View Full Version : Jakarta MRT - Part II


Pages : [1] 2 3

AceN
June 1st, 2008, 05:18 PM
2nd thread guys :)

1st thread : http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=221069

AAG
June 3rd, 2008, 03:12 PM
gua yang pertama ah

lanjut ya:

kalo digusur begitu orangnya pada pindah kemana yaa?

tapi gua yakin pasti suatu saat akan digusur

orang yang sudah jadi aja digusur apalagi yang enggak

melihat pembangunan di jakarta yang pesat sekali dipastikan nanti rumah2 itu bakal berubah jadi superblock ma apartment

=NaNdA=
June 3rd, 2008, 03:14 PM
loh ini thread perumahan apa MRT?

peseg5
June 3rd, 2008, 03:38 PM
^^ itu namanya curhat colongan.... :D

TLl_aP6XpGE

AceN
June 3rd, 2008, 06:01 PM
^^ :lol: anak kecilnya kasian. Sampe teriak : "mamaaa..."

-------------------------------

AAG , MRT itu Mass Rapid Transportation , bukan Masalah Rumah Tergusur !!

DOn't get crazy with that :nono:

:nocrook:

=NaNdA=
June 3rd, 2008, 06:02 PM
^ :rofl:

emang AAG beneran ngartiin itu ya?

BauIng
June 3rd, 2008, 09:21 PM
Yang haus yang haus !!! Dua ribu dua ribu !!! :lol:

@AAG:
Sebaiknya jangan digusur, tapi direlokasi bagi yang udah punya KTP DKI. Yang ga punya, dibalikin ke daerah asalnya (disediakan lap pekerjaan).
Tapi gw ragu pemerintah bisa melakukan itu.

lombok
June 4th, 2008, 12:06 PM
Subway Terganjal Lagi

Selasa 3 Juni 2008, Jam: 21:05:00

JAKARTA (Pos Kota) – Pembangunan jaringan kereta bawah tanah (subway) bakal tidak tepat waktu karena tiga fraksi di DPRD DKI Jakarta menolak pembentukan PT Mass Rapid Transit (MRT). Padahal, tujuan Gubernur Fauzi Bowo membentuk PT MRT sebagai wadah untuk mengelola subway.

Tiga Fraksi yang menolak yaitu Faksi PAN, Fraksi PKS dan Fraksi PPP. Alasannya, pembangunan subway tidak jelas. Ketua DPRD DKI Jakarta, H. Ade Surapriatna, membenarkan tapi pihaknya terus berusaha mendekati tiga fraksi tersebut. “Bila memang tidak tercapai kesepakatan maka akan dilakukan pemungutan suara (voting),” tegas Ade di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/6).

EMPAT FRAKSI
Menurut H. Ade, ketiga fraksi itu menilai rencana pembangunan subway belum jelas. Misalnya mengenai studi kelayakan laporannya tak jelas, padahal menyangkut penggunaan ratusan miliar dana APBD. “Sedangkan empat fraksi lainnya menyetujui dan sudah siap menyampaikan kata akhir pada Rapat Paripurna yang akan dilakukan Kamis (5/6) atau Jumat (6/6).”

Terhadap adanya penolakan itu, Gubernur H. Fauzi Bowo tidak mau menanggapi. Ia hanya mengatakan pembentukan PT MRT sangat penting, karena April 2009 tahap awal pembangnan subway.

Menurut Fauzi, studi kelayakannya juga sudah dilakukan. MRT adalah sarana angkutan yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah kemacetan di Jakarta.
:ohno:

AceN
June 4th, 2008, 02:56 PM
MRT construction faces another delay

Tifa Asrianti , The Jakarta Post , Jakarta | Wed, 06/04/2008 10:14 AM | City

Construction of the planned mass rapid transit (MRT) system for Jakarta is likely to be postponed, due to delays in approving a bylaw for the project at the City Council.

The council was scheduled to pass the MRT bylaw in early May, but three political parties have asked more for more time to consider the proposal.

Deputy Speaker Maringan Pangaribuan said Tuesday there were three factions who wanted further information about the technical aspects of the MRT project, as they had not completely understood the explanation provided by the administration.

However, he said technical matters would be discussed after a city-owned company in charge for MRT was established -- which would take place when the planned bylaw was passed.

The three factions were the Prosperous Justice Party (PKS), the United Development Party (PPP) and the National Mandate Party (PAN), he said.

"They want one week to study the MRT's technical aspects. PAN, for example, has 12 questions on their list. They want to know about the underground and utility network and other technical aspects," he said.

"We decided to give the factions time, until Wednesday morning. If they still refuse it, we'll form a consultative committee to decide the plenary session," he said.

"There are four factions supporting and three opposed to the MRT bylaw. If the deadlock continues, we'll carry out voting in the plenary session," he added.

In an effort to overcome Jakarta's chronic traffic woes, the administration and the central government are working on the project, which was estimated to cost Rp 8.3 trillion (US$902 million). The money for the MRT is being sourced through loans from the Japan Bank for International Cooperation, with an interest rate of 0.4 percent per annum.

The central government will pay for 42 percent of the loans, while the administration will cover the remainder.

The administration also plans to allocate Rp 85 billion in subsidies for MRT operations in 2015, when the system is in place.

"The investors and central government will arrange MRT's design engineering. The city-owned company will be transparent," Maringan said.

In the first phase of development, expected to begin in 2010, railway lines will be installed stretching 14.3 kilometers from Lebak Bulus in South Jakarta to Dukuh Atas in Central Jakarta.--JP

asudarsono
June 5th, 2008, 03:51 AM
Ini pertama saya dengar PAN yang nggak setuju, terus terkenalnya PKS eh ternyata sekarang yg tidak setuju PAN PKS PPP. Apa di DPRD mereka jadi satu fraksi atau ada misinformasi?

peseg5
June 5th, 2008, 04:00 AM
Ini pertama saya dengar PAN yang nggak setuju, terus terkenalnya PKS eh ternyata sekarang yg tidak setuju PAN PKS PPP. Apa di DPRD mereka jadi satu fraksi atau ada misinformasi?

Biasa... cuman kurang informasi aja. Pengennya mereka minta yg detil, biar diliat rakyat sedang bekerja.

asudarsono
June 5th, 2008, 05:25 AM
Ok bos paham. Asal info ke Pak Gubernur akurat and on time aja.

DJ_Archuleta
June 5th, 2008, 07:40 AM
haalaah lagi2 monorel di delay ..:ohno:

pokoknya kalo mega proyek ga pernah di delay bukan indonesia namanya :ohno:

AceN
June 6th, 2008, 03:16 PM
06/06/08 17:34
Dephub Akan Gusur 500 Ribu Angkot


Jakarta (ANTARA News) - Departemen Perhubungan (Dephub) akan menelorkan kebijakan progresif angkutan jalan untuk menggusur 500 ribu angkutan kota (angkot)/mikrolet di Indonesia.

"Angkot saat ini, khususnya di kota-kota besar sudah berlebih (over supply). Kota julukan sejuta angkot tak hanya Bogor tapi sudah diikuti oleh kota-kota lainnya," kata Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan, Elly Sinaga kepada pers di Jakarta, Jumat.

Kondisi itu, kata Elly, memposisikan angkot sebagai salah satu sumber kemacetan lalu lintas tak terkendali. "Ini harus dicegah dan direformasi," katanya.

Boros BBM

Selain itu, ditinjau dari sisi pemanfaatan Bahan Bakar Minyak (BBM), angkot sudah sangat boros karena tingkat isian penumpangnya rata-rata juga tak lebih dari 20-25 persen.

Jarak antar kendaraan keberangkatan angkot di sejumlah daerah ditemui sudah mencapai setiap empat detik.

"Akibatnya mereka hanya berputar-putar dan hasilnya polusi meningkat. Sementara bagi pengemudinya, pendapatannya juga menurun. Penumpang pun juga makin tak nyaman," katanya.

Karena itu, tidak salah kalau kenyamanan Angkutan Umum saat ini sudah tidak jelas dan ini antara lain yang menyebabkan penumpang pindah ke moda lain, seperti sepeda motor.

"Sepeda motor dari sisi penghematan memang oke, tetapi tingkat keselamatannya sangat rendah. 30 ribu korban meninggal kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia per tahun saat ini, 65 persen melibatkan sepeda motor," katanya.

Oleh karena itu, Dephub c.q. Ditjen Perhubungan Darat secara bertahap akan mereposisi manajemen angkutan umum perkotaan secara bertahap dari pola angkot/mikrolet menjadi angkutan massal lebih besar seperti bus.

"Namun, untuk kota-kota kecil dengan populasi penduduknya di bawah 500 ribu, angkot dan mikrolet ini, mungkin masih layak dipertahankan," katanya.

Elly menyebut, sebenarnya berdasarkan KM 35/2003 tentang ciri-ciri pelayanan angkutan kota disebutkan untuk trayek utama di kota sedang dan besar dilarang adanya angkot.

"Tapi, yang terjadi hal itu tak dipatuhi. Ijin trayek angkot malah tak terkendali. Tak sesuai suplai dan demand. Ini mestinya direnungkan oleh Dinas Perhubungan. Jangan ijin trayek diserahkan ke dealer-dealer," katanya.

Sistem kepemilikan dari individu ke Badan Pengelola

Elly melanjutkan, pola angkutan massal yang dimaksud, nantinya secara bertahap akan merubah sistem kepemilikan dari individu ke Badan Pengelola.

"Jadi, sistemnya pemerintah membeli service mereka," katanya.

Konsep sederhananya, pemerintah membeli kepada Badan Pengelola biaya per kilometer per penumpang. "Metode pembayaran penumpang dengan kartu pintar, bukan ke sopir lagi," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, nantinya para pemilik angkot bisa bersinergi untuk menanamkan investasi di Badan Pengelola menjadi salah satu mitra operator.

Kendaraan tersebut juga hanya berhenti di shelter-shelter yang disediakan. "Pengemudi digaji sesuai kapasitas profesinya, tidak lagi jadi sasaran pungutan liar," katanya.

Elly mengakui, konsep tersebut mirip dengan Busway yang dikembangkan DKI Jakarta.

Tahun ini, Dephub akan mengembangkan konsep tersebut di lima kota besar yakni Semarang, Pekanbaru, Balikpapan, Surakarta dan Menado.

"Trayeknya pada beberapa kota itu berpeluang dikembangkan secara terpadu, misalnya dari Tangerang hingga Jakarta," katanya.

Hemat 40 persen

Dari sisi penghematan BBM, kata Elly, jika menggunakan bus sedang dan besar (angkutan massal, red), maka akan ada potensi penghematan pemakaian BBM hingga 40-50 persen.

Padahal, proporsi sektor transportasi, kata Elly, saat ini mengkonsumsi BBM paling besar, yakni sekitar 47,5 persen dari total konsumsi nasional, baru setelah itu industri (21,9%), listrik (11,1%) dan rumah tangga (19,1%).

"Transportasi non-Darat hanya 0,5 persen," katanya.

Sedangkan di sektor transportasi sendiri, konsumsi terbesar untuk angkutan jalan sebesar 88 persen.

Lainnya yakni, udara (4 persen), angkutan laut (7 persen) dan angkutan Kereta Api dan Sungai Danau dan Penyeberangan sebesar satu persen.

"Jadi, bisa dibayangkan, jika angkutan jalan dihemat 40-50 persen, kontribusinya signifikan," katanya.(*)

BauIng
June 6th, 2008, 03:19 PM
Hore !!! :cheers:

F-ian
June 6th, 2008, 06:05 PM
pasti supir2 bakal demo trus gak jadi :ohno: kyk bajaj aja

DJ_Archuleta
June 6th, 2008, 06:09 PM
^^ udah dipastikan bakalan ga jadi :ohno:

=NaNdA=
June 7th, 2008, 05:39 AM
yah angkot dobel di Daan Mogot aja brantem mulu...
ni mau gusur 500 ribu angkot.. :nuts:

runyam tuh..

peseg5
June 7th, 2008, 01:32 PM
06/06/08 17:34
Dephub Akan Gusur 500 Ribu Angkot

Boros BBM
Sistem kepemilikan dari individu ke Badan Pengelola

Elly melanjutkan, pola angkutan massal yang dimaksud, nantinya secara bertahap akan merubah sistem kepemilikan dari individu ke Badan Pengelola.

"Jadi, sistemnya pemerintah membeli service mereka," katanya.

Konsep sederhananya, pemerintah membeli kepada Badan Pengelola biaya per kilometer per penumpang. "Metode pembayaran penumpang dengan kartu pintar, bukan ke sopir lagi," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, nantinya para pemilik angkot bisa bersinergi untuk menanamkan investasi di Badan Pengelola menjadi salah satu mitra operator.

Kendaraan tersebut juga hanya berhenti di shelter-shelter yang disediakan. "Pengemudi digaji sesuai kapasitas profesinya, tidak lagi jadi sasaran pungutan liar," katanya.

Elly mengakui, konsep tersebut mirip dengan Busway yang dikembangkan DKI Jakarta.

Tahun ini, Dephub akan mengembangkan konsep tersebut di lima kota besar yakni Semarang, Pekanbaru, Balikpapan, Surakarta dan Menado.

"Trayeknya pada beberapa kota itu berpeluang dikembangkan secara terpadu, misalnya dari Tangerang hingga Jakarta," katanya.


Konsep ini lah yang dimaksud, harusnya teraplikasi untuk angkutan non-busway...

Dengan konsep begini, sopir angkutan gak perlu lagi kejar setoran atau sengaja melanggar aturan (berhenti di sembarang tempat) demi mengejar penumpang. Karena yang beli servicenya adalah pemerintah, bukan penumpang. Dan ini juga menghilangkan praktek mafia pungli yang katanya perputaran per tahunnya bisa Rp 10 T!!

ace4
June 7th, 2008, 01:50 PM
^^
hore... :banana:

sekalian diintegrasikan juga dong sebagai feeder dari transjakarta... pinter2nya deh dishub dki jakarta mengaplikasikannya... dreaming mode *ON :D

AAG
June 7th, 2008, 07:40 PM
hehehe

curhat dikit boleh dong.....

kalo mrt dibangun apa kehubung sama busway ga yah?

BauIng
June 7th, 2008, 07:47 PM
Iya. :yes:

FYI, TransJakarta itu bagian dari MRT di Jakarta.

asudarsono
June 9th, 2008, 08:56 AM
Wah, nggak jadi pakai yg subway - subwayan??

Trip2Java
June 9th, 2008, 11:30 AM
Ongkos angkot dan angkutan umum lainnya di jakarta mulai naek berkisar 500 sampe 2000 rupiah...:cheers:,
mending kalo pelayanannya tambah baik:ohno:...kapan MRT yang murah dan nyaman kelarnya,
kasihan tuh karyawan kecil yang tiap hari ngongkos

BauIng
June 10th, 2008, 03:58 PM
10-06-2008
DKI Segera Tunjuk Dirut Karteker PT MRT

Setelah sempat tertunda beberapa minggu, akhirnya DPRD DKI Jakarta mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroan Terbatas Mass Rapit Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) dan Perda Penyertaan Modal Daerah di PT MRT Jakarta.Sebelumnya tiga fraksi di DPRD DKI Jakarta yaitu fraksi PKS, PPP, dan PAN sempat menunda memberikan persetujuannya. Namun, usai melakukan pembahasan panjang, ketiga fraksi ini akhirnya setuju.

Dalam pemandangan fraksi-fraksi pada sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (10/6), fraksi PPP menggarisbawahi pentingnya transparansi pada proses rekruitmen direksi maupun pembiayaan di PT MRT. "Ini menjadi penekanan yang harus diperhatikan yaitu proses rekruitmen harus secara terbuka dan transparan," kata Nuraini Syaifullah, juru bicara Fraksi PPP.

Berbeda dengan fraksi PPP, fraksi PAN dalam paparan yang disampaikan oleh Syamsidar Siregar menegaskan agar Pemprov DKI Jakarta harus secara cermat memperhatikan proses pembiayaan pembangunan proyek MRT ini. Sebab, sampai saat ini pemerintah pusat belum memberikan pernyataan secara tertulis mengenai komitmen pemberian hibah sebesar 42 persen dari total pinjaman dari Japan Bank for Interntional Corporation (JBIC) kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Meski rezim saat ini setuju dengan pemberian hibah sebesar 42 persen, namun siapa yang akan menjamin bila rezim berikutnya akan tetap komit dengan hibah tersebut?" tegasnya.

Sedangkan fraksi PKS lebih menyoroti soal penerapan prinsip good corporate governance terhadap penyertaan modal Pemprov DKI Jakarta di PT MRT Jakarta sebagai pemegang investasi permanen. Sebab, sampai saat ini Pemprov DKI Jakarta belum menyampaikan usulan persetujuan DPRD DKI atas pengadaan pinjaman untuk proyek monorel yang akan diberikan oleh JBIC baik dalam skema tahap satu maupun tahap keduanya.

"Bahwa sesuai dengan PP No 2/2006 tentang tatacara pengadaan pinjaman dan/atau hibah serta penerusan pinjaman dan/atau hibah luar negeri khususnya pasal 7 dan 8, diantanya menyebutkan syarat pengadaan hibah perlu mendapatkan persetujuan DPRD," kata Rahmatsyah saat menyampaikan pandangan fraksi.

Usai menghadiri sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, mengatakan, akan segera merekrut direktur dan komisaris jajaran direksi PT MRT Jakarta. "Rekruitmen ini harus dilaksanakan secara terbuka dan harus melalui fit and proper tes, ini sudah menjadi komitmen internasional. Jadi bukan melalui cara-cara yang tidak terbuka seperti yang dikhawatirkan DPRD tadi," jaminnya.

Sebelum melakukan rekruitmen tersebut, Fauzi Bowo, menuturkan, pihaknya akan membentuk badan hukum untuk melakukan rekruitmen dengan cara akan membentuk direktur dan komisaris karteker. "Pak Sekda sudah siap melakukan pembentukan badan hukum. Untuk membentuk badan hukum itu kita perlu direktur dan komisaris karteker. Soalnya kalau menunggu dari badan internasional melakukan rekruitmen itu akan terlalu lama," ungkapnya.

Pria kelahiran Jakarta 10 April 1948 itu menuturkan, pembentukan badan hukum PT MRT Jakarta tersebut akan dilakukan mulai bulan Juni 2008 ini. "Pembentukannya saya rasa bisa dimulai bulan ini. Jadi, nanti kalau sudah terpilih direktur dan komisarisnya, kartekernya itu kita ganti," ujarnya.

Proyek MRT ini rencananya akan dibangun sepanjang 14,3 km dengan rute Lebakbulus-Dukuhatas yang memiliki 12 stasiun. Desaign proyek akan dilakukan mulai 2008-2009, sedangkan tahap konstruksi akan dilakukan mulai 2010-2014. Sedangkan pengoperasiannya akan dimulai pada tahun 2015.

Pembangunan proyek multiyears ini akan menelan dana sebesar Rp 10,187 triliun. Dana tersebut berasal dari pinjaman JBIC sebesar Rp 8,359 triliun, sedangkan sisanya akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 651 miliar dan Rp 1,254 trilun oleh pemerintah pusat. Jika MRT itu sudah beroperasi Pemprov DKI Jakarta memiliki kewajiban melakukan subsidi operasiol sebesar Rp 85 miliar per tahun.

Dana sebesar Rp 561 miliar dari Pemprov DKI Jakarta itu akan digunakan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 160 miliar dan sebesar Rp 491 miliar untuk modal kerja PT MRT Jakarta. Sedangkan, pinjaman dari JBIC itu harus dikembalikan dengan pola angsuran selama 30 tahun 6 bulan. Atas pinjaman tersebut Pemprov DKI Jakarta menanggung beban bunga pinjaman sebesar 0,9 persen dari dana pinjaman sebesar Rp 8,359 triliun. Rinciannya, bunga pinjaman dari JBIC sebesar 0,4 persen dan bunga pinjaman terusan dari pemerintah pusat kepada Pemprov DKI Jakarta sebesar 0,5 persen.

BauIng
June 10th, 2008, 04:09 PM
10-06-2008
Gubernur Paparkan PTM ke Mahasiswa Amerika

http://img100.imageshack.us/img100/2294/mahasiswa20amerikatx4.jpg (http://imageshack.us)
Foto : wawan/beritajakarta.com

Infrastruktur dan fasilitas pelayanan kota Jakarta harus merespon kebutuhan infrastruktur regional Jabodetabekjur, nasional, dan internasional. Sebab, sebagai Ibukota negara dan pusat perdagangan, Jakarta membutuhkan fasilitas pelayanan kota setara Ibukota negara lain di dunia. Sedangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi regional, nasional, dan internasional, kontribusi produk domestik regional brutto (PDRB) Jakarta terhadap produk domestik brutto (PDB) nasional mencapai lebih dari 17 persen. Adapun peredaran uang di Jakarta mencapai 60 persen.

Demikian dipaparkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat menerima rombongan mahasiswa dari Amerika Serikat guna mempelajari Infrastruktur dan Transportasi Massal di Jakarta di Balaikota, Selasa (10/6). Rombongan mahasiswa pascasarjana Amerika Serikat tersebut diantaranya dari Florida State University, Georgetown University, Northern Illinois University, dan University of Michigan.

Fauzi menuturkan, kebutuhan perjalanan DKI Jakarta mencapai 17,1 juta perjalanan/hari. Kondisi itu terjadi akibat jumlah kendaraan bermotor di DKI mencapai 5,8 juta unit dengan rincian kendaraan pribadi 5,7 juta (95,5 persen) dan angkutan umum 86.435 (1,5 persen).

“Pertumbuhan rata-rata kendaraan bermotor dalam lima tahun terakhir mencapai 9,5 persen/tahun,” ungkapnya.
Namun, sayangnya pesatnya pertumbuhan kendaran bermotor itu belum diimbangi dengan penyediaan jaring jalan yang memadai sehingga kemacetan lalu lintas masih menjadi problem utama kota Jakarta. “Saat ini panjang jalan di Jakarta hanya 7.650 km dan luas jalan 40,1 km atau 0,26 persen dari luas wilayah DKI. Adapun pertumbuhan panjang jalan hanya 0,01 persen per tahun,” ucapnya.

Dan untuk mengatasi hal tersebut, kata Fauzi, Pemprov DKI Jakarta menggulirkan sistem pola transportasi makro (PTM) melalui pengembangan angkutan umum massal dengan membangun mass rapid transit (MRT) atau subway, monorail, dan busway.

Selain itu, lanjut Fauzi, pihaknya juga melakukan peningkatan kapasitas jaringan yakni dengan cara melakukan pelebaran jalan, pembangunan flyover dan underpass, pengembangan jaringan jalan, serta pembangunan pedestrian. “Saat ini program PTM yang sudah beroperasi yakni busway koridor I-VIII, sedangkan monorel dan subway masih dalam proses pencarian sumber pendanaan dari pinjaman luar negeri,” paparnya.

Fauzi menambahkan, sejak pengoperasian busway 15 Januari 2004 hingga April 2008 telah melayani 125,4 juta penumpang. “Jumlah rata-rata penumpang per hari mencapai 210 ribu orang,” ujarnya. Dan jika PTM itu sudah terealisasi seluruhnya, imbuh Fauzi, pihaknya akan melakukan pembatasan lalu lintas dengan cara melakukan pembatasan penggunaan kendaraan bermotor, pembatasan parkir, menyediakan fasilitas park & ride.

asudarsono
June 11th, 2008, 09:40 AM
nah, gitu dong. Masa cuma karena pendirian perusahaan pending aja, terus goyang2 dan mundur ke BRT. Nanti apa kata dunia?

Kalau masalah hibah saya rasa selama ini sudah jalan dng baik. Kata teman saya tiap tahun Departmen Keuangan hibah Rp 1 Trilyun lebih untuk KA di DKI. Ini bisa berlipat kalau Walikota Jaktim bisa bebasin tanah DDT. Seperti yg diketahui, masih ada 8% tanah yg kudu dibebaskan. Nilai proyek DDT itu aja 6 T, tinggal dipetik aja.

Omong2 org Amrik itu ada yg minat jadi direksi / komisaris MRTJ?

AceN
June 13th, 2008, 06:41 PM
DPRD Setujui Pembentukan PT MRT Jakarta
11/06/2008 23:02:35 WIB
Oleh Suharto :D

JAKARTA, Investor Daily
Setelah molor hingga dua bulan, akhirnya tujuh fraksi di DPRD DKI Jakarta mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Dewan juga mengesahkan Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT MRT Jakarta.

Persetujuan seluruh fraksi itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD DKI, Selasa (10/6) yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Achmad Heryawan.

Semula, tiga fraksi, yaitu Fraksi PAN, Fraksi PPP, dan Fraksi PKS masih meragukan keberadaan PT MRT Jakarta, mengingat kasus proyek monorel yang diprakarsai PT Jakarta Monorail, hingga kini terkatung-katung. Dalam rapat yang dihadiri Gubernur DKI Fauzi Bowo, ketiga fraksi itu akhirnya menyetujui pembentukan BUMD yang akan menggarap proyek prestisius subway/mass rapid transit (MRT) dengan sejumlah catatan.

Ketua Fraksi PAN Syamsidar Siregar mengungkapkan fraksinya dapat menyepakati Raperda Pembentukan BUMD PT MRT Jakarta karena tidak ingin menghambat terwujudkan sarana transportasi massal yang lebih baik bagi warga ibu kota. Akan tetapi, kata dia, FPAN masih meragukan jaminan pembiayaan proyek tersebut.

"Bagaimana kalau proyek MRT ini menjadi seperti monorel yang mangkrak karena masalah pembiayaan?" ujarnya. Menurut fraksi itu, selama itu belum ada hitam di atas putih mengenai komitmen yang menjamin pembangunan proyek itu tak bakal berhenti di tengah jalan. Apalagi perjanjian kerja sama antara pemprov dan pemberi pinjaman, maupun dengan pemerintah pusat ternyata dilakukan tanpa melibatkan Dewan.

Sedangan, Ketua Fraksi PKS Selamat Nurdin mengungkapkan, fraksinya dapat penyetujui kedua raperda itu setelah menganalisis sejumlah dokumen, yaitu mengenai kesepakatan pencairan pinjaman, detil teknis, dan pembahasan kelayakan proyek tersebut. "Akan tetapi kami tetap meminta Pemprov melakukan seluruh proses pembentukan badan hukum dan pemilihan diresi PT MRT Jakarta secara transparan," ujarnya.

Rencananya, modal disetor PT MRT Jakarta sebesra RP 200 miliar yang terbagi menjadi 200 ribu lembar saham dengan nilai nominal Rp 1 juta/lembar. Pemprov DKI menjadi pemilik saham mayoritas 99%, sisanya, 1% saham dimiliki salah satu BUMD DKI, yaitu PD Pasar Jaya. Proyek itu mulai digarap Maret 2009. Tahap pertama, rute Lebak Bulus – Dukuh Atas, diselesaikan 2014 dan beroperasi pada 2015.

Untuk tahap pertama, MRT membutuhkan biaya sebesar Rp 10, 2 triliun. Sebanyak Rp 8,3 triliun di antaranya didanai dari utang luar negeri melalui Japan Bank for International Corporation (JBIC). Utang itu harus dibayar dalam waktu 30 tahun dengan bunga 0,04 %.

Head Hunter Direksi

Setelah disahkannya kedua Raperda itu, kata Gubernur Fauzi Bowo Pemprov segera mengurus pembentukan badan hukum perusahaan tersebut. Fauzi Bowo menargetkan pembentukan PT MRT Jakarta selesai di bulan Juni. "Karena dengan begitu, loan agreement selanjutnya atau tahap II segera bisa dicairkan," papar Fauzi.

Dalam waktu dekat, lanjut Fauzi, Pemprov DKI Jakarta akan menunjuk caretaker sebagai syarat pembentukan badan hukum PT MRT Jakarta. Sedangkan proses penetapan direksi dan komisaris akan dilaksanakan melalui mekanisme head hunter (konsultan pencari kerja). "Caretaker-nya bisa dari kalangan Pemprov atau konsultan, yang penting dia mengerti soal MRT," ujar Fauzi.

Sukri Bey, asisten Keuangan Setda DKI Jakarta menambahkan, dalam menetapkan jajaran direksi PT MRT tidak akan melibatkan PT Kereta Api (Persero). Namun, salah satu syarat direksi, harus mengerti masalah bisnis perkeretaapian.

Selain itu, Sukri menolak anggapan pengoperasian PT MRT akan memberatkan Pemprov DKI Jakarta. Karena, grace period pinjaman dari JBIC itu selama 10 tahun. Di dalam waktu tersebut Pemprov DKI dibebaskan membayar bunga. Sedangkan, pembayaran bunga setelah itu, dipenuhi dari pengoperasian PT MRT.

"Nah, setelah masa 10 tahun beroperasi, pembayaran hutang dapat dibebankan ke perusahaan PT MRT karena sudah mulai menghasilkan untung," tuturnya. Hanya saja, lanjut Sukri, selama awal pengoperasian MRT tersebut Pemprov DKI akan mengeluarkan subsidi sekitar Rp 85 miliar per tahun.

asudarsono
June 14th, 2008, 02:26 AM
Oya 85 milyar per tahum tidak jauh beda dari perhitungan saya yang 108 milyar per tahun (angka tahun 2004). Tentunya biaya2 semua sudah dimasukkan seperti biaya listrik, harga suku cadang dll khan? Bagus tuh tim SAPROF- JBIC bisa membuat efisiensi sehingga biaya tahunan berkurang. Angka ini tinggal dimasukkan APBD aja, separuh saja khan udah tengah tahun.

Ayo ayo antri karcis, siapa yang minat jadi direktur PT MRTJ. Tinggal sebentar lagi tuh, ayo bikin visi misi yang bagus.

asudarsono
June 14th, 2008, 02:54 AM
O sori, ternyata MRTnya belum jalan jadi angka 85 M itu cuma untuk overhead. Ya cukuplah itu.

=NaNdA=
June 15th, 2008, 05:36 AM
maaf teman-teman gw ga tau mesti post dimana..
ga ada thread khusus transportation di sini.. hehe... :D:D

ada moda transportasi baru nih.. :)

Sabtu, 14/06/08 16:34
Launching Limo Bike
Ojek Eksmud

http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/News/Juni%202008/LIMOBIKE_GEDE.jpg

Percaya nggak percaya, di kota besar seperti Jakarta ojek jadi moda transportrasi umum paling fleksibel. Paling cepat karena tanpa macet, murah, dan penggunanya lengkap dari kalangan bawah sampai atas.

“Di kawasan bisnis Thamrin, Kuningan dan sekitarnya banyak pejabat perusahaan selevel Manager ke atas yang wira wiri naik ojek. Biasanya untuk trek jarak dekat, misalnya dari gedung satu ke gedung lainnya,” buka Koko Sandoza, Presiden Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Berlatar belakang fenomena ini lah, Limo bike diluncurkan. Tentunya dengan konsep yang lebih eksklusif dengan paduan antara kecepan dan style karena dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan kaum high end.

Penasaran? Pada launching yang berlangsung siang tadi (14/6), di Sun Motor, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan diperlihatkan wujud sang limo bike.

“Demi kenyamanan kita menggunakan Piaggio Spy 125 dan GT 200, lalu penumpang juga diberikan helm berkualitas tinggi serta perlengkapan berkendara lain seperti jacket, penutup kepala, penutup celana,” terang Dwi Cesario, Operations Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Selain itu perlengkapan seperti boks bagasi sebagai tempat laptop dan barang berharga lainya juga tersedia. “Pengendaranya juga kita seleksi secara ketat untuk mengeliminir kecelakaan,” tambah Dwi

Seperti kita tahu, resiko berkendara dengan sepeda motor tetap tinggi. Untuk itu asuransi menjadi kewajiban bagi armada dan para penumpangnya. “Jadi konsumen tidak perlu was-was lagi,” janji Dwi.

Lalu kapan mulai beroperasi? “Di Bali kita start awal Juli ini, sedang di Jakarta sekitar akhir Juli,” ungkap Dwi sambil menjelaskan layanan Limo Bike ini.

“Kita punya tiga layanan, yang pertama single trip, daily rental, dan wisata toring. Khusus untuk single trip kita akan buka hot line agar konsumen bisa langsung menelepon bila membutuhkan jasa kami,” tutup Dwi.

Wah kaya taksi ya, Mestinya disebut Ojek Eksmud aja.

erwin4rch
June 15th, 2008, 06:19 AM
Waktu itu bertemu dengan kawan-kawan Bappeda Jkt, mereka lagi fokus untuk DED-nya..
Memang benar dari arah Lebak bulus. Pertamanya elevated, lalu pada titik tertentu direncanakan akan turun (miring) hingga rata-level tanah.

Tentang transjakarta sih di benakku seharusnya connect dengan MRT ini ya...
Jadi bisa lebih enak klo ganti moda transportasi. :D

AceN
June 16th, 2008, 06:10 AM
^^ keren nan :D jadi pengen nyoba :D

ace4
June 16th, 2008, 06:17 AM
^^
keren... tukang ojeknya berseragam. kayak di Bangkok... :D

AceN
June 16th, 2008, 06:55 AM
^^ g jadi inget Quickie Express. Napa yak ? :D:D

tomat
June 17th, 2008, 06:45 AM
:?:?:?

Megapolitan
Selasa, 17/06/2008

Jalur biru monorel beralih jadi subway

JAKARTA : Pemprov DKI Jakarta membatalkan rencana pembangunan jalur biru transportasi monorel (blue line) dan mengalihkannya untuk jalur kereta bawah tanah subway (mass rapid transit/ MRT).
Sekretaris Daerah DKI Muhayat mengatakan pengalihan jalur dilakukan karena konstruksi bangunan di jalur hijau monorel sudah terbangun. Dengan pengalihan itu, dana pembangunan monorel akan turun dari perhitungan awal US$480 juta atau sekitar Rp4,8 triliun.

Sebab, perhitungan pembiayaan US$480 juta itu ditujukan untuk pembiayaan monorel tahap pertama pada dua jalur sepanjang 24 kilometer yakni jalur hijau (green line) sepanjang 12 km yang terdiri dari 16 stasiun, dan blue line (12 km) terdiri dari 14 stasiun.

"Ke depan kita akan berkonsentrasi pada pembangunan di jalur green line, karena itu merupakan rute yang sudah ada dan menjadi jalur bisnis di Jakarta. Sedangkan blue line yang di timur barat (east-west) dialihkan menjadi moda MRT," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dengan keputusan itu, dana proyek monorel hanya ditujukan untuk konstruksi 16 stasiun saja sepanjang 12 km. Berdasarkan perhitungan MTrans Holdings Malaysia yang digandeng sebagai mitra sekaligus investor oleh PT Jakarta Monorel, ongkosnya sekitar S$20 juta per kilometer.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Nurmansjah Lubis (F-PKS) mengatakan belum mengetahui secara pasti masalah itu. Menurut dia, selama ini pemprov lebih berkonsentrasi pada pembangunan MRT sebelum berpindah menangani monorel.

Akan tetapi, jika memang pembangunan monorel hanya difokuskan pada green line, dipastikan pembiayaannya akan mengecil. Apalagi, pembiayaan konstruksi green line lebih murah daripada blue line. "Persoalannya, jangan sampai minimum rider-ship ditanggung APBD, ini yang tidak benar."

Terkait dengan perhitungan pembiayaan monorel, Muhayat mengatakan pemprov segera melakukan perhitungan ulang seperti diinstruksikan Bappenas. Perhitungan itu akan diserahkan kepada konsultan independen yang ahli di bidang transportasi.

"Menghitung itu kan ada aturan-aturannya, seperti apa desainnya, apa ada perubahan, model dan formatnya bagaimana. Baru ditentukan berapa nilai perhitungannya," katanya seraya mengakui kemungkinan dibentuknya konsorsium pengelola monorel yang baru.

PT MRT

Dalam perkembangan lain, Gubernur DKI Fauzi Bowo berencana menunjuk pelaksana tugas (caretaker) direktur utama dan komisaris utama PT MRT hari ini. "Saya akan tandatangani SK penunjukan orangnya besok. Pastinya dari internal pemprov sendiri," katanya.

Muhayat menambahkan caretaker PT MRT Jakarta akan bekerja maksimal selama enam bulan untuk mempersiapkan direksi yang akan memimpin perusahaan pengelola MRT tersebut. "Ini sebagai syarat dari pembentukan perusahaan pada notaris," sambungnya.

Setelah susunan direksi yang berdasarkan mekanisme lembaga rekrutmen internasional terpilih, Plt ini akan lengser dari jabatannya.

Terkait dengan kepemilikan saham 1% yang akan diberikan kepada BUMD DKI, kandidat utama masih pada PD Pasar Jaya, tetapi saat ini masih ditelaah ulang jika saja ada BUMD lain yang mampu menjadi pemilik saham bakal BUMD baru itu. (mia.chitra@bisnis.co.id)

Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia

paw25694
June 17th, 2008, 07:32 AM
hmm I actually like that idea. monorails are slooow

peseg5
June 17th, 2008, 12:42 PM
hmm I actually like that idea. monorails are slooow

This is better.

Masak sabuk "orchard road"-nya Jakarta masih pake angkot. Yah subway dong biar benar2 setara sama orchard Singapura.

=NaNdA=
June 18th, 2008, 03:48 AM
lha bukannya lamaan subway??

makanya dipilih monorail yang lebih gampang bangunnya karena di atas...

asudarsono
June 18th, 2008, 04:27 AM
Kemungkinan bu Mia salah kutip. Kadang - kadang Bisnis Indonesia begitu.

mahesa arba
June 18th, 2008, 06:24 AM
maaf teman-teman gw ga tau mesti post dimana..
ga ada thread khusus transportation di sini.. hehe... :D:D

ada moda transportasi baru nih.. :)

Sabtu, 14/06/08 16:34
Launching Limo Bike
Ojek Eksmud

http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/News/Juni%202008/LIMOBIKE_GEDE.jpg

Percaya nggak percaya, di kota besar seperti Jakarta ojek jadi moda transportrasi umum paling fleksibel. Paling cepat karena tanpa macet, murah, dan penggunanya lengkap dari kalangan bawah sampai atas.

“Di kawasan bisnis Thamrin, Kuningan dan sekitarnya banyak pejabat perusahaan selevel Manager ke atas yang wira wiri naik ojek. Biasanya untuk trek jarak dekat, misalnya dari gedung satu ke gedung lainnya,” buka Koko Sandoza, Presiden Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Berlatar belakang fenomena ini lah, Limo bike diluncurkan. Tentunya dengan konsep yang lebih eksklusif dengan paduan antara kecepan dan style karena dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan kaum high end.

Penasaran? Pada launching yang berlangsung siang tadi (14/6), di Sun Motor, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan diperlihatkan wujud sang limo bike.

“Demi kenyamanan kita menggunakan Piaggio Spy 125 dan GT 200, lalu penumpang juga diberikan helm berkualitas tinggi serta perlengkapan berkendara lain seperti jacket, penutup kepala, penutup celana,” terang Dwi Cesario, Operations Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Selain itu perlengkapan seperti boks bagasi sebagai tempat laptop dan barang berharga lainya juga tersedia. “Pengendaranya juga kita seleksi secara ketat untuk mengeliminir kecelakaan,” tambah Dwi

Seperti kita tahu, resiko berkendara dengan sepeda motor tetap tinggi. Untuk itu asuransi menjadi kewajiban bagi armada dan para penumpangnya. “Jadi konsumen tidak perlu was-was lagi,” janji Dwi.

Lalu kapan mulai beroperasi? “Di Bali kita start awal Juli ini, sedang di Jakarta sekitar akhir Juli,” ungkap Dwi sambil menjelaskan layanan Limo Bike ini.

“Kita punya tiga layanan, yang pertama single trip, daily rental, dan wisata toring. Khusus untuk single trip kita akan buka hot line agar konsumen bisa langsung menelepon bila membutuhkan jasa kami,” tutup Dwi.

Wah kaya taksi ya, Mestinya disebut Ojek Eksmud aja.
waduh...kerenzzz abizzzz tuh....motornya aja pake piagio GT (btw harganya sama dengan soluna tahun 2003). pakaiannya seragam, helm juga keren.....he he he jadi mau jajal neehhhh, soalnya ane pengguna setia ojeg neehhhh dari gedung ke gedung ...mau rapat pinda dikit bawa boil...ehhh muternya ampe kilo2an (mana BBM mahal), ga da lagi deh tuh " ga ada ojuek, bueceuk, macuettt, demuekk" kapan dimulainya n kemana harus hubnya bro....?

mahesa arba
June 18th, 2008, 06:33 AM
tes ach....

adeqq
June 18th, 2008, 08:04 AM
maaf teman-teman gw ga tau mesti post dimana..
ga ada thread khusus transportation di sini.. hehe... :D:D

ada moda transportasi baru nih.. :)

Sabtu, 14/06/08 16:34
Launching Limo Bike
Ojek Eksmud

http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/News/Juni%202008/LIMOBIKE_GEDE.jpg

Percaya nggak percaya, di kota besar seperti Jakarta ojek jadi moda transportrasi umum paling fleksibel. Paling cepat karena tanpa macet, murah, dan penggunanya lengkap dari kalangan bawah sampai atas.

“Di kawasan bisnis Thamrin, Kuningan dan sekitarnya banyak pejabat perusahaan selevel Manager ke atas yang wira wiri naik ojek. Biasanya untuk trek jarak dekat, misalnya dari gedung satu ke gedung lainnya,” buka Koko Sandoza, Presiden Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Berlatar belakang fenomena ini lah, Limo bike diluncurkan. Tentunya dengan konsep yang lebih eksklusif dengan paduan antara kecepan dan style karena dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan kaum high end.

Penasaran? Pada launching yang berlangsung siang tadi (14/6), di Sun Motor, Jl Fatmawati, Jakarta Selatan diperlihatkan wujud sang limo bike.

“Demi kenyamanan kita menggunakan Piaggio Spy 125 dan GT 200, lalu penumpang juga diberikan helm berkualitas tinggi serta perlengkapan berkendara lain seperti jacket, penutup kepala, penutup celana,” terang Dwi Cesario, Operations Director PT Ningrat Muda Mandiri.

Selain itu perlengkapan seperti boks bagasi sebagai tempat laptop dan barang berharga lainya juga tersedia. “Pengendaranya juga kita seleksi secara ketat untuk mengeliminir kecelakaan,” tambah Dwi

Seperti kita tahu, resiko berkendara dengan sepeda motor tetap tinggi. Untuk itu asuransi menjadi kewajiban bagi armada dan para penumpangnya. “Jadi konsumen tidak perlu was-was lagi,” janji Dwi.

Lalu kapan mulai beroperasi? “Di Bali kita start awal Juli ini, sedang di Jakarta sekitar akhir Juli,” ungkap Dwi sambil menjelaskan layanan Limo Bike ini.

“Kita punya tiga layanan, yang pertama single trip, daily rental, dan wisata toring. Khusus untuk single trip kita akan buka hot line agar konsumen bisa langsung menelepon bila membutuhkan jasa kami,” tutup Dwi.

Wah kaya taksi ya, Mestinya disebut Ojek Eksmud aja.

Ini baru SOLUSI namanya... daripada nungguin pemerintah kelamaan...
SALUT buat idenya... :okay: yang jelas gak perlu empet2an, gak perlu kepanasan nungguinnya, gak perlu berenti di tiap halte... :gaah:

AceN
June 18th, 2008, 11:03 AM
New subway executives kick off operations

Tifa Asrianti , The Jakarta Post , Jakarta | Wed, 06/18/2008 10:44 AM | City

Jakarta Governor Fauzi Bowo has appointed an acting director and commissioner for the city-owned subway operator Mt Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRTJ).

The newly-appointed acting director is Eddi Santosa, an expert in financial and corporate restructuring, while the former city assistant secretary for development, Nurfakih Wirawan, has been appointed acting commissioner.

The two executives will sit for PR MRTJ for the next four months until a fixed board of directors is formed.

Governor Fauzi Bowo signed the ruling in his office, witnessed by notary Sutjipto, JBIC representative M. Otawa, JICA Expert representative S. Utsubo and director of city-owned market operator PD Pasar Jaya Uthand H. Sitorus.

Fauzi said the city administration involved PD Pasar Jaya as partner in the establishment of the company due to its healthy cash flow.

"Besides, the MRT project will be connected with several traditional markets, such as Blok M, Blok A, Mede Fatmawati, Benhil and Blora. I hope it will make markets under PD Pasar Jaya's management become more modern," he said.

He said the appointed executives would determine Jakarta's public transportation for the next 50 years since the MRT was projected to serve the public in the long term.

"I'm sure MRT will integrate Jakarta's transportation modes."

The new director of PT MRTJ, Eddi Santosa, said he would set up an organizational structure and recruitment system and prepare the second phase of loan agreements in the next four months.

"The second phase of loan agreements between the government and the city administration will take place in June or July 2009," he said.

Sutjipto said both appointed executives would recruit employees to fill vacant posts at the company, using a professional recruitment agency.

"The directors selected from the recruitment process will serve for four years while the commissioner will serve three years," he said.

The basic capital to finance MRT is Rp 200 billion (US$21.5 million), which was divided in 200,000 shares or Rp 1 million for each share. The working capital deposited was 25 percent or 50,000 stocks or worth Rp 50 billion.

Of the Rp 50 billion, 49,500 shares or Rp 49.5 billion are owned by the city administration and 500 shares or Rp 500 million are owned by PD Pasar Jaya.

Fauzi said he hoped his administration could finish the land acquisition in 2009 and continue the construction process in 2010.

"We hope construction can finish in 2012 and the MRT can start operating by 2014," he said.

Fauzi said this year, the administration would acquire land around Lebak Bulus to build a final station and MRT's depot.

Eddi, who was the working team coordinator during MRTJ's formation, said land acquisition would be conducted by the city public works agency and the city transportation agency. The agencies will have Rp 40 billion of the total Rp 160 billion budget to acquire the land this year, he added.

The project's first phase consists of feasibility studies, the establishment of MRT Jakarta and the construction of a 14.3 kilometer line from Lebak Bulus in South Jakarta to Dukuh Atas in Central Jakarta. The second phase will be the construction of a line from Dukuh Atas to Kota in West Jakarta.

=NaNdA=
June 18th, 2008, 11:12 AM
:banana:

tapi 2014... :doh:

asudarsono
June 19th, 2008, 02:21 AM
From this side of the pond, I wish Pak Nurfakih and pak Eddi the best of success and congratulations. With this dream team, I am sure that the MRT system can now be accelerated in the right path. All our support to you.

AceN
June 19th, 2008, 03:23 AM
^^ Count me too :)

Trip2Java
June 19th, 2008, 07:16 AM
http://202.43.165.157/gramedia/otomotif/otoweb/images/image/News/Juni%202008/LIMOBIKE_GEDE.jpg


pernah nyoba kemaren2
nothing specials with other ojheck...namanya juga ojheck!
tp :okay: ini satu terobosan baru btw buat solusi kemacetan di jakarta yang makin freaking...setelah segala upaya moda angkutan dicoba:cheers:

Trip2Java
June 19th, 2008, 07:45 AM
http://i165.photobucket.com/albums/u80/Trip2Java/bis46.jpg

I went to office by bus no. 46 today. It’s kind of fun, because I haven’t do this for quite some time. Also, this is definitely cheaper than taxi :p

Blue_Sky
June 19th, 2008, 05:40 PM
It looks very old

ace4
June 20th, 2008, 04:31 AM
itu yang PPD rute P46 bus nya yang hibahan dari Jepang kan yak? sayangnya AC nya gak ikutan ada di bus itu... :( dah gitu jok nya langsung penuh coret2an... :nuts:

=NaNdA=
June 20th, 2008, 12:04 PM
sebenernya keren itu busnya... ( pas masih baru.. :D )

paradyto
July 27th, 2008, 12:50 PM
Central government to bear 42 pct of Jakarta subway development cost

Jakarta (ANTARA News) - The central government will bear 42 percent of the construction cost of the Jakarta subway while the remaining 58 percent will be borne by the Jakarta regional government, Deddy S Priyatna of the National Development Planning Board (Beppenas) said.

He said that the subway which would stretch from Lebak Bulus in South Jakarta to Dukuh Atas in central Jakarta, was part of the Jakarta Mass Repid Transport system, and was to be funded with soft loans from the Japanese government.

Deddy said that the amount of the soft loans had not yet been decided pending the results of a detail engineering design (DED) whose tender contract was expected to be signed later this month.

"We plan that the design would be finished in two years, or early in 2010 so that by that year the physical construction of the subway would have been started," he said.

Deddy said that the government expected that the subway would have been constructed in 2014 with first phase construction covering the Lebak Bulus - Dukuh Atas section and second phase one covering the Duku Atas - Kota (in West Jakarta) section.

"We basically want to speed up the construction because it takes place in urban areas. It can be imagined how traffic jams would take place from Lebak Bulus," he added. subway

=NaNdA=
July 31st, 2008, 12:31 PM
i got some info..

beberapa jalur subway bakal dibuat sejalur dengan Transjakarta busway
haltenya dibuat terpisah jadi titik pemberhentian bisa lebih deket..
tapi masih ada halte yang terpadu.. :)

diatasnya tetep ada rencana monorail / elevated light rail..
dan haltenya ada yang terpadu dan terpisah juga.. :)

semua masterplannya udah jadi sejakarta
malah sejabodetabek juga udah..tp periode sampai tahun 2020.. :sleepy:
tp udah ada jangka pendeknya 2010 - 2012.. :D

ada Plan A, B, C tergantung besar dana
dan dana kemungkinan dari Jepang
pembuatan dan operasional selama 50 tahun
setelah itu 100% dikasi ke pemerintah.. :)

buat rendering / masterplannya
yang punya info ga mau kasi..
katanya top secret pemprov.. :cry: :cry:

K14N
July 31st, 2008, 12:34 PM
i got some info..

buat rendering / masterplannya
yang punya info ga mau kasi..
katanya top secret pemprov.. :cry: :cry:

Rayu donk, hehehe.... :banana:

AceN
July 31st, 2008, 12:55 PM
i got some info..

beberapa jalur subway bakal dibuat sejalur dengan Transjakarta busway
haltenya dibuat terpisah jadi titik pemberhentian bisa lebih deket..
tapi masih ada halte yang terpadu.. :)

diatasnya tetep ada rencana monorail / elevated light rail..
dan haltenya ada yang terpadu dan terpisah juga.. :)

semua masterplannya udah jadi sejakarta
malah sejabodetabek juga udah..tp periode sampai tahun 2020.. :sleepy:
tp udah ada jangka pendeknya 2010 - 2012.. :D

ada Plan A, B, C tergantung besar dana
dan dana kemungkinan dari Jepang
pembuatan dan operasional selama 50 tahun
setelah itu 100% dikasi ke pemerintah.. :)

buat rendering / masterplannya
yang punya info ga mau kasi..
katanya top secret pemprov.. :cry: :cry:
rendering , masterplan + video renderingnya g udah pernah liat. Dipamerin waktu PRJ. Lagi itu mo g colong pake flashdisk tuh, tapi ternyata g lupa bawa fd :cry:

IMO design stasiunnya mirip2 gambir, cuma bedanya ini underground. Dan claddingnya warna oranye, bkn ijo. Jaoh banged ma SMRT ............ :(

K14N
July 31st, 2008, 01:04 PM
IMO design stasiunnya mirip2 gambir, cuma bedanya ini underground. Dan claddingnya warna oranye, bkn ijo. Jaoh banged ma SMRT ............ :(

^^ Weleh2....... Kayak Stasiun Gambir??? :bash::nuts::ohno:

=NaNdA=
July 31st, 2008, 01:50 PM
Rayu donk, hehehe.... :banana:

ntar gw coba.. tp kayaknya susah.. :D

rendering , masterplan + video renderingnya g udah pernah liat. Dipamerin waktu PRJ. Lagi itu mo g colong pake flashdisk tuh, tapi ternyata g lupa bawa fd :cry:


ikutan nangis ah.. :cry:

peseg5
August 1st, 2008, 04:45 AM
rendering , masterplan + video renderingnya g udah pernah liat. Dipamerin waktu PRJ. Lagi itu mo g colong pake flashdisk tuh, tapi ternyata g lupa bawa fd :cry:

IMO design stasiunnya mirip2 gambir, cuma bedanya ini underground. Dan claddingnya warna oranye, bkn ijo. Jaoh banged ma SMRT ............ :(

Orange karena disponsorin PT. Persija .... :P

Tenang kok cen, itu belum rendering final. Karena DED nya juga belum selesai. Yang dipamerkan di PRJ artist impression aja.

Tapi yang jelas, juga jangan terlalu berharap yg muluk2 seperti Singapore / HK. At least par dengan Bangkok Subway saja sudah bagus sekali.

asudarsono
August 1st, 2008, 07:09 AM
Gayanya kayak gitu krn tipikal Jepang kali. Kalau SMRT khan bukan desain bikinan Jepang.

ace4
August 1st, 2008, 10:03 AM
iya mungkin aja sama dengan desain di Bangkok, kan mrt di sana juga dibangun dengan kerjasama Jepang...

AceN
August 1st, 2008, 06:55 PM
Orange karena disponsorin PT. Persija .... :P

Tenang kok cen, itu belum rendering final. Karena DED nya juga belum selesai. Yang dipamerkan di PRJ artist impression aja.

Tapi yang jelas, juga jangan terlalu berharap yg muluk2 seperti Singapore / HK. At least par dengan Bangkok Subway saja sudah bagus sekali.
amin deh....ya lumayan lah kalo bisa sama kaya di Bangkok ;)

Anw, metro di Barcelona jorok banget. Jauh dibanding Bangkok, apalagi Shanghai / Singapore. Stasiunnya kotor. Ga terawat. Train yang baru nya lumayan, mereka pake Alstom juga. Tapi di dalem trainnya rawan skalee. temen g kecolongan dompet, g sendiri nyaris kecolongan tapi kepergok :(:( smoga ini ga terjadi di Jakarta deh.....

=NaNdA=
August 2nd, 2008, 03:57 AM
haha.. aksi copet mencopet di Eropa masih ada toh.. :D

jangan lagi deh klo di Jakarta..
gw dah pernah soalnya di kereta.. :ohno:

=NaNdA=
August 2nd, 2008, 06:39 AM
nah sekarang malah dari India..

==========================

Rabu, 02 Juli 2008 17:59 WIB
Matangkan MRT, Fauzi Bowo Undang Ahli dari India
Penulis : Bagus BT Saragih

JAKARTA--MI: Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bekerja sama dengan ahli-ahli dari India untuk mematangkan konsep teknis subway atau yang biasa disebut Mass Rapid Transit (MRT).

"Kita ada kerja sama teknis dengan Delhi MRT (perusahaan pengelola MRT di New Delhi). Presidennya pernah ke Jakarta memberi masukan, saya kira situasi di New Delhi dengan Jakarta tidak jauh berbeda," kata Fauzi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (2/7).

Pria berkumis itu menilai, pembangunan subway di New Delhi dan pengelolaannya cukup sukses, sehingga layak ditiru. "Dulu metode penjajakan yang mereka lakukan juga sama dengan kita. Hanya saja mereka lebih cepat, kurang lebih 15 tahun yang lalu," paparnya.

Sekarang terdapat dua jalur subway di kota terbesar di India itu. Saat ini, kata Fauzi, perusaahaan pengelola subway di New Delhi bisa meraup untung. "Cost-nya lebih efisien, bahkan melampaui proyeksi yang mereka dibuat. Ini pengalaman yang sangat bagus dan kira perlu dipelajari," ujarnya.

Dalam waktu dekat, para ahli itu akan terbang dari India ke Jakarta. "Sebenarnya perangkat proyek yang kita punya sudah siap dan tidak perlu ada tambahan lagi. Tapi kalau kita minta mereka untuk memberikan pengalaman yang pernah mereka terapkan di subway India kenapa tidak?" pungkas Fauzi.

Pembangunan MRT akan dimulai tahun ini, yaitu pembebasan lahan di Lebak Bulus, Jaksel. Di lahan itu akan dibangun stasiun akhir dan depo untuk rute Lebak Bulus - Kota.

Pada 2010, konstruksi MRT akan dimulai. Diharapkan, pembangunan fisik akan selesai pada 2012 sehingga pada 2014 subway sudah beroperasi. Pada tahap awal, proyek senilai total Rp10,264 triliun ini akan dibangun sepanjang 14,3 km dengan rute Lebak Bulus - Dukuh Atas. (BT/OL-03)

Blue_Sky
August 2nd, 2008, 07:01 AM
Wah, masa sih MRT di India bisa raup laba. Cambukan buat MRT di Indonesia nih

tollfreak
August 2nd, 2008, 04:43 PM
Ini dari official website MRT Jakarta, http://www.jakartamrt.com/
Extraordinary Shareholders General Meeting 2008
Written by Author
Thursday, 31 July 2008

PT MRT Jakarta has conducted the Extraordinary Shareholders General Meeting ("Meeting") on Tuesday, July 29, 2008, as part of our mandate to provide a transparent and accountable process for strategic decision making in this company. The meeting is chaired by the Governor of DKI Jakarta, Bapak Fauzi Bowo, as representative of our majority shareholders. PD Pasar Jaya as our 2nd shareholder also attends the Meeting.


ESGM PT MRT Jakarta July 29, 2008



The Meeting has concluded and approved:

1. Team Structure, Budget and Work plan of the PT MRT Jakarta

2. Grand Design and Basic Approach for the selection and appointment of the definitive director of PT MRT Jakarta

Bapak Fauzi Bowo, shows his high commitment about the execution of MRT Project in Jakarta through inquiries and input for the members of meeting, especially about policies and set of decisions that must be taken by the DKI Jakarta provincial government and also decisions that must be made together with the national government.

For these reasons, the Governor, has decided to reassign the team who responsible to develop PT MRT Jakarta (Governor Decree 916/2007) as the Assistance Team for PT MRT Jakarta, to smooth up any high level decision making process.
Last Updated ( Thursday, 31 July 2008 )

AceN
August 2nd, 2008, 05:35 PM
Btw, rolling stock nya masi blum diputusin antara ROTEM atau Hitachi ya ?....

peseg5
August 2nd, 2008, 06:39 PM
Btw, rolling stock nya masi blum diputusin antara ROTEM atau Hitachi ya ?....

Pemilihan Rotem dan Hitachi itu untuk kasus yang monorel cen.

Kalau yg MRT ini, direktur tetapnya aja belum ada... Nanti kalau strukturnya udah lengkap dan udah tetap, baru ketawan rencana strategisnya, rolling stock mau darimana, dsb.

Kalau rolling stock kemungkinan besar Jepang punya, ya tidak jauh2 dari Hitachi, dan merek2 Jepang lainnya. Atau jangan2 pakai gerbong ex-Jepang yg direfurbished...:nuts:

Kalaupun purchasing dari dalam negeri, dari INKA misalnya, itu akan membutuhkan "negosiasi alot" dari dalam negeri. Karena yg gelontorin dana kan dari Jepang.... hehe

AceN
August 3rd, 2008, 03:01 AM
^^ halah iya.. :doh: ketuker2 sama monorel

Owh, amit2 deh. Smoga ga pake refurbished punya jepang..... :nuts:

MRT ini pake rel 1436 / 1035 jadinya mas ?

asudarsono
August 4th, 2008, 02:31 AM
Kalau pakai 750 mm keberatan nggak?

asudarsono
August 5th, 2008, 08:51 AM
Eh ada websitenya PT MRTJakarta di www.jakartamrt.com

Silahkan enjoy

AceN
August 5th, 2008, 09:23 AM
Kalau pakai 750 mm keberatan nggak?
waduh.......yang bener :?

asudarsono
August 5th, 2008, 10:10 AM
Lebar sepur itu bisa antara 305 mm sampai 9000 mm. Kebetulan aja lebar sepur yang pernah dipakai di Indonesia itu cuma 3 : 750 mm, 1067 mm, 1435 mm. Untuk MRT Jakarta belum ada keputusan lebar sepur yang mau dipakai.

http://www.parovoz.com/spravka/gauges-en.php

Dulu ada orang yang mau debat 3 hari 3 malam apakah MRT mau jalan di kiri atau kanan

AceN
August 5th, 2008, 10:16 AM
^^ Oh2, iya2.. blum pernah liat yang 750. Ada dimana ya ? :doh: kiri - kanan doank.. :P~

Btw, stasiun akhir DUkuh Atas nya ntar dimana ya ? di stasiun yang existing skarang ?

asudarsono
August 5th, 2008, 11:10 AM
750 mm di Aceh jaman dulu. Makanya sekarang bikin jalan KA di sana kudu desain ulang krn dulu jalurnya sempit sekali.

Stasiun Dukuh Atas PT MRTJ di seberang jalan Sudirman dari stasiun Dukuh Atas PT KA, pak.

AceN
August 6th, 2008, 07:33 PM
Ow, jadi di sberang situ. OKe, thanx fyi. Btw, ga usah pake pak. Jadi merasa tua saia.. :tongue2:

rdenada
August 6th, 2008, 09:03 PM
jadinya kapan ya ini?
tapi serem ga sih naek subway di jakarta??
hee

tollfreak
August 7th, 2008, 12:52 PM
City should integrate dense areas with busway, MRT: Expert

Tifa Asrianti , The Jakarta Post , Jakarta | Thu, 08/07/2008 10:08 AM | City

With the Mass Rapid Transit (MRT) project on its way, the Jakarta administration should integrate transportation development with spatial planning to ensure transportation routes serve residents living in densely populated areas, an expert says.

John A. Black, lecturer at the University of Sydney, Australia, said accomplishing that goal would require the administration to form a transit-oriented development (TOD) committee.

"Densely populated areas should be the priority for the TOD so that more city residents can enjoy the service," Black said Friday during a discussion about the integrated mass transit system.

Sustainable urban development should encourage people to use public transport, he said, adding the development of Rapid Bus Transit (BRT) and Mass Rapid Transit (MRT) should support each other.

"Besides building new transportation routes, the administration should also improve the quality of pedestrian walkways so residents can reach stations more easily," Black said.

The establishment of a TOD Committee would require a change in existing legislation, particularly those concerning land acquisition, he added.

To ensure policies and strategies relevant to mass transit areas, the committee should engage the private and public sectors and plan for the future extension of Jakarta's MRT, he said.

"The committee can support TOD by providing advice and funding and by coordinating research and development for related projects and initiatives," he said.

The Jakarta administration should heed the lessons learned from BRT projects in Australia and Nagoya, Japan, where land use was not coordinated with mass transit development, Black added.

"In Nagoya, the BRT development did not coincide with the city's overall development. As a result, the number of passengers is 50 percent less than that projected," he said.

As a result of uneven development, only some areas in Adelaide, Australia, became integrated urban villages, while in Brisbane, lack of mass transit options in outlying areas was responsible for greater population density in the city's center, raising the price of land 20 percent, due to the lack of TOD. The property gain was only enjoyed by land owners, not by the public, Black added.

"Those were the results of transit-adjacent development. We are trying to switch to transit-oriented development," he said.

Lisman Manurung, executive secretary of the Jakarta Transportation Council, agreed with Black's suggestion, saying TOD could help implement the city's master plan.

"The implementation of Jakarta's master plan has been a problem because it doesn't involve the private sector," Lisman said.

The committee should consist of experts, scholars and related individuals from the private sector.

When asked whether Black's suggestions would be submitted to the governor, Lisman said the council would consider the matter further.

AceN
August 8th, 2008, 07:44 AM
Mau nanya sama mas asudarsono / peseg / sapa aja yang expert disini : Pembuatan terowongan underground untuk MRT itu bagaimana ? mengingat di koridor yang akan dilaluin kan udah padat sama bangunan..

Minta tolong pencerahan dari suhu2 disini.. :D

=NaNdA=
August 8th, 2008, 11:04 AM
sama ga ama proses ini...?
ni waktu buat tunnel dari Prancis ke Inggris
tapi bawah laut..

http://weburbanist.com/wp-content/uploads/2008/04/channel-tunnel-chunnel-construction.jpg

setau gw sih pake alat berat yang seperti bor itu..
tapi ga berbentuk kerucut tapi datar dengan banyak alat
penggerus tanah di depannya... CMIIW

=NaNdA=
August 8th, 2008, 11:06 AM
sama ga ama proses ini...?
ni waktu buat tunnel dari Prancis ke Inggris
tapi bawah laut..

http://weburbanist.com/wp-content/uploads/2008/04/channel-tunnel-chunnel-construction.jpg

setau gw sih pake alat berat yang seperti bor itu..
tapi ga berbentuk kerucut tapi datar dengan banyak alat
penggerus tanah di depannya... CMIIW

AceN
August 8th, 2008, 02:36 PM
^^ itu kan bawah laut nan. Kalo bawah kota gimana critanya bangunan yang ada diatasnya ?

tollfreak
August 8th, 2008, 03:16 PM
Mau nanya sama mas asudarsono / peseg / sapa aja yang expert disini : Pembuatan terowongan underground untuk MRT itu bagaimana ? mengingat di koridor yang akan dilaluin kan udah padat sama bangunan..

Minta tolong pencerahan dari suhu2 disini.. :D

biasanya di kota2 di amrik n canada (nyc, boston, toronto) semua subwaynya dibangun dengan membor atau merubuhkan jalanan yang akan dilewati. Ini memperlukan biasanya 2-4 jalur (tergantung subway express track atau hanya local track) Contoh: google/Lihat aja second ave subway yg dibangun di nyc skrg. Wkt gw msh tinggal di sana jalananya di mau di bor dan utk stasiun2nya bakal menyingkirkan sebagian gedung2 yang berada di atasnya. Ini pk yg namanya tunnel boring machine. Ini salah satu (dan menurut gw hanya satu) jeleknya subway, makan tempat utk kontruksi lbh banyak dr moda2 transportasi lain. Setelah itu? mulus all the way...:cheers:

peseg5
August 10th, 2008, 04:57 AM
Kalau pakai 750 mm keberatan nggak?

Gak pak, kalau gerbongnya persis kayak gerbong KA wisata di TMII.

Lebar sepur itu bisa antara 305 mm sampai 9000 mm. Kebetulan aja lebar sepur yang pernah dipakai di Indonesia itu cuma 3 : 750 mm, 1067 mm, 1435 mm. Untuk MRT Jakarta belum ada keputusan lebar sepur yang mau dipakai.

http://www.parovoz.com/spravka/gauges-en.php

Dulu ada orang yang mau debat 3 hari 3 malam apakah MRT mau jalan di kiri atau kanan

Yg bener pak ada yg ngajak debat? Lah kalau saya mah simpel saja, pakai saja 1067. Kita sudah familiar dengan itu. Lagipula mau dibawa segimana ngebut dengan 1435, dengan lebar 1067 kecepatan maks saja sudah pas kok dengan MRT standard dan itu bisa integrated dengan rel Jabotabek dan Depo Depok kalau ada masalah2.

jadinya kapan ya ini?
tapi serem ga sih naek subway di jakarta??
hee

Kalau terowongannya belum "dibersihkan" oleh TIM PEMBURU HANTU, memang kayaknya bakalan serem ..!!!

Mau nanya sama mas asudarsono / peseg / sapa aja yang expert disini : Pembuatan terowongan underground untuk MRT itu bagaimana ? mengingat di koridor yang akan dilaluin kan udah padat sama bangunan..

Minta tolong pencerahan dari suhu2 disini.. :D

Saya bukan ekspert, tapi coba bantu saja ya. Setau saya caranya tuh ada yg model potong kue lalu timbun, atau di bor seperti postingan Nanda. Potong kue itu dikenal dengan metode (Cut and cover), jadi tanahnya dipotong kayak kue (sebenarnya lebih mirip gali kuburan), diambil tanahnya lalu bikin segmen terowongannya di dalam kuburan.. eh tanah itu. Kalau sudah rigid baru ditimbun lagi pake tanah, dan begitu seterusnya. Mirip gali kuburan kan?

Kalau model yang bor, ya tanah diatasnya gak diapa2in, bornya saja bekerja didalam tanah. MOdel seperti ini keliatan lebih minim impact, tapi lebih high risk kalau kontur tanahnya labil. Dan harga sewa bornya itu, mungkin bisa kasih makan tujuh turunan sekecamatan...mahal bangett.

Nah, tinggal pilih mana. Sebenarnya tergantung dengan kontur terowongannya itu sendiri, semakin dalam dari tanah atau semakin dangkal dari tanah. Kalau makin dalam, mungkin lebih cocok pakai bor. Tapi setau saya dari berita terakhir yg dipakai, metode cut and cover yg dipakai (walau belum ada berita terakhir yg mengupdate), karena selain lebih murah dibanding bor, tenaga kerja yg terpakai lebih banyak. Biaya bayar tenaga kerja yg banyak di JKT dibanding nyewa bor kayaknya masih lebih murah bayar tenaga kerja, namanya juga Indonesia... cheap labor.

asudarsono
August 10th, 2008, 05:12 AM
MRTJ rencananya pakai tunnel boring machine (TBM). Info ttg TBM bisa didapat di http://en.wikipedia.org/wiki/Tunnel_boring_machine Jadi bentuknya datar, mata bornya bukan satu tapi banyak dan memberntuk silang dimuka bornya. Bagusnya adalah krn kecil2, mata bor bisa diganti secara exchange unit, dan mesinnya sendiri bisa jalan terus.

Kelemahan TBM adalah kondisi tanah yg dibor kudu relatif keras. Kalau pas ketemu bagian tanah yang lembek, tanah itu krn gravitasi bisa menekan ke bawah shg menjepit TBM dan akhirnya TBM macet / kejepit. Kebetulan tanah di Jakarta termasuk keras. Teman saya lagi bikin di Amsterdam dan susah sekali krn selain tanahnya lembek, banyak gedung tua di sana. Nanti kalau TBM udah sampai kota tua, asyik deh, tapi untuk lintas Blok M - Dukuh Atas sih biasa aja.

Nanti TBM akan lewat di bawah sungai2, termasuk sungai purba di dekat HI dan banjir kanal. Kedalamannya masih dihitung tapi tidak akan mengganggu sungai maupun jalan di atasnya. Seperti diketahui, jumlah TBM akan ada 2 krn terowongannnya kanan kiri. Jadi perlu dinyatakan bahwa TBM tidak akan saling mengganggu. Apalagi TBM lewat di bawah jalan raya yang lebar.

Nah, yang tollfreak katakan emang betul : stasiun dan depo TBMnya akan menimbulkan gangguan. Depo TBM adalah tempat TBM pertama masuk ke dalam tanah. Stasiunnya ada Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, HI, Sarinah, Monas, Setneg, Harmoni dst. Stasiun dan Depo TBM akan dibuat dengan sistem cut and cover (seperti membuat basement). Untungnya di 4 stasiun pertama lebar jalur hijau cukup, sehingga jalan Sudirman akan digeser ke pinggir ke jalur lambat yang ada sekarang. JUMLAH JALUR DAN JALUR BUSWAY TETAP. Kalau stasiun2 yang di utara Dukuh Atas sedikit berbeda, tapi itu masih nanti ya, soalnya untuk itu saya belum dibayar, hahaha.

Edit : Wah bung Peseg, kita ngepost bareng. Yah waktu itu emang PT KA masih terlibat di proyek ini jadi debat bisa2 aja. You are right emang lebih enak pakai 1067 jalan di kanan tapi ada potensi ke 1435. Tapi kalau kebanyakan cut and cover sih kayaknya rada verboten ama DKI, soalnya nanti Jl Sudirman - Thamrin jadi kumuh. Lagian duit buat TBMnya udah ada. Emang ada yg ngajak debat di selatan Semanggi pakai cut and cover tapi .... yah, tergantung direksi PT MRTJ aja deh.

AceN
August 10th, 2008, 07:12 AM
^^ Thanx mas tollfreak, peseg & asudarsono. Masi ada beberapa yang bingung :

1. Jalurnya jadi Lebak Buluh - Dukuh atas atau Lebak Bulus - Kota ? coz mas asudarsono bilang stasiunnya ada di Senayan-Istora-Benhil-Setiabudi-Dukuh atas-HI-Sarinah-Monas-Setneg-Harmoni dst ?... dan yang elevated itu darimana ke mana dan underground mulai dari mana ?

2. Nantinya jalur di Sudirman lewat persis dibawah jalur cepat ? jadi waktu pembangunan jalur cepat akan dipindah smua ke jalur lambat ?..

3. Bukankah tanah di kawasan Sarinah pernah ambles? itu ga knapa2 kalo TBM lewat situ ?

Btw mas, kalo duit buat TBM udah ada, yang belom ada duit buat apanya donk? hehehehehe :D

Sorry ya kbanyakan nanya, soalnya bener2 penasaran gimana caranya bangun trowongan lewatin koridor Sudirman-Thamrin.. ;)

asudarsono
August 10th, 2008, 07:55 AM
Siap komandan,

1. Lintasannya Lebak Bulus - Dukuh Atas. stage 1 : Lebak Bulus - Dukuh Atas, stage 2 : Dukuh Atas - Kampung Bandan (Kota). Nanti ada stage 3 ke mana gitu (saya sih lebih suka ke BSD tapi ini khan pendapat saya pribadi). Stage 4 : ... dst dsb.

Kalau kita ngomong stage 1 : yang elevated : Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja. yang underground : Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas. Senayan mungkin di atas, mungkin di bawah (tergantung PT MRTJ). Itu dah 12 stasiun ya, ada sih yg ngitungnya 13 stasiun, soalnya tambah satu stasiun yaitu HI kali. Saya sih kalau dijawab gitu, biasanya nyeletuk bangun stasiun Sarinah aja sekalian.

BTW, Dinas Tata Kota DKI Jakarta maunya Dukuh Atas - Kota Tua underground semua.

2. Ya, waktu pembangunan STASIUN, 5 + 5 jalur jalan raya tetap dipertahankan cuma rada melengkung. Don't worry, metode konstruksi sedang distudi agar lebar jalan agar tidak berkurang / tetep sepanjang koridor. Kalau bangun infrastruktur tapi bikin macet itu mah udah passe banget deh. Mosok udah pakai teknologi Jepang masih kayak di kampung saya. Moga2 MRT ini bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah. (Pls support ya)

3. Kalau nggak salah, tanah di Sarinah amblas karena ada terowongan tua di sana. Makanya ini MRT maksudnya sekaligus penataan utilitas kota di jalur itu karena ancaman man - made lebih potensial daripada yang natural. Khan nggak lucu kalau TBM nabrak pipa gas.

Setahu saya, sampai Monas, tanah asli aman, tapi nanti kudu disoil investigation lagi yg lebih pasti.

4. Duit pembebasan tanah hehehehe. Dulu waktu sosialisasi AMDAL ada ketua RT yang nggak percaya bahwa dalam waktu cepat bisa dibebaskan 5 ha sepanjang lintas MRT (di luar depo area). Diralat ama yg presentasi bhw perlunya 5000 m (0,5 ha bukan 5 ha).

5. Maaf juga kalau kebanyakan njawab. Kalau ada yg salah mohon bantuannya dikoreksi.

=NaNdA=
August 10th, 2008, 10:04 AM
wah, nice info.. :cheers:

mas nanya lagi dunk.. :D

apa ada terowongan besar bawah tanah di Jakarta seperti di film2..
seperti gorong2 besar untuk pengairan, listrik, dan koneksi dengan
subway kl terjadi apa2..?kan cape kl sering2 gali tanah pinggir jalan cuma
buat nanem kabel...

nanti dibuat 2 tunnel kanan kiri ya?
bukan satu tunnel besar dengan dua jalur kereta?

kira2 dari atas jalan, jarak kedalaman ke tunnel berapa meter mas?
kl letaknya dibawah sungai n Banir Kanal berarti dalem juga donk..

yah qta support aja deh... emang bakal keren Jakarta nih.. ;)

asudarsono
August 10th, 2008, 02:45 PM
Yaaaaaa booooooooos, your wish is my command,

Kayaknya terowongan yang besar shg bisa masuk orang ada deh, tuh khan ada riol sepanjang jalan Thamrin, cuma kalau di luar negeri sering dirawat, kalau di Indonesia nggak tahu deh. Padahal emang mimpi kita fotografer kalau kabel2 ditanam aja deh. Capek nggosok2 di potosop (maksudnya cloning buat menghapus kabel udara yg pating sluwir, masak di Ciwedey yg kebanggaan komunitas foto nasional aja ada sutet numpang lewat, beda banget dgn swis ya).

Ya bos, terowongannya kiri kanan. Kalau satu terowongan sih bisa aja cuma mulut terowongan yang di Jl Sudirman jadi gede.

Kira - kiranya :
Dukuh Atas kedalaman - 8m9 dpl. Kalau tidak salah di stasiun Dukuh Atas yg milik PT KA itu 7,4 m dpl. Jadi selisihnya 16 m. Kedalaman banjir kanal nanti kita cek lagi ya, soalnya waktu itu ngukurnya cuma pakai tali dikasih pemberat plumb tapi dari info yang diperoleh, batas bawah konstruksi banjir kanal di sana +5m dpl.

Setiabudi - 5m37 dpl (di bawah permukaan laut). Halte busway di sana 11,9m dpl. Gradien terowongan MRT Setiabudi - Dukuhatas 0,642 %.

AceN
August 10th, 2008, 02:46 PM
Kalau kita ngomong stage 1 : yang elevated : Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja. yang underground : Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas. Senayan mungkin di atas, mungkin di bawah (tergantung PT MRTJ). Itu dah 12 stasiun ya, ada sih yg ngitungnya 13 stasiun, soalnya tambah satu stasiun yaitu HI kali. Saya sih kalau dijawab gitu, biasanya nyeletuk bangun stasiun Sarinah aja sekalian.

BTW, Dinas Tata Kota DKI Jakarta maunya Dukuh Atas - Kota Tua underground semua.


Oh gitu. EMang knapa mas, kok cuma Sarinah skalian ? ga skalian bangun Stasiun Monas ? :D



2. Ya, waktu pembangunan STASIUN, 5 + 5 jalur jalan raya tetap dipertahankan cuma rada melengkung. Don't worry, metode konstruksi sedang distudi agar lebar jalan agar tidak berkurang / tetep sepanjang koridor. Kalau bangun infrastruktur tapi bikin macet itu mah udah passe banget deh. Mosok udah pakai teknologi Jepang masih kayak di kampung saya. Moga2 MRT ini bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah. (Pls support ya)

Maksudnya rada melengkung mas ? sbenernya sy msh bingung tentang maksud panjang lebar jalan ga berkurang & lajur busway tetap. Apa maksudnya waktu pembangunan, lajur jalan & jalur busway ga tergganggu ?

Macet mah ga masalah. Mafhum.... Support ?? 100.000 % support dari saya spy proyek ini cepet kelar :)




3. Kalau nggak salah, tanah di Sarinah amblas karena ada terowongan tua di sana. Makanya ini MRT maksudnya sekaligus penataan utilitas kota di jalur itu karena ancaman man - made lebih potensial daripada yang natural. Khan nggak lucu kalau TBM nabrak pipa gas.

Setahu saya, sampai Monas, tanah asli aman, tapi nanti kudu disoil investigation lagi yg lebih pasti.


Ha? Baru saya trowongan tua disitu. ic ic :yes:


4. Duit pembebasan tanah hehehehe. Dulu waktu sosialisasi AMDAL ada ketua RT yang nggak percaya bahwa dalam waktu cepat bisa dibebaskan 5 ha sepanjang lintas MRT (di luar depo area). Diralat ama yg presentasi bhw perlunya 5000 m (0,5 ha bukan 5 ha).


Wah, brarti udah ga ada lagi yang namanya terkendala pembebasan lahan kaya proyek BKT nih ? :naughty: :D


5. Maaf juga kalau kebanyakan njawab. Kalau ada yg salah mohon bantuannya dikoreksi.

Maaf, gimana mo koreksi, saia ngerti aja blom... he he :D justru malah saya banyak blajar dari mas :)


yah qta support aja deh... emang bakal keren Jakarta nih.. ;)

sekeren ini nih nan :D

----------------------------------------------------------------------------------

dari yang pernah saya dapet, apa benar begini mas :


Jakarta MRT Plan

15 corridors of Busway
(1 coridor will be disable after a subway line operated) :? <- Koridor 1 bakal di replace nih ?

Jakarta Monorail (LRT) Blue Line and Green Line
MRT Subway with Elevated Track. Ground Track and Underground Track

And Also WaterBus on Banjr Kanal timur And Banjir Kanal BArat

JMRT Plan

http://www3.ntu.edu.sg/home2003/REYH0001/JMRT.jpg

^^ jalur subway yang warna coklat

Untuk Monorail rencananya pake siemens Inka dan PT bukaka
And Jakarta Monorail telah di pegang oleh pembuat Tunnel Prancis inggris.

Subway akan di buat oleh jepang

Monorail terbagi 2 lajur
Jalur biru (blue line) meliputi
Kampung Melayu, Tebet, Saharjo, Menteng Dalam, Casablanca, Dharmala Sakti, Menara Batavia, Karet, Kebon Kacang, Cideng, Tomang, berakhir di Mal Taman Anggrek.

jalur hijau (green line) yang disebut jalur melingkar meliputi HR Rasuna Said (Kuningan Central), Taman Rasuna, Gran Melia, Satria Mandala, Polda Metropolitan Jakarta Raya, SCBD, Bursa Efek Jakarta, Sudirman Place, Plaza Senayan, Stadion Madya Gelora Bung Karno, Stasiun Palmerah, Pejompongan, Karet, Sudirman, Setia Budi Utara, dan kembali ke Kuningan Central.

----------------------------------------------------------------------

Spesifikasi MRT Jakarta

Misi
Menyediakan pelayanan jasa transportasi yang cepat dan nyaman sehingga perjalanan kerja, bisnis, sekolah, sosial, dan lain-lain dapat dilakukan secara efisien tanpa terganggu oleh kemacetan lalu lintas jalan raya.

Tujuan
Membangun suatu jaringan sistem angkutan masal (Mass Rapid Transit - MRT) di Jakarta, yang pada tahap awal akan dibangun pada koridor Fatmawati-Kota.

Subwaynya akan ada 4 gerbong

Detil Subway
Panjang : 13,5 km (Blok M-Kota)
Frekuensi : 5 menit (jam sibuk), 10 menit (di luar jam sibuk), 15 menit (malam hari)
Kapasitas Sistem : 45.000 penumpang/jam/arah
Kecepatan maksimum : 85 km/jam
Kecepatan rata-rata : 35 km/jam
Waktu operasi : 18 jam (06.00-24.00)

Desain Stasiun
Stasiun dirancang terdiri dari 2 lantai yaitu lantai concourse dan lantai platform.

Stasiun dirancang sesuai standar NFPA 130 (1995) yang mencakup antara lain tentang perancangan tangga, eskalator, koridor dan kapasitas pintu, waktu evakuasi pada kondisi darurat, sistem pemadam kebakaran dan ketahan terhadap api.

Stasiun juga dirancang untuk dapat digunakan oleh penyandang cacat seperti pemakai kursi roda dan tuna netra.

Lokasi Stasiun
Lokasi stasiun diusahakan sedekat mungkin dengan pusat-pusat perkantoran/perbelanjaan atau dengan halte bus, sehingga terintegrasi dengan sistem transportasi jalan raya, serta sangat mudah untuk dicapai dengan berjalan kaki.

Kelengkapan Stasiun
Stasiun juga akan dilengkapi dengan ruang untuk kios, bank, kantor pos, telepon umum, dan lain-lain. Stasiun dilengkapi dengan mesin penjual tiket otomatis serta automatic fare collection sehingga hanya penumpang yang telah membeli tiket saja yang dapat masuk ke areal platform di dalam stasiun.

Kenyamanan Penumpang
Untuk memaksimumkan kenyamanan penumpang, maka setiap stasiun (dan kereta) akan dilengkapi dengan penyejuk udara (AC). Stasiun dilengkapi dengan sistem informasi berupa gambar, tulisan, sistem audio, dan lain-lain yang sangat mudah untuk dimengerti bagi para pengguna jasa kereta api.

Moda
Moda yang akan digunakan adalah kereta api listrik.

Deskripsi sistem
Panjang lintasan : 19 km
Jarak antar stasiun rata-rata : 1 km
Alinyemen vertikal : seluruhnya underground ( maksudnya apa nih mas ? )
Kapasitas sistem : 45.000 penumpang/jam/arah
Panjang platform : 140 m
Lebar kereta : 1435 mm (standard)
Pengumpulan listrik : overhead catenary 1500 Volt (DC)
Kecepatan maksimum : 80 km/jam
Kecepatan rata-rata : 35 km/jam
Formasi kereta : 6 kendaraan per rangkaian
Ukuran kendaraan
Panjang : 23 meter
Lebar : 3,2 meter
Kapasitas angkut : 2100 penumpang per kereta
Selang waktu kendaraan (pada jam sibuk) : 2-5 menit
Waktu operasi : 18 jam (06.00-24.00)

DEPO
Depo dipergunakan untuk tempat parkir kereta, perawatan dan perbaikan kereta api yang bersifat rutin/ringan maupun berat, Permanent Way Workshop dan Fixed Facilities Workshop.

Selain itu depo juga akan dimanfaatkan untuk mengakomodasikan tempat pencucian kereta, gedung administrasi serta Pusat Kontrol Operasi (Operation Control Centre).
rencananya di dekat Jalan Lontar

Keselamatan
Pengoperasian kereta dikontrol sepenuhnya dari ruang kontrol dengan bantuan komputer.

Pintu kereta akan selalu tertutup pada saat kereta dalam keadaan berjalan.

Setiap kereta akan dilengkapi dengan sistem telekomunikasi 2 (dua) arah untuk dapat berhubungan langsung dengan petugas di pusat kontrol.

Kereta dan stasiun akan diperlengkapi dengan CCTV agar penumpang dapat dipantau dengan mudah.

Stasiun dilengkapi dengan pintu platform (platform screen door) yaitu pintu yang dipasang di ujung platform, yang membuka secara bersamaan dengan pintu kereta.

Metoda Konstruksi
Pembangunan terowongan di antara dua stasiun pada umumnya akan dilakukan dengan menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM) dari jenis permukaan tertutup (closed face) yang dilengkapi dengan shield mekanis (mechanical shield). Pengeboran terowongan akan dimulai dari beberapa lokasi kerja tertentu yang terletak di luar badan jalan di sepanjang rute. TBM akan dioperasikan dari suatu lokasi kerja tertentu, melalui beberapa stasiun antara yang sedang dalam tahap konstruksi, sampai akhirnya dikeluarkan pada lokasi kerja berikutnya. Sebagian besar stasiun akan dibangun di bawah badan jalan dengan menggunakan metoda gali dan urug (cut and cover).


Stasiun-stasiun tersebut akan dibangun di antara dinding penahan tanah, dengan ukuran (galian) panjang 175 meter, lebar 22 meter, dan kedalaman sampai dengan 19 meter.

Masa konstruksi: sekitar 63 bulan.

Gangguan lalu lintas yang minimum pada masa konstruksi:

Pembangunan terowongan dengan menggunakan Tunnel Boring Machine (TBM) tidak mengganggu lalu lintas.

Walaupun pembangunan stasiun dilakukan di bawah badan jalan dengan metode "cut and cover", namun jalan tersebut tidak perlu ditutup seluruhnya sehingga tetap dapat dilalui kendaraan.

Pengangkutan tanah hasil galian dilakukan melalui terowongan yang sudah dibangun. Pengangkutan segmen dinding terowongan dilakukan melalui rute yang sama.

Pengangkutan material dan pembuangan tanah hasil galian dapat dilakukan pada malam hari pada saat lalu lintas sedang sepi.

rencananya Taman Impian Jaya Ancol Akan membuat monorail di TIJA dan akan menghubungkan TIJA dengan kota jakarta
Dan Biaya Monorail TIJA ini adalah Biaya sendiri

asudarsono
August 10th, 2008, 03:01 PM
http://img512.imageshack.us/img512/7403/setiabuditrafficmanagemmv0.jpg (http://imageshack.us)
http://img512.imageshack.us/img512/7403/setiabuditrafficmanagemmv0.229b56ed9c.jpg (http://g.imageshack.us/g.php?h=512&i=setiabuditrafficmanagemmv0.jpg)

Untuk besarnya diklik http://img512.imageshack.us/my.php?image=setiabuditrafficmanagemmv0.jpg aja. Ini contoh traffic diversion di stasiun Setiabudi. Yang hijau adalah daerah kerja MRTJ. Menurut saya, Jl Sudirman udah cukup macet, nggak ada keinginan sama sekali bikin lebih macet lagi. Malah sekarang kita bikin challenge baru : gimana caranya pas pembangunan, lalu lintas malah LEBIH LANCAR.

AceN
August 10th, 2008, 03:07 PM
^^ gambarnya kecil mas :dunno: btw, stasiunnya jauh dari jalan raya ?

asudarsono
August 10th, 2008, 03:15 PM
Stasiunnya di as jalan Sudirman, bos. Di median tengah pas posisi halte Setiabudi yang sekarang.

AceN
August 10th, 2008, 03:46 PM
Di median tengah ? ... eh mas, pertanyaanku ttg busway & panjang jalur gmana ? hehe :D ...

asudarsono
August 10th, 2008, 04:01 PM
Dari gambar kecil di atas (maaf ya sampai sekarang belon tahu gimana bikin gambar yg gede di sini, paling malas belajar yg gituan sih, my fault entirely) :

Itu gambar Jl Sudirman, ke kiri itu selatan ke kanan arah utara. Maksud saya menggambarkan wilayah kerja pas membangun stasiun Setiabudi. Selain bikin station boxnya, perlu juga wilayah buat alat berat, penyimpanan material dll. Semua itu harus masuk ke wilayah hijau itu.

Metode kerjanya :
a. Bongkar jalur median pohon yang membatasi jalur cepat dan lambat
b. Lokasi bongkaran diaspal lalu diberi marka jalan sehingga ada 4 jalur ke utara dan 4 jalur ke selatan. Di tengah diberi jalur busway 1 jalur ke utara 1 ke selatan. Kira2nya yang di panah merah itu lho.
c. Mulai bekerja hanya di daerah yang hijau itu. Jelas khan daerah yang hijau itu di tengah2 Jalan Sudirman? Kalau bos ke turun busway koridor 1 di halte Setiabudi, nah halte yang bos injak itu di dalam lokasi daerah hijau itu.
d. Setelah selesai, daerah hijau ditutup kembali. Kembalikan kondisi median antara jalur lambat dan jalur cepat. Kembalikan kondisi median tengah. Ubah fungsi jalur busway jadi jalur jalan umum.
e, Tanah rumput dan pohon di median tengah dan median antara jalur lambat dan cepat.

BTW lebar jalan Sudirman di sana, batas trotoir barat - aspal ke aspal - trotoir timur : 58,8 m. Lebar daerah hijau 18,7 m. Jadi lebar jalur jalan umum = (58,8 m - 18,7m) / 10 jalur = 4 m. Kira - kira 4 m cukup lebar untuk dilalui mobil kali ya?

Malam ini diskusinya menarik sekali tapi aku udah disuruh ibuku tidir. Besok disambung lagi ya om.

Phetoy6
August 10th, 2008, 07:14 PM
wow.. what a great information mas! terima kasih ya.. sangat enriching our knowledge.. mudah2an proyeknya berjalan dengan lancar dan cepet kelar..

semoga ga hanya menjadi mimpi indonesia yang ketinggalan jaman..
siip boss! siap mendukung!

komuter
August 10th, 2008, 07:44 PM
Kalo di singapur, sebagian besar stasiun MRT bawah tanah letaknya di tidak dibawah jalan. Saya juga kurang paham dulunya apa, tp yg tampak dipermukaan adalah sebuah taman/lapangan. Jadi stasiunnya berada di bawah taman. Ini jelas tidak terlalu menggangu lalu lintas ketika masa konstruksi. Tp utk kondisi Jakarta, sudah banyak jalan, dan gedung bertingkat. Saya kawatir akan terjadi dampak yg luar biasa bagi lalu lintas di sekitar konstruksi stasiun (undergroung maupun elevated). Jadii kyaknya warga Jakarta harus berkorban (macet2an lagi) utk jakarta yg lebih baik ;)

lombok
August 10th, 2008, 08:28 PM
Gua..kurang begitu antusias..moga-moga bukan hanya janji terus. lIhat ajah proyek tram layang belum jadi-jadi. Sekarang udah mau buat MRT..tangani banjir ajah belum bisa, tangani yang kumuh ajah belum bisa:bash:

Gua rasa Surabaya, Makasar, Batam & Pekanbaru..yang kelihatan mulai agak rapi-rapi, serta kota kecil Solo....:banana:

AceN
August 11th, 2008, 10:41 AM
^^ gimana kalo ELU dulu yang ditanganin mbok ?

tollfreak
August 11th, 2008, 11:09 AM
ada beberapa pertanyaan:
1. katanya gerbong kereta yang akan dipakai 4 gerbong, jumlah itu akan expandable atau hanya akan bisa 4 aja?
2.Apakah stasiun2 akan terintergrasi (ada enterance) sm mall2 atau gedung2 disekitarnya(PP, PI, GI, ITC Fatmawati, Poins Square, dll)?
3.yg di map2 itu yg keretanya ground KRL listrik atau bukan?
4.Untuk sementara waktu subway dibangun, halte2 busway akan ditaruh dimana?
thx....jd seru nih thread tiba2:lol:

asudarsono
August 12th, 2008, 11:28 AM
1. Bisa expandable kelipatan 4. Khan pakai EMU. Jadi bisa 4, 8 , 12, dst
2. Maunya sih begitu. Tergantung keinginan pemilik gedung juga sih
3. Ya KRL Jabotabek
4. Dipindah ke luar daerah kerja, tapi di sedekat mungkin dengan posisi semula

AceN
August 12th, 2008, 12:04 PM
Trus seselesainya phase II Lebak Bulus - Kota, koridor 1 tije bakal ditutup ?

asudarsono
August 12th, 2008, 12:11 PM
Good question, tough answer. Terus konsorsiumnya gimana?

AceN
August 12th, 2008, 04:42 PM
^^ nahhhh itu dia yang g bingung......mo dikemanain ?

Tapi ada 2 moda transport dengan jalur searah apa efektif ?

asudarsono
August 12th, 2008, 06:58 PM
Ya nggak efektiflah.

Kalau masih ada koridor 1, terus penumpang berkurang apa nggak konsorsium teriak.

Di sisi lain, kalau koridor 1 dibubarkan terus investasi konsorsium bagaimana. Kalau misalnya dioper ke koridor lain, tapi jumlah penumpang khan nggak sama dus keuntungan pasti berkurang.

Hmmm, menarik ini. Kudu dbawa ke para pengambil keputusan

AceN
August 13th, 2008, 02:59 AM
^^ memang. Apalagi koridor 1 koridor dengan penumpang terbanyak. So, blum ada keputusan pasti tentang hal ini ?

adiyon84
August 13th, 2008, 03:48 AM
hai, nak bertanya. di jakarta sudah ada MRT ke belum? maksud aku, sistem tren ringan yang menggunakan stesen2 dan aliran elektrik? :-) sebab aku tak pernah tengok atau dengar apa-apa perkembangan tentang tren di sana. peace!

ace4
August 13th, 2008, 06:47 AM
^^
memang Jakarta belum ada macam MRT tu... sedang dalam proses pembuatan...

bila keretapi listrik macam KTM Komuter jalur nya ada tapi pelayanan kurang maksimal. keretapi nya tak nyaman tanpa aircon. ada beberapa layanan kereta aircon yang nyaman tapi servis nya masih terbatas... hanya ada pada masa pulang pergi kantor...:cheers:

peseg5
August 13th, 2008, 12:46 PM
^^ memang. Apalagi koridor 1 koridor dengan penumpang terbanyak. So, blum ada keputusan pasti tentang hal ini ?

Kemungkinan, jalur busway-nya tidak digusur. Tapi koridornya di route... dari Blok M - Kota, menjadi Blok M - Pulogadung / Kalideres. Jadi rutenya tidak 100% bersinggungan.

Modifikasi rute busway sangatlah mudah. Kalau MRT mau dimodifikasi, minimal keluarin 1 juta... bukan rupiah tapi dolar...

Cen, itu peta yg lo posting, itu bikinan gw awal2. Udah gak match dengan plan yang sekarang. Pakai peta yg PTM DKI lebih updated.

@adiyon: if you meant electric train, we already have it. And it's well known as commuter train than MRT. The operator is PT. KA (govt owned company).

@asudarsono: menarik sekali, apalagi mengatur loading/unloading bay materialnya. Mengingat lahan2 disekitar situ sudah cukup padat. Jangan lupa, efek sosialnya, pada suatu lahan yang dipenuhi sentra ekonomi menengah kebawah / PKL. Harus diantisipasi dari awal.

Btw, halte busway eksisting, apakah juga harus tergeser?

tollfreak
August 13th, 2008, 01:39 PM
City begins acquiring land for MRT

Wed, 08/13/2008 11:06 AM | City

The city's Public Works agency is acquiring land for the Mass Rapid Transit project running from Lebak Bulus to Dukuh Atas.

Wishnu Subagya Yusuf, head of the public works agency, said Tuesday his office would disseminate information to land owners this week, while the national land agency would make an inventory, implement land fencing, propose price lists for acquisitions and organise price negotiations.

"This year, we will receive Rp 40 billion for the land acquisition," he said.

The administration already announced it would acquire land around Lebak Bulus to build a terminal station and MRT depot.

He said that if the prices were agreed in November or December, the agency could start acquiring the land. Land acquisition is scheduled to finish in 2009, so that the city administration can complete construction between 2010 and 2012.

Governor Fauzi Bowo said that he had already issued a gubernatorial decree on land planning for the first phase of the MRT, which planned to start operations in 2014.

The first phase would stretch 14.3 kilometers from Lebak Bulus in South Jakarta to Dukuh Atas in Central Jakarta. The project will connect several traditional market areas, such as Blok M, Blok A, Mede Fatmawati, Benhil and Blora.

The second phase will be the construction of a line from Dukuh Atas to Kota in West Jakarta.

Fauzi said Monday that the Transportation Ministry was making a detailed engineering design for the MRT project.

The basic share capital to finance the MRT is Rp 200 billion (US$21.5 million), divided into 200,000 shares or Rp 1 million per share. The working capital deposited is 25 percent or 50,000 shares, worth Rp 50 billion.

Of the Rp 50 billion, 49,500 shares or Rp 49.5 billion are owned by the city administration and 500 shares or Rp 500 million are owned by city-owned market operator PD Pasar Jaya. -- JP/Tifa Asrianti :banana:

ace4
August 13th, 2008, 02:55 PM
Pembangunan Subway di Jakarta Mulai Awal 2009

Rabu, 13 Agustus 2008 | 14:24 WIB

JAKARTA, RABU — Untuk menanggulangi kemacetan yang terjadi di Ibu Kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan menaruh perhatian utama pada pembangunan sarana transportasi umum yang memadai. Salah satu cara yang bakal ditempuh adalah mengganti transportasi umum berbasis bus, dengan transportasi berbasis rel, misalnya kereta api bawah tanah (subway).

Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, pengerjaan proyek subway akan dimulai tahun 2009. "Saya jadwalkan pengerjaan infrastruktur subway sudah dapat dimulai awal tahun 2009 atau pertengahan tahun 2009," ungkap Fauzi dalam acara Temu Wicara "Menuju Jakarta Sukses, Aman, dan Sejahtera" di Balai Kota, Jakarta, Rabu (13/8).

Menurut Fauzi, untuk mencapai proyeksi tersebut bukan perkara mudah. Dibutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat dan instansi terkait. "Pekerjaan tidak mudah sebab kereta api di luar kekuasaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tapi nantinya, kita akan terus melakukan koordinasi dan kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia untuk pengadaan transportasi massal berbasis rel di Jakarta," ungkapnya.

KA dipilih sebagai alternatif karena memiliki daya angkut penumpang yang jauh lebih besar dibandingkan bus. "Jadi, cara perhitungan akan menjadi lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar minyak dan juga mengurangi tingkat polusi di Ibu Kota yang semakin parah," terangnya.

Ia berharap, dengan beroperasinya subway juga akan menekan tingkat kemacetan yang terjadi di Jakarta. "Tahu sendiri kan sekarang harga minyak tinggi. Di samping itu persediaannya juga semakin menipis. Dengan adanya subway, masalah tersebut akan teratasi," ujar Fauzi.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/13/14244348/pembangunan.subway.di.jakarta.mulai.awal.2009

AceN
August 13th, 2008, 03:16 PM
Kemungkinan, jalur busway-nya tidak digusur. Tapi koridornya di route... dari Blok M - Kota, menjadi Blok M - Pulogadung / Kalideres. Jadi rutenya tidak 100% bersinggungan.

Modifikasi rute busway sangatlah mudah. Kalau MRT mau dimodifikasi, minimal keluarin 1 juta... bukan rupiah tapi dolar...

Cen, itu peta yg lo posting, itu bikinan gw awal2. Udah gak match dengan plan yang sekarang. Pakai peta yg PTM DKI lebih updated.


Oh, gitu. Anw, peta PTM DKI yang mana ya ? soalnya g punya banyak versi. Pusing dah.. --"

had94zz
August 17th, 2008, 12:56 AM
Heheh.. Halo, ^^
Aku baru ngejoin ni forum.. :p
Boleh ikut ngobrol? XD

AceN
August 17th, 2008, 06:43 AM
Of course :D Makin banyak makin baek :D

had94zz
August 17th, 2008, 06:31 PM
Heheheh,
Makasih.. :lol:
Mo nanya ni, katanya busway udah nyamber daerah Pondok Indah ya..
Jadi gimana kabarnya sekarang? Maklum, udah 2 tahun jauh dari Indo.. ^^
Terus kabar Monorail gimana? Subway juga?
Kira2 kapan ini projek selese? Keseluruhan? :shocked:

=NaNdA=
August 18th, 2008, 10:57 AM
Monorail pending, salah satu jalur nya cancel..
diganti ama Subway..keseluruhan pasti bakal lama selesainya.. :D

yang jelas subway tahap 1 Lebak Bulus - Dukuh Atas.. :)
CMIIW

tollfreak
August 18th, 2008, 01:24 PM
Heheheh,
Makasih.. :lol:
Mo nanya ni, katanya busway udah nyamber daerah Pondok Indah ya..
Jadi gimana kabarnya sekarang? Maklum, udah 2 tahun jauh dari Indo.. ^^
Terus kabar Monorail gimana? Subway juga?
Kira2 kapan ini projek selese? Keseluruhan? :shocked:

busway udah nyamber ke PI tp blm beroperasi ( kurang busnya) tp seperatornya udh pada hilang2. Monorail akan ditangani oleh pemerintah setelah didiskusi sama Bank Dunia nga feasible untuk dikerjakan swasta. Untuk Subway, Pemda DKI 'Yakin' akan mulai konstruksi pertengahan tahun depan, subway diperkirakan selesai 2014.

had94zz
August 18th, 2008, 04:14 PM
Monorail pending, salah satu jalur nya cancel..
diganti ama Subway..keseluruhan pasti bakal lama selesainya.. :D

yang jelas subway tahap 1 Lebak Bulus - Dukuh Atas.. :)
CMIIW

Oooww...
Bukannya subway lebih mahal dari monorail? :shocked:
XD
Lagian kalo banjir, subwaynya jadi submarine.. XD
Bikin teknologi baru Indonesia, nanti..

=NaNdA=
August 18th, 2008, 04:18 PM
^^ untuk masalah itu serahkan pada ahlinya.. :D

had94zz
August 18th, 2008, 04:18 PM
busway udah nyamber ke PI tp blm beroperasi ( kurang busnya) tp seperatornya udh pada hilang2. Monorail akan ditangani oleh pemerintah setelah didiskusi sama Bank Dunia nga feasible untuk dikerjakan swasta. Untuk Subway, Pemda DKI 'Yakin' akan mulai konstruksi pertengahan tahun depan, subway diperkirakan selesai 2014.

Orang PI kurang kooperatif ni (No offense)
Monorailnya sih moga-moga jadi *Ngarep*
Kalo subway aku rada pesimis.. Jakarta kan bermasalahan tuh sama banjir, banjir sendiri udah bisa diatur belom?
Mendingan keruk dulu sungai, atur dulu keadaan perairan Jakarta, baru bikin subway...
Jakarta kan juga katanya rada bermasalah dengan tanahnya.. Katanya karena air bawah tanahnya di ambil terus menerus, habis dan bisa anjlok tanah.. Tuh gimana?
Nanti subway n monorail udah jadi, taunya ancur juga.. :shocked:

had94zz
August 18th, 2008, 04:20 PM
^^ untuk masalah itu serahkan pada ahlinya.. :D

Moga2 aja ahli2 nya emang bener ahli..
Aku pengen transportasi umum yang memadai di Jakarta..
Udah ngarep dari dulu kecil..
Tapi rada pesimis..
Bener nggak ini bisa jadi?

tollfreak
August 18th, 2008, 05:02 PM
^^ bukan di PInya yg hilang seperatornya... di bagian2 lain dr korridor itu yg udh hilang ( di Gandaria, Simprug contohnya) kl di PI nya sendiri nga pake seperator. Btw soal tanah subway, wkt itu sdg dibangun nantinya kl lg hujan deras tanahnya akan tidak apa2 nga yg udh di bawah tanah tp msh terbuka?

AAG
August 19th, 2008, 03:08 PM
Monorail pending, salah satu jalur nya cancel..
diganti ama Subway..keseluruhan pasti bakal lama selesainya.. :D

yang jelas subway tahap 1 Lebak Bulus - Dukuh Atas.. :)
CMIIW

jalur mana yang di cancel:ohno::ohno::ohno::ohno:

had94zz
August 19th, 2008, 03:19 PM
^^ bukan di PInya yg hilang seperatornya... di bagian2 lain dr korridor itu yg udh hilang ( di Gandaria, Simprug contohnya) kl di PI nya sendiri nga pake seperator. Btw soal tanah subway, wkt itu sdg dibangun nantinya kl lg hujan deras tanahnya akan tidak apa2 nga yg udh di bawah tanah tp msh terbuka?

Ooo...
Jadi kalo ujan,
Aernya ngalir ke bawah subway, trus d serep d bwh situ?

AceN
August 19th, 2008, 05:25 PM
^^ bagus kan ? 2 in 1, sekaligus wisata bahari dalam rangka Visit Indonesia :D

=NaNdA=
August 19th, 2008, 05:53 PM
^^ :lol:

K14N
August 20th, 2008, 03:31 AM
jalur mana yang di cancel:ohno::ohno::ohno::ohno:

Katanya sih jalur yg Timur Barat, yg nantinya menghubungkan Tangerang ke Bekasi diganti jd Subway... Entah kapan sih jadinya...?? :nuts::ohno:

had94zz
August 20th, 2008, 12:56 PM
Heheh..
Aku jadi nggak nyambung ni :D:D

AAG
August 20th, 2008, 02:47 PM
ya sudahlah diganti subway mudah2 an jadi lebih cepat

AceN
August 21st, 2008, 01:00 PM
Mas asudarsono, thread ini ampe kebawa2 mimpi. 2 hari lalu, g mimpi diajak mas asudarsono testrun track MRT nya :D Rolling stocknya warna oranye :D

Udah gitu, di mimpi g monorelnya udah jadi. Viewnya mantap banget.. :drool:

Ah, mimpi......

=NaNdA=
August 21st, 2008, 01:26 PM
^^ :lol: knapa harus oranye?? PERSIJA? :D

Sizter85
August 21st, 2008, 04:07 PM
Kamis, 21 Agustus 2008 18:10 WIB
Adhi Karya Siap Lepas 30,1% Saham Monorail

JAKARTA--MI: PT Adhi Karya Tbk siap melepas 30,1% kepemilikan sahamnya di PT Jakarta Monorail senilai US$1,942 juta apabila proyek tersebut tidak berjalan. Pemerintah diharapkan menyerap saham tersebut.

Corporate Secretary Adhi Karya Kurnadi Gularso menyatakan, saham yang dilepas diharapkan diambil alih oleh pemerinmtah provinsi atau pemerintah pusat. Meski demikian, perseroan tetap berharap penggarapan proyek monorail tetap berjalan.

"Memang pelepasan saham sedang kami kaji. Namun sebenarnya jika pemerintah daerah dan pemerintah pusat tetap berencana meneruskan proyek ini, kami akan berpartisipasi," ujar Kurnadi.

Saat ini Adhi Karya memiliki saham di proyek monorail lebih kurang 30,1%, secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, perseroan memiliki 7,65% di PT Jakarta Monorail. Sedangkan secara tidak langsung Adhi memiliki 24,67% saham di PT Indonesia Transit Central (ITC) yang menguasai 91,02% saham PT Jakarta Monorail, atau sekitar 22,45%.

"Nilai saham yang 7,65% sekitar US$1,573 juta, sedangkan yang 22,45% sekitar Rp3,4 miliar. Namun jika nantinya dijual, nilainya bisa berubah tergantung appraisal saat pelepasan saham nanti," ujarnya.

Terhambatnya pengerjaan proyek senilai US$480 juta tersebut disebabkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini lebih memilih memfokuskan pengerjaan proyek kereta api bawah tanah ketimbang proyek Jakarta Monorail. Padahal, pengerjaan proyek itu sudah memasuki tahap pembangunan pondasi.

"Secara pendanaan pun proyek ini masih terhambat. Komposisi pendanaan proyek senilai US$480 juta tersebut terdiri dari ekuitas bersama US$144 juta, sisanya pinjaman bank. Dari US$144 juta saja masih belum dapat dihimpun," tandasnya.(DW/OL-01)

AceN
August 21st, 2008, 07:00 PM
^^ sizter, salah thread tuh :)

AceN
August 21st, 2008, 08:07 PM
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/jmrt.jpg
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/jmrt2.jpg

Blue_Sky
August 22nd, 2008, 02:48 PM
sepintas mirip LRT
langsing sih

had94zz
August 23rd, 2008, 12:46 AM
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/jmrt.jpg
http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/jmrt2.jpg

*Ketok Kepala*
Ini gambar dari kayak rajutan gitu ya?
Sori, aku suka nggak nyambung:nuts:

=NaNdA=
August 23rd, 2008, 05:35 AM
bukan rajutan, kl ga salah AceN ambil dari x-banner
kaya gini..

https://www.printme.ie/WorkPlease/images/xbannerGroup.jpg

atau spanduk / banner lain
yang bahannya sama ama banner diatas itu.. :)

Sizter85
August 23rd, 2008, 05:37 AM
^^ sizter, salah thread tuh :)

move aja :nuts:

=NaNdA=
August 23rd, 2008, 08:01 AM
peraturan Gubernur Jakarta tentang pembangunan MRT.. klik

http://www.beritajakarta.com/Download/SK/Detail/Pergub%20Prov%20Jakarta%20No%2018%20thn%202008.pdf

AceN
August 23rd, 2008, 09:11 AM
Thanx nanda :D Eh, linknya mati :?

AAG
August 23rd, 2008, 02:58 PM
walah bentuknya gitu amat ya?
tapi ga papa lah udah bagus ada dibanding ga ada.

had94zz
August 24th, 2008, 12:36 AM
bukan rajutan, kl ga salah AceN ambil dari x-banner
kaya gini..

https://www.printme.ie/WorkPlease/images/xbannerGroup.jpg

atau spanduk / banner lain
yang bahannya sama ama banner diatas itu.. :)

*Ketok Kepala*
Duhduh,
Bener2 tulalit..:lol::lol::lol::nuts:

had94zz
August 24th, 2008, 12:43 AM
walah bentuknya gitu amat ya?
tapi ga papa lah udah bagus ada dibanding ga ada.

Peraturan MRT nya ya?
Kayak abis dibikin pake mesin tik kuno itu:lol:
Ya tapi nggak apalah:)

Moga2 nanti aku pulang ke Jakarta semua dah selese..

Suka ngebayangin kadang2 denger suara kereta lewat daerah rumah.. Jes, jes.. Nanti ke daerah Tanah Abang, ckiit.... Berhenti! Ganti kereta, pergi yang ke arah Bogor, gejes, gejes... gejes....:lol::lol:

Aku rmh di Bintaro, dilewatin kereta kan nantinya? Trus sekolah rencana nanti di Bogor..:p Sik, asik.. Naek kereta api, tut tut tuuut!! :lol::lol::lol:

sanhen
August 24th, 2008, 04:32 PM
Gambar MRT yg diatas banget ^^^ Koq ngga keliatan spt MRT.. lebih seperti Tram.

asudarsono
August 26th, 2008, 05:03 AM
Maaf, late reply :

Modifikasi rute busway sangatlah mudah. Kalau MRT mau dimodifikasi, minimal keluarin 1 juta... bukan rupiah tapi dolar...

@asudarsono: menarik sekali, apalagi mengatur loading/unloading bay materialnya. Mengingat lahan2 disekitar situ sudah cukup padat. Jangan lupa, efek sosialnya, pada suatu lahan yang dipenuhi sentra ekonomi menengah kebawah / PKL. Harus diantisipasi dari awal.

Btw, halte busway eksisting, apakah juga harus tergeser?

Iya ada tuh yang punya pengalaman dgn Eropa, gara2 salah desain jadi costnya keluar deh.

Kita dikaruniai nasib baik ada akses langsung jalan tol pelabuhan ke Lebak Bulus. Di sekitar sana barangkali bisa dilihat banyak tanah kosong untuk stockpile.

Kalau yang untuk underground, sedikit lebih sulit. Tapi udah banyak pengalaman orang bikin subway kok. Ini kita mau bikin world class railway, tentunya dengan sedikit kecerdikan kita bisa jalan baik.

Halte busway existing selama konstruksi digeser sedikit. Makanya dishub emang dari awal udah bikin halte yang knock down gitu. Kalau MRT udah jalan bisa aja dipindah ke koridor yang lain

=NaNdA=
August 26th, 2008, 11:37 AM
ooh gitu... :D brarti waktu bangun subway nya satu jalur dengan busway gitu?
jadi selama U/C di geser dikit haltenya ya??

oya world class railway tu buat apa?subway ya?
apa kelebihannya?

K14N
August 26th, 2008, 12:33 PM
ooh gitu... :D brarti waktu bangun subway nya satu jalur dengan busway gitu?
jadi selama U/C di geser dikit haltenya ya??

Setelah Subway jadi, maka Busway koridor I di-close kan.. Yg saya tahu sih gt. Entahlah soal konsorsium yg ntar takut rugi dll, tp bukannya agreement dr awal ud tahu akan jd seperti itu (di-close setelah ada MRT)?

=NaNdA=
August 26th, 2008, 12:46 PM
wah kaga mungkin busway di-close.. sia2 amat selama ini.. :D:D

lagian busway itu kan bagian dari sistem MRT.. :)

K14N
August 26th, 2008, 01:12 PM
Ga jelas juga sih, tp yg gw baca (dimana yah, tp yakin dah ga salah baca) memang busway koridor I dibangun selama MRT belum jadi. Kalau udah ada Subway harus dihapus.

Ga sia2 donk, kan udah menemani lebih dari 10 thn sampai 2014 nanti. Itu pun kalau bener 2014 MRT-nya jadi :lol:

AAG
August 26th, 2008, 05:37 PM
mati!, kalo busway koridor 1 dihapus pasti banyak orang naek mobil lagi = macet

had94zz
August 26th, 2008, 07:51 PM
Kenapa Busway nya nggak di keep aja,
Dengan subwayny jg jalan,
Kdg2 hrs ada 2 transportasi yg jln di tempat itu, jadinya nanti kalo salah org nggak bisa naek yg ini, bisa naek yg itu ato apa gitu la...
Syg bgt uangnya abis,
Meski dah bakal dipake buat beberapa thn,
Buang2 uang dong,

lombok
August 26th, 2008, 08:15 PM
Gua rasa tidak usah MRT segala, rapihkan ajah dulu yang sudah ada, bus-bus gembel, bajaj/tuk-tuk, angkutan-angkutan umum jaman batu ditertibkan, motor diberi jalur khusus, trans-Jakarta diperbaiki. After itu infrastruktur : trotoar, jalan berlobang, PKL dialihkan tempat khusus, riviers dibersihkan.
Kalau itu sudah baik....otomatis yang lainnya juga.

Gua lihat Indonesia itu selalu ingin meniru negara tetangga, tanpa lihat kondisi Indonesia sendiri yang banyak harus diatur:ohno::bash: dan dirapihkan. Tetangga punya MRT ingin, tetangga punya ini-itu ingin juga....:ohno:, makanya susah sekali untuk bisa rapih.....:ohno:

had94zz
August 26th, 2008, 08:34 PM
Gua rasa tidak usah MRT segala, rapihkan ajah dulu yang sudah ada, bus-bus gembel, bajaj/tuk-tuk, angkutan-angkutan umum jaman batu ditertibkan, motor diberi jalur khusus, trans-Jakarta diperbaiki. After itu infrastruktur : trotoar, jalan berlobang, PKL dialihkan tempat khusus, riviers dibersihkan.
Kalau itu sudah baik....otomatis yang lainnya juga.

Gua lihat Indonesia itu selalu ingin meniru negara tetangga, tanpa lihat kondisi Indonesia sendiri yang banyak harus diatur:ohno::bash: dan dirapihkan. Tetangga punya MRT ingin, tetangga punya ini-itu ingin juga....:ohno:, makanya susah sekali untuk bisa rapih.....:ohno:

Ya sih, kalo misalnya ada kek Transportasi Umum di Jakarta, yg pinggiran ato Old Townnya, becak ato delman ato gitu2 lucu jg.. ^^ Jadi OLD part dari Jkt nya keliatan,
Tapi kalo bus2 gembel di Jak Pus ato Jak Sel itu harus diganti MRT..
Dah susah itu diatur,
^^
Mungkin nanti MRT selese itu Bemo2, Bus2 tsb pd d "gusur"
Feeling gw itu yg ad di pikiran Fauzi,

Yg gw seselin itu Jalur2 Trem yg di bkin Pemerentah Kolonial Blanda jadul itu malh di tutupin aspal, trus trem2nya di "gusur" pdl kalo kek gituan di keep kan lucu jg, ato tremnya aj yg diganti lebih MODERN

Tapi gw denger2 ni, ktnya yg CILIWUNG LINE Kereta itu ato ap gtw adlh dulunya jalur2 yg di bikin Blanda, bener itu ya?
Abis seinget gw tremnya Blanda dulu ngelewating Manggarai, n Ciliwung Kereta skrg ngelewating Manggarai..
Kalo emang jalur2 yg dulu dipake, baguslah, jadi gak dibuang bgtw aj,

tollfreak
August 27th, 2008, 11:22 AM
Ya sih, kalo misalnya ada kek Transportasi Umum di Jakarta, yg pinggiran ato Old Townnya, becak ato delman ato gitu2 lucu jg.. ^^ Jadi OLD part dari Jkt nya keliatan,
Tapi kalo bus2 gembel di Jak Pus ato Jak Sel itu harus diganti MRT..
Dah susah itu diatur,
^^
Mungkin nanti MRT selese itu Bemo2, Bus2 tsb pd d "gusur"
Feeling gw itu yg ad di pikiran Fauzi,

Yg gw seselin itu Jalur2 Trem yg di bkin Pemerentah Kolonial Blanda jadul itu malh di tutupin aspal, trus trem2nya di "gusur" pdl kalo kek gituan di keep kan lucu jg, ato tremnya aj yg diganti lebih MODERN

Tapi gw denger2 ni, ktnya yg CILIWUNG LINE Kereta itu ato ap gtw adlh dulunya jalur2 yg di bikin Blanda, bener itu ya?
Abis seinget gw tremnya Blanda dulu ngelewating Manggarai, n Ciliwung Kereta skrg ngelewating Manggarai..
Kalo emang jalur2 yg dulu dipake, baguslah, jadi gak dibuang bgtw aj,

Iya sebagian jalurnya bekas Belanda. Benar juga trem2 bakal jd lucu ky di SF atau di Melbourne. Kl mau dimodernasikan jd light rail dah. Tp kl banjir tuh gimana trem2nya?. I agree about becak and delman di Kota Tua, benar2 terasa seperti jaman dulu, tapi mereka harus hati2 sama bus2 dan angkot2 yg ngetem sembarangan di dekat stasiun kota. Nanti kl Subway leawatin kota apakah akan terintegrasi dengan stasiun kota yg sekarang (org bisa transfer langsung)?

lombok
August 27th, 2008, 12:19 PM
Gua rasa JKt bisa, lihat tuh malls super lux di compare sama tetangga. Big problem goverment 1/2 dalam tugas. Seperti taxi rivier, tidak ada news lagi ? banjir still go on. Bisa cuma lihat negara tetangga & mencopy tidak ada idea sendiri dalam solution problem.

Kalau tram dihidupkan lagi, daerah kota, rivier dibuat bersih. Gua kebetulan punya dvd kota tahun 1950 super cool. Kota kalau back to old city, gua yakin JKt bisa very-very banyak turis europe.

Note : tidak ada gembel, PKl rapih, dan tukang demo FPI diberantas....

had94zz
August 27th, 2008, 04:44 PM
Iya sebagian jalurnya bekas Belanda. Benar juga trem2 bakal jd lucu ky di SF atau di Melbourne. Kl mau dimodernasikan jd light rail dah. Tp kl banjir tuh gimana trem2nya?. I agree about becak and delman di Kota Tua, benar2 terasa seperti jaman dulu, tapi mereka harus hati2 sama bus2 dan angkot2 yg ngetem sembarangan di dekat stasiun kota. Nanti kl Subway leawatin kota apakah akan terintegrasi dengan stasiun kota yg sekarang (org bisa transfer langsung)?

Light rail si emang bagus, paling monorail la... Option plg bagus,
Kalo trem/subway yg aneh itu nanti kalo banjir,XD
Sebenernya yg paling bagus utk transportasi umum di Jkt adlh Busway ato Monorail.. Kalo banjir, masih bisa jln mereka..
Yg gw bingungin itu adlh knp Pemerentah lebih prefer subway,
Gw denger monorail2nya ada yg mo diganti subway... Pdhl, subway lebih mahal n rentan ama banjir, kalo monorail lebih murah dan bisa jln kalo banjirpun..
Sbenernya, yg MESTINYA pemerentah lakuin dulu itu adalah untuk sungai2 Jkt di bersihin, jd nanti bsa mencegah banjir..
Kalo nanti tu semua dah selese, bgsan lah..:p
Tapi katanya sungai2 Jkt lagi dlm proses pembersihan ya?
Kalo bgtw bgs de..:):)

tollfreak
August 27th, 2008, 04:52 PM
Light rail si emang bagus, paling monorail la... Option plg bagus,
Kalo trem/subway yg aneh itu nanti kalo banjir,XD
Sebenernya yg paling bagus utk transportasi umum di Jkt adlh Busway ato Monorail.. Kalo banjir, masih bisa jln mereka..
Yg gw bingungin itu adlh knp Pemerentah lebih prefer subway,
Gw denger monorail2nya ada yg mo diganti subway... Pdhl, subway lebih mahal n rentan ama banjir, kalo monorail lebih murah dan bisa jln kalo banjirpun..
Sbenernya, yg MESTINYA pemerentah lakuin dulu itu adalah untuk sungai2 Jkt di bersihin, jd nanti bsa mencegah banjir..
Kalo nanti tu semua dah selese, bgsan lah..:p
Tapi katanya sungai2 Jkt lagi dlm proses pembersihan ya?
Kalo bgtw bgs de..:):)

I 100% agree with you... bersihin dulu tuh kali, kali yg ngelewatin Sudirman di Benhil aja udh kumuh dan banyak pemukiman liar (di tengah kota!!!), bener2 mengherankan kenapa lebih fokus ke subway yah? perasaan jamannya bang Yos subway itu nga pernah lebih dari tahap ide ( nga smp pembebasan lahan, target 2014) cuman monorail doang yg targetnya 2007-8 dan busway 15 korridor di 2010. Coba pemerintah selesain monorail dulu dan selesain paling dikit 12 jalur busway dulu baru pikirin subway krn itu mengundang banjir. Sebagai contoh: subway di NY aja masih sering kemasukan air bahkan banjir kl hujan turun lebat...gmana di jkt?

had94zz
August 27th, 2008, 05:00 PM
Gua rasa JKt bisa, lihat tuh malls super lux di compare sama tetangga. Big problem goverment 1/2 dalam tugas. Seperti taxi rivier, tidak ada news lagi ? banjir still go on. Bisa cuma lihat negara tetangga & mencopy tidak ada idea sendiri dalam solution problem.

Kalau tram dihidupkan lagi, daerah kota, rivier dibuat bersih. Gua kebetulan punya dvd kota tahun 1950 super cool. Kota kalau back to old city, gua yakin JKt bisa very-very banyak turis europe.

Note : tidak ada gembel, PKl rapih, dan tukang demo FPI diberantas....

Tapi kalo menurut gw, mungkin kalo Jkt ditambh subway ato monorail ato bus, kereta gitu, bagus, karena sbg Ibukota n Pusat Pemerentahan, Jkt hrs tampil kek gitu dong..
Cuman yg gw pikir, lebih baik Sungai2 Jkt di bersihin dulu.. Gw tinggal d luar Indo, jd gak tau beritanya... Tapi kalo gak salah mereka skrg lg berusaha mbersihin sungai2nya...
Nanti kalo sungai dah selese n bersih, bikin subway... Monorail, serahlah..
Mslh Jkt tu dia mo apa2 bgs, tp gak ditelusurin dr awal consequencesnya..
Gw tinggal di Amsterdam, n ini kota SLOW bgt.. Apa2 lelet ngerjainnya (No offense) tp mereka pacenya pas gitu (Skrg mereka dah lama bgt bikin subway), trus mereka liat satu2 detil n teliti, kalo Jkt gak,..
Jkt mo asal cepet aj, tapi gak liat in the long run nya,
Ini keknya yg kejadian di Jkt, opinion gw,:):):)

had94zz
August 27th, 2008, 05:02 PM
I 100% agree with you... bersihin dulu tuh kali, kali yg ngelewatin Sudirman di Benhil aja udh kumuh dan banyak pemukiman liar (di tengah kota!!!), bener2 mengherankan kenapa lebih fokus ke subway yah? perasaan jamannya bang Yos subway itu nga pernah lebih dari tahap ide ( nga smp pembebasan lahan, target 2014) cuman monorail doang yg targetnya 2007-8 dan busway 15 korridor di 2010. Coba pemerintah selesain monorail dulu dan selesain paling dikit 12 jalur busway dulu baru pikirin subway krn itu mengundang banjir. Sebagai contoh: subway di NY aja masih sering kemasukan air bahkan banjir kl hujan turun lebat...gmana di jkt?

Ktnya projek Monorail dah gagal ya?
Indonesia tu kebanyakan projek..
Jakarta Tower, Jembatan Selat Sunda, Suramadu Bridge, Surabaya MRT, dll..
Satu2 dulu lah...
Dan diliat satu2 possible consequence dari apa2 yg mereka plan bkl kerjain,:)

gliazzurra
August 27th, 2008, 05:15 PM
^^ singapur yg luas wilayahnya lebi kecil dari jakarta aja skrg punya byk bgt proyek gede.. MRT lines, integrated resorts, water canals, aiport terminal refurbishments, sport hub all at the same time..

indonesia yg luas bgt, mana mungkin sih cuma one project at a time..

had94zz
August 27th, 2008, 05:18 PM
^^ singapur yg luas wilayahnya lebi kecil dari jakarta aja skrg punya byk bgt proyek gede.. MRT lines, integrated resorts, water canals, aiport terminal refurbishments, sport hub all at the same time..

indonesia yg luas bgt, mana mungkin sih cuma one project at a time..

Justru itu..
Krn Indonesia itu terlalu gede, harus satu2..
Disesuain ama financial situationnya...

lombok
August 27th, 2008, 06:46 PM
Gua rasa the govt JKT too muh dream....:ohno:, seharusnya yang urget dulu yang di prioritas : rumah kumuh di tata rapi, tidak harus bagus yang penting bersih & rapi...biar enjoy kalau jalan-jalan maybe bisa jadi tour buat turis di metropole ada rumah-rumah biasa. banjir..nih sampai sekarang, trotoar diseluruh jaan JKT diperbaiki, reklame yang bikin kotor dimana-mana karena tidak ditata rapih, gembel dibina kalau pernah dibuang ke pulau yang kosong. Airport direnovasi, transport gembel yang bikin kotor dimusiumkan.....:nuts:

itu aja dulu kerja berat buat pemerintah DKI:bash: serta jangan lupa demonstrasi kalau perlu dilarang kalau tidak tertib & masalah agama:bash:

had94zz
August 27th, 2008, 08:40 PM
Gua rasa the govt JKT too muh dream....:ohno:, seharusnya yang urget dulu yang di prioritas : rumah kumuh di tata rapi, tidak harus bagus yang penting bersih & rapi...biar enjoy kalau jalan-jalan maybe bisa jadi tour buat turis di metropole ada rumah-rumah biasa. banjir..nih sampai sekarang, trotoar diseluruh jaan JKT diperbaiki, reklame yang bikin kotor dimana-mana karena tidak ditata rapih, gembel dibina kalau pernah dibuang ke pulau yang kosong. Airport direnovasi, transport gembel yang bikin kotor dimusiumkan.....:nuts:

itu aja dulu kerja berat buat pemerintah DKI:bash: serta jangan lupa demonstrasi kalau perlu dilarang kalau tidak tertib & masalah agama:bash:

Emang bener lo..:)
Harus dimulai dari masalah2nya di btulin..
Tapi Jkt juga perlu cepet2 Public Transportation, kalo gak satu decade lagi kira2 bakal STUCK Jakarta...

Kalo mslh trotoar dah 1 set ama MRT... Jmbatan Pnyebrangan and so on jg..
Klo gak, bner2 an unpleasant experience utk naek Public Transportation di Jkt kalo Jembatan Penyeberangan, n Trotoarnya gak memadai...

Pkoknya, menurut gw, MRT itu SANGAT prioritas... Udah yg paling atas,

Krn, kalo in a long run, kalo transportasi Jkt stuck, ekonomi Indonesia stop..

No offense, tapi kalo Jkt ngebtulin rmh2 kumuh n so on nya skrg, nanti kalo ekonomi Indonesia stop karena Jktnya stuck, bner2 gak ada uang lagi...
Jkt adlh pusat eknomi Indonesia...

Yaa... ini opini gw, tp ya gtw la^^
Lagian, rmh2 kumuh yg di pinggir jalur2 kereta, for example, bakal digusur..:)
Tp gw gak tau nanti mereka perginya kmn..0_0

Negara kita miskin, harus satu satu dikerjainny...

Dgn limited uang, harus wisely pemerentah mbetulinnya...

Krn, kalo ekonomi negara macet, rmh2 yg udah dibikin itu juga bakal jadi jelek lagi...

Opini lo ini, opini..^^

K14N
August 28th, 2008, 05:03 AM
^^ Istimewa-nya Subway JKT justru itu, kalau banjir bisa berubah jadi Sub Marine :lol:

Di JKT itu soalnya sering keluarin dana untuk yang nggak2. Untuk mensterilkan bantaran rel KA yg memang sebenarnya ga boleh dihuni aja pas mau digusur pada minta ganti rugi. Trus uang pembangunannya kayaknya ga sesuai dengan yg dihasilkan. Lihat aja tuh Busway, meski ud d best moda di JKT tp dibanding bus biasa di Sg aja masih bagusan di sana (jauh banget malah!!). Belum lagi soal keterlambatan busnya, terlalu rame yg naik bus, dll :bash: Padahal pas plan awal Busway kayaknya wah bangettt....

Tapi untuk MRT saya rasa perlu dibangun. Dibandingkan alasan penolakan yg selama ini bilang "Aduh uangnya mendingan buat kesejahteraan rakyat, drpd dibuat transportasi mahal kayak gitu". Jelas mendingan dibuat MRT lah, wong kalau ga dibangun MRT juga uangnya tetep ilang lenyap entah kemana... :bash:

Mengenai sungai, gerakan membersihkan sungai ud ga lanjut lagi tuh sejak Bang Yos ga jadi gubernur lagi. Dulu kan dibersihin buat melancarkan proyek Water Way, tp sekarang Water Way-nya gagal en sungainya juga ga dibersihin lagi :ohno:

Emang sih cuma bisa kritik gini ga akan menyelesaikan masalah, cuma mudah2an aja didenger ya sama ybs. Ada org dr pemprov atau apa ga sih yg join disini?? Mungkin suruh join aja ya dinas tata kota-nya...... :banana:

had94zz
August 28th, 2008, 05:17 PM
^^ Istimewa-nya Subway JKT justru itu, kalau banjir bisa berubah jadi Sub Marine :lol:

Di JKT itu soalnya sering keluarin dana untuk yang nggak2. Untuk mensterilkan bantaran rel KA yg memang sebenarnya ga boleh dihuni aja pas mau digusur pada minta ganti rugi. Trus uang pembangunannya kayaknya ga sesuai dengan yg dihasilkan. Lihat aja tuh Busway, meski ud d best moda di JKT tp dibanding bus biasa di Sg aja masih bagusan di sana (jauh banget malah!!). Belum lagi soal keterlambatan busnya, terlalu rame yg naik bus, dll :bash: Padahal pas plan awal Busway kayaknya wah bangettt....

Tapi untuk MRT saya rasa perlu dibangun. Dibandingkan alasan penolakan yg selama ini bilang "Aduh uangnya mendingan buat kesejahteraan rakyat, drpd dibuat transportasi mahal kayak gitu". Jelas mendingan dibuat MRT lah, wong kalau ga dibangun MRT juga uangnya tetep ilang lenyap entah kemana... :bash:

Mengenai sungai, gerakan membersihkan sungai ud ga lanjut lagi tuh sejak Bang Yos ga jadi gubernur lagi. Dulu kan dibersihin buat melancarkan proyek Water Way, tp sekarang Water Way-nya gagal en sungainya juga ga dibersihin lagi :ohno:

Emang sih cuma bisa kritik gini ga akan menyelesaikan masalah, cuma mudah2an aja didenger ya sama ybs. Ada org dr pemprov atau apa ga sih yg join disini?? Mungkin suruh join aja ya dinas tata kota-nya...... :banana:

Walah2,
Mo bikin ini, bikin itu, duh2...
MRTnya dulu aja de!
Paling2 sungai..
Ini juga Fauzi mikir kmn, kalo subway sgl dah selese trus sungai masih kek gtw, n banjir lagi, sama aja BOONG
Dah, nanti kt bikin teknologi baru, SUBMARINE...
Jgn lpa bawa peralatan diving, ama tongkat ato apa misalnya di undergroundnya ada yg nggak2 ngambank2..XD

Dah de, serius ni...:)
Tapi ktnya mereka punya kek penyerapan ato apa gtw di undergroundnya,
Bner gak ni?
Trus ktnya pintu ke subway bisa mencegah banjir, n kalo ad kbakaran ato listrik mati ato apa gtw, ada jalurnya ato apa gtw.. (Apa gtw, apa gtwXD)
Iya ya?

Tlg de, update gw dgn Jakarta MRT..XD

Jkt minta tlg gih ama Blanda, 2 negara soolnya juga lg pada bikin subway... ^^ Tp tnhnya Blanda lebih jelek jd d sini mereka ngerjainnya slow... Bner lo! Dah 2 thn gw d sini belon selese2... Mungkin ktnya thn 2010 - 20an selesenya,
Tp gw kagum, d sini semua slow... Pembikinan KTP la, ato apalah, SLOW..
Tapi mereka teliti n detail (Dah gw jlasin ini above)
^^
Trus every problem itu dianalisa detil2 di sini...
Bokap gw dulu tinggal di Wassenaar (Deket Den Haag) 3 thn, trus adeknya cewek, dulu kuliah dan tinggal di sini 5 thnan..
N trus pas bokap bikin KTP, sak nama nyokapnya lah apalah, n masalah LAST NAME (Di Indonesia org skluarga last name kan beda2..^^ D sini dipertanyakan!XD) lah, dsebutin!

Kalo Indo bisa ngambil penjajahnya dulu sifat2 ini pasti bagus de,

AceN
August 30th, 2008, 09:48 AM
wah, lombok-had94zz emang cocok :lol: satu lagi, AAG.. hahaha...

=NaNdA=
August 30th, 2008, 05:32 PM
^^ hehehehe.. :D:D

asudarsono
August 31st, 2008, 04:35 AM
Thread MRT ini kok ngomongin fakir miskin, banjir, dst dst ds sampai KTP sih? Apa nggak jadi "if a tree falls in the forest and nobody hears it, did it really fall or was it fallen all along?"

=NaNdA=
August 31st, 2008, 10:26 AM
^^ nah lho, yang punya proyek komentar deh... :D

ayo mas asudarsono, jalankan terus projectnya!! ;)

peseg5
August 31st, 2008, 01:23 PM
Setelah Subway jadi, maka Busway koridor I di-close kan.. Yg saya tahu sih gt. Entahlah soal konsorsium yg ntar takut rugi dll, tp bukannya agreement dr awal ud tahu akan jd seperti itu (di-close setelah ada MRT)?

Jalur Blok M - Kota sudah pasti di close....kalau seluruh jalur MRT phase 1 maupun 2 sudah diresmikan. Lagian dua2nya punya pemda baik busway maupun MRT. Ya mesti dipilih.

Kalau halte buswaynya gak perlu dibongkar, nanti cukup direroute saja rute koridor 1, misalnya dari Blok M - Kota menjadi Blok M - Pulogadung.... atau Blok M - Kalideres atau Kota - Pulogadung. Reroute seperti ini toh sudah ada demandnya dan tinggal pakai halte eksisting.

ace4
September 1st, 2008, 08:04 AM
^^
maskudnya semacam rute ekspres gitu kah kayak busway sekarang ini yang ada juga macam koridor 1A, 3A, dsb. itu? mungkin aja nanti itu bus koridor dua masih berhenti di semua halte dari Pulo Gadung hingga sampai Harmoni trus abis itu langsung ekspres ke Blok M... begitu juga sebaliknya pas balik ke Pulo Gadung ekspres sampai Balai Kota dari situ baru berhenti di semua halte...

boleh juga tuh dipertimbangkan lumayan juga orang yang tinggal di daerah Cempaka Putih, Kelapa Gading, dsb. jadi bisa lebih cepat sampai ke bilangan Sudirman - Thamrin...:cheers1:

David-80
September 1st, 2008, 08:20 AM
WARNING: for lombok and had94zz, please stay on topic, talk about other thing ga berhubungan dengan MRT bisa buka thread lain.

cheers

AAG
September 2nd, 2008, 02:43 PM
kalau pake mrt kira2 kecepatannya normalnya berapa km per jam ya?
apa lebih pelan/cepet ma kereta api?

tollfreak
September 2nd, 2008, 04:55 PM
kalau pake mrt kira2 kecepatannya normalnya berapa km per jam ya?
apa lebih pelan/cepet ma kereta api?

biasanya 50-65 km/jam, CMIIW

LHEE15
September 3rd, 2008, 04:35 AM
when they build. I heard it for long time

AAG
September 4th, 2008, 04:13 PM
lumayan dong yah

=NaNdA=
September 4th, 2008, 04:26 PM
:nuts: guys, pake quote donk, biar enak bacanya... :sleepy:

AceN
September 5th, 2008, 04:24 PM
^^ nanda aja ikut kesel jadinya :lol::lol:

had94zz
September 5th, 2008, 11:13 PM
WARNING: for lombok and had94zz, please stay on topic, talk about other thing ga berhubungan dengan MRT bisa buka thread lain.

cheers

Tapi masih ada kan relation dengan MRT.. kan?
Kita ngomongin consequences dari mbikin MRT begitu, begitu..:)

AceN
September 6th, 2008, 09:17 AM
^^ Nggak! Yang diomongin Non-sense smua

had94zz
September 9th, 2008, 09:51 PM
Duhduh
Tau ah!
XD

=NaNdA=
September 10th, 2008, 05:59 AM
maksudnya, konsekuensi emang pasti ada..
tapi klo ribut ama konsekuensi dibahas disini kaga ada abisnya..
makanya ni udah jadi 2 thread ya salah satunya ngobrlin begituan,..

daripada gt, mending ngbrl kabar terbaru
pembangunan, rencana trayek, jenis MRT, dll.. ;)

K14N
September 10th, 2008, 06:22 AM
^^ Yup2... Proyek2 kayak gini ga usah dibahas dampaknya dulu, mendingan dibahas, sebenernya jadi dibangun ga sih??? Jadi curiga bakalan kayak Monorel.. Padahal ud dibaca sm forumer2 tetangga, ntar tiba2 batal lagi :bash:

peseg5
September 10th, 2008, 09:21 AM
^^ Tanya pada ahlinya dong...

Pak Asudarsono ??? Kemana kabarnya ??? hehe

asudarsono
September 10th, 2008, 03:34 PM
dibangun kok. tuh dari kebutuhan 6 trilyun udah turun 4,5 trilyun. Ayo yang mau ikutan silahkan siap2. Pemilihan direksinya sebulan lagi tuh. Lelang kontraknya juga sebentar lagi.

Ayo tunjukkan

=NaNdA=
September 10th, 2008, 04:04 PM
:banana: ada kemajuan.. :D

AceN
September 10th, 2008, 05:40 PM
^^ ada donk :D

Rp4,1 triliun pinjaman MRT cair Maret 2009

JAKARTA: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Pemprov DKI diketahui memecah sisa pinjaman proyek mass rapid transit senilai Rp8,19 triliun ke dalam empat tahap sampai 2015 dari sebelumnya hanya dua tahap sampai 2009.

Keputusan itu diambil sebagai penyesuaian atas rencana pembangunan proyek MRT yang juga terbagi atas empat tahap-sampai moda transportasi yang diyakini jadi solusi kemacetan di Ibu Kota itu siap beroperasi per 2015.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Edi Santosa menyatakan dengan keputusan tersebut, Bappenas mengajukan hanya sekitar Rp4,14 triliun atau US$450 juta kepada Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk pinjaman tahap kedua.

"JBIC sendiri baru akan melakukan penilaian final (final appraisal) atas angka itu bulan depan. Setelah itu Dephub menetapkan konsultan desainnya. Pencairannya sendiri Maret 2009. Sisanya, yang Rp4,05 triliun, cair sesuai tahapan proyek sampai 2015," ujarnya di Jakarta, tadi malam.

Menurut Edi, tidak ada masalah dengan angka itu karena selain merupakan hal biasa dalam pencairan anggaran proyek, justru dengan pemecahan tersebut Bappenas bersama pemprov dapat melakukan peninjauan utang setiap tahun guna kepentingan penyusunan APBN atau APBD.

Pembiayaan MRT (Rp triliun)
Konstruksi Nilai
Pinjaman JBIC 8,36
Dicicil APBD 4,80
Dicicil APBN 3,50
Modal Nilai
Penyertaan modal 1,90
APBN 1,25
APBD 0,65
Operator Nilai
Pembentukan pengelola 0,20
APBD 0,19
Swasta 0,01
Sumber : Perda MRT Jakarta 2008

Dia menginformasikan selain menyiapkan pengucuran dana pinjam tahap kedua, JBIC juga tengah menyiapkan hibah pembuatan kajian MRT rute Dukuh Atas-Kota sebagai lanjutan atas rencana pembangunan MRT rute Lebak Bulus-Dukuh Atas.

Nilai hibah yang akan diberikan oleh JBIC itu akan ditentukan setelah pembahasan ruang lingkup kinerja antara pemprov dan JBIC selesai dilaksanakan.

"Namun, mereka [JBIC] menganggarkan hibah itu bisa efektif per Februari 2009," tambahnya.

Inventarisasi pekerjaan

Terkait dengan pembangunan MRT, dia mengatakan, inventarisasi pekerjaan berupa pengukuran pematokan lahan di kecamatan Lebak Bulus dan Cilandak Barat saat ini sudah dikerjakan. Setelah itu, DKI merenegosiasi nilai ganti rugi lahan yang dibayarkan pada pemilik tanah.

Edi menjelaskan anggaran yang disediakan untuk pembebasan lahan tahun ini mencapai Rp62 miliar untuk Dinas Pekerjaan Umum sebagai penanggungjawab pembebasan lahan koridor, dan Dinas Perhubungan di pembebasan lahan untuk depo.

Sedang mengenai modal yang disetor DKI dalam PT MRT, dia mengungkapkan, hingga saat ini belum dikucurkan karena masih menunggu pengesahan APBD DKI Perubahan 2008 yang masih menunggu proses administrasinya dari Depdgari.

Total pembiayaan MRT diperkirakan Rp10,26 triliun. Sumbernya diperoleh dari pinjaman JBIC sebesar Rp8,36 triliun, penyertaan modal pemerintah pusat Rp1,25 triliun, dan penyertaan modal pemprov Rp0,65 triliun. Pinjaman JBIC tahap pertama sudah cair Juni lalu sebesar Rp165 miliar.

Lintasan MRT dibangun 14,3 kilometer dengan rute Lebak Bulus-Dukuh Atas dengan sembilan stasiun layang (Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, Sisingamangaraja, dan Senayan), serta tiga stasiun bawah tanah (Bendungan Hilir, Setiabudi, dan Dukuh Atas).

Pada perkembangan lain, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyatakan Pemprov akan melakukan program revitalisasi jalur kereta api dalam kota guna meningkatkan persentase jumlah penumpang kereta api sebagai salah satu moda transportasi massal di Jakarta.

"Selain itu juga perlu ada sinkronisasi ticketing antara sarana transportasi kereta api dan transportasi lainnya seperti busway. Sesudah itu adalah percepatan pembanguan rel kereta api ganda lintasan Manggarai-Cikarang yang masih terganjal pembebasan lahan," katanya.

Pembangunan rel ganda yang disebut terakhir itu merupakan program Departemen Perhubungan, dengan kewajiban pembebasan lahan diserahkan ke pemprov. Rel itu direncanakan melewati tiga rute, yakni Tanah Abang-Serpong, Serpong-Bekasi, dan Manggarai-Cikarang.

Dari tiga rute itu, hanya Manggarai- Cikarang yang belum selesai. Investor di rute ini, JBIC, mengajukan Rp312.000 per meter untuk ganti rugi rumah yang digusur, sedangkan warga meminta Rp1,5 juta. (mia.chitra@bisnis.co.id)

Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia

peseg5
September 11th, 2008, 08:53 AM
dibangun kok. tuh dari kebutuhan 6 trilyun udah turun 4,5 trilyun. Ayo yang mau ikutan silahkan siap2. Pemilihan direksinya sebulan lagi tuh. Lelang kontraknya juga sebentar lagi.

Ayo tunjukkan

Pak Asudarsono, kalau dept engineering dan construction ama operator MRT itu nanti digabung dalam 1 perusahan PT MRT? Apa nanti ada rencana bakal dipisah?

asudarsono
September 11th, 2008, 12:36 PM
Emang sih bisa saja operator rolling stock dan penyelenggara prasarana terpisah, tapi saya rasa saat ini itu lebih mungkin dilakukan di prasarana yang dimiliki pemerintah. Saya rasa wajar bila prasarana pemerinah terbuka untuk siapa saja. Sebagai contoh, prasarana pemerintah di Jabotabek bisa saja dipakai sarana milik PT KA, PT Jabotabek KA, PT Airport Raillink dll. Bahkan PT MRTJ kalau mau juga bisa kok beroperasi di jalur milik pemerintah (tapi bayar ya, ha ha ha).

Kasus A : Infrastruktur Pemda, Rollingstock PT MRTJ
Kalau mengenai apakah infrastruktur MRT harus dimiliki Pemda DKI Jakarta, sebetulnya bisa saja, dan akan meringankan beban keuangan PT MRTJ. Tapi di lain pihak, akan memberatkan keuangan propinsi secara keseluruhan.

Padahal Pekerjaan Rumah Pemprov khan banyak seperti contoh DDT di atas. Seandainya Pemprov bisa menyelesaikan masalah tanah DDT tentu Jakarta bisa makin nyaman. DDT dapat, MRT dapat, .... asyik deh.

Kasus B : Infrastruktur dan Rollingstock dimiliki PT MRTJ
Saya jadi memikirkan, gimana sih cara PT MRTJ bisa mengembalikan uang pembangunan sebesar 6,5 juta USD itu. Kalau bisa dispread 40 tahun, mungkin bisa, asal operasi perusahaannya efisien sekali. saya itung pendapatan 90 ribu tiket per hari (rp 500 juta/hari) diperlukan untuk mengembalikan pokok hutang itu saja. Setahu saya penjualan tiket jalur 1 busway tidak sebesar itu.

Suatu tantangan bagi PT MRTJ untuk mencari uang itu, tapi saya rasa pak Eddi mampu.

Kasus C : Infrastruktur dimiliki PT MRTJ, Rollingstock dioperasikan swasta lain.
Kalau dibalik, PT MRTJ sebagai pemilik infrastruktur dan ada swasta lain sebagai operator, ya bisa aja tapi sampai saat ini belum ada pihak swasta lain yang berminat. Kalau ada tentu bisa didiscuss.

Selain kemungkinan 3 kasus di atas, saya rasa kemungkinannya nihil. Menurut saya bila memungkinkan, lebih baik dicoba kasus B (seluruhnya dimiliki PT MRTJ), tapi harus diawasi progressnya, karena kita punya pengalaman pahit kasus B di monorel dimana intervensi pemerintah nol.

Seperti bayi belajar jalan, kudu dituntun tapi seperlunya aja.

=NaNdA=
September 11th, 2008, 02:22 PM
yang saya pernah denger MRT akan dibangun dengan tenaga dan ahli Jepang, pinjaman dari Jepang ( ini bener dari JBIC ), operasional akan dibawah Jepang dengan perpanjangan tangan perusahaan di Indonesia ( apa PT MRT?? ), trus 50 tahun setelah
hutang lunas diserahkan seluruhnya ke Pemerintah..

apa kaya gitu? :?

asudarsono
September 11th, 2008, 03:46 PM
Proyek ini betul dibiayai 85 % loan JBIC dan 15% lokal (APBN 10% dan APBD 5%).

Karena sifatnya yg soft loan (Special Terms for Economic Partnership) maka ada syarat 30% barang asal Jepang (mungkin dari rollingstock, direct fixture track dll). Terus bahwa perusahaan kontraktor / konsultan cuma bisa dari Jepang dan Indonesia.

Persyaratan dari pihak Jepang hanya itu. Kalau yg lain sih, cuma pak Gubernur yg bisa jawab.apalagi ttg personil. Nggak ada syarat drs org Jepang, lha yg ngedraft loan agreement aja orang amrik tuh.

had94zz
September 13th, 2008, 12:18 PM
Wah2..
Makasih dah dikasiin berita2 begono
XD
Dah lama gak ke Skyscraper balik2..
Wow..
Thanx againXD

=NaNdA=
September 13th, 2008, 02:08 PM
^^ XD apaan seh had94zz??

setau gw itu sejenis smiley / emoticon ya?
tp krena ga berhasil di SSC, ga usah dipake lagi lah..

distracting.. :ohno:

AceN
September 13th, 2008, 06:16 PM
^^ nanda udah kesel :gaah::cheer::D:D

kalo ketawa biasa kan =D , ketawa terbahak-bahak XD


Agree, with nanda. DISTRACTING..

tollfreak
September 22nd, 2008, 12:48 PM
Ini udh pernah di post blm yah?

Terkena MRT Minta Ganti Rugi di Atas NJOP

filed in Pos Kota Online on Aug.27, 2008

Rabu 27 Agustus 2008, Jam: 19:44:00

JAKARTA (Pos Kota) – Warga dan pemilik lahan di pinggir jalan utama yang bakal terkena proyek Mass Rapid Transportasi (MRT) atau monorel di atas jalan dan bawah tanah melintasi Lebak Bulus – Dukuh Atas minta ganti rugi lahan diatas Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Warga serta pemakai jalan berharap Pemda DKI memperbaiki terlebih dulu sarana jalan penunjang yang ada.

“Macetnya bakal tak ketulungan jika proyek jalan itu betul dikerjakan di lintas Lebak Bulus – Fatmawati – Dukuh Atas jadi perlu ada jalan alternatif yang memadai,” kata Ny. Sumasudin, warga Pondok Labu, Cilandak, Rabu (27/8).

Belum ada kegiatan saja jalur mulai dari Jl. Raya Lebak Bulus, Jl. TB Simatupang, Jl. Raya Fatmawati, Jl. Panglima Polim, Jl. Sisingamanggaraja, Jl. Jend. Sudirman hingga stasiun Dukuh Atas macet hampir setiap menit.

Menurut dia, akan bertambah parah jika proyek itu betul dilakukan dan pemda diharapkan memperbaiki sarana jalan lainnya untuk menantisipasi masalah tersebut. “Mumpung masih setahun atau dua tahun lagi jalan alternatif harus dipersiapkan terlebih dulu,” katanya.

Nurdin, pemilik lahan yang bakal terkena tiang pondasi monorel, mengaku belum tahu menahu adanya proyek monorel di atas jalan dan mengenai lahan miliknya. “Jika betul tentunya saya minta ganti rugi di atas NJOP,” ujanya.

MELINTAS 14 KELURAHAN
Sementara itu, Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jaksel Anas Effendi didampingi Kasudin PU Jalan setempat Robinson dan Kabag Humas setempat Achmad Sotar, mengakui proyek MRT memang sudah diprogram lama dan kini mulai dilakukan sosialisasi ke warga yang bakal terkena proyek tersebut.

“Sedikitnya 14 kelurahan yang tersebar 3 Kecamatan yakni Kec. Cilandak, Kebayoran Baru dan Setiabudi bakal terkena pembebasan lahan untuk proyek tersebut,” ujarnya yang menambahkan tapi tiang pancang untuk jalur atas lebih banyak berada di tengah pembatas jalan utama dan protokol seperti di Jl. Rasuna Said, Casablanca dan Gelora Senayan.

Menurut dia, pengukuran lahan atau tanah yang warga yang terkena proyek MRT akan dilakukan Selasa (19/8) mendatang dan warga diminta datang ke lokasi atau lahanya masing-masing agar proses pengukuran atau pematokan dapat dilakakan cepat.
(anton/g)

DJ_Archuleta
September 23rd, 2008, 04:13 PM
Jadi rencana MRT akan dibangun mulai dari tahun berapa dan akan selesai kapan?

peseg5
September 24th, 2008, 04:56 AM
Jadi rencana MRT akan dibangun mulai dari tahun berapa dan akan selesai kapan?

Paling cepat awal 2009 hingga tengah 2009. Konstruksi kurang lebih 5 thn.

Go Ahead Eagles
September 24th, 2008, 11:09 AM
5 tahun dari 2009 jadi sekitar 2014 - 2015 an. Keburu lumutan gw he he he....:ohno:
Ini hanya untuk konstruksi dari lebak bulus - dukuh atas aja, atau sampai kota juga?

peseg5
September 24th, 2008, 11:36 AM
5 tahun dari 2009 jadi sekitar 2014 - 2015 an. Keburu lumutan gw he he he....:ohno:
Ini hanya untuk konstruksi dari lebak bulus - dukuh atas aja, atau sampai kota juga?

hahaha.... rajin bersih2 dong biar gak lumutan...hahaha

Konstruksinya cuman sampai Dukuh Atas saja pak. Kalau untuk phase 2 nya katanya baru tahun depan mau studi pendanaannya oleh JBIC juga. Betul gak Pak Asudarsono?

ace4
September 25th, 2008, 09:08 AM
^^
jadinya 2015 selesai baru yang Lebak Bulus - Dukuh Atas ya...?

asudarsono
September 25th, 2008, 12:39 PM
semua tergantung keuangan DKI Jakarta. Kalau JBIC sih maunya tiap tahun minjemin duit. Eh, bulan Oktober JBIC akan merger ke JICA, jadi kalau mau tepatnya sih JICA yg kasih pinjaman.

Kemarin kita udah overheating urusan pinjaman luar negeri ini, tapi praktisnya sih kita lihat nantinya

=NaNdA=
September 26th, 2008, 07:59 AM
iya jangan tarik ulur lagi, langsung gali aja.. ehehe.. biar ga lama2... :D

diulur2 ntar jadinya 2020 deh.. :sleepy:
asumsi 5 tahun itu udah termasuk kejadian tak diduga belum?
misal dana mandek, ada sesuatu di konstruksi, de el el...

AAG
September 27th, 2008, 11:08 AM
http://img409.imageshack.us/img409/6676/4494004a9f72352se2.jpg (http://imageshack.us)
http://img409.imageshack.us/img409/4494004a9f72352se2.jpg/1/w299.png (http://g.imageshack.us/img409/4494004a9f72352se2.jpg/1/)

foto di atas rusia metro station^^
tapi kalo di indo mah kita lebih ke arah asia pasti designnya:nuts:

AceN
September 27th, 2008, 05:56 PM
^^ i hate that kind of design...... a bit old fashioned. i prefer the Shanghai / Singapore one... or at least Bangkok

tollfreak
September 28th, 2008, 09:45 AM
doesnt that design resemble the soviet/communist era of Russia?

oweeyman
September 28th, 2008, 09:59 AM
^^iya, terkesan komunis

K14N
September 29th, 2008, 04:30 AM
^^ i hate that kind of design...... a bit old fashioned. i prefer the Shanghai / Singapore one... or at least Bangkok

I prefer Singapore one.. equipped with sliding door too.. (ngimpi kali yee) :lol:

asudarsono
September 29th, 2008, 11:22 AM
Kalau nggak salah, itu dibangun jamannya Tsar masih makan kaviar. Emang rada berbau jadul ya.

Nantinya tiap stasiun MRT Jakarta akan memiliki tema masing - masing, agar blend in to the environment.

Mungkin kalau ada stasiun di depan DPR Senayan, pantasnya dibangun pakai gaya soviet ya. Tiap kali aku ke ruang rapat komisi V, perasaanku kok kayak berada di Kuba aja.

oweeyman
September 29th, 2008, 11:26 AM
stasiunnya klo di depan DPR senayan, banyakin poster palu+celurit biar really communist:lol:

asudarsono
September 30th, 2008, 03:17 AM
ya, tapi stasiun, terminal bus dan bandara nggak boleh dipakai buat demo / politik nih. Mungkin manifestasi seperti desain RS Persahabatan yg cocok. Masif, luas, atap, tinggi, ventilasi terbuka.

Di depan DaVinci mungkin asyik tema stasiunnya gotik ya. Lha yg tema Betawi di mana?

Yg jelas, menurut saya gaya minimalis / kotak2 udah banyaklah dipakai di mana2.

AAG
September 30th, 2008, 05:35 AM
mungkin kalo pake gaya yang di atas cocoknya di kawasan kota tua kali ya, yang modern di thamrin sudirman.

Songko25492
October 2nd, 2008, 06:44 AM
Menurut saya sliding door itu sangat penting
Ada beberapa kejadian suicide di stasiun MRT , tentunya dengan menerjunkan diri ke rel ketika kereta melintas...

asudarsono
October 2nd, 2008, 08:23 AM
Baiknya sliding doornya setinggi apa ya? 1 m, 1,5 m, 2 m atau penuh sampai atap?

tollfreak
October 2nd, 2008, 05:48 PM
Baiknya sliding doornya setinggi apa ya? 1 m, 1,5 m, 2 m atau penuh sampai atap?

yang seperti di tokyo metro atau LRT Kuala Lumpur bagus, kl kependekan nanti bisa2 ada yg lompatin:ohno:

oweeyman
October 2nd, 2008, 05:58 PM
atasnya kasih aliran listrik aja...

K14N
October 3rd, 2008, 06:19 AM
Baiknya sliding doornya setinggi apa ya? 1 m, 1,5 m, 2 m atau penuh sampai atap?

Lebih bagus kalau seperti Singapore MRT, pasti aman, hehehe....:banana:

Blue_Sky
October 3rd, 2008, 08:06 AM
Kayaknya udah gk zaman lagi klo gk pake sliding door
Gw yakin MRT Jakarta sejelek2 nya udah nyamain standar LRT KL lah

RonnieR
October 3rd, 2008, 10:48 AM
^^ benar, harusnya ada sliding door. Contohnya di Filipina, di LRT line 1, tak ada itu: Only two incidents so far....

May 24, 2005:

Rolly Buenafe of San Pedro, Laguna, jumped off a moving LRT train headed northbound and landed on the tracks. After that incident, he was then subsequently hit by a southbound LRT train, with the man being dragged under the train until the train stopped at Vito Cruz station at about 3:00 pm. LRTA employees then took him to Philippine General Hospital, where he suffered from massive head injuries and eventually died at 8:00 pm. Police say it was an apparent suicide after his wife left him for another man.

Vito Cruz station: In a report by the Philippine Star on August 18, 2005, another man, later identified as Angel Moran, was either pushed off or jumped off a moving LRT train, landing on the tracks. He was then hit by another LRT train. LRTA officials called a code yellow alert and brought the man to the Ospital ng Maynila. As of press time, the man was in critical condition.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/d/d9/LRT_Gil_Puyat.jpg/180px-LRT_Gil_Puyat.jpg

=NaNdA=
October 4th, 2008, 05:38 AM
atasnya kasih aliran listrik aja...

ahaha.. klo MRT masih mau dinaikin juga atepnya..

salut gw.. :nuts:

asudarsono
October 5th, 2008, 04:29 AM
ok, jadi sliding door di keretanya perlu kali ya. Lha kalau sliding door di stasiunnya? Kayak yg di halte busway itu lho.

tollfreak
October 5th, 2008, 06:28 AM
ok, jadi sliding door di keretanya perlu kali ya. Lha kalau sliding door di stasiunnya? Kayak yg di halte busway itu lho.

Kalau sliding door di stasiun mungkin hanya stasiun yg ramai atau yang underground aja yang perlu.

=NaNdA=
October 5th, 2008, 08:42 AM
mas asudarsono ini nanya buat desain stasiun ama MRT nya ya??
wah udah masuk proses desain toh.. :cheers:

klo di stasiun ga usah aja mas, ribet, udah gitu pasti ga tahan lama
liat aja sliding door busway, awalnya otomatis, sekarang beberapa halte
udah manual lagi bukanya ( pake tangan ) :D

klo di kereta ya perlu donk pake sliding door.. ;)

share disini donk desainnya mas.. :D

asudarsono
October 5th, 2008, 10:25 AM
ah, belum kok. tapi yg saya denger, Juli 2009 nanti gambar desain awalnya udah boleh diicip2. masih lama ya... maaf

AceN
October 5th, 2008, 12:27 PM
^^ gapapa mas, kita sabarrrrrr...... :D:D

oweeyman
October 5th, 2008, 12:40 PM
^^stasiunnya kayak halte busway ya? tapi diatas...gitu ya?

K14N
October 6th, 2008, 04:36 AM
Kalau sliding door di stasiun mungkin hanya stasiun yg ramai atau yang underground aja yang perlu.

Tiru persis Singapore MRT aja lah, ud mantepp... :lol:

ace4
October 6th, 2008, 09:25 AM
tampaknya berita ini cocoknya masuk di sini yak...

==================================================================

Sistem Transportasi Massal, Kebutuhan Mendesak DKI

Senin, 6 Oktober 2008 | 12:39 WIB
JAKARTA,SENIN - Survei persepsi publik terhadap satu tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menunjukkan bahwa masyarakat melihat ketidaksesuaian rasio antara jumlah kendaraan dan ketersediaan jalan di Jakarta menyebabkan kemacetan dan polusi udara yang cukup parah.

Untuk itu, pengembangan sistem transportasi massal (Mass Rapid Transportation/MRT) merupakan kebutuhan mendesak yang diharapkan masyarakat kepada Pemda DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Dalam survei ini digambarkan 84.96 persen responden mendukung pembangunan sarana transportasi massal lainnya, seperti subway dan monorail.

Sekitar 73.38 persen masyarakat juga menyatakan bahwa pelayanan sarana transportasi massal yang sudah ada, seperti busway, harus terus ditingkatkan.

Menurut pengamat transportasi dari Universitas Indonesia (UI) Sutanto Soehodho, dari total kendaraan bermotor di DKI Jakarta, 95 persen adalah kendaraan milik pribadi, sedangkan hanya 5 persen jumlah angkutan umum. "Ini yang menunjukkan betapa MRT sangat dibutuhkan Jakarta," ujar Soetanto dalam peluncuran hasil Survey Aspirasi dan Persepsi Publik terhadap Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta dari 7 Oktober 2007 oleh Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) di Jakarta, Senin (6/10).

Berdasarkan hasil survei yang mendukung pengembangan busway, Sutanto melihat bahwa Jakarta memang sangat membutuhkannya sebagai intermediate solution dalam menangani kemacetan dan polusi udara di Jakarta.

Istimewanya, tarif busway masih sangat terjangkau oleh lapisan masyarakat menengah ke atas yang berpotensi besar memiiki kendaraan bermotor pribadi.

Sementara itu, pengamat ekonomi INDEF Aviliani mengatakan kinerja Foke-Prijanto selama setahun ini sudah cukup baik dalam hal transportasi. Namun, pemprov harus belajar mengoptimalkan pembangunan secara bertahap yang harus disosialisasikan. "Misalnya, tahapan-tahapan monorail itu kapan selesainya. Paling tidak masyarakat punya harapan kapan itu akan selesai. Pemerintah harus mengajak masyarakat punya harapan," ujar Aviliani.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/06/12394528/sistem.transportasi.massal.kebutuhan.mendesak.dki

DJ_Archuleta
October 6th, 2008, 09:30 AM
bukan mendesak lagi.. tapi udah sangat mendesak :bash:

ace4
October 6th, 2008, 10:53 AM
^^
amat sangat... kalo enggak ya selamat tinggal lah status kita yang merupakan "vibrant metropolis"... di mana jalanan dah terlalu penuh dengan kendraan pribadi tak bisa bergerak...:bash:

ace4
October 6th, 2008, 10:56 AM
btw beberapa waktu yang lalu kita sempat ngobrolin desain stasiun MRT yak... nih yang gw ketemu dari stasiun Hua Lamphong di Bangkok.

bangunan stasiun kereta api bergaya neoklasikal

http://i93.photobucket.com/albums/l74/Thaitransit/Hualamphong/P1010265a.jpg

trus pintu masuk utama ke stasiun MRT Hua Lamphong dari gedung stasiun kereta api, yang didesain sesuai arsitektur gedung stasiun...

http://i93.photobucket.com/albums/l74/Thaitransit/Hualamphong/P1010264a.jpg

oweeyman
October 6th, 2008, 11:34 AM
^^WHOA!!! yang di Jakarta jangan kayak gitu!!!:goodnight

tollfreak
October 6th, 2008, 01:53 PM
^^kyknya yang itu terlalu mahal deh utk di jakarta. Tapi kl yg diambil gaya klasik (seperti di NY/London/boston) kayaknya bakal menimbulkan kesan kumuh deh. Sebagai contoh, di NY aja di stasiun subwaynya masih banyak homeless dan pedagang DVD bajakan di stasiun2nya. Mungkin kl dibuat gaya modern akan discourage mereka untuk berjualan di stasiun2.
-Just my opinion though, :cheers:

=NaNdA=
October 6th, 2008, 02:34 PM
itu di fotonya ace4 ada Blue Bird ya? :lol:

jadi mirip museum dibanding stasiun.. :D

=NaNdA=
October 6th, 2008, 02:35 PM
itu di fotonya ace4 ada Blue Bird ya? :lol:

jadi mirip museum dibanding stasiun.. :D

ace4
October 7th, 2008, 08:40 AM
^^WHOA!!! yang di Jakarta jangan kayak gitu!!!:goodnight

sebenarnya sih ini hanya di salah satu gerbang stasiun Hua Lamphong aja... soalnya buat bikin serasi ama desain bangunan yang agak klasik... tapi kalo dah masuk ke bawah tanah langsung desain modern dan futuristis, ntar gw cari gambar di dalamnya deh...

kalo stasiun2 lainnya pintu masuknya bergaya modern deh...

itu di fotonya ace4 ada Blue Bird ya? :lol:

jadi mirip museum dibanding stasiun.. :D

saking larisnya Blue Bird dia juga ikutan ekspansi ke Bangkok...:naughty:

ace4
October 8th, 2008, 07:19 AM
beginilah tampak dalam stasiun Bangkok MRT...

http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/IMGP5432.jpg

http://i272.photobucket.com/albums/jj182/jkt_sky/IMGP5438.jpg

oweeyman
October 8th, 2008, 11:55 AM
^^kaya di Singapur..

AceN
October 8th, 2008, 01:18 PM
^^ Singapore is much better than that.. :D

ace4
October 8th, 2008, 02:00 PM
^^
Singapura mah bikin segala sesuatu niat banget... segala aspek diperhatikan secara detail... dia tampaknya bener2 "strive for perfection"... takjub gw...:master:

contohnya ya stasiun MRT mereka yang underground lebih artistik (dalam aspek marmer, langit2, LCD display, dsb.) daripada yang di Bangkok ini, kalo di Bangkok ini mungkin kelihatan agak "bland" dan biar sekedar "functional" kali yak...

btw mungkin aja kita dapat desain dalam stasiun nya kayak gini... soalnya kita juga melibatkan JBIC kan yak...?

AceN
October 8th, 2008, 03:02 PM
^^ Yap. Perfection is a must in Singapore :yes:

Ya ace, kita juga melibatkan JBIC. Paling2 stasiun kita ga jauh2 dari model Bangkok / KL

lombok
October 8th, 2008, 04:58 PM
Yes..Singapore semuanya running wel, Gua takut kalau Indonesia ada MRT, tempat tidur para gembek & beggars:bash::bash:
Ini musuh big cities di Indonesia, airport ajah diserang..apalagi MRT:ohno:

David-80
October 8th, 2008, 05:06 PM
Lombok, FYI, di airport indonesia jarang tuh gua liat beggars dan "gembel". kalo di jkt memang ada semir sepatu, jual parfum..tapi kalo "diserang gembel" ga pernah liat tuh....


cheers

K14N
October 9th, 2008, 03:35 AM
^^ Yap. Perfection is a must in Singapore :yes:

Ya ace, kita juga melibatkan JBIC. Paling2 stasiun kita ga jauh2 dari model Bangkok / KL

Bisa seperti kedua kota itu aja udah bagus kali yah... Mudah2an maintenance-nya bener, jangan sampe ada coret2an ga penting. Gw heran kenapa disini suka banget coret2 XX Love YY, nama gank, semboyan gank, dll... Klo mau coret2 grafoti sih masih mending, ini yg jelek2 doank bisanya, sebel juga... And yg jelas ticketingnya elektronik donk.... masa sich manual lagi kayak busway tercinta...? :nuts:

Btw MRT KL tuh maksudnya Monorail yah?

dicom
October 9th, 2008, 03:50 AM
Sudah pernah atau blom yah ?

-12pcEiqxmU

:okay: :cheers:

=NaNdA=
October 9th, 2008, 04:21 AM
^^ :eek2: belum liat gw! thanks dicom.. :)

yang upload siapa di Youtube? :D

dicom
October 9th, 2008, 04:38 AM
^^ :eek2: belum liat gw! thanks dicom.. :)

yang upload siapa di Youtube? :D

sama2 Nanda
Yang upload di YouTube nick-nya sih hidayatno,
apa anak SCC juga ?

oweeyman
October 9th, 2008, 05:13 AM
ada yang bawah tanah juga lhooo!!! dicom, keren!

AAG
October 11th, 2008, 10:38 AM
^^ Videonya bagus banget!

Kalau MRT harus pake AC ga Undergroundnya?, kalau kata bokap waktu dia ke Jepang dulu Stasiun Subwaynya pake AC, kalau kaga katanya orang2 bisa lemes karena engap, di sana pake Ac ama Exhaust fan, Kalau di Jakarta nanti pake ga?

DJ_Archuleta
October 11th, 2008, 01:59 PM
keren sih keren tapi sayang selesainya baru tahun 2015:ohno: sedangkan negara lain udah membuat puluhan lanes dalam jangka waktu yg lebih pendek:ohno:

K14N
October 13th, 2008, 04:41 AM
^^ Lah 2015 aja juga belum tentu jadi kok Om... :lol::lol: Kalo proyek JKT sebelum selesai jangan diharapkan dulu. Wong monorel aja ud 4 thn cuma jadi tiang doank :bash::nuts::ohno: