View Full Version : Surabaya Sport Center (SSC) - Sport Complex in Surabaya


Pages : [1] 2 3

paradyto
June 8th, 2009, 10:05 AM
Time to talk about Surabaya Sport Facilities, Stadium and Arena Development news :okay:

http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.jpg

Ya memang spektakuler. Kalo dilihat dr foto2nya sbyctzn, stadion baru ini bakal 3 kali lebih tinggi dari Stadion Tambaksari.

Spektakuler di Surabaya Barat

Yakin Megaproyek SSC Kelar Tahun Ini

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/GBTmay.jpg

SURABAYA - Warga Surabaya boleh berbangga. Jika tak ada aral melintang, tahun ini mereka bakal punya stadion spektakuler yang pembangunannya diberi nama megaproyek Surabaya Sport Center (SSC). Sejauh ini, progress proyek tersebut cukup menggembirakan. Bahkan, pengerjaan melebihi target yang ditetapkan.

Meski belum kelar, fisik bangunan proyek yang bakal bernama Gelora Bung Tomo itu kini terlihat megah. Dinding tembok tiga bangunan utama yang kukuh sudah terlihat berdiri menjulang di Pakal, Surabaya Barat. Mulai stadion utama, stadion indoor, dan masjid.Asisten II Sekkota Surabaya Muklas Udin menyatakan, target proyek senilai Rp 440,2 miliar itu selesai akhir tahun ini optimistis bisa dicapai. Sebab, progress pengerjaan naik signifikan. Sampai Mei, target pembangunan sebenarnya 32 persen. Kenyataannya, saat ini sudah mencapai 38 persen. ''Karena itu, kami yakin akhir tahun ini sudah beres,'' tegasnya.

Dia optimistis, kekhawatiran banyak kalangan bahwa proyek tersebut molor tidak bakal terjadi. Apalagi, pembangunan terus digenjot dan sampai sekarang tidak menemui kendala berarti.

Taken from Jawapos, May 14, 2009


Surabaya Sport Center Dijadwalkan Selesai Akhir 2009

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/69359large-1.jpg

SURABAYA - Sudah puluhan tahun Surabaya menantikan kompleks olahraga yang memadai. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya memang sudah tak punya stadion yang memadai. Stadion Gelora 10 Nopember, yang didirikan pada 1951, sudah jauh dari status layak.

Sekarang warga Surabaya tidak perlu lagi menunggu terlalu lama. Dan, kali ini warga Surabaya bisa menunggu sesuatu yang spektakuler.

Tidak lama lagi Surabaya memang bakal memiliki kompleks olahraga supermegah dengan fasilitas superlengkap. Proyek bernama Surabaya Sport Center (SSC), yang memakan dana Rp 440,2 miliar, dijadwalkan selesai paling lambat Desember 2009.

Berlokasi di kawasan Benowo, Surabaya Barat, kompleks itu terdiri atas sebuah stadion utama berkapasitas 50 ribu penonton, sebuah stadion indoor berkapasitas 10 ribu penonton, dan sebuah masjid. Nanti kompleks tersebut juga direncanakan memiliki stadion atletik dan sirkuit.

Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono mengatakan bahwa pemerintah kota memang tidak ingin membangun sembarangan. ''Stadion itu dibangun sangat memadai dan berstandar internasional,'' tandasnya.

Bambang berharap, kompleks itu bakal menjadi salah satu kenangan manis yang dia tinggalkan setelah tidak lagi menjabat wali kota (berakhir 2010). Dia berharap, siapa pun penggantinya nanti, proyek tersebut bisa dilanjutkan karena untuk kepentingan orang banyak.

''Saya tidak tega melihat penonton sepak bola yang tidak bisa masuk kalau di Stadion Tambaksari (Gelora 10 Nopember, Red),'' ucapnya. ***

Lokasi SSC memang tergolong terpencil. Di pinggiran Surabaya. Bagi yang penasaran ingin melihat, paling cepat naik tol arah Gresik, keluar ke arah Romokalisari. Setelah itu, tinggal mengikuti jalan menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Benowo. Kompleks SSC berada di sebelah TPA tersebut.

Lama tidak dibicarakan, kompleks itu ternyata sudah mulai terlihat bentuknya. Dari kejauhan, stadion utama yang dinamai Gelora Bung Tomo tersebut sudah terlihat begitu besar.

Apalagi bisa ke dalamnya. Kalau berdiri di tengah-tengah stadion yang sedang dibangun itu, kita sudah bisa membayangkan bagaimana atmosfer pertandingan nanti. Sebab, tribun utama di dua sisi sudah mulai berbentuk.

Menurut Adhi-Recon, Jo. sebagai kontraktor, proyek itu berjalan sesuai jadwal. Target penyelesaian bulan ini (Mei) diklaim sudah terpenuhi, bahkan melampaui target. Mei ini pengerjaan stadion utama ditargetkan rampung 24,25 persen. Mereka mengklaim, saat ini pengerjaan mencapai 28,67 persen.

Sudardi, seorang engineer utama di kontraktor tersebut, mengatakan bahwa atap stadion mulai dipasang bulan depan. Dia menjelaskan, sesuai kontrak, pengerjaan seharusnya selesai Oktober mendatang. Namun, karena pemkot terlambat dalam menyerahkan lahan, pengerjaan dimungkinkan molor hingga Desember. ''Tapi, Desember sudah siap,'' tandasnya.

Boedi M. Wibowo, presiden komisaris PT Isoplan selaku construction management SSC, juga menyatakan optimistis bahwa proyek tersebut bisa selesai akhir tahun ini. Dia menjelaskan, secara keseluruhan proyek SSC rampung 38,22 persen.

***

Gelora Bung Tomo merupakan centerpiece (komponen utama) dari SSC. Stadion utama di SSC ini disiapkan sebagai stadion yang superkomplet. Bukan hanya menampung 50 ribu orang, stadion itu juga disiapkan memiliki standar fasilitas yang tinggi.

Untuk penonton, disediakan tiga kelas. Ada standar, VIP, dan VVIP.

Anita Yuliani, engineer Adhi-Recon, Jo., menjelaskan bahwa Gelora Bung Tomo memiliki 21 pintu masuk di sekeliling stadion. Masing-masing pintu memiliki dua akses menuju ke tribun. ''Dengan banyaknya akses itu, penonton bisa lebih leluasa dan nyaman,'' ujarnya.

Demi menjaga ketertiban dan keamanan saat masuk, pintu masuk dibuat berkelok-kelok seperti ular. Setiap jalur hanya muat satu baris penonton dengan dibatasi besi kukuh yang mampu menahan desakan penonton.

Alur antrean itu nanti melewati sebuah ruangan khusus yang menjadi tempat screening. Di sana semua penonton yang akan masuk stadion diperiksa satu per satu oleh petugas keamanan. ''Itu dilakukan untuk menyaring penonton yang membawa benda-benda yang dilarang. Misalnya, senjata maupun minuman keras,'' ucap Anita.

Di dalam stadion, penonton langsung menempati tribun. Khusus untuk penonton kelas standar, tempat duduknya tidak berbentuk kursi plastik, melainkan dari beton. Meski begitu, penonton tetap dibuat nyaman. Sebab, setiap ''tangga'' duduk penonton dirancang selebar 80 cm. Dengan demikian, penonton bisa duduk enak karena alas duduknya lebar.

Tidak hanya itu, tinggi dudukan dibuat 48 cm. Anita mengatakan, hitungan itu mempertimbangkan faktor kenyamanan selama menonton. Posisi kaki bisa rileks meski dalam posisi duduk.

Tempat duduk penonton sengaja tidak dibuat dari plastik. Perempuan asal Nganjuk itu menjelaskan, berdasar pengalaman di beberapa stadion, dudukan yang berbentuk kursi justru mudah rusak. Apalagi, bahannya kebanyakan dari plastik. ''Malahan sering dipatahkan dan menjadi alat untuk melempar suporter lawan,'' ucapnya.

Selain itu, tempat duduk dari beton lebih awet meski terkena hujan dan panas setiap hari. Juga tidak mudah dirusak. Dan, yang lebih penting tidak bisa dijadikan alat untuk berbuat kekerasan.

Fasilitas lain yang tidak ketinggalan, tersedianya toilet yang lokasinya tidak jauh dari tempat duduk penonton. Toilet itu merata di beberapa penjuru stadion. Dengan demikian, penonton tidak kesulitan menemukannya.

SSC juga menyediakan tempat yang khusus menjual makanan dan minuman. Lokasinya berada di lantai 1. Penonton bisa leluasa mengakses lantai satu dan tribun selama pertandingan. ''Kalau pas nonton lapar, ada resto yang menyajikan aneka makanan dan minuman. Tidak perlu keluar gedung,'' tutur Anita.

Lain halnya dengan penonton kelas VIP dan VVIP. Untuk kedua kelas itu, SSC menyediakan fasilitas plus. Tiket kelas VIP dijual khusus, nanti bisa beli di lokasi maupun dengan cara online. Di sana penonton kelas ini disediakan tempat duduk menggunakan kursi sejenis sofa yang empuk. Kursi tersebut menghadap langsung ke arah lapangan. Dengan begitu, penonton bisa rileks dalam menikmati pertandingan.

Kapasitas kelas VIP terbatas, hanya 4.370 tiket. View-nya bakal istimewa karena berada di lantai 4-7. Untuk VIP, disediakan toilet khusus yang tidak tercampur dengan penonton kelas standar. Di lokasi tersebut juga disediakan resto yang menyediakan makanan dan minuman. Hanya, penonton tidak perlu turun ke lantai 1 karena sudah tersedia di lantai yang sama. ''Bisa saja bentuknya resto, kafe, atau sejenis lainnya,'' ucap Anita.

Lain lagi penonton kelas VVIP. Penonton diberi pelayanan seperti di hotel. Kelas istimewa itu disediakan khusus untuk tamu-tamu penting. ''Seperti pejabat negara atau yang lain,'' kata Anita. Penonton kelas itu ditempatkan di ruangan khusus yang terpisah dari penonton lainnya.

Untuk kelas tersebut, hanya tersedia delapan ruangan. Kapasitas masing-masing ruangan beragam, bergantung kepada tipenya. Ada yang superior, ada pula yang standar. Secara keseluruhan, kelas VVIP hanya menampung 130 penonton. Kalau di Eropa atau Amerika Serikat, ruang-ruang itu disebut corporate suite, biasanya dijual ke perusahaan-perusahaan yang berminat.

Di dalam ruangan disediakan sofa dan meja layaknya ruang tamu. Masing-masing ruangan diberi pelayan yang siap menyediakan segala sesuatu yang diminta tamu tersebut. Bahkan, untuk memesan makanan dan minuman, disediakan interkom yang tersambung langsung dengan pelayan yang sudah disediakan. Dengan demikian, penonton yang ingin makan tidak perlu beranjak dari kursi atau keluar ruangan.

***

Pembangunan Gelora Bung Tomo telah disusun sedemikian rupa. Termasuk memperhitungkan kemugkinan terjadinya kerusuhan yang menyebabkan penonton mengamuk hingga turun ke lapangan. Untuk mengatasi itu, Gelora Bung Tomo telah dikonsep untuk mengatasi turunnya penonton ke dalam lapangan.

Salah satu di antaranya, membuat jarak cukup jauh antara lapangan dan tribun penonton paling bawah. Di depan tribun paling bawah dibuat pembatas besi setinggi 1,5 meter. Ujungnya berbentuk huruf T. ''Pagar itu tidak mudah dinaiki penonton untuk melompat ke dalam lapangan,'' jelas Anita.

Di depan pagar itu lantas ditambahi semacam parit selebar dua meter yang mengelilingi lapangan. Jarak tribun paling bawah dengan dasar parit dibuat 3,75 meter. Jauh sekali. ''Dengan jarak tersebut, penonton pasti pikir-pikir kalau mau terjun dari tribun ke lapangan lewat parit,'' tambahnya.

Anita bercerita, Wali Kota Bambang D.H. sempat berkelakar ketika mengunjungi lokasi tersebut Rabu lalu (13/5). Bambang mengatakan, sebaiknya parit itu juga diisi buaya. Supaya penonton benar-benar tak berani melompat ke dalamnya.

***

Dengan progres yang ada ini, warga Surabaya tentu sudah berangan-angan seandainya SSC kelak sudah rampung. Bukan hanya stadion utama, juga fasilitas-fasilitas lain.

Hanya, masih banyak yang skeptis terhadap masa depan proyek tersebut. Apalagi, lokasinya begitu jauh dari keramaian.

Menanggapi keraguan itu, Wali Kota Bambang D.H. mengingatkan kita untuk berpikir jangka panjang. Dia menerangkan, pembangunan di kawasan Surabaya Barat dimaksudkan untuk membagi arus keramaian yang selama ini berada di pusat kota.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan lahan 100 hektare untuk pembangunan proyek tersebut juga tidak dapat dipenuhi di pusat kota. Menurut Bambang, pembangunan SSC itu nanti menjadi pembangkit pembangunan di wilayah Surabaya Barat. Apalagi, pemkot saat ini juga membangun Rumah Sakit Surabaya Barat (RSSB) yang masih dalam tahap pengerjaan.

''Nanti kawasan itu akan menjadi kota baru,'' tandas Bambang, yang kemudian menambahkan bahwa saat ini banyak lahan di sekitar kawasan SSC yang dibeli developer.

Bambang juga menanggapi kekhawatiran soal akses menuju ke stadion. Dia menyatakan sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta guna membuka akses jalan tol untuk bisa diarahkan ke stadion. Hasilnya, pemerintah pusat memberikan lampu hijau terhadap usul tersebut.

Karena itulah, stadion tersebut kelak tidak akan lagi terasa jauh. ''Konsepnya nanti, akses terhubung lewat tol,'' ucapnya.

Pembukaan akses jalan tol itu memang krusial. Khususnya untuk memudahkan jalan dari Bandara Juanda. Salah satu syarat gedung berstandar internasional memang kemudahan akses dari bandara.

Bambang menjelaskan, dari Bandara Juanda, gedung itu nanti bisa diakses lewat Tol Waru-Juanda. Dari Waru lantas masuk tol ke arah Benowo. Rencananya, arus tol di kawasan Dupak dipotong untuk akses ke SSC. Dengan rute tersebut, dari bandara ke SSC diperkirakan hanya membutuhkan sekitar 20 menit naik mobil.

Apalagi kalau jalan lingkar timur dan barat nanti jadi. Malah lebih cepat lagi,'' ujarnya.

Taken from Jawapos, May 15, 2009

Stadion Indoor Setengah Rampung

Manfaatkan Lahan, Siapkan Sirkuit

SURABAYA - Surabaya Sport Center (SSC) di kawasan Benowo juga bakal dilengkap stadion indoor. Nanti gedung itu bisa digunakan untuk berbagai olahraga, seperti basket, voli, dan bulu tangkis.

Tidak tanggung-tanggung, kapasitas gedung tersebut juga dibuat ekstrajumbo. Tribunnya bisa menampung 10 ribu orang. Di Indonesia, tidak banyak gedung olahraga indoor yang menampung penonton sebanyak itu. Kemungkinan hanya Sudiang di Makassar dan Rumbai di Pekanbaru.

Gedung indoor itu sekarang mulai terlihat bentuknya. Tribun sudah dibangun keliling, sampai ke atas (tingginya setara empat lantai). Pihak kontraktor menyatakan hingga saat ini tidak ada kendala dalam pembangunannya. Menurut jadwal, Mei ini pengerjaan harus mencapai 39,39 persen. Kenyataannya, kontraktor mengklaim sudah 43,92 persen. Hampir setengah rampung.

''Jika tidak ada kendala berarti, pengerjaan struktur utama gedung tuntas akhir bulan ini. Awal Juni mendatang pengerjaan atap sudah dimulai, lalu selesai September,'' tutur Sudardi, engineer utama di Adhi-Recon, Jo., kontraktor SSC.

Berbeda dengan stadion utama yang kompleks, gedung indoor tersebut relatif lebih simpel. Penonton dibagi dua kelas, standar dan VIP.

Sementara menunggu rampungnya stadion utama dan indoor, Pemkot Surabaya sekarang juga menyiapkan rencana untuk melengkapi SSC dengan sebuah sirkuit.

Rencananya, lintasan balap itu memanfaatkan lahan 7,4 hektare yang berada di utara stadion utama. Semula lahan itu akan digunakan untuk parkir. Tapi, nanti bisa multifungsi. Parkir sekaligus sirkuit. Dalam rancangannya, ada trek lurus sangat panjang (450 meter) yang bisa digunakan untuk kebutuhan drag race.

Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono mengatakan, dirinya selalu ditanyai banyak orang ketika menghadiri balapan di kawasan Kenjeran. Banyak yang minta supaya Surabaya punya sirkuit baru.

Menurut Bambang, sirkuit di SSC itu nanti bukan untuk menggantikan arena balap di Kenjeran, namun justru melengkapi. ''Tapi, kualitasnya disesuaikan dengan standar nasional,'' tandasnya.

Beberapa kalangan yang kompeten diundang untuk terlibat dalam membuat rancangan proyek tersebut. Termasuk dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang kerap mengadakan even balapan. Bukan hanya itu, pemkot juga berkonsultasi dengan ahli-ahli di bidang balapan. Karena masih dalam tahap rancangan, belum bisa dipastikan kapan sirkuit di SSC itu rampung.

Taken from Jawapos, May 15, 2009

Foto2 GBT

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Indoor.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Indoor2.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/VVIP.jpg

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/Lobby.jpg

Taken from Jawapos, May 15, 2009

oweeyman
June 8th, 2009, 10:09 AM
keren gan!

btw, truknya minum http://tbn0.google.com/images?q=tbn:lcHo4Yz-h6h3dM:http://martsiano.files.wordpress.com/2008/06/petramax.jpg aja biar lebih kenceng:D

sbyctzn
June 9th, 2009, 12:33 PM
Yang bikin penasaran itu katanya ada sirkuitnya.....

sbyctzn
June 9th, 2009, 12:33 PM
Paradyto rendering akhirnya yang bener ini lho....
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/32849large.jpg

sbyctzn
June 9th, 2009, 12:35 PM
nih saya pindahin dari thread dev. sby.
lastest progress from outside.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt-1.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt2-1.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt3.jpg

=NaNdA=
June 9th, 2009, 01:30 PM
ini baru cara bangun stadion yang hebat! 6 cranes! :cheers:

paradyto
June 9th, 2009, 03:13 PM
Wow, thanx sbyctzn:okay:
keep posting....:)

Hadi
June 16th, 2009, 03:12 PM
wah up date projectnya gimana ini???

sbyctzn
June 17th, 2009, 10:56 AM
wah up date projectnya gimana ini???

besok had, saya update progressnya..

AceN
June 19th, 2009, 05:07 AM
ini render GBT yang revisi bukan ya ? CMIIW...

http://1.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66uSdK_AdI/AAAAAAAAAPA/p2WzTMXnJvk/s1600/Picture10.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66u-NK_AeI/AAAAAAAAAPI/rOYjqybhEOo/s1600/Picture13.jpg

Hadi
June 19th, 2009, 05:31 AM
ini render GBT yang revisi bukan ya ? CMIIW...

http://1.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66uSdK_AdI/AAAAAAAAAPA/p2WzTMXnJvk/s1600/Picture10.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66u-NK_AeI/AAAAAAAAAPI/rOYjqybhEOo/s1600/Picture13.jpg

wah bagus ini.....

sbyctzn
June 19th, 2009, 03:08 PM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3gbt18maret2009.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2gbt18maret2009.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1gbt18maret2009.jpg

sbyctzn
June 19th, 2009, 03:10 PM
^^
sudah sampai di lantai enam, dan kalau saya tidak salah lihat, sudah mulai pasang atap pada bagian sisi kanan....

=NaNdA=
June 20th, 2009, 01:34 AM
wedewwww.... ngebutzz.. :cool:

Hadi
June 20th, 2009, 05:26 AM
^^
sudah sampai di lantai enam, dan kalau saya tidak salah lihat, sudah mulai pasang atap pada bagian sisi kanan....

wahhhh.... bagus!!!!... thx fot up date....

sbyctzn
June 20th, 2009, 07:39 AM
ini render GBT yang revisi bukan ya ? CMIIW...

http://1.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66uSdK_AdI/AAAAAAAAAPA/p2WzTMXnJvk/s1600/Picture10.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66u-NK_AeI/AAAAAAAAAPI/rOYjqybhEOo/s1600/Picture13.jpg

gambar render baru???? kok gak ada gambarnya yah??? dimana??

sbyctzn
June 26th, 2009, 05:06 AM
Foto GBT dari Jawapos... sayang resolusinya kecil.... yang di versi cetaknya jawapos sebenarnya besar...
terlihat so huge.. soalnya berjumlah 7 lantai..
lebih besar dari palaran yah????
palaran kalau tidak salah cuma 5 lantai...
tidak sabar akan jadi apa nantinya... pasti besarrrr banget...

http://jawapos.co.id/imgall/1/imgori/77052large.jpg

fajarmuhasan
June 26th, 2009, 05:49 AM
Mau dipasang kursi semua spt palaran atau kursi sebagian spt station lainnya???

sbyctzn
June 26th, 2009, 05:59 AM
ini render GBT yang revisi bukan ya ? CMIIW...

http://1.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66uSdK_AdI/AAAAAAAAAPA/p2WzTMXnJvk/s1600/Picture10.jpg
http://4.bp.blogspot.com/_7g_Bxg6_7IE/R66u-NK_AeI/AAAAAAAAAPI/rOYjqybhEOo/s1600/Picture13.jpg

lho... tiba-tiba gambarnya muncul!!!

bukan tuh acen, kalau itu yang revisi ya jelas sangat berbeda jauh dengan yang di lapangan sekarang, kalau dilihat progress di lapangan sekarang itu, tiap 2 blok ada pintu masuk dan tangga, tidak ada konstruksi lingkaran keatas seperti gamabar ini.
dan kalau tidak salah ini kan rendering stadion di mana gitu... lupa saya... di provinsi lain....

lagi pula gambar ini kan cuma 5 lantai kalau yang di lapangan sudah sampai lantai 7...

sbyctzn
June 26th, 2009, 06:01 AM
Mau dipasang kursi semua spt palaran atau kursi sebagian spt station lainnya???

katanya sih tidak semua...]
yang tidak ada kursinya cuma yang ekonomi,
yang VIP, VVIP malah lebih mewah...
sayang banget, stadion sebesar itu tidak ada kursinya..
mungkin nanti kalau mau dibuat even internasional mengajukan bantuan ke pemerintah pusat buat renovasi kursi...
sekarang tidak kuat anggarannya mungkin, anggaran lain mau dibuat bangun komplek lain di SSC.

Sekalian mungkin hehehehe... biar pemerintah pusat nyumbang buat kursinya...:lol::lol::lol::lol::lol:

archiholic
June 26th, 2009, 06:03 AM
Mau dipasang kursi semua spt palaran atau kursi sebagian spt station lainnya???

yang dipasangi kursi cuma kelas VIP, yang lainnya beton telanjang..., dengan alasan takut kursinya ntar dirusak dan dipakai buat lempar lemparan antar suporter :nuts::nuts:
sayang banget ya..., harusnya kan suporternya yang dibenahi bukan malah standar stadionnya yang diturunkan :bash:

sbyctzn
June 26th, 2009, 06:10 AM
yang dipasangi kursi cuma kelas VIP, yang lainnya beton telanjang..., dengan alasan takut kursinya ntar dirusak dan dipakai buat lempar lemparan antar suporter :nuts::nuts:
sayang banget ya..., harusnya kan suporternya yang dibenahi bukan malah standar stadionnya yang diturunkan :bash:

betul sih.. :ohno::ohno::ohno:
ya semoga saja besok kalau ada even internasional pemerintah pusat mau urunan bantu.. kursinya :lol::lol::lol::lol:
pemkot mungkin mau pemerintah pusat mau perhatian sama GBT, solanya GBT ini tidak ada dengungnya sama sekali di media nasional... tiba-tiba sudah jadi buesar.....

fajarmuhasan
June 26th, 2009, 06:34 AM
Harusnya penonton surabaya lebih dewasa dari samarinda, di samarinda semua kursi aman-aman saja koq.
Sayang banget jika stadion dan rumput dah bagus tapi gak ada kursinya...kesan tarkam

archiholic
June 26th, 2009, 06:42 AM
Harusnya penonton surabaya lebih dewasa dari samarinda, di samarinda semua kursi aman-aman saja koq.
Sayang banget jika stadion dan rumput dah bagus tapi gak ada kursinya...kesan tarkam

yup, apalgi katanya mau dipasang pagar cukup tinggi di sentelban, kesan tarkam makin terlihat aja hehehehe,
justru standar bagi stadion sepakbola kelas internasional untuk sekarng ini sebisa
mungkin meminimalisir jarak antara penonton dengan lapangan, lah ini udah dibatasi lintasan atletik, masih juga diberi parit cukup lebar dan dalam plus pagar besi yang tinggi :ohno:
semua gara gara suporter yang berkelakuan buruk :bash:

fajarmuhasan
June 26th, 2009, 06:48 AM
weleh..padahal kalo jadi host piala dunia harus ikut standard dunia, spt stadion-stadion di ingris. Dulu di ingris juga sering rusuh dan puncaknya ada tragedi yang menewaskan puluhan penonton (ini belum pernah terjadi di kita). Akibat kerusuhan tsb maka di ingris dilakukan peraturan sangat ekstrim...semua pake kursi dan dihilangkan pagar pemisah. Koq kebalik ya ama kita, kalo kita menghindari amukan penonton dg membuat pagar setinggi dan sekuat mungkin, kalo disono malah dibuang.....

sbyctzn
June 27th, 2009, 01:06 PM
^^
yah.... bertahap lah...kalau tau supporternya seperti itu ya caranya memang begini..
kalau serta merta dibuat seperti di Palaran ya pasti ancur lebur....
budayanya saja beda.... sulit bro ubah budaya masyarakat itu....
nanti kalau para supporternya sudah bagus ya nanti perlahan juga diperbaiki...
pemkot masih truma banget dengan kejadian yang lalu-lalu,
sampe rugi miliaran..
takut kalau stadion superbesar GBT ini akan ancur...
makanya sampe segitunya desain stadionnya..
sampe Bambang DH saja berkomentar paritnya disuruh kasih buaya...
padahal paritnya dalem banget lho.....

novian
June 27th, 2009, 02:13 PM
go surabaya........go Indonesia..........tunjukkan kepada dunia klo indonesia BISA!!!!

sbyctzn
June 27th, 2009, 02:27 PM
^^
@novian:
yup pasti bisa kok, perlahan kita Indonesia ini akan sejajar dengan negara maju lain, perlahan sudah mulai muncul hal-hal yang bisa kita bangggakan dimata dunia, Suramadu, Palaran, dll... dll...
tinggal membenahi moral dan budayanya saja supaya warga indonesia semua tertib,
kalau kita para forumer SSC sudah terbuka mata kita untuk bisa menjadi warga negara yang baik seperti negara maju lain, ya memang sudah seharusnya
dan selanjutnya tinggal warga lain kita ingatkan supaya bisa menjadi warga negara yang tertib....
jangan kita yang sudah kebuka mata kita malah ikut-ikutan warga negara yang buruk..
huehehehe tul nggak???

sbyctzn
June 27th, 2009, 02:31 PM
weleh..padahal kalo jadi host piala dunia harus ikut standard dunia, spt stadion-stadion di ingris. Dulu di ingris juga sering rusuh dan puncaknya ada tragedi yang menewaskan puluhan penonton (ini belum pernah terjadi di kita). Akibat kerusuhan tsb maka di ingris dilakukan peraturan sangat ekstrim...semua pake kursi dan dihilangkan pagar pemisah. Koq kebalik ya ama kita, kalo kita menghindari amukan penonton dg membuat pagar setinggi dan sekuat mungkin, kalo disono malah dibuang.....

nanti kalau Indonesia beneran jadi host pasti bakal direnovasi lah,
secara konstruksi sudah standard dunia kok, tinggal benahin dikit-dikit..

novian
June 27th, 2009, 06:11 PM
^^ ya betul...mental bangsa ini lah harus dibenahi terlebih dahulu....caranya..ya kita mulai dari diri sendiri!!! OK!! dan "merawat itu tak semudah membangun"!!!

AceN
June 28th, 2009, 05:25 AM
lho... tiba-tiba gambarnya muncul!!!

bukan tuh acen, kalau itu yang revisi ya jelas sangat berbeda jauh dengan yang di lapangan sekarang, kalau dilihat progress di lapangan sekarang itu, tiap 2 blok ada pintu masuk dan tangga, tidak ada konstruksi lingkaran keatas seperti gamabar ini.
dan kalau tidak salah ini kan rendering stadion di mana gitu... lupa saya... di provinsi lain....

lagi pula gambar ini kan cuma 5 lantai kalau yang di lapangan sudah sampai lantai 7...
Oww..maap2. Soalnya g lagi googling GBT, kok keluar gambar ini..sorry, my fault :)

Cheers

sbyctzn
June 28th, 2009, 12:00 PM
Oww..maap2. Soalnya g lagi googling GBT, kok keluar gambar ini..sorry, my fault :)

Cheers

hehe no prob..:):):)

sbyctzn
June 28th, 2009, 12:02 PM
^^ ya betul...mental bangsa ini lah harus dibenahi terlebih dahulu....caranya..ya kita mulai dari diri sendiri!!! OK!! dan "merawat itu tak semudah membangun"!!!

yah kita yang di forum ini sudah ngerti ya kewajibannya ngasih tau dan beritau yang belum, biar semua nanti pada tertib...
itulah impian saya... semua warga indonesia tertib..

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:45 AM
Nih dari Majalah Technio Konstruksi.
Silahken dinikmati...

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/1-7.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:46 AM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/2-6.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:46 AM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3-6.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:47 AM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/4-5.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:47 AM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/5-2.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:48 AM
Progress terakhir di lapangan

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtf.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtc.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbte.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtd.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbta.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbtb.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:49 AM
Update progress Indoor Stadium

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoorc.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoora.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/indoorb.jpg

sbyctzn
September 29th, 2009, 11:50 AM
ENJOY IT!!!

AceN
September 30th, 2009, 06:42 AM
Thanks a lot sbyctzn ! :)

bacusa
September 30th, 2009, 12:12 PM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/3-6.jpg


Untuk Fungsi Stadion kok ada untuk konser musik dan pesta demokrasi?? trus masih ada DLL... :bash:

sbyctzn
October 1st, 2009, 07:08 PM
yah itu kan di majalah... nanti implementasinyakan pasti juga beda lah....
untuk keperluan itu kan juga ada tempat yang cocok... yaitu Gelora 10 Nopember yang nantinya akan sering menganggur pasca PERSEBAYA pindah ke Gelora Bung Tomo.

bimbim
October 4th, 2009, 05:41 AM
Emang mantap jatim nih......
Gak terlalu banyak ngomong, tapi tau2 dah mau selesai membangun stadion nya.
Untuk daerah2 lain di Indonesia (Balikpapan, dll juga mantap2).

Kita sebagai WNI,....mari kita bersikap yang baik (tidak anarki,..terhadap fasilitas umum....). Mbangune wis ngentek ke duit akeh rek....jo' di rusak po'o....

Semoga saja yang membangun juga anak bangsa Indonesia......
Agak kurang bagus....nggak pa2..yang penting buatan Bangsa kita sendiri....

Keep posting bro....
Thanks yo....

Ampelio
October 4th, 2009, 11:59 AM
yah itu kan di majalah... nanti implementasinyakan pasti juga beda lah....
untuk keperluan itu kan juga ada tempat yang cocok... yaitu Gelora 10 Nopember yang nantinya akan sering menganggur pasca PERSEBAYA pindah ke Gelora Bung Tomo.

^^TIm besar seperti PERSEBAYA layak bermain di stadion kelas 1 :okay: ...kapan nih giliran PSMS, PERSIB, PERSIPURA dan PSM???

sbyctzn
October 4th, 2009, 01:13 PM
@bimbim:
Betul tuh, tinggal warga negaranya yg harus dididik untuk sadar akan pentingnya keberadaan fasilitas umum.

juga kalau masalah yg membangun itu orang indonesia, sudah tuh... GBT ini kan yang buat orang indonesia, desainnya jg bagus kok, tidak kalah modern dan bagus sama stadion luar negeri, dan kalau bisa sih kalau setiap proyek yang dibangun oleh orang indonesia ya jgn 'desainnya jelek gpp', harusnya malah bagus
dong.

@Ampelio:
ironis memang, tim-tim besar, legendaris, dan bersejarah seperti persija, persib, psms, persipura, psis, yg umurnya sudah puluhan tahun, belum punya stadion sendiri kelas 1, justru tim baru seperti sriwijaya, mitra kukar, persisam, yang sudah punya stadion sendiri kelas satu, untungnya persebaya tahun depan di depan mata sudah punya stadion sendiri kelas 1, dan nanti jg akan disusul persib yg kabarnya kontraktornya sama kayak GBT, yaitu ADHI KARYA.

ayo! majukan infrastruktur olahraga indonesia!

fajarmuhasan
October 5th, 2009, 01:05 PM
Sebenarnya tim Indonesia cuma satu yg punya stadion sendiri yaitu PKT Bontang, sayang dia udah dijual ke pemko bontang. Tim-tim lain hanya pake stadion milik pemda setempat karena yg ngebangun sejatinya juga pemda, termasuk juga GBT yg ngebangun kan bukan persebaya tapi pemko surabaya (mungkin patungan ama pemprov jatim).
Semenjak PKT Bontang dijual maka saat ini tidak ada klub peserta ISL yg punya stadion sendiri semuanya numpang.
Meski status numpang juga gpp sich asal tidak tumpang tindih ama kepentingan pemda setempat.
Sudah seharusnya para klub profesional punya rencana untuk bikin stadion sendiri yg benar-benar sendiri seperti di Ingris. Kalo Indonesia mungkin nyontek Itali yg stadionnya mungkin punya pemerintah setempat jadi bisa share spt Milan dan Inter, atau Lazio dan Roma, dll.

MinImaX
October 5th, 2009, 07:10 PM
Bagaimana ini kalau sudah pindah ke stadion baru yang mahal?
Suporternya perlu dibina, langkah pertama saya kira adalah mengganti istilah bonek dengan istilah lain. Penggunaan istilah bonek dilarang karena secara tidak langsung dapat menyebabkan perilaku negatif.




-----
Peluang Persebaya Juara Utama Kandas, Bonek Mengamuk

Sidoarjo - Tim Persebaya harus puas memperebutkan juara 3 Liga Jatim setelah ditumbangkan 2-0 oleh Persema Malang. Dalam laga semifinal Liga Jatim ke-8 yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin malam (5/10/2009) itu pasukan yang dimanajeri Saleh Ismail Mukadar nyaris tak berkutik.

Permainan cantik diperagakan anak asuh Subangkit sepanjang pertandingan. Umpan satu dua sentuhan diimbangi dengan kontrol bola yang sangat baik membuat para pemain Persebaya sering salah umpan dan terkurung.

Buah hasil dari permainan cantik Persema akhirnya dipetik saat pertandingan yang dipimpim wasit Sayfuddin memasuki menit ke-6. Gol yang diciptakan oleh M Kamre hasil kerjasama umpan satu dua yang membuat pemain belakang Persebaya kedodoran.

Unggul 1-0, tim Persema yang berjuluk Laskar Ken Arok ini masih tidak puas. Persema terus melakukan permainan cantik, meski sesekali Persebaya berhasil mencuri bola namun gagal menembus pertahanan Persema.

Persebaya makin terpuruk setelah Sami Pierre Patrick pemain belakang Persema berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 untuk keunggulan timnya setelah berhasil memanfaatkan umpan krosing.

Bonek Ricuh

Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit akibat ulah suporter bonek yang memadati stadion berkapasitas 20 ribu. Ini berawal terjadinya pelanggaran pemain Persebaya terhadap pemain Persema. Entah mengapa, tanpa dikomandani bonek yang duduk di sisi barat melemparkan puluhan botol air mineral ke dalam lapangan.

Tidak berhenti di situ, secara serentak bonek mania mengamuk denganmelakukan pengrusakan pagar besi pembatas tribun dan lapangan. Bahkan di sisi selatan, suporter sengaja menyalakan mercon yang diarahkan ke tengah lapangan dan petugas kepolisian.

Beruntung aksi ini tidak berlanjut dengan aksi pengrusakan yang lebih besar dan bonek tidak masuk ke dalam lapangan. Setelah kondisi berangsur kondusif, wasit pun kembali melanjutkan pertandingan.

Pengamatan detiksurabaya.com, bonek juga membuat ulah di sekitar stadion. Di jalanan di kawasan lingkar banyak sekali sisa-sisa kemarahan bonek. Selain bebatuan hancur di aspal, adapula rambu-rambu yang dirobohkan.

Bahkan pukul 10.00 Wib, terlihat polisi meringkus 2 remaja yang diduga bonek. Kedua pemuda itu tanpa mengenakan baju.

Sementara itu, pelatih Persebaya Danurwindo mengaku puas meski timnya kalah 2-0. Bahkan mantan pelatih Perja Jakarta ini mengungkapkan jika Persema mempunyai kualitas pemain yang bagus dibandingkan timnya.

"Anak-anak sudah main fight. Tapi apa boleh buat kita tidak mempunyai striker yang mampu menahan bola. Sedangkan Persema punya pemain berkualitas," katanya kepada wartawan usai pertandingan.

(gik/gik)

Taken from Detik Surabaya, Oktober 5, 2009

sbyctzn
October 5th, 2009, 07:30 PM
yang saya maksud stadion sendiri itu stadion yang dibangunkan oleh pemerintah, lagipula tim tim itu kan masih belum lepas sepenuhnya dari kepemilikan pemerintah... cuma pemerintah saja yang tidak boleh ikut campur...
jadi ya tidak salah dong pemerintahnya membangunkan stadion, bisa saya samakan seperti universitas yang berubah jadi BHMN, pemerintah cuma dapat nama saja.... pengelolaan sepenuhnya mandiri... cari uang sendiri...

mengenai pendanaan GT ini, sepenuhnya ditanggung oleh Pemkot, tidak ada campur tangan pemerintah pusat maupun pemprov. GBT ini inisiatif Pemkot sendiri, makanya dulu sempat polemik dengan DPRD, karena anggarannya yang lumayan besar

yah... mau bangun stadion sendiri??
lha wong bayar gaji pemain saja masih megap-megap tim bisa tetap hidup apa tidak juga tidak tau..

sbyctzn
October 5th, 2009, 07:36 PM
----------------

dimasputra
October 6th, 2009, 01:41 AM
Bonek Ricuh

Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit akibat ulah suporter bonek yang memadati stadion berkapasitas 20 ribu. Ini berawal terjadinya pelanggaran pemain Persebaya terhadap pemain Persema. Entah mengapa, tanpa dikomandani bonek yang duduk di sisi barat melemparkan puluhan botol air mineral ke dalam lapangan.

Tidak berhenti di situ, secara serentak bonek mania mengamuk denganmelakukan pengrusakan pagar besi pembatas tribun dan lapangan. Bahkan di sisi selatan, suporter sengaja menyalakan mercon yang diarahkan ke tengah lapangan dan petugas kepolisian.

Beruntung aksi ini tidak berlanjut dengan aksi pengrusakan yang lebih besar dan bonek tidak masuk ke dalam lapangan. Setelah kondisi berangsur kondusif, wasit pun kembali melanjutkan pertandingan.

Pengamatan detiksurabaya.com, bonek juga membuat ulah di sekitar stadion. Di jalanan di kawasan lingkar banyak sekali sisa-sisa kemarahan bonek. Selain bebatuan hancur di aspal, adapula rambu-rambu yang dirobohkan.

Bahkan pukul 10.00 Wib, terlihat polisi meringkus 2 remaja yang diduga bonek. Kedua pemuda itu tanpa mengenakan baju.

Sementara itu, pelatih Persebaya Danurwindo mengaku puas meski timnya kalah 2-0. Bahkan mantan pelatih Perja Jakarta ini mengungkapkan jika Persema mempunyai kualitas pemain yang bagus dibandingkan timnya.

"Anak-anak sudah main fight. Tapi apa boleh buat kita tidak mempunyai striker yang mampu menahan bola. Sedangkan Persema punya pemain berkualitas," katanya kepada wartawan usai pertandingan.

(gik/gik)

Taken from Detik Surabaya, Oktober 5, 2009

tolong dong jangan rusak sidoarjo...kerja keras nih buat bangun kota ini kembali...:ohno:...sampai jalan lingkar barat ditutup segala...berarti parah tuh..

fajarmuhasan
October 6th, 2009, 04:01 AM
Lihat berita semifinal jatim gw koq bingung.
......"terjadinya pelanggaran pemain Persebaya terhadap pemain Persema".....
Yang melanggar pemain persebaya, kalo mau ribut harusnya yg ribut fans persema, ini koq malah fans persebaya. Apa pelanggaran yg dilakukan oleh pemain persebaya dianggap kurang keras lalu fans membantu supaya lebih keras dan terasa???? gak tahu lah..aneh-aneh saja sikapnya.
Fairplay please...........

OPTX
November 6th, 2009, 12:43 PM
From Radarsby.com today

http://i38.tinypic.com/4qpue.jpg

=NaNdA=
November 7th, 2009, 04:08 AM
^^ wow.. :uh:

dexa
November 7th, 2009, 06:33 AM
From Radarsby.com today

http://i38.tinypic.com/4qpue.jpg

^^^^
Waw.... keren :shocked:
Btw... Itu Tambak Garam ya???

sbyctzn
November 7th, 2009, 06:50 AM
^^
yup dexa...
itu diseklilingnya ada tambak garam...
tidak lama lagi Jawa Timur akan punya pusat stadion...
terbesar dan termegah...
di daerahnya juga tidak kalah.. punya stadion yang cukup besar....
banyak tersebar dimana-mana, hampir tiap daerah punya stadion besar...
sangat bangga, Surabaya bisa membangun untuk bisa menjadi sentral olahraga bagi seluruh daerah Jawa Timur...

OPTX
November 10th, 2009, 08:30 PM
Bung Tomo Stadium

October 2009

http://farm3.static.flickr.com/2519/4089634710_08f622482b_o.jpg

http://farm3.static.flickr.com/2733/4089646126_6154377a09_o.jpg

http://farm3.static.flickr.com/2603/4089634700_b6bd6de839_o.jpg

http://farm3.static.flickr.com/2537/4089646128_f4c4a9bcee_o.jpg

Other images : http://www.flickr.com/photos/the_artwork_artika/

typhoonbringer
November 11th, 2009, 12:48 AM
holy shit tahts gonna be awsuum :cheers:

paradyto
November 11th, 2009, 12:50 AM
atapnya kaya GBK ya???

archiholic
November 13th, 2009, 03:31 AM
atapnya kaya GBK ya???

sepertinya tidak..., GBT ini atapnya memakai spaceframe yang ditopang struktur kabel lebih mirip dengan Palaran atau Stade de France. Terlihat pilon baja kuning yang menjulang yang nantinya sebagai penahan kabel yang akan menarik kantilever konstruksi atap tribun.
dari rendering terlihat sekali perbedaannya dengan GBK

http://i280.photobucket.com/albums/kk187/archiholic/architecture/NewPicture-1.jpg

bonekNET
November 14th, 2009, 12:24 AM
is there any plan to build direct transportation to reach this location? I mean, maybe govt can build small train from the closest station (I assumed Benowo station), or any other transportation.

Ajax stadium is located next to the train station. so thats very easy to get to the place. Hope govt also think about it.

archiholic
January 12th, 2010, 03:15 AM
pindahan dari warung sebelah
Indoor Stadium at GBT, Dec 09 (by gandrungmancing from Panoramio)

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/29424788.jpg

Hadi
January 12th, 2010, 03:36 PM
is there any plan to build direct transportation to reach this location? I mean, maybe govt can build small train from the closest station (I assumed Benowo station), or any other transportation.

Ajax stadium is located next to the train station. so thats very easy to get to the place. Hope govt also think about it.

Sudah dipikirkan, ternyata hari ini di koran jawapos edisi metropolis, menjawab bahwa akan ada pembangunan stasiun kereta, terminal bus juga. Mantab deh pemerintah kota ini. Semuannya dipikirkan secara bagus....

sbyctzn
January 12th, 2010, 05:21 PM
Kalau cuma stasiun kereta, ya sudah ada dari dulu,
itu stasiun benowo kan dekat banget sama GBT, kalau mau gampang kesana ya naik Komuter Sulam trus turun Stasiun Benowo.

Cuman yang agak pesimis saya itu WORR, kelamaan nunggu jadinya, keburu GBT sudah jadi, mending memperlebar jalan yang sudah ada, yaitu jalan GBT-Perbatasan Gresik, yang sekarang masih sempit. Jalan itu lokasinya pas sebelum jembatan gerbang masuk kota gresik/setelah exit tol maspion 4 langsung belok kiri.
Daripada WORR yang pasti butuh lama realisasinya, MERR gitu aja lama banget, apalagi WORR. WORR ini dibuat untuk jangka panjang saja.
Lagian kalau memperlebar akses
yg dari exit tol maspion 4 itu akan lebih murah biayanya untuk digunakan dalam jangka pendek bisa terealisasi.
Buat 4 lajur seperti MERR, paling itu tidak lebih dari 3 km.

Hadi
January 13th, 2010, 02:38 AM
Kalau cuma stasiun kereta, ya sudah ada dari dulu,
itu stasiun benowo kan dekat banget sama GBT, kalau mau gampang kesana ya naik Komuter Sulam trus turun Stasiun Benowo.

Cuman yang agak pesimis saya itu WORR, kelamaan nunggu jadinya, keburu GBT sudah jadi, mending memperlebar jalan yang sudah ada, yaitu jalan GBT-Perbatasan Gresik, yang sekarang masih sempit. Jalan itu lokasinya pas sebelum jembatan gerbang masuk kota gresik/setelah exit tol maspion 4 langsung belok kiri.
Daripada WORR yang pasti butuh lama realisasinya, MERR gitu aja lama banget, apalagi WORR. WORR ini dibuat untuk jangka panjang saja.
Lagian kalau memperlebar akses
yg dari exit tol maspion 4 itu akan lebih murah biayanya untuk digunakan dalam jangka pendek bisa terealisasi.
Buat 4 lajur seperti MERR, paling itu tidak lebih dari 3 km.



Bukannya Terminal Benowo ini pemberhetian terakhir dari Busway ya???

bonekNET
January 19th, 2010, 12:14 AM
dari stasiun dan terminal Benowo ke GBT kan bisa dibilang ga terlalu dekat juga. jadi hendaknya dipikirkan transportasi yang mudah bagi penonton pertandingan. Atau sudah ada bemo yang lewat situ ya. Mohon berbagi infonya.

hmmm... rupanya tak salah aku beli rumah di pakal, hehehe... tambah rame dan mantab jaya daerah situ

korangborenzoro
January 20th, 2010, 04:29 PM
Salut Surabaya! :okay:

abis nanti GBT dibangun Tambaksari bakalan diapain nantinya?

archiholic
January 21st, 2010, 02:59 AM
Salut Surabaya! :okay:

abis nanti GBT dibangun Tambaksari bakalan diapain nantinya?

Di renov juga, biar kalu hujan lapangannya gak jadi kolam :nuts:
gara gara hujan kemarin Persebaya vs Persema ditunda hari ini jam 8 pagi karena lapangan tergenang ...
Ntar kalau Persebaya pindah homebase ke GBT, Tambaksari mungkin dipakai kompetisi lokal

d'sulovyo
January 26th, 2010, 01:39 PM
dari stasiun dan terminal Benowo ke GBT kan bisa dibilang ga terlalu dekat juga. jadi hendaknya dipikirkan transportasi yang mudah bagi penonton pertandingan. Atau sudah ada bemo yang lewat situ ya. Mohon berbagi infonya.


taken from moving KA Kertajaya @ Kandangan-Benowo track.
http://i46.tinypic.com/2ljjn20.jpg

Ocean One
February 2nd, 2010, 08:44 AM
Gelora Bung Tomo dan Gedebade, Dua Stadion Termegah
SELASA, 2 FEBRUARI 2010

SAAT ini, di Surabaya dan Bandung, tengah dibangun dua stadion sangat megah di Indonesia. Pembangunan proyek Stadion Gelora Bung Tomo di komplek Surabaya Sport Center (SSC) di wilayah Surabaya barat, dijadwalkan selesai pertengahan tahun 2010 ini.

Sedangkan Stadion Utama Gede Bage nantinya akan menjadi stadion bertaraf internasional pertama di Jabar. Dengan begitu, Stadion Utama Gede Bage bisa digunakan sebagai tempat pelaksanaan sepakbola internasional.

Untuk Gelora Bung Tomo dilengkapi stadion utama berstandar internasional plus dengan lintasan atletik, gedung serba guna dalam ruangan. Stadion ini jauh lebih bagus dibanding yang ada di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Sesuai desainnya, stadion itu memiliki kapasitas lebih kurang 50 ribu penonton. Sementara gedung serba guna indoor berkapasitas sekitar 10 ribu penonton. Proyek SSC berbiaya sekitar Rp500 miliar di atas lahan seluas 100 hektar itu, diharapkan selesai dalam tiga tahun kedepan.

Lalu Stadion Gede Bade, seperti diungkapkan oleh Forest Jieprang, konsultan arsitektur bangunan mengatakan stadion ini didesain mengikuti standar Fédération Internationale de Football Association (FIFA) atau internasional.

"Nanti dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan sepakbola internasional. Indikator stadion berstandar FIFA yaitu penonton memiliki tempat duduk masing-masing dan atapnya tertutup semua," kata Forest soal stadioan di Kecamatan Gede Bage itu.

Pembangunan kompleks stadion ini akan rampung 100 persen pada Desember 2011. Sesuai kontrak antara Pemkot Bandung dengan PT Adikarya, bakal menelan biaya sebesar Rp 495, 945 miliar. Kapasitas stadion mencapai 40 ribu penonton.

Menurut Forest, kalau stadion ini sudah jadi akan menjadi gengsi tersendiri karena menjadi stadion bertaraf internasional pertama di Jabar. Untuk Stadion si Jalak Harupat sendiri tidak masuk kategori internasional karena bagian atap tidak tertutup seluruhnya.

sbyctzn
February 2nd, 2010, 09:49 AM
Gelora Bung Tomo dan Gedebade, Dua Stadion Termegah
SELASA, 2 FEBRUARI 2010

SAAT ini, di Surabaya dan Bandung, tengah dibangun dua stadion sangat megah di Indonesia. Pembangunan proyek Stadion Gelora Bung Tomo di komplek Surabaya Sport Center (SSC) di wilayah Surabaya barat, dijadwalkan selesai pertengahan tahun 2010 ini.

Sedangkan Stadion Utama Gede Bage nantinya akan menjadi stadion bertaraf internasional pertama di Jabar. Dengan begitu, Stadion Utama Gede Bage bisa digunakan sebagai tempat pelaksanaan sepakbola internasional.

Untuk Gelora Bung Tomo dilengkapi stadion utama berstandar internasional plus dengan lintasan atletik, gedung serba guna dalam ruangan. Stadion ini jauh lebih bagus dibanding yang ada di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Sesuai desainnya, stadion itu memiliki kapasitas lebih kurang 50 ribu penonton. Sementara gedung serba guna indoor berkapasitas sekitar 10 ribu penonton. Proyek SSC berbiaya sekitar Rp500 miliar di atas lahan seluas 100 hektar itu, diharapkan selesai dalam tiga tahun kedepan.

Lalu Stadion Gede Bade, seperti diungkapkan oleh Forest Jieprang, konsultan arsitektur bangunan mengatakan stadion ini didesain mengikuti standar Fédération Internationale de Football Association (FIFA) atau internasional.

"Nanti dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan sepakbola internasional. Indikator stadion berstandar FIFA yaitu penonton memiliki tempat duduk masing-masing dan atapnya tertutup semua," kata Forest soal stadioan di Kecamatan Gede Bage itu.

Pembangunan kompleks stadion ini akan rampung 100 persen pada Desember 2011. Sesuai kontrak antara Pemkot Bandung dengan PT Adikarya, bakal menelan biaya sebesar Rp 495, 945 miliar. Kapasitas stadion mencapai 40 ribu penonton.

Menurut Forest, kalau stadion ini sudah jadi akan menjadi gengsi tersendiri karena menjadi stadion bertaraf internasional pertama di Jabar. Untuk Stadion si Jalak Harupat sendiri tidak masuk kategori internasional karena bagian atap tidak tertutup seluruhnya.

ini yang salah wartawannya atau siapa???
GBT itu kan sudah mau selesai, lha kok di berita ini disebutkan "akan selesai 3 tahun kedepan...
:lol::lol::lol:
pasti hasil copy paste berita beberapa tahun lalu

gussinyo
February 2nd, 2010, 10:12 AM
iya, gak cocok ma alinea pertama

sbyctzn
February 2nd, 2010, 10:19 AM
itu ceritanya dikejar deadline, akhirnya kepikiran ada pembangunan dua stadion megah baru...
akhirnya beritanya subjektif banget, cuma comot sana-sini....
hihihihihi
gak penting banget beritanya

archiholic
February 2nd, 2010, 11:34 AM
saya rasa maksud bakal selesai 3 tahun lagi itu untuk komplek GBT secara keseluruhan, bukan cuma stadion utamanya saja. Bukankah GBT ini dibangun beberapa tahap? yang sekarang baru tahap I meliputi stadion utama, indor dan masjid, tahap berikutnya mungkin ditambah aquatic center, lap. tenis, sirkuit balap, perkantoran KONI jatim, dll yang akan selesai total 3 tahun lagi.

archiholic
February 2nd, 2010, 11:41 AM
yang saya pertanyakan justru pernyataan bahwa stadion standar FIFA itu seluruh tribun harus tertutup atap, padahal 3 atau 4 stadion yang bakal dipakai FIFA WC 2010 besuk saja atapnya tidak menutup semua tribun tuh....

archiholic
February 4th, 2010, 05:50 AM
dari Kompas....
http://i280.photobucket.com/albums/kk187/archiholic/architecture/mpphoto_20101-6-67808p.jpg

closer...
http://i280.photobucket.com/albums/kk187/archiholic/architecture/mpphoto27719_20101-6-67807p.jpg

gussinyo
February 4th, 2010, 05:53 AM
yang penting surabay punya stadion megah.... jadi kalau ada pertandingan timnas PSSI tidak melulu di Jakarta... selama ini ada Palembang dan Samarinda, tapi oleh PSSI dirasa kurang penontonnya...

Widana89
February 12th, 2010, 06:32 PM
Update GBT (http://s746.photobucket.com/albums/xx102/Widana/Widana%20Forum/?action=view&current=GBTJan10.jpg)

http://static.panoramio.com/photos/original/32100150.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28450882.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28449948.jpg

Widana89
February 12th, 2010, 08:54 PM
INDUSTRI PERSEBAYA
Rabu, 10 Februari 2010 | 10:32 WIB

Persebaya Surabaya menjadi salah satu bidikan PT Liga Indonesia (LI) untuk mewujudkan sepakbola industri. Sebagai klub tua warisan perserikatan, klub kebanggaan kota Pahlawan itu telah memiliki semua bahan baku untuk diolah menjadi sebuah klub modern.



Sangat menarik mengamati dinamika Persebaya di dua tahun terakhir. Terpuruk karena terdegradasi, mencoba bangkit tapi dihantam badai rasionalisasi, bangkit lagi hingga lolos ke ISL (Indonesia Super League). Lantas terpuruk lagi karena ulah suporternya yang selalu bikin ulah. Namun, itulah Persebaya, dinamikanya ngangeni (dirindukan) sepakbola nasional.

”Manajemen boleh berubah, ketua umum boleh berganti, pemain bisa datang dan pergi, tapi nama Persebaya, tak akan pernah terganti. Karena Persebaya merupakan ikon dan kebanggaan warga Surabaya dan sekitarnya,” kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.

Menurut Joko, Persebaya telah memiliki modal awal untuk menuju industri sepakbola. Mulai dari nama yang telah menjadi ikon, suporter fanatis yang lebih dari 50.000 orang, pemberitaan media yang luar biasa, stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang nantinya berstandar internasional, legalitas PT Persebaya yang tinggal menunggu waktu, dan pembinaan yang luar biasa dari kompetisi internal, sehingga pemain binaan Surabaya ada di mana-mana.

Jika manajerial Persebaya berjalan efektif dan benar, Persebaya bisa menjadi tolok ukur klub industri profesional di Liga Indonesia. Ada beberapa hal yang perlu dicermati oleh manajemen tim berjuluk “Green Force” itu.

Klub profesional, haruslah mandiri dengan pengelolaan keuangan yang mandiri pula. Bantuan APBD, tentu tidak diperkenankan untuk klub profesional. Tetapi sementara musim ini, Persebaya masih ngempeng (menyusu, Red) dari APBD. ”Penggunaan APBD tidak jelas untung ruginya bagi kota atau kabupaten yang memberikan APBD bagi klubnya,” jelas Joko.

Banyak celah, untuk menghindari kekangan APBD. Sponsor, tiket penonton, brand Persebaya, media relationship. Joko memberikan contoh Persib Bandung. Saat ini, Persib sama sekali tidak menggunakan APBD.

Beberapa cara telah ditempuh untuk memenuhi kebutuhan tim berjuluk Maung Bandung. Yang paling unik, Panpel Persib, menyediakan tiket ekslusif bagi suporternya. Harganya sangat mahal, sebesar Rp 1 juta. Ternyata terobosan itu laris manis.

Panpel memberikan pelayanan ekslusif bagi penonton di kursi super VIP itu. Dijemput dari rumahnya, menginap satu malam di hotel bersama rombongan Persib, makan malam bersama pemain, berangkat ke stadion dengan bus Persib bersama pemain. Ternyata, keringat pemain usai bertanding, memberikan kesan tersendiri dan membuat ketagihan.

Sekarang, bagaimana dengan Persebaya? Tiket dinaikkan Rp 10 ribu saja, suporter teriak memaki-maki manajemen. Jika memang cinta Persebaya, tentu Rp 25 ribu bukan harga yang mahal.

Bonek (Bondho Nekat)--sebutan suporter Persebaya--seharusnya bermakna Bondho (bermodal/memiliki modal) dan nekat, bukan hanya bermodalkan nekat. Karena perilaku itu sudah bukan zamannya lagi. Kasarannya, mau nonton sepakbola kok nggak bayar.

Itu hanya contoh, banyak hal yang bisa dilakukan Persebaya untuk menekan APBD. Brand Persebaya, mulai dari kaos, celana, jaket, topi, slayer, bahkan celana dalam pun (jika memang bisa), seharusnya memberikan keuntungan dari hak royalty. Sekarang, apakah Persebaya sudah mendapat keuntungan itu? Belum.

Banyak merchandise Persebaya yang dijual bebas, tanpa adanya keuntungan bagi Persebaya. Sekarang bisa kita kalkulasikan seandainya ada hak royalty bagi Persebaya pada barang-barang yang memiliki brand Persebaya.

Stadion Gelora 10 Nopember mampu menampung 29.000 penonton. Ambil contoh minimal 20.000 penonton yang mengenakan kaos Persebaya. Jika satu kaos, memberikan royalty sebesar Rp 2 ribu saja, pemasukan bagi Persebaya sudah sebesar Rp 40.000.000.

Belum merchandise berupa topi, jaket, slayer, dan lainnya. Dan tentu setiap satu orang suporter sejati, hanya memiliki satu kaos atau barang lainnya yang memiliki brand Persebaya. Jika itu berjalan, pendapatan dari royalty saja, Persebaya bisa meraup keuntungan miliaran rupiah. ook

sbyctzn
February 13th, 2010, 08:32 AM
^^
SEMOGA!!!

Ampelio
February 13th, 2010, 09:05 AM
http://static.panoramio.com/photos/original/28450882.jpg

http://static.panoramio.com/photos/original/28449948.jpg
^^:okay: 5-10 tahun yg lalu gak kebayang kalau Surabaya bakal segera memiliki stadion kelas dunia sperti ini :cheers:

Widana89
February 13th, 2010, 04:14 PM
^^:okay: 5-10 tahun yg lalu gak kebayang kalau Surabaya bakal segera memiliki stadion kelas dunia sperti ini :cheers:

Untung saja Surabaya punya walikota yang sangat peduli dengan sarana olahraga...:okay::okay: Mudah2an ditiru ma daerah lain...

yudhirek
February 18th, 2010, 01:51 AM
... dan semoga pertandingan perdananya bukan pertandingan Persebaya di laga divisi utama

(mode sedih dengan prestasi Persebaya on)

Widana89
February 18th, 2010, 06:29 PM
Bonex terancam tidak dapat menonoton pertandingan kandang Persebaya selama 2 tahun di Stadion Gelora Bung tomo... Ini akibat Komdis PSSI menjatuhkan sanksi baru kepada Bonex... Kalau stadion GBT sudah jadi sangat disayangkan stadion sebesar itu tidak ada penontonnya....:ohno::ohno:

yudhirek
February 18th, 2010, 10:47 PM
Bonex terancam tidak dapat menonoton pertandingan kandang Persebaya selama 2 tahun di Stadion Gelora Bung tomo... Ini akibat Komdis PSSI menjatuhkan sanksi baru kepada Bonex... Kalau stadion GBT sudah jadi sangat disayangkan stadion sebesar itu tidak ada penontonnya....:ohno::ohno:

iya nih, I am so sad. That is miserably decision for bonek or whatever the name of persebaya supporter. Kalau disuruh milih, mending 4 tahun tanpa laga tandang, daripada 2 tahun tanpa laga tandang dan kandang.

sbyctzn
February 19th, 2010, 07:26 AM
^^
anda salah persepsi semua, dengan hukuman yang diberikan komdis..
yang dimaksud bukan tanpa penonton, tapi jika setelah dipelajari hukuman tersebut adalah hukuman tanpa atribut...
persis seperti hukuman yang dijatuhkan ke aremania...
justru malh ada sedikit keuntungan dengan hukuman tersebut..
karena suporter persebaya bisa menyaksikan laga away, asalkan tanpa atribut...
dari sebelumnya yang tidak boleh ada suporter persebaya di laga tandang selama 2 tahun.....
so no prblem....
diambil hikmahnya saja deh....
kita sambut yang akan datang saja...
kalau mau melihat ke belakang banyak ketidakadilan yang terjadi
lebih baik memikirkan esok saja
Okeh

NaND1
February 19th, 2010, 11:08 AM
knp y g bisa dibuat all seater???

Widana89
February 19th, 2010, 12:31 PM
^^
anda salah persepsi semua, dengan hukuman yang diberikan komdis..
yang dimaksud bukan tanpa penonton, tapi jika setelah dipelajari hukuman tersebut adalah hukuman tanpa atribut...
persis seperti hukuman yang dijatuhkan ke aremania...
justru malh ada sedikit keuntungan dengan hukuman tersebut..
karena suporter persebaya bisa menyaksikan laga away, asalkan tanpa atribut...
dari sebelumnya yang tidak boleh ada suporter persebaya di laga tandang selama 2 tahun.....
so no prblem....
diambil hikmahnya saja deh....
kita sambut yang akan datang saja...
kalau mau melihat ke belakang banyak ketidakadilan yang terjadi
lebih baik memikirkan esok saja
Okeh

Syukurlah kalau begitu... Jadi stadion GBT gak akan kosong...

sbyctzn
February 19th, 2010, 10:04 PM
Tidak dibuat all seater, karena untuk mengantisipasi kerusuhan penonton yg punya potensi merusak seat.

Tapi bisa kok kalau nanti mau all seat.. Tinggal pasang aja.

hermawan
February 20th, 2010, 02:17 AM
harus ditanamkan kecintaan warga pada stadion
jangan sampe stadion bagus2 dirusak warga sendiri
menyayangi Persebaya berarti menyayangi kota Surabaya juga.....
berlaku tertib harus jadi satu2nya pilihan untuk suporter:)

Widana89
February 20th, 2010, 05:08 PM
GBT dari dalam mirip banget dengan Stadion Palaran. Tp kontraktornya blum apa2 udah nanem rumput jadinya lapangan kurang rata. Huh.. :ohno::ohno::ohno:
http://static.panoramio.com/photos/original/32388129.jpg

Ukuran yang lebih besar click disni (http://static.panoramio.com/photos/original/31760998.jpg)

sbyctzn
February 20th, 2010, 09:39 PM
^^
tidak rata bagaimana maksudnya?
Itu sudah rata bro...
Pandangan anda terpengaruh tali pembatas berwarna putih yang menggantung itu, tali itu melengkung, jadinya fokus pandangan anda terbawa lengkungan tali itu...
Jadinya lapangannya terlihat tidak rata
Menurut saya itu sudah rata kok, setelah saya lihat gambar yang ukuran besar.
Itu juga sudah tepat waktunya menanam rumput, nanti tepat saat peresmian rumput sudah tumbuh besar dan hijau, timingnya kan sudah diatur bro...
Kontraktor juga sudah menyiapkan semua dengan baik lho...
Kalau nunggu semua konstruksi selesai ya nanti pasti waktu peresmian rumputnya akan jelek...
Itu rumput di gambar terlihat masih belum bagus soalnya masih baru ditanam...
Besok kalau sudah besar rumputnya pasti bagus lapangannya.
Perawatan rumput butuh waktu lama bro, paling tidak klo g salah sekitar 3 sampai 4 minggu agar bisa pulih.
Lihat saja nanti.
Lapangan itu dibawahnya ada sistem parit resapan air yang bercabang-cabang..
Gambarnya ada di halaman sebelumnya..
Apa stadion Palaran dan GBK lapangannya juga ada sistem parit resapan air?

Masalah desain, memang untuk konstruksi tribun sama plek...
Tapi perkiraan saya agak lebih tinggi GBT dari palaran...
Itu mungkin karena sama kontraktornya yaitu Adhi Karya. (CMIIW)
Bedanya mungkin hanya untuk desain eksterior dan atap.

Widana89
February 21st, 2010, 06:10 AM
^^
tidak rata bagaimana maksudnya?
Itu sudah rata bro...
Pandangan anda terpengaruh tali pembatas berwarna putih yang menggantung itu, tali itu melengkung, jadinya fokus pandangan anda terbawa lengkungan tali itu...
Jadinya lapangannya terlihat tidak rata
Menurut saya itu sudah rata kok, setelah saya lihat gambar yang ukuran besar.
Itu juga sudah tepat waktunya menanam rumput, nanti tepat saat peresmian rumput sudah tumbuh besar dan hijau, timingnya kan sudah diatur bro...
Kontraktor juga sudah menyiapkan semua dengan baik lho...
Kalau nunggu semua konstruksi selesai ya nanti pasti waktu peresmian rumputnya akan jelek...
Itu rumput di gambar terlihat masih belum bagus soalnya masih baru ditanam...
Besok kalau sudah besar rumputnya pasti bagus lapangannya.
Perawatan rumput butuh waktu lama bro, paling tidak klo g salah sekitar 3 sampai 4 minggu agar bisa pulih.
Lihat saja nanti.
Lapangan itu dibawahnya ada sistem parit resapan air yang bercabang-cabang..
Gambarnya ada di halaman sebelumnya..
Apa stadion Palaran dan GBK lapangannya juga ada sistem parit resapan air?

Masalah desain, memang untuk konstruksi tribun sama plek...
Tapi perkiraan saya agak lebih tinggi GBT dari palaran...
Itu mungkin karena sama kontraktornya yaitu Adhi Karya. (CMIIW)
Bedanya mungkin hanya untuk desain eksterior dan atap.

Maksudnya masih ada lobang kecil di antara rumput yang di tanam.. Coba dech lihat gambar yang lebih besar kelihatan jelas kok.. Tp mudah2an aja bisa diperbaiki...:):):)

dimasputra
February 21st, 2010, 09:51 AM
^^ nice update..
mungkin lapangannya diselesaikan setelah stadionnya sendiri kelar..
we wait n see.. :cheers:

sbyctzn
February 21st, 2010, 11:45 AM
^^
iya itu rumput belum tumbuh semua bro...
Namanya saja masih baru ditanam..
Nanti kalau udah jadi ya rata semua.

Widana89
February 21st, 2010, 08:39 PM
^^
iya itu rumput belum tumbuh semua bro...
Namanya saja masih baru ditanam..
Nanti kalau udah jadi ya rata semua.

Kalau nanem rumputnya ky gini kn mantep...:)
http://blog.syracuse.com/news/2007/11/large_7Sod5db.jpg

archiholic
February 22nd, 2010, 02:53 AM
^^ tergantung jenis rumputnya juga lah..., tiap jenis rumput tentunya punya metode tanam yang berbeda, dan tidak semua jenis rumput terutama yang dipakai di Eropa yang notabene 4 musim cocok dipakai di Indonesia

MinImaX
February 22nd, 2010, 03:59 AM
Maksudnya Widana89 itu nanam rumputnya pakai gulungan rumput, pakai tinggal pasang. Tidak pakai ya digulung lagi. Rumput sintetis mungkin?

yudhirek
February 22nd, 2010, 04:10 AM
^^
anda salah persepsi semua, dengan hukuman yang diberikan komdis..
yang dimaksud bukan tanpa penonton, tapi jika setelah dipelajari hukuman tersebut adalah hukuman tanpa atribut...
persis seperti hukuman yang dijatuhkan ke aremania...
justru malh ada sedikit keuntungan dengan hukuman tersebut..
karena suporter persebaya bisa menyaksikan laga away, asalkan tanpa atribut...
dari sebelumnya yang tidak boleh ada suporter persebaya di laga tandang selama 2 tahun.....
so no prblem....
diambil hikmahnya saja deh....
kita sambut yang akan datang saja...
kalau mau melihat ke belakang banyak ketidakadilan yang terjadi
lebih baik memikirkan esok saja
Okeh

itu dia cak, tanpa atribut, berarti ga ada kaos, spanduk, bendera yang bertuliskan bonek dan persebaya. tapi kalau warna ijo masih boleh ga ya?

kalau masih boleh, ya masih bagus lah, bisa pake kostum tim Indonesia yang versi ijo, atau timnas nigeria :D



untuk pembangunan GBT nya, apakah juga dirancang memberikan kenyamanan bagi orang2 cacat? waktu nonton EPL di tipi, saya lihat ada kursi khusus buat orang2 cacat. Saat nonton SerieB di stadion Triestina, saya juga nonton bareng2 dengan kakek2, dan orang pake kursi roda.

sbyctzn
February 22nd, 2010, 04:47 AM
Betul seperti yang dikatakan archiholic.
Di Eropa sama di Indonesia kan beda.
Jenis rumputnya beda karena keadaan lingkungannya juga beda.

Di sini mungkin tidak ada rumput yang berupa bentuk praktis gulungan seperti di eropa...
Mungkin mulai dibeli dari pembibitan bentuknya berupa potongan-potongan kecil.
Lagipula tidak ada alatnya kalau dalam bentuk gulungan seperti itu untuk menanam di calon lapangan.
Soalnya untuk mengemas hasil pembibitan rumput berupa gulungan seperti itu juga butuh mesin khusus.

Menurut saya apa yang dikatakan widana bahwa masih ada lubang-lubang diantara rumput itu adalah celah antar potongan-potongan kecil hasil pembibitan rumput.
IMO, itu nanti juga akan rata sendiri kalau rumput sudah tumbuh dengan baik...
So.. No Problem.

sbyctzn
February 22nd, 2010, 05:08 AM
@yudirek:
untuk fasilitas tempat menonton orang cacat mungkin masuk di ruang VIP.
Dan untuk warna hijau sepertinya itu termasuk dikategorikan atribut suporter persebaya,
saya malah agak tertarik dengan omongan para suporter persebaya yang mau melakukan tidak pakai kaos waktu di stadion...
Dan yang malah konyol lagi mau cuma pakai celana dalam saja...
Hahaha
konyol memang kalau benar mau dilakukan
yah...
Semoga ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak untuk berubah

archiholic
February 22nd, 2010, 05:13 AM
pertengahan tahun ini diresmikan, tapi sepertinya landscape kawasan GBT ini kok belum tersentuh penataan ya, apa waktunya cukup unruk membuat fasilitas pendukung seperti jaringan jalan, jalur pedestrian, tmpat parkir dan taman2 disekitar stdion yang areanya luas ini... ???

sbyctzn
February 22nd, 2010, 05:39 AM
Untuk fasilitas pendukung saya pesimis bisa terpenuhi dalam waktu dekat.
Infrastruktur penunjang paling mudah untuk direalisasikan itu akses tol, karena sangat dekat dan jalannya sudah ada, tinggal memperlebar dan membuka pintu tol, apalagi jalan yang sudah ada itu juga tembus akses
jalan arteri sby-gresik (jalan kalianak). Jadi bisa two in one, akses tol OK dan akses arteri juga OK.
Untuk akses dari benowo dan jalan banyu urip saya pesimis bisa dijadikan jalan utama, kebayang bagaimana kacaunya lalu lintas jalan raya menuju benowo yang cuma satu lajur saat ada acara di GBT, apalagi kalau itu pertandingan Persebaya,
wew kasian orang yang mau masuk ke Surabaya dari arah Benowo, pasti jalan akan dikuasai orang yang akan ke GBT lewat jalan raya Benowo.
Mending difokuskan ke jalan kalianak soalnya sudah 4 lajur.

sbyctzn
March 8th, 2010, 05:56 PM
Gelora Bung Tomo Kandang Persebaya Musim Depan 0„2Senin, 08 Maret 2010 19:52:21 WIBReporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com)- Kandang buaya teranyar, Stadion Utama Gelora Bung Tomo (SUGBT), akan segera bisa dinikmati Persebaya Surabaya. Sebab stadion yang dihargai Rp 293 miliar itu sudah masuk 82 persen proses penyelesaian. Kemungkinan, stadion yang berkapasitas 50 ribu penonton itu bisa dipakai musim depan.Enginering Manajer PT Adhi Rekon, Dardi Gunawan, Senin (8/3/2010) mengatakan, stadion tujuh lantai itu didesain khusus untuk Surabaya saja. ''Karena menurut pesanan, stadion ini tidak boleh meniru tempat lain. Jadi kita buatkan khusus untuk Surabaya,'' jelas Dardi.
Enginering Manajer PT Adhi Rekon, Dardi Gunawan, Senin (8/3/2010) mengatakan, stadion tujuh lantai itu didesain khusus untuk Surabaya saja. ''Karena menurut pesanan, stadion ini tidak boleh meniru tempat lain. Jadi kita buatkan khusus untuk Surabaya,'' jelas Dardi.Selain terdiri dari tujuh lantai dan didesain khusus untuk Surabaya, stadion ini juga memiliki 21 pintu sehingga memudahkan akses untuk masuk ke stadion. Sayang, meski berlabel stadion internasional, namun untuk sektor yang terdapat tempat duduk fiber hanya VIP saja. Itu pun jumlahnya terbatas, yakni 4.600 tempat duduk. Sisanya hanya tempat duduk biasa yang terbuat dari beton. Selain terdiri dari tujuh lantai dan didesain khusus untuk Surabaya, stadion ini juga memiliki 21 pintu sehingga memudahkan akses untuk masuk ke stadion. Sayang, meski berlabel stadion internasional, namun untuk sektor yang terdapat tempat duduk fiber hanya VIP saja. Itu pun jumlahnya terbatas, yakni 4.600 tempat duduk. Sisanya hanya tempat duduk biasa yang terbuat dari beton.Keistimewaan stadion ini juga bakal terlihat dari sistem drainase-nya. Dardi mengatakan, sistem yang diterapkan pada SUGBT ini sudah sesuai dengan standard internasional. ''Juga sudah teruji. Selama ini, hujan deras pun tidak masalah karena selama lima menit sudah kering. Jadi tak masalah dengan drainase,'' lanjutnya. Untuk penerangan stadion, kita tidak akan lagi menjumpai tower-tower lampu yang biasa kita lihat di Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab 42 lampu yang total berkekuatan 1200 lux akan terpasang di atap stadion. ''Untuk penerangan kita juga sesuaikan dengan permintaan Persebaya yang ingin penerangannya sesuai stadion internasional,'' tambahnya. Tak hanya itu, untuk rumput saja, SUGBT mengimpor dari Swadia. Meski begitu bukan berarti stadion mewah ini tidak ada celah. Sebab, mereka punya masalah dalam hal air bersih dan listrik. Meski di dalam stadion sudah disediakan genset berdaya tinggi tapi tetap tidak cukup. ''Karena genset hanya dipakai saat even. Untuk kesehariannya kita usulkan dari PLN, tapi PLN belum ada respon,'' akunya. Sedangkan untuk air, pihaknya sudah mengusulkan disuplai dari PDAM. Tapi sama seperti PLN, hingga kini belum juga ada tenggapan dari PDAM.[sya/kun]

Widana89
March 8th, 2010, 07:21 PM
^^gak ada update gambarnya yaw??

Widana89
March 8th, 2010, 07:21 PM
Gelora Bung Tomo Kandang Persebaya Musim Depan 0„2Senin, 08 Maret 2010 19:52:21 WIBReporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com)- Kandang buaya teranyar, Stadion Utama Gelora Bung Tomo (SUGBT), akan segera bisa dinikmati Persebaya Surabaya. Sebab stadion yang dihargai Rp 293 miliar itu sudah masuk 82 persen proses penyelesaian. Kemungkinan, stadion yang berkapasitas 50 ribu penonton itu bisa dipakai musim depan.Enginering Manajer PT Adhi Rekon, Dardi Gunawan, Senin (8/3/2010) mengatakan, stadion tujuh lantai itu didesain khusus untuk Surabaya saja. ''Karena menurut pesanan, stadion ini tidak boleh meniru tempat lain. Jadi kita buatkan khusus untuk Surabaya,'' jelas Dardi.
Enginering Manajer PT Adhi Rekon, Dardi Gunawan, Senin (8/3/2010) mengatakan, stadion tujuh lantai itu didesain khusus untuk Surabaya saja. ''Karena menurut pesanan, stadion ini tidak boleh meniru tempat lain. Jadi kita buatkan khusus untuk Surabaya,'' jelas Dardi.Selain terdiri dari tujuh lantai dan didesain khusus untuk Surabaya, stadion ini juga memiliki 21 pintu sehingga memudahkan akses untuk masuk ke stadion. Sayang, meski berlabel stadion internasional, namun untuk sektor yang terdapat tempat duduk fiber hanya VIP saja. Itu pun jumlahnya terbatas, yakni 4.600 tempat duduk. Sisanya hanya tempat duduk biasa yang terbuat dari beton. Selain terdiri dari tujuh lantai dan didesain khusus untuk Surabaya, stadion ini juga memiliki 21 pintu sehingga memudahkan akses untuk masuk ke stadion. Sayang, meski berlabel stadion internasional, namun untuk sektor yang terdapat tempat duduk fiber hanya VIP saja. Itu pun jumlahnya terbatas, yakni 4.600 tempat duduk. Sisanya hanya tempat duduk biasa yang terbuat dari beton.Keistimewaan stadion ini juga bakal terlihat dari sistem drainase-nya. Dardi mengatakan, sistem yang diterapkan pada SUGBT ini sudah sesuai dengan standard internasional. ''Juga sudah teruji. Selama ini, hujan deras pun tidak masalah karena selama lima menit sudah kering. Jadi tak masalah dengan drainase,'' lanjutnya. Untuk penerangan stadion, kita tidak akan lagi menjumpai tower-tower lampu yang biasa kita lihat di Stadion Gelora 10 Nopember. Sebab 42 lampu yang total berkekuatan 1200 lux akan terpasang di atap stadion. ''Untuk penerangan kita juga sesuaikan dengan permintaan Persebaya yang ingin penerangannya sesuai stadion internasional,'' tambahnya. Tak hanya itu, untuk rumput saja, SUGBT mengimpor dari Swadia. Meski begitu bukan berarti stadion mewah ini tidak ada celah. Sebab, mereka punya masalah dalam hal air bersih dan listrik. Meski di dalam stadion sudah disediakan genset berdaya tinggi tapi tetap tidak cukup. ''Karena genset hanya dipakai saat even. Untuk kesehariannya kita usulkan dari PLN, tapi PLN belum ada respon,'' akunya. Sedangkan untuk air, pihaknya sudah mengusulkan disuplai dari PDAM. Tapi sama seperti PLN, hingga kini belum juga ada tenggapan dari PDAM.[sya/kun]

^^ Kok harga Stadionnya cuma Rp 293 miliar??? Prasaan di halaman depan harganya Rp 440 miliar... :nuts::nuts:

ronidecor2
March 9th, 2010, 03:02 AM
^^ Kok harga Stadionnya cuma Rp 293 miliar??? Prasaan di halaman depan harganya Rp 440 miliar... :nuts::nuts:

Yang bener yang mana 293? pa 440 m? tapi semoga bener2 menjadi icon baru di surabaya dan terus pelihara dan dijaga dari kerusakan dan kebersihannya tapi ngomong2 bagaimana dengan infrastrukturnya?jalan2 apakah sudah lebar dan terbentuk pendestriannya?

BRAVO SURABAYA:)
SPARKLING SURABAYA^^

archiholic
March 9th, 2010, 03:07 AM
Rp. 440 M setahuku untuk keseluruhan proyek SSC tahap I, termasuk GOR, masjid dan landscaping. CMIIW
aku masih meyayangkan tribunnya yang gak pakai single seat,semoga Surabaya terpilih jadi tuan rumah Islamic Games biar ntar dibuat allseat

sbyctzn
March 9th, 2010, 06:11 AM
Iya betul. 440 milyar itu keseluruhan proyek tahap I.

Yang menarik dari GBT ini adalah lapangannya.
Sistemnya sudah mengadopsi yang dipakai di Eropa.
Tanah dibawah lapangan tidak sekedar tanah, tapi berlapis-lapis.
Lapisan paling bawah adalah GEOTEKSTIL, atasnya kerikil,
kemudian diatas kerikil ada saluran pipa berlubang, dan diatasnya lagi berturut-turut ada pasir kasar, pasir halus dan baru kemudian tanah.
Tanah paling atas ditanam rumput dari jenis pembibitan di Swedia.
Sementara untuk pola pipa berlubang dibuat seperti rangka daun pohon menyebar di seluruh lapangan.
Informasi ini mementahkan prediksi kita bahwa rumput yang
dipakai itu pembibitannya di Indonesia, yang kemarin kita membahas kalau jenis rumput di Eropa berbeda dengan yang di Indonesia.

Sementara untuk lintasan atletiknya dari karpet sintetik.
Dan lampunya berdaya pancar 1.200 lux dari 42 titik lampu.

Yang disayangkan tidak allseat.
Tapi semoga kedepannya dalam perkembangannya nanti bisa allseat. Karena bisa kok nantinya dibuat allseat. Nanti tinggal dipasang tempat duduk begitu saja.

sbyctzn
March 9th, 2010, 06:15 AM
Update gambar ada di JP hari ini di halaman Arena Jatim SPORTIVO.
Ada yang bisa bantu scan?

archiholic
March 9th, 2010, 08:36 AM
semoga lintasan tartan nya pakai yang warna biru kaya di Berlin dan Rio bukan yang merah/orange biar beda....

archiholic
March 9th, 2010, 10:03 AM
http://www.jawapos.com/imgall/2/imgori/121497large.jpg
Lapangan Bebas Banjir
Stadion Baru Gelora Bung Tomo

SURABAYA - Penundaan pertandingan karena lapangan tergenang air akibat hujan lebat bakal tidak terjadi dalam laga home Persebaya Surabaya. Syaratnya, Mat Halil dkk harus berpindah markas ke Gelora Bung Tomo (GBT) ketika stadion baru tersebut sudah rampung.

Kesan optimistis seperti itulah yang disiratkan PT Adhi-Recon Jo sebagai kontraktor proyek pembangunan stadion berkapasitas 50 ribu penonton tersebut. Engineering Manager PT Adhi-Recon Jo Dardi Gunawan menjelaskan, pihaknya sengaja mendesain rumput GBT dengan daya resap tinggi. "Sejauh ini kami sudah memasang rumput stadion. Dan berkali-kali hujan lebat, terbukti daya resapnya cukup bagus," terang Dardi ketika menerima kunjungan KONI Surabaya kemarin (8/3).

Menurut dia, daya resap yang tinggi itu tak lepas dari tujuh lapisan di bawah rumput. Yang paling bawah adalah geo tekstil, kemudian ditumpuk kerikil dan saluran pipa berlubang, pasir kasar, pasir halus, serta rumput dari jenis pembibitan di Swedia. "Jadi, selain baik dalam menyerap air hujan, kualitas rumput cukup bagus," ungkapnya.

Dardi menyatakan, pembangunan stadion utama di kompleks Surabaya Sports Center (SSC) tersebut sudah mencapai 82 persen. Kali ini kebetulan para pekerja sedang berkonsentrasi memasang penutup atap tribun serta synthetic track yang akan menjadi lintasan atletik di keliling lapangan sepak bola.

Pekerjaan lain yang belum rampung adalah pemasangan lampu dengan daya pancar 1.200 lux dari 42 titik lampu serta pemasangan scoring board. "Sebenarnya, secara faktual stadion utama akan rampung Juni. Tapi, rencana pemerintah meresmikan tempat ini 31 Mei. Jadi, kami upayakan untuk mempercepat pengerjaan itu," ungkap dia.

Di luar pembangunan stadion utama dengan 21 pintu masuk tersebut, di kompleks SSC juga telah terbangun dua bangunan lain. Yakni stadion indoor dengan daya tampung 10 ribu penonton serta masjid dengan kapasitas 850 orang. "Total nilai proyeknya mencapai Rp 440 miliar," ujarnya.

Dana sebesar itu terserap untuk stadion utama sebesar Rp 293 miliar, stadion indoor Rp 63 miliar, dan Rp 3 miliar untuk masjid. Selebihnya, lanjut dia, digunakan untuk melakukan pengurukan lahan.

Di sisi lain, pembangunan stadion indoor tampak hampir selesai. Stadion yang rencananya digunakan untuk sejumlah cabor tersebut memang sudah mencapai tahap finishing. "Sudah mencapai 90 persen lebih," tegasnya. Kemarin alas sintetis di lapangan itu juga sudah tampak terpasang.

Heroe Poernomohadi, ketua KONI Surabaya, menyatakan bahwa stadion indoor tersebut bisa digunakan untuk sejumlah cabor. Di antaranya basket, voli, dan bela diri. Sementara sepak bola, panahan, dan atletik bisa unjuk kemampuan di stadion utama. "Tapi, semua masyarakat Surabaya perlu ditumbuhkan rasa memilikinya terhadap stadion ini. Agar semua juga merasa bertanggung jawab atas perawatannya," tutur dia.

*jawa pos

ronidecor2
March 10th, 2010, 10:04 AM
wow bagus banget GBTnya tapi gimana Bos dengan Infrastrukturnya?apakah sudah ada jalan tembus pakal?,tembus kalianak?apakah jalannya sudah lebar?

ohya dulu pernah ada kabar kalo tanah sekitar SSC/ surabaya sport center sudah dibeli Pihak pengembang Ciputra dan akan dijadikan sebagai kawasan perumahan elit Ciputra betul gak sih kalo betul ya baguslah


sparkling surabaya

ronidecor2
March 10th, 2010, 10:06 AM
kira2 sekitar scc / gbt ada proyek bangunan apalagi ya semoga menjadi komplek olahraga kayak senayan semua cabang olah raga ada dan juga ada hotel berbintang dan restoran ternama.

sparkling surabaya

Widana89
March 10th, 2010, 12:28 PM
semoga lintasan tartan nya pakai yang warna biru kaya di Berlin dan Rio bukan yang merah/orange biar beda....

^^Bnr bgt... udah bosen lihat yg warna merah... Di Indonesia blum ada yang warna biru...

Widana89
March 10th, 2010, 12:55 PM
Ini gambarnya udah q perbesar....
http://static.panoramio.com/photos/original/33082748.jpg

Widana89
March 10th, 2010, 12:55 PM
^^ Mudah2ah GBT bisa selesai tepat waktu....

paradyto
March 11th, 2010, 08:58 AM
Kemarin Gw kesini, cuma pengen tanya saja, gunungan sampah yang ada di sebelahnya itu akan diremoved nggak?? Gw sempat kaget setengah mati melihatnya...

sbyctzn
March 11th, 2010, 02:08 PM
^^
lhooo om paradyto ke surabaya yah???
wah ngapain???? dalam rangka pekerjaan kah??

oh ya,, mengenai gunungan sampah itu tidak akan dipindah,
secara ya tidak mungkin dipindah tho?
lha segede gaban gitu mau pindahin gimana??
itu nanti nasibnya bakal seperti TPA Sukolilo yang dibuat gunung...

paradyto
March 11th, 2010, 03:23 PM
^^
lhooo om paradyto ke surabaya yah???
wah ngapain???? dalam rangka pekerjaan kah??

oh ya,, mengenai gunungan sampah itu tidak akan dipindah,
secara ya tidak mungkin dipindah tho?
lha segede gaban gitu mau pindahin gimana??
itu nanti nasibnya bakal seperti TPA Sukolilo yang dibuat gunung...

Yup, for my biztrip..
Daerah Stadion ini adalah daerah pengembangan ya? Kayak Jakabaring.. Dulu AMDAL-nya gimana? Sayang banget, Stadionnya jempol banget, tapi bisa lihat gunung itu... dan baunya harus direduce juga:)

wonkcerbon
March 11th, 2010, 03:31 PM
Yup, for my biztrip..
Daerah Stadion ini adalah daerah pengembangan ya? Kayak Jakabaring.. Dulu AMDAL-nya gimana? Sayang banget, Stadionnya jempol banget, tapi bisa lihat gunung itu... dan baunya harus direduce juga:)

weleh2!!! jadi ada pegunungan sampah didekatnya ya boss???
ntar gimana kalo sewaktu-waktu stadion ini ditunjuk sebagai tuan rumah pertandingan internasional? APA KATA DUNIA???

yudhirek
March 23rd, 2010, 06:36 AM
mungkin menindaklanjuti dari TPA di bantar gebang dan di denpasar, TPA di dekat GBT akan dibuat PLTSa, pembangkit listrik tenaga sampah, tapi ini cuma opini ku lho.

oh ya, ada beberapa rekan bonek yang upload gambar GBT di FB

http://www.facebook.com/home.php#!/photo.php?pid=203368&op=1&o=global&view=global&subj=19722023464&id=1744837842

gunny.gunason
March 23rd, 2010, 07:12 AM
mungkin menindaklanjuti dari TPA di bantar gebang dan di denpasar, TPA di dekat GBT akan dibuat PLTSa, pembangkit listrik tenaga sampah, tapi ini cuma opini ku lho.

oh ya, ada beberapa rekan bonek yang upload gambar GBT di FB

http://www.facebook.com/home.php#!/photo.php?pid=203368&op=1&o=global&view=global&subj=19722023464&id=1744837842

untuk bau-nya gimana yah?

Widana89
March 27th, 2010, 09:55 AM
Update GBT

http://i42.tinypic.com/5000oz.jpg

http://i41.tinypic.com/20ixr3r.jpg

http://i43.tinypic.com/19bcwn.jpg

http://i40.tinypic.com/15ez51z.jpg

http://i42.tinypic.com/xprj0j.jpg

Widana89
March 27th, 2010, 11:16 AM
Update GBT

http://i42.tinypic.com/5000oz.jpg

http://i41.tinypic.com/20ixr3r.jpg

http://i43.tinypic.com/19bcwn.jpg

http://i40.tinypic.com/15ez51z.jpg

http://i42.tinypic.com/xprj0j.jpg

dira
March 27th, 2010, 11:47 AM
wooowww awesome picture!! thx widana89

itu ada patung suroboyo lagi ya?

AceN
March 27th, 2010, 04:51 PM
^^ Mantepppp wii, upclose & personal :okay: :D

WendyROP
March 28th, 2010, 04:57 AM
apiiiiiikkkkkk

kalderon
March 28th, 2010, 12:01 PM
Time to talk about Surabaya Sport Facilities, Stadium and Arena Development news :okay:

http://img253.imageshack.us/img253/3500/surabayasportcenter1qk7.jpg

desain main stadiumnya kok nanggung ya? kok masih kayak desain tahun 70an ... harusnya bisa bikin desain modern seperti stadium2 baru di SA, mumpung stadiumnya start from the scratch.....

Widana89
March 28th, 2010, 08:33 PM
desain main stadiumnya kok nanggung ya? kok masih kayak desain tahun 70an ... harusnya bisa bikin desain modern seperti stadium2 baru di SA, mumpung stadiumnya start from the scratch.....

^^ itu desain yg lama gan... Ini lho yang desain yg baru lebih modern kan??? :banana:
http://static.panoramio.com/photos/original/32204912.jpg

novian
March 28th, 2010, 09:58 PM
^^ sayang kursiny ga' ada....ckckckckc.......andai rakyat ini bisa tertib,damai,dan ga' rusuh...

archiholic
March 29th, 2010, 03:27 AM
nice update, sepertinya gak jadi pakai "jurang" seperti yang ada di GBK, bagus deh bisa meminimalisir jarak penonton ke lapangan

paradyto
March 29th, 2010, 09:53 AM
andai gunungan sampah itu bisa dipindah.... Keren banget neh!!!

ronidecor2
April 3rd, 2010, 07:17 PM
aku tebak ssc di resmikan dan dibuka awal tahun depan, pesimis nih jadinya:ohno:

aboy_wew
April 4th, 2010, 03:21 AM
nanggung jga gk d pake personal seat y....
suporter kita ini blum dewasa..klo hancurin stadion kn rugiin diri sndiri...

ronidecor2
April 4th, 2010, 05:33 AM
nanggung jga gk d pake personal seat y....
suporter kita ini blum dewasa..klo hancurin stadion kn rugiin diri sndiri...

makanya tempat duduknya dibikin dari beton biar ga bisa diancurin n ga cepet rusak meski ada kekacauan ma bonek

mouRINHO
April 4th, 2010, 06:45 AM
stadionnya mirip stadion Palaran Samarinda, bedanya gk pake personal seat aja. ya wajar klo ada kekhawatiran spt itu, coz suporter kita masih mudah tersulut emosi untuk berbuat anarkis, padahal yg dirusak stadion sendiri.... :ohno:

archiholic
April 5th, 2010, 03:59 AM
aku tebak ssc di resmikan dan dibuka awal tahun depan, pesimis nih jadinya:ohno:

pertengahan tahun ini sudah bakal diresmikan :cheers:

ronidecor2
April 5th, 2010, 08:01 AM
pertengahan tahun ini sudah bakal diresmikan :cheers:

masak ci tapi kelihatannya pembangunannya lelet bgt gmn bisa cepet kelar pertengahan tahun,trus akses ke GBTnya jg belum bagus,dah awal tahun depan liat ja tebakanku,aq dah apal ma pembangunan di sby rata2 molooooooooooooor

CrazyForID
April 5th, 2010, 08:26 AM
^^ sayang kursiny ga' ada....ckckckckc.......andai rakyat ini bisa tertib,damai,dan ga' rusuh...
jadi gak pake personal seat ya?
sayang.. padahal gede gitu.

fajarmuhasan
April 5th, 2010, 08:36 AM
rumputnya koq ditanam duluan ya...sebelum semuanya selesai.
jadi teringat dulu di piala dunia USA, rumput-rumput ditaruh pada saat akhir dan naruhnya seperti naruh keramik lantai, hasilnya bagus banget.

Widana89
April 9th, 2010, 08:04 PM
rumputnya koq ditanam duluan ya...sebelum semuanya selesai.
jadi teringat dulu di piala dunia USA, rumput-rumput ditaruh pada saat akhir dan naruhnya seperti naruh keramik lantai, hasilnya bagus banget.

Itu lah kekurangan kontraktor di indonesia... rumput di tanam secara manual... Gak mau meniru negara2 di Eropa... :ohno::ohno:

David-80
April 10th, 2010, 12:47 AM
^^ bukan salah kontraktornya lah, kontraktornya pasti bisa...

tapi yang punya proyek ada duit ga buat cari model tanam rumput kayak di eropa? money talks.

yg sistem gulung itu mahal bener...tapi di thailand ada 1 stadion yg pake model rumput gulung, punya nya Thai port authority kalo ga salah.

cheers

Widana89
April 14th, 2010, 07:41 PM
SSC Dihubungkan ke Tol Waru-Juanda
Sabtu, 10 April 2010 | 12:51 WIB

SURABAYA – Pemkot Surabaya memastikan akan menghubungkan akses jalan megaproyek Surabaya Sport Center (SSC) di Kecamatan Pakal, Surabaya Barat, dengan tol Waru-Juanda. ’’Konsepnya nanti, akses terhubung lewat tol. Karena itulah, stadion tersebut kelak takkan lagi terasa jauh,’’ kata Walikota Surabaya Bambang D.H. ditemui Surabaya Post di Surabaya, Kamis (8/4).

Sebenarnya ada dua kendala proyek SSC yang di dalamnya juga terdapat Stadion Gelora Bung Tomo yang bisa menampung 50.000 orang dan stadion indoor berkapasitas 10.000 orang itu. Kendala pertama adalah bau busuk sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo. Namun, Pemkot Surabaya menjanjikan mengeliminasi bau itu dengan pendirian pabrik pengolahan sampah, meski hingga saat ini juga belum terealisasi.

’’Pak Bambang DH, tidak akan memindahkan TPA. Janjinya akan ada usaha memproses gunungan sampah tersebut tanpa menimbulkan bau sama sekali,” kata Dardi Gunawan, Engineering Manager PT Adhi-Rekon selaku joint operation yang menggarap projek SSC tahap awal.

Kendala berikutnya adalah akses jalan. Pantauan Surabaya Post di lapangan, akses jalan menuju SSC masih jauh dari harapan. Dua akses melalui Jalan Raya Pakal, Benowo, dari arah selatan/barat dan dari Tambak Osowilangun dari utara masih terlalu sempit.

Kedua akses itu tidak akan mampu menanmpung iring-iringan kendaraan yang biasa terjadi saat ada penyelenggaraan event besar sekelas PON (Pekan Olahraga Nasional), SEA Games, maupun Asian Games.

Namun, persoalan itu akan terjawab dengan dibangunnya akses menuju SSC yang connect dengan tol Waru-Juanda. Walikota Bambang D.H. mengatakan, rencananya, arus tol di kawasan Dupak disudet untuk akses ke SSC.

Dengan rute itu, dari bandara Juanda ke SSC diperkirakan hanya butuh waktu sekitar 20 menit dengan menggunakan mobil. ”Apalagi kalau jalan lingkar timur dan barat nanti sudah jadi. Malah bisa lebih cepat lagi,’’ jelas pengurus PDIP Surabaya ini.

Bambang mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta guna membuka akses jalan tol agar bisa diarahkan ke SSC. Hasilnya, pemerintah pusat memberikan lampu hijau terhadap usul tersebut.

Bambang mengingatkan masyarakat agar berpikir jangka panjang. Kata dia, pembangunan Surabaya Barat dimaksudkan untuk membagi arus keramaian yang selama ini terpusat di tengah kota. Selain itu, pemenuhan kebutuhan lahan 100 hektare untuk pembangunan proyek tersebut juga tak dapat dipenuhi di pusat kota.

’’Nanti kawasan itu akan menjadi kota baru,’’ tandas Bambang sembari menambahkan bahwa saat ini banyak lahan di sekitar kawasan SSC yang sudah dibeli developer.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Sri Mulyono, mengamini penjelasan Bambang D.H. Pihaknya memang sudah bersiap melaksanakan pembuatan jalan akses langsung dari tol dari Juanda Surabaya.

’’Saat ini proses pembebasan lahan terus dilakukan, kami juga tak yakin akan berlangsung cepat, lantaran masih dimiliki oleh pihak lain. Meski begitu kami akan coba berbuat yang maksimal untuk secepatnya mewujudkan akses dari tol tersebut,” jelas Sri.



Pembebasan Lahan

Enginering Manager PT Adhi Rekon (pelaksana proyek SSC), Dardi Gunawan, mengakui, akses jalan masuk menuju stadion dan lahan parkir akan menjadi masalah tersendiri saat peresmian proyek tersebut. ’’Jalan masuk menuju stadion belum dibangun, karena lahannya masih milik pihak lain dan belum dibebaskan. Jalan yang ada sekarang, masih bersifat sementara,’’ ungkap Dardi.

Dardi menjelaskan, bila akses jalan menuju stadion yang ada sekarang memang sangat kurang memadai. Luas jalan dari arah Romokalisari (Gresik) cukup sempit dan terhalang jalan tol, sehingga menyulitkan kendaraan besar terutama bus yang akan melintas. Sementara kalau harus melewati kawasan jalan Manukan dan Benowo, dipastikan akan menimbulkan kemacetan karena ruas jalannya juga cukup sempit.

’’Jalan satu-satunya memang harus membuka akses jalan baru, tapi itu juga harus membebaskan lahan. Nantinya, akses jalan tepat ke arah barat dari pintu utama yang menghadap ke barat. Kini lahannya belum dibebaskan dan masih menjadi milik Citraland,” terang Dardi.

Kini, SSC telah mencapai 93 persen. Tinggal proses pengecekan. Jika tidak ada halangan, proyek ini bisa diresmikan Mei 2010. ’’Dari tiga bangunan utama yang kami kerjakan, stadion utama dan indoor (berkapasitas 10.000 orang) tinggal memasuki tahap akhir. Untuk masjid sudah bisa digunakan, kami biasa menggunakannya saat menunaikan salat Jumat,” ujar Hendro Pratomo, General Manager PT Adhi-Karya, Rekon, selaku pihak pengembang SSC.

Berdasarkan master plan yang pernah dirilis Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, proyek prestius ini rencananya menempati lahan 100 hektare. Sebanyak 50 persen atau 50 hektare lahan sudah dibebaskan.

Saat ini PT Adhi-Karya, Rekon baru mengerjakan sekitar 30 hektare. Terdiri atas stadion utama, stadion indoor dan masjid, di mana rencananya stadion akan dapat menampung sekitar 50 ribu penonton.

Dana untuk pembangunan tahap awal telah dialokasikan Rp 440 miliar melalui APBD periode 2008 sampai 2010. Dari jumlah itu, alokasi dana Rp 293 miliar untuk stadion utama, kemudian stadion indoor Rp 65 miliar, sarana penunjang masjid Rp 3 miliar, dan sisanya digunakan untuk pembebasan lahan.

SSC merupakan kompleks olahraga terpadu di kawasan Pakal, Benowo, Surabaya Barat. Di sana akan dibangun stadion utama, stadion indoor dan outdoor, fasilitas olahraga air (kolam renang/loncat indah), menembak, panahan, hingga sirkuit balap motor.

Selama ini Surabaya punya Stadion Gelora 10 Nopember yang didirikan pada 1951 di Kawasan Tambaksari. Namun, fasilitas ini sudah jauh dari status layak. Pemkot terkendala lahan jika kawasan yang menjadi home base Persebaya ini nantinya dikembangkan untuk memenuhi tuntutan zaman. zah

Widana89
April 14th, 2010, 07:48 PM
^^ Ini Update gambar GBT terbaru...
http://static.panoramio.com/photos/original/34361077.jpg

ronidecor2
April 25th, 2010, 05:44 PM
SSC Dihubungkan ke Tol Waru-Juanda
Sabtu, 10 April 2010 | 12:51 WIB

SURABAYA – Pemkot Surabaya memastikan akan menghubungkan akses jalan megaproyek Surabaya Sport Center (SSC) di Kecamatan Pakal, Surabaya Barat, dengan tol Waru-Juanda. ’’Konsepnya nanti, akses terhubung lewat tol. Karena itulah, stadion tersebut kelak takkan lagi terasa jauh,’’ kata Walikota Surabaya Bambang D.H. ditemui Surabaya Post di Surabaya, Kamis (8/4).

Sebenarnya ada dua kendala proyek SSC yang di dalamnya juga terdapat Stadion Gelora Bung Tomo yang bisa menampung 50.000 orang dan stadion indoor berkapasitas 10.000 orang itu. Kendala pertama adalah bau busuk sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo. Namun, Pemkot Surabaya menjanjikan mengeliminasi bau itu dengan pendirian pabrik pengolahan sampah, meski hingga saat ini juga belum terealisasi.

’’Pak Bambang DH, tidak akan memindahkan TPA. Janjinya akan ada usaha memproses gunungan sampah tersebut tanpa menimbulkan bau sama sekali,” kata Dardi Gunawan, Engineering Manager PT Adhi-Rekon selaku joint operation yang menggarap projek SSC tahap awal.

Kendala berikutnya adalah akses jalan. Pantauan Surabaya Post di lapangan, akses jalan menuju SSC masih jauh dari harapan. Dua akses melalui Jalan Raya Pakal, Benowo, dari arah selatan/barat dan dari Tambak Osowilangun dari utara masih terlalu sempit.

Kedua akses itu tidak akan mampu menanmpung iring-iringan kendaraan yang biasa terjadi saat ada penyelenggaraan event besar sekelas PON (Pekan Olahraga Nasional), SEA Games, maupun Asian Games.

Namun, persoalan itu akan terjawab dengan dibangunnya akses menuju SSC yang connect dengan tol Waru-Juanda. Walikota Bambang D.H. mengatakan, rencananya, arus tol di kawasan Dupak disudet untuk akses ke SSC.

Dengan rute itu, dari bandara Juanda ke SSC diperkirakan hanya butuh waktu sekitar 20 menit dengan menggunakan mobil. ”Apalagi kalau jalan lingkar timur dan barat nanti sudah jadi. Malah bisa lebih cepat lagi,’’ jelas pengurus PDIP Surabaya ini.

Bambang mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta guna membuka akses jalan tol agar bisa diarahkan ke SSC. Hasilnya, pemerintah pusat memberikan lampu hijau terhadap usul tersebut.

Bambang mengingatkan masyarakat agar berpikir jangka panjang. Kata dia, pembangunan Surabaya Barat dimaksudkan untuk membagi arus keramaian yang selama ini terpusat di tengah kota. Selain itu, pemenuhan kebutuhan lahan 100 hektare untuk pembangunan proyek tersebut juga tak dapat dipenuhi di pusat kota.

’’Nanti kawasan itu akan menjadi kota baru,’’ tandas Bambang sembari menambahkan bahwa saat ini banyak lahan di sekitar kawasan SSC yang sudah dibeli developer.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, Sri Mulyono, mengamini penjelasan Bambang D.H. Pihaknya memang sudah bersiap melaksanakan pembuatan jalan akses langsung dari tol dari Juanda Surabaya.

’’Saat ini proses pembebasan lahan terus dilakukan, kami juga tak yakin akan berlangsung cepat, lantaran masih dimiliki oleh pihak lain. Meski begitu kami akan coba berbuat yang maksimal untuk secepatnya mewujudkan akses dari tol tersebut,” jelas Sri.



Pembebasan Lahan

Enginering Manager PT Adhi Rekon (pelaksana proyek SSC), Dardi Gunawan, mengakui, akses jalan masuk menuju stadion dan lahan parkir akan menjadi masalah tersendiri saat peresmian proyek tersebut. ’’Jalan masuk menuju stadion belum dibangun, karena lahannya masih milik pihak lain dan belum dibebaskan. Jalan yang ada sekarang, masih bersifat sementara,’’ ungkap Dardi.

Dardi menjelaskan, bila akses jalan menuju stadion yang ada sekarang memang sangat kurang memadai. Luas jalan dari arah Romokalisari (Gresik) cukup sempit dan terhalang jalan tol, sehingga menyulitkan kendaraan besar terutama bus yang akan melintas. Sementara kalau harus melewati kawasan jalan Manukan dan Benowo, dipastikan akan menimbulkan kemacetan karena ruas jalannya juga cukup sempit.

’’Jalan satu-satunya memang harus membuka akses jalan baru, tapi itu juga harus membebaskan lahan. Nantinya, akses jalan tepat ke arah barat dari pintu utama yang menghadap ke barat. Kini lahannya belum dibebaskan dan masih menjadi milik Citraland,” terang Dardi.

Kini, SSC telah mencapai 93 persen. Tinggal proses pengecekan. Jika tidak ada halangan, proyek ini bisa diresmikan Mei 2010. ’’Dari tiga bangunan utama yang kami kerjakan, stadion utama dan indoor (berkapasitas 10.000 orang) tinggal memasuki tahap akhir. Untuk masjid sudah bisa digunakan, kami biasa menggunakannya saat menunaikan salat Jumat,” ujar Hendro Pratomo, General Manager PT Adhi-Karya, Rekon, selaku pihak pengembang SSC.

Berdasarkan master plan yang pernah dirilis Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, proyek prestius ini rencananya menempati lahan 100 hektare. Sebanyak 50 persen atau 50 hektare lahan sudah dibebaskan.

Saat ini PT Adhi-Karya, Rekon baru mengerjakan sekitar 30 hektare. Terdiri atas stadion utama, stadion indoor dan masjid, di mana rencananya stadion akan dapat menampung sekitar 50 ribu penonton.

Dana untuk pembangunan tahap awal telah dialokasikan Rp 440 miliar melalui APBD periode 2008 sampai 2010. Dari jumlah itu, alokasi dana Rp 293 miliar untuk stadion utama, kemudian stadion indoor Rp 65 miliar, sarana penunjang masjid Rp 3 miliar, dan sisanya digunakan untuk pembebasan lahan.

SSC merupakan kompleks olahraga terpadu di kawasan Pakal, Benowo, Surabaya Barat. Di sana akan dibangun stadion utama, stadion indoor dan outdoor, fasilitas olahraga air (kolam renang/loncat indah), menembak, panahan, hingga sirkuit balap motor.

Selama ini Surabaya punya Stadion Gelora 10 Nopember yang didirikan pada 1951 di Kawasan Tambaksari. Namun, fasilitas ini sudah jauh dari status layak. Pemkot terkendala lahan jika kawasan yang menjadi home base Persebaya ini nantinya dikembangkan untuk memenuhi tuntutan zaman. zah



sebentar lagi sudah bulan MEI, SSC gimana kabarnya? apakah jadi tetep diresmikan?mo kapan lagi?????????tebakanku sudah pasti akan moloooooooorrrrrr setidaknya awal tahun baru kelar semua dan bisa diresmikan:ohno::lol:

archiholic
April 26th, 2010, 11:49 AM
dp

archiholic
April 26th, 2010, 11:55 AM
^^SSC gimana kabaranya.... ????? makanya artikelnya dibaca semua dulu bro...., jelas jelas sudah ditulis bahwa SSC sudah mencapai 93% tinggal 7 % aja kok, selain itu SSC ini dibangun secara bertahap dan yang akan diresmikan pertengahan tahun ini itu tahap pertama saja yang meliputi stadion utama, stadion indoor dan masjid.

ronidecor2
April 26th, 2010, 02:28 PM
^^SSC gimana kabaranya.... ????? makanya artikelnya dibaca semua dulu bro...., jelas jelas sudah ditulis bahwa SSC sudah mencapai 93% tinggal 7 % aja kok, selain itu SSC ini dibangun secara bertahap dan yang akan diresmikan pertengahan tahun ini itu tahap pertama saja yang meliputi stadion utama, stadion indoor dan masjid.

tapi kalo memang jadi diresmikan bulan mei pastinya gaungnya sudah santer banget kan beberapa hari lagi sudah mei tapi buktinya?:ohno: tidak ada beritanya samasekaliiii:dunno:

sbyctzn
April 26th, 2010, 05:22 PM
Gaung gimana maksudnya bro?
Nyante aja bro, dulu pemkot berencana mau bangun GBT apa juga ada gaungnya di publik?
Diam-diam tidak banyak diketaui publik, trus tiba-tiba sudah dibangun, dan progressnya sangat cepat.
Banyak kan yang tidak mengira?
Termasuk semua forumer SSC.
Ingat lho, ini dibiayai murni dari APBD untuk stadion sekelas ini, bandingkan daerah lain yang harus sabar menunggu giliran tuan rumah PON.
Jadi jangan selalu berpikiran negatif ke pemkot deh, lihat sisi lain bagaimana upaya keras pemkot yang memperjuangkan di tingkat dewan untuk mengoalkan proyek ini.

7% itu mungkin tinggal Atap, interior, dan sedikit poles eksterior juga.

rilham2new
April 27th, 2010, 03:47 AM
Ingat lho, ini dibiayai murni dari APBD untuk stadion sekelas ini, bandingkan daerah lain yang harus sabar menunggu giliran tuan rumah PON.
Jadi jangan selalu berpikiran negatif ke pemkot deh, lihat sisi lain bagaimana upaya keras pemkot yang memperjuangkan di tingkat dewan untuk mengoalkan proyek ini.

7% itu mungkin tinggal Atap, interior, dan sedikit poles eksterior juga.

Not Riau, I guess ...... Proyek Main Stadium PON yang dari APBN masih belum kedengeran ..... Stadion Utama itu dibangun dengan APBD Provinsi untuk tahun anggaran 2009 dan 2010 .... Gak tahu deh 2011. Padahal udah dipaksa ke pemerintah pusat, dimintain anggaran dalam APBN-P 2009... sekarang lagi dimintain untuk yang 2010... Kelihatannya masih belum disetujui,,, berarti tetap harus pakai APBD lagi kayaknya. :ohno:

Kan repot kalau bangun semua mepet2 ... Heran ya menteri keuangan kita... katanya disiplin2 keuangan dan anggaran,, kalau anggaran untuk pon diturunin mepet2 kan susah membangunnya :( ...

fajarmuhasan
April 27th, 2010, 07:31 AM
Salut untuk Surabaya.....stadion cukup megah smoga awet dech

untuk kedepan apakah stadion tsb bisa diberi kursi (personal seat)?

sbyctzn
April 27th, 2010, 10:51 AM
Not Riau, I guess ...... Proyek Main Stadium PON yang dari APBN masih belum kedengeran ..... Stadion Utama itu dibangun dengan APBD Provinsi untuk tahun anggaran 2009 dan 2010 .... Gak tahu deh 2011. Padahal udah dipaksa ke pemerintah pusat, dimintain anggaran dalam APBN-P 2009... sekarang lagi dimintain untuk yang 2010... Kelihatannya masih belum disetujui,,, berarti tetap harus pakai APBD lagi kayaknya. :ohno:

Kan repot kalau bangun semua mepet2 ... Heran ya menteri keuangan kita... katanya disiplin2 keuangan dan anggaran,, kalau anggaran untuk pon diturunin mepet2 kan susah membangunnya :( ...

sory, saya pikir juga dari APBN, soalnya saya pernah baca, memang PON adalah megaproyek negara untuk revitalisasi semua infrastruktur olahraga, jadi bisa dibayangkan nantinya semua daerah di Indonesia akan punya stadion sekelas PALARAN.
setelah kaltim, langsung pekanbaru, nanti terus dilempar lagi ke daerah lain... dan lain....
mimpi Indonesia akan punya stadion besar-besar seperti di Inggrisakan tercapai tuh dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan....

btw sayang dong di pekanbaru tidak sampai dapat APBN???
itu kan memang jatahnya....
ya harus diminta dong...
biar APBD nya untuk keperluan lain pembangunan daerah...
seperti bangun jalan misalnya..
RIAU kan jalanrayanya masih tidak karuan....
coba kalau uang APBD itu digunakan untuk membangun jalan,,,, trus jatah APBN untuk PON dari pusat bener-bener dapat....
nah kan bagus tuh??

Salut untuk Surabaya.....stadion cukup megah smoga awet dech

untuk kedepan apakah stadion tsb bisa diberi kursi (personal seat)?

bisa sih...
kan tinggal pasang kursinya aja....
sebenarnya desainnya sama aja kok dengan stadion yang all seat, cuma gak dipasangi aja....
yah semoga saja besok ada niatan pemkot memasang kursinya...

rilham2new
April 27th, 2010, 11:15 AM
sory, saya pikir juga dari APBN, soalnya saya pernah baca, memang PON adalah megaproyek negara untuk revitalisasi semua infrastruktur olahraga, jadi bisa dibayangkan nantinya semua daerah di Indonesia akan punya stadion sekelas PALARAN.
setelah kaltim, langsung pekanbaru, nanti terus dilempar lagi ke daerah lain... dan lain....
mimpi Indonesia akan punya stadion besar-besar seperti di Inggrisakan tercapai tuh dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan....

btw sayang dong di pekanbaru tidak sampai dapat APBN???
itu kan memang jatahnya....
ya harus diminta dong...
biar APBD nya untuk keperluan lain pembangunan daerah...
seperti bangun jalan misalnya..
RIAU kan jalanrayanya masih tidak karuan....
coba kalau uang APBD itu digunakan untuk membangun jalan,,,, trus jatah APBN untuk PON dari pusat bener-bener dapat....
nah kan bagus tuh??



APBN itu dapat ,,, tapi penyakitnya ya ituu mepet2 turunnya .... Kayak kasus Stadion Palaran ....

Bangunnya jadi buru-buru. Dari situ RIau belajar pengalaman berharga, kayaknya penganggaran APBN untuk PON RIau pun turunnya akan mepet2 juga... Tapi, kalau gak jadi turun juga ... maka mungkin untuk pertama dalam sejarah PON kali, stadion utama gak ditolong APBN :hammer: .. Mana proyek stadion + sport complex nya nilai Rp 1.2 T lagi ... uang dari mana coba kalau gak ada APBN :hammer:

sbyctzn
April 27th, 2010, 12:14 PM
^^
wah musti dipersoalkan tuh kalau APBN tidak sampai turun....
ini kan hajatan nasional...

jadi ini ceritanya pemda riau nalangin dana sharing jatah pusat dulu sebelum APBN turun gitu yah???
wah kalau sampai PON murni dana dari APBD penuh hebat tuh,,,
enak pemdanya,,, pasti bakal pasti disetujui sama dewan,,,
soalnya itu kan menyangkut nama baik daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah PON... jadinya pasti disetujui sama dewan, apalagi RIAU kan kaya 1,2 T enteng lah.......

nasib memang, dulu Suramadu juga gitu, sampe Pemda Jatim nalangin dulu dana pembangunan suramadu, lelet banget dari pusat...

memangnya sharing antar pusat dan daerah untuk PON Riau ini berapa sih?? dari 1,2 T itu???

rilham2new
April 27th, 2010, 12:22 PM
^^ Gak jelas sharing nya berapa .... Itu tergantung Sri Mulyani mau ngasih berapa, dan juga tergantung pinter2an pemerintah daerah dalam melobby.. Kita tunggu aja, feeling ku mengatakan mungkin akan turun di APBN-P 2010 ... Atau malah APBN 2011 .....

sbyctzn
April 27th, 2010, 12:31 PM
aduh!!! APBN 2011?????
masak semepet itu, hehehe penyakit pemeritah pusat!!!

drie
April 27th, 2010, 02:21 PM
aduh!!! APBN 2011?????
masak semepet itu, hehehe penyakit pemeritah pusat!!!

baru tahu ya, kalau pemerintah pusat punya penyakit kayak gitu. bahkan dana DBH MIGAS dari jaman baheula aja yang total nya nyampe 4 T lebih baru di bayar tahun ini. dan pembayarannya pun nyicil. :nuts:. kalau masalah jalan di RIAU yang amburadul aku setuju banget, tapi perlu diketahui. untuk jalan yang amburadul itu adalah jalan NEGARA, yang mana biaya perawatan jalannya berasal dari APBN. bahkan saking terbatasnya anggaran untuk jalan NEGARA dari APBN sampai - sampai Pemprov. Riau yang mentalanginya. bahkan di perlebar jadi 12 lajur sepanjang 50 km:ohno:.

jadi ne stadion memang Murni dari APBD kota Surabaya ya. mantap:okay:. kalau gitu surabaya bisa dapat jatah jadi tuan rumah PON lagi tuh. kan Stadion nya keren banget.

Hadi
April 27th, 2010, 03:17 PM
^^
wah musti dipersoalkan tuh kalau APBN tidak sampai turun....
ini kan hajatan nasional...

jadi ini ceritanya pemda riau nalangin dana sharing jatah pusat dulu sebelum APBN turun gitu yah???
wah kalau sampai PON murni dana dari APBD penuh hebat tuh,,,
enak pemdanya,,, pasti bakal pasti disetujui sama dewan,,,
soalnya itu kan menyangkut nama baik daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah PON... jadinya pasti disetujui sama dewan, apalagi RIAU kan kaya 1,2 T enteng lah.......

nasib memang, dulu Suramadu juga gitu, sampe Pemda Jatim nalangin dulu dana pembangunan suramadu, lelet banget dari pusat...

memangnya sharing antar pusat dan daerah untuk PON Riau ini berapa sih?? dari 1,2 T itu???



Emang Pemerintah Pusat itu Lelet banget kerjanya, Hingga sekarang proyek SCNF untuk membangun transportasi massal juga nyantol di BAPPENAS, padahal Surabaya sendiri sudah siap untuk membangunnya. Investor juga ada.... Heran gua, bisa lelet gitu ya? coba surabaya diberi kewenangan lebih mungkin skrng surabaya sudah punya MRT..... Memang harusnya Surabaya mengandalkan APBD untuk kemajuannya sendiri, dari pada nunggu pusat leletnya minta ampun

sbyctzn
April 27th, 2010, 07:07 PM
^^
Untuk diberi kewenangan lebih mungkin tidak bisa memang. Hadi!
Karena proyek SCNF sendiri kan hubungan dengan antar negara,
daerah (propinsi/pemkot) tidak punya kewenangan penuh untuk berhubungan dengan negara lain, masih harus lewat pusat, makanya Pemkot nunggu Pusat.
Kalau misal daerah diberi kewenangan berhubungan dengan negara lain sama saja daerah seperti sudah jadi negara sendiri.

@drie:
ya tau dari dulu lah bro...
Banyak juga dari dulu pembangunan yang sangat prioritas tinggi untuk segera diselesaikan di Jatim yang lelet.
Dulu contohnya Suramadu itu dan Jalan Lintas Selatan Jatim,
trus sekarang Relokasi tol dan jalan arteri yang sangat urgent segera dibangun tapi malah pusat adem ayem.
Padahal sekarang kondisi jalan raya porong sudah parah banget.
Ngeri kalau lewat, ngeri kalau tiba-tiba jalan rayanya ambles kebawah.
Wew...
Kayaknya pusat suka deh buat berita nasional yang heboh...

(Maaf) walaupun presiden kita itu dari Pacitan (daerah selatan Jatim), tapi Pacitan dan daerah selatan Jatim lainnya sangat langka tersentuh pembangunan.
Jadi nggak pengaruh banget dia itu dari daerah selatan Jatim, tetep aja lelet mengatasi bencana lumpur itu.
Padahal Akses Surabaya Malang itu salah satu harapan masyarakat daerah selatan Jatim bisa mulai tersentuh pembangunan, eh malah pusat lelet dan menghancurkan harapan masyarakat daerah selatan Jatim.

Yah gitu deh.
Saya heran banget.
Sebenarnya pusat itu fokus kemana sih?
Katanya fokus pembangunan di luar jawa.
Tapi di luar jawa kok ya gak keliatan amat perubahan pembangunan yang berasal dari pusat, yang ada malah maju karena inisiatif daerah sendiri.
Ya kalau memang lelet di bencana lumpur Sidoarjo karena fokus bangun di luar jawa ya gpp lah, tapi kok ya yang di luar jawa ya sama aja leletnya.
Trus kemana ya pusat?

ronidecor2
April 28th, 2010, 03:07 PM
tuh kan bener kataku peresmian SSC DIUNDUUUUURRRR!!!!!!:lol:hahahaha, liat aja gambar sekalian beritanya yang ada di koran jawa pos hari ini (28-04-2010), disekeliling stadion saja masih tambak2 gimana parkir mobil dan motor ato bus kalo pas peresmian masak mau di parkir ditambak?:lol: hahaha ga mungkinlah, menurutku pasti menunggu dibuatnya infrastruktur dulu yang mapan untuk akses kendaraan masuk pas moment peresmiannya nah membuat akses jalan ini juga butuh waktu yang berbulan2 juga kan tau sendiri mesti ngebebasin lahan/tanah2 penduduk, inget juga tuh masalah sampah yang disampingnya masih bauuuuuu masak pas peresmian semua para tamu undangan mesti pake masker penutup hidung ya gak lucu x :lol: hahahahaha, so tebakanku pasti peresmiannya diundur sampe awal taun (stadion 100% jadi, fasilitas penunjang jadi 100%, jalan/akses menuju SSC jadi 100%, bau sampah beres alias mungkin sudah tidak bau lagi)

archiholic
April 29th, 2010, 03:21 AM
^^ Diundur bulan Juni/juli, bukan tahun depan !!!! baca lagi tuh artikelnya di warung sebelah !
Pimpro dan BDH menjamin tahun ini selesai tahap pertama.....

ronidecor2
April 29th, 2010, 03:52 AM
^^ Diundur bulan Juni/juli, bukan tahun depan !!!! baca lagi tuh artikelnya di warung sebelah !
Pimpro dan BDH menjamin tahun ini selesai tahap pertama.....

udah bosen x,pemprov ato pemkot sudah sering kali bilang bentar lagi-bentar lagi peresmian, oh bulan depan - bulan depan akan peresmian trus palgi ya oh ya gak lama lagi-gak lama lagi akan peresmian tapi ternyata diitung2 jadi berbulan2, jadi udah lagu lama kalo pemprov ato pemkot bilang kayak gitu,emang bisa problem sebanyak itu diselesaikan dalam satu dua bulan?:ohno: gak mungkin lah :lol:.......,
masih inget beritanya grand city dulu rencana buka tanggal 29 september 2009 tapi mpek sekarang pun belum buka2 coba diitung sudah berapa bulan?ato pasar pios katanya udah jadi2 tapi dilapangan blum apa2.jadi semuanya janji/omongan palsu

sbyctzn
April 29th, 2010, 05:14 AM
^^
Apa hubungannya grand city sama pemkot?
Itu grand city milik investor bro,
mau diselesaiin kapan ya terserah si empunya proyek, pemkot ya tidak mau tau, itu kan bukan wilayah pemkot.
Juga dengan PIOS, itu juga punyanya investor, bukan milik pemkot.
Dan pemkot hanya punya kewenangan untuk mengontrol sesuai klausul perjanjian.

Dan satu lagi anda bilang jika SSC diresmikan, tidak ada tempat parkir?
Parkirnya di tambak?
Itu menunjukkan anda belum mengenali betul proyek SSC ini.
Di dekat stadion utama itu sudah sangat luas lahan yang diuruk bro, kalau cuma tempat parkir sih berlebihan tempatnya.

Banyak baca-baca lagi dan lebih pahami dalam-dalam akan sesuatu hal dulu deh sebelum komentar.

Kalau semua warga seperti anda, yang tidak menghargai atas usaha pemkot, mending itu stadion dibongkar dan dirobohkan aja deh.
Percuma pemkot bangun stadion...

sbyctzn
April 29th, 2010, 05:34 AM
sorry dp-------------

fajarmuhasan
April 29th, 2010, 06:01 AM
daripada diskusi mundur munduran peresmian....
bagi gw sich gak penting diresmikan kapan, yang penting kapan selesai-nya. Jika udah selesai dan dipakai tapi gak diresmikan juga gpp.
Lebih PENTING lagi...pls donk update fotonya..terutama inside-nya

sbyctzn
April 29th, 2010, 06:10 AM
^^
saya sih cuma meluruskan yang tidak benar.

ini pict dari thread development surabaya.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/130860large.jpg

archiholic
April 29th, 2010, 07:42 AM
daripada diskusi mundur munduran peresmian....
bagi gw sich gak penting diresmikan kapan, yang penting kapan selesai-nya. Jika udah selesai dan dipakai tapi gak diresmikan juga gpp.
Lebih PENTING lagi...pls donk update fotonya..terutama inside-nya

jangan khawatir, begitu diresmikan pertengahan tahun ini, langsung siap pakai kok :cheers:

archiholic
April 29th, 2010, 07:47 AM
udah bosen x,pemprov ato pemkot sudah sering kali bilang bentar lagi-bentar lagi peresmian, oh bulan depan - bulan depan akan peresmian trus palgi ya oh ya gak lama lagi-gak lama lagi akan peresmian tapi ternyata diitung2 jadi berbulan2, jadi udah lagu lama kalo pemprov ato pemkot bilang kayak gitu,emang bisa problem sebanyak itu diselesaikan dalam satu dua bulan?:ohno: gak mungkin lah :lol:.......,
masih inget beritanya grand city dulu rencana buka tanggal 29 september 2009 tapi mpek sekarang pun belum buka2 coba diitung sudah berapa bulan?ato pasar pios katanya udah jadi2 tapi dilapangan blum apa2.jadi semuanya janji/omongan palsu

komentar anda sangat menggelikan, GCS dibawa bawa, emang itu punya pemkot ????
:rofl:
PIOS belum apa2 di lapangan ???? cek thread sebelah, buka2 lagi halaman depan !!!! :nuts:

fajarmuhasan
April 29th, 2010, 11:11 AM
^^
saya sih cuma meluruskan yang tidak benar.

ini pict dari thread development surabaya.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/130860large.jpg

disebelah jauh mungkin tambak udang atau tambak ikan
disebelah dekat itu tambak juga atau danau atau sungai atau laut?

kalo danau..wouu asyik banget tuch pemandangannya, nanti sekalian dibuat wisata air

BATAMANIA
April 29th, 2010, 02:14 PM
^^
saya sih cuma meluruskan yang tidak benar.

ini pict dari thread development surabaya.

http://i238.photobucket.com/albums/ff179/ebek21/130860large.jpg

waduh sepintas stadion ini kelihatan di kelilingi lumpur lapindo ..:lol:... trus apa danau di sekitar gk di timbun utk di jadikan tempat parkiran ... ^^

sbyctzn
April 29th, 2010, 04:27 PM
^^
@all:
Itu bukan danau, semua di sekitar GBT itu tambak garam sebenarnya.
Tapi berhubung musim hujan jadinya kelelep (kerendam) semua.
Jadinya kelihatan seperti danau.
Kalau musim kemarau ya seperti tanah biasa..

Widana89
May 1st, 2010, 11:07 PM
http://static.panoramio.com/photos/original/33428901.jpg

David-80
May 1st, 2010, 11:34 PM
widana, lain kali di resize dulu ya picture nya, kasian yg lain :)

cheers

Widana89
May 2nd, 2010, 08:31 AM
widana, lain kali di resize dulu ya picture nya, kasian yg lain :)

cheers

:lol::lol::lol: cory brow... kmrin gak smpt resize...

isnan
May 4th, 2010, 06:43 AM
tp sekitarnya kalo udah jadi ga ada tambak lagi kan?

ronidecor2
May 4th, 2010, 11:22 AM
tp sekitarnya kalo udah jadi ga ada tambak lagi kan?

kalo ga salah berita di sekitarnya nanti dibangun perumahan ciputra cos tanah sekitar dah banyak yang jatuh ke tangan pengembang :)

ronidecor2
May 4th, 2010, 11:48 AM
[ Selasa, 04 Mei 2010 ]
Mulai Pasang Karpet Lintasan Atletik
PAKAL - Pembangunan Surabaya Sport Center (SSC) terus dikebut. Kini, proyek Rp 450 miliar itu sudah masuk tahap finishing. Bahkan, karpet untuk perlintasan atletik mulai terpasang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sigit Purnomo mengatakan, berdasar laporan sejak minggu lalu, pengerjaan SSC memasuki fase akhir. Rumput stadion Gelora Bung Tomo (stadion utama) sudah tuntas. ''Kondisi terakhir karpet untuk perlintasan altetik mulai dikerjakan,'' papar Sigit.

Melihat kondisi tersebut, Sigit optimistis pengerjaan proyek SSC bisa tuntas sesuai jadwal. Kendala justru ada pada anggaran perawatan. Sebab, dispora mengatakan tahun ini tidak memiliki pos anggaran tersebut.

Sigit menyatakan, jika proyek tersebut tuntas, pada tahun pertama perawatannya masih menjadi tanggung jawab kontraktor. ''Kami pernah mengajukan anggaran, tapi ditolak dewan. Alasannya, perawatan masih tanggung jawab kontraktor,'' ucap Sigit.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Sachiroel Alim Anwar membenarkan bahwa perawatan untuk infrastruktur SSC memang menjadi tanggung jawab kontraktor sampai sekitar enam bulan. ''Setelah serah terima sampai enam bulan ke depan, masa perawatan ditangani kontraktor bersangkutan,'' ucap Alim.

Namun, dia menyatakan bahwa dispora tidak boleh lepas tangan. Sebab, ada bagian yang juga harus dirawat instansi itu. Di antaranya, perawatan rumput dan bagian di luar bangunan gedung. ''Saya tidak tahu mereka menganggarkan untuk itu atau tidak,'' kata politikus asal Partai Demokrat itu. (gun/c6/fid)
taken from jawapos

semoga cepet kelarrrrr boss....amiiinn

sbyctzn
May 4th, 2010, 05:43 PM
Klo tanah di sekitar stadion yang dekat banget dengan stadion ya rencana dibuat untuk pengembangan komplek olahraganya.

Klo yang agak jauhan itu memang sebagian milik pengembang. Ada juga yang milik pemerintah.

Untuk yang milik Ciputra, beberapa katanya sudah mau dibeli untuk pengembangan SSC.

Dan rencananya juga berdasarkan berita di postingan sebelumnya, sebagian lahan milik pengembang dibeli untuk Jalan WORR (west outer ring road).

ronidecor2
May 5th, 2010, 04:52 AM
Klo tanah di sekitar stadion yang dekat banget dengan stadion ya rencana dibuat untuk pengembangan komplek olahraganya.

Klo yang agak jauhan itu memang sebagian milik pengembang. Ada juga yang milik pemerintah.

Untuk yang milik Ciputra, beberapa katanya sudah mau dibeli untuk pengembangan SSC.

Dan rencananya juga berdasarkan berita di postingan sebelumnya, sebagian lahan milik pengembang dibeli untuk Jalan WORR (west outer ring road).

wah berita bagus tuh semoga komplek SSC lebih bagus daripada komplek Gelora bung karno, semoga infrastruktur jalan di surabaya semakin banyak.

btw kira2 di komplek SSC nanti ada tempat untuk pameran gak ya seperti di gelora bungkarno yang ada JCC (jkt convention centre)

berharap mode on:cheers::banana:

sbyctzn
May 5th, 2010, 05:54 AM
^^
Di komplek SSC situ cuma diperuntukkan sarana olahraga aja Roni,
tidak ada rencana untuk selain itu.

Rencana jg dari pemkot kan mau dibuat sirkuit kelas menengah kecil2an seperti di KenPARK itu.

Blue_Sky
May 5th, 2010, 06:03 AM
^^
@all:
Itu bukan danau, semua di sekitar GBT itu tambak garam sebenarnya.
Tapi berhubung musim hujan jadinya kelelep (kerendam) semua.
Jadinya kelihatan seperti danau.
Kalau musim kemarau ya seperti tanah biasa..

Apa gk takut nasibnya seperti daerah Ubaya yang setelah ditambah parkiran malah jadi banjir. Soalnya kayaknya ini daerah resapan air gitu.

sbyctzn
May 5th, 2010, 06:22 AM
Ubaya sama Pakal kan beda bro...
Sudah pernah kesana belum?
Itu GBT kan dari permukaan tanah agak tinggian...

Kalaupun diurug ya pasti mengalir disekitarnya,
dekat situ juga ada sungai besar.. Dan langsung mengarah ke laut.

Beda sama daerah Ubaya.
Di tengah kota, di lingkungan padat,
sungai paling dekat, yaitu sungai jagir juga posisinya ada diatas, sementara Ubaya ada dibawah.
Ya pasti kelelepnya donk.
Air dari daerah Ubaya mana bisa dialirkan ke sungai jagir.

ronidecor2
May 5th, 2010, 12:26 PM
^^
Di komplek SSC situ cuma diperuntukkan sarana olahraga aja Roni,
tidak ada rencana untuk selain itu.

Rencana jg dari pemkot kan mau dibuat sirkuit kelas menengah kecil2an seperti di KenPARK itu.

oh gitu ya thx atas infonya sbyctzn:)

Widana89
May 9th, 2010, 09:16 PM
Palaran vs GBT dr dlm hampir sama persis...:nuts::nuts:
Palaran
http://img209.imageshack.us/img209/1336/dscn5451rx7.jpg
GBT
http://i42.tinypic.com/xprj0j.jpg

sbyctzn
May 9th, 2010, 09:59 PM
Akan jadi ciri khas stadion di indonesia, di inggris stadionnya kan juga hampir mirip-mirip.

Palaran hampir sama dengan GBT.
stadion perjiwa hampir sama dengan Gajayana kalau dari luar, hampir sama persis konstruksi dan desainnya.
Kalau dari dalam stadion perjiwa hampir mirip stadion sriwijaya.
Tapi kalau mau memperhatikan lebih detil dan seksama sebenarnya GBT dan Palaran ada perbedaan konstruksi tribunnya.
Coba deh lihat lagi.
Secara visual kelihatan tribun GBT lebih tinggi dan sudut kemiringan yang lebih besar.
Makanya berpengaruh pada sedikit lebih besar kapasitasnya dari palaran.
CMIIW.

Widana89
May 9th, 2010, 11:34 PM
^^Menakutkan ya pagar pembatas GBT sengaja di isi besi runcing...
Kalau penonton nekat loncat pagar pasti ada yg ketusuk... :lol::lol:

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35325211.jpg

Widana89
May 9th, 2010, 11:49 PM
Akan jadi ciri khas stadion di indonesia, di inggris stadionnya kan juga hampir mirip-mirip.

Palaran hampir sama dengan GBT.
stadion perjiwa hampir sama dengan Gajayana kalau dari luar, hampir sama persis konstruksi dan desainnya.
Kalau dari dalam stadion perjiwa hampir mirip stadion sriwijaya.
Tapi kalau mau memperhatikan lebih detil dan seksama sebenarnya GBT dan Palaran ada perbedaan konstruksi tribunnya.
Coba deh lihat lagi.
Secara visual kelihatan tribun GBT lebih tinggi dan sudut kemiringan yang lebih besar.
Makanya berpengaruh pada sedikit lebih besar kapasitasnya dari palaran.
CMIIW.

^^GBT emank lebih tinggi, GBT 7 lantai sedangkan Palaran cuma 5 lantai... Kalau gak salah palaran kapasitas penontonya 50rb, GBT segitu juga kan????

archiholic
May 10th, 2010, 04:37 AM
^^ Palaran setahuku kapasitasnya 40 ribu, CMIIW

sbyctzn
May 10th, 2010, 04:54 AM
^^
yup kalau tidak salah memang 40.000 dan dulu kontraktornya juga Adhi kalau tidak salah dulu waktu baca-baca berita...
CMIIW

Widana89
May 10th, 2010, 05:12 PM
Ini GOR'nya dah finish....:cheers::cheers:

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35350808.jpg

ronidecor2
May 12th, 2010, 07:16 AM
[ Rabu, 12 Mei 2010 ]
Bina Marga Siap Garap Akses SSC
PAKAL - Pengerjaan megaproyek Surabaya Sport Center (SSC) terus dikebut. Pembangunan fasilitas olahraga yang ditarget tuntas Juni nanti itu kini memasuki tahap pengerjaan akses menuju stadion. Khusus bagian tersebut, pengerjaan ditangani dinas bina marga dan pematusan (DBMP).

Kepala DBMP Sri Mulyono mengatakan, akses itu berjarak sekitar 800 meter. Akses tersebut dikerjakan dengan pengaspalan (overlay).

Proyek itu dibiayai APBD 2010. Besaran dana yang dikucurkan lebih dari Rp 2 miliar. Proyek tersebut saat ini sudah masuk lelang putaran khusus IV. Pengerjaannya paling lambat bulan depan.

Seperti diketahui, kompleks stadion yang menelan dana lebih dari Rp 400 miliar itu tidak persis berada di depan jalan raya. Kompleks SSC dikelilingi tambak warga. Untuk akses ke lokasi tersebut, saat ini hanya ada satu jalur melalui Jalan Dukuh Kauman.

Nah, jalan menuju stadion itu cukup memprihatinkan. Sebab, badan Jalan Dukuh Kauman sangat sempit. Belum lagi, banyak lubang di jalan tersebut. Karena itu, untuk sementara jalan hanya ditimbun dengan sirtu. (gun/c11/fid)
taken from jawapos:banana:

Don KingKong
May 12th, 2010, 08:01 AM
^^ bisa jadi calon tuan rumah Asian Games nih :lol:

sbyctzn
May 12th, 2010, 08:12 AM
[ Rabu, 12 Mei 2010 ]
Bina Marga Siap Garap Akses SSC
PAKAL - Pengerjaan megaproyek Surabaya Sport Center (SSC) terus dikebut. Pembangunan fasilitas olahraga yang ditarget tuntas Juni nanti itu kini memasuki tahap pengerjaan akses menuju stadion. Khusus bagian tersebut, pengerjaan ditangani dinas bina marga dan pematusan (DBMP).

Kepala DBMP Sri Mulyono mengatakan, akses itu berjarak sekitar 800 meter. Akses tersebut dikerjakan dengan pengaspalan (overlay).

Proyek itu dibiayai APBD 2010. Besaran dana yang dikucurkan lebih dari Rp 2 miliar. Proyek tersebut saat ini sudah masuk lelang putaran khusus IV. Pengerjaannya paling lambat bulan depan.

Seperti diketahui, kompleks stadion yang menelan dana lebih dari Rp 400 miliar itu tidak persis berada di depan jalan raya. Kompleks SSC dikelilingi tambak warga. Untuk akses ke lokasi tersebut, saat ini hanya ada satu jalur melalui Jalan Dukuh Kauman.

Nah, jalan menuju stadion itu cukup memprihatinkan. Sebab, badan Jalan Dukuh Kauman sangat sempit. Belum lagi, banyak lubang di jalan tersebut. Karena itu, untuk sementara jalan hanya ditimbun dengan sirtu. (gun/c11/fid)

isnan
May 12th, 2010, 04:43 PM
di Indonesia vvip yg di dalem ruangan baru gbt ya?

=NaNdA=
May 12th, 2010, 05:20 PM
^^Menakutkan ya pagar pembatas GBT sengaja di isi besi runcing...
Kalau penonton nekat loncat pagar pasti ada yg ketusuk... :lol::lol:

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35325211.jpg

wuih.. :eek: it's huge guys...

sbyctzn
May 12th, 2010, 11:39 PM
di Indonesia vvip yg di dalem ruangan baru gbt ya?

oh ya? Bgmn dengan Palaran? GBK? Sriwijaya?
Saya malah belum tau

isnan
May 13th, 2010, 06:33 PM
oh ya? Bgmn dengan Palaran? GBK? Sriwijaya?
Saya malah belum tau

kalo gbk,
http://2.bp.blogspot.com/_85V7J1UI95E/SPMA-zWFJXI/AAAAAAAAAQQ/D4hMpyuX_5M/s1600/GBK6.jpg
http://2.bp.blogspot.com/_85V7J1UI95E/SPMA-dgzDoI/AAAAAAAAAPw/3WGH8FKxwZg/s1600/GBK2.jpg
sepertinya vvipnya ada di atas tribun kuning itu. soalnya presiden sby ntnnya di situ. terus ga pernah terekspose media ruangan vvip seperti gbt.
kalo palaran,
http://2.bp.blogspot.com/_85V7J1UI95E/Szc9dcpfcaI/AAAAAAAAAyA/rNulaeQy_Ko/s1600/DSC00310.JPG
sepertinya difungsikan sebagai pintu keluar masuk deh, bukan sebagai vvip.
kalo jakabaring,
http://3.bp.blogspot.com/_85V7J1UI95E/SPCOAhWGZ1I/AAAAAAAAAOo/qlBvSgIkV2c/s1600/Sriwijaya8.jpg
di ruangan kaca itukah??? tp kok warnanya item kacanya.

fcaesarn
May 19th, 2010, 05:57 PM
^^Menakutkan ya pagar pembatas GBT sengaja di isi besi runcing...
Kalau penonton nekat loncat pagar pasti ada yg ketusuk... :lol::lol:

http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/35325211.jpg

Kalo segini mah bonek ga bakalan takut... bablas terus...

Widana89
May 20th, 2010, 12:54 PM
SSC Tak Boleh Diresmikan Sebelum Semua Fasilitas Ada
Surabaya Post. Kamis, 20 Mei 2010 | 11:57 WIB

Surabaya- DPRD Surabaya meminta agar Surabaya Sport Centre (SSC) tidak diresmikan selama infrastruktur pendukung stadion utama belum tuntas

pembangunannya.

"Mengapa peresmiannya harus tergesa-gesa jika infrastruktur vital pendukung SSC belum siap?," kata Masduki Toha, anggota Komisi D DPRD Surabaya, Kamis (20/5).

Menurutnya berbagai fasilitas berupa air bersih, akses jalan masuk, lampu penerangan jalan dan lainnya sangat penting untuk kenyamanan sebuah stadion. Sayangnya tak semua fasilitas ada di SSC hingga kini.

Bila kondisi yang belum sempurna itu tetap membuat pemkot meresmikan, hal itu patut dicurigai.

Yang dikhawatirkan, pemaksaan peresmian ini sarat muatan politis. Apalagi Walikota Bambang DH yang maju dalam pilwali, saat kampanye justru tidak mengambil cuti. Dia disebut-sebut akan memimpin peresmian SSC ini.

"Kalau peresmian SSC sesudah pilwali sih oke. Tapi kalau sebelum pilwali dilangsungkan peresmian, itu sama saja ada tendensi politis. Bukan tak mungkin cawali incumbent ingin tebar pesona kepada warga kota," kata politisi asal PKB yang tinggal di dekat kawasan SSC.

Seperti diberitakan Surabaya Post Rabu kemarin, peresmian SSC Juni mendatang terancam tanpa persediaan air bersih. Pasalnya, hingga saat ini jaringan air dari PDAM Surabaya belum terpasang, sementara air bawah tanah di kawasan itu asin dan tak layak dipakai.

Menurut Masduki Toha, kalau persediaan air bersih tak ada di SSC, dikhawatirkan stadion mewah yang dibangun dengan anggaran Rp 440 miliar itu bakal rusak berat. Pasalnya untuk memelihara rumput saja membutuhkan air bersih, bukan air asin.

Sementara pemasangan jaringan distribusi PDAM ke sana, hingga kini belum jelas kapan dilaksanakan.

Malah Pemkot Surabaya dengan PT Adhi Karya Rekon Jo sebagai kontraktor, saling lempar tanggung jawab terkait pemasangan jaringan sekunder dengan ukuran 800 milimeter ke SSC. "Dengan berbagai masalah ini, saya meminta agar peresmian SSC ditunda dulu. Silakan diresmikan selama infrastruktur di sana sudah siap. Paling tidak kebutuhan air bersih sudah terpenuhi," katanya.

Pantauan Surabaya Post, hingga saat ini kondisi infrastruktur di SSC sangat mengenaskan. Jalan akses masuk menuju ke stadion yang digadang-gadang kelas internasional itu rusak berat dan belum ada

tanda-tanda akan diperbaiki. Warga yang melewati akses ke SSC kerap mengeluh. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, kawasan Pakal sering dilanda banjir. Bahkan Jalan Benowo-Pakal sering tergenang air hujan yang tingginya mencapai sekitar 30 cm.

Gangguan lain datang dari bau sampah yang ada di TPA Benowo. Kabarnya untuk menghilangkan bau ini, sampah di TPA ini akan ditutup dengan sirtu setebal 5 cm. Namun kenyataannya sampai sekarang belum dilakukan oleh pemkot.

Arif Darmansyah Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan, persoalan pemasangan jaringan pipa sekunder PDAM yang akan memasok air ke SSC masih dibahas.

"Yang jelas untuk pemasangan pipa sekunder di lingkungan SSC, memang tanggung jawab kontraktor PT Adhi Karya Rekon Jo. Sebab, itu sudah satu paket dengan pengerjaan stadion," ujarnya.

Sedangkan soal pemasangan pipa sekunder dari Benowo hingga SSC sepanjang 4 km yang menelan anggaran Rp 3 miliar hingga sekarang belum diputuskan. "Kami masih koordinasi dengan pihak-pihak terkait siapa yang seharusnya bertanggungjawab dalam pemasangan pipa sekunder di sana," katanya.

Disinggung soal kapan tuntasnya pembangunan SSC, Arif menjelaskan saat ini tinggal finishing saja. Juni diharapkan sudah tuntas pembangunannya sebagaimana yang tertera dalam kontrak kerja yang baru. "Soal kapan peresmiannya, itu bukan tupoksi kami, itu bagian Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora)," katanya.

Kepala Dispora Kota Surabaya, Ir Sigit Sugiharto mengatakan peresmian SSC menunggu semua fasilitas dan finishing pembangunan selesai. Namun, dia sendiri belum tahu kapan pembangunan SSC selesai secara keseluruhan.

cozzac
May 21st, 2010, 03:49 AM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs543.ash1/31774_123275814366917_100000534960137_204366_4377647_n.jpg

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs633.snc3/31774_123275821033583_100000534960137_204367_1902505_n.jpg

:banana:

cozzac
May 21st, 2010, 03:57 AM
SSC Tak Boleh Diresmikan Sebelum Semua Fasilitas Ada
Surabaya Post. Kamis, 20 Mei 2010 | 11:57 WIB

Surabaya- DPRD Surabaya meminta agar Surabaya Sport Centre (SSC) tidak diresmikan selama infrastruktur pendukung stadion utama belum tuntas

pembangunannya.

"Mengapa peresmiannya harus tergesa-gesa jika infrastruktur vital pendukung SSC belum siap?," kata Masduki Toha, anggota Komisi D DPRD Surabaya, Kamis (20/5).

Menurutnya berbagai fasilitas berupa air bersih, akses jalan masuk, lampu penerangan jalan dan lainnya sangat penting untuk kenyamanan sebuah stadion. Sayangnya tak semua fasilitas ada di SSC hingga kini.

Bila kondisi yang belum sempurna itu tetap membuat pemkot meresmikan, hal itu patut dicurigai.

Yang dikhawatirkan, pemaksaan peresmian ini sarat muatan politis. Apalagi Walikota Bambang DH yang maju dalam pilwali, saat kampanye justru tidak mengambil cuti. Dia disebut-sebut akan memimpin peresmian SSC ini.

"Kalau peresmian SSC sesudah pilwali sih oke. Tapi kalau sebelum pilwali dilangsungkan peresmian, itu sama saja ada tendensi politis. Bukan tak mungkin cawali incumbent ingin tebar pesona kepada warga kota," kata politisi asal PKB yang tinggal di dekat kawasan SSC.

Seperti diberitakan Surabaya Post Rabu kemarin, peresmian SSC Juni mendatang terancam tanpa persediaan air bersih. Pasalnya, hingga saat ini jaringan air dari PDAM Surabaya belum terpasang, sementara air bawah tanah di kawasan itu asin dan tak layak dipakai.

Menurut Masduki Toha, kalau persediaan air bersih tak ada di SSC, dikhawatirkan stadion mewah yang dibangun dengan anggaran Rp 440 miliar itu bakal rusak berat. Pasalnya untuk memelihara rumput saja membutuhkan air bersih, bukan air asin.

Sementara pemasangan jaringan distribusi PDAM ke sana, hingga kini belum jelas kapan dilaksanakan.

Malah Pemkot Surabaya dengan PT Adhi Karya Rekon Jo sebagai kontraktor, saling lempar tanggung jawab terkait pemasangan jaringan sekunder dengan ukuran 800 milimeter ke SSC. "Dengan berbagai masalah ini, saya meminta agar peresmian SSC ditunda dulu. Silakan diresmikan selama infrastruktur di sana sudah siap. Paling tidak kebutuhan air bersih sudah terpenuhi," katanya.

Pantauan Surabaya Post, hingga saat ini kondisi infrastruktur di SSC sangat mengenaskan. Jalan akses masuk menuju ke stadion yang digadang-gadang kelas internasional itu rusak berat dan belum ada

tanda-tanda akan diperbaiki. Warga yang melewati akses ke SSC kerap mengeluh. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang, kawasan Pakal sering dilanda banjir. Bahkan Jalan Benowo-Pakal sering tergenang air hujan yang tingginya mencapai sekitar 30 cm.

Gangguan lain datang dari bau sampah yang ada di TPA Benowo. Kabarnya untuk menghilangkan bau ini, sampah di TPA ini akan ditutup dengan sirtu setebal 5 cm. Namun kenyataannya sampai sekarang belum dilakukan oleh pemkot.

Arif Darmansyah Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan, persoalan pemasangan jaringan pipa sekunder PDAM yang akan memasok air ke SSC masih dibahas.

"Yang jelas untuk pemasangan pipa sekunder di lingkungan SSC, memang tanggung jawab kontraktor PT Adhi Karya Rekon Jo. Sebab, itu sudah satu paket dengan pengerjaan stadion," ujarnya.

Sedangkan soal pemasangan pipa sekunder dari Benowo hingga SSC sepanjang 4 km yang menelan anggaran Rp 3 miliar hingga sekarang belum diputuskan. "Kami masih koordinasi dengan pihak-pihak terkait siapa yang seharusnya bertanggungjawab dalam pemasangan pipa sekunder di sana," katanya.

Disinggung soal kapan tuntasnya pembangunan SSC, Arif menjelaskan saat ini tinggal finishing saja. Juni diharapkan sudah tuntas pembangunannya sebagaimana yang tertera dalam kontrak kerja yang baru. "Soal kapan peresmiannya, itu bukan tupoksi kami, itu bagian Dinas Olahraga dan Pemuda (Dispora)," katanya.

Kepala Dispora Kota Surabaya, Ir Sigit Sugiharto mengatakan peresmian SSC menunggu semua fasilitas dan finishing pembangunan selesai. Namun, dia sendiri belum tahu kapan pembangunan SSC selesai secara keseluruhan.

dibenerin sampe bener aja dulu, lagian persebaya dah ga ada laga kandang musim ini :cheers:

sbyctzn
May 21st, 2010, 05:23 AM
Wow, sudah mulai lengkap interiornya.
Thanks cozzac. Kok bisa ambil pict yg didalam? Kerja disana?

cozzac
May 21st, 2010, 10:17 AM
Wow, sudah mulai lengkap interiornya.
Thanks cozzac. Kok bisa ambil pict yg didalam? Kerja disana?

iya dah mulai lengkap, tp sayangnya warna dasar bangku penontonnya ko ga ijo ciri khas sby ya :lol:

ga kerja disana bro, dapat foto ini dari FB anak2 bonek , aku kemarin sempat sih kesana, pinginnya mau ambil foto, tp sayang ga dibolehin, kalau mau nekat masuk si sebenernya bisa , lewat tambak2 itu:lol:

gamakichi
May 21st, 2010, 10:42 AM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs543.ash1/31774_123275814366917_100000534960137_204366_4377647_n.jpg

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs633.snc3/31774_123275821033583_100000534960137_204367_1902505_n.jpg

:banana:

Wow.. hampir jadi nih..

Karakteristik stadion Indonesia banget. Jarak tribun dengan lapangan jauh dan tinggi. Padahal sebenarnya bisa dimaksimalkan untuk menambah kapasitas. Tapi memang karakteristik penonton Indonesia belum memungkinkan untuk dibuat stadion ala eropa.

Mudah2an aja stadion ini akan punya andil besar untuk olahraga Indonesia :)

isnan
May 21st, 2010, 10:50 AM
paritnya yang mana yah?

Widana89
May 21st, 2010, 11:15 AM
paritnya yang mana yah?

^^ paritnya gak kelihatan...

fajarmuhasan
May 21st, 2010, 12:08 PM
emang ada parit? buat apaan?
gw agak ragu dg rumputnya...apakah bisa rata ya?
mo nanya juga, itu bangku bangku dg tulisan bung tomo berupa kursi ya (personal seat)?
warnanya gak ciri khas surabaya...warna gado-gado

mo nanya agak lain:
kalo di ingris, gw suka lihat sebelum pertandingan rumput disiram melalui air mancur yg nyembur dari dalam rumput...gw cari-cari koq gak ada slang airnya...apakah air mancur tsb emang permanen ditanam di tengah lapangan ya.
Untuk Bung tomo ini cara nyiram rumputnya bijimana?

Widana89
May 21st, 2010, 01:47 PM
emang ada parit? buat apaan?
gw agak ragu dg rumputnya...apakah bisa rata ya?
mo nanya juga, itu bangku bangku dg tulisan bung tomo berupa kursi ya (personal seat)?
warnanya gak ciri khas surabaya...warna gado-gado

mo nanya agak lain:
kalo di ingris, gw suka lihat sebelum pertandingan rumput disiram melalui air mancur yg nyembur dari dalam rumput...gw cari-cari koq gak ada slang airnya...apakah air mancur tsb emang permanen ditanam di tengah lapangan ya.
Untuk Bung tomo ini cara nyiram rumputnya bijimana?

^^ paritnya berfungsi menghalau penonton agar gak masuk lapangan... soalnya pagar pembatas GBT gak begitu tinggi....

Kalau masalah nyiram rumpunya pasti manual... soalnya jaringan air PDAM gak ada di GBT, katanya baru mau dipasang!! :ohno::ohno:

Ocean One
May 21st, 2010, 03:35 PM
^^
Warna bangkunya gak banget deh. :bash:

Mudah2n akan ada kombinasinya dengan warna lain yang lebih cerah, biar lebih good looking:cheers:

cozzac
May 21st, 2010, 05:27 PM
^^ paritnya berfungsi menghalau penonton agar gak masuk lapangan... soalnya pagar pembatas GBT gak begitu tinggi....

Kalau masalah nyiram rumpunya pasti manual... soalnya jaringan air PDAM gak ada di GBT, katanya baru mau dipasang!! :ohno::ohno:

rumputnya aja sampe kelihatan kering tuh di gambar :ohno:

sbyctzn
May 22nd, 2010, 09:39 AM
dibuat parit!! standar keamanan khas surabaya...
di Tambaksari juga ada paritnya......

semoga nantinya jika persebaya pindah, stadion tambaksari direnovasi, dibuat allseat...
trus diperbaiki besar-besaran...
trus dibuat kandang SM Surabaya Muda

bentuk suporter baru yang khusus untuk Surabaya Muda, di didik sedini mungkin....
biar tidak seperti suporter yang sekarang

berharap SM bisa seperti klub-klub di eropa, profesional, suporternya juga baik, trus stadionnya ada di tengah kota, full allseat..
gak perlu muluk-muluk main di superliga, yang penting cara bermainnya cantik ala khas spanyol pasti para warga surabaya banyak yang datang...
hahahaha mimpi mode on

cozzac
May 22nd, 2010, 11:06 AM
dibuat parit!! standar keamanan khas surabaya...
di Tambaksari juga ada paritnya......

semoga nantinya jika persebaya pindah, stadion tambaksari direnovasi, dibuat allseat...
trus diperbaiki besar-besaran...
trus dibuat kandang SM Surabaya Muda

bentuk suporter baru yang khusus untuk Surabaya Muda, di didik sedini mungkin....
biar tidak seperti suporter yang sekarang

berharap SM bisa seperti klub-klub di eropa, profesional, suporternya juga baik, trus stadionnya ada di tengah kota, full allseat..
gak perlu muluk-muluk main di superliga, yang penting cara bermainnya cantik ala khas spanyol pasti para warga surabaya banyak yang datang...
hahahaha mimpi mode on

setuju soal SM :D :cheers1:

Reizaldy
May 22nd, 2010, 12:51 PM
Yang membentuk tulisan Bung Tomo itu apa kursi??? Padahal dulu seingatku kan rencanaya gak pakai kursi.

isnan
May 23rd, 2010, 06:15 AM
Yang membentuk tulisan Bung Tomo itu apa kursi??? Padahal dulu kan rencanaya gak pakai kursi.

itu yang vip, yang ekonomi ga ada kursinya
tapi menurut gw, tanggung kursinya yang bentuknya konvensional itu. Harusnya kursinya yang lebih empuk dan bisa dilipat saat tidak dipakai (spt stadion2 eropa).

aboy_wew
May 23rd, 2010, 02:51 PM
^^ perawatn ny susah..curah hujan d indonesia tinggi...klo yg empuk itu,,kena hujan berkali2..wduh baunya gk bgt..hehe,,

Indonesian Pride
May 23rd, 2010, 03:39 PM
^^ kalau untuk kursi yg bisa dilipet sama yg empuk2 itu harusnya untuk yg indoor stadium aja..kan ga kena hujan..:banana:

isnan
May 23rd, 2010, 04:18 PM
kalo yang kaya ini gmn?
http://farm1.static.flickr.com/51/145561679_295a43ff8b.jpg
di alianz arena
http://englishfootballpost.com/news/wp-content/uploads/2009/04/stamford_bridge-chelsea.jpg
di stamford bridge
http://messybeauty.files.wordpress.com/2009/02/bukit-jalil.jpg
di bukit jalil

sbyctzn
May 23rd, 2010, 06:49 PM
Yah memang seleranya orang indonesia suka pakai kursi yang biasa begitu kali.
Lagian kalau pakai kursi yang bagus seperti diatas pasti biayanya juga mahal. Money Talk!
Itu stadion yang biayai kan juga pemkot surabaya,
kalau sudah masuk mengenai pembiayaan oleh pemerintah yang berbicara pasti azas efektifitas.
Sudah untung dewan setuju pemkot surabaya bangun stadion sebesar itu, padahal tidak ada momen atau alasan tepat dibangunnya stadion.
Azas efektifitas berbicara, kalau kursi biasa sudah cukup, untuk apa pakai kursi sebagus di bukit jalil?

Kalau yang bangun personal, pasti jika saya itu orangnya pasti akan buat sebagus mungkin.
Minimal sederhana seperti stadion rata2 klub di liga inggris yang all seat dan bisa dilipat, trus rumputnya pakai rumput gulung, lampunya dibuat seterang terangnya, dll dll

alasan cuaca sebenarnya juga tidak bisa dijadikan halangan, masalahnya itu ada di perawatan, asal perawatannya baik, tidak masalah kok.
Di luar itu yang ditekankan perawatannya.
Beda banget dengan di Indonesia, untuk membangun sangat mampu banget, tapi untuk perawatan susahnya minta ampun.

Widana89
May 23rd, 2010, 08:41 PM
Yah memang seleranya orang indonesia suka pakai kursi yang biasa begitu kali.
Lagian kalau pakai kursi yang bagus seperti diatas pasti biayanya juga mahal. Money Talk!
Itu stadion yang biayai kan juga pemkot surabaya,
kalau sudah masuk mengenai pembiayaan oleh pemerintah yang berbicara pasti azas efektifitas.
Sudah untung dewan setuju pemkot surabaya bangun stadion sebesar itu, padahal tidak ada momen atau alasan tepat dibangunnya stadion.
Azas efektifitas berbicara, kalau kursi biasa sudah cukup, untuk apa pakai kursi sebagus di bukit jalil?

Kalau yang bangun personal, pasti jika saya itu orangnya pasti akan buat sebagus mungkin.
Minimal sederhana seperti stadion rata2 klub di liga inggris yang all seat dan bisa dilipat, trus rumputnya pakai rumput gulung, lampunya dibuat seterang terangnya, dll dll

alasan cuaca sebenarnya juga tidak bisa dijadikan halangan, masalahnya itu ada di perawatan, asal perawatannya baik, tidak masalah kok.
Di luar itu yang ditekankan perawatannya.
Beda banget dengan di Indonesia, untuk membangun sangat mampu banget, tapi untuk perawatan susahnya minta ampun.
^^
Setuju brow... Lihat tuch palaran sekarang kursinya banyak yg memudar n ditumbuhi lumut... Kelihatan bgt kurang perawatan.... Percuma bangun stadion mahal2 kalau tidak bisa merawat....!!! :ohno:

drie
May 25th, 2010, 01:45 PM
^^

yup, bener banget tuh. ingat yang bangun ne Stadion adalah Pemkot surabaya. sekarang coba lagi dech pikir - pikir, ada gak Pemerintah Kota yang mampu bangun stadion yang megah kayak gini. ? jadi kalau kursi nya biasa aja, ya wajar lah. kan keuangan Pemkot juga terbatas.

cozzac
May 25th, 2010, 03:40 PM
^^

yup, bener banget tuh. ingat yang bangun ne Stadion adalah Pemkot surabaya. sekarang coba lagi dech pikir - pikir, ada gak Pemerintah Kota yang mampu bangun stadion yang megah kayak gini. ? jadi kalau kursi nya biasa aja, ya wajar lah. kan keuangan Pemkot juga terbatas.

^^

iya, dah lumayan bgt sekelas pemkot beserta dewan kota meloloskan anggaran setengah T buat sarana kayak gn

sbyctzn
May 25th, 2010, 03:53 PM
^^
ada bro selain surabaya.
Pemkot Kutai Kertanegara, dengan stadion perjiwa nya, sama juga dengan GBT, kalau nggak salah yang pakai kursi cuma VIP saja.
CMIIW.

Tapi kalau Pemkot Kukar sih ya tidak heran bisa bangun stadion perjiwa. Lha wong daerahnya memang kaya raya, daerah (kota/kabupaten) terkaya se-indonesia.

Bersyukurlah seperti stadion palaran yang all seat, soalnya dibiayai APBN, anggarannya banyak, jadi ada uang lebih untuk pasang semua kursi di semua tribun.

We wish best for Pekanbaru too!
Semoga uang dari pusat benar turun.

drie
May 25th, 2010, 03:55 PM
^^

iya, dah lumayan bgt sekelas pemkot beserta dewan kota meloloskan anggaran setengah T buat sarana kayak gn

apa yang di buat oleh surabaya saat ini, sama dengan kota Taluk Kuantan, salah satu Ibu Kota kab. Kuantan singingi di Riau. dimana merek juga membangun stadion, 2 buah GOR, dan sebuuah Danau Buatan yang luas banget, dan itu di danai dengan menggunakan APBD mereka sendiri, tanpa ada sharing anggaran dengan PEMPROV RIAU, dan pemerintah pusat. padahal kabupatennya sendiri, bukanlah kabupaten kaya. baru 10 tahun berdiri sendiri. namun sangat luar biasa kemajuannya.

tapi setidaknya masyarakat SURABAYA bisa berbangga diri, dkarena Stadion yang megah ini dibangun menggunakan uang rakyat surabaya itu sendiri. k

drie
May 25th, 2010, 04:02 PM
^^


We wish best for Pekanbaru too!



amin, semoga aja.

sbyctzn
May 25th, 2010, 06:23 PM
^^
kelasnya stadion kuantan senggigi?
Seperti apa stadionya?
Apa seperti GBT juga?
Atau seperti stadion mana?
Hebat donk.

Kota Malang dan Kabupaten Malang juga mampu tuh bikin stadion megah. Ampir kelupaan sama dua daerah ini.
Kota Malang dengan Gajayananya. Trus Kabupaten Malang dengan Kanjuruhannya.

Kalau kanjuruhan sih gak semegah Gajayana, Gajayana hampir mirip banget sama Perjiwa. Desain konstruksinya hampir sama.
Besarnya juga sama, cuma tribun yang beratap cuma satu sisi.

Sudah tau kan gajayana? Sering disiarkan di TV kok.
Kalau yang di kuantan senggigi?
Ada gambarnya?
Apa stadion kuansing itu ya?
Yang mau dipakai sementara sama PSPS?

Kalau benar yang itu berarti sama seperti Gelora Delta Sidoarjo atau Tri Darma Gresik.

Thx untuk responnya.

sbyctzn
May 25th, 2010, 07:45 PM
Eksterior GBT sudah rampung, tinggal pasang label Gelora Bung Tomo.

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt2010-1.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt2010-2.jpg

sbyctzn
May 25th, 2010, 07:46 PM
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt2010-3.jpg

http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/gbt2010-4.jpg

satu2nya jalan akses
http://i413.photobucket.com/albums/pp215/sbyctzn/jalanaksesgbt.jpg

fajarmuhasan
May 26th, 2010, 03:17 AM
Kayaknya atap stadion utama bung tomo gak nutup semua ya...atau belum terpasang semua?

fajarmuhasan
May 26th, 2010, 03:22 AM
Yah memang seleranya orang indonesia suka pakai kursi yang biasa begitu kali.
Lagian kalau pakai kursi yang bagus seperti diatas pasti biayanya juga mahal. Money Talk!
Itu stadion yang biayai kan juga pemkot surabaya,
kalau sudah masuk mengenai pembiayaan oleh pemerintah yang berbicara pasti azas efektifitas.
Sudah untung dewan setuju pemkot surabaya bangun stadion sebesar itu, padahal tidak ada momen atau alasan tepat dibangunnya stadion.
Azas efektifitas berbicara, kalau kursi biasa sudah cukup, untuk apa pakai kursi sebagus di bukit jalil?

Kalau yang bangun personal, pasti jika saya itu orangnya pasti akan buat sebagus mungkin.
Minimal sederhana seperti stadion rata2 klub di liga inggris yang all seat dan bisa dilipat, trus rumputnya pakai rumput gulung, lampunya dibuat seterang terangnya, dll dll

alasan cuaca sebenarnya juga tidak bisa dijadikan halangan, masalahnya itu ada di perawatan, asal perawatannya baik, tidak masalah kok.
Di luar itu yang ditekankan perawatannya.
Beda banget dengan di Indonesia, untuk membangun sangat mampu banget, tapi untuk perawatan susahnya minta ampun.

Kursi bagus, stadion megah, rumput sangat rata................mungkin harus nunggu klub yg ngebangun. Kalo pemerintah yg ngebangun kan masuk kategori fasum kota, mungkin gak cuma buat sepakbola tapi juga atletik, bhkan kegiatan non sport spt kampanye, upacara, dangdutan dll

sbyctzn
May 26th, 2010, 05:39 AM
^^
ada beberapa bagian yang belum terpasang.
Bagian pojokan itu.
Atapnya ya sesuai yang di rendering, mirip dengan yang di palaran. Agak ketutup semua.

Hehehe iya fajarmuhasan, saya juga tau kok biasanya kalau pemerintah yang bangun pasti ya seperti itu hasilnya.
Berharap klub yang sudah sangat profesional seperti Arema akan buat stadion khusus sepakbola yang bagus seperti Maguwoharjo atau Gelora 10 nopember, tapi harus lebih dari 2 stadion itu.
Harus allseat. Tertutup atap semua. Dll. Dll.

drie
May 26th, 2010, 02:17 PM
^^
kelasnya stadion kuantan senggigi?
Seperti apa stadionya?
Apa seperti GBT juga?
Atau seperti stadion mana?
Hebat donk.

Kota Malang dan Kabupaten Malang juga mampu tuh bikin stadion megah. Ampir kelupaan sama dua daerah ini.
Kota Malang dengan Gajayananya. Trus Kabupaten Malang dengan Kanjuruhannya.

Kalau kanjuruhan sih gak semegah Gajayana, Gajayana hampir mirip banget sama Perjiwa. Desain konstruksinya hampir sama.
Besarnya juga sama, cuma tribun yang beratap cuma satu sisi.

Sudah tau kan gajayana? Sering disiarkan di TV kok.
Kalau yang di kuantan senggigi?
Ada gambarnya?
Apa stadion kuansing itu ya?
Yang mau dipakai sementara sama PSPS?

Kalau benar yang itu berarti sama seperti Gelora Delta Sidoarjo atau Tri Darma Gresik.

Thx untuk responnya.



yup, stadionnya Home Base sementara PSPS bang:lol:

isnan
May 27th, 2010, 01:21 AM
wah semoga persebaya tidak degradasi. walaupun saya aremania, ttp saya ingin persebaya ttp di isl. dan semoga aremania bisa membangun stadion yang megah(gak tau duit dari mana, hehe)

sbyctzn
May 27th, 2010, 03:16 AM
^^
Sebagai pendukung persebaya, menurut saya degradasi juga tidak apa2, biar bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terkait dengan persebaya.
Bahwa semua tidak bisa diraih secara instan.
Dan sepakbola tidak bisa dicampuri dengan kepentingan lain.
Kalau tidak degradasi, mungkin para parasit yang ada di dalam persebaya tetap saja menggerogoti persebaya.

Selamat ya isnan arema juara!!!
Arema memang layak juara.
Bangga juga punya klub Arema, membuat harum lagi nama Jawa Timur..

fajarmuhasan
May 27th, 2010, 03:22 AM
Kalo bung tomo selesai dan persebaya main disana, lalu 10 november jadi apa?

sbyctzn
May 27th, 2010, 03:30 AM
^^
nganggur.
Harapan saya itu stadion direnovasi, disewakan ke swasta, biar dikelola secara profesional sama swasta, untuk dibentuk klub baru.
Kalau bisa sih memakai nama besar NIAC MITRA.
Mengembalikan nama besar sang legendaris NIAC MITRA.

Atau kalau hal itu tidak bisa. Biar dipakai Surabaya Muda saja,
Surabaya Muda sebenarnya secara permainan lebih cantik dan bagus dari Persebaya, sehingga bisa menjadi potensi untuk membangun era baru sepakbola di surabaya.

fajarmuhasan
May 27th, 2010, 04:34 AM
^^
nganggur.
Harapan saya itu stadion direnovasi, disewakan ke swasta, biar dikelola secara profesional sama swasta, untuk dibentuk klub baru.
Kalau bisa sih memakai nama besar NIAC MITRA.
Mengembalikan nama besar sang legendaris NIAC MITRA.

Atau kalau hal itu tidak bisa. Biar dipakai Surabaya Muda saja,
Surabaya Muda sebenarnya secara permainan lebih cantik dan bagus dari Persebaya, sehingga bisa menjadi potensi untuk membangun era baru sepakbola di surabaya.

SUrabaya Muda itu klub baru atau persebaya U-21?
Takutnya 10 november berubah jadi mall....
Mungkin saatnya surabaya punya 2 klub besar dan masing2 punya home base.
Malang telah membuktikan punya 2 klub dg home base masing2

sbyctzn
May 27th, 2010, 11:35 AM
SM klub baru bentukan pssi surabaya, sekarang ada di divisi 2, baru dibentuk trus ikut divisi 3 langsung naik ke divisi 2.

Maksudnya gelora 10 nopember jadi mall?
Apa yang fajarmuhasan stadionnya dibongkar dan dibangun mall begitu ya?
Saya pikir kok ya tidak mungkin.
Soalnya sebelah stadion sudah ada mall kaza.

Malang sebenarnya malah ada 3 klub, satunya Malang Metro FC, punyanya kabupaten malang, yang sebenarnya homebasenya di stadion kanjuruhan.
Sekarang ada di divisi 1 kalau tidak salah.

Justru Arema yang sebenarnya belum punya rumah sendiri, makanya sudah selayaknya klub se profesional Arema punya stadion sendiri.

Kalau Surabaya ya sudah punya, persebaya dan surabaya muda.
Perkiraan saya sih gelora 10 nopember akan diberikan ke surabaya muda.

Sebenarnya dulu malah surabaya punya 3 klub besar, yaitu
sang legendaris Niac Mitra dan Assyabab (saudaranya Arema waktu jaman Galatama), dan persebaya sendiri.

isnan
May 27th, 2010, 11:48 PM
^^
Sebagai pendukung persebaya, menurut saya degradasi juga tidak apa2, biar bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terkait dengan persebaya.
Bahwa semua tidak bisa diraih secara instan.
Dan sepakbola tidak bisa dicampuri dengan kepentingan lain.
Kalau tidak degradasi, mungkin para parasit yang ada di dalam persebaya tetap saja menggerogoti persebaya.

Selamat ya isnan arema juara!!!
Arema memang layak juara.
Bangga juga punya klub Arema, membuat harum lagi nama Jawa Timur..

wah, matur nuwun bung sbyctzn
ternyata engkau berjiwa besar, salut. :applause:
semoga tahun besok persebaya bisa lebih baik. dan final piala indonesia arema vs persebaya di stadion ini. ngereyen gitu..
:cheers1:

dira
May 28th, 2010, 02:45 PM
surabaya sport center foto diambil dari udara

http://i827.photobucket.com/albums/zz194/lemonadesquash/IMG_0175.jpg
http://i827.photobucket.com/albums/zz194/lemonadesquash/IMG_0176.jpg

aboy_wew
May 28th, 2010, 05:52 PM
^^ kwasan sekitar ny seolah2 tergenang oleh sungai...

PendatangBaru
May 28th, 2010, 06:24 PM
Kalo bung tomo selesai dan persebaya main disana, lalu 10 november jadi apa?

1. saya usul gelora 10 november dirobohkan diganti menjadi taman raksasa hijau seperti
kebun raya bogor atau seperti central park new york.

2. di jakarta pola yg sama sdh dilakukan atas stadion menteng menjadi taman
menteng yg futuristik dan menyegarkan warga kota.

3. toh gelora 10 november bukanlah warisan perang 10 november. tapi dibangun
sesudah perang.

4. mengingat lokasinya di tengah kota, sangat sayang kalau jadi area komersil
(mal, apalagi ITC dg KFC dan McD... amit2 jabang bayik....)

5. desain taman dibuat total taman botanical. ... gak usah pakai ornamen
perjuangan atau tugu2/prasasti dlll. kan kalau ornamen2
perjuangan/diaroma sudah ada di Tugu Pahlawan.

5. jadi taman di bekas tadion ini benar2 green botanical, total tumbuhan asli
jatim misalnya : apa ya aku nggak tahu.... untuk menyerap karbon kota... jadi paru2 kota

6. pokoknya ruang hijau, pohon tinggi rindang dalam skala luas... banyak
tempat duduk... rumput hijau... telaga bening... jogging track..

7. mmmm surabaya bakal keren reeekk....

sbyctzn
May 29th, 2010, 03:12 AM
wah, matur nuwun bung sbyctzn
ternyata engkau berjiwa besar, salut. :applause:
semoga tahun besok persebaya bisa lebih baik. dan final piala indonesia arema vs persebaya di stadion ini. ngereyen gitu..
:cheers1:

sama2 bung,
tidak selalu kita berada diatas, naik turun, itulah hidup.

tidak perlu muluk2 persebaya bisa lolos ke final bung.
Susah lihat cara main persebaya seperti sekarang.
Dengan cara main persibo saja jauh bung.
Persibo bagus banget cara bermainnya, kolektif!

Oh ya, selamat, sudah bisa dipastikan Jatim mengawinkan gelar ISL dan Divisi Utama.
Final divisi utama soalnya antara persibo vs deltras.
Tapi persibo yang layak juara divisi utama.

Btw, semoga Arema bisa mengharumkan nama indonesia di level asia!

@pendatangbaru:
saya pikir kok tidak semudah itu merobohkan Stadion G10N.
Terlalu bersejarah untuk dihapus, walaupun itu stadion dibangun tidak warisan perang.

Kalau taman, di depan stadion itu apa?
Taman mundu
saya pikir sudah cukup kok.
Apalagi tambah bagus kan.
Di depan stadion ada taman yang hijau.
Apalagi kalau stadionnya direnovasi lebih modern.

PendatangBaru
May 29th, 2010, 09:17 PM
@pendatangbaru:
saya pikir kok tidak semudah itu merobohkan Stadion G10N.
Terlalu bersejarah untuk dihapus, walaupun itu stadion dibangun tidak warisan perang.

Kalau taman, di depan stadion itu apa?
Taman mundu
saya pikir sudah cukup kok.
Apalagi tambah bagus kan.
Di depan stadion ada taman yang hijau.
Apalagi kalau stadionnya direnovasi lebih modern.

thank u atas responnya
tapi maksud saya bukan sekedar taman2 kecil seperti taman mundu, taman bungkul, atau taman2 kecil lain di surabaya. tapi taman dalam arti kebun raya atau hutan kota dalam skala raksasa. setahu saya surabaya belum memiliki taman besar dg ukuran puluhan hektar. central park di new york itu luasnya 341 hektar. taman monas hanya 80 hektar.

archiholic
May 30th, 2010, 05:50 AM
^^ kalau maksud anda seperti itu, dengan merobohkan tambak sari juga gak ada artinya karena luas tambak sari gak seberapa.
Rasanya susah mau bangun taman seluas itu di tengah kota, mana ada lahan.
Bangun hutan kota di pinggiran yang lahannya luas juga gak masalah seperti di laskar santri, bahkan bisa dikonsep menjadi greenbelt yang mengelilingi Surabaya.
Gak perlu memaksakan taman extra luas di tengah kota, biar kecil tp bnyak OK jg kok.

sbyctzn
May 30th, 2010, 06:53 AM
Hutan atau kebun raya?
KBS itu menurut saya sudah seperti hutan di tengah kota.
Bahkan menurut saya taman seperti hutan yang lebat satu2nya ditengah kota ya KBS itu.

Wicak_15
May 30th, 2010, 10:17 AM
surabaya sport center foto diambil dari udara

http://i827.photobucket.com/albums/zz194/lemonadesquash/IMG_0175.jpg
http://i827.photobucket.com/albums/zz194/lemonadesquash/IMG_0176.jpg

Terpencil banget daerahnya. Gimana tuh akses masuknya? :ohno:

sbyctzn
May 30th, 2010, 11:26 AM
^^
baca2 page sebelumnya bro.
Bolak balik dibahas.
Ada pict postingan saya juga. Beberapa hari lalu saya ambil pictny.

Widana89
May 31st, 2010, 11:47 AM
Wali Kota: Bangga Punya SSC, tapi Tetap Belum Puas
[ Jawa Post|Senin, 31 Mei 2010 ]
http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/36191197.jpg

SURABAYA - Hari ini, Senin (31/5), kota kita tercinta Surabaya berulang tahun ke-717. Sejumlah proyek infrastruktur yang diselesaikan pemkot tahun ini menjadi kado indah bagi Surabaya. Proyek penting yang berhasil diwujudkan tahun ini, di antaranya, adalah Surabaya Sport Center (SSC), frontage road, Instalasi Penjernihan Air Minum (IPAM) Karangpilang III, dan box culvert.

Namun, Wali Kota Bambang Dwi Hartono menyatakan belum puas meski berbagai proyek penting berhasil diwujudkan pemkot. "Kalau saya ditanya apakah puas, ya tentu belum," ujarnya.

Pernyataan belum puas itu tidak sekali dua kali dikatakan Bambang. Dalam berbagai kesempatan, Bambang selalu mengatakan demikian. "Karena masih banyak infrastruktur kota yang harus dibenahi. Terutama masalah kemacetan dan banjir," ujar Bambang kemarin (30/5).

Dia menyebut, ada beberapa persoalan yang menjadi ciri khas masalah perkotaan. Yaitu air bersih, kemacetan, banjir, dan permukiman kumuh. Dari tahun ke tahun, pemkot berupaya mengatasi berbagai persoalan tersebut. Dalam pemenuhan air bersih misalnya, diresmikannya IPAM Karangpilang III diharapkan dapat menjangkau 80 persen warga kota. Pencapaian 80 persen itu bahkan sudah melebihi target secara nasional.

Begitu juga upaya pemkot dalam mengatasi kemacetan, dilakukan dengan membangun frontage road dan box culvert di beberapa kawasan. Dia menjelaskan, volume kendaraan bermotor di Surabaya tidak berbanding lurus dengan penambahan ruas jalan.

Bambang mengakui, pemkot kerap kesulitan dalam membangun jalan. Kendalanya adalah proses pembebasan lahan yang memakan waktu lama. Secara bertahap, proyek-proyek pemecah kemacetan telah dituntaskan. Beberapa di antaranya box culvert dan frontage road.

"Masih banyak yang perlu dibenahi. Pemerintah kota terus berupaya memperbaiki infrastruktur. Juga masalah pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Tiga problem itu, kata Bambang, menjadi perhatian dirinya. Masalah transportasi masal, menurut dia, merupakan salah satu persoalan yang paling urgen. Karena itu, beberapa proyek pengurai kemacetan telah disiapkan pemkot. Yaitu box culvert di Jalan Banyu Urip maupun di Jalan Semolowaru.

Dia berharap siapa pun nanti yang memimpin kota ini bisa melanjutkan pembangunan yang sudah direncanakan pemkot. "Sebab, banyak pihak yang mengatakan bahwa arah pembangunan kota ini sudah benar. Saya berharap pembangunan akan terus berlanjut," tutur dia.

Megaproyek lain yang menjadi kado ulang tahun (ultah) Surabaya adalah Surabaya Sport Center (SSC). Kemarin wali kota mencoba lintasan atletik dan tribun Gelora Bung Tomo yang merupakan satu kompleks dengan SSC.

Ketika berjalan di tengah-tengah tribun, Bambang menyatakan bangga. Akhirnya Surabaya memiliki stadion dengan standar internasional. Tidak hanya lapangan sepak bola, perlintasan atletik juga mengantongi sertifikat dari Federasi Atletik Internasional (IAAF). "Saya berharap yang ada di sini bisa mengakomodasi semua cabang olahraga," ucap Bambang.

Apalagi, stadion indoor yang ada di selatan Gelora Bung Tomo kini juga sudah tuntas dikerjakan. Stadion indoor yang berkapasitas 10 ribu orang itu diharapkan Bambang bisa menjawab keputusan tempat pertandingan olahraga nasional maupun internasional. "Selama ini, kalau ada even basket dan voli, kita kerap menyewa stadion indoor. Sebab, gedung yang ada kapasitasnya terbatas," lanjut Bambang.

Pria yang kini maju lagi dalam Pilwali Surabaya 2010 itu menyatakan sudah menyiapkan sejumlah infrastruktur penunjang SSC. Dia berharap kompleks olahraga tersebut bisa menampung semua cabang olahraga. Salah satunya yang akan dikerjakan tahun ini, yakni arena road race.

Lintasan balap rencananya didesain di jalan yang ada di komplek SSC. Menurut Bambang, salah satu persyaratan agar jalan bisa digunakan sebagai arena road race adalah ada lintasan lurus sejauh 500 meter. "Nah, desain seperti itu sudah digarap," katanya. Hadirnya arena balap di SSC diharapkan membuat kompetisi balap di Surabaya hidup. "Kalau nanti sudah ada arenanya, semoga tiap minggu ada lomba road race," ucap Bambang.

Selain memanfaatkan jalan kompleks SSC, pembangunan arena road race itu dilakukan dengan pembebasan tanah. Saat ini memang ada beberapa lahan yang belum dibebaskan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur SSC. Menurut mantan guru matematika tersebut, total kebutuhan lahan SSC 100 hektare. Namun, lahan yang sudah dibebaskan kini mencapai 60 hektare.

Nah, lahan yang akan dibebaskan itu nanti bakal menjadi pelengkap SCC. Salah satunya penyediaan arena hoki dan sofbol. "Termasuk untuk apartemen atlet," kata suami Dyah Katarina tersebut. Bambang menambahkan, SSC bisa terus diperlengkap, minimal seperti kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Untuk mendukung upaya pembebasan lahan, jelas Bambang, pemkot punya trik khusus. Salah satunya mengupayakan ruilslag ke lahan di sekitar SSC. Dia mencontohkan pengembang yang meruilslag lahan pemkot. Sebagai gantinya, pengembang tersebut bakal diminta membebaskan tanah milik warga yang ada di sekitar SSC. Dengan begitu, diharapkan biaya pembebasan lahan yang harus dikeluarkan pemkot tidak begitu besar.

Pembangunan SSC itu diharapkan bisa meng-generate pembangunan di Surabaya Barat. Dengan demikian, jika kawasan Surabaya Barat berkembang, ada peningkatan nilai ekonomis bagi masyarakat di wilayah tersebut. Termasuk masyarakat yang ada di sekitar SSC.

Perkembangan SSC dan wilayah barat itu nanti akan ditopang dengan keberadaan akses Middle West Ring Road (MWRR). Kini pemkot sudah menyiapkan beberapa lahan untuk pembangunan jalan lingkar yang terbentang dari Driyorejo sampai Romokalisari. Jalan itulah yang diharapkan bisa menjadi akses utama menuju SSC sekaligus untuk mengurangi beban di tengah kota. "Tahun ini pembebasan dan pembangunan jalan lingkar sudah dimulai," jelas Bambang.

Menurut dia, pemerintah pusat berjanji membantu pembiayaan konstruksi pembangunan MWRR. "Saya beberapa waktu lalu sudah meminta Bu Risma (waktu itu kepala bappeko, Red) untuk ke Jakarta menanyakan itu sendiri," ujarnya. Jika memang janji tersebut tidak dipenuhi pemerintah pusat, pemkot akan menangani proyek tersebut sendiri (murni melalui APBD). Menurut Bambang, banyak pengembang kawasan barat yang mendukung keberadaan MWRR.

Keinginan Bambang ke depan juga memberikan pelayanan terbaik terhadap warga. Terutama dalam hal pelayanan administrasi kependudukan. Jika tidak ada aral melintang, Selasa (1/6) Bambang akan membuka pelayanan KTP di mal. Yakni di Royal Plaza. Bentuk pelayanan itu juga menjadi salah satu kado dalam perayaan ultah ke-717 Surabaya.

Sejatinya, tahun lalu upaya itu juga dilakukan pemkot. "Namun, pelayanannya hanya satu bulan. Nah, pelayanan kali ini seterusnya," terang Kartika Indrayana, kepala dinas kependudukan dan catatan sipil (dispenduk capil).

Bukan tanpa alasan pelayanan itu dibuka pemkot. Data di dispenduk capil menyebut, masih cukup banyak warga yang belum ber-KTP. Dari 2,9 juta penduduk Surabaya, yang wajib KTP ada 2,1 juta. Namun, yang sudah ber-KTP hanya 1,8 juta. Artinya, masih ada 300 ribu penduduk yang belum memiliki identitas tersebut. Wajib KTP adalah penduduk yang berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah. (kit/lum/wan/gun/c9/aww)