View Full Version : [Malang & Batu] Projects and Development


Pages : 1 2 3 4 5 6 7 8 [9] 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

hermawan
February 12th, 2011, 02:39 AM
Jumat, 11 Februari 2011
BATU – PT Batu Wisata Resource (BWR), terus mengembangkan sayapnya. Setelah memiliki usaha kreatif dan fun adventure, badan usaha milik Pemkot Batu itu mulai mengembangkan usaha perdagangan wisata kreatif berupa pasar oleh-oleh Jawa Timur (Poja), di Galleria Jalan Diponegoro Batu.
Untuk mengembangkan usaha itu, BWR menyewa enam ruko plus 4 toko di Batu Galleria senilai Rp 700 juta selama tiga tahun kedepan. Enam ruko itu, dijadikan food center menyajikan masakan khas Jawa Timur dan Kota Batu. Sedangkan 4 toko, dijadikan tempat berjualan para PKL yang menjual asesori, cinderamata khas kota ini, buah-buah serta sayur mayur.
“Pasar Poja akan menjadi miniatur Jawa Timur. Semua oleh-oleh dan buah tangan dari Jatim akan tersedia di Poja, karena Kota Batu adalah miniatur dari Jatim,” kata Direktur PT BWR Dwi Martono kepada Malang Post.
Rencananya, Pasar Poja hari ini akan diresmikan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko sebagai kawasan wisata baru yang menjadi jujugan wisatawan. BWR sengaja mengembangkan usaha di lokasi, yang sebelumnya tidak banyak dilirik orang ini. Padahal, Batu Galeria memiliki potensi yang cukup besar dengan lahan parkir cukup luas, dekat dengan taman Alun-alun.
“ Kalau ke Jawa Timur dan belum ke Kota Batu, artinya dia belum pernah ke Jatim. Karena itu, Pasar Poja menyediakan semua oleh-oleh dari Jawa Timur,” ungkapnya.Untuk mendukung itu, BWR akan menggandeng biro-biro perjalanan, tour leader dan juga pelaku wisata. “Kami juga akan menggelar even-even untuk meramaiakan pasar ini, agar menjadi daya tarik wisatawan,” ujarnya sambil berpromosi. (aim/lyo)

sumber : www.malang-post.com
:eat::eat::eat::okay::okay::okay:

hermawan
February 16th, 2011, 01:56 AM
Akhirnya ada kabar soal Apartemen di MX square

@MX Segera Tambah Kondotel dan Apartemen

Selasa, 15 Februari 2011
MALANG - @MX Mall mematenkan diri sebagai mall lifestyle. Setelah melakukan grand opening 14 Februari lalu. PT Mutiara Citra Sentosa, pengembang mall yang berdiri di jalan Veteran tersebut kini tengah fokus untuk mengembangkan kondotel dan apartemen.
Direktur Utama PT Mutiara Citra Sentosa, Tri Wediyanto mengatakan, pembangunan kondotel dan apartemen akan dilakukan mulai semester kedua 2010. “Rencananya terdiri dari 12 lantai,” ucap Tri saat ditemui Malang Post.
Segmentasi konsumen, menurut Tri akan sejalan dengan segmentasi mall yaitu menengah ke atas. Menurut Tri, keberadaan apartemen dan kondotel tersebut tak murni sebagai hunian tetapi juga bentuk bisnis baru yang pertama di Malang. Rencananya akan ada 200 unit kondotel dan 600 unit apartemen.
“@MX Mall akan dilengkapi dengan dua tower baru setinggi 12 lantai untuk kondotel dan apartemen. Saat ini sudah cukup banyak yang menanyakan, tapi untuk show unitnya baru ditunjukkan bulan depan,” terangnya.
Tri mengatakan, pihaknya cukup optimis dengan keberadaan hunian dengan konsep baru tersebut. pasalnya, pasar property khususnya di Malang cukup unik, tak hanya dikonsumsi oleh warga Malang tetapi juga orang-orang dari luar kota bahkan dari luar Jawa.
“Dengan konsep kondotel, maka konsumen bisa membeli kemudian manajemen bisa diserahkan ke pengelola hotel,” ucap Tri.
Sementara itu, dalam acara grand opening lalu, sejumlah atraksi digelar, mulai dari barongsai, perkusi, fashion, hingga cabaret dance. Hadir dalam acara tersebut walikota Malang, Peni Suparto dan juga pemilik @MX Mall, Tjindro Purnomo.
Peni mengatakan, ada tiga sektor ekonomi nasional yang harus dikembangkan, yaitu negara, swasta, dan ekonomi kerakyatan yang tergabung dalam koperasi. Ditambahkannya, @MX Mall menjadi salah satu sentra bisnis swasta yang memberikan kontribusi untuk negara.
“@MX Mall adalah salah satu sektor swasta yang memberikan kontribusi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Peni.
Peresmian @MX Mall ditandai dengan pemukulan tamborin oleh Walikota Malang dan diteruskan dengan pemotongan tumpeng. @MX Mall berdiri di atas lahan seluas 1.8 hektar, dilengkapi dengan bangunan mall 3 lantai dimana setiap lantainya terdiri atas 4500 meter persegi. Ada 111 stand yang ditawarkan, dari jumlah tersebut 70 persennya telah terisi. (fia/han)

nick_1212
February 16th, 2011, 02:41 AM
^^
wow... yang ditunggu2 beritanya...
seandainya nambah lagi 3-5 lantai gitu pasti tambah keren...
nanti bersanding sama gedung2 UB dan apartemen soehat...:okay:
tapi koq mau dibangun semester2 2010? salah ketik ya wartawannya.....:nuts:

tq mas hermawan beritanya....
ow ya, link beritanya jangan lupa :)

smg820
February 16th, 2011, 03:19 AM
^^ yup wartawannya salah tuh keknya... kemarin pas tgl 14 februari grandopening @MX mall itu juga udah ditunjukin rencananya condotel sama apartemen 12 lantai yang bakal dibangun mulai bulan juni tahun ini dan selesai akhir 2012... :D

sedikit info juga kemaren baca di JP ada iklan tentang MCP yg di dieng itu ternyata 1tower untuk apartment dan satunya untuk Hotel, lebih menariknya di situ dibilang operatornya dari amerika sono... hhmmm moga aja bener2 hotel internasional yang masuk :cheers:


woh jadi berubah ya designnya, iya kental nuansa orientalnya.
Lumayan deh, walaupun tidak semasif RSPUB.
Dapat darimana ini smg?

yup bener desainnya berubah total, itu dapet renderingnya dari brosurnya UMM, dari desain itu yg udah jadi masjid ama akses masuknya, bangunan utama udah berdiri tinggal finishing aja... :cheers:

hermawan
February 16th, 2011, 09:02 AM
Yah, salah ketik wartawannya:ohno:
Wah menarik tuh kalo MCP tower satunya untuk hotel internasional

...dan kalo apartemen di @MX Mall ditambah lantainya seperti usulan Nick akan menarik tuh, apalagi kalo renderingnya sudah nggak seperti yang sudah pernah di post dulu yang warna warni itu, dibikin yang lebih full glassy:)

Silver Arrows
February 16th, 2011, 02:15 PM
^^
akhirnya ... yang ditunggu2...
semoga makin mengangkat perekonomian malang raya esp dari sektor pariwisatanya di kancah internasional ...

gophar
February 17th, 2011, 09:17 PM
aKn_YplCJyc
MTC alias Pasar Blimbing modern

gussinyo
February 18th, 2011, 05:00 AM
berita dari Radar Malang hari ini :

@MX apartemen & condotel :
- harga dipatok Rp. 250 jt an
- condotel rencananya akan dikelola Swiss Bellhotel
- target pembangunan dimulai sebelum pertengahan tahun ini..

hermawan
February 18th, 2011, 11:06 AM
MTC koq gambarnya beda dengan yang pernah di post mas Ghopar dulu ya...
yang ada tulisan Tumapel Apartement:)

gophar
February 18th, 2011, 12:01 PM
Iya berubah, dulu begini
http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2010/08/36101_1256588269375_1669653801_496362_922952_n.jpg

Sekarang Begini dari websitenya PT KIS
http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2010/08/Apartment3-copy.jpg

sbyctzn
February 18th, 2011, 06:13 PM
Wah beneran @mx akan dikelola swissbelhotel?
Jadi operator dari luar yg pertama masuk ke malang ya?
Btw, kok bareng ya sama yang di Surabaya...
SBH juga masuk ke sby

Iya berubah, dulu begini
http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2010/08/36101_1256588269375_1669653801_496362_922952_n.jpg

Sekarang Begini dari websitenya PT KIS
http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2010/08/Apartment3-copy.jpg

kesan dan ambience hirise lebih dapat di rendering yang kedua

smg820
February 19th, 2011, 08:17 AM
^^ waw swissbelhotel :banana: :banana:

yup sbyctzn lebih bagus desain yang kedua :D

smg820
February 19th, 2011, 08:22 AM
Tim DPRD Awasi Block Office

http://malang-post.com/images/stories/Batu%20Agropolitan/1210-maket-blok-office-make.gifBATU- Tidak ingin proyek block office dikerjakan secara asal-asalan, DPRD Kota Batu mulai melakukan pengawasan secara ketat. Bahkan para wakil rakyat ini, telah membentuk tim khusus untuk mengawasi proyek tersebut sehingga kualitas bangunan perkantoran terpadu itu, benar-benar istimewa sesuai bestek. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Punjul Santoso menjelaskan, tim pengawas itu berasal gabungan masing-masing Komisi. Saat ini DPRD masih melakukan rapat, untuk pembentukan siapa saja anggota yang masuk tim pengawas block office.
‘’Pengawasan proyek akan melibatkan berbagai pihak. Pemkot sudah memiliki pengawas, yakni Inspektorat. Tim teknis menjadi pengawas proyek rekanan. Dewan membentuk tim pengawas sendiri, melalui badan musyawarah,” ungkap politisi PDIP ini.
Menurutnya, tim pengawas terdiri perwakilan Komisi A, B dan C. Komisi A mengkaji kontrak kerja dan addendum yang dikenakan pada rekanan. Komisi B membahas persoalan anggaran. Sementara komisi C, mengawasi pengerjaan proyek hingga mengkaji bestek bangunan.
Bagaimana pola kerjanya, tim masih akan merumuskan lebih detail dalam banmus nanti. Tim ini tidak menutup kemungkinan untuk selalu menggelar hearing dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, instansi teknis pengerjaan proyek block office di Jalan Panglima Sudirman itu.
Tim juga akan menggelar inspeksi mendadak, untuk mengontrol pengerjaan proyek secara berkala. Bila dianggap ada yang tidak sesuai, tim segera memanggil dinas teknis dan rekanan untuk minta kejelasan sekaligus perbaikan.
Hasil kerja tim, juga bisa mengeluarkan rekomendasi terkait apakah patut ada tambahan anggaran saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD pertengahan tahun nanti. Masalahnya Pemkot melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, pasti akan meminta tambahan anggaran lewat PAK.
‘’Pemkot saat ini sudah menyiapkan rencana permintaan anggaran melalui PAK. Tim rapat kerja akan mengkaji, apakah anggaran sebelum PAK sudah digunakan sepenuhnya atau tidak. Kami nanti bisa merekomendasikan hasilnya kepada pimpinan, untuk pertimbangan persetujuan penambahan anggaran dalam PAK atau tidak,” tambahnya.
Pembangunan block office mulai direalisasikan dengan pemancangan tiang awal Februari lalu. Proyek ini ditaksir menghabiskan anggaran sekitar Rp 150 miliar. Untuk tahap pertama, dimulai membangun gedung blok A (bangunan utama) oleh PT Prambanan Surabaya selaku pemenang tender, dengan anggaran Rp36 miliar
from:malang post

m3nyun
February 22nd, 2011, 07:46 AM
permisi ya bro..mau upload sedikit yang ga terlalu bagus juga hasilnya, sori buat bro smg820 kemarin gw ga sempet hubungin...

http://img11.imageshack.us/img11/3298/photo0433c.jpg (http://img11.imageshack.us/i/photo0433c.jpg/)

http://img21.imageshack.us/img21/2299/photo0434d.jpg (http://img21.imageshack.us/i/photo0434d.jpg/)

http://img29.imageshack.us/img29/3249/photo0435k.jpg (http://img29.imageshack.us/i/photo0435k.jpg/)

MojosongoMan
February 22nd, 2011, 08:26 AM
Wah beneran @mx akan dikelola swissbelhotel?
Jadi operator dari luar yg pertama masuk ke malang ya?
Btw, kok bareng ya sama yang di Surabaya...
SBH juga masuk ke sby



kesan dan ambience hirise lebih dapat di rendering yang kedua

Bedanya mungkin yg pertama lebih glassy, yg kedua lebih banyak pake cone block. Nyesuain dengan harga material mungkin ya.

sbyctzn
February 22nd, 2011, 08:33 AM
WAOW!!! thanks m3nyun!!! :banana::banana::banana:
MASIF yah menara Soekhat....
tidak sabar seperti apa wajah sekitar menar itu akan seperti apa kalau apartemen itu sudah kokh berdiri...

m3nyun
February 22nd, 2011, 09:06 AM
yoi...tapi sayang sekali angle buat ngambil fotonya susah sekali, foto yang terakhir malah gw ambil selagi naik motor :lol: masih kurang puas sebenarnya sama foto gw sendiri :bash: dan kurang banyak juga...

btw direncanakan kapan ya selesainya??

hermawan
February 24th, 2011, 08:28 AM
^^
Betul, jarang sukses ambil foto gedung ini.......
Kalo mau berhenti sebentar saja, sudah di klakson orang di belakang

BTW sudah 8 lantai ya, bentar lagi nyampe....

smg820
February 24th, 2011, 09:07 AM
^^ wah... thanks m3nyun yg udah update menara Soehatt...
yup bener emang susah kalo ambil spot di situ.. kawasat padat kendaraan....

btw hermawan itukan baru 6 lantai dari total 12 lantai + 2 basement kalo ga salah rencananya bakal selesai tahun ini :D (bener ga' CMIIW)

smg820
February 24th, 2011, 09:30 AM
Bongkar Mitra 2 Tanpa Pengaman

MALANG- Aktifitas pembongkaran bangunan eks pertokoan Mitra 2 dikeluhkan pengguna jalan. Ini karena pembongkaran sejumlah bagian bangunan itu tidak didukung dengan pengamanan seperti pagar seng atau pun jaring pengaman.
Warga yang mengeluhkan aktifitas bongkar bangunan itu umumnya pengendara motor serta pejalan kaki yang melintas depan Mitra 2. Mereka khawatir, terkena bongkaran material dari lantas atas bangunan yang sudah lama tutup tersebut.
”Terkesan disepelekan. Tapi bisa fatal. Kalau ada material yang jatuh atau debu yang tertiup angin dan terkena pengendara bisa saja terjadi kecelakaan,” keluh Supriyadi, warga Sukun yang sempat berhenti ketika melintas di depan Mitra 2, kemarin.
Warga lainnya, Ahmad Rajab juga mengeluhkan hal yang sama. Dia heran tidak ada jaring pengaman atau seng pembatas yang dipasang pemilik bangunan. “Dimana-mana pasti ada jaring atau seng pembatas agar lingkungan sekitar tidak terganggu. Tapi ini kok tidak ya?” ucapnya dengan nada heran. Pantauan Malang Post, aktifitas pembongkaran beberapa bagian bangunan Mitra 2, terutama di depan berlangsung sejak beberapa hari lalu. Tak ada satu pun pengaman seperti jaring dan seng yang dipasang.
Kemarin siang baru tampak sejumlah pekerja memasang rangka untuk pagar di depan bangunan. Tepatnya di tepi trotoar di depan Mitra 2. Kepala Bagian Pembelian Mitra Pasaraya, Silvia yang dihubungi kemarin menjelaskan, pihaknya tak membongkar seluruh bangunan. Tapi hanya beberapa bagian saja untuk memperlancar pengerjaan pelepasan jaringan listrik, AC dan eskalator.
“Bangunan tidak dibongkar secara keseluruhan. Kalau memang akan dibongkar pasti akan pasang pembatas atau pengaman demi kenyamanan lingkungan sekitarnya,” terang dia.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang, Sutiaji mengingatkan agar pemilik bangunan memasang pembatas bangunan. Tujuannya demi kenyamanan dan keamanan warga di sekitar bangunan dan pengendara. “Kami akan membahas di komisi sehingga ada tindak lanjutnya. Pemilik bangunan dan instansi terkait harap memperhatikannya. Sehingga tidak mengundang keluhan warga,” tandasnya. (van/mar)
from:malang post

---------------------------------------------------------
udah mulai dibongkar... tapi kira2 bakalan dibangun apaan ya?? hotel?? ato mall lagi?? :misteri mitraII: :D

hermawan
February 24th, 2011, 09:49 AM
@smg820 : trims atas koreksinya
berarti masih separoh ya, wah bakal tambah megah tuh, kalo ditambah 6 lantai lagi

m3nyun
February 25th, 2011, 07:09 AM
kabar terakhir dari gedung ini gimana ya status hukumnya? selama cuti ke malang kemarin hanya sempat ambil foto menara Soekhat dan RS punya Unibraw ini....

http://img52.imageshack.us/img52/4478/photo0437x.jpg (http://img52.imageshack.us/i/photo0437x.jpg/)

http://img163.imageshack.us/img163/9158/photo0438n.jpg (http://img163.imageshack.us/i/photo0438n.jpg/)

http://img824.imageshack.us/img824/2496/photo0436y.jpg (http://img824.imageshack.us/i/photo0436y.jpg/)

http://img841.imageshack.us/img841/6020/photo0431.jpg (http://img841.imageshack.us/i/photo0431.jpg/)

http://img843.imageshack.us/img843/6636/photo0432.jpg (http://img843.imageshack.us/i/photo0432.jpg/)

^^ pas ambil foto yang dibelakang ini malah diteriakin tukangnya dari atas, sial...:bash: mungkin tau ya kalau saya bukan orang situ :lol:

gussinyo
February 25th, 2011, 09:01 AM
masih ngambang, pihak UB dan Pemkot masih cari solusi, alternatifnya ngurus IMB ulang dgn minta persetujuan warga yg wilayahnya berbatasan langsung dgn proyek...

smg820
February 25th, 2011, 10:26 AM
^^ sangat disayangkan kalo pembangunannya yg tinggal sedikit lagi harus mangkrak... :ohno:

kalo cerita temen yg tinggal diblakang situ sih mereka ga keberatan kalo seandainya UB mau transparan soal limbah... dan tidak meletakkan limbah itu di belakang rumah mereka (yg berbatasan langsung) :D

@smg820 : trims atas koreksinya
berarti masih separoh ya, wah bakal tambah megah tuh, kalo ditambah 6 lantai lagi

bener mas bakalan megah dilihat dari arah brawijaya... :banana:

Arek_Ngalam
February 25th, 2011, 11:09 AM
^^
Beberapa hari yang lalu cuman liat pekerja sedikit, crane juga udah turun. Sangat mengecewakan kalau mangkrak :ohno:
Btw update MCP gimana?

nick_1212
February 25th, 2011, 11:57 AM
^^
MCP kemaren sore lewat sana masih tak ada aktivitas, bangunan sekolah(?) masih belum dibongkar..
tapi lahan disamping dan di belakangnya sudah bersih

btw, progres hotel MOG merangkak, pelan banget progresnya

smg820
February 25th, 2011, 12:45 PM
^^ tak bantu gambar :naughty:

http://img402.imageshack.us/img402/1615/picture002qe.jpg

http://img228.imageshack.us/img228/7657/picture001dd.jpg

update terakhir udah mulai ada alat berat didalam proyek MCP, dan gedung yg belum dibongkar itu dipake buat kantor dan pos satpam :D

maap kalo gambarnya ga detail :bash:

smg820
February 25th, 2011, 01:44 PM
Ini 16 Proyek Infrastruktur Unggulan RI

VIVAnews - Sebanyak 16 proyek akan ditawarkan dalam ajang Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2011. Proyek-proyek tersebut akan melibatkan investor swasta dan asing dalam lingkup kerja sama pemerintah dan swasta (public private partnership/PPP).

Total proyek tersebut diperkirakan mencapai US$32.367 juta. Indonesia International Infrastructure itu akan digelar pada 12-14 April 2011 di Jakarta Convention Centre.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wiryawan, mengatakan ada tiga proyek yang sudah diidentifikasi, antara lain PLTU Jateng, Umbulan Water Supply (Jawa Timur), dan jalur kereta api Bandara Soekarno-Hatta ke Manggarai.

"Laku tiga proyek saja sudah alhamdulillah. Ini sangat penting karena kalau bisa terealisasi dapat memberikan sinyal positif," kata Gita di kantor Bappenas, Jakarta, Rabu, 23 Februari 2011.

Untuk proyek PLTU Jateng, menurut Gita, terdapat sekitar tujuh investor asing yang berminat. Mereka antara lain dari China (Shenghua China, CNTIC), Jepang (Marubeni, Mitsui, J Power, dan Itochu), dan Korea Electric Power Corporation.

Sementara itu, Deputi Kepala BKPM Bidang Perencanaan Modal, Himawan Hariyoga, menambahkan, yang menjadi unggulan dari 16 proyek infrastruktur yang akan ditawarkan itu adalah Umbulan Water Supply di Jawa Timur, Tanah Ampo Bali Cruise Terminal (Bali), dan jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi.

Berdasarkan data dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), berikut ini perkiraan proyek-proyek PPP pada 2011:

1. Southern Bali Water Treatment Facility dengan estimasi investasi US$59,1 juta.
2. Purukachu-Bangkuang Coal Railway (US$2.100 juta).
3. Maros Water Supply (US$12,9 juta).
4. Tanah Ampo Cruise Terminal (US$36 juta).
5. Bandung Solid Waste Management (US$86 juta).
6. Surakarta Solid Waste Management (US$7,4 juta).
7. Southern Banten Airport (US$85 juta).
8. Umbulan Water Supply (US$204,2 juta).
9. Jatiluhur Water Supply (US$189,3 juta).
10. Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi Toll Road (US$475,5 juta).
11. Central Java Independent Power Produce (PLTU Jateng) dengan estimasi investasi US$3.000 juta.
12. Soekarno-Hatta Airport-Manggarai Railway (US$735 juta).
13. Sunda Strait Bridge (Jembatan Selat Sunda) dengan nilai estimasi investasi US$25.000 juta.
14. Pondok Gede Water Supply (US$22,4 juta).
15. Soreang-Pasir Koja Toll Road (US$102,2 juta).
16. Pandaan-Malang Toll Road dengan estimasi investasi US$252,8 juta.

from vivanews (http://us.wap.vivanews.com/news/read/206149-ini-16-proyek-infrastruktur-unggulan-ri)
------------------------------------------------

akhirnya toll Malang bener2 diseriusi. Nomer paling bawah tapi menggembirakan :banana:

OPTX
February 25th, 2011, 03:01 PM
Borobudur Apartment

Total 15 Lantai

http://i52.tinypic.com/14mwg74.jpg

http://i54.tinypic.com/flvgpl.jpg

http://i52.tinypic.com/rkpwdl.jpg

OPTX
February 26th, 2011, 04:36 AM
delete...

hermawan
February 26th, 2011, 06:12 AM
Yang dipakai itu nama Tumapel Apartement atau Borobudur Apartment sih?

OPTX
February 26th, 2011, 08:42 AM
Sekarang namanya Borobudur Apartment. Apartemennya sudah mulai dipasarkan, sudah banyak iklannya di internet dengan nama Borobudur Apartment.

Dari web developernya www.karyaindahsukses.com juga digunakan nama Borobudur Apartment.

Tingginya 15 lantai termasuk basement.

hermawan
February 26th, 2011, 01:36 PM
^^memang lebih cocok Borobudur Apartment:)

smg820
February 26th, 2011, 02:54 PM
^^ bener emang lebih cocok borobudur apartement... BTW 15 lantai.... waw :naughty:

oh ya ini update terakhir Mitra II yang udah mau dipagar seng... kira2 cuman dibongkar ato dibangun ulang... :ohno:
http://img820.imageshack.us/img820/5520/picture021eh.jpg

bharadya
February 26th, 2011, 06:02 PM
^^ bener emang lebih cocok borobudur apartement... BTW 15 lantai.... waw :naughty:

oh ya ini update terakhir Mitra II yang udah mau dipagar seng... kira2 cuman dibongkar ato dibangun ulang... :ohno:
http://img820.imageshack.us/img820/5520/picture021eh.jpg

^^ Aku sih lebih suka eksteriornya dipertahankan. Kesannya gagah dan klasik.

smg820
February 27th, 2011, 01:59 PM
^^ hmmm exteriornya oke tapi kalo lebih tinggi keren kali ya :naughty:

smg820
February 27th, 2011, 02:03 PM
progres relokasi pasar dinoyo.... (pasar dinoyo baru)

http://static.panoramio.com/photos/medium/48303897.jpg

http://static.panoramio.com/photos/medium/48303672.jpg
by: machmudjunus

gussinyo
February 28th, 2011, 04:03 AM
relokasi psr blimbing gmn progressx?

klu ex mitra 2 itu cocoknya dibuat gedung kantor/bank, lebih keren lg klu ditambah ketinggianx

hermawan
March 1st, 2011, 03:36 AM
Senin, 28 Februari 2011
MALANG-Percepatan pembangunan kawasan timur Kota Malang kembali digenjot. Kali ini investasi property oleh investor Jakarta. Dengan nilai investasi sekitar triliunan rupiah, di kawasan Buring akan dibangun 6000 sampai 8000 unit rumah dengan berbagai tipe.
“Investornya sudah mengajukan izin lokasi. Bahkan mengupayakan agar izin lokasinya segera turun dalam tahun ini karena akan memulai pembangunan dalam tahun ini juga,” jelas Wali Kota Malang Peni Suparto, usai Ikrar Kesetiaan kader dan pengurus PDI Perjuangan Kota Malang, Minggu malam.
Inep,sapaan akrab Peni Suparto, menjelaskan dengan nilai investasi triliunan rupiah, investor akan membangun sekitar 6000 sampai 8000 unit rumah di lahan seluas 198 hektare. Lokasi yang dipilih sudah dipastikan yakni di Buring, Kedungkandang.
“Sumber dana pembangunan rumah sebanyak itu adalah murni investasi. Investornya asal Jakarta, tapi saya lupa apa nama bendera usahanya. Yang pasti berkas izin lokasi sudah masuk,” jelas Inep.
Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan, rumah yang dibangun oleh investor dimulai dari tipe 21 dan 36. Harga rumahnya pun, lanjut dia, terjangkau yakni sekitar Rp 60 juta per unit.
“Yang diprioritaskan memang rumah-rumah sederhana dengan harga yang terjangkau. Dari luas lahan yang hampir 200 hektare itu semuanya diprioritaskan untuk rumah rakyat,” jelas Ketua PDI Perjuangan Kota Malang ini.
Sementara pembangunan rumah mewah atau pun untuk warga kelas menengah keatas dan rumah mewah akan dilakukan belakangan. Itu pun setelah pembangunan rumah rakyat tuntas.
Lebih lanjut, mantan dosen IKIP Negeri Malang ini mengatakan, investor memang sedang mengincar berbagai pembangunan di Kota Malang. Ini karena tingginya pertumbuhan ekonomi di kota pendidikan ini.
“Pertumbuhan ekonomi di Kota Malang terus meningkat pada setiap tahun. Bahkan tertinggi di Jawa Timur. Ini menjadikan Kota Malang sebagai kota prospek untuk berbagai jenis usaha dan investasi,” jelasnya.
Alumnus IKIP Negeri Malang ini menambahkan, semakin banyak investor yang menanam modalnya di Kota Malang, akan membawa keberuntungan bagi warga. Diantaranya membuka lapagan pekerjaan dan berbagai jenis bisnis pendukung investasi. Bahkan warga pun didorong untuk ikut berpartisipasi secara langsung dalam berbagai investasi. (van/nug)

sumber : www.malang-post.com

smg820
March 1st, 2011, 06:54 AM
^^ kawasan buring mungkin akan jadi seperti kawasan perum sawojajar :D berangsur2 akan ramai kawasan malang timur.... :banana:


relokasi psr blimbing gmn progressx?

klu ex mitra 2 itu cocoknya dibuat gedung kantor/bank, lebih keren lg klu ditambah ketinggianx

kalo pasar blimbing kurang tau juga... lokasinya juga ga tau... hehehe

yup untuk kawasan kayutangan keutara hingga arjosari memang lebih keren dibuat CBD nya malang.... minimal mitra2 ini dibangun 15 lantai pasti keren....

smg820
March 1st, 2011, 07:00 AM
Hotel Griya Mapan Inn (10 lantai) progres masih pasang pakubumi

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture027-1.jpg

Ford Jawa Timur II (untuk yang kedua dijatim masih relatif kecil :ohno:)

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture023-1.jpg

hermawan
March 1st, 2011, 08:28 AM
Trims mas Infonya...
Griya Mapan Inn blum ada renderingnya ya? jadi penasaran, seperti apa nanti jadinya:)

Untuk mobil Ford, IMO : mungkin memang di Malang masih kurang pasarnya dibanding To*o*a dan *H*nda.

smg820
March 1st, 2011, 08:35 AM
^^ iya mas cari rendernya Griya mapan Inn belum ketemu juga.... :nuts: disana juga yang dipampang juga ga ada rendering cuman tulisan2 IMB dll....


yup bener mas mungkin karna peminatnya belum terlalu banyak jadi showroom nya masih kecil... kalah besar dengan showroom milik Ni*an, To*o*a dan *H*nda. :ohno:

hermawan
March 1st, 2011, 12:22 PM
^^ kawasan buring mungkin akan jadi seperti kawasan perum sawojajar :D berangsur2 akan ramai kawasan malang timur.... :banana:

Saya paling antusias kalo ada berita/diskusi tentang kawasan Malang Timur/selatan. Nggak tau kenapa.......
IMO : Malang Timur/selatan kurang cepat berkembang karena infrastrukturnya terutama jalur jalan rayanya sempit2 ....
Sehabis Jembatan Gadang,mudah2an tahap berikutnya jembatan Kedungkandang segera digarap dan peningkatan jalan Mayjen Sungkono sampai dengan Jl. Ki Ageng Gribig
Apalagi kalo tol Pandaan-Malang sudah jadi dan pintunya ada di madyopuro, kawasan ini jadi bertambah rame

Ke depan, mimpi saya, ada jalan layang non tol (seperti jalan Pasopati di Bandung) yang menghubungkan Buring dengan Dinoyo....(Malang Timur ke Malang Barat)
Soalnya kalo soal kemacetan, Malang sudah mulai menyusul Bandung ni..

^^
yup untuk kawasan kayutangan keutara hingga arjosari memang lebih keren dibuat CBD nya malang.... minimal mitra2 ini dibangun 15 lantai pasti keren....
Setuju mas,......
Berharap tak berapa lama lagi di antara Kayutangan - Arjosari ada gedung skyscraperlah. Masak kalah sama Sukarno-Hatta, Veteran dll:nuts:

Kalo Mitra2 mau dibikin tinggi seperti itu, harusnya konstruksi yang ada sekarang dirobohin semua saja:)

bharadya
March 1st, 2011, 12:41 PM
^^ Hotel Mitra itu nanti siapa operatornya? Udah ada renderingnya belum? Curious euy. :):)

PAYIB
March 1st, 2011, 02:14 PM
seumur umur blm pernah ke malang padahal pengin tuh...:)
kapan ya?
o,ya besok klo Real Mataram melawat ke kandang Persema moga moga bisa ikut..:cheers:

hermawan
March 1st, 2011, 02:46 PM
Monggo mas Payib, sayang saya nggak bisa menemani karena ada di Tangerang
Kalo saya ke Yogya, minimal setahun 2 kali he..he..he..

nick_1212
March 2nd, 2011, 01:47 AM
sulit buat kawasan Kayutangan ada bangunan minimal 10 lantai...
klo saya cuma berharap disitu di beri CPW keramik seperti di jalan Pemuda Surabaya itu
masa kota nomer2 dan menasbihkan diri sbagai kota wisata memiliki CPW yang tak lebih baik daripada trotoar kota kecil macam Probolinggo..... malu

bagaimana kalau CBD Malang dibikin didaerah baru seperti di wilayah Malang Timur apalagi calon exit tol Mapan disana?

ow ya, Griya Mapan Inn lokasinya dimana ya?
(sory klo udah dibahas sebelumnya :) )

Ford II Jawa Timur masih kalah sama dealer motor cina :P~

gussinyo
March 2nd, 2011, 02:08 AM
disamping telkom jl. a. yani masih ada tanah 1 kav yg cukup luas, cocok bua highrise, berharap disitu dibangun apartemen/hotel/mall...
kok gak ada investor yg melirik lahan itu ya...

hermawan
March 2nd, 2011, 02:37 AM
bagaimana kalau CBD Malang dibikin didaerah baru seperti di wilayah Malang Timur apalagi calon exit tol Mapan disana?


Keliatannya akan mengarah kesitu mas, kalo tol sudah jadi.
Mirip Jl. Pasteur, Bandung. Semenjak jadi pintu keluar tol, daerahnya jadi CBD
dan calonnya itu mungkin Jl. Ki Ageng Gribig


disamping telkom jl. a. yani masih ada tanah 1 kav yg cukup luas, cocok bua highrise, berharap disitu dibangun apartemen/hotel/mall...
kok gak ada investor yg melirik lahan itu ya...

Tahun 95an, sebelum ada trend apartemen, sempat ada isu mau dibikin apartemen mas

smg820
March 2nd, 2011, 03:17 AM
^^ jadi dulu disamping telkom itu mau dibangun apartemen tapi ga jadi :?
wah kalo bisa dibeli pengembang besar lokasinya keren juga tuh di "urat nadi perekonomian kota malang" (pinjem istilahnya mba' feni rose :lol:)

^^ Hotel Mitra itu nanti siapa operatornya? Udah ada renderingnya belum? Curious euy. :):)

ini yang masih dicaritau informasinya mas, belum ada yang tau hotel apa dan siapa operatornya... (berharap operatornya yg internasional :D)

sulit buat kawasan Kayutangan ada bangunan minimal 10 lantai...
klo saya cuma berharap disitu di beri CPW keramik seperti di jalan Pemuda Surabaya itu
masa kota nomer2 dan menasbihkan diri sbagai kota wisata memiliki CPW yang tak lebih baik daripada trotoar kota kecil macam Probolinggo..... malu

bagaimana kalau CBD Malang dibikin didaerah baru seperti di wilayah Malang Timur apalagi calon exit tol Mapan disana?

ow ya, Griya Mapan Inn lokasinya dimana ya?
(sory klo udah dibahas sebelumnya :) )

Ford II Jawa Timur masih kalah sama dealer motor cina :P~

kalo menurut saya kawasan kayutangan itu kan udah jadi kawasan heritage yg udah ga boleh dibongkar lg bangunan yg lama so dari mulai kawasan RSSA ke utara kan sudah bebas mau dibangun berapa lantai... kalo CPW di kayutangan kan udah diganti pake granit kalo diganti keramik masih mungkin tapi kalo dilebarin kek nya ga mungkin dah. jalan disitu kan relatif sempit :nuts:

Griya Mapan Inn lokasinya itu ada di JL. DR. Cipto sebelahnya hotel gajahmada graha :cheers2:

smg820
March 2nd, 2011, 03:22 AM
Wings Air Buka Rute Malang—Denpasar (http://www.bisnis.com/infrastruktur/transportasi/14510-wings-air-buka-rute-malangdenpasar)

MALANG: Maskapai penerbangan Wings Air–anak perusahaan Lion Air—akan membuka penerbangan rute Malang—Denpasar per-7 Maret 2011, sedangkan maskapai Sky Air berancang-ancang membuka rute Malang-Banyuwangi.
Kepala Dinas Operasi Lanud Abd Saleh Kol (Pnb) Novyanto Widadi, mengatakan izin dari Dephub dan Mabes TNI AU untuk Wings Air yang merupakan anak perusahaan dari Lion Air membuka penerbangan rute Malang-Denpasar-Malang telah terbit.
“Jadwal penerbangan Wings Air setiap hari, sedangkan jam keberangkatannya pukul 14.30,” kata Novyanto Widadi di Malang, hari ini.
Nantinya, lanjut dia, Wings Air akan menggunakan ATR 72 seri-500 dengan kapasitas 70 seat. Sedangkan dari Denpasar pesawat Wings Air berangkat pukul 13.40 WIT.
Kepala Bidang Teknis Kesalamatan Lalu-lintas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Malang Bambang Kartika, mengaku mendengar rencana Wings Air membuka penerbangan rute Malang-Denpasar-Malang.
Namun sampai saat ini Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Malang belum menerima tembusan terkait dibukanya penerbangan rute Malang-Denpasar-Malang. “Kami belum menerima tembusannya.”
Terkait rencana pembukaan rute Malang-Banyuwangi-Malang, menurut Novyanto, saat ini maskapai Sky Air tengah mengurus izin-izinnya ke Dephub maupun Mabes TNI AU.
Slot time yang dipilih Sky Air untuk rute Malang-Banyuwangi, menurut dia, masih belum tahu. Pasalnya izinnya belum terbit.
Terkait respon dari masyarakat terhadap pembukaan rute Malang-Denpasar-Malang, kata Branch Manager PT Haryono Travel Malang Erna Hastining, optimistis akan bagus, terutama pada akhir pekan dan musim liburan panjang.
Pasalnya Bali merupakan tujuan wisata yang banyak menjadi pilihan warga Malang dan sekitarnya. Selama ini banyak juga masyarakat yang ke Bali lewat Juanda Surabaya dengan membeli tiket di Haryono Travel.
“Tapi sayangnya Lion Air kelihatannya kurang promosi. Bahkan terkesan tidak ada promosi. Seperti penjualan tiket, tidak ada diskon. Tiket dijual Rp390.000-Rp700.000,”
Sampai saat ini, menurut dia, memang sudah ada pemesanan tiket untuk penerbangan rute dimaksud, namun jumlahnya masih belum banyak. Kelihatannya masyarakat masih menunggu keberlangsungan dari pembukaan penerbangan rute dimaksud.
Sedangkan untuk pembukaan penerbangan rute Malang-Banyuwangi, kata dia, kalangan perusahaan travel di Malang masih belum mendengar. Pembukaan rute penerbangan baru dari sudut bisnis penjualan tiket pesawat terbang cukup bagus.
Dengan begitu, masyarakat mempunyai banyak pilihan menggunakan moda transportasi. Mereka bisa menggunakan pesawat terbang ketika ingin bepergian ke Banyuwangi, tidak hanya menggunakan transportasi jalan darat. (sut)

-----------------------------------------------------------------------
wah mantab nie sekarang ke Bali ga perlu ke Juanda lagi... walopun masih pakai pesawat kecil mungkin nexttime kalo peminatnya banyak baru pake BOEING.... :banana::banana::banana:

ahansaputra
March 2nd, 2011, 03:55 AM
^^ iya mas cari rendernya Griya mapan Inn belum ketemu juga.... :nuts: disana juga yang dipampang juga ga ada rendering cuman tulisan2 IMB dll....


yup bener mas mungkin karna peminatnya belum terlalu banyak jadi showroom nya masih kecil... kalah besar dengan showroom milik Ni*an, To*o*a dan *H*nda. :ohno:


Andalan Ford adalah Everest dan Ranger ( kebanyakan 4X4) cenderung kendaraan itu dipakai dipertambangan dan Perkebunan, jadi pangsa pasarnya memang masih sangat kecil kalau di pulau Jawa jadi sepertinya berpengaruh ke bangunan Showroomnya, coba di Sumatra dan kalimantan??? berseliweran mobil itu dan udah ada showeoomnya dikota2 yang gk begitu besar contoh di Kota sekelas Labuhan Batu Sumut (kotanya jauh lebih kecil dari Malang) udah memiliki Showroom dan servis yang sangat mumpuni:banana:

hermawan
March 2nd, 2011, 04:26 AM
Masih soal otomotif:)


Penjualan Mobil CBU Kian Menggeliat di Malang
Selasa, 01 Maret 2011
BEBERAPA tahun lalu mobil-mobil mewah banyak bertebaran di Kota Malang. Memang sebelum krisis perekonomian melanda dunia pada akhir tahun 1990-an silam, bisnis otomotif sangat bagus. Mulai dari level mobil second hand hingga mobil mewah sekelas Mercedes Benz atau Ferrari.


Namun krisis mengubah segalanya. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), gonjang ganjing politik dan permasalahan lain yang datang bertubi-tubi membuat hampir semua sektor ekonomi gulung tikar termasuk otomotif khususnya roda empat.
Orang berlomba-lomba menjual mobilnya. Penghematan besar-besaran membuat mobil mewah hanyalah sebuah impian hingga beberapa tahun ke depan. Kondisi di Malang pun demikian, diler-diler mobil mewah bertumbangan karena banyak orang yang beralih ke mobil low end atau motor sebagai kendaraan utama.
Kondisi mulai membaik saat memasuki tahun 2010.Krisis membuat orang Indonesia menjadi lebih tahan banting. Pada akhir tahun 2010 lalu, sebuah dealer mobil CBU (Completely Build Up) di Malang bernama Perdana CBU Mobil Centre.“Banyak permintaan dari teman-teman yang mencari mobil built up. Selama ini mereka kesulitan,” ungkap Direktur Perdana CBU Mobil Centre, Reza Prabawa Wijaya kepada Malang Post.
Tak jauh berbeda dengan trend mobil-mobil kebanyakan yang mengarah ke family car, maka trend mobil harga ratusan jutaan ini pun lebih mengarah ke family. Tengok saja CBU yang paling most wanted yaitu Vellfire dan Alphard. Keduanya adalah mobil dengan kapasitas penumpang sebanyak 7 orang dengan kata lain diperuntukkan untuk keluarga.
“Paling tinggi permintaan memang untuk Vellfire dan Alphard. Kalau untuk mobil sport belum ada. Karena CBU, maka stok barang disesuaikan dengan request konsumen, bukan kami sediakan mereka beli,” jelas Reza.
Alphard dan Vellfire sama-sama merupakan mobil dengan kapasitas mesin 2400 cc. Secara spesifikasi, kedua mobil mewah tersebut sama. Dimensinya sama persis demikian pula dengan fasilitas di dalamnya seperti double sunroof dan plasma air conditioner hingga relaxation seat. “Tapi harganya lebih mahal Vellfire. Rp 900 juta untuk Vellfire dan Rp 885 juta untuk Alphard,” rinci dia.
Untuk menebus dua mobil ini, pemilik modal memang harus merogoh kocek dalam-dalam. Harga yang mendekati Rp 1 miliar tentu bukanlah hal kecil. Belum lagi bayang bayang pajak progresif yang membuat kedua mobil idaman tersebut harus naik harga sebanyak Rp 40 juta.
“Makin pusing, meskipun uang banyak tapi kalau harganya naik seperti itu, mereka pasti juga berpikir ribuan kali untuk membelanjakan uangnya,” kata Reza.
Namun, sekali lagi kondisi seperti itu selalu terjadi setiap tahun. Bedanya hanya tahun ini kenaikan pajak jauh lebih tinggi dari tahun lalu. Karena terjadi secara berkala setiap tahun, maka pebisnis pun dituntut agar mau memeras otak agar kendaraan-kendaraan yang dijualnya bisa menghasilkan uang, tak hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi kesehatan ekonomi secara keseluruhan.
“Tiap tahun seperti ini. Kami pengusaha inginnya tidak ada kenaikan pajak. Tapi mau bagaimana lagi. Pemerintahnya sudah menetapkan seperti itu,” kata Reza.Sebenarnya, kenaikan pajak tak hanya membuat kendaraan kelas atas pusing. Mobil low hingga middle pun cukup pusing dibuatnya. Nissan misalnya, para marketing yang menjadi ujung tombak penjualan pun tak bisa berbuat banyak ketika banyak orang menunda belanja mobil karena kenaikan harga yang cukup tinggi.
“Banyak pending. Orang tak jadi beli mobil karena harganya naik sangat banyak. memang setiap tahun seperti ini. tapi tetap saja syok,” ungkap Sales Executive Nissan Malang, Wahyu Tejo. (Shuvia Rahma)

sumber :www.malang-post.com

ahansaputra
March 2nd, 2011, 04:38 AM
^^ Mantab surantab, di Malang memang banyak Juragannya, pengalaman pas "jaman muda" dulu ke Poncokusumo yang notabenenya wilayahnya agak masuk/pedalaman ngelihat rumah2 Juragan apelnya gk kalah sama real estate:banana:

PAYIB
March 2nd, 2011, 05:02 AM
Monggo mas Payib, sayang saya nggak bisa menemani karena ada di Tangerang
Kalo saya ke Yogya, minimal setahun 2 kali he..he..he..

suwun,masdab..
Ke Jogja minimal setahun 2 kali maksudx klo dr Tangerang pulang ke Malang lewat Jogja sethn 2 kali gt ya?hehe
Btw kata om Wiki,trnyata Malang itu luas bgt..Kabupaten Malang sj luasx 4500 km2.Klo ditambah kota Malang + Batu skitar 4700 km2.Hampir 5 kali lipat luas kota Jogja + kab Bantul + kab Sleman yg cm 1000 km2.Dan msh lbh luas dr propinsi DIY yg cm 3200 km2.
Artinya,kl sy visit ke Malang mungkin bth sebulan utk menyambangi seluruh interest places yg ada di seantero Malang Raya..hehe

hermawan
March 2nd, 2011, 05:34 AM
^^
Ya enggak lah mas...
Kebetulan rumah mertua di Solo, jadi kalo lebaran acaranya pasti jalan2 ke Yogya he..he..he..
dan minimal sekali dalam setahun, pasti kantor ada acara di Yogya
Kalo Malang di banding Yogya ya nggak lah mas...Yogya khan sudah maju sekali pariwisatanya...
Tapi kalo ingin adventure dan pengin liat sesuatu yang baru, nggak ada salahnya datang ke Malang:)

smg820
March 2nd, 2011, 06:50 AM
^^ yup malang raya memang besar mas dibanding jogja, tapi di malang kebanyakan berupa hutan, gunung dan perbukitan. jadi yang dihuni juga ga luas2 amat

nick_1212
March 2nd, 2011, 06:55 AM
^^ jadi dulu disamping telkom itu mau dibangun apartemen tapi ga jadi :?
wah kalo bisa dibeli pengembang besar lokasinya keren juga tuh di "urat nadi perekonomian kota malang" (pinjem istilahnya mba' feni rose :lol:)


kalo menurut saya kawasan kayutangan itu kan udah jadi kawasan heritage yg udah ga boleh dibongkar lg bangunan yg lama so dari mulai kawasan RSSA ke utara kan sudah bebas mau dibangun berapa lantai... kalo CPW di kayutangan kan udah diganti pake granit kalo diganti keramik masih mungkin tapi kalo dilebarin kek nya ga mungkin dah. jalan disitu kan relatif sempit :nuts:

Griya Mapan Inn lokasinya itu ada di JL. DR. Cipto sebelahnya hotel gajahmada graha :cheers2:

iya uda diganti sama granit, tapi koq menurutku masih kurang bagus dan humanis CPWnya.... masih bisa dilebarin lagi keknya mas, disna bebas macet.. yang buat jalan jadi sempit sepertinya parkir kendaraan itu, itu diganti dengan CPW, tempat parkirnya di jadikan di satu tempat gitu lebih bagus...
wilayah kayutangan-alun2-pertokoan(MP, mitra, GM) parkirnya semrawut, cpw kurang maksimal.. padahal ini area wisata "satu-satu"nya di wilayah Kota Malang exluding matos/MOG, hampir setiap rombongan wisatawan domestik terutama jawa timuran mesti mampir ke kawasan ini, biasanya sebagai kunjungan terakhir setelah keliling batu...


wah klo lahan di sebelah telkom itu dijadikan gedung 20-an lantai bakal keren tu wilayah sana....akan berhadapan dengan apartemen borobudur, dan gedung telkom itu akan tenggelam ga keliatan..:lol:

ow ya... proyek mangkrak/on-hold di depan PLN malang disamping hotel trio indah itu proyek apa ya? uda lama mangkrak...cuma tiang pancang doang

thanks smg820 lokasi Griya Mapan Inn :)

smg820
March 2nd, 2011, 07:08 AM
^^ yup bener setuju nick_1212 memang dikawasan kayutangan itu tempat parkirnya yang kurang tertata, mungkin dibuat gedung parkir dibelakang gedung2 itu keren juga... :naughty:

bener emang CPW yang di Jl. trunojoyo aja baru diganti granit tapi udah "lusuh" emang lebih baik pake keramik biar mudah perawatannya....

yang pasti kalo disamping telkom itu gedung 20lantai keatas telkom harus bangun gedung baru tu :lol:

kalo proyek ON hold didepan PLN ato disebelah trio indah itu dulu rencananya mau dibangun Polresta tapi karna status tanah sengketa jadi sampai sekarang mangkrak... CMIIW


my pleasure nick_1212 :D

bharadya
March 2nd, 2011, 08:50 AM
kalo proyek ON hold didepan PLN ato disebelah trio indah itu dulu rencananya mau dibangun Polresta tapi karna status tanah sengketa jadi sampai sekarang mangkrak... CMIIW

^^ Proyek sampingnya hotel Trio itu maksudnya sebelah baratnya hotel? Bukannya ekstensi hotelnya?

Oya, sekadar info aja, kota Malang gak punya Polresta, tapi Polres. Lebih tepatnya Polres Malang Kota, bukan Polresta Malang. Karena Polresta skrg menggantikan Poltabes, kepolisian utk ibukota provinsi dan beberapa kota besar yg mana Malang tidak termasuk dalam kategori itu menurut kepolisian.

smg820
March 2nd, 2011, 09:15 AM
^^ yup itu juga sempat mau dibuat extensi hotel itulah sebabnya tanah itu sengketa antara hotel trio indah dan polresta malang... yang pada akhirnya jadi mangrak bangunannya...

maaf mas bar setau saya kalo dimalang itu ada Polres Malang dan Polresta Malang... di Jatim sendiri polresta hanya ada 3, yakni polresta surabaya, malang dan Blitar... :D

bharadya
March 2nd, 2011, 09:53 AM
^^ Betul dulu ada Polres & Polresta Malang tapi sejak 2010 (saya lupa pastinya kapan) ada perubahan struktur. Polwil dihapus, Polwiltabes menjadi Polrestabes, Poltabes menjadi Polresta, dan Polresta menjadi Polres Kota. Polresta itu dipimpin oleh perwira berpangkat Kombes, sementara Polres Kota oleh perwira berpangkat AKBP.

Jadi sejak adanya aturan itu, kota Malang yg semula Polresta menjadi Polres Kota. Kalo Surabaya yg tadinya Polwiltabes menjadi Polrestabes. Tidak semua ibukota provinsi memiliki Polrestabes, hanya Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. :):)

sbyctzn
March 2nd, 2011, 02:31 PM
Wah serius wings air mau membuka rute Malang-Denpasar?
Wow kurang apa lagi nih AP supaya mau mengelola Bandara Abd. Saleh...
Duh sangat berharap Bandara Abd. Saleh bisa dibangun jadi Bandara yang modern gitu...

Dan kalau benar Sky Air juga mau membuka rute Malang-Banyuwangi.. Wow salut saya...
Kalau perlu Malang-Jember dan Malang-Sumenep juga... :D

hermawan
March 2nd, 2011, 03:09 PM
Iya nih. Kapan pindah ke terminal barunya yah:)

hermawan
March 2nd, 2011, 03:12 PM
disamping telkom jl. a. yani masih ada tanah 1 kav yg cukup luas, cocok bua highrise, berharap disitu dibangun apartemen/hotel/mall...
kok gak ada investor yg melirik lahan itu ya...

Ini lahan apa milik pemda atau sudah jatuh ke swasta ya? ada yang tau? penasaran, soalnya bertahun-tahun ditelantarkan begitu saja

smg820
March 3rd, 2011, 06:12 AM
^^ bukannya dulu sudah ada beritanya mas Hermawan kalo terminal baru akan dioperasikan menjelang lebaran... sekarang masih tahap finishing bagian dalam.... :cheers:

Wah serius wings air mau membuka rute Malang-Denpasar?
Wow kurang apa lagi nih AP supaya mau mengelola Bandara Abd. Saleh...
Duh sangat berharap Bandara Abd. Saleh bisa dibangun jadi Bandara yang modern gitu...

Dan kalau benar Sky Air juga mau membuka rute Malang-Banyuwangi.. Wow salut saya...
Kalau perlu Malang-Jember dan Malang-Sumenep juga... :D

bener sbyctzn, sebetulnya kriterianya AP itu untuk mengelola sebuah bandara gimana ya? soalnya setau saya untuk bandara di malang setiap hari sudah ada 5 flight ke CGK dan sebentar lagi akan ditambah 1 flight ke DPS.... sangar berharap bisa dibangun bandara modern di ABD saleh ini.... :D

wah dulu kan sempat ada juga penerbangan SUB - MLG, itu lumayan ramai juga lo pas ada lumpur lapindo lagi marak2nya, tapi sekarang sudah ga ada lagi, kalo ditambah malang - sumenep ato jember bakal lebih keren tuh :D tapi saya juga berharap ada penerbangan ke jogja juga... :cheers:

^^ Betul dulu ada Polres & Polresta Malang tapi sejak 2010 (saya lupa pastinya kapan) ada perubahan struktur. Polwil dihapus, Polwiltabes menjadi Polrestabes, Poltabes menjadi Polresta, dan Polresta menjadi Polres Kota. Polresta itu dipimpin oleh perwira berpangkat Kombes, sementara Polres Kota oleh perwira berpangkat AKBP.

Jadi sejak adanya aturan itu, kota Malang yg semula Polresta menjadi Polres Kota. Kalo Surabaya yg tadinya Polwiltabes menjadi Polrestabes. Tidak semua ibukota provinsi memiliki Polrestabes, hanya Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. :):)

ooohhhh ngaten toh mas bhara... thanks buat penjelasannya... trus setau saya dulu solo itu sudah poltabes lalu sekarang jadi polrestabes surakarta atau polres surakarta?

oot dikit aja :naughty:

smg820
March 3rd, 2011, 06:14 AM
Dongkrak Wisatawan Ke Malang Raya

BATU – Penerbangan Wings Air jalur Malang – Denpasar memberikan dampak positif perkembangan pariwisata Kota Wisatawan Batu. Penerbangan maskapai yang rencananya mulai tujuh Maret nanti akan semakin mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kota Batu.
‘’Kami menyambut dengan baik penerbangan jalur Malang – Denpasar ini. Penerbangan ini pasti membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Kota Batu atau bahkan Malang Raya,’’ ungkap Ketua PHRI Kota Batu, Uddy Syaifudin kepada Malang Post, kemarin.
Sambutan itu dilakukan dengan rencana pembukaan outlet di Bandara Abd Saleh Malang. Outlet itu itu akan berisi pusat informasi pariwisata di Kota Batu, Kota Malang hingga Kabupaten Malang itu karena PHRI Kota Batu bisa bekerja sama dengan PHRI di Malang Raya ini.
Mantan Manajer Hotel Purnama Kota Batu ini menjelaskan, Kota Batu tidak harus melakukan promo sendiri, melainkan harus terpadu dengan dua wilayah. Ketika ketiga wilayah ini melakukan pengembangan wisata bersama-sama, maka kekuatan akan menjadi luar biasa. ‘’Outlet itu akan menjadi one stop service dengan pariwisata. Semua objek wisata, hotel, agenda wisata akan ada di situ. Begitu pengunjung datang mereka akan mendapatkan informasi semuanya,’’ tambah pemilik Hotel Grawidya di Jalan Raya Beji Kota Batu ini.
Ketika penerbangan menuju Malang semakin banyak, maka pariwisata di Kota Batu bahkan Malang Raya akan menjadi tujuan utama, layaknya Jogjakarta dan Bali. Selama ini kawasan ini lebih banyak menjadi lokasi transit untuk lokasi wisata Jogja-Bali. ‘’Kami akan terus mendorong ke sana. Artinya, Batu dan Malang Raya menjadi tujuan utama dan bukan sekedar lokasi transit. Semakin banyak penerbangan ke Malang, maka tujuan itu akan relatif lebih mudah untuk tercapai,’’ tambahnya.
PHRI Kota Batu sudah memiliki link dengan pelaku-pelaku wisata di Bali dan Jogja. Mereka selama ini sudah melakukan paket-paket perjalanan wisata Bali-Batu-Jogja. Penerbangan dari Malang-Denpasar akan membantu peningkatan intensitas paket wisata. ‘’Malahan kami juga berharap adanya pembukaan jalur baru, misalnya Jogja – Malang – Bali. Jalur itu sesuai dengan paket-paket wisata ketiga wilayah,’’ tegas mantan wartawan ini.
Dapat Lampu Hijau
Sementara itu, penerbangan Wings Air rute Malang-Denpasar mendapat lampu hijau dari pengelola Lanud Abdulrachman Saleh. Rencananya, penerbangan perdana akan dilakukan pada Senin (7/3) mendatang pun sudah final. Persiapan terakhir tengah dilakukan manajemen Wings Air bersama pengelola Lanud Abd. Saleh sebelum dilakukan terbang perdana.
Lanud Abd Saleh sudah memberikan slot time bagi Wings Air yang akan landing dan take off di Lanud milik TNI AU itu. Slot time diperlukan bagi Wings Air sebagai persyaratan yang harus disampaikan Wings Air kepada Dirjen Perhubungan Udara untuk mendapatkan perizinan penerbangan.
“Kami sudah memberikan slot time untuk Wings Air di Lanud Abd. Saleh. Persiapan sudah dilakukan untuk penerbangan perdana nantinya pada 7 Maret mendatang. Semuanya sudah oke,” kata Kadisops Lanud Abd. Saleh Malang, Kolonel Pnb Novianto Widadi kepada Malang Post, kemarin.
Seperti diketahui, Dirjen Perhubungan Udara siap memberikan izin penerbangan Wings Air rute Malang-Denpasar jika Lanud Abd. Saleh sudah memberikan slot time kepada Wings Air. Slot time diperlukan untuk mengetahui apakah masih ada waktu bagi penerbangan Wings Air baik landing ataupun take off dari dan ke Lanud Abd. Saleh.
Menurutnya, slot time yang diberikan Lanud Abd Saleh untuk Wings Air dengan tujuan Malang-Denpasar sudah disampaikan beberapa waktu lalu. Slot time yang diberikan yaitu, landing pesawat dari Denpasar di Lanud Abd Saleh pada jam 14.30 WIB dan kembali take off dari Malang ke Denpasar jam 15.00 WIB.“Izin sudah keluar dari Dirjen Pehubungan Udara sesuai dengan slot time yang kami sampaikan. Dan semuanya sudah kami proses sesuai dengan aturannya,” ungkapnya.
Dengan dibukanya rute baru Malang-Denpasar akan semakin memudahkan masyarakat di Malang raya dan sekitarnya untuk bisa menuju ke Denpasar dan sekitarnya. Begitu juga bagi wisatawan di Bali yang akan ke Malang raya akan semakin mudah dengan penerbangan langsung setiap harinya dengan maskapai Wings Air.”Kami berharap dengan penambahan penerbangan dengan rute baru dari Lanud Abd Saleh akan membantu memudahkan transportasi bagi masyarakat,” tambahnya. (feb/aim/nug)
from:malang-post.com

smg820
March 3rd, 2011, 06:19 AM
Pelebaran Jalan Terkendala Perpres

BATU – Pelebaran jalan jalur lintas tengah Kota Batu, belum bisa dilakukan karena terkendala aturan adanya perubahan Keppres No 80 tahun 2003, menjadi Perpres No 54 tahun 2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa. Proses mulai pendaftaran hingga pelelangan barang dan jasa, ikut diatur dalam aturan itu.
Dinas Pengairan dan Bina Marga Kota Batu, kini sedang bersiap-siap melakukan proses lelang untuk pembangunan jalur yang melewati Jalan Wukir-Torongrejo dan Desa Pendem itu. Hanya saja leading sektor pembangunan, belum bisa menentukan aturan menggunakan Perppres ataupun Keppres.
‘’Saat ini adalah masa peralihan. Kami butuh kepastian hukum harus menggunakan Perppres 54 ataukah Keppres 80. Kepastian hukum sangat penting agar tidak terjadi proses hukum setelah pembangunan dilakukan,’’ ungkap Budi Santoso, Kepala Dinas Pengairan dan Bina Marga kepada Malang Post.
Jika menggunakan Perpres 54, itu artinya ada beberapa langkah yang berbeda. Langkah itu antara lain proses pengumuman lelang tidak dilakukan melalui media cetak, melainkan elektronik/internet. Piranti internet itupun harus disiapkan lebih dulu agar bisa diakses semua orang, khususnya para kontraktor.
‘’Kami masih menungggu petunjuk dari Provinsi lebih dulu, untuk penggunaan aturan agar mendapatkan kepastian hukum. Kami berharap ada kepastian sehingga proses bisa dilakukan,’’ tambahnya.
Menurut Tossi-sapaan akrabnya, jalur Jalan Wukir-Pendem memiliki panjang sekitar 7,3 kilometer. Jalur tersebut rencananya diperlebar menjadi empat sampai lima meter sehingga cukup nyaman dilalui kendaraan.
‘’ Malahan ada jalur yang memiliki enam meter di daerah Torongrejo. Sedangkan Jalan Wukir di wilayah Keluarahan Temas, nampaknya sulit diperlebar karena rumah penduduk sudah sangat padat,’’pungkasnya. (feb/lyo)
from:malang-post.com

hermawan
March 3rd, 2011, 06:23 AM
^^ bukannya dulu sudah ada beritanya mas Hermawan kalo terminal baru akan dioperasikan menjelang lebaran... sekarang masih tahap finishing bagian dalam.... :cheers:


Ooooiya lupa...
tapi kelamaan juga ya kalo sampai lebaran
apalagi ketambahan Wings dan penerbangan ke Banyuwangi, wow bisa nambah sesak bandaranya



ooohhhh ngaten toh mas bhara... thanks buat penjelasannya... trus setau saya dulu solo itu sudah poltabes lalu sekarang jadi polrestabes surakarta atau polres surakarta?


Kalo boleh tau, apa kriteria ditetapkannya suatu kota menjadi Polresta atau Polrestabes mas Bhara...
lalu kota mana saja yang sudah Polrestabes? trims

smg820
March 3rd, 2011, 06:34 AM
^^ iya mas penasaran juga apa kriterianya... kenapa ada polresta polrestabes dan polres?


- bener hermawan, padahal sekarang bangunan fisik sudah jadi tapi kenapa musti nunggu lebaran... ga bisa bayangin kalo jam 2-3an sore ada sriwijaya, garuda dan wings air yang hampir bersamaan itu, gimana sesaknya :lol:

bharadya
March 3rd, 2011, 06:35 AM
wah dulu kan sempat ada juga penerbangan SUB - MLG, itu lumayan ramai juga lo pas ada lumpur lapindo lagi marak2nya, tapi sekarang sudah ga ada lagi, kalo ditambah malang - sumenep ato jember bakal lebih keren tuh :D tapi saya juga berharap ada penerbangan ke jogja juga... :cheers:

^^ Iya, aku berharap ada penerbangan ke Jogja, biar ada alternatif lain selain Gajayana atau Malabar. :):)


ooohhhh ngaten toh mas bhara... thanks buat penjelasannya... trus setau saya dulu solo itu sudah poltabes lalu sekarang jadi polrestabes surakarta atau polres surakarta?

oot dikit aja :naughty:

^^ Sama-sama, mas. Kalo Solo (aka Surakarta) sekarang jadi Polresta. Lebih lengkapnya begini:

1. Polres Metro: untuk kota atau kabupaten yg termasuk dalam wilayah Polda Metro Jaya.
2. Polrestabes: untuk ibukota provinsi yg memiliki tingkat urgensi tinggi, yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.
3. Polresta: untuk ibukota provinsi yg tingkat urgensinya tidak begitu tinggi dan beberapa kota non ibukota provinsi namun memiliki tingkat urgensi cukup tinggi, seperti Solo dan Barelang (Batam).
4. Polres Kota: untuk wilayah kota.
5. Polres: untuk wilayah kabupaten dan beberapa kota yg tingkat urgensinya tidak begitu tinggi, sebagai contoh kota Batu.

Jadi kepolisian itu tidak saklek seperti birokrasi pemda. Tergantung tingkat urgensinya. Meskipun berstatus kota, belum tentu mendapat status yg sama untuk kepolisiannya. Ambil contoh lain. Di wilayah Sleman, ada satu kecamatan yg memiliki tiga buah Polsek, di mana tadinya satu Polsek itu untuk satu kecamatan. Hal itu bisa terjadi karena tingkat urgensi kecamatan tersebut cukup tinggi dan tidak dapat ditangani oleh satu Polsek saja. Atau contoh lain, ada beberapa kecamatan di kabupaten Sukabumi tapi karena lokasinya dekat dgn kota Sukabumi maka Polseknya ikut Polres Sukabumi Kota, bukan Polres kabupatennya.

Hehe, jadi OOT lebar banget. :):)

hermawan
March 3rd, 2011, 06:45 AM
Trims mas penjelasannya...
cuman memang yang masih remang2 itu pengertian urgensinya itu loh
apakah jumlah penduduknya? atau jumlah kriminalitas atau apanya...sorry kalo salah, soalnya awam sekali:):):)

smg820
March 3rd, 2011, 06:50 AM
oohh jadi yang ngebedain itu tingkat urgensinya.... :D thanks mas bhara buat penjelasan panjang lebarnya...

setuju mas saya dibelakang anda kalau seandainya dibuka jalur jogja malang... :naughty:

bharadya
March 3rd, 2011, 07:00 AM
Trims mas penjelasannya...
cuman memang yang masih remang2 itu pengertian urgensinya itu loh
apakah jumlah penduduknya? atau jumlah kriminalitas atau apanya...sorry kalo salah, soalnya awam sekali:):):)

oohh jadi yang ngebedain itu tingkat urgensinya.... :D thanks mas bhara buat penjelasan panjang lebarnya...

^^ Agak susah juga sih. Urgensi itu bisa dibilang lebih ke arah kerawanan atau kerentanan kriminalitasnya dan kestrategisan kotanya.


setuju mas saya dibelakang anda kalau seandainya dibuka jalur jogja malang... :naughty:

^^ Yapp. Minimal pake pesawat ATR juga gak papa, kan? :):)

hermawan
March 3rd, 2011, 07:13 AM
trims banyak ya penjelasannya.....
kalo dilihat dari level strategisnya.... betul, Malang nggak pantes dapat Polrestabes, karena posisinya nggak strategis

Kalo begitu Malang biar jadi Polrestacil saja:lol::lol::lol:

smg820
March 3rd, 2011, 07:27 AM
^^ :lol: :lol: :lol: bisa saja mas hermawan ini.....kalo malang kota kecil apakabar mojokerto dan blitar :naughty:

-------------------------------------------------------------------------------------

EFRIM Energy tawarkan kerja sama pengolahan sampah

BATU: Konsultan persampahan dari Amerika Serikat (AS) yakni EFRIM Energy menawarkan kerja sama kepada Pemkab/kota Malang dan Batu untuk mengelola sampah menjadi bahan briket batu bara.
Dua konsultan dari Efrim Energy yakni Elie Mimoun dan Raphael Fink ini didampingi konsultan persampahan dari Surabaya, Hasan Wijaya.
Teknologi pengolahan sampah yang akan diterapkan yaitu mengolah sampah menjadi bahan bakar briket pengganti briket batu bara. “Dalam teknologi tersebut sampah organik mulai sampah rumah tangga, sisa tanaman, dan kotoran sapi akan dipanaskan dalam suhu diatas 100 derajat Celcius kemudian dicetak menjadi briket (go green zero wesh),” kata Elie hari ini.
Menurutnya, briket sampah mempunyai kualitas yang lebih baik dibanding briket batu bara karena kandungan sulfurnya relatif rendah dan energi yang dihasilkan juga tinggi.
EFRIM Energy, ujarnya, juga telah mengolah sampah menjadi briket di India. Hasilnya kandungan sulfur sangat rendah, sementara kandungan kalorinya tinggi.
Bahkan teknologi yang dihasilkan ramah lingkungan karena dapat
mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang tempat pembuangan akhir (TPA).
Pengelolaan sampah seperti itu diharapkan akan dapat menciptakan kawasan yang zero wesh atau bersih dari sampah.
“Teknologi yang diterapkan dalam pengolahan sampah ini merupakan yang kali pertama di Indonesia.”
Sementara dipilihnya Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kota Malang tidak terlepas dari besarnya potensi sampah yang di daerah tersebut.
Ketiga wilayah tersebut mempunyai tingkat populasi penduduk yang besar, banyak populasi ternak, termasuk potensi sampah rumah tangga hingga pertanian.(dw)

gussinyo
March 3rd, 2011, 10:44 AM
ambil aja pak wali, katanya kemarin bilang TPA udah mau penuh..

eelhasan
March 4th, 2011, 08:46 AM
Malang - Denpasar,, wah oke bgt tuh..

kalau bisa ditambah lg rutenya,,
Malang - Jogja, Malang - Bandung, atau Malang - Balikpapan (kalo nggak salah pernah ada tahun 2007-08)

smg820
March 4th, 2011, 10:59 AM
Site Plan Akhirnya Dirubah

Pembangunan Pasar Dinoyo dan Blimbing
MALANG- Ini adalah kabar gembira bagi pedagang Pasar Dinoyo dan Pasar Blimbing. Tuntutan pedagang kedua pasar yang sedang dimoderinsasi itu untuk merubah site plan akhirnya terwujud. Kemarin sore, Wali Kota Peni Suparto memastikan merubah site plan dengan mengakomodir aspirasi pedagang.
“Terjadi perubahan penting, yaitu akan merubah site plan Pasar Dinoyo dan Pasar Blimbing. Ini sesuai dengan keingian pedagang, kami mengakomodir apa yang menjadi aspirasi pedagang,” kata Inep,sapaan akrab Peni Suparto, kepada Malang Post,tadi malam.
Perubahan site plan dua pasar tersebut dilakukan setelah Inep mendengar dan mengamati berbagai aspirasi pedagang. Selain itu karena orang pertama di Pemkot Malang ini ingin memastikan bahwa pembangunan Pasar Dinoyo dan Blimbing untuk kepentingan pedagang dan masyarakat.
Karena memastikan site plan pasar dirubah, Inep mengimbau pedagang untuk tidak lagi cemas dan resah. Dia juga berharap kepada pedagang di Pasar Dinoyo dan Blimbing tidak percaya pada isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Kepada masyarakat umum sebaiknya jangan dulu membeli tempat berdagang di Pasar Dinoyo dan Blimbing yang akan dibangun. Karena site plan kedua pasar itu akan berubah,” tegasnya.
Dia mengimbau hal ini agar masyarakat tidak dirugikan. Sebab menurutnya, jika warga terlanjur membeli tempat berdagang seperti bedak, los atau pun toko, maka kondisinya bisa berubah dan tidak sesuai keinginan awal. “Karena site plannya berubah,” ucap mantan dosen IKIP Negeri Malang ini. Soal perubahan site plan, mantan anggota DPR RI ini mengatakan, disesuaikan dengan aspirasi pedagang. Yakni keberadaan pasar tradisional berada pada posisi yang strategis dan mudah dijangkau.
Seperti diberitakan selama ini, pedagang Pasar Dinoyo dan Blimbing terus bergejolak karena mendesak perubahan site plan. Pedagang menolak site plan yang diusulkan investor karena menempatkan lokasi pasar tradisional pada posisi yang tidak strategis.
Sikap Inep merubah site plan langsung ditanggapi pedagang. Ketua II Persatuan Pedagang Pasar Dinoyo, Herwintono mengatakan pihaknya langsung menyambut baik kebijakan itu. “Saya kita itu hal yang bagus jika merubah site plan. Kami menyambut baik asalkan hak-hak pedagang tetap diperhatikan,” kata dia.
Menurut Herwintono, sekarang tinggal merealisasikan pertemuan antara perwakilan pedagang dengan pemkot, terutama tim teknis. Tujuannya untuk membahas secara konkret tentang perubahan site plan pasar.
“Jika dilanjutkan dengan pertemuan antara perwakilan pedagang dengan tim teknis pemkot, maka langsung dibahas tentang penggabungan konsep masing-masing pihak,” jelasnya.
Sementara itu tadi malam, sekretaris Koordinator Persatuan Pedagang Pasar Blimbing, Sutrisno mengatakan, pihaknya menunggu bentuk konkret perubahan site plan. ”Kami tunggu hitam diatas putih tentang perubahan site plan dengan persetujuan dewan,” jelasnya sembari menambahkan, bahwa pemkot sudah mengetahui konsep perubahan site plan yang diinginkan pedagang. (van/nug)
from:malang-post.com

smg820
March 4th, 2011, 11:02 AM
Bina Marga Siap Haluskan Jalur Balekambang

MALANG-Kondisi fasilitas dan akses Pantai Balekambang yang memprihatinkan dijawab oleh Dinas Bina Marga Pemkab Malang. Pada bulan Juli mendatang Dinas Bina Marga berencana membangun jalan raya menuju replika tanah Lot Pulau Bali itu. Dalam waktu dekat akan dilakukan survei kebutuhan anggaran untuk membangun jalan raya.
Ir. Mochamad Anwar Kepala Dinas Bina Marga Pemkab Malang menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan wisata. Bulan Juli akan dibangun jalan selebar 4.50 meter menuju kawasan tersebut. jalan itu dibangun mulai dari Desa Wonokerto sampai dengan Desa Srigonco Kecamatan Bantur.
“Dari Desa Srigonco nanti kita lanjutkan ke kawasan wisata Balekambang, anggaran masih proses perencanaan realisasi diperkirakan bulan Juli nanti,” tegas dia.
Pantauan Malang Post, kondisi jalan menuju Pantai Wisata Balekambang memang memprihatinkan. Betapa tidak, mulai dari Desa Wonokerto hampir selalu didapati lubang di jalan dalam jarak tempuh satu kilometer. Kondisi itu makin parah ketika memasuki kawasan Desa Srigonco.
“Rencana pembangunan jalan ini memang untuk mendukung kases wisata,” ujar Anwar kepada Malang Post.
Sementara itu, mengenai fasilitas di Pantai Balekambang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Malang punya janji tersendiri. Meski terkesan muluk-muluk, Disbudpar menjanjikan membangun hotel bintang satu di kawasan pantai indah Kabupaten Malang itu.
“Kita sudah memasukkan proposal ke Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata kamis udah buat rencana anggaran belanjanya (RAB),” kata Kabid Obyek Wisata Disbudpar A. Zakaria.
Menurut Zakaria, di wilayah Jawa Timur ada tujuh lokasi pantai yang bakal dikembangkan oleh Pemerintah Pusat. Salah satunya adalah Pantai Balekambang. Yang bakal dibangun Hotel Bintang 1, pendopo, panggung kesenian, jogging track serta sport center.
“Dari kalau melihat dari RAB yang telah dibuat itu anggarannya nanti sebesar Rp 3,7 Miliar dan sumber dananya dari APBN,” imbuhnya optimis.
Balekambang merupakan lokasi wisata yang menyumbang PAD terbesar kedua setelah Wendit Water Park. Kata Zakaria, WWP pendapatannya Rp 2,6 Miliar pertahun sedangkan untuk Balekambang Rp 1,6 Miliar pertahun. Maka bila dibangun dengan bagus, Zakaria yakin bahwa WWP akan dikalahkan Balekambang.
“Tidak jauh dari Pantai Balekambang ada Pantai Kondang Merak yang bisa dijadikan lokasi wisata kuliner,” ujar Zakaria mengumbar mimpi.
Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, Komisi D DPRD Kabupaten Malang berang dengan kondisi Pantai Balekambang. Di lokasi wisata itu, ada jembatan penghubung ke Pulau Ismoyo yang sudah setahun tak diperbaiki. Komisi D meminta segera ada perhatian terhadap fasilitas Balekambang supaya tidak menganggu pengunjung.
“Pengelola Balekambang harus segera memperbaiki jembatan itu, pura merupakan daya tarik wisatawan,” tegas Achmad Andi Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Malang kepada Malang Post.(ary/eno)
from:malang-post.com

smg820
March 4th, 2011, 11:05 AM
Proyek Gereja Jl. CIliwung

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture026-1.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture025-1.jpg

hermawan
March 4th, 2011, 12:11 PM
^^ciri khas foto ttg Malang selalu muncul tukang bakso:):)

smg820
March 5th, 2011, 03:10 PM
^^ ciri khas kota bakso.... :D

proyek renovasi UGD RSUD Syaiful Anwar (kalo ga salah rencana 6-7 lantai)
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture017-2.jpg
^^lokasi yg tertutup pagar seng, tepat dibelakang paviliun

Proyek disamping hotel santika... kurang tau milik santika ato bukan, papan infonya kagak ada :nuts:

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture036.jpg

smg820
March 5th, 2011, 03:11 PM
udah pernah dipost belum ya...:?

Dinoyo City Square (ex pasar dinoyo).

Mal Dinoyo City Square adalah Mal dengan Konsep Trade Center dan One Stop Entertainment. Dinoyo City Square terdiri dari 4 lantai yang terbagi menurut zoning area. GroundFloor, FirstFloor, SecondFloor, ThirdFloor.

http://dinoyocitysquare.co.cc/wp-content/uploads/2011/02/11.jpg

http://i963.photobucket.com/albums/ae120/dexa_boys/11.jpg

http://dinoyocitysquare.co.cc/wp-content/uploads/2011/02/2.jpg

http://dinoyocitysquare.co.cc/wp-content/uploads/2011/02/3.jpg

hermawan
March 6th, 2011, 02:47 PM
^^
Sepertinya blum mas...trims infonya ya...:)
cuman jadi ada beberapa pertanyaan :
1. Dimana letak pedagang pasar tradisionalnya?..
2. Rencana mal 8 lantai yang pernah diberitakan itu apakah ini, atau ada proyek lain? trims jika ada infonya

bophindarto
March 6th, 2011, 06:28 PM
Proyek disamping hotel santika... kurang tau milik santika ato bukan, papan infonya kagak ada :nuts:

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Picture036.jpg

Hai,... salam kenal buat semua... baru join nih.
Iya bangunan didepan santika ini baru, moga2 selaras ama hotel santikanya, kalo perlu memang bagian dari Santika... kuatir aja kalo tiba2 jadi ruko... bisa menutupi santika yang udah bagus dilihat dari jalan...

bophindarto
March 6th, 2011, 06:36 PM
^^
Sepertinya blum mas...trims infonya ya...:)
cuman jadi ada beberapa pertanyaan :
1. Dimana letak pedagang pasar tradisionalnya?..
2. Rencana mal 8 lantai yang pernah diberitakan itu apakah ini, atau ada proyek lain? trims jika ada infonya

Info ini mungkin akan lebih lengkap bila ada denahnya... kalau dari gambar renderingnya, bagian depan akan dipake 'Dinoyo Square'... artinya itu mall nya... dan pasar akan ditaroh di bangunan orange yang tampak dikanan dinoyo squarenya?.... CMIIW

Kemungkinan lain: pasar tradisional bisa lewat lantai 1 yang sejajar jalan? mengingat ini sebagai jawaban atas kemungkinan pedagang menentang adanya ruko yang berada didepan pasar... Menurut sy ini solusi praktisnya, bila ingin ada dinoyo square di depan dan jalan masuk ke pasar tradisional juga bisa diakses dari depan meskipun di bawah... CMIIW lagi...

smg820
March 7th, 2011, 03:08 AM
^^
-kalau kemarin baca berita terakhir siteplan masih akan dirubah, jadi lokasi pedagang tradisionalnya belum jelas sebelah mananya...

mall 8 lantai itu dulu rencana dari DC square ini, tapi mungkin desain berubah jadinya cuman setengahnya aka 4lantai :nuts:

mungkin bophindarto bener kalo nanti pasarnya dibawah memanjang kebelakang dan mall nya dilantai 2-3

welcome bophindarto ditunggu sekedar info atau photo proyek nya.... :okay:

smg820
March 7th, 2011, 03:13 AM
Jalur Batu-Mojokerto Dilebarkan

BATU – Perhatian Pemprov Jatim, untuk mewujudkan prasarana jalur wisata lebih representative di Kota Batu, terus bergulir. Selain rencana pembangunan jalan alternative Batu-Lawang, Pemprov juga siap mengembangkan jalan Batu - Mojokerto lewat Cangar.
Malahan pengembangan jalur ini, akan didahulukan dibanding Batu-Lawang.
‘’ Kalau pengembangan jalur Batu- Mojokerto, sudah bisa diwujudkan mulai akhir tahun ini atau awal tahun depan,’’ ungkap Wakil Gubernur Jatim, Syaifullah Yusuf saat bertandang ke Kota Batu, Minggu (6/3) kemarin.
Menurut Gus Ipul-sapaan akrabnya, pengembangan jalur lintas utara itu bisa diwujudkan lebih dulu, karena tidak memerlukan membuat jalan baru. Sebaliknya, Pemprov bersama Pemkab Mojokerto dan Pemkot Batu, tinggal menaikkan status jalan sehingga bisa nyaman dilalui kendaraan utamanya wisatawan.
Dia menambahkan, jika wisatawan dari arah Jawa Tengah atau Surabaya berkunjung ke Kota Batu juga bisa lewat Mojokerto. ‘’Saat ini Bappeda dan Dinas PU Provinsi, sedang melakukan pengkajian mendalam termasuk kebutuhan anggaran yang diperlukan. Kondisi sekarang, lebar jalan Batu-Mojokerto sekitar tiga meter sehingga tidak nyaman untuk dilalui wisatawan. Jalur itu layak dikembangkan lagi enam sampai tujuh meter,’’ tambah pria kelahiran Pasuruan ini.
Sedangkan untuk Batu-Lawang, kata dia, membutuhkan proses panjang. Masalahnya sebagian besar jalur yang akan dilalui, lahannya milik Perhutani.‘’ Penggunaan lahan milik Perhutani untuk jalan, harus dilakukan ruislag dengan izin dari Kementerian Dalam Negeri. Jadi proses untuk pengadaan jalur itu masih rumit,’’ tambahnya saat berada di Jatim Park 2 Kota Batu. (feb/lyo)
from: malang-post.com

--------------------------------------------------------------------------

rencana yang sangat :okay: jika jalan dilebarkan maka akan lebih ramai dan berasa mirip jalur puncak di bogor... berkelok dan disuguhi pemandangan indah... bedanya disono kebun teh kalo disini kebun sayur mayur :lol:

gussinyo
March 7th, 2011, 04:18 AM
baguslah klu jalan ke Balekambang diperbaiki, jalan rusak gitu kok dibiarin aja, tp sayang hotelx kok cm bintang 1... Jatim ini memang kurang perhatian sm wisata pantai...

bophindarto
March 7th, 2011, 04:56 AM
^^
-kalau kemarin baca berita terakhir siteplan masih akan dirubah, jadi lokasi pedagang tradisionalnya belum jelas sebelah mananya...

mall 8 lantai itu dulu rencana dari DC square ini, tapi mungkin desain berubah jadinya cuman setengahnya aka 4lantai :nuts:

mungkin bophindarto bener kalo nanti pasarnya dibawah memanjang kebelakang dan mall nya dilantai 2-3

welcome bophindarto ditunggu sekedar info atau photo proyek nya.... :okay:

Baik... dan mohon bimbingan dari suhu2 senior semuanya :rock:

Saya suka sama pengembangan perumahan dan sering motret2 perumahan... apa itu termasuk dalam bahasan skyscrapper? Pengembangan perumahan termasuk bisa menjadi tolak ukur perkembangan sebuah wilayah...

smg820
March 7th, 2011, 06:04 AM
^^ @gussinyo kemarin terakhir kesana jalan udah lumayan mulus kok tapi emang jalannya sempit cuman 3-4 M lebarnya.... moga aja dilebarin + dipermulus lagi :okay:

@bophindarto silahkan posting gambar projek anda disini... dan untuk foto2 malang bisa dimasukkan di forum nusantara http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=397031

bophindarto
March 7th, 2011, 09:00 AM
faktor utk jaan mulus biasanya perkembangan daerah itu sendiri... kalo dikasi jalan 3-4 meter utk saat ini sepertinya masuk akal, mengingat jalan itu tidak dipakai utk menghubungkan kota besar/ wilayah yang padat penduduk... jadi sementara segitu sepetinya..

yang perlu dilakukan sepertinya menghadirkan investor lebih banyak utk membuat fasilitas di pantai selatan... mengingat itu yang bisa dilakukan utk memperbanyak traffic dan pengunjung. (dulu waktu ke balekambang, sy mau mandi males... coz airnya keruh... padahal pantainya indah sekali kan :)

hermawan
March 7th, 2011, 02:26 PM
Selamat bergabung bobhindarto trims infonya juga....
Kesimpulan untuk 2 pasar (Dinoyo & Blimbing) : masing2 dikurangi 4 lantai he..he..he..
Apartemen Borobudur dari 19 lt jadi 15 lt dan Dinoyo Square dari 8 lt jadi 4 lt

smg820
March 8th, 2011, 01:52 AM
JLS Malang-Trenggalek Jadi Prioritas (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

MALANG– Jalur Lingkar Selatan (JLS) yang melintas di wilayah Kabupaten Malang akan dipercepat pembangunannya. Pemprov Jatim telah menetapkan JLS antara Malang sampai dengan Trenggalek akan menjadi prioritas percepatan pembangunan. Ditargetkan sampai dengan 2014 Malang-Trenggalek sudah rampung pembangunannya.
Menurut Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pembangunan JLS akan dipercepat. Prioritas saat ini menuntaskan pembangunan JLS Malang hingga Trenggalek. Setela rampung sampai 2014 akan dilanjutkan pada rute lainnya di Jawa Timur hingga Banyuwangi. ”Pembangunannya dilakukan melalui dana APBN. Pemeritah daerah mendapatkan tugas untuk pembebasan lahannya. Sedangkan Pemprov Jatim kebagian tugas untuk membangun jembatan yang ada di JLS wilayah Jatim,” kata Gus Ipul kepada Malang Post, kemarin.
Pembangunan JLS harus dilakukan bertahap. Karena besarnya dana yang harus ditanggung pemerintah. Dari hitungan yang pernah dilakukan, biaya untuk setiap kilometer mencapai antara Rp 2 miliar sampai Rp 4 miliar. Jika JLS terbentas sepanjang 500 kilometer tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Mantan Ketua Umum PP GP Ansor itu yakin, percepatan pembangunan JLS akan dapat selesai tepat waktu. Kendala pembebasan lahan sudah mulai terselesaikan dengan baik. Sampai saat ini, sudah sekitar 80 persen pembebasan lahan Perhutani yang digunakan untuk JLS sudah disetujui Menteri Kehutanan dan sudah keluar surat persetujuannya.
”Sudah 80 persen pembebasan lahan Perhutani. Hanya tinggal sedikit yang belum dibebaskan dan akan segera selesai semuanya. Jadi, pembangunan sudah tidak lagi terkendala dengan lahan yang akan dilalui JLS,” terangnya.
Panjang JLS akan mencapai 660 kilometer. Di Kabupaten Malang jalan yang dilalui mencapai 109,7 kilometer dengan lahan seluas 263 hektar lebih. Jembatan yang akan dibangun sepanjang JLS mencapai 16 buah jembatan, salah satunya ada di Kabupaten Malang. Hutan masyarakat yang digunakan seluas 115 hektar lebih, hutan Perhutani seluas 148 hektar lebih. Sebagian JLS yang ada di Kabupaten Malang sudah dilakukan hotmix sepanjang 15 kilometer.
”Kalau JLS sudah dapat dioperasionalkan, pertumbuhan ekonomi akan pesat dan akan berdampak pada daerah di sekitarnya. Seperti Blitar, Pasuruan, Lumajang dan Batu yang pasti akan ikut terangkat pula,” tandasnya. (aim/udi)

smg820
March 8th, 2011, 02:03 AM
Bangun Mall Dan Hotel Di Terminal Arjosari (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

MALANG -Terminal Arjosari segera berubah wajah. Mulai Mei mendatang, terminal tipe A itu dirombak total dengan pembangunan terminal paling modern di Jawa Timur. Selain dilengkapi mall, hotel dan pusat grosir, Terminal Arjosari dikoneksikan dengan layanan angkutan Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh.
Modernisasi Terminal Arjosari itu sudah dimulai di Jakarta. Yakni sekarang sedang berlangsung proses tender di Kementerian Perhubungan. Sebelumnya sudah diawali pemaparan bersama dan pembahasan secara detail yang juga dilakukan di Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, HM Yusuf menjelaskan, berdasarkan koordinasi terakhir, pembangunan sudah harus diawali pada Mei mendatang. Rencana pembangunan terminal paling modern diareal seluas 3,5 hektare itu sudah harus tuntas pada 2013 mendatang.
‘’Pembangunannya dilakukan secara bertahap. Tahap pertama bangun gedung utama dua lantai. Tahap terakhir pada 2013 bangun mall, hotel dan pusat grosir.Untuk hotel belum ditentukan tipenya,’’ jelas Yusuf.
Proyek senilai Rp 101 Miliar itu kata Yusuf mencakup semua bidang. Bahkan pembangunan pusat grosir, hotel dan mall include dengan anggaran sebesar Rp 101 Miliar. Setelah selesai dibangun, pengelolaan hotel, mall dan pusat grosir ditawarkan ke swasta.
Khusus bangunan utama terminal, lanjut mantan Kabag Humas Pemkot Malang ini, dibangun dua lantai dengan mengutamakan kenyamanan penumpang. Diantaranya ruangan tunggu lengkap dengan AC, tempat duduk yang nyaman dan berbagai fasilitas lain.
Pengemudi bus juga ikut dimanjakan. Salah satunya dibangun fasilitas penginapan pengemudi. ’’Sehingga pengemudi yang ngantuk atau ingin beristirahat memiliki tempat istirahat yang nyaman,’’ jelasnya.
Selain itu, landasan bus juga dibangun lebih bagus dan mudah diakses penumpang. Landasan bus dipisah sesuai jurusan antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP).
Begitu pula akses terminal. Dinas Perhubungan Kota Malang, kata Yusuf, sudah menjajaki dua akses masuk keluar terminal. Pertama memanfaatkan akses yang ada saat ini. Selain itu juga membuka akses di selatan terminal.
Setelah jadi terminal modern, lanjut Yusuf, Terminal Arjosari dikoneksikan dengan Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh. Khusus bus bandara mulai digagas dan tinggal waktu realisasinya bersamaan pembangunan terminal tahap pertama dimulai.
’’Bus Bandara Juanda tinggal menunggu persetujuan daerah. Sedangkan rutenya sudah disiapkan,’’ jelasnya. Rutenya yakni Bandara Juanda-Malang-Blitar. Di Kota Malang, bus bandara akan berhenti di Terminal Arjosari dan Alun Alun. ’’Bus yang disiapkan berkapasitas 40 orang. Jumlah armadanya disesuaikan dengan kebutuhan,’’ sambung Yusuf.
Mantan Sekretaris KPU Kota Malang ini mengatakan, khusus bus Bandara Juanda-Malang-Blitar sudah disiapkan aturan operasionalnya. Yakni hanya menurunkan penumpang saat perjalanan dari Bandara menuju Malang dan Blitar. Sedangkan jalur kembali dari Blitar, hanya boleh mengangkut penumpang tujuan Bandara Juanda di Alun Alun dan Terminal Arjosari.
Sedangkan bus jurusan Bandara Abd Saleh sedang dikaji teknis operasionalnya. Tujuannya memudahkan warga yang berpergian menggunakan pesawat melalui Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh.
Karena itu pula di Terminal Arjosari yang dimodernkan akan dilengkapi jadwal keberangkatan pesawat. Begitu juga jadwal keberangkatan kereta api disediakan.
’’Karena konsep pengelolaan terminalnya yakni mengkoneksikan dengan semua sistem transportasi yang ada di Malang dan sekitarnya,’’ jelasnya.
Dia menambahkan, Bus Trans Maya atau semi bus way yang kini tinggal menunggu pembaharuan MoU kepala daerah di Malang Raya dengan Kementerian Perhubungan juga dikaji untuk dikoneksikan dengan terminal. (van/avi)

gussinyo
March 8th, 2011, 02:17 AM
Selamat bergabung bobhindarto trims infonya juga....
Kesimpulan untuk 2 pasar (Dinoyo & Blimbing) : masing2 dikurangi 4 lantai he..he..he..
Apartemen Borobudur dari 19 lt jadi 15 lt dan Dinoyo Square dari 8 lt jadi 4 lt

sayang banget ya dikurangi, harusnya apartemen Borobudur minimal 20 lantai, mengingat lokasi yg sangat strategis.. kenapa tidak memakai konsep apartemen plus hotel, misal 10 lt hotel & 15 lt apartemen gt..

nick_1212
March 8th, 2011, 02:45 AM
Bangun Mall Dan Hotel Di Terminal Arjosari (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

MALANG -Terminal Arjosari segera berubah wajah. Mulai Mei mendatang, terminal tipe A itu dirombak total dengan pembangunan terminal paling modern di Jawa Timur. Selain dilengkapi mall, hotel dan pusat grosir, Terminal Arjosari dikoneksikan dengan layanan angkutan Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh.
Modernisasi Terminal Arjosari itu sudah dimulai di Jakarta. Yakni sekarang sedang berlangsung proses tender di Kementerian Perhubungan. Sebelumnya sudah diawali pemaparan bersama dan pembahasan secara detail yang juga dilakukan di Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, HM Yusuf menjelaskan, berdasarkan koordinasi terakhir, pembangunan sudah harus diawali pada Mei mendatang. Rencana pembangunan terminal paling modern diareal seluas 3,5 hektare itu sudah harus tuntas pada 2013 mendatang.
‘’Pembangunannya dilakukan secara bertahap. Tahap pertama bangun gedung utama dua lantai. Tahap terakhir pada 2013 bangun mall, hotel dan pusat grosir.Untuk hotel belum ditentukan tipenya,’’ jelas Yusuf.
Proyek senilai Rp 101 Miliar itu kata Yusuf mencakup semua bidang. Bahkan pembangunan pusat grosir, hotel dan mall include dengan anggaran sebesar Rp 101 Miliar. Setelah selesai dibangun, pengelolaan hotel, mall dan pusat grosir ditawarkan ke swasta.
Khusus bangunan utama terminal, lanjut mantan Kabag Humas Pemkot Malang ini, dibangun dua lantai dengan mengutamakan kenyamanan penumpang. Diantaranya ruangan tunggu lengkap dengan AC, tempat duduk yang nyaman dan berbagai fasilitas lain.
Pengemudi bus juga ikut dimanjakan. Salah satunya dibangun fasilitas penginapan pengemudi. ’’Sehingga pengemudi yang ngantuk atau ingin beristirahat memiliki tempat istirahat yang nyaman,’’ jelasnya.
Selain itu, landasan bus juga dibangun lebih bagus dan mudah diakses penumpang. Landasan bus dipisah sesuai jurusan antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP).
Begitu pula akses terminal. Dinas Perhubungan Kota Malang, kata Yusuf, sudah menjajaki dua akses masuk keluar terminal. Pertama memanfaatkan akses yang ada saat ini. Selain itu juga membuka akses di selatan terminal.
Setelah jadi terminal modern, lanjut Yusuf, Terminal Arjosari dikoneksikan dengan Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh. Khusus bus bandara mulai digagas dan tinggal waktu realisasinya bersamaan pembangunan terminal tahap pertama dimulai.
’’Bus Bandara Juanda tinggal menunggu persetujuan daerah. Sedangkan rutenya sudah disiapkan,’’ jelasnya. Rutenya yakni Bandara Juanda-Malang-Blitar. Di Kota Malang, bus bandara akan berhenti di Terminal Arjosari dan Alun Alun. ’’Bus yang disiapkan berkapasitas 40 orang. Jumlah armadanya disesuaikan dengan kebutuhan,’’ sambung Yusuf.
Mantan Sekretaris KPU Kota Malang ini mengatakan, khusus bus Bandara Juanda-Malang-Blitar sudah disiapkan aturan operasionalnya. Yakni hanya menurunkan penumpang saat perjalanan dari Bandara menuju Malang dan Blitar. Sedangkan jalur kembali dari Blitar, hanya boleh mengangkut penumpang tujuan Bandara Juanda di Alun Alun dan Terminal Arjosari.
Sedangkan bus jurusan Bandara Abd Saleh sedang dikaji teknis operasionalnya. Tujuannya memudahkan warga yang berpergian menggunakan pesawat melalui Bandara Juanda dan Bandara Abd Saleh.
Karena itu pula di Terminal Arjosari yang dimodernkan akan dilengkapi jadwal keberangkatan pesawat. Begitu juga jadwal keberangkatan kereta api disediakan.
’’Karena konsep pengelolaan terminalnya yakni mengkoneksikan dengan semua sistem transportasi yang ada di Malang dan sekitarnya,’’ jelasnya.
Dia menambahkan, Bus Trans Maya atau semi bus way yang kini tinggal menunggu pembaharuan MoU kepala daerah di Malang Raya dengan Kementerian Perhubungan juga dikaji untuk dikoneksikan dengan terminal. (van/avi)

beneran?
sudah di kaji jangka panjangnya?
klo misal tol mapan sudah jadi? lokasinya bkal tetep disitu terminal bisnya?

penambahan gedung RSSA itu beneran 6-7 lantai ya?
bagus deh....:banana:
ow ya mas smg820 jgn lupa linknya, ntar dimarahi om dapit :D

bophindarto
March 8th, 2011, 04:14 AM
Bangun Mall Dan Hotel Di Terminal Arjosari (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

beneran?
sudah di kaji jangka panjangnya?
klo misal tol mapan sudah jadi? lokasinya bkal tetep disitu terminal bisnya?

penambahan gedung RSSA itu beneran 6-7 lantai ya?
bagus deh....:banana:
ow ya mas smg820 jgn lupa linknya, ntar dimarahi om dapit :D

Berita terminal Arjosari dirombak ini, kebetulan saya tahu desain terminal ini sedang dikerjakan oleh salah satu konsultan di Malang. Mereka akan membangun kompleks gedung bertingkat... saya kurang tahu persisnya hanya sekelebat saja melihat desain gedungnya... lumayan bagus sih... meskipun tidak full kaca dari sedikit melihat waktu itu.

Beberapa arus dalam terminal akan didesain ulang, jadi yang sekarang mungkin sekali akan berubah... tapi seperti biasa, kemungkinan dari planning ada yang berubah kan...

bophindarto
March 8th, 2011, 04:26 AM
Oh ya, MAN malang jalan veteran, membangun gedung baru di bagian belakang, kabarnya sih diatas 4 lantai... sekarang sedang progress lantai 3-4 yang terakhir sy lihat, mungkin sudah sekarang...
Gedung baru ini sepertinya akan bisa diakses dari jalan belakang MAN (jalan apa itu ya :)

bophindarto
March 8th, 2011, 04:31 AM
Berita lainnya,
Sehubungan dengan alun2 kota Batu yang akan dirombak, dan diberi 'Batu Eye' seperti 'London Eye' (hehehehe), kelihatannya pihak masjid Jami' kota batu merasa bahwa mereka perlu mempertinggi / membuat ulang menara masjid Jami' Batu.

Kebetulan desain tsb juga sudah didesain dan dari terakhir saya tahu, menara itu tingginya setara dengan 8-10 lantai dengan menara pengawas di bagian atas. Waktu saya lihat desain terakhir yang sedang dibuat itu... lumayan bagus untuk sebuah menara, karena ada fasilitas2 seperti meeting room, dsb....

terutama yang paling bagus adalah menara pengawasnya, jadi pengunjung bisa naik ke menara tsb dan melihat kota batu dari ketinggian....

Moga2 saja ini bisa terlaksana... \m/

smg820
March 8th, 2011, 05:52 AM
^^ bob kalo punya foto maket ato renderingnya boleh silahkan dipublish disini :naughty:

beneran?
sudah di kaji jangka panjangnya?
klo misal tol mapan sudah jadi? lokasinya bkal tetep disitu terminal bisnya?

penambahan gedung RSSA itu beneran 6-7 lantai ya?
bagus deh....:banana:
ow ya mas smg820 jgn lupa linknya, ntar dimarahi om dapit :D

wah kalo sudah ada DED nya itu bukannya udah final ya? tinggal dana dan bangun aja ? (ada yg tau)

bukannya nanti di cemorokandang yg pintu keluar toll itu kan nanti akan ada terminal madyopuro yang baru? mungkin dibagi2 sama arjosari.... seperti bungurasih dan wilangun... :D

kuarng tau juga jelasnya 6.7 lantai tapi yang pasti saat ini sudah proses pembangunan, kemungkinan tidak akan melebihi tinggi paviliun rssa

thanks nick_1212 udah diingatkan, itu judulnya udah saya link ke sumbernya kok :okay:

smg820
March 8th, 2011, 06:01 AM
Progress alun alun Kota Batu

Pengganti tugu apel :D
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture002-1.jpg

Ruang Informasi dan Toilet
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture001-1.jpg

Arena Permainan anak
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture004.jpg

CPW yang baru udah mengelilingi alun2 :banana:
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture003-2.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture006.jpg

sampai sekarang masih heran... kapan ferris wheel nya dibangun, bukannya akhirbulan ini deadline nya ya? :nuts:

gussinyo
March 8th, 2011, 06:46 AM
keren progressnya alun2 Batu, tp parking area jadix di sebelah mana nanti ya?

gussinyo
March 8th, 2011, 06:47 AM
3 Proyek infrastruktur dapat dana talangan
Oleh Agust Supriadi

Published On: 08 March 2011

DEPOK: Pemerintah menyiapkan dana senilai total Rp1,89 triliun untuk mendukung pengadaan tanah dan mitigasi risiko eksplorasi atas pelaksanaan tiga proyek kemitraan dengan swasta.

Bambang Permadi Sumantri Brodjonegoro, Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal, menjelaskan ada dua jenis dukungan pendanaan atas tiga proyek kemitraan pemerintah dengan swasta (KPS).

Menurut dia, dukungan itu yakni dana dukungan pengadaan tanah senilai total Rp765,3 miliar dan dana dukungan mitigasi risiko eksplorasi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP)
Rp1,13 triliun.

"Berdasarkan Nota Kesepahaman antara Menteri Keuangan, Menteri PPN, dan Kepala BKPM tentang Percepatan Realisasi Proyek KPS, Menteri Keuangan akan menyediakan fasilitas, a.l. Dana talangan dukungan pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah," ujarnya dalam Seminar Prosek Perekonomian 2011 dan Solusi Menghadapi Tantangan Ke depan di kampus FEUI, hari ini.

Dia memperinci dana dukungan pengadaan tanah akan diberikan pada proyek empat ruas jalan tol (Pasir Koja-Soreang, Pandaan-Malang, Serangan-Tanjung Benoa, dan Pekan Baru -Kandis-Dumai) senilai Rp315,3 miliar.

Dukungan serupa juga diberikan untuk proyek kereta api Bandara Soekarno Hatta-Manggarai dengan nilai dukungan dana sebesar Rp450 miliar.

"Diperkirakan proyek KA Soetta-Manggarai masih membutuhkan sekitar Rp1,05 triliun yang akan dialokasikan di tahun anggaran berikutnya. Jaminan pemerintah menunggu hasil prastudi kelayakan," Jelasnya.

Sementara untuk mitigasi risiko eksplorasi PLTP sebesar Rp1,13 triliun, lanjut Bambang, dukungan dana pemerintah diberikan dalam bentuk dana bergulir untuk mendapatkan provent capacity reservoir.

Dana tersebut dialokasikan untuk proyek PLTP di wilayah kerja pertambangan Bora-Sulawesi Tengah, Suwawa- Gorontalo, Marana-Sulawesi Tengah, Waisano-Nusa Tenggara Timur, dan Mamuya-Maluku Utara.

"Kebutuhan tambahan dana bergulir di tahun mendatang akan dibahas di awal tahun 2011," katanya.

Selain dana talangan, Bambang mengatakan pemerintah juga memberikan penjaminan risiko infrastruktur melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). (hwi)

bophindarto
March 8th, 2011, 10:18 AM
^^ bob kalo punya foto maket ato renderingnya boleh silahkan dipublish disini :naughty:

Jami' tower Batu belum ada/ dapet renderingnya coz masih diajukan... tapi lumayan keren kok... kabar terakhirnya beberapa fasilitas didalam tower udah disetujui, tapi bentuk, macam fasilitas dsb belom final...

ndak berani share juga... blm public hehehe... :ohno: mkn ada temen lain yg bisa

hermawan
March 8th, 2011, 11:03 AM
@smg820 : mas, gambarnya koq nggak keluar?
@bob : trims mas atas info2nya yang bagus2....
forum Malang jadi tambah rame nih...trims semuanya

hermawan
March 8th, 2011, 11:43 AM
sayang banget ya dikurangi, harusnya apartemen Borobudur minimal 20 lantai, mengingat lokasi yg sangat strategis.. kenapa tidak memakai konsep apartemen plus hotel, misal 10 lt hotel & 15 lt apartemen gt..
Iya, sayang banget, padahal lokasinya 'premium':)

bophindarto
March 8th, 2011, 12:30 PM
Perkembangan terbaru Suhat

http://perumahanmalang.files.wordpress.com/2011/03/dsc01686.jpg
Apartemen Suhat sepertinya sudah berdiri sekitar 10 lantai... wait for more... Apartemen Sukarno Hatta yang berada dekat jembatan Sukarno Hatta Malang, depan jalan masuk ke Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Meskipun ada sedikit kasak kusuk sehubungan dengan letak apartemen yang berada dekat sekali dengan salah satu titik kemacetan di Malang ini. Meskipun demikian keberadaannya menjadi salah satu tolak ukur kemajuan kota Malang.

http://perumahanmalang.files.wordpress.com/2011/03/dsc01691.jpg
RSUB tetep...
Bangunan besar ini menuai kontroversi dengan persengketaan warga sekitar dimana seharusnya lahan ini diperuntukkan untuk fasilitas umum perumahan setempat dan bukan untuk rumah sakit. Sempat terjadi sedikit ‘insiden’ dengan gosip ditariknya IMB atau Ijin Mendirikan Bangunan peruntukan rumah sakit ini. Saat ini di bagian depan bangunan tepatnya di pagar diberi tanda “masih berIMB”.

hermawan
March 8th, 2011, 02:06 PM
^^
Emang agak memprihatinkan juga sikap warga sekitar RSPUB ini.....
beda banget sama sikap warga belakang RSSA yang enjoy2 aja hidup di belakang RS. Bahkan usaha warung, kos-kosan, fotokopi, salon dan lain2 semakin meriah saja

bophindarto
March 8th, 2011, 02:37 PM
^^
Emang agak memprihatinkan juga sikap warga sekitar RSPUB ini.....
beda banget sama sikap warga belakang RSSA yang enjoy2 aja hidup di belakang RS. Bahkan usaha warung, kos-kosan, fotokopi, salon dan lain2 semakin meriah saja

saya setuju dengan pendapat mas ... meskipun begitu, bisa dimaklumi juga reaksi warga. Mengingat mereka pasti concern pada dampak lingkungan dari sebuah rumah sakit. Dibelakang RSUB itu kalau tidak salah ada sungai... kalau tidak salah ada rumah sakit di Malang yang masih membuang limbah rumah sakit ke sungai...

Kemudian limbah organik dan limbah sampah... dibelakang sebuah rumah sakit biasanya ada 'loading dock' tempat masuk keluar benda2... baik itu benda buat dokter, sampah, dan ada pula mayat... so... concern mereka pasti tentang dimana dan kemana semua barang2 itu masuk keluar... meskipun mungkin sudah pada tempatnya, dan sudah disosialisasikan... pasti ada kontra...

disamping itu jg faktor bising/ keramaiannya, macetnya, dsb... mengingat disitu yang tinggal orang2 dari kalangan mampu....

selain itu, hal positifnya tentunya pamor dari lingkungan meningkat dengan adanya sebuah Rumah sakit yang dekat di wilayah itu... misalnya perumahan2 bisa 'terangkat' karena adanya fasilitas RSUB ini...

hermawan
March 8th, 2011, 03:19 PM
Mungkin UB dan warga perlu belajar ngliat RS-RS modern di Jakarta sini mas yang ada di kompleks perumahan seperti RS Internasional Bintaro atau RS Omni di perumahan Alam Sutra yang belum pernah dengar ada penolakan warga....(sorry yang ini saya nggak bisa jelasin soalnya awam banget..apakah sudah ada teknologi limbah yang canggih!!!)

smg820
March 9th, 2011, 02:54 AM
^^ bener mas rata2 perumahan elit di SBY juga dilengkapi rumasakit, sangat disayangkan kalo proyek sebesar ini harus "mandeg" :ohno:

@smg820 : mas, gambarnya koq nggak keluar?
@bob : trims mas atas info2nya yang bagus2....
forum Malang jadi tambah rame nih...trims semuanya

oke mas udah tak benerin sekarang fotonya dah nampak :bash:

nambahin updatenya mas bophindarto

apartemen soetta

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture039.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture038.jpg

bharadya
March 9th, 2011, 02:59 AM
Progresnya Batos gimana ya? :):)

smg820
March 9th, 2011, 03:05 AM
Desain Terminal Gaya Artdeco (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

MALANG - Moderenisasi Terminal Arjosari memiliki tiga tujuan sekaligus. Yakni mengurangi beban lalu lintas di tengah kota, menambah identitas kota dan memanjakan publik pengguna jasa terminal. Karena itu dipastikan, wajah baru terminal bertipe A itu lebih bagus dari Terminal Bungurasih.
Pembahasan konsep desain baru Terminal Arjosari sejak November 2010 lalu melibatkan sejumlah pakar Universitas Brawijaya (UB). Yakni pakar transportasi dan lalu lintas, Ir Achmad Wicaksono MEng PhD dan pemerhati arsitektur, Ir AM Nugroho MT.
Nugroho menjelaskan, konsep pembangunan terminal yang disarankannya saat pembahasan dan pemaparan di Kementerian Perhubungan yakni ramah lingkungan, manusiwai dan identitas Kota Malang. Tiga konsep tersebut dihadirkan dalam tiga zona bangunan secara merata.
Zona pertama mencakup bangunan utama terminal seperti tempat penjualan tiket, tempat kedatangan dan keberangkatan. Desain bangunan utama yang dipilih yakni paduan desain artdeco atau bangunan bergaya hindis dan moderen.
‘’Karena di Malang masih terdapat banyak bangunan peninggalan Belanda seperti di Kayutangan. Nah konsep desain ini yang dipakai sebagai salah satu identitas kota,’’ jelas Agung, sapaan akrab AM Nugroho.
Di zona kedua, lanjutnya, merupakan kawasan kedatangan dan pemberangkatan bus hingga tempat antre. Sedangkan zona ketiga yakni terminal angkutan kota yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa mall dan hotel.
Agar lebih memanusiakan pengguna terminal, di desain jarak akses penumpang dengan bus tak jauh. Selain itu menghilangkan persinggungan langsung antara penumpang dengan bus.
Salah satu contohnya, penumpang yang turun dari bus akan naik ke lantai dua yang dilengkapi jembatan penghubung. Dari atas jembatan penghubung, penumpang bisa leluasa melihat jenis angkutan yang akan ditumpangi untuk melanjutkan perjalanan.
Dari lantai dua ini, penumpang langsung turun ke lantai satu dan mengakses angkutan yang dituju. Selain itu desain ruangan juga memberi kenyamanan kepada penumpang dan kru bus.
Sedangkan konsep bangunan berdesain ramah lingkungan, akan diperbanyak tanaman dan pedesetrian. Bahkan terdapat taman diatas atap. Tujuannya penumpang lebih menikmati kesejukan di area terminal.
Bangunan utama terminal juga didesain hemat energi. Karena itu, bangunan utama dibangun membujur di sisi barat-timur untuk memudahkan masuknya sinar matahari. ‘’Dengan demikian bisa menghemat listrik,’’ jelasnya.
Secara terpisah, pakar transportasi dan lalu lintas UB, Ir Achmad Wicaksono MEng PhD menjelaskan, saat pembahasan desain, moderenisasi Terminal Arjosari juga untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di tengah kota.
Sony-sapaan akrab Achmad Wicaksono, mencontohkan kehadiran mall bisa membuat warga di kawasan utara seperti, Singosari, Lawang dan sekitarnya tidak harus ke mall di tengah kota. Saat turun dari angkutan kota, bisa langsung mengakses mall.
Tidak hanya itu saja, dengan adanya mall, maka penumpang lebih betah di terminal. ‘’Dengan cara seperti ini, penumpang akan memilih naik dan turun angkutan di terminal ketimbang menunggu angkutan di luar terminal,’’ jelas alumnus The University Of Tokyo ini.
Secara umum, menurut mantan Ketua Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik UB ini, terminal juga didesain nyaman, bersih dan indah. ‘’Sehingga terminal menjadi lebih menarik,’’ ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Peni Suparto menjelaskan, Terminal Arjosari memang didesain menjadi terminal yang nyaman dan menyenangkan. Karena itulah dilengkapi mall, pusat grosir, hotel dan penginapan kru. Selain itu juga dilengkapi pusat oleh-oleh dan taman.
‘’Ini untuk menjawab perkembangan masyarakat yang menghendaki perkembangan prima. Karena itulah Terminal Arjosari dibuat lebih bagus, nyaman dan menarik,’’ ucapnya sembari mengatakan, wajah baru Terminal Arjosari akan jauh lebih bagus dari Terminal Bungurasih. (van/avi)

--------------------------------------------------------------------------

bungurasih yang sekarang udah keren loh pak peni :naughty: apa bener bakalan bisa dibuat lebih rapi dari bungurasih... semoga lancar dah pembangunannya :D

gussinyo
March 9th, 2011, 03:06 AM
Mungkin UB dan warga perlu belajar ngliat RS-RS modern di Jakarta sini mas yang ada di kompleks perumahan seperti RS Internasional Bintaro atau RS Omni di perumahan Alam Sutra yang belum pernah dengar ada penolakan warga....(sorry yang ini saya nggak bisa jelasin soalnya awam banget..apakah sudah ada teknologi limbah yang canggih!!!)

iya, perumahan milik Lippo jg rata2 dilengkapi RS Siloam, malah warga senang krn ada fasilitas kesehatan yg dekat...

smg820
March 9th, 2011, 03:06 AM
^^ bener mas heran sama warna griyasanta, padahal dikasih fasilitas yg lebih dekat dan modern kok tidak mau... kalo masalah limbah kan bisa dibicarakan lagi dan dicarikan solusinya, ga perlu sampe menghabat pembangunannya :nuts:


Progresnya Batos gimana ya? :):)

kemarin terakhir lihat masih perataan tanah mas. karna lokasi tanah yang miring jadi masih dilakukan perataan :cheers2:

bophindarto
March 9th, 2011, 03:35 AM
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture039.jpg

Wow... ini angle-nya oke banget yah.... makasih.... jadi keliatan buesaaarrrr

smg820
March 9th, 2011, 05:56 AM
^^ :D emang aslinya udah besar kok gedungnya... jadi ga sabar liat hasil akhirnya....

-----------------------------------------------------------------------------

Malang Raya sepakat bangun wilayah terpadu (http://www.bisnis-jatim.com/?p=8413)

BATU: Kepala daerah Malang Raya (Kota Malang/Kabupaten Malang dan Kota Batu) tandatangani MoU untuk segera merealisasikan pembangunan wilayah terpadu.
Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan tiga kepala daerah yakni Walikota Batu Eddy Rumpoko, Bupati Malang Rendra Kresna, dan Walikota Malang Peni Suparto di Ruang Bina Praja Pemkot Batu dan Kepala Bakorwil III Malang hari ini.
Dalam MoU tersebut akan memrioritaskan sejumlah agenda terkait masalah pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur jalan, dan penataan transportasi daerah.
Bupati Malang, Rendra Kresna, mengatakan sejumlah akses jalan (pintu masuk) menuju Kota Batu dari Kabupaten Malang kondisinya kurang baik dan relatif sempit. “Pemkab Malang sendiri mempunyai kendala berupa keterbatasan anggaran untuk membangun pelebaran jalan dan perbaikan badan jalan.
Sementara itu jumlah ruas jalan di Kabupaten Malang jumlahnya mencapai puluhan ribu kilometer yang harus dipelihara dan diperbaiki. Sehingga belum bisa fokus dalam pembangunan jalan menuju akses ke Kota Batu,” jelasnya. (dw)

--------------------------------------------------------------------------

Gubernur Jatim didesak bentuk UPT bandara Abd Saleh (http://www.bisnis-jatim.com/?p=8391)

MALANG: Pemkab Malang mendesak Gubernur Jatim agar segera membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Abd. Saleh Malang agar penanggung jawab bandara tersebut menjadi jelas.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kab. Malang Nazar Selian, mengatakan perda tentang bandara tersebut sudah ada. Begitu juga dengan Peraturan Gubernur mengenai masalah tersebut juga telah terbit.
“Artinya Pemprov Jatim tinggal menetapkan personel yang bertugas pada UPT Bandara Abd Saleh,” kata Nazar Selian hari ini.
Dengan adanya petugas UPT Bandara Abd Saleh, menurut dia, jika ada masalah-masalah yang muncul terkait dengan pengoperasian bandara untuk penerbangan sipil akan jelas siapa penanggung jawabnya.
Koordinasi antara Pemda se-Malang Raya, Pemprov Jatim, maupun Lanud Abd. Saleh bisa lebih lancar. Inisiator dan pelaksananya jelas, yakni pimpinan UPT Abd. Saleh. Tidak kalah penting, pendapatan bandara dari pengutipan airport tax untuk calon penumpang pesawat juga dapat dibagikan ke daerah maupun Lanud Abd. Saleh.
Dengan tidak adanya Perda, Pergub, dan pelaksana UPT Bandara Abd. Saleh maka airport tax yang telah dipungut sejak 2005, bersamaan dengan dioperasikannya penerbangan sipil dibandara tersebut, tidak bisa dibagi ke pemda dan Lanud Abd Saleh.
Dengan tidak adanya UPT, kata Nazar, maka biaya operasional bandara untuk penerbangan sipil ditanggung daerah, yakni Pemprov Jatim, Pemkot Malang, Pemkot Batu, dan Lanud Abd. Saleh.
Pemkab Malang misalnya, tiap tahun menganggarkan Rp100 juta untuk pengoperasian penerbangan sipil di bandara tersebut, sedangkan Pemkot Malang menganggarkan Rp40 juta. Sementara itu selama lima tahun lebih pengoperasian penerbangan sipil itu terkumpul airport tax sekitar Rp3 miliar.
“Tidak terlalu besar, maklum nilai airport tax rendah, hanya Rp6.000. sedangkan Juanda Surabaya yang Rp30.000 dan Cengkareng Jakarta yang Rp40.000.”
Saat ini, kata Nazar, dana airport tax itu disimpan dalam brankas. ”Bahkan disetor ke bank saja tidak berani karena khawatir ada masalah jika ada pemeriksaan.”(dw)

--------------------------------------------------------------------------

Malang Raya Bersatu membentuk suatu kawasan metropolitan baru di jatim :okay:

Arek_Ngalam
March 9th, 2011, 11:47 AM
Mungkin di Malang raya ini cocok dijadikan sebuah wisata yang terpadu dengan konsep
kab malang: pantai
Batu: wisata pegunungan, dan tdmpat rekreasi,
Malang kota: wisata shopping/bangunan bersejarah, dll + wisata bakso hehehe
Itu semua digabung menjadi satu, jadi antara pemkab,pemkot, dan batu bekerjasama mengembangkan pariwisata.
Gara2 akses internet terbatas jadi gak bisa aktif di ssc:-( sorry OOT

hermawan
March 9th, 2011, 01:30 PM
Sebenarnya lebih setuju terminal dipindah keutara seperti rencana semula
tapi...ya sudahlah, realistis saja, renovasi terminal khan pake dana pusat
Mr. Peni juga ok-ok aja

Sebenarnya daerah terminal dan sekitarnya itu paling cocok dikembangkan jadi CBDnya Malang utara, asal Jl Panji Suroso dapat dibuat tembus sampai Sumber Pasir atau Wendit, nggak buntu seperti sekarang

Sorry, itu hanya opiniku

hermawan
March 9th, 2011, 01:34 PM
^^ bener mas rata2 perumahan elit di SBY juga dilengkapi rumasakit, sangat disayangkan kalo proyek sebesar ini harus "mandeg" :ohno:



oke mas udah tak benerin sekarang fotonya dah nampak :bash:

nambahin updatenya mas bophindarto

apartemen soetta

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture039.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture038.jpg

Wow ....sudah mulai menjulang:cheers::cheers::cheers:

Ampelio
March 9th, 2011, 01:36 PM
^^Keep rising Malang! :okay:

sbyctzn
March 9th, 2011, 02:55 PM
Lohh... Mas deka... Akhir pekan kemarin ke Batu jam berapa? Ckckck... Saya akhir pekan kemarin sama keluarga juga kesana lho... Tapi cuman mutet aja.
ini oleh-oleh dari saya :D

jambu luwuk
http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-01.jpg

guys, Lampu Penerangan Jalan kota Batu unik yah....
Kreatif juga Pemkot,.
Nice... Good Job Sam Eddy...

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-04.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-07.jpg

sbyctzn
March 9th, 2011, 02:57 PM
Facelift seputaran aloon-aloon :D

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-02.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-03.jpg

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:01 PM
BTC, sudah ada alat berat yang sibuk di lokasi, project start roll on....
Nice!!

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-05.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-06.jpg

bharadya
March 9th, 2011, 03:02 PM
^^ Jambu Luwuk ki opo? Nggone neng ndi? :):)

hermawan
March 9th, 2011, 03:08 PM
^^
Jambu Luwuk kuwi hotel & resort mas....
Setahu saya, di Indonesia ada dua, satu di daerah sekitar Ciawi Bogor dan satu lagi ya di Batu ini..
Di Bogor saya sudah pernah masuk mas. Konsepnya : hotel bentuknya terdiri dari cottage2 dan sangat cocok untuk family gathering, outbond dll
karena pemiliknya sama, saya kira nggak jauh bedalah

Untuk mas Angga ----trims info gambarnya.

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:13 PM
^^ Jambu Luwuk ki opo? Nggone neng ndi? :):)

sami-sami mas Heri,
sekedar menambahkan untuk mas Bhar, Lokasi ada di jalan setelah Wisata Payung menuju ke kota, sebelum Songgoriti.

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:22 PM
Ini proyek apaan ya? Kontraktornya PP, lokasi di dekat perbatasan Kab. Malang dan Kota Batu di JLS akses Malang-Batu.
Ada yang tau?

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-08.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-09.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-10.jpg

bharadya
March 9th, 2011, 03:25 PM
^^
Jambu Luwuk kuwi hotel & resort mas....
Setahu saya, di Indonesia ada dua, satu di daerah sekitar Ciawi Bogor dan satu lagi ya di Batu ini..
Di Bogor saya sudah pernah masuk mas. Konsepnya : hotel bentuknya terdiri dari cottage2 dan sangat cocok untuk family gathering, outbond dll
karena pemiliknya sama, saya kira nggak jauh bedalah

Untuk mas Angga ----trims info gambarnya.

sami-sami mas Heri,
sekedar menambahkan untuk mas Bhar, Lokasi ada di jalan setelah Wisata Payung menuju ke kota, sebelum Songgoriti.

^^ Wah, nambah lagi ya resort di Batu. :okay::okay:

dimasputra
March 9th, 2011, 03:27 PM
apartemen soetta
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture038.jpg

wah, syip banget ini! :okay: horror juga kelihatnnya.


BTC, sudah ada alat berat yang sibuk di lokasi, project start roll on....
Nice!!

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-06.jpg

ooh, jadi ini lahan proyek Batu Town Square! sip dah! :okay:
kemarin Minggu lewat sini tapi ga tau proyek apa. :tongue2: ga kelihatan papan IMBnya sih.. hihi

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:30 PM
CPW di kota mulai dipermak...

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-12.jpg

menambahkan dan melengkapi foto dari mas deka..
Masih di seputaran Aloon-aloon

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-11.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-13.jpg

bharadya
March 9th, 2011, 03:38 PM
BTC, sudah ada alat berat yang sibuk di lokasi, project start roll on....
Nice!!
http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-06.jpg

^^ BTC atau Batu Town Square?

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:41 PM
menambahkan dan melengkapi foto dari mas deka..
Masih di seputaran Aloon-aloon, tapi versi Wideview nya... :D cheers...

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-14.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUP060311-15.jpg

sbyctzn
March 9th, 2011, 03:52 PM
^^ BTC atau Batu Town Square?

Ups sory, selalu jumbuh dengan proyek ini, sory.. sory.. Batu Town Square yak yang bener? Saya memang sering blank, soalnya posting sambil kerjain hal lain, :D hehehe butuh waktu lama untuk upload, posting, dll, maklum semua cuman lewat hp kecil... Jadi agak ribet dikit, kalau ada yang salah mohon koreksinya dari mas mas sekalian... Matur suwun.

Btw, thread ini rame yah...
Ckckck senang lihat thread ini bisa rame seperti sekarang.

Btw, betulan itu Terminal Arjosari mau direvitalisasi?
Waow kalau benar...
Malang-Surabaya akan jadi koridor transportasi bus antar kota yang modern...
No wonder... Malang memang basisnya segala hal yang berhubungan dengan bus...

Monggo parap petinggi Malang Raya, segera digarap proyek BRT nya...
Sebelum menyesal...
Nih... Mumpung belum parah ...
Seperti foto yang diliput mas Deka...
MACETTTTTTT...!!!
Wew....

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUG060311-05.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUG060311-06.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/BATUG060311-07.jpg

gussinyo
March 10th, 2011, 01:58 AM
@sbyctzn : proyek di perbatasan malang - batu itu proyeknya UIN, di Batu kan mrk mau bangun 2 proyek, satunya lagi di daerah Tlekung...

sbyctzn
March 10th, 2011, 03:38 AM
Beneran itu proyek kampus UIN?
Tapi kok sempit dan kecil amat ya?
Katanya dulu lahannya sampai berhektar-hektar

hermawan
March 10th, 2011, 10:22 AM
Ya, infonya kampus UIN di batu ada 67 ha
Aduh..itu jalan macet sudah sangat menjengkelkan

hermawan
March 10th, 2011, 11:17 AM
Oleh Mohammad Sofii Mar 10, 2011
BATU: Pemkot Batu bakal menyediakan sedikitnya 15 kendaraan wisata guna mendukung rencana pengoperasian bus jurusan Batu-Juanda Surabaya yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi Komunikasi Kota Batu, Hidayat Murtadlo, mengatakan program tersebut merupakan wacana dari Pemprov Jatim. Untuk merealisasikannya tergantung pemprov.
“Yang jelas pembuatan rute Juanda – Batu ini khusus untuk mendukung program pariwisata dan Pemkot Batu tidak memiliki kewenangan,” kata Hidayat hari ini.
Dalam hal ini, kata dia, pemprov juga tengah melakukan kajian menyangkut seberapa jauh tingkat load factor pesawat di Juanda. Data tersebut untuk menentukan berapa kebutuhan armada bus bersangkutan.
Termasuk kebutuhan anggaran program tersebut juga menjadi kewenangan pemprov. Sementara Pemkot Batu akan menyiapkan halte. “Kalau pun nanti rencana ini terealisasi dan halte di PIP juga disetujui, maka kami akan menyiapkan 15 angkutan umum pariwisata.
Armada itu akan berfungsi mengantar para wisatawan ke obyek wisata atau tempat tujuan wisatawan lainnya. ”Pemkot tinggal menunggu realisasi dari Pemprov.”
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu jumlah kunjungan wisatawan selama 2010 mencapai 5 juta orang.
Namun terkait rencana bus Batu-Juanda, pemkot jelasnya, sejauh ini belum dimintai tanggapan secara resmi oleh pemprov termasuk memberikan paparan. Hanya saja pemkot sudah memberi jawaban tertulis ke Pemprov Jatim.
Sebelumnya, tiga kepala daerah yakni Walikota Batu Eddy Rumpoko, Walikota Malang Peni Suparto, dan Bupati Malang Rendra Kresna melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) tentang pembangunan wilayah terpadu di Malang Raya, Selasa (8/3).
Dalam MoU tersebut sejumlah prioritas akan ditangani bersama
diantaranya terkait masalah penanganan sampah, infrastruktur jalan, serta penataan transportasi daerah. Terkait transportasi akan dioperasikan bus pariwisata Batu-Juanda, Alun-Alun Malang, Kepanjen Kabupaten Malang, hingga Kota Blitar. (dw)

Dari : www.bisnis-jatim.com

gussinyo
March 11th, 2011, 10:46 AM
Beneran itu proyek kampus UIN?
Tapi kok sempit dan kecil amat ya?
Katanya dulu lahannya sampai berhektar-hektar

bener, proyeknya UIN kan ada 2 di Batu, gak tahu buat kampus atau RSP yg di Junrejo ini..
yg luas banget berhektar-hekra itu yg di daerah Tlekung, skrg masih berupa tegal n sawah..

hermawan
March 11th, 2011, 11:48 AM
Diberita sebelumnya UIN kalo nggak salah khan mau bangun masjid dulu....
apakah itu lokasi Masjid itu?

hermawan
March 12th, 2011, 02:49 AM
Teman2 ada yang tahu seperti apa Graha Cakrawala UM?

Istimewa, Wisuda UM Di Graha Cakrawala
Jumat, 11 Maret 2011 14:19
MALANG- Ada yang istimewa dalam gelaran wisuda Universitas Negeri Malang (UM) hari ini. Sekitar 1.457 lulusannya diwisuda di gedung baru yang cukup prestisius dan bahkan diklaim di kalangan perguruan tinggi adalah gedung termegah. Gedung baru bernama Graha Cakrawala ini adalah fasilitas baru yang dimiliki UM yang dibangun dengan dana senilai Rp 100 miliar. “Baru kali ini UM bisa menggelar wisuda di gedung yang merupakan karya besar dan bahkan master pieces bagi kampus ini,” ungkap Rektor UM, Prof Dr Suparno kepada Malang Post.
Walaupun lanjutnya pembangunan gedung ini sebenarnya belum sepenuhnya rampung. Termasuk tribun yang belum dilengkapi tempat duduk bagi para orang tua wisudawan. Pilar-pilar gedung masih akan ditambahkan dengan kuningan dan kursi yang sesuai dengan lantai kayu jati. Termasuk kenyamanan parkir yang diharapkan bisa memuaskan para pengguna gedung ini. Sebab rencananya gedung berkapasitas 8.000 lebih itu bisa dipergunakan untuk kegiatan di luar kampus. Misalnya konser atau kegiatan lainnya.
Mantan Dekan Fakultas Sastra UM itu menjelaskan Graha Cakrawala ini tidak hanya akan menjadi tempat kegiatan saja, tapi juga melahirkan pelajaran yang baru. “Gedung ini akan menjadi ikon bagi kampus dan menjadi bukti kemajuan yang membanggakan dari universitas sebagai perguruan tinggi bermartabat,” harapnya.
Nama Graha Cakrawala juga memiliki arti yang mendalam. Cakrawala berarti membuka pikiran lebar-lebar manusia untuk terus berkembang tanpa batas. Harapannya mindset civitas akademika UM bisa terinspirasi dari nama ini. Sejalan dengan misi education for sustainable development atau belajar tanpa henti, gedung prestisius ini harapannya bisa diselesaikan pembangunannya pada sekitar Juni mendatang. “Sebenarnya sudah ada konser pertunjukan yang mau menyewa, tapi kami tunda dulu menunggu hajatan wisuda ini,” ucapnya. Pada kesempatan wisuda hari ini hadir pula alumni UM yang sukses. Yaitu Prof Dr H Arismunandar M.Pd yang menjabat rektor Universitas Negeri Makasar (UNM). Ia akan membawakan pidato ilmiah dengan judul pengembangan karir berbasis kewirausahaan.
Sementara itu lima lulusan terbaik UM tahun ini masing-masing untuk program Diploma III diraih Romdan Mohammad Rijal dengan IPK 3,47. Program sarjana lulusan terbaiknya diraih oleh Siti Kudoifah dengan IPK 3,74. Program Sarjana gelar ganda terbaik diraih Yohanna Anggi Lisandy dengan IPK 3,55. Program magister terbaik diraih Rohmawati dengan IPK 3,92 dan program doctor diraih Dr Muhlis dengan IPK 4,00. (oci/mar/sir)

dari : www.malang-post.com

Penasaran nih, seperti apa ini gedung!!!!

sbyctzn
March 12th, 2011, 09:13 AM
Nih mas penampakannya

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/grahacakrawala.jpg
http://infokepanjen.com

sama seperti Graha ITS

http://prospektus.its.ac.id/gambar/Graha.jpg
http://its.ac.id

dan Auditorium Unair juga :D

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/auditoriumairlangga.jpg

dan Dome UMM juga... :D

http://admissions.umm.ac.id/files/image/dome.jpg
http://umm.ac.id

tempat-tempat sakral pelepasan mahasiswa setelah beberapa tahun menimba ilmu...
Sekitar bulan ini dan bulan depan tempat-tempat itu akan menjadi tempat yang paling sibuk...

Kalau UB itu punya juga ya? Namanya apa?

hermawan
March 12th, 2011, 10:52 AM
Oh itu ya Graha Cakrawala:)
menurutku masih kerenan UMM Dome
Nggak tau kalo dari posisi lebih dekat...

UB setahuku belum ada yang besar, disana hanya Gedung Samantha Krida:)

sbyctzn
March 12th, 2011, 11:44 AM
^^
iya mas.. IMO dari kesemua itu pemenangnya UMM Dome...
Terlihat raksasa betuk Dome nya...
Woh ternyata UB belum punya gedung pertemuan besar ya..
Waduh sayang banget, kampus sekelas UB masak tidak punya sih yang sekelas Graha Cakrawala dan UMM DOME...
Ayo segera buat rencana membangun gedung pertemuan yang lebih dahsyat dibanding DOME!
Masak kalah sama UM dan UMM sih...

hermawan
March 12th, 2011, 12:38 PM
Iya mas, kita mendorong UB untuk membikin hotel dan convention center.
dulu rencananya banyak, termasuk bikin mall, mana nih realisasinya?:)

eelhasan
March 12th, 2011, 01:15 PM
Iya mas, kita mendorong UB untuk membikin hotel dan convention center.
dulu rencananya banyak, termasuk bikin mall, mana nih realisasinya?:)

Tahap awal RS UB itu harus selesai

eelhasan
March 12th, 2011, 03:42 PM
Nih mas penampakannya


dan Dome UMM juga... :D

http://admissions.umm.ac.id/files/image/dome.jpg
http://umm.ac.id

tempat-tempat sakral pelepasan mahasiswa setelah beberapa tahun menimba ilmu...
Sekitar bulan ini dan bulan depan tempat-tempat itu akan menjadi tempat yang paling sibuk...

Kalau UB itu punya juga ya? Namanya apa?


Wah keren bgt UMM Dome,, baru kali ini lihat

Berapa kapasitasnya tuh? konsepnya untuk gedung pertemuan aja atau semacam GOR bwt basket, futsal, ato badminton?

hermawan
March 13th, 2011, 10:09 AM
http://img860.imageshack.us/img860/7192/rukosawojajar.gif (http://img860.imageshack.us/i/rukosawojajar.gif/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Sabtu, 12 Maret 2011
MALANG - Setelah sempat berhenti karena terkendala Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), kini pembangunan ruko terpanjang, Sawojajar Mas menggeliat lagi. Hanya saja, pembangunan jalan kembar di Jalan Raya Sawojajar yang merupakan kompensasi Sawojajar Mas, belum diikuti penataan arus lalu lintas.
Menggeliat lagi pembangunan ruko Sawojajar Mas yang rencananya sepanjang 2 km itu menyusul disahkannya Perda RTRW tahun 2009-2029. Dalam perda RTRW pengganti RTRW 1989-2009 itu, menyebutkan seluruh lokasi ruko Sawojajar Mas diperuntukan untuk kawasan jasa dan niaga.
Sebelumnya, dalam RTRW tahun 1989-2009 menyebutkan, sebagian kawasan Sawojajar Mas untuk perumahan. Sehingga izinnya terhambat lantaran tak sesuai dengan peruntukan kawasan.
Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Healty Lukistiono menjelaskan, kendati pengembang Sawojajar Mas sudah boleh membangun tetap harus memenuhi kewajibannya. Yakni merealisasi pembuatan jalan kembar yang menjadi kompensasi dari pengembang.
‘’Kompensasi berupa pembuatan jalan di sebelah Jalan Raya Sawojajar sepanjang 2 km itu mesti dipenuhi bersamaan dengan dimulainya pembangunan,’’ jelas Healty yang juga warga Sawojajar ini.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, jika pembangunan jalan kembar direalisasi, maka bisa mengurai kepadatan arus lalu lintas. Selain itu menambah lancar akses kawasan Sawojajar dengan kawasan lain.
Hanya saja pantauan Malang Post kemarin, pembangunan sebagian jalan kembar yang sudah dilakukan sepertinya belum diimbangi sistem pengaturan arus lalu lintas. Akibatnya pengendara mengeluh rawan kecelakaan terutama di perempatan Jalan Raya Sawojajar-Jalan Terusan Sulfat.
‘’Kalau tidak diantisipasi, perempatan Jalan Raya Sawojajar dan Jalan Terusan Sulfat bisa jadi lokasi macet dan rawan kecelakaan. Karena muncul persimpangan baru tanpa ada traffic light atau petugas pengatur lalu lintas,’’ kata Fachmi, warga Sawojajar.
Persimpangan baru yang dimaksudkan Fachmi yakni jalan kembar yang mulai dibangun sebagai bagian dari kompensasi Sawojajar Mas. Ujung jalan baru itu terletak di ujung sudut perempatan Jalan Raya Sawojajar dan Jalan Raya Terusan Sulfat.
Kondisi itu menambah titik persinggungan arus lalu lintas yang berdampak kemacetan dan rawan kecelakaan. Ini karena, kendaraan dari arah jembatan Sulfat di Jalan Terusan Sulfat yang belok ke jalan baru bersinggungan dengan arus lalu lintas dari arah Jalan Raya Sawojajar ke Jalan Terusan Sulfat yang mengakses Sawojajar II.
Warga lainnya, juga mengeluhkan hal yang sama. ‘’Kalau tidak diantisipasi sejak sekarang, akan jadi biang macet,’’ keluh Anshori, warga lainnya.
Pantauan Malang Post di lokasi jalan baru, tampak sudah sebagian yang diaspal. Tapi sebagian lainnya masih pengerasan. Namun demikian, sudah mulai dilalui sejumlah pengendara, terutama tujuan ke kawasan Danau Limboto dan sekitarnya.
Namun pengembang tampaknya lebih memprioritaskan penyelesaian beberapa unit ruko yang sudah masuk tahap finishing. Sementara jalan dibiarkan terbengkalai begitu saja.
Sampai berita ini diturunkan, manajemen Sawojajar Mas belum memberi penjelasan resminya. ‘’Saya tidak bisa memberi penjelasan soal kompensasi jalan kembar itu. Yang berwewenang memberi penjelasan, di Surabaya. Coba saya tanyakan dulu,’’ kata Dadik, salah seorang petugas marketing Sawojajar Mas saat dihubungi, kemarin siang.
Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T), Suharyono yang dikonfirmasi terpisah mengakui sebagian proyek Sawojajar Mas sudah mengantongi IMB.
Tapi sebagian lagi belum. Namun demikian dia tidak ingat bagian bangunan yang sudah mengantongo IMB. ‘’Sedangkan soal kompensasi berupa jalan bukan kewenangan kami,’’ pungkasnya. (van/avi)


Dari : www.malang-post.com

hermawan
March 13th, 2011, 10:11 AM
http://img862.imageshack.us/img862/1853/ranugratimace.gif (http://img862.imageshack.us/i/ranugratimace.gif/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Sabtu, 12 Maret 2011
MALANG– Hujan deras yang mengguyur Kota Malang sempat membuat kemacetan panjang hingga 1 kilometer lebih mulai dari perempatan Kesatriaan hingga perempatan Sawojajar di Jalan Ranu Grati. Untuk menghindari kemacetan panjang, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang menggunakan trotoar yang ada di kanan-kiri Jalan Ranu Grati. Arus lalu lintas di perempatan Jalan Kesatriaan sempat kacau, meski lampu lalu lintas dapat berfungsi dengan baik. Pasalnya, kemacetan panjang terjadi hingga perempatan Jalan Kesatriaan. Sebagian kendaraan yang mengarah ke arah Sawojajar sempat menumpuk di perempatan jalan yang sangat ramai itu.
”Tidak biasanya macet panjang hingga perempatan Jalan Kesatriaan. Biasanya, kemacetan ada di perempatan jalan Kalimosodo. Itu pun ada yang mengatur dari Supeltas,” ujar Sudirman, pengendara sepeda motor yang terjebak kemacetan di depan SPBU M. Wiyono (SKI), kemarin. Dari pantauan Malang Post, kemacetan bermuara karena arus lalu lintas di perempatan Sawojajar atau lampu lalu lintas Jalan Ranu Grati krodit. Meski lampu lalu lintas berfungsi dengan baik, tapi tidak sedikit pengendara yang berusaha untuk masuk ke jalan lain tanpa memperhatikan lampu lalu lintas.
Untuk mengatur kemacetan itu, beberapa petugas polisi melakukan pengaturan di perempatan Jalan Ranu Grati sehingga arus lalu lintas dapat berjalan dengan baik. Sedikit demi sedikit antrian panjang kendaraan dapat terurai hingga mengurangi kemacetan panjang yang sempat terjadi sekitar tiga jam itu. Di bagian lain, beberapa permukaan jalan di sejumlah kawasan digenangi air. Untuk mengatasi masalah genangan air itu, sejumlah petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dikerahkan untuk pengecekakan dan penanganan. Pantauan Malang Post saat hujan deras kemarin, genangan air di permukaan jalan terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, sudut Jalan Basuki Rahmat-Jalan Merdeka Utara, kawasan Jalan Galunggung, Jalan Semeru, Jalan Borobudur. Pemandangan yang sama juga sempat tampak di Jalan Veteran. (aim/van/mar)

Dari : www.malang-post.com

BTW : macet di malang sudah mulai kronis.
nggak di utara, barat, timur dan selatan sudah merata
Kalo Jalinbar dan Jalintim nggak segera dibangun, akan semakin parah:ohno:

smg820
March 13th, 2011, 11:36 AM
^^ bener mas emang di malang sekarang macetnya makin menjadi2... hampir disemua sisi... dulu katanya jalintim dibangun taun ini... tapi sampai sekarang kenapa belum ada kabarnya :ohno:

dan kemarin baca di JP untuk pengoperasian jembatan kembar bumiayu (akses jalintim) masih menunggu pasar gadang sebelah selatan dipindah kesebelah utara atau bekas terminal gadang. jadi nantinya dari jembatan hingga perempatan gadang akan dibuat jalan kembar... :D

kebetulan mas kemarin abis ambil gambar ruko di sawojajar mas... bener setuju dangan berita MP di atas kalo jalannya hanya sebagian yang diaspal :nuts:

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture024.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture026.jpg

smg820
March 13th, 2011, 11:46 AM
Lohh... Mas deka... Akhir pekan kemarin ke Batu jam berapa? Ckckck... Saya akhir pekan kemarin sama keluarga juga kesana lho... Tapi cuman mutet aja.
ini oleh-oleh dari saya :D


saya kebatu pas hari sabtunya mas... tapi sore udah balik soalnya ujannya lumayan deres... oleh2nya keren semua mas :okay:

Ups sory, selalu jumbuh dengan proyek ini, sory.. sory.. Batu Town Square yak yang bener? Saya memang sering blank, soalnya posting sambil kerjain hal lain, :D hehehe butuh waktu lama untuk upload, posting, dll, maklum semua cuman lewat hp kecil... Jadi agak ribet dikit, kalau ada yang salah mohon koreksinya dari mas mas sekalian... Matur suwun.

Btw, thread ini rame yah...
Ckckck senang lihat thread ini bisa rame seperti sekarang.

Btw, betulan itu Terminal Arjosari mau direvitalisasi?
Waow kalau benar...
Malang-Surabaya akan jadi koridor transportasi bus antar kota yang modern...
No wonder... Malang memang basisnya segala hal yang berhubungan dengan bus...

Monggo parap petinggi Malang Raya, segera digarap proyek BRT nya...
Sebelum menyesal...
Nih... Mumpung belum parah ...
Seperti foto yang diliput mas Deka...
MACETTTTTTT...!!!
Wew....


bener mas terminal arjosari dan bungurasih bakalan jadi koridor antar kota yang keren :okay:

macetnya teramat parah, meskipun lintas selatan dan utara sudah dioperasikan tetap saja jalir utama beji yang paling ramai dan macet :nuts:

berharap dicarikan solusi yang lebih memadai... kalo BRT mungkin kurang efektif di kota batu karna jalan2 yang sempit dan menanjak, sangat berharap bisa dibangun kabel car ato kereta gantung jadi orang luarkota cukup parkir di malang dan naik ke cable car menuju tujuan wisata di batu... just IMO :D


Pembangunan Alun Alun Molor (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=27179:pembangunan-alun-alun-molor&catid=47:agropolitan&Itemid=75) bad news :ohno:
http://www.malang-post.com/images/stories/Batu%20Agropolitan/1303-alun-alun1.gif
BATU – Penyelesaian proyek Alun-alun Kota Batu, dipastikan molor dari jadwal semula. Itu karena seharusnya selesai dalam Maret ini, namun hingga sekarang pembangunan masih berjalan sekitar 50 persen.
Namun demikian, beberapa objek di dalamnya sudah terpasang. Antara lain playground, monumen apel di tengah Alun-alun, toilet dengan bangunan berbentuk rumah apel dan strawberry, serta beberapa ornamen di bagian tepi.
Sedangkan pinggiran jalan sekitar taman Alun-alun itu, juga telah selesai dipasang trotoar dan paving. Meski begitu, sebagian besar objek belum nampak pada obyek rekreasi rakyat yang dibangun dengan anggaran Rp 12 M itu. Sebut saja ferris wheels serta tempat duduk, plus finishing yang tentunya membutuhkan waktu lumayan lama.
‘’Melihat kondisi bangunan yang sudah ada, tidak mungkin bisa selesai Maret ini,’’ ungkap Agus Harianto, Ketua Komisi C (Pembangunan) DPRD Kota Batu.
Pihaknya memang terus memantau perkembangan bangunan itu. Dan untuk sementara, pemantauan masih dilakukan sebatas waktu pengerjaan oleh rekanan. Pihaknya belum melihat apakah kondisi bangunan sudah sesuai dengan bestek, ataukah sebaliknya.
Komisi C sendiri pernah menanyakan kepada pihak Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sebagai leading sektor pembangunan tersebut. Namun dinas tersebut, malah berencana mengajukan penambahan waktu sebulan untuk penyelesaian bangunan.
Alasan rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak 180 hari, tak lain faktor cuaca alias hujan yang terus mengguyur kota ini.‘’ Dulu pihak Dinas Cipta Karya sendiri, yang membuat kontrak dan menarjetkan diresmikan dalam Maret ini. Ternyata kini malah mengajukan tambahan waktu,’’ tegas warga Jalan Bromo Kota Batu ini. (feb/lyo)

------------------------------------------------------------------

pas kemarin liat perkembangan terakhir juga pesimis kalo selesai akhir maret ini karna banyak hal yang belum selesai dan juga BTC (kawasan relokasi PKL alun2) belum selesai dibangun... jadi alun2 nya masih semrawut belum lagi ferris well yang belum berdiri :ohno:

hermawan
March 13th, 2011, 02:49 PM
^
kebetulan mas kemarin abis ambil gambar ruko di sawojajar mas... bener setuju dangan berita MP di atas kalo jalannya hanya sebagian yang diaspal :nuts:

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture024.jpg

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture026.jpg

Mas, yang nampak di gambar itu jalan lama atau baru, koq jalan kembarnya nggak keliatan?
dan apakah maksudnya ruko seperti ini, nantinya berjejer sepanjang 2km?sorry rewel:)

smg820
March 13th, 2011, 03:57 PM
^^ yup bener mas ruko2 yg desainnya ga begitu menarik menurutku ini bakan berjejer sepanjang 2km.... dan yg diatas itu jalan yang baru diaspal... kalo jalan yang lama ada disebelah kanan atau dibalik pohon, jadi ga kelihatan, setau saya baru sedikit ruko yang jadi. hanya yg diujung utara jalan sekitar 40unit dan yang diujung selatan kira2 baru 10unit.. ga kebayang kalo panjangnya 2km diisi apaan aja ya :nuts:

hermawan
March 14th, 2011, 02:59 AM
Memang nggak menarik blas..Sayang
mudah-mudahan nantinya diramaikan dengan usaha restoran, bank, computer dan sejenisnya....
Bukan bengkel, tempat cuci motor/mobil, tambal ban dll

sbyctzn
March 14th, 2011, 03:43 AM
itu sudah rampung 2 km semua atau baru terwujud beberapa km saja???
hehehehe kayak proyek jalan tol aja itungnya km an.. :lol:

smg820
March 14th, 2011, 06:08 AM
^^ belum mas baru kira2 40 - 50 unit aja yang dibangun... mungkin ini akan jadi landmark kota malang... ruko terpanjang di kota malang sepanjang 2km :lol: :lol: :lol:

hermawan
March 14th, 2011, 12:06 PM
^^ belum mas baru kira2 40 - 50 unit aja yang dibangun... mungkin ini akan jadi landmark kota malang... ruko terpanjang di kota malang sepanjang 2km :lol: :lol: :lol:

Ya mudah2an, jalan ini nantinya bisa jadi CBD di Malang Timur, karena jalannya jadi lebar banget

smg820
March 15th, 2011, 02:44 AM
RSUD Batal didanai APBN

SUKUN | SURYA – Proyek rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Malang tetap direalisasi, meski batal didanai APBN. Proyek di Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang itu digerojok APBD Kota Malang 2011 Rp 11,6 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Enny Sekar Rengganingati, mengatakan, realisasi RSUD itu segera dimulai. “Pada tahun ini fisik bangunan di anggaran Rp 10 miliar dan untuk peralatan medis sederhana dianggarkan Rp 1,6 miliar,” kata Enny, di tengah-tengah kegiatan sunatan massal, pengobatan gratis, dan penanaman pohon di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang, Minggu (13/3).

Menurut Enny, tahun ini, biaya proyek RSUD dialokasikan dari APBD Kota Malang. Semula proyek ini memang akan dibiayai APBN 2010. Informasinya ketika itu, pemerintah pusat akan mengucurkan anggaran Rp 21 miliar bagi proyek RSUD Kota Malang.

“Tahun lalu memang ada alokasi anggaran dari APBN. Anggaran itu akan dicairkan Oktober, namun Desember harus habis terserap. Masak hanya dalam waktu 45 hari dana harus habis, sehingga anggaran dari APBN 2010 akhirnya ditolak,” papar Enny.

Diungkapkan Enny, kini detail engineering design (DED) RSUD itu telah rampung. Rencananya, bangunan RSUD tipe D itu terdiri tiga lantai di atas areal seluas 4 hektare lebih. Tahap awal, RSUD nanti akan mempunyai lima dokter spesialis yaitu penyakit dalam, spesialis anak, kandungan, bedah, dan spesilalis anestasi.

RSUD Pemkot Malang nantinya membutuhkan sekitar 200 pegawai mulai dokter, bidan, perawat, dan tenaga administrasi. Namun, jumlah tenaga itu tak mungkin dapat dipenuhi dalam setahun. “Dari rekrutmen CPNS 2010, kami telah mendapat 76 tenaga kesehatan. Kekurangannya yaitu 150 tenaga kesehatan, kami usulkan pada rekrutmen CPNS 2011,” papar Enny Sekar.
from. surya-online (http://www.surya.co.id/cetak/malangraya/rsud-batal-didanai-apbn.html)

-----------------------------------------------------------------

semoga benar tahun ini dibangun dikawasan malang timur :D

smg820
March 15th, 2011, 02:46 AM
Perbaiki Stadion Brantas Disuntik Rp1 M (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=27273:perbaiki-stadion-disuntik-rp1-m&catid=47:agropolitan&Itemid=75)

BATU – Harapan semua komponen masyarakat Kota Batu, agar Stadion Brantas diperbaiki, mulai mendekati kenyataan. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, megucurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk perbaikan itu.
Anggaran yang baru diturunkan itu, rencananya dipergunakan membangun plengsengan utara stadion, pembuatan lahan parkir sisi timur, serta pengecatan hingga perbaikan kamar mandi.
‘’Bantuan itu merupakan program tahun anggaran 2010, namun baru kami terima tahun ini. Dana tersebut langsung kami gunakan untuk perbaikan sarana,’’ ungkap Didik Machmud, Ketua Harian KONI Kota Batu kepada Malang Post, kemarin.
Menurut pria yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kota Batu, ini lokasi sisi utara stadion memiliki tingkat kemiringan cukup tinggi. Plengsengan akan sangat membantu dinding dan tribun sisi utara agar tetap utuh dari serangan hujan apalagi selama setahun lebih ini curah hujan tetap tinggi.‘’ Jika tidak ada plengsengan, tribun sisi utara akan rawan jebol,’’ tambah mantan anggota DPRD Kota Batu ini.
Selain beberapa fasilitas itu, dia melihat kondisi lapangan juga sudah rusak. Hal itu terlihat dari kerusakan rumput, lintasan atletik tidak layak untuk latihan maupun penyelenggaraan sebuah even. Hanya saja, anggaran senilai itu belum cukup untuk membenahi pembenahan lapangan dan lintasan atletik.
Dia memiliki estimasi, pembenahan lapangan dan lintasan atletik membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar. KONI bersama Dispora berencana mengajukan anggaran lagi kepada Kemenegpora, sehingga anggaran cukup untuk memperbaiki fasilitas itu.
‘’Kalau mau memperbaiki lapangan, harus total. Drainase harus diperbaiki, perataan tanah sekaligus penanaman rumput. Jika hal itu dilakukan maka air hujan tidak akan menggenang, sehingga lapangan tetap bisa digunakan pertandingan walaupun kondisi hujan. Sedangkan biaya mendatangkan lintasan atletik permanen (karet), juga membutuhkan anggaran tidak sedikit,’’ ungkapnya.
Menurutnya, perbaikan stadion dan fasilitasnya untuk mendukung prestasi olahraga di Kota Batu. Dengan fasilitas lengkap, maka pembinaan bisa dilakukan lebih intensif yang tentunya hasil yang akan dicapai, lebih maksimal baik itu tingat lokal, nasional maupun internasional.

gussinyo
March 15th, 2011, 03:17 AM
memmpikan ada Football Training Camp dan Sekolah Sepakbola bertarat internasional di Batu... secara kondisinya sangat cocok...

hermawan
March 16th, 2011, 03:55 AM
Selasa, 15 Maret 2011
MALANG - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa pastikan bakal memprioritaskan subsidi pembangunan 10 ribu unit rumah tipe 36 di wilayah Cemorokandang dan Madyopuro. Suharso yang juga alumnus SMPN 3 Malang itu juga sempat acungi jempol pembangunan perumahan PNS Pemkot Malang.
Suharso memastikan akan memberi subsidi infrastruktur setelah mengunjungi lokasi pembangunan rumah oleh pengembang PT Bulan Terang Utama, kemarin siang. Menurut dia, bantuan subdisi memang disiapkan untuk pembangunan perumahan yang sudah memiliki kawasan siap bangun (kasiba).
‘’Subdisi berupa infrastruktur dan prasarana itu diupayakan dalam tahun ini juga karena sudah memiliki kasiba,’’ jelas Suharso disela-sela kunjungan lokasi pembangunan perumahan tersebut.
Suharso merinci, subsidi infrastruktur dan prasarana yang dibantu pemerintah pusat terdiri dari pembangunan jalan, jembatan dan saluran drainase.
Selain itu sanitasi dan jaringan listrik seperti penerangan jalan umum (PJU). ’’Untuk jembatan, bisa dibangun oleh pengembang, juga bisa dibantu oleh pemerintah pusat,’’ jelasnya.
Karena Kementerian Perumahan Rakyat mengupayakan bantuan, Suharso berharap Pemkot Malang juga memberi bantuan. Yakni berupa kemudahan pemberian berbagai jenis izin, diantaranya IMB.
Subsidi berupa infrastruktur dan prasarana itu, lanjut Suharso bersumber dari APBN 2011. Karena itu dia memastikan, bantuan tersebut masuk dalam skala prioritas ditahun ini.
Kementerian Perumahan Rakyat berminat memberi bantuan subsidi infrastruktur karena letak perumahannya tak jauh dari pusat kota. ‘’Jarak dari sini (Cemorokandang dan Madyopuro) kan tidak jauh dari pusat kota,’’ ucapnya.
Lantas bagaimana untuk mendapat bantuan itu? Suharso mempersilahkan pemkot mengajukan bantuan subsidi itu ke pihaknya.
Proyek pembangunan 10 ribu rumah tipe 36 itu dilaksanakan oleh PT Bulan Terang Utama. Saat ini lahannya sudah siap. ‘’Kami segera membangun secepatnya,’’ kata Dirut PT Bulan Terang Utama, Umang Gianto disela-sela kunjungan Menpera Suharso Monoarfa.
Pembangunan 10 ribu rumah yang direncanakan dimulai pada Mei mendatang itu bakal dikebut. Sedangkan harga yang ditawarkan yakni senilai Rp 55 juta per unit dengan angsuran Rp 400 ribu per bulan.
Wali Kota Malang Peni Suparto menambahkan, proyek pembangunan 10 ribu unit rumah itu murni investasi. ‘’Total luasan lahannya sekitar 200 hektare. Ini diprioritaskan untuk masyarakat menengah kebawah,’’ tandasnya.
Dari Kedungkandang, Menteri Perumahan Rakyat, Suharso Monoarfa juga meninjau lokasi proyek perumahan PNS di Tlogomas. Di perumahan yang dibangun PT Kharisma Karangploso ini, Suharso mengacungi jempol. Ini karena proyek perumahan tersebut sangat didukung oleh Pemkot Malang.
‘’Pak Menteri sangat apresiasi atas good will yang diberikan Pemkot Malang berupa bantuan infrastruktur,’’ jelas Dirut PT Kharisma Karangploso, HM Tri Wediyanto, kemarin.
Selain itu karena harga jualnya yang murah. Yakni rumah tipe 31 dengan lahan 99 meter persegi seharga Rp 55.600.000. Padahal di tempat lain dengan kondisi serupa, harganya mencapai Rp 80 juta sampai Rp 90 juta.
Lokasi proyek perumahan PNS di Tlogomas yang dikunjungi kemarin terdiri dari 63 unit. Semua bangunannya sudah selesai dibangun, bahkan ada yang sudah ditempati. Selain itu terdapat pula 200 unit di Lesanpuro. Sedangkan dalam tahun ini bangun 437 unit di Sukun. (van/avi)

sumber : www.malang-post.com

BTW : tadinya saya berharap Malang timur akan banyak dibangun perumahan menengah atas, tapi nggak papalah, ini dulu. yang penting ramai dulu....
Kalo sudah berkembang, diharapkan pengembang papan atas, mau melirik wilayah ini, karena lahannya masih sangat luas

smg820
March 17th, 2011, 05:13 AM
^^ sama mas, aku juga bayangin kayak gitu soalnyakan view nya itu kota malang. jadi keren banget tapi sebetulnyakan sudah ada di kawasan Villa Pucak Buring yang disiapkan jadi kawasan elite tapi ga tau sampe skarang kok mandeg.... berharap kawasan ini bisa "hidup" dan rencana dibangun convention hall disana segera diwujudkan + tambah juga mall kawasan malang timur... :D

Silver Arrows
March 17th, 2011, 08:37 AM
^^
barusan baca kontan, Jasa Marga beniat mengakuisisi 2 ruas tol lagi, mojokerto-kertosono dan Tengah Kota Surabaya,...

kenapa ga tertarik sama pandaan-malang ya ?? heran , padahal ini jalur gemuk loh, trus sudah urgen, pdhal kan sudah beli yang gempol-pandaan, kenapa ga sekalian sampe malang sih ?

smg820
March 17th, 2011, 10:08 AM
^^ lah aku baca di JP kok malah jasa marga mau mengakuisisi yg pandaan -malang ya? katanya sekalian satu paket sama yg gempol - pandaan...

lha ini wartawannya mana yang bener :bash:

smg820
March 17th, 2011, 10:34 AM
berharap bener2 segera direalisasi :D
Posco Incar Proyek Tol Pandaan-Malang

TEMPO Interaktif, Malang - Proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan Pandaan di Kabupaen Pasuruan dengan Kabupaten Malang diminati oleh investor Posco Engineering & Construction Co dari Korea Selatan.

Kepala Bidang Sarana Prasana dan Pengembangan Wilayah pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Malang, Dwi Siswahyudi, mengatakan pihak Posco sudah meminta data teknis dan nonteknis untuk tol sepanjang 54,6 kilometer itu.

Data-data yang diminta di antaranya panjang dan lebar jalan, dan infrastruktur penunjang. “Itu mencerminkan keseriusan mereka. Investor jalan tol itu berencana melakukan survei lapangan sesegera mungkin. Pemerintah Korea pun mendukung investor,” kata Dwi di Malang.

Ia menjelaskan, Posco bersedia mengeluarkan dana Rp 218 miliar untuk pembangunan konstruksi dan pengaspalan jalan. Asumsinya, tiap kilometer jalan menghabiskan sekitar Rp 4 miliar. Dana pembangunan ini belum termasuk biaya untuk pembebasan lahan seluas sekitar 358,2 hektare.

Lahan yang bakal dibebaskan mencakup 133,91 hektare lahan di wilayah Kabupaten Pasuruan, 15,74 hektare di wilayah Kota Malang, dan terluas 208,55 hektare di wilayah Kabupaten Malang.

Sebelumnya, PT Setdco Intrinsic Nusantara. Perusahaan patungan Setdco milik pengusaha Setyawan Djody dan Intrinsic-Malaysia,juga sempat meminati proyek itu. Tapi Departemen Pekerjaan Umum akhirnya memutus kontrak pengusahaan proyek jalan tol senilai Rp 2,852 triliun itu. Sebab, Setdco tak bisa menunjukkan bukti transfer dana investasi US$ 350 juta.

Proyek jalan tol Pandaan-Malang merupakan bagian dari rencana pemerintah pusat yang ingin membangun 1.600 kilometer jalan tol, yang terbagi dalam 49 ruas jalan di Pulau Jawa, dan beberapa lokasi lain di Sumatera dan Sulawesi.

Pada 2005, Pemerintah Kabupaten Pasuruan pernah berencana menginvestasikan Rp 439 miliar untuk terlibat dalam proyek pembangunan ruas tol Gempol-Rejoso di Pasuruan (34 kilometer), Gempol-Pandaan (13,6 kilometer), dan Pandaan-Malang. Tapi, setelah lebih dari lima tahun sampai terjadi pergantian bupati, rencana tersebut tak terwujud.

Silver Arrows
March 17th, 2011, 10:38 AM
^^
JP kapan mas ? kok aku belum pernah baca ya ...
kl yang tempointeraktif itu barusan tak liat sumbernya 12 Maret 2010, it was a year ago !!

buktinya di lapangan adem ayem kan, yg kutahu emang gempol pandaan yang sudah ada aktivitasnya . cmiiw

smg820
March 17th, 2011, 10:44 AM
kurang tau pastinya tapi aku baca itu masih di minggu ini kok...
kalo setauku akan dimulai awal 2013 proyeknya... sekarangkan masih pembebasan lahan belum selesai :nuts:

iya itu udah kadaluarsa ya beritanya.... :doh:

gussinyo
March 17th, 2011, 10:50 AM
^^ sama mas, aku juga bayangin kayak gitu soalnyakan view nya itu kota malang. jadi keren banget tapi sebetulnyakan sudah ada di kawasan Villa Pucak Buring yang disiapkan jadi kawasan elite tapi ga tau sampe skarang kok mandeg.... berharap kawasan ini bisa "hidup" dan rencana dibangun convention hall disana segera diwujudkan + tambah juga mall kawasan malang timur... :D

klu aq sempat ngobrol dgn warga yg sudah senior, mayoritas males klu mau beli rumah di daerah Buring krn rawan dibanding wilayah lain dan banyak dihuni etnis tertentu yg secara umum memiliki karakter yg kurang disukai oleh warga umumnya.. tp klu kondisi sebenarnya aku nggak tahu..

sbyctzn
March 18th, 2011, 08:22 AM
Gempol-pandaan sudah ada aktifitas?
Sejauh ini, saya kok tidak pernah tau ya?
Daerah mana yang sudah ada aktifitasnya.

Dan kayaknya betul yang Jasa Marga akusisi pandaan-malang, saya juga habis baca beritanya...
Tapi lupa dimana, kalau tidak salah kemarin2 di JP atau dimana ya.....??
Sory lupa...
Pokoknya saya cuman baca, tidak posting, soalnya tidak online beritanya...

hermawan
March 18th, 2011, 04:14 PM
klu aq sempat ngobrol dgn warga yg sudah senior, mayoritas males klu mau beli rumah di daerah Buring krn rawan dibanding wilayah lain dan banyak dihuni etnis tertentu yg secara umum memiliki karakter yg kurang disukai oleh warga umumnya.. tp klu kondisi sebenarnya aku nggak tahu..

Masalah utamanya kemiskinan mas.....karena lahan yang kurang subur...
Hal ini diperparah infrastruktur yang sangat buruk...
Aku berharap masalah infrastruktur terutama air bersih dan jalan raya ini diperhatikan
Bener kata mas Smg, viewnya daerah ini sangat bagus. Perumahan Vila Buring Indah nggak berkembang karena suport pemda sangat kurang

hermawan
March 18th, 2011, 04:16 PM
Kamis, 17 Maret 2011 13:31
MALANG- Universitas Widyagama Malang (UWG) menambah fasilitas baru di kampusnya, yaitu Widyagraha, gedung lima lantai yang dibangun dengan dana dari yayasan. Untuk pembangunan ini dibutuhkan biaya sebesar Rp 9,2 miliar yang akan diselesaikan dalam waktu enam hingga tujuh bulan ke depan.
“Fasilitas ini selain akan menjadi pusat layanan mahasiswa juga bisa dipergunakan untuk kepentingan umum,” ungkap Rektor UWG, Prof Dr Hj Murjati SE MM kepada Malang Post di sela acara peletakan batu pertama pembangunan gedung beberapa waktu lalu.
Untuk masyarakat umum disiapkan fasilitas sport center di lantai lima. Gedung olah raga ini sekaligus akan menjadi income bagi kampus. Di lantai dua ada hall yang juga bisa disewa untuk umum. Di lantai satu ada auditorium, lantai dua hall, lantai tiga pusat kegiatan rektorat dan manajemen administrasi, lantai empat menjadi pusat penelitian dan di lantai lima untuk sport center.
Lebih jauh ia menjelaskan UWG juga sudah memiliki izin perseroan, PT Widyasarana Makmur yang mengelola unit usaha yang dimiliki UWG mulai dari ruko, lapangan futsal, realestate di Kota Malang maupun di Trenggalek.
“Dengan pengembangan unit bisnis ini harapannya pendidikan tinggi yang ditawarkan di Widyagama tidak mahal karena ada yang mensupport,” bebernya.
Apalagi, lanjutnya, peminat UWG terus meningkat setiap tahun. Tahun lalu saja hampir 500 mahasiswa yang diterima. Ia optimis tahun ini bisa menerima lebih banyak lagi. Salah satu daya tariknya adalah karena seluruh fakultas yang ada saat ini sudah terakreditasi minimal B. Sementara prestasi yang berhasil diraih UWG tahun ini, masuknya UWG sebagai lima universitas unggulan Jawa Timur 2009/2010, penghargaan di bidang tata kelola, penelitian dan mahasiswa. Bahkan website UWG masuk dalam 151 terbaik internasional pada urutan ke 79. (oci/han)

gussinyo
March 21st, 2011, 05:16 AM
Kamis, 17 Maret 2011 13:31
MALANG- Universitas Widyagama Malang (UWG) menambah fasilitas baru di kampusnya, yaitu Widyagraha, gedung lima lantai yang dibangun dengan dana dari yayasan. Untuk pembangunan ini dibutuhkan biaya sebesar Rp 9,2 miliar yang akan diselesaikan dalam waktu enam hingga tujuh bulan ke depan.
“Fasilitas ini selain akan menjadi pusat layanan mahasiswa juga bisa dipergunakan untuk kepentingan umum,” ungkap Rektor UWG, Prof Dr Hj Murjati SE MM kepada Malang Post di sela acara peletakan batu pertama pembangunan gedung beberapa waktu lalu.
Untuk masyarakat umum disiapkan fasilitas sport center di lantai lima. Gedung olah raga ini sekaligus akan menjadi income bagi kampus. Di lantai dua ada hall yang juga bisa disewa untuk umum. Di lantai satu ada auditorium, lantai dua hall, lantai tiga pusat kegiatan rektorat dan manajemen administrasi, lantai empat menjadi pusat penelitian dan di lantai lima untuk sport center.
Lebih jauh ia menjelaskan UWG juga sudah memiliki izin perseroan, PT Widyasarana Makmur yang mengelola unit usaha yang dimiliki UWG mulai dari ruko, lapangan futsal, realestate di Kota Malang maupun di Trenggalek.
“Dengan pengembangan unit bisnis ini harapannya pendidikan tinggi yang ditawarkan di Widyagama tidak mahal karena ada yang mensupport,” bebernya.
Apalagi, lanjutnya, peminat UWG terus meningkat setiap tahun. Tahun lalu saja hampir 500 mahasiswa yang diterima. Ia optimis tahun ini bisa menerima lebih banyak lagi. Salah satu daya tariknya adalah karena seluruh fakultas yang ada saat ini sudah terakreditasi minimal B. Sementara prestasi yang berhasil diraih UWG tahun ini, masuknya UWG sebagai lima universitas unggulan Jawa Timur 2009/2010, penghargaan di bidang tata kelola, penelitian dan mahasiswa. Bahkan website UWG masuk dalam 151 terbaik internasional pada urutan ke 79. (oci/han)


ini lokasinya yg di depan kampus Jl. Taman Borobudur ya? saya liat lg dikerjakan pondasinya

Arek_Ngalam
March 21st, 2011, 10:44 AM
Sedikit update:
Proyek di RS Saiful Anwar sudah ada mobile crane, rendering gedungnya ada di Radar Malang beberapa hari lalu, kalau liat renderingnya facade gedung lumayan glassy, untuk lantainya 6 kalau gak salah.
RSUB kelihatanya mandek lagi.
Pembongkaran Mitra 2 terlihat lambat
Apa kabarnya MCP?

nick_1212
March 22nd, 2011, 12:52 AM
^^ MCP adem ayem..
apa ndak laku2 y?

IGD RSSA lumayan designya, ada yang bisa ngepost?
tq updatenya :)

hermawan
March 22nd, 2011, 09:18 AM
Sebagian pelayanan RS UMM siap beroperasi

Oleh Choirul Anam Mar

MALANG:Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap mengoperasikan sebagian pelayanan rumah sakit pendidikan pada November 2011 mendatang.

”Pada November 2011 kami harapkan RS tersebut bisa beroperasi meski masih terbatas, terutama layanan poliklinik-poliklinik dan layanan rawat inap untuk kelas III, ekonomi,” kata Rektor UMM Muhadjir Effendy, hari ini.

Anggaran pembangunan rumah sakit pendidikan UMM itu diperkirakan mencapai Rp1 triliun. Menurut Rektor penyelesaian proyek di atas lahan seluas 10 hektare itu akan bertahap. Nantinya RS akan dilengkapi dengan laboratorium, RS jiwa, pusat rehabilitasi narkoba, dan layanan pengobatan tradisional dari timur. Termasuk layanan bertaraf internasional.

“Kami juga akan mendatangkan dokter dari berbagai universitas terkenal sesuai dengan keinginan pasien.”

Namun pihak UMM akan mengutamakan layanan dokter yang berorientasi pada bidang pendidikan. Sementara itu untuk pengobatan tradisional, lanjut Muhadjir, pihaknya akan menggandeng beberapa universitas penting dari Republik Rakyat China seperti Quandong University, Beijing University, dan Hoakkian University.

“Dokter dari universitas-universitas tersebut akan berpraktik di RS UMM dan pasien bisa mempunyai alternatif pengobatan modern atau tradisional,” tambahnya.

Layanan pengobatan tradisional tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari upaya UMM mengembangkan warisan, nilai, kearifan tradisional. Pasalnya, secanggih apa pun pelayanan medis modern, tetap mempunyai sisi kelemahan, seperti adanya efek samping.

“Jika semuanya telah beroperasinya sepenuhnya, RS Pendidikan UMM merupakan entitas bisnis yang besar dan berdiri sendiri, karena selain fasilits pengobatan juga ada panti jompo.”(dw)

copas dari : www.bisnis-jatim.com

m3nyun
March 22nd, 2011, 10:56 AM
Sedikit update:
Proyek di RS Saiful Anwar sudah ada mobile crane, rendering gedungnya ada di Radar Malang beberapa hari lalu, kalau liat renderingnya facade gedung lumayan glassy, untuk lantainya 6 kalau gak salah.
RSUB kelihatanya mandek lagi.
Pembongkaran Mitra 2 terlihat lambat
Apa kabarnya MCP?

bisa minta tolong dibantu diupload ga mas renderingnya RS.Saiful Anwar? :)

hermawan
March 24th, 2011, 03:06 AM
@nick_1212 : ijin, saya pindahin kesini ya. Ini khan proyek baru

keknya Bank BCA jadi kantor paling keren di malang :D
cuma cebol

=======================
Graha Cakrawala UM

http://img607.imageshack.us/img607/9717/dsc03211.jpg

Ternyata lumayan megah juga ya....

nick_1212
March 25th, 2011, 12:48 AM
^^
gpp mas, saya salah kamar ngepostnya :nuts:

sepertinya lebih besar Graha Cakrawala UM daripada dome UMM, cuma desainnya kurang wah,, jadul

besok sabtu (?) tour OVJ di gedung ini, udah mulai laris nih gedung

Silver Arrows
March 27th, 2011, 04:52 AM
^^
iya liat di OVJ tadi malem, lumayan besar dan keren juga gedungnya ...
bakal laris nih gedung
kayaknya bisalah nyaingin sabuga ITB,
paling wah kota malang kayaknya ...

hermawan
March 28th, 2011, 04:53 AM
^^Sayang jarang nonton OVJ:ohno:

http://img16.imageshack.us/img16/4984/alunalunbatu.gif (http://img16.imageshack.us/i/alunalunbatu.gif/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)



Alun Alun Dilaunching April
Sabtu, 26 Maret 2011 14:07
BATU –Hujan yang terus mengguyur Kota Batu, mempengaruhi penyelsaian pembangunan taman Alun-alun. Kondisi itu menyebabkan launching proyek senilai Rp 12 M itu tertunda lagi, hingga baru bisa dilakukan April depan atau molor sebulan.
‘’Cuaca tidak menentu, mengakibatkan waktu pembangunan lebih lama dari rencana semula. Namun kami tetap yakin pembangunan Alun-alun sudah selesai, dan bisa dilaunching April nanti,’’ ungkap Susetya Herawan, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Batu kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, hampir semua pembangunan objek taman tengah kota itu dilakukan pada cuaca tidak hujan. Sebut saja pembangunan toilet berbentuk buah apel atau strawberry, monumen sapi atau objek lain tidak bisa dilakukan jika hujan turun.
‘’Jika pembangunan terus dilakukan, objek-objek tersebut pasti rusak. Makanya harus menunggu saat hujan sudah reda,’’ tambah mantan Kabag Keuangan ini.
Susetya menambahkan, pembangunan saat ini sudah selesai sekitar 75 persen. Itu artinya, pihaknya bersama rekanan masih membutuhkan penyelesaian sekitar 25 persen sebelum taman rakyat itu diresmikan.
Pantauan Malang Post kemarin, ketika hujan mulai turun para pekerja juga terpaksa menghentikan kegiatan. Sedianya sudah dilakukan pemasangan lampion, namun tertunda sehingga hiasan lampu itu dibungkus plastik. Sedangkan obyek yang sudah diselesaikan, toilet berbentuk apel dan strawberry, area permainan anak-anak, patung sapi, monument apel dan monument botol kemasan susu segar pruduk unggulan KUD Batu.
‘’ Kalau lampion rusak sebelum dipasang, tentu sangat disayangkan karena tidak bisa dipakai lagi,’’jelas seorang pekerja. Sedangkan permaianan roda raksasa Ferris Wheels, yang nantinya akan menjadi ikon taman itu juga belum terpasang. (feb/lyo)

sumber : www.malang-post.com

sbyctzn
March 28th, 2011, 10:04 AM
^^
WAOW! Ternyata sisa 25% itu estimasi progress untuk pemasangan Ferris Wheel ya?
Wah jadi beneran ada Ferris Wheelnya...
Very good news!!
Jadi tidak sabar pingin lihat wajah baru Aloon-aloon baru ini!
Good Job sam Eddy!

Arek_Ngalam
March 28th, 2011, 01:32 PM
Good job Mr Eddy, Batu mengalami sebuah perubahan yang besar!
@ Hermawan kalo mau liat OVJ yg di graha Cakrawala nanti kayaknya ada OVJ dan mungkin yg di Malang kemarin tapi yg bukan siaran langsung (yang pertunjukan sesi siang)

hermawan
March 28th, 2011, 03:02 PM
@ Arek Ngalam : trims infonya, coba nanti tak tonton
Ya, Batu tambah keren....
(kita juga menunggu selesainya Batos dan Singhasari Resort, tambah seperti apa nanti batu)

Arek_Ngalam
March 28th, 2011, 03:20 PM
Itu saya tadi masih perkiraan, dan ternyata bukan yg di Malang malam ini.
I'm sorry

hermawan
March 30th, 2011, 03:37 PM
Tanrise operasikan hotel senilai Rp25 miliar di Malang
MALANG: Grup Tanrise siap operasikan Hotel Solaris yang dibangun dengan dana sedikitnya Rp25 miliar di Kabupaten Malang.
Dendy Andrianto, Sales & Marketing Manager Hotel Solaris, mengatakan hotel bintang tiga dengan kapasitas 100 kamar tersebut siap beroperasi pada pertengahan April 2011. “Beberapa pekan terakhir ini hotel tersebut sudah soft launching, sesuai jadwal pada pertengahan April ini akan grand launching,” kata Dendi kepada Bisnis di kantornya, siang ini.
Dia menyebutkan hotel Solaris yang berlokasi dekat pertigaan kawasan Karanglo, Malang itu merupakan proyek hotel pertama Grup Tanrise di Malang. Sebelumnya kelompok usaha lain yang sudah berjalan adalah Depo Bangunan yang lokasinya relative berimpit dengan hotal Solaris.
“Proyek hotel kedua di Blimbing, Kota Malang, yakni hotel bertaraf bintang empat yang rencananya akan dibangun pada 2012,” katanya.
Menurut Dendy properti tersebut akan membidik kalangan dunia usaha atau pebisnis. Target market ini, lanjut dia, sesuai dengan keberadaan hotel yang dekat dengan komplek industri yang berkembang di kawasan Malang utara.
“Tapi kami juga tetap akan mengakomodasi tamu dari kelompok keluarga yang berlibur ke Malang dan sekitarnya, apalagi lokasi hotel relatif dekat dengan Bandar Udara Abd. Saleh.”
Sebelumnya, Bupati Malang Rendra Kresna menyambut positif berdirinya hotel Solaris yang merupakan hotel bintang tiga pertama di wilayah Kabupaten Malang. Sejak Pemkot Batu pisah dari Kab. Malang hotel yang banyak beroperasi di Kabupatan Malang kebanyakan hotel kelas melati.
“Keberadaan hotel berbintang di Kabupaten Malang akan dapat mendukung program pengembangan pariwisata yang kini fokus ke wisata agro dan infrastruktur merupakan bagian penting dalam menunjang kepariwisataan daerah,” ujarnya.
Dendy menyebutkan selain dua hotel, Grup Tanrise juga tengah membangun tiga hotel bintang lain di tiga kota, masing-masing Surabaya Gubeng, Kuta Bali dan Bandung. “Yang di Surabaya sudah mulai jalan, sedang dua yang lain sedang dalam tahap persiapan.”(dw

sumber : www.bisnis-jatim.com

...dan satu lagi bakal ada di Blimbing!!!!!

gussinyo
March 31st, 2011, 04:50 AM
Sejumlah maskapai akan buka penerbangan citilink
Oleh Choirul Anam Mar 30, 2011

MALANG: Beberapa maskapai penerbangan ancang-ancang membuka penerbangan citilink di Bandara Abd Saleh dengan berbagai rute, yakni Yogya, Banyuwangi, Banjarmasin, dan Ujungpandang.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Jawa Timur Didik Sudiwinarto, mengatakan maskapai-maskapai tersebut telah mengajukan izin ke Kementerian Perhubungan dan Mabes TNI AU terkait pengoperasian pesawat pada rute-rute tersebut.

Namun dia enggan merinci nama-nama maskapai yang akan mengoperasikan pesawat untuk rute baru itu. ”Pembukaan rute baru dengan penerbnangan citilink tersebut diminati maskapai karena pengalaman rute Malang-Denpasar. Rute tersebut ternyata diminati konsumen,”

Apalagi pada tahun ini juga pemerintah pusat akan mengucurkan dana untuk perpanjangan landasan pacu Bandara Abd Saleh. ”perpanjangan landasan pacu tersebut, maka semua jenis pesawat bisa take off dan landing di Bandara Abd. Saleh. Tidak terbatas pada pesawat kecil dan menengah,” kata Didik Sudiwinarto yang juga PLT K ffb epala Unit Pelaksana Teknis Daerah Bandara Abd Saleh hari ini. (dw)

gussinyo
March 31st, 2011, 04:52 AM
lokasi tepatnya dimana ya rencana hotel Tanrise yg di Blimbing itu?

smg820
March 31st, 2011, 12:17 PM
UPTD Bandara Tagih Komitmen Pemda Malang Raya (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=28082:uptd-bandara-tagih-komitmen-pemda-malang-raya&catid=66:merto-raya&Itemid=97)

PAKIS– Operasional Bandara Abdulrachman Saleh yang baru bergantung pada komitmen pemerintah daerah (Pemda) di Malang raya. Semakin cepat Pemda Malang raya merealisasikan komitmennya terhadap bandara yang baru, operasional bandara akan semakin cepat pula dibuka.
Sampai saat ini, bangunan bandara dan kantor administrasi bandara yang ada di bandara baru belum diisi kelengkapannya. Seperti jaringan listrik, yang menjadi bagian komitmen Pemkab Malang sudah mulai dilaksanakan pengerjaanya oleh PLN. Mebeler, AC, peralatan teknis bandara lainnya masih belum terpasang di bandara yang baru.
“Bangunannya sudah berdiri, genset dan tendon air sudah dapat berfungsi. Tapi isi bandara masih belum lengkap. Kami akan menagih komitmen Pemda di Malang raya untuk segera merealisasikannya,” kata Plt. Kepala UPTD Bandara Abd. Saleh Malang, Didik Sudiwinarto kepada Malang Post, disela-sela melakukan uji coba operasional genset dan air bersih serta bangunan Bandara Abd. Saleh, kemarin.
Seperti diketahui, pembangunan bandara semi militer di luar area baseops Lanud Abd Saleh didukung Pemda Malang raya, Pemprov dan Pemerintah Pusat. Masing-masing daerah memiliki kewajiban untuk mendukung pembangunan bandara itu. Seperi Pemkab Malang, memiliki kewajiban untuk jaringan listrik yang mengalir di bandara. Saat ini, jaringan listrik sudah mulai dibangun PLN hingga ke bandara.
Pemkot Malang mendapatkan kewajiban untuk penyediaan mebeler, serta AC di bangunan bandara baik kedatangan dan pemberangkatan. Pemkot Batu juga mendapatkan kewajiban untuk penyediaan mebeler dan AC kantor administrasi bandara.
“Provinsi sudah membangunkan ruang bandara untuk keberangkatan dan kedatangan. Kalau Pemda di Malang raya dapat segera merealisasikan komitmennya akan lebih baik, agar bandara dapat segera dioperasionalkan. Pengoperasionalan bandara ini tergantung dari komitmen Pemda Malang raya,” ungkapnya.
Selain itu, lampu penerangan jalan umum (PJU) pun masih belum terpasang. Jika listrik sudah masuk dan terpasang di bandara akan segera mempercepat pemasangan PJU yang menjadi kewajiban Pemkab Malang. “Harapan kami sebelum Lebaran mendatang, bandara sudah dapat dioperasionalkan dan melayani masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Abd. Saleh,” ujar Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Jatim itu.
Genset yang terpasang di bandara mencapai 100 KVA, sedangkan listrik yang akan dipasang di bandara mencapai 197 KVA. Kemarin, genset yang pengadaannya dilakukan Pemkab Malang pada tahun 2009 lalu, dilakukan uji coba. Meski genset yang terpasang tidak sebanding dengan besarnya aliran PLN yang masuk, aliran genset akan dialirkan untuk yang menjadi prioritas di bandara saja.
“Tahun ini, rencananya perpanjangan runway di Lanud Abd Saleh akan dilakukan pemerintah pusat, karena bersumber dari dana APBN. Runway akan diperpanjang dari 1980 meter menjadi 2250 meter. Dengan panjang runway seperti itu, akan mampu dilalui pesawat-pesawat besar,” tandasnya. (aim/udi)

smg820
March 31st, 2011, 12:47 PM
sedikit informasi mungkin bisa menjawab rasa penasaran sebelumnya.. :D

RTRW Kota Malang 2010 - 2030

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Struktur_Ruang_2030.jpg

Rencana Sistem Prasarana Utama

Jaringan jalan nasional yang melewati wilayah Kota Malang terdiri dari ruas jalan, sebagai berikut : Jalan A. Yani - Jalan Raden Intan - Jalan R.P. Suroso - Jalan Sunandar P. Sudarmo - Jalan Tumenggung Suryo - Jalan Panglima Sudirman - Jalan Gatot Subroto - Jalan Kolonel Sugiono - Jalan Laksmana Martadinata - Jalan Satsuit Tubun - Jalan Sudanco Supriadi.

Jaringan jalan provinsi yang melewati wilayah Kota Malang terdiri dari ruas jalan, sebagai berikut : Jalan A. Yani – Jalan Borobudur – Jalan Soekarno Hatta – Jalan MT. Haryono - Jalan Tlogomas.

Pembangunan jalan lingkar Kota Malang
meliputi :
a. Jalan Lingkar Barat, dengan jalur pergerakan meliputi :

1. Perempatan Institut Teknologi Nasional (ITN) – Pertigaan Sigura-gura (Poharin);
2. Pertigaan Sigura-gura (Poharin) – Gasek (batas permukiman);
3. Gasek (batas permukiman) – Karang Besuki;
4. Karang Besuki – Merjosari Sawah;
5. Merjosari Sawah – Merjosari (dekat Kantor perumahan Graha Dewata);
6. Merjosari (dekat Kantor perumahan Graha Dewata) – Genting Utara;
7. Genting Utara – Perumahan Vila Bukit Sengkaling;
8. Perumahan Vila Bukit Sengkaling – Pertigaan Mulyoagung;
9. Pertigaan Mulyoagung – Pertigaan Sengkaling.

b. Jalan Lingkar Timur dengan jalur pergerakan, meliputi :

1. Jalan Kebon Sari;
2. Jalan Satsuit Tubun;
3. Jalan Gadang - Bumiayu;
4. Jalan Mayjen. Sungkono;
5. Jalan Raya Ki Ageng Gribig;
6. Jalan Terusan Ki Ageng Gribig;
7. Jalan Raya Bamban, tembus ke pertigaan Karanglo.

c. Rencana pembangunan jalan tembus, dengan jalur pergerakan meliputi :

rute jalan belakang Universitas Muhamadiyah – Jalan Saxophon – Tunggul Wulung – Jalan Candi Panggung – masuk sampai ruas Jalan Soekarno-Hatta.

Foto Udara Tata Guna Lahan Kota Malang
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Tata_Guna_Lahan_2030PetaDasarFotoUdara.jpg

Rencana pemenuhan fasilitas umum rekreasi dan olahraga, meliputi :

a. pembangunan taman olahraga (sport centre) di Kedungkandang, yang dilengkapi dengan sirkuit, gokart, pacuan kuda, golf, kolam pancing, motorcross, dan olahraga air;
b. pengembangan pasar seni dan Malang Convention Centre yang berlokasi di Kedungkandang;
c. pengembangan fasilitas rekreasi;
d. pengembangan wisata kuliner di Pasar Besar, Pasar Tugu, Pulosari, dan Kawasan Vellodrome;
e. pengembangan lapangan olahraga di areal pendidikan dan permukiman;
f. pengembangan kawasan Kayutangan, kawasan Pecinan, kawasan Kauman, dan kawasan Besar Ijen sebagai kawasan wisata budaya;
g. penyediaan pusat informasi wisata dalam dan luar negeri.

Peta Kawasan Strategis Kota Malang
http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Kawasan_Strategis.jpg

Strategi Pengembangan prasarana wilayah Kota Malang, meliputi :
a. mengembangkan sistem prasarana utama berupa jaringan transportasi jalan raya dalam mendukung pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sub pusat kota, dengan upaya :

1. mengatur rute arus pergerakan/lalu lintas melalui peraturan khusus, berupa pengalihan rute pada jam-jam khusus untuk menghindari penumpukan jumlah pergerakan;
2. mengkondisikan kembali fungsi-fungsi jalan untuk kesesuaian antara kondisi fisik dengan persyaratan pada masing-masing fungsi jaringan jalan;
3. membangun jaringan jalan lingkar yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat;
4. meningkatkan kapasitas ruas jalan utama kota.

b. mengembangkan sarana transportasi, dengan upaya :
1. meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan angkutan umum;
2. mengadakan angkutan umum massal meliputi angkutan umum bus metro, bus kota dan kereta api komuter;
3. membangun halte khusus untuk bus metro, bus kota, dan angkutan kota (angkot) sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang dan berfungsi untuk mencegah kemacetan;
4. meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas penunjang beroperasinya sarana transportasi.

c. mengembangkan prasarana transportasi, dengan upaya :
1. meningkatkan dan memperbaiki kualitas sarana dan prasarana terminal dan sub terminal;
2. mengalihfungsikan Terminal Gadang menuju ke Terminal Hamid Rusdi;
3. membangun terminal kargo di sekitar jalan lingkar sebagai terminal angkutan barang;
_______________________________________________
Sebagian sudah jalan dan sebagian lagi masih proses... semoga semua sesuai keinginan :banana:

eelhasan
March 31st, 2011, 04:31 PM
Strategi Pengembangan prasarana wilayah Kota Malang, meliputi :
a. mengembangkan sistem prasarana utama berupa jaringan transportasi jalan raya dalam mendukung pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sub pusat kota, dengan upaya :

1. mengatur rute arus pergerakan/lalu lintas melalui peraturan khusus, berupa pengalihan rute pada jam-jam khusus untuk menghindari penumpukan jumlah pergerakan;
2. mengkondisikan kembali fungsi-fungsi jalan untuk kesesuaian antara kondisi fisik dengan persyaratan pada masing-masing fungsi jaringan jalan;
3. membangun jaringan jalan lingkar yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat;
4. meningkatkan kapasitas ruas jalan utama kota.

b. mengembangkan sarana transportasi, dengan upaya :
1. meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan angkutan umum;
2. mengadakan angkutan umum massal meliputi angkutan umum bus metro, bus kota dan kereta api komuter;
3. membangun halte khusus untuk bus metro, bus kota, dan angkutan kota (angkot) sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang dan berfungsi untuk mencegah kemacetan;
4. meningkatkan kualitas dan kuantitas fasilitas penunjang beroperasinya sarana transportasi.

c. mengembangkan prasarana transportasi, dengan upaya :
1. meningkatkan dan memperbaiki kualitas sarana dan prasarana terminal dan sub terminal;
2. mengalihfungsikan Terminal Gadang menuju ke Terminal Hamid Rusdi;
3. membangun terminal kargo di sekitar jalan lingkar sebagai terminal angkutan barang;
_______________________________________________
Sebagian sudah jalan dan sebagian lagi masih proses... semoga semua sesuai keinginan :banana:

Pengembangan Bandara Abdulrahman Saleh nggak ada? karena lokasi bandara di Kabupaten?

hermawan
April 1st, 2011, 03:28 AM
sedikit informasi mungkin bisa menjawab rasa penasaran sebelumnya.. :D

RTRW Kota Malang 2010 - 2030

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/Struktur_Ruang_2030.jpg



Ada beberapa komentar nih....
1. Jalan Tol Pandaan - Malang dan Pintu tolnya yang di Madyopuro koq nggak kelihatan ?(apa gambar terlalu kecil)

2. Jalan tembus belakang UMM sampai Soehat mudah2an dapat jadi 4 jalur (bisa mengurangi kepadatan Dinoyo dan bisa jadi CBD baru

3. Jalinbar sayang hanya berhenti sampai Mulyoagung, nggak terus ke selatan sampai Janti sehingga nyambung dengan Jalintim, sehingga kendaraan dari Batu/barat yang hendak ke Kepanjen/Blitar langsung lewat Jalinbar

4. Rencana meneruskan jalan Sukarno Hatta sampai Karanglo sudah nggak ada di perencanaan lagi ya:ohno:

smg820
April 1st, 2011, 01:21 PM
Pengembangan Bandara Abdulrahman Saleh nggak ada? karena lokasi bandara di Kabupaten?

:D bener eelhasan karena lokasi Bandara di kabupaten jadi ga termasuk RTRW tapi untuk anggaran Kota Malang juga Menganggarkan untuk Bandara....

Ada beberapa komentar nih....
1. Jalan Tol Pandaan - Malang dan Pintu tolnya yang di Madyopuro koq nggak kelihatan ?(apa gambar terlalu kecil)

2. Jalan tembus belakang UMM sampai Soehat mudah2an dapat jadi 4 jalur (bisa mengurangi kepadatan Dinoyo dan bisa jadi CBD baru

3. Jalinbar sayang hanya berhenti sampai Mulyoagung, nggak terus ke selatan sampai Janti sehingga nyambung dengan Jalintim, sehingga kendaraan dari Batu/barat yang hendak ke Kepanjen/Blitar langsung lewat Jalinbar

4. Rencana meneruskan jalan Sukarno Hatta sampai Karanglo sudah nggak ada di perencanaan lagi ya:ohno:

1. iya mas pintu toll nya kan malang cuman dapet ujungnya dan nyambung ke jalintim mungkin karna gambar kecil jadi ga kelihatan...

2. setuju sama yang ini... :okay: sangat berharap bisa dibuat 4lajur...

3. bener mas pada awal liat juga kaget karna ga jalinbar dulu sempet ada wacana dai tidar ke batu tapi kok malah cuman dari ITN sampe sengkaling :nuts:
kalo saya malah berharap jalinbar ini tembus lewat wagir sampe kebonagung deketnya pabrik gula tapi apa mau dikata...:ohno:

4. jalan Sukarno Hatta sampai Karanglo udah ga masuk lagi mas di RTRW yg baru... :ohno:

hermawan
April 1st, 2011, 03:36 PM
Iya mas, RTRW yang baru ini mengecewakan (nggak ada terobosan untuk mengatasi kemacetan)

Apalagi jalinbar yang modelnya belak-belok gitu, sepertinya memang nggak cocok dijadikan jalinbar

Malang memang butuh jalan lingkar yang betul2 mengelilingi Malang seperti di kota Yogya, kalo ingin mengurangi kemacetan

smg820
April 1st, 2011, 04:35 PM
^^ bener mas ga ada proyek jalan baru hingga 20tahun kedepan, hanya ada pelebaran jalan doank :nuts:

ini mungkin ga bisa disebut jalinbar tapi jalinsebar (jalur lingkar setengah barat) :lol:

tapi sedikit lega karna ada rencana bukan hanya BRT masuk malang tapi ada juga bus kota aka damri... :D

gophar
April 2nd, 2011, 10:19 AM
China Survei Tol Tengah Kota
Jumat, 01 April 2011 15:41
MALANG - Planning Surveying & Designing Co, Ltd (PRPSDC) dari China mulai survei rencana pembangunan jalan tol tengah kota dan bendungan. Jika layak, PRPSDC segera mengirim proposal resmi ke Pemkot Malang.
Utusan PRPSDC yang datang ke Malang diantaranya Wang Junhong, Liu Tao dan Hu Liang He. Sebelum survei, ketiga utusan perusahaan BUMN China itu sempat bertemu Wali Kota Malang, Peni Suparto di balai kota, kemarin.
‘’Kunjungan kami untuk survei, melihat kelayakan proyek bendungan dan jalan tol di Kota Malang. Kami belum bisa memberi kepastian karena harus melihat dulu kondisi disini,’’ jelas Wang Junhong, saat ditemui di balai kota, kemarin.
Lebih lanjut dia mengatakan, survei pembangunan bendungan untuk micro hidro, pengairan, air bersih dan pariwisata. Lokasi survei kemarin yakni di titik pertemuan aliran sungai Brantas dan sungai Amprong. Sedangkan survei jalan tol diakukan di jalan tengah kota.
‘’Setelah survei, kami akan mempelajari, apakah layak membangun bendungan dan jalan tol atau tidak,’’ jelas Wang. Survei dilakukan tiga hari terhitung sejak kemarin. Rencananya, Senin depan langsung presentasi.
Wang menambahkan, kedatangan ke Kota Malang memang baru pertama kalinya. Namun PRPSDC sudah menangani sejumlah proyek di beberapa daerah di Indonesia. Diantaranya di Banten dan Jawa Tengah. Semuanya berupa pembangunan bendungan.
Dirut PDAM Kota Malang, HM Jemianto mengatakan, jika pembangunan bendungan direalisasi, maka bisa digunakan untuk sumber air bersih PDAM. ‘’Nanti bisa dialirkan untuk kawasan industri,’’ jelasnya.
Dengan demikian, lanjut Jemianto, semakin menunjang pelayanan PDAM. Terutama kata dia, untuk mengalirkan air bersih bagi kelompok industri.
Kepala Dinas PU, Ir Hadi Santoso menjelaskan, secara teknis, jalan tol tengah kota sudah sangat memungkinkan di Kota Malang. Bentuknya bisa upper pass (jembatan layang) atau under pass (tol bawah tanah). Ini disesuaikan dengan kondisi kawasan yang dipilih untuk lokasi jalan tol.
Sony - sapaan akrab Hadi Santoso - menjelaskan, jalan tol tengah kota bisa dibangun sesuai alur untuk mengurai kemacetan. Yakni kemacetan di persimpangan, Jalan LA Sucipto, Jalan Borobudur dan Jalan A Yani Utara.
Di kawasan ini, tingkat kepadatan sudah sangat tinggi. Bahkan lalu lintas harian (LHR) telah mencapai 60 ribu satuan mobil penumpang (SMP) per hari.
Jalan tol tengah kota ini sekaligus untuk mengurai kemacetan di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Kol Sugiono dan Jalan RE Martadinata.
Pembangunan jalan tol tengah kota bukan sekadar berdasarkan analisa pertumbuhan kendaraan. Acuannya adalah arah pergerakan kendaraan, arah tujuan kendaraan seperti hasil pertanian dari kawasan selatan ke barat, yakni Surabaya.
Selain itu arah tujuan kendaraan hasil pabrikasi dari Surabaya dan sekitarnya menuju Malang, kawasan selatan Malang dan berbagai penjuru Kota Malang.
Secara teknis, jalan tol tengah kota tetap memperhatikan dan mempertahankan ikon Kota Malang. ‘’Misalnya alun-alun, kawasan Kayutangan dan lainnya tetap dipertahankan,’’ kata Soni. (van/avi)

http://www.malang-post.com/

hermawan
April 2nd, 2011, 11:57 AM
^^
Mudah-mudahan tidak lewat tengah kota, tapi ambiil jalur Jalibar dari Singosari sampai Janti/PG. Kebon Agung

eelhasan
April 2nd, 2011, 06:49 PM
Tol tengah kota cuma nambah macet,, mending diseriusin proyek BRTnya

hermawan
April 3rd, 2011, 02:06 AM
http://img821.imageshack.us/img821/9751/0304lalinayani.gif (http://img821.imageshack.us/i/0304lalinayani.gif/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Siapkan Dua Alternatif Jalan Tol Tengah Kota
Sabtu, 02 April 2011 14:03
MALANG- Kendati investor China masih survei jalan tol dan bendungan, tapi Pemkot Malang sudah memiliki dua alternatif jalur jalan tol. Jika direalisasi, panjang jalan tol dalam kota bisa mencapai 10 Km. Kepala Dinas PU Kota Malang, Ir Hadi Santoso menjelaskan, alternatif pertama yang memungkinkan untuk jalan tol tengah kota yakni dimulai dari Jalan Ahmad Yani hingga sekitar jembatan Celaket di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Lalu belok ke kiri melintasi tepian Sungai Brantas hingga menuju pintu keluar tol di sekitar Gadang-Tlogowaru.
“Jika melewati Sungai Brantas, maka pilar-pilar jalannya berada di bibir sungai sehingga tidak terhambat pembebasan lahan,” jelas Sony, sapaan akrabnya ditemui di balai kota, kemarin. Sedangkan jalur alternatif kedua, yakni dari Jalan Ahamd Yani lurus hingga jembatan Celaket kemudian masuk under pass hingga ke kawasan selatan kota. Jalur alternatif kedua ini sekaligus demi melestarikan sejumlah ikon Kota Malang. Yakni alun-alun, Masjid Jami, Gereja Hati Kudus Yesus dan kawasan Kayutangan.
Lebih lanjut Sony menjelaskan, jalan tol tengah kota dibangun dengan sistem upper pass atau jalan layang dan under pass atau jalan dibawah tanah. “Jadi ada yang under pass ada juga yang upper pas,” kata dia. Rencana pembangunan jalan tol yang sedang disurvei oleh investor asal Cina itu lanjut Sony tidak sekadar karena pertumbuhan kendaraan. “Tapi untuk memenuhi aksesibilitas masyarakat,” katanya.
Selain itu untuk mengurai kemacetan lalu lintas di sejumlah kawasan. Diantaranya di Jalan Ahmad Yani yang kepadatan lalu lintas per hari mencapai 60.000 satuan mobil penumpang (SMP). Kepadatan arus lalu lintas di Jalan RE Martadinata juga teratasi jika jalan tol tengah kota terealisasi. Selain jalan tol tengah kota, investor asal China masih terus survei tentang kelayakan pembangunan bendung karet. Kemarin sore, perwakilan investor survei ke Kali Tempur kemudian hari ini survei ke Blitar, Wlingi dan Bendungan Karangkates.
“Senin besok, investor akan diberi kesempatan untuk menyusun hasil kajian sementara. Karena Senin malam, rencananya investor akan memaparkan hasil kajian sementara ke Pak Wali (wali kota),” jelasnya.
Setelah pemaparan sementara, investor masih tetap melanjutkan survei pada Selasa dan Rabu, pekan depan. Mereka akan diajak ke Sumber Brantas di Kota Batu lalu menyusuri Sungai Brantas hingga ke Kota Malang. Tujuannya untuk menghitung debit air dan siklus banjir 50 tahunan. Bendung karet ini berfungsi untuk hydro micro, air bersih, pengairan dan obyek wisata. Khusus air bersih, PDAM berencana untuk dialirkan ke kawasan industri. (van/mar)

sumber : www.malang-post.com

Koq alternatif dari Pemkot dua-duanya nggak menggembirakan gitu ya?
Kalo alternatif versiku :
1, Dari Singosari - Sengkaling - Wagir - Kebon Agung (soalnya yang sebelah timur sudah ada rencana jalintim yang sudah Ok)
2. Koridor timur - barat dari Madyopuro sampe ke Dau

Pokoqnya tol jangan lewat tengah2 kotalah

hermawan
April 3rd, 2011, 02:11 AM
@ Arekngalam : Akhirnya bisa nonton OVJ siaran dari Graha Cakrawala....
Interiornya megah juga ya

smg820
April 4th, 2011, 05:11 AM
^^ sebetulnya aku setuju dengan jalan toll nya yg bikin ga enak itu kenapa harus bener2 lewat poros tengah kota malang :nuts: kalo dibangun agak ke barat pasti lebih baik, dan juga gak merusak kawasan heritage malang :(
tapi semoga saja investornya mau membangun di malang sesuai berita ini, kalo emang tidak layak ya tidak jadi :bash:

Investor Survey Lokasi Jika Tak Layak, Investasi Tol Tengah-Bendungan Batal (http://www.surya.co.id/cetak/malangraya/investor-survei-lokasi.html)

Disampaikan oleh Wali Kota Malang Peni Suparto, Jumat (1/4) usai peringatan HUT Kota Malang ke-97 di Balaikota, tim investor langsung melakukan survei lokasi dan melakukan studi kelayakan.

Mengenai rancangan tol tengah kota, Peni mengemukakan adanya dua rancangan desain. Yang pertama akan melalui jalur tengah yaitu Jl A Yani hingga keluar kota menuju Kepanjen dan Kota Batu. “Informasinya, jalan tengah yang ada sekarang itu cukup untuk membikin jembatan layang bertiang satu sebagai tol tengah kota. Awalnya mereka tertarik membikin monorel, tetapi melihat kepadatan arus lalu lintas yang begitu tinggi di Kota Malang akhirnya mereka tertarik membikin tol tengah kota,” papar Peni.

Sedangkan rancangan kedua, jalan tol itu dibikin mengikuti aliran sungai di Kota Malang. Hanya saja ini kendalanya pada banyaknya permukiman di bantaran sungai. “Kalau melalui aliran sungai tampaknya sangat sulit karena harus merelokasi ribuan permukiman di bantaran sungai,” kata Peni.

Bendungan Sungai Tempur

Tentang bendungan yang akan dijajaki, menurut Peni, investor China yang tergabung dalam bendera China Water Resources Pearl River berencana membendung sungai Tempur, yaitu pertemuan antara sungai Amprong, Bango, dan Brantas. Sebelumnya Peni mengemukakan pertemuan tiga sungai itu yang diminati oleh investor dan akan digunakan sebagai “bendungan” yang menjadi bahan baku produksi air bersih layak konsumsi.

Hanya saja, mereka masih akan menyurvei bendungan Sengguruh, Sutami, dan Wlingi. Ini untuk mengetahui, apakah apabila Kali Tempur dibendung akan berpengaruh pada pasokan air di tiga bendungan itu.

Peni menambahkan, kerjasama yang dilakukan Pemkot Malang dengan investor China tersebut juga sebagai antisipasi prediksi bahwa antara tahun 2013-2015 Kota Malang akan mengalami krisis air bersih karena beberapa sumber di daerah itu sudah mengalami penurunan debit.

Sementara itu, Overseas Business Dept (OBD), Wang Junhong melalui penerjemahnya Chan Sir Yin mengatakan, pihaknya belum bisa menyebutkan nominal nilai investasinya karena saat ini masih baru dilakukan survei lokasi.

Wang juga belum dapat memaparkan desain lengkap untuk tol tengah kota dan bendungan. Menurutnya, survei kelayakan ini membutuhkan waktu sekitar seminggu. “Jika layak, kami lanjutkan dengan membuat detail engineering design (DED),” ungkapnya.

Direktur Utama PDAM Kota Malang, Jemianto, menyatakan bendungan nanti kemungkinan dalam bentuk rubber dam (bendungan karet) karena mudah pengendaliannya apabila banjir. Bendungan itu nanti akan dimanfaatkan untuk PLN mikrohidro, penyedia air bersih, pariwisata, dan perikanan.

“Debit air bendungan nanti sekitar 150 liter per detik. Produksi air bersih dan listrik akan diperuntukkan bagi industri,” kata Jemianto. n ekn.

smg820
April 4th, 2011, 05:23 AM
:banana: akhirnya ada juga yang berani membuka jalur malang - jogja :D

wisatawan di malang meningkat dan akan menjadikan malang kota MICE tap kenapa belum punya gedung sekelas jatim expo :nuts:

peresmian alun2 batu baru akan dilakukan bukan mei, padahal deadline akhir maret... :ohno: payah...
_________________________________________________________________________________

Abd Saleh Kembangkan Penerbangan Citilink (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=66&Itemid=97)

http://www.malang-post.com/images/stories/Metro%20Raya/0304-bandara-abd-saleh.gif

MALANG– Sukses penerbangan Malang-Denpasar akan diikuti dengan penerbangan-penerbangan antar kota (Citilink) lainnya. Beberapa maskapai penerbangan sudah berancang-ancang untuk membuka penerbangan dengan pesawat kecil di Bandara Abdulrachman Saleh.
Plt. Kepala UPTD Bandara Abdulrachman Saleh Malang, Didik Sudiwinarto menegaskan rencananya akan banyak penerbangan Citilink yang melalui Bandara Abd Saleh. Ada sebagian maskapai yang sudah mengajukan perizinan ke Dirjen Perhubungan Udara, ada juga yang baru melakukan penjajakan. Beberapa penerbangan citilink yang akan ada di Bandara Abd Saleh antara lain, Malang-Banyuwangi, Malang-Yogyakarta, Malang-Balikpapan dan Malang-Banjarmasin.
“Bandara Juanda sudah overload. Saat ini saja, jumlah penumpang sudah mencapai 11,7 juta penumpang sampai akhir 2010 lalu, padahal kapasitasnya hanya 6 juta penumpang. Bandara Abd. Saleh sangat potensial untuk mengurangi beban penerbangan yang ada di Juanda,” kata Didik kepada Malang Post, kemarin.
Dijelaskan, penerbangan Citilink yang akan ada di Bandara Abd Saleh tergantung dari slot time yang ada di Lanud Abd. Saleh. Keberadaan penerbangan sipil jangan sampai mengganggu penerbangan yang ada di Lanud Abd Saleh, khususnya TNI AU. Karena, Lanud Abd Saleh adalah Base Ops dari TNI AU.
Jika Lanud memberikan slot time kepada maskapai yang bersangkutan, artinya ada waktu yang dapat digunakan maskapai untuk penerbangan dari dan ke Bandara Abd Saleh. Tahun ini, penerbangan sipil dari Abd Saleh akan di alihkan ke Bandara Abd Saleh inklav sipil yang berada di luar base ops TNI AU, tapi masih dalam kawasan Lanud Abd Saleh. “Di Jatim sudah ada beberapa daerah yang memiliki bandara seperti Jember, Banyuwangi dan lainnya. Sekarang ini, Bawean juga tengah membangun bandara. Tapi yang terbesar tetap Juanda dan kedua Malang,” terangnya.
Ditambahkan, sebelum bandara inklav sipil di operasionalkan UPTD Bandara, para petugasnya akan diikutkan pelatihan untuk mendapatkan sertifikat petugas bandara. Sesuai dengan UU. No. 1 tahun 2009 tentang penerbangan, mereka yang bertugas di bandara harus bersertifikat baik dibidang keamanan, pemadam kebakaran, air traffic control (ATC) dan lainnya. Saat ini baru sebagian petugas yang sudah mengantongi sertifikat, sebagian lagi masih harus dilakukan pensertifikatkan. Personil UPTD diambilkan dari petugas Dishub yang ada di Malang raya dan Provinsi Jatim.
“Kami nanti akan mengundang trainernya dari Jakarta ke Malang untuk melakukan pensertifikatkan kepada petugas bandara. Biaya itu lebih murah daripada kami harus memberangkatkan petugas ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan itu. Itu akan kami lakukan secara bertahap sampai semuanya memiliki sertifikat,” tandasnya. (aim/udi)

Kunjungan Wisatawan Naik 10 Persen (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=28230:kunjungan-wisatawan-naik-10-persen&catid=46:tribunngalam&Itemid=71)

MALANG-Jumlah kunjungan wisatawan di Kota Malang diprediksi meningkat drastis pada tahun ini. Itu karena selain menghelat sejumlah event tahunan, konsep wisata konvensi yang ditawarkan di kota pendidikan ini menjadi daya tarik tersendiri. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada setiap tahun berkisar antara lima sampai 10 persen.
“Tahun lalu saja sudah meningkat sekitar 10 persen. Total jumlah wisatawan yang berkunjung pada tahun lalu sekitar 154.000 orang,” jelas Ida Ayu. Dia mengatakan, 154.000 wisatawan itu tercatat dari jumlah kunjungan obyek wisata yang ada di kota ini. Sedangkan tingkat okupansi hotel belum termasuk dalam 154.000 wistawan. “Umumnya masih didominasi wisatawan domestik dari berbagai daerah di Malang Raya, Jawa Timur dan berbagai kota disekitarnya. Kita juga terus berupaya untuk menggaet kunjungan wisatawan asing,” katanya.
Mantan Kabid Pariwisata ini menjelaskan, konsep kota wisata mice adalah konsep yang digagas untuk memajukan pariwisata. Wisata mice yakni meeting dan insentif, didalamnya terdapat wisata eksibisi, meeting, seni dan wisata even.
Sarana dan prasarana untuk mendukung konsep mice sudah ada dan terus menjamur di Kota Malang. Misalnya, hotel, mall yang lengkap dengan tempat pertemuan dan fasilitas lainnya.
Di Kota Malang, terdapat 74 hotel yang terdiri dari berbagai tipe. Khusus hotel berbintang saja mencapai 11 hotel. “Dengan konsep wisata yang kami gagas ini, orang yang datang mengikuti pertemuan atau rapat atau pun seminar bisa sekaligus berwisata keluarga. Saat suami rapat, anak dan istri bisa wisata belanja dan wisata lainnya,” katanya.
Sedangkan wisata even yang masih jadi andalan di Kota Malang yakni Malang Kembali yang dihelat setiap bulan Mei. Wisata pendidikan bernuansa tempo dulu ini sudah masuk agenda wisata nasional dan internasional. “Selain itu kegiatan-kegiatan yang menampilkan seni dan budaya yang diadakan masyarakat terus digelar. Kegiatan seni dan budaya itu ikut memacu kunjungan wisata,” pungkasnya. (van/mar)

Ikon Apel Dijadikan Toilet (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=28204:ikon-apel-dijadikan-toilet&catid=47:agropolitan&Itemid=75)

BATU- Taman Alun-alun Kota Batu, yang menghabiskan dan APBD Rp12,5 miliar bakal diresmikan Sabtu (7/5) bersamaan dengan Batu Tourism Centre plus gedung Dewan Kesenian yang menelan anggaran Rp5 M. Secara umum taman tersebut, terlihat cukup bagus dibanding kondisi taman sebelumnya. Namun demikian, sejumlah obyek dinilai bisa cepat rusak maupun dirusak lantaran tak dimbangi pengamanan.
Salah satunya lampion-lampion besar berbentuk buah dan hewan, yang terbuat dari kerangka besi dengan penutup kain oskar tipis. Semua lampion ini, nampaknya akan terus dipasang di atas rumput. Tetapi di pinggir areal lampion berisi lampu hias ini, tidak ada pengaman pagar walaupun itu sekedar pagar pendek.
Tentu, siapapun baik itu anak kecil maupun orang-orang yang suka usil, nantinya bisa dengan mudah memegang lampion itu termasuk merusaknya. Cukup menusukan ujung bolpoin atau disulut dengan rokok, kain lampion itupun sudah bisa rusak.
‘’ Obyek semua lampion ini memang tak dipagari, dan untuk pengamanannya nanti ada petugas yang selalu keliling,’’ungkap seorang pekerja di proyek tersebut. Pertanyaanya, berapa jumlah pekerja yang akan dikerahkan setiap harinya, termasuk seberapa lama mereka bisa bertahan melakukan pengawasan ?.
‘’ Ini proyek yang menelan anggaran besar, jika obyeknya cepat rusak maka uang rakyat akan terbuang sia-sia,’’ujar Hatta, anggota Pemuda Pancasila yang tinggal di Desa Pesanggrahan, Batu.
Salah satu tokoh masyarakat Kota Batu, Didik Mintohardjo mengatakan, karena dana yang digunakan membangun berasal dari negara, semestinya pengerjaannya tidak setenga-setenga.’’ Agar tidak mengganggu pemandangan, sebaiknya di pinggir areal masing-masing lampion itu diberi pagar besi ya kira-kira setinggi 60 Cm untuk pengamanan rumput dan lampion itu,’’jelas Didik.
Sementara permaianan ferris wheels ( bianglala ) juga belum terpasang. Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batu, Susetya Herawan, menjelaskan, pihaknya masih menunggu ferris wheels dari Jakarta. Permainan seperti roda raksasa itu paling lambat tiba di kota ini akhir bulan ini.
Sedangkan lima buah kolam air mancur yang lokasinya menyebar, masih dalam taraf penyelesaian. Sementara itu buah apel ikon kota ini, dituangkan dalam sebuah bangunan, namun di ruang dalamnya akan difungsikan sebagai toilet.’’ Saya khawatir nanti malah dianggap sebuah pelecehan ikon Kota Batu itu,’’ ujar Didik.
Namun demikian, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko memastikan launching akan dilakukan tujuh Mei mendatang. Bahkan, launching bakal diawali dengan pesta hiburan rakyat. ‘’Kami menginginkan ada kegiatan rakyat seperti pawai atau bazaar dalam launching nanti,’’ ungkap Eddy Rumpoko.

smg820
April 4th, 2011, 06:54 AM
Harus Persetujuan Dewan (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=46&Itemid=71)

MALANG – Rencana pembangunan jalan tol tengah yang akan dibangun Planning Surveying & Designing Co, Ltd (PRPSDC) dari China mendapat sambutan positif dari kalangan anggota DPRD Kota Malang. Pembangunan jalan tol tengah itu harus dapat menjadi solusi bagi kemacetan lalu lintas yang kerap dirasakan belakangan ini.
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Syaiful Rusdi. Komisi yang membidangi pembangunan itu belum mengetahui secara detil rencana pembangunan jalan tol tengah kota dan bendungan yang akan dibangun investor dari China.“Kami belum diajak bicara tentang rencana pembangunan yang akan dilakukan investor asal China itu. Mungkin masih belum positif dan masih melakukan penjajakan dengan survei. Kalau memang itu akan berdampak baik untuk masyarakat, kami sepakat,” kata Syaiful kepada Malang Post, kemarin.
Karena berbentuk investasi yang akan dilakukan pihak ketiga, kerjasama itu harus dibicarakan terlebih dahulu dengan para wakil rakyat yang ada di gedung DPRD Kota Malang. Apalagi, kalau pembangunannya menggunakan asset Pemkot Malang, maka harus mendapatkan persetujuan dari dewan sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.
Sama seperti halnya pembangunan Pasar Blimbing dan Dinoyo yang menggunakan asset Pemkot Malang dan dibangun investor. Mantan Ketua Komisi D DPRD Kota Malang itu belum mengetahui apakah pembangunan jalan tol tengah dan bendungan itu akan menggunakan asset Pemkot atau tidak.“Kami akan melihat model pembangunannya terlebih dahulu, apakah akan menggunakan asset Pemkot atau tidak. Kalau menggunakan asset Pemkot, dewan harus diajak bicara karena ada asset Pemkot yang akan digunakan,” ungkapnya.
Seperti diketahui, investor dari China berminat untuk menanamkan investasinya di Kota Malang dengan membangun tol tengah kota dan bendungan. Tim survey dari China, Planning Surveying & Designing Co, Ltd sudah datang ke Kota Malang untuk melakukan survey kelayakan pembangunan itu. Survei pembangunan bendungan untuk micro hidro, pengairan, air bersih dan pariwisata. Lokasi survei di titik pertemuan aliran sungai Brantas dan sungai Amprong. Sedangkan survei jalan tol diakukan di jalan tengah kota.
Politisi PAN itu berharap, pembangunan jalan tol tengah kota itu harus memberikan dampak solusi bagi problem lalu lintas yang sering terjadi saat ini. Jalan A. Yani sudah menjadi langganan macet setiap harinya. Padahal, itu sebagai akses pintu masuk Kota Malang dari arah Surabaya dan sekitarnya. Kali beberapa Dinas Perhubungan Kota Malang melakukan rekayasa lalu lintas tapi belum juga dapat terpecahkan kemacetan lalu lintasnya.“Jangan hanya sekadar membangun saja, pembangunan itu harus memiliki solusi permasalahan yang terjadi di Kota Malang,” tanyanya. (aim/nug)

m3nyun
April 4th, 2011, 07:59 AM
^^ seneng baca berita tentang citilink mau buka rute Malang - Banjarmasin, mudah-mudahan jam dan tarifnya ntar pas, jadi lebih enak kalau mudik :)

sbyctzn
April 4th, 2011, 08:27 AM
Sip sip ntar Mei bisa nyoba Ferris Wheelnya...
Baru Kota Batu di satu kota ada 2 Ferris Wheel Raksasa, Batam aja cuman punya satu...
Very nice!!!

bharadya
April 4th, 2011, 11:20 AM
Akhirnyaaa, ada jalur penerbangan Malang-Jogja! :okay::okay:

Ampelio
April 4th, 2011, 12:44 PM
Memang nggak menarik blas..Sayang
mudah-mudahan nantinya diramaikan dengan usaha restoran, bank, computer dan sejenisnya....
Bukan bengkel, tempat cuci motor/mobil, tambal ban dll

^^Iya mas... rencana yang aneh dan tidak menarik bikin ruko 2 km memanjang monoton:ohno: ...kecuali tiap 150-200 meter di "break" dengan desain ruang terbuka atau diselingi bangunan yg agak besar dan tinggi sbg "anchor" :cheers:

eelhasan
April 4th, 2011, 02:52 PM
:banana: akhirnya ada juga yang berani membuka jalur malang - jogja :D

Beberapa penerbangan citilink yang akan ada di Bandara Abd Saleh antara lain, Malang-Banyuwangi, Malang-Yogyakarta, Malang-Balikpapan dan Malang-Banjarmasin.[/SIZE]


Good News!!

Maskapai apa yg akan mengisi rute2 ini? Wings?

smg820
April 5th, 2011, 06:42 AM
^^ sangat berharap setelah diperpanjang runway nya bakal jadi terminal haji malang raya +KeTuBli :| dan juga jalur menerbangannya ditambah minimal domestik ke wilayah timur Indonesia :D

Gotong Royong Garap Bandara (Baru) Abdulrachman Saleh

Dalam waktu dekat, Malang Raya akan memiliki bandara yang sangat representative dan menjadi bandara terbesar nomor dua di Jatim, setelah Bandara Juanda Surabaya. Bandara Abd Saleh untuk penerbangan sipil akan terpisah dengan Base Ops Lanud Abdulrachman Saleh TNI AU. Bandara inklaf sipil itu dipersiapkan untuk menjadi embarkasi haji Malang raya.

Keberadaan gapura besar bertuliskan Bandara Abdulrachman Saleh yang melintas di atas jalan seluas 30 meter, akan menyambut kedatangan para penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat di Bandara Abd Saleh. Pintu gerbang itu hanya berjarak sekitar 100 meter dari gebang Base Ops TNI AU Lanud Abd Saleh.
Dari depan gapura sudah terlihat jalan mulus yang dibagi empat. Masing-masing lajur dibagi dua jalur untuk jalur mobil dan sepeda motor. Di kanan-kirinya masih dipenuhi dengan kebun tebu yang menjurai ke atas.
Jalan itu yang akan membawa penumpang pesawat ke Bandara Abd Saleh yang baru terpisah dari Base Ops TNI AU. Dari gapura hingga ke bandara harus menempuh jarak sekitar 1,3 km.
Di dalam bandara sudah terlihat dua bangunan besar yang mayoritas berwarna merah muda. Satu bangunan besar digunakan sebagai bandara untuk kedatangan dan keberangkatan para penumpang dari dan ke Abd Saleh. Satu bangunan lagi yang ada di depannya akan menjadi kantor administrasi bandara.
Genset berkuatan 100 KVA juga sudah disiapkan di sisi kantor administrasi bandara. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih juga sudah dibuatkan sumur bor lengkap dengan tandon besarnya.
Untuk mewujudkan bandara penerbangan sipil itu bukan mimpi satu malam. Bandara yang memiliki parkir untuk ratusan kendaraan itu sudah direncanakan sejak tahun 2005 lalu.
Pembangunannya pun dilakukan secara gotong royong antara Pemda se Malang Raya yang didukung Pemprov Jatim. Untuk mewujudkannya, Pemda se Malang Raya rela mengucurkan dana APBD untuk membangun penerbangan sipil dari Lanud Abd Saleh.
’’Semuanya kami lakukan bersama antara pemerintah pusat, Pemprov Jatim, dan juga Pemda se Malang Raya. Sinergi ini untuk membuka jalur trasnportasi udara yang akan semakin membuka perkembangan perekonomian di Malang Raya dan sekitarnya,’’ kata Plt. Kepala UPTD Bandara Abd. Saleh, Didik Sudiwinarto yang belum lama diangkat gubernur untuk mempersiapkan operasional bandara yang baru.
Untuk persiapan bandara yang baru, dilakukan sinergi dengan pemerintahan di semua tingkatan. Pemerintah pusat yang mengucurkan dana untuk pembuatan apron (tempat parkir pesawat) dan perpanjangan runway dari APBN pemerintah pusat, pembangungan gedung terminal bandara dibebankan kepada Pemprov Jatim.
Pembangunan kantor admin bandara menjadi kewenangan Pemkab Malang serta pembebasan lahan seluas 4 hektar untuk akses masuk ke bandara serta jaringan listriknya.
Pemkot Malang mendapatkan bagian untuk mebeler dan AC di ruang terminal. Pemkot Batu mendapatkan bagian untuk pengadaan mebeler dan AC di kantor admin bandara.
’’Semua bangunan sudah siap, tinggal memasang jaringan listrik, mebeler dan kelengkapan bandara lainnya,’’ ungkapnya.
Rencananya, sebelum lebaran pada Agustus mendatang, bandara kebanggaan masyarakat Malang Raya itu akan mulai dioperasionalkan.
Kalau saat ini, baru ada empat maskapai penerbangan, Sriwijaya Air, Garuda, Batavia Air dan Wing’s Air, nantinya akan banyak lagi maskapai yang akan terbang dari Bandara Abdulrachman Saleh dengan banyak tujuan, termasuk penerbangan jarak dekat atau citilink.
Bandara itupun dipersiapkan untuk menjadi embarkasi haji bagi umat Islam di Malang Raya dan sekitarnya. Kalau selama ini, embarkasinya masih menggunakan Bandara Juanda yang sudah overload, kedepannya tidak harus ke Surabaya.
Dari Bandara Abd Saleh bisa langsung terbang ke tanah suci di Mekkah dan Madinah. Pada tahun ini pula, pemerintah pusat akan memperpanjang landasan dari semula 1.980 meter menjadi 2.250 meter sehingga bisa dilalui pesawat berbadan besar. Untuk melayani para penumpang, juga sudah disiapkan loket penjualan tiket dan toilet sebanyak delapan tempat.
’’Saat ini ruang terminal bandara masih menjadi satu antara kedatangan dan keberangkatan. Pemprov Jatim sudah menganggarkan untuk membuat satu bangunan lagi untuk terminal kedatangan. Nantinya keberangkatan dan kedatangan akan terpisah,’’ terangnya.
JIka sudah dioperasionalkan menjadi bandara sipil akan sangat memudahkan para penumpang. Karena tidak lagi berada di markas militer TNI AU.
Meski berada di bandara sipil, faktor keamanan tetap menjadi prioritas utama. Petugas keamanan yang akan bertugas pun harus mendapatkan sertifikat dari otoritas penerbangan. Secara bertahap semua petugas yang diikutkan pelatihan untuk mendapatkan sertifikat sesuai dengan amanah undang-undang.

Pemkot Siap Hibahkan Utilitas Bandara (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=28290:pemkot-siap-hibahkan-utilitas-bandara&catid=47:agropolitan&Itemid=75)

BATU – Pemkot Batu siap menghibahkan utilitas Bandara Abdulrachman Saleh, kepada UPTD Bandara yang telah dibentuk gubernur Jatim. Kesiapan itu sebagai bukti komitmen terhadap pengoperasionalan bandara inklav sipil, yang terpisah dengan base ops TNI AU.
Sesuai dengan MoU tiga daerah Malang raya dan Pemprov Jatim, Kota Batu mendapatkan jatah untuk pengadaan AC, mebeler dan CCTV yang akan ditempatkan di kantor administrasi bandara.
“Kami siap untuk segera melengkapi fasilitas bandara sesuai dengan MoU, yang telah disepakati bersama. Tapi kami masih menunggu pembagian hasil airport tax sebelumnya, apakah sudah masuk ke Pemkot Batu ataukah belum,” jelas Kabag Humas Pemkot Batu, Robiq Yunianto kepada Malang Post, kemarin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Plt. UPTD Bandara, Didik Sudiwinarto menagih komitmen Pemda di Malang raya untuk melengkapi sarana dan prasarana yang ada di bandara. Komitmen itu sudah dituangkan dalam MoU, yang telah ditanda tangani bersama. Pasalnya, pembangunan terminal bandara dan kantor administrasi sudah rampung dibangun. Dia berharap sarana prasarana juga dapat cepat terpenuhi. Semakin cepat terpenuhi akan semakin cepat operasional bandara itu.
Menurut Robiq, tidak membutuhkan waktu lama untuk pengadaan sarana dan prasarana yang menjadi kewajiban Pemkot Batu. Pasalnya, anggarannya sudah disiapkan dalam APBD tahun 2011.“Kalau pengadaanya tidak perlu waktu lama. Kalau dipastikan sudah ada hasil pembagian airport tax, Pemkot akan segera melakukan pengadaan barang-barang itu,” ungkapnya.
Terpisah, Pemkot Malang pun sudah siap untuk pengadaan Ac dan mebeler yang akan ditempatkan di terminal kedatangan dan keberangkatan bandara. Namun untuk penyerahan barang-barang yang akan dihibahkan itu, masih menunggu surat dari UPTD Bandara untuk kesiapan penyerahan itu. Menurut Kadishub Kota Malang, M Yusuf, Pemkot Malang sudah menganggarkan Rp 470 juta lebih dalam APBD.
“Kalau surat itu sudah kami terima, kami akan segera lakukan pengadaan barang-barang itu. Karena barang itu akan dihibahkan, maka harus ada yang menerimanya, dalam hal ini UPTD Bandara yang sudah diangkat gubernur,” pungkasnya.

smg820
April 5th, 2011, 06:56 AM
Rancang Bike Zone (http://www.malang-post.com/index.php?option=com_content&view=article&id=28311:rancang-bike-zone-&catid=46:tribunngalam&Itemid=71)

Pemkot Malang
MALANG- Pemkot Malang tengah merancang bicycle track atau bike zone untuk memanjakan pengguna sepeda kayuh di Kota Malang. Zona bersepeda itu akan dibangun di kawasan jalan gunung-gunung di Kota Malang serta di kawasan Buring. Kawasan gunung digunakan segala jenis sepeda sedangkan Buring khusus sepeda gunung. Konsep itu dikembangkan lantaran pemkot sudah melangkah lebih dulu dengan program pembenahan zona pedestrian. Selain akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki, maka kaum gowes alias pesepeda juga mendapat perhatian. Konsep itu dikembangkan lantaran masih cukup sulit mewujudkan pedestrian yang menyatu dengan zona sepeda “pancal”.
“Bicycle track kita arahkan ke kawasan jalan gunung-gunung, ini sudah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang,” jelas Kabid Tata Kota Bappeko Malang, Erik S Santoso kepada Malang Post. Saat ini, kata dia pemkot telah mempercantik pedestrian di kawasan Jalan Semeru, Jalan Kawi, Jalan Ijen serta kawasan Jalan Majapahit hingga bundaran Tugu. Pemkot menyediakan trotoar yang aman serta apik dari segi artistik. Program itu bakal makin lengkap bila nanti ada zona khusus pesepeda di jalan gunung-gunung dekat kawasan pedestrian.
“Kawasan jalan gunung-gunung dan kawasan Buring merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan fungsi berbeda. Buring akan menjadi jalur sepeda untuk tipe offroad, sedangkan kawasan jalan gunung-gunung (misalnya Jalan Semeru, Jalan Ijen, Jalan Panderman dan Jalan Arjuno),” urainya. Malah, tambah Erik, untuk desain bicycle track serta hutan Kota Buring masuk tiga besar tingkat nasional. Realisasi program itu menunggu guyuran anggaran dari APBD. Berkaca dari Bandung dan kota internasional lainnya, sudah waktunya Kota Malang memiliki zona tersebut. “Kalau untuk pedestrian terutama pejalan kaki memang diarahkan ke kawasan Kayutangan,” tegas dia.
Zona pedestrian, prinsipnya adalah keamanan pejalan kaki, kenyamanan serta batas fisik rumah dan jalan. Sayangnya, kata Erik, sebagaian jalan di Kota Malang tak memenuhi ruang milik jalan (rumija). Seperti di Jalan Galunggung, kebanyakan rumah pintunya langsung berbatasan dengan jalan.
“Seharusnya rumija itu ada trotoar untuk pedestrian, drainase, baru badan jalan, kelemahannya di kota kita tidak semua jalan memiliki rumija seperti itu. Pedestrian selain fungsinya juga harus menimbulkan segi artistik tertentu,” ungkapnya.

Sahid Group jajaki kelola Resort Selorejo (http://www.bisnis-jatim.com/?p=9887)

MALANG: Sahid Group Hotel menjajagi kemungkinan bersinergi dengan Perum Jasa Tirta I dalam mengelola Resort Selorejo yang berada di obyek wisata Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang.
Vice Presiden Sahid Group, Hariadi B. Sukamdani, mengatakan Sahid menyambut baik upaya PT. Perum Jasa Tirta I yang ingin berkerjasama dalam hal pengelolaan resort di Bendungan Selorejo. “Kami sedang menjajagi untuk mengelola properti milik Perum Jasa Tirta tersebut,” kata Hariadi hari ini.
Selain merintis kerjasama dengan Perum Jasa Tirta I, kehadiran Sahid di Malang, lanjut dia, membahas kerjasama dengan PT Infomedia serta menindaklanjuti kerjasama dengan BRI Syariah di bidang layanan paket umrah dan haji.
Menurut Hariyadi, potensi bisnis obyek wisata Selorejo cukup besar. Hal itu yang membuat Sahid Group tertarik menerima tawaran Jasa Tirta. ”Resort di Selorejo memiliki 104 kamar dan obyek wisata air yang potensial.”
Potensi tersebut, lanjut dia, agak spesifik dibandingkan dengan resort sejenis yang ada di Malang maupun Surabaya. Kawasan tersebut, kata Hariadi memiliki prospek bagus untuk membudik pasar korporasi dam wisata konvensi.
“Secara umum Jawa Timur yang memiliki 38 kabupaten dan kota merupakan pangsa pasar yang menarik.” ujarnya.
Apalagi, lanjut Hariadi, selain Selorejo, Perum Jasa Tirta juga memiliki properti lain yang berada dibawah kendalinya yakni di Bendungan Wonorejo Kabupaten Tulung Agung dan di Bendungan Sutami Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang.
“Tidak menutup kemungkinan kerjasama akan terus kami kembangkan, namun sejauh ini yang sedang kami jajaki baru kerjasama di Selorejo yang punya sarana wisata air,” tambah dia.
___________________________________________________________________
good news :banana: :banana:
bandara segera beroperasi :okay:
malang punya bike zone :okay:
Hotel sahid masuk selorejo :okay:

hermawan
April 5th, 2011, 09:34 AM
del

hermawan
April 5th, 2011, 09:39 AM
[del

hermawan
April 5th, 2011, 09:40 AM
^^ sebetulnya aku setuju dengan jalan toll nya yg bikin ga enak itu kenapa harus bener2 lewat poros tengah kota malang :nuts: kalo dibangun agak ke barat pasti lebih baik, dan juga gak merusak kawasan heritage malang :(
tapi semoga saja investornya mau membangun di malang sesuai berita ini, kalo emang tidak layak ya tidak jadi :bash:

Investor Survey Lokasi Jika Tak Layak, Investasi Tol Tengah-Bendungan Batal (http://www.surya.co.id/cetak/malangraya/investor-survei-lokasi.html)

Disampaikan oleh Wali Kota Malang Peni Suparto, Jumat (1/4) usai peringatan HUT Kota Malang ke-97 di Balaikota, tim investor langsung melakukan survei lokasi dan melakukan studi kelayakan.

Mengenai rancangan tol tengah kota, Peni mengemukakan adanya dua rancangan desain. Yang pertama akan melalui jalur tengah yaitu Jl A Yani hingga keluar kota menuju Kepanjen dan Kota Batu. “Informasinya, jalan tengah yang ada sekarang itu cukup untuk membikin jembatan layang bertiang satu sebagai tol tengah kota. Awalnya mereka tertarik membikin monorel, tetapi melihat kepadatan arus lalu lintas yang begitu tinggi di Kota Malang akhirnya mereka tertarik membikin tol tengah kota,” papar Peni.

Sedangkan rancangan kedua, jalan tol itu dibikin mengikuti aliran sungai di Kota Malang. Hanya saja ini kendalanya pada banyaknya permukiman di bantaran sungai. “Kalau melalui aliran sungai tampaknya sangat sulit karena harus merelokasi ribuan permukiman di bantaran sungai,” kata Peni.


Kenapa Bos Inep nggak mengarahkan ke monorelnya saja, lebih realistis dan nggak mengganggu estetika kota
malahan akan semakin mempercantik kota
Nggak kebayang kalo dari A. Yani sampe Celaket jalannya ditumpuk kaya Jakarta By Pass gitu:bash::bash::bash: akan jadi seperti apa wajah Malang

eelhasan
April 6th, 2011, 12:34 AM
Kenapa Bos Inep nggak mengarahkan ke monorelnya saja, lebih realistis dan nggak mengganggu estetika kota
malahan akan semakin mempercantik kota
Nggak kebayang kalo dari A. Yani sampe Celaket jalannya ditumpuk kaya Jakarta By Pass gitu:bash::bash::bash: akan jadi seperti apa wajah Malang

Kenapa banyak orang nggak belajar dari kegagalan jakarta? tol tengah kota hanya akan mengurangi kemacetan sesaat kemudian justru menambah ruwet lalu lintas.
Banyak orang bilang tol semanggi adalah jembatan terpanjang di Indonesia,, butuh hampir 1 jam untuk melewatinya!

MRT satu2nya solusi kemacetan, busway memakan jalan jadi monorel yang paling tepat.

gussinyo
April 6th, 2011, 02:40 AM
Kenapa banyak orang nggak belajar dari kegagalan jakarta? tol tengah kota hanya akan mengurangi kemacetan sesaat kemudian justru menambah ruwet lalu lintas.
Banyak orang bilang tol semanggi adalah jembatan terpanjang di Indonesia,, butuh hampir 1 jam untuk melewatinya!

MRT satu2nya solusi kemacetan, busway memakan jalan jadi monorel yang paling tepat.


mgkn biaya monorel mahal bro..

hermawan
April 6th, 2011, 03:36 AM
Saya nggak optimis proyek2 begini bisa terealisasi disini....
Monorel? di Jakarta saja nggak jelas proyeknya kapan jadi..
Kota-kota besar lain seperti Surabaya, Bandung, Medan masih mimpi. Apalagi Malang

Jalan Tol? sama juga ruwet perencanaannya
Tol trans Java yang jelas2 proyek prioritas, perkembangannya lelet seperti uler bulu
Dugaanku ada regulasi yang ruwet di birokrasi kita
Akhirnya ujung2nya investor mundur

hermawan
April 6th, 2011, 04:29 AM
MCS investasi kondotel Rp80 miliar di Malang
Oleh Choirul Anam Apr 5, 2011

MALANG: Pengembang PT Mutiara Citra Sentosa, anggota grup Podo Joyo Masyhur, membangun apartemen dan kondotel senilai Rp80 di Kota Malang.

Direktur Mutiara Citra Sentosa (MCS) Tri Wedyanto, mengatakan launching dari proyek tersebut pada Mei 2011 di Surabaya.
“Launching akan kami lakukan di Surabaya karena segmen dari apartemen dan kondotel tersebut terutama warga dari Surabaya dan Jakarta, di samping warga Malang sendiri,” kata Tri Wedyanto hari ini.

Nantinya, lanjut dia, apartemen dan kondotel tersebut berjumlah 800 unit dengan total investasi sekitar Rp80 miliar. Properti itu akan dikelola manajemen Swiss Bell Hotel.

Menurut Tri, pengelolaan manajemen profesional menjadi relevan dengan asumsi pemilik kondotel dan apartemen tidak selalu menempatinya. Terutama bagi pemilik apartemen dan kondotel yang berasal dari luar kota.

Mereka ke Malang sangat jarang, hanya untuk keperluan kunjungan kerja, menjenguk anak, atau berlibur saja. Dengan tidak ditempatinya apartemen dan kondotel oleh pemiliknya, maka mereka merugi karena membayar service charge.

Dengan adanya pengelola, tambah dia, apartemen dan kondotel tersebut bisa disewakan kepada pengguna lain secara temporer. Dengan begitu bisa menutup biaya service charge, bahkan kemungkinan masih ada sisanya.

Menurut dia, pembangunan kondotel di Kota Malang sudah menjadi kebutuhan menyusul tren perkembangan Kota Malang dengan berbagai fasilitas infrastruktur penunjangnya. ”Sudah ada penerbangan langsung ke Malang serta akan dibukannya ke kota-kota lainnya seperti Yogya, Ujungpandang, dan Banjarmasin.

Bahkan perkembangan Kota Malang akan semakin signifikan jika tol Gempol-Malang sudah terealisasi. Dengan adanya tol tersebut, waktu tempo pengguna mobil dari Surabaya ke Malang semakin singkat.(dw)

link : http://www.bisnis-jatim.com/?p=9968

Ini proyek yang mana ya? lupa..kalo nggak salah yang dibelakang MX Square ya

jaya99
April 6th, 2011, 04:40 AM
Selamat siang..
Maaf kalo salah kamar..
Mohon bantuannya..
hotel/penginapan yang murah di malang ndk jauh dari pusat kota malang apa ya, ada rencana mau ke malang dalam waktu dekat..
trims.

smg820
April 6th, 2011, 06:57 AM
Good News!!
Maskapai apa yg akan mengisi rute2 ini? Wings?

sampai sekarang masih dirahasiakan oleh UPTD Bandara maskapai mana yg akan mengisi rute ini :nuts:

Kenapa Bos Inep nggak mengarahkan ke monorelnya saja, lebih realistis dan nggak mengganggu estetika kota
malahan akan semakin mempercantik kota
Nggak kebayang kalo dari A. Yani sampe Celaket jalannya ditumpuk kaya Jakarta By Pass gitu:bash::bash::bash: akan jadi seperti apa wajah Malang

Kenapa banyak orang nggak belajar dari kegagalan jakarta? tol tengah kota hanya akan mengurangi kemacetan sesaat kemudian justru menambah ruwet lalu lintas.
Banyak orang bilang tol semanggi adalah jembatan terpanjang di Indonesia,, butuh hampir 1 jam untuk melewatinya!

MRT satu2nya solusi kemacetan, busway memakan jalan jadi monorel yang paling tepat.

kalau saya setuju dengan rencana toll ini tapi kenapa harus lewat tengah kota yg udah dari jaman belanda jalan itu jadi jalan yg bersejarah dan banyak bangunan kuno disekitarnya, heran juga baca dikoran malah mau dibangun diatas sungai brantas? bukannya DAS brantas itu ga boleh dibuat bangunan ya :nuts::nuts:

sangat setuju dengan MRT atau monorel tapi biayanya pasti sangat tinggi dan tidak memugkinkan untuk bisa dibangun di malang yg penduduknya hanya 1jt lebih dibandingkan jakarta, medan dan surabaya... :ohno:

kalau untuk busway juga ga mungkin karna jalannya sempit jadi BRT yang tanpa jalan khusus itu yg memungkinkan dan juga kereta komuter...

MCS investasi kondotel Rp80 miliar di Malang

Ini proyek yang mana ya? lupa..kalo nggak salah yang dibelakang MX Square ya

sepertinya iya mas, karna dari berita terakhir SB yang akan mengelola condotel di MX

smg820
April 6th, 2011, 07:02 AM
rehat sejenak dengan pembahasan Toll tengah kota itu... :D

Update Terbaru progres Alun-alun Batu

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture012.jpg
^^ icon terbaru Kota Batu menggantikan tugu yang dibongkar sebelumnya

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture013.jpg
^^ Arena Permainan Anak

smg820
April 6th, 2011, 07:04 AM
Update Terbaru progres Alun-alun Batu

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture014.jpg
^^ information Center Alun-alun Batu (Strawberri) Toilet (apel)

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture011.jpg
^^ Fondasi Lokasi Ferris wheel akan dibangun :banana:

gussinyo
April 6th, 2011, 08:52 AM
top
bbrp kli lwt tp gak sempat ambil pictx

gussinyo
April 6th, 2011, 08:56 AM
MCS investasi kondotel Rp80 miliar di Malang
Oleh Choirul Anam Apr 5, 2011

MALANG: Pengembang PT Mutiara Citra Sentosa, anggota grup Podo Joyo Masyhur, membangun apartemen dan kondotel senilai Rp80 di Kota Malang.

Direktur Mutiara Citra Sentosa (MCS) Tri Wedyanto, mengatakan launching dari proyek tersebut pada Mei 2011 di Surabaya.
“Launching akan kami lakukan di Surabaya karena segmen dari apartemen dan kondotel tersebut terutama warga dari Surabaya dan Jakarta, di samping warga Malang sendiri,” kata Tri Wedyanto hari ini.

Nantinya, lanjut dia, apartemen dan kondotel tersebut berjumlah 800 unit dengan total investasi sekitar Rp80 miliar. Properti itu akan dikelola manajemen Swiss Bell Hotel.

Menurut Tri, pengelolaan manajemen profesional menjadi relevan dengan asumsi pemilik kondotel dan apartemen tidak selalu menempatinya. Terutama bagi pemilik apartemen dan kondotel yang berasal dari luar kota.

Mereka ke Malang sangat jarang, hanya untuk keperluan kunjungan kerja, menjenguk anak, atau berlibur saja. Dengan tidak ditempatinya apartemen dan kondotel oleh pemiliknya, maka mereka merugi karena membayar service charge.

Dengan adanya pengelola, tambah dia, apartemen dan kondotel tersebut bisa disewakan kepada pengguna lain secara temporer. Dengan begitu bisa menutup biaya service charge, bahkan kemungkinan masih ada sisanya.

Menurut dia, pembangunan kondotel di Kota Malang sudah menjadi kebutuhan menyusul tren perkembangan Kota Malang dengan berbagai fasilitas infrastruktur penunjangnya. ”Sudah ada penerbangan langsung ke Malang serta akan dibukannya ke kota-kota lainnya seperti Yogya, Ujungpandang, dan Banjarmasin.

Bahkan perkembangan Kota Malang akan semakin signifikan jika tol Gempol-Malang sudah terealisasi. Dengan adanya tol tersebut, waktu tempo pengguna mobil dari Surabaya ke Malang semakin singkat.(dw)

link : http://www.bisnis-jatim.com/?p=9968

Ini proyek yang mana ya? lupa..kalo nggak salah yang dibelakang MX Square ya

bbrp kali ke MX square, di blkgx itu ada gedung buat parkir, jd bingung lokasi kondotel ini, apa diatas parkir ini ya?

hermawan
April 6th, 2011, 09:41 AM
^^
Sepertinya begitu mas, di atas lahan parkir
Oya ada yang tahu perkembangan MCP?

ardindonesia
April 6th, 2011, 09:48 AM
rehat sejenak dengan pembahasan Toll tengah kota itu... :D

Update Terbaru progres Alun-alun Batu

http://i1204.photobucket.com/albums/bb409/smg820/project/Picture012.jpg
^^ icon terbaru Kota Batu menggantikan tugu yang dibongkar sebelumnya



Makin mantab Batu meninggalkan Kota Malang dalam melayani wisatawan yg berkunjung ke Batu.:cheers: Proyek alun-alun malang gak2 mulai-mulai tapi Kota Batu diam-diam langsung renovasi alun-alunnya...:)

sbyctzn
April 6th, 2011, 01:50 PM
Kota Batu emang TOP!

hermawan
April 6th, 2011, 03:31 PM
Memang Inep nggak ada inovasi babar blas. nggak kreatif:bash::bash::bash:

OPTX
April 6th, 2011, 03:40 PM
Desain lain dari Batu Town Square

http://i55.tinypic.com/112acxv.jpg

http://i54.tinypic.com/29pc1no.jpg

hermawan
April 6th, 2011, 04:03 PM
Yang Lama
Batu Town Square

http://img801.imageshack.us/img801/5200/batutownsquare.jpg

Lokasi : Jl.Diponegoro Batu Jawa Timur
Owner : PT.Matahari Putra Prima
Kontraktor : PT.Surya Bangun Persada Indah
Status : Under Construction ?

Yang Baru


Desain lain dari Batu Town Square

http://i55.tinypic.com/112acxv.jpg

http://i54.tinypic.com/29pc1no.jpg

Yang mana nih yang dipakai?

gophar
April 6th, 2011, 04:53 PM
saya suka desain yang baru, lebih modern, yang lama seperti ruko

bharadya
April 6th, 2011, 05:39 PM
^^ Aku juga prefer yg kedua, tapi desain glassy-nya sekilas mirip sama Matahari/Hypermart di kota lain di Jatim, kayaknya Madiun. deh/ :ohno::ohno:

ardindonesia
April 6th, 2011, 06:08 PM
^^ memang lebih bagus yg kedua, yg pertama mirip matos. semoga cepat terealisasi, habis wisata alam sebelum pulang bisa lanjut wisata belanja n kuliner. Memang Batu gak ada matinya..:cheers:

sbyctzn
April 7th, 2011, 02:29 AM
Wah setuju yang kedua aja yang dipakai, lebih kinclong...

^^ Aku juga prefer yg kedua, tapi desain glassy-nya sekilas mirip sama Matahari/Hypermart di kota lain di Jatim, kayaknya Madiun. deh/ :ohno::ohno:

iya mas Bhar...
Desain glassy nya mirip banget sama Hypermart Madiun.

http://img3.imageshack.us/img3/1081/plazamadiun1.jpg

http://img519.imageshack.us/img519/9969/plazamadiun2.jpg

pict by asterix

gussinyo
April 7th, 2011, 03:02 AM
iya lbh keren desain ke-2..
kmrn lewat ngintip lokasi Batos, perataan lahan udah selesai, lg masang paku bumi, dueng.. dueng..

hermawan
April 7th, 2011, 03:09 AM
Jadi gambar baru itu revisi yang dulu ya....
baguslah...lebaran sudah dapat dinikmati

smg820
April 7th, 2011, 03:34 AM
^^ wah keren tuh desain yg kedua emang :okay:
btw yg sisi lengkung warna coklat itu kira2 pake bahan apa ya? kalo cuman pake bata +di cat ntar jadinya mengecewakan kek MOG dong... udah ga keliatan keren... :nuts:

smg820
April 7th, 2011, 03:37 AM
^^
Sepertinya begitu mas, di atas lahan parkir
Oya ada yang tahu perkembangan MCP?

iya mas, dulu pernah sempet nanya ke marketing nya kalo MX condotel akan dibangun di atas gedung parkir yg sekarang udah berdiri dan ada 2tower, pembangunan dimulai semester2 tahun ini :D

MCP progres terakhir masih dalam proses pengerukan untuk basement...

PAYIB
April 8th, 2011, 02:42 PM
Isimrep,sob.:)
Koseb ugngim,ualak idaj,ayas uam ngatad ek Ngalam.
Ayas uam ngukud REAL MATARAM nawal PERSEMA id KANJURUHAN.
Ada ga Ngalamania disini?:)

hermawan
April 8th, 2011, 03:36 PM
Isimrep,sob.:)
Koseb ugngim,ualak idaj,ayas uam ngatad ek Ngalam.
Ayas uam ngukud REAL MATARAM nawal PERSEMA id KANJURUHAN.
Ada ga Ngalamania disini?:)
Wah osob kilawane ajur sam:lol::lol::lol:

PAYIB
April 8th, 2011, 04:10 PM
Wah osob kilawane ajur sam:lol::lol::lol:

Masih salah,ya?
Padahal mikire lama tuh..
Penting,keinginan sy menginjakan kaki di Malang akhirnya terkabul..hehe
Eh,bkn Kanjuruhan tp Gajayana..itu di kotanya apa kabupaten,sob?
Bareng Royal Guards,suporter RM,minggu pagi pe Ngalam,rencana jg mau nyambangi salah satu t4 wisata gitu.Ada ga yg mau jemput saya?hehe
Sori sob OOT..doain aj ya RM menang..hehe
Salam satu hati.

hermawan
April 8th, 2011, 04:19 PM
he..he..he....
perlu 1 tahun tinggal di Malang untuk belajar dengan 'native speaker'
Waduh, sayang saya ada di Tangerang........
Mungkin teman2 di Malang mau bantu?
Oya Gajayana ada di tengah2 kota Malang...
Kalo Kanjuruhan masih 30 km arah selatan Malang
Wow nama Royal Guards terasa keren dibanding yang pake mania2 (bosan)
good luck sam

PAYIB
April 8th, 2011, 05:42 PM
he..he..he....
perlu 1 tahun tinggal di Malang untuk belajar dengan 'native speaker'
Waduh, sayang saya ada di Tangerang........
Mungkin teman2 di Malang mau bantu?
Oya Gajayana ada di tengah2 kota Malang...
Kalo Kanjuruhan masih 30 km arah selatan Malang
Wow nama Royal Guards terasa keren dibanding yang pake mania2 (bosan)
good luck sam

Kanjuruhan msh 30 km arah selatan Malang?wow msh jauh,sob..masuk kabupaten ya?
Kalo 30 km dr kota Jogja ke selatan sdh jauh melewati Bantul n nyemplung ke laut selatan..hehe
Stadion Sultan Agung(Bantul) dan Stadion Maguwoharjo(Sleman) sj jaraknya cuma lbh krg 15 km dan di tengah2 nya ada kota Jogja.
Malang mmg luas ya..para kera kera Ngalam(hehe..salah ga) terutama Aremania yg kondang itu klo datang ke Kanjuruhan trnyata hrs nempuh jarak 30 km..jauh bgt sob..hehe

bharadya
April 8th, 2011, 06:01 PM
^^ Gimana gak luas, kabupaten Malang itu kabupaten terluas kedua Jatim. Kota Malangnya pun secara ukuran juga terhitung luas. :):)

sbyctzn
April 8th, 2011, 07:40 PM
@payib:
Bahasa walikan malang tidak dipukul sama rata semua kosakata dibaca terbalik dari belakang.
Ada pakemnya, tapi g tau sudah ada yang nyusun kamusnya apa belum.
Contohnya MALANG, bukan dibaca GNALAM tapi NGALAM.
Setau saya sih begitu dari temen2 saya arek2 Malang..
CMIIW, bukan begitu mas Heri?
Kalau g tau trus asal balik kosakata malah diketawain, ckckck... Dulu awal2 gaul pake walikan juga gitu saya.

studio_one
April 8th, 2011, 08:45 PM
^^ Gimana gak luas, kabupaten Malang itu kabupaten terluas kedua Jatim. Kota Malangnya pun secara ukuran juga terhitung luas. :):)

Kalo secara kabupaten bukan nya malang yg terluas di jatim yah?

gophar
April 9th, 2011, 01:36 AM
http://gophar.br4.net/wp-content/uploads/2011/04/jarak_stadion_gajayana_dan_kanjuruan.jpg

lebih tepatnya 20.3km

hermawan
April 9th, 2011, 03:23 AM
@payib:
Bahasa walikan malang tidak dipukul sama rata semua kosakata dibaca terbalik dari belakang.
Ada pakemnya, tapi g tau sudah ada yang nyusun kamusnya apa belum.
Contohnya MALANG, bukan dibaca GNALAM tapi NGALAM.
Setau saya sih begitu dari temen2 saya arek2 Malang..
CMIIW, bukan begitu mas Heri?
Kalau g tau trus asal balik kosakata malah diketawain, ckckck... Dulu awal2 gaul pake walikan juga gitu saya.

Betul mas Angga....
nih dapat info dari teman, ada yang bahas khusus bahasa Walikan
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3459472
Untuk mas PAYIB, mudah-mudahan enjoy di Malang
Pada hakekatnya warga Malang dan Yogya itu sama2 bersahabat

PAYIB
April 9th, 2011, 04:06 AM
@hermawan,nuwun mas sob.
Denger2 mau dibuka flight Malang-Jogja yak?Keren tuh,bisa jadi jalur flight terpendek.Mas Bharada yg domisili di Bantul kidul kono klo dolan ke Malang plg cm butuh 30 menit sdh smpe Malang..hehe.
Btw,sdh waktunya Malang punya bandara internasional scr Jatim yg luas bgt baru ada satu Juanda.Tp denger2 Bojonegoro jg mau bikin lapter yak?