View Full Version : Indonesia Car Created by Anak Negeri


Pages : 1 2 3 [4] 5

wawawa
January 13th, 2012, 01:27 PM
^^ bukan sulut bro... sulsel... :D

awalnya produksi memang tidak untuk dilepas ke pasar umum,,, tapi untuk bantuan ke koperasi2 dan desa2 di sulsel... dan juga harganya mahal karena memang belum di produksi massal, sehingga biaya produksi membengkak...

saya yakin kedepannya akan semakin murah, apalagi setelah dilakukan upaya2 pabrikasi dan sudah di produksi massal... :okay:

SORRY typo :)

INKA sih ya jadi wajar kalau orang masih lebih percaya kapasitas mereka dan lebih mudah mencari tambahan modal mengingat prestasi mereka cukup bagus.
Ada perusahaan asli Sulsel yg ikut kerjasama enggak bro? Perusahaan Pak JK?
Ngomong2 seingat saya Bukaka dulu mengembangkan mobnas juga.

sbyctzn
January 13th, 2012, 06:41 PM
Moko itu mesinnya pakai mesin RUSNAS buatan BPPT itu ya?
Itu mesin asli buatan Indonesia.
Pengecoran blok mesin, rancang bangun, komponen, bahan baku, dll semua murni Indonesia kan? CMIIW

berarti Moko/GEA inilah yg pertama murni semua buatan Indonesia, mulai platform body, mesin, dll...
Bagus tuh, itu aja yg terus dikembangin...

TFM1
January 13th, 2012, 06:49 PM
@wawawa pernah ada berita ttg bukaka. Tp sekarabg udh hilang dan tidak ada pemberitaan lg. Rencana kedepannya dr inka akan diambil alih sama BUMD dan dibangun pabriknya di KIMA.

@sbyctzn
80% buatan lokal bro. Dan cuma mesin aja yg ambil dr china. Tp gubernur dan PT Inka udah janji kedepannya akan 100% lokal.

sbyctzn
January 13th, 2012, 06:56 PM
@wawawa pernah ada berita ttg bukaka. Tp sekarabg udh hilang dan tidak ada pemberitaan lg. Rencana kedepannya dr inka akan diambil alih sama BUMD dan dibangun pabriknya di KIMA.

@sbyctzn
80% buatan lokal bro. Dan cuma mesin aja yg ambil dr china. Tp gubernur dan PT Inka udah janji kedepannya akan 100% lokal.

loh mesinnya dari China?
Berarti cuman ambil platform bodynya GEA aja ya?
Wah sayang dong, mesin asli buatan Indonesia RUSNAS untuk GEA itu g dipake.

TFM1
January 13th, 2012, 07:05 PM
Mungkin ada pertimbangan teknis bro. Terutama dalam aspek produksi mesin tersebut yg mungkin kalau dipaksakan saat ini sibuat lokal dg sumberdaya yg ada malah akan membuat harha mobil ini membngkak

Tp tenangja bro, pemprov dan PT Inka sudah janji bahwa kedepannya akan 100% lokal. San dengar kabar d keluarga yg kerja di pemprov, saat ini pmrpov lg memasang target pembangunan pabrik moko.

bakpao
January 13th, 2012, 09:58 PM
Mungkin ada pertimbangan teknis bro. Terutama dalam aspek produksi mesin tersebut yg mungkin kalau dipaksakan saat ini sibuat lokal dg sumberdaya yg ada malah akan membuat harha mobil ini membngkak

Tp tenangja bro, pemprov dan PT Inka sudah janji bahwa kedepannya akan 100% lokal. San dengar kabar d keluarga yg kerja di pemprov, saat ini pmrpov lg memasang target pembangunan pabrik moko.

diberita yg TFM1 post disebutkan mesin buatan INKA

Tapi kalau dr China, kemungkinan besar pertimbangan skala ekonomi, kalau produksi moko msh sedikit dan yg menggunakan mesin INKA atau bppt itu hanya moko maka biaya produksi/ unit nya msh mahal...

vindoarga
January 13th, 2012, 11:13 PM
@TFM1
Esemka itu sebenarnya udah ada sejak 2009 cuman sekarang jadi heboh itu sejak dipakai mobil dinas sama Jokowi :)
Lain halnya seandainya yg dipakai mobdin sama pak Jokowi itu MOKO, mungkin MOKO lah yg jadi sorotan sekarang :D

eurico
January 13th, 2012, 11:32 PM
^^

Owh sorry.. Karena Moko sudah dipakai di jalan.

Saya rasa kalau mau, dilebur saja sama perusahaan Otomotif Nasional nanti (entah Esemka or else), sehingga ga perlu lagi membangun untuk kelas City Car dari awal karena sudah ada Moko ini. Tinggal dikembangkan. Alokasi nya untuk membangun kelas yg lain aja. Sedan misalnya.

Bener bro bayangan gw juga akan seperti itu kalau semua produsen mobnas yang sudah ada sekarang dilebur jadi satu, tiap produsen sudah membawa mobil nya masing2 temasuk rnd nya, tinggal penyamaan branding dari mobns nya.
Tapi saya rasa untuk mencapai ke sana masih jauh. Bagaimanapun juga pemerintah pusat tetap harus memberikan payung hukum dan kepastian mengenai mobnas. Kalau sekarang sih masih moblok alias mobil lokal belum ada tanda2 ke-nasionalannya.
Saya yakin masih ada tekanan2 dari pihak investor asing dalam hal penciptaan mobnas, ada kepentingan yang lebih besar dari dari sisi investor tersebut di mana pemerintah pusat kita telalu sulit untuk mengambilkeputusannya.
Jadinya ya seperti sekarang istilahnya digantungin statusnya oleh pemerintah pusat. Dibinasakan juga enggak, didukung juga ogah2an. Namun apabila ditelisik lebih dalam hal ini ada sisi baiknya juga. Tanpa adanya status sebagai mobnas mobil2 lokal ini akan lebih leluasa berkembang daripada dgn status mobnas nya yg saya yakin akan dijegal sebelum berkembang sekalipun. Pemerintah "menganggap" ini ya hanya seperti industri manufaktur pada umumnya, hanya saja ini hasilnya mobil. Ini berarti usaha yang harus dikeluarkan oleh para produsen mobil lokal ini akan lebih besar lagi. Namun dengan usaha yang gigih dari nol saya yakin mobil2 lokal ini akan lebih tahan banting dibandingkan dengan mobil nasional yang dari awal hanya "netek" dari pemerintah pusat.
So go go mobil lokal dari manapun kalian!!

TFM1
January 14th, 2012, 01:25 AM
@TFM1
Esemka itu sebenarnya udah ada sejak 2009 cuman sekarang jadi heboh itu sejak dipakai mobil dinas sama Jokowi :)
Lain halnya seandainya yg dipakai mobdin sama pak Jokowi itu MOKO, mungkin MOKO lah yg jadi sorotan sekarang :D

hahaha,,, beda popularitas... kalau moko di pake sama syahrul yasin limpo (gubernur sulsel) ga ngaruh apa2, bedan kalau dipake jokowi... :lol:

padahal gubernur sulsel ini cukup terkenal, gubernur yg dapat rekor muri dengan meraih penghargaan tingkat nasinal dan internasional terbanyak, sampe 93 pernghargaan... :lol:

Bener bro bayangan gw juga akan seperti itu kalau semua produsen mobnas yang sudah ada sekarang dilebur jadi satu, tiap produsen sudah membawa mobil nya masing2 temasuk rnd nya, tinggal penyamaan branding dari mobns nya.
Tapi saya rasa untuk mencapai ke sana masih jauh. Bagaimanapun juga pemerintah pusat tetap harus memberikan payung hukum dan kepastian mengenai mobnas. Kalau sekarang sih masih moblok alias mobil lokal belum ada tanda2 ke-nasionalannya.
Saya yakin masih ada tekanan2 dari pihak investor asing dalam hal penciptaan mobnas, ada kepentingan yang lebih besar dari dari sisi investor tersebut di mana pemerintah pusat kita telalu sulit untuk mengambilkeputusannya.
Jadinya ya seperti sekarang istilahnya digantungin statusnya oleh pemerintah pusat. Dibinasakan juga enggak, didukung juga ogah2an. Namun apabila ditelisik lebih dalam hal ini ada sisi baiknya juga. Tanpa adanya status sebagai mobnas mobil2 lokal ini akan lebih leluasa berkembang daripada dgn status mobnas nya yg saya yakin akan dijegal sebelum berkembang sekalipun. Pemerintah "menganggap" ini ya hanya seperti industri manufaktur pada umumnya, hanya saja ini hasilnya mobil. Ini berarti usaha yang harus dikeluarkan oleh para produsen mobil lokal ini akan lebih besar lagi. Namun dengan usaha yang gigih dari nol saya yakin mobil2 lokal ini akan lebih tahan banting dibandingkan dengan mobil nasional yang dari awal hanya "netek" dari pemerintah pusat.
So go go mobil lokal dari manapun kalian!!

^^ +1 untuk bro eurico
saya setuju bro eurico jadi menkoperekomian :okay: :lol:

laba-laba
January 14th, 2012, 02:22 AM
ada yg tau sparepart2 dari2 mana2 saja ESEMKA pakai ?
aku dengar sih mesin timor, porseneling Toyota ACE, chasis Mitsubitshi, lampu daihatsu ?
ada yg nambahin secara lengkap ?

TFM1
January 14th, 2012, 05:32 AM
Sabtu, 14 Januari 2012 | 22:52:58 WITA | 78 HITS
Unhas Sempurnakan Mobil Moko
Dibuat Lebih Dinamis dan Bertenaga Matahari

MAKASSAR, FAJAR -- Univesitas Hasanuddin (Unhas) akan mengembangkan mobil lokal Sulsel, Moko menjadi mobil bertenaga surya. Mobil ini nantinya akan disulap menjadi mobil hybrid atau mobil ramah lingkungan nyaman dan aman untuk keluarga.


Kesiapan Unhas mengembangkan Moko ini sebenarnya telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken saat perayaan HUT Sulsel lalu. Namun karena materil baru didatangkan sehingga baru akan dimulai kembali.

Pembantu Rektor III Unhas, Prof Dr Nazaruddin Salam, MT, didampingi Dekan Teknik Unhas, Dr Ing Ir Wahyu H Piarah, MS.ME, Jumat 13 Januari usai menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Rumah Jabatan Gubernur, mengungkapkan, pekan ini Unhas akan memasukkan usulan pengembangan. Salah satu sistem yang dikembangkan yakni, pemanfaatan tenaga matahari. "Karena mobil ini ada yang diperuntukkan untuk niaga atau toko, maka yang perlu disentuh adalah pemakaian bahan bakar. Harus lebih irit, kita berpikir menjadikannya sebagai mobil tenaga surya," jelas Nazaruddin.

Dia pun menguraikan, masih banyak kelemahan dimiliki Moko. Tiga komponen utama sebuah mobil, yakni mesin, chasis dan interior harus dipoles. Moko kata Nazaruddin, kalah kelas dari mobil komersil buatan Jepang atau Eropa. Karena itu, Unhas sebagai lembaga pengembangan siap memoles teknologi Moko. "Kita punya jurusan mesin, dan mereka siap mengembangkan dan menyempurnakan Moko menjadi mobil yang digemari," jelasnya.

Moko memakai mesin 4 Tak, 2 silinder. Penggunaan bahan bakar masih boros karena pemakaiannya melebihi volume silinder. Ini perlu diperbaiki. Setirnya pun masih pakai manual, bukan powersteering sehingga keras. Bodi atas juga akan dibuat lebih aerodinamis, agar daya hambat bisa dikurangi. "Kita sudah siap kembangkan. Dalam waktu dekat, kita akan memolesnya menjadi mobil yang lebih digemari. Kalau memiliki kelebihan karena komponen tentu akan menarik di pasaran," ungkapnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, tahap awal Moko yang dibekali mesin dari China, memang masih serba terbatas. Karena itu butuh dikembangkan dengan teknologi yang lebih memadai.

"Saya tidak pernah berkecil hati. Andaikan kita punya lisensi mesin, saya kira mesinnya pun sudah bisa diproduksi di Indonesia. Tapi pelan-pelan saja dulu. Asal mobil ini sudah bisa diterima dan digunakan masyarakat," jelasnya.

Salah satu daya jual Moko kata gubernur harganya yang dijangkau masyarakat, sekitar Rp50 juta - Rp60 juta. Ini pun diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. "Lumayan bisa dipakai jual nasi kuning atau sayuran," jelasnya. (aci)
http://www.fajar.co.id/read-20120113225258-unhas-sempurnakan-mobil-moko

atmada
January 14th, 2012, 07:11 AM
hahaha,,, beda popularitas... kalau moko di pake sama syahrul yasin limpo (gubernur sulsel) ga ngaruh apa2, bedan kalau dipake jokowi... :lol:

padahal gubernur sulsel ini cukup terkenal, gubernur yg dapat rekor muri dengan meraih penghargaan tingkat nasinal dan internasional terbanyak, sampe 93 pernghargaan... :lol:


93? :eek:..
IMO kayaknya kalau ke arah industri jalannya bakal lebih mulus Moko daripada Esemka untuk sekarang. :)

TFM1
January 14th, 2012, 07:23 AM
^^ iya bro,,, 93 penghargaan, dan dapat rekor MURI...

oiya salah satu nama dari 3 tipe mobil moko memakai nama anaknya yg baru saja meninggal. yg tipe Rinra.

semoga saja sesuai ekspektasi Atmada, semoga bisa segera produksi massal... :okay:

bakpao
January 14th, 2012, 11:47 AM
gubernur Sulsel juga cukup jeli. Indonesia bag timur, at least Sulawesi perlu mobil murah. Kalau diproduksi di Jawa harga akan lebih mahal karena faktor ongkos kirim. Yah semoga ini jadi embrio majunya bukan saja mobnas tapi juga kualitas hidup masyarakat menengah ke bawah. Kan kita juga senang kalau penduduk pedesaan banyak yg bisa beli mobil :)

TFM1
January 14th, 2012, 12:54 PM
^^ yup, dan ini juga akan menjadi katalisator perekonomian pedesaan di sulsel. dg adanya mobans akan meningkatkan mobilitas masyarakat, dan juga produktivitas usaha massyarakat tersebut. karena 2 jenis mobil ini memang dikhususkan untuk mobil usaha dan dagang. sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan distribusi barang dan jasa pun meningkat... :okay:

acoolguyfromnz
January 14th, 2012, 05:08 PM
Saya baca berita dari media Indonesia sptnya memang pemerintah tdk mau industri mobnas tumbuh spt link di bawah ini:

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/01/01/291186/21/2/Dahlan-Iskan-Sebut-Mobil-Esemka-Modal-Awal-ke-Orientasi-Teknik

Di mulut sih sptnye mereka mau mendukung tapi prakteknya tdk. Benar2 parah negara ini, pejabat gak bisa di percaya dan gak bisa mengikuti dinamika masyarakat. Tinggal tunggu waktu saja di ganti.

sbyctzn
January 14th, 2012, 09:26 PM
Klo benar diproduksi massal, GEA/Moko harus siap bersaing ketat head to head dg yg sudah populer dan laris di pasaran, yaitu sepeda motor roda 3.
Seperti ini salah satunya

http://www.kaisar-motorcycles.com/front/images/stories/produk/triseda_rx.jpg

http://www.kaisar-motorcycles.com/front/images/stories/produk/triseda_xp.jpg

sumber:
http://www.kaisar-motorcycles.com/front/index.php

secara dimensi saya pikir g jauh berbeda, sudah populer, banyak yg memakai, murah, irit, perijinannya jelas, dan bla bla bla...
Pasar sudah membuktikan, di daerah2 banyak yg memakai sepeda motor roda 3 itu dipakai untuk komersil...

fajarmuhasan
January 15th, 2012, 03:26 AM
Ijin untuk mobnas itu apa saja koq sepertinya lama banget keluarnya?

Namewee
January 15th, 2012, 01:51 PM
ada yg tau sparepart2 dari2 mana2 saja ESEMKA pakai ?
aku dengar sih mesin timor, porseneling Toyota ACE, chasis Mitsubitshi, lampu daihatsu ?
ada yg nambahin secara lengkap ?

kalau begitu mah gak pantas disebut mobnas! :lol:

Mending ini aja saudaranya Moko,,,, dari bodi hingga mesin lokal punya :D

http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/386310_2453952467612_1216068673_1928033_727550862_n.jpg

bakpao
January 15th, 2012, 01:55 PM
kalau begitu mah gak pantas disebut mobnas! :lol:

Mending ini aja saudaranya Moko,,,, dari bodi hingga mesin lokal punya :D

http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/386310_2453952467612_1216068673_1928033_727550862_n.jpg

itu kan baru gossip :)

TFM1
January 15th, 2012, 02:27 PM
^^ semua sparepart moko Lokal Indonesia bro, chasis, body dll kecuali mesin... karena memang belum dapat sertifikat apa gitu dari kemeterian... ada foto2 pabriknya juga kok saya post...

tapi tenang saja, saat ini pabriknya sedang dibangun dan akan dibuat 100% lokal... :okay:

coba baca berita2 yg saya posting disini. lengkap kok beritanya, dari 2011 waktu pertama di rilis, sampe ketika akan dijadikan mobil hibrid...

dan saat ini sudah dibagikan 45 buah kepada daerah2 di sulsel :D

bakpao
January 15th, 2012, 02:45 PM
^^ semua sparepart moko Lokal Indonesia bro, chasis, body dll kecuali mesin... karena memang belum dapat sertifikat apa gitu dari kemeterian... ada foto2 pabriknya juga kok saya post...

tapi tenang saja, saat ini pabriknya sedang dibangun dan akan dibuat 100% lokal... :okay:

coba baca berita2 yg saya posting disini. lengkap kok beritanya, dari 2011 waktu pertama di rilis, sampe ketika akan dijadikan mobil hibrid...

dan saat ini sudah dibagikan 45 buah kepada daerah2 di sulsel :D

sori saya salah quote bro, yg saya maksud gossip itu ttg ESEMKA pakai mesin Timor dll, bukan ttg Moko :)

tapi sejujurnya, tanpa ada maksud mngecilkan karena saya senang dan mendkung mobnas, saya tidak heran kalau Esemka pakai mesin dan onderdil campuran dr mobil2 lain...seperti yg saya ungkapkan panjang lebar, membuat mesin dan beberapa onderdil mobil itu tdk gampang...jadi jangan kita berkecil hati, nanti kalau mereka sdh besar dgn ada modal pasti akan lebih baik... berbeda dgn kasus Moko yg dipelopori Inka dan sekrg disupport Sulsel, ya pasti lebih mantap...:)

TFM1
January 15th, 2012, 03:04 PM
^^ +1 saya setuju bro... semoga mobnas2 kita bisa bangkit dan bersaing di pasar, minimal pasar nasional... :D

atmada
January 15th, 2012, 03:49 PM
^^ Btw, kalau begitu INKA pegang dua mobnas? GEA & MOKO, tapi yang MOKO produksinya di Sulsel? CMIIW.

TFM1
January 15th, 2012, 03:55 PM
^^ sepertinya seperti itu... tapi dari berita terdahulu, kedepannya moko akan dilepas oleh Inka dan dipegang oleh pemprov sulsel melalui BUMD atau semacamnya... :D

bakpao
January 15th, 2012, 03:56 PM
^^ sepertinya seperti itu... tapi dari berita terdahulu, kedepannya moko akan dilepas oleh Inka dan dipegang oleh pemprov sulsel melalui BUMD atau semacamnya... :D

keliatannya Inka akan kasih license ya ke Sulsel utk produksi Moko

TFM1
January 15th, 2012, 03:57 PM
^^ iya sepertinya begitu, karena memang teknologi Moko ini milik PT Inka. dan Inka, Unhas, Pemprov makassar sudah menandatangani MoU beserta beberapa pihak lainnya, untuk mengembangkan Moko...

sbyctzn
January 15th, 2012, 04:40 PM
IMO daripada keluar biaya banyak lagi buat bangun pabrik yg pastinya bakal milyaran rupiah, mending produksinya tetap di INKA saja, dan uang yg mau dibuat bangun pabrik itu dipakai untuk pengembangan dan riset mesin Rusnas, Desain, Prospek komersial bisnis dan marketingnya.
Tapi sah2 saja sih klo pengen buat pabriknya di Makassar kan yg punya uang pemprop Sulsel.
Hmmm... Jadi kedepan bakal ada dua mobil berbeda, GEA yg akan dikembangin Sulsel akan jadi GEA Moko, dan yg lainnya INKA akan mengembangkan sendiri GEA juga, soalnya secara fasilitas penunjang sudah punya, pabrik, desainer profesional, serta dukungan Mentri BUMN yg kemarin baru aja mampir ke INKA, tinggal prospek bisnis dan komersialnya.
Dalam waktu dekat saya pikir lebih realistis INKA saja dulu yg ngembangin lagi GEA dan dibuat produksi massal.
Produksi dan terus dikembangin sendiri mesin Rusnas dari BPPT itu...
Saya yakin klo ajeg dan telaten pasti akan menghasilkan yang terbaik, daripada harus mulai dari nol lagi.

oweeyman
January 15th, 2012, 05:29 PM
ada yg tau sparepart2 dari2 mana2 saja ESEMKA pakai ?
aku dengar sih mesin timor, porseneling Toyota ACE, chasis Mitsubitshi, lampu daihatsu ?
ada yg nambahin secara lengkap ?

yah esemka yang mana dulu nih, mobil esemka banyak.. jangan nyamaratain gitu:nuts:

kalo yang ane tau, kalo esemka yang rajawali/digdaya mereka udah pake mesin yang dicor sama PT AIK, konstruksinya masih ngambil dari mesin mazda taun 80/90an

bakpao
January 15th, 2012, 05:32 PM
yah esemka yang mana dulu nih, mobil esemka banyak.. jangan nyamaratain gitu:nuts:

kalo yang ane tau, kalo esemka yang rajawali/digdaya mereka udah pake mesin yang dicor sama PT AIK, konstruksinya masih ngambil dari mesin mazda taun 80/90an

ini akan jadi pertanyaan dari Tjokro, Rilham dan Venantio: hak ciptanya masih berlaku enggak? Moga2 enggak ya...

laba-laba
January 15th, 2012, 06:26 PM
aku dukung anak2 SMK, paten2, karena awak tak bisa...
tapi tolong jangan katagorikan ini sebagai mobil Nasional.

laba-laba
January 15th, 2012, 06:32 PM
Bisa jadi nanti ini malah diambil alih Daihatsu. Mereka kasih modal, pembuatannya melibatkan anak SMK, bahan 100% lokal, tapi dijual dengan merk Daihatsu. Pemerintah hanya diam karena udah disumpal duit.

Kalo ini terjadi, maka mobil nasional kita hanya sebatas 'kandungan lokal'...buka Merk.

Makanya disatukan aja. Atau kalo mau semuanya diberdayakan, satu-satu. jangan semua. jangan karena 'mobil nasional' lagi naik daun, semua bikin, ga fokus, malah jadinya saling menjatuhkan.

Baikin dulu satu. Esemka misalnya. dibina bener2, dibikin aturan dan payung hukum, dll. Kalau udah Settled, baru GEA naik, atau Moko naik. Pelan-pelan lah.

Bener bro. masih kemakan euforia. :)

aku rasa Daihatsu gak butuh itu. untung mereka apa ?

tjokro_ragazzo
January 16th, 2012, 04:35 AM
aku rasa Daihatsu gak butuh itu. untung mereka apa ?

Biaya murah, sudah ada platform shg biaya research n development lebih murah, simple.

fajarmuhasan
January 16th, 2012, 04:45 AM
PT INKA menurut gw cuma sbg pemilik paten utk GEA, sementera produksinya akan diberikan ke instansi/pabrik yg mau spt pemprov Sulsel itu.
Kerena INKA bagaimanapun bisnis-nya adalah kereta api jadi mengenai mobil hanya sampingan

TFM1
January 16th, 2012, 06:12 AM
Biaya murah, sudah ada platform shg biaya research n development lebih murah, simple.

produksi murah tanpa biaya R&D, pemasaran, terus dapat untung besar... :bash:

PT INKA menurut gw cuma sbg pemilik paten utk GEA, sementera produksinya akan diberikan ke instansi/pabrik yg mau spt pemprov Sulsel itu.
Kerena INKA bagaimanapun bisnis-nya adalah kereta api jadi mengenai mobil hanya sampingan

+1 pak Fajar...

laba-laba
January 16th, 2012, 08:05 AM
Biaya murah, sudah ada platform shg biaya research n development lebih murah, simple.

biaya murah apaan ? sekarang aja daihatsu sudah menggunakan bahan lokal. Trus platform apaan ? mana bisa lah mereka pakai itu... soalnya maen comot sana sini.
Dan aku rasa ilmuan orang2 daihatsu lebih tinggi ilmunya dari ilmuan esemka

lagian daihatsu gak butuh produk2 esemka untuk membuat mobil murah. karena mereka memang pasti bisa.
paling diuntungkan daihatsu tentang regulasi2 yg membuat biaya2 pajak atau administrasi tidak harus mereka bayar.

Yg membuat mahal mobil2 di indonesia tuh salah satunya biaya pajak import barang.

maap deh bukan merendahi orang2 esemka itu. tapi jangan merendahkan enginer2 daihatsu.

titus15
January 16th, 2012, 08:38 AM
^^ secara teknis memang nggak ada hubungannya... tapi secara politis sangat kental aromanya. Daihatsu memang nggak perlu esemka, karena mereka udah punya segalanya.
Cuma mobil esemka ini kuat aromanya jadi alat politik pencitraan buat ancang2 2014. kalo dibiarkan beergulir dukungan akan bisa makin menguat (bukan dukungan buat membuat mobnas yang kuat tapi buat ngegolkan sponsor esemka naik panggung). Bisa jadi daihatsu bergerak buat mengeliminir hal tersebut atas hitung2an politik tertentu.

Saya kurang paham betul maksud Jokowi yang promote esemka begitu rupa, tapi simpati orang ke beliau jadi meroket padahal dia sendiri dihujat-hujat juga gara2 isu ini. See... ini persis waktu SBY mau naik jaman megawati dulu. Kansnya mungkin ada... secara orang sekarang makin menunggu keajaiban, secara tokoh politik Jakarta udah nggak mungkin diharapkan lagi. Sejauh ini orang level Bupati/walikota aja udah digadang2 jadi B-1. Kalo kedepan orang makin nggak percaya sama RI 1 dan kroninya yang bentar lagi mau bikin ribut2 dengan denominasi rupiah (yang pasti akan mengakibatkan pencetakan uang besar2an--buat pemilu??), juga penghapusan subsidi premium yang ujung2nya bakal mengutungkan perusahaan migas asing, membuat instabilitas dll, bukan nggak mungkin orang makin berani mengambil spekulasi mengangkat tokoh daerahnbuat mimpin daripada meneruskan keterpurukan dari pemimpin model lama. sentimen publik mungkin saja dimainkan sampai tujuan tersebut.

Tentang kemampuan anak SMK sendiri, menurut saya itu biasa saja melihat kurikulum kayak penjara yang mereka lakoni. saya salut atas kerja mereka, namun sebagaimana anak berprestasi lainnya (yang menang di olimpiade ini itu, merebut penghargaan ini itu,bermain di klub eropa dll), nampaknya keberadaan mereka belum penting sekali, kecuali dijadikan tunggangan politik semata... saemoga mereka yang menunggangi anak2 SMK ini punya tujuan yang mulia yaitu bener2 mengangkat anak2 briliant setelah mereka naik di kursi yang mereka idamkan...

just my 2cent (kalo rupiah jadi di redenominasi:P)

laba-laba
January 16th, 2012, 08:45 AM
seharusnya pun kepala sekolahnya harus berhati2 untuk segera membenahi legal force nya.
dan itu kurasa pak joko pun bingung juga nantil..

nangz
January 16th, 2012, 10:12 AM
dari pak Mentri, lumayan mencerahkan deh, gak cuma tentang Mobnas, tetapi juga tentang masa depan industri otomotif itu sendiri serta tentunya tentang INKA & perkeretaapian.
Jangan Paksa Tiba-Tiba Makrifat (http://dahlaniskan.wordpress.com/2012/01/16/jangan-paksa-tiba-tiba-makrifat/)
POSTED BY ADMINISTRATOR ⋅ 16 JANUARI 2012 ⋅ 56 KOMENTAR
Senin, 16 Januari 2012
Manufacturing Hope 9

Mendikbud layak memberikan penghargaan kepada Wali Kota Solo Jokowi, setidaknya untuk satu hal: mempromosikan keberhasilan program kementeriannya. Khususnya, dalam pengembangan mobil Esemka. Mendikbud Mohamad Nuh-lah yang memprogramkan 23 sekolah menengah kejuruan (SMK) itu merakit mobil Esemka. Tiga di antaranya SMK swasta. Satu di antara tiga itu adalah SMK Muhammadiyah Borobudur, Magelang, yang dua tahun lalu ikut jadi korban meletusnya Gunung Merapi.

Siswa SMK Muhammadiyah ini, sebagaimana SMK Solo yang sudah dipromosikan Jokowi, bahkan sudah melewati beberapa tahap kesulitan perakitan mobil. Mula-mula merakit satu mobil. Lalu, dibongkar lagi untuk dirakit lagi. Dibongkar lagi dan dirakit lagi.

Tahap berikutnya, SMK tersebut bersama-sama dengan 23 SMK lainnya diberi wewenang (dan uang) untuk membeli suku cadang yang bisa dirangkai menjadi mobil. Boleh impor, boleh dari dalam negeri. Uangnya disediakan.

Mereka memilih mengimpor dari Tiongkok. Karena tidak mungkin setiap SMK mengimpor sendiri-sendiri, 23 SMK tersebut bersepakat menunjuk sebuah perusahaan importer. Dipilihlah spare part mesin berbasis teknologi merek Wuling dari Tiongkok.

Spare part impor itu dibagikan secara merata ke 23 SMK. Inilah yang kemudian dipakai belajar merakit dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. Hasilnya sangat baik, tapi di blok mesinnya belum ada tulisan Esemka.

Tahap berikutnya lagi, blok mesin tidak didatangkan dari Tiongkok, tapi dibuat oleh industri kecil baja Ceper, Klaten. Cetakan blok mesin yang masih kasar ini dikirim ke Jakarta untuk dibubut di pabrik mobil. Juga diberi merek Esemka. Dari Jakarta, blok mesin ini dikirim ke 23 SMK untuk dirakit oleh para siswa. Tahap inilah yang berhasil dirakit menjadi mobil Jokowi. Karena itu, baik yang di Solo, di SMK Muhammadiyah Borobudur, maupun di beberapa SMK lainnya, bentuk dan modelnya sama.

Fisiknya gagah dan finishing-nya halus. Gas, kopling, rem, power steering, dan power window-nya tidak terasa beda dengan mobil produksi pabrik. Saya mencoba mobil Esemka buatan SMK Muhammadiyah ini sampai kecepatan 80 dan membawanya ngepot di lapangan rumput berlumpur. Tidak ada masalah. Rasanya, mobil Esemka buatan SMK-SMK negeri lainnya juga sama baiknya. Memang ada supervisi dari tim Mendikbud yang diberikan dalam standar yang sama untuk semua SMK.

Kini Mendikbud memberi order yang lebih besar lagi. Kepada SMK Muhammadiyah Borobudur, diberikan order untuk mempraktikkan pekerjaan yang lebih berat: membuat tiga buah bus “2 in 1″. Bus ini bisa untuk angkutan penumpang/barang dan sekaligus bisa diubah sebagai panggung kesenian.

Tiga buah bus tersebut sekarang lagi dikerjakan di bengkel SMK itu. Bagian dindingnya bisa dibuka. Diberi engsel di bagian bawahnya. Ketika dinding bus itu dibuka, jadilah dinding tersebut panggung kesenian. Tiga buah bus “2 in 1″ itu akan diberikan kepada SMK khusus bidang kesenian.

Seniman SMK bisa menuju tempat pertunjukan dengan naik bus dan membawa serta peralatan kesenian. Tiba di lokasi, dinding busnya dibuka dan dihampar sebagai panggung.

Kalau order Mendikbud ini selesai, SMK-SMK itu, seperti SMK Muhammadiyah Borobudur ini, akan memiliki catatan yang panjang: berhasil merakit sedan, SUV, ambulans, pikap, dan bus “2 in 1″.

Siapa pun akan bangga melihat perkembangan itu. Berita mengenai pelajar kita tidak lagi melulu soal perkelahian. Kini mengenai prestasi mereka. Mendikbud sendiri, mungkin karena menganggap perannya itu sebagai kewajiban yang sudah seharusnya, rupanya tidak melihat bahwa keberhasilannya tersebut sebuah success story. Jokowi-lah yang mempromosikan keberhasilan Kemendikbud itu!

Hasil promosi ini sangat nyata. Harga diri sekolah SMK naik drastis. Siswanya begitu bangga. Kini terbukti tidak harus semua lulusan SMP masuk SMA. Saya yakin anak-anak SMK tersebut akan bernasib lebih baik. Begitu lulus kelak, mereka lebih mudah mencari pekerjaan. Baik di industri perbengkelan maupun di industri otomotif. Bahkan, siapa tahu bisa mandiri sebagai pengusaha pemula di bidangnya.

Setelah memahami apa yang sebenarnya terjadi di SMK-SMK itu, sorenya saya meninjau PT INKA di Madiun. BUMN ini sudah berhasil memproduksi mobil 650 cc. Saya mencoba mengemudikannya sejauh satu jam perjalanan dari Madiun ke Takeran lewat Kebonsari. Saya ingin tahu, apakah PT INKA bisa didorong untuk menjadi industri mobil nasional. Agar keinginan yang luas di media mengenai mobnas ini bisa segera mendapatkan muara.

Malam harinya, rapat intensif dilakukan. Temanya sama: apakah PT INKA sudah siap untuk menjadi industri mobil nasional?

Pasti bisa. Terutama, kalau yang dimaksud adalah memproduksinya. Tapi, BUMN ini pernah bertahun-tahun dalam kondisi la-yahya-wala-yamut. Saking beratnya, pernah diputuskan ditutup saja. Krisis ekonomi dan politik 1998 membuat PT INKA kehilangan kehidupannya. PT INKA ibarat orang yang sudah dikira mati dan sudah dimasukkan ke kamar mayat.

Ternyata, dia belum mati benar. Mekanisme internal di tubuhnya (bukan karena ditolong dokter) memungkinkan tiba-tiba denyut nadinya berdetak pelan. Petugas kamar mayat tahu belakangan. Lalu, dikirim ke ICU. Oksigen politik dan ekonomi yang membaik di luar (lagi-lagi bukan karena pertolongan dokter) membuat jantungnya mulai berdetak.

Boleh dikata, baru tiga tahun terakhir PT INKA keluar dari rumah sakit. Jalannya memang sudah tidak sempoyongan, tapi belum bisa kalau disuruh lari. Makannya memang sudah tiga kali sehari, namun otot-ototnya belum terbentuk. Ia sudah mulai bisa berolahraga, namun belum cukup kuat untuk ikut lomba maraton. Apalagi maraton industri mobil yang begitu terjal jalannya dan begitu jauh jaraknya.

Manajemen PT INKA masih harus berkonsentrasi di industri kereta api. Di situlah core business-nya. Di situlah makom-nya.

Dia harus fokus dengan sebenar-benarnya fokus. Istilah saya, dia harus bertauhid. Inti tauhid adalah meng-esa-kan. Dan inti meng-esa-kan adalah fokus. Tidak boleh gampang tergoda. Di dalam bisnis dan di dalam manajemen, godaan itu luar biasa banyak. Sebanyak godaan terhadap keimanan. Kalau sebuah manajemen tidak fokus, dia bisa jatuh menjadi musyrik. Musyrik manajemen. PT INKA tidak boleh diganggu oleh godaan-godaan sesaat. Dia masih di tahap syariat. Jangan dipaksa tiba-tiba makrifat! Bisa gila.

Tapi, PT INKA akan tetap memproduksi mobil. Syaratnya: sepanjang ada pesanan. Itu pun kalau jelas pembayarannya.

Yang penting, PT INKA terbukti bisa memproduksi mobil. Dia sudah banyak latihan membuat mobil ketika tidak ada pekerjaan membuat kereta api dulu. Kini, PT INKA lagi sibuk di core business-nya. Lagi banyak order membuat kereta api. Juga lagi semangat mengembangkannya.

Walhasil, PT INKA belum akan menjadi industri mobil dalam pengertian sampai mengurus sistem distribusi, pemasaran, dan lembaga pembiayaannya. Ini pekerjaan yang memerlukan investasi triliunan rupiah yang berhasil-tidaknya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksinya.

PT INKA masih harus menanam kepercayaan dengan cara mampu menyelesaikan pembuatan 40 kereta api tepat waktu. Juga harus menanam kepercayaan bahwa kualitasnya tinggi. PT INKA juga sedang konsentrasi untuk membuat puluhan lokomotif setelah dipercaya oleh General Electric dari Amerika. Untungnya mungkin tipis, tapi reputasi yang didapat bisa membawa keuntungan besar di belakang hari. Kepercayaan ini harus dijaga. Apalagi perusahaan sekelas GE yang memercayainya.

PT INKA yang kini sudah mulai laba dan bisa menggaji karyawannya jangan digoda-goda dulu untuk proyek-proyek yang bisa menjerumuskannya kembali ke jurang. Saya melihat PT INKA sudah menemukan jalan hidupnya. Juga masa depannya. Di samping dipercaya oleh GE Amerika, juga sudah mulai mengerjakan pesanan dari Singapura dan Malaysia.

Memang PT KAI yang menjadi konsumen terbesarnya kini masih banyak mengimpor kereta bekas dari Jepang, tapi itu hanya sementara. Untuk memperbaiki kinerja keuangan PT KAI sendiri. Dengan tarif kereta saat ini, PT KAI memang baru bisa membeli kereta bekas yang amat murah. Tapi, tiga-empat tahun lagi sudah akan berubah.

Pembenahan di PT KAI terus dilakukan oleh manajemennya. Hasilnya sudah kelihatan nyata dua tahun terakhir ini. Kalau keuangannya sudah lebih baik, pasti PT KAI meninggalkan era beli bekas. Di saat itulah, nanti PT INKA bisa panen raya. Apalagi kalau program ekspornya terus berkembang.

Memang masih banyak masalah di antara keduanya. Tapi, memecahkannya tidak akan sesulit merukunkan Israel dan Palestina. Masalah PT INKA dan PT KAI bisa diselesaikan di atas kereta api. Dalam perjalanan kereta api dari Madiun ke Jombang, berbagai masalah mendasar dibicarakan bersama. “Rapat berjalan di atas rel” itu menemukan kesepakatan-kesepakatan yang memberi harapan.

Ketegangan yang diselingi gelak tawa membawa kesegaran suasana. Salah pengertian di antara PT KAI dan PT INKA bisa dihilangkan. Lalu, salaman. Sinergi bisa disepakati. Salaman lagi. Direksi PT KAI dan direksi PT INKA bersalaman berkali-kali. Pertanda banyak kesepahaman yang terjadi.

Banyaknya penumpang yang dari jauh melihat serangkaian salaman itu mungkin ikut terheran-heran. Saya sendiri bisa turun di stasiun Jombang dengan perasaan?lega. Lalu, bisa nyekar ke makam Gus Dur dengan hati yang lebih lapang.

Kalau begitu, siapa yang akan menggarap mobil nasional?

Jangan khawatir. Saat ini, sudah ada putra bangsa, lulusan ITB tahun 1984, yang sedang secara serius menyiapkannya. Mobil ciptaannya sudah diuji keliling kampus almamaternya. Dia memang pengusaha permesinan yang andal.

Sudah banyak melakukan ekspor mesin. Dia putra Indonesia dari suku Sunda yang sangat nasionalis. Dia seorang profesional yang tangguh. Dia akan membangun pabrik yang serius dengan production line yang serius pula. Dia akan memenuhi segala persyaratan sebuah industri mobil yang sempurna.

Tugas kita adalah membantunya. Yakni, membeli produknya atau setidaknya mendoakannya. Tidak lama lagi. (*)

Dahlan Iskan
Menteri BUMN
kalau media lokal sih yang diberitain yang adu dombanya aja:nuts:

fajarmuhasan
January 16th, 2012, 10:25 AM
@atas,
bacaan yg panjang...makasih share infonya
ternyata tulisan gw tentang INKA sejalan dg pak mentri....
untuk esemka emang lebih cocok sbg praktikum..bila perlu dibuatkan saja kurikulumnya...dan itu lebih kepada perakitan.
kalo utk design akan lebih baik diserahkan kepada ahli (minimal engineer lah..) dan susah kalo esemka merekrut engineer.

kalo dari cerita tsb...sudah ada calon yg akan membuat pabrik dan kelengkapannya yg katanya putra sunda...itu sangat bagus.
dan pabrik tsb bisa juga bekerjasama dg esemka....beberapa unit diserahkan kepada SMK utk dirakit

laba-laba
January 16th, 2012, 12:24 PM
jujur sama aja boong...

yang benar orang2 SMK yang terpilih nanti lulus, guru2 pengajarnya langsung disubsidi , langsung diabayarin belajar pembuatan engine baru, kalau bisa belajar di LN, dikerahkan sebagain tenaga ahli dalam pembangunan sembuah mobil.

Kalau begini sama aja teteuup mereka jadi buruh kerja.

rilham2new
January 16th, 2012, 04:24 PM
^^ secara teknis memang nggak ada hubungannya... tapi secara politis sangat kental aromanya. Daihatsu memang nggak perlu esemka, karena mereka udah punya segalanya.
Cuma mobil esemka ini kuat aromanya jadi alat politik pencitraan buat ancang2 2014. kalo dibiarkan beergulir dukungan akan bisa makin menguat (bukan dukungan buat membuat mobnas yang kuat tapi buat ngegolkan sponsor esemka naik panggung). Bisa jadi daihatsu bergerak buat mengeliminir hal tersebut atas hitung2an politik tertentu.

Saya kurang paham betul maksud Jokowi yang promote esemka begitu rupa, tapi simpati orang ke beliau jadi meroket padahal dia sendiri dihujat-hujat juga gara2 isu ini. See... ini persis waktu SBY mau naik jaman megawati dulu. Kansnya mungkin ada... secara orang sekarang makin menunggu keajaiban, secara tokoh politik Jakarta udah nggak mungkin diharapkan lagi. Sejauh ini orang level Bupati/walikota aja udah digadang2 jadi B-1. Kalo kedepan orang makin nggak percaya sama RI 1 dan kroninya yang bentar lagi mau bikin ribut2 dengan denominasi rupiah (yang pasti akan mengakibatkan pencetakan uang besar2an--buat pemilu??), juga penghapusan subsidi premium yang ujung2nya bakal mengutungkan perusahaan migas asing, membuat instabilitas dll, bukan nggak mungkin orang makin berani mengambil spekulasi mengangkat tokoh daerahnbuat mimpin daripada meneruskan keterpurukan dari pemimpin model lama. sentimen publik mungkin saja dimainkan sampai tujuan tersebut.

Tentang kemampuan anak SMK sendiri, menurut saya itu biasa saja melihat kurikulum kayak penjara yang mereka lakoni. saya salut atas kerja mereka, namun sebagaimana anak berprestasi lainnya (yang menang di olimpiade ini itu, merebut penghargaan ini itu,bermain di klub eropa dll), nampaknya keberadaan mereka belum penting sekali, kecuali dijadikan tunggangan politik semata... saemoga mereka yang menunggangi anak2 SMK ini punya tujuan yang mulia yaitu bener2 mengangkat anak2 briliant setelah mereka naik di kursi yang mereka idamkan...

just my 2cent (kalo rupiah jadi di redenominasi:P)

Dari awal sy sudah nyatakan, ada kemungkinan memang "MESIN HUMAS" sedang bekerja :tongue2: Cuman kita orang awam yang suka tidak suka adalah "Korban" dari "Mesin HUMAS" yaa susah mau ditanya soal pandangan jernih. Pandangan para politisi termasuk di dalamnya pandangan Gubernur Jateng sebenarnya memberikan dinamika pendapat yang menarik untuk diikuti, karena dia politisi yang mengerti proses di belakang layar dunia "Politik HUMAS" :D . Apalagi udah bawa-bawa nasionalisme, kesannya MOBNAS adalah proyeksi dari nasionalisme dan patriotisme saja. Sementara Pragmatisme dianggap sebagai haluan kiri :lol:

Lihat aja politisi yang ngikut-ngikut. Benar-benar kasian sama anak SMK nya.

rilham2new
January 16th, 2012, 04:48 PM
dari pak Mentri, lumayan mencerahkan deh, gak cuma tentang Mobnas, tetapi juga tentang masa depan industri otomotif itu sendiri serta tentunya tentang INKA & perkeretaapian.

kalau media lokal sih yang diberitain yang adu dombanya aja:nuts:


Di artikel ini dia agak hati-hati, bahkan artikel itu secara umum tidak bicara soal MOBNAS. Tapi bicara soal PT. INKA yang sebaiknya jangan diusik dulu soal MOBNAS.

Baru tahu juga ternyata menurut Dahlan Iskan, PT. INKA baru "sehat" 3 tahun belakangan. Memang BUMN-BUMN manufaktur kayak PT. DI, PT. PAL, PT. PINDAD, dan PT. INKA, dan BUMN lain yang berbasis FARMA.

Memang secara popularitas (barangkali secara kinerja korporasi??) sangat-sangat tidak berkilau ketimbang BUMN berbasis JASA, seperti Perbankan, Penerbangan, Pos, Pengelolaan Bandara dan Pelabuhan, PErtambangan, dan Perkebunan. Setidaknya dari segi pemberitaan.

Kita jarang dengar berita PROFIT untuk BUMN Manufaktur itu. Kita sering sangka bahwa BUMN Manufaktur ini lebih banyak kerja di "Proyek-proyek sosial", ketimbang yang cari profit.

acoolguyfromnz
January 16th, 2012, 09:16 PM
To all,

Saya gak lihat pemerintah mendukung mobnas. Pemerintah lebih memilih jadi tukang jahit spt Thailand dan lebih memilih memberi kemudahaan pajak buat para produsen mobil dunia. Becuse that is the easiest way to earn money for the government.

1. Dahlan Iskan terang2an menyebutkan bhw Esemka lebih di tujukan utk bahan praktek. Yg jadi masalah ketika tdk ada satupun perusahaan yg di dukung pemerintah utk membuat produksi masal mobil nasional maka skill mereka (para siswa) jadi sia2.

2. Bapak yg satu ini juga meminta PT INKA utk lebih kosentrasi utk gerbong. Itu artinya GEA juga cuma mengandalkan pemda Sulawesi utk membuat R&D dsb. Produk PT INKA juga saya rasa tdk akan laku banyak mengingat cc-nya kecil dan tdk ada dukungan R&D. Bergabungnya GE dgn PT INKA itu sama analogikanya dgn Perusahaannya Murdaya dgn NIKE yakni antara tukang jahit dgn produsen. No more no less.

3. Jadi cuma satu yg sisa yakni yg ada di Jawa barat. Tapi melihat hasil produksi mereka yg seperti mobil2 pengganti bajaj dgn model aneh dan cc kecil di pastikan mobil ini tdk bisa berkembang spt yg di harapkan. Esemka di minati org banyak karena modelnya lebih masuk akal buat rakyat Indonesia di banding Tawon dsb. Kalau mesin Esemka bisa tahan 2 tahun tanpa henti di nyalakan terus menerus tanpa ada kerusakan, di jamin mobil itu laku di pasaran karena 50% org sudah suka dari awal dgn modelnya.

4. MS Hidayat juga mengatakan spt itu. Bapak yg satu ini berharap Indonesia berada di antara Thailand dan Malaysia. Itu artinya Indonesia akan memproduksi mobil nasional tapi produk mobil nasional kita tdk akan mengganggu income produser mobil dunia.

Ini sama saja dgn membuat mobil nasional "hidup segan mati pun tdk mau" spt PT DI. Terus terang saya lihat bapak satu ini tdk pantas jadi menteri selain menghalangi niat WNI utk mandiri (padahala bapak ini di gaji rakyat Indonesia) juga memandang Indonesia jika mendirikan 2 gedung tertinggi di dunia tdk akan laku. Prestasi beliau juga biasa2 saja. Mulai dari perusahaan pribadinya dan departmentnya juga tdk berprestasi.

eurico
January 16th, 2012, 09:26 PM
Back to topic saja deh "Indonesia car created by anak negeri" gak usah bahas mobnas lagi, gak ada cerita untuk mobnas :p

acoolguyfromnz
January 16th, 2012, 09:26 PM
Kalau Malaysia kurang begitu bersinar "mobnas atau produk turunan"nya di banding Korea selatan di karenakan mereka kurang begitu "tepat sasaran" dalam membaca selera dunia. They havent put theirselve on "customer shoes".

Contoh:

1. Lotus yg di ganti mesinnya dgn Toyota. Toyota sangat terkenal dgn efisiensi mesinnya dan hemat BBM. Kata Org NZ, Toyota itu mobil org2 akuntant yg suka berhemat. Jelaslah org tdk akan membeli Lotus karena tujuan org membeli Lotus bukan untuk menghemat BBM tapi utk fun. Will you buy Lotus that cannot satisfy your adrenalin and only satisfy your pocket? Offcourse not.

2. Proton. Org melihat Proton = Mitsubishi. Kalau proton = mitsubishi dan beda harga jual kedua kendaraan ini hampir sama buat apa org beli proton? Org masih belum melihat orisinalitas Proton dan org belum melihat kiat org2 Proton utk membuktikan kepada dunia produk mereka reliable and meet the world standard as shown by Japanease and South Korean car makers.

Saya lebih suka Esemka dan produk2 nasional lainnya spt TATA India atau Shelby USA utk belajar memahami ilmu membuat dan memasarkan produk serta memperkuat profit company itu. Setelah kuat profit dan ilmunya baru kita beli produsen mobil dunia yg hampir kolaps spt yg di lakukan TATA dgn Jaguarnya. Itu namanya learning curve.

Kalau cuma jadi penjahit selama2nya gak akan pintar dan mandiri spt produsen sepatu Nike. Gak mungkin mereka produksi produk mereka sendiri. Yah alih teknologynya cuma di bidang jahit menjahit.

Tujuan akhir business adalah "how do you meet people expectation and increase their demands to buy your products more then other products?"
Kita belajar utk berdikari dan bisa bersaing. Di samping itu pula semakin banyak perusahaan mobnas maka semakin besar Industri manufakturing Indonesia.

acoolguyfromnz
January 16th, 2012, 09:45 PM
@Eurico,

Pantaslah Indonesia jadi yg terbelakang dalam segala hal.

Makanya saya gak yakin sampai kiamat Indonesia bisa jadi a developed country because the way we think and act still like a developing country.

So Eurico, please let me know what is what does "Indonesia car created by anak negeri" mean to you and what is the purpose of this thread?

eurico
January 17th, 2012, 02:39 AM
Jumat, 13 Januari 2012 08:05 WIB
Mobil Nasional
Ini Dia Proses Pembuatan Esemka


....

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/01.%20Januari/20120112-proses_1.jpg

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/01.%20Januari/20120112-proses_2.jpg

Prosesnya pun diakui Sukiyat, menggunakan proses handmade. Yakni pelat besi dikenteng manual. Disana pembuatan bemper, grill, kap mesin, pintu, fender dan sebagainya dilakukan, berikut proses pengecatan. Prosesnya termasuk ngebut, sekitar 4 bulanan.

Hingga kini, proyek pembelajaran ini masih berlangsung. Misalnya perakitan mesin dipusatkan di SMK Warga.Sedangkan Solo Techno Park menjadi tempat praktek bersama SMK untuk assembly. “Assembly line yang seperti ini, di Indonesia ada 23 tempat,” lanjut Totok.

source: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/01/13/327148/178/1/Ini-Dia-Proses-Pembuatan-Esemka

eurico
January 17th, 2012, 02:47 AM
Kalau Malaysia kurang begitu bersinar "mobnas atau produk turunan"nya di banding Korea selatan di karenakan mereka kurang begitu "tepat sasaran" dalam membaca selera dunia. They havent put theirselve on "customer shoes".

.....

Proton udah mulai bersinar kok, mereka bisa menembus pasar Jepang per 2012 ini

PROTON Satria Neo Officially Goes On Sale In JAPAN From 2012

...
Developed for the Japanese domestic market, the CUSCO-engineered Group N Proton Satria Neo rally cars are sold by CUSCO to competitors competing in the Junior Rally Championships in Japan and Asia Pacific. “The introduction of the Satria Neo in the Japanese market will enable PROTON to cater to enthusiasts and rally teams competing in the niche motorsports market,” said Datuk Abdul Razak Dawood, the head of PROTON Motorsports.
...


tuh mereka putting on "customer shoes"

source: http://proton.com/Media-Centre/News---Events/Archives/2012/January/PROTON-Satria-Neo-Officially-Goes-On-Sale-In-JAPAN.aspx

@Eurico,

Pantaslah Indonesia jadi yg terbelakang dalam segala hal.

Makanya saya gak yakin sampai kiamat Indonesia bisa jadi a developed country because the way we think and act still like a developing country.

So Eurico, please let me know what is what does "Indonesia car created by anak negeri" mean to you and what is the purpose of this thread?

kalo maksudnya yang kamu beri tanda petik itu ya mobil buatan anak negeri dalam artian buatan anak2 Indonesia, namun apakah serta-merta mereka menjadi mobnas? IMHO tidak.

tjokro_ragazzo
January 17th, 2012, 03:04 AM
Kalau Malaysia kurang begitu bersinar "mobnas atau produk turunan"nya di banding Korea selatan di karenakan mereka kurang begitu "tepat sasaran" dalam membaca selera dunia. They havent put theirselve on "customer shoes".


2. Proton. Org melihat Proton = Mitsubishi. Kalau proton = mitsubishi dan beda harga jual kedua kendaraan ini hampir sama buat apa org beli proton? Org masih belum melihat orisinalitas Proton dan org belum melihat kiat org2 Proton utk membuktikan kepada dunia produk mereka reliable and meet the world standard as shown by Japanease and South Korean car makers.



Wait. Ada yg perlu diluruskan. Anda apa sudah pernah kenal Gen.2?? Satria Neo?? Savvy?? Saga BLM??

Sebelah mana nya yg Mitsubishi om?? Mesin udah produksi sendiri. Desain udah buatan sendiri. Sudah disesuaikan dengan pasar global. Mereka sudah bisa masuk Timur Tengah, Mesir, Asia, bahkan sampe Australia. Belum menguasai, tapi sudah bisa penetasi.

Ok. Stereotype dr jaman baheula mereka = mitsubishi. tapi sekarang??

eurico
January 17th, 2012, 03:41 AM
^^nah secara tersirat pengembangan Proton yang "mobnas" nya Malaysia pun itu adalah berawal dengan kerja sama dengan pabrikan lain yaitu Mitsubishi. Sekarang mereka bisa melangkah lebih maju lagi dengan R&D yang lebih kuat lagi, hal itu semua dapat terjadi karena ada dukungan penuh dari Pemerintah pusatnya. Hal inilah yang membedakan dengan mobnas di Indonesia, makanya mobil2 karya anak bangsa sekarang ini saya bilang bukanlah mobnas Indonesia yang sesungguhnya karena belum mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat.

eurico
January 17th, 2012, 03:45 AM
Kamis, 12 Januari 2012 12:01 WIB
Mobil Nasional
Jalan Panjang Mobil Esemka Menuju Industri Nasional


...
Artinya, bila setiap tahapan yang mesti dilalui itu membutuhkan 3 bulan, 11 proses produksi bisa menghabiskan waktu 33 bulan atau 2 tahun 9 bulan . Itu belum berhitung dari segi permodalan yang mesti disediakan.
...


source: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/01/12/327122/178/1/Jalan-Panjang-Mobil-Esemka-Menuju-Industri-Nasional

fajarmuhasan
January 17th, 2012, 03:59 AM
menurut gw nech
Esemka itu biarkan esemka saja sbg sarana utk praktikum murid2 SMK gak perlu bercita cita jadi mobnas yg diproduksi komersial

sbyctzn
January 17th, 2012, 04:13 AM
Wah, setelah baca tulisannya pak DIS saya jadi optimis banget BUMN2 manufaktur kita kelak akan maju.
PTDI, INKA, sudah mulai sembuh...

Jadi penasaran dengan tulisan pak DIS yg ini
Kalau begitu, siapa yang akan menggarap mobil nasional?

Jangan khawatir. Saat ini, sudah ada putra bangsa, lulusan ITB tahun 1984, yang sedang secara serius menyiapkannya. Mobil ciptaannya sudah diuji keliling kampus almamaternya. Dia memang pengusaha permesinan yang andal.

Sudah banyak melakukan ekspor mesin. Dia putra Indonesia dari suku Sunda yang sangat nasionalis. Dia seorang profesional yang tangguh. Dia akan membangun pabrik yang serius dengan production line yang serius pula. Dia akan memenuhi segala persyaratan sebuah industri mobil yang sempurna.

Tugas kita adalah membantunya. Yakni, membeli produknya atau setidaknya mendoakannya. Tidak lama lagi. (*)
Siapa ya?
Jadi kemungkinan ada yg akan membuat mobil nasional ya...?

menurut gw nech
Esemka itu biarkan esemka saja sbg sarana utk praktikum murid2 SMK gak perlu bercita cita jadi mobnas yg diproduksi komersial

Agree...
Sekolah ya sekolah aja...
Dibuat untuk sarana belajar, bongkar2, mempelajari, dan mengembangkan...
Jd nanti SDM dari SMK itu bisa siap untuk industri mobnas yg beneran klo sudah lulus.
Jangan sampai belajar dicampur adukkan dengan upaya komersil, bisnis, industri, dll.
Bisa amburadul nanti Pendidikan negara kita...

blinkblink
January 17th, 2012, 04:56 AM
mungkin tokoh yang di maksud pak dahlan iskan,sebagai alumni ITB pengusaha permesinan dan sudah banyak mengekspor produknya adalah Dasep Ahmadi kali yah??

atmada
January 17th, 2012, 06:49 AM
menurut gw nech
Esemka itu biarkan esemka saja sbg sarana utk praktikum murid2 SMK gak perlu bercita cita jadi mobnas yg diproduksi komersial


Agree...
Sekolah ya sekolah aja...
Dibuat untuk sarana belajar, bongkar2, mempelajari, dan mengembangkan...
Jd nanti SDM dari SMK itu bisa siap untuk industri mobnas yg beneran klo sudah lulus.
Jangan sampai belajar dicampur adukkan dengan upaya komersil, bisnis, industri, dll.
Bisa amburadul nanti Pendidikan negara kita...

Iya, nanti dibedakan antara pembelajaran dan industri. Sedikit penjelasan: :cheers1:

Sedangkan Walikota Solo Joko Widodo menilai pernyataan kontroversial dari Menteri BUMN Dahlan Iskan mengenai Esemka hanya didasari kesalah pahaman persepsi. Ia menilai, tak sepenuhnya pernyataan yang dilontarkan oleh Dahlan Iskan itu salah.

“Beliau itu benar, kalau untuk SMK itu sebagai pembelajaran. Yang untuk industri itu Esemka yang diproduksi oleh PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK),” katanya kepada wartawan, Minggu (15/1/2012).

Ia menerangkan, konsep mobil Esemka dirancang sejak 5 tahun lalu. PT SMK telah merancang konsep dan membedakannya, konsep apa yang digunakan untuk pelatihan pembelajaran siswa SMK dan konsep apa yang dipergunakan untuk produksi massal.

Jokowi beranggapan, Dahlan Iskan belum memahami konsep yang telah dibuat oleh PT SMK tersebut. “Mungkin Dahlan tidak tahu kita punya PT SMK, punya STP (Solo Techno Park), dan punya home industri. Saya yang akan menjelaskan langsung kepada beliau,” tambahnya.

selengkapnya: Jokowi Benarkan Pernyataan Dahlan (http://jatengonline.com/15/01/2012/jokowi-benarkan-pernyataan-dahlan/)

fajarmuhasan
January 17th, 2012, 07:36 AM
Iya, nanti dibedakan antara pembelajaran dan industri. Sedikit penjelasan: :cheers1:



selengkapnya: Jokowi Benarkan Pernyataan Dahlan (http://jatengonline.com/15/01/2012/jokowi-benarkan-pernyataan-dahlan/)

OOOOO gitu...ada salah pengertian
makasih info-nya

dasarKAMPUNGAN
January 25th, 2012, 08:14 PM
Inka Siap Jadi Produsen Mobil Nasional
Rabu, 25 Januari 2012 | 19:47

JAKARTA - PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) menyatakan siap mendukung pengembangan mobil nasional dengan menjadi produsen utama mobil yang secara mandiri dirancang dan diproduksi industri dalam negeri dengan sebanyak mungkin menggunakan komponen lokal.

"Kami mampu menjadi prinsipal (produsen utama) untuk produksi alat transportasi perkotaan," kata Direktur Utama PT Inka Roos Diatmoko dalam rapat dengar pendapat tentang pengembangan industri mobil nasional antara pemerintah dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu.

http://www.investor.co.id/home/inka-siap-jadi-produsen-mobil-nasional/28725

titus15
January 26th, 2012, 12:22 AM
^^ sebetulnya kontraproduktif juga.... Industri Kereta api malah memproduksi mobil. Bukannya seharusnya memindah orang dari menggunakan mobil pribadi ke kendaraan umum (kereta Api ) ya????

bimbim
January 28th, 2012, 07:16 PM
^^ sebetulnya kontraproduktif juga.... Industri Kereta api malah memproduksi mobil. Bukannya seharusnya memindah orang dari menggunakan mobil pribadi ke kendaraan umum (kereta Api ) ya????

Ini lah kreatifnya bangsa kita,......
Kadang saking kreatifnya malah nggak focus sama tujuannya..... dan hal gini ini banyak banget terjadi disegala bidang.

Buat gw sendiri kadang juga bingung melihat hal ini,... Bangga atau Sebaliknya?....

nugietj
January 30th, 2012, 01:20 PM
To all,

2. Bapak yg satu ini juga meminta PT INKA utk lebih kosentrasi utk gerbong. Itu artinya GEA juga cuma mengandalkan pemda Sulawesi utk membuat R&D dsb. Produk PT INKA juga saya rasa tdk akan laku banyak mengingat cc-nya kecil dan tdk ada dukungan R&D. Bergabungnya GE dgn PT INKA itu sama analogikanya dgn Perusahaannya Murdaya dgn NIKE yakni antara tukang jahit dgn produsen. No more no less.

Saya tidak melihat poin di atas sebagai kesalahan. Strategi berarti berfokus pada keunggulan kompetitif tertentu, bukan berusaha untuk unggul dalam semua hal di luar core competence karena keterbatasan sumber daya dan kondisi pasar (Untuk hal ini anda bisa belajar Management Strategy nya Michael Porter plus Strategy Implementatiton via BSC-nya Robert Kaplan and David Norton).
PT Inka memiliki kemampuan inti (core competence) di bidang manufaktur Kereta Api, itu yang harus terus menerus di bangun. Kalaupun suatu saat PT Inka akan melebarkan sayap menjadi produsen mobil, butuh usaha ekstrakeras mulai dari redefine strategy formulation dan implementasinya, termasuk kebutuhan dana yang tidak sedikit (Ini perlu digarisbawahi, dalam bisnis kita harus terbiasa menggunakan ukuran/measurement termasuk untung rugi, bukan menjalankannya secara serampangan).
Apalagi Pak Dahlan sudah menyebutkan bahwa baru tiga tahun PT Inka keluar dari "Rumah Sakit", (http://www.inka.co.id/wp-content/uploads/2011/08/Tren-Keuangan.pdf).
Coba anda logika, bagaimana bisa seorang yang baru keluar dari ICU RS langsung bisa melakukan multitasking?
Dengan kondisi seperti ini, target pertama bagi PT Inka memang recovery total kondisi kesehatannya sambil berusaha membangun dan mempertahankan core competence yg dimilikinya, sambil sesekali mengerjakan mobil pesanan. Jadi perlu ditulis besar2, Mr BUMN's minister tdk menghalangi Indonesia (termasuk PT INKA) utk jadi produsen otomotif sendiri.

acoolguyfromnz
January 31st, 2012, 12:52 AM
@Nugietj,

Baru keluar ICU sudah harus multitasking? Well the world is now more competitive than before and will be more competitive in the future.

Short planning memang semua BUMN harus sehat dan long planningnya semua BUMN dan BUMD harus profitable dan expansive jika kita menganut paham liberal utk BUMN/D itu survive.

Mr BUMN dan departmentnya ibarat Mr Gordon Ramzi di business couching utk BUMN yg memastikan kualitas pertumbuhan dan kesehatan BUMN on the top notch condition. Meaning they are trully healthy. Kita ingin BUMN bisa benar2 spt Dubai wealth management atau Tamasek atau GE di US.

Kalau wealth managementnya baik, ketika Indonesia mengalami krisis BUMN/D ini bisa jadi jaring pengaman kita dari krisis spt Toyota dan pabrik2 jepang lainnya di luar negeri.

@Bimbim,

Gak masalah. Kita bisa spt Perancis. Jualan mobil ke luar negara sedangkan di dalam negeri free macet karena kita memaksimalkan public transport.

Dgn demikian uang tetap masuk.

tjokro_ragazzo
January 31st, 2012, 07:31 AM
Oiya KIAT ESEMKA Rajawali udah diulas di AutoBild. Edisi Januari ke-2.

gantengscool
January 31st, 2012, 07:48 AM
Mobil Esemka Akan Libatkan Industri Jerman


TEMPO.CO, Surakarta - Kedutaan Republik Indonesia untuk Jerman berjanji untuk membuka peluang kerja sama antara Surakarta dan industri otomotif Jerman dalam pengembangan mobil Kiat Esemka. Sebab Jerman dinilai menjadi salah satu negara yang memiliki industri otomotif yang cukup maju dan modern.

“Di Jerman ada pabrik mobil raksasa seperti Mercedes Benz, VW, serta BMW, yang merupakan industri otomotif terbesar,” kata Wakil Kepala Kedutaan Besar Indonesia di Berlin, Diyah Wulandari Rubianto, saat berkunjung ke Surakarta, Jawa Tengah, Senin, 30 Januari 2012.

.................................

Secara teknis, Surakarta bisa mengirimkan perwakilannya untuk belajar teknologi otomotif di Jerman. Sebaliknya, perusahaan otomotif di Jerman juga bisa mengirimkan perwakilannya untuk memberi pelatihan otomotif ke Surakarta.

Diyah mengaku optimistis rencana kerja sama itu akan mendapat sambutan dari Jerman. Apalagi, katanya, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Norbert Baas, telah berkunjung ke Surakarta pada akhir pekan lalu dan melihat langsung proses produksi mobil Kiat Esemka.

Wali Kota Surakarta Joko Widodo menyambut tawaran itu. “Tawaran itu merupakan peluang yang harus diambil,” katanya. Bahkan dia berencana untuk berangkat ke Jerman pada Maret mendatang. Selain membahas masalah kerja sama itu, kebetulan dia mendapat undangan untuk promosi dan investasi dalam ajang International Tourism Boerse (ITB) di Jerman. “Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari industri otomotif Jerman,” kata Joko Widodo.

..............................................


selengkapnya :
http://www.tempo.co/read/news/2012/01/30/090380596/Mobil-Esemka-Akan-Libatkan-Industri-Jerman

gantengscool
January 31st, 2012, 07:59 AM
Dari awal sy sudah nyatakan, ada kemungkinan memang "MESIN HUMAS" sedang bekerja






yg diwarnai biru jelas-jelas bahasa yang opini :tongue2:

gantengscool
January 31st, 2012, 08:01 AM
Solo Manufaktur Siap Produksi Esemka 500 Unit


Besar Kecil Normal

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Solo Manufaktur Kreatif (PT Soman) Sulistyo Rabono menjamin produksi mobil Esemka akan mencapai 500 unit pada 2012. "Produksi akan dilakukan bertahap. Tahun depan akan dilihat lagi ketersediaan infrastruktur dan permintaan pasar," katanya seusai dengar pendapat dengan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat RI, Rabu, 25 Januari 2012.

Mengenai target itu, Sulistyo mengatakan sudah ada 100 calon rekanan dari usaha kecil dan menengah (UKM). "Seperti yang disampaikan Pak Jokowi, ini kan bukan program besar. Jadi, selain pengerjaan yang bertahap, pelaku produksi juga dari industri kecil dulu," kata Sulistyo lagi.


.....................................



selengkapnya :
http://www.tempo.co/read/news/2012/01/25/090379632/Solo-Manufaktur-Siap-Produksi-Esemka-500-Unit

Ampelio
February 3rd, 2012, 06:58 AM
Dari website Solo Techno Park : http://www.solotechnopark.com/in/berita-a-kegiatan/berita/124-pangkostrad-order-20-esemka.html

http://img831.imageshack.us/img831/6052/stp02.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/831/stp02.jpg/)
http://img843.imageshack.us/img843/1824/stp03.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/843/stp03.jpg/)

fajarmuhasan
February 3rd, 2012, 07:59 AM
esemka bolehlah.....gitu aja udah hebat, cari pasar di pemerintahan saja dulu
dan gak perlu buru buru pengen bombastis, pelan pelan saja sambil melakukan pengembangan terutama design

HangPC2
March 14th, 2012, 12:21 PM
Kiat Esemka ada buat '' Crash Test '' ? selain dari Uji Emisi

tjokro_ragazzo
March 14th, 2012, 01:55 PM
Satu lagi, Mobil Nasional itu lebih kepada pola pikir.

Pola pikir tepat, jadilah mobil nasional yang sesungguhnya, yang bisa dibanggakan.

Kalau pola pikir saja salah, gimana strategi kedepannya.

:)

lizia.
March 16th, 2012, 07:00 AM
Jum'at, 16 Maret 2012 , 06:59:00
Siapkan Rp 5 T untuk Mobnas Listrik


Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak terhindarkan lagi. Di tengah kondisi pelik itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan mencetuskan ide segar. Yakni, merancang lahirnya mobil nasional (mobnas) bertenaga listrik. "Sekitar tiga bulan lagi semoga sudah bisa di uji coba," kata Dahlan setelah bertemu dengan pimpinan DPR di Senayan, Jakarta, kemarin (15/3).

Dia memperkirakan pembuatan mobil listrik tahap pertama itu akan menghabiskan dana Rp 5 triliun. Besaran dana tersebut sangat jauh bila dibandingkan dengan penggunaan BBM yang hingga bisa mencapai ratusan triliun. "Saya sangat ingin melahirkan?mobil listrik nasional untuk bisa mengurangi ketergantungan kita pada BBM," cetus mantan dirut PLN tersebut.


sumber: http://www.jpnn.com/read/2012/03/16/120842/Siapkan-Rp-5-T-untuk-Mobnas-Listrik-

Andre_theRising
March 16th, 2012, 07:40 AM
Memang untuk ukuran membuat mobil di bawah payung 'Mobnas', menurut pendapatku perlu ada BUMN tersendiri. Aq nggak yakin apa pemerintah 'rela' memberikan proyek masa depan ini full kepada swasta.. Tapi Pemerintah juga nggak mungkin secara langsung ngurus ini, makanya keknya wws-nya ya bikin BUMN untuk mobil nasional

Pak Dahlan saya yakin nggak begitu nyaman dengan 'hype' mobil Esemka kemarin, yang bisa kutangkap dari ucapannya 'alon-alon, jangan terburu2 dan histeria'... ia lebih fokus kepada pendidikan otomotif bagi anak SMK, jangan langsung mereka dibawa ke dunia 'industri otomotif'

v-sun
March 21st, 2012, 07:54 AM
rabu, 21 maret 2012
Mobil Listrik ITB Selesai 2014

TAMANSARI,(GM)-
Institut Teknologi Bandung (ITB) siap menerima tantangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membuat mobil listrik sebagai alternatif untuk mengatasi ketergantungan bahan bakar minyak (BBM). ITB menargetkan awal 2014 mendatang, prototipe mobil listrik bisa rampung.

"Sementara itu, dua minggu ke depan kami lebih dulu akan menyampaikan proposal terkait riset dan pembuatan mobil listrik ini kepada presiden dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional," ungkap Rektor ITB, Prof. Akhmaloka kepada wartawan, usai pembukaan Seminar Nasional Seni Rupa dan Kebudayaan di Aula Barat ITB, Jln. Ganesha, Selasa (20/3).

Menurutnya, proyek ini bermula saat ada undangan dari SBY kepada empat rektor PTN di Indonesia, yakni ITB, UGM, UI, dan ITS ke Kantor Kepresidenan Jakarta, Senin (19/3). Pada pertemuan tersebut dibahas tentang solusi teknologi untuk mengurangi ketergantungan BBM dan keempat PTN ditantang untuk melakukan inovasi berupa pengembangan mobil bertenaga listrik. SBY meminta tenggat waktu tahun 2014 agar karya ini bisa diluncurkan.

........

http://www.klik-galamedia.com/index.php?id=201203210030493

TFM1
April 12th, 2012, 06:38 AM
http://i1086.photobucket.com/albums/j441/amazingmotivator/Untitled-10.png

fajarmuhasan
April 12th, 2012, 06:45 AM
design mobil listrik udah ada belom yak?
ITB aka bikin jenis sedan, MPV, SUV atau pick up?

Namewee
April 12th, 2012, 09:49 AM
http://i1086.photobucket.com/albums/j441/amazingmotivator/Untitled-10.png

Jadi mobil GEA telah diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah sumsel?? Berarti PT INKA tidak akan memproduksi lagi mobil GEA

TFM1
April 12th, 2012, 10:01 AM
^^ kalau tidak salah kerjasama Inka dengan Pemprov Sulsel... CMIIW

Namewee
April 12th, 2012, 02:01 PM
^^ kalau tidak salah kerjasama Inka dengan Pemprov Sulsel... CMIIW

yup betul

Namun untuk produksi sepertinya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah sumsel :)

TFM1
April 13th, 2012, 10:43 AM
^^ sulse bro, bukan sumsel... hehehe :D

tjokro_ragazzo
April 19th, 2012, 02:06 PM
http://i1086.photobucket.com/albums/j441/amazingmotivator/Untitled-10.png

dari 50, bisa produce 500.000 per tahun... amin.... :)

Namewee
April 19th, 2012, 04:02 PM
dari 50, bisa produce 500.000 per tahun... amin.... :)

Harusnya ada investor yang berminat

Kalau dinas perindustrian yang memproduksi menurut saya takkan berkembang

acoolguyfromnz
April 19th, 2012, 08:59 PM
Namewee,

If the system works, you dont have to worry. When the dinas perindustrian do not work well, they will loose the jobs. The government will liquidate the dinas as Dahlan Iskan will do with low profitable BUMN.

However we are managed by the bunch of people who don't understand everything and will low ability.

tjokro_ragazzo
April 20th, 2012, 03:22 AM
Government + Investor.

Penggerak utama harus pemerintah. Karena ini berjudul Mobil Nasional. Simple.

tjokro_ragazzo
May 23rd, 2012, 10:36 AM
PT Fin Komodo Teknologi
Mantap, Mobnas Komodo Siap Jadi Elektrik

http://www.otomotifnet.com/gallery/otomobil/article/thumb/20120515_113423_Fin-Electric_TN.jpg

Cimahi – Meski tanpa gembar-gembor besar mengenai perkembangan teknologi, namun nyatanya PT Fin Komodo Teknologi (FKT)selaku produsen mobnas Komodo diam-diam tengah mengembangkan sebuah kendaraan konsep bertenaga elektrik (EV).

Hal ini disampaikan oleh Dewa Yuniardi, Ketua Bidang Pemasaran/Komunikasi PT FKT, “Benar kami sedang mengembangkan mobil listrik. Dan saat ini konsep ini telah memasuki proses desain untuk prototyping,” ujarnya.

Keunggulan dari mobil berjuluk Fin Komodo Electric ini adalah bobotnya yang ringan, yakni hanya 320 kg dan didukung sosok kompak. Dengan mengandalkan motor listrik, kendaraan ini akan sangat efisien, karena diakui dapat menghemat energi listrik.

“Kami kembangkan mobil ini dari platform yang sudah kami miliki yang saat ini dan sudah teruji di pasar dengan bermesin motor bakar 250cc. Sehingga mudah di transformasikan menjadi Mobil Elektrik,” tambah Dewa.

PT FKT sendiri adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology). Produsen mobil off road ringan, Komodo ini telah berpengalaman dalam bidang desain dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi. (mobil.otomotifnet.com)

http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/05/15/330828/178/1/Mantap-Mobnas-Komodo-Siap-Jadi-Elektrik-


Satu lagi milestone menuju Mobnas....

Eh, mana nih kok sepi guys? Berita Esemka meredup, sepi juga ini thread.... padahal bisa explore lagi kan selain Esemka... :)

fajarmuhasan
May 23rd, 2012, 11:47 AM
mobil listrik it sistemnya gimana?
pake batere, dan tempat nge-charge gimana?
apa gak pake tenaga surya aja kan Indonesia negara tropis, jadi gak perlu tempat ngecharge batere.

gw masih kepikiran kalo listrik PLN ternyata gak kuat utk mensuplai ke mobil listrik...saat nge-charge batere rame rame, listriknya trip

aguuungg
May 23rd, 2012, 04:36 PM
semoga mobnas kedepan bisa lebih memperhatikan segi eksterior :ohno:

sturmgewehr
May 26th, 2012, 07:39 AM
mungkin bisa dibahas calon putra petir yg sering dibahas ama Menteri BUMN Dahlan Iskan itu seperti apa, pihak2 yg digandeng apa saja, serta tujuan yg diinginkan seperti apa nantinya.

saran saya sih juga sama, utk desain exterior dan interior sebaiknya menggunakan jasa profesional. mungkin tidak harus org luar negeri, tapi paling tidak orang yg ahli di bidang desain mobil.
Toyota Kijang Innova kalo ga salah yg ngedesain org Indonesia ya? cmiiw.

TFM1
May 26th, 2012, 11:04 AM
45 Unit Mobil Toko Siap Dipasarkan
MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memperkenalkan Mobil Toko (Moko) kepada masyarakat umum dengan menggelar city touring, berkeliling Kota Makassar, kemarin.

Sebanyak 45 unit kendaraan yang diproduksi bersama PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) ini, menyusuri ruas jalan utama. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kehadiran Moko yang diproduksi Sulsel menunjukkan Indonesia memiliki kemampuan untuk memproduksi kendaraan sendiri. Menurutnya, ada idealisme di dalam produksi mobil murah tersebut ditengah gempuran kendaraan impor dari Jepang.

”Ini yang mau kita tunjukkan. Jangan cuma mau yang instan karena akan bersifat sementara. Impor beras dan garam tidak boleh di Sulsel.Mobil pun kita bisa buat sendiri,”terangnya usai melepas touringperdana 45 unit Moko, di Rumah Jabatan Gubernur,kemarin. Syahrul mengungkapkan, selain mobil,ke depannya Pemprov Sulsel menargetkan bisa memproduksi motor hingga traktor untuk pertanian.

Tetapi, harganya harus tetap lebih murah dan diperuntukan bagi pelaku usaha kecil. ”Suatu saat akan kita buktikan kalau kita tidak kalah dengan Negara lain.Untuk Moko saja, kita lebih dulu dari mobil yang diproduksi siswa SMK di Solo. Tapi Moko harus untuk rakyat,harganya tidak boleh di atas Rp40 juta. Bahkan, saya mau, Moko jadi mobil paling irit di dunia,”ungkapnya.

Peraih penghargaan Bintang Maha Putera Utama dari Presiden RI itu, menuturkan, touringmoko di Kota Makassar, untuk memperkenalkan hasil karya dengan ketulusan, bukan politik. ”Tidak ada ji gunanya jadi gubernur kalau tidak ada apaapa. Saya mau jawab pendekatan politik dengan kerja.Orang mau bicara apapun, yang pilih kita adalah hasil kerja kita,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan, touring perdana di dalam kota merupakan pengenalan kepada masyarakat sekaligus ajang uji coba.Apalagi, pengadaan dan pemeliharaan Moko telah dituntaskan tahun ini. ”Dari 45 unit dianggarkan tahun 2011 telah selesai diproduksi dan sekarang bisa dilihat hasilnya.Ini sekaligus menjadi jawaban bagi pihak-pihak yang meragukan kelanjutan produksi mobil murah ini,”tandasnya.

Irman menjelaskan, dari anggaran Rp2,7 miliar, baru terealisasi 500 juta. Sehingga, masih ada anggaran sekira Rp2,2 miliar.Pembuatan mobil Moko juga melibatkan partisipasi sumber daya lokal dan teknisi lokal dalam rangka rancang bangun Moko. ”Komponennya juga telah menggunakan komponen lokal,” jelasnya.

Ia menambahkan,produksi awal moko masih ada beberapa ketidaksempurnaan. Tetapi, dengan mapingproduksi,generasi kedua akan jauh lebih baik dan comfort dari generasi pertama. ”Generasi kedua tentunya akan jauh lebih baik dan comfort dari generasi pertama,” tambahnya. ●supyan umarhttp://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/497962/
http://farm9.staticflickr.com/8163/7272269382_3fc33512fc_b.jpg

typhoonbringer
May 28th, 2012, 03:52 PM
mesinya pake merk apa ni?

sturmgewehr
May 29th, 2012, 02:50 AM
“Plok–plok–plok” di Istana Negara Jogjakarta

“Plok–plok–plok” di Istana Negara Jogjakarta
Belum pernah soal mobil listrik dibahas seserius ini. Serius pembahasannya, tinggi level yang membahasnya, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri inisiatornya. Bahkan beliau sendiri pula yang memimpin rapatnya. Ini terjadi, Jumat sore (25/5) lalu di Istana Negara Jogjakarta. Lebih separo menteri anggota kabinet hadir. Semua rektor perguruan tinggi terkemuka diundang: UI, ITB, ITS, UNS, UGM, dan lain-lain. Para rektor itulah yang menyiapkan presentasi hasil kajiannya. Saya sendiri menghadirkan “Pendawa Putra Petir” yang kini sedang menyiapkan prototipe mobil listrik nasional.

Para rektor itu, di bawah koordinasi Mendikbud Muhammad Nuh dan Menristek Gusti Muhammad Hatta, secara mengejutkan menyajikan hasil kajian akademik yang sangat lengkap dan mendalam. Padahal, Presiden SBY hanya memberi waktu 2,5 bulan kepada mereka. Presiden memang pernah mengundang para rektor itu ke Istana Jakarta. Untuk meminta pandangan mereka mengenai realistis tidaknya mobil listrik nasional. Presiden lantas minta kajian akademiknya. Waktu 2,5 bulan ternyata cukup untuk mereka.

Karena itu, saat Presiden menagih yang ditagih begitu siapnya. Rupanya Presiden dan para rektor sama-sama semangatnya. Ini seperti “tumbu ketemu tutupnya, Anang ketemu Ashantinya”! Ini juga menunjukkan bahwa dunia perguruan tinggi sebenarnya sudah lama memendam kesumat: melahirkan sesuatu yang bersejarah oleh kemampuan intelektual bangsa sendiri. Bahwa konsep itu bisa lahir begitu cepat pada dasarnya juga karena dunia perguruan tinggi sudah lama melakukan kajian, riset, dan ujicoba yang mendalam.

Para mahasiswa pun sudah bisa membuatnya. Saya sudah mencoba yang buatan mahasiswa ITS, ITB, atau pun mahasiswa UGM. Sudah bertahun-tahun mereka memendam harapan: kapan hasil riset itu tidak sekadar berhenti sampai di peti. Mereka sudah lama mimpi kapan hasil kajian itu menjadi karya nyata untuk bangsa. Bahkan mereka pernah curiga jangan-jangan kepentingan bisnis besarlah yang membunuh bayi mereka –sejak masih di dalam kandungannya. Maka begitu Presiden SBY memberikan sinyal yang kuat untuk lahirnya mobil listrik nasional ini, para rektor menyala seperti bensin menyambar bara yang menganga. “Kami sampai kurang tidur dan tidak sempat mengajar,” ujar doktor elektro UGM yang terlibat penyiapan konsep itu.
sumber : http://www.bumn.go.id/ptpn11/publikasi/pengumuman/%E2%80%9Cplok%E2%80%93plok%E2%80%93plok%E2%80%9D-di-istana-negara-jogjakarta/

sturmgewehr
May 30th, 2012, 03:57 PM
Dasep Ahmadi Berlomba Melawan Waktu untuk Selesaikan Mobil Listrik Nasional


Bikin Tiga Varian agar Harga Terjangkau Rakyat
Dasep Ahmadi, satu di antara lima anak negeri yang kini bersiap melahirkan mobil listrik nasional. Bersama tim, Dasep harus bekerja keras untuk menyelesaikan proyeknya itu dalam tiga bulan ke depan sebagaimana ditargetkan oleh Presiden SBY.
encananya, Dasep merilis tiga varian mobil listrik. Yakni varian standar, grand, dan lux. Warna yang dipilih hitam dan putih, serta satu warna lagi dirahasiakan. ’’Mobil ini nanti tidak dijual mahal. Makanya kami bikin tiga varian agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen,” katanya.

Dasep memperkirakan, bila mobil karyanya secara resmi diterima pemerintah, dirinya perlu waktu dua tahun lagi untuk menyiapkan produksi masal. Itu berarti pada 2014 mobil listrik tersebut sudah bisa dinikmati masyarakat.

Untuk mendukung obsesinya itu, Dasep menyiapkan dua pabrik di Depok dan Bogor. Selain itu, sekitar 300 perusahaan anggota Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMA) siap mendukung pengembangan mobil listrik itu. "Kebetulan, saya ketua GAMA," ujarnya.
sumber : http://radarlampung.co.id/read/radar/berita-foto/49890-dasep-ahmadi-berlomba-melawan-waktu-untuk-selesaikan-mobil-listrik-nasional

ceudah
June 9th, 2012, 03:38 PM
Dan kini, mobilnya udah ada... :D
smoga bisa produksi massal segera...

http://oto.detik.com/readfoto/2012/06/08/141012/1936329/647/1/asyik-mobil-listrik-nasional-segera-rilis?o990101pilred

satu lagi...

http://oto.detik.com/read/2012/06/08/104809/1936079/1207/mobil-listrik-nasional-mulai-dikembangkan

tampaknya, jalan lobang itu sudah mulai ditaburi pasir, untuk selanjutnya di pasang aspal, smoga perjalanan bangsa ini mulus adanya...

fajarmuhasan
June 11th, 2012, 02:36 AM
@atas,
bentuknya mirip hyundai atoz
tapi ya gpp sech...jalan terus aja ntar juga bisa mendesign lebih bagus

aguuungg
June 11th, 2012, 02:33 PM
dari depan lumayan bagus, tapi dari belakangnya, no :ohno:

ChibaTadayoshi
June 11th, 2012, 04:41 PM
Emang kenapa belakangnya? lumayan kok, emang mirip AtoZ bgt. Untuk mobil lokal, menurut saya designnya yang paling lumayan.

sturmgewehr
June 12th, 2012, 07:41 AM
iya lumayan kok desainnya menurut saya. ga malu2in kayak desain2 "mobnas" sebelum2nya.. :D

Venantio
June 12th, 2012, 06:20 PM
Itu pake headlight-nya Toyota Rush ya? Bener nggak sih? Kok mirip banget?

fajarmuhasan
June 13th, 2012, 01:29 AM
Emang kenapa belakangnya? lumayan kok, emang mirip AtoZ bgt. Untuk mobil lokal, menurut saya designnya yang paling lumayan.

untuk tahap awal gpp ... udah bagus
apalagi ni kan pake mesin bikinan sendiri,,justru ini kunci utamanya
bentuk luar bisa mudah disesuaikan pasar....mungkin juga lagi dibuat design design utk produksi berikutnya yg akhirnya produksi massal udah jauh lebih bagus

fajarmuhasan
June 18th, 2012, 03:12 AM
ini ada berita katanya agustus bisa ditest drive (mobil listrik)
sumber http://finance.detik.com/read/2012/06/18/070939/1943519/1036/ini-dia-harga-mobil-listrik-dahlan-iskan?f9911023

lagi nebak nebak berapa harganya setelah diproduksi massal,,,karena utk prototype tergolong mahal
sekelas avanza dihargai 200jt

Hadi
June 18th, 2012, 05:27 AM
iya lumayan kok desainnya menurut saya. ga malu2in kayak desain2 "mobnas" sebelum2nya.. :D

iyap gpp. untuk tahapan awal sudah bagus kok. ayo improving lagi... harga nya di buat murah saja. yang paling saya suka ini menggunakan bahan bakar listrik :)

Namewee
June 23rd, 2012, 03:15 AM
Fin Komodo Electric Car

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/s720x720/538081_3294735013803_1150386691_n.jpg

Di share langsung oleh empunya di group ini
https://www.facebook.com/groups/finkomodo/

TFM1
June 23rd, 2012, 04:03 AM
^^ kalau mobnas listrik sudah dijual retail. saya beli insyaAllah... :D

Namewee
June 23rd, 2012, 04:22 AM
^^ kalau mobnas listrik sudah dijual retail. saya beli insyaAllah... :D

saya kalau ada uang berlebih pasti juga akan beli bro :D

berharap pemerintah Indonesia benar2 serius dalam pengembangan electric car karena mau tidak mau mobil-mobil bermesin konvensional kedepannya akan semakin ditinggalkan

Dan yang paling utama harus mengedepankan produsen lokal. Percuma saja mereka berkreasi kalau ujung2nya pemerintah lebih mengutamakan bos-bos nippon :ohno:

rilham2new
June 23rd, 2012, 08:06 AM
Itu mobilnya cuman two-seaters ya??? Mau murah juga, takutnya kurang menarik untuk konsumen Indonesia yang umumnya doyan Family Car.

Venantio
June 25th, 2012, 04:06 PM
Fin Komodo Electric Car

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/s720x720/538081_3294735013803_1150386691_n.jpg

Di share langsung oleh empunya di group ini
https://www.facebook.com/groups/finkomodo/

Weehhh... Keren nih mobil...

F-ian
June 25th, 2012, 06:19 PM
Fin Komodo Electric Car

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/s720x720/538081_3294735013803_1150386691_n.jpg

Di share langsung oleh empunya di group ini
https://www.facebook.com/groups/finkomodo/

http://www.whitec0de.com/wp-content/uploads/2012/05/bitch-please.png

This is how you make a car that would sell..

http://i30.photobucket.com/albums/c321/fahrianhs/PursidaFinalFahrianHadisantoso.jpg

Maro5 (dibaca Maros) by F-ian

because the word komodo, Bima, Rama, Arjuna, Gatotkaca is too mainstream :|

selalu aja mobilnya harus mulai dari yang murahan looking..helloo mau diketawain ama proton?

cirkal
July 10th, 2012, 04:12 AM
PLN borong tiga mobil listrik
Senin, 9 Juli 2012 23:30 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) berencana membeli tiga unit mobil listrik jenis MPV sekelas Toyota Avanza, buatan Dasep Ahmadi.

Mobil itu akan digunakan untuk keperluan riset dan pengembangan, kata Menteri BUMN Dahlan Iskan usai RDP Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin.

Dahlan Iskan mengungkapkan PLN akan membeli mobil listrik dengan warna putih, hijau, dan hitam. Dia berkeinginan meminjam mobil listrik warna hijau yang dimiliki BUMN kelistrikan tersebut.

"PLN kan memang sudah ada `roadmap`-nya, Jadi, PLN pesan tiga sebagai prototipe. Nah, satunya saya pinjam," katanya.

Dahlan menjelaskan peminjaman mobil listrik milik PLN itu karena mobil listrik yang dipesannya belum jadi.

Ia berniat membeli mobil listrik bertipe sport sejenis Ferrari yang diproduksi di Kadipaten, Yogyakarta, seharga Rp1,5 miliar.

"Mobilnya baru jadi satu. Pada tanggal 6 Agustus nanti selesai. Pak SBY juga rencananya mau pesan. Nah, kalau Pak SBY pesan mobil listrik ini, tentu saya akan senang," ujarnya.

Ia mengakui mobil listrik sejenis Ferrari ini masih dalam tahap produksi. Kendati demikian, Dahlan menyarankan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mau menunggu hingga pesanan mobil listrik pada rakitan kedua atau ketiga.

Dahlan juga telah mengimbau PT Pertamina Persero menempatkan sistem pengisian baterai untuk mobil listrik, baik di kantor-kantor maupun pusat perbelanjaan.

Mobil listrik itu, kata dia, mampu berjalan hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Ke depan, mobil listrik ini bisa menempuh jarak 300 kilometer untuk sekali pengisian baterai secara penuh.

"Saya akan kasih tahu Pertamina untuk menempatkan `pengecasan` (pengisian baterai) di SPBU-SPBU," tutur Dahlan.
(KR-SSB/D007)

Editor: Ruslan Burhani

Sumber: http://www.antaranews.com/berita/320703/pln-borong-tiga-mobil-listrik

sturmgewehr
July 16th, 2012, 05:33 PM
Besok, Dahlan Iskan Jajal Lagi Mobil Listrik Nasional

JAKARTA--Menteri BUMN Dahlan Iskan akan mencoba lagi mobil listrik Ahmadi, Selasa (17/7). Dia mengaku berbuat kesalahan tadi pagi (Senin, 16/7).

"Terlalu main-main dengan pedal gas yang membuat boros pemakaian listriknya sehingga saat tiba di Jalan Thamrin Jakarta listriknya habis," ujarnya.

Dahlan berangkat dari Depok Senin (16/7) pagi dengan kondisi listriknya tidak sampai separo. Tapi dia pikir cukup untuk perjalanan 50 kilometer dari Depok ke BPPT di Jalan Thamrin.

"Ternyata kurang satu kilometer lagi mobil kehilangan daya. Saya tidak mengira listriknya habis karena indikatornya masih menunjukkan belum habis. Ternyata indikatornya kurang bekerja normal," katanya.

Sebetulnya, lanjut Dahlan, dia sudah curiga ketika sudah menempuh jarak 30 km. Ketika tiba di Pancoran, indikatornya menunjukkan listrik tidak berkurang. Ternyata indikatornya belum bekerja dengan baik.

"Karena itu saya minta Dasep Ahmadi untuk menyempurnakan itu. Ini bukan kekurangan yang berat. Besok sore sudah bisa saya coba lagi. Sekalian menyempurnakan sistem rem dan AC-nya," tuturnya.

kilas balik sejenak, sebenernya ide awal utk pencipataan mobnas listrik ini dari Dahlan Iskan ya?

acoolguyfromnz
July 16th, 2012, 06:21 PM
sayang yah namanya gak marketing sekali...

Yah tinggal produsernya bikin pertanyaan, apa sih yg bikin org mau spend duit buat produk saya?

bhirawa
July 17th, 2012, 04:49 AM
Indonesia Aims to Launch Electric Car Production in 2013

http://evworld.com/news.cfm?newsid=28349

State-Owned Enterprises Minister Dahlan Iskan said on Monday that the country can begin mass production of the national electric car as early as next year after doing a test drive of its prototype on Monday.

“If the infrastructure is ready, we can start mass producing the car with a capacity of 5,000 units per year,” he claimed.

The minister drove the prototype of the Ahmadi Mesin 5.0 electric car, which was named after its maker Dasep Ahmadi, 48 kilometers from its garage at Jati Mulya, on the outskirts of Jakarta, to the Research and Technology Ministry building on Jalan Thamrin in Central Jakarta.

The prototype so far only has a local police road certificate since regulations on taxes and registrations for electric vehicles, which do not fall under existing categories, have yet to be put in place.

Dahlan said President Susilo Bambang Yudhoyono has already instructed the ministers for industry, research and technology and trade to work on the necessary regulations.

“Within the next three months, there should be a clear technical guide for commercial regulations, so that the car can be mass produced,” Dahlan said.

Besides Ahmadi’s electric car, there are four other versions in the final stages of completion under the minibus, city car and sports car categories.


Out of 4 versions, this is the minibus version:

http://data.tribunnews.com/foto/images/preview/20120716_Mobil_Listrik_Nasional_6399.jpg
http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/07/16/163523_mobil-listrik-depok-karya-dasep-ahmadi_663_382.jpghttp://www.iotomotif.com/wp-content/uploads/2012/07/Mobil-Listrik-Ahmadi.jpg

fajarmuhasan
July 17th, 2012, 06:04 AM
bentuknya masih sederhana
semoga gak patah semangat dalam mendesign sehingga bisa dibuat mobil yang enak dilihat dan enak dikendarai
yang penting mesin udah bikinan sendiri (betul gak?)

jonathanterbang
July 17th, 2012, 06:15 AM
Itu mobilnya cuman two-seaters ya??? Mau murah juga, takutnya kurang menarik untuk konsumen Indonesia yang umumnya doyan Family Car.

haha, mobil seater 2 begini lumayan lah buat yang pacaran, buat pamer ke pacarnya... :lol::lol::lol::lol::lol::bash:

well bagaimanapun aku masih berharap mobilnya lincah dan irit listrik.. :)
semoga aja tahun depan udah dijual di pasaran.. #optimistingkattinggi

eurico
July 18th, 2012, 10:04 AM
beberapa berita mengenai mobil listrik dario Depok ini

Depok Kini Punya Mobil Listrik

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/07.%20Juli/Mobil-LIstrik2.jpg
...
Penggarapannya sudah memakan waktu sampai 1,5 tahun. "Awalnya ini merupakan citycar bermesin bensin, lalu tinggal diganti jadi motor listrik saja, dengan melakukan riset bersama PLN dan BUMN," kata Pemilik PT Sinar Mas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi di Jatimulya, Cilodong, Depok, Hari ini (16/7)

Dasep melanjutkan, mesin dan controller mobil ini punya Amerika, dengan bodi asli Indonesia. Mobil ini sudah pasti hemat energi, karena hanya mengeluarkan uang Rp 1000 per KWH untuk jarak sejauh 130 km, yang tenaganya disalurkan melalui transmisi otomatis.
....

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/07/16/332718/178/1/Depok-Kini-Punya-Mobil-Listrik

Bagaimana STNK dari Mobil Listrik?

....
Dahlan melanjutkan, mobil listrik ini tak pakai mesin bakar konvensional, jadi tidak ada kapasitas silindernya, "Karena itu Pak Presiden sudah instruksikan kepada menteri dan jajaran terkait merumuskan peraturan yang akan dipakai untuk kendaraan listrik," ujar Dahlan, di Pabrik Mobil Dinas PT Sarimas Ahmadi Pratama, Jatimulya, Cilodong, Depok, hari ini (16/7)
....

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/07/16/332723/178/1/Bagaimana-STNK-dari-Mobil-Listrik

Harga Mobil Listrik Depok Paling Murah Rp 150 Jutaan

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/07.%20Juli/Mobil-listrik-1.jpg

...
"Harganya bisa dipatok dari Rp 150 jutaan sampai Rp 300 jutaan, tergantung kelengkapannya," ungkap Dasep di pabriknya di Jatimulya, Cilodong, Depok, hari ini (16/7)

Ia menjelaskan lebih jauh, kalau dirinya akan menyiapkan tiga tipe untuk mobil listriknya tersebut. Mulai dari tipe Grand, juga Deluxe dan tipe Standard, dengan rentang harga yang berbeda-beda.

Selain harga jualnya yang berbeda, kelengkapan fiturnya pun akan berbeda, seperti ada kamera parkir untuk tipe termahal, juga dilengkapi dengan fitur navigasi GPS.
...

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/07/16/332722/178/1/Harga-Mobil-Listrik-Depok-Paling-Murah-Rp-150-Jutaan

fajarmuhasan
July 18th, 2012, 12:00 PM
150jt untuk model mirip hyundai atoz???
menurut gw kemahalan dan bisa layu sebelum berkembang
meski dg jorgan cinta produk dalam negri tapi harga dan bentuk juga pengaruh
lain halnya jika bentuk jelek tapi harga sangat murah tentu belipun tidak merasa sayang

sekedar usul: jika mang dimaksudkan jadi mobil nasional dan dipakai rakyat banyak...tolong harganya bisa terjangkau rakyat kebanyakan.

kalo gak salah harga mobil di Indonesia termasuk sangat tinggi dibanding di negara produsen mobil spt jepang, jerman

bimbim
July 18th, 2012, 12:36 PM
Kalau gw lebih sreg, mobil ini merupakan mobil wajib buat mobil2 dinas pemerintah dulu...sambil dilihat kekurang2annya supaya bisa di improved (tapi kalau ada umum yang mau beli ya silahkan saja).

Harapannya kedepannya masyarakat umum berangsur2 bisa membeli jika mobil sudah di improved.
Dan jangan lupa Pemerintah mesti KONSISTEN,..terhadap program mobil listrik ini..... tanpa dukungan yang memadai dari pemerintah ya sama aja membunuh proyek mobil nasional ini.

oceanwave
July 18th, 2012, 04:10 PM
gambar lama,maaf kalo repost

mobil listrik nasional yang high end (selevel ferarri)

http://images.detik.com/content/2012/07/17/1207/dahlanout.jpg

source (http://oto.detik.com/read/2012/07/17/144933/1967370/1207/4/mobil-listrik-nasional-kumpul-di-bandung-8-agustus)

sepertinya iya soalnya ada dahlan iskannya

http://images.detik.com/content/2012/07/09/1207/194609_dahlanferariin.jpg

harganya 1,5 M

" Pesanan ini semakin menambah deretan kalangan yang memesan mobil listrik seharga Rp 1,5 miliar itu."

source (http://oto.detik.com/read/2012/07/09/194419/1961486/1207/dahlan-iskan-klaim-sby-bakal-beli-mobil-sport-listrik-buatan-yogyakarta)

:D malah saya post di thread sebelah *salah thread* maaf

sturmgewehr
July 28th, 2012, 11:39 AM
Sabtu, 28 Juli 2012 , 06:09:00
Mobil Listrik Seharga Dua Motor Bebek
Gang Car Karya PT DI Siap Jelajah Jalan Sempit


BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (DI) tak mau ketinggalan mendukung lahirnya mobil listrik nasional. Perusahaan produsen pesawat itu memberikan alternative monil listrik bernama Gang Car. Sesuai namanya, mobil tersebut siap menjelajah gang-gang sempit perkotaan karena bodinya yang ramping.

Direktur Utama (Dirut) PT DI Budi Santoso kemarin (27/) memamerkan Gang Car dengan empat varian. Yakni, dua varian berpenumpang dua orang termasuk supir. Kemudian satu varian berpenumpang empat orang termasuk supir. Terakhir, mobil berpenumpang dua orang termasuk supir, dilengkapi bak terbuka di bagian belakang.

Budi mengatakan, sejatinya mobil itu sudah tercipta lebih dari 10 tahun lalu. "Waktu itu kami buat karena sedang menganggur, tidak ada order pekerjaan utama (pembuatan pesawat terbang, red)," katanya. Saat ini, kata Budi, anggota tim pencipta Gang Car itu tinggal tersisa dua orang saja.
sumber :http://www.jpnn.com/read/2012/07/28/135101/Mobil-Listrik-Seharga-Dua-Motor-Bebek-
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/m-nuh-car-ptdi.jpg

aduh ini desainnya nggak banget :bash:

tolong utk bakal produsen mobil nasional mohon estetika desain diperhatikan dgn cara menggunakan jasa desainer otomotif profesional.
harga boleh murah tapi tampilan kan ga boleh murahan.

CrazyForID
July 28th, 2012, 03:19 PM
^^ cuma bisa muat dua orang?? lumayan sih, buat gantiin motor :lol:

more :

http://www.riaupos.co.id/thumb/foto/mobil-listrik-gang-car.jpg

Namewee
July 28th, 2012, 04:11 PM
^^
Motor aja bisa muat sampai 4 orang :lol:

kalau menurut gw gak masalah desain yang demikian. gak jelek sih, tapi lucu

Kalau di Jalan Raya, bakal jadi pusat perhatian mobil dg desain yang demikian

sturmgewehr
July 28th, 2012, 05:29 PM
kalau menurut gw gak masalah desain yang demikian. gak jelek sih, tapi lucu

Kalau di Jalan Raya, bakal jadi pusat perhatian mobil dg desain yang demikian

coba dibandingkan bro.. :)
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/m-nuh-car-ptdi.jpg
http://www.riaupos.co.id/thumb/foto/mobil-listrik-gang-car.jpg[/QUOTE]
ama
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/Toyota_iQ_20090621_front.jpg
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/smart-fortwo.jpg
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/Mitsubishi_i-MiEV.jpg

maksud gw bukan supaya meniru ato menjiplak mobil2 di atas.
tp coba perhatikan dari segi estetikanya. proporsi dan ekspresi mobil2 tsb gmn. paling ga seperti mobil buatan Ahmadi itu sdh lumayan bagus menurut gw.
krn model mobil akan berpengaruh besar dlm segi penjualan. :)

yudhassc.smg
July 30th, 2012, 06:43 AM
Jakarta, KompasOtomotif – Rencana PT Triangle Motorindo Industry (TMI) menelurkan micro car untuk masyarakat menengah ke bawah sudah dalam tahap final. KompasOtomotif dapat bocoran tentang model dan spesifikasi mobil kecil yang akan berkapasitas 300 cc dan 500 cc itu. Belum ada namanya, tapi yang jelas micro car mobil asal Semarang tersebut akan launching September.

Dari gambar, tampak konsep mobil Viar tak begitu besar dengan spesifikasi, panjangnya hanya 2,7 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 1,6 meter.Mesinnya diambil dari mesin motor niaga Viar, 300 cc, empat langkah dengan transmisi manual lima percepatan. Akan ada penambahan varian yang menggunakan mesin 500 cc. Semua jantung pacu buatan pabrik Viar di Semarang.
........................http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/07/29/8e71a4cd6e3cee599aa031530aa909aa_p.jpg

http://otomotif.kompas.com/read/2012/07/29/3361/Ini.Dia.Bocoran.Konsep.Mobil.Viar

ijin mindahin dari semarang A Harmonious

Namewee
July 30th, 2012, 07:18 AM
Viar itu perusahaan lokalkah??

gw pernah lihat di mesin motor Viar, kalau gak salah Made in taiwan!

fajarmuhasan
July 30th, 2012, 07:26 AM
koq semua berlomba bikin mobnas kecil kecil
ya bagus sie buat kompetisi tapi koq kelasnya yang kecil kecil semua...pengganti sepeda motor
design masih sangat sederhana...masih lumayan design esemka

Namewee
July 30th, 2012, 08:01 AM
^^
Namanya juga embrio bro, jadi wajar kecil2 :D

Apalagi pasar ini belum disentuh oleh perusahaan2 besar di Indonesia

Harusnya pemerintah berani membatasi perusahaan2 besar di Indonesia yang semuanya itu perusahaan asing agar tidak mengganggu pasar yang digarap oleh perusahaan2 nasional

yudhassc.smg
July 30th, 2012, 08:07 AM
Viar itu perusahaan lokalkah??

gw pernah lihat di mesin motor Viar, kalau gak salah Made in taiwan!
viar perusahaan lokal dan pabrik terbesarnya berada di Semarang bro

eurico
August 2nd, 2012, 03:35 AM
Kreasi Anak Sekolah/Kampus, Becak Motor

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Umum/2012/07.%20Juli/20120727_kreasi_1.jpg

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Umum/2012/07.%20Juli/20120727_kreasi_2.jpg

....
Prinsip kerja kendaraan ini sama dengan becak, namun dibuat bermesin papar salah satu pembuatnya, Monelis Widyatama, mahasiswa teknik mesin UNNES. Bermodalkan mesin motor becak 110 cc, becak ini menghabiskan 48 m pipa ERW 48 mm. Mampu mengangkat beban hingga 250 kg. Sistem transmisi sama layaknya motor bebek manual. Tambah lengkap lantaran diaplikasikan gigi mundur. Untuk sistem pengereman sudah pakai cakram.

Uniknya, untuk mengemudikan becak motor ini menggunakan setir layaknya mobil. Saat mengetes becak, manuver roda dirasakan sangat lincah dan dapat berputar ekstrim layaknya bajaj. Pedal gas dan rem yang berada di bawah, pada awalnya membuat 'kagok' namun setelah memahami karakternya, aplikasi pedal gas dan rem dirasakan memudahkan. "Becak ini dijual untuk umum lho, yang berminat harganya sekitar Rp 20 juta", ujar Ihksan Hakim selaku salah satu dosen pembimbing. (mobil.otomotifnet.com)

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/07/31/333154/127/7/Kreasi-Anak-SekolahKampus-Becak-Motor

Namewee
August 8th, 2012, 11:01 AM
Mobil listrik buatan PT PINDAD

http://images.detik.com/content/2012/08/08/1207/pievin.jpg
http://images.detik.com/content/2012/08/08/1207/pievin.jpg

YB_Murty
August 9th, 2012, 09:33 AM
Semua pada pake listrik... PLN laris... tapi rumah bisa byar pet juga tuh... Kalo pas dijalan kehabisan listrik cara penanggulangannya gimana coba???? apakah bisa gantol ke tiang listrik??:bash::bash::bash:

Saat ini listrik di Jawa saja kembang kempis... Pa lagi diluar Jawa yang jumlah dan kapasitas Pembangkitnya tidak sebesar di Jawa. Dan ndak praktisnya lagi ngecharge-nya pasti ndak sebentar. Mosok bisa sih ngecharge listriknya sambil jalan ? kalo ngecharge Hp masih bisa sambil nelpon atau BBMan:lol::lol:
Kalo pake listrik dari tenaga surya pada masing-masing mobil malah bagus.:cheers::cheers:

Namewee
August 9th, 2012, 10:09 AM
Semua pada pake listrik... PLN laris... tapi rumah bisa byar pet juga tuh... Kalo pas dijalan kehabisan listrik cara penanggulangannya gimana coba???? apakah bisa gantol ke tiang listrik??:bash::bash::bash:

Saat ini listrik di Jawa saja kembang kempis... Pa lagi diluar Jawa yang jumlah dan kapasitas Pembangkitnya tidak sebesar di Jawa. Dan ndak praktisnya lagi ngecharge-nya pasti ndak sebentar. Mosok bisa sih ngecharge listriknya sambil jalan ? kalo ngecharge Hp masih bisa sambil nelpon atau BBMan:lol::lol:
Kalo pake listrik dari tenaga surya pada masing-masing mobil malah bagus.:cheers::cheers:
iya, lagi latah bikin mobil listrik. Ujung-ujungnya cuma sekedar prototype dan tak satupun yang jadi

Kedepannya kan memang mau dibuat statisun pengisian energi khusus untuk mobil listrik. Jadi, ngechargenya jauh lebih cepat daripada ngecharge di rumah sendiri :D

Bila dilihat perkembangan kedepannya, mobil listrik hanya mampu sebagai angkutan dalam kota

TFM1
August 9th, 2012, 11:01 AM
coba dibandingkan bro.. :)
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/m-nuh-car-ptdi.jpg
http://www.riaupos.co.id/thumb/foto/mobil-listrik-gang-car.jpg
ama
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/Toyota_iQ_20090621_front.jpg
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/smart-fortwo.jpg
http://i978.photobucket.com/albums/ae264/sturmgewehr/Mitsubishi_i-MiEV.jpg

maksud gw bukan supaya meniru ato menjiplak mobil2 di atas.
tp coba perhatikan dari segi estetikanya. proporsi dan ekspresi mobil2 tsb gmn. paling ga seperti mobil buatan Ahmadi itu sdh lumayan bagus menurut gw.
krn model mobil akan berpengaruh besar dlm segi penjualan. :)

setuju ih bro, kalau perlu diperbaiki sedikit desainnya, tapi secara pribadi ana suka desainnya kok...

tapi kalau dibandingkan dengan mobil2 yg bro tampilkan, harganya beda jauh banget juga bro...

kalau yg indonesia an cuan 20-30 jt (seharga 2 motor)...
nah kalau yg dibawah itu ratusan juta,,, bahkan Swatch Mercedes ART, tuh mobil yg warna hitam, harganya 219 Juta (seharga 20 motor)...

hehehe

Namewee
August 9th, 2012, 11:11 AM
sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/07/31/333154/127/7/Kreasi-Anak-SekolahKampus-Becak-Motor

mahal juga ya,, sebuah becak sampai 20 juta harganya :lol:

Tapi kerenan ini sih dibandingkan bentor-bentor dibeberapa kota di Indonesia seperti Medan, Padang dan Gorontalo

TFM1
August 9th, 2012, 11:36 AM
^^ bentor di makassar biaya modifikasinya 3 jtan loh... jadi kalau harga motor itu 14 jt + biaya modifikasi 3 jtan = 17 jtan... ga beda jauh sih... :D

ChibaTadayoshi
August 9th, 2012, 04:30 PM
Tuh becak motor mengingatkan pada helicak. so 80s lah...

YB_Murty
August 9th, 2012, 06:39 PM
setuju ih bro, kalau perlu diperbaiki sedikit desainnya, tapi secara pribadi ana suka desainnya kok...

tapi kalau dibandingkan dengan mobil2 yg bro tampilkan, harganya beda jauh banget juga bro...

kalau yg indonesia an cuan 20-30 jt (seharga 2 motor)...
nah kalau yg dibawah itu ratusan juta,,, bahkan Swatch Mercedes ART, tuh mobil yg warna hitam, harganya 219 Juta (seharga 20 motor)...

hehehe


Yang saya kuatirkan para pemilik sepeda motor jadi beralih ke moda ini kalo harganya dimurahin... dan bila kemudian industri sepeda motor pada beralih ke model mobil yang mungil-mungil ini maka tak bisa dibayangkan betapa jalanan semakin TOTAL macetnya. Satu mobil mungil ini bisa mewakili 2-3 sepeda motor... dan ndak semua mobil jenis ini saat dikendarai sealu dalam kondisi fuul penumpang. Olalala... raja jalanan menjadi si mobil mungil..

Namewee
August 9th, 2012, 09:22 PM
5 Perusahaan Siap Sokong Mobil Listrik Nasional

http://images.detik.com/content/2012/08/08/1207/165025_pievin.jpg

Bandung - Menteri BUMN Dahlan Iskan sangat bernafsu agar mobil listrik nasional cepat tercipta. Gayung pun bersambut, soalnya sudah ada 5 perusahaan lokal yang siap membantu terciptanya mobil listrik nasional.

Dengan begitu keberadaan mobnas listrik semakin menemui titik terang di Tanah Air. Perusahaan-perusahaan yang dimaksud adalah PT Pindad, PT LEN, PT Respati, PT Nipress dan PT Hikari.

Product Development Pindad khusus kendaraan tempur, Sena Maulana mengatakan kelima perusahaan itu siap menyokong komponen mobnas listrik.

"Ada 5 yang siap bantu mobil nasional listrik," kata Sena kepada detikOto di acara Haktenas ke-17 di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/8/2012).

Sena berharap dengan adanya kelima perusahaan tersebut, mobil nasional listrik yang selama ini didambakan masyarakat Indonesia segera terbentuk dengan kualitas yang tak kalah baik.

"Kami siap membantu. Pak Dahlan sudah memberikan mandat ke kita untuk bantu pembuatan mobil listrik," pungkas Sena.

Secara spesifik, perusahaan yang memproduksi senjata dan kendaraan perang yakni Pindad akan menyuport motor listrik. Alasan dipilihnya Pindad karena perusahaan itu terbukti sukses menyuport motor listrik untuk kereta listrik yang diproduksi PT INKA

"Pilihan Pindad karena sudah berpengalaman suplai motor listrik ke untuk kereta api PT INKA," ucap Sena.

Selain Pindad, ada PT LEN yang menyuplai kontroler dan sistem kelistrikan untuk mobil listrik. PT Respati yang akan memasok display panel informasi temperatur dan kondisi mesin lainnya. PT Nipress untuk memenuhi baterai. Dan PT Hikari, dimana akan suplai komponen pembantu kontroler yang disuplai oleh PT LEN.

Namun sayang, dari kelima perusahaan tersebut hanya Pindad yang produksi lokal. Namun dalam jangka waktu 1 tahun keempat perusahaan tersebut akan produksi di dalam negeri.

"Sekarang yang sudah dibuat di Indonesia itu motor listrik yang dibuat Pindad. Yang lainnya rencananya tahun depan. Ini sebagai konsorsium untuk mobil listrik, jadi kalau mau buat mobil listrik tidak perlu mencari ke luar negeri, perusahaan di Indonesia menyiapkan komponen mobil listrik," kata Technical Division Head PT Nipress, Hermawan Wijaya.
sumber (http://oto.detik.com/read/2012/08/08/164902/1986537/1207/5-perusahaan-siap-sokong-mobil-listrik-nasional)

Okelah kalau begitu. Memang harus keroyokan untuk memproduksi mobil yang benar-benar mobil nasional
BUMN memang tidak diperuntukan menciptakan kendaraan untuk keperluan komersil, tapi bukan berarti BUMN tidak boleh menciptakan komponen-komponen kendaraan
Kenapa tidak pernah terpikirkan oleh pemerintahan sebelumnya :cheers:

fajarmuhasan
August 10th, 2012, 02:41 AM
@atas,
mobil biru putih itu design cukup bagus enak dilihat..apa itu mobil listrik nasional?

fajarmuhasan
August 10th, 2012, 02:45 AM
iya, lagi latah bikin mobil listrik. Ujung-ujungnya cuma sekedar prototype dan tak satupun yang jadi

Kedepannya kan memang mau dibuat statisun pengisian energi khusus untuk mobil listrik. Jadi, ngechargenya jauh lebih cepat daripada ngecharge di rumah sendiri :D

Bila dilihat perkembangan kedepannya, mobil listrik hanya mampu sebagai angkutan dalam kota

sebenernya bisa dikembangkan listrik tsb dihasilkan dari matahari jadi gak perlu nyolok ke listrik pln ..... matahari melimpah di Indonesia, semoga ini bisa dipertimbangkan

YB_Murty
August 10th, 2012, 03:10 AM
5 Perusahaan Siap Sokong Mobil Listrik Nasional

http://images.detik.com/content/2012/08/08/1207/165025_pievin.jpg


sumber (http://oto.detik.com/read/2012/08/08/164902/1986537/1207/5-perusahaan-siap-sokong-mobil-listrik-nasional)

Okelah kalau begitu. Memang harus keroyokan untuk memproduksi mobil yang benar-benar mobil nasional
BUMN memang tidak diperuntukan menciptakan kendaraan untuk keperluan komersil, tapi bukan berarti BUMN tidak boleh menciptakan komponen-komponen kendaraan
Kenapa tidak pernah terpikirkan oleh pemerintahan sebelumnya :cheers:

Yang utama sekali adalah bagaimana memasarkannya. Dibutuhkan suatu proses panjang untuk mencapai penguasaan market, dan selama market belum terkuasai (minimal dari sisi segmen pasar), selama itu pula mobil nasional hanya berkembang lambat.... dan faktor yang dihadapi adalah seberapa kuat dan lamanya dapat bertahan. Investasi untuk sisi ketahanan dan kekuatan dalam bertahan inilah yang sangat mahal harganya.... terlebih yang dihadapi adalah pemain-pemain otomotive besar yang berasal dari luar, yang sudah mendarah daging di negeri ini. Dan hebatnya di negeri ini... pada suatu titik kesempatan... selalu tak memperhatikan momentum... yang terjadi adalah selalu ketinggalan momentum, terlalu banyak konflik dan hambatan-hambatan mendasar (konyolnya justru masalah non teknis) yang membuat momentum terlewatkan.

tjokro_ragazzo
August 10th, 2012, 03:30 AM
Semua pada pake listrik... PLN laris... tapi rumah bisa byar pet juga tuh... Kalo pas dijalan kehabisan listrik cara penanggulangannya gimana coba???? apakah bisa gantol ke tiang listrik??:bash::bash::bash:

Saat ini listrik di Jawa saja kembang kempis... Pa lagi diluar Jawa yang jumlah dan kapasitas Pembangkitnya tidak sebesar di Jawa. Dan ndak praktisnya lagi ngecharge-nya pasti ndak sebentar. Mosok bisa sih ngecharge listriknya sambil jalan ? kalo ngecharge Hp masih bisa sambil nelpon atau BBMan:lol::lol:
Kalo pake listrik dari tenaga surya pada masing-masing mobil malah bagus.:cheers::cheers:

Kalau kita ngikut mobil hybrid/listrik buatan eropa, jepang atau us, sudah ada teknologi yg bisa ngecas sambil jalan. Terutama dr sumber energi gesekan saat mengerem. Dan berbagai sumber energi kinetik lainnya.
Pengecasan tdk melulu dr listrik eksogen tapi bisa disupport dr sistem endogen mobil bersangkutan. Pengecasan eksogen dr listrik pln bisa saag mobil tidak dipakai.
Tentunya PR pemerintah harus nyiapin infrastrukturnya.

Lagian sudah ada juga teknologi yg sekali ngecas utk ratusan kilometer. Cukup untuk transportasi urban.
Tujuan mobil listrik ini bukan utk transportasi jauh, tp transportasi urban/commuter. Pun mereka sudah menyediakan batre cadangan untuk sesuatu hal yg bisa saja terjadi di jalan.

Itu case untuk mobil listrik di luar. Kalau Indonesia bisa bikin teknologi seperti itu, maka hasilnya akan sangat baik.

Ada juga pilihan mobil hybrid. Untuk putaran atas pakai mesin konvensional, untuk putaran bawah misalnya saat macet, pakenya mesin listrik.



Kalau teknologinya benar, anything possible.

Venantio
August 10th, 2012, 03:44 AM
Semua pada pake listrik... PLN laris... tapi rumah bisa byar pet juga tuh... Kalo pas dijalan kehabisan listrik cara penanggulangannya gimana coba???? apakah bisa gantol ke tiang listrik??:bash::bash::bash:

Saat ini listrik di Jawa saja kembang kempis... Pa lagi diluar Jawa yang jumlah dan kapasitas Pembangkitnya tidak sebesar di Jawa. Dan ndak praktisnya lagi ngecharge-nya pasti ndak sebentar. Mosok bisa sih ngecharge listriknya sambil jalan ? kalo ngecharge Hp masih bisa sambil nelpon atau BBMan:lol::lol:
Kalo pake listrik dari tenaga surya pada masing-masing mobil malah bagus.:cheers::cheers:

Iklannya Mitsubishi i-miev adalah, baterai recharged saat mobil direm. Jadi kapan saja pengemudi menginjak rem, baterai listriknya ngecharge....

Mobil Mitsubishi i-miev itu yang gambarnya warna kuning di bawah gambar Smart hitam di page sebelumnya...

Venantio
August 10th, 2012, 03:46 AM
5 Perusahaan Siap Sokong Mobil Listrik Nasional

http://images.detik.com/content/2012/08/08/1207/165025_pievin.jpg



Mobil Pindad ini lumayan keren... Apalagi yang bikin Pindad, pasti ada senapannya...:lol:

tjokro_ragazzo
August 10th, 2012, 04:11 AM
Surprisingly I do love the design...
May be this is the best so far utk mobil buatan nasional.....

Namewee
August 10th, 2012, 07:52 AM
Yang utama sekali adalah bagaimana memasarkannya. Dibutuhkan suatu proses panjang untuk mencapai penguasaan market, dan selama market belum terkuasai (minimal dari sisi segmen pasar), selama itu pula mobil nasional hanya berkembang lambat.... dan faktor yang dihadapi adalah seberapa kuat dan lamanya dapat bertahan. Investasi untuk sisi ketahanan dan kekuatan dalam bertahan inilah yang sangat mahal harganya.... terlebih yang dihadapi adalah pemain-pemain otomotive besar yang berasal dari luar, yang sudah mendarah daging di negeri ini. Dan hebatnya di negeri ini... pada suatu titik kesempatan... selalu tak memperhatikan momentum... yang terjadi adalah selalu ketinggalan momentum, terlalu banyak konflik dan hambatan-hambatan mendasar (konyolnya justru masalah non teknis) yang membuat momentum terlewatkan.
saya yakin kali ini Indonesia akan lebih sukses dibandingkan proyek-proyek mobnas sebelumnya

Kita tahulah, sebelumnya pemerintah acuh tak acuh terhadap mobnas. Makanya beberapa proyek mobnas muncul dan hilang silih berganti. Kalau saat ini kelihatan ngototnya pemerintah terhadap lahirnya mobnas, mulai dari Menteri BUMN, Menristek hingga menko perekonomian benar-benar menunjukan antusias yang tinggi.
Tentu yang utama dilakukan pemerintah adalah memberikan insentif dan membatasi vendor asing untuk bermain dipasar yang kita garap sehingga keberlangsungan mobnas untuk bertahan dipasar Indonesia bisa lebih terjamin

Satu lagi, upaya pemerintahan untuk meningkatkan konten lokal dalam sebuah mobnas juga patut diacungi jempol :cheers:

Namewee
August 10th, 2012, 08:02 AM
Surprisingly I do love the design...
May be this is the best so far utk mobil buatan nasional.....

ini juga cantik. Kolaborasi antara LIPI dengan salah satu perusahaan (lupa nama perusahaannya)

SV-1, a prototype vehicle that uses a technology supported by LIPI (Indonesian Institute of Sciences)

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/417713_10150610888365132_1325520571_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/300847_4315282049062_388166321_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/429342_10150610888095132_1497531536_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/409321_10150610888600132_908623614_n.jpg

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/391311_4315371491298_1925288108_n.jpg

acoolguyfromnz
August 10th, 2012, 08:20 AM
Can you see it? Kalau kita mau kita bisa kok jadi yg terdepan. Kalau kita bisa belajar menguasai teknology, kita pun bisa belajar menguasai pasar.

Tinggal tergantung kita mau memasarkan ke mana karena setiap daerah/negara tempat barang/produksi di jual punya karakter yg berbeda.

Contoh jual barang ke Indonesia jauh lebih mudah dari pada jual barang ke Saudi Arabia. Mungkin salah satunya karena Arab Saudi punya income lebih besar sehingga semua produser berlomba2 menjual "wow" produk.

YB_Murty
August 10th, 2012, 09:47 AM
saya yakin kali ini Indonesia akan lebih sukses dibandingkan proyek-proyek mobnas sebelumnya

Kita tahulah, sebelumnya pemerintah acuh tak acuh terhadap mobnas. Makanya beberapa proyek mobnas muncul dan hilang silih berganti. Kalau saat ini kelihatan ngototnya pemerintah terhadap lahirnya mobnas, mulai dari Menteri BUMN, Menristek hingga menko perekonomian benar-benar menunjukan antusias yang tinggi.
Tentu yang utama dilakukan pemerintah adalah memberikan insentif dan membatasi vendor asing untuk bermain dipasar yang kita garap sehingga keberlangsungan mobnas untuk bertahan dipasar Indonesia bisa lebih terjamin

Satu lagi, upaya pemerintahan untuk meningkatkan konten lokal dalam sebuah mobnas juga patut diacungi jempol :cheers:

Tapi terkesan sekali saat ini seperti jamur di musim hujan... Banyak sekali yang muncul dan semua kesannya sendiri-sendiri. Saat ini pun pabrikan dan merk mobil di Indonesa sudah begitu banyaknya dan akan ketambahan lagi pabrik dan merk baru hasil musim hujan ini... Sungguh ramai dan semarak tetapi seperti menjadi suatu yang cukup riskan. Ada baiknya semua yang saat ini muncul bersinergi dan saling menyatu dan disatuan dalam suatu Industri gabungan.. Keluarnya cukup satu atau maksimal tiga merk Nasional yang mempunyai karakteristik kuat dan siap bertempur menghadapi market domestik maupun internasional. Mungkin varian mobil keluaran BUMN disatukan dalam wadah BUMN baru khusus Industri Otomotive. Begitu pula yang swasta salaing melebur dan bersinergi dalam satu atau dua perusahaan/industri. Baik juga melebur pada Industri otomotive yang sudah ada sekelas AStra, Indomobil. Kalau tak bisa gabung dengan pabrikan besar yang sudah lama bercokol tersebut ya berdiri sendiri tetapi punya kekuatan yang cukup significant dalam bersaing. Dengan begitu arah industri mobil produk Nasional menjadi semakin jelas. Saat ini berkreasi oke.. tetapi jang terlalu lama tenggelam dalam evoria ini.

Fayeddd
August 14th, 2012, 06:21 AM
http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/mobil-esemka-_120401193656-190.jpg

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO---Mobil Esemka buatan para pelajar SMK, Kamis (16/8) akan dikirab keliling Kota Solo, setelah lolos dari uji emisi yang dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulis (BTMP) di Serpong, Tangerang.



Sebanyak sembilan mobil Esemka buatan para pelajar SMK, nantinya akan dikirab keliling Kota Solo yang berangkat dari Solo Technopark (STP) sekitar pukul 15.00 WIB, dengan rute Jalan Kolonel Sutarto, terus Kota Barat, Slamet Riyadi dan berakhir di halaman Bali Kota, kata Direktur Pelayanan dan Pengembangan STP Gampang sarwono.

Ia mengatakan, dalam kirab tersebut bertujuan untuk memperkenal karya dari para pelajar SMK kepada masyarakat luas, sekaligus diikuti dengan berbagai macam atraksi budaya, untuk promosi pariwisata.

"Ya dalam kirab ini memang tidak hanya memperkenal karya dari para pelajar SMK, tetapi juga dimaksudkan untuk promosi pariwisata. Melalui kemasan ini diharapkan bisa menarik para wisatawan datang ke Solo," katanya.

Ia mengatakan, dalam kirab nanti Wali Kota Surakarta Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi dengan Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo (Rudy) akan menyetir sendiri mobil Esemka sejak dari STP sampai halaman Balai Kota.

Dikatakan selain Jokowi dan Rudy dalam kirab tersebut juga akan diikuti oleh penguasa Keraton Kasunanan Surakarta, Pakoe Boewono (PB) XIII beserta Maha Patih KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, beserta para pejabat yang ada di Surakarta.

Mobil Esemka yang telah lolos menjalani uji coba tersebut sekarang ini sudah berada di STP. Setelah selesai kirab mobil tersebut langsung diserahkan kepada Wali Kota Surakarta Jokowi.

"Saya tidak mengerti mobil ini nantinya akan dijadikan mobil dinas Wali Kota atau tidak belum mengerti dan ini keputusannya semua berada kepada Pak Wali nanti," kata Gampang.

Menyinggung apakah nanti setelah itu mobil Esemka tersebut diproduksi masal, ia mengatakan setelah semua beres akan diproduksi masal. Mengenai target produksi belum dibicarakan. "Pokoknya nanti kami akan memproduksi masal dengan kapasitas semampunya dulu".

"Ya kami berharap bertepan pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia nanti mobil Esemka itu sudah bisa dipakai sebagai mobil dinas Wali Kota Surakarta. Kami bangga bisa memakai produksi anak-anak bangsa sendiri," katanya.

YB_Murty
August 14th, 2012, 06:47 AM
saya yakin kali ini Indonesia akan lebih sukses dibandingkan proyek-proyek mobnas sebelumnya

Kita tahulah, sebelumnya pemerintah acuh tak acuh terhadap mobnas. Makanya beberapa proyek mobnas muncul dan hilang silih berganti. Kalau saat ini kelihatan ngototnya pemerintah terhadap lahirnya mobnas, mulai dari Menteri BUMN, Menristek hingga menko perekonomian benar-benar menunjukan antusias yang tinggi.
Tentu yang utama dilakukan pemerintah adalah memberikan insentif dan membatasi vendor asing untuk bermain dipasar yang kita garap sehingga keberlangsungan mobnas untuk bertahan dipasar Indonesia bisa lebih terjamin

Satu lagi, upaya pemerintahan untuk meningkatkan konten lokal dalam sebuah mobnas juga patut diacungi jempol :cheers:

Para menteri antusias? Bahkan para tokoh politik juga antusias... takutnya karena sebentar lagi musim kampanye besar di negeri ini. Saatnya sekarang pada rame-rame mendorong-dorong kejar target, agar pas kampanye pemilu mobil ciptaan yang seabreg itu sudah kelar dan diekspose dalam berbagai versi kampanye sebagai perwujudan prestasi kontestan dalam mengembangkan mobnas. Nampaknya para artis ndak laku lagi saat kampanye nanti.:lol::lol::lol:

tjokro_ragazzo
August 14th, 2012, 06:55 AM
Simple.

Industri mobil China adalah contoh buruk.
Industri mobil Korea adalah contoh terbaik.
Industri mobil Malaysia yang setidaknya harus dikalahkan secepatnya.

Untuk case di luar Jepang, Amerika dan Eropa.

Namewee
August 14th, 2012, 07:07 AM
http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/mobil-esemka-_120401193656-190.jpg

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO---Mobil Esemka buatan para pelajar SMK, Kamis (16/8) akan dikirab keliling Kota Solo, setelah lolos dari uji emisi yang dilakukan di Balai Thermodinamika Motor dan Propulis (BTMP) di Serpong, Tangerang.



Ternyata telah lolos uji emisi. Pemberitaannya tak seheboh dulu ketika gagal uji emisi

Para menteri antusias? Bahkan para tokoh politik juga antusias... takutnya karena sebentar lagi musim kampanye besar di negeri ini. Saatnya sekarang pada rame-rame mendorong-dorong kejar target, agar pas kampanye pemilu mobil ciptaan yang seabreg itu sudah kelar dan diekspose dalam berbagai versi kampanye sebagai perwujudan prestasi kontestan dalam mengembangkan mobnas. Nampaknya para artis ndak laku lagi saat kampanye nanti.:lol::lol::lol:Tak masala bro
Siapa yang tampak paling gencar melahirkan mobnas maka imbalannya mendapat tempat dihati rakyat pada 2014 :lol:

simplyrammy
August 14th, 2012, 07:57 AM
Untuk tahap awal, sepertinya sudah bagus bila banyak instansi yang pada berlomba-lomba untuk merancang mobil listrik atau mobil konvensional. Tapi untuk tahap selanjutnya saya harap pemerintah bisa merangkul semuanya dan menyatukan mereka dibawah satu brand, sehingga perkembangan selanjutnya bisa lebih fokus. Sangat bagus bila Esemka, LIPI, PINDAD dan Mobil listrik dahlan iskan bisa digabung menjadi satu badan usaha produksi otomotif nasional pertama dan bersaing dengan Toyota, Hyundai dan lainnya di Karawang.

YB_Murty
August 14th, 2012, 08:40 AM
Ternyata telah lolos uji emisi. Pemberitaannya tak seheboh dulu ketika gagal uji emisi

Tak masala bro
Siapa yang tampak paling gencar melahirkan mobnas maka imbalannya mendapat tempat dihati rakyat pada 2014 :lol:

Ya iyalah... liat aja ESEMKA sudah mau dikirap keliling kota... walau kirabnya di kota Solo ("kandangnya") tetapi kan dimasukin Tipi tuh... dan sebagai jualan untuk september nanti pada putaran kedua:bash::bash::bash:. Ndak usah pake artis-artisan lagi deh ya. Dan kalo tip ini berhasil maka akan diikuti para kontestan lainnya. Aku mau ciptakan mesin ketik ahhhhh..:banana::banana::banana: (ada kontestan yang mau nyambangi karyaku ndak yaaa:nuts::nuts:)

YB_Murty
August 14th, 2012, 08:45 AM
Untuk tahap awal, sepertinya sudah bagus bila banyak instansi yang pada berlomba-lomba untuk merancang mobil listrik atau mobil konvensional. Tapi untuk tahap selanjutnya saya harap pemerintah bisa merangkul semuanya dan menyatukan mereka dibawah satu brand, sehingga perkembangan selanjutnya bisa lebih fokus. Sangat bagus bila Esemka, LIPI, PINDAD dan Mobil listrik dahlan iskan bisa digabung menjadi satu badan usaha produksi otomotif nasional pertama dan bersaing dengan Toyota, Hyundai dan lainnya di Karawang.

Seperti yang sudah saya sarankan sebelumnya... kalo benar-benar merupaka cita-cita nasional, maka Pemerintah mendorong agar segala pihak saling bersinergi. Tak usah merasa diri paling hebat dan mampu mengalahkan para gajah yang sudah mapan itu. Mari menyatu, bersinergi dengan dingin. Lihatlah Toyota, Honda dan seabreg merk saja masing-masing mengeluarkan berbagai jenis dan varian mobil ciptaan dan produksinya. Untuk tim A, tim B, tim C dst dengan tipe-tipe mobilnya masing-masing menyatu dalam satu merk dan tiap ting mengeluarkan tipe/variannya. Maka sekali go publik merk nasional kita sudah keluar dengan berbagai tipe dan varian seperti para pabrikan besar. Dan disini fokus pemasarannya jadi jelas.

Namewee
August 14th, 2012, 03:54 PM
Magnetik motor mobnas listrik tak perlu impor
2012-08-08 13:20:55

Menteri BUMN Dahlan Iskan optimistis masa depan mobil listrik nasional semakin terbuka sejalan dengan kemampuan memproduksi sendiri magnetik motor dan baterai lithium di dalam negeri.

"Mobil listrik itu nyawanya ada dua, yaitu motor penggerak yang sudah dapat diproduksi di dalam negeri. Magnetik motor sejak dua minggu lalu sudah bisa diproduksi sendiri, sedangkan baterai untuk mobil listrik masih impor," kata Dahlan, sebelum membuka acara "Temu Akbar Enggineering BUMN Tahun 2012," di Gedung Pertamina, Jakarta, Rabu.

Menurut Dahlan, motor penggerak sudah dapat diproduksi di PT Pindad (Persero).

"Untuk tahap awal diproduksi terbatas untuk persiapan pembangunan mobil listrik, namun ke depan motor penggerak dapat juga diproduksi secara besar-besaran karena juga dapat digunakan pada industri manufaktur lainnya," kata Dahlan.

Ia menambahkan, dari hasil uji coba motor yang dilakukan pada Minggu (5/8) lalu, secara teknis sudah berfungsi dengan baik.

Sedangkan untuk baterai, mantan Dirut PLN ini mengatakan masih akan terus dikembangkan.

"Saat ini ada pabrik baterai terbesar di Indonesia yang mampu mengekspor produksi ke 60 negara, namun belum memproduksi baterai jenis lithium. Ini yang kita minta mereka (PT Nipress Tbk) untuk memenuhi pesanan baterai jenis lithium. Mereka pasti sanggup," tegasnya.
Sumber (http://e-media.co.id/ind/article/index.php?id=157#.UCpT-lYgew8)

Semoga kandungan-kandungan lokal dalam mobnas dapat terus ditingkatkan sehingga kualitas produk yang dihasilkan benar-benar gambaran kualitas orang-orang Indonesia dalam menghasilkan mobil listrik

Namewee
August 15th, 2012, 02:21 AM
Tata Nano sudah lalu lalang test drive dijalanan bogor :ohno:
Kira-kira Tata Dado tertarik gak ya dengan mobil ini :D

http://images.detik.com/content/2012/08/13/1207/tatananoin.jpg

Fayeddd
August 17th, 2012, 11:11 AM
Tata Nano sudah lalu lalang test drive dijalanan bogor :ohno:
Kira-kira Tata Dado tertarik gak ya dengan mobil ini :D

http://images.detik.com/content/2012/08/13/1207/tatananoin.jpg

cukup bagus kok, tapi kurang furturistik gimana gitu?
warnanya itu loh,

=======
Mobil listrik ITB untuk dirgahayu Indonesia

http://statik.tempo.co/?id=134714&width=475
Saya suka mobil merah dan putih itu awawawa

acoolguyfromnz
August 17th, 2012, 11:13 AM
@fayyed,

Gossipnya sih tuh mobil murah meriah dari india benar2 di bawah standard dan gak bisa masuk negara2 maju.

Namewee
September 4th, 2012, 06:45 PM
Akhirnya ada kejelasan pemerintah dalam memanfaatkan produsen mobnas

Pemerintah Gelontorkan Rp 50 Miliar Untuk Program Angkutan Murah
Selasa, 04/09/2012 14:29 WIB

Pada tahun 2013, pemerintah merencanakan pelaksanaan program kendaraan angkutan umum murah. Program ini telah diinisiasi sejak tahun 2011 dengan menyiapkan 4 prototipe yaitu PT INKA (BUMN) dengan merek GEA, PT Super Gasindo Jaya (swasta) dengan merek TAWON, PT Triangle Motor (swasta) dengan merek VIAR, dan PT FIN Komodo (swasta) dengan merek Komodo (off road).

Dalam lampiran nota keuangan RAPBN 2013 yang dikutip detikFinance, Selasa (4/8/2012), Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyebutkan tahun 2012 ini program tersebut dilanjutkan dengan program pengujian dan penyempurnaan desain prototipe tersebut bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Selanjutnya, pada tahun 2013, sudah mulai dilakukan produksi percobaan dengan bantuan Kementerian Perindustrian untuk memfasilitasi produksi.

"Produk percobaan tersebut akan diujicoba lapangan dan mulai diperkenalkan ke publik melalui sosialisasi dan publikasi di Pemda-Pemda yang dianggap potensial dapat menggunakan kendaraan angkutan umum murah ini diantaranya Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan," jelas Agus.

Namun percobaan tersebut tetap diteruskan dengan mensosialisasikan dan memperkenalkan kepada instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah. Dengan demikian, anggaran tahun 2013 akan digunakan mendukung fasilitas produksi, sosialisasi, dan publikasi serta melakukan pembelian terhadap produk kendaraan umum murah sehingga kebutuhan anggaran tahun 2013 sekitar Rp 50 miliar.

Sumber : Detik (http://finance.detik.com/read/2012/09/04/142915/2007641/4/pemerintah-gelontorkan-rp-50-miliar-untuk-program-angkutan-murah?f9911013)

Hadi
September 6th, 2012, 06:31 AM
cukup bagus kok, tapi kurang furturistik gimana gitu?
warnanya itu loh,

=======
Mobil listrik ITB untuk dirgahayu Indonesia

http://statik.tempo.co/?id=134714&width=475
Saya suka mobil merah dan putih itu awawawa

yang putih bagus bener :)
ini diproduksi massal ga?

eurico
September 7th, 2012, 03:56 AM
^^ ini beritanya


Profil Mobil Listrik
Mobil Listrik ITB (Jalak), Pakai Teknologi Quantum Leap

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Test/2012/9.%20September/20120903_mobillistrikITB_1.jpg

Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan program mobil listrik nasional, pada rangkaian acara RITech Expo yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung (08-11/08) lalu, teknologi quantum leap hasil karya anak bangsa bertebaran. Mulai dari kampus, BUMN ataupun institusi memamerkan ragam kreasi dan teknologi listrik terkini. Termasuk, kreasi tuan rumah, Institut Teknologi Bandung (ITB) yang membawa Jalak.

Sebagai burung, Jalak punya karakter sebagai burung pengicau, dengan bodi sedang dan tampilan gagah. Namun sebagai mobil, namanya belum berarti apapun. Namun, mobil listrik yang semuanya merupakan murni hasil rancang bangun mahasiswa, alumni, dosen dan pihak swasta yang ikut membantu ini, ternyata punya sedikit penampilan gagah, walau tak punya suara apapun kecuali dari klakson.

"Inginnya, Jalak dibangun dari 1 platform yang bisa dibuat beragam model dan utilitas. Cita-citanya, customer tinggal pilih dari 12 model yang ditawarkan, ingin seperti apa Jalak pesanannya," ungkap Dr. Ir. Agus Purwadi, MT, selaku ketua tim. Nah, versi yang dipamerkan sendiri menggunakan bentuk double cabin yang sanggup menampung 4 penumpang dewasa.

Sayangnya, karena waktu pengerjaan yang terlalu cepat, alhasil bak belakang masih penuh oleh aki sebagai sumber listrik. "Sekarang masih pakai aki lead acid, tapi lagi menunggu aki lithium polymer yang punya desain lebih simpel. Lokasinya akan ada di bawah jok belakang," papar Drs. Yannes Martinus Pasaribu, dosen Desain Produk ITB yang menggawangi mobil ini.

Beda jauh dengan anggapan mobil listrik itu rumit. Ternyata Jalak punya sistem operasi simpel demi mencapai efisiensi biaya setinggi-tingginya. "Biaya paling tinggi yakni aki yang mesti diimpor, dan menghabiskan anggaran lebih dari 50%, itupun masih terkena pajak bawang mewah," ujar Agus kali ini.

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Test/2012/9.%20September/20120903_mobillistrikITB_2.jpg

Nah, aki 12V/100Ah sebanyak 8 buah ini dirangkai seri, dan sementara masih diletakkan pada bak belakang. Semuanya menghasilkan tegangan sebesar 96V/100Ah. Tegangan sebesar ini digunakan untuk memutar motor listrik pesanan khusus yang didatangkan dari Cina. "Rating daya motor sekitar 10 kW tapi punya torsi 38,5 Nm," sambung Martinus, panggilan akrabnya.

Cara kerjanya, injakan pedal gas kali ini akan memerintahkan semacam potensio, yang bertugas untuk memerintahkan besaran arus listrik yang harus dihasilkan motor. Output-nya diatur oleh kontrol modul yang diletakkan di bawah jok belakang. Nantinya, putaran dari motor akan langsung disalurkan menuju gardan, yang sebelumnya melalui gigi diferensial.

Ketika berjalan, mesin akan menghasilkan putaran sekitar 6.000 rpm. Bedanya dengan mesin bensin yang harus diurut untuk merasakan besaran torsi, motor listrik akan menghasilkan torsi sebesar itu secara instan. "Makanya pakai gigi diferensial dengan perbandingan 1:8 untuk meredam torsi tersebut," ujar pria tinggi besar itu.

Daya sebesar itu diprediksi sanggup membawa Jalak berjalan hingga 100 km, dengan kapasitas baterai penuh. "Dengan waktu charge antara 5-8 jam, dan sebaiknya tidak dipakai sampai baterai habis total," ucap Ahmad Bintang, mahasiswa Teknik Elektro sebagai anggota tim. (mobil.otomotifnet.com)

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/09/05/334069/48/6/Mobil-Listrik-ITB-Jalak-Pakai-Teknologi-Quantum-Leap-

ChibaTadayoshi
September 7th, 2012, 12:30 PM
Bentuk lumayan, tapi dgn posisi motor di bawah gitu, ngga bisa utk Indonesia.

Namewee
September 7th, 2012, 12:43 PM
Desainnya cukup modern dan simple

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Test/2012/9.%20September/20120903_mobillistrikITB_1.jpg

Untuk motor listrik sudah bisa diproduksi oleh pindad. Sepertinya hanya Baterai saja kemungkinan masih akan diimpor :cheers:

Fayeddd
September 7th, 2012, 01:16 PM
so gimana kabar selanjutnya tentang mobil esemka??
sepi berita nih

Hadi
September 7th, 2012, 02:03 PM
Desainnya cukup modern dan simple

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Test/2012/9.%20September/20120903_mobillistrikITB_1.jpg

Untuk motor listrik sudah bisa diproduksi oleh pindad. Sepertinya hanya Baterai saja kemungkinan masih akan diimpor :cheers:

modelnya bagus bener... serius ini akan layak jika dijual.

Namewee
September 7th, 2012, 02:06 PM
so gimana kabar selanjutnya tentang mobil esemka??
sepi berita nih

Sepertinya itu hanya alat kampanye. Kelanjutan mungkin tergantung pada terpilih atau tidak terpilihnya Jokowi sebagai gubernur DKI

Fayeddd
September 8th, 2012, 04:48 AM
:( :(
Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan, mobil Esemka tidak dibuat secara profesional. "Mobil Esemka itu cuma 'dolanan' (mainan), pembuatannya tidak profesional, masa anak-anak yang baru tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah mau jadi montir, ya pasti belum ada pengalaman," kata BJ Habibie usai talkshow "Merah Putih" di kediamannya, Patra Kuningan 13, Jakarta, Rabu (7/3).

more http://metrotvnews.com/read/news/2012/03/07/84157/BJ-Habibie-Mobil-Esemka-Cuma-Dolanan-/11

embassyofaudrey
September 8th, 2012, 04:17 PM
^^ cuma bisa muat dua orang?? lumayan sih, buat gantiin motor :lol:

more :

http://www.riaupos.co.id/thumb/foto/mobil-listrik-gang-car.jpg

maaf..designya bikin pengen ketawa..udah ketawa juga sih sebenarnya.. :lol: tau film yang dibintangin Lindsay lohan itu gak yang mobil bututnya akhirnya bisa dipake buat balapan..nahh lampu depannya mirip banget sama mobilnya di film lindsay llohan. :lol:

embassyofaudrey
September 8th, 2012, 04:31 PM
^^ cuma bisa muat dua orang?? lumayan sih, buat gantiin motor :lol:

more :

http://www.riaupos.co.id/thumb/foto/mobil-listrik-gang-car.jpg

itu buatan PT.DI yah.. :cheers:ok..PIEV Pindad dibelakangnya Panser ANOA

http://img15.imageshack.us/img15/8417/pievv.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/15/pievv.jpg/)

piev..not bad lah buat anak2 kuliahan.

Hadi
September 9th, 2012, 07:21 AM
^^^^^^^^^^

bagus juga modelnya.

wah gila kalo di list musti nya yg bisa buat mobil listrik dan mobil nasional ini cukup banyak lo.

tapi rasa nya memang ga masuk akal, negara kita ga bisa buat mobil, secara bisa buat pesawat, kapal laut dan kereta api.

fajarmuhasan
September 9th, 2012, 11:25 AM
foto yg bareng panser itu udah bagus bentuknya, moga moga diproduksi massal

oweeyman
September 9th, 2012, 01:10 PM
foto yg bareng panser itu udah bagus bentuknya, moga moga diproduksi massal

pindad harus bikin uji ketahanan dulu nih.. Jalan dari aceh sampe bali.. Report perjalanannya dijadiin iklan di tv biar masyarakat yakin hehehehe

embassyofaudrey
September 9th, 2012, 04:25 PM
^^^^^^^^^^

bagus juga modelnya.

wah gila kalo di list musti nya yg bisa buat mobil listrik dan mobil nasional ini cukup banyak lo.

tapi rasa nya memang ga masuk akal, negara kita ga bisa buat mobil, secara bisa buat pesawat, kapal laut dan kereta api.

yang designnya dengar2 designer dari Pindad sendiri. :cheers:udah banyak prototype..tapi gak ada yang diproduksi massal. coba untuk anggaran APBN tahun depan untuk penggantian mobil2 baru DPR jangan ambil mobil luar, test drivenya suruh anggota2 DPR aja dulu yang coba..:lol: pake piev pindad atau esemka gak malu2in kok. gw juga mau beli Piev kalo emang terbukti bagus. bagus diperformanya yah..kalo bagus di modelnya doank sih sama aja boong.

Namewee
September 10th, 2012, 10:55 AM
Esemka udah ada iklannya loooo :D

Di jalan setia budhi, Bandung

https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/424665_3668055299568_171224726_n.jpg

Namewee
September 10th, 2012, 10:57 AM
itu buatan PT.DI yah.. :cheers:ok..PIEV Pindad dibelakangnya Panser ANOA

http://img15.imageshack.us/img15/8417/pievv.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/15/pievv.jpg/)

piev..not bad lah buat anak2 kuliahan.

Akan lebih baik pindad membuat perusahaan patungan dengan swasta yang khusus memproduksi mobnas :okay:

acoolguyfromnz
September 10th, 2012, 08:52 PM
Kalau di maksimalkan akan lebih baik. Industri spt ini butuh efisiensi dan effektifitasan. India termasuk sukses beli perusahaan automobile dan menjalankan businessnya spt Jaguar dsb. Indonesia sebenarnya bisa belajar dari india atau korea selatan bagaimana menjalankan business pembuatan mobil skala industri besar.

Korea selatan termasuk yg paling sukses membalik takdir jadi "wow"

YB_Murty
September 12th, 2012, 06:30 AM
^^^^^^ Kalo ada yang nanya "lho Pindad itu kan Industri untuk peralatan militer.... lha kok bikin-bikin mobnas segala? apa mau banting setir?"

Maka dijawab oleh Pindad " Maaf tuan,... Mobnas yang kami ciptakan itu adalah versi khusus militer untuk operasi Intelejen... ":cheers: (coba bikin jeep listrik sipil yang rasa militer dunk... pasti keren abis. Apa kalo ndak Pick Up double cabin listrik. Kalo mbikin jenis citycar sedan kok gimana gitu?

Yaahh... bolehlah berkreasi memproduksi mobnas.... bahkan merambah ke properti juga boleh. Fasion pun boleh.:cheers:

Namewee
September 12th, 2012, 08:57 AM
si Esemka ternyata udah punya website resmi pula :lol:

http://mobilsmk.com/index.php

acoolguyfromnz
September 12th, 2012, 07:25 PM
kita harus mendorong usaha2 begini jadi industri dgn skala besar bukan yg tangung2 model PSSI.

Namewee
September 13th, 2012, 12:27 PM
Bagaimana nasib mobil listrik 'Ferrari' Dahlan?
Kamis, 13 September 2012 08:11:00

Cita-cita Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk mengembangkan mobil listrik telah sampai tahap akhir. Beberapa mobil contoh atau prototype telah tersedia, yang tertinggal adalah mobil listrik kelas mewah setara Ferrari yang masih berada di Yogyakarta.

Sebelum berangkat umrah Agustus lalu, Dahlan berjanji akan menjemput mobil 'Ferrari' tersebut ke Yogyakarta setelah dia pulang dari umrah. Rencananya, Dahlan akan menjemput mobil tersebut dengan adiknya, yaitu mobil listrik Ahmadi.

Namun, rencana tinggallah rencana. Hingga sepekan setelah lebaran, Dahlan tak kunjung menjemput mobil yang diperkirakan dapat dijual dengan harga Rp 1,5 miliar itu. Alasannya, Dahlan malah kena flu berkepanjangan sepulang dari Makkah.

"Belum jadi, sekarang saya juga kurang sehat,” ungkap Dahlan ketika ditemui di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (27/8).

Semakin parah, Dahlan sempat dilarikan di rumah sakit Medistra, Jakarta lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Singapura. Di sana, Dahlan diminta untuk istirahat selama 3 hari. "Saya dianggap sembrono membiarkan flu lebih dari 10 hari tidak minum obat flu! Hehehe," ujar Dahlan dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Selasa (11/9).

Tak menunggu lama, pada Rabu (12/9) siang Dahlan sudah kembali ke Tanah Air. Makanan sang istri pun langsung disantapnya.

Akankah Dahlan segera menjemput mobil listrik 'Ferrari' itu ke Yogyakarta dengan menggunakan Ahmadi dan membujuk pengusaha-pengusaha kaya untuk membelinya?
Sumber : http://www.merdeka.com/uang/bagaimana-nasib-mobil-listrik-ferrari-dahlan.html


Penasaran dengan mobil listrik yang dimaksud dalam :cheers:

eurico
September 14th, 2012, 04:12 AM
Jalan masih panjang bung!

Program Mobil Listrik, Produksi Baterai Mulai April 2013

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Umum/2012/9.%20September/20120910_mobillistrik_1.jpg

Kota Bandung, Jabar menjadi lautan mobil listrik produksi anak bangsa (30/8) lalu. Tepatnya kegiatan itu dipusatkan di sepanjang Jalan Braga, samping Gedung Merdeka. Hari itu digelar peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harketnas) ke-17 yang sebenarnya jatuh pada 10 Agustus 2012. Beberapa perguruan tinggi menyodorkan konsep mobil listrik. Kini saatnya kebangkitan industri mobil yang tidak mengandalkan negara asing dan bisa mandiri dengan kemampuan sendiri diwujudkan.

MASIH PURWARUPA

Harketnas sendiri awalnya ditetapkan karena ada momentum terbang perdananya pesawat terbang N-250 Gatotkaca yang dibuat ilmuwan Indonesia dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Sekarang berubah nama menjadi PT DIrgantara Indonesia. Namun di tahun 2012, salah satu teknologi yang sedang naik daun kembali ke darat yaitu tentang perkembangan teknologi mobil listrik.

Peringatan Harketnas ke-17 kali ini memang menghadirkan mobil-mobil listrik karya anak bangsa yang juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pameran mobil listrik ini datang dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Tidak ketinggalan juga dari LIPI dan sektor swasta.

"Pemerintah Indonesia saat ini sedang menggalakkan berbagai program green teknologi untuk menunjang ketahanan energi nasional, terutama buat transportasi. Karena disadari sumber daya energi bahan bakar minyak sudah semakin menipis. Dan menggalakkan mobil listrik menjadi salah satu solusinya," demikian press release yang dikeluarkan panitia penyelenggara Harketnas.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional juga sedang melakukan kerjasama dengan beberapa universitas dan lembaga penelitian untuk Program Pengembangan Mobil Listrik Nasional atau yang disingkat MOLINA.

Memang sebagian besar masih dalam bentuk purwarupa atau hanya mengganti mesin mobil dengan yang bertenaga listrik untuk kendaraan yang saat ini sudah ada. Namun hal ini justru diharapkan kedepannya bisa lebih hemat energi dan melahirkan angin segar untuk teknologi mobil nasional maupun udara yang lebih bersih.

PRODUKSI BATERAI

Dahlan Iskan, Menteri Negara BUMN mengaku saat ini momen yang tepat mengembangkan mobil listrik. Tujuannya agar ke depan Indonesia tidak terus-menerus bergantung kepada bangsa lain khususnya Jepang, Eropa dan Amerika. "Kalau kita mengembangkan mobil listrik, kini saat yang tepat, Soalnya di negara maju juga baru dikembangkan. Sehingga kita tak akan ketinggalan dari mereka," ujar Dahlan kepada wartawan di Bandung.

Tidak mudah untuk memulai, termasuk mobil listrik ini. Tak sedikit yang pesimistis pula. Terutama mengenai kesiapan infrastruktur , suku cadang, bengkel hingga penyediaan batereinya.

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Umum/2012/9.%20September/20120910_mobillistrik_3.jpg


Namun sudah mengantisipasinya. "Kan tidak susah untuk membuat chargeran mobil listrik di setiap SPBU. Selain itu, dari sisi anggaran dan waktu juga lebih hemat," lanjut mantan direktur PLN itu.

Menurut Dahlan, membuat lokasi dan colokan untuk men-charge baterei mobil listrik itu tidak membutuhkan biaya besar. Hanya sekitar Rp 15 juta dan perlu waktu Cuma 3 hari kerja saja. Ini sangat berbeda kalau harus membangun pom bensin khusus untuk mobil listrik yang membutuhkan dana hingga Rp 10 miliar dengan memakan waktu sampai 2 tahun.

Juga tidak diperlukan banyak bengkel. Pasalnya, mobil listrik memang tidak membutuhkan banyak onderdil. Satu-satunya yang agak menjadi kendala baterei yang masih harus impor. Tapi itu pun segera bisa diatasi dengan memproduksi sendiri baterei itu di dalam negeri. Caranya, Dahlan telah memberi instruksi kepada produsen pembuat baterei terbesar di Indonesia agar segera memproduksi baterei listrik sendiri. Rencananya, April 2013, baterei mobil listrik itu sudah produksi sendiri.

Dahlan meminta kepada segenap akademisi dan kalangan mahasiswa untuk bisa ikut serta mengembangkan mobil listrik ini. Selain ikut membangun terwujudkan desain yang paling cocok mobil listrik, supaya juga bisa mengembangkan teknologi baterei agar menjadi produksi nasional anak bangsa. (mobil.otomotifnet.com)


sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/09/12/334268/127/7/Program-Mobil-Listrik-Produksi-Baterai-Mulai-April-2013

Fayeddd
September 14th, 2012, 04:02 PM
^^ lah itu gambarnya dapat dari mana?
bukan mobil yang dibuat Indonesia kan?
menurut ku yang kiri keren juga

Namewee
September 14th, 2012, 04:11 PM
^^ yang kiri itu salah satu prototype buatan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) :cheers:

eurico
September 18th, 2012, 01:44 AM
^^ lah itu gambarnya dapat dari mana?
bukan mobil yang dibuat Indonesia kan?
menurut ku yang kiri keren juga

ya dari artikelnya itu bray, buka saja linknya kalo gak percaya

Ocean One
September 18th, 2012, 07:57 PM
http://www.antaranews.com/berita/333925/pemerintah-minta-produsen-mobnas-percepat-platform

[QUOTE]

Pemerintah minta produsen Mobnas percepat "platform"


Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah meminta produsen otomotif lokal untuk mempercepat pembuatan platform bersama untuk mobil merek nasional guna memperbaiki aspek efisiensi, desain, dan penciptaan kemandirian teknologi.

"Jika produsen lokal mempunyai platform yang sama, maka memiliki kesamaan prosedur operasional yang dapat mengkreasikan kemampuan produksi. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menyesuaikan produk dengan permintaan pasar," kata Menteri Perindustrian M.S Hidayat di Jakarta, Selasa.

Untuk mencapai kesamaan "platform", menurut Hidayat, pemerintah mendorong prinsipal lokal mengidentifikasi persoalan teknis.

"Permasalahan teknis berkaitan dengan sistem suspensi dan dimensi mobil (undercarriage) serta pengembangan teknologi `power train` yang mencakup mesin, transmisi dan `axle` untuk mesin berkapasitas 650--700 cc," paparnya.

Sedangkan Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Budi Darmadi, mengatakan saat ini "platform" yang dikembangkan prinsipal lokal belum terfokus sehingga produktivitasnya belum bisa memenuhi skala efisiensi.

"Akibat `platform` yang belum terfokus, varian produk prinsipal lokal sangat banyak sedangkan desain dan kapasitas mesin yang dihasilkan berbeda-beda," ujarnya.

Budi menambahkan, tidak adanya kesamaan platform membuat biaya produksi para prinsipal lokal membesar karena komponen mesin yang bisa diproduksi di dalam negeri justru diimpor dengan bea masuk cukup tinggi.

"Agar lebih efisien, `platform` teknologi otomotif perlu disamakan dahulu. Untuk mencapai kesamaan, dibutuhkan identifikasi masalah melalui pembentukan `working team` yang beranggotakan para produsen mobil nasional," ucapnya.
[/QUTOE]

eurico
September 19th, 2012, 12:07 AM
langkahnya pak ms hidayat sudah betul, bikin dahulu platformnya u tuk mobil kecil, sedang besar dan sedan mungkin termasuk juga kendaraan komersial, baru nanti kembangkan masing2 desainnya, mesin dsb nya sesuai dengan keinginan masing2 pabrikan mobnas. Tapi menurut saya malah pada bagian inilah yang seharusnya benar2 mendapat dukungan dari pemerintah, tapi kok sepertinya pemerintah hanya menyuruh2 saja :ohno:

Namewee
September 19th, 2012, 12:20 AM
^^ Saya sendiri sudah bertanya langsung dengan salah satu pimpinan calon produsen mobnas yang disebutkan pemerintah yaitu "Asianusa". Katanya sampai saat belum ada ajakan resmi dari pemerintah. Tanpa ada koordinasi dan perjanjian dengan pihak terkait, saya jadi ragu kalau semua yang disampaikan pemerintah hanyalah bualan belaka.

Namewee
September 23rd, 2012, 07:21 PM
Cuma ini satu2nya mobnas yang sudah eksis

https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/320323_4532619922373_613085611_n.jpg

Pabriknya di Cimahi. Besutan bapak Dewa yuniardi (Mantan karyawan PT DI)
Itupun pasarnya adalah bukan pengguna jalan raya

tjokro_ragazzo
September 24th, 2012, 07:26 AM
ayo.... plan nya dulu dibenerin.....
gak bisa memang menghindari dr intervensi politik. tapi setidaknya:
1. plan jelas. ada visi dan misi yang real.
2. konsep sempurna. termasuk riset dan formulasi marketing gimmick, packaging, strategi komunikasi.
3. eksekusi dgn disiplin. monitoring kualitas, target yang jelas dan tercapai, budaya organisasi yang sehat.

urutannya gitu dulu.

Namewee
September 27th, 2012, 05:33 AM
Mobnas moko yg sudah menginjakan kaki di Jalan raya

https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/253128_4549146455526_799366164_n.jpg

mobnas moko
https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/580148_4545000111870_1301341273_n.jpg

Kalau ini AG Tawon
https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/429328_4544944510480_802281737_n.jpg

Sepertinya mobnas belum ada yang menyasar mobil pribadi!

TFM1
September 27th, 2012, 05:21 PM
^^ itu moko yg dari makassar ya?

Namewee
September 27th, 2012, 05:26 PM
^^ iya bang

Kayaknya bakal dilakukan uji emisi terhadap Moko

eurico
October 1st, 2012, 01:50 AM
Eh, Ada Mobil Formula Buatan Mahasiswa di IIMS

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Tematis/2012/9.%20September/Bimasakti.jpg

Jakarta - Kalau Infiniti tampil dengan replika mobil balap Red Bull Racing Team F1 di IIMS 2012, maka mahasiswa UGM (Universitas Gadjah Mada) punya "Bimasakti".

Pengunjung IIMS 2012 mungkin tak terlalu banyak tahu tentang keberadaan Bimasakti. Sesungguhnya Bimasakti baru saja bertarung demi mengharumkan "Merah Putih".

Bimasakti merupakan karya dari sekitar 18 mahasiswa UGM yang tergabung dari mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan Teknik Industri.

"Mobil ini mulai dibangun bulan November 2011 dan selesai Agustus 2012," buka Fikri, salah satu mahasiswa Teknik Mesin yang kami wawancarai.

Tujuan pembuatan Bimasakti adalah untuk mengikuti kompetisi Student Formula SAE (Society of Automotive Engineers) Competition di Jepang (3-7 September 2012).

Mobil ini mengikuti beberapa pengujian seperti akselerasi (uji kecepatan mobil dalam jarak 75 meter trek lurus), skidpad (uji kemampuan cornering dalam linkaran menyerupai angka 8), autocross (uji kemampuan dalam melewati 1 lap dengan trk lurus dan slalom), endurance dan fuel ecomony (uji ketahanan dalam 22 lap serta konsumsi bahan bakar). Hasilnya, Bimasakti meraih peringkat ke-55 dari 82 peserta dari berbagai negara.


Mobil Formula mungil ini menggendong mesin Honda CBR 600RR dengan modifikasi pada air intake sytem, fuel supply, dan knalpot. Mobil balap ini memiliki dimensi 2.500 mm x 1.100 mm x 1.050 mm menggunakan chain-drive system, air-liquid cooling system dan bodi serat fiber kustom.

Uniknya, Bimasakti juga mengaplikasi hand shifter layaknya jet darat yang dipakai mobil balap Formula, Hit Safety Equipment (up to 7.350 joule) dan sistem pengereman yang akan membuat mobil berhenti jika rem tidak berfungsi. Hebat! (mobil.otomotifnet.com)

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/09/30/334911/342/22/Eh-Ada-Mobil-Formula-Buatan-Mahasiswa-di-IIMS

harusnya yang seperti ini nih yang didukung habis2an oleh pemerintah

sturmgewehr
October 1st, 2012, 06:15 AM
saya pikir kalo diadakan ajang balap formula seperti di atas namun antar universitas2 di Indonesia keliatannya seru jg.
di mana mobilnya adalah hasil karya sendiri universitas2 tsb.

CounterA
October 1st, 2012, 07:46 AM
Baru baca berita Antara News kalo Esemka udah lolos uji emisi dan bakal di produksi "massal" tahun depan. Pabriknya akan dibangun dibelakang Solo Techno Park (STP). Rasanya tiba-tiba udah mau panen aja nih... :)

Namewee
October 1st, 2012, 07:50 AM
^^ Semoga Esemka benar-benar produksi massal tahun depan. Berita-berita manis seperti ini sudah sering banget muncul di media tapi realisasinya nol besar :smug:

Kalau bisa proses produksinya tidak dengan cara manual seperti sekarang ini :D

Harusnya produsen mobnas bikin ikatan sendiri, biar masyarakat bisa membedakan mana yang benar-benar mobnas dan mana yang ngaku-ngaku mobnas

Ocean One
October 1st, 2012, 09:42 AM
http://otomotif.antaranews.com/news/1349060376/pt-smk-siapkan-pembangunan-pabrik-mobil-esemka

PT SMK siapkan pembangunan pabrik mobil Esemka


Solo (ANTARA News) - PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) mempersiapkan pembangunan pabrik mobil Esemka Rajawali setelah purwa rupa mobil rakitan siswa sekolah menengah kejuruan itu dinyatakan lulus uji emisi oleh Balai Thermodinamika Motor dan Propilsi (BTMP).

"Saya sudah menghabiskan waktu hingga lima bulan melakukan survei ke sejumlah tempat untuk membangun pabrik mobil tersebut," kata Direktur PT SMK Sulistyo Rabono kepada wartawan di Solo, Senin.

Pembangunan pabrik, kata dia, akan membutuhkan sekitar 10 hektare lahan.

Ia menjelaskan, lahan seluas empat hektare yang ada di bagian belakang Solo Technopark (STP) akan digunakan untuk membangun pabrik mikro dan pabrik yang lebih besar akan dibangun di wilayah eks karesidenan.

"Saya sudah lima bulan ini sudah cek ke Karanganyar dan Kalioso tapi belum ketemu yang memenuhi syarat," katanya.

Pabrik mikro di belakang STP yang pembangunannya membutuhkan dana antara Rp50 miliar sampai Rp100 miliar ditargetkan selesai dalam satu tahun. "Tahun 2013 sudah bisa berdiri dan mulai produksi," katanya.

Dari pabrik mini itu, ia menjelaskan, PT SMK berencana memproduksi satu tipe mobil dengan jumlah produksi hingga 200 unit per bulan.

"Berdirinya micro factory di STP ini bisa jadi trigger kita, bahwa kita mampu memproduksi. Dengan jumlah produksi yang stabil, nantinya kita harus ke luar dari STP dan Masuk ke pabrik besar yang dipersiapkan," lanjutnya.

Mengenai pembiayaan produksi massal tersebut pihaknya tidak akan menggandeng investor besar. "Kami menolak investor besar karena akan mempengaruhi kebijakan PT SMK," katanya.

Perusahaan, kata dia, berusaha menggandeng sejumlah koperasi SMK untuk menanamkan modal dalam pembangunan pabrik tersebut.

Menurut dia, saat ini ada 10 ribu jaringan SMK yang siap membentuk koperasi untuk menanamkan modal guna pembangunan pabrik mobil Esemka.

"Satu SMK membuat koperasi dan urunan masing-masing 10 sampai 20 juta saja itu sudah banyak," kata Direktur Pengembangan dan Operasional Solo Technopark, Gampang Sarwono.

"Posisi STP hanya supporting saja. Kita sudah siapkan satu gedung untuk sentral produksinya," tambah dia.

(J005)

embassyofaudrey
October 1st, 2012, 12:04 PM
^^ Berat kayanya. ASTRA mana mau kehilangan pasar. permainan kalangan atas bakalan mempersulit nih mobil bisa di produksi masal.

onosqaciw
October 1st, 2012, 12:18 PM
mungkin itu sebabnya produksinya gak banyak2....anyway di china juga mobil china masih kalah daripada merk luar

tjokro_ragazzo
October 1st, 2012, 12:36 PM
^^ Berat kayanya. ASTRA mana mau kehilangan pasar. permainan kalangan atas bakalan mempersulit nih mobil bisa di produksi masal.

dan saya tidak yakin regulator kita 'berani' sama mereka.

belum lagi kalau ada serangan soal orisinalitas rancang bangun mobil (desain, platform, mesin, etc). apa pemerintah masih mau dukung dan pasang badan atau malah memberhentikan proyek ini.

YB_Murty
October 1st, 2012, 01:08 PM
dan saya tidak yakin regulator kita 'berani' sama mereka.

belum lagi kalau ada serangan soal orisinalitas rancang bangun mobil (desain, platform, mesin, etc). apa pemerintah masih mau dukung dan pasang badan atau malah memberhentikan proyek ini.

Kalo dipikir-pikir, pabrikan luar yang telah bercokol di Indonesia sejak lama telah semakin mengenal karekter kebutuhan masyarakat kita, bahkan mereka telah mampu membawa masyarakat menuju trend-trend dunia. Boleh dikata mereka secara tak langsung telah membangun Mobnas (dalam arti menggunakan berbagai komponen lokal yang digarap bahkan didesain oleh tenaga/SDM lokal)... cuma beda merk saja.

Jadi secara teknis calon pabrikan baru seperti SMK bisa saja eksis diantara mereka, namun harus melalui tahapan yang tak mudah untuk sejajar dengan mereka yang selama ini sudah eksis. Dibutuhkan suatu tahapan yang panjang, terutama untuk penguasaan market.

Namewee
October 1st, 2012, 01:14 PM
Dulu gosipnya mobnas Esemka sudah dipesan 2000 unit. Entah benar atau tidak saya juga kurang tahu. Kalau itu memang benar adanya, berarti masyarakat sudah menunjukan apresiasi yang cukup besar terhadap produk lokal. Walau kenyataannya saat ini kualitas Esemka masih sangat diragukan :)

tjokro_ragazzo
October 1st, 2012, 01:39 PM
Kalo dipikir-pikir, pabrikan luar yang telah bercokol di Indonesia sejak lama telah semakin mengenal karekter kebutuhan masyarakat kita, bahkan mereka telah mampu membawa masyarakat menuju trend-trend dunia. Boleh dikata mereka secara tak langsung telah membangun Mobnas (dalam arti menggunakan berbagai komponen lokal yang digarap bahkan didesain oleh tenaga/SDM lokal)... cuma beda merk saja.

Jadi secara teknis calon pabrikan baru seperti SMK bisa saja eksis diantara mereka, namun harus melalui tahapan yang tak mudah untuk sejajar dengan mereka yang selama ini sudah eksis. Dibutuhkan suatu tahapan yang panjang, terutama untuk penguasaan market.

Hyundai needs at least 50 years to be in this now their position....

acoolguyfromnz
October 1st, 2012, 07:28 PM
Kita bisa belajar dari Paganini Zonda dan pabrikan korea bagaimana bisa merubah sejarah dunia agar industri otomotive kita benar2 bisa mensejahterakan kita bukan negara lain.

Kalau gak salah pembuat Paganini Zonda bilang seni, teknology dan inovasi yg jadi alasan kenapa Paganini bisa punya tempat di hati para penggemar mobil balap kelas atas.

sturmgewehr
October 2nd, 2012, 06:25 AM
kalo saya liat sekarang ada dua pendapat di sekitar :

1. buat apa bikin mobil nasional, toh mobil2 yg dibuat di Indonesia sekarang uda dibuat oleh pekerja2 kita dan menggunakan 90% komponen lokal cuma mereknya aja yg masi pake merek luar negeri. istilahnya cap-nya doang yg merek luar negeri.
jadi ngapain susah2 bikin mobil nasional dgn merek sendiri kalo kandungan komponen lokalnya aja blm bisa menyaingi kandungan komponen lokal dari pabrik2 besar yg sdh ada. malah menambah beban pemerintah utk subsidi dll kalau pemerintah ikut serta dlm proyek mobnas.
Belum lagi kualitas mobnas yg pasti blm bisa menyamai kualitas merek2 besar, apa bisa mobnas laku dijual.

2. proyek mobil nasional sangat perlu sebagai bukti kemandirian bangsa shg tidak perlu bergantung banyak pd negara lain.
apalagi jika disertai niat utk memberdayakan sebesar2nya potensi negeri sendiri mulai dari tahap hulu sampai hilir.
walaupun pada awalnya mobnas tetap perlu komponen2 dari luar negeri dan bahkan kandungan komponen lokalnya lbh rendah daripada mobil2 merek luar yg diproduksi di dlm negeri. toh mobil2 merek luar yg diproduksi di dlm negeri jg pada awalnya kandungan komponen lokalnya jg masi rendah sblm menjadi tinggi seperti sekarang ini.
memang utk menghasilkan mobnas yg berkualitas tidak bisa instan jadi membandingkan dgn merek yg sdh mapan tentu kurang bijak.

oweeyman
October 2nd, 2012, 09:13 AM
Kita bisa belajar dari Paganini Zonda dan pabrikan korea bagaimana bisa merubah sejarah dunia agar industri otomotive kita benar2 bisa mensejahterakan kita bukan negara lain.

Kalau gak salah pembuat Paganini Zonda bilang seni, teknology dan inovasi yg jadi alasan kenapa Paganini bisa punya tempat di hati para penggemar mobil balap kelas atas.

pagani zonda mah gak ada hubungannya sama esemka.. kayak ferrari sama toyota, toyota mah pasarnya gak keganggu sama sekali sama ferrari..:lol:

lagian kalo yang punya merek + pabriknya orang indonesia, yang kerja juga orang indonesia ya yang tambah makmur kita-kita juga..

kalo esemka buka pabrik di amerika misalnya (amiiin:D ) buat menuhin permintaan mobil esemka disana.. duit hasil penjualannya akhirnya balik juga ke indonesia.. dan pabrik di indonesia gak ditutup juga buat menuhin permintaan pasar asia

bagusnya, esemka bisa ngurangin pengangguran di amrik, duitnya ngalir pula ke indonesia.. apa salahnya kita berguna buat orang lain ya tho? kalo esemka punya pabrik dimana-mana, daya tawar negara kita juga tambah kuat

misal, "lu macem-macem, pabrik esemka di negara lu gua tutup, karyawan lu gua PHK semua! mau lo? hah?" asik banget dah kalo indonesia mulai bisa ngomong gitu ahahahahahaha

(Amiin esemka bisa maju, amiinn) :D

Ocean One
October 2nd, 2012, 10:33 AM
http://otomotif.kompas.com/read/2012/10/02/4510/Mobil.Listrik.Nasional.Meluncur.2014


Mobil Listrik Nasional Meluncur 2014


Surabaya, KompasOtomotif - Upaya pemerintah menciptakan mobil nasional berbasis listrik murni terus dilakukan. Akademisi Institut Teknologi Surabaya (ITS) Muhammad Nur Yuniarto - salah seorang yang terlibat dalam tim mobil listrik nasional - mengatakan, skema pengembangan (roadmap) mobil listrik nasional sudah selesai dirumuskan, tinggal dijalankan.

"Roadmap mengagendakan mobil listrik nasional sudah ada barangnya pada 2014," ujar Nur Yuniarto di Surabaya, dilansir Antara, (1/20/2012). Produk yang diluncurkan nanti (2014) masih bersifat prototipe dan digunakan sebagai mobil konsep atau embrio untuk pengembangan ke depan. Untuk produksi massal, lanjutkan ditargetkan 2018 karena pihaknya memang tidak mau mobil listrik nasional yang asal comot. "Kami mau 100 persen buatan Indonesia mulai dari komponen hingga jadi mobil."

Ditambahkannya, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah persiapan matang dengan koordinasi maksimum dari lembaga kementerian di Indonesia. Jangan sampai pengalaman pahit industri nasional seperti Texmaco dan Dirgantara Indonesia terjadi pada proyek mobil nasional ini. "Karena masyarakat tidak peduli," tegas Nur.

Kampus

Teknisi Indonesia, khususnya dari kampus-kamus nasional ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, ITS dan universitas lainnya dinilai sudah bisa membuat mobil listrik. "Tapi, semuanya masih main-main," lanjut Nur.

Dengan skema pengembangan yang baku, Ia mengaku optimis proyek mobil nasional bertenaga listrik ini akan sukses. Salah satu alasan utamanya, semakin menipisnya bahan bakar fosil sehingga wajib kembangkan energi alternatif. Dari sektor transportasi, listrik jadi pilihan karena bebas polusi.

Dedit Cahya Happyanto, Dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyampaikan dukungannya jika proyek mobil listrik nasional sudah berjalan. Bahkan, pihaknya mengaku telah mengembangkan sistem kendali elektrik yang cocok digunakan pada mobil listrik.

"Kalau tim nasional sudah merancang motor penggeraknya, maka saya siap membantu dalam aspek sistem kendali elektrik, untuk mengatur asupan listrik yang tepat untuk kondisi normal, tanjakan, dan turun," beber Dedit.

Sistem kendali yang berhasil ditemukannya, akan membuat laju mobil lebih halus layaknya naik sepeda motor matik. "Jadi, sopirnya tidak perlu mengatur sistem elektrik saat tanjakan, menurun, dan kondisi normal, karena sistem elektrik stabil dengan sendirinya," tutup Dedit.

CounterA
October 2nd, 2012, 10:58 AM
Ada juga yg buat tulisan di media online nasional, yang lagi study di Amerika sana. Dengan menggunakan acuan industri otomotif Thailand dan Malaysia sebagai pembandingnya. Jadi intinya, industri otomotif PMA di T lebih mudah dan menguntungkan dibanding M yg susah payah membangun kemandirian industri otomotifnya namun kurang benefit dibanding T. Akan tetapi untuk kedepannya dimasa AFTA sudah berjalan maka M yg lebih benefit dibanding T. Jadi menurut penulis, Indonesia bisa menerapkan kedua strategi tersebut.

Namewee
October 2nd, 2012, 12:05 PM
^^ Maksudnya apakah dengan cara tidak melakukan proteksi ataun insentif terhadap mobnas?? Sehingga dibiarkan bersaing begitu saja dengan vendor besar yang sudah lama eksis

tjokro_ragazzo
October 2nd, 2012, 12:40 PM
^^

Malaysia mengeluarkan regulasi yang protektif untuk Proton.

Tapi per 2012 ini, setelah 29 tahun, baru Proton lepas dr tangan pemerintah kerajaan, dan dibeli oleh pihak swasta DRB-HICOM. jadi mereka bersaing dan dilepas ke pasar, lepas dr proteksi negara.
Mungkin masih ada insentif dr pemerintah tapi sudah tidak intensif lagi krn diserahkan ke mekanisme pasar. pun paling dlm bentuk "subsidi" bukan regulasi.

Namewee
October 2nd, 2012, 01:58 PM
Mobil buatan Viar


http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/09/21/ab2b7121980fd015018c50fa3eabb4c5_p.jpg




Kok desainnya tidak lebih baik daripada yang pernah dipost di di sini :(

Namewee
October 2nd, 2012, 01:58 PM
~dp

Venantio
October 2nd, 2012, 04:36 PM
Mobil buatan Viar


http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2012/09/21/ab2b7121980fd015018c50fa3eabb4c5_p.jpg




Kok desainnya tidak lebih baik daripada yang pernah dipost di di sini :(

Dengan muka mobil ini ada miripnya nggak?

http://www.nederlandmobiel.nl/dealer_images/auto/2590113_1.jpg

embassyofaudrey
October 2nd, 2012, 06:32 PM
viar ^^ :lol: ahahahahaha..gpp..tetap cemungudh eahhh.

Namewee
October 2nd, 2012, 06:38 PM
Dengan muka mobil ini ada miripnya nggak?

http://www.nederlandmobiel.nl/dealer_images/auto/2590113_1.jpg
Mirip sih, tapi sangat tipis kemiripannya :lol:

tjokro_ragazzo
October 2nd, 2012, 06:55 PM
Viar kan Taiwan punya?

acoolguyfromnz
October 3rd, 2012, 11:36 PM
@oweeyman,

Ada hubungannya dgn Esemka. Paganini bisa di terima di kalangan penggemar mobil balap mahal dan pabrikan mobil balap karena orisinalitas.

Korea Selatan dan Jepang mencontek dulu setelah cukup kuat mereka berkreasi. Cuma Jepang yg benar2 fokus ke kualitas mesin dan menawarkan solusi extra. Dunia gak terlalu peduli dgn kualitas bodi atau dempul. Sekarang Korea Selatan setelah cukup uang, mereka benar2 cari top designers dan engineer dan menambah fiture yg produk eropa dan usa gak punya. Di tambah lagi mereka membuat produk yg cukup safety.

Jadi terserah Esemka mau gimana startnya.

Produk jepang jelaslah gak mau ada saingannya. Da ini bisa berbalik keadaannya jika rakyat Indonesia memang menginginkannya.

Kalau saya pribadi akan mendukung Esemka karena kita ikut memberi kesempatan pemuda kita mengambil peran serta dalam mengembangkan ekonomi negara.

Namewee
October 5th, 2012, 06:23 PM
^^ Sedikit informasi tentang Esemka

Produksi Esemka Andalkan UKM (http://autos.okezone.com/read/2012/10/03/52/698442/produksi-esemka-andalkan-ukm)
Rabu, 3 Oktober 2012

http://img.okeinfo.net/content/2012/10/03/52/698442/husKdN3LIM.jpg
Mobil rakitan siswa SMK, Esemka, masih terus melaju menantang industri automotif nasional. Usai dinyatakan lulus uji emisi, Esemka Rajawali kini siap masuk ranah produksi.

PT Solo Manufaktur Kreasi sempat menyebutkan bahwa pabrik perakitan Esmeka akan dibangun, menyongsong kelulusan uji emisi. Pabrik perakitan mobil Esemka yang rencananya akan dirakit massal di Solo, Jawa Tengah.

“Pabrik produksi Esemka sedang kami siapkan, tepatnya di daerah Kentingan, Surakarta. Kami akan menyiapkan lima factory building untuk perakitan Esemka,” jelas Sulistyo Rabono, Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi beberapa waktu lalu.

Produksi Esemka ini juga akan mengandalkan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang diberdayakan untuk memproduksi komponen-komponen lokal. Dengan komponen lokal inilah Esemka turut menghidupkan UKM.
Sumber : Okezone (http://autos.okezone.com/read/2012/10/03/52/698442/produksi-esemka-andalkan-ukm)

Jokowi Minta Esemka Jadi Mobil Dinas DKI 1 (http://autos.okezone.com/read/2012/10/03/52/698601/jokowi-minta-esemka-jadi-mobil-dinas-dki-1)
Rabu, 3 Oktober 2012

http://img.okeinfo.net/content/2012/10/03/52/698601/QyNK9YFJO0.jpg
Joko Widodo akan segera menyandang jabatan baru sebagai Gubernur DKI Jakarta, usai dinyatakan menang pada Pilgub DKI putaran kedua, 20 September lalu. Kendati sebentar lagi akan menjadi orang nomor satu di Jakarta, Jokowi ternyata tidak melupakan Esemka.

Mobil nasional hasil rakitan siswa SMK di Solo ini rencananya akan dijadikan salah satu mobil dinas Jokowi sebagai Gubernur DKI. Adalah varian Esemka Rajawali yang ingin dibawa Walikota Solo ini ke Ibukota.

“Ada keinginan dari Jokowi untuk menjadikan Esemka sebagai salah satu kendaraan dinasnya di Jakarta. Dia datang langsung ke sini dan berniat membawa Rajawali,” ujar Direktur Pengembangan dan Pelayanan Solo Techno Park (STP), Gampang Sarwono, saat berbincang dengan Okezone, Rabu (3/10/2012), di Solo, Jawa Tengah.

Sumber : Okezone (http://autos.okezone.com/read/2012/10/03/52/698601/jokowi-minta-esemka-jadi-mobil-dinas-dki-1)

Selain Jerman, Pabrikan Jepang Juga Mau Bantu Esemka (http://autos.okezone.com/read/2012/10/04/52/698926/selain-jerman-pabrikan-jepang-juga-mau-bantu-esemka)
Kamis, 4 Oktober 2012

http://img.okeinfo.net/content/2012/10/04/52/698926/6V6clDs0nu.jpg
Setelah Jerman dikabarkan tertarik membantu mobil hasil rakitan siswa SMK, Esemka, kini pabrikan asal Jepang juga berminat membantu produksi Esemka.

Sebelumnya dikabarkan, pabrikan besar Jerman BMW, Mercedes-Benz, dan Audi akan membantu proses produksi Esemka. Raksasa automotif asal Jerman ini akan membimbing tenaga lokal bagaimana cara merakit mobil.

Namun, selain bantuan dari Jerman, produsen automotif asal Jepang seperti Honda, Toyota dan Mitsubishi juga tertarik memberikan dukungannya terhadap perkembangan Esemka.

“Selain dari Jerman, juga ada tawaran bantuan dari produsen asal Jepang. Setelah menimbang, sepertinya kami lebih dulu memilih tawaran dukungan dari Jerman,” jelas Gampang Sarwono, Direktur Pengembangan dan Pelayanan Solo Techno Park (STP).

Menurut Gampang, keputusan untuk belajar banyak dari produsen Jerman diambil karena tawaran bantuan memang lebih dulu datang dari pihak Kedubes Jerman. Terlebih tenaga-tenaga lokal ini jauh lebih tertarik untuk belajar banyak mengenai teknologi automotif di Bavarian.

Rencananya akan ada 20 tenaga lokal yang dikirim ke Jerman. 20 orang ini adalah siswa dan juga ada dari guru pelatihnya. Namun, rencana ini masih terkendala biaya yang cukup besar.

Sumber : Okezone (http://autos.okezone.com/read/2012/10/04/52/698926/selain-jerman-pabrikan-jepang-juga-mau-bantu-esemka)

CounterA
October 5th, 2012, 07:08 PM
Wadaw mobil dinas DKI-1...

SELAMAT BUAT ESEMKA DEH !!! :D

InfraObr
October 6th, 2012, 06:11 AM
Yah sebetulnya kan kalau kita masuk dunia otomotif itu sama saja masuk hutan yang sudah banyak binatang buas yang tidak akan segan2 membunuh kita.

Saya sih yakin kita bisa membuat sendiri, tapi yang perlu ditekankan ya strategi survive di hutannya itu :D

Saya sendiri berkecimpung di dunia partnership dengan perush luar negeri. Sebetulnya yang menjadi daya tawar kita selalu adalah market kita. Tapi kalau sudah sampai di 'the main course' biasanya pihak luar pasti tidak mau share knowledge, it's just black box dan patented.

Kenapa Korea, jepang dan Cina juga tadinya di posisi penerima black box, tapi mereka akhirnya mereka bisa pegang black box itu karena:
1. Mereka serius di R&D, allocate sd 35% revenue utk R&D saja spt Samsung. But R&D takes longer time and in certain industry (misal handphone) gak bs catch up dgn dinamika inovasi. So mereka paralel juga menerapkan prinsip ke-2 di bawah.
2. mereka pake prinsip entrepreneurship 'BEG, ROB, STEAL' :D

Samsung itu ya jelas steal teknologi Apple, dia ga peduli mo dituntut Apple sekalipun asal senjatanya mereka pegang dulu. Soal kalah di legal dan hrs bayar sekian triliun mrk sudah hitung2an mereka akan dapat lbh banyak dr stealing Apple technology.
China juga sami mawon, selalu jadi bahan cercaan dunia barat krn sifat pemalsuan mereka. Tapi dari memalsu itu mereka jadi kompetitor yg ditakuti barat. Dosen gw yg dr Cina klo ngomentarin soal counterfeit dengan senyum kalem tapi sinis bilang 'yah meniru yg bagus tidak ada salahnya kan'

Di ilmu product management mmg ada strategy 'me too' alias meniru dengan cepat apapun inovasi kompetitor.

Indonesia keknya belum bisa tuh main gesit gitu...padahal kenyataanya memang utk survive di hutan hrs spt itu :D Musti ningkatin ilmu kanuragan dulu keknya tuh biar silatnya ga kalah ama kungfu-an produsen Cina en gebukan produsen barat :D

acoolguyfromnz
October 6th, 2012, 02:41 PM
@infraobr,


Setuju!

Barat juga jiplak gratis kok ilmu asia. Contoh, efisiensi model jpg dalam proses industri. Bahkan mereka juga cuek curi SDA negara lain dgn alasan demokrasi yg hasil demokrasinya yah spt indonesia yg penuh dgn maling.

fajarmuhasan
October 8th, 2012, 07:38 AM
VIAR yg merah itu gak enak banget dilihat, mending didesign ulang saja.

ChibaTadayoshi
October 8th, 2012, 07:52 AM
bahkan VW Pak Camat ( VW Safari ) banpres tahun 80an lebih menarik tampangnya dari VIAR

Venantio
October 9th, 2012, 07:26 PM
...
Samsung itu ya jelas steal teknologi Apple, dia ga peduli mo dituntut Apple sekalipun asal senjatanya mereka pegang dulu. Soal kalah di legal dan hrs bayar sekian triliun mrk sudah hitung2an mereka akan dapat lbh banyak dr stealing Apple technology.


Emm... Samsung dinyatakan mencuri teknologi Apple kan terjadi di pengadilan
Amerika bro... Sementara di Korea, dua-duanya dinyatakan saling mencuri lho... Sedangkan kalau saya nggak salah, di Jepang Samsung dinyatakan menang lho, jadi tidak mencuri teknologi Apple..

Sementara itu, bagi Apple, Samsung adalah supplier utama mereka, misalnya (CMIIW) untuk touch screen, chips, dll... Jadi stigma pencuri teknologi itu cuma tergantung dari keputusan hakim... Sorry OOT...

CounterA
October 9th, 2012, 08:04 PM
Yang saya tau handphone/smartphone Apple itu ya dibuat di Taiwan/China, seperti Foxconn dan lain-lainnya. Selama ini Samsung memasok MemoryCard untuk Apple, namun belakangan setelah rusuh-rusuh Apple ingin menggantinya dengan pemasok lain.

Venantio
October 9th, 2012, 08:34 PM
Yang saya tau handphone/smartphone Apple itu ya dibuat di Taiwan/China, seperti Foxconn dan lain-lainnya. Selama ini Samsung memasok MemoryCard untuk Apple, namun belakangan setelah rusuh-rusuh Apple ingin menggantinya dengan pemasok lain.

Memang sempat terpikir oleh Apple mengenai hal ini, tapi Apple juga menyatakan bahwa hubungan bisnis dengan Samsung masih belum dapat tergantikan sampai saat ini. Kualitas barang buatan Samsung (termasuk touch screen) sangat baik dan memuaskan, jadi Apple sendiri malah akan menghadapi kesulitan kalau dalam waktu dekat menghentikan hubungan bisnisnya dengan Samsung.

Samsung sendiri tampaknya juga akan mengajukan Apple ke pengadilan untuk kasus yang kurang lebih sama... hehehehe

Udah ya OOT-nya...

eurico
October 12th, 2012, 02:19 AM
^^ yookkk back to topic

Komodo dan Tawon Siap Jadi Mobil Murah

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/10.%20Oktober/Tawon.jpg

Jakarta – Meski peraturan mengenai mobil murah (LCGC) belum berjalan tetapi produsen mobil siap untuk memproduksi mobil tersebut. Tak terkecuali mobil merek nasional yang tergabung dalam Asosiasi Industri Otomotif Nusantara (Asia Nusa).

Ketua Bidang Pemasaran dan Komunikasi Asia Nusa, Dewa Yuniardi menyatakan jika produk Asia Nusa, seperti mobil Komodo dan Tawon siap menjadi mobil murah di Tanah Air. “Kami siap menjadi mobil murah. Tapi segmennya beda dengan LCGC, yakni menjadi mobil angkutan pedesaan. Bahkan Gea versi mobil toko sudah masuk tahap uji emisi,” jelasnya.

Menurutnya mobnas itu memiliki strategi pasar yang berbeda dengan LCGC milik pabrikan besar. “ Kami punya strategi untuk bermain pada segmen mesin di bawah 1.000 cc dan masuk ke segmen angkutan. Supaya tidak head to head dengan merek asing, serta untuk membuktikan dan riset keandalan dulu. Baru setelah mendapat nama, kami siap masuk ke segmen privat,” pungkasnya.

Komodo dengan konsep mobil off-road ini sebenarnya sudah lama mengaspal di Indonesia. Fin Komodo hadir dengan mesin empat tak dan berkapasitas 250cc.

Sedangkan Tawon adalah mobil mungil asal Rangkasbitung, Banten, di bawah perusahaan PT Super Gasindo Jaya. Mobil ini menggunakan bahan bakar gas dengan kapasitas mesin mesin 650cc. Tawon mampu menembus kecepatan 100 km/jam dengan banderol Rp 48 juta on the road. Untuk pemasaran, produk Tawon bahkan telah mencapai wilayah Sumatera Selatan (klik di sini) . (mobil.otomotifnet.com)

sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/10/11/335180/178/1/Komodo-dan-Tawon-Siap-Jadi-Mobil-Murah

eurico
October 12th, 2012, 02:34 AM
tampangnya manis.... dibandingkan dengan mobnas yang lainnya

Bersiap, Sulawesi Selatan Akan Punya Mobil Toko Nasional

http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/ATPM/2012/10.%20Oktober/Gea-Moko.jpg

Jakarta – Kabar gembira bagi anda yang mengidamkan mobil toko (moko) murah dan berdomisili di Sulawesi Selatan. Pasalnya saat ini, mobil nasional, Gea versi Moko sudah masuk tahap uji emisi, dan siap di produksi massal setelah lolos tahap ini.

Lalu, kenapa baru dijual di Sulawesi Selatan? “Ini karena produksi Gea Moko merupakan sama PT Inka dengan Pemda Sulawesi Selatan. Istilahnya ATPM nya Pemda Sumsel, sedang Inka sebagai prinsipalnya,” jelas Dewa Yuniardi, Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi Asianusa pada Senin (8/10).

Gea Moko sendiri mengaplikasi platform yang sama seperti Gea yang lain, seperti versi angkutan umum atau mobil polisi (klik di sini) . Bedanya, kabin belakang dirombak sebagai mobil toko, sehingga dapat mengangkut kebutuhan jualan. Ukuran pelek tetap 13 inci.

Sedangkan bagian mesin, Gea Moko tetap menerapkan mesin berkapasitas 650 cc berteknologi Electronic Fuel Injection (EFI) yang bisa memproduksi tenaga sebesar 20 Kw. Mesin ini dikawinkan dengan transmisi manual 4 speed.

Jika lolos uji emisi, rencananya Gea Moko akan dilepas seharga Rp 50 jutaan. (mobil.otomotifnet.com)


sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/10/09/335162/178/1/Bersiap-Sulawesi-Selatan-Akan-Punya-Mobil-Toko-Nasional

rilham2new
October 12th, 2012, 06:32 AM
Emm... Samsung dinyatakan mencuri teknologi Apple kan terjadi di pengadilan
Amerika bro... Sementara di Korea, dua-duanya dinyatakan saling mencuri lho... Sedangkan kalau saya nggak salah, di Jepang Samsung dinyatakan menang lho, jadi tidak mencuri teknologi Apple..

Sementara itu, bagi Apple, Samsung adalah supplier utama mereka, misalnya (CMIIW) untuk touch screen, chips, dll... Jadi stigma pencuri teknologi itu cuma tergantung dari keputusan hakim... Sorry OOT...

Bukan keputusan hakim .... Untuk Amerika itu keputusan Juri, yang isinya kalau tidak salah ya para pekerja Teknologi di Silicon Valley juga.

Lagipula yang dianggap 'nyolong' itu kan Samsung Galaxy S. Ya wajar lah, itu hape desainnay memang mirip dengan iPhone generasi 3GS.

Oopss Sorry OOT,


Buat industri otomotif Indonesia, nyontek itu gak baik ya .... yang baik itu adalah inovasi. Jualan gak cuman masalah desain, kalau seandainya bisa bermain di hal lain, seperti harga dan ergonomis... Why Not??

Tapi tetap jangan nyontek.

onosqaciw
October 12th, 2012, 08:22 AM
terinsipirasi lah istilahnya jangan copy paste doang kaya cherry qq

Namewee
October 12th, 2012, 08:27 AM
^^ yookkk back to topic



sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/10/11/335180/178/1/Komodo-dan-Tawon-Siap-Jadi-Mobil-Murah

tampangnya manis.... dibandingkan dengan mobnas yang lainnya



sumber: http://mobil.otomotifnet.com/read/2012/10/09/335162/178/1/Bersiap-Sulawesi-Selatan-Akan-Punya-Mobil-Toko-Nasional
Saya lebih suka cara seperti ini, karena produk kita benar-benar terlahir dari sebuah embrio dan mengambil pasar yang belum tersentuh oleh perusahaan besar

Hadi
October 12th, 2012, 12:53 PM
Link about mobnas :)

http://www.facebook.com/mobnas

Venantio
October 14th, 2012, 05:58 AM
Bukan keputusan hakim .... Untuk Amerika itu keputusan Juri, yang isinya kalau tidak salah ya para pekerja Teknologi di Silicon Valley juga.

Lagipula yang dianggap 'nyolong' itu kan Samsung Galaxy S. Ya wajar lah, itu hape desainnay memang mirip dengan iPhone generasi 3GS.

Oopss Sorry OOT,

Lha iya, kan terjadinya di pengadilan.
Untuk juri, biasanya juri diambil dan diseleksi secara random dan tidak boleh beranggotakan mereka yang memiliki hubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan mereka yang sedang bersengketa. Jadi rasanya nggak mungkin juri itu berasal dari pekerja-pekerja itu.

Stop deh OOT-nya hehehe jadi panjang nih...:lol:


Buat industri otomotif Indonesia, nyontek itu gak baik ya .... yang baik itu adalah inovasi. Jualan gak cuman masalah desain, kalau seandainya bisa bermain di hal lain, seperti harga dan ergonomis... Why Not??

Tapi tetap jangan nyontek.

Nyontek itu nggak baik, tapi ngembangin sesuatu dari hasil meniru (ceritanya ambil, lihat, kembangkan dan terapkan) itu perlu.... :lol:

Namewee
October 15th, 2012, 11:29 AM
Mobil listrik ahmadi yang disempurnakan oleh PLN

PLN Sempurnakan Mobil Listrik, Namanya Evina (http://oto.detik.com/read/2012/10/13/072915/2061697/1207/pln-sempurnakan-mobil-listrik-namanya-evina?o9911011207)
Sabtu, 13/10/2012 07:29 WIB

http://images.detik.com/content/2012/10/13/1207/evinain.jpg
Setelah selama ini santer terdengar Menteri BUMN Dahlan Iskan, gembor-gembor memperkenalkan mobil listrik. Kini giliran Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, yang memperkenalkan prototipe mobil listrik.

"Iya memang betul ini sama dengan mobil listrik yang diperkenalkan Pak Dahlan," ucap Ketua Tim Pengembangan Mobil Listrik PT PLN (Persero), Bagus Setiawan saat ditemui detikOto.

Namun dari penampilannya, mobil listrik terbaru ini terbilang lebih rapi, mobil telah mengalami perbaikan di berbagai lini.

"Jadi karena sudah pengalaman jadi sudah lebih baik. Dan ini merupakan kerja sama PLN dengan PT Sarimas Ahmadi Pratama," ucap Bagus.

Mobil ini bernama Evina (electric vehicle Indonesia). Dan kalau bisa diperumpamakan, Ahmadi itu seperti Nissan dan Evina itu seperti Livina, " ucapnya Bagus dengan santai.

Kerapian mobil listrik prototipe ini sangat jelas terlihat pada tampilan bawah kap mesin. Semua terbungkus sangat rapih layaknya sebuah kendaraan yang siap melahap jalanan ibukota.

Layaknya mobil prototipe mobil listrik ahmadi yang diberitakan detikOto, Evina akan menggendong baterai lithium ion 36 buah.

Tidak berhenti sampai disitu, meski tampilan bentuk ekstrior sama dengan milik mobil listrik Ahmadi pertama yang berwarna Hijau.

Namun kali ini mobil listrik prototipe Evina menempelkan pelek besar dengan ban yang lebih tipis, Tentu hal ini membuat mobil listrik Evina terlihat lebih macho.

Sumber : Detik (http://oto.detik.com/read/2012/10/13/072915/2061697/1207/pln-sempurnakan-mobil-listrik-namanya-evina?o9911011207)

SentotPawiro
October 15th, 2012, 01:30 PM
From Yogya With Love, Supercar Tuxuci (baca: too koo shi) Kebanggaan Indonesia
Pak Dahlan dan Presiden SBY sudah pesen :)

Supercar Tuxuci

http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvHover.php?filename=/2012/10/Mobil-listrikmini.jpg&cat=7&pid=42576&cache=false

MOBIL LISTRIK DAHLAN: Pembuat mobil listrik, Danet Suryatama mengecek struktur bodi mobil listrik Tuxuci yang merupakan pesanan Menteri BUMN, Dahlan Iskan di bengkel Kupu-Kupu Malam, Sleman, Yogyakarta, Jumat (12/10). Mobil listrik seharga Rp1,5 miliar tersebut selanjutnya akan dilakukan test drive (uji coba kendaraan). (ANTARA/Sigid Kurniawan/rsj)

http://joetrizilo.files.wordpress.com/2012/09/tucuxiin.jpg

http://elektrikcar.biz/uploads/2/7/7/2/2772574/header_images/1348537990.jpg

sumber: bisnis jateng, joetrizilo wordpress, elektrikcar.biz

thekonil
October 15th, 2012, 03:13 PM
^^ banyak yang bilang bentuknya aneh , tapi menurut saya bentuknya futuristik kok :cheers:

sturmgewehr
October 15th, 2012, 04:03 PM
^^
menurut saya sih agak aneh terutama bentuk grill depan serta penggunaan warna krom pada grill dan garis samping agak norak.

Venantio
October 15th, 2012, 04:11 PM
Ada crash dan aerodynamic test nggak?

aguuungg
October 15th, 2012, 04:58 PM
astaga grill nya maksa banget :lol:

thekonil
October 15th, 2012, 05:11 PM
^^
menurut saya sih agak aneh terutama bentuk grill depan serta penggunaan warna krom pada grill dan garis samping agak norak.
iya sih , cuma bentuk mobil spt ini sering digambarkan sebagai mobil masa depan. walaupun bentuknya agak.... :ohno:

sturmgewehr
October 15th, 2012, 05:20 PM
astaga grill nya maksa banget :lol:

iya sih , cuma bentuk mobil spt ini sering digambarkan sebagai mobil masa depan. walaupun bentuknya agak.... :ohno:

secara estetika desain jauuuuh lebih keren yg di bawah ini. :lol:

SV-1, hasil kerjasama salah satu perusahaan dengan LIPI
http://www.otomotifnet.com/spaw/uploads/image/Kanal%20MOBIL/Umum/2012/01.%20Januari/20120130-hybridlipi_SV.jpg

http://img818.imageshack.us/img818/2122/28904910150343081078755.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/818/28904910150343081078755.jpg/)

http://img688.imageshack.us/img688/6939/28904910150343081083755.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/688/28904910150343081083755.jpg/)

thekonil
October 15th, 2012, 05:24 PM
^^ keren juga tuh , batman car wannabe :lol:

fajarmuhasan
October 15th, 2012, 06:24 PM
itu mobil aneh bentuknya spt di film film masa depan...belum cocok di jalanan
kalo utk produksi massal ya bentuknya spt evina itu udah bagus
kalo yg futuristik...cocok utk bikin sinetron sinetron superhero

SentotPawiro
October 15th, 2012, 08:12 PM
^^
nggak bisa dipake dalam kondisi real di jalan tu, kalo ada polisi tidur nyangkut :lol:
tapi model futuristis

Ada crash dan aerodynamic test nggak?

belum tau juga, harusnya sih ada.
yang bikin bertanya2, apa yang bikin jadi semahal itu ya, belum tau detil spesifikasinya sih..

Venantio
October 15th, 2012, 08:18 PM
belum tau juga, harusnya sih ada.
yang bikin bertanya2, apa yang bikin jadi semahal itu ya, belum tau detil spesifikasinya sih..

Itu dia.. soalnya mobil-mobil bikinan lokal kok kayaknya bikinnya di bengkel yang nggak ada fasilitas tes kecelakaan dan aerodinamis...

Lagian bisa mahal banget gitu ya? Jarak tempuh baterainya berpa km ya? Soalnya mobil-mobil full elektrik yang sudah komersial saat ini seperti Mitsubishi Miev itu cuma sanggup sekitar 130km. Itu pun harganya nggak sampai bermilyar-milyar... Yang ini gimana spek-nya? Kekuatan baterai, kekuatan mesinnya gimana ya?

SentotPawiro
October 15th, 2012, 09:08 PM
Itu dia.. soalnya mobil-mobil bikinan lokal kok kayaknya bikinnya di bengkel yang nggak ada fasilitas tes kecelakaan dan aerodinamis...

Lagian bisa mahal banget gitu ya? Jarak tempuh baterainya berpa km ya? Soalnya mobil-mobil full elektrik yang sudah komersial saat ini seperti Mitsubishi Miev itu cuma sanggup sekitar 130km. Itu pun harganya nggak sampai bermilyar-milyar... Yang ini gimana spek-nya? Kekuatan baterai, kekuatan mesinnya gimana ya?

iya, apalagi masih produksi terbatas dan pabrikannya mungkin juga baru pertama kali kita dengar, minim informasi.
ini general spec-nya


Technical Specifications

Battery : Lithium Iron Phosphate or Nano-Lithium
Range : 200-300 miles per charge
Motor : 200KW (268HP) Permanent Magnet AC
Charging Time : Depends on Battery Configuration 4 hours
Passenger Capacity: 2 (+2) or 4 passengers
Maximum Speed: 120 mph
Body: Aramid-Carbon Fiber Composite

Tucuxi

Our electric car is a 2(+2) passenger sports coupe as shown in these figures. It can carry 2 passengers plus 2 more if needed. It is an electric vehicle powered by the latest Lithium Ion, Lithium Iron Phosphate (LiFEPO4) or Nano Lithium battery system (depending on the options). The battery electric vehicle will have at least 200 miles of driving range for one single battery charge and could be even more based on the battery configuration.

The structural body material is made of carbon fiber to achieve very light but strong structural rigidities compared to other conventional vehicles. This structural configuration allows the car to have a high safety rating for impact protection for the passengers while at the same time maximizing the vehicle interior space.

The very early prototypes and limited edition vehicles, Tucuxi, sold or auctioned for selected individuals or events. The car purchase price for the limited edition will be around $150,000 per vehicle.

A different design will be offered to the public following the success of our early limited edition version.

Venantio
October 15th, 2012, 09:21 PM
Uppss.... spek-nya lumayan juga ya.. Tapi ngomong-ngomong itu mobil beneran bikinan lokal ya? Atau cuman rakitan doang? Baterainya boleh juga tuh.. tahan lama... chrage-nya butuh waktu berapa lama ya? Kecepatan maksimal 120mph (sekitar 195kpj).. hmm not bad sih... tapi untuk ukuran mobil sport kayak gitu sebenernya masih bisa ditambah lagi tuh...

fajarmuhasan
October 16th, 2012, 01:43 AM
Uppss.... spek-nya lumayan juga ya.. Tapi ngomong-ngomong itu mobil beneran bikinan lokal ya? Atau cuman rakitan doang? Baterainya boleh juga tuh.. tahan lama... chrage-nya butuh waktu berapa lama ya? Kecepatan maksimal 120mph (sekitar 195kpj).. hmm not bad sih... tapi untuk ukuran mobil sport kayak gitu sebenernya masih bisa ditambah lagi tuh...

charging time 4 hrs (ada di data spek)
tapi mobil spt itu tetap akan sulit di jalanan di Indonesia karena kondisi jalan yg gak mendukung.

dan gw masih bertanya tanya kenapa pada bikin mobil futuristik spt itu, pasar mana yg dibidik?
akan lebih baik kalo bikin mobil itu utk yg bisa digunakan sehari hari, harus ada target pasar jika pengen berkembang.

eurico
October 16th, 2012, 02:18 AM
saingannya Tesla ini...

acoolguyfromnz
October 16th, 2012, 05:22 AM
Gak tau yah apa Tesla lulus crash test...

Namewee
October 16th, 2012, 01:14 PM
Tumpukan mobnas Gea/Moko

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/536_4639652718126_499262758_n.jpg
Link (https://www.facebook.com/photo.php?fbid=4639652718126&set=o.328098202540&type=1&relevant_count=1&ref=nf)

gak sabar menunggu mobnas ini berkeliaran dijalanan Indonesia :banana: