View Full Version : [Indonesia] Maritime and Port - news & pictures.
ruperdo July 27th, 2011, 04:36 PM Danlanal Siap Bangun Pangkalan Angkatan Laut
MUARASABAK - Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Palembang–Jambi Letkol Laut (P) Berkat Widjanarko, tertarik pada salah satu penjabaran visi dan misi Tanjab Timur Samudera yang digagas Zumi Zola–Ambo Tang. Berkat Widjanarko menjelaskan, program pengadaan kapal nelayan (pompong) yang digelontorkan duet pasangan bupati dan wakil bupati terpilih itu, merupakan kebijakan yang berpihak pada percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Berkat, adanya konsekuensi dari program tersebut. Salah satunya adalah masalah suplai bahan bakar minyak (BBM) dan keamanan wilayah perairan. Dengan semakin banyaknya nelayan yang melaut, seiring banyaknya bantuan kapal nelayan, dipastikan kebutuhan BBM akan semakin tinggi.
Untuk itu, dibutuhkan pengaturan distribusi yang lebih tertata. Lanal Palembang–Jambi merasa ikut bertanggung jawab agar masalah tersebut bisa ditekan dampak negatif. Salah satunya dengan membangun primer koperasi angkatan laut (Primkopal) di salah satu wilayah pesisir Tanjab Timur.
Primkopal ini kelak akan membantu Pemkab Tanjab Timur dalam hal menjamin ketersediaan BBM bagi nelayan daerah itu. Sedangkan untuk pengendalian keamanan wilayah perairan, sementara Lanal Palembang–Jambi akan memperkuat pos–pos angkatan laut.
Bahkan menurut Berkat, pihaknya dan Mabes TNI Angakatan Laut siap membangun pangkalan angkatan laut di wilayah Tanjabtim. “Sepanjang memang menurut kajian dibutuhkan dan pemerintah setempat mendukung, kami siap untuk membangun Lanal di daerah ini,” katanya saat wawancara dengan sejumlah media di rumah dinas bupati, kemarin (26/7).
Bupati Tanjabtim Zumi Zola menegaskan, pihaknya akan mengkaji pentingnya kehadiran Lanal di wilayah tersebut. Bupati juga berterima kasih atas adanya perhatian Lanal Palembang–Jambi terkait suksesnya visi dan misi Tanjung Jabung Timur Samudera yang dilaksanakannya.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan perikanan Sabri mengakui bahwa saat ini masalah akurasi pendataan jumlah nelayan di tanjabtim masih lemah, dan perlu didata ulang lagi. “Saya akui, pendataan kita masih lemah. Dan saya pun baru di dinas ini, kita akan upayakan pendataan ulang seakurat mungkin,” tandasnya. (hen)
ardimusica August 6th, 2011, 07:58 PM Sekupang Ferry Internasional
http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/188445_136050016464345_100001780430726_218870_7682115_n.jpg
http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/163761_119169018152445_100001780430726_130074_5943835_n.jpg
terminal ferry terbagus se batam klo gw bilang..glassy..modern..bersih..joooooos
Widana89 September 13th, 2011, 10:56 PM Pemerintah Rancang Pelabuhan Ekspor Berkapasitas Besar
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah mengupayakan pembangunan pelabuhan, yang mampu melayani kebutuhan ekspor berskala besar dalam jangka 10-15 tahun mendatang. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing.
Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Selasa (13/9/2011) di Jakarta, menyatakan, persoalan infrastruktur penunjang yang kurang memadai, termasuk di dalamnya sarana pelabuhan, menjadi salah yang dikeluhkan investor luar negeri.
Dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Direktur Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, pun perbaikan infrastruktur juga diminta pihak Toyota. Apalagi dalam beberapa tahun mendatangn mereka akan memperluas ekspansi investasinya hingga Rp 3,2 triliun.
"Ada satu hal disampaikan ke pemerintah Indonesia, bagaimana mereka berharap infrastruktur yang baik, fasilitas pelabuhan khususnya, sehingga mempercepat arus barang dan suku cadang agar bisa lebih optimal," kata Julian.
"Bapak Presiden menyikapi harapan Toyota dan investor asing di Indonesia, bahwa pemerintah akan berupaya kembangkan pelabuhan yang mumpuni, yang baru. Diperlukan waktu 10-15 tahun mendatang," lanjutnya.
Sementara ini menurut dia, yang dilakukan pemerintah adalah mengembangkan infrastruktur yang ada, khususnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/09/13/22135229/Pemerintah.Rancang.Pelabuhan.Ekspor.Berkapasitas.Besar
typhoonbringer September 14th, 2011, 01:08 PM wah sekupang ferry mah boleh dibilang se indonesia kali itu no.1, keren banget designya, rapih bersih pula
@widan ini pemerintah wacana melulu deh, padahal udah sering banget priok overcrowded dari 2003, butuh perluasan kapasitas atau redistribusi kargo ke pelabuhan2 lain
masdwi September 15th, 2011, 05:51 PM wah sekupang ferry mah boleh dibilang se indonesia kali itu no.1, keren banget designya, rapih bersih pula
@widan ini pemerintah wacana melulu deh, padahal udah sering banget priok overcrowded dari 2003, butuh perluasan kapasitas atau redistribusi kargo ke pelabuhan2 lain
Terminal Sekupang ini baru dioperasikan, awal Juli ke sana, masih pakai dermaga lama yg kek pasar gitu .... pdhl juga melayani penyeberangan ke Malaysia dan Singapore.
masdwi September 15th, 2011, 07:01 PM ^^
The best ferry terminal in Indonesia...Undoubtedly!!!:okay:
Kalau merak-bakauheni ma ketapang-gilimanuk bisa dibikin kayak gini mantap bangetlah...
hahahaha...:miris:
sd saat ini yah ....
masalahnya, akannkah petugas kita tegas terhadap para penumpang kapal?
Mengingat kebiasaan sebagian besar penumpang kita yg masih makan dan buang bungkus seenaknya, merokok di tempat nggak boleh merokok tmk buang ab rokok dan puntungnya ....
Juga komitmen pengelola pelabuhan akan menjaga kebersihan dan ketertiban pelabuhan? Juga akankah biaya operasional dan pemeliharaan dianggarkan cukup?
Semoga di sini semuanya menjadi awal dari yg kita idam2kan .....
rilham2new October 4th, 2011, 03:18 AM Pelabuhan Belawan
Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara
ada banyak pintu gerbang masuk karena pelabuhannya juga banyak dan dipisah-pisah berdasarkan fungsinya. Seperti pelabuhan tuk pelayaran kapal penumpang komersil, pelabuhan kontainer domestik, pelabuhan kontainer International, pelabuhan perikanan, pelabuhan TNI AL yg berisi kapal-kapal perang dll..
terlalu luas..
Bbrapa pintu gerbang masuk
Terminal lama
http://img43.imageshack.us/img43/7018/gerbangbelawan1.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/43/gerbangbelawan1.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Welcome to Port of Belawan
http://img545.imageshack.us/img545/7514/gerbangbelawan2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/545/gerbangbelawan2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Gerbang menujuTerminal Baru
http://img209.imageshack.us/img209/9379/gerbangbelawan3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/209/gerbangbelawan3.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
sorry gk keliatan ya..
Gerbang Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan
yg ini berisi kapal-kapal nelayan dan pasar seafood yg masih segaar bgt
http://img809.imageshack.us/img809/3640/gerbangbelawan4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/809/gerbangbelawan4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Belawan International Container Terminal
http://img80.imageshack.us/img80/7200/gerbangbelawan5.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/80/gerbangbelawan5.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img90.imageshack.us/img90/4981/pelabuhan1.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/90/pelabuhan1.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img255.imageshack.us/img255/7408/pelabuhan2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/255/pelabuhan2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img513.imageshack.us/img513/8496/pelabuhan3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/513/pelabuhan3.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img502.imageshack.us/img502/584/pelabuhan4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/502/pelabuhan4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
terlihat dari kejauhan banyak kapal yg menuju ke Medan
http://img404.imageshack.us/img404/8082/peabuhan5.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/404/peabuhan5.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img685.imageshack.us/img685/535/pelabuhan6.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/685/pelabuhan6.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img508.imageshack.us/img508/1114/pelabuhan7.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/508/pelabuhan7.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Pelabuhan International identik dengan crane (seperti project highrise aja :lol:)
http://img521.imageshack.us/img521/434/pelabuhan8.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/521/pelabuhan8.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img163.imageshack.us/img163/1769/pelabuhan9.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/163/pelabuhan9.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img851.imageshack.us/img851/8351/pelabuhan10.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/851/pelabuhan10.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img442.imageshack.us/img442/5791/pelabuhan11.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/442/pelabuhan11.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img839.imageshack.us/img839/4523/pelabuhan12.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/839/pelabuhan12.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
klo pict aerial yg paling bawah ini sumber dr google
http://img199.imageshack.us/img199/1442/1310830439belawan.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/199/1310830439belawan.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
Pelabuhan International dan pusat keluar masuknya barang di P.Sumatra ini sangat identik dengan ribuan kontainer yg di tumpuk-tumpuk. Terdapat di banyak area di sepanjang jalan dan masing2 area memiliki lahan yg luas tuk kontainer2 ini..
Beberapa sample Peti Kemas/Kontainer
http://img515.imageshack.us/img515/9951/petikemas1.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/515/petikemas1.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img59.imageshack.us/img59/5273/petikemas2.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/59/petikemas2.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img689.imageshack.us/img689/1573/petikemas3.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/689/petikemas3.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img51.imageshack.us/img51/4585/petikemas4.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/51/petikemas4.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img828.imageshack.us/img828/9589/petikemas5.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/828/petikemas5.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
http://img829.imageshack.us/img829/1787/petikemas6.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/829/petikemas6.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
sherif_claude October 23rd, 2011, 12:49 PM Pelabuhan PPS bungus PADANG
http://3.bp.blogspot.com/_1y16oWHFSZ0/TT_GoXeURcI/AAAAAAAAAAM/rMye8zS3FO0/s1600/PC150016.JPG
sherif_claude October 23rd, 2011, 02:14 PM SESUDUT PELABUHAN TELUK BAYUR PADANG
http://matanews.com/wp-content/uploads/Teluk-Bayur.jpg
http://i52.tinypic.com/192p05.jpg
http://cache.virtualtourist.com/4/2018247-Port_Teluk_Bayur_Padang.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_UjdxiEr6y8E/S8PuA6wiiUI/AAAAAAAAAC0/XliZx3AZRaY/s1600/teluk+bayur2.jpg
sherif_claude October 23rd, 2011, 02:29 PM http://4.bp.blogspot.com/_hwFRPJXWJv4/TQ2AsULhm-I/AAAAAAAAADY/Jv5Q7Zl-Ggc/s1600/telukbayur.jpg
Topografi pesisir pantai kota Padang bagian selatan berbukit2 dan banyak terdapat teluk sehingga sangat cocok di buat pelabuhan, beberapa pelabuhan di selatan kota Padang di antaranya: pelabuhan teluk bayur, pelabuhan PPS (pelabuhan perikanan samudera bungus), pelabuhan penyebrangan ke mentawai, dan pelabuhan depo pertamina di kawasan bungus.
rilham2new October 28th, 2011, 01:02 AM Kota DUmai
Provinsi Riau
Kota yang pelabuhannya paling banyak dan panjang di Provinsi Riau ini.
1. Pelabuhan PELINDO
2. Pelabuhan PT. PERTAMINA
3. Pelabuhan NELAYAN
4. Pelabuhan PT. Chevron
5. Pelabuhan Kawasan Industri Pelintung (mayoritas sih punya WILMAR Group), perusahaan Biodiesel berbasis CPO paling besar di negara kita.
Lebih banyak gambar Pelabuhan Dumai di
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=50718229&postcount=103
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=50718419&postcount=104
Ini dermaga PERTAMINA dan dermaga CHEVRON
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=50718481&postcount=105
Untuk pelabuhan Penyebrangan Internasional (ke Melaka, Batam, dan kota-kota lain di Semenanjung Malaya) gambarnya ada di sini
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=50719305&postcount=106
^^
Infrastruktur Pelabuhan laut DUMAI
http://img717.imageshack.us/img717/3448/45087122.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/717/45087122.jpg/)
Fasilitas Pendukung Kawasan Industri DUMAI
http://img84.imageshack.us/img84/101/19850194.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/84/19850194.jpg/)
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)
^^
Pelabuhan Pelindo Dumai
Sumber : http://www.pojokphoto.com/pelabuhan-pelindo-dumai.html
http://www.pojokphoto.com/wp-content/uploads/2010/08/awak-kapal-tanker.jpg
http://www.pojokphoto.com/wp-content/uploads/2010/08/pelabuhan-pelindo-dumai.jpg
http://www.pojokphoto.com/wp-content/uploads/2010/08/tangki-cpo-di-pelabuhan-pelindo-dumai.jpg
http://www.pojokphoto.com/wp-content/uploads/2010/08/kapal-tanker-di-pelabuhan-pelindo.jpg
rilham2new October 28th, 2011, 01:10 AM Pelabuhan Selatpanjang (PELINDO)
Kabupaten Kepulauan Meranti
Provinsi Riau
Sudut2 kawasan beran (selatpanjang/kepulauan meranti) di pelabuhan lama Pelindo 1
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us/)
http://img703.imageshack.us/img703/8844/dsc03609g.jpg
http://img153.imageshack.us/img153/4422/dsc03610o.jpg
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us/)
http://img811.imageshack.us/img811/6703/31023116428881033125610.jpg
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us/)
http://img195.imageshack.us/img195/1186/dsc03537qr.jpg
Pemandangan sebagian kota selatpanjang dari kawasan beran
Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us/)
http://img832.imageshack.us/img832/9762/31183516428387033175010.jpg
rilham2new October 28th, 2011, 01:16 AM Pelabuhan ini lokasinya 136 km ke dalam daratan ..... Menyusuri Sungai Siak. Sungai di Indonesia yang bisa dilayari kapal kontainer dan kapal tanker paling jauh ke dalam daratan.
PS: Pekanbaru berada di km 171 ....
Gambar Pelabuhan PERAWANG lebih banyak lagi ada di sini
http://www.skyscrapercity.com/showpost.php?p=50719405&postcount=107
Pelabuhan PT. Indah Kiat Pulp Paper di tepian Sungai Siak
Perawang, Kecamatan Tualang
Kabupaten Siak
Provinsi Riau
Gambar Pelabuhan Perawang dari udara
http://www.flickr.com/photos/44486860@N03/4102802129/in/photostream/
http://farm3.static.flickr.com/2598/4102802129_662391d70a.jpg
Pelabuhan PT Indah Kiat Pulp Paper (http://www.flickr.com/photos/43928101@N02/6187623509/in/photostream/) by anwarsiak (http://www.flickr.com/photos/43928101@N02/)
http://farm7.static.flickr.com/6166/6187623509_8975c6bcc2_b.jpg
VRS October 28th, 2011, 03:50 PM Nice pictures
nowan October 28th, 2011, 11:40 PM Terminal Peti Kemas Koja
Aktivitas yang diabadikan secara apik oleh LeBand (http://facebook.com/lemi.banda) (Maaf ya Bos belum ijin nih :))
Container crane tipe Post-panamax dengan Safe Working Load (SWL) 35 ton. Mampu mengangkat container 45 ft terberat (sekitar 30ton). Jika ada container seberat 36 ton, mampukah crane-nya mengangkat?
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/251699_2096111894133_1585435504_32023581_5183841_n.jpg
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/250108_2096115254217_1585435504_32023596_6620502_n.jpg
Barisan truk Terberg port tractor siap sedia memindahkan peti kemas di area terminal.
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/285264_2096104373945_1585435504_32023545_7785706_n.jpg
Koja container terminal di senja hari (long exposure)
https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/254776_2096128934559_1585435504_32023638_1391809_n.jpg
fajarmuhasan November 14th, 2011, 03:11 AM Ikutan nyumbang foto (maaf jika kurang informatif)
Pelabuhan penyeberangan Ketapan-Gilimanuk, tapi saya lupa foto ini di ketapang atau gilimanuk, mohon yang lebih familiar berbagi info.
https://lh5.googleusercontent.com/-qVCfoK9LjNk/TsB33zvVhXI/AAAAAAAAAY0/9bNVYKzjaEI/s800/PA150032.JPG
Salah satu kapal feri:
https://lh3.googleusercontent.com/-1hJ4_XucZ_w/TsB30ii4z7I/AAAAAAAAAYs/VL_Cc1fNfpM/s800/PA120300.JPG
suasana ruang nahkoda:
https://lh4.googleusercontent.com/-CiF75qaBmko/TsB39eqiL1I/AAAAAAAAAY8/Mvtl1sJoV94/s800/PA150036.JPG
rilham2new November 14th, 2011, 03:14 AM ^^ Keren, ada suasana dari dalam kapal, gak ???
fajarmuhasan November 14th, 2011, 03:21 AM ^^ Keren, ada suasana dari dalam kapal, gak ???
ini suasana dalam kapal, ada yg pake AC dan karaoke plus Live Music sayang gak sempat foto foto waktu itu....nyari2 lagi kapal tsb gak pernah jumpa
https://lh4.googleusercontent.com/-zksCCCfGsfE/TsB6m_TwhII/AAAAAAAAAZ0/DnuAd58scCE/s800/PA150035.JPG
ruang penumpang penuh sesak, banyak asap rokok bikin sumpek
https://lh6.googleusercontent.com/-aulk4b5_NjM/TsB6T2BG8pI/AAAAAAAAAZs/ZioEiVFnwPA/s800/PB010230.JPG
fajarmuhasan November 14th, 2011, 03:31 AM tambah lagi, kali ini Pelabuhan untuk LCM...gak tahu dech singkatan apa LCM
https://lh6.googleusercontent.com/-6U9Vndb4LyY/TsB5VMwZJBI/AAAAAAAAAZM/f0ms-IC6lnQ/s800/PA130318.JPG
rilham2new November 14th, 2011, 03:32 AM Ini formatnya sama dengan Penyebrangan Merak-Bakauheni ???? Bawah untuk Kendaraan Semuanya. Atas untuk penumpang semuanya ????
Biaya penyebrangannya berapa??
fajarmuhasan November 14th, 2011, 03:33 AM Pelabuhan Tanjung Wangi:
https://lh5.googleusercontent.com/-DJNfhQ8khp4/TsB5XMVsHrI/AAAAAAAAAZY/zPLT2e6t_m4/s800/PA130319.JPG
https://lh3.googleusercontent.com/-Z2lJb1q-1Q8/TsB5hdqN3-I/AAAAAAAAAZk/fkyXo6GQNBU/s800/PA130320.JPG
fajarmuhasan November 14th, 2011, 03:34 AM Ini formatnya sama dengan Penyebrangan Merak-Bakauheni ???? Bawah untuk Kendaraan Semuanya. Atas untuk penumpang semuanya ????
Biaya penyebrangannya berapa??
sama dg merak-bakahuni cuma ukuran lebih mini
bawah utk kendaraan termasuk sepeda/sepeda motor dan atas utk penumpang, kadang sampai tingkat 3 (satu lantai ama nahkoda)
tapi penumpang juga banyak di dek bawah...karena ada yg jualan bakso, cendol dll
rilham2new November 19th, 2011, 03:40 PM Pelabuhan Perminyakan PT. Pertamina dan PT. Chevron Pacific Indonesia
Kota Dumai
Provinsi Riau
Pelabuhan perminyakan bersama Pelabuhan CPO, dan dermaga PT. PELINDO serta Pelabuhan Penangkapan Ikan di Kota Dumai, dan Pelabuhan Biodiesel di Kawasan Industri Pelintung adalah Kumpulan Pelabuhan UTAMA di Provinsi Riau (semuanya ada di DUMAI :nuts: )
Lihat antrian kapal di Selat Rupat :nuts:
http://www.flickr.com/photos/68344286@N05/6362943753/in/photostream/ by ENJE PHOTOGRAPHY (http://enjephotography.com/gallery/)
http://farm7.staticflickr.com/6229/6362943753_d639777322_z.jpg
Dermaga Minyak dan kapal tanker
http://www.flickr.com/photos/68344286@N05/6362943355/in/photostream/ by ENJE PHOTOGRAPHY (http://enjephotography.com/gallery/)
http://farm7.staticflickr.com/6049/6362943355_3976c51cd1_z.jpg
Wow, banyak tangki-tangki nya :D
http://www.flickr.com/photos/68344286@N05/6362943039/in/photostream/ by ENJE PHOTOGRAPHY (http://enjephotography.com/gallery/)
http://farm7.staticflickr.com/6237/6362943039_44f6ca001f_z.jpg
fajarmuhasan December 22nd, 2011, 08:27 AM Pelabuhan Feri di Gilimanuk
https://lh5.googleusercontent.com/-4QKCzCV5DS8/TvLbNOF6WtI/AAAAAAAAAjM/-nG1AxmugkI/s800/PC130019.JPG
fajarmuhasan December 22nd, 2011, 08:28 AM Kapal LCT yg mengangkut truk truk besar/berat
https://lh3.googleusercontent.com/-ic-6B_dMojI/TvLbNW0fwaI/AAAAAAAAAjQ/pW8LBRDIftk/s800/PC130023.JPG
fajarmuhasan December 24th, 2011, 02:10 AM Jarang-jarang dapat kapal yg agak manusiawi:
Denah Kapal:
https://lh6.googleusercontent.com/-iQVFwtNxKWY/TvUkJSgL7SI/AAAAAAAAAkc/ZZYI6rhRLSI/s800/PC150003.JPG
Tempat penumpang terbuka:
https://lh6.googleusercontent.com/-AD2k5dhu1S4/TvUkykI2JCI/AAAAAAAAAlI/u9FMOgrpauM/s800/PC150011.JPG
ada petunjuk ruangan AC sbg tempat penumpang indoor
https://lh3.googleusercontent.com/-6VY4UjQ042I/TvUk14yuxEI/AAAAAAAAAlY/VHw9cwjImSM/s800/PC150013.JPG
fajarmuhasan December 24th, 2011, 02:12 AM Ksibukan di dek bawah
https://lh4.googleusercontent.com/-sa6c1G6Lc7A/TvUkdSltqBI/AAAAAAAAAkw/ll9p1I7YhGo/s800/PC150006.JPG
suasana dek paling atas:
https://lh5.googleusercontent.com/-1bst8YqkLfk/TvUkinWtzWI/AAAAAAAAAlA/cZiZbhJJK74/s800/PC150009.JPG
https://lh4.googleusercontent.com/-awr0gdvFEvI/TvUk0jFogrI/AAAAAAAAAlQ/yjipU8Bq15M/s800/PC150010.JPG
fajarmuhasan December 24th, 2011, 02:14 AM Suasana dalam ruangan AC
https://lh4.googleusercontent.com/-XbITgCKiLGc/TvUkMxo_W6I/AAAAAAAAAko/Q802i7F4714/s800/PC150005.JPG
https://lh3.googleusercontent.com/-vVLzRDZOtkM/TvUkIF2ZbYI/AAAAAAAAAkY/ilO0Y0Owd44/s800/PC150002.JPG
https://lh6.googleusercontent.com/-ZjDpgK7qqFU/TvUlCiiCO6I/AAAAAAAAAlg/aUf-wBRig1A/s800/PC150014.JPG
fajarmuhasan December 24th, 2011, 02:15 AM Antrian kapal di pelabuhan Ketapang...ini yg bikin jenuh
https://lh4.googleusercontent.com/-1LzIRoQvYv0/TvUlCsUgFmI/AAAAAAAAAlk/cYtilN9Dw68/s800/PC150015.JPG
fajarmuhasan December 31st, 2011, 03:38 AM Kapal lagi,,,kembali dapat yg ada AC-nya:
https://lh4.googleusercontent.com/-67HlqxZ2s44/Tv5yzl6Tu1I/AAAAAAAAAos/uU2n4ubtYhw/s800/PC210014.JPG
https://lh3.googleusercontent.com/-TzqnVoTZ5Aw/Tv5ydW7viaI/AAAAAAAAAoM/OYxP30CmBwA/s800/PC210010.JPG
ruang crew (dek paling atas)
https://lh6.googleusercontent.com/-Xf7UBQNQHtU/Tv5zC9J0c8I/AAAAAAAAAo0/rdMZOen6TEI/s800/PC210017.JPG
Pemandangan diluar kapal:
https://lh4.googleusercontent.com/-cwt1_Ozs91g/Tv5zHKpZ1pI/AAAAAAAAApA/KUWYnqQ4Ckc/s800/PC210018.JPG
https://lh4.googleusercontent.com/-maebW8m_xq0/Tv5zGg2nNAI/AAAAAAAAAo8/i5oY-EyWJXs/s800/PC210019.JPG
https://lh6.googleusercontent.com/-bG7rcK2JxIU/Tv5zZuBJD1I/AAAAAAAAApU/o3fHsZcEN1s/s800/PC210027.JPG
typhoonbringer January 2nd, 2012, 01:28 PM @nowan : setau gw, TEU paling gede ya kisaran 40 ft, dan beratnya 30an ton, kalo lebih dari 35 biasanya uda make special arm dan make bulk cargo, bukan TEU lagi, apalagi kalo dimensinya ajaib
Ocean One January 3rd, 2012, 06:20 AM PT Pelindo yang akan perluas Tanjung Priok
Senin, 2 Januari 2012 20: 21 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Perluasan Pelabuhan Tanjung Priok di
Jakarta Utara telah ditetapkan pemerintah akan dilakukan PT
Pelindo (Persero). "Tadi kami putuskan, untuk Tanjung Priok akan kita bangun melalui BUMN kita, Pelindo langsung," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, setelah menghadiri rapat di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin malam.
Dia mengatakan, perluasan Tanjung Priok akan sangat signifikan. Namun, dia tidak merinci luas areal perluasan. Dia hanya menyebutkan, perluasan itu akan meningkatkan kapasitas pelabuhan sampai dengan 2020. Setelah itu, pemerintah akan melakukan penyesuaian lebih lanjut.
Hatta mengatakan, rapat dengan presiden pada awal 2012 itu membahas pembangunan infrastruktur di Indonesia. "Terutama menyangkut konektivitas di Indonesia timur, Papua, Maluku, Maluku Utara, NTT," kata Hatta.
Dia menyebut, pembangunan dermaga dan pengadaan kapal sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keterhubungan di kawasan itu. Hal itu selaras dengan pernyataan Presiden Susilo Yudhoyono di Bursa Efek Indonesia beberapa saat sebelumnya.
Saat itu Yudhoyono menyebut ketidaksiapan infrastruktur di Indonesia adalah salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para investor.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memberikan berbagai dukungan, termasuk dukungan alokasi anggaran, untuk membangun infrastruktur. Bahkan, Yudhoyono menegaskan, sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) 2011 sekitar Rp40 triliun sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur. (F008 )
m.antaranews.com/berita/291115/pt-pelindo-yang-akan-perluas-tanjung-priok
Ocean One January 4th, 2012, 05:38 AM Sultra Upayakan Pelabuhan Kontainer
Rabu, 4 Januari 2012
KENDARI-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berupaya terus menggenjot penyelesaian pembangunan pelabuhan kontainer yang diberi nama "Ir Alala" (nama mantan Gubernur Sultra) itu, sehingga diharapkan bisa mulai berfungsi di akhir tahun 2012.
"Meskipun pembangunan fisik baru sekitar 65%, namun kita berupaya menyelesaikan saat ini, sehingga di akhir tahun ini sudah bisa berfungsi," kata Gubernur Sultra, Nur Alam saat meninjau lokasi pelabuhan kontainer di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Abeli Kota Kendari, Senin. Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan kontainer yang mulai tahun
2009 itu telah menelan dana sekitar Rp83 miliar dari rencana total anggaran sebesar Rp157 miliar.
Gubernur yang bersama rombongan wartawan melihat perkembangan pembangunan pelabuhan kontainer itu mengatakan, sarana pelabuhan ini strategis untuk mempermudah akses pelayanan arus barang yang dapat berdampak pada percepatan pembangunan roda perekonomian Sultra.
Menurut Nur Alam, perkembangan ekonomi Sultra yang cukup pesat dewasa ini sangat membutuhkan sentuhan pembangunan sarana infrastruktur yang memadai guna mendukung percepatan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah ini.
Selain pelabuhan kontainer, gubernur juga meninjau beberapa proyek pembangunan sarana infrastruktur lain seperti Bandara Haluoleo, RSUP bertaraf internasional, GOR multi fungsi, perumahan murah PNS, dan lokasi rencana pembangunan pusat perbelanjaan termegah di Kota Kendari oleh Lippo Group.
"Oleh karena itu, kalau ada kelompok masyarakat tertentu yang menyindir bahwa selama kepemimpinan saya hanya melakukan peletakan batu pertama, dan meresmikan rumah makan dan kafe, maka itu adalah orang-orang tidak mengetahui apa sebenarnya yang kami lakukan selama empat tahun terakhir ini," kata Nur Alam.
Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Burhanuddin HS Noy mengatakan, pembangunan pelabuhan kontainer dengan panjang 306 meter ditambah lokasi berlabuhnya kapal ukuran 50 X 150 meter itu, kini terus digenjot pembangunannya hingga tahap penyelesaian hingga tahun 2013.
Pemerintah pusat telah menganggarkan dana sebesar Rp48 miliar melalui APBN-P 2009 untuk pembangunan pelabuhan tersebut. Sejak tahun 2009 hingga 2011, pembangunan pelabuhan kontainer ini telah menghabiskan dana dari bantuan APBN sebesar Rp90 miliar dari total kebutuhan dana sekitar Rp157 miliar.
"Sebelumnya, anggaran tahun 2009 dan tahun 2010, pembangunan pelabuhan kontainer ini telah menghabiskan dana sebesar Rp44 miliar," katanya.
Menurut Burhanuddin, dana sebesar Rp44 milyar itu dialokasikan untuk pembangunan pelabuhan tahap satu dan dua dari empat tahapan yang direncanakan.
Pembangunan pelabuhan kontainer di Bungkutoko itu, selain bersumber dari APBN, juga APBD Sultra sebesar 10 persen dari total anggaran pembangunan pelabuhan yang terletak di 'mulut' Teluk Kendari itu.
"Kita Berharap dengan selesainya pembangunan pelabuhan kontainer itu, sekaligus bisa mengatasi kendala arus pengiriman barang dari pelabuhan Surabaya-Makassar ke Kendari pulang pergi," katanya.
Selama ini, kata dia, meskipun ada kapal kontainer yang masuk Pelabuhan Nusantara Kendari, harus berhati-hati, bahkan harus 'parkir' di luar teluk karena selain sempitnya Teluk Kendari, juga dari tahun-ke tahun terjadipendangkalan, sehingga mau tidak mau pelabuhan kontainer, dibangun di luar teluk itu.(ant/ hrb)
www.investor.co.id/home/sultra-upayakan-pelabuhan-kontainer/27339
fajarmuhasan February 23rd, 2012, 02:50 AM Gak tahu pengelola palebuhan tsb siapa yg jelas bebas keluar masuk dan banyak orang mancing di dermaga meski banyak truk disana.
foto dari luar (tempat perahu nelayan sandar)
https://lh5.googleusercontent.com/-QI8RlQSF4OE/T0WZxpl9R7I/AAAAAAAAAvY/hG-d5eHqX5U/s800/celkan%2520bawang-01%2520%25281%2529.JPG
https://lh5.googleusercontent.com/-GfzoV-H_nTA/T0WZukFZjEI/AAAAAAAAAvQ/KZTrKpEpUtc/s800/celkan%2520bawang-01%2520%25282%2529.JPG
di dalam areal pelabuhan:
https://lh4.googleusercontent.com/-7NaLcBNX9Mw/T0WaB487DdI/AAAAAAAAAvs/J9oOYhVjDN8/s800/celkan%2520bawang-01%2520%25284%2529.JPG
https://lh6.googleusercontent.com/-SOjfMJuT7JE/T0WaBuZW14I/AAAAAAAAAvo/ivtigEj-RyI/s800/celkan%2520bawang-01%2520%25285%2529.JPG
kanazef February 26th, 2012, 12:15 AM itoday - Dengan harapan dapat menekan biaya pengiriman barang di wilayah Indonesia Timur, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang telah berganti nama menjadi "Indonesia Port Corporation" (IPC), berencana akan melakukan pembangunan pelabuhan peti kemas Sorong di Papua.
"Kita akan melakukan proyek baru membuka koridor di Indonesia Timur, yakni Pelabuhan Peti Kemas Sorong di Papua. Ini bisa menghemat biaya besar, sekitar 50%," kata Direktur Utama IPC, Richard Joost Lino, dalam konferensi pers peluncuran logo baru Pelindo II menjadi IPC, di Jakarta, Rabu (22/2).
Dikatakan Lino, dengan luas tiga hektare, pembangunan pelabuhan peti kemas Sorong, Papua, memiliki fasilitas dan sarana yang sama dengan pelabuhan lainnya.
"Dermaganya 500 meter, crane-nya ada empat, arealnya sekitar tiga hektare, jadi sama dengan pelabuhan di mana-mana, first class. Karena itu memang disiapkan jadi transit dari Australia ke Far East (Timur Jauh)," terangnya.
Pembangunan pelabuhan peti kemas yang menelan biaya sekitar satu triliun rupiah itu, rencananya akan dibangun pada awal 2013, dan ditargetkan bisa mulai beroperasi pada 2014 mendatang.*
reporter: Dhanny
sumber:http://www.itoday.co.id/ekonomi/5379-2013-papua-punya-pelabuhan-kelas-dunia
segera direalisasikan.. :)
novian March 14th, 2012, 11:21 AM Batuampar Port
http://businessinbatam.com/images/A9CF0920C8277358193C8426BE1CD4E2A444138F.jpg
Tanjunguncang Shipyart
http://www.bisnis-kepri.com/wp-content/uploads/2011/03/Shipyard-11.jpg
Kabil
http://static.panoramio.com/photos/original/44575953.jpg
International Ferry Terminal at Batam
Sekupang
http://farm7.staticflickr.com/6048/6268733335_a20cfe46a7_z.jpg
Batam Centre
http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/19716681.jpg
Marina Waterfront City
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs778.ash1/166811_1709610734093_1052838050_1895941_6718222_n.jpg
Harbour Bay
http://www.batamfm.com/imgartikel/artikel_7183.jpg
Nongsapura
http://i476.photobucket.com/albums/rr123/vians_rud/145097299_f3c9966fdd_b.jpg?t=1266632518
typhoonbringer March 14th, 2012, 03:52 PM ^^ my god keren giler
Andre_theRising March 14th, 2012, 04:48 PM Ah cantiknya infrastruktur pelabuhan2 di Batam, bikin ngiler
Pantaslah emang sebagai salah satu pintu gerbang bagi wisatawan asing, terutama yang dari kawasan SIngapura dan Malaysia
Eh, nama pelabuhan di Batam untuk naik kapal ke Bintan apa ya? Lupa..
novian March 15th, 2012, 03:33 AM ^^ Telaga Punggur (Pelabuhan Domestik)
http://114.31.243.67/upt/batam/image/punggur.jpg
http://www.wisatamelayu.com/id/images/obyek/ob-des-4-lagoi-2.jpg
yang keren2 cm yg internasional..yg domestik sih sama aja ky yg di kota2 lain...
klo yg dibawah ini terminal Ferry Khusus Pejabat2 Pemprov di Telaga Punggur
http://4.bp.blogspot.com/_l5A3bajTDDk/SgbIkk55vjI/AAAAAAAAAWc/pXLqt5LOPPM/s1600/1005_Kota_DEDY_FOTO_PELABUHAN%2BVVIP%2BPUNGGUR_DED.jpg
yg ini pelabuhan RoRo tujuan Tg.Uban-Bintan Utara
http://www.batamtoday.com/media/news/mudik-natal.gif
novian March 15th, 2012, 03:45 AM Yacht Harbour @ Batam
Nongsa Point Marina
http://www.turibeach.com/nongsaresorts/images/npm.jpg
http://blog.mailasail.com/troubadour/21/image/jpgU0XXcF6kGd.jpg
Waterfront City Marina
http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/403852_2662957621682_1488211273_32323021_95686452_n.jpg
novian March 15th, 2012, 03:50 AM barusan googling maket salah satu pelabuhan baru di batam kurang tau dimana
sumber :http://anindyamaket.blogspot.com/2009/04/pelabuhan-batam-2.html
http://1.bp.blogspot.com/_8A6LCkhNazs/SeAeYyqz4nI/AAAAAAAAAA8/zNOedY4121g/s1600/pel%2Bbatam2.jpg
kalimantanku April 16th, 2012, 01:26 AM di copas dari thread project Banjarmasin...
BANJARMASIN--MICOM: Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan bisa menjadi pintu gerbang ekonomi regional Kalimantan bila fasilitas Pelabuhan Trisakti dibenahi.
Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Banjarmasin Fajar Desira kepada ANTARA di Balaikota Banjarmasin, Selasa (28/2), menyebutkan Banjarmasin terletak strategis di antara tiga provinsi, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
Dengan letak strategis tersebut menyebabkan Banjarmasin menjadi tempat tranfer barang ekonomi dari Pulau Jawa ke tiga Provinsi Kalimnantan tersebut.
Akhirnya pertumbuhan bongkar muat barang di Pelabuah Trisakti sekarang menjadi pertumbuhan kedua tertinggi di Tanah Air di bawah Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan sudah mengalahkan pertumbuhan Tanjung Mas Semarang, kata Fajar Desira.
Menurut dia, di beberapa pelabuhan lain termasuk Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta, memang ramai tetapi pertumbuhannya stagnan. Banjarmasin dan Surayaba saja yang dinilai tinggi.
Hanya saja, katanya, fasilitas Pelabuhan Trisakti belum bisa mengimbangi laju pertumbuhan bongkar muat barang di pelabuhan itu, terbukti ada kapal yang menunggu sampai lima hari baru bisa bongkar muat.
Padahal di pelabuhan maju lainnya, sampai nol hari, artinya hari itu kapal datang langsung bisa bongkar muat barang.
Karena itu, ke depan fasilitas Pelabuhan Banjarmasin ini hendaknya ditingkatkan dengan memperluas dermaga tambat kapal, lapangan petri kemas, terminal penumpang dan peralatan bongkar muat barang lainnya.
Bila semua fasilitas tersebut terbangun, kapal datang bisa langsung bongkar muat dan tidak menunggu lama seperti sekarang. Bila ini terjadi dipastikan arus barang ekonomi kian deras lagi melalui Pelabuhan Trisakti, tutur Fajar Desira yang dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Bina Marga Banjarmasin tersebut. (Ant/Ol-3)
link berita (http://www.mediaindonesia.com/read/2012/02/28/301858/127/101/Banjarmasin-Pintu-Gerbang-Ekonomi-Kalimantan)
http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-prn1/543539_3268010737613_1187661901_32484713_674982010_n.jpg
^^ di foto ini, di sebutkan bahwa satu buah kapal kontainer yg menyandar udh berkapasitas 400 box kontainer,, bayangkan saja ada berapa kapal yang hilir mudik...
dan ada sekitar 1000 hingga 1200 box kontainer per hari masuk Pel. Trisakti....
dan jg disebutkan bahwa cakupan Pel Trisakti sdh merambah suplai barang ke Kalteng dan Kaltim...
thanks bro Dody atas link foto nya ya....
so, kita tunggu saja proyek2 akan datang dr pemerintah dan Pelindo III...
mudahan revitalisasi bandara segera terlaksana....dan pemanfaatan terminal regional di A yani pal 17 segera di laksanakan....
mudahan 3 infra penting ini (pelabuhan, bandara dan terminal induk) semakin memacu pertumbuhan Banjarmasin sebagai kota induk dan Banjarbaru, Martapura dll sebagai kota penyangga/satelit nya....
Andre_theRising April 16th, 2012, 07:50 AM Setiap pulau besar di Indonesia memang sebaiknya punya 2 pelabuhan major / besar, Sumatra dengan Belawan dan Tanjung Api-api Sumsel (Pelabuhan di Sungai Siak dan under construction Tanjung Jabung Jambi), Jawa dengan existing Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak; Kalimantan dengan pelabuhan di Balikpapan dan Banjarmasin ini; Sulawesi dengan Soekarno-Hatta Makassar dan Bitung di Sulut; tinggal Papua yang perlu lebih dikembangkan pelabuhan besarnya..
ebgun April 27th, 2012, 01:22 AM Pelabuhan Peti Kemas Trisakti Banjarmasin
http://oi49.tinypic.com/15xv5hs.jpg
http://oi45.tinypic.com/2hi1qp1.jpg
http://oi47.tinypic.com/2s8sm0n.jpg
Pelabuhan Peti Kemas Trisakti Banjarmasin terus melakukan pembangunan memperpanjang buat sandar kapal, dan penambahan CT 3 dan menjadi 7 nantinya serta menambah alat besar lainnya penunjang Peti Kemas Trisakti.
kalimantanku May 26th, 2012, 07:33 AM copas dari thread Banjarmasin
PELABUHAN TRISAKTI BANJARMASIN
ijin copas ke thread A-Z free category ya....
http://farm8.staticflickr.com/7096/7270734934_6ea05ed80a_c.jpg
^^ terminal peti kemas, Pelabuhan Trisakti
http://farm8.staticflickr.com/7236/7270736230_369f35f276_c.jpg
^^ terminal multi purpose, Pelabuhan Trisakti
http://farm8.staticflickr.com/7103/7270738190_6aef5f11f1_c.jpg
^^ salah satu area penumpukan peti kemas nya....
Pelabuhan Trisakti, sangat massive sekali, baik dr segi luasan area, fasilitas, aktivitas kapal, aktivitas bongkar muat kontainer dan barang, cakupan suplai barang hingga ke Kalteng dan Kaltim...
bahkan jumlah peti kemas yg masuk melebihi kesibukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, yg notabene ada di Pulau Jawa....
saat ini Pelindo III terus membangun area perluasan pelabuhan nya.....:cheers:
typhoonbringer May 28th, 2012, 03:54 PM ^^ wow dan masih sepi banget tuh petikemasnya saking gedenya, dia kapasitas berapa juta TEU?
atmada May 29th, 2012, 03:26 PM ^^ kelihatannya sepi..tapi malah udah overload :?.
Pelindo Buat Dermaga Bongkar Muat Tambahan
BANJARMASIN, MW- Untuk dapat lebih memaksimalkan arus bongkar muat di pelabuhan Banjarmasin, PT Pelindo Cabang Banjarmasin sebagai penyedia jasa bongkar muat di pelabuhan membuat pembangunan dermaga peti kemas baru sepanjang 265 x 34,5 M.
‘’Kalau kita lihat dari jumlah penampungan awal dari dermaga bongkar muat di pelabuhan trisakti, kapasitasnya hanya sebesar 16.000 box container perbulan. Dan realitanya, menurut data dilapangan, sampai Febuari 2012 ini arus bongkar muat di pelabuhan sudah mencapai 31.000 box container perbulan. Ini jelas sudah dapat dikatakan over kapasitas,’’ bebernya.
selengkapnya: http://media-wirausaha.blogspot.com/2012/05/pelindo-buat-dermaga-bongkar-muat.html
atmada June 27th, 2012, 11:16 AM PELINDO II: Bangun 3 Pelabuhan Rp52,6 Triliun
JAKARTA: Guna menurunkan biaya logistik, sampai 2 tahun ke depan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II akan membangun tiga pelabuhan baru senilai total Rp52,6 triliun.
Ketiga pelabuhan itu adalah Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok senilai Rp22,6 triliun, Pelabuhan Sorong yang dibangun tahun ini Rp10 triliun, dan Pelabuhan Batam Tanjung Sawuh berkapasitas 4 juta Teus senilai Rp20 triliun yang dibangun tahun depan.
selengkapnya: http://www.bisnis.com/articles/pelindo-ii-bangun-3-pelabuhan-rp52-6-triliun
Saputasingkil June 27th, 2012, 11:33 AM Garap pelabuhan Batam, Pelindo II gandeng China Merchant (http://industri.kontan.co.id/news/garap-pelabuhan-pelindo-ii-gandeng-china-merchant/2012/06/27)
JAKARTA. PT Pelindo II akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan China Merchants Holdings (International) Co untuk pengembangan pelabuhan kargo bijih besi senilai US$ 2 miliar di Tanjung Sawuh, Batam.
Presiden Direktur PT Pelindo II, Richard Joost Lino mengatakan, China Merchants siap menjadi investor mayoritas di pelabuhan yang akan memiliki kapasitas 4 juta 20 TEUs, dan mampu memproses 100 juta metrik ton bijih besi per tahun.
Sementara itu, China Merchants Holdings menolak berkomentar mengenai kemungkinan investasi di Indonesia tersebut. Juru bicara itu mengatakan, perusahaan memang mengincar investasi di luar China, tetapi ia enggan mengomentari detailnya.
Namun begitu, salah satu pejabat eksekutif China Merchants Holding sebelumnya mengaku, operator pelabuhan Cina sedang mencari kesempatan untuk berinvestasi di negara berkembang. Managing director China Merchants, Hu Jianhua menyebutkan sudah bertemu dengan Presiden Direktur Pelindo II pada awal Mei lalu.
Sementara itu Lino dalam sebuah kesempatan seminar bilang, pembangunan pelabuhan di Batam akan dimulai pada tahun 2013 dan selesai tahun 2016. Indonesia saat ini berusaha keras memperbaiki infrastruktur vital, seperti pelabuhan dan jalan, di seluruh negeri dalam rangka memikat investasi asing.
Selain pelabuhan di Batam, Pelindo II juga membangun pelabuhan di Sorong, Papua Barat, yang akan dimulai akhir tahun ini, dengan kapasitas awal 700.000 TEUs.
Sementara itu, Pelindo II juga sedang mengerjakan pelabuhan Kalibaru tahap pertama di Jakarta Utara. Pelabuhan ini akan memiliki kapasitas 4,5 juta TEUs, dan terletak bersebelahan dengan pelabuhan Tanjung Priok. Tahap pertama pembangunan diperkirakan selesai tahun 2014 dengan biaya US$ 2,4 miliar.
Tanjung Sawuh sebelah mananya Batam????
Ku cari2 di Google maps/ Earth ga ketemu pula lokasinya.
B738 August 20th, 2012, 09:26 AM Ganti ke page baru, biar gambar cepat
B738 August 20th, 2012, 09:28 AM PELABUHAN FERRY "KETAPANG"
http://farm9.staticflickr.com/8297/7821760204_4124c52c09_c.jpg
http://farm9.staticflickr.com/8299/7821760962_59133bfa25_c.jpg
http://farm9.staticflickr.com/8296/7821762428_281dcafd98_c.jpg
http://farm8.staticflickr.com/7266/7821763036_90fa8c32ec_c.jpg
B738 August 20th, 2012, 09:30 AM PELABUHAN FERRY "GILIMANUK"
http://farm9.staticflickr.com/8421/7821763778_49411c30f6_c.jpg
Ocean One September 9th, 2012, 09:44 PM http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/09/08/19350176/Dibangun.400.Pelabuhan.Penghubung
Dibangun, 400 Pelabuhan Penghubung
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana mengembangkan pelabuhan penghubung antara sentra produksi dengan sentra pasar perikanan tahun ini. Pengembangan sarana dan prasarana penunjang itu akan menyasar 400 Pelabuhan Perikanan dan Pangkalan Pendaratan Ikan.
Demikian disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C.Sutardjo di Brebes, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (8/9/2012). Tahun ini, KKP menargetkan 28 gudang pendingin (cold storage) dibangun, di luar gudang pendingin yang dibangun oleh kabupaten dan kota melalui dana alokasi khusus (DAK).
Pengembangan pelabuhan perikanan merupakan implementasi dari Peraturan Presiden No.26/2012 terkait cetak biru pengembangan sistem logistik nasional serta wujud dari Program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) sebelumnya telah ditetapkan dalam Keppres No.10/2011.
Menurut Cicip, revitalisasi sarana dan prasarana penunjang pelabuhan perikanan dapat meningkatkan efektivitas rantai suplai ikan sehingga dapat meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar domestik maupun ekspor. Revitalisasi pelabuhan perikanan diyakini mampu menjamin pasokan ikan serta peningkatan kapasitas industri pengolahan hasil perikanan.
Tahun 2013, KKP menargetkan pembangunan 20 unit pabrik es, 10 unit gudang pendingin, 5 unit rumah kemasan, 3 unit miniplant pengolahan tuna, 8 unit sentra pengolahan serta 100 paket sarana sistem rantai dingin. Rata-rata biaya yang dibutuhkan dalam membangun gudang pendingin adalah Rp 1,5 - 2 miliar per tahun, dengan kapasitas terpasang sebesar 30 ton.
Sejak 2010 sampai 2011 tercatat sebanyak 55 unit gudang pendingin telah dibangun. Hingga kini, gudang pendingin telah tersedia di seluruh Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus, PPS Nizam Zaman, PPN Pelabuhan Ratu, PPS Bitung dan PPN Ambon. Selain itu, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) serta di beberapa Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan sentra-sentra pengolahan.
Keberadaan gudang pendingin, lanjut Cicip, diharapkan menjamin ketersediaan pasokan bahan baku bagi industri pengolahan ikan, dan fluktuasi harga ikan. Pembangunan gudang pendingin dinilai penting dalam menampung berbagai hasil produksi perikanan yang diambil dari daerah sentra produksi seperti yang terdapat di kawasan perairan Indonesia bagian timur sehingga bisa disalurkan ke penghubung utama industri seperti di Jakarta, Bitung serta berbagai daerah yang membutuhkan bila saat paceklik tiba.
Ocean One September 9th, 2012, 10:27 PM http://www.investor.co.id/infrastructure/bappenas-kti-butuh-pembangunan-infrastruktur-maritim/44453
Bappenas: KTI Butuh Pembangunan Infrastruktur Maritim
JAKARTA- Direktur Transportasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bambang Prihartono mengatakan, Kawasan Timur Indonesia (KTI) saat ini membutuhkan pembangunan infrastruktur maritim untuk menunjang kenektivitas.
"Kawasan Timur kita secara geografis terdapat banyak perairan, sehingga kalau bicara konektivitas di kawasan ini (KTI) tentunya bicara juga mengenai infrastruktur maritim, jadi kita akan mulai bangun infrastruktur kemaritiman terutama di KTI karena sangat dibutuhkan," kata Bambang di Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan, beberapa waktu lalu Presiden SBY mengatakan negara kepulauan seperti Indonesia diharuskan lebih banyak membangun infrastruktur maritim. “Jenis infrastruktur ini tidak hanya memerlukan pendanaan yang sangat besar jumlahnya, tetapi juga teknologi dan keahlian yang tinggi,” katanya.
Selain itu, lanjut Bambang, melalui infrastruktur maritim, wilayah-wilayah pantai di seantero Nusantara akan dapat terhubungkan. Tanpa faktor ini, industri di kawasan pantai dan lepas pantai akan sulit berkembang. Infrastruktur maritim juga penting bagi sustainability kota-kota di sepanjang garis pantai.
Bambang menambahkan, strategi pembangunan infrastruktur maritim nantinya ditujukan pada dua titik pengembangan, yaitu pusat pelabuhan internasional di Kuala Tanjung, di Sumatera, untuk bagian Barat Indonesia, serta pusat pelabuhan internasional di Bitung, di Sulawesi, untuk bagian Timur Indonesia.
"Kedua pelabuhan ini dapat menunjang lalu lintas laut ke daerah-daerah lainnya di Indonesia dan dapat mendorong berkembangnya sentra-sentra ekonomi di luar Jawa," katanya.
Menurutnya, pemerintah akan mulai membangun infrastruktur kemaritiman, terutama di KTI, melalui program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Misalnya dari sisi transportasi laut, yang utama akan dilakukan adalah pembangunan pelabuhan, pengadaan sarana angkutan lautnya, serta penyeberangannya yang jadi prioritas.
Kemudian, yang lebih penting lagi khusus di Papua adalah masalah bandara, termasuk di dalamnya pengadaan sarana udaranya juga, "Tapi, bukan berarti pembangunan infrastruktur jalan di KTI tidak menjadi prioritas pemerintah, jalan tetap dibangun tapi kalau kita mengandalkan transportasi jalan saja di KTI tentu sulit, karena pembangunan jalan di KTI memang sulit, seperti di Papua yang indeks kemahalannya masih tinggi. jadi transportasi laut memang andalan untuk KTI," tuturnya.
Ia menilai, berdasarkan kajian Bappenas, pembangunan infrastruktur maritim di KTI, moda transportasi laut mempunyai forward and backward linkage atau manfaat ke depan dan akibat kegiatan yang di belakangnya paling tinggi dibanding moda transportasi lainnya. (ant/gor)
Ocean One September 10th, 2012, 06:42 PM http://www.beritasatu.com/ekonomi/68478-pelabuhan-kapal-pesiar-us36-juta-di-bali-siap-ditender.html
Pelabuhan Kapal Pesiar US$36 Juta di Bali Siap Ditender
Pemerintah segera melakukan tender pelabuhan kapal pesiar Tanah Ampo, di Karang Asem, Bali senilai US$36 juta.
Mekanismenya melalui kemitraan pemerintah dan swasta (Public Private Partnership/PPP)
"Ada proyek yang akan ditenderkan," kata kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana di Jakarta, hari ini.
Dia menjelaskan, proyek yang merupakan bagian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) ini mulai dibangun pada 2013 dan diharapkan beroperasi pada 2015. "Selain pelabuhan, pengolahan sampah berteknologi ramah lingkungan juga paling siap tender," kata Armida.
Armida mengatakan, sumber pendanaan pembangunan infrastruktur dalam MP3EI ada yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta.
Namun khusus untuk infrastruktur dasar yang tidak memberikan keuntungan seperti jalan dan jembatan sepenuhnya dibiayai APBN.
Armida mengklaim, proyek yang dikerjakan pemerintah pusat sudah sesuai target dengan pendanaan pada 2013 mendatang sebesar Rp200 triliun.
Justru yang perlu didorong kata dia, adalah pemerintah daerah yang masih terkendala beberapa masalah seperti lahan.
"Selama ini ya, untuk proyek-proyek yang membutuhkan lahan banyak seperti jalan dan jalan tol,itu kendala utamanya antara lain lahan. Tapi kan sekarang udah ada payung hukum, jadi udah ada kepastian dari segi waktu," kata Armida.
Ocean One September 11th, 2012, 03:20 AM http://megapolitan.kompas.com/read/2012/09/11/06302061/Jaringan.Listrik.Pelabuhan.Tanjung.Priok.Akan.Dibenahi
Jaringan Listrik Pelabuhan Tanjung Priok Akan Dibenahi
JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok bersama PT Pelindo II dan pemangku kepentingan di Pelabuhan Tanjung Priok akan segera menggelar rapat koordinasi membahas pengamanan suplai dan jaringan listrik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Hal itu menyusul padamnya jaringan listrik di pelabuhan tersebut pada Jumat lalu, yang mengakibatkan truk kontainer pengangkut barang untuk ekspor dan impor di pelabuhan tersebut harus mengantre panjang.
Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok Sahat Simanjuntak, Senin (10/9/2012), mengatakan, padamnya listrik pada Jumat kemarin sangat menghambat aktivitas ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok. Karena itu, semua komponen suplai dan jaringan listrik di pelabuhan itu akan dibenahi.
”Agenda utama kami dalam rapat itu adalah membenahi ketahanan suplai dan jaringan listrik di pelabuhan ini,” katanya.
Menurut Sahat, parahnya dampak dari terputusnya suplai listrik pada Jumat lalu karena genset yang digunakan sebagai pengganti penyuplai listrik saat listrik padam tak berfungsi secara optimal. Akibatnya, server pada jaringan komputer di Jakarta International Container Terminal (JICT) serta Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (BC) Tanjung Priok tak dapat dioperasikan beberapa jam.
”Untuk selanjutnya, kami akan memasang genset dengan kapasitas besar agar dapat menopang seluruh kebutuhan suplai listrik di JICT dan Bea Cukai saat listrik mati,” katanya.
Jaringan listrik di JICT padam, Jumat (7/9) pukul 01.30. Arus listrik itu padam akibat penggalian jalan di proyek jalan tol yang berada di luar area pelabuhan (Kompas, Sabtu 8/9/2012).
Hingga Senin, Menurut Kepala Humas PT Pelindo II Cabang Tanjung Priok Sofyan Gumelar, aktivitas bongkar-muat barang ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok sudah kembali normal. Bahkan, aktivitas itu sudah berangsur normal sejak Jumat siang kemarin.
Namun, karena pada Jumat itu server jaringan komputer di JICT dan di Kantor BC Tanjung Priok tak dapat berfungsi akibat listrik padam, proses bongkar-muat dan kepabeanan menjadi terhambat. Proses pencatatan kepabeanan akhirnya dilakukan secara manual sejak listrik padam pukul 01.30 dan baru menyala lagi pukul 04.30.
Setelah listrik menyala, butuh waktu untuk sinkronisasi pada sistem komputer di JICT, terutama pada sistem komputerisasi pencatatan kontainer di pintu gerbang masuk truk kontainer. Sementara pada saat itu, jaringan listrik di Kantor BC masih mengalami gangguan sehingga proses kepabeanan menjadi terhambat.
Kondisi itu, menurut Sofyan, yang mengakibatkan proses kepabeanan berjalan lambat sehingga menyebabkan kemacetan panjang truk-truk kontainer yang hendak masuk ke pelabuhan.
”Saat sistem kembali normal, truk kontainer sudah telanjur menumpuk,” ujarnya.
Kemacetan itu, lanjut Sofyan, juga diperparah dengan adanya kebiasaan pengiriman kontainer ke pelabuhan dilakukan pada waktu cenderung bersamaan mendekati waktu penutupan pemuatan barang ke kapal. Ini membuat arus masuk kontainer meningkat menjelang waktu penutupan.
Akibatnya, pada Jumat itu tak hanya terjadi antrean panjang truk kontainer yang mengular dari pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok hingga Jalan Cakung Cilincing dan Jalan Yos Sudarso. Namun, keberangkatan beberapa kapal pengangkut kontainer untuk ekspor juga menjadi terlambat.
Menurut Sofyan, dampak padamnya listrik di Pelabuhan Tanjung Priok tak akan parah kalau setiap pengusaha mau mengirimkan barangnya untuk ekspor sebelum jadwal penutupan pemuatan barang di kapal. Dengan demikian, pengiriman barang untuk ekspor juga tidak menumpuk hanya pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu, seperti yang selama ini terjadi.
”Kami memperkirakan kalau listrik itu mati pada hari Senin, itu tak akan mengakibatkan antrean truk yang panjang. Sebab, pada hari itu sedikit sekali yang mengirimkan barang untuk ekspor,” katanya.
Sofyan mengharapkan para pengusaha ekspedisi dapat mengirim barang ke pelabuhan sebelum mendekati waktu penutupan. Dengan demikian, kalau terjadi gangguan, tidak akan berdampak parah. (MDN/RWN)
Ocean One September 14th, 2012, 07:19 AM http://www.investor.co.id/infrastructure/djakarta-lloyd-disehatkan-untuk-topang-perekonomian/44878
Djakarta LLoyd Disehatkan untuk Topang Perekonomian
JAKARTA-PT Djakarta Lloyd, BUMN di bidang jasa pelayaran harus disehatkan karena menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, mengingat dua pertiga perdagangan di Indonesia dilakukan melalui laut.
"Kalau melihat kondisi geografis yang berupa kepulauan, seharusnya Indonesia memiliki perusahaan pelayaran negara yang dapat diandalkan," kata Ajiph Razifwan Anwar dari Forum Transportasi Laut Masyarakat Transportasi Indonesia di Jakarta, Kamis (13/9).
Ajiph mengaku prihatin dengan kondisi PT Djakarta Lloyd yang berada diambang kehancuran akibat salah urus manajemen terdahulu. Sehingga ke depan BUMN ini harus segera melakukan perubahan radikal.
Menurut dia, Indonesia tidak boleh bergantung kepada perusahaan pelayaran asing dan swasta semata. Sebab, harus ada BUMN yang siap memberikan pelayanan apabila terjadi gejolak pada perekonomian.
"Perubahan radikal dapat dilakukan melalui pembenahan organisasi dan manajemen oleh direksi baru, serta BUMN ini harus fokus kepada bisnisnya," ujar Ajiph yang juga mantan Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Departemen Perhubungan.
Manajemen Djakarta Lloyd harus melihat bisnis yang prospektif dan fokus melaksanakan hal tersebut serta harus dilakukan dengan cepat karena lingkungan menuntut perubahan bisnis secara cepat.
Menurutnya, kesalahan manajemen dimasa lalu yang tidak mengelola Djakarta Lloyd secara profesional, ketika mereka masuk ke bisnis peti kemas, namun tidak mengantisipasi ketika terjadi perubahan secara cepat, sehingga akhirnya mengalami kerugian, ungkap dia.
"Kita bisa belajar dari MSI perusahaan pelayaran milik Malaysia, yang secara cepat beralih dari semula masuk ke bisnis peti kemas," ujar dia.
Ajiph memberi masukan agar Djakarta Lloyd masuk ke bisnis angkutan curah seperti minyak mentah, bahan bakar, kelapa sawit, bahan kimia cair, dan batu bara yang memiliki prospek bagus.
Perubahan radikal lainnya dengan melakukan efisiensi serta melakukan perubahan pada sistem pemasaran agar dapat dikelola secara profesional, jelas dia.
Menurut dia, efisiensi ini multak dilaksanakan agar PT Djakarta Lloyd dapat kembali membayar gaji pensiunan dan karyawannya.
Saat ini, manajemen baru Djakarta Lloyd telah mendapat kepercayaan dari PLN untuk mengirim batubara ke sejumlah PLTU. Bahkan, karena kerjanya dinilai baik seperti pengiriman tepat waktu bahkan lebih cepat setiap bulannya, PLN akan memberikan kontrak baru ke Djakarta Lloyd pada tahun 2013.
Hal itu diakui, Kepala Divisi Pengadaan Batubara PLN, Helmi Najmudin yang mengatakan, PLN telah memberikan kontrak kepada Djakarta Lloyd untuk mengangkut batu bara dari Pelabuhan Tarahan Bukit Asam Lampung ke PLTU Labuan Angin Sibolga Sumatra Utara sebesar 45.000 ton.
Kemudian kontrak kerja sama itu ditingkatkan pada tahun 2013 untuk mengakut batu bara dari Bukit Asam ke PLTU Naganraya di Aceh dan PLTU Teluk Sirih di Sumatra Barat masing-masing 50.000 ton dan 60.000 ton.
"Kontrak tersebut akan terus ditingkatkan pada tahun 2014 menjadi dua kali lipat," jelas Helmi.(ant/hrb)
Ocean One September 21st, 2012, 11:46 AM http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/21/350046/21/2/Terminal-Peti-Kemas-Indonesia-Beroperasi-2014
Terminal Peti Kemas Indonesia Beroperasi 2014
JAKARTA--MICOM: Empat PT Pelabuhan Indonesia Persero optimistis Terminal Peti Kemas Indonesia dapat beroperasi pada 2014 mendatang yang diharapkan dapat menekan biaya logistik nasional.
Direktur Utama PT Pelindo III Persero Djarwo Suryanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (21/9), mengungkapkan pembangunan Terminal Peti Kemas Indonesia ditawarkan dengan konsep Pendulum Nusantara.
Konsep Pendulum Nusantara nantinya dapat menjadi penghubung antara wilayah Indonesia bagian barat dan Indonesia bagian timur dengan pelabuhan sebagai pintu gerbangnya.
Enam pelabuhan disiapkan oleh empat Pelindo untuk mendukung konsep tersebut. Pelabuhan-pelabuhan itu adalah Belawan Medan, Batu Ampar Batam, Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Makassar, dan Sorong di Papua.
"Agar seragam pola pelayanannya, tarif, dan lain sebagainya, kami (PT Pelindo I-IV) membentuk anak perusahaan bernama PT Terminal Peti Kemas Indonesia sebagai operator di tiap-tiap pelabuhan," kata Djarwo.
Ia menambahkan, saat ini infrastruktur untuk pembangunan Terminal Peti Kemas Indonesia sudah dipersiapkan. Infrastruktur tersebut meliputi terminal peti kemas di setiap pelabuhan, alur pelayaran, dan kolam pelabuhan sedalam kurang lebih 13 meter LWS.
Adanya Terminal Petikemas Indonesia sebagai operator membuat produktivitas kerja di setiap pelabuhan akan sama. (Ant/OL-5)
Ocean One September 21st, 2012, 11:47 AM http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/21/350020/4/2/Pemilik-Kapal-Nasional-Tunggu-Pemerintah-Benahi-Pelabuhan
Pemilik Kapal Nasional Tunggu Pemerintah Benahi Pelabuhan
JAKARTA--MICOM: Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (Indonesian National Shipowners Association/INSA) menginginkan agar infrastruktur pelabuhan segera dibenahi pemerintah guna meningkatkan pelayaran nasional.
"Kami menunggu agar infrastruktur segera dibenahi. Begitu pula dengan akses ke luar masuk ke pelabuhan," kata Ketua Umum INSA Carmelita Hartoyo, Jumat (21/9).
Carmelita mengemukakan, masih terdapat pelabuhan di Tanah Air yang dibangun sejak masa kolonial Belanda namun hingga kini masih belum mendapatkan pembenahan yang memadai.
Ia berpendapat, sebenarnya pihak yang lebih pantas dalam membangun dan membenahi pelabuhan adalah pemerintah dan bukannya pihak operator seperti Pelindo.
"Bila operator diharapkan membangun pelabuhan, jangan diharapkan mereka juga memberikan kontribusi yang tinggi kepada pemerintah," katanya.
Ketua Umum INSA mencontohkan, sekitar 50 persen dividen yang diperoleh Pelindo diberikan pada APBN sehingga biasanya beban biaya akhirnya dibebakan kepada pihak pelayaran.
Hal tersebut, menurut dia, kerap membuat pihak pelayaran nasional menjadi pihak yang disalahkan akibat dari tingginya biaya pengiriman logistik yang terdapat di nusantara.
Sebelumnya, pemerintah telah menghitung investasi untuk pengembangan pelabuhan di Indonesia membutuhkan biaya sebesar US$46,112 miliar atau Rp439,67 triliun hingga 2030 mendatang.
Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Leon Muhammad dalam acara Indonesia International Conference and Exhibition 2012 di Jakarta, 30 Agustus 2012, dari jumlah tersebut pemerintah hanya memenuhi 31,7 persen atau US$14,613 miliar.
Sisanya sebesar US$31,499 miliar atau 68,3 persen diperoleh dari investor asing. Pada 2011-2015, investasi pengembangan pelabuhan diperkirakan menelan biaya sekitar US$12,114 miliar.
Namun, pemerintah hanya memenuhi 42,5 persen atau US$5,148 miliar dan US$6,966 miliar atau 57,5 persen dari investor swasta.
Saat ini, Indonesia memiliki 1.975 pelabuhan dengan 110 pelabuhan sebagai pelabuhan komersial yang dikelola oleh empat BUMN pelabuhan.
Pemerintah juga memiliki 614 pelabuhan nonkomersial yang dikelola pemerintah dan lebih dari 800 terminal khusus atau didedikasikan sebagai terminal swasta. (Ant/OL-5)
Ocean One September 26th, 2012, 11:42 AM http://www.investor.co.id/infrastructure/korban-tewas-kapal-feri-tenggelam-8-orang/45579
Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam 8 Orang
BANDARLAMPUNG-PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyebutkan, jumlah korban tewas akibat kapal feri KMP Bahuga Jaya yang tenggelam di perairan Selat Sunda, Rabu subuh (26/9), sebanyak delapan orang.
"Pada pagi ini, tercatat delapan orang penumpang dilaporkan tewas," kata Manajer Operasi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, di Bakauheni, Rabu.
Kapal feri KMP Bahuga Jaya tenggelam dekat Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, sekitar empat mil dari pelabuhan penyeberangan itu, saat berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Bakauheni.
Kapal tersebut dilaporkan mengangkut puluhan kendaraan roda empat dan dua, serta puluhan penumpang pejalan kaki.
Heru menyebutkan, kapal feri Bahuga Jaya tenggelam di Selat Sunda sekitar pukul 04.20 WIB, dalam pelayaran dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
Mengenai penyebab tenggelam kapal feri itu, ia mengatakan belum bisa memastikannya meski ada yang menyebutkan karena tabrakan kapal feri itu dengan tanker dan kargo.
Kapal feri itu mengalami robek di bagian lambungnya, ujar Heru pula.(ant/hrb)
Ocean One September 26th, 2012, 01:08 PM http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/26/351280/126/101/Kapal-Penyelundup-825-Ton-Bahan-Peledak-Ditangkap-di-Kepri
Kapal Penyelundup 82,5 Ton Bahan Peledak Ditangkap di Kepri
JAKARTA--MICOM: Petugas Ditjen Bea dan Cukai Kepulauan Riau (Kepri) menangkap kapal bermuatan 3.300 karung bahan peledak ammonium nitrate yang akan diselundupkan ke Indonesia.
"Modus operandi mereka adalah berlayar melalui lautan lepas yang kondisi alamnya ekstrem," kata Kepala Seksi Operasi Ditjen Bea dan Cukai Kantor Wilayah Kepri Andhi Pramono dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (26/9).
Kapal layar motor Cinta Damai dengan 15 anak buah kapal (ABK) itu ditangkap oleh kapal patroli Bea dan Cukai bernomor BC10001 pada Minggu (23/9) di perairan internasional Malaysia-Laut China Selatan. Dari 3.300 karung, setiap karungnya berisi 25 kilogram (kg) tersebut berisi ammonium nitrate.
Menurut Andhi, rute yang diambil kapal Cinta Damai mengindikasikan ada niat untuk
menghindari pantauan aparat. Namun, aparat patroli Bea dan Cukai berupaya mengejar
dan menangkap kapal bersama ABK.
"Pelaku berusaha mengelabui petugas dengan cara mengemas bahan peledak itu menggunakan karung. Tapi kami sudah melakukan tes laboratorium dan hasilnya positif murni ammonium nitrate yang bisa digunakan sebagai bahan baku peledak," ujar Andhi. (Ant/OL-01)
Ocean One September 27th, 2012, 01:08 PM http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/09/27/17580563/Pelindo.II.Gandeng.Microsoft.untuk.Terapkan.Layanan.Pelabuhan.
Pelindo II Gandeng Microsoft untuk Terapkan Layanan Pelabuhan
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) menggandeng SOGET dan Microsoft Corp, untuk mengimplementasikan layanan Port Community System terbesar di dunia. Sistem ini akan dijalankan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, sebelum diterapkan di pelabuhan lainnya di Indonesia.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau, dengan 111 pelabuhan komersial dan 614 pelabuhan non-komersial. Dengan demikian, layanan kepelabuhanan yang cepat dan efisien menjadi krusial dalam mendorong pertumbuhan serta daya saing Indonesia.
Implementasi Port Community System terbesar di dunia ini, memungkinkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia untuk meningkatkan skala kegiatannya, yang sesuai dengan standar keamanan dan fasilitas perdagangan internasional.
"Konektivitas yang diciptakan melalui Port Community System, akan mempercepat integrasi perdagangan dalam level domestik dan internasional, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indo nesia melalui peningkatan performa dan daya saing logistik," kata Direktur Utama Pelindo II RJ Lino, Kamis (27/9/2012) di Jakarta.
Sejak tahun 2010, SOGET telah bekerja sama dengan Microsoft dalam pengembangan Port Community System generasi selanjutnya. Bertindak sebagai Port Single Window, layanan ini akan memastikan terlaksananya operasional pelabuhan yang efisien.
Manfaat yang diberikan meliputi peningkatan komunikasi dan transparansi informasi, pengurangan waktu transit untuk kargo, kemudahan transaksi, simplifikasi proses kontrol, pengurangan biaya, dan lainnya.
Managing Director dari Microsoft Global Strategic Accounts, Frank McCosker, memaparkan, dengan tuntutan perdagangan global yang semakin kompleks serta tekanan pada pelabuhan di seluruh dunia untuk mengelola keamanan dan fasilitas perdagangan secara efisien, tidak ada kebutuhan yang lebih mendesak daripada solusi inovatif yang terbuka dan terintegasi untuk industri e-maritim.
Berdasarkan teknologi Microsoft terbaru, Port Single Window dari SOGET akan menciptakan transportasi multimoda yang ramah lingkungan, lebih murah, lebih kompetitif dan transparan dengan menerapkan standar proses fungsional, memfasilitasi jaringan bisnis, meningkatkan pengetahuan dan berhubungan dengan seluruh pemangku kepentingan.
Director of Corporate Development SOGET, Pascall Ollivier, menambahkan, kemampuan memfasilitasi perdagangan domestik dan internasional, merupakan hal yang sangat penting di dunia yang saling terhubung ini. Teknologi-teknologi inovatif akan mampu mendorong negara untuk beradaptasi dan berkompetisi secara global, melalui kerja sama antara organisasi-organisasi yang berbeda menciptakan sistem komprehensif dan terintegrasi.
"Kami sangat senang untuk menerapkan Port Community System terbesar di dunia ini di Indonesia, salah satu negara paling menjanjikan di wilayah ASEAN dan global dalam hal arus pelabuhan serta pertumbuhan gross domestic product (GDP)," ujar Ollivier
Ocean One September 27th, 2012, 04:56 PM http://www.beritasatu.com/bisnis/74337-ipc-implementasikan-layanan-port-community-system-terbesar-di-dunia.html
IPC Implementasikan Layanan Port Community System Terbesar di Dunia
Pemerintah Indonesia juga terus mendorong investasi dari sektor swasta serta pemerintah lokal untuk membantu tercapainya tujuan tersebut.
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC menggandeng SOGET dan Microsoft Corp. untuk mengimplementasikan layanan Port Community System terbesar di dunia. Sistem ini akan dijalankan di Jakarta, sebelum diterapkan di pelabuhan lainnya di Indonesia.
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau dengan 111 pelabuhan komersial dan 614 pelabuhan non-komersial. Dengan demikian, layanan kepelabuhanan yang cepat dan efisien menjadi satu hal yang krusial dalam mendorong pertumbuhan serta daya saing Indonesia.
Meningkatkan efisiensi rantai logistik nasional telah menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia sejak penerapan reformasi regulasi pelabuhan tahun 2008, ................
sbyctzn October 2nd, 2012, 12:37 PM Kondisi terkini revitalisasi Terminal Jamrud Utara, Pelindo III, Tanjung Perak - Surabaya
https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/564876_4126410010580_2005770294_n.jpg
gudang kumuh yang akan dibongkar, sekarang masih ada...
https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/183515_4126349849076_495283462_n.jpg
di sebelah baratnya beberapa gudang sudah dibongkar, bekas gudang di tanda panah merah... terlihat lapang dan tidak kumuh lagi sekarang
https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/377334_4126350049081_1339710996_n.jpg
penampakan setelah pembongkaran, sekarang sudah dipaving
https://fbcdn-sphotos-h-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/550700_4126351009105_1298424318_n.jpg
ini baratnya lagi
https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/253156_4126350329088_1677229087_n.jpg
https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/523337_4126350529093_724365971_n.jpg
sbyctzn October 2nd, 2012, 12:38 PM di lokasi bekas gudang2 kumuh itu selain jadi lapangan penumpukan petikemas juga ditempati Harbour Mobile Crane
https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/66589_4126350889102_279628844_n.jpg
total ada 4 HMC baru... dan akan ditambah lagi
https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/430450_4126351649121_505718366_n.jpg
Kini bongkar muat sudah mulai memakai sistem petikemas....
https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/246448_4126368169534_1924659561_n.jpg
beberapa tahun sebelumnya sebelumnya Terminal Nilam Timur juga selesai direvitalisasi
di kejauhan nampak 5 Rubber tyred gantry (RTG) Crane dan 3 Ship to Shore (STS) Cranes
https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/308021_4126351409115_1705429193_n.jpg
Ocean One October 4th, 2012, 08:43 PM http://www.tribunnews.com/2012/10/04/haleyora-power-dan-pelindo-ii-bentuk-perusahaan-patungan
Haleyora Power dan PELINDO II Bentuk Perusahaan Patungan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Haleyora Power, anak usaha dari PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan perjanjian dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) untuk Pendirian Perusahaan Bersama bidang Penyediaan Pasokan Energi Listrik di wilayah pelabuhan dan atau kawasan lainnya di Indonesia.
Penandatanganan kerjasama ini adalah sebagai bentuk tindaklanjut dari kesepakatan bersama antara PLN dengan PELINDO II yang telah dilakukan sebelumnya pada awal September 2012 lalu.
Perjanjian di Kantor Pusat Pelindo II di Jakarta dengan ditandai penandatanganan dokumen berita acara oleh Direktur Utama PT Haleyora Power, Feby Joko Priharto dan Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) R.J. Lino dengan disaksikan oleh Komisaris PT Haleyora Power, Asistia Semiawan serta dihadiri jajaran Direksi PT Haleyora Power dan PT Pelindo II (Persero).
Direktur Utama PT Pelindo II (Persero), R.J. Lino berharap bahwa dengan telah ditandatanganinya kesepakatan bersama ini, maka proses pembentukan Perusahaan Bersama untuk menangani penyediaan pasokan listrik, khususnya di kawasan pelabuhan yang berada dibawah naungan PT Pelindo II dapat segera diwujudkan dalam waktu secepatnya.
"Agar segera dipersiapkan dengan sebaik-baiknya proses administrasi dan aspek teknis operasional lainnya dalam pembentukan perusahaan patungan ini, sehingga perusahaan dapat segera beroperasi dan bersama kita persiapkan masuk ke bursa 2 atau 3 tahun ke depan" harap R.J. Lino, Direktur Utama Pelindo II, Kamis (4/10/2012). (*)
Ocean One October 8th, 2012, 07:31 AM http://www.beritasatu.com/nasional/76292-kemenhub-bangun-gangway-di-pelabuhan-bakauheni.html
Kemenhub Bangun Gangway di Pelabuhan Bakauheni
Keberadaan gangway ini diharapkan bisa memperlancar arus penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan menambah gangway atau jembatan bagi penumpang pejalan kaki di Dermaga IV dan V Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Gangway ini ditargetkan bakal rampung sebelum angkutan Lebaran 2013.
"Pembangunan gangway untuk mempermudah penumpang yang akan naik ke kapal dari terminal menuju dua dermaga tersebut," kata Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Yanus Lentanga, di Bakauheni, hari ini, Senin (8/10).
Dalam pembangunan tersebut, langsung ditangani oleh pemerintah pusat dan pihak ASDP hanya menggunakannya sebagai sarana pendukung penyeberangan, karena selama ini dua dermaga itu hanya untuk bongkar-muat penumpang kendaraan.
"Dana pembangunan dianggarkan melalui APBN, bukan anggaran dana dari ASDP," ungkapnya.
Pembangunan gangway itu nantinya akan terhubung langsung ke gangway di dermaga tiga yang sudah ada selama ini sehingga penumpang akan lebih mudah ketika akan menyeberang menumpang kapal feri yang sandar di dermaga IV dan V.
"Pejalan kaki juga akan lebih nyaman tidak kelelahan dan tidak kepanasan saat akan menyeberang," tambahnya.
Bersamaan dengan itu pula, pemerintah juga membangun side ramp atau jembatan bagi kendaraan yang akan masuk ke kapal di dermaga lima, sementara di dermaga IV menyusul.
"Selama ini kendaraan masuk ke kapal feri melalui pintu dek bagian bawah, itu pun khusus kapal-kapal tertentu, namun jika sudah ada side ramp kapal feri jenis apapun bisa melayani di dermaga itu," jelasnya.
Di situ pula, kata Yanus, nantinya pemerintah akan membangun dermaga VI untuk memperlancar arus penyeberangan penumpang dan menghindari penumpukan penumpang atau kendaraan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa atau sebaliknya.
"Mudah-mudahan segera rampung untuk memperlancar penyeberangan penumpang Bakauheni-Merak dan sebaliknya," katanya.
typhoonbringer October 8th, 2012, 11:13 AM Terminal Peti Kemas Indonesia Beroperasi 2014
nurunin "handling cost" juga ga nih? yang mahal kan disininya, cuma freight aja mah termasuk murah banget dibanding negara lain :bash:
Ocean One October 10th, 2012, 08:52 PM http://www.beritasatu.com/bisnis/76886-indonesia-kehilangan-devisa-rp240-triliun-di-pelayaran.html
Indonesia Kehilangan Devisa Rp240 Triliun di Pelayaran
Total muatan ekspor dan impor Indonesia mencapai 567 ton pada 2011. Dari total jumlah tersebut, 9,1 persen diangkut oleh kapal lokal dan sisanya 91,9 persen berbendera asing.
Indonesian National Shipowners' Association (INSA) mengusulkan agar membentuk gugus tugas (task force) program beyond cabotage menyusul masih maraknya kapal berbendera asing mengangkut produk ekspor-impor Indonesia di wilayah perairan di Tanah Air.
Kondisi ini membuat negara berpotensi kehilangan devisa sebesar Rp240 triliun per tahun.
Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengungkapkan, kegiatan ekspor dan impor Indonesia mayoritas diangkut kapal dari negara asal, khususnya yang bergerak di bidang pertambangan, lepas pantai (migas), industri pengolahan kelapa sawit, pupuk, dan perdagangan.
"Kami harapkan task force itu segera dibentuk yang beranggotakan INSA, Kementerian BUMN, dan perusahaan kapal negara itu sendiri,” papar dia di Jakarta, Rabu (10/10).
Beyond cabotage mewajibkan, angkutan ekspor dan impor Indonesia di wilayah perairan Indonesia menggunakan kapal berbendera Merah Putih dan diawaki warga Indonesia.
Kapal yang beroperasi mendukung beyond cabotage nantinya dimiliki oleh perusahaan pelayaran nasional dengan kepemilikan mayoritas pengusaha lokal sesuai UU No 17/2008 tentang Pelayaran.
Untuk itu, kata Carmelita, sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) diminta menjadi pelopor penggunaan kapal lokal untuk mengangkut produk ekspor dan impor Indonesia. “BUMN-BUMN itu bisa menjadi pelopor untuk menyelamatkan devisa yang hilang itu,”
INSA memperkirakan, kehilangan devisa itu bersumber dari ongkos angkut kapal-kapal berbendera asing yang mengangkut produk-produk ekspor dan impor Indonesia.
Adapun total muatan ekspor dan impor Indonesia mencapai 567 ton pada 2011. Dari total jumlah tersebut, 9,1 persen diangkut oleh kapal lokal dan sisanya 91,9 persen berbendera asing.
Carmelita mengaku, menteri negara BUMN telah menyetujui usulan tersebut dan akan segera dibentuk gugus tugas dalam waktu dekat. Bahkan, pihaknya telah dipertemukan dengan sejumlah BUMN guna merealisasikan hal tersebut. “Kami harap task force ini segera direalisasikan,” papar dia.
Komisaris Utama PT Wintermar Offshore Marine Tbk Johnson W Sutjipto sebelumnya mengungkapkan, kapal-kapal pendukung di lepas pantai, seperti diving support vessels (DSV), atau platform supply vessel, sudah siap menggunakan kapal berbendera Indonesia pada akhir tahun ini.
"Kalau untuk kapal produksi di lepas pantai, sudah bisa dipenuhi pada akhir tahun ini,” imbuh dia.
Kebijakan beyond cabotage dinilai berdampak positif pada perekonomian nasional. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pembiayaan di sektor maritim pada 2006 tercatat US$1,5 miliar, sedangkan pada akhir 2011 naik 110 persen menjadi US$3,2 miliar.
Sementara itu, muatan domestik yang diangkut kapal nasional pada 2005 baru 55,5 persen dari total 206 juta ton. Jumlah ini meningkat menjadi 98,8 persen dari total 303,6 juta ton pada 2011.
Sedangkan untuk muatan ekspor impor yang diangkut kapal lokal pada 2006 sebanyak 5,7 persen dari 515,2 juta ton. Adapun pada 2011 jumlahnya meningkat menjadi 9,1 persen dari total 567,2 juta ton.
typhoonbringer October 11th, 2012, 02:05 PM ^^ another protectionist bill? apakah perlu?
embassyofaudrey October 11th, 2012, 05:46 PM http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/01/24/141189_pelabuhan-peti-kemas-pelindo-ii-tanjung-priok--jakarta_663_382.jpg
VIVAnews - Inilah bukti bahwa birokrasi kita tidak jadi faktor penghambat. Kata-kata itu diucapkan dengan semangat oleh RJ Lino, Direktur Utama PT Indonesia Port Corporation, nama baru PT Pelindo II (Persero). Nadanya seperti promosi. Juga seperti melawan arus besar yang hidup di masyarakat. Tapi Lino memberikan bukti.
Mungkin Lino sendiri kaget bahwa proyek besar yang dia prakarsai itu akhirnya bisa berjalan. Tidak gagal, misalnya, karena ruwetnya birokrasi. Padahal proyek yang dia gagas dan dia perjuangkan ini bukan proyek sembarangan. Besar skalanya, besar urusannya, dan besar biayanya. Inilah proyek pelabuhan baru Tanjung Priok yang akan menelan biaya Rp40 triliun.
Lino, dengan ucapannya yang agak bombastis itu sebenarnya bukan hanya ingin memuji birokrasi, tapi juga ingin mengkotbahkan prinsip bahwa seberat apa pun persoalan asal diurus sungguh-sungguh akan berhasil.
Jadi, kuncinya di sungguh-sungguh itu.
Banyak orang mengatakan sudah bersungguh-sungguh tapi tidak juga berhasil. Untuk orang seperti ini, rasanya perlu diukur kadar kesungguhannya itu. Seperti juga emas, sungguh-sungguh itu ada beberapa macam. Ada sungguh-sungguh yang 24 karat, tapi ada yang 22 karat, 20 karat, dan bahkan ada yang hanya 18 karat. Jangan-jangan ada sungguh-sungguh yang tidak berkarat sama sekali.
Lino tentu termasuk yang sungguh-sungguhnya 24 karat. Kalau hanya 20 karat tidak mungkin dia berhasil. Untuk menggambarkan beratnya merintis proyek ini, saya bisa mengatakannya dengan satu kalimat: mungkin hanya proyek Jembatan Selat Sunda yang lebih sulit dari ini.
Inilah proyek yang kalau jadi nanti bisa mengubah peta logistik nasional. Inilah SATU proyek yang kalau jadi nanti nilainya lebih besar dari apa yang sudah dibangun di Tanjung Priok selama 130 tahun.
Inilah proyek yang akan membuat pelabuhan di Indonesia sejajar dengan pelabuhan-pelabuhan besar di dunia. Kalau pun tidak menang, kita tidak akan kalah lagi dari Malaysia atau Singapura. Inilah pelabuhan yang dalamnya sampai 16 meter sehingga kapal terbesar di dunia pun bisa bersandar di Jakarta.
Inilah The New Tanjung Priok.
Dunia perkapalan memang punya kecenderungan baru; kian tahun kian besar saja ukuran kapal yang dibuat. Ini untuk mengejar efisiensi angkutan barang. Kian besar kapalnya kian banyak yang bisa diangkut. Dan kian murah biaya angkutannya. Akibatnya kian banyak saja kapal yang tidak bisa mampir ke Indonesia.
Indonesia pun kian terkucil. Pelabuhan-pelabuhan Indonesia hanya bisa jadi feeder untuk pelabuhan-pelanbuhan besar di negara lain.
Sekarang ini misalnya sudah ada kapal yang begitu besarnya sehingga bisa mengangkut 18.000 kontainer. Pelabuhan kita kian jauh dari itu. Pelabuhan sebesar Tanjung Perak Surabaya pun hanya mampu menerima kapal 3.000 kontainer. Medan, Makassar, dan Batam hanya bisa menerima kapal 1.000 kontainer. Betapa jauhnya kapasitas yang harus kita loncati.
Lino tergolong CEO BUMN yang pantang menyerah. Dia tembus semua kesulitan. Dia gedor semua pintu. Dia hadapi semua persoalan. Wajar jika di ajang Anugerah BUMN tahun lalu di mendapat gelar CEO BUMN Paling Inovatif.
Tapi Lino juga beruntung. Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Armida Alisyahbana, dan terutama Menteri Perhubungan EE Mangindaan, berada dalam satu barisan. Bahkan Presiden dan Wakil Presiden memonitor terus proyek ini.
Masalah terakhir yang sangat melegakan adalah ketika Menhub EE Mangindaan memberikan hak konsesi selama 70 tahun. Dengan keluarnya keputusan itu tidak ada lagi masalah birokrasi yang dinanti. Kini semuanya tinggal menjadi tanggung jawab Lino. Mulai dari bagaimana membangun fisiknya hingga bagaimana mencari uangnya yang sebesar gajah bengkak itu.
Proyek ini memang tidak menggunakan dana dari negara sama sekali. Tidak ada dana dari APBN. Begitu kuatnya keinginan agar proyek ini segera terealisasikan (tahap satu harus sudah bisa diresmikan tahun 2014), sebelum hak konsesi didapat pun semua persiapan sudah diselesaikan. Dengan demikian begitu semua perizinan beres proyek langsung bisa dimulai.
Minggu ini kontrak pekerjaan sudah bisa ditandatangani antara Lino dan Bambang Triwibowo Dirut PT PP (Persero) Tbk. PP adalah BUMN yang sudah sangat berpengalaman membangunm pelabuhan. Saya akan minta begitu hari itu tanda tangan kontrak dilakukan, besoknya PT PP sudah harus mulai bekerja.
Lantaran letak pelabuhan baru ini di tengah laut (untuk mendapatkan kedalaman yang cukup), maka Lino juga menggagas perlunya jalan tol baru yang langsung menuju pelabuhan ini. Sekaligus ikut mengatasi padatnya lalu lintas truk di kawasan Priok. Proyek jalan tol sepanjang 7 km inilah yang Jumat lalu juga disepakati untuk langsung saja dibangun oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Proyek ini juga melibatkan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) karena harus menggunakan tanah miliknya.
Begitu pelabuhan baru dan jalan tol baru mulai dikerjakan, empat perusahaan BUMN yang bergerak di bidang pelabuhan mulai menjalankan program peningkatan kapasitas di beberapa pelabuhan utama.
Dengan demikian pelabuhan seperti Medan, Batam, Surabaya, dan Makassar akan berubah menjadi pelabuhan yang bisa dimasuki kapal 3.000 kontainer. Mereka juga akan membuat pelabuhan baru yang langsung berukuran besar di Sorong.
Semua perubahan tersebut tentu perlu segera diantisipasi oleh kalangan bisnis, terutama bisnis perkapalan. Misalnya saja sampai saat ini belum ada pengusaha kapal kita yang memiliki kapal kelas 3.000 kontainer. Tentu sekarang perlu menyiapkan diri agar kelak bisa benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
source: http://analisis.news.viva.co.id/news/read/350065-satu-pukulan-lino-untuk-130-tahun
mr_n_mrs_handaja January 20th, 2013, 07:20 AM KKP: RUU Kelautan Atur Asing Kuasai Pulau
antarajatim - Jumat, 18 Jan 2013 19:28:04 |
Penulis : Edy M Yakub
Surabaya - Kepala Badan Pengembangan SDM
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Prof
Ir R Syarif Widjaja PhD FRINA menegaskan
bahwa RUU Kelautan akan mengatur penguasaan
pulau oleh asing.
"Banyak pulau-pulau kita yang dikuasai asing
untuk ditawarkan kepada turis, seperti Raja
Ampat, Derawan, Bunaken, Nias, dan
sebagainya, karena itu kami berharap DPR
membahasnya tahun ini," katanya di Surabaya,
Jumat.
Ketika dikonfirmasi ANTARA di sela-sela "studium
generale" di hadapan mahasiswa Fakultas Hukum
(FH) Ubaya, ia menjelaskan rancangan RUU
Kelautan itu sendiri sudah diselesaikan
pemerintah.
"Intinya, RUU itu akan mengatur pemanfaatan
laut, pulau, dan kawasan pesisir secara
ekonomis, tapi kami juga tetap berkoordinasi
dengan Kementerian Pertahanan untuk
mengantisipasi ancaman kedaulatan," katanya.
Ia mencontohkan lepasnya Sipadan dan Ligitan
itu bermula dari pemanfaatan secara ekonomis,
tapi akibat tidak adanya regulasi, maka
pemanfaatan itu berujung pada penguasaan
yang mengancam kedaulatan.
"Tapi, penguasaan secara ekonomis yang ada
selama ini juga sudah merugikan Indonesia. Itu
mirip pemanfaatan hutan hingga gundul, tapi
hutan masih bisa digantikan dengan kewajiban
reboisasi, sedangkan pemanfaatan laut atau
pulau tidak mungkin ada konsep reboisasinya,"
katanya.
Oleh karena itu, katanya, RUU Kelautan akan
mengatur pemanfaatan laut dan pulau yang ada
untuk mengantisipasi agar tidak akan sampai
"gundul" dan merugikan Indonesia sendiri, sebab
bila habis tidak akan bisa didaur ulang.
Menurut Guru Besar ITS Surabaya itu, RUU
Kelautan itu mengadopsi sejumlah kearifan lokal
(local wisdom), seperti Panglima Laut di Aceh
yang mengelola laut dengan konsep "ambil
secukupnya".
"RUU Kelautan itu mengatur pemanfaatan laut,
pulau, dan kawasan pesisir dengan konsep 'Blue
Economy' yang menerapkan prinsip 'ambil
secukupnya' dengan memperbesar produk
turunan, seperti memanfaatkan kelapa mulai
dari buah, daging, batok, sabut, daun, dan
seterusnya," katanya.
Namun, pemodal diwajibkan melibatkan
masyarakat sekitar sebanyak mungkin, terutama
mereka yang umumnya miskin, kemudian
mengembangkan inovasi untuk menjamin mutu,
karena mutu produk tidak boleh menurun.
Oleh karena itu, RUU Kelautan akan menjamin
kesinambungan "negara kepulauan" tanpa
mengabaikan kepentingan ekonomi, termasuk
kepentingan ekonomi bagi masyarakat di sekitar
laut, pulau, dan kawasan pesisir itu.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan
Pengembangan SDM KKP itu menantang kalangan
akademisi FH Ubaya untuk mendirikan Pusat
Studi Hukum Laut guna memberikan masukan
kepada pemerintah dalam masalah hukum laut
yang penting bagi "negara kepulauan"
Indonesia.
"Kami siap mendirikan Pusat Studi Hukum Laut
itu seperti yang diinginkan KKP, tapi kami akan
membentuk kelompok kajian dulu dan kalau sudah
siap akan dijadikan Pusat Studi Hukum Laut,"
kata Dekan FH Ubaya, Irta Windra Syahrial SH
MS. (*)
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/102939/kkp-ruu-kelautan-atur-asing-kuasai-pulau
mr_n_mrs_handaja January 21st, 2013, 02:40 PM Pemerintah undang swasta kelola pelabuhan
http://www.kabarbisnis.com/read/2836083
embassyofaudrey January 29th, 2013, 02:39 PM Mimpi Dahlan Jadikan Merak seperti Mall Terganjal Kejaksaan
http://klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/01/29/144696/540x270/mimpi-dahlan-jadikan-merak-seperti-mal-terganjal-kejaksaan.jpg
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui, pemeriksaan beberapa direksi PT ASDP oleh Kejaksaan Agung mengganggu kinerja perseroan.
Bahkan Dahlan menyebut mimpinya 'menyulap' Pelabuhan Merak seperti mal dan Bandara Soekarno Hatta bakal terganjal.
"Saya memang memberi target tinggi di ASDP, bersih dalam menjalankan operasional dan tertib. Saya minta direksi bekerja keras mencari terobosan. Kalau begini terganggu," ucap Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (29/1).
Untuk langkah awal mewujudkan mimpinya, Dahlan menginstruksikan ASDP menghilangkan pungutan liar yang terjadi di penyeberangan.
"Dulu kan banyak petruk (pengatur truck). Diberantas habis semua. Banyak yang sakit hati dan mengadukan saya terima banyak sms mengenai ini (karena penghapusan petruk)," katanya.
Dahlan juga menyemangati direksi ASDP agar menjalankan proses hukum yang ada. Dahlan mengaku melarang keras direksi ASDP melakukan penyogokan.
"Saya akan dukung dan saya melarang menyogok, memberikan upeti saya larang total. Tidak boleh kompromi," tegasnya.
Direktur Utama ASDP Danang S Baskoro yang berada di samping Dahlan juga mengakui kinerjanya sangat terganggu dengan pemanggilan dari Kejaksaan Agung.
"Hampir tiap hari dipanggilin. Kita dituntut kapal yang bagus kita malah diperiksa," ucapnya.
Sebelumnya Danang menceritakan kronologi kejadian tersebut yang berawal dari pembelian dan pembenahan kapal yang dilakukan. Kejaksaan Agung menuding ASDP melakukan tindakan pidana korupsi dalam pembelian 3 kapal dengan skema leasing atau sewa beli.
"Perbaikan kapal untuk memperbaiki performance, biayanya memang mahal karena kecepatan di bawah 10 knot sekarang 13 -14 knot ini sampai Rp 17 miliar dan juga kapal ini sudah tua lebih dari 15 tahun," jelas Danang.
Kejaksaan Agung memanggil direksi ASDP karena dugaan adanya tindak korupsi karena membeli dengan skema leasing.
"Sekarang 2 kapal yang kita perbaiki di tahan di Kejaksaan. Kapal baru saya beli 3 saya juga di kejaksaan. Kejaksaan bilang rugi, yang tau rugi laba saya yang tahu, pengadaan barang ini kan dari korporasi bukan dari pemerintah jadi apa salahnya kalau leasing. Leasing sewa beli kapal tidak boleh. Aneh kejaksaan," cetusnya.
source:http://www.merdeka.com/uang/mimpi-dahlan-jadikan-merak-seperti-mal-terganjal-kejaksaan.html
mr_n_mrs_handaja January 30th, 2013, 02:36 PM Pemerintah siap membenahi 138
pelabuhan
Senin, 28 Januari 2013 | 10:57 WIB
[QUOTE]
JAKARTA.
Kementerian Perhubungan mengalokasikan Rp 5 triliun untuk
merampungkan rehabilitasi dan pembangunan 138 pelabuhan di seluruh Indonesia. Proyek 138 pelabuhan itu merupakan proyek multiyears periode 2009 - 2012.
"Penyelesaiannya diharapkan rampung tahun
ini," ujar Plt Dirjen Perhubungan Laut
Kementerian Perhubungan Leon Muhammad,
akhir pekan lalu.
Rencana proyek 138 pelabuhan tadi termasuk
penyelesaian lima pelabuhan sebagai dermaga
kapal pesiar. Pelabuhan itu adalah Benoa
(Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung
Mas (Semarang), Belawan (Medan), dan
Soekarno-Hatta (Makassar).
Kemhub perlu menata lima pelabuhan itu demi
mengantisipasi peningkatan kunjungan
wisatawan ke Indonesia melalui kapal pesiar.
Penataan fokus pada perbaikan kawasan
terminal, akses jalan, serta kesiapan
transportasi.
Pembenahan yang dilakukan adalah
pendalaman air laut di dermaga, jalur
pelayaran, sarana bantu navigasi, serta
pemecah gelombang sehingga memungkinkan
kapal pesiar bisa bersandar. ”Pelabuhan Benoa
menjadi prioritas dan pada April 2013 sudah
bisa digunakan untuk bersandar kapal pesiar
ukuran besar,” ungkap Leon.
Iwan Sabatini, General Manager PT Pelabuhan
Indonesia III Cabang Benoa, sebagai operator
pelabuhan, mengatakan Bali akan semakin
banyak didatangi kapal pesiar. "Untuk 2013
sudah terdaftar 30 kapal pesiar dengan
perkiraan penumpang 42.000 wisatawan
mancanegara," tutur Iwan.
Setiap penumpang kapal pesiar rata-rata
membelanjakan US$ 100 per orang, sedangkan
untuk kru kapal US$ 60. Apabila kapal pesiar
menurunkan penumpang wisata sebanyak 800
orang dan 300 kru, "Maka uang yang
mengalir sekitar Rp 942 juta," ungkap Iwan.
mr_n_mrs_handaja January 30th, 2013, 02:38 PM Pemerintah siap membenahi 138
pelabuhan
Senin, 28 Januari 2013 | 10:57 WIB
JAKARTA.
Kementerian Perhubungan mengalokasikan Rp 5 triliun untuk
merampungkan rehabilitasi dan pembangunan 138 pelabuhan di seluruh Indonesia. Proyek 138 pelabuhan itu merupakan proyek multiyears periode 2009 - 2012.
"Penyelesaiannya diharapkan rampung tahun ini," ujar Plt Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Leon Muhammad,
akhir pekan lalu.
Rencana proyek 138 pelabuhan tadi termasuk penyelesaian lima pelabuhan sebagai dermaga
kapal pesiar. Pelabuhan itu adalah Benoa (Denpasar),Tanjung Perak (Surabaya), Tanjung Mas (Semarang), Belawan (Medan), dan
Soekarno-Hatta (Makassar).
Kemhub perlu menata lima pelabuhan itu demi mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia melalui kapal pesiar.
Penataan fokus pada perbaikan kawasan terminal, akses jalan, serta kesiapan transportasi.
Pembenahan yang dilakukan adalah
pendalaman air laut di dermaga, jalur pelayaran, sarana bantu navigasi, serta pemecah gelombang sehingga memungkinkan kapal pesiar bisa bersandar. ”Pelabuhan Benoa menjadi prioritas dan pada April 2013 sudah bisa digunakan untuk bersandar kapal pesiar ukuran besar,” ungkap Leon.
Iwan Sabatini, General Manager PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Benoa, sebagai operator pelabuhan, mengatakan Bali akan semakin
banyak didatangi kapal pesiar. "Untuk 2013 sudah terdaftar 30 kapal pesiar dengan perkiraan penumpang 42.000 wisatawan
mancanegara," tutur Iwan.
Setiap penumpang kapal pesiar rata-rata membelanjakan US$ 100 per orang, sedangkan untuk kru kapal US$ 60. Apabila kapal pesiar
menurunkan penumpang wisata sebanyak 800 orang dan 300 kru, "Maka uang yang mengalir sekitar Rp 942 juta," ungkap Iwan.
http://mobile.kontan.co.id/news/pemerintah-siap-membenahi-138-pelabuhan/2013/01/28
mr_n_mrs_handaja February 6th, 2013, 04:44 PM PELABUHAN KALIBARU: PEMENANG
TENDER AKAN DIUMUMKAN AKHIR
FEBRUARI
Rabu, 06 Februari 2013 | 15:25 WIB
PT Pelabuhan Indonesia II (IPC)
akan menetapkan satu dari tiga pemenang
tender operator terminal I peti kemas
Pelabuhan New Priok Kalibaru pada Akhir
Februari 2013.
Ketiga peserta merupakan perusahaan
pelayaran asing.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia
(Pelindo) II RJ. Lino mengatakan dari
berbagai perusahaan internasional yang
mengikuti tender, bersisa tiga peserta tender
operator terminal I Pelabuhan New Priok
Kalibaru.
“Ketiga peserta tender tersebut terdiri dari
Mountain Equipment Co (MEC) asal Italia,
Maersk Line asal Denmark, dan Mitsui OSK
Line asal Jepang. Akhir bulan ini atau awal
Maret akan kami tetapkan pemenang tender
operator Terminal I Kalibaru,” ujarnya, Rabu
(6/2/2013).
Lino menambahkan pemenang tender akan
menjadi operator untuk terminal I peti kemas
Pelabuhan New Priok Kalibaru. Pemenang
tender juga harus berkomitmen membawa
kapal besarnya untuk berlayar ke pelabuhan
terbaru yang tengah di bangun di Jakarta
ini. Dengan demikian angkutan logistik bisa
lebih efisien.
Soal pembangunan Pelabuhan New Priok
Kalibaru ini, Lino menjelaskan proses sudah
berlangsung. Pembangunan fisik sudah
mencapai 4%, dan ditargetkan bisa beroperasi
pada akhir 2014.
Lino menuturkan pembangunan fisik Kalibaru
mulai dikerjakan pada 21 Desember 2012,
seiring telah menerima izin Analisa Mengenai
Dampak Lingkungan (Amdal). Namun, proses
ground breaking yang rencananya dilakukan
oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum
dilaksanakan.
"Kita tidak usah menunggu proses ground
breaking, kita langsung kerjakan
pembangunan Pelabuhan Kalibaru karena
proyek ini sudah begitu mendesak, karena
kalau menunggu presiden, jadwalnya padat,”
ujarnya.
http://m.bisnis.com/articles/pelabuhan-kalibaru-pemenang-tender-akan-diumumkan-akhir-februari
emyrr3096 February 7th, 2013, 01:31 AM Semoga segera dibangun. Say gapeduli siapa yg menang tender yg penting segera dibangun:cheers:
eurico February 14th, 2013, 02:36 AM taken from bisnis indonesia today...
https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/285783_10200722687978277_2005097884_n.jpg
Namewee February 22nd, 2013, 09:11 AM Aktivitas bongkar muat di area peti kemas pelabuhan tanjung priok
http://statik.tempo.co/?id=168712&width=620
http://statik.tempo.co/?id=168723&width=620
http://statik.tempo.co/?id=168730&width=620
http://statik.tempo.co/?id=168721&width=620
http://statik.tempo.co/?id=168731&width=620
http://statik.tempo.co/?id=168722&width=620
Sumber : http://www.tempo.co/read/beritafoto/5446/Laju-Ekspor-Nasional-2013-Diperkirakan-Tembus-US-200-Miliar/5
emyrr3096 February 23rd, 2013, 07:24 PM Aktivitas bongkar muat di area peti kemas pelabuhan tanjung priok
Sumber : http://www.tempo.co/read/beritafoto/5446/Laju-Ekspor-Nasional-2013-Diperkirakan-Tembus-US-200-Miliar/5
Terimakasih telah di share di sini:cheers:
Kenapa yah kalo liat Tj. Priok Port itu kesannya 'pabalatak' aka berantakan?? Beda kalo liat Port-port diluar negeri yang rapihhh dan bersih
mr_n_mrs_handaja February 24th, 2013, 04:49 AM Terminal Penumpang Sementara Tanjung Perak Resmi Beroperasi
antarajatim - Kamis, 21 Peb 2013 19:11
http://s14.directupload.net/images/130224/lpiy3fxt.jpg (http://www.directupload.net)
Surabaya - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) Cabang Tanjung Perak meresmikan Terminal Penumpang Sementara di wilayah kerjanya sebagai pengganti dari
Terminal Penumpang Gapura Surya dan Terminal Gapura Nusantara.
"Apalagi, Terminal Gapura Surya dan Gapura
Nusantara akan direnovasi menjadi terminal
penumpang modern sekelas bandar udara. Dengan
demikian, kini Terminal Penumpang Sementara
mulai beroperasi," kata "General Manager" PT
Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak,
Rismarture, ditemui di Surabaya, Kamis.
Ia optimistis, Terminal Penumpang Sementara
yang memiliki panjang sekitar 112,45 meter dan
lebar 45 meter mampu menampung 2.500 orang.
Keyakinannya tersebut karena keberadaan
Terminal Penumpang Sementara telah dilengkapi
berbagai fasilitas.
"Seperti, ruang tunggu VIP, mushalla, kafe/
kios, ruang karantina, ruang menyusui, ruang
kesehatan, alat metal detektor, dan ruang
merokok," ujarnya.
Pada kegiatan itu, tambah dia, tampak hadir
sejumlah instansi terkait misalnya Otoritas
Pelabuhan Tanjung Perak, Syahbandar Utama
Tanjung Perak, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung
Perak.
"Selain itu, jajaran dari PT Pelindo III (Persero)
dan beberapa perusahaan pelayaran seperti: PT
Pelni, PT DLU, PT Prima Vista, PT Gerbang
Samudera, PT Tri Mitra Samudera, dan dan PT
Buana Putra," katanya.
Ia berharap, dengan dioperasikannya Terminal
Penumpang Sementara maka pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat sama seperti
pelayanan di terminal penumpang sebelumnya.
"Terkait adanya renovasi Terminal Penumpang
Gapura Surya dan Gapura Nusantara, kami
meminta maaf atas ketidaknyamanan yang
dialami oleh para penumpang karena hal itu
demi kenyamanan mereka kelak," katanya.
Mengenai nilai investasi untuk renovasi berupa
pembangunan gedung Terminal Penumpang
Gapura Surya dan Gapura Nusantara, sebut dia,
angkanya mencapai senilai Rp65 miliar.
"Besaran modal tersebut juga untuk
melengkapinya dengan fasilitas modern misalnya
garbarata (tangga belalai) yang sering dijumpai
di bandar udara," katanya.
Untuk itu, lanjut dia, pada waktu dekat
Terminal Penumpang Gapura Surya dan Gapura
Nusantara yang masih berdiri saat ini akan
dirobohkan. Lalu, akan dibangun gedung
terminal baru yang lebih modern.
"Oleh karena itu, kami telah mengantongi nama
pemenang lelang pembangunan terminal
penumpang baru yakni PT Hutama Karya
(Persero)," katanya.
Ia meyakini, pelaksanaan pekerjaan
pembangunan terminal penumpang tersebut
memerlukan waktu kurang lebih satu tahun.(*)
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/104982/terminal-penumpang-sementara-tanjung-perak-resmi-beroperasi
mr_n_mrs_handaja February 24th, 2013, 05:02 AM Investasi Gedung Gapura Surya Capai Rp65 M
antarajatim - Jumat, 15 Peb 2013
Surabaya - Investasi pembangunan gedung Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara di Pelabuhan
Tanjung Perak Surabaya mencapai senilai Rp65 miliar guna melengkapinya dengan fasilitas
modern.
"Contoh, garbarata (tangga belalai) seperti
yang sering dijumpai di bandar udara," kata
General Manager Pelindo III Cabang Tanjung
Perak, Rismarture, di Surabaya, Jumat.
Dalam waktu dekat, ungkap dia, Terminal
Penumpang Gapura Surya Nusantara yang berdiri
saat ini akan dirobohkan. Lalu, akan dibangun
gedung terminal baru yang lebih modern.
"Untuk merealisasinya, kami telah mengantongi
nama pemenang lelang pembangunan terminal
penumpang baru yakni PT Hutama Karya
(Persero)," ujarnya.
Mengenai pelaksanaan pekerjaan pembangunan
terminal penumpang itu, prediksi dia,
memerlukan waktu kurang lebih satu tahun. Oleh
karena itu, Pelindo III Cabang Tanjung Perak
telah menyiapkan gedung terminal
penumpang sementara.
"Ketersediaan terminal penumpang itu akan
digunakan sebagai lalu lintas penumpang selama
proses pembangunan berlangsung," katanya.
Untuk itu, tambah dia, pihaknya telah menyulap
gudang 100 di Terminal Jamrud Utara sebagai
terminal penumpang sementara. Sesuai rencana,
terminal penumpang sementara itu akan
digunakan mulai saat ini.
"Namun, guna memastikan kesiapan terminal itu
kami telah melakukan pengecekan akhir,"
katanya.
Bahkan, lanjut dia, ada beberapa instansi
terkait seperti Otoritas Pelabuhan, Kantor
Kesyahbandaran Kelas Utama Tanjung Perak,
Kepolisian dan sejumlah maskapai pelayaran juga
ikut melaksanakan pemantauan di terminal
tersebut.
"Pada masa mendatang, terminal penumpang
Gapura Surya Nusantara modern mempunyai luas
13.273 meter persegi," katanya.
Ia optimistis, keberadaan terminal penumpang
itu dapat menampung sekitar 4.000 orang yang
menggunakan layanan jasa moda transportasi
laut.(*)
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/104606/investasi-gedung-gapura-surya-capai-rp65-m
mr_n_mrs_handaja February 24th, 2013, 05:05 AM PELABUHAN SORONG DIPROYEKSIKAN JADI HUB WILAYAH PAPUA & SEKITARNYA
Minggu, 09 September 2012 | 19:06 WIB
PT Pelindo IV Cabang Pelabuhan
Sorong siap diproyeksikan menjadi hub
terutama hub domestik untuk wilayah Papua
dan sekitarnya.
....
Terkait dengan proyeksi tersebut, pihaknya
akan memperluas area penumpukkan peti
kemas menjadi dua kali lipat dari kondisi saat
ini.
Untuk itu membutuhkan lahan sekitar 40
hektar hingga 50 hektar, guna
mengakomodasi rencana itu.
....
Untuk pengembangan pelabuhan, pihaknya berencana menambah panjang dermaga 200 meter secara bertahap.
http://m.bisnis.com/articles/pelabuhan-sorong-diproyeksikan-jadi-hub-wilayah-papua-and-sekitarnya
mr_n_mrs_handaja February 24th, 2013, 05:06 AM Tahun 2014, Teluk Lamong Ditarget Beroperasi
February 11, 2013
http://youUpload.org/ipdl1t1_w300_h300.jpg (http://youUpload.org/ipdl1t1)
PT Pelabuhan Indonesia
(Pelindo) III optimis pengoperasian Terminal
Multipurpose Teluk Lamong (TMTL) akan
terealisasi pada April 2014 mendatang. Di
sejumlah titik pembangunan proyek senilai Rp
3,4 triliun itu rata-rata hampir terealisasi
lebih cepat dari target yang direncanakan
sebelumnya.
Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto,
mengatakan proyek terdiri dari lima paket.
Paket A yang digarap PT Adhi Karya yakni
dermaga curah kering internasional sekitar
500 hektar sudah 100 persen rampung,
sisanya sekitar 37 persen pengerjaan dermaga
peti kemas domestik. Sementara untuk paket
B dengan rekanan PP Wika Kso yang
mengerjakan proyek lapangan penumpukan dan
cost way sudah 11,5 persen.
Selanjutnya, untuk paket C dengan proyek
pengerjaan jembatan penghubung rekanan PT
Nindya Karya sekira 48,5 persen sudah
terealisasi. Namun, untuk paket D, Pelindo
mengaku masih proses lelang dari pemerintah
pusat dan belum diketahui siapa pemenang
tender yang mengerjakan bangunan.
“Yang paket E yakni pengadaan peralatan
bongkar muat sudah proses pengerjaan dan
sudah tanda tangan kontrak dengan PT Kone
Crane dari Finlandia. Dari situ kami optimis
sekali pengerjaan proyek Teluk Lamong ini
bisa selesai sampai April 2014 mendatang,”
ujar Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto
kepada wartawan, Senin (11/2/2013).
Edi menegaskan, pembangunan fasilitas baru
TMTL tersebut dalam rangka mengatasi
ancaman terjadinya stagnasi proses bongkar
muat barang di Pelabuhan Tanjung Perak.
Sekaligus menjawab kebutuhan fasilitas yang
lebih mampu mengimbangi pertumbuhan arus
kapal dan arus barang yang makin besar.
Olehnya, Pelindo meminta Pemprov Jatim
maupun Pemkot Surabaya, segera
merealisasikan solusi dengan membangun
simpang susun dan akses tol dari Surabaya
menuju Gresik maupun sebaliknya. Ia
menyebutkan, tiga titik yang diprediksi
menjadi paling rawan terjadi kemacetan
setiap hari yakni di wilayah Kalianak yang
masih belum berhasil dilebarkan, Tambak
Osowilangon yang terdapat jembatan rusak
dan pertigaan Margomulyo sebagai in/outlet
Kawasan Industri Margomulyo.
Pimpinan Proyek TMTL, Harry Dharmawan,
mengatakan belum lama ini Pemprov Jatim
telah melakukan survey jalur KA Surabaya –
Gresik yang berhubungan langsung dengan
Teluk Lamong. Survey ini tak lepas dari
pembangunan double-track KA Jakarta-
Surabaya yang tengah dikembangkan oleh PT
KAI dalam rangka meningkatkan kelancaran
angkutan barang dan mobilitas penumpang.
“Kami menyambut baik prakarsa dari PT KAI
dan Dishub & LLAJ Jatim yang mengusulkan
dibangunnya jalur kereta api ke terminal baru
yang akan dioperasikan Tahun 2014
mendatang. Namun kami belum tahu persis
sejauh mana rincian usulan PT KAI tersebut,
termasuk apa saja yang dibutuhkan guna
mendukung sarana angkutan barang,”
tandasnya.
http://m.lensaindonesia.com/2013/02/11/tahun-2014-teluk-lamong-ditarget-beroperasi.html
Namewee February 24th, 2013, 07:46 AM Terimakasih telah di share di sini:cheers:
Kenapa yah kalo liat Tj. Priok Port itu kesannya 'pabalatak' aka berantakan?? Beda kalo liat Port-port diluar negeri yang rapihhh dan bersih
Mungkin karena berdekatan dengan pemukiman penduduk sehingga kesannya tumpang tindih begitu.
emyrr3096 February 24th, 2013, 07:53 AM Mungkin karena berdekatan dengan pemukiman penduduk sehingga kesannya tumpang tindih begitu.
Mungkin. Tapi bukan 'diluar' area pelabuhannya yg saya bahas. Area pelabuhan peti kemasnya sendiri yg saya bahas. Beda gitu kalo liat yg ada di Sibgapore, Malaysia, sampe ke Hongkong..
Namewee February 24th, 2013, 08:01 AM ^^ Kalau kita melihat area peti kemasnya saja, justru hampir-hampir samalah dengan yang luar negeri.
acoolguyfromnz February 24th, 2013, 03:56 PM @mr n mrs handaja,
Sebenarnya kalau mau membuang peran petruk (pengatur truck) dan calo2 lainnya ASDP dan Pelindo mungkin baiknya melakukan 2 hal berikut yg mudah2an dapat mengatasi masalah petruk dan calo2:
1. membuat semua proses on-line dan serba elektronik termasuk mengatur truk sehingga bisa mengurangi human involvement.
2. Audit system setiap tahun. Jadi ASDP terutama CEO BUMN bisa tau di mana letak kekurang sempurnaanya system mereka.
mr_n_mrs_handaja February 25th, 2013, 02:49 PM @coolguy,
1. Sistem online membutuhkan keahlian & pengetahuan dasar computer & web network. Sedangkan para pns tersebut banyak yg dari generasi 40+ yg sudah ayem ajeg dengan pekerjaannya yg cuma duduk2, nulis2 di kertas , telpon2 & instruksi via speaker. Bahkan generasi 30+ & 20+ yg harusnya lebih ber-skill dalam teknologi juga ketularan kebiasaan buruk ini. Pendek kata,mereka tidak siap. SDMnya tidak kompeten. ( Itulah mengapa Pak Ahok tempohari pernah marah2 kepada juru ketik rapat yg tidak mengetik di comp tapi malah menulis di kertas & bukan steno)
Bisa dibayangkan berapa lama & berapa panjang antrian arus barang-manusia-kapal yg antri nantinya :lol:
2. Setuju. Audit memang mutlak perlu. Bahkan untuk tiap badan negara dari yg paling bawah sampe kementrian, polri & tni :okay:
mr_n_mrs_handaja February 25th, 2013, 02:54 PM TANJUNG PRIOK BAKAL SETARA
PELABUHAN SINGAPURA
Minggu, 24 Februari 2013 | 16:39
MALANG--Menteri Badan Usaha Milik Negara
Dahlan Iskan menilai Indonesia segera memiliki
pelabuhan seperti Singapura di Tanjung Priok,
Jakarta.
Pelabuhan itu dibangun dengan anggaran Rp40
triliun di mana tahap satu sudah berjalan dan
tanpa ditandai dengan opening ground
breaking yang merupakan bentuk keseriusan
pemerintah.
"Dalam sejarah nanti kita akan punya
pelabuhan laut seperti Singapura,” kata
Dahlan Iskan di Seminar Nasional
Entrepreneurial Spirit (Espriex) 2013 di
Universitas Brawijaya Malang, Sabtu
(23/2/2013).
Bahkan pelabuhan khusus untuk kelapa sawit
juga tengah disiapkan di Medan, Sumut yang
bisa menampung kapal dalam ukuran besar.
Selama ini kapal yang masuk mengangkut
sawit adalah kapal jenis kecil (8-10 meter)
sementara kapal yang besar masuk melalui
pelabuhan Singapura untuk selanjutnya dikirim
menuju ke negara lain.
“Nantinya kapal besar bisa masuk untuk
selanjutnya bisa membawa kelapa sawit ke
Eropa dan negara lain tanpa harus masuk ke
Singapura terlebih dahulu. Harapannya dalam
2 tahun sudah siap,” kata Dahlan.
Dia menilai untuk bisa bersaing harus
didukung infrastruktur pelabuhan yang
memadai. Pihaknya siap bergerak untuk
menyiapkan alat maupun prasarananya.
Karena tanpa didukung penyiapan alat seperti
pelabuhan yang memadai keinginan untuk bisa
bersaing dengan negara lain seperti Singapura
misalnya akan sulit terwujudkan.
"Karena ke depan dan semua tentu sepakat
kita tidak lagi hanya mengekspor bahan
mentah. Kapan memulainya ini harus menjadi
perhatian kita bersama,” tegasnya. (ra)
http://m.bisnis.com/articles/tanjung-priok-bakal-setara-pelabuhan-singapura
emyrr3096 February 25th, 2013, 03:11 PM TANJUNG PRIOK BAKAL SETARA
PELABUHAN SINGAPURA
Minggu, 24 Februari 2013 | 16:39
Amin. Semoga saja bisa setara dengan port di Singapore:banana:
mr_n_mrs_handaja February 26th, 2013, 01:51 PM Mantap, Pelindo Dumai Dapat Peringkat Terbaik
Dumaisatu.com - Mantap, kinerja
Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) cabang
Dumai perlu diacungi jempol. Pasalnya,
perusahaan semi plat merah yang
dipimpin Drs Hariandja, MM ini
mendapat predikat terbaik nomor dua
dalam kategori Pelabuhan Indonesia I
untuk wilayah Medan, Sumatra Utara,
Kepulauan Riau dan lainnya yang
tergabung dalam kawasan Pelindo I.
Hal itu disampaikan langsung oleh GM
Pelindo Dumai, Drs Harianja MM kepada
Dumaisatu.com, kemarin. Menurutnya
hal itu didapat dari perubahan sistem
yang dibangunnya sejak menjabat di
Pelindo kawasan Dumai. Dimana jabatan
ini Dipegang, Pelindo I Dumai mendapat
predikat terburuk kedua.
“Kemarin setelah kita tutup buku untuk
kawasan kategori Pelindo I, Dumai
mendapat predikat terbaik kedua
dibanding tahun sebelumnya saat saya
belum menjabat disini, menjadi
sebaliknya mendapat terburuk kedua,”
Ujarnya.
“Kita menerapkan sistem 3 E yaitu
Ekonomis, Efisien dan efektif, baik
dalam kinerja maupun dalam
menagement hal itu saya terapkan.”
Katanya.
....
www.bumn.go.id/pelindo1/publikasi/berita/mantap-pelindo-dumai-dapat-peringkat-terbaik/
mr_n_mrs_handaja March 5th, 2013, 07:21 AM Pemprov Riau Alokasikan Rp 2,5 M Bangun Pulau
Berhala
Thursday,28 February 2013 09:00
http://s1.directupload.net/images/130301/fffol2gt.jpg (http://www.directupload.net)
I-NEWS, LINGGA - Pemerintah Provinsi
Kepulauan Riau menganggarkan Rp2,5 miliar
untuk membangun Pulau Berhala di Kabupaten
Lingga yang kepemilikannya sudah diputuskan
Mahkamah Konstitusi milik daerah setempat.
"Fokus pertama untuk pembangunan pelabuhan,
agar akses ke Pulau Berhala lebih bagus," kata
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad
Sani, usai bertemu Bupati Lingga, Daria, di
Daik Lingga, Rabu.
Sani mengatakan anggaran yang diambil dari
anggaran murni APBD 2013 tersebut sebesar Rp2
miliar untuk membangun pelabuhan dan Rp500
juta untuk membangun mesjid.
"Untuk pembangunan sarana dan prasarana
lainnya juga akan dianggarkan dari APBD
Lingga," kata Sani.
Menurut Sani, dengan dibangunnya pelabuhan di
Pulau Berhala tersebut, hubungan antarpulau di
Kepri menjadi lancar sehingga bisa memacu
pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Pada saat pertemuan dengan Bupati Lingga,
Daria dan sejumlah tokoh masyarakat Lingga,
Sani juga mengucapkan selamat karena berhasil
mempertahankan Pulau Berhala yang direbut
Provinsi Jambi.
"Saya mengucapkan selamat kepada Bupati dan
seluruh masyarakat Lingga dan Kepri yang
berhasil mempertahankan Pulau Berhala hingga
diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi sebagai
wilayah Lingga, Provinsi Kepri," kata Sani.
Gubernur juga menekankan, agar Pulau Berhala
dapat dibangun dengan baik karena statusnya
bukan status quo lagi setelah bersengketa sejak
Provinsi Kepri dimekarkan dari Riau.
"Sinergi Pemkab Lingga dengan Pemprov Kepri
dalam membangun sangat dibutuhkan, agar
pembangunan yang menjadi prioritas bisa
sejalan dan berjalan dengan baik. Bukan hanya
untuk pembangunan Pulau Berhala tetapi juga
pembangunan di Lingga dan Kepri secara
umum," kata Sani.
Sementara itu, Bupati Lingga, Dari
mengatakan pihaknya akan bertolak ke Pulau
Berhala pada Kamis (28/2) untuk bersilaturahim
dan menggelar doa syukuran dengan
masyarakat Pulau Berhala.
"Kami juga akan melihat apa yang akan
menjadi prioritas pengembangan Pulau Berhala
selain pembangunan pelabuhan dan mesjid,"
kata Daria. (IN-25/Ant )
http://www.indonesiainfrastructurenews.com/index.php/4139-pemprov-riau-alokasikan-rp-25-m-bangun-pulau-berhala
mr_n_mrs_handaja March 5th, 2013, 07:22 AM Revitalisasi Alur Barat Surabaya masih belum ada kejelasan
Senin, 04 Maret 2013 | 14:15
http://s7.directupload.net/images/130305/lqwhfhuq.jpg (http://www.directupload.net)
SURABAYA, kabarbisnis.com : Rencana
pendalaman dan pelebaran Alur Pelayaran
Barat Surabaya (APBS) hingga kini masih
belum ada kejelasan. Selain proses tender
pertama gagal karena tidak ada yang
memenuhi persyaratan, proses juga
terkendala adanya pipa gas dan kabel listri
PLN Jawa Bali.
"Minggu-minggu ini masih proses pembukaan
lelang tender kedua karena lelang tender
pertama tidak ada yang memenuhi
persyaratan sehingga harus dilakukan lelang
ulang oleh Kantor Pusat Perhubungan Laut,"
ujar Kepala Otoritas Pelabuhan III, I
Nyoman Gde Saputra, di Surabaya, Senin
(4/3/2013).
Menurut Nyoman, pada lelang tender proyek
revitalisasi APBS yang pertama, ada sekitar
7 perusahaan dalam dan luar negeri yang
ikut, lima perusahaan dalam negeri dan dua
perusahaan asing dari China dan Inggris.
Dalam proses verifikasi, ternyata semuanya
gugur karena tidak memenuhi persyaratan,
diantaranya harus Badan Usaha Kepelabuhan
(BUP).
"Jika pada lelang kedua ini ternyata juga
tidak ada yang memenuhi persyaratan,
maka akan melakukan penunjukkan yang
akan ditekankan pada perusahaan dalam
negeri. Kalau melihat dalam proses lelang
pertama, hanya PT Pelindo III yangh
mendekati persyaratan. Tapi itu akan dikaji
terlebih dahulu," tekannya.
Nyoman juga menyatakan, selain terkendala
proses lelang, pekerjaan revitalisasi alur
juga terkendala adanya pipa gas dan kabel
listrik Jawa Bali. Hingga kini, OP Pelabuhan
III Tanjung Perak belum mendengar kesiapan
PLN untuk memindah kabel tersebut.
"Kami sudah mengusulkannya ke pusat. Tapi
sejauh ini masih belum mendengar
kepastiannya, mungkin masih proses.
Sementara untuk pipa gas peninggalan PT
Kodeco sudah ada kesanggupan
pemindahannya dari PT Pertamina WMO.
Harapan kami, keduanya bisa segera
dipindahkan sehingga ketika pemenang
proyek sudah ada bisa langsung
direalisasikan pekerjaannya ," ungkap
Nyoman.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa dalam
perencanaannya, APBS akan dilebarkan dan
didalamkan. Jika lebar saat ini hanya
dikisaran 90 meter, akan dilebarkan menjadi
150 meter. Sementara kedalamannya akan
ditambah dari posisi saat ini yang hanya
dikisaran 8,5 low water spring (LWS) menjadi
14 LWS.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo
IIi, Djarwo Surjanto berharap, pendalaman
dan pelebaran APBS bisa dilaksanakan secepat
mungkin. Karena Pelindo III telah
merencanakan untuk mulai mengoperasikan
Pelabuhan Multipurpose Teluk Lamong pada
April 2014.
"Jika pada April 2014 kondisi alur masih
tetap seperti saat ini, pengoperasian Teluk
Lamong akan sia-sia," tegasnya.
·kbc6·
http://www.kabarbisnis.com/m/read/2837221
mr_n_mrs_handaja March 5th, 2013, 07:47 AM 'Dipastikan beroperasi Apr 14 '? Terlalu dini bicara. We'll see...
Kejar target, Teluk Lamong dipastikan beroperasi April 2014
Selasa, 05 Maret 2013
SURABAYA, kabarbisnis.com : Perkembangan
pembangunan Terminal Multipurpose Teluk
Lamong (TMTL) terus dikebut. Dipastikan,
pada April 2014 seluruh pekerjaan fisik sudah
selesai dan bisa dioperasikan.
Dari pantauan yang dilakukan
kabarbisnis.com , saat ini pekerjaan pada
paket A yang berupa pembangunan dermaga
sudah mencapai 41%. Pekerjaan pembangunan
dermaga ini meliputi pembangunan dermaga
internasional (Paket A) yang saat ini sudah
selesai dan pembangunan dermaga domestik
atau Paket A (A Aksen). Kedua pekerjaan
tersebut dikerjakan oleh PT Adhi Karya
(Persero
"Untuk yang dermaga internasional
seluruhnya sudah selesai, sekarang tinggal
pekerjaan pembangunan dermaga domestik
yang sekarang dalam proses pemasangan
tiang pancang. Dan kami targetkan per hari
bisa memasang di 140 titik," ujar Pimpinan
Proyek TMTL, Hari Darmawan di lokasi TMTL,
Surabaya, Selasa (5/3/2013).
Sementara untuk paket B, yaitu
pembangunan jembatan penghubung
(causeway), lapangan penumpukan, dan
lapangan parkir saat ini sudah mencapai
17,55%. Pekerjaan ini dilakukan oleh
kerjasama Pembangunan Perumahan dan
Wijaya Karya atau PP - WIKA KSO.
Sedangkan pembangunan Jembatan
Penghubung atau Paket C juga sudah
mencapai 56%. Paket ini dikerjakan oleh PT
Nindya Karya (Persero). Adapun paket D
yang merupakan pembangunan gedung
perkantoran dan bangunan lainnya yang
saat ini masih dalam tahap pelelangan.
"Mungkin sekitar Maret 2013 baru mulai
pekerjaam pembangunan," ujarnya.
Terakhir adalah Paket E yang merupakan
pekerjaan pengadaan alat angkat dan
angkut serta sistem operasi Terminal
Multipurpose Teluk Lamong. Pekerjaan ini
sudah dalam tahap penandatanganan MoU
dengan empat perusahaan asing dari
Finlandia dan Prancis. "Dengan progres yang
terlihat, kami pastikan seluruh pekerjaan
akan selesai di April 2014," tegasnya.
Hanya saja, karena seluruh peralatanakan
datang bertahap, maka pada April 2014
peroperasian TMLM belum bisa maksimal.
Untuk pengadaan 10 unit Ship to Shore Crane
(STS) misalnya, pada 2014 akan datang
sekitar 5 unit saja. Dua akan digunakan di
dermaga internasional dan tiga di domestik.
Sementara sisanya akan datang hingga
2016.
"Tahap awal, kapasitasnya mungkin sekitar
800.000 Teus untuk petikemas domestik dan
600.000 Teus untuk internasional. Secara
bertahap, kapasitas tersebut akan
bertambah, termasuk untuk curah kering,"
tambah Kepala Humas PT Pelindo III, Edi
Priyanto.
Selain memastikan tuntasnya pekerjaan fisik,
Pelindo III juga telah mulai mempersiapkan
struktur organisasi dan rekrutmen tenaga
kerja, baik untuk tenaga operasional maupun
administrasi.
"Intinya, pada April tahun depan, TMLM
akan langsung dioperasikan oleh anak
perusahaan Pelindo III. Dan ini juga sudah
kami ajukan ke komisaris. Rencananya anak
perusahaan tersebut bernama Terminal
Multipurpose Teluk Lamong (TMTL)," ungkap
Edi.
·kbc6·
http://www.kabarbisnis.com/m/read/2837266
mr_n_mrs_handaja March 5th, 2013, 01:07 PM Mitsui to operate Kalibaru terminal
Selasa, 05 Maret 2013 | 17:12 WIB
JAKARTA. State-owned port company Pelindo II, also known as
the Indonesian Port Corporation (IPC), says that Japan’s
Mitsui& Co., Ltd. has won the tender to
operate Kalibaru’s first container terminal in
North Jakarta, which is the country’s largest
port, eliminating Maersk Line and MEC.
IPC corporate secretary Yan Budi Santoso said
that an agreement between the two companies
was signed in New York, the United States at
the end of February.
“We are delighted to work with Mitsui as they
have a great network and market in the
world. We believe that Mitsui will help us
accelerate the development and operation of
[Kalibaru’s] the first terminal,” Yan told The
Jakarta Post on Monday.
Apart from Mitsui Lines, he said the firm
would bring in major shipping lines to the port
such as NYK, Evergreen, Hanjin and APL,
helping Indonesia grab the global market and
strengthen its position as a maritime country.
“But, in the first stage, we plan to
strengthen our Asian market,” he said.
He said that through the agreement, Mitsui
was committed to begin operating its ships in
Kalibaru Port in September 2014, with each of
their ships having some 6,000 20-foot
equivalent units (TEUs)
capacity.
The first terminal is projected to have a total
capacity of 1.5 million TEUs.
In addition, he said that IPC planned to open
a tender for the operation of the second and
third container terminals in November this
year so that development could begin in 2014.
“After that, we are going to open a bid for
the operation of two fuel berths as we need
to cope with the increasing traffic in
[Tanjung] Priok,” Yan continued.
In the first phase, IPC will develop three
container terminals with a total capacity of
4.5 million TEUs and two fuel berths to cope
with the congested Tanjung Priok Port.
The firm expects the first phase of the project
to be completed at the end of 2016.
Armed with a presidential decree issued in April
last year, the company will develop Kalibaru
Port with a planned total capacity of 13
million TEUs worth Rp 24 trillion (US$2.47
billion), constructed in three phases.
Tanjung Priok has been operating overcapacity
with container traffic increasing between 10
and 20 percent annually.
Last year, total container traffic handled by
Priok reached 6.2 million TEUs, up from 5.6
million in 2011. Meanwhile, the port was
designed to accommodate only 5 million TEUs
a year.
The figure was predicted to reach 7 million
TEUs by the end of this year due to strong
economic growth, Yan said.
The Kalibaru Port project initially began as
part of Tanjung Priok’s expansion through the
construction of new terminals that would have
a capacity of 1.9 million TEUs.
However, as part of the Master Plan for the
Acceleration and Expansion of Indonesian
Economic Development (MP3EI), the
government decided to make the terminals
into a port and appointed the IPC as the sole project developer. (Nurfika Osman)
http://mobile.kontan.co.id/news/mitsui-to-operate-kalibaru-terminal/2013/03/05
mr_n_mrs_handaja March 7th, 2013, 07:21 AM Megaproyek Terminal Kalibaru Diawasi Tokoh Masyarakat
Rabu, 6 Maret 2013 | 14:51
JAKARTA-Sejumlah tokoh independen dilibatkan
dalam proses pengawasan megaproyek Terminal
Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Priok, senilai Rp24
triliun yang dibangun oleh PT Pelabuhan
Indonesia II (IPC) Persero.
"Komite Pengawas ini bertujuan untuk
mengawal megaproyek ini dengan baik, tanpa
adanya intervensi dari pihak-pihak yang
menyatakan bahwa mereka para pemangku
kepentingan," kata Ketua Komite Pengawas
(Oversight Committee/OC), Erry Riyana
Hardjapamekas, di Jakarta, Rabu (6/3).
Erry, yang merupakan mantan Wakil Ketua
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu
menyatakan bahwa dengan adanya
pembentukan OC tersebut merupakan langkah
nyata pemerintah dan IPC untuk memastikan
semua proses berjalan lancar serta bebas dari
suap dan korupsi.
Menurut Erry, pembangunan Terminal Kalibaru
tersebut merupakan langkah yang harus
didukung ditengah keraguan pemerintah dalam
mengambil berbagai keputusan meski
penyerapan anggaran cukup rendah.
"Pembangunan Terminal Kalibaru ini merupakan
salah satu program prioritas nasional di
bidang sistem logistik nusantara yang mampu
meningkatkan kapasitas pelabuhan," kata
Erry.
Para tokoh yang masuk dalam Komite
Pengawas tersebut adalah, pengamat ekonomi
Faisal Basri, analis finansial senior Lin Che
Wei, Sekjen Transparansi Internasional
Indonesia Natalia Soebagjo, dan pengacara
senior bidang finansial, perbankan, dan pasar
modal Ahmad Fikri Assegaf.
Dalam megaproyek tersebut, PTPP akan
bertindak sebagai kontraktor pembangunan
terminal Kalibaru tahap I yang akan dibangun
di areal lahan seluas 246 hektare (ha).
Setelah pembangunan rampung, nantinya
kapasitas terminal peti kemas itu bakal naik
menjadi 4,5 juta twenty-foot equivalent units
(TEUs) per tahun, yang naik dua kali lipat
dibandingkan kapasitas sebelumnya yang hanya
sebanyak 1,9 juta TEUs. (ant/hrb)
http://www.investor.co.id/home/megaproyek-terminal-kalibaru-diawasi-tokoh-masyarakat/56214
mr_n_mrs_handaja March 7th, 2013, 08:24 AM Revitalisasi terminal penumpang
Tanjung Perak mulai dilaksanakan
Kamis, 07 Maret 2013 | 10:53
SURABAYA, kabarbisnis.com : PT Pelabuhan
Indonesia (Pelindo) III mulai merealisasikan
proyek revitalisasi terminal penumpang
Tanjung Perak. Kemarin, dinding bangunan
terminal penumpang Gapura Surya dan
Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak sudah
mulai dirobohkan.
Menurut Kepala Humas PT Pelindo III, Edi
Priyanto, pembongkaran tersebut sebagai
langkah awal proyek pembangunan terminal
penumpang modern di Pelabuhan Tanjung
Perak Surabaya.
"Dua bangunan gedung yang sebelumnya
bernama Gapura Surya dan Gapura
Nusantara tersebut setelah dirobohkan
nantinya akan dibangun satu gedung baru
yang terintegrasi berupa terminal
penumpang modern dengan nilai investasi
sebesar Rp65 miliar," ujar Edi Priyanto di
Surabaya, Kamis (7/3/2013).
Pembangunan fisik gedung terminal
penumpang modern tersebut akan dikerjakan
oleh kontraktor PT Hutama Karya sebagai
pemenang tender pekerjaan.
"Pada tahun 2013 kami segera melakukan
kembali pelelangan pekerjaan pendukung
pembangunan terminal penumpang modern
tersebut. Diantaranya paket pekerjaan
mechanical dan electrical, pengadaan dua
unit garbarata dan pengadaan mebelair
(interior)," ungkapnya.
Melalui revitalisasi tersebut, maka luas
terminal akan menjadi 13.273 meter persegi
dan mampu menampung sekitar 4.000 orang
penumpang. Gedung itu juga akan dilengkapi
dengan fasilitas modern seperti garbarata
(tangga belalai) serta fasilitas pendukung
lainnya seperti yang sering dijumpai di
bandar udara.
"Secara keseluruhan, total nilai investasi
yang dikeluarkan untuk pembangunan gedung
terminal modern tahap 1 mencapai Rp115 miliar," ujarnya.
·kbc6·
http://www.kabarbisnis.com/m/read/2837340
eurico March 13th, 2013, 02:33 AM http://img694.imageshack.us/img694/5282/pelindo.png (http://imageshack.us/photo/my-images/694/pelindo.png/)
^^ taken from bisnis indonesia epaper today
eurico March 15th, 2013, 02:02 AM http://img96.imageshack.us/img96/5282/pelindo.png (http://imageshack.us/photo/my-images/96/pelindo.png/)
^^ taken from bisnis indonesia epaper today
blablanonsense March 15th, 2013, 06:24 PM A food for thought.
9zWfbE_63SQ
Namewee March 25th, 2013, 08:52 AM Dahlan siap bangun pelabuhan peti kemas terbesar ke-5 di dunia
25 Maret 2013 − 13:09 WIB
http://cdn.sindonews.com/dynamic/content/2013/03/25/34/730876/Rgyxd5Tdlo.jpg?w=300
Untuk meningkatkan distribusi logistik di Tanah Air, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berencana membangunan pelabuhan peti kemas yang akan dinaungi oleh PT Peti Kemas Indonesia. Bahkan, pelabuhan ini diklaim akan menjadi pelabuhan peti kemas terbesar ke lima di dunia.
"Saya kira perlahan tapi pasti, nanti ada PT Peti Kemas Indonesia, dimana akan menjadi terminal peti kemas terbesar ke lima di dunia," kata Dahlan di Jakarta, Senin (25/3/2013).
PT Peti Kemas Indonesia ini merupakan induk usaha perusahaan terminal kontainer di Indonesia. Dahlan menjelaskan, mayoritas saham PT Peti Kemas Indonesia akan dimiliki PT Palindo I-IV.
Namun dia mengaku, rencana tersebut tidak mudah untuk diwujudkan lantaran terdapat sejumalh kendala, seperti masalah aturan maupun perundang-undangan.
"Memang agak sulit pembentukannya karena ada yang harus diselesaikan. Nanti jika terbentuk, direktur utamanya menjadi komisaris, direksinya menjadi dirut dan diambil dari direksi yang paling baik," terangnya.
Selanjutnya, PT Kemas Indonesia akan bekerja sama dengan seluruh pelabuhan peti kemas di seluruh Idonesia, diantaranya, Jakarta, Surabaya dan Batam.
Sumber :
http://ekbis.sindonews.com/read/2013/03/25/34/730876/dahlan-siap-bangun-pelabuhan-peti-kemas-terbesar-ke-5-di-dunia
habitable March 25th, 2013, 09:32 AM Dahlan siap bangun pelabuhan peti kemas terbesar ke-5 di dunia
AFAIK Dahlan Iskan and his BUMN is not build another port, but they'll make a new holding company for container port that will become the world's fifth largest container port company (PT Terminal Peti Kemas Indonesia (Persero)).
Namewee March 25th, 2013, 02:44 PM ^^ Saya mengerti
Jadi yang dimaksud terbesar kelima tersebut adalah perusahaan baru yang nantinya akan menaungi semua terminal kontainer di Indonesia :)
habitable March 26th, 2013, 05:25 PM ^^ Yap. Judul beritanya ambigu. Kebiasaan banget nih media lokal
Namewee April 9th, 2013, 12:19 PM 2017, Jawa Timur Punya Pelabuhan Khusus Industri
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III tengah merancang pelabuhan khusus industri yang dinamai Java Integrated Industrial And Port Estate (JIIPE).
Menurut Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto, proyek yang menyatukan wilayah pelabuhan dengan kawasan industri itu memerlukan dana Rp 14,25 triliun. "Pembangunannya dimulai pada 2014 hingga 2017," kata dia dalam workshop "Masyarakat Transportasi Indonesia" di Surabaya, Selasa, 9 April 2013.
JIIPE menempati lahan seluas 3.000 hektare di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pelabuhan ini berdekatan dengan kawasan industri yang dikelola PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Terminal ini memiliki daya tampung curah kering 57.067 ton untuk komoditas non-makanan, kargo internasional sebanyak 1.278.519 ton, serta kargo domestik sebanyak 1.846.172 ton.
Djarwo mengatakan dalam jangka panjang Pelindo III akan menjadikan kawasan industri Gresik sebagai wilayah khusus karena didukung akses jalan, jalur rel, serta pelabuhan yang mengakomodasi kapal-kapal raksasa. Hal ini dimungkinkan lantaran kawasan JIIPE jauh dari permukiman sehingga lebih mudah dikembangkan. »Yang jelas, proyek ini mengurangi beban pelabuhan Tanjung Perak,” ujarnya.
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/2017-jawa-timur-punya-pelabuhan-khusus-industri-052820257--finance.html
Zectiaro April 18th, 2013, 09:41 AM BISNIS.COM,JAKARTA—Konsultan asal Jepang, Nippon Koei, diketahui tengah menyusun masterplan proyek Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Gresik, yang akan dibangun PT Pelabuhan Indonesia III dan PT AKR Corpindo Tbk.
Analis PT Panin Sekuritas Fajar Indra memperkirakan rencana induk pembangunan proyek itu bisa dirilis akhir semester pertama tahun ini sehingga pada paruh kedua tahapan pre-selling proyek itu bisa dilakukan.
Adapun groundbreaking atau tahan kontruksi pertama proyek di atas tanah seluas 2.400 hektar itu akan dilakukan pada Juni mendatang.
“Akhir semester I/2013 masterplan proyek ini yang disiapkan oleh konsultan asal Jepang yakni Nippon ditargetkan sudah bisa dirilis,” tuils Fajar dalam riset emiten AKR Corpindo per 15 April 2013.
Panin Sekuritas, tulis Fajar, memandang sektor kawasan industri berprospek karena diminati investor asing yang mencari lahan sehingga mendorong peluang bagi bisnis ini.
Pihaknya memperkirakan puncak penjualan lahan kawasan yang nanti akan dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera ini dilakukan pada 2015 dengan estimasi asumsi harga harga jual US$148 per meter persegi dan estimasi pertumbuhan harga per tahun 10%.
“Asumsi ini berdasarkan wawancara kami dengan salah satu pelaku industri di Surabaya dan hasil penjualan lahan oleh Maspion di lokasi yang berdekatan yakni US$150 per meter persegi,” tulis Fajar dalam riset itu.
Kepala Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Edi Priyanto belum menjelaskan ditel soal penunjukan Nippon Koei dalam mempersiapkan rencana induk itu.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Pelindo III Husein Latief pernah menargetkan masterplan JIIPE rampung pada akhir Maret sehingga pembangunan proyek senilai Rp7 triliun itu dimulai Juli mendatang.
Fajar mengatakan AKR Corpindo yang berkode saham AKRA di Bursa Efek Indonesia itu sudah menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun atau sekitar US$102 juta pada Desember tahun lalu.
Dari jumlah itu, Rp525 miliar disuntikan sebagai hutang (35%) dan penyertaan (10%) kepada anak usahanya yakni PT Usaha Era Pratama Nusantara guna membiayai investasi awal proyek JIIPE itu.
AKRA melalui anak usahanya Usaha Era Pratama saat ini memiliki 99,99% saham Berkah Kawasan dan Pelindo III punya opsi menyertakan kepemilikan hingga 40% dalam proyek itu.
Proyek JIIPE merupakan pembangunan kawasan industri, pelabuhan, dan hunian yang berada dalam satu wilayah yang terletak di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Proyek ini terdiri dari kawasan pelabuhan dengan luas mencapai 400 hektar hasil dari reklamasi, kawasan industri dengan luas 2.500 hektar, dan kawasan hunian atau residensial 500 hektar. Dermaga 4 km dengan kedalaman 12 meter dan 16 meter.
Dalam proyek ini, Pelindo III menggandeng anak usaha AKR Corpindo membentuk usaha patungan yakni Berkah Kawasan Manyar Sejahtera untuk mengelola pelabuhan dan PT Berlian Manyar Sejahtera untuk mengeloal pelabuhan.
Nilai proyek tahap pertama JIIPE sekitar Rp7 triliun itu masih lebih rendah dibandingkan nilai investasi pembangunan seluruh Terminal Multipurpose Teluk Lamong yang ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2018—2020 mencapai hingga Rp10 triliun.
source: http://www.bisnis.com/nippon-koei-garap-masterplan-kawasan-industri-manyar
masih related ama Manyar... itu proyek udah lama atau masih fresh yah
vankovic May 6th, 2013, 09:53 AM Pelindo III order container handling equipment for Teluk Lamong terminal (http://www.ship-technology.com/news/newspelindo-iii-order-container-handling-equipment-for-teluk-lamong-terminal)
Finland-based Konecranes has won an order to supply container handling equipment to terminal operator PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) for its Teluk Lamong Multipurpose Terminal at the Port of Tanjung Perak in Indonesia. Under the €100m deal, Konecranes will deliver 10 ship-to-shore (STS) cranes, 20 automated stacking cranes (ASC) and 5 straddle carriers (SC) between 2014 and 2016.
...
Pelindo III has also signed an $8.25m contract with Australia-based Realtime Business Solutions to provide a terminal operating system, and another deal with France-based Gaussin Manugistique to deliver 50 ATT-V4 and 50 power packs.
Pelindo III has been building the $144m port terminal since 2010; the new terminal is expected to increase the port's capacity from current 1.5 million teu to 3.5 million teu.
vankovic May 6th, 2013, 10:05 AM Dari berita peluncuran mock up monorail di pt inka madiun..
Dahlan Iskan Resmikan Tiga Replika Monorel (http://news.viva.co.id/news/read/410619-dahlan-iskan-resmikan-tiga-replika-monorel)
...
Dalam sambutan peresmian, Dahlan menjelaskan, replika monorel tersebut untuk angkutan umum rute Bekasi Timur-Cawang-Cibubur-Kuningan, angkutan penumpang atau Automated People Mover System (APMS) di area Bandara Soekarno-
Hatta, serta angkutan barang atau Automated Container Transporter (ACT) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Terminal Peti Kemas Teluk
Lamong.
...
ini penampakannya..
http://imageshack.us/a/img543/2913/peluncurankeretapercont.jpg
Namewee May 6th, 2013, 11:46 AM ^^ Mantap, yang inovatif seperti ini yang harus didukung jor-joran
Dan tidak semuanya harus didahulukan di Jakarta :cheers:
vankovic May 18th, 2013, 04:38 AM PT Pelindo III Lakukan Modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas (http://www.majalahdermaga.com/articles/2013/03/09/pt-pelindo-iii-lakukan-modernisasi-pelabuhan-tanjung-emas)
http://www.majalahdermaga.com/sites/default/files/styles/article_image_full_node/public/field/image/Polder%20System.png
SEMARANG - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) mengalokasikan dana investasi sebesar Rp170 miliar pada tahun 2013 ini. Dana ini untuk melakukan pengembangan dan pembenahan fisik pelabuhan tersebut. General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Emas Tri Suhardi mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk renovasi terminal penumpang sebesar Rp5 miliar, pengadaan luffing crane sebesar Rp48 miliar dan pembangunan sistem polder sebesar Rp117 miliar.
Aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Emas, bakal semakin lancar ke depannya, menyusul didatangkannya alat baru berupa Luffing Crane untuk mendukung aktivitas di Pelabuhan terbesar di Propinsi Jawa Tengah ini. Dengan hadirnya alat baru seharga Rp 48 miliar tersebut, dipastikan aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas akan semakin cepat. “Luffingcrane ini multipurpose karena mampu untuk bongkar muat kayu log, barang curah kering, maupun curah cair serta petikemas apabila dibutuhkan” ungkap Tri Suhardi.
...
vankovic May 18th, 2013, 04:50 AM Pelindo online realisasikan Green Port (http://lensaindonesia.com/2013/05/01/pelindo-online-realisasikan-green-port.html)
Terobosan terbaru kembali dilakukan PT Pelindo III Surabaya. Tentunya kali ini masih dalam kegiatan kepelabuhanan. Yakni dengam beralihnya sistem manual jadi sistem online dalam hal koorperasinya. “Dalam hal ini Kami ingin yang lebih praktis dan modern,” kata Kepala Humas PT Pelindo III Surabaya, Edi Priyanto, Rabu.
Edi menegaskan dengan adanya sistem atau aplikasi ini juga merupakan sebuah solusi yang tepat dan bermanfaat bagi layanan dunia usaha kepelabuhanan. “Layanan online tersebut khususnya dalam rangka perkembangan teknologi dunia,” tambahnya. “Selain itu kami ingin mewujudkan Green Port di pelabuhan Tanjung Perak,” tegas Edi Priyanto, Kepala Humas PT Pelindo III (Persero) usai Grand Launching Aplikasi Anjungan PT Pelindo III di Auditorium Bromo Lantai 5 Kantor Pusat PT Pelindo III (Persero).
Menurut Edi, penggunaan sistem lama atau manual, sangat membuang waktu dan semakin memicu biaya tinggi dari para pengguna jasa. Dikatakan, untuk mendapatkan pelayanan kepelabuhanan, para pengguna jasa harus melakukan kegiatan di beberapa tempat.
...
“Kami rubah dari sistem manual menjadi sistem online yang lebih praktis dan modern, melalui aplikasi anjungan yang kini mulai diterapkan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” pungkasnya. Ia juga menjelaskan, melalui sistem baru berupa aplikasi portal anjungan berbasis web ini, korporasi bisa mengefisiensi penggunaan biaya hingga Rp 2 miliar/tahun.
...
|
|