View Full Version : Tol Somar(Solo-Semarang), a part of trans-java highway


Pages : 1 [2] 3 4

ssphila
March 8th, 2011, 07:02 AM
^^ Wah ini mah gak sotoy, tapi pengetahuan banget, Thanks nowan!

Gile banget akar rumputnya, baru tau.

Yus3R
March 8th, 2011, 07:33 AM
bisa jadi akar begitu, perlu waktu berapa lama sejak penanaman?

gantengscool
March 8th, 2011, 07:47 AM
http://farm3.static.flickr.com/2666/3933024261_d007e05bc2.jpg
http://www.flickr.com/photos/normvanthoff/3933024261/in/photostream/
Sadis akarnya :) Semoga sudah dipakai.

Duh, sorry.. sotoy nih (CMIIW). Intinya prihatin dan semoga lekas sembuh jalannya.




sadis akarnya ^^

nowan
March 9th, 2011, 09:56 AM
bisa jadi akar begitu, perlu waktu berapa lama sejak penanaman?

.. Its massive finely structured root system can grow very fast, in some applications rooting depth can reach 3-4m in the first year.
http://vetiver.org/TVN-Handbook%20series/TVN-series1-1-vetiver%20plant.htm

ssphila
March 9th, 2011, 07:30 PM
Ruas Tol Ambles
Pakar: Tol Semarang-Ungaran Harus Pindah Rute

Semarang, CyberNews. Pakar Teknik Sipil Undip Dr Robert Kodoatie MEng mengungkapkan, satu-satunya cara aman yang bisa menjamin keselamatan pengguna jalan tol Semarang-Ungaran adalah memindahkan rute ruas Gedawang-Penggaron yang tadinya melewati bekas lahan Perhutani di stasiun 5,5 dari start Tembalang, Kota Semarang.

Menurutnya, jika mengaku peta geologi lokasi tersebut memang sudah tidak layak untuk dibangun jalan atau permukiman. Tahun 1974 silam seluruh penduduk Kampung Karangpucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang yagn tinggal di lokasi tersebut melakukan 'bedhol' desa ke lokasi di atasnya.

Dia menjelaskan, mengacu peta geologi tahun 1996, di bawah jalan tol stasiun 5,5 yang sekarang ambles dan retak akibat pergerakan tanah di bawahnya, terdapat lapisan formasi kerek atau batu kempung yang kedap air. Di atas formasi kerek, jelasnya, terdapat longsoran tebing yang cukup dalam hingga kedalaman 200 meter.

"Nah, pada lapisan longsoran di atas formasi kerek inilah yang sekarang terus bergerak. Longsoran tersebut licin seperti sabun, sehingga di atasnya pasti turun," jelasnya.

Robert mengungkapkan, mengapa rute tol Semarang-Ungaran pada penggalan kedua (ruas Gedawang-Penggaron) sampai melewati kawasan situ, menurutnya itu disebabkan penggarap tidak melihat peta geologi yang ada. "Jadi sejak awal sudah salah perencanaan. Saya tahun lalu sudah memperingatkan bahwa lahan tersebut tidak layak dilewati tol namun diabaikan," katanya.

Sekarang di atas lapisan longsoran tersebut diuruk, di-bore pile, dan dibangun jalan. Dia berpendapat, itu merupakan langkah yang muspra sebab kedalaman bore pile hanya sekitar 40 meter, sementara kedalaman longsoran yang bergerak adalah 200 meter di atas formasi kerek.

"Geraknya tanah itu bukan karena salah teknologi bore pile-nya. Namun lantaran bore pile itu menggantung di lapisan longsoran. Kalau mau bore pile ya harusnya sampai 200 meter namun kan tidak mungkin. Baru 30 meter saja sudah berat mengerjakannya. Yang jadi pertanyaan, kenapa itu dibangun melewati rute itu," ucapnya.

Sementara itu, Komisi D DPRD Jateng kemarin meninjau lokasi tol yang rusak tersebut. Alat-alat berat kemarin mengeruk lapisan aspal yang retak-retak. Jika berjalan dari Semarang ke Ungaran, keretakan terjadi pada lajur kanan saja. Namun pada lajur kiri pun kemarin dikeruk.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Agus Suharyanto menyatakan, pihaknya masih merasa yakin perbaikan jalan yang mengalami keretakan dapat diatasi dengan segera. Dia menjelaskan, pengerukan tanah dilakukan dengan maksud, agar tanah yang ada dibawah jalan tidak ambles lagi seperti sebelumnya.

Dirinya menjelaskan, keretakan dan amblesnya jalan disebabkan karena disekitar lokasi yang retak tersebut diperkirakan ada beberapa sumber mata air. Nantinya setelah selesai dikeruk, kata dia, air tanah yang ada dibawah jalan akan kita disedot. "Setelah itu, kembali diuruk lagi dengan tanah," imbuhnya.

( Yunantyo Adi , Saptono Joko Sulistyo / CN27 / JBSM )


Source : www.suaramerdeka.com (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/03/09/79821/Pakar-Tol-Semarang-Ungaran-Harus-Pindah-Rute)

sembilanbelas
March 9th, 2011, 11:48 PM
foto perbaikan ruas yang ambles:

http://img705.imageshack.us/img705/1373/zalantol2.jpg (http://img705.imageshack.us/i/zalantol2.jpg/)

http://img821.imageshack.us/img821/6328/zalantol3.jpg (http://img821.imageshack.us/i/zalantol3.jpg/)

sumber: www.bisnis-jateng.com

http://img199.imageshack.us/img199/566/zalantol.jpg (http://img199.imageshack.us/i/zalantol.jpg/)

sumber: www.antarajateng.com

nowan
March 10th, 2011, 01:41 AM
Alamak, ternyata bukan lagi "deep seated failure" ini namanya, "very very deep" :ohno:
Active landslide di kedalaman 200m :nuts:
Yang harus jadi pelajaran, jangan sekali-kali mengabaikan apa yang sudah dikatakan oleh ahlinya. Sangat sering ini terjadi di Indonesia.

Yus3R
March 10th, 2011, 05:04 AM
pembukaanya mundur lagi deh... :(

sembilanbelas
March 14th, 2011, 04:12 PM
http://img5.imageshack.us/img5/9758/zalantolzip.jpg (http://img5.imageshack.us/i/zalantolzip.jpg/)

sumber: http://matanews.com/2010/09/17/molor/

Yus3R
March 15th, 2011, 06:23 AM
http://img5.imageshack.us/img5/9758/zalantolzip.jpg (http://img5.imageshack.us/i/zalantolzip.jpg/)

sumber: http://matanews.com/2010/09/17/molor/

ini jembatan apa?

Yus3R
March 16th, 2011, 05:39 AM
Hentikan Dulu Tol Semarang-Ungaran
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

http://img705.imageshack.us/img705/3235/retake.jpg (http://img705.imageshack.us/i/retake.jpg/) Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Tiang-tiang penyangga jembatan ruas tol Semarang-Ungaran KM 20 di Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dengan kondisi tanah yang labil mudah retak dan ambles, seperti terlihat, Selasa (15/3). Kondisi tanah yang labil tersebut dikhawatirkan akan merusak struktur jembatan yang nantinya akan membahayakan keselamatan saat digunakan.

Semarang, Kompas - Menyusul amblesnya badan jalan di STA 5+500 hingga STA 5+700, tepatnya di jalur Gedawang-Susuka, pada 3 Maret 2011 mestinya sudah cukup menjadi alasan untuk menghentikan sementara proyek tol tersebut. Demi keselamatan pengguna tol, proyek tersebut harus dikaji ulang agar saat jalan tol dioperasikan tidak menelan korban jiwa.

Sejauh ini, upaya yang dilakukan dinilai tidak menyelesaikan masalah, tetapi justru menimbulkan masalah baru. Daerah retakan makin meluas, mulai Gedawang sampai jembatan Penggaron, atau 3-5 kilometer.

Dengan begitu, ada kesempatan semua pemangku kepentingan duduk bersama mengevaluasi kelanjutan proyek berbiaya Rp 7 triliun-Rp 8 triliun itu.

Hal ini mengemuka dalam diskusi terbatas yang digelar Kompas dan Lembaga Konsumen Jasa Konstruksi (LKJK) Jawa Tengah, Senin (14/3) malam di Kantor Perwakilan Kompas Jawa Tengah di Semarang.

Diskusi pengurus LKJK Jateng terdiri dari sejumlah ahli geologi, hidrologi, teknik sipil, transportasi jalan, dari perguruan tinggi Semarang. Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan anggota Komisi Informasi Publik Jateng, Bona Ventura, juga hadir.

Ketua Presidium LKJK Jateng Robert J Kodoatie menegaskan, konsumen jalan raya membutuhkan kepastian bahwa Jalan Tol Semarang-Solo benar-benar aman, nyaman, dan memenuhi standar jalan tol sebagai diatur pemerintah.

”Kondisi alam, terutama di ruas Gedawang-Penggaron, harus segera direspons dengan cara-cara yang benar. Harus dicarikan solusi yang tepat dan tidak menimbulkan kerugian yang besar,” ujarnya.

Rukma bahkan mengaku sangat prihatin dengan kondisi jalan tol yang belum dioperasikan tetapi sudah banyak masalah itu. (who/son/wen)

http://cetak.kompas.com/read/2011/03/16/04042761/hentikan.dulu.tol.semarang-ungaran

ssphila
March 16th, 2011, 06:35 AM
^^ Prihatin banget :cry: :cripes:


http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TOLSM160311.jpg


Berita Utama
16 Maret 2011

Beton Ikut Dikepras

* Jalan Tol Semarang-Ungaran

SEMARANG- Pengeprasan jalan tol Semarang-Ungaran yang ambles dan retak, yang semula hanya dilakukan sepanjang 500 meter, kemarin dilaksanakan sampai lebih dari 800 meter.

Pengeprasan itu dilakukan dengan tujuan mengeruk keretakan urukan sampai setebal tiga meter dari permukaan.
Semula diperkirakan pengeprasan urukan hanya sepanjang 500 meter, yakni di jalan yang permukaannya aspal. Sebab di muka-belakang jalan aspal itu telah dibeton.
Namun dari pantauan lapangan, Selasa (15/3), pada jalan yang permukaannya telah dibeton dan bukan merupakan tanah urukan, pun ikut dikeruk.

Lapisan beton kemarin sudah berhasil dikelupas sampai mendekati jembatan pada ruas Gedawang-Penggaron. Jika dari arah Semarang, jalan beton yang dikelupas adalah jalur kanan.
Komisaris PT Transmarga Jateng Danang Atmodjo mengungkapkan, pengeprasan urukan itu diperpanjang dengan maksud untuk mengejar posisi kelandaian supaya tidak melebihi enam persen.
”Kami akan cari angka kekuatan keamanan di atas 1,5. Pengeprasan urukan sedalam tiga meter ini nanti akan menambah kekuatan angka keamanan,” katanya.

Pakar geologi Undip Dwiyanto secara terpisah menjelaskan, pengeprasan permukaan jalan tol yang terletak di Kampung Karangpucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, kemungkinan sudah diperhitungkan tim ahli dari PT Waskita Karya yang menggarap pekerjaan tersebut.
”Untuk mencapai angka keamanan di atas 1,5 memang bisa dihitung. Dalam perhitungan biasa, kondisi retak itu angka keamanannya dianggap satu. Setelah itu dihitung balik untuk menganalisa agar mencapai angka keamanan di atas 1,5 ketinggian urukannya berapa,” jelasnya.

Fondasi

Diterangkannya, tanah di bawah urukan dalam ilmu bangunan disebut sebagai pondasi. Tanah fondasi tersebut mesti diteliti hingga kedalaman 1,5 x tinggi urukan.
Sedalam itu nanti akan dinilai sudah baik atau belum. Kalau belum baik, maka harus diperbaiki sampai memenuhi syarat untuk mendukung ketinggian urukan yang diinginkan.
”Jadi prinsipnya begitu saja,” paparnya.

Dalam kasus tanah urukan di ruas Gedawang-Penggaron tersebut, setelah dilakukan bore pile ternyata masih retak akibat gerakan tanah di bawahnya. Karena itu, menurutnya, harus dicari angka keamanan terhadap kondisi tanah sekarang.
”Jalan utuh dan jalan retak kondisinya kan beda, sehingga mesti dihitung dengan kondisi sekarang. Tim ahlinya mestinya sudah memperhitungkan itu, sehingga menempuh langkah pengeprasan yang sekarang ini,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ruas tol di Karangpucung mengalami retak-retak dan ambles, diduga karena jalan itu dibangun di atas lahan tanah yang labil. (H30,H23-43)

Source : http://suaramerdeka.com (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/03/16/140178/Beton-Ikut-Dikepras)

KPA
March 24th, 2011, 07:43 AM
Tol Solo Semarang

http://img8.imageshack.us/img8/205/dsc00095fw.jpg (http://img8.imageshack.us/i/dsc00095fw.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img717.imageshack.us/img717/6383/dsc00097ng.jpg (http://img717.imageshack.us/i/dsc00097ng.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img6.imageshack.us/img6/2995/dsc00103mk.jpg (http://img6.imageshack.us/i/dsc00103mk.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

_______________________________________

Yus3R
March 25th, 2011, 07:33 AM
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membantah keras bahwa kawasan Semarang-Ungaran yang kini dilalui Proyek Tol Semarang-Solo seksi 1 sebagai daerah patahan. "Kawasan itu bukan
daerah patahan. Silahkan cek datanya ke Geologi. Jika daerah rawan longsor memang benar," kata Direktur Pengembangan Usaha, PT Jasa Marga Tbk, Abdul Hadi di Jakarta, Rabu (23/3).

Penegasan itu disampaikan terkait pernyataan sejumlah akademisi bahwa daerah tersebut sebenarnya masuk zona merah karena daerah patahan sehingga secara alami tidak layak untuk proyek seperti jalan tol. Pernyataan akademisi tersebut dipicu setelah ambles dan retaknya Tol Semarang-Ungaran seksi satu sepanjang 200 meter (km 05+500 hingga km 05+700), sesaat setelah selesai dikerjakan pada 27 Februari 2011 atau molor dari target pertengahan tahun lalu.

Menurut Abdul Hadi, rute jalan tol tersebut ditetapkan oleh pemerintah dan merupakan opsi yang layak dari sisi teknis, sosial, lingkungan maupun finansial. Data penyelidikan tanah pada tahap perencanaan, lanjut Hadi, secara teknis kontruksi timbunannya pada derah tersebut hanya timbunan biasa dengan ketinggian hingga 25 meter tanpa perkuatan khusus.

"Untuk itu, pada tahap konstruksi di kawasan itu sesuai saran ahli geoteknik dan pengalaman di tol Cipularang, dipasanglah 'borepile' (tiang beton bertulang) pada titik tertentu untuk penahan longsor," katanya.

Senada dengan Hadi, Kepada Divisi Teknik Jasa Marga, Edy Bambang S menyebut, langkah penanganan saat ini adalah mengurangi beban timbunan dengan menggali atau menurunkan permukaan tanah. Pada kawasan itu dikenal sebagai daerah dengan lempung keras (clay shale) dan jika terkena air lalu melembek dan cenderung tergelincir sehingga tak bisa disebut sebagai daerah patahan.

"Untuk itu, kita pasang sumuran setiap jarak 25 meter dan mengalirkan air dari sendang di sisi barat timbunan dengan drainase di bawah timbunan (subdrain)," katanya. Tidak hanya itu, pihaknya telah memasang alat pendeteksi getaran tanah (inclinometer) di kawasan itu.

Edy yang juga Komisaris PT Trans Marga Jateng (TMJ), anak usaha PT Jasa Marga, selaku pelaksana proyek tol Semarang-Solo ini menyatakan, apa yang terjadi di kawasan itu adalah lazim terjadi dalam pekerjaan pembuatan jalan. "Apa yang terjadi di Semarang-Ungaran seksi 1 ini tidak ada apa-apanya dibanding problem Cipularang," katanya.

Namun, keduanya enggan merinci berapa total anggaran untuk melakukan penanganan tersebut. "Yang jelas, kejadian ini tak berpengaruh pada kelayakan finansial dan ekonomi proyek itu. Rate of Return-nya tetap terjaga," kata Hadi.

Dia juga memastikan pihaknya telah mengantisipasi dana kontijensi sekitar 5-10 persen dari nilai proyek sehingga sama sekali tak menggangu yang bersumber dari APBN. Proyeksi investasi tol Semarang-Solo sepanjang 72 km sekitar Rp 7-8 triliun dan untuk seksi satu Semarang-Ungaran sepanjang 3-4 km sekitar Rp 400 miliar.

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/11/03/23/171689-proyek-tol-semarangungaran-bukan-daerah-patahan-tapi-rawan-longsor

KPA
March 25th, 2011, 05:33 PM
GEDAWANG

http://img861.imageshack.us/img861/1669/25032011001.jpg (http://img861.imageshack.us/i/25032011001.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img8.imageshack.us/img8/8159/25032011.jpg (http://img8.imageshack.us/i/25032011.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

____________________________________

KPA
March 25th, 2011, 05:51 PM
Perbaikan jalan yang ambles

http://img22.imageshack.us/img22/9865/25032011005.jpg (http://img22.imageshack.us/i/25032011005.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img691.imageshack.us/img691/7492/dsc00110vq.jpg (http://img691.imageshack.us/i/dsc00110vq.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img196.imageshack.us/img196/6837/dsc00111vw.jpg (http://img196.imageshack.us/i/dsc00111vw.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img824.imageshack.us/img824/9665/dsc00112iq.jpg (http://img824.imageshack.us/i/dsc00112iq.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img263.imageshack.us/img263/762/dsc00113si.jpg (http://img263.imageshack.us/i/dsc00113si.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

jalan yg sudah jadi dikepras dan diturunkan 3m dititik yg ambles,.

______________________________________

KPA
March 25th, 2011, 06:21 PM
AKSES KELUAR PINTU TOL UNGARAN

Dari sisi utara
http://img194.imageshack.us/img194/1808/25032011011.jpg (http://img194.imageshack.us/i/25032011011.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Dari sisi selatan (kota Ungaran)
http://img683.imageshack.us/img683/9513/25032011013.jpg (http://img683.imageshack.us/i/25032011013.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img17.imageshack.us/img17/3881/25032011016.jpg (http://img17.imageshack.us/i/25032011016.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

______________________________________

ssphila
March 25th, 2011, 06:31 PM
^^ Very nice pictures update, KPA ! Wah baru liat ini pintu keluar Ungarannya... jelas sangat gak imbang lebar pintu keluarnya... sayang banget...

Dua jempol deh buat foto2nya ! :okay::okay:

titus15
March 25th, 2011, 06:36 PM
berapa kilo panjang jalan akses keluar tolnya ya? Kenapa nggak sekalian dijadikan jalan tol ya? kalo ttup botol gini akses keluarnya justru bikin rawan macet lah... apalagi kalo yang keluar masuk kendaraan bodi gede...

Tq KPA update foto22nya...

bozhart
March 25th, 2011, 07:55 PM
Nice reports, thanks KPA :cheers:



============================



Foto satelit jalan tol Semarang - Ungaran - Bawen:

http://img263.imageshack.us/img263/86/satelit.jpg

bozhart
March 26th, 2011, 05:47 AM
Perbaikan jalan Jepang ini selesai dalam 6 hari. Bagaimana perbaikan jalan tol Semarang - Ungaran itu?

http://www.e-nexco.co.jp/pressroom/press_release/kanto/h23/0320/images/01.jpg

KPA
March 26th, 2011, 08:41 AM
^^ Very nice pictures update, KPA ! Wah baru liat ini pintu keluar Ungarannya... jelas sangat gak imbang lebar pintu keluarnya... sayang banget...

Dua jempol deh buat foto2nya ! :okay::okay:

iya mas sempit banget, mungkin nyesuaiin dengan akses jalan yang sudah ada..

berapa kilo panjang jalan akses keluar tolnya ya? Kenapa nggak sekalian dijadikan jalan tol ya? kalo ttup botol gini akses keluarnya justru bikin rawan macet lah... apalagi kalo yang keluar masuk kendaraan bodi gede...

Tq KPA update foto22nya...

kurang lebih 2km dari jalan raya Semarang-Solo, tp msh ada kemungkinan untuk dilebarkan kok jangka panjangnya.. bahu jalanya masih lebar..

_________________________________

KPA
March 26th, 2011, 08:45 AM
Nice reports, thanks KPA :cheers:



============================



Foto satelit jalan tol Semarang - Ungaran - Bawen:

http://img263.imageshack.us/img263/86/satelit.jpg

Foto satelitnya keren om:okay:

yang paling ujung arah Solo itu dah masuk wilayah Babadan..kontraktornya masih Istaka karya, dan dah mulai dikepras juga. cm masih lama karena bukitnya sangat tinggi..

________________________________

Yus3R
March 28th, 2011, 05:39 AM
nice pic :)

Tingginehe123
March 28th, 2011, 10:07 AM
jadi kapan selsainya nih... :ohno::ohno:

eurico
March 28th, 2011, 10:21 AM
updatenya mantab KPA bisa dapet foto2 gt orang proyeknya ya hehe

eurico
March 28th, 2011, 10:29 AM
^^ Very nice pictures update, KPA ! Wah baru liat ini pintu keluar Ungarannya... jelas sangat gak imbang lebar pintu keluarnya... sayang banget...

Dua jempol deh buat foto2nya ! :okay::okay:

@om titus juga, akses masuk tol nya sama kok dengan tol2 yang baru, seperti tol talang-kanci, jalan masuk tolnya juga cuman sgitu doank ya memang sih dilewatin truk2 besar akan ngantri panjang kalau gak berani nyalip. mungkin kalo dijadikan tol akan lebih besar lg biayanya terutama pembebasan lahannya karena sudah masuk wilayah perkotaan.

KPA
March 28th, 2011, 11:24 AM
updatenya mantab KPA bisa dapet foto2 gt orang proyeknya ya hehe

hahaha mas eurico bisa aja, ga kok kemaren sengaja aja hunting ke lokasi, kebetulan deket rumah temen, jd sekalian dianter keliling.....

__________________________________

KPA
March 28th, 2011, 11:27 AM
@om titus juga, akses masuk tol nya sama kok dengan tol2 yang baru, seperti tol talang-kanci, jalan masuk tolnya juga cuman sgitu doank ya memang sih dilewatin truk2 besar akan ngantri panjang kalau gak berani nyalip. mungkin kalo dijadikan tol akan lebih besar lg biayanya terutama pembebasan lahannya karena sudah masuk wilayah perkotaan.

iya bener mas... akses masuk tol pejagan berebes - kanci jg segitu padahal sana ramainya minta ampun.

________________________________

KPA
March 29th, 2011, 06:23 AM
news info: dari masarakat sekitar pemerhati proyek yg setiap hari nongkrongin dilokasi,

Proyek tol Ungaran - bawen sudah mulai dikerjakan tepatnya di karangjati kontraktornya Adhi Karya lagi...

bener ga sih? ada yang tau..

______________________________

Yus3R
March 30th, 2011, 08:08 AM
news info: dari masarakat sekitar pemerhati proyek yg setiap hari nongkrongin dilokasi,

Proyek tol Ungaran - bawen sudah mulai dikerjakan tepatnya di karangjati kontraktornya Adhi Karya lagi...

bener ga sih? ada yang tau..

______________________________


Yg gw tau lagi tender Konsultan Supervisi Semarang - Bawen Seksi 2 Paket IV, Paket V dan Paket VI (Interchange Bawen). :)

KPA
March 31st, 2011, 05:32 PM
Yg gw tau lagi tender Konsultan Supervisi Semarang - Bawen Seksi 2 Paket IV, Paket V dan Paket VI (Interchange Bawen). :)

thanks infonya bro

___________________

Widana89
April 2nd, 2011, 11:45 AM
Menyoal Amdal Jalan Tol Semarang

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/08/27/2232204620X310.jpg

PROYEK jalan tol Semarang-Solo, seksi I ruas Semarang-Ungaran dalam pembangunan ulang. Pembangunan ulang itu terutama di Stasiun 5+200 sampai STA 5+700 sepanjang 800 meter di ruas Gedawang Susukan di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Konsultan Teknik PT Jasa Marga (Persero), Alan Rahlan, Senin (28/3/2011) ketika menyaksikan langsung kondisi medan jalan tol di Gedawang mengakui, jalan tol di ruas ini berada di daerah rawan longsor. Tapi bukan berarti tidak dapat ditangani secara rekayasa teknik. Penurunan level badan jalan termasuk upaya mengurangi beban tanah di lokasi tol tersebut.

Atas pembangunan kembali tol ruas Gedawang Susukan, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ), Agus Suharjanto menilai proses perbaikan memakan waktu lama. Dia juga tidak berani menjamin ruas tol tersebut, tidak ambles lagi.

Pada 26 Februari, jalan tol Seksi I Semarang Ungaran sepanjang 14,5 kilometer sesungguhnya sudah selesai pembangunan konstruksinya. Jalan itu malahan digunakan jalur peserta sepeda santai, sebagai wujud seremoni tidak resmi penanda tol segera berfungsi.

Tapi awal Maret 2011, jalan tol di ruas Gedawang itu retak memanjang di lima titik. Keretakan badan jalan tol itu akibat penurunan level tanah di bagian timur, menyusul longsornya tebing curam yang mengarah ke Kali Pengkol.

PT TMJ kemudian membongkar badan jalan, kemudian mengeruk badan jalan tol sedalam tujuh meter. Jalan tol di ruas Gedawang memang dibangun di atas timbunan tanah variasi setinggi 20- 30 meter. Tanah timbunan, di sis i timur terdapat jurang dalam lebih 30 meter. Dengan adanya pengurangan tanah tujuh meter, tinggi jalan tol menjadi kini antara 13-23 meter.

Kenapa proyek jalan tol itu, sebagian rutenya melewati daerah rawan longsor atau tanah patahan? Apakah Amdal jalan tol ada yang salah, kemungkinan inilah yang sebenarnya menjadi pangkal masalahnya.

Ketua Komidi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Rukma Setiabudi berpendapat, daerah rawan longsor mestinya tidak digunakan sebagai rute jalan tol. Jika tol itu berfungsi, mestinya harus menjamin keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol. "Kalau ternyata proyek tol itu berlangsung, kemudian timbul masalah jalannya retak, apakah mungkin kesalahan di Amdalnya?" tanya Rukma.

Bukan Kompetensinya

Amdal jalan tol Semarang Solo, yang diprakarsai Dinas Bina Marga Jawa Tengah dan disusun oleh konsultan PT Virama Karya Jakarta, sudah mendapatkan Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup dari Gubernur Jawa Tengah nomor 665.1/15/2005 pada tanggal 5 Oktober 2005.

Nugroho Widi Asmadi, peneliti di Lembaga Penelitian Universitas Wahid Hasyim Semarang mengungkapkan, proyek jalan tol itu tidak akan melewati daerah longsor apabila kajian atas penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) digarap dengan benar.

"Kebenaran penyusunan Amdal sudah digugat masyarakat sejak 2006, menyusul adanya perubahan rute rencana jalan tol Semarang Solo mestinya tidak melewati Klentengsari dan Pedalangan di Banyumanik," ujar Nugroho.

Ia mengatakan, pengesahan penyusunan Amdal jalan tol Semarang Solo itu bertentangan dengan perda Kota Semarang Nomor 12 Tahun 2004 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Semarang dan Perda Nomor 5 tahun 2004 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Semarang.

Sesuai perda ini, rute jalan tol semula Tembalang Lapangan Undip Tembalang Jatimulyo Kramas - Gedawang. Diduga ada kepentingan tertentu, rute tol itu kemudian berubah menjadi Kramas Klentengsari Tirtoagung Gedawang yang kini dibangun jalan tol.

Nugroho yang pernah menangani proyek Amdal di beberapa negara Afrika, Asia dan Amerika Latin mencatat pula, pelanggaran penting yang juga dilakukan tim penyusun Amdal adalah mengabaikan surat Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Surat Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup RI nomor B-6049/Dep.V-4/LH/07/2007 tanggal 31 Juli 2007 pokok isinya tidak mengesahkan Right of Way (ROW) dan Detail Engineering Design (DED) pembangunan jalan tol Semarang Solo sebelum pelanggaran rute diatasi.

Surat ini ditujukan Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Gubernur Jateng, Wali Kota Semarang, Kepala Dinas Bina Marga Jateng dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang. Kenyataannya, nasib suratnya ini pun diabaikan pula.

Sisi lain, Amdal juga tidak mengindahkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 27 Tahun 1999 tentang Amdal yang sudah jelas mengatur keterlibatan masyarakat proses acuan penyusunan Amdal. "Keterlibatan masyarakat disini artinya luas, tidak hanya masyarakat umum yang terkena atau dilewati proyek jalan tol, tapi juga masyarakat ahli berbagai bidang ilmu untuk mencermati soal Amdal," ujar Nugroho.

Mengabaikan Saran Penilai Amdal

Peneliti transportasi di Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Semarang yang juga anggota Tim Penilai Amdal Jalan Tol, Djoko Setijowarno menduga, pihak perusahaan penyusun Amdal itu juga dapat paket pekerjaan penyusunan desain rekayasa detil (Detail Engineering). Padahal, penyusunan Amdal bukan kompetensinya, diperkiraan pekerjaan itu diserahkan pihak ketiga.

Proses Amdal yang janggal itu, lanjut Djoko, membuat banyak kalangan akademi di Semarang menilai Amdal jalan tol itu asli tapi palsu (aspal). "Artinya, ada beberapa ahli tercantum namanya tapi tak terlibat langsung penyusunan Amdal," katanya.

Pengamat Geologi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang, Dwiyanto J. Saputro mengatakan, jalan tol itu mestinya menghindari daerah patahan. Ini salah satu saran penting yang ternyata diabaikan tim penyusun Amdal.

Jika saat ini jalan tol di Gedawang terbukti lewat daerah patahan, itu akibat tiadanya ahli geologi, geomekanika dan hidrologi (ahli air) yang terlibat di proses penyusunan Amdal jalan tol dari awal.

Diperoleh informasi, sebelum Amdal jalan tol itu disahkan Gubernur Jateng (kala itu Mardiyanto) pada Oktober 2005, telah melalui sidang-sidang kajian dan analisa Tim Penilai Amdal.

Tim-tim itu bersidang sepanjang 2004/2005, terdiri tim teknis dan anggota komisi dengan pihak tim penyusun dan konsultan Amdal jalan tol di Kantor Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jateng. Pakar-pakar lokal di Semarang, baru terlibat setelah proses penyusunan Amdal mendekati akhir.

Dengan mengabaikan sejumlah saran Tim Penilai Amdal jalan tol, tanda-tanda amblesnya tanah di ruas tol Gedawang sudah muncul sejak 2009 ketika pembangunan proyek jalan tol sudah mencapai jarak enam kilometer dari pintu tol Banyumanik di Kramas, Kota Semarang.

Penurunan level tanah di Gedawang makin kerap terjadi, mengingat daerah timbunan tanah setinggi 30 meter ini diapit dua sungai besar yakni Sungai Kaligarang disisi barat dan Kali Pengkol di sebelah timur.

Anggota Tim Teknis Komisi Penilai Amdal Provinsi Jateng, Dwi P. Sasongko menyatakan, amblesan dan retakan tanah karena pergerakan tanah pada ruas Gedawang Penggaron di Stasiun 5+500 dan STA 5+700. Kerentanan tanah disini kerap terjadi akibat pula perubahan tata guna lahan.

Daerah patahan paling ideal, sebagai daerah resapan air. Gedawang hingga hutan wisata Penggaron selama ini, sebelum dibangun jalan tol, merupakan daerah resapan dan kawasan hutan lindung, tempat sumber air bagi Kota Semarang.

"Potensi terjadinya amblesan dan retakan tanah di rute tol baru itu, sama sekali tidak diprediksi dan dievaluasi dampaknya. Dokumen Amdal yang sudah dibuat, juga tidak terekam di rekomendasi pengelolalaannya pada dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan," kata Dwi Sasongko, peneliti di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Undip Semarang.

Sumber (http://regional.kompas.com/read/2011/04/02/08413862/Menyoal.Amdal.Jalan.Tol.Semarang)

ssphila
April 7th, 2011, 02:29 PM
Kamis, 07/04/2011 18:19 WIB
Kena Longsor, Pengoperasian Tol Semarang-Ungaran Menggantung
Ade Irawan - detikFinance

Jakarta - Ruas tol Semarang-Ungaran belum dapat dipastikan jadwal pengoprasiannya. Hal ini menyusul amblesnya tanah yang ada di ruas jalan tol tersebut padahal seharusnya ruas tol Semarang-Ungaran dijadwalkan akan beroprasi pada bulan April ini.

"Kami tidak kasih tenggat waktu, tapi kami minta selesainya dengan baik," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT Achmad Gani Gazali ketika berbincang dengan wartawam di kantor Kementrian Pekerjaan Umum Kamis (7/4/2011).

Menurut Gani ruas tol Semarang-Ungaran ambles pada KM 5,5 sampai dengan KM 5,8., kondisi ini membuat tol tidak bisa dioprasikan. Gani mengatakan, ruas tol Semarang-Ungaran ini memiliki kondisi tanah yang berbukit, seperti tol Cipularang yang juga sering tertimpa longsor.

"Semarang ungaran daerahnya cukup berbukit mirip Cipularang. Sebelah kiri tebing, sebelah kanan perumahan," ujarnya.

Rencananya, lanjut Gani, ruas tol Semarang-Ungaran yang berdekatan dengan rumah penduduk tidak boleh dilalui bus dan truk.

"Kalau kendaraan besar tidak enak ya, jadi diperuntukan untuk kendaraan kecil," tegasnya.

Lebih lanjut Gani menjelaskan, kendaraan-kendaraan tersebut harus keluar di pintu Tol Bawen dan harus menunggu sampai ruas tol tersebut dioprasikan.

Diberlakukannya perturan tersebut, menurut Gani, kemungkinan akan diberlakukan terus-menerus.

"Sampai rumahnya dipindahkan, ya gak mungkin. Ya jadi seterusnya," pungkasnya.

Ruas tol Semarang-Ungaran merupakan bagian pertama dari rencana pembangunan Tol Semarang-Solo yang terdiri dari lima seksi.

Keempat seksi lainnya adalah Ungaran-Bawean, Bawean-Salatiga, Salatiga-Boyolali, dan Boyolali-Solo. Panjang keseluruhan ruas Tol Semarang-Solo itu mencapai 75,7 Km dengan nilai investasi sebesar Rp 8 triliun

Pada 26 Februari, jalan tol Seksi I Semarang Ungaran sepanjang 14,5 Km sudah selesai pembangunan konstruksinya. Proyek ini digarap oleh anak perusahaan PT Jasa Marga Tbk yaitu PT Trans Marga Jateng (TMJ)

Pada awal Maret 2011, jalan tol tersebut ruas Gedawang itu retak. Keretakan badan jalan tol itu akibat penurunan tanah di bagian timur karena longsornya tebing curam. Beberapa pihak menilai masalah ini terkait AMDAL.

Source : Detik Finance


^^ KUAPOKMU KAPANNN ?? :bash::bash::bash:

Ada tol khusus hanya mobil kecil yg lewat ?? Pak Jaya S. tuh ada rekor MURI baru "TOL UNIK & CUMA ADA SATU INI SAJA"

KPA
April 7th, 2011, 03:04 PM
Kamis, 07/04/2011 18:19 WIB
Kena Longsor, Pengoperasian Tol Semarang-Ungaran Menggantung
Ade Irawan - detikFinance



^^ KUAPOKMU KAPANNN ?? :bash::bash::bash:

Ada tol khusus hanya mobil kecil yg lewat ?? Pak Jaya S. tuh ada rekor MURI baru "TOL UNIK & CUMA ADA SATU INI SAJA"

Sabar mas ojo emosi....besok pagi aturanya berubah lagi (manusia bertopeng mode:on) haha....

_____________________________

ssphila
April 7th, 2011, 03:27 PM
^^ Hehehe... lha sdh diarep-arep kapan jadinya, bisa dilewati. Ternyata klpun sdh bisa dilewati cuma mobil kecil, padahal sepanjang jalan mulai Banyumanik sampai Ungaran kepadatannya sdh parah, terutama daerah watugong sampai Terminal Banyumanik yg sangat rawan banget. Liat bbrp kali kasus kecelakaan sering didaerah tsb. Kuciwa berat aku.

Hasil kajian AMDALnya meragukan lagi :ohno:

Yus3R
April 8th, 2011, 08:12 AM
Biasanya dibatasi tonase maksimum 10 ton agar perkerasan jalan awet. Karena selama ini banyak truk yg overload.
Tapi kalo dgn alasan rumah penduduk, baru denger ini... :ohno:

KPA
April 11th, 2011, 04:35 AM
iya bener aneh....

________________________

nowan
April 11th, 2011, 05:58 AM
Loh, katanya embankment jalannya sudah dikepras dan diperbaiki kondisi aliran air yang membuat lapisan clay shale jadi licin. Masih gak yakin juga, sampai kendaraan berat tidak boleh lewat? Katanya masalah longsoran ini belum apa-apa dibanding tol Cipularang. Bisa dong diperbaiki, tanggung.. Apa sudah kehabisan dana kontingensi?
Kalau sudah begini baru terasa betapa pentingnya menggunakan jasa pihak yg berkompeten sewaktu masih tahap perencanaan. Walaupun lebih mahal di awal, tapi jauh lebih hemat dibanding kekacauan yang terjadi sekarang.

peseg5
April 11th, 2011, 07:41 PM
Seinget saya tadi baca di surat kabar, pelarangan kendaraan berat lebih dikarenakan akses exit di Ungaran nya yang sempit dan tidak ideal buat kendaraan2 berat.

Jadi sifat dari pelarangan ini hanya sementara hingga seksi Ungaran-Bawean nya selesai dan dioperasikan, kendaraan berat baru boleh melewati jalan tol Semarang-Bawean ini.

Maaf lupa sumbernya.

ssphila
April 12th, 2011, 10:32 AM
^^ Ya smoga hanya sementara saja.

Pengen tau aja, ada gak ya yg exit tolnya (atau jalan tolnya) hanya diperbolehkan utk kendaraan kecil saja ?

Yus3R
April 13th, 2011, 05:36 AM
Di tol dalam kota ada jam operasional khusus untuk kendaraan berat. Tidak boleh lewat tol saat jam sibuk.
Di tol Cikampek pernah berlaku larangan masuk utk truk bermuatan lebih agar tidak merusak perkerasan jalan.
Saat lebaran, juga ada pembatasan utk container da kendaraan berat lainnya.
Di Cipularang, saat longsor, juga ada pembatasan golongan kendaraan.
Sekian.

nowan
April 13th, 2011, 05:54 AM
Seinget saya tadi baca di surat kabar, pelarangan kendaraan berat lebih dikarenakan akses exit di Ungaran nya yang sempit dan tidak ideal buat kendaraan2 berat.

Jadi sifat dari pelarangan ini hanya sementara hingga seksi Ungaran-Bawean nya selesai dan dioperasikan, kendaraan berat baru boleh melewati jalan tol Semarang-Bawean ini.

Maaf lupa sumbernya.

Oh, ternyata lain cerita ya. Artikel Detik di atas mencampuradukkan masalah :) Trims Peseg5.

ssphila
April 13th, 2011, 06:39 AM
Di tol dalam kota ada jam operasional khusus untuk kendaraan berat. Tidak boleh lewat tol saat jam sibuk.
Di tol Cikampek pernah berlaku larangan masuk utk truk bermuatan lebih agar tidak merusak perkerasan jalan.
Saat lebaran, juga ada pembatasan utk container da kendaraan berat lainnya.
Di Cipularang, saat longsor, juga ada pembatasan golongan kendaraan.
Sekian.

^^ Itu kan pas utk kondisi/keadaan/waktu tertentu, bukan murni tidak boleh dilalui setiap saat. Kecuali utk tol yg exitnya ke jalan utama dalam kota, itupun masih mungkin dengan ijin khusus.

Setauku exit tol Pejaganpun juga awalnya penuh masalah, sempit, masih harus melalui lintasan KA.

IMO... alasan yg aneh, justru kondisi rawan longsornya yg bisa jadi adalah sumber masalah (alasan) utk kendaraan berat.

CMIIW

Yus3R
April 13th, 2011, 07:05 AM
Exit tol Pejagan, seperti di beberapa tempat lain, crossing dgn jalan lokal dimana pembina jalannya adalah Pemda atau Dinas PU setempat. Karena program pelebaran/peningkatan jalan lokal tidak seiring dgn pembangunan jalan tol maka hal2 seperti di atas bisa terjadi. Kan tidak mungkin operator jalan tol juga harus bertanggungjawab sampe ke jalan lokal milik pemerintah kecuali ada perjanjian khusus.

ssphila
April 19th, 2011, 10:36 AM
Karena program pelebaran/peningkatan jalan lokal tidak seiring dgn pembangunan jalan tol maka hal2 seperti di atas bisa terjadi

^^ Ya, itulah yg selalu terjadi. Aneh apa tdk bisa diubah bersinergi dgn baik?!


========

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TOLSM190411.jpg

Source : Suara Merdeka

RAGIL77
April 20th, 2011, 10:19 AM
Pembebasan Lahan Terancam Tersendat
Wednesday, 20 April 2011
SEMARANG – Proses pembebasan lahan proyek jalan tol Semarang–Solo berpotensi tersendat menyusul ditahannya Ketua Tim Pembebasan Tahan (TPT) Suyoto oleh Kejaksaan Tinggi Jateng, Senin (18/4).

Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah Danang Atmodjo mengatakan, sampai saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait kelanjutan pembebasan lahan.“Kami tidak tahu apakah mengganggu proses selanjutnya atau tidak. Kami serahkan sepenuhnya ke Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum,”ujarnya kemarin. Perlu diketahui, Suyoto ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane,Semarang setelah ditetapkan tersangka dalam kasus ganti rugi tanah proyek tol Semarang–Solo di kawasan Jatirunggo,Kabupaten Semarang.

Suyoto dijerat UU No 2/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas raibnya uang ganti rugi pembebasan 99 bidang tanah milik warga Jatirunggo. Menurut Danang, pihaknya tidak memiliki kewenangan langsung dalam pembebasan lahan tersebut karena penanganannya dilakukan langsung pemerintah pusat. “Kalau mau konfirmasi,sebaiknya tanya langsung ke PU (Kementrian). Kami juga tidak berani berkomentar banyak,”tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Jateng Sri Praptono meminta Dinas Bina Marga untuk segera mengganti posisi Ketua TPT.Hal ini untuk memperlancar proses pembebasan tanah yang lain.“Karena pembebasan lahan ini sangat krusial dalam proyek tol Semarang– Solo ini,”ucapnya. Menurut Sri,dengan adanya pergantian Ketua TPT, proses pembebasan lahan bisa maksimal.

Sementara Suyoto yang menjalani proses penahanan sekaligus pemeriksaan di Kejati bisa fokus menghadapi kasusnya.“ Jangan sampai semuanya terganggu,”tandasnya. Beberapa waktu lalu Gubernur Jateng Bibit Waluyo juga menginginkan adanya pergantian tim TPT tersebut karena keberadaannya tidak memuaskan.“ Apalagi kalau salah satu di antara mereka ada yang ditahan.

Karena itu, segera saja dilakukan pergantian,” katanya lagi. Dia meminta,ke depan proses pembebasan lahan dalam proyek tol sepanjang 75,6 km tersebut bisa lebih profesional dan mengedepankan sikap kehati- hatian.“Untuk yang saat ini, kita serahkan dulu kepada aparat karena sudah masuk ranah hukum,”tandasnya.

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/393954/

RAGIL77
April 21st, 2011, 06:17 AM
:cheers::bash:

titus15
April 22nd, 2011, 02:28 PM
M_SBH7iyihI

ssphila
April 24th, 2011, 08:22 PM
Tebing Urukan di Gedawang Ambrol

* Jalan Tol Semarang-Ungaran


Semarang, CyberNews. Tebing urukan pada pekerjaan jalan tol Semarang-Ungaran di km 17, tepatnya di RW 02 Kelurahan Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang, mengalami longsor pada ketinggian 30 meter. Beruntung, gerakan tanah tidak berimbas sampai merusak badan jalan tol. Dari pantuan, dua alat berat bekerja memperbaiki sisi tebing.

Lokasi longsor tersebut, jika dari arah Semarang, berada di kiri jalan, berselisih beberapa ratus meter sebelum lokasi tanah gerak di bawah Kampung Karangpucung, Kelurahan Pudakpayung, Kota Semarang, yang sekarang masih diperbaiki. Pada lokasi tanah gerak di Karangpucung, proses pengeprasan urukan sampai sekarang belum selesai.

Sekretaris RW 2 Kelurahan Gedawang, Bonyamin, Minggu (24/4) mengungkapkan, peristiwa tebing urukan longsor di Gedawang tersebut terjadi hari Kamis (21/4) lalu, sore hari. Menurutnya, longsoran itu terjadi bukan lantaran hujan deras, namun
dimungkinkan gara-gara drainase yang tidak optimal, sehingga sendang yang dulu ditimbun, mengganggu urukan jalan.

"Permukaan tanah di tebing itu berkerak sampai 10-15 meter ke bawah. Tanah itu seakan ngluntung seperti tsunami. Tanah yang jatuh menimpa sawah penduduk kepunyaan warga. Terakhir ada 250 lempeng besi penahan untuk mengerjakan urukan tol itu, namun sekarang terhadap 50 penahan sudah miring," katanya


..................................


Source : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/04/24/83833/Tebing-Urukan-di-Gedawang-Ambrol

Berita selebihnya baca link diatas

gantengscool
April 28th, 2011, 09:38 AM
lelah juga nunggu ini proyek selesai.

KPA
April 28th, 2011, 09:03 PM
lelah juga nunggu ini proyek selesai.

sama mas... mo hunting ke lokasi juga males...:bash:

_____________________________

gantengscool
May 1st, 2011, 05:04 PM
sama mas... mo hunting ke lokasi juga males...:bash:

_____________________________


padal deket rumah ya

KPA
May 2nd, 2011, 03:10 PM
padal deket rumah ya

hehe iya....

lha wis piye? lemot bangett:bash:

padahal seksi ungaran - bawen baru mulai kl yg ini selesai....lha trus kapan jadinyaaa:ohno::ohno::ohno:

________________________________

pekerja_proyek
May 5th, 2011, 11:48 AM
AKSES KELUAR PINTU TOL UNGARAN

Dari sisi utara
http://img194.imageshack.us/img194/1808/25032011011.jpg (http://img194.imageshack.us/i/25032011011.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

Dari sisi selatan (kota Ungaran)
http://img683.imageshack.us/img683/9513/25032011013.jpg (http://img683.imageshack.us/i/25032011013.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

http://img17.imageshack.us/img17/3881/25032011016.jpg (http://img17.imageshack.us/i/25032011016.jpg/)

Uploaded with ImageShack.us (http://imageshack.us)

______________________________________

woooow,, saya suka dengan foto foto ini,, bukitnya keren,, kawasan sidosari bakalan jadi tempat termacet neeh kayaknya:: dan sepertinya jalan keluar ini hingga ujung gedung DPR ungaran engga di lebarin deeh:: hanya di khususkan untuk kendaraan kecil sedan jeep dan sejenis

KPA
May 6th, 2011, 06:58 AM
bener sempit banget, selain itu bangunanya udah pada mepet semua.....
tp untuk sementara gapapa, bukan akses utama untuk kendaraan besar.




______________________________

ssphila
May 17th, 2011, 08:20 AM
Pertigaan akses masuk ke jl tol dari Ungaran

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/Semarang/DSC00571.jpg

eagle7602
May 20th, 2011, 10:28 AM
Dari Antara jateng (http://www.antarajateng.com/detail/index.php?id=44762)

Tol Semarang-Solo Tahap Pengaspalan

Kamis, 19 Mei 2011 22:00:23 WIB

ANTARA - Pelaksana pembangunan proyek jalan tol Semarang-Solo mulai mengaspal ruas KM STA 5+500-5+700, di Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, yang beberapa waktu lalu retak.

"Perbaikan di Kilometer 5 sudah memasuki tahap pengaspalan jalan," kata Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah, Danang Atmodjo, di Semarang, Kamis.

Menurut dia, pengeprasan ketinggian ruas jalan tol sepanjang 300 meter yang sebelumnya retak tersebut telah selesai dilakukan.

Ia menuturkan, ruas tol yang ketinggiannya dikurangi sekitar tujuh meter tersebut hampir rampung, karena saat ini telah memasuki tahap pengaspalan.

Meski demikian, lanjut dia, masih terdapat satu pekerjaan yang belum selesai, yakni pembuatan sistem drainase di sekitar ruas tol yang retak.

"Sistem drainase ini harus tepat, karena berfungsi untuk mengantisipasi longsor badan jalan," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah, Sri Praptono meminta pelaksana proyek menguji coba dahulu hasil perbaikan yang telah dilakukan tersebut, sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.

"Harus ada jaminan, perbaikan yang dilakukan tersebut berhasil," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera ini.

Dengan demikian, lanjut dia, kerusakan serupa tidak akan terjadi lagi dan dapat diantisipasi.

Semoga tidak muncul masalah lagi

pekerja_proyek
May 21st, 2011, 06:06 AM
Pertigaan akses masuk ke jl tol dari Ungaran

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/Semarang/DSC00571.jpg

depan SMP 1 itu bakalan jadi area termaceeeet,, selamat ya ungaran:: kota biang penyebab kemacetan

ssphila
May 23rd, 2011, 05:45 PM
23 Mei 2011
Perbaikan Masuki Tahap Akhir

* Tol Semarang-Ungaran

SEMARANG- Perbaikan ruas tol Semarang-Ungaran di sekitar stasiun 5,5 yang ambles dan retak-retak, kemarin sudah memasuki tahap akhir.

Namun, Komisaris PT Trans Marga Jateng Danang Atmodjo belum bisa memastikan kapan proses perbaikan tersebut akan tuntas. April lalu, Direktur Teknik dan Operasi Trans Marga Jateng Ari Nugroho menyatakan kepada Komisi D DPRD Jateng, pekerjaan fisik itu akan rampung akhir Mei ini.
”Tentang tuntasnya kapan, saya tidak berbicara dulu, nanti bisa salah kalau omong itu,” kilah Danang, kemarin.

Dari pantauan lapangan, pekerjaan pengeprasan urukan sudah selesai. Pelaksana proyek sudah menggarap pembetonan serta pengaspalan ulang. Masih ada sekitar 150 meter ruas di kawasan Karangpucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, itu yang belum teraspal sama sekali.
Danang mengatakan, memang ada bagian tertentu yang tidak dibeton karena cukup diaspal. Hal itu sudah diperhitungkan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi beban.

............

Source/Selengkapnya : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/05/23/147419/Perbaikan-Masuki-Tahap-Akhir

ssphila
June 2nd, 2011, 01:31 PM
Jalan Tol Semarang-Solo Siap Diuji Kelayakannya

Kamis, 02 Juni 2011 14:13 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Jalan tol Semarang-Solo rute Kota Semarang hingga Ungaran, Kabupaten Semarang, siap diuji kelayakannya, menyusul perbaikan di kilometer 5 ruas tol tersebut yang telah selesai sekitar 90 persen.

"Perbaikan sudah memasuki tahap akhir dan siap untuk diuji coba," kata Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah, Agus Suharyanto, di Semarang, Kamis.

Menurut dia, perbaikan di kilometer 5 masih menyisakan penyempurnaan di titik yang beberapa waktu lalu retak. "Aliran air di sekitar ruas tol serta kestabilan tanah sudah dapat diatasi," katanya.

Meski demikian, ia belum dapat memeastikan waktu pelaksanaan uji kelayakan yang akan dilakukan oleh gabungan sejumlah instansi. Ia menuturkan, uji kelayakan tersebut memebutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga bulan.

..............................

Source : www.republika.co.id (http://www.republika.co.id/berita/regional/nusantara/11/06/02/lm5gf7-jalan-tol-semarangsolo-siap-diuji-kelayakannya)

:speech: :wink2: :popcorn:

KPA
June 2nd, 2011, 09:33 PM
Jalan Tol Semarang-Solo Siap Diuji Kelayakannya

Kamis, 02 Juni 2011 14:13 WIB




Semoga ga mundur lagi mas :lol::ohno:

ssphila
June 3rd, 2011, 02:27 PM
^^ Dari yg tadinya hepi denger segera dibangun, menjadi sangat hepi ketika mulai dibangun, hepi banget hampir diresmikan..... droppp unhappy..., sy juga sampe hampir males update (baca:copas) berita apalagi kelokasi buat motret. Pdhal ini proyek perjalanan masih panjang.

Ya sudahlah... semoga tidak lebih buruk saja..

eh tapi dengernya yg Ungaran - Bawen sudah dimulai dikit2 ?? Betulkah ?

KPA
June 4th, 2011, 08:20 AM
^^ Dari yg tadinya hepi denger segera dibangun, menjadi sangat hepi ketika mulai dibangun, hepi banget hampir diresmikan..... droppp unhappy..., sy juga sampe hampir males update (baca:copas) berita apalagi kelokasi buat motret. Pdhal ini proyek perjalanan masih panjang.

Ya sudahlah... semoga tidak lebih buruk saja..

eh tapi dengernya yg Ungaran - Bawen sudah dimulai dikit2 ?? Betulkah ?

hahaha bad mood :bash:

denger2 sih gt mas.. kepastianya blm cek dilapangan

setahuku sih dari pintu keluar ungaran ke arah selatan sampai daerah klepu masih proses pengerukan, cuma proyek itu masih satu paket yang dikerjakan Istaka Karya.



___________________________

ssphila
June 5th, 2011, 03:12 PM
Jalan Tol Semarang - Ungaran segera dioperasikan
5 Juni 2011

SEMARANG, (Tubas) – Setelah tanah urugan dikepras sedalam 7 meter, jalan tol Semarang – Ungaran pada km 5,5 yang 4 bulan lalu amblas akibat terjadi pergeseran tanah, kini tanahnya sudah dalam kondisi stabil. Sesuai alat pembaca pergerakan tanah yang dipasang di beberapa titik, menunjukkan angka nol selama 2 bulan berturut-turut.

Saat ditinjau rombongan Komisi D DPRD Jawa Tengah, pengerjaan pengaspalan sedang dilakukan dan menurut staf Pimpro PT Trans Marga Jateng, bahwa saat ini sudah 2 kali ditinjau secara non formal oleh petugas dari pemerintah pusat berkaitan dengan tingkat ketidaklicinan dan ketidakrataan jalan tol yang sedang diperbaiki.

Hal ini mendapat tanggapan yang cukup serius dari Hj. Sri Rahayu Amin Sudibyo, SH, anggota Komisi D DPRD Jateng utusan Fraksi Partai Golkar. Pihaknya sebagai wakil rakyat berkehendak selekasnya peninjauan dilakukan secara resmi, sehingga didapatkan keputusan atau penilaian jalan tol Semarang-Ungaran sudah layak untuk dilalui kendaraan mobil beroda 4 atau lebih. Sebab, kelayakan tersebut berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol nantinya.

.................

Source : www.tubasmedia.com (http://www.tubasmedia.com/berita/jalan-tol-semarang-ungaran-segera-dioperasikan/)

Sudah pernah baca judulnya... tapi semoga kali ini benar2 tanpa hambatan lagi.

sembilanbelas
June 11th, 2011, 01:11 AM
Tol Arah Solo Terganjal Dana
SEMARANG – Proyek pembangunan jalan tol Semarang–Solo, terutama dari arah Solo hingga kini belum jelas kapan akan dikerjakan akibat terganjal proses pembebasan lahan.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, belum jelasnya kelanjutan proyek tol itu karena anggaran untuk pembebasan lahan dari arah tersebut belum turun.“Saat ini kita baru menanyakan kepastian anggaran untuk pembebasan lahan itu sehingga bisa segera dimulai,”ujarnya kemarin. Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo dan Dirut PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) Djuarso telah menghadap ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk membicarakan masalah tersebut.“

Kita harap segera selesai, dan ada hasilnya,”kata Bibit. Mantan Pangkostrad ini menambahkan, pembangunan tol dari dua arah tersebut diperlukan agar proyek tol Semarang– Solo cepat selesai. Selama ini pembangunannya hanya dilakukan dari arah Semarang ke Solo. “Kontraknya gampang, pembebasannya itu yang sulit. Duit-nya belum ada. Ini baru mau memastikan anggarannya,” ungkap Bibit.

Mengenai perbaikan ruas jalan tol seksi I Semarang– Ungaran,sudah siap diuji kelayakan jalan dan saat ini sedang menunggu kesiapan dari pihak terkait.“Rapat terpadu belum bisa digelar karena Pak Danang (Komisaris PT Trans Marga Jateng/ TMJ) sedang berkoordinasi di Jakarta untuk kelanjutan pembangunan tol,” kata Bibit.

Topik pembahasan meliputi kesiapan kemajuan tol seksi I dan kepastian anggaran pembebasan lahan dari arah timur ke barat. Direktur Utama PT Trans Marga Jawa Tengah Agus Suharyanto mengungkapkan, proses penyempurnaan jalan tol yang ambles terus dilakukan dan saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Pelaksana proyek juga sudah mengontrol air sehingga tidak mengganggu infrastruktur dan menjaga kestabilan tanah.Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan uji kelayakan jalan dilakukan.“Uji kelayakan jalan memakan waktu 1–3 bulan tergantung tim kelayakan,”paparnya. hendrati hapsari

sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/404917/

ssphila
June 11th, 2011, 06:57 PM
http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvHover.php?filename=/2011/06/090611-BISNIS-JALAN-TOL-SMG-SOLO-SIAP-UJI-COBA-SULIS-6.jpg&cat=7&pid=15153&cache=false

http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvHover.php?filename=/2011/06/090611-BISNIS-JALAN-TOL-SMG-SOLO-SIAP-UJI-COBA-SULIS-8.jpg&cat=7&pid=15156&cache=false

Source : www.bisnis-jateng.com (http://www.bisnis-jateng.com/index.php/2011/06/tol-seksi-i-semarang-ungaran-selesai-diperbaiki/)

drie
June 12th, 2011, 11:23 AM
Tol Semarang-Ungaran belum siap saat Lebaran
Oleh Algooth Putranto
http://www.bisnis.com/infrastruktur/transportasi/26853-tol-semarang-ungaran-belum-siap-saat-lebaran


JAKARTA: PT Bina Marga menyatakan optimistis dapat memenuhi target penyelesaian tol Semarang-Ungaran yang ambles pada STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, meski kesiapan jalan tol diragukan saat Lebaran.


Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto menyatakan hingga saat ini pihaknya terus berupaya mengurangi wilayah timbunan dengan memasang inclinometer untuk mengetahui pergerakan tanah di wilayah yang ambles.

"Pada jam tertentu masih bergerak. Sehingga kita memasang tiga bore pile dan ada kemungkinan akan kita tambah lagi," ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Menurut Djoko, persoalan pada STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, karena adanya lapisan tanah liat yang akan keras saat kering tetapi sangat lunak ketika basah sehingga dudukan pondasi menjadi labil.

Target penyelesaian pengerjaan jalan tol Semarang-Ungaran yang ambles sendiri seharusnya ditargetkan pada akhir Mei, tetapi hingga pekan lalu baru mencapai sekitar 90%.

Dengan demikian rencana pengoperasian jalan tol tersebut dipastikan kembali molor karena setelah proyek fisik rampung, masih harus dilakukan uji kelayakan oleh pemerintah pusat yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan atau pada September mendatang, sementara Lebaran akan jatuh pada akhir Agustus.

Djoko menuturkan jika tol Semarang-Ungaran siap pun, dia menilai operasional tol tersebut belum akan efektif mengurangi kemacetan di jalur tersebut disebabkan pintu keluar Ungaran masih melewati perkampungan. (tw)

pekerja_proyek
June 13th, 2011, 10:49 AM
Tol Semarang-Ungaran belum siap saat Lebaran
Oleh Algooth Putranto
http://www.bisnis.com/infrastruktur/transportasi/26853-tol-semarang-ungaran-belum-siap-saat-lebaran


JAKARTA: PT Bina Marga menyatakan optimistis dapat memenuhi target penyelesaian tol Semarang-Ungaran yang ambles pada STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, meski kesiapan jalan tol diragukan saat Lebaran.


Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto menyatakan hingga saat ini pihaknya terus berupaya mengurangi wilayah timbunan dengan memasang inclinometer untuk mengetahui pergerakan tanah di wilayah yang ambles.

"Pada jam tertentu masih bergerak. Sehingga kita memasang tiga bore pile dan ada kemungkinan akan kita tambah lagi," ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Menurut Djoko, persoalan pada STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, karena adanya lapisan tanah liat yang akan keras saat kering tetapi sangat lunak ketika basah sehingga dudukan pondasi menjadi labil.

Target penyelesaian pengerjaan jalan tol Semarang-Ungaran yang ambles sendiri seharusnya ditargetkan pada akhir Mei, tetapi hingga pekan lalu baru mencapai sekitar 90%.

Dengan demikian rencana pengoperasian jalan tol tersebut dipastikan kembali molor karena setelah proyek fisik rampung, masih harus dilakukan uji kelayakan oleh pemerintah pusat yang diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan atau pada September mendatang, sementara Lebaran akan jatuh pada akhir Agustus.

Djoko menuturkan jika tol Semarang-Ungaran siap pun, dia menilai operasional tol tersebut belum akan efektif mengurangi kemacetan di jalur tersebut disebabkan pintu keluar Ungaran masih melewati perkampungan. (tw)

oooh nooooo.... :ohno: ternyata pintu exitnya lewat perkampungan,, hmmm maceeet teruuus ntar tuuuh,, lewat kampung siapa yaaaa???

jonokun
June 23rd, 2011, 03:51 AM
23 Juni 2011

Perbaikan Tol Seksi I Rampung

SEMARANG- Perbaikan jalan tol Seksi I Semarang-Ungaran yang ambles dan retak telah selesai. Kini jalan tol tersebut dalam masa pengamatan sebelum uji kelayakan oleh pemerintah pusat. Gubernur Bibit Waluyo mengatakan, jalan sudah mulus. Selasa (21/6) sore, dia mengecek ke lokasi perbaikan di STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang.

“Saya sudah cek, ternyata perbaikan sudah rampung. Saiki dalane wis mulus, muga-muga ndang isa dibuka (Sekarang jalan sudah mulus, mudah-mudahan bisa segera dibuka),” kata Bibit, Rabu (22/6).
Kapan jalan tol akan diuji kelayakan dan dibuka untuk umum, dia mengaku belum tahu. Menurutnya, setelah proyek fisik rampung, semestinya segera dilakukan uji kelayakan agar tol dapat segera dioperasikan. Gubernur berharap pada Lebaran nanti sudah berfungsi optimal sehingga bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

Direktur Utama Trans Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, pihaknya masih mengamati proyek tersebut. Tujuannya agar kondisi jalan bisa dipantau lebih detail, apakah masih perlu perbaikan atau tidak.
“Kalau selama masa pengamatan tidak ada masalah, kami akan segera mengajukan permintaan uji kelayakan,” terangnya.

Danang menyatakan belum tahu kapan uji kelayakan dilakukan dan butuh waktu berapa lama.
“Mestinya uji kelayakan tidak butuh waktu terlalu lama,” tuturnya.
Menyangkut sarana pendukung, menurut dia semua telah siap, baik rambu-rambu, pintu masuk-keluar, maupun penerangan jalan.

Ganti Ketua TPT

Terkait dengan nasib Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Suyoto yang terjerat kasus hukum dan ditahan, gubernur menyatakan pemerintah pusat telah menyiapkan penggantinya. Sejak Suyoto tersandung persoalan hukum, pihaknya telah meminta agar segera dilakukan penggantian.

“Biarlah persoalan hukum itu berjalan, namun jangan sampai karena itu proses pembebasan lahan terganggu. Kata Pak Menteri PU, (Suyoto) akan segera diganti, namun saya belum tahu kapan,” ucap Bibit.
Ia menambahkan, proses pembebasan lahan Seksi II Ungaran-Bawen sudah hampir selesai. Namun, seksi berikutnya hingga Solo belum dimulai.

“Kalau ketua TPT sudah ada, proses pembebasan seksi berikutnya bisa segera dimulai. Pokoke kudu satset ben ndang cepet rampung (Pokoknya harus cepat agar segera selesai),” paparnya. (H23,J17-59)

Source: Suara Merdeka (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/06/23/150413/Perbaikan-Tol-Seksi-I-Rampung)

tiwulbakul
June 23rd, 2011, 11:34 AM
23 Juni 2011

Perbaikan Tol Seksi I Rampung

SEMARANG- Perbaikan jalan tol Seksi I Semarang-Ungaran yang ambles dan retak telah selesai. Kini jalan tol tersebut dalam masa pengamatan sebelum uji kelayakan oleh pemerintah pusat. Gubernur Bibit Waluyo mengatakan, jalan sudah mulus. Selasa (21/6) sore, dia mengecek ke lokasi perbaikan di STA KM 5500-5700 Gedawang, Banyumanik, Kota Semarang.

“Saya sudah cek, ternyata perbaikan sudah rampung. Saiki dalane wis mulus, muga-muga ndang isa dibuka (Sekarang jalan sudah mulus, mudah-mudahan bisa segera dibuka),” kata Bibit, Rabu (22/6).
Kapan jalan tol akan diuji kelayakan dan dibuka untuk umum, dia mengaku belum tahu. Menurutnya, setelah proyek fisik rampung, semestinya segera dilakukan uji kelayakan agar tol dapat segera dioperasikan. Gubernur berharap pada Lebaran nanti sudah berfungsi optimal sehingga bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

Direktur Utama Trans Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, pihaknya masih mengamati proyek tersebut. Tujuannya agar kondisi jalan bisa dipantau lebih detail, apakah masih perlu perbaikan atau tidak.
“Kalau selama masa pengamatan tidak ada masalah, kami akan segera mengajukan permintaan uji kelayakan,” terangnya.

Danang menyatakan belum tahu kapan uji kelayakan dilakukan dan butuh waktu berapa lama.
“Mestinya uji kelayakan tidak butuh waktu terlalu lama,” tuturnya.
Menyangkut sarana pendukung, menurut dia semua telah siap, baik rambu-rambu, pintu masuk-keluar, maupun penerangan jalan.

Ganti Ketua TPT

Terkait dengan nasib Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Suyoto yang terjerat kasus hukum dan ditahan, gubernur menyatakan pemerintah pusat telah menyiapkan penggantinya. Sejak Suyoto tersandung persoalan hukum, pihaknya telah meminta agar segera dilakukan penggantian.

“Biarlah persoalan hukum itu berjalan, namun jangan sampai karena itu proses pembebasan lahan terganggu. Kata Pak Menteri PU, (Suyoto) akan segera diganti, namun saya belum tahu kapan,” ucap Bibit.
Ia menambahkan, proses pembebasan lahan Seksi II Ungaran-Bawen sudah hampir selesai. Namun, seksi berikutnya hingga Solo belum dimulai.

“Kalau ketua TPT sudah ada, proses pembebasan seksi berikutnya bisa segera dimulai. Pokoke kudu satset ben ndang cepet rampung (Pokoknya harus cepat agar segera selesai),” paparnya. (H23,J17-59)

Source: Suara Merdeka (http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/06/23/150413/Perbaikan-Tol-Seksi-I-Rampung)


semoga akan segera beroperasi dalam waktu dekat ini ^^

KPA
June 28th, 2011, 06:23 AM
Pembayaran Ganti Rugi Macet


Tuesday, 28 June 2011
UNGARAN – Proses pembayaran ganti rugi tanah warga yang terkena proyek jalan tol Semarang–Solo seksi I Ungaran–Bawen macet. Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) KabupatenSemarangjuga sementara waktu tidak bisa melakukan negosiasi pembebasan lahan.

Penundaan terjadi akibat Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Suyoto dijebloskan ke LPKedungpaneSemarangkarena sudah ditetapkan tersangka. Suyoto diduga terlibat dalam kasus tukar guling lahan di Jatirunggo, Kecamatan Pringapus. Anggota P2T Endang Ani Suesti menerangkan,pihaknya tidak bisa melanjutkan proses pembebasan lahan karena tidak ada TPT.

Pihaknya selama ini hanya membantu dan ikut mendampingi selama proses pembebasan tanah. “Pembayaran tol juga macet. Karena TPT tidak ada, siapa yang mau tanda tangan SPj (surat pertanggung jawaban),”katanya kemarin. Sebelum ada pengganti Suyoto, pembayaran lahan tidak bisadilakukan. Diajugatidakbisa memastikan jumlah warga yang pembayarannya ditunda karena datanya sudah diserahkan ke TPT.

“Saya sudah minta TPT untuk menjelaskan kepada warga yang siap menerima pembayaran. Memang pembayaran kita cancel semua,”ungkap Endang. Pemilik lahan yang tertunda pembayarannya,di antaranya di Desa Lemahireng,Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Di desa tersebut ada dua warga terkena proyek (WTP) yang sementara ditunda pembayarannya.“

Ada dua orang,yakni Haris dan Muhri yang sudah masuk berkas.Tidak banyak (jumlahnya) di bawah Rp10 juta,”kata Sekretaris Desa Lemahireng AgusWibowo. TPT belum lama ini sudah menemui warganya untuk menyampaikan pemberitahuan resmi terkait penundaan pembayaran. Namun, TPT juga belum bisa memastikan kapan realisasi pembayaran.

“Sudah saya telepon, katanya memang tertunda semua,”ungkap Agus. Di Desa Lemahireng ini terdapat 74 bidang lahan yang belum bersedia dilepas pemiliknya karena belum adanya kesepakatannilaigantirugi. Wargayang masih menolak ini belum bisa dilakukan pemberkasan.

Secara umum, pembebasan lahan di seksi Ungaran–Bawen ini sudah hampir rampung.Di Desa Kandangan Bawen misalnya,juga sudah terbebaskan semua.Sedangkan di Karangjati, perusahaan yang bakal kena proyek tol juga belum ditaksir kerugiannya oleh tim penaksir harga. arif purniawan

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/408907/



________________________________

ssphila
June 29th, 2011, 05:37 PM
Papan penunjuk ke arah Bawen/Ungaran sebenarnya sdh terpasang (ditutup kain gelap)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC01495.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng290611.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng2906111.jpg

ssphila
June 29th, 2011, 05:44 PM
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng2906112.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng2906113.jpg

Widana89
June 29th, 2011, 10:59 PM
^^ Seharusnya tanah yg miring dipinggir jalan tu di tanami pohon biar gak longsor lg...!!

finalA
July 3rd, 2011, 08:30 AM
kpn? iso diliwati?

ssphila
July 3rd, 2011, 10:22 AM
^^ Sdh pernah mas... :jk: :D

Ini kan mesti nunggu tes kelayakan dulu, harusnya sebulan 2bulan lagi sdh bisa ya.... smoga tdk ada lagi kendala... jadi lebaran nanti bisa dipake.

bozhart
July 4th, 2011, 10:06 PM
Foto satelit tol Semarang - Bawen, 5 Juni 2011

http://img864.imageshack.us/img864/8184/tolt.jpg

tipenb168
July 5th, 2011, 05:33 AM
tol nya keren :applause: tp sayang itu koq banyak belokan tajam yah? bahaya banget tuh kalo penerangan dan rambu2 nya kurang.. kalo malem plus ngantuk bisa2 bablas nabrak.. :nuts:

finalA
July 5th, 2011, 09:22 PM
^^ Sdh pernah mas... :jk: :D

Ini kan mesti nunggu tes kelayakan dulu, harusnya sebulan 2bulan lagi sdh bisa ya.... smoga tdk ada lagi kendala... jadi lebaran nanti bisa dipake.

amin ..soale dlu coba mau coba lewat dimarahi paksatpam...:?

pekerja_proyek
July 6th, 2011, 05:16 AM
Papan penunjuk ke arah Bawen/Ungaran sebenarnya sdh terpasang (ditutup kain gelap)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC01495.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng290611.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/TolSmgUng2906111.jpg

wiiiih,, kereen bangeeet,, kayak TOL di genting highland malaysia,,, padahal ini cuman di gedawaaang,, salut saluuuuuut,,, pengen buruan cepet lewat jalan toL itu pake mobil (kemarin pake sepeda) :ohno:

ssphila
July 6th, 2011, 05:27 AM
^^ :lol: sekali tempo lewat tol pake sepeda biar masuk muri.


amin ..soale dlu coba mau coba lewat dimarahi paksatpam...:?

Ya memang blm boleh utk umum, kl mau coba pake motor pas hari libur/minggu pagi, biasanya lebih toleran... masuk lewat Gedawang mas.

pekerja_proyek
July 6th, 2011, 06:06 AM
^^ :lol: sekali tempo lewat tol pake sepeda biar masuk muri.




Ya memang blm boleh utk umum, kl mau coba pake motor pas hari libur/minggu pagi, biasanya lebih toleran... masuk lewat Gedawang mas.

lewat penggaron bisa ngga??? klo ngga di cegat satpamnya

finalA
July 6th, 2011, 07:35 AM
^^ :lol: sekali tempo lewat tol pake sepeda biar masuk muri.




Ya memang blm boleh utk umum, kl mau coba pake motor pas hari libur/minggu pagi, biasanya lebih toleran... masuk lewat Gedawang mas.

masalahe pake sepeda ...ngontel sampe gedawang mah mrongkol ni kaki...:fart:

ssphila
July 6th, 2011, 11:06 AM
@ pekerja proyek : Ya kl Penggaron sy gak tau, cuma pas sebelum ada kejadian longsor itu, kalo Minggu pagi sering dipake bbrp warga utk jalan2, keliling2, turun dr sebelah jembatan Gedawang. Gak tau kl sekarang, cukup lama sy gak ke daerah ini lagi, cuma foto diatas terakhir. Sampeyan ini kyknya tau banyak daerah Ungaran ya ? Pernah tinggal sana ?

@ finalA : Kl naik sepedanya dr kota bawah ya lumayan metekol mas :lol:

pekerja_proyek
July 7th, 2011, 02:30 PM
@ pekerja proyek : Ya kl Penggaron sy gak tau, cuma pas sebelum ada kejadian longsor itu, kalo Minggu pagi sering dipake bbrp warga utk jalan2, keliling2, turun dr sebelah jembatan Gedawang. Gak tau kl sekarang, cukup lama sy gak ke daerah ini lagi, cuma foto diatas terakhir. Sampeyan ini kyknya tau banyak daerah Ungaran ya ? Pernah tinggal sana ?

@ finalA : Kl naik sepedanya dr kota bawah ya lumayan metekol mas :lol:

yo ngerti to yooo,, aku kan siluman indonesa,, walau dudu penduduk kono tapi ngerti ngalor kidul,,

ssphila
July 19th, 2011, 07:16 PM
SPK Tol Seksi II Turun Pekan Ini

* H-7 Jalan Tol Beroperasi

Semarang, CyberNews. PT Trans Marga Jateng (TMJ) akan segera mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) untuk dimulainya proyek fisik jalan tol Seksi II Ungaran-Bawen. Dengan terbitnya surat itu, maka tiga kontraktor yang telah dinyatakan sebagai pemenang lelang segera bisa menyiapkan peralatan berat maupun material untuk memulai proses pembangunan.

Komisaris PT TMJ Danang Atmodjo menyatakan, SPK diharapkan sudah bisa diterbitkan pada pekan ini. Dengan demikian, secepatnya pula pemenang lelang akan menindaklanjuti dengan proses persiapan.

"Semoga saja SPK sudah bisa keluar pada pekan ini. Mohon doa restunya agar semua berjalan lancar," terang Danang.

Pihaknya berharap, turunnya SPK tersebut segera ditindaklanjuti pemenang lelang dengan melakukan proses persiapan pembangunan fisik.

Disinggung mengenai lahan tol, Danang menuturkan lebih dari 80% lahan telah dibebaskan sehingga sesuai aturan sudah bisa dimulai proyek fisik. Diakui masih ada beberapa lahan yang belum terbebaskan namun kepemilikannya adalah milik PTPN dan Pemprov Jateng sehingga akan lebih mudah prosesnya. Proyek fisik jalan tol Seksi II sepanjang sekitar 9 km itu akan dikerjakan pemenang lelang yakni PT Waskita Karya, PT Adhi Karya, dan PT Pembangunan Perumahan.

Sementara terkait proses uji kelayakan jalan tol Seksi I Semarang-Ungaran, Danang mengaku belum dilakukan. Pihaknya saat ini masih melakukan pengawasan dan pengamatan intensif di semua ruas jalan tol yang telah rampung itu. Khusus untuk jalan tol di STA 5.5, pihaknya terus melakukan pengawasan intensif setelah proyek perbaikan jalan yang sebelumnya longsor itu rampung dilakukan.

Mengenai kapan jalan tol akan dilakukan uji kelayakan, Danang yang juga Kepala Dinas Bina Marga Jateng itu hanya menyatakan secepatnya. "Masih dilakukan pengawasan, semoga bisa secepatnya di uji," katanya.

Meski demikian, Danang menargetkan pada H-7 lebaran nanti jalan tol tersebut sudah beroperasi untuk umum guna mengurangi kepadatan jalan saat arus mudik. "Semoga saja bisa segera terealisasi," katanya.

....................

Source : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/07/19/91396/SPK-Tol-Seksi-II-Turun-Pekan-Ini

Ada yg tau dimana rencana jalur exit yg di Bawen ?

sembilanbelas
July 21st, 2011, 04:16 PM
^^

http://img222.imageshack.us/img222/6905/toljoglosemarlw9.jpg

the kamidi
July 26th, 2011, 01:51 PM
Perekonomian Solo Utara akan semakin hot di masa mendatang.Efek domino dr jalan tol sangat signifikan.Sekarang aja kawasan barat daya Solo semakin menggeliat dg pesatnya pertumbuhan real estate.

noe2009
July 26th, 2011, 04:45 PM
Pembangunan tol Ungaran-Bawen segera dikerjakan

By nad16 on 26 Juli 2011

Semarang (Solopos.com)–Pembangunan jalan tol Semarang-Solo seksi II Ungaran-Bawen sepanjang kurang lebih 9 km segera dikerjakan. Tiga kontraktor telah ditetapkan mengerjakan proyek jalan bebas hambatan itu.

Komisaris PT Trans Marga Jateng (TMJ)-selaku pelaksana pembangunan jalan tol Semarang-Solo-, Danang Atmojo, pihaknya akan secepatnya mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen kepada tiga kontraktor.

“Begitu SPK turun, kontraktor sudah bisa langsung memulai bekerja,” katanya di Semarang, Selasa (26/7/2011).

Kapan SPK tersebut akan ke luar, dia menyatakan dalam waktu dekat karena dokumen-dokumen kontraktor pemenang tender sudah lengkap, tinggal dilakukan verifikasi.

“Mudah-mudahan secepatnya SPK bisa segera turun. Mohon doa restunya,” imbuhnya.

Untuk mengerjakan tol Ungaran-Bawen, lanjut Danang yang juga Kepala Dinas Bina Marga Jateng, dilaksanakan tiga kontraktor pemenang lelang masing-masing, PT Waskita Karya, PT Adhi Karya dan PT Pembangunan Perumahan.

(oto)

http://www.solopos.com/2011/channel/jateng/pembangunan-tol-ungaran-bawen-segera-dikerjakan-108729

RAGIL77
July 27th, 2011, 05:52 AM
26 Juli 2011 | 23:11 wib
Berita Aktual » Semarang

Kontraktor Mulai Lakukan Pengukuran Lahan

* Proyek Tol Seksi II Ungaran-Bawen

Semarang, CyberNews. Pemenang lelang proyek jalan tol Seksi II Ungaran-Bawen mulai melakukan pengukuran lahan dan proses mobilisasi peralatan berat menuju lokasi. Dengan persiapan tersebut, maka tahap konstruksi mega proyek bagian dari tol Trans Jawa itu akan segera dimulai.

Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Danang Atmodjo menuturkan, mulai dilakukannya tahapan awal proyek itu menyusul telah keluarnya Surat Perintah Kerja (SPK) bagi ketiga kontraktor. SPK tersebut telah terbit pekan lalu untuk tiga kontraktor pemenang lelang, yakni PT Waskita Karya, PT Adhi Karya, dan PT Pembangunan Perumahan (PP).

"Mohon doa restunya agar tahapan konstruksi bisa secepatnya dimulai. Saat ini sedang persiapan pengukuran dilanjutkan mobiliasasi alat berat serta mendatangkan material yang akan dibutuhkan," ujar Danang.

Proses persiapan tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar sebulan, jadi proyek fisik diprediksi bisa dimulai setelah lebaran. Pihaknya membagi jalan tol Seksi II menjadi tiga paket, yakni paket empat dikerjakan PT Pembangunan Perumahan (PP), paket lima oleh PT Waskita Karya, dan paket enam PT Adhi Karya.

Terkait kebutuhan lahan, lanjutnya, masih ada sekitar 10% yang belum terbebaskan di paket lima. Terkait kondisi geografis Seksi II, menurut Danang tak jauh berbeda tingkat kesulitannya dengan seksi sebelumnya. Untuk jalan tol sepanjang sekitar 11 km itu didominasi perbukitan karena jalur itu merupakan jalur pegunungan.

Uji Kelayakan

Banyak lahan yang merupakan lembah, bukit dengan sudut kemiringan cukup tajam. Menilik kondisi tersebut, Danang menuturkan akan banyak digunakan jembatan dengan tiang tinggi serta pengurugan dan pengerukan. "Kami akan segera memfasilitasi proses pembebasan tanah dengan mengajukan usulan dana talangan untuk biaya pembebasannya," paparnya.

Untuk jalan tol Seksi I Banyumanik-Ungaran, Danang memastikan sudah akan dibuka pada H-7 hingga H+7 lebaran nanti. Dikatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pengamatan terhadap seluruh kondisi jalan dan diakuinya memang belum dilakukan uji kelayakan.

Namun demikian, pada H-7 lebaran jalan tol sudah akan dibuka untuk umum sekalian uji coba. "Selama lebaran, jalan tol kami buka dan gratis untuk pengguna jalan. Setelah uji coba itu, akan kembali kami lakukan pengamatan," ujarnya.

Anggota Komisi D DPRD Jateng Gatyt Sari Chotijah menyambut baik rencana pembukaan jalan tol tersebut selama lebaran. Namun demikian, dirinya menyesalkan lambannya proses uji kelayakan yang hingga kini belum kunjung dilakukan.

"Seharusnya bukan hanya uji coba, tapi sudah benar-benar difungsikan. Kalau sekedar uji coba, berarti masih belum diketahui kapan jalan tol Semarang-Ungaran itu akan dibuka," papar politikus Partai Hanura itu.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/07/26/92034/Kontraktor-Mulai-Lakukan-Pengukuran-Lahan

noe2009
July 27th, 2011, 06:59 AM
JALAN TOL
Tol Semarang-Solo Operasi Saat Mudik

Semarang, Kompas - Kendati Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan belum memberikan hasil uji kelayakan Jalan Tol Semarang-Solo, PT Trans Marga Jawa Tengah berharap jalan tol di ruas Semarang–Ungaran sepanjang 10,85 kilometer dapat diuji coba saat mudik Lebaran 2011 mulai H-10. Uji coba jalan tol itu khususnya bagi kendaraan pribadi secara gratis.

Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ), Danang Atmodjo, Selasa (26/5), mengatakan, sejak pekerjaan konstruksi jalan tahun 2009, hingga saat ini secara fisik jalan tol seksi I Semarang –Ungaran sudah selesai, tapi belum berfungsi.

”Pekerjaan konstruksi jalan tol sudah selesai, termasuk perbaikan ruas jalan yang longsor dan ambles di ruas Gedawang–Susukan, juga sudah rampung. Dulu uji coba saat Tahun Baru 2011, tapi gagal karena sebagian jalan ada yang ambles,” ujar Danang dalam seminar bertema: ”Optimalisasi Jalan Tol Semarang– Solo” yang digelar Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah.

Dikatakan, untuk kesiapan menyambut pemudik nanti tidak hanya ruas Jalan Tol Semarang – Solo saja yang siap. Kondisi jalan di wilayah Jawa Tengah, baik itu jalan nasional, jalan provinsi maupun jalan kabupaten sepanjang 26.290 kilometer secara umum juga siap dilalui pemudik.

”Kondisi jalan dan jembatan di Jawa Tengah sudah baik. Jalan dan jembatan rusak itu volume kecil kurang dari 0,5 persen dari panjang jalan yang ada. Kalau ada perbaikan jembatan dan jalan di pantura, diupayakan H-10 sudah selesai semua,” ujar Danang yang juga Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah.

Pengamat infrastruktur dari Fakultas Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Semarang, Rudatin Ruktiningsih, mengingatkan, uji coba jalan tol untuk arus pemudik perlu memerhatikan kesiapan jalan keluar masuk tol di Ungaran maupun di Banyumanik, Kota Semarang.

”Bila uji coba pemanfaatan jalan tol baru kurang diimbangi pengaturan lalu lintas bagian pangkal dan ujung tol malah akan menimbulkan kemacetan baru. Ujung jalan tol baru, yakni masing-masing di Ungaran dan Banyumanik, belum lebar,” ujarnya.

Menjelang Ramadhan pekerjaan proyek pelebaran jalan Magelang-Keprekan sejauh 8,6 kilometer masih berlangsung, dan diperkirakan saat masa mudik Lebaran mendatang, proyek tersebut belum selesai 100 persen. Meskipun sudah terbuka menjadi enam lajur, penambahan aspal khusus untuk sisi kanan yang dilewati arus kendaraan Yogyakarta-Magelang, masih berlangsung hingga September 2011.

Pejabat Pembuat Komitmen Magelang-Keprekan Dinas Bina Marga Jateng, Sodeli, mengaku, saat ini penambahan aspal setebal empat sentimeter baru dilaksanakan untuk satu sisi jalan yang dilalui arus kendaraan Magelang-Yogyakarta.

Ruas jalan Magelang-Keprekan adalah akses utama rute Magelang-Yogyakarta. Proyek pelebaran jalan tersebut berlangsung sejak Maret 2010. Badan jalan itu dilebarkan dari tujuh meter menjadi 18 meter. (WHO/EGI)

http://cetak.kompas.com/read/2011/07/27/04363555/tol.semarang-solo.operasi.saat.mudik

ssphila
July 27th, 2011, 09:48 AM
^^ :lol: Proyeknya memang Semarang-Solo, tapi kalau judul berita ditulis "Tol Smg-Solo operasi saat mudik" kesannya tol sdh jadi sampe Solo.... padahal baru nyampe Ungaran... itu juga belum diuji coba :nuts: kenapa harus nunggu H-7 :nuts:

gantengscool
July 28th, 2011, 01:55 PM
Berharap selesai sampe Bawen-pun sudah sangat bersyukur.

ditambah ringroad Salatiga dan Jalur Boyolali-Solo yg sudah selancar jalan tol. optimis 1,5 - 2 jam Semarang-Solo bisa tercapai.

sangat membantu mengurangi waktu untuk yg sering nglajo ^^

RAGIL77
July 29th, 2011, 04:11 AM
Berita Utama
29 Juli 2011

Tol Semarang-Ungaran
”Uji Kelayakan Saja Kok Ndak-nduk...”

SEMARANG - Gubernur Jateng Bibit Waluyo berharap tol Semarang-Ungaran sudah dioperasionalkan 10 hari sebelum Lebaran mendatang. Menurutnya, jalan tol tersebut sudah rampung pengerjaannya sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga kini belum dioperasikan karena harus menunggu uji kelayakan dari pemerintah pusat.

”Sudah jadi sejak lama tapi masih harus menunggu uji kelayakan. Mau diuji saja kok ndak nduk ndak cepet, padahal masyarakat sudah menunggu,” katanya.

Namun Bibit optimistis menjelang arus mudik nanti, jalan tol bisa dibuka untuk umum sehingga turut mengurangi kepadatan lalu lintas. Gubernur berharap, pembukaan jalan menjelang Lebaran itu sekaligus sebagai uji coba.

Hal senada diungkapkan oleh Kapolda Jateng Irjen Didiek Sutomo Triwidodo. Dia berharap jalan tol bisa segera dibuka. Pembukaan ruas tol penggal pertama itu sangat penting guna menekan volume kendaraan yang memasuki Kota Semarang hingga Ungaran.

”Rekomendasi kepolisian, untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran, jalan tol harus dibuka,” ujar Kapolda dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi Ramadan dan hari raya Idul Fitri di Semarang, Kamis (28/7).

Menurutnya, jalur Semarang-Solo merupakan salah satu jalur terpadat yang akan dilewati pemudik. Jika hanya mengandalkan jalan nasional, potensi kemacetan diprediksi sangat tinggi. (H23,J17-43)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/07/29/154310/Uji-Kelayakan-Saja-Kok-Ndak-nduk

KPA
July 29th, 2011, 07:32 AM
Berita Utama
29 Juli 2011

Tol Semarang-Ungaran
”Uji Kelayakan Saja Kok Ndak-nduk...”

SEMARANG - Gubernur Jateng Bibit Waluyo berharap tol Semarang-Ungaran sudah dioperasionalkan 10 hari sebelum Lebaran mendatang. Menurutnya, jalan tol tersebut sudah rampung pengerjaannya sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga kini belum dioperasikan karena harus menunggu uji kelayakan dari pemerintah pusat.

”Sudah jadi sejak lama tapi masih harus menunggu uji kelayakan. Mau diuji saja kok ndak nduk ndak cepet, padahal masyarakat sudah menunggu,” katanya.



Namun Bibit optimistis menjelang arus mudik nanti, jalan tol bisa dibuka untuk umum sehingga turut mengurangi kepadatan lalu lintas. Gubernur berharap, pembukaan jalan menjelang Lebaran itu sekaligus sebagai uji coba.

Hal senada diungkapkan oleh Kapolda Jateng Irjen Didiek Sutomo Triwidodo. Dia berharap jalan tol bisa segera dibuka. Pembukaan ruas tol penggal pertama itu sangat penting guna menekan volume kendaraan yang memasuki Kota Semarang hingga Ungaran.

”Rekomendasi kepolisian, untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran, jalan tol harus dibuka,” ujar Kapolda dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi Ramadan dan hari raya Idul Fitri di Semarang, Kamis (28/7).

Menurutnya, jalur Semarang-Solo merupakan salah satu jalur terpadat yang akan dilewati pemudik. Jika hanya mengandalkan jalan nasional, potensi kemacetan diprediksi sangat tinggi. (H23,J17-43)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/07/29/154310/Uji-Kelayakan-Saja-Kok-Ndak-nduk

^^:ohno:


___________________________

RAGIL77
August 3rd, 2011, 03:38 AM
02 Agustus 2011 | 23:29 wib

Penggarap Tol Semarang-Ungaran Belum Bayaran

Semarang, CyberNews. Sebanyak 46 subkontraktor penggarap tol seksi I atau Semarang-Ungaran, ruas tol Kalirejo-Beji, hingga hari ini belum menerima bayaran.

Mereka berharap mendapat bayaran secepatnya dari pihak Trans Marga Jateng (TMJ), mengingat pengerjaan tol sudah diselesaikannya. Pimpinan salah satu Subkontraktor penggarap, UD Karya Jaya, Safii saat dikonfirmasi hari ini mengatakan, pihaknya belum menerima pembayaran.

Menurut dia, untuk seluruh subkontraktor, nilainya mencapai sekitar Rp 45 miliar. Namun khusus subkontraktor daerah (Kabupaten Semarang) lebih kurang Rp 7,9 miliar.

”Kami sebenarnya sudah koordinasi dengan TMJ. Tapi memang belum dibayar karena pihak TMJ harus melaksanakan pembayaran sesuai prosedur,” jelasnya, hari ini.

Disebutkan, UD Karya Jaya maupun kontraktor lain merupakan penggarap di bawah PT Istaka. Salah satu prosedur yang harus dilalui TMJ untuk mengalirkan dana ke subkontraktor, yaitu lebih dulu mendapat tanda tangan dari pihak Istaka.

Namun hingga hari ini hal itu belum terealisasi. Padahal sejauh ini UD Karya Jaya telah menyelesaikan tanggung jawab, di antaranya mengerjakan bagian pagar, panel, dan block paving di tol tersebut. Selain pengerjaan, UD ini juga sebagai suplier material.

Demikian halnya dengan UD Mulyo Jati. Pemiliknya, Saiful Hidayat, mengaku juga belum menerima pembayaran dari TMJ. Padahal, tanggung jawab pekerjaan telah diselesaikan, antara lain mengerjakan pembuatan pagar tol, bangunan pelengkap operasional tol, saluran air dan beberapa pekerjaan seperti UD Karya Jaya.

Menurut dia, subkontraktor lain juga menginginkan hal serupa. Mereka kebanyakan merupakan subkontraktor putra daerah (wilayah Kabupaten Semarang). ”Hanya beberapa yang berasal dari luar kabupaten ini,” katanya.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/08/02/92617/Penggarap-Tol-Semarang-Ungaran-Belum-Bayaran

Yus3R
August 5th, 2011, 07:37 AM
Jelang Uji Coba, Beton Jalan Tol Retak

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0753178620X310.jpg


SEMARANG, KOMPAS.com.- Menjelang diuji coba pada H-7 hingga H+7 Lebaran, ruas jalan tol Semarang-Ungaran mengalami kerusakan. Kerusakan parah terjadi di dua titik, yakni di Km 5+700 dan di jembatan pada Km 20+800 hingga Km 21+800.

Hasil pengamatan di lapangan Jumat (5/8/2011), kerusakan yang terjadi adalah pecahnya fondasi jalan. Misalnya di KM 5+700 yang sebelumnya sempat ambles, keretakan terjadi di sepanjang bagian dalam gorong-gorong saluran air, dengan panjang sekitar 70 m dan lebar retakan antara 1 cm-10cm. Jumlah titik retakan yang mencapai lebih dari 100 retakan saat ini ditambal menggunakan semen.

Kondisi ini menyebabkan warga sekitar yang biasa melintas melalui gorong-gorong tak berani melaluinya. Mereka memilih melewati bagian badan jalan tol. Salah satunya, Ngatman, yang biasa membuat arang di sekitar lokasi. Ia memilih menyeberang jalan tol daripada harus lewat gorong-gorong karena beton setebal 30 cm yang menjadi kerangka gorong-gorong sudah banyak yang pecah.

"Sepanjang gorong-gorong itu sudah penuh dengan tambalan, takutnya kalau pas melintas nanti ambrol," kata Ngatman.

Selain ditambal dengan semen, setiap retakan itu diberi tanda dengan cat warna merah. Saat ini di titik tersebut tengah dilakukan penguatan dengan menanam 174 tiang pancang. Titik kedua yang mengalami kerusakan adalah jembatan kedua.

Akibat pondasi bergeser, saat ini kedudukan landasan tidak sempurna dan menyebabkan gelagar (beton penyangga) jembatan pecah. Hasil pemeriksaan rutin tim pemantau pembangunan jalan tol menunjukkan bahwa jembatan sepanjang sekitar 1 mm setiap hari. Hasil pemeriksaan itu kemudian ditulis di badan jembatan, lengkap dengan gambar penampangnya.

"Lihat saja itu, akibat gelagar yang pecah, sekarang kedudukan landasan menjadi miring," kata seorang petugas lapangan, yang minta dirahasiakan identitasnya, menunjukkan hasil pemeriksaan tim.

Dihubungi secara terpisah, Komisaris PT Transmarga Jateng, Danang Atmaja tetap menyebutkan tak ada masalah dengan jalan tol tersebut. "Kami tetap hendak membuka ruas Semarang-Ungaran tersebut pada H-7 hingga H+7 sebagai ujicoba. Selama uji coba, masyarakat tak perlu membeli tiket tol," kata Danang.

Danang menyebutkan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan ruas tersebut untuk memperlancar lalu lintas Semarang-Ungaran.

Keputusan untuk tetap menguji cobakan jalan tol yang mengalami pecah gelagar jembatan ini, mendapat sorotan dari Komisi D DPRD Jateng. Sri Praptono, anggota komisi D DPRD Jateng meminta jaminan keselamatan dari PT Transmarga.

"Masalah utama bukan pada rusak atau tidaknya badan jalan. Namun PT TMJ harus jujur dan obyektif terkait kondisi jalan. Bukan hanya badan jalan, namun juga pada konstruksi dan fondasinya juga,"kata Sri Praptono, Jumat (5/8/2011).

Secara khusus Sri Praptono juga mengkhawatirkan kondisi jembatan yang pecah gelagar tersebut. Saat ini aspal di jembatan yang pecah tersebut sudah ditambal. "Kalau fondasi yang menumpang pada tanah yang ambles, mungkin hanya menyebabkan badan jalan ambles. Namun jika yang pecah itu jembatan dan gorong-gorong drainase, itu sangat berbahaya," kata Sri Praptono.

Jika diamati dengan mata telanjang, tidak terlihat ada masalah pada aspal jalan. Namun jika dilihat di bagian fondasi dan penyangga jembatan, akan terlihat bahwa jembatan tersebut mengalami retak di banyak tempat. Termasuk adanya satu tiang jembatan yang menggantung dan saat ini telah diurug dengan tanah.

http://regional.kompas.com/read/2011/08/05/1007039/Jelang.Uji.Coba.Beton.Jalan.Tol.Retak

KPA
August 5th, 2011, 07:44 AM
Jelang Uji Coba, Beton Jalan Tol Retak

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0753178620X310.jpg


SEMARANG, KOMPAS.com.- Menjelang diuji coba pada H-7 hingga H+7 Lebaran, ruas jalan tol Semarang-Ungaran mengalami kerusakan. Kerusakan parah terjadi di dua titik, yakni di Km 5+700 dan di jembatan pada Km 20+800 hingga Km 21+800.

Hasil pengamatan di lapangan Jumat (5/8/2011), kerusakan yang terjadi adalah pecahnya fondasi jalan. Misalnya di KM 5+700 yang sebelumnya sempat ambles, keretakan terjadi di sepanjang bagian dalam gorong-gorong saluran air, dengan panjang sekitar 70 m dan lebar retakan antara 1 cm-10cm. Jumlah titik retakan yang mencapai lebih dari 100 retakan saat ini ditambal menggunakan semen.

Kondisi ini menyebabkan warga sekitar yang biasa melintas melalui gorong-gorong tak berani melaluinya. Mereka memilih melewati bagian badan jalan tol. Salah satunya, Ngatman, yang biasa membuat arang di sekitar lokasi. Ia memilih menyeberang jalan tol daripada harus lewat gorong-gorong karena beton setebal 30 cm yang menjadi kerangka gorong-gorong sudah banyak yang pecah.

"Sepanjang gorong-gorong itu sudah penuh dengan tambalan, takutnya kalau pas melintas nanti ambrol," kata Ngatman.

Selain ditambal dengan semen, setiap retakan itu diberi tanda dengan cat warna merah. Saat ini di titik tersebut tengah dilakukan penguatan dengan menanam 174 tiang pancang. Titik kedua yang mengalami kerusakan adalah jembatan kedua.

Akibat pondasi bergeser, saat ini kedudukan landasan tidak sempurna dan menyebabkan gelagar (beton penyangga) jembatan pecah. Hasil pemeriksaan rutin tim pemantau pembangunan jalan tol menunjukkan bahwa jembatan sepanjang sekitar 1 mm setiap hari. Hasil pemeriksaan itu kemudian ditulis di badan jembatan, lengkap dengan gambar penampangnya.

"Lihat saja itu, akibat gelagar yang pecah, sekarang kedudukan landasan menjadi miring," kata seorang petugas lapangan, yang minta dirahasiakan identitasnya, menunjukkan hasil pemeriksaan tim.

Dihubungi secara terpisah, Komisaris PT Transmarga Jateng, Danang Atmaja tetap menyebutkan tak ada masalah dengan jalan tol tersebut. "Kami tetap hendak membuka ruas Semarang-Ungaran tersebut pada H-7 hingga H+7 sebagai ujicoba. Selama uji coba, masyarakat tak perlu membeli tiket tol," kata Danang.

Danang menyebutkan bahwa masyarakat bisa memanfaatkan ruas tersebut untuk memperlancar lalu lintas Semarang-Ungaran.

Keputusan untuk tetap menguji cobakan jalan tol yang mengalami pecah gelagar jembatan ini, mendapat sorotan dari Komisi D DPRD Jateng. Sri Praptono, anggota komisi D DPRD Jateng meminta jaminan keselamatan dari PT Transmarga.

"Masalah utama bukan pada rusak atau tidaknya badan jalan. Namun PT TMJ harus jujur dan obyektif terkait kondisi jalan. Bukan hanya badan jalan, namun juga pada konstruksi dan fondasinya juga,"kata Sri Praptono, Jumat (5/8/2011).

Secara khusus Sri Praptono juga mengkhawatirkan kondisi jembatan yang pecah gelagar tersebut. Saat ini aspal di jembatan yang pecah tersebut sudah ditambal. "Kalau fondasi yang menumpang pada tanah yang ambles, mungkin hanya menyebabkan badan jalan ambles. Namun jika yang pecah itu jembatan dan gorong-gorong drainase, itu sangat berbahaya," kata Sri Praptono.

Jika diamati dengan mata telanjang, tidak terlihat ada masalah pada aspal jalan. Namun jika dilihat di bagian fondasi dan penyangga jembatan, akan terlihat bahwa jembatan tersebut mengalami retak di banyak tempat. Termasuk adanya satu tiang jembatan yang menggantung dan saat ini telah diurug dengan tanah.

http://regional.kompas.com/read/2011/08/05/1007039/Jelang.Uji.Coba.Beton.Jalan.Tol.Retak


^^hemmm.... jenuhh ga kelar - kelar


____________________________

Yus3R
August 5th, 2011, 08:32 AM
Jelang Uji Coba, Beton Jalan Tol Retak

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0753178620X310.jpg


SEMARANG, KOMPAS.com.- Menjelang diuji coba pada H-7 hingga H+7 Lebaran, ruas jalan tol Semarang-Ungaran mengalami kerusakan. Kerusakan parah terjadi di dua titik, yakni di Km 5+700 dan di jembatan pada Km 20+800 hingga Km 21+800.

Hasil pengamatan di lapangan Jumat (5/8/2011), kerusakan yang terjadi adalah pecahnya fondasi jalan. Misalnya di KM 5+700 yang sebelumnya sempat ambles, keretakan terjadi di sepanjang bagian dalam gorong-gorong saluran air, dengan panjang sekitar 70 m dan lebar retakan antara 1 cm-10cm. Jumlah titik retakan yang mencapai lebih dari 100 retakan saat ini ditambal menggunakan semen.



Selain ditambal dengan semen, setiap retakan itu diberi tanda dengan cat warna merah. Saat ini di titik tersebut tengah dilakukan penguatan dengan menanam 174 tiang pancang. Titik kedua yang mengalami kerusakan adalah jembatan kedua.

Akibat pondasi bergeser, saat ini kedudukan landasan tidak sempurna dan menyebabkan gelagar (beton penyangga) jembatan pecah. Hasil pemeriksaan rutin tim pemantau pembangunan jalan tol menunjukkan bahwa jembatan sepanjang sekitar 1 mm setiap hari. Hasil pemeriksaan itu kemudian ditulis di badan jembatan, lengkap dengan gambar penampangnya.

"Lihat saja itu, akibat gelagar yang pecah, sekarang kedudukan landasan menjadi miring," kata seorang petugas lapangan, yang minta dirahasiakan identitasnya, menunjukkan hasil pemeriksaan tim.


http://regional.kompas.com/read/2011/08/05/1007039/Jelang.Uji.Coba.Beton.Jalan.Tol.Retak

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0755047620X310.jpg
Bagian jembatan jalan tol yang mengalami pecah gelagar, hanya dilapis ulang aspalnya.

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0757151620X310.jpg
Bagian bawah jembatan yang memiliki kedudukan pondasi tidak sempurna, ditunjukkan dengan catatan warna kuning oleh tim monitoring pembangunan jalan tol

Widana89
August 5th, 2011, 07:36 PM
http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0755047620X310.jpg
Bagian jembatan jalan tol yang mengalami pecah gelagar, hanya dilapis ulang aspalnya.

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0757151620X310.jpg
Bagian bawah jembatan yang memiliki kedudukan pondasi tidak sempurna, ditunjukkan dengan catatan warna kuning oleh tim monitoring pembangunan jalan tol

^^ Heran aku sama proyek ini, ada saja masalah yg timbul... Apa ini gara-gara kontraktornya yang tak becus kerja???:bash:

Wicak_15
August 6th, 2011, 03:45 PM
Jelang Uji Coba, Beton Jalan Tol Retak

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/05/0753178620X310.jpg


SEMARANG, KOMPAS.com.- Menjelang diuji coba pada H-7 hingga H+7 Lebaran, ruas jalan tol Semarang-Ungaran mengalami kerusakan. Kerusakan parah terjadi di dua titik, yakni di Km 5+700 dan di jembatan pada Km 20+800 hingga Km 21+800.

http://regional.kompas.com/read/2011/08/05/1007039/Jelang.Uji.Coba.Beton.Jalan.Tol.Retak

Kasus "Tol Cipularang" kembali terulang. Biasanya pembangunan jalan tol di pegunungan lebih sulit daripada di jalan datar. Karena daerah pegunungan lebih labil kondisi tanahnya.

nowan
August 7th, 2011, 02:29 AM
^^ Heran aku sama proyek ini, ada saja masalah yg timbul... Apa ini gara-gara kontraktornya yang tak becus kerja???:bash:

Kalau kontraktornya sudah mengerjakan sesuai bestek, ya gak salah kontraktornya. Perencananya yang gak bener.

Kelemahan konstruksi di Indonesia, salah satunya menganggap sepele sisi geoteknis. Tidak terlalu dianggap penting dan pelit di investigasi awal. Akibatnya ya seperti tol Somar ini, Cipularang, KualaNamu, dll, dst..

RAGIL77
August 8th, 2011, 04:24 AM
07 Agustus 2011

Berita Aktual » Semarang

Pintu Keluar Tol Ungaran Rawan Macet

* Arus Mudik Lebaran


Semarang, CyberNews. Pemudik yang melintas di jalan tol seksi I Semarang-Ungaran diprediksikan sangat padat saat arus mudik Lebaran tahun 2011. Dengan hanya memiliki dua lajur, pintu keluar jalan tol Ungaran berpotensi rawan kemacetan. Kondisi demikian menjadi sorotan anggota Komisi D DPRD Jateng.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan, kekhawatiran pada jalan tol seksi I Semarang–Ungaran ini bukan karena keretakannya, melainkan prediksi akan terjadi kemacetan. Potensi rawan macet ini terjadi pada ujung jalan tol Semarang – Ungaran, tepatnya di pintu keluar di jalan Letjen Soeprapto.

"Di pintu keluar tol Semarang - Ungaran hanya ada dua jalur dua lajur, ini perlu diantisipasi. Sebab, pada ujung tol di Ungaran ini berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya.

Jalan keluar–masuk atau interchange tol Semarang-Ungaran di jalan Letjen Soeprapto menuju mulut jalan Diponegoro di Kota Ungaran menurutnya perlu dilebarkan. Namun, hal ini juga butuh adanya pembebasan lahan.

Sebada, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Sasmita menuturkan, kondisi pintu keluar tol Ungaran memprihatinkan karena lebarnya hanya enam meter yang terbagi dalam dua lajur.

Kondisi demikian tentu saja akan menimbulkan penumpukan kendaraan di pintu keluar tol Ungaran. Guna mengantisipasinya, Pemprov Jateng telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Salah satu upayanya yaitu dengan memasang lampu lalu lintas serta menyiapkan jalur alternatif. Dimana, kendaraan yang keluar tol langsung diarahkan ke kawasan Undaris Ungaran.

Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Agus Suharyanto mengatakan, sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Jateng terkait persiapan adanya posko jaga di titik rawan kemacetan.

Mengenai kelengkapan jalan tol Semarang-Ungaran seperti rambu maupun lampu penerangan, hal ini sudah dipersiapkan dengan baik. Karena itu, dirinya menilai uji coba jalan tol sudah siap dilaksanakan.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/08/07/93037/Pintu-Keluar-Tol-Ungaran-Rawan-Macet

RAGIL77
August 8th, 2011, 05:40 AM
Tol seksi I Semarang-Ungaran ditinjau Dirjen Bina Marga

Oleh Sri Mas Sari on Sunday, 7 August 2011


SEMARANG: Pembangunan proyek tol seksi I Semarang-Ungaran sepanjang 11,1 Km yang telah rampung dijadwalkan hari ini ditinjau Dirjen Bina Marga, menyusul segera dioperasikan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Gubernur Jateng, Bibit Waluyo mengatakan peninjauan lapangan itu dilakukan untuk pengecekan dan pengujian secara langsung kondisi fisik jalan tol yang dinyhatakan telah selesai oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola tol Semarang-Solo

“Setelah peninjauan dan jika Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto menyatakan setuju, maka Pemprov Jateng siap membuka akses tol seki I Semarang-Ungaran itu untuk memenuhi masyarakat mudik maupun blaik menjelang Lebaran,” ujarnya akhir pekan lalu, kemarin.

Menurut Bibit, secara keseluruhan pembangunan fisik tol Semarang-Ungaran sepanjang 11 Km tersebut sudah rampung dan siap dioperasikan pada H-7 hari Raya Idul Fitri mendatang, bahkan semua perlengkapan rambu serta lampu di tol sudah terpasang.

Pengoperasian tol seksi I itu, lanjutnya, semua tergantung persetujuan dari Kementerian Pekerjaan yang diharapkan tidak ada permsalahan hingga upaya mengurangi kemacetan kendaraan yang kerap terjadi di jalur utama Semarang-Solo-Yogyakarta di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang bisa teratasi.

Bibit mengatakan setelah tol Semarang-Solo seksi I Semarang-Ungaran selesai segera dilanjutkan pada pekerjaan tahap konstruksi untuk seksi II Ungaran-Bawen sepanjang 11,95 km itu, yang akan dilaksanakan tiga kontraktor pemenang tender.

TMJ sebagai perusahaan konsorsium penyelenggaraan tol Semarang-Solo telah mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) kepada tiga kontraktor itu, sehingga pelaksanaan konstruksi bisa dimulai setelah Lebaran.

Ketiga kontraktor itu, terdiri PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Waskita Karya dan PT Adhi Karya, yang telah ditetapkan sebagai pemenang tender pembangunan proyek tol Semarang-Solo seksi II.

Komisaris Utama PT TMJ Danang Atmodjo mengatakan pembebasan lahan seksi II sudah hampir selesai mencapai 90% atau seluas 134 hektare, dan saat ini ketiga kontraktor mulai melakukan pengukuran konstruksi di atas lahan yang sudah dibebaskan.

Sama seperti seksi I (Semarang-Ungaran) yang terdiri tiga paket yakni paket I, I dan III, pengerjaan seksi II (Ungaran-Bawen) akan dibagi ke dalam tiga paket, yakni paket empat dilasnakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP), paket lima PT Waskita Karya dan paket enam PT Adhi Karya.

Menurut Direktur Utama TMJ Agus Suharjanto, ruas tol Seki I Semarang-Ungaran pada Km 5.500 – Km 5.700 di Susukan, Ungaran telah diperkuat engan penambahan delapan bored pilem, dari sebelumnya pernah mengalami longsor dan ambles beberapa waktu lalu.

“Penambahan pemasangan bored pile ini, sebagai penguat agar tidak terjadi longsor atau ambles lagi,” tuturnya.

Sementara Ketua Komisi D (Bidang pembangunan dan infrastruktur) DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan tol Semarang-Ungaran itu, memang seharusnya dibuka untuk umum pada H-7 Lebaran mendatang, mengingat penundaannya sudah molor cukup lama.

Selain itu, lanjutnya, secara fisik pembangunan jalan bebas hambatan seksi I sudah rampung, sehingga bisa dioperasionalkan untuk memecah kepadatan arus lalu-lintas di jalur utama Semarang-Solo-Yogyakarta dan di wilayah Ungaran yang sering terjadi kemacetan.

“Dengan dibukanya tol seksi I Semarang-Ungaran itu, diharapkan bisa mengurangi kemacetan di jalur utama Ungaran saat arus mudik maupun balik pada Lebaran mendatang, mengingat jalur itu kini sudah tidak mampu menampung kepadatan kendraan yang terlihat sering terjadi antrean dan arus kendaran merayap panjang, ” ujarnya.

http://www.bisnis-jateng.com/index.php/2011/08/tol-seksi-i-semarang-ungaran-ditinjau-dirjen-bina-marga/

gantengscool
August 9th, 2011, 04:23 AM
Kasus "Tol Cipularang" kembali terulang. Biasanya pembangunan jalan tol di pegunungan lebih sulit daripada di jalan datar. Karena daerah pegunungan lebih labil kondisi tanahnya.


seksi 2 Ungaran-Bawen yg akan dikerjakan setelah lebaran rutenya lebih berat lagi, direncanakan di situ akan ada jembatan darat terpanjang di Indonesia.

Rute akan mulai datar pada seksi 3-4 Bawen-Salatiga-Boyolali. Rute yg paling datar dan relatif mudah pengerjaannya adalah seksi akhir yaitu Boyolali-Kartosuro(Solo).

gantengscool
August 9th, 2011, 04:27 AM
http://jabar.tribunnews.com/read/artikel/59829/Semarang-Ungaran-Dibuka-H-10



Semarang-Ungaran Dibuka H-10.




Minggu, 7 Agustus 2011 | 09:49 WIB

SEMARANG, TRIBUN - Jalan Tol Semarang-Ungaran, Jawa Tengah, dipastikan siap untuk dioperasikan pada masa mudik 10 hari menjelang Idul Fitri tahun ini. Dengan demikian, Kota Semarang-Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang, yang berjarak 17 kilometer bisa ditempuh dalam waktu 15 menit, atau empat kali lebih cepat daripada yang terjadi selama ini.

Demikian terungkap saat Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meninjau proyek Jalan Tol Semarang-Solo di seksi I Semarang-Ungaran, Sabtu (6/8). Pada saat itu Gubernur didampingi rombongan, termasuk pimpinan proyek jalan tol, Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng Danang Atmojo.

"Jalan Tol Semarang-Ungaran baru penggalan tol Semarang-Solo. Meski belum selesai seluruhnya, ruas tol akan berfungsi uji coba saat arus mudik nanti, yakni H-10. Saya memastikan jalan tol ini aman ketika dilewati mobil," ujar Bibit.

Bibit mengakui, jalan penghubung Kota Semarang-Ungaran kini semakin padat. Normalnya, jarak tempuh jalan itu bisa 15 menit, kini harus ditempuh minimal satu jam. Waktu tempuh bisa lebih lama apabila terjadi kemacetan di ruas Watugong, Semarang.

Untuk itu, uji coba Jalan Tol Semarang-Ungaran mutlak perlu supaya pada saat arus mudik kondisi lalu lintas di Banyumanik-Watugong tidak semakin semrawut dan macet.

Untuk memastikan jalan tol seksi Semarang-Ungaran sepanjang 14,1 kilometer siap uji coba untuk arus mudik, Bibit meminta segera hasil uji kelayakan dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Sedianya, pekan depan, tim dari Kementerian Pekerjaan Umum akan melakukan uji kelayakan kondisi jalan tol tersebut. Jika uji kelayakan mensyaratkan siap berfungsi, Pemprov Jateng segera menyiapkan sarana supaya jalan tol berfungsi baik.

Dengan lewat Jalan Tol Semarang-Ungaran, jarak tempuh pengendara bermotor bisa lebih cepat. Jika lewat jalan konvensional Semarang-Ungaran lewat Banyumanik-Watugong dibutuhkan waktu lebih dari satu jam. Dengan melalui jalan tol itu, jarak Semarang-Ungaran cukup ditempuh 10-15 menit.

Bibit menyatakan, mempertimbangkan konstruksi jalan tol ini belum seluruhnya mantap. Sebaiknya kendaraan yang lewat adalah mobil-mobil kategori kecil. Truk tronton dan bus besar dilarang lewat karena bisa merusak konstruksi jalan yang masih proses pemantapan.

Danang menepis ada dugaan retakan bagian bawah jembatan jalan tol di Gedawang-Susukan. Konstruksi jalan dan jembatan saat ini dipastikan aman dan nyaman jika hanya dilintasi mobil kecil.

Danang mengklarifikasi adanya dugaan keretakan di bawah Jembatan Susukan terkait kekhawatiran banyak kalangan terhadap kondisi jalan tol baru itu. Sejauh ini, diakuinya, terdapat dua titik rawan longsor di ruas Tol Semarang-Ungaran, yakni di Kilometer 19 dan KM 17 ruas Gedawang-Susukan, bagian dari Jalan Tol Semarang-Ungaran.

"Jalan yang pernah ambles di KM 19 dan KM 17 sudah dilakukan penyempurnaan. Tebing- tebing badan jalan tol juga sudah diperkuat dengan penambahan tiang pancang agar kuat menahan gerakan tanah," ujarnya.(WHO) (kompas.com)

RAGIL77
August 9th, 2011, 05:44 AM
Berita Utama
09 Agustus 2011

Kendaraan Berat Dilarang Melintas

* Tol Semarang - Ungaran

http://img803.imageshack.us/img803/9961/7177c627beafe4d9f7b0c8c.jpg

SM/Maulana M Fahmi MELINTASI TOL: Sejumlah kendaraan rombongan Ditjen Bina Marga melintas di jalan tol Semarang-Solo seksi I (Semarang-Ungaran), kemarin. (35)

SEMARANG - Kendaraan berat seperti tronton dan truk pasir dilarang melintas di jalan tol Semarang-Solo seksi I (Semarang-Ungaran) jika nantinya dioperasikan.

Sebab, pintu keluar jalan tol Ungaran belum siap menampung beban kendaraan berat. Bila dipaksakan, kondisi jalan keluar masuk atau interchange di Jalan Letjen Soeprapto, Ungaran, dikhawatirkan bakal mengalami kerusakan.

Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan, jalan tol Semarang- Ungaran sudah siap dilalui menjelang Lebaran. ”Jalan tol Semarang- Solo rute Kota Semarang hingga Ungaran, Kabupaten Semarang penggalannya terlalu pendek. Pintu keluar tol di Ungaran juga belum siap sehingga kendaraan yang melintas masih dibatasi,” katanya.

Menurut dia, hanya kendaraan kecil seperti mobil pribadi yang sementara diperbolehkan melintas. Sedangkan kendaraan besar jenis tronton dan truk bermuatan dilarang melintas.

Uji Coba

Sementara itu, tim Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementrian Pekerjaan Umum, Senin (8/8) pagi meninjau lokasi jalan tol Semarang-Ungaran. Dalam kesempatan itu, Dirjen Bina Marga memberikan persetujuan uji coba pengoperasionalan jalan tol seksi I penggalan Semarang- Solo.

Kepala Dinas Bina Marga Jateng Danang Atmodjo mengatakan, tidak semua kendaraan bisa melewati jalan tol Semarang-Ungaran. Hanya kendaraan kecil atau mobil pribadi yang sementara boleh melintas. Untuk tronton, truk bermuatan maupun bus belum bisa melewati tol tersebut.

”Tim Dirjen Bina Marga sudah mengecek langsung kondisi tol Semarang- Ungaran. Selain itu, juga sudah menyetujui adanya uji coba jalan tol pada H-10 Lebaran,” tandasnya.

Pengendara yang melintasi tol nantinya tidak dipungut biaya selama masa uji coba. Tim Direktorat Jenderal Bina Marga juga mengecek kondisi jalan di kawasan pantai utara dan selatan di Jateng menjelang arus mudik. (J17-35)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/09/155510/Kendaraan-Berat-Dilarang-Melintas-

noe2009
August 10th, 2011, 05:45 AM
Solo Diusulkan Jadi Gerbang Tol Jalur Solo-Semarang Hidupkan Kawasan Utara
Selasa, 09/08/2011 21:36 WIB - Aris Setyo Nugroho

JEBRES—Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Surakarta mengusulkan agar di Solo dibangun gerbang masuk utama jalan tol Solo-Semarang. Jika gerbang utama tol dibangun di Solo, kawasan Solo utara akan berkembang.

Gagasan pembangunan gerbang tol untuk jalur sepanjang 75,7 kilometer itu, akan disampaikan DPU Kota Surakarta kepada Walikota dan Bina Marga, Rabu (10/8) hari ini.

Kepala DPU Kota Surakarta, Agus Djoko Witiarso, Selasa (9/8) mengatakan, usulan itu akan dimasukkan dalam paket Detail Engginering Design (DED) fly over palang Joglo yang telah dibuat.

”DED akan kita review dengan jalan tol Solo-Semarang, karena mestinya ada akses masuk ke Kota Solo,” katanya kepada wartawan, kemarin.

Usulan gerbang tol untuk jalur tol Semarang-Solo itu, muncul setelah melihat DED yang belum ada akses jalan yang masuk ke kota. Padahal DED sudah rampung dibuat. Sehingga pihaknya meninjau ulang DED itu, untuk menambahkan rancangan proyek gerbang tol untuk jalur yang sudah dibangun sejak 2009 silam itu.

Konsep ide pembangunan gerbang tol di Solo itu, akan dibahas hari ini bersama Walikota Joko Widodo dan pihak Bina Marga. Selain itu, Agus mengatakan, akan berkonsultasi dengan pengembang jalan tol di Jakarta untuk bertukar pendapat soal ide pembangunan gerbang tol untuk jalur Solo-Semarang.

Menurutnya, dengan adanya gerbang tol untuk jalur Solo-Semarang itu, para pengguna jalan bisa masuk untuk melintas ke Kota Solo. ”Kalau ketiganya (tol Solo-Semarang, fly over palang Joglo, dan jalur penghubung-red) berhasil direalisasikan, saya yakin ini akan betul-betul menjadi pengembangan kawasan Solo utara,” ujar Agus.

Dalam pertemuan dan konsultasi yang akan dilakukan hari ini, kata Agus, juga akan dibicarakan soal lokasi penempatan gerbang tol itu. ”Jadi kalau ada yang lewat jalan tol Solo-Semarang nanti akan melihat gerbang utama masuk Kota Solo. Diharapkan nanti dapat menarik pengguna jalan,” katanya.

http://www.harianjoglosemar.com/berita/solo-diusulkan-jadi-gerbang-tol-jalur-solo-semarang-hidupkan-kawasan-utara-51236.html

KPA
August 16th, 2011, 03:43 AM
Puncak Mudik H-2 Lebaran
Tol Semarang-Ungaran Dibuka Pekan Ini

SEMARANG - Jalan tol Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 km akan dibuka pekan ini untuk mengetahui kekurangan yang ada sebelum melayani arus mudik Lebaran 2011.

”Saya akan buka pekan ini. Sesegera mungkin agar bisa mengantisipasi keruwetan yang mungkin timbul. Jangan sampai saat pemudik datang baru kebingungan,” kata Gubernur Bibit Waluyo dalam rapat lintas sektoral persiapan mudik 2011 di Mapolda Jateng, Senin (15/8).

Sementara itu, Pemprov Jateng juga mengkhawatirkan masih adanya perbaikan jalan dan jembatan di 27 titik, enam di antaranya di wilayah Brebes. Yakni, Jembatan Pakijangan, Jembatan Balekambang, Jembatan Pemali, dan Pengaspalan Jalan Raya Klampok Wanasari Brebes (2,4km). Namun, Gubernur menjamin empat titik segera selesai dan bisa dilalui pemudik.

”Yang masih membuat was-was hanya di dua titik, yakni pengecoran Jalan Desa Sitanggal Brebes (7,38 KM) dan perbaikan di Tanjakan Ciregol.

Perbaikan di Brebes masih belum selesai tapi nanti H-10 sudah selesai, kalau tidak (kontraktornya) saya gantung,” kata Bibit.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jateng, Danang Triatmodjo mengatakan, infrastruktur jalan tol ruas Semarang-Ungaran telah siap difungsikan. ”Hanya pengoperasiannya memang menunggu izin turun dari Menteri PU. Namun secara lisan Bapak Gubernur sudah memperoleh izin,” kata Danang.

Kapolda Jateng Irjen Pol Didiek Sutomo Triwidodo menyatakan, uji coba jalan tol perlu dilakukan secepatnya. ”Ini untuk mengantipasi dan mendeteksi adanya keruwetan ketika digunakan untuk arus mudik Lebaran ini. Kami dari jajaran Polda telah siap melakukan pengamanan selama Lebaran 2011,” kata Kapolda.

Lebih Baik

Gubernur menyatakan persiapan penanganan arus mudik 2011 lebih baik di banding tahun lalu. Selain infrastruktur, faktor cuaca juga yang masih kemarau juga meminimalisasi gangguan bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Dia mengingatkan, yang harus diantisipasi adalah peningkatan jumlah pemudik hingga 8,68 persen. Bila tahun lalu jumlah pemudik mencapai 5,33 juta orang, maka tahun ini diprediksi mencapai 5,79 juta orang.

Mengenai bahan kebutuhan pokok, menurut Bibit, dari pengecekan terakhir harga 9 bahan pokok relatif stabil. ”Yangb harganya naik hanya beras dan daging ayam, tapi masih wajar. Yang harus diwaspadai adalah makanan kedaluwarsa. BPOM dan kepolisian harus ikut menjaga itu,” tambahnya.

Kapolda menambahkan, jajarannya siap mengamankan arus mudik yang diprediksi mencapai puncak pada H-3 dan H-2, Sabtu (27/8) dan Minggu (28/8). Polda telah mempersiapkan diri dengan menggelar operasi ketupat yang dimulai pada H-7, Selasa (23/8), hingga H+7, Rabu (7/9). Operasi ini bertujuan mengamankan pusat perbelanjaan, distribusi bahan kebutuhan pokok, jalur arus mudik dan balik, pelabuhan, tempat rekerasi dan ibadah serta objek vital nasional.

”Dalam operasi ini kami mendirikan 228 pos pengamanan dan menerjunkan 12.896 personel yang berjaga 24 jam. Untuk menangani kemacetan kami menyiapkan rekayasa pengaturan arus lalu lintas dengan buka tutup jalur dan pemasangan barikade,” kata Kapolda.

Selain itu, hal yang mendesak saat ini ialah penambahan rambu penunjuk arah jalur alternatif. Meskipun sebagian sudah dipasang namun masih ada yang harus ditambah. ”Kami usahakan secepatnya semua rambu tambahan terpasang, kta juga siapkan pengawalan bagi pemudik sepeda motor yang memasuki perbatasan,” tandasnya.

Kepala Dishubkominfo Jateng Urip Sihabudin menambahkan untuk melayani arus mudik dan balik, pihaknya telah menyiapkan 11.870 bus, 37 kereta api, 11 kapal untuk 46 pelayaran dan 37 penerbangan pesawat. Selain itu, pihaknya juga mendirikan ratusan posko. Di antaranya posko utama di 10 UPP, 16 jembatan timbang, 4 terminal bus utama, 8 stasiun KA utama, dua bandara dan satu pelabuhan.

”Kami juga membangun 210 posko di jalur mudik dan balik di Jateng yang akan melayani pemudik yang menggunakan kendaraan selama 24 jam,” katanya.(H68,J12-35)


http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/16/156353/Tol-Semarang-Ungaran-Dibuka-Pekan-Ini

____________________________

RAGIL77
August 19th, 2011, 05:37 AM
Berita Utama
19 Agustus 2011

Tol Semarang-Ungaran Diuji Coba Besok

* Tidak Dipungut Biaya

SEMARANG - Jalan tol seksi I Semarang-Ungaran akan diuji coba Sabtu besok. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto direncanakan hadir dalam acara tersebut.

Para pemudik tahun ini pun bisa menggunakan jalan bebas hambatan sepanjang 14 kilometer itu. Gubernur Bibit Waluyo menyatakan, selama uji coba pengguna jalan tol tak dipungut biaya alias gratis.

Dinas Bina Marga dan petugas lalu lintas dari aparat kepolisian dan institusi terkait telah siap mengoperasikan dan mengawasi pelaksanaan uji coba tersebut. ”Sementara tidak mbayar sebagai uji coba dulu, tapi kelak yo mbayar,” katanya di Gedung DPRD Jateng, kemarin.

Bibit belum bisa memastikan berapa lama jalan tol ini diuji coba. Dia juga tak memastikan berapa lama pemakai jalan tol melewatinya dengan cuma-cuma.

Kebijakan itu masih akan dibahas sambil menunggu evaluasi pelaksanaan. Uji coba digelar untuk mengetahui kekurangan sebelum resmi beroperasi.

Namun, jenis kendaraan yang boleh lewat masih dibatasi. Hanya mobil pribadi yang bisa melintasi jalur tersebut. Kendaraan berat tidak diperbolehkan.

Pasalnya, pintu keluar jalan tol itu belum mampu menampung beban kendaraan berat. Jumlah kendaraan yang diperbolehkan melewati jalan tol juga akan dibatasi.

Pengoperasian jalan tol bertujuan mengurai kemacetan di sejumlah titik di Kota Semarang saat arus mudik dan balik Lebaran. Terutama di kawasan Watu Gong, Banyumanik.

Mudik

Bibit juga mengemukakan rencananya melepas kepergian warga provinsi ini yang hendak pulang kampung dari Jakarta. Bersama Ketua DPRD Jateng Murdoko, dia akan melepas masyarakat yang mudik pada 23 Agustus nanti.

Pemprov Jateng dan jajarannya sudah menyiapkan 190 bus untuk mengangkut pemudik Lebaran.

Sebanyak 70 bus berasal dari pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. Sebanyak 50 bus dari Bank Jateng.

Komisaris Utama PT TMJ Danang Atmodjo menyatakan pihaknya belum menentukan tarif yang akan dikenakan bagi pengguna jalan tol Semarang-Ungaran.

Ada kemungkinan tarif jalan tol itu mencapai Rp 5.000. ”Namun, nilai nominal ini masih dibahas lebih lanjut sehingga belum ada penetapan,” tandasnya. (J17-65)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/19/156579/Tol-Semarang-Ungaran-Diuji-Coba-Besok

noe2009
August 19th, 2011, 04:42 PM
pintu masuk nya ke tol dari jalan raya Ungaran-Semarang sudah jelas ya ada rambu2 penunjuknya? :D


Sabtu, 20/08/2011 11:28 WIB
Antisipasi Mudik Lebaran, Tol Semarang-Ungaran Dioperasikan
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews


http://www.detiknews.com/read/2011/08/20/112800/1707320/10/antisipasi-mudik-lebaran-tol-semarang-ungaran-dioperasikan

Semarang - Untuk memperlancar arus mudik dan balik lebaran, jalan tol Semarang-Solo Semarang-Ungaran sudah mulai dioperasikan. Namun, untuk sementara, jalan tol sepanjang 14 kilometer masih dinyatakan tertutup untuk truk dan bus.

Peresmian dilakukan Gubernur Jateng Bibit Waluyo di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Sabtu (20/8/2011). Pucuk pimpinan pemerintahan di Jateng ini didampingi muspida dan Walikota Semarang Soemarmo HS.

"Diharapkan, pembukaan jalan ini bisa mengurai kepadatan arus di jalan Perintis Kemerdekaan," kata Bibit.

Jl Perintis Kemerdekaan merupakan jalur utama Semarang-Solo dan Semarang-Yogyakarta. Letaknya di bagian selatan Semarang. Sepanjang jalan ini kerap macet, dan menjelang idul Fitri 2011 dipastikan akan bertambah macet.

Bibit mengimbau pengguna jalan tertib, karena akses keluar tol di Kabupaten Ungaran, sempit. Sehingga jalan tol benar-benar bisa menjadi alternatif. "Saya berharap berharap jajaran kepolisian dapat membantu untuk kelancaran arus lalu lintasnya," katanya.

Untuk sementara, pengguna tidak dipungut biaya saat melintasi tol. Hal itu berlaku sejak jalan dioperasikan hingga H+10 Lebaran. Setelah itu, pengguna diperkirakan ditarik Rp 5 ribu di pintu tol Banyumanik, Semarang.

Jalan tol Semarang-Ungaran merupakan bagian dari proyek tol Semarang-Solo sepanjang kurang lebih 76 Km. Pembangunan dan pengoperasiannya sempat 'terlunta-lunta' dengan beragam alasan.

Ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2010 (September), tapi nyatanya tertunda. Diundur Desember 2010, tertunda lagi. Lalu targetnya jadi Februari 2011, akhirnya baru terealisasi Agustus ini.

(try/lh)

Yus3R
August 21st, 2011, 02:56 AM
Tol Semarang-Ungaran Ditempuh 10 Menit

Semarang, CyberNews. Jalan tol Semarang - Solo seksi I atau ruas Semarang - Ungaran resmi diujicobakan, Sabtu (20/8) sekitar jam 09.00 WIB. Kini, pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan roda empat seperti mobil sudah bisa mengaksesnya secara cepat dan gratis. Dari pintu gerbang tol Banyumanik, pengendara hanya perlu 10 menit untuk menuju Ungaran.

Direktur Utama PT TMJ Agus Suharyanto melalui Kepala Bagian Operasional Sabilillah mengatakan, waktu tempuh jalan tol tentu saja lebih singkat dibandingkan apabila pengendara kendaraan roda empat melintas di jalan utama Semarang- Ungaran. Dimana, waktu yang ditempuh bila melintasi jalan utama tersebut bisa sekitar 30 menit.

"Waktu tempuh ini bisa saja bertambah bila kemacetan di sepanjang jalan utama Banyumanik-Ungaran terjadi," katanya.

Adapun, jalur yang perlu diantisipasi yaitu di pintu keluar tol Ungaran. Saat uji coba berlangsung, kawasan tersebut cukup padat kendaraan. Kemacetan sesungguhnya bakal terjadi pada Rabu (23/8) atau H-7 Lebaran, dimana arus mudik diprediksikan bakal mulai meningkat.

Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jateng dan aparat kepolisian untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Djoko Kirmanto yang sedianya akan membuka uji coba ruas jalan tol Semarang-Ungaran berhalangan hadir karena ada keperluan dinas.

Uji coba tersebut ditandai pengguntingan pita oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo bersama Ketua DPRD Jateng Murdoko, tepatnya di pintu gerbang tol Banyumanik. Selanjutnya, Gubernur menggunakan mobilnya memimpin rombongan melintasi jalan tol yang telah diujicobakan tersebut.

Gubernur berharap, penggalan ruas tol Semarang-Solo yang diujicobakan ini bisa memberikan manfaat, kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Semua persyaratan sudah dipenuhi, termasuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas. "Selanjutnya, mari kita jaga bareng-bareng supaya semuanya lancar," katanya.

Koordinasi dengan Polda Jateng sudah dilaksanakan untuk mengantisipasi pintu keluar tol Ungaran supaya tidak macet. Mengenai tahapan kedua, yakni tol Ungaran - Bawen, pihaknya menjelaskan, sudah menyiapkan alat berat. Adapun, pengerjaannya akan dilakukan setelah Lebaran 2011.

( Royce Wijaya / CN33 / JBSM )

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/08/20/94202/Tol-Semarang-Ungaran-Ditempuh-10-Menit

KPA
August 21st, 2011, 04:49 AM
Tol Semarang-Ungaran Ditempuh 10 Menit



^^Lumayan cepet ya, begitu keluar tol kembali ke jalan raya butuh 30 menit :lol::lol:.

KPA
August 21st, 2011, 04:59 AM
Tiga Jam Dilewati 3.970 Mobil

* Tol Semarang- Ungaran



SEMARANG-Jalan tol Semarang - Solo seksi I atau ruas Semarang- Ungaran resmi diujicobakan untuk dilewati kendaraan roda empat mulai sekitar jam 09.00, Sabtu (20/8) . Pengendara mobil pribadi terlihat memadati jalan tol yang sudah ditunggu-tunggu penggunaannya itu.
Dalam kurun waktu tiga jam, tepatnya mulai pukul 09.00- 12.00 tercatat ada 3.970 unit mobil melintasi jalur bebas hambatan sepanjang 14 kilometer tersebut.

Mereka memacu kendaraannya dengan kecepatan sekitar 80 km/jam. Bahkan mereka menyalip rombongan Gubernur Jateng yang hendak meresmikan jalan tol tersebut. Rombongan itu berjalan lebih lambat sambil memantau sejumlah penggalan jalan.

Dari data PT Trans Marga Jateng (TMJ), dari total 3.970 unit mobil yang masuk ke gerbang tol Banyumanik, 3.061 unit mobil di antaranya datang dari arah Semarang ke Ungaran. Sementara, sisanya atau 909 unit mobil melintas dari Ungaran ke Semarang. "Sebagian besar mobil yang masuk jalan tol memang berasal dari arah Semarang menuju Ungaran. Jumlahnya bisa mencapai tiga kali lipat dari mobil yang masuk dari Ungaran ke Semarang," kata Direktur Utama PT TMJ Agus Suharyanto melalui Kepala Bagian Operasional, Sabilillah.

Menurut dia, petugas pembayaran pintu loket jalan tol Banyumanik sudah siaga atau stand by di lokasi setelah jalur bebas hambatan tersebut dibuka. Mereka langsung mendata dengan mengumpulkan nomer transaksi. Nomer tersebut tidak diberikan ke pengguna jalan tol. Selama masa uji coba mulai H-10 hingga H+10 Lebaran digratiskan. Kendaraan roda empat berplat nomor B (Jakarta) mendominasi mobil yang melintas di jalan tol tersebut.

Dengan difungsikannya jalan tol tersebut, waktu tempuh untuk melintasi jalur Semarang- Ungaran bisa lebih cepat. Dari gerbang tol Banyumanik menuju pintu keluar di Ungaran hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. (J17-80)


http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/21/156761/Tiga-Jam-Dilewati-3.970-Mobil


_____________________________

pekerja_proyek
August 21st, 2011, 11:45 AM
waduuuuh,, TOLnya udah di buka yaa?? bakalan bisa ndeso nniiih,, foto foto sama jalan TOL,, tapi yakiiin pasti keluarnya muacheeet tak tertahankan,,,

jonokun
August 21st, 2011, 01:28 PM
waduuuuh,, TOLnya udah di buka yaa?? bakalan bisa ndeso nniiih,, foto foto sama jalan TOL,, tapi yakiiin pasti keluarnya muacheeet tak tertahankan,,,

Emang terjadi kemacetan di pintu keluar tol...
Seperti yg diberitakan di halosemarang.com

http://halosemarang.com/wp-content/uploads/2011/08/IMG-20110821-02875.jpg

sembilanbelas
August 22nd, 2011, 06:08 AM
http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvSinglePhoto.php?filename=/2011/08/tololmini.jpg&cat=17&pid=19798&cache=false

http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvSinglePhoto.php?filename=/2011/08/gerbangungaranmini.jpg&cat=17&pid=19795&cache=false

http://www.bisnis-jateng.com/show_image_NpAdvSinglePhoto.php?filename=/2011/08/gerbangtolmini.jpg&cat=17&pid=19792&cache=false
www.bisnis-jateng.com

RAGIL77
August 22nd, 2011, 06:25 AM
Berita Utama
22 Agustus 2011

Menyusuri Tol Semarang-Ungaran
Penasaran, Menerjang Debu, Berujung Kemacetan

Ruas jalan tol Semarang-Solo, di seksi I Semarang-Ungaran, resmi diujicobakan mulai Sabtu (20/8). Pembukaan jalan bebas hambatan sepanjang 14 kilometer tersebut itu mendapatkan sambutan positif dan negatif dari masyarakat. Berikut laporannya.

SORE itu sekitar pukul 16.00, Kris Bagus (28) beserta istri dan anaknya sebenarnya tidak ada rencana untuk keluar rumah. Mereka ingin menikmati liburan di rumah memanfaatkan akhir pekan.

Namun, dia sepertinya tidak sabar setelah membaca berita jalan tol Semarang-Ungaran telah dibuka. Warga Jalan Usman Janatin, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang itu pun berkemas dan meluncur ke arah jalan tol menggunakan mobil van.

Dia mengaku penasaran dengan jalan tol Semarang-Ungaran yang masih dibuka gratis. Terlebih lagi, pembangunan jalan tol ini sudah lama didengarnya, namun medan jalur tersebut belum pernah dirasakannya. Di gerbang tol Banyumanik yang memiliki sembilan gardu, sementara yang aktif enam gardu. Petugas tampak memberi aba-aba kepada pengendara untuk jalan terus, tanpa harus membayar tiket. “Menggunakan mobil bersama keluarga, saya mencoba melintasi jalan tol dari Semarang menuju Ungaran. Jalanan cukup lancar saat awal melintasi jalan tol. Namun di tengah perjalanan ternyata pengendara harus menerjang debu karena masih ada pengerjaan proyek,” katanya.

Ya, debu tersebut muncul dari alat berat dan truk proyek yang mengangkut tanah di beberapa titik. Aktivitas pekerja itu terlihat KM 4,5 hingga KM 5,5. Jalanan mulus yang semula terasakan begitu nyaman dengan memacu kecepatan mobil sekitar 80 km/jam, sedikit terganggu.

Laju kendaraan harus dikurangi karena ada penyempitan jalur di sisi kiri. Lajur dari Semarang dipasangi gaslon sehingga hanya berfungsi satu lajur di sepanjang 200 meter. Sejumlah alat berat masih beroperasi untuk menyelesaikan pengerjaan jalan yang semula retak-retak.

Tak pelak, debu pun beterbangan di sekitar lokasi. Hal ini bisa membahayakan pengguna jalan tol karena debu agak mengganggu pandangan. Meskipun demikian, pengguna merasakan maanfaat jalan tol bisa mempersingkat waktu tempuh saat bepergian dari Semarang menuju Ungaran, Kabupaten Semarang.

Tak jarang pengguna mobil yang membuka lebar-lebar jendela kaca. Mereka tampak menikmati panorama alam dengan latar Gunung Ungaran di sisi barat. Sementara di arah timur terlihat pemandangan Semarang bagian bawah yang indah.

‘’View-nya tampak indah ya,’’ kata Yanti (31), warga Jl Soekarno-Hatta, Semarang yang mengendarai mobil Toyota Avanza biru. Dia juga baru sekali itu melintas dari pintu tol Banyumanik hingga Ungaran. Sebelumnya, dia pernah menikmati jalan tol itu saat mengikuti sepeda santai beberapa bulan lalu, namun baru sampai di KM 2,5.

Secara umum, keluhan pengguna jalan tol terjadi di jalur akses pintu keluar tol Ungaran. Sebab, mereka harus antre dan bersabar untuk bisa melewati pintu keluar yang baru dibangun dua lajur dan dua jalur tersebut. Pada uji coba hari kedua, Minggu (21/8), antrean panjang kendaraan masih terlihat dari akses pintu keluar tol Ungaran hingga perempatan Sidomulyo, Ungaran.

Kecewa Macet

Di perempatan itu, traffic light atau lampu bangjo difungsikan dengan durasi waktu nyala lampu hijau selama 35 detik. Sementara, lampu merah untuk pemberhentian 60 detik. Selama lampu menyala hijau, sepanjang akses jalan keluar tol itu tampak padat merayap. Namun, begitu lampu menyala merah, berangsur-angsur kendaraan berhenti berurutan mulai dari perempatan itu mendekati pintu tol di Kalirejo, Ungaran.

Antrean itu kira-kira sepanjang satu kilometer, selama waktu lampu merah menyala. Akibatnya, kondisi tol tersebut belum memuaskan pengguna jalan. Pengguna jalan tol asal Cirebon, Yusuf (35) mengaku sedikit kecewa. Setelah menempuh perjalanan lancar di sepanjang jalur tol, akhirnya harus terjebak kemacetan panjang di pintu keluar di Ungaran. “Sepanjang tol memang lancar. Tapi ternyata setelah keluar gerbang di Ungaran macet,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Matrius mengungkapkan, kecenderungan macet karena terjadi penumpukan di perempatan Sidomulyo. Jalur keluar tol yang melalui wilayah Kalirejo juga dibuka. Itu untuk mengurai penumpukan kendaraan di sepanjang jalur ke Sidomulyo.

Dibukanya jalur yang melewati Kalirejo untuk mengalihkan kendaraan ke Jalan MT Haryono, kemudian tembus ke Jalan A Yani. “Kami menambah rambu penunjuk jalan agar pengendara tidak kebingungan,” katanya.

Kondisi jalur pintu tol Ungaran memang tidak sepadat dan semrawut seperti pada hari pertama uji coba. Satlantas terus mengevaluasi untuk menentukan penerapan jalur keluar tol secara tepat. Harapannya, ketika arus mudik dan balik Lebaran mulai padat, tidak terjadi kemacetan parah.

Penjaga tol Banyumanik Tetty Megasari mengatakan, sudah menjalani pelatihan selama dua minggu sebelum bertugas di gerbang tol. “Training dilakukan di gerbang tol Tembalang dan Gayamsari,” tandasnya.

Gardu tol yang ditempati untuk bertugas itu sesuai standar pelayanan, yakni dilengkapi air conditioner (AC), radio, dan perlengkapan karcis tol. Di bawah sembilan gardu tol Banyumanik, juga dibuat semacam terowongan. Hal ini untuk memberikan pengamanan saat membawa uang hasil pemanfaatan jalan tol, sekaligus meminimalisasi petugas wira-wiri di kawasan gerbang tol. Mereka lebih aman karena berjalan di terowongan sepanjang 24 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 3 meter.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Bibit Waluyo berharap penggalan ruas tol itu bisa memberikan manfaat, kemudahan, dan kenyamanan bagi masyarakat. Semua persyaratan sudah dipenuhi, termasuk pemasangan rambu-rambu lalu lintas. “Selanjutnya, mari kita jaga bersama supaya semuanya lancar,” katanya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Sasmita menyampaikan, jalan tol itu sudah siap dan layak dilewati kendaraan roda empat. Namun, pembersihan di titik-titik tertentu, terutama di kawasan proyek perlu segera dilakukan. Sebab, pengerjaan proyek itu mengakibatkan munculnya banyak debu. Selama uji coba, pelaksana proyek masih terlihat melakukan pemasangan bore pile atau pondasi paku bumi.

Menurut dia, pondasi ini sudah terealisasi 34 dari rencana semula 60 unit. Pondasi itu dipasang di antara KM 4,5 hingga KM 5,5 yang dulunya mengalami kerusakan. Meskipun jumlah bore pile lebih sedikit dari rencana semula, tim laik jalan sudah bisa memastikan jalur tersebut sudah layak digunakan. (Royce Wijaya, Yoseph Hari W-65)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/22/156881/Penasaran-Menerjang-Debu-Berujung-Kemacetan

noe2009
August 22nd, 2011, 06:52 AM
TOL SEMARANG-UNGARAN
Jalan Tol Itu Akhirnya Berfungsi

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/08/21/4420110p.jpg
KOMPAS/WINARTO HERUSANSONO

Uji coba Tol Semarang-Solo seksi I ruas Semarang-Ungaran, Sabtu (20/8), akhirnya dimulai setelah Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meresmikan pengoperasiannya di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang. Namun, berfungsinya jalan sepanjang 14,1 kilometer ini masih menyisakan pekerjaan pemasangan tiang pancang beton di ruas Gedawang-Susukan di Kilometer 18.

Gerbang Tol Banyumanik, sebagai pangkal Tol Semarang-Solo, penggalan pertama ruas seksi I Semarang–Ungaran, Jawa Tengah, Sabtu (20/8), resmi diujicobakan. Masyarakat dan pihak terkait pantas lega. Jalan masuk ke Semarang jadi lancar meski awalnya sempat terbengkalai.

Pagi itu, Retno (21), petugas bagian tiket tol juga bersiap di dalam loket. Ada enam loket siap beroperasi di pintu Gerbang Tol Banyumanik, Kelurahan Kramas, Kota Semarang. ”Saya direkrut jadi petugas tiket loket tol awal 2011. tol ini benar-benar beroperasi seterusnya supaya saya tidak terlalu lama menunggu kerjaan,” ujar warga Semarang ini.

Sekitar pukul 08.00, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah Murdoko menggunting pita, pertanda tanda dimulainya uji coba operasionalisasi penggalan pertama Tol Semarang-Ungaran (14,1 kilometer).

Sempat ambles

Berfungsinya tol yang sempat terbengkalai sejak 2010 tentu saja melegakan pemerintah dan masyarakat. Pasalnya, sebelum diuji coba, ada ruas tol yang sempat retak. Terakhir, Maret 2011, muncul retakan di badan jalan akibat ambles, terutama di ruas Gedawang-Susukan atau Km 17 dan Km 18.

Hasil penyusuran pertama kali di Tol Semarang-Ungaran, secara umum kondisi jalan sudah mulus. Rambu dan marka jalan juga sudah memadai untuk memandu pemakai jalan tol, baik pada siang maupun malam. Tol ini seolah melayang karena dibangun di atas daerah lembah dan pegunungan.

Setelah penggalan pertama Tol Semarang-Solo sepanjang 14,4 kilometer ini, proyek tol akan dilanjutkan untuk tahap kedua, yakni Ungaran-Bawen sejauh 9 kilometer yang dijadwalkan akhir 2012. Hingga Solo nanti total jarak tol yang akan dibangun 75,6 kilometer. Sepanjang jalan tersebut akan terdapat enam jembatan. Jembatan terpendek 160 meter dan terpanjang 470 meter. Ketinggian jembatan ada yang mencapai 50 meter dari dasar seperti halnya jembatan Penggaron.

Dengan lewat tol ini, jarak tempuh Semarang-Ungaran makin pendek. Lama jarak tempuh kini hanya berkisar 10-15 menit, jauh lebih cepat dibandingkan dengan lewat jalan konvensional di jalur Watugong-Banyumanik. Apabila melewati jalan konvensional, diperlukan waktu tempuh minimal satu jam untuk jarak Semarang-Ungaran melintasi Banyumanik dan Watugong.

Menurut Joko, warga Meteseh, Kecamatan Tembalang, Semarang, beroperasinya tol ini diharapkan menghindarkan pengguna jalan dari kemacetan di Watugong. Selama ini, daerah Watugong yang merupakan jalan utama untuk masuk ke Kota Semarang dari arah Solo-Yogyakarta menjadi titik kemacetan paling parah.

Anggota DPRD Jateng, Sasmito, mengemukakan, meski tol sudah mulus, pengguna jalan harus tetap hati-hati. Pasalnya, beroperasinya tol itu masih menyisakan pekerjaan, terutama di Km 17 dan Km 18, yakni di ruas Gedawang-Susukan. Ceceran tanah dan material dari jejak kendaraan berat masih tampak di tepi jalan.

Di samping itu, pengendara juga diingatkan berhati-hati ketika keluar tol di Ungaran, tepatnya di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Begitu keluar gerbang tol, jalannya menyempit karena masih berupa jalan kampung yang padat perumahan penduduk dan kantor Pemerintah Kabupaten Semarang. ”Masih ada sedikit bagian yang direnovasi. Mohon ini diantisipasi supaya tidak menjadi masalah,” ungkap Bibit Waluyo.

Khusus untuk ruas Gedawang, sejauh ini, berbagai antisipasi dilakukan pelaksana proyek agar tol di ruas tersebut kokoh. Sejumlah pekerja dibantu alat berat masih menambah tiang pancang untuk memperkuat tebing badan tol yang selama ini rawan ambles. Beberapa waktu lalu, badan jalan di ruas tersebut diturunkan 7 meter sehingga ketinggian urukan tol hanya 18 meter.

PT Trans Marga Jateng (TMJ) juga baru memasang tiang pancang beton lebih kurang 350 titik, dari rencana semula setidaknya 600 titik.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setia Budi menilai langkah yang dilakukan PT TMJ tersebut wajar guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna tol.

Beroperasinya Tol Semarang-Ungaran juga mengukuhkan tekad PT TMJ untuk menyelesaikan proyek Tol Semarang-Solo yang sedianya menelan biaya hampir Rp 7 triliun. Berfungsinya tol ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jateng untuk menyediakan infrastruktur transportasi yang memadai.

Direktur Utama PT Jasa Marga Frans Sunito berharap proyek Tol Semarang-Solo bisa selesai 2014. Namun, dia menegaskan, keberhasilan proyek itu tergantung ketersediaan lahan dan dukungan anggaran dari pemerintah.

(WHO/SON)

http://cetak.kompas.com/read/2011/08/21/01532397/jalan.tol.itu.akhirnya.berfungsi

bozhart
August 22nd, 2011, 12:51 PM
Jalan tol dari Semarang ke Ungaran
(arah sebaliknya lihat post berikut)

1)
http://img59.imageshack.us/img59/8253/14235066.jpg

2)
http://img846.imageshack.us/img846/4663/38891716.jpg

3)
http://img62.imageshack.us/img62/7296/64430692.jpg

4)
http://img846.imageshack.us/img846/7301/93676631.jpg

5)
http://img844.imageshack.us/img844/6640/35967500.jpg

6)
http://img846.imageshack.us/img846/7242/78829294.jpg

7)
http://img839.imageshack.us/img839/4813/57981866.jpg

8)
http://img855.imageshack.us/img855/5143/42872412.jpg

9)
http://img706.imageshack.us/img706/4503/26986429.jpg

10)
http://img542.imageshack.us/img542/8341/40629508.jpg

11)
http://img202.imageshack.us/img202/7213/38518455.jpg

12) Keluar tol di Ungaran masuk jalan sempit dan antri panjang sebab dua kali kena lampu merah yg menyala terlalu lama sebelum mencapai jalan raya (non tol) Ungaran-Bawen.
http://img842.imageshack.us/img842/319/45532465.jpg

bozhart
August 22nd, 2011, 12:53 PM
Jalan tol dari Ungaran ke Semarang

1)
http://img37.imageshack.us/img37/8598/75805652.jpg

2)
http://img806.imageshack.us/img806/1692/44765790.jpg

3)
http://img600.imageshack.us/img600/5908/88980688.jpg

4)
http://img594.imageshack.us/img594/1323/68332558.jpg

5)
http://img854.imageshack.us/img854/6125/70204459.jpg

6)
http://img4.imageshack.us/img4/2960/67872610.jpg

7)
http://img651.imageshack.us/img651/9697/39997080.jpg

8)
http://img148.imageshack.us/img148/5457/16668378.jpg

9)
http://img696.imageshack.us/img696/223/17397191.jpg

10) Mulai masuk jalan tol dalam kota Semarang
http://img98.imageshack.us/img98/8730/26846478.jpg

ssphila
August 22nd, 2011, 01:26 PM
^^ :applause: :applause: langsung dianyari ik...


Jalan tol dari Semarang ke Ungaran

7)
http://img839.imageshack.us/img839/4813/57981866.jpg



^^ Pada brenti ?? Koq boleh ?? Sayang gak/belum ada rest area disekitar jalur itu ya...

Congrats ! buat jalan tol Semarang-Ungaran (macetnya pindah :P)

Om BOZ, melihat posisinya motret... sambil nyetir om ? :D

Baru nyadar liat foto pertama, Om Boz juga ikut brenti, motret... :lol:

bozhart
August 22nd, 2011, 03:16 PM
^^ Thanks.

Sebetulnya gak boleh berhenti tapi ada banyak berhenti di situ, yg lain ikut2an berhenti mumpung tolnya masih percobaan dan gratis, seperti waktu Jembatan Suramadu baru dibuka, banyak juga berhenti di tengah2 jembatan :D

Benar, semua foto itu gw ambil sambil nyetir kecuali foto no.7 (yg ssphila quote itu). Foto yg pertama itu mobil gw baru mulai jalan lagi sambil motret :)

Ya rest area belum ada.

ssphila
August 22nd, 2011, 04:08 PM
^^ Yg difoto no. 7 itu nampak bangunan apa ya om ?


Jalan tol dari Semarang ke Ungaran

6)
http://img846.imageshack.us/img846/7242/78829294.jpg

11)
http://img202.imageshack.us/img202/7213/38518455.jpg

12) Keluar tol di Ungaran masuk jalan sempit dan antri panjang sebab dua kali kena lampu merah yg menyala terlalu lama sebelum mencapai jalan raya (non tol) Ungaran-Bawen.
http://img842.imageshack.us/img842/319/45532465.jpg

Foto ke 6 & 11 nampak cukup mengerikan ya .... membelah bukit...

Foto ke 12 jalur keluarnya macet, juga dikarenakan keseluruhan tol Smg-Solo belum selesai.

Sy yg justru prihatin nanti exit Bawen, krn kl ga salah ada di bawah tanjakan Lemah Abang (? cmiiw) yg ada pertigaan ke arah Bandungan. Kl benar ada disitu... wah.... membahayakan.

pekerja_proyek
August 22nd, 2011, 04:17 PM
^^ :applause: :applause: langsung dianyari ik...




^^ Pada brenti ?? Koq boleh ?? Sayang gak/belum ada rest area disekitar jalur itu ya...

Congrats ! buat jalan tol Semarang-Ungaran (macetnya pindah :P)

Om BOZ, melihat posisinya motret... sambil nyetir om ? :D

Baru nyadar liat foto pertama, Om Boz juga ikut brenti, motret... :lol:

padune isin nik mandeg,,, ben ra ketok ndesone,, xixixixi,, tapi overall kereen,, mbesuk tak update jalan anti macetnyaa,, out jalan karangjati,,,

bozhart
August 22nd, 2011, 05:25 PM
^^ Yg difoto no. 7 itu nampak bangunan apa ya om ?
Gedung Dinas Peternakan dan Perkebunan Jateng

Lokasinya di Wikimapia:
http://www.wikimapia.org/#lat=-7.1101018&lon=110.414722&z=18&l=0&m=s

castle_92
August 22nd, 2011, 06:51 PM
^^ Keren jalan tol-nya, berasa di luar negri :cheers: :cheers:

Jembatannya tinggi banget :shocked: View-nya mantap :okay:

Om Bozhart ke smg??

sembilanbelas
August 23rd, 2011, 06:00 AM
^^ Thanks.

Sebetulnya gak boleh berhenti tapi ada banyak berhenti di situ, yg lain ikut2an berhenti mumpung tolnya masih percobaan dan gratis, seperti waktu Jembatan Suramadu baru dibuka, banyak juga berhenti di tengah2 jembatan :D

Benar, semua foto itu gw ambil sambil nyetir kecuali foto no.7 (yg ssphila quote itu). Foto yg pertama itu mobil gw baru mulai jalan lagi sambil motret :)

Ya rest area belum ada.

Sebagai SSC-ers patut diacungi jempol untuk foto-fotonya, tapi untuk safety riding gak boleh ditiru, motret sambil nyetir :D Btw, mantab Om Boz, tuan rumah yang nganyari...

noe2009
August 23rd, 2011, 06:06 AM
Selasa, 23 Agustus 2011
TOL SEMARANG-UNGARAN
Tol Sebaiknya Dioperasikan Searah

Semarang, Kompas - Di tengah kekhawatiran uji coba kondisi Tol Semarang-Solo seksi I ruas Semarang-Ungaran, Jawa Tengah, DPRD mengusulkan adanya pengaturan arah kendaraan saat arus mudik dan arus balik Lebaran nanti.

Demi keselamatan dan kenyamanan pengguna tol, sebaiknya tol hanya dipergunakan kendaraan kecil dari satu arah pada saat arus mudik, yakni dari arah Semarang menuju Ungaran, demikian juga sebaliknya saat arus balik hanya dari arah Ungaran ke Semarang.

Itu terungkap dalam diskusi tentang kesiapan Tol Semarang-Ungaran, Senin (22/8), yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Kompas Jawa Tengah di Semarang.

Hadir dalam diskusi itu Wakil Gubernur Jateng Hj Rustriningsih, Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jateng Rahmulyo, serta dari Dinas Perhubungan Komunikasi, dan Informasi Jateng, Dinas Bina Marga Jateng, perwakilan LBH Jateng, dan aktivis Lembaga Konsumen Jasa Konstruksi Jateng.

Ada kekhawatiran

Dalam diskusi tersebut terungkap berbagai kekhawatiran mengenai uji coba tol Semarang-Ungaran. Keselamatan dan kenyamanan jalan tol tersebut dipertanyakan menyusul ada ruas yang dinilai rawan ambles. Oleh karena itu, perlu dievaluasi lagi uji coba penggunaan tol tersebut.

Rukma Setyabudi menyatakan, uji coba tol ini terlalu dipaksakan. Dampaknya, jalan tol itu belum siap dan justru adanya arus kendaraan lewat Tol Semarang-Ungaran menimbulkan kemacetan di pintu keluar tol di Ungaran.

Sejak uji coba tol berlangsung, Minggu (21/8), jalan kampung di Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menjadi macet. Kendaraan yang keluar di pintu tol itu langsung masuk jalan kam- pung yang hanya selebar lima meter.

”Saya usulkan supaya jalan tol itu diatur arusnya, yakni H-7 searah untuk dari Semarang ke Ungaran dan H+7 sebaliknya hanya mobil dari Ungaran menuju ke Semarang. Pola pengaturan ini akan mengurai kemacetan di pintu keluar tol Ungaran,” ujar Rukma Setyabudi.

Selain itu perlu ada pengawasan di titik rawan, yakni ruas Jembatan Gedawang–Susukan. Jembatan berketinggian 54 meter itu mengalami goyangan yang cukup mengkhawatirkan pengendara mobil saat dilalui.

Wagub Rustriningsih mengatakan, pelayanan sarana jalan termasuk tol seharusnya menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Bila Tol Semarang-Ungaran dirasakan belum nyaman, sebaiknya usulan pola arus kendaraan satu arah juga patut dipertimbangkan pihak-pihak yang terkait.

(who/son)

http://cetak.kompas.com/read/2011/08/23/04065542/tol.sebaiknya.dioperasikan.searah

langit_biru
August 23rd, 2011, 10:41 AM
keren2 gambarnya...tnx jadi gak sabar mo lewat sana pas mudik nanti...panoramanya mirip cipularang ya :)

4)
http://img846.imageshack.us/img846/7301/93676631.jpg

dari gambar terlihat ada flyover yang bener-bener "fly":cheers:

Widana89
August 23rd, 2011, 05:57 PM
^^ Foto-fotonya Bozhart emang keren abis....:okay:

gantengscool
August 23rd, 2011, 06:28 PM
Jalan tol dari Ungaran ke Semarang



7)
http://img651.imageshack.us/img651/9697/39997080.jpg





ini yg ditunggu, Cipaganti jurusan Solo/Jogja juga masuk tol, klo naik travel bisa menghemat waktu juga.

Yus3R
August 24th, 2011, 06:11 AM
Bro Bozhart, ijin share photo2 ya.. Makasih.. :)

bozhart
August 25th, 2011, 04:09 AM
Om Bozhart ke smg??
Yup :)


---------------------------------------


Sebagai SSC-ers patut diacungi jempol untuk foto-fotonya, tapi untuk safety riding gak boleh ditiru, motret sambil nyetir :D Btw, mantab Om Boz, tuan rumah yang nganyari...
Oh ya foto2nya lupa diberi keterangan: "Adegan berbahaya jangan ditiru, hanya bisa dilakukan oleh ahli" ... **kayakacaraTV** hehe :D
(foto2 itu diambil dgn pocket camera ringan yg otomatis, cukup pakai satu tangan kanan dan tangan kiri tetap memegang setir)


---------------------------------------


^^ Foto-fotonya Bozhart emang keren abis....:okay:
Thanks :cheers2:


---------------------------------------


Bro Bozhart, ijin share photo2 ya.. Makasih.. :)
Boleh dishare gratis (bukan utk dijual ya) :cheers:

RAGIL77
August 26th, 2011, 03:46 AM
Semarang Metro
26 Agustus 2011

Blokade Tol Digagalkan

UNGARAN - Hak pembayaran dari Trans Marga Jateng (TMJ) untuk subkontraktor, PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA), senilai Rp 30 miliar belum terbayar.

Pemblokiran ruas jalan tol, tepatnya di dekat gerbang tol Kalirejo Ungaran, oleh PT BSDA pun nyaris terjadi, Kamis (25/8). Perusahaan yang kini masih menangani proyek lanjutan tol itu mengerahkan puluhan orang dan 60 truk yang sedianya hendak diparkir di ruas jalan tersebut.

Namun, aksi itu tidak terealisasi, menyusul kedatangan puluhan polisi untuk mencegah upaya pemblokiran. Petugas turun dari dua truk dalmas dan memasang barikade.

Truk dalmas diparkir dengan posisi melintang di ruas tol, dekat lokasi proyek tol lanjutan, sisi timur gerbang tol Ungaran. Tujuannya, untuk mengadang massa subkontraktor. Semula, rencana pemblokiran ruas tol ungaran oleh PT BSDA itu sebagai bentuk protes dan meminta pembayaran segera dipenuhi.

Site Manager PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA), Tundo Karyono mengatakan, sejak 10 bulan mengerjakan tol Ungaran, pihak TMJ belum membayarnya.

”Aksi ini semula untuk menyita perhatian TMJ agar segera membayar. Persoalannya, ini menjelang Lebaran dan pekerja serta karyawan semua juga membutuhkan uang itu. Sekarang siapa yang akan membayar mereka,” ungkapnya, kemarin.

Menurutnya, hak PT BSDA yang belum terbayarkan Rp 30 miliar. TMJ belum memberi kepastian terkait waktu pembayarannya, dengan alasan nominalnya terlalu besar. Alasan itu menurutnya kurang pas karena pembayaran itu sudah menjadi kewajiban TMJ.

Kapolres Semarang AKBP Hariyanto yang juga turun lapangan mengatakan, pemblokiran tidak seharusnya terjadi. Dia tidak ingin aksi subkontraktor menghambat arus di tol. Terkait tujuan subkontraktor, dia mengaku akan memfasilitasinya.

”BSDA dan TMJ harus menemukan pemecahannya. Kita fasilitasi, tapi jangan sampai terjadi pemblokiran,” ujarnya.

Sementara itu, sejak terjadi pembicaraan dengan Polres Semarang, massa subkontraktor pun mundur teratur. Mereka akan menunggu dan tetap meminta kepastian pembayaran oleh TMJ.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Agus Suharyanto belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. Saat dihubungi, telepon selulernya menunjukan nada aktif, namun yang bersangkutan tak merespons. Kepala Bagian Operasional PT TMJ Sabilillah juga belum bisa dimintai keterangan karena telepon selulernya tidak aktif.

Sementara itu, Komisaris PT TMJ Danang Atmodjo menyatakan, belum mengetahui adanya rencana pemblokiran jalan tol Semarang-Ungaran seksi I atau ruas Semarang-Ungaran. Yang jelas, Trans Marga Jateng sudah diperintahkan untuk membayar kekurangan dalam pengerjaan subkontraktor.

”Mungkin hanya masalah waktu saja, TMJ sudah saya perintahkan untuk membayarkannya. Saya belum mendapatkan laporan ini (rencana pemblokiran jalan tol), mudah-mudahan tidak ada pemblokiran,” katanya.

Dia memperkirakan, persoalan tersebut terjadi hanya masalah komunikasi, antarpimpinan pasti sudah membicarakannya lebih lanjut guna mencari jalan keluarnya.

Sebelumnya, aksi serupa bahkan telah terjadi di gerbang tol Ungaran. Sebanyak 55 subkontraktor juga memblokir tol Ungaran dengan tujuan sama, segera dibayar TMJ. (K33,J17-39)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/08/26/157312/Blokade-Tol-Digagalkan

Yus3R
August 26th, 2011, 04:24 AM
Uji Coba TOL Semarang-Solo

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70882_20118-25-141306p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70883_20118-25-141305p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70885_20118-25-141303p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70886_20118-25-141302p.JPG

Sumber : http://images.kompas.com/photos/view/70882#photos/view/70886

Widana89
August 26th, 2011, 06:31 PM
^^ Keren bgt jembatannya dilihat dari jauh...:cheers:

pekerja_proyek
August 30th, 2011, 07:27 AM
Uji Coba TOL Semarang-Solo

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70882_20118-25-141306p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70883_20118-25-141305p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70885_20118-25-141303p.JPG

http://static.ki.kidsklik.com/image/preview/mpphoto70886_20118-25-141302p.JPG

Sumber : http://images.kompas.com/photos/view/70882#photos/view/70886

jembatan susukan

pekerja_proyek
August 30th, 2011, 07:46 AM
Emang terjadi kemacetan di pintu keluar tol...
Seperti yg diberitakan di halosemarang.com

http://halosemarang.com/wp-content/uploads/2011/08/IMG-20110821-02875.jpg

tetap bangga dengan ungaranku,, sekarang menuju simpang 5 hanya 15menit,, walau kondisi lebaran hanya di buka satu araah,, tetap maksa masuk lewat gerbang kalirejo,,^^
dan sepertinya supaya ngga macet lampu lampu bangjo mending di matikan,,
tapi macet di pintu keluar sepertinya ngga masalah, soalnya tetap mengalir dan tertib, kami sudah terbiasa dengan kemacetan di jakarta,,

kondisi pintu keluar tol ungaran di saat puncak arus mudikhttp://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00104-20110827-1904.jpg
di buka satu arah dan 2 lajur

bozhart
August 31st, 2011, 09:54 PM
dan sepertinya supaya ngga macet lampu lampu bangjo mending di matikan,,
tapi macet di pintu keluar sepertinya ngga masalah, soalnya tetap mengalir dan tertib
Traffic light itu memang menyebabkan antri panjang menunggu masuk jalan raya Ungaran.

Tapi jalan raya Ungaran - Bawen sendiri juga sering macet. Dari Ungaran ke Bawen macet sampai di Babadan. Dan sebaliknya dari Bawen ke Ungaran juga macet sampai di Babadan. Setelah lewat Babadan dari dua arah itu, lancar kembali.


----------------------------------------


Foto dari Suara Merdeka:

1)
http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/08/23/photographs/010/23_08_2011_010_002_012.jpg

2)
http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/08/27/photographs/101/27_08_2011_101_014_008.jpg

(kalau gambar di atas diblokir, klik sini (http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/08/23/photographs/010/23_08_2011_010_002_012.jpg) dan sini (http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/08/27/photographs/101/27_08_2011_101_014_008.jpg))

Sumber foto: mcetak.suaramerdeka.com

pekerja_proyek
September 1st, 2011, 06:26 AM
horeee ungaran maceeet,,
http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00138-20110831-1553.jpg
http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00142-20110831-1652.jpg
sepertinya mau keluar dari sebantengan aja agak tersiksa,,

inspeksi di pilar tertinggi jembatan penggaron,,,
http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00126-20110830-1830.jpg

eurico
September 1st, 2011, 06:34 AM
^^ mantab nih besok sabtu insyaallah mw lewat tol ini :)

ssphila
September 1st, 2011, 07:39 AM
^^ Selamat mencoba... ini berita dari SM :

Tol Semarang-Ungaran
Ditutup Sementara Kemacetan Semakin Parah

Semarang, CyberNews. Ditutupnya untuk sementar Tol Semarang-Ungaran, 1 September sampai 8 September, justru menimbulkan kemacetan parah di ujung Tol Banyumanik, Hal itu terjadi pada hari Kamis (1/9) dimana masih ada sisa pemudik yang berada di jalan bercampur dengan warga yang memanfaatkan libur lebaran.

Penutupan TOL yang baru saja diresmikan itu, berlaku untuk Semarang ke Ungaran, tapi tidak berlaku untuk arah Ungaran ke Semarang.

Menurut Agus P petugas dari Trans Marga Jateng selaku pengelola tol Semarang Ungaran, Penutupan ini untuk mengurangi kepadatan lalulintas di jalur selatan namun kenyataannya di titik jalan Perintis Kemerdekaan, kemacetan tetap saja terjadi.

Diberlakukanya satu arah tol ini, membuat pengguna jalan tol merasa kecewa karena kondisi justru semakin macet. Dikhawatirkan kondisi akan semakin parah menjelang tibanya puncak arus balik 2 atau 3 hari mendatang.

( Bambang Isti / CN34 / JBSM )

Source : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/09/01/95126/Ditutup-Sementara-Kemacetan-Semakin-Parah

Woohhh ada SIDAK dari Bp pekerja_proyek :okay: Gimana pak aman ?

jonokun
September 1st, 2011, 12:45 PM
^^^^

Sy kena imbasnya mas....:ohno:

Tadi pergi ke ungaran mau lewat tol, ternyata ditutup:ohno:, terpaksa lewat jalan biasa, nyampe ungaran setelah 2 jam perjalanan:ohno:

Tapi arah dari ungaran ke semarang perjalan sekitar 15 menit lewat tol yg kosong (banyak orang yg gak tau kalo yg dibuka dari arah ungaran-semarang)

ssphila
September 1st, 2011, 01:13 PM
^^ wah...masih lumayan 2jam mas, saya kemaren dari Smg jam 12.30 sampe Bandungan jam 17.45 :lol: Padahal kemaren itu masih lewat tol.

FdanPiko
September 1st, 2011, 01:27 PM
tol ung-smg kemarin ditutup ya?:eek::eek::eek:

udah terlanjur belok ke jalan masuknya tapi diusir ma yang jaga pintu tol, bilang nya br buka lagi tanggal delapan?:ohno:

ssphila
September 1st, 2011, 01:34 PM
^^ Kl kemaren memang terakhir searah dr Smg ke Ung (cmiiw) baru hari ini tadi arahnya jadi Ung-Smg (sperti berita diatas)

Ini ada foto dari halosemarang.com (http://halosemarang.com/blog/arus-balik-tol-semarang-solo-hanya-untuk-kendaraan-arah-ke-semarang/) terlihat bbrp mobil kecele

http://halosemarang.com/wp-content/uploads/2011/09/tol-semarang-solo.jpg

jonokun
September 1st, 2011, 01:40 PM
^^ wah...masih lumayan 2jam mas, saya kemaren dari Smg jam 12.30 sampe Bandungan jam 17.45 :lol: Padahal kemaren itu masih lewat tol.

Saya kan gak ke bandungan mas, bandungan mah udah biasa mas kalo lebaran macetnya gak karuan, cuman ke rumah sodara di ungaran, itupun rumahnya deket pintu masuk tol di ungaran. Kalo terus sampe bandungan tadi, mungkin nyampe sana bisa jam 19.00 (berangkat jam 11.00):nuts:

pekerja_proyek
September 1st, 2011, 08:01 PM
waaah,, musti ambil siasaat niih,,, wkwkwkw

punya jalur jalur rahasia supaya ngga terjebak kemacetan,,

ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix

ex: 2.
kalo dari arah tembalang, ambil keluaran undip lalu masuk lagi via SOS jalan durian,,

sampe saya seminggu di ungaran ngga pernah lihat seperti apa kondisi watugong,, TOL teruuuuuus, anti maceeet.. ahhahahahah

http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00122-20110830-1810.jpg
seharusnya TMJ atur waktu nya,,, seperti di puncak bogor,, pagi di buka dari semarang satu arah ke ungaran,, menjelang petang jalur di buka berlawanan dari ungaran ke semarang,,, ngga smart banget nih TMJ,, sempet ngobroL sama bapak bapak pulisi di pos satpam,, merekapun capek dan gondok karena arus yang datang membludak,, udah tau gitu juga masih ngga punya IDE IDE kreatif malah menyesatkan dengan mengusir sampe tanggal 8 baru boleh lewat,, keburu bodhoo kucing

andre.ivano
September 2nd, 2011, 05:53 AM
waaah,, musti ambil siasaat niih,,, wkwkwkw

punya jalur jalur rahasia supaya ngga terjebak kemacetan,,

ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix

ex: 2.
kalo dari arah tembalang, ambil keluaran undip lalu masuk lagi via SOS jalan durian,,

sampe saya seminggu di ungaran ngga pernah lihat seperti apa kondisi watugong,, TOL teruuuuuus, anti maceeet.. ahhahahahah

http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00122-20110830-1810.jpg
seharusnya TMJ atur waktu nya,,, seperti di puncak bogor,, pagi di buka dari semarang satu arah ke ungaran,, menjelang petang jalur di buka berlawanan dari ungaran ke semarang,,, ngga smart banget nih TMJ,, sempet ngobroL sama bapak bapak pulisi di pos satpam,, merekapun capek dan gondok karena arus yang datang membludak,, udah tau gitu juga masih ngga punya IDE IDE kreatif malah menyesatkan dengan mengusir sampe tanggal 8 baru boleh lewat,, keburu bodhoo kucing

ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix

KALO arah KAli Rejo nya ditutup ga sih gan ??
takutnya masuk tol tapi trus ga bisa keluar setelah ditutup
trus medan jalan menuju karang jatinya gimana yach ? rusak ato normal dan bisa dilewati mobil kan
maklum newbie :)

ex: 2.
kalo dari arah tembalang, ambil keluaran undip lalu masuk lagi via SOS jalan durian,,

dari SOS jalan durian ke akses TOL nya ditutup ga nih gan ?
nti terlanjur turun ke bawah tapi ditutup , capede

mohon bantuannya nih..
soalnya sabtu besok mau pulang SOLO
takut terjebak kemacetan

bozhart
September 2nd, 2011, 05:03 PM
ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix
Jarak Kalirejo ke Karangjati itu kan jauh, kira2 separo jarak Semarang - Ungaran, apalagi lewat jalan kampung. Apakah keluar dekat SPBU Karangjati?

pekerja_proyek
September 2nd, 2011, 10:14 PM
ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix

KALO arah KAli Rejo nya ditutup ga sih gan ??
takutnya masuk tol tapi trus ga bisa keluar setelah ditutup
trus medan jalan menuju karang jatinya gimana yach ? rusak ato normal dan bisa dilewati mobil kan
maklum newbie :)

ex: 2.
kalo dari arah tembalang, ambil keluaran undip lalu masuk lagi via SOS jalan durian,,

dari SOS jalan durian ke akses TOL nya ditutup ga nih gan ?
nti terlanjur turun ke bawah tapi ditutup , capede

mohon bantuannya nih..
soalnya sabtu besok mau pulang SOLO
takut terjebak kemacetan

jalan medan karangjati mengasyikan,, menititi hutan karet kayaak di salt lake city atau wisconsin,, hihihihi, klo udah masuk TOL keluar paksa di ijinkan kok,,

klo dari SOS jalan durian tadi malam aku lewat,, so far so good,, jalan TOL malah sekarang di tutup dari 2 araah,, klo maksa masuk dari ungaran ke semarang depan DPR agak susah,, jadi ane masuk dulu dari depan timlo solo entah bagaimana caranya,, soalnya di depan DPR di palang pake mobiL pulisi,,

hahahah macet guide,, bahkan sampe TOL kanci masih jadi macet guide juga,,:lol:

dochan
September 4th, 2011, 02:33 AM
kmaren udah lewat sini. Tolnya bagus ya... masih kinclong. Pemandangannya juga bagus :okay: feelnya mirip2 kaya lagi jalan di Tol Cipularang. Cuma jalan keluar di Ungarannya sempit bgt.... :ohno:

ssphila
September 4th, 2011, 12:03 PM
Salah satu bukti : Sangat diperlukan REST AREA disekitar Tol Semarang - Ungaran ini.

Bahu Jalan Tol Semarang Ungaran Dijadikan Tempat Berfoto

http://halosemarang.com/wp-content/uploads/2011/09/4ilepas1-k16.jpg

Sebuah keluarga yang berasal dari Jakarta sedang berfoto di bahu Jalan Tol Semarang-Solo tahap I, yakni Tol Semarang-Ungaran tepatnya di seksi 1 (Tembalang-Ungaran). Beberapa pemakai jalan itu berhenti di sepanjang jembatan juga untuk menikmati panorama alam dengan latar Gunung Ungaran di sisi barat, sedangkan di arah timur terlihat pemandangan Semarang bagian bawah yang indah. Bahu jalan itu sedianya hanya untuk kendaraan yang digunakan dalam keadaan darurat.

Source : http://halosemarang.com/blog/bahu-jalan-tol-semarang-ungaran-dijadikan-tempat-berfoto/

Yus3R
September 9th, 2011, 08:25 AM
Bahu Jalan Tol Semarang Ungaran Dijadikan Tempat Berfoto
/[/URL]


Ada juga bahu jalan digunakan untuk lokasi tabur bunga :ohno:

RAGIL77
September 12th, 2011, 05:57 AM
Berita Utama
12 September 2011

Tol Ditutup

* Tarif Sudah Ditentukan



SEMARANG- Setelah proses uji coba yang berlangsung mulai H-10 (20/8) hingga H+10 (11/9) Lebaran, jalan tol Semarang-Solo Seksi I Semarang-Ungaran ditutup sementara, Minggu (11/9) pukul 24.00.

Penutupan itu menindaklanjuti surat edaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pintu masuk dan keluar tol ditutup dengan plastic barrier (semacam portal dari plastik). Direktur PT Trans Marga Jateng Agus Suharyanto didampingi Direktur Teknik dan Operasional Ari Nugroho mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan ke Kementerian PU supaya jalan bebas hambatan itu bisa dibuka lagi secepatnya.

Dia menjelaskan, harus ada izin dari pemerintah pusat untuk membuka atau menutup jalan tol. Izin uji coba beberapa waktu lalu hanya untuk pelayanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kementerian PU

“Per Minggu (11/9) pukul 24.00, tol Semarang-Ungaran kami tutup. Kami berharap surat izin dari pemerintah pusat untuk membuka jalan tol segera diterbitkan, sehingga jalan itu bisa dimanfaatkan masyarakat lagi,” jelasnya, kemarin.

Hingga Minggu (11/9) pukul 18.00, lanjutnya, jalan tol masih dibuka untuk umum. Pengguna jalan bisa masuk jalur tersebut, baik dari arah Semarang maupun Ungaran. Setelah penutupan, pengguna mobil pribadi diharapkan kembali menggunakan jalur utama Semarang-Ungaran.

Terkait dengan tarif tol, Agus menegaskan, nilainya sudah ditentukan, namun belum diputuskan secara resmi oleh Kementerian PU. Saat ditanya berapa tarif tol tersebut, ia enggan memberitahukan lebih lanjut.

Sebab, hal tersebut wewenang Kementerian PU.

Penentuan tarif tol itu mempertimbangkan kemampuan masyarakat, termasuk biaya investasi pembangunan tol. Dia mengharapkan izin pembukaan dan tarif tol segera diinformasikan, sehingga jalur itu dapatdifungsikan kembali. (J17-59)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/09/12/158900/Tol-Ditutup

RAGIL77
September 13th, 2011, 04:51 AM
Berita Utama
13 September 2011

Kementerian PU Didesak Tentukan Tarif

* Tol Semarang-Ungaran

SEMARANG- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan didesak segera menentukan tarif masuk dan memberi izin pembukaan jalan tol Semarang-Solo seksi I atau ruas Semarang-Ungaran. Desakan itu bakal dilontarkan Gubernur Bibit Waluyo dalam rapat dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Jakarta, pagi ini.

Menurut Bibit, penentuan tarif masuk tol itu menjadi urusan dan sedang dalam perhitungan Kementerian PU. ”Saya akan rapat dengan Menteri PU. Sepulangnya nanti cegaten (hadanglah). Saya akan bilang cepat Pak, ojo kesuwen ngono kok suwene ora jamak (jangan terlalu lama, begitu aja kok lama),” kata Gubernur di Sekretariat Pemprov Jateng, kemarin.
Dia berharap tarif tol Semarang-Ungaran bisa segera diketahui sepulangnya dari ibu kota. Salah satu agenda rapat dengan Kementerian PU adalah membahas rencana pengoperasian jalan bebas hambatan sepanjang 14 kilometer tersebut.

Selama uji coba tol tersebut, relatif tak ada masalah dan siap dioperasikan lagi. Penutupan jalan ini hanya bersifat sementara sambil menunggu keluarnya izin pengoperasian tol.
”Kalau penentuan tarif itu urusan gubernur, saiki tak tetapke wae (sekarang saja bisa ditetapkan). Kenapa kok pusing amat,” tegasnya.
Gubernur mencontohkan, bila tarif tol Semarang-Solo Rp 50 ribu, seharusnya tinggal ditentukan besaran untuk penggalan tol Semarang-Ungaran. Seperti diberitakan, PT Trans Marga Jateng (TMJ) resmi menutup jalan tol Semarang-Ungaran pada Minggu (11/9) sekitar jam 24.00.

Pintu masuk dan keluar tol sudah ditutup dengan menggunakan portal dari pastik. Direktur PT TMJ Agus Suharyanto didampingi Direktur Teknik dan Operasional Ari Nugroho menjelaskan, belum ada perkembangan terkait dengan izin pembukaan jalan maupun penetapan tarif masuk tol.
Tol Semarang-Ungaran sekarang masih ditutup hingga menunggu penerbitan surat izin pengoperasian jalan tersebut. Selama penutupan, petugas dan penjaga loket masuk tol tidak diliburkan. Mereka sudah siap bertugas bila jalan tol kembali difungsikan. (J17-65)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/09/13/159013/Kementerian-PU-Didesak-Tentukan-Tarif

RAGIL77
September 14th, 2011, 03:52 AM
Tarif Tol Semarang- Ungaran Rp6.000

Wednesday, 14 September 2011

SEMARANG – Tarif yang bakal diterapkan untuk tol baru penggalan Semarang-Ungaran berkisar Rp5.500 hingga Rp6.000.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, hitungan awal yang dipakai untuk penentuan tarif tersebut adalah Rp500 per kilometer.“ Dengan jarak tol sekitar 11 km lebih,maka tarif yang akan dipakai sekitar Rp5.500 sampai Rp6.000.Hitungan-hitungan ini memang ada ilmunya sendiri,”ujarnya kemarin. Menurut Bibit,tarif baru ini sudah dibahas bersama pemerintah pusat.Kementerian Pekerjaan Umum juga sudah memberikan ‘lampu hijau’ agar tol itu bisa segera dioperasikan.

“Memang ada sekitar tiga syarat dari pusat. Antara lain aman,telah dilengkapi ramburambu, serta hanya dilalui kendaraan berukuran kecil. Itu semua sudah dan siap kita penuhi,” katanya. Saat arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, kata Bibit, jalur tol itu telah difungsikan, yakni mulai H-10 hingga H+10. Saat itu, operasional tol juga dikhususkan bagi kendaraan pribadi. “Kalau sekarang memang tol itu kita tutup dulu. Kapan dibuka lagi, ya secepat mungkin,”jelasnya.

Mantan Pangkostrad ini menyatakan, nantinya,tol itu akan dikelola PT Trans Marga Jateng (TMJ),dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).Saat ini, jelas dia, masih dilakukan berbagai penyempurnaan, baik itu masalah administrasi, peralatan keselamatan, maupun sumber daya manusia (SDM) dalam rencana pengoperasian tol tersebut.“ Untuk kapan waktunya belum bisa ditentunya. Yang pasti secepat mungkin dioperasikan,” katanya.

Sementara itu, Komisaris PT TMJ Danang Atmodjo menambahkan, pemasangan boorpile di jalur yang sempat ambles sudah selesai dilakukan. Atas dasar itu,tol tersebut benar-benar siap dioperasikan.“ Ya kita cuma melakukan penyempurnaan di beberapa hal.Misalnya saja tiket tol,kendaraan keselamatan,” imbuhnya. Danang yang juga Kepala Dinas Bina Marga Jawa Tengah ini mengakui,tarif dua ruas tol lama Kota Semarang,yakni tol Krapyak-Jatingaleh dan Jatingaleh- Srondol hanya dikenakan tarif sekitar Rp2.000.“Kalau sampai Ungaran bisa Rp8.000-an,”tandasnya. muh slamet

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/427802/

RAGIL77
September 16th, 2011, 04:16 AM
Semarang Metro
16 September 2011

Ancam Timbun Tol dengan Tanah

* PT TMJ Berangkat ke Jakarta

UNGARAN - Aksi blokade tol Semarang-Solo, di wilayah Kalirejo Ungaran Kabupaten Semarang sejak Rabu (14/9), oleh para subkontraktor penggarap, belum direspon secara riil oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) dan Istaka. Hingga Senin (15/9), mereka belum mendapat kepastian pembayaran haknya. Kebuntuan terkait solusi pembayaran itu membuat subkontraktor gerah. Mereka mengancam akan melanjutkan blokade dengan menimbun ruas tol menggunakan material tanah. Rencana tersebut tampaknya cukup serius. Terbukti, material tanah telah mereka siapkan di atas bak 16 truk yang diparkir melintang di ruas tol.

Kemarin, mereka menambah delapan truk di lokasi untuk merapatkan blokade yang sudah ada. Aksi menuntut pembayaran kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan puluhan pekerja memikul keranda ditutup spanduk bertuliskan ”Korban janji palsu TMJ”, mulai sekitar pukul 11.00.

Aksi teatrikal mengusung keranda itu disertai teriakan-teriakan para pekerja. Intinya, mereka meminta TMJ maupun Istaka segera memberi kepastian pembayaran atas haknya. Mereka berjalan mengitari lokasi blokade hingga beberapa putaran.

Seorang di antara mereka, mengenakan pakaian jawa, blangkon di kepala, bersarung, dan membawa tungku untuk membakar kemenyan. Pria berpakaian jawa itu sembari berjalan mengucapkan doa, di saat yang lain meneriakkan orasinya, menuntut pembayaran dari TMJ atau Istaka, sesuai janjinya kepada subkontraktor.

”Setan pergilah, uang datanglah,” demikian ucap pria dengan bakaran kemenyan di tangan, Agung Nugroho, menyindir yang berwenang memberi solusi pembayaran tersebut.

Agung merupakan salah satu pekerja PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA). Dia mengaku merasa prihatin dengan persoalan tol.

Menurutnya, pembangunan jalan tol Semarang-Solo yang dimaksudkan untuk mengurai kemacetan ruas jalan raya itu justru menambah masalah. ”Tol untuk mengatasi macet, tapi ketika bayaran kami macet tidak ada yang peduli,” katanya usai arak-arakan kemarin.

Manager Proyek PT BSDA, Tundo Karyono mengatakan, apa yang menjadi tuntutan subkontraktor sejak aksi digelar Rabu lalu, hingga kemarin belum ada tanggapan. Dia mengaku, jika selama 24 jam kemarin TMJ atau Istaka tidak memberi solusi, blokade akan dilanjutkan dengan menimbun ruas tol dengan tanah.

Sebagaimana diberitakan, puluhan subkontraktor tersebut kembali memulai aksi blokade ruas tol Ungaran pada Rabu (14/9). Tuntutan mereka ditanggapi melalui media oleh Direktur Teknik dan Operasional PT Trans Marga Jateng Ari Nugroho.

Disebutkan, pihaknya telah menghubngi Istaka. Namun, Rabu siang itu belum ada jawaban.

Sementara itu, PT Trans Marga Jateng (TMJ), kemarin, berangkat ke Jakarta untuk mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan subkontraktor yang memblokade jalan tersebut. Komisaris Utama PT TMJ, Danang Atmodjo mengatakan, subkontraktor tersebut harus segera dibayar jasanya. Apalagi, mereka sudah bekerja untuk membantu pemerintah dalam membangun jalan tol Semarang-Ungaran.

”Pak Agus Suharyanto (Direktur Utama PT TMJ) hari ini berangkat ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan Kementrian BUMN maupun PT Istaka Karya. Pokoknya, kita akan usahakan cari jalan keluar untuk pembayaran yang paling tepat,” katanya, Kamis (15/9). Pembayaran terhadap subkontraktor ini harus diselesaikan secepatnya. Sebab, tidak fair atau adil apabila subkontraktor yang sudah bekerja belum dibayarkan jasanya. (K33,J17-39)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/09/16/159410/Ancam-Timbun-Tol-dengan-Tanah

ssphila
September 21st, 2011, 03:41 AM
http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/09/21/photographs/012/21_09_2011_012_001_006.jpg

Source : http://mcetak.suaramerdeka.com

detwis
September 23rd, 2011, 09:10 AM
http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/09/21/photographs/012/21_09_2011_012_001_006.jpg

Source : http://mcetak.suaramerdeka.com

retak ya denger2... serem jg :nuts: :nuts:

pekerja_proyek
September 27th, 2011, 02:51 AM
boseeen,, tol di tutup terus,, kapan di buka lagiii,, itu yang demo demo di suruh minggir ajaa,, sampe mbikin teratak di tempat demo pulak,,

titus15
September 27th, 2011, 06:07 PM
wah bad news ya.... kontraktornya pailit gara2 TOL??
==================================
Istaka Karya Tanggung Utang Rp 600 Miliar

Kontraktor Tol Semarang-Ungaran


SEMARANG - Kontraktor jalan tol Semarang-Ungaran, PT Istaka Karya yang dinyatakan pailit melalui keputusan Mahkamah Agung (MA), diketahui menanggung utang sebesar Rp 600 miliar lebih terhadap pihak perbankan.

Utang tersebut digunakan untuk membangun proyek secara nasional, termasuk pengerjaan penggalan jalan tol Semarang- Solo seksi I, yakni Semarang-Ungaran.

Akibat kepailitan tersebut, Istaka tak bisa membayarkan utang kepada kreditur, seperti subkontraktor tol Semarang-Ungaran. Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat telah menunjuk kurator sebagai pihak yang memiliki kewenangan untuk membayar subkontraktor.

Hal itu diungkapkan Panitera Muda Perdata PN Semarang, Ali Nuryahya dalam rapat penyelesaian persoalan jalan tol Semarang-Ungaran di Ruang Rapat Gubernur Jateng, Gedung Setda, Senin (26/9). Rapat yang dipimpin Gubernur Bibit Waluyo tersebut dihadiri perwakilan subkontraktor, PT Trans Marga Jateng (TMJ), aparat Kejati, Polda Jateng, dan PN Semarang.

”Utang yang dimiliki Istaka Karya mencapai Rp 600 miliar, terdapat pula utang yang tercantum dalam putusan pailit sebesar 7 juta dollar Amerika Serikat. Bila subkotraktor sudah menyelesaikan kontraknya, namun kontraktor tak mau membayar ini karena kepailitannya.”

Sesuai ketentuan, kata Ali, keputusan kepailitan ini harus diumumkan di dua media nasional dan satu media lokal. Dalam pengumuman itu, tertulis kreditur harus mendaftarkan diri ke kurator Jimmy Simanjuntak dan Andre Sitanggang guna mengajukan klaim utang-utangnya.

Belum Mendaftar

Namun, dalam persoalan proyek tol Semarang-Ungaran, subkontraktor belum pernah mendaftarkan diri ke kurator. Hal ini dinilainya akan menyulitkan karena pendaftaran ke kurator tersebut sudah memasuki jatuh tempo.Upaya yang masih dapat dilakukan bila tercapai perdamaian antara Istaka, debitur, dan pihak terkait.

”Bila perdamaian tidak bisa diwujudkan, tentu saja menyulitkan. Sebab, TMJ yang masih menyimpan dana tidak bisa membayarkan tagihan ke subkontraktor secara langsung.”

Sesuai aturan, kata dia, pembayaran harus melalui atau atas seizin kurator. Jika TMJ nekat membayarkan ke subkontraktor, maka perusahaan itu bisa dituntut kurator atas tuduhan menggelapkan aset.

Gubernur Bibit Waluyo mengatakan, dana yang digunakan untuk membayar subkontraktor tol Semarang-Ungaran ini sebenarnya sudah ada di TMJ, sebesar Rp 52 miliar. Adapun, utang yang harus dibayarkan ke subkontraktor mencapai Rp 40 miliar. Dalam hal ini, sisa uang yang harus dibayarkan ke Istaka Karya Rp 12 miliar.

Pihaknya berharap dana sebesar Rp 40 miliar ini segera digunakan untuk membayar subkontraktor, sedangkan sisanya bisa diambil kurator. Manajer Operasional PT Armindo Caturpratama, Rahmul selaku subkontraktor berharap persoalan itu segera terselesaikan. (J17,J14-71)
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/09/27/160642/Istaka-Karya-Tanggung-Utang-Rp-600-Miliar

pekerja_proyek
September 29th, 2011, 12:28 PM
Aduuuuh,,, makanya besok klo bangun pake BUMN besar dan berkelas aja deeeh,,, banyak yang bisa kok,,,
2 kali ku inspeksi,, sampe timbun tanah tanah di tengah jalan TOL,, bahkan hati hati,, ranjau paku pun di tebarnya,, bikin ban bocoor ajaah apeees,,,

Yus3R
October 5th, 2011, 10:02 AM
03 Oktober 2011 | 23:48 wib

Tol Semarang-Ungaran Retak 8 Meter :ohno:

Semarang, CyberNews. Badan jalan tol Semarang-Ungaran, tepatnya di wilayah Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, sekitar 50 meter selatan jembatan Penggaron, retak.

Berdasarkan pantauan Senin (3/10), lokasi retakan berada di jalur sisi timur atau menuju Ungaran, pada kilometer 21 (stasiun/ STA 530).

Secara kasat mata, retakan tersebut membentuk rekahan. Panjang rekahan diperkirakan delapan meter dengan lebar antara 1 milimeter sampai 5 milimeter. Posisinya membelah satu setengah bidang beton (seluas 4x5 m) badan jalan tol, secara diagonal.

Pada titik-titik retakan sepanjang lebih kurang delapan meter tersebut telah ditandai dengan spidol hitam berbentuk lingkaran dan silang di tengahnya, sebanyak delapan tanda. Besar kemungkinan retakan tersebut telah diketahui pihak berwenang dan hendak diperbaiki. Hanya, pemandangan di lapangan menunjukkan lokasi tersebut tidak ada pekerja yang melakukan aktivitas.

Pada ruas yang sama, beberapa meter sisi utara dan selatan retakan baru juga tampak terlihat dua retakan lama. Dua retakan lama tersebut tampak telah diperbaiki dengan cara disuntik, namun mulai retak lagi. Sumber terpercaya di lapangan menengarai retakan baru maupun lama serupa.

Meski demikian, belum ada keterangan apakah retakan tersebut berkaitan dengan penguatan pilar jembatan penggaron sepanjang 400 meter di sisi utara. Yang jelas, sebagaimana diberitakan, 18 pilar jembatan itu sedang dalam proses penguatan dengan 124 borepile.

Lokasi jembatan dan sekitarnya itu juga diketahui merupakan lahan rawan ambles dan lapisan mudah menggelincir, sehingga memungkinkan terjadi pergeseran.

Komisaris PT TMJ Danang Atmodjo, Direktur Utama TMJ Agus Suharyanto, dan Direktur Teknik dan Operasional TMJ Ari Nugroho belum bisa dimintai keterangan berkaitan dengan retaknya badan jalan tol Semarang-Ungaran tersebut. Saat dihubungi, telepon selulernya menunjukan nada aktif. Namun, ketiganya sepertinya kompak untuk tidak meresponsnya.

Sementara itu, dosen jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Robert J Kodoatie membenarkan, tanah di lokasi tersebut memang termasuk labil. Retaknya badan jalan tol ini bukan terjadi akibat bangunan maupun konstruksi yang tidak kuat tetapi kondisi tanah labil. Akibat pergerakan tanah, pilar jembatan tersebut juga bergerak.

( Yoseph HW , Royce Wijaya / CN32 / JBSM )

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/10/03/98185/Tol-Semarang-Ungaran-Retak-8-Meter

ssphila
October 6th, 2011, 08:13 AM
^^ :no: bad news nya koq banyak banget.... sebentar lagi musim penghujan, bisa2 lebaran taun depan baru dibuka lagi :P

Wicak_15
October 6th, 2011, 11:33 AM
^^IMO kayaknya nih jalan tol masalahnya 2 sekaligus, satu jalan tolnya retak-retak, dan satunya lagi masalah kontraktor pailit.

pekerja_proyek
October 10th, 2011, 11:15 AM
asembooh aah,,, aku bingung ini jalan TOL kok banyak bangeeet masalahnya,,, lumayan lah bisa buat track sepedahan dulu klo dari ungaran,,

KPA
October 11th, 2011, 12:05 PM
asembooh aah,,, aku bingung ini jalan TOL kok banyak bangeeet masalahnya,,, lumayan lah bisa buat track sepedahan dulu klo dari ungaran,,

^^Hahahaa...ojo mutung mas bro...:lol::lol:

sebenernya proyek ini ga jauh dari tempat tinggal, tp sy jenuhhhh, ga kelar2..:bash::bash:

detwis
October 12th, 2011, 02:19 PM
^^Hahahaa...ojo mutung mas bro...:lol::lol:

sebenernya proyek ini ga jauh dari tempat tinggal, tp sy jenuhhhh, ga kelar2..:bash::bash:

epic fail !!!
gagal kalo buat saya ni jalan tol..
dari awal jg uda meragukan..
ternyata feeling saya bener... :ohno: :ohno: :ohno:

KPA
October 15th, 2011, 09:16 AM
epic fail !!!
gagal kalo buat saya ni jalan tol..
dari awal jg uda meragukan..
ternyata feeling saya bener... :ohno: :ohno: :ohno:

^^gatot mas, alias gagat total segalanya...:bash::ohno:

ssphila
October 16th, 2011, 09:06 PM
Tarif Tol Semarang-Ungaran Tunggu Sertifikasi Kelaikan

* Baru Golongan I Boleh Melintas

Semarang, CyberNews. PT Jasa Marga belum bisa membeberkan besaran tarif para ruas jalan tol Semarang-Ungaran yang secepatnya beroperasional pada pertengahan November mendatang. Selain menunggu persetujuan Kementerian PU, diperlukan pula sertifikasi kelaikan pengoperasian ruas jalan tol sekitar 12 kilometer yang diperkirakan baru akan ditandatangani akhir bulan Oktober ini.

Direktur Pengembangan dan Niaga PT Jasa Marga Abdul Hadi mengungkapkan, meski tarif tol tersebut belum bisa disampaikan namun dipastikan hanya kendaraan golongan I saja yang boleh melintas di seksi Semarang-Ungaran. Sebelumnya Komisaris Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Danang Atmodjo pernah menyampaikan kisaran tarif tol bisa sebesar Rp 5.500-Rp 6.000 atau Rp 500/kilometer.

"Soal tarif menjadi wewenang Menteri PU, kami hanya bisa mengusulkan saja tapi yang jelas tarif ditetapkan untuk mengembalikan investasi tentu dengan keuntungan yang wajar, juga pemeliharaan serta pengembangan jalan tol," jelas Abdul Hadi, hari ini.

.................................

Source : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/10/16/99317/Tarif-Tol-Semarang-Ungaran-Tunggu-Sertifikasi-Kelaikan

ssphila
October 16th, 2011, 09:08 PM
Tol Ungaran-Bawen Pilih Tanah Labil

Semarang, CyberNews. Tol Ungaran-Bawen sebagai tahapan pembangunan jalan bebas hambatan dari Semarang- Solo sudah mulai dikerjakan. Namun, dalam realisasinya, lokasi tanah labil dan daerah patahan akan dijadikan rute pembangunan jalan tol.

Kawasan itu berada di daerah Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan, kawasan tanah labil di Lemah Ireng ini lebih luas dibandingkan dengan lokasi tol Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Ini membahayakan dan berpotensi kembali mengalami keretakan bila jalan tol dibangun di kawasan setempat. "Semestinya, kami dapat belajar dari pengalaman sebelumnya agar tidak membuat kesalahan sama. Cakupan tanah labil di Lemah Ireng lebih luas dua kilometer dibandingkan di Susukan," kata politisi PDIP itu.

Adapun, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek tol Ungaran-Bawen ini ternyata memakai AMDAL lama yang sudah tak lazim. Analisis tak diperbaiki sehingga jalan tol di bakal membahayakan. Pihaknya menyatakan, PT Trans Marga Jateng (TMJ) semestinya tahu lokasi itu merupakan daerah patahan.

.................................

Source : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/10/16/99306/Tol-Ungaran-Bawen-Pilih-Tanah-Labil-

^^ Mbok yao belajar dari yg sudah terjadi tho.... :bash:

RAGIL77
October 17th, 2011, 04:41 AM
Operasional Resmi Tol Terancam Aksi Blokir

Monday, 17 October 2011

UNGARAN– Pemerintah pusat telah memberi lampu hijau untuk pengoperasiaan Tol Semarang–Ungaran pada pertengahan November 2011. Tapi, tidak dengan puluhan subkontraktor yang mengerjakan tol tersebut.

Sebanyak 30 subkontraktor Tol Semarang-Ungaran yang belum menerima pembayaran atas pekerjaan proyek yang telah diselesaikan tetap membulatkan tekad untuk memblokir jalan tol. Meskipun rencananya pertengahan November 2011 mendatang Tol Semarang– Ungaran akan dibuka resmi untuk umum. Seperti diberitakan SINDO, pemerintah akan melakukan pengecekan prosedur pengoperasian jalan tol ruas Semarang– Ungaran.

Jika telah memenuhi syarat,tol sepanjang 12 km tersebut akan dibuka untuk umum November mendatang. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Gazaly mengaku akan menerbitkan surat izin operasional ruas tol Semarang–Ungaran pada akhir Oktober. Selain surat izin operasi,BPJT juga akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai tarif.

Setelah kedua surat keputusan itu diterbitkan, maka tol yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) itu dipastikan bisa dibuka pada pertengahan November mendatang. Penerbitan tersebut dilakukan lantaran saat ini seluruh kelengkapan syarat uji kelaikan operasi sudah dipenuhi oleh TMJ. Menanggapi hal tersebut, perwakilan 30 subkontraktor dari Site Manager PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA) Tundo Karyono mengaku sangat mendukung pengoperasian tol.

Namun, pihaknya tidak akan tinggal diam jika ternyata janji pembayaran tidak ditepati di kemudian hari.”Kami akan mempertahankan (pemblokiran) selama belum ada pembayaran,”ancamnya. Pihaknya hanya minta keadilan dari pihak PT TMJ selaku pengelola Tol Semarang- Solo.Sebab,dalam proyek yang sama puluhan subkontraktor sudah mendapat bayaran. Puluhan subkontraktor yang dibayar sebelumnya juga menjadi mitra kerja PT Istaka Karya (Persero) yang sudah dinyatakan pailit.

Namun, dirinya mempertanyakan alasan belum jelasnya pembayaran terhadap PT BSDA dan 29 subkontraktor lainnya. Karena itu mereka akan mengawal rencana pembayaran Tol Semarang–Solo yang dijanjikan oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Gubernur sebelumnya menyatakan pembayaran proyek tol akan dilakukan secepatnya,setelah gubernur mengadakan pertemuan dengan Trans Marga Jateng dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

”Kami mendukung instruksi pembayaran secepatnya oleh gubernur. Janji itu akan kami kawal,”imbuh Tundo Karyono. Sementara itu, dua orang pekerja dari PT BSDA kemarin mengadakan ritual mengubur diri di Dusun Jetis, Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang dijadikan areal jalan tol.Tirakat tersebut bertujuan mendorong gubernur untuk bisa merealisasikan apa yang sudah dikatakan di media. Salah satu peserta aksi, Agung Nugroho mengatakan, dirinya telah melakukan persiapan pensucian diri dengan mandi keramas.

”Kita ingin nyengkuyung dalam arti melakukan tirakatan agar yang bisa dikatakan gubernur ini menjadi kenyataan,” harap Agung. Sementara itu, hingga kemarin tanah yang menutupi beberapa titik di sepanjang ruas tol Kalirejo–Sidomulyo Ungaran masih dibiarkan menggunung. Bahkan saking rapatnya pengurukan, beberapa ruas jalan sama sekali tidak bisa dilewati.

Sehubungan ancaman ini, Polres Semarang sepertinya akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi karyawan subkontraktor yang dinilai merugikan kepentingan umum. Kapolres Semarang AKBP Hariyanta mengatakan, saat ini jalan Tol Semarang–Ungaran yang belum dibuka untuk umum masih menjadi kepentingan PT Trans Marga Jateng, kontraktor, dan mitra kerja kontraktor. Sebab, ruas tol tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

Dia mengaku belum diajak rapat terkait rencana pengoperasian secara resmi tol sekitar pertengahan November mendatang.” Saya tidak mau berandai- andai (apakah akan dibuka), karena baru informasi dari berita (wartawan). Kalau ada demo tetap kami amankan,”tegas Kapolres kepada SINDO lewat sambungan telepon,tadi malam. Tindakan tegas bisa jadi dilakukan kepolisian.

Hal ini dilatarbelakangi pernyataan Kapolres, bahwa pada Lebaran lalu jalan Tol Semarang–Ungaran dibuka untuk umum.Sehingga pihaknya lebih mengutamakan kepentingan yang lebih umum,yakni pengguna jalan. arif purniawan

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/436441/

Andre_theRising
October 17th, 2011, 11:17 AM
Koq banyak berita buruknya thread ini?? Mang terancam gagal ya?
Sayang banget, kan lalu lintas Semarang - Ungaran - Solo rame banget palagi ruas Semarang - Ungaran

pekerja_proyek
October 27th, 2011, 05:18 PM
waaaah,, mungkin beritanya ntar berlanjut dengan pertumpahan darah,,, sereeem euuuy,,

augustharry
October 31st, 2011, 03:37 PM
itulah kalo kerjanya cuman ngejar proyek aja..."bibit"-nya emang ga bagus:bash:

KPA
November 3rd, 2011, 10:12 AM
itulah kalo kerjanya cuman ngejar proyek aja..."bibit"-nya emang ga bagus:bash:

:lol::lol::lol:

noe2009
November 4th, 2011, 04:41 PM
Menteri BUMN Dahlan Iskan bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berencana untuk meresmikan pengoperasioan jalan tol Semarang-Ungaran pada 12 November 2011 yang merupakan bagian dari ruas tol Semarang-Solo. Tol Semarang-Ungaran sempat tertunda jadwal pengoprasiannya karena tanahnya sering amblas.
....
....
....
Proyek jalan tol Semarang-Solo dibagi menjadi lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (16,3 km), seksi II Ungaran-Bawen (13,33 km), seksi III Bawen-Salatgiga 18,2 km, seksi IV Salatiga-Boyolali 22,4 km, seksi V Boyolali-Karanganyar (11,1 km).


source/sumber
read more/Baca selengkapnya (http://finance.detik.com/read/2011/11/04/145428/1760414/4/tol-semarang-ungaran-mulai-beroperasi-12-november-2011)

pekerja_proyek
November 5th, 2011, 07:10 AM
ngga di buka malah di timbun
http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/374660_2178015373421_1337982511_2024340_356612026_n.jpg

KPA
November 7th, 2011, 06:08 PM
Tol Semarang-Solo Didukung Rp 1,9 Triliun



JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum akan merealisasi pemberian dukungan dana pemerintah untuk setidaknya lima proyek infrastruktur berskema public private partnership atau kerja sama pemerintah-swasta, tahun depan.

Pemberian dukungan itu merupakan intensif dari pemerintah selain jaminan risiko investasi yang diberikan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia. Lima proyek itu adalah Umbulan, serta ruas tol Medan-Kualanamu, Semarang-Solo, Solo-Kertosono, dan Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan pemberian dukungan dilakukan agar kelayakan finasial proyek tersebut memadai sehingga dinyatakan layak dilanjutkan.

Dari lima proyek yang akan mendapat dukungan dana tersebut, lanjut dia, empat di antaranya sudah mendapatkan persetujuan.

Pada ruas tol Semarang-Solo dengan rencana dukungan Rp 1,9 triliun untuk pembebasan lahan, saat ini masih dalam proses negosiasi.

”Khusus Semarang-Solo, Menteri BUMN sudah menyatakan kesediaannya untuk menalangi dulu dana pembebasan lahan, baru nanti diganti pemerintah. Saat ini tinggal proses persetujuan dari Kementerian Keuangan untuk dituangkan dalam sebuah perjanjian,” paparnya, kemarin.

Dukungan itu, lanjut dia, untuk kelanjutan seksi Bawen-Solo yang menjadi bagian dari proyek ruas tol Semarang-Solo sepanjang 75,67 km.

Segera

Diharapkan dukungan dana tersebut bisa segera disetujui dan direalisasikan tahun ini juga, menyusul rencana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan groundbreaking atas proyek tol Semarang-Ungaran pada 12 November 2011.

Dua proyek tol lainnya, kata Djoko, mendapatkan dukungan dana pemerintah yang dialokasikan untuk pembangunan konstruksi. Rinciannya, tol Solo-Kertosono memperoleh dukungan dana sekitar Rp 3 triliun, dan Cisumdawu Rp 1 triliun untuk pekerjaan fisik.

Sementara itu, untuk proyek SPAM Umbulan pemberian dukungan akan diperhitungkan dari hasil tender yang masih dalam proses.

”Di proyek itu kami akan memfasilitasi Pemda dan PT Sarana Multi Infrastruktur karena ada sedikit masalah mengenai kewenangan masing-masing pihak. Saya harap hal itu bisa diselesaikan secepatnya,” tegas Djoko.

Ia menjelaskan pemberian dukungan dana pemerintah itu juga tidak perlu menggunakan Perpres khusus, karena aturannya sebenarnya sudah diakomodasi dalam Perpres No 56/2011 tentang Pelaksanaan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Pembangunan Proyek Infrastruktur.

Selain itu, dukungan diperlukan agar target percepatan pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur bisa dilakukan sesuai dengan tingkat kebutuhannya.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Gani Gazaly mengatakan pada dasarnya dukungan pemerintah berupa alokasi dana tambahan diperlukan untuk kebanyakan proyek tol yang akan dibangun mulai 2012.(bn-29)


http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/07/165564/Tol-Semarang-Solo-Didukung-Rp-19-Triliun

David-80
November 9th, 2011, 07:29 AM
Akhirnya...besok sabtu di RE-OPEN :cheers:

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/11/08/101283/Tiga-Menteri-Akan-Buka-Tol-Semarang-Ungaran

Tiga Menteri Akan Buka Tol Semarang-Ungaran

08 Nopember 2011 | 19:00 wib

Semarang, CyberNews. Setelah pengoperasian lama tertunda, PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan peresmian jalan tol Semarang-Solo seksi I Semarang-Ungaran akan berlangsung pada hari Sabtu (12/11). Sesuai rencana, pembukaan jalan tol sepanjang 14,1 kilometer tersebut akan dilakukan oleh tiga menteri sekaligus. Ketiganya yaitu Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo.

Yang buka dua menteri fav saya, Pak Agus dan pak Dahlan :)

cheers

detwis
November 9th, 2011, 07:32 AM
Akhirnya...besok sabtu di RE-OPEN :cheers:

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/11/08/101283/Tiga-Menteri-Akan-Buka-Tol-Semarang-Ungaran



Yang buka dua menteri fav saya, Pak Agus dan pak Dahlan :)

cheers

mr. dahlan jg idola saya
:)

gantengscool
November 10th, 2011, 02:37 AM
...akhirnya dioperasikan juga :okay:

RAGIL77
November 10th, 2011, 04:02 AM
Diwaspadai, Kepadatan Lalu Lintas di Pintu Keluar
Pembukaan Tol Semarang-Ungaran

SEMARANG - Menjelang pembukaan jalan tol Semarang-Ungaran, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jateng mewaspadai titik-titik rawan. Setidaknya ada tiga titik yang menjadi fokus perhatian.

Ketiga titik itu adalah pintu keluar tol Ungaran, pertigaan Kantor DPRD Kabupaten Semarang dan pertigaan Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (Undaris).

Pada peresmian jalan bebas hambatan 14,1 km, Sabtu (12/11) lusa, Dishubkominfo akan menempatkan personel di lokasi tersebut.

Kepala Dishubkominfo Provinsi Jateng, Urip Sihabudin mengatakan, penempatan petugas itu untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas.

read more http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/10/165939/Diwaspadai-Kepadatan-Lalu-Lintas-di-Pintu-Keluar-

ssphila
November 12th, 2011, 02:40 AM
Selamat atas dibuka kembalinya Tol Semarang-Ungaran oleh 3 menteri

Ini foto diambil dari pameran foto "Meretas Perjalanan 80 KM"

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC02677.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC02678.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC02679.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC02680.jpg

noe2009
November 12th, 2011, 05:01 PM
Akhirnya dibuka kembali
tarifnya berapa?

detwis
November 12th, 2011, 05:08 PM
Akhirnya dibuka kembali
tarifnya berapa?

Tarif Tol Semarang-Ungaran Rp 5.500

Semarang, CyberNews. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto telah menetapkan tarif di ruas sepanjang 11 km ini sebesar Rp 5.500 atau Rp 500/km. Berada satu mobil dengan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, secara simbolis menteri lalu membayar tiket di gerbang tol Banyumanik II sekaligus menandai mulai beroperasinya penggalan I ini.

Para pengguna jalan tol Semarang-Solo seksi I di ruas Semarang-Ungaran kini bisa menikmatinya secara gratis hanya selama tiga hari hingga Senin (12/11). Kendati demikian hanya golongan satu saja seperti kendaraan pribadi yang boleh melintas, sedangkan kendaraan berat dengan banyak muatan seperti truk atau trailer melalui jalur biasa.

Menurut Djoko, hal ini lebih disebabkan karena akses jalan di pintu keluar di Ungaran masih sangat sempit. Dalam kegiatan yang sekaligus pencanangan (ground breaking) tol seksi II Ungaran Bawen itu, Djoko berharap ruas hingga Bawen bisa segera dikebut agar semua jenis kendaraan bisa lewat.

"Kendaraan kecil dulu yang boleh lewat karena exitnya masih sempit di Ungaran sambil tunggu yang ke Bawen selesai. Untuk tarif tiga hari ini masih gratis, selanjutnya bayar Rp 5.500 ya tidak mahal itu sudah ada perhitungannya,'' papar Djoko saat pencangan pembangunan tol seksi II Ungaran-Bawen di Lapangan Desa Klepu Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang, Sabtu (12/11).

Gubernur Bibit Waluyo menegaskan, masyarakat juga harus ikut mendukung proyek salah satunya dengan membantu proses pembebasan lahan. Kepala daerah bupati/walikota juga harus bekerja keras menyelesaikan lahan yang seringkali menjadi persoalan.

Proyek Ungaran-Bawen sepanjang 11,9 km ini ditargetkan bisa rampung 23 bulan ke depan, tetapi Menteri PU meminta percepatan dilakukan paling tidak dalam waktu 18 bulan atau 1,5 tahun saja. PT Trans Marga Jateng (TMJ) pun menyanggupinya dan akan berupaya menyelesaikan empat paket konstruksi di ruas tersebut.

Untuk itu dana ekuitas perseroan berupa kredit investasi dari sindikasi bank yakni BNI, Mandiri, BRI dan Bank Jateng juga turut mendukung proyek tol Semarang-Solo yang total panjangnya 72,64 km.

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/11/12/101637/Tarif-Tol-Semarang-Ungaran-Rp-5.500

noe2009
November 12th, 2011, 05:21 PM
^^ thanks infonya

Widana89
November 13th, 2011, 12:54 PM
Barusan lihat di TVRI ternyata tahap II'nya sudah dimulai progreesnya...:banana:

gantengscool
November 13th, 2011, 05:06 PM
Barusan lihat di TVRI ternyata tahap II'nya sudah dimulai progreesnya...:banana:


iya sudah dimulai sejak pasca lebaran september lalu ^^

noe2009
November 13th, 2011, 05:14 PM
PT Jasa Marga Tbk siap menalangi dana pembebasan lahan ruas tol Semarang-Solo senilai Rp 1,9 triliun, termasuk di dalamnya penggalan kedua Ungaran-Bawen yang sudah mulai dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kendati demikian, Jasa Marga meminta pemerintah pusat memberikan kepastian terkait mekanisme pembayaran untuk penggantian yang dialokasikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Direktur Utama PT Jasa Marga Frans Sunito menegaskan, dana talangan ini juga harus dituangkan dalam perjanjian khusus agar segera dibayarkan pascapengesahan anggaran yang dialokasikan dalam APBN.

source

baca selengkapnya
(http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2011/11/13/101699/Jasa-Marga-Siap-Talangi-Pembebasan-Lahan-)
.....
.....
Khusus untuk jalan tol ruas Semarang – Solo yang baru saja diresmikan, BNI bertindak sebagai coordinating arranger (agen fasilitas dan agen jaminan) sindikasi perbankan dalam memberikan fasilitas kredit untuk membiayai pembangunan jalan tol ini.

Sebagai coordinating arranger sindikasi, BNI memberikan komitmen pemberian fasilitas kredit sebesar Rp 1,61 triliun. Sedangkan fasilitas kredit dari anggota sindikasi adalah dari Bank Mandiri Rp 1,84 triliun, BRI Rp 1,15 triliun, dan Bank Jateng Rp 100 miliar.

"Fasilitas kredit jalan tol ini merupakan salah satu komitmen BNI dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur di Tanah Air," tutur Gatot.

Jalan tol ruas Smearang – Solo yang sepanjang 75,7 km ini memiliki nilai proyek sebesar Rp 6,83 triliun dengan sumber pembiayaan dari perbankan sebesar Rp 4,697 triliun dan sisanya dari self financing.
.....
........

source
baca selengkapnya (http://m.detik.com/read/2011/11/13/161543/1766491/5/bni-kucurkan-rp-11-triliun-untuk-jalan-tol)

RAGIL77
November 14th, 2011, 04:30 AM
SEMARANG METRO

14 Nopember 2011
Sehari Dibuka Langsung Macet

Pintu Tol Ungaran

UNGARAN - Sehari setelah pembukaan operasional tol Semarang-Ungaran, arus kendaraan dari gerbang keluar pintu tol hingga kawasan kota, tersendat.

Selain karena jarak antara gerbang dan traffic light di perempatan Sidomulyo tak terlalu panjang, jalur akses keluar itu terbilang sempit.

Pada pembukaan operasional tol kali ini diterapkan sistem dua arah, baik keluar maupun masuk tol. Praktis, pada saat-saat tertentu ketika terjadi kepadatan, arus kendaraan harus antre dan merayap.

Dari pantauan hingga pukul 15.30, antrean kendaraan terpanjang terjadi mulai dari sisi barat gerbang tol Ungaran, melewati belahan bukti Ceper, hingga traffic light perempatan Sidomulyo Kota Ungaran. Kendaraan yang keluar dari tol tersebut merambat dan kembali lancar setelah melewati lampu hijau tersebut menuju pertigaan DPRD.

Salah seorang pengguna tol, Aji (35) warga Kota Semarang, ditemui saat berhenti di traffic light Sidomulyo mengaku, selama perjalanan melewati jalur tol tidak terjadi kemacetan. Kendaraan mulai merayap ketika keluar dari pintu gerbang tol Ungaran hingga Kota Ungaran.
read more http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/14/166291/Sehari-Dibuka-Langsung-Macet

ssphila
November 14th, 2011, 07:16 AM
Ungaran - Bawen

http://mcetak.suaramerdeka.com/PUBLICATIONS/SM/SM/2011/11/14/photographs/012/14_11_2011_012_015_007.jpg

Source : http://mcetak.suaramerdeka.com/GalleryView.shtml?GId=14112011012015007

gantengscool
November 14th, 2011, 01:08 PM
Tadi pagi lewat tol ini dari arah Ungaran, begitu akan membayar di loket malah dikasih brosur ini oleh petugas loketnya, ternyata masih gratis sampai nanti malam jam 00.00 ..... :lol:

Perjalanan Solo-Semarang pun sekarang bisa dipercepat 15 menit ^^

http://img141.imageshack.us/img141/5226/tolp.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/141/tolp.jpg/)

gantengscool
November 14th, 2011, 01:27 PM
Dari Ungaran :

1.
http://img845.imageshack.us/img845/111/dscn4714b.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/845/dscn4714b.jpg/)

_______________

2.
http://img14.imageshack.us/img14/1724/dscn4715i.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/14/dscn4715i.jpg/)

_______________

3.
http://img846.imageshack.us/img846/9830/dscn4716z.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/846/dscn4716z.jpg/)


__________________

4.
http://img52.imageshack.us/img52/6278/dscn4717t.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/52/dscn4717t.jpg/)


__________________

5.
http://img38.imageshack.us/img38/853/dscn4719i.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/38/dscn4719i.jpg/)

gantengscool
November 14th, 2011, 01:37 PM
7.

http://img525.imageshack.us/img525/5476/dscn4720.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/525/dscn4720.jpg/)


_________________

8.
http://img37.imageshack.us/img37/8812/dscn4722q.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/37/dscn4722q.jpg/)


_________________

9.
http://img689.imageshack.us/img689/2870/dscn4723z.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/689/dscn4723z.jpg/)


_________________

10.
http://img836.imageshack.us/img836/5431/dscn4726y.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/836/dscn4726y.jpg/)


_________________

11.
http://img15.imageshack.us/img15/8750/dscn4727xp.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/15/dscn4727xp.jpg/)


_________________

12.
http://img841.imageshack.us/img841/8931/dscn4731n.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/841/dscn4731n.jpg/)

gantengscool
November 14th, 2011, 01:46 PM
13.
http://img811.imageshack.us/img811/386/dscn4738c.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/811/dscn4738c.jpg/)


__________________________

14.
http://img440.imageshack.us/img440/4434/dscn4739c.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/440/dscn4739c.jpg/)


__________________________

15.
http://img708.imageshack.us/img708/1650/dscn4735f.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/708/dscn4735f.jpg/)

_______________________

16.
http://img508.imageshack.us/img508/2444/dscn4736r.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/508/dscn4736r.jpg/)


_________________________

17.
http://img607.imageshack.us/img607/2466/dscn4737f.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/607/dscn4737f.jpg/)

________________________

18.
http://img228.imageshack.us/img228/5167/dscn4742t.jpg (http://imageshack.us/photo/my-images/228/dscn4742t.jpg/)

ssphila
November 14th, 2011, 02:12 PM
^^ Wah mantabb tenan foto2nya... :okay: tapi koq sepi ya mas ??

Semoga ruas berikutnya lancar, sukur2 jadi dibangun dari 2 arah Solo ke Semarang biar ndang cepet nyambung sekalian ke Yogya.

gantengscool
November 15th, 2011, 03:05 AM
^^ Wah mantabb tenan foto2nya... :okay: tapi koq sepi ya mas ??

Semoga ruas berikutnya lancar, sukur2 jadi dibangun dari 2 arah Solo ke Semarang biar ndang cepet nyambung sekalian ke Yogya.




iya mas ada beberapa kemungkinan kenapa sepi :

1. Kondisi masih pagi.
2. Masyarakat pengguna (terutama dari luar kota) belum banyak yg tahu bahwa sudah resmi beroperasi.
3. Tarif-nya (mungkin) kemahalan ?!?!

ssphila
November 15th, 2011, 05:09 AM
Kl hanya sesekali perjalanan melewati Smg sih mungkin gak terasa, tp kl (hampir) tiap hari melewati menurutku juga kemahalan, semoga diadakan tarif berlangganan nantinya.

Apa di jalan masuk/keluar Ungaran tidak diberi pengumuman kl tol sdh dibuka ya ?

gantengscool
November 16th, 2011, 11:36 AM
Apa di jalan masuk/keluar Ungaran tidak diberi pengumuman kl tol sdh dibuka ya ?

ada tapi kurang mencolok.

KPA
November 16th, 2011, 06:51 PM
Tol Semarang- Solo Dioperasikan Keseluruhan 2014



SEMARANG - Proyek jalan tol Semarang- Solo menjadi salah satu prioritas pembangunan fisik dan infrastruktur yang harus diselesaikan di Provinsi Jateng.

Gubernur Bibit Waluyo mengatakan, jalan tol Semarang-Solo ini akan memberikan banyak efek positif. Antara lain, yakni mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, pariwisata daerah.

“Alhamdulillah, selama tiga tahun pelaksanaan gerakan Bali Desa Mbangun Deso tahun 2008-2011, peningkatan kesejahteraan masyarakat Jateng menunjukan tren positif. Indikatornya bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Ruas tol Semarang-Solo ini dapat dioperasikan secara utuh pada tahun 2014. Bibit menyatakan, manfaat dan nilai ekonomi pembangunan jalan tol Semarang-Solo terhadap pertumbuhan daerah saat ini belum dapat dirasakan. Ini karena pelaksanaannya baru memasuki ruas seksi I yaitu Semarang-Ungaran.

Adapun, yang baru dapat dirasakan yaitu penyerapan tenaga kerja dan bertambahnya lapangan pekerjaan. Proyek tol tersebut mendapatkan dukungan dari Kementerian BUMN untuk membangun sebagian konstruksi seksi Bawen- Solo sepanjang 32 kilometer dengan biaya Rp 1,91 triliun.

Pengadaan Tanah

Sementara, biaya pengadaan tanah didanai Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dalam prosesnya, pembangunan tol ini baru memasuki tahap Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 kilometer yang telah diujicobakan pada H-10 dan H+10 hari raya Idul Fitri 2011. Kini, tol itu sudah dibuka untuk umum oleh Menteri PU Djoko Kirmanto, 12 November lalu.

Untuk operasional pembayaran tarif tol sebesar Rp 5.500 akan dimulai 17 November 2011 pukul 00.00. Gubernur menyambut baik rencana pemerintah pusat untuk membebaskan lahan secara serentak, mulai Ungaran, Salatiga, dan Boyolali.

Dengan demikian, diharapkan pembangunan tol Semarang-Solo akan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kini, pencanangan proyek atau ground breaking pembangunan jalan tol seksi II Ungaran-Bawen telah dilaksanakan, Sabtu (12/11) oleh Menteri PU.

Untuk seksi II sepanjang 9 km, proses pengadaan tanah telah mencapai 90,95 persen dari total kebutuhan lahan yang harus dibebaskan seluas 132,04 hektare. Tim Pengadaan Tanah (TPT) dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) terus berupaya melakukan pendekatan persuasif terhadap pemilik lahan.

Namun, jika masih belum diperoleh kesepakatan sampai batas waktu yang ditentukan, maka akan dilakukan langkah konsinyasi. Demikian pula, untuk pembebasan lahan di kabupaten/ kota lain.

“Pola yang diterapkan tidak dengan tawar menawar harga tetapi memberikan ganti untung yang memadai dengan mengambil angka tertinggi. Apabila ada pemilik lahan tidak sepakat dengan harga sesuai batas waktu maka dilakukan konsinyasi,” ungkapnya. Gubernur meminta warga pemilik lahan tidak menjual tanahnya melalui orang per orang atau broker tanah, namun langsung lewat TPT.

Pengganti sementara (Pgs) Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ari Nugroho mengatakan, jalan tol Semarang-Solo dalam pelaksanaan fisiknya dibagi menjadi dua tahap. Yang pertama ruas Semarang-Bawen sepanjang 232 kilometer, tahap kedua Bawen-Solo sepanjang 50 kilometer.

Dalam hal ini, TMJ merupakan salah satu kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) dan sekaligus kelompok usaha PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) yang mengusahakan jalan tol Semarang-Solo. (J17,J14-53 )

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/17/166726/Tol-Semarang-Solo-Dioperasikan-Keseluruhan-2014

KPA
November 18th, 2011, 10:54 AM
Tol Bawen Dibangun Jembatan 900 Meter



SEMARANG– Ruas tol Ungaran- Bawen dipastikan akan tetap melewati Desa Lemahireng Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang.


Teknis pembangunan konstruksi tol di ruas tersebut akan direkayasa untuk mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah.Potensi pergerakan tanah di seksi II ini lebih besar dibandingkan pada seksi I Semarang-Ungaran karena merupakan daerah patahan. Komisari PT Trans Marga Jateng (TMJ) Danang Atmodjo memastikan pengerjaan fisik tol seksi Ungaran-Bawen tetap pada rencana semula. ”Akan dibangun jembatan sepanjang 900 meter, di atas tanah yang labil. Ini untuk mengantisipasi terjadinya pergerakan tanah, dan merupakan jembatan terpanjang di ruas tol Semarang- Solo,”kata Danang,kemarin.

Dia memastikan pembangunan jembatan tersebut tidak bakal mengalami masalah dalam pelaksanaannya karena sumuanya sudah dihitung dan disesuaikan dengan kondisi lahan di sana. Danang melanjutkan, tiang-tiang jembatan tersebut akan dibangun pada titik yang aman. Kepala Dinas Bina Marga Jateng itu juga akan memasang bore pile untuk mengikat tanah agar tidak ambles. Dengan penggunaan teknologi tersebut, pihaknya menjamin baik keamanan maupun kenyamanan pengguna jalan tol.”Sehingga mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.

Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setya Budi mengatakan, ada yang perlu diperhatikan dalam pembangunan jalan tol di Ungaran-Bawen. Dia menyarankan agar pembangunan jalan tol di Lemahireng ini dialihkan,karena kawasan tersebut merupakan daerah patahan. Hal ini diketahuinya dari peta geologi dan hidrogeologi.

Jika sudah terjadi kerusakan, kata Rukma, anggaran yang akan digunakan untuk memperbaiki ini bisa lebih besar dibandingkan dengan anggaran untuk memindahkan rute. ”Sekitar 3 kilometer sangat rawan pergerakan tanah,” jelasnya. arif purniawan


http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/444601/

noe2009
November 20th, 2011, 11:09 AM
Dari arah Jogja/Solo ada barikade yg menghambat mobil tidak bisa langsung belok. Traffic light masih kuning kedip2..

toyogiristeel
November 22nd, 2011, 05:14 AM
apakah sudah operasional jalan tolnya?

noe2009
November 22nd, 2011, 08:25 AM
apakah sudah operasional jalan tolnya?

sudah. cuma bus/truk belum boleh masuk.

pekerja_proyek
December 2nd, 2011, 06:46 AM
tarifnya kemahalan untuk kelas jalan TOL yang cuman seuprit itu (5500),,, di jakarta aja jalan TOL sepanjang 35km hanya 4000 perak,,, lingkar luar yang notabene termasuk kategori mahal aja cuman 7000 sepanjan lebih dari 40km

titus15
December 3rd, 2011, 03:45 PM
Bagian tengah dalam ini emang apa2 disuruh mahal. Tol seuprit 5500, railbus solo wonogiri disuruh 30rban, pramex fasilitas ekonomi ditarif 10rb setara bisnis..., opo wng joglosemart dianggap lebih sugih dari orang jakarta po ya??

KPA
December 6th, 2011, 07:21 AM
sepi ga da orang :ohno:

KPA
December 7th, 2011, 05:58 PM
Ganti Rugi Tol Ungaran-Bawen lewat Sistem Konsinyasi

Pembebasan Lahan 72 Warga Belum Disepakati

UNGARAN- Tim pembebasan tanah (TPT) dan 72 warga Lemah Ireng pemilik lahan terkena proyek tol Ungaran-Bawen, belum mencapai kesepakatan soal harga. Tiga kali pertemuan antara Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kabupaten Semarang selaku fasilitator pembebasan dan warga, belum membuahkan hasil.

Pembebasan lahan milik 72 warga itu pun bakal ditentukan di pengadilan dengan cara konsinyasi. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua P2T Kabupaten Semarang, Baharudin dikonfirmasi di kompleks DPRD, kemarin.

Menurutnya, cara konsinyasi mungkin saja bisa ditempuh mengingat ketidaksepakatan itu sudah bertahan selama 120 hari sejak musyawarah pertama. Hal itu juga berdasarkan pasal 37 Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) No 3 tahun 2007 tentang petunjuk teknis pengadaan tanah.

”Sudah tiga kali pertemuan untuk membahas kesepakatan harga lahan, tapi sampai kini lebih dari 120 hari belum sepakat. Bisa jadi nanti dengan konsinyasi,” ungkap Bahrudin.

Belum tercapainya kesepakatan itu, menurutnya, karena warga meminta harga tanah yang terlalu tinggi. Tim appraisal menetapkan harga kisaran Rp 80 ribu-Rp 85 ribu per meter. Itu juga akan dihitung sesuai kondisi lokasinya. Salah satu pertimbangannya adalah wilayah Lemah Ireng kebanyakan berbukit.
Akan tetapi, keputusan untuk menggunakan konsinyasi atau tidak merupakan kewenangan TPT. Yang jelas, P2T sebagai fasilitator sejauh ini sudah melangkah sesuai tugas.

”Setahu saya, TPT juga masih memberi toleransi. Ini untuk memberi kesempatan kepada warga barangkali akan berubah pikiran,” ujarnya.

Ketua TPT Waligi mengungkapkan, sejauh ini memang belum ada kesepakatan harga dengan warga. Namun, untuk menentukan pembebasan melalui sistem konsinyasi atau tidak, menurutnya, baru akan dirapatkan hari ini dengan pihak P2T di Kabupaten Semarang.

”Penawaran sudah tertinggi dan selama ini sudah musyawarah dengan warga tapi belum sepakat, tapi kita rapatkan dulu,” katanya. (K33-39)

http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/12/08/169146/Ganti-Rugi-Tol-Ungaran-Bawen-lewat-Sistem-Konsinyasi

pekerja_proyek
December 9th, 2011, 12:49 PM
sepi ga da orang :ohno:

lagi dongkol gara gara pasang tarif kemahalan,, kalo cuman 3000 mah tak masalah,,

KPA
December 9th, 2011, 12:55 PM
lagi dongkol gara gara pasang tarif kemahalan,, kalo cuman 3000 mah tak masalah,,

hahaha, selain itu prosesnya lambat, planning aktifitasnya amatir :bash:

Carbudit
December 9th, 2011, 01:09 PM
Kalo diitung2 dengan tarif yang segitu (5500), kira2 bikin tekor orang2 yang butuh mondar-mandir ungaran-semarang gak ya?? Orang yang tinggal di ungaran kerja di semarang contohnya. Semisal, sehari 2 kali pulang pergi = 11000, seminggu 5 hari kerja = 55000, sebulan = 220000. Hmmmm buat orang2 bermobil menengah keatas sih kayanya harganya relatif bisa diterima lah...

ssphila
December 9th, 2011, 04:11 PM
^^ 5500 baru nyampe Banyumanik, kl sampe Jatingaleh sdh nambah lagi, apalagi sampe Majapahit/Kaligawe :nuts:

KPA
December 10th, 2011, 05:15 AM
^^ 5500 baru nyampe Banyumanik, kl sampe Jatingaleh sdh nambah lagi, apalagi sampe Majapahit/Kaligawe :nuts:

perbandinganya:
dari Ungaran naek Royal Safari sampe kaligawe 5000 tinggal lungguh tok :lol:

sedangkan naek mobil sendiri dari ungaran kena tol 5500 + 2000 tembalang + 2000 Muktiharjo sudah 9500 belum bensinya :ohno:

pilih mana :lol::lol:

ssphila
December 10th, 2011, 05:35 AM
^^ :nuts: gak kebayang nanti kl tol sdh jadi sampe bawen, bakal berapa lagi, terus sampe Solo jadi berapa ... ? :nuts:

KPA
December 10th, 2011, 10:45 AM
^^ :nuts: gak kebayang nanti kl tol sdh jadi sampe bawen, bakal berapa lagi, terus sampe Solo jadi berapa ... ? :nuts:

^^ ga usah di pikir mas SSphila bikin pusing :lol::lol:

proyek ini memang bad banget, jadi males update :bash:

eenx
December 10th, 2011, 03:33 PM
^^ kaget juga dengan harganya mas, emang bikin BT ini proyek. Sudah eksaitit, malah "drop" gara2 tarif

titus15
December 10th, 2011, 05:49 PM
ini kan tol klangenan... Tarif tol sebenernya 2000, yang 3500 bayar viewnya... kayak naik bus tingkat di Solo, tarifnya 2500 yang 17500 bayar view nonton jalan Slamet Riyadi dari atas dak bis tingkat...

KPA
December 10th, 2011, 06:08 PM
ini kan tol klangenan... Tarif tol sebenernya 2000, yang 3500 bayar viewnya... kayak naik bus tingkat di Solo, tarifnya 2500 yang 17500 bayar view nonton jalan Slamet Riyadi dari atas dak bis tingkat...

^^ betul-betul, tapi kok klangenan mben dino ya :lol::lol:

ssphila
December 10th, 2011, 06:24 PM
^^ :lol: Kl gitu harusnya disediakan rest area dgn view spektakulernya :P

sembilanbelas
December 12th, 2011, 05:33 AM
http://img31.imageshack.us/img31/6574/newpicture1h.png (http://imageshack.us/photo/my-images/31/newpicture1h.png/)
www.suaramerdeka.com

eurico
December 12th, 2011, 05:41 AM
30rban kali yah sampe semarang-solo

pekerja_proyek
December 16th, 2011, 05:29 AM
hahaha, selain itu prosesnya lambat, planning aktifitasnya amatir :bash:

iya yaaah,,, harusnya sebagai pengguna juga ikutan demo menurunkan nilai tarif itu,, masa yang boleh demo kontraktor pailit ituu aja,, ngga fair deeh,,, (provokasi yang tidak pada tempatnya) iam sorry MOD:banana2:

eeh btw,, mungkin karena orang yang tinggal di ungaran termasuk golongan mapan keatas yaa?? :rock: jadi serba di mahalin,,, belum lagi ternyata jajanan di ungaran terasa lebih mahal ketimbang di bandung,,,:lol:

pekerja_proyek
December 16th, 2011, 05:31 AM
ini kan tol klangenan... Tarif tol sebenernya 2000, yang 3500 bayar viewnya... kayak naik bus tingkat di Solo, tarifnya 2500 yang 17500 bayar view nonton jalan Slamet Riyadi dari atas dak bis tingkat...

mas titus,,, klangenan itu apa yaa?? sepertinya sedikit sakit ati ketika berhenti untuk foto foto namun di suruh pergi sama PJR nya,, idiiiih,, narsis tertundaa,,

pekerja_proyek
December 16th, 2011, 05:31 AM
http://img31.imageshack.us/img31/6574/newpicture1h.png (http://imageshack.us/photo/my-images/31/newpicture1h.png/)
www.suaramerdeka.com

jembatan mbabadan

Alphonse Not-Elric
December 23rd, 2011, 08:42 AM
Wah tretnya kok sepi ?? Sesepi progressnya.... *TSyangtidakbertanggungjawab:lol:

KPA
December 23rd, 2011, 12:23 PM
Wah tretnya kok sepi ?? Sesepi progressnya.... *TSyangtidakbertanggungjawab:lol:

betull TS nya kurang ajar :bash: .... :lol::lol:

Alphonse Not-Elric
December 23rd, 2011, 01:11 PM
ayolah, wong penggede2 jateng, penggede2 tol somar, jangan mau kalah sama tol solo-ngawi, takutnya tol ini mwunduuur jadinya, lebih cepet solo-ngawi... :ohno:

detwis
December 23rd, 2011, 05:08 PM
ayolah, wong penggede2 jateng, penggede2 tol somar, jangan mau kalah sama tol solo-ngawi, takutnya tol ini mwunduuur jadinya, lebih cepet solo-ngawi... :ohno:

keliatannya molor lagi om..
ungaran bawen aja masih ribet...
bis itu baru bawen - solo bukan?
:cheers:

Alphonse Not-Elric
December 23rd, 2011, 05:16 PM
keliatannya molor lagi om..
ungaran bawen aja masih ribet...
bis itu baru bawen - solo bukan?
:cheers:

hehehe, Sekadar informasi, proyek jalan tol Semarang-Solo dibagi menjadi lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (16,3 km), seksi II Ungaran-Bawen (13,33 km), seksi III Bawen-Salatiga 18,2 km, seksi IV Salatiga-Boyolali 22,4 km, dan seksi V Boyolali-Karanganyar (11,1 km)

wew, jik duowu mas, masih lama, kecuali pembangunan dilaksanakan 2 arah. tentunya modalnya lebih gede lagi

pekerja_proyek
December 25th, 2011, 03:25 PM
hehehe, Sekadar informasi, proyek jalan tol Semarang-Solo dibagi menjadi lima seksi yaitu seksi I Semarang-Ungaran (16,3 km), seksi II Ungaran-Bawen (13,33 km), seksi III Bawen-Salatiga 18,2 km, seksi IV Salatiga-Boyolali 22,4 km, dan seksi V Boyolali-Karanganyar (11,1 km)

wew, jik duowu mas, masih lama, kecuali pembangunan dilaksanakan 2 arah. tentunya modalnya lebih gede lagi

kesuwen,,, selaak jeleeeh,,

kapaan ya terealisasi,, secara tol ungaran semarang kini macetnya panjang kayak coki coki

Alphonse Not-Elric
December 27th, 2011, 05:22 PM
kesuwen,,, selaak jeleeeh,,

kapaan ya terealisasi,, secara tol ungaran semarang kini macetnya panjang kayak coki coki

selak gubernure ganti, rung bubar2, :ohno:
btw, makin molornya proyek ini dan berbagai masalah yang pernah terjadi itu sebenarnya tanggung jawab siapa sih ? apakah kontraktornya ? pemerintahnya ? ata kita yang salah :nuts:

proyek tol ini setahu saya sudah gembar-gembor sejak SMA saya tahun 2005an dulu. Tapi mbuh kenapa kok sepertinya baru akan beroperasi pada semua ruas di 2015 nanti... :ohno:
Apakag menunggu seperti kasus tol cipularang dengan KAA di bandung-nya ?

ssphila
December 28th, 2011, 07:05 PM
Tol Smg - Ung, dgn pemandangan yg cantik
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03613.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03614.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03615.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03617.jpg

ssphila
December 28th, 2011, 07:07 PM
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03618.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03619.jpg

http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03620.jpg

Alphonse Not-Elric
December 28th, 2011, 11:51 PM
^^^^
semakin cantik bila projeknya cepat selesai... :up:

ssphila
December 29th, 2011, 04:47 AM
^^ Amin... bangune tahunan lewate cuma 10-15 menit :P

Arah Ungaran - Semarang
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03542.jpg

Ke kanan ke arah Bawen/Solo (kapan2 :D)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03545.jpg

Ada yg dikepras lagi, apakah utk rest area ? :?:
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03546.jpg

Ada 3 jalur penyelamat
1)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03547.jpg

2)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03549.jpg

3)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03550.jpg

detwis
December 29th, 2011, 04:57 AM
^^ Amin... bangune tahunan lewate cuma 10-15 menit :P

Arah Ungaran - Semarang
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03542.jpg


kok ono motor :lol:

ssphila
December 29th, 2011, 05:10 AM
Jalan yg ini masih terhubung dgn wilayah perumahan penduduk :D

riadylicious
December 29th, 2011, 03:15 PM
view-nya keren tenan..sumpah!!

acoolguyfromnz
December 29th, 2011, 08:12 PM
Sebenarnya kalau PU lebih kreatif lagi bisa lebih baik spt link berikut ini
http://northofauckland.files.wordpress.com/2011/11/sany3221.jpg

atau spt ini
http://www.aktnz.co.nz/2011/10/30/victoria-park-tunnel-opens/

eurico
December 30th, 2011, 12:39 AM
Pemandangan Solo-Semarang akan berubah drastis secara dulunya ini kan hutan2 yah pasti keren banget, bayangkan kalo di Sulawesi juga dibuat jalan tol beugh pemandangannya bakal killer abies

bimbim
December 30th, 2011, 02:37 PM
Pemandangan Solo-Semarang akan berubah drastis secara dulunya ini kan hutan2 yah pasti keren banget, bayangkan kalo di Sulawesi juga dibuat jalan tol beugh pemandangannya bakal killer abies

Setuju banget bro,...
Mestinya Pulau Sulawesi, Kalimantan dan Sumatra harus banyak2 bangun jalan dengan kualitas yang bagus (apalagi tol). SUpaya perekonomian cepat berkembang

pekerja_proyek
January 14th, 2012, 08:52 AM
^^ Amin... bangune tahunan lewate cuma 10-15 menit :P

Arah Ungaran - Semarang
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03542.jpg

Ke kanan ke arah Bawen/Solo (kapan2 :D)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03545.jpg

Ada yg dikepras lagi, apakah utk rest area ? :?:
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03546.jpg

Ada 3 jalur penyelamat
1)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03547.jpg

2)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03549.jpg

3)
http://i953.photobucket.com/albums/ae16/ssphila/TOL/DSC03550.jpg

tidak tertarik karena mahalnya,, hmmm 8 km di hargai 5500,, JAGORAWI 46km 6000rupiah,, perpaduan bumi langiit yang sempurna,,

ssphila
January 14th, 2012, 02:48 PM
^^ Setuju, tapi melihat keadaan juga, saya akan tetap pilih lewat tol ini daripada harus bermacet2 ria di sekitaran watugong, dll. Lain halnya kalo harus tiap hari lewat, memang akan sangat terasa mahalnya. Tetap berharap tol ini segera rampung.

Btw, bbrp wkt lalu ada artikel berita yg menyebutkan dana utk tol ini tertahan karena tdk/blm disetujui Menteri Keuangan karena harus berhemat ????

pekerja_proyek
January 16th, 2012, 06:55 AM
^^ Setuju, tapi melihat keadaan juga, saya akan tetap pilih lewat tol ini daripada harus bermacet2 ria di sekitaran watugong, dll. Lain halnya kalo harus tiap hari lewat, memang akan sangat terasa mahalnya. Tetap berharap tol ini segera rampung.

Btw, bbrp wkt lalu ada artikel berita yg menyebutkan dana utk tol ini tertahan karena tdk/blm disetujui Menteri Keuangan karena harus berhemat ????

hihihihi,, setidaknya bisa pameer sama temen2 dari kota lain, kalau exit jalan tol ungaran itu hanya berjarak 300m dari rumah,, soalnya daerah kami biasa di olok katroe sama anak anak bawah,, :lol: soo its very short the time,, lewat watugong 40menit lewat tol 15 menit,, pemangkasan waktu yang sangat significant,,

damarsinyo
January 16th, 2012, 07:44 AM
^^ Setuju, tapi melihat keadaan juga, saya akan tetap pilih lewat tol ini daripada harus bermacet2 ria di sekitaran watugong, dll. Lain halnya kalo harus tiap hari lewat, memang akan sangat terasa mahalnya. Tetap berharap tol ini segera rampung.

Btw, bbrp wkt lalu ada artikel berita yg menyebutkan dana utk tol ini tertahan karena tdk/blm disetujui Menteri Keuangan karena harus berhemat ????
^^setuju banget......mendingan lewat tol dari pada pusing lewat jatingaleh-ungaran.....:nuts:

berhemat??:bash:

Sitoneizer
January 16th, 2012, 07:55 AM
waaah,, musti ambil siasaat niih,,, wkwkwkw

punya jalur jalur rahasia supaya ngga terjebak kemacetan,,

ex: pada saat TOL di buka satu arah (UNG-SMG) keluarnya ambil arah kalirejo,, tau tau nongol udah di karangjati,, ixixix

ex: 2.
kalo dari arah tembalang, ambil keluaran undip lalu masuk lagi via SOS jalan durian,,

sampe saya seminggu di ungaran ngga pernah lihat seperti apa kondisi watugong,, TOL teruuuuuus, anti maceeet.. ahhahahahah

http://i64.photobucket.com/albums/h173/alam_0247/IMG00122-20110830-1810.jpg
seharusnya TMJ atur waktu nya,,, seperti di puncak bogor,, pagi di buka dari semarang satu arah ke ungaran,, menjelang petang jalur di buka berlawanan dari ungaran ke semarang,,, ngga smart banget nih TMJ,, sempet ngobroL sama bapak bapak pulisi di pos satpam,, merekapun capek dan gondok karena arus yang datang membludak,, udah tau gitu juga masih ngga punya IDE IDE kreatif malah menyesatkan dengan mengusir sampe tanggal 8 baru boleh lewat,, keburu bodhoo kucing
wah, pemandangannya keren abis.......