View Full Version : B A N D U N G | Gedebage City | Kota Taman Bunga | Bandung Biggest Superblock Project


Pages : [1] 2

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:20 PM
Update Dec 2008

Rencana Konstruksi Oktober 2009
Target Finishing Keseluruhan 2013

PT. BANDUNG CIPTA PERMAI
DEVELOPER-REALESTATE-DESIGN ENGINEERING. Jl. Banteng No.20 Bandung Telp /fax :+62-22-7306143 e-mail : bcp_property@yahoo.com. Mobile : +62-22- 92618014

PT. BANDUNG CIPTA PERMAI bersama dengan Pemerintah Kotamadya Bandung telah merintis Perencanaan Pengembangan Kawasan Pusat Primer Gedebage seluas ± 571 Ha dan diberi nama GEDEBAGE City – Kota Taman Bunga. Master Plan telah dibuat PT. YODYA KARYA Cq. BAPEDA Kota Bandung berdasarkan RTRW Kota Bandung 2013, sedangkan disain Site Plan serta Perhitungan Biaya Proyek dan Proyeksi Keuangan dibuat oleh PT. META Engineering Consultant.

GEDEBAGE CITY SITE PLAN

http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjpBFjBkzI/AAAAAAAAAC4/jqAI-HeYjKY/s1600/3d.jpg

http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjpBTGkBxI/AAAAAAAAADA/mv5px6vlzBY/s1600/Siteplan.jpg

GEDEBAGE CITY MASTER PLAN

http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjkJUS2uEI/AAAAAAAAACY/81thdLdp8m8/s1600/Master%2Bplan.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:29 PM
THE PROJECT
Kontraktor : PT. TOTAL BUMI PERSADA
http://www.totalbp.com/


MUSMAR CITY PLAZA

http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcTK6VmI/AAAAAAAAACQ/Jd2Skb_uVl0/s1600/Plaza3.jpg

http://3.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcY-zxoI/AAAAAAAAACI/yxhWb1tWry8/s1600/Plaza2.jpg

http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcAybVhI/AAAAAAAAACA/jpE1GpBrwjM/s1600/Plaza1.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:31 PM
MUSMAR RESORT APARTMENT
Kontraktor : PT. TOTAL BUMI PERSADA
http://www.totalbp.com/

+ Danau Buatan Sebagai RETENSI & Sistem Drainase Kota( Penampung Air Hujan )

http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjZdpijwZI/AAAAAAAAAAk/U4CATU-CZMo/s1600/Musmar%2BResort%2BApartment.jpg

http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjZd0q4brI/AAAAAAAAAAs/mnl0N5JDF4E/s1600/apartment.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:41 PM
MUSMAR INTERNATIONAL HOSPITAL

http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivDuy9_I/AAAAAAAAABw/zFsrDZi5KM4/s1600/Hospital1.jpg

http://3.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivJAolYI/AAAAAAAAABo/phLs2nMOPNU/s1600/Hospital2.jpg

http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivYDgWEI/AAAAAAAAAB4/OCv-7LIYNio/s1600/Hospital3.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:43 PM
MUSMAR RECREATION CENTER
Kontraktor : PT. TOTAL BUMI PERSADA
http://www.totalbp.com/

http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjhsNs1c3I/AAAAAAAAABY/tJLlKLrjnlc/s1600/RC2.jpg

http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjhsR7BJqI/AAAAAAAAABg/4gk72gVfPUM/s1600/RC3.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:44 PM
MUSMAR ATHLETE VENUE
BAndung For SEA GAMES

Kontraktor : PT. TOTAL BUMI PERSADA
http://www.totalbp.com/

http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjgaR1BcVI/AAAAAAAAABI/GnT1Erb9YaA/s1600/M%2BA%2BT%2B3.jpg

http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjgaLBeP4I/AAAAAAAAAA4/co9DVAlxuX8/s1600/Musmar%[IMG].jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:51 PM
MUSMAR UNIVERSITY & EDUCATION CENTER

http://bp0.blogger.com/_XRSzqjeveeU/SFjWv4HjBTI/AAAAAAAAAAM/6zgm-2d_0-8/s1600-h/Musmar+Education+Center.jpg

http://bp2.blogger.com/_XRSzqjeveeU/SFjWv0JVTWI/AAAAAAAAAAU/sPJJa9QZZ3Q/s1600-h/M+E+C+2.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 01:59 PM
Attention :
Pics Rendering dan Masterplan Berukiran 1000 Pixel Lebih, jadi agak berat

Click Below...kalo gambar gak muncul
Siteplan
http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjpBFjBkzI/AAAAAAAAAC4/jqAI-HeYjKY/s1600-h/3d.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjpBTGkBxI/AAAAAAAAADA/mv5px6vlzBY/s1600/Siteplan.jpg

Masterplan
http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjkJUS2uEI/AAAAAAAAACY/81thdLdp8m8/s1600/Master%2Bplan.jpg

Musmar City Plaza ( 4 Tower Perkantoran )
http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcTK6VmI/AAAAAAAAACQ/Jd2Skb_uVl0/s1600/Plaza3.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcY-zxoI/AAAAAAAAACI/yxhWb1tWry8/s1600/Plaza2.jpg

Musmar Resort Apartment
http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjZdpijwZI/AAAAAAAAAAk/U4CATU-CZMo/s1600/Musmar%2BResort%2BApartment.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjZd0q4brI/AAAAAAAAAAs/mnl0N5JDF4E/s1600/apartment.jpg

Musmar International Hospital
http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivDuy9_I/AAAAAAAAABw/zFsrDZi5KM4/s1600/Hospital1.jpg
http://3.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivJAolYI/AAAAAAAAABo/phLs2nMOPNU/s1600/Hospital2.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjivYDgWEI/AAAAAAAAAB4/OCv-7LIYNio/s1600/Hospital3.jpg

Musmar Park & Recreation Center
http://4.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjhsNs1c3I/AAAAAAAAABY/tJLlKLrjnlc/s1600/RC2.jpg
http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjhsR7BJqI/AAAAAAAAABg/4gk72gVfPUM/s1600/RC3.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjjcAybVhI/AAAAAAAAACA/jpE1GpBrwjM/s1600/Plaza1.jpg

Musmar Athlete Venue ( Gedebage Stadium Integration )
http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjgaR1BcVI/AAAAAAAAABI/GnT1Erb9YaA/s1600/M%2BA%2BT%2B3.jpg
http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjgaLBeP4I/AAAAAAAAAA4/co9DVAlxuX8/s1600/Musmar%[IMG].jpg

Musmar University & Education Center
http://1.bp.blogspot.com/_XRSzqjeveeU/SFjWv4HjBTI/AAAAAAAAAAM/6zgm-2d_0-8/s1600/Musmar%2BEducation%2BCenter.jpg

Trip2Java
April 27th, 2009, 02:02 PM
Check Them Out

http://gedebagecity.blogspot.com/

Ampelio
April 28th, 2009, 06:59 AM
wah bener2 GEDE BAnGEt!!!

dremrboy
April 28th, 2009, 08:04 AM
apa project ini udh pst terealisasi? krn slm ini ckp byk project di bandung yg msh on hold (ga jelas).. sprt bandung icon mall, bandung supermall 2, bandara kertajati dll..
apalagi melihat dr gbr2 di atas sprtinya designnya msh kasar.. blm menyerupai bangunan asli. pembangunan stadion gedebage aja ga jelas progressnya..

masa kalah ama kota2 lain sprti medan & makassar.. project2 di kota2 itu lbh kliatan progressnya.. sprti trans-kalla makassar.

o iya klo ada yg pny design bandara kertajati tolong diposting y..
Tx.

Trip2Java
April 28th, 2009, 10:43 AM
^^
kabarnya proyek Gedebage city ini sudah lama pending, menunggu hingga pemkot menyelesaikan rtrw dan masterplan yang digodok oleh para pakar lingkungan dan tata kota, guna menentukan fungsi dan arah peruntukan kawasan ini kedepannya, sebab kawasan ini menjadi kawasan primer nantinya. ( jadi bye-bye deh pusat kota bandung yang lama dan sumpek ).
akibatnya semua rencana proyek di kawsan ini termasuk stadion, agak lama dan tersendat dalam pembangunannya.

sekarang pemerintah kota sudah menjalin kerjasama dengan bayak pihak swasta salah satunya BCP sebagai pengembang dengan ditandatanganinya MOU antara duabelah pihak 2008 lalu,

nah, untuk pembangunannya sendiri emang gak semudah membalikan telapak tangan, butuh waktu dan proses. mungkin hingga 5-10 tahunan ke depan secara bertahap & continue, termasuk prioritas mendesak untuk membangun stadion, membangun jalan akses masuk kawasan seperti Fly over dan interchange masuk tol purbaleunyi-nya.
ini ibaratnya membangun sebuah kota baru dengan fasilitas modern, tapi masih dalam kawasan kota bandung.

begitulah info yang pernah aku dengar

t.aldi
April 28th, 2009, 11:33 AM
Kalo gak salah akses exit tol gedebage lagi dibuat ya, di km berapa gitu di tol padaleunyi.

dremrboy
April 28th, 2009, 04:56 PM
saya liat gambar sepertinya designnya msh kasar ya..
dulu saya pnh dgr ttg rcn pembangunan tol dlm kota bandung sbg lanjutan fly over pasupati.. yg terhubung dari pasteur sampai ujung berung. apa project ini msh terintegrasi dgn project kota baru gedebage? krn menurut konsepnya jalan tol ini akan terhubung dgn gedebage & tol padaleunyi..

satu lg.. ada yg pny info mengenai pembangunan de BIM & BSM II?
Tx..

ncon
April 28th, 2009, 11:58 PM
trip, i cant see ur pcs :ohno:!

AceN
April 29th, 2009, 05:28 AM
Neither do i ;)

excqnn
April 29th, 2009, 05:32 AM
kalo untuk BIM nampaknya masih molor. terlihat dari bangunannya yang masih begitu2 saja n masih ada toko yang buka di dalamnya.
kalo untuk BSM II statusnya masih 'coming soon'.rendering nya bisa di liat di BSM lt.2 di salah satu gerai nya. kayanya di dalamnya bakalan di bangun hotel plus trans studio n bangunannya jadi semakin luas.

Trip2Java
April 29th, 2009, 04:08 PM
DARI KELAPA GADING SAMPAI GEDEBAGE
Pikiran Rakyat, 12 September 2008, Teropong

Tidak perlu ke mana-mana, hoki akan datang sendiri. Dikatakan bahwa “naga” itu raja air (Hai Lung Wang) yang memang senang air. Itulah sebabnya kawasan ini tidak akan bebas air.

Berita di beberapa media massa menyebutkan bahwa Walikota Bandung tengah minta bantuan konsultan untuk menyusun master plan pembangunan kawasan Gedebage. Lahan yang yang tersedia seluas 526,27 hektar, areal tersebut dibatasi oleh jalan Soekarno-Hatta di utara, jalan tol Padaleunyi di selatan, jalan Gedebage Lama di barat dan jalan Cimencrang di timur. Mungkin di masa yang akan datang kawasan ini akan berkembang lebih luas lagi, bahkan siapa tahu akan menjadi satu kesatuan dengan rencana pengembangan kota baru Tegal Luar yang telah menjadi wacana Kabupaten Bandung Timur.

Apa kaitan antara Kelapa Gading dan Gedebage? Memang kaitan kewilayahan ataupun kepemerintahan tidak ada, yang satu berada di Jakarta dan yang satunya lagi berada di Bandung. Namun kedua kawasan tersebut mempunyai genesa alami yang sangat mirip, dua kawasan ini merupakan daerah dataran banjir. Walaupun Kelapa Gading merupakan daerah banjir, namun faktanya kawasan ini kini telah berubah, berkembang pesat menjadi sebuah kota dalam kota. Bahkan pejabat setempat mengatakan bahwa Kelapa Gading akan menjadi “Singapura-nya Jakarta”.

Padahal di tahun 1970-an, kawasan ini dikenal sebagai daerah rawa-rawa dan persawahan. Sampai dengan awal tahun 1990-an, persawahan masih terlihat di kiri-kanan jalan yang sekarang ini bernama Bulevar Barat Kelapa Gading. Kelapa Gading kini sudah menyerupai “superblock” mandiri dan memiliki akses ke mana-mana. Kawasan seluas kurang lebih 1.800 sampai 2.000 hektar ini telah dipadati oleh kurang lebih 3.500 rumah toko, mal-mal antara lain Mal Kelapa Gading, Mal Artha Gading, pusat-pusat perdagangan seperti Kelapa gading Trade Center, Kelapa Gading Plaza, Food City, Makro dan Goro.

Selain ruko, mal dan pusat perdagangan, telah hadir pula puluhan perumahan mewah dan apartmen yang merupakan ciri bahwa kawasan Kelapa Gading ini merupakan kawasan yang memang sedang berkembang. Harga properti di kawasan ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Menurut informasi, pada tahun 1980-an sebuah rumah “kelas atas” harganya sekitar Rp 75 juta-an, di tahun 2000-an telah meningkat menjadi Rp 750 juta-an, dan sekarang telah berharga diatas Rp 1 sampai 2 milyar, bahkan lebih. Contoh lain, sebidang tanah seluas 200 meter persegi di jalan Kelapa Nias, pada tahun 1997 harganya Rp 425 juta dan pada tahun 2002 harganya telah meningkat menjadi Rp 1,2 milyar.

Puluhan pengembang yang telah berhasil mengubah wajah Kelapa Gading ini diantaranya PT Summarecon Agung Tbk, PT Bangun Cipta Sarana, PT Graha Rekayasa Abadi, PT Pangestu Luhur, PT Bangun Mandiri Pesona, PT Nusa Kirana, PT Budi Graha Permadi dan PT Sunter Agung. Banyak pula broker properti berkantor di kawasan ini, menandakan bahwa memang kawasan ini memiliki daya tarik tersendiri dan terus akan berkembang. Broker-broker ini jumlahnya mungkin lebih dari 40, antara lain ERA, Ray White, Raine & Horne, PT Bali Realty, Coldwell Banker, PT Propertindo Land Asia (ProLand), Paradise, Christine Property.

Sampai dengan tahun 2002, kawasan Kelapa Gading yang berstatus Kecamatan ini memiliki luas 1.633,7 hektar terdiri atas tiga Kelurahan, yaitu Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, dan Pegangsaan Dua, berpenduduk 102.493 jiwa dan hampir 65 persen adalah warga keturunan Tionghoa.

Mitos “kepala naga”

Daya tarik Kelapa Gading menjadi kawasan hunian dan perdagangan tidak terlepas dari mitos. Seorang ahli fengsui, Hendra Krisnawarih (Kompas, Rabu 7 Agustus 2002), mengatakan bahwa melonjaknya harga lahan maupun perumahan karena Kelapa Gading merupakan "kepala naga" atau daerah pembawa keberuntungan yang berada di Jakarta Utara. Menurut fengsui yang menekankan keharmonisan kehidupan dengan alam yang terdiri atas lima unsur yaitu logam, air, kayu, api, dan tanah, maka kawasan Kelapa Gading ini dikatakan memenuhi keselarasan dengan lima unsur tersebut.

Dikatakan bahwa daerah “kepala naga” ini cocok untuk berusaha dan cocok pula untuk hunian. Jadi akan lebih baik bila rumah tinggal berada di kawasan tersebut, tempat usahanya juga di kawasan tersebut. Tidak perlu ke mana-mana, hoki akan datang sendiri. Dikatakan pula bahwa naga itu raja air (Hai Lung Wang) yang memang senang dengan air. Itulah sebabnya kawasan ini tidak akan bebas dari air.

Namun demikian, ditegaskan walaupun fengsui kawasan bagus, namun semua itu masih tegantung dari fengsui masing-masing rumah. Yang menarik, menurut keyakinannya, “kepala naga” di kawasan ini berumur 50 tahun sejak tahun 1975. Jadi hingga tahun 2025, hoki masih memayungi kawasan Kelapa Gading dan peruntungan di kawasan ini akan bergeser. Sebuah mitos yang menarik untuk dikaji secara ilmiah, mengapa “kepala naga” ini tidak selamanya kerasan berada di kawasan Kelapa Gading.

Drainase “benang kusut”

Sangat disayangkan, bahwa pengembangan Kelapa Gading yang hebat ini dan banyak mendapat pujian dari banyak pihak, ternyata memiliki kelemahan yang fatal, yaitu mengenai drainase dan tata air kawasannya yang “amburadul”.

Saluran drainase dan tata air kawasan Kelapa Gading boleh dibilang seperti “benang kusut”. Penyebabnya antara lain yaitu setiap pengembang membuat drainase sendiri-sendiri, banyak yang tidak menyambung antara drainase dari blok pengembang yang satu ke blok pengembang yang lain. Bahkan sering terjadi konflik antar pengembang, saluran drainase dari satu pengembang tidak boleh masuk ke saluran drainase pengembang yang lain.

Adakalanya terlihat saluran drainase yang buntu, airnya tidak mengalir kemana-mana, hitam bersampah dan bau menyengat. Adapula pengembang yang memiliki waduk pengendali banjir, namun yaitulah, waduk ini hanya diperuntukkan untuk dirinya sendiri. Drainase dari pengembang yang lain tidak boleh mengalirkan airnya ke waduk tersebut.

Jadi drainase “benang kusut” ini tentu saja tidak dapat mengatasi banjir, apalagi bila penyebab banjir ini datang bersamaan, yaitu banjir kiriman dari hulu, hujan setempat yang deras, dan pengaruh muka air Kali Sunter dan Kali Cakung yang berbalik akibat pasang laut di muaranya. Walaupun di setiap waduk terdapat pompa banjir yang memadai, tetap saja tidak mampu mengatasi banjir, apalagi seluruh darinase dan waduk hampir separohnya terisi oleh endapan lumpur dan sampah plastik.

Saya lantas berpikir, pantas saja “kepala naga” hanya kerasan sampai dengan tahun 2025 (tinggal 20 tahun lagi), sebab air permukaan di kawasan ini seperti comberan, di samping itu daya dukung dan daya tampung kawasan pun telah akan sedemikian menurun.

Satu visi pembangunan

Semoga saja fengsui Gedebage ini seperti Kelapa Gading karena sama-sama merupakan daerah yang tidak lepas dari unsur air, sehingga “kepala naga” juga akan senang berada di tempat ini. Namun perencanaan pembangunan Gedebage jangan sampai meniru Kelapa Gading, yaitu mengabaikan faktor air sebagai pembatas.

Diharapkan nantinya setiap blok pengembang di kawasan Gedebage ini tidak membangun sistem drainase bloknya sendiri-sendiri, yang tidak menyambung antara satu blok dan blok lainnya. Master plan yang sedang dibuat oleh konsultan harus dikaji benar, terutama menyangkut sistem drainase dan tata air di seluruh kawasan. Antara pengembang yang satu dengan pengembang yang lain jangan sampai terjadi konflik, saling tidak boleh dilalui saluran drainase dari pihak lain.

Konsep pengembangan kawasan di daerah dataran banjir mungkin dapat mengacu kepada “success story” yang telah dilakukan oleh negara lain, misalnya dengan konsep “polder” dari Negeri Belanda. “Polder” yaitu semacam sistem tertutup pengaturan tata air pengendalian banjir dan genangan yang kemudian airnya di pompa keluar. Jadi memang sekeliling kawasan ini dibuat tanggul membentuk “daerah tangkapan hujan buatan”, didalamnya ada waduk buatan penampung banjir yang airnya kemudian dipompa keluar dan bersatu ke saluran atau sungai yang akhirnya menuju sungai Citarum.

Jalan tol di selatan kawasan Gedebage dapat difungsikan sebagai tanggul selatan, tinggal memikirkan membangun tanggul kiri, kanan dan utaranya. Perlu diperhatikan ancanam air di tempat ini tidak hanya limpasan air dari arah utara dan juga hujan lokal di kawasan, tetapi juga termasuk ancaman air limbah yang kualitasnya sangat jelek dari kawasan industri yang terletak di utara Gedebage. Instalasi pengolah air limbah (IPAL) industri di utara Gedebage ini harus mendapat perhatian serius, agar air limbahnya tidak mencemari kawasan yang akan dikembangkan.

GedeBage : Kota Air dan Kota Hutan

Tidak berlebihan bila Gedebage ini kemudian menjelma menjadi kota air atau “waterfront city”. Kota Bandung berpeluang memiliki “superblock” kota satelit berwawasan tata air yang benar. Akses kemanapun juga mudah, karena dekat dengan jalan tol dan jalan kereta api.

Sarana utama yang akan dibangun adalah waduk buatan. Lalu berapa luas waduk ini? Ada hitungan alam yang dapat dipakai sebagai pegangan. Pada saat banjir besar tahun 2001 yang lalu, luas kawasan yang tergenang di daerah ini mencapai 124 hektar. Angka 124 hektar itulah sebenarnya luasan yang dibutuhkan oleh air secara alamiah untuk tempat parkirnya. Jadi paling tidak waduk buatan yang akan dibangun juga seluas itu. Apakah waduk buatan ini tidak akan menyita lahan yang “hanya” tersedia 526.27 hektar. Tentunya pihak konsultan harus menghitung secara detil, berapa luas waduk buatan agar optimum.

Kalau waduk-waduk pengendali banjir di Kelapa Gading berisi air menggenang yang hijau kotor bersampah dan berbau menyengat, tentunya di Gedebage jangan meniru itu. Air waduk di Gedebage harus jernih sebagai bagian dari “waterfront city”. Dalam diskusi dengan para peneliti dari Pusat Litbang Permukiman dan Pusat Litbang Sumberdaya Air tentang penanggulangan banjir dan genangan kawasan Kelapa Gading di Jakarta, dikatakan bahwa konsep “polder” harus merupakan paket terpadu yang berwawasan lingkungan. Konsep “polder” paket terpadu ini adalah membangun saluran drainase dan tata air yang benar, disertai dengan membangun “taman tanaman air” untuk menjernihkan air buangan secara alami (self purification, eco-sanitary atau eco-san). Konsep “taman tanaman air” ini juga harus ditunjang dengan konsep hutan kota yang sempurna. Kalau Singapura memproklamirkan diri menjadi “jungle town” atau “kota hutan”, apa salahnya kalau ditiru. Bukan menjadi serakah bila kawasan Gedebage ini menyandang dua nama, “waterfront city” dan “jungle town”, tapi itulah “trend” yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Di samping itu, perilaku warga yang benar tehadap sampah, yaitu “reduce-reuse-recycle” juga merupakan andil besar dalam penyelamatan kawasan terhadap bahaya banjir. Jadi andaikan kawasan Gedebage akan dikembangkan dengan konsep “polder” dengan tata air yang sekasama, maka warga setempat nantinya harus memiliki motto: “one polder site, one comprehensive view, one shared vision, one overall planning, one integrated management” atau “satu tempat polder, satu pandangan menyeluruh, satu visi bersama, satu perencanaan paripurna, satu manajemen terpadu”. Saya percaya andaikan Gedebage dengan genesanya sebagai dataran banjir atau lahan basah ini memiliki fengsui seperti Kelapa Gading, maka “kepala naga” pembawa hoki akan tetap kerasan tinggal di Gedebage. Satu hal yang sangat prioritas dan prasyarat, bahwa pembangunan Gedebage ini jangan sampai merugikan rakyat setempat, jangan sampai menggusur rakyat setempat dengan semena-mena, sebaliknya rakyat setempat harus dapat diuntungkan, misalnya dibantu untuk dapat membangun perdesaan dengan konsep kearifan yang berwawasan air atau “desa air” yang disisipkan di dalam kawasan “elite” Gedebage.***

Trip2Java
April 29th, 2009, 04:23 PM
PLAZA INTERNATIONAL
( 4 Tower Office : Commercial Cluster)
Negara Asal: Indonesia
Harga: Rp.2.500.000.000.000,-

http://wb5.itrademarket.com/pdimage/84/848884_plaza1.jpg

http://bdgciptapermai.indonetwork.co.id/848884/plaza-international.htm

Trip2Java
April 29th, 2009, 04:29 PM
Depe....:cheers:

Trip2Java
April 29th, 2009, 04:30 PM
GEDEBAGE MAIN STADIUM
( PUBLIC AREA CLUSTER )

http://syadera.files.wordpress.com/2009/01/gede.jpg

http://batim.files.wordpress.com/2007/11/sor.jpg

Ampelio
April 30th, 2009, 06:22 AM
PLAZA INTERNATIONAL
( 4 Tower Office : Commercial Cluster)
Negara Asal: Indonesia
Harga: Rp.2.500.000.000.000,-

http://wb5.itrademarket.com/pdimage/84/848884_plaza1.jpg

http://bdgciptapermai.indonetwork.co.id/848884/plaza-international.htm

^^ada info tower yg paling tinggi berapa lantai?

Trip2Java
May 1st, 2009, 09:47 AM
^^ sepertinya tingginya hampir sama,
aku belom dpt info lebih lanjut dari media manapun, bahkan di web-nya BCP atau Musmar

Trip2Java
February 20th, 2010, 02:52 AM
bakal lokasi CBD baru buat bandung

http://yosnex2.blogsome.com/wp-admin/images/LintasGedebage_25.638m.jpg

http://i476.photobucket.com/albums/rr124/cchris_id/ge/Gedebage1km.jpg

http://yosnex.blogsome.com/images/R_03_2byPassDerwativiaBebedahanHMulyaGedebage500.jpg

Trip2Java
February 20th, 2010, 02:57 AM
nemu gambar PLTSA , kecil bgd

http://tanimart.files.wordpress.com/2008/04/pltsa-gedebage.jpg

Trip2Java
February 20th, 2010, 02:59 AM
Proses pengurukan tanah dengan teknologi untuk pembangunan stadion beserta akses tol km 85
http://foto.detik.com/images/content/2008/09/14/501/sor5.jpg

gedebage saat ini

http://i826.photobucket.com/albums/zz190/rendrahabib/upload/101_9634.jpg

http://yosnex2.blogsome.com/wp-admin/images/SL375753.JPG

dochan
February 20th, 2010, 03:40 AM
Gedebage, sekarang

http://lh6.ggpht.com/_BuyHB_UQftY/S3QMg8LWK8I/AAAAAAAAAzo/aDNczj_nXYo/s1024/sungai%20stitched.jpg

http://lh6.ggpht.com/_BuyHB_UQftY/S3QMpe3gStI/AAAAAAAAAzs/2WQrdWkgFRM/s1024/sawah%20dekat%20sungai.jpg

Trip2Java
February 20th, 2010, 01:52 PM
^^ wah masih ada sawahnya...sayang tuh di ratain nanti
mas dochan, suka nyari belut ya...kok bisa nyasar kesana:lol:

v-sun
February 20th, 2010, 03:12 PM
^^ :lol::lol: :okay:

v-sun
February 26th, 2010, 12:47 PM
progress GEDEBAGE STADIUM

http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs178.snc3/20566_1231831119639_1344966844_30605292_4605419_n.jpg

http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs198.snc3/20566_1231832359670_1344966844_30605296_4788587_n.jpg

t.aldi
February 26th, 2010, 06:55 PM
Saking jauhnya sitenya, gak ada update langsung dari lokasi ya? Hehehe. Ayo2, main ke Gedebage..

v-sun
February 26th, 2010, 07:29 PM
^^ :lol: saya kalo main ke gedebage paling ke cimolnya aja, tar minggu juga mau main kesana :D, tu lokasi kalo dari terminal gedebage ke mana ya?

dochan
February 27th, 2010, 04:19 AM
^^ kalo mau ke lokasi stadion gedebage, enakan lewat Jl. Cimencrang aja, jangan lewat Jl. Raya Gedebage. (lewat jalan ini bisa, tapi harus lewat jalan-jalan tikus yang ga rata)

Jl. Cimencrang kalo dari arah barat Soekarno Hatta ada setelah Jl. Raya Gedebage.

Dari jalan itu terus luruuuuus aja.. nanti mentok jalan tol, terus belok kiri (lewat jalan yang masih berbatu).. ketemu deeeh.. :)

dochan
February 27th, 2010, 04:25 AM
progress GEDEBAGE STADIUM

http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs178.snc3/20566_1231831119639_1344966844_30605292_4605419_n.jpg

http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs198.snc3/20566_1231832359670_1344966844_30605296_4788587_n.jpg

Oh iya BTW, sebenarnya yg mau jadi stadion lokasinya tetep atau berubah?

Kalo emang lokasinya sama, mengecewakan bgt.. Soalnya terakhir ke sana hanya ada plang 'akan dibangun stadion kebanggaan rakyat Jawa Barat' tapi nyatanya belum dibangun juga, cuma ada tanah yang dipatok doang, kaya di pic#2 :ohno:

pic#1 perasaan itu bukan pembangunan stadionnya, tapi pembangunan interchange tol deh. CMIIW

WiWiWi
February 28th, 2010, 03:42 AM
waktu itu lewat tol, dari kejauhan keliatan ada excavator dan keliatan lagi di uruk. :)

v-sun
March 13th, 2010, 11:20 AM
Jumat, 12 Maret 2010

Stadion Gedebage Harus Dipercepat

GEDEBAGE,(GM)-
Tim Penjaringan dan Penyaringan Tuan Rumah PON meminta agar pembangunan Stadion Gedebage dikerjakan sesuai rencana dan dapat selesai tepat waktu. Pasalnya Stadion Gedebage dipastikan akan menjadi aset olahraga nasional.

"Sejauh ini obsesi untuk membangun stadion bertaraf internasional sudah sangat bagus. Karena stadion telah didesain sebaik mungkin. Kini tinggal menunggu pengerjaannya dan jangan sampai tidak tepat waktu," ujar Kepala Biro Perencanaan KONI Pusat, Eman Sumusi di sela-sela peninjauan lahan Stadion Gedebage, Kamis (11/3).

Menurutnya, Stadion Gedebage akan menjadi keunggulan bagi Jabar untuk menjadi tuan rumah PON XIX/2016 mendatang. Meski baru tahap proses pembangunan, Stadion Gedebage akan menjadi bahan pertimbangan bagi tim untuk menyusun laporan kunjungan.

"Karena berdasarkan aturan PON, seluruh sarana olahraga yang akan digunakan harus selesai satu tahun sebelum pelaksanaan PON," ungkapnya.

Sementara itu, Sumusi sempat menyinggung tentang adanya sejumlah venue yang kurang terawat. Berdasarkan hasil peninjauannya pada Rabu dan Kamis kemarin, ada beberapa venue yang kurang dipelihara dengan baik.

Namun untuk digunakan pada PON 2016 tentu masih ada waktu memperbaikinya.

Jika memang Jabar terpilih menjadi tuan rumah PON 2016, KONI pusat akan membentuk tim asistensi. Tim ini yang akan memonitor dan memberikan masukan kepada Jabar mengenai sejumlah sarana olahraga yang akan dibangun dan diperbaiki.

"Kita memang harus terus memonitor seberapa jauh perkembangan pembangunan sarana olahraga yang dilakukan daerah," katanya.

Pada Kamis (11/3) kemarin, tim dari KONI pusat kembali memantau sejumlah sarana olahraga yang diajukan Jabar untuk digunakan pada PON mendatang. Selain Stadion Gedebage, tim juga meninjau ke Arcamanik, GOR Bandung, Lapangan Golf Jatinangor, dan lokasi yang direncanakan akan dibangun pacuan kuda di Jatinangor.

Setelah meninjau venue di kawasan Bandung dan Kab. Bandung, tim penyaringan dan penjaringan mendatangi Kab. Karawang. Seperti yang dilakukan di Bandung, tim yang dipimpin Ngatino itu meninjau beberapa venue yang akan dijadikan Jabar sebagai tempat menggelar beberapa cabor pada PON XIX/2016.

KONI Jabar telah memasukkan tiga venue di Kab. Karawang bisa menggelar cabor pada PON 2016. Ketiga venue tersebut adalah Stadion Singaperbangsa, trek sepatu roda Lapangan Karangpawitan, serta Arena Dayung Cipule.

Rombongan KONI pusat diterima Sekretaris Daerah Kab. Karawang, Drs. Arifin di ruang rapat Gedung Singaperbangsa lantai II. "Fasilitas olahraga yang kita miliki pun cukup banyak, dan beberapa di antaranya sudah digunakan untuk berbagai kejuaraan tingkat nasional dan ASEAN," kata Arifin.

Tim peninjau mengisyaratkan venue yang ada di Kab. Karawang cocok untuk menggelar PON 2016. Khususnya di tiga venue yang akan digunakan dan telah didaftarkan KONI Jabar. (B.98/B.56)**

v-sun
March 21st, 2010, 09:43 AM
Sabtu, 20 Maret 2010
Dana SUS Gedebage Tinggal Dicairkan

DIPONEGORO,(GM)-
Wakil Ketua Harian Badan Anggaran DPRD Jabar, Doni Ahmad Munir meminta pemprov segera mencairkan dana bantuan hibah pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Dana yang telah diberikan Pemprov Jabar sebesar Rp 125 miliar dari Rp 175 miliar dan kini masih tersimpan dalam pos Silpa Kota Bandung tahun 2010.

Menurut Doni, berdasarkan laporan dari Pemkot Bandung, dana hibah dari APBD Jabar 2009 belum bisa terserap. Karena dana itu sudah masuk ke APBD Pemkot Bandung, maka dana itu kemudian dimasukkan pada pos anggaran sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) APBD Kota Bandung 2010.

Menurutnya, pemprov sudah memberikan dana sebesar Rp 175 miliar, dan sudah digunakan sebesar Rp 50 miliar. Sisa dana ini belum dialokasikan untuk pembangunan sehingga masih disimpan dalam pos anggaran tersebut.

Ia menambahkan, karena alasan-alasan itu sangat wajar bila kemudian Pemprov Jabar belum bisa mencairkan dana hibah 2010 sebesar Rp 50 miliar. Idealnya, dana hibah 2010 baru bisa dicairkan setelah Pemprov Jabar menerima progress report penggunaan anggaran sebelumnya. "Harusnya ada progress report dulu, baru dicairkan lagi," ujar Doni di kantornya, Jln. Diponegoro Bandung, Jumat (19/1).

Pada prinsipnya, kata Doni, DPRD Jabar siap mendukung pembangunan SUS Gedebage. Namun pihaknya tidak ingin penggunaan dana hibah dari APBD Jabar itu menjadi sia-sia. "Kalau memang kebutuhan anggaran itu kurang, pasti akan menyarankan Pemprov untuk mencairkannya," katanya.

Menurut Doni, alokasi dana hibah untuk SUS Gedebage merupakan kesepakatan antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar. Dana itu akan dikucurkan melalui pembiayaan multiyears APBD Jabar (2009-2011) sekitar Rp 300 miliar.

Kegiatan pembangunan

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bandung mempertanyakan nasib pembangunan SUS Gedebage kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Sikap itu diungkapkan dalam surat yang disampaikan dua kali dan ditembuskan kepada DPRD Jabar sebagai pihak yang terlibat dalam proses anggaran.

Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanagara mengakui adanya tembusan surat tersebut. Kepada wartawan di ruang kerjanya Irfan menyatakan, pihaknya telah menindaklanjuti surat tersebut dengan melakukan peninjauan ke lapangan. Namun, pihaknya menemukan adanya pekerjaan yang belum diselesaikan dan kurang sesuai dengan progress report yang disampaikan kepada DPRD Jabar. (B.83)**

v-sun
March 21st, 2010, 09:44 AM
Minggu, 21 Maret 2010
Bakti Nusa Permasalahkan Proses Lelang SUS Gedebage

BLK. FACTORY,(GM)-
Konsorsium Barisan Aktivis Independen Menuju Masyarakat Sejahtera (Bakti Nusa) menilai proses tender pembangunan SUS Gedebage tidak profesional. Bakti Nusa menilai, akibat pengadaan barang/ jasa pemerintah berjalan tidak efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1.471.920.000.

Dalam siaran persnya yang diterima "GM", Sabtu (20/3), Bakti Nusa menilai panitia lelang telah menyalahi setidaknya tujuh aturan yang ada. Salah satu yang dilanggar, yaitu Keppres RI No. 80/ 2003, khususnya Bab II, A, 1F tentang evaluasi penawaran dan Bab V Pasal 48 ayat 6 tentang informasi yang wajib diberikan kepada masyarakat. Panitia juga telah melanggar UU No 28/1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN.

Ketua Bakti Nusa, M. Husni Thamrin menjelaskan, panitia lelang tidak konsisten dalam menetapkan penawaran terendah dan koreksi aritmatik sebagaimana yang dituangkan dalam dokumen lelang BAB I E. 34, 34.1 tentang kriteria pemenang. Sehingga merugikan salah satu calon pemenang tender, yakni PT Pembangunan Perumahan (PT PP) yang mengajukan penawaran lebih rendah Rp 1.471.920.000 dari penawaran PT Adhi Karya yang kemudian dinyatakan sebagai pemenang lelang.

"Wali Kota dan panitia juga tidak menjawab secara tuntas sanggahan banding yang dilakukan oleh PT PP sehingga menimbulkan kontroversi dan debatable," ujar Husni.

Di samping itu, Bakti Nusa juga menilai, panitia tidak menanggapi disposisi Wali Kota perihal sanggahan banding atas jawaban kuasa pengguna anggaran kegiatan pembangunan SUS dengan terburu-buru melakukan penandatanganan kontrak dan mengeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Tidak salahi aturan

Sebelumnya, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerinah (LKPP) memastikan proses lelang pembangunan SUS Gedegabe yang dimenangkan PT Adhi Karya (PT AK) tidak menyalahi aturan.

Menurut Direktur Penyelesaian Sanggah LKPP, Ir. Riad Horem, seluruh tahapan proses pelelangan yang dilakukan panitia lelang Pemkot Bandung, sudah sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) No. 80/2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa. (B.114)**

archiholic
March 21st, 2010, 02:57 PM
^^ asyik yaa...,pemprov Jabar mau turun dana buat gedebage,salut !!!! :applause:
gak kaya GBT yang cuma dibiayai pemkot Sbya,pemprov Jatim gak mau ikutan bantu sama sekali. Padahal proyek seperti ini akan banyak manfaatnya buat kemajuan olahraga propinsi tersebut. :ohno:

hildalexander
March 24th, 2010, 04:39 AM
^^ Salut buat Jeng Trip, Dochan de el el..... dah lama gak maen ke Bandung euy....

btw, BCP itu pengembang BUMD or swasta?

v-sun
March 26th, 2010, 12:46 PM
Selasa, 23 Maret 2010
Pemkot Diizinkan Buka Akses Pintu Tol untuk Pembangunan SUS Gedebage

WASTUKANCANA,(GM)-
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan lampu hijau kepada Pemerintah Kota Bandung membuka akses pintu Tol Purbaleunyi di Km 151 guna memperlancar pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Pembukaan akses jalan ini diharapkan mempercepat proses pembangunan SUS Gedebage.

Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivanada saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jln. Wastukancana, Senin (22/3). Menurut Ayi, setelah pembangunan SUS Gedebage selesai, Pemkot Bandung juga berencana membangun pintu gerbang tol di Km 149. Nantinya, gerbang itu akan menjadi akses utama yang permanen menuju SUS Gedebage. Rencana ini telah disetujui Kementerian PU dan telah ada pembicaraan dengan pihak Jasa Marga.

"Kami memang berharap pembangunan ini cepat selesai untuk mencegah kenaikan harga bangunan yang bisa jadi semakin tinggi," ujar Ayi.

Pembangunan SUS Gedebage, lanjutnya, akan memasuki tahapan pembangunan fisik, setelah sebelumnya melewati tahap pematangan lahan. Tahun ini diperkirakan dibutuhkan dana sebesar Rp 278 miliar, sebesar Rp 135 miliar dari Pemprov Jabar dan sisanya dari Pemkot Bandung. Sayangnya, meski telah dianggarkan di APBD provinsi tahun 2010 senilai Rp 50 miliar, namun masih belum jelas kapan dana itu akan cair. Pemkot pun masih belum tahu kapan kira-kira dana itu bisa dicairkan.

"Tapi saya yakin, pembangunan akan selesai tepat waktu, mengingat telah ada kesepakatan antara pemkot dan pemprov mengenai masalah pembiayaan SUS ini," tegas Ayi.

Menanggapi kabar pemprov akan mengkaji ulang bantuan ke pemkot, Ayi mengatakan, itu hak pemprov sebagai pihak pemberi dana. Namun jika ditanya masalah perkembangan pembangunan dan penyerapan dana dari pemprov, Ayi mengaku bisa mempertanggungjawabkannya.

"Dana itu bukan tidak terserap. Hanya jika memang tidak ada pengerjaan yang sesuai dengan posnya, bagaimana kami bisa mengeluarkan dana," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, meski sudah dipastikan mendapat bantuan dari Pemprov Jabar, namun pembangunan SUS Gedebage masih mengalami kekurangan dana. Untuk menyelesaikan pembangunan hingga 40-50 persen pada akhir tahun ini, setidaknya diperlukan dana sebesar Rp 278 miliar. (B.114)**

v-sun
March 26th, 2010, 01:17 PM
Rabu, 24 Maret 2010
Minta Bantuan Bappenas Buat Detail Engineering Design (DED)
Pemkot Tetap Bangun PLTSa

WASTUKANCANA,(GM)-
Pemerintah Kota Bandung tetap akan membangun pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Bahkan, pemkot mengklaim, saat ini tahapan rencana pembangunan sudah memasuki pembuatan detail engineering design (DED). DED dibuat tim Technical Advisory Services (TAS) yang ditunjuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Kami memang meminta bantuan Bappenas untuk melakukan penelitian mengenai kemungkinan membangun PLTSa di Kota Bandung. Bappenas sendiri membentuk tim TAS yang bekerja dari Februari hingga Maret. Dan, mereka akan menggelar ekspose di depan kami, termasuk masalah DED-nya," ujar Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda kepada wartawan, Selasa (23/3).

Ayi menyatakan, Pemkot Bandung tetap berencana membangun PLTSa karena cara penanganan sampah secara manual, yaitu dengan landfill atau open dumping sudah tidak memungkinkan lagi. Produksi sampah Kota Bandung setiap harinya mencapai 1.500 ton. "TPA Sarimukti 'kan akan segera habis masa sewanya, dan untuk sementara kita tidak punya pilihan lain selain membangun PLTSa," ujar Ayi.

Ayi menyadari rencana Pemprov Jabar yang akan membangun TPA regional di Legoknangka. Namun, itu juga tidak akan mungkin tahan lama karena sampah diproduksi setiap hari, sementara lahan semakin sempit. "Lagi pula sudah ada pembicaraan dengan PLN, dan mereka sepakat untuk bekerja sama dengan kita," tambah Ayi.

Lelang

Sementara itu, Dirut PD Kebersihan Kota Bandung, Cece H. Iskandar membenarkan, pihaknya meminta bantuan Bappenas untuk pembangunan PLTSa. Saat ini, Bappenas melalui tim yang ditunjuk, tengah melakukan pembuatan DED.

"Kita masih menunggu dan mereka katanya akan menjelaskan dalam waktu dekat," kata Cece.

Ditambahkan Cece, setelah proses DED selesai, tahapan berikutnya adalah melakukan proses pelelangan. PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) yang sejak awal menjadi satu-satunya investor, harus juga mengikuti proses lelang. "Meski di awal, PT BRIL telah melaksanakan tahapan hingga melaksanakan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal)," jelasnya.

Untuk menghargai kerja sama yang sebelumnya terjalin dengan PT BRIL, Pemkot Bandung mempunyai beberapa pilihan. Membeli semua kajian yang telah dilakukan PT BRIL atau menjadikan PT BRIL sebagai pemrakarsa. "Jadi bila PT BRIL kita jadikan pemrakarsa, maka bisa mendapat fee dari harga lelang itu," ungkap Cece.

Bicara mengenai pembangunan fisik, Cece mengatakan, semua bergantung pada anggaran yang dimiliki Pemkot Bandung. Cece optimistis pembangunan PLTSa akan terealisasi dan rampung sebelum masa TPA Sarimukti berakhir. (B.114/vin.job)**

v-sun
March 26th, 2010, 01:50 PM
PLTSa Harus Melalui Lelang
Tak Bisa Langsung oleh PT BRIL Meskipun Sudah Studi Amdal

http://newspaper.pikiran-rakyat.com/foto/tgl_27_04_2009/kotabdg--PLTSa2.jpg

BANDUNG, (PR).-
Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Gedebage, Kota Bandung, tidak bisa dilakukan langsung oleh PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL). Pasalnya, Pemkot Bandung harus melakukan tender lebih dulu dan melaksanakan berbagai studi yuridis soal penyertaan aset.

Kepala PD Kebersihan Kota Bandung Cece H. Iskandar mengatakan, meskipun PT BRIL sudah melakukan kajian amdal (analisis dampak lingkungan), Pemkot Bandung tidak bisa langsung melakukan perjanjian kerja sama. Berdasarkan ketentuan, projek sebesar itu tidak boleh lewat mekanisme penunjukan langsung.

Menurut Cece, amdal telah diselesaikan PT BRIL pada 2008. Sebelumnya, pada 2007, PT BRIL sudah melakukan studi kelayakan. "Setelah amdal, seharusnya bisa langsung ke perjanjian. Namun, aturan tidak memungkinkan," katanya di Balai Kota Bandung, Selasa (23/3).

Cece menambahkan, PT BRIL harus mengikuti tender bersama perusahaan lain yang berminat. Langkah ini tentu berpeluang menimbulkan konflik. Apalagi, PT BRIL telah mengeluarkan dana untuk melakukan berbagai kajian tersebut.

"Alternatifnya, PT BRIL bisa ikut lelang tersebut sebagai pemrakarsa. Dengan demikian, mereka berhak mendapat angka 10 persen untuk penilaian tender. Jadi, PT BRIL akan mendapat tambahan nilai 10 persen sebagai pemrakarsa," ujarnya.

Alternatif kedua, kata Cece, semua studi yang dilakukan PT BRIL dibeli Pemkot Bandung. "Kita harus tunduk dengan aturan yang ada. Kita belum bisa menetapkan karena sedang konsultasi ke Bappenas," tuturnya pula.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Haru Suandharu menilai, Pemkot Bandung tidak perlu terburu-buru berbicara soal tender PLTSa. Sebelum melaksanakan proses tender, pemkot masih harus membuat berbagai kajian yuridis. "Kami sudah menyampaikan nota kepada pimpinan dewan. Intinya, pemerintah harus melakukan berbagai kajian yuridis supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ucapnya.

Tidak menghambat

Haru menjelaskan, kajian yuridis tersebut, antara lain soal penyertaan aset Pemkot Bandung. "Itu tanahnya milik siapa? Kalau milik pemkot, berarti harus ada perda yang mengatur penyertaan aset. Jika PLTSa itu swasta, ya tanahnya dari swasta saja," ujarnya lagi.

Kajian yuridis juga diperlukan terkait dengan teknologi yang digunakan. Pasalnya, PLTSa menggunakan insenerator yang dikhawatirkan berdampak terhadap lingkungan. Apalagi, saat ini sudah berlaku UU lingkungan yang baru, yakni UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Idealnya, dilakukan kajian baru sesuai dengan UU tersebut.

Di sisi lain, menurut Haru, revisi Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bandung juga belum selesai. Oleh karena itu, sebelum masuk tender, pemerintah harus melakukan berbagai kajian yuridis tersebut.

"Tugas dewan hanya mengingatkan, bukan berarti menghambat. Jika seluruh kajian sudah diselesaikan, soal tender akan lebih mudah," tuturnya menegaskan.

Sejauh ini, belum ada komentar dari PT BRIL seputar masalah tersebut. Direktur Utama PT BRIL Yosef Soenaryo yang bermaksud dikonfirmasi, belum bisa dihubungi. (A-170)***

v-sun
April 25th, 2010, 11:26 AM
Kamis, 22 April 2010
Pengerjaan SUS Gedebage Melenceng dari Target

GEDEBAGE,(GM)-
Perkembangan pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage di Kel. Rancanumpang, Kec. Gedebage melenceng dari target awal. Kondisi cuaca nenyebabkan pengerjaan proyek sampai bulan April baru 1,5%, padahal seharusnya sudah mencapai 2-3%.

Enginering Manager PT Adhi Karya, Hanif Setyo Nugroho menjelaskan, keterlambatan pengerjaan memang diakibatkan masalah cuaca dan bukan adanya masalah internal. Meski ada sedikit keterlambatan, Hanif tetap optimistis pengerjaan SUS Gedebage hingga 80% fisik bangunan berdiri akan tetap tercapai. PT Adhi Karya dan Pemkot Bandung sebelumnya menargetkan pembangunan 80% fisik stadion selesai akhir Desember 2011.

"Kita akui ada sedikit keterlambatan dalam pengerjaan pematangan lahan dan ada sedikit pergeseran target. Ini semua akibat cuaca yang buruk beberapa waktu lalu. Sekarang kita berusaha maraton, salah satunya dengan menambah jam kerja," tutur Hanif kepada wartawan di lokasi proyek SUS Gedebage, Rabu (21/4).

Hanif menambahkan, selain menambah jam kerja, faktor lainnya yang akan menunjang pengerjaan, yaitu dibukanya akses tol Padaleunyi KM 151. Jika akses itu dibuka, maka kendaraan berat pengangkut material tanah untuk pengurugan akan lebih leluasa. Artinya kendaraan berat tidak lagi harus menggunakan akses Jln. Cimincrang.

"Saat ini kita sedang ada di posisi koordinasi dengan Kementerian PU. Informasinya berkas sudah ada di Menteri dan tinggal tanda tangan. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa mulai dibuka akses tersebut," tutur Hanif.

Dengan dibukanya akses KM 151, pengangkutan material tanah untuk pengurugan akan bisa diperbanyak. Selama ini dengan menggunakan Jln. Cimincrang pengangkutan tanah dilakukan sebanyak 60-70 rit dengan armada 30 dump truck.

Di tempat yang sama, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Umum Proyek SUS Gedebage, Yayat Ahmad Hidayat membenarkan bergesernya target pengerjaan. Yayat menyatakan keterlambatan itu akibat faktor cuaca.

"Kami juga menekankan pada pelaksana maupun konsultan konstruksi untuk mengganti kehilangan waktu dengan membuat action plan baru. Ya salah satunya penambahan jam kerja," kata Yayat. (B.114)**

v-sun
April 25th, 2010, 11:30 AM
PLTSa Gedebage Diminati 80 Investor
Minggu, 18 April 2010 | 18:27 WIB

BANDUNG, TRIBUN - Peminat investasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Gedebage, Kota Bandung, melebihi perkiraan Pemerintah Kota Bandung. Menurut hasil market sounding yang dilakukan perwakilan Pemkot dalam acara Asia Pacific Ministry Conference (APMC) di Jakarta, Jumat (16/4), 80 investor, baik dari dalam maupun luar negeri, berminat untuk berinvestasi dalam proyek tersebut.

"Jadi, saya merasa optimistis proyek PLTSa ini dapat dilaksanakan dan berjalan sesuai dengan rencana," ujar Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi dalam penyataan tertulisnya, Sabtu (17/4).

Edi berharap, setelah market sounding ini, jumlah investor akan semakin mengerucut pada Juni nanti. Selanjutnya, lelang dapat dilakukan pada September tahun ini. Sesuai dengan rencana Pemkot, legal constructing dengan pemenang lelang diharapkan sudah dapat dilakukan pada Januari 2011.

"Sampai saat ini, sudah ada sekitar 35 investor peminat yang terdaftar di Bappenas dan Pemkot Bandung. Kalaupun hanya 50%-nya saja yang serius dan mengikuti tender, itu sudah bagus," kata Edi.

Tentang keberadaan PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL) sebagai penggagas proyek PLTSa, Edi mengatakan, Pemkot Bandung tidak mungkin menunjuk langsung PT BRIL. Penunjukan langsung, lanjutnya, tidak sesuai dengan aturan sehingga harus dilakukan tender terbuka.

"Hak PT BRIL sebagai pemrakarsa tidak hilang. Mereka berhak ikut tender, bahkan mereka memiliki keistimewaan right to match, yaitu apabila tidak ada penawaran yang lebih rendah daripada PT BRIL, maka pemenang tender secara otomatis adalah PT BRIL. Apalagi, PT BRIL juga mendapatkan bonus nilai sebagai pemrakarsa," ujar Edi.

Edi berharap, tender dapat dilakukan secara terbuka, akuntabel, serta memenuhi standar prosedur yang ada sehingga pada saat pelaksanaan proyek nanti tidak ada permasalahan. (ss)

WiWiWi
July 18th, 2010, 11:19 AM
http://i992.photobucket.com/albums/af47/wiebyw/Photo2547.jpg
berarti design yang dipake yang ini ya

okiazr
October 5th, 2010, 01:30 AM
ngeliat dari "GEDEBAGE CITY MASTER PLAN" direncanain blok K and Blok L buat perumahan,
yang aku tau di lokasi itu udah ad perumahan bumi adipura, yang bikin kaget, di selatan Blok L bakal dibangun interchange and kolam retensi, padahal di tempat tersebut udah dibangun cluster V dan Cluster IV Bumi Adipura. Untung temenku masih mikir2 beli rumah rumah di lokasi itu, kalo udah beli, bakalan nyesel dia karena bisa digusur tuh rumah barunya jadi kolam or jadi interchange

preangerplanter
November 18th, 2010, 12:19 PM
^^

hahaa....
don't be too naif...

itu pengembangnya punya lahan di situ sejak akhir 90-an itu..
coba tanyakan pada konsultannya apakah mereka melakukan kajian kepemilikan lahan sebelum bikin blok-blok-an begitu..? hehehee... nanti saya kenalkan sama salah satu konsultannya kalau bapak mau, jadi bisa tanya langsung sebab musabab rencananya bisa seperti itu..

anyway, di dalam RTRW pun lokasi tsb masuk dalam peruntukan permukiman, sementara posisi kolam retensi di RTRW tidak dijelaskan karena sifatnya lebih detail.. Jadi kemungkinan utk gusur-menggusur tipis sekali yaa... selain faktor kepemilikan lahan, izin2 peruntukan yg sudah dimiliki pengembang sejak lama, dan kesesuaian dengan RTRW tadi, juga biayanya akan sangat besar...

Pada kenyataannya, pintu tol dan jalan menuju pintu tol (exit-ramp) yang semula direncanakan akan melintas (jalan layang) di atas perumahan tadi pun tidak terwujud karena biayanya akan lebih tinggi, walaupun pengembang dan warga perumahannya nrimo saja dgn rencana tadi (karena kalau ada gerbang tol sekitar situ mreka juga yg untung). Jadi saat ini jalan/exit-ramp yg sedang disiapkan posisinya itu di luar lahan milik pengembang perumahan tadi, tepatnya agak ke timur dari lokasi perumahan tersebut... sudah mulai dibangun, kalau bapak lewat tol dari arah bandung menuju cileunyi nanti akan terlihat ada jalan keluar yg sedang disiapkan... tapi entah kapan rampungnya juga, seharusnya berbarengan dengan penyelesaian SOR Gedebage yg ditargetkan sekitar 2012 (apa mungkin..?)

Yg namanya rencana sifatnya utopis...
kadang konsultannya sudah capai2 survey ngukur ngitung dan memperkirakan, tapi client (which is pemkot dan juga DPRD yg suka ikut nimbrung sebagai 'wakil rakyat') punya ide lain, jadi dipaksakan harus tercipta... berhubung project oriented, daripada ga beres2 dan merugi lebih baik dijadikan saja dulu masterplannya sebagai gambaran awal.. kalau 'melenceng'2 dikit gapapalah, gitu cenah... hahahaa...

so, 50% tercapai sudah sangat bagus...

cheers...

D3Y
November 20th, 2010, 07:56 AM
^^ wait & see aja, terlalu pesimis jangan...optimis harus !
memang alasan yang masuk di akal, tetapi who know's jika semua plan2 itu benar2 terwujud walau dengan progress yang sangat lama dan walau dengan kemungkinan tipis sekalipun. soalnya masterplan wilayah ini sudah sangat lama digulirkan...kalo ga salah dari tahun 90-an udah mulai rame.

aa coy
January 26th, 2011, 09:28 AM
SUS Rampung Desember 2011

http://www.klik-galamedia.com/images/news/z_20110126012829.jpg

DIPONEGORO,(GM)-Rabu, 26 Januari 2011
Anggota tim teknis PT Adhi Karya, Hanief Setio Nugroho mengungkapkan, meski pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage diprediksi akan "menyeberang" hingga ke tahun 2012, namun pihaknya memiliki keyakinan sarana olahraga ini bakal rampung pada Desember 2011.

Namun tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Misalnya diberlakukannya overtime untuk pengerjaan selama 24 jam, penambahan armada dan alat-alat konstruksi, juga sosialisasi kepada warga sekitar. "Dulu warga menolak overtime karena mereka merasa terganggu jika ada yang bekerja larut malam. Namun hal ini tidak bisa dibiarkan. Apalagi kita mengejar target akhir 2011 pembangunan stadion bisa selesai. Ya mudah-mudahan cuaca pun mendukung, juga hal-hal lainnya, sehingga kita bisa mencapai target," ungkap Hanief.

Sedangkan anggota Manajemen Konstruksi (MK) PT Indah Karya, Dwinik Winawangsari menambahkan, pengembang, perencana, dan MK pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage bukannya tidak ingin menyelesaikan pembangunan konstruksi di tahun 2011. Namun karena alasan teknis dan nonteknis yang bisa dipertanggungjawabkan, pembangunan SUS yang terletak di Cimincrang Gedebage tersebut pelaksanaannya diprediksi akan menyeberang ke tahun 2012.

Menurutnya, hingga 16 Januari 2011 progres pembangunan SUS Gedebage mencapai 19%, padahal targetnya 27%. Jadi ada deviasi - (minus) 7. "Di antara kendala itu, telatnya perizinan dari Kementerian PU, telatnya izin dari PT Jasa Marga untuk penggunaan akses jalan tol km 151 dan 149, akses Jalan Cimincrang yang kurang memadai hingga adanya gesekan dengan masyarakat sekitar," kata Dwinik dalam pertemuan antara Pemkot Bandung, pengembang SUS Gedebage, dan anggota Komisi D DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Selasa (25/1). Selain itu, cuaca ekstrem sepanjang 2010 pun turut memengaruhi. "Faktor inilah yang membuat realisasi proyek hingga akhir tahun 2010 hanya mencapai 16 persen," ungkapnya.

Sementara tim perencana pembangunan SUS Gedebage dari PT Penta, Forest Jieprang menambahkan, lahan di lokasi pembangunan SUS Gedebage memang memiliki kendala, terkait kontur tanah yang berbeda dengan kontur di daerah lainnya. Tanah di lokasi SUS ini bekas rawa sehingga pemadatannya membutuhkan waktu cukup lama. Bahkan pihaknya menambah ketinggian sekitar 1,7 - 2 meter untuk mengejar elevasi banjir yang biasa terjadi di daerah tersebut dan menyamakannya dengan jalan kota.

"Kami juga melakukan rekayasa teknologi agar pemadatan tanah bisa lebih kuat. Di samping itu, setelah dipadatkan kita harus menunggu beberapa saat untuk memasang tiang pancang. Berdasarkan kontur tanah, jika sudah dipadatkan harus didiamkan beberapa saat. Sebab sesuai sifatnya setelah dipadatkan tanah akan melebar ke samping," kata Forest.

Jika setelah dipadatkan, ujarnya, tanah langsung dipasangi tiang pancang, dikhawatirkan tiang pacang tersebut akan miring, seiring pergeseran tanah setelah dipadatkan. Hal ini terjadi di beberapa negara, seperti pada pembangunan jembatan. Sebab itu, kata Forest, hingga saat ini pihaknya belum memasang tiang pacang. "Kami tidak ingin hal ini terjadi pada pembangunan SUS Gedebage. Kami beranji akan berusaha sebaik mungkin dalam pengerjaannya," katanya. (B.96)**

aa coy
January 26th, 2011, 09:33 AM
Pemkot Ajukan Dana Rp 145 M

DIPONEGORO,(GM)-Rabu, 26 Januari 2011
Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung sepakat untuk mengalokasikan anggaran bersama, guna membangun Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Tahun ini, untuk pembangunan SUS, Pemkot Bandung mengajukan anggaran sekitar Rp 145 miliar ke Pemprov Jabar.

Dana tersebut terdiri atas Rp 50 miliar dana yang sudah dianggarkan dalam APBD Jabar 2010 dan Rp 95 miliar ajuan murni di tahun 2011. Pemkot Bandung juga berjanji akan memberikan progress report kepada DPRD dan Pemprov Jabar, terkait pembangunan SUS Gedebage secara periodik. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Komisi D DPRD Jabar bersama Pemkot Bandung, yang diwakili Sekda Kota Bandung, Edi Siswadi dan Manajemen Konsultan (MK) PT Indah Karya, Manajemen Perencana (PT Penta), Pengembang SUS Gedebage, juga PT Adhi Karya di ruang Badan Musyawarah DPRD Jabar, Jln. Diponegoro Bandung, Selasa (25/1). Selain itu, hampir seluruh pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Jabar hadir dalam kesempatan tersebut.

"Ya kami meminta anggaran ke Pemprov Jabar untuk tahun 2011 ini sekitar Rp 145 miliar. Sebenarnya anggaran yang murni tahun ini hanya Rp 95 miliar, karena yang Rp 50 miliarnya sudah dianggarkan pada tahun 2010," katanya. Namun, tambah Edi, karena terbentur aturan gubernur, anggaran yang Rp 50 miliar tidak bisa dicairkan. "Untuk itu, kami memintanya kembali tahun ini," kata Edi kepada wartawan. Tahun ini, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun SUS Gedebage sekitar Rp 374 miliar, Rp 145 di antaranya diharapkan berasal dari bantuan Pemprov Jabar, sisanya dari APBD Kota Bandung.

Menurutnya, sejak Desember 2010 pemprov dan pemkot sudah tidak ada lagi kontrak penganggaran untuk pembangunan SUS Gedebage, seperti yang sebelumnya disepakati yaitu 60:40. Saat ini pemprov memberi anggaran yang sifatnya hanya bantuan. Pihaknya berkomitmen, karena pemprov membantu penganggaran pemkot siap mempertanggungjawabkan anggaran tersebut, termasuk memberikan progress report pembangunan SUS.

Tidak dianggarkan

Sementara itu, menurut Ketua Komisi D DPRD Jabar, H.M. Qudrat Iswara, sah-sah saja Pemkot Bandung mengharapkan adanya penambahan anggaran untuk pembangunan SUS Gedebage dari Pemporv Jabar sekitar Rp 145 miliar. Apalagi jika masih ada asumsi pembagian anggaran 60:40 antara pemprov dengan pemkot. "Dengan asumsi pembagian itu wajar jika pemkot mengharapkan bantuan dari pemprov sekitar Rp 145 miliar," katanya.

Pada APBD 2011 murni pemprov tidak menganggarkan untuk pembangunan SUS Gedebage. Salah satu faktornya, dana Rp 50 miliar yang dianggarkan pada APBD tahun 2010 tidak terserap. Namun jika perkembangan pembangunan SUS tersebut cukup signifikan, pihaknya bisa mengalokasikannya pada APBD perubahan 2011. "Saya kira saat ini kita semangatnya sudah sama, yakni ingin segera menyelesaikan pembangunan SUS Gedebage. Jika progres yang ditunjukkan pemkot dan pengembang bagus, maka kita bisa membahas dan mengalokasikannya di APBD perubahan tahun 2011," ujar Iswara.

Sementara itu, Edi menambahkan, adanya ancaman dari Komisi D DPRD Jabar tentang akan diputusnya anggaran dari pemprov, melihat adanya keterlambatan pembangunan, ia tidak menganggapnya negatif. Ia menilai, komentar Komisi D tersebut merupakan teguran dan evaluasi yang wajar untuk mereduksi kesalahan persepsi selama ini. "Saya menilainya wajar, teguran dan evaluasi tersebut untuk memacu semangat dan tanggung jawab kita. Saya juga meminta maaf yang setulus-tulusnya karena ada sedikit miskomunikasi selama ini. Saya berjanji setelah pertemuan ini kita akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi, terkait pembangunan SUS Gedebage yang menjadi kebanggaan masyarakat Jabar dan Kota Bandung ini," kata Edi.

Ia memprediksi pembangunan SUS Gedebage tidak akan selesai akhir tahun 2011 sehingga ada tambahan waktu sampai 2012. Namun keterlambatan ini bukan wanprestasi atau cedera janji, melihat adanya sejumlah permasalahan di lapangan yang tidak bisa dihindari, seperti cuaca ekstrem. Namun klausul seperti ini sudah ada dalam kontrak perjanjian. "Artinya, jika ada masalah yang tidak dapat dihindari, keterlambatan itu masih bisa ditoleransi," katanya. (B.96)**

aa coy
January 26th, 2011, 09:39 AM
sorry oot, smalem baca running text di berbagai tv kira2 bunyinya : pemerintah akan menyiapkan 3 kota metropolitan. maybe ada yg tau, kota apa aja yah?

aa coy
January 26th, 2011, 09:46 AM
Keterlambatan Pembangunan Stadion Dinilai Wajar :nuts:
Selasa, 25 Januari 2011 | 13:00 WIB

http://jabar.tribunnews.com/photo/galeri/2010/06/925fd544a8ee959dc05ca79f2dbb1e60.JPG

BANDUNG, TRIBUN - Konsultan Perencana Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, Fores, mengatakan, SUS Gedebage berada di lokasi tanah endapan dengan kondisi tanah lunak sampai dengan kedalaman sekitar 30 meter.

Lokasi tanah berada di bawah elevasi rencana jalan kota dan berada di bawah elevasi jalan tol, sehingga membutuhkan timbunan tanah untuk menaikan elevasi supaya di atas elevasi. Akibatnya, jika dibiarkan akan terjadi banjir dan problem tanah lunak adalah perlunya dilakukan penimbunan yang butuh waktu. "Bagaimana mengatasi problema daya dukung tanah SUS Gedebage yang kecil menyebabkan pemilihan pondasi harus tepat, timbunan tanah harus berada tiga meter sehingga bebas banjir dan terlihat megah dari jalan tol," ujarnya saat memberikan keterangan di depan anggota DPRD Provinsi Jabar, Selasa (25/1).

Ia mengatakan, metode teknis yang dilakukan untuk mempercepat naiknya air dari tanah endapan dibuat prefabricated vertical dan vertical drain, lalu dibuat horizontal drain. "Dari lokasi yang tidak realistis kita buat menjadi realistis," katanya. Saat ini tiang pancang belum dipasang karena bisa mengakibatkan tiang pancang menjadi miring jika lokasi tanah masih labil.

Managemen Konstruksi PT Indah Karya, Tintin mengatakan, pihaknya membantu mengawasi pekerjaan yang melingkupi pekerjaan pembangunan stadion. "Kita mengawasi pengendalian mutu pekerjaan, pekerjaan tanah (165 ribu meter kubik dari 800 ribu meter kubik dari kontrak), pemasangan material geotextile (seluas 64.973 meter kubik), pekerjaan vertical drain (seluas 64.973 meter kubik), pekerjaan kermeer (525 meter dari total 2530 meter persegi)," ujarnya.

Jika ada keterlambatan semata-mata bukan dari Adhi Karya tapi karena aspek non teknis. Seperti aksesibilitas dan cuaca menjadi faktor penyebab terjadinya keterlambatan. Kontraktor, Hanif Setyo Nugroho mengatakan, hanya ada selisih enam persen dari target awal yang dilakukan Adhi Karya. "Kita berusaha memperkecil kesalahan, poin utama kendala adalah masalah akses, karena secara schedule perencanaan kita sudah sesuai," ujarnya. (fam)

unity
January 27th, 2011, 04:45 AM
sorry oot, smalem baca running text di berbagai tv kira2 bunyinya : pemerintah akan menyiapkan 3 kota metropolitan. maybe ada yg tau, kota apa aja yah?

Medan, Makassar, dan Denpasar, broo...
Bandung gak termasuk... Pemerintah pusat dah angkat tangan kali...:lol:

D3Y
January 27th, 2011, 05:34 AM
^^ nope bro...
itu adalah batam, pekanbaru dan bandar lampung, yang sudah mencapai titik angka 1 juta lebih untuk penduduk perkotaan di tiga kota tersebut, sehingga nanti dalam ajang penilaian semacam ADIPURA ketiga kota tersebut berubah kategori-nya bersama kota metropolitan lain yang sudah ada ( Jakarta barat, timur, pusat, selatan, utara...surabaya, bandung, medan, palembang, makassar, semarang, bekasi, tangerang dan depok )

unity
January 27th, 2011, 06:07 AM
Pemerintah Siapkan 3 Kawasan Kota Metropolitan Baru
Selasa, 25 Januari 2011 - 20:20 wib
Martin Bagya Kertiyasa - Okezone


JAKARTA - Pemerintah meyakinkan bahwa tiga kota besar yaitu Medan, Makasar, dan Denpasar akan menyusul Jakarta menjadi kota metropolitan

Dirjen Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum Imam Santoso Ernawi menyebutkan pemerintah tengah menggarap tiga kawasan tersebut untuk menjadi metropolitan baru di Indonesia.

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terkait kawasan strategis nasional dan perbatasan disebutkan Medan Makasar dan Denpaaar sebagai target metropolitan yang akan dikembangkan.

"Ini akan berkembang sebagai metropolitan Medan, Makasar, Denpasar itu akan ditetapkan dalam RTRW kawasan nasional, sebagai perkotaan metropolitan," ujar Erwani kala ditemui di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (25/1/2011).

Adapun tata ruang ini dibentuk agar perkembangan menunju ke arah yang positif "Mengapa diperlukan tata ruang metro supaya perkembangannya tidak karuan, agar terarah," ucapnya.

Menurut Erwani kawasan ini karena dinilai strategis, dan termasuk kota-kota yang besar di Indonesia. "Karena strategis, perlu disusun tata ruangnya sebagai kawasan metropolitan," tandasnya.(adn)(rhs)

sumber : http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2011/01/25/320/417912/pemerintah-siapkan-3-kawasan-kota-metropolitan-baru

^^
Ini nih yang gw baca...
Lain berita kali yaa...
Sorry OOT...

D3Y
January 27th, 2011, 06:25 AM
lah, kirain seperti yang gw lihat di berita global tivi
btw bukannya medan dan makassar udah kategori metropolitan ya...OOT :D

unity
January 27th, 2011, 06:35 AM
^^
Mungkin metropolitan di sini maksudnya konsepnya atau penataan ruang kotanya yang dibuat layaknya metropolitan. Bukan cuman status kota karena jumlah penduduk aja...
Haha... OOT terus nih, kang...:D

btw... Gedebage ini jauh ya dari rencana Kertajati. Jalan tolnya bakalan nyambung ke Cisumdawu kah??

D3Y
January 27th, 2011, 06:52 AM
^^ betul, rencananya menurut materplannya sih tol bandung intra urban ( dimana tol gedebage salahsatunya) bakalan nyambung nantinya ke cisumdawu dan kertajati.
kapan ya semuanya bener2 terealisasi...

ah pemerintah kita terlalu banyak HOAX, bisa jadi semuanya hanya pengalihan isyu dari berita2 miring sekarang terutama yang menyangkut korupsi gayus, bank century dll

v-sun
January 29th, 2011, 05:48 PM
Batas Waktu SUS Gedebage Bisa Diundur
Sabtu, 29/01/2011 - 19:21

BANDUNG, (PRLM).- Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage sebaiknya tak usah dipaksakan untuk memenuhi deadline. Hal itu dikatakan anggota Komisi D DPRD Prov. Jabar Achdar Sudrajat di Bandung, Sabtu.

Sebaliknya Achdar menyarankan, pengembang dan Pemkot Bandung perlu memperhatikan kualitas stadion dan tidak perlu bernafsu menyelesaikannya tahun 2011. "Jangan sampai setelah jadi nanti, baru beberapa bulan sudah rusak ini dikarenakan kualitasnya kkurang baik akibat terburu-buru," ucapnya.

Achdar menuturkan, pengembang dan Pemkot Bandung bisa memperpanjang batas waktu pembangunan, dan pemprov pun masih tetap mendukung dalam pembiayaan. Pasalnya, SUS Gedebage tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Bandung, tapi juga masyarakat Jabar secara keseluruhan. Namun, soal bantuan biaya itu pun, tergantung dari progress pembangunan.

Mengenai perpanjangan waktu pembangunan tersebut, kata Achdar, memang bakal melanggar batas akhir kontrak yang dijanjikan Pemkot Bandung. "Dan biasanya, jika melanggar kontrak ada denda-denda atau sangsi lainnya. Itu ada mekanismenya tergantung MoU yang dibuat antara pengembang dan Pemkot Bandung. Nah, sayangnya, kami tidak mengetahui isi MoU tersebut. Kami sudah meminta draf MoU tersebut kepada Pemkot Bandung sejak minggu lalu, namun kami belum menerimanya.”

Sebelumnya tim teknis PT Adhi Karya sebagai pengembang menegaskan keyakinannya SUS Gedebage tuntas akhir tahun 2011. Namun itupun dengan sejumlah persyaratan utama yaitu cuaca yang mendukung, overtime 24 jam (sekarang hanya 14 jam), penambahan armada dan peralatan berat, serta sosialisasi ke warga sekitar agar tidak terjadi penentangan. (A-128/A-26).***

http://pikiran-rakyat.com/node/133711

aa coy
January 31st, 2011, 12:43 PM
gw baca majalah housing estate ed.pebruari 2011 ttg developer2 besar serbu bandung a.l :Summarecon Agung Group akan melansir proyek 50 ha kwartal II th 2011 di kawasan gedebage soekarno-hatta & Ciputra Group selain sdg bangun citra green dago 25 ha juga bangun pergudangan di kopo. :okay:

v-sun
February 1st, 2011, 03:55 AM
Selasa, 01 Februari 2011

Tanpa Dana Pemprov, SUS Jalan Terus

BLK. FACTORY,(GM)-
Pemkot Bandung bertekad melanjutkan pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage tanpa mengandalkan bantuan dana dari Pemprov Jabar. Bersama dengan DPRD, Pemkot Bandung sudah membulatkan diri untuk mewujudkan stadion bertaraf internasional tersebut.

Hal tersebut merupakan hasil yang disepakati dalam rapat Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Bandung yang digelar Senin (31/1). Dengan adanya kesepakatan itu, pemkot pun meminta masyarakat berbesar hati karena ada kemungkinan penyelesaian SUS molor dari jadwal yang ditetapkan.

Pemkot bersama DPRD mengambil jalan sendiri setelah dukungan anggaran dari pemprov dinilai tidak signifikan terhadap percepatan pembangunan. Besaran bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan harapan Pemkot Bandung sebagaimana yang telah disepakati sebelumnya.

"Kita tidak menolak, hanya kita sekarang ingin menuntaskan pembangunan SUS dengan dana sendiri," terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi kepada wartawan, Senin (31/1).

Diterangkan Edi, komitmen Pemprov Jabar sejauh ini memang dinilai kurang. Dengan kebutuhan dana pada tahun 2011 yang mencapai Rp 374 miliar, Pemprov Jabar hanya memberikan bantuan sebesar Rp 25 miliar saja. Bantuan itu pun sebenarnya merupakan bantuan tidak terserap yang diberikan pada tahun 2010 sebesar Rp 50 miliar.

Karena tidak terserap, tambah Edi, bantuan itu kemudian dikembalikan kepada Pemprov Jabar. Pemkot Bandung berharap, tahun 2011 ini pemprov akan memberikan kembali bantuan yang tidak terserap itu ditambah dengan bantuan murni pada 2011 minimal Rp 95 miliar sehingga total bantuan yang diharapkan bisa diterima Pemkot Bandung pada 2011 mencapai Rp 145 miliar.

"Bukannya bertambah, malah kenyataannya bantuan yang digelontorkan turun hanya Rp 25 miliar. Dana itu sangat kecil dari jumlah kebutuhan kita. Oleh karena itu supaya proyek tidak terkatung-katung dan menunggu bantuan yang tidak pasti, pemkot memutuskan untuk menyelesaikan sendiri tanpa meminta lagi bantuan provinsi," paparnya.

Keputusan pemkot tersebut, tutur Edi, juga sudah mendapat sinyal dukungan dari DPRD Kota Bandung. Ketimbang menjadi kontroversi dan terus bergantung kepada pemprov, sementara pemprov sendiri tidak memberikan kepastian yang lebih baik, keputusan untuk membiayai sendiri pekerjaan pada tahun 2011 ini dinilai langkah yang cukup tepat.

"Kita pesimis dengan dukungan dana dari provinsi dan itu membuat energi kita terkuras. Karena setiap tahun kita meminta dukungan tapi tidak ada angka yang pasti. Bahkan perkembangan terakhir terjadi kontroversi dan kita capek kalau tidak ada dukungan maksimal," jelas Edi.

Edi menambahkan, dengan tidak lagi akan mengandalkan bantuan dari pemprov dan kebutuhan anggaran untuk tahun 2011 sebesar Rp 374 miliar, maka Pemkot Bandung untuk tahun ini setidaknya harus menyediakan anggaran sebesar Rp 272 miliar. Yang sudah dibayarkan kepada pihak ketiga pelaksana proyek sebesar Rp 102 miliar.

Ia pun menilai dengan objektif bahwa PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek akan tetap melakukan pekerjaan. Pasalnya pekerjaan pembangunan SUS disesuaikan dengan uang yang ada di APBD. Edi pun mengaku Pemkot Bandung tidak mengkhawatirkan kemungkinan adanya gugatan dari pelaksana proyek terkait adanya masalah pembiayaan itu.

"Kita tidak khawatir mereka menggugat karena merasa rugi atau bagaimana. Karena 'kan pekerjaan yang dilakukan itu disesuaikan dengan uang yang ada dalam APBD. Kerugian mungkin hanya dari segi waktu saja, karena pasti akan ada kemunduran," ungkap Edi.

Ditanya mengenai sumber pembiayaan yang akan dicari pemkot setelah tidak lagi mengharapkan bantuan dari Pemprov Jabar, Edi mengatakan, pemkot bisa saja mengambilnya dari PAD atau sektor-sektor lainnya. Bahkan pemkot pun mulai melirik untuk melakukan pinjaman. (B.114)**

http://klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110201032050&idkolom=tatarbandung

aa coy
February 1st, 2011, 11:43 AM
^^rada basi news, tapi not 2 bad utk pencerahan he...he..:)
===================================================
Cimol Centre Gedebage Diresmikan Kamis
* 2.000 Pedagang Siap Mengisi Kios :cheers:
Selasa, 21 Desember 2010 | 11:55 WIB
http://massive-proxy-server.appspot.com/jabar.tribunnews.com/photo/galeri/2010/12/2c8c70092e6d59c4da4fb5fbe1bf1534.jpg

BANDUNG, TRIBUN - Ketua Gabungan Pengusaha Kecil dan Jasa (Gapensi), H Aceng Eno mengatakan, sebanyak 2.000 kios di Cimol Centre Gedebage untuk pedagang siap diresmikan. Rencananya Cimol Centre ini akan diresmikan Walikota Bandung beserta unsur Muspida Kota Bandung, Kamis (23/12).

"Pembukaan juga akan dimeriahkan oleh pagelaran wayang golek Asep Sunandar Sunarya pagelaran budaya Sunda serta artis Kota Bandung," ujarnya, Selasa (21/12) di Cimol Centre Gedebage. Cimol Centre Gedebage berdiri di gedung dengan konsep terbuka. Seluruh lantai keramik dan kios dilengkapi dengan rolling door serta listrik yang memadai, ruang parkir untuk kendaraan, dan sarana ibadah.

Aceng mengatakan, 2.000 pedagang yang akan menempati kios ini semula berada di kaki lima. Dengan diresmikannya Cimol Centre, pedagang bisa menikmati kenyamanan berjualan di pasar sekelas mal. Ribuan pedagang kaki lima yang bisa menikmati mal baru ini berasal dari Cibadak, Kebon Kalapa, dan Tegalega. "Ini merupakan pilot project bagi Gapensa yang bekerjasama dengan Pemkot Bandung," ujarnya. (fam)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lahan Cimol Lama di Gedebage Akan Jadi Taman Kota :okay:
Posted by Redaksi on Dec 24, 201

DemokratNews — Bekas lahan yang sebelumnya dipakai berjualan oleh pedagang Cimol di Gedebage kini tinggal puing-puing runtuhan. Lahan yang luasnya sekitar 3 hektar itu rencananya akan dijadikan taman kota oleh Pemkot Bandung.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Dada Rosada dalam acara Peresmian Cimol Center Gedebage, Jalan Soekarno Hatta, Kamis (23/12/2010). “Supaya lebih indah. Bagian yang sekarang sudah ditinggali akan kita jadikan taman kota. Jadi udaranya nanti lebih segar di sini,” kata Dada.

Dengan diubahnya lahan tersebut menjadi taman kota, Dada berharap baik pedagang maupun pengunjung akan semakin nyaman sehingga Cimol Center Gedebage pun akan semakin ramai. “Kalau ada taman kota kan lebih nyaman. Jadi nanti tempat ini makin ramai,” ujarnya.

Dada menyebut, total lahan yang dibebaskan di Gede Bage mencapai 5,7 hektar, dimana 1,7 hektar di antaranya telah digunakan untuk Cimol Center Gede Bage. Pantauan detikbandung, eks lahan yang dulu digunakan pedagang kini hanya tersisa bekas-bekas bangunan yang telah dirobohkan. Brangkal-brangkal pun masih tampak berserakan di lahan tersebut. (Detik Bandung)

aa coy
February 1st, 2011, 12:24 PM
Mega Proyek Gedung Uji Kendaraan Gedebage Dilanjutkan :okay::)

Posted by on Oct 08, 2010
DemokratNews – Pemkot Bandung segera merealisasikan kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan di daerah Gedebage yang sempat tertunda.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Prijo Soebiandono mengaku saat ini meminta persetujuan DPRD untuk penambahan anggaran senilai Rp 6 miliar guna melanjutkan pembangunan fasilitas uji kendaraan. Selama ini, Pemkot Bandung menyewa gedung milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di Jalan Sukabumi untuk fasilitas tersebut. Tempat tersebut sudah tidak representatif dan kerap membuat kemacetan karena banyak kendaraan yang parkir di badan jalan. Karena itu, pihaknya menganggap kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan di daerah Gedebage sudah mendesak. “Gedung yang kita pakai selama ini kan sewa ke pemprov. Fasilitas yang kami bangun lebih lengkap dan luas nantinya,” ujar Prijo saat ditemui wartawan di gedung DPRD Kota Bandung,Kamis (8/10).

Menurut Prijo, pembangunan tahap awal berupa pembebasan lahan dan pengerasan tanah sudah dilakukan sejak tahun lalu.Tetapi karena kurangnya anggaran, pembangunan terpaksa dihentikan. Padahal, keberadaan bangunan tersebut sudah sangat mendesak. Pembangunan tahap awal sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp6 miliar lebih. Diperlukan dana tambahan setidaknya Rp6 miliar untuk melanjutkan pembangunan fisik dan gedung. Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman mendukung kelanjutan pembangunan fasilitas uji kendaraan tersebut.Pihaknya mengaku sudah meninjau lokasi pembangunan di daerah Gedebage itu.

“Ditinjau dari lokasi dan manfaatnya,pembangunan fasilitas tersebut sudah tepat untuk dilanjutkan,”katanya. Entang juga berjanji mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bandung untuk menyetujui penambahan anggaran yang diajukan Dishub itu.Meski begitu, pihaknya berharap jika pada akhirnya disetujui, Dishub mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut.“ Oke kami bantu desak TAPD sekarang, tapi nantinya tentu kami juga akan evaluasi penggunaan anggaran tersebut,”tegas Entang. (Tommy/ABS/DN)

aa coy
February 1st, 2011, 12:27 PM
Proyek Jembatan ke SUS Gedebage Terbengkalai :ohno:

Posted by andi on Sep 17, 2010
DemokratNews – Pembangunan jalan dan jembatan di kawasan Cinambo,Kecamatan Gedebage, Kota Bandung,sepanjang sekitar 2 kilometer terbengkalai.Padahal,proyek yang dimulai sejak Juli 2009 itu seharusnya diselesaikan dalam waktu 150 hari kalender.

Kemarin, rombongan Komisi C DRPD Kota Bandung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekitar lokasi proyek senilai Rp2,5 miliar itu. Dari pengamatan DemokratNews,material bangunan berupa beton kerangka jembatan selebar sekitar 3 meter teronggok dibiarkan di tepi sungai. Adapun material pembuatan jalan tidak terlihat sama sekali, hanya alang alang tumbuh di sana-sini. Jalan dan jembatan itu terletak tepat di sisi utara jalan tol Purbaleunyi Km 149–151. Rencananya, jalan itu menghubungkan pintu tol Km 149 di kawasan Derwati hingga Jalan Cimencrang. Sedianya jalan itu bisa menjadi akses ke Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, permukiman warga Cimencrang, dan Perumahan Cempaka Arum.

“Seharusnya September tahun lalu (2009) proyek ini sudah selesai, namun malah ditelantarkan. Padahal, anggaran sebesar Rp2,5 miliar sudah kami setujui,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman di sela-sela peninjauan ke lokasi proyek. Menurut dia, berdasarkan pengaduan yang diterima Komisi C, proyek telah dihentikan dengan alasan yang tidak jelas.Dia sempat menanyakan kepada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung terkait proyek tersebut. Namun, jawaban yang didapatkan adalah DBMP mengadendum (perjanjian susulan) proyek tersebut dengan membayar biaya sebesar 54% kepada pengembang.

“Yang jadi pertanyaan, sisa anggaran tersebut tidak pernah dilaporkan. Akibatnya, negara dirugikan karena anggaran sudah dikucurkan.Tidak masuk akal jika alasan penghentian karena faktor cuaca yang tidak menentu.:bash: Ini jelas merugikan negara. Kami secepatnya akan memanggil DBMP serta PT Silva Andia Utama selaku pelaksana proyek,” tandas Entang. Anggota Badan Anggaran (Banggar) Agus Gunawan pun mengaku heran, karena seharusnya pemerintah kota melaporkan sisa penggunaan anggaran sebelum mengajukan rancangan APBD 2010 lalu.

Hal itu harus dilaporkan jika dinas terkait sepakat menghentikan proyek yang baru rampung separuhnya. “Laporan pertanggungjawaban anggarannya tidak ada. Bahkan saat pemerintah mengajukan APBD Perubahan 2010, laporan itu tidak kunjung dicantumkan. Jadi ke mana sisa anggarannya?”ungkap Agus. :nuts: Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Iming Achmad menyatakan sisa penggunaan anggaran sudah ada laporan pertanggungjawabannya. Bahkan, proyek itu sudah ditenderkan kembali dengan memakai APBD 2010.“Saat ini proyek pun sedang berjalan.Akhir bulan akan datang gilder (material pendukung jembatan) baru. Namun sebelum dipasang, kami akan periksa dulu kelayakannya,” ungkap Iming.

Kelayakan material, lanjut Iming, adalah salah satu alasan penghentian proyek pada akhir tahun lalu.Alasan lainnya adalah pelaksana proyek tidak sanggup meneruskan pengerjaan.Namun demikian, penghentian proyek dilakukan secara damai oleh kedua belah pihak.Adapun pimpinan PT Silva Andia Utama, Feki Adrianto, yang berkantor di Jalan Purwakarta, Antapani,Kota Bandung itu tidak bisa dihubungi. (Agung /DN)

v-sun
February 2nd, 2011, 06:41 PM
Rabu, 02/02/2011 18:23 WIB
Tinjau SUS Gedebage, Komisi C 'Beri Ampun' Pengembang
Oris Riswan Budiana : detikBandung

detikcom - Bandung, Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan SUS Gedebage, Rabu (2/2/2011). Setelah meninjau, Komisi C memberi 'pengampunan' atas keterlambatan pembangunan stadion.

"Setelah melihat ke lokasi, ternyata ada progres berarti walaupun target tidak tercapai," ujar Ketua Komisi C Entang Suryaman.

SUS Gedebage sendiri sebelumnya ditargetkan selesai Desember 2011. Namun, diperkirakan stadion tersebut bakal selesai pertengahan 2012.

Sebelumnya, pihak pengembang mengungkapkan keterlambatan pembangunan disebabkan beberapa faktor. Di antaranya faktor cuaca dengan curah hujan tinggi dan penggunaan jalur.

"Keterlambatan progres pembangunannya kan jelas. Sehingga DPRD pun memahami alasan keterlambatan pembangunan," ungkapnya.

Sebelumnya Pemkot menargetkan pembangunan SUS Gedebage selesai Desember 2011. Namun, Wali Kota Bandung Dada Rosada menyatakan ada beberapa kendala sehingga pembangunan SUS Gedebage diperkirakan molor dari target semula. Pemkot pun memberikan batas waktu hingga Juni 2012 kepada pengembang untuk merampungkan SUS Gedebage.

http://www.detik.com/read/2011/02/02/182347/1559324/486/tinjau-sus-gedebage-komisi-c-beri-ampun-pengembang

v-sun
February 2nd, 2011, 10:27 PM
03/02/2011 03:21
Stadion Internasional Persib Mulai Dibangun Mei
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage mulai pemasangan tiang pancang pada Mei 2011.

Proyek Manajer PT Adhikarya, Herdi Herdiana mengungkapkan sampai sekarang, pembangunan SUS baru mencapai 19%, hal itu terjadi karena kondisi cuaca yang tidak dapat menentu.

"Saat ini pembangunan baru pengurukan tanah, tiap hari rata-rata 4.000 kubik tanah masuk ke sini, tanah yang dibutuhkan untuk pengurugan mencapai 120.000 kubik untuk luas bangunan enam hektar dan tinggi dua meter," ucap Herdi kepada wartawan di Proyek SUS Gedebage, Rabu (2/2/2011).

Dia menjelaskan, pengurugan tanah, selesai pada Maret-April 2011. "Jadi pada Mei nanti, pemasangan tiang pancang, sedangkan untuk pengurugan tanah untuk landscape dilakukan berbarengan dengan pembangunan SUS Gede Bage," imbuhnya.[gin]

http://inilah.com/read/detail/1203612/stadion-internasional-persib-mulai-dibangun-mei/

v-sun
February 4th, 2011, 06:02 AM
Jumat, 04 Februari 2011

Hedi, "Tak Bisa Bekerja 24 Jam"
Proyek SUS Terkendala Lagi

GEDEBAGE,(GM)-
PT Adhi Karya, pelaksana proyek pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage tidak akan terpengaruh oleh kontroversi yang terjadi antara pemkot dan pemprov terkait pembiayaan pembangunan. Mereka akan tetap melakukan pekerjaan, bahkan saat ini mereka tengah melakukan percepatan pembangunan di saat kondisi cuaca mendukung.

Project Manager PT Adhi Karya, Hedi Herdiana menuturkan, masalah pendanaan tidak memengaruhi pekerjaan proyek. Bahkan saat ini progres di lapangan meningkat cukup signifikan.

"Kita terus melakukan pekerjaan sesuai dengan skedul yang kita tetapkan," kata Hedi kepada wartawan di sela-sela peninjauan Komisi C DPRD Kota Bandung ke lokasi pembangunan SUS, Rabu (2/2).

Dijelaskan Hedi, saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan pekerjaan untuk mengganti keterlambatan yang terjadi selama 2010. Dengan kondisi cuaca yang cukup mendukung, proses pengurugan tanah pun dipercepat.

Meski kondisi cuaca cukup mendukung, namun kendala di lapangan tetap saja ada. Salah satunya belum optimalnya dukungan dari masyarakat sekitar lokasi pembangunan, khususnya menyangkut jam kerja. Masyarakat belum seluruhnya bisa menerima pekerjaan dilakukan 24 jam. Padahal untuk mengejar ketertinggalan target, overtime pekerjaan sangat diperlukan.

"Kalau hanya diizinkan bekerja sampai sore saja, bagaimana bisa mengejar target. Mereka tak bisa kerja 24 jam. Tapi kami tetap terus melakukan sosialisasi kepada warga dan sejauh ini pekerjaan bisa dilakukan sampai pukul 1 pagi," tandasnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, progres pembangunan hingga pertengahan Januari 2011 sudah mencapai 19,7 persen dari target 27 persen. Namun pada akhir bulan Januari, progres mencapai 21 persen sehingga masih ada deviasi sebesar 6 persen. "Kami menargetkan Mei 2011, tiang pancang sudah berdiri," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Entang Suryaman menyatakan kepuasannya melihat perkembangan pembangunan SUS.

Terkait keluhan PT Adhi Karya tentang tidak maksimalnya dukungan masyarakat sekitar, Entang berjanji dalam waktu dekat akan mengundang tokoh masyarakat dan beberapa organisasi masyarakat yang ada di kawasan Gedebage. (B.114)**

http://klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110204042937&idkolom=tatarbandung

v-sun
February 4th, 2011, 07:59 AM
04/02/2011 12:54

Rumput Lintasan Stadion Gedebage Setara FC Munchen
Yatni Setianingsih

http://static.inilah.com/data/berita/medium/1206172.jpg

INILAH.COM, Bandung - Guna memberikan kenyamanan kepada pemain yang akan bertanding di Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, pengembang akan menggunakan rumput sintetis Jerman pada lintasan yang mengelilingi lapangan.

Para pemain memang dipastikan merasa nyaman. Pasalnya, rumput sintetis yang digunakan melapisi lintasan tersebut langsung didatangkan dari Jerman. Sehingga lintasan di stadion bertaraf internasional yang akan dijadikan homebase Persib Bandung ini bisa disejajarkan dengan kualitas lintasan di Stadion Allianz Arena yang menjadi markas klub elite Bundesliga, FC Bayern Munchen di Kota Munchen Jerman.

"Sekarang kebanyakan stadion pada bagian lintasan atletnya alasnya menggunakan tanah, sehingga saat hujan menjadi becek, untuk itu pada lintasan atlet di SUS Gedebage akan menggunakan rumput sintetis yang berasal dari Jerman," ucap Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (4/2/2011) pagi.

Rumput sintetis sendiri merupakan rumput buatan yang permukaannya terbuat dari serat sintetik tetapi tetap terlihat seperti rumput alami. Jenis rumput ini biasa digunakan di lapangan futsal. “Namun rumput sintetis yang digunakan ini sesuai dengan standar FIFA," ujarnya.

Sementara untuk rumput lapangan utama, kata Hedi, pihaknya masih mengkaji apakah akan mendatangkannya dari luar negeri, seperti dari daratan Eropa atau cukup menggunakan rumput dalam negeri.

"Kami masih akan mengkaji terlebih dahulu, apakah menggunakan rumput dalam negeri atau luar negeri," imbuhnya. [den]

http://www.inilah.com/read/detail/1206172/rumput-lintasan-stadion-gedebage-setara-fc-munchen/

D3Y
February 5th, 2011, 03:28 AM
^^ geli nih bacanya
kemaren kursinya bakal mirip OLD TRAFFORD, sekarang rumput stadion bakal mirip stadion Munchen...
tapi gak jadi-jadi dari taon 2008 :nuts:, tapi moga benern aja gak asal HOAX

Ampelio
February 5th, 2011, 07:12 AM
Dari RTRW Kota Bandung 2010-2030
http://img3.imageshack.us/img3/640/rtrwbandung2010203028.jpg (http://img3.imageshack.us/i/rtrwbandung2010203028.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

dochan
February 5th, 2011, 07:19 AM
^^ Jeng jeng..... ngeliat peta rencana Gedebage, kok jadi inget TA saya yah, udah eneg ngeliatnya juga hahaha :laugh:

Ampelio
February 6th, 2011, 02:50 PM
^^ Jeng jeng..... ngeliat peta rencana Gedebage, kok jadi inget TA saya yah, udah eneg ngeliatnya juga hahaha :laugh:

^^hahaa..:lol: "eneg" soalnya dari dulu ttg Gedebage adanya cuma masterplan... gambar 3D ... maket... masterplan... gambar 3D... maket...

Tapi yg terwujud di site??? :ohno: :nuts: :D

v-sun
February 7th, 2011, 07:33 AM
Senin, 07 Februari 2011

Andalkan Dana Pemkot
SUS Beres 2013

CIBOGO,(GM)-
Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage maksimal bisa selesai pada 2013, jika pendanaannya hanya mengandalkan dari Pemkot Bandung. Sebab itu, saat ini Pemkot Bandung tengah menjajaki pinjaman dari pihak ketiga agar pembangunan lebih cepat selesai.

Selain itu, agar SUS bisa terwujud Pemkot Bandung akan merevisi Perda Multiyears dan pembuatan perda pinjaman daerah. Hal tersebut diungkapkan Sekertaris Daerah Kota Bandung, Edi Siswadi, di sela-sela acara penangulangan kemiskinan di SDN Cibogo Kel. Sukawarna, Kec. Sukajadi, Minggu (6/2).

Menurut Edi, Pemkot tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan SUS Gedebage secara cepat sesuai target. Namun karena adanya ketidakpastian bantuan, maka waktu penyelesaian dan penyediaan dana harus kembali dikalkulasi.

"Pertama kita akan koreksi waktu, kita ingin ada waktu yang luang. Kalau bisa selesai setahun atau dua tahun ya alhamdulillah. Tapi kecepatan waktu pun ditunjang oleh faktor dana," ujar Edi.

Untuk pembangunan tahun ini, kata Edi, dibutuhkan dana sebesar Rp 374 miliar. Namun kemampuan dana yang ada dalam APBD kota hanya mencapai Rp 77 miliar dan bantuan provinsi Rp 25 miliar. Dengan dana yang ada kemungkinan proses penyelesaian SUS Gedebage bisa sampai 2013.

"Kalau dananya ada, enggak harus sampai 2013. Bila bisa dipercepat di perubahan atau dapat pinjaman, tidak sampai 2013. Tahun 2013 merupakan waktu maksimal atau paling lama yang bisa kita toleransi," tandas Edi.

Percepatan pembangunan, diakui Edi, tergantung dari ketersediaan dana. Sebab berdasarkan sistem yang ada, pemerintah harus menyediakan dana agar penyedia barang dan jasa bisa bekerja. Karena kemampuan dana pemkot terbatas, maka perlu adanya pinjaman dari pihak ketiga.

"Pihak-pihak yang berkepentingan, ingin selesai dulu baru bayar. Tapi sistem yang ada harus ada jaminan ketersediaan dana dulu, dan itu enggak bisa dibalik," tandas Edi.

Agar dana bisa tersedia secepatnya, Pemkot bandung kini menjajaki pinjaman pada pihak ketiga. Sebelum pinjaman ini bisa dilakukan dan pendanaan bisa dilaksanakan sendiri tanpa tergantung pihak lain, maka aturan yang mendasari pembangunan SUS Gedebage harus diverifikasi tersebut.

Salah satunya perda multiyears yang harus direvisi, serta pembuatan aturan terkait pinjaman daerah. "Sumbernya bisa saja di perubahan atau kita siapkan exits policy ke pihak ketiga. Karena itu harus ada koreksi Perda Multiyears," tuturnya.

Tetap terbuka

Sebenarnya, kata Edi, Pemkot Bandung tetap terbuka menerima bantuan. Namun, Pemkot Bandung tak ingin bergantung, terlebih dana yang akan diberikan tak pasti. Karena ingin ada kepastian, maka pemkot melakukan desain sendiri terkait dana ini.

Menurut Edi, di awal konsep pembangunan SUS saat Gubernur Jabar Danny Setiawan, ada kesepakatan pendanaan 60:40 bersama antara Pemprov dan Pemkot. Namun dengan bergesernya pemerintah, maka terjadi pula pergeseran konsep.

Pernyataan Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan yang menuding Pemprov Jabar telah melakukan wanprestasi terkait pendanaan SUS Gedebage, membuat Pemprov Jabar meradang. Pekan lalu, Erwan menilai, Pemprov Jabar telah melakukan wanprestasi karena mengubah mekanisme pendanaan pembangunan SUS Gedebage dari kerjasama (role sharing) menjadi bantuan keuangan.

Sementara itu, Kepala Biro Humas, Protokoler dan Umum Pemprov Jabar, R. Ruddy Gandakusumah, S.H., M.H., mengatakan, kesepakatan kerjasama Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung tentang pembangunan SUS Gedebage, sudah diakhiri pada 18 Desember 2008.

Dalam kesepakatan semula, bentuk kerjasama berupa pendanaan dan kemudian diubah menjadi bantuan keuangan. Dengan adanya perubahan, maka para pihak sudah tidak terikat lagi dengan kesepakatan yang ditandatangani pada 2007 lalu itu.

Dalam kesepakatan awal, disepakati komposisi pendanaan untuk SUS Gedebage adalah 60 persen oleh Pemprov Jabar (sekitar Rp 210 miliar dan 40 persen oleh Pemkot Bandung (sekitar Rp 140 miliar). Namun dengan adanya kesepakatan baru pada 18 Desember 2008, maka komposisi itu tidak lagi berlaku.

"Namun Jabar tetap berkomitmen memberi bantuan keuangan, untuk pendanaan pembangunan SUS Gedebage. Karena SUS Gedebage adalah salah satu sarana untuk memajukan olahraga di Jawa Barat," ucapnya.

Komitmen Jabar, kata Rudi, dibuktikan melalui penyaluran dana pada 2007 sebesar Rp 10 miliar dan tahun 2009 sebesar Rp 125 miliar. Namun penggunaan dana itu baru dilaporkan pemkot pada Januari 2011. (B.95/B.96)**


http://klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110207110956&idkolom=beritautama

aa coy
February 8th, 2011, 06:45 AM
polemik terusss...kapan jadinya, euy :bash: tau dh mana yg bener:nuts:
========================================================
Heryawan: Ti Baheula Provinsi Komit :lol::okay:
Monday, 07 February 2011
BANDUNG(SINDO) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membantah tuduhan Pemerintah dan DPRD Kota Bandung bahwa pemerintah provinsi (pemprov) telah melanggar komitmen pendanaan megaproyek Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage.

Bantahan Heryawan ini untuk menjawab anggapan bahwa Pemerintah dan DPRD Kota Bandung meragukan komitmen Pemprov Jabar. Pemerintah dan DPRD Kota Bandung menuding provinsi telah melakukan wanprestasi atas perjanjian kerja sama pendanaan SUS Gedebage. Menanggapi pertanyaan wartawan, Heryawan tidak memberikan komentar panjang lebar.“Yang tidak komitmen itu siapa? Kita sudah komit ti jaman baheula (sejak dulu),” ujar Heryawan saat menjawab pertanyaan sejumlah wartawan terkait komitmen pemprov dalam mendukung pembangunan SUS Gedebage,kemarin.

Bentuk komitmen yang dilontarkan Heryawan adalah kucuran dana SUS Gedebage dari provinsi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang nilai totalnya mencapai Rp135 miliar sejak 2007. Untuk menindaklanjuti perkembangan pembangunan SUS Gedebage ini,pada rapat dengan staf ahli pagi kemarin, Gubernur Heryawan turut membahas dan meminta staf ahli untuk membahas dan mengawasi perkembangan pembangunannya, termasuk pendanaan yang sudah dan akan diberikan pemprov.

“Staf ahli bertugas mengumpulkan data, mengkaji, mengawasi, mengevaluasi, termasuk mengkritisi proses pembangunannya. Mereka juga kita beri keleluasaan untuk turun ke lapangan,” tegasnya. Sementara itu,saat diminta komentarnya terkait persoalan SUS Gedebage, Staf Ahli Gubernur Dede Mariana berjanji akan mencari poin krusial yang menyebabkan adanya silang pendapat antara Pemerintah-DPRD Jabar dengan Pemerintah-DPRD Kota Bandung. “Kita akan cari poin krusialnya ada di mana,apakah ada keterlambatan jadwal untuk penyerapan anggaran saat turunnya atau saat dipakainya, sehingga ke depan tidak saling menyalahkan.Komunikasi antara provinsi dan Kota Bandung harus dibangun,”papar Dede. Dede juga meminta Pemkot Bandung segera memberikan penjelasan perkembangan riil pembangunan SUS Gedebage, sebab eksekusi anggaran melibatkan perapian riil alokasi anggaran.

“Misalnya jika anggaran sudah dialokasikan dan di lapangan tidak dapat diserap, provinsi tentunya tidak bisa mengalokasikan anggaran baru sebelum habis. Ini sudah menjadi aturan dan bukan keinginan seseorang,” tegasnya. Dede mengungkapkan, Pemprov Jabar juga harus dapat memahami kenapa anggaran yang dulu diserahkan itu belum bisa diserap. Ini juga dianggap perlu penjelasan dari Pemerintah Kota Bandung,sehingga diharapkan ada kesepakatan- kesepakatan baru untuk mencari jalan keluarnya.“Tapi jika bantuan sudah meluncur x rupiah dan jika x rupiahnya belum dieksekusi atau belum diserap, normatifnya tidak bisa muncul lagi bantuan berikutnya. Kalau itu belum terserap,”tandas Dede. (tantan sulthon)

aa coy
February 8th, 2011, 06:52 AM
^^ makin rame euy....:banana::cheers: jgn smp aj jadinya pas mau pon 2016 !:ohno: itupun kl jadi..... :)
Tidak Perlu Repot Memikirkan Dana SUS :nuts:

JLN. ACEH,(GM)-Selasa, 08 Februari 2011
Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan meminta Pemprov Jabar tidak perlu repot-repot memikirkan biaya pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Biarkan Pemkot Bandung dan DPRD menangani pembangunan SUS Gedebage ini. Apalagi saat ini sudah ada pihak ketiga yang tertarik ikut serta membiayai pembangunan SUS Gedebage.

"Pemprov jangan repot-repot mikirin biaya pembangunan SUS Gedebage. Apalagi sekarang pihak ketiga sudah ada yang tertarik. Saat ini sudah ada tiga pihak swasta yang tertarik," ujar Erwan kepada wartawan di ruang kerjanya, Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Aceh, Senin (7/2). DPRD dan Pemkot Bandung akan menggelar rapat terkait penanganan SUS ini. Salah satunya pinjaman daerah untuk pembiayaan SUS. "Biarkan Pemkot dan DPRD Kota Bandung menangani SUS," tandasnya.

Untuk aturan pinjaman pada pihak ketiga, Erwan menyatakan DPRD dan pemkot akan menggodok terkait aturannya. Saat ini ada dua raperda terkait SUS yang masuk Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2011 yakni revisi Perda Multiyears dan raperda pinjaman daerah untuk percepatan SUS Gedebage.

"Apakah itu bisa dibayar dari APBD atau seperti apa. Kalau dari APBD dan bisa dicicil, dalam tiga atau empat tahun anggaran pun sudah bisa dibayar," ungkap Erwan. Terkait bantuan pemprov, Erwan mengatakan pada 18 Desember 2008 terjadi pemutusan kerja sama sepihak. Awalnya merupakan kerja sama pendanaan, lalu keluar surat keputusan gubernur yang menyatakan kerja sama tersebut berubah menjadi bantuan keuangan. "Enggak ada MoU baru, nota ke dewan pun enggak ada, tahu-tahu sudah ada SK gubernur. Pemprov mengambil keputusan sendiri," ujar Erwan. (B.95)**
=========================================================================================================

Heryawan, ”Yang Tidak Komit itu Siapa?” :nuts:

GUBENUR Jawa Barat, Ahmad Heryawan membantah Pemprov Jabar melanggar komitmen soal pendanaan pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Hal ini terkait tuduhan DPRD Kota Bandung yang meragukan komitmen pemprov.

"Yang tidak komitmen itu siapa? Kita sudah komit ti jaman baheula," ungkap Heryawan kepada wartawan saat dimintai komentar soal tuduhan tersebut di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung, Senin (7/2). Seperti diketahui, bentuk komitmen Pemprov Jabar dalam pendanaan pembangunan SUS Gedebage adalah kucuran anggaran dari APBD provinsi sejak 2007 yang totalnya mencapai Rp 135 miliar. Terkait konflik pembangun SUS Gedebage ini, staf ahli Gubernur, Dede Mariana berharap tidak ada satu pihak pun yang saling menyalahkan. Ia berharap jangan sampai pemprov menyalahkan pemkot, begitu juga sebaliknya. Ia menyarankan komunikasi antara pemprov dan pemkot harus kembali dibangun. "Kenapa pemkot seolah menolak bantuan dari pemprov, ini yang harus kita carikan crucial point-nya. Apakah karena keterlambatan jadwal pencairan atau saat turunnya anggaran. Sehingga, ke depan tidak lagi saling menyalahkan. (eli siti wasliah/”GM”)**

v-sun
February 8th, 2011, 07:31 AM
08/02/2011 12:29

Swasta Ingin Danai Stadion Internasional Persib
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - DPRD Kota Bandung meminta Pemprov Jabar tidak memikirkan bantuan pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage. Pasalnya ada tiga pihak swasta yang siap membiayai stadion bertaraf internasional tersebut.

"Pemprov tidak usah repot-repot lagi memikirkan bantuan untuk pembanguan SUS Gedebage, sekarang sudah ada pihak swasta yang mau bekerjasama," ujar Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan, kepada wartawan, di ruang kerjanya Jalan Aceh, Senin (7/2/2011).

Meski begitu, Erwan enggan menyebutkan ketiga pihak swasta yang akan bekerjasama untuk pembangunan SUS Gedebage. "Kami belum mau menyebutkannya, karena masih perlu pembahasan dan pembicaraan lebih lanjut mengenai hal tersebut," imbuhnya.

Dana bantuan dari pihak swasta tersebut, menurut Erwan, akan dikerjasamakan dalam bentuk multiyears dan akan dikembalikan secara bertahap. "Pengembalian dana tersebut, akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan PAD Kota Bandung," imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan segera membuat payung hukum untuk kerjasama tersebut pada tahun ini. Payung hukum tersebut adalah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan segera dibahas, terkait dengan perubahan atas peraturan daerah (Perda) No 6 tahun 2009 tentang multiyears SUS Gedebage dan Rancangan persetujuan DPRD Kota Bandung tentang pinjaman daerah dalam rangka penyelesaian dan percepatan pembangunan SUS Gedebage.

“Dua Raperda ini dibuat, dengan asumsi bahwa pemprov tidak akan memberikan bantuannya lagi,” pungkasnya. [gin]

http://ww.inilah.com/read/detail/1216642/swasta-ingin-danai-stadion-internasional-persib/

v-sun
February 23rd, 2011, 05:30 PM
23/02/2011 22:23
Pembangunan SUS Gedebage Didanai Pajak BPHTB
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pemkot Bandung akan menggunakan pendapatan dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk menambah dana pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage mulai 2012.

“Karena penarikan BPHTB baru dilakukan tahun ini, maka besar kemungkinan kami baru bisa memanfaatkan pajaknya pada tahun depan,” kata Wali Kota Bandung Dada Rosada kepada wartawan di Pendopo Jalan Dalem Kaum, Rabu (23/2/2011).

Dia mengemukakan target pendapatan pajak dari BPHTB mencapai Rp172 miliar. Namun tidak semua pendapatan tersebut digunakan untuk mendanai stadion internasional tersebut.

Dada menjelaskan dana yang dibutuhkan untuk pembangunan stadion yang rencananya menjadi markas Persib Bandung itu diperkirakan mencapai Rp50 miliar-75 miliar pada tahun ini.

“Meski kami menargetkan potensi yang cukup besar untuk pendapatan pajak tersebut, tetapi tidak bisa seluruhnya diberikan untuk pembangunan SUS Gedebage, lantaran masih banyak keperluan yang lainnya,” tandas Dada. [jul]

http://www.inilah.com/read/detail/1264212/pembangunan-sus-gedebage-didanai-pajak-bphtb/

Widana89
March 15th, 2011, 12:24 PM
Dari RTRW Kota Bandung 2010-2030
http://img3.imageshack.us/img3/640/rtrwbandung2010203028.jpg (http://img3.imageshack.us/i/rtrwbandung2010203028.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

^^
Kok render stadionnya ada dua:bash: yg mana jadi dibangun???

v-sun
March 23rd, 2011, 02:49 AM
23/03/2011 06:53
Lapangan Internasional Gedebage Mulai Ditimbun
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Proses pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage telah mencapai 21% atau melebihi target dari rencana awal
20% pada minggu ke-78 (20 Maret 2011).

Menurut Team Leader PT Indah Karya selaku Manajemen Konstruksi SUS Gedebage Dwinik W, dari lahan seluas 5 hektare, pengurukan telah mencapai sekitar 8.000 meter kubik, dengan ketinggian 5 meter untuk lapangan sepak bola dan 4,5 meter untuk bagian tribun.

"Tinggal sedikit lagi, mudah-mudahan akhir Maret target penimbunan dengan ketinggian yang diinginkan dapat tercapai," katanya kepada wartawan di lokasi proyek SUS Gedebage, Selasa (22/3/2011).

Penimbunan yang dilakukan berbentuk sengkedan atau terasering. Hal itu dilakukan untuk menghindari urukan tanah tersebut turun. "Setelah penimbunan kita akan menunggu selama 9 minggu, apakah kondisinya stabil, jika stabil maka akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang," tuturnya.

Dwinik menambahkan, pihaknya juga akan melakukan kajian lebih lanjut dengan ahli geoteknik, sebelum pemasangan tiang pancang dilakukan. Hal itu dilakukan untuk menentukan layak tidaknya pemasangan tiang pancang tersebut.

"Jika pengurukan tanah tersebut selesai akhir bulan ini, pemasangan tiang pancang bisa dilakukan pada akhir Mei atau awal Juni ini," tuturnya. [gin]
http://www.inilah.com/read/detail/1348562/lapangan-internasional-gedebage-mulai-ditimbun/

D3Y
March 23rd, 2011, 04:21 AM
^^ ribet banget ya
seandainya sangkuriang masih hidup, tuh stadion udah jadi dalam semalam aja :D

aa coy
March 23rd, 2011, 09:30 AM
@ D3Y: di tatar parahyangan, apa sih yg ga ribet? jigana dr dulu sdh budaya...:lol: pdhal baru stadion, belum proyek lainnya :nuts:
neh ada lagi info seputar stadion :

38 Ribu Kursi SUS Disimpan di Gudang
Pasang Tiang Pancang Tunggu Kajian

GEDEBAGE,(GM)-Rabu, 23 Maret 2011
Perkembangan pembangunan proyek Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage dalam dua bulan terakhir cukup menggembirakan. Hingga 20 Maret 2011 (minggu ke-78), dari rencana keseluruhan sebesar 20,2384%, progres yang sudah terealisasi 21,4232% atau mengalami kelebihan 1,19%. Angka tersebut dihitung dari perkembangan keseluruhan. Tidak hanya pematangan lahan, namun juga penyediaan material on side (MOS).

Dari pantauan ”GM” di lapangan, pengurukan tanah terlihat sangat berbeda dari pantauan terakhir pada Januari lalu. Saat ini dari lahan seluas 5 ha (2 ha untuk lapangan dan 3 ha untuk area tribun penonton, red) yang diuruk, hanya tinggal beberapa persen lagi yang tersisa.

Dwinik W., Team Leader PT Indah Karya sebagai manajemen konstruksi SUS Gedebage menerangkan, saat ini proses pengurukan sudah bisa dilakukan secara optimal. Dengan hanya tiga hari hujan selama Februari, pengurukan tanah bisa mencapai 400 rit/hari atau setara dengan 8.000 m3 tanah. ”Kita memang masih fokus pada penimbunan tanah. Namun perkembangannya cukup menggembirakan, tidak seperti 2010 lalu. Saat ini penimbunan tanah bisa mencapai 8.000 m3/hari atau 400 rit,” terangnya ketika ditemui wartawan di lokasi proyek, Selasa (22/3).

Dengan penimbunan tanah sebanyak itu, lahan 5 ha yang tersedia sudah hampir selesai diuruk. Untuk area lapangan, ketinggian tanah yang diuruk mencapai 5 meter atau sesuai rencana. Sementara area tribun penonton, dari rencana ketinggian 4,5 meter, sebagian besar sudah tercover. Tinggal sebagian lagi yang masih belum dan ditargetkan bisa selesai akhir bulan ini.

Setelah penimbunan tanah, kata Dwinik, tahap selanjutnya pemasangan tiang pancang. Namun pihaknya masih akan menunggu konsolidasi lahan serta kajian lebih lanjut dari ahli geoteknik. Dari kajian awal, pemasangan tiang pancang baru bisa dilakukan sembilan minggu setelah pengurukan terakhir dilakukan. Artinya jika pengurukan terakhir akhir bulan ini, pemasangan tiang pancang bisa dilakukan pada bulan Mei akhir atau awal Juni.

Meski pemasangan masih menunggu waktu, namun tiang pancang untuk fondasi konstruksi saat ini sudah tersedia di lokasi. Yang sudah masuk lokasi mencapai 92% atau 8.460 batang dari kebutuhan total sebanyak 9.191 batang. ”Tiang pancang sudah on side, tinggal 8 persen lagi yang tengah dibuat di pabriknya,” terang Dwinik didampingi anggota team leader lainnya, Ratnani.

Di samping tiang pancang, MOS lainnya yang sudah tersedia, yaitu frecast (struktur untuk tribun penonton, red) yang mencapai 27% atau 1.528 panel dari total kebutuhan 5.690 panel, kursi penonton 38 ribu unit yang sudah 100% tersedia dan sementara dititipkan di gudang PT Adhi Karya di Jakarta. :)(B.114)**
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110323043358&idkolom=tatarbandung

v-sun
March 31st, 2011, 05:00 PM
31/03/2011 21:54
Stadion Internasional Persib Baru Rampung 2013
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage tampaknya melenceng dari target. Penyebab melencengnya target tersebut adalah faktor cuaca dan pendanaan.

Awalnya Pemkot Bandung menargetkan stadion bertaraf internasional tersebut rampung akhir 2011. Namun, lantaran banyaknya kendala dalam pembangunannya, kemungkinan stadion tersebut baru rampung tahun 2013.

"Target selesai pada 2011 tidak dapat tercapai, karena kemarin saja ada hambatan cuaca ekstrem dan masalah ketersediaan dana sehingga membuat delay sampai dengan 10 bulan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Edi Siswadi kepada wartawan di ruang kerjanya Balaikota Jalan Wastukencana, Kamis (31/3/2011).

Edi menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan stadion selesai pada 2013. Pasalnya, kata dia, cuaca ekstrem dan dana, jadi persoalan yang tak bisa diprediksi.

"Kalau untuk pendanaan jika Pemprov mau mengucurkan dana tambahan, kita tidak akan meminjam. Tapi jika tetap tidak mau, ya meminjam saja ke pihak lain," tuturnya.

Meski begitu, kata Edi, hambatan pendanaan tersebut, tidak menyurutkan langkah PT Adhi Karya sebagai pihak yang ditunjuk Pemkot Bandung, menyelesaikan pembangunan tersebut.

"Mereka tetap melakukan pembangunan, sesuai dengan dana yang kami berikan. Jadi untuk mempercepat pembangunan tersebut harus tetap ada dana," tuturnya. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1377072/stadion-internasional-persib-baru-rampung-2013/

tukangbasotahu
March 31st, 2011, 05:47 PM
Setahun kemudian... eng ing eng.....

"Stadion Baru Rampung 2015. Target selesai pada 2013 tidak dapat tercapai, karena bla bla bla" tuturnya. :lol:

31/03/2011 21:54
Stadion Internasional Persib Baru Rampung 2013
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage tampaknya melenceng dari target. Penyebab melencengnya target tersebut adalah faktor cuaca dan pendanaan.

Awalnya Pemkot Bandung menargetkan stadion bertaraf internasional tersebut rampung akhir 2011. Namun, lantaran banyaknya kendala dalam pembangunannya, kemungkinan stadion tersebut baru rampung tahun 2013.

"Target selesai pada 2011 tidak dapat tercapai, karena kemarin saja ada hambatan cuaca ekstrem dan masalah ketersediaan dana sehingga membuat delay sampai dengan 10 bulan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Edi Siswadi kepada wartawan di ruang kerjanya Balaikota Jalan Wastukencana, Kamis (31/3/2011).

Edi menambahkan, pihaknya menargetkan pembangunan stadion selesai pada 2013. Pasalnya, kata dia, cuaca ekstrem dan dana, jadi persoalan yang tak bisa diprediksi.

"Kalau untuk pendanaan jika Pemprov mau mengucurkan dana tambahan, kita tidak akan meminjam. Tapi jika tetap tidak mau, ya meminjam saja ke pihak lain," tuturnya.

Meski begitu, kata Edi, hambatan pendanaan tersebut, tidak menyurutkan langkah PT Adhi Karya sebagai pihak yang ditunjuk Pemkot Bandung, menyelesaikan pembangunan tersebut.

"Mereka tetap melakukan pembangunan, sesuai dengan dana yang kami berikan. Jadi untuk mempercepat pembangunan tersebut harus tetap ada dana," tuturnya. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1377072/stadion-internasional-persib-baru-rampung-2013/

aa coy
April 2nd, 2011, 12:32 PM
h..:lol:h..:lol: meski blm jelas kpn terealisasi stadionnya apalagi superblok gedebagenya :nuts:,lumayanlah nih info bwt nutrisi ....:)

Mei, Tiang Pancang Stadion Internasional Dipasang

Oleh: Yatni Setianingsih
Jabar - Jumat, 1 April 2011 | 19:28 WIB

INILAH.COM, Bandung - Sebanyak 4.500 tiang pancang dari kebutuhan 9.000 tiang saat ini sudah berada di lokasi proyek Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage.

Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana mengatakan, meski pemasangan tiang pancang baru akan dilakukan pada akhir Mei, atau Juni awal, 50% sudah berada di lokasi proyek stadion berstandar international tersebut. "Setelah konsolidasi kekuatan tanah selesai pada dua bulan mendatang, tetapi tiang pancang untuk pembangunan tersebut telah berada di sini yaitu 4.500 tiang dari total kebutuhan 9.000 tiang," tutur Hedi saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (1/4/2011).

Hedi menerangkan, seluruh tiang pancang akan tersedia saat pemasangan akan dimulai. Sisa tiang pancang tersebut telah selesai diproduksi di kawasan industri Cibitung Kabupaten Bekasi. "Sisa tiang pancang tersebut tinggal dikirim proyek, karena di tempat produksinya telah selesai dibuat. Kalau saat pemasangan tiang pancang cuaca hujan tidak terlalu berpengaruh signifikan," imbuhnya. [gin]

http://www.inilahjabar.com/read/detail/1380632/mei-tiang-pancang-stadion-internasional-dipasang

aa coy
April 2nd, 2011, 12:40 PM
Tanah Stadion Gedebage Beres Ditimbun Pekan Ini

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1380452.jpg

Oleh: Yatni Setianingsih Jumat, 1 April 2011 | 18:35 WIB

INILAH.COM, Bandung - Proses penimbunan atau pengurukan tanah di lapangan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage dijadwalkan selesai pada pekan ini.

Penimbunan tanah tersebut dilakukan pada lahan seluas 5 hektare. Sekitar 2 hektare di antaranya untuk lapangan sepakbola dan 3 hektare lainnya untuk tribun penonton. "Akhir minggu ini penimbunan segera selesai. Kondisinya tinggal sedikit lagi yang belum ditimbun," kata Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana ketika dihubungi INILAH.COM, Jumat (1/4/2011).

Hedi mengaku hujan yang sering terjadi menjadi salah satu kendala yang dihadapi. Seharusnya, lanjut Hedi, proses penimbunan selesai pada akhir Maret 2011. "Hujan yang sering terjadi pada sore hari menjadi hambatan karena menimbulkan kandungan air yang tinggi dari tanah sekarang yang kandungan airnya hanya 40%-70%. Jadi ini tidak meleset dari target awal," tandasnya.

Setelah penimbunan selesai, katanya, proses pembangunan stadion bertaraf internasional yang akan menjadi home base Persib Bandung itu akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang. "Tiang pancang tersebut akan dilakukan setelah adanya konsolidasi untuk melihat kekuatan tanah, kurang lebih 9 minggu atau sekitar dua bulan ini," tuturnya.

Konsolidasi dilakukan untuk mengetahui kepadatan dari tanah tersebut, sehingga menurut Hedi ketika dipasangi tiang pancang, tanah tersebut akan kuat. [jul]

http://www.inilahjabar.com/read/detail/1380452/tanah-stadion-gedebage-beres-ditimbun-pekan-ini

Widana89
April 2nd, 2011, 12:59 PM
Setahun kemudian... eng ing eng.....

"Stadion Baru Rampung 2015. Target selesai pada 2013 tidak dapat tercapai, karena bla bla bla" tuturnya. :lol:


^^ Mudur trus target penyelesaian stadion ini... :ohno:

v-sun
April 7th, 2011, 01:38 PM
07/04/2011 18:34
Bank BJB Siap Danai Stadion Internasional Persib
Sirojul Muttaqien

INILAH.COM, Tegal - Bank Jabar Banten (BJB) menyatakan siap mendanai proyek pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage yang akan menjadi home base Persib Bandung.

Direktur Utama Bank BJB Agus Ruswendi mengatakan, peluang mendanai proyek Pemkot Bandung tersebut sangat terbuka karena selama ini perseroan juga sudah sering mengucurkan kredit kepada beberapa kabupaten/kota di Jabar.

"Kami siap mendanai Stadion Gedebage namun harus dengan segala aturan yang ada," kata Agus kepada wartawan di sela-sela Pembukaan Bank BJB Kantor Cabang Tegal, Jalan Mayjen Sutoyo Tegal, Kamis (7/4/2011).

Ia mengemukakan, sudah mendapatkan informasi bahwa proses pembangunan SUS Gedebage masih memerlukan dana dan ada pernyataan dari Pemkot Bandung bahwa mereka membuka peluang untuk mendapatkan dana itu dari pinjaman perbankan.

Menurut Agus, selama ini Pemkot Bandung memang belum pernah mendapatkan pinjaman dana dari Bank BJB. Karena itu, peluang mendapatkan kredit dari BJB sangat terbuka dengan aturan persyaratan pinjaman daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun, proses pembangunan SUS Gedebage masih membutuhkan dana sekitar Rp460 miliar. Hingga saat ini, proses pengurukan tanah di stadion bertaraf internasional itu tengah dilakukan dan akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang pancang pada Mei 2011 nanti.[den]

http://www.inilah.com/read/detail/1397172/bank-bjb-siap-danai-stadion-internasional-persib/

aa coy
April 9th, 2011, 01:01 PM
Lampu Hijau untuk Gedebage :)
Saturday, 09 April 2011
BANDUNG– Pemkot Bandung masih berharap memperoleh bantuan untuk pembangunan Sarana Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage dari Pemprov Jawa Barat. :cheers::)

Terlebih setelah Pemprov Jawa Barat memberikan lampu hijau yang menandakan akan membantu pembiayaan pembangunan tersebut. Dengan berharap dana cair, bantuan yang ditawarkan Bank Jabar Banten (BJB) dikesampingkan oleh Pemkot Bandung.Padahal sebelumnya, pemprov terlihat tanda-tanda gagal memberi bantuan untuk pembangunan SUS Gedebage.

“Kalau ada yang gratis (bantuan pemprov) ngapain kita ambil yang harus bayar,” ujar Wali Kota Bandung Dada Rosada di Balai Kota Bandung kemarin. Hingga kini, Dada masih menunggu sinyal yang lebih pasti dari Pemprov Jabar.“Kemarin-kemarin saya sudah bicara dengan gubernur dan beliau menyatakan siap membantu pembangunan SUS,” katanya. Pembicaraan tersebut dilakukan ketika digelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BJB. Menurutnya, gubernur sudah menyanggupi untuk memberikan bantuan. Dengan adanya bantuan dari pemprov, sisa pendanaan pembangunan SUS Gedebage yang jumlahnya masih sangat besar yakni Rp400 miliar, bisa sedikit teratasi. Selain dana dari pemprov,pemkot tetap akan mengalokasikan dana.

Apalagi kini pembangunan mulai memasuki tahap pelaksanaan konstruksi,setelah satu tahun lebih fokus pada konsolidasi tanah. “Saya bersama warga kota berdoa, semoga janji Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bisa terealisasi seperti masa Gubernur Danny Setiawan. Dengan bantuan itu,tidak perlu lagi harus pinjam ke mana-mana lagi,”beber Dada. Dia optimistis bantuan itu bisa diberikan karena pembangunan SUS Gedebage juga turut dimasukkan ke dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemprov Jabar melalui Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Jabar.Jika bantuan terealisasi, pemkot bersama warga Kota Bandung akan sangat berterima kasih kepada pemprov.

Sebelumnya, Pemkot Bandung menargetkan pembangunan SUS Gedebage selesai pada 2012 mendatang.Namun bila kucuran dari pemprov batal, paling lambat SUS bisa selesai dibangun pada 2013, itu pun dipastikan mendapatkan bantuan dari pihak ketiga.:lol::lol::bash: (untung batal jd tuanrumah seagames 2011) Sekda Kota Bandung Edi Siswadi menuturkan saat ini kemampuan pemkot membayar cicilan pinjaman sebesar Rp280 miliar per tahun.Untuk itu,kalau pemkot akan meminjam ke pihak ketiga untuk percepatan pembangunan SUS Gedebage, maka tidak boleh melebihi kapasitas tersebut. “Karena itu, kita masih berharap mendapat bantuan dari pemprov,”ujar Edi. Meski tidak bisa memaksa bantuan Pemprov Jabar,pihaknya tidak akan melakukan lobi apa pun untuk mendapat bantuan yang maksimal.

“Semua bergantung kemampuan pemprov untuk memberi bantuan,” ucapnya. Kebutuhan pembangunan SUS ini sebesar Rp480 miliar,dana itu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan sampai 100% selesai. Namun, APBD Kota Bandung tidak akan cukup mendanai pembangunan itu seluruhnya.“Karena itu,target kita juga tidak muluk-muluk, target kita bisa menyelesaikan pembangunan pada 2012. Itu pun masih sangat fleksibel, kita memikirkan jika nantinya ada kendala di lapangan seperti faktor cuaca sehingga maksimal pembangunan selesai hingga 2013,”bebernya. Untuk bantuan pemprov pada tahun ini yang hanya senilai Rp.25 miliar, hingga kini dana itu belum masuk ke kas daerah.

Untuk sekarang, alokasi hanya untuk pendanaan dari APBD Kota Bandung sebesar Rp.75 miliar,sementara bantuan dari pemprov baru akan digunakan di APBD perubahan. Edi mengatakan bahwa tahun depan bantuan dari pemprov bisa bertambah. Karena itu, jika jumlah bantuan masih Rp.25 miliar dibutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk menyelesaikan pembangunan SUS Gedebage. Namun kalau bantuan pemprov tidak seperti yang diharapkan, kemungkinan besar pemkot akan meminjam dana ke pihak perbankan. yugi prasetyo

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/391887/

dulu ngambek nolak bantuan, skrg ngemis2 ga pny duit....duh kang dada...kumaha maneh teh...

v-sun
April 27th, 2011, 09:13 AM
27/04/2011 14:04
Tanah Stadion Internasional Persib Mulai Dirapikan
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Proses pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage telah memasuki tahap konsolidasi tanah. Sebelumnya, pada pekan pertama April 2011, lahan 5 hektare stadion tersebut sudah selesai ditimbun atau diuruk.

Project Manager PT Adhi Karya Hedi Herdiana menerangkan selama menunggu konsolidasi tanah pihaknya merapikan tanah lapangan yang rencananya akan menjadi home base Persib Bandung itu. Hal tersebut dilakukan untuk melihat kepadatan tanah sebelum dipasangi tiang pancang sekitar 9 minggu.

"Sementara menunggu konsolidasi tanah untuk mengukur kepadatan tanah, kegiatannya yaitu merapikan volume tanah. Memang masih ada truk pengangkutan tanah untuk merapikan tanah tersebut, tetapi truk dan ritnya lebih sedikit dibandingkan saat pengurukan," kata Hedi saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (27/4/2011) pagi.

Kandungan air saat selesai pengurukan tanah mencapai 1,7 meter. Sementara saat ini, tanah mengalami penurunan 0,5 meter atau mencapai 1,2 meter. "Cuaca hujan saat ini tidak terlalu memengaruhi proses konsolidasi karena intensitasnya tidak sesering saat awal pembangunan," imbuhnya.

Hedi mengatakan, rata-rata hanya 10 rit tanah yang masuk ke lokasi proyek. Sementara saat pengurukan tanah dapat mencapai 250-300 rit per hari.

"Mudah-mudahan setelah konsolidasi selesai dan kepadatan tanah sesuai dengan aturan dari ahli, maka kemungkinan awal Juni akan mulai dipasangi tiang pancang. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1455712/tanah-stadion-internasional-persib-mulai-dirapikan/

blablanonsense
April 27th, 2011, 04:29 PM
numpang tanya dong, musmar ini apa-an sih. Perasaan semua tempat di gedebage dinamai Musmar di desainnya. Apa musmar ini investor Gedebage ya?

aa coy
May 6th, 2011, 10:34 AM
numpang tanya dong, musmar ini apa-an sih. Perasaan semua tempat di gedebage dinamai Musmar di desainnya. Apa musmar ini investor Gedebage ya?

kayaknya sih iya. klo diliat dr rendering gedebage city. tapi klo liat perkembangannya dr baheula pisan yg sampai skrg ga nampak :nuts: kenapa yah ga ganti aja krjasama pemkot dgn investor yg lbh bonafid spt ciputra dev., bakrieland, agung sedayu, agung podomoro dan selevelnya :lol:

aa coy
May 6th, 2011, 10:36 AM
Juli, Pembangunan PLTSa Gedebage Ditenderkan :)

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1481152.jpg

inilah.com
Oleh: Yatni Setianingsih
Jabar - Rabu, 4 Mei 2011 | 19:30 WIB

INILAH.COM, Bandung - Setelah tertunda hingga beberapa tahun, Pemkot Bandung akhirnya akan memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Gedebage yang dimulai dengan proses tender pada Juli 2011 mendatang.

Untuk mempersiapkan pembangunan PLTsa tersebut setelah tender selesai, Pemkot dan DPRD Kota Bandung akan menyelesaikan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan lima Perda lainnya sebagai payung hukum pembangunan PLTSa tersebut. Keenam Perda tersebut ditargetkan bisa disahkan pada triwulan III 2011.

"Pada Juli ini akan memasuki tender, sudah ada 6 peserta tender yang akan mengikuti proses tersebut," kata Wali Kota Bandung Dada Rosada kepada wartawan di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta Kota Bandung, Rabu (4/5/2011). Dada menegaskan, pembangunan PLTSa akan dilakukan setelah enam sebagai payung hukum disahkan DPRD, terutama revisi Perda RTRW.

"Untuk dana investasi kita lihat dulu nanti, berapa yang dibutuhkan untuk pembangunannya. Sampai saat ini belum ada laporan biaya yang diperlukan dari panitia penyelenggara tender," imbuhnya. Pembiayaan pembangunan PLTSa Gedebage, selain menggunakan dana dari pihak swasta, Pemkot akan mengalokasikannya dari pendapatan asli daerah (PAD) seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Rencana pembangunan PLTSa tersebut telah digulirkan Pemkot sejak 2007, tetapi karena berbagai kendala akhirnya belum terealisasi. Dari perhitungan sebelumnya, pembangunan PLTSa yang berlokasi di Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung tersebut memerlukan dana lebih dari Rp600 miliar. [den]

http://www.inilahjabar.com/read/detail/1481152/juli-pembangunan-pltsa-gedebage-ditenderkan

D3Y
May 6th, 2011, 01:53 PM
^^ good news
makin banyak energi alternatif yang emang sangat besar dibutuhkan buat konsumsi kota ini :cheers:

Don KingKong
May 22nd, 2011, 06:14 PM
Bulan Depan Tiang Gedebage Berdiri

SARANA Utama Sepakbola (SUS) Gedebage diperkirakan akan rampung pada pertengahan 2012 mendatang. Terjadi pemunduran waktu, yang awalnya rampung akhir 2011 ini. Rupanya banyak terjadi kendala di lapangan.

Banyaknya pertanyaan dan masukan dari bobotoh soal stadion Gedebage membuat tim persibholic.com menelusuri informasi perkembangan stadion yang akan menjadi stadion terbaik di Indonesia ini. Beruntung, pihak terkait menyambut baik niat tim persibholic.com.

Saat survey ke lapangan, Jumat (20/5/2011), kondisi stadion Gedebage masih berupa gundukan tanah yang merupakan tahap pematangan lahan hasil penimbunan. Tanah timbunan di lokasi pekerjaan dalam proses konsolidasi.

Koordinator Engineering PT Adhi Karya Hanif SN mengungkapkan, timbunan untuk stadion yang dilakukan cukup signifikan setinggi 5 meter. Beban tanah timbun akan memberikan dampak terhadap tanah asli, yang notabenenya merupakan tanah basah bekas sawah atau rawa.

"Jadi kami lakukan dengan hati-hati dan penuh perhitungan agar kedepannya stadion berdiri kokoh dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Hanif kepada persibholic.com.

Rencananya, kata Hanif, awal kegiatan pemancangan tiang akan dilakukan pada pertengahan Juni ini. Tiang pancang beton telah tersedia di lapangan dengan total lebih dari 3.000 titik pancang. Sementara alat pancang akan tiba pekan depan. "Dan kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana pemancangan ini," imbuhnya.

Mundurnya target selesai, jelas Hanif, karena banyaknya faktor nonteknis, terutama cuaca. Awalnya, hambatan dimulai saat pembuatan akses jalan menuju lokasi pembangunan. Lokasi proyek yang berada di Kelurahan Mekarmulya berada sekitar 5 KM dari Jalan Soekarno-Hatta. Kala itu, untuk mencapai lokasi harus melalui jalan Raya Cimencrang dengan kondisi jalan yang sempit dan kapasitas daya dukung jalan yang tidak memadai untuk dapat dilalui kendaraan berat. Mobilisasi material timbunan terhambat akibat kendala ini.

Meski lokasi SUS Gedebage tepat berada di tepi jalan tol Padalarang-Cileunyi, namun tidak ada pintu keluar yang dapat mencapai lokasi. Beberapa peraturan yang ada tidak mengizinkan adanya pembukaan akses dari jalan tol dengan mudah. Dengan upaya bersama antara Pemkot Bandung serta Pemprov Jawa Barat, pada bulan Juli 2010 diperoleh izin membuka akses dari jalan tol menuju lokasi proyek pada KM 151.

"Dan lagi-lagi setelah akses di km 151 terbuka, kendala berikutnya adalah musim lebaran 2010 yang menyebabkan akses KM 151 kembali tidak dapat dipergunakan dan menghambat pelaksaan kegiatan penimbunan kami," jelas Hanif.

Pada tahun 2010, beber Hanif, terjadi kondisi curah hujan yang ekstrim. Dalam sepanjang tahun telah terjadi lebih dari 200 hari hujan. Menurutnya, kondisi hujan menyebabkan pekerjaan penimbunan melambat karena kaidah teknis mensyaratkan pekerjaan dilakukan pada kondisi tanah kering.

Dengan kondisi ini, Hanif berharap adendum yang diajukan terkait penyelesaian pembangunan sekitar pertengahan 2012 nanti bisa terealisasi. "Dan memang batas akhirnya pada 2013 nanti karena kita dan Pemkot juga menghitung soal hambatan tadi," jelasnya.

Jadi, sebagai calon pemakai resmi, Persib Bandung dan bobotoh diharap bersabar. Namun, jaminannya adalah, dengan waktu penyelesaian yang cukup panjang, SUS Gedebage ini akan menjadi stadion termegah di Indonesia. Semoga. (Okke Permadhi)


Nonton Bola Senyaman di Bioskop
Kursi SUS Gedebage Standar FIFA

PARA penonton Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage dipastikan akan merasa nyaman saat duduk melihat Persib Bandung atau tim nasional lainnya tampil. Sebab, kursi yang dipakai akan sama nyaman dan bagus dengan stadion Emirates di London, Inggris milik Arsenal.

"Kita ingin merubah mindset penonton agar nantinya punya sense of belonging dan kebanggaan atas stadion Gedebage. Karena stadion ini akan menjadi termewah di Indonesia dan sesuai standar FIFA," ungkap Kabid Survey dan Investigasi Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung Yayat A Sudrajat kepada persibholic.com.

Yayat menjelaskan, kapasitas SUS Gedebage sendiri 38 ribu kursi. Ia menyatakan, bisa dikatakan tidak ada kelas ekonomi karena semua tribun akan memakai kursi dengan kualitas terbaik. Bahkan, tidak ada kursi kayu atau sekadar beton untuk duduk.

Spesifikasi kursi sendiri, jelas Yayat, merupakan kursi yang tidak mudah terbakar. Jika terjadi vandalisme, maka kursi memiliki ketahanan waktu yang cukup untuk petugas memadamkan api. "Dan kalau terbakar tidak akan menyebar," imbuhnya.

Di Indonesia, kata Yayat, baru SUS Gedebage yang memakai kursi tipe tip-up yang bisa dilipat seperti bioskop. Jika terjadi kondisi chaos atau usai laga, maka kursi akan melipat secara otomatis dan memiliki ruang bagi penonton untuk keluar dengan mudah.

Kenapa berani memakai kursi mewah sementara sikap sebagian bobotoh sebagai calon pengguna stadion masih belum dewasa? "Justru kami ingin merubah paradigma bobotoh agar mereka juga bisa menjaga stadion ini. Mereka kan yang ingin ada stadion bagus dengan standar FIFA. Jadi, kalau sudah jadi nanti, kami harap mereka bisa menjaganya," beber Yayat.

Kursi tip-up, jelas Yayat merupakan produk dari Inggris, sebagai suplier utama kursi bagi stadion berstandar FIFA. Namun, karena Malaysia dan China menjadi distributor di wilayah Asia, maka pihaknya memilih membeli dari Malaysia. "Agar kita bisa efisiensi harga. Dan 38 ribu kursi sudah ada di gudang kita di Jakarta," ujarnya.

Soal kapasitas stadion, Yayat mengaku, karena semua tribun diberi kursi, maka maksimal di angka 38 ribu. Namun, jika tanpa kursi, maka kapasitas bisa mencapai 70 ribu. "Tapi kan awalnya kita sepakat harus standar FIFA, karena nanti bisa dipakai ajang internasional. Makanya kita semua pakai kursi. Ini juga demi menghindari kebocoran tiket. Jadi, kalau ada penonton yang tidak punya tiket, dia tidak bisa duduk," jelas Yayat.

Untuk kursi kelas VIP hanya ada 200 buah. Perbedaan antara kursi kelas VIP dengan yang lainnya adalah kursi VIP memiliki sandaran tangan di sampingnya. Selain itu, disediakan juga tempat bagi para penyandang cacat. "Jadi kaum difabel yang menonton bisa terakomodir. Ini juga standar FIFA," sebutnya.

Harapan Pemkot Bandung adalah agar setelah jadi nanti, para penonton terutama bobotoh bisa menjaga kemegahan SUS Gedebage. Selain nanti menjadi stadion termewah di Indonesia, SUS Gedebage juga akan menjadi ikon kebanggaan Jawa Barat. (Raka Zaipul)

http://www.persibholic.com/1796/nonton-bola-senyaman-di-bioskop

cyberprince
May 23rd, 2011, 12:35 PM
^^ wah keren kalo kursinya beneran kayak gitu :cheers: asal jangan molor lagi ampe 2015, 2016, :nuts:

Widana89
May 24th, 2011, 10:40 PM
^^ wah keren kalo kursinya beneran kayak gitu :cheers: asal jangan molor lagi ampe 2015, 2016, :nuts:

:okay: :okay:
http://www.persibholic.com/photo/galeri/2011/05/20110521_RZ_gedebage_02.jpg

cyberprince
May 26th, 2011, 04:12 PM
thanks Widana89 atas picnya :okay: kayaknya kalo ada rusuh, tu kursi bakal susah dicabut yah :D

v-sun
May 26th, 2011, 08:17 PM
27/05/2011 01:09
3.000 Tiang Pancang Stadion Gedebage Dipasang Juni
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Proses pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage hingga saat ini sudah mencapai 22,68%. Rencananya, pemasangan tiang pancang akan dilakukan pada Juni mendatang.

"Pengurukan tanah sudah mulai mencapai target dan mencapai titik yang diinginkan. Bila cuaca bagus mudah-mudahan bisa selesai dan masuk ke langkah berikutnya yaitu pemasangan tiang pancang yang kemungkinan dilakukan Juni mendatang," kata Koordinator Engineering PT Adhi Karya Hanif Setyo Nugroho kepada wartawan di lokasi proyek SUS Gedebage, Kamis (26/5/2011).

Hanif menjelaskan, tiang pancang yang dibutuhkan untuk membangun stadion tersebut sebanyak 3.181 buah. "Pemasangan tiang-tiang pancang itu kemungkinan akan selesai dalam waktu dua bulan masa kerja, bila cuaca normal tidak ekstrem seperti akhir-akhir ini," terangnya.

Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage melenceng dari target. Penyebab melencengnya target tersebut adalah faktor cuaca dan pendanaan.

Awalnya Pemkot Bandung menargetkan stadion bertaraf internasional tersebut rampung akhir 2011. Namun, lantaran banyaknya kendala dalam pembangunannya, kemungkinan stadion tersebut baru rampung tahun 2013. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1548722/3000-tiang-pancang-stadion-gedebage-dipasang-juni/

sap69
May 31st, 2011, 08:17 AM
:okay: :okay:
http://www.persibholic.com/photo/galeri/2011/05/20110521_RZ_gedebage_02.jpg

wah asik banget tuh kursinya..

asal jangan ribut dikit ngerusak ribut dikit ngerusak ya, soalnya kayaknya agak rentan rusak tuh klo pake kursi kayak gtu..:bash::bash:

D3Y
May 31st, 2011, 09:34 AM
^^ ha jangan salah loh....itu kursi yang katanya di jamin tahan api hingga 20 menit jika terjadi kebakaran, sampai menunggu datangnya petugas pemadam.

azu_yh
June 3rd, 2011, 07:05 PM
ada beberapa alasan mengapa proyek ini berjalan lambat:

- tanah di lokasi yang sangat labil, pada saat awal-awal setiap memasang tiang pancang selalu saja miring.. oleh karenanya dilakukan penggalian tanah di lokasi, kemudian tanah yang sudah digali tersebut diganti dengancampuran batu-batuan agar menjadi lebih stabil.. akan tetapi proses ini cukup terhambat akibat curah hujan yang tinggi..
- sumber pendanaan yg belum jelas. rencananya seluruh pengasilan dari BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) Pemkot Bandung tahun ini akan digunakan untuk mendanai proyek ini. diperkirakan sebanyak Rp 150 Milyar.
- dan proyek ini lebih bersifat proyek politis, sehingga tidak akan selesai dalam waktu cepat .ingat tidak lama lagi akan ada Pilkada :lol: dan pasti akan dijadikan alat kampanye oleh beberapa pihak

ini saya dapatkan dari sumber yang cukup terpercaya :D

Widana89
June 4th, 2011, 11:48 PM
Pembangunan Stadion Gedebage lambat bgt... :ohno:

http://i1083.photobucket.com/albums/j400/evoykids1/Stadion%20GedeBage/100_1501.jpg

http://i1083.photobucket.com/albums/j400/evoykids1/Stadion%20GedeBage/100_1504.jpg

http://i1083.photobucket.com/albums/j400/evoykids1/Stadion%20GedeBage/100_1502.jpg

http://i1083.photobucket.com/albums/j400/evoykids1/Stadion%20GedeBage/100_1503.jpg

http://i1083.photobucket.com/albums/j400/evoykids1/Stadion%20GedeBage/100_1505.jpg
Photo By : Igunevoy

sap69
June 5th, 2011, 10:10 AM
^^ ha jangan salah loh....itu kursi yang katanya di jamin tahan api hingga 20 menit jika terjadi kebakaran, sampai menunggu datangnya petugas pemadam.

oo gt ya, cool kalo gt..
semoga aja pennonton sepakbol indonesia semakin dewasa ya..
kan sayang tu udah bagus2 gt klo dirusak..

v-sun
June 13th, 2011, 02:55 PM
13/06/2011 19:50

Akhir Tahun Stadion Internasional Rampung 62%
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Proses pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage ditargetkan akan mencapai 62% pada akhir tahun ini.

Sampai saat ini stadion tersebut baru mencapai 22,85% dan memasuki tahap pemasangan tiang pancang di 50 titik. Ada 150 tiang pancang dari 3.200 tiang pancang yang akan digunakan untuk membangun stadion bertaraf internasional tersebut.

Kabid Survei dan Investigasi Dinas Tata ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung Yayat Sudrajat menerangkan, pemasangan tiang pancang telah dimulai 7 Juni lalu. Penyelesaian pemasangan tiang pancang membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Dengan pemasangan tiang pancang tersebut, pembangunan akan mencapai 32,85%.

"Sesuai rencana, pada akhir tahun pembangunan akan mencapai 62%. Untuk pemadatan tanah saat ini telah mencapai 90% dan siap untuk konstruksi bangunan," kata Yayat di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum, Senin (13/6/2011).

Jika tidak hujan, katanya, setelah pemasangan tiang pancang akan dilanjutkan dengan pembangunan fondasi pada bagian bawah stadion. Pembangunan fondasi sama sekali tidak boleh tercampur air hujan. "Kalau ada hujan, pembangunan fondasi otomatis harus berhenti karena air hujan tak boleh masuk ke fondasi," imbuhnya. [gin]


http://www.inilah.com/read/detail/1599822/akhir-tahun-stadion-internasional-rampung-62/

v-sun
June 13th, 2011, 02:58 PM
13/06/2011 19:49

Pemkot Optimistis SUS Gedebage Selesai Tepat Waktu
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Wali Kota Bandung Dada Rosada optimistis pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage tetap berjalan sesuai target yaitu pada 2012 meski belum ada pengucuran dana dari Pemprov Jabar.

"Tanpa dibantu sudah jalan, apalagi kalau dibantu Pemprov Jabar. Pembagian pendanaan kan 40% dari Pemkot Bandung dan 60% dari Pemprov Jabar pasti akan cepat selesai," kata Dada kepada wartawan di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum, Senin (13/6/2011).

Ia menerangkan, jika Pemprov Jabar cepat mengucurkan dana pembangunan, stadion tersebut akan cepat selesai pembangunannya.

"Kami terpaksa mundur dari target awal penyelesaian pada 2011, menjadi 2012 karena belum ada progres dana dari Pemprov Jabar. Jadi menggunakan anggaran Rp75 miliar yang disiapkan setiap tahun," imbuhnya.

Untuk menyelesaikan, pembangunan homebase Persib tersebut, dana yang masih dibutuhkan sekitar Rp450 miliar. Saat ini proses pembangunan telah mencapai 22,85%. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1599902/pemkot-optimistis-sus-gedebage-selesai-tepat-waktu/

D3Y
June 17th, 2011, 07:30 AM
sesuai info mam hilda...gw nemuin beritanya yang lebih jelas :cheers:

Home » Artikel » Berita » Group SA Akan Garap Summarecon Gedebage Bandung
Group SA Akan Garap Summarecon Gedebage Bandung
- +
09-06-2011 16:08:41

Jakarta—PropertyKita: Sukses mengembangkan beberapa kawasan kota mandiri di sekitar Jabodetabek, PT. Summarecon Agung Tbk (SA) berencana akan melakukan ekspansi ke luar Jabodetabek, salah satunya ke kota ‘kembang’ Bandung.

Hal ini diungkapkan Johanes Mardjuki, Direktur Utama PT. Summarecon Agung Tbk. Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menggarap kawasan seluas 100 hektar untuk kawasan perumahan skala besar, dari total 300 hektar yang direncanakan. Nantinya di kawasan Summarecon Gedebage Bandung ini akan dikembangkan proyek residensial, komersial (mal, ruko), apartemen, dan fasilitas penunjang lainnya.

“Saat ini masih dalam tahap persiapan. Ya, sekitar dua atau tiga tahun lagi, proyek dengan konsep kota mandiri tersebut sudah mulai di launching,” ujarnya di sela acara Public Expose Tahunan PT Summarecon Agung Tbk, Rabu (8/6).

Lebih lanjutnya Johanes mengatakan, dipilihnya Bandung sebagai lokasi pengembangan proyek baru Summarecon, karena Bandung memiliki potensi yang cukup besar. Apalagi hingga sekarang perumahan skala besar belum banyak di Bandung.

“Kita tahu, Bandung merupakan kota Metropolis terbesar ke tiga selain Jakarta dan Surabaya. Selain itu, Bandung lebih dinamis dan memiliki life style yang relatif cocok dengan pasar yang dibidik Summarecon. Dan juga Bandung sangat dekat dari Jakarta,” imbuhnya. PK/photo: istimewa

http://www.propertykita.com/artikel/Berita/Group_SA_Akan_Garap_Summarecon_Gedebage_Bandung-799


^^ berita terkait

Summarecon garap township 300 ha di Bandung
Oleh Anugerah Perkasa

* E-mail
* Print
* PDF

Published On: 13 June 2011

JAKARTA: PT Summarecon Agung Tbk berencana menggarap kota terpadu (township) di kawasan Gedebage, Bandung, Jawa Barat, dengan luas total area 300 hektare, dan kini perseroan telah memiliki lahan seluas 100 hektare. Penjualan dari perumahan dan rumah toko masih mendominasi pendapatan perseroan tersebut. Direktur Utama PT Summarecon Johanes Mardjuki mengatakan pada tahap awal pihaknya masih melakukan proses akuisisi lahan di wilayah tersebut, hingga akhirnya mencapai 300 hektare. Pihaknya akan menamakan kawasan itu sebagai Summarecon Bandung Gedebage, di mana kawasan kota terpadu akan menjadi konsepnya.

“Tahap awal kami sudah memiliki 100 hektare, dan masih akan melakukan akuisisi lahan sampai dengan 300 hektare. Konsepnya adalah township di mana ada hunian, bangunan komersial, dan lain-lain,” ujar Johanes kepada pers di Jakarta.

Selama ini PT Summarecon terkenal dengan tiga kawasan terpadunya yakni Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi.

Rencananya, perusahaan itu akan memulai proyek di Bandung pada 2-3 tahun
mendatang. Sementara itu, untuk pendanaan sendiri masih akan menggunakan pinjaman
dari sektor perbankan maupun dari kas internal perseroan.

Johanes menuturkan penjualan hunian dan rumah toko dalam unit bisnis pengembangan properti memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan perseroan tahun lalu yakni 68%. Pendapatan tahun lalu mencapai Rp1,7 triliun atau naik sekitar 42% dari pendapatan 2009 yakni Rp1,2 triliun.

“Dari sisi pendapatan, unit bisnis pengembangan properti memberikan kontribusi sebesar 68% terhadap total pendapatan kira-kira Rp1,15 triliun. Unit bisnis itu berasal dari penjualan rumah maupun rumah toko,” ujar Johanes.

Dia menuturkan Summarecon Kelapa Gading memberikan kontribusi terbesar yakni 60% atau Rp689 miliar. Summareceon Serpong memberikan kontribusi 40% atau setara dengan Rp466 miliar. Selain pengembangan properti, pendapatan unit bisnis investasi dan manajemen properti pada tahun
lalu mencapai Rp475 miliar atau meningkat 8% dibandingkan dengan tahun lalu. Sumbangan itu diperoleh dari Sentra Kelapa Gading yang menghimpun dari Mal Kelapa Gading, Gading Food City, dan La Piazza yang memberikan kontribusi sebesar RP352 miliar. Sementara Summarecon Mal Serpong memberikan kontribusi sebesar Rp83 miliar.

“Pendapatan Summarecon Mal Seropong ini diharapkan akan terus naik dengan dibukanya mal tahap kedua pada Oktober tahun ini. Kondisi makro ekonomi yang semakin mendukung, situasi politik yang stabil akan membuat kami bekerja lebih keras lagi,” ujar Johanes.

http://www.bisnis.com/infrastruktur/properti/27026-summarecon-garap-township-300-ha-di-bandung



anyway...gw harap lokasi summarecon gedebage masih sekitar area stadion
wuihhh bro, kebayang gak view stadion modern yang dikelilingi gedung2 apartemen dan perkantoran jangkung + boulevard dan pedestrian yang lebar serta interchange yang megah dan rapih
ngebayanginnya aja gw udah ngiler :drool:

cyberprince
June 17th, 2011, 10:27 AM
yup bener kang :) pasti keren tuh.. semoga cepet terwujud deh.. aminnnnn

v-sun
June 17th, 2011, 12:35 PM
proyek Summarecon ini mau diasatuin ke thread ini? apa ntar gak perlu dibuatin thread baru lagi guys? biar keren......:D

v-sun
June 20th, 2011, 04:17 PM
20/06/2011 20:49

Tiang Pancang SUS Gedebage Selesai Agustus 2011
Yatni Setianingsih

INILAH.COM, Bandung - Pemasangan 3.200 tiang pancang pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage sejak awal Juni lalu ditargetkan rampung pertengahan Agustus 2011.

"Tadi kami telah meninjau proses pembangunan SUS Gedebage dan baru tahap pemasangan tiang pancang. Kata pengembangnya ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus," kata Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Asep Dedi kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Aceh, Senin (20/6/2011).

Ia mengungkapkan, melihat kondisi cuaca yang baik, pemasangan tiang pancang dan target sampai akhir tahun mencapai 62% pembangunan optimistis tercapai.

"Tiang pancang tersebut menurut penjelasan pengembang, dipasang sampai kedalaman 39-45 meter dari atas permukaan tanah," tuturnya. [gin]

http://www.inilah.com/read/detail/1622992/tiang-pancang-sus-gedebage-selesai-agustus-2011/

cyberprince
June 20th, 2011, 06:50 PM
proyek Summarecon ini mau diasatuin ke thread ini? apa ntar gak perlu dibuatin thread baru lagi guys? biar keren......:D

Ga tau juga sih.. mungkin Summarecon masih masuk dalam kawasan Gede Bage yang akan dikembangkan jadi kawasan terpadu, jadi ga usah dibikinkan thread baru.. Summarecon ini ntar lokasi persisnya masih deket Stadion Gede Bage ga?

kalo lokasinya beda, emang lebih keren bikin thread baru sih...

v-sun
July 6th, 2011, 08:56 AM
Rabu, 06/07/2011 12:59 WIB
Bak Lini, 10 Tiang Pancang Proyek Stadion Gedebage Dipasang
Tya Eka Yulianti : detikBandung

detikcom - Bandung, Secara serentak 10 alat pemancang Air Compresor Hammer menghantam tiang pancang setelah Walikota Bandung Dada Rosada menekan tombol sirine di lokasi pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, di Kelurahan Rancanumpang, Rabu (6/7/2011). Penekanan tombol sirine menjadi tanda simbolis pembangunan SUS Gedebage telah memasuki tahap konstruksi vertikal.

"Bismillah, dengan ridho Allah," ujar Dada sebelum menekan tombol sekitar pukul 12.00 WIB.

Bunyi sirine pun menggema di lokasi proyek. Suaranya serupa dengan tanda imsak saat bulan puasa. Beberapa detik kemudian alat-alat pancang yang selama acara formal dilakukan, berhenti beroperasi langsung bergerak menancapkan tiang pancang.

Tiang pancang jenis Air Compresor Hammer itu dalam ritme tertentu menghantam-hantamkan tiang sepanjang 39 meter itu ke dalam tanah. Dari jarak 100 meter dari alat pancang tersebut, terasa getaran bak gempa bumi skala kecil atau lini.

Dada dan sejumlah hadirin pun meninjau lokasi pembangunan dengan menggunakan helm proyek berwarna putih. Namun Dada sendiri tak mengenakan helm proyek melainkan topi hitam miliknya. Ia pun mendengarkan beberapa penjelasan dari pimpinan proyek SUS Gedebage dari PT Adhi Karya.

http://www.detik.com/read/2011/07/06/125946/1675770/486/bak-lini-10-tiang-pancang-proyek-stadion-gedebage-dipasang

aa coy
July 6th, 2011, 12:32 PM
Rabu, 06/07/2011 15:47 WIB
Proyek Pembangunan SUS Gedebage Baru 24 Persen :) :)
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung - Progres pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage sampai dengan hingga 3 Juli 2011, baru mencapai 24,1049 persen. Saat ini pengerjaan urugan tanah untuk area bangunan stadion sudah selesai.

Hal itu disampaikan Asep Iman Saputra Pimpinan Proyek SUS Gedebage dalam Laporan Progres Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage di area stadion, di Kelurahan Rancanumpang Kecamatan Gedebage, Rabu (6/7/2011). Ia menjelaskan, saat ini pengerjaan urugan tanah untuk area bangunan stadion sudah selesai. Sedangkan urugan tanah yang belum selesai adalah bagian area landscape dan parkir.

Sesuai acuan dari studi kelayakan, rencana pekerjaan selanjutnya setelah penimbunan telah mengalami konsolidasi tanah 90 persen dan mengalami elevasi penurunan tanah sampai 1,70 meter adalah proses pemancangan.
"Menurut penelitian akhir dari tenaga ahli Adhi Karya, konsolidasi sudah mencapai 80-90 persen sehingga layak untuk dilakukan pemancangan," ujar Asep.

Ia menyebut, panel precast telah terproduksi dan terkirim sekitar 1.900 unit dari total 5.690 unit. Material genset juga sudah ada di lapangan 2 unit dan rencananya akhir Agustus mendatang akan ditempatkan pada ruang genset.
"Unit panel dan AC sudah selesai diproduksi dan siap untuk dikirim. Kursi untuk tribun penonton sebanyak 38 ribu unit juga sudah terkirim," ungkapnya.

Di tempat yang sama Kuasa Pengguna Anggaran Distarcip Yayat Ahmad Sudrajat menyampaikan ringkasan proses pembangunan Stadion Gedebage tersebut. "Pendanaan SUS Gedebage berasal dari APBD Bandung dan Pemrov Jabar dengan nilai Rp 495,945 Miliar. Nilai tersebut adalah 80 dari DED (Detail Enggeneering Design) yang dibuat oleh konsultan perencana," katanya.

Perusahaan kontraktor PT Adhi Karya terpilih sebagai pelaksana proyek setelah melalui proses lelang. "Proses pembangunan dimulai sejak keluarnya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) pada 30 September 2009 dan SPL (Surat Perintah Lapangan) pada 5 Oktober," tambahnya.

Lahan yang digunakan untuk area SUS Gedebage ini total mencapai 24 hektar dimana 5 hektarnya digunakan untuk stadion dan tribun. Ia pun mengungkapkan, sesuai revisi target, untuk mencapai 80 persen dari DED , ditargetkan selesai pada Oktober 2012 :ohno:. "Mohon doa restu agar target bisa terpenuhi," katanya.

Ia meminta maaf jika dalam proses pemancangan menimbulkan ketidaknyamanan pada masyarakat sekitar. "Kami berupaya optimal agar ketidaknyamanan yang dirasakan warga bisa seminimal mungkin. Tapi jika dalam pelaksanaannya kurang, kami meminta maaf," tuturnya.

(tya/ern)
http://bandung.detik.com/read/2011/07/06/154749/1675956/486/proyek-pembangunan-sus-gedebage-baru-24-persen?g991102485

v-sun
July 6th, 2011, 08:43 PM
Rabu, 06/07/2011 17:32 WIB
3 Ribuan Tiang Pancang Ditargetkan Terpasang Semua Pas Lebaran
Tya Eka Yulianti : detikBandung

http://us.images.detik.com/content/2011/07/06/486/mstory-sus-gedebage-isi.jpg

detikcom - Bandung, Jumlah titik pancang di Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage seluruhnya ada sebanyak 3.181 titik. Ditargetkan, pemancangan dapat selesai pada akhir Agustus mendatang atau sebelum lebaran. Hingga 5 Juni sudah ada 990 titik pancang yang dipasang.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Proyek SUS Gede Bage Asep Iman Saputra dalam Laporan Progres Pelaksanaan Konstruksi Pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage di area stadion, di Kelurahan Rancanumpang Kecamatan Gedebage, Rabu (6/7/2011).

"Hasil pekerjaan pemancangan sampai 5 Juni sudah tercapai 990 titik pancang dari rencana semula 944 titik. Realiasinya pemancangan melebihi target hingga 46 titik," ujar Asep.

Untuk mengurangi dampak lingkungan berupa kebisingan, asap dan getaran penggunaan alat pancang yang semula menggunakan sistem drop hammer pun diganti menjadi air compressed hammer.

"Sistem air compressed hammer untuk suara maupun asap relatif lebih kecil dari alat drop hammer," katanya.

Untuk meyakinkan masyarakat sekitar, kontraktor pun mengajak perwakilan warga ke lokasi proyek yang menggunakan alat drop hammer dan air compressed hammer.

"Setelah itu kami berikan pemahaman pada masyarakat serta sosialisasi mengenai rencana kerja proyek dan alat yang digunakan. Alhamdulillah ada kesepahaman bersama untuk mendukung kelancaran proyek," katanya.

Untuk memastikan pemancangan selesai pada akhir bulan Agustus 2011, maka alat pemancang pun ditambah. Semula rencananya digunakan 9 unit, kemudian saat ini jadi 10 alat pancang untuk mempercepat pekerjaan.

"Dengan 10 unit alat pancang tersebut, targetnya bisa 60 titik pancang setiap hari," katanya.

http://detik.com/read/2011/07/06/173202/1676079/486/3-ribuan-tiang-pancang-ditargetkan-terpasang-semua-pas-lebaran

v-sun
July 7th, 2011, 07:43 AM
Kamis, 07 Juli 2011

SUS Gedebage Tidak Akan Pakai Nama Jabar

GEDEBAGE,(GM)-
Wali Kota Bandung, Dada Rosada kembali menyatakan kekecewaannya atas kurang pedulinya Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Dada mengancam tidak akan mamasang simbol Jawa Barat pada nama stadion tersebut.

Kekecewaan Dada timbul karena bantuan yang diberikan provinsi tidak optimal. Bahkan, bantuan tersebut tidak seusai dengan kesepakatan yang sebelumnya pernah dibuat.

"Bila nanti setelah selesai ada masukan atau keinginan agar namanya ditambah menjadi West Java Stadium, saya tidak akan izinkan karena bantuan pemprov tidak optimal. Kecuali pemprov membantu kita sesuai dengan kesepakatan yang dulu pernah ada, mungkin bisa saja nama itu dimasukkan," kata Dada ketika meninjau proses pemasangan tiang pancang SUS Gedebage, di Kel. Rancanumpang, Kec. Gedebage, Rabu (6/7).

Untuk menetapkan nama stadion tersebut ke depannya, tambah Dada, pihaknya berencana melakukan sayembara. Dengan sayembara itu, nantinya masyarakat umum akan terlibat langsung dan stadion tersebut akan benar-benar memasyarakat, sebagaimana yang dulu pernah dilakukan ketika pencarian nama untuk stadion yang saat ini bernama Stadion Si Jalak Harupat di Kab. Bandung.

"Silakan kepada masyarakat Bandung, saya akan sayembarakan namanya, terserah masyarakat yang menentukannya," papar Dada.

Lebih lanjut Dada juga menambahkan, pembangunan SUS Gedebage juga akan menjadi simbol tersendiri bagi Kota Bandung maupun Jawa Barat. Namun, ujarnya, pembangunan itu tidak akan terealisasi tanpa ada dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemprov Jabar. Jika hal itu terjadi, tambahnya, saat ini Pemkot dan DPRD Kota Bandung sudah memiliki payung hukum sendiri untuk mengantisipasi minimnya dana, yaitu keputusan DPRD terkait peminjaman dana kepada pihak ketiga untuk membantu pembangunan.

"Saya harus bagaimana lagi, menagih terus-terusan (ke pemprov, red) sudah dilakukan, bahkan melalui media pun sudah sering disinggung, tetapi realisasinya tidak ada. Tapi sekarang kita sudah antisipasi dan menyiapkan jalan untuk meminjam kepada pihak ketiga. Bank Jabar Banten sudah siap memberikan bantuan," terangnya seraya menambahkan, pembangunan stadion internasional itu saat ini masih kekurangan dana Rp 282 miliar.

Dalam kesempatan itu, Dada secara simbolis memasang tiang pancang untuk proses pembangunan tahap selanjutnya. Dada berharap pembangunan tersebut akan cepat selesai seperti harapan warga Kota Bandung.

Pemancangan itu pun dihadiri beberapa kepala SKPD, ratusan bobotoh, dan beberapa pemain Persib, di antaranya Eka Ramdhani, Atep, Airlangga, dan mantan pemain Persib, Zaenal Arief.

Lebihi target

Sementara itu, pemimpin proyek pembangunan SUS Gedebage dari pihak PT Adhi Karya, Asep Iman Saputra mengatakan, hingga akhir Juni lalu sudah tergali 990 titik pancang dari target 944 titik. Hingga 3 Juli 2011, secara keseluruhan pengerjaan baru mencapai 24,1049 persen. "Artinya realisasi pekerjaan pemancangan lebih besar 46 titik dari yang direncanakan," tutur Asep.

Menurut Asep, hingga akhir tahun nanti, proyek SUS Gedebage ditargetkan sudah mencapai 61,854%. Saat ini, pembangunan difokuskan kepada pemasangan tiang pancang, pile cap, sloof, dan pekerjaan struktur atas. Untuk mengejar target tersebut, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah.

Dia menjelaskan, untuk memastikan target pemancangan agar selesai akhir Agustus, pihaknya mengoperasikan 10 unit alat pancang, dari 9 alat pancang yang direncanakan. "Alhamdulillah, sekarang semuanya sudah beroperasi, menggunakan 6 unit crane service. Dengan ini, kapasitas yang dapat dicapai adalah sekitar 60 titik pancang setiap hari," terangnya.

Untuk pekerjaan bagian tribun, pihaknya akan menggunakan metode precast. Sehingga, diharapkan pekerjaan akan lebih cepat tuntas. Ia menyebut, panel precast telah diproduksi dan terkirim sekitar 1.900 unit dari total 5.690 unit. Material genset juga sudah ada di lapangan 2 unit dan rencananya akhir Agustus mendatang akan ditempatkan pada ruang genset. Unit panel dan AC sudah selesai diproduksi dan siap untuk dikirim. Kursi untuk tribun penonton sebanyak 38 ribu unit juga sudah terkirim.

"Kita bisa lihat, sebagian beton precast sudah ada di lokasi proyek. Terakhir kita pun akan menggunakan 8 alat tower crane. Saat ini sebagian alat itu masih dalam perjalanan," katanya.

Butuh dorongan

Manager Engineering PT Adhi Karya, Hanif Setyo Nugroho menjelaskan, pihaknya saat ini sangat membutuhkan dorongan kuat agar bisa merealisasikan stadion megah itu. Namun di dalam perjalanan, di tengah keterbatasan anggaran yang melanda Pemkot Bandung, Hanif menilai bisa saja terjadi perubahan. "Di perjalanan bisa saja ada prioritas-prioritas, karena berkaitan dengan terbatasnya anggaran. Tapi kita 'kan tidak tahu, yang penting kita terus bekerja mengejar target yang sudah ada. Dan yang jelas, pembangunan ini juga 'kan bergantung pada kesanggupan dana pemerintah," paparnya.

Untuk tahun 2011, terang Hanif, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 206 miliar. Dana yang sudah terkontrakan baru Rp 98 miliar. Artinya masih ada selisih sebesar Rp 108 miliar. Namun dengan adanya penambahan bantuan keuangan, Hanif optimis masih bisa mengejar nilai progres yang dikerjakan. "Infonya akan ada penambahan dana lagi, dan jelas itu sangat baik," ujarnya. (B.114)**

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110707081714&idkolom=beritautama

aa coy
July 7th, 2011, 02:43 PM
-dp-

aa coy
July 7th, 2011, 02:50 PM
Kamis, 07 Juli 2011

SUS Gedebage Tidak Akan Pakai Nama Jabar

GEDEBAGE,(GM)-
Wali Kota Bandung, Dada Rosada kembali menyatakan kekecewaannya atas kurang pedulinya Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage. Dada mengancam tidak akan mamasang simbol Jawa Barat pada nama stadion tersebut.

Kekecewaan Dada timbul karena bantuan yang diberikan provinsi tidak optimal. Bahkan, bantuan tersebut tidak seusai dengan kesepakatan yang sebelumnya pernah dibuat.

"Bila nanti setelah selesai ada masukan atau keinginan agar namanya ditambah menjadi West Java Stadium, saya tidak akan izinkan karena bantuan pemprov tidak optimal. Kecuali pemprov membantu kita sesuai dengan kesepakatan yang dulu pernah ada, mungkin bisa saja nama itu dimasukkan," kata Dada ketika meninjau proses pemasangan tiang pancang SUS Gedebage, di Kel. Rancanumpang, Kec. Gedebage, Rabu (6/7).
http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110707081714&idkolom=beritautama

aduuhh kang dada... :ohno: kalakuan jiga budak leutik ambekan kitu geningan euy...:lol::lol: dulu marah2 dgn arogannya nolak bantuan pemprov, kemarin ngemis2 minta dibantu, dicuekin kang heryawan & pemprov, ngamuk...:bash:
nih tanggapan dr dprd jabar :

Soal Stadion Gedebage, Wali Kota Dinilai Arogan :lol:
Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
Jabar - Kamis, 7 Juli 2011 | 17:13 WIB

INILAH.COM, Bandung - Komisi D DPRD Jabar menilai pernyataan Wali Kota Bandung Dada Rosada terkait pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage terlalu mengada-ada, bahkan cenderung arogan.

Saat meresmikan pemasangan tiang pancang SUS Gedebage, Dada Rosada menyatakan kekecewaannya karena Pemprov Jabar tak peduli terhadap pembangunan stadion tersebut. Dada pun mengancam tidak memasang simbol Jabar pada nama stadion tersebut.

Menurut anggota Komisi D dari Fraksi Hanura dan PKB Ujang Fahpulwaton, Pemprov dan DPRD Jabar memiliki komitmen tinggi untuk pembangunan stadion yang nantinya menjadi kebanggaan warga Jabar itu. "Tidak sepantasnya seorang kepala daerah mengatakan hal seperti itu kepada publik. Wali Kota Bandung terkesan arogan. Dari dulu Pemprov dan DPRD Jabar berkomitmen membangun SUS Gedebage. Akhirnya publik bisa tahu kapasitas dia seperti apa. Sebab dari awal provinsi sangat mendukung pembangunan SUS Gedebage dengan bantuan mencapai Rp135 miliar," ujar Ujang kepada wartawan di Gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/7/2011).

Menurut Ujang, Pemprov dan DPRD Jabar bukan tidak akan memberikan anggaran SUS Gedebage. Namun pemberian anggaran harus melalui proses bantuan keuangan, bukan lagi hibah seperti sebelumnya. "Administrasi bantuan yang diberikan ke kabupaten/kota sekarang berbeda. Dengan perubahan ini, pemprov tidak bisa sembarangan memberi bantuan keuangan jika progress report-nya belum disampaikan. Nah dalam masalah SUS Gedebage, kami belum mengucurkan bantuan karena Pemkot Bandung belum memberikan progress report-nya. Dada enggak tahu soal pola penganggaran," jelasnya. [gin]
http://www.inilahjabar.com/read/detail/1678062/soal-stadion-gedebage-wali-kota-dinilai-arogan

Don KingKong
July 11th, 2011, 10:10 AM
Wali Kota Bandung, Dada Rosada Optimis SUS Gedebage Bisa Selesai Oktober 2012

http://i53.tinypic.com/5ygua8.jpg

Pekerjaan urugan tanah area pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, meski ada keterlambatan dari segi waktu, secara teknis dipastikan memenuhi standar minimal yang disyaratkan. Sebagai acuan dari study kelayakan rencana pekerjaan tanah, pasca konsolidasi tanah mencapai 90% dan mengalami penurunan elevasi tanah urugan sebesar 1,7 meter layak untuk dilakukan pemancangan.

“Penelitian akhir tenaga ahli kami, proses konsolidasi tanah sudah tercapai dan penurunan elevasi tanah tertinggi sudah mencapai 1,6 M”, kata Asep Imam Saputera dari PT. Adhi Karya kepada Wali Kota Bandung, Dada Rosada, melaporkan progres pelaksanaan pembangunan SUS Gedebage di lokasi proyek, di Rancanumpang Gedebage Bandung, Rabu (06/07).

Kegiatan yang juga disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Bandung, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, pimpinan DPRD dan masyarakat, ditandai pemasangan tiang pancang sebagai konstruksi pondasi yang ditargetkan selesai akhir Agustus 2011. Tiang pancang ini direncanakan dipasang 9.000 batang pada 3.181 titik didukung 10 unit alat pancang dengan 6 unit crane service atau 60 titik pancang setiap harinya.

Asep menyebutkan, kontribusi keterlambatan signifikan terhadap prestasi kerja disebabkan keterlambatan hampir 10 bulan dibukanya akses sementara jalan masuk dari jalan tol di KM 151 terkait izin operasional dari Kementerian PU. Sedangkan faktor non teknis lebih disebabkan ekstrimnya curah hujan selama 2010 yang hampir 2-3 kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya.

Faktor non teknis lainnya, imbuh Asep, diantaranya penghentian sementara penggunaan jalan tol selama arus mudik lebaran, keberatan warga sekitar lokasi atas pekerjaan over time atau kerja di malam hari untuk mengganti kehilangan waktu. Kondisi ini mengakibatkan pengiriman dan pengolahan material tanah menjadi tidak maksimal.

Untuk mendukung kelancaran proyek, PT. Adhikarya berkoordinasi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), RW dan warga sekitar terkait sosialisasi rencana proyek dan alat yang dighunakan. “Alhamdulillah didapat kesepahaman bersama. Forum silaturahmi dan koordinasi ini akan terus berlanjut sampai proyek selesai”, ujarnya.

Wali Kota Bandung, Dada Rosada optimis SUS Gedebage dambaan masyarakat Bandung dan Jawa Barat sudah selesai meski harus mulur hingga Oktober 2012 dari rencana akhir Desember 2011.

Penyebabnya persoalan pendanaan yang tidak sesuai harapan, semula dikerjasamakan dengan Prov. Jabar dengan MoU pendanaan 60 Provinsi dan 40 Pemkot. Karena ada perubahan pertimbangan dari Pemprop Jabar, bantuannya hanya bantuan keuangan yang jumlahnya tidak ditetapkan.

Untuk menyelesaikan hingga SUS Gedebage selesai di Oktober 2012, kata Dada, Kota Bandung membutuhkan dana tinggal Rp. 282 milyar lagi. Harapannya bantuan keuangan Pemprov tahun ini bisa lebih besar lagi minimal Rp. 100 milyar, tidak Rp. 25 milyar yang diterima Kota Bandung.

Menurutnya, kalau bantuan Pemprov bisa 60 % dari RP. 282 milyar yang dibutuhkan atau sebesar Rp. 169,2 milyar, ditambah Rp. 112,8 milyar dari Kota Bandung, Pemkot tidak harus pinjam. “Kalau Jawa Barat tidak ngasih, kita harus pinjam”, ujarnya terkait adanya peluang pinjaman keuangan dari pihak ketiga (Bank BJB).

Pelaksanaan pekerjaan sampai akhir 2011, Pemkot Bandung dan PT. Adhikarya mentargetkan progres sebesar 61,854 % dengan pekerjaan dominan di tiang pancang, pilecap dan sloop serta pekerjaan struktur atas. Sementara terkait realisasi progres pekerjaan hingga 3 Juli 2011 yang mencapai 24,10 % dari rencana progres 23,93 atau terdapat deviasi progres diatas rencana sebesar 0,17 %, Dada menyatakan rasa syukurnya sekaligus apresiatif terhadap kinerja pelaksana dan semua pihak terkait. Karena SUS Gedebage tandasnya merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan prestasi dibidang olah raga. “Hanya saja setelah adanya pembangunan SUS Gedebage, jangan sampai timbul dampak negatif, seperti persoalan banjir dikemudian hari“, ujarnya mengingatkan. (www.bandung.go.id)

http://www.bandung.go.id/?fa=berita.detail&id=1674

tukangbasotahu
July 11th, 2011, 06:02 PM
kalau deket pilkada ni pasti udah dikebut da

cyberprince
July 13th, 2011, 06:15 AM
Nyari di internet rendering SUS Gedebage cuma ada ini aja (udah pernah diposting sih) kira2 bakal fix desain ini yang dibuat?

ada yang punya perspektif laen + interiornya ga? :)

http://img833.imageshack.us/img833/6770/gedebage.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/833/gedebage.jpg/)

D3Y
July 13th, 2011, 06:35 AM
^^ ada satu lagi tuh yang diawal2 yang pernah di post sama trip2java
disitu disertai dengan tower hotel dan asrama2 para atlet
cuman stadionnya jelek banget disitu, lebih bagusan yang kamu posting itu

Widana89
July 13th, 2011, 10:10 PM
Alangkah baiknya Stadion Gedebage dibuatin thread tersendiri...!! :)

v-sun
July 14th, 2011, 05:04 AM
kalo dibuatin threadnya cocoknya d infrastructure ya?

D3Y
July 15th, 2011, 02:09 PM
hmmm...so far kalo di sub forum P & D mending gabung aja sini dulu, karena masih terintegrasi dengan mega project kawasan gedebage
kalau di forum infrasturucture lain soal lagi, tapi nanti aja kalau proses kontruksi udah mulai berjalan normal.

Don KingKong
July 30th, 2011, 05:21 PM
Project Stadion Gedebage dari jauh..
http://i845.photobucket.com/albums/ab11/adhit_harya/IMG00362-20110727-1158.jpg

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=482824286&postcount=2839

Widana89
July 30th, 2011, 06:15 PM
^^ Kok belum nampak stadionnya??? Masih tanah lapang....:bash:

cyberprince
July 31st, 2011, 03:05 PM
^^ lumayan keliatan 'bentuk'nya :D

v-sun
July 31st, 2011, 03:44 PM
itu foto kapan ya? bukannya sekarang sedang dikerjakan pemasangan tiang pancang? tumpukan2 beton-nya pun gak keliatan.

cyberprince
July 31st, 2011, 03:54 PM
kayaknya sih udah agak lama...

D3Y
July 31st, 2011, 03:59 PM
^^ king kong nya mana ya ?????
gak bertanggung jawab neh orang pada penasaran gini :D

D3Y
July 31st, 2011, 04:06 PM
btw...ini kayaknya fix, stadion ini bakalan pake stayed cable seperti rendering2 sebelumnya
http://2.bp.blogspot.com/_o65xUo98pZA/SB5whYTklYI/AAAAAAAAABw/kO54MRwBtaY/s1600/stadion03harsablog.jpg

mungkin agak lama dan harus bersabar dikarenakan konstruksi dan kepadatan tanhanya harus bener2 stabil

Kaka09
July 31st, 2011, 04:09 PM
^^wih itu rendering baru kang? lebih keren kayanya, futuristik :okay:

cyberprince
July 31st, 2011, 04:10 PM
^^mantap kang :okay: futuristik banget

D3Y
July 31st, 2011, 04:16 PM
^^ yup,, sama aja sih sama rendering yang dari penta itu (yg dulu)
cuman yang ini versi 3D-nya dan katanya maketnya pernah di pajang di kantor pemkot :cheers:

Widana89
August 2nd, 2011, 06:47 PM
btw...ini kayaknya fix, stadion ini bakalan pake stayed cable seperti rendering2 sebelumnya
http://2.bp.blogspot.com/_o65xUo98pZA/SB5whYTklYI/AAAAAAAAABw/kO54MRwBtaY/s1600/stadion03harsablog.jpg

mungkin agak lama dan harus bersabar dikarenakan konstruksi dan kepadatan tanhanya harus bener2 stabil


^^ WOW... lebih keren rendering yang ini... :banana:

endar
August 2nd, 2011, 07:02 PM
:nuts::nuts::nuts::nuts: Ya Alloh,,, sumpah muringkak bulu punduk kieu,, asli kang ini rederingnya? amiennn,, mudah2an teteppppp... soalnya lagi kesulitan duit ni proyek, antara pemkot dan pemda,,, awas pak dada,, mun diganti kanu leuwih goreng desainna, ku saya pepes (lol) hehhe

supadpa
August 2nd, 2011, 07:10 PM
itu desain stadion rujevica di croatia
http://img141.imageshack.us/img141/1107/4d3hpno.jpg

http://stadiumdb.com/designs/cro/stadion_rujevica

videonya:
http://www.youtube.com/watch?v=flLrgjWS68M

D3Y
August 2nd, 2011, 07:17 PM
^^ yup..bener, stadion gedebage terispirasi dari banyak stadion di dunia salah satunya stadion itu yang memakai stayed cable di bagian eksterior gedungnya

jadi yang fix katanya yang pake stayed cable itu yang bakalan jadi dibangun,...thax kang :cheers:

endar
August 2nd, 2011, 07:30 PM
Ya ampuunnn,, pengen update kesana,, tapi bingung dimana lokasinya,, hihih

cyberprince
August 2nd, 2011, 08:02 PM
saya juga kurang tau lokasinya kang endar.. coba cari di google earth, kalao udah nemu ditunggu update foto2nya yang mantappppppppppppp :okay:

endar
August 2nd, 2011, 08:11 PM
^^ hihihi,, isnyaAllah,,,, tapi ada keganjilan dengan redheringnya ya? kok 100% sama dengan konsep daro croatia ya.. ampe taman, lekukan dll nya

cyberprince
August 2nd, 2011, 08:17 PM
iya sepertinya sama, tapi desainnya emang ga beda jauh ama yang di kroasia itu..

endar
August 2nd, 2011, 08:50 PM
mudah2an buka crop_an orang yang tidak bertanggung jawab,, hehe

v-sun
August 2nd, 2011, 09:55 PM
saya juga kurang tau lokasinya kang endar.. coba cari di google earth, kalao udah nemu ditunggu update foto2nya yang mantappppppppppppp :okay:

^^barangkali foto ini bisa membantu, yang sebelah kanan bawah itu jalan tol bukan ya?

Project Stadion Gedebage dari jauh..
http://i845.photobucket.com/albums/ab11/adhit_harya/IMG00362-20110727-1158.jpg

http://www.kaskus.us/showpost.php?p=482824286&postcount=2839

endar
August 2nd, 2011, 10:21 PM
^^ iya itu jalan TOL tapi belum dibuka untuk umum, kalo gedebagenya disebelah mana ya,, apa daerah derwati gtu?

v-sun
August 2nd, 2011, 10:43 PM
^^

^^ kalo mau ke lokasi stadion gedebage, enakan lewat Jl. Cimencrang aja, jangan lewat Jl. Raya Gedebage. (lewat jalan ini bisa, tapi harus lewat jalan-jalan tikus yang ga rata)

Jl. Cimencrang kalo dari arah barat Soekarno Hatta ada setelah Jl. Raya Gedebage.

Dari jalan itu terus luruuuuus aja.. nanti mentok jalan tol, terus belok kiri (lewat jalan yang masih berbatu).. ketemu deeeh.. :)

nah lo..:D

endar
August 2nd, 2011, 11:12 PM
hard route,, i guess,, hehehe
:)
:lol: :nuts:

Ampelio
August 4th, 2011, 10:35 AM
^^ yup..bener, stadion gedebage terispirasi dari banyak stadion di dunia salah satunya stadion itu yang memakai stayed cable di bagian eksterior gedungnya

jadi yang fix katanya yang pake stayed cable itu yang bakalan jadi dibangun,...thax kang :cheers:

^^I hope so D3Y, tapi bukannya yang confirm akan dibangun yang desain dibawah ini,
....mengingat tadi pagi (04/08/11) gw rapat ke Distarcip Kota Bandung di Jalan Cianjur, gambar ini yang dipajang di ruang rapat :

http://img814.imageshack.us/img814/3945/gedebage1.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/814/gedebage1.jpg/)

....juga maket super besar-nya msh ada di ruang rapat situ

http://img845.imageshack.us/img845/3427/gedebage2maket.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/845/gedebage2maket.jpg/)

http://img143.imageshack.us/img143/903/gedebage2maket1.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/143/gedebage2maket1.jpg/)

...menurut org2 dinas gambar dan maket tsb barusan dipakai utk rapat Projek SOS Gedebage,
mungkin juga utk perbandiingan saja dan semoga yg desain final cable stayed yg dipakai :cheers2:

WiWiWi
August 4th, 2011, 10:43 AM
^^ desain itu juga yang mampang di banyak billboard di bandung

endar
August 4th, 2011, 10:43 AM
^^ nah yang ini mungkin kang,, :)
dulu juga pernah lihat di dinas tata kota. tepat yang seperti ini

aa coy
August 4th, 2011, 10:45 AM
koq ada lagi yang baru design stadionnya? jadi ada 3 dong.... :nuts: perasaan dulu yg dipajang di pinggir jalan yg ada stayed cablenya. tapi ga papa deh ke2nya bagus drpd design yg mirip stadion gbk jadul bgt :ohno: (rendernya pernah diposting disini)

D3Y
August 4th, 2011, 10:50 AM
^^I hope so D3Y, tapi bukannya yang confirm akan dibangun yang desain ini,
....mengingat tadi pagi gw rapat ke Distarcip Kota Bandung di Jalan Cianjur, gambar ini yang dipajang di ruang rapat :



oh my gosh, masa sih mas...justru model itu yang ta aku benci banget nget nget, :cripes:dan selalu berdoa bukan itu yang jadi dan ditambah gw selama ini selalu mengikuti http://persib.co.id/ termasuk info2 tentang stadion gedebagenya, yang nambah keyakinan design dari penta itulah yang dipakai :ohno:

padahal itu juga gak jelek sebenernya, cuman terlalu pasaran aja
walo ada juga ++nya, dimana semua tribun stadion tertutup sama atap
btw thx mas ampelio...ane lemes neh:bash:

simplyrammy
August 4th, 2011, 10:53 AM
^^ nah loh, ada dua rendering nih mana yang bener...
Kalau dua-dua nya dibangun sih saya gak akan protes :lol:

endar
August 4th, 2011, 10:55 AM
^^ kemungkinan yang ini kang, kalo desain yang lain "mahal" hehe,,,
mudah2an aja desain yang satu lagi,, amieenn

aa coy
August 4th, 2011, 10:55 AM
sori oot, @ d3y: lemes liat rendering atw lemes ngabuburit jigana abis ngubek2 mal garut yg lg opening :lol::cheers:

aa coy
August 4th, 2011, 10:58 AM
^^ nah loh, ada dua rendering nih mana yang bener...
Kalau dua-dua nya dibangun sih saya gak akan protes :lol:

maksudna yg satu utk persib (isl), satunya lagi utk bandung fc (lpi) ? :lol: ntar gw usulin ama om dada :)

endar
August 4th, 2011, 11:00 AM
^^ om dada? hehehe..
:)
@kang Dey,, jangan lemes kang,, 2 jam lagi buka puasa,, :)

endar
August 4th, 2011, 11:03 AM
tapi bagusan desain yang itu daripada yang ini
http://img20.imageshack.us/img20/4033/stadion7l.jpg
http://img820.imageshack.us/img820/1110/stadion1i.jpg
http://img838.imageshack.us/img838/1484/gedebage2.png

v-sun
August 4th, 2011, 11:18 AM
berarti kembali ke desain awal, yang dikatakan kayak bolu kukus kartika sari.. hmm..yummy..

D3Y
August 4th, 2011, 11:20 AM
sori oot, @ d3y: lemes liat rendering atw lemes ngabuburit jigana abis ngubek2 mal garut yg lg opening :lol::cheers:

duanana aa :ohno:
...sayah mah hampir gak pernah belanja di mal2 di garut aa...
soalna tetep ajah jauh dari rumah saya di pakidulan (cikajang alias garut nyingcet)
mending ka bandung wae sakalian
hehehe...

tapi bagusan desain yang itu daripada yang ini
http://img20.imageshack.us/img20/4033/stadion7l.jpg
http://img820.imageshack.us/img820/1110/stadion1i.jpg
http://img838.imageshack.us/img838/1484/gedebage2.png

sami mawon kang endar
yang diposting mas ampelio teh masih keneh eta
alias sama denganm yang dipost kang endar...* SI BOLU KUKUS kata v-sun mah
cuman ornamen tertentu aja yang sedikit di permak
tetep aja kurang greng dan HOTZZZZ dinadingkan desain yang dari PENTA mah:cheers:

endar
August 4th, 2011, 11:21 AM
^^ hehe,, iya kang cuma dikasih ornamen (beu bahasanya) di bagian roofnya.. tapi better kang.. :)

endar
August 4th, 2011, 11:25 AM
tapi gambar yang tertera di web bappeda kota bandung (resmi) malah gambar yang ini
http://img10.imageshack.us/img10/3945/gedebage1.jpg

asa beuki liuer kieu,, anu mana anu bakal dibangun ieu teh?

WiWiWi
August 4th, 2011, 12:19 PM
^^ itu sebenernya designya sama sama yg ada maketnya cuma adas tambahan cable staynya
Kita liat aja yg mana yg dibangun :)

endar
August 4th, 2011, 12:22 PM
^^ tapi jadi nambah penasaran,, :)
hehehe,, just wait and see..

endar
August 5th, 2011, 03:24 PM
requestan kawan2 sekalian terjawab, hehe,, 3 jam puter2 ga sia2, walau sekarang jadi tarawih dirumah, tapi ga apa2, hehe, akhirnya nemu dan bercengkrama sama pegawai, rencana selesai pada tahun 2012 akhir, sedangkan gelanggang olah raga lain menyusul ,seperti GOR2, Kolam renang. tadi nanya ttng pembagunan Danau, dijawab itu future project katanya. sitenya gedeeee bgt.. ditambah kawasannya udah makin penuh..

1. akses pintu tol baru, jalannya masih kurang bagus, tapi rata, cuma berbatu.
http://img850.imageshack.us/img850/7672/sus1.jpg

2. proyek dari jarak sekitar 2 KM.
http://img841.imageshack.us/img841/5671/sus2.jpg

3. proyek stadiumnya,, udah mulai kelihatan, pertama lihat saya langsung bilang, wow gede bgt.
http://img832.imageshack.us/img832/6902/sus3.jpg

endar
August 5th, 2011, 03:24 PM
4. masuk site tampak belakng, satpamnya (Pak Iwan) baikk bgt ngijinin foto2 disini.. :)
http://img706.imageshack.us/img706/10/sus4.jpg

5. rame sekali proyeknya oleh kendaraan dan pekerja.. tandanya proyek ini mulus dan baik
http://img204.imageshack.us/img204/2628/sus5.jpg

6. site plan dari Papan di Proyek
http://img846.imageshack.us/img846/4853/sus9.jpg
http://img839.imageshack.us/img839/1706/sus10.jpg

endar
August 5th, 2011, 03:25 PM
proyek didalemnya, msih cor dan paku2 bumi, berisik bgt, tapi sitenya,, WOW masyaAllah gede bgt.. stadiumnya gede bgt,,, tanah2nya udah mulai dinaikan dan banyak bunyi2 keras dihasilkan,, salut buat pekerjanya,, strong man..

7. tiang pancang stadium
http://img847.imageshack.us/img847/6237/sus6.jpg

8. ada crine yang siap2 rise lagi
http://img15.imageshack.us/img15/7021/sus7.jpg

9. paku bumi yang bersisk dan suaranya ngeri, kaya ada yang tabrakan
http://img855.imageshack.us/img855/1112/sus8.jpg

10. crine di dalam lokasi
http://img846.imageshack.us/img846/6636/sus12.jpg

11. sebenarnya ga boleh foto dalem area proyek, pak sudiryo, maafkan aku paparazi (nama petugas keamanan yang tegas tapi baik, ngajak diskusi dan sedikit berjalan2)
http://img845.imageshack.us/img845/5924/sus11.jpg

WiWiWi
August 5th, 2011, 03:32 PM
Kang endar mantap pisaaaannnlahh!!!
Ini salah satu proyek yang paling jarang ada updatenya (heueuh da aksesna hese) :lol:

Btw kira2 pake design yg mana buat stadionnya kang? Ada info?

endar
August 5th, 2011, 03:35 PM
^^ sama2 kang wiwiwi,,, katanya yang bulat, ada pics rederingnya disana, yang ada cablenya, mirip kaya yang direklame,, tapi kata pegawainya yang bulat,, jadi ragu aja yang mana2nya,, hehhee

cyberprince
August 5th, 2011, 03:38 PM
biar jadi surprise kali ya... makanya misterius :)

endar
August 5th, 2011, 03:45 PM
^^ hehehe,, tapi kalo yakin, yang ada cablenya,, hehhe,,, soalnya ada desainnya dikantor pemerintahan

D3Y
August 5th, 2011, 04:00 PM
^^ daripada menerka2 mau rendering mana yang mau dipakai nantinya
mending kita sama2 berdoa agar proyek satdion kebanggaan PERSIB dan kota bandung ini lancar blass...
gak ada kendala2 lagi, dan selesai tepat pada waktunya

* ane excited dengan bangku penonton yang seluruhnya sesuai standar FIFA dan sama dengan bangku di emirates stadium, kursi jok yang isa dilipat
bahkan jadi satu2nya stadion di indonesia yang ramah terhadap penyandang cacat :okay:

simplyrammy
August 5th, 2011, 04:01 PM
Kang endar memang T O P ! akhir nya ni proyek ada update nya juga :banana:
:cheers:

simplyrammy
August 5th, 2011, 04:03 PM
-DP-

cyberprince
August 5th, 2011, 04:05 PM
^^ daripada menerka2 mau rendering mana yang mau dipakai nantinya
mending kita sama2 berdoa agar proyek satdion kebanggaan PERSIB dan kota bandung ini lancar blass...
gak ada kendala2 lagi, dan selesai tepat pada waktunya

* ane excited dengan bangku penonton yang seluruhnya sesuai standar FIFA dan sama dengan bangku di emirates stadium, kursi jok yang isa dilipat
bahkan jadi satu2nya stadion di indonesia yang ramah terhadap penyandang cacat :okay:

amiiinn. :)

endar
August 5th, 2011, 04:11 PM
Kang endar memang T O P ! akhir nya ni proyek ada update nya juga :banana:
:cheers:

ehehheheh,, makasih kang... :)

D3Y
August 5th, 2011, 04:11 PM
^^ belum nemu rendering SUMMARECON GEDEBAGE nih guys???
ane bolak2 balik searching di mbah google isinya cuman baru pembebasan lahan melulu nih

belom ada maket-nya kira2 seperti apa, malah nemuin future city-nya kota baru parahyangan yang pernah ane posting di thread megapolitan bandung raya

cyberprince
August 5th, 2011, 04:15 PM
ask mam hilda aja kang :D

endar
August 5th, 2011, 04:16 PM
tadi ada banyak plang kang,, ada banyak projek disekitaran sana, tapi belum ada pengerjaan

D3Y
August 5th, 2011, 04:25 PM
^^ semoga SUMMARECON ini lahannya masih satu LOT sama stadion ini....ahahahahaha
stadion canggih dengan latar belakang gedung2 jangkung apartemen dan perkantoran

wuiddiihhhhh...mantebs

endar
August 5th, 2011, 04:33 PM
^^ Hot Hot Hot.. hehe

Antijudischen
August 5th, 2011, 04:57 PM
kyaknya yg bakal dibangun yg bulat deh...
meragukan klo bandung punya dana yg besar buat stadion yg kyk di maket yg pke stayed cable..

D3Y
August 5th, 2011, 05:04 PM
^^ hmm...wait n see aja ya bro
kita sendiri belum tahu, namun yang selama ini sering digembar gemborkan maket yang ada stayed cable-nya itu.

* sebaiknya gak usah under estimated dulu, kalau cuma stayed cable mah pasupati juga bisa :D...adapun prosesnya bisa saja bertahap...dan yang penting seluruh kursi tribun penontonnya bakalan pake kursi jok yang bisa dilipat serta tahan panas api hingga 30 menit sama dengan di emirates stadium, sekarang kursi2 tersebut sudah ada di pergudangan tanjung priok menunggu dipasang :cheers:

v-sun
August 5th, 2011, 05:07 PM
^^beuh..aya forumer nu jiga kitu euy:lol::bash:

endar
August 5th, 2011, 05:16 PM
peace all,, heheh :) konstruksinya selesai akhir 2012,, yakin bisa terealisasi?

Kaka09
August 5th, 2011, 07:00 PM
mantap sekali update nya kang endar
:okay:
semoga target akhir 2012 ga molor lagi, amin..

endar
August 5th, 2011, 07:02 PM
^^ amien,, makasih kang. :)

D3Y
August 6th, 2011, 04:23 AM
peace all,, heheh :) konstruksinya selesai akhir 2012,, yakin bisa terealisasi?

harusnya mah bisa lebih cepat lagi ya...pertengahan 2012
karena faktor non teknis yang selama ini jadi kendala seperti cuaca serta akses pintu tol udah teratasi....:banana:

Ampelio
August 6th, 2011, 07:25 AM
proyek didalemnya, msih cor dan paku2 bumi, berisik bgt, tapi sitenya,, WOW masyaAllah gede bgt.. stadiumnya gede bgt,,, tanah2nya udah mulai dinaikan dan banyak bunyi2 keras dihasilkan,, salut buat pekerjanya,, strong man..

7. tiang pancang stadium
http://img847.imageshack.us/img847/6237/sus6.jpg

8. ada crine yang siap2 rise lagi
http://img15.imageshack.us/img15/7021/sus7.jpg

9. paku bumi yang bersisk dan suaranya ngeri, kaya ada yang tabrakan
http://img855.imageshack.us/img855/1112/sus8.jpg

10. crine di dalam lokasi
http://img846.imageshack.us/img846/6636/sus12.jpg

11. sebenarnya ga boleh foto dalem area proyek, pak sudiryo, maafkan aku paparazi (nama petugas keamanan yang tegas tapi baik, ngajak diskusi dan sedikit berjalan2)
http://img845.imageshack.us/img845/5924/sus11.jpg

^^Great update kang endar ...sip, jadi optimis deh! :okay:
...dulu gw ragu saat mau ambil rumah di Perum Adipura sebelah barat projek SOS ini, btw now Gedebage City is showing good signs ...jadi nilai properti-pun diharapkan bakal ikut melesat :cheers2:

endar
August 6th, 2011, 08:39 AM
harusnya mah bisa lebih cepat lagi ya...pertengahan 2012
karena faktor non teknis yang selama ini jadi kendala seperti cuaca serta akses pintu tol udah teratasi....:banana:

iya kang, jadi akhir tahun,, satu2nya masalah diproyek ini adalah anggaran,, pemkot dan pemda "bersitegang" ttng dana proyek ini (kata orang proyek dari adhi), kalo kami sih membangun proyek selama anggaran tersedia. intinya proyek manapun duit dan ridho Illahi yang paling berpengaruh.. :)

endar
August 6th, 2011, 08:41 AM
^^Great update kang endar ...sip, jadi optimis deh! :okay:
...dulu gw ragu saat mau ambil rumah di Perum Adipura sebelah barat projek SOS ini, btw now Gedebage City is showing good signs ...jadi nilai properti-pun diharapkan bakal ikut melesat :cheers2:

sekarang banyak proyek dikawasan itu, bahkan SMA 27 yang lokasinya besebelahan dengan proyek jadi terkenal, padahal SMA ini SMA paling muda dibandung, baru 2008an didirikan.
mantap kang, semoga usaha propertinya semakin melejit,, apalagi akses kesana mudah nantinya, dari tol, dari bunderan cibiru, belakang polda, gede bage raya, dll. keren deh kang

Wicak_15
August 6th, 2011, 12:55 PM
proyek didalemnya, msih cor dan paku2 bumi, berisik bgt, tapi sitenya,, WOW masyaAllah gede bgt.. stadiumnya gede bgt,,, tanah2nya udah mulai dinaikan dan banyak bunyi2 keras dihasilkan,, salut buat pekerjanya,, strong man..

7. tiang pancang stadium
http://img847.imageshack.us/img847/6237/sus6.jpg

8. ada crine yang siap2 rise lagi
http://img15.imageshack.us/img15/7021/sus7.jpg

DLL....

Bro Endar, kapan-kapan ajak ane dong ke nih proyek:). Ane suka banget yang namanya proyek. Apalagi stadion, pasti skalanya besar.

endar
August 6th, 2011, 01:04 PM
^^ Siap bung wicak.. :)
saya PM no HP saya ya,, in case need a ride.lol.

teu_gableg_ngaran
August 6th, 2011, 04:10 PM
sekarang banyak proyek dikawasan itu, bahkan SMA 27 yang lokasinya besebelahan dengan proyek jadi terkenal, padahal SMA ini SMA paling muda dibandung, baru 2008an didirikan.
mantap kang, semoga usaha propertinya semakin melejit,, apalagi akses kesana mudah nantinya, dari tol, dari bunderan cibiru, belakang polda, gede bage raya, dll. keren deh kang

wah bner kang sma 27 udah punya gedung sendiri di gedebage?
dlu kan masih nebeng si sma 2 :D

D3Y
August 6th, 2011, 04:12 PM
^^Great update kang endar ...sip, jadi optimis deh! :okay:
...dulu gw ragu saat mau ambil rumah di Perum Adipura sebelah barat projek SOS ini, btw now Gedebage City is showing good signs ...jadi nilai properti-pun diharapkan bakal ikut melesat :cheers2:

wah haha...akhirnya mas ampelio udah bulat mengambil keputusan untuk menjadi warga bandung tetap ya :cheers: mong omong udah resmi punya KTP kota bandung belum ? congrats ya :okay:
hmm..apa gak nunggu sampai launching proyek-nya summarecon aja mas :)

D3Y
August 6th, 2011, 04:15 PM
^^ Siap bung wicak.. :)
saya PM no HP saya ya,, in case need a ride.lol.

nai juga di ajak dong....jangan bro wicak doang
:madwife::gaah::gaah::madwife:

** ane bisa merangkap jadi tukang ojek juga looohhh....;)

endar
August 6th, 2011, 04:22 PM
wah bner kang sma 27 udah punya gedung sendiri di gedebage?
dlu kan masih nebeng si sma 2 :D

sekarang udah punya di Gede Bage, di area perumahan apa gtu namanya, kelas 3 nya masih di sma 27 tapi angkatan baru udah di area gede bage,, :)

endar
August 6th, 2011, 04:25 PM
nai juga di ajak dong....jangan bro wicak doang
:madwife::gaah::gaah::madwife:

** ane bisa merangkap jadi tukang ojek juga looohhh....;)

hihihihihi,,, iya kang dey,, ayukk endar PM no hp endar juga ya kang, :)
hehehehehhehehe

Widana89
August 6th, 2011, 05:22 PM
^^ Semenjak ada kang endar thread ini jd rame... :okay:

endar
August 6th, 2011, 05:25 PM
^^ heheh,, ah si akang,, :) sama saja,, semua yang membuat menjadi lebih rame.. hehe

anugrah84
August 6th, 2011, 11:35 PM
ok gw ikut Bump Up thread nya ya ^^

dochan
August 7th, 2011, 06:59 AM
buat bro anugrah84...
ga seperti di forum laen.. Di sini ga ada sundul-sundulan (tanpa informasi yang jelas), sorry nih ya... hehe

anugrah84
August 7th, 2011, 12:45 PM
buat bro anugrah84...
ga seperti di forum laen.. Di sini ga ada sundul-sundulan (tanpa informasi yang jelas), sorry nih ya... hehe

hhhha siap bro nanti ane aware lagi soal ini :cheers:

tukangbasotahu
August 8th, 2011, 07:32 PM
^^ Semenjak ada kang endar thread ini jd rame... :okay:

^^ betul3x.. rame+quality.. gw dukung lah Endar4president :okay:

endar
August 8th, 2011, 11:45 PM
^^ hihihi,, si akang berlebihan,, makasih kang, semoga bisa bermanfaat.. :)

endar
August 15th, 2011, 10:02 AM
^^ ada perumahan baru kang dikawasan gedebage,, belum tau apa nyatu ga sama superblok ini, ada tawaran dari agen perumahan.. katanya fasiltas kedepan SOR Gede bage. harganya start from 230jt. lokasinya bisa diakses dari belakang Polda atau Jl Raya GedeBage

aa coy
August 19th, 2011, 11:23 AM
Tiang Pancang SUS Gedebage Nyaris 100%
Friday, 19 August 2011
BANDUNG – Pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini hampir 100% tiang pancang sudah terpasang.

Dari total jumlah tiang pancangsebanyak 3.181, kini tinggal sekitar 100 tiang yang masih dalam tahap pemancangan di bagian timur stadion.Manager EngineringPT AdhiKarya Hanif Setyo Nugroho selaku pelaksana proyek pembangunan mengungkapkan bahwa pemasangan tiang pancang dilakukan 24 jam sejakduabulanlalu.Pengecoran selama 24 jam menghasilkan sekitar 600 meter persegi. “Kini sudah hampir 100% pemasangan tiang pancangnya atau sekitar 3.000-an, tinggal sisanya 100 tiang lagi dalam proses pengerjaan. Mudahmudahan sebelum Lebaran sudah terpasang seluruhnya,” ujar Hanif kepada wartawan di lokasi proyek pembangunan SUS Gedebage,kemarin. Disinggung mengenai progres pembangunan, Hanif mengatakan semuanya sudah sesuai dengan apa yang telah direncanakan PT Adhi Karya sebelumnya.“

Saat ini progresnya sudah sekitar 27,42% dengan pemasangan tiang pancang hampir seluruhnya, ”tegasnya. Selain itu,beberapa bagian dasar stadion sudah dilakukan pengecoran. “Di bagian sebelah barat dan selatan sudah dicor dan sudah selesai 40%, di antaranya pelat lantai dasar serta tie beam,”sebut Hanif.

Menurut dia, didahulukannya pengecoran bagian barat dan selatan agar terlihat perkembangannya dari arah jalan tol. “Bila melewati jalan tol atau dari permukiman penduduk, maka akan terlihat sekali perkembangan pembangunannya,” ujarnya. Hingga saat ini anggaran yang terserap untuk pembangunan SUS Gedebage baru 32% atau senilai Rp98 miliar dan bisa terserap hingga pertengahan September mendatang. “Mudah-mudahan bantuan dari Provinsi Jawa Barat senilai Rp25 miliar bisa cair, sehinggabisa melanjutkan pembangunan ke tahap berikutnya,”sebut Hanif. Saat disinggung mengenai progres pembangunan hingga akhir tahun, Hanif optimistis bisa melaksanakan hingga 61%.“Asalkan penganggarannya tidak terkendala dan lancar, semuanya pasti akan sesuai dengan rencana,”ungkapnya.

Menghadapi Lebaran mendatang yang diberlakukan pembatasan pengangkutan material oleh pemerintah, Hanif menjelaskan, hingga saat ini stok barang-barang seperti besi dan material lainnya sudah aman. “Kalau pas arus mudik kan tidak diperbolehkan, terutama barang-barang itu dikirim dari Tangerang dan Pulo Gadung.Jadi,harus diantisipasi dari sekarang,”tambah Hanif. Dia mengatakan, beberapa hari menjelang Idul Fitri sudah tidak ada pengerjaan di proyek SUS Gedebage. “Makanya, sekarang kita kejar untuk pemasangan- pemasangan besi agar nanti setelah Lebaran tinggal pengecoran saja,”tandas Hanif. Sebelumnya,Wali Kota Dada Rosada mengharapkan pemerintah pusat dan Pemprov Jabar tetap memberikan bantuan untuk pembangunan stadion yang akan menjadi homebase Persib Bandung tersebut.

Ini agar beban pembiayaan yang harus ditanggung Pemkot Bandung lebih ringan.“Kalau dari pusat bantu kanjadinya hibah, sehingga tidak ada utangpiutang. Begitu pun provinsi, kalau bantu lagi akan jadi hibah. Pak Gubernur tolong bantu lagi, ini untuk masyarakat bukan untuk saya,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Sementara itu,DPRD Kota Bandung mengimbau provinsi tetap mengucurkan dana hibah guna membiayai pembangunan SUS Gedebage,meskipun Perda tentang Pinjaman Daerah dalam rangka Penyelesaian Pembangunan Stadion Utama Sepak Bola dalam Kontrak Tahun Jamak telah disahkan. “Kami sudah sahkan perda tersebut, untuk itu kami tetap imbau provinsi untuk membiayainya, karena SUS Gedebage tersebut berada di Bandung dan berada di Jabar,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Cecep Hendarwan. Dia menerangkan, jika pengucuran dana hibah tersebut baru dilakukan provinsi pada tahun depan, maka untuk menutup biaya tersebut dapat dilakukan peminjaman ke pihak ketiga.

“Tetapi,dengan adanya dana hibah tersebut akan lebih cepat membayar ke pihak ketiga sehingga bunganya lebih kecil karena meminjamnya sebentar,” jelas Cecep. Dengan memberikan dana hibah tersebut, maka provinsi secara otomatis meringankan pengeluaran APBD Kota Bandung.“ Kami harap, sampai selesai pihak eksekutif dan legislatif mau memberikan bantuan pembangunan SUS Gedebage, karena itu untuk kepentingan rakyat,”tandas Cecep. yugi prasetyo
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/422046/

cyberprince
August 19th, 2011, 01:46 PM
nice info aa coy :okay:

hanya defil
August 19th, 2011, 04:49 PM
^^ mantap info kang

D3Y
August 19th, 2011, 04:51 PM
^^ good news...tinggal pics on locationnya nih

*kontributor utama proyek ini sedang puyeng ama tugas kantornya :D, mudah2an segera selesai ya ndar, kita bantu dengan do'a

hanya defil
August 19th, 2011, 04:52 PM
http://farm7.static.flickr.com/6067/6059261074_23aa5c023d_z.jpg

ini juga ada gedung lagi bangun depan pasar gedebage mu di buat gedung apan?

D3Y
August 19th, 2011, 04:57 PM
oh..itu gedung office MDPU bro HD, 12 floor
threadnya udah dibikin tuh
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1430195

copas kesini juga ya, nice pics :okay:

hanya defil
August 19th, 2011, 05:11 PM
oh..itu gedung office MDPU bro HD, 12 floor
threadnya udah dibikin tuh
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1430195

copas kesini juga ya, nice pics :okay:

hatur nuhun kang nice, jadi saya tau ni gedung apan. hehe :okay:

aa coy
August 20th, 2011, 08:03 AM
nice info aa coy :okay:

thx, sama2. baru aja kemarin good news .....hari ini rada bad news :ohno:

Pemkot Koreksi Target SUS Gedebage :nuts:

WASTUKANCANA,(GM)-Sabtu, 20 Agustus 2011
Pemerintah Kota Bandung berencana untuk mengoreksi target capaian pembangunan Stadion Utama Sepak Bola (SUS) Gedebage, terkait dengan masalah pembiayaan. Target yang dikoreksi yaitu target penyelesaian hingga Desember 2011, yang menurut rencana semula ada pada angka 61,8 persen.

Salah satu penyebab dilakukannya koreksi tersebut yaitu minimnya bantuan yang diberikan Pemprov Jabar. Untuk tahun ini, pemprov baru mengucurkan Rp 25 miliar dari APBD murni 2011 dan Rp 25 miliar lainnya yang rencananya akan dimasukkan pada APBD perubahan 2011.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi menuturkan, dengan target 61,8 persen, kemungkinan akan sulit untuk dikejar. Target 61,8 persen itu membutuhkan anggaran Rp 206 miliar. Dana yang tersedia dan sudah dipakai yaitu Rp 73 miliar dari APBD Kota Bandung dan Rp 25 miliar bantuan dari provinsi. Dengan total anggaran Rp 98 miliar, hanya bisa memenuhi pekerjaan hingga 32 persen atau pekerjaan hingga pertengahan bulan September mendatang.

"Rencananya, provinsi akan menambah di APBD perubahan sekitar Rp 25 miliar. Tapi tetap saja itu belum cukup. Artinya masih ada kekurangan sebesar Rp 83 miliar lagi. Kami khawatir dengan kondisi daya dukung anggaran yang seperti ini, target 61,8 persen tidak tercapai," terang Edi ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jln. Wastukancana, Jumat (19/8).

Karenanya, pihaknya berencana untuk melakukan reschedule pencapaian target. Menurutnya, perbedaan yang terlalu besar antara target dan realisasi, maka akan menimbulkan persoalan pada aspek perjanjian. Bila itu terjadi, kata Edi, akan terjadi kerugian.

"Di pihak kita mengklaim tidak tercapai, sedangkan di pihak Adhi Karya bisa menghentikan proyek karena menganggap pemda tidak liquid dalam mengerjakan proyek. Itu juga sekaligus menjadi surat peringatan bagi kita," paparnya.

Engineering Manager PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek pembangunan SUS Gedebage, Hanif Setyo Nugroho menuturkan, per tanggal 14 Agustus, perkembangan SUS Gedebage memperlihatkan tren positif dan menggembirakan. Saat ini, tahap pemasangan tiang pancang sudah hampir selesai dilakukan. Bahkan, pengerjaan pun mulai memasuki tahap pengecoran. (B.114)**

http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20110820081829&idkolom=tatarbandung

hanya defil
August 20th, 2011, 02:00 PM
http://farm7.static.flickr.com/6080/6061358453_db0697cb30_z.jpg

http://farm7.static.flickr.com/6076/6061358455_ec6c82f735_z.jpg

kejauhan
http://farm7.static.flickr.com/6207/6061358459_efa913987a_z.jpg

jauh teuing
http://farm7.static.flickr.com/6090/6061358457_f8fa4d5595_z.jpg

naun deui hehe :D

D3Y
August 20th, 2011, 05:04 PM
^^ weiss,,, nice update HD :okay:

itu diambil waktu kapan nih foto progress stadionnya ... thank's yaa

hanya defil
August 20th, 2011, 06:15 PM
^^ weiss,,, nice update HD :okay:

itu diambil waktu kapan nih foto progress stadionnya ... thank's yaa

tadi sore sambil nabuburit ;)

D3Y
August 20th, 2011, 06:19 PM
^^ kamu rumahnya deket2 situ bukan ?

kayaknya lahan yang masih pesawahan sudah di booking kali ya sama summarecon buat bikin summarecon gedebage-nya :cheers:

Widana89
August 20th, 2011, 06:25 PM
http://farm7.static.flickr.com/6080/6061358453_db0697cb30_z.jpg

http://farm7.static.flickr.com/6076/6061358455_ec6c82f735_z.jpg

kejauhan
http://farm7.static.flickr.com/6207/6061358459_efa913987a_z.jpg

jauh teuing
http://farm7.static.flickr.com/6090/6061358457_f8fa4d5595_z.jpg

naun deui hehe :D

^^ Belum terbentuk stadionnya, bakalan lama ni selesainya...:cry:

D3Y
August 20th, 2011, 06:36 PM
^^ sabar bro wid...;)
awal 2012 sudah sedikit tampak strukturnya nanti....kemaren2 terkendala dengan cuaca hujan saat pemadatan urukan tanahnya, sehingga harus menunggu lama untuk memasang tiang pancangnya mendunggu tuh tanahnya stabil dan padat

cyberprince
August 20th, 2011, 06:43 PM
nice update defil.. thanks :okay:

endar
August 21st, 2011, 10:05 AM
http://farm7.static.flickr.com/6080/6061358453_db0697cb30_z.jpg

http://farm7.static.flickr.com/6076/6061358455_ec6c82f735_z.jpg

kejauhan
http://farm7.static.flickr.com/6207/6061358459_efa913987a_z.jpg

jauh teuing
http://farm7.static.flickr.com/6090/6061358457_f8fa4d5595_z.jpg

naun deui hehe :D

keren kang,, saya bisa merasakan bagaimana perjalanan akang kesana.. ehheheh
:) thanks kang

D3Y
August 21st, 2011, 04:00 PM
defil ini kayaknya masih tinggal di sekitaran situ ndar...bisa jadi sparing partner buat liputan wilayah gedebage situ

iya kan HD

endar
August 21st, 2011, 05:41 PM
^^ mudah2an terus Update kang. hehe.. :)
oh ya, sarana OR yang bakal dibangun selanjutnya adalah lap tenis dan basket, danau buatan, kolam renang, wisma atlit, hotel, gedung perkantoran pemkot dan pemda (bidang OR dan tata kota/pertamanan)

cyberprince
August 21st, 2011, 06:16 PM
wuih mantap lengkap euy :okay:

endar
August 21st, 2011, 06:20 PM
^^ awalnya target 2015 selesai.. tapi estimasi saya sekitar 2020 selesai semua.. hehehehheheh

cyberprince
August 21st, 2011, 06:26 PM
lamanyooo hehe

D3Y
August 21st, 2011, 06:53 PM
nak apo lamo
asal ntarnya rancakbana....:cheers:

endar
August 21st, 2011, 06:58 PM
hehehehhe.... bener kang.. saya lupa Bandung jadi tuan rumah Sea Game taun berapa? atau nunggu pegelaran Dunia di Indo? hehehehe

Yogi_cent
August 23rd, 2011, 03:42 AM
Tapi kok Type stadionnya Masih stadion sepak bola Lama yang ada lintasan Athletiknya... klo loat desainnya sih tjarak antara tribun penonton ke Lapangan terlalu jauh.. bahkan kyaknya lebih jauh dari GBK dh...

D3Y
August 23rd, 2011, 03:42 AM
SEAGAMES tahun ini seharusnya mah yang digelar di bdg,
cuman karena PEMKOT sama PEMPROV-nya memble akhirnya tuh jatah di ambil sama DKI Jakarta dan SUmsel....gak tahu kalo pagelaran PON setelah riau nanti apa masih jatah jabar atau bukan...mudah2an aja mah iya,

ntar view area stadion ini mungkin saja udah berbeza dengan kerlip2 lampu di gedung2 apartemen milik Summarecon, BIG, Margahayu land yang tumpah ruah mengelilingi stadion...amien

D3Y
August 23rd, 2011, 03:44 AM
Tapi kok Type stadionnya Masih stadion sepak bola Lama yang ada lintasan Athletiknya... klo loat desainnya sih tjarak antara tribun penonton ke Lapangan terlalu jauh.. bahkan kyaknya lebih jauh dari GBK dh...

belom pasti juga bro jaraknya lebih jauh dari GBK atau gimana
namun yang pasti lintasan atletik masih tetep ada :|....yah mau gimana lagi, emang itu tipe2 stadion favoritnya orang2 indo kalee:cheers:

hanya defil
August 23rd, 2011, 04:51 AM
^^ kamu rumahnya deket2 situ bukan ?

kayaknya lahan yang masih pesawahan sudah di booking kali ya sama summarecon buat bikin summarecon gedebage-nya :cheers:


Lumayan deket, :) stadion nya belakang komplek panyileukan.

hanya defil
August 23rd, 2011, 05:17 AM
Peta Stadion Dekat dengan Stasiun Cimekar
http://farm7.static.flickr.com/6188/6071469477_6fb69a8df9_b.jpg

simplyrammy
August 23rd, 2011, 03:53 PM
Mungkin kedepannya bisa disediakan transportasi umum yang menghubungkan Stasion Cimekar dengan Stadion dan tempat-tempat di Gedebage lainnya

hanya defil
August 24th, 2011, 04:51 PM
9G-6bBOJBCQ

^^ hahaah ini vidio terlalu membesar besarkan... jalan besar dari mana, jalanya juga masih jelek kaya offroad. :bash:

D3Y
August 24th, 2011, 05:09 PM
9G-6bBOJBCQ

^^ hahaah ini vidio terlalu membesar besarkan... jalan besar dari mana, jalanya juga masih jelek kaya offroad. :bash:
kan masih dalam thap progress
kita tunggu aja moga realisasinya sesuai ntar di lapangan, amien

Lumayan deket, :) stadion nya belakang komplek panyileukan.

oh..urang komplek panyileukan nya....

kenal ka mang pepen teu ???

* eta saha deuih sok terkenal tah si mang pepen :D
* abaikan postingan ini ::cheers:

hanya defil
August 24th, 2011, 05:17 PM
kan masih dalam thap progress
kita tunggu aja moga realisasinya sesuai ntar di lapangan, amien

oh..urang komplek panyileukan nya....

kenal ka mang pepen teu ???

* eta saha deuih sok terkenal tah si mang pepen :D
* abaikan postingan ini ::cheers:


aduh kang seur namina pepen di panyileukan teh ckckck :lol:, bumina di blok mana kang dey?? :D

D3Y
August 24th, 2011, 05:29 PM
^^ ari ngakunya mah tinggal di blokokok... :D, wah kurang tau juga blok-nya mah cuman di komplek panyileukan, tapi rumah persisnya ane tahu yang gak tahu cuman blok berapanya aja ;)
udah ah, abaikan saja bahas mang pepen-nya hahahaha

btw kalo nemu video atau rendering baru stadionnya share disini ya HD...

*PM-in ane nomor henpunnya boleh gak ? tinggal HD yang belom punya nih di database, oya ntar ikutan gathering kan ?

drie
August 25th, 2011, 08:26 PM
SEAGAMES tahun ini seharusnya mah yang digelar di bdg,
cuman karena PEMKOT sama PEMPROV-nya memble akhirnya tuh jatah di ambil sama DKI Jakarta dan SUmsel....gak tahu kalo pagelaran PON setelah riau nanti apa masih jatah jabar atau bukan...mudah2an aja mah iya,

ntar view area stadion ini mungkin saja udah berbeza dengan kerlip2 lampu di gedung2 apartemen milik Summarecon, BIG, Margahayu land yang tumpah ruah mengelilingi stadion...amien


Jabar merupakan Tuan Rumah PON tahun 2016, Jawa Barat Resmi di tetapkan sebagai Tuan Rumah PON tahun 2016 secara aklamasi dalam Rapat Anggota KONI di Jakarta tahun 2010 lalu :). ( sumber : Antara.com (http://www.antaranews.com/berita/1272379864/jawa-barat-tuan-pon-2016)

Nah, saran aja nih buat Forumer Bandung. Apa gak sebaiknya mulai sekarang Thread untuk PON Jabar 2016 dibikin aja, mengingat Progres Pembangunan Stadion gedebage, dan beberapa sarana olahraga serta penunjang juga tengah dibangun,, sekaligus mensosialisasikan kepada Forumer SSC lain. :) :cheers2:

cyberprince
August 25th, 2011, 08:41 PM
^^ wah baru tau saya.. thanx drie.. :cheers:

gimana kang D3Y? akang kan sebagai TS yang demen ama hal2 berbau sport :)

D3Y
August 26th, 2011, 03:49 PM
^^ usulan bagus....tapi sebaiknya nanti sajo lah, setelah pagelaran PON pekanbaru selesai, biar lebih bijak ;)
lagian gelanggang olahraga Arcamanik masih sebatas land clearing belum masuk tahapan konstruksi :)
dan stadion gedebage-nya masih On the way

Widana89
September 1st, 2011, 03:07 AM
Hallo forumer Bandung jangan lupa share update Stadion Gedebage di World Forum ya!

http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1438028

Thanks. :)

cyberprince
September 1st, 2011, 06:59 AM
wah thanx bli udah dibikin threadnya :okay: untuk kang endar, hanya defil, dll yang rumahnya deket bisa sering2 update nih :)

Widana89
September 1st, 2011, 08:29 AM
wah thanx bli udah dibikin threadnya :okay: untuk kang endar, hanya defil, dll yang rumahnya deket bisa sering2 update nih :)

^^ Sama2 bro... :)

hanya defil
September 3rd, 2011, 06:55 AM
H9LbdTazyiI

^^Soundtrack Stadion Gedebage Bandung...:lol:
Moga bermanfaat :bash:

dochan
September 4th, 2011, 02:11 AM
Dear Pemkot,

Kita warga Bandung ga butuh soundtrack stadion sepak bola. Kita butuh bukti. Energi yang dimiliki pemkot ga usah dibuang2 hanya untuk bikin soundtrack begituan, fokus aja pembangunannya. lol

(btw kumat lagi deh.. penyakit pemerintah Indonesia, subtitle-nya pake font Mistral yang bikin eneg itu), nunggu F-ian yg komentar... haha

endar
September 4th, 2011, 11:10 AM
maklum... pencitraan adalah yang utama dinegeri ini.... hehehehehhe.. LOL..

Don KingKong
September 6th, 2011, 03:42 PM
Progress stadion gedebage waktu mudik ke garut

http://i53.tinypic.com/kccs3b.jpg

http://i56.tinypic.com/20pwiue.jpg

endar
September 6th, 2011, 04:17 PM
^^ wahh update,, terimakasih kang.. :)