View Full Version : INDONESIA M&E INTELLIGENT BUILDING COMMUNITY


Joe Philip
November 12th, 2008, 12:57 PM
[/B]Dear pals,

Mayoritas dari populasi teman2 disini pasti dari kalangan disiplin ilmu Civil work & Architectural etc. namun sebagai bagian terpenting dan urat nadi dari suatu Bangunan Skyscrapper komunitas M&E (Mechanical & Electrical) masih jarang sekali ada disekitar kita, apalagi komunitas Intelligent Building System yang wajib diimplementasikan pada setiap bangunan baru di Eropah & Amerika sejak 1997.

Intelligent Building System adalah teknologi dengan Instalasi yang memun gkinkan seluruh perangkat fasilitas Gedung dapat dirancang dan diprogram sesuai kebutuhan, keinginan & kontrol otomatis terpusat.

Kehebatan teknologi system ini hanya dibatasi oleh daya imajinasi sang perencana & programmer systemnya.

Oleh karena itu untuk tujuan menambah wawasan tentang Mechanical & Electrical, Intelligent Building system tsb, maka saya ingin mengajak teman yang memiliki skill & knowledge maupun pengalaman dalam bidang tersebut serta teman2 skyscrapper maniac all over the world yang suka,curios ,just 4 fun atau anything untuk sharing & posting pada thread ini.
akhir kata...let's get it on.
thanks

peace
:cheers:

=NaNdA=
November 12th, 2008, 02:09 PM
ikutan bos joe philip.. :D

emang fungsi mechanical di konstruksi apa ya?

Joe Philip
November 12th, 2008, 07:06 PM
hi nda,
mechanical dalam konteks bangunan skyscrapper antara lain adalah pekerjaan Plumbing atau system pemipaan air bersih,kotor & pembuangan yang berfungsi untuk mensupply air bersih dari sumber baik dari PDAM maupun Air dalam tanah dan air Cadangan yang dirancang secara mekanis,elektris maupun otomatis untuk memenuhi kebutuhan dan mengalirkan air kotor & air buangan keseptic tank,penampungan ataupun kesaluran kota secara mekanisme grafitasi.

Lalu ada Sprinkler system adalah jaringan pemipaan dengan standby air bertekanan didalamnya yang berfungsi sebagai penyembur air ketika katup pada sprinkler head terpecah secara otomatis pada titik lebur yang spesifikasinya bervariasi disaat terjadi kebakaran.

Fire Hydrant system adalah jaringan pemipaan dengan standby air atau CO2 dan foam bertekanan di dalam Hydrant Box yang dilengkapi selang bernozzle dengan panjang yang bervariasi (tergantung kebutuhan) maupun Hydrant Pillar yang tersebar agar dapat digunakan disaat terjadi musibah kebakaran sebelum meluas.

Exhaust system adalah pengaturan distribusi dan sirkulasi udara yang berfungsi untuk kenyamanan,kesehatan, effisiensi energi dan mencegah polusi.

Waste Treatment Plant adalah system pengolahan air limbah secara fisika,kimia maupun biologi yang berfungsi untuk mencegah pencemaran lingkungan.

etc & etc...:banana:

Perlu diketahui,dengan kemajuan tehnologi sekarang ini...seluruh system dapat dirancang terintegrasi bagaikan urat nadi dan otak manusia. (Intelligent Skysrapper sudah semakin populer diseberang Indonesia)

cheers:poke:

Joe Philip
November 13th, 2008, 11:15 AM
a bit information about how can Building be smart..
sensors in the system that represent Dog's sensitivity

http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/automation/Gooddog.jpg

Joe Philip
November 15th, 2008, 08:30 AM
:grouphug: Don't hesitate to post your quest here buddy,it's FOC !!!:dance:

DJ_Archuleta
November 15th, 2008, 08:48 AM
wah ssc indonesia yg jurusan sipil dihimbau utk posting and share disini :D

Joe Philip
November 15th, 2008, 09:11 AM
wah ssc indonesia yg jurusan sipil dihimbau utk posting and share disini :D

setuju !!
sharing among Indonesian experts all over the world tentang hal yang berkaitan dengan skysrapper buildings...itu baik khan??:)

=NaNdA=
November 17th, 2008, 03:10 PM
gw dari mechanical... gimana dengan HVAC? :D

gw tertarik dengan itu..

Joe Philip
November 18th, 2008, 10:41 AM
gw dari mechanical... gimana dengan HVAC? :D

gw tertarik dengan itu..

:):speech: agak panjang ngga paapa khan bro ?!
HVAC system (heating, ventilation,air-conditioning) pada hakekatnya adalah suatu system pengendalian temperatur ruangan yang terintegrasi...,yaitu heater system (penghangat ruangan),ventilation system (ventilasi udara ruangan) dan air conditioning system (pendingin ruangan)..

Tetapi dalam prakteknya di Indonesia, Heating dalam hal ini diterjemahkan sebagai system pemanas air (jd bukan penghangat ruangan bro,sebab disini khan dunia kita panas) yang sering kita dapatkan dan berdiri sendiri..seperti yg antara lain pemanas air solar cell, water heater machine yang menggunakan gas dan listrik maupun system pemipaan yang memanfaatkan energi panas exhaust generator maupun boiler.

Ventilation system dibagi dalam 2 jenis yaitu natural ventilation dan mechanical ventilation.
jenis natural ventilation memanfaatkan tekanan udara alami dr luar dan sirkulasi udaranya,sehingga didalam penentuan letak lubang ventilasipun idealnya siArsitek harus mengobservasi serta memahami sifat-sifat udara. jenis ventilasi alami ini pasti murah,tanpa suara maupun biaya perawatan.

ventilasi makanikal mensirkulasikan udara dgn menggunakan kipas jenis plafon,dinding atau axial yang memakai listrik kecuali roof fan yg berputar sendiri karena perbedaan tekanan dalam & luar bangunan ..jd gratis khan.

Oh ya,sebagai bonus...berikut ini 5 kegunaan kipas ventilasi yg kutau :
1.Penyedot udara stagnan dan asap dengan cepat (dapur,pabrik,restoran dll)
2.Pembuang bau tak sedap seketika (WC,Lab etc)
3.Penyedot debu utk dibuang keluar ruangan (Pabrik semen,Gudang dll)
4.Menghilangkan kelembaban ruangan (Library,WC dll)
5.pengontrol udara agar ruangan senantiasa segar (farmasi, km.tidurku etc)

Dalam konteks skyscrapper building & green environtment, Air Conditioning (harfiah Indonesianya pendingin ruangan) system kovensional mesin chiller yg menyedot energi lebih dari 60% listrik terpasangnya sekarang mulai ditinggalkan..
System AC sekarang sdh memanfaatkan energi panas,solar,gas dan bahkan sampah untuk mendinginkan suhu ruangan dengan sangat murah serta environtment friendly.

Dengan semakin berkembangnya tehnologi yang begitu pesat,system HVAC sdh tentu harus terintegrasi dan dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan harus pula dapat diintegrasikan dengan semua system yang ada seperti Security system,MOtorized system,Fire alarm system,Hydrant system, Sound system, telephone system AV system dan lain sebagainya.....:badnews:

=NaNdA=
November 18th, 2008, 02:41 PM
nice info bro.. :okay:

Joe Philip
November 19th, 2008, 01:54 AM
nice info bro.. :okay:

thanks,lain kali kalo sempat gue lengkapi pake gambar, diagram, skematik dlsbg agar lbh mdh dicerna ok....!!
cheers

=NaNdA=
November 19th, 2008, 02:32 AM
^^ hmm... i will PM you later.. :D

peseg5
November 19th, 2008, 03:54 AM
Ok, ada pertanyaan nih.

Mau tanya Pak Joe, kalau gedung tinggi diatas 10 lantai itu, bagaimana lazimnya skema pemompaan airnya? Apakah memakai satu pompa bertekanan sangat tinggi, atau dipompa secara susun setiap lantai (jadi setiap lantai ada penampungan sementaranya dan masing2 pompa kecil tiap lantai menyedot dari penampungan sementara)?

Joe Philip
November 19th, 2008, 08:28 PM
Ok, ada pertanyaan nih.

Mau tanya Pak Joe, kalau gedung tinggi diatas 10 lantai itu, bagaimana lazimnya skema pemompaan airnya? Apakah memakai satu pompa bertekanan sangat tinggi, atau dipompa secara susun setiap lantai (jadi setiap lantai ada penampungan sementaranya dan masing2 pompa kecil tiap lantai menyedot dari penampungan sementara)?

thanks 4 the question pes,
langsung aja ya,kalo setiap lantai pake pompa dan reservoir tank tentu space building banyak terpakai untuk sesuatu yg tidak menguntungkan n inefficient ..padahal space tsb dpt disewakan/jual dgn harga yg bagus khan?!

so lazimnya dgn membuat ground reservoir (letaknya bs dibawah taman ato parking lot) idealnya 2 unit krn yg 1 utk air tanah yg digunakan sbg cadangan Fire Hydrant system jg pompa utk air pembilasan (cuci kaki,siram kakus dan ato mandi) systemnya terpisah namun terinterkoneksi & lbh baik terintegrasi..

System ini dpt dijabarkan sbb : pompa (bs jg submersible) menyedot air dan mengisi Ground Reservoir serta menjaga agar tdk krg dr 85% dr kapasitas tampungnya dgn menggunakan WLC (Water Level Switch) lalu selain Hydrant Pump yg mengisi jaringan pipa Sprinkler & Pipa Hydrant dr basement sampai lantai terakhir, Jockey Pump dipasang utk tugas menstabilkan tekanan agar kondisi Pipa Air utk pemadam kebakaran tetap siap pakai.

Dr reservoir yg sama pompa lain dipsg utk menyedot dan memompa air ke Roof tank1 (reservoir) & menjaga agar levelnya tetap terjaga penuh & dr sini br secara grafitasi air disalurkan ke jaringan pemakaian seperti utk urinoir,closet & bak mandi.

lalu pompa air bersih utk menyedot air PAM (if needed /small capacity aja)mengisinya ke ground reservoir ke 2 utk air bersih n abis itu ada lg pompa terakhir yg digunakan utk menyedot air dr reservoir 2 tsb & memompakannya ke Roof tank2 n menyalurkan air bersih ke jaringan yg disalurkan ke wastafel, shower, dapur,water heater dll dgn sytem grafitasi jg...lbh hemat lho!

..(secara teknis agar dpt menentukan kapasitas pompa, dimensi pipa beserta perlengkapan pendukungnya ,banyak variable yg hrs diperhatikan dlm mendesign plumbing system utk memenuhi kebutuhan & kontinuitas pemakaian, spt jumlah penghuni, tinggi bangunan,water hammer effect, air trap etc).

jd skematiknya adalah :
pompa 1 menyedot air tanah dan mengisi ground reservoir1.
dr gr.reservoir1 ke Hydrant pump system
dr gr.reservoir1 ke swimming pool & pompa 2 (transfer) ke roof tank1 dr sini kejaringan pipa spt tsb diatas.
pompa 3 menyedot air PAM dan mengisi gr.reservoir2
dr gr.reservoir2 ke pompa 4 (transfer) ke roof tank2 n dr sini ke jaringan pemakaian spt tsb diatas
NB. utk menjaga kontinuitas pemakaian ,jaringan pemakaian dibagi berdasarkan zone atau area dan lantai yg masing2nya dipasang katup/kran/valve.
utk mencegah kekurangan air cadangan pd saat terjadi musibah kebakaran, reservoir 2 dpt mensupply air secara otomatis ke reservoir 1.

Illustrasi Intelligent Building system (kebakaran)Emergency 1 ,(sequence-A) asap terdeteksi smoke detector mengirim sinyal ke operator lalu eahaust fan nyala,motorized window terbuka secara otomatis (preventive).
Emergency 2 ,(sequence-B) panas terdeteksi,selain fungsi seq-A, Sprinkler system bekerja menyemburkan air,alarm berbunyi,mengirim sms ke management. (self handling)
Emergency 3 ,(sequence-c) api membara fungsi A & B + evakuasi,power shut down,penerangan emergency ni-cad battery,Emergency Lift,prerecorded telephone call to Fire Guard, Police station,Owner dll, Diesel Fire Pump on n pemanfaatan Hydrant system (calm down,helping is on the way)...

habis itu apa maunya ?? tolong tambahin dong....INGAT, HANYA IMAJINASI YANG MEMBATASI INTELLIGENTIA BUILDING SPT INI,OK thanks

cheers

Joe Philip
November 19th, 2008, 08:34 PM
^^ hmm... i will PM you later.. :D

can't wait looking forward hearing from u bro,..:lurker:

this is what I promised back there :

http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/automation/Advertise0072.jpg

Joe Philip
November 20th, 2008, 05:15 PM
Ok, ada pertanyaan nih.

Mau tanya Pak Joe, kalau gedung tinggi diatas 10 lantai itu, bagaimana lazimnya skema pemompaan airnya? Apakah memakai satu pompa bertekanan sangat tinggi, atau dipompa secara susun setiap lantai (jadi setiap lantai ada penampungan sementaranya dan masing2 pompa kecil tiap lantai menyedot dari penampungan sementara)?

this is 1 of my projects schematic
http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/cleanwatersystem1.jpg

c next 4 explanation
cheers

Joe Philip
November 20th, 2008, 05:26 PM
oops, isn't it great !!?
vqCC5Doh5ME
more 2 come:bash:

Joe Philip
November 21st, 2008, 08:27 PM
:wave::goodnightthanks to Mr.David, this thread just being :rock:moved here from GADO-GADO so feel free for a productive sharing..thank you !

Dazon
November 22nd, 2008, 11:41 AM
http://i276.photobucket.com/albums/kk33/poenyakambink/DSC08226.jpg
Pic by Jrot

numpang nanya nih, lihat kan ditengah2 diantara 2 crane yang ada di gedung itu. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kerja alat tersebut sehingga dapat memompa adonan semen dari bawah hingga keatas? Pompa Super Jet?

wew, bener gak yah nanya beginian di thread ini?

Joe Philip
November 22nd, 2008, 12:20 PM
pake concrete pump ,ada yg portable n ada jg truck mounted, bisa memompa adonan semen sampe 10 m3/jam tergantung kapasitasnya, ingat kalo ngadat adonan bisa mbeku didalam..so http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/xxt32042607650546.jpg
jagn lupa sesajenan dulu yach...!:skull:

Dazon
November 22nd, 2008, 02:46 PM
^^
yang trucknya sering g lihat dan cara kerjanya bisa di ketahui secara pasti, tapi untuk yang tadi g bilang bener2 bikin bingung. g masih bingung cara kerjannya :cry:

Joe Philip
November 23rd, 2008, 03:52 PM
^^
yang trucknya sering g lihat dan cara kerjanya bisa di ketahui secara pasti, tapi untuk yang tadi g bilang bener2 bikin bingung. g masih bingung cara kerjannya :cry:

Ok Daz,
caranya kerjanya, pipa vertikal utk menyalurkan adonan tentu hrs dipasang terus sampai lantai terakhir,lalu selang sedotan dipasang pd concrete bucket yg menampung adonan dr truck ready mix,dr sini fungsi concrete pump memompa adonan tsb sampai keujung pipa lalu agar bisa dipakai dgn baik pdsaat pengecoran ujungnya disambungkan selang flexible...kekuat
an pompa setara ribuan tenaga kuda lho..

Joe Philip
November 24th, 2008, 12:35 PM
this video is related to what I'm discussing...enjoy it bros !
DaOkm9aXOoM
thank you 4 yr visit:)

Joe Philip
November 25th, 2008, 02:53 PM
and this describes how it works

http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/automation/BitmapinGraphic1.jpg

enjoy it buddies:)

=NaNdA=
November 26th, 2008, 11:25 AM
^^ smart house... :) gw pernah liat satu nih yang dikembangin Honda di IIMS kemarin.. :D

Joe Philip
November 27th, 2008, 02:29 AM
^^ smart house... :) gw pernah liat satu nih yang dikembangin Honda di IIMS kemarin.. :D

ya,kalo anda pernah baca tentang cerdasnya rumah Bill Gates...,konsepnya sama & dikembangkan jadi Intelligent Building.
btw, Honda di IIMS apaan tuh bro??tq

=NaNdA=
November 27th, 2008, 10:31 AM
Honda kmarin buka lapak di indonesian international motor show.. (IIMS) :D

satu hall disewa dia semua...salah satu sudutnya ada konsep green n smart house.. :)

Joe Philip
November 28th, 2008, 02:59 AM
Honda kmarin buka lapak di indonesian international motor show.. (IIMS) :D

satu hall disewa dia semua...salah satu sudutnya ada konsep green n smart house.. :)
sayang,gue ngga liat...konsep green house n smart house memang menjadi hot issue didunia dan sangat menarik untuk dibicarakan....pernah dengar ngga dinding beton styrofoam yg praktis,kuat ringan dan recycleable ? n macam2 material bangunan dr bahan daur ulang serta diproduksi oleh pabrik yg ramah lingkungan dlsbgnya? dan yg terpenting menemukan sumber energi murah tanpa emisi=.
Oleh karena itu, sejalan dengan konsep green, smart home mempunyai keunggulan didalam mengatur secara otomatis penggunaan semua sumber2 energi..so GO GREEN & GO SMART bro !!:)

peseg5
November 28th, 2008, 10:00 AM
Pak Joe, mo nanya mengenai ruang parkir mobil.

Bagaimana sih sebenarnya mekanisme sirkulasi udara untuk ruang parkir underground? Misal 5 lantai kebawah tanah. Apakah hanya ada exhaust fan saja, atau ada inhaust fan juga? Lalu sumber yang disirkulasikannya apa nya apa? Apa hanya udara segar dari luar, atau ada purifiernya, atau lainnya?

Thanks buat jawabannya.

Joe Philip
November 29th, 2008, 07:58 AM
Pak Joe, mo nanya mengenai ruang parkir mobil.

Bagaimana sih sebenarnya mekanisme sirkulasi udara untuk ruang parkir underground? Misal 5 lantai kebawah tanah. Apakah hanya ada exhaust fan saja, atau ada inhaust fan juga? Lalu sumber yang disirkulasikannya apa nya apa? Apa hanya udara segar dari luar, atau ada purifiernya, atau lainnya?

Thanks buat jawabannya.

Bro,ntar gue jawab yaa...BRB ok!!? tq:cheers:

hellothere123
November 29th, 2008, 09:18 AM
Pak Joe..

gw ada pertanyaan mengenai Tower Crane. dan sebenarnya pertanyaan ini sudah lama berada d benak ku, tapi tetep aj gw belom menemukan jawaban yg memuaskan. :wallbash:

http://img135.imageshack.us/img135/4490/798pxcraneatparkrideproye3.jpg (http://imageshack.us)

contoh aja, kalo diliet dari gambar.

Gimana caranya Tower Crane ini bisa "di-tinggiin" lagi? bisa diliet kalo tahap konstruksi ny baru mencapai lantai 2.
kalo mau dibangun ampe lantai 10 ato bahkan sperti Project d Dubai yg mencapai 100++ lantai.

apakah dengan membongkar semua dan merakit ulang tower craneny?

kalo memang dibongkar terus dirakit ulang lagi, I wonder how they managed to assemble the tower crane in Dubai Burj-Al-Arab project. :nuts: :bash:

thanks ya.

=NaNdA=
November 30th, 2008, 05:53 AM
^^ udah sering ditanyain di Gado-Gado.. :D

coba cek di youtube... keywords nya crane.. :D

Joe Philip
December 1st, 2008, 01:08 PM
Pak Joe, mo nanya mengenai ruang parkir mobil.

Bagaimana sih sebenarnya mekanisme sirkulasi udara untuk ruang parkir underground? Misal 5 lantai kebawah tanah. Apakah hanya ada exhaust fan saja, atau ada inhaust fan juga? Lalu sumber yang disirkulasikannya apa nya apa? Apa hanya udara segar dari luar, atau ada purifiernya, atau lainnya?

Thanks buat jawabannya.

Sorry pes, baru hari ini senggang...:),
Underground parking lot sampe segitu dalam sebenarnya ngga feasible...dan ya ,umumnya sirkulasi udara di area parkir basement cendrung ngga pernah menjadi perhatian engineer kita..padahal saat terjadi pembakaran BBM diruang mesin kenderaan yang diparkir disana, 5 atau bahkan 10x lipat udara dikonsumsinya..(ingat ,tanpa udara tak ada pembakaran khan??!!) sehingga pada gilirannya area tersebut akhirnya akan kekurangan oxygen dan bahkan sarat CO2 yang berbahaya.....pernah ngga ngalamin sesak diareal parkir basement begini??!

So...sirkulasi udara sangat krusial ditempat seperti ini ,tetapi berhubung tidak banyak orang aware atau memahami persoalan ...makanya saya ngga heran kalo teman2 sering serasa kehabisan nafas dan 'gerah' ketika parkir di basement (seperti yg kualami jg..he..he).

Mekanisme sirkulasi udara pada prinsipnya sama saja dan seperti yang pernah saya ulas sebelumnya bahwa untuk menghindari tekanan negatif ataupun positif ,haruslah diupayakan agar udara segar dapat masuk dan yang kotor dapat keluar...artinya,terlepas dari jenis2 intake fan, exhaust fan maupun faktor2, koeffisien dan rumus kalkulasi yang komplex..,methode sirkulasi dapat dijabarkan sbb :
a. Exhaust = Mechanical ventilation (pake kipas buang keluar)
Intake = Mechanical ventilation (pake kipas isap kedalam)
b. Exhaust = Natural Vent (udara kering ringan, terbuang ke atas secara alami)
Intake = Mechanical Vent. (idem)
c. Exhaust = Mechanical Vent. (idem)
Intake = Natural Vent ...(udara segar/basah,terhembus masuk melalui ventilasi yg lbh rendah secara alami)
so ngga usah pake purifier bro,BOROS ! :gossip:
semoga bermanfaat...thanks !

Joe Philip
December 1st, 2008, 01:15 PM
^^ udah sering ditanyain di Gado-Gado.. :D

coba cek di youtube... keywords nya crane.. :D

thanks bro,btw k-word yg itu tp yang mana satu bos??:)

Joe Philip
December 1st, 2008, 01:29 PM
Pak Joe..

gw ada pertanyaan mengenai Tower Crane. dan sebenarnya pertanyaan ini sudah lama berada d benak ku, tapi tetep aj gw belom menemukan jawaban yg memuaskan. :wallbash:

contoh aja, kalo diliet dari gambar.

Gimana caranya Tower Crane ini bisa "di-tinggiin" lagi? bisa diliet kalo tahap konstruksi ny baru mencapai lantai 2.
kalo mau dibangun ampe lantai 10 ato bahkan sperti Project d Dubai yg mencapai 100++ lantai.

apakah dengan membongkar semua dan merakit ulang tower craneny?

kalo memang dibongkar terus dirakit ulang lagi, I wonder how they managed to assemble the tower crane in Dubai Burj-Al-Arab project. :nuts: :bash:

thanks ya.
hi hell,
ninggiinnya persis dengan prinsip kerja antenna radio kecil....bedanya kalo yg itu ninggiinnya pake ditarik, tower crane disorong dari bawah (tentu setelah dipasang extensionnya) dan nyorongnyapun pake dongkrak (hydraulic)..,so pekerjaan membongkar & merakit ulang crane tsb tentu tdk ada...utk jelasnya ,pls refer to Nanda's suggestion..! tq bro

hellothere123
December 1st, 2008, 05:03 PM
understood ;)

thanks pak joe! :)

Joe Philip
December 6th, 2008, 08:29 AM
http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/automation/instabus.jpg

IF YOU CAN'T RELY ON YOUR DOG, GRAB THE TECHNOLOGY

olyxboy
January 11th, 2009, 07:23 PM
fungsi mechanical gw rasa udah jelas...
nah sekarang tinggal fungsi Electrical nya neh Pak Joe....masih confused neh !!!!

Joe Philip
January 16th, 2009, 10:12 AM
:)fungsi mechanical gw rasa udah jelas...
nah sekarang tinggal fungsi Electrical nya neh Pak Joe....masih confused neh !!!!

Thanks 4 yr curiosity olyx,
Memang relatif semua fungsi mekanikal dapat dikombinasikan dengan kontrol elektrikal ,sehingga terciptalah sistem otomatisasi maupun kontrol jarak jauh sesuai dengan keinginan dan programnya.

Sejalan dengan jabaran saya sebelumnya, sistem otomatisasi produk Europe berbeda dengan Amerika,Australia maupun Asia...namun saya cendrung menilai capability Europe masih paling handal, effisien dan praktis.

Automation system yang mengendalikan operasi output alat mekanis maupun elektris (Penerangan ,stop kontak ,motor penggerak, AC dll) berdasarkan input sensor2 ie (sensor gerak,cahaya,suhu,angin,air,api,suara,bau,sentuhan,biometrik,metal, sensor mekanis maupun data dll) sehingga dapat dikatakan bahwa hanya limitasi daya imajinasi kita yang membatasi fungsi capability Automation system ini ??

Semoga ada pencerahan and please berikan suatu contoh sesuatu yang anda inginkan apakah dapat dikontrol secara otomatis atau tidak...ok?!
thank you.:)

=NaNdA=
January 16th, 2009, 10:59 AM
apa masuk ke Mechatronics ya? ( Mechanical & Electronics )

btw, biometrik apa om Joe? :?

Joe Philip
January 19th, 2009, 10:31 AM
apa masuk ke Mechatronics ya? ( Mechanical & Electronics )

btw, biometrik apa om Joe? :?

Arus lemahnya mungkin lebih cocok ke Mechatronics yaa..
hmh, Biometric adalah sensor yang memanfaatkan bagian tubuh manusia yang tentu level securitynya lebih tinggi...ie, sidik jari,retina mata, suara maupun wajah dll...tq

Joe Philip
March 18th, 2009, 12:11 PM
Arus lemahnya mungkin lebih cocok ke Mechatronics yaa..
hmh, Biometric adalah sensor yang memanfaatkan bagian tubuh manusia yang tentu level securitynya lebih tinggi...ie, sidik jari,retina mata, suara maupun wajah dll...tq


sebenarnya kontrol sistem yang beredar dipasaran saat ini sudah sangat beragam tetapi berbeda 'bahasa' dari satu benua dengan benua yang lain....sehingga pilihan yang beragam tersebut cendrung membingungkan para end user...yang padahal hasil akhir yang diharapkan lebih kurang mirip2 dan sama, walaupun setiap system tersebut tetap memiliki kelebihan maupun kekurangan.
Oleh karena itu ,sistem integrator berperan sangat penting didalam memberikan masukan dan saran agar kemudahan kontrol serta reliability aplikasi dari fasilitas yang akan memudahkan pengguna tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal...!!

Saat ini sudah banyak system stand alone untuk fungsi kendali aplikasi beragam fasilitas seperti Motorized gate system, motorized curtain, windows, security, audio visual, cctv ataupun system kontrol penerangan etc....!! nach, semua fungsi fasilitas tersebut apabila diintegrasikan menjadi satu system terpadu ...maka ia akan menjadi sepintar yang tak terbayangkan sebelumnya karena seluruh stand alone system tersebut dapat berkomunikasi satu dengan yang lain....dilain kesempatan saya akan menguraikan segala kebaikan yang dapat kita dapatkan dari pemanfaatan teknologi ini.

Joe Philip
March 28th, 2009, 09:03 AM
Intelligent buildings design and building management systems

Overview of 'intelligent buildings' and 'intelligent homes' technologies
The field of Intelligent Buildings, Intelligent Homes, Building Management Systems (BMS) encompasses an enormous variety of technologies, across commercial, industrial, institutional and domestic buildings, including energy management systems and building controls. The function of Building Management Systems is central to 'Intelligent Buildings' concepts; its purpose is to control, monitor and optimise building services, eg., lighting; heating; security, CCTV and alarm systems; access control; audio-visual and entertainment systems; ventilation, filtration and climate control, etc.; even time & attendance control and reporting (notably staff movement and availability). The potential within these concepts and the surrounding technology is vast, and our lives are changing from the effects of Intelligent Buildings developments on our living and working environments. The impact on facilities planning and facilities management is also potentially immense. Any facilities managers considering premises development or site relocation should also consider the opportunities presented by Intelligent Buildings technologies and concepts. This free summary article is contributed by Gary Mills, a leading UK-based expert in the field of Intelligent Buildings, Intelligent Homes, and Building Management Systems.

The origins of Intelligent Buildings and Building Management Systems have roots in the industrial sector in the 1970's, from the systems and controls used to automate production processes and to optimise plant performances. The concepts and applications were then adapted, developed and modularised during the 1980's, enabling transferability of the technology and systems to the residential and commercial sectors.

intelligent buildings - control theory
The essence of Building Management Systems and Intelligent Buildings is in the control technologies, which allow integration, automation, and optimisation of all the services and equipment that provide services and manages the environment of the building concerned.

Programmable Logic Controllers (PLC's) formed the original basis of the control technologies.

Later developments, in commercial and residential applications, were based on 'distributed-intelligence microprocessors'.

The use of these technologies allows the optimisation of various site and building services, often yielding significant cost reductions and large energy savings. There are numerous methods by which building services within buildings can be controlled, falling broadly into two method types:

Time based - providing heating or lighting services, etc., only when required, and
Optimiser Parameter based - often utilising a representative aspect of the service, such as temperature for space heating or illuminance for lighting.

heating - time-based control
Time-based controls can be used to turn on and off the heating system (and/or water heating) at pre-selected periods (of the day, of the week, etc). Optimiser Parameters: whatever the conditions, the controls make sure the building reaches the desired temperature when occupancy starts.

heating - optimiser parameter-based (temperature) control examples
Temperature control: protection against freezing or frost protection generally involves running heating system pumps and boilers when external temperature reaches a set level (0°C).
Compensated systems: will control flow temperature in the heating circuit relative to external temperature. This will give a rise in the circuit flow temperature when outside temperature drops.
Thermostatic radiator valves: these sense space temperature in a room and throttle the flow accordingly through the radiator or convector to which they are fitted.
Proportional control: involves switching equipment on and off automatically to regulate output.
Other methods can include thermostats, occupancy sensing PIR's (passive infra-red sensors), and manual user control.
lighting control methods
Different control systems exist, again time-based control and optimiser parameter-based where a level of illuminance or particular use of lighting is required.

Zones: lights are switched on corresponding to the use and layout of the lit areas, in order to avoid lighting a large area if only a small part of it needs light.
Time control: to switch on and off automatically in each zone to a preset schedule for light use.
Passive Infra-Red (PIR) Occupancy sensing: In areas which are occupied intermittently, occupancy sensors can be used to indicate whether or not anybody is present and switch the light on or off accordingly.
Light level monitoring: this consists of switching or dimming artificial lighting to maintain a light level measured by a photocell.



Building management systems and intelligent buildings - energy savings
Until recent years, energy efficiency has been a relatively low priority and low perceived opportunity to building owners and investors. However, with the dramatic increase and awareness of energy use concerns, and the advances in cost-effective technologies, energy efficiency is fast becoming part of real estate management, facilities management and operations strategy. The concepts are also now making significant inroads into the domestic residential housebuilding sectors.

For lighting, energy savings can be up to 75% of the original circuit load, which represents 5% of the total energy consumption of the residential and commercial sectors.

Energy savings potential from water heating, cooling, or hot water production, can be up to 10%, which represents up to 7% of the total energy consumption of the domestic residential and commercial sectors.

Experiences from studies in Austria suggest potential heating and cooling energy savings are up to 30% in public buildings. Even allowing for the fact that buildings used in the study may have been those with particularly high energy usage, the figure is an impressive one. (Source: EU2 Analysis and Market Survey for European Building Technologies in Central & Eastern European Countries

Joe Philip
March 28th, 2009, 09:07 AM
Building management systems and intelligent buildings - environmental and greenhouse gas benefits
Greenhouse gas emission reductions depend on and correlate to reductions in energy use.
Intelligent Buildings and Building Management Systems technologies contribute directly to the reduction in energy use, in commercial, industrial, institutional and domestic residential sectors.

In short, Intelligent Buildings and suitably applied Building Management Systems are good for the environment.

Legislation and environmental standards; health and safety regulations; and global trends towards improving indoor air quality standards are all significant drivers of - and provide a continuous endorsement of the need for - Building Management Systems and the Intelligent Buildings technologies.

Government Initiatives around the world are also driving the development and adoption of Building Management Systems technologies. For example the UK Carbon Trust allows Enhanced Capital Allowance (ECA) to be offset against taxation on energy efficient systems, which enables savings of around 30% for all energy-related Building Management Systems and Intelligent Buildings equipment, and the associated installation and design costs.

Building management systems and intelligent buildings - market trends
Careful interpretation is required. In the UK, adoption of controls technologies into the new build and major refurbishment sectors is relatively high: Estimates a few years ago of the UK market for Building Management Control Systems for new build and major refurbishment, all sectors, suggest market adoption of (as at 1994 - Source UK1 An Appraisal of UK Energy RTD, ETSU -1994):

Heating controls 70%.
Hot water system controls 90%.
Air conditioning controls 80%.
However according to European Commission as many as 90% of all existing buildings have inapplicable or ineffective controls, many of which require complete refurbishment of control systems.

Moreover conventional control systems stop short of automated Intelligent Buildings full capabilities. A significant human element is required for optimal effective operation even if control systems correctly specified and installed.

Given typical installations and equipment there is often a difficulty for building occupants (residential) or managers (commercial) to operate them correctly. Usage and correct operation are vital for effective results.

Education of users; improved systems-design user-friendliness, and the provision of relevant instructions and information are all critical to enable theory to translate into practice, and for potential effectiveness and savings to be realised.

Building management systems and intelligent buildings - practical benefits
Energy-effective systems balance a building's electric light, daylight and mechanical systems for maximum benefit.

Enhanced lighting design is more than an electrical layout. It must consider the needs and schedules of occupants, seasonal and climatic daylight changes, and its impact on the building's mechanical systems.

lighting systems
Adding daylight to a building is one way to achieve an energy-effective design. Natural daylight 'harvesting' can make people happier, healthier, and more productive. And with the reduced need for electric light, a great deal of money can be saved on energy. Nearly every commercial building is a potential energy saving project, where the electric lighting systems can be designed to be dimmed with the availability of daylight. Up to 75% of lighting energy consumption can be saved. In addition, by reducing electric lighting and minimizing solar heat gain, controlled lighting can also reduce a building's air conditioning load.

mechanical systems
The HVAC system and controls, including the distribution system of air into the workspaces, are the mechanical parts of buildings that affect thermal comfort. These systems must work together to provide building comfort. While not usually a part of the aesthetics of a building, they are critical to its operations and occupant satisfaction.

The number one office complaint is that the workplace is too hot. Number two is that it's too cold.

Many people cope by adding fans, space heaters, covering up vents, complaining, conducting 'thermostat wars' with their co-workers, or simply leaving the office. Occupants can be driven to distraction trying to adjust the comfort in their space. Improper temperature, humidity, ventilation, and indoor air quality can also have significant impacts on productivity and health. When we are thermally comfortable we work better, shop longer, relax, breathe easier, focus our attention better.

In order to provide a comfortable and healthy indoor environment the building mechanical system must:

Provide an acceptable level of temperature and humidity and safe guard against odours and indoor air pollutants.
Create a sense of habitability through air movement, ventilation and slight temperature variation.
Allow the occupant to control and modify conditions to suit individual preferences.


Resistance to building management systems and intelligent buildings technology "Our buildings are already energy-efficient." (Is the whole building energy-efficient, or is the landlord limiting his focus to common areas and gross leased spaces?)
"We prefer the equipment with the lowest first cost when fitting out tenant space." (Does the specifier have any idea who will bear the increased operating costs of such a strategy?)
"We need a two-year simple payback or less." (Is this still realistic, given that the percentage return on money markets is literally one-tenth what it was 20 years ago?)
"Tenants pay all energy costs, and will get all the savings." (Do tenants really pay all energy or just the energy over a pre-set base year or expense stop?)
"We're selling the building." (Should we assume then that lowering the operating expenses and reaping the increased asset value are not important?)

Intelligent homes
building management systems for residential applications
With the widespread adoption of digital technologies there will be a profound change in how we communicate with others. Even how, in our homes, we shop for goods and services, receive news, manage our finances, learn about the world, and, conduct business, manage resources, find entertainment, and maintain independence and autonomy as we enter old age.

These activities increasingly take place in the home. As our perception of banks, shops, universities, communities, and cities change in response to new technologies, so home building management systems are taking on an extraordinary new importance.

As it exists today the home cannot meet these demands or take advantage of new opportunities created by social and technological changes. Most people live in spaces poorly tailored to their needs.

Until recently, the majority of homes were wired with little more than the main electrical circuits, a few phone lines, and a few TV cables. Times have changed. Electrical and security system contractors routinely install low voltage communication network cables for a wide range of intelligent home or 'smart home' systems.

Services and equipment that utilise these networks include: security; home theatre and entertainment; telephones, door-phones and intercoms; PC and internet networks; surveillance cameras; driveway vehicle sensors; communicating thermostats; motorized window blinds and curtains; entry systems; and irrigation systems.

Smart homes
'Smart home' is an alternative term for an intelligent residential building, or an intelligent home. A few years ago these concepts weer considered futuristic and fanciful. Now they are reality. These terms are now commonly used to define a residence that uses a control system to integrate the residence's various automation systems.

Integrating the home systems allows them to communicate with one another through the control system, thereby enabling single button and voice control of the various home systems simultaneously, in pre-programmed scenarios or operating modes.

The development of smart home systems focus on how the home and its related technologies, products, and services should evolve to best meet the opportunities and challenges of the future. The possibilities and permutations are endless. Here are some examples:

Smart home example scenario 1
A scenario such as 'I'm Home' could be triggered by pressing one button on a key-ring remote-control from your vehicle as you approach the driveway. The control system receives the key-ring remote-control's command. This will then trigger a pre-programmed sequence of functions. For example starting by turning on the lighting in the driveway, garage, hallway, and kitchen. It then disarms the security system, opens the garage door, unlocks the interior garage entry door, adjusts the heating to a preset temperature, and turns on the whole-house audio system playing your favourite cd, whilst drawing you a bath.

The control system is programmed to meet specific user requirements, initiating sequential automatic operation of the home systems, in response to 'one button' commands based on the situation and or time.

Joe Philip
March 28th, 2009, 09:08 AM
Smart home example scenario 2
At 7:30am and you awake to the sound of your favourite cd playing in the background; the lights in your bedroom switch on; 'fading up' to allow you to wake up in your own time. The downstairs intruder alarm system is de-activated. In the kitchen the coffee machine turns on to make a drink. The ground floor curtains and blinds open; the towel heater in the bathroom warms the towels. And you haven't even got up yet.

This simple example demonstrates how smart home technology will change people's lives. Designing systems that group together and automate everyday simple tasks, improve quality of life and reduce stress levels.

I am grateful to Gary Mills of Fusion Group for providing much of the content in this article. Fusion specialise in the design of intelligent buildings, and living and working environments, which includes design for energy efficiency and climate change considerations.

Joe Philip
April 3rd, 2009, 08:48 AM
http://www.redbooklive.com/page.jsp?id=300

Joe Philip
April 3rd, 2009, 09:03 AM
:ohno:
Quote:
Originally Posted by Kuriboh
wah dari examplenya bener2 manjain penggunanya ya, emang bagus banget nih buat penghematan..tapi di indonesia masih jarang yg pake kali ya, modalnya gede bgt nih pasti

:bash:
anda benar,....dengan bantuan teknologi memang hidup menjadi lebih baik dan pasti manja'in pemanfaat teknologi tersebut..oleh karena itu,semua manusia dimuka bumi berlomba-lomba untuk menguasai serta menikmatinya.

Dengan teknologi kita dapat menghemat penggunanaan energy utk kehidupan yg lbh baik, meningkatkan keamanan baik nyawa maupun harta, kemudahan, kenyamanan serta prestisius.!!

Sangat disayangkan apabila kita terus ketinggalan didalam penguasaan teknologi, oleh karena itu diharapkan dengan IT yg sedemikian maju saat ini, kita tdk terjerumus melulu menghabiskan waktu menggunakannya hanya utk canda,ngobrol ,kenalan ,say hello dan lain sebagainya utk hal yg kotra produktif.

Indonesia sdh menjual produk seperti ini di kota2 besar seperti tempat saya di medan...dikatakan jarang ,ya...karena masih sedikit yg tahu & mengerti serta memahami teknologi ini...kalo dibilang modalnya gede sich,gue katakan TIDAK !!mungkin harganya tdk lebih dari 10% dr pagu proyek...

Jarang yg Tahu : bahwa teknologi ini ada dan sdh ada di negri ini.
Sedikit yg Mengerti : bahwa dgn teknologi tsb memberikan keuntungan & kelebihan spt yg diuraikan diatas.
Hampir tak ada yg Memahami : teknik rancangannya (design), instalasi (pemasangan), program (setting/program design) dll.

cheers & tq

Joe Philip
April 23rd, 2009, 05:27 PM
8bxn1anY4Eo

Presentasi ini menggambarkan konsep otomatisasi secara gamblang dan sgt mudah dimengerti betapa dgn menggunakan system ini anda dapat mengontrol semua fasilitas dari manapun diplanet bumi ini seperti mematikan atau menghidupkan alat2 listrik & elektronik yg lupa dimatikan krn anda ter-buru2 meninggalkan rumah dlsbgnya, mengunci dan membuka pintu serta memonitor system keamanan dirumah anda.

Seperti yg pernah sy uraikan bahwa Intelligent Building saat ini sgt mungkin diciptakan & diprogram tanpa batas (limitasi hanya pd daya imajinasi anda) dengan harga 20x lbh murah dari konsep yg sama pd 10thn lalu.

Prinsip Intelligent BUilding adalah : Kemudahan, Kenyamanan,Keamanan dan Penghematan ,oleh karena itu semua kontrol dapat anda lakukan dgn ujung jari anda dimanapun anda berada sebab anda dpt membuka pintu tanpa hrs beranjak dari lokasi kegiatan anda dengan wireles handset,remote control, telefon cellular, touch sensor maupun PC.

Kontrol Keamanan secara menyeluruh dpt diprogram bekerja secara otomatis dgn hanya menekan satu tombol tertentu ataupun berdasarkan waktu seperti Sleeping time misalnya....
Sang Penyusup/Maling pasti akan kena serangan jantung krn secara mendadak system akan menyalakan seluruh lampu Rumah anda dan mengedip-ngedipkan lampu luar seta membunyikan alarm ketika dia menerobos area steril.

Secara umum Intelligent BUilding adalah dimana System Integrator dpt menyatukan secara menyeluruh system2 yg ada disuatu bangunan seperti,......Door Acces system, security System,HVAC system,Water/Gas or Plumbing System,AV & Sound System,..Telephone System, Lighting System, Fire Alarm System dlsbgnya...sehingga dengan memadukan seluruh system tersebut ,kontrol setiap mode dapat dilakukan hanya dengan sentuhan sekali satu jari saja.

Misalkan anda ingin santai menonton TV disore hari,.....sambil santai disofa dan menekan satu tombol seluruh sequences mode nonton TV otomatis melaksanakan tugasnya sepeti,....menyalakan AC pada temperatur yg nyaman kemudian menutup Gordyn jendela dan menurunkan screen serta mematikan lampu dan seterusnya.

Pada presentasi ini digambarkan suatu kondisi dimana andapun dapat menerima pengiriman paket dirumah anda meskipun disitu tak ada satupun orangnya didalam, sebab spt yg diuraikan terdahulu bahwa anda dpt mengontrol seluruh fasilitas yg ada di Smart/Intelligent Home dari manapun dan kapanpun...dalam hal ini Electric Bolt (Grendel/Kunci yg bekerja secara elektris) dipasang dipintu pagar dan Pintu Garasi yg dipasangin mekanisme pembuka dgn motor dpt anda akses via telephone ato internet (wuah,.....kalo para carder yg suruh pasang spt ini tentu gue tolak!!)

Ini menarik krn skenarionya bisa seperti sbg berikut :...., hacker melakukan Carding dan membeli sejumlah barang mewah dan mengirimkannya kealamat rumah yg dipasangin system ini.....lalu ketika barang dikirimkan si pak pos menekan bel yang nyambung ke HP Carder yg berada diujung dunia ...lalu dia menginstruksikan si pengirim paket itu meletakkan paket itu didalam garasi dgn membukakan pintu gerbang dan pintu garasi dari sono dan selanjutnya ....terserah anda.
terima kasih!!

ulost16
April 24th, 2009, 12:38 PM
Wahhh..
seru kali kurasa disiplin ilmu ini..

Dulu pengen ngambil ini padahal, larinya ke IT..
kayak salah jurusan jadinya..

Joe Philip
April 25th, 2009, 10:10 AM
Wahhh..
seru kali kurasa disiplin ilmu ini..

Dulu pengen ngambil ini padahal, larinya ke IT..
kayak salah jurusan jadinya..

Brother ulost16,
Dibanyak negara sdh menambahkan kurikulum disiplin ilmu ini pada fakultas Electrical & Electronic Engineering...,btw,ceritanya koq bisa pengen ngambil jurusan ini bro...? :)

Joe Philip
April 26th, 2009, 08:02 PM
GezZxSPgsXw

Perumahan di Negri Tetangga....
another example:cheers:

Joe Philip
April 29th, 2009, 06:35 AM
Seperti yg selalu gue sampaikan bahwa pd dasarnya hanya daya imajinasi kita yg membatasi skenario yg kita inginkan pada sebuah Rumah Pintar,...maka berikut ini adalah contoh soal buat anda yg punya affair dgn wanita simpanan....so agar ia tidak merasa kesepian, berikan Intelligent Home yg menggunakan speech recognition program seperti berikut ini

KVDHnX-hCKE
:banana:
tq.

Joe Philip
May 1st, 2009, 03:18 PM
:cheers:Bagi anda yg akrab dengan teknologi.....,Rumah pintar bukanlah hal aneh krn disekeliling kita sdh tersedia banyak barang yg telah dicekokin dengan teknologi yg membuatnya pintar...seperti smart car,smart plane, smart weapon dan lain sebagainya...oleh krn itu mengetahui & memahami implementasi teknologi serta memanfaatkannya didalam segala aspek kehidupan akan sgt berfaedah bg kehidupan.

Joe Philip
May 28th, 2009, 09:20 PM
:dance:
to be continue......!!:cheers:

Joe Philip
June 18th, 2009, 07:37 PM
[quote=HDDStudio;497917]Wehehehehe....defeating biometric security sensor is easy

Bang HDDStudio, thanks buat kontribusi & peran sertanya...
Berbicara tentang Intelligent Building maka salah satu kriterianya adalah Safety & Security system dan oleh krn itu berbicara ttg hal ini maka tak boleh kita abaikan LEVEL SECURITY macam apa yg dibutuhkan sehingga kemungkinan dijebol ato "ditipu" oleh penyusup akan tertutup sama sekali.

Posting anda cukup menarik dgn memberikan umpan pembahasan Finger print. Ada 2(dua) tugas dasar alat ini yaitu mengambil gambar sidik jari dan kemudian mencocokkan dgn image yg telah tersimpan...Finger print sensor yg baik adalah yg mampu mendeteksi kedalaman lekuk dan garis lengkungan pada sidik jari (ingat,ia merupakan "kartu identitas" dgn pola yg unik dgn permukaan seperti jejeran lembah & tebing2 ,yg satu2nya didunia,takkan hilang kecuali jarinya dipotong dan yg fungsi sehari-harinya agar dpt memegang benda licin tanpa terpeleset) dan satu lagi kriteria finger print yg bagus....yaitu menambahkan semacam heat sensor didalmnya ,sehingga Gelatin, maupun cetakan ato foto dan bahkan jari yg dipotong akan di tolak oleh scanner ini....

http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/fingerprint.jpg

Ada beberapa cara utk pengambilan gambar sidik jari, dan memang 2 diantaranya dgn methode seperti yg anda sebutkan itu.......tetapi sy kurang setuju ketika anda katakan defeating biometric security sensor is easy (kecuali sistem abal2)...sebab menurut pendapat sy walaupun sang defeator memahami cara kerja Finger print scanner & Biometric reader lainnya....tetapi apabila system securitynya dirancang ,dipasang serta diprogram oleh profesional (hm,..sy misalnya :nocrook:), maka hal ini tentu menjadi hal yg rumit luar biasa bg anda atau bahkan undefeatable.

Integrated access security system memadukan seluruh perangkat dan dirancang serta diprogram sedemikian rupa sehingga there's no krack on the wall , so that the light can't come in.
thank you!!

PS,
kita bole membahas ini kapan2!!

Joe Philip
June 20th, 2009, 03:13 PM
Memenuhi janjiku utk mengulas security system kemarin, pd posting terakhir HDDStudio mengatakan titik lemahnya bkn di system....yg berarti bagi sy hal ini justru menunjukkan pehamahamannya yg kurang mendalam tentang apa yg disebut sbg Access Management dan Security system.....

Sekelumit ttg Access Management.
Pd awalnya access control system (sistem pengendalian keluar masuk personil) hanya berbasis & tergantung pd kunci & gembok..dan pastinya perangkat ini tdklah memadai apabila diterapkan pd fasilitas2 penting, rahasia & berbahaya.

Oleh krn anak kunci sgt gampang diduplikasi, gembok bisa dipotong...lalu apabila kunci hilang pasti semuanya serba repot dan satu lg yg paling penting, dgn methode berbasis kunci seperti ini kita pasti tdk bisa mengidentifikasi siapa yg masuk dan siapa yg keluar serta kapan waktunya....maka, demi tujuan peningkatan keamanan yg lbh akuntabilitas maka implementasi manajemen sistem akses berbasis elektronik harus diaplikasikan.

Pd dasarnya Access Management (AM) adalah suatu methode penataan data dan pengaturan terhadap orang2 ,kenderaan ataupun material yg melintasi pintu masuk maupun keluar dr suatu gedung atau area tertentu yg ingin & hrs dilindungi dgn perangkat sistem kontrol peangamanan elektronik, sehingga dgn memanfaatkan teknologi ini anda dpt memonitor pergerakan keluar masuk siapapun dan apapun yg ada dilokasi tsb & semua data tersimpan secara otomatis yg hanya petinggi saja dapat mengaksesnya ....Dgn kemajuan teknologi komputer saat ini, sistem AM bukan hanya bisa melakukan pengamanan berbasis kunci saja, tetapi dapat terus dikembangkan dan diprogram sesuai dgn kebutuhan (tingkat keamanan ato level security) ,seperti misalnya siapa dan kapan saja seseorang boleh melintasi area ato pintu tertentu & hrs dgn menggunakan cara apa.

Kebanyakan sistem AM menerima atau menolak upaya akses berdasarkan identifikasi yg sesuai dan tepat dari data yg tersimpan pada perangkat yg disebutkan dibawah ini :

* nomor password yg dimasukkan pd keypad
* kode informasi dr proximity card (kartu yg hrs didekatkan pd card reader), ato kartu pengenal yg digesek
* perangkat pembaca Biometric (pengenal diri alami) seperti suara, sidik jari, telapak tangan, retina, wajah dlsbgnya.

Biometric biasanya dipergunakan pd aplikasi memerlukan sekuriti tingkat tinggi seperti Laboratorium, Farmasi, pusat data rahasia dll. Dgn rancangan dan program Access Management yg sempurna maka resiko terhadap hal2 yg tdk diinginkan dpt direalisir......

tetapi tiada gading yg tdk retak dan tiada sistem apapun yg sempurna sehingga tiada celah utk menjebolnya ...sebab disadari maupun tdk realita tlah membuktikan apapun sistemnya , mau itu sistem hukum, sistem akuntansi, sistem keamanan komputer, Internet, sistem tata negara, sistem management............. semua punya celah dan kekurangan.

...........akan tetapi mengacu pd pendapat Mario Teguh yg mengatakan bahwa justru karena gading itu retaklah maka ia sempurna, ini memberi arti bagi saya bahwa dgn ketidak sempurnaanlah maka roda dunia berputar dan ada dinamika kehidupan didalamnya dan yg selalu mencari keseimbangan dan merangsang manusia terus belajar menutupi kekurangan dan senantiasa "menyempurnakan" temuan ,rancangan ,system dan lain sebagainya....tdk ada yg tdk perlu disempurnakan.
Kembali tentang finger Print sensor,...alat ini sekarang banyak dipakai utk data absensi & payroll....dan krn rejection ratenya kurang dr 3% dan kesalahan identifikasi 1/1000 (ini yg standard International lho) mk utk membodohi alat ini bkn perkara mudah......

Berkaitan dgn Intelligent Building, karena setiap pola jari jemari berbeda dari kelingking hingga jempol , tgn kiri & kanan ..maka Finger Print Sensor dpt difungsikan utk 10 (sepuluh) skenario perintah-perintah pd system seperti :

* TANGAN KIRI = perintah utk play musik ie:
kelingking ~ Rock
jari manis ~ Jazz
jari tengah ~ dang dut
jari telunjuk ~ Orchestra
Jempol ~ Lagu favorit

* TANGAN KANAN = perintah suasana penerangan
kelingking ~ pencahayaan dgn suasana romantis
jari manis ~ pencahayaa dgn suasana bermain/ pesta
jari tengah ~ atmosfir yg tenang
jari telunjuk ~ atmosfir yg hangat
Jempol ~ security system alert

semua ini ilustrasi....daftar perintah tinggal di pikirkan seleranya bagaimana dan maunya apa ,imajinasi sebenarnya integral tp ia tdk bisa dimanfaatkan tanpa kontemplasi.

terima kasih & peace!!!

Joe Philip
June 26th, 2009, 09:37 AM
Kalo di Indonesia kek nya perlu ditambah sensor Banjir, sensor Gempa dan sensor Sunami.
Tapi trus outputnya apa ya ? , Alarm ? ..

Bang Wong,
Semuanya sama kalo yang anda maksud adalah untuk mengantisipasi gejala alam, sebab bencana alam dapat terjadi dimanapun dan bisa menelan jiwa dengan jumlah yang sangat mengerikan.... Oleh krn itu maka para ilmuwan merasa terpanggil & tertantang utk memanfaatkan Science & technology guna dapat mengantisipasi dan atau bahkan utk mencegah atau setidaknya me"belok"kan bencana alam agar tidak menelan korban jiwa.

Semua sensor yang anda sebutkan memang sdh ada dipasaran, Anda boleh menggunakan Water level switch utk mengidentifikasi tingkat ketinggian air dan mengirimkan sinyal2 yang menandakan situasi normal, waspada ataupun bahaya...begitu juga seismic sensor yang mendeteksi pergerakan perut bumi dan getarannya yang berfungsi sebagai sensor gempa dan Tsunami sensor yang bekerja dengan mendeteksi kuat arus bawah laut dan ketinggiannya.

Pada prinsipnya semua sensor diciptakan demi meningkatkan kemudahan ,keamanan dan keselamatan kita dan bekerja dengan sedemikian rupa untuk mendeteksi sesuai fungsinya dan memiliki kemampuan utk mengirimkan sinyal2 baik analog maupun digital dan baik melalui kabel maupun tanpa kabel...kemajuan sain & teknologi telah memungkinkan kita utk membuat sensor apapun yg anda butuhkan...
trims

Joe Philip
June 26th, 2009, 09:41 AM
Ada bukti yang evidence based ga bahwa IB lebih nyaman dari conventional building?
lagipula yang ada intelligent2nya butuh prosesor, dan semua prosesor harus dicatu daya, setiap sistem operasi bisa dihack dan dimanipulasi, setiap proses disana juga pasti menyebarkan gelombang elektromagnetik...sudah berpikir sejauh itu? kenyamanan itu sangat berhubungan dengan psikologi saja...

Bang dr_solomon,
membandingkan Intelligent Building & Conventional serupa aja dengan membandingkan pesawat udara Airbus dengan bus metro mini .......dan yang namanya Intelligent tdk selalu harus pake prosesor lho, kalo catu daya sich ....yes,!! tapi seperti yg pernah sy sampaikan ,daya yg diserap ibarat sebutir pasir yg dijatuhkan ketubuh anda....

Tanpa anda sadari, sebenarnya benda2 Intelligent berada disekitar kita, perhatikan disekeliling anda...lihat aja HP anda, ia tdk pake prosesor dan benda itu pasti merupakan gadget yg pintar dan yang pasti anda belum bisa membodohi hp anda itu khan?? misalnya anda memanggil tanpa mnggunakan pulsa atau yg lebih gampang ,pake bluetooth anda menggunakan pulsa orang utk chatting ....dan coba lihat dunia, disitu sdh banyak gedung2 pencakar langit, fasilitas2 umum ,pabrik2 dan lain sebgainya yg telah mengadopsi penggunaan system Intelligent dan memang hrs memanfaatkan teknologi tersebut guna meningkatkan effisiensi , effektifitas ,kelancaran dan produktifitas serta peningkatan keamanan dan menjamin keselamatan pengguna & isinya....

ini artinya hack & manipulasi yang anda maksud bukanlah merupakan pekerjaan sederhana seperti yang anda pikirkan tetapi justru sebaliknya bahwa Intelligent Building system adalah system sederhana yang prosesnya tdk menebarkan apapun yg disebut medan elektromagnetik.....hmm! ,

Anda benar kenyamanan sangat berhubungan dengan psikologis, tetapi secara psikologis pula kita lebih merasa nyaman apabila disitu ada kemudahan dan keamanan serta keselamatan yang terjamin dengan menggunakan sistem Intelligent Building.
trims

Joe Philip
July 1st, 2009, 06:29 AM
Bila anda ingin menikmati penghasilan anda dengan memiliki rumah ber Nafaskan Teknologi & Ilmu Pengetahuan

gaLJTex-acA

cheers,

Joe Philip
July 10th, 2009, 06:23 PM
Originally Posted by Jay-ME
Ow.... yang dah di bangun di Medan ? Or Jakarta..? BNI tower dah masuk kategori IB belon ?
Seharusnya Gedung Bundarnya Kejaksaan dan gedung khusus Cyber Crimenya Breskrim Polri sdh menerapkan prinsip2 IB ya...

Kayaknya gw kenal dari pictnya neh....

Bang Jay, (orang M&E yaaa??)
Sebenarnya konsep Smart sdh dikenal sejak tahun 70an dan ketika itu otomatisasi lebih banyak diterapkan di pabrik2...

Berbicara tentang Intelligent Building system maka sesungguhnya kita masuk pada pembahasan tentang suatu konsep yang memanfaatkan kemajuan tehnologi yang sgt pesat itu utk diaplikasikan pada Gedung2 pencakar langit, fasilitas umum terpadu,residensial dll agar bisa memberikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan serta kemudahan2 maupun effisiensi.

Kata kuncinya adalah :
• Kenyamanan
• Keamanan
• Keselamatan
• Kemudahan dan
• effissiensi
itulah yg menjadi tolok ukur Intellijensia suatu bangunan Gedung, fasilitas umum, Kantor pemerintahan dan rumah tinggal....dan biasanya hal ini bisa tercapai apabila seluruh system yang dipakai dapat diintegrasikan sehingga menjadi suatu sistem canggih yang terpadu.

Untuk Intelligent Building system yg memenuhi kategori seluruh kata kunci diatas barangkali belum ada di Indonesia......

Berikut ini ilustrasinya & silahkan beri masukan atas penjabaran singkat ini;

Utk mendapatkan kenyamanan maka sistem penerangan, sistem pendingin udara, sistem plumbing, sistem tata suara dll dirancang sedemikian rupa sehingga semua orang menjadi betah dan senang berada didalamnya. Tetapi bukankah pemborosan jika diruangan yg tdk berpenghunipun semua fasilitas maupun lampu tetap nyala padahal ruangan itu mendapatkan cahaya matahari? Solusi atas ineffisiensi tsb dpt diatasi dgn IB system dgn cara memasang presence detector & light sensor maupun door or window status sensor.


Utk menjaga keamanan baik bagi penghuni maupun benda2 berharga didalamnya sistem sekuriti harus dirancang sedemikian rupa yang dimulai dari akses pintu gerbang sampai pd seluruh pintu masuk ruangan sehingga siapapun yg melewati gerbang dan pintu2 manapun terdata secara online tanpa hrs direpotkan oleh pemeriksaan petugas yg kadang menjengkelkan serta menyita banyak waktu. Pada IB system, setiap kenderaan penghuni memiliki ID sehingga begitu berada pd jarak komunilkasi system secara otomatis memberikan akses dan mendatanya. Seluruh benda2 yg bernilai tinggi memiliki ID pula agar upaya pencurian ataupun pengrusakan dpt segera termonitor..Setiap orang memiliki Access Security Level masing2 yg berguna utk membatasi akses pd setiap pintu sehingga pintu yg sama tdk dpt dilalui pd kondisi & waktu tertentu.


Utk menjaga Keselamatan bagi gedung, isi dan penghuninya, seluruh sistem pencegah bahaya dirancang sedemikian rupa baik terhadap ancaman terroris, bencana alam ,kebakaran dll. Dgn menerapkan IB system seluruh sensor yg dibutuhkan utk pemberitahuan awal (early warning system) dipasang & diprogram sesuai peruntukkannya sehingga apapun ancaman bahaya yg timbul dpt segera diketahui, diantisipasi dan dicegah sedemikian rupa secara otomatis oleh system IB serta terhubung ke seluruh instansi yg terkait via TI.



Seluruh poin2 diatas apabila memakai stand alone system ,maka yang terjadi adalah kerepotan yg sangat njelimet. Kurang Kenyamanan (malah tdk nyaman) kalo harus bersusah payah hrs melakukan ini dan itu utk mendapatkannya....contoh sederhana bila menggunakan IB system ,saat ingin melakukan rapat di meeting room, anda tdk perlu kesana kemari mensetting temperatur ruangan, menutup vertical Blind, mematikan lampu, menyalakan OHD dll....tetapi dgn sgt sederhana sekali pencet seluruh sekuens perintah tersebut dilakukan oleh system secara otomatis. Kemudahan dlm mengelola sistem Keamanan & Keselamatan serta


Effisiensi merupakan nafas IB sesungguhnya......Effisiensi cendrung berbanding terbalik dgn seluruh komponen kata kunci tersebut apabila systemnya tak bisa diintegrasi ataupun tidak diintegrasikan sehingga Waktu, Enerji dan Biaya menjadi ineffisien. ....

Demikianlah substansi IB system yg dpt sy gambarkan secara singkat & sederhana, seperti yg selalu sy katakan bahwa dalam menciptakan suatu karya ...sama seperti merancang IB system...Hanya limitasi imajinasi kita yg membatasinya.

Oleh krn itu ,jawaban atas pertanyaan bang Jay yg menanyakan ttg BNI tower, Gdg Bundar & Bareskrim adalah belon termasuk kategori Intelligent Building.

:nuts:Segi Kenyamanan mungkin OK, tetapi gdg Pemerintah yg mana ada memperhatikan effisiensi??

:lol:Sistem Keamananannyapun pasti bolong2,

:ohno:Sistem Keselamatannya jg pasti standard saja & mungkin banyak yg kurang atau dikurangi krn yg terpenting bg mereka asal cukup utk memenuhi persyaratan administrasi belaka.

:banana:Kemudahan & effisiensi?? hm, hal ini mungkin terlalu mewah bagi gedung yg anda sebutkan itu.

Jadi kesimpulannya, prinsip IB yg sempurna sekaliber Pentagon, white House atau Istana Bill Gates belum exist dinegara kita kecuali konsep IB utk salah satu atau dua kategori seperti konsep utk Kemudahan aja atau utk kenyamanan aja yg mungkin sdh banyak tersebar dikota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya & Medan walaupun masih pd tingkatan yg relatif sgt sederhana.

Utk kategori Keamanan & kenyamanan yg meskipun dilengkapi peralatan canggih, sistem seperti ini kebanyakan berdiri sendiri (Stand alone system) sehingga fungsi dan manfaatnya tdk bisa optimal.
terima kasih.

Joe Philip
July 15th, 2009, 05:33 PM
Di mainset q om, teknologi smart : harus dapat menciptakan kenyaman,keamanan,keselamatan,akrab lingkungan,kemudahan dan efisiensi ada satu hal yang kurang menurut q yaitu fleksibelitas. Sebagai sample adalah teknologi kartu pintar, dinamakan smart coz semua kalangan dan semua kegiatan (parkir,belanja,kartu id,gaji karyawan,telepon,kartu masuk,kunci,dll) /dalam 1 kartu multi aplication, dengan kartu ini dapat ditangani, karena berbentuk uang digital & data digital.dari sisi keamanan sangat-sangat baik enkripsi & MAC,dll high secure dech, dari sisi kenyamanan sangat nyaman & mudah dibawa. Klo gitu2 sih teknologi canggih saja.

Kalau Smart Electic mainset q: listrik 500 KV,150 KV, 20 KV, 380 V/220V yang ada di gardu di distribusikan tanpa kabel alias wireless (5 Volt klo gx salah). . sy seh lage berimajinasi.

So ke aplikasi saja

Klo Smart home...?????. dan kawinkan dengan smart electric semua peralatan yang memakai listrik didalam rumah nya tidak pakai kabel (via udara).


Foo,
yg anda katakan tentang menciptakan kenyaman,keamanan,keselamatan,akrab lingkungan,kemudahan dan efisiensi serta fleksibelitas memang sdh merupakan konsep terbentuknya Intelligent Building dan bahkan ditambah satu lagi yaitu kemudahan.......seperti gampang dipakai, disetting, di program dan lain sebagainya seperti yg selalu sy sampaikan dimana-mana.

Berbicara ttg smart card yg sdh sejak belahan tahun silam diterapkan di negara tetangga Singapore & Malaysia dll, tentu andapun paham bahwa sistem ini memerlukan infra struktur yg kuat lengkap dan teratur disegala sektor baik swasta maupun pemerintah (e-government) yg handal...tetapi sy kurang tertarik membahas hal tsb.

Smart Electric,kalo anda memahami ttg teori elektrikal maka anda mestinya tahu bahwa bintang utamanya adalah sang elektron, partikel terkecil setelah quark dari atom....cara men generate electrical powerpun sdh pernah sy sampaikan dibeberapa forum yaitu dgn cara :

1. Voltage by friction (listrik statis)
2. Voltage by pressure (piezo electric)
3. Voltage by heat (thermo couple)
4. Voltage by light (Solar cell)
5. Voltage by Chemical action (battery)
6. Voltage by Magnetism (Generator set)

dan utk menyalurkan ('menghembuskan') elektron2 agar dpt berfungsi sbg

enerji listrik diperlukan kekuatan dalam satuan Volt melalui 'pipa' (penghantar)...sehingga semakin besar 'tenaga hembusannya' semakin besar dan cepat kapasitas yg dpt disupply....oleh krn itu imajinasi anda

(listrik 500 KV,150 KV, 20 KV, 380 V/220V yang ada di gardu di distribusikan tanpa kabel alias wireless (5 Volt klo gx salah). . :ohno:adalah keliru!!) , sebab dgn tegangan (baca daya hembus elektron) 5volt, berapa sih kapasitas arus yg bisa diharapkan ?? ingat (P=VxI).

Penjelasannya sbb :

Mungkin krn sdh terlalu banyaknya peralatan rumah tangga dan kantor yg mengandalkan arus listrik membuat org merasa ribet dgn kabel2 bak benang kusut sehingga muncul ide wireless power transmission (low consumtion power).

Sebenarnya ini bukanlah wacana baru krn pd akhir tahun 1800an Nicola Tesla sdh mengusung teori ini dan pd awal 1900an telah sukses menghidupkan lampu secara wireless di markas experimentnya di Colorado Springs. Meskipun hasil kerja Tesla mengesankan banyak org tetapi tdk serta merta membuat metode transmisi enerji listrik tanpa kabel itu gampang dilaksanakan.

Dan sejak saat itu pula para ilmuwan terus mengembangkan penemuan2 baru yg berkaitan dgn hal tsb. Ada yg hanya berupa teori maupun prototype saja, tetapi beberapa diantaranya sdh eksis dan bahkan telah kita gunakan...tengok saja wireles transmission yg sdh sgt umum kita kenal spt misalnya gelombang radio yg kita pakai utk telefon sellular,TV ,wi-fi dan radio FM/AM dll. Radio wave menyebar kesegala arah, itu sebabnya kita hrs menggunakan antena dan tuning pd gelombang frekuensi yg sama (berfungsi sbg 'pipa' saluran utk enerji) agar bisa menangkap (receive) muatan yg dikirim oleh transmitter.

Sikat gigi elektrik sebenarnya sdh memakai methode ini dlm aplikasinya. Ide ini sebenarnya digunakan utk menghindarkan bahaya tersengat arus pendek bagi pemakai krn alat ini digunakan bersama air....oleh krn itu teknik penerimaan enerji listriknya memakai methode wireless dgn perangkat yg disebut inductive coupling (2 kumparan induksi) yg dipasang di charger base dan satunya lg di pasang di gagang sikat gigi dan tersambung ke batterynya.....msh ingat prinsip kerja transformer?? (primary winding yg menerima input tegangan mengindusir secondary winding sehingga mendapatkan tegangan output), methode induksi spt ini memang hanya berjarak centimeteran. Medan lebih besar yg kuat & dapat menginduksi dr jarak lbh jauh memang bisa dilakukan ,tetapi pasti sgt tdk efisien lagi sebab medan magnetik khan menyebar ke segala arah.

Peralatan listrik rmh tangga & kantor umumnya relatif kecil, sehingga arus yg dibutuhkan utk merecharge ato power up perangkat2 itu tdk memerlukan enerji yg besar sehingga wireless power utk itu dpt dilakukan dan sdh diproduksi.

Akan tetapi methode penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi dari pembangkit sampai keperkotaan dan kampung2 mungkin hanya akan menimbulkan bahaya dan biaya yg sgt besar.

Hal menarik dilaporkan bahwa para peneliti di MIT pd 2006 telah menemukan cara effisien utk mentransfer tenaga listrik pada dua kumparan yg terpisah beberapa meter. Marin Soljacic komandan timnya mengatakan mrk dpt menambah jarak itu dgn teori menambahkan & menyamakan resonansi pd inductive coupling tsb. (resonansi adalah keadaan dmn suatu benda dibuat bergetar), mrk mengindikasikasikan bahwa induksi akan sedikit berbeda jika medan elektromagnetik pd kumparan beresonansi pd frekuensi yg sama.

it's make sense, krn apabila satu benda dgn jarak tertentu dpt menggetarkan benda yg lain ..ini berarti diantara mereka ada 'pipa saluran enerji' atau penghantar yg memungkinkan koneksi terjadi....hm,jadi teringat jurus sakti Auman singa yg dpt mencampakkan apapun di film2 silat itu, di myth buster jg pernah ditayangkan tentang gunung es yg diruntuhkan oleh lengkingan penyanyi soprano, gelas yg pecah oleh pekikan serta dentuman bass yg menggetarkan jantung dan melambaikan rambut kita.

Teori mrk menggunakan kumparan induktor yg berbentuk lingkaran putus yg dimasing2 ujungnya diberikan plat kapasitan yg menampung muatan elektron. Jadi ketika kumparan itu dilalui arus maka resonansi terjadi....frekuensi resonansinya adalah hasil dr induktansi dari kumparan dan kapasitansi dr plat di ujungnya. Sama seperti sikat gigi elektris diatas bedanya induksi disini disalurkan melalui 'pipa enerji' yg terjadi karena mereka berada pada frekuensi resonansi yg sama.
Bz5D5_Jzg-M http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/wirelessTransmissionPower1.jpg http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/satellitewirelessTransmissionPow-2.jpg

Teori listrik nirkabel yg lainpun sdh mulai dikembangkan seperti dari ruang angkasa ke bumi dgn menggunakan satelit....dan ini mungkin saja terjadi, akan tetapi teori pembangkit enerji listrik sejauh ini masih terbatas pada 6 konsep yg sy uraikan diatas...smoga suatu hari nanti departemen sains & teknologi indonesia bisa menyumbangkan sesuatu yg berarti serta membanggakan kita semua , (ada ngga sich Science & Technya Republik ini??!) kalo ada ,kiprahnya koq sepi2 aja??!! entahlah ,mungkin memperkaya diri (baca korupsi) lebih diutamakan mereka.

Pada kesempatan lain ,sy akan menyambung pembahasan ttg ini...trims.

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:29 AM
Bagi anda yg akrab dengan teknologi.....,Rumah pintar bukanlah hal aneh krn disekeliling kita sdh tersedia banyak barang yg telah dicekokin dengan teknologi yg membuatnya pintar...seperti smart car,smart plane, smart weapon, smart phone, smart office dan lain sebagainya...oleh krn itu mengetahui & memahami implementasi teknologi serta memanfaatkannya didalam segala aspek kehidupan akan sgt berfaedah bg kehidupan. trims

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:30 AM
bro toojte, ijin ikut monitor n nimbrung

bro, kliatannya sih memang efisien kalo semua bisa otomatis (lampu mati sendiri begitu kita keluar kamar dsb) cuman apa gak mahal ya.......????

trus konsep ini apa gak membutuhkan listrik yang besar .......????

sorry masih awam soalnya

met gabung bang nonightistoolong,
dibangding yang konvensional...jelas sedikit mahal, tetapi kalo secara keseluruhan budget utk sistem otomatisasi berkisar 15-30% dari nilai bangunan....,umumnya karena minimnya pengetahuan & informasi kemewahan suatu gedung cendrung digenjot pada visual aspek keindahan saja yang bobotnya bisa mencapai 50% dr nilai bangunan itu...

lampu yang yang dikontrol secara otomatis dgn sensor gerak, cahaya ,waktu ,cuaca dll justru sgt menghemat enerji...krn human error n penyakit lupa maupun malas ngga berlaku disini....saklar lampu digantikan oleh relay sementara relay diperintahkan oleh sensor....sederhana sekali bukan?? thanks

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:32 AM
tenkyu toojte
iya sih bener juga, memang kebanyakan bangunan dinegara kita terlalu menitikberatkan diestetikanya daripada maksimalisasi fungsi, sorry kalo gak nyambung

saya cukup sering datang ke beberapa bangunan yang sebenarnya scara estetika tidak menarik, dindingnya hanya slap2 beton tanpa dicat atau dilapisi apapun, kesannya lumayan industrial gitu (walaupun bukan pabrik), tapi sistem pengatur lingkungannya sangat maju (seperti yang anda gambarkan, lampu mati sendiri dll):

pendapat anda benar sekali karena memang sesuai dgn fakta yang ada dilapangan..padahal aspek yang lebih penting seperti keselamatan, kemudahan maupun penghematan merupakan kebutuhan yang seharusnya lebih diprioritaskan seperti yang telah diimplementasikan di beberapa Negara lain yang didukung dgn peraturan dan undang2….oleh karena itu sesuai dengan ekspertisment yang saya kuasai saya ingin membuka mata teman2 ditanah air agar lebih terbuka dan menerima masukan dan informasi yg sy sampaikan ini utk dpt dipertimbangkan.


ide yang sangat bagus bro

trus gimana kalo mau mengimplementasikan konsep ini dimasyarakat, terutama ke kalangan menengah yang mungkin gak mampu mengakses biro design untuk mengkonsep rumah2 mereka :sweatdrop: (kalo bisa kebawah malah lebih bagus lagi, supaya bener2 kerasa hemat energinya secara nasional)

saya melihat masyarakat indonesia sebenarnya lumayan handy dan inovatif, cuman banyak peralatan dan perlengkapan yang mendukung konsep intelligent building susah diakses masyarakat kebanyakan

dibeberapa negara maju, memang konsep intelligent building juga masih dibilang mahal, tapi opsi2 DIY lumayan besar karena banyak perlengkapan dan peralatan pendukung konsep intelligent building yang dijual disupermarket2 (walaupun gak semua), nah kalo di Indonesia apa bisa diterapkan seperti ini, karena kalo saya liat banyak konsep2 maju yang sengaja "disimpan" dan gak dishare kemasyarakat umum supaya tetep prestige dan mahal (taktik pasar)

:nicethread:

tentu konsumsi perangkat berteknologi cendrung masih dikisaran kalangan menengah keatas, mengingat dari segi pendidikan ,penguasaan teknologi dan pengeluaran ekstra untuk mendapatkan kenikmatan teknologi lebih dimiliki oleh kalangan tsb….akan tetapi seperti yang kita ketahui bahwa dikantor pemerintahan yang nota bene terkesan boros dalam pemanfaatan enerji itu idealnya sangat perlu mengimplementasikan konsep2 Intelligent Building baik ditingkat pusat maupun daerah.

Konsep IB dapat dipasang dengan permulaan kecil (start small) sesuai dgn kebutuhan & budget yang dimungkinkan utk terus diupgrade dgn menambahkan modul2 tertentu sepanjang masa …IB yg baik harus user friendly dan harganya terjangkau…..
Bicara harga mahal sy teringat ponsel, seiring dgn supply & demand sekarang semua orang hari gini dah punya ponsel….begitu pula IB, upaya memasyarakatkan konsep2 IB seperti ini sy meyakini seiring demand yg smakin ramai akan dapat menurunkan harganya apalagi bila melihat pangsa pasar di Negara kita, bukan tdk mungkin beberapa pabrik produsen perlengkapan IB dibangun disini sehingga kita dapat menikmati teknologi dgn harga yg praktis lebih murah.
Terima kasih.

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:33 AM
saya juga setuju kalo usulan IB ini didukung dengan peraturan dan undang2,

saya ada contoh unik kombinasi IB dan sistem konvensional, pemerintah kota Toronto giat mengkampanyekan sistem pemanas otomatik agar penggunaan gas menjadi efisien dimusim dingin (bisa beli atau bisa pula nyewa), tapi disaat musim panas, pemerintah kota justru membagikan tali jemuran, agar konsumsi listrik untuk mesin pengering turun

tepat sekali, dan itu adalah kebaikan2 yg perlu kita adopsi......kalo di pikir2 Indonesia yg negara besar ini selalu berada dibelakang didalam segala sektor sementara inisiatif aparat pemerintah cendrung tak bisa kita harapkan ,apalagi dgn momok KKN yg smakin mengkristal dan membudaya itu ..sy khawatir jgn2 semua mrk hanya mengisi waktu memikirkan bagaimana mensiasati UU utk yg memungkinkan mereka korupsi ketimbang memikirkan kemaslahatan dan kemajuan Bangsa.

bener juga yah, kalau IB bisa sefenomenal HP, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang paling efisien :D

saya hanya berharap, mudah2an kalau memang terwujud di Indonesia, IB bisa memasyarakat dan opsi2 DIY tersedia (DIY bikin masyarakat terasah juga :D)

:good: bro toojte, thanks atas sharingnya

pasti bisa,......dan walaupun orang lain sdh berlari jauh sementara kita baru belajar merangkak....tapi percayalah bila regenerasi koruptor bisa dieliminir dan seiring dgn punahnya para Koruptor tua itu maka kesejahteraan masyarakat semakin merata dan pandai ,lalu harapan sy kita bisa menjadi subjek teknologi nantinya...thanks

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:51 AM
http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/Scenario-chart.jpg

skematik skenario rumah pintar

Joe Philip
August 26th, 2009, 08:58 AM
http://i472.photobucket.com/albums/rr86/tootje/chart.jpg

Hubungan Green dengan Smart Building

Joe Philip
December 10th, 2009, 12:02 PM
maaf !!!,...belakangan rada banyak kesibukan so ngga sempat meng update....!!!
maybe later ..........soon !!!!! It's not been busy ****i*' but just ****in' busy folks !!

candrasa
December 10th, 2012, 05:31 AM
permisi nih, saya newbie yang tertarik dengan smart building. mau nanya nih bung joe, alasan utama kenapa smart building perlu dikembangkan di Indonesia kira-kira apa ya? makasih sebelumnya