PDA

View Full Version : Riau Province - The Land of Indonesian Malay (2nd thread)


Pages : [1] 2

rilham2new
May 8th, 2009, 05:24 AM
The only provincial thread yang udah tembus 700 posting :D

Okee,, lanjoootttt ...

LINK thread lama :
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=540748

rilham2new
May 8th, 2009, 05:30 AM
Riau Province


From RIAUSUMMIT website

RIAU PROFILE

Riau is one of the richest province in Indonesia with GDP growing at 8.53% in 2006. As a growing center with flourishing nature-based resources for industries, Riau is becoming a new economic hub in Sumatera. The annual report by the Investment Coordinating Board (BKPM) in 2006 shows that Domestic Investment (PMDN) in Riau is ranked 3rd in Indonesia with an investment value reaching approximately USD2,3 billion. Foreign investment is ranked 2nd amongst provinces in Indonesia with an investment value of USD 1.8 billion.

This strategic location has an abudant amount of investment opportunities in the sectors of infrastructure, natural resources, public utilities development, industrial estates development and agribusiness industries.

Riau province is strategically located in the Malaca stratit, where 40% of world’s cargo pass through everyday.

Riau province's Facts and Figures:

* The province is rich with oil, with current production contributed to approximately 60% of Indonesia’s national oil production.
* Riau produces 38% of Indonesia's CPO production (approx 40% of World Production) with an area of 37% of total CPO estates in Indonesia
* 3rd of the largest CPO producers in Indonesia/world,
* Home of the 2 largest pulp paper producers in the world

======================

=x= The land where Indonesian malay culture is preserved.
=0= Kawasan di mana, budaya melayu Indonesia menjadi ciri khas daerah yang dilestarikan :)

=X= The land with 87,844.23 sq km wide (according to DEPDAGRI data http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=DataWilayah&op=download&id=5 )
=0= Sebuah provinsi seluas 87.844,23 km persegi (menurut data DEPDAGRI http://www.depdagri.go.id/konten.php?nama=DataWilayah&op=download&id=5 )

=x= The land with 4.58 millions inhabitants. (2005 data, according to www.datastatistik-indonesia.com)
=0= Kawasan di mana ada 4.58 juta penduduk bertempat tinggal :) (data tahun 2005, menurut www.datastatistik-indonesia.com)

=x= The land where u can find HIGH LEVEL OIL - EXPLORATION which is 60% of national production
Minas Oil field has achieved 4 billion barrel of oil, while Duri oil field has achieved 2 billion barrel of oil. Yet, there are more oil fields in Riau :)
=0= Kawasan di mana anda dapat menjumpai eksplorasi minyak gila-gilaan
Ladang minyak MINAS telah memproduksi Minyak sebanyak 4 Miliar Barrel, sementara ladang minyak Duri telah memproduksi minyak sebanyak 2 Miliar Barrel. Tidak sampai di situ, masih banyak lagi ladang minyak di Riau ini.

=X= The land where u can find PALM (CPO) OIL Plantation has undergone booming in recent years (and periodically caused HAZE due to forrest fire activity).
=0= Tanah di mana kawasan penanaman kelapa sawit telah mengalami booming in recent years (dan secara berkala juga menyebabkan kabut asap dikarenakan kegiatan pembakaran hutan)

=X= The land where 38% of Indonesia CPO is produced :D
=0= Kawasan yang memproduksi 38% kelapa sawit nasional

=X= The land of Sumatran Elephant and Sumatran Tiger do exist (some villages in Riau are often attacked by group of elephant, even until today :p
=0= Tanah di mana anda masih bisa menemukan Gajah dan Harimau Sumatra ( bahkan sampai hari ini, masih ada kawasan pedesaan yang masih diserang sekumpulan gajah mengamuk )

=X= Home of the 2 largest pulp paper producers in Asia Pacific (1. PT Indah Kiat <|||> 2. PT Riau Andalan Pulp & papers)
=0= Kawasan di mana terdapat industri pengolahan bubur kertas terbesar di Asia Pacific (1. PT Indah Kiat <|||> 2. PT Riau Andalan Pulp & papers)

=X= The land with some very wide and long rivers
=0= Tanah di mana di dalam nya dilalui beberapa sungai yang lebar dan besar.

=X= The land which got the deepest river in Indonesia (Siak River)
=0= Tanah di mana di dalam nya terdapat sungai terdalam di Indonesia (Sungai Siak)

=X= THe land which is passed by four big rivers (Rokan, Kampar, Siak, & Indragiri)
=0= Tanah yang dilalui 4 sungai besar yang bermuara di Selat Malaka (Rokan, Kampar, Siak, Indragiri)

=X= The land with most promising investment level in Sumatra
=0= Kawasan investasi paling menjanjikan di Sumatra

WILL BE ADDED for more :D

rilham2new
May 8th, 2009, 05:31 AM
RIAU vs other Sumatran Province in Statistical data.... from www.datastatistik-indonesia.com

Population (in million)
Populasi (dalam juta jiwa)
Riau 4.58 || NAD 4.03 || Sumut 12.45 || Sumbar 4.56 || Jambi 2.6 || Sumsel 6.78 || Bengkulu 1.54 || Lampung 7.11 || BaBel 1.04 || Kepri 1.27

Annual rate of growth by PROVINCE in 2000-2005 (in percentage)
Laju Pertumbuhan penduduk per tahun pada 2000-2005 (dalam persentasi)
Riau 4.05 || NAD 0.52 || Sumut 1.35 || Sumbar 1.49 || Jambi 1.84 || Sumsel 1.78 || Bengkulu 1.26 || Lampung 1.38 || Babel 3.05 || Kepri 4.99

Sex Ratio in 2005 (in percentage)
Rasio Jenis Kelamin Penduduk pada 2005 (dalam persentasi)
Riau 104 || NAD 99 || Sumut 100 || Sumbar 98 || Jambi 106 || Sumsel 102 || Bengkulu 104 || Lampung 108 || Babel 109 || Kepri 100

Number of RIAU POPULATION by Age Group (in thousand)
0 - 4 = 477
5 - 9 = 529
10-14 = 490
15-19 = 455
20-24 = 450
25-29 = 446
30-34 = 406
35-39 = 361
40-44 = 286
45-49 = 216
50-54 = 167
55-59 = 103
60-64 = 71
65-69 = 49
70-74 = 28
75+ = 24

rilham2new
May 8th, 2009, 05:38 AM
SENARAI KABUPATEN dan KOTA di PROVINSI RIAU

Riau Province total population (2005) : 4,563,406
Kabupaten/Kota Ibukota
Kota Pekanbaru
Population (2005) : 717,618 Pekanbaru
Kota Dumai
Population (2005) : 218,643 Dumai
Kabupaten Bengkalis
Population (2005) : 671,738 (populasi sebelum pemekaran kabupaten meranti) Bengkalis
Kabupaten Indragiri Hilir
Population (2005) : 630,631 Tembilahan
Kabupaten Indragiri Hulu
Population (2005) : 286,291 Rengat
Kabupaten Kampar
Population (2005) : 533,648 Bangkinang
Kabupaten Kuantan Singingi
Population (2005) : 243,314 Telukkuantan
Kabupaten Kepulauan Meranti
Population (2005) : Belum ada data Selatpanjang
Kabupaten Pelalawan
Population (2005) : 237,991 Pangkalankerinci
Kabupaten Rokan Hilir
Population (2005) : 409,002 Bagansiapi-api
Kabupaten Rokan Hulu
Population (2005) : 330,983 Pasirpengarayan
Kabupaten Siak
Population (2005) : 283,547 Siak Sri Indrapura


BIsa lewat pulak Kabupaten SIak :p... SOrry, akhirnya ditambahkan... SOalnya seingat aku, kabupaten/kota di Riau ini ada 12 :D ..

Kris18
May 11th, 2009, 06:30 AM
Riau, Negeri Asal Mula Bahasa Indonesia
Bahasa Melayu Riau Bunda Bahasa Indonesia


http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/f/fc/Lambang_propinsi_riau.gif http://erween.files.wordpress.com/2008/11/bendera_indonesia_27e203.jpg



Di Indonesia, bahasa Melayu telah diakui secara tidak langsung sebagai bahasa nasional sejak peristiwa sumpah pemuda pada tahun 1928. Sementara itu di Malaysia, bahasa Melayu menjadi bahasa nasional satu-satunya semenjak negara itu merdeka pada tahun 1957. Singapura, kendati memisahkan diri dari Malaysia pada tahun 1965, tetap mengakui bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Begitu pula dengan Brunei yang merdeka pada tahun 1984. Bahasa Melayu selalu saja dikaitkan dengan kemerdekaan nasional dan menjadi salah satu faktor pemersatu antar penduduk di bumi Melayu yang tidak semua penuturnya bertutur dan berkomunikasi dalam bahasa Melayu.

Kongres Bahasa Indonesia pertama telah menetapkan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Riau, begitu pula dengan negara serumpun lain seperti Malaysia mengakui bahwa bahasa Melayu standar adalah bahasa Melayu Riau-Johor. Hampir tidak ada perdebatan soal ini. Namun, bagaimanakah perjalanan diterimanya bahasa Melayu sebagai bahasa nasional, bahasa resmi atau pun bahasa kerja di bumi-bumi Melayu dan non-Melayu? (tinjau sumber asli: melayuonline.com).


http://farm4.static.flickr.com/3599/3520459267_f75a31c155.jpg?v=0


Sejarah dan Perkembangan Bahasa Melayu
Bahasa Melayu, sebagai bahasa yang besar, memiliki sejarah panjang hingga menjadi bahasa Melayu seperti yang wujud sekarang ini. Perjalanan sejarah bahasa inilah yang akan dicatat, direkam dan dirunut mulai dari keadaan awal, melewati fase-fase sejarah tertentu sampai menjadi sebuah bahasa Melayu yang mendunia. Ahli sejarah bahasa Melayu mencatat bahwa bahasa Melayu telah melewati lima fase hingga saat ini. Fase awal diwakili oleh bahasa Melayu Purba, yang kemudian diikuti oleh fase Melayu Kuno atau Melayu Induk. Pada fase selanjutnya bahasa Melayu menginjak fase klasik, sebuah fase yang penuh dengan nilai sastra tinggi. Fase Melayu Klasik diikuti dan digantikan oleh fase Melayu Modern. Sedangkan fase terakhir adalah fase Melayu Pascakolonial. Fase demi fase akan ditinjau dari sudut pandang ilmu bahasa, yang didukung oleh fakta-fakta sejarah maupun arkeologis; fase awal menyinggung tentang tanah asal dan migrasi serta kehidupan sosiokultural penutur bahasa Melayu; fase Melayu Kuno merujuk kepada penanggalan-penanggalan yang termuat dalam data-data bahasa di prasasti-prasasti berbahasa Melayu. Perpindahan dari Melayu Kuno ke Melayu Klasik adalah hal penting yang nanti akan dicirikan dan dibahas secara khusus. Selanjutnya bagaimana perjalanan bahasa Melayu menjadi sebuah bahasa Melayu Modern adalah hal lain yang tidak kalah menariknya. Sementara itu perkembangan-perkembangan mutakhir bahasa Melayu setelah berakhirnya kolonialisme dan imperialisme di bumi Melayu ? terutama persoalan bahasa Melayu yang menjadi bahasa nasional di beberapa negara berpenutur Melayu terbesar ? akan dibahas dalam bentuk artikel karena memerlukan penanganan khusus dan pembahasan yang lebih sempit dan mendalam.

Sumber: http://melayuonline.com/

rilham2new
May 11th, 2009, 06:10 PM
^^ Mantap Kris :cheers: ... Aku mau coba cari2 gambar ibukota kabupaten se-Riau juga :) .. Buat letak di halaman depan, hehe ....

Kris18
May 12th, 2009, 10:25 AM
BUJANG DARA RIAU 2009
DUTA BUDAYA DAN PARIWISATA DAERAH RIAU


Nah, kita sharing info budaya dulu ya. Jika di Jakarta duta budaya dan pariwisatanya disebut "abang
& none", di Jabar ada "mojang & jajaka", ataupun kalau di Sumbar disebut "uda & uni", maka di Riau adapula, dengan duta budaya melayu dan wisata Riau "Bujang & Dara". Ini sebagai eksistensi Riau yang saat ini sedang gencar-gencarnya mempromosikan daerah "Bumi Lancang Kuning" ini sebagai ranah wisata sekaligus sebagai garda utama kebudayaan melayu di Indonesia :cheers:.

Berikut foto-foto dokumentasi dari facebook bujang Riau 2009. pemilihan Bujang Dara Riau 2009 kemarin,, seruu :okay:..


http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs033.snc1/3242_1051131129092_1550172606_30148243_3782527_n.jpg


Dihadiri ole Putri Indonesia nih :cheers:

http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs024.snc1/3099_1059966828754_1513420699_30223664_580974_n.jpg


Para Bujang Riau dalam balutan busana Batik Melayu Riau :)

http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs026.snc1/3129_1089467369693_1616734387_229299_1084460_n.jpg


Dan yang menjadi Bujang dan Dara Riau tahun 2009 ialah :

http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs009.snc1/2865_1005016661620_1710990523_4716_4346757_n.jpg

Bujang Riau 2009 : Nicky Rahardianto

Dara Riau 2009 : Rizani Sonesa

Selamat kepada para pemenang :)

rilham2new
May 12th, 2009, 03:42 PM
Kris barusan aku baca di Bisnis Indonesia, katanya RIAU AIRLINES mau nambah penerbangan Direct, PEKANBARU-MEDAN dan PEKANBARU-JAMBI, katanya :).. pake Avro-RJ100 mereka.. Aku udah lihat langsung tuh pesawat mereka yang jet itu di Batam, kemaren. Sayang, aku gak bisa ngambil gambarnya karena lokasinya d sudut :( .. Susah ngambil gambarnya :(

Menambah jadwal penerbangan PKU-Medan dari yang semula hanya dilayani SRIWIJAYA, MERPATI, dan LINUS... berarti akan dilayani oleh RIAU AIRLINES juga :) ..

BATAMANIA
May 12th, 2009, 06:28 PM
. Fase awal diwakili oleh bahasa Melayu Purba, yang kemudian diikuti oleh fase Melayu Kuna atau Melayu Induk. Pada fase selanjutnya bahasa Melayu menginjak fase klasik,

kok kuna kris .....:)

sorry just kidding...:lol:

rilham2new
May 31st, 2009, 02:01 AM
Sabtu, 30 Mei 2009 11:06
Naik 8,3 Persen,
3.646.965 Warga Riau Masuk DPT Pilpres

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinasi Riau untuk Pilpres telah ditetapkan KPU. Terjadi peningkatan 8,3 persen jumlah warga Riau yang punya hak pilih pada Pilpres mendatang.

Riauterkini-PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau mengesahkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang. Tercatat 3.646.965 penduduk Riau memiliki hak untuk menggunakan hak demokrasikan pada Pilpres tersebut. Jumlah ini mengalami peningkatan 8,3 persen dibandingkan DPT Riau untuk Pemilihan Legislatif April lalu yang jumlahnya 3.365.583. Pengesahan DPT tersebut dilakukan KPU Riau melalui rapat pleno yang digelar Jumat (29/5/09) tadi malam.

"DPT sudah kita sahkan dan jumlah pemilihnya mengalami peningkatan sekitar 8,3 persen dibandingkan DPT untuk Pileg lalu," ujar anggota KPU Riau Tengku Edi Sabli kepada riauterkini di Pekanbaru, Sabtu (30/5/09).

Meskipun jumlah pemilih mengalami peningkatan cukup siginifikan, namun menurut Edi Sabli pada Pilpres mendatang jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Riau justru mengalami pengurangan. Jika pada Pileg lalu total TPS di Riau adalah 11.380, maka untuk Pilpres mendatang hanya 10.859 TPS. Berkuranganya jumlah TPS di Riau juga terjadi secara nasional. Hal itu terjadi karena adanya peningkatan batas maksimum pemilih di setiap TPS.

"Pada Pileg lalu pemilih di satu TPS maksimal 400 orang, sekarang batasnya sampai 800 pemilih, karena itu jumlah TPS bisa berkurang," paparnya.

Setelah DPT disahkan, tidak boleh lagi dilakuakn perubahan daftar pemilih. Konsekwensinya, bagi warga yang namnya tak masuh DPT, otomatis hak pilihnya hilang pada Pilpres mendatang. Selanjutnya DPT Provinsi Riau akan dikirim ke KPU pusat untuk digabungkan dengan DPT secara nasional.***(tam/mad)

rilham2new
June 6th, 2009, 09:38 PM
TASIK GIAM SIAK KECIL
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 5 Juni 2009
Lokasi : Cagar Alam (terbaru Provinsi Riau), Cagar Alam GIAM SIAK KECIL dan Cagar Alam BUKIT BATU ..

Kalau yang Siak Kecil di Kabupaten SIak
Kalau yang BUKIT BATU itu di Kabupaten Bengkalis (sepertinya)

http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/49/1200x1200/125/TasikGlamSiakKecil-05Jun09.jpg?et=wAh0xDcUGagsndTbY9tLUA&nmid=163228181

Gambar dari RIAUPOS Edisi 5 Juni 2009

Kris18
June 12th, 2009, 05:08 AM
OPTIMIS UNTUK MEMBANGUN...
Infrastruktur Listrik Riau Sekitar Rp.2,7 Triliun
11 Jun 2009 17:57 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Infrastruktur pembangkit Tenaga Listerik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara diperkirakan akan menelan anggaran Rp.2,7 triliun. Meski masih menunggu kebijakan pemerintah, Dinas pertambangan dan energi (Distamben) Provinsi Riau menyatakan respon pemerintah pusat mulai positif untuk mendukung PLTU di Riau.

"PLTU dengan bahan bakar batu bara di Riau masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Karena persetujuan tersebut harus melalui pemerintah. Sejauh ini Riau telah dimasukkan dalam Rencana Umum Pembangkit Tenga Listerik (RUPL) Perusahaan Listerik Negara (PLN). Keberadaan Riau dalam RUPL ini didukung oleh MoU Riau dengan PLN bebrapa waktu lalu. Sehingga saat ini tinggal menunggu pengesahannya dari pemerintah,"ungkap Kepala Distamben Pemprov Riau Abdul Lafiz kepada RiauInfo, Kamis (11/6/2009) di Pekanbaru.

Menurut Abdul Lafiz, respon pemerintah saat ini relatif positif dengan adanya rencana pembangkit tenaga listerik di Riau. Respon itu didapatkan karena Riau menyatakan sanggup untuk mendirikan pembangkit tenaga listerik berbasis tenaga uap dari batu bara. Pihak PLN sendiri mengusulkan sejumlah lokasi yang baik untuk infrastruktur tersebut.

"Dari segi teknisnya PLN memilih lokasi pebangkit listrik di daerah yang berdekatan dengan sungai. Namun ini belum dibakukan, kita masih menunggu perpres untuk pembangunannya,"ungkap Abdul Lafiz.

Cadangan batu bara Riau saat ini tercatat sebanyak 2 miliar meter kubik yang tersebar di beberapa lokasi. Selain kesiapan Sumber Daya Alam (SDA) ini, Pemerintah Provinsi Riau juga menyatakan siap secara finansial melalui Bank Riau untuk membangun infrastruktur pendukung PLTU di Riau nantinya.

Distamben Riau mencatat cadangan SDA batu bara Riau tersebar di Peranap (sekitar 800 juta ton), di Siberida (sekitar 200 juta ton), di Lubuk Jambi sekitar 100 juta ton, di Logas, Kampar masing-masing sekitar 50-75 juta ton, di Rohul (sekitar 100-200 juta ton).

"Jika pembangunan pembangkit tenaga listerik dimulai tahun ini, maka kita optimis akan membangunnya dan diharap akan selesai pada 2011, tentunya sudah bisa beroperasi pada tahun 2012 nanti. Sehingga krisis listerik akan teratasi nantinya,"ungkap Abdul Lafiz.(Surya)

Kris18
June 12th, 2009, 05:35 AM
Ritual Bakar Tongkang 2009 di Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau

Tanggal 8-9 Juni lalu, digelar ritual Bakar Tongkang yang merupakan agenda tetap kalender pariwisata nasional Indonesia di kota Bagansiapi-api , kabupaten Rokan Hilir.
Event ini kembali digelar guna ikut menyukseskan Agenda Tahun Kunjungan Indonesia, Visit Indonesia 209 dan Visit Riau 2009 :).
Event ini dihadiri oleh gubernur Riau, beserta jajaran pemprov, Bupati Rokan Hilir beserta jajaran pemkab, Menteri BAPPENAS, dan seluruh elemen masyarakat, seluruh masyarakat tionghoa bahkan hingga dari Singapura,Malaysia,Taiwan dan Hongkong :).

Ritual Bakar Tongkang merupakan satu-satunya tradisi adat dan budaya etnis Tionghoa di pesisir Bagansiapi-api. Tradisi ini bermula sejak nenek moyang terdahulu, dimana ada 3 kapal besar (dalam perkataan melayu disebut "tongkang") yang berlayar dari negeri Tiongkok (Cina) menuju daratan Nusantara. Namun ditengah perjalanan 2 kapal karam ditengah laut, sehingga bersisa 1 kapal yang akhirnya berlabuh dipesisir Riau, tepatnya di Bagansiapi-api, Rokan Hilir. Menurut kepercayaan, Dewa memerintahkan agar para awak kapal untuk tinggal menetap di Bagansiapi-api dan sebagai keselamatanya agar masyarakat Tionghoa tetap hidup dengan makmur didaerah baru itu dan tidak kembali lagi ke daerah asal, dibakarlah tongkang tersebut. Dan tradisi yang melambangkan keharmonisan hidup antara etnis melayu dan tionghoa ini setiap tahunnya digelar. :)


gambar : Riaupos edisi cetak
http://farm4.static.flickr.com/3362/3618674710_7a626cb52c_o.jpg


foto-foto dari facebook NIKY RAHARDIANTO (Bujang Riau 2009)

Sampan kotak,perahu tradisional khas, ikut memeriahkan berlansungnya acara
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs104.snc1/4891_1075339213054_1513420699_30257676_3567385_n.jpg

http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs084.snc1/4891_1075339253055_1513420699_30257677_243401_n.jpg


http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs084.snc1/4891_1075607139752_1513420699_30258369_4903736_n.jpg


http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs104.snc1/4891_1075610019824_1513420699_30258375_2086191_n.jpg


http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs104.snc1/4891_1075610139827_1513420699_30258378_7268493_n.jpg


Aksi kesenian debus
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs104.snc1/4891_1075615419959_1513420699_30258388_6561624_n.jpg


Untuk diketahui, bahwa tongkang besar yang digunakan untuk ritual ini merupakan tongkang asli yang dibuat dari kayu yang bentuknya menyerupai bentuk asli dari tongkang yang sebenarnya.

Sebelum dibakar, Tongkang diarak keliling kota Bagansiapi-api
http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs084.snc1/4891_1075615539962_1513420699_30258391_6439939_n.jpg


Dan Tongkangpun dibakar
http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs104.snc1/4891_1075620100076_1513420699_30258417_1486446_n.jpg


setelah tongkang habis dibakar, konon masyarakat tionghoa mempercayai bahwa arah jatuh tiang tongkang menjadi penentu arah keberuntungan hidup :).

rilham2new
June 12th, 2009, 09:57 AM
^^ Bukti bahwa Pemerintah Provinsi Riau sangat concern dengan konservasi budaya etnis Tionghoa :okay:

Aku suka banget gambarnya keren, kris :)

===================
Dari RIAUTERKINI

Kamis, 11 Juni 2009 12:14
Infobank Award 2009,
Bank Riau Terima Best Overall Performance Service Excellence

Majalah Infobank bekerja sama dengan Marketing Research Indonesia (MRI) kembali menyelenggarakan kegiatan Anugerah Infobank Award 2009. malam anugerah Infobank Award tahun 2009 digelar 9 Juni 2009 lalu di Hotel Mulia Jakarta.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Anugerah award kali ini Bank Riau berhasil meraih penghargaan terbaik pertama untuk kategori best Phone handling, terbaik ketiga untuk kategori best Teller dan peringkat terbaik keempat untuk Best Overall Performance Service Excellence.

Untuk kategori Best Overall Performance Service Excellence, anugerah award diterima oleh Direktur Utama PT. Bank Riau Ir. H. Erzon, MM sementara untuk kategori best phone handling anugerah award diterima oleh Direktur Operasional H. Wan Marwan, SE. Dan kategori terbaik ketiga best Teller award diterima oleh H. Afrial Abdullah, SE., MM selaku Pemimpin Divisi Human Capital and Service (HCS).

Menurut Erzon, pencapaian yang berhasil diraih Bank Riau ini merupakan hasil dari kerja keras dan upaya optimal dari seluruh manajemen PT. Bank Riau yang tercermin dari dukungan yang kuat untuk memberi yang terbaik kepada masyarakat dan nasabahnya sebagai upaya untuk menjadi yang terbaik dan hal tersebut tercermin melalui berbagai upaya peningkatan dan perbaikan service dan jasa bank melalui berbagai channel pelayanan produk sehingga Bank Riau nantinya mampu memberikan kepuasan yang maksimal kepada nasabah.

Dengan diterimanya award ini akan menjadi motivasi bagi Bank Riau untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan yang ada dengan didukung oleh infrastruktur, sara dan prasarana yang selalu berkembang dari waktu ke waktu dan yang paling penting akan terus mengembangkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia melalui program-program pengembangan dari Divisi Human Capital & Service yang melibatkan seluruh karyawan PT. Bank Riau.

Disinggung mengenai mekanisme yang dilakukan dalam penilaian, Erzon mengatakan bahwa MRI melakukan mekanisme penilaiannya yang lebih dikenal dengan ‘mystery shooper method’. Yaitu tim research dan tim penilai dari MRI melakukan kegiatan penilaian melalui interaksi langsung yang dilakukan secara acak dan mendadak di beberapa kantor cabang bank yang dinilai di seluruh Indonesia.

Penilaian dilakukan pada kantor-kantor Cabang Bank Pemerintah, Bank Swasta, Bank Pembangunan Daerah dan Bank Syariah termasuk Bank Riau. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tanpa diketahui oleh bank yang dinilai bahwa sedang dilakukan penilaian terhadap Kinerja jasa layanan/service yang diberikan. (H-we/Rls)

rilham2new
June 12th, 2009, 09:10 PM
Ini postingan aku ttg bandara perintis di Kabupaten Indragiri Hilir , Riau ... sekitar AGUSTUS 2008 yang lalu ...

ini gambar AIRPORT kecil yang lagi dibangun di Provinsi Riau .... menambah jajaran AIrport dengan penerbangan terjadwal di Provinsi Riau , di luar Pekanbaru, Dumai, dan Rengat ;) ...

==============

TEMPULING AIRPORT - Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir,
* 400 km+ from Pekanbaru ... CMIIW ... (bahkan lebih deket ke Batam, kalau gak salah) ..
* BUKAN PROYEK RENOVASI AIRPORT LAMA,, bener2 bangun AIRPORT BARU !!!!
* pics courtesy of MATTAJOGJA

rendering
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/Bandara.jpg

update - MAY 2008

1 jalan akses masih tanah uruk
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/jalan-tempuling.jpg

2 bangunan terminal sudah siap ..
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/tempuling1.jpg

3 view ke arah apron
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/tempuling3.jpg

4 pelataran depan
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/tempuling2.jpg

BELUM SIAP , belum ada tempat parkir, jalan masuk masih jalan tanah, tapi bangunan bandara dah siap :nuts: .... Bahkan sudah flight test beberapa bulan yang lalu (CMIIW).



INi gambar MARET 2009

http://i288.photobucket.com/albums/ll168/borjuist/BangunanBandaraTempulingBandarainid.jpg

Ini berita dari RIAPOS hari ini

Jum'at, 12 Juni 2009 , 07:44:00
Tiket Pesawat Rp300 Ribu-Rp350 Ribu
Tembilahan-Pekanbaru 30 Menit



Laporan YON WAHYUDI, Tembilahan

Secara geografis, Bandara Tempuling berada di Kelurahan Sei Salak Kecamatan Tempuling, dan berjarak sekitar 25 kilometer dari Tembilahan. Untuk mencapai Bandara, diperlukan waktu tempuh sekitar 35-45 menit apabila menggunakan sepeda motor dengan kecepatan sedang.

Bandara yang akan diujicoba, Sabtu (11/6) besok, terletak sekitar satu kilometer dari Jalan Raya Provinsi.

‘’Untuk uji coba, tidak ada persoalan lagi. Listrik untuk mengoperasikan alat navigasi dan peralatan lainnya sudah ada di Bandara Tempuling. Sedangkan petugas lainnya, sementara waktu kita akan memakai tenaga dari daerah lain. Setelah bandara ini mengantongi SOB, kita segera rekrut tenaga di sarana tersebut,’’ kata Kadishubkominfo Drs HM Thaher MM.

Tahap pertama, ketika Bandara Tempuling beroperasi secara komersial, akan dibuka jurusan Tembilahan-Pekanbaru-Jakarta-Batam. Setelah itu, akan dipelajari tujuan mana saja yang potensial. Mereka yang menjadi sasaran adalah kalangan pebisnis dan warga umum.

Harga tiket pesawat untuk Tembilahan-Pekanbaru diprediksi berkisar Rp300.000 hingga Rp350.000 untuk sekali penerbangan. Harga tiket ini dinilai juga sangat terjangkau oleh kantong masyarakat. Namun jika mencapai Rp500.000, ditengarai warga akan berpikir untuk menggunakannya. Lama perjalanan diperkirakan seperti lama penerbangan antara Jakarta-Yogya, yakni 30 menit.

Pembangunan bandara yang mulai dilakukan pada 1980-an, katanya, sempat terhenti karena letaknya sangat dekat ke jalan raya. Hal itu dinilai bakal membahayakan lalu lintas.

Merasa sudah mengeluarkan anggaran besar dan tidak mau sia-sia, di awal tahun 2000-an, proses pembangunan Bandara Tempuling kembali dilanjutkan. Namun lokasinya dipindahkan lebih jauh ke pedalaman, tidak lagi di tempat sebelumnya. Lokasi yang dipilih itu merupakan hamparan perkebunan kelapa masyarakat yang berada di atas tanah gambut.

Semula, panjang landasan pacu hanya 900 meter, hanya mampu didarati pesawat jenis Cesna. Hal itu dipandang tidak efisien. Oleh sebab itu panjang landasan pacu tersebut kemudian ditambah menjadi 1.400 meter. Proses pembebasan lahan pun kembali dilakukan. Landasan pacu sepanjang itu dinilai sudah cukup mampu untuk didarati pesawat jenis Fokker 50.

Ketika proses pembangunan landasan pacu itu, muncul keraguan apakah sarana itu mampu menahan beban berat dari pesawat yang landing dan take off. Keraguan itu dijawab dengan penggunaan metode vertical dreen pada landasan pacu tersebut. Teknologi terbaru yang hanya diketahui oleh ahli teknik tersebut dinyatakan mampu menahan beban sangat berat, meskipun struktur tanah yang menopang bandara adalah gambut.(

rilham2new
June 12th, 2009, 09:32 PM
NOVEMBER 2008

TEMPULING AIRPORT (not so update) - by YUS PRIYADI USMAN

Bangunan Terminal
1
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/1/PA290237.jpg?et=33nN5%2B5zmVTCmwpfzAN6oQ&nmid=254855727
2
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/3/PA290245.jpg?et=98uL%2Buz4YIx4zmhpH%2BXACA&nmid=254855727

Menara ATC
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/2/PA290238.jpg?et=6XjDaNRD2VQ6GtK1e%2BCVBQ&nmid=254855727

RUNWAY
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/4/PA290247.jpg?et=SZTZVhNPOjBm0mB2vdXyug&nmid=254855727

Kris18
June 18th, 2009, 01:59 PM
Berita RiauInfo.com


KERJASAMA BUDAYA...
Galeri Riau Segera Hadir di Melaka
18 Jun 2009 15:44 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit menyatakan provinsi Riau akan membuka galeri Riau di Melaka, Malaysia dalam waktu dekat. Pernyataan itu menyusul tersedianya tempat dari kerajaan Melaka untuk galeri Riau di Negeri Jiran itu. Menurut Mambang Mit, hal mendasar yang mesti dilakukan adalah menyusun atau mengumpulkan materi atau isi galeri Riau sebelum membukanya di Melaka.

"Dalam waktu dekat Riau akan mempunyai galeri di Melaka. Tentunya sebelum itu yang sangat diperlukan adalah isi dari galeri tersebut. Kita akan koordinasikan melalui dinas, agar mengumpulkan materi yang menarik untuk mengisi galeri Riau nantinya di Melaka itu,"ungkap Mambang Mit usai membuka Galeri Melaka di Museum Sang Nila Utama, Kamis (18/6/09) ini di Pekanbaru.

Pembukaan Galeri Melaka secara langsung dihadiri oleh Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Datuk Muhamad Ali Rustam dari Kerajaan Melaka. Dalam sambutannya Datok Moh Ali Rustam menyatakan, Galeri Melaka telah ada di sejumlah kota di Indonesia.

Selain di Kota Pekanbaru, galeri juga telah dibuka di Kota Sawahlunto Sumbar, Jambi dan Palembang. Datok Moh Ali mengatakan, Kerajaan Melaka akan membuka galeri di Aceh, Bangka Belitung, Tanjung Pinang, Singapura dan di Jakarta dalam waktu dekat.

"Selain memberikan perekat antara budaya serumpun, secara ekonomi galeri ini telah meningkatkan sektor kunjungan wisata kedua negara,"ungkap Datok Moh Ali.(Surya)


^^
Museum Galeri Melakanya udah diresmikan hari ini :).

Kris18
June 19th, 2009, 05:30 AM
Desa Kuala Kampar
Desa Wisata Budaya Unggulan Kabupaten Pelalawan


(Gambar : Riaupos Edisi Cetak)
http://farm4.static.flickr.com/3408/3639698713_9393f6ba01_o.jpg

rilham2new
June 20th, 2009, 11:43 AM
NOVEMBER 2008

TEMPULING AIRPORT (not so update) - by YUS PRIYADI USMAN

Bangunan Terminal
1
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/1/PA290237.jpg?et=33nN5%2B5zmVTCmwpfzAN6oQ&nmid=254855727
2
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/3/PA290245.jpg?et=98uL%2Buz4YIx4zmhpH%2BXACA&nmid=254855727

Menara ATC
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/2/PA290238.jpg?et=6XjDaNRD2VQ6GtK1e%2BCVBQ&nmid=254855727

RUNWAY
http://images.rilham2new.multiply.com/image/1/photos/68/1200x1200/4/PA290247.jpg?et=SZTZVhNPOjBm0mB2vdXyug&nmid=254855727

Ternyata sudah TEST FLIGHT loh ke sana minggu lalu ... Aku dapat gambar dari HUMAS RIAU (www.humasriau.com)

Ada prosesi tari adat dalam rangka FIRST FLIGHT TEST yang di dalamnya juga ada GUBERNUR PROVINSI RIAU HM RUSLI ZAINAL
http://i682.photobucket.com/albums/vv188/rilham2newmobile/w----ribuan-Masyarakat-8.jpg

GUBRI menuruni tangga RIAU AIRLINES
http://i682.photobucket.com/albums/vv188/rilham2newmobile/w---keberangkatan-RAL.jpg

GUBRI DIkalungi Bunga ..
http://i682.photobucket.com/albums/vv188/rilham2newmobile/w---ribuan-Masyarakat-4.jpg

Bukti bahwa di Riau pembangunan bukan sebatas omong kosong :cheers:

rilham2new
June 20th, 2009, 11:46 AM
Ini dari media online nasional KAPANLAGI.COM

Sukses, Uji Coba Pendaratan Fokker 50

Minggu, 14 Juni 2009 16:24

Kapanlagi.com - Uji coba pendaratan pesawat Fokker 50 milik maskapai penerbangan Riau Airlines (RAL) di Bandara Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu, berjalan sukses dan disaksikan ribuan masyarakat setempat.

Peristiwa pertama kali pesawat mendarat di bandara yang telah lama direncanakan pembangunannya itu menarik perhatian masyarakat Inhil.


Bahkan, sebagian warga ada yang berjalan kaki dari tempat tinggal mereka menuju bandara yang berada di Kecamatan Tempuling itu.


Salah seorang warga, Nafsiah (52) saat ditemui di bandara, mengaku baru pertama kali melihat pesawat dan ia bersyukur daerahnya punya bandara.


"Dapat juga pesawat mendarat di tempat kami," ujar nenek lima cucu yang datang bersama dua anaknya dan tiga cucunya itu.


Masyarakat setempat, sejak pukul 10:00 WIB telah berdatangan ke bandara yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Tembilahan itu, untuk menyaksikan uji coba pendaratan pesawat di bandara yang baru dibangun itu.


Menjelang pukul 13:00 WIB, pesawat Fokker 50 RAL yang sudah terlihat di atas bandara itu langsung disambut tepuk tangan warga dan pukul 13:01 WIB roda pesawat sukses menyentuh landasan pacu bandara Tempuling.


Saat pintu pesawat terbuka, satu persatu penumpangnya yang merupakan pejabat Departemen Perhubungan dan Dinas Perhubungan Riau turun dari pesawat.


Setelah itu, Wakil Bupati Inhil Rosman Malomo dan Sekdakab Inhil Alimin mengalungkan karangan bunga masing-masing kepada pilot Kapten Tulusman Tamba dan co pilot Kapten Irwansyah.


Menurut Kepala Bandara Tempuling Rojoki Aritonang, landasan pacu bandara tersebut layak didarati, namun untuk pendaratan pesawat komersial selanjutnya ada beberapa hal yang perlu dibenahi.


"Seperti pohon-pohon kelapa di ujung landasan pacu yang masih cukup tinggi perlu dibenahi, serta semak belukar sekitar landasan pacu. Demikian juga dengan beberapa fasilitas penunjang lainnya," ujar Aritonang.


Sementara itu, Kasi Keselamatan Penerbangan Dishub Riau K Aritonang mengatakan, saat ini memang Bandara Tempuling baru memiliki izin operasional bandara.


Untuk mendapatkan Sertifikat Operasi Bandar Undara, maka ada dua hal yang harus dipenuhi, yakni organisasi dan peralatan di Bandara Tempuling harus sesuai standar ketentuan penerbangan.


"Memang untuk mendapatkan Sertifikat Operasi Bandar Udara ada dua hal yang harus dipenuhi, yakni organisasi penyelenggara Bandara ini dan juga peralatan, karena saat ini ada beberapa peralatan yang masih meminjam milik Bandara Japura Inhu," ujar Aritonang.


Mengenai apakah bandara ini dinilai layak sebagai pendaratan pesawat komersial, menurut dia itu tergantung pasar. Namun, Inhil merupakan kawasan industri yang sedang berkembang dibagian Selatan Riau. Ini tentu saja membuka peluang bagi perkembangan bandara ini kedepan.


Kapten Tulusman Tamba, pilot pesawat Fokker 50 RAL menyatakan bahwa selama melakukan pendaratan di Bandara Tempuling tidak ada kendala. Mengenai landasan pacu juga tidak ada masalah.


"Dibandingkan beberapa daerah yang pernah saya lakukan penerbangan, bandara ini relatif lebih baik. Hanya pohon-pohon di ujung landasan pacu masih cukup tinggi. Ini perlu dibenahi dan juga beberapa hal lainnya," imbuhnya. (kpl/riz)

Kris18
June 20th, 2009, 03:29 PM
^^
Iya tuh bang, berarti bandara-bandara yang ada di Riau :

1. Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
2. Bandara Pinang Kampai Dumai
3. Bandara Tempuling di Indragiri Hilir
4. Bandara Tuanku Tambusai di Rokan Hulu
5. Bandara Japura di Rengat,Indragiri Hulu

Alangkah lebih baik lagi jika daerah-daerah di kepulaun Riau (Pulau Bengkalis dan Kepulauan Meranti) juga memiliki lapngan terbang juga :).
__________________


Salah satu sudut kota Bagansiapi-api, kabupaten Rokan Hilir :

(gambar : http://astanagorowong.blogspot.com)
http://lh5.ggpht.com/_IaX5fU0auU0/SFIgrox0w0I/AAAAAAAAAJA/LUL7e5x8LyA/09-11-07_1751.jpg


(gambar : Riaupos)
http://farm4.static.flickr.com/3319/3643126425_a680a9215e_o.jpg

Kris18
June 20th, 2009, 03:35 PM
Istana Sayap Kerajaan Pelalawan di Kabupaten Pelalawan diresmikan. Ketua Menteri Negeri Melaka,Malaysia, Datuk Seri Mohd. Ali Mohd. Rustam turut menandatangani prasasti peresmian :).

Kerajaan Pelalawan merupakan salah satu kerajaan melayu Riau yang pernah berjaya pada masa silam dan kerajaan ini juga mempunyai tali kekerabatan dengan kerajaan Johor dan kerajaan Melaka di Malaysia :).


http://www.pelalawankab.go.id/modules/gallery/images/ISTANA%20SAYAP.jpg


http://farm4.static.flickr.com/3606/3643124071_76e0cc53c9_o.jpg
http://farm3.static.flickr.com/2452/3643932534_b5de4437a5_o.jpg

Kris18
June 20th, 2009, 03:39 PM
Salah satu agenda kerja kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pekanbaru :cheers:.

(gambar : Riaupos edisi cetak)
http://farm4.static.flickr.com/3347/3643121385_5f96bcb303_o.jpg

Kris18
June 21st, 2009, 05:46 AM
Artikel dari www.riaupos.com



Minggu, 21 Juni 2009 , 10:14:00
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu
Kekuatan dan Kesempatan Riau Tampil di Pentas Internasional

http://riaupos.com/main/uploads/berita/dir21062009/img21062009150861.jpg

CAGAR BIOSFER GSK-BB: Inilah hamparan keindahan zona inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit-Batu yang masih terbalut hutan perawan. (ISTIMWA)
Laporan Andi Noviriyanti, Pekanbaru
andinoviriyanti@riaupos.com

Bayangkan bila suatu hari nanti, Gubernur Riau yang berpidato di forum internasional MAB UNESCO. Memperkenalkan kepada dunia bahwa di Bumi Lancang Kuning, tersimpan surga hutan rawa gambut yang khas yang terjaga dengan baik. Bersinergi pula dengan dunia industri dan kehidupan masyarakat sekitar yang sejahtera. Menjadi tempat pusat riset gambut dan herbarium tanaman kawasan rawa gambut nan khas yang tiada duanya di dunia.

Kesempatan untuk tampil di pentas dunia itu bukanlah hal yang mustahil. Setidaknya itu telah dimulai dari pengakuan dunia terhadap keberadaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu (GSK-BB) pada sidang 21st Session of the International Coordinating Council of the Man and the Biosphere Programme UNESCO di Jeju Korea, akhir Mei lalu. Pertemuan MAB UNESCO pertama di luar Paris itu, diharapkan berulang di Indonesia tepatnya di bumi Riau. Begitulah harapan yang diungkapan oleh Ketua Program MAB UNESCO Indonesia Prof Endang Sukara dalam Diskusi Liputan Khusus Riau Pos di Kantor Redaksi Riau Pos, Rabu (17/6).
“Saya membayangkan hal itu bisa terwujud, walaupun mungkin saat itu saya justru sudah pensiun. Saya berharap itu bisa terlaksana di 2011,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Mengapa cagar biosfer yang menjadi jalan dan kekuatan Riau untuk tampil di pentas dunia? Menurut Endang jawabannya terletak karena cagar biosferlah satu-satunya konsep kawasan konservasi dan budidaya yang diakui secara internasional. Memiliki jaringan pada 553 cagar biosfer di seluruh dunia di 107 negara. Sebagai sebuah jaringan yang kuat untuk saling mempromosikan dan tukar menukar ilmu dan pengalaman, dipastikan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu yang memang tiada duanya di dunia karena khas hutan rawa gambut akan berkembang pesat.

Kepercayaan itu telah diberikan, kini tinggal bagaimana masyarakat Riau bersama pemerintahannya merespon kepercayaan dunia tersebut. Apalagi cagar biosfer itu lahir tidak seperti cagar biosfer lainnya di Indonesia yang ditunjuk oleh pemerintah. Namun cagar biosfer ketujuh di Indonesia setelah lebih dari 27 tahun cagar biosfer keenam ditunjuk berasal dari inisiasi swasta bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Sebuah kerja sama dengan niat baik, yaitu menjaga hutan rawa gambut nan perawan yang masih tersisa tak jauh dari garis khatulistiwa tepat berada di wilayah kabupaten Bengkalis dan Siak.

Menurut Kepala BBKSDA Rahman Siddik, Rabu (17/6), saat dia bersama-sama Sinar Mas Forestry menginisasi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu, itu dilatarbelakangi keinginannya untuk memberi citra bagi Provinsi Riau tempat dia bertugas. Selama ini, menurutnya, Riau selalu disebut-sebut dengan negeri pengekspor asap, tempat pembalakan liar, perambahan (okupasi) liar dan hal negatif lainnya. Maka ketika tahun 2007, dia bertemu dan diyakinkan oleh niat baik dari orang-orang konservasi yang berada di Sinar Mas Forestry pentingnya keberadaan cagar biosfer tersebut, dia pun tanpa ragu ikut bersama-sama menginisiasi.

Apalagi dia mengakui bahwa kawasan konservasi yang berada di dalam cagar biosfer itu, yakni Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil dan SM Bukit Batu yang kondisinya masih relatif baik dan aman itu, sangat rentan. Tidak saja rentan dengan kegiatan illegal logging tetapi juga okupasi liar, penyeludupan dan kebakaran hutan. Kondisi itulah yang menurutnya membuat BBKSDA yang berkewajiban mengamankan kawasan itu membutuhkan mitra yang mau turut serta menjaga kawasan itu. Dalam hal ini mitra itu adalah Sinar Mas Forestry yang memiliki konsesi hutan produksi di kawasan itu.

Sementara itu General Manager Humas Sinar Mas Forestry (SMF) Nazaruddin, Rabu (17/6), mengungkapkan upaya Sinar Mas Forestry untuk menginisiasi Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu telah dimulai pada tahun 2004. SMF bersama mitra kerjanya dengan dukungan APP menyisihkan areal hutan produksi seluas 72.255 hektare (lebih luas dari wilayah DKI Jakarta atau Singapura) sebagai koridor ekologis. Dengan demikian hutan rawa gambut Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil seluas 84.967 hektare dan Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 hektare yang merupakan bagian dari eco-region hutan Sumatera dapat tergabung menjadi sebuah kawasan konservasi. Kawasan itulah yang kemudian dijadikan sebagai areal inti cagar biosfer seluas 178.722 hektare.

Diluar kawasan inti, sebagian besar adalah hutan tanaman yang juga milik konsesi SMF. Kondisi itu memudahkan SMF mengamankan kawasan zona inti dari tangan-tangan yang merusak kawasan koservasi yang ada di dalamnya. Dalam konsep cagar biosfer, kawasan hutan tanamannya itu menjadi zona penyangga. Kawasan hutan tanamannya yang seluas 222.425 hektare di sekitar cagar biosfer tadi menjadi kunci efektivitas perlindungan area inti, karena selalu mendapatkan pengelolaan dan pengawasan yang baik.

Zona inti yang merupakan kawasan konservasi dan juga kawasan penyangga, menurut Rahman Siddik, akan dikelolah oleh BBKSDA bersama SMF. Namun ada zona lain yaitu zona transisi dan sebagian zona penyangga lainnya yang juga harus dikelolah dengan bermitra dengan masyarakat dan pemerintah. Pasalnya di zona itulah masyarakat atau penduduk di sekitarnya hidup dan menggantungkan diri pada kelestarian zona inti. Disitulah menurut Endang Sukara diperlukan peran pemerintah kabupaten dan provinsi. Untuk berinvestasi bagi kemaslahatan masyarakat sekitarnya dan Riau umumnya.

Di kawasan itu pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan konsep cagar biosfer yang berkelanjutan atau ramah lingkungan dikembangkan. Begitu pula pentingnya membangun pusat riset khas hutan rawa gambut di zona transisi dan penyangga.

“Di dunia ini ada tiga pembagian negara, yakni negara miskin, negara maju dan negara berkembang. Biasanya negara-negara maju itu adalah negara yang memiliki sumber daya alam (SDA) yang minim namun memiliki sumber daya manusia (SDM) yang pintar. Sementara negara-negara miskin adalah negara yang SDA dan SDM-nya rendah. Indonesia berada di daerah yang SDA-nya tinggi, namun SDM-nya rendah. Coba bayangkan kalau Indonesia dengan SDAnya tinggi ditambah dengan SDMnya tinggi?” ujar Endang.

Untuk itulah diperlukan riset dan penelitian-penelitian yang memungkinkan Riau bisa mengeksplorasi kekayaan alamnya yang luar biasa. Terutama sebagai pusat riset gambut tropis yang tiada duanya di dunia. “Saya ingin sampaikan bahwa beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai flora dan fauna yang ada di kawasan itu memiliki potensi untuk menjadi bahan obat-obatan. Contohnya saja pada labi-labi ada zat yang sangat bermanfaat untuk penyakit jantung. Begitu juga dengan berbagai kekayaan lainnya yang memerlukan eksplorasi penelitian. Jadikan Riau sebagai pusat obat-obatan dunia,” begitu harapan Endang Sukara.

Semua itu bisa dan sangat mungkin dilakukan dengan mengembangkan konsep cagar biosfer. Di mana dulu, tambah Endang, diketahui bahwa kawasan konservasi hanya menjadi kewenagan Departemen Kehutanan hal ini perpanjangan tangganya adalah BBKSDA. Namun jika dengan konsep cagar biosfer, semua pihak bisa ikut andil dalam mengamankan dan membangun cagar biosfer secara bersama-sama.

Namun konsep cagar biosfer diakui Endang Sukara, Rahman Siddik, Purwanto (MAB UNESCO), Soebardjo (Direktur PT Arara Abadi yang dalam hal ini mewakili SMF) belum banyak dipahami.

Soebardjo bahkan memberikan tiga catatan. Pertama, menurutnya masih banyak yang harus dikerjakan, terutama untuk mensosialisasikan Cagar Biosfer GSK-BB. Pasalnya masih banyak yang belum paham dengan konsep cagar biosfer. Kedua, perlu duduk satu meja dalam menyusun rencana aksi. Mengingat banyak pertanyaan sesudah ditetapkan lalu apa yang harus dilakukan. Ketiga, perlunya sikap bijak terhadap kekhawatiran-kekhawatiran yang ada. Belum apa-apa jangan ditakut-takuti.

Rahman Siddik juga mengungkapkan jangan apriori dulu. “Silahkan memberikan masukan sebanyak-banyaknya untuk pengelolaan kawasan ini. Karena itu penting untuk memberikan masukan bagi upaya pengelolaan yang lebih baik. Namun jangan sampai apriori,” ujarnya.

Purwanto dari MAB UNESCO juga menambahkan masih perlu kerja keras utk menyatukan visi dan misi dan keinsyafan ekologis seperti yang dikemukan oleh Yusmar Yusuf, budayawan dan pemerhati lingkungan di Riau. Untuk itu menurutnya sosialisasi cagar biosfer harus lebih keras lagi. Kuncinya adalah adanya kemauan kerja keras dengan ikhlas untuk menjaga, memelihara dan mengembangkan kawasan tersebut. Untuk menuju ke arah tersebut, tambahnya, semua harus paham dulu makna dan manfaatnya. Oleh karena itu pendidikan lingkungan dan peduli alam perlu dilakukan bagi semua lapisan masyarakat di kawasan itu. Disamping itu perlu kerja sama, koordinasi, dan saling mendukung di antara para stakeholder kunci.

Selanjutnya sebagai kawasan konservasi yang memiliki legitimasi dunia, keberadaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu juga memiliki peluang untuk dijadikan kawasan yang mendapat donasi dari dunia. Namun untuk itu menurut Endang perlu kesungguhan dan kerjakeras kita semua untuk mendapatkan simpati masyarakat global. Peluang sekarang cukup terbuka.

Menurut Endang, program yang dirintis UNESCO Regional Office Jakarta untuk mendapatkan dan riset dan microcredit perlu terus dipantau agar Cagar Biosfer GSK-BB dapat ikut memanfaatkannya. Penggalangan dana global perlu terus diusahakan.
Semoga Riau bisa tampil di pentas dunia. ***

Kris18
June 22nd, 2009, 09:19 AM
Imbas dari Gelar Teknologi Nasional XI bukan hanya berdampak pada kota Pekanbaru saja yang menjadi ramai dikunjungi hingga mencapai 6.400 lebih wisatawan nusantara dan luar negeri :), bahkan para peserta TTG ini juga menjelajahi pariwisata alam di sebahagian kabupaten di Bumi Lancang Kuning ini :).


(gambar :Riaupos)

Selain mengunjungi kabupaten Kampar, para peserta juga dibawa untuk mengunjungi kabupaten Siak.


http://farm4.static.flickr.com/3366/3649225879_9e5879dc6e_o.jpg

rilham2new
June 23rd, 2009, 01:57 AM
^^
Iya tuh bang, berarti bandara-bandara yang ada di Riau :

1. Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
2. Bandara Pinang Kampai Dumai
3. Bandara Tempuling di Indragiri Hilir
4. Bandara Tuanku Tambusai di Rokan Hulu
5. Bandara Japura di Rengat,Indragiri Hulu

Alangkah lebih baik lagi jika daerah-daerah di kepulaun Riau (Pulau Bengkalis dan Kepulauan Meranti) juga memiliki lapngan terbang juga :).
__________________


Ada satu airport lagi kok di Pangkalan Kerinci kalau gak salah ....

:D

Kris18
June 25th, 2009, 02:20 PM
berita www.riauterkini,com

kita lihat saja realisasinya.

Kamis, 25 Juni 2009 15:08
Riau Minta Dukungan Pusat Tanggulangi Kabut Asap

Meski sudah mengerahkan berbagai upaya, namun kabut asap tetap rutin terjadi. Karena itu Riau minta dukungan pusat untuk mencegah dan menanggulanginya.

Riauterkini-PEKANBARU- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan peninjauan langsung untuk mengetahui kondisi kabut asap di Provinsi, Kamis (25/6/09). Laporan mengenai kondisi kabut asap dan langkah-langkah yang telah diambil untuk mencegah dan menanggulangai langsung disampikan Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit yang juga Ketua Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Pusdalkarhutla) Riau dalam rapat di ruang kerja Wagubri.

Dari BNPB hadir Deputi I bidang Pencegahan Bencana dan Kesiapsiagaan BNPB Sugeng Tri Utomo. Hadir juga Kadis Kehutanan Riau Zulkifli Yusuf, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau Fadrizal Labay dan sejumlah pejabat intansi terkait lainnya.

Usai melakukan pertemuan tertutup selama lebih dua jam, kepada wartawan, Wagubri menjelaskan, bahwa dalam pertemuan tersebut dicapai sejumlah kesepakatan yang baru bersifat usulan Riau ke pusat.

Usulan pertama berupa memasukan kabut asap di Riau dalam status darurat, sehingga untuk penanggulangannya bisa menggunakan dana on call BNPB. Dana tersebut selalu siap sedia dan memang diperuntukan penanggulangan bencana yang sifatnya darurat. Untuk masuk kategori darurat ada dua kondisi yang harus terpenuhi, pertama sebaran titik api sudah berada pada lebih separo jumlah kabupaten dan kedua, kabut asap telah menyebabkan suhu udara di atas 36 derajat Celsius.

Usulan kedua adalah dukungan peralatan untuk 254 desa di seluruh Riau yang selama ini merupakan kawasan rawat terjadi Karhutla. Dukungan tersebut dalam bentuk peralatan, bisa berupa mobil atau mesin air. “Tetapi ini baru bersifat usulan dan kita harapkan dapat diakomodir,” harap Wagubri.

Menanggapi usulan tersebut, Sugeng mengatakan, pihaknya akan membahas terlebih dahulu sebelum memutuskan. “Ini usulan kita terima, namun belum bisa diputuskan sekarang. Masih perlu pembahasan yang harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran BNPB,” ujarnya.***(mad)

Kris18
June 25th, 2009, 02:22 PM
berita www.riauterkini.com


Tamadun Melayu Serumpun, Pertegas Jati Diri Melayu

Perhelatan Tamadun Melayu serumpun dibuka hari ini. Kegiatan ini bertujuan mempertegas jati diri Melayu antar daerah serumpun.

Riauterkini-PEKANBARU-Perhelatan Tamadun Melayu serumpun dibuka Gubernur Riau, Rusli Zainal di Hotel Mayang Garden, Kamis (25/6). Acara diskusi dan bertukar pikiran antara daerah dan negara serumpun ini ditaja Tenas Efendi Foundation sempena hari jadi Pekanbaru ke-225.

Dalam sambutannya, Rusli menyatakan kegiatan ini sangat bagus sebagai tempat bertukar pikiran terhadap permasalahan daerah serumpun. Apalagi dengan masuknya budaya asing yang cukup gencar belakangan ini. "Budaya luar boleh saja masuk. Namun jangan sampai karena budaya luar tersebut, kita kehilangan jati diri. Ini tempat kita mempertegas jati diri sebagai melayu," jelasnya.

Sementara itu, Budayawan Tenas Efendi menambahkan, kita harus bangga mempunyai jati diri, bangsa berbudaya melayu, bermartabat, tamadun melayu. Tenas sendiri mengakui, Gubri Rusli Zainal dan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah sudah berupaya agar Melayu tak hilang di bumi lancang kuning. "Sudah banyak yang dilakukan Gubri dan walikota untuk mempertahankan budaya melayu," jelasnya.

Sementara itu Walikota Pekanbaru Herman Abdullah menyatakan, pihaknya sudah meminta Dinas Pendidikan untuk memasukkan muatan lokal berupa budaya melayu dalam kurikulum mulai SD hingga SMA. "Muatan lokal budaya Melayu tersebut mulai dilaksanakan pada saat ajaran baru," ujarnya.

Dengan adanya muatan lokal tersebut, anak-anak di Pekanbaru diharapkan mengetahui budaya dan syair melayu. Apalagi Melayu identik dengan islam yang menjadi agama mayoritas di Pekanbaru. "Islam itu Melayu," ujarnya.

Perhelatan Tamadun Melayu sendiri diikuti oleh beberapa walikota dari berbagai daerah. Tidak hanya dalam negeri, Tamadun Melayu Serumpun juga diikuti peserta dari luar negeri.***(sari)

Kris18
June 29th, 2009, 04:52 AM
Perkebunan Sawit dilihat dari Udara Kabupaten Kampar dan Bengkalis

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/DSC07857_edited.jpg

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/DSCF8717_edited.jpg

Kris18
July 3rd, 2009, 12:11 PM
Kota Dumai
Negeri Bertuah

http://4.bp.blogspot.com/_Ci9EpH5JJ0o/SfCgGb0YjWI/AAAAAAAAASE/V93ALchn2Qw/s200/Lambang_Kota_Dumai+(1).jpg


Singkat sejarah Kota Dumai, pada awalnya merupakan sebuah perkampungan nelayan melayu di pesisir timur Sumatera. Mendengar Kota Dumai bagi masyarakat Riau sendiri juga tidak lepas dari sebuah legenda Ratu Cik Sima dan Putri Tujuh yang masih dapat kita lihat makamnya di kota kedua terbesar di Riau dengan penduduk 200 ribu jiwa ini. Namun, pada akhirnya Dumai berkembang hingga ditetapkan sebagai kota terlepas dari kabupaten Bengkalis. Mengingat posisi Dumai yang strategis,dimana sebagai kota pelabuhan dan kilang minyak yang banyak disinggahi kapal-kapal / pelayaran internasional selat Melaka, juga mengingat kualitas Dumai sebagai Merupakan kawasan UNIT PENGOLAHAN II (UP II) PT. PERTAMINA untuk mengekspor minyak bumi dan hasil alam lainnya seperti sawit. Maka pemerintahpun tidak lupa untuk merebut peluang dan menjadikan Dumai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Dinamika perekonomian Dumai dan Pekanbaru juga dapat ditingkatkan jika nanti telah dibangun jalan toll Pekanbaru - Dumai yang menghubungkan kedua kota tersebut.


Pelabuhan Internasional Kota Dumai

http://i668.photobucket.com/albums/vv46/doni_cool/Kota%20Pekanbaru/InternasionalFerryTerminalDumai3.jpg

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/9-Foto20Lipsus20Oil20Factory201.jpg


Kilang minyak

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/9-Foto20Lipsus20PERTAMINA.jpg


http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Pekanbaru%20Lovely%20City/oilrefinery_01.jpg


Masterplan Dumai Port

http://i163.photobucket.com/albums/t285/acen_keren/dumai.jpg


Suasana Kota Dumai

http://gi76.photobucket.com/groups/j29/A3YOJZWUUW/IMG_5151rk.jpg


http://gi76.photobucket.com/groups/j29/A3YOJZWUUW/IMG_5134rk.jpg


http://i290.photobucket.com/albums/ll262/pinokio_81sableng/dumai1-1.jpg


http://mw2.google.com/mw-panoramio/photos/medium/13091893.jpg


http://i290.photobucket.com/albums/ll262/pinokio_81sableng/dumai4.jpg


http://i356.photobucket.com/albums/oo5/06501055/kota%20dumai/IMG_5042rk.jpg


Kantor Walikota Dumai

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/Kantor_Walikota_Dumai_1_melayuonlin.jpg?t=1246615593


Masjid Raya Dumai

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Mesjid%20di%20Indonesia/mesjid_raya_dumai_02_MELAYUONLINE.jpg?t=1246615608


Komplek Persanggrahan (makam) Puteri Tujuh

http://i266.photobucket.com/albums/ii251/Emboth_doank/8.jpg

Pembangkit Listrik BBN (Bahan Bakar Nabati) Pertama Didirikan di Dumai, Riau

http://www.swaberita.com/wp-content/uploads/2008/10/pembangkit-listrik-bbn.jpg


Salah satu pusat perbelanjaan di Dumai

Ramayana Dumai Square
http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/DSC00077.jpg?t=1246608466

Bandar udara Pinang Kampai kota Dumai

http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/Riau%20Raya/pinang_kampai.jpg?t=1246613605


Beberapa tempat wisata di Kota Dumai


Kawasan Teluk Makmur

http://farm4.static.flickr.com/3571/3683452925_13cb6aab39_o.jpg


Pantai Pulau Rupat

http://farm3.static.flickr.com/2561/3684262694_7a10895a92_o.jpg

Kris18
July 6th, 2009, 05:46 AM
Kemarin telah digelar event pariwisata daerah perlombaan pacu perahu tradisional masyarakat di Kabupaten Pelalawan yang dikenal dengan "PACU SAMPAN KAMPO".

Perlombaan yang digelar selama dua hari di sungai Kampar Pelalawan ini dijuarai oleh Desa Sungai Ara :).


dari www.riaupos.com

Senin, 06 Juli 2009 , 08:16:00
Sungai Ara Juara Umum Pacu Sampan Kampo


http://riaupos.com/main/uploads/berita/dir06072009/img060720091658111.jpg

LOMBA SAMPAN KAMPO: Para peserta lomba pacu Sampan Kampo saat sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba di Desa Sungai Ara, Pelalawan yang dimulai Jumat (3/7/2009) lalu.(Idris Ali/riau pos)
PELALAWAN (RP) - Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan mendapat juara umum, karena dari tiga kategori pertandingan tim dari desa ini mendapat juara.

Demikian penjelasan Kadis Budaya Pariwisata Pemuda Olah raga (Budparpora) Kabupaten Pelalawan Drs H T Azwir Mustafa kepada Riau Pos, Ahad (5/7) sehubungan dengan berakhirnya pelaksanaan Lomba Pacu Sampan Kampo yang dilaksanakan selama dua hari.

Dikatakan Azwir, untuk tim tingkat kecamatan merebut piala Bupati Pelalawan juara I Kecamatan Pelalawan. Juara II Kecamatan langgam dan juara III Kecamatan Ukui. Dikatakannya, lomba kategori umum piala Ketua DPRD Pelalawan, juara I direbut tuan rumah tim Sungai Ara, juara II tim Aspirasi Pangkalankerinci dan juara III jatuh pada tim Desa Rangsang, Kecamatan Bansar Petalangan.

Sedangkan kategori tim pacu lomba sampan Kampo yang pesertanya perempuan untuk merebut piala Ketua Tim PKK juara Kabupaten Pelalawan jatuh kepada tim Sungai Ara, sedangkan juara II direbut tim perempuan Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti dan juara III jatuh kepada tim perempuan Desa Sungai Ara. Dalam katagori umum dan PKK tim Desa Sungai Ara merebut tiga juara, kalau dikatakan ada juara umum, tim Desa Ssungai Ara dapat juara umum.(ris)

Kris18
July 6th, 2009, 05:49 AM
masih dari www.riaupos.com

Senin, 06 Juli 2009 , 08:11:00
Penduduk Miskin Riau Turun

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN,


Pekanbaru, Jumlah penduduk miskin di Riau dalam kurun waktu delapan tahun terakhir mengalami tren penurunan secara signifikan. Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) di Riau pada Maret 2009 sebanyak 527,49 ribu orang (9,48 persen).

Dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2008 yang berjumlah 566,67 ribu (10,63 persen), berarti jumlah penduduk miskin di Riau menurun sebanyak 39,18 ribu. ‘’Selama periode Maret 2008-Maret 2009, penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang 19,72 ribu, sementara di daerah perkotaan berkurang 19,46 ribu,’’ ujar Kepala BPS Riau Abdul Manaf.

Dipaparkannya, jumlah dan persentase penduduk miskin di Riau memperlihatkan kecenderungan menurun pada periode 2002-2009. Jumlah penduduk miskin menurun dari 635 ribu pada 2002 menjadi 527,49 ribu pada bulan Maret 2009.

‘’Secara relatif juga terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari 15,39 persen pada 2002 menjadi 9,48 persen pada bulan Maret 2009. Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan perdesaan tidak banyak berubah. Pada bulan Maret 2009, penduduk miskin di Riau sebagian besar berada miskin di Riau sebagian besar berada di daerah pedesaan sebesar 57,23 persen, sedang di perkotaan sebesar 42,77 persen,’’ ulasnya lebih lanjut.

Selama periode Maret 2008-Maret 2009, Garis Kemiskinan (GK) naik sebesar 7,46 persen, yaitu dari Rp229.371 perkapita perbulan pada Maret 2008 menjadi Rp246.481 perkapita perbulan pada Maret 2009. Peran komoditas makanan terhadap GK jauh lebih besar dibandingkan peranan komuditas bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).

‘’Pada bulan Maret 2008, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap GK sebesar 72,9 persen, tetapi pada bulan Maret 2009 peranannya menurun menjadi 72,72 persen, GKM Riau tahun 2009 adalah sebesar Rp 179.244 dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM) sebesar Rp67.236,’’ sebutnya.

Mantan Kepala BPS Bengkulu ini menambahkan pada periode Maret 2008-Maret 2009, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menunjukkan penurunan. Pada bulan Maret 2008, P1 Riau sebesar 1,63 dan menurun menjadi 1,25 pada Maret 2009, sedang P2 nya pada Maret 2008 sebesar 0,40 menurun menjadi 0,25 pada Maret 2009.

‘’Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung makin mendekati garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit.

Dalam pada itu, Gubernur Riau HM Rusli Zainal melalui Kepala Biro Humas Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Zulkarnain Khadir Kepada Riau Pos menyebutkan, Pemprov terus berupaya melakukan program penurunan angka kemiskinan yang sebelumnya mencapai 15,39 persen dari jumlah penduduk Riau yang mendekati angka lima juta jiwa.(izl)

Budak Melayu
July 20th, 2009, 10:26 AM
The only provincial thread yang udah tembus 700 posting :D

Okee,, lanjoootttt ...

LINK thread lama :
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=540748

Assalamualaikum,
Ape kabar ne p'cik ham?, ape kabar jg pak cik..mak cik, ncik dan puan? saye nak begabung lah same awak semua....

Budak Melayu
July 20th, 2009, 10:34 AM
ehem..ehem..

Budak Melayu
July 20th, 2009, 10:35 AM
The only provincial thread yang udah tembus 700 posting :D

Okee,, lanjoootttt ...

LINK thread lama :
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=540748

Assalamualaikum,
Ape kabar ne p'cik ham?, ape kabar jg pak cik..mak cik, ncik dan puan? saye nak begabung lah same awak semua.... :)

kang rey
July 20th, 2009, 04:01 PM
meski kecil, tapi kota-kota kabupaten di sumatra sangat cantik dan menawan.
salut pada pemerintah daerahnya.

Kris18
July 21st, 2009, 07:37 AM
^^
Alhamdulillah, tidak hanya di Sumatera saja yang menuai kemajuan, namun juga daerah-daerah di Kalimantan, Sulawesi bahkan sampai Maluku dan Papua juga mulai bergerak untuk maju, khususnya pasca OTDA :).

Assalamualaikum,
Ape kabar ne p'cik ham?, ape kabar jg pak cik..mak cik, ncik dan puan? saye nak begabung lah same awak semua.... :)

Sile Bang kalau nak begabong, selamat datang di thread Riau, Bumi Melayu Lancang Kuning :).

Kris18
July 21st, 2009, 07:56 AM
Ya, krisis listrik di Riau ini memang karena ketidakbecusan PLN dalam menyelenggarakan listrik di daerah Riau. Dan litrik merupakan tanggung jawab PLN. Menurut undang-undang kelistrikan juga daerah tidak berhak menyelenggarakan listrik dalam tahapan distribusi. Pemerintah saja sudah 3-4 kali mengajukan rencana untuk swasta listrik di pusat, tapi apa? contohnya saja negara Qatar ditahun yang lalu yang mau membantu Riau untuk menangani kelistrikan ini saja digagalkan :(.

www.riauinfo.com

HEADLINE BERITA KORAN TERBITAN PEKANBARU
Dapat Jatah Pemadaman Terbesar, Rumus PLN Rugikan Riau
21 Jul 2009 09:35 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Sinyalemen yang diungkapkan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit bahwa PLN tidak adil terhadap Riau sehingga mengalami pemadaman lebih lama dibandingkan daerah lain di Sumatera, ternyata memang benar adanya. Berdasarkan rumus baru yang ditetapkan PLN, jatah pemadaman untuk Riau memang lebih lama.

Berita ini menjadi headline Riau Pos edisi Selasa (21/7) berjudul "Rumus PLN Rugikan Riau". Harian ini menyebutkan ketidakadilan PLN ini sempat diprotes Serikat Pekerja PLN, karena mereka juga kena imbas juga oleh pemadaman listrik yang mencapai 12 jam sehari itu.

PLN kembali menebarkan janji. Kali ini berjanji akan mengurangi drasi pemadaman listrik dari 12 jam sehari menjadi 6-9 jam sehari. Pengurangan pemadaman listrik ini karena PLN mendapatkan pasokan listrik dari PT IKPP dan RAPP. Berita ini menjadi headline Riau Mandiri hari ini berjudul "Durasi Pemadaman Dikurangi".

Pengrusakan Halte SAUM Pekanbaru menjadi headline Pekanbaru Pos hari ini. Pelaku pengrusakan itu adalah sejumlah pelajar yang merasa kesal karena dilarang polisi ngebut dengan sepeda motornya. Namun mereka berhasil ditangkap, 5 diantaranya ditetapkan menjadi tersangka. Berita berjudul "Pelajar Rusak Halte SAUM".(ad)

fajarmuhasan
July 22nd, 2009, 06:46 AM
^^
Iya tuh bang, berarti bandara-bandara yang ada di Riau :

1. Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
2. Bandara Pinang Kampai Dumai
3. Bandara Tempuling di Indragiri Hilir
4. Bandara Tuanku Tambusai di Rokan Hulu
5. Bandara Japura di Rengat,Indragiri Hulu

Alangkah lebih baik lagi jika daerah-daerah di kepulaun Riau (Pulau Bengkalis dan Kepulauan Meranti) juga memiliki lapngan terbang juga :).
__________________


Salah satu sudut kota Bagansiapi-api, kabupaten Rokan Hilir :

(gambar : http://astanagorowong.blogspot.com)
http://lh5.ggpht.com/_IaX5fU0auU0/SFIgrox0w0I/AAAAAAAAAJA/LUL7e5x8LyA/09-11-07_1751.jpg


(gambar : Riaupos)
http://farm4.static.flickr.com/3319/3643126425_a680a9215e_o.jpg

Ingat Bagan siapi-api jadi teringat waktu SD dulu (tamat 1983) dikatakan kota ini pasar ikan terbesar di Indonesia dan ketika ada kesempatan ada tugas di Duri saya sempatkan ke bagan siapi-api (thn 1998) tapi ternyata koq gak ada pasar ikan yg rame yaaa...hanya ada nelayan tapi juga gak banyak, malah pasarnya relatif sepi dan susah lihat ikan segar. Karena gak nemu ikan maka perhatian dialihkan ke gorengan...nah gorengan disini sangat khas dan enak apalagi masih panas...paling suka gw pisang gorengnya....
Pls donk di share gorengan di bagan.
Ada juga bangunan yg khas yaitu klenteng yg cukup besar tapi lupa namanya.
Juga perumahan org2 china yg sangat rapat rata-rata dibuat panggung.
Sayang waktu itu belum ada digicam...dan foto hard copy entah ilang kemana

Kris18
July 22nd, 2009, 03:14 PM
Sudah kita duga, kendalanya bakal seperti ini. Bagaimana bisa sukses PON nya kalau pusat saja masih menutup mata akan hal ini!!? Jelaslah ya kalau mereka sana memang tidak memperdulikan daerah-daerah. Inilah salah satu kekesalan kami dengan orang-orang pusat. Listrik apa lagi...


Rabu, 22 Juli 2009 16:22
Anggaran PON di Riau Belum Masuk RAPBN 2010

Pusat terbukti tak mendukung pelaksanaan PON XVIII di Riau 2012 mendatang. Anggaran PON ternyata belum masuk pada nota keuangan RAPBN 2010.

Riauterkini-PEKANBARU- Meskipun Pemprov Riau kerap mendesak pemerintah pusat untuk membantu pendanaan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 di Riau, namun ternyata tak kunjung direspon positif. Anggota Komisi X DPR RI daerah pemilihan Riau Musfichin Dahlan mengatakan, bahwa anggaran pelaksanaan PON tidak masuk pada nota keuangan RAPBN 2010.

"Seharusnya usulan itu telah dimasukan saat Musrenbang, namun hingga saat ini belum ada,” ujar Musfichin kepada wartawan di kantor Gubernur Riau usai mengikuti uji publik menyusun grand design cetak biru pembangunan kepemudaan, khususnya mencari masukan dalam pembahasan RUU Kepemudaan, Rabu (22/7/09).

Menurutnya untuk mengejar anggaran pusat tersebut diperlukan tim khusus untuk melakukan lobi secara intensif mulai dari tingkat usulan dalam Musrenbang DPR RI, lobi Bappenas, hingga ketingkat Mentri Keuangan serta mampu meyakinkan panitia anggaran sepaya masuk dalam anggaran perubahan 2010.

Selain itu perlu dilakukan tes force dari Pemda untuk mengejar anggaran itu, bila diharapkan perjuangan dari DPR diakui Musfihin sangat sulit karena kemampuanya sangat terbatas selain itu dalam ivent tersebut kepentingan wilayah sangat besar

,”seharusnya Pemrov dapat bergerak cepat melakukan lobi-lobi sepaya bantuan pusat untuk pelaksanaan PON dapat dikucurkan,dan ini harus segera diajukan,agar bisa kita ususlkan di APBN-P 2010 mendatang, karena kalau tidak anggaran untukn PON Riau yang ada dipusat itu tidak bisa diambil,”tandasnya.

Selain itu katanya, anggaran yang sudah ada dipemerintah pusat tersebut juga memerlukan lobi yang intensif, salah satunya dengan bantuan anggota DPR RI Dapil Riau” kita harus lebih gesit lagi, jadi Tim yang dibuat Pemprov itu harus berkoordinasi dengan anggota DPR RI Dapil Riau, tapi hingga sekarang belum ada terlihat upaya itu,” tukasnya.

Sementara itu, Kadispora Riau Lukman Abbas mengatakan tetap optimis, pemerintah pusat tetap komitmen membantu anggaran PON Riau tersebut, oleh sebab itu semua pihak diharapkan untuk pelaksanaan PON tersebut terlaksana dengan lancar.

Saat disinggung adanya ancaman dari DPRD Riau yang akan menarik dukungan terhadap pelaksanaan PON Riau, Lukman mengatakan itu tidak relevan dilontarkan oleh seorang wakil rakyat, karena untuk menyatakan sikap menarik dukungan itu harus dengan putusan paripurna.

“Jangan asal bilang mau menarik dukungan begitu, kita harus tahu permasalahannya apa, peernyataan itu harus diputuskan melalui hasil peripurna DPRD, karena ini ivent nasional, jadi kita harus dukung dong, jangan hanya protes saja, kita lihat dulu akar masalahanya,” tegasnya.***(mad)

Budak Melayu
July 23rd, 2009, 06:32 AM
[QUOTE=Kris18;40127218]Sudah kita duga, kendalanya bakal seperti ini. Bagaimana bisa sukses PON nya kalau pusat saja masih menutup mata akan hal ini!!? Jelaslah ya kalau mereka sana memang tidak memperdulikan daerah-daerah. Inilah salah satu kekesalan kami dengan orang-orang pusat. Listrik apa lagi...

:banana:Yah..ini lah salah satu cobaan buat negeri melayu tercinta kris, dan apapun yang terjadi kita harus tetap optimis klo dana itu harus cair secepatnya, biasanya sih, (sok tau aku aja ne..klo ada hal2 yang menghambat seperti ini hasilnya pasti akan lebih MANTAP..!! ya mudah2an...), Buat PEMPROP. RIAU jangan cepat putus asa, desak terus BANG...:):):)[B]Rabu, 22 Juli 2009 16:22

fajarmuhasan
July 23rd, 2009, 12:24 PM
Lobby ke pusat harus telaten.......

supremecouncil
July 28th, 2009, 05:01 AM
semoga terus maju...

Kris18
August 8th, 2009, 05:50 PM
Even Kalender Pariwisata Nasional Provinsi Riau Dalam Rangka Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Riau

Pacu Jalur Nasional 2009


http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs172.snc1/6480_1098486031710_1513420699_30321397_2548301_n.jpg

04 Agustus 2009 jam 22:35
Sejak beberapa tahun, pacu jalur telah masuk kedalam kalender pariwisata nasional di Riau yang diadakan oleh masyarakat Kuansing. Tidak hanya Pemkab Kuansing, Pemprov Riau juga merasa sangat bertanggung jawab untuk melestarikan budaya rakyat yang amat luhur sejak ratusan tahun tersebut.

Pembukaan kegiatan budaya pacu jalur yang digelar masyarakat Kuantan Singingi berlangsung cukup meriah. Ribuan masyarakat tumpah rumah memenuhi tribun dan tepian Narosa, Telukkuantan.

Pacu Jalur adalah sejenis lomba dayung tradisional khas daerah Kuantan Singingi (Kuansing) yang hingga sekarang masih ada dan berkembang di Propinsi Riau. Lomba dayung ini menggunakan perahu yang terbuat dari kayu gelondongan yang oleh masyarakat sekitar juga sering disebut jalur. Upacara adat khas daerah Kuansing ini diselenggarakan setiap satu tahun sekali untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Panjang perahu/jalur yang digunakan dalam lomba ini berkisar antara 25—40 meter dengan jumlah atlet 40—60 orang tiap perahu. Biasanya, festival ini diikuti oleh ratusan perahu dan melibatkan beribu-ribu atlet dayung, serta dikunjungi oleh ratusan ribu penonton baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Konon, kegiatan lomba dayung ini merupakan warisan budaya masyarakat Kuantan Singingi yang telah berlangsung sejak tahun 1900-an. Perahu atau jalur, dahulu, sering dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai sarana transportasi untuk mengangkut hasil bumi atau pun hasil hutan. Kebiasaan menggunakan perahu inilah yang mungkin merupakan cikal bakal kegiatan Pacu Jalur. Pada zaman penjajahan Belanda, Pacu Jalur juga dimanfaatkan oleh pemerintah Belanda untuk memeringati serta memeriahkan hari ulang tahun ratu mereka yang bernama Ratu Wilhelmina. Namun, semenjak Indonesia merdeka, Pacu Jalur berangsur-angsur dijadikan upacara khas untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada awalnya, kegiatan Pacu Jalur hanya diikuti oleh segelintir masyarakat di sekitar daerah Kuantan Singingi. Namun, dalam perkembangannya, kegiatan ini banyak mendapat perhatian dan simpati dari berbagai kawasan, terutama daerah-daerah kawasan Riau dan sekitarnya serta mancanegara. Oleh karena itu, saat ini festival Pacu Jalur tidak hanya milik masyarakat Kuantan Singingi saja, melainkan telah menjadi pesta rakyat milik masyarakat Riau dan kawasan sekitarnya. Festival yang bernuasa tradisional ini telah ditetapkan masuk ke dalam Kalender Pariwisata Nasional (Major Event).

Kegiatan Pacu Jalur merupakan pesta rakyat yang terbilang sangat meriah. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke acara ini dapat menyaksikan kemeriahan festival yang merupakan hasil karya masyarakat Kuantan Singingi ini. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Pacu Jalur merupakan puncak dari seluruh kegiatan, segala upaya, dan segala keringat yang mereka keluarkan untuk mencari penghidupan selama setahun. Pendeknya, Pacu Jalur selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Masyarakat Kuantan Singingi dan sekitarnya tumpah ruah menyaksikan acara yang ditunggu-tunggu ini. Karena meriahnya acara ini, konon beredar cerita, bahwa sepasang suami istri harus rela bercerai jika salah satu pasangannya dilarang mendatangi acara tersebut.

Selain sebagai event olahraga yang banyak menyedot perhatian masyarakat, festival Pacu Jalur juga mempunyai daya tarik magis tersendiri. Festival Pacu Jalur dalam wujudnya memang merupakan hasil budaya dan karya seni khas yang merupakan perpaduan antara unsur olahraga, seni, dan olah batin. Namun, masyarakat sekitar sangat percaya bahwa yang banyak menentukan kemenangan dalam perlombaan ini adalah olah batin dari pawang perahu atau dukun perahu. Keyakinan magis ini dapat dilihat dari keseluruhan acara ini, yakni dari persiapan pemilihan kayu, pembuatan perahu, penarikan perahu, hingga acara perlombaan dimulai, yang selalu diiringi oleh ritual-ritual magis. Pacu Jalur dengan demikian merupakan adu/unjuk kekuatan spiritual antar-dukun jalur. Selain perlombaan, dalam pesta rakyat ini juga terdapat rangkaian tontonan lainnya, di antaranya Pekan Raya, Pertunjukan Sanggar Tari, pementasan lagu daerah, Randai Kuantan Singingi, dan pementasan kesenian tradisional lainnya dari kabupaten/kota di Riau.

Para wisatawan yang berkunjung ke festival ini juga dapat mengunjungi obyek-obyek wisata lainnya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari lokasi penyelenggaraan acara ini, seperti Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban di Desa Lubuk Ambacang, dan Desa Wisata Sentajo yang menyimpan warisan rumat adat tradisional zaman dahulu.

Pacu Jalur diselenggarakan di pinggir Sungai Kuantan (Teluk Kuantan) yang juga terkenal dengan nama Tepian Narosa di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Propinsi Riau, Indonesia. Lokasi Pacu Jalur yang berada di Tepian Narosa berjarak kira-kira 150 km dari Kota Pekanbaru ke arah selatan. Dengan menggunakan kendaraan pribadi roda empat, para wisatawan yang ingin menyaksikan event besar ini, cukup menempuh perjalanan sekitar tiga setengah jam dari Kota Pekanbaru. Alernatif lain untuk menuju lokasi acara pesta rakyat ini adalah menggunakan transportasi umum yang tersedia dari Kota Pekanbaru menuju Kota Kuantan Singingi. Namun, karena belum tersedia angkutan dalam kota di Kabupaten Kuantan Singingi, pengujung disarankan untuk menggunakan jasa ojek dan mobil pick up menuju lokasi pertunjukan.

Budak Melayu
August 10th, 2009, 03:48 AM
Even Kalender Pariwisata Nasional Provinsi Riau Dalam Rangka Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Riau[/B]

Pacu Jalur Nasional 2009


http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs172.snc1/6480_1098486031710_1513420699_30321397_2548301_n.jpg

^^^^
Semoga, Dengan Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Semangat Paju Jalur Terus Berkibar di Seantero Dunia..., MERDEKA !!! :banana::banana:

Budak Melayu
August 10th, 2009, 03:55 AM
Riau Expo 2009 Resmi Berlangsung

>>Gubernur Riau HM Rusli Zainal secara langsung membuka agenda tahunan Riau Expo 2009
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Riau%20Abizs/news10351.jpg

PEKANBARU (RiauInfo) - Rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Riau dengan format acara Riau Expo 2009 secara resmi mulai berlangsung, Minggu (9/8/09) ini di Pekanbaru. Gubernur Riau HM Rusli Zainal secara langsung membuka agenda tahunan Riau Expo yang dilangsungkan di areal Bandar Serai Purna MTQ Pekanbaru itu.

Dalam sambutannya, Rusli Zainal mengatakan, agenda Riau Expo ini mempunyai dua poin penting untuk membangun berbagi sektor ekonomi di Riau.

Agenda tahunan itu dinilai akan menjadi apresiasi den menumbuhkan minat investasi, baik dari dalam dan luar negeri. Selanjutnya Riau Expo juga dinilai akan menjadi forum program pembangunan yang telah dicapai selama ini.

Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau Feisal Qomar Karim mengatakan, Riau Expo tahun ini ditargetkan akan menyedot sebanyak 28.000 pengunjung. Seperti tahun sebelumnya, pameran RIau Expo meyediakan ratusan stan yang terbagi kepada kelompok stan instansi badan.dinas Pemprov Riau, stan daerah kabupaten/kota se Riau serta kelompok stan perusahaan lokal BUMN dan BUMD serta stan usaha kecil menengah.

Gubernurv Riau menyatakan, Riau Expo suatu acara promosi yang diformat dengan formulasi yang menggabungkan ajang promosi, pergelaran budaya serta hiburan. Sehingga menjadi sarana yang tepat bagi pengembangan usaha dan investasi. Riau Expo ini akan berlangsung hingga 17 Agustus 2009 bertepatan dengan HUT RI.

Kris18
August 15th, 2009, 03:41 AM
masih dalam suasana Hari Ulang Tahun Provinsi Riau pada 9 Agustus kemarin,

TAHNIAH HARI JADI PROVINSI RIAU ke - 52

SEMOGA SEMAKIN MAJU, JAYA CEMERLANG, GEMILANG, DAN TERBILANG

http://farm3.static.flickr.com/2483/3794467103_2410e1cec6.jpg

Berikut sejarah terbentuknya Provinsi Riau (sumber : www.krishadiawan.co.cc)

Napak Tilas HUT Riau ke-52
Perjalanan Meretas Belenggu

Suatu pagi menjelang siang di bulan Juli 1954. Udara sedikit panas dan berdebu. Aktivitas Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta sibuk. Calon penumpang didominasi oleh tentara. Hanya beberapa gelintir saja orang sipil itu terlihat seorang pemuda sedikit kurus. Ia menunggu kesempatan untuk dapat menumpang pesawat yang akan ke Padang. Tujuannya adalah Pekanbaru lewat jalan darat.

Ia bersama empat orang sipil lainnya bergegas naik pesawat dan mendapat tempat duduk dekat jendela. Pemuda itu meletakkan bawaannya di dalam pesawat. Ia pun duduk sembari meluruskan kakinya me;epas penat. Namun belum sempat bernafas lega datang pengumuman dari kokpit pesawat agar empat orang penumpang sipil segera turun kembali dari pesawat karena ada empat orang tentara yang ada keperluan ke Padang.

Kecewa, tapi apa daya. Pemuda itu bersama empat orang sipil lainnya pun turun. Mereka pahan bahwa era itu adalah era-nya militerisme. Selain tentara hanya warga kelas dua. Ia hanya bisa melihat pesawat itu kemudian bergerak di landasan pacu dan membumbung ke udara. Bersama harapannya ke Pekanbaru yang sirna. Ia terpaksa menunggu pesawat keesokkan harinya. Ia hanya tak menyangka bahwa Tuhan sedang menyelamatkannya.

Udara cerh begitu pesawat mendarat di Bandara Tabing, Padang . Sejumlah polisi militer (PM) dari Dewan Banteng segera menyongsong pintu pesawat terbuka. Dengan senjata lengkap mereka bertanya apa ada di penerbangan ini warga sipil. Ternyata mereka mencari seseorang.
“Mana Wan Ghalib?”, tanya komandan regu PM Banteng kepada sejumlah tentara yang ada.
Tak ada yang mengenalnya. Komandan regu segera memberi hormat ketika seorang perwira TNI Letkol Hasan Basri ikut turun dari pesawat.
“Mengapa mencari Wan Ghalib?” tanyanya kepada para polisi militer itu. “Dia tokoh pergerakkan di Riau yang mau memisahkan diri dari Sumatera Tengah. Kalau ada di pesawat ini kami akan menangkapnya dan mengirimnya ke Camp Situjuh, biar tahu rasa dia”, jawab sang komandan PM dengan tegas.
“Kalau tak ada sekarang tak apa, besok kita patroli lagi,” ujarnya sembari memerintahkan anggotanya kembali ke mobil.
Letkol Hasan Basri pun berlaku. Yang komandan PM itu tidak tahu adalah Letkol Hasan Basri salah seorang perwira Dewan Banteng yang intelektual dan kenal baik dengan Wan Ghalib. Ia paham apa yang diperjuangkan aktivis pergerakkan Riau itu. Secara diam-diam, Letkol Hasan Basri memberitahukan kepada teman Wan Ghalib dan meminta agar aktivis itu tidak pulang ke Pekanbaru, karena sudah ditunggu dan akan dikirim ke Camp Situjuh. Akhirnya Wan Ghalib pun batal pulang ke Pekanbaru
“Mengapa saya katakan ini pertolongan Allah SWT, jika letkol Hasan Basri tidak berangkat , maka kami tidak akan tahu bahwa saya sedang dicari-cari ole PM Dewan Banteng,” ujar Wan Ghalib. Tokoh pendiri provinsi Riau yang kini semakin uzur dimakan usia itu, ia menceritakan kembali pengalamannya 52 tahun lalu sebelum Riau jadi provinsi sendiri seperti saat ini.

Sebelum Riau menjadi provinsi berdaulat (menjadi provinsi sendiri), Riau masih bergabung dengan Provinsi Sumtera Tengah yang ibukotanya berkedudukan di Sumatera Barat (Sumbar). Provinsi Sumatera Tengah sendiri ketika itu wilayahnya Sumbar, Riau, dan Jambi.
Pembentukkan Provinsi Riau lepas dari Provinsi Sumatera Tengah mendapat tantangan dari penguasa waktu itu. Jika ada saja masyarakat yang berbicara tentang Provinsi Riau bersiap-siaplah akan dibawa ke camp penjara di daerah Situjuh. Pada masa itu sangat banyak aktivis Riau yang diantar dan dibuang ke campSitujuh tersebut. Jika sudah masuk dan diantar ke camp jawabannya pasti mati, tidak ada yang selamat jika sudah berada di dalam camp tersebut.
“Saya termasuk tokoh yang paling dicari untuk dimasukkan kedalam camp Situjuh tersebut, akan tetapi Allah SWT, mungkin kita tidak bisa bertemu dan wawancara seperti ini”, tutur Wan Ghalib saat berbincang dengan Riau Pos pekan ini.
Meski mulai uzur dimakan usia dan kerap jatuh sakit, saksi sekaligus pelaku sejarah pendiri Provinsi Riau ini tetap tak kehilangan semangat hidup. Ia masih ingat berbagai lintasan peristiwa yang dialami dirinya dan sejumlah aktivis Riau waktu itu yang memimpin sebuah Riau yan berdaulat dan berdiri sendiri

Melawan ketidakadilan
Wan Ghalib pun menuturkan kepada Riau pos mengapa mereka berjuang agar Riau jadi provinsi tersendiri. Menurutnya penderitaan demi penderitaan dialami rakyat Riau saat menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Tengah tersebut. Berbagai sendi kehidupan tidak ada yang maju. Rakyat banyak yang miskin, pendidikan terabaikan apalagi sarana dan prasarana infrastruktur seperti jalan, jembatan dan sebagainya.

Ketidakadilan sangat dirasakan, kekayaan yang dimiliki negeri yang bernama Riau itu terus dikeruk habis, tidak ada yang dikembalikan ke Riau, semuanya diangkut ke ibukota provinsi Sumatera Tengah yang berkedudukan di Sumatera Barat dan kemudian dikirim ke ke Jakarta. Pedih dan derita ditanggung rakyat Riau , hasil kekayaan negeri yang dimiliki “sedikit haram” tidak dirasakan rakyat.

“Pedih sangat pedih penderitaan yang dialami rakyat Riau ketika masih bersama dengan Provinsi Sumatera Tengah itu”, kenangnya. Berkat informasi letkol Hasan Basri ia pun membatalkan niatnya pulang ke Pekanbaru. Ia kemudian bertahan di Jakarta dan kemudian menjadi Ketua Badan Penghubung Panitia Persiapan Provinsi Riau di Jakarta. Ketika itu Riau tidak dipandang, kekayaan yang ada diambil dan dikeruk habis dan dibawa dan tidak ada yang dibalikkan untuk membangun berbagai kepentingan Riau. Rakyatpun hidup dengan melarat, pendidikan rakyat tidak diperhatikan, akibatnya rakyat menjadi bodoh.
Lebih lanjut Wan Ghalib menceritakan bahwa Provinsi Sumatera Tengah yang pada ketika itu dikuasai militer yakni Dewan Banteng memang sangat semena-mena dalam memerintah. Orang-orang Riau yang menjadi camat, bupati maupun gubernur mereka ganti dengan orang-orang mereka yang berasal dari luar Riau. “Saat itu, orang Riau tidak menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri, semuanya dikuasai oleh orang lain,” ujar Wan Ghalib.
Upaya-upaya pembodohan terhadap masyarakt Riau terus dilakukan. Sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam yang juga sebagai penopang pembangunan Sumatera Tengah, di Riau malah tidak ada sekolah sama sekali. Sementara ibukota Sumatera Tengah sana, di semua kecamatan berdiri sekolah-sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Mereka bangun sekolah dan berbagai sarana infrastruktur lainnya di ibukota Sumatera Tengah dengan kekayaan negeri Riau ini. “Bahkan, universitas yang ada sekarang itu dibangun dengan menggunakan hasil kekayaan ikan dari Bagansiapi-api, sementara Riau tidak diperhatikan dan dibiarkan,” ujarnya.
SMA pada ketika itu di Riau hanya ada di Tanjung Pinang, itupun bukan dibangun oleh pemerintah provinsi akan tetapi sekolah peninggalan Belanda. SMA yang ada di Pekanbaru juga bukan dibangun oleh pemerintah akan tetapi swasta dalam hal ini PT Caltex.
Inilah selanjutnya menjadi cikal bakal rakyat Riau “berontak”. Jika terus seperti ini, Riau tidak akan maju-maju. Selagi Riau masih dibawah Provinsi Sumatera Tengah orang Riau tidak akan hidup berkembang, selagi masih bernaung dibawah Provinsi Sumatera Tengah orang Riau tidak bisa hidup di kampungnya sendiri. “Tindakan penguasa saat itu sangat melukai hati rakyat, karenanya mulailah muncul perlawanan-perlawanan dan diwacana pembentukan Provinsi Riau,” ujarnya.


Uang Belanja Isteri
Perjuangan untuk memisahkan diri dari kungkungan Provinsi Sumatera Tengah terus digelorakan. Pada Kongres Rakyat Riau (KRR), maka disepakati lah pembentukkan Badan Penghubung Panitia Persiapan Provinsi Sumatera Tengah, kami dengan niat yang mantap berangkat ke Jakarta guna memperjuangakan Provinsi Riau,” ujarnya.
Sejak diamanahkan untuk berjuang di Jakarta bersama sembilan teman yang lain masing-masing Tengku Arief, Abdul Manaf Hadi, Hasan Ahmad, Abdul Jalil M (Sekretaris), Kamaruddin, DM Yanur (Wakil Ketua), Wan Ghalib (Ketua), Aidir Sani dan Azhar Husni, secara perlahan namun pasti upaya lobi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) terus dilakukan.
Untuk berjuang membentuk provinsi tersendiri, menurut Wan Ghalib lagi mereka tidak pernah mendapatkan uang sedikitpun. “Pandai-pandai kamilah di Jakarta berjuang, terkadang uang belanja isteri kami pakai untuk berjuang. Pernah isteri saya bilang jika sudah terbentuk Provinsi Riau, kembalikan uang belanja saja. Tak tahu siang atau malam, kami terus berjuang,” tutur Wan mengisahkan masa lalunya.
Susahnya membentuk provinsi itu, dikarenakan partai-partai yang berkuasa saat itu dikuasai atau dipegang oleh saudara-saudara kita yang berasal dari Sumbar. Mereka rata-rata yang menghalagi keinginan untuk pembentukkan Provinsi Riau tersebut. Namun kami tak gentar, upaya lobi ke Depdagri dan menggalang kekuatan media massa terus kami lakukan. “Setiap hari di media massa harus ada berita tentang keinginan pembentukkan Provinsi Riau,” ujarnya.
Hampir 2,5 tahun perjuangan untuk memisahkan diri dari Provinsi Sumatera Tengah mulai menemui titik terang setelah diberlakukan UU darurat tanggal 9 Agustus tahun 1957. Di dalam UU darurat tanggal 9 Agustus tahun 1957. Di dalam UU tersebut dinyatakan bahwa Provinsi Sumatera Tengah dipecah menjadi tiga provinsi masing-masing Provinsi Sumbar, Riau dan Jambi. Namun Dewan Banteng tidak setuju.
Dewan Banteng selanjutnya membentuk gubernur muda Riau yang dipegang oleh Syamsu Nurdin yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukkan DPR. “Nama saya juga dimasukkan sebagai salah seorang anggota DPR, namun saya tolak sebab mereka tidak berhak membentuk itu dan pemerintah Indonesia sendiri sudah tegas membentuk Provinsi Riau,” ujarnya.
Upaya lobi ke Mendagri yang saat itu Sanusi Hardja terus dilakukan dan kami katakan sebaiknya pembentukkan Provinsi Riau jangan lewat dari tanggal 31 Agustus karena pada tanggal tersebut Malaysia akan merdeka, karenanya dikhawatirkan akan ada gerakan-gerakan untuk bergabung dengan Malaysia. Mendagri pada ketika itu menjawab menjawab akan diusahakan dan akhirnya keinginan itu akhirnya terwujud.
“Isu akan ada gerakan untuk bergabung dengan Malaysia itu memang sengaja kami sampaikan agar pembentukkan Provinsi Riau itu bisa terwujud segera dan Alhamdulillah pada akhirnya keinginan itu terwujud dan sampai saat ini Riau menjadi salah satu Provinsi terkemuka di Indonesia,” ujarnya lagi.
Setelah resmi menjadi Provinsi Riau, maka selanjutnya dilantiklah Gubernur Riau yang pertama MR SM Amin pada tanggal 3 Maret 1958. Setelah terbentukpun masih banyak kerja yang harus diselesaikan terutama sekali menumpas para anggota Dewan Banteng yang masih enggan mengakui Provinsi Riau. Hingg saat ini, kisah penzoliman terhadap Provinsi Riau masih berlanjut, ketidakadilan birokrasi di pemerintahan pusat pada masa orde baru terutama dalam keadilan pemerataan pembangunan, keadilan pembagian DBH migas,infrastruktur, kelistrikan, dan lain-lain dikarenakan regulasi masih dipegang sesuai dengan kebijakkan pusat hingga pasca reformasi menghantarkan Riau menuju sebuah wacana khusus yaitu otonomi khusus Provinsi Riau, Sekarang perkerjaan itu masih banyak, mari ktia berjuang dan membangun Riau agar lebih baik dan maju seperti negara-negara lain, khususnya di Asia Tenggara.

tjokro_ragazzo
August 16th, 2009, 04:40 PM
masih dalam suasana Hari Ulang Tahun Provinsi Riau pada 9 Agustus kemarin,

TAHNIAH HARI JADI PROVINSI RIAU ke - 52

SEMOGA SEMAKIN MAJU, JAYA CEMERLANG, GEMILANG, DAN TERBILANG

http://farm3.static.flickr.com/2483/3794467103_2410e1cec6.jpg

Berikut sejarah terbentuknya Provinsi Riau (sumber : www.krishadiawan.co.cc)

Napak Tilas HUT Riau ke-52
Perjalanan Meretas Belenggu

Suatu pagi menjelang siang di bulan Juli 1954. Udara sedikit panas dan berdebu. Aktivitas Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta sibuk. Calon penumpang didominasi oleh tentara. Hanya beberapa gelintir saja orang sipil itu terlihat seorang pemuda sedikit kurus. Ia menunggu kesempatan untuk dapat menumpang pesawat yang akan ke Padang. Tujuannya adalah Pekanbaru lewat jalan darat.

Ia bersama empat orang sipil lainnya bergegas naik pesawat dan mendapat tempat duduk dekat jendela. Pemuda itu meletakkan bawaannya di dalam pesawat. Ia pun duduk sembari meluruskan kakinya me;epas penat. Namun belum sempat bernafas lega datang pengumuman dari kokpit pesawat agar empat orang penumpang sipil segera turun kembali dari pesawat karena ada empat orang tentara yang ada keperluan ke Padang.

Kecewa, tapi apa daya. Pemuda itu bersama empat orang sipil lainnya pun turun. Mereka pahan bahwa era itu adalah era-nya militerisme. Selain tentara hanya warga kelas dua. Ia hanya bisa melihat pesawat itu kemudian bergerak di landasan pacu dan membumbung ke udara. Bersama harapannya ke Pekanbaru yang sirna. Ia terpaksa menunggu pesawat keesokkan harinya. Ia hanya tak menyangka bahwa Tuhan sedang menyelamatkannya.

Udara cerh begitu pesawat mendarat di Bandara Tabing, Padang . Sejumlah polisi militer (PM) dari Dewan Banteng segera menyongsong pintu pesawat terbuka. Dengan senjata lengkap mereka bertanya apa ada di penerbangan ini warga sipil. Ternyata mereka mencari seseorang.
“Mana Wan Ghalib?”, tanya komandan regu PM Banteng kepada sejumlah tentara yang ada.
Tak ada yang mengenalnya. Komandan regu segera memberi hormat ketika seorang perwira TNI Letkol Hasan Basri ikut turun dari pesawat.
“Mengapa mencari Wan Ghalib?” tanyanya kepada para polisi militer itu. “Dia tokoh pergerakkan di Riau yang mau memisahkan diri dari Sumatera Tengah. Kalau ada di pesawat ini kami akan menangkapnya dan mengirimnya ke Camp Situjuh, biar tahu rasa dia”, jawab sang komandan PM dengan tegas.
“Kalau tak ada sekarang tak apa, besok kita patroli lagi,” ujarnya sembari memerintahkan anggotanya kembali ke mobil.
Letkol Hasan Basri pun berlaku. Yang komandan PM itu tidak tahu adalah Letkol Hasan Basri salah seorang perwira Dewan Banteng yang intelektual dan kenal baik dengan Wan Ghalib. Ia paham apa yang diperjuangkan aktivis pergerakkan Riau itu. Secara diam-diam, Letkol Hasan Basri memberitahukan kepada teman Wan Ghalib dan meminta agar aktivis itu tidak pulang ke Pekanbaru, karena sudah ditunggu dan akan dikirim ke Camp Situjuh. Akhirnya Wan Ghalib pun batal pulang ke Pekanbaru
“Mengapa saya katakan ini pertolongan Allah SWT, jika letkol Hasan Basri tidak berangkat , maka kami tidak akan tahu bahwa saya sedang dicari-cari ole PM Dewan Banteng,” ujar Wan Ghalib. Tokoh pendiri provinsi Riau yang kini semakin uzur dimakan usia itu, ia menceritakan kembali pengalamannya 52 tahun lalu sebelum Riau jadi provinsi sendiri seperti saat ini.

Sebelum Riau menjadi provinsi berdaulat (menjadi provinsi sendiri), Riau masih bergabung dengan Provinsi Sumtera Tengah yang ibukotanya berkedudukan di Sumatera Barat (Sumbar). Provinsi Sumatera Tengah sendiri ketika itu wilayahnya Sumbar, Riau, dan Jambi.
Pembentukkan Provinsi Riau lepas dari Provinsi Sumatera Tengah mendapat tantangan dari penguasa waktu itu. Jika ada saja masyarakat yang berbicara tentang Provinsi Riau bersiap-siaplah akan dibawa ke camp penjara di daerah Situjuh. Pada masa itu sangat banyak aktivis Riau yang diantar dan dibuang ke campSitujuh tersebut. Jika sudah masuk dan diantar ke camp jawabannya pasti mati, tidak ada yang selamat jika sudah berada di dalam camp tersebut.
“Saya termasuk tokoh yang paling dicari untuk dimasukkan kedalam camp Situjuh tersebut, akan tetapi Allah SWT, mungkin kita tidak bisa bertemu dan wawancara seperti ini”, tutur Wan Ghalib saat berbincang dengan Riau Pos pekan ini.
Meski mulai uzur dimakan usia dan kerap jatuh sakit, saksi sekaligus pelaku sejarah pendiri Provinsi Riau ini tetap tak kehilangan semangat hidup. Ia masih ingat berbagai lintasan peristiwa yang dialami dirinya dan sejumlah aktivis Riau waktu itu yang memimpin sebuah Riau yan berdaulat dan berdiri sendiri

Melawan ketidakadilan
Wan Ghalib pun menuturkan kepada Riau pos mengapa mereka berjuang agar Riau jadi provinsi tersendiri. Menurutnya penderitaan demi penderitaan dialami rakyat Riau saat menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Tengah tersebut. Berbagai sendi kehidupan tidak ada yang maju. Rakyat banyak yang miskin, pendidikan terabaikan apalagi sarana dan prasarana infrastruktur seperti jalan, jembatan dan sebagainya.

Ketidakadilan sangat dirasakan, kekayaan yang dimiliki negeri yang bernama Riau itu terus dikeruk habis, tidak ada yang dikembalikan ke Riau, semuanya diangkut ke ibukota provinsi Sumatera Tengah yang berkedudukan di Sumatera Barat dan kemudian dikirim ke ke Jakarta. Pedih dan derita ditanggung rakyat Riau , hasil kekayaan negeri yang dimiliki “sedikit haram” tidak dirasakan rakyat.

“Pedih sangat pedih penderitaan yang dialami rakyat Riau ketika masih bersama dengan Provinsi Sumatera Tengah itu”, kenangnya. Berkat informasi letkol Hasan Basri ia pun membatalkan niatnya pulang ke Pekanbaru. Ia kemudian bertahan di Jakarta dan kemudian menjadi Ketua Badan Penghubung Panitia Persiapan Provinsi Riau di Jakarta. Ketika itu Riau tidak dipandang, kekayaan yang ada diambil dan dikeruk habis dan dibawa dan tidak ada yang dibalikkan untuk membangun berbagai kepentingan Riau. Rakyatpun hidup dengan melarat, pendidikan rakyat tidak diperhatikan, akibatnya rakyat menjadi bodoh.
Lebih lanjut Wan Ghalib menceritakan bahwa Provinsi Sumatera Tengah yang pada ketika itu dikuasai militer yakni Dewan Banteng memang sangat semena-mena dalam memerintah. Orang-orang Riau yang menjadi camat, bupati maupun gubernur mereka ganti dengan orang-orang mereka yang berasal dari luar Riau. “Saat itu, orang Riau tidak menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri, semuanya dikuasai oleh orang lain,” ujar Wan Ghalib.
Upaya-upaya pembodohan terhadap masyarakt Riau terus dilakukan. Sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam yang juga sebagai penopang pembangunan Sumatera Tengah, di Riau malah tidak ada sekolah sama sekali. Sementara ibukota Sumatera Tengah sana, di semua kecamatan berdiri sekolah-sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Mereka bangun sekolah dan berbagai sarana infrastruktur lainnya di ibukota Sumatera Tengah dengan kekayaan negeri Riau ini. “Bahkan, universitas yang ada sekarang itu dibangun dengan menggunakan hasil kekayaan ikan dari Bagansiapi-api, sementara Riau tidak diperhatikan dan dibiarkan,” ujarnya.
SMA pada ketika itu di Riau hanya ada di Tanjung Pinang, itupun bukan dibangun oleh pemerintah provinsi akan tetapi sekolah peninggalan Belanda. SMA yang ada di Pekanbaru juga bukan dibangun oleh pemerintah akan tetapi swasta dalam hal ini PT Caltex.
Inilah selanjutnya menjadi cikal bakal rakyat Riau “berontak”. Jika terus seperti ini, Riau tidak akan maju-maju. Selagi Riau masih dibawah Provinsi Sumatera Tengah orang Riau tidak akan hidup berkembang, selagi masih bernaung dibawah Provinsi Sumatera Tengah orang Riau tidak bisa hidup di kampungnya sendiri. “Tindakan penguasa saat itu sangat melukai hati rakyat, karenanya mulailah muncul perlawanan-perlawanan dan diwacana pembentukan Provinsi Riau,” ujarnya.


Uang Belanja Isteri
Perjuangan untuk memisahkan diri dari kungkungan Provinsi Sumatera Tengah terus digelorakan. Pada Kongres Rakyat Riau (KRR), maka disepakati lah pembentukkan Badan Penghubung Panitia Persiapan Provinsi Sumatera Tengah, kami dengan niat yang mantap berangkat ke Jakarta guna memperjuangakan Provinsi Riau,” ujarnya.
Sejak diamanahkan untuk berjuang di Jakarta bersama sembilan teman yang lain masing-masing Tengku Arief, Abdul Manaf Hadi, Hasan Ahmad, Abdul Jalil M (Sekretaris), Kamaruddin, DM Yanur (Wakil Ketua), Wan Ghalib (Ketua), Aidir Sani dan Azhar Husni, secara perlahan namun pasti upaya lobi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri) terus dilakukan.
Untuk berjuang membentuk provinsi tersendiri, menurut Wan Ghalib lagi mereka tidak pernah mendapatkan uang sedikitpun. “Pandai-pandai kamilah di Jakarta berjuang, terkadang uang belanja isteri kami pakai untuk berjuang. Pernah isteri saya bilang jika sudah terbentuk Provinsi Riau, kembalikan uang belanja saja. Tak tahu siang atau malam, kami terus berjuang,” tutur Wan mengisahkan masa lalunya.
Susahnya membentuk provinsi itu, dikarenakan partai-partai yang berkuasa saat itu dikuasai atau dipegang oleh saudara-saudara kita yang berasal dari Sumbar. Mereka rata-rata yang menghalagi keinginan untuk pembentukkan Provinsi Riau tersebut. Namun kami tak gentar, upaya lobi ke Depdagri dan menggalang kekuatan media massa terus kami lakukan. “Setiap hari di media massa harus ada berita tentang keinginan pembentukkan Provinsi Riau,” ujarnya.
Hampir 2,5 tahun perjuangan untuk memisahkan diri dari Provinsi Sumatera Tengah mulai menemui titik terang setelah diberlakukan UU darurat tanggal 9 Agustus tahun 1957. Di dalam UU darurat tanggal 9 Agustus tahun 1957. Di dalam UU tersebut dinyatakan bahwa Provinsi Sumatera Tengah dipecah menjadi tiga provinsi masing-masing Provinsi Sumbar, Riau dan Jambi. Namun Dewan Banteng tidak setuju.
Dewan Banteng selanjutnya membentuk gubernur muda Riau yang dipegang oleh Syamsu Nurdin yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukkan DPR. “Nama saya juga dimasukkan sebagai salah seorang anggota DPR, namun saya tolak sebab mereka tidak berhak membentuk itu dan pemerintah Indonesia sendiri sudah tegas membentuk Provinsi Riau,” ujarnya.
Upaya lobi ke Mendagri yang saat itu Sanusi Hardja terus dilakukan dan kami katakan sebaiknya pembentukkan Provinsi Riau jangan lewat dari tanggal 31 Agustus karena pada tanggal tersebut Malaysia akan merdeka, karenanya dikhawatirkan akan ada gerakan-gerakan untuk bergabung dengan Malaysia. Mendagri pada ketika itu menjawab menjawab akan diusahakan dan akhirnya keinginan itu akhirnya terwujud.
“Isu akan ada gerakan untuk bergabung dengan Malaysia itu memang sengaja kami sampaikan agar pembentukkan Provinsi Riau itu bisa terwujud segera dan Alhamdulillah pada akhirnya keinginan itu terwujud dan sampai saat ini Riau menjadi salah satu Provinsi terkemuka di Indonesia,” ujarnya lagi.
Setelah resmi menjadi Provinsi Riau, maka selanjutnya dilantiklah Gubernur Riau yang pertama MR SM Amin pada tanggal 3 Maret 1958. Setelah terbentukpun masih banyak kerja yang harus diselesaikan terutama sekali menumpas para anggota Dewan Banteng yang masih enggan mengakui Provinsi Riau. Hingg saat ini, kisah penzoliman terhadap Provinsi Riau masih berlanjut, ketidakadilan birokrasi di pemerintahan pusat pada masa orde baru terutama dalam keadilan pemerataan pembangunan, keadilan pembagian DBH migas,infrastruktur, kelistrikan, dan lain-lain dikarenakan regulasi masih dipegang sesuai dengan kebijakkan pusat hingga pasca reformasi menghantarkan Riau menuju sebuah wacana khusus yaitu otonomi khusus Provinsi Riau, Sekarang perkerjaan itu masih banyak, mari ktia berjuang dan membangun Riau agar lebih baik dan maju seperti negara-negara lain, khususnya di Asia Tenggara.

:cheer:

perjuangan yang penuh semangat.....


haaaa......macem tu lah semangat orang Melayu.....kite orang ni macem nak Panglima....tak boleh menyerah.....bile perlu.....laut pun kite terjang......


jangan lupe tu.....kate2 Dato' Hang Tuah......

"Tuah sakti.... Hamba negeri.....
Esa hilang.... Dua Terbilang.....
Patah tumbuh.... Hilang kan berganti.....
Tak kan Melayu HIlang di Bumi....."

:)

[salam dari Putra Melayu Sambas :banana::banana:]

silverian86
August 17th, 2009, 05:27 PM
:cheer:

perjuangan yang penuh semangat.....


haaaa......macem tu lah semangat orang Melayu.....kite orang ni macem nak Panglima....tak boleh menyerah.....bile perlu.....laut pun kite terjang......


jangan lupe tu.....kate2 Dato' Hang Tuah......

"Tuah sakti.... Hamba negeri.....
Esa hilang.... Dua Terbilang.....
Patah tumbuh.... Hilang kan berganti.....
Tak kan Melayu HIlang di Bumi....."

:)

[salam dari Putra Melayu Sambas :banana::banana:]
'Dato' Hang Tuah??? pertama kali ni dengar Hang Tuah ad gelaran dato'....hehehe:lol:
Saya ad rakan dr keturunan Melayu Sambas...Orang Kuching,Sarawak.
Salam dari Putra Melayu Semenanjung berdarah Patani. harap akan sampai ke bumi Riau suatu masa nanti :lol:

rilham2new
August 19th, 2009, 08:35 AM
Wah iya, Riau merayakan Hari Jadi yang ke-52 beberapa minggu yang lepas. Dan bersempena dengan Hari Jadi ke-52, kabarnya di Pekanbaru diadakan semacam exhibition "RIAU EXPO" ??

Dan artikel pembentukan Provinsi Riau pada 9 Agustus 1958 itu selalu diberitakan di Riau Pos saban tahun, hehehe..

silverian86
August 19th, 2009, 07:04 PM
Projek Jambatan Melaka-Sumatera tunggu kelulusan
18/08/2009 8:08pm

KUALA LUMPUR 18 Ogos — Projek jambatan bagi menghubungkan Melaka dan Sumatera akan diteruskan sebaik sahaja mendapat kelulusan daripada kerajaan Malaysia dan Indonesia, kata Ketua Menteri Melaka Datuk Seri Mohd Ali Rustam.

Beliau berkata jambatan sepanjang 52 kilometer itu yang dianggar membabitkan kos kira-kira AS$12.5 billion (AS$1.00 - RM3.54) akan menghubungkan Teluk Gong di Melaka dan Dumai di Sumatera.

Mohd Ali berkata jika diluluskan projek pembinaan jambatan itu dijangka mengambil masa kira-kira sembilan tahun untuk siap. - Bernama

tjokro_ragazzo
August 20th, 2009, 06:10 AM
'Dato' Hang Tuah??? pertama kali ni dengar Hang Tuah ad gelaran dato'....hehehe:lol:
Saya ad rakan dr keturunan Melayu Sambas...Orang Kuching,Sarawak.
Salam dari Putra Melayu Semenanjung berdarah Patani. harap akan sampai ke bumi Riau suatu masa nanti :lol:

HHHmmmmm......cobe awak dengarkan lagu Tari Tualang Tiga....macem ni liriknye :

"Ingat pesan Dato' Hang Tuah...... Tidak Melayu hilang di dunia......"

Amin.....saye dah nak sangat melancong ke Bumi Lancang Kuning tu......

[Salam dari Putra Melayu Tanah Terigas....... Sambas Azwatzikoebillah......]

rilham2new
September 15th, 2009, 04:17 PM
Beberapa gambar DUmai ...

dapat dari sini .. http://www.flickr.com/photos/fitri-agung/
http://www.flickr.com/photos/tamhar/
Ada juga dari source2 lain, mulai dari PHOTOBUCKET, MULTIPLY, PANORAMIO, dan lain-lain lah.

None of the pictures are mine. I'm only the re-poster from the public domain :) ...

Dumai - The 2nd largest City in Riau

Busy Port (gambar no. 2-4 diambil dalam satu kali kesempatan ... menandakan, Dumai adalah kota pelabuhan yang cukup sibuk)
1
http://farm4.static.flickr.com/3382/3273241859_8344fd8812_b.jpg

2
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/9/R0015469.jpg?et=jTamUvkP9XEpA8izJzdCpg&nmid=161644931

3
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/8/R0015455.jpg?et=mnXn0E%2CubOuPk4Y3pKhxSw&nmid=161644931

4
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/7/R0015474.jpg?et=hdhwQhoaPx1A4R3frGr0Qw&nmid=161644931

5 Terminal penampungan CPO (Crude Palm Oil)
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/6/R0015462.jpg?et=F6bhQC%2CvSgeJGcEUM2gkmA&nmid=161644931

6 Terminal penampuangan CPO
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/4/IMG-0722-Small.jpg?et=WVNE9FGUjdJnf5NBXhSxAg&nmid=161644931

7 Sebelah-sebelahan kayaknya sama Tank2 nya Pertamina .. DUMAI adalah UNITPENGOLAHAN II Pertamina (dan mengelola distribusi Minyak untuk regional Sumatra Bagian Tengah).
http://images.rilham2new.multiply.com/image/3/photos/45/600x600/3/IMG-0723-Small.jpg?et=WWwDPo4zIdT7xDqwgfhCRw&nmid=161644931

rilham2new
September 15th, 2009, 04:29 PM
Dumai - 2nd largest City in RIau Province
Population : 200 thousand inhabitants :)
Gambar oleh TAMHAR

1
http://farm4.static.flickr.com/3028/3009794530_ec90b80172.jpg

2 DUmai @ Night
http://farm4.static.flickr.com/3266/3101115317_270ae339c6_o.jpg

3 Dumai @ NIght
http://farm4.static.flickr.com/3229/3101115325_96d976204e_o.jpg

4 Jalan Ombak (Avenue-style ... t)
http://farm4.static.flickr.com/3162/3101115331_9f68db690d_o.jpg

5 Jalan SUkajad (Avenue-style )
http://farm4.static.flickr.com/3070/3101115337_2f76264744_o.jpg

6 Jalan SUltan Syarif Kasim
http://farm4.static.flickr.com/3286/3101115347_0e568e4be8_o.jpg

Wah di Dumai banyak jalan yang lebar2 , ya :okay:

Masih ada jalan Jendral Sudirman juga ... cuman gambarnya belum ada, tapi dulu dah pernah diposting ;)

rilham2new
September 15th, 2009, 04:42 PM
Ini gambar dapat dari
GREENPEACE ESPERANZA PROJECT ( http://www.flickr.com/photos/greenpeace_esperanza/ ) , sebuah proyek untuk menghentikan (walaupun gagal, jadi lebih cenderung melaporkan) .. Perusakan lingkungan di PAPUA BARAT. Nah, hebatnya Kapal Esperanza yang menghebohkan DUMAI beberapa bulan yang lalu ini. Malah mampir ke DUMAI untuk menghambat Kapal-kapal Tanker pengangkut CPO untuk berlepas ke negara2 kayak Belanda dan RRC ... Jadinya hal ini menyusahkan kegiatan perekonomian.

Ini kutipan dari FLICKR, versi aktivis GREENPEACE tentunya (dan memang waktu itu, di Pekanbaru .. bahkan mahasiswa2 di Riau berdemo menentang aksi GREENPEACE ini)..

An activist from the Greenpeace ship MY Esperanza prepares to berth the ship at the Port of Dumai palm oil refinery to block the tanker ‘Isola Corallo’ from loading it’s consignment of 29,000 metric tonnes of crude palm oil for the Sinar Mas company, destination Rotterdam.

Greenpeace is campaigning to save Indonesia’s precious rainforests and peatlands for the stability of the global climate, the sake of biodiversity, and the welfare of forest-dependent people.

The Greenpeace ship Esperanza is in Dumai Port to protest the ongoing destruction of forests and peat lands in Indonesia by large corporations for palm oil plantations, pulp, paper plantations and other commodities.

©Greenpeace/John Novis

Forget that Caucasian, on the Right-hand side .... See, how beautiful the twinkling lights of DUMAI PORt on the left-hand side
http://farm4.static.flickr.com/3152/3028077303_1ed25a1193_o.jpg

Esperanza MV blocking the tanker ship of ISOLA CORALLO ... Please dont mind Esperanza, I admired ISOLA CORALLO ...
http://farm4.static.flickr.com/3187/3028769377_4c51651f4c_o.jpg

rilham2new
September 15th, 2009, 04:58 PM
Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Gambar dari Pulaubengkalis.com

Gambar Jalan Ahmad Yani
1
http://farm3.static.flickr.com/2156/2413318130_ca6639f488_o.jpg


2
http://farm4.static.flickr.com/3259/2412492887_9de6a8d625_o.jpg

Kris18
September 16th, 2009, 08:03 AM
Dari mediaindonesia.com


Pemprov Riau akan Bangun Monumen Bahasa
Minggu, 13 September 2009 22:04 WIB


PEKANBARU--MI: Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau sedang merencanakan pembangunan sebuah monumen bahasa, guna mengingatkan semua orang bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu Riau.

"Ini sangat penting. Kita ingin mengingatkan semua pihak bahwa Riau punya sumbangsih yang sangat besar bagi negeri ini, antara lain bahwa bahasa Indonesia adalah berasal dari bahasa Melayu Riau," kata Gubernur saat acara buka bersama dengan masyarakat Riau yang ada di Jakarta, Sabtu (12/9) malam.

Monumen itu, menurut Gubernur, bertujuan agar bahasa Melayu sebagai akar dari bahasa Indonesia tidak dilupakan begitu saja oleh masyarakat Riau, terutama oleh generasi muda Riau.

Menurut Gubernur, Riau tidak saja menyumbangkan bahasa, lebih dari itu, Riau dengan segala kekayaan alamnya juga telah menjadi sumber pendapatan utama negeri ini.

"Tidak kurang dari 60 persen devisa Indonesia pernah berasal dari minyak bumi Riau, belum lagi sumbangsih yang berasal dari sektor kehutanan, perkebunan, perikanan, kelautan dan lainnya itu," ujar Rusli.

Begitu besar sumbangsih Riau terhadap negeri ini sehingga menurut Gubernur, tidak sepantasnya bila kondisi Riau saat ini masih ada hal-hal yang memprihatinkan, misalnya soal krisis listrik yang masih melanda Riau.

Pada saat yang sama, Gubernur juga memaparkan berbagai program pembangunan yang telah berjalan, seperti pembangunan infrastruktur, memberikan prioritas pada pendidikan hingga upaya memacu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Hadir dalam acara buka bersama ini sejumlah pejabat dari Pemprov Riau, seperti Wagub Riau HR Mambang Mit, Sekdaprov Wan Syamsir Yus, Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) HM Lukman Edy yang juga Meneg PDT, serta sejumlah tokoh masyarakat, seperti Masfar Ismail dan mantan Gubernur Riau Soeripto. (Ant/OL-02)


______________________________

Harap monumen ini destinasinya ada dua satu di Riau dan satu lagi di Jakarta :). Semoga terealisasi, sebab Indonesia belum punya monumental Bahasa. :). Dengan begitu kita bisa tahu mengenai sejarah bahasa Indonesia yang juga erat hubungannya dengan sejarah dan budaya melayu Riau.

rilham2new
October 1st, 2009, 05:18 PM
Kabupaten Siak - Kota Siak Sri Indrapura, Provinsi Riau
Circular/Ringroad Kota Siak Sri Indrapura
* Jangan bandingin sama yang udah pake CONCRETE ya, konstruksinya biasa2 aja. COURTESY of my friends C. PURBA
* Jalan ini basically jalan yang melingkari Kota Siak Sri Indrapura sekaligus Jalan Arteri ke Kecamatan di luar kota Siak Sri Indrapura.
* Penduduk Siak Sri Indrapura ini kecil sekali, bahkan mungkin 30 ribu jiwa juga gak nyampe. Sebenarnya kota tua kerajaan Melayu Siak, cuman ya karena sekarang sudah jadi Ibukota kabupaten, jadi agak dikembangkanlah kotanya. Jalannya cukup lebar2 dan STANDARDIZED, udah langsung pake Drainase dan median, kalau untuk yang dipusat kota udah pke penerangan semua.

Waktu aku ke kawasan ini tahun 2003, gak ada satupun jalan di Siak Sri Indrapura yang selebar ini ... Sekarang udah lebar semua dan bukan cuman satu jalan, ada beberapa yang udah AVENUE-standard, kenceng banget bangunnya. bahkan mereka gak pernah berhenti membangun :D

Ini contohnya. Ini lagi dibangun... pekerjanya lagi gak ada, soalnya masih libur lebaran
1
http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs215.snc1/8235_1236581922810_1477091263_30679381_1580320_n.jpg

2
http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs235.snc1/8235_1236581842808_1477091263_30679379_928175_n.jpg

3
http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs215.snc1/8235_1236581882809_1477091263_30679380_2022408_n.jpg

Apa menurut kalian PASIR semua.... WRONG !!! Ada section yang udah siap pas sebelum lebaran kemaren, baru pas sebelum lebaran kemaren
4
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs215.snc1/8235_1236581962811_1477091263_30679382_1833058_n.jpg

ok, berhubung ini di Riau (khususnya di Siak) seperti biasa pembangunannya pake APBD Kabupaten Siak sendiri, gak pake APBD Provinsi, apalagi APBN :nuts:

Kris18
October 8th, 2009, 02:55 AM
Rohul Segera Miliki Islamic Centre April 2010

http://farm3.static.flickr.com/2516/3991784430_ed5b01fc98_o.jpg


Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi mengharapkan, April 2010 mendatang Gedung Islamic Centre Kabupaten Rohul sudah selesai dibangun. Proyek pembangunan pemerintah daerah dengan anggaran sistem tahun jamak (multiyears) melalui APBD Rohul 2008-2010 ini, akan dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan.

Menurutnya, kontraktor pelaksana yang memenangkan proyek pembangunan Gedung Islamic Centre Kabupaten Rohul dengan pagu sekitar Rp79 miliar itu yaitu PT Total Bangun Persada dan Konsultan Pengawas PT Holistika Prima Grahita.

‘’Saat ini, realisasi fisik pembangunan gedung tersebut sudah mencapai 40 persen. Kita harapkan kontraktor dapat menggesa pekerjaan dengan target April 2010, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,’’ ujar bupati yang didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Rohul Ir H Hafith Syukri MM kepada wartawan, Rabu (9/9) usai meninjau proyek pembangunan tersebut.

Terkait bangunan apa saja yang akan dibangun di kawasan Gedung Islamic Centre tersebut, menurutnya, selain tempat beribadah, akan dibangun perpustakaan, kios perlengkapan pakaian muslim-muslimah, perkantoran yang berhubungan dengan organisasi keagamaan, manasik haji, lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan lainnya.

‘’Yang jelas, kita targetkan April 2010 sudah bisa dioperasionalkan sesuai bestek dan pagu anggaran yang sudah ditetapkan selama tiga tahun anggaran (2008-2010). Bila ada program bangunan yang dianggap perlu, akan kita lanjutkan pada anggaran berikutnya,’’ ujar bupati.

Karena itu, ujarnya Pemerintah Kabupaten Rohul meminta dukungan dari masyarakat Rohul dalam pelaksanaan pembangunan Gedung Islamic Centre tersebut. Sebab, sebagai daerah yang dijuluki sebagai Negeri Seribu Suluk, maka keberadaan gedung tersebut sangat mendukung dan bukan sebagai simbol, tetapi benar-benar julukan itu diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

Sumber: Riau Pos

Kris18
October 9th, 2009, 06:24 PM
Desain Jembatan Teluk Masjid, kelak jembatan Siak III juga akan serupa desainnya dengan jembatan ini :cheers:

http://farm3.static.flickr.com/2578/3995193981_c74981c38a.jpg



Desain jembatan Perawang , Kabupaten Siak. Seperti jembatan layang ?


http://farm3.static.flickr.com/2674/3995955244_bd5c556f8c.jpg

rilham2new
October 14th, 2009, 01:02 PM
Dari RIAUTERKINI

Rabu, 14 Oktober 2009 14:31
Target Dipatok 96 Persen,
APBD Riau 2009 Baru Terpakai Rp 1.9 Triliun

Tahun anggaran 2009 tinggal dua bulan, namun hasil evaluasi APBD membuktikan realisasi 46,60 persen. Baru Rp 1,9 triliun.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapat evaluasi penggunaan APBD Riau 2009 kembali digelar Pemprov Riau. Rapat dipimpin Wakil Gubernur Riau Raja Mambang Mit didampingi Setdaprov Riau Wan Syamsir Yus dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Wirdaningsih di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (14/10/09). Rapat berlangsung tertutup dengan dihadiri seluruh satuan kerja, baik yang langsung dihadiri kepala dinas atau badan atau biro, atau yang sekedar diwakili.

Usai rapat evaluasi, Wagubri menjelaskan, bahwa realisasi fisik pada APBD 2009 sampai pertengahan Oktober baru 57,58 persen. Sedangkan untuk realisasi anggaran berada pada kisaran 47 persen dari total platfon APBD Riau 2009 sebesar Rp 4,270 triliun.

Meskipun masih tergolong rendah, namun Wagubri percaya pada janji seluruh Satker yang yakin mampu menutup tahun anggaran 2009 dengan realiasi penggunaan anggaran mencapai 96 persen. “Semua Satker tadi sudah memaparkan dan menyampaikan keyakinan akan mampu merealisasikan anggaran secara maksimal, 100 persen, hanya lima Satker yang menyatakan tak mampu merealisasikan sampai 100 persen, karena itu, kita ambil garis tengahnya, kita yakin realisasi APBD sampai akhir tahun bisa 96 persen,” optimis Wagubri.

Pencapaian cukup menggembirakan justru terjadi untuk penggunaan dana APBN. Sektor dana dekonsentrasi sudah terealisasi lebih 65 persen dan sektor perbantuan terealisasi lebih 67 persen.

Sementara itu Biro Keuangan Setdaprov Riau Mulkan Syarif melengkapi data yang disampaikan Wagubri. Realisasi anggaran angka persisnya adalah Rp 1.979.131.259.400 atau 46,60 persen dari total plafon APBD Riau 2009 sebesar Rp 4,270 triliun setelah perubahan. “Pencapaian tersebut sudah meliputi belanja langsung dan tidak langsung,” ujarnya kepada riauterkini usai mengikuti rapat.

Dirincikan Mulkan Syarif, untuk belanja langsung pencairan sudah mencapai Rp 1.130.142.934.000. Sedangkan belanja langsung sudah terealisasi sebesar Rp 848.988.324.720.***(mad)

Kris18
October 17th, 2009, 05:06 AM
http://riauterkini.com/iklan/hut_pelalawan.html

rilham2new
October 17th, 2009, 02:38 PM
Wah sampai masuk DETIKNEWS ....

Wah,kita perlu jalan tol nih sebagai alternatif .... Gilaa aja ... 15 km itu sangat mengganggu perekonomian... Terutama truk2 muatan industri dari Riau Tengah ke arah Pelabuhan Dumai akan sangat terganggu :nuts: ...

Jalan Raya PEKANBARU-DUMAI adalah jalur vital, karena di daerah ini ada perusahaan minyak, dan sub-kontraktornya ... Perusahaan kelapa Sawit dan sub-kontraktornya...

Panjang jalan ini sekitar 200 km ...


Sabtu, 17/10/2009 11:50 WIB
Truk Terguling, Jalintim Pekanbaru-Dumai Macet 15 KM
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews

Pekanbaru - Jalintim menghubungkan Pekanbaru ke Dumai terjadi kemacetan kendaraan sepanjang 15 km. Kemacetan ini akibat tergulingnya truk pengangkut CPO ditengah badan jalan.

Ratusan kendaraan terjebak macet di kawasan Simpang Gelombang, Kecamatan Minas, Kab Siak Riau, Sabtu (17/10/2009). Jalintim ini merupakan jalur padat yang sekaligus menghubungkan ke Sumatera Utara.

Kendaraan dari dua arah seluruhnya terjadi kemacetan total. Kendaraan saling tidak mau mengalah. kendaraan umum dan pribadi mesti bersabar berjam-jam lamanya terjebak antrean panjang.

"Dari Pekanbaru saya mulai jam 12 malam sudah ikut terjebak antre. Baru jam delapan pagi ini mobil kami bisa melintas ke Dumai. Bisa dibayangkan betapa jengkelnya kami terjebak selama 8 jam," kata Romeo Nainggolan warga Dumai saat dihubungi detikcom.

Romeo menceritakan, selain akibat truk CPO yang terbalik ditengah badan jalan, kemacetan diperparah lagi banyaknya truk yang mogok di dalam antrean panjang itu.

"Banyak truk yang mogok, akibatnya swasana di jalintim semakin tidak karuan. Belum lagi seluruh kendaraan yang tidak mau ikut antri dengan menerobos arah yang berlawanan," kata Romeo.

Akibat kemacetan ini, seluruh kendaraan umum yang datang dari Medan tujuan Pekanbaru masih antre di kawasan itu. Sehingga bus dari Medan yang mestinya sudah sampai di Pekanbaru jam enam pagi sampai saat ini masih terjebak macet.

"Kami nggak bisa ngapa-ngapain selain berharap antrean bisa segera teratasi. Bus kami masih terjebak macet," ungkap seorang penumpang Bus Makmur.

Begitu juga sejumlah bus dari Dumai dengan tujuan Padang. Bus terpaksa antre sementara ini karena jalintim yang belum bisa teratasi pihak kepolisian setempat.

"Sudah 10 jam kami antre, baru sekarang polisi datang. Itupun jumlahnya hanya 5 orang. Bagaimana mungkin bisa mengatur ratusan kendaraan yang terjebak macet," keluh Aswari warga Pekanbaru yang masih terjebak macet.

(cha/djo)

rilham2new
October 17th, 2009, 03:53 PM
Gambar oleh RIZAL HASNUR

Jembatang Penghubung BANGKINANG KOTA dan BANGKINANG SEBRANG :D - Bangkinang, Kabupaten Kampar
Melintasi SUNGAI KAMPAR
Kalau dari arah Pekanbaru, jembatan ini ada di sebelah kanan jalan. Jembatan ini vital, karena lewat jembatan ini, orang Kampar bisa langsung ke DURI (tanpa harus lewat Kota Pekanbaru).
http://farm3.static.flickr.com/2459/4019427610_7cb5dc1c53_o.jpg

Gambar oleh RIZAL HASNUR .

rilham2new
October 17th, 2009, 04:25 PM
Museum Ikan - Batuenam, Kecamatan Bangko - Kabupaten Rokan Hilir
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 3 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2592/4018713561_8b6de8627d_o.jpg

rilham2new
October 17th, 2009, 08:27 PM
Rengat - Indragiri Hulu
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 1 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2795/4018802399_ac91ba3050_o.jpg

rilham2new
October 17th, 2009, 08:29 PM
CPO-processing Factory - Dumai (2nd largest City in Riau)

http://farm4.static.flickr.com/3523/4018801979_749f8d3cea_o.jpg

Kris18
October 21st, 2009, 07:24 AM
dari www.riauinfo.com


PT Malakof Berminat Bangun PLTU Peranap
21 Oct 2009 09:39 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - PT Malakof, sebuah perusahaan kelistrikan dari Malaysia menyatakan minatkan untuk menanamkan modalnya di bidang kelistrikan di Riau. Bahkan mereka akan mengucurkan 30 persen dana untuk pembangunan PLTU 2 x 150 MW di Peranap, Inhu.

"Memang benar, suada ada investor dari Malaysia menyatakan kesediaannya menanamkan investasi di Riau di bidang kelistrikan. Kita tentunya akan menyambutnya dengan senang hati," ungkap Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada wartawan di Pekanbaru.

Dia menyebutkan perusahaan di bidang kelistrikan itu telah datang ke Riau untuk membahas rencana investasi pengembangan energi listrik. Sebelumnya Pemprov Riau telah mempresentasikan potensi sumber energi yang bisa dikembangkan di Riau.

Mambang mengatakan dalam waktu dekat pertemuan lebih intens akan dilakukan lagi, karena pihak perusahaan Malaysia itu kelihatan sangat serius dengan rencana tersebut. "Keliatannya mereka sangat komit degan rencana itu," kata Mambang lagi.

Untuk diketahui PT Malakof dikenal sebagai perusahaan pengembangan kelistrikan yang cukup ternama di Malaysia. Sebesar 25 persen listrik di Malaysia, perusahaan ini yang mengelolanya. Bahkan mereka juga sudah berpengalaman di banyak negara, termasuk di Oman.(ad)

rilham2new
October 21st, 2009, 12:17 PM
^^ Kalau menurut berita sebelumnya, kapasitas kelistrikannya bakal 2x200 MW ... Kok ini, tiba2 cuman 2x150 MW ...

Kris18
October 25th, 2009, 06:50 AM
Wisata Riau dalam video, kayaknya gambar-gambar disini kurang update


AEtMlCGrlFg

rilham2new
October 25th, 2009, 07:23 AM
Ini ada WATERPARK lagi di RIAU, ukurannya lebih kecil (sangat kecil , hihihi)

KERINCI WATERPARK - Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan - Provinsi Riau
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 21 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2508/4038942513_de0916c823_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 07:25 AM
Wisata Riau dalam video, kayaknya gambar-gambar disini kurang update


AEtMlCGrlFg

Huhuhu, pengen nonton tapi internet lagi slow ... di sini :ohno:

rilham2new
October 25th, 2009, 07:29 AM
Rohul Segera Miliki Islamic Centre April 2010

http://farm3.static.flickr.com/2516/3991784430_ed5b01fc98_o.jpg


Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi mengharapkan, April 2010 mendatang Gedung Islamic Centre Kabupaten Rohul sudah selesai dibangun. Proyek pembangunan pemerintah daerah dengan anggaran sistem tahun jamak (multiyears) melalui APBD Rohul 2008-2010 ini, akan dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan.

Menurutnya, kontraktor pelaksana yang memenangkan proyek pembangunan Gedung Islamic Centre Kabupaten Rohul dengan pagu sekitar Rp79 miliar itu yaitu PT Total Bangun Persada dan Konsultan Pengawas PT Holistika Prima Grahita.

‘’Saat ini, realisasi fisik pembangunan gedung tersebut sudah mencapai 40 persen. Kita harapkan kontraktor dapat menggesa pekerjaan dengan target April 2010, sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,’’ ujar bupati yang didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Rohul Ir H Hafith Syukri MM kepada wartawan, Rabu (9/9) usai meninjau proyek pembangunan tersebut.

Terkait bangunan apa saja yang akan dibangun di kawasan Gedung Islamic Centre tersebut, menurutnya, selain tempat beribadah, akan dibangun perpustakaan, kios perlengkapan pakaian muslim-muslimah, perkantoran yang berhubungan dengan organisasi keagamaan, manasik haji, lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan lainnya.

‘’Yang jelas, kita targetkan April 2010 sudah bisa dioperasionalkan sesuai bestek dan pagu anggaran yang sudah ditetapkan selama tiga tahun anggaran (2008-2010). Bila ada program bangunan yang dianggap perlu, akan kita lanjutkan pada anggaran berikutnya,’’ ujar bupati.

Karena itu, ujarnya Pemerintah Kabupaten Rohul meminta dukungan dari masyarakat Rohul dalam pelaksanaan pembangunan Gedung Islamic Centre tersebut. Sebab, sebagai daerah yang dijuluki sebagai Negeri Seribu Suluk, maka keberadaan gedung tersebut sangat mendukung dan bukan sebagai simbol, tetapi benar-benar julukan itu diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

Sumber: Riau Pos

ISLAMIC CENTER - Pasir Pengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
* Sudah mulai konstruksi
* Gambar dari RIAUPOS Edisi Cetak 20 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2555/4039693182_91cc651833_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 07:35 AM
Progress KANTOR BUPATI INDRAGIRI HILIR - Tembilahan - Kabupaten Indragiri Hilir

* Bukan Kabupaten hasil pemekaran, malah ini kabupaten tua. kabupaten2 tua di Riau kayak Kampar dan Inhil memang sedang membangun pusat pemerintahan baru mereka. Saya dengar Indragiri Hulu pun berencana memindahkan pusat pemerintahan dari Rengat ke Pematang Reba.
* Dari RIAUPOS edisi cetak 9 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2469/4039693294_e5531db273_o.jpg

Kris18
October 25th, 2009, 07:39 AM
Kabupaten Rokan Hulu juga sekarang sudah punya Kawasan Pusat Pemerintahan sendiri lho bang,,, hampir sama bagusnya dengan yang di Taluk Kuantan :cheers:

rilham2new
October 25th, 2009, 07:41 AM
Apakah Rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Rokan Hilir dari Bagansiapi-api ke Ujung Tanjung kandas, ya ???

kantor DPRD ROHIL sampai dialihfungsikan jadi Kampus IPDN Provinsi Riau berikut bangunannya.

Kampus IPDN Provinsi Riau - Ujung Tanjung - Kabupaten Rokan Hilir
Dari RIAUPOS edisi cetak 2 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2563/4038942669_083b3c64c2_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 07:42 AM
Kabupaten Rokan Hulu juga sekarang sudah punya Kawasan Pusat Pemerintahan sendiri lho bang,,, hampir sama bagusnya dengan yang di Taluk Kuantan :cheers:

Aku tahu, Kris... cuman pembangunannya paling lamban... Susahnya disana, bangun gedungnya dulu ... Infrastruktur pendukungnya baru belakangan. Makanya gedungnya ada dulu, tapi jalannya dibangun belakangan. Sekarang di Pasir lagi sibuk bangun jalan, mereka...

rilham2new
October 25th, 2009, 09:59 AM
Several corner of PULAU BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis
* The capital city of Kabupaten Bengkalis
* ALthough, this island is the center of government activity of whole KABUPATEN BENGKALIS, the largest urban population was located in its Mainland SUmatra counterpart which are Kecamatan Mandau and Kecamatan Pinggir.
* pics by TAMHAR
Pulau Bengkalis can be divided by two kecamatan into NORTHERN and SOUTHERN side of the ISLAND. ...

Northern Part --- KECAMATAN BANTAN (municipal center: SELAT BARU)
Population: 37,855
Area : 514 sq km

Southern Part --- KECAMATAN BENGKALIS (municipal center: BENGKALIS)
Population: 66,211
Area : 424.40 sq km

Look at this street look exactly like, Malaysian Road .... :D
http://farm3.static.flickr.com/2555/4007523410_b19618722b_o.jpg


^^ Serasa lagi di Malaysia, serius :D hehehe

rilham2new
October 25th, 2009, 10:02 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Ferry Terminal - Bandar Sri Laksamana
http://farm3.static.flickr.com/2462/4006773761_b02e199530_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:12 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Wisma Daerah Sri Mahkota ---- OH MY GOD :eek2:
1
http://farm3.static.flickr.com/2495/4006726601_94ae169c80_o.jpg

2
http://farm3.static.flickr.com/2675/4006755227_d5ed979156_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:15 AM
<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<< Di halaman sebelah banyak gambar PULAU BENGKALIS oleh TAMHAR....


PULAU BENGKALIS - KABUPATEN BENGKALIS
Gedung Daerah DATUK LAKSAMANA RAJA DI LAUT
http://farm3.static.flickr.com/2468/4006724799_5c9f5cccf6_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:18 AM
Pulau Bengkalis - Kota Bengkalis

Chinatown in Bengkalis
http://farm3.static.flickr.com/2607/4007489852_e8e88231b5_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:19 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Pantai Marina Hotel
http://farm3.static.flickr.com/2641/4007501498_6d52d67e2c_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:20 AM
Pulau Bengkalis - Kota Bengkalis

Bengkalis Island business district - Jalan Jendral Sudirman
http://farm3.static.flickr.com/2434/4007499556_871784ede8_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:21 AM
Pulau Bengkalis - Kota Bengkalis

Chinatown in Bengkalis
http://farm3.static.flickr.com/2607/4007489852_e8e88231b5_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:23 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Perkasa Alam Sport hall
http://farm4.static.flickr.com/3501/4007519348_7f2b954433_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:24 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Kantor bupati Kabupaten Bengkalis
http://farm3.static.flickr.com/2506/4007495016_cc28e43fc0_o.jpg

rilham2new
October 25th, 2009, 10:29 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

I dont know, this place is for playing futsal ... Yeah, it is okay for an island
with 66 thousand inhabitants ...
http://farm3.static.flickr.com/2636/4006739829_d74734a1cc_o.jpg


Bengkalis Grand Hospital
http://farm3.static.flickr.com/2556/4006741523_0e6abf4ebb_o.jpg


All of pics, previouslu posted in last 1 hour in this thread are COURTESY of TAMHAR
http://www.flickr.com/photos/tamhar/sets/72157622575335042/

Kris18
October 25th, 2009, 05:00 PM
Video lagu-lagu daerah Riau asal Kabupaten Rokan Hulu :)


Zapin Anak Datuk Surang Sado

4BfT6sB880c



Gondang Borogong

xxoFjkKcGiE



Lagu Favorit :D Gulai Kokek

uoHIskPbB6U

rilham2new
October 25th, 2009, 06:24 PM
Video lagu-lagu daerah Riau asal Kabupaten Rokan Hulu :)




Lagu Favorit :D Gulai Kokek

uoHIskPbB6U

BUSEEEEETTTTT..... Ini lagu aku suka bangeeeetttttt !!!!

Kokekkk , kokeeekk GUlai Kokekk ooi Lomakk podek, GUlai pakai asam durian masakan pasie pengaraian :cheers:

Sampe hari ini jg aku belum pernah rasain yang mana namanya Kokek, padahal dulu waktu di PKU, bapak aku boring dikit sama suasana Pekanbaru .. langsung cabut ke Pasir :tongue2: ...


Ini lagu dulu kalau tayang di RTV, langsung aku besarkan nih volume suaranya, hahahaha ...


---
aku agak lupa2 ingat sama liriknya, haha

Ikan tiri siantan pati, dicampuo dengan pucuk ubi.
Paliang Lomak di tongah hari. Makan boduo laki bini :D hihihi ..

aboy_wew
October 26th, 2009, 06:25 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Wisma Daerah Sri Mahkota ---- OH MY GOD :eek2:
1
http://farm3.static.flickr.com/2495/4006726601_94ae169c80_o.jpg

2
http://farm3.static.flickr.com/2675/4006755227_d5ed979156_o.jpg

hohoho..mmg ni rumah kyk istana...di dalem ny luas bgt..,,

join_zulfian
October 26th, 2009, 07:37 AM
pemasangan baliho sbg persiapan kunjungan kerja gubri ke salah satu perkebunan kelapa sawit di kabupaten pelalawan, semangat !!!
http://img200.imageshack.us/img200/3748/1004680g.jpg (http://img200.imageshack.us/i/1004680g.jpg/)
By join_zulfian (http://profile.imageshack.us/user/join_zulfian)

ASTERIX's
October 26th, 2009, 10:22 AM
Pulau Bengkalis - Kabupaten Bengkalis

Kantor bupati Kabupaten Bengkalis
http://farm3.static.flickr.com/2506/4007495016_cc28e43fc0_o.jpg

:ohno::ohno::ohno:Ham....Bengkalis hebat bener,kantor bupatinya gak kalah ama hotel bintang 3...., dulu pernah gw pernah ke sana sekali taon 90 an, tapi Bengkalis g kaya ini, kendaraan masih didominasi motor,pertokoan sudirman g seramai ini.....btw seingat gw, Bengkalis bukannya di suatu pulau, lepas dari tanah besar Sumatera, kq gabungnya ke provinsi induk Riau, dan bukannya ke Kepri...? but mantabh.....bwat pengobat rindu ama Bengkalis.
Ham req boleh gak...? pics Selat Panjang dong...? utamanya daerah bisnisnya....,udah berubah banyak gak dari taon 90 an...?

rilham2new
October 26th, 2009, 03:50 PM
:ohno::ohno::ohno:Ham....Bengkalis hebat bener,kantor bupatinya gak kalah ama hotel bintang 3...., dulu pernah gw pernah ke sana sekali taon 90 an, tapi Bengkalis g kaya ini, kendaraan masih didominasi motor,pertokoan sudirman g seramai ini.....btw seingat gw, Bengkalis bukannya di suatu pulau, lepas dari tanah besar Sumatera, kq gabungnya ke provinsi induk Riau, dan bukannya ke Kepri...? but mantabh.....bwat pengobat rindu ama Bengkalis.
Ham req boleh gak...? pics Selat Panjang dong...? utamanya daerah bisnisnya....,udah berubah banyak gak dari taon 90 an...?


Kalau kubilang ya, Kantor Bupati bengkalis itu malah yang paling sederhana yang pernah ada di Riau (untuk rata2 kabupaten lama/bukan pemekaran). Kabupaten Siak dan Kota Dumai lebih gila lagi tuh Kantor Pemerintahannya. Pelalawan dan Kuantan Singingi masih lebih besar, cuman ya kalau keren dan modern ... ya ini memang modern ... cuman memang agak mengecewakan kalau kubilang, soalnya gak ada sentuhan melayunya :bash:

PUlau Bengkalis itu memang bagian dari Kabupaten Bengkalis. Pualu yang luasnya lebih dari 938 km persegi ini, mungkin dulu memang gak besar karena mungkin penduduknya dulu sedikit, kali ya. Sekarang juga gak besar2 amat, sekitar 100 ribu jiwa lah tinggal di Pulau itu. Pulau Bengkalis memang secara teritori itu bagian dari Riau Daratan karena SEBAGIAN BESAR teritori Kabupaten Bengkalis berada di Riau Daratan. Malahan penduduk Bengkalis itu 80% nya tinggal di Riau Daratan.

Baru tahun 2009 ini juga, Kabupaten Kepulauan Meranti disetujui sebagai Kabupaten pemekaran, nah di dalamnya ada SELAT PANJANG sebagai ibukota Kabupaten. Ada Kepulauang RANGSANG dan MERBAU juga masuk situ.

Mengenai dulu didominasi motor, karena dulu transportasi darat ke sana memang gak ada.... ada cuman jalan tanah menyedihkan. Sekarang sih udah aspal semua sampai ke Sei Pakning. Terus dari Pakning udah ada ferry yang bolak-balik Bengkalis-Pakning, setiap waktu dari pagi sampe malam. Jadi transportasi darat ke sana gak ada masalah, gak perlu lagi naik Speedboat ...

Kenapa Bengkalis banyak membangun ??? Ya jelas saja, APBD Bengkalis itu tergolong yang terbesar di Riau, sampe sekitar 4 Trilyun. Kota Pekanbaru saja APBD nyacuman 1T... Dan Provinsi Riau APBD Prov cuman 4 Trilyun. Bengkalis juga sering dilabeli sebagai 2 kabupaten paling kaya di Indonesia, bersama dengan Kutai Kartanegara tuh yang di Kaltim.

Dan wajar sih paling kaya, soalnya itu sumur minyak DURI CAMP PT. CPI berada di bawah teritorial Kabupaten Bengkalis. Gila aja, itu kan produksi minyak nasional terbesar Indonesia ada di DURI.

ASTERIX's
October 26th, 2009, 07:07 PM
[QUOTE=rilham2new;45206511]

Baru tahun 2009 ini juga, Kabupaten Kepulauan Meranti disetujui sebagai Kabupaten pemekaran, nah di dalamnya ada SELAT PANJANG sebagai ibukota Kabupaten. Ada Kepulauang RANGSANG dan MERBAU juga masuk situ.

makasih bgt info lengkapnya......, jadi Selat Panjang juga dah jadi Kabupaten sendiri....:ohno:....,jdi inget masa dulu ketika di Selat Panjang , airnya bersih tapi berwarna coklat ( tapi gak keruh dan gak bau ) mungkin pengaruh payau? juga inget dermaga kayu yang kuli angkut dan tukang becaknya kaum Cina..(maaf bukan sara) tapi patut kita teladani kebersamaan dan kerukunan antar umat di sana, terutama di kawasan kepulauan Riau yang kaum Cinanya tidak malu untuk bekerja ( maaf ) kasar.

Pls klo ada pics Selat Panjang tolong di share :cheers:

sejar
October 26th, 2009, 09:20 PM
Kenapa Bengkalis banyak membangun ??? Ya jelas saja, APBD Bengkalis itu tergolong yang terbesar di Riau, sampe sekitar 4 Trilyun. Kota Pekanbaru saja APBD nyacuman 1T... Dan Provinsi Riau APBD Prov cuman 4 Trilyun. Bengkalis juga sering dilabeli sebagai 2 kabupaten paling kaya di Indonesia, bersama dengan Kutai Kartanegara tuh yang di Kaltim.

Dan wajar sih paling kaya, soalnya itu sumur minyak DURI CAMP PT. CPI berada di bawah teritorial Kabupaten Bengkalis. Gila aja, itu kan produksi minyak nasional terbesar Indonesia ada di DURI.

^^
Tahun 2009 ini bengkalis kembali menjadi kabupaten terkaya di Indonesia, setelah tahun sebelumnya kabupaten terkaya adalah kabupaten kutai di kaltim.Itu kata orang tua temanku, yg merupakan kepala dinas pendapatan daerah kabupaten bengkalis.:)

Andhy2
October 27th, 2009, 12:02 AM
Sore di Dermaga Pulau Kijang
http://static.panoramio.com/photos/original/28245849.jpg

12 tahun lalu waktu ke sini belum terlihat adanya sarang burung walet. Sekarang hampir semua ruko memiliki sarang burung walet. Bahkan ada penginapan yang beralih fungsi jadi sarang burung walet (penginapan walet :D )

Ruko untuk sarang burung walet ini kabarnya dibangun di atas bekas tanah pekuburan, hanya lantai 1 dan 2 yang digunakan selain untuk walet.
http://static.panoramio.com/photos/original/28246343.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28246364.jpg

Andhy2
October 27th, 2009, 12:09 AM
Danau?? sorry gambarnya blur soalnya diambil pake HP waktu motor sedang melaju
http://static.panoramio.com/photos/original/28246861.jpg

Memasuki lintas timur
http://static.panoramio.com/photos/original/28246870.jpg

Singgah makan siang di Simpang Raya, Lintas Timur
Karna puncak arus balik, Rumah makan dan tempat parkirnya hampir penuh.
http://static.panoramio.com/photos/original/28246890.jpg
http://static.panoramio.com/photos/original/28246911.jpg

Andhy2
October 27th, 2009, 12:19 AM
Pembuatan Batu Merah
http://static.panoramio.com/photos/original/28246942.jpg

GOR??
http://static.panoramio.com/photos/original/28246992.jpg

Mesjid
http://static.panoramio.com/photos/original/28246974.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28246954.jpg

Gerbang Komplek Perkantoran Pemerintah Kab. Pelalawan
http://static.panoramio.com/photos/original/28247010.jpg

*Semua foto diambil pake kamera HP dari atas motor yang sedang melaju kencang, sebagian blur karena dizoom

rilham2new
October 27th, 2009, 07:12 AM
Sore di Dermaga Pulau Kijang
http://static.panoramio.com/photos/original/28245849.jpg

12 tahun lalu waktu ke sini belum terlihat adanya sarang burung walet. Sekarang hampir semua ruko memiliki sarang burung walet. Bahkan ada penginapan yang beralih fungsi jadi sarang burung walet (penginapan walet :D )

Ruko untuk sarang burung walet ini kabarnya dibangun di atas bekas tanah pekuburan, hanya lantai 1 dan 2 yang digunakan selain untuk walet.
http://static.panoramio.com/photos/original/28246343.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28246364.jpg

Woww, mantapp ... aku kira Pulaukijang itu ada di dekat PUlau Bintan, Kepulauan Riau, lohhh .... Rupanya di Riau Daratan, ya .... :D haha

rilham2new
October 28th, 2009, 07:43 PM
Ada kabar buruk !!!

GREENPEACE kembali datang ke Riau .... terakhir kali mereka datang ke Riau, mereka berhasil menggagalkan INVESTASI BIOFUEL di Riau .. Investornya asal Swedia :bash:

Ayoo, mahasiswa Riau ... bergerak!!!

rilham2new
October 30th, 2009, 12:09 PM
Aku baru dapat beberapa data dari LINk
http://umum.kompasiana.com/2009/07/10/jayalah-sawit-biodiesel-indonesia-kenapa-indonesia-kalah-dibanding-malaysia/

^^ Bukan masalah Indonesia kalah dari Malaysia nya tapi, lebih karena Riau disebut-sebut didalamnya.

Ini data-data penting di dalamnya

Riau menguasai 23.43 % lahan kelapa sawit nasional dengan areal seluas 1.7 juta Hektar. Dengan jumlah pabrik kelapa sawit sebanyak 128 buah.
Dan peringkat kedua adalah SUMATRA UTARA dengan menguasai 14.65 % lahan kelapa sawit nasional.Dengan jumlah pabrik kelapa sawit sebanyak 87 buah.
Dan peringkat ketiga adalah SUMATRA SELATAN dengan menguasai 9.53% lahan kelapa sawit nasional. Dengan jumlah pabrik kelapa sawit sebanyak 50 buah.

DAN YANG MEMBANGGAKAN adalah, Riau adalah provinsi di Indonesia yang persentase pengembangan kelapa sawitnya dilakukan oleh PERKEBUNAN RAKYAT !!!!

rasio perbandingan PERKEBUNAN RAKYAT : PERKEBUNAN BUMN : PERKEBUNAN BUMS adalah 50.5% : 6.15% : 43.35%
Sekitar setengah dari lahan itu adalah lahan rakyat ternyata :cheers:

rilham2new
November 3rd, 2009, 06:34 AM
Data lagi dari RIAU.GO.ID

Provinsi Riau memiliki areal seluas 89150 km persegi.

Di daratan terdapat 15 sungai, diantaranya ada 4 sungai besar yang mempunyai arti penting sebagai sarana perhubungan seperti Sungai Siak (300 Km) dengan kedalaman 8 -12 m, Sungai Rokan (400 Km) dengan kedalaman 6-8 m, Sungai Kampar (400 Km) dengan kedalaman lebih kurang 6 m dan Sungai Indragiri (500 Km) dengan kedalaman 6-8 m. Ke 4 sungai yang membelah dari pegunungan daratan tinggi Bukit Barisan Bermuara di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan itu dipengaruhi pasang surut laut.

Adapun batas-batas Provinsi Riau bila dilihat posisinya dengan negara tetangga dan provinsi lainnya adalah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : Selat Malaka dan Provinsi Sumatera Utara
b. Sebelah Selatan : Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat
c. Sebelah Timur : Provinsi Kepulauan Riau dan Selat Malaka
d. Sebelah Barat : Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Berikut data2 LUAS KABUPATEN dan KOTA di PROVINSI RIAU (catatan: Kabupaten Kepulauan Meranti, belum ada datanya ...).

Kuantan Singingi (Teluk Kuantan) : 5202.1 km persegi (5.84%)
jumlah penduduk: 270320 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 758.290
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.8 tahun

Indragiri Hulu (Rengat) : 7676.2 km persegi (8.61%)
jumlah penduduk: 317549 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 859.995
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.3 tahun

Indragiri Hilir (Tembilahan) : 13798.3 km persegi (15.48%)
jumlah penduduk: 658079 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 815.665
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.6 tahun

Pelalawan (Pangkalan Kerinci) : 12404.1 km persegi (13.9%)
jumlah penduduk: 271662 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 948.739
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.3 tahun

Siak (Siak Sri Indrapura) : 8233.5 km persegi (9.24%)
jumlah penduduk: 318585 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 1.512.912
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 8.8 tahun

Kampar (Bangkinang) : 10928.1 km persegi (12.26%)
jumlah penduduk: 590467 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 1.136.880
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 8.0 tahun

Rokan Hulu (Pasirpengaraian) : 7229.7 km persegi (8.11%)
jumlah penduduk: 383417 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 990.600
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.5 tahun

Bengkalis (Bengkalis) : 12044.2 km persegi (13.51%)
jumlah penduduk: 738996 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 995.825
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 8.6 tahun

Rokan Hilir (Bagansiapi-api) : 8961.4 km persegi (10.05%)
jumlah penduduk: 510857 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 1.127.929
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 7.2 tahun

Kota Pekanbaru : 633 km persegi (0.71%)
jumlah penduduk: 779899 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 1.087.600
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 11.3 tahun

Kota Dumai : 2039.2 km persegi (2.29%)
jumlah penduduk: 231121 jiwa
Biaya Kedidupan Layak Bulanan: Rp 1.181.786
Rata-rata lama sekolah (data 2006) : 9.7 tahun

TOTAL : 5.070.952 (2007)
Rata-rata lama Sekolah (data 2006 - Provinsi Riau) : 8.4 tahun
Rata-rata lama sekolah (data 2006 - Nasional) : 7.4 tahun
Maksimum : 12 tahun !!

SUMBER : SUPAS 2007 , RIAU DALAM ANGKA 2007, dan DISNAKER PROVINSI RIAU

rilham2new
November 3rd, 2009, 06:53 AM
^^ DIlengkapi dengan data Biaya Kehidupan Layak, jadi kalau ingin tinggal di Riau, ya sedia-sedia lah duit sebanyak itu sebulan. Kabuapaten Siak ekstrem juga di angka Rp 1.5 juta sebulan :hammer:

rilham2new
November 5th, 2009, 09:02 AM
Dari RIAUPOS

Berhasil Kelola Keuangan Daerah
Inhil Dapat Penghargaan Menkeu
4 November 2009
\

JAKARTA (RP) - Pemerintah memberikan penghargaan kepada 54 kepala daerah yang dianggap berprestasi dalam hal pengelolaan keuangan, kenaikan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Secara keseluruhan, ada 54 kepala daerah peraih penghargaan yang terdiri dari 9 provinsi, 17 kabupaten dan 28 kota. Salah satu kabupaten yang meraih penghargaan tersebut adalah Kabupaten Indragiri Hilir.

Penyerahan penghargaan dilakukan Selasa (2/11) malam oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam acara Stakeholder Gathering Hari Keuangan ke-63 di Gedung Depkeu. Para gubernur, bupati dan wali kota dari daerah yang meraih penghargaan hadir untuk menerima piagam penghargaan.

Dalam sambutannya saat menyerahkan penghargaan, Menkeu mengatakan bahwa penghargaan itu bukan dari Depkeu semata.’’Tapi ini penghargaan dari negara. Saya cuma membagikannya. Ini tidak sekadar piagam, jadi tentunya ada implikasi keuangannya,’’ ujar Menkeu.

Namun Menkeu tidak merincikan besarnya alokasi insentif untuk masing-masing daerah. Menkeu hanya menyebutkan bahwa pemerintah menyediakan insentif dengan jumlah keseluruhan Rp1,2 triliun. Besarnya dana insentif untuk masing-masing daerah bervariasi, dengan kisaran antara Rp18 miliar hingga Rp38 miliar.

‘’Kalau disebut satu-satu jumlahnya nanti pada iri,’’ ujarnya. Namun rata-rata insentifnya antara Rp18 miliar hingga Rp38 miliar,” sebutnya.

Adapun indikator penilaiannya antara lain keuangan daerahnya sehat, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, mampu menekan angka pengangguran lebih tinggi dari angka nasional, percepatan pengurangan angka kemiskinan yang juga di atas rata-rata nasioal, mampu menekan angka inflasi, serta pengelolaan keuangannya baik ditambah pengesahan APBD yang tepat waktu.

Menkeu menambahkan, penghargaan tersebut selain merupakan bentuk penghargaan dari negara, juga merupakan bentuk terima kasih negara khususnya Depkeu dalam hal akuntabilitas. ‘’Gubernur dan walikota selalu senang kalau bertemu saya. Tapi malam ini kesenangannya (kepala daerah penerima penghargaan) bertambah,’’ ujar Menkeu yang ditimpali tawa.

Dipaparkannya, kepala daerah yang menerima penghargaan itu bukanlah semata-mata pilihan Depkeu, tetapi ada tim kecil yang memang mencatat secara rinci kinerja daerah. ‘’Ada daerah kecil, terpencil, kapasitas fiskalnya besar, tapi kinerja keuangannya luar biasa. Karena itu ada implikasi keuangannya,’’ ucapnya.(ara/har/jpnn)

rilham2new
November 7th, 2009, 09:23 AM
Jembatan Rantau Berangin -Kabupaten Kampar
*Melintasi Sungai Kampar
* AKU GAK NYANGKA KALAU AIRNYA ITU SEJERNIH INI :cheers:

http://farm3.static.flickr.com/2746/4082280974_56b8d3d379_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:31 AM
PLTA Koto Panjang - Kabupaten Kampar
* Berjarak 89 km dari Kota Pekanbaru
* Berlokasi cukup dekat dari situs cagar budaya CANDI MUARA TAKUS
* Beroperasi mulai tahun 1997
* AKibat pembangunan PLTA ini terbentuk danau seluas 129 km persegi (12900 hektar).
* Kapasitas PLTA adalah 114.5 MW

---- gambar dari RIAUPOS 1 November 2009

Ini gambar bendungannya :cheers:
http://farm3.static.flickr.com/2665/4082281832_4cc1fd212c_o.jpg

Ini gambar salah satu danau yang terbentuk di kawasan itu ...
http://farm3.static.flickr.com/2740/4081521339_3260caf842_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:39 AM
Showroom resmi FORD di Provinsi RIau tidak hanya dapat ditemukan di Kota Besar seperti Kota Pekanbaru. Tapi juga dapat ditemukan di Kota Kecamatan :D

FORD DURI Showroom - Kecamatan MANDAU - Kabupaten Bengkalis
* Berjarak 130 km UTARA kota Pekanbaru.
* Berjarak 200 km LEBIH dari PULAU BENGKALIS (ibukota Kabupaten Bengkalis) kalau ikut jalan aspal yang AVAILABLE
* Berjarak kira-kira 120 km kalau TARIK GARIS LURUS langsung ke PULAU BENGKALIS (ibukota Kabupaten Bengkalis).

Gambar dari RIAUPOS Edisi Cetak 28 Oktober 2009
http://farm4.static.flickr.com/3517/4082281298_47f3ed985e_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:46 AM
Pasar Rakyat - Teluk Kuantan - Kabupaten Kuantan Singingi
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 24 Oktober 2009
http://farm3.static.flickr.com/2768/4081520737_3cfebd60f1_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:47 AM
Waduk Pemasok AIr Minum Masyarakat PULAU BENGKALIS - Bengkalis , Kabupaten Bengkalis

http://farm4.static.flickr.com/3519/4082281102_93fb5d7453_o.jpg

Kris18
November 7th, 2009, 09:48 AM
dari RiauInfo.com. Kufikir udah dipost disini :D


:ohno:


HEADLINE BERITA KORAN TERBITAN PEKANBARU
DAU Riau Turun, Pemprov Riau Ancam Gaji PNS
06 Nov 2009 08:55 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Penerimaan berkurang, gaji PNS diancam tak dibayar. Ini ternyata masih menjadi senjata bagi Pemprov Riau yang pendapatannya dari pusat terus berkurang. Termasuk tahun 2010 mendatang yang penerimaannya dari Dana Alokasi Umum (DAU) berkurang sebesar 75 persen.

Dalam headline Pekanbaro Pos edisi Jumat (6/11) ini berjudul "Gaji PNS Riau 2010 Terancam" disebutkan, pengurangan DAU sebanyak itu akan membuat Pemprov Riau tidak akan mampu membayar sepenuhnya gaji PNS yang bekerja di lingkungannya. Bagaimanapun peningkatan kesejahteraan pegawai akan mendampak positif pada pelayanan yang diberikan PNS.

Kesurupan yang dialami delapan mahasiswa Polteknik Bengkalis menjadi headline Pekanbaru MX hari ini berjudul "Delapan Mahasiswi Politeknik Kesurupan". Kedelapan mahasiswa itu menjerit histeris, diduga akibat kerasukan makhluk halus.

Sedangkan headline Riau Mandiri hari ini tentang tudingan Gubri HM Rusli Zainal kepada pemerintah pusat yang telah mengambil secara paksa berbagai hak Riau, baik DBH Migas, DAU, maupun DAK. Berita itu berjudul "Gubri: Hak Riau 'Diembat' Pusat".

Rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolda malam tadi tak ubahnya acara dukung mendukung. Hamoir semua perwakilan fraksi di DPR mendukung pemaparan Polri. Berita itu menjadi headline Riau Pos hari ini berjudul "DPR Kompak Bela Susno".

Berita senada juga jadi headline Tribun Pekanbaru. Dalam berita berjudul "Kapolri Bela Susno" disebutkan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri melindungi dan membela Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji, dengan tidak mencopotnya, tapi hanya menon-aktifkan saja.

Pemberantasan mafia hukum masuk daftar teratas dalam 15 program penting yang akan menjadi prioritas dalam program 100 Hari pemerintah SBY. Bahkan SBY minta masyarakat yang pernah menjadi korban mafia hukum untuk mengadu lewat PO Box 9949 Jakarta 10000. Berita ini menjadi headline Metro Riau berjudul "SBY: Ganyang Mafia Hukum".(ad)

rilham2new
November 7th, 2009, 09:52 AM
RSUD Selasih - Pangkalan Kerinci , Kabupaten Pelalawan
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 29 Oktober 2009
http://farm3.static.flickr.com/2451/4082281430_d9eb36b346_o.jpg
------

Grand Hotel Waterpark - Pangkalan Kerinci , Kabupaten Pelalawan
Dari RIAUPOS Edisi Cetak 6 November 2009
1
http://farm3.static.flickr.com/2478/4082282758_1e3e2071e9_o.jpg

2
http://farm3.static.flickr.com/2558/4082282968_4d39a6126c_o.jpg

3
http://farm3.static.flickr.com/2593/4082283086_73dd3ccfa0_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:55 AM
Pemasangan Lampu Jalan - Pasir Pengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 31 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2609/4081521233_8a4c86a465_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 09:55 AM
Masjid Al-Muttaqin -- Pangkalan Kerinci , Kabupaten Pelalawan
*Dari RIAUPOS Edisi Cetak 30 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2510/4081520929_2242d4c4b4_o.jpg

rilham2new
November 7th, 2009, 10:03 AM
Jalanan Kota Dumai (Riau's 2nd Largest City)
* Dari RIAUPOS 2 November 2009

http://farm4.static.flickr.com/3533/4082282188_a59bbf65cf_o.jpg

=========================


Kesibukan di DERMAGA PELABUHAN DUMAI (Riau's 2nd Largest City)
* Dari RIAUPOS 4 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2696/4082282216_2db767dc02_o.jpg

rilham2new
November 8th, 2009, 04:40 AM
Sungai Kampar dilihat dari atas Jembatan Rantau Berangin
*Gambar oleh Atrix lesada

http://farm3.static.flickr.com/2578/4054622712_ab4bd89cdc_o.jpg

rilham2new
November 10th, 2009, 07:00 PM
Pelebaran Jembatan Batang Lubuh - Pasirpengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
Dari RIAUPOS edisi cetak 9 November 2009
http://farm3.static.flickr.com/2704/4091666114_03624428e6_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:09 PM
Wahhhh ,,,,, mereka menyalahi izin tinggal nih, pastinya :D
Dari dulu aku memang gak respek ekspatriat model2 kek gini.
Dari RIAUTERKINI :)


Jum’at, 13 Nopember 2009 16:52
Salahi Visa, 11 Aktivis Asing Greenpeace Bakal Dideportasi

Imigrasi menegaskan bahwa 11 aktivis asing Greenpeace menyalahi visa. Karena itu secepatnya mereka akan diusir dari Indonesia.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis menegaskan pelanggaran penggunaan visa yang dilakukan 11 aktivis Greenpeace. Kemarin, Kamis (12/11/09) mereka diamakan Polres Pelalawan dari kawasan lahan gambut Semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti saat melakukan aksi rantai diri di 7 eksavator milik PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP).

“Mereka hanya memiliki visa kunjungan dan hanya untuk satu kali kunjungan, karena itu kegiatan yang mereka lakukan di Pelalawan menyalahi visa,” ujarnya menjawab riauterkini usai mengikuti rapat Muspida Provinsi Riau di Kantor Gubernur Riau, Jumat (13/11/09) petang.

Atas pelanggaran yang dilakukannya, 11 warga negara asing (WNA) tersebut akan segera dideportasi atau diusir dari Indonesia. Kepastian WNA aktivis Greenpeace akan diusir dari Indonesia disampaikan Kapolda Riau Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja yang ikut rapat Muspida. “Sore ini mereka akan kita pindahkan dari Polres Pelalawan ke Polda dan selanjutnya kita serahkan ke Imigrasi untuk segera dideportasi,” ujarnya menjawab riauterkini.

Ketika ditanya kemungkinan mereka akan terkena sanksi porsana nongrata atau dilarang masuk ke Indoensia? Kapolda menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada Imigrasi.***(mad)

rilham2new
November 14th, 2009, 06:13 PM
Wahh seruuu, aktivis lokal ikutan kena :cheers"

Dari RIAUTERKINI
Jum’at, 13 Nopember 2009 17:03
Polisi Tetapkan 21 Aktivis Greenpeace Tersangka

Sebanyak 21 aktivis lokal Greenpeace ditetapkan sebagai tersangka. Karena ancaman hukumanya di bawah 2 tahun, mereka tidak ditahan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kapolda Riau Brigjen Pol Adjie Rustam Ramdja mengungkapkan perubahan status 21 aktivis lokal Greenpeace dari semula sekedar saksi menjadi tersangka. Mereka disangka telah melalkukan perbuatan melanggar hukum, berupa perbuatan tak menyenangkan dan memasuki kawasan milik orang tanpa izin. Meskipun sudah jadi tersangka, mereka tidak ditahan.

“Mereka sudah jadi tersangka, namun belum ditahan dan masih harus menjalani pemeriksaan di Polres Pelalawan,” ujarnya menjawab riauterkini usai mengikuti rapat Muspida Riau di Kantor Gubernur Riau, Jumat (13/11/09) petang.

Penjelasan Kapolda dilengkapi Direskrim Polda Riau Kombes Pol Alex Mandalika. Para aktivis Greenpeace disangka melanggar pasal 335 KUHP tentang perbutan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman paling berat 2 tahun penjara dan pasal 551 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Sementara itu Kapolres Pelalwan AKBP Ari Rahman Nafarin yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan, bahwa selain menetapkan 21 aktivis Greenpeace sebagai tersangka dan mengusulkan deportasi 11 aktivis asing, pihaknya juga akan memeriksa 3 atau 4 aktivis Greenpeace yang tak turut aksi merantai diri di eksavator milik PT. RAPP di kawasan lahan gambut Semenanjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti. “Mereka yang tidak ikut merantai diri dan berada di camp juga akan kita periksa,” tuturnya kepada riauterkini.

Kembali pada Kapolda Riau, dalam kesempatan itu orang nomor satu di kepolisian daerah Riau tersebut mengatakan, tindakan tegas perlu dilakukan terhadap para aktivis Greenpeace agar mereka mematuhi ketentuan yang ada dan tidak mengulangi perbuatannya.***(mad)

rilham2new
November 14th, 2009, 06:14 PM
ALHAMDULILLAH .... akhirnya, Ya Allah !!!!

Dari RIAUTERKINI
Sabtu, 14 Nopember 2009 19:09

11 Aktivis Asing Greenpeace Dideportasi

Pihak berwenang mengambil langkah tegas dengen mendeportasi 11 aktivis asing Greenpeace. Mereka dipastikan lelanggar ketentuan keimigrasian.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 17.45 WIB, Sabtu (14/11/09) 11 aktivis asing Greepeace dari berbagai negara dideportasi melalui Jakarta dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru. Mereka diterbangkan sekaligus menggunakan pesawat Mandala Air. Dari Jakarta mereka dipulangkan ke negara masing-masing.

“Tiket mereka ke negara masing-masing dari Jakarta, karena deportasinya dari Jakarta,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis kepada riauterkini di sela-sela proses evakuasi.

Sebelum dievakuasi, para aktivis Greepeace yang diamankan Polres Pelalawan karena melakukan aksi merantai diri di 7 alat berat milik PT. RAPP di Semenjung Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Kamis (12/11/09) menjelang malam. Sebelum dideportasi mereka sempat diamankan di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru beberapa jam.

Dijelaskan Jumanter, para aktivis asing tersebut dideportasi karena terbukti melanggar ketentuan visa. “Mereka itu hanya mengantongi visa kunjungan, tetapi di sini mereka justru melakukan kegiatan berbeda, karena itu kita deportasi,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan mereka dicekal dan tidak bisa masuk lagi ke Indonesia atau di-persona nongrata-kan, Jumanter memang merekomendasikan. “Kami memang merekomendasikan mereka dicekal agar tak bisa lagi masuk ke Indonesia, tetapi keputusannya ada pada Dirjen Imigrasi,” demikian penjelasannya.

Sementara itu, Pengacara Greenpeace Susila Ningtias kepada riauterkini menyesalkan keputusan deportasi yang diambil imigrasi terhadap 11 aktivis asing Greepeace. “Mereka itu di sini untuk menyelematkan lingkungan hidup Riau yang terancam dihancurkan, kok, malah dideportasi,” keluhnya lewat telephon kepada riauterkini.

Para aktivis asing Greepeace yang dideportase adalah Agnaldo (Brasil), Petteri (Finlandia), Laura (Jerman), Jesus dan Pablo (Spanyol), Roda (Philipina), dan Pong Saponrt, Nopporn, uum, Passatorn, Somruee (Thailand). ***(mad/tam)

rilham2new
November 14th, 2009, 06:24 PM
DUMAI - Riau's 2nd largest urban population

----------------------------

Gambar oleh DEVISRI ..
Dumai Industrial Park (Kawasan Industri Dumai/KID)
PT. SDS Factory'
* Indonesia largest biodiesel producer. Supply BioSOLAR to most Jakarta's Pertamina Gas Station

The factory
http://farm3.static.flickr.com/2550/4091665002_9f03b70234_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:26 PM
DUMAI - Riau's 2nd largest urban population

----------------------------

Gambar oleh DEVISRI ..
Dumai Industrial Park (Kawasan Industri Dumai/KID)
PT. SDS Factory'
* Indonesia largest biodiesel producer. Supply BioSOLAR to most Jakarta's Pertamina Gas Station

Small ???? Okay, look at their front gate .....
http://farm3.static.flickr.com/2470/4091665838_7af43f4930_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:27 PM
DUMAI - Riau's 2nd largest urban population

----------------------------

Gambar oleh DEVISRI ..
Dumai Industrial Park (Kawasan Industri Dumai/KID)
PT. SDS Factory'
* Indonesia largest biodiesel producer. Supply BioSOLAR to most Jakarta's Pertamina Gas Station

Still look small to your eyes ???? OKAY CHECK THE AERIAL VIEW !!!
http://farm3.static.flickr.com/2732/4090899817_ce8a6e778b_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:28 PM
^^ BUKAN KOTA PEKANBARU !!! Dan aku ragu kalau mereka dapat pasokan listrik dari PLN Wilayah Riau Kepri :nuts:

rilham2new
November 14th, 2009, 06:37 PM
Apakah cuman DUMAI yang bisa kayak gitu ???

Kalau gambar di atas udah dibilang besar... ada yang berkali-kali lipat lebih besar :D ... Dan BUKAN MIGAS tentu saja :naughty:

Riau dari tahun ke tahun NON-MIGAS nya makin maju :naughty: ... Jadiii tolong yaaa ... yang cuman bisa bilang Riau kayak gini karena MIGAS saja :D

Dominasi PDB MIGAS Riau tinggal 40%.... Riau tetap salah satu provinsi terkaya di Indonesia. Tahun 1980-an... dominasi MIGAS Riau itu 80% :D ..

-------------------------------------------------

Pangkalan Kerinci - Kabupaten Pelalawan

Gambar GREENPEACE :D
PT. Riau Andalan Pulp Paper
* Perusahaan Kertas dan Bubur Kertas terbesar di Indonesia.
* Salah satu terbesar di Asia Pasifik.

http://farm3.static.flickr.com/2501/4090900567_83f92de6e9_o.jpg

^^ CONFIRM,,, mereka gak pake listrik PLN ... Listrik mereka murni dari pembangkit mereka sendiri yang berkapasitas 583 MW itu :D

Kris18
November 14th, 2009, 06:51 PM
^^

Aku harap masyarakat Riau disana setelah melihat gambar-gambar diatas tidak lagi hanya mengatakan Chevron, tapi juga ada Dumai dan RAPP di Pangkalan Kerinci. Ini juga kebanggaan Riau :)

rilham2new
November 14th, 2009, 06:53 PM
Lagi, sodara2 :naughty:


OKEEEE LANJUTTTT ..

-----

Pangkalan Kerinci - Kabupaten Pelalawan

PT. Riau Andalan Pulp Paper
* Perusahaan Kertas dan Bubur Kertas terbesar di Indonesia.
* Salah satu terbesar di Asia Pasifik.

Road Network inside very large INDUSTRIAL PARK :nuts:
http://farm3.static.flickr.com/2432/4103486744_2b290e6f18_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:54 PM
Pangkalan Kerinci - Kabupaten Pelalawan

Gambar GREENPEACE :D
PT. Riau Andalan Pulp Paper
* Perusahaan Kertas dan Bubur Kertas terbesar di Indonesia.
* Salah satu terbesar di Asia Pasifik.

http://farm3.static.flickr.com/2526/4103486576_227595f243_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 06:58 PM
Pangkalan Kerinci - Kabupaten Pelalawan

Gambar GREENPEACE :D
PT. Riau Andalan Pulp Paper
* Perusahaan Kertas dan Bubur Kertas terbesar di Indonesia.
* Salah satu terbesar di Asia Pasifik.

http://farm3.static.flickr.com/2769/4102726899_b47478d725_o.jpg

rilham2new
November 14th, 2009, 07:02 PM
^^

Aku harap masyarakat Riau disana setelah melihat gambar-gambar diatas tidak lagi hanya mengatakan Chevron, tapi juga ada Dumai dan RAPP di Pangkalan Kerinci. Ini juga kebanggaan Riau :)

Satu lagi :D Kris ..

Jangan lupakan...

PERAWANG - Indah Kiat Pulp Paper ..

Itu salah saatu perusahaan kertas terbesar di Asia Pasifik.

Kalau kapasitas kelistrikan RAPP itu sekitar 583 MW... IKPP itu sekitar 539 MW .. Ya hampir2 sekaliber, cuman agak di bawah (dikit) aja :banana:

rilham2new
November 14th, 2009, 07:25 PM
GAMBAR ??? LAGI ????


OHHH, C'mon :nocrook:

LANJUTTT :D

------------------

Kecamatan Tualang , Perawang - Kabupaten Siak

PT. INDAH KIAT PULP PAPER
Riau's 2nd largest Pulp paper producer (which also means 2nd largest in Indonesia, and also one of the largest in Asia Pacific :D)

By GREENPEACE - The pics STOCKPILE TIMBER and THe Factories at the background
http://farm3.static.flickr.com/2487/4103555670_1bc8809d05_o.jpg

By DJAKARTA POST - INDAH KIAT RIVER PORT
http://farm3.static.flickr.com/2598/4102802129_15baba0cbc_o.jpg

Kris18
November 14th, 2009, 07:27 PM
Benar-benar provinsi industri yaa :okay:

bukan hanya sekadar bicara tentang migas :)

rilham2new
November 16th, 2009, 05:49 PM
^^ Tentu saja .... ngacoo bener kalau ada yang ngomong di Riau cuman bisa bikin MIGAS :D hahaha

Kris18
November 16th, 2009, 07:08 PM
^^
betul, sepertinya kita harus lebih mempromosikannya nih bang, :cheers:

Ubah paradigma soal provinsi minyak, ya khususnya masyarakat Riau sendiri, ada sesuatu hal lain yang lebih dimiliki Riau ,membanggakan daripada migas sendiri, ya tapi tetap juga harus memperjuangkan hak kita di pusat

rilham2new
November 17th, 2009, 04:10 AM
Kita juga punya SAWIT yang kontribusinya besar :cheers: .... Sawit bersama Kertas telah menguasai 60% perekonomian Riau :) ...

nowan
November 17th, 2009, 04:26 AM
Itu salah saatu perusahaan kertas terbesar di Asia Pasifik.


Kayaknya emang bener. Kita bisa cek produknya di bbrp stationery negara2 Asia Pasifik :)


http://farm3.static.flickr.com/2598/4102802129_15baba0cbc_o.jpg

Selain pakai akasia, mrk juga pakai pohon sejenis ekaliptus, spt yg tampak di foto atas (yg tinggi2 itu). Luar biasa cepet tumbuhnya itu pohon ya. Umur 2-3 tahun udah bisa setinggi2 itu :shocked:

rilham2new
November 17th, 2009, 10:24 AM
^^ Ahh, rupa2nya itu pohon eukaliptus, ya :cheers:

Di UR bagian depan rektoratnya juga mempergunakan pohon yang sama kah ???
Coba dicek di gambar di bawah ini :)

http://farm3.static.flickr.com/2592/4088450609_a883ac27ae_o.jpg

-----

fajarmuhasan
November 17th, 2009, 12:29 PM
Adakah pengolahan CPO yg jadi andalan Riau? fotonya donk
CPO trus diolah jadi apa aja apa dilakukan di Riau?

rilham2new
November 17th, 2009, 02:36 PM
Adakah pengolahan CPO yg jadi andalan Riau? fotonya donk
CPO trus diolah jadi apa aja apa dilakukan di Riau?

Yang membanggakan ya BIODIESEL itu :ohno:

Lain dari itu memang total CRUDE CPO. Makanya kalau harga CPO anjlok, ekonomi Riau ikut anjlok kayak, waktu krisis Global. Ekonomi Riau memang agak melambat (walau tetap di atas angka Nasional), ditambah krisis listrik :nuts:

Huhuhuhu :((

Gimana mau mengembangkan industri pengolahan CPO, kondisi kelistrikan aja parah. Industri kan butuh listrik, itu kayak RAPP dan IKPP mereka pake pembangkit sendiri :nuts:, CPI juga pake pembangkit sendiri.

nowan
November 17th, 2009, 11:09 PM
^^ Ahh, rupa2nya itu pohon eukaliptus, ya :cheers:

Di UR bagian depan rektoratnya juga mempergunakan pohon yang sama kah ???
Coba dicek di gambar di bawah ini :)

http://farm3.static.flickr.com/2592/4088450609_a883ac27ae_o.jpg

-----

Iya, saya kira sama, itu 'eucalyptus pellita'. Pernah dengar itu bantuan dari plantation company-nya Sinar Mas Group (Arara Abadi). Bagus juga kalau lahan kosong di UR atau di tempat lainnya ditanami pohon itu. Waktu umur sktr setahun terlihat bagus (tdk terlalu tinggi). Cocok utk menghiasi lahan di sekitar 'venues' PON 2012 nanti :) Minyaknya (eucalyptus oil) mungkin jg bisa diproduksi :-)

Bumi Riau memang ajaib untuk ditanami pohon2 industri. Ada teman dari IPB takjub dg cepatnya pohon jati tumbuh di Riau.

rilham2new
November 18th, 2009, 08:32 AM
Iya, saya kira sama, itu 'eucalyptus pellita'. Pernah dengar itu bantuan dari plantation company-nya Sinar Mas Group (Arara Abadi). Bagus juga kalau lahan kosong di UR atau di tempat lainnya ditanami pohon itu. Waktu umur sktr setahun terlihat bagus (tdk terlalu tinggi). Cocok utk menghiasi lahan di sekitar 'venues' PON 2012 nanti :) Minyaknya (eucalyptus oil) mungkin jg bisa diproduksi :-)

Bumi Riau memang ajaib untuk ditanami pohon2 industri. Ada teman dari IPB takjub dg cepatnya pohon jati tumbuh di Riau.

Yup betul, untuk Pohon2 yang pola penanaman Homogen, Riau memang tergolong cepat. Kelapa Sawit, Karet, dll. Cuman kalau pohon jati bisa tumbuh dengan cepat, saya baru dengar hehehe.

Sekarang saya sedang GOOGLE tentang Eucalyptus pellita, ya betul juga keren untuk landscapping kawasan PON. Tapi, buatnya harus rapat-rapat dan berjejer. Karena kalau cuman satu pohon tunggal jarak berjauhan. Menurut saya, eukaliptus ini kurang begitu menarik :D

nowan
November 18th, 2009, 10:01 PM
^^ haha.. iya, sy juga bingung kok jadi pohon jati :lol: Untuk lansekap kalo pohonnya homogen kok rasanya jadi spt kebun aja ya? tp lumayan untuk membuat suasana sejuk utk sementara. Stlh itu diganti dan divariasikan dg pohon2 lain. Kan bisa menarik satwa liar juga, terutama burung2.. Udah smakin jarang ngeliat burung2 liar di sekitar pekanbaru :(

Balaputradewa
November 19th, 2009, 02:12 PM
Congratz Riau :cheers:

Top 10 Gubernur Terbaik dg Laju Pertumbuhan PDRB Terbesar:


M. Rusli Zainal (Riau)
Sjachroedin ZP (Lampung)
Ahmad Heryawan (Jabar)
Alex Noerdin (Sumsel)
Gamawan Fauzi (Sumbar)
Syahrul Yasin Limpo (Sulsel)
Bibit Waluyo (Jateng)
Soekarwo (Jatim)
Fauzi Bowo (DKI)
Syamsul Arifin (Sumut)


Top 10 Bupati/Walikota dg Layanan Bisnis Terbaik:

Herman Abdullah (Pekanbaru)
Dada Rosada (Bandung)
Bambang Dwi Hartono (Surabaya)
Win Hendarso (Sidoarjo)
Robbach Ma'sum (Gresik)
Ilham Arief Sirajuddin (Makassar)
Eddy Santana Putra (Palembang)
Diani Budiarto (Bogor)
Sujud Pribadi (Kab. Malang)
Wahidin Halim (Tangerang)

-------------

13. Fauzi Bowo (DKI)
14. Rahudman Harahap (Medan)
19. Sukawi Sutarip (Semarang)
20. Ahmad Dahlan (Batam)


Sumber: SWA 17/XXV/2009

sejar
November 19th, 2009, 07:54 PM
Congratz Riau :cheers:

Top 10 Gubernur Terbaik dg Laju Pertumbuhan PDRB Terbesar:


M. Rusli Zainal (Riau)
Sjachroedin ZP (Lampung)
Ahmad Heryawan (Jabar)
Alex Noerdin (Sumsel)
Gamawan Fauzi (Sumbar)
Syahrul Yasin Limpo (Sulsel)
Bibit Waluyo (Jateng)
Soekarwo (Jatim)
Fauzi Bowo (DKI)
Syamsul Arifin (Sumut)


Top 10 Bupati/Walikota dg Layanan Bisnis Terbaik:

Herman Abdullah (Pekanbaru)
Dada Rosada (Bandung)
Bambang Dwi Hartono (Surabaya)
Win Hendarso (Sidoarjo)
Robbach Ma'sum (Gresik)
Ilham Arief Sirajuddin (Makassar)
Eddy Santana Putra (Palembang)
Diani Budiarto (Bogor)
Sujud Pribadi (Kab. Malang)
Wahidin Halim (Tangerang)

-------------

13. Fauzi Bowo (DKI)
14. Rahudman Harahap (Medan)
19. Sukawi Sutarip (Semarang)
20. Ahmad Dahlan (Batam)


Sumber: SWA 17/XXV/2009

congrats riau dan pekanbaru..
btw, Bandung keren juga pelayanan bisnisnya, terbaik di jawa, jakarta aja kalah..:banana:

chow
November 20th, 2009, 05:39 AM
Salut untuk Bapak M. Rusli Zainal dan Hermann Abdullah.....so wajar dunk... Pekanbaru menjadi

#1 Most Recommended Cities to Invest (Source: SWA 2009)

join_zulfian
November 20th, 2009, 12:16 PM
wah selamat ya untuk riau dan pekanbaru, semoga kedepannya bisa lebih top lagi. secara infonya dari mana bro bala?

Kris18
November 22nd, 2009, 01:24 PM
kabar duka :(

BREAKING NEWS
Angkut 200 Penumpang, Kapal Dumai Ekspres 10 Karam
22 Nov 2009 13:59 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebuah kapal penumpang bermerek lambung "Dumai Ekspres 10" yang diperkirakan bertolak dari Batam menuju Dumai, tenggelam. Belum dapat dipastikan di perairan mana, kapal naas tersebut tenggelam.

Hanya saja menurut informasi, kapal yang mengangkut sebanyak 200 orang penumpang itu tenggelam di perairan kawasan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kapal tersebut tenggelam Minggu (21/11) sekitar pukul 10.0 WIB tadi.

Kepala KP3 Dumai AKP Syahrudin ketika dihubungi wartawan hanya bisa memastikan bahwa kapal tersebut tenggelam sekitar pukul 10.30 Wib. "Kapal itu mengangkut 200 orang penumpang, dan saat ini evakuasi penumpang sedang dilakukan," ungkapnya.(ad/dtc)

rilham2new
November 22nd, 2009, 04:49 PM
congrats riau dan pekanbaru..
btw, Bandung keren juga pelayanan bisnisnya, terbaik di jawa, jakarta aja kalah..:banana:

Jakarta lawan sama Pekanbaru untuk mendirikan business memang kyakk bumi dan langit banget ...

Jakarta itu paraahhhhhh abiss sistemnya, kelihatan mudah karena banyak biro calonya, tinggal letakin duit seolah-olah bisnis selesai. Padahal calonya yang kerja dan ngurusin perizinannya.


Agak beda dengan PKU, calonya masih agak kurang. Dan belum menjadi ladang basah kayak di Jakarta.

Untuk urusan pelayanan publik Pekanbaru memang masih lebih teratur. Bahkan kalau niat "berhemat" dan "jalur normal" serta "harga normal" ... semuanya masih bisa diakomodir dengan adanya kantor pelayanan satu atap di belakang kantor Walikota. Cuman antriannya parah di sana .... :ohno: ... Tapi di sana relatif "bersih" ...

rilham2new
November 22nd, 2009, 04:50 PM
kabar duka :(

BREAKING NEWS
Angkut 200 Penumpang, Kapal Dumai Ekspres 10 Karam
22 Nov 2009 13:59 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebuah kapal penumpang bermerek lambung "Dumai Ekspres 10" yang diperkirakan bertolak dari Batam menuju Dumai, tenggelam. Belum dapat dipastikan di perairan mana, kapal naas tersebut tenggelam.

Hanya saja menurut informasi, kapal yang mengangkut sebanyak 200 orang penumpang itu tenggelam di perairan kawasan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kapal tersebut tenggelam Minggu (21/11) sekitar pukul 10.0 WIB tadi.

Kepala KP3 Dumai AKP Syahrudin ketika dihubungi wartawan hanya bisa memastikan bahwa kapal tersebut tenggelam sekitar pukul 10.30 Wib. "Kapal itu mengangkut 200 orang penumpang, dan saat ini evakuasi penumpang sedang dilakukan," ungkapnya.(ad/dtc)

MV Dumai Ekspress ini yang karam udah keberapa kalinya, ya :nuts: ..

novian
November 22nd, 2009, 06:59 PM
^^ cuaca di perairan kepri emang kuenceng abis....td pagi2 aja aku berangkat dr batam menuju tg.pinang suasananya mencekam abiss, ditambah lagi selama 2 hari ini kapal dipenuhi oleh para CPNS2 yg mo ikut tes di seluruh wilayah di kepri, baik batam maupun tanjungpinang......

Kris18
November 23rd, 2009, 04:42 AM
http://riauterkini.com/gambar/22-nop09.jpg


Gubernur Riau M Rusli Zainal dianggap berjasa besar pada kemajuan Negeri Melaka, karena itu dianugerahi gelar Drajah Mulia Seri Melaka.

Riauterkini-PEKANBARU- Sempena menyambut hari ulang tahun (HUT) Tuan Yang Terutama Yang Dipertua Negeri Melaka, Malaysia Tun Datuk Seri Utama Mohammad Khalid bin Yaakob yang ke-71, diserahkan anugerah kepada Gubernur Riau M Rusli Zainal gelar Drajah Mulia Seri Melaka (DMSM). Anugerah tersebut diserahkan pagi ini, Ahad (22/11/09) di Melaka, Malaysia.

Menurut Kabag Penerangan Biro Humas Setdaprov Riau Chairul Rizki yang menyertai keberangkatan Gubri ke Melaka, anugerah gelar DMSM diberikan kepada gubernur karena negeri bagian Melaka menilai, selama ini gubernur memiliki jasa besar untuk perkembangan dan peningkatan hubungan baik antara Indonesia-Malaysia umumnya, dan khususnya antara Riau dan Melaka.

Atas anugerah gelar DMSM dari Negeri Melaka tersebut, lanjut Rizki, gubernur mengucapkan banyak terima kasih dan akan dijadikan ispirasi dalam mengembangkan hubungan yang lebih erat antara Melaka dan Riau. “Gubernur berterima kasih, dan berjanji akan terus memeliharan dan meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan antara Riau dan Melaka,” demikian penjelasannya.riauterkini

rilham2new
November 23rd, 2009, 09:08 AM
^^ cuaca di perairan kepri emang kuenceng abis....td pagi2 aja aku berangkat dr batam menuju tg.pinang suasananya mencekam abiss, ditambah lagi selama 2 hari ini kapal dipenuhi oleh para CPNS2 yg mo ikut tes di seluruh wilayah di kepri, baik batam maupun tanjungpinang......

Iya perairan memang lagi bahaya kudengar, Nanti aku balik lagi ke Malaysia sekitar awal Desember memang akan naik pesawat (lagi) kayaknya ... soalnya ada yang bilang pelayaran Batam - JB lagi seram2nya ....

sejar
November 23rd, 2009, 07:14 PM
Wah, kayaknya jgn naik feri dulu deh, lagi bahaya ni, lagi ga karuan cuaca.. sedih bgt ngeliat berita di tv dari kemarin..

rilham2new
November 24th, 2009, 02:28 PM
^^ Makin sedih karena tragedi kemanusiaan ini kalah populer sama berita BIBIT-CHANDRA.


Padahal kalau dilihat di KOMPAS Cyber. Berita DUMAI EXPRESS Views nya lebih banyak daripada berita BIBIT ... Media kita sedang berusaha menggiring opini (lagi ...).

-------------Dari RIAUTERKINI----

Selasa, 24 Nopember 2009 18:26
95 Persen Anak Marginal di Riau Sudah Sekolah

Kiprah Disdiknas Riau dalam mengangkat anak-anak putus sekolah membuat 10.301 anak-anak putus sekolah kini bisa kembali bersekolah.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang SD dan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan provinsi Riau, Kamsol kepada Riauterkini usai membuka Workshop Sistem Manajemen Pembinaan Anak Putus Sekolah yang ditaja LKP Sospolbud Rabu (24/11/09) menyatakan bahwa hingga saat ini Disdiknas Riau sudah membuat 65 kelompok kerja (sekolah marginal) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Riau.

Katanya, sebanyak 65 kelompok kerja tersebut, jumlah siswa atau anak-anak putus sekolah mencapai 10.301 siswa yang ikut belajar dalam program sekolah marginal tersebut.

"Anak-anak marginal di usia antara 7-12 tahun di Riau sudah dilakukan pendidikan anak-anak marginal. Kini paling tidak sudah 95 persen anak-anak marginal di Riau sudah mengikuti program sekolah marginal di seluruh kabupaten/kota se-Riau. Sisanya sebanyak 4 persen masih belum tersentuh sekolah marginal. 1 persennya adalah anak-anak marginal di kota-kota besar," katanya.

Katanya, untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak marginal tersebut, Diknas tidak bisa bekerja sendiri. Tetapi mendapatkan bantuan dari lembaga swadaya masyarakat, tokoh masyarakat di desa dan lainnya.

Katanya, ada beberapa kelompok kerja (sekolah marginal) yang dalam kinerjanya menjadi besar dan menjadi sekolah baru. Demikian sebaliknya, ada seklah marginal yang justru mati karena tidak memiliki siswa yang bersekolah. "Inilah diperlukan bantuan dari semua pihak untuk keberhasilan pendidikan di Riau bagi anak-anak marginal," terangnya. ***(H-we)r

rilham2new
November 24th, 2009, 02:31 PM
Selasa, 24 Nopember 2009 16:42
Korban Kapal Tenggelam Disambut Tangis di Pelabuhan Dumai

Kedatangan KM Trisula disambut tangisan haru ratusan keluarga korban MV Dumai Express 10 yang tenggelam di periaran Tanjung Balai Karimun.

Riauterkini-PEKANBARU- Sekitar pukul 14.30 WIB KM Trisula merapat di Pelabuhan Pelindo Dumai, Selasa (24/11/090 kedatangan kapal tersebut langsung menyebabkan tangis haru, bahkan histeris pecah. Maklum sudah dua hari ratusan anggota keluarga menanti kedatangan korban MV Dumai Express 10 yang pada Ahad (22/11/09) tenggelam di perairan Sokong Hiu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Beberapa menit sebelumnya MV Dumai Express 5 lebih dahulu merapat dengan membawa 14 jenazah korban MV Dumai Express yang tenggelam dua hari lalu.

Selanjutnya pelantaran dermaga pelabuhan Dumai menjadi ajang penumpahan rasa haru. Para korban selamat disambut pelukan kerabatnya. Tidak sedikit diantara mereka yang menangis histeris, terutama yang mendapati keluarganya pulang tanpa nyawa.

KM Trisula yang berangkat dari Tanjung Balai Karimun sekitar pukul 8.00 WIB mengangkut 111 korban selamat. Dari seluruh korban selamat yang dievakuasi, 17 di antaranya turun di Pelabuhan Bengkalis.

Untuk jenazah, sebagian besar sudah diketahui indentitasnya dan juga sudah ditunggu kedatangannya oleh keluarga. Hanya 4 yang terpaksa dititipkan di kamar jenazah RSUD Dumai, karena belum diketahui sanak-kelaurganya. “Untuk jenazah, kita akan langsung kawal sampai ke rumah duka,” ujar Kabagops Polresta Dumai AKP Imran Amir kepada wartawan di sela-sela kedatangan korban.

Dalam kesempatan itu, juga langsung diserahkan santunan kepada para korban selama dari pihak perusahaan sebesar Rp 2 juta.***(mad)

Kris18
November 24th, 2009, 04:19 PM
^^ Makin sedih karena tragedi kemanusiaan ini kalah populer sama berita BIBIT-CHANDRA.


Padahal kalau dilihat di KOMPAS Cyber. Berita DUMAI EXPRESS Views nya lebih banyak daripada berita BIBIT ... Media kita sedang berusaha menggiring opini (lagi ...).


Itulah ketidak adilannya :ohno:

giliran aja daerah Riau kena musibah , apakah itu banjir, longsor, gelombang besar di Selat Melaka, sedikit beritanya...

NAh coba lihat. krisis listrik Riau dah berbulan-bulan terjadi gak pernah banyak diekspos atau malah gak pernah diberitakan ke media-media pemberitaan nasional, tapi coba giliran aja JAKARTA yang kena! Beberapa hari aja sudah masuk headline, beritanya gencar pula sampai ke presiden. Tadi juga aku dengar di liputan 6 untuk jawa-bali krisis listrik berakhir di bulan Desember, tapi tidak untuk DAERAH, dan lebih menyakitkan masa si peliput ngomong "DAERAH SUDAH BIASA". Idih, kayak daerah dianaktirikan gitu. Capek daah! Mau ada konspirasi supaya para investor gak menuju daerah dan hanya berinvestasi di pusat saja?? itu kali ya tujuannya supaya daerah gak bisa maju lagi.... :ohno:

tapi agak lumayanlah soalnya pemberitaan di media tv menempatkan musibah DUMAI EXPRESS sebagai headline newsnya atau berita pertama disajikan, tadi juga siang aku nonton seputar Indonesia, Liputan 6 dan metro tv juga begitu.

pemberitaan seputaran di Selat Melaka itu sangat layak lho diberitakan, secara itu laut strategis dengan gelombang terbesar. Di Riauinfo dan berita Malaysia itu paling sering aku lihat liputan-liputan mengenai gelombang-gelombang besar di perairan Kepri juga.

rilham2new
November 25th, 2009, 12:06 AM
^^ Ntah karena aku juga yang telat kali, Kris. Aku baru tahu beritanya Minggu Malam. Padahal rame2 beritanya pas Minggu siang :)....

Ya aku cuman agak bosan aja sama berita BIBIT ini capeeee banget.

0------------ Dari DETIKFINANCE ------------------------

Rabu, 25/11/2009 01:55 WIB
Laporan dari Oslo
Gaet Investor, Riau Promosi ke Norwegia
Eddi Santosa - detikFinance


Oslo - Sejumlah pengusaha Norwegia dari Innovation Norway dan Chamber of Commerce (Kadin) menyatakan tertarik untuk menjajagi peluang usaha dan investasi di provinsi yang kaya sumber daya alam tersebut.

Hal itu mengemuka dalam seminar mengenai potensi investasi dan perdagangan Propinsi Riau di Scandic Hotel Asker, Norwegia (23/11/2009).

Menurut penuturan Sekretaris III Pensosbud Febby Fahrani kepada detikfinance, seminar hasil kerjasama KBRI Oslo dengan Pemprov Riau itu dimaksudkan untuk lebih mendorong peningkatan kerjasama Indonesia-Norwegia,

Para pengusaha Norwegia dari berbagai latarbelakang yang diwakili Jon Hanssen (Innovation Norway) dan Astri Sophie Platou (Oslo Chamber of Commerce) menyatakan terutama tertarik dalam sektor energi, infrastruktur, industri kapal pesiar, kertas, karet, serat kelapa, agrobisnis, perikanan dan pariwisata.

Demikian seperti terlihat pada one on one meeting usai seminar, yang dinilai efektif sebagai penjajakan lebih jauh untuk mewujudkan potensi dan peluang menjadi hubungan bisnis konkrit dan saling menguntungkan.

Pihak Innovation Norway dan Oslo Chamber of Commerce berjanji untuk memperluas informasi mengenai potensi besar Riau kepada perusahaan-perusahaan Norwegia yang bernaung di kedua institusi tersebut.

Kedua institusi menilai bahwa seminar ini kesempatan bagi pengusaha Norwegia untuk melihat lebih dekat prospek berinvestasi dan berbisnis serta mencari mitra prospektif untuk melebarkan jaringan usahanya di Indonesia.

Sebelumnya Kuasa Usaha ad Interim KBRI Oslo Mansyur Pangeran menyampaikan bahwa seminar ini selain untuk mempromosikan potensi Indonesia sebagai tujuan investasi dan bisnis aman bagi investor dan pengusaha Norwegia, juga diharapkan dapat menjadi forum bagi pengusaha nasional, baik di pusat maupun daerah, BUMN dan instansi pemerintah untuk merangkul mitra di Norwegia.

Menurut Mansyur, Riau sebagai salah satu dari 33 propinsi Indonesia mempunyai potensi alam sangat menjanjikan. "Dan forum ini merupakan wahana tepat untuk menarik investor dan pelaku bisnis Norwegia untuk bergiat di Propinsi Riau," tandas Mansyur.

Sementara itu Bernardus Rahardja Djonoputro memaparkan mengenai potensi sumber daya alam yang dimiliki Pemprov Riau serta komitmen untuk terus mendorong investasi di wilayahnya.

Seminar yang merupakan forum investasi Riau di Norwegia ini dibuka oleh KUAI Oslo dan Kepala Badan Promosi dan Investasi Daerah Propinsi Riau Feizal Qamar Qarim mewakili gubernur.

(es/es)

Kris18
November 25th, 2009, 04:51 AM
^^

Riau kalau promosi potensi dan investasi gak tanggung-tanggung, memang sampai Eropa masih ingat waktu pak gubri promosi ke Eropa dan Amerika beberapa tahun lalu. Riau jadi tim pertama yang presentasi kedepan :cheers:.

Sekarang saja promosi wisata Riau sampai ke Cina dan Eropa juga :cheers:

rilham2new
November 26th, 2009, 02:28 PM
^^ Tapi investasi yang balik masuk ke Riau masih kurang beragam, kris ...

Pasti gak jauh2 dari pengembangan Kelapa Sawit sama eksplorasi SDA kayak Batu bara gitu :nuts: .... angka FDI (Foreign DIrect Investment) di Riau juga termasuk membanggakan di level nasional :yes: ... Untuk Sumatra, Riau masih peringkat teratas bersama Kepri. Cuman kalau di Kepri, investasinya lebih ke arah industri ... kalau di Riau lebih ke perkebunan dan pertambangan :)

Kris18
November 26th, 2009, 05:45 PM
lagi.....

www.riauinfo.com

Aksi Greenpeace di Pelabuhan IKPP
26 Nov 2009 10:56 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Beberapa aktivis Greenpeace melakukan aksinya dengan bergelantung di rantai crane Pelabuhan IKPP di Perawang. Aksi ini dilakukan untuk menghimbau perusahaan menghentikan penggunaan kayu dari lahan gambut.


Greenpeace mengakhiri aksi damai 26 jam di Riau.
26 Nov 2009 17:00 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) – Greenpeace hari ini mengakhiri aksi damai 26 jam yang dramatis di fasilitas bongkar-muat perusahaan pulp dan kertas Asia Pulp and Paper, yang dimiliki Sinar Mas. Greenpeace menjuluki perusahaan ini sebagai aktor utama penghancur hutan dan iklim di Indonesia.

Aksi damai yang dilakukan oleh aktivis dari sebelas negara berbeda, termasuk Indonesia dan Amerika Serikat, telah berhasil menarik fokus dunia internasional pada peran penting yang dapat dimainkan oleh Presiden SBY dan Kepala Negara lainnya untuk mengakhiri penghancuran hutan tropis untuk mencegah kekacauan iklim.

Berkomitmen untuk menyampaikan secara langsung pesan mereka kepada Presiden SBY dan para pemimpin dunia lainnya, Greenpeace menyatakan bahwa ribuan orang di seluruh dunia telah mengirimkan petisi dan surat kepada pemimpin negara RI, mendesak beliau melakukan tindakan segera untuk menghentikan penghancuran hutan dan lahan gambut di Indonesia, yang merupakan kontributor terbesar emisi Indonesia.

“Sepuluh hari menjelang konferensi iklim yang sangat penting di Kopenhagen, Presiden SBY memiliki kesempatan yang unik untuk mengukir sejarah dan mengumumkan penghentian deforestasi, sekaligus menunjukkan suatu kepemimpinan yang sejauh ini gagal ditunjukkan oleh pemenang Penghargaan Nobel seperti Presiden Obama,” demikian dikatakan Von Hernandez, Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara.

“Aksi damai kami di Sumatera dalam lima minggu terakhir menunjukkan kepada para pemimpin dunia bahwa perlindungan hutan merupakan bagian penting dari solusi jika masyarakat dunia ingin mencegah terjadinya kekacauan iklim. Bumi kita tidak dapat lagi menenggang hilangnya hutan lebih banyak lagi sebagaimana pemimpin dunia tidak dapat lagi menenggang hilangnya waktu lebih banyak lagi untuk menghasilkan perjanjianiklim yang adil, ambisius dan mengikat secara hukum di Kopenhagen bulan Desember ini, yang memasukkan komitmen untuk membentuk pendanaan global untuk mengakhiri deforestasi di negara seperti Indonesia. Kami akan terus mendesakkan tuntutan kami ini sampai para pemimpin dunia tersadar dari penyangkalan atas kenyataan yang tak terbantahkan dari permasalahan ini,” demikian tambahnya.

Pada 12 November Greenpeace melakukan aksi damai terhadap APRIL, pesaing APP, menunjukkan penghancuran terus menerus yang mereka lakukan di lahan gambut yang sangat rentan di Semenanjung Kampar di Pulau Sumatera. Minggu lalu, Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan, memerintahkan APRIL

menghentikan penghancuran hutan di kawasan konsesi seluas kurang lebih 56.000 hektar sambil dilakukannya kajian terhadap perijinan perusahaan.

Menyusul aksi damai hari ini, delapanbelas aktivis Greenpeace dari Indonesia dan belahan dunia lainnya saat ini menjalani pemeriksaan polisi. Duabelas aktivis memblok derek di dermaga bongkar-muat

perusahaan kemarin untuk memghentikan ekspor pulpnya, dan membentangkan spanduk bertuliskan: ”Penghancuran Hutan: Anda dapat Menghentikan ini”. Empat orang aktivis tetap bertahan di salah satu derek selama 26 jam, sampai mereka dihentikan oleh polisi. Aktivis tersebut berasal dari Indonesia, AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, India, Swiss, Belgia, Jerman, Filipina, dan Belanda.

Aksi Greenpeace ini dilakukan di tengah hangatnya upaya terus menerus oleh Presiden AS Obama dan pemimpin dunia lainnya untuk mengecilkan harapan di konferensi iklim Kopenhagen, dengan terlalu dini menyatakan bahwa dunia sebaiknya hanya berharap hasil berupa pernyataan politik saja, dan bahwa keputusan penting untuk menghasilkan perjanjian yang mengikat secara hukum ditunda kemudian.

Pemerintahan Obama kemarin juga mengumumkan bahwa Obama akan datang di pertemuan iklim di Kopenhagen pada tanggal 9 Desember, lebih dari satu minggu sebelum para pemimpin dunia lainnya hadir untuk menunjukkan komitmennya membentuk perjanjian iklim yang ambisius dan menyeluruh.

“Sekali lagi, kami harus mengatakan kepada Presiden Obama, ‘Kota yang benar, tanggal yang salah.’ Greenpeace mendesak Presiden Obama untuk hadir pada 18 Desember, menunjukkan komitmen AS terhadap kebijakan yang diperlukan dunia, sehingga dia pantas menerima Penghargaan Nobel Perdamaian. Sejauh ini Presiden Obama tidak memberikan apapun kepada dunia dalam hal ini selain retorika. Kami mendesak Obama mengambil kesempatan untuk memimpin sejawatnya menuju suatu terobosan penting di Kopenhagen, dimulai dengan satu komitmen untuk menyediakan pendanaan

internasional untuk adaptasi, mitigasi, dan perlindungan hutan – semua komponen penting untuk bisa mendapatkan kesepakatan dengan negara berkembang,” kata Stephanie Hillman, seorang aktivis asal AS yang ditahan untuk diperiksa di Riau.

Indonesia merupakan penyumbang ketiga terbesar gas rumah kaca setelah Amerika Serikat dan Cina, yang berasal dari penghancuran terus menerus hutan alam dan lahan gambutnya(5). Dalam lingkup global, satu juta hektar hutan dihancurkan setiap bulannya(6) – setara dengan satu lapangan bola setiap dua detik. Satu dana yang memadai mendesak disediakan untuk menghentikan penghancuran hutan tropis di Indonesia dan di belahan dunia lainnya. Hal ini harus menjadi bagian utama dari perjanjian iklim.(ad)

Kris18
November 26th, 2009, 06:12 PM
Hutan Bukit Suligi, Kabupaten Rokan Hulu

http://photos-a.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v3356/133/0/518544974/n518544974_506943_4181330.jpg


Di Riau itu banyak lho kawasan-kawasan wisata tersembunyi yang belum begitu diekspos, di Rohul dan Kuantan itu banyak didalam hutan-hutannya ada air terjun-air terjun bahkan yang gak dipromosikan sama pemda pun ada, yang ada ya tempat bercengkramanya muda-mudi kampung sana :D

Kris18
November 26th, 2009, 06:17 PM
Pantai Teluk Makmur kota Dumai

Kota Dumai cocok tuh buat pengembangan pariwisata baharinya termasuk pesisir laut :okay:

http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs055.snc3/14254_110620614974_518544974_732619_1334381_n.jpg

Kris18
November 26th, 2009, 06:24 PM
Pantai Pasir Panjang Pulau Rupat, Kab. Bengkalis :okay:


http://photos-d.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v3808/133/0/518544974/n518544974_514181_5741789.jpg

Kris18
November 26th, 2009, 06:43 PM
Taman beringin kota Rengat, kab. Indragiri Hulu


http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14254_110620634974_518544974_732622_6618859_n.jpg

sampai sekarang aku kurang faham dengan tugu diatas, menyerupai obor olimpiade :lol:.

Jadi kepingin ke Rengat lagi neh..... :cheers:

Kris18
November 26th, 2009, 06:51 PM
Pacu Jalur Nasional 2009 di Teluk Kuantan, kab. Kuantan Singingi

oleh : NICKY RAHARDIAN, Bujang Riau 2009


Upacara junjung Jambar

http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs004.snc3/11133_1158250965796_1513420699_30460307_4709018_n.jpg



Dengan bunga bale, bener deh, baju-baju kurung ibu-ibu ini sangat mirip dengan baju-baju kurung ibu-ibu di Malaysia :)

http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1158251005797_1513420699_30460308_6231549_n.jpg



http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1159479916519_1513420699_30462578_3643787_n.jpg



http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1159497476958_1513420699_30462614_7485261_n.jpg

Kris18
November 26th, 2009, 06:57 PM
Lanjuut :cheers:

Jalur-jalur bukan hanya dari kabupaten Kuantan Singingi saja, seluruh Riau dan Indonesia malah undangannya,, bahkan Malaysia dan Brunei Darussalam juga ikut berpartisipasi .... Hoyak! :D

oleh : NICKY RAHARDIAN


http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs004.snc3/11133_1158250885794_1513420699_30460305_3600820_n.jpg



http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1159497516959_1513420699_30462615_826404_n.jpg


http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1159497556960_1513420699_30462616_2094901_n.jpg


http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs024.snc3/11133_1159505437157_1513420699_30462623_8271725_n.jpg


http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs004.snc3/11133_1159505517159_1513420699_30462625_3900552_n.jpg


Tak jarang, para peserta jalur ditengah pertandingan banyak yang pingsan lho saking kelelahannya, ya gimana gak lelah , jalur itu sudahlah panjang, besar, dan bayangkan saja seberapa tenaga manusia harus mendayung yang setara dengan beratnya

sejar
November 26th, 2009, 07:53 PM
Nice kris..:okay:

Kris18
November 27th, 2009, 10:43 AM
Pusat Pemerintahan Kabupaten Kampar - Kota Bangkinang - Kampar, Riau


1. Jalan akses menuju kesana, melalui bukit, kalau naik perbukitannya serasa jalan-jalan masuk ke Sumbar :okay:. Ini jalannya sedang dibangun menjadi 4 lajur. Foto ini aku ambil jauh sebelum lebaran kemarin, berarti asumsi aku nih jalan mungkin sudah siap, kurang lebih seperti di Pangkalan Kerinci lah.


http://farm3.static.flickr.com/2588/4138058218_1a0a4038e3.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2651/4137294273_ba286081e7.jpg

Nih pemandangan dari atas, benar-benar diatas bukit :D

http://farm3.static.flickr.com/2590/4138073632_ed26615d70.jpg


2. Gerbang Masuk

http://farm3.static.flickr.com/2689/4137309671_288a6e7e30.jpg


Rusa, fauna khas, sekaligus icon Kabupaten Kampar

http://farm3.static.flickr.com/2762/4137309567_60460a94b4.jpg


3. Gedung-gedung perkantoran dari depan

http://farm3.static.flickr.com/2602/4138058462_fd6ed1c493.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2645/4138058728_a0930a9e5f.jpg


Kantor Bupati Kampar
http://farm3.static.flickr.com/2720/4137295083_f33befe086.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2797/4137294803_6bb380aaca.jpg


4. Kantor DPRD Kabupaten Kampar

http://farm3.static.flickr.com/2520/4138059352_a061543f6f.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2749/4137294977_70f1b5133c.jpg

chow
November 27th, 2009, 01:08 PM
untuk perkembangan gedung pemerintahan kabupaten di riau ini bagus2 diletakkan di satu kompleks.... tapi kalo gedung pemerintahan kota pekanbaru sendiri agak tercampur dengan gedung pemerintahan yang pemprov...:D

btw, gedung dprd kampar keren ya...

Kris18
November 27th, 2009, 04:40 PM
^^
Yup, umumnya daerah kabupaten-kabupaten di Riau ini yang paling gencar membangun kembali gedung-gedung pemerintahan dan dipusatkan disatu titik. Ya ini seiring dengan dampak dari otonomi daerah sendiri, yaitu pemekaran daerah mengahruskan pemerintah daerah kabupaten harus memiliki suatu kompleksitas pelayanan secara terstruktur. Ya, karena wilayah kabupaten itu lebih luas.
Dan itu semuanya bangunan baru.

Kalau untuk kota Pekanbaru sendiri, jujur, sebagian besar bangunan megah di Pekanbaru itu bangunan pemprov semua, kalau salah satu contoh bangunan pemko yang megah itu seperti terminal bandaraya payung sekaki.
Dan bangunan pemerintahan pemko Pekanbaru itu rata-rata juga bangunan lama sejak orba lalu, kecuali mungkin sekarang juga udah berangsur-angsur diperbaharui seperti kantor departemen agama.


seperti diskusi kita sebelumnya, pemko sebenarnya udah mau ancang-ancang pindah ke area bandaraya payung sekaki itu, tapi nampaknya realisasinya gak jadi. Dan kantor-kantor pemerintahan Pekanbaru tetap yang tersebar di kota.

nowan
November 28th, 2009, 01:59 AM
Taman beringin kota Rengat, kab. Indragiri Hulu


http://photos-b.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs075.snc3/14254_110620634974_518544974_732622_6618859_n.jpg

sampai sekarang aku kurang faham dengan tugu diatas, menyerupai obor olimpiade :lol:.


Kelihatannya spt menara air.. warnanya itu lho :)

chow
November 28th, 2009, 10:40 AM
bagusnya memang dipindahkan kantor pemerintahan pekanbaru, dibikin yang bagus, masa kalah ama kabupaten ...:D
kalo yang di sudirman biar aja jadi pemerintahan pemprov riau biar gak nyampur gitu...:D

rilham2new
November 28th, 2009, 01:03 PM
Pemerintah Kota PKU itu kalau gak salah rencana jangka panjangnya bakal dipindahin ke Bandaraya Payung Sekaki :D ... Makanya di sana dinamkan Kecamatan Payung Sekaki ... soalnya Pekanbaru kan asal-usul nya Dusun Payung Sekaki.

Cuman berhubung PKU udah terlanjur jadi kota Besar .... Duit utk relokasi jadi sangat mahal, karena pastinya kantor administrasi yang dibutuhkan gak bisa kecil-kecil donk ukurannya ... Secara, di Riau saja ... Pekanbaru adalah Kota/Kabupaten Terbesar dari bilangan penduduk.

rilham2new
November 28th, 2009, 01:07 PM
Aku punya harapan besar, ya memang sebaik nya ... Pusat Kota PKU dipindahkan saja, yang provinsi biarlah pada tempatnya.

Kalau untuk pembangunan kota kabupaten yang paling berhasil dan paling HIGH QUALITY pembangunannya memang sejauh ini masih dipegang sama Siak Sri Indrapura.... Aku lihat dengan mata kepala aku sendiri, bagaimana Siak Sri Indrapura itu di tahun 2003. CUman ada 1 jalan semen di sekitar Istana, China Town, dan perumahan2 kecil + sekolah. Kini berubah jadi Kota + Waterfront + Jembatan + Hutan Kota + Taman Kota + Yang paling gila yaa , jelas AVENUE jalan Arteri kotanya .. MAJESTIC berasa kayak buatan Developer2 SWASTA di Kawasan JABODETABEK (aku gak main2, I'M SERIOUS).

Itu semua terjadi cuman dalam Kurun 2003 - 2008 ... Kurasa untuk pembangunan kota hasil pemekaran pun, Siak Sri Indrapura itu malah salah satu yang luar biasa berhasil di Indonesia (kalau tidak bisa dibilang Paling Berhasil).

rilham2new
November 28th, 2009, 10:41 PM
lagi.....

www.riauinfo.com

Aksi Greenpeace di Pelabuhan IKPP
26 Nov 2009 10:56 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Beberapa aktivis Greenpeace melakukan aksinya dengan bergelantung di rantai crane Pelabuhan IKPP di Perawang. Aksi ini dilakukan untuk menghimbau perusahaan menghentikan penggunaan kayu dari lahan gambut.


Greenpeace mengakhiri aksi damai 26 jam di Riau.
26 Nov 2009 17:00 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) – Greenpeace hari ini mengakhiri aksi damai 26 jam yang dramatis di fasilitas bongkar-muat perusahaan pulp dan kertas Asia Pulp and Paper, yang dimiliki Sinar Mas. Greenpeace menjuluki perusahaan ini sebagai aktor utama penghancur hutan dan iklim di Indonesia.

Aksi damai yang dilakukan oleh aktivis dari sebelas negara berbeda, termasuk Indonesia dan Amerika Serikat, telah berhasil menarik fokus dunia internasional pada peran penting yang dapat dimainkan oleh Presiden SBY dan Kepala Negara lainnya untuk mengakhiri penghancuran hutan tropis untuk mencegah kekacauan iklim.

Berkomitmen untuk menyampaikan secara langsung pesan mereka kepada Presiden SBY dan para pemimpin dunia lainnya, Greenpeace menyatakan bahwa ribuan orang di seluruh dunia telah mengirimkan petisi dan surat kepada pemimpin negara RI, mendesak beliau melakukan tindakan segera untuk menghentikan penghancuran hutan dan lahan gambut di Indonesia, yang merupakan kontributor terbesar emisi Indonesia.

“Sepuluh hari menjelang konferensi iklim yang sangat penting di Kopenhagen, Presiden SBY memiliki kesempatan yang unik untuk mengukir sejarah dan mengumumkan penghentian deforestasi, sekaligus menunjukkan suatu kepemimpinan yang sejauh ini gagal ditunjukkan oleh pemenang Penghargaan Nobel seperti Presiden Obama,” demikian dikatakan Von Hernandez, Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara.

“Aksi damai kami di Sumatera dalam lima minggu terakhir menunjukkan kepada para pemimpin dunia bahwa perlindungan hutan merupakan bagian penting dari solusi jika masyarakat dunia ingin mencegah terjadinya kekacauan iklim. Bumi kita tidak dapat lagi menenggang hilangnya hutan lebih banyak lagi sebagaimana pemimpin dunia tidak dapat lagi menenggang hilangnya waktu lebih banyak lagi untuk menghasilkan perjanjianiklim yang adil, ambisius dan mengikat secara hukum di Kopenhagen bulan Desember ini, yang memasukkan komitmen untuk membentuk pendanaan global untuk mengakhiri deforestasi di negara seperti Indonesia. Kami akan terus mendesakkan tuntutan kami ini sampai para pemimpin dunia tersadar dari penyangkalan atas kenyataan yang tak terbantahkan dari permasalahan ini,” demikian tambahnya.

Pada 12 November Greenpeace melakukan aksi damai terhadap APRIL, pesaing APP, menunjukkan penghancuran terus menerus yang mereka lakukan di lahan gambut yang sangat rentan di Semenanjung Kampar di Pulau Sumatera. Minggu lalu, Menteri Kehutanan RI, Zulkifli Hasan, memerintahkan APRIL

menghentikan penghancuran hutan di kawasan konsesi seluas kurang lebih 56.000 hektar sambil dilakukannya kajian terhadap perijinan perusahaan.

Menyusul aksi damai hari ini, delapanbelas aktivis Greenpeace dari Indonesia dan belahan dunia lainnya saat ini menjalani pemeriksaan polisi. Duabelas aktivis memblok derek di dermaga bongkar-muat

perusahaan kemarin untuk memghentikan ekspor pulpnya, dan membentangkan spanduk bertuliskan: ”Penghancuran Hutan: Anda dapat Menghentikan ini”. Empat orang aktivis tetap bertahan di salah satu derek selama 26 jam, sampai mereka dihentikan oleh polisi. Aktivis tersebut berasal dari Indonesia, AS, Kanada, Australia, Selandia Baru, India, Swiss, Belgia, Jerman, Filipina, dan Belanda.

Aksi Greenpeace ini dilakukan di tengah hangatnya upaya terus menerus oleh Presiden AS Obama dan pemimpin dunia lainnya untuk mengecilkan harapan di konferensi iklim Kopenhagen, dengan terlalu dini menyatakan bahwa dunia sebaiknya hanya berharap hasil berupa pernyataan politik saja, dan bahwa keputusan penting untuk menghasilkan perjanjian yang mengikat secara hukum ditunda kemudian.

Pemerintahan Obama kemarin juga mengumumkan bahwa Obama akan datang di pertemuan iklim di Kopenhagen pada tanggal 9 Desember, lebih dari satu minggu sebelum para pemimpin dunia lainnya hadir untuk menunjukkan komitmennya membentuk perjanjian iklim yang ambisius dan menyeluruh.

“Sekali lagi, kami harus mengatakan kepada Presiden Obama, ‘Kota yang benar, tanggal yang salah.’ Greenpeace mendesak Presiden Obama untuk hadir pada 18 Desember, menunjukkan komitmen AS terhadap kebijakan yang diperlukan dunia, sehingga dia pantas menerima Penghargaan Nobel Perdamaian. Sejauh ini Presiden Obama tidak memberikan apapun kepada dunia dalam hal ini selain retorika. Kami mendesak Obama mengambil kesempatan untuk memimpin sejawatnya menuju suatu terobosan penting di Kopenhagen, dimulai dengan satu komitmen untuk menyediakan pendanaan

internasional untuk adaptasi, mitigasi, dan perlindungan hutan – semua komponen penting untuk bisa mendapatkan kesepakatan dengan negara berkembang,” kata Stephanie Hillman, seorang aktivis asal AS yang ditahan untuk diperiksa di Riau.

Indonesia merupakan penyumbang ketiga terbesar gas rumah kaca setelah Amerika Serikat dan Cina, yang berasal dari penghancuran terus menerus hutan alam dan lahan gambutnya(5). Dalam lingkup global, satu juta hektar hutan dihancurkan setiap bulannya(6) – setara dengan satu lapangan bola setiap dua detik. Satu dana yang memadai mendesak disediakan untuk menghentikan penghancuran hutan tropis di Indonesia dan di belahan dunia lainnya. Hal ini harus menjadi bagian utama dari perjanjian iklim.(ad)

Pada kena tangkap Polisi tuh, mereka :tongue2:
]
Btw, ini UPDATE dari lokasi... gambar diambil oleh pihak GREENPEACE nya sendiri ...

1
http://farm3.static.flickr.com/2635/4133035857_35df110401_o.jpg

2
http://farm3.static.flickr.com/2765/4133035693_8c1ee1a0f1_o.jpg

3
http://farm3.static.flickr.com/2741/4133035983_a7e09610ff_o.jpg

4
http://farm3.static.flickr.com/2775/4133795602_1ee2aa9f5f_o.jpg

5
http://farm3.static.flickr.com/2691/4133035731_856ca44e8f_o.jpg

rilham2new
November 28th, 2009, 11:09 PM
Ada yang memastikan ??? Apakah ini Kota Pangkalan Kerinci dilihat dari udara ??? :)

http://farm3.static.flickr.com/2603/4141879832_e2e54f0f26_o.jpg

Gambar dari PANORAMIO.

Kris18
November 29th, 2009, 05:20 AM
^^
Ya sepertinya memang kota Pangkalan Kerinci, Pelalawan, tuh bang :).

Itu kelihatan kompleks perkantoran pemdanya, aku udah pernah masuk kompleks pemdanya, jalan raya lintas timurnya, bahkan sampai masuk kedalam lagi ke jalan-jalan perumahan warga disekitaran kompleks pemda. Dan memang kalau kita bisa mendapatkan sisi-sisi lain kota Pangkalan Kerinci kalau ditelusuri lebih dalam :D

_____

Btw, itu greenpeace nekad amat yaa....sampai bergelantungan disitu :ohno:

Tapi akhirnya para aktivis asing itu dideportasi, media di Indonesia dan di Pekanbaru juga paling menyoroti pembelaan terhadap greenpeace ini. Jadi bingung neh, disatu sisi misi mereka buat penyelamatan daerah lahan gambut dan Kuala Kampar itu, tapi disisi lain mereka juga menentang keberadaan PT Riau Pulp and Paper itu.
Gimana menurut bang Ham dan teman2 neh..? :)

Kris18
November 29th, 2009, 05:32 AM
SBY Beri Penghargaan Ketahanan Pangan ke 6 Gubernur

Jakarta - 6 Gubernur mendapat penghargaan ketahanan pangan 2007 dari Presiden SBY. Mereka dinilai telah memberikan prestasi dan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan nasional. Upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2007). 6 Gubernur tersebut yakni Gubernur Jatim Imam Utomo, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, Gubernur Sulsel Amin Syam, Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin, dan Gubernur Riau Rusli Zainal. SBY juga memberikan penghargaan serupa kepada 11 bupati, 1 walikota, 108 kelompok tani serta 30 aparat fungsional. Bupati yang menerima penghargaan antara lain Bupati Ogan Komering Ilir Sumsel Ishak Mekki, Bupati Lampung Tengah Andi Achmad Sampurna Jaya, dan Bupati Enrekang Sulsel La Tinro Latunrung. Sedangkan 108 kelompok tani yang menerima penghargaan tersebut antara lain Pendeta Saul Elopere dari Jayawijaya, Papua dan Jon Bataragoa dari Mamasa, Sulawesi Barat. detik.com

rilham2new
November 29th, 2009, 10:19 AM
_____

Btw, itu greenpeace nekad amat yaa....sampai bergelantungan disitu :ohno:

Tapi akhirnya para aktivis asing itu dideportasi, media di Indonesia dan di Pekanbaru juga paling menyoroti pembelaan terhadap greenpeace ini. Jadi bingung neh, disatu sisi misi mereka buat penyelamatan daerah lahan gambut dan Kuala Kampar itu, tapi disisi lain mereka juga menentang keberadaan PT Riau Pulp and Paper itu.
Gimana menurut bang Ham dan teman2 neh..? :)

Media Riau sedang tidak coba untuk memihak. Cuman mencoba memaparkan dua sisi saja. GreenPeace kalau berani, coba jangan sama perusahaan besar.

Coba kalau rakyat kecil dan kepolisian yang melakukan ILLEGAL LOGGING di daerah2 Riau Selatan (Pelalawan ke bawah), di sana lebih serius. Karena hutannya masih hijau (banget), tapi pengrusakannya cepat.... Dan di-backup gak cuman di level penegakan hukum di daerah saja, tapi juga di level nasional bahkan orang2 dalam Departemen Kehutanan di Jakarta. Makanya dari dulu sampe sekarang gak pernah dianggap serius.

Coba GREENPEACE pasang badan depan polisi2 dan TNI2 itu, kira2 mereka berani gak, ya :| ... Jujur ya, ketimbang menyalahkan RAPP dan IKPP yang punya sumbangan pada perekonomian Riau. Kenapa gak coba investigasi sendiri ILLEGAL LOGGING yang sama sekali gak mengembalikan keuntungan ke perekonomian makro Riau.

fajarmuhasan
November 30th, 2009, 06:46 AM
Saya menyoroti greenpeace bisa nekat begitu, dapat duit darimana dan berapa besar dibayar ya (bohong aja kalo gak dibayar).
Satu sisi utk menyelamatkan hutan dan disisi lain kenapa RAPP yg diprotes, secara RAPP adalah legal company.
Kalaulah harus melakukan protes, greenpeace bisa melakukan ke pemberi ijin RAPP karena RAPP beroperasi kan udah mengantongi ijin.
Greenpeace emang bagus sbg LSM pengontrol tapi sebaiknya gak salah alamat dalam berdemo

Kris18
November 30th, 2009, 03:55 PM
^^
Setuju :)

aboy_wew
November 30th, 2009, 05:55 PM
Ada yang memastikan ??? Apakah ini Kota Pangkalan Kerinci dilihat dari udara ??? :)

http://farm3.static.flickr.com/2603/4141879832_e2e54f0f26_o.jpg

Gambar dari PANORAMIO.

yup..tuh ad masjid megah yg d bgun,,aq kmren lewat situ pas balik dri pknbaru ke palembang..hoho

aboy_wew
November 30th, 2009, 05:57 PM
sebenarnya aq jga mau share nih..jalan pintas yg cept y lewat perkantoran pemkab pelalawan itu..bisa motong stgah jam lebih..bahkan bisa lgsung keluar dri kota pelalawan,,jalan mulus..pmbangunan lgi blgsung,,hoho..

pkbu-plmbang lebaran kmren tembus ny 12 jam,,hoho

Kris18
November 30th, 2009, 06:43 PM
Diposting yaa :D

Iya, ku juga lebaran kemarin ke Palembang :) lewat perkantoran itu pulangnya lewat jalan dalam kota tapi masuk jalan perumahan tembus lagi ke jalan perkantoran pemerintahan.

Jalan Riau ke Jambi udah mulus :okay: meski ada juga pecah2 dikit di sekitar wilayah InHil :p

rilham2new
November 30th, 2009, 11:46 PM
^^ Pecah2 itu karena suhu di Riau ekstrem tukar2 nya, ditambah trafik truk besar di Riau memang tinggi belum lagi struktur tanah Riau yang gambut ,,,,

rilham2new
December 2nd, 2009, 05:47 PM
Candi Muara Takus - Kabupaten Kampar
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 23 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2692/4153146142_00cd9da464_o.jpg

rilham2new
December 2nd, 2009, 05:50 PM
sebenarnya aq jga mau share nih..jalan pintas yg cept y lewat perkantoran pemkab pelalawan itu..bisa motong stgah jam lebih..bahkan bisa lgsung keluar dri kota pelalawan,,jalan mulus..pmbangunan lgi blgsung,,hoho..

pkbu-plmbang lebaran kmren tembus ny 12 jam,,hoho

12 jam itu keajaiban banget.... soalnya, seingat aku waktu tahun 2001 aku lewat jalur PKU-Palembang. Itu dengan jalan mulus total dari PKU ke Palembang , semuanya makan waktu sekitar 13-14 jam. Berangkat jam 4 pagi dari Palembang, nyampe PKU (pusat Kota) jam 6 sore.

Kata orang itu juga karena kebetulan salah seorang yang ikut SHIFT bawa mobil waktu itu, ngerti jalanan dalam Kota Jambi, jadi kita gak perlu mutar lewat luar kota :D hehehe.

rilham2new
December 2nd, 2009, 05:57 PM
Pembangunan Turap Sungai di sekitar Jalan Jendral Sudirman - Rengat - Kabupaten Indragiri Hulu
* Dari RIAUPOS edisi cetak 25 November 2009
http://farm3.static.flickr.com/2706/4152383499_1cf106afed_o.jpg

rilham2new
December 2nd, 2009, 06:03 PM
Kapal2 menunggu antrian merapat di Pelabuhan Dumai - KOTA DUMAI
*Riau's 2nd largest city ;)
* Dari RIAUPOS edisi cetak 14 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2576/4113561955_81329b348c_o.jpg

rilham2new
December 2nd, 2009, 06:05 PM
Kilang Minyak PT. Pertamina kawasan PUTRI TUJUH - Kota Dumai
^^ Bener gak, sih :D aku cman nebak2 aja :D
* Dari RIAUPOS Edisi cetak 11 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2679/4114330784_b78cb9613b_o.jpg

rilham2new
December 2nd, 2009, 06:08 PM
Jalan Tuanku Tambusai Nightshot - Pasirpengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
* Dari RIAUPOS Edisi Cetak 11 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2766/4114330992_dc03c1ab4e_o.jpg

rilham2new
December 2nd, 2009, 06:10 PM
Bukan ibukota kabupaten ...

Kawasan Batu Enam - Kecamatan Bangko - Kabupaten Rokan Hilir
Dari RIAUPOS 11 November 2009

http://farm3.static.flickr.com/2575/4113562195_ca07f960d3_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:38 AM
Pelebaran Jembatan Batang Lubuh - Pasirpengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
Dari RIAUPOS edisi cetak 9 November 2009
http://farm3.static.flickr.com/2704/4091666114_03624428e6_o.jpg

Update

Pelebaran Jembatan Batang Lubuh - Pasirpengaraian - Kabupaten Rokan Hulu
Dari RIAUPOS edisi cetak 07 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2486/4172064016_e26be9fa5e_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:42 AM
Salah Satu Jalan Raya di dalam Kota Dumai -- lalu lintas dipenuhi truk2 CPO
Dari RIAUPOS edisi cetak 8 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2597/4171305793_4ef8c0781c_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:44 AM
Situasi di Pelabuhan Ferry Internasional Kota Dumai
Dari RIAUPOS edisi cetak 5 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2740/4173399872_a541e12145_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:47 AM
Progress Pembangunan Jalan Lingkar Kota - BANGKINANG - Kabupaten Kampar :banana:
Dari RIAUPOS edisi cetak 8 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2545/4171305967_713394e15a_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:56 AM
Progress KANTOR BUPATI INDRAGIRI HILIR - Tembilahan - Kabupaten Indragiri Hilir

* Bukan Kabupaten hasil pemekaran, malah ini kabupaten tua. kabupaten2 tua di Riau kayak Kampar dan Inhil memang sedang membangun pusat pemerintahan baru mereka. Saya dengar Indragiri Hulu pun berencana memindahkan pusat pemerintahan dari Rengat ke Pematang Reba.
* Dari RIAUPOS edisi cetak 9 Oktober 2009

http://farm3.static.flickr.com/2469/4039693294_e5531db273_o.jpg

Update everybody ;)

Dari RIAUPOS edisi cetak 3 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2716/4173426568_d85fbd9cc5_o.jpg

rilham2new
December 10th, 2009, 04:59 AM
Pusat Pemerintahan Kabupaten Kampar - Kota Bangkinang - Kampar, Riau


1. Jalan akses menuju kesana, melalui bukit, kalau naik perbukitannya serasa jalan-jalan masuk ke Sumbar :okay:. Ini jalannya sedang dibangun menjadi 4 lajur. Foto ini aku ambil jauh sebelum lebaran kemarin, berarti asumsi aku nih jalan mungkin sudah siap, kurang lebih seperti di Pangkalan Kerinci lah.


http://farm3.static.flickr.com/2588/4138058218_1a0a4038e3.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2651/4137294273_ba286081e7.jpg

Nih pemandangan dari atas, benar-benar diatas bukit :D

http://farm3.static.flickr.com/2590/4138073632_ed26615d70.jpg


2. Gerbang Masuk

http://farm3.static.flickr.com/2689/4137309671_288a6e7e30.jpg


Rusa, fauna khas, sekaligus icon Kabupaten Kampar

http://farm3.static.flickr.com/2762/4137309567_60460a94b4.jpg


3. Gedung-gedung perkantoran dari depan

http://farm3.static.flickr.com/2602/4138058462_fd6ed1c493.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2645/4138058728_a0930a9e5f.jpg


Kantor Bupati Kampar
http://farm3.static.flickr.com/2720/4137295083_f33befe086.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2797/4137294803_6bb380aaca.jpg


4. Kantor DPRD Kabupaten Kampar

http://farm3.static.flickr.com/2520/4138059352_a061543f6f.jpg


http://farm3.static.flickr.com/2749/4137294977_70f1b5133c.jpg

Ini juga update pembangunan jalan di Kabupaten Kampar :)

rilham2new
December 10th, 2009, 05:01 AM
Kuala Enok - Kabupaten Indragiri Hilir dicanangkan sebagai SPECIAL ECONOMIC ZONE (SEZ) katanya untuk CLUSTER Palm Oil di RIAU Selatan
Dari RIAUPOS edisi cetak 25 November 2009

http://farm5.static.flickr.com/4039/4173426388_69e735ef3d_o.jpg

Kris18
December 10th, 2009, 02:31 PM
Belanda Siap Buka Perkebunan Jarak di Riau


Negeri ‘Kincir angin’ Belanda sangat berminat menanamkan investasi di Riau. Negeri penghasil keju itu perlu 100 ribu hektar lahan untuk buka perkebunan jarak.

Riauterkini-PEKANBARU- Lawatan promosi potensi investasi yang dilakukan delegasi Pemprov Riau ke Belanda dan Norwegia pertengahan bulan lalu mendapat respon positif. Sejumlah perusahaan dan investor kedua negara Eropa tersebut mengungkapkan minatnya untuk berinvestasi atau paling tidak menjaling hubungan ekonomi dengan Riau.

“Responnya sangat bagus. Mereka menyampaikan minat untuk berivestasi di sejumlah bidang. Seperti Belanda yang siap membuka perkebunan jarak dan minta disiapkan lahan 100 ribu hektar,” ujar Kepala Badan Promosi dan PenanamanModal Daerah (BPMPD) Riau Fesial Qomar Karim kepada riauterkini di Pekanbaru, Kamis (10/12/09).

Dijelaskan Feisal, Belanda sangat berminat mengembangkan perkebunan jarak untuk membangun industri biofeul. Mengingat, kecenderungan negara Eropa belangan ini mencari energi alternatif yang terbarukan.

Selain meminati pengembangan kerkebunan jarak, Belanda, termasuk Norwegia juga meminati filet ikan patin. “Mereka minta dikirim filet ikan patin. Pasar di sana sangat terbuka dan menjanjikan,” tuturnya.

Atas adanya keinginan tersebut, Feisal mengatakan bahwa pihaknya sudah menjembatani pertemuan langsung dengan instansi teknis. Dinas Perkebunan dan Dinas Pertambangan Energi untuk perkebunan jarak dan Dinas Perikanan untuk pengiriman filet ikan patin. “Untuk selanjutnya, dinas teknis yang harus merespon agar ini bisa terwujud,” demikian penjelasannya.

Kris18
December 10th, 2009, 02:33 PM
dari riauinfo.com


HANYA TERIMA RP48 MILIAR
Riau Bisa Terima DBH Sawit Rp7,5 Triliun
10 Dec 2009 10:50 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Luasnya areal kebun sawit yang meiliki Riau, membuat Riau punya potensi besar dalam peneriman Dana Bagi Hasil (DBH) sawit. Menurut perhitungan yang telah dilakukan, DBH sawit yang diterima Riau seharusnya Rp7,5 triliun setahun.

Namun kenyataannya, saat Riau hanya mendapatkan dana sebesar Rp48 miliar dari DBH sawit itu. Hal inilah yang membuat Riau akan berjuang keras agar pemerintah pusat merealisasikan potensi DBH perkebunan yang sebesar Rp7,5 triliun tersebut.

Kepala Bappeda Riau Emrizal Pakis dalam keterangannya kepada wartawan di Pekanbaru mengaku bahwa bila dilihat dari areal sawit yang dimiliki Riau maka potensi DBH Sawit untuk daerah ini mencapai angka Rp 7,5 triliun.

"Potensi inilah yang kini sedang kita kejar. Daerah-daerah lainnya penghasil sawit di Indonesia juga akan melakukan hal yang sama untuk mendapatkan DBH Sawit yang proporsional," ujarnya.

Emrizal mengatakan, jika dilihat dari luas lahan sawit di Riau yang mencapai 1,8 juta hektar dan dibandingkan dengan perolehan pajak selama ini, sangatlah kecil jumlahnya. Karena itu, Riau akan terus berjuang berebut haknya.(ad)

rilham2new
December 11th, 2009, 04:20 AM
^^ Kurasa itu cuman DBH yang ekspor-impor dari segi perpajakan. Ya jelas lah lah cukainya lari ke pemerintah pusat. Kan kegiatannya ekspor-impor, tapi untuk yang kebutuhan lokal, PBB (Pajak Bumi Bangunan) dari perkebunan itu ... itu masuknya ke kas daerah.

Berita mengenai RIau diperas oleh pemerintah pusat, memang bukan berita baru :D

rilham2new
December 11th, 2009, 04:26 AM
Aku mau tukar SIGNATURE ...

jadi signature lama kusimpan dulu di sini hehehe

Jalan Lintas Timur Sumatra yang melintasi Provinsi Riau (dengan aproksimasi Google Earth) sepanjang 570.62 km !! Kota Pekanbaru - Batas Provinsi Jambi adalah sejauh 273.76 km. Kota Pekanbaru - Batas Sumatra Utara adalah sejauh 296.86 km. Dengan dinamika ekonomi yang YOU-KNOW-LAH. Sangat aneh kalau ada MEDIA yang intelektualitasnya patut dipertanyakan kalau membanding-bandingkan kondisi Jalan di Provinsi Tetangga dengan di Riau. Sekian. Terima Kasih.

rilham2new
December 11th, 2009, 04:55 AM
Tanggal 6 Juni 2009, aku berkesempatan mengunjungi Pekan Produk Kreatif Indonesia 2009.

Di sana banyak stand-stand yang isinya produk2 budaya Indonesia yang unik-unik. Dan kalian kayak tidak tahu saya bagaimana saja, tentu saja .. saya hanya akan langsung pergi ke stand yang ada Melayu Sumatra dan Riau-riau nya saja.


Batik Riau

Ini gambar stand nya ..
http://farm5.static.flickr.com/4038/4175055125_b8d34ec776_o.jpg

ternyata Riau itu gak cuman OMONG DOANK, ini motif batik tabir Riau ternyata sudah didaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) nya.. Maaf, kepalanya miringin dulu -- buat baca tulisan dalam gambar :D
1
http://farm3.static.flickr.com/2784/4175055391_7c88058d32_o.jpg

2
http://farm3.static.flickr.com/2522/4175816858_b04c37f4cc_o.jpg

rilham2new
December 11th, 2009, 04:59 AM
Masih dari pameran yang sama

Tenun Riau

Ini stand nya
1
http://farm3.static.flickr.com/2734/4175817312_927ae8d99b_o.jpg

Ini salah satu contoh tenunannya, tapi diperagakan bukan di dalam stand .. tapi di depan dekat pintu masuk Jakarta COnvention Center
http://farm3.static.flickr.com/2619/4175817556_03121e15ac_o.jpg

Kris18
December 14th, 2009, 03:56 AM
Mantap bang! :banana: :cheers:

rilham2new
December 14th, 2009, 10:00 AM
Ya, aku bangga juga Dinas2 yang memajukan budaya melayu di Riau bener2 kerja dan CONCERN sama kemajuan budaya melayu. Kuharap siapapun gubernurnya, tetap harus cinta budaya melayu.

Bahkan, salah satu budayawan top berdomisili di Medan (males nyebutin nama, soalnya masih keluarga :D, tiap lebaran di Medan rutin datang ke rumahnya hehe) .. mengakui di Riau pelestarian budaya melayu di Riau bener2 didukung pemerintah ... gak hanya dari bibir aja, tapi juga dari anggaran2 yang turun rutin tiap tahun ;) ... Jadi bangga gitu aku dengernya :D hehehehe. Itu salah satu istri walikota yang ikut jalan2 itu jg memuji DEKRANASDA Riau kan, hehehe.

rilham2new
December 15th, 2009, 10:57 AM
Dari RIAUPOS edisi cetak 12 Desember 2009

UMP (Upah Minimum Provinsi Riau) tahun 2010 sebesar Rp 1.016.000

http://farm3.static.flickr.com/2554/4187062640_22392c6f84_o.jpg

UMK untuk kota/kabupaten lain biasanya disesuaikan :D

novian
December 16th, 2009, 12:48 AM
SBY Kecam Televisi Asing
By Republika Newsroom

JAKARTA--Presiden SBY mengecam televisi asing yang kerap mendiskreditkan Indonesia menjelang Pertemuan Para Pihak (COP 15) Konferensi Perubahan Iklim PBB (UNCCC) di Kopenhagen, Denmark. ‘’Hari-hari terakhir banyak televisi asing yang mengangkat sisi-sisi tidak benar dari Indonesia. Citra kita akan terganggu saat menghadapi Kopenhagen,’’ katanya dalam briefing singkat kepada anggota rombongan dalam pesawat kepresidenan, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusumah, Ahad (13/12).

Ia mengatakan tema terakhir yang diangkat oleh televisi asing adalah hutan Riau. Televisi tersebut mengambarkan hutan-hutan yang dirusak dan ditinggalkan. ‘’Kita ingin betul-betul merawat tanah air kita. Kita ingin menjadikan perubahan iklim sebagai focus utama,’’ kata SBY dalam briefing singkat kepada anggota delegasi di dalam pesawat.

Ia mengatakan karena tayangan-tayangan televisi tsb, dunia seakaan memandang Indonesia negative menuju Kopenhagen. ‘’RI seakan-akan tak tegas,’’ katanya.

Ia mengatakan Indonesia bisa merasa terganggu dengan publikasi negative ini. Padahal, katanya, Indonesia telah bersedia melakukan cut sebesar 26 persen (dari level 1990) pada 2020. Angka ini lebih agresif dari sebagian negara-negara industri.

SBY mengatakan upaya pendiskreditan terakhir terhadap Indonesia dilakukan oleh stasiun televise Chanel News Asia. Televisi tersebut mewawancarai seoorang aktivis LSM asal Indonesia yang mengatakan meski akan mengurangi emisi sebasar 26 persen, RI berencana membuka hutan seluas 12,7 juta hektar. ‘’Siapa yang akan membabat hutan itu? Itu tidak benar. Saya prihatin ini.’’ kata SBY. johar arif/ahi

HARUS ADA KEMAUAN POLITIK SELAMATKAN HUTAN RIAU

Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengungkapkan, guna melindungai kawasan hutan Riau agar tidak punah ada harus kemauan politik dari berbagai pihak untuk menyelamatkan hutan tersebut.

"Harus ada komitmen politik bersama, bahwa keberadaan hutan itu sangat vital dan penting sekali, karenanya mari kita jaga bersama-sama," ujarnya usai Gerakan Penghijauan dan Konservasi Alam Nasional (GPKAN) Tingkat Provinsi Riau di Taman Hutan Raya Sultan Syarief Hasyim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu.

Menurut dia, langkah penyelamatan hutan ini harus dilakukan dari desa dan kecamatan yang ada di daerah ini, langkah penyelamatan itu harus segera dilakukan dari sekarang, sebab setiap hari pelaku-pelaku "illegal logging" akan tetap berupaya merambah dan meluluhlantakkan kawasan hutan yang dimiliki.

Dikatakannya, parahnya kondisi hutan diperlihatkan oleh hasil penafsiran citra landsat tahun 2004, dari luasan hutan di Riau sejumlah 4,3 juta ha, yang masih berhutan adalah seluas 2,5 juta ha (60 persen), sedangkan yang tidak berhutan seluas 1,8 juta ha (40 persen).


"Dari luasan yang tidak berhutan tersebut yang dinyatakan sebagai lahan kritis adalah seluas 605.216 ha," katanya lagi.

Karenanya tidak ada kata lain bahwa tindakan "illegal logging" tersebut harus dibasmi sampai ke akar-akarnya, sebab jika tidak demikian persoalan kehutanan ini tidak akan selesai. "Di musim kemarau akan terjadi kebakaran dan sebaliknya di musim hujan akan terjadi banjir, yang rugi tetap masyarakat," ujarnya.

Gubernur juga mengajak agar para pelaku pembalakan liar untuk berusaha di bidang yang legal dan tidak dengan cara mencuri dan melakukan pembalakan liar. "Saya rasa masih banyak pekerjaan yang legal dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di daerah ini, tinggalkan semua pekerjaan illegal itu," ujarnya.

Kris18
December 16th, 2009, 04:20 AM
^^
Thanks buat beritanya Novian :)

_____________________

dari Riauinfo.com

ANGGARAN PENDIDIKAN WAJIB LEBIH 20 PERSEN...
APBD Riau 2010 Disahkan Senilai 4,1 Triliun Rupiah
15 Dec 2009 17:58 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2010 senilai 4,1 triliun rupiah akhirnya disetujui oleh DPRD Riau. Persetujuan tersebut dikeluarkan melalui rapat paripurna DPRD Provinsi Riau, Senin (14/12/09) kemarin.

Semua fraksi-fraksi menyatakan mufakat melalui bahasan panjang hingga hampir larut malam sekitar 22.30 WIB pada Senin kemarin di gedung DPRD Riau. Namun yang menjadi catatatn penting bagi setiap fraksi ada tidak akan mengurangi annggaran pendidikan yang diwajibkan diatas 20 persen. Pada APBD 2010 ini, DPRD Riau menyetujui anggaran pendidikkan Riau mencapai 20,5 persen daari total APBD tersebut.

Akhir pengesahan APBD Riau 2010 senilai 4,1 triliun rupiah tersebut dilegalitaskan melalui penandatanganan hasil rapat yang mengesahkan APBD tersebut oleh Setprov Riau Wan Syamsir Yus dan anggota DPRD Riau.(Surya)

rilham2new
December 16th, 2009, 11:17 AM
SBY Kecam Televisi Asing
By Republika Newsroom

JAKARTA--Presiden SBY mengecam televisi asing yang kerap mendiskreditkan Indonesia menjelang Pertemuan Para Pihak (COP 15) Konferensi Perubahan Iklim PBB (UNCCC) di Kopenhagen, Denmark. ‘’Hari-hari terakhir banyak televisi asing yang mengangkat sisi-sisi tidak benar dari Indonesia. Citra kita akan terganggu saat menghadapi Kopenhagen,’’ katanya dalam briefing singkat kepada anggota rombongan dalam pesawat kepresidenan, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusumah, Ahad (13/12).

Ia mengatakan tema terakhir yang diangkat oleh televisi asing adalah hutan Riau. Televisi tersebut mengambarkan hutan-hutan yang dirusak dan ditinggalkan. ‘’Kita ingin betul-betul merawat tanah air kita. Kita ingin menjadikan perubahan iklim sebagai focus utama,’’ kata SBY dalam briefing singkat kepada anggota delegasi di dalam pesawat.

Ia mengatakan karena tayangan-tayangan televisi tsb, dunia seakaan memandang Indonesia negative menuju Kopenhagen. ‘’RI seakan-akan tak tegas,’’ katanya.

Ia mengatakan Indonesia bisa merasa terganggu dengan publikasi negative ini. Padahal, katanya, Indonesia telah bersedia melakukan cut sebesar 26 persen (dari level 1990) pada 2020. Angka ini lebih agresif dari sebagian negara-negara industri.

SBY mengatakan upaya pendiskreditan terakhir terhadap Indonesia dilakukan oleh stasiun televise Chanel News Asia. Televisi tersebut mewawancarai seoorang aktivis LSM asal Indonesia yang mengatakan meski akan mengurangi emisi sebasar 26 persen, RI berencana membuka hutan seluas 12,7 juta hektar. ‘’Siapa yang akan membabat hutan itu? Itu tidak benar. Saya prihatin ini.’’ kata SBY. johar arif/ahi

HARUS ADA KEMAUAN POLITIK SELAMATKAN HUTAN RIAU

Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengungkapkan, guna melindungai kawasan hutan Riau agar tidak punah ada harus kemauan politik dari berbagai pihak untuk menyelamatkan hutan tersebut.

"Harus ada komitmen politik bersama, bahwa keberadaan hutan itu sangat vital dan penting sekali, karenanya mari kita jaga bersama-sama," ujarnya usai Gerakan Penghijauan dan Konservasi Alam Nasional (GPKAN) Tingkat Provinsi Riau di Taman Hutan Raya Sultan Syarief Hasyim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu.

Menurut dia, langkah penyelamatan hutan ini harus dilakukan dari desa dan kecamatan yang ada di daerah ini, langkah penyelamatan itu harus segera dilakukan dari sekarang, sebab setiap hari pelaku-pelaku "illegal logging" akan tetap berupaya merambah dan meluluhlantakkan kawasan hutan yang dimiliki.

Dikatakannya, parahnya kondisi hutan diperlihatkan oleh hasil penafsiran citra landsat tahun 2004, dari luasan hutan di Riau sejumlah 4,3 juta ha, yang masih berhutan adalah seluas 2,5 juta ha (60 persen), sedangkan yang tidak berhutan seluas 1,8 juta ha (40 persen).


"Dari luasan yang tidak berhutan tersebut yang dinyatakan sebagai lahan kritis adalah seluas 605.216 ha," katanya lagi.

Karenanya tidak ada kata lain bahwa tindakan "illegal logging" tersebut harus dibasmi sampai ke akar-akarnya, sebab jika tidak demikian persoalan kehutanan ini tidak akan selesai. "Di musim kemarau akan terjadi kebakaran dan sebaliknya di musim hujan akan terjadi banjir, yang rugi tetap masyarakat," ujarnya.

Gubernur juga mengajak agar para pelaku pembalakan liar untuk berusaha di bidang yang legal dan tidak dengan cara mencuri dan melakukan pembalakan liar. "Saya rasa masih banyak pekerjaan yang legal dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan di daerah ini, tinggalkan semua pekerjaan illegal itu," ujarnya.

AKu mau comment soal ini. Ini pasti gara2 ribut GREENPEACE yang diusir kemaren dari RIau...

Sebenarnya ya logikany wajar aja mereka diusir... Mereka datang ke Indonesia pake Visa On-Arrival dan/atau Visa untuk Social VIsit (liburan/business meeting/family affair).

Kalau mereka pake visa itu untuk aktif di LSM yang juga terdaftar di Indonesia ... JELAASSS ,, mereka akan DIDEPORTASI dari Indonesia,, apalagi mereka terang2an pasang blog dan photoblog di internet. Kok bisa sebodoh itu, gak mikir ke sana?? Alasan lain ya, karena mereka curiga kalaupun mereka mengajukan VISA supaya bisa lebih leluasa "beraktivitas" di Indonesia ...VISA itu gak bakalan di APPROVE. Karena kita sama2 tahu apa kerjaan GREENPEACE di Indonesia ... MENGACAU !! Mengenai mereka akan DIDEPORTASI itu mereka sendiri udah tahu, dan sengaja mengumpankan diri mereka untuk DIDEPORTASI, spaya kesannya Indonesia tidak ramah lingkungan. BLAAHHHH, Greenpeace itu memang musuh negara berkembang, kok ...

Satu hal yang aku tahu, sebagai NGO/LSM, Greenpeace membutuhkan penyandang dana !! Darimana mereka bisa mendapatkan kapal MV RAINBOW??? KOk bisa ya ??? Pernah gak kepikir kalau yang mendanai GREENPEACE adalah perusahaan2 dari negara maju yang gak bisa terima kalau negara2 berkembang memajukan usaha seperti INDUSTRI KERTAS, INDUSTRI BIODIESEL yang dari dulu jadi jualan industri negara maju :D ...


RIau itu kalau di peta luasnya kecilllll sekaliiiii, lebih kecil dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Papua !!!! Bahkan, kalau kalian buka GOOGLE EARTH, coba lihat negara bagian kayak KANSAS yang luasnya hampir sebesar KALIMANTAN .... MASYA ALLAH !!! Hampir udah gak ada lahan kosong nya ..... Rata2 udah berubah jadi LADANG GANDUM !!!! .... Bayangkan berapa banyak hutan yang telah dihancurkan AMERIKA !!!!!!! AMERICANS is the largest forest destroyer ever recorded in history (LOOK AT GOOGLE EARTH)...

Bicara merusak lingkungan .... Daripada GREENPEACE meributkan perusahaan yang dimiliki orang Indonesia .... KENAPA GAK MEREKA MERIBUTKAN PERUSAHAAN AMERIKA yang juga merusak lingkungan begitu parahnya di Bumi Indonesia ini !!!!!

Coba cek lahan pegunungan Jayawijaya yang dirusak untuk pertambangan FREEPORT !!! Coba cek kerusakan lingkungan akibat pertambangan punya NEWMONT !!! Dan di Riau sendiri coba cek berapa besar hutan yang udah dibongkar sama CALTEX untuk membuat dan membangun sumur minyak DURI, MINAS, dan bebeberapa OIL CLUSTER kecil lainnya ... Terlihat dari GOOGLE EARTH begitu jelassss .. Kalau luas Cluster OIL WELL DURI itu SELUAS KOTA PEKANBARU !!! Dan GREENPEACE di era modern jarang ngotot soal lingkungan di negara2 maju ... Beda dengan di Indonesia !!!

Makanya aku merasa GREENPEACE ini NGO standar ganda yang ntah kenapa ada indikasi bergerak tergantung siapa penyandang dananya.

Ini FREE MIND aku aja, maaf kalau ada yang gak setuju ....

rilham2new
December 16th, 2009, 11:20 AM
Lucunya salah satu MENTERI dari UK, pernah datang ke Riau meninjau semenanjung Kampar ... TANPA MELALUI PROSEDUR RESMI PROTOKOLER. Yang tentu saja membuat marah Gubernur .... APalagi setelah itu ia buat statement, seolah-olah ia melakukan kunjungan resmi ke sana ...


Ngapain menteri dari UK itu datang ke Indonesia ??? Minta diDEPORTASi ??

Kejadian ini didalangi siapa, sih ??? GREENPEACE ??? Kok bisa punya link sampai mendatangkan menteri dari UK ??? Ini patut dicurigai, jangan2 ada negara maju yang gk pengen industri SDA di negara ini berkembang :D

EDITED: Menteri Negara untuk Energi dan Perubahan Iklim UK ini bernama JOAN RUDDOCK

abijafar
December 16th, 2009, 12:26 PM
AKu mau comment soal ini. Ini pasti gara2 ribut GREENPEACE yang diusir kemaren dari RIau...



Bicara merusak lingkungan .... Daripada GREENPEACE meributkan perusahaan yang dimiliki orang Indonesia .... KENAPA GAK MEREKA MERIBUTKAN PERUSAHAAN AMERIKA yang juga merusak lingkungan begitu parahnya di Bumi Indonesia ini !!!!!

Coba cek lahan pegunungan Jayawijaya yang dirusak untuk pertambangan FREEPORT !!! Coba cek kerusakan lingkungan akibat pertambangan punya NEWMONT !!! Dan di Riau sendiri coba cek berapa besar hutan yang udah dibongkar sama CALTEX untuk membuat dan membangun sumur minyak DURI, MINAS, dan bebeberapa OIL CLUSTER kecil lainnya ... Terlihat dari GOOGLE EARTH begitu jelassss .. Kalau luas Cluster OIL WELL DURI itu SELUAS KOTA PEKANBARU !!! Dan GREENPEACE di era modern jarang ngotot soal lingkungan di negara2 maju ... Beda dengan di Indonesia !!!

Makanya aku merasa GREENPEACE ini NGO standar ganda yang ntah kenapa ada indikasi bergerak tergantung siapa penyandang dananya.

Ini FREE MIND aku aja, maaf kalau ada yang gak setuju ....

Ngomong keras boleh tapi jangan asal dong... data2 anda nggak valid tuh...
Lapangan minas itu hanya 20% milih chevron (daerah pad minyak saja) sedang sekitarnya adalah adalah bekas HTI yang tidak terurus dan akhirnya dibakar rakyat dan dirubah jadi ladang sawit.

Baca tuh National Geographics edisi bulan ini yang komplit membahas, betapa Perusahaan pulp itu menanam juah lebih sedikit dari yang mereka produksi. Kita perlu jaga hutan kita dan greenpeace salah satu pejuangnya.

Kris18
December 16th, 2009, 03:44 PM
^^
Bagaimana dengan Duri? caltex/chevron itu memang sejak dulu merambah hutan di Riau, saya juga tahulah, saya juga orang sana soalnya :D.


greenpeace ini sedari dulu kalau di Riau yang disorotinya cuma itu-itu aja.. benar juga kata bang Ilham, seperti ada indikasi ditunggangi gitu.

Eh tahu2 kemarin di kampus ku ada si grinpis nongol mau merekrut mahasiswa disana

Kris18
December 16th, 2009, 03:47 PM
Lucunya salah satu MENTERI dari UK, pernah datang ke Riau meninjau semenanjung Kampar ... TANPA MELALUI PROSEDUR RESMI PROTOKOLER. Yang tentu saja membuat marah Gubernur .... APalagi setelah itu ia buat statement, seolah-olah ia melakukan kunjungan resmi ke sana ...


Ngapain menteri dari UK itu datang ke Indonesia ??? Minta diDEPORTASi ??

Kejadian ini didalangi siapa, sih ??? GREENPEACE ??? Kok bisa punya link sampai mendatangkan menteri dari UK ??? Ini patut dicurigai, jangan2 ada negara maju yang gk pengen industri SDA di negara ini berkembang :D

EDITED: Menteri Negara untuk Energi dan Perubahan Iklim UK ini bernama JOAN RUDDOCK


Hoexx! UK sama Amrik itu sama aja, datang ke negeri orang seenak perutnya aja. Kayak dunia bisa dirambah ditangannya, Sok simpatik sok ninjau, alibi dipakai dan sebagainya

rilham2new
December 16th, 2009, 04:42 PM
Ngomong keras boleh tapi jangan asal dong... data2 anda nggak valid tuh...
Lapangan minas itu hanya 20% milih chevron (daerah pad minyak saja) sedang sekitarnya adalah adalah bekas HTI yang tidak terurus dan akhirnya dibakar rakyat dan dirubah jadi ladang sawit.

Baca tuh National Geographics edisi bulan ini yang komplit membahas, betapa Perusahaan pulp itu menanam juah lebih sedikit dari yang mereka produksi. Kita perlu jaga hutan kita dan greenpeace salah satu pejuangnya.

saya kan mempermasalahkan lahan yang dimiliki CHevron ... Jangan tiba2 bawa2 lahan HTI. That's another cases to be spoken on. Dan untuk kata PAD (aku harap itu bukan kepanjangan dari PENDAPATAN ASLI DAERAH) .... Lebih tepatnya PAB (Pendapatan Asli BP-MIGAS).

Dan luas lapangan MINAS secara visual juga setara Luas Pekanbaru... walau kata 20% juga, itu bukannya merupakan salah satu tindakan perusakan hutan ???

Nahh, ini dia secara serentak media asing membuat berita2 seperti ini !!! Apa harus tiba2 curiga ??

Kenapa tidak mencoba BISING tentang ILLEGAL LOGGING yang parah dan didalangi dan dibekingi beberapa oknum di pemerintahan Pusat dan Daerah.... DItambah pula, penegak hukum dan militer juga ada indikasi jd beking.

Apakah mereka akan berani !!!! Soalnya, pelakunya BUKAN SWASTA (terutama Bukan Swasta Asing).
Atau gini ajaa gimana kalau GreenPeace menentang dan mengikat diri pada traktor2 milik warga yang punya perkebunan .... Apakah mereka berani?

Jangan bawa2 GREENPEACE sebagai pejuang lingkungan karena jujur saya jijik mendengarnya.... Gimana sih cara memperjuangkan lingkungan paling masuk akal ??? Mengikatkan diri ke TOWER CRANE Pelabuhan Peti Kemas ??? Mengikatkan diri ke Jangkar Isolla Corallo ?? Atau menceritakan Dongeng2 kerusakan lingkungan kepada rakyat kecil seolah-olah, kalau alam itu tidak dirusak maka kehidupan mereka akan semakin layak ???

Ditambah standar-standar ganda mereka yang ada di depan mata!!!

DAMN, nanti ada yang merasa saya mewakili Pemerintah Riau/Pusat/Perusahaan Kertas itu pula di sini.... Saya tidak ... Keluarga saya pun tidak !!

Kris18
December 16th, 2009, 05:03 PM
^^

Benar, pas aku tanyakan hal itu ke mereka kemarin di kampus, kok mereka seolah mengalihkan pembicaraan yaa? yang katanya perusahaan RAPP di Kerinci itu anak perusahaan asing apa gitu yg katanya perusak, dsb.

Padahal yang kutanyakan kenapa tidak berani menelusuri beberapa perusahaan asing dan oknum-oknum warga dan polisi di Riau yang luas ini?? terlebih di Riau bahagian selatan.

Kris18
December 16th, 2009, 05:09 PM
Saya paling malas dengan praktik warisan orba ini :(. DAri sinilah sejarahnya kenapa orang **** ada disetiap daerah di Indonesia ini, no offense yah :D , tapi memang begitu.

Riau Jadi Tujuan Transmigran
16 Dec 2009 16:54 wib
ad
JAKARTA (RiauInfo) - Pemerintah melalui Depnakertrans kembali menggiatkan program transmigrasi di Indonesia, karena dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di tanah air.

Untuk itu, Depnakertrans pada Rabu (16/12) bertempat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, menggelar acara Temu Nasional Transmigrasi Tahun 2009. Acara yang dibuka oleh Menko Perekonomian Hatta Radjasa itu tidak saja dihadiri oleh para kepala daerah yang berkepentingan dengan masalah transmigrasi, tapi juga oleh para pengusaha yang selama ini mendapat keuntungan dari program transmigrasi.

Pada acara itu juga ditandatangani MoU tentang Ketransmigrasian antara para gubernur dari daerah asal transmigran (antara lain Gubernur Jatim, Jateng, Jabar, Lampung, Banten, DIY, NTT, NTB dan Bali) dengan para gubernur dari daerah yang menjadi tujuan para transmigran (antara lain Gubernur Jambi, Riau yang diwakili Wagubri HR Mambang Mit, Kalbar, Kalsel, Bengkulu, Sumut, Bangka Belitung dan Sumsel).

Wagubri HR Mambang Mit kepada pers usai acara mengatakan bahwa Riau memang menjadi salah satu daerah tujuan transmigran. Ini tidak saja untuk mengurangi kemiskinan dan penangguran, tapi juga untuk memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini memang terabaikan atau tidak termanfaatkan dengan baik.

Salah satu daerah yang menjadi tujuan transmigran di Riau adalah Rupat di Kabupaten Bengkalis, Siak dan Inhu. "Tapi nanti kita lihat lagi, apa masih ada lahan-lahan yang bisa kita manfaatkan," ulas Wagubri seraya menambahkan bahwa saat ini masalah transmigrasi tidak sebatas menjadi urusan pemda dengan pemerintah pusat, tapi juga antar daerah bahkan juga dengan pihak pengusaha.

Mambang menegaskan bahwa program transmigrasi tidak semata untuk para pendatang, tapi juga masyarakat lokal. Bahkan bisa saja dengan perbandingan 75:25 dimana 75 persen masyarakat lokal dan 25 persen masyarakat pendatang atau 50:50. "Jadi kita harapkan terjadi asimilasi antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal," urainya.

Mambang meyakini bahwa program transmigrasi tetap menjadi salah satu program yang bisa diandalkan untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Apalagi penyebaran penduduk di Indonesia sangat tidak merata, dimana sebagaian besar masyarakat terpusat di Pulau Jawa.

"Kalau selama ini ada hal-hal yang negatif dari program transmigrasi, itu kita minimalisir atau kita upayakan agar tidak ada lagi," tutup pria yang tetap nampak awet muda itu.(ad)

rilham2new
December 16th, 2009, 05:11 PM
^^ Tepat sekali, Kris ...

Dulu Jejak Petualang/acara petualangan dari stasiun TV swasta nasional pernah menelusuri sungai2 yang jadi aliran kayu2 Illegal logging. Dan VOILA, di Muara sungai ada Pos2 pengamanan gabungan dari Militer dan Kepolisian ... Dan u know what, THEY DID NOTHING !!! Gak ada pemeriksaan apa2 .... Kapal2 Satpolairud ada di situ padahal...

Nahh,, tuhh GreenPeace, coba teriak2 pake megaphone di muara sungai itu .....

rilham2new
December 16th, 2009, 05:13 PM
Saya paling malas dengan praktik warisan orba ini :(. DAri sinilah sejarahnya kenapa orang **** ada disetiap daerah di Indonesia ini, no offense yah :D , tapi memang begitu.

Riau Jadi Tujuan Transmigran
16 Dec 2009 16:54 wib
ad
JAKARTA (RiauInfo) - Pemerintah melalui Depnakertrans kembali menggiatkan program transmigrasi di Indonesia, karena dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran di tanah air.

Untuk itu, Depnakertrans pada Rabu (16/12) bertempat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, menggelar acara Temu Nasional Transmigrasi Tahun 2009. Acara yang dibuka oleh Menko Perekonomian Hatta Radjasa itu tidak saja dihadiri oleh para kepala daerah yang berkepentingan dengan masalah transmigrasi, tapi juga oleh para pengusaha yang selama ini mendapat keuntungan dari program transmigrasi.

Pada acara itu juga ditandatangani MoU tentang Ketransmigrasian antara para gubernur dari daerah asal transmigran (antara lain Gubernur Jatim, Jateng, Jabar, Lampung, Banten, DIY, NTT, NTB dan Bali) dengan para gubernur dari daerah yang menjadi tujuan para transmigran (antara lain Gubernur Jambi, Riau yang diwakili Wagubri HR Mambang Mit, Kalbar, Kalsel, Bengkulu, Sumut, Bangka Belitung dan Sumsel).

Wagubri HR Mambang Mit kepada pers usai acara mengatakan bahwa Riau memang menjadi salah satu daerah tujuan transmigran. Ini tidak saja untuk mengurangi kemiskinan dan penangguran, tapi juga untuk memanfaatkan lahan-lahan yang selama ini memang terabaikan atau tidak termanfaatkan dengan baik.

Salah satu daerah yang menjadi tujuan transmigran di Riau adalah Rupat di Kabupaten Bengkalis, Siak dan Inhu. "Tapi nanti kita lihat lagi, apa masih ada lahan-lahan yang bisa kita manfaatkan," ulas Wagubri seraya menambahkan bahwa saat ini masalah transmigrasi tidak sebatas menjadi urusan pemda dengan pemerintah pusat, tapi juga antar daerah bahkan juga dengan pihak pengusaha.

Mambang menegaskan bahwa program transmigrasi tidak semata untuk para pendatang, tapi juga masyarakat lokal. Bahkan bisa saja dengan perbandingan 75:25 dimana 75 persen masyarakat lokal dan 25 persen masyarakat pendatang atau 50:50. "Jadi kita harapkan terjadi asimilasi antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal," urainya.

Mambang meyakini bahwa program transmigrasi tetap menjadi salah satu program yang bisa diandalkan untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. Apalagi penyebaran penduduk di Indonesia sangat tidak merata, dimana sebagaian besar masyarakat terpusat di Pulau Jawa.

"Kalau selama ini ada hal-hal yang negatif dari program transmigrasi, itu kita minimalisir atau kita upayakan agar tidak ada lagi," tutup pria yang tetap nampak awet muda itu.(ad)

Katanya mau menyelamatkan hutan ?? Kok malah mendatangkan transmigran ??? :ohno:

Transmigran itu per KK nya dapat tanah 1-2 Ha :nuts:

Perlu digarisbawahi PENGURANGAN KEMISKINAN yang mana ??? Yang dikawasan penghasil TRANSMIGRAN ?? atau kawasan yang didatangi TRANSMIGRAN ???

Kris18
December 16th, 2009, 05:50 PM
^^
Itulah anehnya wagubri kita yg satu itu, kok mau aja disetujui itu, ke pulau Rupat lagi! :bash:

di Sumatera ini yang paling sering, itu di Riau, Kepri, Jambi, sumsel, bengkulu, lampung, tapi sumbar gak pernah kan ya

rilham2new
December 17th, 2009, 05:27 AM
^^ Sumbar kawasannya udah padat penduduk .... Lagipula kawasannya bergunung-gunung kurang efektif untuk transmigrasi. Tidak cuman SUMBAR, sebenarnya SUMUT, NAD, dan Lampung juga udah gak ada Transmigrasi lagi..

Lampung udah padat penduduk, hutan bakau udah hancur parah, jadi sawah + perkebunan tebu. Sumatra Utara juga udah padat penduduk hutan di kawasan pantai Timur provinsi nya sudah habis total ... soalnya udah berubah jadi lahan kelapa sawit itu udah terjadi dari zaman Belanda.

Khusus NAD, itu mungkin untuk menghindari konflik sosial aja ...

Memang benar hutan tropis dataran rendah gambut (PEATLAND) yang masih tersisa di Sumatra, memang tinggal di Riau .... di Sumsel juga udah habis, di Lampung dan Jambi juga udah habis (aku harap bukan karena transmigrasi :ohno: ). Sisanya tinggal yang di tanah non-gambut.

Hutan tropis di Sumatra ini yang tersisa tinggal di kawasan pegunungan itupun bukan karena rakyatnya sadar lingkungan :tongue2: .. Tapi lebih karena Hutan di topografi yang kurang rata susah dikonversi jadi Hutan Tanam Industri ...

Tapi, kalau mau tahu Pulau Mana di Indonesia yang menghancurkan hutan paling parah dalam sejarah itu ya Pulau Jawa .. sampe hampir habis gak bersisa.

Public Corner METRO TV pernah membahas masalah ini, pengrusakan hutan di Indonesia itu ada 3 lapisan sejarah ...
1. Hutan Tropis Primer di Pulau Jawa (bener2 udah tamat riwayat -- tinggal hutan2 sekunder itupun kecil sekali)
2. Hutan Tropis Primer di Pulau Sumatra (belum bener2 tamat, daerah gunung masih PERAWAN/PRISTINE ... tapi yang dataran rendahnya menuju TAMAT RIWAYAT, soalnya tinggal tersisa di Riau Selatan, sebagian Jambi, dan sebagian Sumatra Selatan ).
3. Hutan Tropis Primer di luar dua kawasan di atas (masih banyak yang selamat .... tapi, perlahan mulai menemui ajalnya ... )

Intinya untuk SUMATRA, STOP TRANSMIGRASI karena udah gak sesuai lagi dengan kepadatan penduduknya .... Sumatra udah berpenduduk 43 juta jiwa ....

rilham2new
December 19th, 2009, 12:37 PM
Pelabuhan Dumai - Kota Dumai

Riau Province' 2nd largest city...

http://farm3.static.flickr.com/2712/4197167956_49f22385d6_o.jpg

Dari RIAUPOS edisi cetak 12 Desember 2009

rilham2new
December 19th, 2009, 12:39 PM
Bandara Tempuling - Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir
* Beroperasi mulai 2009 ...
* gambar dari RIAUPOS 12 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2642/4196413247_e969a713a1_o.jpg

rilham2new
December 19th, 2009, 01:26 PM
1000 unit rumah Gratis dibangun di Kabupaten Pelalawan (dana dibantu ADB - Asian Development Bank)
Dari RIAUPOS edisi cetak 12 Desember 2009

http://farm5.static.flickr.com/4009/4186600245_2b80de24a1_o.jpg

rilham2new
December 21st, 2009, 01:27 AM
MINAS GOLF COURSE - Kecamatan Minas, Kabupaten Siak
* Lokasi di Minas Camp, tidak jauh dari Pekanbaru ... kurasa dalam 30 menit sampai ... (kalau lewat jalan bypass Minas-Rumbai PT. CPI yang muluss itu)

Gambar oleh BILL HEIAM
http://farm5.static.flickr.com/4038/4201574316_32d577e383_o.jpg

Kris18
December 22nd, 2009, 01:09 PM
dari Riauinfo.com

Malaysia Berminat Bangun PLTU di Inhil
22 Dec 2009 12:26 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Sebuah perusahaan asal Malaysia, Monotech Energy Resources SDN BHD menyatakan minatnya untuk menanamkan modalnya di bidang kelistrikan di Kabupaten Indragiri Hilir. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah itu.

Bahkan tidak hanya sekedar berminat, mulai Juni 2010 nanti perusahaan tersebut akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Kemuning. Diperkirakan PLTU yang akan dibangun itu mampu menghasilkan listrik sebesar 2.400 MW.

Bupati Inhil H Indra Mukhlis Adnan mengatakan dipilihnya Kemuning, karena daerah tersebut selain memiliki cadangan batu bara besar, juga berada pada lintas jalur antar antar kota, sehingga nantinya akan mudah menghubungkan dengan kota lainnya di Provinsi Riau.

Dia menyebutkan pihaknya telah melakukan petemuan dengan Chairman Monotech Energy Resources Dato Seri Mahmud Badri bin Basi untuk membicarakan rencana ini. Dalam waktu dekat ini mereka juga akan bertemu dengan Gubernur Riau untuk membahas seluruh proses yang harus dilewati.

Menurut Adnan, besarnya daya yang dihasilkan itu dimaksudkan supaya mampu memberikan manfaat secara baik. "Jika seluruh perizinan dan semua yang dibutuhkan tidak ada persoalan, maka mulai Juni 2010 pekerjaan akan bisa dilakukan," ungkapnya.(ad)

Kris18
December 22nd, 2009, 01:10 PM
Riauinfo.com


Inilah Kesepakatan Rakor Gubernur se Sumatera 2009
22 Dec 2009 14:33 wib
Surya
PEKANBARU (RiauInfo) - Rapat Koordinasi Gubernur se Wilayah Sumatera sedikitnya menghasilkan tujuh kesepakatan kerjasama dalam berbagai bidang. Rakor berlangsung satu hari kerja pada Senin (21/12/09) kemarin di Kota Pekanbaru Provinsi Riau itu menemoatkan kesepakatan bidang pendidikan dan kebudyaan pada urutan pertama.

Hasil rakor tersebut didapat setelah dilakukan berbagai pembahasan melalui Rapat Teknis oleh Bappeda se wilayah Sumatera, SKPD terkait, pengarahan Dirjen Pendidikan Tinggi, pengarahan Direktur Bina Program Ditjen Bina Marga Departemen PU.

Selanjutnya dilanjutkan dengan pengarahan oleh Menteri Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan narasumber lainnya serta hasil diskusi yang berkembang pada Rapat Koordinasi Gubernur Se Sumatera. Sehingga disepakati berbagai rumusan rekomendasi yaitu sebagai berikut:

1.Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
Pengembangan Program Pendidikan selain dalam rangka peningkatan kualitas sumberdaya manusia, juga diarahkan untuk peningkatan relevansi guna pemenuhan kebutuhan pasar kerja (link and match), baik domestik maupun pasar kerja luar negeri. Untuk percepatan pelaksanaan program pendidikan disusun rekomendasi sebagai berikut:
(a) menyusun road map SDM untuk seluruh wilayah di Sumatera, (b) menyusun program bidang studi unggulan pada masing-masing perguruan tinggi se-Sumatera, (c) mendorong percepatan proses peningkatan status Perguruan Tinggi yang telah dibangun menjadi PTN di Provinsi Kepulauan Riau dan Bangka Belitung

(d) mendorong Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk mendukung anggaran untuk mewujudkan center of excelence perguruan tinggi se-Sumatera, (e) mendorong pembentukan training center peningkatan kompetensi guru/dosen bidang studi sesuai potensi keunggulan masing-masing provinsi, (f) mengembangkan kerjasama penelitian dan pengembangan antar perguruan tinggi se-Sumatera,

(g) menyusun skema beasiswa untuk memberi peluang mahasiswa dari Sumatera dan (h) menyusun skema kerjasama antar PTN dan antara PTN dan Pemerintah Provinsi Se Sumatera, (i) Pengawasan Perguruan Tinggi Swasta untuk tetap dapat menjaga standar mutu, (j) Khusus jurusan/Fakultas Bidang Studi Keguruan agar dikelola oleh Perguruan Tinggi Negeri, guna menjaga standar guru yang berkualitas

(k) Perlu dilakukan studi pengembangan dan event kebudayaan secara reguler dalam rangka memperkuat Common Sense untuk pembangunan lainnya di berbagai bidang serta upaya menciptakan masyarakat kreatif yang tidak krisis identitas dan krisis kepemimpinan.

Untuk lebih menkongkritkan berbagai usulan di Bidang Pendidikan se Wilayah Sumatera, perlu diagendakan rapat teknis bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, Forum Rektor dan Bappeda se Sumatera dalam upaya penyempurnaan rumusan konsep Center of Excelence guna memfungsikan peningkatan mutu sumberdaya manusia.

2.Bidang Infrastrukur dan Perhubungan
Dalam upaya pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan Perhubungan Se Wilayah Sumatera direkomendasikan beberapa hal sebagai berikut:

(a) Untuk merealisasikan pembangunan Jembatan Selat Sunda yang telah masuk dalam RTRWN, RTRW Pulau Sumatera, RTRWP Provinsi Lampung dan Provinsi Banten dan Blue Book Tri Partit proyek nasional di Bappenas, diperlukan upaya mendesak Pemerintah (Bappenas dan Departemen PU) untuk mempercepat realisasi proyek tersebut melalui jalur strategis, termasuk pembentukan Badan/Pengelola Pengembangan Kawasan/Jembatan Selat Sunda, yang melibatkan Pemerintah Daerah di Sumatera

(b) Untuk merealisasikan program Tol Sumatera diharapkan: (a) setiap daerah untuk segera membebaskan lahan dan mempersiapkan seluruh dokumen perencanaan terkait dengan pembangunan Jalan Tol Sumatera dan (b) mendorong Pemerintah (Bappenas dan Departemen PU) untuk segera merealisasikan pembangunan jalan tol, baik melalui pendanaan Pemerintah dan Loan, Private Sector maupun Kerjasama Pemerintah dan Dunia Usaha (Public Private Partnership), yang secara khusus perlu percepatan pembangunan antara lain: Medan – Kuala Namu – Tebing Tinggi, Pekanbaru – Dumai, Indralaya – Palembang - Betung, Pekanbaru – Padang, Lampung – Palembang, Palembang – Bengkulu dan Medan – Banda Aceh.

(c) Departemen PU diharapkan untuk segera menangani Program Peningkatan Jalan Lintas Sumatera, Feeder Road, Jalan Nasional perkotaan dan Jalan Strategis Nasional/Jalan Strategis Nasional Rencana di Provinsi-Provinsi Pulau Sumatera, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung, untuk itu dapat ditetapkan sebagai Rencana Aksi dalam RPJMN 2010-2014, sesuai dengan skala prioritas dan mengacu kepada RTRW Pulau Sumatera serta arah dan pola pengembangan kawasan strategis di wilayah Sumatera. Khusus untuk jalan lintas barat maka konstruksi pembangunan/peningkatan jalan perlu memperhatikan kondisi daerah rawan bencana dan konservasi kawasan hutan, sedangkan rencana pembangunan Jembatan Selat Malaka perlu pembahasan yang lebih mendalam antara Pemerintah RI dan Pemerintah/Kerajaan Malaysia.

(d) Tindakan percepatan dalam pembangunan Rail Way Sumatera antara lain (a) Penyusunan Road Map dan Grand Design Pembangunan Jalan Kereta Api Sumatera, (b) setiap Provinsi menyiapkan DED jaringan jalan kereta api sesuai dengan Road Map dan Grand Design secara terintegrasi (c) mendorong pemerintah untuk mempercepat realisasi pembangunan kereta api bagi daerah yang telah memiliki DED sesuai dengan skala prioritas secara berkesinambungan, (d) merevitalisasi Balai Yasa Kereta Api Lahat, Sumatera Selatan sebagai pusat pemeliharaan kereta api Sumatera, dan (e) reorganisasi PT Kereta Api Indonesia dengan membuat PT. Kereta Api Indonesia Wilayah Sumatera dan PT. Kereta Api Indonesia Wilayah Jawa.

(e) Untuk mempercepat pelaksanaan Sumatera Shipping Lines dibutuhkan upaya: (a) penyusunan Grand Design Sumatera Shipping Lines, (b) PT. Sumatera Shipping Lines (SSL ) akan mengadakan Road Show ke masing-masing Provinsi, (c) Dalam rangka implementasi teknis penyediaan kapal, diharapkan dapat bekerjasama dengan berbagai pihak seperti PT. Jakarta D’lloyd, PT. Krakatau Steel dan lain-lain (d) PT. SSL diberi waktu hingga tahun 2010 untuk merealisasikan Sumatera Shipping Lines, dan apabila sampai tahun 2010 tidak terwujud, maka Agenda SSL akan ditinjau kembali,

(f) Untuk mempercepat Pembangunan Pelabuhan Samudera disepakati: (a) agar pemerintah pusat memberikan otoritas pelabuhan kepada provinsi se Sumatera melalui penyempurnaan regulasi, (b) melakukan validasi data untuk menetapkan pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah Sumatera serta mempersiapkan Master Plan yang komprehensif.

(g) Untuk peningkatan pengembangan Sumatera Airlines melalui operasional Riau Airlines pada rute penerbangan di wilayah Provinsi Se Sumatera maka diperlukan upaya pengembangan Riau Airlines ke depan: (a) meningkatkan performance kinerja, (b) merealisasikan master plan rute untuk wilayah se Sumatera pada tahun 2010 dan (c) masing-masing Provinsi diharapkan memberikan penguatan melalui penyertaan modal dan block seat pada rute yang memiliki load factor rendah, disamping upaya penyertaan modal dari berbagai investor untuk pengembangan armada dan manajemen pengelolaan usaha.

(h) Mengingat program Sumatera On Line tidak berjalan sebagai mana mestinya, maka direkomendasikan untuk menjadi bagian dari program Sumatera Promotion Center.

3.Bidang Penataan Ruang
Perlu dikaji kembali tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Pulau Sumatera terutama tentang penyusunan pola dan struktur ruang dengan memperhatikan ekosistem dan pengamanan DAS, mengakomodir jaringan jalan lintas tengah dari perbatasan Lampung dengan Sumatera Selatan sampai dengan Aceh termasuk berbagai usulan pembangunan infrastruktur strategis, seperti Jalan Tol Sumatera, Jalan Kereta Api Sumatera dan perencanaan kawasan-kawasan yang akan tumbuh sebagai akibat terhubungnya Pulau Sumatera dan Pulau Jawa melalui Jembatan Selat Sunda.

4.Bidang Kelistrikan
Dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik di Sumatera diperlukan langkah-langkah antara lain: (a) agar dilakukan penguatan kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan PT. PLN dan merekomendasikan pembentukan PT. Sumatera Power yang secara teknis akan dibahas dalam pertemuan berikutnya, (b) untuk mendayagunakan potensi sumberdaya energi yang difasilitasi oleh Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral dan pemenuhan kebutuhan listrik di Pulau Sumatera maka perlu dilakukan penyusunan/up dating RUKD Wilayah Sumatera, (c) perlu mendorong Pemerintah Pusat untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah sebagai tindak lanjut UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang diharapkan berorientasi pada penguatan kewenangan pembangunan dan pengelolaan kelistrikan di daerah.

5.Bidang Perdagangan dan Industri
Untuk mengoptimalkan fungsi dan peran Sumatera Promotion Center (SPC) diusulkan untuk : (a) perlu peningkatan kinerja pengelolaan SPC dalam rangka promosi investasi, trade and tourism, (b) PT. Sumatera Promotion Center diharapkan dapat menambah wawasan melalui studi banding kepada pihak-pihak lain dan c) merencanakan ulang tentang lokasi permanent display dan dikaitkan dengan pengembangan sistem Sumatera On Line,

6.Bidang Khusus
a. Terkait dengan permasalahan tapal batas antar wilayah Se Sumatera, upaya yang telah dan akan dilakukan antara lain: (a) penyelesaian tapal batas beberapa Provinsi telah diselesaikan secara bertahap namun kedepan perlu ditingkatkan penyelesaiannya serta penguatan kerjasama pembangunan pada kawasan perbatasan dan untuk itu masing-masing Provinsi diharapkan mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian tapal batas, (b) Untuk tapal batas beberapa Provinsi di Sumatera yang belum dapat diselesaikan, telah diupayakan penyelesaiannya hingga ke tingkat DPR RI dan mengharapkan pihak Departemen Dalam Negeri lebih meningkatkan peran aktif fasilitasi di dalam penyelesaian tapal batas.

b.Semua usulan rekomendasi yang disepakati Gubernur Se Sumatera menjadi bagian dari RPJM Nasional 2010 – 2014 dan RTRW Nasional.

7.Isu-Isu Aktual
(a) Dana Bagi Hasil Migas (DBH Migas) yang telah dianggarkan pada tahun berjalan agar tetap direalisasikan pada tahun tersebut dan tidak ditunda pembayaran pada tahun berikutnya.

(b) Dalam upaya mewujudkan transparansi dan performance Dana Bagi Hasil sumberdaya alam bagi daerah, maka perlu dibentuk Tim Advokasi Dana Bagi Hasil Se Sumatera.

(c) Dalam rangka penguatan perencanaan pembangunan Se Sumatera maka perlu dibentuk Komite Research and Development dan sebagai implementasi perlu dilakukan Studi Potensi Pengembangan dan Pembangunan Regional Sumatera.

(d) Dalam rangka meningkatkan potensi penerimaan daerah dari Sektor Kepariwisataan maka diperlukan penguatan simpul-simpul kepariwisataan melalui kerjasama pengembangan kepariwisataan Se Sumatera.

(e) Mendasari atas potensi sumberdaya alam wilayah Sumatera yang cukup besar baik dari Pertanian, Perikanan, Perkebunan maupun Peternakan, maka perlu dilakukan peningkatan olahan produk menjadi agroindustri dalam bentuk Sentra Industri Hilir serta penguatan Mapping Area dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi antar wilayah, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

(f) Mencermati kondisi geografis Sumatera yang rentan terhadap bencana alam, maka diperlukan Kerjasama dalam upaya penanggulangan Mitigasi dan Penanggulangan Bencana Alam.

(g) Mendasari atas potensi sumberdaya alam khususnya di Bidang Perkebunan, dan dikaitkan dengan sumber penerimaan daerah dari Dana Bagi Hasil, maka diharapkan agar Pemerintah merealisasikan usulan Dana Bagi Hasil Perkebunan, terutama dari pajak/tarif ekspor bagi daerah penghasil.

Dalam rangka mengoptimalkan implementasi berbagai agenda kerjasama pembangunan Se Sumatera tersebut, maka perlu dibentuk kelembagaan sebagai penanggung jawab secara operasional Kerjasama Gubernur se-Sumatera ke depan dengan komposisi antara lain sebagai berikut:
(1)Komite Infrastruktur, Perhubungan dan Pengembangan wilayah, (2)Komite Kelistrikan, (3)Komite Perindustrindustrian dan Perdagangan, (4)Komite Pendidikan (5)Komite Daerah Perbatasan, (6)Komite Research and Development, (7)Komite Pengembangan Kepariwisataan.

Komite-Komite tersebut secara teknis akan dilakukan pembahasan melalui pertemuan selanjutnya.(Surya/humas)

Kris18
December 25th, 2009, 07:16 AM
Riau Akan Ekspor Patin Kaleng ke Belanda
24 Dec 2009 14:14 wib
ad
PEKANBARU (RiauInfo) - Dalam waktu dekat ini Riau akan mengekspor ikan patin kalengan ke negeri Belanda. Diperkirakan ekspor ikan patin kalengan itu akan mulai dilakukan pada tahun 2010 mendatang, setelah pabrik pengalengan ikan berdiri.

Untuk itu kini Dinas Perikanan Riau terus melakukan berbagai persiapan untuk memenuhi pangsa pasar internasional terhadap ikan patin kalengan ini. Nantinya paling kurang 1.500 petani ikan akan dilibatkan dalam pemenuhan kebutuhan ikan patin ini.

Kepala Dinas Perikanan Riau, Tengku Dahril mengatakan, lokasi pembangunan pabrik ikan patin kalengan itu berada di Desa Koto Perambahan, Kampar yang dibangun PT Kamparikom yang berkaitan dengan PT Bonekom Jakarta.

Dalam proyek ini, Pemprov Riau juga akan melibatkan BUMD PT Sarana Pembangunan Riau, karena tidak boleh dibangun langsung oleh pemerintah. Semula direncanakan berproduyksi 30 ton per hari, namun kemudian dinaikkan menjadi 180 ton.

Rencanya pengusaha dari Belanda yang meminta ekspor diajak datang ke Kampar untuk melihat sistem produksi, karena sistem pengalengan ini cukup ketat persyaratannya. Selain Belanda, nantinya akan dipasok juga ke negara Eropa lainnya.(ad)
:banana: :banana:

rilham2new
December 27th, 2009, 09:22 AM
Antrian kendaraan di Dermaga Ferry Penyebrangan Menuju PUlau Bengkalis - Sei Pakning - Kabupaten Bengkalis
*Dari RIAUPOS edisi cetak 25 Desember 2009

http://farm5.static.flickr.com/4031/4218265104_6b864009db_o.jpg

rilham2new
December 27th, 2009, 09:26 AM
Taman Kota Pasirpengaraian Hampir Rampung. 2010, Dilengkapi Akses Internet Gratis - Pasirpengaraian, Kabuapaten Rokan Hulu
* Dari RIauPos edisi cetak 23 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2485/4217497045_3382ac2a7c_o.jpg

rilham2new
December 27th, 2009, 09:30 AM
Median Jalan Dibenahi - Tembilahan , Kabupaten Indragiri Hilir
*Dari RIAUPOS edisi cetak 25 Desember 2009

http://farm5.static.flickr.com/4005/4218265342_b1ed6a5214_o.jpg

rilham2new
December 27th, 2009, 09:40 AM
Selatpanjang Waterfront - Selatpanjang - Kabupaten Kepulauan Meranti
* Dari RiauPos 20 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2715/4217497971_9bcd3d3734_o.jpg

DJ_Archuleta
December 28th, 2009, 06:41 AM
mau nanya nih, pendapatan per kapita se-Sumatera untuk thn 2009 berapa ya? apakah lebih besar dari pulau Jawa dan pulau lainnya?

rilham2new
December 28th, 2009, 10:54 AM
^^ Kurang tahu, tapi rata2 Sumatra memang lebih besar dari Jawa (kecuali DKI Jakarta)

Kris18
December 30th, 2009, 01:37 PM
Riau akan menggelar musyawarah akbar Riau Al-Munawarah :). Riau AL-Munawarah, nama baru provinsi kita ini :).

rilham2new
December 31st, 2009, 06:09 AM
^^ Apakah sudah resmi ??? Kalau sudah resmi aku request untuk tukar nama thread ini sama moderator.

------------------------

Ada berita memilukan, akibat penggunaan genset dari Kabupaten Rokan Hulu. Genset adalah barang biasa bagi warga Riau. Ayahku di tahun 1960-an masih pakai genset untuk penerangan rumah di kampung. Dan hanya dinyalakan ketika selepas matahari terbenam dan dimatikan sebelum tidur. Akhir 1960-an listrik sudah masuk kampung ayahku di Kabupaten Rokan Hulu, tapi sayangnya karena ketidakmampuan PLN, rakyat Riau hari ini masih banyak yang memakai genset pribadi (bahkan sebagai pemasok kebutuhan energi listrik primer mereka, bukan sekedar pemasok sekunder kalau mati lampu).

Dari KOMPAS

Satu Keluarga Keracunan Asap Genset, Dua Tewas Tiga Kritis

Rabu, 30 Desember 2009 | 14:34 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Damanhuri (34) bersama istri dan tiga anaknya menjadi korban keracunan yang diduga berasal dari asap generator set yang terletak di sebelah kamar tidur keluarga itu.

Saat ditemukan, dua anak Damanhuri sudah meninggal dunia, yakni Yanto (3) dan Wahyu (6). Adapun Damanhuri, istrinya Nurhayati (28), dan anak sulungnya Adil dalam kondisi kritis. Sampai Rabu (30/12/2009) siang, ketiga korban masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang.

Kejadian naas itu diketahui setelah adik kandung Damanhuri, Herman (34), berkunjung ke tempat abangnya di Desa Pasarbaru Alianatan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, pada Rabu sekitar pukul 09.00 pagi. Saat Herman tiba di rumah itu, pintu dan jendela masih dalam kondisi terkunci rapat.

"Saya memanggil-manggil abang saya dan anak-anaknya, namun tidak ada sahutan dari dalam. Saya lalu memanggil tetangga dan mendobrak pintu rumah. Ketika kami masuk ke kamar tidur seluruh keluarga saya tergeletak di atas tempat tidurnya. Dua orang keponakan saya sudah meninggal dunia," kata Herman.

Herman dan tetangga langsung membawa anggota keluarga Damanhuri ke RSUD Bangkinang. Kondisi Damanhuri, istri dan anak sulungnya masih dalam kondisi kritis.

Kepala Polres Rokan Hulu Ajun Komisaris Besar Anang Suherman, yang dihubungi secara terpisah, membenarkan kejadian naas yang menimpa keluarga Damanhuri. Dugaan awal, keluarga itu menjadi korban keracunan asap genset.

"Kami belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Namun, kalau dilihat dari kondisi rumah korban sangat memungkinkan akibat keracunan udara. Rumah itu memiliki ventilasi yang sangat sedikit, sementara genset ditempatkan persis di sebelah kamar tidur. Namun, ini masih dugaan awal," kata Anang.

Meski demikian, kata Anang, pihaknya masih akan menguji sampel makanan dan udara di dalam rumah korban untuk memastikan penyebab kejadian.

tjokro_ragazzo
December 31st, 2009, 07:25 AM
Riau akan menggelar musyawarah akbar Riau Al-Munawarah :). Riau AL-Munawarah, nama baru provinsi kita ini :).

really???

Kris18
December 31st, 2009, 07:59 AM
^^
Yup, kabarnya begitu, persiapan langsung dari panitia sudah diserahkan ke DPRD Riau dan Gubernur Riau. Musyawarah sendiri akan melibatkan sejumlah elemen besar masyarakat Riau, mulai dari tokoh masyarakat, pelaku sejarah, pejuang, tokoh adat melayu Riau, elemen masyarakat hingga pemerintah sendiri :).
realisasi ini guna mendukung mewujudkan visi dan misi Riau salah satunya ialah Riau ebagai pusat kebudayaan melayu di Asia tenggara dengan masyarakat yang berlandaskan iman dan taqwa di tahun 2020 :).

rilham2new
December 31st, 2009, 08:41 AM
^^ Aku ragu itu akan disetujui pemerintah pusat. Setahu aku, "Daerah Istimewa Aceh" baru bertukar jadi "Nanggroe Aceh Darussalam" itupun setelah dapat status Otonomi Khusus. Lagipula "Al-Munawarah" itu lebih kepada julukan ketimbang sesuatu yang menstatuskan Geografis ketimbang politis.

DI Aceh tukar nama jadi NAD juga setelah punya Qanun/Hukum sendiri (yang sebagian mengadopsi sistem Islam).

fajarmuhasan
December 31st, 2009, 09:00 AM
^^ Aku ragu itu akan disetujui pemerintah pusat. Setahu aku, "Daerah Istimewa Aceh" baru bertukar jadi "Nanggroe Aceh Darussalam" itupun setelah dapat status Otonomi Khusus. Lagipula "Al-Munawarah" itu lebih kepada julukan ketimbang sesuatu yang menstatuskan Geografis ketimbang politis.

DI Aceh tukar nama jadi NAD juga setelah punya Qanun/Hukum sendiri (yang sebagian mengadopsi sistem Islam).

Menurut gw sich Al Munawaroh gak perlu jadi tulisan resmi di pemerintahan tapi semacam julukan atau gelar spt yongyakata hadiningrat kan resminya Daerah Istimewa Yogyakarta

join_zulfian
December 31st, 2009, 11:45 AM
Menurut gw sich Al Munawaroh gak perlu jadi tulisan resmi di pemerintahan tapi semacam julukan atau gelar spt yongyakata hadiningrat kan resminya Daerah Istimewa Yogyakarta

seperti palembang, sering disebut palembang darussalam CMIIW:)

Kris18
January 1st, 2010, 01:22 PM
Rengat Kota bersejarah, Kabupaten Indragiri Hulu


1.Monumen Rengat Kota Bersejarah
http://farm5.static.flickr.com/4067/4233509196_a971914782_b.jpg


2.Tugu Adipura Rengat, depan Danau Raja
http://farm5.static.flickr.com/4011/4233502496_9c9af8c5f2_b.jpg


3. Danau Raja :okay:
http://farm5.static.flickr.com/4028/4233504594_ed51ae286d_b.jpg


4. Istana Raja Indragiri
http://farm5.static.flickr.com/4015/4233507412_d8fe35718e_b.jpg


5.
http://farm5.static.flickr.com/4072/4233505746_41b5370fba_b.jpg


by : www.krishadiawan.blogspot.com

rilham2new
January 2nd, 2010, 01:20 AM
^^ Wuih, mantap Kris ... Jauh2 ke Rengat hehehe ..210 km ke arah selatan dari Kota Pekanbaru :D hehehe.

Gambar pusat kota Rengat gak ada, kris ??? Jadi Lanjut ke Tembilahan gak ???

ASTERIX's
January 3rd, 2010, 06:15 PM
Selatpanjang Waterfront - Selatpanjang - Kabupaten Kepulauan Meranti
* Dari RiauPos 20 Desember 2009

http://farm3.static.flickr.com/2715/4217497971_9bcd3d3734_o.jpg

Thx Ham pics Selat Panjang nya , mungkin Rilham lupa....dulu sekali gw pernah minta pics kota Selat Panjang yg pernah gw kunjungi 15 taon lalu.......mantabh...banyak kemajuan

tapi jalan di depan pelabuhan masih sempit kaya dulu apa dah di renov jadi lebar...? mengingat kini statusnya jadi ibukota kabupaten...?

rilham2new
January 4th, 2010, 03:12 AM
^^ Dia baru jadi kabupaten sekitar pertengahan 2009. Perangkat kabupaten pun masih pake Bengkalis punya.

tjokro_ragazzo
January 4th, 2010, 04:30 AM
Rengat Kota bersejarah, Kabupaten Indragiri Hulu

4. Istana Raja Indragiri
http://farm5.static.flickr.com/4015/4233507412_d8fe35718e_b.jpg


5.
http://farm5.static.flickr.com/4072/4233505746_41b5370fba_b.jpg


by : www.krishadiawan.blogspot.com

oooiiii....eloknye die punye istane tu.....jom lah kite pegi kat sane....

tjokro_ragazzo
January 4th, 2010, 04:32 AM
seperti palembang, sering disebut palembang darussalam CMIIW:)

dan Sambas yang ternyata juga bernama Sambas Darussalam.....

Kris18
January 6th, 2010, 06:02 AM
^^ Aku ragu itu akan disetujui pemerintah pusat. Setahu aku, "Daerah Istimewa Aceh" baru bertukar jadi "Nanggroe Aceh Darussalam" itupun setelah dapat status Otonomi Khusus. Lagipula "Al-Munawarah" itu lebih kepada julukan ketimbang sesuatu yang menstatuskan Geografis ketimbang politis.

DI Aceh tukar nama jadi NAD juga setelah punya Qanun/Hukum sendiri (yang sebagian mengadopsi sistem Islam).

Benar, nama Riau Al-Munawarah itu kemungkinan hanya sebatas nama provinsi saja, kemungkinan tidak berpengaruh pada nuansa pola tata hukum dan pemerintahannya, kecuali, kalau Riau sudah berstatus otonomi khusus :cheers:.

PROVINSI RIAU AL-MUNAWARAH , yup! I agree with this !

Kris18
January 6th, 2010, 06:30 AM
oooiiii....eloknye die punye istane tu.....jom lah kite pegi kat sane....

Sebenarnya ini istana yang dibangun kembali oleh pemkab Indragiri Hulu dalam pelestarian kembali sejarah dan kebudayaan melayu di Indragiri khususnya di kota Rengat :). Pembangunan istana raja Indragiri ini lansung oleh APBD pemkab InHu dengan anggaran setiap tahunnya.
Rancangan, desain, bahan bangunan, dan dekorasi istana benar-benar dibuat sesuai dengan keadaan aslinya. Bahkan pada saat peresmiannya, di tahun 2008 lalu digelar upacara penobatan resmi kerajaan oleh (mantan) bupati InHu Raja Thamsir Rahman beserta para raja seNusantara yang tergabung dalam ikatan keraton nusantara :)

Istana raja Indragiri sesungguhnya telah dimakan usia dan hanyut oleh sungai Indragiri.

sementara istana yang baru ini juga mengambil lokasi yang sama, di tepi sungai Inderagiri dan di depan danau raja :)

Tepat 5 Januari 2010 kemarin ialah HARI JADI RENGAT yang ke-195 tahun :banana:

tuh, tepat di belakang istana ialah sungai Indragiri, salah satu dari 4 sungai besar di Riau dan didepannya ialah Danau Raja
http://farm5.static.flickr.com/4059/4249424647_eb0f0d2e89_b.jpg



http://farm5.static.flickr.com/4018/4250200788_951721f4bd_b.jpg