitas petugas agar bisa menjalankan tugas dengan baik. “Kita akan melakukan pengendalian penduduk semaksimal mungkin, khususnya dari tiga pelabuhan domestik itu, karena dari sanalah pendatang luar daerah masuk ke Batam,” kata Zainul.
Zainul menyebut pendatang baru yang masuk wajib menitipkan uang jaminan sebesar ongkos tiket pulang ke kampungnya. “Kita minta kepada semua daerah untuk mensosialisasikan kepada warganya masuk ke Batam harus jelas tujuannya. Pokoknya ada jaminan tempat tinggal dan jaminan hidup baru bisa masuk ke Batam,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Sosial Batam itu mengatakan apabila tidak punya jaminan tempat tinggal dan jaminan hidup agar mengurungkan niatnya masuk ke Batam. “Kita tidak melarang warga masuk ke Batam, tapi harus jelas tujuannya. Apakah mau berkunjung, jalan-jalan atau bekerja. Jika bekerja harus menunjuk bukti panggilan bekerja dari perusahaan. Kita tidak mau sembarang orang masuk ke Batam tanpa tujuan yang jelas sehingga menambah permasalahan sosial yang bisa sewaktu-waktu mengusik ketentraman penduduk Batam,” jelasnya.
Beberapa kalangan menilai, lonjakan penduduk akan terus terjadi seiring dengan efektifnya free trade zone di Batam. Di daerah lain, Batam masih dinilai sebagai tujuan urbanisasi.
“Petugas kita yang bertugas di pelabuhan agar menjalankan tugas sesuai dengan arahan wali kota.
Dalam pertemuan tertutup itu wali kota berpesan supaya meningkatkan propesionalisme dalam mengendalikan penduduk yang masuk ke Batam,” kata Kepala Dinas Kependudukan Sadri Kairuddin.
Hadir dalam pertemuan itu petugas dari tiga pelabuhan itu baik KPLP, Petugas Pelabuhanan, petugas Perdaduk, Otorita Batam. Rapat dipimpin Wali kota di lantai IV kantor Pemko Batam.
Beberapa waktu lalu, terkait dengan kependudukan di Batam, Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengatakan agar pendatang baru yang masuk wajib memberi uang jaminan apabila tidak ada penjaminnya di Batam.Dalam revisi Perda Kependudukan uang jaminan itu juga tetap dipertahankan.
Saat ini uang jaminan yang terkumpul sebesar Rp 335 juta yang disimpan di bank. Bunga uang jaminan itu masuk ke kas daerah. “Kita ingin menekan pendatang baru masuk ke Batam. Apabila uang jaminan dihapus, mereka akan berbondong-bondong masuk ke Batam sehingga menimbulkan permasalahan baru di Batam,” kata Ria.
Ria menyebut hasil kunjungan kerjanya ke Pontianak, banyak pelajaran yang di dapat dan perlu diterapkan di Batam. Misalnya pendatang baru di Pontianak tidak langsung diberikan KTP, melainkan KTP musiman.
Pengangguran
Ledakan penduduk memang tidak lepas dari masalah pengangguran. Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencatat, hingga medio Agustus 2007, pengangguran terbuka di Batam mencapai 9.788 jiwa.
Dari angka tersebut, pengangguran dengan tingka pendidikan SMA sebanyak 6.058 orang. Sedangkan tamatan diploma ke atas sebanyak 974 orang.
Diperkirakan angka ini akan terus meningkat. Terlebih lagi, Batam juga menjadi wilayah yang terkena krisis global.
Dari sisi usia, penganguran didominasi usia produktif yakni antara usia 15-24 tahun sekitar 37, 80 persen. Kemudian diikuti usia 25-34 tahun sebesar 18, 41 persen.
Berdasarkan jenis kelaminnya, laki-laki menjadi pengangguran tertinggi di Batam yakni sebesar 6.099 orang dan dari kalangan perempuan ada sekitar 3.389 orang.(hat)
BATAMANIA February 13th, 2009, 09:14 AM saya harap Pak Walikota bertindak cepat klo gk Batam bakalan overload ^^
Fahrudin08 February 14th, 2009, 11:32 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/5/1200x1200/75/DSC0147701-2304x3072.JPG?et=Zzoblr0%2CRDoIb9L9e%2Boewg&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/5/1200x1200/76/DSC0152604-3072x2304.JPG?et=9x7OglO%2CC7W10mRg13auiQ&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/5/1200x1200/77/DSC0150703-3072x2304.JPG?et=wcX0WPh8k8rqATEapNHoxw&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/5/1200x1200/78/DSC0147802-3072x2304.JPG?et=ULqLi1hJr2F40gxuNJLLxg&nmid=145218367
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/16/S730558905-3072x2304.JPG?et=PQp9nT4Ilnm9lyctk7LItA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/17/S730559206-3072x2304.JPG?et=A%2BnBZRi8TAlBjIjREqkROQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/21/S730641104-3072x2304.JPG?et=BEhr%2BVnDlC8grswiMKnN2Q&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/28/S730106207-2304x3072.JPG?et=EimxB9rUAFEBd76o3UaJQA&nmid=200158127
Fahrudin08 February 14th, 2009, 11:37 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/32/S730664109-3072x2304.JPG?et=BaW2EmGz4xBL5zm3m18SJA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/37/S7306612010-3072x2304.JPG?et=iGIR7kDTevgMXZDbwUmZUQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/40/S730663004-3072x2304.JPG?et=3lQi%2BbTpIPDnXFYb%2BiK9uA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/46/S730657704-3072x2304.JPG?et=m77kxb3tBHvzdSW1IZgw%2BA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/1/S730634301-3072x2304.JPG?et=Ytohj%2B5jwyrr47EHY%2CBs7w&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/2/S730635803-3072x2304.JPG?et=QmPSM%2BIrnNVl4muz%2B%2BetBg&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/4/S730636706-3072x2304.JPG?et=IjJxx7xKKDcvYClw5m8ivQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/9/S730607507-3072x2304.JPG?et=fC46FvQIFGM2%2C7CYR%2CqeAQ&nmid=200158127
Fahrudin08 February 14th, 2009, 11:41 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/11/S730613803-3072x2304.JPG?et=pqOVjyqm2lnu9h1oebESYQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/14/S7306134010-3072x2304.JPG?et=Ynhuo0RuM%2B8LRHmjO%2CLJ1Q&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/20/S730645205-3072x2304.JPG?et=1h3HKhkV7dh2OjquMqPjyA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/22/S730629501-3072x2304.JPG?et=mHYlVeTUaO3GPaO8mmw%2B%2BA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/25/S7303849010-3072x2304.JPG?et=y4kh9U045jPDx1NPco9CAA&nmid=200158127
Gamabar terbaru dari perkembangan BCC( info dari batamcity.multiply.com)
BATAMANIA February 14th, 2009, 05:27 PM wah lumayan ngebut nih progress nya BCC :runaway:
BATAMANIA February 14th, 2009, 05:37 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/S730661501-3072x2304.jpg
sayang banget ya bangunan di samping nya swissbell hotel itu jd terbengkalai ^^ klo jadi pasti menambah bagus skyline di kawasan nagoya Batam ^^
Fahrudin08 February 15th, 2009, 05:30 AM BATAM CITY CONDOMINIUM
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/39/S730662603-3072x2304.JPG?et=%2BHdsjbpMfTCz10bk7NcUig&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/42/S730659808-3072x2304.JPG?et=VixSlYW5i69fR9Y4o9UGNA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/43/S730659607-3072x2304.JPG?et=Z3%2CAyledpdtEaSste%2C0P2A&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/44/S730659406-3072x2304.JPG?et=rtOXei3Lyt%2B5hbq3Y63usg&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/45/S730658705-3072x2304.JPG?et=nq9wmd1xZdzrPDIOgvrdJg&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/48/S730657503-3072x2304.JPG?et=QW6YKIJDXTKexUlTlLJWOQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/5/S730636907-3072x2304.JPG?et=hrt9GhsST8Ux4tSFaLntYg&nmid=200158127
:cheers1:
=NaNdA= February 15th, 2009, 05:31 AM waduh,, koq ada foto2 wajah disini.. :D
itu Grand Quarter batam, desainnya berubah ya? :?
Fahrudin08 February 15th, 2009, 06:03 AM Itu profesional high rise building, cakep2 kan yang di gambar, naksir gak? mau no telpnya gak??, sekalian promosiin bagi yang masih jomblo. tinggal pilih gambar yang mana, biar g kasih infonya. di qoute aja fotonya. :banana:
=NaNdA= February 15th, 2009, 06:06 AM astaga :doh: koq malah jadi biro jodoh...
ya udah deh... gw nanya nomor telp dibawah ini.. :lol:
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/1200x1200/1/S730634301-3072x2304.JPG?et=Ytohj%2B5jwyrr47EHY%2CBs7w&nmid=200158127
Fahrudin08 February 15th, 2009, 06:10 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/47/S730655701-3072x2304.JPG?et=6uaRAWB%2BK9XoX%2CLNp5my1A&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/3/S730636605-3072x2304.JPG?et=E3toNxudJ6i2UGOq9S4HpA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/18/S730654007-3072x2304.JPG?et=ICIzqcfkmTANEvGX%2B0KtPg&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/17/S730559206-3072x2304.JPG?et=60EQTKHmagAEauA6Ec5WLA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/30/S730661702-3072x2304.JPG?et=YLf%2CuQ7o%2BlenGcFoBt1pTA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/26/S730384609-3072x2304.JPG?et=xITdWhSLRc7inSf6Vrfi0w&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/33/S730663808-3072x2304.JPG?et=S9IWEvzqGfst1BNLlEKzjw&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/35/S730663206-3072x2304.JPG?et=LrxRcE%2C%2CfZXswz40B7ei3g&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/32/S730664109-3072x2304.JPG?et=%2CV53N5dYT7Z9itPQL6Okuw&nmid=200158127
ini gambar - gambar proyek Batam City Condominium
Fahrudin08 February 15th, 2009, 06:13 AM ini info yang anda minta
Nama : Ir.Agus
Jabatan : Proyek Manager ( PM) Batam City Condominium
No telp : 081319045xxx
:cheers1:
hahahhahaa
Fahrudin08 February 15th, 2009, 06:17 AM ni tambahan pilihan gambar jodoh pilih di batamcity.multiply.com, rata-rata masih single, maybe. bagi yang berminat post ja gambarnya di sini, akan aku kasih infonya, thx.
=NaNdA= February 15th, 2009, 06:19 AM bro, gw bcanda itu.. :nuts:
don't put someone's number in this forum.. :no:
Fahrudin08 February 15th, 2009, 06:30 AM ni orang - orang yang berperan dalam pembangunan Batam City Condominium
http://images.batamcity.multiply.com/image/9/photos/5/500x500/3/DSC01685.JPG?et=QargFK9%2Cu9rRNCLt7B02Ow&nmid=145218367
Owner dari PT.Pratama Widya ( Bored Pile )
http://images.batamcity.multiply.com/image/8/photos/5/500x500/4/c-117.JPG?et=apQNZ5b8LqB9HB6jqyGHeA&nmid=145218367
Owner dari PT. Riau Jaya Mandiri ( Tower Crane for High Rise building)
http://images.batamcity.multiply.com/image/2/photos/5/500x500/38/DSC00662.JPG?et=sJsecNYizb55leaJrDtlhQ&nmid=145218367
Senior Konsultan Struktur dari Indonesia (PT. Susanto CiptaJaya)
http://images.batamcity.multiply.com/image/3/photos/5/500x500/40/S7302170.JPG?et=%2C6ysBIM2oFAhOnWdEA3Nzw&nmid=145218367
Penyedia Readymix ternama dari Batam ( PT. Remicon Widya)
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/5/500x500/75/DSC0147701-2304x3072.JPG?et=cVSoGJtrfZYhvM5xwsSUgQ&nmid=145218367
Pimpinan PT. Pratama Widya di batam
http://images.batamcity.multiply.com/image/7/photos/5/500x500/19/DSC01602.JPG?et=OsvE56BOJC91gukVp8oNfA&nmid=145218367
Kepala Cabang PT. Prambanan Dwipaka Batam
worldsuperstar February 15th, 2009, 10:42 AM Pimpinan PT. Pratama Widya di batam masI muda yah..saluuut....umur brapa yah kira2? 30an?
KRAFTY.LEICA February 17th, 2009, 09:43 PM ^^^
gilaaak! itu mah muda banget namanyaaa! :nuts: :nuts:
Fahrudin08 February 18th, 2009, 03:23 AM ya iya lah, bapak ma anak sam2 cakep kan, :nuts:
KRAFTY.LEICA February 18th, 2009, 08:05 PM oo gituuuu.
penerus yaaa. hahaha!
well okay, next! :cheers:
Fahrudin08 February 19th, 2009, 03:14 AM Gimana yah perkembangan proyek - proyek lain, kayak bayerina nya Harbour bay, officetelnya nagoya hill, Grand quater nya Grand uway, katanya GQ pameran di mall SKA nya Pekanbaru loh, betul gak??
Fahrudin08 February 19th, 2009, 10:19 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/60/S730675801-3072x2304.JPG?et=EI3JM4NCd%2Bu2n2Z5iwur3w&nmid=200158127
Site Manager PT. Prambanan Dwipaka
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/57/S730676002-3072x2304.JPG?et=vKM8E5x6MzIqoSVZix56ag&nmid=200158127
Profesional High Rise Building
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/61/S730677205-3072x2304.JPG?et=itN552r8G5kw%2Bl97xqLYyA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/58/S730676903-3072x2304.JPG?et=Kmj5gXJdbey1rEoT6aSn4A&nmid=200158127
AceN February 19th, 2009, 07:31 PM Sorry, tapi foto2 orang nya lebih baik jangan kebanyakan. Cukup 1 atau 2 aja, asal sekedar informasi sampingan, bukan sbagai topik utama postingan :)
KRAFTY.LEICA February 19th, 2009, 08:29 PM Sorry, tapi foto2 orang nya lebih baik jangan kebanyakan. Cukup 1 atau 2 aja, asal sekedar informasi sampingan, bukan sbagai topik utama postingan :)
well yeaa im with u acen!
the people behind the project is not so important 2 discuss bout lah.
well okay, wat about the progress anw?
wat storeys they got? 9? 10? spread em here!
it's kinda more important thou. :cheers:
Fahrudin08 February 20th, 2009, 03:26 AM biar orang tahu kalau pendiri nya gitu loh, sapa tahu ada yang tertarik mau bangun gitu, sekaligus kasih infonya,:laugh:
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/16/S730558905-3072x2304.JPG?et=Q9tZZpwVvjUnGgg5ky5E7A&nmid=200158127
Progress terakhir sudah sampai lantai 9 masih 16 lantai up to go.
Bagi yang tertarik untuk tinggal di dalamnya silakan contact g, thx.
Fahrudin08 February 25th, 2009, 08:15 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/62/S730691804-3072x2304.JPG?et=JCNLJZe8jOccfw10TSYhgw&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/63/S730702004-3072x2304.JPG?et=9vuNaGjJe3o1wVnGc31OFQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/64/S730700603-3072x2304.JPG?et=ikBXicjNMFeFmBZTnDzEsA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/65/S730700202-3072x2304.JPG?et=PrxVuVl6Wl4icbKSAd5dtQ&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/68/S730691301-3072x2304.JPG?et=y1gwNAK5QXGrpzPQDln5hw&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/67/S7306996010-3072x2304.JPG?et=vIkNPUIAjPUdHF0MoGOIEg&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/72/S730699008-3072x2304.JPG?et=fapVzVtcFaAYb6T8sD%2B1DA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/73/S730699109-3072x2304.JPG?et=1WxBMlc9XPd%2C7x7cCs1LRA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/75/S730691502-3072x2304.JPG?et=dJs%2BwJfYIEDudrNwLO0x2g&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/76/S730711509-3072x2304.JPG?et=hcNkdfaYlrscckDDxtgHFA&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/79/S730705506-3072x2304.JPG?et=RmllkACDU2zOFdZCxmAK0A&nmid=200158127
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/19/500x500/82/S730703402-3072x2304.JPG?et=o97JmfeqJ1OxONuy7FwUBw&nmid=200158127
:)BATAM CITY CONDOMINIUM:)
Fahrudin08 February 25th, 2009, 08:18 AM kok thread sini sepi kali
=NaNdA= February 27th, 2009, 04:15 AM ^^ ga usah risau.. keep updating aja.. :)
Fahrudin08 March 1st, 2009, 05:57 AM Kabar-kabar proyek pembangunan apartemen di Batam ini, kemarin saya lewat dari Grand Quarter (GQ) yang dibangun oleh Uway, telah melakukan soil test serta mulai test daya tahan tanah. Kemungkinan di maret atau april akan melakukan pembangunan alias Bored Pile. Tapi tuk Bayerina masih belum ada pergerakannya, apakah akan dibangun:? Masalahnya lihat di kantor pemasarannya ada rumah contoh yang sangat mewah sih, moga-moga jadi sih biar skyline Batam tambah megah dan Mantap.
Di daerah Penuin ada Batam City Condominium, daerah Batu Ampar ada Bayerina, di Daerah Batam centre ada Grand Quater, Batam makin lama makin maju ke depan, apalagi setahun lagi untuk visit batam 2010. Anya kurangnya sih FTZ sampai sekarang peraturannya masih belum jelas, dan :bash:peperangan antara PLN dan Pengusaha Industri, Mall dan Hotel.:bash:
ericcando March 1st, 2009, 03:57 PM ummm,,,, ngomong2 soal batam,, jd pengen pulang btm nh,,,
sand7 March 2nd, 2009, 11:02 AM Berita basi baru tau.....
21 juta dollar....
WIKA signs contract to build Rp 225 billion dam in Batam
The Jakarta Post, , Jakarta | Fri, 01/09/2009 10:55 AM | Business
State construction firm PT Wijaya Karya (WIKA) has signed a contract to build a large dam in Batam worth Rp 225 billion (around US$21 million).
"We signed the contract Wednesday," finance director of the publicly listed company, Ganda Kusuma, said at the office of the State Ministry for State Enterprises in Jakarta Thursday.
The dam, dubbed as the Tembesi Dam, is projected to increase Batam's potable water production capacity significantly by collecting rain water and water from Tembesi Bay. The salt water will seep through a one-way valve, thus leaving insipid water to be used for consumption.
Currently, Batam's largest dam serving the same purpose is the Duriangkang dam.
The Tembesi dam is another addition to WIKA's list of booked projects this year, which in total are worth Rp 15 trillion, Ganda said.
All these projects will help the company reach a targeted net profit of Rp 175 billion in 2009, which is around 21 percent higher than the estimated Rp 144 billion during 2008.
The forecast is based on the assumption that revenue would reach Rp 7.4 trillion compared to 6.4 trillion a year earlier.
The higher revenue and profit targets, according to Ganda, were realistic despite the current adverse conditions, with the government committed to rejuvenating infrastructure projects to help keep the economy growing by at least 5 percent.
The government for instance, has allocated a budget of Rp 34.98 trillion for the public works ministry this year.
Despite encouraging figures, the company's shares at the stock market have not escaped the downturn that began last October, prompting the company -- on the government's urging -- to launch a buyback program, emulating other publicly listed state firms.
"WIKA's shares once managed to reach a value of Rp 465 a piece, however when we began the buyback scheme, they were priced as low as Rp 165," Ganda said.
The company has allocated some Rp 140 billion to buy back its shares, although it has so far only spent Rp 25 billion doing this. (dis)
bozhart March 2nd, 2009, 05:54 PM klo mana yg akan menjadi bangunan tertinggi sih blum tahu karena kedua proyek tersebut masih dalam tahap design dan bisa saja ada perubahan spec dari pengembang, tapi yang jelas klo kedua proyek tersebut benar2 terlaksana bayview deh sepertinya akan menjadi bangunan tertinggi sesumatra :)
Kayaknya BCC ini sebentar lagi jadi gedung tertinggi di Batam ya? Gedung tertinggi di Batam saat ini apakah masih Hotel Planet Holiday?
Batam City Condominium:
http://img502.imageshack.us/img502/6544/batamcc.jpg
_________________________________________
Ada yg tahu rendering apa ini? Apakah rendering lama BCC?
http://img84.imageshack.us/img84/714/untitled2fx6.jpg
Fahrudin08 March 3rd, 2009, 03:38 AM Gak, itu proyeknya Nagoya Hill. Kalau Proyek Batam City Condominium ini proyeknya Batam City Square, sekarang Imperium merupakan gedung tertinggi Batam dengan ketinggian mencapai 76 m, kalau BCC sudah selesai bangun akan mencapai 105 m dengan ketinggian perlantai rata2 4 m
laba-laba March 3rd, 2009, 09:24 AM Ada yg tahu rendering apa ini? Apakah rendering lama BCC?
http://img84.imageshack.us/img84/714/untitled2fx6.jpg
designnya kayak cambridge tower medan ya ?
bozhart March 3rd, 2009, 12:24 PM Gak, itu proyeknya Nagoya Hill. Kalau Proyek Batam City Condominium ini proyeknya Batam City Square, sekarang Imperium merupakan gedung tertinggi Batam dengan ketinggian mencapai 76 m, kalau BCC sudah selesai bangun akan mencapai 105 m dengan ketinggian perlantai rata2 4 m
Thanks infonya :cheers:
novian March 9th, 2009, 10:18 AM oleh-oleh dari pulang batam kemaren :
1. pembangunan hotel/apartment Harmoni One, Batam Centre
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009372.jpg?t=1236586628
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009373.jpg?t=1236586664
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009370.jpg?t=1236586705
novian March 9th, 2009, 10:20 AM 2. Wajah baru Gedung Dispenda Provinsi Kepri,Batam Centre
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009379.jpg?t=1236586759
novian March 9th, 2009, 10:22 AM 3. kirain mal ato shoping centre...eh ternyata gedung futsal
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009368.jpg?t=1236586853
novian March 9th, 2009, 10:26 AM 4.Ktnya ini gedung ITC (Pusat Teknologi Informasi) Pemko Batam
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009374.jpg?t=1236587068
novian March 9th, 2009, 10:36 AM lokasi Grand Quarter, ternyata letaknya persis di samping UNIBA berarti deket bgt ama rmh g di Bukit Palem Permai....kirain dimana....udh cape2 keliling btm centre ga' ketemu2 eh ketemunya malah pas mo pulang ke arah bandara......
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009395.jpg?t=1236587246
anno_malay March 9th, 2009, 11:00 AM 3. kirain mal ato shoping centre...eh ternyata gedung futsal
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009368.jpg?t=1236586853
ho ho...gak mirip ma lap futsal......
untuk executive kali y
novian March 9th, 2009, 01:34 PM ho ho...gak mirip ma lap futsal......
untuk executive kali y
ky'ny terlalu mewah untuk sebuah gedung futsal..tp emg kenyataannya begitu...pas kmren g ngeliat rame jg seh yg futsal disitu....
novian March 10th, 2009, 06:15 AM Batam Minat Bangun 60 Apartemen Murah
JAKARTA, TRIBUN - Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), M Yusuf Asy’ari mengatakan sebanyak 120 menara apartemen murah bersubsidi memasuki tahap penyelesaian atap (topping off).
“Sebanyak 70 menara tersebut berlokasi di Provinsi DKI Jakarta,” kata Menpera dalam prosesi topping off Apartemen Bersubsidi Kemayoran yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, beberapa hari lalu.
Adapun yang sudah topping off yakni DKI 70, Botabek 18, Bandung 15, Surabaya sepuluh, dan dua kota lainnya, sehingga secara keseluruhan 120 yang sudah memasuki tahap penyelesaian akhir tinggal menunggu serah terima.
Sementara yang mengajukan surat minat, jelas Menpera, sudah ada 522 menara, terbanyak DKI 342 menara, Botabek 53 menara, Bandung 36 menara, Surabaya 21 menara, Batam 60 menara, kota lain sepuluh diharapkan sudah dapat diselesaikan.
Menpera mengatakan, revisi Peraturan Gubrenur No 136 tahun 2008 mengenai Rusunami diharapkan dapat diterbitkan dalam waktu satu minggu ini sehingga surat minat yang masuk semakin banyak.
“Harapannya Pergub Provinsi DKI dapat segera terbit sehingga proses izin pembangunan Rusunami semakin cepat,” ujar Menpera.
Sementara itu, Direktur Perum Perumnas, Himawan Arief mengatakan,
kepercayaan pemerintah untuk membangun Rusunami di lahan Setneg Kemayoran akan dikembangkan 1,7 hektar lima menara dan 3,3 hektar lagi untuk tujuh menara.
Menurutnya, dari lahan yang tersedia 56 hektar yang sudah mendapatkan izin 30 hektar untuk dibangun 63 menara masing-masing 400 unit.
Himawan mengatakan, Perumnas juga dipercaya mengelola tanah BUMN untuk pembangunan Rusunami diantaranya Angkasa Pura I di Rawasari, Bulog, PLN di Pulomas, Krakatau Steel, Kereta Api Indonesia di Surabaya dan Bukit Duri.
“Hanya saja yang akan segera dibangun lahan milik API, PLN, dan Bulog, sedangkan lainnya masih menunggu proses pelepasan aset dari masing-masing BUMN,” jelasnya.(ant)
BATAMANIA March 13th, 2009, 04:39 AM BP Kawasan Berkuasa
Jumat, 13 Maret 2009
Barang Konsumsi Harus Izin BPK
JAKARTA (BP) – Keluarnya tiga Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) yang menjadi petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) Free trade zone di Batam, Bintan dan Karimun (BBK) menjadi babak baru perekonomian BBK.
Namun bagi Batam, keluarnya Permenkeu mengukuhkan Badan Pengusahaan Kawasan (Batam Indonesia Free Zone Authority/BIFZA) alias Otorita Batam (OB) semakin berkuasa. Tidak hanya jenis, kuota dan perizinan impor dan ekspor barang mewah yang diatur oleh BPK Kawasan, barang konsumsi yang asalnya dari Indonesia di luar kawasan FTZ, jenis dan kuota serta perizinannya juga diatur.
Hal ini bisa diketaui jika mencermati ketiga Permenkeu yang sudah ditandatangani dan diterbitkan Menteri Keuangan pada 5 Maret lalu. Tiga Permenkeu itu adalah Nomor 45/PMK.03/2009, Nomor 46/PMK.04/2009, serta Nomor 47 /PMK.04/2009.
Ketiganya efektif berlaku 1 April 2009 mendatang. Pada Permenkeu Nomor 47/PMK.04/2009 yang berisi tentang Tata Cara Pemasukan Dan Pengeluaran Barang Ke Dan Dari Kawasan Yang Telah Ditunjuk Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas, sangat jelas menunjukkan peran BP Kawasan yang sangat dominan.
Di pasal 2 ayat (1) misalnya, di sana disebutkan, pemasukan barang dari luar daerah pabean ke kawasan bebas hanya dapat dilakukan oleh pengusaha yang mendapat izin dari BP Kawasan FTZ.
Kemudian, sebagaimana diatur pasal 2, pengusaha hanya dapat memasukkan barang ke kawasan FTZ yang berhubungan dengan kegiatan usahanya. Bahkan, soal jenis dan jumlah barang yang berhubungan dengan kegiatan usaha pengusahan itu akan ditetapkan oleh BP Kawasan FTZ.
Tidak hanya itu, untuk pemasukan barang konsumsi bagi kebutuhan penduduk dari luar daerah pabean ke kawasan FTZ, juga hanya dapat dilakukan oleh pengusaha yang telah mendapat izin dari BP Kawasan FTZ. BP Kawasan FTZ juga menetapkan jumlah dan jenisnya.
Namun barang konsumsi di luar yang sudah ditetapkan oleh BP Kawasan FTZ akan dianggap sebagai barang kena pajak. Pada pasal 52 disebutkan, pemasukan barang dari luar daerah pabean ke kawasan bebas yang tidak memenuhi ketentuan pasal 2 akan dikenai pungutan bea masuk serta PPN/PPnBM. Barang konsumsi yang masuk tanpa dikenai PPN itu juga bisa dikeluarkan kembali, dihibahkan untuk negara, bahkan dimusnahkan.
Karena besarnya peran BP Kawasan yang tak lain adalah Otorita Batam alias BIFZA, pemerintah mempetanyakan kesiapan aparat di lapangan. ”Coba cek, apakah BBK sudah siap atau belum,” ujar Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi kepada Batam Pos, kemarin di Jakarta.
Sementara itu, Permenkeu Nomor 45/PMK.03/2009 berisi tentang Tata Cara Pengawasan, Pengadministrasian, Pembayaran, Serta Pelunasan PPN/PPNBM atas Pengeluaran dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Dari Kawasan Bebas Ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean Dan Pemasukan dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak Dari Tempat Lain Ke Dalam Daerah Pabean Ke Kawasan Bebas.
Di pasal 2 disebutkan, barang mewah yang keluar dari wilayah FTZ maka dianggap terutang PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Saat terutang pajak adalah saat barang kena pajak dikeluarkan dari kawasan bebas. Sedangkan dasar pengenaan pajak atas PPN dan PPnBM yang terutang adalah harga jual serta harga pasar wajar dalam hal penyerahan antar cabang.
Meski demikian, di Permenkeu 45 juga mengatur tentang fasilitas PPN/PPNBM. Pada pasal 6 disebutkan, pemasukan barang kena pajak dari tempat lain dalam daerah pabean ataupun dari tempat penimbunan berikat ke kawasan bebas melalui pelabuhan atau bandara yang ditunjuk, tidak dipungut PPN ataupun PPNBM
Selanjutnya di pasal 8 ditegaskan, PPN/PPNBM tidak dikenakan bila barang kena pajak berwujud tersebut benar-benar telah masuk kawasan bebas yang dibuktikan dengan dokumen yang telah diberikan endorsement (pernyataan mengetahui dari pejabat Ditjen Pajak atas pemasukan barang kena pajak dari daerah pabean ke kawasan bebas).
Dengan berlakunya Permenkeu 45 nanti, sebagaimana diatur Pasal 9 maka faktur pajak atas penyerahan barang kena pajak yang dilakukan di kawasan bebas tidak dapat lagi diterbitkan.
Untuk proses selanjutnya, Dirjen Pajak akan melakukan pencabutan atas pengukuhan Pengusaha Kena Pajak di Kawasan Bebas yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak sebelum berlakunya Permenkeu 45. Pencabutan itu akan diatur melalui Peraturan Dirjen Pajak.
Permenkeu ini mencabut empat Keputusan Menteri Keuangan (KMK) ataupun Permenkeu sebelumnya. KMK Nomor 583/KMK.03/2003 tentang pelaksanaan Perlakukan PPN dan PPNBM di kawasasan berikat Batam. KMK nomor 393/KMK.03/2004 tentang perlakuan PPN dan PPNBM di kawasan berikat (bonded zone) Daerah Industri Pulau Batam. KMK Nomor 16/KMK.03/2005 tentang perlakuan PPN dan PPNBM di Batam.
Sedangkan Permenkeu Nomor 46/PMK.04/2009 tentang Pemberitahuan Pabean Dalam Rangka Pemasukan Dan Pengeluaran Barang Ke dan Dari Kawasan Yang Telah Ditunjuk Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas. (ara)
=NaNdA= March 14th, 2009, 09:39 AM 3. kirain mal ato shoping centre...eh ternyata gedung futsal
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/02032009368.jpg?t=1236586853
gedung futsal?? :eek:
kirain dealer mobil.. :D keren.. :cheers:
novian March 14th, 2009, 09:55 AM gedung futsal?? :eek:
kirain dealer mobil.. :D keren.. :cheers:
iya tuh nan...syng bgt...gdung ky gt cm di jdiin gedung futsal:ohno:,
ya mendinglah...soalny dr selesai di bgn kr2 bulan sep 2008 lalu gedung ini sm sekali ga' difungsikn.....
dibatam kyny g liat mkin banyak aja gedung/ruko yg kosong dan ga' berfungsi sm sekali tuh.....
=NaNdA= March 14th, 2009, 09:58 AM ^^ haha, sama waktu gw ke batam 2003 dulu.. :tongue2: ruko kosong masih ada toh.. :D
novian March 14th, 2009, 10:01 AM makin banyak aja.....
paradyto March 14th, 2009, 04:03 PM VP officiates housing block construction in Batam
Batam (ANTARA News) - Vice President Jusuf Kalla here on Saturday officiated the construction of high-rise housing bloc, funded by PT Jamsostek for the local workers.
The construction of the housing block, located in Kabil, Batam, was officiated by the vice president before Riau Islands Governor Ismet Abdullah, State Minister for Public Housing Yusuf Ashari, Industry Minister Fahmi Idris, PT Jamsostek President Director Hotbonar Sinaga, Labour Union organizers, Indonesian Businessmen Association chairman Sofyan Wanandi, and a number of invitees.
The housing block in Kabil is the second to be built by PT Jamsostek after the first one in Muka Kuning, Batam.
On a 100,000 square-meter plot of land, the 21,600 square-meter apartment block with 770 rooms will be built at the investment cost of Rp11,658 billion to accommodate as many as 3,080 workers.
Equipped with clinics, drug store, salon, cyber cafe, telecommunication kiosk, mini market, canteen, and sport facility, the housing block is expected to be completed in November this year.
Meanwhile, Governor Ismet Abdullah said that to reduce transportation fare, Riau Islands provincial administration would provide the workers, who would state at the housing block, with seven commuter buses.
(*)
novian March 19th, 2009, 05:52 AM Nasib Lahan Batam Sudah di Tangan Presiden
Terkait Legalitas Properti di Area Hutan Lindung
BATAM, TRIBUN - Persoalan sejumlah warga Batam yang rumahnya berada pada area hutan lindung dan hutan wisata boleh sedikit berlega. Pasalnya masalah itu saat ini sudah berada di tangan Presiden. Namun belum diketahui kapan Presiden mengeluarkan kebijakannya.
Hal itu diungkapkan salah seorang staf di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam kepada Tribun, Senin (16/3). “Masalah lahan Batam saat ini sudah di tangan Presiden. Kami tidak tahu kapan masalah lahan itu bisa clear. Yang penting menunggu keputusan bapak Presidenlah,” ujar staf itu yang enggan namanya disebut.
Menurutnya masalah legalitas lahan di Batam akar masalahnya bukan di BPN. Sebab BPN hanya memproses berkas pengajuan pengurusan sertifikat jika syaratnya sudah dipenuhi. Sementara itu masalah timbul setelah departemen kehutanan mengklaim sejumlah lahan bermasalah karena masuk areal hutan lindung dan hutan wisata.
Sebenarnya masalah itu tidak perlu terjadi jika antara stakeholder di Batam khususnya Otorita Batam mensinkronkan datanya dengan departemen kehutanan. Karena masalah lahan di Batam sudah lintas departemen, maka bolanya di tangan Presiden.
Saat ini warga Batam yang rumahnya masuk pada area hutan lindung tidak bisa memanfaatkan sertifikat rumahnya sebagai agunan pinjaman kredit di bank.
“Kami tidak bisa menerima sertifikat rumah kalau termasuk hutan lindung dan hutan wisata,” ujar seorang marketing bank Mandiri, di kawasan BIP Muka Kuning kepada Tribun beberapa waktu lalu.
Menurut Ronnie P Sianipar, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Batam mengatakan seharusnya pemerintah lebih gesit dan lebih proaktif memudahkan masyarakat mendapat pinjaman kredit bank.
“Apalagi saat ini krisis keuangan perlu stimulus yang lebih greget dan lebih memihak masyarakat yang ingin membuka usaha,” ujarnya.(rnd)
Fahrudin08 March 19th, 2009, 08:13 AM Newest Photo of BCC
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/20/500x500/1/DSC00088.JPG?et=799GAMG0MczpOHgeJy6mxQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/20/500x500/2/DSC00089.JPG?et=mxf7BFZYNj4MboaADQDSMQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/20/500x500/3/DSC0005401-3264x2448.JPG?et=1Bgmn6MyfqWOjzF7GoxH4A&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/20/500x500/4/DSC00090.JPG?et=lcN7QWgYAgD3uu0TyC%2BhfA&nmid=220679199
Fahrudin08 March 21st, 2009, 04:01 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/11/DSC00207.JPG?et=KVCSZlOIX%2BhpLMXyTwDoUQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/12/DSC0012101-3264x2448.JPG?et=YgOwjK2MsqzC0bGk2Ssdlw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/13/DSC0013002-3264x2448.JPG?et=KXCvkFK3qQITv0R%2B%2ByGKSw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/14/DSC0013502-3264x2448.JPG?et=qSg7SdTa%2CX9%2C8JN7TMuYnA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/15/DSC0013101-3264x2448.JPG?et=VuLQHVcO1tD3Z6%2B1c7wf%2Bg&nmid=220679199
Fahrudin08 March 21st, 2009, 04:14 AM Gambar Batam Kota di Siang hari
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/22/DSC0015505-3264x2448.JPG?et=HTJ4q%2Ci4oX60Jp5K60bp3w&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/23/DSC0015706-3264x2448.JPG?et=zvxkXzG4bfGMbtIohwMPMg&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/25/DSC0016008-3264x2448.JPG?et=dJqeiEjvMZsR65MhdLDs5w&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/26/DSC0016109-3264x2448.JPG?et=H8yZuVCpRh6G0biCImnD5Q&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/27/DSC0015601-3264x2448.JPG?et=aHS8D4WY%2BXkNy2%2CpzGdLug&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/28/DSC0016402-3264x2448.JPG?et=hrhWe%2BSE6%2CkoqMoqIS%2CnCA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/29/DSC0023708-3264x2448.JPG?et=Wh3bpKhYR1ICYCsqVWJ1ag&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/31/DSC0022806-3264x2448.JPG?et=i%2CAKYjhib%2B8odugbtansxw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/32/DSC0018105-3264x2448.JPG?et=o%2CfAcY5q8nCoAj086pSQUQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/34/DSC0016603-3264x2448.JPG?et=oYTiAQDy57T1c5Xv0GhJFA&nmid=220679199
Dazon March 21st, 2009, 09:20 AM Nice job Fahrudin08!!!
Yay, negara tetangga terlihat megah.
KRAFTY.LEICA March 22nd, 2009, 01:21 AM update-an harmoni one yg di batam center dooong.
kok prasaan g pernah ada yg membahas ya?
novian March 24th, 2009, 06:47 AM update-an harmoni one yg di batam center dooong.
kok prasaan g pernah ada yg membahas ya?
ada tuh di page 31...
lombok March 24th, 2009, 12:44 PM Selasa, 24/03/2009 11:30 WIB
Pengembangan infratsruktur Batam terkendala dana
oleh : Neneng Herbawati
BATAM (Bisnis.com): Pemerintah Kota Batam menilai pengembangan sarana infrastruktur dan pengembangan transportasi di wilayahnya memerlukan anggaran dari pemerintah pusat.
"Anggaran dari pusat ini penting karena Batam merupakan bagian dari kota internasional yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan Malaysia," ungkap Syamsul Bahrum, Asisten Ekonomi dan Pengembangan Pemkot Batam, hari ini.
Dia mencontohkan beberapa pelabuhan di Batam bisa dimaksimalkan fungsinya bila dihubungkan dengan moda darat dari satu kawasan industri dengan industri lainnya.
"Beberapa kajian yang sudah dilakukan oleh Pemkot Batam a.l. studi pengembangan monorel, bus rapid trasport [BRT] dan gondola. Tetapi untuk merealisasikan hasil studi itu membutuhkan dana yang besar terutama penyiapan infrastrukturnya," katanya dalam diskusi panel Penataan Sistem Transportasi Kota di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
Otorita Batam, katanya, juga telah melakukan kajian pembangunan jalan tol yang menghubungkan Batu Ampar dengan kawasan industri.
Syamsul menjelaskan kawasan industri di Batam ini tertata secara klaster sehingga perlu dihubungkan dengan infrastruktur yang memadai agar lebih efisien. "Kami juga sudah melakukan kajian, semisal Batu Ampar terhubung langsung dengan bandara, Batu Ampar-Sekupang, Batu Ampar-Domba yang dihubungkan dengan tol sehingga bisa lebih efisien," jelasnya.
Namun, Harry Azhari Aziz, Wakil Ketua Komisi Anggaran DPR, mengatakan anggaran untuk pengembangan infrastruktur di daerah dan pusat itu tergantung pada pemerintah. "Karena bila mengacu pada APBN 2009, tidak ada anggaran khusus untuk pengembangan moda darat. Yang ada sebesar Rp16,2 triliun dari Departemen PU untuk pengembangan jalan, jembatan dan pemeliharaan, tentunya ini tidak mencukupi," jelasnya.
Dia mengatakan belanja negara untuk Departemen PU relatif kecil atau hanya sekitar Rp300 triliun, yang berarti untuk program pengembangan jalan hanya 2%. Sehingga, lanjutnya, sulit untuk menata moda darat barang dan jasa di FTZ Batam ini.
"Perlu political will dari departemen terkait untuk pengembangan infrastruktur dan transportasi," tuturnya.(er)
lombok March 24th, 2009, 12:46 PM Selasa, 24/03/2009 10:27 WIB
'Batam butuh master plan infrastruktur & transportasi'
oleh : Neneng Herbawati
BATAM (Bisnis.Com): Pemkot Batam mendesak pemerintah pusat agar menyusun master plan pengembangan infrastruktur dan perencanaan transportasi yang memiliki akses global.
"Urusan master plan infrastruktur dan transportasi di Batam tidak bisa dilakukan dengan Pemkot. Karena Batam termasuk kota besar di Indonesia yang mempunyai akses global, jadi master plan-nya harus dibuat oleh pusat," ungkap Syamsul Bahrum, Asisten Ekonomi dan Pengembangan Pemkot Batam dalam diskusi panel yang digelar Kantor Menko Perekonomian bekerja sama dengan Bisnis Indonesia, hari ini.
Dia menilai master plan ini perlu dibuat untuk direalisasikan pada 2015. Pengembangan Batam setelah FTZ (free trade zone) dicanangkan oleh pemerintah pusat seharusnya juga dikawal dari sisi pembiayaaan untuk mengembangkan infrastruktur dan transportasinya.
Syamsul mengakui saat ini pemerintah pusat dan Batam sedang menyusun master plan FTZ, tetapi pengembangan infrastruktur dan transportasi belum masuk di dalamnya.
Batam, kata dia, merupakan kota transisional yang mempunyai pertumbuhan penduduk dan ekonomi cukup pesat. "Pertumbuhan penduduk di Batam mencapai 6,36%, dan saat ini hampir mencapai 1 juta orang," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa pertumbuhan kendaraan mencapai 14%, dan untuk tahun ini sebanyak 191.472 unit.
Bambang Susantono, Deputi Menteri Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, mengatakan pada tataran kebijakan pemerintah pusat sudah memberikan keleluasaan kepada Batam dengan FTZ-nya.
"Sekarang tinggal bagaimana pemerintah pusat dan Batam bersama-sama menyiapkan pengembangan master plan untuk FTZ Batam," kata dia.(er)
BATAMANIA March 24th, 2009, 02:13 PM Grand Quarter Batam Gandeng Dragages Singapore
Sudah Laku 20 Persen
JAKARTA, TRIBUN - Setelah melakukan pameran di Pekanbaru dan Batam, PT Grand Uway Development (GUD) selaku pengembang kawasan terpadu Grand Quarter juga mengadakan pameran di Jakarta.
Hingga pameran terakhir di hotel Mulia Senayan 18-22 Maret kemarin, telah terjual sebanyak 20 persen dari apartemen dan kondominium hotel yang ada di Grand Quarter.
“Banyaknya peminat karena penawaran istmewa selama pameran dengan harga cukup terjangkau. Dan khusus di Jakarta ini kami mentargetkan sebesar 20 persen dari total unit yang dijual,” kata Fetty Shinta Lestari, Public Relation Grand Quarter, ketika dihubungi Tribun, Senin (23).
Ia menerangkan, saat ini PT GUD mengadakan pameran di Hotel Mulia Senayan (18 - 22 Maret 2009) dan Mall Taman Anggrek (24 - 29 Maret 2009) Jakarta.
Untuk mensukseskan pembangunan tersebut PT GUD mendapatkan dukungan dari Dragages Singapore Pte Ltd, anak usaha Bouygues Batiment International dengan total nilai sebesar 120 juta Dolar AS.
Pengembang Grand Quarter, PT Grand Uway Development (GUD) dan Dragages sudah meneken perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan proyek Grand Quarter tersebut di Singapura Selasa (17/3) lalu.
Menurut General Manager, South Asia, Dragages Singapore Pte.Ltd., Ludwig, kesepakatan ini merupakan momentum kebangkitan Dragages di Indonesia. Pasalnya beberapa tahun yang lalu Dragages pernah eksis di Indonesia menangani proyek-proyek besar seperti pembangunan 16 Tower Apartemen Rasuna milik kelompok usaha Bakri yang selesai dibangun pada tahun 1999, ketika krisis terjadi.
Untuk mempermudah tahapan pembangunan, Dragages akan membangun proyek superblok ini dalam dua tahap. Tahap pertama adalah proyek pusat rekreasi waterpark, kondotel, apartemen, dan ruang konvensi. Selanjutnya, Dragages akan menggarap sport mall, lifestyle center, dan club house. “Kami menargetkan bisa selesai awal 2011,” kata Ansyar Heryadi, President Director GUD.
Untuk pembangunan superblok Grand Quarter tersebut memakan dana 120 juta Dolar AS. Dalam hal ini GUD tidak mengeluarkan duit selama pengerjaan lantaran proyek ini menggunakan sistem turn key contractor.
Artinya, kontraktor baru menerima pembayaran setelah pembangunan fisik proyek selesai.
Garap proyek prestisius
Bagi GUD sendiri, menurut Ansyar, masuknya Dragegas telah memberikan suatu kepercayaan bahwa GUD serius dalam menggarap proyek prestisius ini. “Ini juga mengangkat kembali kepercayaan masyarakat luas terutama di Batam mengenai investasi di bisnis properti. Sedangkan Batam sendiri akan dipersepsikan positif oleh pasar,” tambahnya.
Totonafo Lase, Chief Operation Officer menambahkan, dalam kesepakatan turn key ini, tanggung jawab Dragages adalah menyediakan funding untuk merealisasikan pembangunan Grand Quarter Batam. “Selain itu Dragages harus melaksanakan pekerjaan pembangunan, dan secara bersama-sama dengan PT GUD mengawasi jalannya pembangunan serta menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai dengan ketentuan,” terangnya sebagaimana reliase yang diterima Tribun.
Sebelumnya, GUD juga telah menjalin kerjasama dengan Aston International sebagai mitranya untuk mengoperasikan Condotel sebagai hotel berbintang empat, Convention Center dan juga me-manage Apartment, sehingga GQ dikelola sesuai standard internasional. Selain dengan Aston, GUD juga menjalin kerjasama dengan RCI Group, sebuah organisasi Timeshare Vacation Ownership, dengan 3 juta member yang tersebar di seluruh penjuru dunia. RCI Group berafiliasi dengan 3.700 resort terbaik di dunia. Investor GQ secara otomatis akan menjadi member RCI dan berhak menikmati liburan di salah satu resort yang termasuk dalam jaringan RCI Group tersebut.
Grand Quarter Batam, adalah kawasan bisnis dan wisata terpadu yang berlokasi di jalan Abulyatama, Batam Center.(man)
BATAMANIA March 24th, 2009, 02:15 PM Target Ekspor Kepri Naik Rp 1 M
Seiring Pemberlakuan FTZ per 1 April
BATAM, TRIBUN - Efektifitas pemberlakuan Free Trade Zone (FTZ) pada 1 April mendatang diharapkan meningkatkan nilai ekpor provinsi Kepulauan Riau. Demikian juga nilai investasi yang ditanamkan para pemodal. Hal itu diungkapkan oleh Jon Arizal, Sekretaris Dewan Kawasan (DK) Perdagangan dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Batam, Bintan, Karimun (BBK), ketika ditemui disela-sela Rapat Kordinasi Regional Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Wilayah Barat TA 2010 di hotel Panurama Regency, Senin (23/3)
“Tahun ini nilai investasi di Kepri sekitar 400 juta Dolar AS dengan nilai ekspor 15 persen. Dengan efektifnya FTZ, maka nilai investasi diharapkan naik menjadi 1 miliar per tahunnya, demikian juga dengan nilai ekpor,” katanya.
Dijelaskannya, nilai ekspor Kepri periode 2008 mencapai 7,6 milyar Dolas AS. Produk yang paling banyak ialah elektronik, perkapalan, logam, dan pengeboran lepas pantai.
“Dengan berlakunya FTZ tersebut, nilai ekpor ditargetkan mencapai 30 persen walaupun secara nasional target nilai ekspor menurun 10 persen,” terangnya.
Mengenai kesiapan Batam, Bintan, dan Karimun menghadapi FTZ, Jon Arizal mengaku telah mensosialisasikan penerapan FTZ kepada beberapa pengusaha, dan akan terus mensosialisasikannya hingga akhir Maret mendatang. Jadi, terangnya, tidak ada alasan lagi untuk tidak efektif.
“Jika tidak, maka akan ada sanksi sebagaimana diatur dalam peraturan,” ujarnya.
Akan tetapi ia juga berharap pengusaha mematuhi aturan yang telah berlaku. Ia mencontohkan, bila perusahaan tersebut bergerak dalam bidang perkapalan, maka ia hanya boleh mengimpor spare part perkapalan saja, jangan melakukan kegiatan ekpor impor barang elektronik. Begitu juga sebaliknya.
Maka, tambah Jon, perusahaan yang mendapatkan fasilitas pelabuhan bebas harus melakukan aktivitas sebagaimana izin usaha yang dipegang dan harus melaporkan semua aktifitas bongkar muat di pelabuban FTZ.
Selain itu, baik pengusaha maupun pelaksana dilapangan harus fair trading. “Jangan sampai data yang diisikan dalam form khusus FTZ tidak sesuai dengan jumlah barang yang ada. Misalnya, jumlah barang sebanyak 15, maka jangan ditulis 10. Jika tidak hal itu akan merepotkan petugas lapangan, dalam hal ini Bea Cukai,” katanya.(man)
BATAMANIA March 24th, 2009, 02:20 PM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/11/DSC00207.JPG?et=KVCSZlOIX%2BhpLMXyTwDoUQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/12/DSC0012101-3264x2448.JPG?et=YgOwjK2MsqzC0bGk2Ssdlw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/13/DSC0013002-3264x2448.JPG?et=KXCvkFK3qQITv0R%2B%2ByGKSw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/14/DSC0013502-3264x2448.JPG?et=qSg7SdTa%2CX9%2C8JN7TMuYnA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/15/DSC0013101-3264x2448.JPG?et=VuLQHVcO1tD3Z6%2B1c7wf%2Bg&nmid=220679199
wah dah sampe ke lantai 10....^^
lumayan cepat sih :cheers:
KRAFTY.LEICA March 27th, 2009, 11:18 PM wah dah sampe ke lantai 10....^^
lumayan cepat sih :cheers:
tapi kok kl mnurut aku justru 'lumayan lambat'?
@b1 March 27th, 2009, 11:23 PM Kalo gak salah Pemda Batam mau bikin Batam jadi Silicon Island di Indonesia. Namanya Batam Intelligent Island. Ada gak rincian proyeknya dan kapan mulai terealisasi?
Fahrudin08 March 28th, 2009, 11:37 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/52/DSC00729.JPG?et=6jQLdO%2C1Bixz7kWr9dWLow&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/53/DSC00727.JPG?et=feNWvX%2BWSf7kYYo7KovtWQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/54/DSC00704.JPG?et=SEfZ8g9fgXhdEQqdusqziQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/55/DSC00592.JPG?et=c1rLiixBK9frMid%2B1PtcOg&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/56/DSC00602.JPG?et=MayGM5a0JCr6INX5Jid56A&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/57/DSC00605.JPG?et=SoV%2BdJrkgdVa%2BJGb20VpXA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/58/DSC00532.JPG?et=MRH5qRLBzyi4WZRar9%2Bo%2BQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/60/DSC00712.JPG?et=v4dY8pZmUWnxl%2BsBXstEEA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/63/DSC00608.JPG?et=JHXUlH3ZFDllb46YXr3GkA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/66/DSC00590.JPG?et=QpQjiHJVpZ18cqea0xFMvQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/70/DSC00523.JPG?et=fLE6rMZ%2Bthrp0a3lwg4u9Q&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/72/DSC00530.JPG?et=MNaQWb3sC2yN4LhXMRqfwg&nmid=220679199
Fahrudin08 March 28th, 2009, 11:41 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/71/DSC00524.JPG?et=NwBu7c%2CqhMn0eVs5M08ayA&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/64/DSC00654.JPG?et=JaMNLKBHSxhLq47NuQZdDg&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/61/DSC00718.JPG?et=XSLP%2BesxB1F9RrwI3QTLWw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/59/DSC00710.JPG?et=vvIxMI0eexAPnvtl%2CetL7g&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/50/DSC00713.JPG?et=JIZUcYRwwIiqPAYJGCvJbw&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/49/DSC00515.JPG?et=hIQdjB8Mzgj2Al%2CbXkTSjQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/48/DSC00554.JPG?et=gQ0dIOXmiCIvhoWKP2ks6w&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/47/DSC00572.JPG?et=IHrli0e9cixqeC0AUBaQIQ&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/46/DSC00185.JPG?et=UNLeuMgw7NmzlpcX1x7OAg&nmid=220679199
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/20/500x500/44/DSC00194.JPG?et=OxqKUncy6BuqUXq6ejA3rg&nmid=220679199
tollfreak March 28th, 2009, 06:05 PM Barun Roy: Little Singapore?
If Indonesia can keep up its political will, a new business centre will emerge in Asia
Barun Roy / New Delhi March 26, 2009, 0:30 IST
If Indonesia can keep up its political will, we're going to see a new business centre emerge in Asia.
One could perhaps call it the slowest-moving development project in Asia, but it’s finally ready for take-off. Last January, ending four decades of foot-dragging, Indonesian President Susilo Bambang Yudhoyono officially launched the island of Batam and its two sisters, Bintan and Karimun (BBK), in the Riau Archipelago, as a free-trade zone that, he hopes, would one day emerge as Indonesia’s own Singapore.
That ambition was first voiced in the 1970s, after Pertamina, the Indonesian oil company, started to use Batam as an exploration base, but a confirmation of the islands’ future as a free-trade zone didn’t come before 1989, and it has taken another two decades to make that intention official. In the Asian context, that’s terrible. During that period, while Indonesia was sleeping, Asia’s other islands have surged far forward. Singapore has become a massive economic power, Penang has emerged as one of Asia’s largest electronics manufacturing bases, Langkawi has gone from a sleepy backwater to a major tourist hotspot, and Phuket has come to be ranked as one of the world’s top five retirement spots, besides being a fabled global tourist destination.
Of course, BBK has made progress, too, but only a snail’s progress. Being only a 40-minute ferry ride from Singapore — to its south, part of a sprawl of some 3,000 islands — some Singaporean business has inevitably washed up on its shores and some foreign companies have followed suit. For them, BBK is a useful alternative, where costs are low and space isn’t a problem. There are factories making electronic components, leather goods, garments, toys, consumer and household products, and quite a few shipyards. In fact, some 1,000 foreign and 10,000 local companies are there on BBK already. But their total investments don’t amount to much. And, though BBK’s year-round tropical weather already draws some 2 million visitors a year, it’s still not considered a mainstream tourist destination.
This might now change. The Indonesian president’s seal on the islands’ future, ending their status as only a bonded area, should remove doubts from investors’ minds. The basic physical infrastructure is in place — seaports (as many as 14), good roads, cable-stayed bridges connecting the main islands, a modern airport with a runway longer than Jakarta’s — and a whole new planned city, called Batam Centrum, is being built as an integrated office-shopping-residential complex just across the sea from Singapore. The development goals are now clearer than ever in the past: Batam as a shipyard and electronic base, Bintan as a textile, leather, and leisure complex, and Karimun as a centre for agricultural and marine products development.
On top of everything, Jakarta has chosen Singapore to play the role of a mentor and guide BBK’s development. For foreign investors, there can’t be a better reassurance. According to an agreement between the two countries, Singapore will help develop special economic zones on BBK, frame investor-friendly rules, screen investment proposals. Singapore has the expertise and the experience. This will surely make people take a serious look at BBK as a manufacturing, trading, services, and tourism hub. The Japanese, Chinese, and Koreans are on the prowl, and of course the Singaporeans and Malaysians too. Batam’s shop-house hotels are giving in to dazzling five-star ones. Italian-based oil contractor, Saipem Indonesia, has got a 70-year land concession to start a massive project on Karimun. In April, work will begin on BBK’s second integrated tourism-cum-business resort — on Batam, the first one being on Bintan — that will cost $193 million to build and will include a 6,000-seat convention centre.
Two kinds of investors, in particular, will take a special interest in BBK: Those from Singapore itself and those who have an operational base in the island republic. For them, especially for Singapore’s manufacturing and service companies seeking to relocate their relatively lower-value activities, BBK is an ideal shunting yard. Links with Singapore are already very close. Half of BBK investors are Singaporeans; 65 per cent of BBK imports come from, and 69 per cent of BBK exports go to, Singapore; 70 per cent of BBK tourists are from there; and thousands of Singapore labourers take the ferry every day to go to work across the sea.
Clearly, Jakarta wants BBK to learn the ropes from Singapore and be an engine of Indonesia’s growth, while Singapore wants its island neighbours to grow as a complementary production facility. The aims of both countries are thus nicely matched. It’s late in the game and too many valuable years have been wasted, but BBK has at last come back on track. If things don’t go terribly wrong and Indonesia can keep up its political will, we’re going to see a new business centre emerge in Asia that has the potential to grow up as Singapore’s little brother. It has the space. Now it’s going to have the momentum, provided mainly by the big brother across the sea.
@b1 April 11th, 2009, 02:00 PM Katanya Batam mau dijadiin Silicon Valley-nya Indonesia., namanya Batam Intelligent Island. Ada nggak kabar-kabarnya?
tjokro_ragazzo April 16th, 2009, 06:52 AM Nice job Fahrudin08!!!
Yay, negara tetangga terlihat megah.
bentar lagi nyusul om....tunggu aja...hehehehe.....
tjokro_ragazzo April 16th, 2009, 06:53 AM Kalo gak salah Pemda Batam mau bikin Batam jadi Silicon Island di Indonesia. Namanya Batam Intelligent Island. Ada gak rincian proyeknya dan kapan mulai terealisasi?
really?????
wah....batam semakin menjadi tujuan favorit ku nih......
BATAMANIA April 25th, 2009, 08:59 AM Perusahaan asal Timut Tengah yang berlokasi di Tanjung Uncang Batam, Drydock World International, Ltd meluncurkan satu dari lima proyek besar yang sedang mereka garap, Jack up Drilling Rig L203-Naga 3, alat pengeboran minyak lepas pantai senilai US$130 juta, Senin (30/3) dan dikirim ke perusahaan pemesannya UMW Standard Drilling Dubai, Uni Emirat Arab.
Peluncuran proyek perdana yang selesai tergarap tersebut ditandai dengan seremoni pelepasan alat tersebut oleh Menteri Perhubungan Ri Jusman Syafii Djamal yang dihadiri Gubernur Kepri Ismeth Abdulla, Kapolda Kepri Dikdik Mulyana Arief, Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja, dan Managing Director Drydock World International Dubai Ltd, Mark Biggs serta para undangan lainnya.
Menteri perhubungan sesaat sebelum peluncuran tersebut di hadapan para undangan, mengatakan sangat bangga atas kemampuan perusahaan tersebut dalam menggarap proyek-proyek besar yang memperkerjakan para pekerja lokal. Dari 1.000 pekerja yang menggarap proyek tersebut, 983 di antaranya adalah pekerja lokal.
“Investor asing seperti ini yang bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Indonesia, khususnya Kepulauan Riau,” kata Jusman.
Gubernur Kepri Ismeth Abdullah juga menyampaikan hal senada. Menurutnya peluncuran ini merupakan bukti bahwa Batam mampu bersaing dengan luar negeri.
“Jika situasinya seperti ini, Saya yakin FTZ akan berjalan sukses,” kata Ismeth Abdullah. Sementara itu, Ketua BP Batam Mustofa Widjaja mengharapkan agar Drydocks World dapat terus melakukan inovasi teknologi dan melakukan proyek-proyek besar sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang besar.
Drydocks World International Ltd menanamkan investasi awal sebesar 500 juta dollar amerika. Jika terwujud, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan pendukung shipyard dan offshore ini akan menjadi yang terbesar di Asia. Apalagi perusahaan ini merupakan investasi tunggal tersebesar (single biggest investor) di Indonesia
BATAMANIA April 25th, 2009, 09:15 AM Batam to see Rp 1.5 trillion investment in one integrated resort
PT Grand Uway Development will open a 15 hectare integrated tourism and business resort worth Rp 1.5 trillion (US$124.5 million) in Batam, Riau Islands.
"We chose Batam for the resort because the province has been designated as a special economic zone. We believe that this area has good prospects for investment in the future." said Ansyar Heriyadi, the company's president director, in Batam on Tuesday.
He said that the resort will have an international water park endowed with various water tourism facilities, as well as condominium hotel and convention center with a capacity for 6,000 people.
The company will begin con-struction this April and has appointed international property mana-gement Aston International, which has 30 years of experience in the hospitality industry, to run the resort.
The construction of the resort located in Batam Center area is expected to be completed in 2011.
The land leveling for the resort took place since last October while the soft opening is expected to take place in December 2010.
According to Ansyari, Batam is the second most visited province in Indonesia after Bali.
Everyday the province sees at least 3,300 tourists, while tou-rism investment there accounts for 16 percent of the province's total private investment of US$800 million.
The Culture and Tourism Ministry has designated Batam as the meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) city.
Aston International operates 30 hotels and resorts across Indonesia. They are also planning to ma-nage several new hotels and resorts this year.
Bali Kuta Resort & Convention Centre and Aston Natsepa Ambon Resort are set to operate this March, while this April, the company is planning to open Aston Kuta Hotel & Residence, Aston Balikpapan Hotel & Residence, Quest Palembang, Aston Manado City Hotel, all 100 percent sunset-managed by Aston.
Aston will open its Grand Aston Cityhall Medan in May, while Aston Bogor Hotel & Resort and Aston Tanjung City Hotel are expected to open this June. (fmb)
BATAMANIA April 26th, 2009, 07:18 PM KAWASAN NAGOYA, BATAM
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/kota-batam.jpg
pict by eddymesakh
BATAMANIA April 26th, 2009, 07:31 PM Proyek yg lagi tergress di Batam
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/20090331_SBYsaatmeresmikanFTZBatam.jpg
BATAMANIA April 26th, 2009, 07:36 PM SEMOGA PAK SBY-HATTA BERJODOHAN TUH....
SORRY OOT...:nuts:
anno_malay April 27th, 2009, 11:46 AM itu maket apartemen apa...
tapi gw gak suka yg dipojok2 itu...RUKO semua.....
novian April 28th, 2009, 02:03 AM ^^ harbour bay
BATAMANIA April 28th, 2009, 05:43 PM itu maket apartemen apa...
tapi gw gak suka yg dipojok2 itu...RUKO semua.....
Bayerina Condominium 4 tower 25 Lantai dan 1 Tower Hotel Bintang 5 25-27 lantai.
sebenarnya saya juga gk begitu suka dengan pembangunan ruko2 yg udah oversupply di Batam ini ^^kan beberapa waktu lalu Otorita dan Pemko Batam udah menyarankan pembangunan gedung gedung vertical
BATAMANIA April 28th, 2009, 07:56 PM Singapura Buka Konjen di Batam
BATAM,TRIBUN- Untuk mendorong kerjasama antara Singapura dan Indonesia khususnya Batam, Singapura membuka Konsulat Jendral (Konjen) di Batam. Peresmian dilakukan, Senin (27/4) mengambil tempat di Southlink yang dihadiri langsung oleh Dubes Singapura untuk Indonesia Ashok Mirpuri.
"Diresmikannya Free Trade Zone (FTZ) untuk Batam, Bintan dan Karimun menjadi salah satu indikator pemerintah Singapura membuka konsul disini," ujar Ashok Mirpuri Duta Besar Singapura untuk Indonesia kepada Tribun (27/4).
Konsulat Batam merupakan konsulat kedua setelah Riau. "Pemilihan Batam sebagai konsul kedua karena prioritas banyak warga Singapura yang tinggal dan melakukan kegiatan bisnis di Batam," tambahnya.
Tugas utama konjen yaitu menyediakan jasa konsular bagi warga Singapura yang datang berkunjung, tinggal dan bekerja di Propinsi Kepri. Selain itu, melalui konsul ini Singapura akan meningkatkan dan memfasilitasi kerjasama dan interaksi yang lebih intens dengan Propinsi Kepri. Konjen ini menempati kantor di lantai 8 Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC).
Dibukanya konsul Singapura di Batam mendapat sambutan positif dari berbagai pihak khususnya bagi pemerintahan Kepri. " Kita menyambut positif kehadiran Konsul di Batam, ini akan memudahkan kita dalam pengurusan investasi yang dilakukan oleh kedua negara, akan banyak investasi yang akan mengalir masuk ke Batam," ujar Ismeth Abdullah Gubernur Kepri. (dri)
Ashok Akui Terdorong FTZ BBK
Untuk mendorong kerjasama Singapura-Indonesia khususnya di Batam, pemerintah Singapura membuka Konsulat Jendral (Konjen) di lantai 8 Gedung Sumatera Promotion Centre (SPC) Batam Centre.
Namun peresmian pembukaan konsul digelar di Southlink, Senin (27/4). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Duta Besar Singapura untuk Indonesia Ashok Mirpuri. “Diresmikannya Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) menjadi satu dari pendorong Singapura membuka konsul di sini,” jelas Ashok.
Konjen di Batam merupakan yang kedua. Sebelumnya Singapura membukan konjen di Pekanbaru, Riau. Pemilihan Batam sebagai tempat konsul kedua karena banyak warga Singapura tinggal di sini dan melakukan kegiatan bisnis,” tambah Ashok.
Tugas utama Konjen ini adalah menyediakan jasa konsular bagi warga Singapura yang berkunjung, tinggal, dan bekerja di Kepri. Juga meningkatkankan dan memfasilitasi kerjasama antara Kepri dan Singapura.
Gubernur Ismeth Abdullah yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik pembukaan Konjen Singapura di Batam. “Ini akan memudahkan kita dalam pengurusan investasi antarkedua negara. Akan banyak investasi yang mengalir ke Batam,” harap Ismeth.
Pendapat senada juga disampaikan Wali Kota Ahmad Dahlan. “Diharapkan dengan berkantornya Konjen Singapura di Batam, akan ada timbal baliknya. Selain bisa mengakomodir kepentingan warga Singapura juga bisa memudahkan urusan Pemko dengan Singapura,” tegas Dahlan.(dri)
BATAMANIA April 28th, 2009, 08:00 PM Batam Hadapi Baby Booming
Setahun 70 Ribu Bayi Lahir di Kepri
BKKBN Lantik Pejabat Baru
BATAM, TRIBUN - Provinsi Kepri terutama Kota Batam bakal menghadapo baby booming. Itulah istilah yang pas untuk menggambarkan betapa besar angka kelahiran bayi mengingat dalam setahun lahir setidaknya 70 ribu bayi di Kepri dimana sekitar 70 persennya lahir di Batam.
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan seiring lajunya arus imigran lokal yang mengadu nasib di Batam. Belum lagi angka kelahiran di kota ini tergolong tinggi yaitu 3,1 di atas rata-rata nasional yang 2,6 saja.
Data penduduk pada Desember 2008 tercatat 1,6 juta dengan konsentrasi di Batam memiliki 60 persen penduduk atau setara 915.000 jiwa. Angka itu jauh lebih besar dibanding data Juni 2008 masih 729.029 jiwa di Batam.
Pasangan usia subur mencapai 254.000 se-Kepri atau 508.000 jiwa. Dari jumlah itu, yang menjadi akseptor KB 62 persen, meningkat dibanding 2007 tercatat 57 persen. Padahal idealnya, minimal 70 persen dari usia produktif nasional harus mengikuti program KB.
Dalam setahun, Kepri menghasilkan sekurang-kurangnya 70.000 bayi. Bila digabung dengan arus kedatangan penduduk dan kelahiran dikurangi dengan kematian atau kepindahan, maka Kepri memiliki rata-rata pertumbuhan penduduk 4,2 persen per tahun.
Angka kelahiran di Kepri rata-rata 3,1 yang berarti tiap satu pasangan usia subur memiliki 3 atau 4 anak. Hal ini disebabkan oleh penghuni di Batam, mayoritas pasangan produktif (20-35 tahun) atau sekitar 70 persen masih mampu melahirkan.
“Kami menargetkan 36.737 akseptor baru dalam setahun. Pada triwulan pertama ini sudah tercapai 34 persen,” ujar Ipin Husni, Kepala BKKBN Kepri usai pelantikan 7 PNS baru di Asrama Haji, Senin (27/4).
Para PNS yang dilantik tersebut merupakan bagian dari honorer yang ditingkatkan statusnya. Mereka akan dikirim ke daerah-daerah guna menggebrak gerakan KB agar mampu mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di Kepri. “Tugas mereka memberikan penyuluhan KB, mencari akseptor baru, menjalin kerjasama dengan kader, menghidupkan posyandu dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” tambah Ipin.
Saat ini di lingkungan BKKBN Kepri, baru ada 38 PNS ditambah 5 tenaga honorer. Jumlah ini masih jauh dari cukup karena cakupan Kepri yang luas. Pihak BKKBN juga telah membentuk Pusat Informasi dan Konsultasi Kesehatan Reproduksi (PIKRR) di sekolah dan kampus.
“Kami juga bentuk PIKRR di kalangan perusahaan karena mayoritas mereka masih usia 18-25 tahun,” papar dia.
Tahun 2009 ini, BKKBN Kepri menggalakkan program KB nonhormonal meliputi IUD (spiral), Vasektomi (laki) dan Tubektomi (perempuan). Dia mengakui animo masyarakat untuk menjadi akseptor KB non hormonal cukup tinggi karena dinilai lebih safety, ngirit, dan terkendali dengan pasti.
BKKBN juga menggalakkan penyadaran masyarakat terkait penundaan usia perkawinan dan penjarangan kelahiran. Slogan “Dua anak lebih baik” cenderung diterima mayoritas masyarakat yang sudah memahami untung rugi dan tanggungjawab membesarkan anak.(wid)
novian April 29th, 2009, 02:05 AM Rakor FKUB di Kantor Depag
KERAGAMAN komunitas agama di Batam juga bisa menjadi daya tarik wisata. Apalagi daerah ini memiliki banyak tempat ibadah yang indah-indah sehingga bisa menjadi daya tarik kunjungan wisata.
Untuk itulah sebanyak 85 peserta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batam mengikuti rapat kerja di kantor Departemen Agama (Depag) Batam, Senin (27/4). Tujuan rakor untuk menyamakan persepsi dalam mengatasi isu-isu yang berkembang terkait dengan pembinaan kerukunan umat beragama.
Kakandepag Khudri Syam mengatakan, kegiatan ini juga untuk penertiban infrastruktur keagamaan seperti rumah ibadah serta mewujudkan gerakan peduli ahlak mulia. Sedangkan Kepala Kanwil Depag Kepri, Razali Jaya, mengatakan rapat kerja tersebut sangat strategis termasuk mengevaluasi program kerja depag di tingkat daerah serta menyusun berbagai kebijakan strategis.
Wali Kota Ahmad Dahlan meminta dalam penyelenggaraan kerukunan umat beragama butuh komitmen semua pihak. Perlu mengedepankan perundang-undangan yang berlaku sebagai pedoman pelaksanaan membinaan kerukunan umat beragama. Kerukunan umat beragama menjadi milik semua umat beragama di Batam.
Kabag Humas Yusfa Hendri menambahkan Wali Kota telah menugaskan secara khusus Asisten Adminitrasi Umum Maaz Ismail sebagai pimpinan rombongan Pemko Batam didampingi Kepala Badan Pertanahan, Kepala Dinas Pendidikan, Kadis Tata Kota serta Kabag Tata Pemerintahan untuk mengikuti rapat kerja serta memaparkan kebijakan Pemko Batam dalam pembinaan kehidupan umat beragama. Selain teknis dan mekanisme pendirian sarana infrastruktur peribadatan serta penunjukan lokasi/lahan dalam pendirian sarana dimaksud, tim ini dapat pula menjadi partner para peserta raker.
Berdasarkan data dari Kandepag Kota Batam, jumlah penduduk Batam menurut pemeluk agama sebanyak 820 ribu jiwa. Pemeluk agama tersebut terdiri dari Islam sebanyak 617.468 jiwa, Kristen 122.336 jiwa, Katholik 56.420 jiwa, Budha 47.228 jiwa, Konghucu 6.969 jiwa, serta Hindu 2.793 jiwa.(hat)
BATAMANIA May 3rd, 2009, 06:39 PM Ekspor Batam Naik 4,96 Persen
BATAM (BP) - Kepala Biro Pemasaran dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam, Rustam Hutapea mengatakan, jumlah ekspor Batam pada tahun 2008 mencapai 6,361 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Ekspor mengalami kenaikan 4,96 persen dibandingkan 2007 yang mencapai 6,061 miliar dolar AS.
Sedangkan tujuan utama ekspor Batam yang tertinggi adalah Singapura sebanyak 63 persen, disusul Jepang 5,8 persen, Amerika 5,62 persen, Malaysia 4,32 persen, dan China 3,46 persen.
Komoditi yang diekspor dari Batam terbanyak pada tahun 2008 adalah alat listrik 25,32 persen kemudian suku cadang mesin 13,09 persen, besi baja 10,52 persen dan hasil industri lainnya 10,20 persen, serta audio visual 7,91 persen.
Disebutkan Rustam, pelayanan prima terus diberikan di lingkungan BP Kawasan Batam dengan mengedepankan transparansi, efisiensi, dan profesionalisme untuk mencapai good governance. (rob)
BATAMANIA May 3rd, 2009, 06:41 PM Kunjungi Batam, Investor Rusia Minta Lahan 150 Hektare
BATAM (BP) — Investor asal Rusia melirik Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) untuk tempat investasi. Di Batam, pengusaha Rusia tersebut meminta lahan 150 hektare.
Kebijakan pemerintah menjadikan kawasan BBK kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/ FTZ) menjadi daya tarik investor menanamkan modalnya di BBK.
Sinyal positif investor asal Rusia akan melakukan investasi di Batam, terlihat dari kian gencarnya mereka melakukan kunjungan ke Batam. Selama 2009, sudah dua kali pengusaha Rusia melakukan kunjungan melihat secara langsung potensi di Batam.
Rabu (30/4), 14 orang delegasi Rusia kembali mendatangi Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam untuk bertanya lebih lanjut mengenai Batam. Selain di Batam, delegasi Rusia juga mengunjungi Karimun, dan Bintan yang dipimpin langsung Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Hamid Awaluddin.
Di BP Kawasan Batam, delegasi Rusia diterima langsung Deputi Pengawasan dan Pengendalian Otorita Batam (OB) atau BP Kawasan Batam Asroni Harahap dan Kepala Biro Perencanaan Istono.
Saat pemaparan Asroni, salah satu pengusaha Rusia yang bergerak di bidang minyak dan gas tertarik melakukan investasi. Alex-andra, pengusaha pelayanan publik di Rusia juga tertarik membuka usaha spa dan salon di Batam.
Setelah Asroni selesai melakukan pemaparan mengenai potensi Batam, delegasi Rusia langsung melakukan pertemuan teknis dengan perwakilan dari BP Kawasan Batam, dan anggota Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin) Indonesia untuk Rusia, Zamharir guna membahas teknis investasi di Batam.
Menurut Asroni, BP Kawasan Batam optimistis pengusaha Rusia jadi melakukan investasi di Batam dalam jumlah besar. Pasalnya, mereka antusias bertanya sampai masalah teknis di lapangan.
”Mereka minta pertemuan kecil untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan dan sistem yang ada di Indonesia. Ini menandakan mereka serius,” ujar Asroni, di BP Kawasan Batam, Kamis (30/4). (rob)
BATAMANIA May 3rd, 2009, 06:47 PM Batam-Kuala Lumpur Cuma Rp 111 Ribu
Resmi Layani Batam-Malaysia
BATAM, TRIBUN - Bandara Hang Nadim mulai melayani penerbangan internasional setelah maskapai Firefly melakukan penerbangan perdana dari Batam ke Subang (Kuala Lumpur), Sabtu (2/5).
Dengan penerbangan perdana ini, Firefly merupakan anak perusahaan Malaysia Airlines (MAS) secara resmi melayani rute Batam-Kuala Lumpur. Maskapai ini menjadi satu-satunya yang melayani penerbangan international baik dari Subang mau pun dari Batam.
Dari Subang, pesawat mengangkut 40 penumpang. Selanjutkan saat kembali dari Batam ke Subang membawa 60 penumpang.
Angelina C.Fernandez, Head of Marketing dan Communications Firefly, mengatakan kedepan maskapainya akan melayani penerbangan tiga kali seminggu yakni tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pulang-pergi.
Jadwalnya, berangkat dari Subang pukul 10.00 (waktu Malaysia) atau pukul 9.00 WIB dan sampai di Batam pukul 10.20 WIB. Pesawat akan terbang kembali ke Subang pukul 10.40 WIB dan akan tiba sekitar pukul 01.00 waktu Malaysia. “Lama penerbangan sekitar 1 jam 20 menit,” ujar Angelina.
Dalam penerbangan perdana, kemarin, pesawat take off sekitar pukul 10.00 waktu Malaysia (09.00 WIB) dan landing di Hang Nadim Batam sekitar pukul 10.10 WIB, lebih cepat 10 menit dari yang dijadwalkan.
Saat ini harga tiket dalam masa promo hingga 24 Oktober ini ditawarkan mulai dari harga paling rendah yakni Rp 111 ribu. Tiket ini sudah bisa dipesan di travel agent di Batam. Harga ini sudah termasuk airport tax.
Rute baru ini tentu akan memudahkan warga Batam pergi ke Malaysia. Bahkan ke Bangkok, Phuket, dan Koh Samui di Thailand. Pasalnya, Firefly juga melayani penerbangan langsung dari Malaysia ke tujuan tersebut.
Angelina menambahkan, perusahaannya juga akan membuka peluang penerbangan dari Jambi, Padang, dan Palembang.
Pada penerbangan perdana, pesawat yang digunakan jenis ATR72-500 berkapasitas 72 penumpang. Wali Kota Batam Ahmad Dahlan terlihat antusias menyambut penerbangan perdana ini. Bersama Syamsul Lussa, Dirjen Pengembangan Pemasaran Departement Kebudayaan dan Pariwisata RI, rombongan pejabat ini melepas penerbangan perdana tersebut.
Dalam sambutannya, Ahmad Dahlan mengatakan ini merupakan langkah awal yang baik mewujudkan kerjasama pariwisata Batam-Kuala Lumpur. “Bayangkan jika sebelumnya yang banyak ke Batam itu warga Singapura. Kedepan tentunya kami harapkan warga Malaysia juga banyak yang berkunjung ke Batam, termasuk dari negara lain,” harap Dahlan.
Kehadirahan maskapai ini, kata Dahlan, akan turut mendukung pencanangan visit Batam 2010. Penerbangan kemarin juga turut membawa wisatawan dan golfer ke lokasi wisata di Batam. (sam)
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:24 PM walau sempat terkena imbas krisis financial global pada penghujung dan awal tahun tampaknya sejumlah proyek di batam jalan terus :) dan dengar-dengar sih proyek Bayerina di Harbour Bay udah mulai di bangun...begitu juga dengan proyek BATAM CENTER PARK APARTMENT, GRAND QUARTER, BATAM CITY CONDOMINIUM, dan sekitar 200an tower rusunami dan rusunawa tahap 1 yg sudah mulai di bangun di sejumlah kawasan di batam seperti Batam Center, Sekupang, Mukakuning, Tj Piayu,
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/d0267f53930_1_V550.jpg
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:25 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/ae822c46555_1_V550.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/49781546556_1_V550.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/24657346559_1_V550.jpg
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:27 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2f2de553921_1_V550.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/58b6fc53922_1_V550.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2104a646557_1_V550.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/6603ae46558_1_V550.jpg
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:30 PM dan ini proyeknya GRAND QUARTER BATAM
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/grandquarterbatam_view1.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GrandQuarterBatam.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/AstonGQ-Batam.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/pro2601.jpg
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:43 PM BATAM CITY CONDOMINIUM PROGRESS
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/3-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/4.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/1-1.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2-2.jpg
BATAMANIA May 3rd, 2009, 07:50 PM Tapi sayang karena keterbatasan saya tidak bisa menghadirkan gambar2 proyek Batam Center Park Apartment, Rusunami dan Rusunawa yg sudah mulai di bangun di beberapa lokasi di Batam^^
sebenarnya ada banyak proyek yg lagi underconstruction di Batam ini seperti di kawasan Batam Center ^^
yg di Batam bantuin dunk :cheers:
KRAFTY.LEICA May 4th, 2009, 12:07 AM bos batamania, itu BCC uda ampe lantai kbrapa?
well, harmoni one dong! progress nya gmn?
tengkyu bos. :)
BATAMANIA May 6th, 2009, 09:43 AM BCC udah sampe ke lantai 12 keliatannya klo Harmoni One ntar deh nyusul ..
BATAMANIA May 9th, 2009, 08:03 PM berita yg gua tunggu-tunggu....:lol:
Ismeth: Juni Kran Impor Mobil Dibuka
BATAM (BP) - Ketua Dewan Kawasan (DK) perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ) Ismeth Abdullah menjanjikan, jika tidak ada aral melintang, kran impor mobil dibuka Juni mendatang. ”Penyusunan drafnya (kuota dan jenis, red) sudah hampir rampung. Kita tunggu saja bulan depan,” ujar Ismeth di Politeknik Batam, Kamis (7/5) lalu.
Ismeth menjelaskan, kendati kran impor mobil dibuka Juni mendatang, namun bukan berarti mobil akan bebas masuk ke Batam-Bintan-Karimun (BBK). Akan ada pembatasan jumlah yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan di wilayah BBK. Juga disesuaikan dengan kondisi atau kapasitas jalan yang ada di BBK.
Ismeth juga mengatakan, mobil yang akan masuk ke Batam nantinya, selain jumlahnya disesuaikan dengan kondisi BBK, juga harus brand new alias baru. Namun Ismeth belum bisa menjelaskan secara detil spesifikasi dan jenis mobil yang boleh di impor.
”Nanti detilnya setelah draf kuota dan spesifikasi impor mobil keluar. Importir mobil harap bersabar,” kata Ismeth yang juga Gubernur Kepri ini.
Terkait dengan keluhan pelaku usaha di Batam, khususnya masterlist, Ismeth mengatakan, DK dan Badan Pengusahaan Kawasan Batam akan mengkomunikasikannya dengan Menteri Koordinator Perekonomian Sri Mulyani dalam waktu dekat ini. ”Kemarin menteri (Sri Mulyani, red) sibuk di acara ADB di Bali,” katanya.
Ismeth juga mengatakan, segala kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan FTZ satu bulan pertama merupakan hal yang wajar karena masih tahap transisi. Kekurangan itu akan terus diperbaiki supaya ke depan mejadi lebih baik lagi.
Hal senada juga disampaikan Ketua Apindo Kepri Abidin Hasibuan. Ia berharap, keluhan pengusaha bisa dikomunikasikan secara cepat dengan pengambil kebijakan di Jakarta, khususnya soal masterlist yang masih menyulitkan pengusaha. ”Paling tidak, 100 hari pelaksanaan FTZ, tidak ada kendala lagi. Itu harapan kita,” ujar Abidin pekan lalu.
Jangan Andalkan Singapura
Pertumbuhan investasi di kawasan Batam dinilai melambat karena selama ini terlalu tergantung dan menunggu limpahan investasi dari Singapura. Kepala Bidang Penataan Ruang Kementrian Koordinator Perekonomian, Dody Slamet Priyadi menyebutkan, kalau ketergantungan kepada Singapura tidak segera diakhiri, Otorita Batam akan sulit berkembang.
”Batam agak lama berkembang karena tergantung Singapura. Padahal, Singapura tidak mau Batam maju karena merupakan kompetitornya. Maunya Singapura tetap yang terdepan. Kita akan cut dengan Singapura, dan mencoba kerja sama dengan China dan Taiwan,” ungkap Dody Slamet Riyadi saat diskusi dengan tema ‘Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Daerah’ di gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senayan, Jumat (8/5).
Dia yakin, banyak investor dari China dan Taiwan yang akan tertarik masuk kawasan Batam lantaran di sana ada penambahan kawasan seperti Bintan.
Dody menjelaskan, Otorita Batam merupakan salah satu bentuk pengembangan wilayah dalam bentuk Free Trade Zone (FTZ). Selain FTZ, ada Kawasan Berikat, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET). Saat ini sudah ada 13 lokasi KAPET. Sedang untuk KEK, sudah ada 21 provinsi yang mengajukan agar daerahnya ada KEK.
Bila berbagai bentuk pengembangan wilayah itu sudah berjalan, diyakini pertumbuhan ekonomi nasional yang disokong pertumbuhan ekonomi daerah bakal melaju. Saat ini saja, pertumbuhan ekonomi nasional pada kisaran 4,6 persen.
Sementara, sejumlah daerah pertumbuhan ekonominya justru lebih tinggi. Di kawasan Sumatera, pertumbuhannya mencapai sekitar 5,9 persen, Sulawesi, Maluku, dan Papua mencapai 5 persen. ”Di Jakarta saja hanya 5,6 persen,” ujarnya. (jpnn/a/nur)
BATAMANIA May 9th, 2009, 08:48 PM HANG NADIM
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/hang-nadim-batam.jpg
BATAMANIA May 9th, 2009, 09:00 PM Maket Batam Center Park
ini proyek lagi underconstruksi...:) buka sekedar maket ataupun wacana :cheers:
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/02.gif
BATAMANIA May 10th, 2009, 09:00 PM Ketua OB Ajak UKM Manfaatkan Keunggulan Batam
Ketua Otorita Batam (OB) yang juga Badan Pengusahaan (BP) Batam, Mustofa Widjaja, mengajak para pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi untuk dapat ikut bepartisipasi dan memanfaatkan momentum pertumbuhan investasi yang terjadi di Batam. Hal itu disampaikan Mustofa Widjaja dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Biro Sekretarita dan Protokol pada pembukaan Batam Expo 2009 di Sumatra Promotion Centre,
Menurut Mustofa Widjaja, kemajuan investasi di Batam, tidak hanya meningkatkan investasi pada sektor formal, tetapi juga merangsang pertumbuhan sektor informal. Oleh karena itu diharapkan para pelaku usaha, termasuk Koperasi dan UKM.
”Hasil produksi yang dihasilkan oleh Koperasi maupun UKM memiliki daya saing, baik kualitas maupun harga, di antara derasnya produk-produk import yang membanjiri pusat-pusat perbelanjaan dewasa ini,” katanya.
OB mendukung diselenggarakannya pameran ini karena dari beberapa pemeran sebelumnya terbukti cukup efektif sebagai ajang untuk saling bertukar informasi sekaligus sebagai sarana ya ng strategis tempat bertemunya para produsen dengan masyarakat secara langsung.
Batam Expo juga diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Koperasi dan UKM, perwakilan daerah dan para produsen lainnya untuk mempromosikan keunggulan masing-masing produk yang dihasilkan, serta menampilkan potensi daerah yang dimiliki untuk dikembangkan, sehingga akan tercipta pasar baru yang kompetitif.
Batam Expo 2009 dibuka oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan dan akan berlangsung selama 5 hari.***
BATAMANIA May 13th, 2009, 08:56 PM lagi.. maketnya BCC :)
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/S7300837.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/S7300838.jpg
BATAMANIA May 13th, 2009, 08:57 PM pict from kutubuku,,,,,,
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image002-1.jpg
BATAMANIA May 13th, 2009, 09:07 PM :)....
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/5DHWlxZDf6J9.jpg
Dazon May 14th, 2009, 04:08 AM ^^
very nice update batamania.
Fahrudin08 May 14th, 2009, 11:13 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/2/DSC02105.JPG?et=dbumL6ycqWLTlBtxd%2CUiYQ&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/3/DSC02098.JPG?et=S8%2B7R9zbd%2BRD596p%2CHLNaw&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/5/DSC02037.JPG?et=kO0PAUXf6o7WV%2Ck13GGDOg&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/6/DSC02025.JPG?et=ZHplzwsPnxLSdlugpzuH4w&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/7/DSC02028.JPG?et=fbS2aftgzNJgPHmbR6EJew&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/8/DSC02031.JPG?et=pYXefkBQpBuOiEJkFmdwmA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/9/DSC02033.JPG?et=XcwF0UjTZsOaT9JEK%2Be0DQ&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/10/DSC02034.JPG?et=O%2BirnrluchJUlmxKy0NoTw&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/11/DSC02022.JPG?et=ACMOIHayRP0%2B4%2CBR78W6oA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/13/DSC01928.JPG?et=zXYcr90OV6douQgRPRtr8w&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/14/DSC01925.JPG?et=FrpQrmRBWdDDl1BwPa5TZA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/21/DSC01499.JPG?et=4yX7mzvQyPeqss1MCoOw5A&nmid=243056283
Fahrudin08 May 14th, 2009, 12:09 PM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/23/DSC01642.JPG?et=KRE%2BzicyZFjIq0VhYrx%2B5w&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/24/DSC01679.JPG?et=I49%2CRMs80YrQCmLmV90ong&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/25/DSC01475.JPG?et=1RBkbqpjAXToNbs1BPLKdA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/27/DSC01683.JPG?et=UU%2BdEa%2BIFu7893c26%2BCR2A&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/28/DSC01351.JPG?et=ok5MTmofnhASePgM0N39mA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/29/DSC01034.JPG?et=I7EZD20FqAQYDahvktvY1g&nmid=243056283
Batam bakal memiliki gedung tertinggi di Sumatra dengan ketinggian gedung 110 M (untuk sementara)
BATAMANIA May 14th, 2009, 04:20 PM Batam bakal memiliki gedung tertinggi di Sumatra dengan ketinggian gedung 110 M (untuk sementara)
so BCC tingginya 110 m ya .......^^
emang ketinggian Cambridge dan Marriot medan brp yah....
KRAFTY.LEICA May 14th, 2009, 10:37 PM Maket Batam Center Park
ini proyek lagi underconstruksi...:) buka sekedar maket ataupun wacana :cheers:
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/02.gif
emg ini smacam apa bos? apartment? apa rusunawa? ato apa?
letaknya di mana persisnya?
KRAFTY.LEICA May 14th, 2009, 10:44 PM http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/2/DSC02105.JPG?et=dbumL6ycqWLTlBtxd%2CUiYQ&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/3/DSC02098.JPG?et=S8%2B7R9zbd%2BRD596p%2CHLNaw&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/13/DSC01928.JPG?et=zXYcr90OV6douQgRPRtr8w&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/14/DSC01925.JPG?et=FrpQrmRBWdDDl1BwPa5TZA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/21/DSC01499.JPG?et=4yX7mzvQyPeqss1MCoOw5A&nmid=243056283
bos fahrudin, ini progress dr development bangunan apa?
BCC kah? or anyelse?
novian May 15th, 2009, 04:37 PM Maket Batam Center Park
ini proyek lagi underconstruksi...:) buka sekedar maket ataupun wacana :cheers:
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/02.gif
lokasi tepatny dimana ???
novian May 15th, 2009, 05:16 PM BATAM, TRIBUN - Masalah rumah liar (ruli) di Batam mendapat sindirian Menteri Perumahan Rakyat Muhamad Yusuf Asy’ari. Ia menganggap akibat pemerintah tidak sigap saat rumah liar pertama kali dibangun akhirnya sering terjadi keributan saat penggusuran.
“Seharusnya jangan ditunda. Kalau melihat ada yang akan bangun rumah liar, langsung dilarang. Kalau ditunda, makin banyak. Ini bisa merepotkan pemerintah itu sendiri,” ujar Menpera di sela peresmian perumahan di Tanjunguncang, Rabu (6/5).
Yusuf meminta supaya Pemko Batam tegas dalam menangani masalah ruli. Di Batam sendiri masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan. Lahan tersebut bisa digunakan untuk membangun rumah susun (rusun) dan perumahan murah yang bisa terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.
“Program rusunawa sangat cocok buat pekerja. Saat ini masih ada 50 ribu warga yang masih tinggal di ruli. Padahal Batam sudah dirancang jauh-jauh hari. Jadi, rusunawa sangat berguna bagi kemajuan Batam,” tambah dia.
Menpera juga meminta supaya ada kemitraan antara pemerintah dengan dinas kehutanan. Kemitraan ini untuk mengantisipasi kemungkinan bila lahan tersebut adalah hutan lindung. “Kami serahkan kepada pemerintah dan dinas kehutanan, mana saja lahan yang tidak boleh digunakan untuk pemukiman,” ujarnya.
Menpera juga mendukung bila Batam dibangun sebanyak-banyaknya perumahan. Ini dilakukan karena Batam berada di daerah strategis berdekatan dengan Singapura. Perindustrian di Batam juga berkembang pesat sehingga banyaknya tenaga kerja yang bermukim.(urn)
BATAMANIA May 16th, 2009, 07:25 PM emg ini smacam apa bos? apartment? apa rusunawa? ato apa?
letaknya di mana persisnya?
ini proyek BATAM CENTER PARK APARTMENT, lokasinya di Batam center di belakang sekolah Kalista n gk jauh dari proyeknya Grand Quarter Batam yg juga lagi underkonstruksi......
dan saat ini PEMKO dan BP Kawasan sedang membangun 320 tower rusunami dan rusunawa di beberapa kawasan di Batam....:)
BATAMANIA May 16th, 2009, 07:28 PM bos fahrudin, ini progress dr development bangunan apa?
BCC kah? or anyelse?
ya itu progressnya Batam City Condominium...
BATAMANIA May 16th, 2009, 08:30 PM BATAM CONDOMINIUM......
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/BatamCondominium-1.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/batamCondominium2.jpg
BATAMANIA May 16th, 2009, 08:45 PM BATAM CHINA TOWN ......
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/ScannedImage-3.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/ScannedImage-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSCN0916.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSCN0915.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSCN0865.jpg
jer4sm May 18th, 2009, 11:05 PM opini....
batam adalah kota besar yang akan menjadi kota metropolis tidak lama lagi hal ini di buktikan dengan bertambahnya penduduk kota batam yang sangat booming di tahun 2009.
jumlah penduduk kota batam 920 ribu jiwa pada februari 2009
akibat dari pertambahan penduduk adalah sempitnya lahan karena di kota batam penduduk hanya terpusat pada pulau batam saja, sehingga tidak terjadi pemerataan penduduk
yang harus dilakukan adalah membangun rumah vertikal agar menghemat lahan
dan mulai membangun perumahan di pulau tonton dan stokok agar penduduk dapat berkosentrasi di luar pulau batam setelah di bangun di pulau tonton dan stoko perlu di bangun lagi di pulau rempang dan galang sehingga kosentrasi penduduk tidak hanya di pulau batam saja
yang terpenting adalah sebaiknya badan otorita batam menetapkan tat ruang baru agar lebih efisien penggunaan tanah di batam
Fahrudin08 May 20th, 2009, 04:58 AM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/34/DSC02295.JPG?et=hyqxkEW0ITpr28Qp%2C2VGJg&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/35/DSC02312.JPG?et=40mYLlhMeAsuRfsD%2BigvyQ&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/36/DSC02311.JPG?et=hIGS5Pw1ulLEgblnnL%2BExA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/37/DSC02297.JPG?et=%2B0VLDZz0vk2ZSEIKzngHuw&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/39/DSC02298.JPG?et=HSRKmp0JG7E8imqg9xGujg&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/42/DSC02308.JPG?et=v%2Cl46A0gPCDUae%2BYt9DxLw&nmid=243056283
:cheers:Gambar Batam di malam hari :cheers:
BATAMANIA May 20th, 2009, 03:38 PM opini....
batam adalah kota besar yang akan menjadi kota metropolis tidak lama lagi hal ini di buktikan dengan bertambahnya penduduk kota batam yang sangat booming di tahun 2009.
jumlah penduduk kota batam 920 ribu jiwa pada februari 2009
akibat dari pertambahan penduduk adalah sempitnya lahan karena di kota batam penduduk hanya terpusat pada pulau batam saja, sehingga tidak terjadi pemerataan penduduk
yang harus dilakukan adalah membangun rumah vertikal agar menghemat lahan
dan mulai membangun perumahan di pulau tonton dan stokok agar penduduk dapat berkosentrasi di luar pulau batam setelah di bangun di pulau tonton dan stoko perlu di bangun lagi di pulau rempang dan galang sehingga kosentrasi penduduk tidak hanya di pulau batam saja
yang terpenting adalah sebaiknya badan otorita batam menetapkan tat ruang baru agar lebih efisien penggunaan tanah di batam
saat ini Batam lagi genjar gencarnya membangun hunian2 vertical....dan saran anda benar sekali seharusnya BP kawasan atau pun Pemko batam menetapkan tata ruang kota yg baru agar Batam ini tidak sembrawut...dan pembangunan2 landed house sudah saatnya diarahkan ke luar pulau ...
BATAMANIA May 20th, 2009, 03:44 PM 1,5 Jam Sri Mulyani Keliling Pulau Batam dengan Kapal Patroli BC
Rabu, 20 Mei 2009
Barang Harus Murah, tapi Khawatir Pelabuhan Tikus
Menteri Koordiantor Perekonomian sekaligus Menteri Keuangan Sri Mulyani, kali pertamanya bersama Ketua Dewan Kawasan FTZ BBK Ismeth Abdullah membahas FTZ di atas kapal BC 20001. Selama 1,5 jam mengelilingi Pulau Batam, bersama pejabat lainnya, sang menteri memantau secara langsung kondisi perairan Batam yang mulai berubah menjadi kawasan shipyard. Apa saja yang dibicarakan di atas kapal itu?
Robby Patria, Batam
Dengan mengenakan stelan safari biru tua dan dilengkapi topi Bea Cukai, Sri Mulyani dipapah saat turun dari Kapal Patroli BC 20001. Wajahnya terlihat letih dan berminyak karena habis menempuh perjalanan 1,5 jam keliling Pulau Batam sebelum sampai di Batuampar. Uap air laut tentu saja hinggap di wajahnya. Sampai di pelabuhan, Ani--demikian ia biasa disapa-- langsung menyalami sang nakhoda kapal. Kaca mata hitam terlihat tergantung di antara kancing busana yang dia gunakan. ”Saya sudah dua kali naik kapal ini,” kata Ani kepada sang nakhoda yang juga pegawai BC tersebut, kemarin sekitar pukul 15.30.
Jadwal Ani memang sibuk kemarin. Tiba dari Jakarta, pukul 13.30, ia langsung menuju Telagapunggur untuk melakukan perjalanan laut mengelilingi Batam. Ikut mendampinginya Dirjen Bea Cukai Anwar Suprjadi, Ketua DK Ismeth Abdullah, dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida, Ketua BP Batam, Mustofa Widjaya, serta pejabat Pemko Batam.
Selama perjalanan, Ani berdiskusi panjang lebar dengan pelaksanaan FTZ di Batam, Bintan, Karimun. ”Ibu Menteri banyak bercerita tentang FTZ selama di kapal,” ujar Abdullah Gosse yang ikut di kapal.
Di dalam kabin kapal, yang agak panas, masalah FTZ secara gamblang dipaparkan Ismeth Abdullah kepada Sri Mulyani. Makanya tak heran, saat pertemuan dengan para pengusaha di Hotel Planet Holiday, Ani sudah mafhum apa yang akan ditanyakan pengusaha dan kegelisahan yang mereka hadapi di era FTZ.
Dari atas kapal juga, Ani menyatakan potensi Batam sangat besar menjadi kawasan perdagangan, shipyard, dan industri. Batam yang sudah menjadi kawasan FTZ, harusnya, menjadi kawasan yang kompetitif untuk investasi. Namun ia mulai khawatir dengan banyaknya pelabuhan tikus untuk penyelundupan. Ia pun langsung memerintahkan jajaran Bea Cukai melakukan pengawasan yang ketat.
Ani pun serius menyaksikan geliat industri shipyard di sepanjang pesisir pantai Batam terutama di daerah Tanjunguncang. Di Batam sudah berdiri 45 kawasan shipyard dan berhasil mengalahkan Singapura untuk industri itu. ”Kini kita lebih unggul dibanding Singapura, untuk shipyard,” kata Ketua BP Batam, Mustofa.
Menurut Sri, sebenarnya tidak ada masalah dengan kondisi Pulau Batam yang banyak pulau. ”Kita cuma ingin memperketat barang keluar dari Batam jangan sampai merembet ke daerah lainnya di Indonesia, BC, TNI - AL dan Polri hanya melakukan penegakan hukum di kawasan ini,” tuturnya. ”Kami sudah sepakat untuk menyukseskan FTZ ini. Apalagi presiden sudah melakukan deklarasi, kita wajib mendukung,” tambahnya.
Sebagai kawasan FTZ, barang di Batam harus murah karena tidak dikenakan pajak. ”Aneh juga kalau masih mahal. Sebab negara sudah tidak memungut pajak 10 persen. Artinya pengusaha yang merugikan negara, kalau barang tidak bisa murah sejak FTZ,” tuturnya. Ismeth juga heran kondisi barang di Batam masih mahal. ”Harusnya barang sudah murah karena tidak ada pajak lagi,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, kuota sembako dan barang lainnya ditetapkan BP Kawasan bersama dengan DK. Rabu (20/5), DK rapat dengan BPK se BBK menyelesaikan masalah kuota dan masalah lainnya. ”Termasuk minum keras,” tuturnya.
Usai 1,5 jam perjalanan kapal patroli BC 20001 merapat di Pelabuhan Batuampar sekitar pukul 15.30. Sampai di pelabuhan, sang menteri bersama rombongan langsung ke Hotel Planet Holiday. Di sana sudah menunggu pelaku usaha, pejabat teras di Kepri dan Pemko Batam, BP Batam. ***
BATAMANIA May 20th, 2009, 03:58 PM Dubes India Kunjungi Batam
Duta Besar (dubes) India untuk Indonesia Biren Nanda didampingi Konsul Jenderal ML Chabra berkunjung ke Batam, Senin (11/5). Dalam kunjungan ke Otorita Batam (BP), dubes India disambut Ketua OB Mustofa Widjaja dan Deputi Pengawasan dan Pengendalian Asroni Harahap di Batam Centre.
Ketua OB Mustofa Widjaja usai menerima kunjungan dubes India menjelaskan bahwa kunjungan ke Batam adalah untuk mengetahui informasi lebih jauh mengenai perkembangan Batam. Kunjungan ke Batam juga merupakan kunjungan perdana bagi dubes India sejak ia bertugas di Indonesia.
Investasi dari India di Batam, menurut Mustofa Widjaja, telah mencapai US$7juta dengan 12 perusahaan, baik investasi murni, maupun joint venture India – Indonesia, dan India - Singapura yang bergerak di berbagai bidang usaha.
“India dimungkinkan akan memperluas invstasinya di berbagai bidang dengan memanfaatkan hubungan yang erat antara India dengan Asean, di mana antara India dan Asean telah membina hubungan perdagangan yang cukup lama dan terjalin dengan baik,” kata Mustofa Widjaja.
Untuk penanaman modal di Indonesia, India telah berinvestasi di sejumlah provinsi di antaranya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian Sumatera dan Kalimantan.
Dengan penduduk India yang mencapai 1 milyar dan penduduk Asean sekitar 500 juta jiwa, maka penciptaan kerja sama yang luas akan saling menguntungkan yang juga kan dirasakan bagi Batam.
Dalam kunjungan ke OB, dubes India juga mengorek informasi tentang peluang usaha di kawasan FTZ Batam.***
BATAMANIA May 20th, 2009, 04:38 PM dari batamcity.multiply......:)
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC01603.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC01642.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC01917.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC01925.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC01928.jpg
kelihatan besar bgt yah...:)
n dah sampe di lt 13 masih ada 12 lantai lagi.....go BCC !!!!
BATAMANIA May 20th, 2009, 04:39 PM http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/34/DSC02295.JPG?et=hyqxkEW0ITpr28Qp%2C2VGJg&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/35/DSC02312.JPG?et=40mYLlhMeAsuRfsD%2BigvyQ&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/36/DSC02311.JPG?et=hIGS5Pw1ulLEgblnnL%2BExA&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/37/DSC02297.JPG?et=%2B0VLDZz0vk2ZSEIKzngHuw&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/0/photos/23/500x500/39/DSC02298.JPG?et=HSRKmp0JG7E8imqg9xGujg&nmid=243056283
http://images.batamcity.multiply.com/image/1/photos/23/500x500/42/DSC02308.JPG?et=v%2Cl46A0gPCDUae%2BYt9DxLw&nmid=243056283
:cheers:Gambar Batam di malam hari :cheers:
Fahrudin.....:okay: keep posting bro :cheers:
BATAMANIA May 20th, 2009, 05:14 PM Batam...frm flikr
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image003.jpg
BATAMANIA May 20th, 2009, 05:26 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2092993386_2e70a4a6ae.jpg
jalur lalu lintas kapal di selat philips tak henti2nya dg kesibukan...
BATAMANIA May 20th, 2009, 06:18 PM QUEEN VICTORIA APARTMENT 22 lt...
blum ada tanda2 melakukan proyek berikutnya..
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image003-1.jpg
AAG May 20th, 2009, 07:24 PM cemerlang sekali warnanya
affcell May 21st, 2009, 04:06 AM JADI MIRIS NGELIAT BATAM .............. disini (http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1317366)......... >>>
:fiddle:
BATAMANIA May 21st, 2009, 10:46 AM sebenarnya Batam ini proyeknya pemerintah ORBA dan setelah runtuhnya ORBA Batam jadi seperti tak terurus dan terbengkalai...:ohno:
apa lagi saat berlakunya PP 63 Batam ini sama saja dengan daerah lainnya di Indonesia tak adalagi keistimewaan dan perekonomian Batam mati suri....^^
dan Batam coba kembali merajut kejayaannya dengan FTZ yang baru di berlakukan.:)
beda ama Shenzen yg terkonsep matang klo Batam saat ini seperti diurus setengah hati ama pemerintah pusat.^^jangankan Batam saya rasa Jakarta aja kalah ama Shenzen... sebenarnya ini potret pemerintahan kita dibandingkan ama China
AceN May 21st, 2009, 02:13 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/2092993386_2e70a4a6ae.jpg
jalur lalu lintas kapal di selat philips tak henti2nya dg kesibukan...
is that Singapore in proximity ?
BATAMANIA May 22nd, 2009, 01:16 PM yeah....:)
n jarak kedua pulau ini cuma 15 km saja
BATAMANIA May 22nd, 2009, 01:17 PM Korea Siapkan Investasi 10 Juta Dolar AS
Investasi Kawasan Industri Terpadu di Rempang
BATAM (BP) — Energy Master Co LTD Korea telah menyiapkan dana investasi 10 juta dolar AS, untuk investasi pembangunan kawasan industri terpadu di Desa Monggak-Rempang.
Keseriusan Energy Master Co LTD, dibuktikan dengan penandatanganan nota kerja sama dengan PT Mitra Putra Rempang selaku pemilik lahan Senin (18/5) lalu di kantor perseroan ini di Batuaji.
Dari pihak Energy Master Co LTD langsung ditandatangani Mr Lee Sang Kab selaku President Director dan Titus Narjono selaku Presiden Komisaris PT Mitra Putra Rempang. Sesuai kerja sama tersebut, Energy Master Co LTD membangun kawasan industri terpadu di areal 300 hektare mulai dari pabrik genset, baja, ginseng, mainan anak-anak, dan lainnya.
”Jujur kami masih bingung soal status lahan di Rempang khususnya tanah milik leluhur saya ini. Kalau proses perizinan sudah dibuka, sesuai nota kesepakatan September Energy Master Co LTD langsung bekerja setelah administrasi lengkap,” ujar Presiden Komisaris PT Mitra Putra Rempang, Titus Narjono, kepada Batam Pos di kantornya, Kamis (21/5).
Memang, kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Otorita Batam (OB) Dwi Djoko Wiwoho, tanah di Rempang masih status quo. Namun, antara OB dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah melakukan kerja sama yang difasilitasi DPRD Batam soal izin pengalokasian di wilayah tersebut.
Djoko menyarankan, sebaiknya ketemu Ketua OB dan Pemko Batam dulu. Apalagi, menyangkut Penanaman Modal Asing (PMA) tentu membutuhkan izin dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). ”Takut nanti investor tersebut kecewa,” saran Djoko.
Karena itulah, kata Titus, Batam sudah kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/ FTZ) status tanah di Rempang masih status quo. Padahal, ia mengkritisi, pihak pemerintah mati-matian road show dan promosi ke luar negeri menarik investor.
”Pemerintah tak perlu susah-susah menghambur-hamburkan uang, kami pemilik tanah saja bisa mencari investor. Ini investornya sudah ada, kok masih dipersulit status lahan. Kapan dibuka kran izin tanah agar investasi lancar masuk,” ujar Titus mencereweti pemerintah.
Bahkan, masih dia, pihak pemerintah baik Pemko Batam dan OB ribut-ribut soal uang kecil lego jangkar kapal di Galang. Tarif lego jangkar tersebut Rp20 juta satu bulan per kapal dikali 10 kapal baru Rp200 juta.
”Sementara kita yang menyiapkan uang besar kok tak diperhatikan. Coba saja, kalau itu sudah bisa diurus izinnya Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) saja kalau per meter Rp20 ribu dikali 300 hektare, pemerinah sudah langsung mengantongi Rp60 miliar,” kata Titus mengkalkulasi.
Belum lagi efek domino kehadiran investasi Korea tersebut, akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja (naker). Belum lagi pemasukan pajak penghasilan (PPh) badan dan individu serta pajak-pajak lainnya.
Kalau ini sudah jalan, untuk tahap pematangan lahan dan konstruksi bangunan saja menyerap 2 sampai 3 ribu orang. Kalau pabriknya sudah siap, dalam kalkulasi perseroan ini, akan menyerap sedikitnya 50 ribu tenaga kerja.
”Jadi, pemerintah tak perlu mikir macam-macam, tolong dibuat aturan yang mempermudah dunia usaha saja sudah cukup,” ujar Titus menarik nafas dalam-dalam.
Sebelumnya, kata Titus, sudah ada investor PT Intan Agromegah Abadi (IAA), yang akan menanamkan investasi di bidang pengilangan minyak. Investasi tersebut belum juga jalan, lantaran status tanah belum jelas. (ash)
BATAMANIA May 22nd, 2009, 01:44 PM Pembangunan jalur dua jalan Simpang Punggur-Telaga Punggur, yang dilaksanakan secara bertahap, saat ini mulai dikerjakan. Pembangunan jalan sepanjang 2 kilometer dengan biaya Rp4.739.953.900 dari APBN murni melalui Dirjen Bina Marga Satker SNVT PJJ Provinsi Kepri, yang dikerjakan oleh PT Patens Agriutama dan konsultan pengawas lapangan PT Prospera Consulting.
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/jalan-punggur-2-09041442.jpg
BATAMANIA May 22nd, 2009, 01:46 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/jalan-punggur-3-09041442.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/jalan-punggur-1-09041414.jpg
jalan ini dipersiapkan menyusul akan di bangunnya jembatan BATAM-BINTAN. dan bukan tidak mungkin kelak jalan ini bagian dari jalan tol Batu Ampar-Dompak
BATAMANIA May 22nd, 2009, 02:07 PM sekarang Pemprov, BP kawasan dan Pemko Batam lagi gencar2nya menambah jalan-jalan baru di kota pulau ini dan berikut ini :
Pembangunan jalan Piayu Laut sepanjang 1,1 km dengan anggaran sebesar Rp2.796.172.478,31 dari APBN melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJJ Kepri, dikerjakan oleh PT Kurnia Djaja Alam dengan masa kerja selama 210 hari kerja dan PT Prospera Consulting sebagai konsultan pengawas.
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-4-09041040.jpg
BATAMANIA May 22nd, 2009, 02:08 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-3-09041040.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-2-09041039.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-1-09041039.jpg
BATAMANIA May 22nd, 2009, 02:18 PM Pembangunan Jodoh Boulevard dengan anggaran Rp 3,2 M, dilaksanakan sejak tahun 2007 lalu, hingga saat ini masih belum siap. Jodoh Boulevard ini sudah tahunan ditunggu-tunggu sejumlah kalangan, mulai dari Pemprov Kepri sebagai pemilik proyek, Pemko Batam^^
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/bulevard-4-09030935.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/bulevard-2-09030932.jpg
BATAMANIA May 22nd, 2009, 02:19 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/bulevard-3-09030934.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/bulevard-1-09030931.jpg
BATAMANIA May 22nd, 2009, 07:13 PM OB Akan Lakukan Pelatihan e-Procurement Lanjutan
Pelaksanaan penggunaan e-procurement atau cara pengadaan barang dan (atau) jasa yang dilakukan secara elektronik di lingkungan Otorita Batam (OB) secara efektif telah dimulai pada tanggal 1 Mei 2008. Sebanyak 72 proyek yang berasal dari DIPA dan DURK 2008 dengan nilai total ± Rp110 milyar dilelangkan dengan sistem e-procurement.
Pelaksanaan e-procurement di lingkungan OB telah diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara OB dengan Depkominfo tentang penerapan aplikasi sistem e-procurement pada bulan November 2007 lalu.
Pelaksanaan e-procurement dimaksudkan untuk mewujudkan good governance di mana aplikasi e-procurement (SePP) telah dibuat oleh Depkominfo RI yang dapat dipergunakan di instansi pemerintah di seluruh Indonesia secara gratis. Untuk mendukung upaya tersebut, OB telah menyiapkan infrastruktur yang diperlukan yang merupakan salah satu solusi sistemik dengan tujuan untuk diimplementasikan di lingkungan OB secara efisien, transparan dan akuntabel.
Sehubungan dengan penggunaan e-procurement yang sudah menjadi program nasional untuk pengadaan barang dan jasa, OB akan mengadakan pelatihan penggunaan aplikasi e-procurement bagi karyawan di lingkungan OB dan bagi para mitra pelaku usaha dalam penyediaan barang dan jasa yang akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada 18 dan 19 Mei 2009 mendatang bertempat di Politeknik Batam bekerjasama dengan Direktorat e-Government dan e-Bisnis, Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika, Departemen Kominfo RI.
Pada Senin, 18 Mei 2009 diperuntukkan bagi para karyawan, khususnya para PPK, panitia lelang di lingkungan OB. Sedangkan pada Selasa, 19 Mei 2009 diperuntukkan bagi para mitra pelaku usaha dalam penyediaan barang dan jasa yang belum pernah mengikuti atau pun yang sudah pernah mengikuti, namun masih berminat mengikutinya.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk mengoptimalisasikan proses e-Lelang, e-Seleksi, e-Katalog, Sistem Manajemen Penyedia Barang/Jasa dan Sistem Manajemen Instansi Pemerintah dari proses manual menjadi proses elektronik.***
BATAMANIA May 22nd, 2009, 07:17 PM Setelah KTP & KK, Giliran Akte Kelahiran terapkan SIAK Online
BATAM - Setelah beberapa aspek layanan publik yang di’up-grade’ Pemko Batam bentuk layanan dan kebijakannya seperti layanan Kartu tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, maka satu dokumen kependudukan lain yang sangat terkait dengan kedua dokumen tersebut juga diaplikasikan dengan menerapkan SIAK Online.
Adalah Akte Kelahiran sebagai dokumen jati diri bagi seorang anak di tengah-tengah keluarga, sehingga tercatat secara otomatis dalam sistem Akta Kelahiran Online yang diaplikasikan tersebut. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam menjadi leading sektor dokumen-dokumen kependudukan yang sudah menerapkan sistem SIAK online tersebut sangat terbantu dalam melakukan ‘up-date’ data kependudukan mulai dari peristiwa kelahiran sampai kematian.
Persoalan ini terkadang sering terlupakan oleh orang tua. Padahal selaku warga negara, kelahiran seorang anak haruslah tercatat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pencatatan ini dilakukan dengan prosedural tertentu dan diarsipkan dalam lembaran yang dikenal dengan nama Akta Kelahiran. Akta kelahiran ini merupakan awal dari pencatatan terhadap diri seseorang di mata hukum di Indonesia.
Merujuk pada Pasal 27 (1) Undang-undang No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan disebutkan bahwa setiap kelahiran wajib dilaporkan oleh penduduk kepada instansi pelaksana di tempat terjadinya peristiwa kelahiran paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak kelahiran. Selanjutnya, Pasal 27 (2) menyebutkan bahwa berdasarkan laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejabat Pencatatan Sipil mencatat pada Register Akta Kelahiran dan menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran. Berdasarkan undang-undang tersebut, para orangtua wajib segera membuat akta kelahiran bagi anak mereka.
Dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat Batam dan mewujudkan Batam Digital Island Wakil Walikota Ria Saptarika, melaunching akta kelahiran berbasis SIAK (20/05) di lantai 5 kantor Walikota Batam. “Launching ini merupakan wujud komiten kita bersama dalam rangka penerapan system ini dan merupakan tugas tambahan bagi lurah untuk memberikan laporan secara berjenjang mengenai masalah kependudukan ,” jelas Ria saat memberikan sambutan.
Kepala Dinas Kependudukan Sadri khoirudin dalam sambutannya mengintruksikan kepada lurah dan camat untuk mengisi buku harian peristiwa penting menyangkut masalah kependudukan. Sistem akta kelahiran ini merupakan pengintegrasian system catatan sipil dengan SIAK. Pengolahan informasi kependudukan, jadi data dan informasi dapat diakses secara nasional karena berlaku secara online.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kependudukan Sadri Khairudin, Kepala Dinas Kominfo Muramis, perwakilan PT Telkom, Lurah dan Camat sekota Batam.
BATAMANIA May 22nd, 2009, 07:30 PM Norway to cooperate with Indonesia on energy and climate
In its quest for a stronger presence in Asia, Norway, a wealthy Nordic country, has recently begun showing a special interest in Indonesia, Southeast Asia’s biggest economy.
Like Indonesia, Norway is endowed with a wealth of natural resources including petroleum, natural gas, hydropower, fish, forests and minerals. On top of this, Norway has a US$375 billion oil fund, which invests in bonds, stocks and projects all over the world.
The Norwegian interest comes at the right time for Indonesia, which is desperately looking for new markets and investments in the midst of the global financial crisis.
“We have an excellent relationship with Indonesia. Though we have a number of dimensions to it [the relationship], our main focus is on energy, climate and economic cooperation with regard to Indonesia,” Norway’s new Ambassador to Indonesia Eivind S. Homme told The Jakarta Post in a recent interview in Jakarta.
Ambassador Homme, an adept career diplomat, submitted his credentials to President Susilo Bambang Yudhoyono on Aug. 12, 2008.
Norway, which produces around 2.5 million barrels of oil per day, is the leading country in deepwater oil exploration.
In the energy sector, Homme said, the two countries have been working together for a long time.
“Our state oil company StatoilHydro and its Indonesian counterpart PT Pertamina signed a memorandum of understanding in 2006 and a letter of intent in 2007 to cooperate in the energy sector,” Homme said.
StatoilHydro, which opened its office in Jakarta in 2007, has already acquired stakes in two oil and gas blocks in the Makassar Strait under production sharing contracts.
“In Karama block, StatoilHydro has a 51 percent stake and a 40 percent stake in Kuma block, Homme said.
StatoilHydro, which has operations in 40 countries, is also interested in developing the Natuna D-Alpha gas block in Riau, in cooperation with Pertamina.
According to Homme, Statoil has advanced technology and experience in deep sea exploration.
“Natuna has a high content of CO2 [70 percent]. It will be a challenging task technically and commercially. But Statoil has lot of experience in pumping out CO2,” Homme said.
Statoil is competing with other oil giants including ExxonMobil and Shell.
In an effort to boost cooperation in the energy sector, Homme said, Norway has been organizing seminars as well as exchange and training programs in Indonesia and Norway.
On the investment side, the Norwegian Government Pensiun Fund-Global invested $37. 42 million in Indonesia. The same fund had more than $1 billion invested in Indonesia through Rio Tinto until recently. Rio Tinto has a stake in Freeport McMoran, which operates the Grasberg gold and copper mine in Papua.
Homme said that, after oil, the shipping industry is the biggest contributor to Norway’s gross
domestic product. Norway has the world’s second biggest off shore fleet.
“Our shipping companies gave orders to an Indonesian shipbuilder in Batam to build ships. It will be a huge project worth 4.3 billion Norwegian krone ($656 million) lasting for several years” Homme said.
At least 14 vessels will be built at the PT BATAMEC shipyard in Batam.
Bilateral trade between Norway and Indonesia has been growing at a tremendous pace.
In 2008, according to figures from the Indonesia’s Central Statistics Agency, bilateral trade surged to $210.07 million, a 57.97 million increase from $132.98 million in 2007. In 2003, bilateral trade value stood just $84.40 million.
Indonesia primarily exports furniture, textiles, shoes and telecommunications equipment to Norway. It imports fertilizers, industrial machinery and some oil (on the spot market).
“I am confident the trade will grow significantly if we include the goods related to ship building in the future,” Homme said.
To address climate issues Norway and Indonesia recently participated in a bilateral energy dialogue in Oslo.
“Norway is financing the UN REDD program, one of the pilot projects on climate change, in Indonesia,” Homme said.
The Norwegian government will appoint a new counselor to its embassy in Jakarta to deal specifically with climate and forestry issues.
Homme also said that Norwegian Prime Minister Jens Stoltenberg has invited Indonesia to attend a high-level meeting on Carbon Capture and Storage, which will be held from May 27-28 in Bergen, Norway.
Norway and Indonesia collaborate productively on good governance, democratization and human rights issues.
“We will be spending $10 million on our development cooperation programs. We will be also helping Indonesia’s new initiative, the Bali Democracy Forum, Homme said.
To enhance mutual understanding and bilateral ties, Norway recently hosted the 8th round of the Indonesia-Norway Human Rights Dialogue in Oslo.
Homme, a former officer in the Royal Norwegian Navy, is an explorer himself.
“Before joining the foreign service, I traveled by bicycle from Europe to Africa, Homme said.
Homme joined the foreign service in 1984 and has worked in various positions for Norwegian diplomatic missions in Manila, Rome, Washington and Beijing.
When asked about his hobbies, Homme said he can’t play golf in Jakarta.
“I used to play golf but I can’t play it here. I like to spend my spare time with my two young children,” Homme said.
He and his family are enjoying their stay in Indonesia.
“Indonesian people are very kind and friendly. They have a very rich and diverse culture. I and my family like here very much,” Homme said.
BATAMANIA May 22nd, 2009, 07:34 PM gua heran kenapa PGN Batam lebih mementingkan menjual Gas ke Singapura dari pada menjualnya ke PLN Batam^^. mungkin lebih mahalan jualnya ke luar negri kali yah, ato feenya lebih besar buat pejabat2 PGN jika jual ke Spore sana...:bash:
PETROCHINA REPLACES PGN AS BATAM'S GAS SUPPLIER
One of the Indonesian government`s efforts to solve Batam`s power blackouts is switching the source of gas supply to the local power plants from state-owned gas company PT PGN (JSX:PGAS) to gas producer PetroChina (SSE:601857, SEHK:0857), a senior energy official said.
J. Purwono, director general for electricity and energy utilities at the Energy and Mineral Resources Ministry, said here on Wednesday, the government was continuing to find effective ways to ensure adequate gas supply to Batam.
"Batam`s demand for gas is 15 MMSCFD on Saturday (May 23), five MMSCFD on Sunday (May 24) and 25 MMSCFD on Monday (May 24)," he said.
He said state electricity company PLN in Batam had asked for the routine supply of gas.
PT PGN was reported to stop supplying gas to all its customers in Batam and Singapore on May 23-25 following the plan of ConocoPhilips as its gas supplier to carry out a routine maintenance procedure.
PGN Secretary Wahid Sutopo earlier said the company had notified customers about its plan to stop supplying gas to them.
"We have asked our customers to prepare themselves by increasing their fuel stocks or use alternative fuels in view of the of the full shutdown to be carried out on May 23-25," he said.
ConocoPhillips is the biggest gas supplier using the Grissik (South Sumatra)-Batam-Singapore pipeline operated by PGN.(ANTARA)
BATAMANIA May 22nd, 2009, 07:36 PM KTL sets up shop in Batam to build on its fast growing services business
• Enhances service level due to close proximity to customers
• Frees up Singapore yard to focus on higher value added jobs
• Anchors KTL as top choice for rigging equipment and services in Asia
In line with its efforts to build on its fast growing services business, KTL Global Limited (KTL, the Group or KTL), has set up a technical services centre in Batam, Indonesia, to respond faster to the time-sensitive needs of its major customers with yards there.
The centre is held via newly set up PT. KTL Offshore Indonesia (KTL Indonesia), 95%-owned by KTL, one of Asia’s major suppliers of rigging equipment to the offshore oil and gas (O&G) sector. KTL will provide testing and inspection services for lifting equipment, wire ropes and vessels, as well as carry out the spooling of mooring lines in Batam.
On this strategic move, Mr Wilson Tan, KTL’s Chief Executive Officer, commented: “With our fast response time, this centre will bring us closer to our customers based in Southeast Asia and open up more business opportunities, anchoring KTL’s position as the top choice for rigging equipment and services in the region.
“Our services arm has grown quickly over the past two quarters and has consistently contributed to our earnings. We expect the demand for our testing and maintenance services to remain strong as rigging equipment require regular servicing throughout the various replacement cycles.”
Shifting some of the servicing operations to Batam also frees up resources at the Singapore yard to increase KTL’s focus on higher value added services. A team of rigging equipment specialists will be trained to provide the various testing and inspection services in Batam, reducing the need to send staff from the Singapore yard.
KTL will invest an initial US$95,000 for its 95% stake in KTL Indonesia and expects its CAPEX needs to be met from internally generated funds. The remaining 5% of KTL Indonesia is held by an independent Indonesian individual.
Just last week, KTL announced a 27% growth in net attributable profit to S$4.7 million as revenue rose steadily over the period, growing 26% to S$54.4 million.
novian May 24th, 2009, 06:30 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-3-09041040.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-2-09041039.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/piayu-laut-1-09041039.jpg
neh proyek apaan boss!!!
BATAMANIA May 24th, 2009, 06:40 AM nov itu proyek pembangunan jalan Piayu Laut sepanjang 1,1 km ^^ dan juga bagian dari proyek pembuatan jalan lingkar pulau Batam ....:)
AceN May 24th, 2009, 07:03 AM Proyek Jodoh BOulevard terkendala apa sih ? kok itu di samping2nya banyak tenda2 PKL ya ? distracting banget..
novian May 24th, 2009, 07:15 AM mungkin permasalahan pengelolaaan, ya spt kasus pasar induk jodoh dulu, nah ini nih namanya "Habibi" (habis bikin bingung):nuts:
BATAMANIA May 24th, 2009, 07:17 AM nih beritanya cen.....^^
dan masalah pkl seolah-olah Pemko Batam tak sanggup mengatasinya :bash:
Proyek Jodoh Boulevard Terbengkalai
BATAM - Proyek pembangunan Jodoh Boulevard oleh Pemprov Kepri yang seharusnya rampung tahun 2007 lalu, kini terbengkalai.:bash: Akses jalan ke Jodoh yang ditutup sehubungan dengan pembangunan ini pun merugikan pedagang di wilayah Tanjungpantun dan sekitarnya. Wakil Wali Kota, Ria Saptarika yang meninjau langsung proyek tersebut, kemarin pagi, hanya bisa prihatin dengan terbengkalainya proyek tersebut yang salah satunya disebabkan terkendala faktor dana.
”Semestinya Jodoh Boulevard ini menjadi ikon Kota Batam, namun pembangunan yang harusnya rampung tahun 2007, belum juga selesai,” ujarnya.
Ria juga mengharapkan kepada pemenang tender agar dapat menyelesaikan pembangunan ini dalam waktu dekat.
”Seharusnya mereka lebih siap dalam segala hal, termasuk dana sebelum melakukan pembangunan,” ujarnya.
Pihak developer, PT Rosa Lisca mengharapkan kerja sama dengan pemerintah kota. ”Saya mengharapkan ada upaya penanganan khusus dari pemerintah,” ungkap Jadiman, dari developer.
Jodoh Boulevard adalah proyek Pemprov Kepri yang menelan dana sekitar Rp3,2 miliar. Untuk tahap satu, boulevard itu dimulai dari depan BCA Jodoh memutar ke kawasan Tanjungpantun dan berakhir di Hotel Panorama Regency. Sedangkan untuk tahap dua, akan melewati Toss 3000 sampai ke pasar Angkasa. Sedangkan tahap tiganya, melewati DC Mall dan berakhir di depan Hotel Nan Tongga. Setelah tahap ini selesai, boulevard lainnya akan dikembangkan, yakni di sekitar Jodoh dan Nagoya sampai ke Harbour Bay dan DC Mall.
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:16 AM dari progressnya GC...:)
Bouygues Batiment International Signs Strategic Partnership Agreement as Turn-key Contractor of US$ 120 million Grand Uway Development Project
SINGAPORE - PT Grand Uway Development ("GUD"), developers of Grand Quarter ("GQ") Batam, signed a strategic partnership agreement with Bouygues Batiment International as Turn-key Contractor. This agreement marks an important step in the development process of the integrated business and leisure area because it guarantees completion of both phases of the US$ 120 million project. The first phase, consisting of the Water Park, Condotel, Apartment Complex and Convention Center, will be finished in 24 months. The second phase, composed of the Shopping Mall, Lifestyle Area and Office Block, will be accomplished after 5 years' development.
This strategic partnership assures that PT GUD will be able to deliver Grand Quarter Batam according to planned time schedule. This surely is good news for both domestic and foreign businessmen & tourists -- as they can enjoy various facilities offered by GQ Batam without any delay; and it is even better news for investors, who will soon reap the benefits of their investments.
Bouygues Batiment International, a French-based company, is globally known as a leading contractor with branches in 80 countries. Their international experience as a contractor in civil works, electrical and maintenance supported by professionals and an extensive network presents a strong resume, allowing Bouygues Batiment International to offer a wide range of innovative solutions. One of their projects in Jakarta, Indonesia is The Rasuna Apartment, which was completed successfully amid the global economic crisis in 1999. Bouygues Batiment International's other projects in Singapore include Fullerton Square and The Ritz Carlton, which received the Construction Excellence Award (CIDB) in 1997.
"Batam has a great potential in developing MICE business. That's why we decided to support the project until completion," said Ludwig Reichhold, General Manager, South Asia of Bouygues Batiment International.
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:22 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image002-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-apartment-medium.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image003-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-convention-small.jpg
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:26 AM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/waterpark-medium.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQsports-and-lifestylemall.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-condotel-small.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Billboard-2.jpg
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:39 AM ____________________________
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:40 AM Renderingnya BII BATAM.......^^
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/batof4b.gif
BATAMANIA May 24th, 2009, 08:53 AM rendering dari Batam center Park,,,,,
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/ilu_2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/ilu_1.jpg
novian May 24th, 2009, 08:58 AM Tering Bay yg tinggal kenangan!!!!
http://ard-design.or.id/images/Tering_Bay_Batam.jpg
novian May 24th, 2009, 09:06 AM Tering Bay yg tinggal kenangan!!!!
http://ard-design.or.id/images/Tering_Bay_Batam.jpg
novian May 24th, 2009, 09:49 AM Mc.Dermort salah satu shipyard terbesar dan tertua di Batam.
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/360750911WhElih_fs.jpg?t=1243151430
BATAMANIA May 24th, 2009, 06:20 PM Mc Dermot berdiri pada tahun 1961 merupakan perusahaan perintis di Batam dan juga sebagai perusahaan shipyard tertua di Batam dengan mempergunakan ribuan tenaga kerja di Batam.
perusahaan international ini cukup banyak membantu perekonomian Batam ..... :cheers:
AceN May 25th, 2009, 02:10 AM nih beritanya cen.....^^
dan masalah pkl seolah-olah Pemko Batam tak sanggup mengatasinya :bash:
Proyek Jodoh Boulevard Terbengkalai
mungkin permasalahan pengelolaaan, ya spt kasus pasar induk jodoh dulu, nah ini nih namanya "Habibi" (habis bikin bingung):nuts:
Ooo...ic ic. Thanks :D
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image002-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-apartment-medium.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/image003-2.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-convention-small.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/waterpark-medium.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQsports-and-lifestylemall.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/GQ-condotel-small.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/Billboard-2.jpg
Greattttttttt :eek:
tjokro_ragazzo May 25th, 2009, 08:33 AM Ooo...ic ic. Thanks :D
Greattttttttt :eek:
DAMN GREAT..... :shocked::shocked::shocked:
ncon May 25th, 2009, 11:40 AM ^^ woww :eek:
novian May 25th, 2009, 03:12 PM Tering Bay yg tinggal kenangan!!!!
http://farm4.static.flickr.com/3314/3563023160_a8ba234024_o.jpg
novian May 25th, 2009, 03:14 PM CTC McDermott Raih Sertifkasi AWS
Senin, 25 Mei 2009
BATAM (BP) - Craft Training Center (CTC) PT McDermott Indonesia (PT MI) Batam berhasil meraih predikat sebagai pusat pelatihan pengelasan terbaik versi American Welding Society-Accredited Testing Facilities (AWS-ATF). Sertifikasi ini merupakan pertama yang diraih PT McDermott di seluruh dunia.
”Cabang McDermott itu ada di beberapa negara. Tapi baru PT MI yang berhasil meraih sertifikasi ini,” ujar koordinator CTC PT MI, Made Arjadi saat dihubungi Batam Pos, Minggu (24/5). Made mengatakan, pencapaian sertifikasi AWS-ATF ini berdasarkan hasil audit eksternal tim Auditor-AWS terhadap fasilitas pelatihan pengelasan (welding) J Ray McDermott di CTC pada 22 January 2009. Sebelumnya, katanya, tim quality asurance PT MI juga telah melakukan audit secara internal. (a)
BATAMANIA May 25th, 2009, 03:32 PM Tering Bay yg tinggal kenangan!!!!
http://farm4.static.flickr.com/3314/3563023160_a8ba234024_o.jpg
nov... bukannya lokasi yang akan jadi proyeknya tering bay ini udah menjadi kawasan coastarina saat ini ^^
novian May 25th, 2009, 03:46 PM ^^ oo ya...bukannya klo ga' salah yg dekat nongsa, yg sekarang hanya berupa resort yg ga' begitu besar??
novian May 25th, 2009, 03:52 PM berita lama -->
ini lagi bukti akibat jeleknya birokrasi pemerintah :
Proyek ratusan miliar di Rempang terancam batal
Bisnis Indonesia : 6 Februari 2007
BATAM: Beberapa proyek sektor migas, agroindustri dan pariwisata bernilai ratusan miliar di Pulau Rempang terancam gagal terealisasi karena belum jelasnya institusi yang berwenang mengelola lahan di pulau itu.
Baik Pemerintah Kota Batam maupun Otorita Batam sama-sama tidak berani mengklaim pulau itu masuk dalam wilayah pengelolaannya.
Syamsul Bahrum, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkot Batam, mengakui hingga hari ini belum jelas institusi yang berwenang untuk mengelola dan mengalokasikan lahan di Pulau Rempang, Galang, dan Galang Baru.
Daftar Investor dan proyek di Pulau Rempang-Galang
1 PT Tanjung Jelita Malaysia (US$873 juta) -- Transmisi Gas
2 Global Utility Development Co. Ltd -- Jepang (US$ - 1 juta) --Pembangkit Listrik
3 Al ?Ain Industries Co. Ltd -- Arab Saudi US$1 miliar Oil Refinery
4 PT Makmur Elok Graha Grup Artha Graha US$15 miliar Kawasan wisata
5 PT Bukaka Barelang Energy Indonesia US$500 juta PLTG dan PLTU
6 Batam Marikulture Estate BPPT & Pemko Batam Rp300 miliar Kawasan perikanan
7 Integrated Bio Island BPPT & Pemko Batam - Kawasan Agroindustri
8 Aquabis Pte. Ltd Australia US$15 juta Perikanan Tenggiri
9 PT Batam Livestock Center Konsorsium Rp150 miliar Peternakan Kambing
Sumber: BKPM Kota Batam
"Sampai kini belum jelas siapa mengelola apa, baik OB dan Pemkot Batam belum berani masuk untuk mengelola pulau itu," ujarnya kepada Bisnis kemarin.
Dia mengatakan sebelum bergulirnya era otonomi daerah, Otorita Batam melalui Keputusan Presiden No. 28/1992 masih berwenang untuk mengelola lahan di Rempang, Galang, dan pulau sekitarnya.
Namun, sejak terbitnya UU No. 53/ 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang diwujudkan dengan terbentuknya Pemkot Batam, secara yuridis formal telah membatalkan kewenangan OB dalam Keppres 28/ 1992.
"Tapi kenyataannya, Keppres itu belum dicabut sehingga kedua institusi ini masing-masing berpegang dengan dasar hukum sendiri-sendiri dan berlanjut pada ketidakjelasan hukum di Rempang dan Galang," papar Syamsul.
Dia menghimbau pemerintah segera mempertegas institusi yang berwenang dalam pengelolaan lahan di gugusan pulau itu mengingat tingginya minat investor asing yang ingin berusaha di sektor agroindustri dan pariwisata.
Dalam catatan Pemkot Batam, beberapa perusahaan sudah menandatangani nota kesepahaman seperti proyek Bio Island dan Batam Marikultur Estat kerja sama Pemkot Batam-OB-BPPT.
Selain itu ada juga proyek kawasan wisata ekslusif terpadu di Rempang yang akan dibangun Grup Artha Graha senilai US$15 miliar tapi belum jelas kelanjutannya.
"Harus diakui, semua proyek yang sudah MOU dengan Pemkot dan OB tidak jelas kelanjutannya karena para pemodal masih wait and see," kata dia.
Tidak resmi
Kendati Rempang dan Galang masih dalam status tidak bertuan, tidak menutup kesempatan para pengusaha dan perorangan untuk menggarap lahan di dua pulau itu secara tidak resmi.
Berbagai usaha seperti peternakan, perkebunan, perikanan, bahkan pembangunan pelabuhan tidak resmi banyak tersebar di setiap sudut pulau. Pengalokasian lahan di pulau itu hanya sebatas akta jual beli antara pengusaha dan lurah atau masyarakat pemilik lahan.
"Jelas lahan di sana tidak boleh dialokasikan, dan sampai saat ini belum satu pun sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional untuk setiap jengkal areal di Rempang dan Galang," tandas Syamsul.
Namun Yoding, Lurah Rempang, mengakui kondisi ketidakjelasan status itu justru dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memperjualbelikan lahan di pulau ini baik melalui kelurahan ataupun sendiri-sendiri. (suyono.saputra@ bisnis.co.id)
Oleh Suyono Saputra
BATAMANIA May 25th, 2009, 03:56 PM Begitu juga Dinas PU batam.... emang kelewatan nih.....:bash:
Dinas PU Baru Kerjakan 5 Proyek
Senin, 25 Mei 2009
Dari 140 Proyek di Tahun 2009
BATAM - Wajar jika angota DPRD Kota Batam menilai Dinas Pekerjaan Umum sebagai SKPD paling lemah di lingkungan Pemko Batam. Sebagai bukti, dari 140 proyek yang dicanangkan di tahun 2009, hingga akhir Mei ini baru lima proyek saja yang terealisasi. Kondisi tersebut terungkap saat rapat dengar pendapat Komisi III dengan Dinas PU beberapa waktu lalu. Diketahui, banyak proyek fisik di tahun 2009 ini yang terancam tidak terselesaikan. Dari 140, baru lima yang sudah dikerjakan, sisanya masih dalam proses lelang perencanaan dan tahap pelelangan. Akibatnya, bisa dipastikan, resapan realisasi anggaran APBD di Dinas PU akan rendah.
Anggota Komisi III M Zilzal mengatakan, permasalahan yang menimpa jajaran Dinas PU tidak hanya terjadi pada tahun anggaran 2009, namun juga tahun-tahun sebelumnya. sebab itu, sangat mengherankan jika walikota tidak segera melakukan evaluasi kilat terhadap kinerja dinas ini.
"Harusnya kan pemerintah tidak mengulangi persoalan yang sama. kalau melihat gelagatnya, tahun ini akan banyak proyek fisik di Dinas PU yang terbengkalai," ujarnya kepada Sijori Mandiri.
Apa yang terjadi, kata Zilzal, menunjukkan tidak ada perubahan kinerja sama sekali di tubuh Dinas PU. Artinya, pimpinan daerah juga belum melakukan perbaikan yang akibatnya justru menurunkan wibawa kepemerintahan itu sendiri.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam saat disinggung persoalan Dinas PU ini berjanji akan segera mempertanyakan masalah ini langsung ke Dinas PU. Ia pun akan mengevaluasi kinerja pejabat di Dinas PU tersebut.
"Tapi kita kan masih punya cukup waktu di tahun ini untuk segera mengerjakan proyek-proyek yang sudah direncanakan. Tapi saya akan tetap minta penjelasan ke Dinas PU," ujarnya. (sm/yr)
novian May 25th, 2009, 03:56 PM Perluasan Pelabuhan Batu Ampar dimulai 2010
sumber :http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/regional/1id116997.html
BATAM: Badan Pengusahaan Free Trade Zone Batam memastikan pengerjaan proyek perluasan Pelabuhan Batu Ampar oleh investor asal Prancis Compagnie Maritime d'Affretement-Compagnie Generale Maritime (CMA-CGM) akan dimulai pada 2010.
Mustofa Widjaya, Ketua Badan Pengusahaan FTZ Batam menegaskan tetap berkomitmen menggandeng CMA-CGM untuk memperluas Batu Ampar meskipun investor itu telah menggantung penandatanganan kontrak proyek sejak Desember 2007.
"Tidak ada masalah lagi, insya Allah proyeknya dimulai tahun depan," ujar Mustofa, seusai menghadiri pembukaan Rakerda DPD REI Kepulauan Riau, kemarin.
Dia menjelaskan belum lama ini BP FTZ Batam dan CMA-CGM telah menandatangani kontrak kerja sama proyek perluasan dan pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar yang tertunda sejak Desember 2007.
Secara umum, ujar Mustofa, kontrak kerja sama tersebut masih sesuai dengan draf perjanjian sebelumnya, yaitu investor pelayaran itu akan membangun perluasan Batu Ampar dan mengelola pengoperasiannya melalui mekanisme build, operate, and transfer (BOT).
Namun, sambungnya, yang berubah adalah keterlibatan CMA-CGM telah disetujui oleh pemerintah pusat untuk mengelola pelabuhan itu selama 50 tahun sesuai dengan permintaan investor tersebut.
Pada awalnya, pemerintah tidak memperkenankan waktu pengelolaan selama itu karena ketentuan pengelolaan konsesi paling lama 25 tahun. Kelonggaran perizinan akhirnya diberikan mengingat investasi yang akan digelontorkan cukup besar.
Seharusnya pada Desember 2007 letter of intent (LoI) proyek ditandatangani oleh kedua belah pihak, tetapi hingga kini belum juga terealisasi.
CMA-CGM akan memperluas dermaga kargo Batu Ampar sepanjang 700 meter sehingga pelabuhan itu mampu menampung 1,2 juta TEUs
Namun, sepanjang 2008 CMA-CGM tidak kunjung menandatangani kontrak proyek senilai US$250 juta itu tanpa alasan yang jelas dan rencana proyek perluasan Batu Ampar menjadi terkatung sampai saat ini.
Kendati demikian, Mustofa mengatakan dapat memaklumi sikap CMA-CGM yang beralasan kepada BP Batam sedang mengalami kesulitan finansial akibat krisis keuangan global. "Investor tidak punya alasan dan pertimbangan lainnya lagi, sehingga kami harapkan Batu Ampar akan siap menjadi pelabuhan transshipment tahun depan," ujarnya. (k40)
BATAMANIA May 25th, 2009, 03:58 PM ^^ oo ya...bukannya klo ga' salah yg dekat nongsa, yg sekarang hanya berupa resort yg ga' begitu besar??
berarti proyeknya Batam View lama ....^^
novian May 25th, 2009, 03:59 PM Batam gelar ATCE 2009
BATAM: Batam menjadi tuan rumah pameran teh dan kopi pertama di Asia pada 22 - 25 Mei di Gedung Sumatera Promotion Centre.
Adam Luki, Chairman Asian Tea and Coffee Exhibition (ATCE) 2009, menjelaskan sejumlah negara di Asia sudah memastikan diri berpartisipasi Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, China, Korea Selatan, dan Timor Leste. Adapun, produsen teh dan kopi nasional yang ikut serta antara lain Sariwangi, Mustika Ratu, Kopi UD Muara, Mitra Kerinci, Jabar Mulia, Kopi Kapal Pesiar, Kopi Kapal Tanker, dan PTPN I-XIV.
"Pameran seperti ini hanya pernah dilaksanakan Kanada dan Selandia Baru. Namu, untuk Asia dan di Indonesia ini baru pertama kalinya," ujarnya kemarin
novian May 25th, 2009, 04:01 PM berarti proyeknya Batam View lama ....^^
krg tau, ky'ny emg daerah situ, hmm apa mungkin batam view bagian dari proyek itu...
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:11 PM ehm.... berarti ini proyeknya tering bay golf & country club...ini klo gk salah proyek lama tahun 90an dan resort di kawasan tering bay kan cuma Batam view, pura jaya dan lapangan golf tering bay...
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:19 PM ini salah satu pic nya...
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/teringbay.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/TheBay9thGreen.jpg
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:33 PM rusun di batam..
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/nps-box-modul-develop-rusun-twinblo.jpg
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:37 PM rendering nya rusun Bida Kuning di kawasan muka kuning dan ada 20 tower yg sedang di bangun dan saat ini udah 80 % tahap pengerjaannya...
sorry blum dapat pict proyeknya nya.... :)
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:53 PM Rusun Bida Piayu
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/RUSUN.jpg
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:55 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/P7300232.jpg
BATAMANIA May 25th, 2009, 04:57 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/lancangkuning.jpg
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:11 PM Ismeth dan Ahmad Dahlan Terima Piagam dari SBY
Jakarta,TRIBUN- Puncak peringatan hari pendidikan nasional (hardiknas) di Sasana Budaya Ganesha (sabuga) Bandung, Jawa Barat (26/5) banjir piagam penghargaan terhadap kepala daerah. Sedikitnya enam jenis piagam akan dibagi-bagikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara yang diikuti siswa-siswi Bandung itu.
Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah akan menerima penghargaan Widyakrama karena sukses melaksanakan program wajib pendidikan dasar sembilan tahun berprestasi.
Selain penyerahan widyakrama, Presiden SBY juga akan menyerahkan piagam penghargaan world class university, piagam penghargaan adi bahasa, dan piagam pembangunan madrasah bertaraf internasional.
Piagam widyakrama ini ditujukan kepada provinsi Bangka Belitung, provinsi Sumatera Selatan, dan provinsi Kepulauan Riau.
Selain tujuh provinsi tersebut, piagam widyakrama juga diperuntukkan Bupati Pasaman Barat, Bupati Pangkajene Kepulauan, Bupati Bengkulu Selatan, Walikota Batam, Walikota Banjarmasin, Walikota Depok dan Walikota Tasikmalaya. (Persda Network/ade
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:12 PM Batam Kembangkan Usaha Parkir Kapal
Batam,TRIBUN- Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah mengembangkan pulau-pulau pesisir Batam sebagai kawasan parkir kapal internasional. "Batam bisa dikembangkan menjadi tempat parkir kapal," kata Gubernur di Batam, Rabu (20/5). Pulau-pulau sekitar Pulau Batam jika menjadi kawasan parkir, maka akan banyak keuntungan ekonomi yang dihasilkan daerah.
"Jangan hanya Malaysia dan Singapura saja yang kembangkan itu, kita juga bisa," kata dia.
Namun, ia tidak menyebut besaran rupiah nilai sewa labuh jangkar di Batam.
Mengenai dampak negatif yang mungkin ditimbulkan seperti kemungkinan ada lokalisasi pelacuran dan perusakan terumbu karang, Gubernur mengatakan hal itu harus diantisipasi lebih dini.
"Tapi jangan sampai merusak lingkungan. Lokalisasi, juga dihindari," kata Gubernur.
Pemerintah menyediakan beberapa wilayah perairan Batam, Rempang dan Galang (Barelang) seluas 70 nautical mile persegi untuk areal parkir kapal kontainer internasional yang sementara tidak beroperasi akibat krisis perekonomian global.
Pemerintah menetapkan perairan Barelang sebagai "lay up area" (daerah berlabuh) dengan batas-batas di utara adalah Pulau Batam, timur Pulau Galang, selatan Pulau Abang Besar, barat Selat Durian bagi sekitar 350 kapal yang pelaksanaannya di bawah pengawasan Kantor Pelabuhan Batam.
Kebijakan tersebut untuk menarik manfaat ekonomi berkaitan dengan banyaknya kapal kontainer mancanegara yang operasionalnya berhenti-sementara terimbas krisis keuangan dan perekonomian global sejak Oktober 2008.
Penyediaan tempat seperti itu juga dilakukan pemerintah Singapura di barat dan timur "out of port limit" dan Jurong, Malaysia di Sungai Johor dan Labuan, Filipina di Subic, dan China di Hongkong.
Kapal yang berhenti beroperasi diperkirakan akan bertambah mengingat setelah Januari 2009 saja berjumlah 165 buah dan karenanya memerlukan tempat berlabuh/parkir untuk jangka panjang.
Lokasi paling potensial di Barelang adalah wilayah barat Pulau Galang yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menambah pendapatan negara maupun untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat pesisir.
Berlabuhnya kapal-kapal asing juga merupakan peluang bagi industri galangan kapal di Batam, Bintan dan Karimun, selain bagi perusahaan suku cadang, restoran, dan perusahaan kapal penghela di daerah sekitar.(ant)
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:40 PM ok berikutnya progress dari Batam City Condominium....:cheers:
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:42 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02664.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02555.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02552.jpg
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:43 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02403.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02259.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02214.jpg
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:45 PM areal sekitar proyek,,,,
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02662.jpg
http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02655.jpg
BATAMANIA May 26th, 2009, 07:46 PM http://i431.photobucket.com/albums/qq38/BATAMANIA/DSC02553.jpg
|
|