View Full Version : [BATAM] Projects & Development
Pages :
[ 1]
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:24 PM ALL PROJECTS AND DEVELOPMENT IN BATAM WILL BE LIST IN THIS THREAD
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pulau Batam Indonesia
Batam adalah salah satu dari 3,000 pulau di Kepulauan Riau dan terdekat dengan Singapura. Batam berjarak hanya 20 km dari Singapura dan perjalanan dengan ferry memakan waktu 45 menit. Anda dapat melihat gedung-gedung tinggi di Singapura dari Batam. Dikarenakan oleh perkembangan diindustri pariwisata dan proyek infrastruktur, Batam terus-menerus menarik para wisatawan dan penanam modal asing. Batam sekitar 2/3 ukuran Singapura adalah hutan belantara. Akan tetapi, perkembangan daerah proses expor begitu mengesankan setelah pembangunan bertahun-tahun oleh pemerintah pusat dan setempat.
Sebagai model daerah proses ekspor Indonesia, Batam memiliki infrastruktur sebagai fasilitas ekspor dan daerah proses perdagangan. Semua impor bahan mentah, peralatan dan komponen asembling dari Singapura dan negara asing lainnya dibebaskan dari beban pajak jika produk akhir untuk ekspor. Lingkungan kepulauan sangat baik dengan semua jenis fasilitas produksi tersedia. Pada saat sekarang ini, terdapat investasi dari Jepang dan Eropa dimana banyak perusahaan multinasional telah mendirikan pabrik disana. Perencanaan industri dan perkembangan peraturan Batam adalah sama dengan Shenzhen Industrial Park di Cina yang memiliki hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Hong Kong: produk yang dirakit didaerah proses perdagangan terikat diangkut ke Singapura, dengan merk "Buatan Singapura" dibebaskan dari beban pajak untuk eksport kenegara seperti pasar Amerika dimana Singapura dan USA memiliki perjanjian perdagangan bebas. Ini adalah keunikan dari Pulau Batam dimana menarik banyak investasi dan banyak perusahaan Jepang juga menyadari keuntungannya. Jam kerja yang resmi adalah 40 jam setiap minggu dengan gaji lembur/tambahan untuk tambahan kerja. Gaji minimum adalah sebanyak 600 RMB setiap bulan. Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan apakah akan menjadikan Pulau Batam sebagai daerah perdagangan bebas dengan peraturan-peraturan khusus.
Pada akhir April 2006, Pemerintah Singapura dan Indonesia menandatangani sebuah perjanjian untuk mengembangkan Batam dan Bintan kedalam "Suzhou Industrial Park" dan tujuh "Daerah Ekonomi Spesial Baru".
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Indonesian Batam Island
Batam is one of the 3,000 islands in the Riau Archipelago and is closest to Singapore. It is only 20 km away from Singapore and the ferry ride is about 45 minutes. You can see the tall skyscrapers in Singapore from Batam. Due to the developments in the tourism industry and infrastructure projects, Batam continues to attract tourists and foreign investors. Batam is about two-third the size of Singapore was an island of forests. However, the development of the export processing zone is impressive after years of development by the Indonesian central and local governments.
As a model site of the Indonesian export processing zone, Batam has the infrastructure facilitating the export and trade processing bonded zones. All imports of raw materials, equipments and assembled components from Singapore and other foreign countries are exempted from customs duty if the final products are for exports. The environment on the island is pleasant with all kinds of production facilities available. At present, there are investments from Japan and Europe in which many multinational corporations have set-up factories. The industrial planning and policies developments of Batam is the same model as the Shenzhen Industrial Park in China having economic and trading relations with Hong Kong: products assembled in the trade processing bonded zones transported to Singapore, with "Made in Singapore" labels are exempted from customs duty for export to countries such as US market where Singapore and USA has a free trade agreement. This is the unique feature of Batam Island which attracted many foreign investments and many Japanese companies also realized the benefits. The legal working hours of the island is about 40 hours per week with overtime pay for overtime work. The minimum wage is equivalent to 600 RMB per month. The Indonesian government is considering whether to make Batam Island a free trade zone with more preferential policies.
In late April 2006, the Singapore and Indonesian governments signed a framework agreement to develop Batam and Bintan into another "Suzhou Industrial Park" and seven new "Special Economic Zones".
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/RiauMap.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:27 PM COASTARINA - a World Dubai like residential in Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarina.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:28 PM Coastarina Construction Site
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinaconstructionsite.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:30 PM Beton Nama Perumahan Coastarina di Batam Terberat Sedunia
Batam (ANTARA News) - Beton nama perumahan Coastarina di Batam yang berbobot total mencapai 600 ton diakui pendiri Museum Rekor Indonesia (Muri), Jaya Suprana, sebagai tulisan terberat sedunia, bahkan mengalahkan tulisan Hollywood di Bukit Lee, Amerika Serikat (AS).
"Tulisan besar Hollywood yang ada di Los Angeles, AS tidak terbuat dari beton. Jadi ini rekor dunia," kata Jaya Suprana saat memberi sambutan penyerahan rekor Muri di Batam, Sabtu malam.
Papan nama Coastarina yang terdapat di bibir pantai utara Batam memperoleh penghargaan Muri sebagai tulisan terbesar di Indonesia setinggi bersih delapan meter atau 10 meter dengan landasan.
Jaya pun merasa tidak layak memberikan penghargaan yang seharusnya berkelas dunia itu ke Presiden Direktur Arsikon, grup yang mendirikan perumahan Coastarina, Cahya.
"Maaf kalau saya yang menyerahkan, agak terlalu rendah. Jadi tolong Bapak Gubernur yang menyerahkan sertifikat," katanya, sambil membantu Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismet Abdullah menyerahkan sertifikat berbingkai kepada Cahya.
Cahya mengaku ide pembuatan plang nama itu datang saat ia termenung di Pasir Putih, Batam Centre tempat tulisan putih itu kini berdiri.
"Saya lihat banyak feri lewat. Karena daerah saya agak ke dalam, saya fikir akan bagus kalau ada tulisan super besar yang bisa dilihat dari Singapura dan Malaysia sebagai promosi," kata Cahya kepada ANTARA News.
Ia mengatakan, awalnya berniat membangun tulisan setinggi 12 meter, namun setelah berdebat dan berdiskusi dengan arsitek, ia sepakat membangun dengan tinggi 10 meter.
Pembangunan plang nama itu memakan biaya Rp1,5 miliar dari investasi Rp600 miliar hingga Rp800 miliar untuk keseluruhan pembangunan perumahan itu.
Cahya berkata, selain meraih Muri untuk papan tulisan terbesar di Indonesia, perumahan yang terletak di bibir pantai Batam itu akan mencatatkan dua rekor lagi.
"Pembangunan bola dunia paling besar dan peta dunia terbesar di dunia," katanya.
Ia mengatakan, sebagian perumahan itu akan dibangun di atas pulau-pulau yang menyerupai peta dunia terbesar di dunia mengalahkan perumahan di Dubai yang dibangun salah satu pangeran Arab.
"Konstruksi di Dubai belum apa-apa. Secara detil, perumahan akan didisain lebih bagus," katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ismeth Abdullah yang turut hadir pada acara itu mengharapkan tulisan dan pembangunan perumahan milik Ketua PBSI Kepri menjadi ciri khas kota Batam.
"Ini menjadi `landmark` Batam," katanya menambahkan. (*)
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:31 PM Beberapa Cuplikan Dengan Ir Cahya, Direktur Arsikon Group
Apa komentar pertama Wapres saat berkunjung?
Karena beliau juga waktunya tidak banyak, saya juga tidak bisa menahan beliau berlama-lama apalagi ada kunjungan kerjanya yang lain. Saya yakin kalau setengah tahun kemudian beliau datang lagi, dengan waktu setengah jam mereka tidak akan selesai. Sekarang kita hanya fokuskan ke pintu gerbang Coastarina, karena tulisan Coastarina dibuat dengan bahan beton untuk masing-masing huruf seberat 50 hingga 60 ton yang sudah mendapat penghargaan dari Muri.
Waktu itu kita juga sempat undang beliau untuk melihat-lihat maket kita. Apa komentar beliau? ”Wah.. saya tidak mau lihat itu, maketnya sudah ada dalam kepala saya. Saya sering melihat iklannya di televisi,” katanya. Tapi dalam hati kami, artinya walaupun tidak melihat secara langsung ternyata promosi kita itu sudah sampai secara nasional. Seorang pimpinan negara yang mengaku bicara begitu apalagi saya dengar langsung itu hal yang luar biasa. Bahkan konglomerat-konglomerat perumahan di Jakarta juga memperhatikan, Coastarina itu perusahaan siapa? Perusahaannya seperti apa? Saya anggap ini adalah level nasional. Secara konsep ini kita tidak main-main, apalagi dengan penghargaan yang cukup besar bagaimana caranya harus mewujudkan dan menjaganya.
Proyek pengembangan Coastarina ke depan?
Yang jelas sudah berkali-kali iklan, baik media cetak dan televisi nasional apa yang mau kita kerjakan selanjutnya. Kan dalam satu konsep benua dunia di dalam laut. Nah ini, kita harus kebut lebih cepat, karena market kita juga luar biasa. Kita harus secepatnya ini selesai. Pengembangan kawasan ini menjadi world record kami tersendiri di tingkat dunia.
Luas keseluruhan yang akan dikembangkan sebanyak 300 hektare, namun khusus untuk pengembangan Coastarina saja hanya 150 hektare, selebihnya pengembangan Regata, Oriana, dan 30 haktare untuk dikembangkan kawasan wisata Coastarina.
Dari mana ambil nama-nama itu?
Biasanya saya browsing di internet, kebanyakan nama-namanya saya ambil dari bahasa latin. Saya sengaja cari nama yang enak dilafalkan oleh banyak orang seperti China, dia tidak suka nama-nama yang banyak ”r” nya. Saya ingin cari nama yang simple dan gampang diingat, kemudian katanya memiliki arti yang bagus. Seperti perumahaan saya di simpang bandara yang saya beri nama Odessa. Nama ini gampang diingat. Ini salah satu nama perumahan di Jepang, hanya saja menambah dobel ”s”nya. Ada planning kita mau launching tiga perumahan dalam waktu dekat ini.
Selain Coastarina apa proyek selanjutnya?
Di kawasan Coastarina itu, kita akan kembangkan sebagai kawasan wisata yang luasnya sekitar 30 hektare. Kawasan wisata ini layaknya wisata di Ancol, Jakarta, di situ ada tempat permainan anak seperti water boom. Sepanjang pantai di kawasan Coastrina akan dibuat pantai berpasir indah. Di kawasan itu, kita juga buat kampung Indonesia, yang ada makanan khas Indonesia saja. Di sini ada nilai komersialnya.
Di tempat itu juga ada aktivitas voli pantai. Di pantai itu juga ada aktivitas yacht, seperti di Nongsa Point Marina. Bukan seperti pelabuhan umum. Yang sudah siap saat baru cafenya. Konsep Chainwheel di laut, tak seperti saat ini yang ada hanya di darat. Kampung seni dan banyak lagi di kawasan itu. Di situ jaga nanti ada sport hall, mini mall. Juga akan dibuat Coasta Resort. Selain itu, juga akan dibuat Batam Conference Centre (BCC) yang bisa menampung 3.000 undangan.
Konsep ini semuanya dirancang oleh 40-an insinyur Indonesia. Dan kami perkirakan untuk mewujudkan ini akan menelan dana sekitar Rp350 miliar dan dalam pengembangannya tentu juga bekerja sama dengan pengembang lain. Dan rencananya Desember tahun ini sudah bisa di-launching. Dan pada tahun 2010 sudah bisa difungsikan, dan ini salah satu wujud menyongsong kunjungan wisata Batam tahun 2010.
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:33 PM COASTARINA From Far View
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinafarview.jpg
COASTARINA huge-letter sign in Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinaboard.jpg
Compare these letters sign with a car
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinaback.jpg
MASTERPLAN COASTARINA
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/thecoastarina.jpg
=NaNdA= May 31st, 2008, 06:34 PM :eek2: 600 ton?? :nuts:
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:37 PM ^^ yes that's true, i can't imagine how heavy is it :cheers:
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:39 PM Waterfront Marina Bay Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/waterfront.jpg
Project Details: Waterfront City is a proposed 2000 hectare mixed development on Batam Island, 20 minutes by ferry from Singapore, the first stages of which are currently under construction.
Burchill VDM Involvement: Burchill VDM through Coastal Consultancy International was engaged to co-ordinate and undertake extensive physical and environmental investigations and to prepare a Master Plan and Development Guide document for a waterfront city of 100,000 population. The commission included detailed planning of a first stage commercial precinct comprising a 400 berth marina, shopping malls, condominiums, a hotel and outdoor recreational facilities.
CCI assisted in presenting its Master Plan to Indonesian Government Ministers and officials, and in successfully securing necessary Government authority approvals.
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:46 PM Kondominium Mewah 25 Lantai di Penuin
PT Bangun Megah Semesta akan membangun sebuah apartemen mewah di Penuin. Bangunan bernama Batam City Condominium (BCC) tingginya 90 meter dengan 25 lantai . Kondominium modern ini akan bercita arsitektur minimalis yang ditata apik, berkelas, nyaman, kokoh, elegan dan ramah lingkungan. Arsitek dikerjakannya oleh PT Megatika International yang telah berpengalaman selama 20 tahun membangun apartemen tertinggi di Jakarta, Hongkong dan China.
Secara lokasi, BCC didirikan di pusat kota berdekatan dengan Batam City Square Mall. BCC yang dibangun diatas lahan 4.000 meter persegi ini akan segera diluncurkan pada Senin, 18 Februari 2008. Peluncuran ditandai pemancangan struktur bangunan. Untuk pekerjaan pondasinya ramah linggkungan yaitu dengan bored pile yang tidak akan menimbulkan getaran dan kebisingan bagi warga sekitarnya.
Direktur PT Bangun Megah Semesta, Andres Sie menuturkan pembangunan gedung tinggi lebih mudah jika dibanding dengan pembangunan gedung yang melebar. BCC dengan tinggi 90 meter dan memiliki 25 lantai bahkan bisa dilihat gedungnya dalam tempo delapan bulan usai pemancangan pertama. Akhir tahun 2009, masyarakat Batam sudah bisa menghuni BCC.
Menghadirkan 219 unit dengan empat varian. Hunian modern di BCC memiliki tipe 2 kamar tidur dengan luas 66,75 meter persegi, tipe 3 kamar tidur plus 1 kamar pembantu dengan luas 132 meter persegi, tipe 3 kamar tidur dengan luas 93,75 meter persegi dan suite dengan luas 187,5 meter persegi. Fasilitas komplit di BCC seperti kolam renang, bisnis center, fitnes dan lainnya siap memanjakan penghuninya.
Andres Sie menuturkan salah satu pendorong dibangunnya BCC oleh investor lokal ini tak lain adalah penetapan Free Trade Zone di Batam. Kehadiran BCC sekaligus sebagai wujud dukungan penuh investor lokal terhadap berlakunya perdagangan bebas (FTZ) di pulau Batam. Selain itu dengan hadirnya BCC diharapkan akan semakin menambah kepercayaan dari investor asing untuk berinvestasi di Batam.
”Pembangunan BCC sangat didukung pemerintah. Kami sangat berterimakasih kepada Walikota Batam, Ahmad Dahlan, pak Samsul Bahrum juga Ketua Otorita Batam, Mustofa Wijaya,” kata Andres Sie.
Seperti kota metropolitan di kota besar di Indonesia, BCC menjadikan akses kota modern yang bakal mengangkat berbagai aspek sosial. Mulai menggerakan perekonomian, perkantoran, dan pusat industri sekaligus bertambahnya aktivitas bisnis dari investasi.
Menyambut Visit Indonesian Year 2008 dan tahun kunjungan Batam 2010, BCC juga telah menyiapkan diri sebagai alternatif hunian yang punya standarisasi baik. Memadukan konsep desain artistik dan struktur kokoh dengan kriteria SNI 2004 dan ACI Code 2006, BCC gedung tinggi 25 lantai dengan bentuk Leter L dirancang tahan apabila terjadi goncangan vertikal ataupun horizontal.
Kendati BCC belum diluncurkan, saat ini sudah banyak yang meminatinya. Andres Sie menuturkan BCC yang membidik supertajir diakui punya pangsa pasar tersendiri. Terbukti dengan laris manisnya unit di kondominium di Singapura, dengan pembelian sebesar 40 persennya orang Indonesia. ”Itu jugalah yang jadi salah satu latar belakang kami mendirikan BCC, kondominium sekelas kondominium di Singapura. Bedanya kondominium ini harganya yang jauh lebih terjangkau. Diperuntukkan tidak hanya untuk para ekspatriat, juga lokal,” ujarnya.(ann)
Batam City Condominium Beri Keamanan Lebih
BATAM City Condominium (BCC) yang dikembangkan PT Bangun Megah Semesta di samping Pusat Perbelanjaan Batam City Square (BCS) Penuin, merupakan hunian kondominium yang nayaman dan menghadirkan keamanan sempurna bagi para penghuninya.
BCC berlantai 25 ini dikatakan Marketing PT Bangun Megah Semesta, Flora, memiliki pondasi study boring log sebagai daya dukung tanah terhadap bangunan yang ada di atasnya. Juga berpondasi capacity design fondation.
”Jadi, ketika di atas terjadi goyangan pun, baik vertikal maupun horizontal, tidak akan terjadi masalah, karena gayanya akan diteruskan ke bawah pada tanah yang keras.
Dengan demikian, BCC menjanjikan tak hanya kehidupan modern, juga aman dan nyaman. Inilah yang menjadi komitmen majemen kami,” ucap Flora, Jumat (11/4) kepada Batam Pos.
Sementara untuk struktur bangunannya, dikatakannya berbentuk letter L, dengan system shear wall, sehingga kekuatan dan kestabilitasnya sudah memenuhi kriteria dan persyaratan. ”Mengenai sistem pemadam kebarakan, selain heat detector dan splinker, kami juga memasang air pressure di setiap tangga darurat, sehingga apabila terjadi kebakaran, tangga darurat tetap aman dari kemasukan asap,” ucapnya.
Dalam pembangunannya, pengembang itu bekerja sama dengan PT Megatika Internasional yang berpengalaman 25 tahun dan berhasil mendesain apartemen tinggi di Jakarta, Hongkong dan China.
”Dengan konsep hemat energi, ruang sirkulasi yang terpadu, menjadikan eksterior BCC tampil dari perpaduan antara konsep desain artistik dan struktur yang kokoh serta memenuhi kriteria SNI 2004 dan ACI code 2006, dan pengecekan desain berdasarkan performance based yang juga memenuhi kriteria Team Peneliti Kontruksi Bangunan Tinggi di Indonesia,” paparnya.
Didukung pula dengan perencana berpengalaman dalam desain bangunan tinggi tahan gempa di Indonesia, yakni PT Susanto Ciptajaya yang berpengalaman 25 tahun.
Karya perusahaan perencana pimpinan Eddy Susanto ini di antaranya Darmawangsa Apartement, Westwood Tower, Robinson Apartment, Diponegoro Residence.
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:50 PM Mega Wisata Ocarina Akan Dibangun Di Batam
BATAM - PT Bangun Arsikon Batindo yang mengembangkan hunian tepi pantai Coastarina di Batam Center, akan melengkapi properti di Coastarina dengan membangun kawasan Mega Wisata Ocarina. Di proyek prestisius Arsikon ini, akan dibangun dunia fantasi (Dufan) Batam serta miniatur Batam. ”Mega Wisata Ocarina di Coastarina akan memberikan keunggulan tersendiri bagi penghuni proyek Arsikon di Coastarina, Regata, dan Oriana. Mereka akan diuntungkan dari sisi lokasinya yang dekat dengan Mega Wisata Ocarina,” ucap Marketing Manager PT Bangun Arsikon Batindo, Ir Heri, kepada Batam Pos di ruang kerjanya, Jumat (18/4).
Apa saja fasilitas yang ada di dalam Mega Wisata Ocarina? Manajer Mega Wisata Ocarina, Dewi Koriati, menjawab, Mega Wisata Ocarina memiliki 30 titik (item) pengembangan kawasan. ”Masing-masing kawasan di dalam Mega Wisata Ocarina memiliki keunikan tersendiri,” ujarnya.
Pembangunan 30 titik kawasan itu, di antaranya Mega Enterance Gate, Youth Ocarina, Ocarina Water Game, E-Island, Ocarina Beach Walk, Kampoeng Indonesia, Jimbaran at Ocarina, Ocarina Kiddy Land, Ocarina Tiker Camp, Ocarina Beach Festival, Ocarina Water Sport, Marina Bay Ocarina, d’Ocarina Café, Plaza Ocarina, Ocarina Giant Wheel, Kampoeng Seni Ocarina, Ocarina Olympic Pool, Ocarina Sport Mall, d’Ocarina Luxury Resort, Batam Convention Center, Ocarina Beach Karaoke, Ocarina Giant Globe, Ocarina Junction, Ocarina Waterboom, Lancang Kuning Tower. Di Ocarina Giant Whell, misalnya, merupakan area hiburan dengan memiliki keunikan Giant Wheel yaitu pada segi penempatan di tepi pantai setinggi 30 meter.
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 06:56 PM UE Sentosa Bangun Kondominium US$ 67 Juta
Perusahaan pengembang Singapura United Engineering (UE) Sentosa awal tahun depan memulai pengembangan proyek kondominium di Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau. Proyek senilai US$ 67 juta atau sekitar Rp 603 miliar tersebut rencananya berdiri pada lahan seluas 2,7 hektare.
Sumber Investor Daily di UE Sentosa yang dihubungi di Jakarta, Senin (13/11), menyebutkan pembangunan proyek UE Sentosa rencananya bakal rampung dalam dua tahun.
“Saat ini, kami masih menyelesaikan proses desain, sehingga belum tahu berapa unit dan akan dijual berapa kondominium tersebut, apalagi ini terkait dengan nilai investasi yang ditanamkan untuk pembangunan proyek,” ujar sumber.
Sumber mengungkapkan, kondominium yang akan dikembangkan UE Sentosa rencananya terdiri atas enam menara. Masing-masing menara kondominium terdiri atas 25 lantai. “Kondominium ini akan membidik pasar menengah ke atas, karena segala fasilitas yang disiapkan untuk proyek ini tentu paling lengkap,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja mengemukakan, sektor properti di Batam sudah seharusnya mulai mengarah ke bangunan vertikal (bertingkat) karena ketersediaan lahan untuk permukiman sudah semakin menipis.
Menurut Mustofa, harga sewa lahan Otorita Batam bila untuk rumah susun hanya Rp 6.000 per m² untuk masa 30 tahun.
”Kalangan investor luar negeri, menilai dengan subsidi seperti itu tarif sewa lahan bahkan hampir nol,” katanya seperti dikutip Antara.
Mustofa Widjaja mengakui, dua pekan lalu dirinya telah menandatangani kesepakatan payung dengan UE Sentosa yang akan menginvestasikan US$ 67 juta dolar AS untuk membangun kondominium berlantai 25 di Tanjung Uma, Batam untuk kaum ekonomi menengah atas.
Namun, saat Investor Daily berusaha mengonfirmasi lebih jauh proyek pengembangan kondominium tersebut, tadi malam, Mustofa belum bisa dihubungi. Telepon selular Mustofo tidak diaktifkan.
Dilirik Singapura
Secara terpisah, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia Batam Eddy Hussy, menilai, saat ini Pulau Batam banyak dilirik pengembang Singapura untuk investasi di sektor properti.
Selain lokasinya sangat strategis karena menjadi perbatasan tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, kebijakan pemerintah Indonesia mendorong investasi di sektor infrastruktur yang dilengkapi berbagai regulasi menjadi sinyal positif calon investor.
“Batam memang sangat prospektif untuk pengembangan properti, khususnya kondominium atau apartemen, karena dengan kebutuhan rumah yang cukup tinggi, dan lahan yang mahal, menjadikan para investor Singapura membidik Batam,” tegas Eddy.
Dia mengatakan, Pulau Batam dipandang merupakan pasar yang baik dan potensial untuk mengembangkan bisnis properti. Lokasi di wilayah ini bagus untuk pengembangan rumah, apartemen maupun kondominium. “Jumlah penduduk Batam yang nyaris padat sebanyak 685.000 orang, jelas merupakan pasar yang sangat besar,” ujar Eddy.
Eddy mengakui, kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif mulai membaik. Karena itu, minat investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor properti harus diimbangi dengan berbagai kemudahan regulasi lain oleh pemerintah.
“Saya optimistis, ke depan investasi asing di Pulau Batam, khususnya di sektor properti akan semakin banyak. Tentu tidak hanya investor dari Singapura. Kami di daerah sangat menyambut positif para investor asing tersebut, “ujar Eddy.
=NaNdA= May 31st, 2008, 06:59 PM ^^ yes that's true, i can't imagine how heavy is it :cheers:
LOL i can't imagine how they measured it.. :D
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:05 PM maybe the letters sign were designed by professional architects :)
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:08 PM This is one of apartment in Batam which going to be built
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/batamapartmentproject2eb4.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:13 PM Proyek Bio Island Rempang - Galang Rampung 2008
BATAM (Riau Online): Pemko Batam bersama Otorita Batam dan Kementerian Riset dan Teknologi menargetkan pembangunan infrastruktur untuk Pulau Rempang dan Galang untuk mendukung mega proyek Bio Island (pusat penelitian dan pengembangan bioteknologi) di kawasan itu akan rampung pada akhir tahun 2008.
''Kami di daerah khususnya Pemko Batam tengah mengarah ke sana, untuk memenuhi target tersebut. Karena kalau tidak dimulai dari sekarang, kemungkinan target mega proyek dengan biaya yang diperkirakan triliunan tersebut akan sulit terpenuhi pada tahun akhir 2008 mendatang. Proyek ini perlu komitmen dari sekarang karena jangka panjang,'' ungkap Wan Darussalam, Ketua Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Batam di Batam.
Dikatakannya, proyek itu memerlukan komitmen dan kerja keras dari sekarang karena hasilnya kemungkinan baru akan dirasakan dalam jangka waktu yang lebih lama lagi. Proyek itu sendiri akan dikembangkan di atas lahan seluas 600 hektare lebih.
Baik Pemko Batam, Otorita maupun Kementerian Riset dan Teknologi saat ini tengah berupaya untuk menghimpun investor untuk terlibat di proyek tersebut. Dan ketiganya yakin investor yang terlibat di proyek tersebut akan memberikan keuntungan baik bagi si investor maupun bagi keanekaragaman hayati di Indonesia.
Lebih rinci mengenai kegiatan di proyek Bio Island, kata Wan, kemungkinan akan saling melengkapi dengan apa yang dilakukan oleh Singapura maupun Malaysia saat ini. Karena kalau sama justru akan menimbulkan persaingan dan Indonesia yang baru mengembangkan proyek ini dipastikan akan kalah bersaing. ''Yang penting bagaimana mengembangkan produk yang saling melengkapi,'' paparnya.
Serta untuk memulai proyak itu, tambahnya, dari sekarang komitmen pemerintah pusat sangat diharapkan karena tidak mungkin proyek tersebut bisa berjalan kalau hanya dilakukan oleh Pemko Batam dan Otorita Batam.
=NaNdA= May 31st, 2008, 07:18 PM masukin proyek jembatannya donk
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:19 PM Riau, BIDA push govt on Batam-Bintan bridge project
The Riau Islands provincial government and Batam Industrial Development Authority (BIDA) are calling on the central government to take over the Batam-Bintan bridge development project.
Limited land and the growing population pose serious threats to Batam if it is not physically connected to Bintan Island, Riau Islands Governor Ismeth Abdullah told The Jakarta Post recently.
Ismeth said once completed, the project would benefit not only Batam but also Bintan and the two other islands connected by the bridge.
Initially proposed in 1990 alongside six other bridge projects by then BIDA chairman B.J. Habibie, the Batam-Bintan bridge project is divided into three units of bridges with a total length of 7 kilometers.
A 2.17-kilometer bridge will connect Batam and Tanjung Sauh Islands, a 3.9-kilometer bridge will run between Tanjung Sauh and Buau-Buau Islands and a 900-meter bridge will connect Buau-Buau with Bintan Island.
An estimated Rp 3 trillion is needed to construct the three bridges.
The six other bridges, which connect Batam with Tonton, Nipah, Setokok, Rempang, Galang and Galang Baru Islands, were built in 1999.
A number of foreign investors, according to Ismeth, have expressed interest in investing in the projects, but no regulations have been made to oversee investment in this kind of infrastructure project.
"That is why we ask the central government to fully finance the project," Ismeth said.
Ismeth said the completion of the project would help expand Batam's fast development to Bintan, to the benefit of both islands.
For example, Bintan, renowned for its clean water resources, can help supply clean water to Batam's 700,000 people, who depend heavily on dam water. Conversely, Batam, which has large-capacity power plants, can help supply Bintan, which has limited electricity supply.
Problems such as these can be resolved only when the bridge is completed, Ismeth said.
"That way we will also be able to maximally develop Batam's infrastructure including power plants, water-processing facilities, the airport and the harbor," Ismeth said.
BIDA public relations department head Dwi Djoko Wiwoho said that in cooperation with the Bogor Institute of Technology's industrial and research affiliation institution (LAPI-ITB), BIDA had conducted a feasibility study on the Batam-Bintan bridge construction design in 2005.
The study, according to Dwi, found any investor would break even after 10 to 15 years of operation, if the bridge were operated like a toll road.
The study also suggests for optimum use of the bridge, potential sources of income, including the industrial and tourism sectors in the three islands connected by the bridges, must also be developed.
Transportation from Batam to Bintan Islands is currently served by ferries that take about an hour to cross the channel. Motorcyclists and car users can transport their vehicles on wide-bodied ferries.
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:34 PM masukin proyek jembatannya donk
Iya sabar nih mau gw masukin .. :D
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:38 PM Batam - Bintan Technical Analysis
Preface :
The development of econemic structure in all sectors is an implemetation of the national target achievement.
Transportation sectors play a major role in suporting the development of a region, thus a reliable and fast of transportation facilities is must to cover the whole growing sectors.
The Batam-Bintan Bridge project is purposed for enhancing and coping with balance of development between regions which in return bring a better economic growth.
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/BBBridgestructuretype.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:39 PM Batam - Bintan Technical Analysis
Preface :
The development of econemic structure in all sectors is an implemetation of the national target achievement.
Transportation sectors play a major role in suporting the development of a region, thus a reliable and fast of transportation facilities is must to cover the whole growing sectors.
The Batam-Bintan Bridge project is purposed for enhancing and coping with balance of development between regions which in return bring a better economic growth.
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/batambintanbridge.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:42 PM http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/locationbatambintanbridge.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:44 PM http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/BBBridgestructuretype.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:46 PM Constructions Method
Feasibility Study Method:
Efficienty and effectiveness of expanding an existing operation as well thepotential for development will lead to a higher revenue and income to the Batam Industrial Development Authority. The Financial feasibility study performed by the team is for decideng the most applicable and suitable investment scheme. The study consider several supporting factors such as assets owned, risk analysis.
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgeconstruction1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgeconstruction2.jpg
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 07:49 PM Three Main Section Of Bridge :
> Section #1: Batam - Tanjung Sauh
> Section #2: Tanjung Sauh - Buau
> Section #3 : Buau - Bintan
The below picture include Batam-Bintan's main bridges with train lines above the sea:
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgecriteria1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgecriteria2.jpg
lombok May 31st, 2008, 08:57 PM Is al ready dibangun ? atau masih rencana ????
AceN May 31st, 2008, 08:58 PM DJ, thanks for this great thread :) Keep posting ya :D g slalu tunggu kabar dari Batam.. :yes:
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 09:02 PM Is al ready dibangun ? atau masih rencana ????
Jembatan Batam Bintan masih dalam tahap konstruksi, bisa diliat kan di bagian postingan gw no. 24 :)
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 09:04 PM DJ, thanks for this great thread :) Keep posting ya :D g slalu tunggu kabar dari Batam.. :yes:
you are very welcome acen, ini pleasure gw utk membuat thread khusus batam:) I will be posting this thread with news and pictures but can't promise to update the projects :cheers:
AceN May 31st, 2008, 09:44 PM ^^ never mind :) btw, isn't the scale of the bridge maquette a bit oversized ? compared to the boat beneath it.. :D
DJ_Archuleta May 31st, 2008, 10:45 PM lol i thought so too.. mybe they were just too concentrated on making final plan of the bridge but ignored other things around it :D
rilham2new June 1st, 2008, 01:51 AM Ada gambar Sei Panas Underpass yang udah finish ???? ...
Darimana dapat rendering Jembatan Batam-Bintan nya ?????/ Kok bisa dapat, terakhir kali aku dengar pas peresmian Jembatan Barelan oleh BJ Habibie, kira2 sembilan tahun yang lalu.
Waktu itu desainnya akan dua tingkat, di bawah jalur kereta api dan di atas jalur jalan raya.
=NaNdA= June 1st, 2008, 03:37 AM Three Main Section Of Bridge :
> Section #1: Batam - Tanjung Sauh
> Section #2: Tanjung Sauh - Buau
> Section #3 : Buau - Bintan
The below picture include Batam-Bintan's main bridges with train lines above the sea:
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgecriteria1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgecriteria2.jpg
:omg: gw cari2 di google semaleman ga dapet malah DJ yang dapet.. ehehe.. :D
tapi koq mirip Suramadu n Barelang ya?ga ada desain lain? :tongue2:
tapi okelah.. :okay: masukin world forum DJ! this is a hot news..! :D
paw25694 June 1st, 2008, 07:04 AM wow jembatannya udah u/c :D
Chris_Lyantto June 1st, 2008, 07:11 AM tapi okelah.. :okay: masukin world forum DJ! this is a hot news..! :D
^^ setuju :cheers:
DJ_Archuleta June 1st, 2008, 01:25 PM Ada gambar Sei Panas Underpass yang udah finish ???? ...
Darimana dapat rendering Jembatan Batam-Bintan nya ?????/ Kok bisa dapat, terakhir kali aku dengar pas peresmian Jembatan Barelan oleh BJ Habibie, kira2 sembilan tahun yang lalu.
Waktu itu desainnya akan dua tingkat, di bawah jalur kereta api dan di atas jalur jalan raya.
Hehehe gw dapet renderingnya dari google images .. tinggal ketik batam bintan bridge langsung keluar gambar pertama dan kedua dan dari website itu lah gw dapetnya :cheers:
DJ_Archuleta June 1st, 2008, 01:28 PM :omg: gw cari2 di google semaleman ga dapet malah DJ yang dapet.. ehehe.. :D
tapi koq mirip Suramadu n Barelang ya?ga ada desain lain? :tongue2:
tapi okelah.. :okay: masukin world forum DJ! this is a hot news..! :D
hhehehe nyarinya yg bener dong nanda, DJ aja sekali nyari langsung ketemu desain2 sekaligus masterplan batam bintan bridge ;)
dah dimasukin ke forum world sekaligus ama design and construction ..
thnx for the hot news quote by d way :D:D
AceN June 1st, 2008, 04:17 PM wow jembatannya udah u/c :D
emang iya udah U/C ?
AceN June 1st, 2008, 04:33 PM Batam Masterplan for 2014
http://www.batam.go.id/home/eng/gambar/rtrw.jpg
BauIng June 1st, 2008, 07:49 PM :eek2: 600 ton?? :nuts:
Jangan heran NaN.
1 m³ beton bertulang beratnya sekitar 2,4 ton.
Btw bung DJ tau berapa m panjang jembatannya ?? 1208 m ??
=NaNdA= June 2nd, 2008, 04:25 AM ^ maksudnya dari sekian banyak pilihan material
kenapa dipilih coran beton dengan berat segitu?
apa mau kejar Rekor MURI
atau biar stabil?kl tulisan pantai Losari di Makssar pake beton juga?
BauIng June 2nd, 2008, 09:42 AM Nah itu gw ga tau. :D
Sebenernya bisa juga pake baja yg lebih ringan.
rilham2new June 2nd, 2008, 06:56 PM emang iya udah U/C ?
Belum :) ....
AceN June 3rd, 2008, 04:23 AM ^^ wew :eek: bknny kmaren baru ditawarkan di IRIF ?..
DJ_Archuleta June 3rd, 2008, 07:33 AM ^^ Setahu gw, proyek ini sudah ditawarkan dan di approved oleh investor both asing dan lokal but in general
planning and study feasibility sudah dilakukan sejak tahun lalu jadi tinggal menunggu pendanaan dari investor saja :)
BauIng June 3rd, 2008, 09:29 AM http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgeconstruction1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/bbbridgeconstruction2.jpg
Jadi ini bukan jembatan Batam-Bintan yg lagi U/C ??
DJ_Archuleta June 3rd, 2008, 11:22 AM ^^ itu termasuk dari jembatan batam bintan tapi cuma tiang penyangganya doang yg sedang dikerjakan, sedangkan jembatan utamanya baru di approved beberapa minggu yg lalu if i'm not misateken ..
DJ_Archuleta June 3rd, 2008, 11:34 AM Perbaikan Jalan Di 7 Lokasi Akan Dimulai
Batam (BCZ) Periode Januari hingga Mei 2008 ini, Otorita Batam (OB) merealisasikan tujuh proyek perbaikan jalan-jalan vital di Batam. Ketujuh proyek tersebut sudah ditenderkan. Jika ditotal, maka proyek itu akan menghabiskan dana APBN sekitar Rp31,2 miliar.
Tujuh perusahaan pemenang tender akan diumumkan tanggal 18 Juni mendatang. Dalam lima hari ini, ketujuh perusahaan tersebut menunggu proses sanggahan. Jika tak ada sanggahan lagi, maka penandatangan kontrak dengan OB sekaligus penyerahan uang jaminan sebesar lima persen dari nilai kontrak akan dilakukan.
Demikian disampaikan Ir Rusliden Hutagaol, Kabag Humas OB didampingi Ir Wayan sebagai Kabiro Perencanaan, Ir Tirharsono sebagai PPK DIPA dan Ir Istono sebagai Direktur Pembangunan OB saat jumpa pers dengan wartawan di kantor OB di Batamcentre.
Dijelaskan Rusliden, ketujuh proyek itu adalah penyempurnaan jalur lambat ROW 200 Simpang Jam ke Simpang Mukakuning yang menelan biaya Rp2,58 miliar dengan pemenang tender PT Jati Raja Kontraktor, pembangunan badan jalan akses ROW 200 dari Simpang Kabil ke Bundaran Punggur sebesar Rp3,7 miliar dengan pemenang tender PT Bone Mitra Abadi, perbaikan dan overlay jalan atreri Jend Suprapto (Mukakuning-Batuaji) tahap I menelan dana Rp7,41 miliar dengan pemenang tender PT Mekar Yakin Sejahtera.
Perbaikan dan overlay jalan arteri Katamso (Batuaji-Tanjunguncang) tahap I menelan dana Rp6,29 miliar dengan pemenang PT Kurnia Djaja Alam, perbaikan dan overlay jalan S Parman (Tanjungpiayu-simpang Batamindo) menelan dana Rp3,54 miliar dengan pemenang PT Patens Agriutama, pembangunan saluran drainase jalan arteri Jend Sudirman (depan perumahan Sukajadi) menelan dana Rp903 juta dimenangkan PT Plofen Sejahtera dan pembuatan saluran primer depan perumahan Legenda Bali ke jalan arteri ROW 200 tahap II menelan dana Rp754 juta dengan perusahaan pemenang CV Cahaya Maju Abadi.
"Kita berharap, masyarakat Batam ikut mengawasi pengerjaan proyek tersebut. Proyek pemerintah ini juga membutuhkan pengawasan publik. Karena ini juga demi masyarakat. Kalau ada ditemukan kejanggalan dilapangan, langsung dilaporkan," tegasnya.
Tahun ini, masih ada proyek OB yang untuk pembangunan infrastruktur lain di Batam.
"Yang jelas, tujuh proyek ini akan segera dimulai pengerjaannya. Apa-apa saja proyek OB ke depan, kita akan publikasikan lagi kepada masyarakat," jelasnya lagi. Semua proyek ini direncanakan harus selesai akhir Desember nanti. (BN/mas)
DJ_Archuleta June 3rd, 2008, 11:40 AM Perancis Garap Pelabuhan Batu Ampar
Batam (BCZ) Pemerintah akhirnya mengabulkan permintaan investor pelayaran Perancis CMA-CGM (Compagnie Maritime d?Affretement-Compagnie Generale Maritime) untuk mengelola konsesi Pelabuhan Internasional Batu Ampar selama 50 tahun. "Pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar akan dikelola mereka selama 50 tahun," ujar Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah hari ini Safari Jurnalistik Ketujuh Persatuan Wartawan Indonesia yang diadakan di Hotel Nagoya Plaza Batam.
Pertimbangan pemerintah memberikan izin pengelolaan melalui pola built operate transfer (BOT) selama 50 tahun didasari oleh besarnya nilai investasi yang ditanamkan pada pelabuhan tersebut sehingga dibutuhkan waktu pengembalian yang cukup lama.
Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan CMA-CGM akan membangun dermaga sepanjang 700 meter atau tiga kali lipat dari perencanaan semula yaitu 250 meter.
Adapun nilai investasi untuk membangun 700 meter dermaga itu dibutuhkan sekitar US$250 juta. Angka ini jauh lebih murah bila dibandingkan hasil studi semula dimana diperkirakan dengan membangun dermaga 250 meter akan menghabiskan investasi US$120 juta.
"Dengan persetujuan ini maka Batam bakal memiliki terminal container juga akan mendapatkan royatlti selama 50 tahun," papar Ismeth.
Dia mengemukakan pengembangan pelabuhan Batu Ampar ini akan menyerupai Tanjung Pelepas, Malaysia dan dipastikan keberadaan terminal container di Batam bakal menyaingi dua pelabuhan besar di Malaysia dan Singapura. (JHS)
AAG June 3rd, 2008, 02:12 PM bagus yah
akhirnya kalo gua bilang lama2
indonesia bisa punya
negara otonomi khusus kaya hongkong kayaknya.
DJ_Archuleta June 3rd, 2008, 02:47 PM Iya gw setuju dengan AAG, dengan diterapkannya FTZ di batam bintan karimun dijangka dalam 10 tahun akan menjadi Hong Kong kedua versi Indonesia :banana::banana:
peseg5 June 3rd, 2008, 08:09 PM Iya gw setuju dengan AAG, dengan diterapkannya FTZ di batam bintan karimun dijangka dalam 10 tahun akan menjadi Hong Kong kedua versi Indonesia :banana::banana:
Makanya dalam poll skyscraper rising star, gw pilih Batam-Bintan dan sekitarnya yg akan menggila 5-10 tahun mendatang. Karena gw yakin infrastruktur mereka berkembang pesat karena FTZ ini. Udah gitu aksesnya deket banget ama pusat perdagangan ASEAN, Singapura!
Kalau ada rencana jembatan Singapura-Batam, wah itu lebih menggila lagi ekonomi Batam.
rilham2new June 5th, 2008, 03:33 PM ^^ Berarti pilihan kita sama donk :D
DJ_Archuleta June 5th, 2008, 06:38 PM Batam Terima Piala Adipura
Kamis, 5 Juni 2008 | 11:29:15
Jakarta (BCZ) Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan pada hari ini (5/6), pagi tadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugrahkan penghargaan Adipura dan piala Kalpataru.
Piala Adipura 2008 diberikan dalam beberapa kategori. Untuk kategori kota Metropolitan diberikan pada Palembang, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Surabaya, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Untuk kategori kota besar diberikan kepada 3 kota yaitu Pekanbaru, Padang dan Batam. Untuk kategori Kota Sedang piala Adipura diberikan kepada 28 kota dan untuk kategori kota kecil terdapat 57 kota.
Pemberian Piala Adipura 2008 ini diserahkan langsung oleh Presiden kepada kepada pemerintahan daerah yang berhasil memenangkan piala ini.
Untuk Kota Batam, Walikota Batam Ahmad Dahlan langsung menerima piala Adipura ini dari Presiden SBY. Bagi Kota Batam, keberhasilan meraih piala Adipura kali ini merupakan prestasi kedua yang berhasil diraih. Batam meraih Adipura untuk pertama kalinya pada tahun 2007.
Selain penghargaan Adipura, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2008 juga diberikan penghargaan Kalpataru kepada sembilan orang dari berbagai provinsi dan tiga lembaga swadaya masyarakat.
Kalpataru dibagi ke dalam empat kategori, masing-masing perintis lingkungan, pengabdi lingkungan, penyelamat lingkungan, dan pembina lingkungan.
Untuk kategori perintis lingkungan, diserahkan kepada Cukup Rudiyanto dari Indramayu, Jawa Barat, Sriyatun dari Surabaya, Jawa Timur, Abu Wenna dari Wajo, Sulawesi Selatan, Theresia Mia Tobi dari Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Abbas H Usman dari Indragiri Hilir, Riau.
Kategori pengabdi lingkungan diberikan kepada Jadjit Bustami dari Bondowoso, Jawa Timur, Lalu Selamat dari Dompu, Nusa Tenggara Timur, dan Muthalib Ahmad dari Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam.
Kategori penyelamat lingkungan diberikan kepada masyarakat dari Desa Pekraman Buahan, Bangli Provinsi Bali, kelompok tani Argo Mulyo dari Madiun, Jawa Timur, dan LSM Bahtera Melayu dari Bengkalis, Provinsi Riau.
Sedangkan kategori pembina lingkungan diberikan kepada Angerius Takalapeta dari Alor, Nusa Tenggara Timur. (jhs)
DJ_Archuleta June 5th, 2008, 07:26 PM Singapura Investasikan S$90 Juta Untuk Kondominium di Tanjung Uma, Batam
Singapura akan menginvestasikan S$90 juta untuk pembangunan kondominium di Tanjung Uma, Batam.
Rencana tersebut dituangkan dalam piagam payung (MoU) antara Ketua Otorita Batam (OB) Mustofa Wijaya dan Commissioner UE Sentosa Jackson Yap di Singapura, Rabu (02/11).
Humas OB mengatakan, penandatangan naskah tersebut bersamaan dengan Seminar mengenai Investmentasi di Indonesia, di International Convention and Exhibition Centre, Suntec Singapura, atas kerjasama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Economic Development Board (EDB) Singapura, bertema New Climate With More Opportunities.
Hadir menyaksikan, Kepala BKPM Mohammad Lutfi dan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ismeth Abdullah.
DJ_Archuleta June 5th, 2008, 07:31 PM BCC, Kondominium Tertinggi di Sumatera
Dibangun 25 Lantai
BATAM- Sebentar lagi Batam akan memiliki gedung tertinggi dan berkelas di Sumatera. Sekitar pertengahan tahun 2009 nanti, Batam City Condominium (BCC) yang dibangun persis berdampingan dengan BCS Mall Baloi oleh PT Bangun Megah Semesta akan berdiri kokoh berdekatan dengan hotel-hotel dan pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Kondominium dengan bangunan 25 lantai ini akan menjadi ikon landmark gedung tertinggi di kota Batam.
BCC yang dibangun diarea seluas 4000 m2 merupakan kondominium pertama di Batam, sekaligus sebagai kondominium kelas bintang 4. BCC dikembangkan jauh berbeda dengan kondominium yang ada sebelumnya di Indonesia. BCC juga dirancang oleh Megatika International yang merupakan arsitek terkenal di Indonesia maupun dunia internasional dan tidak asing lagi oleh masyarakat Indonesia. Pembangunan BCC juga lebih mengedepankan konsep hunian minimalis yang lebih modern, elegan, kokoh serta ramah lingkungan.
Pembangunan struktur BCC juga dibangun dengan sistem Struktur Pilling modern menggunakan teknologi Sistem Bore Pile. Bore Pile dengan diameter 90 cm merupakan besi untuk struktur bangunan gedung dengan tujuan bangunan lebih kuat dan kokoh. Bore Pile ditanamkan tanpa menggangu lingkungan sekitar, karena tanpa pengeboran, pengangkatan dan pengecoran.
Pembangunan BCC juga dilengkapi dengan beragam sarana hiburan, sehingga penghuni dan pengunjung pasti akan merasakan keceriaan dan kenyamanan. Fasilitas penunjang seperti kolam renang, minimarket, kafe dan fitness centre juga akan selalu melayani para penghuninya.
Sedangkan untuk pondasi BCC, pembangunan juga dilakukan dengan studi Boring Log untuk mendapatkan daya dukung tanah terhadap bangunan atasnya. Apabila terjadi goncangan secara vertikal dan horizontal, gayanya akan diteruskan ke bawah pada tanah yang keras. Struktur bangunan BCC juga dirancang dengan bentuk Letter L sistem shear wall yang dapat berfungsi untuk stabilitas dan kekakuan. Agar penghuni merasa nyaman untuk mengakses setiap lantainya, juga dilengkapi dengan 4 unit Lift High Speed (lift kecepatan tinggi).
"Pokoknya BCC yang kami hadirkan di Batam sesuai dengan selera siapa saja yang datang ke Batam, wisatawan, kalangan profesional maupun para konsumen lokal sendiri. BCC sama dengan bangunan megah dan modern di luar negeri, karena kami sangat mengutamakan keamanan dan kenyamanan,"kata Andres Sie, Direktur PT Bangun Megah Semesta ditemui di kantornya, Senin (18/2).
Kamar-kamar yang disediakan terdiri dari Tipe 2 Bedroom (2 kamar tidur), Tipe 3 Bedroom dan Tipe Suite. Uniknya bagi siapa yang ingin membeli tipe kamar jenis lain seperti Tipe Kamar Duplek juga disediakan. Tipe Duplek adalah tipe kamar yang menghubungkan langsung antara kamar yang satu dengan kamar yang lain agar tempat tinggal yang dimiliki lebih luas.
Tipe-tipe kamar yang lebih elegan juga didukung oleh kawasan sekitar kondominium yang lebih hijau dan nyaman. Konsep penghijauan sekitar kawasan menjadi target dari pengembang untuk memberikan suasana yang lebih cocok di Jantung Kota Batam. Sementara akses jalan untuk keluar masuk BCC juga bisa diakses dari segala arah, apakah dari arah depan kondominium atau dari arah belakang dan samping.(sm/rl)
DJ_Archuleta June 6th, 2008, 07:12 AM 500 Juta Dolar AS Mengucur ke Batam
Jumat, 6 Juni 2008 | 09:16:51
Dubai Inves, Serap 9.000 Pekerja
BATAM - Roda investasi Batam begulir kencang. Sebuah perusahaan galangan kapal asal Dubai, Uni Emirates Arab (UEA), PT Batam Maritim Centre (BMC), bakal menanamkan modalnya sebesar 500 juta dolar Amerika Serikat (AS) di Batam.
Realisasi investasinya sendiri akan dimulai akhir 2008. Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirates Arab (UEA) M Wahid Supriyadi mengatakan, investasi itu merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepakatan kerja sama antara Pemprov Kepri dengan PT BMC yang digelar pertengahan 2007 lalu. ”Mudah-mudahan bisa dimulai tahun ini. Saat ini tinggal menuntaskan hal-hal teknis,” kata Wahid usai menggelar pertemuan tertutup dengan Asisten Ekonomi Pembangunan Kota Batam Syamsul Bahrum, Kepala Badan Penanaman Modal Pemko Kota Batam Pirma Marpaung serta Kadisperindag dan ESDM Pemko Batam Ahmad Hijazi di Gedung Pemko, Batam Centre, Kamis (5/6). Turut mendampingi kedatangan Wahid ke Pemko Batam, M Rafsel Ali dari Hamu Investama dan Komisaris PT Persero Batam, Muh Ali.
Selanjutnya masalah teknis yang dimaksud Dubes, yakni penimbunan lahan. Alokasi lahan dari Otorita Batam di wilayah Kabil, sebagian besar berada di laut, sehingga perlu reklamasi dan pengurusan izin Amdal. Penimbunan belum bisa dilakukan karena masih menunggu data dari mana pasir untuk penimbunan itu diambil.
Wahid mengatakan, PT BMC merupakan perusahaan sektor galangan kapal, rig building, dan reparasi berteknologi tinggi yang berada di bawah payung PT Drydock Dubai World International Ltd. Dengan modal awal 500 juta dolar AS dan kelak menjadi 1 miliar dolar AS, perusahaan shipyard dan offshore ini berambisi menjadi yang terbesar di Asia. [B]“Itu merupakan singgle biggest investor (investasi tunggal terbesar) di Indonesia,” ujar lelaki yang baru sebulan lalu menduduki kursi pimpinan di KBRI Uni Emirates Arab ini.
Jika terealisasi, berarti investasi negeri kaya minyak itu di Batam mengalami lompatan cukup tinggi. Sejauh ini, besaran modal yang ditanamkan investastor Uni Emirates Arab sendiri baru mencapai 40 juta dolar AS. Asisten Ekonomi Pembangunan Batam Syamsul Bahrum menuturkan, Pemko dan OB sangat mendukung keberadaan PT BMC. Perusahaan itu tak hanya diharapkan dapat memutar roda ekonomi Batam lebih kencang di era perdagangan bebas, juga menyerap banyak tenaga kerja.
“Kalau ada dukungan yang lebih dari 100 persen, pasti akan kita berikan,” ungkapnya. Menurut Wahid, jumlah tenaga kerja yang bakal diserap oleh PT BMC mencapai 9.000 orang. Mereka disebar di berbagai posisi, mulai operator sampai tenaga ahli. “Mereka hanya akan mempekerjakan 14 tenaga ahli asing, sisanya dari Indonesia,” kata lelaki berkacamata ini. (ros)
DJ_Archuleta June 6th, 2008, 06:19 PM Antisipasi Judi di Singapura, Pulau Lengkana Dibangun Resort
Jumat, 06 Juni 2008
BATAM (BP) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam yang ditunjuk menjadi pengelola Pulau Lengkana, Kecamatan Belakang Padang, Batam, menargetkan 2009 pulau yang memiliki luas 60 hektare itu sudah dibangun resort dan kawasan wisata ramah lingkungan. Pengembangan Lengkana untuk mengantisipasi dibukanya arena judi di Pulau Sentosa, Singapura 2010 yang hanya ditempuh 20 menit dari Lengkana.
Pulau yang terletak di jalur terdepan dan berada dekat selat Philip tersebut masih kosong. Suasana alami jelas terlihat di pulau itu. Sayangnya, di bibir pantai yang langsung menghadap Singapura itu mulai mengalami abrasi akibat dihantam gelombang air.
Ketua Kadin Batam Nada Faza Soraya kepada Batam Pos menjelaskan dalam tahun ini pihaknya bersama dengan Pemko Batam membuat rencana pengembangan Lengkana dan investor yang akan melakukan pembangunan, sudah banyak yang berminat.
''Banyak investor dalam negeri yang berminat membangun resort. Kita memang memberikan mereka peluang utuk investasi di Lengkana,” ujar Nada Soraya.
Pontensi pengembangan wisata ramah lingkungan di Lengkana, jelas Nada, akan berjalan mulus. Sebab daerah ini memang strategis untuk dikembangkan. ''Prinsipnya, jangan sampai setelah judi di Sentosa beroperasi, kita tidak mendapatkan apa-apa. Setelah pulau ini dibangun, orang kaya Singapura bisa memanfaatkan Lengkana sebagai tempat istirahat. Karena jaraknya cukup dekat dengan Pulau Sentosa, Singapura, cuma 20 menit naik kapal feri,” imbuh Nada.
Menurut Nada hotel yang akan dibangun di Lengkana, harus bintang tiga tetapi menggunakan konsep bintang lima. Selain itu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berkerja di Singapura bisa menggunakan Lengkana sebagai tempat penginapan agar bisa menghemat dari tingginya biaya sewa rumah di Singapura.
''Tentunya kita harus mempelajari dulu masalah ini. Kita ingin Lengkana jadi daerah yang memberikan manfaat untuk Batam,” ucap Nada.
Tanggal 28 Juni mendatang menurut Nada, investor dari China juga akan berkunjung ke pulau ini tersebut. Pulau Lengkana masih kosong tetapi menurut Nada dalam waktu dekat, Kadin akan melakukan pameran industri perdagangan wisata tingkat ASEAN di Pulau Lengkana paling lamban, Oktober 2008.
sand7 June 7th, 2008, 03:59 AM Holla ....
Baru cek google earth tuh. Peta Batam udah d update. Coastarinanya dah keliatan. Cuma saayang daerah Nagoya, Penuin and Baloi ketutupan awan.
DJ_Archuleta June 7th, 2008, 07:40 AM ^^ bisa di post ke thread ini kalo bisa :)
UAE Bangun Shipyard di Kabil
Batam (BCZ) PT Batam Maritime Centre (BMC) telah membuat Memorandum of Understanding (MOU) bersama dengan pemerintah Indoneia untuk membangun sebuah galangan kapal terbesar di Asia.
Galangan kapal yang akan dibangun tersebut direncanakan akan di bangun di kawasan Kabil dan akan memakan biaya investasi sebesar US$ 3,5 Milyar.
“Untuk pengoperasian perusahaan ini diperkirakan akan membutuhkan 9000 karyawan . Pembangunan akan dilaksanakan pada tahun ini,” ujar M Wahid Supriyadi, Duta Besar Indonesia untuk Uni Emorirat Arab.
Pihak BMC sendiri selain membangun galangan kapal juga merencakan untuk membangun rumah susun yang nantinya akan dialokasikan bagi karyawan mereka. Dalam area tersebut nantinya akan dilengkapi dengan sarana olah raga, sarana ibadah, klinik serta pusat pelatihan kerja. (BN/mas/jhs)
peseg5 June 7th, 2008, 02:15 PM ^^ Berarti pilihan kita sama donk :D
Yoi ham. Pilihan gw ini objektif dan masuk akal, karena ada dasar2 dan alasan2 yg kuat. Tapi kalo gw liat kok banyak jg yg pilih solo, kalo boleh tau kira2 alasan2 yg menguatkan apa ya?
DJ_Archuleta June 7th, 2008, 02:17 PM ^^ yg milih solo gw yakin ada 1 user memakai 10 ID :D
=NaNdA= June 8th, 2008, 03:55 AM ^ :rofl: ktahuan deh.. :tongue2:
sand7 June 8th, 2008, 12:30 PM ^^ bisa di post ke thread ini kalo bisa :)
http://img258.imageshack.us/img258/8977/batam1ao1.th.png (http://img258.imageshack.us/my.php?image=batam1ao1.png)
Ini neh tulisan Coastarina yang terkenal cuma karena beratnya doank... Nothing so special ....
http://img242.imageshack.us/img242/6119/batam2wh3.th.png (http://img242.imageshack.us/my.php?image=batam2wh3.png)
Thanks to ImageShack for Free Image Hosting (http://imageshack.us)
DJ_Archuleta June 8th, 2008, 02:32 PM http://img258.imageshack.us/img258/8977/batam1ao1.th.png (http://img258.imageshack.us/my.php?image=batam1ao1.png)
Ini neh tulisan Coastarina yang terkenal cuma karena beratnya doank... Nothing so special ....
http://img242.imageshack.us/img242/6119/batam2wh3.th.png (http://img242.imageshack.us/my.php?image=batam2wh3.png)
Thanks to ImageShack for Free Image Hosting (http://imageshack.us)
oh ini lokasi construction site coastarina di batam sepertinya udah di post duluan di page pertama :)
DJ_Archuleta June 8th, 2008, 03:07 PM Mega Proyek Senilai Rp7,2 Triliun Dimulai
PT Saipem Beroperasi Tahun 2009
KARIMUN - Iklim investasi di Karimun sebagai salah satu kawasan Free Trade Zone (FTZ) semakin kondusif. Hal ini ditandai dengan mulai dikerjakannya mega proyek berinvestasi 500 juta Euro atau sekitar Rp7,250 triliun (asumsi 1 Euro= Rp14.500) oleh PT Saipem Indonesia di Tanjungpengaruh, Desa Pangke, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun resmi dikerjakan sejak diresmikan Dirjend Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian RI, DR Budi Darmadi, kemarin.
Menurut Manejer HRD PT Saipem Indonesia, Hasto Susilo, perusahaan galangan kapal dan anjungan minyak lepas pantai terbesar ketiga di dunia itu, untuk tahap awal bakal merealisasikan investasi yang nilainya 290 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp2,9 triliun (asumsi 1 dolar USA =Rp10.000). ”Kalau dihitung hingga proyek selesai investasi bisa mencapai 500 juta Euro,’’ bebernya.
”PT Saipem Indonesia masuk dalam grup Saipem Internasional, perusahaan Italia yang menghasilkan anjungan lepas pantai dan galangan kapal. Nilai investasi PT Saipem Indonesia mencapai Rp2,9 triliun dan bakal menyerap tenaga kerja hingga 5.000 orang,’’ ujar Ismeth Abdullah didampingi GM Offshore Saipem Groups, Yves Inbona dan Managing Director PT Saipem Indonesia, Michael Lane, usai penandatanganan Memorandum of Action (MoA) antara PT Saipem Indonesia dengan Pemkab Karimun, di Tanjungpengaruh, Desa Pangke, kemarin.
Tampak hadir dalam kesempatan itu, Dirjen Transportasi, Peralatan dan Telematika Departemen Perindustrian, Budi Darmadi dan undangan lain. Hadir juga muspida Provinsi Kepri dan jajarannya, Bupati Karimun Nurdin Basirun dan jajarannya.
Ia melanjutkan, PT Saipem Indonesia merupakan pionir bagi investor kelas dunia lain yang bakal masuk ke Karimun. ”Masuknya PT Saipem Indonesia ini, tidak terlepas dari lokasi Karimun yang sangat strategis,’’ paparnya.
Lebih jauh Ismeth menjelaskan, kehadiran PT Saipem ini juga akan menciptakan multiplier effect bagi sektor lain. ”Karena itu, kita minta sektor transportasi, hotel dan lainnya berbenah,’’ imbuhnya.
Hal lain yang menggembirakan, adalah PT Saipem Indonesia juga bakal mengutamakan tenaga kerja lokal untuk bekerja di sana. Bahkan, bagi tenaga kerja yang kurang terampil juga bakal diberikan pelatihan.
”Di negara lain yang menjadi tempat mereka (Saipem) beroperasi tetap mengutamakan tenaga kerja lokal,’’ paparnya.
Kapan nota Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Saipem Indonesia dan Pemkab Karimun ditandatangani? Ketika ditanya mengenai MoU tersebut, Ismeth menjelaskan, hal tersebut masih dalam perundingan.
Apakah belum ditekennya MoU itu dikarenakan masih adanya kendala izin selama 75 tahun? ”Itu (izin 75 tahun, red) salah satu kendalanya, tapi akan selesai dalam beberapa hari ini,’’ cetus Ismeth.
Ismeth menjelaskan, perusahaan asing seperti PT Saipem memang begitu teliti dengan MoU yang akan ditandatangani.
”Mereka memperhatikan dengan sangat detil kata demi kata, begitu juga kalimat demi kalimat. Kita bisa memakluminya, apalagi sebagai perusahaan asing memang betul-betul teliti,’’ paparnya.
Sementara itu, Kehadiran PT Saipem Indonesia, bukan satui-satunya unit bisnis Saipem Group di dunia. Saipem juga telah ekspansi ke tiga lokasi di Afrika, Amerika Latin, satu di Kazakhtan, Azarbaizan dan berbagai negara lain. ”Total karyawan Saipem di seluruh dunia mencapai 35 ribu orang,’’ timpal GM Offshore Saipem Groups, Yves Inbona.
Masih mengenai investasi PT Saipem Indonesia ini, Karimun boleh berbangga hati. Pasalnya, Saipem Indonesia akan menjadikan Karimun menjadi salah satu basis produksi yang terbesar dan utama.
”Di sini, kami akan menghasilkan produk dalam jumlah yang besar. Setahun, kapasitas produksi kami mencapai 30 ribu ton per tahun,’’ lanjut Yves.
Produk tersebut, tambahnya, bakal membidik segmen industri berskala besar. Mengenai rencana operasi, katanya, direncanakan bisa terealisasi sebelum dua tahun ke depan. ”Akhir tahun 2009, kita harapkan bisa mulai beroperasi,’’ ucapnya. (hda/yud)
DJ_Archuleta June 8th, 2008, 03:23 PM Masterplan of Dumai Port
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/dumai.jpg
Batu Ampar Port Development
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/batuampar.jpg
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/batuampar2.jpg
=NaNdA= June 9th, 2008, 03:58 AM Batam :okay:
yudibali2008 June 10th, 2008, 02:28 AM cool banget Batam, moga2 daerah lain bisa menyusul........:nocrook:
Chris_Lyantto June 10th, 2008, 06:54 AM Selasa, 10/06/2008
Hong Kong segera bangun Pelabuhan Batu Ampar
BATAM: Investor asal Hong Kong berminat membangun Pelabuhan Kontainer Batu Ampar senilai US$275 juta, dan kini hanya menunggu lampu hijau dari Kementerian BUMN.
Mereka menyatakan siap membangun kawasan pelabuhan baru seluas 10 ha-15 ha secara BOT (build operate transfer) selama 30 tahun-35 tahun.
"Investor hanya menunggu izin dari pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN untuk masuk, dan kami siap memfasilitasi. Investor juga siap untuk pembangunan hanya selama dua tahun setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)," ungkap Muhammad Ali, Komisaris PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (PT Persero Batam), kemarin.
Selain itu, sambungnya, investor asal eks koloni Inggris itu juga tidak keberatan untuk berkompetisi mengikuti proses lelang jika Kementerian BUMN tidak menghendaki pembangunan melalui penunjukan langsung.
Ali menjelaskan konsep yang akan dikembangkan nanti berbeda dengan Pelabuhan Batu Ampar yang dibangun oleh Otorita Batam dan CMA-CGM (perusahaan pelayaran dan operator kontainer terbesar Prancis).
Secara geografis, pelabuhan kontainer milik PT Persero tersebut akan berhadapan dengan kawasan pelabuhan yang akan dibangun oleh CMA-CDM, yang sudah mendapat hak konsesi dari pemerintah selama 50 tahun.
Tidak bersaing
Namun, imbuhnya, Pelabuhan Batu Ampar yang dibangun oleh investor asal Hong Kong itu bukan menjadi pesaing dari pelabuhan yang akan dibangun oleh CMA-CGM.
"Ini bukan dalam rangka persaingan. Perkembangan pelabuhan di Pulau Batam adalah tanggung jawab kita bersama dan berdasarkan ketentuan," tegasnya.
Menurut dia, pembangunan kawasan pelabuhan yang dimiliki Persero itu sudah dipersiapkan sejak 1990, bahkan sebelum Otorita Batam membuat master plan pembangunan Pelabuhan Batu Ampar yang dikelola UPT Otorita Batam saat ini.
Persero tetap mendukung pembangunan Pelabuhan Batu Ampar yang akan dilakukan oleh CMA-CGM meskipun sudah memiliki investor sendiri.
Dia menjelaskan pelabuhan yang akan dibangun oleh investor asal Hong Kong itu dapat membidik kapal-kapal kontainer yang menjadi pelanggan Pelabuhan Singapura, yang kini menguasai 70% transit kapal kargo di Selat Malaka.
Selain itu, pelabuhan ini juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan kontainer bagi kapal-kapal domestik yang melakukan pelayaran ekspor-impor.
Saat ini, Pelabuhan Batu Ampar berkapasitas daya tampung kontainer sebanyak 5,8 juta TEUs per tahun dengan total volume kapal maksimal 35.000 DWT.
Koordinator Tim Review Kebijakan Strategik Otorita Batam Puddu Razak mengatakan rencana Persero Batam untuk membangun kawasan pelabuhan yang dimilikinya bukan menjadi masalah yang berarti bagi rencana pembangunan Pelabuhan Batu Ampar oleh CMA-CGM.
"Keberadaannya tidak ada masalah. Ini kan ibarat jualan, jadi nanti pasar yang lebih menentukan. Hadirnya dua pelabuhan kontainer di kawasan Batu Ampar akan menambah kemampuan pelabuhan itu sebagai pelabuhan internasional," tegasnya.
Puddu mencontohkan keberadaan pelabuhan kontainer di Singapura juga tidak terfokus di satu pelabuhan. (k40) (redaksi@bisnis.co.id)
Bisnis Indonesia
DJ_Archuleta June 11th, 2008, 07:12 AM Batam Segera Bebas Pajak
Rabu, 11 Juni 2008
Mendag Percepat Cabut PP 63
Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu menilai masih diberlakukannya PP Nomor 63 Tahun 2003 yang menjadi dasar pungutan pajak atas otomotif, rokok, elektronik, dan minuman beralkohol (mikol/miras) di Batam karena proses realisasi free trade zone (FTZ) masih dalam masa transisi.
Namun demikian, aturan itu akan segera ditiadakan karena pemerintah tengah menyiapkan PP yang secara teknis mengatur pelaksanaan FTZ di Batam, Bintan dan Karimun.
”Batam, Bintan dan Karimun memang sudah free trade zone. Jadi memang harus ada dasar yang baru bagi Bea Cukai,” ujar Mari kepada Batam Pos di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (10/6).
Mari yang dalam kesempatan itu didampingi Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Diah Maulida menegaskan, aturan yang mendasari pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di Batam itu, sekarang seharusnya memang tidak berlaku lagi.
”Harusnya memang tidak berlaku lagi. Tetapi ini memang masa peralihan,” tandas Mari
Sementara Diah Maulida mengatakan, pasca penetapan Batam, Bintan dan Karimun sebagai FTZ maka pemerintah akan menerbitkan PP yang menjadi petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan FTZ. ”Kan nanti itu (PP) bukan hanya untuk Batam, tetapi menyeluruh untuk Bintan dan Karimun juga,” cetusnya.
Diah menambahkan bahwa untuk mempermudah perizinan di FTZ BBK, nantinya pemerintah pusat akan melimpahkan kewenangan ke Badan Pengusahaan Kawasan (BPK). ”Misalnya perizinan untuk barang-barang berbahaya yang selama ini di pusat, bisa saja nanti dipermudah di daerah untuk mempercepat (perizinan),” tuturnya.
Disinggung tentang adanya orang yang ditempatkan oleh pusat di dalam keanggotaan BPK, Diah mengaku memang sempat ada pemikiran seperti itu. ”Konsep awalnya seperti itu. Tetapi kita juga mengarah ke single windows yang semua elektronik. Jadi nggak perlu lagi ada orang yang dikendalikan dari pusat,” ujarnya.
Diah justru mengungkapkan, saat ini yang masih agak alot adalah pembentukan BPK di FTZ Batam. Hal itu, katanya, terkait keberadaan Otorita Batam yang sudah lama eksis.
Pembentukan BPK sebenarnya tidak ada hambatan. Cuma di Batam (ada hambatan), karena di situ sudah eksis Otorita dan akhir tahun ini ada pengalihan aset yang harus diselesaikan,” tukasnya.
Masalah PP 63 ini juga dibahas di rapat pertama Dewan Kawasan (DK) BBK yang dipimpin Ketua DK yang juga Gubernur Kepulauan Riau (Gubkepri), Ismeth Abdullah. Menurut Ismeth, PP 63 menyulitkan kalau tak segera dicabut. Banyak barang-barang milik perhotelan bermasalah dalam kepabeanan atau perpajakan, serta perizinan. Untuk itu, pencabutan PP ini sedang diajukan ke pusat.
”Suratnya telah dikirim Disperindag,” ucap Ismeth.
DJ_Archuleta June 11th, 2008, 07:13 AM Dewan Kawasan Rapat Pertama
Pengurus Dewan Kawasan (DK) di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK) menggelar pertemuan pertama mereka di Bintan Beach Resort (BBR), Tanjungpinang, Senin (9/6) malam, dari pukul 20.30-22.30 WIB.
Pertemuan tertutup yang dipimpin langsung Ketua DK FTZ BBK Gubernur Kepri H Ismeth Abdullah ini, membahas seputar kesiapan pelaksanaan Free Trade Zone (FTZ) yang akan diberlakukan efektif akhir 2008 ini.
”Ini merupakan pertemuan pertama membahas permasalahan dan menerima masukan-masukan dari segenap anggota DK. Yang dibahas mengenai arah, tujuan, fungsi dan mekanisme kerja, serta permasalahan yang ada. Beberapa pekan ke depan kita (DK) akan rapat lagi,” kata Ismeth Abdullah usai pertemuan pada Batam Pos.
Pembentukan DK ini, bukan berarti membentuk pemerintahan baru. DK hanya fokus pada investasi.
”Keberadaanya tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan. Urusannya hanya investasi,” ujar Ismeth.
Ditanya kapan realisasi FTZ BBK, Ismeth mengatakan penerapan hanya menunggu waktu saja. Sebelum dilaksanakan, harus dipersiapkan secara matang dan profesional.
Dalam kesempatan tersebut GubKepri juga menyinggung target pendapatan negara setelah FTZ. Katanya, tahap awal saja, DK FTZ menargetkan pemasukan investasi sekitar Rp1 miliar. Mewujudkan penerimaan ini katanya tak sulit, pasalnya telah ada networking yang jelas.
Seperti terjadi di Batam, GubKepri mengatakan DK hanya tinggal mengaktifkan penerapan FTZ saja.
Saat ini di Kepri ada sekitar 1.000 perusahaan asing. DK FTZ hanya tinggal mendata ulang saja dan melakukan sedikit pembenahan internal, dengan melibatkan lintas vertikal yang ada, seperti Bea Cukai, Imigrasi, dan sebagainya.
Sedangkan soal keterlibatan Singapura mempromosikan kawasan FTZ BBK, merupakan inisiatif mereka. Selain membantu di bidang promosi, Singapura juga akan membantu bidang pelatihan dan pemasaran.
”Promosi juga akan kita lakukan sendiri. Sementara dia (Singapura) juga sendiri. Promosi kawasan BBK ini telah mereka lakukan dan kita pun pernah ikut bersama menteri mereka memasarkan daerah ini,” ucap mantan Ketua Otorita Batam (OB) tersebut.
Siap Lindungi Investor
Hal senada diungkapkan Kapolda Kepri Brigjen Pol Sutarman yang juga ikut dalam pertemuan tersebut.
”Pertemuan tadi malam di Tanjungpinang membahas soal FTZ,” kata Sutarman kepada wartawan di Bandara Hang Nadim, kemarin.
Jenderal bintang satu ini mengatakan, ada beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Di antaranya, penetapan mekanisme kerja FTZ. ”Barang yang boleh masuk dan tidak, kapan barang itu diperbolehkan masuk dan masuk di kawasan mana saja,” jelasnya.
Mekanisme selanjutnya yakni bagaimana menarik para investor untuk menanamkan modalnya di wilayah BBK. Pihak kepolisian, kata Sutarman, dalam fase ini jelas akan mengambil langkah-langkah pengamanan. Polisi akan mengawal proses pelaksanaan FTZ.
Sutarman mengatakan, selain mengamankan para investor, pihaknya juga bertanggung jawab dalam mengamankan proses distribusi barang ke suatu kawasan. Karenanya, polisi dalam hal ini sudah menjalin koordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Imigrasi, Gugus Keamanan Laut wilayah Barat, Korem 033/Wirapratama, yang juga masuk dalam susunan pengurus DK.
Saat ini, pengurus DK tinggal menetapkan waktu pelaksanaan FTZ. ”Tinggal menetapkan harinya. Upayakan secepatnya. Mungkin akhir 2008 ini,” kata Sutarman.
Ditanya soal pengamanan FTZ, khususnya dalam pengawasan distribusi barang, Sutarman mengaku sudah siap untuk itu. Jumlah personel Polda Kepri telah memadai untuk mengamankan pelaksanaan perdagangan bebas itu. Namun, Sutarman mengaku masih kekurangan dari sisi peralatan, seperti speedboat. Saat ini, Polda Kepri hanya memiliki empat unit speedboat dari jumlah 50 unit yang dibutuhkan. (why/amr/zek)
DJ_Archuleta June 12th, 2008, 07:00 AM Jembatan ”Barelang” Bakal Ada di Busung
Kamis, 12 Juni 2008
Dianggarkan Rp20 M dalam APBN
TANJUNGUBAN (BP) - Warga Desa Busung, Seri Kuala Lobam sangat senang dan bangga, desanya bakal memiliki jembatan seperti jembatan Barelang, Batam. Hal ini terkait dengan turunnya anggaran APBN senilai Rp20 miliar untuk pembangunan jembatan di desanya.
“Sebagai warga tentu sangat senang, dengan begitu kalau lihat jembatan seperti itu tak perlu ke Barelang kalau di Busung sudah ada,” ucap Atan, warga Busung, kepada Batam Pos, belum lama ini.
Atan menerangkan, masyarakat sangat menyambut positif pembangunan jembatan Lintas Barat di Sungai yang menbelah desa mereka dengan Desa Kuala Simpang. Dengan adanya jembatan yang panjangnya sekitar 500 meter tersebut, warga Busung mengaku terbantu bisa memperpendek jarak sekitar 30 km ke Tanjungpinang.
Dijelaskan, sekarang ini warga Busung yang ingin ke Tanjungpinang lewat jalan darat harus memutar ke Tanjunguban yang jaraknya mencapai 20 km. Dari Tanjunguban hingga ke Simpang Ekang Anculai jaraknya mencapai 30 km selebihnya ke Tanjungpinang sekitar 60 km lagi.
Sementara jika dari Busung langsung ke Simpang Ekang Anculai jika jembatan tersebut jadi jaraknya hanya 20 km saja. “Dengan begitu kami bisa hemat jarak tempuh sekitar 30 km,” kata Atan.
Mengingat begitu pentingnya jembatan tersebut, Atan berharap agar pihak yang mengerjakan proyek bisa mengerjakan sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Tidak hanya itu, ia juga meminta agar pengerjaan proyek jembatan tersebut tidak asal-asalan karena yang digunakan itu uang negara.
Jangan sampai, tegas Atan, jembatan yang dibangun nanti kualitasnya buruk sehingga tidak hanya merugikan keuangan negara. Lebih parah lagi, bisa membahayakan keselatan pengguna jembatan. “Sudah banyak kejadian korban berjatuhan gara-gara jembatan ambruk,” jelas Atan.
Mengenai sarana transfortasi yang menghubungkan desa Busung - Kuala Simpang, Atan mengatakan selama ini warga tergantung dengan sarana angkutan rakyat. Dengan sarana angkutan rakyat yang menggunakan perahu penyeberangan, dinilai kurang maksimal untuk memobilitas pembangunan. (cnt)
DJ_Archuleta June 13th, 2008, 06:56 AM Dewan Kawasan Temui Presiden
Jumat, 13 Juni 2008
DEWAN Kawasan (DK) FTZ Batam Bintan Karimun (BBK) sudah tak sabar menunggu pencabutan PP 63 Tahun 2003, yang menjadi dasar pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn BM) atas otomotif, rokok, elektronik, dan minuman beralkohol (mikol/miras) di Batam. Tim DK langsung berangkat ke Jakarta untuk menemui presiden dan menteri terkait demi memperjuangkan pembebasan kedua pajak itu.
Ketua DK FTZ yang juga menjabat Gubernur Kepulauan Riau (Gubkepri), Ismeth Abdullah mengemukakan telah mengutus anggotanya menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menteri terkait masih dipungutnya PPN dan PPnBM di Batam.
Tim yang berangkat juga membawa surat resmi DK FTZ. Isinya, minta PP 63 Tahun 2003 tidak diberlakukan lagi di Batam dan sebagai penggantinya, DK menyerahkan ke pusat, asalkan tak berbenturan dengan payung hukum FTZ BBK.
”Hari ini (kemarin, red), kita telah utus tim ke Jakarta. Penerapan FTZ tak boleh lama-lama lagi,” ujar Ismeth usai menyerahkan bibit sapi Bali di lokasi Peternakan Cikolek, Kecamatan Tuapaya, Kabupaten Bintan, kemarin (12/6).
Gubkepri memastikan pemerintah pusat akan mendukung mendukung pencabutan PP 63 karena penerapan FTZ BBK merupakan pilot project pertama Indonesia. Keyakinan Gubkepri itu terlebih setelah Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu menyatakan pemerintah segera akan mencabut PP 63. Alasannya bertentangan dengan kebijakan FTZ BBK.
”Tapi kita tunggu saja realisasinya. Kita optimis, dalam waktu dekat penyiapan pemberlakuan FTZ sudah clear,” tutur Gubkepri.
Sejumlah persiapan merealisasikan FTZ, memang terus dilakukan DK. Di antaranya penyiapan pelabuhan resmi FTZ dan penetapan figur yang bakal duduk di Badan Pengelolaan Kawasan (BPK).
”Jika pelabuhan telah resmi ditetapkan jadi pelabuhan FTZ, kita tinggal laksanakan saja. Dalam rapat pertama DK belum lama ini juga ada membicarakan penetapan lokasi pelabuhan FTZ. Semua yang hadir sudah sangat setuju,” ujar Gubkepri.
Di lokasi yang sama, Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan hingga kini, Pemerintah Kabupaten Bintan memang belum menetapkan pelabuhan resmi untuk FTZ BBK. Namun, katanya, ada tiga pelabuhan berpeluang untuk dijadikan pelabuhan resmi FTZ, meliputi Pelabuhan Bintan Telani, Pelabuhan Umum Kijang dan Pelabuhan Lobam.
”Tiga pelabuhan ini berpeluang jadi pelabuhan resmi FTZ. Kita akan usulkan ke DK FTZ dalam waktu dekat atau pada pertemuan lanjutan DK FTZ,” ujar Ansar.
Sebagai salah satu daerah FTZ, penyiapan sarana prasarana pendukung di Bintan tengah dipersiapkan. Untuk lahan, pihaknya telah mempersiapkan puluhan ribu hektare yang tersebar di beberapa wilayah. Upaya lain juga terus dilakukan, seperti penyiapan sumber daya manusia dan lain sebagainya.
Menyusul Pulau Bintan ditetapkan sebagai daerah FTZ, Ansar menambahkan telah banyak calon penanam modal asing (PMA) yang menyatakan tertarik menanamkan investasi, di antaranya dari Singapura, Korea, Jepang, Malaysia, China, Vietnam, dan Australia. Beberapa PMA itu, ada yang bergerak di bidang pengembangan galangan kapal. ***
DJ_Archuleta June 13th, 2008, 03:31 PM Batam Center Facilities
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/batamcenterfacility.gif
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/gd_perspective.jpg
As the name suggests, Batam Center is the hub of commerce and government for Batam. Located here are the central office of Industrial Development Authority (BIDA) and Immigration Office. Supporting the tourism industry here are two large department stores - cum - supermarkets, a handicraft center, restaurants, bowling alley and snooker parlor. This area prides itself in the many picturesque houses being built in residential sites. Further developments planned for the area include shopping centers and malls, commercial and office, complexes. A ferry terminal also providing seaward transportation to Singapore and other surrounding island.
Batam Center is the up and coming "Orchad Road" and the commercial center of Batam.
DJ_Archuleta June 13th, 2008, 03:32 PM Extension of Ferry Terminal in Batam Center
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/ferryterminal.gif
Phase 1: Ferry Terminal
8,250 m2 terminal building, 10m x 15m floating barge
1.2 million passengers annually
Phase 2: Cruise Terminal
15,000 DWT - 3,000 passenger
Marketing Office
PT SINERGY THARADA
Ferry International Terminal
Batam Center
Batam - Indonesia
DJ_Archuleta June 14th, 2008, 07:11 AM Lahan Tidur Luas, Pantai Diincar Pengembang
Sabtu, 14 Juni 2008 | 11:11:49
Tanjung Pinang (BCZ) Bisnis properti di Tanjungpinang semakin berkembang menyusul keberadaan ibu kota Provinsi Kepri di kota ini.
Luasnya lahan yang belum digarap memungkinkan pengembangan perumahan terus dilaksanakan, seiring dengan pertambahan penduduk. Karenanya, Pemko diminta bersikap tegas untuk setiap upaya penimbunan kawasan pesisir.
Baik untuk alasan pengembangan usaha maupun untuk pemukiman. Kecuali, hal itu dilakukan untuk lebih meningkatkan fungsinya sebagai sarana prasarana publik.
”Lahan kosong atau lahan tidur di sini masih luas. Kenapa harus menimbun pantai, selain tidak patut juga sangat merusak lingkungan. Sebagai kota pesisir, mestinya Tanjungpinang menjaga betul pantai-pantainya sebab inilah landmark sesungguhnya dari Tanjungpinang. Harus diawasi penimbunan pesisir (pantai, red),” kata aktivis pemuda, Hendra Salim .
Dalam pantauan di lapangan ditemukan sejumlah kawasan pesisir yang terus ditimbun. Di antaranya di Kampung Melayu batu 6 dan sekitar jembatan Sei Jang, Jalan Raja Haji Fisabilillah. Tanah kuning untuk menimbun bakau tampak jelas dari pinggir jalan. Sementara, bangunan-bangunan sederhana juga tumbuh seperti jamur di sekitar jembatan ini.
Menurut Hendra, pembangunan berwawasan lingkungan harus diwujudkan secara nyata di lapangan. Tanpa komitmen tersebut, keinginan tersebut hanya akan menjadi sebatas slogan. Termasuk pada penerapan pembangunan kawasan pemukiman, yang harus menyediakan lahan sekitar 30 persen untuk fasilitas umum, dan taman.
Sehingga, di kawasan pemukiman itu tak hanya dibangun untuk rumah, dan jalan saja. Seperti yang dapat dilihat di sejumlah kawasan pemukiman di Tanjungpinang. Padahal, menurutnya peruntukan untuk fasum, dan pertamanan itu sudah ditetapkan melalui aturan. Namun, tidak semua pengembang menerapkannya di lapangan.
Jangankan untuk taman, untuk menanam pohon saja nyaris tidak ada tempat. Padahal, Tanjungpinang sudah terkenal kekurangan air bersih saat kemarau, dan perlu terus dilakukan penanaman untuk menjamin air tetap ada saat kemarau tiba.
‘’Sikap tegas pengawasan menjadi kunci pembangunan yang berwawasan lingkungan. Kepada pengembang kita imbaulah jangan memanfaatkan kelemahan itu, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan kalau tidak kita sendiri,” tegas Hendra.
=NaNdA= June 15th, 2008, 07:33 AM Batam from air.. ( flickr )
http://farm4.static.flickr.com/3001/2575122340_b7a3d50795_o.jpg
yudibali2008 June 15th, 2008, 08:00 AM nice pic :)
DJ_Archuleta June 15th, 2008, 08:51 AM That picture above, sebagian area lahan yg kosong akan digunakan untuk membangun apartemen dan condominium :cheers:
yudibali2008 June 15th, 2008, 09:20 AM next little Singapore:cheers:
DJ_Archuleta June 16th, 2008, 08:23 PM ^^ yeah could not agree more :)
DJ_Archuleta June 16th, 2008, 08:29 PM 36 PMA Masuk Batam
Senin, 16 Juni 2008 | 17:03:30
Batam (BCZ) Sebanyak 36 perusahaan modal asing (PMA) mulai menanamkan sahamnya di Batam sejak Januari hingga Mei 2008 ini.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Otorita Batam (OB) menyebutkan, pada bulan Mei 2008 ada tujuh proyek yang disetujui aplikasinya dengan nilai US$5.607.000. Selain itu terdapat satu proyek perluasan usaha dengan nilai US$107.979.
"Dari total 36 PMA yang disetujui nilainya sekitar US$54.358.803 dan enam perluasan usaha senilai US$8.055.479," ujar Dwi Djoko Wiwoho SE, Kabag Humas OB kepada Batam News lewat press releasenya, Senin (16/6)
Para pengusaha asing ini kebanyakan berasal dari negara Singapura, Malaysia, British Virgin Island, Hongkong, RRC, Belanda, Inggris dan Korea Selatan dengan bidang usahanya pembenihan biota laut satu proyek, industri pembuatan dan perbaikan galangan kapal empat proyek.
Jasa akomodasi atau hotel tiga proyek, industri percetakan dua proyek, industri kemasan dan plastik satu proyek, perdagangan besar dan ekspor impor tujuh proyek, industri khusus logam dua proyek, jasa konstruksi khusus kapal satu proyek serta industri lainnya 15 proyek.
"Dibandingkan dengan periode yang sama, jumlah aplikasi proyek baru periode Januari - Mei 2008 sejumlah 29 proyek dan tahun 2007 sebanyak 22 proyek, mengalami peningkatan 29 persen," jelasnya lagi.
Sejak Batam dijadikan kota industri mulai tahun 1971 hingga 2008 ini, total investasi baik modal penanam modal asing (PMA) maupun PMDN sekitar Rp50,1 triliun. Investasi PMA sekitar US $4,7 miliar atau setara dengan Rp47 triliun dengan kurs Rp10.000 perdolar Amerika Serikat dan nilai investasi PMDN Rp3,1 triliun. Total sekitar Rp51 triliun.
Adanya aplikasi investasi asing yang disetujui tersebut menunjukkan bahwa Batam masih diminati para investor, baik di dalam maupun di luar negeri. Berbagai upaya promosi akan terus dilakukan Otorita Batam, serta dengan upaya untuk menjaga iklim investasi yang kondusif, peningkatan pelayanan publik, peningkatan sarana infrastruktur, dan yang terpenting lagi ditetapkannya Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dengan UU FTZ No. 44/2007. (BN/mas)
shizimaru June 17th, 2008, 04:45 AM 3 tahun lalu ke batam.....kok kotanya kotor banget.....pas liat singapore bersih banget jadi malu lihatnya......apa pikiran turis asing begitu melihat batam INDONESIA....beda banget
DJ_Archuleta June 17th, 2008, 07:42 AM Pusat Siapkan Pengganti PP 63
Selasa, 17 Juni 2008|09:35:44WIB
Surat resmi permohonan pencabutan PP 63 Tahun 2003 yang menjadi dasar pungutan pajak atas otomotif, rokok, elektronik, dan minuman beralkohol (mikol/miras) di Batam, telah disampaikan utusan Dewan Kawasan (DK) FTZ BBK ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ditembuskan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan RI, Menteri Perekonomian RI, dan Kepala BKPN Pusat, Jumat (13/6).
Dua orang tim yang diutus Ketua DK FTZ BBK, Ismeth Abdullah menyampaikan surat permohonan tersebut adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kepri, Jon Arizal dan Kepala Badan Penanaman Investasi Daerah (BPID) Kepri, Mohammad Toufik.
”Surat permohonan pencabutan PP 63 telah kita sampaikan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ditembuskan ke Wakil Presiden Yusuf Kalla, Menteri Keuangan RI, Menteri Perekonomian RI, dan Kepala BKPN Pusat,’’ ujar Jon Arizal, kemarin.
Jon Arizal memastikan, dalam waktu dekat pusat mengeluarkan keputusan baru pengganti PP 63. Saat ini, pemerintah pusat tengah mempersiapkan PP pengganti PP 63. Yang jelas, PP baru ini tak akan berbenturan dengan payung hukum FTZ BBK.
Didesak kapan jadwal pasti keputusan itu terbit, Jon Arizal mengaku belum mengetahui. Yang pasti, katanya, pusat memberi respon positif untuk mengganti PP 63. ”Dalam waktu dekat, presiden melalui Menteri Keuangan akan memberi keputusan. PP 63 yang dicabut akan ada penggantinya,’’ sebut Jon Arizal.
Jon menjelaskan, FTZ mempunyai peran penting untuk menarik Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Karena dalam regulasinya, FTZ memberikan kemudahan proses perizinan dan juga penyediaan lokasi pergudangan.
Pergudangan yang dimaksud adalah lokasi yang berstandar internasional dan telah memenuhi studi kelayakan. Pejabat ini berharap, realisasi FTZ BBK segera dilaksanakan. Persiapan maksimal secara berangsur telah dilakukan DK FTZ.
Seperti diketahui, Payung hukum penerapan FTZ BBK mengacu 3 keputusan Presiden (kepres) yakni Kepres Nomor 9 Tahun 2008 tentang Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Kepres Nomor 10 Tahun 2008 tentang Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, dan Kepres Nomor 11 Tahun 2008 tentang Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun.
Dalam ketetapan presiden, aktivitas sehari-hari BPK harus berkoordinasi dengan DK FTZ. Dewan Kawasan-lah kemudian akan melakukan koordinasi ke pusat melalui Dewan Kawasan Nasional. Dewan Kawasan Nasional bertugas membantu presiden dalam penetapan kebijakan makro dan pembinaan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Indonesia (FTZ), yang kemudian dijabarkan implementasinya di tingkat DK FTZ.
Secara nasional, kebijakan umum DK Nasional mengatur Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
Kebijakan dikaitkan membuka lapangan kerja serta sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian secara nasional. ***
yudibali2008 June 17th, 2008, 08:16 AM 3 tahun lalu ke batam.....kok kotanya kotor banget.....pas liat singapore bersih banget jadi malu lihatnya......apa pikiran turis asing begitu melihat batam INDONESIA....beda banget
gitu deh....masyarakat kita masih terbelakang dalam urusan kebersihan, kadang2 kebersihan itu dijadikan barometer bagi turis utk berkunjung ke suatu daerah wisata, kalau mereka liat kota2 di Indonesia pada umumnya kurang kebersihannya, yah turis2 pada mundur teratur deh...... ilang devisa and Indonesia jadi jelek dimata turis mancanegara :bash:
ncon June 17th, 2008, 09:11 AM 3 tahun lalu ke batam.....kok kotanya kotor banget.....pas liat singapore bersih banget jadi malu lihatnya......apa pikiran turis asing begitu melihat batam INDONESIA....beda banget
apa lagi kalo d bandingkan gedung2nya :lol:
kayaknya BATAM itu gak teratur gt :ohno:
kalo d banding Singapore padahal kan sama2 pulau ya :cheers: lebih gede malahan coba bs kaya Singapore gt ada CBD, taman, world class infrastructure and etc mestinya kan kalo pulau lebi gampang d atur ya :cheers:
yudibali2008 June 17th, 2008, 09:57 AM apa lagi kalo d bandingkan gedung2nya :lol:
kayaknya BATAM itu gak teratur gt :ohno:
kalo d banding Singapore padahal kan sama2 pulau ya :cheers: lebih gede malahan coba bs kaya Singapore gt ada CBD, taman, world class infrastructure and etc mestinya kan kalo pulau lebi gampang d atur ya :cheers:
heheheh iya, kayaknya udah masalah klasik di Indonesia, padahal banyak pejabat2 kita yg dikirim ke luar negeri sono no buat belajar banyak dari negara2 maju tersebut, termasuk di Singapore, tapi, kagak ada bukti nyata.....tetap aja semrawut :dunno:
=NaNdA= June 17th, 2008, 11:12 AM apa lagi kalo d bandingkan gedung2nya :lol:
kayaknya BATAM itu gak teratur gt :ohno:
kalo d banding Singapore padahal kan sama2 pulau ya :cheers: lebih gede malahan coba bs kaya Singapore gt ada CBD, taman, world class infrastructure and etc mestinya kan kalo pulau lebi gampang d atur ya :cheers:
hey, Singapore is a country...
n Batam is just a small part of BIG country called Indonesia.. :D
DJ_Archuleta June 17th, 2008, 12:54 PM Kawasan Batam Center akan bergerak menjadi CBD pada tahun 2009
BATAM - Setelah berhasil membangun image sebagai pusat pemerintahan, Batam Centre pelan tapi pasti mulai merias diri untuk tampil sebagai pusat bisnis. Kian menggeliatnya kawasan ini sebagai pusat bisnis ditandai dengan banyaknya kegiatan pembangunan gedung-gedung baik jasa maupun perdagangan. Salah satu contohnya adalah pengerjaan proyek pembangunan gedung eks Tithes Plaza yang berada di depan restoran Sanur, Batam Centre. Setelah bertahun-tahun gedung ini sempat terlantar, terhitung sejak awal tahun 2008 lalu, puluhan pekerja terlihat sibuk bahkan hingga malam hari. Rencananya, gedung ini bakal dibangun sebuah kawasan terpadu mini.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Syamsul Bahrum mengatakan, di kawasan eks Tithes Plaza ini sudah direncanakan akan menjadi kawasan ekslusif yang terdiri dari hotel berbintang, apartemen, pusat komersil, konvensi serta konferensi yang dilengkapi dengan bal room. Sedang yang bertindak sebagai si empunya adalah Harmoni Grup.
"Yang bangun itu grupnya Harmoni, yang punya sekolah Harmoni dan hotel Harmoni di Batam. Ditargetkan, pada pertengahan 2009 gedung itu sudah bisa beroperasi," kata Syamsul menjawab Sijori Mandiri, kemarin.
Pembangunan di kawasan bekas Tithes Plaza itu memang sudah lama direncanakan sebagai bentuk pemanfaatan semua potensi yang ada. Dengan hadirnya pembangunan-pembangunan bisnis di Batam Centre, maka ke depannya, kawasan ini akan mulai bergerak menjadi Central Bussiness District (CBD). Batam Centre pun akan semakin "hidup" dan semarak akan aktivitas bisnis.
Aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh Grup Harmoni tersebut juga termasuk langkah bersama antara pemerintah dan pengusaha di dalam menyukseskan gerakan Visit Batam 2010. Selain Grup Harmoni, beberapa pengusaha yang akan berinvestasi "menyemarakkan" Batam Centre termasuk diantaranya adalah Panbil Grub yang dikomandoi oleh Johanes Kennedy.
"Ada lahan di sekitar Graha Kadin Batam yang akan dibangun oleh Johanes Kennedy. Kemudian ada lagi lahan di depan kantor Otorita Batam yang akan dibangun hotel berlantai 24 oleh Grup Haris Resort," ujar Syamsul.
Tanda-tanda Batam Centre menjadi pusat bisnis, menurut Syamsul akan semakin nyata pada tahun 2009 mendatang. Dapat dipastikan sepanjang tahun 2008 dan tahun 2009, geliat pembangunan di Batam Centre akan sangat terasa. Selain akan membuat wajah Batam kian cemerlang, tumbuhnya Batam Centre sebagai pusat bisnis, perdagangan dan jasa tentu akan meningkatkan nilai jual dan daya tarik baik itu di sektor kunjungan wisatawan asing maupun investasi.
DJ_Archuleta June 17th, 2008, 01:13 PM I've found this from net
Rusunami in Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/rusunamibatam.jpg
DJ_Archuleta June 17th, 2008, 08:39 PM Coastarina Sign Boards
(beware these people has nothing to do with me)
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarina1.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarina2.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinagreat.jpg
DJ_Archuleta June 17th, 2008, 08:42 PM Coastarina Masterplan and Construction Site Plan
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/komplekcoastarina.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinasiteplan.jpg
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/coastarinamasterplan.jpg
DJ_Archuleta June 18th, 2008, 08:38 AM Putaran Jalan Panbill Dibangun Taman
Rabu, 18 Juni 2008 | 05:15:38
Batam (BCZ) Untuk mendukung Batam hijau dan bersih, PT Nusatama Properta Panbil ikut berperan serta dengan melakukan penataan taman yang terdapat di depan kawasan mereka. "Taman ditata dengan melakukan penambahan hard scape, bisa berupa pot atau patung serta menata struktur tanah dan tanaman yang ada di median jalan," ujar Public Relation (PR) PT Nusatama Properta Panbil Maudy Respatih.
"Untuk median jalan saat ini terdapat kumpulan pohon, tiang listrik dan kemudian tanah kosong. Diantara tanah kosong itu kami akan membangun hard scape. Juga akan ada tanaman semak di median jalan itu," tambahnya
Untuk pemeliharaan tanaman dan taman tersebut nantinya akan ditanggung oleh pihak Panbil, namun pihaknya hanya bersedia untuk membangun taman hingga di Stadiun Tumenggung Abdul Jamal. (BN/deo)
=NaNdA= June 18th, 2008, 11:38 AM I've found this from net
Rusunami in Batam
http://i144.photobucket.com/albums/r197/daryl_dav/rusunamibatam.jpg
ni mau dibangun?benran?
AceN June 18th, 2008, 12:23 PM ^ that's eye catcy :cool:
DJ_Archuleta June 18th, 2008, 12:42 PM iya setahu gw masih proposed :)
DJ_Archuleta June 20th, 2008, 01:56 PM Hari Ini, Pencabutan PP 63 Dibahas
Jumat, 20 Juni 2008 | 08:42:32
TANJUNGPINANG - Gubernur Kepri yang juga menjabat Ketua DK FTZ BBK, Ismeth Abdullah mendapatkan informasi tentang kepastian pembahasan rencana pencabutan PP 63 yang akan berlangsung hari ini, Jumat (20/6).
Rencana pencabutan pengenaan pajak untuk empat jenis komoditi di Batam akan melibatkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu,.
‘’Pemprov Kepri menyambut baik dukungan pemerintah pusat ini. Ini menandakan, pusat serius memperjuangkan realisasi penerapan FTZ di Provinsi Kepri. Kita berharap, pertemuan menghasilkan keputusan pengganti PP 63. Saat penerapan FTZ, tak akan ada benturan,’’ujar Ismeth Abdullah, di Kantor Gubernur Kepri, kemarin.
Ditanya target realisasi penerapan FTZ BBK, GubKepri mengatakan jika semua persiapan telah terlaksana, antara lain pencabutan PP 63 dan pembentukan BPK FTZ, maka secara otomatis penerapan FTZ diberlakukan.
h-a-n-s July 8th, 2008, 04:18 PM ^^
h-a-n-s July 8th, 2008, 04:29 PM ^^
h-a-n-s July 9th, 2008, 09:30 AM ^^
h-a-n-s July 9th, 2008, 09:35 AM ^^
rilham2new July 9th, 2008, 09:44 AM Batam memang kencang pertumbuhan penduduknya ,,, dulu waktu aku tinggal di sana tahun 1998, penduduknya masih 220 ribu jiwa ... Di tahun 2002, sempat menyentuh 700 ribu jiwa dan mengakibatkan masalah sosial akut di Batam ... Menyebabkan otorita Batam memulangkan sebagian dari pendatang tersebut ... Yang berakibat, stabil nya penduduk Batam ,,, tapi sayangnya cuman sementara ... Soalnya dari berita di atas pada tahun 2006, penduduknya kembali menyentuh 700 ribu ... :nuts:
Padahal di tahun 2005 sempat berada di level 600 ribu,,, DI INDONESIA , HAMPIR TIDAK ADA KOTA YANG PERTUMBUHAN PENDUDUK NYA SEKENCANG BATAM (bahkan , Jakarta waktu era Indonesia Oil Booming 1970-1980 saja kalah pertumbuhan penduduknya dibanding Batam di era tahun 2000-an ke atas ... ) ...
ANyway, di MEGAMAL BATAM CENTER ada bioskop MEGA XXI yang diklaim sebagai bioskop XXI terbesar dan pertama di luar PULAU JAWA :cheers: ...
h-a-n-s July 9th, 2008, 09:59 AM bioskop MEGA XXI memang yang terbesar di luar pulau jawa dan telah beroperasi sejak bulan lalu bung rilham :banana:
rilham2new July 9th, 2008, 10:10 AM ^^ Aku sangat berterimakasih dengan hadirnya bioskop itu ... jadi kalau ferry aku pagi dari Johor, dan kebetulan pesawat selalu terbang pas habis Maghrib ... Jadi waktu panjang itu bisa dihabiskan dengan nonton film di MEGA XXI :drool: ... Selama ini aku selalu jadi turis gak jelas gitu nungguin pesawat dari pagi sampe malam :nuts: ... Dengan hadirnya Mega XXI,, aku bisa nonton film sambil nunggu jadwal pesawat :banana:
IDE YANG BRILIAN SEKALI MEMBUKA MEGA XXI di Megamal :D
Romanista July 9th, 2008, 03:13 PM ^^ Yup blum ada kali ya di sumatera bioskop 21 dg 6 studio..:cheers:
rilham2new July 9th, 2008, 03:26 PM ^^ UDah ada di Medan ;) ... tapi formatnya bukan XXI ,, cuman 21 biasa .... XXI ini levelnya agak HIGH-END .... Memang bener, kalau XXI yang pertama di luar Pulau Jawa ... Ya adanya di Batam :cheers:
h-a-n-s July 10th, 2008, 12:42 PM ^^
h-a-n-s July 10th, 2008, 12:52 PM PEMBANGUNAN TITHES PLAZA AND APARTMENT DIMULAI LAGI
http://img502.imageshack.us/img502/3732/cimg0884kq9.jpg (http://imageshack.us)
http://img502.imageshack.us/img502/3732/cimg0884kq9.d1a2cdec90.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=502&i=cimg0884kq9.jpg)
http://img391.imageshack.us/img391/2148/cimg0885mb3.jpg (http://imageshack.us)
http://img391.imageshack.us/img391/2148/cimg0885mb3.77facf50c2.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=391&i=cimg0885mb3.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 12:56 PM IMPERIUM APARTMEN SQUARE ( UNDER CONTRUCTION )
di sampingnya masih akan dibangun 5 tower lagi !!!
http://img133.imageshack.us/img133/4200/batam20imperium20squareee3.jpg (http://imageshack.us)
http://img133.imageshack.us/img133/4200/batam20imperium20squareee3.6da627693f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=133&i=batam20imperium20squareee3.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 12:59 PM http://img70.imageshack.us/img70/5080/196641913tadgrbphjf3.jpg (http://imageshack.us)
http://img70.imageshack.us/img70/5080/196641913tadgrbphjf3.99d9c18f79.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=70&i=196641913tadgrbphjf3.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 01:01 PM http://img70.imageshack.us/img70/9683/m29363ext01jqp3.jpg (http://imageshack.us)
h-a-n-s July 10th, 2008, 01:09 PM ^^
h-a-n-s July 10th, 2008, 01:12 PM HARBOUR BAY JODOH SUPERBLOK YANG AKAN DI LENGKAPI HOTEL DAN APARMENT
http://img253.imageshack.us/img253/829/hbch6.jpg (http://imageshack.us)
http://img253.imageshack.us/img253/829/hbch6.252c5ef100.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=253&i=hbch6.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 01:15 PM HANG NADIM INTERNATIONAL AIRPORT ( salah satu bandara tersibuk di indonesia dengan lebih dari 3 juta penumpang pada tahun 2007 lalu )
http://img511.imageshack.us/img511/2010/batam2im1.jpg (http://imageshack.us)
http://img511.imageshack.us/img511/2010/batam2im1.71d431ad21.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=511&i=batam2im1.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 01:24 PM BATAM POS BUILDING
http://img391.imageshack.us/img391/1214/s6302057nr4.jpg (http://imageshack.us)
http://img391.imageshack.us/img391/1214/s6302057nr4.761311645c.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=391&i=s6302057nr4.jpg)
h-a-n-s July 10th, 2008, 02:11 PM GRAHA TELKOMSEL
http://img149.imageshack.us/img149/6789/telkomselzv9.jpg (http://imageshack.us)
http://img149.imageshack.us/img149/6789/telkomselzv9.118a9fff5b.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=149&i=telkomselzv9.jpg)
rilham2new July 10th, 2008, 02:30 PM Batam sih gak terkalahkan kalau dari segi ekonomi dari level akal rumput sampai yang paling atas .... :cheers: ... Di kota ini, aku baru lihat bahwa ada kawasan yang punya standar hidup sama dengan seperti di Malaysia.... Satu2nya yang aku lihat di Indonesia yaa di Batam ini (contoh nyata: Kepemilikan Mobil :D )
rilham2new July 10th, 2008, 02:33 PM HOTEL YANG LAGI UNDER CONSTRUCTION SAYA GK TAU NAMA NYA TAPI KATANYA MENCAPAI 30 LANTAI ===>> LOKASI DI SIMPANG BALOI CENTER
http://img295.imageshack.us/img295/5852/s6302133ar8.jpg (http://imageshack.us)
http://img295.imageshack.us/img295/5852/s6302133ar8.e9339e1713.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=295&i=s6302133ar8.jpg)
Ini lokasi di Mana ???? Deket sama Plaza Top 100, bukan ??? atau deket jalan yang tembus langsung ke Sei Jodoh, itu ??? ;) ...
AKu udah pernah lihat bangunan ini U/C di blog Internet kira2 1.5 tahun yang lalu ... kok keliatannya masih segini-segini aja :nuts:
rilham2new July 10th, 2008, 02:35 PM PEMBANGUNAN TITHES PLAZA AND APARTMENT DIMULAI LAGI
http://img502.imageshack.us/img502/3732/cimg0884kq9.jpg (http://imageshack.us)
http://img502.imageshack.us/img502/3732/cimg0884kq9.d1a2cdec90.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=502&i=cimg0884kq9.jpg)
http://img391.imageshack.us/img391/2148/cimg0885mb3.jpg (http://imageshack.us)
http://img391.imageshack.us/img391/2148/cimg0885mb3.77facf50c2.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=391&i=cimg0885mb3.jpg)
Ini yang di Batam Center, bukan ???? ;) ... yang deket sama Universitas International Batam , sama Kantor Pos Batam Center, kan ??? :D
Kalau memang iya, berart ini bangunan yang dulu terbengkalai di tahun 1990-an .... :)
h-a-n-s July 11th, 2008, 10:57 AM UNDER PASS PELITA - SUNGAI PANAS
http://img55.imageshack.us/img55/6941/s6304908kz7.jpg (http://imageshack.us)
http://img55.imageshack.us/img55/6941/s6304908kz7.7a2cbe1ce3.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=55&i=s6304908kz7.jpg)
http://img78.imageshack.us/img78/8969/s6304909zu5.jpg (http://imageshack.us)
http://img78.imageshack.us/img78/8969/s6304909zu5.d4758405f9.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=78&i=s6304909zu5.jpg)
h-a-n-s July 11th, 2008, 11:20 AM http://img519.imageshack.us/img519/1551/s6304913vz2.jpg (http://imageshack.us)
http://img519.imageshack.us/img519/1551/s6304913vz2.99dbe6f323.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=519&i=s6304913vz2.jpg)
h-a-n-s July 11th, 2008, 11:27 AM BATAM OFFICETEL
http://img166.imageshack.us/img166/435/25116781105f0b12f8a5xw9.jpg (http://imageshack.us)
http://img166.imageshack.us/img166/435/25116781105f0b12f8a5xw9.9074c17db3.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=166&i=25116781105f0b12f8a5xw9.jpg)
h-a-n-s July 11th, 2008, 11:37 AM http://img267.imageshack.us/img267/8783/s6304820ha0.jpg (http://imageshack.us)
http://img267.imageshack.us/img267/8783/s6304820ha0.17587d8579.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=267&i=s6304820ha0.jpg)
h-a-n-s July 11th, 2008, 11:54 AM http://img150.imageshack.us/img150/1132/s6304914qz3.jpg (http://imageshack.us)
http://img150.imageshack.us/img150/1132/s6304914qz3.e88e5aae05.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=150&i=s6304914qz3.jpg)
http://img181.imageshack.us/img181/5389/s6304907xb8.jpg (http://imageshack.us)
http://img181.imageshack.us/img181/5389/s6304907xb8.fdbda40136.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=181&i=s6304907xb8.jpg)
h-a-n-s July 11th, 2008, 02:43 PM BATAM- Kepala Dinas Kependudukan Kota Batam, Drs Sadri Khairudin mengaku sudah mengeluarkan 167.352 lembar KTP warga berbasis Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Angka tersebut dicatat sejak awal sistem SIAK Kota Batam berlaku yakni pada 7 Februari 2007 .
Informasi itu disampaikan mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kota Batam itu didepan 100 orang lebih peserta Sosialisasi Kebijakan Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil Se-Kepulauan Riau yang dilaksanakan Kamis,(19/6) oleh Pemprov Kepri di Hotel Grand Majesty Jodoh.
” Berdasarkan data pertanggal 16 Juni 2008 penduduk Batam telah terdata sebanyak 786.364 jiwa dengan 256.736 Kepala Keluarga, dan telah diselesaikannya pembuatan KTP sistem SIAK sebanyak 167.352 KTP,” ujar Sadri.
Dibandingkan jumlah penduduk, angka capaian itu memang kecil. Tapi kendalanya, tidak hanya ada di pemerintahan tetapi juga karena sampai sekarang masih banyak warga yang belum memperpanjang KTP kuningnya, atau tepatnya beralih ke KTP SIAK yang berwarna biru muda.
“Peralihan sistem manual ke komputer juga menjadi hambatan. Tapi alhamdulillah, dalam beberapa bulan terakhir, masalah tersebut sudah mulai bisa kami atasi. Mudah-mudahan dengan dilakukannya pembenahan, penerapan sistem ini kedepan bisa dibanggakan,” sebut Sadri.
Sosialisasi kependudukan ini dibuka Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri Drs. Fauzi Helmi, M.Si, sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam Drs. Sadri Khairuddin, MM menyampaikan materi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
Adapun yang menjadi peserta, para Lurah dan Kepala KUA se-Kota Batam. Disamping itu juga tampak hadir beberapa Camat dan kepala instansi lainnya yang bersinggungan dengan pelayanan administrasi kependudukan seperti Kepolisian, Imigrasi, Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri, dan tak ketinggalan pula beberapa orang perwakilan dari tokoh masyarakat.
Berkenaan dengan administrasi kependudukan, yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa terhitung sejak tanggal 1 Juli 2008 pencatatan kelahiran yang lebih dikenal dengan pembuatan akte kelahiran akan menyesuaikan dengan aturan yang berlaku, anak umur 60 (enam puluh) hari sampai dengan 1 (satu) tahun harus mendapatkan persetujuan Kepala Instansi Pelaksana (Kadisduk& Capil Kota Batam) dan diatas umur 1 (satu) tahun harus terlebih dahulu mendapatkan Penetapan Pengadilan Negeri yang tentunya memerlukan biaya yang cukup tinggi.
Dalam Ketentuan Pidana Pasal 93 UU 23/2006 disebutkan setiap penduduk yang dengan sengaja memalsukan surat dan/atau dokumen kepada Instansi Pelaksana dalam melaporkan Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Sosialisasi ini merupakan kegiatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2008 yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Kepri yang dianggarkan sebanyak 3 kali sosialisasi di 3 tempat berbeda, selain di Batam juga akan dilaksanakan di Kabupaten Bintan & Kota Tanjung Pinang, dan terakhir di Kabupaten Karimun.
Materi yang disampaikan adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Adminstrasi Kependudukan dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil yang baru ditetapkan pada tanggal 4 April 2008.
“ Setiap penduduk wajib memiliki NIK, dan berlaku seumur hidup serta NIK dijadikan dasar penerbitan passpor, SIM, NPWP, Polis Asuransi, Sertifikat Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya,” sebut Sadri kepada peserta
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:10 AM JODOH BOULEVARD U/C
http://img135.imageshack.us/img135/4240/s6304923ny5.jpg (http://imageshack.us)
http://img135.imageshack.us/img135/4240/s6304923ny5.60ad67bd37.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=135&i=s6304923ny5.jpg)
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:13 AM GRAND MAJESTY HOTEL
http://img134.imageshack.us/img134/7084/s6304921xd4.jpg (http://imageshack.us)
http://img134.imageshack.us/img134/7084/s6304921xd4.dba5cf8705.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=134&i=s6304921xd4.jpg)
rilham2new July 12th, 2008, 03:17 AM h-a-n-s ... thank u banget untuk gambar JODOH BOULEVARD dan UNDERPASS SEI PANAS ... nya aku udah cari gambarnya ke mana-mana :cheers:
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:23 AM http://img73.imageshack.us/img73/2623/s6304916eo7.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/2623/s6304916eo7.80b797e43e.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=s6304916eo7.jpg)
http://img510.imageshack.us/img510/4269/s6304919fj1.jpg (http://imageshack.us)
http://img510.imageshack.us/img510/4269/s6304919fj1.1e864ca54b.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=510&i=s6304919fj1.jpg)
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:30 AM i HOTEL BATAM
http://img73.imageshack.us/img73/2299/s6304926ly5.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/2299/s6304926ly5.c3d80ddf87.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=s6304926ly5.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/306/s6304927jw2.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/306/s6304927jw2.456d10069f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=s6304927jw2.jpg)
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:31 AM h-a-n-s ... thank u banget untuk gambar JODOH BOULEVARD dan UNDERPASS SEI PANAS ... nya aku udah cari gambarnya ke mana-mana :cheers:
welcome bro :cheers1:
h-a-n-s July 12th, 2008, 03:38 AM SOME HOTELS AND RESORT AT MARINA CITY BATAM
HOLIDAY INN
http://img73.imageshack.us/img73/4780/holidayinnbatamcu2.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/4780/holidayinnbatamcu2.a5125e37d8.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=holidayinnbatamcu2.jpg)
HARRIS RESORT
http://img510.imageshack.us/img510/9753/imagesvp3.jpg (http://imageshack.us)
http://img510.imageshack.us/img510/7254/imagesaxj8.jpg (http://imageshack.us)
SIJORI RESORT U/C
http://img134.imageshack.us/img134/6189/sijoriresortbq1.jpg (http://imageshack.us)
http://img134.imageshack.us/img134/6189/sijoriresortbq1.4e6699b5f1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=134&i=sijoriresortbq1.jpg)
worldir July 12th, 2008, 04:02 AM nice photos... seem like alot of infrastructure development esp with many Singaporean visitors
:) :) :)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:09 PM BATAMINDO INDUSTRIAL PARK
Dimana Perusahaan yang berskala Internasional seperti EPSON, PHILIPS, SONY, PANASONIC, MATSUSITHA, TOSHIBA dll mempunyai pabrik di kawasan ini
http://img91.imageshack.us/img91/5310/kawasanindustribatam2ja4.jpg (http://imageshack.us)
http://img91.imageshack.us/img91/5310/kawasanindustribatam2ja4.14877e1f96.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=91&i=kawasanindustribatam2ja4.jpg)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:13 PM Mudah mudahan NOKIA mau membuka Pabrik di kawasan ini setelah FTZ:tongue4:
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:16 PM IMPERIUM APARTMENT SQUARE 25 STOREY
http://img295.imageshack.us/img295/7166/cimg1094xp7.jpg (http://imageshack.us)
http://img295.imageshack.us/img295/7166/cimg1094xp7.ca63640d2f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=295&i=cimg1094xp7.jpg)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:21 PM GOLDEN VIEW HOTEL
http://img295.imageshack.us/img295/3931/cimg1112gs4.jpg (http://imageshack.us)
http://img295.imageshack.us/img295/3931/cimg1112gs4.ca535e0628.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=295&i=cimg1112gs4.jpg)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:23 PM Sayangnya gedung pencakar langit di Batam letaknya agak berjauhan andai saja terletak dalam satu kawasan di Nagoya ataupun kawasan Batam Center pasti keliahat sangat menarik :ohno:
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:29 PM Dengan 800 ribuan Populasi yang tergister alias yang mempunyai KTP BATAM dan 35% penduduk yang tidak teregister alias tidak mempunyai KTP BATAM, pembangunan di batam sudah dapat mengimbangi kota kota seperti Surabaya, Bandung dan Medan. :cheers:
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:33 PM NAGOYA PLAZA HOTEL
http://img508.imageshack.us/img508/3483/s6001985ln0.png (http://imageshack.us)
http://img508.imageshack.us/img508/3483/s6001985ln0.be36a0ec80.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=508&i=s6001985ln0.png)
88 HOTEL
http://img105.imageshack.us/img105/4151/hotel89dc9.jpg (http://imageshack.us)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:34 PM THIS IS NOT BATAM !!! :nono:
TAPI NELAYAN BATAM DIANTARA PENCAKAR LANGIT SINGAPURA YANG ANGKUH :bash:
http://img357.imageshack.us/img357/4169/nelayanbatamtg3.jpg (http://imageshack.us)
http://img357.imageshack.us/img357/4169/nelayanbatamtg3.0819642d59.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=357&i=nelayanbatamtg3.jpg)
h-a-n-s July 17th, 2008, 05:43 PM Andai saja Rafless tidak mendarat di SINGAPURA dan tidak membangun koloni di sana tapi di BATAM wow !!! :rofl:
Mungkin Teluk Jodoh seperti Marina Bay
Nagoya seperti Orchard Road
pelabuhan Batu Ampar seperti Terminal peti kemas Keppel
ada MRT dari Jodoh ke Punggur seperti Harbour Front - Punggol
MRT Batam center ke Sekupang Seperti Jurong - Pasir Ris
Sungai Jodoh seperti Singapore river
dan Jodoh Boulevard seperti Bugis Junction
kok jadi mengkhayal :nuts:
Hadi July 17th, 2008, 06:22 PM http://img73.imageshack.us/img73/2623/s6304916eo7.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/2623/s6304916eo7.80b797e43e.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=s6304916eo7.jpg)
http://img510.imageshack.us/img510/4269/s6304919fj1.jpg (http://imageshack.us)
http://img510.imageshack.us/img510/4269/s6304919fj1.1e864ca54b.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=510&i=s6304919fj1.jpg)
atmosphere Singapore... look like singapore. Good BATAM
=NaNdA= July 18th, 2008, 03:33 PM http://www.artdesignindonesia.com/gambar/grandbatam/grandbatam_main.jpg
http://www.artdesignindonesia.com/gambar/grandbatam/grandbatam_view1.jpg
http://www.artdesignindonesia.com/gambar/grandbatam/grandbatam_view2.jpg
http://www.artdesignindonesia.com/gambar/grandbatam/grandbatam_view3.jpg
rilham2new July 18th, 2008, 06:39 PM Dengan 800 ribuan Populasi yang tergister alias yang mempunyai KTP BATAM dan 35% penduduk yang tidak teregister alias tidak mempunyai KTP BATAM, pembangunan di batam sudah dapat mengimbangi kota kota seperti Surabaya, Bandung dan Medan. :cheers:
Maksudnya dalam hal infrastruktur atau gedung2 tinggi ???? Kalau gedung2 tinggi sih keliatannya belum menyaingi Medan (apalagi Surabaya) .. Di Batam, keliatannya belum ada bangunan tinggi yang bener2 premium-class kayak Marriott di Medan atau Cambridge ;) ... Tapi di Batam, kebanyakan bangunan tinggi dibangun sama Chain Lokal ... :cheers: ... walaupun, tidak premium .. tapi itu achievement yang bagus ..
Penduduk Batam mesti dijaga jangan sampe lebih dari 1 juta jiwa,,
Posting foto konstruksi bangunannya donk :) ...
h-a-n-s July 19th, 2008, 08:31 AM Maksudnya dalam hal infrastruktur atau gedung2 tinggi ???? Kalau gedung2 tinggi sih keliatannya belum menyaingi Medan (apalagi Surabaya) .. Di Batam, keliatannya belum ada bangunan tinggi yang bener2 premium-class kayak Marriott di Medan atau Cambridge ;) ... Tapi di Batam, kebanyakan bangunan tinggi dibangun sama Chain Lokal ... :cheers: ... walaupun, tidak premium .. tapi itu achievement yang bagus ..
Penduduk Batam mesti dijaga jangan sampe lebih dari 1 juta jiwa,,
Posting foto konstruksi bangunannya donk :) ...
KLO GEDUNG GEDUNG TINGGI DI BATAM AMA MEDAN SAYA RASA HAMPIR BERIMBANG DUNK HAM DAN GK JAUH BEDA CUMA PENDUDUKNYA LEBIH BANYAKAN MEDAN :lol: DAN KLO LU NGEBANDINGIN BATAM AMA JOHOR BAHRU BARU BEDA JAUH :lol::bash:^^ DAN JUGA AWAL TAHUN 2009 UNITED SENTOSA AKAN MEMBANGUN KONDOMINIUM YANG HIGH CLASS DI KAWASAN TANJUNG UMA DAN JUGA BANGUN MEGAH SENTOSA SUDAH MEMULAI PEMBANGUNAN BATAM CITY CONDOMINIUMNYA DI PENUIN DAN MASIH ADA LAGI SUPERBLOK DI HARBOURBAY DAN CENTRAL SUKAJADI :cheers:
KOTA DI INDONESIA YANG LAGI BOOMING PEMBANGUNAN APARTMENT DAN KONDOMINIUM ADALAH SURABAYA, KOTA YANG BANYAK PENCAKAR LANGITNYA SELAIN JAKARTA KLO BANDUNG, MEDAN, MAKASSAR, SEMARANG DAN PALEMBANG BERIMBANGLAH ^^
DAN SEJAUH INI MENGENDALIKAN POPULASI BATAM ITULAH MASALAH TERSULIT SAAT INI :ohno:
h-a-n-s July 19th, 2008, 08:44 AM ^^LETS SEE THE FIRST APARTMENT IN SUMATRA !!! ^^
dan di sampingnya masih akan di bangun 5 tower lagi
http://img112.imageshack.us/img112/2339/cimg1255ur0.jpg (http://imageshack.us)
http://img112.imageshack.us/img112/2339/cimg1255ur0.3e9d90f798.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=112&i=cimg1255ur0.jpg)
=NaNdA= July 19th, 2008, 09:16 AM ^^ waa.. ASG banget!!
laba-laba July 19th, 2008, 10:14 AM medan baru membangun gedung tinggi diawal tahun 2003. Walikotanya nekat melawan KKOP. Jadi selama itu medan cuman ada lowrise building ( max 12 lantai ).
itu apartemen kapan openingnya ???
h-a-n-s July 19th, 2008, 10:22 AM Harusnya Medan dengan Populasi lebih dari 2 jutaan sudah seperti JB saat ini ^^ >>> lets see my avatar <<<
laba-laba July 19th, 2008, 10:32 AM Harusnya Medan dengan Populasi lebih dari 2 jutaan sudah seperti JB saat ini ^^ >>> lets see my avatar <<<
tul !!
apabila taon 97 maren kuala namu selesai !! :)
padahal polonia udah di protes keberadaannya di awal taon 80..
pemerintah pusat lelet...
h-a-n-s July 19th, 2008, 11:04 AM http://img177.imageshack.us/img177/7130/cimg1189ee9.jpg (http://imageshack.us)
http://img177.imageshack.us/img177/7130/cimg1189ee9.6e5e602ae3.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=177&i=cimg1189ee9.jpg)
http://img166.imageshack.us/img166/5663/cimg1191wf8.jpg (http://imageshack.us)
http://img166.imageshack.us/img166/5663/cimg1191wf8.70e6670be4.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=166&i=cimg1191wf8.jpg)
h-a-n-s July 19th, 2008, 11:06 AM PT Jamsostek menginvestasikan Rp200 miliar untuk membangun 20 blok kembar rumah susun (rusun) sewa pekerja di Kawasan Industri Muka Kuning, Batam.
Proyek tersebut mendapat sokongan dari Otorita Batam, yang berperan sebagai penyedia lahan. Sebelumnya, PT Jamsostek telah membangun proyek yang sama di Kawasan Industri Batu Ampar sebanyak empat blok kembar, serta di Sekupang sebanyak empat blok kembar juga.
Direktur Utama PT Jamsostek Iwan P. Pontjowinoto seusai menandatangani kerja sama pembangunan proyek dengan Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja pekan lalu menjelaskan 20 rusun ini akan dibangun secara bertahap.
Untuk tahap awal pada 2007 dibangun dua menara blok. Satu blok kembar terdiri dari masing-masing lima lantai dengan 64 unit yang menghabiskan Rp10 miliar, sehingga investasi yang dikeluarkan untuk 20 rusun sekitar Rp200 miliar.
Pembangunan rusun di Batam diadopsi dari konsep pembangunan proyek serupa di Singapura. Proyek itu dijadikan percontohan bagi daerah lain. Dalam waktu dekat Jamsostek juga akan membangun proyek yang sama di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Jamsostek juga akan membangun sejumlah rusun di kota lainnya, antara lain di Jakarta, Surabaya, dan Makassar.
Pembangunan rusun di Batam, menurut Iwan, tidak terlepas dari semakin tingginya jumlah pekerja di daerah tersebut. Tahun ini saja diperkirakan terdapat 230.000 tenaga kerja. Untuk anggaran, dia mengatakan pihaknya tidak mengalokasikan anggaran khusus karena ini bukan program utama perusahaan. Anggaran diperoleh dari penerimaan laba perusahaan.
“Laba perusahaan setiap tahun terus meningkat. Pada 2004 kami memiliki laba Rp630 miliar, dan tahun ini pada Oktober telah mencapai Rp800 miliar. Padahal target kami hanya Rp686 miliar,” kata Iwan.
PT Jamsostek sendiri pada tahun ini telah berhasil mengelola dana hingga Rp40 triliun, yang sebagian besar merupakan tabungan pekerja.
Bangun vertikal
Sementara itu, Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja mengatakan pengerjaan proyek ini sejalan dengan misi Otorita Batam yang ingin membangun secara vertikal akibat keterbatasan lahan. Untuk itu setiap pengusaha yang akan membangun gedung seperti apartemen, rusun, atau kondominium secara vertikal akan diberi insentif berupa pengenaan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang rendah.
Permintaan atas rumah atau tempat tinggal terus meningkat seiring dengan penambahan jumlah penduduk, yang sebagian besar adalah pekerja, sejalan dengan pemberlakuan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam.
Otorita Batam akan mendorong investor yang akan menyediakan perumahan bagi pekerja yang murah, sebab kondisi saat ini untuk sektor tempat tinggal dan transportasi telah menghabiskan 30% pengeluaran pekerja.
Selain penyediaan tempat tinggal untuk pekerja golongan menengah ke bawah dalam bentuk rusun, Otorita Batam juga mendorong pembangunan hunian untuk pekerja golongan menengah ke atas dalam bentuk apartemen atau kondominium.
Untuk itu telah disepakati kerja sama dengan United Engineering Singapore yang akan membangun kondominium 21 lantai di Tanjung Uma dengan nilai investasi sebesar US$60 juta. (Bisnis Indonesia)
h-a-n-s July 20th, 2008, 07:01 PM BATAMCENTRE - Hasil penelitian terpadu antara LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Gajah Mada (UGM) menyebutkan, kondisi lingkungan Batam mengkhawatirkan. Untuk itu perlu tegakan pohon (penghijauan, red) hingga 29,4 persen sampai tahun 2014.
Tegakan pohon tersebut, sangat dibutuhkan untuk memproduksi oksigen dan menyerap karbondioksida pembuangan gas kendaraan bermotor. Jumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat terus meningkat sementara tegakan pohon untuk memproduksi oksigen dan menyerap karbondioksida dari emisi kendaraan bermotor masih belum seimbang.
Hasil penelitian terpadu itu mengasumsikan jumlah penduduk di Batam tahun 2014 mencapai 1,4 juta dan kendaraan bermotor mencapai 580 ribu unit. Karena itu agar bisa seimbang dibutuhkan tegakan pohon lebih besar dari jumlah tegakan pohon yang ada sekarang.
Hasil penelitian tersebut menyebut tegakan pohon yang ada di Batam saat ini baru 14 persen. Artinya untuk produksi oksigen dan penyerapan karbondioksida belum seimbang.
Kepala Badan pengendalian dampak lingkungan daerah (Bapedalda) Batam, Ir Dendi Purnomo, membenarkan hasil penelitian terpadu antara LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Gajah Mada (UGM).
"Hasil penelitian itu disampaikan ke kita. Dengan hasil itu kita perlu melakukan penanaman pohon agar lingkungan bisa seimbang. Kalau tegakan pohon minim sementara jumlah kendaraan terus bertambah tentu akan kesulitan mendapat oksigen. Sementara polusi yang ditimbulkan kendaraan sangat tinggi," paparnya Sabtu (30/3), seraya berharap agar pusat bisa memperhatikan hal ini dengan memberi anggaran lebih besar untuk penanaman pohon.
Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Ir Onward C Siahaan mengatakan, setelah mendengar pemaparan hasil penelitian terpadu, menyangkut tegakan pohon di Batam, maka usulan itu harus dipikirkan lebih serius. Kalau dibiarkan begitu saja akan mengancam kesehatan.
"Tahun ini kita hanya mendapat alokasi 50 hektare penghijauan dan biaya perawatan 300 hektare. Jumlah anggaran hanya Rp 550 juta dan biaya pendamping Rp 150 juta. Kalau hanya sebesar itu tentu kita akan kesulitan untuk mengejar target penghijauan. Oleh karena itu kami dari legislatif akan memperjuangkan ke pusat agar anggaran penghijauan bisa ditambah," terangnya.
h-a-n-s July 20th, 2008, 07:13 PM Gubernur Provinsi Putian, Cina, mengangkui Batam cocok untuk daerah investasi, karena kota itu memiliki infrastruktur pendukung yang luar biasa sehingga dapat meyakinkan investor berinvestasi.
"Pembangunan di Batam sangat luar biasa bahkan infrastruktur yang ada pun sangat meyakinkan investor untuk berinvestasi di sini," kata Gubernur Putian Mr Yuen di hadapan Ketua Otorita Batam Ismeth Abdullah, para pejabat OB dan sejumlah undangan lainnya di Batam, Rabu.
Mr Yuen mengatakan, pembangunan di Provinsi Putian juga diarahkan untuk menarik investasi asing bahkan kini provinsi itu sedang menyelesaikan pembangunan jalan tol yang akan mempermudah arus transportasi dari Putian ke berbagai daerah lain di Cina.
Putian sendiri, katanya, juga memiliki wilayah laut yang sangat terkenal di dunia, termasuk pelabuhan internasional serta pelabuhan kontainer yang memiliki kapasitas 20 juta TEUs per tahun.
Menurut dia, kehadirannya di Batam ingin menjalin kerjasama ekonomi maupun investasi dengan Otorita Batam maupun dengan pengusaha-pengusaha Batam.
ementara itu, Ketua OB Mustofa Widjaya mengatakan, Cina sedang melakukan penjajakan peluang-peluang kerjasama dengan negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Kunjungan mereka ke Batam juga berkaitan dengan hal tersebut, katanya, dan diharapkan ada jalinan kerjasama antara pengusaha-pengusaha Cina dengan pengusaha Batam.
"Mudah-mudahan dengan kehadiran mereka ke Batam ada langkah-langkah kerjasama dengan pengusaha di sini, mungkin kita bisa saling isi mengisi dengan Cina" ujarnya.
h-a-n-s July 20th, 2008, 07:25 PM Harapan masyarakat Batam akan adanya tempat wisata yang representatif dan dikelola dengan baik, sepertinya akan mendekati kenyataan. Jika tidak ada aral melintang Proyek Mega Wisata Ocarina segera launching dibulan Desember ini, demikian disampaikan oleh Dewi Ko, Manager Ocarina dan Angga, Assisten Manager Ocarina kepada BatamEvent.com saat ditemui di ruang kerjanya.
Sebagaimana diketahui Ocarina adalah bagian dari Mega Proyek Costarina yang dikembangkan oleh PT Arsikon. Jika Costarina lebih kepada penawaran property yang dibangun dengan tema Negara dan Benua, maka Ocarina merupakan fasilitas pendukung yang dikembangkan secara thematic juga. Hal ini dapat dilihat dari 30 nama nama titik pengembangan wisata yang di konsep, seperti Kampung Indonesia, Paris Van Java, Kiddy Land, Kampung Seni, Tikar Camp, dll.
Dari sisi fasilitas wisata, Ocarina juga menawarkan berbagai keunikan baru yang dapat dinikmati bukan saja oleh masyarakat Batam, tapi juga wisatawan domestic dan internasional, seperti Karaoke On The Sea, Parasailing, Giant Wheel, Water Game, dll
Dengan adanya Ocarina, menurut Dewi selain masyarakat Batam dapt memiliki tempat wisata yang dapat dibanggakan, kebutuhan kebutuhan tempat penyelenggaraan event dan MICE yang selama ini sulit ditemukan di Batam bisa segera terpenuhi.
Dari ke tiga puluh titik wisata yang tersedia, enam belas titik pengembangan akan segera dilaunching pada bulan desember 2008 ini diantaranya: Kampung Indonesia, Youth Activity, Plaza Ocarina, Kampung Seni, Beach Walk, Water Spa, Water game, dll.(BE)
h-a-n-s July 20th, 2008, 07:27 PM http://img253.imageshack.us/img253/5496/costarinaci5.jpg (http://imageshack.us)
http://img253.imageshack.us/img253/5496/costarinaci5.62eaebd3f4.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=253&i=costarinaci5.jpg)
h-a-n-s July 26th, 2008, 04:45 AM HOTEL 88
http://img133.imageshack.us/img133/5306/image002ux4.jpg (http://imageshack.us)
http://img133.imageshack.us/img133/5306/image002ux4.8a17ad72e0.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=133&i=image002ux4.jpg)
worldsuperstar July 26th, 2008, 09:19 AM Andai saja Rafless tidak mendarat di SINGAPURA dan tidak membangun koloni di sana tapi di BATAM wow !!! :rofl:
Mungkin Teluk Jodoh seperti Marina Bay
Nagoya seperti Orchard Road
pelabuhan Batu Ampar seperti Terminal peti kemas Keppel
ada MRT dari Jodoh ke Punggur seperti Harbour Front - Punggol
MRT Batam center ke Sekupang Seperti Jurong - Pasir Ris
Sungai Jodoh seperti Singapore river
dan Jodoh Boulevard seperti Bugis Junction
kok jadi mengkhayal :nuts:
kalo itu terjadi, gag bakal ada negra Singaoura, adanya negara BATAM . . .wkwkwkwkwkwkwk . . .
MetaLight July 26th, 2008, 04:41 PM Grand Quarter Batam keren!
Kapan jadi tuh?
AceN July 29th, 2008, 08:44 PM Batam Center Masterplan
http://atelier6arsitek.com/images/i-batam.jpg
h-a-n-s July 31st, 2008, 01:02 PM http://img519.imageshack.us/img519/2309/image002cl6.jpg (http://imageshack.us)
http://img519.imageshack.us/img519/2309/image002cl6.bf93ed2c9e.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=519&i=image002cl6.jpg)
h-a-n-s August 2nd, 2008, 03:39 AM Menengok Pasar Bangunan Tinggi di luar Jakarta
http://www.bciasia.com/news/news_vie...01298676106095
Menurut BCI Asia, tercatat sedikitnya 168 bangunan gedung dengan ketinggian 8 lantai dengan perkiraan biaya konstruksi hingga Rp20 trilyun dan luas bangunan hingga mencapai 6,3 juta meter persegi. Bangunan ini akan dibangun dalam kurun waktu 2007 hingga 2009 di kota-kota utama di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Data diperoleh dari riset yang dilakukan oleh para konsultan riset BCI Asia melalui wawancara dengan para pemilik proyek, konsultan perencana/arsitek dan otoritas pemerintah, hingga kunjungan ke lokasi proyek.
Surabaya masih memiliki daya tarik terbesar, di sana ada 42 proyek, dengan bangunan tertinggi ada di dalam proyek Ciputra World yaitu menara perkantorannya dengan ketinggian 42 lantai dan hotel berbintang lima dengan ketinggian 40 lantai. Ada 15 bangunan yang akan memiliki 20 lantai ke atas, sebagian besar merupakan hunian apartemen, antara lain yang masih dalam tahapan perancangan/desain: Somerset di Jalan Kupang Indah, Darmo Festival Walk, Union Square (Darmo), juga The Trilium di Jalan Pemuda, dan Crystal Garden serta Gubeng Grand City Superblock. Dan proyek yang sudah masuk dalam tahapan konstruksi antara lain Water Place Residence, The Adhiwangsa Residence di kawasan Darmo, The Metropolis Apartment di Tenggilis Mejoyo, dan Gubeng Grand City Superblock.
Pasar jasa konstruksi memang sempat mempertimbangkan kenaikan harga bahan bakar minyak yang ditetapkan oleh pemerintah yang berimbas kepada berbagai kenaikan komponen produksi. Namun, mengingat pasar properti seolah tidak banyak mengalami goncangan, mendorong pengembang tetap berupaya memenuhi komitmennya kepada pasar, dan akhirnya menara crane-pun masih terus sorong ke kanan dan sorong ke kiri.
Di Jawa bagian tengah, sedikitnya ada 24 bangunan gedung berlantai minimal 8 lantai, dengan kota Solo atau Surakarta yang bakal memiliki gedung tertinggi. Solo kini sedang membangun Solo Paragon yang merupakan bangunan multifungsi yang terdiri dari memiliki luas bangunan hingga 96.718 meter persegi yang terdiri dari apartemen dengan ketinggian 24 lantai dan pusat belanja enam lantai yang dilengkapi dengan citywalk. Proyek yang dikembangkan oleh Sunindo Prima Land PT dan terletak di kawasan Jalan Yosodipuro ini, juga merencanakan tahap kedua pembangunannya, yang terdiri dari tiga menara apartemen setinggi 24 lantai.
Dalam tahapan dokumentasi, di Jalan Slamet Riyadi, Solo juga memiliki proyek serupa yaitu Kusuma Mulia yang juga merupakan bangunan multi fungsi yang terdiri dari apartemen 27 lantai dan pusat belanja. Di samping itu, dua proyek lainnya juga berintikan proyek apartemen, yaitu Solo Center Point, Kusuma Sahid Prince Apartment masing-masing memiliki ketinggian 23 dan 20 lantai. Selain itu proyek lain, Hotel - Jalan Beteng dirancang memilik 13 lantai, Ibis Hotel Solo dan Pusat Grosir Solo II masing-masing 10 lantai, dan Fakultas Kedokteran UNS, The Acacia Hotel, Best Western Grand Solo masing-masing delapan lantai.
Semarang dan Jogjakarta, tidak tertinggal dengan Solo, kedua kota ini juga bakal memiliki tambahan koleksi bangunan bertingkat banyak. Semarang memiliki sebuah 7 bangunan di atas delapan lantai, antara lain: hotel 17 lantai yang masih dalam perancangan oleh pemiliknya Griya Permata Hati, dan Paragon City dan DP Mall masing-masing 13 dan 12 lantai serta Ibis Simpang Lima dengan 11 lantai yang sedang dalam tahap konstruksi.
Jogjakarta menambah tiga proyek bangunan di atas delapan lantai, yang kesemuanya adalah bangunan hotel dan masih dalam tahap perancangan, yaitu Hotel Ibis dan sebuah hotel di Jalan Malioboro serta Aston Hotel di kawasan Urip Sumoharjo.
Jawa Barat juga akan menambah 23 koleksi bangunan bertingkat banyak, 13 di antaranya saat ini sedang dalam tahap konstruksi dan didominasi oleh kategori hotel dan apartemen yang berada di kota Bandung. Di antaranya, proyek hotel dan apartemen Marbella yang dikembangkan oleh Pudjiadi Prestige Tbk PT, dikawasan Dago Pakar masing-masing memiliki ketinggian 15 lantai. Arsitek proyek ini adalah Megatika International dan kontraktor pelaksana yang dipercaya pengembang adalah Catur Bangun Mandiri PT.
Bandung juga berencana membangun Century Hills Hotel And Apartment di kawasan Setiabudi dengan ketinggian 26 lantai yang terdiri dari 600 unit apartemen dan 360 kamar hotel. Demikian juga De Huis Executive Apartment di kawasan Jalan Cicalengka dengan ketinggian 20 lantai dengan luas bangunan 60.000 meter persegi. Rencana lainnya adalah Grand Royal Panghegar dengan 19 lantai, sebuah apartment di Jalan Surapati dengan 16 lantai dan Patra Bandung Hotel 15 sedangkan Hotel Afta (4 Stars) di Jalan Mohammad Toha dengan 9 lantai dan Executive Residence Jalan Riau dan Galeri Indosat Bandung masing-masing 8 lantai.
Pasar bagunan gedung berlantai banyak juga cukup besar di luar Pulau Jawa, Sumatera bakal memiliki 50 bangunan, Sulawesi ada 15 gedung dan Kalimantan bakal memiliki 13 gedung. Di kawasan Sumatera, Kota Medan dan Batam memiliki masing-masing 12 gedung, Pekanbaru dan Palembang masing-masing 9 dan 5 gedung, dengan kategori utama adalah bangunan hunian (apartemen dan hotel).
The Skyline Officetel di kawasan Nagoya Batam bakal menjadi bangunan tertinggi di antero kawasan Sumatera dengan ketinggian 33 lantai. Bangunan yang dikembangkan oleh Naga Mas Setia Jaya PT dan dirancang oleh Indomegah Cipta Bangun Citra PT ini masih dalam tahap perancangan/desain merupakan bangunan gedung perkantoran dan hotel dengan luas bangunan hingga 60.000 meter persegi.
Perkembangan ekonomi Indonesia di bagian timur, juga mendorong pertumbuhan gedung di kota utama di Sulawesi khususnya Makassar dan diikuti oleh Manado. Di Makassar, Menara Bosowa di kawasan Jalan Sudirman, Karebosi, berketinggian 26 lantai saat ini sudah memasuki tahap konstruksi, demikian juga Apartemen Royal 24 lantai di kawasan Petarani. Di Manado, lima hotel sekaligus masuk tahap konstruksi dan empat di antaranya berada di Jalan Sudirman, yaitu Swiss-Belhotel Maleosan, Peninsula Hotel, Mercure Hotel, Aston Inn, Gran Central.
Perkembangan ekonomi perkotaan di Kalimantan, masih terpusat di Samarinda dan Balikpapan, sepertihalnya 13 gedung baru, kesemuanya ada di di dua kota bertetangga di Propinsi Kalimantan Timur ini, hanya 1 gedung ada di Palangkaraya. Balikpapan saat ini sedang memasuki tahap konstruksi Balikpapan Superblok dengan ditandai mulainya pembangunan apartemen tahap 1 dengan ketinggian 18 lantai seperti halnya proyek lainnya: Aston Grand Sudirman Condotel And Residence, Adhika Bahtera Apartment, Seaview Apartment, Grand Jatra Hotel. Sedangkan Samarinda sudah memasuki tahapan konstruksi Samarinda Central Plaza - Aston Hotel, Rumah Sakit Haji Darjat dan masih dalam tahapan desain: Citra Land City , yang merupakan apartemen mewah 16 lantai dan Samarinda Global City, sebuah mixed use development dengan total luas bangunan sekitar 300,000 meter persegi, yang terdiri dari apartemen kembar 34 lantai, hotel 11 lantai dan pusat belanja empat lantai yang dilengkapi dengan kolam renang di atapnya.
Sebaran pasar bangunan tinggi di luar Jabodetabek ini menyediakan harapan dan tantangan bagi penyedia barang dan jasa konstruksi di Indonesia. Menguasai perkembangan informasi yang luas menjadi kunci sukses penguasaan pasar. Pengelolaan database pasar konstruksi berbasis proyek menjadi salah satu perangkat pemasaran jasa konstruksi. Demikian juga pemain lokal, siap-siap bersaing dengan para pemain Jakarta yang sudah melirik “wilayah kekuasaaan” Anda. Selamat berkompetisi di industri jasa konstruksi (dp).
--------------------------------------------------------------------------------
h-a-n-s August 2nd, 2008, 03:41 AM http://img523.imageshack.us/img523/4185/birdeyeviewxm7.jpg (http://imageshack.us)
http://img523.imageshack.us/img523/4185/birdeyeviewxm7.73d72a5066.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=523&i=birdeyeviewxm7.jpg)
h-a-n-s August 3rd, 2008, 07:27 PM BATAM - Prospek pariwisata di Batam masih cukup menjanjikan. Hal ini ditandai dengan ekspansi yang dilakukan pebisnis hotel dan resort ke kawasan yang berbeda di Batam. Salah satunya adalah Harris Resort. Setelah sukses membangun resort di Marina, Harris membidik kawasan Batam Center untuk membangun apartemen dengan mengambil segmen turis yang berkunjung ke Batam.
Public Relation (PR) and Marketing Manager Harris Resort, Deday, mengatakan, apartemen yang dibangun tersebut berada di samping kantor Otorita Batam (OB) dan Pelabuhan Internasional Batam Centre. Peletakan batu pertama apartemen yang direncanakan memiliki lebih dari 160 kamar tersebut, ujar Daday, direncanakan bulan Februari ini.
Lokasi yang sangat strategis, kata dia, membuat Harris optimis apartemen yang dibangun akan memiliki prospek bagus. Apalagi, ujarnya, Pemrintah Kota (Pemko) Batam sudah mencanangkan Visit Batam 2010 bersamaan dengan peluncuran logo Visit Batam 2010 pada pergantian tahun 2007-2008 lalu di dataran alun-alun Engku Putri Batam Centre.
Dengan pembangunan apartemen tersebut, masih Daday, akan menunjang Batam sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). ”Melihat lokasinya, tentu saja segmen pasarnya wisatawan dan warga lokal. Kita memang ingin mendukung program MICE yang dicanangkan pemerintah,” paparnya.
Ditanya nilai investasi yang dikucurkan untuk membangun apartemen tersebut, Deday mengaku belum mengetahui persis. ”Nilai investasi dan berapa lantai apartemen itu, baru akan diketahui saat peletakan batu pertama,” cetusnya, tidak ingin membocorkan.
Apa keistimewaan apartemen yang bakal dibangun itu? Deday mengemukakan, antara lain ballroom berukuran besar. ”Ballroom yang kita bangun itu bisa menampung antara 4-5 ribu pengunjung,” pungkasnya. (hda)
h-a-n-s August 3rd, 2008, 07:40 PM HOTEL Island View di Prambanan Jodoh, berganti menjadi Swiss-Belhotel Batam, fokus pada apartemen. Dan pangsa pasar yang akan dibidik adalah tamu-tamu longstay dan kaum pebisnis.
Hal ini disampaikan Stephen R.Lomax, General Manager Swiss-Inn Batam dan Swiss-Belhotel Batam, saat ditanya fokus bisnis dari Swiss-Belhotel Internasional di Batam. Ia juga menuturkan, sebelumnya Hotel Island View menyediakan kamar hotel dan apartemen, tapi setelah di bawah manajemen Swiss-Belhotel Batam semua kamar akan dibangun jadi apartemen. ”Untuk Swiss-Belhotel Batam memang kita khususkan untuk apartemen. Sedangkan Swiss-Inn Batam yang sebelumnya bernama Island Garden di Penuin khusus hotel,” jelas Stephen kepada Batam Pos, Rabu (2/7) pekan lalu.
Swiss-Belhotel Batam, merupakan hotel berbintang empat, terletak di Jalan Prambanan Jodoh, Batam. Hotel yang sekarang terdiri dari 32 apartemen dan 48 kamar hotel itu, akan dikembangkan menjadi 60 unit apartemen. Terdiri dari apartemen dengan pilihan satu, dua dan tiga kamar tidur. ’’Properti ini akan segera dilengkapi dengan 28 unit apartemen dengan pilihan satu kamar dan studio,’’ ujar Stephen.
Fasilitas yang tersedia di Swiss-Belhotel Batam juga lengkap. Mulai dari Coffee Shop, Tulip Bar, Siwss Cafe, pusat layanan kebugaran, kolam renang dan kamar uap. Fasilitas lainnya terdiri dari bilyard, pelayanan pijat dikamar, Room service 24 jam, Receptionist 24 jam, Security atau pengamanan selama 24 jam, WIFI untuk koneksi internet. Untuk target pasar Swiss-Belhotel lebih fokus pada tamu longstay. (wie)
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:01 PM Empat perusahaan akan membangun galangan di beberapa wilayah di Indonesia dengan nilai investasi Rp3,9 triliun.
Menurut laporan Asia Pulse, proyek terbesar dimiliki oleh kelompok usaha Arpeni Pratama Ocean Line dengan nilai proyek Rp3,25 triliun yang akan dibangun di Batam. Galangan kapal tersebut akan memiliki kapasitas untuk membangun kapal dengan bobot mati 300.000 dead weight ton (DWT).
Menurut seorang pejabat dari Departemen Perindustrian, PT Waruna Nusa Sentana akan membangun fasilitas dengan nilai Rp350 milyar di Belawan, Sumatra Utara dengan kapasitas pembangunan kapal sebesar 50.000 DWT.
PT Jasa Marina akan melakukan investasi senilai Rp250 milyar untuk membangun kapal dengan bobot 30.000 DWT dan PT Noahtu Daya Darotama akan melakukan investasi senilai Rp50 milyar untuk membangun galangan kapal di Lampung dengan kapasitas pembangunan kapal 8.000 DWT.
Presiden direktur Arpeni, Oentoro Surya mengatakan proses konstruksi di Batam akan dimulai pada tahun depan dan akan selesai dalam waktu 5 tahun.
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:06 PM Batam (BCZ) Dinas Tenaga Kerja Kota Batam masih membuka peluang kepada perusahaan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta bursa kerja yang direncanakan diadakan pada tanggal 5 sampai 7 Agustus mendatang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan pihaknya memberikan kesempatan terhadap perusahaan untuk menginformasikan lowongan sekaligus merekrut karyawan secara gratis dalam bursa kerja ini. Rudi juga memastikan pelaksanaannya masih tetap seperti jadwal awal dan tidak ada perubahan.
Pelaksanaan bursa kerja bertujuan untuk mengurangi jumlah pengangguran. Dengan adanya bursa kerja, diharapkan pencari kerja bisa mencari pekerjaan sesuai dengan skil yang dimilikinya.
Kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan disnaker ini sudah merupakan kali keempat dilakukan di daerah ini. Seperti tahun lalu, target perekrutan mencapai 13 ribuan, tahun ini juga direncanakan sama.
Sampai kini perusahaan yang mendaftar masih 30-an perusahaan. Namun, dari upaya yang dilakukan, bisa saja perusahaan bertambah, hingga perekrutan bisa lebih banyak. (BN/lae)
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:11 PM Nilai investasi yang telah ditanamkan oleh 13 perusahaan Belanda di Batam telah mencapai $15,171 juta. Demikian menurut laporan Asia Pulse.
Menurut jurubicara Otorita Batam, Dwi Djoko Wiwoho, investasi tersebut berada di sektor pembuatan komponen elektronik, teknologi informasi, pemeliharaan alat berat, instrumen dan peralatan perkapalan dan indutri logam.
Hal tersebut dikatakan oleh Dwi dalam kesempatan kunjungan Konsul Kedutaan Belanda yaitu Renate Pors ke Batam pada hari Senin dan Selasa yang lalu. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk memperoleh informasi mengenai peluang investasi bagi para pengusaha Belanda.
Dalam kesempatan tersebut, Renate juga mengunjungi PT Philips yang terletak di kawasan industri Batamindo Investasi Cakrawala, McDermott, PT Bredero Shaw Indonesia, PT Worldwide Equipment South East dan Bioworldwide Equipment South East.
Menurut Renate Pors, saat ini para investro asal Eropa, termasuk investor asal Belanda, menaruh perhatian yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia termasuk Indonesia.
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:12 PM Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) ditargetkan dalam tiga tahun ke depan mampu menarik investasi US$ 1 miliar atau sekitar Rp 9,2 triliun. Untuk itu, pemerintah akan memperbaiki kebijakan tenaga kerja dan kualitas pekerja, infrastruktur, kepabeanan, serta pajak.
"Investasi langsung di BBK walaupun sudah baik, namun menururt saya masih cukup banyak yang harus diperbaiki lagi," kata Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (16/7).
Menurut dia, realisasai investasi di BBK saat ini masih jauh dari target pemerintah. Sebab itu, pemerintah akan mempercepat implementasi aturan-aturan guna mendukung investasi di BBK.
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismeth Abdullah menambahkan, saat ini ada empat investor Jepang yang sudah berkomitmen untuk berinvestasi di Batam atau Bintan dengan nilai US$ 30 juta. “Sebanyak 30 pengusaha dari Jepang lain akan menjajaki investasi di BBK pada September 2008,” tutur dia.
Dia menuturkan, investor dari Jepang itu berkomitmen untuk berinvestasi di sektor elektronik, alat kantor, dan bangunan. Namun, Pemerintah Provinsi Riau belum mengetahui kapan realisasi investasi itu terlaksana. “Namanya juga komitmen,” ucap dia.
Ismeth menuturkan, investor Jepang berniat investasi di BBK karena kondisi ekonomi di negaranya tidak memungkinan perusahaan berekspansi. Untuk itu, mereka mencari lokasi yang bisa menghasilkan barang dengan biaya murah.
Ismeth menjamin investor bisa menekan biaya produksi hingga 40% jika berinvestasi di kawasan BBK. Pemerintah Provinsi Kepri menjamin tidak ada gangguan keamanan dalam berinvestasi di BBK, tidak ada pengaturan jam kerja serta suplai listrik. “Itu untuk membuat investor happy,” ucap dia.
Selain investor dari Jepang yang akan membenamkan modal di Kepri, Ismeth mengungkapkan, beberapa investor dari Timur Tengah dan Eropa juga menyatakan minatnya. “Contohnya, investor dari Italia yang akan membuat peralatan anjungan lepas pantai dengan investasi awal US$ 400 juta,” tutur dia.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu memaparkan, pihaknya telah bertemu dengan sekitar 200 pengusaha dari Tokyo dan 120 pengusaha dari Osaka untuk memaparkan investasi di kawasan BBK pada Juli lalu. Pertemuan hasil promosi bersama antara Indonesia dan Singapura itu mendapatkan empat calon investor. “Beberapa pengusaha lain akan menjajaki investasi. Hasil promosi itu cukup bagus,” ujarnya.
Konsolidasi BBK
Di tempat terpisah, Deputi Bidang Regional dan Otonomi Daerah Bappenas Max Hasudungan Pohan menambahkan, pemerintah hari ini melakukan konsolidasi pelaksanaan kawasan perdagangan bebas BBK di Singapura.
Acara pertemuan bertema The Sixth Indonesia-Singapore Joint Working Group Meeting for Framework Agreement on Economic Cooperation in the Islands of Batam, Bintan, dan Karimun itu berlangsung 17-18 Juli 2008.
“Konsolidasi itu untuk mengecek kesiapan Dewan Kawasan dan Dewan Penasihat Pelaksana BBK. Juga ada training program untuk pegawai-pegawai di kawasan tersebut. Intinya, mengecek kemajuan dari Asean Road Map BBK,” kata Max.
Pertemuan tersebut, kata Max, akan dipimpin oleh Menko Perekonomian Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi.
Menurut dia, pemerintah akan berkonsolidasi dengan Pemerintah Singapura terkait beberapa agenda yang perlu diselesaikan bersama, seperti tata ruang BBK. Kebijakan tata ruang sedang dibahas dan akan ditetapkan dalam peraturan daerah (perda) pada 2008.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus untuk meletakkan dasar-dasar keseriusan pemerintah dalam menggarap dan mendorong BBK dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya.
“Misalnya pengembangan pendidikan, sumber daya manusia, dan perangkat manajemen secara keseluruhan. Juga beberapa hal lain yang perlu dibahas untuk masa mendatang,” kata Max.
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:15 PM Sebanyak 20 pengusaha asal Jepang akan melakukan penjajakan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun setelah empat pengusaha berkunjung ke kawasan itu pada awal bulan ini.
Ismeth Abdullah, Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas BBK, menegaskan kunjungan calon investor itu merupakan hasil dari program pemasaran bersama antara Singapura dan Indonesia di Jepang pada akhir Juni lalu.
Dalam waktu dekat, sambungnya, sebanyak 20 pemodal lain dari Tokyo dan Osaka juga akan berkunjung ke Batam, Bintan, dan Karimun untuk melihat peluang investasi yang ada di kawasan perdagangan bebas ini.
"Model promosi investasi bersama dengan Singapura ini akan kami intensifkan. Tidak hanya ke Jepang tetapi juga ke beberapa negara potensial lainnya," ujarnya kepada Bisnis kemarin.
Dia menyebutkan setelah program pemasaran bersama itu diresmikan di Tokyo, sebanyak empat pemodal dari negara itu langsung melakukan penjajakan investasi di Bintan dan Karimun pada awal Juli.
Ismeth menjelaskan terkait dengan minat puluhan pengusaha asal Negeri Sakura itu Tim Percepatan Free Trade Zone Batam, Bintan, dan Karimun (FTZ BBK) sudah mulai bekerja cepat untuk mengatasi berbagai hambatan yang mengganggu kelancaran proses pelayanan dan arus keluar masuk barang.
Berbagai masalah dan hambatan yang sering dikeluhkan oleh investor yang sudah ada dan yang akan masuk ke kawasan ini juga menjadi pembahasan serius dalam rapat joint working group (JWG) yang digelar di Singapura akhir pekan lalu.
Rapat yang dihadiri oleh pejabat tinggi dari Indonesia dan Singapura itu membahas evaluasi implementasi kerja sama kawasan ekonomi khusus yang ditandatangani oleh dua kepala negara pada Juni 2006. "Selanjutnya rapat JWG akan digelar di Bintan pada Desember tahun ini," ungkapnya.
Badan Pengusahaan
Dia menjelaskan sejumlah rapat teknis terkait dengan implementasi FTZ di BBK ini semakin intensif digelar. Hal ini karena dalam waktu kurang dari enam bulan ke depan setiap kawasan bebas tersebut akan resmi beroperasi seiring dengan terbentuknya badan pengusahaan kawasan.
Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 47/2007 dan 48/2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas Bintan dan Karimun, disebutkan tenggat waktu pembentukan badan pengusahaan pada 20 Agustus 2008.
Menurut Ismeth, proses pembentukan badan pengusahaan di kedua wilayah itu sudah hampir final. Dia memastikan sebelum batas akhir 20 Agustus Badan Pengusahaan Bintan dan Karimun sudah diresmikan.
"Untuk kedua kawasan ini sudah tidak ada masalah lagi, dan pada Agustus sudah rampung dan bisa diumumkan kepada masyarakat," paparnya.
Mengenai peralihan aset dan pegawai Otorita Batam menjadi milik Badan Pengusahaan Kawasan Batam, Ismeth menjamin akan berjalan lancar dan tidak rumit seperti yang dikhawatirkan banyak pihak.
Dia menjelaskan perubahan hanya pada status dan struktur organisasi. Struktur badan pengusahaan terdiri dari kepala, wakil kepala, dan anggota. Otorita Batam terdiri dari ketua dan tiga deputi.
"Semua sudah diatur dalam UU No. 44/2007 tentang Free Trade Zone. Jadi, kami hanya menyesuaikan sesuai amanah dalam undang-undang," tegas Ismeth.
Personel yang akan mengisi struktur organisasi badan pengusahaan terdiri dari sejumlah pejabat pilihan dari Otorita dan Pemerintah Kota Batam.
Namun, jajaran pimpinan Otorita Batam tetap akan dipakai berdasarkan pertimbangan pengalaman saat mengelola badan otorita tersebut
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:26 PM Hengkangkanya sebagian investor asing dari Batam beberapa tahun yang lalu agaknya tak menyurutnya semangat Pemerintah Kota Batam untuk menawarkan kota pulau ini kepada para investor. Perburuan investor pun tidak hanya dilakukan di dalam negeri tetapi sampai ke Eropa dan Timur Tengah. Setidaknya, sejak Januari hingga Oktober 2007 sudah ada 55 proyek baru dengan nilai investasi sebesar US$195.669.386. Lantas bagaimana dengan Free Trade Zone (FTZ) yang sudah ditetapkan ? Apakah sudah membawa angin positif bagi dunia investasi di Batam ? Pulau Batam adalah salah satu pulau di Provinsi Kepri yang berada di antara perairan Selat Malaka dan Selat Singapura. Kedekatannya dengan negara Singapura, Pulau Natuna dan relatif berada di tengah kawasan Asia Tenggara, menjadikan Pulau Batam sebagai daerah yang sangat mudah untuk mengakses pasar global.
Selain itu tentunya yang paling menguntungkan bagi Pulau Batam itu sendiri adalah menjadikan daerah ini sebagai kawasan industri yang sangat menarik di mata investor. Baik investor dalam negeri, maupun investor luar negeri.
Pembangunan industrialisasi di Pulau Batam telah menampakkan wajah baru sejak tahun 1970-an. Bahkan dalam perkembangannya hingga memasuki era 2000, keberadaan Pulau Batam menunjukkan dinamika dan perubahan yang sangat signifikan.
Keberadaan industri di pulau kalajengking ini tidak lagi dalam hitungan jari seperti awal-awal pembangunan Pulau Batam. Terutama saat dibangun oleh perwakilan pemerintah pusat yang berkedudukan di Pulau Batam, bernama Otorita Batam (OB). Sejak tahun 1971 hingga akhir 2007 lalu, tercatat sudah 949 investor yang berasal dari luar negeri (PMA) dan 146 investor dalam negeri (PMDN) yang sudah berinvestasi di daerah ini.
Keberhasilan investasi di Pulau Batam, tentunya juga tidak akan bisa berhasil seperti saat ini jika hanya dilakukan OB saja. Keberadaan Pemerintah Kota (Pemko) Batam sejak otonomi daerah tahun 2001, tentunya juga ikut membantu di dalam mendatangkan investor.
Promosi yang dilakukan Pemko Batam juga tidak hanya dalam negeri. Bisa dikatakan, seluruh Indonesia sudah menjadi tujuan promosi Pulau Batam untuk menggaet investor sebanyak-banyaknya. Tidak hanya keistimewaan Pulau Batam yang letaknya strategis, tetapi iklim kondusif serta penetapan Free Trade Zone (FTZ) Batam menjadi "jualan" hingga ke belahan dunia Barat dan Timur Tengah.
Dalam rangka meningkatkan investasi di Pulau Batam pasca pengesahan FTZ, Pemko Batam tak henti-hentinya melakukan promosi hingga ke luar negeri. Bahkan negara-negara yang berada di Eropa dan Arab menjadi target Pemko Batam untuk menggaet para investor di tahun 2008 ini.
Keistimewaan yang dimiliki Pulau Batam itu, tentunya juga tidak hanya menguntungkan pemerintah semata. Tetapi juga dapat membantu masyarakat khususnya yang berada di Pulau Batam, untuk memperoleh lapangan pekerjaan. Karena dengan banyaknya investor yang berusaha di daerah ini, akan semakin banyak lapangan pekerjaan yang dibuka.
Dengan ratusan jumlah perusahaan yang ada saat ini, baik dalam negeri maupun luar negeri, sudah terserap sebanyak 281.683 orang masyarakat sebagai tenaga kerja. Bahkan dengan keberadaan Pulau Batam sebagai daerah investasi, dapat membantu mengurangi pengangguran di daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam Pirma Marpaung mengatakan, negara-negara besar yang berada di Eropa dan Arab menjadi incaran untuk dapat menggaet para pengusahanya berinvestasi di Kota Batam. Bahkan rencananya, Dubai tertarik ingin berinvestasi di Kota Batam dalam waktu dekat ini.
Dan Pirma sendiri optimis, negara-negara besar di Eropa dan Arab yang hingga saat ini belum berinvestasi di Pulau Batam tertarik untuk berusaha dan berbisnis di Kota Batam. Bukan hanya letak daerah yang strategis, tetap karena Kota Batam memang daerah yang kondusif dan menjanjikan untuk berinvestasi.
"Mereka pasti mau berinvestais di Batam, karena daerah ini memang cocok untuk investasi. Promosi terus kita lakukan hingga ke luar negeri. Bahkan dalam waktu dekat ini, kita bersama provinsi akan melakukan promosi ke Jepang. Tujuannya tidak lain mendatangkan investor sebanyak-banyaknya ke Batam," ujar Pirma.
Bahkan Walikota Batam Ahmad Dahlan secara tegas mempercayakan Pirma Marpaung untuk dapat meningkatkan investasi di Pulau Batam. Karena itu, Pirma dipindahkan dari Disnaker Kota Batam kembali lagi ke BPM, posisi yang pernah dijabatnya dulu.
"Bekerja di bidang investasi ini harus orang yang benar-benar memahami. Dan saya yakin pak pirma bisa meningkatkan investasi di Batam. Karean dulu beliau pernah di BPM. Disamping tentunya fasilitas dan saran terus kita tingkatkan, sebagai tawaran ke investor," kata Dahlan.
Menurut Dahlan, dirinya tidak takut jika ada perusahaan di Pulau Batam yang hengkang hanya karena pemerintah semakin gencar meningkatkan PAD lewat penarikan retribusi ataupun juga menaikkan pajak. Sebab, peningkatan PAD dan kenaikan pajak di Kota Batam masih di bawah standar di bandingkan daerah lainnya. Sehingga Kota Batam masih tetap menjadikan daerah yang menjanjikan bagi investor.
"Kita tetap berusaha melakukan kebijakan yang bisa mendatangkan pengusaha untuk berinvestasi di Batam. Selain infrastruktur kita benahi, pelayanan kepada investor juga kita tingkatkan. Promosi juga terus kita lakukan, dengan tujuan dapat mendatangkan investor sebanyak-banyaknya ke Batam," kata Dahlan lagi. (sm/ra)
55 PMA Mantap Berinvestasi di Batam
IBARAT peribahasa, jika ada dua mesin di satu perahu, tentunya kapal akan cepat sampai ke tujuan. Begitu juga jika ada dua mesin di satu pemerintahan, maka akan cepat juga pembangunan yang akan dilakukan.
Peribahasa tersebut menggambarkan kerjasama Otorita Batam (OB) dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam saat ini. Dua pemerintahan berada di satu daerah yang bernama Pulau Batam. OB menjadi perwakilan pemerintah pusat di daerah, Pemko Batam merupakan hasil dari otonomi daerah yang berkedudukan di daerah.
Dan tujuan yang sedang dilakukan OB saat ini tak kalah jika dibandingkan Pemko Batam. Yakni bagaimana menggaet investor sebanyak-banyaknya, untuk berinvestasi di Pulau Batam. Promosi yang dilakukan juga gencar, dengan berbagai cara. Output yang diharapkan hanya satu, kepastian investor untuk menanamkan modalnya di daerah ini.
Berdasarkan data yang diperoleh dari OB, untuk periode Januari-Oktober 2007 terdapat sebanyak 55 proyek baru dengan nilai investasi sebesar US$195.669.386 yang sudah memantapkan diri untuk berinvestasi di Pulau Batam. Dan khusus untuk Oktober 2007, terdapat 4 aplikasi PMA yang disetujui dengan nilai investasi US$3.050.000.
Namun dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Publikasi dan Humas OB Dwi Djoko Wiwoho, keberadaan 55 PMA baru tersebut masih sebatas kepastian investasinya di Kota Batam. Tetapi belum beroperasi, karena harus mendapatkan Izin Usaha Tetap (IUP) terlebih dahulu. Hingga saat ini izin yang dimaksud memang belum diterbitkan OB.
Meskipun begitu diakui Djoko, pasca pengesahan Perpu Free Trade Zone (FTZ) Batam menjadi UU No 44 tahun 2007 belum mengakibatkan terjadinya pertumbuhan investasi yang cukup signifikan. Pasalnya, hingga saat ini aturan perundang-undangan tersebut belum menjadi lembaran negara.
"Untuk pertumbuhan investasi di Kota Batam pasca pengesahan FTZ belum signifikan. Dari Januari-Oktober 2007 lalu saja kita peroleh catatan hanya 55 PMA baru saja yang masuk ke Kota Batam. Kita berharap bisa meningkat jumlah investor yang masuk," kata Djoko.
Aplikasi PMA periode Januari-Oktober 2007 itu berasal dari beberapa negara antara lain Singapura, Australia, Inggris, Malaysia, Irlandia, Belanda, British Virgin Island, Caymand Island, Swiss, China, Korea Selatan, Jerman, Jepang, India dan Amerika Serikat.
Dengan bidang usahanya seperti industri untuk berbagai pekerjaan khusus logam, industri pembuatan kapal, penyediaan tenaga listrik, industri pipa dari besi atau baja, perdagangan besar (distributor utama, ekspor dan Impor). Diperkirakan bisa menyerap sebanyak 24.498 orang tenaga kerja.
Selain itu dijelaskan Djoko, pada periode Januari-Oktober 2007 juga terdapat 4 PMA baru yang merupakan perluasan usaha dengan nilai investasi US$10.335.871. Sehingga total nilai investasi PMA yang disetujui masuk ke Kota Batam hingga Oktober 2007 lalu adalah sebesar US$209.035.257.
Pada periode yang sama juga lanjutnya, terdapat 4 aplikasi PMDN baru di Kota Batam dengan nilai investasi Rp1,9 triliun dan satu aplikasi proyek PMDN perluasan usaha senilai Rp600 miliar.
Dan dengan berbagai insentif di bidang perpajakan serta berbagai program promosi Batam, baik di dalam maupun di luar negeri, dan dengan upaya menjaga iklim investasi yang kondusif, peningkatan pelayanan publik, peningkatan sarana infrastruktur, dan yang terpenting lagi ditandatanganinya Peraturan Pemerintah tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dan dengan telah terbitnya UU FTZ, maka diharapkan investasi di Batam akan semakin meningkat.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2006 lalu, PMA baru ke Kota Batam mengalami penurunan 11 persen. Tahun 2006 tercatat sebanyak 62 PMA baru," ungkap Djoko. (sm/ra)
Munculkan Gairah dengan Kemudahan
TIDAK hanya promosi tentang keistimewaan Pulau Batam saja yang dilakukan pemerintah daerah, dalam rangka menggaet investor tetapi bentuk nyata pemerintah memberikan gairah kepada investor juga diwujudkan.
Salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan bagi investor baik dalam negeri maupun luar negeri, untuk membuka usahanya di Pulau Batam. Kemudahan semacam ini akan memberikan dampak positif bagi para investor, sebelum menyatakan kepastiannya untuk berinvestasi. Apalagi dalam jumlah dana yang cukup besar.
Peningkatan jumlah investasi yang berasal dari pemberian izin usaha di Pulau Batam selama tahun 2007 sendiri cukup signifikan. Tercatat sebanyak 11.787 izin yang sudah dikeluarkan melalui Pusat Pelayanan Terpadu (One Stop Service-OSS) atau meningkat 1.640 izin, jika dibandingkan tahun 2006 yang hanya 10.147 izin.
Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Batam Pirma Marpaung mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam ikut menjadi bagian di dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif di Pulau Batam. Dan ke depannya, pemerintah bersama-sama dengan dunia usaha semakin berusaha untuk meningkatkan investasi di daerah ini.
Pemko Batam sendiri sebut Pirma, akan selalu memberikan kemudahan pengurusan izin usaha kepada investor. Dengan jumlah investasi yang cukup signifikan itu, menjadi indikator positif pemerintah di dalam menggairahkan iklim investasi agar tetap menarik di mata investor.
"Angka 11.787 izin yang telah kita keluarkan selama tahun 2007 itu menunjukkan bahwa iklim investasi di Batam cukup signifikan. Jumlah ini tentunya meningkat jika dibandingkan tahun 2006. Pemerintah berusaha menjaga bagimana investor itu bisa betah dan merasa aman dalam berinvestasi di Batam," ujar Pirma.
Dari 11.787 izin, tercatat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam sebagai instansi yang paling banyak mengeluarkan izin yakni 4.754 izin usaha. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2006 yang hanya sebanyak 3.822. Dimana berasal dari izin usaha iklan dan reklame.
Posisi kedua, berasal dari izin usaha yang dikeluarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam yakni sebanyak 4.536 izin. Jumlah izin tahun 2007 ini tidak terlalu jauh dengan izin yang dikeluarkan tahun 2006 yakni 4.213 izin. Berasal dari izin buka usaha baru seperti perusahaan.
Posisi ketiga berasal dari Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil-dulu) atau Dinas Pekerjaan Umum (PU-sekarang) yakni 1.019 izin. Tahun 2006 lalu hanya sebanyak 709 izin usaha saja, berasal dari izin IMB.
Sedangkan yang paling sedikit, dari 9 dinas dan tiga badan di lingkungan Pemko Batam, tercatat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam dan Dinas Pertanahan Kota Batan yakni 7 izin pada tahun 2007. Sementara tahun 2006, Dishub Kota Batam mengeluarkan izin sebanyak 15 izin, sementara untuk Dinas Pertanahan sebanyak 1 izin saja.
"Promosi terus kita lakukan, baik dalam daerah maupun luar negeri. Karena kita tidak hanya mengharapkan investasi dari dalam negeri saja, tetapi mampu menjual Batam sampai ke luar negeri. Sampai saat ini, Batam masih menggairahkan bagi investor," kata Pirma.
Persoalan tutupnya sejumlah perusahaan baik itu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) yang ada di Kota Batam, Pirma mengatakan hal itu wajar saja. Sebab, di dalam yang namanya bisnis, tentunya terjadi persaingan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Jika tidak mampu bersaing, maka akan berakhir pada tutupnya suatu perusahaan. (sm/ra)
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:38 PM Pertumbuhan Ekonomi Batam Setelah FTZ disahkan
Dengan adanya penerapan FTZ pertumbuhan ekonomi Kota Batam diprediksi akan mencapai angka dua digit. Hal tersebut seakan membuat kita bernostalgia pada cerita sukses Batam (1994-1997). Pada periode tersebut pertumbuhan ekonomi Kota Batam tumbuh antara 16,59 (1994) sampai dengan 14,76 (1997).
Indikasi menuju pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut setidaknya dapat dilihat dari investasi yang masuk ke Kota Batam. Menjelang penetapan FTZ, tepatnya tanggal 2 Agustus lalu, terjadi penandatanganan kesepakatan investasi oleh 20 perusahaan yang disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Terdapat enam proyek yang akan dikerjakan oleh investor dengan nilai US$668,3 juta. Bidang usaha yang digarap oleh para investor juga beragam, mulai dari logistik, industri pipa besi, industri pendukung migas, peralatan listrik, manufaktur elektronik, galangan kapal, hingga kawasan wisata.
Kebijakan baru ini juga diharapkan dapat meminimalisir angka pengangguran yang sampai dengan tahun 2006 tercatat 35.768 jiwa. Penyerapan tenaga kerja yang pada tahun 2006 tercatat sebesar 515.585 pekerja diharapkan dapat lebih ditingkatkan lagi dengan adanya aliran investasi yang akan membuka lapangan kerja baru di Kota Batam.
Meskipun investasi yang masuk ke Kota Batam sebagian besar berbasis ekspor dan memproses barang modal impor namun dalam skala tertentu tetap membutuhkan dukungan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berdasarkan data dari Pemerintah Kota Batam pada tahun 2005 UKM di Batam tercatat sejumlah 10,020 buah atau hanya bertambah 210 buah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Adanya penerapan FTZ di Batam diharapkan dapat membuka peluang dan potensi untuk mendorong perkembangan UKM di Kota Batam. Barang-barang modal maupun konsumsi yang mendukung industri dapat disuplai oleh UMKM seperti penyediaan catering, pengadaan stationary, jasa reparasi, perawatan dan pergantian alat-alat produksi, pakaian serta kebutuhan lainnya.
Ledakan Penduduk dan Penyelundupan Ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam rangka penerapan FTZ di Batam. Salah satunya adalah kenaikan jumlah penduduk, khususnya tenaga kerja pendatang
dari luar Kota Batam. Sampai dengan Desember 2007 jumlah penduduk Kota Batam tercatat sebesar 785.000 ribu jiwa. Kenaikan pertumbuhan ekonomi dengan adanya penerapan FTZ diprediksi akan diikuti dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat tinggi.
Pertumbuhan penduduk yang selama ini antara 6-7 % per tahun bisa menyentuh angka 11 % s/d 12,5 % per tahun mulai tahun 2008 mendatang.
Kenaikan jumlah penduduk yang tinggi tersebut akan menimbulkan persoalan
demografis dan sosial antara lain penyediaan infrastruktur sosial dan sarana publik seperti perumahan, sekolah, sarana kesehatan, dan ketersediaan transportasi. Untuk itu Pemerintah Kota Batam harus mengantisipasi dengan menyediakan sarana publik dengan jumlah yangproporsional. Selain itu, masalah sosial demografis juga harus segera diantisipasi sejak dini
untuk mencegah gejolak sosial yang pada satu titik dapat menimbulkan dampak yang kontraproduktif bagi penerapan FTZ.
Dari sisi akses, Pulau Batam yang mempunyai luas 415 km2 memiliki begitu banyak pelabuhan. Dengan empat pelabuhan ferry internasional, tiga pelabuhan samudra, tiga pelabuhan lokal antar pulau, dan 78 pelabuhan khusus dan kemungkinan 97 pelabuhan illegal yang dikenal ”pelabuhan tikus” menjadikan Kota Batam sebagai daerah yang sangat terbuka.
Sebagai kota pantai dan kota perbatasan sekaligus, Batam menghadapi permasalahan penyeludupan dan transaksi ekonomi non-registrasi yang cukup kompleks. Diferensiasi mata uang (misalnya dollar Singapura dan Rupiah) yang diikuti permintaan tinggi terhadap barangbarang konsumsi merupakan salah satu faktor yang mendorong terjadinya penyelundupan. Hal tersebut diperkuat dengan kedekatan jarak, akses yang lancar dan harga yang murah membuat potensi penyelundupan semakin tinggi di Kota Batam. Faktor kelemahan birokrasi juga dapat membuat Kota Batam menjadi kota yang semakin rentan terhadap penyelundupan. Kedekatan geografis Kota Batam dengan Singapura ikut mempengaruhi peningkatan transaksi ekonomi non-registrasi di Kota Batam. Jika ditarik dari aspek historis, Singapura memang telah lama menjadi pelabuhan bebas semenjak zaman kesultanan Melayu sebagai ”colonial free entreport”. Hal tersebut mau tidak mau mempengaruhi model ekonomi satelit di Kota Batam. Perputaran roda ekonomi Singapura berimbas sampai ke Kota Batam baik dalam transaksi legal maupun ilegal.
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:47 PM Lambang Ikonik Perekonomian Kota Batam. The Skyline Officetel hadir sebagai lambang percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Batam.
Pertumbuhan ekonomi kota Batam yang begitu pesat membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai untuk medukung jalannya bisnis, perdagangan, dan fasilitas-fasilitasnya. Jika sebelumnya hanya diwadahi oleh Ruko-ruko, kini hadir The Skyline Officetel yang memadukan fungsi hotel dan perkantoran. Di antara deretan Ruko-ruko inilah menyembul tower The Skyline Officetel yang menjadi bangunan tinggi di Batam dengan fungsi komersial. Sebagai bangunan yang menjadi landmark di kawasan emas perdagangan, tower ini mempunyai karakter dengan keunikan-keunikan desain tersendiri, berbeda dengan langgam arsitektur bangunan-bangunan disekitarnya.
Desain ikonik yang ditampilkan mencerminkan dinamika aktivitas bisnis sekaligus sebagai point of interest kawasan.
Massa bangunan adalah tunggal, namun dalam perwajahan bangunan berkesan muncul dua menara kembar. Hal ini dikarenakan rancangan wajah yang direpetisi ke dalam satu bidang kulit bangunan. Warna blue cobalt pada pinggir bangunan diulang pada bagian tengah bangunan sehingga berkesan ada dua buah massa di sini. Begitu juga adanya dua sirip yang melambangkan detak jarum jam sebagai simbol waktu dalam kegiatan perkantoran. Warna hijau pada kulit bangunan muncul dari warna kaca yang dipesan khusus agar memenuhi syarat ramah lingkungan. Karena posisinya di kawasan yang padat akan aktivitas perdagangan, efek skala manusiawi cukup penting di sini yang dihadirkan dalam bentuk podium di bagian dasar menara.
h-a-n-s August 3rd, 2008, 08:52 PM http://img257.imageshack.us/img257/1065/theskylineofficetelbatawj6.jpg (http://imageshack.us)
http://img257.imageshack.us/img257/1065/theskylineofficetelbatawj6.964812d173.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=257&i=theskylineofficetelbatawj6.jpg)
http://img366.imageshack.us/img366/541/theskylineofficetelbataaw6.jpg (http://imageshack.us)
http://img366.imageshack.us/img366/541/theskylineofficetelbataaw6.ca1c4198e7.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=366&i=theskylineofficetelbataaw6.jpg)
http://img257.imageshack.us/img257/7576/theskylineofficetelbatana9.jpg (http://imageshack.us)
http://img257.imageshack.us/img257/7576/theskylineofficetelbatana9.d858848a0f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=257&i=theskylineofficetelbatana9.jpg)
worldsuperstar August 4th, 2008, 03:05 AM ^^ I like this building. . . . . .
lokasinya beneran di tepi pantai tuh ? kereeeen . . . . . . . . . (jangan2 isa ngintip S'pore dari atasnya?)
Cah_Bagus97 August 4th, 2008, 01:00 PM woh batam hebat..........
keren
semakin menenpel jakarta mulai menggeser medan
lombok August 4th, 2008, 01:29 PM woh batam hebat..........
keren
semakin menenpel jakarta mulai menggeser medan
Masih..jauh sekali dengan JKt, infrastruktur ketinggalan tapi kalau dalam soal kumuh-kumuhan JKT kalah, Batam sedikit bersih. Cuma sayang di sekitar pantai kotor sekali, beda jauh waktu gua masuk perairan Singapore tanpa setitik noda sampah. Sedang sampah disekitar rumah terapung di pulau sambu dan sekitar...jangan dibilang. Juga waktu pakai bot from Batam ke Singapore, itu orang-orang Indonesia seenak buang bungkus-bungkus makanan ke laut:bash:
Dan taxi di batam NO WAY..make me feel angry not polite:bash: & tidak pakai argo...:nuts:
h-a-n-s August 4th, 2008, 04:42 PM jg di bandingin ama Jakarta dunk :lol:
h-a-n-s August 4th, 2008, 04:46 PM klo FTZ benar benar sesuai rencana mungkin aja di 2015 langit2 Batam udah penuh ama highrise building walau masih kalah ama tetangganya di Johor Bahru setidaknya bisa mengikutilah....
tapi kata pamanku dulu JB di tahun 1990 seperti batam saat ini:)
h-a-n-s August 4th, 2008, 04:53 PM woh batam hebat..........
keren
semakin menenpel jakarta mulai menggeser medan
belumlah menggeser Medan. Medan kan lebih tua dari batam, usia Batam baru 37 tahun ....
dan resmi menjadi Kotamadya pada tahun 2000..so masih muda banget :lol:
h-a-n-s August 4th, 2008, 06:53 PM http://img216.imageshack.us/img216/2941/bccwallbaruzh2.jpg (http://imageshack.us)
http://img216.imageshack.us/img216/2941/bccwallbaruzh2.69455a0fc1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=216&i=bccwallbaruzh2.jpg)
h-a-n-s August 4th, 2008, 07:02 PM http://img356.imageshack.us/img356/5813/2006122101584601rusunawyd8.jpg (http://imageshack.us)
http://img356.imageshack.us/img356/5813/2006122101584601rusunawyd8.1d409165f5.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=356&i=2006122101584601rusunawyd8.jpg)
h-a-n-s August 8th, 2008, 01:04 PM Pertemuan United Cities and Local Governments-Asia Pacific (UCLG-ASPAC) di Batam harus bisa memperkuat imej Batam sebagai Kota MICE (meeting, incentive, convention dan exhibition) yang tak hanya sukses menjadi tuan rumah pertemuan tingkat nasional, tapi juga tingkat internasional.
”Out put yang kami inginkan memang memperkuat imej Batam sebagai kota MICE. Sebagai anggota USCLG-ASPAC, Adeksi bersaing dengan negara Australia, Thailand, New Zealand dan lainnya untuk menjadi tuan rumah. Namun, akhirnya Indonesia terpilih dan saya minta Batam yang jadi tuan rumah, bukan Jakarta.
Tujuannya, menarik uang ke Batam,” kata Ketua Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) Soerya Respationo, kemarin.
Untuk memperkenalkan Batam di mata internasional, kata Soerya, di hari terakhir pertemuan UCLG-ASPAC itu, 76 peserta dari sebelas negara yang kemarin hadir akan dibawa keliling Batam. Di antaranya, mereka akan diajak berkunjung ke kawasan industri Batamindo, ke lokasi pengungsian Vietnam dan kawasan pariwisata lainnya.
”Kalau tidak seperti itu, sekarang apa lagi yang bisa dijual Batam. Pemerintah daerah, baik Pemko Batam maupun Otorita Batam dan DPRD harus cari peluang bagaimana mendatangkan duit ke Batam. Kita tak boleh lagi disibukkan soal kecil dan ribut-ribut sendiri (menyebut kasus asuransi dan laptop). Tapi harus berpikir yang lebih besar lagi,” ujar Ketua DPRD Batam itu.
Guna mewujudkan Batam sebagai kota MICE yang dikenal dunia, kata Soerya, memang butuh kerja keras lagi.
Tak hanya dari ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, tapi juga dari segi sumber daya manusia (SDM) Batam. ”Ini memang tak semudah membalikkan tangan. Namun, kita harus sama-sama bekerja mewujudkannya,” tukasnya.
Senada dengan Soerya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam Syamsul Bahrum juga berharap Batam bisa dikenal dunia sebagai kota MICE. Batam, katanya, sekarang sudah masuk ke Global Invesment Maping (GIM) dan Cable News Network Effect.
”Jadi bukan hanya Bali yang dikenal dunia. Batam juga mulai dikenal,” tukas Syamsul yang kemarin menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan UCLG-ASPAC itu.
Sebagai bukti bahwa Batam mulai dikenal sebagai kota MICE di tingkat dunia, kata Syamsul, adalah dipilihnya Batam sebagai tuan rumah Chinesse Asean Expo yang akan diselenggarakan Pemerintah Kota Yulin RRC pada tahun 2008, mendatang. ”Mereka menyampaikan itu ke kami, saat berkunjung ke Pemko, pekan lalu. Bahkan, ada yang mau melakukan pertemuan di resort,” ujarnya.
Bahas Empat Isu
Pertemuan dan forum bimbingan teknis tahunan UCLG-ASPAC di Hotel Planet Holiday, kemarin, membahas empat isu penting. Di antaranya, pembangunan ekonomi makro kawasan Asia Pasifik, ketenagakerjaan, investasi dan pengembangan kota.
Dari 52 negara yang diharapkan hadir, yang hadir 76 peserta dari sebelas negara yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Korea Selatan, China, Jerman, Belgia, Rusia, Rumania dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Pertemuan kemarin, dibuka oleh Gubernur Kepri Ismeth Abdullah dan President of UCLG-ASPAC Chen Haosu. Acara kemudian diisi dengan presentasi dari sejumlah pembicara. Di antaranya, dari Indonesia Syamsul Bahrum, Nurfakih Wirawan Asisten Pembangunan DKI Jakarta dan Togar Arifin Silaban dari Pemko Surabaya.
Pembicara lain, Shaun Mc Bride dari Australia, Mayor Ramon N Guico dari Filipina, Liu Yang dari Beijing, Hoeran Kim dari Daegu dan Kim Yang Bo dari Jeju Korea Selatan serta Sarinya Sophia Regional Unit for Social and Human Sciences in Asia and Pacific UNESCO, Bangkok.
Pertemuan kemarin, juga dimanfaatkan sejumlah pemerintah kota mempromosikan daerah mereka. Seperti Kota Jeju Korea Selatan misalnya, memperkenalkan kekayaan budaya dan peluang investasi di kota mereka.
Kehadiran para pemerintah kota se-Asia Pasifik itu, kata Syamsul Bahrum, bisa dijadikan ajang tukar informasi dan penjajakan investasi di pemerintah masing-masing.
‘’Meski yang hadir bukan investor langsung, pemerintah kota nantinya bisa saling memberi informasi soal peluang-peluang investasi,” kata Syamsul.
h-a-n-s August 8th, 2008, 01:15 PM BATAM CENTRE - Otorita Batam masih menunggu sinyal dari pusat soal pembangunan jalan tol Mukakuning -Batuampar. Jika proposal studi kelayakan disetujui pusat, maka pihak OB akan segera melakukan kajian. Demikian disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Publikasi OB Dwi Djoko Wiwoho Sabtu (19/1) di Batam Centre. "Rencana studi kelayakan itu sendiri ditargetkan sudah bisa dilaksanakan pada tahun 2008 ini juga," katanya.
Dari hasil studi kelayakan sebut Djoko, baru akan diketahui berapa besar dana yang akan dikeluarkan untuk pembangunan jalan tol tersebut. Diperkirakan akan memakan waktu sekitar enam bulan untuk pelaksanaan studi kelayakan.
"Kita berharap pembangunan jalan tol ini dilakukan pihak swasta. Karena studi kelayakan belum ada, OB belum bisa menawarkan proyek itu ke investor. Kita harus melihat hasil study-nya terlebih dahulu. Yang pasti, untuk persoalan investor, OB akan terus mencari," ujarnya.
Menurut Djoko, rencana pembangunan jalan tol di Kota Batam ini menjadi alternatif di dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur jalan raya ke depannya. Mengingat, jumlah kendaraan semakin bertambah namun pertumbuhan baru jalan tidak meningkat. Yang dilakukan hanya melakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang sudah ada.
Dan rute jalan tol yang disebut-sebut akan menghubungkan antara kawasan industri Muka Kuning dengan pelabuhan Batu Ampar lanjutnya, masih dalam tahap awal perencanaan. Dengan alasan, lalu lintas kendaraan di Kota Batam di kawasan sudah padat. Dikhawatirkan akan dapat menghambat proses kelancaran pengiriman barang industri ke pelabuhan barang.
Sehingga dengan kondisi yang semrawut seperti ini dikhawatirkan akan menjadi salah satu penghambat pembangunan di Kota Batam, khususnya di bidang perekonomian. Terlebih lagi menjelang diterapkannya kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone (FTZ), menuntut adanya pelayanan transportasi pengiriman barang yang lancar.
"Untuk rute, memang tahap awalnya kita rencanakan antara Muka Kuning-Batu Ampar. Tetapi itu kan masih rencana. bisa saja berubah. Keputusan yang tepat tentunya bisa kita ketahi setelah ada studi kelayakan," ungkap Djoko.
Meski master plan khusus pembangunan jalan tol tersebut belum ada, namun Djoko menegaskan bahwa OB sudah mengantisipasi terhadap kebutuhan infrastruktur jalan di Kota Batam itu sendiri. Yakni dengan menyiapkan badan jalan (ROW) yang sangat besar yakni 200 meter. (sm/ra)
h-a-n-s August 8th, 2008, 01:18 PM Usai membuka acara Konsultasi Regional Program Pekerjaan Umum 2009 di Hotel Planet Holiday, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Joko Kirmato bersama rombongan berkunjung ke Otorita Batam (OB) dan disambut oleh Ketua OB, Mustofa Widjaja bersama para deputi Ketua OB di ruang pertemuan lantai 8 gedung OB, Batam Centre, Selasa (8/4).
Kunjungan Menteri PU ke OB, selain untuk mengetahui berbagai informasi tentang perkembangan pembangunan Batam juga untuk mengetahui tentang pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur yang dilakukan OB selama ini, di antaranya ketersediaan energi listrik, air bersih, sarana telekomunikasi, jalan, pelabuhan, bandara, serta fasilitas umum dan fasilitas sosial.
Pada kesempatan ini, Menteri PU juga mendapatkan penjelasan mengenai rencana pembangunan jalan tol di Batam dan rencana pembangunan jembatan Batam – Bintan yang akan dilakukan OB.
Khusus pembangunan jalan tol di Batam, Departemen PU akan mengkaji lebih mendalam. OB akan membangun jalan tol karena lalu lintas sudah semakin padat, terutama untuk pengiriman barang (kontainer) dari kawasan industri ke pelabuhan Batu Ampar begitu juga sebaliknya. Sehingga memerlukan proses pengiriman yang cepat, aman dan nyaman.
Usai melakukan kunjungan ke kantor OB, Menteri PU didampingi Ketua OB beserta rombongan melakukan peninjauan infrastruktur dan fasilitas bandara internasional Hang Nadim.***
Sony Sjklw August 8th, 2008, 03:12 PM ^^
Jarak Pulau Bintan dan Pulau Batam ?
lombok August 8th, 2008, 07:10 PM ^^
Jarak Pulau Bintan dan Pulau Batam ?
kalau tidak salah 12 km...
lombok August 8th, 2008, 07:28 PM Perdana Menteri Singapura Minta Kepastian Status Batam
Jum at, 08 Aug 2008 | 23:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyatakan, Singapura menghendaki agar status Batam sebagai zona perdagangan bebas (Free Trade Zone)segera dipastikan.
Dia menyampaikan hal itu di Istana—kediaman resmi Perdana Menteri Singapura di kawasan Orchard—saat
menemui sejumlah wartawan negara-negara ASEAN, Jumat (08/08).
Dalam pertemuan dan diskusi selama sekitar hampir 1 jam itu, Perdana Menteri Lee menjelaskan kerja sama Singapura dengan Indonesiatelah terjalin baik di pulau-pulau Batam, Bintan dan Karimun—semuanya terletak di daerah Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera. “Kepastian status Batam akan membuat para pengusaha Singapura lebih tergerak dan aktif untuk memperbanyak investasi mereka di sana,” ujarnya.
Dia mengakui bahwa kepastian status Batam akan banyak tergantung pada kebijakan politik dan lingkungan pemerintah Indonesia. “Namun dalam hemat saya, kedua negara sebaiknya dapat menyegerakan pembicaraan menuju suatu kepastian status Batam, Bintan, dan Karimun,” ujarnya. Dengan demikian, Indonesia dan Singapura dapat bersama-sama segera memetik manfaatnya.
Menurut Lee, dalam wilayah regional ASEAN maupun Asia sekarang, ada kian banyak negara yang semakin menarik bagi investor asing, termasuk Singapura. “Di luar Indonesia, kami bisa bekerja sama dengan Vietnam, Thailand, bahkan juga Cina dan India,” Perdana Menteri menjelaskan tentang persaingan memikat investasi asing.
Menjawab pertanyaan Tempo tentang upaya peningkatan kerjasama ekonomi dan pendidikan di antara kedua negara, Lee mengakui Indonesia merupakan wilayah amat penting bagi hubungan bilateral, termasuk ekonomi dan pendidikan, “Bahkan Indonesia adalah pilar ASEAN. Tanpa Indonesia, ASEAN mustahil ada,” kata Lee sembari tersenyum.
Dia kemudian mencontohkan, bahwa kejelasan status Batam, Bintan dan Karimun adalah salah satu cara memperkuat hubungan bilateral ekonomi dalam waktu dekat. “Investasi di Batam tentu menyangkut modal yang besar. Pengusaha kami ingin kepastian untuk investasi mereka.”
Perdana Menteri Lee juga menyampaikan dirinya sempat membahas hal tersebut bersama Menteri Perdagangan Indonesia Mari Pangestu dalam sebuah pertemuan di Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. Mengutip Lee, “Menteri
Mari berjanji akan segera menyelesaikan soal tersebut.”
Hermien Y. Kleden (Singapura)
h-a-n-s August 9th, 2008, 12:19 PM Sabtu, 09-08-2008 | 00:06:31
BATAM, TRIBUN - Batam tetap pilihan berinvestasi bagi sejumlah investor asing. Lihat saja, produsen alat berat dan truk asal Amerika, Caterpillar, memulai investasinya di Batam, Jumat (8/8) dan pada pertengahan tahun 2009 nanti, diharapkan mulai beroperasi secara penuh.
Masuknya Caterpillar ke Batam diawali sejak dua tahun lalu saat Presiden SBY melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Dalam kunjungannya, SBY secara khusus mengundang investor asal Amerika untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Dipilihnya Batam karena kota ini memiliki kelengkapan infrastruktur.
Caterpillar sudah memiliki perusahaan di 50 negara lebih dan telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja dengan omzet mencapai 50 miliar dolar AS di seluruh dunia. Di Batam, untuk tahap awal, perusahaan ini menyerap 300 tenaga kerja. “Kami memilih Batam karena Batam cukup kondusif,” kata General Manager PT Matra Raya, Phillip Pennington, perusahaan mitra Caterpillar di Indonesia.
Manager Operasional Caterpillar Kevin Thieneman mengatakan, Batam merupakan salah satu kota yang sangat prospektif. Tiga tahun lagi, Caterpillar menargetkan investasi 800 juta dolar AS di Asia Pasifik, terutama Cina, India, Jepang termasuk Indonesia.
Ketua Otorita Batam, Mustofa Widjaya gembira dengan masuknya Caterpillar. “kami berharap Caterpillar dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di Batam seperti Poltek dan instansi lainnya,” jelas Mustofa yang mendapat kehormatan meletakkan batu pertama bersama jajaran direksi Caterpillar. (eik)
h-a-n-s August 9th, 2008, 12:36 PM Badan Otorita Batam (OB) menyetujui aplikasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada April 2008 sebanyak sembilan proyek, dengan nilai investasi sebesar 25 juta dolar AS.
Selain itu, terdapat satu proyek perluasan usaha PMA yang disetujui aplikasinya senilai 800.000 dolar AS. Sehingga selama bulan Januari-April 2008, terdapat 29 proyek PMA yang disetujui senilai 48.751.483 dolar AS dan lima proyek perluasan usaha senilai 7.947.500 dolar AS.
Aplikasi PMA selama Januari- April 2008 berasal dari beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, British Virgin Island, Hongkong, RRC, Belanda, Inggris, dan Korea Selatan. Proyek yang dikembangkan di Batam berupa pembuatan dan perbaikan kapal, jasa akomodasi hotel, industri percetakan, industri kemasan dan plastik, perdagangan besar (ekspor-impor), industri pekerjaan logam, jasa kontruksi khusus kapal, serta industri jasa lainnya. ”Dibanding periode yang sama tahun 2007, jumlah aplikasi proyek baru periode Januari-April 2008 dengan 29 proyek mengalami peningkatan 32 persen. Di 2007 periode yang sama hanya 22 proyek,” ujar Kepala Bidang Humas dan Publikasi OB, Dwi Djoko Wiwoho, belum lama ini.
Menurutnya selain PMA yang melakukan investasi, ada satu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang disetujui aplikasinya senilai Rp7,2 miliar, dan satu proyek perluasan usaha senilai Rp7,2 miliar. Dengan adanya aplikasi baru tersebut, estimasi jumlah tenaga kerja domestik yang dapat terserap 3.144 orang.
Djoko mengatakan, daplikasi investasi asing yang sudah disetujui tersebut menunjukkan Batam masih diminati para investor. OB, katanya, sudah melakukan berbagai upaya promosi baik di dalam negeri maupun luar negeri.
”Kita juga menjaga iklim investasi di Batam selalu kondusif, peningkatan layanan publik, peningkatan infrastruktur, dan FTZ menambah daya tarik,” ujarnya.(rob)
sand7 August 12th, 2008, 12:04 PM Bung h-a-n-s sepertinya aktif sekali yah... Kelihatannya pembanguan d batam heboh sekali... Padahal kayaknya d Batam, pembangunan gak seheboh itu. Proyeknya yg jalan juga cuma perumahan and Ruko. Hotel yg sebelah Island View (sekarang namanya SwissBell) aja berhenti. Proyek Imperium Super Block (depan Poltabes Balerang, Baloi) juga yg jadi cuma satu tower, the Queen Victoria nya doank. Gak laku juga.... kabar angin nya seh tanahnya bermasalah, jadi developernya yg terdiri dari gabungan developer perumahan d batam pusing 15 keliling (bukan 7, hehe...). Proyek Harbour Bay nya CBP juga yg d bangun cuma RUKO nya.... Ruko lagi.. ruko lagi....
Masalah tanah d Batam juga ruwet. Bukan cuma mafia tanah yg jaul tanah yg harganya 100an SGD/meter. Masalah perebutan kekuasaan antara OB and Pemko juga jadi penyebabnya. Anyway, ada satu update baru neh dari koran lokal. Semoga aja proyeknya jalan. Jadi Batam gak bakalan gelap gulita lagi gara2 d blokir supply gasnya.......
Salam dari saya yg sementara tidak tinggal d batam.
PLTU Kabil Dibangun
Sabtu, 9 Agustus 2008 | 10:03:29
Telan Anggaran Rp1,5 T
PEMBANGKIT listrik tenaga uap (PLTU) batubara Kabil bakal dibangun dalam bulan ini. Proyek PLTU berkapasitas 4x25 Megawatt ini bakal rampung Agustus 2010 dan siap beroperasi September 2010. Kemarin, Proyek PLTU Kabil yang diusahakan oleh BUMD PT Pembangunan Kota Batam bekerja sama dengan perusahaan konsorsium Malaysia PT Tria Talang Emas (TTE) ini memasuki tahap penandatanganan kontrak kerja engineering, procurement, and construction (EPC). Yakni antara TTE dengan perusahaan koorporasi asal China Shandong Machinery I & E Group Coorporation yang dilakukan di lantai V Kantor Wali Kota Batam.
Kontrak kerja senilai 170 juta dolar AS atau Rp1,53 triliun ini ditandatangani langsung Komisaris Utama PT TTE Tan Sri Abu Zahar dengan Presdir Shandong Mr Jin Gang dan disaksikan Asisten Ekbang Setda Kota Batam Syamsul Bahrum. Turut hadir dalam acara itu, Wakil Ketua DPRD Batam Chablullah Wibisono, General Manager Batamindo Jhon Sulistiawan serta sejumlah pejabat Pemko dan Otorita Batam.
Cakupan atas kontrak kerja yang ditandatangani tersebut meliputi pembangunan semua kawasan yang dibangun. Sesuai Izin Prinsip dan Penetapan Lokasi (PL) OB, luasan kawasan PLTU Kabil ini mencapai 26 hektar.
Direktur PT TTE Henry Supanni mengatakan, kerja sama dengan Shandong Machinery berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2005. Dalam PP itu Wali Kota Batam berhak mengeluarkan Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUKU) untuk kepentingan Industri.
Dirinya yakin, PLTU yang sebentar lagi diagarap ini, tak akan kekurangan bahan bakar. Pasalnya, batubara bakal dipasok dari perusahaan grup TTE sendiri yang ada di Kalimantan Selatan dan Riau. Diperkirakan, satu bulan, PLTU bakal menghabiskan batubara sebesar 60 ribu ton atau 720 ribu ton per tahun. ”Sedangkan deposit kita lebih dari 70 juta ton,” kata Henry ditemui usai acara.
Harganya, ia memastikan tak akan lebih mahal dari harga batubara di pasaran. Sebab ditentukan sendiri dan dijaga agar tetap stabil. Selain itu, Henry juga menyebut tidak akan menjual semua produksinya ke PT PLN Batam. Yang dijual, kata pria berkacamata ini, cuma sejumlah akses power saja.
Dikatakan Henry, setelah pembangunan dimulai pihaknya akan berkoordinasi dan bernegosiasi dengan calon pembeli yang sudah mengajukan keinginan membeli energi listrik yang mereka hasilkan. Jika proses pelaksanaan pembangunan PLTU ini berjalan sesuai jadwal, Henry menjamin, september 2010 listrik sebesar 100 Megawatt yang mereka hasilkan sudah menyala di Kota Batam.
”Segmen pasar kita secara khusus kawasan Industri, yang nantinya akan diusahakan bekerja sama dengan PT PLN Batam. Soal harga masih belum dihitung,” katanya.
Pembangunan PLTU di Kabil sekaligus bertujuan untuk mengokohkan kedudukan Batam sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ). Pemerintah Kota Batam, seperti dikatakan Asisten Ekbang Syamsul Bahrum, mendukung sepenuhnya langkah ini. Pasalnya, ketersediaan pasokan energi listrik di Batam masih jauh dari harapan investor dan calon investor.
”Berdasarkan data triwulan ke 3 PLN Batam, kondisi eksisting jumlah daya energi listrik terpasang dari PLN Batam sekitar 305,65 Megawatt. Dari angka kebutuhan itu daya terealisasi baru sekitar 216,8 Megawatt.
”Kami optimis bisa menjual energi listrik karena kebutuhan Batam tergolong cukup tinggi. Bahkan pasokan PLN sering kurang,” kata Henri.
Tanjungkasam Ditender
Sementara itu, mengenai kelanjutan pembanguna PLTU Tanjungkasam, Direktur Utama PT PLN Batam Zainuddin mengatakan, sedang digelar tender.
”Tender proyek tersebut sudah dilakukan secara terbuka. Saat ini sedang menunggu pemenangnya,” ujar Zainuddin kepada pers di Batam Centre, kemarin.
Zainuddin belum tahu pemenang tender yang akan mengerjakan proyek tersebut. ”Sampai saat ini kita belum mendapat informasi pemenang. Karena prosesnya tender masih berlangsung,” tegasnya.
Dia menjelaskan proyek pembangunan PLTU Tanjungkasamberkapasitas 2x55 megawatt senilai 126 juta dolar AS itu harus siap 2011. ”Pihak TJK sudah menetapkan jadwal pemenang tender. Sehingga proses lelang tak akan lama,”imbuhnya.
Dari info sebelumnya, TJK sudah mengirimkan surat undangan kepada dua kontraktor asal China lainnya, yakni China Machinary Export Corporation (CMEC) dan China Huadian Engineering Corporation (CHEC). Tapi belum jelas, apakah perusahaan tersebut bersedia mengikuti lelang proyek.
Dari pantauan Batam Pos di Tanjungkasam, Dongfang telah menyelesaikan pekerjaan baru sebatas pematangan lahan, pagar pengaman, project site office, transmisi 150 kV, dan beberapa bukti fisik.
“Pemenang tender hanya melanjutkan kegiatan yang dilakukan Dongfang. Saya kira prosesnya lebih cepat lah. 2011 kita harapkan bisa bisa tuntas,” kata Zainuddin. ***
h-a-n-s August 12th, 2008, 12:34 PM Bung sand7 memang untuk ukuran kota di sumatra pembangunan di Batam cukup pesat dan memang klo di bandingkan project2 di Jakarta kalau jauh...
n jg pake id kloningan dunk :nuts: sentimen bgt :lol:
talkless do more :lol: iklan banget
jg2 memiliki kepribadian ganda ,,:stupid:
h-a-n-s August 12th, 2008, 01:27 PM saya khawatir jika pertambahan penduduk di Batam tidak di sertai dg ketersediaan lapangan kerja :ohno:
h-a-n-s August 12th, 2008, 01:27 PM dpt dr browsing...
http://img227.imageshack.us/img227/5188/pertumbuhanpendudukbatajy1.gif (http://imageshack.us)
http://img227.imageshack.us/img227/5188/pertumbuhanpendudukbatajy1.32546527da.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=227&i=pertumbuhanpendudukbatajy1.gif)
h-a-n-s August 12th, 2008, 01:31 PM dr data di atas perdaduk sangat efektif pada tada tahun 2001 hingga 2004 seterusnya :nuts:
dan kabarnya hingga July 2008 penduduk Batam udah menyentuh 815.000 an jiwa :ohno:
h-a-n-s August 12th, 2008, 01:40 PM BATAM, TRIBUN - Pemko Batam akan melibatkan peran masyarakat guna mewujudkan Batam Hijau. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan membuat kegiatan yang berkaitan dengan penghijauan.
Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengungkapkan, pihaknya akan mengakomodir kegiatan yang berkaitan dengan penghijauan Batam. Ria mengatakan Batam ditarget tahun 2015 akan menjadi kota hijau. “Kita ingin masyarakat ikut menyukseskannya program ini,” kata Ria usai pelantikan pejabat eselon III, IV dan para Lurah di Asrama Haji Batam Centre.
Sementara Wali Kota Batam Ahmad Dahlan optimis mewujudkan Batam Hijau di 2015 nanti.”Kita akan menanam pohon terus menerus terutama di jalan-jalan sehingga Batam bisa hijau dan indah,” kata Dahlan.
Seperti diberitakan, Ahmad Dahlan mengajak masyarakat melakukan gerakan Batam Menanam dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut menyukseskan program itu.
Ia menyebut lokasi pohon yang akan ditanam akan disesuaikan dengan kajian Dinas Tata Kota sehingga pohon yang tertanam punya estetika.
Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Yusfa Hendri, menyebutkan semua kawasan di sepanjang jalan-jalan utama akan ditanami karena merupakan jalan utama yang dapat di akses dari berbagai sudut kota. Jenis pohon yang ditanam adalah jenis pohon Pulai, yang kini tengah gencar-gencarnya dilestarikan pemerintah.
Tahun 2008 pemko berencana menanam pohon sebanyak 150 ribu batang. Pohon-pohon tersebut distribusikan ke kelurahan, selanjutnya pihak kelurahan mendistribusikannya ke warga.
Gerakan menghijaukan Batam, sudah dilakukan sejak tahun 2003. Dari data Dinas Kelautan, Pertanian dan Perikanan, hampir semua ruas jalan di Kota Batam, termasuk bahu jalan utama menuju ke Pulau Rempang dan Pulau Galang, sudah ditanami. Namun masih terlihat banyak areal yang gersang yang perlu ditanami pohon.(hat)
=NaNdA= August 12th, 2008, 02:15 PM http://img356.imageshack.us/img356/5813/2006122101584601rusunawyd8.jpg (http://imageshack.us)
http://img356.imageshack.us/img356/5813/2006122101584601rusunawyd8.1d409165f5.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=356&i=2006122101584601rusunawyd8.jpg)
mirip banget ama yang di bandar Lampung.. :nuts:
h-a-n-s August 12th, 2008, 02:24 PM itu rusun Bida Kuning tepatnya di sebelah kawasan industri BATAMINDO ^^
h-a-n-s August 12th, 2008, 02:47 PM BATAM KIAN TERJEPIT INTEGRATED RESORT SINGAPORE DAN ISKANDAR DEVELOPMENT REGION JOHOR BAHRU
Mestinya, kalau pemerintah memang sudah bergerak, maka pembangunan infrastruktur sudah terlihat di mana-mana? Ini jangankan belanja modal yang butuh dana ratusan miliar, produk hukum dan instansi penanggung jawab pembangunan saja belum usai juga dibahas.
Jadi wajar saja, bila Pulau Batam semakin tertinggal dibandingkan Singapura dan Johor Bahru. Coba anda lihat di dua negara tetangga itu. Singapura sedang sibuk membangun Integrated Resort (IR) yang berisi dua kawasan resort kelas dunia plus wisata casino di Marina City. Begitu juga dengan JB, mereka sedang giat-giatnya membangun Iskandar Development Region (IDR) yang bakal menjadi one stop entertainment dan investment destination di semenanjung ini dan Asia.
Bila negara tetangga asyik menggarap pembangunan, Batam masih asyik memikirkan soal bagi-bagi pendapatan daerah dan soal Dewan Kawasan.
Betapa miris hati ini melihat tingkah polah pejabat pusat dan daerah. Tapi yang paling ironis ya di daerah. Adakah para pejabat itu berpikir untuk menggesa pembangunan di pulau ini? Kalau ada, mengapa yang diributkan masih seputar pendapatan. Bagi-bagi pendapatan seaport tax dan air port tax.
Apakah alasan OB menaikkan seaport dan airport tax itu sudah tepat? Belum tentu. Bila alasannya untuk menutupi pengeluaran, lantas apakah pengeluaran yang dikeluarkan selama ini sudah tepat sasaran?
Oke, let them fight for the tax.. Kita kembali soal, Singapura dan JB saja. Dua kawasan baru yang mereka bangun itu bakal menjadikan mereka semakin terang benderang bergelimang dolar.
Bisakah Batam mengambil manfaat dari kehadiran IR dan IDR itu? Ya, sebagai pulau dengan fasilitas seadanya mungkin wajar saja kita bertanya seperti itu, sebab tidak mungkin kita bisa mengalahkan dua kawasan baru tersebut. Yang ada, ya memanfaatkan saja lah, tak lebih.
Seperti apa? Nanti khan pasti banyak tuh turis yang masuk Singapura, nah bagi turis yang ga kebagian hotel di sana bisa menyeberang ke Batam mencari hotel murah plus bisa menggaet pelacur yang banyak beredar di panti pijat dan karaoke. Cukup dengan membawa Sin$500 saja, maka dua tiga pulau bisa terlampaui.
Manfaat lain? Paling-paling, para turis nyasar itu bisa dibawa keliling pulau ke Jembatan Barelang, Lokasi Pengungsian Vietnam di Galang, atau belanja barang murah di DC Mall atau Mega Mall. Trus mau apa lagi, mau disuguhkan tari-tarian rasanya tidak mungkin, sebab penari Melayu hanya hadir saat seremoni informal saja.
Mestinya ini yang menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai memikirkan format pembangunan pariwisata dalam rangka menyambut beroperasinya IR pada 2009 mendatang. Tidak cukup dengan launching logo Visit Batam Year 2010, tanpa ada perubahan fundamental dari pemerintah dan pengusaha pariwisatanya.
Banyak hal yang harus dipikirkan. Memang ini bukan tugas Dinas Pariwisata saja melainkan tugas semua pihak pelaku pariwisata Batam. Sepanjang pemda tidak serius maka jangan harap tahun 2010 akan terjadi keajaiban.
h-a-n-s August 14th, 2008, 09:18 PM http://img388.imageshack.us/img388/7638/cimg2573ea2.jpg (http://imageshack.us)
http://img388.imageshack.us/img388/7638/cimg2573ea2.6065c52c88.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=388&i=cimg2573ea2.jpg)
http://img167.imageshack.us/img167/24/cimg2574ux7.jpg (http://imageshack.us)
http://img167.imageshack.us/img167/24/cimg2574ux7.7699c0b134.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=167&i=cimg2574ux7.jpg)
http://img388.imageshack.us/img388/3907/cimg2576ko8.jpg (http://imageshack.us)
http://img388.imageshack.us/img388/3907/cimg2576ko8.9e4f2eefc7.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=388&i=cimg2576ko8.jpg)
http://img167.imageshack.us/img167/830/cimg2575fu0.jpg (http://imageshack.us)
http://img167.imageshack.us/img167/830/cimg2575fu0.dd6f2a97ed.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=167&i=cimg2575fu0.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/4324/cimg2577cq6.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/4324/cimg2577cq6.282f94ecb3.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2577cq6.jpg)
h-a-n-s August 14th, 2008, 09:20 PM http://img108.imageshack.us/img108/548/cimg2569ph4.jpg (http://imageshack.us)
http://img108.imageshack.us/img108/548/cimg2569ph4.e8cdc984b5.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=108&i=cimg2569ph4.jpg)
http://img354.imageshack.us/img354/4615/cimg2570qh6.jpg (http://imageshack.us)
http://img354.imageshack.us/img354/4615/cimg2570qh6.213c7cfde9.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=354&i=cimg2570qh6.jpg)
h-a-n-s August 14th, 2008, 09:23 PM http://img388.imageshack.us/img388/8152/cimg2571iq4.jpg (http://imageshack.us)
http://img388.imageshack.us/img388/8152/cimg2571iq4.ea3787707c.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=388&i=cimg2571iq4.jpg)
http://img299.imageshack.us/img299/9357/cimg2572ek1.jpg (http://imageshack.us)
http://img299.imageshack.us/img299/9357/cimg2572ek1.e825242097.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=299&i=cimg2572ek1.jpg)
h-a-n-s August 14th, 2008, 09:30 PM http://img167.imageshack.us/img167/2564/cimg2578ut1.jpg (http://imageshack.us)
http://img167.imageshack.us/img167/2564/cimg2578ut1.a51bbf76ed.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=167&i=cimg2578ut1.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/6513/cimg2579hv2.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/6513/cimg2579hv2.0342d21c4d.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2579hv2.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/9822/cimg2583yo7.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/9822/cimg2583yo7.7a5eefd7a1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2583yo7.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/9822/cimg2583yo7.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/9822/cimg2583yo7.7a5eefd7a1.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2583yo7.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/9485/cimg2587qq4.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/9485/cimg2587qq4.88e32c0907.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2587qq4.jpg)
http://img73.imageshack.us/img73/6008/cimg2588bi9.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/6008/cimg2588bi9.e7ac1f2f9f.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2588bi9.jpg)
h-a-n-s August 14th, 2008, 09:51 PM http://img71.imageshack.us/img71/6664/feri2897lq5.jpg (http://imageshack.us)
http://img71.imageshack.us/img71/6664/feri2897lq5.07c11c02b5.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=71&i=feri2897lq5.jpg)
http://img146.imageshack.us/img146/2212/feri2903ea8.jpg (http://imageshack.us)
http://img146.imageshack.us/img146/2212/feri2903ea8.068c911b84.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=146&i=feri2903ea8.jpg)
http://img146.imageshack.us/img146/2212/feri2903ea8.jpg (http://imageshack.us)
http://img146.imageshack.us/img146/2212/feri2903ea8.068c911b84.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=146&i=feri2903ea8.jpg)
h-a-n-s August 14th, 2008, 10:01 PM http://img205.imageshack.us/img205/6869/lpaspqy3.jpg (http://imageshack.us)
http://img205.imageshack.us/img205/6869/lpaspqy3.136810b4c0.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=205&i=lpaspqy3.jpg)
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) begitu istimewa di Indonesia. Betapa tidak, walaupun sempat diragukan pembentukannya oleh Gubernur Riau Saleh Djasit dikala itu, kini Kepri menjelma menjadi kawasan percontohan ekonomi khusus di Indonesia yang menyedot investasi 9 miliar dolar AS.
Di tangan kepemimpinan Ismeth Abdulah sebagai Gubernur dan Muhammad Sani sebagai Wakil Gubernur membawa bahtera Kepri melaju dengan kencang meninggalkan keterbelakangan yang membelenggu.
Sejak dimekarkan Menteri Dalam Negeri empat tahun silam untuk menjadi Provinsi Kepulauan Riau, Ismeth berhasil menjadikan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas di Indonesia.
Dengan Undang-Undang No 44 Tahun 2007, BBK menjadi proyek percontohan di Indonesia.
Memang napas free trade zone (FTZ) masih sesak. Karena sampai saat ini, Ismeth sebagai Ketua Dewan Kawasan sedang menyiapkan pembentukan Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) di setiap kawasan FTZ. Setelah semua berjalan sesuai dengan aturan hukum yang ada, provinsi ini dalam waktu yang relatif singkat begitu istimewa di Indonesia karena daerah perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
Tak ayal, banyak daerah di Indonesia ingin dijadikan kawasan perdagangan bebas. Tetapi pemimpin bangsa ini belum mengaminkan. Pemerintah pusat ingin menyaksikan Kepri dengan FTZ tumbuh pesat terlebih dahulu menyaingi jirannya Singapura dan Malaysia. Letak strategis di antara raksasa perekonomian Asia Tenggara, membuat BBK jadi percontohan.
Ya, Kepri menjelma menjadi pusat industri elektronik, shipyard, tekstil, perkebunan, perdagangan dan sektor lainnya. Kepri terkenal dengan menjadi daerah tujuan pencari kerja. Kepri juga menjadi daerah tujuan wisata terbesar di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.
Obsesi Ismeth untuk menjadikan Kepri sebagai pusat industri menjadi kenyataan. Dengan jumlah penduduk mendekat 1,5 juta jiwa, Kepri yang memiliki tujuh daerah tingkat dua, terlihat begitu ajaib. Investasi asing berbondong-bondong menanamkan modalnya di Kepri. Setidaknya sampai 2013 Ismeth menargetkan investasi masuk ke Kepri mencapai 15 miliar dolar AS. Jumlah yang cukup besar. Tentunya, multiplier effect dari investasi tersebut membuat ratusan ribu tenaga kerja terserap. Perputaran roda perekonomian lebih cepat. Yang jelas masyarakat lebih sejahtera.
Ismeth selalu menyatakan, di usia Kepri yang ke empat tahun, daerah ini harus menjadi daerah yang maju. Jangan ada lagi daerah yang terisolasi. Jangan ada anak di Kepri yang gagal sekolah karena kemiskinan. “Kita harus memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Pembangunan akan terus dilakukan. Untuk itu, semua komponen masyarakat harus saling membahu bersama pemerintah menjadikan masyarakat Kepri sejahtera,” katanya.
Dalam kurun waktu selama lebih kurang empat tahun sejak roda pemerintahan Provinsi Kepri ini berjalan, telah sama-sama dirasakan adanya kemajuan di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
Kemajuan yang telah dicapai, menurut Ismeth, bisa diukur dari indikator-indikator masing-masing bidang. Bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri dikategorikan baik, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dimana pada tahun 2005 sebesar 7,16%.
Tahun 2006 sebesar 6,78 persen angka ini berada di atas pertumbuhan ekonomi secara nasional. Untuk tahun 2007 akan berada pada level 7,20 persen.
Total PDRB pada tahun 2007 telah mencapai 53 triliun rupiah. Jumlah investasi asing di Kepri ada 1.253 perusahaan dengan nilai sembilan miliar dolar AS. Lapangan kerja yang tersedia adalah 513.457 orang, sehingga dependensi rasio di Kepri adalah sebesar 1 berbanding 2.3, tergolong baik se-Indonesia. ***
=NaNdA= August 17th, 2008, 01:26 PM hmm.. kayanya salah thread nih..
disini khusus project2 aja..
yang upcoming n yang lagi under construction..
klo cuma gambar2 ttg Batam ada di sub forum Nusantara..
cari aja.. udah lama tenggelam threadnya.. :)
=NaNdA= August 17th, 2008, 01:30 PM http://img388.imageshack.us/img388/8152/cimg2571iq4.jpg (http://imageshack.us)
http://img388.imageshack.us/img388/8152/cimg2571iq4.ea3787707c.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=388&i=cimg2571iq4.jpg)
di batam ada dealer resmi juga ya?
hehe.. kan sebagian besar pake mobil impor.. :tongue2:
mungkin dealer ini hidup dari servis n spare part..
bukan dari penjualan.. :D
http://img73.imageshack.us/img73/6513/cimg2579hv2.jpg (http://imageshack.us)
http://img73.imageshack.us/img73/6513/cimg2579hv2.0342d21c4d.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=73&i=cimg2579hv2.jpg)
emang gampang menemukan mobil impor Honda di Batam..
Toyota juga gampang.. :D dengan harga murah tapi rata2 spesifikasinya udah diatas mobil keluaran Indonesia.. :nuts:
paradyto August 17th, 2008, 02:25 PM belumlah menggeser Medan. Medan kan lebih tua dari batam, usia Batam baru 37 tahun ....
dan resmi menjadi Kotamadya pada tahun 2000..so masih muda banget :lol:
Muda tapi agresif he he he:D
AceN August 21st, 2008, 08:13 PM PROPOSED : Batam-Bintan Bridge
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/bbb2.jpg
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/bbb.jpg
h-a-n-s August 21st, 2008, 09:12 PM BATAM: Investor asal Hong Kong berminat membangun Pelabuhan Kontainer Batu Ampar senilai US$275 juta, dan kini hanya menunggu lampu hijau dari Kementerian BUMN.
Mereka menyatakan siap membangun kawasan pelabuhan baru seluas 10 ha-15 ha secara BOT (build operate transfer) selama 30 tahun-35 tahun.
"Investor hanya menunggu izin dari pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN untuk masuk, dan kami siap memfasilitasi. Investor juga siap untuk pembangunan hanya selama dua tahun setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)," ungkap Muhammad Ali, Komisaris PT Pengusahaan Daerah Industri Pulau Batam (PT Persero Batam), kemarin.
Selain itu, sambungnya, investor asal eks koloni Inggris itu juga tidak keberatan untuk berkompetisi mengikuti proses lelang jika Kementerian BUMN tidak menghendaki pembangunan melalui penunjukan langsung.
Ali menjelaskan konsep yang akan dikembangkan nanti berbeda dengan Pelabuhan Batu Ampar yang dibangun oleh Otorita Batam dan CMA-CGM (perusahaan pelayaran dan operator kontainer terbesar Prancis).
Perbandingan Pelabuhan Batu Ampar Hong Kong dengan
Pelabuhan Batu Ampar CMA-CGM, Prancis
Hong Kong Investasi US$275 juta
BOT selama 30-35 tahun
Prancis Investasi US$425 juta
BOT 50 tahun
Secara geografis, pelabuhan kontainer milik PT Persero tersebut akan berhadapan dengan kawasan pelabuhan yang akan dibangun oleh CMA-CDM, yang sudah mendapat hak konsesi dari pemerintah selama 50 tahun.
Tidak bersaing
Namun, imbuhnya, Pelabuhan Batu Ampar yang dibangun oleh investor asal Hong Kong itu bukan menjadi pesaing dari pelabuhan yang akan dibangun oleh CMA-CGM.
"Ini bukan dalam rangka persaingan. Perkembangan pelabuhan di Pulau Batam adalah tanggung jawab kita bersama dan berdasarkan ketentuan," tegasnya.
Menurut dia, pembangunan kawasan pelabuhan yang dimiliki Persero itu sudah dipersiapkan sejak 1990, bahkan sebelum Otorita Batam membuat master plan pembangunan Pelabuhan Batu Ampar yang dikelola UPT Otorita Batam saat ini.
Persero tetap mendukung pembangunan Pelabuhan Batu Ampar yang akan dilakukan oleh CMA-CGM meskipun sudah memiliki investor sendiri.
Dia menjelaskan pelabuhan yang akan dibangun oleh investor asal Hong Kong itu dapat membidik kapal-kapal kontainer yang menjadi pelanggan Pelabuhan Singapura, yang kini menguasai 70% transit kapal kargo di Selat Malaka.
Selain itu, pelabuhan ini juga diharapkan dapat menjadi pelabuhan kontainer bagi kapal-kapal domestik yang melakukan pelayaran ekspor-impor.
Saat ini, Pelabuhan Batu Ampar berkapasitas daya tampung kontainer sebanyak 5,8 juta TEUs per tahun dengan total volume kapal maksimal 35.000 DWT.
Koordinator Tim Review Kebijakan Strategik Otorita Batam Puddu Razak mengatakan rencana Persero Batam untuk membangun kawasan pelabuhan yang dimilikinya bukan menjadi masalah yang berarti bagi rencana pembangunan Pelabuhan Batu Ampar oleh CMA-CGM.
"Keberadaannya tidak ada masalah. Ini kan ibarat jualan, jadi nanti pasar yang lebih menentukan. Hadirnya dua pelabuhan kontainer di kawasan Batu Ampar akan menambah kemampuan pelabuhan itu sebagai pelabuhan internasional," tegasnya.
Puddu mencontohkan keberadaan pelabuhan kontainer di Singapura juga tidak terfokus di satu pelabuhan. (k40) (redaksi@bisnis.co.id)
Ampelio August 23rd, 2008, 03:05 AM ^^ Batam memang keliatan jauh lebih maju bbrp tahun terakhir ni :okay:
...tapi ingat kompetitor sesungguhnya Batam bukanlah kota2 besar di Indonesia, tapi Singapore dan Johor, nah dua2nya ambisius dan saingan berat.... yg satu sangat establish dan mapan, dan satunya gak mau ketinggalan saat ini sudah melesat dengan masterplan2 projek raksasa yang bukan hanya diatas kertas (gak omong doang) tapi bener2 sudah bergerak!
AYO BATAM dan FTZ KEPRI, jangan kelamaan muter2 di birokrasi aja!
h-a-n-s August 23rd, 2008, 06:28 AM ^^ Batam memang keliatan jauh lebih maju bbrp tahun terakhir ni :okay:
...tapi ingat kompetitor sesungguhnya Batam bukanlah kota2 besar di Indonesia, tapi Singapore dan Johor, nah dua2nya ambisius dan saingan berat.... yg satu sangat establish dan mapan, dan satunya gak mau ketinggalan saat ini sudah melesat dengan masterplan2 projek raksasa yang bukan hanya diatas kertas (gak omong doang) tapi bener2 sudah bergerak!
AYO BATAM dan FTZ KEPRI, jangan kelamaan muter2 di birokrasi aja!
walaupun Perpu FTZ udah di sahkan SBY tapi hingga hari ini Dewan Kawasan nya belum terbentuk :nuts:
h-a-n-s August 23rd, 2008, 08:14 AM Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyanjung dan memberi apresiasi atas kepiawaian
Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang mempu menembus dan mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 8,5 persen pada triwulan II tahun 2008 .
Sanjungan Presiden SBY dilontarkan saat memaparkan keterangan pemerintah tentang kebijakan pembangunan daerah di depan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Jakarta, Jumat (22/8).
Prestasi ini layak kita berikan apresiasi. Saya berharap dapat terus dipertahankan ujar Presiden SBY
yang langsung disambut tepuk tangan anggota Sidang Paripurna DPD.
Tidak hanya Kepri yang memperoleh pertumbuhan ekonomi sebesar 8,5 persen. Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah juga memperoleh pertumbuhan ekonomi setara dengan Kepri. Pertumbuhan ekonomi daerah-daerah ini melebihi perolehan pertumbuhan ekonomi nasional tahunan senilai 6,4 ujar Kepala Negara.
Namun, di tengah pertumbuhan ekonomi yang ciamik tersebut, saat ini ternyata masih banyak daerah yang yang belum secara optimal membelanjakan APBD. Khusus Provinsi Kepri, penyerapan anggaran tahun 2007 hanya 87,41 persen atau Rp 1,277 triliun dari nilai APBD Kepri sebesar Rp 1,461 triliun.
Hal itu diungkapkan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah saat menyampaikan nota penjelasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kepri Tahun 2007 dalam Sidang Paripurna di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, Jumat (22/8).
Pembelanjaan APBD yang tidak optimal dipertontonkan Presiden SBY dari angka perhitungan sisa anggaran lebih (SAL) hingga menggapai lebih dari Rp 45 triliun. Hal ini jelas mengurangi efektivitas APBD dalam upaya pengurangan kemiskinan dan peningkatan pembangunan daerah, ungkapnya.
Naikan transfer
Uniknya, kendati daya serap anggaran masih kurang, tidak membuat pemerintah pusat enggan untuk mengucurkan dana ke pemerintah daerah. Pemerintah pusat justru berencana mengalokasikan dana transfer ke daerah dalam tahun 2009 sebesar Rp 303,9 triliun atau naik sebesar Rp 174.2 triliun dari tahun 2004. Anggaran ini terdiri atas dana bagi hasil sebesar Rp 89,9 triliun, dana alokasi umum sebesar Rp 183,4 triliun dan dana lokasi khusus sebesar Rp 22,3 triliun.
Jumlah dana ini akan sangat bermanfaat bagi daerah sebagai stimulus fiskal bagi perekonomian daerah, tegas Presiden SBY.
Menurut Presiden SBY, anggaran transfer ke daerah ini diperoleh dari 26 persen anggaran penerimaan dalam negeri neto dengan memperhitungkan subsidi BBM, subsidi listrik, dan subsidi pupuk sebagai bentuk berbagi beban (sharing the pain) antara pemerintah dan daerah. Selain itu, pemerintah juga menganggarkan tambahan porsi dana bagi hasil minyak dan gas bumi bagi daerah senilai 0,5 persen dan dana bagi hasil cukai tembakau sebesar 2 persen.
Lebih lanjut mantan Menko Polhukam itu mengemukakan, pemerintah akan menerapkan kebijakan pengalokasian dana alokasi umum berdasarkan formula umum. Hal ini sesuai dengan amanah UU Nomor 33 Tahun 2004. Walhasil, kebijakan yang diambil adalah beberapa daerah yang memiliki kapasitas fiskal jauh melampaui kebutuhan fiskalnya, bakal memperoleh DAU lebih kecil dari tahun sebelumnya.
Kita harus berdisiplin untuk menggunakan instrumen DAU sebagai alat untuk memperbaiki pemerataan antara
daerah kaya dan miskin. Dengan ini, kesatuan negara dapat kita jaga dan keadilan antar daerah dapat
diwujudkan imbau Presiden SBY.
Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita menegaskan, pihaknya menemukan adanya persoalan mendasar atas aturan pelaksanaan UU No 33/2004. Penggunaan dana DAU, DAK, dan dana bagi hasil seringkali tidak sesuai dengan sasaran
pembangunan daerah dan tidak terkait dengan upaya menjawab permasalahan-permasalahan kunci daerah Sumbernya adalah kurangnya informasi dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, termasuk
pemahaman prosedur, mekanisme dalam penggunaan dana-dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan,tegas Ginandjar.(persda network/ade/eik)
lombok August 24th, 2008, 01:29 PM Germany Invests US$ 25 Million in Batam
Saturday, 23 August, 2008 | 08:44 WIB
TEMPO Interactive, Batam :German company PT Epcos Indonesia has invested US$ 25 million in Batam, Riau Archipelago. The electronic company employing 3.500 people produces 200 million units of negative thermal censor per year. According to the company's vice president director, Norbert Hess, the products are exported to Europe and other parts of Asia.
Senior Director Stephen Samuel said the company has only used three hectares out of the entire five-hectare land it rents. The company will enhance its plant's capacity when demands from Europe increases.
lombok August 27th, 2008, 06:50 PM Sembilan Investor Bangun Galangan Kapal Di Karimun
Batam (ANTARA News) - Sejak ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas (FTZ), sembilan penanam modal tertarik membangun galangan kapal di Pulau Karimun, Kepulauan Riau.
"Dua sudah jadi, tujuh perusahaan lain sedang tahap perizinan," kata Ketua Dewan Kawasan FTZ Batam, Bintan dan Karimun Ismeth Abdullah di Batam, Rabu.
Ia mengatakan selain Batam, Karimun berpotensi mengembangkan industri galangan kapal karena letaknya yang strategis.
Funa mendukung pengembangan FTZ di Karimun, Ketua DK mengatakan Pemerintah Kabupaten Karimun memperpanjang landasan bandara.
"Sekarang Karimun sudah maju," katanya.
Selain itu, pemerintah kabupaten bekerjasama dengan swasta juga membangun lapangan golf, hotel dan fasilitas lain untuk memanjakan pengusaha.
DK FTZ BBK menetapkan Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Karimun, dan memilih Sekretaris Daerah Taufik Ilyas sebagai ketua BPK, Selasa (26/8).
Anggota tim percepatan FTZ BBK Jon Arizal mengatakan dengan penetapan BPK Karimun, maka setiap pengusaha yang tertarik menanamkan modal di pulau itu bisa langsung mengurus perizinan ke BPK.
Namun, menurut dia, pelaksanaan FTZ BBK di Karimun menunggu pencabutan Keputusan Menteri Keuangan No.61/2005 tentang pembebasan pajak barang merah yang berlaku hingga 31 Desember 2008.(*)
h-a-n-s August 28th, 2008, 05:35 AM Keanggotaan Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) Free Trade Zone (FTZ) Pulau Bintan dan Karimun, akhirnya ditetapkan. Nama-nama mereka kemarin diumumkan Tim Teknis Percepatan FTZ. Tim ini juga mengungkapkan kalau BPK FTZ Bintan, dibagi dua wilayah, yaitu wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Untuk Tanjungpinang, kawasan FTZ-nya masih di Dompak dan Senggarang.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua DK FTZ BBK Nomor Kpts/04/DK/VIII/2008 tentang penetapan personel BPK Pulau Bintan wilayah Kabuparten Bintan, Kepala Bappeda Bintan Drs H Junisman ditunjuk sebagai ketuanya. Sedangkan wakilnya, Drs Wan Rudi Iskandar.
Mereka akan dibantu empat anggotanya yang terdiri anggota Bidang Administrasi dan Penyusunan Program Drs Adi Prihantara, anggota Bidang Pelayanan Terpadu Dra Hj Mardiyah, anggota Bidang Bina Sarana dan Prasarana Supriono, SE dan anggota Bidang Pengendalian Drs Soesilo P Utomo.
Sedangkan untuk BPK Bintan wilayah Kota Tanjungpinang diketuai oleh Sekda Tanjungpinang H Raja Izharuddin dengan wakilnya, Drs Herman. Mereka dibantu anggota Bidang Administrasi dan Penyusunan Program Drs H Syafrial Evi MS, anggota Bidang Pelayanan Terpadu Drs Ec Herry Putra, anggota Bidang Bina Sarana dan Prasarana Hj Raja Khairani S Sos dan anggota Bidang Pengendalian, Drs Syofyan.
Lalu untuk BPK Pulau Karimun, ketuanya dijabat Sekda Karimun Drs Taufik Ilyas dengan wakilnya Drs Muhammad Tahar. Mereka dibantu anggota Bidang Administrasi dan Penyusunan Program, Sularno SSos, anggota Bidang Pelayanan Terpadu Drs M Tang, anggota Bidang Bina Sarana dan Prasarana Drs Much Dali, dan anggota Bidang Pengendalian Drs Usman Ahmad.
Tugas BPK FTZ Pulau Bintan ini untuk melaksanakan percepatan pengembangan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di Pulau Bintan agar mampu bersaing dengan kawasan sejenis di negara lain. Mereka juga harus melakukan kegiatan di bidang ekonomi, seperti sektor industri, maritim, perdagangan, perhubungan, perbankan, pariwisata. Tugas lainnya, memproses perizinan usaha, menampung, dan meneliti permohonan izin usaha yang diajukan oleh para pengusaha.
”Dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan FTZ, BPK mempunyai wewenang untuk membuat kebijakan sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan atau peraturan perundang-undangan lain yang berlaku,’’ujar Ketua Tim Teknis Percepatan FTZ, Suhajar Diantoro didampingi anggota tim, Jon Arizal saat konferensi pers kepada wartawan di Tanjungpinang, kemarin.
Jon Arizal mengatakan pada prinsipnya tak ada masalah mengenai kewenangan BPK Tanjungpinang dan Bintan. ”Dengan terbentuknya BPK ini, mereka bertugas melaksanakan masalah teknis di lapangan. BPK harus memiliki sekretariat khusus. Untuk sementara bisa menggunakan kantor pemda,” ujar Jon.
Dia melanjutkan, gaji perangkat BPK bisa bersumber dari APBD dan dana lainnya. BPK juga nantinya selalu melakukan koordinasi dengan instansi vertikal yang termasuk dalam struktur DK.
”Jika operasional BPK FTZ secara luas telah terselenggara, DK FTZ menargetkan nilai ekspor 5 tahun pertama akan mencapai 15 miliar dolar Amerika Serikat. Target lain dalam 5 tahun pertama akan merekrut sekitar 1 juta tenaga kerja,’’ ungkapnya.
Kepala BPK FTZ Bintan Junisman mengaku belum menerima SK DK tentang pembentukan keanggotaan BPK Bintan. ”Saya belum berani berkomentar banyak, karena SK-nya saja belum turun,” ujarnya.
Junisman juga belum bisa memastikan dimana kantor BPK Bintan akan bermarkas. Menurutnya hal itu baru akan dibicarakan setelah pihaknya mendapat SK dari DK. ”Nantilah, saya belum bisa komentar, karena SK saja belum turun,” ulangnya. (zek/gds/rob)
h-a-n-s August 28th, 2008, 05:40 AM pertambahan penduduk di imbangi dengan ketersediaan lapangan kerja merupakan urbanisasi yg bagus :cheers:
alex77 August 28th, 2008, 01:52 PM gk yakin gua FTZ bakal sukses ....:lol:
dupone August 28th, 2008, 02:01 PM GO BATAM..walupun saya bkn orang batam,tapi sama2 orang Riau...:cheers:
=NaNdA= August 28th, 2008, 02:02 PM hehe.. ada yang nge-flame tuh.. :D
rilham2new August 28th, 2008, 02:46 PM gk yakin gua FTZ bakal sukses ....:lol:
Ngomong tanpa alasan = NOL .
Jelasin kek, masalah regulasi kah ... atau apa-apanya .... baru nanti dicariin solusi, bukan asal lempar bola api aja.
BUTA KALI YAA ,, dari jaman baheula juga Batam tuh udah FTZ ... pertumbuhan ekonomi di atas 8.5% per tahun juga cuman jadi bahan lelucon itu jelas gak MUNGKIn.
batam jelas got something ....
dupone August 28th, 2008, 05:20 PM Mari temen2 batam kita bersatu di dalam Riau untuk mengatasi beberapa user yang aneh2 dan ngeflame..:cheers:
h-a-n-s August 28th, 2008, 05:30 PM heran gua ama yg satu ini :ohno::stupid:
anda boleh pesimis tapi utarakan secara sehat disini :cheers:
rilham2new August 28th, 2008, 05:40 PM Mari temen2 batam kita bersatu di dalam Riau untuk mengatasi beberapa user yang aneh2 dan ngeflame..:cheers:
Stuju :cheers:
alex77 August 28th, 2008, 08:02 PM SAYA TAHU BATAM SANGAT STRATEGIS, DAN BERPELUANG UNTUK MAJU TAPI SAYA SANGAT PESIMIS DIKARENAKAN PEMERINTAH DAERAH DISANA SENDIRI YANG SAYA LIHAT SEPERTI RAJA RAJA KECIL DIDAERAH DAN SELALU MEMPERUMIT MASALAH DENGAN EMBEL EMBEL OTDA
SEJUJURNYA DARI DAHULU KALA PADA TAHUN 1976 PEMERINTAH PUSAT TELAH SEPENUH HATI UNTUM MEMBANGUN BATAM DAN SAMPAI SEKARANG BISA DI LIHAT HASILNYA TAPI SAYANG DENGAN SEMANGAT OTDA SEPERTINYA PEMERINTAH DAERAH DISANA LUPA DARATAN DENGAN ALASAN2 UNTUK KEPENTINGAN PENDUDUK LOKAL PADAHAL UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI MEREKA SENDIRI DAN INI MERUPAKAN PEMBODOHAN !!!!!!!
RAKYAT KEPRI HARUS TAHU ITU !!!
ANDA LIHAT KUALITAS SDM PEMERINTAH DAERAH DISANA !!!
DAN LIHAT KUALITAS PERPANJANGAN PEMERINTAH PUSAT DI SANA YAITU OTORITA BATAM, SEPERTI LANGIT DAN BUMI
DAN HINGGA HARI INI PEMERINTAH DAERAH SANA TERUS MENERUS MENGGEROGOTI PEMERINTAH PUSAT UNTUK PENGAMBIL ALIHAN ASET SEPERTI PELABUHAN, BANDARA DLL APA MEREKA TIDAK TAHU APA YG TELAH DI BANGUN PEMERINTAH PUSAT DI SANA
SAYA RASA WALAUPUN PP 63 DI CABUT SAYA TETAP OPTIMIS AKAN BERJALAN SUKSES DAN TERLALU BANYAK KEPENTINGAN PRIBADI DISANA YANG MENGATAS NAMAKAN RAKYAT KEPRI TAPI ORANG KEPRI TAK TAHU INI
PEMERINTAH DAERAH DISANA MAU TIDAK MAU HARUS MELIBATKAN PEMERINTAH PUSAT DAN JANGAN MEREKA MERASA SOK BISA NANTI
DAN APAKAH SAYA SALAH MEMBERITAHUKAN TTG INI :bash:
DAN JUJUR AJA OTDA BANYAK MELAHIRKAN MAFIA MAFIA LOKAL DAN SEMOGA PARA MAFIA TSB BUKAN ANDA ANDA DISINI
=NaNdA= August 28th, 2008, 08:10 PM hey, apa maksud kalimat terakhir??
mod, banned him...
rilham2new August 29th, 2008, 03:58 AM SAYA TAHU BATAM SANGAT STRATEGIS, DAN BERPELUANG UNTUK MAJU TAPI SAYA SANGAT PESIMIS DIKARENAKAN PEMERINTAH DAERAH DISANA SENDIRI YANG SAYA LIHAT SEPERTI RAJA RAJA KECIL DIDAERAH DAN SELALU MEMPERUMIT MASALAH DENGAN EMBEL EMBEL OTDA
Dualisme OB dan PEMKOT seharusnya memang tidak ada sama sekali. Dari dulu sudah berjalan dualisme seperti ini. bahkan, sejak saya tinggal di Batam tahun 1990-an dulu.
Tapi dualisme ini tidak masalah, karena orang-orang yang duduk di pemerintahan BATAM waktu itu adalah BONEKA dari pemerintah pusat. Sehingga mereka diam saja. Tapi hal ini tidak terjadi lagi. Karena memang regulasi memberikan keleluasaan untuk pemerintah setempat. Tahukah anda OB hanya bersifat mempersiapkan Batam ???? Bukan untuk "menguasai" Batam selamanya ????
Hal yang sama juga terjadi di Riau Daratan .... Provinsi Kaya semuanya kena gejala yang sama, tersebutlah PAPUA, NAD, Kaltim, dan juga Riau. Pemerintahan daerah yang ada di era ORBA adalah pemerintah palsu dan sampah yang merupakan boneka dari pemerintah pusat.
Kalau melihat kenyataan sekarang, memang harus ada solusi seperti penyatuan atau pembubaran salah satu elemen antara OB dan PEMKOT. Berhubung saya tidak Pro-OB, karena OB adalah antek pemerintah pusat. Dan pemerintah pusat hanya mengerti memeras. Saya setuju kalau OB dibubarkan.
Pemerintah pusat itu yang mafia dan mengeruk kekayaan daerah . .. Harap bukan saudara alex yang merupakan mafia dari pemerintahan pusat.
SEJUJURNYA DARI DAHULU KALA PADA TAHUN 1976 PEMERINTAH PUSAT TELAH SEPENUH HATI UNTUM MEMBANGUN BATAM DAN SAMPAI SEKARANG BISA DI LIHAT HASILNYA TAPI SAYANG DENGAN SEMANGAT OTDA SEPERTINYA PEMERINTAH DAERAH DISANA LUPA DARATAN DENGAN ALASAN2 UNTUK KEPENTINGAN PENDUDUK LOKAL PADAHAL UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI MEREKA SENDIRI DAN INI MERUPAKAN PEMBODOHAN !!!!!!!
RAKYAT KEPRI HARUS TAHU ITU !!!
Ohyaa,, siapa yang membuat keadaan seperti sekarang ini ??? SIAPA ??? Ya yang datang ke Batam tahun 1976 itu ...... Kalau orang di daerah diberikan keleluasaan dalam mengontrol dan mempunyai rasa memiliki daerah mereka sendiri sedari awal. Disertai dengan kemerataan pendidikan dan ekonomi.
Hal ini tidak akan terjadi.
ANDA LIHAT KUALITAS SDM PEMERINTAH DAERAH DISANA !!!
DAN LIHAT KUALITAS PERPANJANGAN PEMERINTAH PUSAT DI SANA YAITU OTORITA BATAM, SEPERTI LANGIT DAN BUMI
DAN HINGGA HARI INI PEMERINTAH DAERAH SANA TERUS MENERUS MENGGEROGOTI PEMERINTAH PUSAT UNTUK PENGAMBIL ALIHAN ASET SEPERTI PELABUHAN, BANDARA DLL APA MEREKA TIDAK TAHU APA YG TELAH DI BANGUN PEMERINTAH PUSAT DI SANA
Saya tahu kok kalau OB sama korup nya dan pegawainya sama tidak profesional nya dengan PEMKOT. Anda cuman membuatnya menjadi terlihat hiperbolis.
OB membangun tapi apa yang OB lakukan , kemana duit itu disetor ??? Apakah murni untuk kemajuan KEPRI (di mana Batam sebagai elemen penting di dalamnya). Ternyata (lucunya) tidak begitu. OB terlalu banyak menyetor ke pusat.
Di Era OB berkuasa tahun 1990-an dulu, perizinan di Batam juga carut marut. Masalah Rumah Liar (RULI) itu juga salah satu kelalaian dalam penyediaan perumahan dan pengontrolan jumlah penduduk. Penanganan kebersihan kacau balau. Tidak ada fokus ke keindahan kota, bukit dipotong seenaknya. Perizinan begitu saja diberikan, sehingga banyak toko yang baru buka sudah tutup lagi, karena populasi Batam yang masih kecil di waktu itu, tidak sanggup menopang sektor bisnis yang terlampau kebablasan. Ruko banyak kosong ... Sistem ZONANISASI kawasan juga tidak berjalan sebagai mana mestinya.
Anda menghina PEmerintah setempat, anda juga harus tahu OB itu seperti apa .....
Sekarang lihatlah Jembatan Barelang ???? APa yang OB lakukan untuk kebaikan jembatan ini ????? Jembatan ini bahkan berkerak mau rubuh. APakah OB melakukan hal yang baik selama ini ???
OB sangat miskin dalam Community development terhadap LOCALS, sebuah elemen penting yang merupakan komponen dan parameter kesuksesan suatu lembaga / perusahaan.
SAYA RASA WALAUPUN PP 63 DI CABUT SAYA TETAP OPTIMIS AKAN BERJALAN SUKSES DAN TERLALU BANYAK KEPENTINGAN PRIBADI DISANA YANG MENGATAS NAMAKAN RAKYAT KEPRI TAPI ORANG KEPRI TAK TAHU INI
PEMERINTAH DAERAH DISANA MAU TIDAK MAU HARUS MELIBATKAN PEMERINTAH PUSAT DAN JANGAN MEREKA MERASA SOK BISA NANTI
DAN APAKAH SAYA SALAH MEMBERITAHUKAN TTG INI :bash:
Sayang yaa,,, sebenarnya jauh sebelum ada PEndatang yang ramai di Batam. Kepri itu kawasan yang kaya raya. Kemiskinan rendah. Tapi, setelah datang "mereka" pada tahun 1976 (HABIBIE CS. ), pemerataan itu tidak ada. Orang lokal dihambat untuk masuk Batam. Gap itu pada akhirnya dilebarkan sedemikian rupa, sehingga orang Kepri nampak bodoh.
Kalau menilik kejadian jauh lebih jauh lagi, dan melihat dengan kepala dingin. Apa yang terjadi dan gap ini, adalah salah pemerintah pusat di masa lalu. Untuk saja, di Riau Daratan masalah itu tidak signifikan. Kalau anda melihat ke Pulau Singkep (Lingga, kota Dabo Singkep), tempat pemerintah pusat meninggalkan investasinya di PT. Timah. Apa yang terjadi setelah Timah habis digarap ???? Pulau itu ditinggalkan, dan dengan seenaknya melupakan jasa Dabo, dan pindah ke Bangka Belitung...... SIAPA YANG ANJING MAFIA DI SINI ????? Orang Asli KEPRI hanya belajar dari pengalaman buruk di LINGGA, karena sebelumnya mereka sudah berurusan dengan pemerintah pusat ....
DAN JUJUR AJA OTDA BANYAK MELAHIRKAN MAFIA MAFIA LOKAL DAN SEMOGA PARA MAFIA TSB BUKAN ANDA ANDA DISINI
Bagi saya mafia itu adalah yang duduk di Jakarta ......
abel77 August 29th, 2008, 04:23 AM Kalau Ga salah Otorita di Indonesia ada 2, yaitu Otorita Batam dan Asahan. Otorita Batam kantornya ada di Bypass, sedangkan Otorita Asahan ada di Gatot Subroto. Tapi kayanya ke dua Otorita ini tidak terlalu menguntungkan ke dua daerah Otorita tersebut. Kantor Perwakilanya saja di Jakarta seadanya. apalagi kantor Otorita Asahan yang di Gatot Subroto, kaya Iklan Holcim [...Atukah yang terabaikan..] liat saja gedungnya ga sesuai dengan income yang sudah di peroleh oleh Inalum. Gedungnya saja ge ke urus apalagi daerah yang di expose. jadi tau sendirikan Where the money goes.... CSR Otorita pusat ga ada fungsinya (ada ga sih CSR ato PR yang nangani antara Otorita dan masnyarakat setempat... jangan2 ga ada), fungsinya hanya menjadikan otorita tersebut sebagai money machine.
fajarmuhasan August 29th, 2008, 04:39 AM gubraaakkkkk....susah untuk ngomong mana yg benar pusat/daerah.
Sebenarnya konsepnya udah benar keduanya....hanya pelaksanaannya yg kadang menyimpang....praturan tinggal peraturan.....asal duit biacar semua bisa menyimpang.....
Mudah mudahan skrg dan kedepan baik pusat maupun didaerah bisa lebih dewasa dan mementingkan rakyat umum spt saya.
Majulan pembangunan indonesia, turunkan harga (semua harga mulai dari beras, bensin, transportasi, sekolah , kesehatan, dll)
dupone August 29th, 2008, 05:33 AM hey, apa maksud kalimat terakhir??
mod, banned him...
i'm agree with u bro.......:banana:
rilham2new August 29th, 2008, 06:01 AM Kalau Ga salah Otorita di Indonesia ada 2, yaitu Otorita Batam dan Asahan. Otorita Batam kantornya ada di Bypass, sedangkan Otorita Asahan ada di Gatot Subroto. Tapi kayanya ke dua Otorita ini tidak terlalu menguntungkan ke dua daerah Otorita tersebut. Kantor Perwakilanya saja di Jakarta seadanya. apalagi kantor Otorita Asahan yang di Gatot Subroto, kaya Iklan Holcim [...Atukah yang terabaikan..] liat saja gedungnya ga sesuai dengan income yang sudah di peroleh oleh Inalum. Gedungnya saja ge ke urus apalagi daerah yang di expose. jadi tau sendirikan Where the money goes.... CSR Otorita pusat ga ada fungsinya (ada ga sih CSR ato PR yang nangani antara Otorita dan masnyarakat setempat... jangan2 ga ada), fungsinya hanya menjadikan otorita tersebut sebagai money machine.
Dari dulu juga penduduk Batam udah tahu kok kalau OB itu money machine pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah yang ada tidak bisa diandalkan karena (dulu) merupakan pemerintah boneka.
Aku cuman takut, kalau BAtam ini terlalu tergantung sama pusat. Nanti Habis Manis Sepah Dibuang, kayak yang terjadi di Lingga, Dabo SIngkep (kebetulan juga ada di KEPRI).
Kelak, kalau SDA sudah habis, maka Tembagapura - Papua, Duri - Riau , Arun-NAD, takutnya juga akan mengalami hal yang sama, kalau orang di daerah dibiarkan bodoh (secara terencana dan terancang). PEMPROV KEPRI hanya belajar dari pengalaman tersebut (dan itu bernilai sangat pahit ...).
Permainannya mungkin memang "kurang bersih", tapi setidaknya tetap "tidak sekotor" di Jakarta ....
David-80 August 29th, 2008, 07:21 AM WARNING
Alex77, please DO NOT use EXCESSIVE caps lock, provoking other members
mau ga setuju, mau pro dan kontra, BOLEH, tapi tolong, jangan dengan EMOSI.....kita manusia beradab...pake akal sehat...AFTERALL...ini cuman diskusi....
cheers
dupone August 29th, 2008, 08:40 AM ^^Wiii...bung david mulai bertindak..:)
thats right ini cuma diskusi...
h-a-n-s August 29th, 2008, 12:20 PM SAYA TAHU BATAM SANGAT STRATEGIS, DAN BERPELUANG UNTUK MAJU TAPI SAYA SANGAT PESIMIS DIKARENAKAN PEMERINTAH DAERAH DISANA SENDIRI YANG SAYA LIHAT SEPERTI RAJA RAJA KECIL DIDAERAH DAN SELALU MEMPERUMIT MASALAH DENGAN EMBEL EMBEL OTDA
SEJUJURNYA DARI DAHULU KALA PADA TAHUN 1976 PEMERINTAH PUSAT TELAH SEPENUH HATI UNTUM MEMBANGUN BATAM DAN SAMPAI SEKARANG BISA DI LIHAT HASILNYA TAPI SAYANG DENGAN SEMANGAT OTDA SEPERTINYA PEMERINTAH DAERAH DISANA LUPA DARATAN DENGAN ALASAN2 UNTUK KEPENTINGAN PENDUDUK LOKAL PADAHAL UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI MEREKA SENDIRI DAN INI MERUPAKAN PEMBODOHAN !!!!!!!
RAKYAT KEPRI HARUS TAHU ITU !!!
ANDA LIHAT KUALITAS SDM PEMERINTAH DAERAH DISANA !!!
DAN LIHAT KUALITAS PERPANJANGAN PEMERINTAH PUSAT DI SANA YAITU OTORITA BATAM, SEPERTI LANGIT DAN BUMI
DAN HINGGA HARI INI PEMERINTAH DAERAH SANA TERUS MENERUS MENGGEROGOTI PEMERINTAH PUSAT UNTUK PENGAMBIL ALIHAN ASET SEPERTI PELABUHAN, BANDARA DLL APA MEREKA TIDAK TAHU APA YG TELAH DI BANGUN PEMERINTAH PUSAT DI SANA
SAYA RASA WALAUPUN PP 63 DI CABUT SAYA TETAP OPTIMIS AKAN BERJALAN SUKSES DAN TERLALU BANYAK KEPENTINGAN PRIBADI DISANA YANG MENGATAS NAMAKAN RAKYAT KEPRI TAPI ORANG KEPRI TAK TAHU INI
PEMERINTAH DAERAH DISANA MAU TIDAK MAU HARUS MELIBATKAN PEMERINTAH PUSAT DAN JANGAN MEREKA MERASA SOK BISA NANTI
DAN APAKAH SAYA SALAH MEMBERITAHUKAN TTG INI :bash:
DAN JUJUR AJA OTDA BANYAK MELAHIRKAN MAFIA MAFIA LOKAL DAN SEMOGA PARA MAFIA TSB BUKAN ANDA ANDA DISINI
Bung alex !! dari komentar anda sungguh saya melihat anda seperti pepatah melayu di tepuk air di dulang terpercik muka sendiri,,,,,:)
saya heran mengapa anda pesimis sekali dengan pelaksanaan FTZ di BBK dan seolah olah mencari cari kelemahan pemerintah daerah dengan menyebut kualitas SDM ^^
perlu anda ketahui FTZ ini kami perjuangkan bukan hanya untuk kepentingan penduduk lokal KEPRI tapi juga untuk kepentingan dan nasib para pekerja-pekerja dari tempat anda berasal saat ini yaitu pulau JAWA !! dan anda perlu tahu 70% pekerja di pulau batam ini berasal dari pulau jawa !!! :ohno:
harusnya anda mendukung dunk :lol:
pada tahun 1994 di kepri malah kekurangan tenaga kerja makanya sejak saat ini arus urbanisasi meningkat tajam di batam hingga saat ini, klo cuma mengatasi pengangguran untuk warga asli kepri saya rasa tidak begitu sulit.
tapi kami selalu memandang positif untuk masalah ini dan selama ini kami tidak pernah dan tidak ingin merendahkan orang orang anda dan kami menganggap mereka ( pekerja konstruksi, buruh pabrik dan pekerja perkebunan ) juga memberikan kontribusi besar bagi kemajuan ekonomi kami di sumatra.
dan begitulah kontribusi kami dalam membangun dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia ini^^ dan saya harap jangan pernah lagi anda mengatakan dan membanding bandingkan dengan daerah anda
mengenai mafia lokal yg anda utarakan, kami rasa kami cukup bijaksana dalam menyikapi ini walau seperti yang anda bilang kami rendah SDM tapi akan tetap berusaha mengatasi hal ini walau memang perlu puluhan tahun lagi. dan memang semenjak OTDA kemajuan kota kota luar jawa sangat mengagumkan seperti KALTIM, RIAU, dll dan memang kami akui ada segelintir orang pusat yg tidak rela menjadikan batam ini seperti HONGKONG nya versi indonesia mungkin saat ini di jawa ada Jakarta, Surabaya dan Bandung yg metropolis tapi melihat perkembangan perekonomian Indonesia saat ini saya yakin pusat pertumbuhan ekomomi indonesia di masa yang akan datang yah mungkin aja 20 tahun lagi seperti yg anda bilang :lol: akan bergerak ke kota2 seperti Medan, Batam, Pekanbaru, Palembang, Balik Papan dan Makassar
dan saya tahu persis bahwa orang orang anda lebih dan sangat beradab dalam menyikapi dan mengomentari suatu hal yang berlainan dengan pendapatnya dan bukan dengan cara cara seperti anda lakukan saat ini :cheers:
dubaiboy August 29th, 2008, 04:25 PM emangnya om alex77 orang jawa ??? jangan bawa-bawa nama jawa lah ..ora ilok ..!!! ingat pepatah jawa " Rukun Agawe santoso "
h-a-n-s August 30th, 2008, 08:56 AM http://img525.imageshack.us/img525/9440/rusunamiro6.jpg (http://imageshack.us)
http://img525.imageshack.us/img525/rusunamiro6.jpg/1/w400.png (http://g.imageshack.us/img525/rusunamiro6.jpg/1/)
adapun 12 tower rusunami di batam centre sedang dalam tahap kontruksi
=NaNdA= August 30th, 2008, 05:11 PM ^^ hah?? koq mirip Gading Nias Residence yah? :nuts:
h-a-n-s September 3rd, 2008, 07:24 PM http://img80.imageshack.us/img80/1802/cimg3512bo5.jpg (http://imageshack.us)
http://img80.imageshack.us/img80/cimg3512bo5.jpg/1/w640.png (http://g.imageshack.us/img80/cimg3512bo5.jpg/1/)
h-a-n-s September 3rd, 2008, 07:26 PM http://img82.imageshack.us/img82/5357/cimg3513ms0.jpg (http://imageshack.us)
http://img82.imageshack.us/img82/cimg3513ms0.jpg/1/w640.png (http://g.imageshack.us/img82/cimg3513ms0.jpg/1/)
h-a-n-s September 3rd, 2008, 07:27 PM http://img78.imageshack.us/img78/6862/cimg3514zf7.jpg (http://imageshack.us)
http://img78.imageshack.us/img78/cimg3514zf7.jpg/1/w640.png (http://g.imageshack.us/img78/cimg3514zf7.jpg/1/)
h-a-n-s September 3rd, 2008, 07:29 PM tapi yang udah jadi baru perumahan, ruko dan lapangan golf nya aja,,,
sedangkan mall, hotel dan apartmennya belum ada progress ^^
btw lapangan golfnya keren abis dan berada di sekitar perumahannya :okay:
aidil_btp September 4th, 2008, 06:54 AM Dikutip dari Bisnis Indonesia Online
_____________________________
Kamis, 04/09/2008
Uway Makmur garap properti US$21,7 juta
JAKARTA: PT Uway Makmur mengembangkan proyek apartemen, hotel, convention center seluas 41.000 meter persegi di Batam, Kepulauan Riau dengan perkiraan investasi US$21,7 juta atau sekitar Rp198 miliar.
Perusahaan itu akan mengembangkan hotel sembilan lantai dan tiga menara apartemen setinggi 11 lantai yang rencananya mulai digarap pada akhir tahun ini.
Menurut sumber Bisnis, Uway telah menunjuk PT Baganusa Daya Prima sebagai arsitektur struktur dan PT Art Design Indonesia sebagai arsitek proyek tersebut.
"Hotel sembilan lantai terdiri dari 200 kamar tidur dengan luas bangunan 11.000 meter persegi. Sementara itu, tiga menara apartemennya terdiri dari 300 unit. Konstruksi diharapkan mulai Desember 2008. Waktu penyelesaian belum ditentukan," ujarnya, kemarin.
Dia menambahkan investasi proyek itu mencapai US$21,7 juta yang terdiri dari US$16,3 juta untuk apartemen dan US$5,44 juta untuk hotel dan tempat konvensi.
Selain itu, Uway telah menunjuk Aston International Indonesia sebagai operator hotel dan apartemen itu saat beroperasi nantinya.
Sampai berita ini diturunkan, Bisnis belum berhasil mendapatkan keterangan dari Direktur Uway Makmur Herry Syamsul. Akan tetapi, menurut salah satu staf manajemen perusahaan itu, mereka tengah melakukan pengukuran lahan dan diperkirakan proyek itu baru bisa digarap mulai tahun depan.
Bidik Singapura
Proyek itu sendiri berlokasi di Batam Center, Batam.
Kedekatan geografis Batam dengan Singapura diyakini banyak kalangan pengusaha realestat di Batam akan mampu menopang pasar properti di kota tersebut.
Terutama setelah Sentosa dan Marina Bay dikembangkan sehingga diyakini akan ikut mendongkrak permintaan properti di Batam oleh pembeli asal Singapura.
"Peningkatan jumlah pembangunan perumahan cukup pesat setelah Singapura mengumumkan pembangunan Sentosa Cove," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perusahaan Realestat Indonesia Batam Eddy Hussy seperti dikutip Antara, belum lama ini.
h-a-n-s September 4th, 2008, 05:01 PM klo tidak salah PT. Uway Makmur akan membangun aprtment di kawasan Batam Centre, sebelahnya gedung sumatra promotion centre, dan sekarang masih tahap design dan memang Aston sebagai operator hotel di sana nantinya dan juga di kawasan itu akan ada KINGS APARTMENT 28 lantai yg study kelayakan nya masih di meja bos saya :)
klo melihat dari renderingnya memang kelihatan akan banyak pembangunan hotel apartment dan perkantorang di kawasan Nagoya dan Batam center, tapi investor masih wait and see, selain harga material yg sangat tinggi dan klo tidak salah harga material bangunan di batam salah satu yg tertinggi di indonesia karena memang di pasok dr luar Batam, 2006-2008 sektor properti Batam memang sedang lesu apa mungkin di sebabkan masa transisi FTZ
klo di lihat dari aspek pemasaran sepertinya masih cukup menjanjikan
AceN September 6th, 2008, 06:37 AM btw lapangan golfnya keren abis dan berada di sekitar perumahannya :okay:
wah, kalo gitu mesti pasang teralis sebelum pasang kusen jendela nih :nocrook: hehe..
rilham2new September 6th, 2008, 07:51 AM ^^ Kalau di Batam, rumah memang mesti pasang teralis , Cen ;) ... Penjahatnya canggih dan High-Tech... LINKnya ke Malaysia ama Singapura.... Di Batam, sering kejadian kriminal yang melibatkan senjata api... karena posisinya memang rawan di persimpangan perlintasan perdagangan dunia :lol:
Perdagangan bebas ada PLUS dan MINUS nya :) ... Kalau Law Enforcement masih lemah, bakal jadi bumerang. Tapi gitu2 juga, sektor ekonomi tetap booming. Semuanya pasti ada risiko, donk :cheers:
AceN September 6th, 2008, 09:12 AM ^^ maksudku, teralisnya diluar kusen jendela, biar bola golf ga kena kaca langsung :nocrook:
BATAMANIA September 7th, 2008, 08:20 PM http://img78.imageshack.us/img78/6862/cimg3514zf7.jpg (http://imageshack.us)
http://img78.imageshack.us/img78/cimg3514zf7.jpg/1/w640.png (http://g.imageshack.us/img78/cimg3514zf7.jpg/1/)
alamak hans :lol: nape u tak ambik sikit kat atas tu, biar tampak kekasih engkau yg maniez tu :lol::lol:
BATAMANIA September 7th, 2008, 08:27 PM hans, u dah ada rendering Apartment yg akan di bangun United Sentosa di Tanjung Uma tak :cheers:
|
|