View Full Version : [GERBANGKERTOSUSILO] The Upcoming Megapolitan of Surabaya


Pages : 1 2 3 4 [5] 6 7

sbyctzn
October 24th, 2010, 08:34 PM
^^
iya dim, RS yang diberita kemarin.
Habis beberapa puluh milyar APBE gitu....

dimasputra
October 25th, 2010, 03:29 PM
^^ dan saya melihat glassy building di RS itu..nice.. :D

sbyctzn
October 25th, 2010, 04:58 PM
^^
ya dan ada gedung 4 lantai setengah lingkaran juga.
Kompleksnya lumayan besar.
Coba lihat di pict designnya.
Dan kayaknya masterplannya sama dengan RSUD baru ponorogo.

dimasputra
October 25th, 2010, 05:08 PM
^^ oh.oh.oh..yg mengahap fountain itu ya?? yg tak bilang glassy tadi.. bagus juga keseluruhan..
itu belum selesai kan?? ga ada crane??

sbyctzn
October 25th, 2010, 05:32 PM
Finishing, sejauh ini saya lihat...
Udah g ada cranenya, udah dicopot kayaknya dim.

dimasputra
October 26th, 2010, 11:40 AM
^^ thanks infonya.. :cheers:

Izin Lokasi PT Mitra Jasindo Disoal
Oleh Kahumas tgl. Okt 20, 2010 jam Artikel, Features

Bakal Bangun Perumahan 335 Ha di Pantai Sedati

SIDOARJO – Bupati Win Hendrarso dituding sengaja memanfaatkan detik-detik akhir masa jabatannya sebagai Bupati Sidoarjo. Indikasi ini nampak dari lolosnya izin lokasi yang diberikan kepada PT Mitra Jasindo. Konon, pengembang ini akan membangun perumahan di kawasan pesisir pantai Sedati. Sikap ini, sangat disesalkan sejumlah pihak. Salah satunya, diungkapkan Ketua Forum Peduli Lingkungan Pesisir (FPLP) Sidoarjo, Ali Subechan. “Kami sangat menyayangkan lolosnya izin lokasi yang diberikan kepada PT Mitra Jasindo,” ungkapnya, Selasa (19/10).

Disampaikan Ali, izin lokasi itu menyetujui pembangunan kawasan pesisir yang bakal disulap menjadi areal perumahan. Luas lahan yang bakal dibangun mencapai 335 hektar. Padahal saat ini, lahan itu bukan hanya berupa kawasan pesisir pantai. Sebagiannya, bahkan masih berupa lautan. “Jadi sebagian perumahan itu nanti akan dibangun menjorok ke laut. Ya semacam laguna lah,” jelasnya.

Ganjilnya, izin lokasi itu ditandatangani Bupati Win pada September silam. Atau, sekitar sebulan menjelang berakhirnya masa jabatan Win Hendrarso sebagai Bupati Sidoarjo, pada 31 Oktober 2001 mendatang. Sehingga menurut Ali, Bupati Win seyogyanya sudah tidak lagi menandatangani surat-surat keputusan yang menyangkut teknis. Seperti, mutasi, izin lokasi, dan lain sebagainya. “Karena itu bisa jadi masalah,” papar Ali Subechan yang mengaku dapat informasi itu dari beberapa sumber terpercaya.

Saat ini saja, lanjut Ali Subechan, bukti kekhawatiran itu sudah mulai nampak. Yakni, keluarnya sertifikat dari BPN (Badan Pertanahan Nasional) Sidoarjo atas lahan pesisir seluas 335 hektar tersebut. “ Kalau ditanya, BPN pasti berdalih, berani menerbitkan sertifikat karena lahan itu sudah ada izin lokasinya. Saya yakin pasti seperti itu,” terangnya.

Menanggapi masalah itu, Ali Subechan mengaku tak akan tinggal diam. Pihaknya akan berusaha menghadang rencana tersebut. Alasannya, bukan hanya lantaran pemberian izin lokasi yang dinilainya menyalahi prosedur. Namun, perumahan yang akan dibangun PT Mitra Jasindo juga mengancam kelestarian kawasan pesisir. “Kawasan pesisir saat ini sudah rusak parah. Bukannya diperbaiki, tapi (kerusakannya) malah ditambah-tambah,” tukasnya.

Karena itulah, pihaknya segera membuat laporan tertulis yang akan disampaikan kepada DPRD Sidoarjo. Ia berharap, dewan masih punya kepedulian dan secepatnya memanggil pihak-pihak terkait. “Bagaimanapun caranya, dewan harus berani memaksa bupati untuk menganulir izin lokasi itu. Kalau tidak, Sidoarjo akan terancam bahaya yang sangat besar,” tandasnya.

(Sumber : www.wartajenggala.com “dedi”)

dimasputra
October 26th, 2010, 04:53 PM
Mc Donald's Waru - Sidoarjo
the 2nd standalone McD + drive thru in Sidoarjo.. :okay:
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC01364.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC01366.jpg

sbyctzn
October 26th, 2010, 05:17 PM
^^
good! Udah buka itu?
Waru makin pesat perkembangannya,
kmarin yang Ballroom tengah aloha habis opening.

dimasputra
October 26th, 2010, 05:34 PM
^^ belum buka mas..
nanti drive thrunya yg duluan buka disusul restonya..
iya Aloha Grand Ballroom, udah opening toh? kok kelihatan fasadnya belum tuntas bener??

Waru makin oke ditambah gedung 4 lantai Badan Penanggulangan Bencana Daerah JATIM yang lagi dibangun di Utara RS Mitra Keluarga.. (pindahan dari DOLOG, Surabaya karena lahannya dipake buat FR)

sbyctzn
October 26th, 2010, 06:16 PM
^^
gedung penanggulangan bencana bundaran dolog yang di depannya ada pekerjaan box culvert itu tho dim?
Selatannya taman bundaran dolog itu kan?
CMIIW
Wah berarti FR bagian Bundaran dolog-bundaran waru juga dikerjakan yah?
Terakhir kabarnya kok FR sisi barat yang dikerjakan dulu bagian bundaran dolog-royal plaza.
Bagus deh....

gussinyo
October 28th, 2010, 11:22 AM
keren..

KangDjo
October 28th, 2010, 01:09 PM
^^
Waru sebelah mananya Giant Dim? Gw gak pernah lihat..ketinggalan nih.

sbyctzn
October 28th, 2010, 06:15 PM
^^
yang ditanyain maksudnya kangdjo itu gedung 4 lantai itu tho kang?
Kalau gedung itu masih underconstruction, lokasinya kalau dari bundaran aloha ke arah bundaran waru kiri jalan sebelum flyover waru atau sesudah RS Mitra Keluarga 2.
Banyak proyek skala kecil yang muncul di Waru, perkembangannya pesat sekarang Waru.
Sebelumnya Giant yang ukurannya termasuk besar baru diresmikan, trus ada Lotte Mart juga baru buka.
SPBU Shell, grand Ballroom, trus RS Mitra Keluarga itu juga baru.
Dan yang terakhir gedung badan penanggulangan bencana.

KangDjo
October 29th, 2010, 03:02 PM
Sori pertanyaan saya ga jelas, maksudnya yg Mc Donald .

sbyctzn
October 29th, 2010, 03:45 PM
^^
oh MCD tho kangdjo,
itu MCD waru tepat setelah SPBU pertamina sebelah Giant Waru...

KangDjo
November 1st, 2010, 03:19 PM
^^
oh MCD tho kangdjo,
itu MCD waru tepat setelah SPBU pertamina sebelah Giant Waru...

Thanks sbyctzn,
Oh ya bener disitu, kemarin lewat sdh buka dan cukup ramai. Sempat ambil pict, tapi blm sempat post disini.

dimasputra
November 3rd, 2010, 04:48 PM
^^ wah wis buka toh?? nice! :okay:

^^
gedung penanggulangan bencana bundaran dolog yang di depannya ada pekerjaan box culvert itu tho dim?
Selatannya taman bundaran dolog itu kan?
CMIIW
Wah berarti FR bagian Bundaran dolog-bundaran waru juga dikerjakan yah?
Terakhir kabarnya kok FR sisi barat yang dikerjakan dulu bagian bundaran dolog-royal plaza.
Bagus deh....

yap betul itu..
kan emang FR Barat itu mulai dari bundaran Waru - Royal Plaza.. terlihat kalau CITO sudah ngasih jalan di depan giant letter yg bisa jadi starter FR ke SBY..
kalau yg diberitakan FR Dolog - Royal, sama halnya dulu FR Timur dari RSAL - Giant Margorejo kan..prioritas

dimasputra
November 3rd, 2010, 04:51 PM
SunCity Sidoarjo Updates!!
sorry, kualitas poto jelek.. :tongue2: cam hp.. :lol:
Extension Hotel
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0061.jpg

Airbridge
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0062.jpg

KangDjo
November 6th, 2010, 11:16 AM
^^ wah wis buka toh?? nice! :okay:



yap betul itu..
kan emang FR Barat itu mulai dari bundaran Waru - Royal Plaza.. terlihat kalau CITO sudah ngasih jalan di depan giant letter yg bisa jadi starter FR ke SBY..
kalau yg diberitakan FR Dolog - Royal, sama halnya dulu FR Timur dari RSAL - Giant Margorejo kan..prioritas

Wis buka Dim, ini pictnya semingguan yg lalu.

http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/Waru_3.jpg

KangDjo
November 6th, 2010, 11:18 AM
Seputaran Waru
http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/Waru_1.jpg

http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/Waru_2.jpg

http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/Waru_4.jpg

dimasputra
November 6th, 2010, 04:35 PM
^^ tambah sip ae rek Waru iki.. :naughty:
Giant, LotteMart Whole Sale, A&W, McD, RS Mitra Keluarga..:okay:
thanks picsnya Kang! :cheers:

dimasputra
November 8th, 2010, 12:22 PM
Jalur Baru KA Porong Diuji Coba
Oleh Kahumas tgl. Nov 8, 2010 jam Berita, Features

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/Jalur-baru-KA-Tulangan-1.jpg
SUDAH OKE: Kepala lokomotif yang mencoba jalur baru tampak parkir di Stasiun Tulangan, Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, kemarin.

SIDOARJO – Proyek relokasi jalur kereta api (KA) Tanggulangin-Porong sudah mendekati finish. Uji coba jalur dengan kepala lokomotif bahkan sudah dilakukan di Stasiun Tulangan baru. “Sudah mulai ada yang melintas,” kata Suparno, seorang pedagang yang mangkal di dekat Stasiun Tulangan baru, Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, kemarin (7/11).

Warga sekitar, terutama pedagang, memang berharap jalur KA Tulangan segera bisa difungsikan. Sebab dengan berfungsinya jalur itu maka akan banyak warga yang ke stasiun dan itu berarti berkah buat mereka. Sebenarnya di lokasi itu sudah ada jalur KA, namun sudah lama tidak dimanfaatkan.

Setelah muncul bencana lumpur yang kerap membuat arus KA Tanggulangin-Porong terganggu, jalur KA di Tulangan pun kembali diaktifkan. Termasuk membangun stasiun baru di Tulangan yang kini sudah berdiri kokoh, lengkap dengan kantornya.

“Kalau sudah dioperasikan pasti di sini tambah ramai,” harap pedagang itu. Seperti diberitakan, Kementerian Perhubungan memastikan proses relokasi jalur KA Tanggulangin-Porong sepanjang 600 meter yang terdampak semburan lumpur akan dituntaskan pada 2012. Relokasi jalur KA baru itu sepanjang 26,9 km dengan rute Sidoarjo-Tulangan-Gunung Gangsir, dengan kebutuhan lahan 56,3 hektare.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat sidak jalur KA di Porong pada Mei 2010 silam, menyebutkan jika pemerintah tetap memprioritaskan proses relokasi infrastruktur yang terdampak lumpur. Jalur KA yang awalnya Tanggulangin-Porong (Sidoarjo), nantinya berubah menjadi Sidoarjo-Tulangan-Gunung Gangsir.

Untuk jalur antara Stasiun Sidoarjo menuju Stasiun Tulangan baru panjangnya sekitar 8 km. Sedangkan jalur dari Tulangan menuju Gunung Gangsir, Pasuruan, saat ini masih dalam proses pengerjaan. Rencananya, Stasiun Tulangan baru itu selain dihubungkan ke Gunung Gangsir, juga akan ditembuskan hingga ke Stasiun Bangil, Pasuruan.

(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

sbyctzn
November 8th, 2010, 02:36 PM
^^
itu jalur apa bisa memotong dari Sidoarjo langsung ke Mojokerto tanpa lewat krian ya Dim?
Sampai sekarang masih belum ngeh sama jalur ini.
Ini jalur apa yang memotong tol SDA-porong itu ya?
Tiap lewat tol sebelum exit tol yang keluar di jalan raya porong itu ada rel KA yang melintasi bawah tol.
Jalurnya baru.
Apa itu ya dim?

Btw, MCD waru tiap hari rame banget, buset dah....
Baru buka langsung rame bgt.
Waru pesat perkembangannya.

dimasputra
November 9th, 2010, 01:38 PM
^^ yap, yang itu.. kan baru2 aja tuh jalur kereta motong tol SDA-PORONG.. dulu mana ada..

rame abis, parkirnya seiprit.. bagus ada drive thru.. :okay:

Ebek21
November 12th, 2010, 10:42 AM
Progress on Ngoro Industrial Park 2

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Ngoro2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Ngoro2a.jpg

Taken from Intiland's website

sbyctzn
November 12th, 2010, 11:57 AM
Wow, thanks ebek.
Hehehe Ebek sering njenguk web nya intiland rupanya.
Itu intiland lagi ngembangin Phase 2 nya ya?
Btw, itu gunung background nya pernah saya ambil fotonya

dimasputra
November 12th, 2010, 12:45 PM
whooaa!! big and modern!! :okay:
thanks.

dimasputra
November 12th, 2010, 04:42 PM
Kerjasama Pengelolaan Matahari Berakhir 2012
Oleh Kahumas tgl. Nov 10, 2010 jam Berita, Features

SIDOARJO - Kerjasama pengelolaan aset Pemkab Sidoarjo yang ada di kompleks pertokoan Matahari, Jl Gajah Mada, Sidoarjo akan berakhir 2012 mendatang. Rencana berhentinya kerjasama itu sudah menjadi bahasan Komisi B DPRD Sidoarjo. Anggota komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan itu beberapa waktu lalu juga sudah sidak ke pertokoan Matahari.

Dari hasil sidak itu diketahui jika ada beberapa bangunan yang kondisinya perlu perbaikan. Selama ini bangunan tersebut dikelola pihak ketiga. Dan setelah pengelolaan selesai, seluruh bangunan akan diserahkan kembali ke Pemkab Sidoarjo. “Perjanjian kerjasama pengelolaannya akan berakhir tahun 2012,” kata Ketua Komisi B M Agil Effendy, kemarin (9/11). Pasca selesainya kerjasama itu, pihaknya berharap agar pengelolaan kompleks pertokoan itu bisa dimaksimalkan oleh pemkab. Sebab lahan yang letaknya strategis itu bisa difungsikan untuk kepentingan peningkatan perekonomian masyarakat.

Terpisah, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Keadilan Sejahtera Emir Firdaus, ST.,MM mengatakan, pihaknya berharap eks lokasi pertokoan kompleks Matahari tersebut bisa dijadikan pusat gedung sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Kita usul agar di sana dijadikan tempat pamer produk UMKM di Sidoarjo. Semua produk sebisa mungkin bisa ditempatkan di sana,” kata Emir Firdaus. Jika perlu dibangun gedung tiga lantai. Dimana lantai I dan II bisa dikomersialkan, dan khusus di lantai III untuk mendukung pemasaran seluruh produk UMKM di Sidoarjo.

(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

^^ sejak kapan ya Matahari masuk Sidoarjo 80s/90s??? pokoknya lama banget dilihat dari gedung yg sekarang jadul abis..
hmm..Matahari kudu cari lokasi baru nih.. ya mall LIPPO yg diberitakan itu yak?? > Grand Town Square??

dimasputra
November 12th, 2010, 04:48 PM
Bangunan Baru Sun City Disorot Dewan
Oleh Kahumas tgl. Nov 11, 2010 jam Berita, Features

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/suncity.jpg
PAD : Bangunan baru di komplek Sun City Mall Jl Pahlawan, Sidoarjo

SIDOARJO – Pembangunan fasilitas gedung baru di komplek Sun City Mall dan bangunan Hotel di The Sun Hotel, dipersoalkan dewan. Hal itu lantaran pembangunan di lahan milik Pemkab Sidoarjo tersebut, diduga tidak dilakukan adendum MoU terlebih dulu. ‘’Harusnya kalau membangun di lahan pemkab, ada kejelasan kerjasamanya. Karena ini menyangkut penambahan Pendapatan Asli Daerah,’’ kata M. Sugianto,SH Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Pembangunan DPRD Sidoarjo, Rabu (10/11).

Dia mengatakan, selama ini belum ada usulan ademdum yang masuk ke DPRD Sidoarjo. Begitu pula dengan Komisi B, belum ada pembahasan usulan adendum pengelolaan aset yang digunakan Sun City dan The Sun Hotel, di Sidoarjo.

Lebih lanjut, M Sugianto mengatakan, selama ini lahan milik Pemkab Sidoarjo itu telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga, yaitu PT Indraco. Aset lahan di Jl Pahlawan itu dibangun water park, komplek ruko, mal dan hotel. Awalnya, MoU pemanfaatan lahan dikelola selama 25 tahun, kemudian ada adendum pemanfaatan lahan menjadi 30 tahun.

‘’Memang pernah ada addendum pemanfaatan lahan dari 25 tahun menjadi 30 tahun. Tapi apakah pembangunan tambahan itu sudah masuk. Itu perlu dikaji lagi, karena ini menyangkut setoran PAD-nya,’’ tegas politisi asal PDIP ini. Selama ini, perolehan PAD dari pengelolaan lahan dianggap sangat minim. Sebab setahun PAD yang disetorkan ke kas daerah hanya sekitar Rp 350 juta.

Belum lagi adanya keringanan pajak yang ada di komplek Sun City, water park, dan The Sun Hotel. Kompensasi dari kecilnya PAD, kala itu dengan alasan lahan setelah masa waktu pengelolaan habis aset bangunan, akan diserahkan ke Pemkab Sidoarjo. Kendati begitu, ke depan perlu ada kajian yang kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan.

Wakil Ketua Komisi B, Sungkono, menambahkan, jika melihat MoU Pemkab dengan pihak ketiga tersebut, pihaknya merasa kecewa. Lantaran, selama tiga tahun pertama MoU ditandatangani, pemkab hanya mendapatkan kontribusi Rp 150 juta. Itupun pihak ketiga meminta pembebasan pajak reklame di lahan seluas 5 hektar yang asetnya ditaksir Rp 5 miliar. ‘’Coba bayangkan, dengan aset Rp 5 miliar, pemkab hanya dapat Rp 150 juta setahun selama tiga tahun,’’ ngkap Sungkono, politisi asal Partai Amanat Nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkab Sidoarjo, Djoko Sartono, saat dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui adanya penambahan bangunan untuk pelebaran Sun City Mall, dan perluasan gedung The Sun Hotel.Dia berjanji dalam waktu dekat akan menurunkan tim untuk mengkroscek ke lokasi ‘’Saya masih belum tahu, nanti coba akan kita minta petugas untuk mengecek ke lapangan dulu’’’ katanya.

(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

ah, kepala DPPKA ga update banget sih..
bangunan udah mau selesai pembangunan kerangkanya, baru disoal sekarang.. ke mane aje pak??

dimasputra
November 12th, 2010, 04:52 PM
Investasi Baru Capai Rp 3,5 Triliun
Oleh Kahumas tgl. Nov 12, 2010 jam Berita, Features

SIDOARJO – Perkembangan investasi di Sidoarjo menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan tahun 2009. Terbukti, jika di tahun 2009 investasi yang masuk mencapai sekitar Rp 2,4 triliun, namun hingga akhir Oktober 2010 investasi yang masuk sudah mencapai sekitar Rp 3,5 triliun.


“Hingga bulan Oktober 2010 sudah ada kenaikan investasi sebesar 45 persen. Jika pada akhir 2009 investasi yang masuk Rp 2,4 triliun, tapi sampai Oktober 2010 sudah Rp 3,5 triliun,” ungkap Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo Djoko Santosa, kemarin (11/11).

Investasi baru itu didominasi sektor perdagangan yang mencapai 82,46 persen, perumahan 13,09 persen, industri pengolahan 3,31 persen, dan sisanya sektor pariwisata, pertanian, perikanan dan kesehatan. “Kita sudah mengeluarkan setidaknya 9000 ribu ijin SIUP (surat izin usaha perdagangan) dan TDP (tanda daftar perusahaan),” tandas mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset ini.

Peningkatan jumlah investasi ini membuktikan jika prospek bisnis di wilayah Sidoarjo masih terbuka lebar. “Mengenai perizinan, kita sudah komitmen untuk memberikan kemudahan dengan pengaturan yang tepat waktu, cepat, sesuai dengan persyaratan standar yang terukur. Apalagi kita juga sudah ikut ISO,” tegasnya.

Bencana lumpur lambat laun juga sudah tidak berpengaruh terhadap minat investor menanamkan modalnya di Sidoarjo. Pasalnya dampak luberan lumpur sedikit banyak sudah tertangani, dan wilayah yang masih aman dari lumpur masih sangat luas.

Hal itu juga didukung dengan rencana Tata Ruang dan Rencana Tata Wilayah (RT RW) yang sudah ada. Di mana dalam RTRW di Kabupaten Sidoarjo, investasi saat ini peruntukannya banyak di kawasan barat dan utara. “Untuk mendukung investasi, pemkab juga mendukung dengan beberapa sarana penunjang seperti pembangunan infrastruktur yang memadai,” urainya.

Tren investasi positif inilah yang mengantarkan Kabupaten Sidoarjo menjadi juara umum dan juara pertama di ajang Investment Award tingkat Jatim. “Rencananya penghargaannya akan diserahkan besok (hari ini, red),” pungkasnya. Pretasi di bidang investasi ini seakan membantah pernyataan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sidoarjo H Imam Sugiri bahwa Sidoarjo masih ‘disirik’ investor baru. Buktinya, selama ini hanya ada kegiatan ekspansi bisnis oleh investor lama.

Sementara pemodal baru nihil. Salah satu keenganan investor baru menanamkam modalnya di Sidoaro dikarenankan masih belum tuntasnya semburan lumpur di kawasan Porong. Selain itu, sosialisasi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) selama ini juga kurang maksimal sehingga tak banyak pengusaha yang mengetahui perda tersebut. “Alasan semburan lumpur Porong masih dominan mengapa investor masih enggan masuk Sidoarjo,” kata Imam.

(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

sbyctzn
November 12th, 2010, 04:54 PM
^^
biasa dim, udah jadi kebiasaan.
Nasibnya gmn sih GTS?
Eman bgt! Berharap akan jadi mall terbesar di SDA.

dimasputra
November 12th, 2010, 05:07 PM
^^ oohh, INDONESIA!!
terakhir minggu lalu saya lihat sih ga ada pekerjaan di sana..
tanah yg sudah diuruk sekarang ditumbuhi ilalang, pagar seng yg dulu dicat sekarang mulai mengelupas warnanya..
tapi lahannya masih dijaga 2/3 satpam gitu..
hari Minggu besok mau ngobrol2 sama satpamnya ahh,..semoga dpt info..hehe

Silver Arrows
November 14th, 2010, 05:48 AM
malming lewat jalan raya waru, dari aloha ke arah bundaran waru..
lottemart wholesale, giant, mcD, dll puenuh parkiran .... yg paling penuh ya mcD itu, sampe luber2 kayaknya ...

GCS iya, ga ada apa2 nih di lokasi, ga tau gmn ya...anggota dewan nih kl mau mempersoalkan mbok ya sebelum ada pekerjaan gitu ya, kok ini mesti habis dibangun belum jadi mau disoal2 ...

dimasputra
November 14th, 2010, 01:54 PM
^^ McD sukses besar di Waru, cuma sayang lahan parkirnya seiprit banget.. dan dilihat2 luas restaurantnya kecil amat ya..tp untung ada Drive Thru..

kok GCS (Grand City Surabaya) sih mas, GTS (Grand Town Square) dong..haha
duh, gagal ngobrol2 sama satpamnya.. mungkin minggu depan..
btw..di gang sebelum pintu masuk Barat SunCity ada lahan yang berplang SEGERE DIBANGUN RUSUNAWA BAGI PNS..
tapi gimana alat berat masuk lahan itu ya?? secara gang akses ke lahan tsb sempit..

sbyctzn
November 14th, 2010, 02:58 PM
^^
oh ini rusunawa dulu saya pernah baca beritanya, dibiayai apbd propinsi.

dimasputra
November 14th, 2010, 03:02 PM
^^ wah, kalu yg itu ga tau saya..ga kebaca jelas di papannya.
yg ini namanya Rusunawa Magersari.
yg lain lagi dibangun itu Rusunawa Pucang.

dimasputra
November 18th, 2010, 02:18 PM
The Sun Hotel Extension Sidoarjo looks so huge.. it has reached 5 floors.
and McD Taman Pinang Sidoarjo does the renovation > Segera Hadir Kenyamanan Baru.
:cheers:

Silver Arrows
November 19th, 2010, 04:25 AM
^^ McD sukses besar di Waru, cuma sayang lahan parkirnya seiprit banget.. dan dilihat2 luas restaurantnya kecil amat ya..tp untung ada Drive Thru..

kok GCS (Grand City Surabaya) sih mas, GTS (Grand Town Square) dong..haha
duh, gagal ngobrol2 sama satpamnya.. mungkin minggu depan..
btw..di gang sebelum pintu masuk Barat SunCity ada lahan yang berplang SEGERE DIBANGUN RUSUNAWA BAGI PNS..
tapi gimana alat berat masuk lahan itu ya?? secara gang akses ke lahan tsb sempit..

iyo dim, saking semangate sampek kliru ini...:nuts:

sbyctzn
November 19th, 2010, 09:17 AM
Target Molor Berbuah Gugatan Megaproyek Infrastruktur Porong
Jumat, 19 Nopember 2010 | 08:36 WIB

Rencana pemerintah menuntaskan megaproyek relokasi infrastruktur tahun ini tampaknya bakal menjadi mimpi. Proyek yang ditargetkan rampung tahun ini, ternyata masih separuh dikerjakan. Megaproyek ini pun menuai gugatan dari sejumlah warga pemilik lahan. Proyek didanai APBN yang dibangun sebagai dampak bencana semburan Lumpur panas Lapindo, Mei 2006 itu, hingga kini belum tuntas. “Fisik proyek baru selesai sekitar 50 persen dari keseluruhan pekerjaan fisik,” ujar Kepala Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Ahmad Zulkarnain, Kamis (18/11). Dia mengaku, target rampung yang semula dijadwalkan tahun 2010 bakal kandas. Pemicunya, pelaksana proyek terhambat karena sejumlah lahan yang dilalui proyek ini masih belum dibebaskan. “Hingga kini masih ada 11 persen lahan yang belum dibebaskan. Sedangkan lahan yang sudah dibayar sebanyak 84 persen,” bebernya. Zulkarnain menyatakan, proyek relokasi infrastruktur terbagi dalam dua pekerjaan, yakni pembangunan jalan arteri dan jalan tol. Dalam hal ini, selain bertugas membebaskan lahan dengan dana APBN, BPLS juga diserahi tanggung jawab melaksanakan proyek jalan arteri. “Sedangkan jalan tol dibangun PT Jasa Marga,” urainya. Jalan arteri Porong dibangun sepanjang 7,1 kilometer dan memiliki dua lajur jalan, masing-masing selebar 15 meter. Jalan ini dibangun melintasi Desa Ketapang, Kec Tanggulangin, Sidoarjo dan berakhir di Desa Legok, Kec Gempol, Pasuruan. Total lahan yang dibutuhkan sebanyak 123,7 hektar. Jumlah ini termasuk kebutuhan lahan proyek jalan tol Porong sepanjang 10,1 kilometer dengan lebar 60 meter. Di Kabupaten Sidoarjo, jalan arteri Porong bakal melewati sepuluh desa di tiga kecamatan. Terinci, melewati Desa Ketapang, Kali Tengah, Kali Sampurno (Kec Tanggulangin), Wunut, Pamotan, Kesambi, Juwet Kenongo, Kebonagung, dan Kelurahan Porong (Kec Porong), serta Desa Kedung Cangkring (Kec Jabon). Sedangkan di Kabupaten Pasuruan, jalan arteri akan melewati Desa Carat, Japanan, Gempol dan Cegok (Gempol Pasuruan). Menurut Zulkarnain, pembebasan lahan yang belum rampung menjadi ganjalan berarti bagi proyek itu. Sebab lahan yang belum dibebaskan, lokasinya berpencar di sejumlah desa. Menurutnya, selain masih ada warga yang belum sepakat harga ganti rugi, di antara pemilik lahan ini juga melayangkan gugatan melalui pengadilan negeri setempat. “Memang menjadi ganjalan berarti bagi kami,” tandasnya. Mestinya, jika pembebasan lahan berjalan lancar, target rampung tahun 2010 bisa dipenuhi. Kendati demikian pihaknya berharap sisa lahan yang belum dibebaskan bisa dilakukan secepat mungkin. “Namun jika bisa rampung paling cepat tahun 2011 nanti, ini sudah bagus,”cetus alumni Universitas Tri Sakti ini. 117 Pemilik Lahan Meski tak melakukan kajian khusus, BPLS menyatakan, rampungnya proyek jalan arteri ini bakal memulihkan geliat perekonomian Jawa Timur. Pertumbuhan ekonomi bakal merangkak perlahan setelah dampak kemacetan jalan raya Porong akibat semburan Lumpur panas Lapindo. , misalnya bagi perusahaan di wilayah Pasuruan dan Malang,” bebernya. Lahan yang belum seluruhnya dibebaskan tampaknya menjadi ganjalan berarti bagi penuntasan Megaproyek Relokasi Infrastruktur Porong. Apalagi hingga kini ada sekitar 117 warga pemilik lahan yang belum merelakan tanah dan rumahnya dilalui proyek ini. “Gugatan kami masih belum ada keputusan,” ujar Kastawi, juru bicara pemilik lahan yang melayangkan gugatan, Kamis (18/11). Para pemilik lahan ini menggugat Bupati Sidoarjo, Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Sidoarjo, BPLS dan PT Sucofindo. Materi gugatan terkait tidak dibebernya harga taksiran tanah sebagai dasar musyawarah menentukan besarnya ganti rugi. “Kami bukan menolak besaran ganti rugi, namun menyoal ketidaktransparanan harga taksiran itu,” beber warga Desa Kesambi, Kec Porong ini. Dia menyebut, sebanyak 117 pemilik lahan yang belum melepas asetnya menyebar di sejumlah desa. Mereka sebanyak 17 warga Desa Kebon Agung, 1 warga Desa Juwet Kenongo dan 28 warga Desa Kesambi Kec Porong. Selain itu ada 23 warga Kalisampurno dan 28 warga Desa Ketapang, Kec Tanggulangin. Gugatan warga pemilik lahan meminta agar hasil taksiran harga tanah dibeber, karena dianggap tidak didasari perintah UU. Dalam pengajuan kesimpulan yang disodorkan pada majelis hakim yang menangani gugatan ini, Rabu (27/10) silam, kuasa hukum para tergugat, Heri Susanto menyatakan, hasil penilaian tim aprasial hanya disampaikan ke P2T sebagai bahan musyawarah menentukan ganti rugi. Kesimpulan tergugat juga menyatakan, jika khalayak umum telah mengetahui jika jalan Porong sudah tidak layak. Sehingga program pemerintah membangun jalan itu mesti didukung semua warga negara. Tergugat yakin, kesimpulan ini bakal menjadi bahan pertimbangan majelis hakim memutus perkara gugatan tersebut.nain

Silver Arrows
November 19th, 2010, 09:34 AM
^^
sampe kapan porong ini bebas macet ya :bash: :bash: permasalahan tak henti2nya menghambat pembangunan relokasi jalan n tol ... :ohno:

*tapi ada gut nyus juga, baru baca di koran kontan, kl JSMR (jasa marga) punya bisnis properti di sidoarjo yang menggandeng PT PP,
apa ini yang GTS itu ya ? trus dioperatori Lippo ?? tapi kan biasanya Lippo ini mainnya punya sendiri ?? ga taulah semoga segera realisasi :banana:

sbyctzn
November 19th, 2010, 09:35 AM
^^
sampe kapan porong ini bebas macet ya :bash: :bash: permasalahan tak henti2nya menghambat pembangunan relokasi jalan n tol ... :ohno:

*tapi ada gut nyus juga, baru baca di koran kontan, kl JSMR (jasa marga) punya bisnis properti di sidoarjo yang menggandeng PT PP,
apa ini yang GTS itu ya ? trus dioperatori Lippo ?? tapi kan biasanya Lippo ini mainnya punya sendiri ?? ga taulah semoga segera realisasi :banana:

masak lippo meng operatori proyek investor lain?
Apa pernah?
Setau saya lippo selalu investasi sendiri.
Kemungkinan ya Jasamarga itu proyek baru.
Apartemen mungkin....
Kalau nggak Rusunawa

Silver Arrows
November 19th, 2010, 09:55 AM
^^
nah itu dia mas, namanya juga tebakan, kl perumahan mungkin juga wong yg digandeng PT PP, tp jangan salah, KAZA kan juga punya PT PP, semua perush pada diversifikasi kan sekarang...

*ato mungkin lahan di GTS itu punya JSMR sm PT PP, trus lippo cuman mau 'ngisi' via matahari (tp saham matahari jg sdh dijual lo sm lippo? )
trus lippo punya lahan sendiri yang akan dikembangkan sendiri juga ...

sbyctzn
November 19th, 2010, 10:06 AM
^^
selain dekat GOR situ di SDA ada lagi nggak tanda2 proyek?
Kalau nggak ada, berarti ya bisa jadi proyek Jasa Marga dan PP itu ya GTS itu.
Soalnya mepet sama tol Sda-porong.
Ini nunggu kabar dari Dimas yang katanya mau tanya ke satpam di lokasi proyek GTS.

@dimas:
Titip ya dim, coba tanyain apa GTS itu proyeknya PP sama Jasamarga?

Silver Arrows
November 19th, 2010, 10:09 AM
^^
ato mungkin lahan di jalan lingkar barat, perum gading fajar 2 itu dim ? kan banyak lahan situ masih luas banget, tp masih ada yg berupa sawah sih ...
daerah situ ruame nya minta ampun kl wik en, wik des aja jg lumayan...akses jalan sudah 2 lajur, (just perkiraan orang awam...)

Silver Arrows
November 19th, 2010, 10:20 AM
^^
oia, daerah yg tak sebutin itu daerah kekuasaane dimas

sbyctzn
November 19th, 2010, 10:40 AM
^^
dimas rumahe mana tho? Dulu pernah tanya apa belum ya? Lupa...

@silve:
iya lingkar barat, kalau yang selatannya GOR Delta itu rame banget pasar rakyat.
Dulu pernah kesitu...
Buset dah...
Jalan sepanjang dan selebar itu dipakai pasar rakyat malam.
Buanyak odong2 aneh....
Ckckck

dimasputra
November 19th, 2010, 03:16 PM
JSMR Bakal Rambah Bisnis Properti
Tuesday, 23 March 2010 11:45 Redaksi Berita Trading - Trader News

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sedang memfinalisasi pembentukan perusahaan patungan, yang akan menangani bisnis baru tersebut. JSMR mengggandeng PT PP Tbk (PTPP) dan satu perusahaan swasta lainnya. Direktur Utama Jasa Marga, Frans Sunito mengatakan bahwa pihaknya berharap perusahaan patungan itu segera terbentuk. "Kami targetkan semester kedua ini," katanya.

Frans juga enggan mengungkapkan jumlah modal yang dikucurkan untuk membentuk perusahaan patungan tersebut. Yang jelas, Jasa Marga dan PTPP akan menjadi pemegang saham mayoritas. Pertimbangan Jasa Marga memperluas ladang bisnisnya ke sektor properti adalah, setiap jalan tol yang dibukanya akan menaikkan nilai lahan yang berada di sekitar ruas jalan tol tersebut. Selama ini, perusahaan lain yang menikmati nilai tambah dari pembangunan jalan tol itu.

Nantinya, anak usaha Jasa Marga ini akan mulai beroperasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka akan membangun proyek properti tak jauh dari jalan tol yang dioperasikan oleh perusahaan pelat merah ini, yakni Surabaya-Mojokerto. Tol sepanjang 36,5 kilometer tersebut bisa beroperasi tahun ini. Jadi, proyek properti anak usaha JSMR itu harus segera terlaksana. Sedangkan Sekretaris Perusahaan PTPP Betty Aryana masih enggan berkomentar lebih detil mengenai kerjasamanya dengan JSMR tersebut. "Itu rencana jangka panjang," katanya.[sssb]

^^ kalo ini mah, perumahan TNI yg pernah dipost di sini beritanya.. ya elah.. :bash:

@silver : haha.. :lol: daerah kekuasaan? emang saya Kepala Desa/Lurah.. haha.
hmm..Lingkar Barat situ ya? kok saya ga yakin ya? #melirik begitu tidak teraturnya daerah itu.. mending bikin alun2 deh di situ, semua PKL dilempar ke situ dari yg sebelumnya di pinggir jalan lingkar barat itu..parah IMO


@sbyctzn : ada jg pembangunan di pusat kota, deket alun2 > diberitain sih rusunawa.. eman, lahan strategis gitu dijadiin rusunawa doang?!
ya, Minggu besok saya cubaaa..
rumah saya di depan Pasar Larangan mas.. :D

sbyctzn
November 19th, 2010, 03:54 PM
^^
ah iya dulu pernah tanya rumah kmu tho ya,
sory lupa.,.
Iyah depan pasar larangan.....

Hmmm... Berarti kmu hampir sering lewat lingkar barat situ kan ya dim?
Wew beneran kacau deh JLB itu.
Dulu pernah saya singgung.
Ditunggu dim liputannya GTS....

Eh btw, sebelah alun2 dan sebelah kantor bupati dulu kalau nggak salah ada lahan yg dibongkar.
Apa ya itu rusunawa yang kmu maksud?
Gmn progressnya?

dimasputra
November 19th, 2010, 05:01 PM
^^ haha, ga sering blas lewat situ.. kalau lewat situ ke sekolah tambah jauh dong.. memutar. dan wiken apalagi, menghindari jalan itu deh.

yang bener lahan di utara kali pucang yg deket alun2 itu..
dari jalan Jenggolo sih kelihatan baru sampe lantai 1. dan kelihatannya bakal besar..
foto lama,
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/JenggoloSidoarjo.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/PucangRusunawaSidoarjo.jpg

sbyctzn
November 20th, 2010, 11:45 AM
Pembebasan lahan pelabuhan Bangkalan capai 90% Sabtu, 20 November 2010 | 10:03 wib

Priyo Setyo Budi (dok. kabarbisnis.com)
SURABAYA, kabarbisnis .com : Penggarapan proyek pelabuhandan kawasan industri di Socah, Bangkalan, Madura, terus dikebut. Untuk proyek pelabuhan, kini pembebasan lahannya sudah mencapai 180 hektare atau 90% dari total 200 hektare yang akan dikembangkan. Adapun pembebasan lahan untuk kawasan industri seluas 600 hektare kini terus diusahakan. Demikian dikatakan Dirut PT Madura Industrial Estate Seaport City, Priyo Setyo Budi, di Surabaya, Sabtu (20/11/2010). Perseroan adalah pengembang proyek pelabuhan dan kawasan industri tersebut. Priyo mengatakan, saat ini pihaknya masih mematangkan survei desain di proyek yang diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Madura tersebut. "Efektif tahun depan kita terus survei investasi desain hingga delapan bulan. Kemungkinan September 2011 proyek sudah mulai jalan setelah ada detail engineering design," ujarnya. Priyo menuturkan, kebutuhan infrastruktur jalan untuk mengakses pelabuhan dan kawasan industri juga sudah mendapat dukungan penuh dari Pemprov Jatim. Pemprov menjanjikan pembangunan jalan untuk membuka akses ke kawasan proyek tersebut. "Untuk pembuatan jalan, Gubernur Jatim sudah siap memfasilitasi. Infrastruktur jalan itu diprediksi rampung 2013 awal," jelasnya. Proyek raksasa tersebut, kata Priyo, diharapkan bisa semakin menggerakkan perekonomian Jatim, khususnya Madura. Saatini Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah sangat sibuk, sehingga butuh pengembangan pelabuhan lain untuk mempercepat mobilitas barang. Pelabuhan Socah, Bangkalan, akan semakin menambah fasilitas kepelabuhanan di Jatim setelah Pelindo III juga mengembangkan Pelabuhan Teluk Lamong. Pelabuhan multipurpose Socah itu akan menghadap Selat Jawa sampai Laut Jawa. Pelabuhan ini direncanakan memiliki panjang dermaga hingga 750 meter sehingga sebanyak tiga kapal bisa sandar sekaligus di dermaga tersebut. Secara keseluruhan, jika tahap pembangunan tuntas, maka pajang dermaga akan mencapai 1.500 meter. Dia menuturkan, pembangunan pelabuhan multipurpose tersebut dipilih karena kawasan industri di Madura bakal berisi aneka macam pabrik. Karena itu, wilayah tersebut pastimemerlukan pelabuhan curah maupun petikemas secara bersamaan. "Pelabuhan ini nantinya juga akan menjadi terminal aktivitasekspor impor berbagai komoditas di wilayah Jatim," ujarnya. kbc 5

hermawan
November 20th, 2010, 02:43 PM
^^
Wow, mantab...
mudah2an kawasan Madura cepat berkembang:)

dimasputra
November 20th, 2010, 04:06 PM
ada yg aneh, lampu di Jl.A.Yani Sidoarjo kok cahayanya putih?!
sorry pict blur pake hp.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0095.jpg

sbyctzn
November 21st, 2010, 01:09 AM
^^
apanya yang aneh dim?
Memang lampu kota ada yang putih ada juga yang kuning.
Cuman jarang yang pakai lampu putih.
Itu yang pakai putih di sidoarjo daerah mana dim?

sbyctzn
November 21st, 2010, 01:10 AM
MADURA INDUSTRIAL SEA PORT CITY (MISI)
Survei Kelayakan Masih Disusun, Jalan Akses Segera Dibangun

Sabtu, 20 Nopember 2010 | 10:51 WIB
SURABAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terus mendorong penyelesaian proyek pembangunan kawasan pelabuhan dan industri Madura (Madura Industrial Sea Port City/MISI) di Bangkalan, Madura. Pembangunan MISI dengan total investasi sekitar Rp 3,7 triliun itu saat ini masihdalam tahap penyusunan Survey, Investigation and Design (SID) atau survei kelayakan yang akan dilanjutkan dengan penyusunan Detailed Engineering Design (DED) atau rancangan pembangunan. Sehubungan dengan itu, menurut Direktur Utama PT MISI, Priyo Setiabudi, Pemprov Jatim berencana membangun jalan akses sepanjang 18 km menuju kawasan tersebut. “Gubernur berjanji akan membantu pembangunan infrastruktur jalan dari Kecamatan Labeng menuju Kecamatan Socah di Bangkalan untuk akses jalan menuju kepelabuhan MISI. Hal ini akan mendorong penyelesaian proyek pembangunan pelabuhan dan kawasan industri di sana,” kata Direktur Utama PT MISI, Priyo Setiabudi, di Surabaya, Jumat (19/11). Pembangunan jalan akses tersebut, dikatakan Priyo, mulai dikerjakan tahun depan. Rencananya, proses pembangunanjalan akses tersebut akan selesai dalam waktu 2 tahun. “Harapannya, pada 2013 pembangunan jalan tersebut sudah selesai dibangun,” lanjut Priyo. Ia berharap dukungan Pemprov ini akan memberikan dorongan percepatan pada pembangunan kawasan industri seluas 600 hektare tersebut. “Saat ini proses pengerjaan masih masuk tahap SID untuk mengetahui kelayakan dan kondisi alam seperti arus laut, kedalaman laut hingga daya dukung tanah. Proses ini kami harapkan selesai akhir bulan ini, sehingga bulan depan sudah bisa masuk penyusunan DED,” kata Priyo. Selain penyusunan SID dan DED untuk pelabuhan, saat ini PT MISI juga sedang melakukan proses pengurukan tanah yangakan dijadikan lahan pelabuhan. Dari total 200 hektare lahan yang disiapkan untuk pelabuhan, saat ini sudah teruruk sekitar 180 hektare. Sedangkan investasi yang sudah dikucurkan sampai saat inimasih berada di kisaran Rp 90 miliar. “Total keseluruhan investasi untuk pelabuhan dan kawasan industri kami perkirakan mencapai Rp 3,7 triliun,” jelas Priyo. Sementara itu, mengenai masih terganjalnya Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) akibat melintangnya pipa gas milik Kodeco, Priyo berharap masalah tersebut segera diselesaikan. Pipa yang kini sedang dipendam, menurut Priyo, lebih baik dipindahkan saja dari alur keluar masuk kapal dari dan menuju Surabaya tersebut. “Semua pengusaha pelabuhan di sekitar Selat Madura memang sangat terganggu dengan adanya pipa Kodeco tersebut. Kami berharap masalah ini segera diselesaikan,” tandasnya. Tentang dana sebesar Rp 3,7 triliun yang akan digunakan untuk pembangunan proyek MISI, Priyo enggan mengungkapkan dari mana saja. Ia hanya mengatakan sebagian di antaranya berasal dari pinjaman luar negeri. Pihaknya juga sudah menjajaki kemungkinan kerjasama dengan PT Pelindo. Sementara itu, di Jakarta, Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengatakan saat ini ada investor dari China yang siap membangun pelabuhan di Madura. Menurut Freddy, salah satu perusahaan yang akan berinvestasi di PelabuhanSocah itu adalah China Harbour Engineering Company (CHEC), yang merupakan badan usaha milik Pemerintah China. ”Perusahaan itu diminta bekerja sama dengan Pelindo mengembangkan Pelabuhan Socah,” ujarnya. CHEC merupakan divisi internasional dari China Communications Construction Company. Di China daratan, CHEC membangun proyek pelabuhan, jalan, bangunan gedung, terowongan, dan kereta api. Investor dari China, menurut Freddy, optimistis dalam 30-40 tahun ke depan investasi mereka di Pelabuhan Socah sudah kembali. Setelahitu, Pelabuhan Socah dapat diambil alih oleh pemerintah Indonesia. Di bagian lain, Duta Besar China untuk Indonesia Zhang Qiyue yakin investasi pelabuhan ini akan berhasil. ”Indonesia terus-menerus menumbuhkan iklim investasi. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah konsistensi dalam kebijakan,” ujar Zhang. Ia menegaskan, China serius berinvestasi di Indonesia. Selain akan berinvestasi dalam pembangunan Pelabuhan Socah, China Harbour rencananya juga akan bekerjasama dengan Railink dalam pengerjaan proyek pembangunan akses kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). “Perusahaan besar seperti China Harbour, sudah datang. Selain itu, ada perusahaan lain, seperti Huawei. Total ada sekitar 700 perusahaan China di Indonesia,” kata Zhang. ins

dimasputra
November 21st, 2010, 08:06 AM
^^
apanya yang aneh dim?
Memang lampu kota ada yang putih ada juga yang kuning.
Cuman jarang yang pakai lampu putih.
Itu yang pakai putih di sidoarjo daerah mana dim?

jarang/ga pernah di kota make lampu putih..
itu di A.Yani kota Sidoarjo.. jalan nasional

sbyctzn
November 23rd, 2010, 04:09 PM
Ditjen KA Bangun Flyover Porong
Selasa, 23 Nopember 2010 | 12:47 WIB

Perlintasan kereta api pengganti Porong nantinya tak lagi memakai pintu
SIDOARJO - Pembangunan perlintasan kereta api (KA) pengganti Porong yang berada kawasan Larangan kecamatan Candi terus dikebut. Direktorat Jenderal (Ditjen) KA Kementerian Perhubungan mewujudkan perlintasan itu dengan membangun jembatan layang (flyover) sejauh 200 meter melintang di atas rel KA. Dengan begitu kawasan tersebut tidak lagi memakai pintu perlintasan. Dari pantauan Surabaya Post, beberapa alat berat sudah disiapkan di areal perlintasan KA tersebut. Tiang pemancangsudah dipasang menjulang tinggi. Beberapa paku bumi yang dijejer bahkan memenuhi sebagian bahu jalan raya. Kondisi itu membuat arus lalu lintas kawasan tersebut semakin padat. Asisten Manajer Eksternal Humas PT KA Daop VIII Surabaya, Heri Winarno, mengatakan, pembangunan flyover itu langsung ditangani oleh Ditjen KA. Diharapkan, flyover bisa rampung saat rel KA pengganti Porong dioperasikan.0„2 ”°Saat ini pengerjaannya (pembangunan rel KA pengganti Porong) telah rampung 80 persen,”± ujarnya Senin (22/11). Mengenai pembiayaan pembangunan flyover itu, kata Asisten I Pemkab Sidoarjo, Hisyam Rosidi,0„2 ditanggung sepenuhnya oleh anggaran dari pusat melalui Ditjen KA. Saat ini Pemkab Sidoarjo hanya memfasilitasi sarana dan prasarana selama proses pembangunan berlangsung. Pemkab kini sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana pembangunan flyover itu. ”°Kita juga menjaring keluhan dari masyarakt jika ada dampak yang kurang menyenangkan dari pembangunan flyover itu,”± kata Hisyam. Diakui, karena menggunakan alat berat pembangunan itu pasti akan menimbulkan efek getaran, terutama saat paku bumi ditancapkan. Dan kemungkinan besar proses itu cukupmengganggu warga sekitarnya. ”°Makanya kita sosialisasikan. Jika ada keluhan yang mendasar kita akan sampaikan ke Ditjen KA,”± ujarnya. Pembangunan tiang pancang itu ditargetkan selesai pada akhir Desember. Sedang penyelesaian flyover kemungkinan besar selesai sebelum rel KA pengganti Porong beroperasi. ”°Kemungkinan akhir Desember pemasangan tiang pancang selesai,”± ucapnya. Soal pembiayaan, lanjutnya, Pemkab Sidoarjo tidak mengetahui secara pasti, karena memang ditanggung sepenuhnya oleh anggaran dari pusat melalui Dirjen KA.m10

sbyctzn
November 24th, 2010, 05:42 PM
Jaringan Rel KA baru, kandangan.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/eastjava/proyekjatim6.jpg

Silver Arrows
December 2nd, 2010, 09:27 AM
^^
nah itu dia mas, namanya juga tebakan, kl perumahan mungkin juga wong yg digandeng PT PP, tp jangan salah, KAZA kan juga punya PT PP, semua perush pada diversifikasi kan sekarang...

*ato mungkin lahan di GTS itu punya JSMR sm PT PP, trus lippo cuman mau 'ngisi' via matahari (tp saham matahari jg sdh dijual lo sm lippo? )
trus lippo punya lahan sendiri yang akan dikembangkan sendiri juga ...

dari kontan hari ini, JSMR sm PP menunda proyek ini, katanya ini bukan hanya hunian, tp berkonsep mix used, ada hunian, pusat bisnis dan komersial.
Lokasi di antara sby-mojokerto....

*paling2 di sekitaran Taman situ ya, paling fisibel mnrtku, disitu kan kl ga salah mau dibangun entrance tol seksi II ya ? nyambung dari waru itu, trus ada puspa agro jg....
ya who knows lah, let wait n see aja ... :cheers:

sbyctzn
December 2nd, 2010, 10:14 AM
http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/warusda1.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/warusda2.jpg

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/warusda3.jpg

hermawan
December 9th, 2010, 02:48 PM
Mudah-mudahan nggak repost:)

Sidoarjo bangun empat rusunawa
Oleh Dwi Wahyuni
9 Desember 2010

SIDOARJO: Kabupaten Sidoarjo siapkan menyelesaikan pembangunan empat proyek rusunawa pada 2011 guna mengatasi problem sosial dan pemukiman kumuh di daerah bersangkutan.
Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) itu merupakan bagian dari program Kementerian Perumahan Rakyat tentang keharusan bagi semua daerah untuk menyediakan tempat tinggal yang layak.
Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sidoarjo, Trisnanto Edi Wibowo MT mengatakan rusunawa yang akan mulai dibangun pada 2011 itu nantinya berada di empat wilayah yakni di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru, Pucang Kecamatan , Sidoarjo, Bulusidokare, Sidoarjo dan Ngelom, Kecamatan Taman.
”Pembangunan rusunawa ini diharapkan menjadi solusi mengatasi kekumuhan kota,” kata Trisnanto dihubungi Bisnis Kamis (9/12).
Dipilihnya empat wilayah itu mengingat daerah tersebut padat dengan penduduk urban. Selain itu juga merupakan daerah industri dan rusun itu akan membidik para buruh di sekitarnya.
Dia mengatakan kepadatan kota telah mengakibatkan kelompok masyarakat yang tidak mampu terdesak oleh lahan yang semakin menyempit dan akhirnya menempati lahan kosong. Bahkan ada beberapa sungai kecil di Sidoarjo yang hilang kerana beralih fungsi menjadi pemukiman.
”Saat ini, lanjut dia, jumlah penduduk Sidoarjo sudah mencapai 1,9 juta jiwa, sudah saatnya pemda memikirkan untuk mengembangkan hunia vertikal.”
Trisnanto mengatakan sebagian dari biaya pembangunan rusunawa ini berasal dari APBD dan sebagian lagi dari pemerintah pusat. Rusunawa di Tambak Sawah Waru misalnya, biayanya dianggarkan dari Pusat sebesar Rp48 miliar dan APBD Rp10 miliar.

sumber : www.bisnis.com

dimasputra
December 14th, 2010, 09:52 PM
sorry telat (banget) untuk ke TKP GTS..
sorry to say, satpamnya kagak ada!!
lahan ini untuk ke2 kalinya ditinggal, dan untuk rencana ke2 kalinya bangun mall juga batal..
apakah dewan ga kasih referensi lahan yg lebih layak, jadi ga cuma nolak pembangunan aja, jadi digiring ke tempat yg lebih tepat aja gitu... hmmm

dimasputra
December 14th, 2010, 10:08 PM
langkah kedua setelah pelebaran jembatan Dungus yg sedang dikerjakan untuk pelebaran jalan Cemengkalang - Kletek :okay:
semoga lancar :)

Pelebaran Simpang Tiga Cemengkalang Digarap 2011
Oleh Kahumas tgl. Des 6, 2010 jam Berita, Features

SIDOARJO – Pelebaran jalan di simpang tiga Raya Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, terus dilakukan. Jika sebelumnya bangunan di sisi utara dibongkar, kali ini giliran bangunan sisi barat yang mulai dibongkar. Pembongkaran bangunan itu dilakukan setelah pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sidoarjo melayangkan surat agar pemilik bangunan yang sudah dibebaskan melakukan pembongkaran.

Langkah itu dilakukan agar proses pelebaran simpang tiga Raya Cemengkalang bisa segera dilakukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sidoarjo Sigit Setyawan membenarkan jika
bangunan di sisi barat simpang tiga Raya Cemengkalang sudah mulai dibongkar. Pembongkaran dilakukan sendiri oleh pemilik bangunan.

“Sebelumnya, bangunan sisi utara juga dibongkar oleh pemiliknya setelah lahan dan bangunannya dibebaskan. Saat ini giliran sisi barat yang bangunannya mulai dibongkar,” kata Sigit kemarin (5/12). Dijadwalkan, pembebasan lahan di sekitar simpang tiga Raya Cemengkalang selesai tahun ini. Sedangkan pengerjaan pelebaran simpang tiga dijadwalkan mulai 2011 mendatang.

Pelebaran simpang tiga itu dilakukan untuk mengurangi simpul-simpul kemacetan. Sebab di kawasan itu saat jam-jam sibuk kerap terjadi kemacetan dan antrean kendaraan. Pelebaran simpang tiga Raya Cemengkalang sekaligus untuk memperlancar arus kendaraan dari Sidoarjo menuju kawasan Sukodono. Pelebaran itu akan tersambung hingga tembus ke kawasan Taman. Sebab jalur itu memang bisa dilewati mulai dari kawasan Sidoarjo kota menuju Sukodono hingga ke Kecamatan Taman.

“Untuk memperlancar arus kendaraan di kawasan Sukodono sudah ada pengerjaan pelebaran jembatan Dungus, yang kita targetkan selesai sebelum akhir tahun ini. Sedangkan akses menuju jalan Raya Taman, pihak provinsi juga membantu melebarkan kawasan jalan Raya Sawunggaling yang menjadi penghubung antara Taman dan Sukodono,” jelasnya.

(Sumber : Koran Radar Surabaya “rud”)

dimasputra
December 14th, 2010, 10:16 PM
http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/siborian-maket.jpg
^^ maket kawasan industri SIBORIAN, Sidoarjo

Dukung SIBORIAN, Jalan Linkar Timur Segera Jadi Jalan Nasional
Oleh Kahumas tgl. Des 6, 2010 jam Berita, Features

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Jalan lingkar timur yang merupakan akses alternative mulai dari jalur Buduran hingga jalur raya Candi, dalam waktu dekat akan mengalami peningkatan kelas jalan.

Hal ini tidak lepas dari rencana pemerintah Propinsi Jawa Timur, yang akan merubah jalan alternative itu menjadi jalan nasional.

“Dalam waktu dekat, jalan linkar timur akan diminta Pemprop menjadi jalan nasional,” terang Kepala dinas Pu Bina Marga Ir Sigit Setiawan.

Naiknya kelas jalan ini menurut kepala dinas, disebabkan akses jalan lingkar timur memiliki nilai yang cukup vital sebagai pengurai kemacetan di jalur Sidoarjo.

Dan lagi dalam waktu dekat, bupati Sidoarjo H.Saiful Ilah SH,MHum juga berencana menghidupkan lagi kawasan industri SIBORIAN (Sidoarjo-Jabon-Krian), yang sempat tertunda akibat bencana Lumpur Porong.

“Dengan naiknya kelas jalan ini, kita harapkan rencana menghidupkan SIBORIAN akan semakin mendekati kenyataan,” ulas Ir Sigit lagi.

Sementara itu, untuk mendukung kembali hidupnya kawasan SIBORIAN, PU Bina Marga akan membuka akses jalan Jabon yang sebelumnya melalui kawasan tol Porong-Gempol.

Rencanannya, akses jalan dari kupang ke kawasan Telocor akan disulap sedemikian rupa, sehingga mampu menghidupkan lagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Kita akan fokuskan pada jalur sisi selatan dan diharapkan pada sisi kanan kiri bisa untuk menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar mantan kepala dinas DKP ini.

Sebelumnya, Bupati Sidoarjo H. SaifulIlah, SH.,M.Hum memiliki rencana untuk kembali menghidupkan konsep pengembangan wilayah industri di Sidoarjo yang dicetuskan 10 tahun silam.

Konsep industri yang disebut Siborian (Sidoarjo-Jabon-Krian) ini, diharapkan mampu menyebarkan pertumbuhan industri dan bisa mencegah investor lari dari Sidoarjo.

“Kecamatan Jabon masih sangat luas dan sangat memungkinkan untuk pengembangan industri. Dulu sebenarnya konsep ini sudah dijalankan, namun terhenti karena ada semburan lumpur di Porong,” urai bupati. Saat itu. (Abidin)

Silver Arrows
December 15th, 2010, 01:58 AM
^^
iya dim, lahan di GTS sudah ga ada penghuni, satpam2 yang dulu masih jaga skrg sudah pergi...ilalang juga tambah tinggi lagi ...
Tentang simpang tiga cemengkalang , baguslah, skrg makin padat aja disitu, trus mau belok ke arah sukodono pasti melambat karena sempitnya badan jalan, belum lagi ada toko kelontong tempat kulakan pedangang di pojokan itu yang bikin macet krn kendaraan pembeli ato supplier yg lagi ngirim barang...
dan jalan nasional di lingkar timur, ini apa mau dilebarkan lagi ya ? kl menurutku sih lumayan sempit untuk jadi jalan nasional...
trus dulu juga pernah denger kl jalan dari simpang tiga cemengkalang sampe taman ini akan dinaikkan kelas jalannya, krn jadi jalur lingkar barat, ga tau jadi jalan propinsi ato jalan nasional, apalg ada kawasan industri di sepanjang sukodono-taman, belum lagi pasar induk puspa agro

dimasputra
December 15th, 2010, 07:10 AM
^^ rugi berapa duit ya itu perusahaan (Lippo kah?), buka lahan, bawa sirtu, pemadatan tanah, sewa security,... ckckck

iya, mepet banget rumah warga di pertigaan itu, untung mereka mau digusur..

belum ada berita apakah jalan lingkar timur bakal dilebarkan dari existing skrg 2 lajur ke empat lajur layaknya jalan nasional kebanyakan, tapi ada bagian yg sudah 4 lajur di Selatan Comfeed mulai dari pertigaan Bj.Kemantren sampe perempatan...yg kalo ke Barat ke Delta Fishing, perempatan apa itu ku ga tau.. :tongue2:

Cemengkalang sampai Kletek, Taman itu jalan kelas III : Kabupaten?? betul ndak?
tau banyak perumahan, industri, perdagangan cocoknya jalan itu jadiin Lingkar Barat status Nasional..
Lingkar Barat yg tengah kota itu ganti nama aja jadi Lingkar Tengah.. haha

Jembatan Dungus Dibangun telan Dana Rp 6,3 miliar
Oleh Kahumas tgl. Mei 11, 2010 jam Berita, Features

Mengimbangi berkembangnya Sukodono sebagai kawasan industri dan pemukiman, Pemkab Sidoarjo merombak jembatan simpang enam Dungus dengan anggaran Rp 6,3 miliar.

Peningkatan akses transportasi pada program pembangunan 2010 itu juga untuk menunjang operasionalnya Pasar Induk Agrobis (PIA) atau sekarang berganti nama Pusat Perdagangan Agrobis di Jemundo tahun depan.

Sesuai rencana tata ruang wilayah, Sukodono yang berjarak 10 km dari Kota Sidoarjo ini diplot sebagai daerah pengembangan industri, perumahan, dan perdagangan. Bahkan dalam lima tahun terakhir pertumbuhan tiga sektor itu sudah subur.

Di sana tak hanya menjamur puluhan pabrik skala besar maupun kecil yang sebagian besar berlokasi di sepanjang akses jalan, juga bermunculan perumahan baru. Selain itu sektor perdagangan ikut menggeliat di beberapa titik di sepanjang akses jalan yang diciptakan masyarakat setempat.

Di Sukodono juga terdapat pasar pemerintah dan terminal. Di wilayah Sukodono, seperti Desa Klopoh Sepuluh dan sekitarnya telah diproyeksikan pembangunan perumahan berskala besar guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana lumpur Sidoarjo. Pembangunan perumahan itu merupakan bagian dari Kawasan Nirwana Village (KNV) yang sebagian lokasinya di Desa Janti, Sidoarjo.

Tak kalah spektakulernya adanya megaproyek Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) di Desa Jemundo yang saat ini tengah dalam pengerjaan oleh Pemprov Jatim. Pusat perdagangan ini dibangun di atas lahan seluas 50 ha dan dijadwal dioperasional tahun depan.

Ir Khamdani, Kepala Bappekab Sidoarjo menyadari menggeliatkan tiga sektor itu yang belum diimbangi kebutuhan akses jalan memadai. Sementara akses transportasi satu-satunya yang membedah wilayah itu adalah jalur jalan Cemengkalang (Sidoarjo)-Sukodono-Kletek (Taman) sepanjang 10 km, kapasitasnya sudah tak mampu lagi mengimbangi padatnya arus kendaraan di sana.

Mengingat, akses jalan satu-satunya itu hanya kelas III, sedangkan kendaraan yang lewat kebanyakan truk besar untuk kebutuhan industri dan sektor perdagangan di sana sehingga pada jam-jam sibuk, jalur jalan itu selalu dirundung kemacetan.

”Kebutuhan akses jalan itu sebenarnya sudah kita pikirkan lima tahun terakhir, seiring kebijakan pemgembangan sektor industri dan perdagangan maupun perumahan yang diarahkan ke wilayah Sidoarjo barat,” ujarnya. ”Termasuk Sukodono yang menjelma sebagai pengembangan industri, perumahan dan perdagangan,” tambahnya.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan itu, pihaknya sudah meningkatkan jembatan Sumput, Sukodono pada anggaran 2007. Sedangkan tahun ini pihaknya akan meningkatkan jembatan Dungus yang pelaksananya Dinas PU Bina Marga Sidoarjo.

”Ke depan, kita akan melebarkan jalan Sukodono, mulai Cemengkalang hingga Kletek sehingga kebutuhan prasarana transportasi benar-benar memadai untuk menunjang perkembangan tiga sektor itu di wilayah Sukodono,” ujarnya. ”Ini juga untuk mengantisipasi adanya Puspa Agro yang rencananya tahun depan sudah dioperasionalnya,” tutur Khamdani, menambahkan.

Sementara itu, Ir Sigit Setyawan, Kepala Dinas PU Bina Marga didampingi Kabid Bina Teknik Yudi Tetrahastoto, membenarkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan proyek peningkatan jembatan Dungus dengan anggaran APBD 2010 sebesar Rp 6,3 miliar. ”Sekarang ini baru tahap tender untuk mencari pelaksananya. Mudah-mudahan, pekerjaan fisik di lapangan sudah bisa dimulai awal Juni mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan, jembatan simpang enam Dungus yang saat ini sepanjang 15 meter dengan lebar 6 meter itu akan ditingkatkan menjadi lebar 14 meter. Selanjutnya, tahun depan, pihaknya akan meningkatan jalan dengan diawali pembebasan lahan warga yang kena kepras. ”Peningkatan akses jalan Sukodono adalah pekerjaan besar, yang kita harapkan direspon positif masyarakat. Sehingga pelaksanaannya tak sampai terhambat, seperti pembebasan lahan yang sering menjadi kendala tersendiri,” tegasnya.

dimasputra
December 15th, 2010, 07:12 AM
oh ya, kemarin jalan di depan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo kotor banget oleh tanah..
diamati ternyata jejak2 tanah itu dari lahan belakang Kampus itu.. lagi garap apa ya?

dimasputra
December 16th, 2010, 11:07 AM
Jalan A.Yani, Sidoarjo - lampu baru yg flat yg cahayanya putih dan CCTV jalan
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0152.jpg

The Sun Hotel Extension, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0142.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0148.jpg

Piala Adipura, Sidoarjo - versi baru
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0144.jpg

Mc Donald's Taman Pinang, Sidoarjo - renovasi
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0146.jpg

^^ Sorry hanya pake cam hape - hasilnya payah deh

dimasputra
December 20th, 2010, 12:04 PM
PC NU Sidoarjo Bakal Bangun Universitas
Oleh Kahumas tgl. Des 20, 2010 jam Berita, Features

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Pengurus Cabang Nadlatul Ulama Kabupaten Sidoarjo, segera merealisasikan pembangunan Universitas Nadlatul Ulama (UnivNU) di kota delta.

Rencananya, awal Januari 2011, pembangunan universitas milik organisasi keagamaan terbesar ini akan dilaksanakan.

“InsyaAllah bulan Januari tahun 2011, kita mulai pembangunannya,” terang H.Abdi Manaf, ketua PCNU Sidoarjo saat ditemui pada Musyawarah Kerja II PCNU Sidoarjo, Minggu (19/12/2010).

Untuk lokasi yang dipilih sebagai tempat berdirinya UnivNU ini, berada di sisi barat gedung Rohmatul Ummah Bluru Sidoarjo.

Dipilihnya lokasi ini, menurut H.Abdi Manaf, karena letaknya yang strategis dan berdekatan dengan kantor LP Ma’arif NU Sidoarjo.

“Lokasinya sudah siap, tinggal pelaksanaan pembangunan gedungnya,” ujar Ulama asal Kecamatan Jabon ini.

Adapun jurusan yang disiapkan pada lembaga pendidikan tinggi milik NU ini, sama persis pada universitas Islam tinggi lainnya.

Diantaranya Tarbiyah, Dakwa serta beberapa jurusan yang lain.

“Kita ingin memberikan wadah pendidikan bagi anak-anak didik dari keluarga besar NU, yang ingin melanjutkan pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi,” jelas H.Abdi Manaf lagi.

Sementara itu Rais Syuriah PCNU Sidoarjo KH Rofiq Siradj berharap, dengan berdirinya universitas NU ini, kedepan bisa memberikan wadah bagi pendidik NU yang saat ini masih mengajarkan ilmunya di lembaga pendidikan yang lain.

“Kita ingin mereka bisa memberikan kontribusi bagi generasi muda NU di Sidoarjo,” tutup KH Rofiq Siradj. (Abidin)

Silver Arrows
December 27th, 2010, 07:18 AM
dapat kabar, ternyata proyek PT PP sama PT JM itu berupa kawasan industri, dan ini merupakan proyek besar mereka. Ttg lokasi, nah itu dia yang masih dirahasiakan ...
kl IMO, kayaknya bakal di daerah taman situ ya, soalnya kan disitu ada lahan nya PT JM, mungkin disinkronkan sama interchange tol nantinya ...

sbyctzn
December 27th, 2010, 08:16 AM
^^
semacam industri estate seperti SIER, PIER, NIP ngoro, dll gitu?
Taman kayaknya udah penuh deh...
Apa cukup dipakai industri estate?

dimasputra
December 28th, 2010, 01:27 PM
^^ pernah saya post beritanya. lokasinya di sebelah tol Su-Mo.



Skybridge SunCity, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0156.jpg

dimasputra
December 28th, 2010, 01:29 PM
Carrefour Mojokerto
letaknya ada di jalan raya 4 lajur sebelah rel kereta di kota..
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC02288.jpg

dimasputra
December 28th, 2010, 01:47 PM
Relokasi Rel Kereta Api (Sidoarjo - Tarik) - dan ini adalah yang di Tarik
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC02283.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC02284.jpg

dimasputra
December 31st, 2010, 02:33 AM
CI-Walk, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0177.jpg

Tugu Adipura versi baru, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0175.jpg

The Sun Hotel Ext *** , Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0176.jpg

Mc Donald's Taman Pinang Sidorjo will be...
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0174.jpg

dimasputra
December 31st, 2010, 02:42 AM
FlyOver Tenggulunan, Sidoarjo - 'melompati' rel baru Sidoarjo - Tarik
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0171.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0173.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0172.jpg

sbyctzn
December 31st, 2010, 03:53 AM
Wah tambah lagi ya flyovernya Sidoarjo. Calon flyover ke 4. :D

dimasputra
December 31st, 2010, 04:01 AM
^^ beritanya pernah dipost mas sbyctzn.. PT.KAI bilang perlintasan itu ga pake palang pintu, jadinya jalannya dinaikkan > flyover!..

butuh 1 flyover lagi...GEDANGAN! hehe

sbyctzn
December 31st, 2010, 05:02 AM
Ini flyover yang didekat pond lumpur SDA itu kan dim?

dimasputra
December 31st, 2010, 05:29 AM
^^ nope itu ada di Barat pasar Larangan..
jalan penghubung pasar Larangan dengan ujung Selatan jalan Lingkar Barat (Gading Fajar).. :cheers:

sbyctzn
December 31st, 2010, 05:31 AM
Wah berarti ada 2 flyover baru di SDA.
Jadi total ada 5..

hermawan
December 31st, 2010, 07:40 AM
Wah, hebat juga Sidoarjo sudah punya 5 Flyover.....
Harusnya begitulah untuk menghindari banyaknya lampu merah & macet

dimasputra
January 4th, 2011, 01:01 PM
Wah berarti ada 2 flyover baru di SDA.
Jadi total ada 5..

yang satu di Tenggulunan itu, melompati rel..
dan satunya yang arteri baru Porong itu kan..CMIIW

Wah, hebat juga Sidoarjo sudah punya 5 Flyover.....
Harusnya begitulah untuk menghindari banyaknya lampu merah & macet

belum sudah, masih dalam proses..

sbyctzn
January 4th, 2011, 01:10 PM
Berkas Konsinyasi Tol Porong Digodok
Selasa, 4 Januari 2011 | 09:35 WIB

SIDOARJO| SURYA - Pemkab Sidoarjo terus mematangkan rencana konsinyasi dalam pembebasan lahan arteri dan Jalan Tol Porong. Saat ini tim Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Sidoarjo tengahmenggodok berkas-berkas yang diperlukan untuk konsinyasi. Persiapan dilakukan diantaranya dengan mengumpulkan data para warga pemilik lahan. Sekretaris II P2T Sidoarjo Mulyadi menyatakan, pembebasan lahan arteri dan Jalan Tol Porong telah mencapai 84,80 persen dari total keseluruhan lahan yang dibutuhkan. Dengan jumlah itu, sudah memenuhi syarat untuk melakukan konsinyasi. “Saat ini kami tengah menggodok berkas-berkas yang diperlukan,” tandasnya, Senin (3/1). Selain mengumpulkan data-data bukti kepemilikan tanah yang telah dibebaskan, pihaknya juga tengah mengumpulkan data jumlah sisa lahan yang belum dibebaskan. Dalam penggodokan berkas, sekaligus dilakukankajian lebih dalam untuk konsinyasi. “Karena bagaimanapun konsinyasi memang sebuah pilihan akhir dalam upaya pembebasan lahan,” tandas Mulyadi, yang juga Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Sidoarjo.nain

dimasputra
January 4th, 2011, 01:16 PM
Jembatan Dungus Selesai, Bina Marga Fokus Pembangunan Jalan Radius
Oleh Kahumas tgl. Jan 4, 2011 jam Berita, Features

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/jembatan-dungus1.jpg
Kondisi Jembatan Dungus dengan pelebaran jalannya yang sudah bisa difungsikan

SUKODONO (kabarsidoarjo.com)- Meski molor tiga hari dari jadwal yang ditetapkan, namun pembangunan jembatan dungus yang menelan anggaran Rp 4,4 Miliyar, akhirnya selesai.

Bahkan penyerahan dari investor ke pemerintah kabupaten Sidoarjo, sudah diserahkan per 30 Desember 2010 kemarin.

Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga Ir Sigit Setiawan, jika tidak ada aral melintang ,rencananya pada pertengahan bulan Januari 2011 ini, jembatan penghubung wilayah Sukodono dan Kecamatan Taman ini, akan diresmikan.

“Peresmian jembatan ini akan kita lakukan bersamaan dengan peresmian jembatan Bangsri,” terang Kadis PU Bina Marga, saat melakukan sidak dilokasi pada Senin (3/1/2011).

Dengan selesainya jembatan Dungus ini, bukan berarti kerja Bina Marga selesai di lokasi ini.

Pasalnya, pelebaran jalan R (Radius) yang juga satu proyek dengan pembangunan jembatan Dungus masih belum dikerjakan.

“Kita masih menunggu turunnya anggaran dari APBD 2011 sebesar Rp 2 Miliyar untuk pembebasan lahan sekitar jalan radius dan pembangunan fisiknya,” ungkap Ir Sigit Setiawan.(Abidin)

dimasputra
January 4th, 2011, 01:19 PM
Ketua Komisi B Dukung Pembangunan GTC
Oleh Kahumas tgl. Jan 4, 2011 jam Features, Info Khusus

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Polemik pembangunan Geluran Trade Center yang hingga kini masih mendapat penolakan dari warga Desa Geluran Kecamatan Taman, dinilai bisa menghambat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.

Setidaknya penilaian ini dilontarkan Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, M Agil Efendi, SE saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/1/2011).

Menurut Agil, masuknya sebuah investasi ekonomi di sebuah wilayah seperti GTC ini, hendaknya dinilai sebagai satu nilai positif untuk menumbuhkan perekonomian di wilayah sekitarnya.

Jika ini ditolak, maka bisa menjadikan penilaian buruk bagi para investor lain yang ingin masuk ke Sidoarjo.

“Setidaknya imbas mandeknya investasi akan dirasakan di kecamatan Taman,” ulasnya.

Masih menurut politis asal partai Demokrat ini, jika ada masyarakat yang menolak masuknya investasi (GTC) tanpa ada dasar yang jelas, seharusnya tidak membuat pembangunan itu menjadi terhenti.

“Jika penolakannya tidak didasari dengan alasan yang jelas, maka pembangunan itu jangan sampai berhenti,” ungkapnya lagi.

Meski demikian, M.Agil Efendi buru-buru memberikan penegasan, pihak investor harus tetap memperhatikan kepentingan warga disekitar GTC.

Baik itu masalah lingkungan, maupun perijinan yang menjadi kewajiban warga.

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/area-gtc-e1294109008690.jpg
Lokasi lahan yang akan diperuntukan untuk Bangunan GTC

Sementara itu dari pengamatan di lokasi GTC, pagar keliling sudah terlihat berdiri mengitari kawasan yang akan dibangun GTC.

Heru Wiratno Direktur PT SMR selaku pengembang menegaskan, setiap aspirasi warga sekitar, dirinya selalu memperhatikan.

“Saya selalu memperhatikan kepentingan warga, namun tetap saja ada yang tidak suka,” terangnya.(Abidin)



^^ IMO, saya sih ga setuju dibangun trade center di situ..
Maksimalkan Puspa Agro yang sudah ada aja deh..

dimasputra
January 4th, 2011, 01:27 PM
Investor Masih Incar Kota Sidoarjo
Oleh Kahumas tgl. Des 31, 2010 jam Berita, Features

INVESTOR yang melirik, untuk menanamkan modalnya di Sidoarjo, ternyata masih menunjukkan perkembangan positif. Tercatat hingga akhir Desember 2010 nilai investasi swasta murni mencapai angka yang cukup bagus. “Nilai investasi swasta murni sampai akhir Desember 2010 mencapai Rp 4.415.121.074,674,” kata Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Djoko Santoso kepada Radar Sidoarjo, kemarin (29/12).

Selain nilai investasi yang masih bagus, BPPT juga mencatat telah mengeluarkan pelayanan perizinan yang cukup signifikan. Selama kurun waktu 2010 perizinan yang diberikan mencapai 10.740 buah. Dari jumlah itu, proses perizinan yang diberikan secara tepat waktu mencapai 10.673, dan yang terlambat pemberian izinnya ada 67.

Disinggung berapa jumlah perusahaan modal asing (PMA) yang berinvestasi di Kabupaten Sidoarjo ? Djoko Santoso mengatakan selama kurun waktu 2010 ada 7 PMA. Masuknya PMA di Sidoarjo ini membuktikan jika peluang bisnis di Kabupaten Sidoarjo masih terbuka lebar dan masih diminati. Meski ada bencana lumpur, pertumbuhan usaha di Sidoarjo tetap berkembang. Kesannya tidak lagi begitu terpengaruh, seperti saat pertama muncul semburan.

Hal itu tak lepas dari pengetahuan para investor, yang melihat wilayah Sidoarjo masih sangat luas untuk bisa berinvestasi. Perkembangan dunia usaha itu terlihat dari jumlah ijin usaha yang diberikan selama kurun waktu Januari hingga Desember 2010. Dimana usaha yang berkembang masih didominasi dari sektor perdagangan. Hal itu terlihat dari banyaknya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagan: Radar Surabaya “rud”)

dimasputra
January 4th, 2011, 01:29 PM
Rp 800 M untuk Relokasi Rel Porong
Oleh Kahumas tgl. Jan 1, 2011 jam Berita, Features

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/Rel-KA-ditinggikan.jpg

SURABAYA (SINDO) – Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp800 miliar untuk merelokasi rel kereta api (KA) Porong. Rinciannya,sebesar Rp100 miliar untuk pembebasan lahan warga dan Rp700 miliar lainnya untuk pembangunan fisik dan sarana penunjang lainnya.

Kepala Bidang Perkeratapian Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Dishub LLAJ Jawa Timur Isa Anshori mengatakan,anggaran sebesar itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Saat ini proyek pembangunan tersebut sedang dalam proses pembebasan lahan milik warga. ”Anggarannya semua dari pemerintah pusat,”ujarnya kemarin.

Isa mengatakan, relokasi rel Porong nantinya akan dialihkan ke arah Sidoarjo-Tarik-Tulangan-Gunung Gangsir dengan panjang 24 kilometer. Untuk jalur Sidoarjo- Tarik sepanjang 8 kilometer, akan mengaktifkan kembali rel KA lama yang sudah ada. Sedangkan jalur Tulangan-Gunung Gangsir sepanjang 16 kilometer akan membebaskan lahan warga dengan lebar 20 meter. “Untuk Tulangan-Gunung Gangsir kita baru bebaskan lahan 1 kilometer saja,”kata dia.

Menurut Isa, relokasi rel KA Porong sangat mendesak.Pasalnya kondisi rel di dekat wilayah lumpur sangat memprihatinkan dan membahayakan bagi perjalanan KA. Setiap kali melewatinya, gerbong KA akan bergoyang vertikal maupun horizontal. Tidak main-main,untuk vertikal gerbong KA akan bergoyang sepanjang 60 sentimeter sampai 70 sentimeter. Sedangkan untuk horizontal, gerbong KA bergoyang sepanjang 1 meter.

“Sepanjang 800 meter rel kereta api di dekat lumpur sangat berbahaya. Kondisi tanahnya gembur sehinggaharussecepatnya direlokasi. Kalau tidak,bisa bahaya karena jalur ini satu-satunya akses penghubung dari Surabaya ke Malang dan Banyuwangi,”papar Isa. Sambil membangun relokasi Porong,Isa mengungkapkan,pihaknya sudah mempersiapkan skenario jika sewaktu-waktu jalur Porong terputus.KA dari Surabaya ke arah Malang dan Banyuwangi serta sebaliknya akan diputar melewati jalur selatan.

Melalui Krian,Mojokerto, Jombang, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Blitar, Kepanjen, Malang, dan Bangil.Setelah sampai Bangil, KA baru dapat melalui jalur regulernya hingga ke Banyuwangi. “Dengan memutar waktu tempuh jadi selisih sekitar lima jam, Surabaya Malang yang cuma dua jam bisa sampai tujuh jam,”tandasnya. Sementara itu, Manager Humasda PT Kereta Api Daops VIII Surabaya Sri Winarto mengatakan, pihaknya telah meminta masinis untuk berhati-hati jika melewati jalur Porong.

Pihaknya juga mengeluarkan larangan-larangan bagi petugas KA dan juga bagi para penumpang KA.“Kita ambil langkah antisipasi untuk menghindari terjadinya hal hal yang tidak diinginkan,”ucapnya. Para masinis diminta untuk mengurangi kecepatan KA.Jika biasanya kecepatan bisa sampai 60 kilometer per jam,kini hanya diperbolehkan 10 kilometer per jalam saja.

Selain itu masinis juga dilarang menginjak rem jika melewati jalur berbahaya tersebut. Dikhawatirkan percikan api dari rem dapat menyulut gas yang berada di sekitar kawasan lumpur tersebut. “Penumpang juga kita imbau tidak merokok dan membuang puntung rokok di jalur itu,”kata dia. (deny bachtiar)

Silver Arrows
January 14th, 2011, 03:17 AM
Ga ada kabar ya, pak beye dateng kan hari ini ke sidoarjo, apa ada proyek2 baru di sda ??
dimas ??

dimasputra
January 14th, 2011, 05:34 AM
^^ ada proyek blkg perpustakaan Umsida kampus I..

sbyctzn
January 21st, 2011, 06:01 PM
Pembebasan Lahan Arteri Porong Selambatnya Februari
Friday, 21 January 2011 17:25

Surabaya,* Bhirawa Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan arteri Porong-Kejapanan-Gempol ditargetkan rampung selambat-lambatnya bulan Februari 2011. "Februari nanti semua proses pembebasan lahan sudah harus rampung karena pada bulan tersebut pembangunan jalan arteri sudah harus dimulai," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, kepada Antara di Surabaya, Kamis (20/1) malam. Ia mengaku mendapat perintah dari Wakil Presiden Boedionoagar jalan arteri Porong-Kejapanan-Gempol itu sudah bisa dimanfaatkan untuk umum pada 17 Agustus 2011. "Kami diberi waktu enam bulan untuk merealisasikan pembangunan jalan arteri itu. Dalam perhitungan kami, Februari sudah harus mulai dibangun sehingga pada 17 Agustus 2011 sudah bisa dimanfaatkan," katanya saat ditemui di Gedung Negara Grahadi itu. Sebelumnya, Gubernur Soekarwo mengadakan pertemuan dengan pihak Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Bupati Sidoarjo, Wakil Bupati Pasuruan, dan sejumlahpejabat teras Pemprov Jatim untuk mematangkan rencana pembangunan jalan arteri itu. Dalam rapat di Grahadi itu, gubernur mendapatkan penjelasan bahwa hingga saat ini lahan yang sudah dibebaskan mencapai 83,20 persen dari total kebutuhan lahan untuk jalan arteri seluas 123,77 hektare. Lahan yang dibutuhkan itu tersebar di Kabupaten Sidoarjo seluas 99,62 hektare dan di Kabupaten Pasuruan seluas 21,70 hektare, ditambah cadangan lahan tersisa 2,45 hektare. Lahan yang terbebaskan di Kabupaten Sidoarjo hingga kini sudah mencapai 89,64 persen, sedangkan di Kabupaten Pasuruan baru mencapai 50,11 persen. "Untuk di Kabupaten Sidoarjo, bupatinya sudah siap melakukan konsinyasi, sedangkan di Kabupaten Pasuruan, kami meminta agar wabup terus melakukan pendekatan dengan warga," kata gubernur. Jalan arteri Porong-Kejapanan-Gempol sangat diperlukan untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Porong sebagai jalur utama yang menghubungkan Surabaya dengan Malangdan Pasuruan. Selain jalan arteri, pemerintah juga mengupayakan relokasi jalan tol ruas Porong-Gempol akibat jalan tol lama terdampak semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas sejak 2006. [@.iib]

http://www.harianbhirawa.co.id/demo-section/berita-terkini/23502-pembebasan-lahan-arteri-porong-selambatnya-februari

eelhasan
January 22nd, 2011, 07:51 PM
Newbie,, asli Mojokerto merantau di Jakarta

ada yg bisa ngasih update tol sumo?

dimasputra
January 24th, 2011, 02:44 PM
^^ ada di thread Surabaya Projects.. just check ;)

eelhasan
January 27th, 2011, 04:08 PM
delete

eelhasan
January 27th, 2011, 04:11 PM
Sekedar sumbang saran, Mojokerto butuh pengembangan infrastruktur berikut untuk menjadi kota yang lebih maju.
1. Fly over perempatan kenanten (bypass terminal) biar nggak macet n ruwet
2. Perguruan Tinggi Negeri
Mahasiswa Stikes/Poltekkes di Mojokerto kebanyakan dari luar kota, alangkah baiknya kalo kita punya perguruan tinggi negeri sendiri. Tentu program studinya harus sesuai dgn kebutuhan warga mojokerto, ex: teknik khususnya teknik industri, pertanian, pariwisata, keperawatan/kebidanan dll
3. Penyelesaian Tol Surabaya - Mojokerto
4. Penyelesaian Tol Mojokerto - Kertosono
5. Pengembangan Kawasan Industri Ngoro, secara masih banyak lahan di kawasan tsb yang belum dimanfaatkan
6. Pasar tradisional yg bersih dan nyaman (Puspa Agro bisa jadi contoh)
7. Hotel yang bagus di tengah kota (bintang 3 atau 4 udah cukup)
8. Pedestrian yg nyaman bagi pejalan kaki di jalan2 utama seperti Jl Majapahit, Jl Bhayangkara, Jl Pahlawan, Jl Gajah Mada, Jl Empu Nala
9. Angkutan langsung ke Bandara Juanda (mungkin bisa mencontoh konsep angkutan khusus bandara di Bintaro atau Serpong)

Dari mana anggarannya?
Hmmm,, Mojokerto harus mau meniru Lamongan yang visioner.
Kalau kreatif, pasti ada jalan.

hermawan
January 28th, 2011, 02:26 AM
^^
Keliatannya yang paling bisa direalisir dalam waktu dekat point no. 9 semacam bis dari Bandara - Mojokerto:)

eelhasan
January 28th, 2011, 06:06 AM
^^
Keliatannya yang paling bisa direalisir dalam waktu dekat point no. 9 semacam bis dari Bandara - Mojokerto:)

iya,,, kayaknya itu yang paling mungkin

sbyctzn
January 28th, 2011, 06:44 AM
Kalau yang dibicarakan kota Mojokerto, IMO tidak bisa berkembang terlalu pesat.
Kalau kabupaten Mojokerto masih sangat bisa berkembang banyak, termasuk Ngoro Industrial Persada itu ada di kabupaten Mojokerto.
Untuk kota Mojokerto, sangat kurang potensinya.
Mulai saya sejak kecil sampai sekarang tidak ada perubahan berarti.
Soalnya memang kecil atau sempit wilayahnya.
Dan Walikota pun sepertinya kurang ada gebrakan yang luar biasa untuk mengembangkan kota mojokerto, terakhir saya tau perkembangan industri UKM di kota Mojokerto sangat pesat perkembangannya...
Tapi di wujud pembangunannya tidak terasa sama sekali.

hermawan
January 28th, 2011, 08:05 AM
Sebenarnya karena luas Kota Mojokerto itu kecil, maka
hubungan dengan tetangganya Kabupaten Mojokerto itu sudah seperti ikan dan airnya.....jadi saling membutuhkan.......
Misalnya, kalo industri di kab berkembang, pengaruhnya akan bisa mendorong berkembangnya hotel, restoran, mal/plaza, sekolah, pusat rekreasi dll di Kota Mojokerto sehingga kota Mojokerto juga ikut berkembang

Sama juga di level provinsi...
kalo daerah/kawasan di Jatim seperti Madura, Malang, Gerbangkertosusilo, Kediri, Madiun Besuki, Banyuwangi, dll maju, akan mendorong perkembangan Surabaya bertambah besar, karena surabaya merupakan 'gateway' Jatim berhubungan dengan daerah lain di indonesia, bahkan di luar negeri

Sebaliknya, Surabaya bisa juga menularkan 'kemakmurannya' pada daerah2 tetangga melalui aktifitas2 bisnisnya yang perlu ruang untuk berkembang ke sekitar (sekarang khan sudah terjadi).
Misalnya : Malang setiap 'weekend' sudah dipenuhi orang Surabaya untuk libur, Taman Dayu untuk istirahat dll


Jadi Kota Mojokerto tetap akan berkembang sesuai karakteristiknya sebagai kawasan perkotaan yang berkembang pada bisnis jasa:cheers:

sbyctzn
January 28th, 2011, 12:27 PM
^^
sory2 mas heri, maksudnya bukan kurang potensinya, kurang greget perkembangan pembangunannya...
Regards...

hermawan
January 28th, 2011, 02:25 PM
^^
hehehe...nggak ada yang salah koq mas Angga....
cuman beda sudut pandang he.he.he, dan itupun nggak ekstrim alias tipis:)
kadang memang kepikir juga bgitu.....
karena wilayahnya kecil, Kota Mojokerto agak sulit berkembang.
mau bangun terminal, pasar, rs dll, lahan sudah habis
Oleh karena itu Pemkot perlu berkolaborasi dengan tetangga2nya dalam konsep pengembangan Gerbangkoertosusila

Yang lebih prioritas menurut saya, karena wilayahnya kecil, pemkot perlu mengendalikan jumlah penduduk dan menata kotanya sebaik mungkin....
sedang pengembangan dalam skala besar bisa dilakukan di kabupaten..

Pengalaman seperti Jakarta dst jangan ditiru, kota2 pinggiran tumbuh tidak terkendali sehingga kondisinya lebih buruk dari induknya Jakarta

Soal kurang greget, ya mungkin terkait gaya kepemimpinan lokal...
he..he..he..
Thx

eelhasan
January 28th, 2011, 05:45 PM
delete

eelhasan
January 28th, 2011, 05:46 PM
Setuju sama Mas Angga, 10 tahun lalu saya pindah ke mojokerto kalau dibandingin sekarang nyaris nggak ada perubahan apa2.
Trus Bupati ma Walikota selama ini ngapain aja? Ayo bangkit Pak! anda dipilih bukan hanya untuk mengerjakan tugas2 clerical aja!
jadi iri sama Lamongan, Batu, Kediri dan daerah2 lain yg walikota/bupatinya benar2 visioner

Kalau masalah luas, dengan luas yang hanya 16 km2, Kota Mojokerto memang terlalu kecil,,
Dulu pernah ada wacana penambahan luas wilayah Kota dengan memasukkan beberapa desa/kelurahan di kecamatan yang berbatasan (sooko, puri) tapi nggak tau sekarang nggak ada kabarnya lagi

sbyctzn
January 28th, 2011, 06:11 PM
Infrastruktur tidak ada perubahan berarti, by pass aja mulai saya SMP sampai sekarang ya gitu2 aja cuman 1 jalur.
Padahal itu jalur vital banget...
Yang paling mencolok ya deretan ruko di dekat persimpangan radar mojokerto yang ada waterparknya juga.
Trus ada departent store di tengah kota, dekat alun2.
Selain itu sekarang di by pass dekat terminal mulai muncul beberapa perumahan dan restoran.
Trus dari pemkot, baru saja membangun RSUD yang lumayan masif dan besar jika dibandingkan kabupaten atau kota lain.
Selain itu?
Hmmm... Masih minim prestasi pemkot wujud pembangunannya.
Jalan di tengah kota banyak yang rusak bergelombang, tata kota yang amburadul dan semrawut, alun2 yang tidak tertata, dll....
Visi pemkot tidak jelas... Target pembangunan pun tidak bisa diukur.

Harapannya untuk bangkit cuma 2, tol sumokerto (sby-mjkt-ktsn) dan visi walikota harus jelas.

eelhasan
January 28th, 2011, 06:37 PM
Kalau di kabupaten lebih miris lagi,,
Kawasan indutri ngoro? kyknya Intiland yg lebih aktif, Pemkab tinggal manggut2 aja
Pacet dan Trawas? dengan modal pemandangan alam yg bagus seharusnya Pemkab berinisiatif membangun theme park semacam Jatim Park (tentu dengan skala yg lebih kecil)

Yg lebih penting, kapan ibukota kabupaten benar2 pindah ke Mojosari?
masak cuma polresnya aja yg pindah

sbyctzn
January 28th, 2011, 06:55 PM
^^
seingat saya di daerah pacet, (jalan menuju pacet, kalau dari mojosari) itu ada mini theme park yang ada kebun binatangnya.
Lupa namanya...
Mas eelhasan ingat namanya apa?
Pokoknya ada mini mini gitu.
Sebenarnya pacet ini sangat potensial buat pariwisata, sekali lagi... Tidak pemkab tidak pemkot sama aja, infrastruktur tidak mendapat perhatian serius.
Jalan akses menuju pacet amburadul dan sempit.
Padahal infrastruktur jalan akses itu vitalnya luar biasa untuk menggenjot dunia pariwisata.
Selain akan menarik pengunjung juga akan menarik investor.

Sangat miris jika kita lewat daerah pacet trus diteruskan lewat hutan lindung Soeryo dan tembus cangar, perbedaan akan sangat terasa...
Begitu masuk cangar (kota batu), infrastruktur jalan sangat serius diperhatikan pemkot batu, nah bagaimana dengan pemkab mojokerto dengan pacetnya?
Hmmmm.... Menyedihkan.
Sepertinya pemkab mojokerto membangun ala kadarnya, tidak ada upaya menggenjot potensi.
Hanya satu kuncinya IMO, perbaiki infrastruktur pendukung pariwisata.

eelhasan
January 28th, 2011, 07:41 PM
Oh iya Pacet Mini Park,, tapi saya belum pernah kesana

Jalan ke Pacet dan trawas memang sempit dan menanjak,,
naek motor kalau gak mengenal medan bisa ngos2an mesinnya

Banyak obyek wisata di Mojokerto tp promosinya kurang (atau nggak ada?)

Masak setiap saya bilang ke teman2 kalau saya dari Mojokerto, reaksinya kebanyakan
"oh yang ada manusia purbanya ya, mojokertensis"
Kalau saya bilang Mojokerto dulu pusat Kerajaan Majapahit banyak yg nggak percaya

Wah Dinas Pariwisata perlu dipertanyakan kinerjanya nih..

hermawan
January 29th, 2011, 06:30 AM
@sbyctzn :
Waduh sorry mas Angga, soal diskusi kemarin malam, setelah saya baca2 secara teliti, nggak nyambung juga saya ya...
maklum, capek, ngantuk tapi masih maksain buka2 SSCI......
Memang mengelola daerah yang kecil (16 km2) susahnya setengah mati...apalagi potensi daerahnya minim
dibutuhkan kreativitas yang luar biasa dari seorang Walkot untuk menaikan PAD.
Kalo berdasar info mas Hasan, Kota Mojokerto mau diperluas, memang bagus juga,
Tapi kab. Mojokerto juga kecil, jadi kalo wilayahnya diminta kota, Kabupatennya jadi tambah kecil juga.....ha..ha..ha..
gimana kalau digabung dulu, baru dipisah dua menjadi Kota Mojokerto Barat + Timur...

sbyctzn
January 29th, 2011, 09:13 AM
^^
hehehe nggak juga kok mas, nyambung aja...
Saya buktinya juga paham dan meralat postingan saya.
Aslinya ya benar seperti opini sampean mas heri, sebenarnya jika wilayah hinterlan Kota Mojokerto yaitu Kabupaten Mojokerto bisa maju pesat industrinya yang maju juga imbasnya kota mojokerto, cuman berdasar sepengamatan saya, industri kabupaten Mojokerto itu bukan cenderung sebagai hinterlandnya Kota Mojokerto tapi ke Kota Surabaya.
Jadi ya percuma dan tidak maksimal kota mojokerto itu menjadi sebuah kota administratif.

Beda kasusnya seperti kota Madiun, sebagai pusat dari hinterland Ponorogo, Ngawi, Magetan, dan sekitarnya (aka wilayah mataraman), kemudian kota Kediri sebagai hinterland Nganjuk, Tulungagung, dan sekitarnya (masih di wilayah mataraman), kemudian berturut-turut Malang dan Kota Batu.
Kalau kota Batu memang potensinya besar jadi memang layak jadi wilayah administratif berdiri sendiri.
Sebenarnya Kota Jember juga bisa menjadi pusat hinterland sekitar Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang (aka wilayah tapal kuda)
cuman kalau tidak salah dulu memang pernah jadi administratif sendiri ya tapi terus tidak tau kenapa kok dilebur lagi sama kabupaten Jember. CMIIW.
Sedang kota Blitar kasusnya sebelas dua belas sama kota Mojokerto.

Dari beberapa kota administratif di Jatim, yang bisa berkembang efektif ya cuman Malang, Madiun, dan Kediri.
Kota Blitar dan Kota Mojokerto IMO terkesan dipaksakan.
Alasannya, kedua kota itu sudah menjadi hinterland dari kota administratif lainnya.
Kota Blitar itu sudah jadi hinterland nya Kota Malang, sedang Kota Mojokerto sudah jadi hinterland nya Kota Surabaya.

Seperti Kabupaten Mojokerto itu wilayah Industrinya yang berkembang pesat ya di sekitar perbatasan Sidoarjo dan menjadi hinterland Kota Surabaya, malah bukan mendekati Kota Mojokerto.
Hasilnya dampak baik yang diharapkan agar kota Mojokerto merasakan efek industri dari kabupaten Mojokerto tidak bekerja sama sekali.
Apalagi nanti tol Sumo jadi, ya sudah....
Dengan keadaan kota Mojokerto yang sudah padat dan wilayah sempit, saya bisa pastikan sampai 10 tahun kedepan ya tidak akan ada perkembangan berarti, paling pol ya proyek2 pemkot dari APBD (apa pemkot mau selamanya PAD nya ya segitu-gitu aja? Kalau PAD nya kecil apa yang mau dibangun).

So? IMO mending kedua kota itu dilebur aja ke kabupatennya.
Hmmm... Tapi semumet-mumetnya kita memikirkan yang terbaik untuk perkembangan dan pembangunan daerah kita, ya tetap musnah di tangan POLITIK.
Di sudut pandang kita bisa menjadi solusi baik, tapi di sudut pandang legislatif dan eksekutif apa yang kita pikirkan menjadi bencana bagi mereka.

dimasputra
January 29th, 2011, 03:20 PM
at least di Mojokerto sudah ada Carrefour.. hoho
dan di sekitar Carrefour Mojokerto masih banyak lahan kosong berupa sawah..
why don't they make business district there? -_-
#sorryasalnyambunghoho v^.^

sbyctzn
January 29th, 2011, 03:38 PM
Lah? Carrefour?
Memangnya sudah jadi?
Dimana yak dim?
Kok gak pernah ketemu saya?

dimasputra
January 29th, 2011, 04:25 PM
^^ dulu udah saya post kok.
sygnya ga kejepret full, soalnya saya duduk di bagian seberangnya jendela yg menghadap lgsg Carrefour - di kereta api.. :tongue2:
ini dia
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC02288.jpg

jadi di kota Mojokerto ada jalan 4 lajur yg sebelahnya rel kereta api,.. di situlah Carrefour
di gambar, di kanan Carrefour masih banyak lahan kosong berupa sawah..

eelhasan
January 29th, 2011, 05:58 PM
[QUOTE=dimasputra;71609331]^^ dulu udah saya post kok.
sygnya ga kejepret full, soalnya saya duduk di bagian seberangnya jendela yg menghadap lgsg Carrefour - di kereta api.. :tongue2:
ini dia
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC02288.jpg

Di Jalan Benteng Pancasila,,

sbyctzn
January 29th, 2011, 06:34 PM
@eelhasan:
jalan benteng pancasila itu apa dari selatan perempatan sebelum kantor walikota menuju ke timur itu kah?
Wah ya pantesan, saya jarang lewat situ.
Perasaan jalan benteng pancasila itu kecil ya?

eelhasan
January 29th, 2011, 07:51 PM
@eelhasan:
jalan benteng pancasila itu apa dari selatan perempatan sebelum kantor walikota menuju ke timur itu kah?
Wah ya pantesan, saya jarang lewat situ.
Perasaan jalan benteng pancasila itu kecil ya?

Iya perempatan sebelum kantor walikota trus ke kanan tapi sekarang nggak boleh belok langsung.
Lurus sama Jl Bhayangkara dan stasiun, jadi memang dekat rel
Jalannya 4 lajur,,
kalau minggu pagi berubah jadi pasar kaget, kendaraan bermotor nggak boleh lewat situ (tapi banyak motor yg nyelonong juga)

hermawan
January 31st, 2011, 09:02 AM
Oleh Yuristiarso Hidayat

Published On: 31 January 2011

SURABAYA: Pemprov Jawa Timur mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk membangun flyover menuju fasilitas Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) .

Keberadaan flyover diperlukan untuk mempermudah mengakses pasar induk terbesar di Indonesia tersebut, menyusul rencana PT Jatim Graha Utama sebagai pengelola Puspa Agro untuk melakukan kerja sama dengan pebisnis asing, salah satunya dari China.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan Puspa Agro perlu ditunjang prasarana dan sarana yang memadai, apalagi pasar induk itu kemajuannya kini cukup menggembirakan.

"Kalau untuk fasilitas kebutuhan di dalam pasar induk [Puspa Agro] tidak ada masalah karena telah menjadi kewajiban PT JGU [Jatim Grha Utama]. Kini yang perlu dipikirkan terkait jalan akses yang memadai, Pemprov tengah mengusulkan ke pusat untuk membangun flyover menuju Puspa Agro sehingga aksesnya bisa lebih mudah," kata Soekarwo kepada Bisnis, hari ini.

Gubernur Jatim itu berharap agar proyek flyover bisa segera dikerjakan tahun ini.

"Harapannya, flyover bisa dimulai pengerjaannya pada pertengahan 2011 dan rampung pada 2012. Dananya dari APBN, detail teknisnya masih dibicarakan termasuk dananya," ujarnya.

Direktur Utama PT JGU Erlangga Satriagung membenarkan bila Puspa Agro membutuhkan akses jalan yang memadai sebagai sarana angkutan barang serta komoditas yang akan dipasarkan di fasilitasnya.

"Gagasan flyover akan sangat mendukung perkembangan Puspa Agro, manajemen sangat mendukung penuh rencana itu," kata Erlangga.

Erlangga menjelaskan pihaknya kini tengah menjajaki hubungan dagang dengan pebisnis asal China, karena ada sejumlah komoditas Jatim yang sangat diminati di China.

"China adalah pasar ekspor yang sangat potensial bagi Jatim, bahkan komoditas jahe dan kaki ayam sangat luas pasarnya dan diminati di negara itu. Manajemen JGU berminat melakukan kerja sama dengan kalangan pebisnis China guna memperkuat jaringan pasar Puspa Agro," jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya pada Februari 2011 akan melakukan pembicaraan khusus dengan pebisnis China untuk merealisasikan kerja sama perdagangan tersebut.

"Februari 2011 akan ada pembicaraan antara manajemen Puspa Agro dengan pebisnis China. Timnya sudah dibentuk. Khusus untuk potensi kaki ayam, awal Januari lalu, pelaku usaha China yang berminat sempat datang ke Puspa Agro. Intinya, China butuh kaki ayam sebanyak-banyaknya untuk produk pangan dan jamu," tegasnya.

Data yang dihimpun Bisnis menunjukkan Puspa Agro yang terletak di sidoarjo, Jatim, merupakan pasar induk komoditas agro terbesar di Indonesia dengan luas lahan 50 hektare. Puspa Agro akan memiliki tujuh los bangunan dengan jumlah stan sebanyak 5.000 unit.

Komoditas yang dipasarkan bervariasi mulai dari beras, aneka palawija, perkebunan, bunga dan tanaman hias, daging segar serta produk dan hasil perikanan. Total investasi proyek itu mencapai Rp638 miliar dengan biaya lahan Rp200 miliar. (er)

sumber : www.bisnis.com

Bagus nih, pasar induk strategis seperti ini, lingkungannya harus ditata sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kemacetan :okay::okay::okay::okay:

sbyctzn
January 31st, 2011, 11:06 AM
^^
flyover yang dimaksud untuk mengelevasi jalan yang mana yah?
Apa dari tol menuju Puspa Agro?
Perasaan tidak persimpangan jalan yang perlu dibuat flyover.
Yang logis dan urgent menurut saya bukan flyover, tapi pelebaran jalan akses dari arteri sby-mjkt (pertigaan kletek) menuju puspa agro.

nick_1212
February 13th, 2011, 11:43 PM
bakal lebih besar dari ponorogo dan malang?

Bupati Bangun Kantor Baru


MOJOKERTO(SINDO) - Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa berancang-ancang memindahkan kantornya. Sejumlah kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan kantor bupati pun ikut diboyong.

Mustofa beralasan,kantor yang sekarang dipakai sudah tak representatif. Karena itu, saat ini dia telah memerintahkan pembebasan lahan seluas 40 hektare untuk areal kantor baru. Lokasi tersebut merupakan tanah milik Kementrian Pertanian di Jalan Raya Pekukuhan, Kecamatan Mojosari. Saat ini, lahan tersebut masih berupa lahan pertanian (sawah). “Saya pikir lokasi itulah yang paling tepat untuk dipilih.Luasnya cukup untu menampung semua kantor SKP,”terang Mustofa. Menurut dia kantor baru ini bakal didesain betingkat 10 lantai. Lahan seluas itu akan dimanfaatkan secara keseluruhan untuk bangunan dan berbagai fasilitas umum dan pemerintahan. “Dengan areal parkir luas di depan. PNS yang akan ke kantor, harus jalan kaki dulu,”katanya. Anggaran yang diperkirakan untuk mencukupi proyek “boyongan” ini cukup fantastis.Pada tahap awal diperkirakan butuh Rp13 miliar.

Tapi Mustofa tak merinci untuk apa saja anggaran sebesar itu.“Kita akan mengajukan ke Kementrian Dalam Negeri dan yakin ini akan disetujui,”ujar Mustofa. Keinginan untuk memboyong total kantor bupati dan beberapa SKPD lainnya itu salah satunya dilatarbelakangi wilayah administratif. Sejak berdiri kantor bupati Mojokerto berada di wilayah Kota Mojokerto.Alasan lain yaitu,penggabungan beberapa SKPD menjadi satu dinas, ruangan kantor juga harus disesuaikan. “Tahun 2012 proyek ini harus jalan. Saya kira waktu setahun cukuplah,” katanya. Selain kantor bupati, tahun ini gedung DPRD Kabupaten Mojokerto juga sudah dipindah ke Jalan Raya Randubangu, Kecamatan Mojosari. Lokasinya satu jalur dengan rencana lokasi kantor bupati yang baru.

Dua lokasi pimpinan eksekutif dan legislatif itu hanya berjarak sekitar 1 kilometer. “Tahun ini (gedung) dewan selesai,” pungkasnya. Ketua Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD Kabupaten Mojokerto Khusairin menegaskan, tahun ini gedung dewan memang akan dipindah ke lokasi yang sudah dipilih. Menurutnya, seharusnya memang kantor pemerintahan Kabupaten Mojokerto berada di wilayah sendiri. Ada banyak hal kata dia, yang menjadi pertimbangan. “Kantor Pemkab Mojokerto, ya harus berada di wilayah kabupaten.Agar admisitrasinya juga tertata,” terang Khusairin. Selain itu kata dia, wilayah kabupaten juga tengah membidik Kecamatan Mojosari menjadi ibu kota. Lantaran itu juga, saat ini sudah banyak kantor SKPD yang dipindah ke Mojosari. “Dan memang seharusnya, kantor bupati juga ada di sana (Mojosari).

Kami setuju saja,”tambahnya. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan kepada eksekutif untuk membuat perencanaan yang matang. Terutama dalam hal penganggaran. Besarnya anggaran untuk proyek ini tambah Khusairin, jangan sampai membebani APBD.“Perencanaan harus tepat. Jangan sampai terlalu banyak menyedot APBD.Dan jika perlu, anggaran untuk ini dianggarkan bertahap,” cetusnya. (tritus julan)

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/381554/

Silver Arrows
February 14th, 2011, 01:33 AM
^^
denger di radio kawan, kota moker bakal menambah 2 kecamatan lagi. karena sekarang kan cuman 2 kecamatan dan katanya ada aturan kl kota itu minimal 4 kecamatan, gitu
cmiiw...

sbyctzn
February 14th, 2011, 02:13 AM
WAOW!
Mojosari akan semakin kinclong nih....
Bisa-bisa kota Mojokerto akan disalip perkembangannya oleh kota Mojosari (ibukota Kab. Mojokerto)

sedikit demi sedikit semua diboyong ke Mojosari, terminal juga sudah, bentar lagi jadi gedung DPRD, dan yang akan datang tower pemkab 10 lantai...
Akan menyamai Ponorogo dan kab Malang.

nick_1212
February 14th, 2011, 03:45 AM
WAOW!
Mojosari akan semakin kinclong nih....
Bisa-bisa kota Mojokerto akan disalip perkembangannya oleh kota Mojosari (ibukota Kab. Mojokerto)

sedikit demi sedikit semua diboyong ke Mojosari, terminal juga sudah, bentar lagi jadi gedung DPRD, dan yang akan datang tower pemkab 10 lantai...
Akan menyamai Ponorogo dan kab Malang.

melebihi kayaknya :D
Mojosari itu sudah resmi ibukota atau masih calon?

siap-siap neh kota mojokerto kesalip sama mojosari, jaringan jalan disana sudah sangat bagus, outer ring roadnya sudah ada.. terminalnya sudah jadi..
jalan SBY-mojosari pun sudah lebar dan mulus..

kota MJK cepet-cepet segera menaturalisasi 2 kecamatan kabupaten MJK neh,, luas kota MJK memang secuil... kecil sekali...

sbyctzn
February 14th, 2011, 08:28 AM
melebihi kayaknya :D
Mojosari itu sudah resmi ibukota atau masih calon?

siap-siap neh kota mojokerto kesalip sama mojosari, jaringan jalan disana sudah sangat bagus, outer ring roadnya sudah ada.. terminalnya sudah jadi..
jalan SBY-mojosari pun sudah lebar dan mulus..

kota MJK cepet-cepet segera menaturalisasi 2 kecamatan kabupaten MJK neh,, luas kota MJK memang secuil... kecil sekali...

setau saya sudah resmi ya...
Seperti Kepanjen (Malang)
Kraksaan (Probolinggo)
Bangil (Pasuruan)
Caruban (Madiun)

yang Kediri nanggung... Belum pindah kayaknya, katanya mau pindah ke Pare tapi malah bangun simpang lima gumul buat pusat pemerintah yang jaraknya mepet sama kota Kediri, seperti tidak pindah.

Selain daerah itu, tidak ada yang pindah, Blitar belum pindah setau saya.

eelhasan
February 14th, 2011, 10:33 AM
bakal lebih besar dari ponorogo dan malang?

Bupati Bangun Kantor Baru


MOJOKERTO(SINDO) - Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa berancang-ancang memindahkan kantornya. Sejumlah kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan kantor bupati pun ikut diboyong.

Mustofa beralasan,kantor yang sekarang dipakai sudah tak representatif. Karena itu, saat ini dia telah memerintahkan pembebasan lahan seluas 40 hektare untuk areal kantor baru. Lokasi tersebut merupakan tanah milik Kementrian Pertanian di Jalan Raya Pekukuhan, Kecamatan Mojosari. Saat ini, lahan tersebut masih berupa lahan pertanian (sawah). “Saya pikir lokasi itulah yang paling tepat untuk dipilih.Luasnya cukup untu menampung semua kantor SKP,”terang Mustofa. Menurut dia kantor baru ini bakal didesain betingkat 10 lantai. Lahan seluas itu akan dimanfaatkan secara keseluruhan untuk bangunan dan berbagai fasilitas umum dan pemerintahan. “Dengan areal parkir luas di depan. PNS yang akan ke kantor, harus jalan kaki dulu,”katanya. Anggaran yang diperkirakan untuk mencukupi proyek “boyongan” ini cukup fantastis.Pada tahap awal diperkirakan butuh Rp13 miliar.

Tapi Mustofa tak merinci untuk apa saja anggaran sebesar itu.“Kita akan mengajukan ke Kementrian Dalam Negeri dan yakin ini akan disetujui,”ujar Mustofa. Keinginan untuk memboyong total kantor bupati dan beberapa SKPD lainnya itu salah satunya dilatarbelakangi wilayah administratif. Sejak berdiri kantor bupati Mojokerto berada di wilayah Kota Mojokerto.Alasan lain yaitu,penggabungan beberapa SKPD menjadi satu dinas, ruangan kantor juga harus disesuaikan. “Tahun 2012 proyek ini harus jalan. Saya kira waktu setahun cukuplah,” katanya. Selain kantor bupati, tahun ini gedung DPRD Kabupaten Mojokerto juga sudah dipindah ke Jalan Raya Randubangu, Kecamatan Mojosari. Lokasinya satu jalur dengan rencana lokasi kantor bupati yang baru.

Dua lokasi pimpinan eksekutif dan legislatif itu hanya berjarak sekitar 1 kilometer. “Tahun ini (gedung) dewan selesai,” pungkasnya. Ketua Komisi A (Hukum dan Pemerintahan) DPRD Kabupaten Mojokerto Khusairin menegaskan, tahun ini gedung dewan memang akan dipindah ke lokasi yang sudah dipilih. Menurutnya, seharusnya memang kantor pemerintahan Kabupaten Mojokerto berada di wilayah sendiri. Ada banyak hal kata dia, yang menjadi pertimbangan. “Kantor Pemkab Mojokerto, ya harus berada di wilayah kabupaten.Agar admisitrasinya juga tertata,” terang Khusairin. Selain itu kata dia, wilayah kabupaten juga tengah membidik Kecamatan Mojosari menjadi ibu kota. Lantaran itu juga, saat ini sudah banyak kantor SKPD yang dipindah ke Mojosari. “Dan memang seharusnya, kantor bupati juga ada di sana (Mojosari).

Kami setuju saja,”tambahnya. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan kepada eksekutif untuk membuat perencanaan yang matang. Terutama dalam hal penganggaran. Besarnya anggaran untuk proyek ini tambah Khusairin, jangan sampai membebani APBD.“Perencanaan harus tepat. Jangan sampai terlalu banyak menyedot APBD.Dan jika perlu, anggaran untuk ini dianggarkan bertahap,” cetusnya. (tritus julan)

source: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/381554/

Nah,,, ini berita yg ditunggu2
Mojosari harus segera jadi ibukota kabupaten secara de facto dan de jure

aset2 pemkab yg berada di wilayah kota (kantor pemkab dan DPRD) bisa dialihkan menjadi kawasan komersial seperti mall atau hotel

eelhasan
February 14th, 2011, 10:53 AM
^^
denger di radio kawan, kota moker bakal menambah 2 kecamatan lagi. karena sekarang kan cuman 2 kecamatan dan katanya ada aturan kl kota itu minimal 4 kecamatan, gitu
cmiiw...

kalau ditambah 2 kecamatan lagi yang paling pas kayaknya sooko dan puri,,
ada KPP, Pengadilan Negeri, SMA favorit dan beberapa fasilitas lainnya

dimasputra
February 14th, 2011, 01:50 PM
-dp-

dimasputra
February 14th, 2011, 01:52 PM
^^ wow, 10 floors for govt office is very gooood for MJK!!
juga tertulis diberitanya -> "tahun ini (gedung) dewan selesai"
ada yg punya fotonya??

Silver Arrows
February 15th, 2011, 11:49 AM
kalau ditambah 2 kecamatan lagi yang paling pas kayaknya sooko dan puri,,
ada KPP, Pengadilan Negeri, SMA favorit dan beberapa fasilitas lainnya

iya kayaknya 2 kecamatan itu cuman mau sebut takut salah:lol:

KPP tuh apa ya ?

dimasputra
February 15th, 2011, 12:42 PM
^^ Kantor Pajak Pratama?

anyway, flyover di Tenggulunan, Sidoarjo (perlintasan rel baru Sidoarjo-Tarik) ditolak warga.. -___-" alhasil, pekerjaan distop, material diambil, tiang pancang yg udah ditanam dipatahin lagi.. -________________-"

eelhasan
February 15th, 2011, 01:25 PM
iya kayaknya 2 kecamatan itu cuman mau sebut takut salah:lol:

KPP tuh apa ya ?

Kantor Pelayanan Pajak,,
jenisnya mcm2 ada KPP Pratama, KPP Madya, KPP WP besar

Silver Arrows
February 16th, 2011, 02:22 PM
^^ Kantor Pajak Pratama?

anyway, flyover di Tenggulunan, Sidoarjo (perlintasan rel baru Sidoarjo-Tarik) ditolak warga.. -___-" alhasil, pekerjaan distop, material diambil, tiang pancang yg udah ditanam dipatahin lagi.. -________________-"

alasan warga apa dim ? :ohno:

Kantor Pelayanan Pajak,,
jenisnya mcm2 ada KPP Pratama, KPP Madya, KPP WP besar

oh, jadi di mojosari sudah ada KPP ya ? berarti indikasi bagus tuh perekonomiannya :cheers:

dimasputra
February 16th, 2011, 02:58 PM
alasan warga apa dim ? :ohno:

masalah pembayaran tanah yg belum tuntas..
sama ketakutan warga yg punya usaha di sekitar situ setelah 'dilompati' fly over nantinya.. -__________________-"
di TKP sendiri yg namanya material dan alat berat dah ga ada lagi, banyak spanduk penolakan fly over, sama perlintasan rel dipasang palang pintu kayu.. -___________-" alamak!

kapan hari lewat tol, tengok KNV, ada yg lagi mancang2 tuh.. apa ya???

eelhasan
February 16th, 2011, 03:34 PM
oh, jadi di mojosari sudah ada KPP ya ? berarti indikasi bagus tuh perekonomiannya :cheers:

di Mojosari blm ada KPP,,
KPP Mojokerto di Sooko

eelhasan
February 16th, 2011, 04:15 PM
masalah pembayaran tanah yg belum tuntas..
sama ketakutan warga yg punya usaha di sekitar situ setelah 'dilompati' fly over nantinya.. -__________________-"
di TKP sendiri yg namanya material dan alat berat dah ga ada lagi, banyak spanduk penolakan fly over, sama perlintasan rel dipasang palang pintu kayu.. -___________-" alamak!

kapan hari lewat tol, tengok KNV, ada yg lagi mancang2 tuh.. apa ya???

Semoga RUU atas Pengambilalihan Hak Atas Tanah untuk Kepentingan Publik segera dibahas dan disahkan agar dapat menjadi payung hukum pembebasan lahan

sbyctzn
February 21st, 2011, 05:11 AM
porong terkini :D

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/21022011/200211-01.jpg

sbyctzn
February 21st, 2011, 05:14 AM
halo kangdjo........ :D
TIARA JABON WAREHOUSE, Sidoarjo

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/21022011/200211-18.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/21022011/200211-16.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/21022011/200211-17.jpg

dimasputra
February 21st, 2011, 09:34 AM
^^ ooh, pergudangan toh. tapi kok tinggi? kantornya kali ya?

*------------------------------------------*

Puspa Agro, Sidoarjo - part1
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/PuspaAgroSidoarjo.jpg
Keterangan:
A, B, C, D, E : Los, yg terbaru D dan E
Le: Gedung Lelang
Gu: Gudang
Mas: Masjid
Rus: Rusunawa
TA: Tower Air

Gu, D, B, A
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03425.jpg

B, A
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03460.jpg

Le, D
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03456.jpg

C
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03459.jpg

E
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03457.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03468.jpg

dimasputra
February 21st, 2011, 09:39 AM
Puspa Agro, Sidoarjo - part2
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/PuspaAgroSidoarjo.jpg
Keterangan:
A, B, C, D, E : Los, yg terbaru D dan E
Le: Gedung Lelang
Gu: Gudang
Mas: Masjid
Rus: Rusunawa
TA: Tower Air

C, E
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03465.jpg

D, Le, C
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03461.jpg

TA, Rus
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC03469.jpg

sbyctzn
February 21st, 2011, 09:40 AM
^^
iya dim, perkantorannya kayaknya.
Dan anehnya itu gedung kok tidak kena KKOP yak?
Padahal sebelahan pas deket banget dengan Juanda

eelhasan
February 25th, 2011, 07:20 AM
Rel KA Sidoarjo -Tarik- Kertosono Dibangun

Sidoarjo (beritajatim.com) - Seiring dengan pembangunan relokasi rel KA Porong, jalur baru Sidoarjo-Tulangan-Tarik juga mulai digarap untuk jenis KA komuter.

Asisten manajer bidang eksternal DAOP VII PT KAI Heri Winarno menjelaskan rencananya akan dibuka jalur baru KA Komuter yang melewati kota Sidoarjo-Tulangan-Tarik hingga stasiun Kertosono dan Nganjuk. "Ini tak lain untuk melayani dan memenuhi kebutuhan masyakat,” ujarnya Kamis (24/2/2011).

Selama ini, lanjut dia, warga Sidoarjo bagian selatan yang akan naik KA bepergian menuju wilayah barat, seperti Mojokerto, Jombang dan Nganjuk, harus rela melewati Surabaya terlebih dahulu. ”Jika jalur ini terealisasi, pasti warga Sidoarjo tidak akan kerepotan lagi untuk pindah kereta," tandasnya.

Sebelumnya, PT KAI, pada awal bulan ini, sudah dilakukan dua kali ujicoba untuk melihat kelayakan rel KA tersebut. Yang pertama, kereta KRD berjalan dari stasiun Tarik hingga Sidoarjo. Sedangkan, ujicoba kedua dilakukan oleh kereta komuter dari arah sebaliknya.

"Kini tahap pembangunan pintu perlintasan dan sosialisasi terus dilakukan oleh PT KAI. Setelah semuanya siap, maka rel baru akan diserahkan ke Dirjen KA,” pungkas Heri.

gussinyo
February 25th, 2011, 09:12 AM
wah bagus tuh, biar gak muter2 lg

KangDjo
February 25th, 2011, 10:42 AM
[QUOTE=sbyctzn;73018567]halo kangdjo........ :D
TIARA JABON WAREHOUSE, Sidoarjo

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/21022011/200211-18.jpg

Wow...mantab bro, akhirnya ketemu, salut buat sbyctzn.

sbyctzn
February 25th, 2011, 11:39 AM
^^
sip kang, :D.
Berkat petunjuk yang Kangdjo bilang...

Silver Arrows
March 1st, 2011, 06:39 AM
ternyata sidoarjo masih on the list lippo, nih beritanya ...
(sorry kl ripos ...)

Dalam 3 Tahun, Lippo Karawaci akan Bangun 15 Mal Baru
JAKARTA- Pengembang properti terintegrasi dan operator mal di Indonesia PT Lippo Karawaci berencana membangun 15 mal baru di lokasi strategis di seluruh Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

"Sebanyak 15 mal baru itu akan dibangun di Jakarta, Bali, Surabaya, Medan dan Palembang," kata Chief Executive Officer (CEO) Divisi Retail Malls LPKR Michael Riady dalam siaran pers perusahaan itu di Jakarta, Senin.

Dengan tambahan 15 mal baru dalam tiga tahun ke depan itu berarti perusahaan akan mengoperasikan 50 mal dalam portofolionya pada 2016.

"Visi dari Divisi Retail Malls LPKR adalah memiliki 50 mal dalam portofolionya dalam 5 tahun ke depan. Untuk mencapai tujuan itu, kami menempatkan tim senior manajemen yang memiliki pengalaman global yang signifikan di bidang ritel untuk memberikan kepemimpinan yang diperlukan," katanya.

Michael menambahkan, pengembangan terbesar akan berlokasi di Jakarta dan Surabaya dengan 148 ribu meter persegi (m2) di The St Moritz Mall, 91 ribu m2 di Cempaka Putih, 79 ribu m2 di Kemang Village Mall, 69 ribu m2 mal ritel di Salemba, dan juga 61 ribu m2 di Surabaya Junction Mall.

Selain itu, lanjut dia, LPKR juga memiliki rencana membangun mal ritel seluas 33.300 m2 di Kuta, Bali dan kompleks ritel lainnya dengan luas 10 ribu - 50 ribu m2 di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Sidoarjo, Medan, Palembang, Bali dan Yogyakarta.

Ia mengatakan, Divisi Asset Management LPKR juga akan meningkatkan jumlah dana yang dikelola dari US$ 1,3 miliar menjadi US$ 3 miliar dalam tiga sampai lima tahun dan menjadikan pendapatan jasa terkait sebagai motor penggerak dalam strategi pertumbuhan LPKR.

"Dengan pengembangan 15 mal yang akan datang, LPKR akan menambah ruang ritel sewa seluas 570 ribu m2 ke pasar yang akan menciptakan peluang besar bagi peritel lokal maupun internasional untuk berkembang di Indonesia serta menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya," kata dia. (gor)

sbyctzn
March 1st, 2011, 07:40 AM
^^
@mas silver:
Apa ya mall di bundaran tol dekat GOR itu ya?

Silver Arrows
March 1st, 2011, 08:53 AM
^^
kayaknya iya mas, nunggu reda dulu tensinya, tp emang macet lo situ, dan pelebaran jalan masih belum dilanjut ... (ga tau berapa persil lagi yg katanya belum dibebaskan)
semoga lanjut, biar kita yang di sda bisa merasakan sensasi belanja dengan beberapa pilihan tempat....
(lebay yo...) :lol: :lol:

sbyctzn
March 1st, 2011, 09:00 AM
Namanya apa dulu mas?
GTS? Grand Town Square?
Hahaha Lippo memang suka lokasi di bundaran2 gitu, seperti logonya...
Di Surabaya ya Cito itu, calonnya lagi Surabaya Junction Mall, di bundaran satelit...
Ckckck jadi penasaran sama Lippo, kenapa sih suka banget sama lokasi di seputaran Roundabout...

dimasputra
March 1st, 2011, 11:58 AM
kalau LIPPO brhsl nyulap lhn di dpn pintu tol dimana yg aslinya lahan itu rth dan rawan macet, KEREN BGT DEH LIPPO!

dimasputra
March 1st, 2011, 01:18 PM
Sidoarjo Goes Blocks!
Rusunawa Bulusidokare - u/c ada penambahan gedung
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0282.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0284.jpg

Rusunawa di Sidoarjo
1. Rusunawa Bulusidokare - u/c ^^
2. Rusunawa Pucang - u/c
3. Rusunawa Kemiri - u/c (depan graha kuncara eksekutif)
4. Rusunawa Magersari - pp (sebelah SunCity)
5. Rusunawa Ngelom - completed
6. Rusunawa @ Puspa Agro, Sukodono - completed

dimasputra
March 1st, 2011, 01:22 PM
ternyata sidoarjo masih on the list lippo, nih beritanya ...
(sorry kl ripos ...)

Dalam 3 Tahun, Lippo Karawaci akan Bangun 15 Mal Baru
JAKARTA- Pengembang properti terintegrasi dan operator mal di Indonesia PT Lippo Karawaci berencana membangun 15 mal baru di lokasi strategis di seluruh Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

"Sebanyak 15 mal baru itu akan dibangun di Jakarta, Bali, Surabaya, Medan dan Palembang," kata Chief Executive Officer (CEO) Divisi Retail Malls LPKR Michael Riady dalam siaran pers perusahaan itu di Jakarta, Senin.

Dengan tambahan 15 mal baru dalam tiga tahun ke depan itu berarti perusahaan akan mengoperasikan 50 mal dalam portofolionya pada 2016.

"Visi dari Divisi Retail Malls LPKR adalah memiliki 50 mal dalam portofolionya dalam 5 tahun ke depan. Untuk mencapai tujuan itu, kami menempatkan tim senior manajemen yang memiliki pengalaman global yang signifikan di bidang ritel untuk memberikan kepemimpinan yang diperlukan," katanya.

Michael menambahkan, pengembangan terbesar akan berlokasi di Jakarta dan Surabaya dengan 148 ribu meter persegi (m2) di The St Moritz Mall, 91 ribu m2 di Cempaka Putih, 79 ribu m2 di Kemang Village Mall, 69 ribu m2 mal ritel di Salemba, dan juga 61 ribu m2 di Surabaya Junction Mall.

Selain itu, lanjut dia, LPKR juga memiliki rencana membangun mal ritel seluas 33.300 m2 di Kuta, Bali dan kompleks ritel lainnya dengan luas 10 ribu - 50 ribu m2 di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Sidoarjo, Medan, Palembang, Bali dan Yogyakarta.

Ia mengatakan, Divisi Asset Management LPKR juga akan meningkatkan jumlah dana yang dikelola dari US$ 1,3 miliar menjadi US$ 3 miliar dalam tiga sampai lima tahun dan menjadikan pendapatan jasa terkait sebagai motor penggerak dalam strategi pertumbuhan LPKR.

"Dengan pengembangan 15 mal yang akan datang, LPKR akan menambah ruang ritel sewa seluas 570 ribu m2 ke pasar yang akan menciptakan peluang besar bagi peritel lokal maupun internasional untuk berkembang di Indonesia serta menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitarnya," kata dia. (gor)

kalo ga dibangun cepat2 (aslinya dibangun 2010 kan?) gimana ya nasib Matahari yg akhir 2011 masa kontraknya habis di Sidoarjo Plaza (aset pemkab yg mau dijadiin sentra UKM).. hmmm

dimasputra
March 1st, 2011, 02:37 PM
Newly WaterPark by Ciputra @ Citra Garden, Sidoarjo
credit to citraindahsidoarjo-ciputra.com

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/SANY0077.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/SANY0082.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/SANY0091.jpg

dimasputra
March 1st, 2011, 03:02 PM
CI-Walk @ Citra Indah, Sidoarjo by Ciputra
http://citraindahsidoarjo-ciputra.com/wp-content/uploads/2010/10/CI-walk0231.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Ruko-citraindaah1.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0281.jpg

Silver Arrows
March 2nd, 2011, 01:26 AM
^^
waterpark citra garden ternyata ga begitu luas ya, aka kecil
hehe
btw, ciputra banyak jg ya proyeknya di sidoarjo, citra garden, citra indah, sama yang di trosobo itu citra harmoni...cmiiw...

gussinyo
March 2nd, 2011, 02:20 AM
makin mangstaps

dimasputra
March 4th, 2011, 01:31 PM
^^
waterpark citra garden ternyata ga begitu luas ya, aka kecil
hehe
btw, ciputra banyak jg ya proyeknya di sidoarjo, citra garden, citra indah, sama yang di trosobo itu citra harmoni...cmiiw...

emang, sekitar 4000m2.. waterpark u/ anak2 la~

benar, 3 proyek Ciputra di kabupaten ini! wow!
1. Citra Harmoni -> kawasannya sudah jadi ini.
2. Citra Garden -> masih ada yg lagi u/c ruko, rumah (tapi kebanyakan sudah jadi dan ditinggali).
3. Citra Indah -> masih baru, masih u/c, perumahan eksklusif 2 ha saja ;)

dimasputra
March 5th, 2011, 02:58 PM
Puskesmas Sukodono, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/PusSukodono.jpg

Rusunawa Kemiri, Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/RusunKemiriSDA.jpg

gussinyo
March 8th, 2011, 06:49 AM
Jatim bangun 3 rusunawa
Oleh Yuristiarso Hidayat

Published On: 08 March 2011

SURABAYA: Pemprov Jawa Timur berencana membangun tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) senilai Rp45 miliar di tiga lokasi yang diperuntukkan bagi kalangan pekerja.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Jatim Farich Amin mengatakan ketiga lokasi itu yaitu di kawasan industri Berbek PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), di kawasan Sumur Welut, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya dan kawasan proyek Pusat perdagangan Agrobisnis, Jemundo, Kecamatan Sepanjang, Kab. Sidoarjo.

"Proyek itu [rusunawa] kini telah menyelesaikan detail engineering design, setelah itu diharapkan proses lelang akan dapat dilakukan sehingga proyek bisa segera berjalan," katanya, hari ini.

Farich menegaskan ketiga proyek itu akan dibiayai oleh alokasi anggaran APBD Jatim, tetapi khusus untuk proyek di Sumur Welut akan bekerjasama dengan PT Jamsostek.

Dia menargetkan proyek itu bisa berjalan mulai 2012. "Bila semuanya berjalan lancar maka harapannya pada tahun depan proyek bisa dioperasikan."

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Mahdi mengatakan pihaknya telah mengetahui akan adanya rencana pembangunan proyek rusunawa di wilayahnya.

"Komisi D sangat mendukung rencana pengadaan rusunawa, dan ini dibuktikan dengan proses pembahasan budgeting alokasi proyek melalui APBD Jatim telah dituntaskan. Pesannya agar proyek cepat selesai dan bisa dinikmati kalangan pekerja," kata Mahdi.

Direktur Pengembangan PT SIER, Yoke C Katon mengatakan pihaknya memang telah disurati oleh Pemprov jika ada salah satu tanah yang dikelolanya akan dipakai untuk proyek rusanawa.

Yoke menegaskan manajeman SIER mendukung penuh proyek rusunawa itu, tetapi mengenai tanah yang akan digunakan mesti dibicarakan dulu khususnya bila tanah itu akan dilepas.

"Proses pelepasan tanah itu mesti melalui forum rapat umum pemegang saham. Meski Pemprov Jatim merupakan salah satu pemegang saham SIER, tapi pemegang saham yang lain [pemerintah pusat dan pemerintah kota Surabaya] juga harus setuju," kata Yoke.

Data yang dihimpun Bisnis, rusunawa SIER seluas sekitar 6.000 m2 dengan satu unit twin block yang berisi 65 kamar tipe 34, Untuk rusunawa Sumur Welut terdiri delapan twin block dengan 640 – 700
unit kamar di lahan seluas 2,8 ha. (hwi)
AddThis Social Bookmark Button

taufik1983
March 8th, 2011, 01:19 PM
setau saya sudah resmi ya...
Seperti Kepanjen (Malang)
Kraksaan (Probolinggo)
Bangil (Pasuruan)
Caruban (Madiun)


Koreksi dikit mas...Untuk Bangil masih belum resmi dan masih diwacanakan meskipun sebenarnya semangat pemkab Pasuruan semakin membara saat tetangganya (Kab Probolinggo) resmi memindahkan ibukotanya.


yang Kediri nanggung... Belum pindah kayaknya, katanya mau pindah ke Pare tapi malah bangun simpang lima gumul buat pusat pemerintah yang jaraknya mepet sama kota Kediri, seperti tidak pindah.

Selain daerah itu, tidak ada yang pindah, Blitar belum pindah setau saya.

^^Untuk Kab. Kediri memang rencana awal ke Pare, tapi ditolak belum tahu alasan nya apa.

Kabupaten Blitar sudah pindah mas ke Kec. Kanigoro. PP nya berurutan dengan PP Kraksaan pada bulan Januari 2010 (Probolinggo). Untuk Caruban baru diresmikan sekitar 6 bulan setelah dua kota tersebut, tanggal 6 Juni 2010.

sbyctzn
March 8th, 2011, 03:22 PM
^^
@taufik: oke thanks mas koreksinya.
Wah habis register langsung komen...
Jadi Silent member ya mas selama ini..?
Gabung aja mas, sering posting dan diskusi.
Posting gambar boleh juga.
Salam kenal yah...

sbyctzn
March 9th, 2011, 09:18 AM
Pekerjaan tol Sumo sisi Mojokerto

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/SBY060311-13.jpg

taufik1983
March 9th, 2011, 04:03 PM
^^
@taufik: oke thanks mas koreksinya.
Wah habis register langsung komen...
Jadi Silent member ya mas selama ini..?
Gabung aja mas, sering posting dan diskusi.
Posting gambar boleh juga.
Salam kenal yah...

OK,,,ntar ak share foto2 yang aku punya lah...

sbyctzn
March 9th, 2011, 04:22 PM
^^
monggo...
Sampean bergabung dengan forum yang sangat luar biasa...
Main2 juga di thread lain, Surabaya, Malang, Jatim, dan daerah lain di Indonesia...
Salam...

sbyctzn
March 9th, 2011, 04:27 PM
^^
monggo...
Sampean bergabung dengan forum yang sangat luar biasa...
Main2 juga di thread lain, Surabaya, Malang, Jatim, dan daerah lain di Indonesia...
Salam...

gussinyo
March 10th, 2011, 02:02 AM
Pekerjaan tol Sumo sisi Mojokerto

http://i879.photobucket.com/albums/ab352/hernawanwidhi/SBY060311-13.jpg

bro ini daerah mojokerto sebelah mana? nantinya lewat daerah mana aja?

sbyctzn
March 10th, 2011, 03:37 AM
Sory2 itu belum pasti tol kayaknya, saya cuman dengar kabar dari orang Mojokerto yang bilang itu katanya tol sumo.
Awalnya saya juga tidak tau itu tol atau bukan, tapi kemarin waktu lewat coba saya berhenti dan foto.
Dan kontraktornya sama dengan tol sumo yaitu WIKA.
Dilihat dari lebarnya jalan dan tiang pancang calon jembatan sih kayaknya memang betul tol sumo.

Lokasinya ada di setelah Pabrik Tjiwi Kimia dan sebelum Pabrik Ajinomoto.

Silver Arrows
March 16th, 2011, 02:15 AM
Tadi pagi lewat depan lahan GTS di bundaran tol sidoarjo, ada paku bumi, kayaknya dah mulai lagi pembangunannya...

Silver Arrows
March 16th, 2011, 02:16 AM
^^
ato apa ya, ga tau namanya, pokoknya tiang pancang yang bisa naik turun itu lo ... :cheers: :banana:

*maklum bukan orang teknik :lol:

dimasputra
March 16th, 2011, 12:51 PM
Tadi pagi lewat depan lahan GTS di bundaran tol sidoarjo, ada paku bumi, kayaknya dah mulai lagi pembangunannya...

iya! mobil paku buminya udah datang. mentereng tinggi kelihatan dari jalan. sepertinya bakal dikebut mengingat kontrak matahari mau abis di gedung plaza milik pemkab yg maunya nanti dibuat showroom umkm. and, eh eh Lippo hebat bgt ya dptin lahan ini. ckckck. semoga lancaar.

anyway, kata temen ternyata beberapa waktu lalu ada banner yg tulisannya COMING SOON UNIVERSITAS BAKRIE di kawasan kahuripan nirwana. tapi sekarang ga ada lagi tuh banner.

dimasputra
March 17th, 2011, 06:22 AM
Alat Berat Masuki Lokasi Proyek Grand Town Square
Published on March 15, 2011 by kabarsidoarjo ·

SIDOARJO (kabarsidoarjo.com)- Setelah delapan bulan tidak ada aktifitas akibat dihentikan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, proyek Grand Town Square yang berdiri di sisi barat pintu masuk tol Sidoarjo, dimungkinkan segera dilanjutkan.

Pasalnya, di lokasi proyek, saat ini sudah berdiri alat berat dengan tumpukan pipa besar yang terlihat siap dipasang.


http://kabarsidoarjo.com/wp-content/uploads/2011/03/grand-town.jpg
Alat berat masuki kawasan proyek

Tidak hanya itu, pos penjagaan pintu masuk yang sudah lengang cukup lama, sekarang juga sudah di jaga satpam perusahaan berpakain dinas.

Sebelumnya sesuai hasil hearing antara komisi C DPRD Sidoarjo dengan Tim Amdal Lalin soal proyek pembangunan Grand Town Square, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo, akhirnya melakukan penghentian proyek pengurukan di lokasi ini, Kamis (15/7/2010) silam.

Kabag penertiban dan operasional Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Widiyantoro SH, proses penghentian proyek ini, dilakukan sesuai prosedur dengan langkah preventif tanpa kekerasan.

“Kita lakukan pendekatan tanpa kekerasan, dan pihak pengembang juga cukup terbuka,” ungkapnya.

Masih menurut Widiyantoro saat itu, pihaknya pun saat penertiban juga memberikan kelonggaran kepada pihak proyek, untuk menyelesaikan pemerataan tanah yang tinggal sedikit.

“Namun selanjutnya, sudah tidak ada lagi yang harus dikerjakan sebelum berbagai ijin dipenuhi pihak pengembang,” ujar nya.

Seperti diketahui sebelumnya, proses pembangunan Mall di kawasan raya Jati exit tol Sidoarjo, yang saat ini dalam proses pengurukan lahan, ternyata belum mengantongi ijin Amdal Lalin.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara komisi C DPRD Sidoarjo dengan beberapa SKPD diantaranya dinas Perhubungan, Satpol PP, dinas Perijinan dan beberapa dinas terkait ini.

“Pembangunan Grand Town Square hanya mengantongi ijin lokasi, itupun sudah tahun 2003 silam” ujar Nur Ahmad Sayfuddin ketua komisi C DPRD Sidoarjo.

Sementara itu ketua komisi A DPRD Sidoarjo Mundzir Dwi Ilmiawan, mengaku belum tahu sejauh mana perijinan yang sudah dikantongi pihak pengembang.

“Kita belum tahu ijinnya apa sudah lengkap atau belum. Mungkin dalam waktu dekat kita akan lakukan sidak di lokasi pembangunan,” ujar Mundzir. (Abidin)

http://kabarsidoarjo.com/?p=12273

^^ good luck u/ proyeknya, semoga lancaar.. :cheers:

Silver Arrows
March 17th, 2011, 08:20 AM
^^
kayaknya sudah ada sign kl ijin dah selesai, buktinya kepala satpol PP bilangnya nyantai gitu ... semoga lancar jaya yo dim ...

*tp jati emang macet sekarang, ga tau solusi apa yang akan dipake sm pengembang GTS ini ya ...

dimasputra
March 21st, 2011, 02:48 AM
^^ wah, sayang sekali izinnya belum kelar ya *JP. tapi lanjutin aja la~ Lippo kan kaya, surat izin pasti mudah didapat nantinya. (bukan warga yang baik #abaikan) :lol:

Senin - 21 Maret 2011 - GRAND TOWN SQURE, SIDOARJO
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0312.jpg

dimasputra
March 22nd, 2011, 04:17 PM
Pemkab Dukung GTS, Asal Urusi Izin
Oleh Kahumas tgl. Mar 22, 2011 jam Berita, Features

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo saat ini terus mendorong investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab mengimbau investor mematuhi prosedur dan perizinan yang ada. Pemkab juga menegaskan tidak akan menolak investor yang datang asalkan perizinan sudah dikantongi. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo, MG Hadi Sujtipto, merujuk pada proyek mercusuar GTS (Grand Town Square), yang melakukan pembangunan lebih dulu, namun belum melengkapi perizinan. :bash:

H. MG Hadi Sutjipto,SH.,M.Hum menyatakan tidak pernah menolak investor masuk Sidoarjo. Karena keberadaan investor itu memang sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja. ‘’Silakan investasi sebanyak-banyaknya, tetapi jangan abaikan perizinan,’’ katanya, Senin (21/3).

Dalam proses perizinan, seperti izin analisa dampak lingkungan dan lalu lintas, pemkab menjaga kenyamanan lalu lintas dengan adanya ijin Amdalalin tersebut. Begitu pula dengan perizinan yang lain, seperti izin gangguan yang juga memberikan perlindungan kepada warga sekitar, agar tidak sampai kena dampak dari proses pembangunan yang dilakukan pihak investor.

Aktivis lingkungan, Nurul Ahdi, mempertanyakan lokasi pembangunan proyek GTS yang ada di sebelah selatan pintu keluar tol Sidoarjo itu, apakah menempati lahan di kawasan bisnis atau ruang terbuka hijau (hutan kota). Dia menyebutkan, pembangunan mal yang konon juga akan dibangun apartemen itu, jangan sampai merugikan masyarakat Sidoarjo.

Pasalnya, lokasi yang dibangun itu selama ini adalah resapan udara dan air yang ada di sekitarnya. ‘’Perlu dilihat ulang, pertama kali dibangun tol Sidoarjo – Surabaya, kawasan yang akan dibangun mal itu peruntukannya apa. Apakah untuk ruang terbuka hijau, daerah resapan air, atau untuk kawasan bisnis,’’ ujar Nurul Ahdi, yang selama ini menjabat Sekretaris Dewan Lingkungan Sidoarjo.

Menurut Nurul, jika lahan yang luasnya sekitar 2 ha itu memang difungsikan untuk lahan hijau, maka komitmen dari PT Jasa Marga harus dipegang. Namun, kalau memang untuk kawasan bisnis, pihaknya patut memertanyakan. Karena selama ini kawasan tersebut sudah dikenal sebagai kawasan ruang terbuka hijau. Kendati area lahan pengelolaannya masuk PT Jasa Marga, namun Pemkab Sidoarjo diminta melihat fungsi lahan tersebut. Sebab lokasi yang akan dibangun, meski bukan aset Pemkab Sidoarjo, namun berada di wilayah Sidoarjo. Dan tentunya perizinan pembangunanya juga harus mengikuti ketentuan Pemkab Sidoarjo. (rud)

www.dprd-sidoarjokab.go.id

dimasputra
March 25th, 2011, 03:39 AM
PT Matahari Akan Buka 17 Gerai Hypermart Baru
Senin, 14 Februari 2011 | 16:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Matahari Putra Prima (MPPA) berencana membuka 17 gerai Hypermart baru di berbagai kota di Indonesia. Direktur Komunikasi Korporasi dan Relasi Investor, Danny Kojongian, mengatakan, pembukaan gerai baru itu akan dilaksanakan tahun ini

Hypermat baru itu antara lain akan dibuka di Jakarta, Kediri, Ambon, Palembang, Kendari, Banjarbaru, Sidoarjo, Cirebon, Kudus, Semarang, dan Bali.
“Kita akan ekspansi dengan agresif,” kata Danny di Jakarta, Senin (14/2).

Ekspansi MPPA, kata Danny,juga akan difokuskan ke pasar Indonesia bagian Timur. Salah satu wujudnya adalah dengan membuka gerai-gerai Hypermart di sana. “Kita juga berencana membuka gerai di Papua beberapa tahun ke depan,” kata Danny.

Namun, MPPA masih menghadapai kendala dalam melaksanakan ekspansi ke daerah tersebut, khususnya soal distribusi. Infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia bagian Timur, kata Danny, tidak memadai untuk menunjang distribusi produk. Oleh karena itu MPPA berniat membangun pusat distribusi di Makassar. “Tapi belum tahu kapan. Mudah-mudahan dua tahun lagi,” katanya.

Biaya investasi pembukaan 17 gerai tersebut menelan dana sebesar Rp 1 triliun. “Akan diambil dari anggaran belanja modal (capital expenditure),” kata Hendra Sidin, Direktur Keuangan MPPA. Anggaran belanja modal itu sendiri besarnya Rp 1 triliun. Namun, kata Hendra, anggaran tersebut masih terbuka untuk direvisi.

Hendra mengatakan MPPA tak akan meminjam uang untuk membiayai proyek ekspansi tersebut. “Dana kas hasil divestasi masih cukup untuk membiayai”, kata Hendra.

MPPA memiliki dua unit usaha utama, yakni Matahari Department Store (MDS) dan Matahari Food Business (MFB). Unit usaha MFB membawahi anak perusahaan antara lain Hypermart, Foodmart, dan toko obat dan peralatan medis bernama Boston. Hypermart hingga kini memiliki 51 gerai di 29 kota tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali.

http://www.tempointeraktif.com/hg/bi...313464,id.html

Silver Arrows
March 25th, 2011, 05:01 AM
^^
pas lewat tadi, ada tambahan beberapa alat di lokasi, juga ada kayak balok2 beton yang ditaruh di lahan,
ga tau, gmn nih ya ? yang mokong investornya ato emang sebenarnya dah mengantongi ijin, ato gimana sih ???
kok kayaknya masih ngeyel GTS ini ...
pdhal di JP kemaren kan diundang hearing sama bupati n dewan ga datang katanya ...

dimasputra
March 27th, 2011, 02:41 PM
^^ well, aku yo bingung.. :bash: :nuts:
di berita, katanya pak wakil bupati Pemkab mendukung adanya pembangunan mall baru ini asalkan izin sudah diurus.
tapi kalau mengurus izin apa ya dapat??, mengingat amdal lalu lintas yang pasti tidak meloloskan proyek ini. tau sendiri la~ jalan di depan proyek itu ramai sampai maciaat. :nuts:


anyway..tetep GTS
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/GTS1-DIMAS.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/GTS2-DIMAS.jpg

sbyctzn
March 27th, 2011, 02:47 PM
^^
kenapa ya jalan di Jati situ tidak diperlebar? Kan daerah situ sudah tidak lagi pinggiran kota, lagian kanan kirinya jalan masih tersisa tanah yang lebar, lebih-lebih saya pikir kalau mau dipakai untuk pelebaran jalan.

dimasputra
March 27th, 2011, 04:58 PM
berita terakhir seh, pertigaan Cemengkalang - pertingaan Kletek yang dilebarin. (jembatan dungus udah selesai dilebarin lo~). la kenapa ga sekalian pertigaan Cemengkalang - bundaran exit tol Sidoarjo juga dilebarin? nunggu sampe macet berbuntut2?
mungkin mas silver tau?

Silver Arrows
March 28th, 2011, 02:53 AM
^^
kayaknya pelebaran jalan bukan di jalan raya secara keseluruhan, tapi di pertigaan yang menuju krian yang kiri ato ke sukodono (dungus) yang ke arah kanan. Kan diberita terakhir ada beberapa rumah yang belum bisa dibebaskan, cuman katanya sih maret ini dah mulai dibangun, tapi mannaa ?? ato emang pembebasannya belum kelar semua ? soalnya di cjdw dah mulai mundur kayaknya ...

dimasputra
March 29th, 2011, 04:43 PM
^^ masa iya cuman pertigaan / perempatan aja yang dilebarkan?? bukannya seluruh jalan muali dari Cemengkalang - Dungus..
kalau begitu doang, ya sayang sekali.. mau nunggu sampai macet?
ini proyek pemprof ya?

dimasputra
March 29th, 2011, 04:45 PM
PU Bina Marga Kebut Irigasi dan FR
http://dprd-sidoarjokab.go.id/pu-bina-marga-kebut-irigasi-dan-fr.html
Oleh Kahumas tgl. Mar 29, 2011 jam Berita, Features

Sidoarjo, Bhirawa – Dinas PU Bina Marga terus menuntaskan saluran pematusan dan irigasi di Jalan Lingkar Barat, mulai dari depan SMAN 2 Sidoarjo hingga perempatan air mancur, Perum Taman Pinang Sidoarjo. Selama ini keberadaan jalan tersebut tidak pernah bagus, sering rusak, berlubang dan aspalnya terkelupas.


Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Ir. Sigit Setyawan menjelaskan pembangunan tersebut sebagai awal pembangunan dan peningkatan jalan yang sebentar lagi dilaksanakan. “Pembangunan saluran dan irigasi fungsinya untuk mengalirkan air agar tidak terjadi genangan. Kalau air bisa berjalan dengan baik dan genangan sudah bisa dikendalikan, secara otomatis keberadaan jalan akan aman dari kerusakan, aspalnya juga tidak mudah mengelupas, “katanya, Senin (28/3).

Selama ini kerusakan jalan dominan diakibatkan oleh banyaknya genangan-genangan yang ada. Oleh karena itu sebelum melakukan pembangunan, pihaknya fokus pada perbaikan saluran pematusan terlebih dahulu. Salah satu petugas proyek yang melakukan pengerukan irigasi menjelaskan pengerukan dilakukan dengan panjang hingga ratusan meter, lebar sekitar 1 meter dan kedalaman sekitar 70 cm. “Pekerjaan dimulai dari depan SMAN 2 ke utara hingga perempatan Taman Pinang,” katanya ditemui di lokasi.

Selain membangun saluran pematusan, Dinas PU Bina Marga Sidoarjo juga akan membangun Frontage Road (FR) pada 2012. Rencananya jalur FR akan dibangun sepanjang 10 km dari perempatan Gedangan sampai Sidoarjo kota. Tepatnya, di sisi timur sebelah rel KA Sidoarjo-Surabaya. Diterangkan oleh Sigit Setiawan pembangunan jalur tersebut saat ini sudah memasuki perencanaan teknis. Diharapkan dalam waktu tiga bulan ke depan, perencanaan itu bisa selesai sehingga diketahui pagu anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaan fisik maupun pembebasan tanah.

“Sekarang masih dalam tahap perencanaan teknis, nanti setelah selesai akan dihitung biayanya berapa untuk fisik dan pembebasan tanah sehingga bisa dikonsultasikan ke dewan,” terangnya. Di samping untuk mengurai kemacetan, pembangunan FR ini diharapkan bisa mengurangi beban kendaraan yang melintas di dalam kota. Titik kemacetan pada jam sibuk pun diharapkan bisa segera berkurang. Selama ini, arus kendaraan dari Sidoarjo ke Surabaya maupun sebaliknya selalu terpusat di tengah kota .”Nantinya kalau sudah jadi, beban kendaraan yang melewati wilayah kota akan berkurang,” ujarnya.

Menurutnya perencanaan survei teknis itu memakan waktu tiga bulan, setelah itu hasilnya akan dikonsultasikan ke dewan untuk memeroleh persetujuan anggaran pembangunan jalan. [ach]

Silver Arrows
March 30th, 2011, 02:28 AM
^^
itulah hebatnya indonesia, survey teknis aja makan waktu 3 bulan... :ohno:
iya seh, porong aja yang sangat2 urgent bisa bertahun2 ... :bash: :bash:

*liat di JP (ato dimana lupa :lol:) betapa hebatnya jepang, dalam 6 hari, jalan yang rusaknya sangat2 itu, sudah kembali mulus seperti sebelum gempa terjadi

Silver Arrows
April 7th, 2011, 03:03 AM
Tadi lewat di proyek GTS, sampek ada spanduk, "proyek ini direstui rakyat "

*kok jadi rame gini ya proyek GTS ini, di koran hampir tiap hari ada beritanya, kita orang awam jadi bingung mana yang benar mana yang salah,
IMO, sebenarnya sih suka2 aja ada mall baru di sidoarjo, artinya ada tempat hiburan dan belanja baru buat kita dan keluarga, di sisi lain, kalo tidak ada rekayasa lalu lintas, emang pasti bakal macet lah, apalagi ini mall besar nantinya (katanya sih kan yang terbesar di sidoarjo ya), lah wong sun city yang parkirannya lumayan luas itu, bikin macet juga krn antrian kendaraan keluar masuknya, tp ya semoga lah, ada kejelasan ada apa dengan proyek ini...ato ada apa dengan anggota dewan yang seringkali 'ngrecoki' ini ... :lol:

sbyctzn
April 7th, 2011, 03:40 AM
^^
wah sampek segitunya ya mas,.
Emang benar2 direstui rakyat? Hehehe :D
Untuk awal mending jalan raya di depannya itu dilebarin...
Eman tho ada tanah di kanan kirinya yang kosong tidak diaspal...
Kalau perlu dibuat avenue...

Btw, sampek sekarang belum tau renderingnya ya?

dimasputra
April 8th, 2011, 08:44 AM
proyek masih jalan dan alat berat bertambah ya? :?

dimasputra
April 8th, 2011, 02:42 PM
Today's Update
Perluasan Sun City Mall, Sidoarjo - akses MALL <-> Water Park
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/SunCiSDA.jpg

KangDjo
April 8th, 2011, 02:53 PM
Today's update, PIA Jemundo.
Bbrp waktu lalu cuma ada 2 bangunan besar, skrng sdh ada 4.

http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/GerbangKerto/Sda_411_2b.jpg

http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/GerbangKerto/Sda_411_2a.jpg

Kelihatan yg parkir hanya disekitaran bangunan yg dekat entrance saja, yg lain apa blm difungsikan?

dimasputra
April 8th, 2011, 03:05 PM
Tadi lewat di proyek GTS, sampek ada spanduk, "proyek ini direstui rakyat "

*kok jadi rame gini ya proyek GTS ini, di koran hampir tiap hari ada beritanya, kita orang awam jadi bingung mana yang benar mana yang salah,
IMO, sebenarnya sih suka2 aja ada mall baru di sidoarjo, artinya ada tempat hiburan dan belanja baru buat kita dan keluarga, di sisi lain, kalo tidak ada rekayasa lalu lintas, emang pasti bakal macet lah, apalagi ini mall besar nantinya (katanya sih kan yang terbesar di sidoarjo ya), lah wong sun city yang parkirannya lumayan luas itu, bikin macet juga krn antrian kendaraan keluar masuknya, tp ya semoga lah, ada kejelasan ada apa dengan proyek ini...ato ada apa dengan anggota dewan yang seringkali 'ngrecoki' ini ... :lol:

ini dia, hal yang buat GTS dengan pede memasang spanduk tsb..haha :lol:

Demo Pembangunan GTS Oleh Puluhan Warga Di Gedung Dewan Sidoarjo
Oleh Kahumas tgl. Apr 6, 2011 jam Berita, Features
http://dprd-sidoarjokab.go.id/demo-pembangunan-gts-oleh-puluhan-warga-di-gedung-dewan-sidoarjo.html

Puluhan warga Villa Kahuripan yang berunjuk rasa di depan Gedung Dewan menyampaikan tuntutannya tentang pembangunan GTS

Sidoarjo (beritajatim.com) – Proyek Grand Town Square (GTS) yang telah menjadi bahasan didewan karena belum dilengkapi ijin.

Sekelompok warga yang berjumlah sekitar 50 pimpinan Khamim Putra Gafur dari Hunian Kahuripan Nirwana Village (KNV) Desa Jati Sidoarjo, melakukan unjuk rasa disertai aksi orasi di depan gedung DPRD Jalan Sultan Agung Sidoarjo.

Para demonstran itu minta dewan dalam ikut mendukung Sidoarjo Bangkit diharapkan bisa juga ikut membantu investor masuk ke Sidoarjo. “Ini akan sejalan dengan semangat Sidoarjo Bangkit,” tandas Khamim, Rabu (6/4/2011).

Lanjut dia, dewan juga harus mendukung dengan perbangunan mall di Sidoarjo. Ini juga nantinya bisa menyerap tenaga lokal dari masyarakat Jati yang mempunyai wilayah dan warga Sidoarjo umumnya. “Kami nanti mengusulkan kepada GTS penyerapan tenaga kerja dibagi 60-40 atau sebaliknya, warga Jati akan menerima,” tandasnya.

Khamim juga menyatakan, investor GTS diobrak, tapi bangunan gedung FIF yang berada di depan perumahan Pondok Mutiara jelas-jelas melanggar dan berdiri di tanah negara, dibiarkan.

“Coba lihat itu, apa tidak juga melihat kalau bangunan itu menyalahi aturan. Akibat bangunan FIF, kawasan sekitar selalu banjir,” tuding Khamim. Seperti diberitakan, proyek GTS yang berada di samping pintu tol Sidoarjo, masih belum selesai proses perijinanya dan belum lengkap. Seperti ijin Amdalalin, HO, IMB dan lain sebagainya. Dewan meminta proyek itu dihentikan sementara sampai ijinnya keluar semua. [isa/kun]



^^ mentang2 proyek besar, direcoki.. proyek kecil, dibiarin, dan bener buat daerah di depannya banjir pula..

dimasputra
April 8th, 2011, 03:07 PM
http://i906.photobucket.com/albums/ac270/KangDjo/GerbangKerto/Sda_411_2a.jpg

Kelihatan yg parkir hanya disekitaran bangunan yg dekat entrance saja, yg lain apa blm difungsikan?

makasih banyak mas updatenya. :okay:
ya, 2 gedung dengan atap biru bergaris putih itu masih baru, dan belum difungsikan..
sebelumnya sudah pernah saya post picsnya.. :D

edit
sekarang sudah difungsikan..
gedung dg atap bergaris putih bag.bawah itu sekarang dijadikan gedung buah-buahan.
gedung dg atap bergaris putih bag. pojok kiri atas itu sekarang dijadikan gedung beras.

hermawan
April 9th, 2011, 04:09 PM
Perumnas Garap 3 Proyek Kota Baru Rp 14,5 Triliun
Angga Aliya - detikFinance


Jakarta - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia rumah dan pemukiman, Perum Perumnas, akan mengembangakan proyek 3 kota mandiri senilai Rp 14,5 triliun. Kota tersebut akan dibangun di Jakarta Timur, Gresik dan Banten.

Seperti dikutip dari bahan retreat seluruh BUMN bersama Menko Perekonomian, Jumat (25/2/2011), proyek pertama Perumnas adalah Kota Baru Perumnas berupa integrated public housing senilai 3,5 triliun di atas tanah seluas 40 hektar.

Rencananya, proyek yang berlokasi di Pulo Gebang, Jakarta Timur ini akan mulai digarap pada Agustus 2011. Diperkirakan tenaga kerja yang bisa terserap sebanyak 350.000 orang.

Masih ada beberapa masalah yang dihadapi proyek ini, antara lain perizinan, akses tol dan jalan serta pembebasan lahan.

Sementara proyek kedua perusahaan pelat merah ini bernama Kasiba Driyorejo senilai 4,5 triliun. Proyek residensial skala besar ini mengambil lokasi di Gresik, Jawa Timur, di atas tanah seluas 450 hektar.

Pembangunannya baru akan dimulai pada Juli 2012 dan diperkirakan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 450.000 orang.

Beberapa kendala yang sedang dihadapi Perumnas di proyek ini antara lain penyelesaian aspek legal, prasaranan dan akses tol serta konsolidasi lahan.

Sedangkan proyek terakhir Perumnas dinamakan proyek Kota Mandiri Maja yang bertempat di Banten. Proyek senilai Rp 6,5 triliun ini mengambil lahan sampai
seluas 11.000 hektar.

Proyek ini baru akan digarap oleh Perumnas pada tahun 2014 nanti. Pasalnya, proyek yang membutuhkan tenaga kerja sekitar 650.000 orang masih memiliki beberapa kendala.

Kendala-kendala itu diantaranya kordinasi antar sektor, konsolidasi lahan, infrastruktur dan prasarana.

(ang/qom)

dimasputra
April 9th, 2011, 04:45 PM
OMG! 450 hectare. how spacious!

Silver Arrows
April 11th, 2011, 02:53 AM
^^
proyek GTS ternyata banyak juga ya pendukungnya (walopun belum tau itu pure pendukung or payed pendukung, halah....hehe)
di lokasi emang makin banyak alat dan material, pilling ditambah lagi, dll dll
yah, semoga segera klir, biar pembangunannya ga lagi bermasalah

dimasputra
April 12th, 2011, 01:26 PM
bagus lah kalo masih jalan tuh proyek.
warga mendukung sekalian minta jatah kerja bagi yang belum punya pekerjaan. hoho
selain itu saya yakin, pasti orang sidoarjo sudah jenuh dengan matahari, ramayana, sama suncity mall.
pasti banyak yang ngacir ke surabaya. makanya tau ada mall baru, insyaallah warga mendukung hehe.
eh, kok kapan hari aku lihat ada truk masuk ke area proyek pondok pesantren modern di lingkar barat. yang masterplannya terpampang di depan area proyeknya itu. apakah dilanjutkan?

eelhasan
April 15th, 2011, 10:39 PM
SURABAYA, kabarbisnis.com: Pembangunan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi I-A yang menghubungkan ruas Dukuh Menanggal, Waru-Sepanjang sepanjang 2,3 km akan dioperasikan mulai pertengahan Mei 2011.

Direktur Teknik PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) Edwin Cahyadi mengatakan, ruas tersebut bisa dioperasikan dengan catatan pengadaan tanah yang menyisakan 5% bisa dituntaskan selama April.

"Kalau seksi I-A sudah tersambung, ruas itu bisa nyambung antara tol ke tol," tuturnya.

Edwin menjelaskan, sebagian ruas seksi I-A berada di persimpangan dua tol yang eksisting. Yakni, Tol Surabaya-Gempol (Surgem) dan Tol Waru-Juanda (Warju). Sehingga, pengguna tol tersebut tidak perlu keluar-masuk pintu tol atau lebih dulu melalui jalan nasional ke bundaran Waru. Berdasarkan desain, akses Tol Sumo yang dirampungkan itu berkolaborasi dengan interchange Tol Surgem di Waru dan interchange Tol Warju.

Menurut Edwin, dari lima seksi ruas Tol Sumo, progres seksi I-A bisa dibilang tercepat. Karena ruas tol di wilayah Sidoarjo dan Surabaya itu menjadi pembuka jalan ke empat seksi lainnya. Begitu pula dengan seksi IV dari Krian-Mojokerto.

Ruas sepanjang 18,47 km itu mulai menggarap sejak Oktober 2010. Targetnya, proyek yang masuk program trans tol Jawa yang dicanangkan sejak 1996 silam beroperasi mulai September 2012.

"Semua tergantung kinerja P2T (Penitia Pengadaan Tanah), pemda, dan TPT (Tim Pengadaan Tanah) pemerintah pusat," ujarnya.

PT Marga Nujya Sumo Agung adalah pemegang kendali investasi sebesar 55%, Moeljayadi Group sebesar 25%, dan PT Wika sebesar 20% dari total investasi. Sedangkan pembangunannya dibagi menjadi empat seksi, yaitu seksi I adalah Tol Waru-Sepanjang (4,5 km ), seksi II Sepanjang-Krian (6,1km) dan seksi III Driyorejo-Krian (7,17km), serta seksi IV seksi terpanjang yaitu 18,5km untuk Krian, Mojokerto.

Sebelumnya, Pembangunan jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) segera rampung. Sebab, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah menyelesaikan semua pembebasan lahan di sektor I-IV. kbc7

http://www.kabarbisnis.com/properti/konstruksi/2819189-Tol_Sumo_ruas_I_A_akan_operasi_Mei_2011.html

Akhirnya jadi juga walaupun baru 2,3 Km dari total 36 Km

Silver Arrows
April 17th, 2011, 03:37 AM
Heran deh, sekarang buanyak banget jalan2 berlobang, hampir di seluruh jatim dan indonesia mungkin (mungkin krn cuaca ekstrem itu apa ya? :ohno:), espesially untuk jatim, bukannya pakde ini dulu gembar gembornya perbaikan jalan hingga mulus lus, tp di lapangan ?? di sidoarjo saja, banyak banget jalan lobang, dan banyak yg jadi korban, tp kok ga ada action blas dari PU ato dinas apalah yang berwenang, ini beda dengan jaman pak win dulu, jalan2 kampung yang kelas terendah aja dah pake hotmix lo aspalnya, kok sekarang kesannya tambal sulam malah bikin jalan makin bergelombang ga jelas. Belum lampu PJU, banyak yang mati sekarang, dulu ada mati satu saja langsung dibenerin. Apa pak bupati yang sekarang jarang jalan2 blusukan kali ya ?? hingga laporan yang diterima yang baik2 saja dari bawahannya, duh ...:bash:

gussinyo
April 18th, 2011, 02:57 AM
jalan itu masalah klasik mas, dimana2 sama, kadang pemdanya yg cuek, kadang pengusaha yg egois, capek deh...
contohnya di Jombang, jalan jg banyak berlubang, sampai jengkel akhirnya ditanami pisang, padahal itu di daerah kampung halamannya bupati lho... sebabnya disitu banyak dilewati truk2 pengangkut pasir dan batu yg dijual ke kota Jbg & sktrx, dll... pengusahanya gak peduli jalan rusak, alasannya dia udah bayar retribusi ke Pemda, pdhl klu dicek retribusinya nggak seberapa dibandingkan biaya pemeliharaan jalan... sedangkan pemdanya klu kulihat bbrp tahun trkhr bupatinya fokus pemeliharaan jalan2 di sekitar kota aja, itupun proyeknya diecer kecil2, nggak tahu duitnya yg besar buat apa..

dimasputra
April 18th, 2011, 05:23 AM
mungkin mereka mikirnya ini masih musim penghujan, ngaspal jalan pas musim penghujan pikirnya ga fungsi (?) nanti rusak lagi kena genangan air hujan.
oh ya, jalan lingkar barat bag. gading fajar (mulai dari bundaran udang-bandeng sampe patung kuda gading fajar) sudah mulai diperbaiki, tahap awal bangun gorong2 plus trotoar, jalan yang super hancurnya itu mungkin nanti diaspal setelah trotoar jadi. dan jalan lingkar barat bag. taman pinang (mulai bundaran kura2 sampai mcd) udah diaspal muluuus.
anyway, mesin piling di area proyek grand town square sidoarjo lumayan banyak ya, total 5 buah. semuanya ngumpul masak di dekat jalan tol.

eelhasan
April 18th, 2011, 10:25 PM
Perbaikan tambal sulam biar ada proyek terus tiap tahun,,,:bash:

dimasputra
April 22nd, 2011, 03:09 AM
FYI, ada lahan yang baru diratakan di jl. Diponegoro, Sidoarjo.. (sebelum Indomaret Diponegoro). sekarang lahannya dipagari dan dijaga 2-3 satpam..

edit
ini dia..
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05201.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05203.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05204.jpg


anyway
Grand Town Square Sidoarjo
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0342.jpg

edit
tambahan pic
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05220.jpg

Rendering renovasi gedung SMA2Muhammadiyah SDA (bagian depan, menghadap jalan Mojopahit Sidoarjo) dan Gedung pimpinan cabang Muhammadiyah Sidoarjo - sorry pic rada ga jelas..pake kamera hape
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/Foto0347.jpg

dimasputra
April 22nd, 2011, 02:16 PM
Pertigaan Cemengkalang, Sidoarjo - masih kacau, belum dilebarin?!
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05221.jpg

jl. Raya Jati, Sidoarjo - bangunan liar di pinggir jalan bag. Selatan sudah ditertibkan. sepertinya mau buat gorong-gorong.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05222.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05231.jpg

sbyctzn
April 22nd, 2011, 03:41 PM
nice update Dim.. thanks for the photos.... keep update!!! semoga Sidoarjo cepat berkembang pasca GTS jadi... :D

dimasputra
April 23rd, 2011, 04:25 AM
^^ sama-sama mas.. :D amin.
lumpur lapindo di selatan sepertinya sudah ga jadi momok lagi bagi warga kota/kab sidoarjo..malah banyak yang bangun rumah di kota.. hoho ciputra aja bikin 2 perumahan di kota, dan pengembang lainnya turut meramaikan bursa property di sidoarjo. ^.^

dimasputra
April 24th, 2011, 12:56 PM
-dp-

dimasputra
April 24th, 2011, 12:58 PM
FYI, ada lahan yang baru diratakan di jl. Diponegoro, Sidoarjo.. (sebelum Indomaret Diponegoro). sekarang lahannya dipagari dan dijaga 2-3 satpam..

edit
ini dia..
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05201.jpg

^^ update:
pagar bagian atas dicat warna kuning-merah a la pagar proyek SPBU SHELL.
jangan-jangan ini proyek SPBU SHELL.
kalau benar, jadi SPBU SHELL yang ke-2 di Sidoarjo.. :cheers:

sbyctzn
April 26th, 2011, 02:40 AM
Gairahkan Puspa Agro, bangun flyover

Jum'at, 22 April 2011 | 05:59 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis .com : Upaya menggairahkan sektor agribisnis di Jatim dengan memacu perdagangan di Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) terus dilakukan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan membangun infrastruktur penunjang pasar agribisnis terbesar di Indonesia timur tersebut. Pembangunan flyover menuju fasilitas Puspa Agro bakal segera terealisasi. Ini berdasarkan usulan Pemprov Jawa Timur pada pemerintah pusat melalui Kementerian PU agar pembangunan flyover dapat segera diwujudkan karena dianggap mendesak. Dari usulan yang diajukan Pemprov Jatim, flyover yang akan dibangun sepanjang 1,8 kilometer dan lebar jalan 7 meter. Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, mengatakan, akses meuju Puspa Agro melewati jalan arteri atau nasional ruas Taman-Krian, arah Surabaya-Mojokerto. Di akses jalan itu, volume kendaraan keluar masuk bisa mencapai 1.500 kendaraan per harinya, sehingga persoalan kemacetan lalu lintas jadi lebih berat, terutama pada titik pertigaan jalan arteri Taman-Krian menuju Puspa Agro. Oleh karena itu, lanjut dia, pembangunan flyover ini dipandang perlu atau termasuk kebutuhan mendesak. Selain itu, dengan adanya flyover ini, akan cukup menunjang PuspaAgro yang diproyeksikan sebagai terminal agro terbesar dan terlengkap di Indonesia yang punya jaringan perdagangan dan distribusi hingga ke luar pulau tersebut. "Keberadaan flyover ini juga diperlukan untuk mempermudah mengakses pasar induk terbesar di Indonesia tersebut," ujar Gentur di Surabaya, Kamis (21/4/2011). Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, Puspa Agro memangperlu ditunjang prasarana dan sarana yang memadai, apalagi pasar induk itu kemajuannya kini cukup menggembirakan. Salah satunya adalah jalan akses yang memadai dengan membangun flyover. Ia juga berharap agar proyek flyover bisa segera dikerjakan dalam waktu dekat ini dan dana diusulkan dari APBN. Direktur Utama PT JGU, Erlangga Satriagung membenarkan bila Puspa Agro membutuhkan akses jalan yang memadai sebagai sarana angkutan barang serta komoditas yang akan dipasarkan difasilitasnya. "Gagasan flyover akan sangat mendukung perkembangan Puspa Agro. Manajemen sangat mendukung penuh rencana itu," katanya. Seperti diketahui, Puspa Agro yang terletak di Jemundo, Sidoarjo ini merupakan pasar induk komoditas agro terbesar di Indonesia dengan luas lahan 50 hektare. Puspa Agro akan memiliki tujuh los bangunan dengan jumlah stan sebanyak 5.000 unit. Komoditas yang dipasarkan bervariasi mulai dari beras, aneka palawija, perkebunan, bunga dan tanaman hias, daging segar serta produk dan hasil perikanan. Total investasi proyek itu mencapai Rp 638 miliar dengan biaya lahan Rp200 miliar. kbc 7

http://www.kabarbisnis.com/m/read/2819748

Arek_Ngalam
April 26th, 2011, 01:09 PM
^^ update:
pagar bagian atas dicat warna kuning-merah a la pagar proyek SPBU SHELL.
jangan-jangan ini proyek SPBU SHELL.
kalau benar, jadi SPBU SHELL yang ke-2 di Sidoarjo.. :cheers:

daerah Surabaya dan sekitarnya booming SPBU Shell, di Malang belum kelihatan. Di Surabaya SPBU Shell banyak yang beli?

Arek_Ngalam
April 26th, 2011, 01:10 PM
Double Post

sbyctzn
April 26th, 2011, 01:34 PM
daerah Surabaya dan sekitarnya booming SPBU Shell, di Malang belum kelihatan. Di Surabaya SPBU Shell banyak yang beli?

lumayan lah kalau di Surabaya, semua SPBU Shell di Surabaya pembelinya ya normal seperti pembeli SPBU Pertamina.
Paling bentar lagi Malang juga ada, Malang kan banyak juga mobil mid up plat L.

pecinta_surabaya
April 27th, 2011, 07:07 AM
Shell yg di jalan HR.Muhammad, Prapen, Mayjen rame, A.yani biasa aja, Waru sepi..
Yg deket PTC ga tau, ga pernah lewat..
*IMO* :cheers:

Silver Arrows
April 27th, 2011, 03:37 PM
^^
sepi karena kelasnya beda, kayak butik2 premium ato mall hi class, kan cenderung sepi, tapi transaksinya gede2, omzet juga gede jadinya. Jadi kualitas bukan kuantitas IMO (juga)

sbyctzn
April 29th, 2011, 09:02 AM
Flyover ke Puspa Agro telan Rp112 miliar

Kamis, 28 April 2011 | 09:57 wib ET
SURABAYA, kabarbisnis .com : Upaya mendorong sektor agribisnis di Jawa Timur terus dilakukan, termasuk dengan meningkatkan kualitas infrastruktur di Pusat Perdagangan Agrobis (Puspa Agro) Jatim. Fasilitas fly over (jembatan layang) yang menghubungkan akses jalan ke Puspa Agro yang berada di Jemundo, Sepanjang, Sidoarjo bakal segera terealisasi. Diperkirakan proyek yang dibangun melewati jalan arteri atau nasional ruas Taman-Krian, arah Surabaya-Mojokerto ini menelan dana sebesar Rp112 miliar. Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Gentur Prihantono Sandjoyo Putro, mengatakan, dana pembangunan fly over Puspa Agro itu diusulkan pada dana pemerintah pusat melalui APBN 2011 dan dilanjutkan di tahun 2012 dengan total sekitar Rp 112 miliar. Selain untuk membangun fisik jembatan, tahun ini juga ditargetkan pula penyelesaian DED (Detail Engineering Design)yang diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 750 juta. Dana untuk pembuatan DED itu juga diajukan dari APBN 2011 ini. "Dana pembangunan fisik dan DED telah kami sampaikan pada pusat dan mulai tahun ini bisa segera mulai direalisasikan," ujar Gentur. Menurut Gentur, pembangunan fly over yang akan dibangun sepanjang 1,8 kilometer dan lebar jalan 7 meter ini dianggap cukup mendesak. Ini lantaran akses menuju Puspa Agro kini masih belum memadai. Di akses jalan itu, volume kendaraan keluar masuk bisa mencapai 1.500 kendaraan per harinya, sehingga persoalan kemacetan lalu lintas jadi lebih berat, terutama pada titik pertigaan jalan arteri Taman-Krian menuju Puspa Agro. Oleh karena itu, lanjut dia, pembangunan flyover ini dipandang perlu atau termasuk kebutuhan mendesak. Selain itu, dengan adanya flyover ini, maka akan cukup menunjang Puspa Agro yang diproyeksikan sebagai terminal agro terbesar dan terlengkap di Indonesia yang punya jaringan perdagangan dan distribusi hingga ke luar pulau. Keberadaan flyover ini juga diperlukan untuk mempermudah mengakses ke pasar induk terbesar di Indonesia tersebut. kbc 7

http://www.kabarbisnis.com/m/read/2819879

dimasputra
April 29th, 2011, 04:54 PM
^^ masih bingung dg flyover menuju Puspa Agro ini.
mulai dari mana, lewat mana, dan turun di mana???


^^
sepi karena kelasnya beda, kayak butik2 premium ato mall hi class, kan cenderung sepi, tapi transaksinya gede2, omzet juga gede jadinya. Jadi kualitas bukan kuantitas IMO (juga)

haha..bisa jadi.. sekalinya masuk SPBU Shell, mungkin costumer itu membawa kendaraan yang tangki bensinnya tinggal setengah atau hampir habis. jadi sekalinya beli langsung banyak.


dilihat2 sepertinya memang lahan di diponegoro sidoarjo ini bakal jadi spbu shell ke2 di sidoarjo. lahannya yang pas untuk spbu dan pagar proyek yang khas shell - kuning merah.
proyek ini dikebut loo.

Arek_Ngalam
April 30th, 2011, 09:05 AM
^^
Di atas pagernya ada papan, mungkin itu papan nama proyek

dimasputra
April 30th, 2011, 06:18 PM
^^ di papan proyeknya ga ada nama proyek.. cuma nama2 perusahaan yang menangani proyek ini.
1.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05367.jpg

dimasputra
April 30th, 2011, 06:23 PM
-dp-

dimasputra
April 30th, 2011, 06:24 PM
GRAND TOWN SQUARE - SIDOARJO
pondasi mulai 'mencuat'
1.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05374.jpg

2.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC05379.jpg

eelhasan
May 5th, 2011, 05:48 PM
Dapat info semoga valid, dulu biaya yang dibutuhkan untuk membangun WBL cuma sekitar 65 milyar,, dengan rincian 45 % Pemkab dan 55 % Investor.

Membangun ikon wisata semenarik itu ternyata nggak membutuhkan biaya yang terlalu besar.
Kreativitas, inovasi dan visi Pemkab (terutama Kepala Daerahnya) yang memegang peranan penting.
Patut dicontoh!

sbyctzn
May 5th, 2011, 06:06 PM
Wah serius cuma 65 milyar?
Masa ah?
Lebih kayaknya deh, IMO sampai kalau 200 Milyar an...
Kalau 65 milyar itu mungkin cuman arena bermainnya aja, tanpa Maharani Zoo Goa dan Resortnya.
Terutama Resortnya itu bisa habis 50 milyar an lho dilihat dari bangunan dan fasilitasnya.
Apalagi biaya memugar lahan yang dulunya batuan cadas...

eelhasan
May 5th, 2011, 06:16 PM
Wah serius cuma 65 milyar?
Masa ah?
Lebih kayaknya deh, IMO sampai kalau 200 Milyar an...
Kalau 65 milyar itu mungkin cuman arena bermainnya aja, tanpa Maharani Zoo Goa dan Resortnya.
Terutama Resortnya itu bisa habis 50 milyar an lho dilihat dari bangunan dan fasilitasnya.
Apalagi biaya memugar lahan yang dulunya batuan cadas...

Tadi saya iseng2 baca skripsinya salah satu mahasiswa Unair tentang dampak WBL terhadap PAD Lamongan,, di situ tertulis 65 milyar untuk pembangunannya. Juga ada surat perjanjiannya antara PEmkab dengan PT Bunga Wangsa Sejati milik Pak Paul

Mungkin cuma arena bermainnya,, nggak termasuk resort, mazoola, dan penambahan 3 wahana tiap tahun.
Tapi tetep surprise jg, perkiraan saya awalnya hampir 1 triliun ato paling nggak 500 milyar lebih

ardindonesia
May 5th, 2011, 06:58 PM
^^ betul langkah cerdas pemkab lamongan, coba kalau semuanya ditangani APBD dan dikelola pemkab sendiri bakal tidak jauh berbeda dg Tanjung Kodok dulu hanya ditambah waterboom saja :)

nick_1212
May 6th, 2011, 12:43 AM
mungkin saja biayanya sebelum penambahan wahana cuma 65 M
karena yang punya kendali atas proyeknya adalah swasta (pak paul 55%)
klo swasta yang pegang proyek bisa murah, lain klo proyeknya pemerintah karena mark-up korupsinya sedikit..
belum lagi misal bahan material di lamongan murah2....

ambil contoh proyek gedung baru DPR yang lebih dari 1 T, hanya untuk 30 lantai.. dengan uang segitu, Bukit Darmo Golf sudah bisa membuat 2 tower Adhiwangsa 40 lantai

atau bisa jadi 65 M itu uang dari pemkab Lamongan saja yang 45% belum totalnya, trus ditambahi lagi yang 55% dari pak paul kira2 75 Milyaran CMIIW

sbyctzn
May 6th, 2011, 01:56 AM
^^
saya nebaknya 65 milyar itu cuman WBL nya saja, dan itu yang dari pemkabnya saja mungkin.

eelhasan
May 6th, 2011, 05:59 AM
Saya mencoba mengutip Adendum Perjanjian kerjasama Nomor 181.1/07/413.013/2004 dan 010/SPJ-JTP/1/2004 tentang pembangunan, Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari di Kabupaten Lamongan. tanggal 12 Agustus 2004.

PENGELOLAAN
Pasal 1
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat membiayai pembangunan Kawasan Wisata Bahari yang akan menelan biaya lebih kurang Rp. 65.000.000.000,- (enam puluh lima milyar rupiah)

HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK-PIHAK
Pasal II
Kewajiban PIHAK PERTAMA menyediakan modal pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Wisata sebesar 45% (empat puluh lima prosen ) dari kebutuhan
Kewajiban PIHAK KEDUA menyediakan menyediakan modal pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan Wisata sebesar 55% (lima puluh lima prosen ) dari kebutuhan “


Kalau dihitung-hitung berarti Pemkab menyediakan dana 29,25 milyar.

Ada data kalau dari WBL saja bisa menyumbang kurang lebih 9 milyar untuk PAD tahun 2007 dari total jumlah PAD sekitar 55 milyar untuk tahun tsb.
Pak Masfuk juga pernah mengeluarkan statement kalau investasi Pemkab di WBL sudah balik modal.

Mungkin 65 milyar itu untuk pembangunan WBL awal saja, nggak termasuk Mazoola dan pengembangan selanjutnya. CMIIW


Poin dari semua data di atas,, dengan dana yang nggak sangat besar Pemkab bisa mengembangkan potensi daerahnya asal punya kreativitas.

Saya menunggu gebrakan yg sama dari Bupati dan Walikota Mojokerto, PaK Mustofa dan Pak Abdul Gani

sbyctzn
May 6th, 2011, 09:29 AM
Waow. Kurang lebih 9 milyar pertahun? Dan sudah balik modal?
Hmmm luar biasa memang pak Masfuk ini.
Ya betul sepertinya 65 Milyar itu cuman WBL awal saja, soalnya kalau dipikir logis ya tidak cukup uang 65 Milyar dibuat ngembangin MAZOOLA sama RESORT nya.
Mungkin MAZOOLA dan RESORT yang ngembangin pak Paul sendiri.

eelhasan
May 20th, 2011, 03:15 PM
LAMONGAN, kabarbisnis.com: Bisnis batik berskala Usaha kecil dan menengah (UKM) di wilayah Jawa Timur menjanjikan keuntungan yang menggiurkan. Di Kabupaten Lamongan, misalnya, omset industri batik dari bisnis skala kecil dan menengah mencapai sekitar Rp 60 miliar dalam setahun. Wilayah pemasarannya hingga ke berbagai kota.

"Kami membuat batik dengan wilayah pemasaran di beberapa kota di Jatim. Biasanya ada semacam pengepul yang mengambil batik di daerah kami," ujar Suryanto, salah seorang perajin batik asal Paciran, Lamongan, Jatim, kepada kabarbisnis.com, Jumat (20/5/2011).

Berdasarkan data yang dihimpun kabarbisnis.com, produksi batik di kabupaten tersebut berpusat di dua desa, yaitu Desa Sendang Agung dan Sendang Dhuwur, Kecamatan Paciran. Kapasitas produksinya mencapai 40.000 potong per bulan dengan nilai transaksi Rp 60 miliar dalam setahun. Industri ini telah menyerap 174 perajin batik dengan wilayah pemasaran di berbagai kota di Jawa Timur.

Dewi Indria, perajin lainnya, mengatakan, batik asal Lamongan biasanya juga digunakan sebagai buah tangan atau oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke kabupaten tersebut. "Usaha batik di desa kami turun-temurun dan diwariskan keahliannya dari orang tua ke anaknya," ujarnya.

Di bidang tekstil lainnya, yaitu industri bordir, para UKM di Lamongan juga bergeliat. Industri yang bergerak di bidang usaha bordir banyak terdapat di Kecamatan Karangbinangun, Dekat, Glagah, dan Solokuro. Industri yang merupakan turunan dari industri tekstil dan produk tekstil ini berkembang pesat di Lamongan dengan perkiraan nilai transaksi mencapai Rp 20,45 miliar per tahun.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM M. Rizal menuturkan, UKM mempunyai prospek bisnis yang cerah karena fleksibilitas usahanya. Selain itu, UKM mempunyai captive market yang solid.

"Hanya saja, mungkin masih ada kendala penerapan teknologi informasi. Ini yang harus terus diberi perhatian. Selain itu, perlu ada solusi pembiayaan yang murah dan bersahabat bagi UKM," jelas Rizal. kbc5/kbc7


http://kabarbisnis.com/read/2820459

Silver Arrows
May 27th, 2011, 08:16 AM
sedikit update dari GTS, lahan ini semakin keliatan bentuknya, banyak besi2 yang makin tinggi, dan ada satu crane ...

*clingak clinguk liat dimas kok ga pernah muncul ...

dimasputra
May 27th, 2011, 08:22 AM
^^ halo mas silver I'm here. jarang updet, soalnya mau uas nih ~(-.-~) #curhat

di gts ada 1crane? crane mobile atau tower crane?
bentuknya kayak apa nih?

dimasputra
May 29th, 2011, 05:22 AM
GRAND TOWN SQUARE, SIDOARJO (the 4th mall/plaza in town)
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/1306637415.jpg

http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/1306637417.jpg

Arek_Ngalam
May 29th, 2011, 07:20 AM
^^
Jadi yang terbesar di Sidoarjo kah?

sbyctzn
May 29th, 2011, 08:17 AM
WAOW! Finally ada proyek besar di Sidoarjo!
Mantab Dim!
Btw dari dulu saya penasaran sama desainnya nih Dim, kok tidak ada yang punya ya?
Apa gara2 bermasalah, trus pelit publikasi desainnya?

luckyjo
May 29th, 2011, 02:42 PM
bagus... bagus...

dimasputra
May 30th, 2011, 02:10 AM
^^ :D :cheers:


^^
Jadi yang terbesar di Sidoarjo kah?

ya :) sedikit lebih besar dari mall2 yang sudah ada. :cheers:



WAOW! Finally ada proyek besar di Sidoarjo!
Mantab Dim!
Btw dari dulu saya penasaran sama desainnya nih Dim, kok tidak ada yang punya ya?
Apa gara2 bermasalah, trus pelit publikasi desainnya?

finally sejak proyek suncity beberapa tahun yang lalu selesai, proyek besar di kota ini bisa dibilang vakum..
iya, renderingnya masih belum ketemu..
eh, sekarang udah adem ayem tuh berita tentang mall ini.
ga rame seperti beberapa minggu lalu.

dimasputra
May 30th, 2011, 02:12 AM
tambahan pict GTS.
1.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC06157.jpg

2.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC06161.jpg

3.
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC06164.jpg

dimasputra
May 30th, 2011, 02:13 AM
Citra Indah Sidoarjo - the2nd Ciputra's proect in town, the 3rd in the regency
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC06060.jpg

CI-Walk
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/DSC06062.jpg

dimasputra
June 1st, 2011, 07:19 AM
^^ best seller di citra indah sidoarjo itu sunderland, yg harganya IDR 1,22 M.
model2 rumah di citra indah sidoarjo diadopsi dari citraland surabaya.

OPTX
June 7th, 2011, 08:40 PM
The Grand Sahala Residence - Gresik , 26 Lt

http://s1.postimage.org/30n2pvbto/Sahala_gresik_up.jpg

http://s3.postimage.org/5iyzie5yu/Sahala_lokasi_600.jpg

teddybear
June 7th, 2011, 08:55 PM
Tuh MayJend Sungkono yg di Gresik, bukan di Surabaya... membingungkan bagi yg tdk tau! Populasi dan ekonomi Gresik dan Sidoarjo tumbuh pesat ya?

gussinyo
June 8th, 2011, 03:13 AM
sudah seharusnya sebagai kota industri Gresik n Sidoarjo punya highrise building..

sbyctzn
June 8th, 2011, 03:44 AM
^^
WAOW!! APARTEMEN HIGH RISE PERTAMA DI GRESIK!
Wah lumayan berani juga ya pengembangnya, itu lokasinya apa di dalam komplek perumahan landed house ya?
Kalau tidak salah saya pernah dengar ada perumahan landed house yang namanya SAHALA gitu di Gresik...
Dan yang membuat saya heran, untuk sekitaran SUSIGRE, kok malah duluan Gresik dibanding Sidoarjo munculnya apartemen high rise, padahal kalau soal hunian yang berkembang sangat pesat itu Sidoarjo.
Tapi kalau yang saya katakan benar, mungkin pengembang landed housenya yang di Gresik itu yang berani.
Seperti DR Aparemen di Surabaya gitu, buat meningkatkan pamor perumahan landed housenya, yaitu Sukolilo Dian Regency (Sukolilo DR).
VERY GOOD NEWS buat perkembangan high rise di Gresik, kalau ini apartemen sukses, kemungkinan pengembang akan melirik berinvestasi di sektor properti vertikal di Gresik semakin besar peluangnya.

hermawan
June 8th, 2011, 02:47 PM
Wow, salut untuk Gresik...
Mudah2an cepet jadi dan muncul tower2 yang lain.
menunggu tower2 berikutnya di Sidoarjo dan Gresik

dimasputra
June 14th, 2011, 03:27 PM
^^ wah, Gresik :okay: tuh di bawah apartmentnya ada mini mall / ruko2 gitu..
di TKP gimana tuh?

#__________________#

http://properti.kompas.com/read/2011/04/18/17380298/Tiga.Perumahan.Ciputra.di.Sidoarjo.Kian.Berkembang#foto2

Tiga Perumahan Ciputra di Sidoarjo Kian Berkembang
Robert Adhi Kusumaputra | Senin, 18 April 2011 | 17:38 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Tiga proyek Grup Ciputra di Sidoarjo, Jawa Timur, yaitu CitraHarmoni, CitraGarden, dan CitraIndah, terus dikembangkan.

General Manager Proyek Ciputra di Sidoardjo, Purnadi, dalam percakapan dengan Kompas.com di Surabaya, pekan lalu, mengatakan, Sidoarjo adalah kota kedua setelah Surabaya bagi investasi Grup Ciputra di Jawa Timur.

"Karena lahan di Surabaya makin mahal, kami melirik lahan di Sidoarjo. Kami mengawalinya dengan membangun perumahan kelas menengah CitraHarmoni. Meningkatnya infrastruktur di kota ini membuat Sidoarjo terangkat," jelas Purnadi.

Perumahan CitraHarmoni menyasar ke pasar menengah bawah. Lokasinya ke arah Sidoarjo sebelah barat, tetapi lebih dekat ke Surabaya, dan tidak jauh dari Bandara Juanda.

CitraHarmoni Sidoarjo seluas 40 hektar, dikembangkan Grup Ciputra sejak tahun 1995. Sampai April 2011, sudah 1.100 unit rumah kelas menengah dibangun. Harga rumah di CitraHarmoni berkisar antara Rp 225 juta dan Rp 700 juta per unit.

Pembeli rumah di CitraHarmoni sebagian besar karyawan dan sebagian lagi pengusaha. Hampir 70 persen penghuni CitraHarmoni Sidoarjo bekerja di Surabaya, yang waktu tempuhnya sekitar 45 menit.

"Saat ini kami sedang mengembangkan rumah kecil dan rumah sedang. Landbank masih banyak, masih ada 40-an hektar lagi. Kami masih akan membangun sekitar 1.000 unit rumah lagi," jelas Purnadi.

CitraGarden sasar pasar menengah

Sementara itu, perumahan CitraGarden seluas 28 hektar mengarah ke pasar kelas menengah. Lokasi perumahan CitraGarden di samping tol Surabaya-Sidoarjo, lebih ke Kota Sidoarjo. Pasarnya karyawan dan beberapa pemilik. Perumahan ini merupakan kerja sama Grup Ciputra dengan Podojoyo Mashyur.

Hari Minggu (17/4/2011) lalu, CitraGarden meluncurkan rumah-rumah kelas menengah dinklaster baru, Greenwood. "Rumah-rumah ini dijual dengan harga antara Rp 700 juta dan Rp 1,6 miliar. Jumlah unit yang dibangun di klaster ini 15 unit, mulai dari luas tanah 9 m x 18 m dengan luas bangunan 92 m2, sampai luas tanah 9 m x 18 m dengan luas bangunan 192 m2," jelas Purnadi. Dari jumlah 25 unit di klaster terbaru ini, 7 unit di antaranya rumah supereksklusif seluas 12 m x 22 m2 dengan harga Rp 1,6 miliar.

Salah satu fasilitas CitraGarden Sidoarjo yang baru selesai dibangun pada Januari 2011 adalah CitraGarden Waterpark seluas 1 hektar. Adapun CitraGarden Sidoarjo seluas 28 hektar.

Dobrak Sidoarjo dengan rumah mewah

Purnadi mengungkapkan, Grup Ciputra satu-satunya pemgembang yang mendobrak Sidoarjo dengan membangun rumah-rumah high-end. Selama ini belum pernah ada pengembang yang membangun rumah menengah atas. "Penjualan rumah memang tidak cepat, tapi selalu ada yang membeli," katanya.

Problem utama yang dihadapi adalah masalah lumpur karena menyebabkan jalan menuju Sidoarjo macet dari arah Pasuruan. "Tapi, jalan dari Surabaya menuju Sidoarjo tidak ada masalah," ungkapnya.

Perumahan CitraIndah Sidoarjo adalah perumahan kelas menengah atas. Luasnya hanya 2 hektar dan berlokasi di pusat kota di pecinan Sidoarjo atau di Km 0 Kota Sidoarjo. Perumahan CitraIndah menjual rumah-rumah mewah. Saat ini Grup Ciputra meningkatkan prasarana kota dengan memanfaatkan jaringan TV kabel.

Menurut Purnadi, rumah-rumah yang dijual di CitraIndah Sidoarjo berharga di atas Rp 1,2 miliar dengan luas tanah 9 m x 18 m dan luas bangunan 205 m2. Sebanyak 23 unit rumah yang harganya antara Rp 1,1 miliar dan Rp 1,7 miliar sudah laris sejak diluncurkan pada awal tahun 2010 lalu. Jumlah rumah yang direncanakan dibangun total 60 unit. Selain itu, 19 unit rumah toko (ruko) di CitraIndah, yang harganya Rp 700-an juta, sudah terjual habis. (Robert Adhi Kusumaputra)

dimasputra
June 14th, 2011, 03:55 PM
-dp- soooryyy ^.^v

dimasputra
June 14th, 2011, 03:56 PM
http://www.harianbhirawa.co.id/ekonomi/30656-warga-sidoarjo-tak-minat-jadi-tki

sepenggal paragraf dari berita di atas tentang Grand Town Square, Sidoarjo.

Suherman menambahkan, untuk mencarikan kerja bagi warga Sidoarjo, pihaknya juga telah melakukan MoU dengan investor baru yang ada di Sidoarjo. Ini dilakukan supaya tidak ingin kecolongan. Jangan sampai terjadi seperti perekrutan tenaga kerja di Giant Sun City, yang lebih banyak mengambil dari luar Sidoarjo. ''Kalau di GTS yang saat ini sedang dibangun, nanti kita pastikan harus banyak dari Sidoarjo sendiri,'' tuturnya seraya menambahkan pembangunan hotel dan Mall ini diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2011 ini.

pict as today
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/gtsjun.jpg

sbyctzn
June 14th, 2011, 04:29 PM
Mantab! Mall terbesar dan terbaru di Sidoarjo!
Jadi penasaran seperti apa rupa mall milik lippo ini...
Kayaknya bakal lumayan megah nih untuk ukuran Sidoarjo, kalau dilihat luas lahan dan pemakaian cranenya :D.

dimasputra
June 14th, 2011, 04:48 PM
^^ dan sepertinya bakal ada gedung hotel di atas mall.
tampak crane ke2 dari kiri (crane kanan sendiri) itu di sekitarnya digali dalam.. kayaknya untuk bangunan yang cukup tinggi... hmmm

http://www.harianbhirawa.co.id/ekonomi/30656-warga-sidoarjo-tak-minat-jadi-tki

sepenggal paragraf dari berita di atas tentang Grand Town Square, Sidoarjo.

Suherman menambahkan, untuk mencarikan kerja bagi warga Sidoarjo, pihaknya juga telah melakukan MoU dengan investor baru yang ada di Sidoarjo. Ini dilakukan supaya tidak ingin kecolongan. Jangan sampai terjadi seperti perekrutan tenaga kerja di Giant Sun City, yang lebih banyak mengambil dari luar Sidoarjo. ''Kalau di GTS yang saat ini sedang dibangun, nanti kita pastikan harus banyak dari Sidoarjo sendiri,'' tuturnya seraya menambahkan pembangunan hotel dan Mall ini diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2011 ini.

pict as today
http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/gtsjun.jpg

Silver Arrows
June 14th, 2011, 06:44 PM
Kereeen, gresik mau ada hi-rise , tingginya malah ngalahin hi-rise di malang ya, bakal jadi yg tertinggi di jatim diluar sby kayaknya ... kapan ya sidoarjo punya ??

wah, GTS hotelnya bintang berapa ya dim ? masak 3 lagi kayak sun hotel, apa mungkin lebih ya ? bukannya yg di cito aryaduta, yg ini apa ya ?

sbyctzn
June 14th, 2011, 07:08 PM
Wah beneran tuh?
Semoga beneran ada highrisenya dah, 15 lantaian aja juga gpp...
Kayaknya menjanjikan nih ini proyek buat Sidoarjo Kota..,

dimasputra
June 15th, 2011, 03:21 AM
Kereeen, gresik mau ada hi-rise , tingginya malah ngalahin hi-rise di malang ya, bakal jadi yg tertinggi di jatim diluar sby kayaknya ... kapan ya sidoarjo punya ??

wah, GTS hotelnya bintang berapa ya dim ? masak 3 lagi kayak sun hotel, apa mungkin lebih ya ? bukannya yg di cito aryaduta, yg ini apa ya ?

iya, gresik 'ndisiki' masalah ini. apa sudah dibangun???

ga tau juga mas hotel berapa bintang. bintang 3 lagi ya gapapa, cuma operatornya yang terkenal gitu loo.. amin.




Wah beneran tuh?
Semoga beneran ada highrisenya dah, 15 lantaian aja juga gpp...
Kayaknya menjanjikan nih ini proyek buat Sidoarjo Kota..,


iya, bakal dibangun mall + hotel. yang bilang orang pemda lo..
yah semoga dibangun bangunan rada tinggian, soalnya seperti yang saya bilang, zona di sekitar crane paling kanan (di foto) digali dalam. tidak seperti zona di sekitar crane palig kiri (di foto). digali dalam = tanda bangunan cukup tinggi = ???????????????? masih tanda tanya, wait n see. ;)

Silver Arrows
June 15th, 2011, 03:07 PM
^^
GTS ini emang misterius kayaknya, kenapa ya ? manajemen kok sampe segitunya knp ya?? bukannya ini proyek dari sebuah grup properti terbesar di tanah air ??? trus tumben ya, forumer disini belum ada yg dapat renderingnya ?? biasanya kan forumer disini weruh sak durunge winarah :lol:

dimasputra
June 15th, 2011, 03:14 PM
^^ nyari di google ga ketemu-temu. sumpek dah!!!
eh, ada lahan yang dipagari tepat di perempatan alun-alun. kira-kira mau dibuat apa?
terus, lahan di depan bni sidoarjo yang dulu beritanya mau dibuat rusun, itu beneran rusun?? gedungnya udah jadi, dan pagarnya udah mulai dibuka, tapi kok ga kayak rusun???

sbyctzn
June 15th, 2011, 03:38 PM
OPTX biasanya jadi yang terdepan soal rendering desain.
Nunggu kabar dari OPTX aja....

dimasputra
June 15th, 2011, 03:48 PM
^^ semoga ketemu deh renderingnya.. sukur2 kalo ketambahan nemu rendering lain untuk proyek sidoarjo, gresik, mojokerto, bangkalan, lamongan :D #maunya haha

dimasputra
June 17th, 2011, 04:17 PM
Investor Mulai Lirik Bangun Kawasan Pesisir
Publikasi: Mei 31, 2011 | Oleh: Kahumas | Kategori: Artikel, Features | Dibaca: 54 kali
http://dprd-sidoarjokab.go.id/investor-mulai-lirik-bangun-kawasan-pesisir.html

http://dprd-sidoarjokab.go.id/wp-content/uploads/maket-kawasan-pesisir.jpg
MAKET: Rencana pembangunan kawasan pesisir di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati.

Tak Terpengaruh Musibah Lumpur

SIDOARJO-Kawasan pesisir di Sidoarjo yang bertahun-tahun tak tersentuh investor, kini mulai dilirik untuk dibangun. Investor ingin menanamkan modalnya dan membangun kawasan pesisir di Sidoarjo, untuk kawasan permukiman dan wisata air berwawasan alam. Hal itu tertungkap dalam rapat teknis pembahasan kerangka ajuan (KA) analisa dampak lingkungan (amdal) yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup, Badan Perencanaan Pembangunan, pihak investor dan dinas terkait lainnya.

Dalam kegiatan itu juga hadir perwakilan dari anggota dewan, yang duduk di komisi C bidang lingkungan dan pembangunan. Ini sifatnya masih baru, karena selama ini beada investor yang membangun di kawasan pesisir. ‘’Makanya kita tidak gegabah dan menyiapkan payung hukumnya, agar tidak ada persoalan saat sudah ada pembangunan,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo Erny Setyowati, kemarin.

Investor yang siap menanamkan modalnya untuk pembangunan kawasan pesisir, yakni PT Anugerah Mitra Jasindo. Informasinya sudah mengantongi izin lokasi, dengan lahan yang akan dibangun seluas 335 hektar. Pembangunan kawasan pesisir dalam rencana tata ruang wilayah memang dimungkinkan. Bahkan Pemkab Sidoarjo memplot ada 1.500 hektar lahan yang diperuntukkan bagi investor.

Sementara itu, Edy Purbowo, Direktur Utama PT Anugerah Mitra Jasindo mengatakan, pihaknya berani investasi di Sidoarjo, lantaran masih melihat adanya prospek usaha. Meski saat ini Sidoarjo memang sempat terpuruk akibat munculnya semburan lumpur. (rud)