View Full Version : INDONESIA NATIONAL PARK
samuel89 August 9th, 2008, 05:36 PM There are 50 National Parks in Indonesia
SUMATRA ISLAND
1. Mt. Leuser
2. Siberut
3. Kerinci Seblat
4. Bukit Tigapuluh
5. Bukit Duabelas
6. Berbak
7. Sembilang
8. Bukit Barisan Selatan
9. Way Kambas
10. Batang Gadis
11. Tesso Nilo
samuel89 August 9th, 2008, 05:43 PM JAVA ISLAND
1. Ujung Kulon
2. Thausand Islands
3. Mount Halimun
4. Mt. Gede Pangrango
5. Karimunjawa Islands
6. Bromo Tengger Semeru
7. Meru Betiri
8. Baluran
9. Alas Purwo
10. Mount Merapi
11. Mount Merbabu
12. Mount Ciremai
samuel89 August 9th, 2008, 05:47 PM BALI AND LESSER SUNDAES ISLANDS
1. West Bali
2. Mount Rinjani
3. Komodo Island (Rinca island too)
4. Manupeu Tanah Daru
5. Laiwangi Wanggameti
6. Lake Kelimutu
samuel89 August 9th, 2008, 06:02 PM KALIMANTAN ISLAND
1. Gunung Palung
2. Lake Sentarum
3. Betung Kerihun
4. Bukit Baka-Bukit Raya
5. Tanjung Puting
6. Kutai
7. Kayan Mentarang
8. Sebangau
samuel89 August 9th, 2008, 06:18 PM CELEBES ISLAND
1. Bunaken
2. Bogani Nani Wartabone
3. Lore Lindu
4. Taka Bonerate
5. Rawa Aopa Watumohai
6. Wakatobi
7. Togean Islands
8. Bantimurung - Bulusaraung
samuel89 August 9th, 2008, 06:23 PM PAPUA AND MALLUCAS ISLANDS
1. Manusela
2. Aketajawe - Lolobata
3. Teluk Cendrawasih
4. Lorentz
5. Wasur
samuel89 August 9th, 2008, 07:03 PM SUMATRA ISLAND
Gunung Leuser National Park
Map of Gunung Leuser National Park
http://img28.picoodle.com/img/img28/3/8/9/f_petaleuserm_39f9419.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_petaleuserm_39f9419.jpg&srv=img28)
Orangutang Conservation
http://img28.picoodle.com/img/img28/3/8/9/f_GunungLeusem_cbcf194.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_GunungLeusem_cbcf194.jpg&srv=img28)
Sumatran Elephant
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_219710113bdm_74c2261.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_219710113bdm_74c2261.jpg&srv=img26)
samuel89 August 9th, 2008, 07:07 PM Siberut National Park
Map of Siberut National Park
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_petasiberutm_4525c34.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_petasiberutm_4525c34.jpg&srv=img26)
Siberut Island Beach
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_25941124203m_2c2e559.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_25941124203m_2c2e559.jpg&srv=img26)
Tribe of Island
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_012298m_4dfaeef.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_012298m_4dfaeef.jpg&srv=img26)
samuel89 August 9th, 2008, 07:27 PM Kerinci Sablat National Park
Map of Kerici Sablat National Park
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_petakerincim_06e7b53.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_petakerincim_06e7b53.jpg&srv=img26)
Mount Kerinci
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_Keinciseblam_0cef888.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_Keinciseblam_0cef888.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_KerinciSeblm_8c83213.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_KerinciSeblm_8c83213.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_37360667084m_ce4768a.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_37360667084m_ce4768a.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_13191335348m_bd65bed.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_13191335348m_bd65bed.jpg&srv=img26)
samuel89 August 9th, 2008, 07:37 PM Bukit Tigapuluh National Park
Map of The Park
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_97202950781m_bef4184.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_97202950781m_bef4184.jpg&srv=img26)
Bukit Tigapuluh National Park Landscape
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_TigapuluhNam_d0e3224.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_TigapuluhNam_d0e3224.jpg&srv=img26)
Sumatran Tiger
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_572764811abm_739e54b.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_572764811abm_739e54b.jpg&srv=img26)
samuel89 August 9th, 2008, 08:00 PM Berbak National Park
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_tnbm_8e20af2.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_tnbm_8e20af2.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_Berbakm_8185c6d.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_Berbakm_8185c6d.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_photoberbakm_11369bc.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_photoberbakm_11369bc.jpg&srv=img26)
http://img26.picoodle.com/img/img26/3/8/9/f_image001m_455a9c6.jpg (http://www.picoodle.com/view.php?img=/3/8/9/f_image001m_455a9c6.jpg&srv=img26)
JAG2 August 10th, 2008, 11:46 AM For your info I made a thread The national Parks and Other Wild Places of Indonesia already , maybe 2 yrs ago.
samuel89 August 10th, 2008, 02:37 PM For your info I made a thread The national Parks and Other Wild Places of Indonesia already , maybe 2 yrs ago.
ehm...i'm new forumer and i dont know that u have made those thread, btw can u give me the link? because i need it for my Geographic lesson in school
aries shinobi January 27th, 2011, 12:04 PM http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSr4x8agklvROgusPKItVLZlYVb_q2ImMTwecRfgMYd7ptCVtOy
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah sebuah taman nasional yang ditujukan untuk melindungi hutan hujan tropis pulau Sumatra beserta kekayaan alam hayati yang dimilikinya. UNESCO menjadikan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Warisan Dunia[1]. Bukit Barisan Selatan dinyatakan sebagai Cagar Alam Suaka Margasatwa pada tahun 1935 dan menjadi Taman Nasional pada tahun 1982. Pada awalnya ukuran taman adalah seluas 356.800 hektare . Tetapi luas taman saat ini yang dihitung dengan menggunakan GIS kurang-lebih sebesar 324.000 Ha.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan terletak di ujung wilayah barat daya Sumatera. Tujuhpuluh persen dari taman (249.552 hektare) termasuk dalam administrasi wilayah Lampung Barat dan wilayah Tanggamus, dimana keduanya adalah bagian dari Provinsi Lampung. Bagian lainnya dari taman mencakup 74.822 hektare (23% dari luas taman keseluruhan) dan berada di wilayah Kaur dari provinsi Bengkulu. Sumatera Selatan juga sangat penting bagi tumpang-tindih perbatasan taman dengan perbatasan provinsi.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan memiliki beberapa hutan dataran rendah di Sumatera yang terakhir kali dilindungi. Sangat kaya dalam hal keanekaragaman hayati dan merupakan tempat tinggal bagi tiga jenis mamalia besar yang paling terancam di dunia: gajah Sumatera (kurang dari 2000 ekor yang bertahan hidup saat ini), badak Sumatera (populasi global keseluruhan: 300 individu dan semakin berkurang drastis jumlahnya) dan harimau Sumatera (populasi global keseluruhan sekitar 400 individu).
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan tercakup dalam Global 200 Ecoregions, yaitu peringkat habitat darat, air tawar dan laut di bumi yang paling mencolok dari sudut pandang biologi yang dibuat oleh WWF. Taman ini disorot sebagai daerah prioritas untuk pelestarian badak Sumatera melalui program Asian Rhino and Elephant Action Strategy (AREAS) dari WWF. Selain itu, IUCN, WCS dan WWF telah mengidentifikasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Unit Pelestarian Macan (Wikramanayake, dkk., 1997), yaitu daerah hutan yang paling penting untuk pelestarian harimau di dunia. Terakhir, pada tahun 2002, UNESCO telah memilih daerah ini untuk diusulkan sebagai World Heritage Cluster Mountainous Area beserta Taman Nasional Gunung Leuser dan Kerinci Seblat.
aries shinobi January 27th, 2011, 12:06 PM PETA WISATA TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
http://2.bp.blogspot.com/_3n6Uwc5wXFA/Sb9iltFe18I/AAAAAAAAAg0/SVzOQDOflqU/s400/peta+wisata.jpg
TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
TNBBS merupakan daerah dataran rendah yang memiliki tingkat biodiversitas yang tinggi dengan ekosistem yang masih asli serta memiliki keindahan alam yang cukup menakjubkan. Berdasarkan hasil inventarisasi flora-fauna TNBBS baru dapat diketahui sebagai berikut: 118 jenis mamalia, 7 jenis primate, 425 jenis burung, 9 jenis rangkong, 52 jenis herpetofauna (reptile& amphibi) dan jenis Flora yang baru di temukan di TNBBS adalah ; 514 jenis tumbuhan, 126 jenis anggrek, 26 jenis rotan, 15 jenis bamboo, serta jenis Flora dan Fauna kunci di TNBBS adalah ; bungga raflesia (Rafflesia Sp), bunga Bangkai (Amorphophallus titanium & A. deculsivae) , TNBBS merupakan habitat dari 3 spesies kunci : harimau (Panthera tigris sumatrae) ( 40-43), badak (Dicerorhinus sumatrensis) dengan populasi 40-60 dan gajah (Elephas maximus sumatranus) 500 Individu. memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) seluas ± 356.800 Ha ditetapkan berdasarkan Surat Pernyataan Menteri Pertanian No.736/Mentan/X/1982 tanggal 14 Oktober 1982, terletak di 2 (dua) Propinsi dan 3 (tiga) Kabupaten, yaitu Kabupaten Tanggamus (± 10.500 Ha) dan Kabupaten Lampung Barat (± 280.300 Ha) yang termasuk Propinsi Lampung serta Kabupaten Kaur (± 66.000 ha) yang termasuk Propinsi Bengkulu. Berdasarkan SK Menhut No. 71/Kpts-II/1990 tanggal 15 Pebruari 1990 CAL seluas ± 21.600 Ha dimasukkan sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan TNBBS.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan juga menjadi habitat penting bagi Harimau Sumatera Panthera tigris sumaterensis, Badak Sumatera Dhinoceros sumatrensis,dan Gajah Sumatera Elephas maximus sumatrensis,dan bunga Rafflesia Rafflesia arnoldii serta bunga bangkai jangkung Ammorpholaus Pengelolaan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Tingginya keanekaragaman hayati di TNBBS sebanding dengan ancaman yang dihadapi seperti penebangan liar, perambahan dan perburuan liar.
aries shinobi January 27th, 2011, 12:12 PM Taman Nasional
Bukit Barisan Selatan
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan merupakan perwakilan dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang terdiri dari tipe vegetasi hutan mangrove, hutan pantai, hutan pamah tropika sampai pegunungan di Sumatera.
Jenis tumbuhan di taman nasional tersebut antara lain pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), cempaka (Michelia champaka), meranti (Shorea sp.), mersawa (Anisoptera curtisii), ramin (Gonystylus bancanus), keruing (Dipterocarpus sp.), damar (Agathis sp.), rotan (Calamus sp.), dan bunga raflesia (Rafflesia arnoldi).
Tumbuhan yang menjadi ciri khas taman nasional ini adalah bunga bangkai jangkung (Amorphophallus decus-silvae), bunga bangkai raksasa (A. titanum) dan anggrek raksasa/tebu (Grammatophylum speciosum). Tinggi bunga bangkai jangkung dapat mencapai lebih dari 2 meter.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan merupakan habitat beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir (Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), siamang (H. syndactylus syndactylus), simpai (Presbytis melalophos fuscamurina), kancil (Tragulus javanicus kanchil), dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata).
Danau Menjukut di taman nasional ini berbatasan langsung dengan laut lepas Samudera Hindia, yang menyerupai kolam renang yang sangat luas dan berada tidak jauh dari garis pantai.
Menyusuri sungai di Tampang-Belimbing
http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/image/barisam.jpg
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Tampang, Blubuk, Danau Menjukut, Way Sleman, Blimbing. Menjelajahi hutan, wisata bahari, berenang, bersampan, pengamatan tumbuhan (raflesia, bunga bangkai), berkemah, dan menyelusuri sungai.
Sukaraja Atas. Menjelajahi hutan, berkemah, pengamatan satwa/tumbuhan (bunga bangkai jangkung).
Suwoh. Bersampan, berenang, sumber air panas, menjelajahi hutan dan berkemah
Kubu Perahu. Menjelajahi hutan, air terjun, pengamatan satwa/tumbuhan dan berkemah.
Atraksi budaya di luar taman nasional:Festival Krakatau pada bulan Juli di Bandar Lampung dan Festival Danau Ranau pada bulan Desember di Oku-Sumatera Selatan.
Musim kunjungan terbaik: bulan Januari s/d Agustus setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi :Teluk Betung-Tanjung Karang-Kota Agung menggunakan mobil, Kota Agung-Tampang menggunakan kapal motor sekitar enam jam, Kota Agung-Banjarnegoro-Sukaraja Atas/Suwoh menggunakan mobil sekitar empat jam, dan Kota Agung-Kubu Perahu menggunakan mobil sekitar tujuh jam.
Kantor: Jl. Ir. H. Juanda No. 19 Km 1
Tanggamus, Kota Agung 35751
Telp.(0722) 21064
Dinyatakan Menteri Pertanian, tahun 1982
dengan luas 365.000 hektar.
Ditunjuk ----
Ditetapkan ----
Letak Kab. Tanggamus, Kab. Lampung Barat
Provinsi Lampung dan Kab. Bengkulu
Selatan Provinsi Bengkulu
Temperatur udara 20° - 28° C
Curah hujan 1.000 - 4.000 mm/tahun
Ketinggian tempat 0 - 1.964 m. dpl
Letak geografis 4°33’ - 5°57’ LS, 103°23’ - 104°43’ BT
aries shinobi January 27th, 2011, 12:15 PM BALAI BESAR TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs115.snc3/16237_101380703222880_100000528534414_37522_788068_n.jpg
Kantor: Jl. Ir. H. Juanda No. 19 Km 1
Kota Agung 35751
Telp.(0722) 21064, TANGGAMUS,LAMPUNG
aries shinobi January 27th, 2011, 12:29 PM TAMAN NASIONAL BUKIT BASRIASAN SELATAN
http://img.antaranews.com/news/rafflesiaarnflw1.jpg
http://www.travel2leisure.com/wp-content/uploads/2010/10/Taman-Nasional-bukit-Barisan-selatan.jpg
http://perwakilan.lampungprov.go.id/admin/data/gallery/1275383768_hutan%20taman%20bukit%20barisan%20selatan.jpg
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSABDE4R2LkPom77KJbiXmn2JV3x5e3s5jSQ1iWMiya2MXVnw9uTw
http://farm3.static.flickr.com/2559/3993949069_371f8d0647.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_8isAxDpsZ74/SxNAQwK6vAI/AAAAAAAADgk/HwkkWjxIV58/s1600/kubu1.JPG
aries shinobi January 27th, 2011, 12:35 PM TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
http://noonathome.files.wordpress.com/2008/03/dsc01633_argus2.jpg
http://img85.imageshack.us/img85/5708/big6082808gc2.jpg
http://krakatauheritage.com/wp-content/uploads/2010/02/harimau-sumatera1-e1278376031946.jpg
http://1.bp.blogspot.com/_8isAxDpsZ74/TCRkpOFW3QI/AAAAAAAAEfw/bN2Og1eFQ-w/s1600/25-TGM1C.JPG
http://assets.wwfid.panda.org/img/elepant_patrol_edit_10720.jpg
Lampung (05/10)-Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS; 356,800 hektar) terletak di ujung bagian Selatan-Tenggara Pulau Sumatera, Indonesia. TNBBS merupakan Taman Nasional yang ketiga terluas, dari 10 Taman Nasional yang ada di Pulau Sumatera. Kawasan ini merupakan habitat penting bagi Harimau, Badak, dan Gajah Sumatera. Bentuk kawasan ini, yang memanjang sekitar 100 km, sedangkan lebar bidangnya yang tipis, paling tipis antara 5 – 15 km, membuat kawasan TNBBS sangat peka terhadap fragmentasi habitat. Apalagi di buffer zone kawasan ini terdapat sekitar 127 desa. Situasi ini membuat ancaman perusakan terhadap kawasan TNBBS sekarang dan akan datang oleh kegiatan-kegiatan yang illegal (perburuan, pembalakan liar, dan perambahan) masih berpotensi akan tetap berlangsung.
Untuk mengurangi dan menghindari terjadinya kegiatan illegal ini, maka otoritas TNBBS minimal harus melakukan dua bentuk kegiatan secara konsisten dan terus menerus yaitu pertama penegakan hukum terhadap kegiatan illegal yang terjadi dan kedua patroli rutin. WWF telah berkomitmen membantu otoritas TNBBS mengintensifkan kegiatan patroli rutin sedangkan untuk kegiatan penegakan hukum WWF tidak akan terlibat karena merupakan otoritas TNBBS.
Sehubungan dengan itu WWF bersama otoritas BBTNBBS, BTNWK, Dinas Kehutanan & SDA Kabupaten Lampung Barat, dan Forum Komunikasi Mahout Sumatera (Fokmas), bekerjasama melakukan uji coba mengoperasikan satu team patroli yang disebut Elephant Patrol Team. Team ini berfungsi untuk melakukan patroli rutin pada batas kawasan TNBBS di wilayah Resort Pemerihan, membantu masyarakat melakukan mitigasi konflik manusia dengan gajah yang terjadi, dan juga merencanakan menjadi bagian dari kegiatan ekowisata yang sekarang sedang dirancang bersama otoritas TNBBS dan stakeholder lainnya.
Elephant Patrol Team ini terdiri dari 4 ekor gajah berserta 4 orang mahoputnya yang berasal dari Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas PKG TNWK), dan 6 orang polhut dari TNBBS. Tanggal 6 Juli 2009, gajah-gajah patroli dibawa menggunakan truk dari PKG TNWK menuju Pos Jaga Pemerihan TN Bukit Barisan Selatan. Keempat ekor gajah ini dibawa menggunakan 2 buah truk, masing-masing truk terdiri dari 2 ekor gajah beserta mahoutnya. Sebelum di bawa, dilakukan pemeriksaan ulang fisik dan kesehatan oleh veteriner dari TN Way Kamba. Kemudian juga disiapkan perlengkapan yang dibutuhkan seperti rantai, gancu, alas duduk dan sebagainya, serta makanan untuk gajah selama di perjalanan.
Perjalanan membawa gajah dari PKG Way Kambas menuju tempat bertugasnya di TNBBS dilakukan selama kurang lebih 10 jam. Perjalanan dimulai sore hari dan bergerak secara perlahan-lahan, untuk menghindari gajah dehidrasi dan stres selama perjalanan. Biasanya perjalanan menuju lokasi camp tanpa membawa gajah dapat ditempuh selama 5 jam.
Setelah kurang lebih 10 jam menempuh perjalanan, team tiba di pos jaga pemerihan TN BBS pada pukul 01.30 dini hari. Pos jaga pemerihan ini juga merupakan camp dari Tim Patroli Gajah. Setelah tiba Gajah-gajah patroli dilakukan pemeriksaan kembali oleh veteriner untuk memantau kondisi fisik setelah dalam perjalanan panjang. Direncakan elama empat bulan ke depan elephant patrol team ini akan melakukan patroli rutin sepanjang batas kawasan TNBBS di wilayah Resort Pemerintahan ini.
drie January 29th, 2011, 03:34 PM KAWASAN HUTAN SEMENANJUNG KAMPAR, RIAU
* Konon ini merupakan Hutan Penyerap Karbon TERBESAR ketiga di Dunia :okay:
http://img214.imageshack.us/img214/6597/kamparpenisulariauindon.jpg (http://img214.imageshack.us/i/kamparpenisulariauindon.jpg/)
http://img834.imageshack.us/img834/9219/semenanjungkamparriau.jpg (http://img834.imageshack.us/i/semenanjungkamparriau.jpg/)
drie January 29th, 2011, 03:36 PM Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Provinsi RIAU
Sumber Attayaya (http://www.attayaya.net/2010/05/cagar-biosfer-giam-siak-kecil-bukit.html)
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau (CG-GSK-BB) merupakan salah satu dari 7 Cagar Biosfer yang ada di Indonesia. Terletak di 2 wilayah pemerintahan yaitu Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak di Propinsi Riau. CG-GSK-BB Riau ditetapkan dalam sidang 21st Session of the International Coordinating Council of the Man and the Biosphere Proggramme UNESCO di Jeju, Korea Selatan, 26 Mei 2009 lalu. CG-GSK-BB adalah satu dari 22 lokasi yang diusulkan 17 negara yang diterima sebagai cagar biosfer pada tahun tersebut. Cagar Biosfer merupakan satu-satunya konsep kawasan konservasi dan budidaya lingkungan yang diakui secara internasional. Dengan demikian pengawasan dan pengembangannya menjadi perhatian seluruh dunia atas kawasan tersebut.
CG-GSK-BB menjadi khas karena Hutan Rawa Gambut yang tiada duanya di dunia ini, agak berbeda kekhasannya dengan Hutan Gambut Semenanjung Kampar (dengan sedikit rawa). Kekhasan lainnya adalah CG-GSK-BB ini diinisiasi oleh pihak swasta yang bekerjasama dengan pemerintah melalui BBKSDA (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam). Di kawasan ini, nama Grup Sinar Mas cukup membaik karena grup perusahaan inilah yang menginisiasi dari pihak swasta. Tetapi untuk kawasan lainnya, nama Grup Sinar Mas cukup mengkhawatirkan karena terjadinya perluasan perkebunan sawitnya yang tidak wajar (investigasi Greenpeace).
http://4.bp.blogspot.com/_JVNaHrYu_NU/S-vZpnVUzwI/AAAAAAAAEEo/XNyDvzMcIxI/s1600/Giam-Siak-Kecil-Bukit-Batu-Riau-Collins_map.jpg
http://farm5.static.flickr.com/4026/4695336406_99bf43dbce_b.jpg
Poster Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau
dari National Geographic Indonesia - Desember 2009
(maaf scan ga bagus sekali karena ukuran posternya besar)
Keterangan :
Zona Inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
ditandai dengan garis warna coklat tebal dengan isi warna coklat muda
Zona Penyangga Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu
ditandai dengan garis warna biru tua dengan isi warna biru muda
http://farm5.static.flickr.com/4027/4695336472_68f7da51b5_b.jpg
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau memiliki luas 178.722 hektar terdiri dari :
Zona Inti :
Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil seluas 84.967 hektar.
Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 hektar.
Zona Penyangga :
Hutan Produksi yang tidak ditebangi lagi dan telah diserahkan ke pemerintah dari Grup Sinarmas Forestry seluas 72.255 hektar. Terdiri atas :
PT. Dexter Timber Perkasa Indonesia = 31.745 hektar.
PT. Satria Perkasa Agung = 23.383 hektar.
PT. Sakato Pratama Makmur = 12.302 hektar.
PT. Bukit Batu Hutani Alam = 5.095 hektar.
http://farm2.static.flickr.com/1303/4694702427_574afa02fd_b.jpg
Berdasarkan penelitian LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesai) di tahun 2007, di kawasan CB-GSK-BB memiliki Keanekaragaman Hayati sekitar 126 jenis tumbuhan (52 jenis merupakan tumbuhan langka dan dilindungi) yang terdiri dari 67 marga dan 34 suku tumbuhan, yang jumlahnya bertambah jika ditambahkan dengan jenis "semak" dan "terna". Marga pohon yang dominan adalah Calophyllum, Chamnosperma, Dyaera, Alstonia, Shorea, Gonystylus, dan Palaquium. Hal yang paling membanggakan dan menarik adalah masih banyaknya jenis Pohon Ramin (Gonystylus bancanus), Pohon Gaharu (Aquilaria beccariana), Pohon Meranti Bunga (Shorea teysmanniana), dan Pohon Punak (Tetramerista glabra). Semua jenis pohon tersebut merupakan indikator bagi Hutan Rawa yang masih baik.
CG-GSK-BB juga memiliki Keanekaragaman Satwa sekitar 150 jenis burung, 10 jenis mamalia termasuk yang dilindungi, Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) dan Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae), 8 jenis reptil, dan lain-lain. Salah satu jenis reptil adalah Buaya Sumpit (Tomistoma schegelii) sebagai reptil yang biasa disebut senyulong, kerap dijumpai oleh masyarakat setempat. Jenis satwa terbang yang kadang-kadang nampak adalah Burung Julang Jambul Hitam (Aceros undulatus).
http://farm5.static.flickr.com/4027/4694702447_680fefd388_b.jpg
CB-GSK-BB sebagai Cagar Biosfer ke tujuh di Indonesia terbentuk dari kerjasama berbagai pihak. Perintisan dan penelitian bermula di tahun 2003 yang menyarankan perlindungan saujana tersebut. Penetapan kawasan tersebut sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO bukan merupakan akhir dari perjuangan membentuk dan melestarikan lingkungan hidup, tetapi merupakan awal bagi kelanjutan perjuangan-perjuangan berikutnya, terutama untuk daerah Riau yang mana mengalami penyusutan terhadap kawasan hutan rawa gambut.
Pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil - Bukit Batu Riau memerlukan persiapan, perencanaan dan upaya yang hati-hati dan berkesinambungan yang membutuhkan waktu jangka panjang. Kemauan berbagai pihak perlu mendapat dukungan untuk menjaga kisah penerapan konsep cagar biosfer pada suatu kawasan yang dilindungi tetap pada jalurnya. Sehingga tidak terjadi perubahan situasi dan kondisi atas cagar biosfer tersebut.
Harmonisasi manusia dengan alam.
Hingga hidup tidak menjadi kelam.
Hingga semua makhluk dapat hidup tentram.
Hingga tidak datang murka Sang Bersemayam.
http://farm5.static.flickr.com/4018/4695336628_1cc6f77a0a_b.jpg
rilham2new January 29th, 2011, 06:11 PM ^^ Kayaknya Cagar Biosfer agak gak sama dengan Taman Nasional ....
Di Riau, yang masuk kategori Taman Nasional itu cuman Taman Nasional Tesso Nilo dan Taman Nasional Bukit Tigapuluh ...
CrazyForID January 30th, 2011, 06:15 AM ^^ dari situs resminya WWF, http://www.worldwildlife.org
ini beberapa spesies di Tesso Nilo yang pernah terekam di CAMERA TRAP mereka
http://farm6.static.flickr.com/5257/5399516419_512749e40f_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5175/5399519393_0af1f4d5ee_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5140/5399518341_db71bfae0d_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5019/5399517385_916b1649b0_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5258/5400136004_5c47cd9b69_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5219/5399534669_dee7ffb3b2_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5053/5399542215_0190efd707_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5177/5399542223_5b82e68886_z.jpg
http://farm6.static.flickr.com/5016/5399542219_e9361e4e73_z.jpg
rilham2new January 30th, 2011, 07:10 AM ^^ WHATTT,,, di Riau ada LEOPARD ???? Baru tahu aku :D
ardindonesia March 6th, 2011, 08:25 PM Taman Nasional Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
Tumbuhan yang ada di taman nasional ini sebanyak 444 jenis, diantaranya terdapat tumbuhan asli yang khas dan menarik yaitu widoro bukol (Ziziphus rotundifolia), mimba (Azadirachta indica), dan pilang (Acacia leucophloea). Widoro bukol, mimba, dan pilang merupakan tumbuhan yang mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering (masih kelihatan hijau), walaupun tumbuhan lainnya sudah layu dan mengering.
Tumbuhan yang lain seperti asam (Tamarindus indica), gadung (Dioscorea hispida), kemiri (Aleurites moluccana), gebang (Corypha utan), api-api (Avicennia sp.), kendal (Cordia obliqua), manting (Syzygium polyanthum), dan kepuh (Sterculia foetida).
Terdapat 26 jenis mamalia diantaranya banteng (Bos javanicus javanicus), kerbau liar (Bubalus bubalis), ajag (Cuon alpinus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak muntjak), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus melas), kancil (Tragulus javanicus pelandoc), dan kucing bakau (Prionailurus viverrinus).
Satwa banteng merupakan maskot/ciri khas dari Taman Nasional Baluran.
http://img809.imageshack.us/img809/2205/stbbaluran1.jpg
ardindonesia March 6th, 2011, 08:28 PM Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Batangan. Melihat peninggalan sejarah/situs berupa goa Jepang, makam putra Maulana Malik Ibrahim, atraksi tarian burung merak pada musim kawin antara bulan Oktober/November dan berkemah. Fasilitas: pusat informasi dan bumi perkemahan.
Bekol dan Semiang. Pengamatan satwa seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, burung.
Fasilitas yang ada: wisma peneliti, wisma tamu, menara pandang.
Bama, Balanan, Bilik. Wisata bahari, memancing, menyelam/snorkeling, dan perkelahian antara rusa jantan pada bulan Juli/Agustus; dan sekawanan kera abu-abu yang memancing kepiting/rajungan dengan ekornya pada saat air laut surut.
Manting, Air Kacip. Sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun, habitat macan tutul.
Popongan, Sejile, Sirontoh, Kalitopo. Bersampan di laut yang tenang, melihat berbagai jenis ikan hias, pengamatan burung migran.
Curah Tangis. Kegiatan panjat tebing setinggi 10-30 meter, dengan kemiringan sampai 85%.
Candi Bang, Labuan Merak, Kramat. Wisata budaya.
Musim kunjungan terbaik: bulan Maret s/d Agustus setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi: Banyuwangi-Batangan dengan jarak 35 km, yang dilanjutkan ke Bekol dengan waktu 45 menit (12 km) atau Situbondo-Batangan dengan jarak 60 km menggunakan mobil.
http://img193.imageshack.us/img193/3328/stbbaluran9.jpg
http://img543.imageshack.us/img543/1391/stbbaluran3.jpg
ardindonesia March 6th, 2011, 08:30 PM http://img69.imageshack.us/img69/4093/stbbaluran4.jpg
http://img545.imageshack.us/img545/8995/stbbaluran5.jpg
http://img694.imageshack.us/img694/9034/stbbaluran7.jpg
ardindonesia March 6th, 2011, 08:34 PM a. Guest House
http://img855.imageshack.us/img855/9475/stbbaluran6.jpg
b. Jalan Lintas Jawa - Bali
http://img508.imageshack.us/img508/5649/stbbaluran8.jpg
ardindonesia November 23rd, 2011, 05:44 PM http://img812.imageshack.us/img812/4932/tamannasionalbalibaratw.jpg
http://www.flickr.com/photos/ronrad/4083713354/in/photostream/
http://img502.imageshack.us/img502/4932/tamannasionalbalibaratw.jpg
http://www.flickr.com/photos/ronrad/4083031599/in/photostream/
http://img580.imageshack.us/img580/4932/tamannasionalbalibaratw.jpg
http://www.flickr.com/photos/ronrad/4083040423/in/photostream/
|
|