View Full Version : [Indonesia] the cleanest and greenest cities nationwide: Adipura Environmental Awards


Pages : 1 [2] 3

Sizter85
August 15th, 2010, 06:38 PM
^^Pic ketiga :okay:

drie
August 17th, 2010, 06:12 PM
makasih bang Ocean One dan kak Sizter :D

gussinyo
August 19th, 2010, 09:59 AM
Lubuk Linggau dan Lahat Provinsi Sumatera Selatan


Kalau tidak salah bukan Piala Adipura melainkan Sertifikat Adipura untuk kota-kota dibawah ini CMIIW :)

Kabupaten/Kota yang Mendapat Piala Adipura :



1. Makassar
2. Bandung
3. Medan
4. Banjarmasin
5. Raba
6. Gerung
7. Sintang
8. Sampit
9. Tilamuta
10.Marisa
11.Malili
12.Toboali
13.Pangkalan Balai
14.Tembilahan
15.Siak Sri Indrapura
16.Bangkinang
17.Lubuk Sikaping
18.Prabumulih
19.Pagar Alam
20.Temanggung
21.Wonogiri
22.Garut
23.Situbondo
24.Sumber
25.Pamekasan

betul, sertifikat adipura beda ma piala adipura, klu daftar yg diatas piala adipura

lombok
August 19th, 2010, 11:42 AM
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06753.jpg
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06751.jpg
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06752.jpg

Welcome to Indonesia....:ohno::ohno::ohno::bash::bash::bash:

bagak
August 26th, 2010, 11:46 PM
Clean City Awards to Become a Little Harder to Win


http://www.thejakartaglobe.com/home/clean-city-awards-to-become-a-little-harder-to-win/393097
Fidelis E Satriastanti | August 26, 2010


Jakarta. After strong criticism that it was undermining the value of the Adipura awards for clean cities by handing them out indiscriminately, the State Ministry for the Environment has announced the inclusion of two new criteria to trim the list of contenders.

The ministry has come under fire for handing out the awards to far too many cities since the inaugural event in 2006 when 39 cities and towns were honored.

This year, 140 cities and towns won awards.

On Thursday, Environment Minister Gusti Muhammad Hatta said two new requirements would be considered in the judging, in addition to the current category of waste management, which is currently the only basis for evaluation.

“After all the criticism, we’ve decided to add the new criteria of water and air pollution control,” he said.

The aim is to encourage “eco-friendly cities with eco-friendly offices, green buildings and eco-friendly transportation.”

Critics have long argued that the ministry’s sole consideration of garbage management was inadequate to present a city with green credentials.

Bekasi, a satellite city of Jakarta renowned for the mammoth Bantar Gebang landfill and a host of heavy-polluting industrial estates, received an Adipura this year for being one of the cleanest cities in Indonesia, after having been named the dirtiest just a few years earlier.

Hermien Roosita, the Environment Ministry’s deputy for spatial planning and pollution control, said the water and air pollution categories would initially be gauged qualitatively rather than based on actual water and air pollution figures, given the poor enforcement of emissions controls.

“It’s not going to be easy, which is why we’re starting qualitatively, for instance how relatively free of garbage riverbanks are, or how intensely local administrations are enforcing emissions tests for vehicles,” she said, adding the government would set up stricter passing grades for the new categories before next year’s awards were announced.

Hermien said 70 percent of a city’s evaluation would be based on waste management, with 20 percent on water pollution control and 10 percent on air pollution control.

“We’ll adjust the percentages over time,” she said.

She also said the ministry would establish a council to oversee the evaluation for the awards.

Hermien added she was convinced that with the new categories, cities would work harder to compete for the awards.

paradyto
August 28th, 2010, 06:23 AM
Jepang dan Korea Kelola Sampah Palembang
Friday, 27 August 2010

PALEMBANG(SINDO) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menggandeng investor asal Jepang dan Korea yang akan mengelola sampah di Kota Palembang.

Pasalnya,meskipun berhasil mempertahankan Piala Adipura, Palembang masih mempunyai catatan penting bidang kebersihan. Pemerintah pusat menilai Palembang merupakan salah satu kota yang memproduksi sampah cukup tinggi. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang Apriadi S Busri menerangkan, Pemkot telah melakukan perjanjian kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Kitakyushu, Jepang. Dalam kerja sama itu,sampah yang berbasis masyarakat akan dikembangkan menjadi pupuk kompos. Jadi, ditargetkan sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) berkurang hingga 7%.

”Program yang dinamakan Pengomposan Sampah Berbasis Masyarakat atau Pesamas ini hasil kolaborasi antara Jepang dan Palembang dan telah tercantum dalam perjanjian Japan International Coorperation Agency atau JICA. Pengelolaan lebih diprioritaskan bagi sampah rumah tangga di lingkungan RT/RW,” ujar Apriadi di kantornya kemarin. Dia menjelaskan, poin kerja sama yang akan tertuang dalam Memory of Cooporation (MoC) tersebut ditargetkan Palembang mampu mengurangi sampah hingga 7% selama tiga tahun atau hingga 2012.Palembang ditunjuk sebagai kota tujuan project Pesamas setelah Kota Surabaya.“Jepang hanya membantu lima kota, seperti Palembang, Surabaya, Tarakan, Makassar, dan Jakarta Pusat.

Jadi, diharapkan sampah rumah tangga memang berkurang,”katanya. Mengenai lokasi yang dibidik menerapkan pengomposan, kata Apriadi, akan tersebar di seluruh Palembang. Namun, diutamakan warga yang memang sudah melakukan pemisahan sampah menjadi kompos.“Jadi sampah dari rumah tangga sudah harus habis dengan kompos sebelum dibuang ke TPA,”tu-kasnya. Apriadi menambahkan, keterlibatan Kota Kitakyushu dalam pengelolaan sampah yaitu dengan memberikan pelatihan kepada petugas untuk dilatih membuat kompos. Tidak hanya itu, Jepang juga akan mengutus ahli administrasi limbah padat dan ahli teknologi pengomposan sampah organik.

Selain Jepang,investor asal Korea, Urano Hitech Coorporation (UHC), juga siap membantu Pemkot mengatasi permasalahan sampah. Direktur UHC Jang Kyu Sik menjelaskan, sampah, khususnya sampah plastik,merupakan benda yang tak bisa terurai dan sulit dikelola. Selain itu,sampah jenis ini juga dapat merusak lingkungan karena akan mencemari tanah.Karena itu, Korea menawarkan solusi untuk pengolahan sampah plastik dan diolah menjadi bahan bakar,yakni solar dan premium. Meskipun demikian, Jang mengaku, kualitas bensin masih belum begitu baik dan belum bagus untuk digunakan pada kendaraan.

”Berbeda halnya dengan solar yang kita hasilkan. Untuk solar, di negara kita (Korea) sudah digunakan untuk kendaraan,” ujar Jang Kyu Sik. Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang Zulfikri Simin mengatakan, sampah yang masuk ke TPA didominasi sampah rumah tangga. “Tidak banyak kenaikan jumlah sampah yang masuk. Kalaupun naik, hanya sekitar 4%,” ujarnya. Dia menjelaskan, saat ini jumlah sampah yang masuk mencapai 14.000 ton per bulannya dan 20% adalah sampah plastik.

Sampah yang dihasilkan tersebut berasal dari dua TPA yang berada di Sukawinatan dan Jakabaring. “Untuk TPA I di Sukawinatan, kami menggunakan jembatan timbang untuk mengetahui sampah yang sudah diangkut,”ujarnya. (andhiko tungga alam)

elgibbor
August 30th, 2010, 01:34 AM
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06753.jpg
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06751.jpg
http://i461.photobucket.com/albums/qq336/sandhiyudha/DSC06752.jpg

yang dapat adipura masih begini, apalagi yang tidak dapat adipura??:lol:
oh Indonesia engkau makin hebat di mata dunia:bash:
terbersit ada apa dibalik penghargaan adipura?:nuts:

elgibbor
August 30th, 2010, 01:37 AM
Kota Pekanbaru
by. pekerja_proyek

http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG_7206.jpg



http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG_7201.jpg



http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG_7243.jpg

Kota Pekanbaru keren banget.:)

drie
September 4th, 2010, 02:54 PM
Pekanbaru :D

by : Jendry
http://farm5.static.flickr.com/4079/4910586824_b4a87f96dc_z.jpg







http://farm5.static.flickr.com/4142/4910586510_595436b411_z.jpg

Zorobabel
September 28th, 2010, 05:22 PM
Why do they paint the trunks of trees white? I have noticed this in other cities but never had the courage to ask anyone.

Vegetation is so important in fighting pollution. One adult tree can remove 120-240 pounds of particulate matter (that white and black smoke that billows out of cars and buses) from the air in a year. Trees also help remove toxins from the soil. Grass similarly purifies the air and soil and has enormous aesthetic value. So it's good to see trees in these cities.

ulost16
September 29th, 2010, 02:04 AM
Why do they paint the trunks of trees white? I have noticed this in other cities but never had the courage to ask anyone.

Vegetation is so important in fighting pollution. One adult tree can remove 120-240 pounds of particulate matter (that white and black smoke that billows out of cars and buses) from the air in a year. Trees also help remove toxins from the soil. Grass similarly purifies the air and soil and has enormous aesthetic value. So it's good to see trees in these cities.

From what i know, it is for safety in the night. You can see there is no lighting there, rite? Then they paint the trees with white, so it can reflect a little lighting, and help the drivers or riders who went that way.
CMIWW

bagak
October 21st, 2010, 11:25 AM
Ruang Terbuka Hijau kota Padang



http://img17.imageshack.us/img17/6411/copyofaidsday.jpg (http://img17.imageshack.us/i/copyofaidsday.jpg/)

Sizter85
October 25th, 2010, 03:09 PM
Quoted dari thread Balikpapan di Nusantara

http://img225.imageshack.us/img225/7586/balikpapan1.jpg (http://img225.imageshack.us/i/balikpapan1.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img683.imageshack.us/img683/3697/balikpapan6.jpg (http://img683.imageshack.us/i/balikpapan6.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img820.imageshack.us/img820/8796/balikpapan2.jpg (http://img820.imageshack.us/i/balikpapan2.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img440.imageshack.us/img440/1380/balikpapan3.jpg (http://img440.imageshack.us/i/balikpapan3.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img219.imageshack.us/img219/760/balikpapan4.jpg (http://img219.imageshack.us/i/balikpapan4.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img651.imageshack.us/img651/2227/balikpapan5.jpg (http://img651.imageshack.us/i/balikpapan5.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

"Streetscapes dalam kota Balikpapan yg selalu disertai penghijauan, pejalan kaki pun dapat dengan santai menggunakan hak2-nya di zona penyebrangan zebra cross juga di pedestrian track/trotoar"

:cheers:

paradyto
October 26th, 2010, 08:03 AM
Membuang Sampah Dinilai
Tuesday, 26 October 2010

PALEMBANG(SINDO) – Setelah sebelumnya harus memenuhi 138 kriteria,tahun ini kriteria penilaian adipura ditambah menjadi 168 kriteria,salah satunya adalah poin yang mengatur larangan membuang sambah sembarang tempat.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang Kms Abu Bakar mengatakan, kriteria larangan membuang sampah sembarang tempat dibuat, sebagai cermin dari kesadaran masyarakat. “Makanya, jika tim penilaian adipura menemukan aktivitas tersebut saat di Palembang, perilaku tersebut mengakibatkan pengurangan poin bagi kita,” jelas Abu di kantor Pemkot Palembang. Selain sampah, lanjut dia, kriteria lain yang dipantau adalah kualitas air dan udara.

Bahkan, beberapa lokasi strategis yang menjadi titik pantau penilaian adipura, seperti perkantoran yang semula hanya delapan instansi ditingkatkan menjadi 13 instansi. Selanjutnya jumlah sekolah 15 unit menjadi 20 unit, puskesmas 10 unit menjadi 15 unit. Sedangkan untuk rumah sakit, terminal, dan bandara tidak mengalami penambahan pantauan. “Tahun lalu, kriteria yang berhasil kita penuhi adalah baiknya kualitas tanah dan pengomposan.

Makanya, kita berupaya memenuhi standar kriteria baru yang diberikan,” ujarnya sembari mengatakan, penilaian Adipura tahap pertama baru dilaksanakan awal November mendatang. Sementar itu, agar perilaku membuang sampah sembarang tempat tidak terjadi, Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang Zulfikri Simin segera mengusulkan merevisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 12 tahun 2006 tentang pengelolaan dan retribusi persampahan dan kebersihan.

Revisi tersebut perlu dilakukan mengingat sanksi yang dijatuhkan terlalu ringan. “Ke depan, perda tersebut akan kita revisi dengan menyesuaikan perda Kota Palembang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Kebersihan. Di dalam perda tersebut, sanksi yang diterapkan lebih berat, yakni denda sebesar Rp3 miliar dan atau kurungan badan 3 tahun lamanya,”jelasnya.

Menurut Simin, memang selama ini sanksi denda bagi mereka yang membuang sampah sembarang tempat tersebut belum berjalan efektif. Meski sudah ingin action atau mengefektifkannya sejak jauh hari, pihaknya terbentur masalah anggaran. Untuk mengefektifkan sanksi denda Perda tersebut,diperlukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pihak kejaksaan untuk sidang di tempat. “Semua itu butuh dana operasional.

Mudah-mudahan awal tahun ini aturan tersebut bakal kita efektifkan,”tegas Simin. Dengan diefektifkannya sanksi denda, pihaknya tidak akan segan-segan menindak pihak yang melanggar dan membuang sampah sembarang tempat, terutama di jalan-jalan utama dan simpang lampu merah seperti di simpang Charitas, Jakabaring, dan bundaran air mancur. ”Kita sengaja membidik di tempat-tempat tersebut, karena banyak pedagang asongan yang menjajakan makanan atau minuman, dan masyarakat umum yang membuang sampah sembarangan,” katanya.

Pengawasan Titik Pantau Dimaksimalkan

Pengawasan dua titik pantau Adipura yakni Sungai Kedukan serta Jalan KH Wahid Hasyim terus dimaksimalkan pengawasannya. Lurah 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I MAkmal mengatakan, kedua titik pantau tersebut saat ini merupakan titik fokus pengawasan di Kecamatan SU I. ”Sesuai informasi dari pemkot dan kecamatan kedua daerah ini menjadi salah satu tempat penilaian Adipura,” ujarnya ditemui, kemarin.

Dia mengatakan, untuk menjaga kebersihan dan ketertiban kedua kawasan yang sebagian masuk wilayah kelurahan 3-4 Ulu, pihaknya terus berkoordinasi dengan para Ketua RT dan pemuka masyarakat di sana. “Kita minta warga untuk senantiasa menjaga kebersihan dan ketertiban,” tukasnya.

Dihubungi terpisah, Lurah Tuan Kentang Naro Aswati menyatakan, meskipun titik pantau Adipura yang berada di daerahnya sedikit yakni, hanya di sebagian Jalan KH. Wahid Hasyim, namun upaya menjaga kebersihan lingkungan tetap dimaksimalkan. “Beberapa daerah di Tuan Kentang sudah kita bersihkan secara gotong-royong,” ujarnya singkat. (andhiko tungga alam/muhlis)
http://img541.imageshack.us/img541/4261/seagames2011.jpg (http://img541.imageshack.us/i/seagames2011.jpg/)

drie
October 28th, 2010, 03:54 PM
Hijau Nya Pekanbaru :)


http://farm5.static.flickr.com/4110/5121138938_e4e2b984b9_z.jpg


http://farm2.static.flickr.com/1429/5120533507_32344ff0ac_z.jpg

rilham2new
October 28th, 2010, 04:08 PM
^^ Drie, perasaan aku di thread PKU banyak banget foto-foto dari Taman Arifin Ahmad, Taman Aryaduta, Hutan Kota, Taman Masjid Agun An-Nur, dan Taman Bandar Serai yang belum diekspos di sini ya, hehehe :D

Taman gede yang di depan Kantor Gubernur juga aku baru posting tuh di thread PKU :D

drie
October 28th, 2010, 04:14 PM
^^

dimulai dari yang ini dulu ya bang, tapi bang ilham boleh juga nih ikut bantu :D

Hijaunya Pekanbaru
http://img176.imageshack.us/img176/7901/cimg2788copy.jpg (http://img176.imageshack.us/i/cimg2788copy.jpg/)

drie
October 28th, 2010, 04:17 PM
Hijaunya Pekanbaru


Melihat dari jendela Perpustakaan SOEMAN HS

Kawasan Ruang Terbuka Hijau (atau Ruang "Tertutup" HIjau) di depan Kantor Gubernur PRovinsi Riau
http://farm5.static.flickr.com/4085/5092513782_7e48c42285_b.jpg

MEnara Lancang Kuning dan kawasan parkirnya
http://farm5.static.flickr.com/4104/5091919929_9a22f65559_b.jpg

Lapangan Parkir Menara Lancang Kuning , kelak di sebrang sana akan berdiri MENARA DANG MERDU bertingkat 15 :banana: .. Makin keren pemandangannya :D
http://farm5.static.flickr.com/4103/5092517940_94be28f7ec_b.jpg

drie
October 28th, 2010, 04:20 PM
Kota Pekanbaru :)



By. Rilham2new
http://farm5.static.flickr.com/4111/5092472690_c9e2c52d18_b.jpg


http://farm5.static.flickr.com/4126/5092473142_4aa2034e6c_b.jpg

drie
October 28th, 2010, 04:23 PM
Ruang Terbuka Hijau Kota Pekanbaru


By: Rilham2new
http://farm5.static.flickr.com/4104/5091875593_5cd63bedee_b.jpg


http://farm5.static.flickr.com/4149/5091876087_8603756a73_b.jpg


http://farm5.static.flickr.com/4152/5092474552_94c2ec858c_b.jpg

jendry
October 28th, 2010, 07:25 PM
ikut nimbrung ya... :)


anak sungai di hutan kota. ( PEKANBARU)



http://farm2.static.flickr.com/1253/5121145840_8ee065f6ab_z.jpg









http://farm5.static.flickr.com/4060/5121142524_eaf6751f49_z.jpg

drie
October 29th, 2010, 05:49 AM
^^

Masih ada yang meragukan kebersihan Pekanbaru ?? :naughty:

drie
November 1st, 2010, 01:46 PM
Melihat betapa bersihnyanya Negeri Istana Kota Siak Sri Indapura :)
kawasan Kampung Rempak



http://img229.imageshack.us/img229/5007/cimg1893copy.jpg (http://img229.imageshack.us/i/cimg1893copy.jpg/)


http://img59.imageshack.us/img59/5238/cimg1905copy.jpg (http://img59.imageshack.us/i/cimg1905copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 01:46 PM
lagi masih dari kawasan kampung Rempak


http://img215.imageshack.us/img215/4637/cimg1979copy.jpg (http://img215.imageshack.us/i/cimg1979copy.jpg/)


http://img713.imageshack.us/img713/34/cimg1983copy.jpg (http://img713.imageshack.us/i/cimg1983copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 01:51 PM
Kawasan Kampung Rempak


http://img80.imageshack.us/img80/7325/cimg1915copy.jpg (http://img80.imageshack.us/i/cimg1915copy.jpg/)



kawasan kampung Dalam

( Jembatan Tertua di Kota Siak, di bangun tahun 1899 pada masa kerajaan siak berkuasa )
http://img820.imageshack.us/img820/7401/cimg1888copy.jpg (http://img820.imageshack.us/i/cimg1888copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 01:53 PM
Kawasan Sungai Betung

http://img257.imageshack.us/img257/1980/cimg1961copy.jpg (http://img257.imageshack.us/i/cimg1961copy.jpg/)


http://img199.imageshack.us/img199/9743/cimg1951copy.jpg (http://img199.imageshack.us/i/cimg1951copy.jpg/)

chow
November 1st, 2010, 02:00 PM
From Pekanbaru Thread :D

Median Jalan Diponegoro yang Hijau :)

http://i1205.photobucket.com/albums/bb438/chowpic5/DSC01902.jpg

drie
November 1st, 2010, 02:00 PM
masih dari Siak sri Indrapura

http://img839.imageshack.us/img839/9208/cimg1970copy.jpg (http://img839.imageshack.us/i/cimg1970copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 02:04 PM
bersihnya Siak Sri Indrapura tidak hanya sebatas pada jalan - jalan Raya, Jembatan, Taman - taman, serta Pedestriannya saja. namun kebersihan di dalam Paritpun tetap terjaga :okay:


http://img502.imageshack.us/img502/7130/cimg1948copy.jpg (http://img502.imageshack.us/i/cimg1948copy.jpg/)


http://img221.imageshack.us/img221/5210/cimg1949copy.jpg (http://img221.imageshack.us/i/cimg1949copy.jpg/)


http://img179.imageshack.us/img179/2061/cimg1956copy.jpg (http://img179.imageshack.us/i/cimg1956copy.jpg/)

paradyto
November 11th, 2010, 05:04 PM
Wako Palembang Diundang Seminar Polusi di Singapura
Sriwijaya Post - Kamis, 11 November 2010 17:50 WIB

PALEMBANG - Clear Air Iniciatif for Small City Asia mengundang Walikota Palembang Ir H Eddy Santana Putra ke Singapura untuk mengikuti pertemuan tahunan tentang polusi udara.

"Palembang juga anggota CAI ini, jadi kita diundang ke Singapura dalam rangka pertemuan ke-10. Indonesia pada tiga tahun yang lalu juga menjadi tuan rumah yaitu dilaksanakan di Yogyakarta," kata Eddy, Kamis (11/11).

Menurut Eddy, Palembang sudah cukup dikenal dengan beberapa terobosan upaya penanggulangan polusi udara dan cara menanggulangi masalah pencemaran udara ini. Beberapa terobosan yang dilakukan Palembang ternyata juga terus dipantau dunia seperti pemanfaatan gas metan dari pembuangan sampah (TPA), penghijauan, industri dan sebagainya. Bahkan program terakhir yang sedang dilakukan yaitu penanaman 400 ribu bibit trembesi yang dilakukan di seluruh lingkungan mulai dari kelurahan dan kecamatan sampai badan-badan bahkan sekolah pun dilibatkan.

"Ini untuk 8 bulan ke depan sudah mulai bisa ditanam. Jadi ini adalah wujud kepedulian kita untuk lingkungan. Mau beli kan mahal jadi ya kita tanam sendiri saja," kata Eddy.

Saftarina
http://img541.imageshack.us/img541/4261/seagames2011.jpg (http://img541.imageshack.us/i/seagames2011.jpg/)

paradyto
November 14th, 2010, 05:57 AM
Sistem Drainase Jadi Ganjalan Raih Adipura
Saturday, 13 November 2010

PALEMBANG(SINDO) – Proses penilaian Adipura tahap pertama rampung.Hasilnya,Palembang masuk kategori kota yang penilaiannya di atas rata-rata. Kendati demikian, masalah sistem drainase tetap menjadi ganjalan.

Belum optimalnya fungsi drainase ini dikhawatirkan akan menjadi permasalahan dalam penilaian Piala Adipura tahap kedua nanti. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kms Abubakar menjelaskan, penilaian tahap pertama Adipura telah selesai sejak 29 Oktober lalu. Meski enggan menjelaskan secara rinci, nilai yang didapat Kota Palembang, namun menurut Abu, penilaian yang memberikan kontribusi terbesar berasal dari baiknya sistem pengelolaan sampah. Selain itu, kondisi kebersihan lingkungan,udara,dan tanah juga cukup tinggi. “Nilai kita cukup tinggi untuk itu.

Makanya, akan terus kita tingkatkan demi mendongkrak nilai,” kata Abu Bakar kemarin. Dari sekian banyak indikator, permasalahan yang menghambat yakni perbaikan perairan terbuka di sungai serta sistem drainase, terutama pascaturun hujan. Selain drainase, faktor kesadaran masyarakat kota masih belum optimal. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang masih membuang sampah,baik di jalanan maupun di sungai dan anak sungai.Menurut Abu Bakar, kebersihan Kota Palembang sekarang ini bukanlah bersih yang timbul dari kesadaran masyarakat, melainkan kebersihan yang tercipta dilakukan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Palembang (DKK).

“Faktor kesadaran inilah yang terus kita galakkan.Ke depan,kita sosialisasikan hal ini ke masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),” ujarnya. Menurut Abu, hasil penilaian pertama Adipura, Palembang memperoleh nilai bagus, bahkan memuaskan. Jika tahun lalu Kota Pempek memperoleh nilai sekitar 71 untuk penilaian pertama Adipura, tahun ini lebih baik. Sementara itu, guna menumbuhkan dan mendorong kesadaran warga untuk aktif berperan serta dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, Dinas Kebersihan dan Keindahan (DKK) bakal merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebersihan.

Jika saat ini, berdasarkan Perda No 12/2006 tentang Sampah dan Kebersihan, mereka yang membuang sampah sembarangan hanya disanksi denda maksimal Rp50 juta atau paling lama 3 bulan kurungan penjara, ke depan, sanksi terhadap para pelanggar aturan termasuk mereka yang membuang sampah sembarangan bakal ditingkatkan. “Akan kita perberat sanksinya,” ujar Kepala DKK Palembang Zulfikri Simin.

Tak hanya itu, pihaknya juga bakal mendorong diadakannya sanksi hukuman atau sidang yustisi di tempat.Tentu saja, hal itu akan dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak atau instansi terkait. (andhiko tungga alam)
http://img541.imageshack.us/img541/4261/seagames2011.jpg (http://img541.imageshack.us/i/seagames2011.jpg/)

bkz010019
November 26th, 2010, 01:02 AM
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 2009 yang dikeluarkan Kementerian Lingkungah Hidup di bulan Juni 2010


Konsep IKLH, seperti yang dikembangkan oleh BPS, hanya mengambil tiga indikator kualitas lingkungan yaitu kualitas air sungai, kualitas udara, dan tutupan hutan. Berbeda dengan BPS, IKLH dihitung pada tingkat provinsi sehingga akan didapat indeks tingkat nasional.(Dikutip dari halaman 10 paragraf 2)

Berikut tabelnya....
http://farm5.static.flickr.com/4092/5207854442_bb7d454d6c_z.jpg

Sumber: http://www.menlh.go.id/Publikasi/Buku/IKLH2009/IKLH2009danPeta.pdf

paradyto
November 30th, 2010, 01:19 AM
Pembangunan Sanitasi Butuh Rp1,5 Triliun
Monday, 29 November 2010

PALEMBANG (SINDO) – Pemerintah pusat memberikan prioritas utama bagi Pemkot Palembang untuk membangun sanitasi lingkungan berbasis instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Diperkirakan, program sanitasi terpusat tersebut membutuhkan dana sekitar Rp1,5 triliun. Direktur Jenderal Pekerjaan Umum Cipta Karya Budi Yuwono menjelaskan, air di Kota Palembang merupakan urat nadi, baik sumber kehidupan maupun alat transportasi. Karena dikelilingi air itulah,sistem sanitasi perbaikan lingkungan memang seharusnya dilakukan secara terpusat.

“Memang mahal,tapi harus dilakukan dan pusat siap membantu itu,”tegas Budi seusai kegiatan pembukaan Pertemuan Caturwulan III Komwil II APEKSI Se-Sumsel sekaligus Workshop on Sanitation and Citynet National Chapter Meeting se-Asia Pasifik kemarin. Menurutnya, pengolahan limbah ini dilakukan secara kolektif (off-site). Meski sistem ini belum banyak digunakan, tapi cukup efisien.

Mekanismenya, limbah cair dari rumah-rumah disalurkan menjadi satu di IPAL.Setelah melalui proses, air yang keluar sudah memenuhi standar baku mutu untuk dikembalikan ke alam,tanah atau sungai “Kota Malang sudah melakukan ini. Di daerah tersebut setidaknya ada tiga kelurahan yang menggunakan sistem ini,yaitu di Kelurahan Mergosono, Kelurahan Ciptomulyo, dan Kelurahan Telogomas,” katanya.

Karena itulah, pihaknya masih menunggu master plan pengelolaan sanitasi ini dari Pemkot Palembang sebelum dana tersebut dikucurkan. “Kita tunggu usulan master plan-nya,”tandas dia. Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, proyek ini sebagai solusi atas kualitas air di daerah perkotaan di Palembang yang memprihatinkan. Menurut dia, banyak di antara sumur warga di perkotaan diduga sudah tercemar bakteri e-coli.

“Dengan proyek sanitasi terpusat IPAL, kualitas air akan terjamin dari bakteri e-coli,” katanya. Proyek ini akan terhubung pada masing- masing septic tank di rumahrumah warga ke pusat pengolahan limbah cair di IPAL. Proses penyambungan saluran air limbah dari rumah warga ke IPAL akan menjadi tanggung jawab Pemkot.

“Kita bertanggung jawab menangani pembangunan jaringan lateral dan perbaikan. Pembangunan jaringan induk dan lateral menjadi kewajiban pemerintah pusat,” kata Eddy. Untuk memaksimalkan kinerja, masingmasing warga akan ditarik retribusi per bulan.“Sedangkan untuk perhotelan, akan kita kenakan retribusi berdasarkan jumlah kamar yang ada di hotel tersebut. Makanya,konsep ini akan kita matangkan. Kita harapkan bisa terealisasi pada 2011,”katanya. (andhiko tungga alam)
http://img541.imageshack.us/img541/4261/seagames2011.jpg (http://img541.imageshack.us/i/seagames2011.jpg/)

Sizter85
January 28th, 2011, 06:38 AM
Mohon Maaf klo jelek pic.ny maklum pke kamera HP :D n jgn bosan2 yaa liat pic yg ini yaa :D

http://i52.tinypic.com/23hlfz4.jpg

http://i52.tinypic.com/b6yj3q.jpg

http://i56.tinypic.com/91mhkh.jpg


http://i54.tinypic.com/11tc0tg.jpg

http://i56.tinypic.com/2m46aeu.jpg

http://i51.tinypic.com/fp8l52.jpg

http://i51.tinypic.com/2ldgfhz.jpg

http://i51.tinypic.com/2hcq3x3.jpg

http://i52.tinypic.com/206hea0.jpg

http://i56.tinypic.com/21dn0as.jpg


:cheers:

paradyto
February 8th, 2011, 12:29 PM
Adipura scandal a slap in the face for Indonesia
Budi Widianarko, Jakarta | Sun, 02/06/2011 12:17 PM | Opinion

Amid a growing global awareness of sophisticated and far-reaching environmental challenges — such as carbon footprints and climate irregularities — the Adipura award scandal (The Jakarta Post, Jan. 14, 2011) is really a big slap in the face for this country.

The high-profile pledge of President Susilo Bambang Yudhoyono to reduce Indonesia’s carbon emissions by 26 percent by 2020 suddenly seems absurd in the light of recent revelations of bribery linked to the most celebrated environmental award. This is truly an embarrassment, since it grossly violates the fundamental ethics of care for the environment.

It was reported that the Corruption Eradication Commissions (KPK) conducted an investigation seeking evidence of alleged graft at the Environment Ministry linked to the 2010 Adipura Cleanliness Award for Bekasi, one of filthiest cities in Indonesia. The mayor of Bekasi was detained for allegedly bribing officials at the ministry to gain the award. Anyway, the Bekasi Adipura Award is by no means a unique case, since environmental activists said the award often goes to dirty and heavily polluted cities (the Post, Jan. 14, 2011).

Launched in 1984, the Adipura Cleanliness Award was once regarded as a prestigious award given to local administrations committed to keeping the environment clean. As times went by, however, the award has been losing its allure. The culprit, in this case, was the regional autonomy which has pressured local government officials to seek awards signifying their achievements. And the Adipura Award is one such awards and at the same time a political commodity to win the hearts and minds of voters and support from the central government.

The Adipura award, which was meant to honor the best environmental programs of Indonesian cities, has been twisted to become just a tradable symbol. This scandal should not be taken lightly, as it betrays the true spirit of sustainable development.

During the era of Prof. Emil Salim’s leadership at the Environment Ministry, Indonesia enjoyed a global reputation in mainstreaming environmental considerations in development. As a consequence, several of Indonesia’s environmental initiatives then become international references. The Adipura Award was, for example, launched three years ahead of the publication of the United Nations’ report Our Common Future (1987) — which is globally regarded as the birth source of the sustainable development model.
In other words, the Adipura initiative was born before the adoption of sustainable development as a new paradigm in environmental policy worldwide. So, contaminating these awards with corruptive minds is a big setback for this country’s environmental reputation.

Environmental protection in Indonesia is, in fact, now at a crossroads; one path heading toward genuine actions, and one going toward green-washing and cosmetic quick-fixes. The cosmetic approaches will only result in gimmick compliance. In this case, gimmick means a trick used for publicity purposes. Instead of contributing toward environmental betterment, a gimmick of environmental compliance is used solely to boost the political reputation of regional chiefs.

The creation of the Adipura Awards was, in fact, a promotion of environmental citizenship. Along with the increase in environmental thinking, the definition of citizenship has improved. Environmental apprehension has significantly changed people’s understanding of the rights and responsibilities of citizens. Environmental responsibilities are reflected in the way citizens care for their environment — as the core element. In this context, the Adipura Awards were intended to rate how much citizens’ care for their environment.

When we let bribery sneak into the realm of environmental responsibilities, we tolerate a new breed of environmental non-compliance, namely corruptive environmentalism. However, this does not belong in any of the three factors of environmental non-compliance forwarded by K. Hawkins (1984) in his book Enforcement and Environment, i.e. “amoral calculators” — stemming from economic calculations of cost and benefits; “political citizens” — a principled disagreement with regulations regarded as arbitrary or unreasonable; or “organizational incompetence” — failures of management, knowledge and systems.

Letting this country get trapped in this corruptive deed will destroy the true environmentalism. In the long run, falsified environmental compliance will cost this country severely, in terms of environmental destruction. This is, probably, the real root of Indonesia’s ever-increasing environmental calamity — despite of the mountainous piles of environmental awards and assessment reports.

The writer is professor of environmental toxicology at Soegijapranata Catholic University, Semarang

paradyto
February 15th, 2011, 01:49 AM
Adipura masih Diperlukan
Selasa, 15 Februari 2011

JAKARTA--MICOM: Penghargaan Adipura bagi kota bersih dan sehat dinilai masih diperlukan sebagai motivasi bagi pimpinan daerah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di daerahnya.

"Adipura masih diperlukan, kalau tidak akan semakin kotor," kata Menteri Lingkungan Hidup Kabinet Gotong-Royong 2001-2004 Nabiel Makarim pada Rapat Koordinasi Nasional Program Adipura di Jakarta, Senin (14/2).

Nabiel mengatakan, Adipura mempunyai kekuatan dan kelemahan sebagai instrumen kebijakan. Kekuatan Adipura di antaranya sebagai indikator kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain itu juga insentif yang relevan dari para wali kota, konsepnya sederhana. Namun kelemahannya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan ada konflik kepentingan antara penilai.

Dikatakan Nabiel, Adipura tidak dibutuhkan lagi saat tuntutan masyarakat sudah efektif didengar pemerintah.

Namun ditambahkannya, ke depan dalam meraih penghargaan Adipura diperlukan inovasi yang dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

"Bina kembali kepercayaan masyarakat, juga perlu ditingkatkan kinerja personil KLH dan pemberian insentif serta minimalkan potensi konflik," katanya.

Sementara itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup di masa pemerintahan Presiden Soeharto, Sarwono Kusumaatmadja menilai penghargaan Adipura menarik secara politik.

Sarwono mengatakan, pada jangka panjangnya semua politisi di Indonesia termasuk para wali kota hanya akan bisa mencapai karir politik kalau ia punya kesepakatan-kesepakatan yang langgeng dan berjangka panjang dengan konstituen maupun warganya.

Hal senada dikatakan Menteri Lingkungan Hidup Kabinet Pembangunan III Emil Salim, bahwa inovasi dari pimpinan daerah sangat penting untuk menjaga lingkungan karena keterbatasan anggaran. (Ant/OL-9)

source: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/15/203334/92/14/Adipura-masih-Diperlukan

Blue_Sky
February 15th, 2011, 02:00 AM
Dan harus digalakan lagi "Hall of Shame" nya
Agar kota2 terkotor di Indonesia makin terpacu untuk membenahi kota nya

Blue_Sky
February 15th, 2011, 02:00 AM
Dan harus digalakan lagi "Hall of Shame" nya
Agar kota2 terkotor di Indonesia makin terpacu untuk membenahi kota nya

yudibali2008
February 16th, 2011, 06:07 AM
^^

doble bang dave :D

paradyto
March 8th, 2011, 06:26 AM
Penilaian Adipura Tiga Kali

http://sumeks.co.id/images/stories/08-03-2011/buhe.jpg

PALEMBANG – Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof Dr Gusti Muhammad Hatta MS, membuka Rapat Koordinasi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Ekoregion Sumatera di Hotel Jayakarta Daira, kemarin. Rakor tersebut berlangsung selama dua hari, 7-8 Maret. Dihadiri diikuti 151 instansi lingkungan hidup kabupaten/kota dari 10 provinsi di Sumatera. Narasumbernya selain dari berbagai kementerian terkait juga dari perguruan tinggi di Sumatera.

“Rakor ini diselenggarakan di lima wilayah ekoregion di Indonesia. Yang pertama untuk wilayah Sumatera, kemudian Bali-Nustra di Mataram pada 10-12 Maret, wilayah Jawa di Jogjakarta pada 21-22 Maret, wilayah Sumapapua di Makassar pada 23-24 Maret dan wilayah Kalimantan di Banjarmasin pada 28-29 Maret,” jelas Gusti.

Ada beberapa hal yang jadi perhatian Menteri Lingkungan Hidup. Salah satunya, Presiden RI meminta adanya penurunan 20 persen hotspot (titik api) setiap tahunnya di Indonesia. Ada empat provinsi yang menjadi perhatian pemerintah terkait potensi hotspot, salah satunya Sumsel. Tahun lalu, berhasil menurunkan potensi hotspot sekitar 70 persen secara nasional. Tahun ini, berdasar perkiraan BMKG, hingga April masih dalam pengaruh Lanina sehingga tetap basah.

Dari April hingga Juni, dalam pengaruh moderat. Yang perlu diwaspadai mulai Juni hingga akhir tahun kemungkinan iklim kering. Diharapkan tidak terjadi kebakaran hutan yang memproduksi asap keluar negeri. Gusti juga menyikapi permasalahan sampah. Sebagai kota berkembang, ia ingin agar Sumsel bisa memperhatikan secara serius pengelolaan sampah dengan baik.

“Palembang dan Surabaya jadi wakil Indonesia untuk bertanding dengan wakil-wakil dari negara lain di tingkat internasional dalam hal kebersihan kota,” ucap Gusti. Hanya saja, ia menilai perlu ada perhatian serius terhadap Palembang. Khususnya bagaimana agar tidak terjadi polusi dari pengolahan karet. Sehingga saat tim penilai datang ke Palembang tidak perlu menutup hidung karena bau menyengat.

Sebagai contoh, di Padang ia baru mencanangkan program bank sampah. Di Sumsel diharapkan tidak hanya dilakukan pengolahan sampah, tapi bagaimana memilah sampah sejak dari sampah rumah tangga untuk mempermudah proses pengolahan. Untuk sungai, juga jadi fokus perhatian pengelolaan lingkungan hidup.

Perlu ditingkatkan kinerja bagaimana menaikkan kelas kualitas air sungai di Sumatera. Misalnya DAS (daerah aliran sungai) Musi yang setelah penandatanganan prasasti ini akan dipantau pada sejumlah titik oleh Sumsel dan Bengkulu. “Sumatera sudah maju pesat, jangan sampai pembangunan merusak lingkungan hidup,” pintanya.

Makanya sekarang ada program Green Economy. Dimana pembangunan tetap berjalan, namun rendah karbon. Kerusakan dan degradasi hutan menjadi penyumbang karbon dan penyebab efek rumah kaca terbesar. Pemeliharaan hutan dan memperbanyak penanaman tumbuhan menyumbang 14 persen pengurangan emisi gas karbon, 6 persen disumbang dari efisiensi energi dan energi terbarukan. Dan 6 persen lagi dari pengelolaan limbah yang baik. Dengan sinergis seluruh program itu diharapkan mampu menurunkan 26 persen gas karbon.

Untuk meningkat kinerja pemerintah daerah, Menteri berencana mengurangi anggaran pusat dan menurunkannya ke daerah. Rencananya akan mulai 2012, tentu saja harus ada izin dari DPR RI dan internal di Kementerian Kehutanan. Jika rencananya itu berhasil, maka alokasi untuk daerah tahun depan akan meningkat lima kali lipat dibanding tahun lalu.

Dan tahun berikutnya menjadi 6-7 kali lipat. Termasuk untuk pusat pengelolaan ekoregion pada masing-masing wilayah. Sementara untuk dana dekon yang selama ini besarnya hanya Rp500 juta akan dinaikkan, tapi jumlahnya tidak akan seragam, yang berprestasi tentu akan lebih besar. Untuk penilaian Adipura akan diperketat. Parameter yang dinilai juga terus bertambah. Misalnya yang ditambah tahun ini adalah kualitas air dan udara.

Mulai tahun ini, penilaian Adipura juga akan melibatkan pusat studi lingkungan (PSL) dari masing-masing perguruan tinggi. Dan sudah ada pula Dewan Penilai Adipura. Digunakan pula sistem silang sehingga menghilangkan unsur subjektivitas dan lebih objektif. Tahun depan, akan masukkan parameter lain dalam penilaian.

“Penilaian Adipura sendiri dilakukan tiga kali dalam setahun. Target tahun ini seluruh kota di Indonesia, kalau tahun sebelumnya baru sekitar 70 persen saja,” kata Gusti. Mulai tahun ini, hanya yang mendapatkan Adipura kencana dan yang pertamamendapat Adipura saja yang akan menerima piala Adipura langsung dari Presiden SBY. Sedangkan yang sudah pernah tapi belum lima kali hanya menghadiri saja.

Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Sumatera, Ir M Ilham menambahkan, pelaksanaan rakor ini bertujuan menyinkronisasikan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup secara nasional. Melalui acara ini, Kementerian Lingkungan Hidup ingin menjaring aspirasi pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara optimal, konkrit dan strategis. “Kita juga ingin mendapatkan profil pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup daerah untuk mempertajam penetapan lokus strategis apabila dibutuhkan,” cetusnya.

Melalui rakor ini, akan dikomunikasikan berbagai kendala dan hambatan yang dirasakan pihak daerah maupun Kementerian Lingkungan Hidup dalam menyusun langkah-langkah konkret penyelesaian permasalahan yang ada. “Harapannya, dalam rakor ini dapat tercapai suatu kesepakatan usulan rencana kegiatan 2012 yang menjadi sinergis pemerintah pusat dan daerah di bidang lingkungan hidup dari setiap ekoregion,” beber Ilham.

Sasaran dalam rakor ini di antaranya mendapatkan data dan profil umum daerah mengenai kemajuan, hambatan dan kebutuhan penunjang program pembangunan di bidang lingkungan hidup. Dalam rakor dilakukan pula konsultasi teknis terkait kegiatan penurunan beban pencemaran, pengendalian kerusakan dan peningkatan kapasitas.

“Hasil yang dicapai akan dibawa dalam rakor nasional lingkungan hidup juga menjadi masukan dalam Musrenbang bulan April mendatang,”ucapnya. Hadir dalam acara, perwakilan instansi lingkungan hidup provinsi dan kabupaten/kota, serta sector terkait seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian PU, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Bappenas serta Kementerian Keuangan.

Ilham menambahkan, saat ini penyusunan program belum sepenuhnya mengacu pada kebutuhan riil daerah. Karena itu, program kerja di bidang lingkungan hidup selama ini belum berjalan secara maksimal. Melalui rakor ini diharapkan terwujudnya sinergisitas pengelolaan sumber daya alam dan ekoregion di Sumatera.

Fokus kerja tahun ini adalah pengendalian pencemaran, kerusakan dan kapasitas pengeloaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Salah satu yang akan dilakukan adalah menjadikan DAS Musi sebagai pusat pengembangan ekoregion Sumatera. Kemudian menetapkan titik pemetaan kualitas air. Untuk itu, dalam acara kemarin dilakukan penandatanganan prasasti pemantauan titik kualitas air DAS Musi antara Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin dan Wagub Bengkulu H Junaidi Hamsyah dan diketahui Kementerian Lingkungan Hidup Prof Dr Gusti Muhammad Hatta.

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin memanfaatkan acara itu untuk menjual Sumsel. Mulai dari sumber daya alam hingga energi dan pertambangan. Seluruh sector pembangunan masih tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. “Di Sumsel, tahun 2010 lalu ada 10 kota yang sudah menerima Adipura. Akan lebih kita tingkatkan lagi. Sebelumnya, di 2009 Sumsel menerima penghargaan lingkungan hidup terbaik se-Indonesia,” bebernya.

Wako Palembang Eddy Santana Putra mengatakan, ruang terbuka hijau (RTH) Kota Palembang saat ini lebih dari 30 persen. “Satu pohon ditebang harus seizin saya. Pembangunan tetap akan mengacu pada pemeliharaan lingkungan hidup yang baik,”tukasnya.

Sementara itu, sekitar 10 ribu benih ikan nila kemarin ditabur ke kolam kambang iwak kecil di samping Masjid Taqwa Jl Ki Renggo Wirosantiko. Penaburan benih dilakukan secara simbolis oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH), Gusti Muhammad Hatta.

Saat kegiatan, Gusti didampingi Walikota Palembang, Eddy Santana Putra, Wakil Gubernur Bengkulu, Junaedi Hamzah dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Palembang, Apriadi S Busri.

Tampak hadir di acara tersebut sejumla pejabat di lingkungan Pemkot Palembang seperti Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Sudirman Tegoeh, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Gema Asiani dan kepala dinas lainnya. (mg13)
(46)

source: http://sumeks.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=13754%3Apenilaian-adipura-tiga-kali&catid=125%3Ahead-news&Itemid=1

Nick_2
March 8th, 2011, 07:02 PM
KEINGINAN MERAIH ADIPURA

Posted: Maret 8, 2011 by prosaturripadang in Berita, Berita Kota, Sosial Masyarakat

Wakil Walikota Padang MAHYELDI ANSYARULLAH mengharapkan kepada seluruh elemen masyarakat berusaha bangkit dan meningkatkan budaya bersih.

Harapan itu disampaikan Wakil Walikota Padang berkaitan dengan lepasnya piala Adipura ke 18 tahun 2010 dari kota Padang, sebagai salah satu dampak yang timbul akibat bencana gempa tahun 2009 yang melanda kota Padang sehingga daerah ini tidak mendapatkan penilaian,namun pada tahun ini hendaknya Piala Adipura dapat diraih kembali.

MAHYELDI menjelaskan, Pemko saat ini sedang mempersiapkan konsep dan memaksimalkan sosialisasi K3 terutama di sekolah-sekolah, kantor, mesjid dan menjadikan seluruh PNS di lingkungan Pemko Padang menjadi polisi K3.

MAHYELDI ANSYARULLAH optimis, dengan dijadikan seluruh PNS dilingkungan Pemko Padang sebagai polisinya K3, diharapkan target untuk mendapatkan kembali piala Adipura ke 18 tahun 2011 ini akan tercapai.

Polisi K3 tersebut nantinya akan bergerak, untuk mengingatkan dan menegur serta melaporkan masyarakat yang melanggar K3 sehingga masyarakat merasa terawasi dan merasa diingatkan terhadap kebersihan.

Sumber : Warta Berita Kota pukul 14.00 tanggal 8 Maret 2011

http://prosaturripadang.wordpress.com/2011/03/08/keinginan-meraih-adipura/

novian
March 11th, 2011, 11:12 AM
gmn untuk 10 kota terkotor di beri sanksi seperti wajib mengibarkan bendera hitam di halaman kantor walikotanya...hehehe......

yudibali2008
May 8th, 2011, 06:38 AM
Balikpapan



One of the main streets yang tertata rapi, nyaman dilihat, dan yang terpenting hijau..

http://i56.tinypic.com/j67bd2.jpg

http://i52.tinypic.com/1twl5x.jpg

Hijau dan teduhnya Balikpapan, enak sekali dilihat... disinilah salah satu nilai lebih kota kecil ini...


http://i52.tinypic.com/2ib2naw.jpg


http://i53.tinypic.com/m91s8n.jpg


http://i53.tinypic.com/6y2iba.jpg

drie
May 10th, 2011, 05:15 AM
dari thread An ordinary become extraordinary, Balikpapan is promising future city [Part VIII] (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?p=77500583&posted=1#post77500583)



hari ini di twitter heboh soal balikpapan dapat penghargaan kota no. 2 terbersih se ASEAN. plus koran tribun mendadak habis di borong orang. :(

http://img36.imageshack.us/img36/7793/bppg.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/36/bppg.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

sumber : http://kaltim.tribunnews.com/

Tahniah untuk Balikpapan :applause:

yudibali2008
May 10th, 2011, 05:17 AM
keduluan ama bro drie :D

Congratz buat kota Balikpapan :okay:

~MELVINDONESIA~
May 11th, 2011, 07:53 PM
Congratz Balikpapan!!!
Membanggakan Indonesia.,,,

btw,
Tu koran Tribun salah nulis tuh yg di kotak hitam pojok kanan atas..
Vientiane (Vietnam) harusnya Laos..mentang" namanya mirip sama" Vie kali yah...ckkc

Nick_2
May 21st, 2011, 09:30 PM
Sabtu, 21/05/2011 15:33 WIB
Indonesia Berkebun

2011, Lahan Kosong di 10 Kota akan Disulap Jadi Lahan Produktif

Oris Riswan Budiana - detikBandung

http://bandung.detik.com/read/2011/05/21/153324/1643927/486/2011-lahan-kosong-di-10-kota-akan-disulap-jadi-lahan-produktif

Bandung - Tak hanya Bandung, ada sembilan kota lainnya yang melakukan kegiatan berkebun. Kota Jakarta menjadi pioner dalam gerakan ini. Lahan kosong yang berada di pemukiman warga disulap menjadi lahan produktif.

Pendiri Komunitas Indonesia Berkebun Ridwan Kamil mengatakan untuk Jakarta kegiatan berkebun telah dilakukan enam bulan lalu. "Jakarta Berkebun telah digelar enam bulan lalu di satu lokasi, namun dalam waktu dekat akan digelar lagi di tiga lokasi," ujar Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil saat launching gerakan Bandung Berkebun di Perumahan Sukamulya Indah, Sabtu (21/5/2011).

Menurut Kang Emil, Komunitas Bandung Berkebun sebenarnya sudah dibentuk dua bulan lalu, namun untuk praktiknya baru dilakukan hari ini. Dua kota lainnya yaitu Semarang dan Bogor sudah membentuk komunitasnya, namun berkebunnya belum dimulai. "Jumlah anggota di empat kota ini mencapai 500 orang," ungkap Kang Emil.

Selain itu, ada enam kota lainnya yang ditargetkan mengikuti gerakan 'berkebun' ini, yaitu Banten, Solo, Surabaya, Bekasi, Pontianak, Medan dan Padang. "Kita harapkan setiap daerah mempunyai lahan sebanyak-banyaknya untuk gerakan Indonesia Berkebun ini," harapnya.

(ern/ern)

Nick_2
May 21st, 2011, 09:56 PM
^^

Padang Menuju Clean and Green City

Mahasiswa Baru Harus Hijaukan Kota Padang

Padang Today Berita Pemerintahan Sabtu, 21/05/2011 - 17:28 WIB Husnal Hayati
http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=28497

Program Penerimaan mahasiwa baru tahun ini di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Padang harus berperan dalam program penghijauan Pemerintah Kota Padang. Keterlibatan PTN dan PTS tersebut merupakan salah satu wujud Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian terhadap masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Padang DR. Fauzi Bahar, M.Si pada acara Temu Ramah dengan Rektor dan Direktur Perguruan Tinggi dan Akademi se-Kota Padang dengan tema “Padang Menuju Clean and Green City” di Palanta Rumah Dinas Walikota, yadi Sabtu, (21/5).

“Peneriman mahasiswa baru tahun ini merupakan moment yang sangat tepat, karena program penghijauan Kota Padang bisa menjadi program Orientasi Pengenalan Kampus (OSPEK) PTN dan PTS” ujar Fauzi.

Ditambahkannya, program penghijauan berupa penanaman sejuta pohon, penanaman sakek disetiap pohon Mahoni, penanaman bunga disepanjang jalur hijau, dan penanaman pohon pinang di sepanjang bantaran sungai.

“Dengan jumlah mahasiswa baru yang dimiliki 57 PTN dan PTS di Kota Padang, kita hanya perlu 1 hari untuk melaksanakan penghijauan di Kota Padang” tegas Wali Kota.

Selanjutnya dijelaskan bahwa dengan keterlibatan mahasiswa-mahasiswa baru ini akan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Padang yang nantinya slogan “Kota Padang Ku Jaga dan Ku Bela” akan melekat di hati mahasiswa-mahasiswa tersebut.

Sementara itu terekait Clean dan Green City itu sendiri dijelaskan oleh Wako yang sudahkali menjabat ini, adalah salah satu program dari Komite Kementrian Lingkungan Hidup 9KLH) se-Asia Tenggara dan Asia Timur untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Menyoal kriteria clean dan green city antara lain; lingkungan yang nyaman, pertumbuhan ekonomi, partisipasi masyarakat, persamaan untuk menikmati sumber daya alam, upaya konservasi energi, etika pembangunan yang berpihak pada berkelanjutan sumber daya alam, dan penegakan hukum.

Terakahir dikatakan Fauzi, Kota Padang merupakan salah satu pilot project di pulau sumatera bersama dengan Kota Palembang.
[ Red/Husnal Hayati ]

acoolguyfromnz
May 22nd, 2011, 02:25 PM
spt kota kecil di europe

sigarantang
May 23rd, 2011, 06:20 AM
Astagaaaa!!! :O
gw baru tau kalau Balikpapan bersih sperti itu !!
Congratz buat warga Balikpapan..smoga bisa dipertahankan terus
dan semakin bersih +modern tentunya :cheers:

drie
May 26th, 2011, 11:10 AM
Masuk Nominasi, Pekanbaru Berpeluang Raih Adipura Kencana
http://riauterkini.com/lingkungan.php?arr=37060



Riauterkini-PEKANBARU- Reputasi Kota Pekanbaru sebagai penyabet piala Adipura selama empat kali berturut-turut, berdampak positif. Terbukti, dalam ajang perebutan piala Adipura Kencana, dari 25 kota diseluruh Indonesia Pekanbaru masuk dalam nominasi tersebut. Meskipun belum bisa dipastikan dari hasil seleksi akhir apakah Pekanbaru berhasil menjadi nominasi tetap, sebab yang akan masuk pada nominasi hanya delapan kota saja yang berhak menyandang piala Adipura Kencana.

Usai menggelar rapat bersama tim Dewan Pertimbangan Adipura (DPA) Kencana, dari pusat. Sekretaris Kota (Setko) Pekanbaru Yusman Amin, Kamis (26/5/11) mengatakan dihadapan wartawan, “ Hari ini kita kedatangan tim dewan pertimbangan Adipura Kencana, yang dipimpin langsung oleh Rektor UNIV, kemudian anggotanya dari Universitas Udayana, dan BLH. Membahas terkait Pekanbaru masuk dalam nominasi piala Adipura Kencana berikut dengan persiapannya, ini bukan piala biasa seperti Adipura, penghargaan ini lebih tinggi dari Adipura sebab Adipura Kencana ini untuk pertama kalinya pada era reformasi diajangkan kembali setelah pasca orde baru“ jelas Yusman.

Sementara itu Anggota DPA Kencana Sudarto menjelaskan, alasan Pekanbaru masuk kedalam nominasi tersebut, “ Sebagai kota yang pernah menyabet piala Adipura empat klai berturut-turut, Pekanbaru mempunyai potensi untuk masuk kedalam nominasi Adipura Kencana. Apalagi dari skor penilaian Pekanbaru juga memperlihatkan skor angka yang baik, tidak hanya pada kebersihan lingkungan, namun juga Pemkot mengarahkan masyarakatnya kepada kesehatan lingkungan seperti mulai mengurangi pemakai kendaraan bermobil, peningkatan pengelolaan sampah baik limbah cair maupun padat, “ ungkapnya.

tahun ini lomba adipura dilaksanakan dengan kriteria yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya dengan predikat adipura kencana. Sejumlah kriteria yang menjadi fokus pada penilaian Adipura Kencana, antara lain proses pengelolaan sampah baik limbah cair maupun padat baik di rumah sakit maupun pemukiman, menjaga penghijauan serta kesehatan udara dan air. Sedangkan untuk pengumuman peraih piala Adipura Kencana akan dilakukan sekitar Tanggal enam atau tujuh Juni mendatang.***(yunk)

paradyto
May 26th, 2011, 05:22 PM
Rebut Adipura Kencana
Thursday, 26 May 2011

PALEMBANG – Setelah berhasil mempertahankan Piala Adipura tahun ini, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra mengincar predikat kota bersih lain, Adipura Kencana.

Adipura Kencana merupakan penghargaan tertinggi bagi kota yang sudah mendapat Adipura lima kali berturut-turut. Target ini dipastikan tidak akan mudah direngkuh. Pasalnya, Kota Surabaya yang menjadi pesaing juga memiliki kans besar untuk mendapatkannya. Palembang dan Surabaya berhasil mengungguli 14 kota calon peraih predikat lainnya di Indonesia.

“Kita memang mengincar itu (Adipura Kencana),” kata Eddy Santana Putra di Kantor Pemkot Palembang kemarin. Munculnya dua nama kota besar tersebut diperoleh informasi dari tim Dewan PertimbanganAdipura Kencana.Meski demikian, orang nomor satu di Kota Pempek ini tidak mengetahui alasannya. Menurutnya, kriteria yang diajukan tim penilai,Kota Palembang dan Surabaya telah cukup memenuhi syarat dari berbagai aspek.

“Untuk penilaian, kita serahkan kepada pusat.Itu wewenang mereka,”katanya. Kendati demikian,Eddy tetap berharap Palembang yang berhasil mendapatkan predikat Adipura Kencana tersebut. Berdasarkan informasi, hasil penilaian tim keduanya dinilai belum layak mendapatkan Piala Adipura Kencana karena masih harus melalui berbagai macam syarat lainnya.

“Tim juri menilai secara sembunyisembunyi,” katanya. Eddy mengaku, antara Palembang dan Surabaya memiliki keunggulan tersendiri.Palembang mempunyai keunggulan dan nilai lebih untuk kebersihan dan pengolahan sampah, sedangkan Surabaya unggul di segi ketersediaan taman kota. “Peluang kita sama-sama besar untuk mendapatkan Adipura Kencana.

Kita lihat saja pada 30 Mei, karena rencananya verifikasi penilaian Piala Adipura Kencana mulai dilakukan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel ini. Kendati pemkot Palembang tidak bisa berbuat banyak untuk memengaruhi penilaian, Eddy tetap konsisten melakukan sejumlah kegiatan pelestarian lingkungan, seperti Program Cinta Kasih (Cinta Kali Bersih) dan penanaman pohon.

“Meski piala itu tidak dapat, yang penting kegiatan cinta lingkungan harus tetap dilakukan. Predikat itu hanya sekadar bonus.Yang penting hasil kita untuk masyarakat,” pungkas Eddy. Terpisah,Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (DP2K) Palembang Sudirman Tegoeh mengaku, pihaknya terus berupaya melestarikan lingkungan melalui sejumlah program.

Pasalnya, pohon yang berfungsi sebagai tanaman penghijauan berperan sangat penting untuk pelestarian lingkungan,yakni mengurangi polusi udara dan menyerap air. ”Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin besar kadar polusi udara bisa dikurangi,” katanya. Hal yang sama ditegaskan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kms Abubakar.

Dia menjelaskan, tugas untuk mempertahankan Piala Adipura tahun ini semakin berat. Sebab,terjadi revitalisasi pada sejumlah penilaian Adipura. “Tidak ada lagi pengecualian, hampir seluruh wilayah Palembang menjadi titik pantau penilaian,” katanya. Selain itu, persentase volume sampah yang dihasilkan menjadi salah satu target penilaian.

Pada 2013, setidaknya lebih 7% dari total produksi sampah yang ada harus sudah diolah menjadi pupuk organik. “Jika sebelumnya, tim penilai hanya terdiri dari pegawai Kementerian Lingkungan Hidup pusat, regional, dan provinsi. Mulai tahun ini ada dua unsur lagi yang bergabung, yaitu dari media dan perguruan tinggi,” ujar dia seraya mengatakan,tim penilaiannya pun berbeda. andhiko tungga alam

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/401375/

drie
May 27th, 2011, 06:02 AM
Pekanbaru Nominator Piala Adipura Kencana
http://riaupos.co.id/news/2011/05/pekanbaru-nominator-piala-adipura-kencana/


PEKANBARU (RP) – Kerja keras Pemko Pekanbaru dalam mempertahankan Piala Adipura selama enam kali berturut-turut memberikan citra yang bagus bagi perkembangan Kota Pekanbaru.

Kali ini Pekanbaru masuk sebagai nominasi kota yang akan meraih Piala Adipura Kencana. Yang nilainya lebih tinggi bila dibandingkan dengan Piala Adipura yang sudah pernah didapatkan oleh Pekanbaru selama enam tahun berturut-turut itu. Kamis (26/5) pagi, tim penilaian Adipura

Kencana yang dipimpin Prof Sudarto P Hadi PhD MES, salah seorang guru besar Sosiologi Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip), bersama anggotanya dari Universitas Udayana dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendatangi Pemko Pekanbaru.

Kedatangan tim tersebut untuk menjelaskan kepada Pemko Pekanbaru, bahwa Pekanbaru masuk sebagai salah satu nominasi yang bakal meraih Piala Adipura Kencana tersebuut.

Sudarto P Hadi usai pertemuan dengan Pemko Pekanbaru kepada wartawan menjelaskan, kriteria penilaian yang dilakukan oleh tim penilaian Adipura Kencana tersebut ada dua indikator. Pertama, Pekanbaru sudah pernah mendapatkan piala Adipura sebanyak enam kali berturut-turut.

Kemudian dari segi penilaian yang dilakukan oleh tim penilaian Adipura juga terdapat peningkatan. Artinya Pekanbaru selalu membuat inovasi-inovasi di dalam mempertahankan Piala Adipura tersebut.

‘’Piala Adipura Kencana di sini akan diberikan kepada Kota-Kota yang sudah dianggap bion Adipura. Selama ini Adipura fisik yang dilihat hanya dari segi pencemaran udaranya, pencemaran air dan pencemaran sampah. Sementara kita dari tim Adipura Kencana ini lebih melihat ke arah bionnya. Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh pemerintah kota itu sendiri,’’ katanya.

Seperti menyediakan angkutan transportasi yang cukup bagus, menyediakan tempat pejalan kaki yang sangat layak dan mendorong orang untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor guna menghindari terjadinya pencemaran udara.

Menurutnya daerah lain sudah pernah mendapatkan Piala Adipura Kencana ini, yakni salah satu kota di Jawa Timur. Itu didapatkan ketika di zaman orde baru.

‘’Sejak di reformasi ini merupakan yang pertama kali. Khusus untuk di daerah Sumatera ada dua yang masuk nominasi, yakni Palembang dan Pekanbaru,’’ katanya.

Sekko Pekanbaru Ir H Yusman Amin MEng SC kepada wartawan berharap Piala Adipura Kencana ini berhasil kita dapatkan. Pemenangnya akan diumumkan pada 6 Juni mendatang,’’ katanya.(lim)

drie
May 28th, 2011, 05:10 PM
Kota Malang optimistis raih Adipura Kencana 2011
http://www.bisnis-jatim.com/?p=12541


MALANG: Kota Malang, Jatim dinilai memiliki peluang besar memboyong Piala Adipura Kencana 2011 untuk kategori kota besar bersama Kota Pekanbaru, Riau.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang Wasto optimistis akan meraih penghargaan tersebut. Saat ini daerah kateori kota besar yang menjadi saingan satu-satunya Kota Malang adalah Kota Pekanbaru. Pasalnya selain Malang, Pekanbaru juga menjadi nominator Adipura Kencana.

“Awalnya ada 11 kota yang masuk nominasi, kemudian disaring lagi menjadi lima kota. Namun dari hasil evaluasi, sekarang hanya tinggal dua kota, yakni Malang dan Pekanbaru,” ucapnya seperti dikutip Antara hari ini.

Wasto mengemukakan, setelah kota pendidikan ini lolos hingga penilaian ketiga, Dewan Pertimbangan Adipura (DPA) kembali datang ke kota ini untuk mengetahui komitmen Kota Malang terhadap kebersihan dan lingkungannya pasca penilaian.

Sebelumnya, Kota Malang meraih Piala Adipura selama dua tahun berturut-turut (2009 dan 2010) dan tahun ini kembali berpeluan memboyong piala tersebut.

Lebih lanjut Wasto mengakui, ada beberapa titik yang selama ini menjadi andalan Kota Malang dalam penilaian Adipura, yakni taman alun-alun Tugu dan Pasar Oro-oro Dowo yang menjadi taman dan pasar terbaik tingkat nasional dari beberapa daerah yang juga menerima Adipura.

Selain didukung kondisi taman dan pasar tersebut, kata Wasto, kerja keras para kader lingkungan yang ada di seluruh kelurahan juga menjadi salah satu instrumen inovasi serta kreativitas.

Sementara itu Wali Kota Malang Peni Suparto, menyatakan keyakinannya bahwa Kota Malang akan mampu merebut Adipura Kencana, meski harus bersaing ketat dengan Kota Pekanbaru yang selama ini juga menjadi “langganan” rival dalam upayanya meraih Adipura.(Ant/dw)

joeylen
May 29th, 2011, 12:47 AM
malang kotanya bersih banget dan cara pengelolaan di tps sebelum ke tpa nya bagus banget karena saya pernah belajar pengelolaan lingkkungan di malang.semoga malang mendapatkan piala adipura kencana deh...

Pengen banget liat kota ku bersih seperti kota malang.

Balaputradewa
May 30th, 2011, 05:07 AM
^^ Adipura kencana utk kategori Metropolitan: Palembang dan Surabaya, sedangkan kategori Kota Besar: Pekanbaru dan Malang. :okay:

drie
June 4th, 2011, 05:04 AM
SD 005 Bukitraya Kota Pekanbaru Raih Piala Adiwiyata Mandiri 2011
http://riaupos.co.id/news/2011/06/sd-005-bukitraya-raih-piala-adiwiyata-mandiri-2011/


Laporan HENNY ELYATI, Pekanbaru hennyhelyati@riaupos.com
Siapa mengira, usaha yang dirintis mantan Kepala SDN 005 Bukitraya Hj Nurainen SPd untuk menjadikan sekolah tersebut sebagai sekolah berbasis lingkungan membuahkan hasil.

Selama lima tahun sekolah ini mendapat penghargaan tingkat nasional dalam bidang lingkungan.

Jumat (3/6) pagi seluruh warga sekolah SDN 005 Bukitraya menggelar sujud syukur. Hal ini dilakukan karena sekolah tersebut mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri 2011 yang akan diserahkan langsung Presiden RI pada Selasa (7/6) mendatang.

Kepala SDN 005 Bukitraya, Dra Hj Umi Salmah MM didampingi Ketua Tim Pelaksana Adiwiyata SDN 005 Bukitraya, Doyo Mulyanto SSi kepada Riau Pos, Jumat (3/6) mengatakan, penghargaan ini merupakan kebanggaan seluruh warga sekolah baik siswa, majelis guru, orangtua murid, komite sekolah, tata usaha hingga petugas kebersihan dan Satpam.

‘’Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil, kita sudah sampai pada puncak Adiwiyata. Dan pasti sulit untuk mempertahankannya. Karena itu, seluruh warga sekolah harus bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya serta menjaga keasrian sekolah. Penghargaan ini merupakan puncak Adiwiyata, karena itu kita sedang membina enam sekolah di Pekanbaru dengan harapan mereka bisa seperti SDN 005 Bukitraya ini,’’ ujar Umi.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri ini merupakan puncak penghargaan lingkungan bagi sekolah-sekolah yang telah berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup. Selain SDN 005 Bukitraya, SDN 001 Rintis juga meraih Adiwiyata Mandiri. ‘’Informasi yang ada, dari Pekanbaru ada enam sekolah yang ikut, empat SD dan dua SMA, namun hanya dua SD yang dapat Adiwiyata Mandiri,’’ terangnya.

Penghargaan Adiwiyata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui lembaga pendidikan formal mulai Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas se Indonesia. Proses seleksinya didasarkan pada empat kriteria yang meliputi pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan dan atau pengembangan sarana pendukung sekolah.

‘’Kita dapat informasi dari Badan Lingkungan Hidup Pekanbaru, sekolah kita meraih Adiwiyata Mandiri Rabu (1/6) lalu sekitar pukul 15.00 WIB,’’ terangnya.

Penghargaan Adiwiyata merupakan rangkaian pemberian penghargaan terhadap individu dan lembaga (institusi) dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia. Selain penganugerahan penghargaan Adiwiyata, pemerintah juga memberikan penghargaan Kalpataru dan Adipura.

Penghargaan Adiwiyata terbagi dalam tiga katagori yaitu Sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Calon Adiwiyata. Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah-sekolah yang mampu mempertahankan program-program lingkungan hidup mereka selama tiga tahun berturut-turut.

‘’Kita sudah lima tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam bidang lingkungan hidup. Pertama kali kita ikut tahun 2007 lalu dan langsung mendapat penghargaan sebagai calon Adiwiyata. Pada 2008 dan 2009 mendapat penghargaan Adiwiyata. Tahun 2010 penghargaan calon Adiwiyata Mandiri dan tahun ini kita mendapat Adiwiyata Mandiri,’’ terangnya.

Di sekolah ini, murid-murid kelas I sudah memiliki taman sendiri. Mereka diajarkan cara menanam, merawat dan memelihara seluruh tanaman yang ditanam di taman tersebut.

Tidak hanya itu, para murid juga diajarkan mengembangbiakkan tanaman tersebut. Bahkan mereka juga diajarkan bagaimana membuat pupuk kompos.***

drie
June 4th, 2011, 05:07 AM
Kenegerian Rumbio Kab. Kampar Raih Kalpataru
http://riaupos.co.id/news/2011/06/kenegerian-rumbio-raih-kalpataru/



Laporan MOLLY WAHYUNI dan RINA DIANTI HASAN, Bankinang redaksi@riaupos.com
Pelestarian Hutan Larangan Kenegerian Rumbio memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat.

Hal ini ditandai dengan penghargaan Kalpataru yang rencananya akan diberikan pada 7 Juni mendatang di Istana Presiden.

Pucuk Pimpinan Adat Kenegerian Rumbio Edi Susanto Datuk Godang ketika dikonfirmasi Riau Pos, Selasa (31/5), mengaku telah memperoleh informasi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kampar terkait penyerahan Kalpataru tersebut.

Menurutnya, upaya pelestarian hutan larangan tersebut telah lama dilaksanakan oleh ninik mamak bersama masyarakat secara swadaya. Bahkan pada 2007, pelestarian kawasan hutan larangan tersebut diperkuat lagi dengan Peraturan Adat (Perdat) Nomor 1/2007 tentang Penetapan Status Hutan Larangan Adat.

Intinya, Perdat tersebut menyatakan anak kemenakan dilarang melakukan eksploitasi dan penebangan di hutan larangan tanpa izin dari ninik mamak. Bahkan, anak kemenakan diwajibkan bersama ninik mamak menjaga hutan larangan.

‘’Kami dari ninik mamak pengawasan secara kontinu untuk mengamankan hutan. Tugas pengamanan tersebut dilakukan secara sukarela oleh ninik mamak yang telah ditugaskan,’’ ujarnya.

Ia mengatakan, hutan yang dijaga kelestariannya tersebut mencapai 575 hektare dan telah banyak memperoleh kunjungan baik dari wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Belum lama ini, kawasan tersebut dikunjungi oleh utusan dari Jepang dan Australia untuk kepentingan penelitian.

‘’Di hutan larangan itu, banyak pohon kayu usia puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Salah satunya sesuai hasil tes DNA, ada pohon tertua yang kayunya berjenis kempas diperkirakan berusia 430 tahun,’’:okay: katanya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Drs M Yasir MM membenarkan informasi penghargaan Kalpataru yang akan diserahkan Presiden RI tersebut. Menurutnya, pelestarian hutan larangan di Kenegerian Rumbio tersebut diusulkan oleh Pemkab Kampar melalui BLH belum lama ini ke pemerintah pusat untuk dilakukan penilaian.

‘’Menyikapi usulan tersebut, tim dari pusat didampingi tim dari Pemkab melakukan penilaian langsung ke lokasi hutan. Hasilnya layak untuk diberi pengharagaan Kalpataru,’’ tuturnya.

Agar permasalahan Kalpataru tidak terulang seperti yang pernah terjadi di Siak Hulu, Yasir mengharapkan masyarakat dan unsur ninik mamak untuk terus menjaga kelestarian hutan larangan tersebut.

Perbub
Dipercayainya Hutan larangan Adat Kenegerian Rumbio mendapatkan Kalapataru merupakan buah kerja keras yang sudah dilaksanakan bertahun-tahun oleh masyarakat dan pemuka adat Kenegerian Rumbio.

‘’Ini bukan kerja pelopor, karena pelopor hanya menotivasi dan membantu secara administrasi,’’ ujar Ketua Pelopor Masriadi melalui Sekretaris Wahyudi SP.

Menurutnya, masyarakat adat Kenegerian Rumbio secara bersama-sama sudah bertahun-tahun menjaga hutan tersebut, sehingga pada 2008 lalu mendapat penghargaan anugerah lingkungan dari Pemkab Kampar. Selain itu, pada 2009 mendapat penghargaan yang sama dari Pemrov Riau.

‘’Artinya, penghargaan Kalpataru ini bukan didapat secara tiba-tiba. Sebab, sudah dari dulu kita memelihara hutan ini,’’ ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, Kalpataru juga bukan merupakan yang terakhir dari usaha. Walaupun mereka semua senang dan bangga mendapatkan Kalpataru bukan tujuan utama. Sebab, tujuan utama mereka adalah merawat dan melestarikan hutan.

Selain itu, mereka mengharap dari pemerintah secara legalitas hukum tentang keberadaan hutan tersebut. Setidaknya, sebentuk Perda atau Perbub.

‘’Kalau tidak ada pengakuan status kepemilikan, bisa sjaa suatu saat digunakan untuk yang lain,’’ lanjutnya.(tie)

Hadi
June 4th, 2011, 05:55 AM
ada yang aneh di postingan di atas

News Headline :
Kota Malang optimistis raih Adipura Kencana 2011

"Awalnya ada 11 kota yang masuk nominasi, kemudian disaring lagi menjadi lima kota. Namun dari hasil evaluasi, sekarang hanya tinggal dua kota, yakni Malang dan Pekanbaru,"


dan
News Headline :
Rebut Adipura Kencana

Adipura Kencana merupakan penghargaan tertinggi bagi kota yang sudah mendapat Adipura lima kali berturut-turut. Target ini dipastikan tidak akan mudah direngkuh. Pasalnya, Kota Surabaya yang menjadi pesaing juga memiliki kans besar untuk mendapatkannya. Palembang dan Surabaya berhasil mengungguli 14 kota calon peraih predikat lainnya di Indonesia.

“Kita memang mengincar itu (Adipura Kencana),” kata Eddy Santana Putra di Kantor Pemkot Palembang kemarin. Munculnya dua nama kota besar tersebut diperoleh informasi dari tim Dewan PertimbanganAdipura Kencana.Meski demikian, orang nomor satu di Kota Pempek ini tidak mengetahui alasannya. Menurutnya, kriteria yang diajukan tim penilai,Kota Palembang dan Surabaya telah cukup memenuhi syarat dari berbagai aspek.




Yang benar itu mana? Malang dan Pekanbaru atau Surabaya dan Palembang???

wah diragukan validitas dari berita ini

drie
June 4th, 2011, 06:17 AM
^^ Menurut aku,,
untuk Kategori kota Metropolitan, Nominasinya : Kota Palembang dan Kota Surabaya.

Sedangkan untuk Kategori Kota Besar, Nominasinya : Kota Malang dan Kota Pekanbaru. :cheers2:

Mehome
June 4th, 2011, 06:19 AM
Purbalingga Kembali Raih Adipura Kategori Kota Kecil

Purbalingga – Kabupaten Purbalingga kembali meraih penghargaan anugerah Adipura. Penghargaan dijadwalkan akan diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/6) pukul 09.30 WIB. Penghargaan Adipura tahun 2011 ini merupakan penghargaan Adipura ketiga sejak tahun 2009.

Kasubag Analisis dan Kemitraan Media pada Bagian Humas Setda Purbalingga Ir Prayitno, M.Si menyatakan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup di Jakarta telah melayangkan surat bernomor B-4886/DEP-IV/LH/06/2011 tertanggal 1 Juni 2011. Surat yang dikirim melalui fax tertanggal 3 Juni 2011 berisi tentang pemberitahuan soal penghargaan adipura tahun 2010/2011. “Purbalingga mendapat penghargaan Adipura untuk kategori kota kecil,” kata Prayitno, Sabtu (4/6).

Dikatakan Prayitno, Anugerah Adipura merupakan implementasi Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang secara konsisten terus dilakukan dengan berbagai upaya ke seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian berbagai lapisan masyarakat. Kementerian Negara Lingkungan Hidup telah memberikan penilaian kebersihan dan keteduhan kota melalui Program Adipura di sejumlah kota sejak bulan Oktober tahun 2010 lalu, termasuk di Purbalingga.

“Program Adipura memberikan pengaruh yang signifikan pada peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan yang lebih bersih, teduh dan nyaman,” tambah Prayitno.

Sementara itu Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si menyatakan, penghargaan Adipura merupakan hasil jerih payah seluruh lapisan masyarakat Purbalingga. “Penghargaan ini harus dipertanggungjawabkan di kemudian hari dengan terus meningkatkan kebersihan, keindahan, dan kenyamanan kota,” kata Bupati Heru.

Heru menambahkan, kota purbalingga telah tiga tahun berturut-turut memperoleh adipura. Hal ini memberikan konsekuensi logis yang berat bagi kita untuk menunjukkan kalau kita memang layak memperoleh penghargaan itu. Jangan sampai penghargaan ini hanya formalitas tanpa bekas.

“Penghargaan Adipura bukan sebagai tujuan utama. Yang terpenting pola hidup sehat dan bersih harus terus menjadi budaya masyarakat Purbalingga. Semua pihak juga perlu terus melaksanakan gerakan menanam dan memelihara pohon dan sekaligus mematenkan budaya bersih sejak dini,” tambah Heru.
Sumber (http://kotaperwira.com/purbalingga-kembali-raih-adipura-kategori-kota-kecil)

Hadi
June 4th, 2011, 06:46 AM
^^ Menurut aku,,
untuk Kategori kota Metropolitan, Nominasinya : Kota Palembang dan Kota Surabaya.

Sedangkan untuk Kategori Kota Besar, Nominasinya : Kota Malang dan Kota Pekanbaru. :cheers2:

oh bisa jadi ya... :)

nick_1212
June 4th, 2011, 08:11 PM
MILIK SURABAYA

Kelana Kota

04 Juni 2011, 16:04:38| Laporan Agita Sukma Listyanti

Surabaya Dipastikan Raih Adipura Kencana

suarasurabaya.net| Surabaya dipastikan menerima Adipura Kencana untuk prestasi di bidang penyelamatan lingkungan tahun 2011 ini.

Tri Rismaharini Walikota Surabaya mengatakan Adipura Kencana yang diperoleh Surabaya akan diberikan Presiden dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia, Senin (6/6/2011) mendatang.

Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana, setelah mengalahkan Palembang yang juga masuk dalam nominasi penerima Adipura Kencana. Menurut Risma, untuk Adipura Kencana tahun ini, cara penilaiannya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau tahun sebelumnya hanya pendekatan lapangan, untuk tahun ini, penilaian Adipura Kencana juga diharuskan dengan presentasi dari Walikota tentang upaya perbaikan dan menjaga kondisi lingkungan di daerahnya,” kata Risma seperti dilaporkan Teguh reporter Suara Surabaya, Sabtu (4/6/2011).

Selain menerima Adipura Kencana, Surabaya juga mendapat penghargaan Kalpataru untuk penyelamat lingkungan yang akan diterima Ibu Lulut Warga Rungkut yang juga pelopor Batik Mangrove.

Sementara untuk sekolah peduli lingkungan yang mendapat penghargaan Adiwiyata diantaranya didapat SDN Kandangan 3, SDN Kandangan I, SDK Santa Maria, SDN Perak Barat, dan SMPN 16 Surabaya.(tas/git)

http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=537ebc1b762a45951fb2b11337edad96201193387

paradyto
June 5th, 2011, 01:54 AM
Surabaya Raih Adipura Kencana
2011 Minggu, 05 Juni 2011

SURABAYA--MICOM: Kota Surabaya berhasil meraih penghargaan Adipura Kencana 2011 (katagori Kota Metropolitan) dari Pemerintah Pusat, setelah sukses mengungguli saingan terberatnya, yakni Kota Palembang, yang sama-sama masuk nominasi Adipura Kencana 2011.

"Syukurlah Surabaya menang dan berhak memperoleh penghargaan. Jumat malam saya dapat kabar kemenangan ini. Insya-Allah pada 7 Juni 2011, saya diundang Presiden SBY ke Istana Negara untuk menerima penghargaan," ujar Wali kota Surabaya Tri Rismaharini kepada wartawan, Sabtu (4/6).

Penghargaan ini, kata dia, spesial diberikan kepada semua warga Kota Surabaya yang sudah bahu-membahu dan bekerja keras membersihkan lingkungan sekitarnya.

"Karena itu, terima kasih kepada semua warga yang sudah bersama-sama dan sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan," tutur Risma, panggilan akrabnya.

Dalam mencapai penghargaan Adipura Kencana 2011, semua nominasi harus melalui lima tahapan penilaian. Setelah sukses melewati empat tahapan, Surabaya sukses menduduki peringkat dua besar bersama Palembang menuju tahapan terakhir, yakni presentasi di hadapan dewan juri.

"Tahun ini memang berbeda, kalau sebelumnya tidak ada paparan atau presentasi, maka kali ini wajib. Kepala daerah harus presentasi di hadapan para juri yang notabenenya berasal dari mantan menteri dan mantan rektor," tukas ibu dua anak itu.

Ia juga mengakui, untuk mendapatkan Adipura Kencana tahun ini lebih berat dibandingkan tahun lalu. Sebelumnya, Adipura hanya terfokus pada masalah pengelolaan kebersihan, kemudian ditingkatkan tahapannya dengan menambah penghijauan.

Sedangkan untuk 2011, Adipura Kencana lebih lengkap termasuk pengelolaan lingkungan serta pengelolaan transportasinya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan tersebut menilai, kelebihan warga kota dalam kegiatan sadar lingkungan diakui sebagai faktor utama raihan penghargaan Adipura Kencana 2011.

Dijelaskannya, hanya dengan waktu empat tahun, warga Surabaya bisa menjadikan pengelolaan kebersihan menjadi sebuah budaya yang memasyarakat. "Sekali lagi, terima kasih kepada warga Surabaya. Kemenangan ini, kemenangan kita semua," papar Risma. (Ant/OL-9)

source: http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/05/231349/289/101/Surabaya-Raih-Adipura-Kencana-2011

Mehome
June 5th, 2011, 03:59 AM
Manado Raih Adipura Kelima

Manado, (Antara News) - Kota Manado kembali menerima penghargaan Piala Adipura kelima kalinya di tahun ini, setelah melalui tiga tahapan penilaian dan mendapat nilai di atas 74, sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

"Ini adalah yang kelima kita terima dan merupakan penghargaan terhadap upaya kerjasama yang sudah dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah kota," kata Wali Kota Manado Vicky Lumentut di Manado, Minggu.

Lumentut mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Manado dan seluruh elemen kota ini, karena sudah melakukan berbagai upaya untuk membersihkan kota ini secara maksimal sehingga bisa mendapatkan adipura.

Penghargaan ini, kata Lumentut, menjadi bentuk penghargaan terhadap upaya yang sudah dilakukan, antara lain dengan membuat kota ini makin hijau seperti melakukan penanaman pohon dimana-mana serta menjaga kebersihan dan keindahan kota Manado.

"Sebab urusan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan itu, bukan hanya tugas kepala dinas kebersihan atau Badan Lingkungan Hidup seorang, tetapi adalah tanggungjawab jadi penghargaan ini adalah untuk semua," kata Lumentut.

Sementara Kepala Dinas kebersihan Kota Manado, Didi Salendu, mengatakan keberhasilan memperoleh piala adipura adalah menjadi kebanggaan tersendiri untuk semua penduduk Manado, karena sudah bersama-sama menjaga kebersihan kota ini.

"Akhirnya apa yang kita lakukan selama ini tidak sia-sia, karena bisa mempersembahkan piala lambang kota terbersih dan terindah kepada masyarakat kota semoga ini akan terus menjadi motivasi bagi seluruh penduduk untuk terus mempertahankan kebersihan kota ini, "kata Salendu.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manado, Joshua Pangkerego, mengatakan sangat senang karena Manado bisa kembali mendapatkan penghargaan piala adipura sebagai kota sedang terbersih.

"Nantinya Wali Kota Vicky Lumentut akan mewakili semua penduduk Manado untuk menerima piala adipura di istana negara pada 7 Juni nanti, sehari setelahnya akan dibawa pulang ke Manado diarak keliling kota sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat," kata Pangkerego.

Mengenai Adipura Kencana, Pangkerego menegaskan untuk 2011 semua kota kecil dan sedang tidak dapat, kecuali metropolitan dengan syarat lima kali dapat dan untuk mendapatkannya itu ditentukan oleh dewan adipura yang beranggotakan menteri lingkungan dan para mantan menteri untuk menjaga kewibawaan penghargaan tersebut, bukan asal jadi.
Sumber (http://manado.antaranews.com/berita/14498/manado-raih-adipura-kelima)

Balaputradewa
June 5th, 2011, 04:55 AM
tapi bukannya setiap kota yg mendapatkan Adipura 5 kali berturut2 (5 tahun tanpa cela) akan mendapatkan Adipura Kencana ya?? Setau Bala utk Adipura kategori metropolitan, beberapa tahun terakhir Surabaya n Palembang selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, kadang

"Bagi daerah yang dapat memperoleh penghargaan Adipura lima tahun berturut-turut akan diberikan reward khusus, Adipura Kencana.

Nantinya daerah pemenang akan diundang ke Istana Merdeka. Piala Adipura Kencana akan diserahkan langsung oleh Kepala Negara. Pemenang Piala Adipura Kencana juga harus bisa memaparkan visi danmisi keberhasilannya itu di depan dewan yang dibentuk KLH. Anggotanya terdiri seperti Sarwono Kusumaatmaja, Nabil Makarim, danRahmat Witoelar".

^^ mungkin utk peringkat kota, Surabaya berada di peringkat 1 diatas Palembang. Seperti tahun2 sebelumnya kedua kota ini selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, karena sudah 5 kali berturut2 mendapat Adipura, Surabaya dan Palembang mendapatkan Adipura Kencana, dengan peringkat 1 Surabaya dan Peringkat 2 Palembang. CMIIW

Blue_Sky
June 5th, 2011, 05:08 AM
Dalam beberapa tahun terakhir memang dilihat Palembang, Surabaya, Pekanbaru dan Malang yang konsisten mempertahankan gelar bergengsi dibidang kebersihan dan lingkungan hidup ini

nick_1212
June 5th, 2011, 05:41 AM
Pekan Baru vs Malang
siapa menang?

Mehome
June 5th, 2011, 06:58 AM
tapi bukannya setiap kota yg mendapatkan Adipura 5 kali berturut2 (5 tahun tanpa cela) akan mendapatkan Adipura Kencana ya?? Setau Bala utk Adipura kategori metropolitan, beberapa tahun terakhir Surabaya n Palembang selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, kadang

"Bagi daerah yang dapat memperoleh penghargaan Adipura lima tahun berturut-turut akan diberikan reward khusus, Adipura Kencana.

Nantinya daerah pemenang akan diundang ke Istana Merdeka. Piala Adipura Kencana akan diserahkan langsung oleh Kepala Negara. Pemenang Piala Adipura Kencana juga harus bisa memaparkan visi danmisi keberhasilannya itu di depan dewan yang dibentuk KLH. Anggotanya terdiri seperti Sarwono Kusumaatmaja, Nabil Makarim, danRahmat Witoelar".

^^ mungkin utk peringkat kota, Surabaya berada di peringkat 1 diatas Palembang. Seperti tahun2 sebelumnya kedua kota ini selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, karena sudah 5 kali berturut2 mendapat Adipura, Surabaya dan Palembang mendapatkan Adipura Kencana, dengan peringkat 1 Surabaya dan Peringkat 2 Palembang. CMIIW


waduh... mungkin 5 tahun berturut-turut dgn skor yg paling tinggi mas Bala (atau rata-rata skor paling tinggi selama 5 tahun berturut-turut?) CMIIW :cheers:

drie
June 5th, 2011, 05:10 PM
KLH SIAPKAN REWARD KHUSUS BAGI PERAIH ADIPURA KENCANA
http://www.ngawikab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=690:klh-siapkan-reward-khusus-bagi-peraih-adipura-kencana-&catid=1:latest&Itemid=101



Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan memberikan reward khusus bagi daerah yang berhasil memperoleh Piala Adipura Kencana atau daerah yang mempertahankan Piala Adipura selama empat tahun atau lima tahun secara berturut-turut.

Bagi daerah yang dapat memperoleh penghargaan Adipura lima tahun berturut-turut akan diberikan reward khusus. Dengan begitu, reward yang diberikan bukan hanya sekadar piala, kata Gusti Muhammad Hatta melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (8/3).

Nantinya daerah pemenang akan diundang ke Istana Merdeka. Piala Adipura Kencana akan diserahkan langsung oleh Kepala Negara. Pemenang Piala Adipura Kencana juga harus bisa memaparkan visi danmisi keberhasilannya itu di depan dewan yang dibentuk KLH. Anggotanya terdiri seperti Sarwono Kusumaatmaja, Nabil Makarim, danRahmat Witoelar.

Dengan begitu, harapannya daerah akan terpacu untuk memperoleh penghargaan dalam kategori tersebut, ujar dia.

Untuk penilaian penghargaan Adipura 2011, menurut Gusti M Hatta, pemerintah telah meneliti seluruh kabupaten dan kota se Indonesia. Tahun ini penilaian lebih diperketat. Bila tahun-tahun sebelumnya hanya ada 70 persen tolok ukur penilaian, sekarang jadi 100 persen.

Diungkapkan Gusti M Hatta, pada 2012 dan selanjutnya, tim penilai Adipura Kementrian Lingkungan Hidup diperkuat dengan masuknya sejumlah unsur akademis dari Sumatera, Jawa, dan lainnya.Tim ini, kata dia, akan melakukan penilaian dengan metoda silang. Penerapan sistem silang misalnya, tim penilai dari Pulau Jawa akan menilai parameter Adipura di luar Jawa, dan begitu sebaliknya ujardia.

Tidak itu saja, sambung Gusti M Hatta, penilaian itu juga dilakukan secara berkesinambungan. Penilaian akan dilakukan sebanyak tiga kali. Dengan demikian, daerah-daerah yang berhasil memenangi Adipura adalah daerah yang benar-benar menang secara objektif bukan secara subjektifitas.

bagak
June 5th, 2011, 06:00 PM
tapi bukannya setiap kota yg mendapatkan Adipura 5 kali berturut2 (5 tahun tanpa cela) akan mendapatkan Adipura Kencana ya?? Setau Bala utk Adipura kategori metropolitan, beberapa tahun terakhir Surabaya n Palembang selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, kadang

"Bagi daerah yang dapat memperoleh penghargaan Adipura lima tahun berturut-turut akan diberikan reward khusus, Adipura Kencana.

Nantinya daerah pemenang akan diundang ke Istana Merdeka. Piala Adipura Kencana akan diserahkan langsung oleh Kepala Negara. Pemenang Piala Adipura Kencana juga harus bisa memaparkan visi danmisi keberhasilannya itu di depan dewan yang dibentuk KLH. Anggotanya terdiri seperti Sarwono Kusumaatmaja, Nabil Makarim, danRahmat Witoelar".

^^ mungkin utk peringkat kota, Surabaya berada di peringkat 1 diatas Palembang. Seperti tahun2 sebelumnya kedua kota ini selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, karena sudah 5 kali berturut2 mendapat Adipura, Surabaya dan Palembang mendapatkan Adipura Kencana, dengan peringkat 1 Surabaya dan Peringkat 2 Palembang. CMIIW


Yup, Kota Padang sendiri telah mengkoleksi 3 Piala Adipura Kencana dan 17 Adipura biasa....

drie
June 5th, 2011, 07:53 PM
RTH di Surabaya Lampaui Target Syarat Kota Metropolitan
http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=45550b5957cabd36d3a82e4d26392ac9201193392



suarasurabaya.net| Prof Johan Silas Pakar Tata Kota ITS dan Pemerhati Kota pada Suara Surabaya, Minggu (5/6/2011) mengatakan, ruang terbuka hijau (RTH) Kota Surabaya baik milik pemerintah dan swasta sudah mencapai target lebih dari 35 %.

Karena adanya RTH yang terawat dan makin luas di Surabaya menjadikan kota ini berhasil mendapatkan penghargaan Adipura Kencana.

Kata Johan Silas untuk mendapatkan Adipura Kencana itu tidak mudah. Surabaya harus mendapatkan penghargaan Adipura selama 4 kali berturut-turut. Selain itu Kota Surabaya harus berinovasi dalam menjaga lingkungannya.

Penghargaan 4 kali berturut-turun Kota Surabaya dan inovasi mulai penggunaan keranjang sampah Takakura, komposting di LPA, menjadikan Surabaya berhasil meraih Adipura Kencana. Dengan prestasi kebersihan dan inovasi itu, Surabaya berhasil mengalahkan Palembang, Pekan Baru dan Malang.

Pekerjaan rumah (PR) penting kata Johan Silas untuk Pemkot dan warga Surabaya adalah menjaga kebersihan sungai-sungai di Surabaya dan termasuk di sekitar area Rumah Susun (Rusun). Partisipasi masyarakat sangat besar untuk ikut menjaga kebersihan di dalam Kota Surabaya ini agar Adipura Kencana tidak lepas tahun depan dari Surabaya.(ssfm/ipg)

drie
June 6th, 2011, 03:33 AM
tapi bukannya setiap kota yg mendapatkan Adipura 5 kali berturut2 (5 tahun tanpa cela) akan mendapatkan Adipura Kencana ya?? Setau Bala utk Adipura kategori metropolitan, beberapa tahun terakhir Surabaya n Palembang selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, kadang

"Bagi daerah yang dapat memperoleh penghargaan Adipura lima tahun berturut-turut akan diberikan reward khusus, Adipura Kencana.

Nantinya daerah pemenang akan diundang ke Istana Merdeka. Piala Adipura Kencana akan diserahkan langsung oleh Kepala Negara. Pemenang Piala Adipura Kencana juga harus bisa memaparkan visi danmisi keberhasilannya itu di depan dewan yang dibentuk KLH. Anggotanya terdiri seperti Sarwono Kusumaatmaja, Nabil Makarim, danRahmat Witoelar".

^^ mungkin utk peringkat kota, Surabaya berada di peringkat 1 diatas Palembang. Seperti tahun2 sebelumnya kedua kota ini selalu bersaing antara posisi 1 dan 2, karena sudah 5 kali berturut2 mendapat Adipura, Surabaya dan Palembang mendapatkan Adipura Kencana, dengan peringkat 1 Surabaya dan Peringkat 2 Palembang. CMIIW


Pekan Baru vs Malang
siapa menang?

Baru dapat INFO kalau Surabaya satu - satunya Kota di Indonesia yang mendapatkan Piala Adipura Kencana tahun ini,, Palembang, Pekanbaru, dan Malang gagal mendapatkan Piala Adipura Kencana akibat nilai yang tidak cukup.

Tapi Info masih abu - abu,, kepastiannya kita lihat aja nanti :)

drie
June 6th, 2011, 03:39 AM
Dalam beberapa tahun terakhir memang dilihat Palembang, Surabaya, Pekanbaru dan Malang yang konsisten mempertahankan gelar bergengsi dibidang kebersihan dan lingkungan hidup ini

Dan di Tahun 2011 inipun Kota Pekanbaru tetap konsisten dalam mempertahankan Adipura :okay:

Adipura Ketujuh untuk Pekanbaru
Source : Riaupos.com ("")


Laporan MUSLIM NURDIN dan JOKO SUSILO, Pekanbaru redaksi@riaupos.com
Kota Pekanbaru kembali meraih penghargaan Piala Adipura untuk ketujuh kalinya.

Kali ini Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) disebut-sebut sebagai pengantar Kota Bertuah mendapatkan penghargaan sebagai kota terbersih.

Terminal ini meraih nilai tertinggi dari seluruh terminal yang ada di Indonesia, khususnya dari segi kebersihan dan juga ketertiban di dalam melaksanakan turun naiknya penumpang.

Selain itu yang menjadi pendongkrak naiknya nilai kebersihan yang diraih Pekanbaru adalah dua SD yakni SDN 001 Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh dan SDN 005, Kecamatan Bukitraya.

Kedua SD ini meraih Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Hal tersebut diakui Plt Sekdako Pekanbaru, H Raja Dorman Johan SH MSi kepada Riau Pos, Ahad (5/6) di rumah kediamannya Jalan Pawon, Pekanbaru. Dia menjelaskan, penghargaan Adipura VII itu akan diterima langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM pada Selasa (7/6) di Jakarta.

‘’Terminal BRPS mendapat predikat The Best Location (lokasi terbaik) dari seluruh terminal yang ada di Indonesia dalam penilaian Adipura ke-VII. Terminal ini mendapat nilai tertinggi dari segi kebersihan, bangunan fisik, dan juga dari segi kenyamanan penumpang saat naik dan turun dari bus.
Selain terminal BRPS juga ada dua sekolah SD yang juga mendapat nilai tertinggi, kedua sekolah itu merupakan SD 001 Rintis, Kecamatan Limapuluh dan SD 005 Kecamatan Bukitraya, masih banyak lagi penilaian terbaik lainnya,’’ terang Dorman.

Sementara itu, ditambahkan oleh Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pekanbaru Syafrizal Bakar, Kota Pekanbaru gagal meraih penghargan Adipura Kencana untuk katagori kota besar. Bersama nominator lainnya yaitu Kota Palembang, Pekanbaru tidak meraih Adipura Kencana karena nilai yang belum mencukupi. Adipura Kencana hanya diraih oleh Kota Surabaya untuk katagori kota metropolis.

Penilaian untuk mendapatkan Adipura Kencana sendiri salah satunya adalah daerah tersebut harus telah meraih Piala Adipura enam kali berturut-turut.

Rabu, Adipura Diarak
Dorman juga menjelakan bahwa pada Rabu (8/6) pagi, piala tersebut akan dibawa secara langsung oleh Wako ke Pekanbaru untuk dipersembahkan pada masyarakat Pekanbaru khususnya kepada pihak-pihak yang sudah sangat berjasa di dalam mempertahankan citra Pekanbaru sebagai Kota Besar terbersih di seluruh Indonesia.

Direncanakan nantinya pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB, saat pesawat yang ditumpang Wali Kota mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Piala Adipura akan langsung di arak menuju ke halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru. Selanjutnya Piala Adipura diserahkan kepada Ketua DPRD Kota Pekanbaru.

‘’Karena ini merupakan penerimaan Adipura yang terakhir kalinya semasa Wali Kota Pekanbaru yang dipimpin Pak Herman Abdullah, maka kita akan merayakannya dengan semeriah mungkin. Semua komponen yang terlibat di dalam mendapatkan Adipura ini akan kita undang untuk hadir, yang paling utama itu adalah pasukan kuning,’’ katanya.

Dalam penyambutan nanti juga akan dikerahkan para anak didik yang ada di Pekanbaru, kemudian juga akan diiringi dengan mobil SAUM, motor besar, para paguyuban, ibu-ibu BKMT, dan para guru-guru yang ada di Kota Pekanbaru, anak-anak Pramuka, karang taruna. Untuk lebih menarik lagi, dalam penyambutan Piala Adipura tersebut akan disambut dengan marchingband dan kesenian kompang.

Adiwiyata Mandiri
Kebanggaan Kota Pekanbaru semakin bertambah dengan berhasilnya SDN 001 Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh dan SDN 005 Kecamatan BukitRaya meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini merupakan yang tertinggi diberikan pemerintah dalam hal penataan lingkungan sekolah.

Sementara SDN 007 Senapelan, SDN 016 Senapelan, SMAN 8 Pekanbaru dan SMAN 1 Pekanbaru juga kembali berhasil meraih penghargaan Adiwiyata.

Seperti halnya Piala Adipura, penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata tersebut juga akan diserahkan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono Senin (30/5), di Istana Negara Jakarta.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Drs Yuzamri Yakub MPd mengatakan, untuk meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri, sekolah meski meraih penghargaan Adiwiyata enam kali berturut-turut.

‘’Se-Sumatera, hanya sekolah di Pekanbaru yang telah berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri ini,’’:okay: ujar Yuzamri Yakub kepada Riau Pos, Ahad (5/6).

Sedangkan SDN 007, SDN 016 dan SMAN 8 Pekanbaru kata Yuzamri, masih terus meningkatkan dan melakukan kreativitas dalam penataan lingkungan, dengan tujuan bisa untuk meraih Adiwiyata Mandiri.

‘’Ketiga sekolah ini sudah meraih Adiwiyata berturut-turut yang ke empat kalinya,’’ sebutnya.(yls)


^^ Tahniah untuk Pekanbaru :okay:

paradyto
June 6th, 2011, 07:59 AM
Muara Enim Enam Kali Raih Adipura
Sriwijaya Post - Senin, 6 Juni 2011

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Kota Muara Enim kembali meraih Piala Adipura yang keenam kalinya secara berturut-turut dengan predikat Kota Kecil dan Teduh di Indonesia.

Piala Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup akan diserahkan oleh Presiden RI di Istana Presiden, Selasa (7/6/2011) di Jakarta.

Menurut Bupati Muara Enim melalui Kasubag Humas Zainal Arifin, bahwa Piala Adipura tersebut merupakan yang keenam kalinya. Piala adipura tersebut rencananya akan diterima langsung Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar.


Penulis : Ardani Zuhri
Editor : Vanda Rosetiati


source: http://palembang.tribunnews.com/2011/06/06/muaraenim-enam-kali-raih-adipura

drie
June 6th, 2011, 09:52 AM
Adipura Ketujuh untuk Pekanbaru
Source : Prestasi Pekanbaru dibidang Kebersihan dan Lingkungan 2011[/SIZE]
pict by hafis ("]Riaupos.com

Salah satu kota yang tetap Konsisten mempertahankan Prestasinya di bidang Kebersihan, Pekanbaru kembali meraih Adipura ke tujuh tahun 2011 :okay:


[SIZE="5)
http://farm6.static.flickr.com/5155/5803685180_ba4eda003f_b.jpg

drie
June 6th, 2011, 09:54 AM
Jumlah Penerima Adipura Berkurang di 2011
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/05/231353/89/14/Jumlah-Penerima-Adipura-Berkurang-di-2011


JAKARTA--MICOM: Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan jumlah penerima penghargaan Adipura (penghargaan kota terbersih) 2011 berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jumlahnya turun dari tahun lalu, kalau sebelumnya penerima Adipura di atas 100 sekarang dibawah 100," kata Gusti Muhammad Hatta di Jakarta, Sabtu (4/6).

Gusti tidak mau menyebutkan angka pasti jumlah penerima Adipura kali ini. Ia merahasiakannya sampai penyerahan penghargaan pada Selasa, 7 Juni mendatang yang akan diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Acara penyerahan ini biasanya berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Berkurangnya jumlah penerima Adipura menurut Gusti adalah karena mekanisme penilaiannya yang ditingkatkan yaitu hingga 100 persen yang diperiksa secara silang sebanyak tiga kali serta pemeriksaan oleh Dewan Pertimbangan Adipura.

Penghargaan Adipura diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap 5 Juni. Kementerian Lingkungan Hidup menambahkan indikator penilaian Adipura 2011 sehingga lebih ketat.

Ada tiga parameter penilaian yang diterapkan yaitu penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengelolaan air dan kualitas udara. Parameter penilaian akan ditambahkan lagi secara bertahap pada 2015 yaitu efisiensi energi, pemulihan energi, green building, dan eco-office. (Ant/OL-9)

paradyto
June 6th, 2011, 12:07 PM
Enam Daerah Terima Adipura
Monday, 06 June 2011

PALEMBANG– Sebanyak tiga kota dan kabupaten di Sumsel berhasil meraih Piala Adipura tahun 2010/2011. Rencananya, lambang supremasi tertinggi bidang kebersihan tersebut diberikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6).

Keenam daerah di Sumsel yang menerima Piala Adipura yaitu Kota Palembang, Kota Pagaralam, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Kota Palembang meraih Piala Adipura kategori kota metropolitan.

Kabupaten OKU Timur berhasil meraih Piala Adipura kategori kota kecil dan Kabupaten Lubuklinggau kategori kota sedang. Kabupaten Muba dan Muaraenim meraih Piala Adipura kategori kota kecil, sedangkan Kota Pagaralam baru pertama kalinya meraih Piala Adipura dalam kategori kota sedang. Surat pemberitahuan kepastian Kota Palembang memperoleh kembali penghargaan itu telah diterima, Minggu (5/6) dari Sekretariat Negara.

Rencananya, Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra yang akan menerima langsung piala tersebut dari Presiden SBY. Ini membuktikan kita berhasil mempertahankan pengelolaan lingkungan kebersihan. Hasilnya tetap kita berikan untuk masyarakat Palembang,” kata Sekda Kota Palembang HusniThamrin,tadi malam.

Sementara Kepala Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pasar (DKKP) OKU Timur Dharma Siswady mengatakan tahun ini OKU Timur berhasil meraih Piala Adipura yang ketiga kalinya dari pemerintah pusat. “Kita akan terus meningkatkan kinerja kita untuk meraih yang terbaik.Keberhasil an yang kita capai ini berkat hasil kerja keras seluruh komponen masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Lubuklinggau AH Ritonga mengatakan,penyerahan penghargaan tersebut akan diterima langsung Wali Kota Lubuklinggau Riduan Effendi. “Untuk kategori, Kota Lubuklinggau termasuk dalam kategori kota sedang. Dengan diterimanya Piala Adipura ini menandakan upaya Pemkot Lubuklinggau bersama masyarakat untuk komitmenmenjagakebersihan, ketertiban dan keindahan kota membuahkan hasil,” ujarnya kemarin.

Adapun Kabupaten Muba berhasil mempertahankan Piala Adipura hingga tujuh kali berturut-turut sebagai kota kecil terbersih. Kabag Humas Pemkab Muba M Soleh Naim mengakui telah menerima undangan penyerahan Piala Adipura bagi Kota Sekayu. “Bupati Muba H Pahri Azhari dijadwalkan menerima langsung Piala Adipura oleh Presiden di Jakarta,” ungkapnya kemarin.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muba Zulfakar mengaku bersyukur Kota Sekayu berhasil mempertahankan Piala Adipura ketujuh kalinya secara berturut-turut. “Ini keberhasilan seluruh masyarakat Muba dan ke depannya dapat terus dipertahankan.Karena mempertahankan lebih sulit dari meraihnya,” ungkapnya tadi malam.

Sementara itu, Kota Pagaralam akhirnya berhasil meraih Piala Adipura untuk pertama kalinya setelahmelaluiberbagai perjuangan. Wakil Wali Kota Pagaralam,Ida Fitriati B menyatakan penghargaan tersebut akan diterima langsung Wali Kota Pagaralam H Djazuli Kuris dari Presiden SBY di Istana Negara Jakarta, Selasa (7/6). “Kita perlu berbangga dengan peraihan anugerah tersebut.

Hal ini merupakan kerja keras pemerintah dan semua elemen masyarakat yang turut berpartisipasi mewujudkan penghargaan tersebut,” ungkap Ida kemarin. Dia mengharapkan masyarakat selalu menjaga kelestarian lingkungan dan alam sekitar. Menurutnya, cerminan hidup bersih dan sehat bukan sekadar untuk mendapatkan Piala Adipura.

Melainkan, menumbuhkan nilai kesadaran masyarakat untuk terpacu hidup sehat, bersih dan menjaga kelestarian lingkungan. “Agar masyarakat dapat menyaksikan hasil jerih payahnya, piala tersebut akan diarak keliling Kota Pagaralam,begitu tiba nantinya. Kita perlu berbangga karena tidak sebentar kita mendapatkan anugerah itu dan membutuhkan kerjasebuah keras dari semua element masyarakat, ”pungkasnya. andhiko tungga alam/ dadang dinata/ irhamudin/ sierra syailendra/ ibrahim arsyad

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/403776/

Mehome
June 6th, 2011, 01:57 PM
^^ wow mantab sekali Sumatera Selatan!! :cheers:
ini kabar kurang sedap dari provinsi Sumbar

Solok Raih Adipura 2011
Kota Solok Satu-Satunya Kota di Sumbar Peraih Adipura 2011


Hari ini, Selasa (7/6) Wali Kota Solok, Irzal Ilyas menerima piala Adipura yang ke lima kalinya diraih Kota Solok secara berturut-berturut. Piala Adipura yang rencananya akan diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di istana negara, Jakarta, Kota Solok merupakan satu-satuya kota di Sumatra Barat yang meraih penghargaan dibidang kebersihan tersebut.

Menurut Kabag Humas Pemko Solok Eva Nasri kepada POSMETRO, berita tentang Kota Solok kembali meraih penghargaan berupa piala Adipura dan satu-satunya kota di Sumatra Barat yang memperoleh penghargaan di bidang kebersihan tersebut setelah mendapat kabar dari pihak Kementrian Lingkungan Hidup.

“Rencananya Wali Kota langsung yang akan menerima piala Adipura di Istana Negara.” Ujar Eva Nasri.

Penghargaan berupa piala Adipura ini merupakan kali kelimanya mampir di Kota Solok secara berturut-turut semenjak tahun 2007 lalu. Dan penghargaan ini menurut Wali Kota Solok Irzal Ilyas sebagai mana di utarakan Kabag Humas Eva Nasri, berkat kerja keras seluruh komponen dilingkungan Pemko Solok dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat kota.

Atas keberhasilan merebut dan sekaligus mempertahankan piala Adipura di Kota Solok untuk kelima kalinya secara berturut-turut, Wali Kota Solok menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Kota Solok yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan berharap makna dari penghargaan dibidang kebersihan yang diraih tetap menjadi cambuk untuk berbuat lebih baik ke depannya.
Sumber (http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=28946)

Kota Padang Gagal Kantongi Adipura 2011


Untuk pertama kalinya kota Padang gagal peroleh Adipura .Jika tahun 2010 Padang tidak dapat piala adipura lantaran memang tidak ikut di nilai, namun tahun 2011 Padang tidak memperoleh piala lantaran memang tidak masuk kriteria sebagai kota yang bersih.

Kegagalan ini ternyata karena efek gempa 2009 lalu yang masih menyisakan kesembrawutan Kota, terutama kesembrawutan pasar yang membuat wajah kota tidak tertata.

Hal ini dibeberkan oleh kapala Bapedalda Kota Padang Indang Dewata, setelah mendengar langsung kabar buruk dari mentri lingkungan hidup.

"Tahun ini, Adipura tidak bisa dikantongi lagi oleh Padang. Lantaran berbagai macam penilaian. Terutama memang kondisi wajah kota yang pasca gempa sangat tidak tertata." papar Indang.

Dikatakan pria berkumis ini hal besar yang sangat mempengaruhi kegagalan adalah melihat kondisi pasar yang pasca gempa masih amburadul. Begitu juga dengan kondisi kota yang memang masih belum tertata mengingat masih banyaknya gedung-gedung yang runtuh akibat gempa masih belum tersenduh sehingga hal ini membauat wajah menjadi tidak tertata.:ohno:

Selain itu masalah mendasar lain yang memicu kegagalan adipura ini adalah, keterbatasan SDM serta anggaran dalam penjagaan kebersihan kota.

“Seperti halnya dana untuk pengelolaan lingkungan hidup tahun 2011 ini dipangkas,” sebutnya
Hal senada juga dikatakan oleh ketua DPRD Padang Zulherman. Zulherman tidak kaget pada tahun 2011 ini Kota Padang tidak memperoleh Adipura.

“Saya rasa wajar saja pada tahun ini Kota Padang tidak mendapatkan adipura. Tidak usah jauh melihat kita bisa melihat yang dekat yaitu Pasar Raya Padang yang merupakan pusat kota Yang bisa dikatakan sebagai jendela kota saja saat ini kondisinya maih sangat memprihatinkan lanataran belum banyak tersentuh untuk dibenahi dari efek gempa 2009 silam,”ucapnya.
:bash:
Dikatakannya belum lagi kondisi Kota keseluruhan kiri kanan masih banyak gedung yang ambruk akibat gempa yang masih belum tersentuh, otomatis ini membuat rusak wajah kota.

“Kita bisa pahami itu, namun ini hanya berlaku untuk tahun ini saja. Tidak untuk tahun berikutnya karena untuk tahun 2012 kita harus bisa kembali mengantongi piala kebanggan tersebut. Toh , sekarang kita sudah mulai berbenah dan saya yakin dengan keseriusan pemerintah untuk menata kota ini dan ditambah dengan dukungan masyarakat tahun depan kita pasti bisa kantongi piala tersebut,”urainya.

Sementara itu menyoal jumlah piala adipura yang sudah pernah dikantongi Kota Padang hingga terakhir 2009 lalu sudah berjumlah 17 piala. (alias yg terbanyak di Indonesia CMIIW :) ) Dan piala yang tidak sampai kegenggaman ini adalah piala yang ke 18.
Sumber (http://padang-today.com/?mod=berita&today=detil&id=28948)

Balaputradewa
June 6th, 2011, 05:44 PM
Muara Enim Enam Kali Raih Adipura
Sriwijaya Post - Senin, 6 Juni 2011

^^ again :applause: Rabu bsok Bala ud dipanggil balik ke ME, siap2 ngarak Adipura keliling kota :D Kayaknya taun ini di ME bakal ada acara khusus utk Adipura 2011.

drie
June 7th, 2011, 07:09 AM
Selasa, 07 Juni 2011 | 11:23 oleh Yudho Winarto
PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP
Inilah penerima penghargaan Kalpataru dan Adipura
http://nasional.kontan.co.id/v2/read/1307420626/69514/Inilah-penerima-penghargaan-Kalpataru-dan-Adipura



JAKARTA. Peraih penghargaan Kalpataru tahun ini lebih sedikit ketimbang tahun lalu. Tahun ini, pemerintah hanya memberikan 11 penghargaan.

Kepala Bagian Humas Kementerian Lingkungan Hidup Dida Gardera mengatakan, berkurangnya jumlah peraih tahun ini karena panitia lebih selektif. Catatan saja tahun lalu, ada 12 orang peraih penghargaan Kalpataru.

Pemberian penghargaan Kalpataru ini dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Sedunia. Selain memberikan hadiah Kalpataru, pemerintah juga memberikan penghargaan Adipura bagi kota yang dianggap menjaga kebersihan lingkungan.

Pemerintah juga memberikan penghargaan Adiwiyata untuk sekolah yang menjaga lingkungannya. Berikut daftar pemenang penghargaan tersebut;

Kalpataru
A. Kategori Perintis Lingkungan
1. Sugiarto, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
2. Marmis Asid, Jalan lintas Talu-Panti, jorong Harapan Tinggam, Nagari Sinurui, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
3. Lulut Sri Yuliani, Jalan Wisma Kedung Asem, Kelurahan Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur

B. Kategori Pengabdi Lingkungan
1. Soleman Ngongo,Desa Tematana, Kecamatan Wemena Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
2. Surjadi SP, Jalan Tukad Pulu, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali.
3. Sudarli, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

C. Kategori Penyelamat Lingkungan
1. Kelompok nelayan pesisir Karya Segara Serangan, Tukad Semanik, Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
2. Ponpes Nurul Hakim, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
3. Yayasan Pelopor Sehati, Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau

D. Kategori Pembina Lingkungan
1. Aang Hamidi Suganda, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
2. Krido Suprayitno, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta

Adipura
A. kategori Kota Metropolitan
1. Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, diterima oleh Walikota Surabaya
2. Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, diterima oleh Walikota Palembang

B. Kategori Kota Besar
1. Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta, diterima oleh Walikota Yogyakarta
2. Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diterima oleh Walikota Pekanbaru

C. Kategori Kota Sedang
1. Kota Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah
2. Kota Pare-pare, Provinsi Sulawesi Selatan
3. Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara
4. Kota Gresik, Provinsi Jawa Timur
5. Kota Probolinggo, Jawa Timur

D. Kategori Kota Kecil
1. Kota Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan
2. Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah
3. Kota Pati, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah
4. Kota Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timu.
5. Kota Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara

Adiwiyata Mandiri (total 21).
1. SDN P 12 Benhil, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
2.SMPN 1 Merakurak Tuban, Jawa Timur
3. SMAN 1 Bandar Bener Meuriah, Provinsi Aceh

Penyusun status lingkungan hidup daerah 2010 terbaik
1. Provinsi Sumatera Barat diterima oleh Gubernur Sumatera Barat
2. Provinsi DKI Jakarta diterima oleh Gubernur DKI Jakarta
3. Provinsi Jawa Timur diterima oleh Gubernur Jawa Timur
4. Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat diterima oleh
Bupati Pesisir Selatan
5. Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat diterima oleh Walikota Padang
6. Kota Tangerang, Provinsi Banten diterima oleh Walikota Tangerang

rilham2new
June 7th, 2011, 09:40 AM
^^ Itu yang dapat Piala ADIPURA, berarti sisanya dapat cuman Piagam Adipura, kan ??? Agak kurang mengerti bagaimana Adipura ini bekerja.
Karena di berita daerah, dari yang saya baca, banyak pemerintah di daerah cuman "mengaku" mereka dapat Adipura, tapi tidak menspesifikasi apakah itu PIALA Adipura atau sekedar PIAGAM Adipura.

Gila aja kalau benar tahun ini cuman ada 2 kota di standar kota Metropolitan yang lulus kualifikasi dan hanya ada 2 kota di standar kota Besar yang lulus kualifikasi. Berarti aku harus ke Pekanbaru untuk melihat sendiri Pekanbaru hari ini, tapi di Pekanbaru sekarang lagi banyak proyek konstruksi, tapi memang khusus proyek di kawasan tertib ADIPURA memang wajib menjaga kebersihannya secara serius sih. Proyek Tugu aja (yang sebenarnya cukup sederhana dan tidak terlalu besar) sekarang semuanya sudah pakai pagar penutup dengan ornamen menarik.

Dan aku agak sedikit penasaran, karena Sekolah ku dulu (SMAN 8 Pekanbaru) dapat Adiwiyata Mandiri itu sebatas PIAGAM doank atau PIALA sebenarnya :D .... Menurut saya perlu dibedakan, karena pastinya nilai "prestise" nya berbeda.

mahasiswa
June 7th, 2011, 10:02 AM
^^ Itu yang dapat Piala ADIPURA, berarti sisanya dapat cuman Piagam Adipura, kan ??? Agak kurang mengerti bagaimana Adipura ini bekerja.
Karena di berita daerah, dari yang saya baca, banyak pemerintah di daerah cuman "mengaku" mereka dapat Adipura, tapi tidak menspesifikasi apakah itu PIALA Adipura atau sekedar PIAGAM Adipura.

Gila aja kalau benar tahun ini cuman ada 2 kota di standar kota Metropolitan yang lulus kualifikasi dan hanya ada 2 kota di standar kota Besar yang lulus kualifikasi. Berarti aku harus ke Pekanbaru untuk melihat sendiri Pekanbaru hari ini, tapi di Pekanbaru sekarang lagi banyak proyek konstruksi, tapi memang khusus proyek di kawasan tertib ADIPURA memang wajib menjaga kebersihannya secara serius sih. Proyek Tugu aja (yang sebenarnya cukup sederhana dan tidak terlalu besar) sekarang semuanya sudah pakai pagar penutup dengan ornamen menarik.

Dan aku agak sedikit penasaran, karena Sekolah ku dulu (SMAN 8 Pekanbaru) dapat Adiwiyata Mandiri itu sebatas PIAGAM doank atau PIALA sebenarnya :D .... Menurut saya perlu dibedakan, karena pastinya nilai "prestise" nya berbeda.

bangga banged deh sama sma ku dulu, bravo :banana:

paradyto
June 7th, 2011, 12:53 PM
63 Kabupaten /kota terima penghargaan Adipura
Oleh Linda T. Silitonga & Irsad Sati
Published On: 07 June 2011

JAKARTA: Jumlah kabupaten/kota yang menerima penghargaan Adipura tahun ini menurun dan hanya sebanyak 63 kabupaten/kota, sejalan dengan peningkatan kategori atas penilaian tingkat kebersihan dan keteduhan wilayah.

Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan pada tahun lalu ada 140 kabupaten/kota yang menerima Adipura, sedangkan pada 2011 ini tinggal 63 saja.

"Penurunan jumlah peraih bukan karena kebersihan kota turun, tapi [panitia] meningkatkan kriteria," kata Gusti dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2011 yang dilakukan di Istana Negara hari ini.

Menurut dia peningkatan kriteria tersebut dilakukan untuk mengurangi disparitas hasil evaluasi dengan persepsi masyarakat, serta dalam upaya untuk lebih memperoleh kondisi wilayah bersih yang ideal.

Adapun Adipura untuk kategori Kota Metropolitan diberikan pada Kota Surabaya, Jawa Timur dan kota Palembang, Sumatera Selatan. Untuk katagori kota besar diberikan pada Yogyakarta dan Pekanbaru.

Adipura untuk kategori sedang diberikan pada Jepara, Pare-pare, Kendari, Gresik, Probolinggo, Ternate, Pasuruan, Tulungagung, Manado, Lubuklinggau, Bontang, Bitung, Pekalongan, Palopo, Blitar, Tanjungpinang, Banjarbaru.

Adipura kota kecil diberikan pada kota Tidore Kepulauan, Pangkajene, Pangkalan Bun, Pati, Mojosari, Kolaka, Martapura, Lamongan, Limboto, Donggala, Lubuk Pakam, Barru, Caruban, Pinrang, Masamba, Sanana, Ponorogo, Wonosobo, Kalianda, Nganjuk, Sibolga, Stabat, Sarolangun, Boyolali.

Di samping itu juga pada pada Malili, Tilamuta, Kepanjen, Temanggung, Sumenep, Amlapura, Airmadidi, Purbalingga, Watansoppeng, Sengkang, Solok, Pagaralam, Muara Enim, Sragen, Bangli, Sekayu, dan Pacitan. (faa)

source: http://www.bisnis.com/umum/sosial/26260-63-kabupaten-kota-terima-penghargaan-adipura

drie
June 7th, 2011, 05:19 PM
Jika sebelumnya diberitakan Kota Surabaya meraih Adipura Kencana, ternyata tak satupun Kota di Indonesia yang meraih Adipura Kencana:nuts:

Tak Ada Kota Besar Raih Adipura Kencana
Sriwijaya Post - Selasa, 7 Juni 2011 15:51 WIB
http://palembang.tribunnews.com/2011/06/07/tak-ada-kota-besar-raih-adipura-kencana


Tak Ada Kota Besar Raih Adipura KencanaSRIPOKU.COM, JAKARTA - Teka-teki kota penerima penghargaan Adipura Kencana terjawab sudah. Dari 62 kota besar di Indonesia yang dinilai ternyata tidak satu pun yang memenuhi kriteria penilaian Adipura Kencana.

Sempat beredar rumor Kota Palembang bersaing dengan Kota Surabaya untuk meraih Adipura Kencana ini. Tetapi ternyata saat penyerahan piala sekaligus penghargaan Adipura di Istana Negara, Selasa (7/6/2011), kedua kota ini sama-sama dinilai terbaik. Kota Palembang unggul dibandingkan Surabaya dalam hal kebersihan terminal. Sebaliknya Surabaya unggul dalam hal taman kota.

Penghargaan diserahkan langsung Presiden RI, H Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Walikota Palembang H Eddy Santana Putra. Mendampingi Presiden SBY, Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta.

Penulis : Saftarina
Editor : Vanda Rosetiati

SBYcity
June 8th, 2011, 01:24 AM
^^ yang tidak meraih Adipura kencana khan hanya kota besar, bukan kota metropolitan
Surabaya menerima adipura kencana koq, berarti Palembang juga, karena khan ditulis sama2 terbaik :lol:

Ini kutipan + link berita terkait :

BANYAK PENGHARGAAN
Selain menerima Adipura Kencana 2011, Surabaya juga mendapat penghargaan Kalpataru untuk penyelamat lingkungan yang diterima Ny Lulut warga Rungkut yang juga pelopor Batik Mangrove. Sedangkan penghargaan Adiwiyata untuk sekolah yang peduli lingkungan diraih SDN Kandangan 3, SDN Kandangan I, SDK Santa Maria, SDN Perak Barat dan SMPN 16 Surabaya. Tampak Tri Rismaharini saat menerima Adipura Kencana dari Susilo Bambang Yudhoyono Presiden.(ipg)
(Foto: Istimewa)

Sumber : SuaraSurabaya.net (http://www.suarasurabaya.net/potretkelanakota/?d=1&id=c3d7d310759dec6029b2402d9727dc9e17772)

drie
June 8th, 2011, 03:05 AM
^^ Oh benar juga :D,, Thks ralatnya bang SBYcity :) :cheers2:

Nick_2
June 8th, 2011, 12:47 PM
Rabu, 08 Juni 2011 - 08:51:26 WIB

Kota Padang Raih Penghargaan Lingkungan Hidup

http://kliksumbar.com/berita-986-kota-padang-raih-penghargaan-lingkungan-hidup.html

KlikSumbar
Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup (LH) se-Dunia yang diperingati Selasa (7/6) di Istana Negara Jakarta, Pemko Padang kembali meraih penghargaan lingkungan hidup tingkat nasional, yang diterima langsung oleh Walikota Padang Fauzi Bahar dari Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono.

Kota Padang berhasil kembali keluar sebagai Penulis Terbaik Nasional Penyusunan Buku Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD). "Untuk katagori tersebut, berarti sudah lima kali diraih sejak dilombakan dari tahun 2006," ungkap Fauzi.

Selain itu, kata Fauzi, Kota Padang meraih prediket sekolah peduli dan berbudaya lingkungan (Adiwiyata) berturut-turut sejak tahun 2006 - 2011, yakni SDN 03 Alai Kecamatan Padang Utara dan MTsN. Model Gunung Pangilun. Kedua sekolah tersebut merupakan Adiwiyata tahun pertama untuk tahun 2011, satu-satunya sekolah di regional Sumatera yang meraih Adiwiyata.

"Sedangkan SDN. 10 Sungai Sapiah Kec, Kuranji dan SDN. 13 Batu Gadang Kec, Lubuk Kilangan, merupakan tahun kedua dalam memperoleh sekolah Adiwiyata," ujar Fauzi Bahar yang juga peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan XVII Lemhanas RI.

Disamping itu Padang juga sebelumnya telah memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri dan nanti akan menjadi Adiwiyata pelopor, yaitu diraih SMPN 24 Padang, juga merupakan sekolah Adiwiyata Mandiri satu-satunya di Regional Sumatera. Tahun lalu berhasil meraih Adiwiyata SDN 07 Kampung Pinang Bungus, namun karena sekolahnya roboh akibat gempa, maka belum bisa meraih Adiwiyata ke 2 tahun ini. . ( apr/ )

Nick_2
June 8th, 2011, 12:52 PM
Rabu, 08 Juni 2011 - 09:05:07 WIB

Sumbar Raih 5 Penghargaan LH dari Presiden SBY

http://kliksumbar.com/berita-987-sumbar-raih-5-penghargaan-lh-dari-presiden-sby.html

Jakarta, KlikSumbar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno serta beberapa bupati dan walikota di Sumatera Barat pada hari Selasa ( 7/06) di Istana Negara Jakarta, menerima penghargaan lingkungan dari Presiden Republik Indonesia dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Se Dunia. Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Ani Bambang Yudhoyono, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Duta Besar dan undangan.

Tahun ini, Indonesia mengambil tema "Hutan Penyangga Kehidupan" yang mempunyai makna bahwa hutan memiliki esensi sebagai penyangga keseimbangan lingkungan hidupnya. Dalam acara itu, Presiden juga menyerahkan penghargaan Kalpataru dan Adipura.

Tema tersebut menekankan pentingnya hutan yang berfungsi memberikan layanan bagi kehidupan. Hutan memiliki nilai keberlanjutan dan menegaskan keterkaitan antara kualitas kehidupan manusia dan kelestarian ekosistem hutan.

Kabid Peningkatan Kapasitas Informasi Lingkungan Bapedalda Prov. Sumbar, Ir. Siti Aisyah, MSi menyampaikan, momen Hari Lingkungan Hidup Se Dunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.

Lima penghargaan lingkungan yang diterima Sumatera Barat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2011 adalah Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Prov Terbaik Nomor 1 diterima Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, SLHD Kabupaten Terbaik No.1 diterima Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, SLHD Kota Terbaik No.2 diterima oleh Walikota Padang Fauzi Bahar, Kalpataru kategori Perintis diterima oleh Maramis Asid dari Pasaman Barat dan Piala Adipura diterima oleh Walikota Solok Irzal Ilyas.

Nick_2
June 8th, 2011, 12:55 PM
->

Nick_2
June 8th, 2011, 12:56 PM
MTsN Padang, Madrasah Pertama Penerima Adiwiyata

Rabu, 08 Juni 2011 | 09:41 WIB

http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2011/06/08/brk,20110608-339331,id.html

TEMPO Interaktif, Jakarta - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Padang, Pariaman, Sumatra Barat, meraih penghargaan Adiwiyata 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan diterima Akhri Meinhardi, Kepala MTsN Padang, pada malam penghargaan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa malam, 7 Juni 2011.


Ini adalah pertama kalinya madrasah meraih penghargaan Adiwiyata. “Ini pertama kalinya untuk madrasah seluruh Indonesia,” kata Syamsul Bahri, Kepala Kantor Departemen Agama Kota Padang. Ia khusus datang mendampingi Akhri malam itu. Menurutnya, perayaan pun sudah disiapkan untuk menyambut Akhri sesampainya di Bandara Minangkabau.


“Kami akan diarak ke sekolah,” kata Akhri, sambil memeluk piala di dadanya. “Sekaligus sosialisasi, mudah-mudahan jadi pelopor,” katanya menambahkan.


Penghargaan Adiwiyata diberikan Kementerian Lingkungan Hidup kepada sekolah berbudaya lingkungan. Tahun ini ada 67 sekolah yang menerima penghargaan, 18 di tingkat SD, 26 di tingkat SMP dan 23 di tingkat SMA. Penghargaan diberikan bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Menteri Negara Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta, memberikan langsung penghargaan kepada para pemenang.

MARTHA THERTINA

drie
June 9th, 2011, 05:54 AM
Bupati Siak Terima Piagam Adipura
http://riaupos.co.id/news/2011/06/bupati-siak-terima-piagam-adipura/

Laporan AFNI ZULKIFLI, Jakarta
afnizulkifli@riaupos.com

Di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Siak, Arwin AS masih berkesempatan memberikan kado indah bagi rakyat Siak. Meski standar penilaian semakin ketat, Kota Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak berhasil mempertahankan prestasi mendapatkan piagam Adipura untuk Kota Kecil di Indonesia pada Hari Lingkungan Hidup Nasional 2011.

Mendapatkan piagam Adipura ini, merupakan prestasi tersendiri bagi Siak di masa pemerintahan Arwin. Karena tahun 2010, Piagam yang sama juga pernah dibawa pulang oleh Siak. Sayangnya, Kota Bengkalis dan Rokan Hilir yang sebelumnya mendapatkan Piala Adipura dan Indragiri Hilir yang juga mendapatkan piagam Adipura tahun 2010, tahun ini prestasi tersebut justru harus lepas. “Tahun ini memang terjadi pengurangan. Baik penerima Kalpataru, Adipura, dan Piagam. Bukan berarti prestasi berkurang, tapi kualitas yang kita tingkatkan,” kata Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta saat penyerahaan penghargaan di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Kota Siak mendapatkan piagam Adipura untuk kategori Kota Kecil bersama dengan 19 kabupaten/kota se Indonesia lainnya. Dengan demikian, yang berhasil membawa prestasi lingkungan hidup tingkat Nasional tahun ini dari Provinsi Riau adalah Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Siak.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur prestasi mendapatkan piagam Adipura ini masih bisa kita pertahankan. Saya dapat laporan, tahun ini seleksinya lebih ketat. Justru mempertahankan adalah kerja yang cukup sulit,” kata Arwin pada Riau Pos, Rabu (8/6) saat menerima secara simbolis Piagam Adipura di Mabes Polda Jakarta.

Meski di masa jabatannya, Piala Adipura belum bisa dibawa pulang ke Siak, tapi Arwin yakin bila seluruh elemen masyarakat Siak tetap kompak menjaga lingkungan, bukan tidak mungkin pengakuan lingkungan hidup tingkat nasional tersebut akan mampir ke Siak. ‘’Saya titip pada penerus saya nantinya. Juga saya titip pesan pada seluruh rakyat Siak, teruslah menjaga lingkungan dengan baik. Kalau bukan kita, siapa lagi yang harus menjaga Siak ini,” kata Arwin.(azf)

^^ TAHNIAH untuk Kota Pekanbaru, Kota Siak Sri Indrapura dan Kota Bangkinang :okay:

paradyto
June 10th, 2011, 01:12 AM
Pemerintah Bangun IPAL Komunal
Friday, 10 June 2011

PALEMBANG – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia memberikan bantuan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal kepada Pemerintah Kota Palembang.

Dana yang disiapkan untuk pembangunan IPAL ini disiapkan hingga Rp550 juta. “IPAL komunal ini akan mengelola limbah tinja rumah tangga menjadi biogas. Sistem ini akan menangkap gas metana (CH4) dari tumpukan kotoran manusia,” ujar Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Manufaktur,Prasarana,dan Jasa Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Sabar Ginting seusai memberikan sosialisasi IPAL komunal di Rusunawa Kasnariansyah kemarin.

Menurut dia,air limbah rumah tangga merupakan masalah yang serius bagi lingkungan. Pasalnya, kebanyakan kota besar belum memiliki fasilitas pengelolaan limbah rumah tangga perkotaan yang memadai. Pembangunan IPAL komunal di Kota Palembang diharapkan dapat mengatasi masalah limbah rumah tangga, khususnya dari kotoran manusia.

Gas metana, sambung Sabar, sangat berbahaya dan merusak lingkungan.Gas ini bisa memicu pemanasan global. “Bisa merusak lapisan ozon. Kalau ozon sudah rusak, sinar ultraviolet akan masuk dan bisa menyebabkan kanker kulit,” ujarnya. Gas yang dihasilkan IPAL komunal ini dapat dimanfaatkan untuk hal lain. Misalnya digunakan untuk gas rumah tangga.

“Ini bisa menghemat pengeluaran untuk pembelian gas rumah tangga,” katanya. Adapun tahap awal, pembangunan IPAL komunal akan dibangun di rumah susun sewa (rusunawa) di kawasan Kasnariansyah. “Kita merencanakan membangun satu unit terlebih dahulu. Selanjutnya, kita akan tambah 3 unit IPAL komunal lagi.Mungkin, satu unit ditambah lagi ke Rusunawa.

Sisanya masih dicari kemungkinan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS),”papar Sabar. Adapun dana Rp550 juta yang diberikan dibagi tiga bagian. Sebesar Rp50 miliar untuk pembuatan detail engineering design(DED),Rp450 juta untuk pembangunan konstruksi IPAL komunal, dan Rp50 juta untuk pengawasan konsultan selama pembangunan.

Sementara itu,Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang Kms Abubakar mengungkapkan, instalasi IPAL komunal sangat penting untuk pengolahan limbah. Sebab, pengelolaan limbah rumah tangga di Kota Palembang masih belum maksimal. “Khususnya di kawasan Rumah Susun (Rusun) 24 Ilir. Di sini bahkan ada tinja yang sudah menjadi tanah karena tidak diolah. Padahal, kalau tumpukan kotoran tersebut dibiarkan, gasnya bisa merusak ozon dan mengganggu kesehatan,” tandasnya. yulia savitri

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/404723/

paradyto
June 10th, 2011, 01:14 AM
Tahun Depan Harus Dapat 9 Adipura
Friday, 10 June 2011

PALEMBANG– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menargetkan jumlah kabupaten dan kota penerima Adipura bertambah. Setidaknya dari 16 daerah yang ada, minimal 9 di antaranya berhasil meraih piala dan penghargaan Adipura tahun depan.

”Target kita (tahun depan, penerima Adipura) harus lebih banyak lagi dapat dari tahun ini. Ya setidaknya sembilan daerah,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumsel Ahmad Najib seusai menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tingkat Provinsi Sumsel di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang kemarin.

Untuk mewujudkan target tersebut,Najib mengaku akan melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota di Sumsel. Selain itu, dia meminta perlu dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat Sumsel, terutama dalam hal menjaga lingkungan sekitar dan daerah mereka secara umum. ”Dari hal terkecil saja tidak membuang sampah dan lainnya,”katanya.

Menurut Najib, jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, jumlah daerah penerima Adipura sedikit menurun. Pada 2010, Sumsel berhasil meraih 7 Piala Adipura dan 1 piagam. Sedangkan, tahun 2011 hanya lima Piala Adipura yang berhasil didapat kabupaten/ kota di Sumsel, yaitu Kota Palembang, Lubuklinggau, Pagaralam, Muba, Kabupaten Muaraenim, dan OKU Timur.

“Memang secara kuantitatif tahun ini menurun dari tahun sebelumnya,tapi secara kualitas penilaian secara nasional kita Sumsel naik 10%. Karena konsep penilaian tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata dia. Penurunan perolehan Adipura ini disebabkan berubahnya konsep penilaian Adipura.

Salah satunya dengan melakukan penilaian silang. Misalnya, tim independen penilaian dari Kalimantan menilai di Sumatera dan sebaliknya, sehingga hasilnya benar-benar independen. ”Akibat ketatnya penilaian secara nasional tahun ini,6 daerah saja yang mendapatkan Piala Adipura. Kita tahun ini dari 9 yang diajukan,cuma 6 yang dapat.Bahkan,ada satu provinsi di Tanah Air yang daerahnya tahun ini tidak dapat sama sekali,”ucapnya.

Sementara itu, menurut Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf, sebenarnya setiap daerah di Sumsel bisa meraih Piala Adipura, syaratnya harus kerja keras. Karena itu, dia mengajak seluruh kepala daerah kabupaten/ kota di Sumsel meningkatkan koordinasi dalam menjaga lingkungan di Provinsi Sumsel.

”Memang diperlukan sebuah peraturan daerah (perda) yang kuat guna menjaga serta melestarikan lingkungan di Sumsel. Tujuannya tak lain agar dengan adanya perda itu dapat membantu mengamankan lingkungan di daerah itu sendiri.Contoh,di Empat Lawang buat perda larangan menebang pohon durian, ini salah satu contoh jelas untuk melestarikan Pohon Durian di sana,”ungkap Eddy.

Dia juga mengingatkan, pemerintah kabupaten/kota di Sumsel jangan banyak melakukan sosialisasi tanpa tindakan nyata.”Niat sudah ada, tapi kadang praktik di lapangan tidak sesuai apa yang disampaikan. Saya minta sejalan. Contoh saat ini Sumsel siap sukseskan jadi tuan rumah SEA Games, semua daerah ramai-ramai pasang iklan di media, siap sukseskan, tapi di lapangan masih ada daerah yang tidak menyemarakkan atau memasang spanduk di daerah-daerah perbatasan bahwa Sumsel adalah tuan rumah SEA Games saat ini,” katanya. ade satia pratama

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/404725/

Balaputradewa
June 11th, 2011, 09:17 AM
[B][SIZE="5"]
Bahkan,ada satu provinsi di Tanah Air yang daerahnya tahun ini tidak dapat sama sekali,”ucapnya.

^^ Prov. Aceh, Bengkulu, Babel, DKI Jakarta, Jabar, Kalbar, Sulbar, NTB, NTT, Maluku, Papua Barat dan Papua

Balaputradewa
June 11th, 2011, 09:31 AM
Melihat Terminal Alang Alang Lebar, Terminal Terbaik 2011

Sumatera Ekspres, 10 Juni 2011

Palembang - Tahun ini Metropolis mendapatkan penghargaan plakat terminal terbaik. Penilaian tim dilakukan dengan memantau terminal Alang-Alang Lebar (AAL). Apa saja keunggulan terminal tersebut?

KEMARIN siang, lalu lintas d Jl Bypas AAL terlihat cukup ramai. Sejumlah kendaraan baik itu mobil pribadi, umum dan truk besar perusahaan melintas di jalan yang masuk dalam jalur lintas timur tersebut. Sesekali juga terlihat kendaraan roda dua yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi. memang jalan di kawasan itu, “licin dan mulus” membuat para pengendara tergoda untuk mengegas kencang-kencang laju kendaraannya.

Tengah asyik memperhatikan ramainya lalu lintas, di bagian kanan jalan dari arah simpang Jl Palembang – Betung menuju Jl Soekarno Hatta, terlihat sejumlah petugas Dishub yang sibuk mondar-mandir menghampiri kendaraan yang hendak masuk terminal. Karena berdiri di kawasan Alang-Alang Lebar, maka terminal tersebut dinamakan terminal Alang-Alang Lebar. Kebetulan, saat koran ini berkunjung Kepala Terminal AAL, Robert Hutapea sedang standby di posisinya.

Sambil duduk di kursi belakang meja yang letaknya tepat di gerbang masuk terminal, ia mengawasi kerja petugasnya dengan seksama. “Iya, kebetulan saya kepala terminal di sini (terminal AAL, red),” jawabnya ketika, koran ini menanyakan siapa kepala terminal tersebut. Nah, terang pria yang sudah sekitar 2 tahun terakhir bertugas di terminal tersebut, ia memang biasa terjun langsung ke lapangan mengawasi operasional terminal. Bahkan, tidak sungkan-sungkan ikut membersihkan, menyapu dan memunguti sampah. Itu dilakukan untuk memberi contoh kepada personil agar ringan tangan membersihkan lingkungan sekitar meskipun sudah ada petugas khusus yang bertanggungjawab membersihkan terminal yakni petugas kebersihan terminal atau cleanig service terminal.

“Tapi apa salahnya saling membantu,” terang Robert. Dikatakan, terminal AAL rutin dibersihkan tiga kali sehari yakni pagi sekitar pukul 06.00 WIB, siang pukul 11.00 WIB dan sore pukul 17.00 WIB. “Tapi di luar jam tersebut, juga terus dilakukan pembersihan kok, kalau ada sampah, tisu, wadah minuman yang dibuang sembarangan tetap dikutip,” cetusnya.

Lanjut Robert, tugas mereka untuk mengawasi kebersihan dan ketertiban di terminal AAL dipermudah dengan adanya jalur khusus kendaraan. Kendaraan yang hendak masuk terminal harus melewati jalur yang telah disiapkan yakni jalur bus kota/otolet umum, AKAP sedang/lajur bebas, AKDP dan Bus AKAP. “Jadi kendaraan masuk jalur sesuai jenis kendaraan,” ungkapnya seraya menambahkan, kendaraan yang masuk jalur khusus tadi tidak bisa bertemu baik itu di dalam terminal hingga gerbang keluar terminal. “Kan masing-masing jalur dibatasi dengan sekat-sekat, pembatas jalan,” tuturnya.

Namun, lanjut Robert, bagi kendaraan yang hendak menaikan turunkan penumpang dapat memarkirkan kendaraannya di lahan parkir yang luas di dalam terminal. “Tapi kalau tidak, bisa langsung keluar kok,” cetusnya. Dikatakan, setiap kendaraan yang masuk terminal dikenakan retribusi yang besarnya ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1/2008 tentang Retribusi Terminal. Retribusi Angdes Rp 2 ribu per mobil tiap per hari, AKAP sedang Rp 7500 per mobil per hari, AKAP besar Rp 10 ribu per mobil per hari dan AKDP sedang Rp 5 ribu per mobil per hari. “Nah, kalau bus kota retribusinya Rp 5 ribu per mobil per hari,” tukas Robert.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Masripin Thoyib mengatakan, sebenarnya Kota Palembang mempunyai 2 Terminal besar tipe A yakni Alang-Alang Lebar dan Karyajaya. Namun hanya Terminal Alang-Alang Lebar (AAL) yang dijadikan titik pantau tim penilaian. Menurutnya, terminal AAL mendapatkan nilai terbaik dilihat dari sisi kebersihan lingkungan, penataan lajur yang tertata rapi serta pembangunan yang sudah memadai. “Harapan kita kedepan di tahun 2012 terminal lain juga mendapat nilai tinggi,” tukasnya.

drie
June 11th, 2011, 11:24 AM
Penyambutan Pak Walikota Herman Abdullah di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Dalam rangka membawa PIALA ADIPURA (yang telah 7 kali berturut-turut di ERA MODERN) untuk Kategori Kota Besar + Piala Adiwiyata Mandiri :)


Penyambutan Pak Walikota Herman Abdullah di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II
Dalam rangka membawa PIALA ADIPURA (yang telah 7 kali berturut-turut di ERA MODERN) untuk Kategori Kota Besar + Piala Adiwiyata Mandiri :)
Riau Pos 9 Juni 2011
http://www.flickr.com/photos/45439059@N05/5818251581/in/photostream/
http://farm3.static.flickr.com/2068/5818251581_6e19074b53_b.jpg

0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Piala Adipura *yang ke-7 di Era Modern (kategori Kota Besar)* diarak keliling Jalan Protokol
Riau Pos 9 Juni 2011
http://www.flickr.com/photos/45439059@N05/5818267529/in/photostream/
http://farm3.static.flickr.com/2774/5818267529_181bc95a00_b.jpg

drie
June 11th, 2011, 05:00 PM
Mengapa Jakarta Gagal Raih Adipura?
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/06/09/20455740/Mengapa.Jakarta.Gagal.Raih.Adipura


http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/10/12/1532477620X310.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta gagal memperoleh Piala Adipura 2011. Hal ini lantaran masalah kualitas udara dan air masuk menjadi kriteria baru penilaian yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup tahun ini.

"Hal ini tentunya harus menjadi cambuk bagi tiap walikota di Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan," kata Deputi Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Ahmad Haryadi di Pusat Studi Jepang UI, Depok, Kamis (9/6/2011).

Tidak hanya kriteria saja yang berubah, jumlah penerima piala Adipura pada tahun ini pun disusutkan menjadi dua kota saja. Sedangkan pada tahun sebelumnya ada delapan kota yang berhak menerima piala Adipura ini.

Ia juga menjelaskan gagalnya Jakarta memperoleh piala Adipura ini juga merupakan tanggung jawab masyarakat Ibu Kota. Terjaganya kebersihan di Ibu Kota juga tidak pernah terlepas dari peran serta masyarakatnya.

"Coba siapa yang sering buang sampah di sungai sampai mencemari kualitas airnya? Masyarakat. Untuk itu dibutuhkan kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Semoga tahun depan bisa membaik dan bisa meraih kembali Adipura," ujar Haryadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Eko Bharuna mengatakan kenaikan standar penilaian itu sah saja. Hanya saja hal itu tidak bisa dibandingkan secara lurus dengan kota lain.

"Kota lain walikotanya bisa mengelola langsung sendiri. Sedangkan Jakarta kan Ibu Kota negara jadi tentunya ada campur tangan pemerintah pusat. Otonominya tidak bisa sepenuhnya," tutur Eko.

Dengan kata lain, untuk menangani masalah ini, Pemerintah Pusat juga harus memberikan bantuan dan kontribusi kepada Pemprov DKI. Semuanya harus terintegrasi dengan rapi, baik tata ruang, lalu lintas dan biaya.Pada penganugerahan Piala Adipura tahun ini, Jakarta kalah bersaing dengan Surabaya, Palembang, dan Tangerang.

kang rey
June 11th, 2011, 06:00 PM
kota kendari urutan 3 besar nasional, kategori kota sedang

sumber: gatra.com (http://www.gatra.com/2011-06-11/artikel.php?id=149058)

http://photos-p.friendster.com/photos/51/43/119393415/2_864357346l.jpg

http://photos-p.friendster.com/photos/51/43/119393415/2_505744940l.jpg

http://photos-p.friendster.com/photos/51/43/119393415/2_332341071l.jpg

http://photos-p.friendster.com/photos/51/43/119393415/2_221313579l.jpg

paradyto
June 12th, 2011, 01:16 AM
Setia Bersihkan dari Pagi hingga Malam
Sunday, 12 June 2011

Palembang berhasil menerima penghargaan Piala Adipura kategori kota metropolitan yang kelima kalinya. hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Palembang.

Khususnya, bagi para petugas Dinas Kebersihan Kota (DKK) Palembang yang setiap hari menyapu jalan protokol. Salah satu petugas DKK atau pasukan kuning itu adalah Abdullah,59. Dia sudah tujuh tahun setia membersihkan jalan raya agar bersih dari sampah.Berkat para pasukan kuning inilah, Kota Palembang bisa bersih dan berhasil merebut Piala Adipura untuk kelima kalinya.

” Aku jugo melok seneng kalo Palembang dapet Adipura lagi, artinyo gawe kami dari pagi sampe malem itu idak siasia,” kata Abdullah. Keberhasilan memperoleh Piala Adipura,kata Abdullah, bukan hanya berkat kerja keras pasukan kuning,melainkan karena masyarakat Palembang juga yang mulai sadar untuk menjaga kebersihan.

” Kalu kami ini tugasnyo cuma nyapu jalanan dari sampah,sementaro yang jago kebersihan inikan masyarakat jugo,mak ini masyarakat jugo idak lagi mbuang sampah sembarangan,”ujarnya. Sambil menyapu Jalan A Yani, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II,Palembang,Abdullah menceritakan suka-dukanya menjadi pasukan kuning.

”Aku mulai jadi pasukan kuning sejak 2003, setiap hari mulai begawe dari pukul 06.00–21.00 WIB,”jelas dia. Menurut Bapak enam anak ini, setiap pasukan kuning yang bertugas diberi wilayah masing-masing yang harus dibersihkan. ”Aku beduo tugasnyo cuma nyapu jalan sepanjang Jalan A Yani dari depan kantor Camat SU II sampe Simpang Tanggo Takat.

Setiap pasukan kuning dikasih tugas untuk bersih ke jalan dengan jarak per 1 km,”kata dia. Walaupun bekerja sejak pagi sampai sore dengan gaji Rp52.500 per hari,hal itu sudah dirasa cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. ”Dengan gaji Rp52.500 sehari,sebenernyo kurang untuk biaya hidup, tapi aku tetap bersyukur, kareno sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari,”imbuhnya.

Setiap kali Palembang berhasil meraih Piala Adipura, biasanya Pemkot Palembang selalu memberikan bonus kepada para pasukan kuning, baik berupa uang atau sembako.” Kalo di tahun-tahun lalu setiap dapet Adipura kami dapet bonus sembako samo duit,terus gaji ditambah Rp5.000 per hari.Kalu untuk tahun ini kami belum tahu, itu tergantung dengan Pemkot,”tuturnya.

Pekerjaannya setiap hari diawasi pengawas DKK Palembang. Kalau petugas pengawas DKK masih menemukan sampah yang tertinggal, biasanya terkena marah. ”Setiap hari ado pengawas yang ngawasi hasil kerjo kami, kalo masih ado sampah yang tertinggal di jalan kami jugo kadang dimarahi, tapi dak apo apo,itu resiko kami,”jelasnya.

Piala Adipura berhasil didapat Kota Palembang juga tidak lepas dari kerja keras para buruh pembersih anak sungai. Tanpa jasa mereka, daerah aliran sungai dan anak sungai di Kota Palembang ini tidak akan bisa bersih. M ROHALI Palembang

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/405105/

drie
June 16th, 2011, 03:18 AM
Tugu Adipura Kota Pekanbaru

http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/248853_210672665638328_100000867898439_551657_2377041_n.jpg


Pertahankan Kebersihan Kota
http://riaupos.co.id/news/2011/06/pertahankan-kebersihan-kota/#comment-7479



Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru muslimnurdin@riaupos.com
Kota Pekanbaru kini sudah dikenal oleh banyak kota di Indonesia sebagai kota terbersih untuk kategori kota besar.

Ini ditandai dengan telah diraihnya piala Adipura sebanyak tujuh kali berturut-turut.

Pekanbaru juga sudah dijadikan contoh oleh kota-kota lain dengan melakukan studi banding.

Dengan predikat yang sudah disandang ini, sudah sepantasnya masyarakat Kota Pekanbaru untuk tetap mempertahankan kebersihan kota ini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah MM dalam kata sambutannya pada acara peringatan hari jadi Kota Pekanbaru yang ke 227, sekaligus bersempena dengan malam pengantar akhir masa jabatan Wali Kota Pekanbaru periode 2006-2011.

Kegiatan malam pengantar akhir masa jabatan untuk kali ketiga ini dilaksanakan di Kecamatan Senapelan, yang diadakan di Lapangan Bukit, Selasa (14/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

‘’Siapa pun pemimpin kota ini ke depan, saya harapkan bisa mempertahankan kebersihan kota ini. Tidak terlepas masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan kota ini. Ini saya sampaikan karena kita sudah berhasil mempertahankan kebersihan kota ini selama tujuh tahun berturut-turut. Mengapa demikian karena setiap tahun penilaian yang dilakukan oleh tim penilai dari KLH akan terus ditingkatkan,’’ katanya.

Herman memaparkan pada awal penerimaan piala Adipura di istana negara RI di Jakarta, jumlah kota besar yang mendapat penghargaan sebagai kota terbersih itu jumlahnya sangat banyak mencapai 14 kota. Namun pada penjemputan piala Adipura yang ketujuh kalinya di istana negara, jumlah kota besar yang terpilih sebagai kota terbersih hanya tinggal dua daerah, yakni Pekanbaru dan Jogjakarta.

‘’Ini salah satu indikator penilaiannya akan semakin ditingkatkan, untuk itu saya berpesan kepada masyarakat Kota Pekanbaru, khususnya Kecamatan Senapelan untuk dapat menjaga kebersihan kota ini, sehingga di tahun 2012 kita bisa hadir kembali di istana negara RI untuk menjemput piala Adipura ini. Satu hal lagi yang perlu ditanamkan, saya meminta kepada kita semua untuk kembali menggiatkan penanaman pohon. Ini bertujuan untuk mengganti pohon-pohon yang sudah tua dan sudah ditebang,’’ ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Herman Abdullah MM yang ketika itu didampingi istri, Hj Evi Meiroza Herman menyampaikan permintaan maaf, pada 18 Juli nanti jabatannya sebagai Wali Kota Pekanbaru sudah berakhir, jika masih ada pembangunan atau pun janji kepada masyarakat yang belum sempat dipenuhi atas nama keluarga dia minta maaf.

‘’Kalau selama ini kami ada salah dalam bertegur sapa dan juga ada janji yang belum dapat kami penuhi, kami mohon dimaafkan,’’ ucapnya.

H Syofyan Habib, seorang tokoh masyarakat Kecamatan Senapelan dalam sambutannya mengaku sangat bangga dengan kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Drs H Herman Abdullah. Menurutnya apa yang telah diperbuat selama sepuluh tahun ini sudah banyak membawa perubahan terhadap Kota Pekanbaru, yang awalnya terkenal dengan kota tumpukan sampahnya, di masa Herman Abdullah, Kota Pekanbaru menjadi bersih dan berhasil meraih penghargaan piala Adipura hingga tujuh kali berturut-turut.

‘’Prestasi yang telah ditorehkan untuk Pekanbaru ini sangat membuat kami merasa bangga. Jasa Wali Kota dan istri akan selalu kami kenang,’’ ucapnya.(mng)

drie
June 23rd, 2011, 03:01 PM
P E K A N B A R U
* Salah satu kota Paling konsisten dalam mempertahankan Adipura, yang saat ini telah menjadi Kota dengan Piala Adipura 7 Kali berturut2 :okay:


http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/262699_212439205461674_100000867898439_563467_1263413_n.jpg

http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/251277_212440332128228_100000867898439_563470_1902594_n.jpg

drie
June 23rd, 2011, 07:57 PM
P E K AN B A R U

Salah Satu Anak Sungai di Pekanbaru

anak sungai

http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/251283_213902125315382_100000867898439_565616_279417_n.jpg

Jalan dalam Kota Pekanbaru

http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/270364_213905008648427_100000867898439_565621_4821402_n.jpg

http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/270364_213905008648427_100000867898439_565621_4821402_n.jpg

paradyto
July 10th, 2011, 06:59 AM
Petugas Kebersihan Dapat Bonus Rp 1 M
Sriwijaya Post - Minggu, 10 Juli 2011

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang di Sumatera Selatan menyiapkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk bonus petugas kebersihan di ibu kota provinsi ini, menyusul keberhasilan meraih penghargaan Adipura untuk kelima kalinya.

Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra, di Palembang, Minggu, mengatakan dana untuk bonus petugas kebersihan tersebut telah dialokasikan dari APBD setempat.

"Pemberian bonus sebagai bentuk penghargaan kepada petugas kebersihan yang berperan penting dalam menjaga kebersihan kota, sehingga mampu mempertahankan Piala Adipura," kata dia.

Menurut Eddy, pemberian bonus tersebut diagendakan akan dibagikan paling lambat akhir Juli ini. "Bonus itu diharapkan mampu menjadi motivasi bagi petugas kebersihan untuk terus bersemangat menjadikan Palembang semakin bersih," ujar dia.

Ia menyatakan, keberhasilan Kota Palembang meraih Piala Adipura sampai lima kali berturut-turut tersebut, patut diapresiasi. "Keberhasilan itu juga dikarenakan partisipasi masyarakat kota pempek ini dalam menjaga kebersihan kota dan melestarikan lingkungan," katanya.

Sekretaris Kota Palembang, Husni Thamrin menjelaskan, bonus tersebut dibagikan sesuai dengan lama kerja bagi sebanyak 1.200 petugas kebersihan di daerah ini. "Mereka kerja secara bergantian, dan pemberian bonus sesuai dengan pekerjaan yang diemban mereka," ujar dia.

Husni menambahkan, dana tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan para petugas kebersihan itu, terutama membantu biaya pendidikan anak-anak mereka menjelang tahun ajaran baru.

"Diharapkan, para petugas kebersihan itu dapat membelikan peralatan sekolah untuk anak-anak mereka," katanya.

Sebelumnya, para petugas kebersihan di Palembang itu sempat mempertanyakan bonus bagi mereka yang telah dijanjikan, mengingat setelah keberhasilan meraih piala Adipura untuk kelima kalinya justru sejumlah pejabat dan camat di daerahnya yang diberangkatkan studi banding ke Thailand, sedangkan bonus bagi mereka belum jelas realisasinya.


Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Antara
source: http://palembang.tribunnews.com/2011/07/10/petugas-kebersihan-dapat-bonus-rp-1-m

paradyto
July 14th, 2011, 01:31 AM
Palembang goes to Alliance Healthy City of Asia Pacific:okay:

Kota Sehat Asia Pasifik di Sumatra
Jimmy Hitipeuw | Kamis, 14 Juli 2011 | 04:44 WIB


PALEMBANG, KOMPAS.com - "Kota Palembang siap menjadi anggota kota sehat atau "Alliance Healthy City" se-Asia Pasifik," kata Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra, di Palembang, Rabu (13/7/2011), usai bertemu dengan Sekretaris Himpunan Kota Sehat itu.

Menurut Eddy, ajakan Sekretaris Himpunan Kota Sehat Asia-Pasifik tersebut sangat menarik sehingga pemkot setempat akan segera menindaklanjutinya secara serius. "Saat ini, sebanyak 200 kota di Asia Pasifik telah menjadi bagian dari "Alliance Healthy City"," ujar dia.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat Pemkot Palembang akan menandatangani nota kesepahaman kerja sama kota sehat tersebut. Namun, menurutnya, semuanya masih menunggu pertemuan lanjutan dengan perhimpunan kota tersebut.

Sekretaris Alliance Healthy City, Peter Davey menjelaskan, Pemkot Palembang telah menjalankan sejumlah program yang seiring dengan kegiatan himpunan kota sehat, seperti kampung ramah lingkungan dan menjaga kebersihan kota.

"Ke depan setelah sepakat bekerjasama, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada perwakilan Pemkot Palembang untuk melanjutkan program kota sehat itu," ujar Eddy.

Dia menambahkan, pada tahap awal akan diajak sekitar 10 orang perwakilan Kota Palembang berlatih ke Griffith University di Brisbane, Australia. "Di sana akan disiapkan pelatihan yang berkaitan dengan kebersihan kota, air dan udara," ujarnya.

Davey menegaskan bahwa penting untuk mensinergikan program pemerintah dengan kelestarian lingkungan yang menjadi isu penting mereka bahas. "Khusus di Indonesia, selain Palembang, Makassar juga diajak menjadi bagian dari Alliance Healthy City," kata Davey.

http://regional.kompas.com/read/2011/07/14/04440534/Kota.Sehat.Asia.Pasifik.di.Sumatra

urix99
July 14th, 2011, 10:03 AM
keren,moga bukan kota nya ja yg bersih,tapi rakyatnya ikut sejahtera

beryDS
July 14th, 2011, 02:13 PM
Kota Kalianda, Lampung Selatan meraih Adipura Ke-8 dalam Kategori Kota Kecil.

Untuk diketahui, Kota Kalianda tahun ini meraih Adipura yang kedelapan. Penghargaan pertama diterima Kota Kalianda tahun 1997 lalu, kemudian tahun 2004 dan berturut-turut dari tahun 2006 hingga 2011. Tahun ini hanya 63 kabupaten/kota di Tanah Air yang meraih Adipura, dari sekitar 490-an kabupaten/kota yang dinilai tim Adipura. Dan, untuk di Sumatera hanya 11 kabupaten/kota yang meraih Adipura, salah satu Kota Kalianda.

http://4.bp.blogspot.com/-PJ38hA2436E/ThagRcpCIGI/AAAAAAAACZE/6PirQR59Eks/s1600/ADIPURA%2BKE%2B8.jpg

paradyto
July 15th, 2011, 01:58 AM
keren,moga bukan kota nya ja yg bersih,tapi rakyatnya ikut sejahtera

^^dan kesejahteraan pasukan kuning tetap dibela:okay:, penilaian tentunya dari berbagai aspek, dan itu harus benar2 dipersiapkan, dibenahi sehingga Palembang menjadi the most livable buat warganya:okay:

paradyto
July 20th, 2011, 01:50 AM
Jepang Mulai Inventarisasi Lokasi Biomass
Wednesday, 20 July 2011

PALEMBANG– Kota Palembang ditunjuk Kementerian Pertanian RI dan Ministry Agriculture Forestry and Fishery (MAFF) Jepang sebagai kota biomass. Saat ini MAFF mulai melakukan peninjauan dan inventarisasi data di lokasi target program biomass di Kota Palembang.

Wakil Ketua Koordinator Program Biomass Town M Faizal mengatakan, saat ini sudah ada empat titik yang dipantau tim, yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan di Seberang ilir, Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Palembang, Pasar Induk Jakabaring, dan TPA Karya Jaya di Seberang Ulu. Palembang adalah satu-satunya kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai kota biomass.

Alasan dipilihnya Kota Palembang karena Pemkot Palembang dinilai sudah mempunyai komitmen yang bagus untuk kepedulian lingkungan,” kata Faizal seusai rapat koordinasi dengan tim MAFF Jepang di kantor wali kota. Faizal melanjutkan, penunjukan Palembang menjadi kota biomass tersebut diharapkan Palembang dapat menjadi kota percontohan di Indonesia dalam hal pengelolaan limbah.

Mengingat, biomass adalah material limbah yang berasal dari makhluk hidup dan dari sudut pandang industri, material tersebut berarti material biologis yang bisa diubah menjadi sumber energi atau material industri. “Terutama, limbah rumah tangga, industri, sampah pasar, hingga dan pertanian. Setelah diolah, hasilnya bisa dijual menjadi pupuk kompos dan pupuk cair.Bahkan,kalau skalanya besar bisa dimanfaatkan untuk energi listrik,” urainya.

Chief Environmental Technology Sector Environment and Biomass MAFF Yoshiyosu Kamijo mengatakan akan fokus mengajak warga Kota Palembang untuk mengolah sampah menjadi kompos dan biogas. “Sekarang kita masih melakukan inventarisir lokasi dulu untuk memastikan berapa banyak sampah yang siap diolah menjadi biomass di Palembang,” bebernya. Yoshiyosu mengakui, kegiatan pemilahan sampah di Kota Palembang masih belum optimal dibandingkan dengan yang ada negaranya.

Di Palembang baru untuk dua jenis sampah saja, yakni sampah basah dan kering. Sedangkan di Jepang, aktivitas pemilahan sampah sudah sampai 30 jenis. “Nanti kami akan sosialisasikan tentang pemilahan sampah ke masyarakat Palembang, supaya mereka lebih peduli bahwa sampah bisa menjadi barang yang bermanfaat,” ujar dia.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang Apriadi S Busri mengatakan, pengelolaan sampah di Palembang tidak hanya dibantu MAFF Jepang, tapi akan ada pula kerja sama Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) dengan Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Pihak Jepang tidak membantu dana, hanya tenaga konsultan,”kata Apriadi. Dia membenarkan,melalui program biomass, warga Palembang akan dibantu memilah sampah,khususnya sampah organik dan nonorganik. Warga Palembang juga diajak untuk mengolah sampah jadi bahan yang bermanfaat.“Jika sudah berjalan,warga bisa mengurangi pemakaian pupuk kimia dan biomass bisa jadi energi listrik,”jelas Apriadi. yulia savitri

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/413856/

ardimusica
July 29th, 2011, 05:53 PM
efek setelah penghargaan di berikan ,selang 1 bulan tingkat kebersihan kembali menurun,tempat2 yang tdnya bersih mulai kembali ada sampah,sungai juga mulai ada kotor lg..ntar baru bersih lagi klo mo ada penilaian kebersihan kota:(..

rilham2new
September 28th, 2011, 04:24 PM
Ada yang sudah baca REPORT Terbaru WORLD HEALTH ORGANIZATION ????

http://www.who.int/phe/health_topics/outdoorair/databases/en/index.html

Jadi ceritanya, mereka mengukur kualitas udara. Nah Ranking nya disusun ada 2 jenis... Mau yang partikel 2.5 microns (PM2.5) atau 10 microns (PM10).

Nah setelah sy cek, Indonesia keluar di data PM10. Ternyata ada 5 kota yang dicek tingkat polutan nya di Indonesia:
1. Jakarta
2. Surabaya
3. Medan
4. Bandung
5. Pekanbaru

Aku juga heran, kenapa Pekanbaru yang tidak masuk 10 kota besar di Indonesia malah diteliti??? Pekanbaru pula bukan kota industri, rasanya kontributor polusi di Pekanbaru pun hanya kabut asap, itupun tidak terjadi sepanjang tahun... yang terjadi terus2an ya paling kendaraan bermotor.

Baiklah mari kita sedikit keluarkan datany, dalam format XLS. (Bisa diranking otomatis :D)

Ranking Dunia Polutan kota2 di Indonesia (dari 1100-an kota di Dunia)
Jangan sedih .... Cuman ada 5 kota yang dinilai di Indonesia.

MEDAN (peringkat 56 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 111 micrograms/meter kubik

SURABAYA (peringkat 125 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 69 micrograms/meter kubik

BANDUNG (peringkat 189 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 51 micrograms/meter kubik

JAKARTA (peringkat 235 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 43 micrograms/meter kubik

PEKANBARU (peringkat 998 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 11 micrograms/meter kubik

Gak afdol kalau gak ngeletakin data-data perbandingan dari negara tetangga dan maju

Johor Bahru, Malaysia (peringkat 179 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 52 micrograms/meter kubik *dari pengalaman pribadi, kota ini polusi udara akibat industri memang mengerikan. Udara nya sampai berbau gak enak di kawasan industri. Johor Bahru adalah lokomotif Industri di Malaysia (di luar Pulau Pinang dan Selangor, yang angkanya juga NOT-THAT-SURPRISINGLY HIGH :D


Kuala Lumpur (peringkat 200 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 49 micrograms/meter kubik


Singapore (peringkat 324 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 32 micrograms/meter kubik


Bangkok (peringkat 170 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 54 micrograms/meter kubik


Tokyo (peringkat 504 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 23 micrograms/meter kubik


Sydney (peringkat 989 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 12 micrograms/meter kubik

Mumbai (peringkat 37 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 132 micrograms/meter kubik

London (peringkat 366 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 29 micrograms/meter kubik

New York City (peringkat 562 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 21 micrograms/meter kubik

Sao Paulo (peringkat 573 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 21 micrograms/meter kubik

Los Angeles (peringkat 465 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 25 micrograms/meter kubik


Moscow (peringkat 319 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 33 micrograms/meter kubik

Kota besar (pop. di atas 1 juta jiwa) yang paling bersih di dunia .... dua-duanya ada di Kanada... Yang pertama adalah VANCOUVER 8 micrograms/meter kubik, kedua adalah CALGARY 9 micrograms/meter kubik:D ... Memang ranking kebersihan udara di Canada sangat tinggi deh kota2 besarnya. OTTAWA juga salah satu yang terendah polutannya.. Hmm, tingkat polutan di Pekanbaru 11 microgram masih lebih tinggi dari CALGARY dan VANCOUVER. :D..

Sekian laporan KEBERSIHAN UDARA :D

drie
September 28th, 2011, 06:25 PM
^^ Mantap :okay:

detwis
September 30th, 2011, 08:14 AM
nice info.. kota gw urutan ke brapa ya?

rilham2new
October 1st, 2011, 04:10 PM
^^ Semarang gak ikutan dinilai... yang dinilai cuman 5 kota yang disebutkan di atas aja...

kiara tanepa
October 2nd, 2011, 06:06 PM
^^kota gw jangan masuk kota terpolutan di dunia :nuts: :ohno::ohno::ohno:

paradyto
October 3rd, 2011, 01:53 AM
^^kota gw jangan masuk kota terpolutan di dunia :nuts: :ohno::ohno::ohno:

setuju!:okay: itu bukan suatu kebanggaan dari Bandung:) just keep Bandung beautiful:) itu yang biasa Gw ucapin saat menyapa di R***FM, jaman siaran dulu:D

drie
October 8th, 2011, 03:09 AM
berita agak lama.

Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Green City Asean




Senin, 08 Agustus 2011 10:39 wib
Perhatian Pemko Pekanbaru terhadap masalah lingkungan bersih dan sehat akhirnya diakui oleh pusat. Hal ini dibuktikan Kota Pekanbaru ditunjuk untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi Gree City di tingkat Asean.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekanbaru Dedi Gusriadi dalam keterangannya di Pekanbaru mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi bahwa kota Pekanbaru termasuk kota yang mewakili Indonesia dalam kompetisi tersebut.

"Ini merupakan bukti adanya apresiasi yang diberikan pemerintah pusat terhadap upaya-upaya yang telah dilakukan Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan lingkungan hijau, bersih dan lestari. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi warga kota Pekanbaru.

Dia mengatakan, Pekanbaru termasuk ke dalam delapan kota pilihan. Penentuan ini berdasarkan beberapa pertimbangan, diantaranya kebersihan pengelola lingkungan, perhatian dalam kegiatan penghijauan dan komitmen mengelola sampah dan limbah.

Saat ini perwakilan BLH tingkat Asean sedang melakukan pembahasan, diantaranya tentang kriteria penilaian dan lokasi pelaksanaan kompetisi. Nanti akan dibentik tim penilai dari Green City Asean yang akan melakukan penilaian ke lokasi.

Sumber : http://bappeda.pekanbaru.go.id/berita/368/pekanbaru-wakili-indonesia-di-kompetisi-green-city-asean/page/1/

joeylen
October 16th, 2011, 12:54 PM
Kota ku samarinda gak masuk yah???xixixi
Berarti polutannya gak tinggi tuh...

paradyto
October 28th, 2011, 01:39 AM
Palembang Jadi Lokasi Biomass
Friday, 28 October 2011

PALEMBANG – Kota Palembang ditunjuk Dirjen Kementerian Pertanian RI dan Ministry Agriculture Forestry and Fishery (MAFF) Jepang sebagai lokasi program biomass.

Direktur Pengelolaan Lahan Dirjen Kementerian Pertanian RI Amir Hartono mengungkapkan, tim MAFF ini menjadi pendorong Indonesia untuk memanfaatkan sampah agar dapat dijadikan pupuk organik dan biogas. Adapun untuk Palembang, diharapkan dapat menjadi kota yang lebih maju dan cerdas dalam pengelolaan sampah.

Sebab,menurut dia,bukan hanya sampah yang akan dijadikan bahan baku, melainkan limbah industri, limbah pertanian, dan limbah rumah tangga juga dapat menjadi bahan baku. Bahkan, sejak Juli 2011, inventarisasi data ke beberapa lokasi target program biomass di Kota Palembang sudah dilakukan tim MAFF.

Source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/439454/

paradyto
November 4th, 2011, 01:25 AM
Palembang Raih Penghargaan Lingkungan Tingkat ASEAN
Friday, 04 November 2011

PALEMBANG – Kota Palembang kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan. Kali ini,kota dibelah Sungai Musi ini meraih penghargaan ASEAN Environment Sustainable City atau kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik di tingkat ASEAN untuk kategori clean land.

“Komitmen kita dalam bidang kebersihan lingkungan daratan dan tanah ini diakui 11 negara se-Asia Tenggara.Meski demikian,kita harus terus tingkatkan kebersihan di setiap sektor,termasuk kebersihan air dan udara,” kata Wali Kota Palembang H Eddy Santana Putra dalam acara Sosialisasi Plastik Ramah Lingkungan di Hotel Swarnadwipa kemarin.

Source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/441240/

spetznaz_kdi
November 4th, 2011, 08:11 AM
BANDUNG (peringkat 189 di dunia)
Kandungan partikel berukuran 10 microns atau lebih kecil : 51 micrograms/meter kubik


Bandung itu paling ngeri, sudah wilayahnya dikelilingi pegunungan, ada kawasan industrinya (kawasan Bandung Selatan), kota metropolitan pula... Kata temen orang sono sudah kayak mangkok, sekali asep keluar, sudah langsung kelingkup sama pegunungan sekitarnya, akhirnya tinggi deh polutannya...

Padahal dulu kota terindah di jawa:ohno::ohno:...

Harus relokasi tuh pabrik2 tekstil dari bandung, pembatasan kendaraan bermotor, budayakan sepeda...

TFM1
November 17th, 2011, 06:17 AM
Kamis, 17 November 2011 | 20:16:55 WITA | 54 HITS
Udara Makassar Terbaik di Asean

MAKASSAR, FAJAR -- Kota Makassar meraih penghargaan tingkat regional Asia Tenggara. Penghargaan Asean Environmentally Suistainable Cities Award akan diterima Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, 23 November di Bali.

Ilham mengatakan, Asean ESC Award diperoleh Kota Makassar berdasarkan penilaian kualitas udara. "Badan Lingkungan Asean menetapkan Makassar sebagai kota besar dengan kualitas udara yang baik," kata Ilham di Balaikota, Rabu, 16 November.

more... (http://www.fajar.co.id/read-20111116201655-udara-makassar-terbaik-di-asean)

TFM1
November 17th, 2011, 06:19 AM
Makassar Dapat Penghargaan Kota Sehat


MAKASSAR,UPEKS---Pemkot Makassar mendapat penghargaan dari pemerintah pusat terkait kesehatan. Jenis penghargaan, Swasti Saba Wistara.
Penghargaan itu terkait penyelenggaraan kota sehat.

Makassar merupakan salah satu dari 9 Kabupaten/kota se Indonesia mendapatkan penghargaan swasti saba wistara ini. "Dari 484 kabupaten/kota se Indonesia, hanya 9 memperoleh penghargaan ini," ujar Kabag Humas pemkot Makassar, Mukhtar Tahir, Rabu (16/11 ).

Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat kepada kota sehat di Indonesia. Penghargaan ini diterima tepat, pada hari Kesehatan Nasional.

more... (http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=75946)

TFM1
November 17th, 2011, 06:24 AM
Penghargaan ASEAN
ASEAN Environmentally Suistainable Cities Award

1. kota Palembang Clean Land
2. kota Makassar Clean Air
3. Kota Banjarmasin Clean Water

======================================================================================================

Selain Makassar, dua kota besar lain di Indonesia juga memperoleh Asean ESC Award yakni, Banjarmasin untuk kategori air bersih dan Palembang untuk kategori bersih tanah. Sementara kota lain regional Asean yang juga memperoleh penghargaan Asean ESC Award di antaranya Kuching dan Kwantan.
sumber : http://www.fajar.co.id/read-20111116201655-udara-makassar-terbaik-di-asean

Palembang Raih Penghargaan Lingkungan Tingkat ASEAN
Friday, 04 November 2011

PALEMBANG – Kota Palembang kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan. Kali ini,kota dibelah Sungai Musi ini meraih penghargaan ASEAN Environment Sustainable City atau kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik di tingkat ASEAN untuk kategori clean land.

Source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/441240/

Kamis, 17 November 2011 | 20:16:55 WITA | 54 HITS
Udara Makassar Terbaik di Asean

MAKASSAR, FAJAR -- Kota Makassar meraih penghargaan tingkat regional Asia Tenggara. Penghargaan Asean Environmentally Suistainable Cities Award

"Badan Lingkungan Asean menetapkan Makassar sebagai kota besar dengan kualitas udara yang baik"

more... (http://www.fajar.co.id/read-20111116201655-udara-makassar-terbaik-di-asean)

paradyto
November 17th, 2011, 07:34 AM
Congratzz juga buat Makassar dan Banjarmasin:okay:

TFM1
November 17th, 2011, 07:48 AM
^^selamat juga ya buat Palembang... :okay:

kedepannya Indonesia akan jadi Most Sustainable Country in The World... :banana:

TFM1
November 17th, 2011, 07:52 AM
-dp-

paradyto
November 17th, 2011, 08:07 AM
^^selamat juga ya buat Palembang... :okay:

kedepannya Indonesia akan jadi Most Sustainable Country in The World... :banana:

menjadikan Kota-Kota di Indonesia yang berwawasan lingkungan, itu lebih baik:)

cheers

count_fersen
November 25th, 2011, 08:07 AM
Wah Surabaya kok gak disebut ya di situ. Ini berita yg lebih komplit nih:

suarasurabaya.net Kota Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan Asean Environment Sustainable Cities 2011. Penghargaan ini diberikan Sekjen Asean pada Walikota Surabaya Rabu (23/11/2011) lalu di Bali. Kota lain di Indonesia juga mendapat penghargaan lingkungan tingkat Asean, tapi statusnya terbatas untuk kategori tertentu.

Palembang misalnya mendapatkan sertifikat penghargaan Cleand Land for Big City, Banjarmasin mendapat Clean Water fior Big City, dan Makassar untuk kategori Clean Air for Big city.

Hidayat Syah Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya pada suarasurabaya.net, Jumat (25/11/2011) mengatakan Kota Surabaya mendapatkan penghargaan untuk semua kategori tersebut.

Penilaian untuk mendapat penghargaan ini terbilang ketat. Bulan Maret 2011 lalu sudah diumumkan nominasi kota-kota di Asean yang mendapat predikat Asean Environment Sustainable Cities 2011. Surabaya termasuk diantaranya. Tapi panitia yang berpusat di Myanmar rupanya memutuskan pemenangnya adalah kota-kota yang mampu mempertahankan keberlanjutan pembangunan berwawasan lingkungan.

“Ada sejumlah kota yang semula masuk nominasi, kemudian terlempar dan diisi oleh kota lain. Kebetulan Kota Surabaya sejak awal memang sudah masuk nominasi,” kata Hidayat Syah.

Akhirnya terpilihlah kota-kota itu, antara lain : National Housing Scheme Rimba (Brunei Darussalam), Phnom Penh (Kamboja), Surabaya (Indonesia), Xamneau (Laos), Perbadanan Putrajaya (Malaysia), Pyin Oo Lwin (Myanmar), Puerto Princesa (Philipina), South West CDC (Singapura), Phuket (Thailand), dan Danang (Vietnam).(edy)

source: http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=d099720bbbb0966709b015bb25b762ea2011100337

TFM1
November 25th, 2011, 10:41 AM
^^ berita2 yang saya tampilin udah 3 minggu yang lalu, waktu itu surabay belum ada beritanya...

anyway, congratz for Surabaya,,, surabaya memang wokeh... :okay:

nick_1212
November 25th, 2011, 05:44 PM
wew, surabaya dapet 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu (demam seagames :D)
diborong semua :okay:

tapi koq masuk kota politan juga ?

JohanElmosta
December 7th, 2011, 06:26 AM
http://www.majalah-lifestyle.com/2011/07/03/jepara-raih-adipura-7-kali-tanpa-terputus/

TFM1
December 7th, 2011, 06:37 AM
wew, surabaya dapet 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu (demam seagames :D)
diborong semua :okay:

tapi koq masuk kota politan juga ?

Makassar Menuju Adipura Asia Tenggara
Tribun Timur - Jumat, 2 Desember 2011 22:42 WITAShare |
Berita Terkait

Laporan: Ilham

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ditetapkannya kota Makassar sebagai kota dengan kualitas udara terbersih di level Asia Tenggara menghentak insipirasi aktivis dan pemuda Kota Makassar.

Aktivis dan pemuda mereka yang tergabung dalam forum City Corner Meeting (CCM) tak ingin penghargaan ASEAN Environmentally Suistainable Cities (ASEAN ESC Awards) hanya berlangsung dalam kisah sehari (one day story). Namun CCM berupaya mengawal Makassar menuju adipura Asia Tenggara.

http://makassar.tribunnews.com/2011/12/02/makassar-menuju-adipura-asia-tenggara

paradyto
December 7th, 2011, 07:24 AM
Recipients of the ASEAN ESC Awards 2011
1. National Housing Scheme Rimba, Brunei Darussalam
2. Phnom Penh, Cambodia
3. Surabaya, Indonesia
4. Xamneau, Lao PDR
5. Perbadanan Putrajaya, Malaysia
6. Pyin Oo Lwin, Myanmar
7. Puerto Princesa, Philippines
8. South West CDC, Singapore
9. Phuket, Thailand
10. Danang, Viet Nam

Recipients of Certificates of Recognition
1. North Kuching City Hall, Malaysia: Clean Air for Small Cities
2. Kuantan Municipal Council, Malaysia: Clean Water for Small Cities
3. Phitsanulok, Thailand: Clean Land for Small Cities
4. Makassar, Indonesia: Clean Air for Big Cities
5. Banjarmasin, Indonesia: Clean Water for Big Cities
6. Palembang, Indonesia: Clean Land for Big Cities



Source: http://www.aseansec.org/26743.htm

paradyto
December 7th, 2011, 07:31 AM
Even though global climate change awareness has been around for some time, it is only in recent years that cities and urban planners in the region appear to consider the environment in their planning of competitive and livable cities. Many countries have begun to address climate change issues in different ministries. Some have formulated national climate change policy with measures for adaptation and mitigation (see Table 3). Increasingly, environmental sustainability is mentioned in development plans. In 2008, ASEAN presented the first ASEAN Environmentally Sustainable City award to 10 cities/townships/districts in ASEAN that have made exemplary effort towards environmental sustainability. These 10 cities are:

1. Brunei Darussalam: Temburong District,
2. Cambodia: Municipality of Phnom Penh,
3. Indonesia: Palembang City,
4. Lao PDR: Luang Prabang District,
5. Malaysia: North Kuching City Hall,
6. Myanmar: Taungyi City,
7. Philippines: Puerto Princesa City,
8. Singapore: South West Community Development Council,
9. Thailand: Bangkok City,
10. Vietnam: Ha Long City.

By and large, climate change is not mainstreamed in development plans

Source: http://sapiens.revues.org/881

TFM1
December 7th, 2011, 07:35 AM
untuk the 2nd ASEAN ESC Award 2011

^^ di kategori "Recipients of Certificates of Recognition" dari 6 jatah, Indonesia ngerebut 50% (3 kota)

Indonesia Mantap... jadi totalnya

Indonesia 4 Kota (SBY, MKS, BJM, PLB)
Malaysia 3 Kota
Thailand 2 Kota
Vietnam 1 Kota
Singapura 1 kota (bukan kota sih, CBD aja)
Filipina 1 Kota
Myanmar 1 kota
Laos 1 Kota
Brunei 1 kota

Indonesia sebagai Juara Umumnya :banana:... *demam SEAG

paradyto
December 29th, 2011, 07:30 AM
Jakarta’s West Has Nation’s Dirtiest Air, but East Fares Well

Jakarta is notorious for the poor quality of its air, but not all of the city is that bad compared to the rest of the country, a new survey has found.

While West Jakarta predictably enough ranked last on an Environment Ministry clean air survey of 14 municipalities, East Jakarta ranked third. The other parts of the capital were in the midst of the rankings: North Jakarta had the fifth cleanest air, Central Jakarta came eighth and South Jakarta ninth.

Environment Minister Balthasar Kambuaya said that topping the national list with the least polluted air was Surabaya in East Java, receiving 7.21 on a scale of 0 to 10, followed by Medan in North Sumatra on 6.72 and East Jakarta on 6.67.

Balthasar said the three cities had been able to push down fuel consumption and reduce gas emissions.

“The results of the survey showed that all cities in Indonesia did not meet standards and the effect on health is substantial,” Balthasar said, adding that the main cause of pollution in big cities was vehicles.

“We hope that in the coming year, cities that obtained not-so-good results really work to improve their air quality,” he said.

The ministry he said, was undertaking the “Blue Sky Program,” which is aimed at improving the quality of urban air, with a particular focus on pollution coming from vehicles.

Karliansyah, who heads the ministry’s Environmental Pollution Control department, said that to determine the air quality in East Jakarta, physical and non-physical examinations were conducted.

These included testing the emissions from 500 vehicles for three days in a row and monitoring air quality on main highways, traffic loads and vehicle density. Efforts undertaken by the local government to improve air quality were also considered.

“From the assessment, East Jakarta was seen as being able to reach quite good results,” Karliansyah said.

The survey was conducted from March to September.

“In Central Jakarta, traffic jams are so bad in Jalans Sudirman and Thamrin that the vehicle emissions are causing high pollution,” Karliansyah said. “Meanwhile, too many flyover projects in South Jakarta are causing traffic congestion as well as making it dirty.”

Outside of Jakarta, Surabaya and Medan, the survey also covered Semarang in Central Java, Bandung, Depok and Bekasi in West Java, Tangerang in Banten, Makassar in South Sulawesi, and Palembang in South Sumatra.

Assessments were also made for large municipalities, covering Solo, Batam, Malang, Balikpapan, Bogor, Yogyakarta, Bandar Lampung, Denpasar, Samarinda, Banjarmasin, Padang and Pekanbaru.

For the large municipality category, Solo, in Central Java, topped the list with 8.42, followed by Batam, in Riau Islands, with 8.31 and Malang, in East Java, with 7.53.

source: http://www.thejakartaglobe.com/news/jakartas-west-has-nations-dirtiest-air-but-east-fares-well/484782#Scene_1

CrazyForID
January 9th, 2012, 07:25 PM
yang masih saya kecewain buat pemerintah, armada truk sampah indonesia yang bener bener gak layak. harusnya udah mulai dianggarkan buat armada truk sampah yang lebih layak

http://aset.na9a.com/wp-content/uploads/2011/12/TRUKSAMPAH-600x1378.jpg

rahul medan
January 10th, 2012, 06:13 AM
^^
ampun dah Indonesia
bau busuk ke seluruh jalan...:ohno:

paradyto
January 23rd, 2012, 06:36 AM
he he he baunya jadi parfum jalan, plus ditambah yang tumpah ruah di jalan:) kebayang....

Maxtini
January 23rd, 2012, 07:36 PM
yang masih saya kecewain buat pemerintah, armada truk sampah indonesia yang bener bener gak layak. harusnya udah mulai dianggarkan buat armada truk sampah yang lebih layak

http://aset.na9a.com/wp-content/uploads/2011/12/TRUKSAMPAH-600x1378.jpg

Dulu sewaktu zamannya Abdillah 6 tahun lalu (sekarang ditangkap KPK), Medan sudah punya truk sampah yang profesional, modelnya warna hijau mirip-mirip spt ini
http://www.blogcdn.com/green.autoblog.com/media/2008/11/peterbilt-hydraulic-hybrid-garbage-truck-copy.jpg

Tapi ntah belakangan setelah ganti walikota terdengar berita pengoperasian truk itu mengalami masalah dan kembali lagi memakai "truk" lama :ohno:

"Truk" sampah medan: :lol:
http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2011/10/rahudman3.jpg
http://farm4.static.flickr.com/3177/2598981971_9fd99c3603_o.jpg
:bash:

paradyto
March 5th, 2012, 06:52 AM
Palembang Kota Terbersih se-Asia Tenggara

KOTA Palembang menorehkan lagi prestasi tingkat dunia dengan menyabet predikat sebagai kota terbersih yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan se-Asia Tenggara (ASEAN Environmentally Sustainable City Award). Rencananya penghargaan diterima langsung Walikota Palembang H Eddy Santana Putra di Pnom Penh, Kamboja, hari ini.

Eddy Santana yang mengajak serta beberapa pimpinan media lokal --termasuk Pemred Sriwijaya Post, Hadi Prayogo-- juga akan menjadi salah satu pembicara dalam acara tersebut. Selain Palembang yang masuk nominasi adalah Kota Surabaya, Jawa Timur.

Piala ASEAN Environmentally Sustainable City Award, hadiah yang diadakan sebagai salah satu cara meningkatkan lingkungan hidup di kawasan negara-negara ASEAN. Dan kebersihan termasuk satu dari 13 kriteria tujuan wisata yang disusun oleh World Economic Forum, salah satu lembaga dunia bergengsi yang didirikan pada tahun 1971.

Bagaimana cara Kota Palembang membersihkan kotanya? Dulu boleh saja Palembang dicap sebagai salah satu kota paling kotor, khususnya di area Pasar Tradisional 16 Ilir dan wilayah Jembatan Ampera tapi sekarang dapat dilihat kedua wilayah tersebut telah disulap menjadi sebuah ruang terbuka dengan taman-taman kota yang cukup meneduhkan di tengah terik matahari, Benteng Kuto Besak (BKB) yang dahulu terkenal kotor dan rawan kini justru menjadi tempat favorit untuk berbagai konser dan pameran besar.

Dan tentu saja keberhasilan sebagai penyelenggara SEA Games ke-26 di Jakabaring Sport City yang digagas Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, menjadi nilai plus bagi Palembang.
Saat ini Pemkot Palembang bekerjasama dengan Sriwijaya Post dan Yamaha membikin lomba kampung ramah lingkungan, juga lomba taman di sudut jalan Palembang.

Usaha pemerintah, masyarakat dan swasta untuk kebersihan lingkungan tidak hanya nampak di jalan-jalan protokol atau jalur-jalur hijau saja, Program ramah lingkungan dengan cara mendorong partisipasi aktif penduduk misalnya di tiap-tiap kelurahan ditunjuk 3 sampai 4 rukun tetangga (RT) sebagai percontohan lingkungan yang bersih dan sehat. Sementara pihak pemerintah kota menugaskan pasukan kuning siap selalu selama 24 jam penuh.

Sejak 2006

Tampaknya tim penilai dari ASEAN Working Group on Environmentally Sustainable Cities (AWGESC) terkesan akan bersihnya lingkungan kota Palembang, kebersihan ini tentu saja bukan berdasarkan yang tampak di mata saja. Panitia dari AWGESC juga mencari tahu konsep Palembang membersihkan lingkungan kotanya. Diperoleh bukti bahwa sampah yang dibuang melalui sistem pembuangan limbah yang teratur, sanitasi yang semakin baik, serta pemerintah dan masyarakat yang sadar akan kebersihan.

Dipilihnya Palembang oleh pemerintah Indonesia telah disiapkan sejak tahun 2006 lalu. Mulanya dipilih 18 kota besar dan berpotensi besar untuk diajukan ke panitia antara lain Kota Denpasar, Medan dan Pekanbaru namun di tahun 2007 ketiga kota tersebut pamornya menurun saat penilaian Adipura (Penghargaan untuk kota-kota terbersih di Indonesia).

Di saat itulah Kota Palembang justru muncul dan mulai diperhitungkan, selain menerima Piala Adipura dua kali berturut-turut, Palembang juga mendapat penghargaan dari Departemen Pekerjaan Umum untuk penataan sistem pengairan, drainase, dan penataan sistem lokasi pemukiman kumuh.
Penghargaan sebagai kota terbersih di ASEAN mendorong pemerintah kota Palembang untuk juga meluncurkan semboyan ‘Palembang sebagai Kota Internasional yang Berbudaya Religius dan Mandiri’. (hdp)

source: http://palembang.tribunnews.com/2012/03/05/palembang-kota-terbersih-se-asia-tenggara

B738
March 5th, 2012, 11:52 AM
^^Ini ESC award yg ketiga?

Kok jedanya cepat sekali,
Terus foto yg ada di webnya menunjukkan ESC yg ke-2.

Dan yg di Kamboja maret ini, hanyalah sebuah 3rd High Level Seminar?

Explanation?

paradyto
April 9th, 2012, 07:14 AM
BANK SAMPAH JADI PECONTOHAN

PALEMBANG– Program Bank Sampah yang dijalankan Pemkot Palembang mendapat perhatian khusus pemerintah pusat.

Bahkan peresmian empat titik Bank Sampah akan dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, Jumat (13/4). Hal itu disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang Agoeng Noegroho kemarin.Menurut Agoeng,Kota Palembang menjadi kota pertama yang membuat Bank Sampah di Sumatera. Bank sampah saat ini sebanyak empat titik yaitu Kecamatan Alang-Alang lebar (AAL),Setunggal, 28 Ilir, dan 1 Ulu.

“Pelaksanaan peresmiannya akan terpusat di Bank Sampah Griya Bahagia Kecamatan Alang- Alang lebar (AAL). Sementara pengelola tiga bank sampah lainnya akan ikut menghadiri peresmian di lokasi peresmian dengan membawa hasil karya sampah masing-masing,” kata Agoeng kemarin.Di tahun 2012 ini,sambungnya,Pemkot Palembang melalui BLH menargetkan untukpemekaranBankSampah di sejumlah wilayah lainnya. Tiga Bank Sampah yang siap didirikan tahun ini ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan AAL,Kalidoni,dan Sako.Tiga Bank Sampah yang akan didirikan ini dilakukan bertahap.“Kita menargetkan tiap tahunnya berdiri tujuh Bank Sampah,”tukasnya.

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/484571/

paradyto
April 18th, 2012, 07:26 AM
Palembang, Dari Kota Terkotor Menjadi Kota Terbersih

PALEMBANG, KOMPAS.com -- Kota Palembang memperoleh pujian dari Kementerian Lingkungan Hidup. Dari kota yang mendapat predikat kota terkotor di tahun 2005, Kota Palembang berhasil menjadi kota yang bersih dan berhasil meraih Piala Adipura tiga tahun berturut-turut, yaitu 2007, 2008, dan 2009.

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan, Palembang menunjukkan prestasi yang sangat baik di bidang kesehatan dan kebersihan lingkungan selama lima tahun terakhir. Saat ini, sejumlah bantuan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup diarahkan ke Kota Palembang sebagai bentuk penghargaan.

"Kota Palembang berpeluang sangat besar untuk terus dikembangkan menjadi kota yang sehat dan bersih lingkungan. Mungkin akan bisa diarahkan menjadi seperti Singapura," kata Balthasar, saat meresmikan bank sampah di Perumahan Griya Bahagia, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/4/2012).


source: http://regional.kompas.com/read/2012/04/14/17464341/Palembang.Dari.Kota.Terkotor.Menjadi.Kota.Terbersih

rahul medan
April 18th, 2012, 08:04 AM
Tuesday, 17 April 2012 06:30
Medan segera launching bank sampah (http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=242560:medan-segera-launching-bank-sampah&catid=14:medan&Itemid=27)

MEDAN - Penanggulangan sampah di kota Medan merupakan sebuah komitmen Pemko Medan dalam menyediakan kota yang asri dan bersih. Semua sadar bahwa tempat tinggal yang layak tentunya harus memiliki kebersihan yang baik.

Dari lingkungan yang bersih dan asri akan berdampak terhadap derajat kesehatan masyarakat. Sedangkan derajat kesehatan yang baik akan memberikan kontribusi strategis dalam pembangunan Kota Medan berkelanjutan.

“Dengan meningkatnya derajat kesehatan masyarakat tentunya akan menghasilkan generasi-generasi muda yang sehat,” kata Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin, kemarin.

Untuk mewujudkan itu, maka usaha pengelolaan sampah ini akan terus diupayakan pemko Medan melalui Dinas Kebersihan. Salah satunya dengan membangun Bank Sampah pada setiap kecamatan di Kota Medan. Dengan Bank Sampah ini diharapkan akan menjadi salah satu pengelolaan sampah yang baik.

Selanjutnya, Eldin menyampaikan beberapa hal terkait dengan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah ini. Pertama, penanggulangan lebih sistematis melalui pengumpulan sampah terkoordinir.

Kedua, masyarakat juga akan mulai membiasakan diri daklam pengelolaan sampah rumah tangga dengan memilah sampah organik dan non organik.

Sedangkan yang ketiga, lanjutnya, masyarakat yang menyetior sampah rumah tangganya (sampah kering/ non organik) akan mendapatkan tabungan sesuai dengan berat sampah yang disetor. Nilai sampah itu akan dicatat dalam buku tabungan.

Menyadari begitu banyaknyan mafaat dan pentingnya kehadiran Bank Sampah ini, maka dinilai perlu dilakukan pelatihan dalam m,emahami manajemen Bank Sampah. Untuk itu Eldin berharap agar seluruh peserta yang mengikuti sosialisasi ini akan mengikutinya dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya akan menjadi ujung tombak dalam menjalankan Bank sampah pada kecamatan masing-masing.

“Untuk kitu saya mengharapkan keseriusan dan kerjasama yang baik selama sosialisasi ini berlangsung. Terutama, ketika Bank Sampah di setiap kecamatan mulai dijalankan. Kepada para peserta diharapkan partisipasi aktif, menjadikan wadah ini sebagai tempat belajar dan mengenal lebih jauh tentang Bank Sampah serta manajemen pengelolaan Bank Sampah yang baik,” ungkap Eldin seraya menambahkan setelah sosialisasi ini akan dilaunching Bank Sampah di salah satu kecamatan.

Kemudian, Eldin menambahkan, Kota Medan merupakanm kota pertama di Sumatera utara yang menjalankan pengelolaan sampah melalui manajemen Bank Sampah.

Tentunya ini dapat menjadi motivasi bagi semua dalam meningkatkan kebersihan di Kota Medan. “Jadi kita patut berbangga hati dengan yang dilakukan ini,” ujarnya...

paradyto
April 18th, 2012, 08:18 AM
Adipura Kota Sekayu, South Sumatra...

Tugu Adipura Kota Sekayu

http://farm8.staticflickr.com/7130/6941574314_38ff9844ac_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6941574314/)
[/url]
http://farm6.staticflickr.com/5325/6941574344_5a7cd81778_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6941574314/)

http://farm8.staticflickr.com/7209/6941574348_73e58f1e2a_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6941574344/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6941574348/]

rahul medan
April 18th, 2012, 08:26 AM
http://www.medantalk.com/wp-content/uploads/penyapu-jalan-medan-500x333.jpg

MEDAN – Satu unit mobil khusus penyapu jalan milik Dinas Kebersihan Pemerintah Kota Medan sedang bekerja rutin menyapu jalanan Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Mobil penyapu jalan ini biasanya bekerja di malam hari di sejumlah jalan-jalan protokol Kota Medan untuk membersihkan jalan dari sampah dan debu. (Foto: Bambang

Source: Penyapu Jalan Medan | Berita Cerita Kota Medan http://www.medantalk.com/penyapu-jalan-medan/#ixzz1sN2JPgHR
Copyright: www.MedanTalk.com

B738
April 18th, 2012, 09:29 AM
Surabaya Potensi Masuk Nominator Penerima Adipura Kencana
10 April 2012, 07:51:11| Laporan Iping Supingah

suarasurabaya.net| Surabaya masih potensi masuk jadi nominator penerima Adipura Kencana tahun 2012 ini.

Sudirman Asisten Deputi Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan, potensi itu masih ada, karena Surabaya sampai sekarang masih terbaik untuk kategori Kota Metropolitan.

Teguh reporter Suara Surabaya melaporkan, menurut Sudirman dari beberapa kriteria penilaian, diantaranya ruang terbuka hijau dan kebersihan juga udara, Surabaya masih nomor satu di Indonesia.

Hanya untuk pengelolaan air di Surabaya belum terlalu baik, dan perlu ditingkatkan, khususnya untuk pengelolaan air secara komunal di kampung-kampung.

Dengan adanya kondisi itu, maka Kepala Badan Lingkungan Hidup Surabaya, harus bisa bertanggungjawab, kalau kualitas air tidak bagus, itu menunjukkan peran BLH kurang bagus.

Kalau sudah dipastikan Surabaya masuk dalam nominasi penerima Adipura Kencana, maka masih perlu dukungan dari integritas Walikota-nya.

Dengan keterkaitan antara kondisi riil di lapangan, dan argumen yang tepat dari Walikota pada tim penilai Adipura diharapkan kemungkinan Surabaya dapat Adipura Kencana masih besar.(tas/ipg)

rahul medan
April 18th, 2012, 12:04 PM
semoga tahun ini Medan dapat Adipura. Soalnya dah bbrp tahun piala tsb tidak didapatkan Medan. :lol:

Walikota Medan kuatkan tim capai Adipura (http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=241160:walikota-medan-kuatkan-tim-capai-adipura&catid=14:medan&Itemid=27)

MEDAN - Walikota Medan, Rahudman Harahap melakukan rapat akhir persiapan untuk penguatan pencapaian Adipura tahun 2012.

“Untuk itu, diminta kepada selurh instansi terkait, Dinas, Badan Kantor, Puskesmas, sekolah, pasar,UPT, BUMD, BUMN,camat, lurah dan kepala lingkungan atau semua line harus kerja sesuai bidang tugas yang telah ditentukan, agar ada perubahan di Kota Medan, sehingga kota ini layaklah dan wajar untuk mendapatkan Adipura,” harap Rahudman, hari ini.

Menurutnya perioritas utama yang akan dinilai oleh tim penilai antara lain, mengenai sampah, drainase, pasar tradisional, TPA dan tempat-tempat umum. Selain itu kepada para kepala sekolah, kepala Puskesmas harus dapat menata kebersihan lingkungannya, termasuk pengecetan pagar.

Disamping itu kepada camat, lurah dan kepala lingkungan untuk dapat kerja ektra, untuk dapat memantau kebersihan wilayahnya termasuk kebersihan parit dari rumput-rumput dan lumpur.

“Jangan ada sampah di luar TPS, jangan ada sampah berserakan dipersimpangan jalan, pembersihan sepanduk dari pohon-pohon, menghidupkan semua lampu-lampu jalan dan lampu taman. Kemudian penataan rambu-rambu jalan, penataan pedagang, ini semuanya kita lakukan disamping untuk penilaian Adipura juga menciptakan lingkungan sehat,” pungkas Rahudman Harahap.

TFM1
April 18th, 2012, 12:17 PM
http://www.medantalk.com/wp-content/uploads/penyapu-jalan-medan-500x333.jpg



Source: Penyapu Jalan Medan | Berita Cerita Kota Medan http://www.medantalk.com/penyapu-jalan-medan/#ixzz1sN2JPgHR
Copyright: www.MedanTalk.com

mantabbbbbbb banget mobil penyapu jalanannya... :okay:

rahul medan
April 18th, 2012, 12:20 PM
^^
iya bro, unitnya juga banyak, mobil tsb bekerja dimalam hari.. walkotnya lumayan oke lah masalah infrastruktur. Mulai dr masalah pembenahan drainase Medan yg buruk coz gampang banjir, penebalan aspal jalan, lampu-lampu hias, pembenahan trotoar dll..

Balaputradewa
April 18th, 2012, 05:48 PM
Kota Sekayu
Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan

Tugu Adipura Kota Sekayu
http://farm8.staticflickr.com/7130/6941574314_38ff9844ac_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6941574314/)


http://farm8.staticflickr.com/7277/6901792338_f7c7c0a9d7_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901792338/)
[/url]
http://farm8.staticflickr.com/7201/6901792344_f871f6bed6_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901792338/)

http://farm8.staticflickr.com/7258/6901792350_ba27c4b5ed_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901792344/)

http://farm8.staticflickr.com/7254/6901792352_06fdae6b81_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901792350/)

http://farm8.staticflickr.com/7132/7047981555_6a8b79df92_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901792352/)

http://farm8.staticflickr.com/7176/6901886492_bcaac42b31_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/7047981555/)

http://farm8.staticflickr.com/7212/7047981669_0b4a473be3_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6901886492/)

http://farm8.staticflickr.com/7124/7047981815_606df5e1a7_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/7047981669/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/7047981815/]

TFM1
April 18th, 2012, 05:55 PM
^^ woooooowwwwww hijau sekali... sangat pantas mendapatkan adipura beruntun... :okay:

B738
April 18th, 2012, 06:27 PM
SURABAYA

2011:
- Adipura ke-6
- Taman kota terbaik
- ASEAN ESC Award

2010:
- Adipura ke-5

2009:
- Adipura ke-4

2008:
- Adipura ke-3

2007:
- Adipura ke-2

2006:
- Adipura ke-1

Sumber:http://www.surabaya.go.id/profilkota/index.php?id=26


http://farm8.staticflickr.com/7122/6943549032_26ff2d1334_c.jpg

http://farm6.staticflickr.com/5329/6943555094_1a97fb0474_c.jpg

http://farm6.staticflickr.com/5441/6943560404_37f07f4d3d_c.jpg

Balaputradewa
April 18th, 2012, 08:16 PM
^^ woooooowwwwww hijau sekali... sangat pantas mendapatkan adipura beruntun... :okay:

^^ ya semoga tahun ini Kota Sekayu kembali mendapatkan Adipura untuk kedelapan kali berturut2. :)


Kota Palembang juga siap kembali bertarung mendapatkan Piala Adipura Kencana di tahun 2012 ini.

http://farm8.staticflickr.com/7255/6912636868_3362236724_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912636868/)
[/url]
http://farm6.staticflickr.com/5115/6912636900_cf76656db5_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912636868/)

http://farm8.staticflickr.com/7271/6912636910_56bbaf55c9_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912636900/)

http://farm6.staticflickr.com/5238/6912636916_cd3a0e57e9_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912636910/)

http://farm6.staticflickr.com/5463/7058735769_17320d3cf9_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912636916/)

http://farm8.staticflickr.com/7082/6912653688_205a3d6573_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/7058735769/)

http://farm6.staticflickr.com/5116/7058736049_631a8d008d_c.jpg (http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/6912653688/)
[url=http://www.flickr.com/photos/balaputradewa/7058736049/]

acoolguyfromnz
April 18th, 2012, 08:25 PM
Asik yah kalau semua kota di Indonesia begini. kerja keras buat cari duit gak terasa karena kotanya di buat indah dan bersih.

Balaputradewa
April 18th, 2012, 08:41 PM
^^ pun-berbelanja ke pasar tradisional juga terasa nyaman dan menyenangkan, terbebas dari sampah, bau busuk dan becek.


Kawasan Pasar 16 Ilir

^^ Pusat perkulakan terbesar di Sumatra Selatan, semua ada di pasar ini mulai dari sembako, pakaian, koin2 kuno, kuliner, tekstil hingga baju bekas-pun ada disini. Dulunya Pasar 16 ini jorok, bau dan becek. Penuh sampah, semberawut becak dan kendaraan. Sekarang semua itu tinggal kenangan. :)

http://img208.imageshack.us/img208/233/pasart.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/208/pasart.jpg/)

http://img403.imageshack.us/img403/4342/pasar2d.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/403/pasar2d.jpg/)

http://img443.imageshack.us/img443/1698/pasar3b.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/443/pasar3b.jpg/)

http://img832.imageshack.us/img832/7374/pasar4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/832/pasar4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

B738
April 19th, 2012, 01:29 AM
Taman Bungkul, Surabaya

Taman multifungsional yang direvitalisasi tahun 2007 ini merupakan titik penilaian tim Adipura 2012 baru-baru ini. Kita bisa bermain, bersantai, belajar, dan berolahraga. Taman ini satu dari banyaknya taman yang ada di Surabaya.

( images sources: google (http://www.google.co.id/search?q=taman+bungkul&hl=id&prmd=imvns&source=lnms&tbm=isch&ei=Ak6PT5PnOJPSiAKmlMn4Ag&sa=X&oi=mode_link&ct=mode&cd=2&ved=0CCIQ_AUoAQ&biw=1280&bih=897&sei=Ck6PT9LSDc3PiAKskYCOAw))

http://ilovesurabaya.files.wordpress.com/2008/12/bungkul__s_garden_by_wonderfulwow.jpg

http://www.rumahmax.com/images/Upload/StyleHome/taman%20bungkul%20surabaya%20Taman%20malang.png

http://www.transsurabaya.com/wp-content/uploads/2010/07/tmn_bungkul1.jpg

http://1.bp.blogspot.com/-oj15lnRGy3Q/T089QOJDCkI/AAAAAAAACQ4/UNz7x_SXrqY/s1600/tmn%2Bbungkul.jpg

http://duniabg.comxa.com/web_images/aksi-bikers-taman-bungkul-2.jpg

B738
April 19th, 2012, 01:47 AM
Macam-macam Penghargaan Lingkungan Tahun 2011 Surabaya

Domestik:

http://beritasurabaya.net/picture/adipura00.jpg
http://beritasurabaya.net/index_sub.php?category=24&id=2460

(in pictures: L-R; 5 Piala Adiwiyata, 1 Piala Kalpataru, dan Adipura Kencana 2011 )


Internasional:

ASEAN Environment Sustainable City 2011
http://www.lensaindonesia.com/uploads/1/2011/11/Walikota-Surabaya-mengangkat-penghargaan-ESC-Award-2011-di-Taman-Surya.jpg
http://www.lensaindonesia.com/2011/11/25/berhasil-pertahankan-kualitas-air-dan-udara-bersih-surabaya-raih-esc-2011.html

paradyto
April 19th, 2012, 02:07 AM
Kota Palembang juga siap kembali bertarung mendapatkan Piala Adipura Kencana di tahun 2012 ini.


^^dan Palembang mempunyai Bank Sampah:okay:

Balaputradewa
April 19th, 2012, 08:24 AM
^^ iya, Bank Sampah percontohan di Indonesia, PT. Pupuk Sriwijaya siap menampung seluruh sampah organik untuk dijadikan pupuk organik. :okay:

http://img688.imageshack.us/img688/4686/palembang.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/688/palembang.jpg/)


Taman Kota Kambang Iwak
Palembang

http://img715.imageshack.us/img715/3012/ki4p.jpg (http://img715.imageshack.us/i/ki4p.jpg/)

http://img708.imageshack.us/img708/7314/11641157.jpg (http://img708.imageshack.us/i/11641157.jpg/)

http://img696.imageshack.us/img696/5572/ki2rw.jpg (http://img696.imageshack.us/i/ki2rw.jpg/)

http://img138.imageshack.us/img138/2002/ki3x.jpg (http://img138.imageshack.us/i/ki3x.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

sherif_claude
April 19th, 2012, 03:39 PM
salah satu bank sampah di kota padang

Melihat Produk Bank Sampah Sahabat Alam
http://padangekspres.co.id/up/berita/06032012133734a.jpg

OLAHAN SAMPAH: Salah satu produk Bank Sampah Sahabat Alam berupa kursi set yang satu set kursi butuh 100 kg sampah plastik

Berbagai produk bisa dibuat hanya dengan memanfaatkan sampah. Mulai dari tas tangan, taplak meja, sandal cantik, souvenir, hingga produk besar seperti kursi sofa tamu. Nah, produk terakhir itulah yang coba dikenalkan Bank Sampah Sahabat Alam Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX. Seperti apa produknya?


Pameran produk Padang Recycle Expo 2012 di Plasa Andalas Senin-Rabu (27-29/2) lalu menarik perhatian ratusan pengunjung. Ratusan produk dari sampah ditampilkan dalam pameran yang diikuti sekolah-sekolah Adiwiyata dan bank sampah di Padang itu. Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung, sofa tamu berukuran sedang.


Beberapa pengunjung dengan riang mencoba duduk merasakan empuknya sofa tersebut. Sedikit pun tak terasa jika produk itu dibuat dari sampah. “Rasa kursi biasa, sekilas orang tak akan nyangka kalau itu sampah,” kata Serly, 26, salah satu pengunjung yang mencoba keempukan sampah tersebut.


Sofa itu, kata pendiri Bank Sampah Sahabat Alam, Sugiyanto berasal dari bahan-bahan yang dibuat dari sampah yang sudah tidak dimanfaatkan lagi oleh masyarakat. “Butuh 100 kg sampah plastik untuk membuatnya,” kata dia.


Pembuatannya dilakukan sendiri oleh anggota bank sampah yang memiliki keahlian di bidang furniture. Bahan-bahan yang dipakai, sampah kertas murni yang dipadukan dengan kayu-kayu bekas sebagai rangka kursi. “Yang kita beli hanya kulitnya saja, sisanya dari barang bekas,” katanya.


Produk mebel mereka kini sudah dipesan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanahdatar. “Ke depan kami akan terus mengupayakan untuk kreatif memunculkan produk-produk dari sampah. Mungkin furniture sampah bisa jadi brand kami,” katanya.


Kursi yang ditampilkan dalam Padang Recycle Expo 2012 itu, kontan menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk Wakil Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah.


“Produk yang ditampilkan di sini, memiliki nilai jual tinggi. Artinya, sampah yang sudah dimanfaatkan bernilai ekonomis, sehingga bisa menjadi peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.


Dia menyebut sudah seharusnya masyarakat berpandangan sampah bukan lagi musibah, tetapi sebuah berkah. Karena itu, Pemko mendukung penuh pendirian bank sampah di lingkungan masyarakat.


Dia menargetkan hingga 2013 nanti masing-masing kelurahan di Padang sudah memiliki bank sampah.
Pendirian Bank Sampah Sahabat Alam, kata Sugiyanto, muncul ketika banyak pihak mulai mengkhawatirkan sampah kian sulit ditampung di tempat pembuangan akhir (TPA). Produksi sampah masyarakat setiap hari terus meningkat, sementara lokasi TPA kian terbatas akibat minimnya lahan.


Dampaknya, dengan tingginya volume sampah dan terbatasnya peralatan pemerintah, banyak sampah yang tidak mampu diangkut ke TPA. Ini bisa menimbulkan berbagai penyakit, dan menyebabkan lingkungan tidak asri. Solusi alternatif sesuai amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah mutlak ditemukan.


“Makanya, muncul ide-ide untuk memanfaatkan sampah dengan baik. Salah satunya melalui bank sampah ini,” katanya kepada Padang Ekspres, kemarin (5/3).


Persoalan sampah yang demikian besar di masyarakatlah yang mendorong Sugiyanto bersama beberapa rekannya mendirikan bank sampah. Ini disebabkan perilaku buruk masyarakat yang terkesan tidak peduli dengan dan lingkungan.


Pada akhir tahun lalu, pria yang juga komposter mitra Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Padang itu memandang perlunya mendirikan bank sampah di tempat tinggalnya, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX.


“Awalnya masyarakat tidak peduli. Tetapi kemudian saya yakinkan untuk mengumpulkan sampah dan saya beli,” katanya. Imbauan tersebut dibuktikannya dengan membeli sampah-sampah yang dikumpulkan masyarakat, dengan uang pribadi.


Hasilnya, masyarakat mulai peduli, terutama kelas menengah ke bawah mulai terpacu untuk mengumpulkan sampah. Sugiyanto menyebut sejak operasionalnya dijalankan November 2011, mereka sudah memiliki 28 nasabah yang rutin menabung sampah.


Untuk pengelolaan, sama persis dengan pengelolaan bank. Bedanya, tabungan disetorkan dalam bentuk sampah, yang kemudian diuangkan sesuai kurs (harga, red) sampah yang berlaku di pasaran saat itu. Nilai uang itu dicatatkan dalam buku tabungan masing-masing nasabah.
“Jadi, masing-masing nasabah diberi buku tabungan. Setiap kali menabung sampah, maka akan dicatat di buku tersebut,” jelasnya.


Sugiyanto mengatakan, jenis sampah yang boleh ditabung tidak dibatasi, mulai dari sampah kertas, hingga sampah organik. Sampah-sampah tersebut kemudian diolah sesuai kapasitas mereka dalam menghasilkan karya. Sisanya yang tidak terkelola dijual ke penadah sampah. Sehingga tidak ada sampah yang terbuang.


Meski baru beberapa bulan beroperasi, Bank Sampah Sahabat Alam di Jalan Berlian Raya, Kelurahan Pagambiran Ampalu Nan XX, sudah menghasilkan berbagai produk. Di antaranya furniture dari sampah, souvenir, hingga produk-produk lainnya.


Dia bertekad akan terus mengembangkan bank sampah tersebut sehingga bernilai komersil dan mampu menghidupi masyarakat sekitar tempat tinggalnya. (*)

[ Red/Redaksi_ILS ]

http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=25282

sherif_claude
April 19th, 2012, 03:42 PM
PEMUDA TAK TAMAT SMK DI KOTA PARIAMAN PENEMU BAHAN BAKAR MINYAK DARI SAMPAH PLASTIK

Wakil Rektor III Unand Puji Hasil Penelitian Pemuda Pariaman: M Afdal Olah Sampah Plastik Menjadi BB
Kategori: Ranah Minang

KOTA PARIAMAN, KP--Muhammad Afdal (31) salah seorang warga Desa Pakasai Kota Pariaman berhasil mengolah limbah sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui sistem pembakaran. Hasil temuannya itu mendapat sambutan dan dukungan dari Walikota Pariaman dan Wakil Rektor III Universitas Andalas Padang, Prof DR Novesar Jamarun, Msc.
‘Dalam waktu dekat Kota pariaman sudah punya industri minyak alternative. Terwujudnya unit industri minyak alternative ini merupakan hasil inspirasi M Afdal yang menemukan teknik penyulingan berbahan baku limbah plastic,” kata Kabag Humas Pemko Pariaman, Jafreki, Kamis (1/3).
Menurut Jafreki, peralatan pengolah yang presentatif akan dibangun dengan kapasitas peleburan minimal 1 ton sampah plastic yang nantinya dapat menghasilkan 1.000 liter bahan bakar minyak.

Kemudian, hasil penemuan M Afda, kata Jafreki, ternyata menjadi perhatian banyak kalangan terutama kalangan akademisi dari Universitas Andalas Padang. Bahkan, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Andalas, Prof DR Novesar Jamarum, MSc, beserta rombongan mengunjungi sekaligus melihat dari dekat proses eksperimen yang dilakukan M Afdal di bengkel kerjanya di Desa Pakasai Kecamatan Pariaman Timur.
Kehadiran Purek III Unand didampingi Kepala BPMD Kota Pariaman yang mewakili Walikota Pariaman Drs Mukhlis R.

Sementara Novesar Jamarum saat berkunjung ke bengkel M Afdal, menyampaikan rasa kagum dan bangganya. “ Secara akademisi saya cukup paham dengan seluk-beluk penyulingan minyak, namun memperhatikan hasil temuan M Afdal yang hanya menggunakan metoda sangat sederhana ini, tapi langsung mendapatkan hasil yang sudah bisa digunakan dan ini sebuah peristiwa yang sungguh luar biasa,” ujar Novesar.
Kemudian, sumber bahan baku yang diperlukan tidak begitu rumit, hanya dengan mengumpulkan segala jenis platik bekas mulai dari botol aqua, kaleng-kaleng dari bahan plastic, karung plastic, speet suntik, kain tetron dan segala macam bahan yang mengandung plastik lainnya untuk dibakar. “Saya sangat tertarik untuk menjadikan temuan M Afdal sebagai salah satu pilot percontohan yang nantinya bisa dikembangkan bagi kepentingan orang banyak,” tambah Novesar.
Tapi sebelum dilouncing, harus di patenkan telebih dahulu atas nama penemunya sendiri.’Saya bangga, Kota Pariaman telah telah melahirkan penemuan yang sangat berguna dan dapat mengurangi pencemaran ekologi tanah akibat plastic. (can) BERITA TERKAIT

http://www.koran-padang.com/artikel-731-wakil-rektor-iii-unand-puji-hasil-penelitian-pemuda-pariaman-m-afdal-olah-sampah-plastik-menjadi-bbm.html

berita terkait yang lain
http://www.antara-sumbar.com/id/berita/pariaman/d/6/214496/penemu-bbm-dari-sampah-diajukan-terima-kalpataru.html

sherif_claude
April 19th, 2012, 03:53 PM
Transaksi Bank Sampah sampai Jutaan Rupiah Per Minggu!

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Pejabat Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) menyebutkan, transaksi jual-beli sampah anorganik di satu bank sampah di Kota Padang, Sumatera Barat, mencapai Rp6-7 juta per minggu.

Kepala Bapedalda Kota Padang Indang Dewata mengatakan, hampir satu tahun sejak peluncuran bank sampah di masyarakat oleh Kementerian Lingkungan Hidup, aktivitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat telah menunjukkan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

"Melalui satu bank sampah, telah mampu mengurangi produksi sampah hingga 1,7 ton per minggu dan menghasilkan jumlah transaksi jual beli sampah anorganik sekitar Rp6-7 juta per minggu," katanya, Rabu (8/2).

Menurut Indang, dalam satu bulan transaksi jual beli sampah anorganik bisa mencapai puluhan juta rupiah dan mengurangi produksi sampah di Kota Padang hampir tujuh ton. Ia mengatakan, saat ini di Padang telah ada tiga unit bank sampah yang terakreditasi dan berbadan hukum.

Ketiga bank sampah tersebut telah menerapkan pengelolaan uang nasabah dengan sistem seperti bank konvensional.

Indang menjelaskan, bank sampah Barokah As-Salam di Perumahan Dangau Teduh Kecamatan Lubuk Kilangan telah memiliki 44 nasabah aktif yang merupakan KK sekitar komplek perumahan itu.

"Selain itu, bank sampah Barokah As-Salam juga telah menghasilkan kerajinan dari pengolahan sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan langsung sebagai aksesori, tas jinjing, tas laptop, dan lainnya," kata Indang.

Sementara, dua unit bank sampah lainnya yakni bank sampah Sahabat Alam dan bank sampah Hidayah, telah mampu menghasilkan pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

Ia mengatakan, konsep bank sampah merupakan suatu metode yang efektif merubah paradigma masyarakat yang selama ini memandang bahwa sampah sama sekali tidak berguna, padahal justru sebaliknya, jika dikelola maka sampah dapat menghasilkan uang.

Ke depan, lanjut dia, Bapedalda Padang akan terus menggencarkan pembangunaan bank sampah di 104 kelurahan yang ada di Padang. "Selain itu, pengembangan bank sampah juga tengah diupayakan di lingkungan sekolah, khususnya di sekolah Adiwiyata," katanya.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/02/09/lz3lxh-transaksi-bank-sampah-sampai-jutaan-rupiah-per-minggu

Balaputradewa
April 19th, 2012, 06:30 PM
Semoga Tahun Ini Palembang Raih Adipura Kencana :cheers:

http://img818.imageshack.us/img818/2730/smb2x.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/818/smb2x.jpg/)

http://img607.imageshack.us/img607/1886/19974809.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/607/19974809.jpg/)

http://img839.imageshack.us/img839/5991/tamms.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/839/tamms.jpg/)

http://img256.imageshack.us/img256/2138/tam2j.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/256/tam2j.jpg/)

http://img339.imageshack.us/img339/205/bs4o.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/339/bs4o.jpg/)

http://img21.imageshack.us/img21/8122/pusri.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/21/pusri.jpg/)

http://img338.imageshack.us/img338/6153/88459051.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/338/88459051.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Balaputradewa
April 19th, 2012, 07:07 PM
http://img703.imageshack.us/img703/9482/bersih.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/703/bersih.jpg/)

http://img98.imageshack.us/img98/4097/bersih2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/98/bersih2.jpg/)

http://img684.imageshack.us/img684/7743/bersih3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/684/bersih3.jpg/)

http://img189.imageshack.us/img189/2047/bersih4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/189/bersih4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

TFM1
April 20th, 2012, 01:39 AM
^^ Indonesia go Green... keren2 kotanya... :okay:

sherif_claude
May 1st, 2012, 06:26 AM
Padangpanjang Dijuluki Kota Sehat Oleh WHO

Berhasil membuktikan sebagai kota tertib rokok dan kota bebas penyakit tidak menular.

Program kesehatan di Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, menjadi percontohan bagi World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia.

"Pembuktian kesuksesan program kesehatan itu ditandai dengan dimintanya Wali Kota Padangpanjang Suir Syam sebagai pembicara oleh WHO di Yangon, Myanmar, 24 April lalu," kata Kabag Humas Setdako Padangpanjang Ampera Salim.

Tampilnya Suir Syam menjadi penyaji di Myanmar dalam bahasa Inggris, karena Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sangat terkesan dengan program kesehatan Kota Padangpanjang yang telah banyak mengukir prestasi.

Suir Syam diundang langsung Kantor Perserikatan ASEAN di Kuala Lumpur atas rekomendasi Kemenkes RI dengan biaya tanggungan WHO, bersama sembilam pembicara lainnya di ASEAN.

Hadir pada kesempatan itu perwakilan negara ASEAN, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunai Darussalam, Myanmar, Laos, Kamboja dan Vietnam.

Wal iKota Padangpanjang tampil sebagai pembicara dari Indonesia dan merupakan satu-satunya kepala derah yang mewakili negaranya.

"Sedangkan negara lain hanya diwakili para praktisi kesehatan dari departemen dan perguruan tinggi," tambahnya.

Selain ke Myanmar, Suir Syam juga diundang sebagai pembicara dalam masalah kesehatan ke Brazil dan berbagai daerah di nusantara, seperti Makasar, Manado, Balikpapan, Pontianak, Mataram, Denpasar, Bandung, Bogor, Jakarta, Medan, Palembang, dan Yogyakarta.

Memiliki julukan kota sehat, Padangpanjang kini sudah mendunia. Setidaknya untuk kawasan ASEAN, kota ini sudah dikenal sebagai kota sehat, kota tertib rokok dan kota bebas penyakit tidak menular.

Kota berhawa sejuk yang berjarak sekitar 60 kilometer arah utara Kota Padang ini, menjadi tempat rujukan bahasan tentang kesehatan tingkat nasional mulai diukir oleh Suir Syam yang saat ini berpasangan dengan Wawako Edwin, sejak membangun rumah sakit berstandar internasional.

Tidak hanya itu saja, berbagai program kesehatan pun ditawarkan, seperti berobat gratis dengan memberikan asuransi kepada seluruh masyarakat dan pemberlakukan daerah kawasan tertib rokok dan kawasan tanpa asap rokok.

Program kesehatan yang dijalankan Syuir Syam awalnya mendapat berbagai tanggapan dari berbagai kalangan, justru mampu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

"Kini tidak ada lagi pro kontra tentang program kesehatan yang dicetuskan oleh mantan Direktur Rumah Sakit Achmad Muchtar itu, satu persatu mulai mengacungkan jempolnya," katanya.

Padangpanjang yang dulu dikenal sebagai kota perlintasan, kini telah berubah jadi kota tujuan untuk program kesehatan, pendidikan dan ekonomi kerakyatan.

Program pencegahan penyakit tidak menular di Padangpanjang dijadikan percontohan dan pilot proyek di Indonesia.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program ini di Padangpanjang, WHO berpendapat perlu disebarluaskan dan dikembangkan di negara-negara lain, seperti kawasan ASEAN.



Penulis: Antara/Ririn Indriani

http://www.beritasatu.com/kesehatan/45498-padangpanjang-dijuluki-kota-sehat-oleh-who.html

You_soap
May 1st, 2012, 11:26 AM
SURABAYA

http://farm6.staticflickr.com/5441/6943560404_37f07f4d3d_c.jpg

eh...eh... sebentar itu kok antrean mobil 2 jalur di kanan sepanjang itu tapi 2 jalur sebelah kiri bisa sepi gitu? apakah khusus jalur motor? kalo itu di Jakarta sepertinya bakal penuh juga deh :bash:

B738
May 1st, 2012, 11:32 AM
eh...eh... sebentar itu kok antrean mobil 2 jalur di kanan sepanjang itu tapi 2 jalur sebelah kiri bisa sepi gitu? apakah khusus jalur motor? kalo itu di Jakarta sepertinya bakal penuh juga deh :bash:

Jalan ini nanti nya berujung ke sebuah perempatan, nah jalur yg kosong itu nantinya berujung juga ke jalur khusus motor dan MPU, jadi banyak mobil pribadi yg avoid ( juga krn polisi nya yg cekatan )

TFM1
May 1st, 2012, 08:25 PM
Pabrik Sampah termahal dan termodern hadir di Indonesia
Perusahaan pengolahan sampah Vanittelli Nexus Environmental Solutions akan membangun pabrik pengolahan sampah di Makassar.luas
- lahan 6 HaNilai investasi
- 450 juta dolar AS atau Rp 3,8 triliun.
- Seluruh anggaran bersumber dari perusahaan tersebut.Dibangun
- mulai akhir 2012 pemaparan rencana investasi
- selasa (1/5/2012) di Balai Kota Makassar.
- Pemkot : Walikota, Kadinas Kebersihan dan Pertamanan, Kepala Bappeda, Kadinas Sosial
- Manajemen Vanittelli : Perwakilan Indonesia (Theresia Adi Wijaya), Perwakilan Pusat (Ivan Pereira de Arauio) dan ahli lingkungan (Francisco Cunha)
- Makassar akan dipromosikan menjadi kota terhijau dan di promosikan di seluruh dunia
- Pabrik di makassar di jadikan Pilot Project IndonesiaSistem Pengolahan
"Kami mengolah sampah tak bersisa. Semua jenis sampah diolah, caranya tak dibakar," ujar Theresia.

Pengolahan sampah melalui industri ini dikontrol menggunakan sistim komputerisasi. Penggunaan sistim ini menjadikan industri pengolahan sampah ramah lingkungan, aman, dan tak menimbulkan polusi suara.
Hasil pengolahan sampah dapat dijadikan briket, dan listrik. Volume sampah dihasilkan di Makassar setiap harinya seberat 500 ton atau setara 3.000 kubik dan dapat menghasilan 11 megawatt listriksampah yg diolah
Metro Mamminasata
- Kota Makassar
- Kabupaten Maros
- Kabupaten GowaProfil Vanittelli
"Vanattelli telah berpengalaman selama 20 tahun dan punya hak paten dalam mengelola sampah" ujar Theresia.
- HQ di Singapura
- pabrik milik Vanittelli : Prancis, Denmark, Polandia, Amerika Serikat, Belanda. yg terbesar di Philadelphia

http://www.tribunnews.com/2012/05/01/vanitelli-akan-investasi-pengolahan-sampah-rp-38-t

rahul medan
May 2nd, 2012, 06:36 AM
^^
wow terobosan mutakhir itu..
congratz buat makassar yg selalu menampilkan sesuatu yg beda

TFM1
May 3rd, 2012, 12:53 PM
^^ thanks bro, makassar pilot project. saya yakin banget nanti medan juga akan disambangi, bahkan lebih besar dari yg makassar... juga kota2 lain di Indonsia juga... :D

rahul medan
May 10th, 2012, 08:15 AM
Menteri Lingkungan Hidup Bakal Resmikan Bank Sampah di Medan (http://www.analisadaily.com/news/read/2012/05/10/50024/menteri_lingkungan_hidup_bakal_resmikan_bank_sampah_di_medan/#.T6tb_XKCrMw)

Medan, (Analisa). Menteri Lingkungan Hidup, RI Prof Dr Balhasar Kambuaya MBA direncanakan bakal meresmikan Bank Sampah di Medan, Sabtu (12/5).
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, Drs Pardamean Siregar kepada Analisa, Senin (7/5).

Dia menjelaskan, peresmian Bank Sampah di Medan dipusatkan di Jalan Pelajar Timur, Gang Kelapa Lorong Gabe. Selain Menteri Lingkungan Hidup, hadir juga Dewan Adipura dari jakarta Sarwono.

Menurutnya, hadirnya Bank Sampah di Medan merupakan salah satu Bank Sampah yang terbaik karena bangunannya permanen. "Saya sudah melihat Bank Sampah di Palembang dan di Yogyakarta. Bangunan mereka batu setengah dan lainnya papan. Kita punya di Medan bangunan permanen,"kata mantan Camat Medan Barat ini.

Dia menilai, bangunan Bank Sampah di Medan yakni 6x10 M dan nantinya yang mengoperasikan merupakan orang-orang yang aktif di lingkungan hidup.

Menurutnya, dalam tahap awal operasional Bank Sampah masih menggunakan dana partisipasi dari pengelola maupun direktur yang telah ditetapkan. Tapi, ke depannya Bank Sampah bakal dianggar yang ditampung di anggaran kecamatan. "Kalau tahap awal Rp5 juta cukup untuk operasional tiga bukan. Ke depannya, baru diusulkan ditampung dalam APBD yang ada di kecamatan se Kota Medan,"ujarnya.

Di semua kelurahan

Bank Sampah, lanjutnya baiknya memang diadakan di semua kelurahan karena memang kehadiran sangat membantu. Apalagi, Bank Sampah yang ada memang sengaja di daerah pinggiran karena memang di daerah pinggiran masyarakat yang paling banyak memiliki sampah.

Pardamean mengaku, Bank Sampah ini sangat membantu kebutuhan anak-anak sekolah karena anak-anak sekolah yang memiliki sampah kertas dan botol minuman mineral bisa dijual bisa dijual. "Semua barang-barang bisa dijual ke Bank Sampah. Begitu mereka serahkan sampah-sampah tersebut langsung buka rekening seperti buku tabanas.Uangnya baru bisa diambil tiga bulan ke depan,"katanya.

Untuk pengoperasional Bank Sampah, lanjutnya masyarakat sudah banyak dilatih salah satu memanfaatkan sampah untuk produk-produk lain.

Selain itu,Menteri Lingkungan Hidup RI akan melakukan peninjauan sejumlah ruas jalan dan lokasi pantauan titik-titik penilaian Adipura yang ada di Kota Medan, serta kunjungannya ke Medan Belawan sekaligus jamuan makan siang.

Hal ini terungkap ketika rapat persiapan menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup RI, Senin (8/5) di balai Kota Medan dipimpin oleh Asisten Kesejahteraan Masyarakat Drs Musadad didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Ir H Wahid, Kepala Dinas Pertanaman H Erwin Lubis SH dihadiri para pimpinan SKPD serta para Camat se Kota Medan.

Musadad meminta kepada Camat dan SKPD mulai Rabu (9/5) harus melakukan pembenahan di lokasi kegiatan serta jalur-jalur yang akan di pantau dan dilalui oleh Menteri Lingkungan Hidup beserta rombongan.

" Saya minta mulai besok sudah ada pembenahan di lokasi kegiatan serta jalur-jalur yang akan dilewati oleh Menteri dan rombongan, kepada Camat masing-masing mengambil kendali diwilayahnya, " ujar Musadad.

Menurutnya, menteri Lingkungan Hidup beserta rombongan direncanakan akan tiba di Medan pada Jumat, dan malamnya akan di jamu makan oleh Walikota Medan, setelah itu keesokan harinya (Sabtu, 12/5) rombongan direncanakan melakukan sejumlah kegitan terkait kunjungan kerjanya. (maf/yy)
..

Andre_theRising
May 10th, 2012, 04:08 PM
Harusnya semua kota di Indonesia punya program sejenis..

Sudah saatnya level Indonesia meningkat dari level dunia ketiga ke 2nd world, salah satunya dengan cara menegakkan prinsip menjaga kebersihan sebagai bagian dari hidup

paradyto
May 10th, 2012, 04:22 PM
Harusnya semua kota di Indonesia punya program sejenis..

Sudah saatnya level Indonesia meningkat dari level dunia ketiga ke 2nd world, salah satunya dengan cara menegakkan prinsip menjaga kebersihan sebagai bagian dari hidup

^^should be, tapi nanti akan diterapkan di setiap Kota Besar di Indonesia, kalau lihat program KLH.

cheers

rahul medan
May 10th, 2012, 04:28 PM
^^
Palembang udah deluan memiliki bank sampah

paradyto
May 10th, 2012, 04:38 PM
^^
Palembang udah deluan memiliki bank sampah

he he he nggak ada kata terlambat, kalau menyangkut lingkungan hidup:)
Medan-pun sudah tepat jika memilih program Bank Sampah ini:okay:

cheers

rahul medan
May 10th, 2012, 06:19 PM
^^
hahaha... abis medan udah bbrp tahun gk dapat adipura. Malu ama tugu adipura yg dulu yg tahunnya gk nambah-nambah..

paradyto
May 12th, 2012, 05:56 PM
2015, Kendaraan Umum di Palembang Gunakan BBG

[PALEMBANG] Untuk mendukung program langit biru, pemerintah kota Palembang menargetkan tahun 2015 semua kendaraan umum harus berbahan bakar gas (BBG). Menurut Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Masripin Sabtu (11/5) pagi, saat ini di Palembang masih terdapat sekitar 1.450 kendaraan umum di bawah tahun 2007. Namun seiring program pemakaian BBG, jumlah tersebut akan semakin di kurangi terutama untuk kendaraan di bawah tahun 2007. “Sekarang di Palembang sebanyak 200 kendaraan umum berbahan bakar gas, dan 83 jenis bus.

Sementara dalam waktu dekat akan ditambah menjadi 400 kendaraan lagi, termasuk kendaraan dinas milik pemerintah kota Palembang,” ujar Masripin usai pemasangan Converter Kit CNG armada Blue Bird, Kamis (10/5) di Palembang. Selain itu dituturkanya, pihaknya juga akan menghapuskan kendaraan-kendaraan umum tua yang sudah diatas usia 2007 ke bawah, termasuk bus kota akan diremajakan. "Untuk ke depannya semua angkutan umum dari 2007 ke atas diharuskan memakai BBG, serta 237 unit bus kota yang tidak masuk dalam program, karena pembatasan umur kendaraan berdasarkan peraturan walikota,” tuturnya.

Dikatakannya pemerintah Kota Palembang pernah melakukan ujicoba pemakaian converter kit untuk kendaraan jenis diesel atau bahan bakar solar, namun tidak cocok dan ada yang rontok karena overhaul. “Kami meminta para pengusaha angkutan agar memakai corverter kit, karena masih dibantu oleh pemerintah, kalau mereka memasang sendiri biayanya bisa mencapai Rp 18 juta per unit,” ujarnya. Dijelaskannya, persoalan saat ini belum banyaknya kendaraan yang memakai gas, karena masih terkendala SPBG (Stasiun pengisian bahan bakar gas). Tetapi akhir Mei ini pemerintah telah menambah 4 unit SPBG di Palembang.

"Memang harus di imbangi dengan pelayanan SPBG. Idealnya satu SPBG layani 600 armada sekarang baru sekitar 400 unit, masih cukup aman, hanya saja kendalanya mungkin belum 24 jam pelayanannya,” jelasnya. Sementara Direksi Blue Bird Group Andre Djokosoetom mengatakan pihaknya akan mendukung program Ramah lingkungan pemerintah kota Palembang, maupun kota lain. “Sekarang ini kami berada di 11 Kota di Indonesia, dengan 15 ribu armada, tentunya jika semua pakai BBG pemerintah ada kepastian suplai gas, serta memperkecil koverter kit di begasi,” ujar Andre.[133]


source: http://www.suarapembaruan.com/home/2015-kendaraan-di-palembang-gunakan-bbg/20099

rahul medan
May 13th, 2012, 03:47 PM
Sunday, 13 May 2012 18:21
Bank Sampah serap sejuta pekerja (http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=246083:bank-sampah-serap-sejuta-pekerja&catid=14:medan&Itemid=27)
)
MEDAN - Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengungkapkan bank sampah di Indonesia menghasilkan pendapatan sekitar Rp1,7 miliar dan mampu menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja.

"Keberadaan bank sampah memiliki manfaat sangat besar sekali. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, bank sampah juga membantu ekonomi masyarakat," katanya saat meresmikan pengoperasian Bank Sampah Mutiara di Medan, beberapa waktu lalu.

"Bank sampah dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat dalam bentuk peluang kerja, penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah, dan masyarakat penabung sampah," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjelaskan bahwa Bank Sampah Mutiara merupakan wujud dari pendekatan pengelolaan persampahan berbasis masyarakat. Saat ini, sampah tidak dipandang sebagi musuh karena bisa menghasilkan rupiah.

Namun, kata dia, bukan rupiah yang menjadi fokus, melainkan adanya peningkatan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan persampahan.

"Untuk itu, kita akan terus berupaya untuk menumbuhkan rasa butuh masyarakat akan lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat," katanya.

Menurut dia, program bank sampah ini bukanlah sesuatu yang asing bagi segenap warga Kota Medan. Selain Bank Sampah Mutiara, banyak bank sampah lainnya yang dikelola secara rutin oleh masyarakat.

"Malah masyarakat sudah terampil memberdayakan sampah menjadi aneka produk yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi," katanya.

Dijelaskan Rahudman Harahap, pengelolaan sampah pada masa mendatang semakin berat. Jika mengacu pada target Millenium Development Goals, pada 2015 diharapkan 65 persen penduduk Indonesia harus memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak.

Di sisi lain, kata Wali Kota, terjadi peningkatan jumlah sampah di perkotaan, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.Kota Medan sendiri, kata dia, dengan luas lebih kurang 25.510 hektar dan penduduk sekitar 2,8 juta jiwa serta pola produksi dan konsumsi yang tinggi, maka jumlah sampah per hari diperkirakan mencapai 1.500 ton.

"Dari jumlah itu diperkirakan prosentase sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebesar 81 persen. Kondisi ini menuntut pengelolaan persampahan secara lebih komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir," katanya.
..

TFM1
May 14th, 2012, 02:14 PM
Vanittelli Investasi 415 Juta Dolar Olah Sampah Makassar
Laporan Wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Vanitelli Nexus Environmental Solution Ltd akan berinvestasi senilai US 450 juta dolar untuk pembangunan pabrik pengolahan sampah di Makassar. Sebelum pabrik dibangun, perusahaan yang berkantor di Singapura itu menandatangani MoU dengan Pemkot Makassar di Balai Kota Makassar, Senin (14/5/2012).

MoU ini akan menjadi langkah awal bagi pemkot dan pihak kedua untuk membangun pabrik pengolahan sampah di kota ini.

“Investasi ini murni dari pihak Vanitelli, sementara pemkot hanya diminta untuk membantu feasibility study (studi kelayakan). Hasil dari pengolahan dari pabrik ini nantinya akan berupa listrik dan briket yang hasilnya nanti akan di-sharing dengan Pemkot, pembicaraan bagi hasil (sharing) akan kita lakukan nanti,” ujar Ilham.

Sementara Ivan Pereira mengatakan, pemilihan Makassar sebagai kota pertama di Indonesia yang dibangun pabrik sampah oleh perusahaan ini, didasari pada letak Makassar yang sangat strategis sebagai pintu masuk kawasan timur Indonesia.

“Pertimbangan yang lain adalah banyaknya kepentingan perusahaaan kami di daerah ini, disamping komitmen tanggung jawab perusahaan untuk menjadikan Makassar salah satu kota terhijau di dunia,” ujar Ivan.
http://www.tribunnews.com/2012/05/14/vanittelli-investasi-415-juta-dolar-olah-sampah-makassar

Pabrik Sampah Senilai Rp 3,8 Triliun di Tamangapa
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Pemerintah Kota Makassar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan pengolahan sampah yang berkantor di Singapura, Vanittelli Nexus Environmental Solutions Ltd, di Balai Kota Makassar, Senin (14/5/2012).

Ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan eksekutif Vanittelli dengan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Selasa (1/5/2012) dan peninjauan TPA Tamangapa, Rabu (2/5/2012). MoU ditandatangani Ilham dan Presiden Director Vanittelli Nexus Environmental Solutions Ltd Ivan Pereira de Araujo.

"Perusahaan ini akan melakukan investasi murni tanpa biaya Pemkot Makassar untuk pembangunan pabrik pengolahan sampah. Hal ini memiliki arti penting dalam menanggulangi sampah di Kota Makassar dan sekitarnya dalam mewujudkan Makassar menjadi kota terhijau di dunia," ujar IIham.

Pabrik pengolahan sampah ini akan menjadi pilot project di Indonesia. Nilai investasi mencapai US$ 450 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun. Pabrik akan berdiri di atas lahan seluas enam hektare di kawasan TPA Tamangapa dan menggunakan teknologi plasma.

Selanjutnya, usaii penandatanganan MoU, Pemkot Makassar akan mendalami bentuk kerjasama yang didasari atas hasil studi kelayakan atau feasibility studyhttp://makassar.tribunnews.com/2012/05/14/pabrik-sampah-senilai-rp-38-triliun-di-tamangapa

LANJUTAN dari berita Pabrik Sampah termahal dan termodern hadir di Indonesia (http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=90977007&postcount=422) yg ada di posting #422

rahul medan
May 14th, 2012, 05:58 PM
^^
gilaaa... mahaaal amiiirrr...cem mo bangun bandara aja ampe ampir 4T gitu..
jd gk yakin..


http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/05/rahudman-lepas-ikan.jpg
LEPAS IKAN: Wali Kota Medan H Rahudman Harahap, Menteri Negara Lingkungan Hidup Prof Dr Balthasar Kambuaya, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin melepas ikan hias di kolam lapangan Pramuka Cadika Jalan Karya Wisata Medan, Sabtu (12/5).

Senin, 14 Mei 2012

Menteri Lingkungan Hidup Resmikan Pusat Informasi Ikan Hias dan Bank Sampah
Lahan Cadika Pramuka jadi Lahan Terbuka Hijau (http://www.hariansumutpos.com/2012/05/33632/lahan-cadika-pramuka-jadi-lahan-terbuka-hijau.htm)

Lahan Cadika Pramuka di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor diharapkan bisa dijadikan sebagai ruang terbuka hijau. Dengan kawasan seluas lebih kurang 25 hektar ini harus segera ditanami sejumlah pohon sehingga menjadi hutan kota. Langkah ini harus dilakukan sebagai upaya untuk memberikan udara dan lingkungan yang bersih serta sehat kepada masyarakat.

Harapan ini disampaikan langsung Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH) RI, Prof DR Balthasar Kambuaya MBA ketika meresmikan Pusat Informasi dan Pengembangan Ikan Hias sekaligus membuka Pekan Bursa Hasil Produksi Pertanian Unggulan Daerah bersama Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM di Lahan Cadika Pramuka, Sabtu (12/5) pagi kemarin.
more: http://www.hariansumutpos.com/2012/05/33632/lahan-cadika-pramuka-jadi-lahan-terbuka-hijau.htm

rahul medan
May 16th, 2012, 01:24 PM
http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/05/rahudman1.jpg
Kerja Ekstra untuk Medan Bersih
BERSIHKAN: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM memimpin Kepala Lingkungan dan tim melati di sekitaran kawasan Sungai Sikambing, Medan Petisah.

Rabu, 16 Mei 2012

Wali Kota Medan Wujudkan Bebas Sampah (http://www.hariansumutpos.com/2012/05/33814/kerja-ekstra-untuk-medan-bersih.htm)


Upaya meningkatkan keindahan kota sekaligus mewujudkan Kota Medan bersih, dimulai dari revitalisasi kawasan-kawasan pasar dengan penataan lingkungan, taman-taman kota, lampu penerangan jalan umum, pengelolaan sampah medis dan penataan reklame serta air tergenang.

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM serius menyikapi kebersihan kota agar kota terbesar ketiga di Indonesia ini benar-benar membuat nyaman bagi penghuninya dan warga yang berkunjung.

Rahudman menyebutkan, membuat rasa nyaman kepada masyarakat bukan hal yang mudah, tapi tidak juga sulit. Terpenting adalah kerja keras semua pihak agar kota itu indah dan membuat ketenangan, serta kenyamanan bagi penghuninya.

Dalam mewujudkan itu, dia menyebutkan, kebersihan kota menjadi hal utama. Guna mencegah kekotoran kota, Pemko Medan menyediakan mobil penyisir dan ambulan sampah di samping mobil-mobil angkutan sampah yang bergerak rutin dari Tempat pembuangan sementara (TPS) menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Secara fasilitas, paparnya Pemko Medan telah menyiapkannya sesuai dengan kebutuhan dan kecepatan pelayanan tentang sampah. Dengan begitu pula, diharapkan memiliki hasil yang baik.

Di samping itu, Rahudman menyebutkan, Pemko Medan juga berniat bisa meraih Piala Adipura tahun 2012. Karena sejak lima tahun terakhir, praktis Kota Medan tidak pernah lagi mendapatkan Piala Adipura sebagai satu bukti telah dinilai tim dari sisi kebersihan kota.

Untuk meraih Piala Adipura, dia menyebutkan, setiap kepala lingkungan (Kepling), lurah dan camat harus lebih ekstra memantau wilayahnya. Prioritas utama yang dinilai oleh tim Adipura antara lain mengenai sampah, drainase, pasar, tempat pembuangan akhir (TPA) dan tempat-tempat umum.
Selain itu, dia mengingatkan kepala sekolah, kepala Puskesmas harus menata kebersihan di lingkungannya, termasuk pengecetan pagar. Sedangkan untuk camat, lurah dan kepling dapat kerja ekstra memantau kebersihan parit dari rumput-rumput dan lumpur.

“Saya minta jangan ada sampah di luar TPS, sampah jangan berserakan di persimpangan jalan. Bersihkan spanduk dari pohon-pohon dan menghidupkan semua lampu-lampu jalan serta lampu taman. Kemudian, tata rambu-rambu jalan dan pedagang. Ini semuanya dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat, dan meraih Piala Adipura,” katanya.

Lebih lanjut, Rahudman memaparkan, pengelolaan sampah pada masa mendatang semakin berat, jika mengacu pada target Millenium Development Goals (MDGs), pada 2015. Diharapkan 65 persen penduduk Indonesia harus memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak. Sedangkan di sisi lain, peningkatan jumlah sampah di perkotaan bergerak eksponensial seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.

“Dengan luas lebih kurang 25.510 hektar dan penduduk sekitar 2,8 juta jiwa serta pola produksi dan konsumsi yang tinggi, maka jumlah sampah perhari diperkirakan mencapai 1.500 ton,” sebutnya.

Berdasarkan jumlah tersebut, dia mengatakan, diperkitrakan persentase sampah yang terangkut ke TPA sebesar 81 persen. Sementara Kota Medan sampai saat ini baru memiliki 2 TPA dengan lahan yang sangat terbatas. Kondisi itu menuntut pengelolaan persampahan secara lebih komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir.

Tak hanya itu, dia juga menyebutkan, Pemko Medan saat ini telah memiliki Bank Sampah. Manfaatkan, Pemko Medan akan menggerakkan pengelolaan sampah dengan program 3 R yakni Reduce, Reuse dan Recycle. Kemudian, memfasilitasi pelatihan di tingkat masyarakat sehingga melahirkan komunitas-komunitas peduli lingkungan.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mendesain bagaimana program pengelolaan sampah yang tepat berbasis partisipasi masyarakat. “Semua yang dilakukan dipengaruhi komitmen untuk mewujudkan Medan Bebas Sampah yang telah dicanangkan sejak 1 April 2011,” cetusnya.
Selain itu, tambahnya Pemko Medan sudah menggagas agar dilaksanakannya program Medan Berhias yakni bersih, hijau, sehat dan sejahtera. Dalam upaya mendukung program kebersihan lingkungan sekaligus peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program Medan Berhias diharapkan didukung semua pihak, termasuk perusahaan, pelaku usaha, praktisi akademisi, media, relawan Kota Medan dan masyarakat di setiap kelurahan.
“Masalah kebersihan merupakan satu harga diri yang harus dipertahankan, apalagi Medan merupakan kota metropolitan dan ibu kota Sumatera Utara,” katanya.(adl)..

TFM1
May 16th, 2012, 05:39 PM
^^
gilaaa... mahaaal amiiirrr...cem mo bangun bandara aja ampe ampir 4T gitu..
jd gk yakin..


http://www.hariansumutpos.com/wp-content/uploads/2012/05/rahudman-lepas-ikan.jpg

kan di berita yg 3 hari lalu udah tertulis anggarannya bro... perusahaan Vanitelli punya banyak kepentingan di makassar, banyak usaha lainnya di makassar, khususnya di KIMA dan pergudangan...

CrazyForID
May 16th, 2012, 10:17 PM
Harusnya semua kota di Indonesia punya program sejenis..

Sudah saatnya level Indonesia meningkat dari level dunia ketiga ke 2nd world, salah satunya dengan cara menegakkan prinsip menjaga kebersihan sebagai bagian dari hidup

negara dunia kedua itu negara komunis (uni sovyet, cina, dkk)
itu sebetulnya terma yang dipake di zaman perang dingin, dan negara ketiga (nonblok) itu stereotipnya negara yang paling hina :lol:

ya, indonesia selamanya bakalan tetap thirdworld kok. kitakan nonblok :tongue2:

B738
May 18th, 2012, 04:52 PM
MALANG
Road to Adipura 2012

http://farm8.staticflickr.com/7214/7221402552_615ff1b09e_b.jpg

http://farm8.staticflickr.com/7233/7221407712_aa0c2e4a7f_b.jpg

http://farm8.staticflickr.com/7102/7221396632_d9ac45aa0a_b.jpg

ferysyahrezirawan
May 21st, 2012, 04:01 PM
MALANG
Road to Adipura 2012



Keren sekali

sherif_claude
May 24th, 2012, 04:40 PM
Jalan Veteran Padang

http://img804.imageshack.us/img804/4818/padang4.jpg

Jalan Rasuna Said Padang

http://img705.imageshack.us/img705/3769/img1131qj.jpg

Jalan Prof. Hamka Padang

http://img228.imageshack.us/img228/2314/img1110x.jpg
http://img696.imageshack.us/img696/6002/img1104go.jpg

BY Pass Padang

http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/379382_2413137681210_1034332764_32271413_4433543_n.jpg
http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/302083_2413139081245_1034332764_32271417_1516976046_n.jpg
http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/312825_2413139521256_1034332764_32271418_514914623_n.jpg

rahul medan
May 29th, 2012, 02:48 PM
Selasa, 29 Mei 2012

Medan Ditata Jadi Kota Bunga (http://www.hariansumutpos.com/2012/05/34760/medan-ditata-jadi-kota-bunga.htm)

Penataan Kota Medan tak cukup di bidang infrastruktur saja, melainkan kota terbesar ketiga di Indonesia ini dihiasi dengan bunga. Untuk mewujudkannya, Pemko Medan menggandeng pengusaha hotel berbintang dan restoran yang ada di Kota Medan.

Ide menjadikan Kota Medan menjadi kota bunga disampaikan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dihadapan 30-an pengusaha hotel berbintang di Kota Medan dalam rapat persiapan pelaksanaan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2012 di ruang rapat I Kantor Wali Kota Medan, Senin (28/5).

Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Dewan Kota Drs H Afifuddin Lubis, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Medan Ir H Wahid MSi, Kepala Dinas Perhubungan Syarief Armansyah Lubis dan para manager hotel berbintang.

Dalam rapat tersebut, Rahudman menyebutkan, pelaksanaan PF2N 2012 digelar pada 18 juni sampai dengan 24 Juni 2012. Pada kesempatan itu, Kota Medan ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan nasional yang diikuti 33 provinsi di Indonesia. Pada kegiatan itu, akan banyak pengunjung dari berbagai provinsi di Indonesia serta sejumlah negara tetangga yang ikut dalam pameran tersebut.

Dia menyampaikan, untuk melaksanakan PF2N 2012, tentunya dibutuhkan dukungan dari pengusaha hotel dan restoran. Karena kedua bidang itu sangat bersentuhan dengan pelaksanaan kegiatan, mulai penginpan hingga tempat makan.

“Jadi kami minta pengusaha hotel berbintang ikut mendukung PF2N 2012 untuk menata taman dan menanam berbagai bunga di halaman hotelnya masing-masing, sehingga setiap sudut dan taman hotel menjadi taman bunga yang enak dipandang mata,” paparnya.

Rahudman mengatakan, dengan adanya penataan taman di masing-masing hotel, maka jumlah taman di Kota Medan akan bertambah. Tak hanya itu, keuntungannya, Kota Medan menjadi asri dan dapat dikenal oleh seluruh provinsi. Karena keasriannya.
“Jadi jangan seperti sekarang ini, taman ada dibeberapa tempat tapi tidak ada tanaman hias,” katanya.

Dia memaparkan, dalam mewujudkan keasrian Kota Medan tidak akan berhenti kepada pengusaha hotel saja, melainkan pengusaha restoran, rumah makan dan pusat perbelanjaan juga akan diminta untuk membuat dan menata tamannya.

“Pengusaha rumah makan, restoran, pusat perbelanjaan serta kantor. Nanti akan saya buat surat edarannya, Pemko Medan tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak dalam mewujudkan Kota Medan sebagai kota bunga,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rahudman membeberkan, penataan keasrian Kota Medan menjadi kota bunga, bukan hanya karena untuk PF2N 2012 saja. Melainkan, Kota Medan menjadi kota meeting, insentive, conference and exhibition (Mice).

“Nantinya semua kegiatan, baik local maupun berskala nasional akan ditarik pelaksanaannya di Kota Medan. Ini tidak saja berdampak pada pertumbuhan ekonomi melainkan bisa berdampak kepada hunian hotel, pengusaha restoran dan pusat perbelanjaan yang ada,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Rahudman berharap, perhelatan PF2N 2012 dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sebab, pameran hortikultura berskala nasional dan internasional itu mengangkat citra Kota Medan dihadapan para pengunjung. Kesempatan emas itu harus dimanfaatkan, sehingga kegiatan besar lainnya bisa digelar di Kota Medan.

Tak hanya itu, dia juga mengatakan, kegiatan itu bisa berjalan dengan baik seperti yang direncanakan, sehingga menjadi cerminan bagi kota-kota lainnya di seluruh Indonesia.

Rahudman menambahkan, memasuki awal Maret lalu Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan industri benih sudah menanam sebanyak 156 varietas tanaman semusim di lahan eks Taman Ria, tepatnya di samping Medan Fair Plaza.

“Pohon yang ditanam ada 156 varietas buah dan sayur, ada melon, semangka, cabai, sayur-sayuran juga terong dan lainnya. Nantinya itu akan menjadi even jambore varietas dan tepat penyelenggaraannya nanti akan dipanen,” sebutnya. (adl)..

sherif_claude
May 29th, 2012, 04:00 PM
Bukittinggi City of Dahlia

Mau Lihat Bunga Dahlia, Ayo ke Bukittinggi


BUKITTINGGI (Pos Kota) – Selain terkenal dengan Jam Gadang dan Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat kini juga dihiasi dengan bunga dahlia.

Tergerak ingin melihat hamparan dahlia, disamping ingin menikmati kuliner dan berbelanja barang tenunanan khas Sumatera Barat, ibu-ibu pemerhati dan pencinta seni di Jakarta yang tergabung dalam Mitra Seni Indonesia (MSI), datang ke Sumatera Barat, khususnya kota Bukittingi.

Kunjungan MSI melihat ‘Bukittinggi the City of Dahlia’ ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh istri Gubernur Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno di pelataran Jam Gadang, Bukittinggi, kemarin. Sebanyak 50 merpati yang dilepaskan itu, adalah sumbangan istri Gubernur Sumbar untuk mempercantik dan menambah daya tarik pengunjung datang ke Kota Dahlia ini.

Setelah pelepasan burung merpati oleh Ny.Nevi Irwan Prayitno, Walikota Bukittinggi, Ismet Amzis, Ketua MSI, Ny. Nana Irawan dan Yenny Rista Santoso selaku penggagas Bukittinggi “the City of Dahlia”, sekaligus sebagai Ketum Komunitas Dahlia dilanjutkan dengan penanaman bunga dahlia di pelataran Jam Gadang oleh Ketua MSI.

Menurut H. Mirza Taher, aktivis Komunitas Dahlia di Saligurassi (Saedaran Gunung Merapi dan Singgalang) didampingi aktivis lainnya, dijadikannya Bukittinggi sebagai Kota Dahlia, karena semasa Gamawan Fauzi sebagai Gubernur Sumatera Barat sudah mencanangkan beberapa daerah kabupaten/kota di Sumatera Barat sebagai kawasan berbunga. “Bukittinggi memiliki iklim yang sangat cocok untuk dikembangkannya bunga dahlia,” kata Mirza.

KOTA WISATA

Diharapkan dengan bermekarannya bunga dahlia di hamparan taman gedung Istana Wakil Presiden Bung Hatta, di gerbang kota Bukittinggi Jambu Air dan di pelataran Balaikota Bukittinggi, ikut memberi arti akan slogan Bukittinggi Kota Wisata.

Atas beberapa pemikiran itulah maka pada 8 Mei 2011 lalu Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mencanangkan “the City of Dahlia” untuk kota Bukittinggi.(rf/b)
Bookmark and Share
http://poskota.co.id/berita-terkini/2011/10/25/mau-lihat-bunga-dahlia-ayo-ke-bukittinggi

Andre_theRising
May 30th, 2012, 06:27 AM
Adipura Award Monument
An award for clean city in Indonesia.
Jl. Tengku Amir Hamzah

sayang belakangan udah nggak dapet lagi Medan :(

http://img26.imageshack.us/img26/1900/picture022ij.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/26/picture022ij.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

paradyto
June 2nd, 2012, 08:09 AM
Palembang Raih Adipura ke-6

PALEMBANG, SRIPO — Untuk keenam kalinya Kota Palembang berhasil memboyong Piala Adipura Adiwiyata. Uniknya, piala ini akan disandingkan dengan piala Wahana Tata Nugraha (WTN) saat diarak keliling Palembang. Sementara untuk piala Adipura Kencana akan diumumkan, Senin (4/6) mendatang.

Pemerintah Kota Palembang langsung menggelar rapat persiapan penyambutan dan arak-arakan, Jumat (1/6). Rapat ini diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) HM Husni Thamrin, Asisten II Taufik Sya’roni, Asisten III HMY Badaruddin Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Agung, Kepala Dinas Kebersihan Kota (DKK) Abu Bakar, Kepala Bidang Dirops Dinas Perhubungan (Dishub) Pathi Riduan dan sejumlah instansi terkait.

source: http://palembang.tribunnews.com/2012/06/02/palembang-raih-adipura-ke-6

^^kayaknya Adipura Kencana akan diterima Surabaya ya..

cheers

B738
June 2nd, 2012, 01:35 PM
^^
Yup, ini yang kedua kalinya.

Sabtu, 02/06/2012 17:25 WIB
Ultah Surabaya Dapat Kado Adipura Kencana
Budi Sugiharto - detikSurabaya
Surabaya - Menginjak usia ke 719, Kota Surabaya memperoleh kado yang cukup istimewa. Pemerintah pusat memutuskan Surabaya berhak memboyong piala adipura kencana.

Selain Surabaya sebagai kota metropolitan, Tulungagung juga memperolehnya mewakili kota kecil.

Kabar itu diungkapkan Walikota Tri Rismaharini saat penyerahan hadiah kepada pemenang lomba foto tingkat pelajar yang digelar LKBN Antara Jatim di Grand City, Surabaya, Sabtu (2/6/2012).

"Saya dapat kabar dari Jakarta tadi malam pukul 23.00 WIB. Kita semua patut bangga karena prestasi ini juga peran besar warga," kata Risma.
.......
http://surabaya.detik.com/read/2012/06/02/172526/1931218/466/ultah-surabaya-dapat-kado-adipura-kencana

paradyto
June 2nd, 2012, 01:55 PM
^^Congratulation Surabaya:okay:

Andre_theRising
June 2nd, 2012, 02:35 PM
Adipura Kencana adalah penghargaan yang diberikan untuk daerah yang berhasil mendapatkan Adipura ke 5-kalinya..

Congrats Palembang and Surabaya... !

dulu kota idolaku Tebing Tinggi di Sumatera Utara, dengan status walikota perempuan pertama di Indonesia (Ibu Hj. Rohani Darus Danil) hampir mendapatkannya setelah 4 kali berturut2 dapat Adipura kelas Kota Menengah di pertengahan dekade 90-an...sayang di tahun ke 5 beliau sudah tak jadi walikota lagi, akibatnya Tebing Tinggi gagal dapat Adipura Kencana...

rahul medan
June 2nd, 2012, 03:10 PM
^^
Congratz buat Palembang dan Surabaya :okay:

B738
June 3rd, 2012, 06:20 AM
And congratulation too for..

Medan
Medan Peroleh Adipura 2012
http://medan.tribunnews.com/mobile/index.php/2012/06/03/medan-peroleh-adipura-2012

Malang
Kota Malang Raih Piala Adipura
http://surabaya.tribunnews.com/2012/05/31/kota-malang-terima-adipura

Manado
Wow… Manado peraih ADIPURA kategori kota besar 2012

http://www.bisnis-kti.com/index.php/2012/06/wow-manado-peraih-adipura-kategori-kota-besar-2012/

IlhamBXT
June 3rd, 2012, 07:00 AM
eh...eh... sebentar itu kok antrean mobil 2 jalur di kanan sepanjang itu tapi 2 jalur sebelah kiri bisa sepi gitu? apakah khusus jalur motor? kalo itu di Jakarta sepertinya bakal penuh juga deh :bash:

Ya itu kan emang disiplinnya pengendara roda 4 di Surabaya kebanyakan begitu jalur Kanan khusus roda 4 jalur kiri khusu roda 2 jadi tertib kalo macet pun juga macet yang rapi:lol:

rahul medan
June 3rd, 2012, 04:54 PM
^^
wah thx infonya bro B738. aku baru tau klo Medan juga dapat adipura setelah sekian tahun Medan gk pernah meraih piala tsb.
Klo dilihat sih Medan udah cukup bersih (bisa dilihat di thread medan streetscape) ttp mungkin saingannya di kelas metropolitan seperti Surabaya, Palembang dll terlalu berat..
congratz buat my lovely city :okay:

TFM1
June 3rd, 2012, 04:56 PM
^^ Makassar belum berhasil tahun ini... 3 kali berturut2 belum berhasil... semoga jadi pembelajaran :)

rahul medan
June 3rd, 2012, 04:58 PM
Medan Peroleh Adipura 2012 (http://medan.tribunnews.com/mobile/index.php/2012/06/03/medan-peroleh-adipura-2012)
Minggu, 3 Juni 2012 10:18 WIB
Laporan wartawan Tribun Medan/Mauliana Noor

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kota Medan dipastikan akan meraih Piala Adipura 2012 dengan kategori Kota Metropolitan.Wali Kota Medan Rahudman Harahap akan menerima piala yang berlangsung di Istana Negara Jakarta bertepata n dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia yang jatuh pada,Selasa (5/6) mendatang.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Pardamean Siregar mengemukakan, pemberitahuan Kota Medan memperoleh piala diajang kebersihan baru diketahui melalui surat fax yang dikirim dari Kementerian Lingkungan Hidup. " Penerimaan surat melalui fax baru diperoleh hari ini, InsyaAlla tanggal 5 kita akan datang," ujarnya saat dihubungi tribun melalui telepon selulernya,kemarin.

Pardamean mengatakan, piala Adipura ini sangat berarti karena hampir delapan tahun kota Medan yang merupakan pintu gerbang Sumatera Utara belum pernah mendapatkannya.Indikator yang paling menonjol atas kebersilan ini adalah pembenahan keseluruhan yang dilakukan mulai dari kebersihan, kesehatan, pertamanan dll. " Karena ini kategori kota metropolitan semua kecamatan dinilai dengan merata,yang menerima nantinya Wali Kota yang akan berangkat pada Senin sore, sementara besok saya dan rombongan sudah datang lebih dulu," katanya serta untuk poin yang diperoleh belum diketahui.

Menurut Pardaeman, karena ini merupakan prestasi yang cukup gemilang diperoleh Kota Medan, maka rencanannya ketika piala bergensi tersebut tiba di Medan maka akan dilakukan penyambutan yang meriah. Seperti adanya arak-arakan piala yang akan dibawa berkeliling jalan-jalan di kota. " Nanti ada penyambutan dengan datangnya piala tersebut, rutenya belum dipastikan nanti setelah rapat hari Senin, ini merupakan kebanggaan," imbuh dia.

Pardamean menyebutkan pembenahan yang dilakukan sehingga Medan layak memeroleh piala ini juga adanya berbagai program yang geber. " Seperti gerakan kebersihan,membersihkan sungai,ambulan sampah. Apalagi kita juga menyerukan agar masyarakat membuang sampah pada jam-jam tertentu, pengangkut sampah yang disertai dengan musik," katanya.

Penilaian piala sendiri sudah sejak akhir awal April untuk P2( penilaian kedua) kemudian dilanjutkan P3 pada Mei lalu. Pardamean menjelaskan, sektor-sektor yang menjadi penilaian tim Piala Adipura merupakan bidang kerja lintas SKPD. “Ada beberapa dinas terkait antara lain PD Pasar, Dinas Bina Marga, Dinas Kebersihan, Dinas Pertamanan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Perparkiran, dan Pengelolaan dan Penataan Pedagang Kaki Lima. Nilai yang paling tinggi dari Dinas Pasar, Dinas Bina Marga, dan Dinas Kebersihan,” sebut dia. (aya/tribun-medan.com)..

donk3
June 4th, 2012, 10:02 AM
balikpapan juga berhasil tahun ini setelah tahun lalu gagal ...

tapi ada yg punya data lengkap peraih adipura tahun ini ...

paradyto
June 4th, 2012, 12:20 PM
Selamat buat Medan dan Balikpapan!:okay:

B738
June 4th, 2012, 01:16 PM
Until now, from the information gathered:

Peraih Adipura 2011/2012


Kategori Kota Metropolitan:
1. Surabaya, Jawa Timur ( Adipura Kencana )
2. Palembang, Sumatera Selatan
3. Medan, Sumatera Utara
4. Semarang, Jawa Tengah

Kategori Kota Besar:
1. Balikpapan, Kalimantan Timur
2. Jogjakarta, DIY Jogjakarta
3. Manado, Sulawesi Utara
4. Malang, Jawa Timur

Kategori Kota Sedang
1. Tulungagung, Jawa Timur ( Adipura Kencana )
2. Lumajang, Jawa Timur
3. Gresik, Jawa Timur
4. Banjarbaru, Kalimantan Selatan
5. Magelang, Jawa Tengah
6. Lamongan, Jawa Timur
7. Jombang, Jawa Timur
8. Jepara, Jawa Tengah
9. Kudus, Jawa Tengah
10. Rembang, Jawa Tengah
11. Purwodadi, Jawa Tengah
...........
...........

Andre_theRising
June 4th, 2012, 02:49 PM
^^
wah thx infonya bro B738. aku baru tau klo Medan juga dapat adipura setelah sekian tahun Medan gk pernah meraih piala tsb.
Klo dilihat sih Medan udah cukup bersih (bisa dilihat di thread medan streetscape) ttp mungkin saingannya di kelas metropolitan seperti Surabaya, Palembang dll terlalu berat..
congratz buat my lovely city :okay:

Sepertinya saya nggak melihat Adipura sebagai sebuah kompetisi persaingan antar kota semisal lomba menulis atau kontes menyanyi misalnya yang memang akan ada pemenang mutlak...justru kalo memang beberapa atau sejumlah kota telah memenuhi syarat2 serta mendapat nilai memuaskan dalam proses check-list di lapangan, maka kota2 tersebut bisa mendapat Adipura sesuai kategorinya masing2 tanpa ada istilah Juara 1 atau juara tunggal :popcorn:

Itu bisa dilihat dari list pemenang Adipura 2012 di atas :)

Mungkin ada yang bisa memberi pencerahan di sini berapa banyak maksimal jumlah daerah kota pemenang Adipura untuk tiap kategori?

B738
June 4th, 2012, 03:18 PM
^^
Tidak ada batas minimum dan maksimum.

Jika suatu kota/kabupaten berhasil melewati passing grade Adipura, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan piala adipura ( standar penilaian Adipura setiap tahun meningkat, terlihat dengan tidak adanya kota Jabodetabek yg mendapatkan). Jadi kalau di tahun bersangkutan suatu kota tidak dapat mengejar "passing grade" padahal kota itu "langganan", ya tidak dapat ( contoh kasus tahun 2012: Pekanbaru, 8 kali dapet, tapi tahun ini tidak) atau bahkan di satu kategori, tidak ada yg melewati passing grade, maka tidak ada yg dapet( yg mana kurang mungkin)

Sedangkan, kalau belum "lulus" passing grade tapi nilainya mendekati, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan piagam adipura.

Dan jika telah 5 kali mendapatkan piala adipura berturut-turut dengan nilai konsisten atau cenderung naik dan juga sudah diputuskan oleh Menteri LH apakah berhak atau tidak, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan adipura kencana dengan piala spt ini:
http://3.bp.blogspot.com/-8JPrb4Q2bY0/ThUENVkeeGI/AAAAAAAAAGw/QZLXhoSf4r4/s1600/FILE2551-300x224.jpg

Ini piala reguler:
http://infojambi.com/ij/images/berita/ilustrasi/piala.jpg

Dan piagam adipura:
http://www.palopopos.co.id/photohead/1244654825Copy%20of%20Penghargaan20Adipura.jpg

Tambahan:
Ada juga plakat adipura, pemberian penghargaan untuk sarana dan prasarana adipura terbaik di setiap kategori kota/kabupaten. 3 Penilaian yaitu: Taman Kota Terbaik, Pasar Terbaik, Terminal Terbaik. Sama seperti Adipura, setiap penilaian, bisa ada lebih dari 1 pemenang ( pokoknya yg lulus "skm")

rahul medan
June 4th, 2012, 04:08 PM
^^
thx penjelasannya brow..
lengkap banget, jadi nambah2 pengetahuan :okay:

smg820
June 4th, 2012, 04:29 PM
^^ Jatim ada di semua kategori dan paling banyak ya dapetnya satu provinsi? :banana:

selamat buat surabaya dan Tulungagung udah bisa mempertahankan sampe dapat adipura kencana...

novian
June 4th, 2012, 05:48 PM
Adipura Ke-9 untuk Tanjungpinang

5 Juni 2012
TANJUNGPINANG (RP) - Kota Tanjungpinang untuk kesembilan kalinya meraih Piala Adipura sebagai simbol kota terbersih se-Indonesia.

“Kabar gembira tersebut baru diterima secara resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 2 Juni lalu. Direncanakan penghargaan Adipura akan diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan di Istana Negara Jakarta pada 5 Juni, sedangkan sertifikat dan plakat akan diserahkan di Hotel Sahid, Jakarta pada tanggal yang sama pula,” kata Kabag Humas Pemko Tanjungpinang, Jofrizal.

Kata Jofrizal, setelah Piala Adipura nantinya sampai di Tanjungpinang, bakal diarak keliling Tanjungpinang.

Hal ini sebagai tanda terimakasih kepada masyarakat, yang sudah berkerja sama dengan pemerintah menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan juga mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kerja sama dan usaha yang sungguh-sungguh seluruh warga kota, sehingga Adipura tetap bisa kita pertahankan dan berharap ada atau tidaknya Piala Adipura masyarakat Tanjungpinang haruslah tetap membudayakan hidup bersih.

“Mudah-mudahan wali kota yang baru nanti juga tetap mempertahankannya.

Selain itu juga ada perhatian terhadap petugas kebersihan dan anak-anaknya yang pintar untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi akan diberi beasiswa,” tegas Suryatati A Manan.

Ketua Tim Adipura Tanjungpinang, Edward Mushalli yang juga sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang, bersyukur selama empat tahun memimpin sebagai wakil wali kota, empat kali berturut-turut Adipura diraih Tanjungpinang.

Adipura ini merupakan keberhasilan semua masyarakat Kota Tanjungpinang.

Pemerintah tidak bisa berbuat banyak, tanpa dukungkan dari semua elemen masyarakat.

Termasuk, petugas kebersihan yang sudah bertugas mulai pukul 05.30 WIB untuk membersihkan daerah-daerah.

“Ini merupakan keberasilan kita semua, tanpa masyarakat mendukung program kebersihan mana mungkin Adipura kita bisa pertahankan,” tegas Edward.

Ditegaskan Edward, berharap kepada seluruh masyarakat, apa yang sudah diraih sebagai kota bersih, agar terus dipertahankan terus. Ada atau tak ada penilaian Adipura, Kota Tanjungpinang tetap harus bersih.(rpg)



Walikota Tanjungpinang dan Piala Adipura

2009
http://edwardmushalli.files.wordpress.com/2009/06/sby-tatik.jpg?w=406

2010
http://tanjungpinangkota.go.id/images/stories/berita/2010/JUNI_2010/photo_penerimaan_adipura_2010/adipura%201.jpg

2011
http://batamtoday.com/media/news/Adipura-2.gif

jendry
June 4th, 2012, 05:59 PM
^^
Tidak ada batas minimum dan maksimum.

Jika suatu kota/kabupaten berhasil melewati passing grade Adipura, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan piala adipura ( standar penilaian Adipura setiap tahun meningkat, terlihat dengan tidak adanya kota Jabodetabek yg mendapatkan). Jadi kalau di tahun bersangkutan suatu kota tidak dapat mengejar "passing grade" padahal kota itu "langganan", ya tidak dapat ( contoh kasus tahun 2012: Pekanbaru, 8 kali dapet, tapi tahun ini tidak) atau bahkan di satu kategori, tidak ada yg melewati passing grade, maka tidak ada yg dapet( yg mana kurang mungkin)

Sedangkan, kalau belum "lulus" passing grade tapi nilainya mendekati, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan piagam adipura.

Dan jika telah 5 kali mendapatkan piala adipura berturut-turut dengan nilai konsisten atau cenderung naik dan juga sudah diputuskan oleh Menteri LH apakah berhak atau tidak, maka kota/kabupaten tersebut akan mendapatkan adipura kencana dengan piala spt ini:
http://3.bp.blogspot.com/-8JPrb4Q2bY0/ThUENVkeeGI/AAAAAAAAAGw/QZLXhoSf4r4/s1600/FILE2551-300x224.jpg



pekanbaru tahun ini menurut sya pribadi memang tidak berhak dapat adipura karena kebersihan pku sendiri memang sangat jauh dari yang sudah - sudah, sekitar 1 tahunan pku mengalami situasi politik yang tidak stabil, pemilihan walikota yang berlarut - larut, sehingga kota ini bisa di katakan tidak terurus..

rilham2new
June 4th, 2012, 10:38 PM
Pekanbaru mustahil dpat adipura tahun ini proyek infrastruktur dan pon merajalela kejar target semua. Pengelola proyek mengalami kesulitan membersihkan lokasi proyek. Proyek U/C lokasinya side by side, setiap 1 km ada proyek U/C lagi.

Terutama di sekitaran lokasi flyover 2 biji itu, memang lagi kacau balau. Trotoar dihancurkan, jaringan drainase baru dukeruk. Belasan km jlan sedang dalam pelebarn menyebabkan tanah timbun di mana2. Belum lagi banyak proyek yang membongkar tanah lagi on-going. Pemerintah daerah punya target lain yang ebih besar dari Adipura untuk tahun ini.

Sudirman yg selalu jadi benchmark, kini kebnjiran proyek infra. Mulai dari pembangunan 2 flyover simultan. Di ujung utara jlan ada jembatan Siak IV lagi dibangun. Di selatan pula, lagi sibuk membangun jalan akses terminal baru bandara. Di tengah2nya banyak proyek hotel/mal/apartment on-going mengejar target PON dan ISG 2013.

I can see that coming bahkan dari awal 2012. Mengenai masalah politik itu kejadian tahun kemaren, jen. Itu bukan alasan yang tepat.

Sizter85
June 5th, 2012, 02:18 AM
Empat Kota Besar Terbersih Tahun Ini
Tribunnews.com - Selasa, 5 Juni 2012



TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Empat kota di Indonesia dinyatakan sebagai Kota Besar Terbersih, yang layak menerima penghargaan Adipura 2012 oleh Kementerian Lingkungan Hidup, dan akan diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Empat kota itu adalah Malang, Balikpapan, Manado, dan Yogyakarta. Dalam jumpa pers di Yogyakarta, Senin (4/6/2012), Kepala Bidang Keindahan Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Agus Tri Haryono menjelaskan, empat kota yang dinyatakan Kota Besar Terbersih tersebut memiliki sejumlah kriteria.

Antara lain, pengolahan sampah dengan penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pengendalian pencemaran air, keteduhan atau penghijauan, serta koordinasi antarsektor yang melibatkan peran aktif masyarakat.


..........................





http://www.tribunnews.com/2012/06/05/empat-kota-besar-terbersih-tahun-ini

rahul medan
June 5th, 2012, 04:27 AM
Pekanbaru mustahil dpat adipura tahun ini proyek infrastruktur dan pon merajalela kejar target semua. Pengelola proyek mengalami kesulitan membersihkan lokasi proyek. Proyek U/C lokasinya side by side, setiap 1 km ada proyek U/C lagi.

Terutama di sekitaran lokasi flyover 2 biji itu, memang lagi kacau balau. Trotoar dihancurkan, jaringan drainase baru dukeruk. Belasan km jlan sedang dalam pelebarn menyebabkan tanah timbun di mana2. Belum lagi banyak proyek yang membongkar tanah lagi on-going. Pemerintah daerah punya target lain yang ebih besar dari Adipura untuk tahun ini.

Sudirman yg selalu jadi benchmark, kini kebnjiran proyek infra. Mulai dari pembangunan 2 flyover simultan. Di ujung utara jlan ada jembatan Siak IV lagi dibangun. Di selatan pula, lagi sibuk membangun jalan akses terminal baru bandara. Di tengah2nya banyak proyek hotel/mal/apartment on-going mengejar target PON dan ISG 2013.

I can see that coming bahkan dari awal 2012. Mengenai masalah politik itu kejadian tahun kemaren, jen. Itu bukan alasan yang tepat.

klo masalah proyek di tengah kota "tidak menjadi alasan"
Contoh Surabaya banyak proyek highrise di pusat kota ttp bbrp tahun berturut-turut bisa menyabet adipura
Medan tahun ini meraih adipura stlh bbrp tahun tidak mendapatkannya sementara cukup banyak proyek2 di tengah kota baik pmbangunan gedung hingga perbaikan drainasi, trotoar dan pengaspalan ulang jalanan.

aneuknanggroe
June 5th, 2012, 04:56 AM
http://farm4.staticflickr.com/3256/3227572386_3b5b3fb936_b.jpg

Hari Ini, Pj Walikota Banda Aceh Terima Piala Adipura di Istana Negara

Banda Aceh, (Analisa). Kota Banda Aceh akhirnya berhasil meraih penghargaan Piala Adipura Tahun 2012, untuk kategori kota sedang terbersih di Indonesia setelah pada tahun lalu gagal mendapatkannya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras Pemko Banda Aceh selama setahun terakhir dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan warga, sehingga setelah dilakukan penilaian oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) beberapa waktu lalu memperoleh nilai yang cukup memuaskan.

"Alhamdulillah, atas dukungan semua pihak dan kerja keras kita semua dalam menjaga kebersihan lingkungan, Kota Banda Aceh berhasil meraih Piala Adipura Kota Sedang tahun ini," ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh, Ir T.Iwan Kesuma kepada Analisa, Senin (4/6).

Dikatakan, pihaknya sangat merasa sangat bangga Banda Aceh bisa kembali meraih Piala Adipura 2012, yang merupakan supremasi tertinggi di bidang kebersihan dan keindahan lingkungan. Apalagi penilaian yang dilakukan oleh tim pada tahun ini sangat berat.

"Penilaian kali ini betul-betul sangat ketat, sehingga saya langsung sujud syukur setelah mendapat informasi meraih Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ternyata hasil kerja keras kita semua selama ini tidak sia-sia," jelas Iwan Kesuma.

Rencananya Piala Adipura itu akan diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Pj Walikota Banda Aceh, Drs T.Saifuddin TA di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta pada Selasa (5/6) sekitar pukul 09.00 Wib.

Terima Undangan

Kabag Humas Pemko Banda Aceh, Drs Mahdi Ibrahim menyatakan, Pj Walikota Banda Aceh telah menerima undangan untuk menghadiri penyerahan Piala Adipura tersebut beberapa hari lalu.

"Iya, besok (hari ini-red), Pj Walikota akan menerima langsung penyerahan Piala Adipura dari Presiden SBY di Istana Negara," jelas Mahdi kepada wartawan di Banda Aceh kemarin.

Menurutnya, setelah menerima Piala Adipura, Pj Walikota akan membawanya pulang Rabu (6/6) dan diadakan penyambutan, untuk seterusnya diarak keliling Kota Banda Aceh. Sedangkan seremonial dilakukan di Taman Sari depan Balai Kota.

Piala Adipura yang diraih tersebut merupakan yang keempat kalinya bagi Kota Banda Aceh yang telah berusia 807 tahun. Sebelumnya, Piala Adipura diraih pada tahun 2009, 2010 dan terakhir 2012.

Sedangkan yang pertama Piala Adipura diperoleh pada tahun 1996 pada masa Walikota Banda Aceh dijabat Sayed Husein Al-Haj yang diserahkan oleh Presiden Soeharto.

"Tahun 2011, kita gagal mendapat Piala Adipura karena nilai yang diperoleh di beberapa tempat seperti pasar ikan, terminal, rumah sakit dan tempat-tempat umum lainnya masih kurang. Kesemuanya kurang satu yaitu 73, sementara untuk mendapat Piala Adipura minimal harus memperoleh nilai 74. Tapi pada tahun 2012, sudah kita benahi semuanya, sehingga Piala Adipura kembali berada dalam genggaman," jelas Mahdi. (mhd)

Sumber : http://www.analisadaily.com/news/rea.../#.T81xrVIiy2U

http://farm4.staticflickr.com/3505/3227561204_6ba67e346d_b.jpg

Rijal
June 5th, 2012, 05:39 AM
Pekanbaru mustahil dpat adipura tahun ini proyek infrastruktur dan pon merajalela kejar target semua. Pengelola proyek mengalami kesulitan membersihkan lokasi proyek. Proyek U/C lokasinya side by side, setiap 1 km ada proyek U/C lagi.

Terutama di sekitaran lokasi flyover 2 biji itu, memang lagi kacau balau. Trotoar dihancurkan, jaringan drainase baru dukeruk. Belasan km jlan sedang dalam pelebarn menyebabkan tanah timbun di mana2. Belum lagi banyak proyek yang membongkar tanah lagi on-going. Pemerintah daerah punya target lain yang ebih besar dari Adipura untuk tahun ini.

Sudirman yg selalu jadi benchmark, kini kebnjiran proyek infra. Mulai dari pembangunan 2 flyover simultan. Di ujung utara jlan ada jembatan Siak IV lagi dibangun. Di selatan pula, lagi sibuk membangun jalan akses terminal baru bandara. Di tengah2nya banyak proyek hotel/mal/apartment on-going mengejar target PON dan ISG 2013.

I can see that coming bahkan dari awal 2012. Mengenai masalah politik itu kejadian tahun kemaren, jen. Itu bukan alasan yang tepat.

ya benar, pon juga bukan alasan, bukan pekanbaru saja yang sedang membangun dengan pesat nya, kota2 lain diseluruh indonesia juga sedang giat2nya membangun.. Sea game saja tida menghalangi kota palembg meraih adipura..gagalnya pekanbaru mendapatkan adipura krn selama ini masyarakatnya terlalu tergantung dg kerja keras pemko, padahal kesadaran masyarakatnya akan kebersihan masih rendah ditambahlagi kurang tegasnya pemko dalam pengawasan pembangunan di pekanbaru..semoga ini menjadi pelajaran berharga bwt kita warga pbr..n tahun depan kita tidak akan mendapatkan adipura sbg kota besar tetapi mendapatkan adipura sbg kota metropolitan..amin

Balaputradewa
June 5th, 2012, 06:20 AM
SMA PT. Bukit Asam Tanjung Enim Raih Piala Adiwiyata 2012
Sekolah Terbersih di Indonesia 2012

http://img812.imageshack.us/img812/1276/ptba.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/812/ptba.jpg/)

http://img803.imageshack.us/img803/6272/ptba2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/803/ptba2.jpg/)

http://img528.imageshack.us/img528/3019/ptba4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/528/ptba4.jpg/)

http://img822.imageshack.us/img822/1276/ptba.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/822/ptba.jpg/)

Xdoni
June 5th, 2012, 07:03 AM
klo masalah proyek di tengah kota "tidak menjadi alasan"
Contoh Surabaya banyak proyek highrise di pusat kota ttp bbrp tahun berturut-turut bisa menyabet adipura
Medan tahun ini meraih adipura stlh bbrp tahun tidak mendapatkannya sementara cukup banyak proyek2 di tengah kota baik pmbangunan gedung hingga perbaikan drainasi, trotoar dan pengaspalan ulang jalanan.

betul, apalagi Surabaya dan Medan kategorinya udah metropolitan yang penduduknya jauh lebih banyak dari yang penduduknya masih kurang dr 1juta jiwa dan proyek2 nya bejibun lagi. :)

paradyto
June 5th, 2012, 07:19 AM
Betul sekali, project ya tetap berjalan, tapi penilaian adipura juga tetap jalan dong. Nggak ada alasan karena project2 sebuah Kota bisamenghalangi Kota itu untuk merebut Adipura:)

Palembang saat project pelebaran jalan, flyover, dan project2 pengembangan Jakabaring, dimana memang mobilisasi sangat tinggi, apalagi menghadapi SEAGAMES yang notabennya semuanya ada di Palembang, toh masih bisa dapat Adipura he he he.

Intinya, bagaimana Kota tersebut bisa melakukan pengelolahan lingkungan, pada saat project2 itu berlangsung:)

Lucu saja, karena project2 sebuah kota jadinya nggak dapat Adipura he he he..

Cheers

paradyto
June 5th, 2012, 07:21 AM
Dan Palembang juga Metropolitan loh:D

Cheers

drie
June 5th, 2012, 07:23 AM
^^ Yang aku lihat, Pekanbaru gagal meraih adipura bukan karena Proyeknya yang banyak. Namun Pemko nya aja yang kurang gesit dalam menangani masalah sampah di Pekanbaru. Sampah dibiarkan menumpuk di pinggir jalan untuk saat ini udah jadi "makanan" sehari - hari warga pekanbaru, jalan - jalan kotor dibiarkan gitu aja. Belum lagi debu - debu sisa material pasir proyek yang jarang dibersihkan, dll.

Fikr
June 5th, 2012, 07:25 AM
[B][SIZE="5"]......... Antara lain, pengolahan sampah dengan penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle), pengendalian pencemaran air, keteduhan atau penghijauan, serta koordinasi antarsektor yang melibatkan peran aktif masyarakat.

http://www.tribunnews.com/2012/06/05/empat-kota-besar-terbersih-tahun-ini

Penilaian tidak semata terhadap kebersihan jalan protokol, tahun lalu Palembang juga aku sempet mikir ngak bakal dapet Adiura karena Proyek-proyek venue dan infra pendukung Seagames yang mengotori jalan utama kota ini .

B738
June 5th, 2012, 07:26 AM
Jatim Borong Penghargaan Adipura
05 Juni 2012, 10:58:28| Laporan Dwi Yuli Handayani
http://www.suarasurabaya.net/v04/clips/201206/kk107085_clip1.JPG
Teks Foto:
- Taman di jalur hijau kawasan Ngagel Jaya Utara Surabaya.
Foto: Dok. Suara Surabaya Media
suarasurabaya.net| Jawa Timur akan menerima sedikitnya 30-35 Penghargaan Adipura pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Selasa (5/6/2012).

Jose Asmanu reporter Suara Surabaya di Jakarta melaporkan, sebanyak 2 penghargaan Adipura Kencana juga diborong oleh Jawa Timur yakni Kota Surabaya sebagai kota besar danTulungagung sebagai kota sedang.
.....
http://m.suarasurabaya.net/kelanakota/detail.php?id=b0f1a6d1f408e258b5910a648055e7fa2012107085

paradyto
June 5th, 2012, 07:26 AM
Dan Palembang juga Metropolitan loh, untuk sekelas SEAGames lagi he he he:D

Selamat buat Kota-kota peraih Adipura 2012!:okay:
Cheers

rahul medan
June 5th, 2012, 07:28 AM
betul, apalagi Surabaya dan Medan kategorinya udah metropolitan yang penduduknya jauh lebih banyak dari yang penduduknya masih kurang dr 1juta jiwa dan proyek2 nya bejibun lagi. :)

hehe..
mungkin kali ini Jakarta baik jakpus, jakbar, jaktim, jakut dan jaksel tidak ada satupun yg meraih adipura..
Khan gk mungkin juga pemko setempat protes coz pembangunan di Jakarta di tengah kota :lol:
jadi ingat komentar Agnes di Indonesia Idol. Sakit juga bukan alasan buat performa panggung yg menurun

B738
June 5th, 2012, 07:33 AM
Penerima Plakat Adipura 2012 Untuk Pulau Jawa

http://s17.postimage.org/eptsmvj5r/Untitled4.png (http://postimage.org/)
http://s14.postimage.org/hcjgleca9/Untitled5.png (http://postimage.org/)

rahul medan
June 5th, 2012, 07:42 AM
^^
yg nasional ada gk bro..

ini contoh proyek yg tak menghalangi kebersihan
credit to : Megabliz

http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/4/Medan-1-June-2012-14.jpg?et=z7mz7v2SY9jTbsX%2BYHEnpA&nmid=565100404

http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/3/Medan-1-June-2012-13.jpg?et=wq0ZRU6C9sIiYklxsyyXCw&nmid=565100404

B738
June 5th, 2012, 09:21 AM
Penerima Penghargaan Adipura 2012
http://s15.postimage.org/6maj7ldij/Untitled5.png (http://postimage.org/)
http://s15.postimage.org/gkvhu2my3/Untitled6.png (http://postimage.org/)
http://s15.postimage.org/ph69y0dkb/Untitled7.png (http://postimage.org/)
http://s15.postimage.org/6dcyho0q3/Untitled8.png (http://postimage.org/)

B738
June 5th, 2012, 09:27 AM
Penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2012
http://s15.postimage.org/5x0xmprqj/Untitled9.png (http://postimage.org/)
http://s15.postimage.org/oqmqjppyj/Untitled10.png (http://postimage.org/)
http://s18.postimage.org/c0a8i58xl/Untitled11.png (http://postimage.org/)

paradyto
June 5th, 2012, 09:31 AM
^^thanx B738, seneng melihat banyak Kota di Indonesia yang meraih Adipura, terutama untuk Metro dan Kota Besar-nya:okay: Semoga kedepannya, kualitas hidup Kota-Kota di Indonesia menjadi lebih baik.

oh iya, Makassar kalau nggak salah tahun lalu mewakili Indonesia di tingkat ASEAN, sayang banget di tahun 2012 ini tidak mendapatkan Adipura.

wah, Prabumulih dapat Adipura juga nih!:)

cheers

Ampelio
June 5th, 2012, 09:41 AM
^^Haha ...seperti biasa Kota Bandung, Solo dan Samarinda selalu tercecer soal penghargaan kebersihan begini. :D

...btw selamat kepada kota2 yang meraih Adipura, semoga bisa terus menjaga kebersihan dan makin ditingkatkan di tahun-tahun mendatang :okay:

Affankhal
June 5th, 2012, 10:34 AM
Tangerang dapet Adipura lagi ya..

Dulu mereka punya masalah yang sama dengan Pekanbaru sekarang, piala Adipura lepas karena sedang ada pembangunan fly over di pasar Cikokol yang mana menyebabkan kesemrawutan lalu lintas dan debu-debu yang mengotori jalan..

Fikr
June 5th, 2012, 11:53 AM
Tangerang dapet Adipura lagi ya..

Dulu mereka punya masalah yang sama dengan Pekanbaru sekarang, piala Adipura lepas karena sedang ada pembangunan fly over di pasar Cikokol yang mana menyebabkan kesemrawutan lalu lintas dan debu-debu yang mengotori jalan..

Jaksel bisa dapet Adipura kencana tahun depan, karena dengan proyek fly over kampung melayu - tanah abang saat ini belum selesai bisa mendapatkan Adipura :cheers:

B738
June 5th, 2012, 11:56 AM
^^
Untuk kategori Metropolitan, Tangerang peringkat 2 nasional. Lalu disusul Palembang.

Saya gak tahu sebersih apa Tangerang, Tapi dari foto2 yg ada, saya lebih cocok Palembang peringkat ke-2

TFM1
June 5th, 2012, 12:10 PM
^^ kota tangerang termasuk bersih bro... dibandingkan kota2 lain di bodetabek seperti kota bekasi, kota tangerang selatan, kota depok dan kota bogor. kota tangerang paling bersih dan tapih...

paradyto
June 5th, 2012, 01:04 PM
^^
Untuk kategori Metropolitan, Tangerang peringkat 2 nasional. Lalu disusul Palembang.

Saya gak tahu sebersih apa Tangerang, Tapi dari foto2 yg ada, saya lebih cocok Palembang peringkat ke-2

^^biasanya ada nilai pointnya, punya nggak? Karena terkadang hanya selisih point-nya saja:)

cheers

donk3
June 5th, 2012, 01:11 PM
indonesia bagian tengah dan timur sedikit sekali yah ....

dan di dominasi jawa tengah dan timur ..... ohya piala reguler nya itu model baru ? rasanya dulu gak seperti itu khan ...?

^^Haha ...seperti biasa Kota Bandung, Solo dan Samarinda selalu tercecer soal penghargaan kebersihan begini. :D

...btw selamat kepada kota2 yang meraih Adipura, semoga bisa terus menjaga kebersihan dan makin ditingkatkan di tahun-tahun mendatang :okay:

solo bukannya cukup bersih yah ...?

ohya Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2012 <--- ini penghargaan soal apa yah ...

B738
June 5th, 2012, 01:36 PM
^^
Adiwiyata Mandiri adalah penghargaan bagi sekolah-sekolah terbersih di Indonesia. Adiwiyata Mandiri merupakan versi lebih tinggi daripada Adiwiyata, yang mana untuk meraih Adiwiyata Mandiri, Adiwiyata yg reguler harus diraih berkali-kali dan konsisten.

Andre_theRising
June 6th, 2012, 07:01 AM
^^ kota tangerang termasuk bersih bro... dibandingkan kota2 lain di bodetabek seperti kota bekasi, kota tangerang selatan, kota depok dan kota bogor. kota tangerang paling bersih dan tapih...

Betul betul betul

Saya udah sering berkunjung ke kota2 hinterland DKI ini, dan emang betul Tangerang itu paling bersih dan rapi, paling terasa Indonesia-nya dibanding Bekasi Bogor dan Depok... ntar foto2nya tak posting di Thread Banten :D

Andre_theRising
June 6th, 2012, 07:54 AM
lebih berhubungan ke konsep Green

Medan in Green
Location : Medan Tuntungan and Kota

http://img607.imageshack.us/img607/6079/picture095t.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/607/picture095t.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img214.imageshack.us/img214/1227/picture019pm.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/214/picture019pm.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img528.imageshack.us/img528/1034/picture078zg.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/528/picture078zg.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img220.imageshack.us/img220/5863/picture023tt.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/220/picture023tt.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img7.imageshack.us/img7/9008/picture021hz.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/7/picture021hz.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

rahul medan
June 6th, 2012, 07:58 AM
^^
tambahan
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/69889116.jpg
http://www.panoramio.com/user/4243136?comment_page=1&photo_page=1&show=all

http://img842.imageshack.us/img842/3994/dsc02387800x532.jpg
http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=604060

rahul medan
June 6th, 2012, 08:44 AM
credit to: MegaBliz

Medan Go Green
http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/42/Medan-Santika-Hotel-1-June-2012-1.jpg?et=7%2CdWOhcoIdrj3liN8urV2g&nmid=565100404

http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/43/Medan-Santika-Hotel-1-June-2012-2.jpg?et=LQtUl25UX3%2B2iRsXOVJlTw&nmid=565100404

http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/44/Medan-Santika-Hotel-1-June-2012-3.jpg?et=27XOI21M1ZdloCbStptTyw&nmid=565100404

http://multiply.com/mu/megablitz/image/1/photos/47/1200x1200/45/Medan-Santika-Hotel-1-June-2012-4.jpg?et=X0tEBCcp4kp9JzgjOKghcQ&nmid=565100404

rahul medan
June 6th, 2012, 09:18 AM
ini terlalu lebay gk ya...

http://www.medanmagazine.com/wp-content/uploads/2012/06/Sambut-Piala-Adipura.jpg


Sekolah Medan Diliburkan Sambut Piala Adipura (http://www.medanmagazine.com/sekolah-medan-diliburkan-sambut-piala-adipura/)
Alexander June 6, 2012 0

MEDAN – Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari SMP Negeri 2 Medan, SMP Angkasa, dan SMA Negeri 2 Medan, Rabu (6/6/2012), dikerahkan di sepanjang Jalan Mustang Medan untuk menyambut kedatangan Walikota Medan Rahudman Harahap bersama Piala Adipura 2012 yang diterimanya dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, kemarin.

aneuknanggroe
June 6th, 2012, 10:06 AM
SDN 13 Lhokseumawe Dapat Penghargaan dari Presiden

LHOKSEUMAWE - SD Negeri 13 Lhokseumawe terpilih menjadi sekolah terbersih tingkat nasional. Atas prestasi itu, sekolah tersebut akan menerima Anugerah Adiwiyata Lingkungan Hidup yang akan diserahkan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta, Selasa (5/6) malam ini. Pemberian anugerah itu dilakukan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni ini.

“Hal itu kita ketahui melalui faks dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada Pemko Lhokseumawe tadi pagi (kemarin-red),” ujar Pj Wali Kota Lhokseumawe, Arifin Abdullah. Menurutnya, penilaian itu dilakukan tim Kementerian Lingkungan Hidup turun ke Lhokseumawe sekitar sebulan lalu.

“Selain menjadi kebanggaan bagi Lhokseumawe, anugerah ini juga harus jadi momentum bagi sekolah-sekolah dan masyarakat Kota Lhokseumawe untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Arifin.

Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tambah Arifin, pihaknya akan mengadakan upacara, gotong royong, dan penanaman pohon di sejumlah titik di Kota Lhokseumawe. “Rangkaian kegiatan itu akan dilaksanakan Jumat mendatang,” pungkasnya.

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2012/06/05/sdn-13-lhokseumawe-dapat-penghargaan-dari-presiden

Andre_theRising
June 6th, 2012, 12:59 PM
Harusnya foto2 Santika di atas yang diposting cukup 1 foto saja bro Rahul....bukankah kesemuanya itu lokasinya sama persis, hanya beda 1-4 meter...bahkan sudut pengambilan foto sama arahnya, sehingga nyaris tidak ada beda padahal kan tujuan posting kita untuk menyuguhkan MEDAN in GREEN.....melihat foto2 di atas sepertinya kesan yang ditampilkan fokus ke Hotel Santikanya, bukan konsep Medan green di sekitar Hotel Santika / Maulana Lubis :(

atau cara lain yakni 1 foto dikompilasi dengan pic lain misal Lapangan Merdeka atau Taman Gajah Mada jadi rame..

Lebih cocok semua foto Santika di atas dimasukin ke thread Medan aja atau project Hotel Santika :)

lizia.
June 6th, 2012, 01:01 PM
predikat kota terkotor ada lagi tahun ini.
semoga kota yg dpt predikat itu ikut berbenah.

dulu 2005 tanggerang palembang juga jadi kota terkotor.
skrng langganan adipura :cheers:

abib azhar
June 6th, 2012, 03:53 PM
ini terlalu lebay gk ya...

http://www.medanmagazine.com/wp-content/uploads/2012/06/Sambut-Piala-Adipura.jpg

hahhaa:lol::lol: iya sdikit lebay bg,,, soalnya kota2 Peraih adipura lainnya gk sampe sgtunya mnymbut nya palagi sampe liburin ank skul,, :ohno::ohno:,, tp gk apala sudah hampir 7 tahun lepas dari tangan Piala Adipura di Kota medan,,
congrat buat Medan...:)

Klabat
June 6th, 2012, 04:40 PM
^^
Woow...Selamat Buat Kota Manado..Pendatang Baru untuk Kategori Kota Besar Langsung Mendapatkan Piala Adipura setelah 5 kali berturut-turut untuk Kategori Kota sedang......:banana:

B738
June 6th, 2012, 05:09 PM
Selamat Surabaya, Adipura Kencana ke-6 untuk Surabaya.

http://www.suarasurabaya.net/_watermark/createimage_medium.php?d=&c=potret&b=&a=12007&angka=3

http://lh.surabaya.go.id/weblh/assets/images/file62.jpg

Untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut, Surabaya mendapatkan penghargaan piala adipura. Piala ini merupakan supremasi lomba kebersihan tingkat nasional.

Bahkan tahun ini, penghargaaan tersebut lebih spesial. Sebab tidak hanya merebut Adipura, melainkan Adipura Kencana. Piala Adipura Kencana ini bisa disebut "rajanya" piala Adipura. Untuk Surabaya, Piala Adipura Kencana ini yang keenam. Piala Adipura Kencana sebelumnya sudah pernah disabet Kota Pahlawan tahun 1992, 1993, 1995, 1996 dan 1997. Sementara untuk piala Adipura, sejak tahun 2006 silam, sudah menjadi tradisi bagi Surabaya.

Setelah diterima Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang langsung diberikan Presiden Susilo Yudhoyono di Jakarta pada hari Lingkungan Sedunia, Selasa (5/6/2012). Dan Rabu (6/6/2012) piala adipura kencana itu diarak dari Bandara Juanda menuju Taman Surya.

Untuk mendapatkan penghargaan itu, proses penilaiannya sangat ketat. Penilaian mencakup semua bidang di antaranya dampak ekonomi, dampak sosial budaya dan lainnya. Tim penilai melibatkan profesor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Hasanudin dan lainnya.

Selain itu, masing-masing kota harus mempresentasikan di depan mantan empat menteri Lingkungan Hidup. "Saya katakan, ini semua karena ada dukungan dari masyarakat, media dan LSM," ungkap walikota perempuan pertama di Surabaya ini.

Selain Adipura Kencana, Wali Kota Tri Risma juga mendapatkan penghargaan lainnya diantaranya plakat taman kota terbaik, plakat terminal terbaik, 10 besar piagam penghargaan SLHD (Status Lingkungan Hidup Daerah), penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional I dan penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional.

http://lh.surabaya.go.id/weblh/?c=main&m=detail&id=62