paradyto
February 19th, 2009, 01:17 AM
Continue to this thread: [Football] Indonesian League Season (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=564222)
Let's start to Part 2:cheers:
Let's start to Part 2:cheers:
|
View Full Version : [Indonesia] Football League Season (Part 2) paradyto February 19th, 2009, 01:17 AM Continue to this thread: [Football] Indonesian League Season (http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=564222) Let's start to Part 2:cheers: paradyto February 19th, 2009, 01:19 AM The Liga Indonesia is a league competition for Indonesian football clubs located at the top of the Indonesian football league system. Liga Indonesia is officially the Indonesian football league system itself, but more commonly used to refer to the league's premier division, Divisi Utama. Liga Indonesia is the top football competition of Indonesia. The Clubs: Western Region: PSIS Semarang (http://www.psis-fc.com/) Persija Jakarta (http://www.jakmania.org) PSMS Medan (http://www.kampakfc.com/) Persokabpas Pasuruan Persikota Tangerang PSDS Deli Serdang PSIM Yogyakarta Sriwijaya FC Palembang (http://www.sriwijaya-fc.com) Persijap Jepara Semen Padang (http://semenpadangfc.com) Persita Tangerang Persitara North Jakarta Persib Bandung (http://www.go-persib.com/) PSSB Bireuen Persiraja Banda Aceh Persikabo Bogor (http://www.persikabo.com/) Pelita Jaya Persik Kediri (http://www.persik-kediri.com/) Eastern Region: PSM Makassar (http://makassarfootballclub.wordpress.com/) Persiba Balikpapan (http://persibabalikpapan.wordpress.com/2007/03/20/tujuan-blog-persiba-balikpapan/) Persela Lamongan Bontang PKT Persiwa Wamena Persema Malang (http://www.persema-online.com/) Persibom Bolaang Mongondow Persipura Jayapura Persiter Ternate PSS Sleman (http://www.slemania.or.id/) Delta Putra Sidoarjo Bali FC Persebaya Surabaya (http://persebaya.blogspot.com/2006_06_01_archive.html) Persis Solo (http://www.persissolo.com) Perseman Manokwari Persma Manado The Competition: From the 1994-1995 to 2004-2005 season, Liga Indonesia's structure changed almost every year. For some seasons, there were two divisions within the top flight; for others, there were three. The number of clubs in the top flight wavered from 18-28, and seasons would last from 34-38 games. The top four clubs in each division qualified for a group stage "Final Eight Championship Playoff." Winners of the group faced off for the championship. During the 2004-2005 season, 18 clubs comprised the Indonesian top flight. A season lasted 34 games, in which each club played against each other on a home-and-away basis. The three teams at the bottom of the table are relegated into Division Satu, the second level of the Indonesian league system, while the three teams of Division Satu that won promotion replace them. The top two finishers in the league qualify for the AFC Champions League. Starting with the 2003-2004 season, the championship was decided a double round-robin league system involving the top clubs of each division. Beginning with the 2005-2006 season, 28 clubs will comprise Liga Indonesia. Clubs compete in two divisions of 14 clubs each. Each club plays against each other on a home-and-away basis. The league's popularity has grown so much that the 2006-2007 season will see another big expansion of the league from 28 to 36 clubs with both divisions comprising 18 clubs each. Champions of Indonesian League: 1994 - 1995: Persib Bandung (Petrokimia Putra Gresik as runner up) 1995 - 1996: Bandung Raya (PSM Makassar as runner up) 1996 - 1997: Persebaya SUrabaya (Bandung Raya as runner up) 1997 - 1998: Season Unfinished 1998 - 1999: PSIS Semarang (Persebaya Surabaya as runner up) 1999 - 2000: PSM Makassar (PKT Bontang as runner up) 2000 - 2001: Persija Jakarta (PSM Makassar as runner up) 2001 - 2002: Petrokimia Putra Gresik (Persita Tangerang as runner up) 2002 - 2003: Persik Kediri (PSM Makassar as runner up) 2003 - 2004: Persebaya Surabaya (PSM Makassar as runner up) 2004 - 2005: Persipura Jayapura (Persija Jakarta as runner up) 2005 - 2006: Persik Kediri (PSIS Semarang as runner up) 2006 - 2007: Sriwijaya FC Palembang (PERSIPURA Jayapura as runner up) :cheers::cheers: paradyto February 19th, 2009, 01:39 AM Klasemen Sementara: P / Tim / P / Pts 1 / SRIWIJAYA FC / 21 / 43 2 / PERSIJA / 19 / 41 3 / PERSIPURA / 19 / 40 4 / PERSIWA / 20 / 38 5 / PERSIJAP / 21 / 37 6 / PERSIB / 20 / 36 7 / PERSELA / 19 / 33 8 / PERSIK / 20 / 31 9 / PELITA / 20 / 29 10 / PSM / 21 / 29 paradyto February 19th, 2009, 01:42 AM Gonzalez Menangkan Persib Dua gol penyerang Cristian Gonzalez menghantarkan Persib Bandung menekuk tamunya Persiba Balikpapan 2-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (18/2). Dengan kemenangan ini maka Persib tetap berada di posisi keenam klasemen sementara LSI dengan mengemas nilai 36. Sedangkan Persiba di posisi 12 karena baru mendapat 18 angka. Bermain di depan ribuan Bobotoh, Persib langsung bermain menyerang. Hasilnya di awal laga mereka hampir saja unggul bila tandukan Gonzalez tidak ditepis kiper Persiba I Made Wirawan. Gol yang ditunggu-tunggu Persib akhirnya tercipta pada menit ke-22. Berawal dari kemelut hasil tendangan penjuru, gelandang Siswanto dengan jeli mengirim umpan kepada Gonzalez yang berdiri bebas dan dengan mudah menanduk bola tanpa mampu dihalau Wirawan. Berselang beberapa menit kemudian, Gonzalez hampir saja menggandakan keunggulan Persib bila bola hasil umpan tarik dari Lorenzo Cabanas tidak membentur mistar. Pertandingan berjalan setengah jam, keunggulan Persib bertambah melalui gol kedua Gonzalez yang dengan baik menanduk umpan silang dari tandemnya, Hilton Morreira. Di babak kedua, Persiba mencoba meningkatkan tempo permainan guna mengejar defisit gol dengan dimotori penyerang tim nasional Indonesia T.A. Musafri. Di menit ke-56, Persiba mampu memperkecil ketertinggalan ketika umpan silang Sonny Kurniawan dengan dingin disontek Gaston Gastanyo yang berdiri bebas. Semenit kemudian, kedua tim sama-sama harus bermain dengan 10 pemain. Wasit Anang Suryana memberikan hadiah kartu merah langsung kepada Hariono yang menyikut Eliu Sangalo. Nama terakhir sendiri juga harus meninggalkan lapangan akibat kartu kuning kedua. Tak berselang lama, Persiba hampir menyamakan kedudukan bila tendangan gelandang asal Australia Robbie Gaspar tidak melambung sehingga skor 2-1 itu bertahan hingga bubaran. =NaNdA= February 19th, 2009, 07:58 AM Gonzales mantapp.. :okay: =NaNdA= February 19th, 2009, 03:09 PM Kamis, 2009 Februari 05 Irfan Bachdim & Sergio Van Dijk Ke Timnas Indonesia Melalui wawancara eksklusif GOAL.com, Irfan Bachdim mengungkapkan niatnya untuk membela Merah-Putih suatu saat, jika gelandang FC Utrecht berusia 20 tahun itu gagal menembus timnas Belanda. "Pilihan yang sulit. Idealnya, saya ingin bermain untuk kedua tim, tapi itu mustahil," kata Irfan. "Saya pernah bermain untuk Indonesia U-23. Tentunya level timnas Belanda lebih tinggi, jadi kalau dilihat dari faktor ini, saya akan memilih Belanda. Tapi, sangat sulit bagi saya menembus timnas Belanda, jadi jika impian itu terlihat mustahil diwujudkan, saya akan senang bermain untuk Indonesia." Ketika ditanya apakah Irfan serius ingin memperkuat timnas, Irfan menjawab: "Tentu saja ini pilihan serius. Saya akan sangat senang jika bisa bermain untuk negeri yang indah ini." Sedangkan Sergio van Dijk, berusia enam tahun lebih senior dari Irfan, juga menyatakan minatnya untuk memperkuat lini depan skuad besutan Benny Dollo. "Saya adalah orang Belanda, sama halnya saya juga orang Indonesia," ujar Sergio setelah menyaksikan pertandingan Pra Piala Asia 2011 antara Indonesia dan Australia. "Adanya sejarah dalam keluarga saya membuat saya berpikir, bermain untuk mereka [Indonesia] adalah suatu kehormatan," lanjutnya. Irfan dan Sergio sama-sama antusias ingin membela timnas. Dilihat dari wawancara masing-masing, Sergio sudah melepaskan tekadnya untuk menembus timnas Belanda. Sementara Irfan masih memiliki harapan untuk memperkuat skuad Oranye. Sergio mengaku bisa bahasa Indonesia, sedangkan Irfan hanya memahami beberapa kata, ketika berlatih dengan Indonesia U-23 di Belanda. Melihat dua fakta di atas, jelas-jelas Sergio memiliki rasa nasionalisme yang lebih tinggi. Sebelum melangkah lebih jauh, wartawan GOAL.com Indonesia Yuslan Kisra sudah mengumpulkan beberapa tanggapan dari semua pihak terkait. Nugraha Besoes - Sekretaris Jenderal PSSI "Tentu kami akan menyambut gembira sekiranya Irfan ingin bemain di timnas. Pengalamannya merumput di Liga Eropa dipastikan menjadi modal tersendiri, yang tentunya bisa ditularkan di timnas. Meski demikian, kami memastikan dia akan tetap melalui tahapan seleksi seperti pemain timnas lainnya." Benny Dollo - Pelatih Tim Nasional "Karena ini urusannya antar sesama federasi, maka semuanya tergantung PSSI. Merekalah yang harus mengirimkan surat kepada Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB), yang tentunya akan diteruskan ke klub di mana Irfan saat ini bermain. Yang pasti, jajaran pelatih timnas sangat senang mendengar berita tentang keinginan Irfan tersebut. Sebab dengan begitu, kekuatan timnas khususnya di lini tengah akan bertambah, yang secara kebetulan saat ini menjadi salah satu titik lemah." Rahim Soekasah - Ketua Badan Tim Nasional PSSI "Ada banyak hal yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi pemain timnas Indonesia. Meski pemain itu merumput di luar negeri, itu bukan jaminan dengan mudah berbaju tim Merah-Putih. Lagi pula, di timnas itu butuh pemain yang memiliki nasionalisme yang tinggi. Buat apa pemain hebat jika tidak punya rasa nasionalisme. Ini akan sangat berbahaya. Terutama bagi pemain lain, karena bisa memengaruhi mereka. Satu hal yang pasti, Irfan sebelumnya pernah bergabung di timnas U-23, ketika skuad ini berlatih di Belanda beberapa waktu lalu. Tapi hanya sekali ikut latihan, dia sudah 'ngacir' dengan alasan cedera. Setelah itu, dia tidak kembali lagi tanpa memberikan penjelasan apapun." Nurdin Halid - Ketua Umum PSSI "Tentu kabar mengenai keinginan Irfan dan juga pemain keturunan Indonesia lainnya yang merumput di luar negeri cukup menarik. Hanya saja, kita dipastikan bakal kesulitan merekrut mereka di timnas, sekiranya status mereka masih belum menjadi warga negara Indonesia. Tapi jika memang mereka bersedia menjadi WNI, tentu PSSI dengan senang hati akan menerima kehadiran mereka." Ponaryo Astaman - Gelandang Timnas "Bagi saya tentu tidak ada masalah sekiranya kemungkinan ke arah sana memang bisa. Silahkan saja Irvan atau siapapun pemain yang saat ini berada di luar negeri, ingin bergabung ke timnas. Terlebih jika memang pelatih, dalam hal ini Om Bendol [Benny Dollo] menginginkan hal itu. Sebagai pemain timnas, sedikit pun saya tidak merasa terancam dengan keinginan Irfan tersebut. Sebab persaingan di timnas itu tidak hanya datang dari pemain seperti Irfan, namun dari dalam negeri justru lebih banyak." Johar Arifin - Mantan Sekjen KONI Pusat & Deputi Menpora "Indonesia tidak mengenal yang namanya naturalisasi, karena dianggap tidak sportif. Tapi jika Irfan dan Sergio ingin membela timnas sepakbola Indonesia, yang penting mereka harus berstatus WNI. Sebagai contoh, dulu ada pebulutangkis kita, Ferry Sonneville. Ia adalah keturunan Eropa dan menetap di Amerika. Saat kuliah, ia rela kembali ke Indonesia, jadi WNI, ikut mendirikan PB PBSI dan ikut membela timnas Indonesia hingga menjuarai Piala Thomas 1958, 1961 dan 1964. Ferry merupakan contoh yang positif. Jadi kalau Irfan, Sergio dan pemain-pemain keturunan Indonesia lainnya di luar negeri ingin membela timnas dengan status WNI, ya silahkan saja, jika PSSI memang membutuhkan." Abi Hasantoso - Pemerhati Sepakbola Nasional "Dalam rangka menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022, sudah seharusnya Indonesia memikirkan prestasi timnas di berbagai ajang sepakbola internasional. Kehadiran Irfan dan juga Sergio bergabung ke dalam timnas patut kita upayakan. Setidaknya kehadiran dua pemain berdarah Indonesia yang malang melintang di liga kelas dunia ini akan membawa perubahan baik dan tak ada salahnya kita mencobanya. Ini kesempatan yang baik buat pengurus sepakbola kita membawa perubahan. Sayang, kalau dua pemain berkelas dunia ini tidak kita manfaatkan untuk membela tim Merah Putih. Saya menyambut baik ide memanggil Irfan dan Sergio masuk ke dalam timnas sepakbola Indonesia. Semoga saja hal ini dapat terwujud, karena ini cara yang paling realistis untuk mendongkrak prestasi timnas Indonesia." Pokok Diskusi & Tanggapan GOAL.com: 1) GOAL.com akan meminta PSSI/BTN agar segera menindaklanjuti secara riil keinginan Irfan dan Sergio untuk membela timnas Indonesia. 2) Satu hal yang perlu ditegaskan: Irfan lahir di Amsterdam, tapi memegang paspor Republik Indonesia. Ketika timnas U-23 berlatih di Belanda, Irfan belum sepenuhnya pulih dari cedera engkel yang dialaminya dari kompetisi A1 Junior. Apa yang disebut "ngacir" oleh Rahim Soekasah tidak jelas. Padahal kala itu, usia Irfan masih 18 tahun - jauh di bawah pemain-pemain U-23 lainnya. 3) Jika Sergio belum berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) tapi mau, adalah tugas dan wewenang PSSI untuk wajib membantu pengurusan status barunya. 4) Wajar saja jika PSSI atau BTN meragukan kemampuan dan nasionalisme Irfan dan Sergio. Tapi, apa salahnya mencoba kedua pemain tersebut untuk mengatasi keraguan mereka? Apakah PSSI dianggap perlu mengundang Jong FC Utrecht dan Queensland Roar untuk ujicoba melawan timnas atau salah satu klub Indonesia di Senayan? Dari hasil ini, setidaknya BTN bisa mengetahui kemampuan Irfan dan Sergio. 5) Kalau Irfan dianggap belum memenuhi syarat oleh PSSI/BTN, setidaknya Sergio diutamakan terlebih dulu untuk mendongkrak lini depan skuad Bendol. Sebelumnya, kedua pemain bisa dikasih trial atau eksibisi. 6) Kehadiran Irfan dan Sergio di timnas tidak bisa dianggap sebagai sebuah naturalisasi, karena berbeda dengan skema pemain asing di timnas Singapura, di mana pemain-pemain seperti Agu Casmir dan Daniel Bennett tidak memiliki Singaporean heritage - beda halnya dengan Irfan dan Sergio. 7) Mempelajari bahasa Indonesia dan beradaptasi terhadap budaya Indonesia bukan hal yang mustahil buat Irfan. paradyto February 19th, 2009, 03:16 PM ^^sounds great, thanx Nanda:) setidaknya mereka menunjukkan kepeduliannya terhadap persepakbolaan Tanah Air tercinta ini... paradyto February 20th, 2009, 05:11 PM INDONESIAN SUPER LEAGUE 2009 Sabtu, 21 Februari 2009 Pelita Jaya v Persijap (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) Minggu, 22 Februari 2009 Persitara v Persiba (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Persib v PKT (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) Senin, 23 Februari 2009 Persela v Persipura (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) 16 BESAR COPA INDONESIA Kamis, 19 Februari 2009 Persipura v Persema (leg 1) Minggu, 22 Februari 2009 Persih v Deltras (leg 1) Selasa, 24 Februari 2009 Pelita Jaya v Persibo (leg 1) Rabu, 25 Februari 2009 Persijap v Persikabo (leg 1) Sriwijaya FC v Persib (leg 1) Kamis, 26 Februari 2009 Persija v Persiba (leg 1) paradyto February 22nd, 2009, 06:32 AM Persijap Jepara Tahan Pelita Jaya, 1-1 Bandung (ANTARA News) - Pelita Jaya Jawa Barat gagal memetik kemenangan kedua di kandang pada di putaran kedua Liga Super Indonesia 2009 setelah ditahan imbang Persijap Jepara 1-1 (1-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Jabar, Sabtu malam. Tuan rumah Pelita unggul lebih dulu melalui gol gelandang Basri Babussalam pada menit ke-43 babak pertama. Namun keunggulan Pelita Jaya buyar setelah bek Persijap, Amarildo Souza membobol gawang Pelita yang dikawal Dian Agus pada menit ke-73. Umpan silang striker Fablo Francis itu disambut dengan tembakan kaki kanan Amarildo yang bebas dari kawalan bek Pelita. Gol balasan tim "Laskar Kalinyamat" itu tidak lepas dari keluarnya center bek Pelita, Eduardo akibat cedera pada menit ke-50. Keluarnya bek bernomor punggung 5 kerugian besar bagi Pelita sekaligus mengurangi kekuatan pertahanan tim itu. Kondisi itu memberi angin bagi Persijap yang dilatih M Junaidi untuk langsung melakukan tekanan beruntun. Klimaksnya pada menit ke-73, tim asuhan M Junaidi memaksa tuan rumah Pelita harus kebobolan sekaligus gagal memetik angka penuh di kandang sendiri. Pelita sendiri sempat memiliki peluang pada menit ke-86, tembakan Christiano Lopes membentur tiang gawang yang Persijap yang dikawal kiper Danang. Dengan hasil itu, Persijap untuk sementara belum kalah dalam empat laga terakhir mereka di putaran kedua ini. Saat ini Persijap masih bertahan di posisi lima besar klasemen sementara Liga Super Indonesia. Sebaliknya, bagi Pelita hasil imbang itu membuat langkahnya menembus papan atas kian berat. Pelita masih tertahan di papan tengah. Padahal tim asuhan Pelatih Fandi Ahmad itu mentargetkan kemenangan dari pertandingan yang diguyur hujan sejak "kick off" itu. Pertandingan yang dipimpin wasit Jimmy Napitupulu berlangsung dalam tempo sedang dan diwarnai kartu kuning untuk Amarildo (Persijap).(*) Sizter85 February 22nd, 2009, 01:18 PM INDONESIAN SUPER LEAGUE 2009 Minggu, 22 Februari 2009 Persitara v Persiba (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Persib v PKT (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) Yipeee,.. Persiba's W-O-N 2-0 atas Persitara :banana: Many credit to Musafri and I Made W.... paradyto February 22nd, 2009, 03:13 PM Selamat Buat Persiba:) Persib vs. PKT masih 1 : 0 ya? Sizter85 February 23rd, 2009, 03:05 AM Selamat Buat Persiba:) Persib vs. PKT masih 1 : 0 ya? Berakhir 2-1, PKT Btg tunduk dg PERSIB Bdg, setelah ada penambahan wktu 2 menit,.. sama dg skor akhir Persiba BPN kemarin:nuts: Sizter85 February 23rd, 2009, 03:25 AM Persiba Balikpapan Bekuk Persitara 2-0 JAKARTA - Kesebelasan Persiba Balikpapan meraih kemenangan 2-0 atas tim tuan rumah Persitara Jakarta Utara dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League yang berlangsung di Stadion Lebak Bulus Jakarta, Minggu sore. Dua gol kemenangan Persiba dicetak TA Musafri. Persitara nyaris mencetak dua gol lewat tendangan penalti, namun dua peluang emas penalti itu gagal dieksekusi Rahmat Rivai dan Prince Bello. Dengan hasil ini, Persiba mengoleksi 21 poin dari 20 kali bertanding, menggeser Persitara yang tetap 19 poin dari 22 kali main. Persitara yang ditangani Dick Buitlaar menampilkan striker Prince Kabir Bello dan Banaken Bosokan, sementara Persiba dengan arsitek Daniel Rukito mengandalkan TA Musafri, Andrian Trinidad dan Gaston Castano untuk menggedor pertahanan tuan rumah. Pertandingan cukup ketat ditampilkan kedua tim ini. Akhirnya, Persiba berhasil mencetak gol pertamanya lewat kaki TA Musafri di menit 11. Striker Timnas ini melakukan tendangan keras di luar kotak penalti yang tak mampu ditangkap kiper Persitara Roni Tri Prasnanto. Bagi Musafri, gol tersebut merupakan gol kedelapan dirinya dalam musim ini. Tertinggal satu gol, Persitara mulai menekan pertahanan Persiba. Satu peluang emas lewat kaki Jhon Tarkpor gagal membuahkan gol. Kemudian pada menit-menit akhir, Prince Bello memiliki satu tendangan di dalam kotak penalti namun masih terlalu pelan sehingga dapat diamankan kiper Persiba I Made Wirawan. Hingga turun minum, kedudukan tetap 1-0 untuk tim tamu Persiba Balikpapan. Di awal babak kedua, Persitara mencoba lebih menekan pertahanan lawan namun Persiba mampu mengendalikan permainan bola. Satu peluang emas lewat penalti diberikan oleh wasit Syafei kepada Persitara saat Prince Bello masuk kotak penalti dan dijegal pemain belakang Persiba. Tapi Kiper I Made Wirawan mampu menepis tendangan penalti Rahmat Rivai. Persitara gagal menyamakan skor. Kedudukan tak berubah tetap 1-0 untuk Persiba. Beberapa menit selanjutnya, Persitara memiliki peluang lewat kaki Mustofa Aji, kembali kiper Persiba I Made Wirawan mampu mengamankan gawangnya. Kembali satu peluang emas didapat Persitara lewat penalti di menit 77 setelah John Tarkpor diganjal dalam kotak penalti. Namun sayang eksekusi penalti oleh Prince Bello ini kembali gagal membuahkan gol. Tendangan penalti Bello malah melambung ke atas gawang Persiba. Kedudukan pun tetap 1-0 untuk Persiba. Di menit 87, Persiba malah menambah gol lewat kaki Musafri. Musafri lepas dari kawalan pemain belakang Persitara dan berhasil menggetarkan gawang Persitara yang dijaga kiper Roni. Skor 2-0 untuk Persiba tak berubah hingga babak kedua berakhir. (ANT) paradyto February 23rd, 2009, 01:12 PM Berakhir 2-1, PKT Btg tunduk dg PERSIB Bdg, setelah ada penambahan wktu 2 menit,.. sama dg skor akhir Persiba BPN kemarin:nuts: wuih, go Maung Bandung Euy!!! paradyto February 24th, 2009, 04:47 AM Persipura Ungguli Persela 3-1 Lamongan (ANTARA News) - Persipura Jayapura sukses merebut poin penuh setelah mengungguli tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 3-1 (2-1) pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, Senin malam. Penyerang tim nasional Boaz Salossa menyumbangkan dua gol bagi kemenangan Persipura pada menit ke-13 dan 65, serta satu gol lainnya dari Alberto "Beto" Goncalves di menit ke-40. Sedangkan satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak Jimmy Suparno pada menit ke-24. Susunan pemain: (Persela) Choirul Huda (pg)/Faizal Mubarok, FX Yanuar, Fabiano, Jhon Scarlet, Agustiar Batubara, Edgar M.Aranda, Alex Robinson, Tommy Rifka/Charles Putiray, Jimmy Suparno, Dicky Firasat, Carlos Raul/Zaenal Arifin. (Persipura) Jendri Pitoy (pg), Ricardo Salampessy, Alberto Goncalves/Tinus Pae, Eduar Ivak Dalam/Stevie Bonsapia, Immanuel Wanggai, Jack Komboy, Victor Igbonefo, Bio Paulin Pierre, Boaz Salossa, David Darocha, Kornelis Kaimu/Ian Louis Kabes.(*) Trip2Java February 25th, 2009, 05:44 PM Nurdin Berikan Grasi untuk Aremania [Rabu, 25 Februari 2009 22:24, BIANGBOLA] Suporter Arema Malang yang lebih dikenal dengan sebutan "Aremania", rencananya akan mendapatkan grasi dari Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, terkait sanksi selama tiga tahun tak boleh memakai atribut di seluruh stadion Indonesia. Sanksi itu sendiri diterima "Aremania" saat terjadi kerusuhan di Stadion Brawijaya, Kediri, di babak delapan besar Liga Indonesia XIII antara Arema melawan Persiwa Wamena. Mereka sendiri sempat melakukan banding dan hasilnya, sanksi yang mereka terima diperingan satu tahun. Rencananya, sanksi tersebut akan dihapus oleh Nurdin yang mengabulkan surat permohonan pengampunan bagi Aremania yang dikirimkan Humas Pengcab Malang, Djarot Edy Sulistyo, Senin (23/3) lalu, yang disampaikan Slamet, Aremania Korwil Tongan. Kedatangan Slamet juga bukan bertujuan untuk mengemis-ngemis pengampunan. Tetapi, dia berupaya untuk mendapatkan keadilan karena terhukum-terhukum lainnya juga sudah mendapatkan grasi dari Nurdin seperti Cristian Gonzales dan Kurnia Meiga. "Kami senang Pak Nurdin menyambut positif surat itu. Rencananya, beliau akan datang sendiri ke Malang untuk menyerahkan surat grasi itu, Sabtu (28/2) nanti,'' kata Wakil Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Malang, Bambang Suyono, Rabu (25/2). Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Panpel Malang agar pertandingan Arema melawan Persipura Jayapura Sabtu nanti dialihkan dari Stadion Kanjuruhan ke Stadion Gajayana yang juga akan disaksikan Nurdin. "Kami berharap Panpel Arema maupun "Aremania" tidak keberatan dengan usulan pengalihan venue tersebut agar Pak Nurdin nanti tidak jauh-jauh ke Stadion Kanjuruhan Kepanjen sehingga tak perlu terjebak macet," tambah Bambang. Permohonan grasi untuk "Aremania" tak lain karena mereka telah membuktikan diri sebagai suporter cinta damai dan tidak pernah lagi membuat ulah baik dalam partai kandang maupun tandang. Padahal, pengajuan surat tersebut sempat ditentang sebagian "Aremania" lain karena menganggap mereka seperti meminta belas kasihan terhadap Ketua PSSI. Tentunya hal ini akan menjadi dilema bagi "Aremaina" mengingat mereka adalah kelompok suporter yang paling getol menyuarakan revolusi di tubuh PSSI. Bahkan mereka juga sempat menggalang demonstrasi di kantor PSSi di Jakarta dengan agenda utama menurunkan Nurdin dari jabatannya beberapa waktu lalu. Tiga Pemain Anyar Terancam Absen Sementara itu berkaitan dengan laga mengahadpi Persipura, tiga pemain asing yang baru direkrut tim berjuluk "Singo Edan" itu, terancam tak bisa bermain. Ketiganya yakni, Furtune Udo, Chmelo Roman dan Buston Nagbe Browne belum mendapat pengesahan dari Badan Liga Indonesia (BLI), meski sudah bermain tiga kali di pertandingan LSI Putaran kedua. "Kami terus mengupayakan agar ketiga pemain tersebut mendapatkan pengesahan agar bisa turun saat menjamu Persipura," kata Asisten manajer Arema, M. Taufan, Rabu (25/2). Beberapa persyaratan administrasi seperti visa kerja, keterangan izin tinggal sementara (kitas) dan International Transfer Certicate (ITC) serta belum lolosnya tes kesehatan, masih sibuk diurus manajemen Arema. Satu-satunya pemain yang memiliki peluang tipis bisa diturunkan saat menjamu Persipura adalah Fortune Udo, mengingat ia akanmenajdi tandem Patricio "Pato" Morales di lini depan. (Edp) Trip2Java February 25th, 2009, 05:47 PM Persitara Petik Poin Penuh [Rabu, 25 Februari 2009 20:34, BIANGBOLA] Persitara Jakarta Utara sukses memetik poin penuh usai menang tipis 2-1 atas PKT Bontang dalam lanjutan Liga Super Indonesia putaran kedua, di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (25/2). Tambahan tiga angka ini membuat Persitara naik satu tingkat ke posisi 12 dengan torehan 22 angka dari 23 pertandingan, menggeser Persiba Balikpapan. Sementara PKT, tetap di peringkat 16 dengan mengemas 16 poin dari 20 pertandingan. Dua gol tuan rumah dicetak striker Rahmad "Poci" Rivai di menit ke-6 dan tandemnya di lini depan, Prince Kabir Bello, di babak kedua pada menit ke-76. Sedangkan gol PKT dilesakkan oleh Tinus Bonay di menit ke-63. Kemenangan ini tentunya disambut positif tim besutan pelatih anyar Dick Buitelaar mengingat performa mereka selalu tak stabil. Setelah menang melawan PSM Makassar 3-0, justru di laga selanjutnya dipermalukan Persiba 0-2 di kandang sendiri. Sealin itu, kemenangan Persitara ini jadi hadiah untuk suporter North Jakarta (NJ) yang berulang tahunnya keempat. Persitara akan menghadapi PSIS Semarang pada 14 Maret mendatang. Sementara PKT akan melawan Persija Jakarta di kandangnya, Senin (2/3). Susunan Pemain : Persitara:Rony Tri Prasnanto, Ebenje Rudolf, AA Ngurah Nanak, Regi Radityo/Dedi Mulyadi, Taufik Kisrun, Banaken Bosso Ken/Mursyid Mony, E. Pello Benson, John Tarkpor, Yahya Sosomar/Mustofa Aji, Rahmat Rivai (kapten), Prince Kabir Bello. Pelatih: Dick Buitlaar. PKT Bontang: M Sandi, Wilfriedo Galeano, Iqbal Samad, Joko Sidik, Jumadi Abdi, Kalamen Yves/James Debbah, Tarik El Janaby, Iswanto/Arifki, Imral Usman (kapten), Titus Bonay, Jossiah Seton/Triasbudi S. Pelatih: Fachri Husaini. (Edp) paradyto February 25th, 2009, 05:52 PM Hasil Dan Klasemen Liga Super Indonesia 2008/2009 Jakarta (ANTARA News) - Berikut ini jadwal, hasil dan klasemen pertandingan lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) 2008/2009 dan klasemen: Rabu (25/2): Persitara vs Pupuk Kaltim 2-1 Senin (23/2): Persela vs Persipura 1-3 Minggu (22/2): Persitara vs Persiba 0-2 Persib vs Pupuk Kaltim 2-1 Sabtu (21/2) Pelita Jaya vs Persijap 1-1 Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin) Persipura 20 13 4 3 40-13 43 Sriwijaya FC 21 13 4 4 46-24 43 Persija 19 13 2 4 43-21 41 Persib 21 11 6 4 34-22 39 Persijap 22 11 5 6 27-18 38 Persiwa 20 12 2 6 29-24 38 Persela 20 10 3 7 26-20 33 Persik 20 9 4 7 31-28 31 Pelita Jaya 21 8 6 7 22-17 30 PSM 21 7 8 6 23-25 29 Arema 20 8 3 9 23-24 27 Persitara 23 5 7 11 26-35 22 Persiba 20 5 6 9 17-25 21 PSIS 21 3 8 10 12-32 17 PSMS 21 2 10 9 21-30 16 Pupuk Kaltim 20 4 4 12 20-38 16 Persita 22 3 6 13 13-40 15 Deltras 20 2 6 12 11-28 12.(*) Sizter85 February 26th, 2009, 02:26 AM Persiba Berharap Tuah Lagi di Lebak Bulus http://i39.tinypic.com/2yxk5j4.jpg JAKARTA - Tantangan berat bakal dihadapi skuad Persiba Balikpapan pada babak 16 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) 2008/2009. Pasalnya, skuad Beruang Madu akan menghadapi tim elite Persija Jakarta. Bentrok kedua tim dimulai Kamis (26/2) ini, pada leg pertama di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Meski bermain tandang, duel hari ini merupakan kesempatan bagi Persiba untuk menuntaskan dendam. Sebab, pada pertemuan pertama di ajang Indonesia Super League (ISL) 2008/2009, Persiba kalah 2-1. Saat itu Persiba masih dilatih Peter Buttler. Yang membuat kekalahan tersebut terasa menyayat adalah gol penentu kemenangan Persija dicetak Ponaryo Astaman. Pemain tersebut adalah putra Balikpapan. Padahal, Persiba unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak TA Mushafry. Peristiwa itu terjadi empat bulan lalu, tepatnya 13 Oktober 2008. Kini Persiba datang ke kandang Macan Kemayoran dengan susunan pemain dan pelatih yang berbeda. "Saat ini Persiba telah melakukan perubahan besar-besaran. Bukan hanya pelatih, susunan pemain pun dirombak. Kami tidak mau menganggap remeh tim asal Kaltim tersebut, karena saya tahu betul karakter Persiba," ungkap pelatih Persija, Danurwindo. Ungkapan Danurwindo tersebut bukan tanpa alasan, sebab Danurwindo pernah menangani tim Kaltim lainnya, Bontang PKT. Dan ia telah empat kali memimpin tim menghadapi Persiba, dua kali saat menangani Persema Malang dan dua kali ketika melatih PKT. Sementara bagi Penasihat Teknis Persiba Daniel Roekito, laga pertama di Stadion Lebak Bulus merupakan keuntungan, karena timnya akan menghadapi Persija baik di putaran kedua ISL maupun leg kedua CDSSI di Balikpapan. Mengalahkan tuan rumah Persitara Jakarta Utara 2-0 di Stadion Lebak Bulus beberapa hari lalu, juga menambah kepercayaan diri Daniel. Sebab, stadion tersebut memberi tuah bagi Beruang Madu. "Kami baru mengalahkan Persitara dan kami sangat bersemangat untuk menaklukan Persija," katanya. Menghadapi Persija, Daniel menurunkan tiga pemain asing, yakni Mijo Dadic yang akan memperkuat lini belakang, Elliyu Sangalo De Jesus yang memperkuat lini tengah, dan di depan striker anyar Persiba Adrian Trinidad akan diduetkan dengan Mushafry. Sementara Persija akan menurunkan Abanda Herman sebagai jenderal lini belakang, Robertino Pugliara di lini tengah dan Greg Nwokolo di depan bersama Bambang Pamungkas. Persiba di pastikan mengunakan pola 3-5-2, sementara Danurwindo tetap menerapkan formasi 4-4-2. Dan dengan masa istirahat yang lebih lama tentunya Persija lebih segar dibanding Persiba. Namun, kemenangan melawan Persitara membuat semangat skuad Beruang Madu on fire meladeni anak-anak Macam Kemayoran. (wik) Prakiraan Susunan Pemain: Persija Jakarta (4-4-2) Penjaga Gawang : Hendro Kartiko Belakang : Abanda Herman, Aris Indarto, Ismed Sofyan, M Ilham Tengah : RobertinhoPugliara, Ponaryo Astaman, Supriyono Greg Nwokolo Depan : Aliyudin, Bambang Pamungkas Cadangan : Leonard Tupamahu, Wasiatul Akmal, Melky Pekey, I Wayan Gangga Mudana, Ade Suhendar Pelatih : Danurwindo Persiba Balikpapan (3-5-2) Penjaga Gawang : I Made Wirawan Belakang : Mijo dadic, Muhammadan, Jupry Samad Tengah : Ahmad Zainul, Elliyu Sangalo De Jesus, Ahmad Taufik, Rully Soputan, Sonny Kurniawan Depan : Talaohu Abdul Mushafry, Adrian Trinidad. Cadangan : Sultan Sama, M Rifky, Slamet Sampurno, Ferly La'ala, M Sobran, Deni Marsel Pelatih : Haryadi ============================================= "Duhh,.. M.Rifky(Persiba) !! knapa cuman cadangan, tunjukin donk kalo jago di lapangan ga cuman jago di layar kaca:nuts:" Hihihi...:lol: =NaNdA= February 26th, 2009, 01:43 PM Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin) Persipura 20 13 4 3 40-13 43 Sriwijaya FC 21 13 4 4 46-24 43 Persija 19 13 2 4 43-21 41 Persib 21 11 6 4 34-22 39 Persijap 22 11 5 6 27-18 38 gile persaingannya ketat abizz... :okay: Persipura masih ada kesempatan main 1 lagi.. Tapi Persija masih ada kesempatan main 2 x lagi.. haha.. :lol: paradyto February 26th, 2009, 01:56 PM http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/76/CSSI-150.jpg Persija Menang Tiga Gol Tanpa Balas Mohammad Resha Pratama - detiksport Jakarta - Persija Jakarta tinggal selangkah menuju perempatfinal Copa Dji Sam Soe 2008 setelah menaklukkan Persiba Balikpapan di leg 1 babak 16 besar Kamis (26/2/2009) dengan skor 3-0. Dalam laga yang digelar di stadion Lebak Bulus, Jakarta, ini striker skaligus kapten tim Bambang Pamungkas menjadi bintang kemenangan 'Macan Kemayoran' lewat sumbangsih dua golnya, masing-masing menit 44 dan 64. Sementara satu gol Persija lainnya dicetak Robertino Pugliara menit ke 81. Tiga puluh menit laga babak pertama berjalan, Persija masih sulit menembus pertahanan Persiba yang digalang Mijo Dadic dkk. Tuan rumah baru mendapat peluang bersih di menit 35 ketika Greg Nwokolo mendapat bola hasil umpan Aliyudin, namun dengan sigap kiper Deny Marcel merebut bola itu dari kaki Greg. Aliyudin mendapat kesempatan menit ke 42. Sayang bagi tuan rumah, sundulannya meneruskan tendangan sudut Ismed Sofyan masih tak menemui sasaran. Persija akhirnya memperoleh golnya menit ke-45 melalui sundulan Bambang memaksimalkan bola rebound hasil tendangan Greg yang membentur tiang gawang Persiba dan menutup babak pertama dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Persija mencoba tampil agresif di awal babak kedua dan berhasil mendapat peluang menit ke 50 melalui free kick Ismed Sofyan. Namun bola hasil sepakan bek kanan timnas Indonesia itu terlalu lemah dan mampu diantisipasi dengan baik oleh Deny Marcel. Kembali tuan rumah memperoleh peluang menit ke 55 lewat bola mati, namun free kick BP masih dapat ditangkap dengan baik oleh Deny. Begitu juga dua menit kemudian lewat aksi solo run Aliyudin yang melewati dua bek Persiba. Persija tak beruntung karena bola hasil tendangan eks striker Persikota itu masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Persiba. Usaha Persija menambah keunggulan kembali kandas setelah sundulan Agus Indra menit 60 hanya menerpa mistar gawang. Bambang akhirnya mencetak gol keduanya menit ke 64 setelah memaksimalkan umpan datar Aliyudin ke tiang jauh gawang Persiba. Dengan sekali kontrol kapten Persija itu melesakkan si kulit bundar ke jala tim tamu. Robertino Pugliara berhasil menambah pundi-pundi gol Persija menjadi tiga menit ke 81, setelah sepakan legiun Argentina itu memanfaatkan crossing Abanda Herman merobek jala Persiba. Tim tamu hampir saja mencetak gol tandang andai sepakan bebas Adrian Trinidad di menit 88 tidak melenceng ke sisi kanan gawang Hendro Kartiko. Hingga wasit Jumadi Effendi meniup pluit panjang berakhirnya laga, papan skor tetap menunjukkan angka 3-0 untuk keunggulan Persija. Dengan kemenangan ini tim asuhan Danurwindo itu hanya butuh hasil imbang atau tidak kalah lebih dari dua gol saat melakoni leg kedua di Balikpapan 14 Maret nanti untuk lolos ke babak perempat final Copa Dji Sam Soe. Susunan Pemain : Persija : Hendro Kartiko, Abanda Herman, Danan Puspito(Supriono), Ismed Sofyan, Aris Indarto, Greg Nwokolo, Ponaryo Astaman, Robertino Pugliara, Agus Indra(Melky Pekey), Aliyudin(I Wayan Mudana), Bambang Pamungkas(c). Persiba : Deny Marcel, Mijo Dadic, Jupri Samad, Muhamadan, Sony Kurniawan(M Sobran), Zainul(Ferly La'ala), E Liu, A Toufik(Ruly Soputan), TA Musafry(c), Adrian Trinidad, Sultan Sama. ( arp / arp ) paradyto February 26th, 2009, 01:58 PM http://www.detiksport.com/images/content/2009/02/26/76/CSSI-150.jpg Sriwijaya Gasak Persib 3-1 Kardhika Cipta Binangkit - detiksport Palembang - Hasil positif berhasil diraih Sriwijaya FC dalam leg pertama 16 Besear Copa Dji Sam Soe Indonesia. Dalam laga seru ini, 'Laskar Wong Kito' berhasil menggasak Persib Bandung 3-1. Dalam pertandingan di Gelora Sriwijaya, Kamis (26/2/2009), Sriwijaya unggul melalui gol cepat Charis Yulianto di menit pertama, Budi Sudarsono (11), dan lewat tandukan Keith Kayamba Gumbs (39). Sedangkan tim Persib hanya berhasil membalas satu gol melalui Hilton Moreira empat menit jelang pertandingan bubar. Hasil ini membuat langkah Sriwijaya FC untuk lolos ke babak delapan besar semakin mudah. Karena sudah mengantongi keuntungan dua gol untuk leg kedua yang baru akan dihelat pada 12 April mendatang di Bandung Jalannya pertandingan Babak pertama baru dimulai, publik Gelora Sriwijaya langsung bersorak setelah tandukan Charis memanfaatkan umpan sepak pojok Ngon A Djam berhasil menembus gawang Persib. Sepuluh menit kemudian, gawang Tema Mursadat kembali kebobolan. Sebuah akselerasi Budi dari kiri tak bisa dihentikan oleh barisan pertahanan Persib. 'Si Piton' pun tanpa ampun melesakkan bola ke gawang lawan. 2-0 untuk tim tuan rumah. Belum sempat menghela napas, gawang Persib kembali kebobolan di menit ke-14 oleh tendangan Benben Berlian. Untung bagi tim tamu, hakim garis menilai ada Gumbs yang sudah off-side, meski tayangan ulang memperlihatkan hal yang sebaliknya. Terus menerus digempur, Persib pun gerah juga. Di menit ke 16, peluang emas didapat Hilton Moreira. Sayang bagi dia, tandukannya dalam posisi bebas tak mengarah ke gawang. Empat menit kemudian, giliran Sriwijaya kebobolan melalui kaki Christian Gonzalez. Sayang bagi Persib, 'El Loco' sudah lebih dulu dalam posisi off-side. Selanjutnya anak-anak 'Laskar Wong Kito' kembali mengendalikan permainan. Peluang pun didapat melalui Ngon dan Budi. Sementara Persib juga sempat membahayakan gawang Dede Sulaiman lewat tandukan Zainal Arif. Di menit ke-39, gawang Tema Mursadat kembali jebol. Sebuah umpan terukur Budi berhasil ditanduk oleh Gumbs. Bola pun terbang menemus jala lawan. Hingga turun minum, Sriwijaya unggul 3-0. Di babak kedua, serangan yang dibangun kedua tim tak segencar pada paruh awal laga. Persib yang sudah teringgal jauh pun lebih mengendalikan permainan. Peluang emas didapat tim 'Maung Bandung' di menit ke 56. Tendangan keras Gonzalez berhasil dimentahkan oleh Dede Sulaiman, bola pun bergulir ke kaki Eka Ramdhani. Sayang bagi Persib, tembakan keras gelandang mungil itu masih jauh dari sasaran. Lima menit kemudian giliran Sriwijaya mendapatkan peluang. Tandukan keras Budi masih bisa diselamatkan dengan gemilang oleh Tema Mursadat. Persib beberapa kali mendapat peluang, diantaranya melalui tembakan bebas Atep dan Moreira. Namun gol belum juga hadir. Empat menit jelang laga usai, barulah tim tamu berhasil memperkecil ketinggalan. Tembakan keras Moreira tak terbendung oleh Dede Sulaiman. Bola pun menembus gawang Sriwijaya. Hingga akhir pertandingan, kedua tim beberapa kali mendapat peluang. Namun skor 3-1 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi. ( arp / arp ) Sizter85 February 26th, 2009, 02:04 PM Arrgghhhhhhhhhh,.. GOD, Hw poor Persiba ?!!!:gaah::gaah: paradyto February 27th, 2009, 05:01 AM Hasil Copa Indonesia Jakarta (ANTARA News) - Berikut ini hasil dan jadwal pertandingan sepak bola babak 16 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009: Kamis: -Persija Jakarta vs Persiba Balikpapan (leg 1) 3-0 -Sriwijaya FC Palembang vs Persib Bandung (leg 1) 3-1 Rabu (25/2): Persijap Jepara vs Persikabo Bogor (leg 1) 4-0 Selasa (24/2): Pelita Jaya vs Persibo Bojonegoro (leg 1) 0-1 Minggu (22/2): Persih Tembilahan vs Deltras Sidoarjo (leg 1) 1-2 Jumat (20/2): PSMS Medan vs Persiba Bantul (leg 1) 5-1 Kamis (19/2): Persipura Jayapura vs Persema Malang (leg 1) 3-0.(*) paradyto March 1st, 2009, 03:04 PM Untuk sementara (babak I): PERSITA vs. SRIWIJAYA FC = 0 : 1 Ayo Sriwijaya kok agak kewalahan neh.... Mungkin karena padatnya pertandingan yang mereka hadapi... Tapi nggak ada kata mungkin, maju terus! paradyto March 1st, 2009, 03:32 PM He he he PERSITA vs SRIWIJAYA FC dah 2 : 1!!! :( Balaputradewa March 1st, 2009, 03:47 PM :) Itulah bola..emang bener2 bundar. Awal Musim SFC vs Persita 6:0, lah sekarang...kita liat aja hasil finalnya..^^ paradyto March 1st, 2009, 04:22 PM he he he Hebat PERSITA:okay: paradyto March 3rd, 2009, 01:31 AM http://www.detiksport.com/images/content/2009/03/02/76/LogoISL-isi.jpg Penalti Pronetto Menangkan PSM Muhammad Nur Abdurrahman - detiksport Makassar - PSM Makassar menang tipis 1-0 atas tamunya PSIS Semarang dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League di stadion Andi Matalatta (1/3). Gol tunggal itu lahir dari tendangan penalti Claudio Pronetto. Hadiah penalti diberikan wasit di menit 17, setelah gelandang Irsyad Aras dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain belakang PSIS, Idrus Gunawan. Di babak pertama, PSM menguasai pertandingan yang dipimpin oleh wasit Nadjamuddin dari Balikpapan. Striker asal Chile, Julio Lopez, beberapa kali meluncurkan tendangan spekulasi ke arah gawang yang dijaga oleh Basuki. Namun, tidak satu pun yang berbuah gol. Usai diberi penalti yang memenangkan PSM, beberapa pemain PSIS terlihat kurang konsentrasi, dan pola counter-attack yang diterapkan di menit-menit awal perlahan pudar hingga turun minum. Hal itu dibenarkan oleh pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah, dalam konfrensi pers usai pertandingan. Skema yang ia terapkan untuk menghancurkan tim lawan yang diarsiteki oleh bekas muridnya, Hanafing, justru ambruk setelah eksekusi penalti Pronetto berhasil. "Pemain-pemain saya masih muda dan cepat emosi. Sebab itu mereka susah konsisten menjaga permainan," tegas Bambang. Di babak kedua, bukannya tambah bagus, jalannya pertandingan malah membosankan. Nyaris tak ada momen menarik yang diciptakan kedua tim, juga minim peluang-peluang berbahaya di kotak penalti lawan. Kubu PSM mengalami krisis di lini depan. Dua striker baru yang diharapkan, Alfredo dari Chile dan Marwansyah, belum bisa menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Aldo Baretto. Lopez yang terbiasa mengumpan Aldo terlihat dari awal berjibaku menembus barikade pemain belakang PSIS. Pelatih Hanafing, menilai kedua pemain tersebut belum bisa beradaptasi di posisi barunya. "Butuh lima sampai tujuh pertandingan, baru grogi mereka hilang," ungkapnya. ungkapnya. paradyto March 3rd, 2009, 01:36 AM http://bola.okezone.com/images-data/content/2009/02/08/49/190666/9INuT3iIFq.jpg -edited- laba-laba March 3rd, 2009, 10:29 AM PSMS membuat sia2 kemenangannya.. padahal emang pelatih menargetkan menang.. keknya dah balik pede yah PSMS medan ;p~~ paradyto March 4th, 2009, 02:59 PM Persiba Atasi PSIM, 1-0 Yogyakarta (ANTARA News) - Tuan rumah Persiba Bantul berhasil mengungguli 1-0 atas PSIM Yogyakarta dalam pertandingan putaran kedua Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Indonesia wilayah timur di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu sore. Gol tunggal Persiba Bantul dihasilkan dari tendangan kaki pemain asing Ezequel Gonzalez pada menit 71 setelah melalui serangan intensif ke mulut gawang PSIM Yogyakarta. Sejak pertandingan babak pertama ini tim Persiba Bantul mendomanisi permainan dan lebih banyak menguasai bola serta gencar melancarkan serangan. Namun, sebaliknya tim tamu lebih menerapkan pola bertahan untuk membendung serangan tim tuan rumah. Para pemain Persiba sempat menciptakan beberapa peluang, namun tidak satupun yang dapat membuahkan gol. Sementara itu, pada menit ke 35 kiper PSIM Oni Kurniawan ditarik ke luar lapangan karena mengalamai cedera dan digantikan oleh kiper cadangan Adi Gesang. Hingga babak pertama usai skor masih bertahan sama kuat 0-0. Memasuki babak kedua permainan kedua tim berlangsung menarik ketimbang jalannya pertandingan pada babak pertama. PSIM meningkatkan permainan untuk mengimbangi tuan rumah Persiba Bantul dengan membangun serangan meskipun selalu kandas oleh pemain belakang Persiba. Serangan yang dibangun pemain Persiba Bantul dengan meningkatkan serangan berhasil mencetak gol pada menit 71 setelah pemain asing Ezequel Gonzales melakukan serangan sendirian dari tengah lapangan. Kemudian dari luar kota penalti Ezequel menendang bola ke arah gawang lawan, meskipun tidak terlalu keras tapi karena kiper PSIM Adi Gesang terlambat mengantisipasi datang bola sehingga berhasil menjebol gawang lawan dan skor menjadi 1-0. Ketinggalan satu angka para pemain PSIM mengencarkan serangan namun hingga pertandingan berakhir tidak ada satupun tendangan menghasilkan gol. Selama pertandingan berlangsung wasit Untung Sukendro dari Yogyakarta mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain PSIM masing masing Harminanto dan Dwi Wahyudi. Pertandingan dua tim asal satu provinsi ini disaksikan oleh sekitar 20.000 penonton.(*) paradyto March 6th, 2009, 01:47 AM (2) Persijap v Sriwijaya (2) JEPARA - Pupus sudah ambisi Sriwijaya FC (SFC) meraup tiga poin. Duel pekan ke-23 Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09 meladeni jamuan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), kemarin (5/3), hanya bisa menambah satu poin. Itu setelah bermain imbang 2-2 (2-0).Praktis, kans menyalip Persipura Jayapura di puncak klasemen makin sulit. Memang, nilai tim berjuluk Laskar Wong Kito beda dua poin saja. Persipura tetap 46 poin. Sementara SFC menjadi 44 poin. Secara posisi, Isnan Ali dkk juga tidak bergeming di runner up. Tapi, Mutiara Hitam--julukan Persipura--lebih sedikit jumlah main, yaitu baru 21 laga. Bahkan, pesaing lain seperti Persija Jakarta, juga bisa menyalip SFC. Mereka mengemas 42 poin dari 20 laga."Kesalahan yang terjadi, semuanya berawal dari kelengahan terhadap hal-hal kecil. Di antaranya terlambat mengantisipasi tendangan pojok," ujar Coach SFC Rahmad Darmawan.Sebenarnya, SFC sempat meninggalkan Laskar Kalinyamat--julukan Persijap 2-0. Gol masing-masing diciptakan Keith Kayamba Gumbs menit ke-12 dan Ngon A Djam menit ke-34. Sayang, mereka tidak konsisten (inkonsistensi).Tapi, kejadian saat dikalahkan Persita Tangerang 1-2 pada Minggu (1/3) lalu terulang lagi. SFC tidak bisa mempertahankan keunggulan. Justru Persijap mampu mengejar ketertinggalan via gol Ilhan Hasan menit ke-45+1. Satu gol lagi dibukukan Aji Nurfijal menit ke-50. Menurut Rahmad, permainan anak-anak asuhnya lebih baik dibanding lawan Persita. Setidaknya, pola permainannya yang sempat hilang, muncul lagi. Secara hasil, satu poin di kandang lawan memang bukan hal jelek. Pelatih 42 tahun tetap memberi apresiasi pada para pemainnya. "Kami sudah bekerja keras. Anak-anak sudah menunjukkan permainan terbaik mereka," sambung pelatih asal Metro, Lampung. Kemenangan away mulai jadi hal langka bagi tim double winners. Kali terakhir bisa dapat tiga poin di kandang lawan, saat menang 2-1 atas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, 6 Oktober 2008. Untuk musim ini, baru dua away yang bisa menang. Selain PSIS, mereka menang 2-1 atas Persiba Balikpapan, 18 Agustus 2008. Kondisi ini sangat menyakitkan. Sebab, dari 11 laga tersisa, hanya ada 4 berstatus home. Sisanya (7 laga) justru away. Paling berat justru lima laga terakhir. Statusnya semua away, semuanya berlebel raksasa. Yaitu Persija Jakarta (10/5), Persela Lamongan (14/5), PSMS Medan (23/5), Persiwa Wamena (8/6), dan Persipura Jayapura (13/6). SFC sendiri mulai "memilih" target. Sebab, hanya keajaiban yang membuat dua trofi juara tetap bertahan di Palembang. Toh, SFC tak sekadar bermain di DSIL dan Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) IV. Tapi, juga di Liga Champion Asia (LCA). "Lihat kondisi dan peluang mana yang lebih besar. Tapi, kami tetap akan berusaha maksimal," pungkas Rahmad. Statistika away musim ini sangat kontras dibanding 2007 lalu. Saat itu, SFC bisa menang 10 kali laga away (termasuk di tempat netral). Persija, Persipura, PSMS, Persita, Arema, adalah contoh tim besar sukses ditumbangkan. "Peluang masih ada. Kami masih punya hasrat untuk mempertahankan gelar," tambah Winger Christian Worabay. Persijap jelas paling bersyukur. Imbang lawan SFC, sama artinya dengan menang. Sebab, Coach Djunaedi maklum dengan ketimpangan komposisi anak-anak asuhnya dengan SFC. "Jelas bersyukur. Sriwijaya tidak bisa mengalahkan kami. Walau sebenarnya dari awal saya ingin menang," terang Djunaedi. Fokus SFC berhenti sejenak di DISL. Selasa (10/3), mereka akan menjamu raksasa Korsel, Seoul FC, pada leg ke-1 babak 32 besar LCA. Ini laga lebih sulit. Sebab, Rahmad akan merasakan tangan dingin Senol Gunes, Coach Seoul FC. Untuk diketahui, Senol (asal Turki) adalah pelatih yang mengantar Turki menjadi juara III pada Piala Dunia 2002 di Korsel-Jepang. "Kami punya empat hari efektif untuk recovery. Mudah-mudahan kondisi anak-anak fresh. Tentu kami tidak ingin menyia-nyiakan satu kesempatan pun di setiap laga LCA," tukas manajer SFC MC Baryadi. Ada kejadian saat babak kedua Persijap versus SFC berlangsung. Salah satu ofisial SFC Bambang Supeno tiba-tiba pingsan. Mantan sekretaris tim SFC tersebut akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Graha Jepara. Keterangan dari Asisten Manajer SFC, Hendri Zainuddin, bahwa Bambang Supeno mengalami tekanan darah tinggi. Hingga berita ini diturunkan, Bambang Supeno masih dirawat intensif. "Pak Bambang kelihatan paling tegang selama pertandingan," terang Hendri. (mg2/mer/aji/jpnn) paradyto March 7th, 2009, 05:03 PM Deltras Kalahkan PSIS 2-1 Sidoarjo (ANTARA News) - Deltras Sidoarjo melepaskan diri dari posisi juru kunci, setelah memetik kemenangan tipis 2-1 atas tamunya PSIS Semarang pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Sabtu. Tim berjuluk "The Lobster" kini berada di peringkat ke-15 dengan poin 18, menggeser PSMS Medan, PKT Bontang, dan PSIS yang sama-sama memiliki poin 17. Kemenangan itu merupakan kemenangan beruntun yang kedua di kandang sendiri dalam sepekan. Sebelumnya, Deltras juga menang 2-1 atas Pelita Jaya. "Pertandingan itu sangat berat karena kami bermain tidak `full team`, tapi kami bersyukur bisa meraih kemenangan," kata pelatih Deltras, Mohammad Zein Alhadad setelah pertandingan. Seperti laga lawan Pelita Jaya, tuan rumah Deltras tertinggal lebih dulu melalui gol Basile Onambile saat laga baru berjalan 12 menit. Namun, Deltras mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol pada menit ke-31 lewat tendangan jarak jauh pemain asal Brasil, Junior, dan M. Khusen pada tiga menit berselang. Hermawan sempat membobol gawang PSIS sebelum dua gol itu terjadi, namun wasit Olehadi menganulir gol tersebut. Absennya Gustavo Chena, membuat peran Danilo Fernando menjadi cukup vital bagi lini tengah Deltras. Pemain asal Brasil itu mampu mengatur ritme permainan Deltras dalam menekan lawan. "Faktor ada atau tidak adanya Chena, bukan menjadi alasan bagi kami, karena anak-anak juga telah membuktikan di lapangan dengan bermain bagus dan maksimal," kata Alhadad. Selain Chena, tuan rumah juga tampil tanpa palang pintu yang juga kapten tim Christian Martinez karena akumulasi kartu kuning. "Persaingan papan bawah terus memanas dan kami harus konsentrasi menghadapi laga berikutnya," kata Asisten Manajer Deltras, Awan Juliarto. Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah mengatakan timnya tidak bermain dengan pola yang diharapkan dan gagal memanfaatkan sejumlah peluang. "Kami tahu, Deltras cukup bertahan dan mengamankan keunggulan dan itu yang tidak bisa kami atasi pada babak kedua," katanya.(*) Sizter85 March 8th, 2009, 04:19 AM Persiba Mantap, PKT Paceklik BALIKPAPAN - Satu daerah tapi beda hasil. Jika Persiba Balikpapan terus menuai kemenangan, raihan tiga angka seolah hal sulit bagi Bontang PKT di putaran kedua ini. Dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09, Sabtu (7/3), Persiba dengan mantap menggilas Persija Jakarta 2-0, sementara PKT ditahan imbang 0-0 oleh Persela Lamongan. Khusus PKT, hasil di Stadion Mulawarman malam tadi memperpanjang paceklik kemenangan mereka dalam 11 pertandingan resmi --termasuk di Copa Indonesia. Hasil nihil gol pada matchday kelima di putaran kedua tersebut kontan memberi efek nyata bagi modal PKT bersaing di papan bawah. Dengan mengantongi poin 18, PKT masih berkubang di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-16. Laskar Khatulistiwa hanya berselisih satu angka dengan PSMS Medan dan PSIS Semarang --dua tim peringkat terbawah. Artinya apa? Jika dalam lawatan Papua (menghadapi Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura) minggu depan PKT gagal menambah angka, pasukan Fachri Husaini tinggal menunggu waktu “mengambil alih” posisi juru kunci. Mimpi buruk itu pun semakin terbayang. PKT jelas tak mau turun kasta, setelah 15 tahun lamanya beredar di orbit elite sepak bola nasional sejak era Ligina bergulir tahun 1994 silam. Yang paling mungkin dilakukan pelatih Fachri Husaini sekarang adalah terus memelihara motivasi bersaing para pemainnya. Sebab, secara teknis, materi PKT sekarang dinilai tak kalah dengan kontestan Superliga lainnya. Melawan Persela, PKT juga tetap memperagakan permainan menyerang. Sayang, sebiji gol pun tak jua bersarang di gawang lawan. “Kami bisa menekan tim yang pernah mengalahkan kami dengan skor telak (0-5 di Lamongan pada putaran pertama lalu, Red) jelas suatu kemajuan. Terkait hasil, memang saya kecewa, tapi saya bangga dengan perjuangan pemain,” ucap Fachri. Sebelumnya, sore hari di Stadion Persiba, Balikpapan, tim Beruang Madu menggilas Persija dua gol tanpa balas. Spirit “Ini Kandang Kita” yang digelorakan kubu tuan rumah sukses membuat keder lawan. Pressure level tinggi menjadikan Persija seolah menyandang beban berat sebelum masuk ke lapangan. Apalagi, tim tamu harus tampil tanpa empat pemain utamanya, termasuk duet maut Bambang Pamungkas-Aliyudin. Hasilnya, di lapangan Persiba jaya. Seolah memberi kado bagi Julia “Jupe” Peres yang datang khusus ke Balikpapan, Gaston Castano mencetak gol perdana pada menit ke-9. Duapuluh lima menit berselang, sontekan Eliusangelo Jesus de Jardim menggandakan keunggulan. Persiba agak tertekan di babak kedua, namun itu tak cukup bagi Persija untuk menyarangkan gol balasan --barang sebiji pun. Keunggulan dua gol bertahan, dan Persiba yang kini menempati peringkat ke-11, mengintip kans merangsek ke papan tengah. Syaratnya, performa gemilang (menang tiga kali beruntun) Persiba wajib dipertahankan saat menjalani laga away ke Papua pekan depan. “Kami harus terus memperbaiki diri. Masih banyak yang mesti dievaluasi dari tim, meski secara hasil, tentu saya senang dengan kemenangan ini,” ucap penasihat teknis Persiba, Daniel “DR” Rukito. (obi/zal) "What the hell,... Apaan sh ni reporter bisa aja hubung2in sama JUPE:gaah:,... uhhh She's NOTHING :tongue::tongue:!!" RockNation March 8th, 2009, 07:13 PM Karena Petir Pertandingan PSM Vs Pelita Dianggap Selesai Laporan: Mursalim Djafar. Minggu, 8 Maret 2009 | 21:29 WITA MAKASSAR, TRIBUN - Pertandingan sepakbola antara PSM Makassar dan Pelita Jaya dihentikan pada menit 38 babak ke 2 karena petir dan guntur yang menggelegar terus terjadi tepat di atas Stadion Mattoanging Makassar. Suara guntur membuat pemain takut bermain. Pertandingan dianggap selesai. Pertandingan tidak dilanjutkan dan dianggap selesai. Dalam catatan Tribun setidaknya ada lima kali suara guntur yang menggelegar disertai kilat di udara Makassar. Wasit menghentikan permainan dengan alasan cuaca tidak mendukung. Saat petir menyambar, pemain PSM dan Pelita selalu menunduk bahkan tiarap karena tidak ingin disambar petir. Pertandingan dimenangkan PSM dengan skor 1-0.(*) paradyto March 9th, 2009, 02:40 AM Karena Petir Pertandingan PSM Vs Pelita Dianggap Selesai Laporan: Mursalim Djafar. Minggu, 8 Maret 2009 | 21:29 WITA MAKASSAR, TRIBUN - Pertandingan sepakbola antara PSM Makassar dan Pelita Jaya dihentikan pada menit 38 babak ke 2 karena petir dan guntur yang menggelegar terus terjadi tepat di atas Stadion Mattoanging Makassar. Suara guntur membuat pemain takut bermain. Pertandingan dianggap selesai. Pertandingan tidak dilanjutkan dan dianggap selesai. Dalam catatan Tribun setidaknya ada lima kali suara guntur yang menggelegar disertai kilat di udara Makassar. Wasit menghentikan permainan dengan alasan cuaca tidak mendukung. Saat petir menyambar, pemain PSM dan Pelita selalu menunduk bahkan tiarap karena tidak ingin disambar petir. Pertandingan dimenangkan PSM dengan skor 1-0.(*) Selesai? wah PSM diselamatkan petir:D paradyto March 9th, 2009, 04:51 PM sementara, 5 menit sebelum peluit akhir... PERSIK vs. PERSIPURA = 2 : 1 paradyto March 9th, 2009, 04:57 PM Selamat Buat PERSIK Kediri!!! =NaNdA= March 10th, 2009, 09:57 AM Persipura kalah? :D Hebat u/ Sakti.. :okay: Sizter85 March 10th, 2009, 10:02 AM :cheer:Yayy Persik menang setidaknya dapat menahan kubu Persipura :baeh3: paradyto March 11th, 2009, 02:15 PM "Macan Kemayoran" Melangkah ke Perempat Final Copa Rabu, 11/3/2009 | 17:04 WIB BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Persija Jakarta maju ke perempat final Copa Dji Sam Soe Indonesia 2009. Bambang Pamungkas dan kawan-kawan memuluskan langkahnya setelah berhasil menahan imbang tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor 2-2. Alhasil, tim ibukota itu lolos dengan agregat 5-2. Pasalnya pada leg pertama di Stadion Lebak Bulus, "Macan Kemayoran melumat "Beruang Madu" dengan skor 3-0. Pada laga yang berlangsung di Stadion Persiba, Rabu (11/3), Persija sempat tertinggal lebih dulu lewat gol TA Musafry. Namun mereka mampu bangkit dan berbalik unggul lewat gol Agus Indra dan Greg Nwokolo, sebelum Persiba menyamakannya di akhir pertandingan melalui penalti Adrian Trinidad. Dalam laga yang punya atmosfir panas ini, dua pemain Persija mendapat kartu merah. Ponaryo Astaman lebih dulu diusir pada menit ke-63, disusul oleh Piere Njanka pada menit ke-72. Bermain di hadapan suporter fanatiknya, Persiba langsung menekan pertahanan Persija ketika peluit kick-off berbunyi. Strategi ini ternyata sangat manjur karena Persija nyaris tak berkutik dan hanya bertahan. Gempuran demi gempuran yang dilancarkan anak-anak Balikpapan membuahkan hasil pada menit ke-13. Musafry dengan cerdik memanfaatkan umpan terobosan Gaston Castanyo. Striker timnas Indonesia itu lolos dari jebakan offside sebelum memperdaya Hendro Kartiko dan membuat Persiba unggul 1-0 yang bertahan sampai jeda. Di babak kedua, permainan Persiba menurun drastis. Sebaliknya, Persija yang pekan lalu ditaklukkan 0-2 oleh Persiba pada kompetisi Liga Super Indonesia tampil lebih agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Pada menit ke-55, Agus Indra menggetarkan jala gawang Made Wirawan. Dia memanfaatkan kesalahpahaman lini belakang Persiba ketika menyambut umpan silang dari sayap kanan. Bola sebenarnya bakal mudah ditangkap oleh Made. Namun seorang pemain belakang Persiba yang berusaha mengontrol bola dengan dada justru menjatuhkan bola ke kaki Agus Indra. Alhasil, striker tersebut yang sedikit membelakangi gawang melakukan sentuhan dengan kaki kanan dan si kulit bundar sempat membentur mistar gawang dan memantul melewati garis gawang. Skor imbang membuat semangat para pemain Persija kian berkobar. Tak lama berselang, tim besutan Danurwindo ini menambah gol lagi lewat Greg yang memanfaatkan umpan Melky Pekey. Usai gol tersebut, kedua tim mulai memeragakan permainan keras dan menjurus kasar. Tak heran jika sering terjadi benturan-benturan keras antara pemain yang membuahkan kartu kuning, termasuk apa yang diterima Ponaryo. Gelandang timnas ini terpaksa diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-63, sehingga dia harus meninggalkan lapangan pertandingan. Hanya berselang sembilan menit, wasit kembali mengusir Njanka karena pemain belakang Persija ini dengan sengaja menanduk Trinidad. Bermain dengan sembilan pemain, Persija tampil bertahan. Ini memberikan peluang bagi Persiba untuk mengejar ketinggalan sehingga mereka mendapatkan kesempatan itu pada masa injury time, ketika Abanda Herman melanggar Musafry di dalam kotak penalti. Wasit memberikan hukuman penalti, dan Trinidad yang menjadi algoju menjalankan tugasnya dengan baik. Skor pun menjadi 2-2 yang bertahan sampai peluit panjang berbunyi. Dengan hasil ini, maka sudah dua tim yang menyegel tiket perempat final Copa Dji Sam Soe. Sebelumnya, Persipura Jayapura yang meraihnya setelah menaklukkan tim Divisi Utama, Persema Malang. paradyto March 14th, 2009, 04:52 PM PSIS Tundukkan Persitara 1-0 Semarang (ANTARA News) - Tuan rumah PSIS akhirnya berhasil memetik angka penuh setelah mengalahkan tamunya Persitara Jakarta Utara, 1-0 pada laga lanjutan Liga Super putaran kedua di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu petang. Kemenangan ini merupakan pertama kali dalam tujuh pertandingan yang dimainkan tim asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah pada putaran kedua Liga Super karena empat di antaranya berakhir dengan hasil imbang dan dua kali kalah. Pertandingan PSIS melawan Persitara yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton tersebut berlangsung monoton apalagi kondisi lapangan basah akibat hujan yang turun sebelum pertandingan. Pada awal babak pertama, tuan rumah mendominasi jalannya pertandingan dengan serangan yang bervariasi dari sisi kanan, kiri, dan tengah. Tim asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah ini terus menggempur pertahanan tim berjuluk Laskar si Pitung yang dikoordinasikan oleh Ebendje Rudolf, tetapi serangan yang dibangun selalu mental di pemain belakang Persitara. PSIS mencetak satu gol pada babak ini melalui tendangan kaki kiri Antonio Teles menit keenam, setelah pemain Persitara melakukan pelanggaran di sisi kanan pertahanan tim tamu. Tendangan kaki kiri pemain asal Brasil tersebut sempat menyentuh kepala beberapa pemain Persitara tetapi bola yang licin akibat kondisi lapangan yang basah karena sebelum pertandingan Kota Semarang diguyur hujan. Bola itu meluncur dengan deras ke sisi kanan kiper Persitara Jakarta Utara, Roni Tri Prasnanto sehingg kedudukan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Setelah unggul satu gol, justru permainan tim tuan rumah menurun dan ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim asuhan pelatih Dick Buttler untuk menekan pertahanan PSIS, bahkan mereka mengurung PSIS setengah lapangan. Sampai pertandingan usai kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan PSIS. Wasit Najamuddin Aspira mengeluarkan kartu kuning untuk Johan Yoga Pratama, Firman Basuki (PSIS), Deden Hermawan, dan Ebendje Rudolf (Persitara).(*) paradyto March 14th, 2009, 04:53 PM Persiba Kalahkan PSMS Medan, 2-0 Yogyakarta (ANTARA Neews) - Kesebelasan tuan rumah Persiba Bantul berhasil mengalahan PSMS Medan dengan skor 2 - 0 dalam pertandingan sepak bola leg kedua babak 16 besar Copa Indonesia 2008 di Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu sore. Kedua gol tuan rumah Pesiba Bantul masing masing dicetak oleh Fery Setiawan pada menit 25 dan Ardi Suyanto pada menit 49 . Dalam babak pertama para pemain Persiba mendominasi pemainan dengan menguasai lapangan tengah dan lebih banyak menyerang ke jantung pertahanan PSMS Medan. Sebaliknya tim tamu cenderung bermain bertahan dan sesekali melancarkan serangan. Namun, Persiba Bantul unggul lebih dulu dengan menciptakan gol setelah pada menit 25 melalui tedangan kaki Fery Setiawan yang gagal diantisipasi kiper PSMS Galih Sudaryono. Kedudukan berubah menjadi 1-0 dan hingga babak pertama usai skor tersebut tidak berubah. Memasuki babak kedua, Persiba bantul langsung menggebrak pertahanan PSS Medan dan menit 49 tim tuan rumah menambahkan angka melalui gol yang diciptakan dari kaki Ardi Suyanto. Meskipun unggul dua angka pemain Persiba tidak mengendorkan serangan dan tetap gencar menyerang karena untuk memenuhi target menang dengan skor 4-0 agar dapat lolos ke babak berikutnya. Namun serangan yang dilancarkan pemain Persiba selalu kandas di barisan pertahanan PSMS Medan dan hingga pertandingan berakhir kedudukan tidak berubah tetap dengan skore 2-0 untuk Persiba. Wasit Daryanto dari Jakarta yang memimpin pertandingan tersebut mengeluarkan dua kartu kuning untuk pemain PSMS Medan yaitu Oktavianus dan Dodi Cahyadi. Pertandingan ditonton sekitar 20.000 orang.(*) paradyto March 14th, 2009, 04:54 PM Jadwal Liga Indonesia Mundur Surabaya (ANTARA News) - Jadwal kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia mundur lagi terkait tidak adanya jaminan keamanan dari pihak kepolisian karena bersamaan dengan pelaksanaan kampanye Pemilu 2009. "Keputusan menunda jadwal kompetisi Divisi Utama ini sudah final," kata Direktur Badan Liga Indonesia (BLI), Djoko Driyono, usai memimpin rapat dengan sejumlah pengurus tim peserta Divisi Utama di Surabaya, Sabtu. Jadwal kompetisi reguler yang semestinya berakhir pada tanggal 25 April 2009 mundur hingga 10 Mei 2009. "Khusus untuk Babak VIII Besar, baru bisa diselenggarakan pada pertengahan Mei hingga akhir Mei 2009, sedangkan finalnya sebelum atau sesudah Pilpres (Pemilu Presiden)," katanya. Dengan demikian, lanjut dia, sudah dua kali jadwal kompetisi Divisi Utama yang diikuti 29 tim itu mengalami perubahan. Sebelumnya, BLI membuat jadwal kompetisi tersebut berakhir pada tanggal 25 Februari 2009. Namun, karena ada ajang pra-Piala Dunia, maka BLI merevisi jadwal pertandingan tersebut yang berakhir pada tanggal 25 April 2009. Kini, setelah pihak kepolisian di sejumlah daerah juga tidak memberikan jaminan keamanan pertandingan sepak bola yang diselenggarakan pada masa kampanye pemilu, jadwal tersebut berubah lagi. Oleh sebab itu, peserta rapat tersebut menyepakati, kompetisi Divisi Utama dinyatakan libur pada tanggal 18 Maret 2009 hingga 12 April 2009. "Memang ada beberapa peserta rapat yang keberatan dengan mundurnya jadwal kompetisi ini. Namun, mereka saya ingatkan untuk tetap berpikiran positif terhadap pihak kepolisian. Polisi melarang pertandingan sepak bola pada saat kampanye itu bertujuan baik demi melindungi persepakbolaan nasional," katanya. Selanjutnya BLI mengeluarkan aturan tegas bahwa tim sepak bola yang masih mengalami kendala perizinan penyelenggaraan pertandingan setelah 12 April 2009 harus melaporkan kepada BLI minimal tujuh hari sebelum pertandingan tersebut digelar untuk dibuatkan jadwal penundaan. "Kami tidak akan menoleransi tim yang melaporkan kendala perizinan kurang dari tujuh hari. Jadi, jangan sampai ada tim tuan rumah yang melaporkan pembatalan pertandingan karena tidak ada jaminan pada hari itu juga. Kalau sampai itu terjadi, tuan rumah dinyatakan kalah," katanya. Menurut dia, hal itu memang tidak diatur dalam manual Liga Indonesia. Namun, sudah menjadi kesepakatan bersama para peserta rapat di Surabaya yang memiliki komitmen untuk menyelesaikan kompetisi sesuai jadwal yang baru itu.(*) paradyto March 16th, 2009, 06:37 AM Hasil Djarum Indonesia Super League Minggu, 15 Maret 2009 Persipura v Persiba: 3-1 Persiwa v PKT: 1-0 Klasemen Sementara Papan Atas 1. Persipura 23 15 4 4 49-16 49 2. Sriwijaya FC 23 13 5 5 49-28 44 3. Persija 21 13 3 5 44-24 42 4 (6) Persiwa 23 13 2 8 30-27 41 5 (4) Persib 21 11 6 4 35-22 39 Papan Tengah 6 (5) Persijap 23 11 6 6 31-22 39 7. Persik 22 11 4 7 34-29 37 8. PSM 23 9 8 6 25-25 35 9. Persela 23 10 4 9 26-22 34 10. Arema 23 10 3 10 26-29 33 Papan Bawah 11. Pelita Jaya 23 8 6 9 24-21 30 12. Persiba 23 7 6 10 21-28 27 13. Persitara 23 5 7 11 26-35 22 14. Persita 25 5 6 14 16-42 21 Zona Playoff Degradasi 15. PSIS 23 4 7 12 14-35 19 Zona Degradasi 16. Deltras 22 4 6 12 15-30 18 17. Bontang PKT 23 4 6 13 21-40 18 18. PSMS 23 2 11 10 23-33 17 Sizter85 March 17th, 2009, 04:51 AM PERSIBA Balikpapan Akan All Out JAYAPURA – Gagal meraih poin di kandang Persipura setelah kalah 1-3, skuad Persiba Balikpapan mengincar angka saat menghadapi Persiwa Wamena lanjutan putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09 di Stadion Pendidikan Wamena, Kamis (19/3) nanti. Tim Beruang Madu-julukan Persiba-masih berada di Jayapura, dan baru akan boyongan ke Wamena dengan pesawat kecil bermuatan 30 penumpang, Selasa (17/3) pagi ini pukul 09.30 waktu setempat. “Anak-anak memang kita istirahatkan setelah lawan Persipura lalu, karena besok (hari ini) akan terbang ke Wamena,” ujar Daniel Roekito, penasihat teknik Persiba didampingi pelatih Hariadi dan dokter tim dr Cokorda Ratih di sela-sela makan siang di Hotel Permata, kemarin (16/3). Ditanya menghadapi Persiwa yang kekuatannya tidak berbeda dengan Persipura, Daniel menjelaskan, tetap bermain sabar tapi tetap all out. Daniel juga akan merotasi pemain akibat kelelahan laga yang padat. “Gaston diduetkan dengan Trinidad dan Musafri terlihat lambat. Itu akibat dari makanan yang dikonsumsi. Ya, memang menu yang tersedia tidak cocok dengan lidah Gaston dan Trinidad,” kata Daniel yang belum menjelaskan rotasi pemain yang dimaksudnya. Sementara itu Cokorda Ratih membenarkan, makanan yang dikonsumsi Gaston dan Trinidad tidak cocok. “Tapi, kami sudah memesan makanan khusus, seperti pizzadan spaghettidi hotel, tapi tetap saja mereka kurang berselera. Mungkin rasanya tidak pas dengan lidah mereka,” kata Ratih. (ara) =NaNdA= March 17th, 2009, 09:27 AM Liga SUper di Jabar ama Jateng mau dipindah ya? :nuts: gara2 ga dapet ijin tanding selama kampanye.. lombok March 17th, 2009, 11:24 AM Resodihardjo see interlands for Indonesia Leroy Resodihardjo welcomes an international career for Indonesia. His club ADO Den Haag have a talk with representatives of the Asian federation. The father of Resodihardjo is of Indonesian origin, making the 22-year-old midfielder for that country would be taken. "We have had a conversation and it seems to me a bit, does the ADO player's AD. Leroy Resodihardjo in Den Haag to his first professional season busy. On August 31 he left coach Andre Wetzel debut into the league game against Sparta, which ADO Den Haag was won with 5-2. Recently, also Jason Oost (De Graafschap), Jhon van Beukering (NEC) and ausonio and Jordão Pattinama (NAC Breda and Feyenoord) by the Indonesian federation approached. The first two have been competitions for youth teams from Orange and had played according to FIFA rules for their 21st year of nationality change. The brothers Pattinama would be true for Indonesia, but because they have roots Moluccan that is quite sensitive. bharadya March 17th, 2009, 12:35 PM Pemain PKT Meninggal Usai Dirawat Rossi Finza Noor - detiksport Balikpapan - Kabar duka datang dari PKT Bontang. Gelandang mereka, Jumadi Abdi, meninggal dunia usai berbenturan dengan pemain Persela Lamongan dan beberapa hari dirawat di rumah sakit. Jumadi menghembuskan nafasnya yang terakhir pada hari Minggu, 15 Maret 2009, usai mendapat perawatan di Rumah Sakit PKT Bontang. Sebelumnya, pemain kelahiran Balikpapan itu meninggal dunia setelah dirawat sejak Sabtu (7/3) malam. Dalam pertandingan melawan Persela pada hari Sabtu pekan lalu, Jumadi bertabrakan dengan pemain Persela, Denny Takras. Dalam benturan itu, kaki Denny mengenai bagian perut Jumadi sehingga pemain yang pernah juga pernah bermain untuk Pelita Jaya Jakarta itu tersungkur di lapangan. "Jadi kejadiannya terjadi dalam pertandingan melawan Persela, hari Sabtu, kalau tak salah tanggal tujuh. Dia kena tendang di perutnya," ungkap Manajer Tim H. Arief Budi Santoso kepada detiksport. Arief yang ketika dihubungi masih berada di rumah duka menyebut, setelah itu Jumadi langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat. Kondisinya sempat membaik pascaoperasi, namun sejak Kamis, keadaan Jumadi kembali memburuk. "Setelah itu kami bawa dia ke emergency dan dilakukan observasi, ternyata ada yang sobek di ususnya. Kalau tak salah hari Selasa ia dioperasi dan dipotong bagian yang sobek itu." "Namun, kotoran akibat lukanya sudah ke mana-mana. Hari Rabu ia masih baik, tetapi hari Kamis sampai Sabtu infeksinya sudah menyebar ke mana-mana. Hatinya juga kena infeksi," tukasnya. Arief juga menyampaikan bahwa pihak klub akan menyatakan belsungkawa kepada pihak keluarga. Ia juga menyebut akan memberikan bantuan, terkait dengan asuransi yang sudah dimiliki Jumadi di dalam kontrak. "Kita turut belasungkawa, dia juga telah membela nama PKT. Tapi, pada akhirnya semua Allah yang menetukan. Untuk hal itu, kami akan bicarakan dengan pihak pengurus, lagipula dia sudah diasuransi." Jumadi dimakamkan di Balikpapan pada pukul 12.45 WITA di TPU Taman Merdeka, Kampung Baru Ujung. Diketahui dari Arief, Jenazah Jumadi dimakamkan tanpa iringan rekan setim lantaran PKT tengah bertanding hari ini. Diungkapkan pula oleh Arief, Jumadi sebenarnya hendak melakukan pernikahan pada tanggal 5 April mendatang. "Dia sebenarnya mau menikah tanggal 5 April. Tapi, apa boleh dikata, semua Allah yang menentukan." :ohno::ohno::ohno::ohno::ohno: bharadya March 17th, 2009, 05:17 PM Kematian Jumadi Abdi PSSI Bentuk Tim Investigasi Narayana Mahendra Prastya - detiksport Jakarta - PSSI akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus tewasnya pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi. Aspek pelanggaran di lapangan dan kondisi Jumadi sebelum meninggal akan menjadi materi yang diselidiki. Jumadi meninggal pada hari Minggu (15/3/2009) pagi di Bontang, Kalimantan Timur setelah sebelumnya mendapat perawatan selama satu pekan. Pemain berposisi gelandang serang ini dirawat usai benturan dengan pemain Persela Lamongan, Denny Tarkas saat kedua tim berhadapan, Sabtu (7/3/2009). Benturan tersebut menyebabkan usus Jumadi robek. "Menurut ketua umum PSSI, tim investigasi akan dibentuk untuk memeriksa apakah kasus ini murni kecelakaan atau ada unsur kesengajaan," demikian keterangan Sekretaris Jendral PSSI Nugraha Besoes saat dihubungi detiksport, Selasa (17/3/2009) siang WIB. "Bila ada kesengajaan, maka PSSI akan menjatuhkan hukum sepakbola kepada pihak-pihak yang bersalah. Misalkan tidak boleh main seumur hidup," ujar Nugraha. Selain itu PSSI juga akan melalukan penyelidikan terhadap aspek lain terkait kondisi kesehatan Jumadi Abdi sebelum laga. Ini dilakukan untuk mengetahui kondisi Jumadi sebelum pertandingan dan mencari kemungkinan lain atas sebab kematiannya. "Kami tidak tahu kenapa ususnya bisa sampai robek. Bisa karena benturan, bisa juga karena sebab lain seperti kondisi kesehatan Jumadi sebelum bermain. Tim investigasi akan bekerja secepatnya," pungkas Nugraha. ( din / din ) paradyto March 24th, 2009, 02:37 AM Agenda Tuesday, 24 March 2009 Rabu, 25 Maret 2009 Sriwijaya FC v Deltras (Siaran langsung ANTV pukul 19.00 WIB) PSMS v PSM (Siaran langsung ANTV pukul 21.00 WIB) Sabtu, 28 Maret 2009 Persiba v Arema PKT v Persik Persiwa v Pelita Jaya PSMS v Deltras Minggu, 29 Maret 2009 Persipura v PSIS Sriwijaya FC v PSM Liga Champions Asia Rabu, 8 April 2009 Gamba Osaka v Sriwijaya FC Selasa, 21 April 2009 Sriwijaya v Gamba Osaka Piala AFC Selasa, 7 April 2009 South China (HKG) v Johor FC PSMS (Ina) v VB Maladewa paradyto March 27th, 2009, 02:35 AM Jakabaring: SRIWIJAYA FC Vs. DELTRAS SIDOARJO = 1 : 0 PSMS MEDAN Vs. PSM MAKASSAR = 2 : 2 fajarmuhasan March 27th, 2009, 01:07 PM Sriwijaya FC di champion asia koq masih kalah...ayo donk menang biar gak juru kunci. Lawan gamba osaka harusnya bisa menang krn MU aja menang waktu itu. Ini bukti bahwa gamba bisa dikalahkan. paradyto March 27th, 2009, 03:10 PM MU.... SRIWIJAYA FC... hmmmmmmmmm.... paradyto March 27th, 2009, 03:11 PM AGENDA Djarum Indonesia Super League Sabtu, 28 Maret 2009 Persiwa v Pelita Jaya PSMS v Deltras Minggu, 29 Maret 2009 Persipura v PSIS Sriwijaya v PSM ulost16 March 27th, 2009, 06:42 PM Ayo SFC..Ayo PSMS.. Tunjukkan di ajang ASIA.. paradyto March 30th, 2009, 02:52 AM (0) Sriwijaya v PSM Makassar (0) PALEMBANG - Kalau saja Sriwijaya FC (SFC) menang atas PSM Makassar, mungkin fans tidak khawatir berlebih. Sebab, kans bersaing merebut trofi kampiun tetap terbuka. Tapi, tadi malam (Sabtu, 29/3), tim berjuluk Laskar Wong Kito hanya bermain imbang 0-0 pada laga ke-25 Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/2009.Tambahan satu poin, tak cukup untuk mempersempit gap dengan pemuncak sementara Persipura Jayapura. Sebab, disaat bersamaan, Mutiara Hitam tim berjuluk Persipura justru menang 4-0 atas tamunya PSIS Semarang.Saat ini, Persipura mengemas 55 poin. Sementara Sriwijaya sendiri 48. Terpaut perbedaan 7 poin. “PSM bermain lebih cerdik dan dewasa. Kami begitu kesulitan menembus pertahanannya yang sangat rapat,” ungkap Coach Sriwijaya Rahmad Darmawan.Sebenarnya, Sriwijaya FC berada di atas angin. Peluang gol begitu banyak tercipta. Menit ke-21, heading Keith Kayamba hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang PSM, yang dikawal Frenky Irawan alias Frey. Begitu pun Budi Sudarsono. Tendangan kerasnya menit ke-26, juga melenceng tipis. Termasuk heading-nya menit ke-32, jatuh tepat di pelukan Frey. Peluang paling bagus via Obiora Richard. Sayang, tendangan kerasnya menit ke-75, justru kena tiang kanan gawang Frey. Sriwijaya FC juga gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Menit ke-77, PSM harus bermain dengan 10 pemain. Sebab, defender Quadja Sakibou diusir wasit Anang Suryana (Jakarta). Dia diganjar kartu kuning kedua, usai melanggar Oktavianus. Satu kartu kuning sebelumnya, diterima pada menit ke- 49. “Meski seri, tapi jujur permainan kali ini jauh lebih baik saat kami menghadapi Deltras. Tapi, dari segi hasil tentu tidak memuaskan,” lanjut pelatih berusia 42 tahun ini. Bagi PSM, satu poin adalah hasil maksimal. Meski donasi satu poin tak membuat mereka meranjak dari posisi ke-8. Tapi, Coach Hanafing justru tidak merasa puas. Misi dua away-nya untuk meraih minimal 3 poin melenceng. Sebab, sebelum imbang 0-0 dengan Sriwijaya FC, Rabu (25/3) juga imbang 2-2 dengan PSMS Medan. “Dari awal saya katakan, labih baik kami menang sekali kalah sekali. Itu artinya tiga poin. Dari pada seri dua kali berarti 2 poin,” ungkap Hanafing. Tapi, pelatih asal Makassar tetap memberi apresiasi. Paling sepesial pada kiper Frey. Sebab, dia telah melakukan beberapa kali penyelamatan gemilang. “Tak salah dia (Frey, red) di panggil timnas U-23. Dia sudah menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penjaga gawang masa depan,” pungkasnya. Kemenangan ini, membuar rekor pertemuan kedua tim tidak berubah. PSM masih unggul 3-2. Maksudnya mengemas 3 kemenangan, Sriwijaya 2. Nah, sejak Liga Indonesia bergulir kali pertama pada 1994/1995, hingga laga kemarin, ada 9 kali sua antara Sriwijaya FC dengan PSM Makassar. Termasuk ketika SFC belum di-take over (2004). Atau ketika masih bernama Persijatim FC dan Solo FC. Pertemuan kali pertama, terjadi pada Liga Indonesia 2003. Tepatnya pada putaran I, pada 7 Maret 2003. SFC (dulu Persijatim), menang 2-1 di kandang sendiri, lapangan Bea Cukai Kuningan, Jakarta Timur. Nah, dua away sudah menanti Sriwijaya. Yaitu lawan Persib Bandung dan Persitara Jakarta Utara. Namun, tak ada laga yang digelar di pulau Jawa rentang 16 Maret hingga 5 April. BLI sendiri memberikan solusinya berupa centralisasi yang dipusatkan di Jatim. Tapi, jadwal pastinya baru akan ditentukan 4 April mendatang. Ini sebuah keuntungan. Sebab, dua away sama artinya laga netral. Ada empat stadion yang bakal digunakan. Yaitu Kanjuruhan Malang, Stadion Brawijaya Kediri, Stadion Surajaya Lamongan, dan Gelora Deltra Sidoarjo. "Itu kesempatan kami meruap 6 poin penuh. Tidak akan kami sia-siakan," tukas Manajer Sriwijaya FC, MC Baryadi. (mg2) r4d1ty4 March 31st, 2009, 05:52 PM iseng... kalian tentu pernah mendengar ke-hiperbolaan komentator liga djarum di TV..mereka biasanya suka memirip-miripkan pemain di liga djarum dengan pemain di liga luar negeri.. seperti contoh, Syamsul Chaeruddin waktu itu dibilang "Rui Costanya Indonesia", dan yang paling legendaris adalah Uston Nawawi disebut-sebut sebagai "Paul Scholes Indonesia" nah, gw mau nyoba untuk melakukan hal tersebut disertai dengan penilaian secara objektif dan subjektif.. dimulai dari : 1. Budi Sudarsono = Didier Drogba http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/budi.jpg http://tbn2.google.com/images?q=tbn:cdOm0GdPfa_M4M:http://www.sl.undp.org/4_media/Newsroom/drogba_portrait.jpg keduanya memiliki kemiripan yaitu letoy ketika dibody charge oleh lawan-lawannya..namun disaat krusial tiba2 mereka menjadi tidak letoy lagi..kemudian mereka berdua seringkali menjadi top scorer meskipun 70% berkat faktor keberuntungan saja.. 2. Bambang Pamungkas = David Villa http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/bepe.jpg http://tbn0.google.com/images?q=tbn:yUvQNu_EMvHFSM:http://www.itusozluk.com/img.php/b5ea02deb6e0d4354b3b7a79b74e50e328649/david%2Bvilla keduanya memiliki postur yang terbilang lebih pendek dibandingkan dengan striker-striker lainnya, namun jangan harap mereka diberi celah di depan gawang, karena mereka adalah target man yang sangat berbahaya 3. Markus Horison = Heurelho Gomes http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/markus.jpg http://tbn1.google.com/images?q=tbn:qFgB1W3OV5GS0M:http://img.skysports.com/07/09/218x298/Heurelho_Gomes_575827.jpg keduanya dikenal dengan blunder-blundernya..tentu kalian masih ingat dengan blunder yang dilakukan oleh markus ketika pertandingan Indonesia vs Syria..atau blundernya pada Final liga djarum 2007..Heurelho Gomes pun demikian. Blundernya di awal musim EPL 2008/2009 ini akhirnya mengantarkan Tottenham menjadi klub papan bawah liga premier bahkan sempat memasuki zona degradasi..karena blundernya, HG dijuluki sebagai "New Paul Robinson" disamping blunder-blundernya, mereka kerap kali menunjukkan performa yang brilian (baca : hoki) di partai-partai penting, contohnya performa Markus pada partai penutup penyisihan grup D AFC asian cup Jakarta yang luar biasa dan pertandingan penyisihan AFC 2011 di Oman. Heurelho Gomes pun sama. Pertandingan Tottenham vs Chelsea dua pekan lalu yang dimenangkan oleh Tottenham diraih berkat kegemilangan aksi HG ketika dibombardir oleh Anelka dkk 4. Maman Abdurrahman = Titus Bramble http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/maman.jpg http://tbn2.google.com/images?q=tbn:wl5uGg_pKtmIdM:http://www.wiganlatics.co.uk/javaImages/ef/1e/0,,10429~3284719,00.jpg keduanya sebetulnya memiliki skill yang cukup baik, namun akhir-akhir ini keduanya identik dengan satu hal, yaitu : Blunder. Maman abdurrahman kerap kali melakukan aksi blunder. tentu kalian ingat partai timnas melawan bayern munich di senayan. anda ingat proses gol keempat dari bayern? yak betul..gol tersebut terjadi akibat kesalahan Maman yang gagal membuang bola sehingga dimanfaatkan dengan baik oleh Schaludraff untuk menjebol gawang Markus. Momen blunder terbaik Maman kedua adalah partai Persib vs Persija di Siliwangi beberapa waktu lalu, dimana Maman menyapu bola corner Persija namun bola tersebut jatuh di kaki Robertino dan menyebabkan Persija unggul 2-1 atas Persib. Titus Bramble?manusia yang satu ini di daratan Inggris terkenal sebagai raja blunder, dimana ia sering memberi assist kepada striker lawan ataupun mencetak gol bunuh diri. Tidak heran salah satu user Facebook yang iseng membuat grup yang berjudul "i played better than Titus Bramble, but why i'm not playing in EPL" (FourFourTwo edisi September 2008) dan grup tersebut memiliki ratusan anggota. 5. Octavianus Maniani = Shaun Wright Philips http://tbn1.google.com/images?q=tbn:odmdrJvbUCv2hM:http://photos-p.friendster.com/photos/45/70/16870754/1_244074864m.jpg http://tbn2.google.com/images?q=tbn:r5w6b6htA-0_cM:http://fr.uefa.com/ml/images/Players/UCL/400X600/68471.jpg keduanya memiliki postur kecil nan lincah, kecepatan yang sangat baik, stamina yang mumpuni, skill yang menjanjikan sehingga merepotkan bek-bek lawan dan mengundang untuk dilanggar oleh bek lawan. namun nampaknya keunggulan mereka masih belum cukup pagi pelatih timnas negara masing-masing, sehingga keduanya kini belum masuk kedalam daftar pemain timnas 6. Hariono = Michael Essien http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/hariono.jpg http://tbn0.google.com/images?q=tbn:rbbYK-AVoZQ1HM:http://totalclubfootball.com/wp-content/uploads/2008/01/michael-essien1.jpg keduanya merupakan defensive midfielder terbaik di negara masing-masing. mereka bermain tanpa kompromi, memiliki motivasi yang tinggi dan seringkali membantu teman-temannya ketika sedang menyerang pertahanan lawan. ada tambahan ? paradyto April 1st, 2009, 02:23 AM Setuju!!!:okay: Thanx r4d1ty4... korangborenzoro April 2nd, 2009, 01:16 AM syamsul chaerudin sama gennaro gattuso idem juga khan gan? r4d1ty4 April 2nd, 2009, 03:25 PM lagi... 7. Firman Utina = Xavi Hernandez http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/firman.jpg http://tbn3.google.com/images?q=tbn:6THrzna35EWRDM:http://www.fcbarcelona.com/web/downloads/sala_premsa/fotos/retrats/XAVI.jpg kedua pemain merupakan "nyawa" dari permainan di timnas maupun klubnya..mereka bertugas untuk mengatur serangan dan keduanya seringkali membantu teman-temannya di daerah pertahanan..hasil dari permainannya yang brilian, keduanya sering didaulat menjadi pemain terbaik man of the match atau menjadi pemain terbaik dari suatu turnamen. Xavi, berhasil menjadi pemain terbaik Euro 2008 setelah menjuarai kejuaraan sepakbola terbesar setelah World Cup tersebut bersama Spanyol. man of the match? tentu sudah sering. sementara Firman, meskipun belum pernah sekalipun menjuarai turnamen bergengsi bersama timnas indonesia, namun ia pernah berhasil menjadi man of the match pada partai Indonesia vs Bahrain di AFC 2007 berkat assistnya kepada Budi Sudarsono yang membuahkan gol yang cantik. hmm..cukup lumayan bukan? 8. Elie Aiboy = Sydney Govou http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/eli.jpg http://tbn2.google.com/images?q=tbn:MwcikmymHVthaM:http://www.worldfootballers.com/images/Galleries/Govou.jpg baik Elie maupun Sydney adalah penyerang sayap yang lincah, cepat serta memiliki kemampuan untuk memberikan umpan-umpan terarah kepada penyerang tengah..namun kelemahan keduanya adalah stamina yang cepat habis, sehingga keduanya jarang diturunkan sebagai starter 9. Boaz Solossa = Lionel Messi http://www.pssi-football.com/id/image/ppa2011/boaz.gif http://tbn2.google.com/images?q=tbn:LVG6JMZu3DeMLM:http://fearofbliss.files.wordpress.com/2007/10/messi.jpg sebelum membaca lebih lanjut, jangan bandingkan kesamaan fisik (baca : warna kulit & wajah) antara mereka berdua..disini kita akan membandingkan kualitas permainan mereka.. boaz dan messi memiliki kecepatan, akurasi dribel serta teknik yang sangat baik. mereka juga menjadi mesin gol bagi klub dan timnas. oleh karenanya nama mereka berdua begitu diagungkan oleh para suporter fanatik klub dan timnas di level klub mereka juga termasuk dalam trio striker mematikan. Boaz, termasuk dalam tridente persipura Boaz-Jeremiah-Goncalves sementara Messi termasuk di dalam trio terhebat el Barca, Messi-Eto'o-Henry 10. Jajang Mulyana = Nicklas Bendtner http://tbn0.google.com/images?q=tbn:HEToOYl48UKNRM:http://www.pssi-football.com/id/image/img_news/jajang.gif http://tbn1.google.com/images?q=tbn:XNlVzO5A2MA-lM:http://www.1footballman.com/img/Nicklas%2520Bendtner.jpg dilihat dari postur dan usia, keduanya terbilang sebagai striker yang menjanjikan di masa depan. yah, semoga saja pendapat tersebut benar adanya..namun yang perlu diingat saat ini adalah hobi mereka yang membuang peluang secara percuma sehingga kerap mendatangkan kesialan bagi timnas maupun klub. Jajang, misalnya. jika anda menonton parta Timnas melawan Maladewa di kualifikasi olimpiade 2008 dan partai Sea Games 2007 melawan Myanmar tentu anda gregetan melihat permainan Jajang yang selalu menyia-nyiakan kesempatan.. Bendtner, kerap kali membuat kesal teman-temannya di Arsenal karena sering membuang kesempatan yang ada di depan mata. yang paling legendaris adalah peluang Adebayor di liga champions 2008 yang digagalkan oleh "kesigapan" Bendtner yang berada di depan gawang. bola yang dilesakkan oleh Adebayor melenceng keluar gawang setelah membentur kaki Bendtner yang berada persis di depan gawang. setelah peristiwa itu, hubungan Bendtner dan Adebayor seringkali menjadi tidak harmonis.. 11. Syamsul Chaeruddin = Edgar Davids http://www.pssi-football.com/id/image/timnas_afc_2007/syamsul-chaerudin.gif http://tbn3.google.com/images?q=tbn:5m33f03-aVw0sM:http://www.4thegame.com/media/00/03/45/davids_edgar_thfc_profile_2006.jpg Syamsul dan Davids dikenal sebagai pemain tengah bertahan yang keras dan tanpa kompromi terhadap penyerang maupun gelandang lawan..semua yang berusaha masuk ke daerah pertahanan langsung ditebas dengan sliding atau body charge.. keduanya memiliki permainan yang agresif dan cepat..untungnya mereka dibekali dengan stamina yang mantap sehingga mampu bermain dalam waktu 90 menit penuh.. konsekuensi yang mereka terima adalah menjadi langganan kartu kuning dari wasit. Duh ! 12. Atep = Amantino Mancini http://www.pssi-football.com/id/image/timnas_afc_2007/atep.gif http://tbn2.google.com/images?q=tbn:Vt0CIW_xTf138M:http://images.quickblogcast.com/92912-88346/amantino_mancini.jpg Keduanya merupakan pemain sayap yang memiliki talenta yang tinggi, yaitu kecepatan, teknik dan umpan yang akurat. Namun, pada analisis ini yang paling mirip diantara keduanya adalah nasib akibat pindah klub Atep, pemain muda Indonesia pernah dipuji oleh salah satu pelatih klub di Argentina karena permainannya yang ciamik. Atep menarik perhatian penggemar sepakbola di Indonesia setelah performanya di Piala Tiger Singapura. Pada tahun 2007 Atep menemukan permainan terbaiknya sehingga banyak pengamat mengatakan menjadi pemain no.1 timnas hanya tinggal menunggu waktu saja. Pada tahun 2008 Atep melakukan keputusan kontroversial dengan pindah ke Persib agar ia dapat menunjukkan performa yang terbaik di Liga Super. Namun, sialnya Atep kalah bersaing dengan pemain impor Brazil, Hilton Moriera di tim inti Persib dan harus puas dengan menjadi penghangat bangku cadangan. Karena jarang tampil di klub, maka Atep pun gigit jari. Mengapa? karena ia tak lagi masuk kedalam daftar pemain timnas senior AFF, bahkan timnas junior (u-21/u-23).. mancini? kurang lebih sama..setelah melakukan gol cantiknya di perempat liga champions 2007 saat mengalahkan Olympique Lyon, nama Mancini langsung mencuat dan diperhitungkan untuk masuk kedalam timnas samba..kebolehan tersebut membuat Inter yang ditangani oleh the special one merekrutnya pada musim 2008/2009..pada awalnya, penampilan Mancini cukup memuaskan..namun, seiring berjalannya waktu strategi yang ditetapkan oleh Jose Mourinho menyebabkan Mancini jarang masuk kedalam starting line-up..hasilnya? Mancini urung masuk kedalam skuad timnas Brazil asuhan Dunga.. paradyto April 8th, 2009, 03:17 AM Menang 1-0,PSMS Mantap Runner-up Wednesday, 08 April 2009 PALEMBANG (SI) – PSMS kembali memperkokoh posisinya di klasemen sementara grup F Piala Konfederasi Sepakbola Asia (AFC),seusai menang atas tamunya VB Sports Maladewa 1-0, di Stadion Gelora Sriwijaya Jaka Baring Palembang,tadi malam Gol semata wayang ini terjadi, setelah umpan matang Elie Aiboy, lewat tendangan bebas sukses diselesaikan Aun Carbiny lewat tandukan tanpa bisa dihalau penjaga gawang VB Sports Maladewa, Shinan Mohammed. Dengan hasil ini, tim berjuluk Ayam Kinantan sementara tetap menduduki posisi runner up klasemen sementara grup F, dengan nilai 6 poin sementara, hasil dua kali menang dan sekali kekalahan. Puncak klasemen sementara tetap dipegang South China yang sukses mengalahkan Johor FC 2-0 tadi malam. Hasil ini membuat tim asal Hong Kong tersebut memperoleh poin tertinggi 9,hasil tiga kali menang dari tiga pertandingan. Sementara,VB Sport Maladewa dan Johor FC yang memiliki poin satu hasil sekali seri dan tidak pernah menang dari tiga pertandingan berada pada posisi tiga dan empat klasemen. Baik PSMS maupun VB Sport Maladewa, keduanya memainkan permainan menyerang sejak peluit babak pertama dibunyikan, tetapi peluang-peluang yang ada belum membuahkan gol. Pertandingan yang dipimpin wasit asal Tadjikistan Rustam Khalav ini berjalan cukup menarik dan relatif berimbang. Wasit juga cukup tegas mengambil keputusan. Sementara pelatih VB Sports Maladewa Lazlo Kiss mengaku kekalahan ini sungguh mengecewakannya. Menurut dia,dari awal datang ke Indonesia,pihaknya tidak diuntungkan, selain perjalanan jauh,ada satu pemain yang visanya tertahan.“Kami sempat nyasar ke Medan lebih 36 jam sebelum akhirnya ke Palembang, apalagi di sana (Medan) tidak memperoleh sesi latihan,”ujarnya. Sementara soal kualitas, awalnya Kiss mengira sepakbola Indonesia lebih baik dari Maladewa,tetapi setelah bertanding, dia mengaku kecewa.”Wasit juga mengecewakan kami karena mengganjar kartu kuning tujuh pemain kami,”tandasnya. (syukri a/sidratul muntaha) r4d1ty4 April 14th, 2009, 06:05 AM Ponaryo jd pacarnya Nia Ramadhani ? http://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/29468_news.jpg[http://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/covernia.jpghttp://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/Ponaryo-Ian.jpghttp://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/niardi_285.jpg[/spoiler] F-ian April 15th, 2009, 02:00 PM ^^ bukannya itu Ardi Bakrie? r4d1ty4 April 16th, 2009, 11:40 AM ^^ yoi..mukenye mirip kan sm ponaryo..hahah paradyto April 19th, 2009, 07:02 PM PSM Makassar Kena Denda Rp20 Juta Makassar (ANTARA News) - PSM Makassar dikenai denda Rp20 juta, menyusul tindakan tak terpuji salah seorang pendukung fanatiknya yang mendorong pelatih Pelita Jaya Fandi Ahmad saat menjamu tim tersebut di stadion Andi Mattalatta Makassar beberapa waktu lalu. "Kita pasrah dan tidak akan melakukan banding atas keputusan Komdis itu, meski denda tersebut sangat disesalkan akibat ulah salah seorang pendukung PSM," ujar penasehat hukum PSM Faizal Abdullah di Makassar, Minggu. Menurut Faizal, pengelola PSM telah berulangkali mengingatkan penonton, khususnya mereka yang tergabung dalam ikatan suporter Makassar (ISM) agar bersikap santun dalam memberi dukungan kepada tim, namun tetap masih ada mereka yang bersikap tak terpuji. Akibat ulah penonton, PSM sudah yang kesekian kalinya dikenai sanksi baik berupa hukuman bertanding tanpa penonton maupun dengan membayar denda kepada Komdis, ujar Faizal. Sanksi yang dijatuhkan kepada PSM pada kompetisi Liga Super Indonesia 2009 antara lain kasus amuk penonton saat PSM kalah 1-3 atas tamunya Persela Lamongan, kemudian pemukulan wasit Yandri saat menjamu PSIS Semarang dan denda Rp50 juta kepada salah satu seorang pemain PSM karena memukul pemain lawan. Sementara itu, Wakil Manajer PSM Ishlah Idrus mengatakan, selain denda Rp20 juta yang harus segera dibayar, Komdis PSSI juga telah menyampaikan salinan surat sejumlah pemain PSM yang dikenai hukuman kartu kuning pada saat melawan Pelita Jaya maupun pada laga tandang melawan PSMS Medan dan Sriwijaya FC di Palembang. Menurut Ishlah, PSM akan melakoni dua partai tandang pada April 2009 ini yakni melawan Persela Lamongan pada 24 April dan menghadapi Persija Jakarta pada 29 April 2009.(*) laba-laba April 22nd, 2009, 10:53 AM PSSI blum atau tidak memberi kemenangan WO atas PSMS ketika Persija tidak bisa menyelenggarakan pertandingan... acamana itu !! paradyto April 25th, 2009, 03:15 PM PSMS "Dibantai" PKT Bontang 3-1 Palembang (ANTARA News) - PSMS Medan "dibantai" PKT Bontang 3-1 pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (Indonesia Super League/ISL) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu petang (25/4). Sejak menit awal pertandingan, kedua tim menyuguhkan irama permainan tempo sedang, sehingga jarang tercipta peluang dan duel lebih banyak terjadi di lini tengah. Peluang baru tercipta pada menit ke 20, ketika defender PKT Titus Bonay menyundul bola ke arah gawang PSMS, namun berhasil ditepis kiper Galih. Peluang bagi PSMS tercipta 11 menit kemudian yakni di menit 31, ketika tendangan Rahmad Affandi melesat ke arah gawang PKT, tetapi berhasil ditepis Made Irawan. Kebuntuan gol terpecahkan di menit ke 32 melalui "sontekan" Rahmad Affandi yang memanfaatkan umpan silang Esteban di area kotak penalti, membuat skor menjadi 1-0 untuk PSMS. Skor 1-0 untuk Ayam Kinantan bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, PKT yang tertinggal satu gol menaikkan tempo permainan, sehingga merepotkan pemain PSMS. Sundulan Jossiah Seton yang tepat mengarah ke gawang di menit 52, nyaris menyamakan kedudukan karena aksi gemilang Galih berhasil membuang bola ke atas mistar gawang. Akhirnya tendangan keras James Debbah di menit 70 berhasil menggetarkan gawang Ayam Kinantan. Memanfaatkan kelengahan pemain belakang yang meninggalkan area penjagaan, striker asing, PKT ini sprint dari jarak 30 meter dan tidak dapat dihentikan saat melesakkan tendangan terukur ke gawang lawan. Kedudukan menjadi 1-1. Pada menit 79, gol kedua untuk PKT terjadi berkat aksi individu Jossiah Seton. Kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk PKT Bontang. Tiga menit akhir babak kedua, jala PSMS nyaris kebobolan lagi berkat tendangan silang Titus Bonay yang menggelinding tepat di samping tiang gawang. Jossiah Seton menambah keunggulan timnya, melalui tendangan salto di masa injury time. Kedudukan 3-1 untuk PKT bertahan hingga akhir pertandingan. Susunan pemain kedua kesebelasan, PSMS: Galih Sudayono (kiper), Edi Sibung, Fadli Hariri, Mauro Pinto, Rahmadhani, Esteban Gullien, Affan Lubis (Agus Suprianto, 49), Ellie Aiboy (Andika, 64), Octovianus Maniani (Ruben Sanadi, 27), Rahmad Affandi, Mario Costas. PKT: Herman Batax (kiper), Wilfrido G Genes, Joko Siddik, Iqbal Samad, Tarik El Janaby, Imral Usman, Trias Budi Susanto, Iswanto (Jossiah Seton, 46), Kalamen Tvess (Satria Feri, 43), Titus Bonai, James Debbah. Dalam pertandingan ini wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Tarik El Janabi menit 1, Edi Sibung menit 54, Fadli Hariri menit 56, dan Andika menit 81. (*) paradyto April 26th, 2009, 04:06 PM SFC vs. PERSIBA = 1 : 1 Sizter85 April 26th, 2009, 06:14 PM Ponaryo jd pacarnya Nia Ramadhani ? http://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/29468_news.jpg[http://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/covernia.jpghttp://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/Ponaryo-Ian.jpghttp://i302.photobucket.com/albums/nn117/teuku_doan/niardi_285.jpg[/spoiler] ^^Aje gile, ini bukan mirip lagi.. tapi mmg bener2 'PINANG DIBELAH 2' cumn hair-style aj yg beda paradyto April 29th, 2009, 05:53 AM Lagi, Bontang Paksa Imbang Sriwijaya FC PALEMBANG (SI) - Performa Sriwijaya FC (SFC) makin kritis. Menghadapi tim papan bawah seperti PKT Bontang di Stadion Gelora Sriwijaya kemarin sore, Laskar Wong Kito kembali dipaksa imbang 1-1. Mirisnya lagi, tim tamu malah mampu unggul lebih dulu lewat tendangan keras James Debbah di menit 12 babak pertama,sebelum kapten SFC Kayamba menyamakan kedudukan di babak kedua menit 48. Bukan hanya hasil seri tersebut yang dikeluhkan pendukung setia SFC. Namun permainan kurang menarik yang diperagakan Zah Rahan dkk dan kurangnya pemain memaksimalkan peluangpeluang krusial yang tercipta sepanjang 90 menit membuat mereka meninggalkan stadion sebelum pertandingan selesai. Pelatih Kepala SFC Rahmad Darmawan sendiri mengakui bahwa secara umum penampilan anak asuhnya sangat kurang menarik. “Situasi seperti ini memang sulit kami terima khususnya di babak pertama.Apa yang saya saksikan di lapangan sepertinya bukan tim SFC,”jelasnya saat memberikan keterangan pers seusai pertandingan. Menurut pelatih yang akrab disapa RD ini,terlepas dari buruknya performa Charis Yulianto dkk, dia juga menilai perlawanan yang diberikan anak-anak Bontang sangat berani dan keras. “Karena kondisi babak pertama seperti itu, maka saya langsung mengubah pola. Kami sempat kewalahan menjaga Debbah, jadi saya tarik beberapa pemain yang kurang maksimal seperti Worabay, dan menempatkan Kayamba di sayap kiri,”sambungnya. Sementara Pelatih Kepala PKT Fachri Husaini menuturkan, selama 90 menit pertandingan berjalan anak asuhnya selalu mendapatkan tekanan dari SFC. “Syukur kami mendapatkan gol lebih dulu hingga kami bisa memainkan dua gelandang bertahan untuk menahan pemain SFC khususnya Zah Rahan.Tapi saya terima kasih karena pemain kami telah memberikan permainan yang bagus hari ini,”tuturnya. Saat wasit Aeng Suarlan asal Bandung meniupkan peluit pertama tanda pertandingan dimulai, SFC langsung mengambil kendali permainan. Sayangnya greget permainan yang dipertontonkan tuan rumah sangat lamban dan sering salah umpan.Terbukti pertandingan baru berjalan 12 menit, bomber PKT Bontang James S Debbah mengejutkan penonton tuan rumah. Gol tersebut berawal dari penetrasi Miftahul Huda dari rusuk kanan pertahanan SFC. Meski crossingnya dapat dipatahkan Charis, namun bola tersebut dapat kembali dikuasai Debbah.Melihat posisinya di luar kotak pinalti tanpa pengawalan, maka tanpa berpikir panjang Debbah pun langsung melakukan shooting terarah ke jala SFC.Walaupun tidak begitu keras namun kiper utama Ferry Rotinsulu tidak dapat menghalau bola yang masuk ke jalanya. Ketinggalan satu gol, belum membuat tuan rumah tampil beringas. Malah Zah Rahan dkk seperti bermain tanpa memiliki motiviasi apapun. Bahkan dua menit setelah gol tersebut, hampir saja Debbah menambah donasi gol keduanya.Untunglah setelah melewati empat pemain belakang SFC,tendangannya kali ini mampu ditangkap Ferri Rotinsulu. SFC sendiri bukan tanpa peluang, tercatat dua peluang krusial pada menit 27 dan 30 yang dihasilkan Kayamba sirna begitu saja.Hingga babak pertama usai, keunggulan PKT tetap terjaga. Masuk babak kedua, RD mengubah pola permainannya. Bek kiri Syafrudin diistirahatkan dan memasukkan Alamsyah Nasution untuk menambah daya dobraknya. Tidak butuh waktu yang lama,tuan rumahpun mampu menyamakan kedudukan lewat kaki Kayamba. Kali ini sang kapten membayar kesalahannya pada babak pertama di menit 48. Gol tersebut berawal dari umpan lambung Nasuha dari tengah,PKT yang sudah memasang perangkap off side, tidak dapat menjebak pemain-pemain SFC. Malah Kayamba yang lolos dari perangkap off side tersebut langsung melakukan solo run ke arah kiper SFC. Dengan dingin, Kayamba mampu menjinakkan kiper pengganti PKT,Herman Batax. (sidratul muntaha) fajarmuhasan April 30th, 2009, 12:26 PM Jadwalnya aneh...masa tiap malam ada pertandingan....sampai bingung nontonnya....ayo donk jadikan indonesia lebih baik... r4d1ty4 April 30th, 2009, 04:00 PM maklum..kejar tayang..nanti klo liganya selesainya molor ga bisa ikut Asian Champions League lagi deh.. =NaNdA= May 1st, 2009, 05:32 AM kan abis dipending karena Pemilu.. akhirnya bisa nonton Liga Indonesia LIVE lagi... paradyto May 1st, 2009, 06:59 AM Tanpa Penonton Persijap Imbang Lawan Persiwa Jepara (ANTARA News) - Tim Persijap Jepara harus puas bermain imbang tanpa gol saat menjamu tim Persiwa Wamena pada laga lanjutan Liga Super di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Kamis petang, tanpa adanya dukungan penonton. Pada babak pertama dimulai, kedua kesebalasan memang menampilkan pola perminan saling menyerang, namun kedua kesebelasan belum menampilkan permainan terbaiknya sehingga serangan masing-masing tim mudah sekali kandas. Memasuki menit ke-15, Persijap berhasil membuka peluang melalui sundulan kepala Pablo Frances, sayang masih belum menemui sasaran. Selang sepuluh menit kemudian, Persijap kembali menciptakan peluang melalui tendangan Johan Juansyah, namun gawang Persiwa yang dijaga oleh kiper Timotius Mote masih dapat terselamatkan. Bermain di kandang sendiri, pemain Perijap ngotot meraih kemenangan dengan mencoba melancarkan serangan bertubi-tubi dari sektor kiri dan kanan pertahanan lawan, namun belum mampu menembus ketatnya pertahanan lawan yang dimotori oleh John dan kawan-kawan. Postur tubuh tinggi dari anak asuh Suharno, dengan mudah menghalau bola-bola atas. Praktis duel udara antara pemain Persijap dengan pemain Persiwa selalu dimenangkan pemain Persiwa yang berjuluk badai pegunungan. Pemain Persiwa bukannya tanpa perlawanan, mengandalkan serangan balik berulang kali merepotkan barisan pertahanan anak asuh Junaidi yang dijaga oleh Evaldo Silva, Phaitoon Thiabma, dan Anam Syahrul. Tendangan mengarah ke gawang yang berulang kali dilancarkan anak asuh Suharno belum juga menemui sasaran, sehingga gawang tuan rumah yang dijaga oleh kiper Persijap Danang Wihatmoko selamat dari ancaman. Tiga menit sebelum babak pertama berakhir, pelatih Persijap Junaidi mencoba memasukkan Ilham Hasan menggantikan Junaidi Tagor karena penampilannya dianggap kurang memuaskan.(*) paradyto May 1st, 2009, 07:00 AM PSM Makassar Tahan Persija 2-2 Malang (ANTARA News) - PSM Makassar berhasil menahan imbang tim tuan rumah Persija Jakarta 2-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Jatim, Rabu malam. Dua gol PSM Makassar yang mampu mengoyak jala Persija Jakarta yang dikawal Hendro Kartiko itu dilesakkan oleh Diva Tarkas yang memanfaatkan umpan Claudio Pronetto pada menit ketiga dan Julio Lopez pada menit ke-51. Sementara dua gol balasan Persija yang membobol gawang PSM yang dijaga Samsidar dipersembahkan oleh Aliyudin pada menit ke-60 dan Bambang Pamungkas melalui tandukan kepala umpan dari Fabio Lopez pada menit ke-90. Pada menit-menit awal babak pertama, PSM langsung menggebrak dan mengobrak-abrik lini pertahanan Persija yang ditinggalkan beberapa pemain pilarnya, sehingga pemain PSM dengan mudah menerobos jantung pertahan PSM dan membuahkan gol pertamanya pada menit ketiga. Tertinggal 0-1, para pemain Persija semakin meningkatkan tempo permainannya bahkan hingga 45 menit babak pertama, Persija terus mendominasi permainan, namun sayang hingga wasit Setiyono meniup peluit panjang babak pertama tak satupun gol yang berhasil mengoyak gawang PSM. Memasuki babak kedua, Persija masih mendominasi permainan bahkan belasan peluang emas yang tercipta tak ada yang membuahkan gol bahkan Persija tertinggal 0-2 dari Persija. Tertinggal 0-2 dari PSM, intensitas serangan Persija juga semakin tinggi dan terus mengepung lini pertahanan PSM, namun kokohnya pertahanan tim asal Makassar itu membuat para pemain Persija hanya menunggu celah dan kelengahan pemain belakang PSM. Kebuntuan Persija yang sudah tertinggal 0-2 akhirnya terpecahkan dengan gol Aliyudin yang memanfaatkan bola memantul dari tandukan Bambang Pamungkas yang mampu ditepis penjaga gawang PSM, Samsidar dan menjelang babak kedua berakhir Bambang Pamungkas berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, sayangnya, keberadaan Aliyudin yang mampu memecah konsentrasi para pemain PSM itu harus ditarik keluar oleh pelatih Danurwindo dan digantikan Melkey Pekey yang sebelumnya Agus Indra juga ditarik keluar yang digantikan M.Ilham. Satu-satunya pemain PSM yang ditarik keluar oleh pelatih Hanafing adalah pemain yang membuka gol bagi PSM yakni Diva Tarkas yang digantikan oleh Amiruddin. Sepanjang 90 menit pertandingan wasit Setiyono hanya mencabut satu kartu kuning yang dihadiahkan untuk pemain PSM, Djayusman, karena dinilai mengulur-ulur waktu dengan tidak segera melempar bola ke lapangan.(*) paradyto May 1st, 2009, 07:01 AM Sriwijaya FC "Lempar Handuk" Palembang (ANTARA News) - Pelatih kesebelasan Sriwijaya FC (SFC), Rahmad Darmawan mengaku sulit bagi timnya untuk mengejar Persipura Jayapura sehingga harus merelakan gelar juara Liga (Indonesia Super League/ISL) jatuh ke tangan "Mutiara Hitam" itu. "Persipura benar-benar melejit dan tidak mungkin terkejar lagi dengan memanfaatkan sisa laga hingga akhir kompetisi. Apalagi, pada enam laga terakhir semuanya harus tandang di tempat lawan," ujar Rahmad di Palembang, Rabu. Rahmad menyatakan sudah "lempar handuk," padahal musim kompetisi lalu, Sriwijaya sukses meraih dua gelar sekaligus (double winner) liga dan Copa Indonesia. Mantan pelatih Persija dan Persipura ini mengakui pula, terpaksa harus merevisi targetnya, menyusul hasil pertandingan yang tidak memuaskan pada dua laga kandang secara beruntun, masing-masing imbang 1-1 melawan Persiba Balikpapan (25/4) dan PKT Bontang (28/4). "Semula, saya masih berharap, setidaknya bisa menempel ketat Persipura untuk tetap berada di jalur juara, namun skor imbang atas Persiba dan PKT itu memupuskan semuanya," ujar pelatih berpangkat kapten marinir TNI AL ini. Padahal dalam berbagai kesempatan jumpa pers sebelumnya, RD selalu optimistis timnya bakal mampu mempertahankan dua gelar musim lalu dan memberikan sinyal tidak akan menyerah hingga akhir kompetisi. Namun dalam jumpa pers seusai ditahan imbang "Laskar Khatulistiwa" PKT Bontang, Selasa (28/4), pelatih berusia 42 tahun ini malah akan merevisi target awalnya. "Harapan saya tinggal di Copa. Di ISL ini tinggal melihat saja, finishnya di urutan berapa, tapi yang pasti bukan di urutan pertama. Tapi, saya tetap akan semaksimal mungkin membawa SFC berada pada posisi terbaik di klasemen hingga akhir musim ini," ujar mantan asisten pelatih timnas Piala Tiger tahun 2002. Rahmad bahwa tidak berani mematok posisi kedua karena masih harus melihat dahulu hasil drawing babak delapan besar Copa tanggal 30 April ini. (*) fajarmuhasan May 1st, 2009, 11:45 AM di indonesia belum pernah juara bertahan yang mempertahankan gelarnya..malah sering terjadi juara bertahan terdegradasi....ayo siapa saja yg juara kemudian degradasi??? seingat gw: PSIS, Persik, dll (tahunnya lupa) paradyto May 1st, 2009, 03:03 PM PERSIB juga:) bharadya May 1st, 2009, 08:25 PM di indonesia belum pernah juara bertahan yang mempertahankan gelarnya..malah sering terjadi juara bertahan terdegradasi....ayo siapa saja yg juara kemudian degradasi??? seingat gw: PSIS, Persik, dll (tahunnya lupa) PERSIB juga:) petrokimia gresik kayaknya juga deh.. :D :D bharadya May 1st, 2009, 08:26 PM Jumat, 01/05/2009 22:04 WIB Viking Pukuli Sutradara 'Romeo-Juliet'? Tya Eka Yulianti - detiksport Bandung - Sudah jatuh tertimpa tangga, istilah tersebut menggambarkan kondisi Andibachtiar Yusuf. Setelah filmnya, Romeo-Juliet, gagal tayang di bandung, sang sutradara dianiaya sekelompok orang yang diduga dari Viking, suporter Persib Bandung Seperti dituturkan Ucup, panggilan Yusuf, kepada detiksport, kejadian bermula ketika ia bersama tiga rekannya hendak mencari makan di sekitar Mal Parijs Van Java, Jalan Sukajadi, Bandung, Jumat (1/5/2009). Ketika itu dirinya dihadang oleh sekelompok orang tepat di depan kafe Oh La La... Dari keterangan Ucup, di antara gerombolan orang tersebut terdapat pentolan suporter Viking Heru Joko. Perang mulut antara Ucup dengan mereka tak bisa terhindarkan. Tak dinyana, salah seorang dari gerombolan tersebut menyiramkan air ke arah ucup, dan diikuti oleh pukulan bertubi-tubi dari gerombolan tersebut. "Saya sempat dapat tiga pukulan, sebenernya labih tapi saya berhasil menghindar," kata Ucup kepada detiksport melalui telepon selulernya. Rencananya, film Romeo-Juliet akan tayang di Blitz Megaplex PVJ pada Jumat, (1/5) sore, namun batal karena pembicara yang akan berdiskusi setelah penayangan film mendadak tidak bisa hadir. ( tya / arp ) http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2009/05/01/220456/1124967/76/viking-pukuli-sutradara-romeo-juliet ^^sang sutradara kan sering jadi komentator untuk siaran bola antv.. yg sering dipanggil 'UCUP'.. Ampelio May 4th, 2009, 07:28 AM Ironis... :ohno: dua tim teratas LSI berasal dari kota yg relatif kecil di ujung timur Indonesia (Jayapura dan Wamena), bahkan keduanya tidak memiliki stadion (homebase) yang standar. peseg5 May 4th, 2009, 09:53 AM Ironis... :ohno: dua tim teratas LSI berasal dari kota yg relatif kecil di ujung timur Indonesia (Jayapura dan Wamena), bahkan keduanya tidak memiliki stadion (homebase) yang standar. kayaknya lebih mengandalkan ke faktor fisik dan team style play nya yah? paradyto May 5th, 2009, 11:49 AM Rap-Rap di Jakabaring PSMS vs South China Tuesday, 05 May 2009 Live TPI pukul 19.00 WIB PALEMBANG - South China (Hongkong) dan PSMS Medan (Indonesia) sudah pasti lolos babak 16 besar AFC Cup (UEFA-nya Asia) musim 2009. Posisi keduanya tidak dapat diganggu gugat lagi. Sebab, dua pesaing mereka di grup F VB Sports (Maladewa) dan Johor FC (Malaysia) hanya mengemas masing-masing satu poin. Menang di dua laga terakhir, tak cukup untuk mengejar poin Souht China dan PSMS. Toh begitu, bukan berarti duel ke-5 PSMS versus South China malam ini pukul 19.00 WIB di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), hanya berlebel “sandiwara”. Justru, Ayam Kinantan bertekad akan menjadi juara grup. “Kami tidak ingin berkhianat. PSMS membawa nama Indonesia. Meski kami lolos babak 16 besar, bukan berarti kami akan bermain ala kadar. Justru kami akan habis-habisan,” ungkap coach PSMS Rudy William Ketjees di Hotel Novotel, kemarin (4/5). Ayam Kinantan menjunjung tinggi harga diri. Gaya rap-rap (keras tapi tidak mencederai), akan tersaji di Jakabaring. Apalagi, di sua pertama Selasa (10/3) lalu, PSMS terkubur 0-3 di Stadion Hongkong-markas South China. “Lawan South China adalah laga penting. Bukan friendly games. Ini Medan bung !. Saya jamin, kami akan turun dengan kekuatan terbaik,” pungkasnya. Sayang, tim berdiri sejak 1950 timpang. Pilar penting mereka Ellie Aiboy, absen karena cedera engkel kaki kiri. Pun demikian dengan kiper Markus Horison, masih terbekap cedera jari kanan. “Tapi secara umum kondisi anak-anak lebih bugar. Saya pikir, inilah saatnya kami berkiprah lebih jauh di AFC. Hanya pelatih gila yang tidak punya target (menang atau juara) dalam setiap laga,” pungkasnya. Sementara, South China juga mematok tiga poin. Skuadra Kim Pan-Gon (Korsel), butuh tiga poin untuk memastikan lolos sebagai juara grup F. “Bagi kami, juara grup adalah harga diri. Menjadi salah satu sejarah penting tim kami,” ungkap Kim Pan-Gon. Namun, kondisi kampiun Coolpoint Ventilation First Division (liga utama Hongkong), juga timpang. Satu winger andalan mereka Kim Wai –Lun absen karena akumulasi. Tapi, tim berjuluk Shaolin Temple adalah tim besar. Mereka punya banyak pemain bintang. Termasuk trio “Penari Samba”, Sidrailson da Mata Ribeiro, Tales Schutsz, dan Carlos Eduardo Perrari. “Kami mempelajari PSMS dari pertemuan pertama dan video mereka dibeberapa laga lain. Saya tahu, mereka sangat agresif. Tapi, kami tahu cara mengalahkan mereka,” pungkas pelatih kelahiran Jinju (Korsel), 1 Mei 1969. (mg2) Perkiraan pemain PSMS Medan (3-5-2): Galih (g), Esteban, Reswandi, Carbiny; Rahmadani, Afan, Saroni, Oktavinus, Zada Leonardo; Costas, Rahmat. Pelatih : Rudy W Keltjees (Indonesia) South China (4-4-2): Zhang (g); Lee Chi, Poon Yiu, Sidrailson, Wong Chin; Man Pei, Haiqiang, Bai He, Liang Shicheng; Carlos, Tales. Pelatih : Kim Pan-Gon (Korsel) Klasemen grup F 1. South China 4 4 0 0 11-2 12* 2. PSMS 4 3 0 1 6-5 9* 3. VB Sports 4 0 1 3 2-5 1 4. Johor 4 0 1 3 2-9 1 *Lolos ke babak 16 besar paradyto May 6th, 2009, 04:34 PM Pelita Permalukan Persib Wednesday, 06 May 2009 BANDUNG - Persib Bandung menuai hasil antiklimaks. Skuad besutan Jaya Hartono tersebut, harus takluk 1-2 dari tuan rumah Pelita Jaya Jawa Barat (PJJB), dalam lanjutan pertandingan Djarum Indonesia Super League (DISL), tadi malam (5 /5) di Stadion si Jalak Harupat, Soreang. Pertandingan yang sempat ditunda sekitar 20 menit tersebut , berjalan dalam tempo cepat. PJJB mengambil komando permainan di awal babak pertama. Puluhan ribu bobotoh hamper terdiam di menit ke 5. Beruntung, sundulan striker PJJB, Christiano Lopes memanfaatkan umpan Egi Melgiansyah berhasil di blok Tema Mursadat. Maung Bandung akhirnya membuka skor terlebih dahulu di menit ke 26. Tendangan jarak jauh Atep, berhasil mengoyak jala Dian Agus Prasetyo. Tertinggal 0-1, skuad The Young Guns semakin menaikkan alur serangan. Alhasil, tendangan bebas Supardi, berhasil dimaksimalkan James Koko Lomel, melalui sundulan akuratnya . Hingga turun minum, skor 1-1 tidak berubah. Di babak kedua, Eka Ramdhani cs langsung mengambil alih jalannya pertandingan. Baru satu meni t paruh kedua berjalan, Striker mereka asal Uruguay, Christian Gonzales, gagal memanfaatkan peluang emas. El Loco-julukannya- yang berada dalam posisi bebas, sundulannya memanfaatkan tendangan bebas Eka Ramdhani melambung tipis di atas mistar. Keasyikan menyerang, membuat lini belakang lengah. Hal tersebut dimaksimalkan The Young Guns untuk berbalik unggul. Diawali counter attack cepat, umpan matang Firman Utina di sisi kiri pertahanan Persib mampu dimaksimalkan Christiano Lopes untuk membawa tuan rumah unggul. Arsitek Maung Bandung, Jaya Har tono, mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Pelatih kelahiran Medan ini, menilai keberuntungan masih belum berpihak di timnya. “Kita banyak mencetak peluang, namun nyatanya dewi fortuna belum berpihak. Sekarang, kita harus benahi mental untuk tampil maksimal di laga selanjutnya,” tandas Jay. Sementara, pelatih PJJB, Fandi Ahmad, mengaku sangat gembira dengan kemenangan yang diraih timnya. Pasalnya, pelatih kelahiran Singapura ini, awalnya hanya mentargetkan 1 poin saat laga versus Persib. “Ini malam yang indah. Saya sangat salut dengan kerja keras para pemain. Hasil 4 kemenangan beruntun sangatlah luar biasa,”pungkas Fandi. (bsf) laba-laba May 7th, 2009, 03:11 PM psms vs persipura yah di COPA... paradyto May 11th, 2009, 08:38 AM PERSIJA vs. SRIWIJAYA FC = 3 : 4 !!! paradyto May 11th, 2009, 04:09 PM PELITA vs. PSIS, sementara 2 : 0... r4d1ty4 May 12th, 2009, 07:01 AM Persipura selangkah lagi juara !! paradyto May 12th, 2009, 08:38 AM Persipura layak Juara!!! ^^ Ntar malam PERSIJA vs. PSIS:) paradyto May 12th, 2009, 06:02 PM Hasil dan Klasemen Liga Super 2008/2009 Jakarta (ANTARA News) - Berikut ini hasil dan klasemen kompetisi Indonesia Super League 2008/2009. Hasil Selasa: PKT Bontang vs Persita 2-1 Persiba vs Persijap 1-0 Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin): Persipura 30 22 4 4 70-20 70 Persiwa 30 19 3 8 51-29 60 Sriwijaya FC 30 15 8 7 58-37 53 Persib 26 15 6 5 46-28 51 Persik 28 13 6 9 43-37 45 Pelita Jaya 30 13 6 11 32-26 45 Persija 26 13 5 8 52-36 44 Persela 29 13 5 11 34-30 44 PSM 30 10 12 8 32-37 42 Persijap 28 11 8 9 33-29 41 Persiba 29 10 7 12 29-37 37 Arema 29 10 6 13 31-39 36 PKT Bontang 29 6 9 14 31-49 27 Persitara 27 6 8 13 28-38 26 PSMS 28 4 12 12 34-44 24 Persita 29 6 6 17 22-52 24 Deltras 29 5 7 17 21-44 22 PSIS 29 4 8 17 15-50 20.(*) fajarmuhasan May 13th, 2009, 04:16 AM Awal musim Arema sangat bagus dan sempat mimpin klasemen...lah koq akhirnya mlempem...AYo rek semangatmu endi.... Ampelio May 13th, 2009, 07:23 AM Just Idea, skrg membentuk timnas mungkin lebih simple dan mudah dengan tetap mempertahankan squad Persipura, tinggal posisi pemain2 asing diganti pemain2 lokal yg hebat dari klub2 lain seperti Bambang Pamungkas atau Saktiawan Sinaga aatea May 13th, 2009, 09:19 AM PERSIB juga:) noPE bud,Persib itu sama seperti Persija dan PSM Makassar 3 dari 5 klub elit era perserikatan ( PSM, Persija, Persebaya, Persib dan PSMS Medan ) yang belom pernah menrasakan turun tahta alias main di divisi ke 2 alias terdegradasi dari liga tertinggi di tanah air. waktu itu emang pernah nyaris terdegradasi kalo ga salah 2001, tetapi berhasil memenangkan pertandingan di babak play off melawan persela. tahun 2004/2005 juga nyaris, tetapi berhasil masuk kembali saat klub PSIM dan PSS Sleman bermasalah dengan adanya gempa bumi di jogja. fajarmuhasan May 13th, 2009, 09:34 AM noPE bud,Persib itu sama seperti Persija dan PSM Makassar 3 dari 5 klub elit era perserikatan ( PSM, Persija, Persebaya, Persib dan PSMS Medan ) yang belom pernah menrasakan turun tahta alias main di divisi ke 2 alias terdegradasi dari liga tertinggi di tanah air. waktu itu emang pernah nyaris terdegradasi kalo ga salah 2001, tetapi berhasil memenangkan pertandingan di babak play off melawan persela. tahun 2004/2005 juga nyaris, tetapi berhasil masuk kembali saat klub PSIM dan PSS Sleman bermasalah dengan adanya gempa bumi di jogja. Wah persib ditolong ama dewi fortuna? hikss koq fortuna dibawa-bawa. Tapi salut buat persib tetap setia didukung ama org sejawa barat sampai-sampai gak ada tim lain di jawa barat, semua rela cuma ada persib paradyto May 19th, 2009, 08:06 AM Persipura Ukir Sejarah ^^ Sriwijaya Post - 18 Mei 2009 JEPARA, SRIPO — Persipura Jayapura mencatat sejarah baru dalam sepakbola Indonesia. Tim Mutiara Hitam ini mentahbiskan diri sebagai juara pertama perhelatan Super League Indonesia 2008/2009. Kepastian gelar juara itu didapatkan Persipura usai mengalahkan tim Ibukota Persija Jakarta 3-1, pada laga yang dimainkan di Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu (17/5). Tim besutan Jacksen Tiago ini mengumpulkan 73 poin hasil dari 31 laga. Jumlah tersebut dipastikan tak dapat lagi terkejar oleh para rival-rivalnya. Sedangkan Persija bertahan di peringkat enam dengan 47 poin. Persipura pertama kali mengangkat trofi juara Liga Utama Indonesia pada musim 2005 saat dilatih oleh pelatih Sriwijaya FC saat ini, Rahmad Darmawan. Pertandingan ini seharusnya menjadi laga kandang Persija. Hanya, Macan Kemayoran tidak mendapat izin bertanding di kandang resminya, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Alhasil, Persija pun seperti menjalani partai usiran. Laga baru berjalan delapan menit, Persija harus kebobolan lebih dahulu melalui aksi bomber andalan Persipura Boaz Solossa. Hanya, Persija masih mampu memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan melalui Greg Nwokolo pada menit 15. Pada babak kedua, Persija dan Persipura sama-sama bermain kurang tenang. Banyak peluang yang terbuang begitu saja. Namun, Persipura lebih beruntung dan mampu mencetak dua gol tambahan. Boaz sukses mencetak gol keduanya di laga ini, usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija. Gawang Iswan Karim harus kembali bobol beberapa saat kemudian. Melalui aksi Ernest Jeremiah, Persija akhirnya menyerah 3-1. Pada pertandingan lainnya, Arema Malang berhasil memetik poin penuh saat menjamu Persitara Jakarta Utara. Di Stadion Kanjuruhan, Arema menang 1-0. Gol semata wayang tim tuan rumah diciptakan oleh Ca-melo Roman di menit 64 babak kedua. Tendangan keras kaki kiri pemain nomor punggung 22 dari luar kotak penalti itu berhasil menjebol gawang Persitara dijaga Roni Tri Sasongko. Kemenangan tim ‘Singo Edan’ ini juga menyudahi daftar panjang tak pernah memetik poin penuh dalam enam laga sebelumnya. Sementara itu, upaya Persita Tangerang untuk keluar dari zone degradasi belum juga kesampaian setelah Persita dibantai tuan rumah Persiba Balikpapan 0-3 di Balikpapan, sehari sebelumnya. Pesta Persiba dimulai dengan gol Adrian Trinidad menit ke-25, Mijo Dadic menit ke-42, dan Sutan Samma menit 51. Dengan hasil itu, Persita tetap menghuni posisi 16 klasemen sementara dengan nilai 24 dari 30 kali berlaga. Pendekar Cisadane menghuni zona degradasi atau terancam terlempar ke Divisi Utama bersama PSIS Semarang, Deltras Sidoarjo, dan PSMS Medan. Bagi Persiba, kemenangan itu tidak mengubah posisi Persiba yang menghuni urutan ke-11 klasemen sementara dengan nilai 40 dari 30 kali berlaga. Persiba tetap di bawah Persijap Jepara yang mengumpulkan nilai 41. (okezone) Trip2Java May 20th, 2009, 05:33 PM Rabu, 20 Mei 2009, 21:01 WIB Tekuk Persiwa, Persib Naik Peringkat VIVAnews - Persib Bandung kembali mengamankan tiga poin di kandang, Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, 20 Mei 2009. Dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 ini, Persib berhasil mengalahkan tamunya Persiwa, 2-0. Hilton mengawali kemenangan Persib lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-5. Sedangkan Christian 'El Loco' Gonzales menyempurnakannya menjadi 2-0 lewat gol pada menit ke-72. Berkat kemenangan ini Persib terus menempel Persiwa Wamena yang berada di posisi runner up LSI 2008/2009. Tambahan tiga angka membuat Persib naik ke urutan ketiga dengan total 57 poin dari 29 laga menggusur Sriwijaya FC. Persib sudah memimpin saat pertarungan yang disarkan langsung antv ini berjalan lima menit. Tandukan Hilton Moreira memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Persiwa berhasil merobek jala Timotius Mothe. Unggul 1-0 membuat Persib semakin termotivasi. Namun tim kebangaan bobotoh itu mendapat perlawanan yang sengit dari tim tamu Persiwa. Bahkan beberap kali Badai Pegunungan mengancam gawang Persib yang dikawal oleh Tema Mursadar. Salah satunya terjadi di menit ke-42 lewat kaki Boakai Edi Foday. Striker jangkung ini berhasil lepas dari perangkap off side dan langsung melacarkan tendangan keras dari sisi kiri gawang Tema. Sayang peluang ini terbuang percuma, karena masih melebar di sisi kanan gawang Tema. Hingga babak pertama usai, skor tak berubah 1-0 untuk Persib. Babak Kedua Memasuki babak kedua, malapetaka nyaris menimpa gawang Persib. Berniat untuk memotong umpan silang pemain Persiwa, Tema Mursadat justru mengarahkan bola ke kaki Erick Weeks. Tanpa pikir panjang, penyerang Persiwa itu langsung melancarkan tendangan ke gawang Persib. Beruntung tendangan itu masih membentur kaki pemain belakang Persib yang berdiri persis di depan gawang. Eric kembali mengancam gawang Persib pada menit ke-58. Namun kali ini Tema lebih sigap. Tendangan keras Eric dari luar kotak penalti masih mampu di tepis Tema. Skor pun tak berubah 1-0 untuk Persib. Mendapat serangan bertubi-tubu tak membuat Persib tumpul. Buktinya, pada menit ke-72 Maung Bandung kembali memperlebar kemenangan menjadi 2-0 lewat tandukan keras Christian 'El Loco' Gonzales memanfaatkan umpan dari Lorenzo Cabanas. Persiwa mencoba memanfaatkan sisa waktu di babak kedua. Namun hingga pertandingan usai, Badai Pegunungan gagal mengejar ketertinggalan. Hingga pluit panjang ditiup, skor pun tak berubah 2-0 untuk Persib. isnan May 20th, 2009, 06:17 PM akhirnya sriwijaya fc menang juga di liga champions asia:banana:........... Hebat, bisa mengalahkan shandong yang merupakan wakil china Apalagi setelah tertinggal 0-2 di babak pertama Tapi mampu mencetak 4 gol di babak kedua, dan membuat wakil china tsb tidak lolos ke 16 besar MAJU TERUS SEPAKBOLA INDONESIA:okay: Trip2Java May 20th, 2009, 07:08 PM Pro Duta FC Bandung Merangkai Mimpi BANDUNG - Jika pemilik Pro Duta FC Bandung, Deni Susanto menjuluki timnya sebagai 'Bayi Ajaib', rasanya cukup beralasan. Tim Bayi Ajaib merangkai mimpi melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah berhasil meraih satu dari delapan jatah tiket otomatis promosi ke level Divisi Utama Liga Indonesia musim (Ligina) 2009/2010 nanti. Klub yang bermarkas di Stadion Siliwangi ini, sudah mulai berhitung untuk naik ke kasta tertinggi. Liga Super dibidik dan jadi target utama Pro Duta. Manajemen Pro Duta bahkan sudah melakukan penghitungan berapa dana yang dibutuhkan tim ketika berkompetisi di Divisi Utama nanti. "Sekitar Rp3-4 miliar yang kami butuhkan. Diluar sponsor, kami belum tahu lewat upaya apa saja untuk bisa menutupi kebutuhan finansial sebesar itu," kata Deni. Kebutuhan dana tersebut, lebih dari tiga kali lipat dari jumlah dana yang mesti dikeluarkan klub yang sempat ditangani legendaris sepakbola nasional, Robby Darwis tersebut. Untuk mengarungi level Divisi I musim 2008 ini, Pro Duta hanya menghabiskan dana sekitar Rp900 juta. "Jika tak diimbangi sokongan dana yang mencukupi. Akan sulit bagi kami untuk mewujudkan target lolos ke Liga Super. Apabila terus menerus mengandalkan semangat bertanding dari para pemain saja," ujar Deni. Kebutuhan dana segar yang lumayan besar, jadi salah satu alasan dibalik rencana Deni untuk mendorong klubnya melakukan merger, bahkan dilego ke salah satu perusahaan raksasa di Cilegon. Sementara itu, striker Pro Duta, Eka Santika akhirnya secara resmi dipinang Persikab Kabupaten Bandung. Status Eka di klub berjuluk Si Dalem Bandung itu sebagai pemain pinjaman. Sebelumnya, selain Eka Persikab pun mengajukan opsi peminjaman untuk Egi Nirwan. Namun hal itu dibatalkan, sebab nama mantan anggota skuad Timnas Indonesia U-23, Dedi Indra akhirnya dipilih untuk mengisi satu tempat tersisa. "Sudah resmi kami putuskan dalam rapat manajemen" ucap Sekum Persikab, Yusuf Amin. BATAMANIA May 20th, 2009, 07:37 PM akhirnya sriwijaya fc menang juga di liga champions asia:banana:........... Hebat, bisa mengalahkan shandong yang merupakan wakil china Apalagi setelah tertinggal 0-2 di babak pertama Tapi mampu mencetak 4 gol di babak kedua, dan membuat wakil china tsb tidak lolos ke 16 besar MAJU TERUS SEPAKBOLA INDONESIA:okay: wah isnan ali yg posting ......:) paradyto May 21st, 2009, 02:46 AM akhirnya sriwijaya fc menang juga di liga champions asia:banana:........... Hebat, bisa mengalahkan shandong yang merupakan wakil china Apalagi setelah tertinggal 0-2 di babak pertama Tapi mampu mencetak 4 gol di babak kedua, dan membuat wakil china tsb tidak lolos ke 16 besar MAJU TERUS SEPAKBOLA INDONESIA:okay: Good News Bung Isnan!!! Shandong adalah juara super Liga China... Hebat SFC, Maju terus!!!^^:banana: Setidaknya hal ini dapat memberi Semangat PERSIPURA yang akan bertanding di tahun 2010!!! PERSIPURA pasti bisa!!! paradyto May 21st, 2009, 02:52 AM Sriwijaya FC Gebuk Raksasa China Thursday, 21 May 2009 PALEMBANG (SI) - Janji Sriwijaya FC (SFC) untuk menutup petualangan mereka dilaga terakhir Grup F, LigaChampions Asia (LCA) dengan kemenangan akhirnya terwujud. Menjamu Shandong Luneng di Stadion Gelora Sriwijaya tadi malam, Laskar Wong Kito mempecundangi tim asal China itu dengan skor cukup mencolok 4-2. Defisit dua gol di babak pertama dapat dibalas Wong Kitodengan empat gol sekaligus. Dengan kemenangan tersebut, SFC berhasil menorehkan poin 3 pertamanya di pentas internasional, meskipun posisi mereka di dasar klasemen Grup F tidak beranjak. Sedangkan bagi kubu Shandong Luneng, akibat kekalahan tersebut mereka juga mengikuti jejak SFC yang harus tersingkir dari babak kualifikasi LCA.Pasalnya di waktu yang bersamaan, Seoul FC yang memiliki poin sama (7),berhasil mengalahkan Gamba Osaka dengan skor 2-1. Menurut pelatih kepala Shandong Luneng Tumbakoviv Ljubisa, kekalahan yang mereka alami karena persiapan mereka dari awal kurang baik dan dibarengi dengan semangat bertanding anak asuhnya sangat rendah. “Memang ada sedikit pengaruhnya dari hasil pertandingan Gamba dan Seoul. Pemain kami menjadi agak tertekan.Tapi sekali lagi ini bukan karena faktor fisik ataupun cuaca, tapi memang semangat tanding pemain cukup lemah,” jelasnya seusai pertandingan. Pelatih asal Serbia ini juga mengakui permainan yang ditunjukkan tuan rumah sangat bagus, mereka bermain sangat dominan dan sabar. “Kami ucapkan selamat pada SFC, setelah ini kami akan lakukan evaluasi lagi. Meskipun kami kalah, tidak ada sama sekali ancaman dari manajemen untuk memecat saya dari kursi kepelatihan,”sambungnya. Mimik gembira sangat terlihat di wajah Pelatih Kepala SFC Rahmad Darmawan seusai pertandingan semalam. Menurut Rahmad, anak asuhnya bermain sangat luar biasa dan dengan motivasi yang penuh. “Banyak cerita dari kemenangan ini. Selain poin tiga pertama dieven internasional, apa yang saya instruksikan dari awal dijalankan anak-anak,” ungkapnya. Pelatih yang akrab disapa RD ini menuturkan, sebenarnya dua gol lawan di babak pertama tidak terjadi kalau pemain belakangnya lebih disiplin. “Dua gol lawan itu memang dari kesalahan pemain kami.Tapi begitu selesai babak pertama,saya tekankan anakanak untuk bermain seefesien mungkin dan fokus pada taktik. Hasilnya,kami bisa mendapatkan empat gol dan memenangkan pertandingan,”ucapnya. Sesaat wasit Masoud Moradi Hasan Ali asal Iran meniupkan peluit pertama tanda babak pertama dimulai, SFC yang memegang kendali bola coba untuk langsung menekan. Sayangnya serangan yang dibangun Ngon A Djam,Zah Rahan dan Kayamba dengan mudah dipatahkan pemain belakang Shandong. Hingga pertandingan berjalan 40 menit, permainan cenderung lamban. Seranganserangan yang diciptakan kedua tim selalu kandas di lini pertahanan. Tapi memasuki lima menit babak pertama usai, penonton tuan rumah dikejutkan gol cantik Han Peng di menit 41.Menyambut umpan Li Wei dari rusuk kiri pertahanan SFC, Gao Di yang mendapatkan bola melakukan gerakan mengecoh Charis Yulianto. Sedangkan Han Peng yang berada tanpa pengawalan di belakang Gao Di, langsung menghantamkan tendangan mendatar terarah yang tak sanggup diantisipasi Ferry Rotinsulu. Berselang dua menit, Shandong menambah keunggulannya menjadi 0-2 lewat kaki Gao Di. Kali ini akibat blunder Mauly Lessy yang terlalu pelan melakukan safety first ke arah Ferry. Dengan mudah, bomber Shandong asal Korea Selatan ini memerdaya Ferry untuk kedua kalinya. Masuk babak kedua, RD yang menginstruksikan agar Zah Rahan dkk lebih efisien memainkan bola, dapat diterjemahkan pemain.Tidak butuh waktu lama, wong kito membuka harapan, lewat gol Kayamba di menit 52. Gol ini berawal dari umpan lambung yang disodorkan Mauly Lessy dari perempat lapangan. Empat pemain Shandong yang membuat jebakan offside, masih membuat Kayamba lolos dari jerat offside tersebut. Striker gaek SFC yang mendapatkan bola sendiri langsung melakukan solo run dan mengecoh penjaga gawang Shandong Li Leilei. Berhasil melesakkan satu gol, harapan pemain SFC untuk menyamakan kedudukan semakin tinggi. Li Leilei kerap mendapatkan tekanan dari trio asing SFC Zah Rahan,Kayamba dan Ngon A Djam. Puncaknya di menit ke 72, Zah Rahan dapat menyamakan kedudukan menjadi dua sama. Sontekan terarah hasil umpan Kayamba, lagi-lagi tak mampu diantisipasi Li Leilei. Ternyata, pada saat kedudukan imbang dua sama, SFC tidak mengendurkan serangannya. Enam menit berselang dari gol kedua, play maker SFC asal Liberia ini membuat gol internasional keduanya. Kali ini lewat kombinasi passing Budi Sudarsono dan diteruskan Kayamba yang langsung menghujam tendangan ke arah gawang Shandong. Bola rebound tersebut dapat dimaksimalkan Zah Rahan hanya dengan sontekan lembutnya. Malahan empat menit jelang bubaran,atau di menit 86, M Nasuha melengkapi kemenangan pertama SFC menjadi 4-2, setelah menerima umpan tarik dari Budi. Untuk menghargai semangat punggawa SFC yang telah memberikan kemenangan unuk publik sepakbola Sumsel, bahkan Indonesia sendiri, manajemen SFC tidak lupa mengguyur bonus pada tim sebesar Rp100 juta. “Inilah SFC yang sebenar-benar dan ini hasil yang luar biasa. Kami akan hargai kerja keras tim dengan bonus yang sudah kami siapkan sebesar Rp100 juta,” pungkas Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Dodi Reza Alex. (sidratul muntaha) paradyto May 21st, 2009, 02:56 AM Persib Kalahkan Persiwa 2-0 Bandung (ANTARA News) - Tuan rumah Persib "Maung Bandung" kalahkan Persiwa Wamena 2-0 (1-0) pada lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Rabu malam. Gol kemenangan Persib Bandung dicetak striker Hilton Moriera menit kelima dan digenapkan oleh Christian Gonzales menit ke-72. Bagi Gonzales, gol tersebut merupakan gol ke-22 musim ini sekaligus menjaga peluangnya untuk menjadi top skorer LSI 2009. Saat ini mantan striker Persik itu bersaing ketat dengan Boas Salosa (22, Persipura) dan Ngon A Zam (21, Sriwijaya FC). Dengan kemenangan itu Persib naik ke peringkat ketiga Klasemen Sementara Liga Super Indonesia 2009 dengan nilai 57. Sekaligus kian mendekati target Maung Bandung meraih posisi "runner up" Kompetisi LSI 2009. Persib menggeser pesaingnya Sriwijaya FC yang sebelumnya bertengger di peringkat ketiga. Persiwa sendiri untuk sementara masih bertahan di peringkat kedua dengan nilai 60. Selain itu, keunggulan atas Persiwa yang saat ini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara LSI itu, menunjukan semangat bertanding Maung Bandung tak surut oleh kekalahan 1-2 atas Persik Kediri Setelah perburuan gelar juara dipastikan tertutup oleh kedigdayaan Persipura, kini Persib mengejar target runner up LSI 2009. Pesaingnya saat ini Persiwa, Sriwijaya dan Persija. Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Oleh Hadi dari Tangerang itu berlangsung dalam tempo cepat. Duel lini tengah kedua tim yang dimotori Eka Ramdani (Persib) dan Erick Weeks (Persiwa) berlangsung ketat dan terjadi jual beli serangan yang menguras emosi sekitar 25.000 bobotoh. Ketinggalan gol cepat Hilton Moriera menit ke-5, membuat kubu Persiwa terus menekan melalui strikernya yang eks punggawa Persib, Reduane Barkoui. Namun trio Maman, Nyeck dan Nova cukup kokoh mengawal lini tertahanan Maung Bandung. Sebaliknya, duet striker Persib, Christian Gonzales dan Hilton dikawal ketat Tarikh Chaouis dan Yesaya Desman. Memasuki babak kedua, Persib memasukan wing back Siswanto mengganti Atep yang cedera. Sedangkan Pelatih Persiwa, Suharno memasukan Pieter Rumaropen dan Yohanis Kabagaimu. Menit 61, Persiwa nyaris membobol gawang Persib yang dikawal Tema Mursadat memanfaatkan bola muntah, namun tembakan Boakai melenceng semeter kanan gawang tim Bandung. Serangkaian serangan berbahaya Persiwa yang gagal membuahkan gol, membuat pelatih Suharno tak bisa diam. Hampir sepanjang babak kedua pelatih asal malang itu berdiri memberi instruksi kepada para pemainnya. Mendapat serangan bertubi, Persib memasukan gelandang bertahan yang juga gelandang Timnas, Hariono. Selang dua menit, Gonzales memperbesar kemenangan Persib menjadi 2-0 melalui golnya pada menit ke-72. Hingga pluit panjang dibunyikan kedudukan tetap 0-2 untuk keunggulan tuan rumah Persib. Wasit Oleh Hadi memberikan kartu kuning untuk Tarikh Chaouis (Persiwa).(*) paradyto May 21st, 2009, 06:18 PM Peluang PSIS Lolos dari Degradasi Tertutup Semarang (ANTARA News) - General Manajer PSIS, Ari Wibowo mengatakan, peluang timnya untuk lolos dari degradasi Liga Super sudah tertutup menyusul hasil imbang 1-1 melawan Arema Malang di Stadion Jatidiri Semarang, Kamis petang. "Sebenarnya kalau kita bisa menang lawan Arema maka peluang untuk keluar lolos dari degradasi masih ada tetapi ternyata kita hanya meraih satu angka maka peluang untuk lolos dari degradasi sudah tertutup," katanya usai pertandingan kedua tim tersebut. Menurut dia, berdasarkan perhitungan dirinya kalau menang kemudian pada tiga pertandingan berikutnya juga sesuai dengan harapan, tentunya peluang timnya masih ada meskipun akhirnya PSIS harus memainkan pertandingan "play off" atau penentuan dengan tim Divisi Utama PSSI. "Tetapi melihat hasil seperti ini maka habislah harapan PSIS karena pertandingan berikutnya juga tidak akan mempengaruhi timnya," katanya menegaskan. Kalau melihat pertandingan melawan Arema Malang ini, menurut dia, kemenangan sudah di depan mata tetapi gol yang dicetak pemain Arema pada menit-menit akhir membuyarkan semuanya. Manajer Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho mengatakan, dengan hasil seperti ini tentunya peluang sudah tidak ada. "Kita jalani saja pertandingan-pertandingan berikutnya, soal hasilnya menang, seri, atau kalah tidak akan mempengaruhi tim," katanya. PSIS masih menyisakan empat pertandingan lagi pada musim kompetisi tahun ini, yaitu menjamu Persik Kediri, Senin (25/5), menjamu Persijap Jepara, Minggu (31/5), kemudian bertanding melawan tuan rumah PKT Bontang (6/6) dan melawan Persiba Balikpapan (10/6). Pelatih Arema Malang, Gusnul Yakin mengatakan, dirinya bersyukur bisa mendapatkan angka dari PSIS. "Kami akui memang PSIS bermain bagus pada pertandingan ini terutama pemain-pemain asingnya karena mereka mampu menghidupkan permainan tuan rumah," kata mantan pesepak bola nasional tersebut. Tetapi, kata dia, mungkin pada menit-menit akhir mereka kurang konsentrasi dan akhirnya timnya bisa menyamakan kedudukan. Ia menambahkan, pada babak kedua dirinya melihat pemain-pemain tuan rumah lebih banyak berkumpul di kotak penalti sehingga menyulitkan pemainnya untuk mendekat ke gawang tuan rumah. "Akhirnya kita mengubah strategi dengan melancarkan tendangan jarak jauh dan ternyata membuahkan hasil," katanya.(*) Trip2Java May 21st, 2009, 06:22 PM aku berharap PERSEBAYA masuk liga super nanti menggantikan yang terdegradasi tp sepertinya perlu berjuang menghadapi PSPS Pekanbaru & PERSEMA Malang paradyto May 21st, 2009, 06:24 PM Persela Kalahkan Persita 2-1 Bandung (ANTARA News) - Persela Lamongan mengalahkan Persita Tangerang 2-1 (2-0) pada lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2009 di Stadion Siliwangi Kota Bandung, Kamis. Kekalahan itu membuat Persita kian terpuruk di zona degradasi dengan nilai 24. Sebaliknya Persela menambah tiga point meski masih tertahan di papan tengah. Persela yang dimotori Alex Robinson langsung menggebrak pada serangan pertama sekaligus mencetak gol cepat melalui striker Carlos Raul Sucati menit ke-2. Gol penentu kemenangan Persela dicetak Zaenal Arifin menit ke-39. Seperti pertandingan sebelumnya, Persita lambat panas di awal pertandingan, akibatnya kecolongan gol cepat Persela yang memaksa para pemain Tangerang bermain dengan beban yang lebih berat. Persita bangkit pada babak kedua, dan mampu memperkecil kekalahan melalui gol Michael Adolfo Souza pada menit ke-58. Masuknya striker muda I Made Adi Wirahadi menggantikan Antonio Placide menit ke-52 menambah daya serang tim Tangerang itu. Sejak menit ke-55, Persita lebih menguasai jalannya pertandingan dan mengurung pertahanan Persela yang dikawal Fabiano Beltrame dan FX Yanuar. Beberapa kali terjadi kemelut di depan gawang Persela yang dikawal Choirul Huda. Namun Beltrame mengawal ketat pergerakan striker Persita. Sebaliknya Persela yang ditukangi Widodo C Putro meladeni dengan serangan-serangan balik yang dibangun dari sektor sayap memanfaatkan ruang-ruang kosong pemain Persita yang naik membantu serangan. Namun hingga pluit panjang dibunyikan kedudukan tetap 2-1 untuk kemenangan "Laskar Jakatingkir" Persela Lamongan. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk I Gede Sukadana, Ilham Zulkarnaen (Persela), Idris Afandi (Persita). "Persita kembali melakukan kesalahan organisasi pertahanan saat menghadapi tekanan, dan itu kami alami lagi," kata Pelatih Persita Zaenal Abidin. Zaenal menyebutkan timnya bangkit pada babak kedua, masuknya Wirahadi menmabah daya dobrak meski belum cukup untuk menahan imbang Persela. Meski peluang kian tipis, namun pelatih Persita menyatakan belum menyerah dan akan menuntaskan pertandingan hingga akhir kompetisi. "Tak perlu lagi mengejar gelar juara, namun kami masih punya kesempatan untuk merasakan seperti juara bila lolos degradasi," kata Zaenal. Sementara itu Pelatih Persela, Widodo C Putra mengaku puas dengan hasil pertandingan itu. "Peluang sudah tak ada lagi, namun kami akan maksimalkan tiga pertandingan sisa," kata Widodo.(*) paradyto May 21st, 2009, 06:25 PM Hasil dan Klasemen Liga Super Jakarta (ANTARA News) - Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2008/2009, Rabu: Persib vs Persiwa 2-0 Persitara vs Persipura 3-3 Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin): Persipura 32 23 5 4 76-24 74* Persiwa 31 19 3 9 51-31 60 Persib 29 17 6 6 51-30 57 Sriwijaya FC 32 15 10 7 58-37 55 Persik 29 14 7 9 45-38 49 Persija 28 14 5 9 54-39 47 Persela 31 13 7 11 34-30 46 Pelita Jaya 30 13 6 11 32-26 45 PSM 30 10 12 8 32-37 42 Persijap 29 11 8 10 34-31 41 Persiba 30 11 7 12 32-37 40 Arema 30 11 6 13 32-39 39 PKT Bontang 30 7 9 14 33-50 30 Persitara 29 6 9 14 31-42 27 PSMS 29 4 12 13 34-46 24 Persita 30 6 6 18 22-55 24 Deltras 29 5 7 17 21-44 22 PSIS 30 4 8 18 15-51 20 Catatan: (*) Persipura merebut juara liga musim 2008/2009. Jadwal pertandingan: Kamis (21/5): Deltras vs Persiba PSM vs PKT Bontang PSIS vs Arema Pelita Jaya vs Persik Persijap vs Persija Persita vs Persela Sabtu (23/5): Persitara vs Persiwa Minggu (24/5): Deltras vs PKT Bontang Pelita Jaya vs Arema Persijap vs Persela Persita vs Persija Senin (25/5): PSM vs Persiba PSIS vs Persik Sabtu (30/5): Persib vs Deltras Selasa (2/6): PSMS vs Sriwijaya FC Sabtu (6/6): Arema vs Persita Persik vs Persijap Persija vs Persitara Persela vs Persib Persipura vs PSMS Persiwa vs Sriwijaya FC Persiba vs Pelita Jaya PKT Bontang vs PSIS Rabu (10/6): Persiwa vs PSMS Persipura vs Sriwijaya FC PKT Bontang vs Pelita Jaya Persiba vs PSIS Persik vs Persita Arema vs Persijap Persela vs Persitara Persija vs Persib Deltras vs PSM.(*) paradyto May 21st, 2009, 06:29 PM aku berharap PERSEBAYA masuk liga super nanti menggantikan yang terdegradasi tp sepertinya perlu berjuang menghadapi PSPS Pekanbaru & PERSEMA Malang Semoga, apalagi Surabaya dah siapkan SSC-nya:) Trip2Java May 21st, 2009, 06:30 PM ^^ ya ampun, jadwalnya ketat bgt... sehari pertandingan bisa bejibun gitu :nuts: btw kapan ya PERSIJA VS PERSIB...heuheu, ini pertandingan paling seru & bergengsi kali ( secara musuh bebuyutan klasik sejak dulu ) sama kali kek REAL MADRID VS BARCELONA kalo di LA LIGA, walo dua-duanya ompong kagak pernah jadi juara lagi sejak lama paradyto May 21st, 2009, 06:33 PM btw kapan ya PERSIJA VS PERSIB...heuheu, ini pertandingan paling seru & bergengsi kali ( secara musuh bebuyutan klasik sejak dulu ) sama kali kek REAL MADRID VS BARCELONA kalo di LA LIGA, walo dua-duanya ompong kagak pernah jadi juara lagi sejak lama tenang, Gw tetap pegang PERSIB... paradyto May 21st, 2009, 06:56 PM Hasil Pertandingan Liga Super Jakarta (ANTARA News) - Berikut ini hasil dan klasemen Indonesia Super League (ISL) 2008/2009, Kamis : Deltras vs Persiba 2-0 PSM vs PKT Bontang 2-1 PSIS vs Arema 1-1 Pelita Jaya vs Persik 3-2 Persijap vs Persija 1-1 Persita vs Persela 1-2 Hasil Rabu: Persib vs Persiwa 2-0 Persitara vs Persipura 3-3 Klasemen (main, menang, seri, kalah, selisih gol, poin): Persipura 32 23 5 4 76-24 74* Persiwa 31 19 3 9 51-31 60 Persib 29 17 6 6 51-30 57 Sriwijaya FC 32 15 10 7 58-37 55 Persija 29 14 6 9 55-40 48 Persik 30 14 6 10 47-41 48 Pelita Jaya 31 14 6 11 35-28 48 Persela 31 14 6 11 36-31 48 PSM 31 11 12 8 34-38 45 Persijap 30 11 9 10 35-32 42 Arema 31 11 7 13 33-40 40 Persiba 30111 7 13 32-39 40 PKT Bontang 31 7 9 15 34-52 30 Persitara 29 6 9 14 31-42 27 Deltras 30 6 7 17 23-44 25 PSMS 29 4 12 13 34-46 24 Persita 31 6 6 19 23-57 24 PSIS 31 4 9 18 16-52 21 Catatan: (*) Persipura merebut juara liga musim 2008/2009. Jadwal pertandingan: Sabtu (23/5): Persitara vs Persiwa Minggu (24/5): Deltras vs PKT Bontang Pelita Jaya vs Arema Persijap vs Persela Persita vs Persija Senin (25/5): PSM vs Persiba PSIS vs Persik Sabtu (30/5): Persib vs Deltras Selasa (2/6): PSMS vs Sriwijaya FC Sabtu (6/6): Arema vs Persita Persik vs Persijap Persija vs Persitara Persela vs Persib Persipura vs PSMS Persiwa vs Sriwijaya FC Persiba vs Pelita Jaya PKT Bontang vs PSIS Rabu (10/6): Persiwa vs PSMS Persipura vs Sriwijaya FC PKT Bontang vs Pelita Jaya Persiba vs PSIS Persik vs Persita Arema vs Persijap Persela vs Persitara Persija vs Persib Deltras vs PSM,(*) paradyto May 21st, 2009, 06:57 PM PSM Makasar Tundukkan PKT Bontang 2-1 Makassar (ANTARA News) - PSM Makassar memenuhi ambisinya meraih poin penuh di kandang setelah mengalahkan tamunya PKT Bontang 2-1 pada pertandingan lanjutan kompetisi Liga Super 2008/2009 putaran kedua di stadion Andi Mattalatta Makassar, Kamis malam. Julio Lopez tampil sebagai pahlawan timnya dengan memborong dua gol kemenangan bagi tim tuan rumah masing-masing pada menit ke sepuluh dan menit ke 85. Sementara gol balasan tim tamu melalui Jesiah Seton pada menit ke -65. Sekitar 15.000 penonton yang terus membakar semangat juang tim tuan rumah bersorak ria menyambut kemenangan PSM sambil meneriakan yel, yel dan nama Julio Lopez yang tampil aktraktif saat beberapa kali mengecoh pemain lawan. Pertemuan kedua tim berlangsung cepat dan keras, sehingga wasit Suaeb harus ekstra hati-hati dalam memimpin pertandingan dan beberapa kali memberi peringatan kepada pemain kedua tim. Serangan silih berganti diperagakan kedua tim, PSM maupun PKT melakukan tekanan ke lini pertahahan lawan. Sedikitnya tiga pelaung emas diperoleh PSM di babak pertama, namun hanya mampu menghasilkan satu gol. Sementara PKT juga terus menekan, namun Samsidar yang tampi gemilang di bawah mistar berhasil menggagalkan peluang sejumlah emas dari tim tamu. Setelah ketinggalan 0-1 dibabak pertama, PKT bangkit dan nyaris mengusai permainan pada babak kedua. PKT menyamakan skor menjadi 1-1 melalui serangan balik. Melalui kerjasama yang apik, Seton berhasil memperdaya kiper PSM Samsidar pada menit ke-65. Namun, lima menit menjelang akhir pertandingan, Julio Lopez menambah gol PSM, sehingga kedudukan berakhir dengan skor 2-1. Pelatih PSM Hanafing menyatakan puas atas hasil tiga poin yang diraih tim asuhannya, sehingga membuka peluang merangkak naik ke papan atas pada klasemen sementara. Sedangkan pelatih PKT Fachri Husaini menyatakan, dewi fortuna berpihak pada tim tuan rumah. Ia mengakui banyak peluang yang diperoleh PKT, tatapi tidak membuahkan gol. Pemain sudah tampil maksimal, sehinggga pertandingan berlangsung imbang dan menarik, namun PSM lebih beruntung, ujarnya usai pertandingan.(*) laba-laba May 26th, 2009, 06:09 PM pada nonton pertandingan PSMS vs PERSITARA tgl 26-5 selasa hari ini gak ? aku rasa hakim garis dah di sogok ... 2x gagalkan gol.. ampir semua dihukum offside, padahal tidak. komentatornya pun gak habis pikir kurasa.. PSMS cemas non teknis Tuesday, 26 May 2009 07:00 WIB YUSLAN KISRA WASPADA ONLINE LAMONGAN - PSMS Medan kembali akan melanjutkan perjuangannya lolos dari zona degradasi menghadapi tuan rumah Persitara Jakarta Utara di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Selasa ini. Jika ingin tetap bertahan di pentas Super Liga, maka torehan poin absolut menjadi harga mati yang harus diperoleh skuad tim besutan pelatih Rudy William Keltjes. Sayang, bukan perkara mudah mengalahkan Laskar Si Pitung di kandangnya. Maklum, tim asal Jakarta Utara ini dikenal sangat tangguh jika tampil sebagai tuan rumah. Itu dibuktikan, dengan sukses mereka menahan imbang juara Superliga musim ini, Persipura Jayapura, serta menghempaskan tim papan atas Persiwa Wamena 1-0. Karena itu, PSMS tidak bisa berharap banyak bisa membawa pulang poin dari kandang Persitara. Hal ini pun diakui Rudy selaku arsitek tim. Menurutnya, materi pemain Persitara tidak begitu bagus, namun mereka sangat kuat dalam urusan non-teknis. "Saya pikir, semua juga tahu, Persitara sangat kuat dalam urusan non teknis. Tapi, kami tidak boleh menyerah dan akan memberikan perlawanan," kata Rudy kepada Waspada, Senin. Ditambahkannya, karena laga nanti bakal disiarkan langsung, dirinya sedikit menaruh harapan tidak kembali dikerjai wasit. Meski demikian, mantan pelatih PSS Sleman ini mengaku telah mengingatkan kepada anak asuhnya tidak terpancing ulah wasit di lapangan. "Kami memang sudah siap untuk meladeni Persitara. Jika nanti kami dikerjai wasit, kami serahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Kuasa. Habis, mau gimana lagi. Mengadu ke PSSI juga percuma, karena tidak pernah akan ditanggapi," tambahnya pasrah. Masih kata Rudy, pada laga nanti, praktis hanya Elie Aiboy yang tidak bisa diturunkan sejak awal. Pasalnya, striker andalannya itu masih belum pulih benar dari cedera. Secara terpisah, Manajer Sihar Sitorus menegaskan dirinya menantang Persitara bermain fair. "Pasalnya, kami sudah beberapa kali mengalami hal yang tidak wajar. Pemain kami sudah sakit hati dan bisa jadi mereka meluapkan kekecewaannya dengan tindakan tidak terpuji pula," tegasnya. "Jujur saja, kami tidak ingin melakukan hal-hal tidak terpuji di lapangan. Karena itu, kami tetap sabar meski terus dikerjai. Bahkan pemain kami ada yang dikasari, seperti yang dilakukan Budi (Sudarsono), Cristian (Gonzales) serta lainnya," pungkas Sihar. source : http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=90387&Itemid=101 Pak Sihar yang punya PSMS paradyto May 28th, 2009, 04:16 PM Libas Persibo 5-0, Sriwijaya Tatap Semifinal Kamis, 28/5/2009 | 18:27 WIB PALEMBANG, KOMPAS.com - Juara bertahan Copa Dji Sam Soe, Sriwijaya FC, tampil menawan ketika menjamu Persibo Bojonegoro, Kamis (28/5). Pada duel leg pertama babak delapan besar itu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sriwijaya melibas musuhnya dari Divisi Satu itu dengan skor 5-0 dan menatap semifinal. Sejak menit awal, Sriwijaya FC yang tinggal menaruh asa meraih gelar di kejuaraan ini langsung tampil agresif. Alhasil, mereka tak perlu menunggu terlalu lama untuk menjebol gawang tim tamu. Gol pembuka tercipta di menit 19, melalui tendangan langsung Obiora, yang memanfaatkan umpan matang Zah Rahan. Bola bergulir masuk gawang tanpa sempat disongsong Hery Prasetyo, kiper Persibo. Keunggulan itu membuat semangat "Laskar Wong Kito" semakin bergelora. Hanya berselang tujuh menit, Obiora kembali mencetak gol untuk menggandakan keunggulan timnya. Kali ini dia memanfaatkan bola muntah akibat tepisan kiper yang tak sempurna. Tendangan volinya mengubah kedudukan menjadi 2-0 yang bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Persibo mendapat peluang emas di menit ke 53 melalui Samsul Arif. Sayang, tendangan top skor sementara Copa ini masih membentur tiang. Menit ke-64, Samsul berhasil menjaringkan bola ke gawang Ferry Rotinsulu, setelah menerima umpan tarik Abel Cielo. Tapi, gol dianulir wasit karena dia dalam posisi offside. Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Persibo justru kebobolan lagi pada menit ke-67. Tendangan lurus kapten Sriwijaya FC Charis Yulianto, gagal dibendung kiper sehingga bergetarlah jala gawangnya dan skor menjadi 3-0. Meskipun sudah unggul telak, para pemain Sriwijaya FC tak mau mengendorkan serangannya. Alhasil, dua gol tambahan bisa dihasilkan pada menit ke-75 lewat Zah Rahan, sebelum Kayamba Gumb melengkapinya menjadi 5-0 pada menit ke-80. Kemenangan telak ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Sriwijaya FC. Dengan demikian, ketika melakoni leg kedua di markas Persibo, tim besutan Rahmad Darmawan tersebut bisa tampil lebih rileks karena punya tabungan 5 gol tanpa balas. paradyto May 31st, 2009, 02:33 AM Persib Cukur Deltras 6-1 Bandung (ANTARA News) - Tim "Maung Bandung" Persib amankan posisi runner up Liga Super Indonesia (LSI) 2009 setelah berpesta gol atas Deltras Sidoarjo 6-1 (3-1) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu. Kemenangan besar tim Maung Bandung itu merupakan "kado" istimewa bagi bobotoh karena duel tersebut merupakan laga terakhir di Bandung. Hasil itu memperkokoh Persib di posisi runner up Klasemen Sementara LSI 2009 di bawah Persipura. Hilton Moriera dkk saat ini mengumpulkan nilai 63 hasil 31 kali bertanding. Sedangkan bagi Deltras masih berkutat di zona degradasi dengan nilai 26. Sukses Persib juga diwarnai aksi memukau Christian Gonzales yang mencetak hatriknya yang pertama untuk Persib. Gol pembuka pemain pinjaman dari Persik Kediri itu dilesakan melalui sundulan kepala menit ke-44. Gol kedua diciptakan sambil menjatuhkan diri menit ke-59 dan penalti menit ke-62. Dengan hatrik ke gawang Deltras, untuk sementara Gonzales berposisi sebagai pencetak gol terbanyak dengan 26 gol. Sedangkan dua wing back Persib, Atep dan Gilang Angga mempersembahkan gol pembuka bagi Persib Bandung pada menit ke-7 dan 32. Kemenangan Persib digenapkan striker asal Brasil, Rafael Bastos yang mencetak gol hanya berselang semenit setelah masuk menggantikan Hilton Moriera pada menit ke-70. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 40.000 penonton itu Deltras sempat menyamakan kedudukan 1-1 melalui gol Dede Hugo menit ke-29 yang lepas dari jebakan off side. Tuan rumah Persib yang dimotori Eka Ramdani terlalu tangguh bagi Deltras. Tim Bandung menguasai irama permainan hampir sepanjang pertandingan. Kekuatan Deltras berkurang setelah bek Firmansyah diusir ke luar lapangan setelah mendapat kartu merah dari wasit Armando Pribadi dari Yogyakarta. "Meski tampil tanpa Cabanas dan bek Nyeck Nyobe, Persib tampil maksimal, meski pada babak pertama cenderung monoton. Serangan trio Hilton, Gonzales dan Zaenal Arief memaksa kiper Deltras, Mukti Ali Raja jatuh bangun menyelamatkan gawangnya. Hingga pluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap 1-6 untuk Persib. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Boy Jati, Firdaus (Deltras), Atep (Persib). "Hari yang luar biasa, sebuah kado yang istimewa bagi bobotoh pada laga kandang terakhir Persib di Bandung," kata Pelatih Persib, Jaya Hartono. Jaya yang juga mantan pelatih Deltras itu menyebutkan, pemainnya dapat memanfaatkan kelebihan satu pemain setelah bek Deltras. Firmansyah terkena kartu merah.(*) paradyto May 31st, 2009, 02:34 AM PSM Makassar Bungkam Persik 2-0 Makassar (ANTARA News) - PSM Makassar menutup partai kandang kompetisi Liga Super 2008/2009 dengan membungkam tamunya Persik Kediri dua gol tanpa balas di stadion Andi Mattalatta Makassar, Sabtu malam. Claudio Pronetto tampil sebagai pahlawan timnya dengan memborong dua gol kemenangan PSM, masing-masing pada menit ke 20 dan menit 80. Sekitar 20.000 penonton bersorak ria menyambut hasil gemilang yang ditorehkan tim tuan rumah, sekaligus menutup pertandingan kandang mereka diakhir musim kompetisi Liga Super 2008/2009. PSM Makassar masih akan melakoni satu pertandingan tandang yakni melawan Deltras Sidoarjo di Sidoarjo. Partai PSM melawan Persik berlangsung cukup menarik, kedua tim saling melancarkan serangan ke lini pertahanan lawan dan membuka peluang mencetak gol. Persik yang mengambil inisiatif menyerang diawal babak pertama memaksa lini belakang PSM yang dijaga trio Adnan Buyung, Fandi Eddi dan Faturrahman harus tampil habis-habisan menghalau serangan lawan. Namun, pada menit ke-19 malapetaka bagi tim tamu ketika tangan salah seorang pemain, Fadil Sa`usu menyentuh bola di dalam kotak finalti, sehingga wasit Ole Hadi memberi hadiah finalti untuk PSM Makassar. Cloadio Pronetto yang tampil sebagai eksekutor dengan jitu memperdaya kiper Wahyudi mengubah skor menjadi 1-0. Sementara gol kedua PSM lahir dari sundulan Proneto meneruskan umpan silang Irsyad Aras setelah berhasil melewati dua pemain lawan. Pronetto yang berada di mulut gawang dengan mudah menanduk bola kearah sudut kanan gawang Wahyudi mengubah skor menjadi 2-O untuk PSM. Wasit memberi hukuman kartu kuning kepada dua pemain yakni kiper PSM Samsidar yang sengaja memperlambat permainan dan pemain Persik Agus Susanto.(*) paradyto May 31st, 2009, 02:37 AM Hasil Copa Indonesia 2008/2009 Jakarta (ANTARA News) - Hasil pertandingan sepak bola Babak Delapan Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009, Sabtu: Persitara vs Persijap (leg1) 1-0 Hasil Kamis (28/5): Sriwijaya Fc vs Persibo (leg1) 5-0 Hasil Sabtu (23/5): PSMS vs Persipura (leg1) 0-2 Jadwal pertandingan: Selasa (2/6): Persija Jakarta vs Deltras Sidoarjo (leg1).(*) paradyto June 2nd, 2009, 04:57 PM PSMS vs. SRIWIJAYA FC = 3 : 1 r4d1ty4 June 2nd, 2009, 05:37 PM Turut berduka cita.. RESMI: Luciano Dikabarkan Ikut Dalam Pesawat Air France Oleh Yuslan Kisra Kabar mengejutkan datang dari musibah hilangnya pesawat Air France rute Rio de Janeiro-Francis, yang dikabarkan hilang dan saat ini dalam pencarian. Konon, mantan pelatih PSMS Medan Luciano Leandro (foto) ikut di dalam pesawat naas tersebut. Hal ini seperti disampaikan Renato Elias, mantan pemain Sriwijaya Football Club (SFC) yang juga asal Brasil, dalam komentarnya di sebuah rubrik Superliga yang bertajuk "Persija Sebut Tidak Ingin Tergelincir", beberapa saat lalu. Jika memang berita dari Renato ini benar, kita tentu sangat berharap agar mantan pelatih PSMS Medan, yang juga cukup lama merumput bersama beberapa klub besar di tanah air, tidak mengalami hal yang paling buruk. Terlebih, karena pesawat Airbus A330-200 yang tengah melayani rute Rio de Janeiro-Paris itu masih terus dalam pencarian, setelah sebelumnya mengirim pesan otomatis yang menandakan masalah pada sirkuit elektronik usai menembus badai. Terbang Ke Prancis Dengan Tujuan Indonesia Luciano selama ini diketahui sangat mencintai Indonesia. Dalam sebuah eksklusif kepada GOAL.com Indonesia pada 26 November 2008, ia mengaku setiap hari mengakses laman ini. "Untuk Anda ketahui, saya ini pembaca setia GOAL.com edisi Indonesia, ha.. ha.. Saya mengikuti perkembangan berita-berita sepakbola di Indonesia dari website Anda setiap hari. Dari situ, saya banyak tahu mengenai tim di sini. Selain itu, saya juga masih menjalin hubungan dengan teman-teman. Baik ketika saya masih menjadi pemain, maupun saat menangani Persma Manado," ujar Luciano dalam eksklusif tersebut. Pria berusia 42 tahun itu sempat kecewa karena terpaksa didepak PSMS Medan, Februari lalu. Kala itu, Badan Liga Indonesia (BLI) tidak mengizinkan Luciano melatih PSMS lantaran tidak memegang lisensi pelatih sebagaimana disyaratakan BLI. Oleh sebab itu, Luciano justru terbang ke Paris untuk mengikuti kursus pelatih, sehingga bisa kembali ke Indonesia suatu saat. David-80 June 2nd, 2009, 09:13 PM Luciano leandro, a great fotballer from PSM ....watched him played in PSM...hes a great player....one of the reason PSM always in top three position from 2003 - 2004 season cheers paradyto June 3rd, 2009, 02:37 AM Kalau benar berita itu... Turut Berduka Cita... paradyto June 7th, 2009, 02:44 PM Barusan nonton siaran ulang PERSIJA vs. SRIWIJAYA FC, kata komentatornya "Kita masih bisa menembus pertahanan Sriwijaya..." haaaaaaaaaaa "Kita"??? Komentatornya Anteve ternyata orang Persija semua:D David-80 June 8th, 2009, 12:07 AM ya, tau sendiri, persija dimana base nya....tapi seharusnya anteve itu lebih berpihak ke pelita jaya...secara, mereka sama2 under bakrie family empire. cheers r4d1ty4 June 8th, 2009, 05:50 AM ^^ bener banget tuh, waktu itu pernah 3 bulan tiap minggu pertandingan Pelita Jaya mulu yg disiarin..padahal permainannya IMO ga terlalu bagus bahkan cenderung boring..mendingan Persipura yg disiarin..jdnya worthed nonton.. laba-laba June 8th, 2009, 09:05 AM paradyto, kejadian begitu sering sekali terutama kesebelasan jawa vs luar jawa no offence please :) paradyto June 10th, 2009, 06:10 PM CONGRATULATION TO PERSIPURA!!!! YOU ARE THE BEST!!! :dance::dance: ATAS GELAR YANG DITERIMA SEBAGAI JUARA ISL 2008/2009!! :okay: paradyto June 10th, 2009, 06:14 PM Persipura Terima Rp2 Milyar Setelah Kalahkan Sriwijaya Jayapura (ANTARA News) - Persipura Jayapura secara resmi dinobatkan sebagai jawara Liga Super Indonesia 2008/2009 dan berhak atas hadiah Rp2 miliar setelah menundukkan juara bertahan Sriwijaya FC 4-1, Rabu. Trofi Liga Super Indonesia beserta hadiah diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Nurdin Halid dan disaksikan Ketua Badan Liga Indonesia (BLI), Andy Darussalam. Kemenangan Persipura disambut tepukan gemuruh ribuan penonton yang berada di Stadion Mandala Jayapura. Tarian-tarian khas Papua juga ditampilkan di hadapan ribuan pendukung sebagai ungkapan bahagia atas prestasi Persipura. Bagi Persipura, adalah kali kedua merajai liga setelah pada 2005 silam juga telah tampil sebagai juara. Prosesi penyerahan trofi Liga Super Indonesia didahului dengan diberikannya gelar kehormatan dari masyarakat Papua kepada pelatih Persipura Jacksen F Thiago. Jacksen dianggap telah membawa perubahan khususnya dalam persepakbolaan di tanah Papua dan telah membuat harum nama Papua di kancah persepakbolaan Indonesia. Semburan kembang api dan teriakan kebahagian menyertai kapten Eduard Ivak Dalam saat mengangkat piala. Bukan sekedar karena timnya menjadi juara, Papua juga tengah berbahagia karena Boaz Salossa juga berpeluang menjadi top skorer LSI, karena telah mengoleksi 28 gol atau unggul satu gol dari striker Persib Bandung, Cristian `El Loco` Gonzales. Selain berpeluang menjadi top skorer, Boas Salossa juga telah terpilih menjadi pemain terbaik Djarum LSI 2008-2009. fajarmuhasan June 11th, 2009, 03:54 AM Aturan ISL gimana??? 1. Kapan musim berikutnya dimulai?? 2. Gimana aturan degradasi dan promosi? 3. Itu saja dulu mudah mudahan ada menjawab laba-laba June 11th, 2009, 08:06 AM PSMS merasa di zolimin LAGI oleh wasit ketika berhadapan PERSIWA. David-80 June 11th, 2009, 11:31 PM ^^duh kalo persiwa, persitara ga usah ditanya...susah menang lawan mereka di kandang..... gini deh, gua males nih kalo ada orang yg menghubung2kan suku ama sepakbola.... asal tau aja, di sepakbola kita, money is everything......dah terjemahin deh tuh cheers laba-laba June 12th, 2009, 07:30 AM ^^duh kalo persiwa, persitara ga usah ditanya...susah menang lawan mereka di kandang..... gini deh, gua males nih kalo ada orang yg menghubung2kan suku ama sepakbola.... asal tau aja, di sepakbola kita, money is everything......dah terjemahin deh tuh cheers Ya gak papa kalau itu pemikiran pribadi mu Vid, Tapi banyak yang merasakan tersebut. mungkin si bos David tidak merasakanya nya. kita hargai laa perasaan mereka. Udah gede ini... David-80 June 12th, 2009, 10:54 AM gua merasakan nya, banyak kok PSIS dicurangin di sumatra atau papua dulu waktu liga djarum 2005/2006...sering bgt....tapi ya itu gua ga ngerasa karena tim gua itu dari jawa trus dicurangin.... bottom point gua...dalam sepakbola indo ga kenal suku2an....yg penting club mana ada duit dia pasti menang.... cheers laba-laba June 12th, 2009, 12:36 PM gua merasakan nya, banyak kok PSIS dicurangin di sumatra atau papua dulu waktu liga djarum 2005/2006...sering bgt....tapi ya itu gua ga ngerasa karena tim gua itu dari jawa trus dicurangin.... bottom point gua...dalam sepakbola indo ga kenal suku2an....yg penting club mana ada duit dia pasti menang.... cheers Kasus yang kau bilang itu betul adanya. duit adalah segalanya. Tapi ada kasus yang tidak kau rasakan. brarti bukan itu yang mereka rasakan apa yang kau rasakan. itu lah yang aku bilang tadi. Mungkin kau tak merasakan apa yang orang lain rasakan. Karena apa ? Kalau gak ada suku2an yang kau rasa ? Bisa dipastikan juga WASIT di seluruh pertandingan di buat seluruhnya dari Sumatera, atau dari jawa, atau dari Kalimantan. Tidak bisa dibuat peraturan begitu kan ? Kalau memang kau rasa RAS itu tidak berpengaruh? Hal2 tersebut berlaku juga persepakbolaan di Luar Indonesia. Apalagi dijaman dulu lahh.. kalo kita nonton di tifi. Komentatornya bersemangat sekali kalau salah satu TEAM menyerang. David-80 June 12th, 2009, 08:19 PM ^^^ FYI, semua wasit di ISL, ketika satu team bertanding, di cari dari yg dari daerah lain...contoh PSIS lawan PSMS, maka wasitnya dari kalimantan. final liga djarum juga begitu, wasitnya pasti si Jimmy yg notabene dari manado. itu peraturan ISL dari BLI udah sejak lama cheers laba-laba June 13th, 2009, 06:34 AM ^^^ FYI, semua wasit di ISL, ketika satu team bertanding, di cari dari yg dari daerah lain...contoh PSIS lawan PSMS, maka wasitnya dari kalimantan. final liga djarum juga begitu, wasitnya pasti si Jimmy yg notabene dari manado. itu peraturan ISL dari BLI udah sejak lama cheers nah itu dia.. gak mungkin wasitnya dari daerah yg bertanding atau serumpun. dah tau kan alasannya apa. Ada juga tuh wasit yang anti PSMS.. kalo tanya ama orang medan, pasti mereka tau jawabannnya siapa... BATAMANIA June 13th, 2009, 08:50 PM wah ternyata suku/ras berlaku juga ya di sepak bola indonesia :ohno: baru tau gua ^^ jangan deh.... David-80 June 13th, 2009, 09:42 PM ^^ baca dari awal batamania, jangan lsg comment kalo ga baca. laba-laba, kalo wasitnya dari satu daerah yah ga netral dong....bukan fair play lagi, makanya dicariin dari luar daerah. cheers peseg5 June 13th, 2009, 10:20 PM Luciano Leandro ternyata masih hidup. Ada2 saja yg bikin gosip. http://medanfc.com/psms/03/06/2009/sensasi-renato/ http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=8432:air-france-diteror-bom&catid=30:dunia&Itemid=55 paradyto June 16th, 2009, 05:42 PM Ponaryo Jagokan Persipura dan Sriwijaya Selasa, 16 Juni 2009 18:41 WIB | Olahraga | Liga Indonesia | Jakarta (ANTARA News) - Mantan kapten tim nasional Indonesia, Ponaryo Astaman, menjagokan Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC Palembang, sebagai tim yang lolos ke final Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009. Pemain Persija ini menilai, kedua tim adalah tim yang tangguh saat ini. Keduanya juga memiliki pemain berkemampuan individu merata disemua lini. "Saya menjagokan Persipura dan Sriwijaya lolos ke final copa," katanya di Jakarta, Selasa. Selain memiliki kemampauan individu merata, kata dia, kedua tim memiliki latar belakang prestasi yang berimbang. Persipura juara Superliga 2009, sedangkan Sriwijaya juara bertahan Copa Dji Sam Soe Indonesia. "Kedua tim telah menunjukkan kemampuannya. Kita tunggu saja di final," kata mantan pemain Arema Malang itu. Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 baru saja menyelesaikan babak delapan besar. Empat tim yang lolos ke babak semifinal adalah Persipura Jayapura, Sriwijaya FC Palembang, Persijap Jepara, dan Deltras Sidoarjo. Pada babak delapan besar, Persipura menang atas PSMS Medan dengan agregat gol 6-1. Sriwijaya FC menang atas Persibo Bojonegoro dengan agregat gol 7-2. Persijap Jepara menang atas Persitara Jakarta Utara dengan agregat gol 3-2, sedangkan Deltras Sidoarjo menang atas Tim Macan Kemayoran Persija Jakarta dengan agregat gol 4-3. (*) paradyto June 18th, 2009, 02:25 AM Boaz Teratas Polling Indonesia All Stars VS MU JAKARTA, RABU - Stiker Persipura Jayapura Boaz Sallosa sementara berada di urutan teratas polling pemain Indonesia All Stars melalui sms, tim yang akan menghadapi Manchester United (MU) di pertandingan persahabatan 20 Juli mendatang di Jakarta. Sigit Nugroho, Ketua Bidang Mobile Program Tur MU ke Indonesia, di Jakarta Rabu menyatakan bahwa memang ada peningkatan dari jumlah pengirim sms untuk polling. "Namun belum drastis. Target kami memang belum tercapai. Prosentasi perolehan raihan Boaz juga sedikit menurun karena masuknya nama-nama pemain lainnya," katanya. Hasil sementara hasil polling hingga Rabu, Boaz, pemain terbaik Liga Super 2008/2009 ini meraih 17,50 persen suara pilihan masyarakat. Boaz menggeser Bambang Pamungkas yang mengumpulkan 15,10 persen. Budi Sudarsono (9,20 persen), Charis Yulianto (9,10), Markus Horison (7,50), Firman Utina (5,70), Ismed Sofyan (4,50), Eka Ramdani (4,40), Rahmat Rivai (4,10), TA Musafri (3,30), Ferry Rutinsulu (2,30), Ricardo Salampessy (2,20), dan Zaenal Arif (2,00). Polilng sms untuk tim All Stars ini digelar sejak 15 April sampai 10 Juli 2009. Dalam polling berhadiah ini, peserta harus mengirimkan sms via nomor 9288. Sigit menegaskan bahwa hasil polling akan menjadi masukan bagi pelatih Benny Dollo untuk menentukan siapa saja yang akan memperkuat Indonesia All Stars. Hasil Polling Pemain Indonesia All Stars hingga Rabu siang: Boaz Solossa (Persipura) 17,50 persen. Bambang Pamungkas (Persija) 15,10. Budi Sudarsono (Sriwijaya FC) 9,20. Charis Yulianto (Sriwijaya FC) 9,10. Markus Horison (PSMS Medan) 7,50. Firman Utina (Pelita Jaya) 5,70. Ismed Sofyan (Persija) 4,50. Eka Ramdani (Persib) 4,40. Rahmat Afandi (Persitara) 4,10. Talaohu Abdulmushafry (Persiba) 3,30. Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC) 2,30. Ricardo Salampessy (Persipura) 2,20. Zaenal Arif (Persib) 2,00. Pemain lainnya (masing-masing di bawah 2 persen) 13,10. paradyto July 3rd, 2009, 02:48 PM Lewat Tos-tosan, Persebaya ke ISL Fajar Pratama - detiksport Bandung - Persebaya berhak promosi ke Indonesia Super League (ISL) musim depan, setelah mengalahkan PSMS lewat drama adu penalti di babak play-off. Persebaya menang dengan skor 6-5. PSMS yang menduduki peringkat 15 di klasemen ISL di musim 2008/09 yang baru saja berakhir harus menjalani laga 'hidup mati' melawan Persebaya yang finis di posisi keempat Divisi Utama. Yang menarik dalam laga ini adalah seluruh gol tercipta melalui titik putih, termasuk sepasang gol di waktu normal. Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga normal plus extra time. Pada pertandingan yang disiarkan langsung stasiun televisi antv, Selasa (30/6/09) ini, PSMS unggul lebih dahulu setelah pemain Persebaya, Bobby Satria dinyatakan menyentuh bola di dalam kotak penalti oleh wasit Yandry beberapa saat menjelang babak pertama usai. Leonardo Zada yang menjadi algojo, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Kiper Persebaya, Endra gagal menjangkau tembakan yang mengarah ke sisi gawangnya. 1-0 untuk PSMS dan skor ini bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, Persebaya yang semakin gencar untuk mengejar ketertinggalan, mendapatkan peluang nyata, setelah pemain PSMS, Fadli Hariri melakukan handsball di dalam kotak terlarang di menit 86. Sontak wasit pun menghadiahi tendangan penalti untuk tim asal ibukota Jawa Timur ini. Peluang ini pun tidak disia-siakan oleh Jairon Feliciano yang bertugas menjadi eksekutor, untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hasil ini bertahan sampai waktu normal 90 menit berakhir. Dalam masa perpanjangan waktu 2 x 15 menit, kedudukan belum juga berubah. Akhirnya pemenang pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam sesi 'adu kiper' ini, enam dari tujuh algojo Persebaya sukses menjalankan tugasnya, sedangkan eksekutor PSMS hanya sukses memasukkan lima angka dari tujuh kesempatan yang ada. Dengan hasil ini 'Bajul Ijo' berhak naik ke ISL musim depan. ( roz / din ) paradyto July 3rd, 2009, 02:55 PM Obiora Terbaik, Frances-Samsul Top Skorer Doni Wahyudi - detiksport Palembang - Sriwijaya FC melengkapi suksesnya sebagai juara Copa Indonesia setelah Anoura Obiora terpilih sebagai pemain terbaik. Sementara gelar top skorer menjadi milik Pablo Frances dan Samsul Arief. Obiora diumumkan sebagai pemain terbaik Copa Indonesia usai pertandingan final yang digelar di Stadion Jaka Baring, Minggu (28/6/2009). Laga antara Sriwijaya FC vs Persipura itu sendiri terhenti di menit 59 setelah kubu Mutiara Hitam melakukan walk out setelah merasa dirugikan wasit dalam kedudukan 1-0. Selain mendapat tropi, pesepakbola Nigeria berusia 23 tahun itu juga mengantongi hadiah uang tunai sebesar Rp 75.000.000. Obiora merupakan pencetak gol tunggal yang kemudian menjadi penentu kemenangan Sriwijaya FC. Sementara sebagai juara Copa Indonesia, Laskar Wong Kito mendapat uang pembinaan sebesar Rp 2 miliar, di samping tropi juara tentunya. Dari daftar pencetak gol terbanyak muncul dua nama yang harus berbagi posisi teratas. Sama-sama mencetak delapan gol sepanjang kompetisi, Pablo Frances dan Samsul Arief berhak membawa pulang sepatu emas dan uang Rp 75 juta. ( din / roz ) paradyto July 22nd, 2009, 05:25 PM Inilah Struktur Organisasi PSSI Rabu, 22/07/2009 20:47 WIB Jakarta - Untuk tiga tahun mendatang, dipastikan Ketua dan Wakil Ketua Komite Tetap PSSI harus berasal dari Anggota Komite Eksekutif (EXCO). Demikianlah yang diutarakan oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. "Untuk Ketua dan Wakil Ketua Komite-komite yang ada di PSSI harus berasal dari anggota EXCO, kecuali untuk komite audit itu diluar EXCO. Ini sesuai dengan aturan yang berlaku di statuta yang baru," tegas Nurdin kepada wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Rabu (22/7/2009) sore WIB. Nantinya, komite-komite yang ada ini akan melakukan tugasnya hingga masa bakti 2011, dimulai sejak hari diumumkannya restrukturisasi kepengurusan hasil musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) lalu. Dilanjutkan Nurdin, ke-12 anggota EXCO juga tidak boleh mempunyai jabatan lain di badan-badan hukum dan khusus milik PSSI, seperti Komisi Disiplin (Komdis), Komisi Banding (Komding), dan Badan Khusus, yaitu Badan Liga Indonesia (BLI), Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI), Badan Futsal Nasional Indonesia (BFNI) dan Badan Tim Nasional (BTN). "Anggota EXCO dilarang untuk rangkap jabatan di bidang lain seperti Badan Yudisial PSSI ataupun Badan Khusus seperti BLI dan BTN," sambungnya. Untuk Organisasi Pelaksana PSSI, jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) akan tetap dipegang oleh Nugraha Besoes. Dalam kesehariannya, Nugraha akan dibantu oleh enam deputi sekjen yaitu sekjen bidang hubungan luar negeri, bidang organisasi, hukum dan keanggotaan, bidang keuangan dan akuntansi, bidang promosi marketing, media dan IT, bidang sarana dan prasarana, serta bidang sumber daya manusia. Berikut sususan Komite Tetap PSSI : 1.Komite Keuangan: Joseph Refo (Ketua), Ibnu Munzir (Wakil Ketua) 2.Komite Kompetisi : H.Subardi (Ketua), Bernard Limbong (Wakil Ketua) 3.Komite Penelitian dan Pengembangan : Muh.Zein (Ketua), Ibnu Munzir (Wakil Ketua) 4.Komite Wasit : Togar Manahan Nero (Ketua), Bernard Limbong (Wakil Ketua) 5.Komite Hukum : Syarif Bastaman (Ketua), Muh.Zein (Wakil Ketua) 6.Komite Keamanan : Ashar Suryobroto (Ketua), Bernard Limbong (Wakil Ketua) 7.Komite Futsal : Ferry Paulus (Ketua), TM Nurlif (Wakil Ketua) 8.Komite Medis : Bernard Limbong (Ketua), Ashar Suryobroto (Wakil Ketua) 9.Komite Fair Play : TM. Nurlif (Ketua), Muh. Zein (Wakil Ketua) 10.Komite Sepakbola : Ibnu Munzir (Ketua), H.Subardi (Wakil Ketua) 11.Komite Marketing : Mafirion (Ketua), Joseph Refo (Wakil Ketua) 12.Komite Sepakbola Wanita : Ahmadi Noorsupit (Ketua), H.Subardi (Wakil Ketua) 13.Komite Sepakbola Usia Muda : Ferry Paulus (Ketua), H.Subardi (Wakil Ketua) 14.Komite Status Pemain : Mafirion (Ketua), Syarif Bastaman (Wakil Ketua) 15.Komite Audit : Harijon (Ketua), Agung Sujatmiko (Wakil Ketua) Susunan Badan Yudisial PSSI : 1.Komisi Disiplin : Hinca Panjaitan, SH. MH (Ketua), Syarifuddin Sudding (Wakil Ketua) 2.Komisi Banding : Rusdi Taher, SH. MH (Ketua), Dr. Faisal Abdullah, SH (Wakil Ketua) Susunan Organisasi Pelaksana PSSI : 1. Ketua Umum : Nurdin Halid 2. Sekretaris Jenderal : Nugraha Besoes, SE 3. Deputi-deputi Sekretaris Jenderal - Bidang Hubungan Luar Negeri : Surya Dharma Tahir - Bidang Organisasi, Hukum dan Keanggotaan : Hamka Baso Kady - Bidang Keuangan & Akuntansi : Achsanul Qosasih - Bidang Promosi Marketing, Media dan IT : M. Syauqi Suratno - Bidang Sarana dan Prasarana : Timmy Setiawan - Bidang Sumber Daya Manusia : Azis Halid Susunan Badan Khusus PSSI : 1. Badan Liga Indonesia (BLI) : Andi Darussalam Tabusalla (Ketua), Djoko Driyono (CEO) 2. Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) : Iwan Budianto (Ketua), Ambia (Wakil Ketua) 3. Badan Futsal Nasional Indonesia : To Be Decided (TBD) 4. Badan Tim Nasional Indonesia (BTNI) : Rahim Sukasah (Ketua) Hamka Baso Kady (Wakil Ketua). ( mrp / roz ) paradyto July 24th, 2009, 05:40 AM Persipura Absen Semusim Friday, 24 July 2009 JAKARTA (SI) – Vonis untuk Persipura Jayapura setelah walk out (WO) pada laga final Copa Indonesia 2008/2009 akhirnya diputuskan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Mutiara Hitam diskors semusim untuk edisi copa berikutnya.Hukuman untuk Persipura akibat melanggar fair play bukan hanya itu. Pada sidang Komdis ke-42 kemarin, WOyang dilakukan Mutiara Hitam melanggar Pasal 27 ayat 6 (b) Kode Disiplin.Selain larangan bertanding semusim,komdis meminta Persipura mengembalikan semua match fee dan hadiah yang diterima dari keikutsertaan di copa. ”Komdis sebelumnya sudah memanggil mereka untuk dimintai keterangan, termasuk panpel (panitia pelaksana) pertandingan. Persipura bersalah sehingga dihukum. Semua keputusan Komdis berlaku mulai hari ini (kemarin),” papar Ketua Komdis Hinca Panjaitan seusai sidang kemarin. Bukan hanya klub, beberapa pemain juga diberi sanksi setimpal. Striker Ernest Jeremiah dianggap sebagai pemicu aksi WO dan melakukan penyerangan terhadap wasit. Ernest dinilai melanggar Pasal 61,63,serta 100 Kode Disiplin sehingga didenda Rp300 juta dan skorsing tiga musim. Deportasi sementara dari Liga Super juga diterima bomber Alberto ’Beto’ Goncalves yang diskors tiga tahun plus denda Rp150 juta. ”Sebagai pemain, mereka melakukan tindakan tidak terpuji. Beto melanggar Pasal 60, 53, dan 150 sehingga dendanya lebih berat,”ungkapnya. Sanksi berat juga diterima Ketua Umum Persipura MR Kambu yang dianalogikan sebagai otak di balik aksi walk out. Kambu melanggar Pasal 56 ayat 3 sehingga diskors dari semua level kompetisi selama dua tahun dengan denda Rp100 juta. ”Pak Kambu yang bertanggung jawab atas aksi mogok Persipura sehingga diskorsing selama 24 bulan.Dia yang memerintahkan pemain mogok. Untuk ancaman sanksi Boaz Solossa sudah ditanggung oleh Pak Kambu,” ungkapnya. Sementara wasit Purwanto dikembalikan kepada BWSI. Nah yang menarik, Purwanto sudah diangkat sebagai anggota komdis oleh PSSI. ”Sanksi yang diterima individu berlaku bagi semua level kompetisi.Tapi, sanksi bagi klub hanya berlaku pada kompetisi bersangkutan. Mereka sementara harus berhenti dari aktivitas di bola nasional. Khusus Purwanto terserah BWSI.Masuknya Purwanto ke komdis menjadi urusan lain,’’ katanya. Palu Komdis juga diketok bagi BLI dan panpel Sriwijaya FC (SFC). Mereka dianggap lalai karena tidak memberikan rasa nyaman sehingga melanggar Pasal 73 dan 74. BLI dan panpel SFC didenda Rp50 juta. ’’BLI dan SFC menjadi panpel bersama.Seharusnya mereka bisa menciptakan suasana kondusif selama 2 x 45 menit dengan tidak mengizinkan orang masuk ke lapangan. Mereka sudah gagal sehingga harus membayar denda. Semua uang dimasukkan ke PSSI,’’ katanya. Sementara itu, komdis secara keseluruhan menerima pemasukan Rp3,075 miliar dari uang denda selama semusim. Namun, baru Rp1,75 miliar yang telah masuk. Hinca menyatakan, komdis memberikan deadline bagi pemain yang menunggak uang denda sampai 30 September.Tambahan denda Rp5 juta sampai Rp10 juta akan diberikan bila mereka melewati tata waktu yang ditentukan. Komdis juga akan meminta pemain tersebut dicekal dari semua level kompetisi. ”Mereka harus membayar tanggungan denda. Kalau belum dibayar, status mereka tidak akan disahkan BLI.Klub juga tidak akan diberi lisensi profesional. Selama hanya skorsing yang efektif berjalan,’’ katanya. Komdis juga menganulir tuntutan pemain Boubacar Keita terhadap Arema Malang. Klub berjuluk Singo Edan tersebut dinilai tidak menyalahi aturan. ’’Kami senang karena semuanya sudah clear. Sejak awal kami sudah mengikuti aturan kontrak.Tapi, komdis meminta kami untuk melengkapi beberapa dokumen.Arema harus bersiap menghadapi tuntutan Keita yang akan membawa kasus ini ke FIFA,” tandas Manajer Arema Malang Ekoyono Hartono. (wahyu argia) fajarmuhasan July 24th, 2009, 05:48 AM Persipura....menurutku terlalu ringan, Kalo gw jadi komdis hukumannya adalah: Persipura boleh ikut semua turnamen di indonesia dg catatan sbb: untuk copa, persipura ikut dari babak kualifikasi antar kampung (tarkam) untuk Liga, persipura ikut dari divisi 2 biar merasakan tuch capeknya mencapai kembali ISL, urutannya kan divisi2, divisi1, divisi utama, ISL, jadi 5 tahun lagi persipura bisa tampil di ISL itu dg catatan tiap tahun promosi r4d1ty4 July 25th, 2009, 12:30 PM Persija diambil alih pengusaha, siap Jadikan sebagai Unitednya Indonesia! JAKARTA - Jakarta dipastikan tetap memiliki dua wakil di Liga Super dan Copa Indonesia musim depan, setelah Persija berhasil mendapatkan investor yang siap menopang dana kompetisi selama lima musim ke depan. Dengan keberhasilan Persija mendapatkan investor, rencana pemerintah provinsi DKI untuk menjual Persitara dibatalkan. "Kami mendukung Persija mandiri tanpa dana APBD. Tapi kami juga berharap dukungan ini tidak berhenti di tengah jalan," kata Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Syaifullah. Adalah Komisaris Utama PT Indonesia Heavyequipment Edy Joenardi yang masuk menjadi investor lewat PT Persija Jaya, badan hukum Persija di Liga Super. Edy kemudian didaulat menjadu Direktur Utama PT Persija Jaya dan akan memimpin manajemen selama lima musim ke depan. "Saya ingin Persija jadi Manchester United-nya Indonesia," kata Edy kepada wartawan di acara perkenalan pengurus baru PT Persija Jaya di Senayan, Jumat (24/7). Edy mengungkapkan ambisinya untuk menjadikan Persija sebagai pelopor industri sepak bola yang lepas dari APBD. Klub sepak bola seperti Persija, menurut Edy, tidak harus merugi karena memiliki asset besar pada fans fanatik Jakmania. Ia mengaku paham kondisi sepak bola Indonesia yang serba tidak pasti. Untuk itu ia mengaku tidak menargetkan untung di tahun pertama mengelola bisnis Persija. Ia berharap minimal investasi yang telah dikeluarkannya bisa kembali (break event point) di musim ke lima. "Kami akan berupaya untuk menjual merchendise resmi kepada Jakmania. Merchendise kalau dikelola dengan baik punya potensi luar biasa," katanya. Khusus merchendise, Edy tak ingin menerapkan secara radikal. PT Persija Jaya akan melakukan sosialisasi secara intensif kepada Jakmania musim depan. Selain itu penjual merchendise tak resmi yang selama ini ada belum akan dilarang musim depan. Selain mengharapkan dana dari penonton, Edy juga akan menggalang dana dari sponsor lain. Markas Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno akan dijadikan semacam mal olahraga. "Kita ingin membuat animo masyarakat menonton Persija semakin meningkat dan pertandingan berjalan aman. Banyak pihak yang sudah menyatakan ingin mensupport Persija salah satunya perusahaan otomotif," katanya. Manajemen baru juga akan mengubah kebiasaan kontrak satu musim pada klub-klub sepak bola Indonesia. Persija akan mengontrak pemain minimal dua hingga tiga musim kompetisi. Untuk musim depan, dipastikan hampir seluruh pemain Persija dijual. Manajemen hanya akan menyisakan sekitar dua pemain saja. Salah satu yang akan coba dipertahankan adalah Bambang Pamungkas. "Bambang sudah menurun tapi dia ikon tim dan punya nilai jual bagi Jakmania. Mungkin kami akan menawarkan kontrak dengan stimulus berdasarkan jumlah gol yang dia cetak," ucap Beny Erwin, direktur keuangan PT Persija Jaya. Persija akan menggunakan 60 persen pemain muda dan 40 persen pemain nasional atau pemain asing. Greg Nwokolo dan Leonardo 'Zada' Martin Dinelli adalah bidikan Persija musim depan. Greg bermain untuk Persija musim lalu sedangkan Zada memperkuat PSMS yang sudah terdegradai ke Divisi Utama. Untuk memenuhi aturan tiga pemain asing non Asia dan dua pemain Asia, Persija juga mengincar pemain negeri tetangga. Kiper timnas Singapura Lionel Lewis dan bek Baihaki Khaizan adalah dua pemain yang dibidik manajemen Persija. Ada pula nama Paiton Thiabma, pemain Thailand yang musim lalu merumput di Persijap. "Dasar pembelian pemain adalah rasionalisasi harga. Dana yang disiapkan untuk tim musim tidak akan lebih dari Rp 20 miliar," kata Beny. Menurut Beny banyak pemain luar berkualitas bagus namun tidak berharga mahal. Salah satunya adalah Caca, pemain Portugal yang harganya hanya Rp 450 juta namun punya kemampuan yang bagus. Caca adalah pemain yang direkomendasikan Alberto Rafael Soerio Gomes, pelatih Portugal yang akan dipakai Persija musim depan. Dalam cv-nya, Alberto pernah menangani beberapa tim Portugal termasuk Sporting CP. Persija hanya membayarnya sebesar Rp 500 juta musim depan. "Dia menangani Cristiano Ronaldo dan Nani saat masih junior di Sporting," kata Beny. isr/pur source : Republika Online siapakah Edy Joenardi ? Dengan modal tabungan Rp 62 juta, Edy memberanikan diri bermain saham lima tahun lalu. Siapa sangka, kini nilai portofolio sahamnya membengkak hingga triliunan rupiah. Bagaimana strateginya? Nama Edy Joenardi tidak hanya familier di kalangan pengusaha, tapi juga di lingkungan pelaku pasar modal. Sejak 2003 ia menginjakkan kaki di lantai bursa. Ia bermain saham melalui sejumlah broker, seperti Kim Eng Securities dan Nikko Securities. Kode booking-nya, i-Jun (baca: ai-jun), sudah sangat dihafal para pialang saham. Aksinya menjual saham Bumi Resources (Bumi) tahun 2008 dengan nilai yang menggemparkan membuat banyak orang geleng-geleng kepala. Maklum, aksinya itu memberi kontribusi 90% dari total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) ketika awal krisis global mendera. “Saya tidak bisa sebutkan berapa nilai penjualan saham Bumi milik saya tahun lalu. Yang pasti, sekarang dana likuid saya pribadi dan perusahaan milik saya mencapai Rp 12-12,6 triliun” ujar Preskom PT Ejra Energy, PT Indonesia Equipment dan i-Capital International itu tanpa bermaksud menyombongkan diri. Padahal, ketika masuk ke pasar modal, ia hanya bermodalkan dana Rp 64 juta. Capital gain yang diraih Edy dari penjualan saham Bumi terbilang dahsyat. Awalnya, ia membeli saham Bumi dengan harga Rp 400-an/lembar. Pada saat harganya menyentuh level Rp 6.000/lembar, ia pun menjualnya. Waktu itu ia membeli 2 juta lot atau sekitar 1 miliar saham. Maka, capital gain yang diraihnya pun mencapai Rp 5,6 triliun. Ketika saham Bumi jatuh, Edy membelinya lagi di harga Rp 700/lembar sebanyak 1 miliar saham juga. Lalu, menjualnya kembali di harga Rp 1.210/saham. “Kejadian seperti ini bisa berulang-ulang,” ia menandaskan. Itu baru dari saham Bumi. Hal serupa juga ia dapat dari portofolio saham-saham lain, baik di bursa saham dalam negeri maupun luar negeri. Namun, “Dua tahun belakangan saya lebih banyak bermain di bursa saham negeri. Komposisinya, ia menambahkan, 60% dananya diinvestasikan di bursa saham dalam negeri dan 40% di luar negeri. “Saya juga bermain saham via Internet dengan bursa di luar negeri pada tengah malam,” pehobi basket itu mengungkapkan. Bagaimana ia bisa membaca situasi pasar bahwa inilah saat yang pas melepas Bumi, padahal waktu itu banyak investor yang justru bersikap menahan diri dengan menyimpan (keep) saham migas itu? Edy mengaku, sebelum pasar modal Amerika Serikat babak belur tahun lalu, ia berhasil menyelamatkan investasi sahamnya di BEI dari imbas krisis global itu. “Sebelum pasar jatuh, saya mendapat berita tentang market AS dari teman-teman pasar modal di AS, yang waktu itu belum berani diungkapkan oleh Bush atau pemerintah negara tersebut. Pada saat yang bersamaan, harga saham Bumi justru rebound di sini hingga Rp 8 ribuan harganya. Lalu saya jual semua,” tutur pria kelahiran Majalengka, 1969, itu dengan lega. Strategi Edy sungguh jitu. Betul saja, sebulan kemudian krisis di AS itu berdampak bagi Indonesia, khususnya BEI, sampai akhirnya saham Bumi di-suspend. Selain mengandalkan luasnya jejaring hingga ke bursa luar negeri, Edy mengaku tidak rakus dalam bermain saham manakala trennya rebound. Artinya, ketika harga saham grafiknya menunjukkan kenaikan, ia tidak terlalu serakah menunggu capital gain lebih besar lagi. Yang penting, harga sudah naik di atas harga pembelian, maka cepat-cepatlah dilepas. Daripada menunggu persentase kenaikan lebih gede, tapi yang terjadi sebaliknya, harga-harga saham justru terjungkal. ini dia orangnya..(yg ada merah2nya) http://i28.tinypic.com/9gy35s.jpg David-80 July 25th, 2009, 06:17 PM 60% dananya diinvestasikan di bursa saham dalam negeri dan 40% di luar negeri. waduh, gimana nanti kalo saham2 dia jeblok kayak Bakrie? terlalu terburu2 menurut gua...dia mau jadi abramovic nya Indonesia, tapi sebagian besar base modalnya cuman di equity,,,,sedangkan investor2 bola laen nya ga cuman di equity, tapi juga di commodities dan asset....sebagai jaminan aja... cheers BATAMANIA July 25th, 2009, 08:03 PM Persipura....menurutku terlalu ringan, Kalo gw jadi komdis hukumannya adalah: Persipura boleh ikut semua turnamen di indonesia dg catatan sbb: untuk copa, persipura ikut dari babak kualifikasi antar kampung (tarkam) untuk Liga, persipura ikut dari divisi 2 biar merasakan tuch capeknya mencapai kembali ISL, urutannya kan divisi2, divisi1, divisi utama, ISL, jadi 5 tahun lagi persipura bisa tampil di ISL itu dg catatan tiap tahun promosi oojadi urutannya itu... ISL Divisi Utama Divisi 1 Divisi 2 yang Divisi Utama itu sangat membingungkan saya :ohno: dulu saya kira Divisi Utama itu sama ama ISL :bash: ubah aja deh nama nya Divisi Utama jadi Divisi 1 dst..... ngurus nama liga aja PSSI ini kok begitu amburadulnya...:bash: peseg5 July 25th, 2009, 09:36 PM ISL kapan mulai lagi yah? Apakah setelah Lebaran? r4d1ty4 July 27th, 2009, 03:50 AM @david hahaha..judulnya terlalu gegabah ya.. @peseg 5 kayaknya sih begitu, soalnya turnamen pramusim Liga Jatim aja mulainya pas bulan puasa.. fajarmuhasan July 27th, 2009, 04:10 AM Mudah-mudahan edy joenardi punya dana cair diluar dana utk main saham. Jadi gak ada masalah untuk operasional klub. Namanya diganti donk....kayak dulu persijatim dibeli palembang kan ganti nama jadi SFC...lebih keren kan.... r4d1ty4 July 27th, 2009, 04:15 AM Mudah-mudahan edy joenardi punya dana cair diluar dana utk main saham. Jadi gak ada masalah untuk operasional klub. Namanya diganti donk....kayak dulu persijatim dibeli palembang kan ganti nama jadi SFC...lebih keren kan.... klo nama, Persija itu uda kuat banget brand-nya..sama kaya Persib atau PSMS..klo menurut gw sih ganti logo dulu untuk tahap awalnya..nanti pelan-pelan baru diganti nama klubnya.. peseg5 July 27th, 2009, 05:50 AM ^^ Kalau Persija mungkin rebranding namanya JAK UNITED FC kali ya. Karena kan sudah ada JAK FM dan JAK TV, dan pendukung persija diistilahkannya JAK mania. David-80 July 27th, 2009, 12:19 PM Jak tv udah ada...Jak FC harusnya.....kan supporternya udah The Jak... cheers fajarmuhasan July 27th, 2009, 12:31 PM betul tuch..gw rasa gak menurunkan brand-nya persija, malah tambah keren...Jak FM, Jak TV, Jak mania.....klub-nya harusnya Jak FC Balandra July 30th, 2009, 07:19 AM Sory bro, meski gua orang jakarta lahir dan tinggal di jakarta tapi ga otomatis suka ama persija, klub favorit gua turun temurun dr mbah moyang dulu tetap PERSIB sama PSM paradyto August 5th, 2009, 02:37 AM Persipura Serahkan Berkas Banding ke Komding PSSI Sriwijaya Post - Selasa, 4 Agustus 2009 23:09 WIB JAKARTA - Persipura Jayapura bergerak cepat untuk mengajukan banding agar sanksi yang telah dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI bisa ditinjau kembali. Asisten Manajer Persipura Anton J. Timbenai mengatakan bahwa pihaknyaa datang ke PSSI untuk memberikan berkas-berkas yang diperlukan dalam proses sidang banding. "Kami resmi mengajukan banding hari ini. Saya tadi sudah mengajukan surat banding yang diterima oleh Ketua Komding Rusdi Taher," ungkapnya di Sekretariat PSSI, Selasa (4/8). Diakuinya, salah satu hal yang diprotes keras oleh manajemen Persipura adalah keharusan Persipura mengembalikan match fee pertandingan final Copa Dji Sam Soe kepada Badan Liga Indonesia, serta larangan bagi ketua umumnya, MR. Kambu tidak boleh aktif di persepakbolaan Indonesia yang ada di bawah naungan PSSI selama 24 bulan. "Kami sangat keberatan dengan hukuman mengembalikan match fee yang diterima kepada BLI. Kami rasa ini tidak adil. Lalu soal hukuman untuk bapak (MR) Kambu, itu sama saja seperti pembunuhan karakter bagi sepakbola Papua, menurut pendapat saya." Paparnya. Mengenai skorsing tiga tahun tak boleh bermain di kompetisi sepakbola yang ada di bawah naungan PSSI bagi Ernest Jeremiah, yang terbukti menanduk wasit Purwanto, Anton mencontohkan kepada kasus pemukulan yang dilakukan (eks) pemain Persik Kediri,Christian Gonzales, akhir tahun lalu, yang ujung-ujungnya El Loco dibebaskan dari hukumannya. "Kami tidak masalah menang atau kalah. Kami hanya butuh keadilan di sini. Bagi kami hukuman itu tidak adil. Masak iya, Purwanto yang jadi biang kasus ini bisa melenggang bebas, sedang kami harus dihukum seperti itu?" selorohnya. Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Komisi Banding (Komding) PSSI Rusdi Taher SH mengatakan dirinya belum menerima memori banding yang diajukan oleh Tim Mutiara Hitam sehubungan sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) beberapa waktu lalu. "Kami belum menerima memori banding mereka secara tertulis. Kalau memang sudah diterima, tentu kami akan mencermatinya dan secepatnya akan menyidangkan, " jelasnya. Diakuinya, selaku lembaga peradilan resmi, Komisi Banding tidak harus bersifat proaktif untuk menanggapi suatu kasus yang telah diputuskan oleh lembaga lain. Karena untuk menelaah kasus harus dilakukan sesuai prosedur. "Jika memang memori banding itu telah diterima oleh PSSI, mungkin hanya sampai tiga hari kasusnya akan kami sidangkan. Sejauh ini kami belum menerima pengajuan banding itu secara tertulis," tuturnya. Dijelaskannya, bahwa untuk pengajuan banding itu telah ditetapkan tiga syarat prosedur yang harus dipenuhi, yakni pengajuan banding sesuai dengan tenggang waktu yang disyaratkan oleh PSSI sejak keputusan Komisi Disiplin dikeluarkan. Kemudian pengajuan memori banding harus dilampiri dengan keputusan Komisi Disiplin tentang sanksi yang mereka terima, dan pengajuan banding harus menyerahkan dana deposit sebesar Rp10 juta sebagai garansi. "Mengenai uang jaminan ini sesuai dengan pasal 132 peraturan pertandingan. Ini hanya sebagai jaminan agar pengaju banding melakukannya dengan sungguh-sungguh, " tandasnya. oweeyman August 6th, 2009, 07:52 AM betul tuch..gw rasa gak menurunkan brand-nya persija, malah tambah keren...Jak FM, Jak TV, Jak mania.....klub-nya harusnya Jak FC Jak un (Jakarta United):lol: peseg5 August 6th, 2009, 12:48 PM Beritanya mungkin tidak ada hubungannya dengan Indonesia, tetapi mungkin saja klub2 terutama peserta ISL bisa memanfaatkan pemain2 nganggur ini (siapa tau?). Apalagi u/ klub Persija mauapun Persikad yg baru saja mendapat suntikan dana segar dari investor bonafid.. http://www.tempointeraktif.com/hg/sepakbola/2009/08/06/brk,20090806-191067,id.html 600 Pemain Sepakbola Pro Inggris Butuh Klub Kamis, 06 Agustus 2009 | 09:40 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekitar 600 pemain sepakbola profesional Inggris belum mendapat klub untuk kompetisi mendatang. Sebagian ada nama top seperti Sol Campbell atau Dietmar Hamann, meski sebagian besar adalah pemain muda yang gagal dikontrak atau pemain senior berprestasi pas-pasan yang dilepas klub. Bagi pemain top seperti Ronaldo atau Carlos Teves, bulan Juli-Agustus adalah saat-saat paling mengasyikkan karena mereka menjadi rebutan dan gaji bakal naik di klub baru. Tapi bagi sekitar 600 rekan sesama pemain profesional lain, musim transfer seperti ini adalah saat-saat menegangkan. Mereka mungkin akan tetap menjadi pemain profesional, meski bermain di liga-liga kelas dua, tiga, atau empat yang bergaji paspasan. Tapi bisa jadi mereka bakal menambah daftar penganggur di Inggris. Deputi Direktur Utama Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Inggris, John Bramhall, mengatakan sebagian pemain itu dilepas klub sebagai bagian tren semakin bebasnya pemain bermain di luar negaranya. "Pasar lebih kompetitif daripada sebelumnya karena para pemain semakin bebas bergerak di seluruh daratan Eropa," kat Bramhall. "Klub-klub semakin mudah mengontrak pemain asing yang murah, sehingga pemain asli Inggris semakin sulit mendapat kontrak setelah habis. Ini semakin parah selama resesi." Agen pemain juga mengungkapkan hal yang sama. Mark Cartwright, salah satu agen, mengatakan saat ini memiliki 30 pemain yang belum mendapat klub baru. Di saat yang sama tahun lalu, daftar hanya separohnya. "Karena resesi, sebagian besar anggarannya diperketat daripada musim lalu sehingga tidak banyak belanja pemain," katanya. "Ini kurang dari sepekan sebelum musim pertandingan digelar dan patut dilihat bahwa perpindahan pemain sangat sedikit." Cartwright mengatakan sebleumnya, jika satu klub tidak yakin dengan seorang pemain, kontraknya kadang diperpanjang setahun untuk memastikan. Tapi sekarang, katanya, "Mereka langsung menyingkirkannya." Sebagian pemain yang gagal mendapat kontrak baru, berniat terjun ke dunia pelatihan seperti Steve Jones. Klub selama tiga tahun terakhir, Burnley, tidak memperpanjang kontrak pemain berusia 32 tahun dan sempat tidak memiliki harapan bermain di Liga Primer lagi. Jones menyatakan yang menyedihkan, klubnya tidak memberitahu langsung bahwa kontraknya tidak diperpanjang. Dengan tiga anak, ia mesti mempertimbangkan karir di luar lapangan hijau. Selain itu, beberapa minggu sebelum dilepas Burnley, istrinya didiagnosa kanker payudara. "Melatih, mungkin," kata Jones menyebut kemungkinan apa yang akan dilakukan nantinya. "Atau bekerja di pabrik baja seperti yang saya lakukan sebelum menjadi pemain profesional (di usia 24 tahun)." Untung saja, sekarang ia sedikit membaik. Istrinya sudah berhasil menjalani bedah dan ia dikontrak klub lain, Walsall, yang berada di Liga Satu. Gaji di Walsall memang separoh dari Burnley tapi masih cukup bagus. Ia merasa beruntung karena masih mendapat pekerjaan. "Saat saya bergabung Burnley, klub itu memiliki lebih dari 30 pemain," katanya. "Walsall sekarang hanya memiliki sekitar 18 pemain." Jones mengatakan bahwa publik cenderung percaya bahwa para pemain sepakbola profesional itu hidupnya nyaman. "Tapi itu hanya para pemain top," kata Jones. "Dari liga-liga di bawahnya, tidak banyak uang atau jaminan. Hari ini semua bagus, hari berikutnya sudah menganggur." fajarmuhasan August 7th, 2009, 04:55 AM Bro: Pagi pagi gw baca berita terlucu sepanjang sejarah yaitu pemain bintang gak boleh main di klubnya dan harus masuk pelatnas buat timnas piala asia. Ini sangat lucu karena bagaimana seorang pemain bintang akan bersinar jika tidak bertanding secara reguler di kompetisi resmi yg hebat. Ingatkah kalian pada david beckham, dia bela belain main di Milan supaya dilirik ama capelo, dan hasilnya dilirik beneran. di Indonesia koq justru pemain dilarang main secara reguler...gw jamin selepas timnas kemampuannya akan merosot tajam. Meski latihan terus tapi mental bertanding akan minus.... Pls share pendapat kalian yg suka sepakbola indonesia... Balandra August 7th, 2009, 03:38 PM PSSI tai, biar mereka kelihatan sok sibuk aja! David-80 August 7th, 2009, 05:39 PM seperti yang udah gua singgung di thread sriwijaya, gimana kita mau adain world cup, kalo PSSI nya sendiri lucu dan aneh.... lets start from the basic 1st...then we'll talk. cheers typhoonbringer August 7th, 2009, 11:50 PM lah ketuanya narapidana gimana mo maju, mentalnya maling fajarmuhasan August 10th, 2009, 09:47 AM Tadi pagi gw baca lelucon lain dari PSSI, BLI dirubah menjadi PT Liga Indonesia, ada ada aja nech kerjaannya bikin perusahaan mulu, bukannya bikin jadwal kompetisi yg baku biar gak tiap main jadwalnya berubah. paradyto August 14th, 2009, 06:03 PM Persipura Berhak Kembali Ikut Copa Indonesia Penulis : Irvan Sihombing JAKARTA-MI: Persipura Jayapura yang walk out di Final Copa Indonesia, 28 Juni lalu, selamat dari hukuman Komisi Disiplin PSSI yang melarang klub itu mengikuti turnamen tersebut musim depan. Komisi Banding PSSI mengabulkan banding Persipura. Ketua Komisi Banding (Komding) Rusdi Taher menyatakan Komisi Disiplin (Komdis) seharusnya tidak menggunakan manual copa Pasal 27 ayat 6 dalam menghukum Persipura. "Komdis telah keliru. Yang dimaksud dalam pasal ini adalah jika Persipura tidak mengikuti kompetisi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan panitia. Kenyataannya Persipura datang sesuai jadwal bahkan ikut dalam acara pengalungan medali," kata Rusdi. Menurutnya, dasar hukum yang seharusnya digunakan adalah pasal 56 ayat 1 dan 2. Dengan begitu, lanjut Rusdi, Persipura hanya mendapat hukuman dinyatakan kalah 0-3. "Semua anggota Komding sepakat Persipura harus dibebaskan karena Komdis salah menggunakan dasar hukum. Mereka tidak boleh dihukum dan tidak perlu mengembalikan match fee. Sesuai dengan Pasal 56 ayat 1 dan 2, Persipura hanya perlu dinyatakan kalah 0-3. Mereka tidak melanjutkan pertandingan bukan tidak mengikuti kompetisi," kata Rusdi. Meski datang sesuai dengan jadwal yang ditentukan, mantan Kajati DKI itu mengatakan ditemukan fakta-fakta hukum bahwa Persipura enggan melanjutkan pertandingan di final melawan Sriwijaya FC Palembang. Untuk itu, Komding sepakat menjatuhkan hukuman berupa denda sebesar Rp150 juta kepada Persipura. "Sangat tidak adil jika Persipura dibiarkan bebas murni karena memang ditemukan fakta-fakta hukum bahwa Persipura tidak mau melanjutkan pertandingan. Kami menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp150 juta kepada Persipura," ujarnya. Sementara itu, Komding menolak banding Ketua Umum Persipura MR Kambu yang sebelumnya dihukum Komdis larangan aktif di sepak bola nasional selama dua tahun dan denda Rp100 juta. Komding bahkan memperberat hukuman Komdis atas Walikota Jayapura itu menjadi larangan aktif di sepak bola nasional selama tiga tahun dan denda Rp150 juta. "MR Kambu memiliki otoritas sebagai ketua umum untuk memerintahkan pemainnya melanjutkan pertandingan di Final Copa Indonesia. Namun, Kambu malah tidak menggunakan otoritasnya tersebut. Komding memperberat hukuman Kambu," katanya. Rusdi menambahkan, Komding juga menganulir hukuman Komdis atas pemain asing Alberto Goncalves yang dihukum larangan tampil di seluruh kompetisi sepakbola Indonesia selama tiga tahun dan denda Rp150 juta. Menurutnya, Komding menggunakan Pasal 60 ayat 1 dan 2 atas kasus Alberto. "Komdis sebelumnya menggunakan Pasal 150 ayat 1. Itu pasal karet. Yang seharusnya digunakan adalah Pasal 60 ayat 1 dan 2 sehingga hukuman buat Beto adalah larangan tampil satu kali dan denda Rp150 juta. Tetapi, larangan tampil yang menentukan adalah PT Liga Indonesia," ujarnya. Sementara itu, legiun asing lainnya Ernest Jeremiah harus menjalani hukuman Komdis yakni larangan tampil di seluruh kompetisi sepak bola Indonesia selama tiga tahun dan denda Rp100 juta. Rusdi mengatakan, Persipura tidak mengajukan banding atas hukuman yang diterima Jeremiah. "Persipura hanya mengajukan banding untuk Beto dan tidak untuk Ernest. Ernest harus menjalani hukuman Komdis," cetusnya. (Nav/OL-7) peseg5 August 14th, 2009, 08:13 PM Persipura Berhak Kembali Ikut Copa Indonesia Penulis : Irvan Sihombing JAKARTA-MI: Persipura Jayapura yang walk out di Final Copa Indonesia, 28 Juni lalu, selamat dari hukuman Komisi Disiplin PSSI yang melarang klub itu mengikuti turnamen tersebut musim depan. Komisi Banding PSSI mengabulkan banding Persipura. Ketua Komisi Banding (Komding) Rusdi Taher menyatakan Komisi Disiplin (Komdis) seharusnya tidak menggunakan manual copa Pasal 27 ayat 6 dalam menghukum Persipura. "Komdis telah keliru. Yang dimaksud dalam pasal ini adalah jika Persipura tidak mengikuti kompetisi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan panitia. Kenyataannya Persipura datang sesuai jadwal bahkan ikut dalam acara pengalungan medali," kata Rusdi. Menurutnya, dasar hukum yang seharusnya digunakan adalah pasal 56 ayat 1 dan 2. Dengan begitu, lanjut Rusdi, Persipura hanya mendapat hukuman dinyatakan kalah 0-3. "Semua anggota Komding sepakat Persipura harus dibebaskan karena Komdis salah menggunakan dasar hukum. Mereka tidak boleh dihukum dan tidak perlu mengembalikan match fee. Sesuai dengan Pasal 56 ayat 1 dan 2, Persipura hanya perlu dinyatakan kalah 0-3. Mereka tidak melanjutkan pertandingan bukan tidak mengikuti kompetisi," kata Rusdi. Meski datang sesuai dengan jadwal yang ditentukan, mantan Kajati DKI itu mengatakan ditemukan fakta-fakta hukum bahwa Persipura enggan melanjutkan pertandingan di final melawan Sriwijaya FC Palembang. Untuk itu, Komding sepakat menjatuhkan hukuman berupa denda sebesar Rp150 juta kepada Persipura. "Sangat tidak adil jika Persipura dibiarkan bebas murni karena memang ditemukan fakta-fakta hukum bahwa Persipura tidak mau melanjutkan pertandingan. Kami menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp150 juta kepada Persipura," ujarnya. Sementara itu, Komding menolak banding Ketua Umum Persipura MR Kambu yang sebelumnya dihukum Komdis larangan aktif di sepak bola nasional selama dua tahun dan denda Rp100 juta. Komding bahkan memperberat hukuman Komdis atas Walikota Jayapura itu menjadi larangan aktif di sepak bola nasional selama tiga tahun dan denda Rp150 juta. "MR Kambu memiliki otoritas sebagai ketua umum untuk memerintahkan pemainnya melanjutkan pertandingan di Final Copa Indonesia. Namun, Kambu malah tidak menggunakan otoritasnya tersebut. Komding memperberat hukuman Kambu," katanya. Rusdi menambahkan, Komding juga menganulir hukuman Komdis atas pemain asing Alberto Goncalves yang dihukum larangan tampil di seluruh kompetisi sepakbola Indonesia selama tiga tahun dan denda Rp150 juta. Menurutnya, Komding menggunakan Pasal 60 ayat 1 dan 2 atas kasus Alberto. "Komdis sebelumnya menggunakan Pasal 150 ayat 1. Itu pasal karet. Yang seharusnya digunakan adalah Pasal 60 ayat 1 dan 2 sehingga hukuman buat Beto adalah larangan tampil satu kali dan denda Rp150 juta. Tetapi, larangan tampil yang menentukan adalah PT Liga Indonesia," ujarnya. Sementara itu, legiun asing lainnya Ernest Jeremiah harus menjalani hukuman Komdis yakni larangan tampil di seluruh kompetisi sepak bola Indonesia selama tiga tahun dan denda Rp100 juta. Rusdi mengatakan, Persipura tidak mengajukan banding atas hukuman yang diterima Jeremiah. "Persipura hanya mengajukan banding untuk Beto dan tidak untuk Ernest. Ernest harus menjalani hukuman Komdis," cetusnya. (Nav/OL-7) ^^ ZZZZZZZZZZZZZ.......Daripada buang2 anggaran meningan gak usah ada komdis aja sekalian... toh dikasih vonis juga MAJABONG alias sama juga boong!! David-80 August 15th, 2009, 04:51 AM ^^ kalo kayak begini, jangan harap sepakbola kita akan maju... dimana mana, setiap liga/cup pasti ada aturan dan sanksi....masa tim walkout dan ga mau main didiemin aja? ntar kalo caranya gini...tim yg udah kalah trus ngambek..trus WO...dan ga papa.... ANEH PSSI memang... cheers Balandra August 17th, 2009, 05:16 AM tapi gara2 peristiwa itu SFC yang untung kakakak, gua pikir bakal lebih berkesan lagi kalo SFC menang murni di luar kandang misal pertandingannya di samarinda atau bandung barulah jargon FAIRPLAY terbukti Balandra August 17th, 2009, 05:20 AM DOBOL ... paradyto August 17th, 2009, 08:55 AM tapi gara2 peristiwa itu SFC yang untung kakakak, gua pikir bakal lebih berkesan lagi kalo SFC menang murni di luar kandang misal pertandingannya di samarinda atau bandung barulah jargon FAIRPLAY terbukti he he he yang mutusin tempat toh bukan SFC kok... toh yang mutusin menang dan kalahnya itu masih wasit yang harus dihormati. dibalik berkesan atau tidaknya, yang penting hasil finalnya toh SFC yang juara:okay: PSSI :wallbash::bash:, dan MENGECEWAKAN!:ohno::ohno: fajarmuhasan August 18th, 2009, 12:52 PM Gak usah noleh ke parte final...dah terlalu lama kejadiannya. Skrg kita bingung aja ama keputusan PSSI: 1. Pemain timnas tidak boleh bermain reguler di klub -----> menyalahi kodrat sepakbola dunia 2. BLI diubah jadi PT ------> kurang kerjaan, gak ada efeknya sama sekali 3. Persipura dimaafkan -----> blunder komdis dan sangat plinplan 4. Jadwal kompetisi gak dibikin-bikin ----> nanti bisa lewat tahunnya dan gak ada wakil di champion asia 5. Bingung MODE: ON paradyto August 27th, 2009, 06:33 PM Persipura Boyongan ke Makassar JAKARTA--MI: Juara Liga Super Indonesia 2008/2009 Persipura Jayapura akan menggunakan Stadion Andi Mattalatta, Makassar, musim depan. Pasalnya, Stadion Mandala yang selama ini menjadi markas Eduard Ivakdalam dan kawan-kawan sedang direnovasi oleh pemerintah setempat. Rencana tersebut diungkapkan Ketua Harian Persipura La Siya yang ditemui di Kantor PT Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/8). La Siya mengatakan, Stadion Mandala diperkirakan akan selesai renovasinya pada Februari 2010. "Rapat pengurus Persipura hari ini (27/8) memutuskan pindah home ground ke Makassar. Stadion Mandala sedang direnovasi dan diperkirakan selesai Februari tahun depan," katanya. Ia menambahkan, Persipura sempat mempertimbangkan pindah ke Stadion Gajayana, home ground Arema Malang. Menurut La Siya, Ketua Umum Persipura MR Kambu bahkan menyatakan ketertarikannya akan stadion tersebut. Apalagi, anak-anak asuhan Jacksen F Tiago tengah mengikuti pemusatan latihan jangka panjang di Batu, Malang. "Ketua Umum tertarik menggunakan Malang sebagai home ground. Tetapi, niat tersebut dibatalkan karena setelah dipertimbangkan secara masak-masak Makassar lebih menguntungkan," ujar La Siya. (Nav/OL-03) paradyto August 29th, 2009, 05:44 PM PSM Kecewa Turnamen IIC Dibatalkan Sabtu, 29 Agustus 2009 20:24 WIB | Olahraga | Liga Indonesia Makassar (ANTARA News) - Pembatalan Turnamen Inter Island Cup (IIC) 2009 oleh PT Liga Indonesia membuat kecewa manajemen PSM Makassar. Asisten Manajer Bidang Humas PSM, Abdi Satria di Makassar, Sabtu, menyatakan kekecewaan itu muncul karena tim ini sudah siap mengikuti turnamen yang rencananya digelar 4-17 September di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Rencananya PSM akan menjadikan turnamen ini sebagai ajang pemanasan dan seleksi pemain asing sebelum menapaki Liga Super Indonesia (LSI) musim 2009/2010 yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Oktober mendatang. "Kami kecewa dengan dibatalkannya turnamen ini. Tetapi kalau itu sudah menjadi keputusan PT Liga, tentu kami menerimnya," ujarnya. Pembatalan turnamen ini, diumumkan CEO PT Liga Indonesia, Djoko Driyono, Jumat sore. Alasannya, karena turnamen ini belum mendapat sponsor. Ada lima klub elit mewakili lima pulau besar di Indonesia yang diundang mengikuti turnamen pemanasan ini. Yaitu, PSM Makassar mewakili Sulawesi, Persiba Balikpapan mewakili Kalimantan, Sriwijaya FC mewakili Sumatera, Persipura Jayapura mewakili Papua dan Persib Bandung mewakili Jawa. Namun, karena Persib mengundurkan diri sehingga PT Liga menunjuk Arema Malang sebagai penggantinya, sekaligus menjadi tuan rumah turnamen. Abdi melanjutkan, setelah mendapat kabar pembatalan turnamen IIC, manajemen PSM Makassar langsung melakukan rapat untuk mencari opsi lain agar PSM tetap dapat melakukan uji coba melalui sebuah turnamen resmi. Pilihan pertama adalah mengikuti Liga Jawa Timur atau menyelenggarakan turnamen sendiri dengan mengundang tim-tim di wilayah Indonesia Timur sebagai peserta. "Melalui beberapa pertimbangan, khususnya mengenai anggaran, manajemen akhirnya memutuskan untuk membuat turnamen sendiri," ujar Abdi. PSM akan mengundang tiga klub sebagai peserta turnamen ini. Yaitu, Persisam Samarinda, Persipura Jayapura dan Persiram Raja Ampat. Saat dihubungi, kata Abdi, manejer ketiga tim ini, memberi sinyal akan mengikuti turnamen yang rencananya diselenggarakan di Stadion Andi Mattalatta, 27 September-4 Oktober mendatang.(*) paradyto August 29th, 2009, 05:48 PM Persija Kembali Gunakan Stadion Utama GBK Sabtu, 29 Agustus 2009 00:03 WIB | Olahraga | Liga Indonesia Jakarta (ANTARA News) - Kesebelasan Persija Jakarta akan kembali menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk kompetisi Liga Super musim 2009/2010. "Kami sudah melayangkan surat untuk penggunaan Stadion Utama GBK untuk partai kandang Persija," kata Bambang Sucipto, pengurus PT Persija Jakarta di Jakarta, Jumat. Persija sendiri memang belum memiliki stadion sendiri sehingga SUGBK menjadi alternatif Tim Macan Kemayoran ini untuk partai kandang. Stadion ini telah digunakan Persija sejak musim lalu. Namun, Persija sempat terkendalan izin mengingat adanya agenda Pemilu dan Pilpres. "Kami berharap izin tanding tidak jadi masalah lagi buat Persija. Ia menegaskan, pihaknya membentuk panpel dalam hal ini. "Liga Indonesia pun telah melakukan verifikasi dalam hal ini," kata Bambang. Dalam kesempatan itu, Bambang mengatakan, pihaknya akan meninjau harga tiket masuk untuk penonton. Menurut dia, pihaknya akan menaikkan harga tiket masuk untuk menonton pertandingan besar sekelas tim Persija. Sementara itu dikabarkan Persija membutuhkan dan senilai Rp33 miliar untuk membentuk tim dan biaya penyelenggaraan. Sebagian besar dana akan diperoleh dari sumber APBD. Persija sendiri akan merekrut Benny Dollo sebagai direktur teknik namun masih negosiasi dengan PSSI, karena Benny Dollo masih terikat kontrak dengan Timnas senior untuk Pra Piala Asia.(*) paradyto September 5th, 2009, 03:30 PM Liga Indonesia Peringkat VIII Asia Selasa, 1 September 2009 22:15 WIB | Olahraga | Liga Indonesia | Jakarta (ANTARA News) - Konfederasi Sepak bola Asia (AFC) menyatakan bahwa kompetisi Liga Indonesia menempati peringkat kedelapan dari 42 liga yang ada di Asia. "Di Asia, kini kita menempati peringkat kedelapan. Sedang di ASEAN kita yang terbaik. Sedang untuk urusan sponsorship, kita menempati peringkat kedua di belakang Jepang," kata Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di Jakarta, Selasa. Sementara soal tataran peminat atau penonton, menurut dia, Indonesia menempati posisi kedua setelah Jepang. Berkat prestasi di atas, beberapa wakil Indonesia berkesempatan menduduki jabatan penting di AFC. Salah satunya, Ketua Umum PSSI itu ditunjuk menjadi salah satu anggota komite eksekutif liga di AFC, dari 12 anggota yang mewakili 42 federasi yang ada di Asia. Nurdin juga mengemukakan bahwa Indonesia tetap serius dalam proses pencalonan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Indonesia akan bersaing dengan Australia, Inggris, Belgia-Belanda, Korea, Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Spanyol-Portugal, Qatar dan Meksiko. "Untuk selanjutnya, proses bidding akan ditangani Komite Bidding yang akan diluncurkan pada Oktober yang diketuai Ginanjar Kartasasmita," katanya. Ia mengatakan akan melaksanakan "road show" ke sejumlah negara diantaranya ke Argentina dan Brasil. "Minimal kita akan lobi lima negara dari 24 anggota Komite Tetap FIFA," katanya. Nurdin juga mengemukakan akan berkomunikasi ke negara-negara Asia dengan menyamakan visi soal calon tuan rumah Asia pada 2022. "Sekjen PSSI juga akan menjadi narasumber di Jerman dalam seminar soal Piala Dunia dan menuntaskan soal konsultan asing yang membantu Indonesia dalam proses bidding di Swiss," katanya.(*) paradyto September 6th, 2009, 08:42 AM Prioritas Stadion Promosi Sunday, 06 September 2009 JAKARTA – PT Liga Indonesia memastikan akan melakukan pengecekan ulang lampu stadion untuk kontestan Indonesia Super League (ISL). Meski waktu pengecekan belum pasti, tapi setidaknya ada sembilan stadion yang bakal menjadi pasien regulator kompetisi yang biasa disebut Liga. Dari sembilan tempat pertandingan itu, Liga memprioritaskan markas tim promosi ISL. Di antaranya, markas Persebaya Surabaya Gelora 10 Nopember, home ground Persisam Samarinda Stadion Segiri, kandang Persema Malang Stadion Gajayana, dan Stadion Rumbai yang merupakan markas PSPS Pekanbaru. ”Untuk waktunya kami masih koordinasikan dengan Philips. Yang jelas, keempat stadion tim promosi menjadi prioritas karena mereka belum pernah dipakai menyelenggarakan pertandingan ISL. Jadi kami akan cek terlebih dahulu kekuatan lampunya,” terang Sekretaris Liga Tigorshalom Boboy kemarin (5/9). Tigor menegaskan, untuk pengecekan lampu nanti tak ada toleransi lagi. Jika musim lalu masih diberi toleransi boleh memakai stadion berkekuatan 800 luks, untuk ISL edisi dua tidak. Semua tim harus memiliki lampu berkuatan 1200 luks. Alasannya, semua itu untuk membuat kompetisi semakin enak ditonton di layar kaca ataupun secara langsung dari tribun. Di Indonesia, hanya ada dua stadion yang memiliki kekuatan masksimal itu, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Gelora Jakabaring, Palembang. ”Karena itulah, tak menutup kemungkinan stadion tim kontestan lama juga akan dicek ulang. Ini karena dari evaluasi musim lalu dan verifikasi yang telah dilakukan belum lama ini masih ada stadion yang kurang meyakinkan saat siaran langsung,” ujar Tigor. Dari pengamatan Tigor, setidaknya ada lima stadion kontestan musim lalu yang akan dicek ulang. Di antaranya, Stadion Surajaya (Persela Lamongan), Stadion Andi Mattalatta (PSM Makassar), Stadion Lebak Bulus (Persitara Jakarta Utara), Stadion Bumi Kartini (Persijap Jepara), dan Stadion Persiba (Persiba Balikpapan). ”Untuk satu stadion, butuh 3 hingga 4 hari untuk mengeceknya,” jelas Tigor. Sementara itu, kubu PSM Makassar mengaku siap jika nanti akan dicek ulang kekuatan lampunya. Sekalipun, kekuatan lampu Stadion Andi Mattalatta kurang dari 800 luks. Padahal, di ISL edisi dua ini Stadion Andi Mattalatta akan dipakai dua tim. Selain PSM, Persipura Jayapura juga akan menjamu lawannya di sana. ”Kita akan koordinasikan dengan pihak pengelola dan kami siap untuk dicek ulang,” ujar Suhardi Hamid, bendahara PSM kemarin (kmd) Pasien Cek Lampu Nama Tim Nama Stadion PSPS Pekanbaru Rumbai Persisam Samarinda Segiri Persebaya Surabaya Gelora 10 Nopember Persema Malang Gajayana Persela Lamongan Surajaya PSM Makassar Andi Mattalatta Persitara Jakarta Utara Lebak Bulus Persijap Jepara Kartini Persiba Balikpapan Persiba Balaputradewa September 6th, 2009, 12:06 PM Markus Pindah ke Arema MALANG - Markus Horison resmi gabung Arema. Kiper tim nasional (timnas) Indonesia tersebut teken kontrak bergabung Singo Edan-julukan Arema- Kamis malam (27/8). ?Ya mulai malam ini (Kamis) Markus resmi pemain Arema," kata Gunadi Handoko, direktur PT Arema Indonesia. Ini membuat Markus menjadi pemain keempat di Arema. Sebelumnya, tim pujaan Aremania tersebut sudah memiliki tiga pemain- Kurnia Meiga Hermansyah, Benny Wahyudi, dan Dendi Santoso. Namun, Gunadi enggan membeberkan nilai kontrak Markus. Kabarnya, mantan kiper PSMS Medan itu dikontrak Rp 750 juta untuk satu musim kompetisi. Sementara, Roberts Rene Alberts buka kartu mengapa tidak menolak tawaran melatih di Arema. Meneer Belanda itu mengaku menjatuhkan pilihan ke Arema karena memang suka mengorbitkan pemain muda. Informasi yang dia terima, pemain-pemain muda Arema punya talenta yang bagus. Di Malaysia dan Korea Selatan, Rene kerap menangani tim bermateri pemain muda, antara lain Timnas U-19 Malaysia dan Timnas U-17 Korea Selatan. ”Pengalaman itu akan saya coba di Arema," tutur pelatih kelahiran 1954 itu di kantor Arema Kamis (27/8) malam. Rene juga tidak buta dengan kondisi sepak bola di Indonesia. Ketika menjadi pelatih di Malaysia, ia sudah mempelajari persepakbolaan Indonesia dari media cetak hingga media elektronik. ”Atmosfer sepak bola Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di Asia," ucapnya. Berkaca dari kondisi itu, Rene lebih suka mengembangkan sepak bola di Asia. Dia mengatakan iklim sepak bola di Asia lebih menantang. Dan, ketika menangani tim di suatu negara Asia, selalu ada pengalaman baru. Hal itulah yang membuat dirinya ingin mencoba menjadi pelatih di Indonesia. ”Saya bangga menjadi pelatih Arema karena berdasarkan informasi kolega saya, Arema tim besar di Indonesia," ungkap dia. (gus/yn/jpnn/diq) fajarmuhasan September 7th, 2009, 04:20 AM Persisam koq gak di Palaran ya.....kecewa nich sbg penggemar stadion bagus. Persiba koq stadion persiba, emang dah punya stadion ya??? peseg5 September 7th, 2009, 11:39 AM Liga Indonesia Peringkat VIII Asia Selasa, 1 September 2009 22:15 WIB | Olahraga | Liga Indonesia | ^^ Kalau PSSI dan PT LI konsisten sih, liga kita bisa no 1 di Asia dalam 5 thn mendatang. Tapi jangan harap bisa begitu kalau masih ada aja pelanggaran2 dalam liga dan sudah dijatuhi hukuman oleh Komdis, lalu si "mbah" intervensi untuk mereduksi hukuman. fajarmuhasan September 8th, 2009, 05:48 AM Langkah pertama yg perlu dibenahi adalah: JADWAL KOMPETISI sampai sekarang jadwal lengkap belum dirilis, bahkan tim peserta juga masih di evaluasi....... Kalo jadwal dah dibuat dan dijalankan, kedisiplinan dan hukuman akan terangkat juga paradyto September 11th, 2009, 04:34 PM Jadwal Sementara Liga Super Jumat, 11 September 2009 19:06 WIB | Olahraga | Liga Indonesia Jakarta (ANTARA News) - PT Liga Indonesia, Jumat, mengeluarkan jadwal sementara pertandingan Liga Super Indonesia (LSI) dan akan segera melihat reaksi masing-masing klub mengenai kemungkinan kendala yang dihadapi. Dalam jadwal sementara LSI musim kompetisi 2009/2010 tersebut pertandingan pertama digelar 11 Oktober besok dan akan berakhir pada 30 Mei 2010. "Jadwal ini baru merupakan draft sehingga sejumah pertandingan masih mungkin untuk dilakukan perubahan. Jadwal ini untuk melihat reaksi klub apabila kondisi di daerah mereka ada yang tak memungkinkan digelar pada tanggal yang telah disusun," kata Sekretaris PT Liga, Tigor Shalom Boboy, di Jakarta. Dari jadwal yang telah dikeluarkan, sebanyak enam pertandingan akan digelar di enam kota pada hari pertama 11 Oktober 2009 diantaranya Persipura Jayapura melawan tuan rumah Persiwa di Wamena. Kemudian juara Copa Indonesia Sriwijaya FC tandang ke Persiba Balikpapan, dan tim Persija Jakarta tandang ke Arema Malang. Sementara tiga pertandingan lainnya adalah Persela menjamu Pelita Jaya, Persik vs Bontang FC dan PSM Makassar menjamu Persib Bandung. Setelah pertandingan hari kedua 14 Oktober dengan delapan pertandingan, PT Liga kemudian menetapkan 15 hingga 21 Oktober sebagai pelaksanaan Pelatnas Timnas Pra Piala Asia. Meski demikian, sesuai ketetapan sebelumnya bahwa pemain yang dipanggil ke Pelatnas masih diperbolehkan memperkuat klub masing-masing di LSI. Tetapi dari jadwal berikutnya pada 17, 18 dan 21 Oktober, baru pada 21 Oktober terdapat tim pemasok pemain nasional yang bertanding kembali pada hari itu yakni Persija dan Pelita Jaya. Kondisi itu memungkinkan para pemain langsung kembali ke klub seusai menjalani Pelatnas. Kompetisi LSI musim 2009/2010 tetap menyusun jadwal dengan hari-hari pertandingan yang padat. Setelah Rabu 21 Oktober, keesokan harinya (22/10) langsung digelar kembali enam pertandingan dan berlanjut lagi pada Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10). Tigor Shalom Boboy mengatakan, klub-klub yang telah menerima jadwal tersebut hendaknya langsung meneliti dan mensinkronkan soal perizinan di daerah masing-masing guna kelancaran kompetisi. Berikut Jadwal Sementara LSI 2009/2010: Minggu, 11 Oktober 2009 •Persela vs Pelita Jaya •Persik vs Bontang FC •Arema vs Persija •Persiba vs Sriwijaya FC •PSM vs Persib •Persiwa vs Persipura Rabu, 14 Oktober 2009 •Persijap vs Pelita Jaya •Persela vs Persitara •Persebaya vs Bontang FC •Persik vs Persisam •Arema vs PSPS •Persema vs Persija •Persiba vs Persib •PSM vs Sriwijaya FC Sabtu, 17 Oktober 2009 •Persema vs PSPS •Persijap vs Persitara Minggu, 18 Oktober 2009 •Persebaya vs Persisam (*) fajarmuhasan September 14th, 2009, 04:17 AM Mudah-mudahan gak banyak bergeser jadwalnya....... maciej_sl September 14th, 2009, 07:37 AM Hey guys, so can you tell me when I can go to see a game at the huge stadium in Senayan in Jkt? I tried to look for info on the web, but did not find any schedules of events. Will it be safe to go? Thanks David-80 September 14th, 2009, 12:11 PM ^^ if you wanna see the game in Senayan, you might consider checking out the local sports tabloid. But if you wanna see this coming months, maybe you check the latest schedule of ISL, when persija played their homegame...persija is jakarta's football club or if you want to see the national game, its in coming november, when our national team will meet Oman on Asian cup qualifiers cheers joeylen October 6th, 2009, 03:11 AM go..go...go..persisam samarinda go...go...go.. bontang FC go...go...go.. persiba balikpapan.. ......................................................................................... KALTIM BERJAYA fajarmuhasan October 6th, 2009, 04:54 AM Persisam koq gak pake stadion Palaran ya....? kenapa tuch maciej_sl October 6th, 2009, 09:12 AM ^^ if you wanna see the game in Senayan, you might consider checking out the local sports tabloid. But if you wanna see this coming months, maybe you check the latest schedule of ISL, when persija played their homegame...persija is jakarta's football club or if you want to see the national game, its in coming november, when our national team will meet Oman on Asian cup qualifiers cheers Thanks :) paradyto October 12th, 2009, 05:23 AM Start Buruk Macan Kemayoran Sunday, 11 October 2009 JAKARTA (SI) – Persija Jakarta mengawali rivalitas Liga Super 2009/2010 dengan hasil buruk.Macan Kemayoran takluk 0-1 dari tuan rumah Arema Malang di Stadion Kanjuruhan,Malang,Minggu (11/10). Rapor mulus laga perdana Persija lima musim terakhir akhirnya pupus. Macan Kemayoran dipaksa menelan pil pahit oleh Arema setelah pemain sayap Singo Edan Mochammad Fakhrudin mencetak gol pada menit ke-53. Persija sulit mengembangkan permainan. Bambang Pamungkas, TA Musafri,maupun Aliyudin yang dimasukkan di babak kedua jadi mandul karena minimnya support bola matang dari lini tengah. Direktur Teknik Persija Benny Dollo mengungkapkan,pemain gagal mengembangkan strategi dan taktik. ”Babak pertama kami di bawah tekanan Arema.Strategi tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pemain banyak membuat kesalahan yang seharusnya tidak perlu,” ungkapnya kemarin. Hasil buruk tersebut seolah menjadi klimaks dari sempitnya waktu persiapan klub.Persija bisa dikatakan paling buncit dalam menyiapkan tim dibandingkan dengan rival lainnya.Macan Kemayoran juga banyak kehilangan pilar imbas tanpa kepastian status dari manajemen sampai dua bulan menjelang kickoffkompetisi.Belum lagi krisis internal yang melibatkan pejabat teras klub.Mungkinkah situasi ini tetap berlarut, apalagi dualisme kepemimpinan masih muncul saat pengajuan izin penggunaan SUGBK. ”Pertandingan pertama tidak mudah.Kami juga sudah memprediksi situasinya akan seperti ini. Pendeknya persiapan ada pengaruh, tapi tidak dominan,” kata Benny. Macan Kemayoran sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya guna mengatrol kondisi pemain, termasuk melakukan training camp (TC) di Cilangkap. Namun, hasil beberapa uji coba bisa dikatakan kurang meyakinkan. Bambang dkk hanya menang 1-0 atas klub Divisi Utama Persikabo Bogor. Hasil serupa diraih saat beruji coba kontra Persih Tembilahan. Namun,Persija meraih skor agak besar saat menghadapi Pelita Jaya U-21 dan Persikad Depok masing-masing dengan kemenangan 3-1. Bendol–sapaan Benny– menambahkan, beberapa pemain masih membutuhkan adaptasi. ”Secara umum beberapa pemain baru sudah bisa menyesuaikan. Tapi, Baihakki bin Khaizan dan Fahrudin Mustafic butuh waktu lebih untuk beradaptasi dengan situasi sepak bola Indonesia. Atmosfer di sini sangat berbeda dengan Singapura.Kami yakin bisa meraih hasil bagus pada laga berikutnya,”tandas Bendol. Sementara itu, kemenangan perdana Arema dinilai Pelatih Robert Rene Albert sebagai langkah bagus yang ditunjukkan para pemain untuk menghadapi partai-partai lainnya yang lebih berat. “Kami mampu memenuhi target dalam pertandingan ini, yakni meraih poin penuh.Semuanya berkat permainan semangat dan disiplin yang ditunjukkan para pemain pada sore hari ini (kemarin),”tuturnya. “Kemenangan ini adalah kemenangan tim. Mereka bermain penuh secara tim sehingga mampu menghadapi Persija yang memiliki kualitas sangat bagus,”tambah pelatih berkebangsaan Belanda ini. (wahyu argia/yuswantoro) paradyto October 12th, 2009, 05:23 AM Tanpa Maman,Maung Bandung Tumbang Sunday, 11 October 2009 BALIKPAPAN (SI) – Sama seperti Persija Jakarta, Persib Bandung mengawali kompetisi dengan kekalahan di kandang lawan. Kemarin, Maung Bandungharus meninggalkan Stadion Persiba sebagai pecundang setelah menyerah 0-2 dari tuan rumah Beruang Madu–julukan Persiba Balikpapan. BlunderlinibelakangPersibpada menit ke-26 berhasil dimanfaatkan striker Persiba Johan Yoga Kusuma dengan memperdayai kiper Cecep Supriyatna di sisi kanan gawang. Sementara gol kedua Persiba dicetak mantangelandangPersijaRobertino Pugliara pada menit ke-58. Pertandingan yang dipimpin wasit Armando Pribadi dari Yogyakarta berlangsung keras. Puncaknya dengan dikartumerahkannya gelandang bertahan Persib Hariono pada menit 43 setelah menerima kartu kuning kedua akibat mengganjal Robertino. Seusai laga, Pelatih Persib Jaya Hartono mengakui kemenangan Persiba dan menilai permainan Beruang Madubagus. ”Sebelum kartu merah untuk Hariono, kedua tim saling menyerang dan permainan jadi menarik. Namun, setelah itu tim kami pincang, terutama di lini tengah sehingga banyak pemain Persiba yang kurang mendapat penjagaan. Nah inilah yang dimanfaatkan pemain Persiba sehingga menghasilkan gol kedua oleh Robertino karena tanpa penjagaan,”tutur Jaya. Jaya juga mengaku line-up Persib baru disusun satu jam sebelum pertandingan. ”Kami baru susun line-up saat satu jam pertandingan karena kami belum tahu posisi pemain yang bisa bertanding akibat skorsing sehingga mengganggu konsentrasi pemain,”ujar Jaya. Kekalahan Persib benar-benar mengejutkan.Kekalahan ini tidak saja karena diusirnya Hariono,tapi juga ketiadaan Maman Abdurahman di barikade pertahanan. Maman ternyata tidak masuk daftar pemain yang mendapat keringanan sanksi dari PSSI.Dalam SK Ketua Umum PSSI NO: Skep/ 12/NH/X/2009,Tertanggal 09 Oktober yang ditandatangani Ketua Umum PSSI Nurdin Halid menyebutkan pelaksanaan hukuman tersebut dilaksanakan secara bertahap oleh PT Liga Indonesia (PT LI), yaitu, pertandingan pertama dua pemain, pertandingan kedua, dua pemain; pertandingan ketiga, dua pemain; dan pertandingan keempat,lima pemain. “Tadi (kemarin) saat briefing pelatih pukul 11.30, saya diberi tahu tidak bisa tampil terkait penerapan skorsing pemain Persib oleh PSSI,” ujar Maman kepada harian Seputar Indonesia, sebelum melawan Persiba. Tanpa Maman terlihat betul bagaimana lini belakang Maung Bandung kerepotan. Wildansyah yang diharapkan bisa menggantikan peran Maman ternyata tak bisa bekerja maksimal. Dengan usia yang begitu muda,pemain asli bidikan klub anggota Persib ini masih terlihat grogi Sebenarnya, bukan cuma Persiba yang tak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Pemain Persiba Hamid Reza juga tidak bisa tampil di laga perdana. “Hamid masih ada sedikit persoalan dengan ITC sehingga belum bisa tampil di lapangan,“ ungkap Sekretaris Umum Persiba Balikpapan Irfan Taufik. (amir syarifuddin) fajarmuhasan October 12th, 2009, 08:08 AM AKhirnya dimuali juga ISL, pertandingan pertama arema vs persija dan persela vs pelita berjalah bagus. Penonton penuh dan pertandingan penuh semangat...smoga tertib terus paradyto October 12th, 2009, 03:25 PM SFC vs. PSM di Makassar = 1 - 1 bama84 October 13th, 2009, 06:35 AM aku dukung PSPS Pekanbaru...Go...go...go....PSPS:banana: paradyto October 14th, 2009, 02:50 PM SFC Terkapar di Balikpapan:ohno: Laskar Wong Kito, julukan dari SFC terkapar di Balikpapan, Persiba dengan perkasa menaklukan SFC dengan skor telak 4-0 dalam laga lanjutan putaran pertama Superliga 2009/10, di Stadion Persiba, Balikpapan, Rabu (14/10). Tanda-tanda kemenangan besar bakal ditorehkan Persiba di laga tersebut sudah terlihat ketika laga baru berjalan delapan menit, setelah Ferry Ariawan sudah membawa timnya unggul 1-0. Hanya selang sepuluh menit, Johan Yoga Utama kembali memaksa kiper Sriwijaya FC Hendro Kartiko memungut bola dari gawangnya, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC berusaha bangkit. Tapi rapuhnya lini belakang yang ditinggal Charis Yulianto membuat gawang mereka kembali bobol. Tragisnya, dua gol kembali mampu disarangkan pemain tuan rumah, melalui striker anyar Julio Lopez pada menit ke-82 dan Hendra Siswanto di masa injury time babak kedua. fajarmuhasan October 15th, 2009, 04:37 AM Wahhh banyak kejutan nech.... Arema vs PSPS : 0-0 Persema vs Persija : 1-3 Persebaya vs Bontang: 2-2 Persik vs Persisam : 0-0 Laga persipura dan persiwa koq belum ada yaaaaa? sbyctzn October 15th, 2009, 06:47 AM persipura persiwa imbang.... 2 sama Balaputradewa October 17th, 2009, 06:17 PM aku dukung PSPS Pekanbaru...Go...go...go....PSPS:banana: welcome to the club PSPS :cheers: btw homebased-nya di stadion mana? bama84 October 18th, 2009, 01:14 AM welcome to the club PSPS :cheers: btw homebased-nya di stadion mana? Stadion Rumbai, Pekanbaru.:cheers: Kami siap meladeni anak2 sriwijaya bila bermain di Pekanbaru. WELCOME to pekanbaru.... fajarmuhasan October 19th, 2009, 04:56 AM Stadion Rumbai akhirnya lolos uji kelayakan PT Liga Indonesia, share donk foto-fotonya.... Sizter85 October 31st, 2009, 09:40 AM Sabtu, 31 Oktober 2009 , 11:16:00 Persisam Dominasi Pemain Mahal JAKARTA - Gebrakan sang muka baru di Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 Persisam Putra Samarinda memang mencengangkan. Bukan soal prestasi. Namun, terkait langkah Elang Borneo merekrut para pemain bintang. Dari rilis PT Liga Indonesia, Persisam ternyata begitu royal mengontrak pemain.:nuts: Dalam daftar sepuluh pemain dengan kontrak termahal, terdapat enam pemain Persisam yang berbanderol Rp 1 miliar bahkan lebih. Bahkan, empat nama menempati empat urutan teratas, yakni Danilo Fernando, Ronald Fagundes, Tsimi Jacques Joel, dan Hamka Hamzah. Selain mereka juga terdapat Usep Munandar yang berada di urutan ke sembilan. Satu lagi adalah Zaenal Arief yang musim lalu justru lebih banyak menghiasi bangku cadangan Persib Bandung. “Kami hanya bisa merilis daftar sepuluh nama pemain dengan kontrak termahal. Kami tidak menyebutkan angkanya. Yang jelas ini yang angkanya ekstrim, yakni dalam kisaran Rp 1 miliar bahkan lebih,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia. Dari data yang diperoleh harian ini, setidaknya Persisam menghabiskan Rp 6, 9 miliar untuk enam nama tersebut. :clown: Danilo dan Fagundes dihargai Rp 1,3 miliar. Tsimi dibayar Rp 1,2 miliar dan Hamka dibanderol Rp 1,1 miliar. Sedang Usep serta Zaenal Arief dikontrak Rp 1 miliar. Di luar enam pemain Persisam tersebut nama-nama yang juga berkontrak mahal adalah dua pemain Persib Christian Gonzalez dan Hilton Moreira. Gonzalez ada di urutan kelima, sedang Hilton berada diurutan ketujuh. Tempat keenam terdapat striker Bontang FC Aldo Baretto. Bambang Pamungkas yang musim lalu tercatat sebagai pemain termahal dengan banderol Rp 1, 37 miliar, kini berada di tempat kedelapan. Bambang menjadi satu-satu pemain Persija Jakarta yang masuk daftar sepuluh pemain dengan kontrak termahal. Musim lalu, Persija-lah yang mendominasi daftar sepuluh pemain termahal. Yang menarik, dua pemain asing Persiba Balikpapan yakni striker Julio Lopez dan Robertino Pugliara yang masing-masing berbanderol di atas Rp 1 miliar justru tak masuk 10 besar. Indikasi nilai kontrak pemain lain lebih tinggi? “Banyak klub yang keberatan kami merilis daftar harga pemain. Karena itu, kami hanya melansir nama,” ujar Joko. PT Liga tidak hanya melansir daftar pemain dengan kontrak termahal. Namun, regulator kompetisi tersebut juga merilis daftar sepuluh pemain dengan kontrak termurah (lihat grafis). Sepuluh nama yang kesemuanya merupakan pemain muda itu dibanderol dalam kisaran Rp 0 hingga Rp 35 juta. (fim/jpnn) Sizter85 October 31st, 2009, 11:22 AM Minggu, 11 Oktober 2009 Persela V Pelita Jaya Persik V Bontang Fc Arema v Persija Persiba V Sriwijaya Fc PSM V Persib Persiwa V Persipura Rabu, 14 Oktober 2009 Persijap V Pelita Jaya Persela V Persitara Persebaya V Bontang Fc Persik V Persisam Arema V PSPS Persema v Persija Persiba V Persib PSM v Sriwijaya Fc Sabtu, 17 Oktober 2009 Persema V PSPS Persijap V persitara Minggu, 18 Oktober 2009 Persebaya V Persisam Rabu, 21 Oktober 2009 PSPS v Persela Persija V Persijap Pelita Jaya V Persik Kamis, 22 Oktober 2009 Persitara V Persebaya Bontang Fc v Arema Persisam v Persema Persiwa v Persiba PSM v Persipura Sabtu, 24 Oktober 2009 PSPS v Persijap Persija v Persela Persitara V Persik Minggu, 25 Oktober 2009 Pelita Jaya V Persebaya Bontang Fc v Persema Persisam v Arema Persiwa v PSM Persipura v Persiba Rabu, 28 Oktober 2009 Persela v Persisam Kamis, 29 Oktober 2009 Persijap v Bontang Fc Sabtu, 31 Oktober 2009 Persiba v PSPS Minggu, 1 November 2009 Persijap v Persisam Persela v Bontang Fc Kamis, 5 November 2009 Bontang Fc v Persiba Sabtu, 7 November 2009 PSPS v Persebaya Minggu, 8 November 2009 Persitara v Persema Persisam v Persiba Minggu, 15 November 2009 Persebaya v Persiwa Sabtu, 21 November 2009 Sriwijaya Fc v Persitara Persib v Pelita Jaya Persiba v Persija PSM v PSPS Minggu, 22 November 2009 Persik v Persiwa Persebaya v Persipura Selasa, 24 November 2009 Sriwijaya Fc v Pelita Jaya Persib v Persitara Rabu 25 November 2009 Persik v Persipura PSM v Persija Sabtu, 28 November 2009 Persitara v Arema Pelita Jaya v Persema Minggu, 29 November 2009 Persija v Persebaya PSPS v Persik Persisam v PSM Persiwa v Sriwijaya Fc Persipura v Persib Rabu, 2 Desember 2009 Persija v Persik Pelita Jaya v Arema Bontang Fc v PSM Persiwa v Persib Persipura v Sriwijaya Fc Sabtu, 5 Desember 2009 Persiba v Persitara Persija v PSPS Bontang Fc v Persisam Persema v Persipura Minggu, 6 Desember 2009 Sriwijaya Fc v Persija Persib v Persela Arema v Persiwa PSM v Pelita Jaya Rabu, 9 Desember 2009 Sriwijaya Fc v Persela Persib v Persijap Arema v Persipura Persema v Persiwa Persiba v Pelita Jaya PSM v Persitara Sabtu, 12 Desember 2009 Sriwijaya Fc v Persib Persijap v Arema Minggu, 13 Desember 2009 Persela v Persema Persiwa v Persija Persipura v PSPS Persitara v Bontang Fc Pelita Jaya v Persisam Persebaya v PSM Persik v Persiba Rabu, 16 Desember 2009 Persijap v Persema Persela v Arema Persitara V Persisam Pelita Jaya V Bontang Fc Persiwa v PSPS Persipura V Persija Persebaya V Persiba Persik v PSM Persebaya V Persik Arema v Persib Minggu, 20 Desember 2009 Persija v Persitara PSPS v Pelita Jaya Persiba v Persijap PSM v Persela Persema v Sriwijaya Fc Rabu 23 Desember 2009 Persija v Pelita Jaya Arema v Sriwijaya Fc Persema v Persib Persiba v Persela PSM v Persijap Sabtu, 2 Januari 2010 PSPSv Persitara Persijap V Persik Minggu 3 Januari 2010 Persela v Persebaya Kamis, 7 Januari 2010 Persijap v Persebaya Sabtu, 9 Januari 2010 Bontang Fc V Persiwa Persisam v Persipura Sriwijaya Fc V PSPS Persib v Persija Minggu, 10 Januari 2010 Persela v Persik Arema v Persema Selasa, 12 Januari 2010 Bontang Fc V Persipura Persisam v Persiwa Sriwijaya Fc V Persija Persib v PSPS Sabtu, 16 Januari 2010 Persitara v Pelita Jaya Persebaya v Arema Bontang Fc V Sriwijaya Fc Persisam v Persib Minggu, 17 Januari 2010 Persik v Persema Persiwa v Persijap Persipura V Persela Persiba v PSM Selasa, 19 Januari 2010 Bontang Fc V Persib Persisam v Sriwijaya Fc Rabu, 20 Januari 2010 Persebaya v Persema Persik v Arema Persiwa v Persela Persipura v Persijap Sabtu, 23 Januari 2010 Persema v PSM Sriwijaya Fc V Persik Persib v Persebaya Minggu, 24 Januari 2010 Arema v Persiba Persitara v Persiwa Pelita Jaya v Persipura Persija v Persisam PSPS v Bontang Fc Persijap v Persela Sizter85 November 1st, 2009, 02:17 AM Sabtu 31 Oktober 2009 PERSIBA Balikpapan - PSPS Pekanbaru : 3-0 Sizter85 November 1st, 2009, 10:32 AM =Zona Champions/Play-Off Champions= PERSIBA Balikpapan : 10 PERSIJAP Jepara : 10 ---------------------------------------- AREMA Indonesia : 10 PERSIWA Wamena : 7 PERSELA Lamongan : 7 PERSEMA Malang :6 PSM Makasar : 5 PERSEBAYA Surabaya : 4 PERSISAM Putra Samarinda : 4 PERSIJA Jakarta : 3 PERSIPURA Jayapura : 3 PERSIK Kediri : 3 PSPS Pekanbaru : 3 BONTANG FC : 2 =Zona Play-Off Degradasi= Pelita Jaya : 1 =Zona Degradasi= SRIWIJAYA FC Palembang : 1 PERSIB Bandung : 0 PERSITARA Jakarta Utara : 0 Balaputradewa November 1st, 2009, 03:55 PM OMG Sriwijaya FC :bash: Sizter85 November 1st, 2009, 04:08 PM Updated lagi per 01/11/10 PERSIJAP Jepara vs PERSISAM Putra Samarinda = 1 - 1 paradyto November 2nd, 2009, 04:09 AM Thanx Zis updatenya:okay: Sriwijaya dan Persib baru main 2 kali ya? Sizter85 November 2nd, 2009, 10:01 AM OMG Sriwijaya FC :bash: Thanx Zis updatenya:okay: Sriwijaya dan Persib baru main 2 kali ya? ^^ Do not worry bro, masih banyak turnamen2 di kedepan nya, Sriwijaya masi bisa kumpul poin lbh lagi :banana: fajarmuhasan November 3rd, 2009, 03:13 AM persitara mungkin belum main. Ini jadwal ISL yg masih ngacau dimana jumlah game tiap tim tidak sama bahkan selisih terlalu jauh. paradyto November 3rd, 2009, 06:56 AM ^^ Do not worry bro, masih banyak turnamen2 di kedepan nya, Sriwijaya masi bisa kumpul poin lbh lagi :banana: he he he dua kali main di kandang lawan lagi:D Maju terus SLI!!! paradyto November 7th, 2009, 08:16 AM Indonesia Super League Sabtu, 7 November 2009 PSPS v Persebaya (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Minggu, 8 November 2009 Persisam v Persiba (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) Minggu, 15 November 2009 Persebaya v Persiwa (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Sabtu, 21 November 2009 Sriwijaya FC v Persitara (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Persib v Pelita Jaya (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Persiba v Persija PSM v PSPS Minggu, 22 November 2009 Persik v Persiwa (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB) Persebaya v Persipura (Siaran langsung Antv, 19.00 WIB) rilham2new November 7th, 2009, 08:29 AM PSPS Pekanbaru yang dari dulu aku gak pernah sama sekali membanggakannya (kecuali era awal 2000-2001) ... secara ajaib sanggup mengalahkan PSM Makassar (grup favorit) .. :nuts: *KEJUTAN BESAR --- soalnya di RIAUPOS itu langsung jadi HEADLINE, soalnya PSPS udah pernah masuk di zona degradasi... ..Langsung loncat klasement mereka dari posisi 13 langsung jadi 7. :nuts: .. Tapi berhubung masih panjang perjalanannya, ntahlah ... Masih susah kalau mau naik terus ke posisi mendekati AREMA (yang juga pernah lawan PSPS, bahkan di sesi-sesi awal musim ini :nuts: ... Iya PSPS langsung main lawan AREMA :nuts: ). fajarmuhasan November 9th, 2009, 06:09 AM jadwalnya aneh ISL, arema libur sampai 28 november baru main lagi, kelamaan liburnya. Klub-klub lain ada yg terus bertanding. Masih gak ngerti aturan PSSI, koq ada klub yg bertanding, ada klub yg libur...jadi gak kompetitif banget. paradyto November 9th, 2009, 07:23 AM jadwalnya aneh ISL, arema libur sampai 28 november baru main lagi, kelamaan liburnya. Klub-klub lain ada yg terus bertanding. Masih gak ngerti aturan PSSI, koq ada klub yg bertanding, ada klub yg libur...jadi gak kompetitif banget. belum lagi klub yang pemain intinya adalah pemain nasional he he he... fajarmuhasan November 10th, 2009, 05:01 AM Mengacu pada sepakbola eropa, kompetisi dihentikan total jika timnasnya bermain jadi semua klub punya jumlah game yg sama. Contoh akhir pekan ini play off piala dunia, maka kompetisi liga dihentikan total dan pemain bermain untuk timnas bagi yg kepilih dan bagi yg gak kepilih ya libur atau latihan. Klub berhenti bermain sejak 9 Nov dan bermain kembali tgl 21 Nov PSSI harusnya mulai mencontoh begitu supaya jadwalnya mudah diikuti. paradyto November 16th, 2009, 01:28 AM Persebaya Menang Dramatis SURABAYA - Tandukan Korinus Fingkreuw di masa injury time memenangkan Persebaya Surabaya dengan skor 5-4 (0-2) atas Persiwa Wamena dalam lanjutan Indonesia Super League di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Minggu (15/11) malam. Kemenangan "Bajul Ijo" sungguh dramatis karena sempat tertinggal dua kali. Korinus yang berada di dalam kotak penalti menyambut tendangan bebas John Tarkpor. Tandukannya langsung berkubang di gawang yang dijaga kiper Timotius Mote. Sontak, stadion yang dihijaukan oleh Bonek - suporter Persebaya - langsung bergemuruh. Hasil ini sungguh mengejutkan, karena Persebaya tertinggal lebih dulu 0-2 di babak pertama dan 2-4 di menit ke-76. Dua gol Persiwa Wamena dicetak Yesaya Desnam pada menit ke-38 dan Boakai Epy Foday menit ke-41, membungkam ribuan Bonek. Kedua gol murni kesalahan pemain belakang Persebaya yang lengah dan tidak fokus mengawal lawan. Di babak kedua, Persebaya berhasil mengejar ketinggalan lewat gol Taufiq yang memanfaatkan kemelut di depan gawang pada menit ke-53. Di menit ke-73, gol Korinus kembali membuat skor imbang 2-2. Gol ini menyuntik semangat bagi pemain Persebaya. Namun, barisan belakang yang selalu menjadi momok terbesar Persebaya kembali menjadi biang keladi. Hanya dalam waktu kurang dua menit, kiper Persebaya Endra Prasetya dipaksa memungut bola dua kali setelah Erick Week Lewis dan pemain pengganti Alberto Mambrasar merobek gawang berturut-turut pada menit ke-75 dan 76. Penonton kembali membisu setelah Persebaya tertinggal 2-4. Meski diserang, tim besutan Danurwindo ini tetap menyerang walaupun umpan masih banyak yang mentah. Namun dua gol mengejutkan dari Korinus pada menit ke -80 dan Andi Odang pada menit ke-82 dengan pola yang sama menyelamatkan Persebaya. Keduanya melesakkan si kulit bulat dari sisi kanan lapangan yang melengkung mulus dan lepas dari tangkapan Timotius. Delapan menit sebelum usai, kedua tim makin bermain terbuka untuk mengejar gol kemenangan di menit akhir. Namun, Dewi Fortuna masih memihak tuan rumah hingga akhirnya laga menegangkan tersebut dimenangkan Persebaya 5-4, ketika Korinus Fingkreuw mencetak gol di masa injury time. "Kami menang lima gol, tapi kami juga kemasukan empat gol. Jadi kemenangan ini sebetulnya tipis. Barisan belakang masih sering lengah dan hilang konsentrasi," ujar pelatih Persebaya, Danurwindo. Kekalahan Persiwa kali ini juga menegaskan julukan jago kandang bagi tim yang memang selalu menuai kekalahan dalam lawatannya. "Harapan kami sebetulnya mematahkan julukan jago kandang. Walaupun gagal, pemain setidaknya bermain baik," kata asisten pelatih Persiwa, Djoko Susiko. Balaputradewa November 16th, 2009, 04:48 PM Asykar Theking - Suporter PSPS Pekanbaru http://img406.imageshack.us/img406/5406/1283302152lcopy.jpg (http://img406.imageshack.us/i/1283302152lcopy.jpg/) http://img24.imageshack.us/img24/9502/1009382.jpg (http://img24.imageshack.us/i/1009382.jpg/) bonekNET November 16th, 2009, 08:35 PM Persebaya Menang Dramatis SURABAYA - Tandukan Korinus Fingkreuw di masa injury time memenangkan Persebaya Surabaya dengan skor 5-4 (0-2) atas Persiwa Wamena dalam lanjutan Indonesia Super League di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Minggu (15/11) malam. Kemenangan "Bajul Ijo" sungguh dramatis karena sempat tertinggal dua kali. Korinus yang berada di dalam kotak penalti menyambut tendangan bebas John Tarkpor. Tandukannya langsung berkubang di gawang yang dijaga kiper Timotius Mote. Sontak, stadion yang dihijaukan oleh Bonek - suporter Persebaya - langsung bergemuruh. Hasil ini sungguh mengejutkan, karena Persebaya tertinggal lebih dulu 0-2 di babak pertama dan 2-4 di menit ke-76. Dua gol Persiwa Wamena dicetak Yesaya Desnam pada menit ke-38 dan Boakai Epy Foday menit ke-41, membungkam ribuan Bonek. Kedua gol murni kesalahan pemain belakang Persebaya yang lengah dan tidak fokus mengawal lawan. Di babak kedua, Persebaya berhasil mengejar ketinggalan lewat gol Taufiq yang memanfaatkan kemelut di depan gawang pada menit ke-53. Di menit ke-73, gol Korinus kembali membuat skor imbang 2-2. Gol ini menyuntik semangat bagi pemain Persebaya. Namun, barisan belakang yang selalu menjadi momok terbesar Persebaya kembali menjadi biang keladi. Hanya dalam waktu kurang dua menit, kiper Persebaya Endra Prasetya dipaksa memungut bola dua kali setelah Erick Week Lewis dan pemain pengganti Alberto Mambrasar merobek gawang berturut-turut pada menit ke-75 dan 76. Penonton kembali membisu setelah Persebaya tertinggal 2-4. Meski diserang, tim besutan Danurwindo ini tetap menyerang walaupun umpan masih banyak yang mentah. Namun dua gol mengejutkan dari Korinus pada menit ke -80 dan Andi Odang pada menit ke-82 dengan pola yang sama menyelamatkan Persebaya. Keduanya melesakkan si kulit bulat dari sisi kanan lapangan yang melengkung mulus dan lepas dari tangkapan Timotius. Delapan menit sebelum usai, kedua tim makin bermain terbuka untuk mengejar gol kemenangan di menit akhir. Namun, Dewi Fortuna masih memihak tuan rumah hingga akhirnya laga menegangkan tersebut dimenangkan Persebaya 5-4, ketika Korinus Fingkreuw mencetak gol di masa injury time. "Kami menang lima gol, tapi kami juga kemasukan empat gol. Jadi kemenangan ini sebetulnya tipis. Barisan belakang masih sering lengah dan hilang konsentrasi," ujar pelatih Persebaya, Danurwindo. Kekalahan Persiwa kali ini juga menegaskan julukan jago kandang bagi tim yang memang selalu menuai kekalahan dalam lawatannya. "Harapan kami sebetulnya mematahkan julukan jago kandang. Walaupun gagal, pemain setidaknya bermain baik," kata asisten pelatih Persiwa, Djoko Susiko. Pertandingan yang mendebarkan, meskipun (denger2) komentatornya sempat meremehkan Persebaya. Akhirnya Persebaya menunjukkan jatidirinya, semangat tak kenal menyerah. namun banyak yang cedera dan ga bisa main akumulasi kartu. harap wasit lebih melindungi pemain G-NAtion November 17th, 2009, 07:46 AM PSPS vs PSM bukannya udah ya?:ohno: paradyto November 21st, 2009, 04:30 PM Sriwijaya FC Kalahkan Persitara 3-2 PALEMBANG, KOMPAS.com - Tuan rumah Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Persitara 3-2 di Stadion Gelora Jaka Baring, Palembang, Sabtu (21/11) malam ini, dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL). Ketiga gol Sriwijaya FC disumbangkan Rahmad Rivai , M Nasuha, dan Obiora. Sedangkan dua gol Persitara disumbangkan pemain asing Afshin Parsaelan Rad. Melalui kemenangan ini, Sriwijaya FC berhasil mengembalikan performa tim. Ini mengingat pada dua pertandingan sebelumnya, Sriwijaya FC mengalami sekali hasil seri melawan PSM Makassar dan sekali kalah melawan Persiba. Gol pertama tercipta pada menit ke-20, melalui tendangan Rahmad Rivai. Mantan striker Persitara ini memainkan pola 1-2 bersama Zah Rahan dengan tempo cepat. Hasil ini terus bertahan hingga pertandingan babak pertama usai. Selama babak pertama, Sriwijaya FC nyaris menguasai pertandingan. Tim asuhan Rahmad Darmawan memiliki lebih dari lima kali peluang menciptakan gol. Namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna, hanya satu gol saja yang tercipta. Sebaliknya, Persitara juga memiliki dua kali peluang gol, namun tidak bisa diselesaikan dengan baik oleh penyerang Afshin Parsaelan Rad dan Prince Kabir Bello. Pada awal hingga pertengahan babak kedua, Sriwijaya FC masih terus mendominasi permainan melalui penguasaan bola dan peluang menciptakan gol. Kemudian pada menit ke-55, Sriwijaya FC berhasil menambah gol melalui tendangan keras M Nasuha dari sisi kanan gawang. Tendangan keras ini tidak dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Persitara Wawan Dermawan sehingga posisi skor berubah menjadi 2-0 . Namun selang tiga menit, Persitara berhasil memperkecil ketinggalan melalui gol sundulan kepala yang dilakukan Afshin Parsaelan Rad. Sundulan yang berasal dari umpan pemain tengah Tantan ini tidak bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Hendro Kartiko sehingga posisi skor pun berubah 2-1. Pada menit ke-84, strategi Rahmad Darmawan mengganti Rahmad Rivai dengan Obiora ternyata membuahkan hasil. Tidak lama setelah pergantian pemain itu, hasil permainan cepat antara Obiora dan Zah Rahan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Ob iora. Gawang Persitara berhasil dijebol dan skor berubah 3-1. Sayangnya di menit terakhir yaitu menit 89, penjaga gawang Sriwijaya FC melakukan pelanggaran terhadap penyerang Persitara Afshin Parsaelan Rad di kotak penalti . Wasit akhirnya menghadiahkan tendangan penalti bagi Persitara yang be rhasil diselesaikan dengan baik oleh Afshin. Skor 3-2 untuk kemenangan Sriwijaya FC ini bertahan hingga akhir pertandingan. (ONI) Sizter85 November 22nd, 2009, 08:40 AM Minggu, 22 November 2009 , 13:46:00 Hebat, Persiba Bungkam Persija (2) Persiba v Persija (0) BALIKPAPAN- Catatan manis terus ditoreh tim Persiba Balikpapan pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009-2010. Ya, tradisi menyapu bersih semua laga di kandang skuad berjuluk Beruang Madu terus berlanjut di match day kedelapan. Menjamu Persija Jakarta pada laga lanjutan ISL musim ini yang ditayangkan secara live oleh antv Sabtu (21/11) sore, Mijo Dadic dkk sukses meraup poin penuh dengan kemenangan 2-0 (0-0). Dua gol kemenangan tuan rumah tersebut berhasil diborong oleh striker Asia asal Korea Selatan Park Jung Hwan, masing-masing pada menit 75 dan 88. Dengan tambahan tiga angka tersebut, sekaligus memposisikan tim kebanggaan masyarakat Balikpapan ini sementara bercokol di puncak klasemen dengan torehan 14 poin yang didapat dari empat kali kemenangan, dua kali seri dan dua kali kekalahan. Pertandingan yang dipimpin wasit Ole Hadi asal Tangerang di babak pertama, pertandingan terbilang berjalan lamban. Dua kesebelasan terlihat begitu hati-hati dalam melakukan serangan. Meski demikian Persiba yang pada pertandingan ini mengandalkan trio striker Julio Lopez, Gendut Doni dan Ferry Aryawan sebagai starter sempat membuat kejutan di menit ke-5, setelah tendangan keras Ferry nyaris membuka keunggulan tuan rumah. Sayang tendangan dari sisi kiri gawang M Yasir tersebut hanya mengenai mistar gawang. Kurang gregetnya permainan Persiba di babak ini rupanya menjadi senjata mematikan, pasalnya Persija yang merasa Persiba tampil dalam tempo lamban, memaksa anak-anak asuhan direktur teknis Benny Dollo dan pelatih kepala Maman Suryaman ini meresponnya dengan permainan agresif. Macan Kemayoran-julukan Persija Jakarta-bergeming dengan cemoohan suporter dengan menurunkan mantan bintang Persiba musim lalu Talaohu Abdul Mushafri yang berduet dengan Aliyudin. Lini belakang Persiba yang digalang Mijo Dadic, Muhammadan dan Anam Syahrul begitu mudah meredam agresivitas keduanya. Berkali-kali Mushafri mencoba melakukan terobosan untuk menusuk jantung pertahanan Persiba, berkali-kali pula Anam yang tampil konsisten dengan tenang menghentikan gerakan striker asal Ternate tersebut. Meski di babak pertama Persiba bermain dengan tempo lamban, namun kerap kali lini depan Persiba mengancam gawang Persija. Pada menit ke-30 Persija terpaksa menarik penjaga gawang utama mereka M Yasir digantikan Rony Tri Prasnanto. Ditariknya Yasir setelah sebelumnya berbenturan dengan Gendut Doni yang berusaha memanfaatkan umpan silang Ferry. Strategi tampil dengan tempo lamban di babak pertama, rupanya berjalan efektif. Di babak kedua Mijo Dadic Cs mulai tampil dalam tempo tinggi. Agresivitas permainan dari lini per lini yang dibangun jenderal lapangan tengahnya Robertino Pugliara berhasil mendominasi awal babak kedua ini. Daniel Roekito yang kali ini menerapkan formasi 3-4-3, pada menit ke-53 menarik Ferry Aryawan digantikan Park Jung Hwan. Masuk di paruh pertandingan ini tidak membuat Park putus asa. Sebaliknya permainan Persiba terlihat semakin hidup. Ciri khas permainan cepat dengan sentuhan bola dari kaki ke kaki membuat Persiba kerap mengancam pertahanan Persija. Sebaliknya kombinasi serangan Persija yang bermaterikan pemain Timnas PSSI tersebut semakin tak terlihat, pasca ditarik keluarnya gelandang bertahan mereka Richard Caceres yang cedera digantikan oleh Rully Soputan yang juga eks pemain Persiba musim lalu. Julio dkk semakin leluasa mengobok-obok lini belakang Persija. Park yang sebelumnya selalu memperoleh kritikan dari berbagai pihak atas kehadirannya yang tak kunjung meyakinkan, pada laga live pertama di kandang tersebut, berhasil membuktikan diri bahwa dirinya patut disejajarkan dengan striker Persiba lainnya. Lewat serangan yang dibangun dari sektor tengah, gelandang asal Iran Hamid Reza Zakeri memberikan umpan kepada Hendro Siswanto, melihat J-Lo dan Park berada di petak penalti Persija, umpan terukur Hendro di kotak penalti Persija berhasil disambut dengan sempurna oleh Park Jung Hwan. Bukan melalui sundulannya namun lewat lompatannya Park berhasil membobol gawang Persija lewat dadanya. Keunggulan 1-0 tuan rumah, semakin memacu dukungan ribuan suporter Persiba yang tak mengendurkan serangan mereka. Dua menit sebelum berakhirnya babak kedua, tepatnya menit 88 setelah akselerasi Hendro Siswanto terpaksa harus dihentikan oleh seorang Abanda Herman, membuat wasit Ole Hadi memberikan free kick beberapa meter dari kotak terlarang. Hasilnya J-Lo yang yang mengambil eksekusi tersebut dengan akurasi tendangannya kembali disambut oleh sundulan Park yang sempat dipantulkan ke tanah. Itu memaksa penjaga gawang kedua Persija harus memungut bola dari gawangnya. Meski wasit memberikan tambahan waktu 3 menit, kedudukan 2-0 untuk keunggulan Persiba ini bertahan hingga pertandingan berakhir. “Ini kemenangan yang luar biasa, meski disiarkan langsung sepertinya tidak banyak berpengaruh kepada pemain kami,” ujar Daniel Roekito penasehat teknis Persiba. Ditegaskan Daniel, upaya mengamankan semua kemenangan di kandang ini begitu memotivasi pemainnya, meski yang dihadapinya kali ini adalah tim bertabur bintang Persija Jakarta. “Kami sengaja tampil lamban di babak awal, itu strategi kami. Hasilnya kami memukul mereka di babak kedua dengan permainan kami sesungguhnya, setidaknya hingga saat ini kami selalu menang dengan permainan bagus tanpa kebobolan di kandang,” tandas pelatih yang memasuki musim keduanya bersama Persiba tersebut.(san) Sizter85 November 22nd, 2009, 08:56 AM Klasemen sementara ISL per 21 November 2009 malam PERSIBA 14 PERSELA 13 PERSIJAP 11 AREMA 10 PERSEBAYA 10 PERSEMA 9 PSPS 9 PERSISAM 8 PERSIWA 7 PSM 5 SRIWIJAYA FC 4 PERSIK 3 PERSIPURA 3 PERSIJA 3 BONTANG FC 3 PELITA JAYA 1 PERSIB 0 PERSITARA 0 ------------------------------------ Biru = Zona Champions/Play-Off Champions Merah Muda = Zona Play-Off Degradasi Jingga = Zona Degradasi fajarmuhasan November 23rd, 2009, 04:33 AM Klasemen sementara ISL per 21 November 2009 malam PERSIBA 14 PERSELA 13 PERSIJAP 11 AREMA 10 PERSEBAYA 10 PERSEMA 9 PSPS 9 PERSISAM 8 PERSIWA 7 PSM 5 SRIWIJAYA FC 4 PERSIK 3 PERSIPURA 3 PERSIJA 3 BONTANG FC 3 PELITA JAYA 1 PERSIB 0 PERSITARA 0 ------------------------------------ Biru = Zona Champions/Play-Off Champions Merah Muda = Zona Play-Off Degradasi Jingga = Zona Degradasi champion asia apakah indonesia dapat 3 jatah??? sekali lagi jumlah game yg timpang untuk masing-masing klub masih sangat mengganggu pikiran gw....koq bisa ada klub yg baru 3 kali main dan ada yg udah 8 kali main..... BATAMANIA November 23rd, 2009, 10:54 AM iya sih gua juga bingung di buatnya.. pa memang susah banget bikin jadwal yg berbarengan yah minimal beda 1 pertandingan gitu.... trus tingkat divisinya dulu gua kira divisi utama itu ya yg ISL itu tapi ternyata satu tingkat di bawah ISL.....^^ kayak nya susah bgt bikin divisi 1, divisi 2 dst gk usah pake yg divisi utama2an kayak gitu krna membingungkan bgt........:nuts: fajarmuhasan November 23rd, 2009, 12:57 PM Ikut ikutan gaya INgris: 1. premiere league 2. championship division 3. division one 4. division two 5. dst Di Indonesia: 1. ISL 2. Divisi Utama 3. Divisi satu 4. Divisi dua 5. dst arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:27 AM old TVC <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/TZJXsVgaPPg&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/TZJXsVgaPPg&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:29 AM old TVC <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/-iA9xZBkoH0&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/-iA9xZBkoH0&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:30 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8fGnrJkOzmM&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/8fGnrJkOzmM&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:32 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/CEfSgbppd68&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/CEfSgbppd68&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:33 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UNzywdFgTK0&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/UNzywdFgTK0&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:35 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/FRHBxy4IMzU&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/FRHBxy4IMzU&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:36 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/WI-ly5p2GIc&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/WI-ly5p2GIc&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:37 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/nyIci30drnI&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/nyIci30drnI&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:37 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_txmTgYXLuI&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/_txmTgYXLuI&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:38 AM <object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/O1O14cvucYU&hl=en_US&fs=1&"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/O1O14cvucYU&hl=en_US&fs=1&" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"></embed></object> arief_malaysia96 November 24th, 2009, 03:39 AM nice TVC!!!! jangan marah ya....saya post sedikit djarum ISL TVC saya rasa ia ada kaitan dengan thread ini.....saya cuba cari video sepakbola ISL teraru di youtube,tetapi tidak jumpa lagi......banyak video pasukan persib yang diupload pada 2008..... fajarmuhasan November 24th, 2009, 04:05 AM nice TVC!!!! jangan marah ya....saya post sedikit djarum ISL TVC saya rasa ia ada kaitan dengan thread ini.....saya cuba cari video sepakbola ISL teraru di youtube,tetapi tidak jumpa lagi......banyak video pasukan persib yang diupload pada 2008..... Musim baru mulai jadi belum sempat upload...nanti kalo sudah rame akan banyak diupload..... Berita ISL apakah sampai Malaysia? siaran TV atau highlight BATAMANIA November 24th, 2009, 06:49 AM klo di johor semua station tv indonesia dapat...:) krna johor memang sngat dekat Batam.^^ paradyto November 25th, 2009, 04:03 AM SFC vs. Pelita Jaya = 3 : 1 SINDO: RAYAKAN GOL, Rahmat Rivai merayakan gol bersama Zahrahan yang telah memberinya assist untuk menjebol gawang Pelita Jaya yang dikawal I Made Wardana, pada pertandingan di Stadion Gelora Jakabaring Palembang kemarin. Pada pertandingan ini SFC menang 3-1 atas Pelita Jaya (kiri atas). Suporter setia Sriwijaya FC Singa Mania tidak kenal lelah memberi semangat kepada tim kesayangannya untuk memenangkan pertandingan di Stadion Gelora Jakabaring kemarin (kanan atas). PALEMBANG (SI) – Penampilan impresif punggawa Sriwijaya FC (SFC) pada laga kontra Pelita Jaya FC, kemarin mampu memuaskan para pendukung setianya. Dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Laskar Wong Kito tersebut, Zah Rahan dkk mampu menampilkan permainan indah. Penonton disuguhkan peragaan sepak bola menyerang yang apik. Sentuhan satu dua dan kombinasi umpan daerah serta silang mewarnai permainan kemarin sore.Meski hanya menceploskan tiga gol ke gawang lawan,tapi hal itu sudah cukup memuaskan dahaga pendukung setia SFC yang ingin melihat tim kesayangannya kembali ke peringkat atas klasemen. Dengan kemenangan ini, SFC kini bertengger di posisi 10 dengan raihan 7 poin dari empat pertandingan. Berkaca dari penampilan sebelumnya saat menjamu Persitara Jakarta Utara,Sabtu (21/11) lalu, beberapa pembenahan dilakukan Pelatih SFC Rahmad Darmawan. Diutarakan pelatih yang sukses membawa SFC menjadi klub yang disegani di tanah air,pembenahan yang dilakukan adalah persoalan transisi antara waktu menyerang dan bertahan. Saat menghadapi Persitara, RD menilai transisi yang dilakukan para pemainnya masih sangat lamban. Hal itu berbuah dua gol Persitara yang diawali cepatnya pemain lawan melakukan counter attack tanpa mendapat gangguan berarti. Namun pada pertandingan kontra Pelita Jaya, hal itu telah tampak lebih baik. Saat pemain depan SFC kehilanganbolaatauseranganyangdibangun mampu dipatahkan barisan pertahanan lawan,maka lini kedua segera menutup pergerakan lawan. “Hari ini (kemarin) saya puas dengan kerja lini kedua yang langsung memberikan pressing dari tengah ke pemain lawan begitu kita kehilangan bola. Sehingga transisi menyerang ke bertahan berlangsung mulus,”tutur RD. Pada pertandingan itu juga,RD memasang starting eleven yang berbeda dari pertandingan kandang sebelumnya. Di bawah mistar gawang, berdiri penjaga gawang utama musim lalu Ferry Rotinsulu.Meski ini merupakan penampilan perdana Ferry di musim 2009/2010,tapi hal ini bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebab pascapertandingan kontra Persitara,RD telah mengisyaratkan untuk memasang Ferry dan Hendro Kartiko secara bergantian. Di lini belakang tidak ada yang berbeda, kuartet Charis Yulianto, Ambrizal, Isnan Ali, dan Christian Worabay masih menjadi pilihan utama sang arsitek. Perubahan justru dilakukan RD di lini tengah. M Nasuha yang sebelumnya dipasang di winger kanan kali ini harus mengalah dengan Arif Suyono. Nasuha sendiri ditempatkan pada winger kiri untuk memberikan kesempatan istirahat kepada Oktavianus. Di depan RD masih mempercayakan pilihannya kepada Keith Kayamba Gumbs dan Rahmat Rivai. Barulah pada babak kedua,RD memasukkan dua pemain yang ditunggu-tunggu pendukung Laskar Wong Kito. Pada menit 58, defender anyar SFC asal Singapura, Precious Emuejeraye masuk menggantikan Christian Worabay. Dan menit 68 Obiora masuk menggantikan Rahmat Rivai. “Precious mampu membuktikan dia pemain bagus.Dan apresiasi khusus saya sampaikan kepada Obiora yang membuktikan mampu menjadi target man dengan baik danmencetakgoldalamduapertandingan terakhir SFC,”pungkas RD. Pada pertandingan kemarin Laskar Wong Kito unggul di menit 3 melalui sundulan Rahmat Rivai. Setelah sempat diimbangi Edison Fonseca di menit 7, SFC menutup laga dengan skor 3-1 melalui gol tambahan dari Arif Suyono di menit 38 dan Obiora di menit 81. (iwan setiawan) fajarmuhasan November 25th, 2009, 04:22 AM Arema koq gak main-main.........takutnya lupa tuch kelamaan libur padahal klub lain udah saling beradu paradyto November 25th, 2009, 07:41 AM Arema dah mantap tuh posisinya, baru 4 kali main dah 10 poin nilainya :okay: Sriwijaya FC saja 4 kali main baru 7 poin... fajarmuhasan November 25th, 2009, 08:39 AM Bukan mantap atau gak mantap tapi kosistensi jadwalnya yg aneh...masa semua klub udah bertanding kembali pasca pra piala asia tapi arema belum kebagian jatah. Masih terlalu awal untuk bilang mantap gaknya karena jumlah game nya aja gak seragam. Turut prihatin untuk persitara yg belum dapat nilai. arief_malaysia96 November 25th, 2009, 09:11 AM Masih terlalu awal untuk bilang mantap gaknya karena jumlah game nya aja gak seragam. jumlah game yg tidak seragam tu biasalah.............di EPL pun ada jugak terjadi macam tu..... fajarmuhasan November 25th, 2009, 10:11 AM jumlah game yg tidak seragam tu biasalah.............di EPL pun ada jugak terjadi macam tu..... di EPL selisih jumlah game biasanya 1 atau 2 saja, tapi ISL bisa sampai 5 atau 6 Ini memang perlu pembenahan smoga kedepan bisa lebih bagus nyusun jadwalnya.... BATAMANIA November 25th, 2009, 11:47 AM maklum lagi sibuk nyiapin proposal tuan rumah piala dunia 2022 :lol: jadi lupa nyusun jadwal ISL ^^ paradyto November 25th, 2009, 03:25 PM PSM Kalahkan Persija 2-1 Tuan rumah PSM Makassar mengalahkan Persija 2-1 pada laga lanjutan Djarum Super Liga Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Makasar, Rabu. Pertandingan tanpa pendukung akibat sanksi yang diberikan PT Liga Indonesia, ternyata cukup mempengaruhi penampilan tim Juku Eja khususnya pada menit-menit awal. Syamsul dan kawan kawan justru dipaksa bertahan dari serangan Macan Kemayoran sejak babak pertama. Namun ambisi Persija yang mengambil alih serangan demi mewujudkan target tiga poin, masih dimentahkan oleh kepiawaian kiper Samsidar yang tampil cukup sigap. Sejumlah peluang yang dihasilkan para pemain Persija, diantaranya oleh duet penyerang Bambang Pamungkas dan Musafri, ternyata belum mampu menghasilkan gol bagi tim asuhan pelatih Maman Suryaman itu Seperti yang terjadi pada menit ke-17, penyerang timnas Bambang Pamungkas yang mendapat umpan cukup terukur dari sudut kiri pertahanan PSM ternyata belum berhasil memanfaatkannya menjadi gol. Begitu juga dengan peluang Musafri yang terjadi di menit ke-20, ketika bola tendangannya masih jauh melenceng dari sasaran. Sementara bagi tim tuan rumah, hingga memasuki menit ke-27, mereka belum mampu keluar dari tekanan dan kurang optimalnya peran M Rahman disayap kiri yang diturunkan sejak awal, membuat alur serangan PSM sedkit terhambat. Melihat hal itu, pelatih PSM Hanafing akhirnya menggantinya dengan Aditya Putra Dewa. Pergantian yang dilakukan pelatih berusia 46 tahun tersebut, ternyata memberikan dampak yang positif dimana serangan PSM kini bisa terlihat lebih hidup. Bahkan keputusan memasukkan Dewa akhirnya berbuah hasil. Pemain yang musim lalu sukses menjadi topskor Super Liga U-21 musim lalu itu, akhirnya membuat tim PSM unggul 1-0 pada menit ke-38 setelah mendapat umpan matang dari M Fadly dari sudut kanan pertahanan Persija. Memasuki babak kedua, PSM yang unggul 1-0 akhirnya langsung mmengambil inisiatif penyerangan, upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-52, penyerang andalan PSM, Christian Carrasco berhasil membawa timnya memperbesar keunggulan menjadi 2-0, setelah tendangannya tak dapat diantisipasi kiper Roni Tri. Tertinggal 0-2, Persija mulai memperlihatkan permaian keras, Leonard Tupamahu yang mengganjal keras M Fadly akhirnya mendapatkan kartu kuning kedua oleh wasit Jajat Sudrajat. Gol balasan Persija akhirnya lahir melalui titik penalti pada menit ke-80 setelah wasit Jajat Sudrajat menganggap Samsidar melakukan pelanggaran terhadap Musafri di daerah terlarang. Keputusan Jajat terhadap langsung mendapat protes keras dari seluruh offisial PSM, namun Jajat tetap pada keputusannya. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah PSM bertahan sampai pertandingan usai. Susunan pemain : PSM Makassar : Samsidar, Adnan Buyung, Hendri Nyobi/Fandy Edy, Hamdi Hamzah, Faturrahman, Asri Akbar, Diva Tarkaz (kartu kuning), Syamsul Chaeruddin (kapten, M Rahmat/Aditya P Dewa, M Fadly, Christian Carrasco. Persija jakarta: Roni Tri, Erick Setiawan, Ismed Sofyan, Leonard Tupamahu (kartu merah), Aries Indarto, Baihaki Khaizan, Ramdani Lestaluhu, Aliyudin/ Salim Alydrus, M Ilham, Musafri, Bambang Pamungkas (Kapten). paradyto November 25th, 2009, 03:28 PM Bukan mantap atau gak mantap tapi kosistensi jadwalnya yg aneh...masa semua klub udah bertanding kembali pasca pra piala asia tapi arema belum kebagian jatah. Masih terlalu awal untuk bilang mantap gaknya karena jumlah game nya aja gak seragam. Turut prihatin untuk persitara yg belum dapat nilai. he he he bukan rahasia lagi kalau schedulenya aneh, semua team kok yang merasa dirugikan... Balaputradewa December 2nd, 2009, 02:09 AM Bengkulu Tolak Pelita Jaya Pindah Home Base ke Stadion Sawah Lebar Media Indonesia: 1 Desember 2009 BENGKULU--MI: Ketua Pengurus Daerah (Pengda) PSSI Bengkulu Kurnia Utama mengatakan, klub Pelita Jaya menginginkan Bengkulu sebagai markas (home base). "Tetapi keinginan tersebut kita tolak, karena fasilitas pendukung belum lengkap di Bengkulu," kata Kurnia Utama (Kukun) di Bengkulu, Senin (30/11). Keinginan Pelita Jaya langsung dilontarkan pemilik klub Nirwan Bakrie di Jakarta belum lama ini, walaupun hal tersebut merupakan kesempatan emas tetapi belum didukung kelengkapan sarana olahraga. "Padahal kelengkapan itu merupakan salah satu syarat pendirian klub, tetapi Bengkulu belum memiliki sarana yang dibutuhkan," jelasnya. Kukun optimistis beberapa tahun ke depan hal tersebut akan terwujud, menyusul pembangunan sarana olahraga di Bengkulu dilakukan secara bertahap. Bahkan saat ini dua kawasan pusat olahraga (sport center) yaitu di Pantai Panjang dan Sawah Lebar sudah rampung serta dapat dipergunakan. Fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukan sarana olahraga sepak bola saja, tetapi juga untuk cabang olah raga bola voli, futsal, basket, dan atletik. Selain itu bisa digunakan untuk kegiatan kesenian, karena dilengkapi sarana panggung mini. Bila ada klub besar di Bengkulu akan menjadi motivasi bagi anak-anak sekolah sepak bola (SSB) yang ada di daerah ini. Mereka tiap sore tekun berlatih, namun selama ini belum ada tempat menyalurkan bakat mereka. Prestasi gemilang ditorehkan klub sepak bola (PS Bengkulu) kebanggaan Provinsi Bengkulu yang sempat bertengger di Divisi II sehingga pada akhir tahun ini diharapkan dapat masuk ke Divisi I. Jika itu berhasil akan menjadi kado yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 41 Provinsi Bengkulu. Sebab selama ini telah bermain bagus dengan menunjukan prestasi gemilang, maka sudah dipastikan naik peringkat dari sebelumnya. Selain itu Bengkulu telah ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaran kompetisi divisi I pada musim pertandingan mendatang. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat Bengkulu yang selalu memberikan semangat juga dukungan bantuan dana dari Pemprov Bengkulu. Dengan naiknya peringat tersebut maka PS Bengkulu juga dituntut untuk mengubah status atau memenuhi standar organisasi sesuai dengan aturan dikeluarkan oleh FIFA dan PSSI. Aturan yang harus diubah tersebut mengenai AD/ART kepengurusan dan fasilitas pendukung sarana bermain dan latihan tim. "Tetapi dengan naiknya status tersebut otamatis akan berpengaruh juga terhadap anggaran tim. Untuk tim PS Bengkulu sendiri saat ini masih membutuhkan bantuan dana tidak hanya dari Pemprov Bengkulu, tetapi juga pihak swasta," ujarnya. (Ant/OL-03) fajarmuhasan December 2nd, 2009, 04:04 AM Pelita Jaya dari dulu koq pindah-pindah terus, padahal aslinya kan di lebakbulus...secara waktu diresmikan dulu nama stadionnya adalah sanggraha pelitajaya lebakbulus. Entah kenapa setelah era galatama bubar pelita jaya terus pindah ke cilegon, trus gak tahu kemana..tiba-tiba muncul di purwakarta...waktu rame sekali pendukungnya dg nama garda purwa, tapi lalu pindah ke si jalak harupat, skrg pindah ke kerawang.... AYoo donk pelita bikin home base yg pasti.....menurut saya yg layak adalah di Sumantri Brojonegoro-Kuningan. Lokasinya di dekat atau malah bagian dari Rasuna Epicentrum yang pemiliknya adalah Bakrie sama dg pemilik pelitajaya. BATAMANIA December 2nd, 2009, 06:34 AM Pelita Jaya pindah aja ke Batam moga2 Pemko dan Otorita Batam mendukung :banana: biar ada klub dari Batam yg berlaga di ISL ...:) fajarmuhasan December 2nd, 2009, 06:42 AM Boleh tuch batam, tapi stadionnya harus memenuhi standar ISL.... |