gussinyo
April 7th, 2009, 04:51 AM
this is the unique city in East Java :banana:
http://maziman.files.wordpress.com/2009/05/jombang-yang-baru.jpg
http://maziman.files.wordpress.com/2009/05/jombang-yang-baru.jpg
|
View Full Version : JOMBANG, EAST JAVA gussinyo April 7th, 2009, 04:51 AM this is the unique city in East Java :banana: http://maziman.files.wordpress.com/2009/05/jombang-yang-baru.jpg gussinyo April 7th, 2009, 04:52 AM http://www.kerjoan.com/gambar/jombang.png welcome to our city ASTERIX's April 7th, 2009, 06:34 PM welcome to our city Kq kosong.....?:nuts::nuts: ne gw tambahin.. JOMBANG BERIMAN http://img257.imageshack.us/img257/1447/jombangmap.png Jombang adalah kabupaten yang terletak di bagian tengah Provinsi Jawa Timur. Luas wilayahnya 1.159,50 km˛, dan jumlah penduduknya 1.165.720 jiwa (2005). Pusat kota Jombang terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten, memiliki ketinggian 44 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 79 km (1,5 jam perjalanan) dari barat daya Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Jombang memiliki posisi yang sangat strategis, karena berada di persimpangan jalur lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya-Madiun-Jogjakarta), jalur Surabaya-Tulungagung, serta jalur Malang-Tuban. Konon, kata "Jombang" merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa "ijo" dan "abang". Ijo mewakili kaum santri (agamis), dan abang mewakili kaum abangan (nasionalis/kejawen). Kedua kelompok tersebut hidup berdampingan dan harmonis di Jombang. Bahkan kedua elemen ini digambarkan dalam warna dasar lambang daerah Kabupaten Jombang. Banyak tokoh terkenal Indonesia yang dilahirkan di Jombang, di antaranya adalah mantan Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid, pahlawan nasional KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahid Hasyim, tokoh intelektual Islam Nurcholis Madjid (Cak Nur), serta budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun). http://img151.imageshack.us/img151/7815/jombang6.jpg http://img114.imageshack.us/img114/6941/jombang3.jpg http://img15.imageshack.us/img15/2637/jombang1.jpg http://img114.imageshack.us/img114/708/jombang2.jpg http://img114.imageshack.us/img114/318/jombang4.jpg http://img114.imageshack.us/img114/2631/jombang5.jpg http://img155.imageshack.us/img155/8892/jombang7.jpg bharadya April 7th, 2009, 06:45 PM ^^ASTERIX'S topp..!! :okay::okay::okay: ASTERIX's April 7th, 2009, 06:54 PM ^^ASTERIX'S topp..!! :okay::okay::okay: tapi begadangnya g sekuat kamu....abiz mata g bisa di ajak kompromi...:lol::lol: bharadya April 8th, 2009, 05:47 AM tapi begadangnya g sekuat kamu....abiz mata g bisa di ajak kompromi...:lol::lol: hehe ga juga..:lol::lol: Alphonse Not-Elric April 8th, 2009, 04:39 PM Kq kosong.....?:nuts::nuts: ne gw tambahin.. JOMBANG BERIMAN http://img257.imageshack.us/img257/1447/jombangmap.png Jombang adalah kabupaten yang terletak di bagian tengah Provinsi Jawa Timur. Luas wilayahnya 1.159,50 km˛, dan jumlah penduduknya 1.165.720 jiwa (2005). Pusat kota Jombang terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten, memiliki ketinggian 44 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 79 km (1,5 jam perjalanan) dari barat daya Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Jombang memiliki posisi yang sangat strategis, karena berada di persimpangan jalur lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya-Madiun-Jogjakarta), jalur Surabaya-Tulungagung, serta jalur Malang-Tuban. Konon, kata "Jombang" merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa "ijo" dan "abang". Ijo mewakili kaum santri (agamis), dan abang mewakili kaum abangan (nasionalis/kejawen). Kedua kelompok tersebut hidup berdampingan dan harmonis di Jombang. Bahkan kedua elemen ini digambarkan dalam warna dasar lambang daerah Kabupaten Jombang. Banyak tokoh terkenal Indonesia yang dilahirkan di Jombang, di antaranya adalah mantan Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid, pahlawan nasional KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahid Hasyim, tokoh intelektual Islam Nurcholis Madjid (Cak Nur), serta budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun). http://img151.imageshack.us/img151/7815/jombang6.jpg http://img114.imageshack.us/img114/6941/jombang3.jpg http://img15.imageshack.us/img15/2637/jombang1.jpg http://img114.imageshack.us/img114/708/jombang2.jpg http://img114.imageshack.us/img114/318/jombang4.jpg http://img114.imageshack.us/img114/2631/jombang5.jpg http://img155.imageshack.us/img155/8892/jombang7.jpg seperti halnya kota2 di tanah jawa, pada umumnya. ponari city ini terlihat asri, dengan sawah ijo digerbang masuk kota. bharadya April 8th, 2009, 04:53 PM ^^btw btw masi kurang tuh tokoh terkenalnya.. Ponari ama Ryan (hehe,, no offense loh.. :angel1::angel1::lol::lol:) //kabuuurr.. :runaway::runaway: bharadya April 8th, 2009, 04:55 PM omong2 TSnya mana?? koq malah ga aktip.. ASTERIX's April 8th, 2009, 08:02 PM omong2 TSnya mana?? koq malah ga aktip.. Berani berbuat gak berani tanggung jawab.....malah lari cepat:lol::lol::lol: ASTERIX's April 23rd, 2009, 01:41 PM http://img528.imageshack.us/img528/2490/jbg1.jpg http://img403.imageshack.us/img403/1726/jbg2.jpg http://img510.imageshack.us/img510/8495/jbg4.jpg http://img4.imageshack.us/img4/5769/jbg5.jpg http://img156.imageshack.us/img156/576/jbg6.jpg ASTERIX's April 23rd, 2009, 01:44 PM GERBANG JOMBANG http://img16.imageshack.us/img16/4804/jbg7.jpg http://img522.imageshack.us/img522/3198/jbg8.jpg http://img522.imageshack.us/img522/5382/jbg13.jpg http://img240.imageshack.us/img240/6941/jombang3.jpg http://img401.imageshack.us/img401/7815/jombang6.jpg sbyctzn June 27th, 2009, 01:32 PM haloo??? dept store kraton nya mana?? ASTERIX's July 1st, 2009, 04:46 PM haloo??? dept store kraton nya mana?? sbenere dah kangen mo ngupload dan banyak stok foto yng nunggu giliran, tapi kotribut saya cuman foto foto daerah yang mungkin bagi sebagian forumer gaek gak ada artinya ya...? sory... gw g bisa bikin foto " yang spektakuler kaya temen forumer yg sekaliber fotografer prof. sbyctzn July 2nd, 2009, 07:36 AM ^^ gpp asterix, upload aja... di jatim juga.... di sini juga.. tapi untuk yang thread jatim yang foto woder saja.. nah kalau yang di thread ini yang daily update keadaan kota... ntar saya bantu juga deh... saya juga sering muter-muter keluar kota kok... kita sama-sama hidupkan thread-thread ini... ok??? di bawah sudah saya jadikan satu di tags, jadi ntar kalau mau update tinggal klik tags "east java" atau klik saja signature saya.. ada surabaya dan east java.. dimasputra October 28th, 2009, 07:24 AM Akan Bangun Proyek Prestisius Senilai Rp 135 Miliar http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/jpc2.jpg Dengan dalih untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Jombang berencana akan membangun proyek prestisius senilai Rp 135 Miliar. Proyek ini adalah pembangunan pusat pesantren yang diberi nama Jombang Pesantren Center (JPC). Rencananya, mega proyek tersebut akan dibangun di kawasan Ruko Cempaka Mas pada tahun 2010 mendatang. Meski perencanaannya sudah rampung, namun proyek ini masih ada tarik ulur antara pihak Legislatif dan Eksekutif. Proyek ini nantinya akan berorientasi profit untuk menggenjot PAD Jombang. Menurut Ali Arifin, Kasi Perencanaan, Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata (DISPORABUDPAR) Jombang, sebelum pembangunan proyek ini telah dilakukan survei ke beberapa pondok pesantren di Jombang. Dalam survei tersebut ada lima pondok pesantren besar di Jombang yang memiliki santri sekitar sepuluh ribu orang. Dari jummlah tersebut, hampir 95 persen adalah warga dari luar kota. "Bayangkan berapa wali santri yang berkunjung ke Jombang, jika ini dapat dikelola akan mampu mendongkrak PAD Jombang," tegasnya, Jum'at (11/9) Melihat hal itu, ada perputaran uang yang tidak terakomodir dengan baik. Untuk mengakomodirnya diperlukan pembangunan JPC. Sebab, dikawasan ini lengkap dan tersedia segala kebutuhan wali santri. Mulai Hotel hingga tempat karaoke. Selain itu, dengan adanya JPC, wali santri bisa berlama-lama di Jombang. Dipilihnya kawasan Cempaka Mas, karena tempat tersebut telah sesuai dengan Feasibility Study (FS) yang digelar oleh Dinas dan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya. Sebelumnya ada tiga tempat yang ditawarkan, pertama di Kawasan Tirta Wisata Jombang dan lahan kosong milik Pemkab disamping terminal Kepuh sari, Peterongan dan satu lagi di kawasan ruko Cempaka Mas. "Setelah ada FS, ternyata kawasan Cempaka Mas ini yang cocok untuk pendirian JPC," terang Ali sambil melihat miniatur JPC di Kantor Disporabudpar. Selain Penginapan, JPC nanti akan dibangun pusat perbelanjaan, Masjid, Auditorium, Museum serta tempat penjualan produk-produk dari Jombang. Kemudian juga dilengkapi travelling yang akan mengantarkan wali santri atau pengunjung ke seluruh pesantren di Jombang. Dia Berharap, semua pihak untuk membantu agar proyek tersebut terealisasi. Sebab, dengan besarnya anggaran proyek ini bukan tidak mungkin akan membawa beberapa masalah-masalah sosial. Namun jika ada sinergi warga Jombang maka proyek tersebut akan terwujud. Sedangkan sumber pendanaannya, kata Ali, jumlah tersebut rencananya akan diambilkan secara Sharing APBD Jombang dan Investor. Kemudian pembagian provit, akan diatur dengan Peraturan Daerah (Perda) termasuk mekanisme pembangunan proyek ini. "Dengan banyaknya mekanisme yang harus dilalui, diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun," tukasnya.(dio) gussinyo October 30th, 2009, 09:47 AM BERHUBUNG JOMBANG MASUK GKS PLUS...nih Akan Bangun Proyek Prestisius Senilai Rp 135 Miliar http://i984.photobucket.com/albums/ae326/dimasputra/jpc2.jpg Dengan dalih untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Jombang berencana akan membangun proyek prestisius senilai Rp 135 Miliar. Proyek ini adalah pembangunan pusat pesantren yang diberi nama Jombang Pesantren Center (JPC). Rencananya, mega proyek tersebut akan dibangun di kawasan Ruko Cempaka Mas pada tahun 2010 mendatang. Meski perencanaannya sudah rampung, namun proyek ini masih ada tarik ulur antara pihak Legislatif dan Eksekutif. Proyek ini nantinya akan berorientasi profit untuk menggenjot PAD Jombang. Menurut Ali Arifin, Kasi Perencanaan, Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata (DISPORABUDPAR) Jombang, sebelum pembangunan proyek ini telah dilakukan survei ke beberapa pondok pesantren di Jombang. Dalam survei tersebut ada lima pondok pesantren besar di Jombang yang memiliki santri sekitar sepuluh ribu orang. Dari jummlah tersebut, hampir 95 persen adalah warga dari luar kota. "Bayangkan berapa wali santri yang berkunjung ke Jombang, jika ini dapat dikelola akan mampu mendongkrak PAD Jombang," tegasnya, Jum'at (11/9) Melihat hal itu, ada perputaran uang yang tidak terakomodir dengan baik. Untuk mengakomodirnya diperlukan pembangunan JPC. Sebab, dikawasan ini lengkap dan tersedia segala kebutuhan wali santri. Mulai Hotel hingga tempat karaoke. Selain itu, dengan adanya JPC, wali santri bisa berlama-lama di Jombang. Dipilihnya kawasan Cempaka Mas, karena tempat tersebut telah sesuai dengan Feasibility Study (FS) yang digelar oleh Dinas dan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya. Sebelumnya ada tiga tempat yang ditawarkan, pertama di Kawasan Tirta Wisata Jombang dan lahan kosong milik Pemkab disamping terminal Kepuh sari, Peterongan dan satu lagi di kawasan ruko Cempaka Mas. "Setelah ada FS, ternyata kawasan Cempaka Mas ini yang cocok untuk pendirian JPC," terang Ali sambil melihat miniatur JPC di Kantor Disporabudpar. Selain Penginapan, JPC nanti akan dibangun pusat perbelanjaan, Masjid, Auditorium, Museum serta tempat penjualan produk-produk dari Jombang. Kemudian juga dilengkapi travelling yang akan mengantarkan wali santri atau pengunjung ke seluruh pesantren di Jombang. Dia Berharap, semua pihak untuk membantu agar proyek tersebut terealisasi. Sebab, dengan besarnya anggaran proyek ini bukan tidak mungkin akan membawa beberapa masalah-masalah sosial. Namun jika ada sinergi warga Jombang maka proyek tersebut akan terwujud. Sedangkan sumber pendanaannya, kata Ali, jumlah tersebut rencananya akan diambilkan secara Sharing APBD Jombang dan Investor. Kemudian pembagian provit, akan diatur dengan Peraturan Daerah (Perda) termasuk mekanisme pembangunan proyek ini. "Dengan banyaknya mekanisme yang harus dilalui, diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu tahun," tukasnya.(dio) SETUJU BUANGET apapun nama proyeknya, yang penting ada pembangunan yg baru di Jombang ini, masa dari dulu begitu2 aja sih, padahal pernah ada warganya yg jadi Presiden, masa mall aja nggak ada... Kalau ada yg nggak setuju ya apa alasannya, in kan buat kemajuan kota juga gussinyo October 30th, 2009, 09:50 AM KAWASAN INDUSTRI Mengantisipasi rencana pembangunan Jalan Tol Mojokerto - Jombang - Kertososno yang menjadi prasarana pendukung utama daya tarik investor masuk ke Kabupaten Jombang Alternatif pembangunan di tiga Lokasi yaitu : Alternatif I Kawasan Pegunungan Tunggorono dengan luas total 690,9 Ha Kecamatan Desa Luas(Ha) Jombang Tunggorono 36.3 Denanyar 54 Banjardowo 24.7 Sumberejo 16.3 Megaluh Balongsari 119 Gongseng 119 Turi Pinggir 121 Bandar Kedungmulyo Karangdagangan 55 Perak Plosogenuk 75.6 Luas Total 620.9 Lihat peta Alternatif II Kawasan Utara Sungai Brantas (Kecamatan Ploso) Desa Sawah Tegal Luas(Ha) Jatigedong 174.8 12.8 187.6 Dadi Tunggal 125.7 3.6 129.3 Jati Banjar 161.9 79.5 241.4 Pager Tanjung 185.5 12.4 197.9 Gedongombo 131.7 45.4 177.1 Ploso 100.6 12.5 113.1 Pandanblole 87.1 20.4 107.5 Luas Total 967.3 186.6 1153.9 Lihat peta Alternatif III Kawasan Selatan Sungai Brantas Kecamatan Desa Sawah Tegal Luas(Ha) Tembelang Gabus Banaran 88 - 88 Pulo Gedang 134 3 137 Kepuh Doko 78 51 129 Kesamben Gumulan 151 43.5 194.5 Jatiduwur 97 79 176 Jombatan 283 115 398 Podoroto 332 - 332 Kesamben 230.3 11.5 241.8 Luas Total 1393.3 249 1642.3 Lihat peta gussinyo October 30th, 2009, 09:54 AM 10 September 2009 Kabupaten Jombang Mantapkan Diri Jadi Sentra Agribisnis Sumber : admintaru_100909 Kabupaten Jombang saat ini tengah bersiap mengembangkan wilayahnya sebagai sentra agribisnis dan wilayah pengembangan industri yang berbasis pada potensi lokal. Hal tersebut dituangkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jombang 2009-2028 yang dibahas pada forum Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) di Jakarta (8/9). Bupati Jombang Suyanto mengatakan bahwa RTRW tersebut diharapkan benar-benar dapat digunakan sebagai rujukan bagi pengembangan wilayah Kabupaten Jombang untuk 20 tahun ke depan. “Kabupaten Jombang merupakan lumbung padi Provinsi Jawa Timur. Kurang lebih sekitar 55% produksi panen Jombang surplus”, ungkap Suyanto. Terkait sektor industri, ia mengemukakan bahwa 96 % industri yang berkembang di Kabupaten Jombang adalah industri kecil-menengah, terutama kerajinan dan makanan khas Jombang. Lebih lanjut Suyanto mengungkapkan, dalam RTRW Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Jombang ditetapkan sebagai pintu gerbang barat menuju kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), karena letaknya yang strategis. “Hal ini akan sangat menarik minat investor untuk memindahkan lokasi industri dari Surabaya ke Kabupaten Jombang, apalagi saat ini Surabaya sudah diarahkan sebagai kota perdagangan dan jasa sehingga mulai meninggalkan pengembangan sektor industri”, ujar Suyanto. Ia lalu menambahkan bahwa hal itu didukung pula dengan akses jalan tol Surabaya-Mojokerto-Kertosono melalui Jombang yang saat ini sedang dibangun. Menanggapi hal tersebut, Kabid Penataan Ruang Kemenko Perekonomian Dodi S. Riyadi mengingatkan agar kawasan pertanian produktif ditetapkan sebagai zona pengendalian ketat. “Pengembangan akses jalan tol dan sistem perkotaan jangan sampai menyebabkan alih fungsi lahan pertanian produktif”, tegasnya. Menyoal kegiatan industri, Kasubid Tata Ruang Industri Departemen Perindustrian Adie Pandiangan mengemukakan bahwa kegiatan industri baru yang tergolong besar dan menengah harus berlokasi di kawasan industri sesuai dengan PP 24/2009 tentang Kawasan Industri. “Oleh karena itu, rencana industrial estate di Kecamatan Ploso harus dapat mengakomodasi kebutuhan ruang bagi seluruh kegiatan industri yang ada berikut menyediakan infrastruktur dan fasilitasnya”, tandas Adie. RTRW Kabupaten Jombang memperoleh apresiasi yang sangat baik dari anggota forum BKPRN yang hadir. Direktur Penataan Ruang Wilayah II Sri Apriatini Soekardi mengatakan bahwa RTRW Kabupaten Jombang diharapkan dapat segera disempurnakan dan dijadikan best practice bagi kabupaten lain. Suyanto kembali menambahkan bahwa pihaknya berharap penyempurnaan RTRW Kabupaten Jombang tidak hanya dijadikan pelengkap semata, namun juga dapat menjadi rujukan dan dapat diakses secara mudah oleh masyarakat terutama untuk hal-hal yang terkait dengan tata guna lahan. (wrd/ibm) KAYAKNYA KE DEPAN JOMBANG AKAN BERKEMBANG DAERAH UTARA KOTA, KARENA AKAN DIDIRIKAN JALAN TOL DAN JUGA KAWASAN INDUSTRI AYO MAJU JOMBANG sbyctzn October 31st, 2009, 03:33 PM ^^ iya nih gussinyo, Jombang kayaknya berkembangnya akan ke arah utara. kalau menurut saya daerah yang ok buat kawasan industri di Jombang itu ya di tunggorono. soalnya kalua di daerah Ploso pasti ancur banget tuh... jalan dibuat berebut sama truk-truk penambang pasir... sekarang banyak yang rusak disana... daerah sana sebenarnya ada satu pabrik yang terpencil,,, pabrik pakan ternak apa gitu... lupa namanya... tapi ya gitu...cuma itu saja... tidak berkembang sama sekali.. mungkin kapok tuh investor mau nanam kesana... justru sekarang yang berkembang di sepanjang jalan avenue antara Mojoagung dan Jombang... gussinyo November 2nd, 2009, 08:46 AM ^^ iya nih gussinyo, Jombang kayaknya berkembangnya akan ke arah utara. kalau menurut saya daerah yang ok buat kawasan industri di Jombang itu ya di tunggorono. soalnya kalua di daerah Ploso pasti ancur banget tuh... jalan dibuat berebut sama truk-truk penambang pasir... sekarang banyak yang rusak disana... daerah sana sebenarnya ada satu pabrik yang terpencil,,, pabrik pakan ternak apa gitu... lupa namanya... tapi ya gitu...cuma itu saja... tidak berkembang sama sekali.. mungkin kapok tuh investor mau nanam kesana... justru sekarang yang berkembang di sepanjang jalan avenue antara Mojoagung dan Jombang... klu tunggorono itu sbnrnya cocok jg, dan sbnrnya dah lama kayaknya industri diarahkan kesitu, namun kayaknya kurang ada kemauan dr pemkab setempat untuk menggenjot pertumbuhan industri di kab ini klu pabrik yg di ploso itu Ceil Jedang Comfeed sbyctzn November 2nd, 2009, 01:28 PM ^^ betul gussinyo pabrik CJ Comfeed,,,, dulu waktu pertama lewat situ saya sempat kaget... walah.... kok ya ada industri yang masuk di daerah terpncil kayak disitu, padahal dari sii ekonomi sangat tidak bagus.... sudah jalannya rusak,,, jauh dari akses utama... kenapa ya kira-kira CJ Comfeed mask kesitu.... padahal dia kan juga sudah buka di Mojoagung.... (dari jombang mendekati masuk kota Mojoagung kanan jalan..) kenapa tidak ekspansi saja yang di Mojoagung itu saja ya.... kan kalau yang di Mojoagung itu sangat strategis... Mungkin kalau sudah banyak investor yang masuk akan diarahakan ke Tunggorono Gussinyo sekarang masih sepi investor yang masuk ke Jombang..... sbyctzn November 2nd, 2009, 01:54 PM MASTERPLAN RSUD JOMBANG http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsud-jombang_1_00.jpg http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsud-jombang_2_00.jpg http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsud-jombang_3_00.jpg sbyctzn November 2nd, 2009, 02:07 PM MASTERPLAN FISIK RSAB MUSLIMAT JOMBANG Lokasi:Jln. Urip Sumoharjo No. 34 Jombang No. Telp: (0321) 874453, 861479, 864412 Fax: (0321) 874453 Status:Milik Swasta, Nahdhatul Ulama Kapasitas Bed:25 TT Luas Bangunan:1.777 m2 Luas Lahan:1.363 m2 Jumlah Lantai:3 Tipe:Rumah Sakit khusus Anak dan Bersalin Deskripsi: RSAB Muslimat menempati areal lahan yang cukup sempit, namun dalam pengembangannya, mempertimbangkan untuk tetap menyediakan ruang terbuka hijau serta untuk meningkatkan kenyamanan ruang, maka pengembangan diarahkan untuk pengembangan horisontal, sedangkan pengembangan vertikal akan dilakukan 3 lantai mengingat luas lahan yang sempit dan pertimbangan terhadap lokasi parkir. Pengembangan bangunan RSAB direncanakan berupa bangunan 3 lantai sebagai upaya pemanfaatan luas lahan yang sempit. Pengembangan awal dilakukan dengan melakukan optimalisasi fungsi dan lahan, serta penataan fungsi dan aktivitas yang sesuai dengan zonasinya. Lantai 1 merupakan IGD, diagnostik, dan services (termasuk kantor). Lantai 2 adalah IRNA kelas 1 dan 2 dilengkapi dengan mushola dan ruang bermain anak. Sedangkan lantai 3 yaitu IRNA khusus VIP dan VVIP. http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsab-muslimat-jombang_1_00.jpg http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsab-muslimat-jombang_2_00.jpg http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/rsab-muslimat-jombang_3_00.jpg dimasputra November 2nd, 2009, 02:12 PM tetp ada unsur keagamaannya..menandakan Jombang kota religius sbyctzn November 2nd, 2009, 02:25 PM ^^ yup dimasputra... tau ga??? kalu RSUD Jombang itu pernah dikatakan oleh menteri kesehatan kabinet lalu sebagai RS Daerah TK II yang paling maju??? soalnya dulu yang pertama statusnya sebagai SWADANA!! Sekarang perkembangannya sangat pesat..... banyak berubahnya.... hehehehe btw ada keluarga yang jadi Bendahara RS Swadana Jombang.. saya sering ke RS itu dulu.... gratis sih..... RS nya sudah nyaman bgt dulu sewaktu masih belum direnovasi apalagi sekrang sudah tahap konstruksi renovasi... hope it will be better.... sbyctzn November 2nd, 2009, 02:29 PM Rendering CJ Comfeed di Mojoagung yang sudah beroperasi http://www.cj.co.id/images/plant_cjfj.jpg sbyctzn November 2nd, 2009, 02:49 PM Sigolo Golo Cave http://farm4.static.flickr.com/3549/3321318815_39b614c933.jpg http://farm4.static.flickr.com/3660/3322176768_424330286a.jpg gussinyo November 3rd, 2009, 08:21 AM klu gak salah CJ Comfeed yg di Ploso itu divisi pakan ternak, klu Mojoagung kayaknya beda divisi mungkin mereka bikin lokasi berbeda biar gampang nyari karyawan, kayak HM Samporna kan buat pabrik di Ngoro dan juga Ploso to sbyctzn; smpyn asli jombang toh? ayo ajak temen2 terutama yg masih di jombang meramaikan forum ini soal RSUD; memang pak Bupati Suyanto kayaknya lebih fokus ke dunia kesehatan, shg yg dibangun RS dan juga penyebaran dokter spesialis ke puskesmas kecamatan gussinyo November 3rd, 2009, 08:24 AM Jombang Raih Penghargaan Peningkatan Produksi Pangan Peran strategis Kabupaten Jombang dalam sistem ketahanan pangan nasional kembali dikukuhkan. Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MMA meraih penghargaan peningkatan produksi beras nasional (P2BN) yang diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jateng, Senin 8 Juni. Secara keseluruhan, ada 16 gubernur yang menerima penghargaan tersebut, 134 bupati dan 19 walikota. Ditambah, tiga kelompok tani berprestasi. Menurut Menteri Pertanian Anton Apriantono, penghargaan tersebut diberikan karena prestasi para kepala daerah bersangkutan yang berhasil mempertahankan peningkatan produksi beras di atas lima persen secara berturut-turut dalam tiga tahun terakhir. Penghargaan dirangkaikan dengan pembukaan Jambore Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) 2009. SBY hadir bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Antara lain Sudi Silalahi, Erman Suparno, M Nuh. Ny Ani Yudhoyono dan Edi Baskoro juga hadir bersama Jubir Presiden, Andi Alifian Mallarangeng. SBY dalam kesempatan itu menguraikan soal keinginannya untuk membangun kemandirian pangan. Menurut Presiden, program untuk swasembada pangan sudah dijalankan sejak 2007. Hasilnya sudah dapat dirasakan. Dan sebagai wujud terima kasihnya kepada para kepala daerah yang berprestasi itulah diberikan penghargaan. Drs. H. Suyanto Bupati Jombang menegaskan, penghargaan yang diterima itu adalah penghargaan bagi rakyat Jombang. “Apresiasi dari Pemerintah Pusat ini (Presiden) akan menjadi spirit untuk terus meningkatkan overstok beras di masa yang akan datang”, tandas Bupati. Keberhasilan yang dicapai pengembangan tanaman padi 3 tahun terakhir Luas Panen (Ha) pada tahun 2006 seluas 61.689 ; tahun 2007 seluas 63.226; tahun 2008 seluas 66.520. Dengan Produktifitas (Ku/Ha) tahun 2006 – 51,70 ; tahun 2007- 56,52 ; tahun 2008-61,51. Produksi (Ton) pada tahun 2006 sebanyak 318.919; tahun 2007 sebanyak 357.373 ; tahun 2008 sebanyak 409.156 ton. Yang tidak kalah pentingnya, keberhasilan program ini karena pemerintah Kabupaten Jombang berhasil mengkondisikan pupuk menjadi tidak langka. Berbeda dengan daerah-daerah lain yang cenderung selalu berteriak karena kelangkaan pupuk. Jombang, 9 Juni 2009 BAGIAN HUMAS gussinyo November 3rd, 2009, 08:25 AM BUPATI JOMBANG TERIMA PENGHARGAAN JPIP Bertempat di Hotel Shangri-La Surabaya Kabupaten Jombang memenangkan Otonomi Award 2007 dari Jawa Post Institute Of Pro Otonomi ( JPIP ) untuk Kategori Terobosan Inovatif Layanan Bidang Kesehatan, yang diterima Bupati Jombang Drs. H. Suyanto pada hari Kamis tanggal 07 Juni 2007 dan diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur H. Imam Utomo. gussinyo November 3rd, 2009, 08:35 AM posisi jombang http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/19/Locator_kabupaten_jombang.png/250px-Locator_kabupaten_jombang.png ringin contong http://baratayudhana.files.wordpress.com/2009/02/ringin_contong_jombang_town.jpg gussinyo November 3rd, 2009, 09:11 AM http://lh4.ggpht.com/_XFVvDR1bfoY/SUb92lp3duI/AAAAAAAAAQI/dQCd1u6b24I/PerspektifBirdEyePasarMojoagungJomba%5B2%5D.jpg Klu Proyek Ini Udah Jadi Kayaknya [3] Pasar Mojoagung Jombang 20081216 Ini adalah proyek besar Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang yang bekerjasama dengan investor yang memakan dana sekitar 33 Milyar. Dikerjakan pada tahun 2005-2006. Berlokasi di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, pasar ini merupakan pasar tradisional dengan fasilitas pendukung utama yaitu sub terminal yang mampu menampung sekitar 50 mobil angkot yang berada di antrian parkir. Parkiran yang luas diperkirakan cukup untuk menampung kendaraan pengunjung (mobil, sepeda motor, sepeda, dan becak). Kavling-kavling yang terdapat disini antara lain Ruko, Toko, Bedak, Los, dan Pasar accidental. Dan fasilitas pendukung Gudang, Depo sampah, Pos jaga, Kantor pasar, Tandon air, Sub terminal, dan Masjid. Tanaman peneduh yang digunakan adalah Kiara payung, Glodokan, dan Palem raja. gussinyo November 3rd, 2009, 09:12 AM Rehabilitasi dan Pembangunan Gedung Panti Sosial Tresna Werdha di Jombang, Jawa Timur Masa Pelaksanaan (Tanggal Penandatangan Kontrak): 29 Januari 2009 Lokasi Pelaksanaan: Jombang, Jawa Timur Jumlah Bantuan Hibah: 9,349,394 yen / US$ 82,738 Lembaga Penerima Bantuan: Panti Sosial Tresna Werdha Jombang Garis Besar Proyek : Bantuan hibah Jepang bekerjasama dengan Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur untuk merehabilitasi fasilitas kamar dan membangun gedung serbaguna di dalam PSTW Jombang. Gedung serbaguna disediakan sebagai tempat para manula berkreatifitas dan bersosialisasi. sbyctzn November 3rd, 2009, 09:14 AM klu gak salah CJ Comfeed yg di Ploso itu divisi pakan ternak, klu Mojoagung kayaknya beda divisi mungkin mereka bikin lokasi berbeda biar gampang nyari karyawan, kayak HM Samporna kan buat pabrik di Ngoro dan juga Ploso to sbyctzn; smpyn asli jombang toh? ayo ajak temen2 terutama yg masih di jombang meramaikan forum ini soal RSUD; memang pak Bupati Suyanto kayaknya lebih fokus ke dunia kesehatan, shg yg dibangun RS dan juga penyebaran dokter spesialis ke puskesmas kecamatan Betul Gussinyo.... Pak Suyanto itu fokusnya ke kesehatan... Jombang kan jadi percontohan nasional karena program dari pak Suyanto yang sukses membuat tiap puskesmas (setingkat) ada Dokter spesialisnya.... hampir tidak ada sepertinya di daerah lain di seluruh indonesia yang puskesmas ada dokter spesialisnya.... salut juga sih soalnya jarang ada dokter spesialis yang mau ngepost di puskesmas, apalagi puskesmasnya di desa bgt... tapi g tau gmn caranya pak suyanto buat dokter spesialis mau ke puskesmas... saya bukan asli Jombang gussinyo.... asli mana yah???? soalnya saya hidup nomaden.... lahir di Nganjuk, pernah tinggal di Jombang, Surabaya, Banyuwangi, Jember, dan Surabaya lagi.... mmmmm jadi aslimana yah?? hehehehe:lol::lol::lol: ASLI JAWA TIMUR saja deh :lol::lol::lol: sbyctzn November 3rd, 2009, 09:17 AM ada gambarnya tidak gussinyo??? gussinyo November 11th, 2009, 09:08 AM kraton pusat belanja http://4.bp.blogspot.com/_HylHAqcS6P0/SHHvTq7uQTI/AAAAAAAAAc0/3RzhyHKfVZE/s400/S3010040.JPG kolam pancing tirta wisata http://farm4.static.flickr.com/3563/3417101328_67bb43f9d4.jpg monumen pesawat http://i401.photobucket.com/albums/pp97/r_adrie/OV10-Jombang-s.jpg stasiun http://farm4.static.flickr.com/3143/2724911775_16e0dd27bb.jpg gussinyo November 12th, 2009, 07:00 AM air terjuntretes, wonosalam, jombang http://4.bp.blogspot.com/_HylHAqcS6P0/SFzcPF4txpI/AAAAAAAAAYo/QecHCm29cRM/s400/jombang+-+menengok+cagar+alam+yang+tak+terjamah-amiruddin.JPG soto dok, makanan khas jombang http://maziman.files.wordpress.com/2009/01/soto-dog-khas-jombang1.jpg gereja mojowarno, jombang http://www.eastjava.com/tourism/jombang/galleries/gkjw/source/image/gkjw_mojowarno_02.jpg candi arimbi, bareng, jombang http://4.bp.blogspot.com/_iKRXvHf9i30/Sdx9j8neNWI/AAAAAAAAACw/QCTgM6q4ClI/s320/mail.JPG masjid agung jombang http://photos-p.friendster.com/photos/12/70/13630721/1_245046955l.jpg klenteng hong san kiong, jombang http://farm4.static.flickr.com/3638/3289222803_1297d2cefb.jpg pengadilan agama http://www.pajombang.pta-surabaya.go.id/baru/baru.jpg gussinyo November 12th, 2009, 07:02 AM http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/muh-center-jombang_2_03.jpg muhammadiyah center Lokasi : Jl. Dr. Sutomo 15 Jombang Tahun Pengerjaan : 2008 Luas Bangunan : 3294 m2 Luas Lahan : 9227 m2 Jumlah Lantai : 3 Deskripsi : Muhammadiyah Center dibangun dengan fungsi sebagai fasilitas pendidikan, sosial, komersil. fasilitas tersebut diantaranya : Sekolah SMU Muhammadiyah (dalam potensi pengembangan eksisting, Panti asuhan (dalam potensi pengembangan eksisting), Rumah sakit (unit pelayanan sosial),Kantor sewa (unit bisnis baru). Peletakan bangunan mempertimbangkan aspek kondisi eksisting, keterkaitan antar bangunan, dan fungsi bangunan tersebut. Pada tahap awal, dilakukan pengembangan rumah sakit yakni optimalisasi IGD dan medik sentral. Setelah itu tahap berikutnya adalah pembangunan fasilitas penunjang, diagnostik, dan services. Pengembangan rumah sakit selanjutnya yaitu IRNA bersamaan dengan relokasi panti asuhan. Selanjutnya, dilakukan pengembangan unit komersial dan kantor Muhammadiyah Center serta pengembangan fasilitas pendidikan (SMA Muhammadiyah). gussinyo November 12th, 2009, 07:55 AM Dhuha Boutique http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/10/a-eksterior-1_kecil_lg1.jpg Terletak di jantung kota jombang, tepatnnya di jl. Pahlawan no 30 Jombang, proyek seluas lebih dari 2000 m2 ini di proyeksikan sebagai butik pertama di jombang, bahkan jawa timur yg memakai konsep ‘one stop shoping’. Dhuha Butik adalah Butik busana muslim terlengkap, mulai dari busana executive, casual, wedding, perlengkapan sholat, perlengkapan haji, assesoris, buku2 islam, sampai salon muslim ada semua di sana. Dhuha Butik di harapkan mampu menjadi ikon baru jombang yg selama ini belum ada. Jombang sendiri yg punya moto “Jombang Beriman” merupakan satu nilai tambah yg akan mendukung ke beradaan butik mulsim ini. Butik ini di harapkan bisa menjadi triger yang akan memompa perekonomian jombang. Perekonomian berbasis islam. Mampu memberi dampak positif ke lingkungan sekitar bangunan itu berada dan Jombang pada umumnya. http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/11/i-busana-muslim-casual9.jpg http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/11/d-wedding-butik.jpg http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/11/k-perlengkapan-ibadah-haji4.jpg http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/11/g-counter-buku-buku-islam.jpg http://andyrahman.files.wordpress.com/2008/11/m-eksekutif-pria-view-2.jpg sbyctzn November 12th, 2009, 01:07 PM NICE,,, thx gus!!! Sampeyan sebenarnya asli mana tho Gussinyo??? gussinyo November 13th, 2009, 07:21 AM he5x... aq ni aslinya Jombang, pernah di Jakarta 3 tahun, di Makassar 7 tahun, bolak balik Kendari 1 tahun, kampung istri dari Toraja, sekarang baru 1 tahun tinggal di Malang, kerja sering ke Batu... nah bingung to?... he5x... sama kayak sampeyan, muter2x... sbyctzn November 13th, 2009, 08:17 AM ^^ hehehehe sama donk.... cuman saya muter-muternya masih di dalam Jatim saja... kalo sampean sudah muter-muter indonesia Senasib sepenanggungan... hehehehe gussinyo November 17th, 2009, 09:20 AM kapan ya jalan tol Mojokerto - Kertosono dibangun? rencana dah lama tapi kayaknya belum keliatan actionnya sbyctzn November 17th, 2009, 10:04 AM ^^ di daerah Kertosono, saya sudah melihat sendiri sudah ada patok tol mojokerto Kertosono yang dipatok di persawahan.. saya kira pembebasan lahan masih sedikit-sedikit... gussinyo November 20th, 2009, 07:17 AM Jalan tol akan bertambah 800 km Evaluasi kontrak & revisi aturan tuntas Januari 2010 JAKARTA: Departemen Pekerjaan Umum yakin dapat menambah 800 km jalan tol dalam 5 tahun ke depan, setelah semua regulasi mengenai bisnis ini rampung diperbaiki pada awal tahun depan. Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mengatakan tambahan jalan tol baru itu ditargetkan berasal dari 650 km jalan tol trans-Jawa, dan 150 km jalan tol lingkar luar Jakarta atau JORR II (Jakarta Outer Ring Road) yang sudah teken kontrak. Selain memperbaiki regulasi yang selama ini menghambat, departemen juga akan memperkuat dukungan dana pembebasan lahan yang disediakan dalam badan layanan umum (BLU), dan jaminan kelebihan dana biaya lahan di atas 110% atau land capping. "Kalau hambatan soal lahan diperbaiki dan aturan kerja sama pemerintah swasta direvisi, dukungan pemerintah sebenarnya sudah lengkap lagi investor untuk mengerjakan bisnis jalan tol," ujarnya seusai menjadi pembicara kunci dalam seminar bertajuk Indonesia Infrastructure Outlook 2010 yang digelar Bisnis Indonesia bekerja sama dengan PT Semen Gresik Tbk, kemarin. Menurut Hermanto, jalan tol trans-Jawa harus bisa tersambung mulai dari Jakarta hingga Surabaya pada akhir 2014. Sejumlah jalan tol di Jabodetabek juga ditargetkan harus bisa beroperasi secara bertahap dalam 5 tahun ke depan. Perkembangan panjang jalan tol di Indonesia Tahun Panjang (km) 1999 568 2000 568 2001 568 2002 568 2003 592 2004 608 2005 649 2006 656 2007 664 2008 688 2009 693 Sumber: Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Juli 2009 Dia mengatakan sejumlah ruas di koridor trans-Jawa saat ini masih aktif melakukan pekerjaan, baik pembebasan lahan maupun konstruksi. Di antaranya ruas Cikampek-Palimanan, Kanci-Pejagan, Semarang--Solo, dan Surabaya-Mojokerto, serta Kertosono-Mojokerto. "Kanci-Pejagan sudah bisa dibuka tahun depan. Ruas Semarang--Solo seksi satu juga sudah mengalami kemajuan. Kami harap tahap awal ini dari Jakarta ke Semarang bisa tersambung dulu. Kemudian ruas Kertosono--Mojokerto sedang konstruksi di Jombang, " ujarnya. Selain jalan tol yang sudah teken kontrak, katanya, dalam 5 tahun ke depan juga akan dibangun beberapa jalan tol baru oleh pemerintah yang masuk prioritas, yaitu jalan tol Medan-Kualanamu, dan Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) di Jabar, serta tol lingkar Bandung. Hermanto juga masih menjabat Dirjen Bina Marga mengatakan regulasi pembebasan lahan dan revisi Perpres No. 67/2005 tentang kerja sama pemerintah swasta akan diselesaikan pada Januari 2010. Bersamaan dengan itu, Departemen PU juga akan merampungkan evaluasi 22 ruas kontrak jalan tol untuk mendorong investor melakukan pembangunan. "Kapasitas investornya yang mengerjakan akan kami lihat lagi. Selama ini, macetnya pembangunan jalan tol tu kombinasi dari lambatnya pembebasan dan kemampuan sejumlah investor yang kurang memadai," ujarnya. Ditambah bertahap Kebutuhan dana BLU pada tahun depan akan ditambah secara bertahap. Dana land capping juga akan disediakan berdasarkan kebutuhan. Saat ini, katanya sudah dialokasikan dana land capping sebesar Rp1 triliun dari kebutuhan total Rp4 triliun. Sebelumnya Ketua Asosiasi Tol Indonesia Fatchur Rochman mengatakan pembebasan lahan seharusnya diambil alih oleh pemerintah dan tidak menjadi bagian investasi, agar proyek jalan tol bisa lebih cepat berjalan. Dana BLU dan land capping yang disediakan pemerintah sebaiknya diinvestasikan untuk pengadaan lahan. Jika pemerintah ikut berinvestasi, biaya pembangunan jalan tol bisa berkurang, sehingga masa konsesi bisa dikurangi atau tarif awal bisa lebih murah. "Kalau pemerintah mau ikut berinvestasi di lahan akan lebih baik," ujarnya. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Nurdin Manurung mengatakan dalam kontrak jalan tol saat ini sulit untuk mengubah regulasi soal pengalihan beban pengadaan lahan. Pemerintah hanya akan memperbaiki regulasi pembebasan lahan. Beban biaya pengadaan lahan tetap menjadi tanggung jawab investor seperti tertera pada kontrak awal. Bantuan biaya pengadaan lahan sudah cukup dari dana talangan BLU dan land capping yang akan diperkuat. (k57) (dadan.muhanda@bisnis.co.id) Oleh A. Dadan Muhanda Bisnis Indonesia akhirnya.... dimulai juga pembangunannya tol Mojokerto - Kertosono ini, apalagi mulai dibangunnya yg di Jombang dulu.... jadi Jombang udah siap2 maju nih.... :banana: gussinyo November 23rd, 2009, 10:59 AM Terima Penghargaan Raksaniyata Senin, 23 November 2009 Program ''Menuju Indonesia Hijau'' JOMBANG - Dalam bulan Nopember ini, Pemerintah Kabupaten Jombang mendapatkan dua kali penghargaan berturut-turut dari Pemerintah Pusat. Setelah pada 2 Nopember lalu menerima penghargaan atas kinerja keuangan, maka pada Jumat (20/11) menerima penganugerahan penghargaan dari Presiden RI dalam bidang lingkungan, yaitu Piagam Penghargaan Raksaniyata. Penghargaan program ''Menuju Indonesia Hijau". Penyerahan disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Prof Dr Gusti Muhammad Hatta kepada Bupati Jombang Suyanto. ''Program MIH merupakan satu instrumen evaluasi terhadap pemerintah kabupaten akan pelaksanaan penataan di bidang konservasi sumber daya alam dan pengendalian kerusakan lingkungan," ujar Bupati Jombang Suyanto. Program Menuju Indonesia Hijau yang dimulai pada tahun 2006 tersebut antara lain memiliki indikator: Memperkuat kelembagaan lingkungan hidup di daerah, penurunan laju kerusakan hutan dan upaya penambahan tutupan vegetasi; serta menyusun data base tutupan lahan seluruh Indonesia. Sedangkan parameter dan kriteria penilaian dalam pelaksanaan pengawasan terdiri dari: tutupan vegetasi berhutan, kesesuaian fungsi kawasan, keanekaragaman hayati, daerah penyangga (kawasan hutan konservasi), peran serta masyarakat, serta manajemen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam penambahan tutupan vegetasi. ''Hanya 11 (sebelas ) kabupaten/kota di Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini, dan salah satunya Kabupaten Jombang. Bahkan Kabupaten Jombang satu-satunya di Jawa," ungkap Bupati Suyanto. Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup tengah menggalakkan program ''Menuju Indonesia Hijau" untuk mendorong pertumbuhan kawasan hijau. ''Daerah yang punya kawasan hijau lebih dari 70 persen yang mendapat penghargaan," tambah Bupati Suyanto ''Syukur Alhamdulillah, kita kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, kali ini dalam program Menuju Indonesia Hijau. Penghargaan ini adalah penghargaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jombang,'' tambahnya. Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan selamat dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas peran serta seluruh masyarakat Jombang dalam mewujudkan keberhasilan ini. ''Kami sampaikan pula ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah Kabupaten Jombang atas kinerja yang baik dalam bidang ini, semoga keberhasilan ini terus mendorong kita menjadi semakin lebih baik dan sekaligus menjadi tantangan untuk pelaksanaan good governance," tandas Bupati Suyanto. (nk) Balaputradewa December 31st, 2009, 05:24 AM nowday..semua mata tertuju pada Jombang !! give a report please.. gussinyo December 31st, 2009, 09:45 AM 31/12/2009 - 13:04 Upacara Pemakaman Gus Dur Tepat Pukul 13.10 (inilah.com/Agus Priatna)INILAH.COM, Jombang - Upacara pemakaman Gus Dur yang dipimpin langsung Presiden SBY tepat pukul 13.10 WIB. Upacara pemakaman Gus Dur sekaligus penghormatan terakhir untuk Gus Dur ini dilakukan secara militer. Prosesi pemakaman ini dihadiri segenap pejabat negara dan tokoh-tokoh nasional serta kerabat dan keluarga Gus Dur. Gus Dur dimakamkan persis di samping sebelah utara makam kakeknya KH Hasyim Asy'ari. [cms] gussinyo December 31st, 2009, 09:47 AM Politik 31/12/2009 - 12:57 Pimpin Pemakaman Gus Dur Presiden SBY Tiba di Ponpes INILAH.COM, Jakarta - Pemakaman mantan Presiden Abdurrahman Wahid di Ponpes Tebu Ireng, Jombang. Sebab Presiden SBY akan menjadi inpektur upacara dalam pemakaman tersebut. Presiden SBY tiba bersama rombongan sekitar pukul 12.50 WIB. Terlihat juga dalam iring-iringan mobil Wakil Presiden Boediono. Bahkan Presiden dan rombongan sudah masuk ke dalam komplek Ponpes milik adik Gus Dur, Solahuddin Wahid. Rencananya, Presiden akan memimpin langsung proses pemakaman yang dilakukan secara militer tersebut. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatru Jilid II juga sudah hadir. Seperti Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menko Kesra Agung Laksono. Selain itu Menakertrans dan juga keponakan Gus Dur Muhaimin Iskandar. Juga ada keponakan Gus Dur yang menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf. Menlu Marty Natalegawa, Menteri PDT Lukman Edy. Kapolri Jenderal polisi Bambang Hendarso Danuri. Ada juga Ketua MK Mahfud MD, Kepala BIN Sutanto. [jib] gussinyo December 31st, 2009, 09:53 AM http://www.jombangkab.go.id/e-gov/SatKerDa/page/1.2.3.4/Pondok_tebuireng.jpg http://imgsrv5.perfspot.com/pics/f/fc/ja/56988341-aefa-4fe3-87f6-6c4237c876fa.jpg gussinyo December 31st, 2009, 10:04 AM Gusdur in memoriam-Profil,Biodata dan Riwayat Hidup Abdurrahman Wahid. http://wiwitfatur.files.wordpress.com/2008/12/186px-gusdur1.jpg Nama: Abdurrahman Wahid Lahir: Denanyar, Jombang, Jawa Timur, 4 Agustus 1940. Meninggal: Jakarta, 30 Desember 2009 Orang Tua: Wahid Hasyim (ayah), Solechah (ibu). Istri : Sinta Nuriyah Anak-anak : Alisa Qotrunada Zannuba Arifah Anisa Hayatunufus Inayah Wulandari Pendidikan : • Pesantren Tambak Beras, Jombang (1959-1963) • Departemen Studi Islam dan Arab Tingkat Tinggi, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1964-1966) • Fakultas Surat-surat Universitas Bagdad (1966-1970) Karir • Pengajar Pesantren Pengajar dan Dekan Universitas Hasyim Ashari Fakultas Ushuludin (sebuah cabang teologi menyangkut hukum dan filosofi) • Ketua Balai Seni Jakarta (1983-1985) • Penemu Pesantren Ciganjur (1984-sekarang) • Ketua Umum Nahdatul Ulama (1984-1999) • Ketua Forum Demokrasi (1990) • Ketua Konferensi Agama dan Perdamaian Sedunia (1994) • Anggota MPR (1999) • Presiden Republik Indonesia (20 Oktober 1999-24 Juli 2001) Penghargaan • Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993) • Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991) Perjalanan seorang guru besar bangsa Abdurrahman Wahid patut untuk kita teladani.Meskipun telah wafat,jasa-jasanya akan selalu dikenang bangsa ini.Berikut adalah sedikit Profil,Biodata,serta Riwayat Hidup Gusdur. Kyai Haji Abdurrahman Wahid, akrab dipanggil Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 September 1940 adalah tokoh Muslim Indonesia dan pemimpin politik yang menjadi Presiden Indonesia yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001. Ia menggantikan Presiden B. J. Habibie setelah dipilih oleh MPR hasil Pemilu 1999. Penyelenggaraan pemerintahannya dibantu oleh Kabinet Persatuan Nasional. Masa kepresidenan Abdurrahman Wahid dimulai pada 20 Oktober 1999 dan berakhir pada Sidang Istimewa MPR pada tahun 2001. Tepat 23 Juli 2001, kepemimpinannya digantikan oleh Megawati Soekarnoputri setelah mandatnya dicabut oleh MPR. Abdurrahman Wahid adalah mantan ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdlatul Ulama dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kehidupan Masa Kecil Abdurrahman Wahid lahir pada hari ke-4 dan bulan ke-8 kalender Islam tahun 1940 di Denanyar Jombang, Jawa Timur dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Terdapat kepercayaan bahwa ia lahir tanggal 4 Agustus, namun kalender yang digunakan untuk menandai hari kelahirannya adalah kalender Islam yang berarti ia lahir pada 4 Sya’ban, sama dengan 7 September 1940. Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. “Addakhil” berarti “Sang Penakluk”.Kata “Addakhil” tidak cukup dikenal dan diganti nama “Wahid”, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. “Gus” adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati “abang” atau “mas”. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Wahid lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Gus Dur secara terbuka pernah menyatakan bahwa ia memiliki darah Tionghoa. Abdurrahman Wahid mengaku bahwa ia adalah keturunan dari Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa), pendiri Kesultanan Demak.Tan A Lok dan Tan Eng Hwa ini merupakan anak dari Putri Campa, puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V.Tan Kim Han sendiri kemudian berdasarkan penelitian seorang peneliti Perancis, Louis-Charles Damais diidentifikasikan sebagai Syekh Abdul Qodir Al-Shini yang diketemukan makamnya di Trowulan. Pada tahun 1944, Wahid pindah dari Jombang ke Jakarta, tempat ayahnya terpilih menjadi Ketua pertama Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), sebuah organisasi yang berdiri dengan dukungan tentara Jepang yang saat itu menduduki Indonesia. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Gus Dur kembali ke Jombang dan tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Pada akhir perang tahun 1949, Wahid pindah ke Jakarta dan ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Abdurrahman Wahid belajar di Jakarta, masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Wahid juga diajarkan membaca buku non-Muslim, majalah, dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya. Gus Dur terus tinggal di Jakarta dengan keluarganya meskipun ayahnya sudah tidak menjadi menteri agama pada tahun 1952. Pada April 1953, ayah Wahid meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Pendidikan Wahid berlanjut dan pada tahun 1954, ia masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Pada tahun itu, ia tidak naik kelas. Ibunya lalu mengirim Gus Dur ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya. Pada tahun 1957, setelah lulus dari SMP, Wahid pindah ke Magelang untuk memulai Pendidikan Muslim di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). Pada tahun 1959, Wahid pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang. Di sana, sementara melanjutkan pendidikannya sendiri, Abdurrahman Wahid juga menerima pekerjaan pertamanya sebagai guru dan nantinya sebagai kepala sekolah madrasah. Gus Dur juga dipekerjakan sebagai jurnalis majalah seperti Horizon dan Majalah Budaya Jaya. Pendidikan Luar Negeri Pada tahun 1963, Wahid menerima beasiswa dari Kementrian Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir. Ia pergi ke Mesir pada November 1963. Meskipun ia mahir berbahasa Arab, Gus Dur diberitahu oleh Universitas bahwa ia harus mengambil kelas remedial sebelum belajar Islam dan bahasa Arab. Karena tidak mampu memberikan bukti bahwa ia memiliki kemampuan bahasa Arab, Wahid terpaksa mengambil kelas remedial. Abdurrahman Wahid menikmati hidup di Mesir pada tahun 1964; menonton film Eropa dan Amerika, dan juga menonton sepak bola. Wahid juga terlibat dengan Asosiasi Pelajar Indonesia dan menjadi jurnalis majalah asosiasi tersebut. Pada akhir tahun, ia berhasil lulus kelas remedial Arabnya. Ketika ia memulai belajarnya dalam Islam dan bahasa Arab tahun 1965, Gus Dur kecewa. Ia telah mempelajari banyak materi yang diberikan dan menolak metode belajar yang digunakan Universitas. Di Mesir, Wahid dipekerjakan di Kedutaan Besar Indonesia. Pada saat ia bekerja, peristiwa Gerakan 30 September terjadi. Mayor Jendral Suharto menangani situasi di Jakarta dan upaya pemberantasan Komunis dilakukan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kedutaan Besar Indonesia di Mesir diperintahkan untuk melakukan investigasi terhadap pelajar universitas dan memberikan laporan kedudukan politik mereka. Perintah ini diberikan pada Wahid, yang ditugaskan menulis laporan. Wahid mengalami kegagalan di Mesir. Ia tidak setuju akan metode pendidikan serta pekerjaannya setelah G 30 S sangat mengganggu dirinya.Pada tahun 1966, ia diberitahu bahwa ia harus mengulang belajar.Pendidikan prasarjana Gus Dur diselamatkan melalui beasiswa di Universitas Baghdad.Wahid pindah ke Irak dan menikmati lingkungan barunya. Meskipun ia lalai pada awalnya, Wahid dengan cepat belajar. Wahid juga meneruskan keterlibatannya dalam Asosiasi Pelajar Indonesia dan juga menulis majalah asosiasi tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970, Abdurrahman Wahid pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Wahid ingin belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Universitas Baghdad kurang diakui.Dari Belanda, Wahid pergi ke Jerman dan Perancis sebelum kembali ke Indonesia tahun 1971. Karir Awal Gus Dur kembali ke Jakarta mengharapkan bahwa ia akan pergi ke luar negeri lagi untuk belajar di Universitas McGill di Kanada. Ia membuat dirinya sibuk dengan bergabung ke Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat. LP3ES mendirikan majalah yang disebut Prisma dan Wahid menjadi salah satu kontributor utama majalah tersebut. Selain bekerja sebagai kontributor LP3ES, Wahid juga berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa. Pada saat itu, pesantren berusaha keras mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah. Wahid merasa prihatin dengan kondisi itu karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan ini. Gus Dur juga prihatin dengan kemiskinan pesantren yang ia lihat. Pada waktu yang sama ketika mereka membujuk pesantren mengadopsi kurikulum pemerintah, pemerintah juga membujuk pesantren sebagai agen perubahan dan membantu pemerintah dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Wahid memilih batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren. Abdurrahman Wahid meneruskan karirnya sebagai jurnalis, menulis untuk majalah Tempo dan koran Kompas. Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial. Dengan popularitas itu, ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar, membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang, tempat Wahid tinggal bersama keluarganya. Meskipun memiliki karir yang sukses pada saat itu, Gus Dur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es untuk digunakan pada bisnis Es Lilin istrinya. Pada tahun 1974, Wahid mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas dan segera mengembangkan reputasi baik. Satu tahun kemudian, Wahid menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam. Pada tahun 1977, Wahid bergabung ke Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktek dan Kepercayaan Islam. Sekali lagi, Wahid mengungguli pekerjaannya dan Universitas ingin agar Wahid mengajar subyek tambahan seperti pedagogi, syariat Islam dan misiologi. Namun, kelebihannya menyebabkan beberapa ketidaksenangan dari sebagian kalangan universitas dan Wahid mendapat rintangan untuk mengajar subyek-subyek tersebut. Sementara menanggung semua beban tersebut, Wahid juga berpidato selama ramadhan di depan komunitas Muslim di Jombang. KARIR DI NAHDLATUL ULAMA Awal keterlibatan Latar belakang keluarga Wahid segera berarti. Ia akan diminta untuk memainkan peran aktif dalam menjalankan NU. Permintaan ini berlawanan dengan aspirasi Gus Dur dalam menjadi intelektual publik dan ia dua kali menolak tawaran bergabung dengan Dewan Penasehat Agama NU. Namun, Wahid akhirnya bergabung dengan Dewan tersebut setelah kakeknya, Bisri Syansuri, memberinya tawaran ketiga. Karena mengambil pekerjaan ini, Wahid juga memilih untuk pindah dari Jombang ke Jakarta dan menetap di sana. Sebagai anggota Dewan Penasehat Agama, Wahid memimpin dirinya sebagai reforman NU. Pada saat itu, Abdurrahman Wahid juga mendapat pengalaman politik pertamanya. Pada pemilihan umum legislatif 1982, Wahid berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebuah Partai Islam yang dibentuk sebagai hasil gabungan 4 partai Islam termasuk NU. Wahid menyebut bahwa Pemerintah mengganggu kampanye PPP dengan menangkap orang seperti dirinya. Namun, Wahid selalu berhasil lepas karena memiliki hubungan dengan orang penting seperti Jendral Benny Moerdani. Mereformasi NU Pada saat itu, banyak orang yang memandang NU sebagai organisasi dalam keadaan stagnasi/terhenti. Setelah berdiskusi, Dewan Penasehat Agama akhirnya membentuk Tim Tujuh (yang termasuk Wahid) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU. Reformasi dalam organisasi termasuk perubahan keketuaan. Pada 2 Mei 1982, pejabat-pejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan meminta agar ia mengundurkan diri. Idham, yang telah memandu NU pada era transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto awalnya melawan, tetapi akhirnya mundur karena tekanan. Pada 6 Mei 1982, Wahid mendengar pilihan Idham untuk mundur dan menemuinya, lalu ia berkata bahwa permintaan mundur tidak konstitusionil. Dengan himbauan Wahid, Idham membatalkan kemundurannya dan Wahid bersama dengan Tim Tujuh dapat menegosiasikan persetujuan antara Idham dan orang yang meminta kemundurannya. Pada tahun 1983, Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan ke-4 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan mulai mengambil langkah untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983, Wahid menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu tersebut. Wahid berkonsultasi dengan bacaan seperti Quran dan Sunnah untuk pembenaran dan akhirnya, pada Oktober 1983, ia menyimpulkan bahwa NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara. Untuk lebih menghidupkan kembali NU, Wahid juga mengundurkan diri dari PPP dan partai politik. Hal ini dilakukan sehingga NU dapat fokus dalam masalah sosial daripada terhambat dengan terlibat dalam politik. Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama Reformasi Wahid membuatnya sangat populer di kalangan NU. Pada saat Musyawarah Nasional 1984, banyak orang yang mulai menyatakan keinginan mereka untuk menominasikan Wahid sebagai ketua baru NU. Wahid menerima nominasi ini dengan syarat ia mendapatkan wewenang penuh untuk memilih para pengurus yang akan bekerja di bawahnya. Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Musyawarah Nasional tersebut. Namun demikian, persyaratannya untuk dapat memilih sendiri para pengurus di bawahnya tidak terpenuhi. Pada hari terakhir Munas, daftar anggota Wahid sedang dibahas persetujuannya oleh para pejabat tinggu NU termasuk Ketua PBNU sebelumnya, Idham Chalid. Wahid sebelumnya telah memberikan sebuah daftar kepada Panitia Munas yang sedianya akan diumumkan hari itu. Namun demikian, Panitia Munas, yang bertentangan dengan Idham, mengumumkan sebuah daftar yang sama sekali berbeda kepada para peserta Munas. Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto dan rezim Orde Baru. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai oleh pejabat pemerintahan. Pada tahun 1985, Suharto menjadikan Gus Dur indoktrinator Pancasila.Pada tahun 1987, Abdurrahman Wahid menunjukan dukungan lebih lanjut terhadap rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar Suharto. Ia kemudian menjadi anggota MPR mewakili Golkar. Meskipun ia disukai oleh rezim, Wahid mengkritik pemerintah karena proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai oleh Bank Dunia.Hal ini merenggangkan hubungan Wahid dengan pemerintah, namun saat itu Suharto masih mendapat dukungan politik dari NU. Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.Pada tahun 1987, Gus Dur juga mendirikan kelompok belajar di Probolinggo, Jawa Timur untuk menyediakan forum individu sependirian dalam NU untuk mendiskusikan dan menyediakan interpretasi teks Muslim.Gus Dur pernah pula menghadapi kritik bahwa ia mengharapkan mengubah salam Muslim “assalamualaikum” menjadi salam sekular “selamat pagi”. Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru Wahid terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua NU pada Musyawarah Nasional 1989. Pada saat itu, Soeharto, yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI, mulai menarik simpati Muslim untuk mendapat dukungan mereka. Pada Desember 1990, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati Muslim Intelektual. Organisasi ini didukung oleh Soeharto, diketuai oleh Baharuddin Jusuf Habibie dan di dalamnya terdapat intelektual Muslim seperti Amien Rais dan Nurcholish Madjid sebagai anggota. Pada tahun 1991, beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. Gus Dur menolak karena ia mengira ICMI mendukung sektarianisme dan akan membuat Soeharto tetap kuat.[26] Pada tahun 1991, Wahid melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi, organisasi yang terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial. Organisasi ini diperhitungkan oleh pemerintah dan pemerintah menghentikan pertemuan yang diadakan oleh Forum Demokrasi saat menjelang pemilihan umum legislatif 1992. Pada Maret 1992, Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Namun, Soeharto menghalangi acara tersebut, memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. Akan tetapi, acara itu dihadiri oleh 200.000 orang. Setelah acara, Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka, adil dan toleran.Selama masa jabatan keduanya sebagai ketua NU, ide liberal Gus Dur mulai mengubah banyak pendukungnya menjadi tidak setuju. Sebagai ketua, Gus Dur terus mendorong dialog antar agama dan bahkan menerima undangan mengunjungi Israel pada Oktober 1994. Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi Menjelang Musyawarah Nasional 1994, Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Mendengar hal itu, Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Pada minggu-minggu sebelum munas, pendukung Soeharto, seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Ketika musyawarah nasional diadakan, tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi.Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Namun, Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Selama masa ini, Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Wahid menasehati Megawati untuk berhati-hati dan menolak dipilih sebagai Presiden untuk Sidang Umum MPR 1998. Megawati mengacuhkannya dan harus membayar mahal ketika pada Juli 1996 markas PDInya diambil alih oleh pendukung Ketua PDI yang didukung pemerintah, Soerjadi. Melihat apa yang terjadi terhadap Megawati, Gus Dur berpikir bahwa pilihan terbaiknya sekarang adalah mundur secara politik dengan mendukung pemerintah. Pada November 1996, Wahid dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU dan beberapa bulan berikutnya diikuti dengan pertemuan dengan berbagai tokoh pemerintah yang pada tahun 1994 berusaha menghalangi pemilihan kembali Gus Dur.Pada saat yang sama, Gus Dur membiarkan pilihannya untuk melakukan reformasi tetap terbuka dan pada Desember 1996 bertemu dengan Amien Rais, anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Juli 1997 merupakan awal dari Krisis Finansial Asia. Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi tersebut. Gus Dur didorong untuk melakukan reformasi dengan Megawati dan Amien, namun ia terkena stroke pada Januari 1998. Dari rumah sakit, Wahid melihat situasi terus memburuk dengan pemilihan kembali Soeharto sebagai Presiden dan protes mahasiswa yang menyebabkan terjadinya kerusuhan Mei 1998 setelah penembakan enam mahasiswa di Universitas Trisakti. Pada tanggal 19 Mei 1998, Gus Dur, bersama dengan delapan pemimpin penting dari komunitas Muslim, dipanggil ke kediaman Soeharto. Soeharto memberikan konsep Komite Reformasi yang ia usulkan. Sembilan pemimpin tersebut menolak untuk bergabung dengan Komite Reformasi. Gus Dur memiliki pendirian yang lebih moderat dengan Soeharto dan meminta demonstran berhenti untuk melihat apakah Soeharto akan menepati janjinya.Hal tersebut tidak disukai Amien, yang merupakan oposisi Soeharto yang paling kritis pada saat itu. Namun, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. sbyctzn December 31st, 2009, 12:18 PM SELAMAT JALAN PAHLAWAN NASIONAL!! Walaupun belum diakui, aku sudah menganggapmu PAHLAWAN NASIONAL... Engkau akan selalu dikenang atas dedikasimu untuk bangsa.... Balaputradewa December 31st, 2009, 01:37 PM http://www.jombangkab.go.id/e-gov/SatKerDa/page/1.2.3.4/Pondok_tebuireng.jpg ^^ tulisan diatas bakal ada penambahan 1 nama...Pesantren ini bisa menjadi situs sejarah bangsa :) Ampelio January 1st, 2010, 09:26 AM Dari 3 presiden RI yang telah meninggal, dua makam-nya ada di Jawa Timur... bahkan yang satunya lagi (Presiden kedua) hanya terletak bbrp KM saja dari Jawa Timur. ...kemungkinan besar Jawa Timur akan bertambah lokasi makam presiden RI lagi, mengingat RI-1 skrg juga berasal dari Jawa Timur :) hermawan January 2nd, 2010, 05:01 AM Sabtu, 2 Januari 2010 SURABAYA - SURYA- Bertepatan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) wafat, jumlah penumpang di Terminal Purabaya meningkat drastis. Kalau hari biasa, rata-rata 29.000 orang, Kamis (31/12) melonjak drastis hingga 53.000 orang. Padahal, pada hari yang sama tahun sebelumnya jumlah penumpang hanya sekitar 40.000 orang. Kepala UPTD Terminal Purabaya May Ronald mengatakan, lonjakan penumpang terjadi karena warga beramai-ramai menuju Jombang untuk berziarah ke makam Gus Dur di kompleks pemakaman Ponpes Tebuireng Jombang. Penumpang membeludak Kamis sore, usai prosesi pemakaman dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bus yang diserbu adalah bus jurusan barat I (Surabaya - Jombang - Madiun - Solo - Jogjakarta) dan jurusan barat II (Surabaya - Jombang - Kediri - Tulungagung). “Dari total 968 bus yang beroperasi kemarin, sekitar 40 persen menuju barat I dan barat II,” ungkap May Ronald, Jumat (1/1). Penumpang meluber usai Maghrib hingga pukul 23.30 WIB. Jumlah mereka mengalahkan malam Natal 24 Desember 2009. “Menjelang Natal hanya 45.196 orang,” jelasnya. Wahid, 50, calon penumpang, juga mengaku akan ke Jombang untuk berziarah ke makam Gus Dur. Warga Pasuruan ini berangkat bersama dua saudara. “Saya ini penggemar berat beliau. Gus Dur panutan saya. Makanya saya ingin dapat tahlilan (berdoa) langsung di depan makamnya,” katanya diamini Rozak saudaranya. Sama dengan sebelumnya, kemarin penumpang di Purabaya juga terlihat padat. Hingga pukul 14.00 WIB, jumlah mereka sekitar 25.775 orang. “Lagi-lagi, kebanyakan penumpangnya menuju daerah barat I dan barat II yang lewat Jombang,” sambung Ronald. Selain Terminal Purabaya, penumpang KA juga penuh pada malam Tahun Baru kemarin. Sstasiun Gubeng, semua jenis KA - baik KA eksekutif, bisnis, maupun ekonomi kursinya penuh terisi penumpang. Jumlah penumpang KA eksekutif mencapai sekitar 1.700 orang, bisnis sekitar 1.200 orang, dan penumpang KA ekonomi sekitar 4.000 orang. “Seat-nya terisi 100 persen,” kata Kepala Stasiun Gubeng Romie Handoko. Pada Jumat kemarin, penumpang, lanjut Romie kembali normal seperti hari biasanya. “Perkiraan saya, jumlah penumpang hari ini berkisar antara 80 sampai 90 persen,” sambungnya. KBS-Suramadu Sebagian warga Surabaya merayakan malam Tahun Baru dengan meluberi sejumlah tempat wisata, antara lain Kebun Binatang Surabaya (KBS), Taman Bermain Kalimas Surabaya, Pantai Ria Kenjeran, dan Jembatan Suramadu. Bahkan, di jembatan Suramadu sempat terjadi antrean sepeda motor hingga 1 kilometer di depan pintu masuk sisi Surabaya. “Kami ingin ajak anak menikmati jembatan Suramadu hingga Madura. Setelah itu ya balik lagi, tetapi antrean kok panjang ya,” kata Marsilam, warga Semolowaru Surabaya, Jumat (1/1). Ia sebernarnya sudah sering ke Suramadu. Tetapi keluarga belum pernah. “Lagi pula tarif cuma Rp 3.000. Jadi, bisa jadi arena wisata murah meriah,” ungkap Marsilam. Sementara itu, KBS juga diluberi pengunjung. Sejak pukul 08.00 WIB sudah terjadi antrean di pintu masuk KBS. Selain Surabaya, banyak di antara mereka berasal dari Sidoarjo, Gresik, Madura, dan Lamongan. “Kami berangkat dari Gresik sekitar pukul 06.00 WIB, tapi di sini sudah ngantre,” kata Sunardi, warga Gresik di depan loket KBS. Diungkapkan Sunardi, sejak awal ia dan keluarga sudah merencanakan menikmati libur Tahun Baru 2010 di KBS. Ini karena anak-anak sudah kangen aneka satwa di KBS. Humas KBS Agus Supangkat mengatakan, tingkat kunjungan ke KBS pada libur Tahun Baru 2010 kali ini mencapai sekitar 40.000 orang. Ini di bawah jumlah pengunjung Tahun Baru 2009 sekitar 55.000 orang. Sementara pada hari biasa, jumlah kunjungan hanya sekitar 1.000 - 2.000 orang per hari dan pas Minggu mencapai sekitar 10.000 orang. “Jumlah kunjungan tahun ini menurun, karena bertepatan dengan libur panjang. Sehingga pengunjung akan terbagi hingga Minggu nanti dan tidak menumpuk pada hari libur Tahun Baru saja,” kata Agus. Meski demikian, kata Agus, KBS sejak jauh hari telah melakukan antisipasi terhadap membeludaknya pengunjung selama tiga hari libur berturut-turut. Di antaranya dengan mempersiapkan SDM dan satwa sebaik mungkin sehingga tidak mengecewakan pengunjung. Selain itu, sejumlah paket hiburan juga telah disiapkan untuk meramaikan KBS menyambut Tahun Baru. Mengenai harga tiket, tandas Agus, tidak ada kenaikan. Tarif tetap Rp 10.000 untuk pengunjung dengan usia mulai 3 tahun ke atas. Sedangkan untuk pengunjung dibawah 3 tahun tidak terkena tiket masuk. “Pengunjung silakan menolak jika ada kenaikan tarif saat kunjungan ke KBS membeludak. Karena tarif resmi tidak ada perubahan,” tutur Agus. Uji/aru archiholic January 2nd, 2010, 05:21 AM Dari 3 presiden RI yang telah meninggal, dua makam-nya ada di Jawa Timur... bahkan yang satunya lagi (Presiden kedua) hanya terletak bbrp KM saja dari Jawa Timur. ...kemungkinan besar Jawa Timur akan bertambah lokasi makam presiden RI lagi, mengingat RI-1 skrg juga berasal dari Jawa Timur :) ^^ Kalu Megawati, apa suatu saat nanti juga bakal "beristirahat di Blitar ya ? kalau iya makin banyak makam presiden di Jatim sbyctzn January 2nd, 2010, 09:13 AM btw.... kok lama-kelamaan diskusinya seperti mendoakan supaya cepet mati yah??? akan dikubur dimana... asal daerahnya... dll.. dll.... nggak enak banget nihh bacanya... lebih baik share foto-fotonya dong..... foto-foto gus dur di detik-detik terakhir.... foto.. pesantren tebuirengnya.... gubuk kelahirannya.... tempat-tempat bersejarah di jombang yang mengantar sejarah hidupnya... supaya kita bisa lebih mengenang beliau...... hermawan January 4th, 2010, 04:02 AM ^^ Mungkin maksud teman2 nggak begitu bro..... Saking semangatnya kali:lol::lol::lol: BTW : betul loh - Gus Dur tidak hanya memberi manfaat bagi kemanusiaan sewaktu hidupnya... bahkan ketika wafatpun masih memberikan manfaat bagi masyarakat Makam Gus Dur bisa jadi obyek wisata ziarah yang bagus untuk masyarakat Jombang:) gussinyo January 4th, 2010, 06:10 AM he5x..... gussinyo January 4th, 2010, 09:10 AM back to topict gedung baru BNI Jombang http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/jbg.jpg dimasputra January 4th, 2010, 09:18 AM ^^ oke juga :okay: sbyctzn January 4th, 2010, 02:23 PM ^^ Mungkin maksud teman2 nggak begitu bro..... Saking semangatnya kali:lol::lol::lol: BTW : betul loh - Gus Dur tidak hanya memberi manfaat bagi kemanusiaan sewaktu hidupnya... bahkan ketika wafatpun masih memberikan manfaat bagi masyarakat Makam Gus Dur bisa jadi obyek wisata ziarah yang bagus untuk masyarakat Jombang:) hahahahaha :lol::lol::lol: tapi kelewatannya sih konyol, masak ngomongin orang mati, sampe sampenya mikir besok dia kalau mati dikubur dimana yah???? huehehehehe haahaha :lol::lol::lol::lol: saya sempat terpingkal-pingkal waktu kemarin baca thread ini,,,, gak enak banget bacanya.. sbyctzn January 4th, 2010, 02:24 PM btw gus, sampeyan baru pulang ke Jombang yah???? kok bisa ambil foto bank BNI di Jombang??? thx buat fotonya hermawan January 4th, 2010, 02:27 PM :lol::lol::lol: Itulah uniknya SSC ini... berdialog akrab tapi nggak bisa lihat ekspresi orang:nuts::lol::lol: hermawan January 4th, 2010, 02:29 PM ^^ Yang mempertemukan hati kita cuma satu... kecintaan pada hometown dan tentu saja pada Indonesia Raya:cheers: sbyctzn January 4th, 2010, 03:07 PM ^^ satus persen asli Hermawan!!! Hehehehe kayak slogan JTV saja gussinyo January 7th, 2010, 10:41 AM Disiapkan Sebelum Wafat, Jalan Gus Dur Gantikan Jalan Merdeka Kamis, 07 Januari 2010 13:29:52 WIB Reporter : Priscilla Dewi Surabaya (beritajatim.com) - Banyak orang tidak tahu jika ternyata Pemkab Jombang telah menyiapkan nama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai nama jalan, sebelum Presiden ke-4 itu wafat pada Rabu (30/12/2009) lalu. Nama jalan Gus Dur direncanakan untuk mengganti Jl Merdeka Jombang. Hal ini dikatakan Bupati Jombang Suyanto saat ditemui di kantor Gubernur Jatim ketika menerima penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Kamis (7/1/2010). "Kami sudah siapkan sejak awal nama Jl Gus Dur untuk menggantikan Jl Merdeka Jombang. Nantinya, jalan itu berdekatan dengan Jl Wahid Hasyim dan Jl Hasyim Asyari yang lebih dulu sudah ada," kata Suyanto. Pemkab Jombang, lanjut dia, telah mempersiapkan nama-nama jalan baru di Jombang lewat raperda yang sedang diusulkan kepada DPRD Jombang. Selain itu, Jl Denanyar Jombang juga akan diganti dengan nama Jl Bisri Samsuri (kakek Gus Dur), Jl Alun-Alun diganti Jl R Suroadiningrat (Bupati Jombang ke-1) dan menetapkan Jl Wahab Hasbullah Jombang melalui perda. "Semua jalan-jalan itu termasuk Jl KH Abdurrahman Wahid akan menjadi satu paket ditetapkan melalui perda. Perda itu akan dibahas melalui rapat paripurna empat kali. Diperkirakan sebelum Agustus 2010, perda sudah terbit," imbuhnya. Suyanto menegaskan, nama Jl Gus Dur tidak perlu menunggu penganugerahan gelar pahlawan nasional buat cucu pendiri NU itu dari pemerintah. "Selain masalah jalan, Pemkab Jombang bersama keluarga Gus Dur di Ponpes Tebu Ireng juga membicarakan pembangunan kompleks permakaman, mulai sarana parkir dan kamar mandi," pungkasnya. [tok/sil/kun] cocok, sesuai harapanku, krn jln. merdeka ini salah satu jln paling ramai di kota ini, dan merupakan kelanjutan dr jl. hasyim asyari, jl. wahid hasyim.... jd nyambung to.. sbyctzn January 7th, 2010, 06:29 PM Jln merdeka itu sebelah mana sih gus? Ringin contong ke arah mana? Atau daerah mana? Apa depan RSU swadana? Wah Surabaya harus segera menyusul nih... Mengabadikan nama Gus Dur di jalan kota hermawan January 8th, 2010, 02:12 AM Enaknya Jalan Gus Dur atau.. Jl. KH. Abdurrahman Wahid ya.... Biar anak cucu nanti tahu itu salah satu tokoh legendaris kita... gussinyo January 29th, 2010, 08:55 AM @ sby ctzn : jl merdeka tuh yg depan stadion itu, atau klu dr arah RSUD swadana di ringin contong belok kanan... hermawan ; pasti yg dipake jl. abdurrahman wahid... formalnya gitu... gussinyo January 29th, 2010, 08:55 AM Polemik Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Senin, 4 Januari 2010 JOMBANG - Pembangunan ruas Tol Mojokerto-Kertosono berjalan lambat. Dimulai pada Juni 2007, beberapa kali tahapannya harus dilakukan penjadwalan ulang. Pemancangan tiang pertama atau groundbreaking seksi I di simpang susun Kecamatan Bandar Kedungmulyo Jombang telah dilakukan 27 Agustus 2008 oleh Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jatim Setia Purwaka. Pengerjaan konstruksi ruas di seksi I sepanjang 14,7 Km tersebut ditargetkan rampung pada awal 2010 dan mulai beroperasi pada Maret 2010. Jalan tol dengan investor PT Marga Hanurata Intrinsic (MHI) tersebut memiliki panjang 40,5 Km itu melintasi 36 desa di 10 kecamatan Jombang. Hingga akhir 2009, proses pembebasan lahan proyek yang didanai sindikasi perbankan nasional itu baru mencapai 79 persen. Tol ini rencana dioperasikan seluruhnya pada Januari 2011. ''Karena lahan yang dibebaskan belum 100 persen, tahapan konstruksinya belum bisa berjalan full speed," ungkap Nurdin Manurung, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) saat kunjungan di lahan tol di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, 8 Desember lalu. Nurdin mengakui proses pembebasan lahan masih menjadi kendala serius pada setiap proyek tol. Hal itu mengakibatkan dilakukannya beberapa kali penyesuaian jadwal pengerjaan. Meski demikian, Nurdin optimis jika penuntasan pembebasan lahan dapat dilakukan Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Pemkab Jombang dalam waktu dekat. Jika, seksi pertama ini tuntas, diharapkan bisa menjadi pendorong penyelesaian seksi dua hingga empat. Nurdin menyebut, proses pembebasan lahan telah dilakukan berdasar perundangan. Yakni, Perpres No 36 tahun 2005. Dalam prosesnya, P2T, telah bermusyawarah dengan pemilik lahan. Jika ada pemilik lahan yang menolak tawaran harga, P2T menempuh konsinyasi dengan menitipkan uang kompensasi di PN Jombang. Selanjutnya, PN yang akan memberikan uang ganti rugi tersebut. Ahmad Rifai SH MH, kuasa hukum sejumlah warga pemilik lahan mengatakan, ada sejumlah kejanggalan dalam proses pembebasan lahan. Pertama, Tim P2T tidak punya kewenangan menentukan harga. Yang berwenang menentukan adalah pemilik lahan. Tim tersebut hanya bertugas memverifikasi status kepemilikan lahan. ''Tim P2T itu hanya menjalankan fungsi supervisi.'' Kedua, langkah konsinyasi melanggar Perpres No 36 tahun 2005. Sebab, tahapan musyawarah dengan pemilik lahan belum dilakukan. ''Pertemuan yang dianggap Tim P2T sebagai musyawarah itu tidak sah. Sebab, berlangsung satu arah, monolog dan tidak dilakukan perundingan tentang harga,'' ujar Rifai. Kandidat doktor ilmu hukum pascasarsajana UI ini menilai, jika tahapan dilanjutkan, indikasi kecurangan proses pengadaan tanah semakin tampak. ''Namun, kita masih mencoba mencari jalan damai dulu,'' lontar Rifai. Mantan pengacara Bibit samad Riyanto, wakil ketua KPK ini menegaskan, minggu depan, pihaknya akan berkirim surat ke DPRD Jombang. Tujuannya untuk membuka komunikasi dan mengusulkan pertemuan rapat dengar pendapat (RDP) antara pemilik lahan yang belum menerima tahapan dengan Tim P2T dan DPRD Jombang serta tim penilai atau aprraiser. ''Jika para pihak itu menolak, kita menyatakan bahwa belum ada deal transaksi. Konsekuensinya, jika dipaksakan pembangunan fisik, bisa dianggap melanggar hukum. Yakni, merusak aset pribadi. ''Dalam pembebasan lahan, mestinya menggunakan prinsip bahwa masyarakat yang terkena jalan tol harus lebih baik kondisi ekonominya setelah proses jual beli itu.'' Secara terpisah, Joko Triono, Ketua Komisi A DPRD Jombang membantah tengara Rifai jika tahapan yang dilakukan Tim P2T tidak sesuai prosedur yang diatur dalam Perpres No 36 tahun 2005 tentang Pedoman Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Tim P2T telah melakukan tahapan sosialisasi hingga musyawarah. ''Soal deal atau tidak dengan pemilik lahan, itu biasa. Seperti orang beda pendapat antara setuju dan tidak,'' papar Joko. Anggota FPDIP ini mengungkapkan, Komisi A telah melakukan pertemuan dengan Tim P2T. Dalam pertemuan itu, Tim P2T membeber bukti tahapan pendataan, sosialisasi hingga musyawarah. ''Kalau ada pemilik lahan yang menolak dan minta dihargai 30 kali lipat dari NJOP ya tidak masuk akal.'' Pihaknya mendukung langkah P2T untuk menempuh tahapan konsinyasi ke pengadilan negeri (PN), menyikapi warga yang menolak. Sebab, Bupati Suyanto telah memutuskan untuk mencari harga tertinggi berdasar survai yang dilakukan tim penaksir harga asset atau appraisal. ''Harga itu sudah tidak bisa ditawar lagi.'' Jika warga tetap menolak, lanjut Joko, petugas berhak untuk melakukan pembongkaran paksa. Sebab, proyek itu untuk kepentingan umum/negara. ''Saya kira, kalau sudah 79 persen pemilik lahan setuju dan 21 persen lainnya belum sepakat, itu wajar.'' Meski demikian, Joko mengaku siap berdialog dengan Ahmad Rifai dkk. Hanya saja, Joko mengisyaratkan jika pertemuan itu dilakukan secara terbatas. Yakni, mewakili Tim P2T, Komisi A DPRD Jombang dan Rifai selaku kuasa hukum. ''Jika sudah ada kuasa hukum, maka yang menguasakan tidak perlu datang.'' Selain itu, jika kubu Rifai hendak mengajukan tuntutan pidana, Joko menyilahkan. Sebab, langkah hukum itu memang merupakan menjadi hak setiap warga negara. ''Kalau tidak tegas, proyek pemerintah tidak akan berjalan.'' (lal/nk) gussinyo January 29th, 2010, 08:57 AM Ketika Kompleks Makam Tebuireng Jadi Tujuan Wisata Religi di Jombang Sabtu, 16 Januari 2010 Pemkab Siapkan Mobil Wisata Wafatnya tokoh pluralisme KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada penghujung 2009 lalu, menambah potensi wisata religi di Jombang. Binti Rohmatin, Jombang Hingga Kamis (14/1) siang, umat Islam yang berziarah ke makam mantan Presiden RI ke-4 di kompleks Ponpes Tebuireng Diwek, Jombang ini tidak pernah surut. Selain pusara Gus Dur, di lokasi juga terdapat makam dua pahlawan nasional yang juga ayahanda dan kakek Gus Dur. Yakni, KH. Abd Wahid Hasyim dan KH. Hasyim Asyari. Jika usulan Gus Dur menjadi pahlawan nasional disetujui Presiden SBY November mendatang, maka Jombang akan mencatat rekor nasional. Yakni, sebagai kota satu-satunya yang terdapat tiga makam pahlawan nasional yang memiliki garis keturunan langsung, tiga generasi. ''Ziarah sekarang ini lebih longgar. Kita bisa berdoa dengan suasana lebih kusuk,'' ucap M Iqbal, peziarah asal Kediri. Kedatangan peziarah kali ini lebih tertib. Meski jumlahnya cukup banyak mencapai ratusan orang perhari. Rata-rata, rombongan peziarah ini datang nyekar dengan menumpang antara dua hingga empat bus. Sejak dimakamkan 31 Desember lalu, makam cucu KH Hasyim Asyari ini ramai didatangi peziarah. Bukan hanya warga Islam dan kaum nahdiyin di pelosok nusantara. Sejumlah pejabat dan tokoh nasional juga menyempatkan diri berkunjung ke suami Hj Sinta Nuriyah ini. Tak heran bila gelombang peziarah ini menjadikan lokasi wisata religi di Jombang bertambah. Selama ini peziarah dari luar Jombang melakukan wisata reliji di Makam Mbah Sayid Sulaiman di Mojoagung serta empat pondok besar di Jombang. Antara lain Ponpes Darul Ulum Rejoso di Kecamatan Peterongan, Ponpes Tebuireng di Kecamatan Diwek, Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar di Kecamatan Jombang serta Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas di Kecamatan Jombang. Ponpes Majmaal Bahrain Shiddiqiyah di Desa Rejoagung Kecamatan Ploso juga menjadi tujuan wisata lainnya. ''Kita akan merilis wisata religi ini. Mengingat potensinya cukup banyak,'' tegas Suyoto, Kepala Disporabudpar Jombang. Upaya tersebut, papar mantan Kabid PLS Dinas Pendidikan Jombang ini, sekaligus mengenalkan fasilitas mobil wisata yang dipersiapkan untuk berkeliling ke sejumlah pondok pesantren. Satu unit mobil ini bisa dipergunakan siapa saja yang ingin berziarah ke wisata religi di Jombang atau berkunjung ke sejumlah pondok pesantren. (lal) ASTERIX's January 30th, 2010, 07:41 AM back to topict gedung baru BNI Jombang http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/jbg.jpg persis dengan kantor cabang BNI Ponorogo gussinyo February 1st, 2010, 05:56 AM rata2 gedung bank mirip2 kayang gedung BRI itu mirip2 semua.. gussinyo February 1st, 2010, 10:44 AM Soto Dhooq..!! Menikmati Sensasi Kekagetan ala Soto Khas Jombang Soto Dhooq..!! Menikmati Sensasi Kekagetan ala Soto Khas Jombang Kota Lamongan telah lama dikenal dengan sajian khasnya, Soto dan Tahu Campur. Jadi, jangan heran jika merek (brand) Soto Lamongan dan Tahu Campur Lamongan ada dimana-mana meski bukan di kota asalnya. Ini seperti Sate Madura dan Mpek-Mpek Palembang. Walaupun dijual di Jombang, yang mungkin saja penjualnya juga asli orang Jombang, tetap saja dijual dengan merek tersebut. Namun, setidaknya sejak dua dekade terakhir, penjual soto di Jombang sudah semakin percaya diri dengan mengusung merek tersendiri, yaitu Soto Dhooq...! Dari yang semula selalu mencantumkan tulisan Soto Asli Lamongan di depan warungnya, kini diganti dengan tulisan Soto Dhooq..!! Khas Jombang. Lantas apa bedanya dengan soto sebelumnya ? Tentu saja, jika ukurannya adalah soal rasa, hampir tidak ada bedanya. Yang membedakan adalah cara penyajiannya. Dinamakan Soto Dhooq..!! sesuai dengan suara yang dihasilkan dari bantingan (pukulan) botol ke meja si penjual soto. Bayangkan suara dhooq..!! ini seperti suara batu yang dipukulkan ke meja. Nah, tentu saja suara keras dari benturan botol ke meja itu cukup mengagetkan para pembeli yang sedang makan maupun sedang menunggu giliran dilayani. Sebenarnya, botol yang dibanting ke meja itu adalah botol berisi kecap asin yang dituangkan ke mangkok nasi soto. Di Jombang, warung Soto Dhooq..!! ada di jl Pahlawan (Siliwangi) milik Pak Karman (Cak Man). Meskipun di depan warungnya tidak ditulis Soto Dooq..!!, namun warung soto yang buka pagi-siang dan sore-malam ini cukup terkenal. Kemudian soto di jl Buya Hamka ujung barat milik Cak Prakas. Walau juga memakai teknik dhooq..!! Prakas memilih tetap memasang tulisan Soto Lamongan di depan warungnya, nah..! Ada juga Soto Dhooq..!! di ujung selatan Pasar Senggol (jl Melati). Disini, penjualnya yang disapa Cak Wanto sering menggoda orang yang lewat dengan bantingan botol yang lebih keras. Bagi mereka yang latah, tentu menjadi hiburan tersendiri mendengar reaksi kekagetannya. Yang sudah pasti berani mengusung merek Soto Dhooq..!! adalah warung soto milik Pak Nurali di jl KH Wahid Hasyim (utara Apotek Seger). Tulisan cukup mencolok dipasang di depan warungnya. Sajian soto ini adalah nasi yang ditaburi irisan bawang merah goreng, daun bawang merah dan kecambah. Lalu ditambah irisan daging dan kuah yang cukup segar. Selanjutnya dikucuri dengan jeruk nipis serta kecap asin dari botol, dan...dhooq..!! Harga seporsi soto ini rata-rata masih Rp 5.000,-. Cukup terjangkau bagi kantong warga Jombang. Jika ingin menambah daging goreng atau jerohan, per potong dihargai Rp 2.500,- Untuk minuman, tersedia teh hangat, es teh atau es jeruk. Tertarik ? Jangan lupa mencoba jika sedang lewat di kota Jombang dan rasakan sensasi kekagetan Soto Dhooq..!! sbyctzn February 1st, 2010, 02:28 PM Hahaha saya sering makan tuh... kalau lewat jombang sering mampir.. Cuman akhir2 ini udah jarang... Hehehe rasanya lumayan juga, soalnya kebawa suara jedak jedok... Kayak orang lagi marah gussinyo February 2nd, 2010, 05:54 AM rasanya memang mak nyus... gussinyo February 2nd, 2010, 10:39 AM Tebuireng Terbitkan Buku 40 Hari Gus Dur 01/02/2010 21:10 Liputan6.com, Surabaya: Pondok Pesantren Tebuireng akan memperingati 40 hari wafatnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid dengan menerbitkan buku tentang almarhum. "Buku tidak hanya diterbitkan dalam peringatan 40 hari wafatnya Gus Dur di Tebuireng," kata pengasuh Pesantren Tebuireng Solahuddin Wahid di Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/2). Menurut adik kandung almarhum, 40 hari wafatnya Gus Dur pada 7 Februari mendatang juga akan diperingati di Jakarta dan Surabaya. "Kalau di Tebuireng, buku tentang Gus Dur itu menceritakan riwayat hidup singkat, pendapat anak-anaknya, pendapat adik-adiknya, dan pendapat para sahabatnya. Kami sebenarnya sudah lama merencanakan, tapi baru terhimpun sekarang," katanya. Sementara itu, buku yang diterbitkan di Ciganjur tentang riwayat Gus Dur dan di Surabaya tentang humor-humor Gus Dur. "Buku tentang Gus Dur itu bertujuan membudayakan kegiatan menulis di kalangan santri, sekaligus untuk memudahkan dalam meneladani jasa Gus Dur," katanya seperti dikutip ANTARA. Sementara itu, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur dengan mencetak 10 ribu buku Surat Yasin dan Tahlil. "Acaranya akan kami gelar pada Sabtu malam nanti, karena mayoritas kyai akan juga hadir di Tebuireng pada Minggu malam," kata Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Helmy M. Noor. Ia mengatakan jumlah buku sebenarnya masih kurang karena kapasitas masjid 30 ribu jemaah. Untuk itu jemaah diharapkan membawa buku Yasin dan Tahlil dari rumah. "Insya-Allah, acaranya akan dihadiri Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dan Gus Solah yang mewakili keluarga," katanya. Sejak Gus Dur meninggal pada 30 Desember 2009, di Pesantren Tebuireng sudah banyak masyarakat yang menjual poster, buku, dan cindera mata tentang Gus Dur. Kompleks Ponpes Tebuireng juga tidak pernah sepi dari orang yang ingin berziarah ke makam Gus Dur.(JUM/AYB) gussinyo February 5th, 2010, 09:13 AM Dana Rp 2 Miliar untuk Bangun Fasum Kompleks Makam Gus Dur Laporan wartawan KOMPAS Aloysius Budi Kurniawan Jumat, 5 Februari 2010 | 14:15 WIB KOMPAS Images/KRISTIANTO PURNOMO Warga menggelar doa bersama untuk mengenang almarhum mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Tugu, Yogyakarta, Rabu (30/12/2009) malam. Abdurrahman Wahid meninggal pada usia 69 tahun dan akan dimakamkan di Jombang, Jawa Timur, Kamis (31/12/2009). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO TERKAIT: Spanduk Tanda Tangan 10 Meter Dukung Gus Dur Pahlawan Pemikiran Gus Dur Belum Dipahami Gelar Pahlawan Terlalu Kecil buat Gus Dur Fasum Makam Gus Dur Akan Dibangun Nama "Jalan Gus Dur" Disiapkan Sebelum Gus Dur Wafat SURABAYA, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Jombang menyiapkan dana Rp 2 miliar untuk membangun tempat parkir, toilet, dan warung pedagang kaki lima di kompleks makam mantan presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim. Hal itu untuk mengantisipasi terbatasnya sarana parkir dan toilet di makam calon pahlawan nasional tersebut. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Jumat (5/2/2010) di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya. Bupati Jombang Suyanto menyatakan, ada lahan 1 hektar yang siap, tinggal diuruk dan di-paving untuk tempat parkir dan toilet. "Dananya sekitar Rp 2 miliar yang akan ditanggung 50 persen-50 persen antara Pemprov Jatim dan Kabupaten Jombang," ujarnya. Menurut Saifullah, Gubernur Jatim Soekarwo secara langsung telah memerintahkan pembangunan tempat parkir, toilet, dan warung pedagang kaki lima tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum Ciptakarya dan Tata Ruang Jatim. Selanjutnya, pengelolaan kawasan tersebut akan diserahkan kepada Pondok Pesantren Tebuireng gussinyo March 3rd, 2010, 09:45 AM Exxon Mobil Mulai Garap Jombang Minggu, 28 Februari 2010 | 13:01 WIB Besar Kecil Normal TEMPO Interaktif, Jombang - Perusahaan minyak Exxon Mobil tengah mencari ladang minyak baru di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Mereka menerjunkan tim survey seismik, untuk melihat, memetakan, dan membaca lapisan-lapisan tanah, serta keadaan geologi di bawah permukaan bumi Jombang. ”Dengan melihat kondisi lapisan tanah bisa disimpulkan kandungan apa yang terdapat di dalamnya,” kata Kepala Hubungan Masyarakat Exxon Mobil blok Gunting, Pasaribu, Minggu (28/02). Setelah diketahui kondisi lapisan tanah, tim bisa menyimpulkan kandungan apa yang ada di dalamnya, bisa minyak, air atau gas. Setelah berhasil disimpulkan baru pengeboran dilakukan. Survey ini rencananya akan dilakukan selama delapan bulan, dimulai Januari lalu. Pasaribu mengatakan, tim terdiri dari para ahli geologi, geofisika, perminyakan dan pertambangan. Rekanan yang ditunjuk oleh Exxon mengerjakan survey adalah PT. Sari Pari. Ia melanjutkan, survey seismik ini tidak hanya dilakukan di Jombang, tetapi juga di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Jombang dan Mojokerto selama ini masuk dalam wilayah kerja penambangan blok Gunting. Artinya, di wilayah kerja blok Gunting itu Exxon memiliki izin untuk melakukan survey. Jika di temukan ladang minyak baru di kawasan itu, Exxon berhak melakukan eksplorasi atas izin Badan Perusahaan Minyak dan Gas milik pemerintah, dengan tembusan izin kepada pemerintah daerah setempat. Di Jombang, Pasaribu mengaku,”sudah mendapat izin dari pemerintah daerah”. Survey dilakukan diatas lahan milik warga. Mereka menyewa lahan selama delapan bulan. Harga sewa lahan antara Rp 1000 hingga 2000 per meter. Luas lahan tidak bisa ditentukan karena survey dilakukan dengan berpindah-pindah. Ditambahkannya, pencarian ladang minyak baru ini dilakukan karena kebutuhan minyak dan gas nasional terus meningkat. Sementara sumber minyak bumi terus menipis. ternyata Jombang ( dan Mojokerto, Nganjuk) juga kaya minyak... gussinyo March 3rd, 2010, 09:47 AM Exxon Survei 10.700 Titik Senin, 1 Maret 2010 | 12:03 WIB JOMBANG - Warga Jombang berharap survei seismik di 10.700 titik di 18 dari 21 kecamatan di Kabupaten Jombang yang dipercayakan Exxon Mobil kepada PT Sari Pari, ditunda dulu. Warga minta pihak pelaksana lebih dulu bermusyawarah dengan pemilik tanah secara langsung, bukan melalui perwakilan mereka. Warga juga menganggap PT Sari Pari belum mensosialisasikan program survei kepada petani secara menyeluruh. Padahal sosialisasi itu bisa menjadi jaminan survei seismik akan aman dan lancar, karena survei itu melibatkan petani sebagai pemilik lahan yang tanahnya dipakai survey, terutama mengenai ganti rugi atau kompensasi atas tanah mereka yang dipakai untuk survei seismik. “Sampai sekarang masih banyak petani yang tidak mengetahui tentang nilai ganti rugi lahan mereka yang dipakai survei seismik,” kata H Masykur Affandi, Minggu (28/2). Menurut tokoh masyarakat itu, para petani hanya mendengar kalau ganti rugi untuk lahan yang dipakai survei nilainya antara Rp 1.000 - Rp 2.000 per meter persegi. “Sebaiknya, PT Sari Pari lebih dulu bermusyawarah dengan petani dan pemilik tanah agar dicapai kata sepakat agar survei nanti lancar. Jika PT Sari Pari tetap tidak merespon saran petani, kalangan petani akan menolak tanah mereka disurvei,” katanya. Sementara itu, Subadi, salah satu staf dari PT Sari Pari, mengatakan, pihaknya akan mengebor tanah secara dangkal dulu dengan kedalaman sekitar 20 m di 10.700 titik. Dari 21 kecamatan, hanya tiga kecamatan yang tak dijadikan lokasi survey, yakni Ngusikan, Perak dan Gudo. “Setiap titik membutuhkan lahan seluas 12 meter persegi, dan untuk lintasan kabel dibutuhkan lahan seluas 1 meter persegi. Setiap lubang dipasang bahan peledak sekitar ˝ kg,” kata Subadi. Dalam sehari, lanjut Subadi, pihaknya merencanakan petugasnya bisa menuntaskan survei seismik sebanyak 150 titik. Tujuan survei ini untuk mencari potensi mineral di bawah tanah. Dalam peta geologi, wilayah Jombang masuk dalam kawasan Blok Gunting, termasuk wilayah Nganjuk, Mojokerto, dan Kandangan Kabupaten Kediri. Dari beberapa wilayah itu, 90% kandungan mineral di kawasan Blok Gunting berada di Jombang. bas http://wikimapia.org/14652526/LOKASI-EXXON-MOBILE sbyctzn March 3rd, 2010, 03:38 PM Omg, bumi Jombang ternyata terkandung emas hitam juga!! Ketiban rejeki betul nih rakyat Jobang! hermawan March 4th, 2010, 01:47 AM ^^ bukan hanya Jombang lho....tapi terutama Jatim dan Indonesia:) sambil nunggu..berapa banyak produksinya.... mudah2an cukup hati2 sehingga nggak jadi Porong 2. gussinyo March 5th, 2010, 07:24 AM betul, ternyata Jatim itu sumber minyak juga, selama ini orang mikirnya cuma luar jawa aja yg sumber minyak.... gak sabar membayangkan beberapa tahun ke depan ; jalan tol surabaya - mojokerto - jombang - kertosono diteruskan ke ngawi, dan tol porong - pasuruan- malang juga jadi... disisi lain eksplorasi minyak juga mulai dilakukan... makin maju dan kaya aja kota2 di Jatim... gussinyo March 5th, 2010, 07:41 AM Bupati Suyanto Tegur Exxon • Jumat, 5 Maret 2010 | 08:19 WIB Dianggap Kurang Sosialisasi Survei Seismik Jombang - SURYA- Bupati Jombang, Suyanto, secara halus menegur pihak Exxon Mobil Indonesia (EMI) dan PT Sari Pari Geosains (SPG) yang melakukan survei seismik di wilayah Jombang, sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat. Menurut Suyanto, telah terjadi miskomunikasi dan ketidaktahuan masyarakat, sebagai akibat pihak PT EMI dan PT SPG kurang sosialisasi terkait kegiatan surveinya. “Karena itu, ke depan saya berharap tidak ada lagi miskomunikasi ini, sehingga semua kegiatan survei berjalan lancar,” kata Suyanto, saat acara Sosialisasi Line Test Survey Seismik 2 D dan Gravity Blok Gunting, di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kamis (4/3). Menurut Suyanto, akibat miskomunikasi itu, di masyarakat terjadi kekhawatiran menghadapi survei seismik yang mulai digelar pihak PT EMI dan PT SPG. “Saya saja sebelumnya membayangkan, survei akan mengakibatkan kerusakan besar karena menggunakan ledakan. Padahal, setelah menyaksikan sendiri, survei seismik itu hampir tidak menimbulkan kerusakan,” ujar Suyanto. Kemarin, mulai dilakukan ledakan di bawah tanah untuk mendeteksi gambaran bawah permukaan bumi. Namun, efek ledakan dari kedalam puluhan meter itu hampir tidak terasa. Diberitakan Surya, Kamis (4/3), survei PT EMI memicu unjuk rasa warga yang menuntut kenaikan harga sewa lahan yang terkena lintasan survei seismik. Mereka menuntut ganti rugi, untuk lahan padi dari Rp 1.000 per meter persegi menjadi Rp 10.000 per meter persegi, lahan tebu dari Rp 3.000 menjadi Rp 30.000 per meter persegi. PT SPG kala itu berdalih, pihaknya tidak bisa mengabulkan tuntutan kenaikan ganti rugi, sebab nilai ganti rugi ditetapkan oleh pemkab. Penetapan ganti rugi itu berdasarkan surat yang diteken Sekdakab, Munif Khusnan. PT SPG bersedia mengubah nilai ganti rugi yang dipersoalkan warga, apabila pemkab mengeluarkan keputusan baru. Unjuk rasa itu juga dipicu ketakutan warga akan survei seismik yang menggunakan bahan peledak. Guna merespons tuntutan warga, Suyanto kemarin sudah merevisi besaran ganti rugi. Khususnya untuk lahan padi dan tebu yang dipersoalkan warga. Untuk lahan padi yang bakal terkena survei, dinaikkan dari Rp 1.000 menjadi Rp 3.480 per meter persegi. Sedangkan lahan tebu dinaikkan dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 per meter persegi. “Saya berharap revisi diterima pihak Exxon maupun warga,” imbuh Suyanto. Public Relations PT SPG, Susanto Roh Hadi Seto mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait bakal dilakukannya survei. Bahkan, menurutnya, sosialisasi sudah dilakukan dua kali. “Hanya saja kami memang belum menyampaikan besaran ganti rugi,” kata Susanto.nuto gussinyo March 5th, 2010, 07:42 AM Kamis 04/03/2010 09:43 WIB Pagi Ini, Rencananya Bupati Jombang resmikan Exxon Mobil JOMBANG | DNA - Tampaknya aksi demonstrasi yang dilakukan oleh wargakemarin terkait kenaikan harga lahan mereka yang terkena imbas pabrik Exxon Mobil kurang ditanggapi oleh pihak pemerintah setempat. Buktinya, pagi ini, Bupati Jombang Suyanto akan meresmikan dan lounching pengeboman perusahaan yang terletak di Kecamatan Bareng, Jombang Jawatimur. "Pagi ini tanggal 4 Maret bupati akan meresmikan dan lounching pengebomannya di Kecamatan bareng," kata Aris Kepala Sub Bagian Informasi dan Dokumentasi Pemkab Jombang Aris mengatakan, Louncing tersebut akan dilaukan dibeberapa titik diantaranyanya di Bareng yang akan dijadikan lokasi pengeboran lahan minyak tersebut. "Titik pengebomannya banyak mas, yang jelas lebih dari satu titik," kata Aris ketika ditemui DNABerita di Kantor Humas Pemkab Jombang, Jalan Wahid Hasyim. Terkait harga, ia menambahkan jika sudah terjadi kesepakatan bersama. Diakuinya, pihak Exxon telah menyerahkan sepenuh kepada pemkab terkait kesepakatan. "Yang saya ketahui sudah ada kesepakatan, lebih jelasnya tanya ke Dinas Pertanian," katanya. Dalam Lounching besok rencanya akan dihadiri oleh pihak perusahaan beserta jajaran pemkab setempat. "Yah semoga saja semuanya lancar dan tanpa kendala," pungkasnya gussinyo March 5th, 2010, 07:42 AM Bupati Suyanto Tegur Exxon • Jumat, 5 Maret 2010 | 08:19 WIB Dianggap Kurang Sosialisasi Survei Seismik Jombang - SURYA- Bupati Jombang, Suyanto, secara halus menegur pihak Exxon Mobil Indonesia (EMI) dan PT Sari Pari Geosains (SPG) yang melakukan survei seismik di wilayah Jombang, sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat. Menurut Suyanto, telah terjadi miskomunikasi dan ketidaktahuan masyarakat, sebagai akibat pihak PT EMI dan PT SPG kurang sosialisasi terkait kegiatan surveinya. “Karena itu, ke depan saya berharap tidak ada lagi miskomunikasi ini, sehingga semua kegiatan survei berjalan lancar,” kata Suyanto, saat acara Sosialisasi Line Test Survey Seismik 2 D dan Gravity Blok Gunting, di Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kamis (4/3). Menurut Suyanto, akibat miskomunikasi itu, di masyarakat terjadi kekhawatiran menghadapi survei seismik yang mulai digelar pihak PT EMI dan PT SPG. “Saya saja sebelumnya membayangkan, survei akan mengakibatkan kerusakan besar karena menggunakan ledakan. Padahal, setelah menyaksikan sendiri, survei seismik itu hampir tidak menimbulkan kerusakan,” ujar Suyanto. Kemarin, mulai dilakukan ledakan di bawah tanah untuk mendeteksi gambaran bawah permukaan bumi. Namun, efek ledakan dari kedalam puluhan meter itu hampir tidak terasa. Diberitakan Surya, Kamis (4/3), survei PT EMI memicu unjuk rasa warga yang menuntut kenaikan harga sewa lahan yang terkena lintasan survei seismik. Mereka menuntut ganti rugi, untuk lahan padi dari Rp 1.000 per meter persegi menjadi Rp 10.000 per meter persegi, lahan tebu dari Rp 3.000 menjadi Rp 30.000 per meter persegi. PT SPG kala itu berdalih, pihaknya tidak bisa mengabulkan tuntutan kenaikan ganti rugi, sebab nilai ganti rugi ditetapkan oleh pemkab. Penetapan ganti rugi itu berdasarkan surat yang diteken Sekdakab, Munif Khusnan. PT SPG bersedia mengubah nilai ganti rugi yang dipersoalkan warga, apabila pemkab mengeluarkan keputusan baru. Unjuk rasa itu juga dipicu ketakutan warga akan survei seismik yang menggunakan bahan peledak. Guna merespons tuntutan warga, Suyanto kemarin sudah merevisi besaran ganti rugi. Khususnya untuk lahan padi dan tebu yang dipersoalkan warga. Untuk lahan padi yang bakal terkena survei, dinaikkan dari Rp 1.000 menjadi Rp 3.480 per meter persegi. Sedangkan lahan tebu dinaikkan dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 per meter persegi. “Saya berharap revisi diterima pihak Exxon maupun warga,” imbuh Suyanto. Public Relations PT SPG, Susanto Roh Hadi Seto mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait bakal dilakukannya survei. Bahkan, menurutnya, sosialisasi sudah dilakukan dua kali. “Hanya saja kami memang belum menyampaikan besaran ganti rugi,” kata Susanto.nuto gussinyo March 8th, 2010, 06:24 AM Jombang-Mojokerto Ditengarai Mengandung Migas Namun, jenis mineralnya belum bisa dideteksi. SURABAYA POST - PT Sari Pari kontraktor yang dipercaya PT Exxon Mobil Indonesia (EMI), sejak Februari sibuk menyiapkan penelitian kandungan mineral, minyak, dan gas (migas) di dalam tanah di 18 dari 21 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Jombang. Mereka menduga sebagian tanah di 18 kecamatan itu mengandung mineral. Namun, jenis mineralnya belum bisa dideteksi. Untuk mengetahui jenis mineral, peneliti harus meneliti dengan seksama. Caranya dengan mensurvei dan merekam kandungan tanah. Langkah itu pernah dilakukan Petrochina yang enam tahun lalu mensurvei lahan di tiga kecamatan, yakni Kesamben, Ngusikan dan Kabuh. Untuk mengetahui jenis mineral yang ada di perut bumi itu, Petrochina butuh waktu satu tahun. Hasilnya, sampai kini belum diketahui oleh Pemkab Jombang. Padahal, survei itu telah dilakukan pada tahun 1998. Petrochina juga telah mensurvei tanah di kawasan Kabupaten Mojokerto di empat kecamatan, yakni Kecamatan Ngoro, Bangsal, Sooko, serta Jetis. Hasilnya, gas ditemukan di Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro. Gas itu kini sedang dieksplorasi untuk mensuplai kebutuhan berbagai perusahaan di Mojokerto dan Surabaya serta bahan bakar gas untuk perusahaan taksi di Surabaya. Sedangkan di Desa Sawo Kecamatan Jetis ditemukan kandungan minyak dengan volume yang besar. Sesuai hasil penelitian, kandungan minyak di desa itu juga ditengarai pula masih berhubungan dengan Blok Cepu, Blok Gunting. Yang masuk blok Gunting adalah Mojokerto, Jombang, Kediri dan Nganjuk. Meski dulu Pemkab Mojokerto dan BP Migas serta Petrochina bersepakat merencanakan eksplorasi minyak di kawasan Desa Sawo, namun sampai sekarang rencana itu belum terwujud karena biaya untuk eksplorasi cukup besar. Sekarang ini giliran PT Sari Pari mulai getol mensurvei kadungan mineral perut bumi Jombang. “Yang jelas, kalau ada kontraktor pertambangan mensurvei mineral, tentunya sebagian kawasan yang disurvei mengandung mineral. Entah jenisnya gas atau minyak. Yang belum diketahui sekarang adalah jenis dan volume mineralnya,” kata Ir Suhardiyanto, pengamat pertambangan, Jumat (5/3). Laporan: Bambang Sujarwanto • VIVAnews gussinyo March 8th, 2010, 06:26 AM kmrn habis liat lokasi, kamp-kamp pekerjanya udah banyak, begitu jg mobil2 proyeknya di daerah mojowarno... nebucadnezar March 18th, 2010, 07:43 AM Ada info ngga kapan jombang akan ada pembangunan mall / pusat pertokoan , setidaknya setara dengan lamongan plaza , atau sepertinya carrefour dan giant sudah mau masuk sana ? gussinyo March 18th, 2010, 11:56 AM coba buka thread ini sebelum2 nya... sudah ada rencana pemkab, maketnya juga sudah ada, tapi gak tau kapan realisasinya... sbyctzn March 18th, 2010, 06:32 PM Loh KRATON itu kan juga sekelas mall, sudah lama dibuka. Lumayan besar untuk kota sekecil Jombang. bharadya March 19th, 2010, 02:47 PM ^^ Fotonya dongs. :):) gussinyo March 22nd, 2010, 07:40 AM coba check posting2 sebelumnya gussinyo March 23rd, 2010, 10:58 AM Lamban, Pembebasan Lahan Tol Trans Jawa Baru 30 Persen Selasa, 23 Maret 2010 | 15:23 WIBBesar Kecil Normal TEMPO Interaktif, Jakarta - Pembebasan lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalan tol Trans Jawa tidak berjalan mulus. Kepala Sub Direktorat Pembebasan Lahan Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum Wijaya Seta mengatakan dari total 4.500 hektar lahan yang harus dibebaskan, baru 30,38 persen saja yang telah dibebaskan. "Beberapa ruas ada yang prosesnya berhenti sama sekali tetapi ada juga yang berjalan cukup cepat," kata Wijaya di Jakarta, Selasa (23/3). Ruas yang pembebasan lahannya cukup cepat seperti Cikampek-Palimanan dan Mojokerto-Kertosono. Lahan untuk jalur Cikampek-Palimanan saat ini sudah dibebaskan antara 57 persen sampai 58 persen. Seksi satu bahkan sudah 82 persen bebas. Namun proses konstruksi belum dimulai karena kementrian PU harus mengganti 20 persen lahan yang menjadi milik perhutani. "Ijin prinsipnya sudah dapat dan kami sedang cari lahan pengganti. Kalau sudah dapat ijin dari menteri kehutanan bisa mulai konstruksi," kata Wijaya. Proses pembebasan lahan juga berjalan cukup baik untuk ruas Mojokerto-Surabaya. Seksi satu ruas ini sudah bebas 55 persen atau secara keseluruhan 28 persen. Sedangkan seksi satu ruas Mojokerto-Kertosono sudah 85 persen bebas. Wijaya mengatakan peran bupati Jombang yang ikut mendorong pembebasan lahan membantu percepatan ini. Ruas ini juga salah satu ruas di Trans Jawa yang diperkirakan paling cepat selesai. "Karena nanti proses konstruksinya akan dikebut bersamaan dari dua sisi, Surabaya dan Mojokerto," ujarnya. Sementara proses pembebasan lahan di ruas Pemalang-Batang terhenti sama sekali. Ruas Batang-Semarang juga mandek sampai seksi satu. Dan ruas Semarang-Solo baru berjalan sampai Bawean. Ruas Bawean-Solo bahkan belum memulai proses pembebasan lahan. Ruas Batang-Semarang baru bebas 4,5 persen. Dan berikutnya Semarang-Solo hanya 16 persen. Namun ruas Semarang-Ungaran sepanjang 11 kilometer saat ini sudah mulai konstruksi karena proses pembebasan lahan sudah hampir 100 persen selesai. KARTIKA CHANDRA gussinyo June 11th, 2010, 10:19 AM Daftar Kota Peraih Piala Adipura 2010 Posted on 10 Juni 2010 by alamendah Daftar Kota peraih Piala Anugerah Adipura Tahun 2010 sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebanyak 140 kota dan kabupaten se-Indonesia. Penerima Piala Anugerah Adipura tersebut terdiri atas 9 Kota Metropolitan, 4 kota besar, 41 kota sedang, dan 86 kota kecil. Penyerahan penghargaan Adipura 2010 diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara pada hari Selasa, 8 Juni 2010. Penyerahan piala Adipura bersamaan dengan penyerahan penghargaan Kalpataru dan Adiwiyata Mandiri. Piala anugerah Adipura Adipura merupakan penghargaan untuk kota di Indonesia yang berhasil yang berhasil dalam kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Dalam penilaiaannya, kota terbagi dalam 4 kategori yakni kota metropolitan (berpenduduk lebih dari 1 juta jiwa), kota besar (500.001-1.000.000 jiwa), kota sedang (100.001-500.000 jiwa), dan kota kecil (kurang dari 100.000 jiwa). Penganugerahan Adipura dilaksanakan setiap tahun sejak 1986 sebagai rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Namun sempat terhenti pada periode 1998-2002. Berikut daftar Kota dan Kabupaten peraih Piala Anugerah Adipura Tahun 2010: Daftar Kota Metropolitan Peraih Piala Adipura 2010: 1. Palembang (Kota Palembang) 2. Jakarta Pusat (Kota Administrasi Jakarta Pusat) 3. Jakarta Selatan (Kota Administrasi Jakarta Selatan) 4. Surabaya (Kota Surabaya) 5. Tangerang (Kota Tangerang) 6. Jakarta Utara (Kota Administrasi Jakarta Utara) 7. Jakarta Timur (Kota Administrasi Jakarta Timur) 8. Jakarta Barat (Kota Administrasi Jakarta Barat) 9. Bekasi (Kota Bekasi) Daftar Kota Besar Peraih Piala Adipura 2010: 1. Malang (Kota Malang) 2. Pekanbaru (Kota Pekanbaru) 3. Yogyakarta (Kota Yogyakarta) 4. Balikpapan (Kota Balikpapan) Daftar Kota Sedang Peraih Piala Adipura 2010: 1. Tulungagung (Kabupaten Tulungagung) 2. Jepara (Kabupaten Jepara) 3. Probolinggo (Kota Probolinggo) 4. Jombang (Kabupaten Jombang) 5. Gresik (Kabupaten Gresik) 6. Madiun (Kota Madiun) 7. Cianjur (Kabupaten Cianjur) 8. Banda Aceh (Kota Banda Aceh) 9. Blitar (Kota Blitar) 10. Lumajang (Kabupaten Lumajang) 11. Sidoarjo (Kabupaten Sidoarjo) 12. Pasuruan (Kota Pasuruan) 13. Cimahi (Kota Cimahi) 14. Kendari (Kota Kendari) 15. Kediri (Kota Kediri) 16. Bitung (Kota Bitung) 17. Payakumbuh (Kota Payakumbuh) 18. Magelang (Kota Magelang) 19. Mojokerto (Kota Mojokerto) 20. Manado (Kota Manado) 21. Bontang (Kota Bontang) 22. Sukabumi (Kota Sukabumi) 23. Tanjungpinang (Kota Tanjungpinang) 24. Cilacap (Kabupaten Cilacap) 25. Palopo (Kota Palopo) 26. Mataram (Kota Mataram) 27. Parepare (Kota Parepare) 28. Banjarbaru (Kota Banjarbaru) 29. Pekalongan (Kota Pekalongan) 30. Tarakan (Kota Tarakan) 31. Cirebon (Kota Cirebon) 32. Kudus (Kabupaten Kudus) 33. Kupang (Kota Kupang) 34. Lubuklinggau (Kota Lubuklinggau) 35. Ternate (Kota Ternate) 36. Curup (Kabupaten Rejang Lebong) 37. Pangkalpinang (Kota Pangkalpinang) 38. Bengkulu (Kota Bengkulu) 39. Lahat (Kabupaten Lahat) 40. Watampone (Kabupaten Bone) 41. Metro (Kota Metro) Daftar Kota Kecil Peraih Piala Adipura 2010: 1. Amlapura (Kabupaten Karangasem) 2. Pangkajene (Kabupaten Pangkep) 3. Mojosari (Kabupaten Mojokerto) 4. Singaraja (Kabupaten Buleleng) 5. Pati (Kabupaten Pati) 6. Nganjuk (Kabupaten Nganjuk) 7. Lamongan (Kabupaten Lamongan) 8. Kraksaan (Kabupaten Probolinggo) 9. Tuban (Kabupaten Tuban) 10. Caruban (Kabupaten Madiun) 11. Bangli (Kabupaten Bangli) 12. Gianyar (Kabupaten Gianyar) 13. Bojonegoro (Kabupaten Bojonegoro) 14. Banjarnegara (Kabupaten Banjarnegara) 15. Boyolali (Kabupaten Boyolali) 16. Wlingi (Kabupaten Blitar) 17. Sarolangun (Kabupaten Sarolangun) 18. Sumenep (Kabupaten Sumenep) 19. Badung (Kabupaten Badung) 20. Ngawi (Kabupaten Ngawi) 21. Martapura (Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur) 22. Purbalingga (Kabupaten Purbalingga) 23. Indramayu (Kabupaten Indramayu) 24. Purwodadi (Kabupaten Grobogan) 25. Bangil (Kabupaten Pasuruan) 26. Karanganyar (Kabupaten Karanganyar) 27. Watansoppeng (Kabupaten Soppeng) 28. Magetan (Kabupaten Magetan) 29. Ponorogo (Kabupaten Ponorogo) 30. Wonosobo (Kabupaten Wonosobo) 31. Sibolga (Kota Sibolga) 32. Sampang (Kabupaten Sampang) 33. Ciamis (Kabupaten Ciamis) 34. Barru (Kabupaten Barru) 35. Limboto (Kabupaten Gorontalo) 36. Sragen (Kabupaten Sragen) 37. Negara (Kabupaten Jembrana) 38. Pacitan (Kabupaten Pacitan) 39. Kayu Agung (Kabupaten Ogan Komering Ilir) 40. Sekayu (Kabupaten Musi Banyu Asin) 41. Kuningan (Kabupaten Kuningan) 42. Semarapura (Kabupaten Klungkung) 43. Majalengka (Kabupaten Majalengka) 44. Blora (Kabupaten Blora) 45. Trenggalek (Kabupaten Trenggalek) 46. Kepanjen (Kabupaten Malang) 47. Pangkalan Bun (Kabupaten Kotawaringin Barat) 48. Kolaka (Kabupaten Kolaka) 49. Tidore (Kota Tidore Kepulauan) 50. Rembang (Kabupaten Rembang) 51. Solok (Kota Solok) 52. Sengkang (Kabupaten Wajo) 53. Tabanan (Kabupaten Tabanan) 54. Pelabuhan Ratu (Kabupaten Sukabumi) 55. Selong (Kabupaten Lombok Timur) 56. Bangkalan (Kabupaten Bangkalan) 57. Tondano (Kabupaten Minahasa) 58. Bangko (Kabupaten Merangin) 59. Stabat (Kabupaten Langkat) 60. Donggala (Kabupaten Donggala) 61. Kalabahi (Kabupaten Alor) 62. Muara Enim (Kabupaten Muara Enim) 63. Sinjai (Kabupaten Sinjai) 64. Lubuk Pakam (Kabupaten Deli Serdang) 65. Fakfak (Kabupaten Fakfak) 66. Pinrang (Kabupaten Pinrang) 67. Sumbawa Besar (Kabupaten Sumbawa) 68. Maumere (Kabupaten Sikka) 69. Soe (Kabupaten Timor Tengah Selatan) 70. Sanana (Kabupaten Kepulauan Sula) 71. Sungai Liat (Kabupaten Bangka) 72. Lhokseumawe (Kota Lhokseumawe) 73. Bengkalis (Kabupaten Bengkalis) 74. Kepahiang (Kabupaten Kepahiang) 75. Batusangkar (Kabupaten Tanah Datar) 76. Padang Panjang (Kota Padang Panjang) 77. Kalianda (Kabupaten Lampung Selatan) 78. Pelaihari (Kabupaten Tanah Laut) 79. Atambua (Kabupaten Belu) 80. Muntok (Kabupaten Bangka Barat) 81. Tanjung Balai (Kota Tanjung Balai) 82. Bantaeng (Kabupaten Bantaeng) 83. Masamba (Kabupaten Luwu Utara) 84. Airmadidi (Kabupaten Minahasa Utara) 85. Liwa (Kabupaten Lampung Barat) 86. Praya (Kabupaten Lombok Tengah) gussinyo August 9th, 2010, 08:54 AM PABRIK BIO: PT Cheil Jedang Indonesia segera membangun kawasan pabrik suplemen makanan dan pakan bio ke-2 di Kab. Jombang. Nilai investasi pembangunan akwasan pabrik tersebut mencapai US$600 juta dan diproyeksikan menyerap 5.000 tenaga kerja. (Kompas Jatim)(yn) http://web.bisnis.com/umum/indonesiahariini/1id198957.html gussinyo August 27th, 2010, 10:14 AM Jumat, 27/08/2010 14:04:31 WIB Jombang akan jadi klaster industri sepatu unggulan Oleh: Siti Munawaroh:) JOMBANG, Jawa Timur: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen mengangkat Kabupaten Jombang sebagai klaster industri sepatu nasional yang diunggulkan, seiring dengan kesuksesan produk lokal menembus pasar global, minat investasi yang tinggi dan situasi daerah yang kondusif. Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan para investor di bidang persepatuan mengakui mereka tidak memiliki niat meninggalkan Jombang karena ada rasa aman investasi, buruh yang berbakat, tekun dan memiliki sense of belonging terhadap perusahaan, serta pemerintah daerah (pemda) yang kooperatif. “Seperti PT Pei Hai International Wiratama Indonesia ini, mereka menyatakan tidak punya niat meninggalkan Jombang. [Sebanyak] 100% produk yang dihasilkan diekspor, termasuk ke Italia. Saya akan angkat Jombang sebagai salah satu klaster yang berhasil,” kata Menperin di sela-sela kunjungannya ke pabrik PT Pei Hai International Wiratama Indonesia, hari ini. Pei Hai International Wiratama Indonesia merupakan perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal Taiwan yang saat ini mempekerjakan 3.858 karyawan, yang 90%-nya merupakan tenaga lokal. Perusahaan ini memproduksi 10.000 pasang sepatu per hari yang seluruhnya diekspor ke sejumlah negara di dunia, termasuk untuk memenuhi order merek ternama Dolce & Gabana (D&G). Produk sepatu pesanan D&G tersebut dijual seharga US$80 per pasang. “Jadi saya baru tahu kalau sepatu D&G yang dijual di Fifth Evenue New York itu diproduksi di Jombang yang merupakan tanah kelahiran saya. Ini cukup membanggakan,” tegasnya. Hidayat menuturkan Jombang membutuhkan kawasan industri dengan tata ruang yang ditetapkan, mengingat infrastruktur pendukungnya telah menunjang, baik berupa jalan tol ke pelabuhan maupun tersedianya pasok energi. “Kalau mengenai industrial estate, biarkan kementerian yang memikirkan, kabupaten tinggal menyiapkan tanah sesuai tata ruang. Saat ini Bupati Jombang kewalahan menerima investor, daerah ini saya yakin akan menjadi klaster industri yang memberi kontribusi terhadap ekonomi nasional,” tegasnya. Bupati Jombang Suyanto mengakui pihaknya saat ini kewalahan menerima investasi dari sejumlah sektor industri. Pemda, lanjut dia, tengah menyiapkan lahan dan saat ini tengah disusun tata ruangnya. Eddy Widjanarko, Ketua Umum Asosiasi Industri Persepatuan Indonesia (Aprisindo), mengatakan Jombang memiliki potensi industri sepatu yang bagus dan masuk dalam pengembangan klaster industri sepatu di Jawa Timur, bersama dengan Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan. Di Jatim sendiri, kata Eddy, saat ini ada 300 pabrik dan sebanyak 5.000 industri kecil. “Mata dunia di industri sepatu saat ini melihat potensi Jombang. PT Pei Hai ini satu-satunya produsen lokal yang memasok ke D&G. Ada rencana investasi baru lagi dari investor Taiwan yang akan membangun pabrik sepatu di Jombang pada tahun depan,” jelasnya. PT Uniqeness Sepatumas Indonesia, PMA asal Taiwan, menanamkan investasi tahap awal sebesar US$10 juta untuk membangun pabrik sepatu di Jombang dengan kapasitas produksi hingga 1 juta pasang per bulan. Produksi pendahuluan saat ini telah dilakukan dengan kapasitas 300.000 pasang sepatu per bulan. “Secara bertahap kami akan menuju kapasitas produksi 1 juta pasang per bulan. 100% Produk akan diekspor untuk memenuhi order dari sejumlah pasar, termasuk memasok Hush Puppies dan merek lain,” kata Jimmy Angesti, President PT Uniqueness Sepatumas Indonesia.(er) gussinyo August 27th, 2010, 10:34 AM Tetapkan Jombang Sebagai Klaster Industri Jombang akan menjadi salah satu tempat favorite untuk berinvestasi. Terutama untuk industri padat karya. Ini diungkapkan oleh Mohamad Sulaiman Hidayat Menteri Perindustrian RI usai meninjau pabrik sepatu Pei Hai yang ada di Jombang dan kerajinan manik-manik di Plumbon Gambang Gudo pada (27/8). Di pabrik sepatu yang 100 % dieksport ke Itali ini, MS Hidayat menyempatkan untuk melihat langsung ditempat produksi dan ketemu langsung dengan buyer dari Itali. Dirinya kagum karena 90 % tenaga kerja yang dikaryakan adalah tenaga lokal Jombang. “Tenaga kerja Jombang ini terkenal kreatif, telaten dan kwalitasnya bagus”, tuturnya Menteri yang asli dari Jombang ini, akan menjadikan Kabupaten Jombang menjadi klaster industri, apalagi Jombang memiliki nilai plus dengan adanya jalan tol dan kesiapan infrastruktur yang ada. “Saya akan menetapkan Jombang sebagai klaster industri, dan Saya dan bupati Suyanto akan merancang membuat kawasan industri baru di Jombang dan ini ditentukan sesuai dengan tara ruang yang ada”, ungkapnya Dipastikan rencana tersebut akan segera direalisasikan tahun 2011. “Segera, setelah ini akan saya folow up”, tandas MS Hidayat. Disampaikan oleh Menteri perindustrian dalam waktu dekat akan masuk investasi baru lagi yaitu pabrik sepatu yang akan menyerap 10 ribu tenaga kerja lokal Jombang. Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MMA membenarkan rencana tersebut. Bahkan saat ini sudah banyak investor untuk permintaan lahan. Bupati menjamin iklim perindustrian di Kabupaten Jombang sangat kondusif “Sejak masa krisis industri-industri di Kabupaten Jombang yang padat karya cukup stabil, artinyadi Kabupaten Jombang sudah ada komunikasi yang baik yang terkait adanya perbedaan antara pengusaha dan buruh ini yang menjadikan kondusif. Dan peran pemerintah Kabupaten Jombang adalah memfasilitasi bagaimana iklim dalam perusahaan agar tetap kondusif itu yang harus dilakukan”, ungkap Bupati Suyanto. Usai meninjau manik-manik, Menteri Perindustrian MS Hidayat melakukan ziarah ke makam Gus Dur juga bertemu dengan UKM/IKM Jombang di Tebuireng. (Wati_SJAM) gussinyo August 30th, 2010, 10:51 AM Hotel Bintang Tiga Bakal Hadir di Kota Santri Djombang.com – Hotel bintang 3 bakal hadir di kota santri, Jombang. Yang menarik, hotel bintang 3 tersebut akan dikelola secara Islami. Shofwatul Ummah, mewakili Yusro Hotel dan Restaurant dalam acara penancapan tiang pancang hotel mengatakan, hotel yang bakal berdiri di atas tanah kurang lebih seluas 1,5 hektar tersebut sengaja dibangun sesuai dengan ikon kota Jombang, yakni kota dengan banyak pesantren. “Rencananya, bangunan ini akan menyerupai masjid. Jadi bakal ada kubah/ menaranya. Ini memang permintaan dari Kyai Moch Muchtar Mu’thi,” kata Shofwatul, Sabtu (10/7). [Bupati bersama Kyai Moch Muchtar Mu'thi saat menekan sirine] Bupati bersama Kyai Moch Muchtar Mu'thi saat menekan sirine Di hadapan Bupati Jombang, Shofwatul menerangkan, hotel yang sebelumnya Rumah Makan Yusro ini akan ditunjang berbagai fasilitas. Seperti kamar standar sebanyak 92 unit, kamar deluxe sebanyak 16 unit, dan kamar exekutif sebanyak 2 unit. Serta masih banyak fasilitas penunjang lain seperti hotel bintang 3 pada umumnya. Meskipun bangunan hotel serta manajemen yang bernuansa Islami, lanjut Bu Shof, demikian ia biasa disapa, pihak manajemen bukan berarti hanya menerima pengunjung yang beragama Islam saja. “Tidak berarti hotel ini khusus menyediakan untuk pengunjung yang beragama Islam saja, non muslim pun bisa memakai jasa penginapan ini. Yang penting kan bayar,” terang Shofwatul disambut tawa undangan yang sebagian besar dari pejabat Pemkab Jombang itu. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jombang, Suyanto, terkait pembangunan hotel ini mengaku pihaknya sangat berterima kasih. Suyanto beralasan, selama ini, banyak tamu Pemkab Jombang kesulitan mencari tempat penginapan. “Pengalaman selama ini, mereka (tamu Pemkab Jombang, red) menginap di Kediri maupun Surabaya, karena Jombang belum memiliki hotel yang fasilitasnya memadai,” aku Suyanto. Suyanto mendukung penuh pendirian hotel yang diprakarsai oleh pengasuh pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah tersebut. “Jangan khawatir, kalau diperkenankan, saya atas nama Pemkab Jombang akan membantu dalam bentuk promosi,” pungkas Suyanto. Acara kemudian dilanjutkan dengan penekanan tombol sirine untuk menandai penancapan tiang pancang hotel yang dilakukan oleh Bupati didampingi Mursyid Shiddiqiyyah, Kyai Moch Muchtar Mu’thi. Sebagai penutup acara dilakukan peninjauan maket hotel dan ramah tamah. TIM gussinyo August 30th, 2010, 10:55 AM Saatnya Urus KTP via Online Djombang.com – Di jaman serba digital ini sudah sepatutnya urusan administrasi mampu mengimbangi kebutuhan akan kecepatan pelayanan. Tidak terkecuali soal administrasi kependudukan dan pemerintahan semacam Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun kartu identitas lainnya. Bahkan bisa jadi dan akan sangat efisien bila dari banyaknya kartu identitas yang beredar dapat disinkronkan dalam sebuah sistem terpadu sehingga database cukup tersimpan dalam satu buah kartu saja. Mengarah soal KTP online, Pemerintah Kabupaten Jombang berniat akan mempermudah masyarakat dalam pengurusan KTP. Prakteknya pengajuan kepemilikan KTPdapat dilakukan secara online. Tujuannya agar pengurusannya menjadi lebih mudah dan murah. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, Laili Agustin mengatakan, pelaksanaan sistem KTP online ini tidak menunggu pemutakhiran data. "Pelaksanaannya sistem ini tinggal menunggu pemutakhiran data dari Depdagri," kata Laili kepada wartwawan (18/8). "Pengurusan KTP menggunakan sistem online diharapkan dapat meningkat pelayanan dan pemutakhiran data lebih tertib," lanjutnya mantan pegawai BKD ini. “Akan kami awali sosialisasi ke setiap kecamatan. Agar ketika program tersebut sudah berjalan pihak kecamatan tidak kebingungan dan faham, “jelasnya. Selain Jombang, di Jawa Timur rencananya dalam tahun 2010 sebanyak 15 Kabupaten dan kota yang akan menerapkan sistem KTP online tersebut. CHO, RBT gussinyo August 30th, 2010, 10:58 AM Pengembangan CJI Diharapkan Mampu Menekan Angka Kemiskinan Perekonomian di Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali bergerak dengan dibangunnya pengembangan PT. Cheil Jedang Indonesia. DR. Soekarwo ,Gubernur Jawa Timur, pada (30/8) menandai Penanaman Tiang Pancang pengembangan pembangunan industri asam amino baru di kawasan PT. Cheil Jedang Indonesia yakni sebuah perusahaan PMA – Korea yang memproduksi Lysine, Threonine dan MSG di desa Jatigedong kecamatan Ploso. Dengan adanya Investor yang menanamkan modalnya di Indonesia khususnya di jatim ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan Jombang, Jawa Timur dan Indonesia pada khususnya. Gubernur Soekarwo mengungkapkan bahwa pengembangan pabrik tersebut cukup bagus karena korelasi antara resourch atau tenaga kerja dan bahan baku diambil dari dalam negeri dan secara otomatis akan berdampak positif jika dikaitkan dengan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan.”Bagus ini resourchnya kan dari lokal dan ada di Indonesia, model invetasi seperti ini tepat didalam korelasi positif terhadap pengangguran dan peningkatan kesejahteraan”, tutur Gubernur Sukarwo. Bupati Jombang Drs. H. Suyanto berharap dengan pengembangan investasi Cheil Jedang Indonesia di Jombang dengan nilai investasi sekitar 3 trilyun dan menyerap 5 ribu tanaga kerja ini dapat meningkatkan perekonomian di Jombang sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka. Bupati juga berharap dengan pengembangan investasi ini dapat diimbangi dengan perbaikan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penanaman tiang pancang pengembangan pembangunan PT. CJI ini juga dihadiri Kim Jin So Presiden Direktur CJ Corp, Duta Besar Korea Kim Ho Young dan Presiden Komisaris CJI Benard Ken Sondach. (Wati_SJAM) Jombang, 30 Agustus 2010 gussinyo August 30th, 2010, 11:10 AM Gubernur Jatim Kirim Surat Gelar Pahlawan Nasional Gus Dur Gubernur Jatim Soekarwo telah mengirim surat usulan gelar pahlawan Nasional hari ini (06/01/2010) kepada Menteri Sosial. Surat telah diteken pukul 22.00 WIB, Selasa (05/01/2010) Surat usulan gubernur tersebut telah dikirimkan ke Menteri Sosial. Surat tersebut bernomor 460/210/031/2010 tentang usulan almarhum KH Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan nasional. Surat usulan tersebut juga dilampiri surat dari Bupati Jombang No 460/12/415.33/2010 yang telah ditanda tangani Drs. H. Suyanto MMA, Bupati Jombang pada tanggal 4 Januari 2010. "Mengenai persyaratan yang diminta yaitu empat syarat antara lain yang pertama riwayat hidup dan perjuangan calon Pahlawan, kedua daftar dan bukti tanda kehormatan yang diperoleh, ketiga catatan, pandangan dan pendapat dari orang lain. Keempat adalah foto-foto dokumentasi calon pahlawan," ungkap Gubernur Soekarwo saat transit di Pendopo Kabupaten Jombang pada (06/01/2010) malam. Gubernur Jatim Sukarwo bersama rombongan yang terdiri dari wakil Gubernur Jatim, Muspida Propinsi, Bupati Jombang dan beberapa Bupati/walikota di Jawa Timur malam itu berkumpul di Pendopo Kabupaten Jombang, untuk selanjutnya menuju ke makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng untuk melakukan tahlil bersama. Rombongan para pejabat Jatim tersebut berangkat dari Pendopo Kabupaten Jombang pukul 20.00 WIB.(wati) gussinyo August 31st, 2010, 10:23 AM Senin, 30/08/2010 20:48:30 WIB Kemenbudpar setuju bangun makam Gus Dur Oleh: Antara JAKARTA: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) setuju untuk membangun kompleks pemakaman mantan Presiden K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). "Kami sangat setuju usul DPR tentang pembangunan kompleks makam Gus Dur karena sebagai bentuk realisasi kita menghormati pemimpin pendahulu kita," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik setelah rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, hari ini. Dia mengatakan seluruh masyarakat di Tanah Air harus menghormati para pemimpin pendahulu terlepas dari apa pun karena mereka adalah pemimpin bangsa pada zamannya. Wacik mencontohkan bangsa Indonesia harus menghormati semua mantan presidennya baik Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Gus Dur, dan Megawati. "Kalau sekarang ada reformasi gelombang kedua, inti pokok yang harus dilakukan di antaranya adalah menghormati para pemimpin bangsa," katanya. Pihaknya sepakat untuk membangun kompleks pemakaman Gus Dur sebagai wujud penghormatan tersebut. Selain itu, penghormatan terhadap para pemimpin pendahulu, menurut menteri, merupakan salah satu upaya untuk membangun karakter bangsa. Sebelumnya, Komisi X DPR RI dalam raker dengan Menbudpar dan jajaran pejabatnya meminta agar kementerian itu menata dengan baik kompleks pemakaman Gus Dur. Hal itu karena terjadi indikasi peningkatan jumlah peziarah dari hari ke hari. Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Shalahuddin Wahid, di Jombang, Jawa Timur, akhir pekan lalu, mengatakan, pemakaman Gus Dur akan dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu yang tidak hanya memiliki nilai sosial budaya, tetapi juga ekonomi dengan investasi sekitar Rp200 miliar. "Sekarang ada industri pemakaman di sini, karena hari biasa ada 2.000 peziarah yang datang dan pada akhir pekan atau Minggu ada 7.000-8.000 peziarah, sehingga setahun bisa 1 juta orang," katanya. Gus Sholah mengatakan melihat potensi peziarah yang besar itu, pihaknya berencana mengembangkan pemakaman Gus Dur dan KH Hasyim Ashari sebagai kawasan wisata religi, yang juga dilengkapi dengan perpustakaan Gus Dur, halaman parkir yang luas, kantin, kios, ruang tunggu supir, dan MCK (mandi, cuci, kakus). Karena itu, dia meminta bantuan Kementerian Perindustrian untuk membantu merelealisasikan peluang bisnis tersebut. Gus Sholah memperkirakan untuk membangun kawasan wisata tersebut membutuhkan investasi sampai Rp200 miliar yang pendanaannya diharapkan berasal dari bantuan pemda baik kabupaten, provinsi, maupun kementerian.(yn gussinyo September 17th, 2010, 09:13 AM Investor Taiwan Butuh 11 Ribu Tenaga Penjahit Sepatu http://www.beritajatim.com/detailnews.php/1/Ekonomi/2010-09-16/77606 Kamis, 16 September 2010 16:29:11 WIB Reporter : Deni Ali Setiono Surabaya (beritajatim.com)- Ditengah carut marut rumitnya perijinan investasi tidak menghalangi niat investor sepatu asal Taiwan untuk mengembangkan usahanya di Jatim. Investor Taiwan membutuhkan 11 ribu tenaga penjahit sepatu yang nantinya ditempatkan di daerah Perak Jombang. Executive Manager Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jatim, Tukidjan mengatakan, dari 11 ribu tenaga penjahit sepatu yang dibutuhkan tahap awal baru 600 tenaga yang sudah terlatih dan siap dipasok. "Tenaga penjahit sepatu yang dibutuhkan ini nantinya untuk proses produksi sepatu anak dan perempuan skala ekspor ke Amerika Serikat," ujarnya kepada beritajatim.com, Kamis (16/9/2010). Diakui Tukidjan, untuk tahap pertama dari 11 ribu tenaga penjahit sepatu. Investor Taiwan baru membutuhkan 4000 ribu tenaga siap pakai. Sedangkan sisanya digunakan pada tahun depan karena mereka investor Taiwan berambisi per bulannya bakal memproduksi sepatu skala ekspor sebesar 100 ribu hingga 200 ribu unit per pasang. "Saat ini pabriknya sudah berdiri dengan bendera PT Unique Nasional Sepatu Mas Indonesia dengan luas lahan 4,5 hektar dimana 1,5 hektarnya sudah terbangun," tuturnya. Tukidjan menambahkan, sebetulnya masih banyak investor asing khususnya sepatu yang berminat menanamkam modalnya di Jatim. Namun, sebagian besar yang akan masuk terkendala oleh berbelitnya proses perijinan. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar perda-perda yang mengatur perijinan di daerah segera dipermudah mengingat Jatim sudah menjadi ikon bagi pengembangan industri sepatu. "Sebetulnya pabrikan sepatu disini sangat potensial karena mampu menghasilkan sepatu per tahunnya sekitar 1,2 juta pasang," tambahnya.[dny/ted] gussinyo September 22nd, 2010, 03:36 AM Selasa, 21/09/2010 19:00 WIB Tolak Eksekusi Tanah untuk Tol, Warga Jombang Kubur Diri Tamam Mubarrok - detikSurabaya Aksi Kubur Diri/Tamam Mubarrok Jombang - Puluhan warga Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, Jombang, melakukan aksi kubur diri. Mereka menolak rencana eksekusi tanah untuk pembangunan Jalan Tol Mojokerto-Kertosono. Warga dari tiga desa ini menggelar aksi kubur meminta pemkab Jombang membatalkan rencana eksekusi lahan warga. Aksi ini dilakukan di tepi Jalan Raya Kayen atau tepatnya di depan Kecamatan Bandar Kedungmulyo, pada Selasa (21/9/2010). Warga membuat empat liang lahat berukuran 1 meter x 50 centimeter. Warga langsung menutup separuh badan mereka dengan tanah. Sedangkan massa lainnya, terus menaburi bunga sembari melafalkan asma Allah. Di dada salah satu warga bernama mbok darmi terdapat tulisan "Kami Siap Mati". "Kami menolak rencana eksekusi lahan kami oleh pemkab jombang. Karena selama ini harga yang kami minta tidak pernah di respon," kaya Mbok Darmi, salah satu peserta kubur diri. Selain mengubur separuh badan mereka. Warga juga membawa poster yang berisi hujatan kepada pemerintah. Warga meminta siap menghadang ekseskusi meski taruhan nyawa. Sementara itu koordinator warga, Mahbub, mengatakan, aksi yang dilakukan warga ini adalah untuk menolak rencana eksekusi yang akan dilakukan P2T (Panitia Pembebasan Tanah). Warga menolak karena harga yang ditawarkan P2T terlalu rendah yakni Rp 65 ribu per meter. Selain itu, pemilik lahan yang tergabung dalam JKPT juga masih melakukan gugatan secara hukum. "Kami sudah mendengar kabar bahwa besuk ada eksekusi. Untuk itu lewat aksi kubur diri ini kami siap melawan. Ini sebagai simbol perlawanan," tandas Mahbub, usai aksi kubur diri. (wln/wln) hermawan September 22nd, 2010, 04:34 AM ^^ Wah hebat kalo Jombang bisa jadi pusat industri Sepatu... Kalo Tol Kertosono - Mojokerto itu sangat strategis sekali nilainya karena jalur biasa jalan ini setiap saat dibayang-bayangi kemacetan... apalagi lebaran kemarin:ohno: gussinyo September 22nd, 2010, 05:30 AM iya, lebaran kemarin macet banget jalur jombang- mojokerto, harus segera direalisasikan jalan tol.. KangDjo September 22nd, 2010, 06:51 AM iya, lebaran kemarin macet banget jalur jombang- mojokerto, harus segera direalisasikan jalan tol.. Sebenarnya jalur situ dah 4 lajur, bottle necknya yg di Mojoagung dan Peterongan arah kota, tapi msh gak cukup juga. Parah lagi di bypass Mojokerto yg hanya 2lajur sama di Balongbendo....:bash: Moga2 tolnya cepat direalisasikan... jika dlm bbrp thn kedepan blm jadi gak tau lagi deh kayak apa... gussinyo January 28th, 2011, 07:30 AM Jombang Siap Jadi Ibukota Jatim Jum'at, 28 Januari 2011 12:04:03 WIB Reporter : Yusuf Wibisono Jombang (beritajatim.com) - Bergulirnya wacana tentang ibukota Jawa Timur (Jatim) ke Jombang direspon oleh Ketua DPRD setempat, Bahana Bela Binanda. Politisi dari PDI Perjuangan ini mengaku siap saja ketika wacana itu direalisasikan. Meski demikian, Bela menyadari bahwa untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan proses yang cukup panjang. Karena harus ada beberapa perubahan regulasi. Semisal, perubahan tata ruang wilayah dan tata ruang kota. "Pada intinya kami sepakat jika Jombang menjadi ibukota propinsi," kata Bela menegaskan, Jumat (28/1/2011). Sayangnya, Bela mengaku hingga saat ini belum dihubungi oleh pihak propinsi. Ia menambahkan, Surabaya selama ini sarat dengan kemacetan lalu lintas, dan beberapa permasalahan lainnya. Selain itu, wacana pemindahan ibukota bisa mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi antardaerah di Jatim. Sebelumnya, komisi D DPRD Jatim mewacanakan ibukota Jatim berpindah ke wilayah tengah, yakni Mojokerto dan Jombang. Alasannya, letak geografisnya di tengah dan infrastruktur yang dimiliki cukup memadai. Secara geografis, Mojokerto dan Jombang yang berada di tengah sangat mudah diakses dari daerah manapun secara cepat. Infrastruktur jalan dua daerah tersebut juga sudah terhubung baik dengan daerah lain seperti Surabaya, Lamongan, Malang dan Madiun. [suf/but] http://www.beritajatim.com/detailnews.php/6/Politik_&_Pemerintahan/2011-01-28/91247/Jombang_Siap_Jadi_Ibukota_Jatim ardindonesia February 15th, 2011, 10:51 PM lama gak ada picture aku up load dulu.... a. siang hari http://img529.imageshack.us/img529/4521/masjidluhurnurhasangadi.jpg b. malam hari http://img840.imageshack.us/img840/130/masjid2g.jpg ardindonesia February 15th, 2011, 10:58 PM http://img809.imageshack.us/img809/3900/pendopojombang.jpg ardindonesia February 15th, 2011, 11:02 PM http://img291.imageshack.us/img291/3437/besutan.jpg kesenian asli dari jombang yg merupakan cikal bakal seni ludruk. sekarang menjadi "trade mark" kabupaten jombang. hermawan February 16th, 2011, 01:52 AM Mas, apakah ini Ludruk Besutan ? ardindonesia February 16th, 2011, 06:12 AM Mas, apakah ini Ludruk Besutan ? ada bedanya mas, kalau besutan tokoh nya ya itu2 saja mungkin ada tambahan beberapa tokoh lain. tapi kalau ludruk lebih luwes dan biasanya menceritakan cerita kepahlawanan atau cerita yg lain, dan tokohnya berganti2 sesuai dg kebutuhan cerita. mungkin forumers ada yg bisa nambahin? Sorry mas, pengetahuan sy tentang kesenian asli jawa timur ini tdk terlalu detail :lol::lol: gussinyo February 18th, 2011, 03:40 AM Water Boom TW Resmi Dibuka Minggu, 13 Februari 2011 17:28 djombang.com – Wahana bermain air Waterboom di dalam rest area Tirta Wisata hari ini Minggu (13/2) secara resmi dibuka. Menandai peresmian tersebut, Widjono Soeparno Wakil Bupati Jombang secara simbolis menandatangani prasasti peresmian wahana yang menelan anggaran sebesar 1,1 Milyar tersebut. Ceremonial pembukaan diawali dengan pertunjukan seni tari Remo djombangan yang dipentaskan oleh penari remo cilik juara tingkat SD se-Kabupaten Jombang. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Disporabudpar Kab.Jombang Drs.Suyoto. Dalam sambutannya, Suyoto menegaskan pembangunan wahana air ini diharapkan nantinya dapat menjadi ikon kota santri. “Wahana ini sebagai rest area bagi masyarakat jombang dan luar kota, kami berharap ini bisa menjadi ikonnya Jombang” kata Suyoto. Peresmian Waterboom yang digelar 2 hari menjelang peringatan Maulid Nabi ini disiarkan di TVRI dan dihadiri oleh segenap pejabat lingkup Pemkab Jombang dan juga mengundang Disbudpar dan Dispora Pemprov Jawa Timur. Wabup Wijono berpesan agar wahana ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah daya tarik pengunjung di Tirta Wisata. “Harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena ini bentuk perhatian Pemkab terhadap kebutuhan masyarakat akan wahana untuk beristirahat” tegas Widjono. Setelah memberikan sambutan, Wabup beserta para pejabat langsung meninjau lokasi Waterboom sekaligus memotong pita secara simbolis sebagai tanda wahana yang dibangun selama 3 bulan tersebut resmi dibuka untuk masyarakat. Wahana tambahan lain juga dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat Jombang dan wisatawan luar kota yang ingin mampir ke rest area. Ingin mencoba?. DED gussinyo February 18th, 2011, 03:40 AM @ ardiindonesia : asli jombang ya? daerah mana? ardindonesia February 18th, 2011, 08:47 PM @ ardiindonesia : asli jombang ya? daerah mana? iya. kaliwungu - jombang. tp mulai lulus sma sudah mengembara hampir seluruh indonesia barat termasuk negeri jiran dan sekarang mulai merambah ke indonesia timur, jd jarang pulang ke jombang, tapi masih punya network luas di jombang n jawa timur. Dengan adanya threads ini sangat membantu mengobati kangen dg tanah kelahiranku :):). Gussinyo jg asli jombang? Di threads ini koq belum ada yg mengulas mengenai keberadaan pondok2 pesantren di jombang ya? Tebu ireng, darul ulum, tambak beras, terus pondok pesantren LDII di gadingmangu - perak itu kan besar dan saya rasa sangat menarik apabila diualas disini dan menjadi ciri khas tersendiri yg benar2 menggambarkan wajah jombang. Ada juga koridor bekas perkembangan agama kristen (GKJW) yaitu koridor mojoagung-mojowarno-ngoro. Didaerah tersebut kan masih banyak ditemui gereja2 lama yg masih bagus dan rumah2 peninggalan belanda (termasuk rumah sakit kristen mojowarno) Dan yang bikin aku bangga dg Jombang yaitu keberagaman n perbedaan dapat hidup berdampingan mulai jaman dulu sampai sekarang tidak pernah ada kerusuhan yang berbau SARA di Jombang :):okay::okay::okay: ardindonesia February 18th, 2011, 09:00 PM titi nol kilometer kota jombang. dahulu ada pohon beringinnya yg besar sekali tp tumbang dan diganti ditanam pohon beringin baru. http://img3.imageshack.us/img3/5306/ringincontong.jpg ardindonesia February 18th, 2011, 09:07 PM merupakan kereta kebanggaan masyarakat jombang dg tujuan ke Jakarta. Satu-satunya kereta api kelas eksekutif ke Jakarta yang diberangkatkan dari kota kabupaten. :okay: :okay: http://img148.imageshack.us/img148/3058/bangunkarta2.jpg http://img840.imageshack.us/img840/3289/bangunkarta1.jpg gussinyo February 23rd, 2011, 08:34 AM iya. kaliwungu - jombang. tp mulai lulus sma sudah mengembara hampir seluruh indonesia barat termasuk negeri jiran dan sekarang mulai merambah ke indonesia timur, jd jarang pulang ke jombang, tapi masih punya network luas di jombang n jawa timur. Dengan adanya threads ini sangat membantu mengobati kangen dg tanah kelahiranku :):). Gussinyo jg asli jombang? Di threads ini koq belum ada yg mengulas mengenai keberadaan pondok2 pesantren di jombang ya? Tebu ireng, darul ulum, tambak beras, terus pondok pesantren LDII di gadingmangu - perak itu kan besar dan saya rasa sangat menarik apabila diualas disini dan menjadi ciri khas tersendiri yg benar2 menggambarkan wajah jombang. Ada juga koridor bekas perkembangan agama kristen (GKJW) yaitu koridor mojoagung-mojowarno-ngoro. Didaerah tersebut kan masih banyak ditemui gereja2 lama yg masih bagus dan rumah2 peninggalan belanda (termasuk rumah sakit kristen mojowarno) Dan yang bikin aku bangga dg Jombang yaitu keberagaman n perbedaan dapat hidup berdampingan mulai jaman dulu sampai sekarang tidak pernah ada kerusuhan yang berbau SARA di Jombang :):okay::okay::okay: iya, aslinya Bareng... tp udah lama jg merantau, 7 tahun di Sulawesi, skrg di menetap Malang, jarang plng Jombang, makanya jd jarang update threadx.. bagus klu ada temen yg mau ngeramein thread ini.. :banana: dian84 February 23rd, 2011, 08:40 AM Kerrn ya keretanya ,, ada foto interiornya gak ?? ardindonesia February 23rd, 2011, 09:22 AM iya, aslinya Bareng... tp udah lama jg merantau, 7 tahun di Sulawesi, skrg di menetap Malang, jarang plng Jombang, makanya jd jarang update threadx.. bagus klu ada temen yg mau ngeramein thread ini.. :banana: ok. kalau saya ada kesempatan pulang ke jombang nanti akan eksplore kota jombang n sekitarnya dan kita ramaikan threads ini mas. Malang, ayas kangen uklam-uklam nang ngalam sam....:lol: :lol: :lol: ardindonesia February 23rd, 2011, 09:25 AM Kerrn ya keretanya ,, ada foto interiornya gak ?? standart kereta eksekutif, ini saya up load interior ka bangunkarta... http://img821.imageshack.us/img821/6359/interiorbangunkarta1.jpg http://img844.imageshack.us/img844/5542/interiorbangunkarta2.jpg masih dibawah interior kereta api sekelas argobromo.....:) gussinyo February 25th, 2011, 05:15 AM jadi inget waktu kuliah, kereta Bangunkarta ini langgananku... tp dulu masih bisnis & ekonomi, blm ada eksekutif.. ardindonesia February 25th, 2011, 05:46 AM jadi inget waktu kuliah, kereta Bangunkarta ini langgananku... tp dulu masih bisnis & ekonomi, blm ada eksekutif.. Sudah lama itu mas, kira-kira tahun 90-an krn kl tahun 2000-an sudah eksekutif-bisnis. Pasti berangkatnya dari sini :lol: :lol: :lol: http://img707.imageshack.us/img707/2692/272491177516e0dd27bb.jpg http://img834.imageshack.us/img834/3331/jg05.jpg (note: sebelum emplasemen ditinggikan) gussinyo March 1st, 2011, 09:25 AM iya, aq kul thn 1998 sd 2001... klu pas libur idul fitri mengenaskan banget, masa beli karcis kelas bisnis dapetnya di kereta dapur, lesehan lg... he5x... semoga skrg nggak begitu lg.. Toto Boerham March 1st, 2011, 10:18 AM merupakan kereta kebanggaan masyarakat jombang dg tujuan ke Jakarta. Satu-satunya kereta api kelas eksekutif ke Jakarta yang diberangkatkan dari kota kabupaten. :okay: :okay: http://img148.imageshack.us/img148/3058/bangunkarta2.jpg http://img840.imageshack.us/img840/3289/bangunkarta1.jpg :banana: Hebat..congrats....dulu tahunya Bangunkarta cuma ekonomi.. jomBANG_madiUN_jaKARTA ya?... KA-nya bagus... Di kab.Banyumas/Cilacap juga ada KA Ekeskutif Purwojaya tujuan Jakarta.. Tp masih gandeng ama bisnis...:lol: Majulah JOMBANG!! ardindonesia March 4th, 2011, 10:06 AM :banana: Hebat..congrats....dulu tahunya Bangunkarta cuma ekonomi.. jomBANG_madiUN_jaKARTA ya?... KA-nya bagus... Di kab.Banyumas/Cilacap juga ada KA Ekeskutif Purwojaya tujuan Jakarta.. Tp masih gandeng ama bisnis...:lol: Majulah JOMBANG!! Kalau KA Bangunkarta sudah sejak tahun lalu sudah kelas eksekutif semua, Kelas bisnis-nya dipindah ke KA dari kediri (sy lupa namanya :lol:) Mungkin nanti kedepan KA Purwojaya juga kelas eksekutif semua...:) ardindonesia March 4th, 2011, 11:16 AM RS Moedjito dulunya adalah rumah dari dr moedjito (alm) yg beristrikan warga Jerman. Dan sekarang didedikasikan sebagai Rumah sakit di Daerah Perum. Jombang Permai. http://img402.imageshack.us/img402/9412/rsmudjito1.jpg photo by moedjito hospital http://img852.imageshack.us/img852/942/rsmudjito2.jpg photo by moedjito hospital ardindonesia March 6th, 2011, 03:35 PM Tari Remo berasal dari Jombang, Jawa Timur. Tarian ini pada awalnya merupakan tarian yang digunakan sebagai pengantar pertunjukan ludruk. Namun, pada perkembangannya tarian ini sering ditarikan secara terpisah sebagai sambutan atas tamu kenegaraan, ditarikan dalam upacara-upacara kenegaraan, maupun dalam festival kesenian daerah. Tarian ini sebenarnya menceritakan tentang perjuangan seorang pangeran dalam medan laga. Akan tetapi dalam perkembangannya tarian ini menjadi lebih sering ditarikan oleh perempuan, sehingga memunculkan gaya tarian yang lain: Remo Putri atau Tari Remo gaya perempuan. http://img560.imageshack.us/img560/8682/jbgremo.jpg Tari Remo merupakan tari selamat datang khas Jawa Timur yang menggambarkan kharakter dinamis Masyarakat Surabaya / Jawa Timur Yang dikemas sebagai gambaran keberanian seorang pangeran. ardindonesia March 6th, 2011, 07:56 PM http://img820.imageshack.us/img820/8459/jbgmakamgusdur2.jpg http://img856.imageshack.us/img856/1651/jbgmakamgusdur1.jpg gussinyo March 8th, 2011, 06:56 AM Mei, makam Gusdur mulai dibangun MAKAM GUS DUR: pembangunan kawasan makam mantan Presiden RI KH Andurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng Jombang dipastikan dimulai awal Mei 2011. Keputusan ini adalah salah satu hasil rakor yang melibatkan Deputi Menko Kesra Sugihartatmo, Wagub Saifullah Yusuf, Bupati Jombang Suyanto, Wabup Widjono Soeparno, Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Sholahudin Wahid, perwakilan sejumlah kementerian terkait, di Pemkab Jombang, kemarin. (Surya) ardindonesia March 8th, 2011, 03:56 PM ^^ memang sudah seharusnya lingkungan makam Gus Dur harus dibangun, walau memang almarhum sendiri dulunya tidak minta makamnya kelak dibagun secara megah. tetapi harus ditata, karena bagaimanapun Gus Dur selain mantan Presiden juga tokoh masyarakat yg telah diakui oleh dunia internasional sehingga para pengunjung ke makam semakin hari semakin banyak. Hal yg perlu dipertimbangkan karena lokasi makam yg masuk wilayah pondok pesantren Tebu Ireng, disengaja atau tidak pasti berpengaruh terhadap kehidupan dilingkungan pendidikan tersebut, kalau hal ini tidak segera ditangani dg baik dikawatikarkan akan mengganggu kehidupan di PP tebu ireng nantinya. Di hari biasa saja puluhan bus rombongan pengunjung selalu hadir bergantian apalagi kalau hari besar / peringatan Khaul Gus Dur ribuan orang pasti memenuhi lokasi ini. ardindonesia March 11th, 2011, 09:01 AM a. Islamic Centre http://img703.imageshack.us/img703/3787/jbgislamiccentreunipdu.jpg b. Kampus Unipdu http://img812.imageshack.us/img812/9448/jbgkampusunipdu.jpg c. Rumah Sakit Unipdu http://img847.imageshack.us/img847/8000/jbgrsunipdu.jpg gussinyo April 13th, 2011, 03:50 AM Program citylink, Jatim bangun bandara di kota kecil Selasa, 12 April 2011 | 12:50 wib ET Penumpang di Bandara Juanda (dok. kabarbisnis.com) SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong perwujudan program penerbangan citylink atau antarkota. Pemprov Jatim menyiapkan delapan hingga sembilan lapangan terbang di kota-kota di provinsi tersebut. Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, setidaknya telah ada enam bandar udara atau lapangan terbang yang siap. Yaitu, Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Abdurrahman Saleh (Malang), Bandara Iswahyudi (Madiun), Bandara Notohadinegoro (Jember), Bandara Blimbingsari (Banyuwangi), dan lapangan terbang perintis Trunojoyo (Sumenep). "Transportasi udara ini penting untuk efisiensi waktu. Ke depan kita siapkan penerbankan Surabaya-Blitar, Surabaya-Sumenep, Surabaya-Bojonegoro, dan Surabaya-Jember. Secara prinsip, ini sudah disetujui Menteri Perhubungan," ujar Soekarwo di sela-sela coffee morning dengan Kadin Jatim, Selasa (12/4/2011). Dia mengatakan, khusus untuk kota seperti Bojonegoro, pesawat yang bisa mendarat adalah pesawat dengan kapasitas sekitar 50 penumpang. "Kalau di Bojonegoro, mobilitas investor migas seperti Exxon sangat membutuhkan pesawat. Nanti kita jajaki pembukaan jalur dari Denpasar ke Bojonegoro," ujarnya. Dia menambahkan, Jatim juga tengah mengembangkan calon bandara di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, dan Ponggok, Kabupaten Jombang. "Untuk Bawean semua studinya sudah beres tinggal dibangun. Untuk Jombang, masih dalam tahap kajian," tegasnya. Soekarwo mengungkapkan bila semua berjalan lancar maka ada sembilan bandara yang jadi infrastruktur dasar program penerbangan citylink di Jatim. "Ke depan semuanya mesti terhubung dengan Juanda sebagai Hub airport-nya," jelasnya. ardindonesia April 16th, 2011, 08:35 PM ^^ ponggok itu daerah mana mas? bukankan selama ini lapangan terbang di Jombang itu ada di Kesatuan Radar AU di Kabuh? ardindonesia April 18th, 2011, 08:21 AM a. Bangunan Lama Masjid Jami' Jombang http://img694.imageshack.us/img694/4143/69205959.jpg Bangunan lama masjid satu lantai. b. Masjid Jami' Jombang U/C (bangunan baru masjid 2 lantai) http://img860.imageshack.us/img860/3228/140420112321.jpg http://img821.imageshack.us/img821/1788/140420112322.jpg gussinyo April 19th, 2011, 04:54 AM ^^ ponggok itu daerah mana mas? bukankan selama ini lapangan terbang di Jombang itu ada di Kesatuan Radar AU di Kabuh? aq jg kurang tahu mas, mgkn itu nama dusun ya, klu aq cari di wikipedia nama desa nggak ketemu tuh.. klu di wikimapia ada desa ponggok di daerah Bandar Kedungmulyo.. renov masjid jami' memang sudah seharusnya, masa kalah sama kabupaten2 kecil diluara jawa yg penduduknya sedikit.. ardindonesia April 19th, 2011, 11:56 AM ^^ iya memang seharusnya sudah waktunya renovasi krn renovasi masjid jami' terakhir sekitar tahun 1984 (?) tapi sebenarnya bangunan masjid lama masih bagus & masih cukup menampung jamaah, kecuali saat sholat Ied pasti meluber sampai alun-alun :lol: Mungkin karena masjid ini sering menjadi tempat sholat tamu2 dari pusat mulai Presiden sampai Gubenur, jadi pemda jombang nggak "PD" lagi dg bangunan yg lama:lol: Memang kalau dibandingkan masjid2 kabupaten/kota lain di jawa timur masjid jami' ini paling sederhana, masih kalah dg bangunan masjid di kecamatan seperti masjid LDII di Gadingmangu-perak, masjid jami' ini kalah jauhhhh...:) gussinyo April 20th, 2011, 09:52 AM Nama Tol Mojokerto – Kertosono Disoal Kamis, 24 Maret 2011 13:11 djombang.com – Penggunaan nama jalan Tol Mojokerto – Kertosono yang 80 % infrastrukturnya berada di wilayah Jombang tersebut menuai protes. Protes terkait nama jalan Tol yang dinilai kurang relevan tersebut datang langsung dari Suyanto, Bupati Jombang. Bupati Suyanto menilai, jalan Tol yang menghubungkan Mojokerto dan Kertosono tersebut memiliki jalur akhir di Bandar Kedungmulyo Jombang. Sehingga nama jalan Tol harusnya berbunyi Tol Mojokerto – Bandar Kedungmulyo. “Padahal jalan Tol ini sebagian besar infrastrukturnya ada di wilayah Jombang, tapi kenapa nama Jombang tidak ikut masuk” tegas Suyanto disela penanaman bibit pohon di area Tol, Selasa (22/3) siang. Penggunaaan nama Tol yang tidak sedikit pun menyebutkan nama Jombang tersebut menjadi perhatian yang cukup serius. Bahkan Suyanto sempat melayangkan protes kepada Gubernur Jatim Soekarwo, hingga Wakil Presiden Boediono. “Saya sempat protes ke Pak Gubernur, Menteri sampai Wapres terkait nama Tol ini, minimal kalau nama Jombang masuk didalamnya kan bisa nunut terkenal” ujar Suyanto disambut riuh tamu undangan. Penggunaan nama ini, lanjut Suyanto, adalah hal yang sepele, namun luar biasa jika dikaitkan dengan promosi. Apalagi Kab.Jombang masuk dalam sasaran para investor padat karya dari China untuk menanamkan modalnya di Jombang. (Dedi Zulkarnain) gussinyo April 20th, 2011, 09:54 AM Jombang Paling Hijau di Pulau Jawa djombang.com – Tutupan lahan di Jombang masih jadi yang terbaik di Pulau Jawa bersama 2 Kabupaten lain. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan Menuju Indonesia Hijau yang diraih kota santri beberapa waktu lalu. Pernyataan ini diungkapkan Bupati Suyanto disela peringatan 50 tahun PT Hutama Karya, Selasa (22/3) siang. Saat memberikan sambutan Bupati Suyanto menegaskan dengan tutupan lahan yang baik, maka ini sekaligus akan berfungsi sebagai hutan rakyat yang tidak hanya berfungsi mengatasi degradasi. “Justru ini juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena banyak hal yang dapat dimanfaatkan, saya salut dengan semangat masyarakat saat ini dalam memberdayakan hutan rakyat” kata Suyanto. Kedepan, Suyanto menginginkan hutan memiliki sertifikat sehingga harga tebangan bisa lebih tinggi untuk diekspor. “Harus dilakukan sertifikasi, itu untuk keperluan ekspor” tegasnya. Dalam kesempatan tersebut Bupati bersama Wabup dan Sekdakab serta Camat turut menanam pohon di sekitar jalan Tol Mojokerto - Kertosono. Sekitar 325 pohon ditanam disisi jalan Tol yang pengerjaannya masih belum rampung tersebut. Penanaman pohon tersebut guna menyukseskan program pemerintah penanaman 1 Milyar pohon. Bupati menambahkan akan memberikan bibit tambahan sebanyak 5000 bibit jika masih ada ruang tanam. “Pemkab melalui Dishutbun akan menambah lagi 5000 bibit pohon trembesi jika masih ada tempat, karena trembesi ini paling awet dan paling cocok sebagai tanaman peneduh” pungkas Suyanto. gussinyo April 20th, 2011, 09:57 AM 2012 Jombang Bangun Gedung Kesenian Senin, 11 April 2011 11:58 Djombang.com- Ada yang menarik dari acara Launching dan Diskusi Teater dan Seni Rupa di ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, kemarin (10/04). Dalam sesi diskusi tersirat kemauan pemkab Jombang untuk membangun sebuah Gedung Kesenian yang presentantif. Hal ini dikatakan Agus Riadi saat menjawab pertanyaan sejauhmana bargaining Dewan Kesenian Jombang (Dekajo) terhadap Pemerintah bagi kehidupan berkesenian di Jombang. “Pemkab sudah memprogramkan pembangunan Gedung Kesenian di tahun 2012. Meski lokasinya belum ditentukan “kata Agus Riadi yang juga Kepala BAPPEDA ini jelas. Soal kursi elite pengurus Dekajo yang masih diiisi birokrat dan politisi Agus juga memiliki alasan sendiri. “Posisi pengurus Dekajo yang terdiri dari birokrasi bukan untuk menarik kesenian dalam kepentingan birokrasi, tapi justru ingin mengajak birokrat agar dapat memahami kebutuhan dan manfaat seni dalam setiap kebijakan daerah, “ucap Agus beralasan. “Selain itu, saat ini masih dibutuhkan dukungan politis birokrasi untuk dapat menggolkan kebijakan sektor kesenian atau budaya lokal di Jombang, “lanjutnya. “Saya contohkan, dari dulu belum pernah musyawarah perencanaan pembangunan (Murenbang) diwarnai dengan penampilan seni tradisional. Justru pada tahun ini (2011, red) acara Musrenbang dipendopo kabupaten dihibur oleh pengamen Jalanan dan seni tradisional, “tegas Agus mencontohkan. Sementara itu Afrizal Malna, penyair dan pegiat seni yang menjadi salah narasumber lebih banyak mengulas tentang perjalanan seni teater di Indonesia. “Pada dasarnya tiap individu memerankan sebuah peran teater masing-masing dalam kehidupan pribadi. Mulai bangun sampai tidur adalah sebuah ‘pekerjaan’ teater, “kata Afrizal penulis buku "Perjalanan Teater Kedua Antologi Tubuh dan Kata". Selain Afrizal hadir juga perupa Titarubi yang menjelaskan tentang media dan identitas. Titarubi adalah seorang seniman yang sering menyodorkan pergulatan kehidupan secara personal dan mengajak berdialog tentang kondisi sosial dan kondisi dunia perempuan dalam sebuah masyarakat dan budaya. Serial karya instalasinya dalam Bayang-Bayang Maha Kecil juga mengedepankan persoalan interpersonal dirinya sebagai seorang perempuan, istri, dan ibu di tengah masyarakat. Sementara narasumber lainnya, Antarikssa, mengkritisi tentang regulasi pemerintah terkait kehidupan berkesenian di Indonesia. Menurut Antariksa, perlu ada kesadaran bersama bahwa keberhasilan program adalah karena adanya partisipatoris. “Jadi pemerintah bukan pelayan masyarakat. Tapi Pemerintah adalah rekan, “kiritik Antariksa. “Sehingga tidak muncul kebijakan yang top down, “lanjutnya. Terkait Visi Indonesia Kreatif 2025, Antariksa mensinyalir kreatifitas, termasuk kesenian akhirnya hanya dihitung dalam angka-angka. “Ironisnya kebijakan ini hanya berhitung soal berapa dana yang harus dicairkan untuk seni ini-itu karena dapat memberikan kontribusi sekian miliar atau triliun rupiah, “kritiknya. Acara yang dihadiri oleh birokrat, LSM, BUMD, pengusaha, guru dan pelaku seni ini terlihat gayeng dengan duduk lesehan dan hidangan jajanan pasar. Dipandu oleh moderator Iswinardi, acara ini terasa lengkap dengan hiburan kelompok musik unplugde Seketika hingga bubar di sore hari. (Robert AF Budiman) ardindonesia April 24th, 2011, 07:54 PM Pembangunan Hotel Yusro yg merupakan hotel berbintang 3 pertama di Jombang. a. Dilihat Dari Arah Terminal Bus Kepuhsari Jombang http://img545.imageshack.us/img545/336/220420112534.jpg http://img27.imageshack.us/img27/9602/220420112536.jpg b. Dilihat Dari Jalan Sukarno Hatta http://img805.imageshack.us/img805/5941/220420112539.jpg ardindonesia April 24th, 2011, 07:57 PM Bangunan baru yg unik dg warna merah mencolok di perempatan Jomplangan Kereta Api Jombang http://img163.imageshack.us/img163/1117/220420112481.jpg http://img855.imageshack.us/img855/403/220420112482.jpg gussinyo April 26th, 2011, 06:01 AM Wakil Bupati Jombang Terima Penghargaan LPPD Terbaik Nasional Dalam rangka pelaksanaan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang LPPD, LKPJ dan ILPPD dan penyusunan Indikator Kinerja Kunci (IKK) untuk Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) dalam koridor Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun 2010, bersamaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke 15 tahun 2011, pada tanggal 25 April 2011 bertempat di Balaikota Bogor, diadakan acara pemberian SK Pemeringkatan (Tentatif) Hasil EKPPD dan EDOHP oleh Wakil Presiden RI, Boediono. Wakil Bupati Jombang, Widjono Soeparno, menerima hasil tersebut sebagai Kabupaten Terbaik Pertama diantara 398 kabupaten di seluruh Indonesia. Hasil ini merupakan kerjasama yang baik dari seluruh satuan kerja dalam melaksanakan program dan kegiatan masing-masing, sehingga output yang dihasilkan benar-benar menyentuh pada kepentingan masyarakat khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut Wakil Presiden antara lain mengatakan bahwa hendaknya hasil pemeringkatan ini dijadikan pemicu untuk lebih meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Karena kalau ingin mengejar akuntabilitas, yang penting bukan LPPD yang baik, tapi seberapa jauh daerah dapat mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan, budget untuk pendidikan dan kesehatan masyarakat. Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) merupakan salah satu instrumen dalam hal evaluasi terhadap otonomi daerah. Urgensi Indikator Kinerja Kunci dimaksud perlu kiranya dituangkan dalam LPPD sebagai dasar Pemerintah dalam melakukan penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang meliputi aspek, fokus dan indikator kinerja kunci pada tataran pengambil kebijakan dan pelaksana kebijakan sebagaimana diatur dalam pasal 18 dan pasal 19 Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. (aries humas jombang) ardindonesia April 26th, 2011, 06:24 PM a. SMA Negeri 1 Jombang http://img852.imageshack.us/img852/492/220420112489.jpg b. SMA Negeri 2 Jombang (sedang U/C) http://img29.imageshack.us/img29/4627/220420112527.jpg c. SMA negeri 3 Jombang http://img830.imageshack.us/img830/3198/220420112505.jpg d. SMK Negeri 1 (SMEA Negeri) Jombang http://img703.imageshack.us/img703/2990/220420112509.jpg e. STIKES Pemkab Jombang http://img27.imageshack.us/img27/5416/220420112512.jpg http://img23.imageshack.us/img23/9976/220420112511.jpg ardindonesia May 5th, 2011, 08:44 PM Kapan terminal ini direnovasi atau diperbaiki, karena semakin hari tampak semakin sepi, apalagi kalau sudah sore atau malam jarang ada bus yg masuk terminal ini..... http://img217.imageshack.us/img217/2407/220420112532.jpg http://img718.imageshack.us/img718/4581/220420112530.jpg http://img19.imageshack.us/img19/8596/220420112529.jpg http://img685.imageshack.us/img685/9181/220420112528.jpg gussinyo May 6th, 2011, 04:02 AM terminal jd sepi krn penumpang lebih suka naik turun di terminal bayangan pak, spt stasiun, jomplangan, dll.. gussinyo May 6th, 2011, 04:09 AM mas ardi tahu rute rencana jalan tol yg lewat Jombang? ardindonesia May 10th, 2011, 11:34 AM ^^ kalau tepatnya saya kurang tahu, karena menurut temankau yg kerja di pemda proses pengadaan & pembebasan jalannya sampai saat ini masih berlangsung & agak susah. Routenya mulai kec. mojoagung, terus ke sumobito, tembelang, kec, jombang, kec. perak & kec. bandar kedungmulyo. Jadi lewat utara kota Jombang tapi masih di selatan sungai brantas. hrw May 14th, 2011, 08:16 AM gut job pemkab jombang gussinyo May 26th, 2011, 03:52 AM rupanya Jombang gak mau ketinggalan sama Malang dlm urusan TPA ini.. top deh..:) Bangun Fasilitas TPA Jombang, KFW Jerman Kucurkan 135 Miliar Senin, 23 Mei 2011 15:55 djombang.com – Pengelolaan sampah jadi fokus utama yang dibahas dalam pertemuan Senin (23/5/11) pagi antara Pemkab Jombang dengan KFW Jerman, Bank yang mendanai program urban climate protection program di Indonesia. Secara gamblang, pertemuan kala itu menegaskan bahwa KFW Jerman sepakat mengucurkan dana sebesar 135 Miliar untuk Jombang. Bupati Suyanto, didampingi Agus Riyadi Kepala Bappeda menyambut kedatangan KFW Jakarta yang dipimpin Bernard Schenk di ruang Soero Adiningrat. Suyanto menyampaikan bahwa pembangunan berbasis lingkungan telah dijalankan dan tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sampai 2013 dan RPJPP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Propinsi) sampai 2025. “Bukan hanya jargon, tapi sudah kita tuangkan dalam produk hukum,” katanya. Hingga saat ini, lanjut Suyanto, partsipasi masyarakat meningkat tajam terkait masalah lingkungan dan persampahan. Hasilnya, TPA Jombang didapuk menjadi yang terbaik nasional kategori kota sedang. Bernard Schenk, bersama penerjemahnya memberikan penjelasan terkait hasil penilaian yang telah disampaikan oleh fithcner atau konsultan yang disampaikan minggu lalu. Jombang menjadi kabupaten pertama yang mendapat paket bantuan pengelolaan persampahan. “It’s about 135 billion for Jombang (jumlahnya sekitar 135 Miliar untuk Jombang),” kata Bernard. Sistem pembangunan TPA terkait infrastruktur dan sarana penunjang lain diharapkan dapat membuat TPA Jombang dapat menjangkau aspek kebutuhan seluruh kecamatan, bukan hanya melayani sebatas kota saja. Dana tersebut termasuk untuk perluasan TPA, infrastruktur, penutupan sub TPA dan pembangunan instalasi pemilahan dan pengomposan. Selain itu, untuk pembangunan sistem pengelolaan gas TPA masih tergolong baru dan beberapa kota masih belum menerapkan. Jadi, ini hal baru yang pertama kali diterapkan. Bernard juga menjelaskan bahwa tak hanya Jerman yang jadi pendana tetap program pengurangan emisi gas buangan ini, namun negara termapan di dunia yakni Swis juga memberikan dana pendampingan. “There’s not only Germany, but also Switzerland,” pungkas Bernard. (Dedi Zulkarnain) gussinyo May 26th, 2011, 03:57 AM RTH Jalan Basuki Rahmat Semrawut Minggu, 15 Mei 2011 09:06 djombang.com – RTH atau ruang terbuka hijau di Jl. Basuki Rahmat kurang tertata. Itulah hasil penilaian dari Region Line, tim penilai adipura tahun 2011. Meskipun di sisi kanan kiri jalan sudah teduh dan hijau, namun jika dilihat dari sisi keindahan sangatlah kurang. Hal ini dibenarkan Heru Widjayanto, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang. “Jalan Basuki Rahmat ke barat itu hijau iya, tapi indah tidak,” ujarnya kepada djombang.com. Hasil penilaian dari Region Line tersebut jadi pelecut untuk membenahi kesemrawutan RTH di Jombang. Memang, Jombang tahun lalu menerima penghargaan Menuju Indonesia Hijau sebagai kabupaten dengan RTH paling hijau di Pulau Jawa. Namun, tetap saja indikator keindahan yang ditambahkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup RI makin membuat ketat kompetisi adipura tahun ini. “Kalau dilihat Alun-alun begitu sempurna, tapi di depan stasiun bahkan di dalam stasiun juga amat sangat kurang hijau, ini yang akan kita benahi,” kata Heru. Namun beberapa RTH sudah terlihat rapi seperti di Jl. Juanda, Jl.Dr Soetomo dan Jl. Ahmad Dahlan. Tim penilai, menurut Heru, menyarankan agar sepanjang tepi jalan dibangun taman agar terlihat rapi dan indah. “Seperti itu yang kemarin disarankan,” kata Heru membenarkan. Selain tampak indah, taman di tepi jalan juga berfungsi sebagai pembatas jalan. Beberapa waktu lalu, Pemkab Jombang juga telah membangun taman di sepanjang jalan Gatot Subroto bekerjasama dengan perusahaan dan perbankan. Selain RTH, kebersihan pasar tradisional juga sulit diatasi. “Sulit memang, namanya juga pasar tradisional, tapi kita tetap berupaya mengatasi,” tambah Heru. Menurutnya, hal tersebut masih dalam batas kewajaran. Meskipun mendapat banyak PR terkait pembenahan ini, penilaian fisik Jombang masih mengungguli Probolinggo yang pada tahun lalu terbaik ketiga nasional kategori kota sedang. Kala itu Jombang menempati posisi keempat dibawah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Jepara dan Kota Probolinggo.(Dedi Zulkarnain) ardindonesia August 2nd, 2011, 11:51 AM Pendopo kabupaten Jombang & kediaman bupati Jombang http://img196.imageshack.us/img196/1760/cimg1940q.jpg http://img683.imageshack.us/img683/963/cimg1941f.jpg http://img708.imageshack.us/img708/4448/cimg1939e.jpg http://img695.imageshack.us/img695/563/cimg1942r.jpg ardindonesia August 2nd, 2011, 11:53 AM http://img98.imageshack.us/img98/8138/cimg1964j.jpg http://img691.imageshack.us/img691/336/cimg1966ge.jpg ardindonesia August 2nd, 2011, 11:55 AM a. Rumah Sakit Muhammadiyah http://img829.imageshack.us/img829/92/cimg1969f.jpg b. RSIA Muslimat Jombang http://img600.imageshack.us/img600/8193/cimg2106b4.jpg http://img841.imageshack.us/img841/1373/cimg2106b3.jpg ardindonesia August 2nd, 2011, 12:00 PM c. Rumah Sakit NU Jombang http://img191.imageshack.us/img191/8277/cimg2132l.jpg d. Rumah Sakit Airlangga http://img34.imageshack.us/img34/968/cimg2009z.jpg e. Rumak Sakit Kristen Mojowarno http://img843.imageshack.us/img843/6282/cimg2177z.jpg http://img69.imageshack.us/img69/9343/cimg2178x.jpg ardindonesia August 3rd, 2011, 08:46 AM Ada 5 stasiun kereta api yg beroprasi sekarang yg masukwilayah Kabupaten Jombang, yaitu:paling barat Stasiun Sembung (kec. Perak) Stasiun Jombang (kec. Jombang), Stasiun Peterongan (kec.Peterongan), Stasiun Sumobito (kec. Sumobito), Stasiun Curahmalang (kec. Sumobito). a. Stasiun Sembung http://img148.imageshack.us/img148/5762/110720113220.jpg http://img843.imageshack.us/img843/8614/110720113221.jpg http://img807.imageshack.us/img807/9333/110720113231.jpg ardindonesia August 3rd, 2011, 08:49 AM b. Stasiun Jombang http://img153.imageshack.us/img153/7380/cimg2113f.jpg http://img96.imageshack.us/img96/9403/cimg2111m.jpg http://img26.imageshack.us/img26/6306/cimg2114.jpg c. Stasiun Petrongan http://img683.imageshack.us/img683/415/cimg2069w.jpg ardindonesia August 3rd, 2011, 08:52 AM d. Stasiun Sumobito http://img809.imageshack.us/img809/6629/cimg1951.jpg http://img171.imageshack.us/img171/5781/cimg1952v.jpg e. Stasiun Curahmalang http://img844.imageshack.us/img844/1355/cimg1956n.jpg stasiun kereta api ini merupakan stasiun kereta api paling timur & terakhir dari DAOP VII madiun. ardindonesia August 5th, 2011, 06:25 PM Pabrik gula PG Tjoekir ini terletak di depan kompleks ponpes Tebu Ireng - Diwek - Jombang http://img3.imageshack.us/img3/7201/cimg2214k.jpg http://img836.imageshack.us/img836/7219/cimg2211y.jpg http://img62.imageshack.us/img62/2526/cimg2212d.jpg http://img600.imageshack.us/img600/6001/cimg2205.jpg boxcity August 19th, 2011, 08:57 AM wah senengnya lihat pic kereta api, sayang sekali di Kalimantan belum ada!! ardindonesia August 19th, 2011, 09:28 AM wah senengnya lihat pic kereta api, sayang sekali di Kalimantan belum ada!! Stasiun Kereta Api Jombang merupakan termasuk Stasiun Kategori Besar, karena semua kereta api penumpang baik Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi berhenti di stasiun ini. Apalagi Stasiun Jombang mempunyai Kereta Eksekutif yg berangkat dari stasiun ini menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta yaitu Kereta Api Bangunkarta. Pada jaman Belanda keberadaan Stasiun Jombang ini sangat fital karena merupakan "perempatan" jalur kereta api yaitu ke selatan ke Pare - Kediri, ke utara ke Babat, ke barat ke jogja - Bandung - Jakarta, & ke timur jurusan Surabaya Kota - Jember - Banyuwangi. Namun sekarang jalur yg aktif hanya dua yaitu ke arah barat dan timur. Apabila ingin mengetahui perkembangan perkeretaapian di SSCI ada thread khususnya ; http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1117735&page=51 atau forum khusus kereta mania http://www.semboyan35.com/ gussinyo August 22nd, 2011, 11:37 AM 21 Ags 2011 Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Makam Gus Dur Pembangunan kawasan wisata religi di Tebuireng akan segera dimulai. Hal ini setelah Menko Kesra Agung Laksono melakukan peletakan batu pertama penataan lingkungan makam KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Ponpes Tebuireng Jombang, pada Minggu (21/8/2011) siang. Agung Laksono datang bersama rombongan disambut secara langsung oleh pengasuh Ponpes Tebuireng KH .Salahuddin Wahid atau Gus Solah. Peletakan batu pertama itu dilakukan secara bergiliran. Pertama kali oleh Menko Kesra Agung Laksono, setelah itu Gus Solah, kemudian Yenni Wahid, dan yang terakhir bupati Jombang Suyanto. "Sebenarnya keinginan saya adalah peletakan batu terakhir, sehingga langsung selesai seluruhnya, semoga ini menjadi awal yang baik," kata Agung penuh semangat. Agung Laksono kemudian menceritakan proses pembangunan makam mantan presiden RI tersebut. Menurutnya, setahun yang lalu presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pulang dari luar negeri. Setelah itu pihaknya dipanggil presiden. Dalam pertemuan itu, presiden meminta agar makam Gus Dur direnovasi. "Saya kemudian menghubungi keluarga Gus Dur, yakni KH Salahuddin Wahid dan Yenni Wahid. Intinya mereka setuju dengan pembangunan tersebut," tambah Agung. Hanya saja, lanjut Agung, ada permintaan dari keluarga Gus Dur agar makamnya tidak dibangun secara berlebihan. Alasanya, dalam tradisi NU hal itu tidak diperbolehkan. "Akhirnya disepakati kalau yang dibangun secara optimal adalah lingkungan sekitarnya. Bukan makamnya," ujarnya. Hal itu dibenarkan Gus Solah. Menurutnya, yang dibangun adalah lingkungan sekitar makam yang notabene digunakan untuk kepentingan peziarah. "Jadi makam Gus Dur tetap sederhana," ungkapnya Diungkapkan Gus Solah bahwa pembebasan lahan dan pengurukan tanah oleh pemkab Jombang telah selesai sepenuhnya. Hal ini diamini oleh Bupati Jombang, Suyanto. “Sudah, pembebasan lahan seluruhnya telah selesai,kini kami tinggalmengawal pembangunan infrastrukturnya”, tutur Bupati dua periode ini. Anggaran pembangunan kawasan makam Gus dur ini menghabiskan dana sebesar Rp 180 miliar yang dialokasikan dari APBN, APBD Provinsi Jatim, dan APBD Kabupaten Jombang. Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beberapa waktu lalu juga menjelaskan, dalam sharing dana renovasi, peran pendanaan dari pusat atau alokasi dari APBN lebih besar, yakni sebesar Rp 140 miliar. Sisanya, sebesar Rp 30 miliar akan ditanggung pemerintah provinsi dan Rp 10 miliar akan ditanggung Pemkab Jombang. Dalam maket kawasan lingkungan makam Gus Dur yang ditinjau langsung oleh rombongan dari Jakarta itu, antara lain akan dibangun area parkir, monument At Tauhid dan air mancur, bangunan pengelola, pusat informasi,plaza segi delapan dan museum, jalan menuju makam Gus Dur, masjid,pendopo untuk istirahat peziarah, area bermain anak,area pedagang kaki lima dan toilet. Selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan area makam Gus Dur, Menko Kesra Agung Laksono juga memberikan bantuan senilai Rp. 1.120.000.000,- kepada Ponpes Tebuireng. Dengan rincian Rp.720.000.000 untuk asrama pondok dan Rp. 400.000.000,- untuk pembangunan ruang kelas baru MA. Salafiah.(Wati_SJAM) Jombang, 21 Agustus 2011 BAGIAN HUMAS gussinyo August 23rd, 2011, 10:23 AM Habiskan Rp 18 Miliar Makam Gus Dur Dijadikan Tempat Wisata Religi Senin, 22 Agustus 2011 | 8:49 Makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur Makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur [JOMBANG] Pemerintah memastikan penataan kawasan makam Presiden Ke-4 Abdurahman Wahid atau Gus Dur di Jombang,Jawa Timur akan rampung paling lambat dua tahun 2013. Kawasan yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 18 miliar dari APBN dan APBD ini akan dijadikan tempat wisata religi. Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, kawasan ini tidak hanya untuk tempat ziarah, tetapi juga pusat informasi bagi peziarah mengenai perjuangan para tokoh agama dibawah pimpinan KH Hasyim Asy'ari, pendiri NU yang makamnya bersebelahan dengan Gus Dur. Selain menyiarkan agama Islam, tokoh agama ini juga memiliki andil dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan Pancasila sebagai dasar negara. "Ada banyak kepentingan dan manfaat dari kawasan ini, mulai dari wisata religi, pelestarian lingkungan, dan pusat informasi. Juga PKL yang kita harapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah ini," kata Agung saat peletakan batu pertama penataan kawasan makam Gus Dur dalam rangka Safari Ramadhan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB)II di Jombang, Minggu (21/8). Hadir pula pada acara ini Solahuddin Wahid (adik Gus Dur), Yenny Wahid (putri Gus Dur), Widjono Suparno (Wakil Bupati Jombang), pejabat eselon 1 kementerian/lembaga pemerintahan. Agung mengatakan, penataan kawasan makam ini sebagai bentuk penghormatan kepada Gus Dur yang telah berjasa bagi negara, baik sebagai mantan Presiden maupun tokoh agama. Anggaran yang dipakai adalah gotong royong dari pusat, provinsi dan kabupaten. Sedangkan untuk pembebasan lahan untuk kawasan ini seluruhnya diurus oleh pemda. Solahuddin Wahid atau Gus Sholah selaku pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng mengatakan, penataan kawasan makam Gus Dur diperlukan mengingat banyaknya para peziarah ke tempat itu. Setiap harinya ada 2.000 peziarah, dan meningkat tajam pada hari libur atau hari besar keagamaan hingga 8.000 orang. Diperkirakan setiap tahunnya ada 1 juta orang berziarah ke tempat ini. Ia juga berharap pembangunan museum di kawasan makam yang diperkirakan menyerap anggaran Rp 5 miliar dapat terealisasi tahun depan. Museum ini penting sebagai pusat informasi bagi peziarah, terutama mengenai peran ulama yang dimakamkan di kawasan ini dalam perjuangan kemerdekaan RI. Ia berharap masyarakat bisa teredukasi dengan baik melalui informasi yang benar mengenai nasionalisme. "Di sinilah kami akan memberikan informasi yang benar bagaimana kiyai dulu. Dengan demikian bila sekarang ada kiyai seperti Abu Bakar Ba'asir yang mempengaruhi umat dengan ajaran keliru bahwa negara ini kafir dan harus dimusuhi maka umat sudah bisa melawan," katanya. Pembangunan di kawasan seluas 4,7 hektar ini meliputi, antara lain gedung perpustakaan dan ruang auditorium yang mengoleksi pustaka Islam, pustaka keluarga besar Gus Dur sekaligus dapat difungsikan untuk mengoperasikan pertunjukan film dokumenter. Monumen At Tauhid yang dihiasi dengan kolam dan air mancur, Masjid Al Rahman berkapasitas 200 jamaah, 3 pendopo sebagai tempat istirahat, gedung pusat informasi dan pengelola. Juga disediakan komplek pedagang kaki lima (PKL) dengan 85 kios yang menjual souvenir dan kerajinan masyarakat di sekitar kawasan. Pada kesempatan itu Menko Kesra juga menyerahkan bantuan dari Kementerian Agama berupa uang sebesar Rp 720 juta untuk asrama pondok pesantren Tebuireng, Rp 400 juta untuk kelas baru Madrasah/Aliyah dan peralatan olahraga. [D-13] ardimusica September 10th, 2011, 03:14 AM eh..jombang uda berdiri mall blum?? ardindonesia November 3rd, 2011, 07:49 PM Pameran ini kerja sama JFC dg PT KAI http://img98.imageshack.us/img98/2298/stajombang.jpg http://img809.imageshack.us/img809/8251/38962321239043883157410.jpg gussinyo November 25th, 2011, 10:56 AM baru dapet Rencana Tata Ruang Wiayah Kab. Jombang dr gbr itu keliatan Jalan Tol Mojokerto - Kertosono lewat sebelah utara kota, interchange ada 2 yakni di Tembelang dan Bandar Kedungmulyo. Kawasan Industri akan dibuat di Ploso, Tembelang dan Bandar Kedungmulyo. terlihat jg rencanan pembangaunan jalan lingkar luar kota Jombang dan Mojoagung ( saat ini sedang dikerjakan). semoga segera terealisasi semuanya. http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/RTRWjbg1.jpg http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/RTRWjbg2.jpg http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/RTRWjbg3.jpg ananto hermawan November 26th, 2011, 10:29 AM pertokoan di jalan Ahmad Yani. http://img339.imageshack.us/img339/7448/dscn1740p.jpg http://img851.imageshack.us/img851/170/dscn1741yl.jpg gussinyo March 12th, 2012, 03:50 AM Air Terjun Tretes Desa Galengdowo, Kec. Wonosalam http://4.bp.blogspot.com/_HylHAqcS6P0/SFzcPF4txpI/AAAAAAAAAYo/QecHCm29cRM/s400/jombang+-+menengok+cagar+alam+yang+tak+terjamah-amiruddin.JPG Gua Sigolo-golo Desa Panglungan, Kec. Wonosalam http://agussiswoyo.net/wp-content/uploads/2011/04/menyibak-keangkeran-gua-sigolo-golo-di-wonosalam-the-jombang-taste.jpg Sendang Made, petilsan prabu Airlangga http://farm4.static.flickr.com/3583/3462546750_2dfe2175b2_o.jpg gussinyo March 12th, 2012, 03:52 AM http://globalrancangselaras.com/grs_content/upload/project/muh-center-jombang_2_03.jpg MASTERPLAN FISIK DAN PERANCANGAN MUHAMMADIYAH CENTER JOMBANG Lokasi:Jl. Dr. Sutomo 15 Jombang Luas Bangunan: 3294 m2 Luas Lahan:9227 m2 Jumlah Lantai:3 Deskripsi: Muhammadiyah Center dibangun dengan fungsi sebagai fasilitas pendidikan, sosial, komersil. fasilitas tersebut diantaranya : Sekolah SMU Muhammadiyah (dalam potensi pengembangan eksisting, Panti asuhan (dalam potensi pengembangan eksisting), Rumah sakit (unit pelayanan sosial),Kantor sewa (unit bisnis baru). Peletakan bangunan mempertimbangkan aspek kondisi eksisting, keterkaitan antar bangunan, dan fungsi bangunan tersebut. Pada tahap awal, dilakukan pengembangan rumah sakit yakni optimalisasi IGD dan medik sentral. Setelah itu tahap berikutnya adalah pembangunan fasilitas penunjang, diagnostik, dan services. Pengembangan rumah sakit selanjutnya yaitu IRNA bersamaan dengan relokasi panti asuhan. Selanjutnya, dilakukan pengembangan unit komersial dan kantor Muhammadiyah Center serta pengembangan fasilitas pendidikan (SMA Muhammadiyah). gussinyo March 12th, 2012, 03:58 AM Klenteng Hong San Kiong, Kec gudo http://farm4.staticflickr.com/3641/3290070778_827c9cf3a3.jpg http://farm4.staticflickr.com/3638/3289222803_1297d2cefb.jpg gussinyo March 12th, 2012, 04:06 AM Candi Arimbi, Desa Ngrimbi, Kec. Bareng makam ratu Tribuwana Tunggadewi (Majapahit) http://www.hifrend.com/ow_userfiles/plugins/photo/photo_4.jpg gussinyo March 12th, 2012, 04:09 AM Ponpes Darul Ulum http://farm5.staticflickr.com/4015/4528985387_04f71518e1_z.jpg Gereja GKJW Mojowarno http://farm4.staticflickr.com/3201/3094435543_2db46c6668.jpg gussinyo March 21st, 2012, 03:32 AM KAWASAN INDUSTRI: Pemprov Jatim Akan Bangun 7 KI Di Sejumlah Kabupaten Oleh: Yuristiarso Hidayat - Tue Mar 20, 5:38 pm SURABAYA: Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera mengembangkan tujuh kawasan industri di beberapa daerah di provinsi itu guna mendukung target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 7,5%. Gubernur Jatim Soekarwo memastikan akan banyak wilayah yang membuka dan mengembangkan kawasan industri (KI). “Data yang masuk ke Pemprov Jatim menyebutkan ada tujuh unit kawasan industri yang akan dikembangkan di Jatim. Wilayah pengembangan KI ini relatif merata dan tersebar di provinsi ini. Kondisi ini sangat positif dan menandakan bila Jatim sangat potensial sebagai daerah investasi,” ujarnya kepada Bisnis seusai pencanangan Jatim Kompeten di Gedung Jatim Expo, Selasa 20 Maret 2012. Soekarwo menyebutkan beberapa daerah yang akan mengembangkan KI itu antara lain Kabupaten Banyuwangi, Kab. Jombang, Kab. Mojokerto, Kab. Gresik, Kab. Lamongan, dan di Madura. “Kabupaten Banyuwangi rencananya akan mengembangkan sekitar 600 hektare. Kabupaten Mojokerto rencananya akan mengembangkan dua daerah untuk KI. Begitu pula Kab. Gresik dan Kab. Lamongan tengah mengembangkan KI di wilayah pantai utara. KI juga akan dikembangkan disekitar wilayah kaki Jembatan Surabaya-Madura,” ungkapnya. Soekarwo berharap proses pengembangan KI ino dapat dilakukan secara profesional sehingga akan menjadi pendorong atau pengungkit perekonomian Jatim. “Pengembangan beberapa KI ini diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga dapat berkontribusi positif dalam memacu target capaian pertumbuhan ekonomi Jatim 2012 sebesar 7,5%,” ujarnya. Secara khusus Soekarwo memberikan apresiasi positif terhadap rencana Jawa Pos Grup yang akan mengembangkan KI di wilayah Kab. Jombang. “Rencananya Jawa Pos Group mengembangkan KI di sekitar Kab. Jombang, saat ini lahan yang sedang dibebaskan mencapai 400 hektar,” terang Soekarwo. Data yang dihimpun Bisnis, Jawa Pos Group akan mengembangkan KI untuk area lahan 1.000 hektare. Guna proses pengembangan itu manajemen Jawa Pos Group secara khusus menugaskan salah satu eksekutifnya, yaitu Nani Wijaya sebagai top leadernya dalam merealisasikannya. Disisi lain, dua BUMN dan BUMD siap untuk membantu proses pengembangan KI yang akan dibangun di Jatim itu. Dua perusahaan itu yaitu PT Surabaya Industrial Estate Rungkut dan PT Panca Wira Usaha (Wira Jatim Group). Direktur Utama PWU atau Wira Jatim Group Arif Affandi menegaskan pihaknya juga sangat berminat untuk ikut bersinergi dalam pengembangan KI-KI tersebut. “PWU khan juga punya anak perusahaan yang mengelola KI di Karang Pilang melalui PT IEWJ [Indusrial Estate Wira Jatim dilahan seluas 25 hektare,” kata Arif kepadan Bisnis pada kesempatan sama. Bisnis KI, kata Arif, sangat propektif. “Upaya untuk itu PWU akan mencoba menyiapkan diri bisa ikut masuk dan bersinergi dalam pengembangan KI di Jatim itu,” ungkapnya. Direktur Utama PT SIER Rudy Wijtaksana menegaskan bila pihaknya sangat berminat bila dilibatkan dalam proses pengembangan dan pengelolaan KI-KI tersebut. “SIER khan telah memiliki kapasitas dan kemampuan untuk melakukan bisnis KI. Artinya SIER sangat ingin menambah dan memperluas ekspansi usaha, tetapi saat ini masalah lahan yang menjadi kendala utama. Jadi bila bersinergi dengan Pemkab sangat bagus,” kata Rudy.(bas). igorrulisaviv March 21st, 2012, 04:44 AM [QUOTE=gussinyo;89367277]Ponpes Darul Ulum http://farm5.staticflickr.com/4015/4528985387_04f71518e1_z.jpg bangunan ponpes nya cantik ya:) gussinyo March 27th, 2012, 06:14 AM Dahlan Iskan : "Jombang Layak Dijadikan Kawasan Industri" Monday, 16 January 2012 11:01 Share JOMBANG - "Naik kerata api cukup nyaman. Tidak ada lagi yang duduk di pintu," kata Dahlan saat turun di Stasiun Jombang. Pernyataan itu dilontarkan Dahlan Iskan usai menempuh perjalanan menggunakan Kereta Api Sancaka dari Madiun menuju Jombang, pada Sabtu (14/1). Menteri Negera BUMN, Dahlan Iskan memberikan apresiasi positif atas pelayanan yang diberikan oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia). Menurutnya, pelayanan transportasi menggunakan kereta api relatif nyaman. Bahkan, kenyamanan tersebut juga diakui oleh orang luar negeri asal Perancis dan Belanda. Kedatangan menteri BUMN ini disambut oleh Bupati Jombang Suyanto. Selanjutnya, dengan menyetir mobil sendiri, Dahlan bersama rombongan menuju makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Pesantren Tebuireng untuk berziarah. Dahlan Iskan melakukan tabur bunga di pusara Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dahlan didampingi oleh pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah. Dahlan datang ke Tebuireng bersama rombongan, namun mantan Dirut PLN dan CEO Jawa Pos Group ini menyetir mobil Serena nopol L 1514 BG sendirian. Begitu turun di lokasi pondok, rombongan menteri ini langsung disambut Gus Solah. Selanjutnya, rombongan menuju makam Gus Dur untuk memanjatkan doa. Usai berdoa, Dahlan bersama istri melakukan tabur bunga di atas pusara mantan presiden IV – RI tersebut. Sementara itu, Gus Solah menunjukkan masing-masing makam. mulai dari KH Hasyim Asyari, KH Wahid Hasyim, serta KH Abdurrahman Wahid. Usai berziarah, Dahlan sempat berbincang dengan Bupati Jombang Suyanto terkait pengembangan Jombang sebagai kawasan industri. "Kita sangat mendukung upaya pengembangan Jombang sebagai kawasan berikat," kata Dahlan, Seperti dilansir laman Kominfo Jatim. Ia menambahkan, kondisi itu semakin klop dengan dibangunnya Jalan Tol Mojokerto - Kertosono. "Jadi Jombang sangat layak dijadikan kawasan industri. Kami sangat mendukung," tegas Dahlan.(c8/lik) http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/6866-dahlan-iskan--qjombang-layak-dijadikan-kawasan-industriq.html hermawan March 27th, 2012, 07:09 AM Wooouw KI 1000 ha.... Bakalan rame Jombang nantinya gussinyo March 29th, 2012, 06:43 AM ya moga2 segera jadi KI dan tol, klu fokusx di pertanian terus kapan majunya Jombang :lol: gussinyo April 5th, 2012, 10:39 AM mesjid jami jombang http://img641.imageshack.us/img641/2130/mesjidjbg.jpg gussinyo April 5th, 2012, 11:01 AM Jalan Tol Moker ( Mojokerto - Kertosono ) J. DATA LALU LINTAS DIDUA ARUS JALAN NASIONAL YANG ADA Mojokerto - Jombang = 21.201 KENDARAAN/HARI (*) JOMBANG - KETOSONO = 20.305 KENDARAAN/HARI (*) Luas Lahan Jalan Tol = 330,40 Ha peta quary http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/petaQuarry.jpg pembangunan simpang susun http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/pembangunanss.jpg seksi 1 bandar - jombang http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/seksi1bandar-jombang.jpg seksi 2 http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/seksi2.jpg seksi 3 http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/seksi3.jpg SS Bandar http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/seksi4.jpg seksi 4 http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/seksi5.jpg SS Jombang http://i777.photobucket.com/albums/yy56/gussinyo/simpangsusun_jombang.jpg gussinyo April 9th, 2012, 06:14 AM http://www.travelntraining.com/wp-content/uploads/2011/11/sungai-boro-rafting.jpg http://1.bp.blogspot.com/-Bo-1gzuIOf4/Tr4sUvoCLOI/AAAAAAAAATE/ZFpkRxQ0Q8I/s1600/boro.jpg Rafting di Boro, Wonosalam Jumat, 11 November 2011 17:12 Wabup Jombang sedanga menaiki perahu rafting di Borodjombang.com Begitu dibuka, wisata olahraga arung jeram di Sungai Boro menarik perhatian pejabat Pemkab. Wakil Bupati Widjono Soeparno didampingi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir. Syamto, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Drs.Suyoto,MM dan beberapa pejabat menjajal ganasnya arus sungai di pedalaman hutan Wonosalam itu. Lokasi atau venue rafting terletak di Dusun Mendiro Wonosalam. Untuk sampai di lokasi ini, bisa ditempuh kurang lebih 40 menit lewat Mojoagung-Mojoduwur-Wonosalam atau lewat Trowulan-Jabung-Wonosalam. Jika ingin lebih cepat, kendaraan roda 2 bisa jadi pilihan alternative mengingat jalan di Wonosalam menanjak dan curam. Di antara Hutan Tropis Wonosalam yang masih hijau dan alami, Wonosalam Rafting hadir memberikan sensasi wisata arung jeram yang penuh tantangan. Apalagi, arus Sungai Boro sangat menjanjikan untuk membuat jantung berdetak kencang. Saat pertama menjajal wahan ini, Wabup Widjono begitu antusias. Setelah mendengarkan arahan dari pemandu dan perlengkapan dirasa sudah lengkap dan siap, dayung segera diayun. Begitu meluncur, batu kali besar menghadang perahu karet, namun dapat dilewati dengan mudah berkat arahan instruktur. Jalur rafting Sungai Boro ini berujung di dekat Goa Si Golo-golo yang merupakan salah satu wisata andalan Wonosalam. Jadi, puas berbasah-basah dengan air sungai. Wisatawan dapat langsung menikmati keindahan Goa Si Golo-golo dengan menapaki jalan yang menanjak sekitar beberapa meter. Ditanya mengenai harga tarif rafting, salah satu panitia menyebut akan mematok harga 175 ribu per orang. “Karena operatornya memang sudah terkenal professional, kita pake teman-teman dari Songa Adventure,” katanya. Songa adalah operator rafting yang telah mengawal beberapa wahana arung jeram, salah satunya di Probolinggo. Jadi, tertarik untuk menjajal? Datang saja ke Wonosalam. (Dedi Zulkarnain) Akhirnya....di Jombang punya Wonosalam Rafting 12:23 AM Wonosalam Rafting No comments Setelah sekian lama peminat rafting atau olahraga arung jeram kota santri harus ke Kasembon Malang jika ingin menyalurkan hobinya, kini tak perlu jauh- juah lagi. Sungai Boro yang terletak di Dusun Mandiro Wonosalam Selasa (8/10/11) kemarin diresmikan. Dalam kesempatan tersebut hadir Dirjen Rehabilitasi Lahan Perhutanan Sosial, Ir.Jajak Djatmiko, MM didampingi Wabup Widjono. Jajak menyabut positif pembukaan lokasi rafting yang pertama di Jombang ini, karena lokasinya yang terletak di hutan Wonosalam. “Semoga dengan adanya wisata ini, masyarakat makin cinta alam dan enggan merusaknya,” tegas Jajak. Jalur yang ditempuh oleh penghobi olahraga ekstrim ini untuk sampai ke lokasi sungai Boro harus menyusuri hutan yang masih asri dan memakan waktu sekitar 30 menit jika berjalan santai. Pemandangan hutan yang terlihat masih alami dan jauh dari penebangan liar mewarnai kanan kiri jalan. Wabup Widjono menyempatkan diri untuk menjajal langsung olahraga ini. Setelah menempuh perjalanan lumayan panjang, akhirnya tiba juga di start venue rafting. Sungai Boro merupakan sungai yang memiliki banyak batu kali, tentunya dengan ukuran yang super besar. Arus sungai yang lumayan deras cukup memacu adrenalin bagi yang mau menjajal. “Wisata air ini lumayan mendebarkan tapi cukup seru, semoga bias menarik banyak wisatawan,” tegas Wabup. Setelah puas menjajal derasnya sungai Boro, rombongan langsung mencicipi aneka khas makanan Wonosalam. http://wonosalamrafting.blogspot.com/ ananto hermawan April 9th, 2012, 06:39 AM @gussinyo: Postingan Jalan Tol Moker ( Mojokerto - Kertosono ) bisa di copas ke sini mas : http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=883466&page=39 gussinyo May 1st, 2012, 09:44 AM TOL MOJOKERTO—KERTOSONO Seksi I batal beroperasi Oleh Mia Chitra Dinisari Senin, 30 April 2012 | 21:19 WIB JAKARTA: PT Marga Harjaya Infrastruktur, pemegang konsesi ruas tol Mojokerto—Kertosono menyatakan rencana operasional seksi satu rute Bandar-Jombang sepanjang 16 kilometer tidak mungkin direalisasikan tahun ini, menyusul progres pembebasan lahannya belum rampung. Padahal sebelumnya Badan Pengatur Jalan Tol menargetkan ruas itu akan berfungsi tahun ini, menyusul rencana penambahan jalan tol sepanjang 19,7 kilometer tahun ini. Dimana sepanjang 3,7 kilometer sudah terealisasi dengan dibukanya tol Cinere-Jagorawi sepanjang 3,7 kilometer dengan rute Jagorawi-Jalan Raya Bogor awal tahun 2012. Direktur PT MHI Legowo mengatakan untuk merealisasikan ruas itu cukup sulit karena ada beberapa kendala. Pertama, masalah pembebasan lahan dimana dari empat seksi yang akan dibangun, hingga kni baru seksi satu yang tanahnya sudah 81% sedangkan sisanya masih dalam proses pembebasan lahan. Artinya, untuk pengoperasian satu seksi saja, masih ada 19% tanah yang belum terbebaskan. Di lain pihak, kegiatan pembebasan tanah masih terkendala karena belum terbitnya Perpres mengenai UU Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Bagi Kepentingan Umum. Kedua, katanya, akses antara jalan tol tersebut dengan akses jalan nasional cukup jauh, sehingga perlu ada akses penyambung dengan kualitas jalan yang layak. "Jadi untuk dioperasikan akhir tahun ini rasanya sulit dilaksanakan," ujarnya di Jakarta hari ini. Menurutnya, operasional tol itu diperkirakan baru bisa terealisasi pada pertengahan 2013, setelah ketersediaan tanah terpenuhi dan akses Meski demikian, Legowo mengatakan perusahaannya tetap menargetkan operasional seluruh tol sepanjang 40,5 kilometer dapat terealisasi sesuai rencana pada 2014, meskipun progres pembebasan tanah hingga kini belum maksimal. Legowo mengatakan komitmen tersebut menyusul kesepakatan mereka dalam perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) yang diteken perusahaan beberapa waktu lalu. Menurutnya, agar target tersebut bisa terpenuhi, dia berharap agar pemerintah mempercepat proses pembebasan lahan yang masih mandek. Adapun pembangunan konstruksi proyek senilai Rp2,3 triliun itu telah dimulai sejak akhir 2011 oleh kontraktor Badan Usaha Milik Negara yakni PT Hutama Karya, atau sebelum diakuisisi oleh PT MHI. Lahan belum siap Dihubungi terpisah, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Achmad Gani Gazaly mengatakan memang rencana operasional kemungkinan besar batal karena belum siapnya lahan tersebut. "Untuk akses kita cari solusinya dengan percepatan pembangunan seksi dua, tapi memang saat ini kendalanya masih urusan tanah. Jadi satu-satunya jalan dengan percepatan pembebasan tanah," ujarnya. Dia mengatakan untuk rencana konstruksi seksi II Jombang-Mojokerto diharapkan bisa dimulai pada tahun depan, sehingga target operasional tol sudah rampung pada 2014 mendatang. Mengenai lambannya pembebasan tanah itu, Ketua Asosiasi Tol Indonesia Fatchur Rachman mengatakan pemerintah perlu ada terobosan baru untuk mempercepatnya. “Sulit tercapai kalau, tidak ada terobosan baru, sampai kapan tanah selesai, kan itu dulu, baru konstruksi bisa jalan, kalau konstruksi dulu, tanah tidak ada gimana mau jalan,” kata Fatchur. Misalnya saja, proyek tol di Jabodetabek, investor sudah siap, tetapi tanahnya juga belum tuntas, Padahal ruas tol ini sangat penting, dalam rangka konektifitas tol JORR dan bisa mengurangi kemacetan Jakarta. Direktur Teknik Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan umum Suhardi mengakui dampak dari belum tuntasnya Perpres mengenai pengadaan tanah ini, banyak panitia pembebasan tanah (P2T) yang masih gamang untuk meneruskan pekerjaan pembebasana tanah. Karena itu pihaknya langsung melakukan konsolidasi dengan P2T agar melanjutkan pembebasan tanah. “Ya banyak P2T yang khawatir melaksanakan pembebasan tanah, karena aturannya belum jelas, Namun saya yakinkan bahwa proses pembebasan tanah terus dilakukan, meski perpres turunan UU pengadaan lahan Untuk Pembangunan belum turun,” kata dia. Salah satu percepatannya, yakni diantaranya melaksanakan konsinyasi, termasuk untuk ruas tol Semarang-Solo di beberapa tanah sudah, sehingga proses pembebasan tanah bisa lebih cepat lagi. (sut) gussinyo June 1st, 2012, 03:46 AM Pusat Latihan Brimob Ditinjau Kapolda Rabu, 30 Mei 2012 22:03 Kapolda jatim saat di Jombangdjombang.com - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko meninjau lokasi pusat latihan Brimob di kec Bareng, Jombang. Lahan milik Polda seluas kurang lebih 30 hektar ini akan digunakan untuk pusat latihan rutin Brimob. Lokasi pusat latihan tempur yang berada di dusun Kedunggalih ini juga menjadi satu-satunya lokasi pusat latihan Brimob yang dimiliki Polda Jatim. Didampingi rombongan dan Bupati Suyanto, Kapolda meninjau lokasi latihan yang terletak di kawasan pegunungan berbukit. Ditempat yang sama Kapolda juga menyempatkan melakukan aksi penanaman pohon. Irjen Pol Hadiatmoko mengatakan selama ini di Jatim belum ada tempat latihan khusus untuk Brimob. "Lokasi yang ada di Jombang ini adalah akan digunakan untuk latihan tempur Brimob Polda Jatim. Lahan ini sangat layak digunakan untuk melatih ketangkasan Brimob. Selain medannya yang berbukit dan diselingi dengan perkebunan tebu, "kata orang nomor satu di Polda Jatim ini, (30/05). Pusat latihan tempur ini diharapkan bisa menjadi media menggembleng kemampuan personel Brimob mulai dari latihan SAR, ketangkasan hingga pasukan anti huru hara. sumber : http://djombang.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1250:pusat-latihan-brimob-ditinjau-kapolda&catid=1:kabare&Itemid=2 ananto hermawan June 5th, 2012, 06:39 AM jl.Ahmad Yani http://farm9.staticflickr.com/8003/7340280144_baea8b53a6_b.jpg (http://www.flickr.com/photos/76286242@N05/7340280144/) ananto hermawan June 10th, 2012, 11:26 AM Menko Kesra Resmikan Pembangunan Fasilitas Peziarah Makam Gus Dur Jombang - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono meresmikan fasilitas makam mantan Presiden Gus Dur. Peresmian fasilitas senilai Rp 180 miliar ini diantaranya meliputi tempat berdoa para peziarah, pelebaran jalan akses menuju makam. Datang ke Ponpes Tebuireng Jombang beserta rombongannya, Agung Laksono disambut hangat oleh Gus Sholah, adik kandung Gus Dur selaku pengasuh Ponpes. Usai berbincang ramah dengannya, Agung langsung meninjau lokasi pembangunan tahap awal makam Gus Dur. Tak tanggung-tanggung, biaya yang dikucurkan pemerintah untuk pembangunan mendiang Presiden RI ke-4 ini sekitar Rp 180 miliar. Anggaran yang cukup besar tersebut merupakan sharing dari Pemerintah Pusat, Pemprof Jatim, serta Pemkab Jombang. selengkapnya: http://surabaya.detik.com/read/2012/06/10/140659/1937366/475/menko-kesra-resmikan-pembangunan-fasilitas-peziarah-makam-gus-dur?y991102465 masjensi July 7th, 2012, 08:04 AM terusin donk..,?!! Siakero August 7th, 2012, 12:57 AM Bagian Dalam Masjid Agung Jombang Gan http://s1064.photobucket.com/albums/u373/roy_man1/?action=view¤t=Indor.jpg#!oZZ1QQcurrentZZhttp%3A%2F%2Fs1064.photobucket.com%2Falbums%2Fu373%2Froy_man1%2F%3Faction%3Dview%26current%3DIndor.jpg http://s1064.photobucket.com/albums/u373/roy_man1/?action=view¤t=Indor.jpg#!oZZ2QQcurrentZZhttp%3A%2F%2Fs1064.photobucket.com%2Falbums%2Fu373%2Froy_man1%2F%3Faction%3Dview%26current%3DIndorMasjid.jpg iksan saja October 31st, 2012, 08:04 AM mas bro lam kenal mohon ijin gabung...ya raden_zalzul November 21st, 2012, 04:14 AM Kemaren baru dari Jombang, sempet kunjung ke Wonosalam ... potensi Agro Duren bagus, cm lom digarap serius kayaknya ... mungkin bisa jadi Desa wisata juga nantinya ... chafid wahyudi April 15th, 2013, 02:31 PM maaf, stock fotonya udah lama banget sebenernya. ini ada beberapa foto maket pengembangan kawasan wisata makam gus dur di tebu ireng. foto saya ambil saat ada jatim fair tahun lalu rencana komplek museum, air mancur, masjid, dan tempat parkir http://img843.imageshack.us/img843/573/20111009151750.jpg http://img41.imageshack.us/img41/2279/20111009151648.jpg http://img33.imageshack.us/img33/3442/20111009151738.jpg rencana pengembangan bangunan asrama santri http://img835.imageshack.us/img835/7286/20111009151733.jpg iksan saja April 16th, 2013, 02:27 AM maaf, stock fotonya udah lama banget sebenernya. ini ada beberapa foto maket pengembangan kawasan wisata makam gus dur di tebu ireng. foto saya ambil saat ada jatim fair tahun lalu rencana komplek museum, air mancur, masjid, dan tempat parkir http://img843.imageshack.us/img843/573/20111009151750.jpg http://img41.imageshack.us/img41/2279/20111009151648.jpg http://img33.imageshack.us/img33/3442/20111009151738.jpg rencana pengembangan bangunan asrama santri http://img835.imageshack.us/img835/7286/20111009151733.jpg mantap bro masterplanya.... semoga bisa terwujud dan menambah icon baru kota jombang.. chafid wahyudi April 16th, 2013, 06:16 AM amiiinn.... semoga deh ya. kalo di kawasan pemakamannya, terakhir ke sana udah dibangun tempat berdoa 2 tingkat yg lumayan panjang juga bangunannya. ntar kalo pulkam lah coba hunting. hhe.. oya, yang rencana bandara di jombang itu jadi ga ya? iksan saja April 16th, 2013, 07:43 AM amiiinn.... semoga deh ya. kalo di kawasan pemakamannya, terakhir ke sana udah dibangun tempat berdoa 2 tingkat yg lumayan panjang juga bangunannya. ntar kalo pulkam lah coba hunting. hhe.. oya, yang rencana bandara di jombang itu jadi ga ya? kayaknya baru wacana.......sepertinya buat bandara juga g gampang perlu kajian dan penelitian... chafid wahyudi April 16th, 2013, 12:22 PM betul juga sih. lagian klo beneran dibuat rasa2 nya jg ga bakal rame. soalnya dr bandara terdekat, juanda jarak tempuh cuma 2 jam. belum lagi klo tol nya udah kelar. makin deket aja jaraknya. |