View Full Version : Kampar | Riau | Negeri Serambi Mekah Riau


Pages : [1] 2 3 4 5

Budak Melayu
July 31st, 2009, 06:19 AM
SELAMAT DATANG DI THREAD BARU KOTA BANGKINANG - KABUPATEN KAMPAR

Kalaulah Tuan Pergi Berlayar
Singgah Sebentar di Pulau Putri
Selamat Datang di Thread Kampar
Kami Sambut dengan Senang Hati

Tuah Sakti Hamba Negeri
Esa Hilang Dua Terbilang
Patah Tumbuh Hilang Berganti
Takkan Melayu Hilang diBumi
--------------------------------------------------------------------------@@

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/10937475826353l.jpg


KABUPATEN KAMPAR

Ibu kota Bangkinang
Luas 27.908,32 km²
Penduduk
· Jumlah ~750.000
· Kepadatan - jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 20
Bangkinang (ibu kota: Bangkinang)
Bangkinang Barat (ibu kota: Kuok)
Bangkinang Seberang (ibu kota: Muara Uwai)
Gunung Sahilan (ibu kota: Gunung Sahilan)
Kampar (ibu kota: Air Tiris)
Kampar Kiri (ibu kota: Sungai Pagar)
Kampar Kiri Hilir (ibu kota: Gema)
Kampar Kiri Hulu (ibu kota: Lipat Kain)
Kampar Timur (ibu kota: Kampar)
Kampar Utara (ibu kota: Desa Sawah)
Perhentian Raja (ibu kota: Pantai Raja)
Rumbio Jaya (ibu kota: Rumbio)
Salo (ibu kota: Salo)
Siak Hulu (ibu kota: Pandau)
Tambang (ibu kota: Tambang)
Tapung (ibu kota: Petapahan)
Tapung Hilir (ibu kota: Pantai Cermin)
Tapung Hulu (ibu kota: Sinama Nenek)
XIII Koto Kampar (ibu kota: Muara Mahat)

Kampar sangat identik dengan sebutan Kampar Limo Koto dan dahulunya merupakan bagian dari kerajaan minangkabau. Limo Koto terdiri dari XIII Koto Kampar, Kuok, Bangkinang, Air Tiris dan Rumbio. Terdapat banyak persukuan yang masih dilestarikan hingga kini. Konsep adat dan tradisi persukuannya sama dengan konsep adat dan persukuan miangkabau di sumatera barat. Tidak heran bila adat istiadat hingga bahasa sehari-hari warga Limo Koto amat mirip dengan Minang Kabau. Bahasa yang dipakai di Limo Koto, yang juga kemudian menjadi bahasa Kampar adalah bahasa Ocu. Di samping itu, Limo Koto juga memiliki semacam alat musik tradisional Calempong dan Oguong.

Di samping julukan BUMI SARIMADU kabupaten Kampar juga terkenal dengan julukan SERAMBI MEKKAH di propinsi Riau,ini disebabkan masyarakatnya yang 100% beragama Islam (etnis ocu),demikian juga dengan pakaian yang sehari-hari yang dipakai bernuansa muslim.

Kabupaten Kampar berbatasan dengan kabupaten-kabupaten lain, sebagai berikut:
Utara - Kabupaten Siak
Timur - Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan
Selatan - Kabupaten Kuantan Singingi
Barat - Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Lima Puluh Kota (Provinsi Sumatera Barat)

Budak Melayu
July 31st, 2009, 11:33 AM
SELAMAT DATANG DI BANGKINANG - KABUPATEN KAMPAR

Bismillahirrahmanirrahim

KABUPATEN KAMPAR

Dengan kawasan perkebunan yang mencapai 374.148.5 Ha, Kabupaten Kampar dikenal sebagai daerah sentra perkebunan sawit di Provinsi Riau (279,757 ha). Disamping itu, daerah ini juga mempunyai ratusan potensi sungai yang berguna sebagai media transportasi, sumber air bersih, dan kawasan yang sangat potensial untuk pengembangan sektor perikanan.


Informasi Umum

Secara geografis Kabupaten Kampar berada pada posisi 100º28'30" - 101º14'30" BT dan 01º00'40" LU hingga 00º28'30" LS, dengan wilayah seluas 10.928,20 Km² atau sekitar 11.62% dari luas wilayah Provinsi Riau. Daerah ini memiliki iklim tropis dengan rata-rata suhu berkisar antara 22º C - 31º C. Kabupaten ini berbatas dengan daerah-daerah sebagai berikut:

Utara : Kabupaten Siak dan Pekanbaru

Selatan : Kabupaten Kuantan Singingi

Barat : Kabupaten Rokan Hulu dan Sumatera Utara

Timur : Kabupaten Siak dan Pelalawan

Secara administrasi, Kabupaten Kampar dibagi kedalam 20 daerah kecamatan dengan jumlah penduduk ± 555.146 jiwa dan rata-rata kepadatan penduduk adalah 50,78 jiwa per km². Sebagian besar penduduk (67.22%) bekerja di sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, dan hanya sebagian kecil (0.22%) yang bekerja di sektor Listrik, Gas dan Air Bersih.

Sebagai salah satu daerah terluas di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar secara berkelanjutan melakukan peningkatan fasilitas dan infrastruktur seperti jaringan jalan raya (1.856,56 km), jaringan listrik (72,082 KWH) dengan 5 unit pembangkit tenaga diesel Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Koto Panjang yang memproduksi energi dengan kapasitas tersambung sebesar 114,240 KWH. Fasilitas lain yang juga telah tersedia antara lain layana telekomunikasi (telepon kabel, telepon selular, dan jaringan internet). Jaringan air bersih dengan kapasitas produksi sebesar 1,532,284 m³, dan layana Perbankan (Bank Nasional dan Bank Lokal).

Data dari : http://www.riau.go.id/index.php?bahasa=&mod=halutama&link=kampar


http://www.kamparkab.go.id/index.php/sosial-kemasyarakatan/350-israk-mikraj-mencari-panduan-ketamadunan.html

fajarmuhasan
July 31st, 2009, 11:38 AM
gambare gak muncul mas....

Balaputradewa
July 31st, 2009, 05:14 PM
Islamic Center Markaz Islami
Bangunan Terbesar di Bangkinang, Kampar

http://img515.imageshack.us/img515/241/markaz10.jpg (http://img515.imageshack.us/i/markaz10.jpg/)

http://img515.imageshack.us/img515/4835/icbislamiccenterbangkin.jpg (http://img515.imageshack.us/i/icbislamiccenterbangkin.jpg/)

Budak Melayu
August 1st, 2009, 05:05 AM
Islamic Center Markaz Islami
Bangunan Terbesar di Bangkinang, Kampar

http://img515.imageshack.us/img515/241/markaz10.jpg (http://img515.imageshack.us/i/markaz10.jpg/)

http://img515.imageshack.us/img515/4835/icbislamiccenterbangkin.jpg (http://img515.imageshack.us/i/icbislamiccenterbangkin.jpg/)

^^Nah itu die masjid terbaru di bangkinang, saye punya banyak photo kat masjid tuh, tp pas di upload knape tak muncul yee...:ohno:
Bagi kawan2 yang berasal dari bangkinang dan kampar umumnye, boleh lah begabong kat sini yee..., buat kawan2 dari negeri lain pun, teghime kaseh dah bekunjung di Thread terbaru Bangkinang-Kampar-Riau

Budak Melayu
August 1st, 2009, 06:43 AM
SELAMAT DATANG DI BANGKINANG - KABUPATEN KAMPAR

Bismillahirrahmanirrahim

KOMPLEKS ISLAMIC CENTER KABUPATEN KAMPAR - BANGKINANG - KABUPATEN KAMPAR

1
http://farm4.static.flickr.com/3429/3258349463_c8e741ef57_o.jpg

2
http://farm4.static.flickr.com/3335/3259212186_d6720435f0_o.jpg


3
http://farm4.static.flickr.com/3301/3258381657_0139cfc240_o.jpg


4
http://farm4.static.flickr.com/3299/3259205170_df6fb497fc_o.jpg


5
http://farm4.static.flickr.com/3444/3259205158_6cebb299e1_o.jpg


6
http://farm4.static.flickr.com/3429/3259212668_463947eeea_o.jpg


7
http://farm4.static.flickr.com/3093/3258365809_bf99fb86c6_o.jpg


8
http://farm4.static.flickr.com/3080/3258363569_acd17dc8c7_o.jpg


9
http://farm4.static.flickr.com/3101/3259186166_2c061e216d_o.jpg


10 Tampak dari jauh (lapangan stadion bola)
http://farm4.static.flickr.com/3406/3259205168_f69902369c_o.jpg


11
http://farm4.static.flickr.com/3079/3259205166_bd28451b54_o.jpg


12
http://farm4.static.flickr.com/3255/3258367357_fbb83d9740_o.jpg


http://www.kamparkab.go.id/index.php/sosial-kemasyarakatan/350-israk-mikraj-mencari-panduan-ketamadunan.html[/QUOTE]

Budak Melayu
August 1st, 2009, 06:54 AM
:banana::banana:Wahhh...Bangkinang kedepannya pasti tambah keren yah!? ugghhh..., Kota Bangkinang sekarang harus lebih berwarnah lagi, Pembangunan dan pengembangannya harus benar-benar di prioritaskan, neh buktinya Lima Proyek Multy Years. :lol::lol:
klik di sini: www.detikriau.com/index.php?option=com_content&task=view&id=767&Itemid=2

Kris18
August 1st, 2009, 07:40 AM
wah, budak melayu udah bikin thread Bangkinang aja neh :)...

actually, buat gambar-gambar perkotaan, daerah, dan potensi dari 12 kabupaten dan kota se Riau (diluar Kota Pekanbaru) sudah kita share pak cik di thread Riau I dan thread Riau II :D.... sile gabong, jika nak update perkembangan kini :)....


tapi tak apa-apalah pak cik, karena thread Bangkinang nya mengulas tentang wisata religi...

ada gambar masjid Jami' air Tiris tak..? Masjid Jami' Air Tiris merupakan masjid tertua didaerah Kampar berusia seratus tahun lebih dan dijadikan objek wisata religi andalan oleh pemkab Kampar :)....

Budak Melayu
August 1st, 2009, 09:09 AM
wah, budak melayu udah bikin thread Bangkinang aja neh :)...

actually, buat gambar-gambar perkotaan, daerah, dan potensi dari 12 kabupaten dan kota se Riau (diluar Kota Pekanbaru) sudah kita share pak cik di thread Riau I dan thread Riau II :D.... sile gabong, jika nak update perkembangan kini :)....


tapi tak apa-apalah pak cik, karena thread Bangkinang nya mengulas tentang wisata religi...

ada gambar masjid Jami' air Tiris tak..? Masjid Jami' Air Tiris merupakan masjid tertua didaerah Kampar berusia seratus tahun lebih dan dijadikan objek wisata religi andalan oleh pemkab Kampar :)....

^^Teghime kaseh lah pak cik kris.
iye, saye dah bace semue thread Riau 1 & Riau 2, di situ nampak betol lah perkembangan Pekanbaru & Riau khususnya, saye juge baru tau dari forum ne klo Riau sudah jaoh sekali berkembang dari pade beberapa taon yang lalu..., MEMANG LUAR BIASE NEGERI MELAYU LANCANG KUNING kite ini.

Saye tertarik aje nak buat Thread Bangkinang - kabupaten kampar ne sebagai wisata religi, karne saye tau persis Bangkinang-kabupaten kampar ne banyak sekali melahirkan tokoh-tokoh agama yang sampai sekarang masih di kenang, tak salah pule negeri Bangkinang - kabupaten kampar di sebut-sebut sebagai negeri serambi mekahnya Riau.

Selain itu, di Bangkinang - kabupaten kampar juga banyak terdapat masjid - masjid cantik yang baru di bangun, tak ketinggalan pula masjid tertua yakni masjid jami' di air tiris.

Kejap lagi kite nak masuk bulan suci Ramadhan, kebiasaan masyarakat bangkinang - kabupaten kampar tak bisah dipisahkan dengan berbagai cara untuk menyambutnye, termasuk juge "Balimau Bakasai". nah...di acara tersebut masyarakat kampar sungguh luar biasa partisipasinya, dan acara ini selain terkenal di tepian sungai kampar Bangkinang - Batu belah, juga ada di seluruh kecamatan di kampar, termasuk juge di kampung saye.

oya, untuk gambar masjid jami' nanti saye cari dulu lah pak cik ye...:rofl:

kang rey
August 1st, 2009, 10:43 AM
skysline nya dong....

Budak Melayu
August 3rd, 2009, 04:38 AM
MASJID JAMI'

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/2470721960_b193d9668b.jpg

Mesjid Jami' berlokasi diAir Tiris Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Mesjid Jami'dekat Pasar Air Tiris Kecamatan Kampar, mesjid ini juga memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan mesjid-mesjid lain di Propinsi Riau. Mesjid ini dibangun pada tahun 1901. Pada puncak atapnya terdapat tingkatan menara yang cukup tinggi dan bahan bangunannya terbuat dari kayu tanpa menggunakan paku besi. Di luar mesjid terdapat sebuah sumur yang di dalamnya terendam batu besar yang mirip kepala kerbau. Konon, batu tersebut selalu berpindah tempat tanpa ada yang memindahkannya. Oleh masyarakat tempatan mesjid ini dianggap keramat dan kini banyak mendapat kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia untuk membayar nazar dan mandi di sumurnya. Kunjungan yang terbanyak sesudah Bulan Puasa atau pada hari raya Puasa Enam.


http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/1.jpg
Sumber Informasi: www.melayuonline.com

Makam Syekh Burhanuddin
berlokasi di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Almarhum Syekh Burhanuddin adalah salah seorang penyebar Agama Islam, makamnya terletak di Kuntu Lipat Kain Kabupaten Kampar. Tempat ini banyak mendapat kunjungan terutama pada hari besar Islam dan menjelang bulan Ramadhan tiba.



Museum Kandil Kemilau Emas
berlokasi di Pulau Belimbing Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Museum ini resminya baru pada tanggal 22 Mei 1988 berada di pulau Belimbing Kuok Bangkinang. Museum ini adalah sebuah rumah berbentuk rumah Adat Lima Koto Kampar yang dibangun sekitar tahun 1900 oleh almarhum Haji Hamid. Kini dalam museum ini tersimpan berbagai barang antik koleksi yang memiliki nilai sejarah seperti Barang tembikar, Alat Pertukangan, Alat Pertanian, Alat-alat penangkap ikan, alat-alat kesenian, Alat-alat pelaminan, Alat-alat perdagangan, Alat pesta dan lain-lain. Disamping alat-alat tersebut tersimpan pula dayung perahu dagang terbuat dari kayu yang sangat kuat berasal dari abad ke 18, serta sebuah kompas yang terbuat dari bambu yang dibuat oleh bangsa China karena angka-angka yang tertulis pada kompas tersebut ditulis dalam aksara China. Ada dua ratus lima puluh (250) macam barang antik koleksi musium Kandil Kemilau Emas yang semuanya merupakan koleksi warisan yang telah turun temurun sebagai barang pusaka.


Sumber Informasi di sini: http://www.kamparkab.go.id/index.php/profil-kampar/wisata-kampar.html

fajarmuhasan
August 3rd, 2009, 04:52 AM
Budak Melayu, dulu banget waktu saya di Pekanbaru pernah beli durian dan si penjual nawarin durian bangkinang...ternyata emang enak banget, menurut gw durian bangkinang adalah paling enak yg pernah gw makan selama ini. Apakah di bangkinang banyak ditanam pohon durian??? (sorry OOT karena diluar wisata religi nich..)

Budak Melayu
August 3rd, 2009, 09:10 AM
Budak Melayu, dulu banget waktu saya di Pekanbaru pernah beli durian dan si penjual nawarin durian bangkinang...ternyata emang enak banget, menurut gw durian bangkinang adalah paling enak yg pernah gw makan selama ini. Apakah di bangkinang banyak ditanam pohon durian??? (sorry OOT karena diluar wisata religi nich..)
^^^^
Upsss..BenaR, di Bangkinang- Kabupaten kampar memang terkenal dengan duriannya yang enak dan manis, ketika musim durian tiba, kita bisa melihat penjual menjajakan duriannya sepanjang jalan, mulai dari Koto Rantau Berangin sampai ke Koto Rimbo panjang, bedanya durian di sini jg langsung masak di pohon makanya manis dan enaknya bisa di jamin!

Setahu saya, Selain pohon durian di tanam di perkebunan masyarakat, setiap warga kampar juga mempunyai masing-masing pohon durian di belakang rumahnya, dan pohon duriannya juga sudah tinggi-tinggi alias usianya juga sudah tua.:cheers:

Nah kalau kita jalan ke kampar, kita tidak hanya bisa mendapatkan buahnya saja, karena di kampar juga ada pembibitan durian yang siap di tanam di belakang rumah..

Selain Durian, di kabupaten kampar juga terkenal dengan nenasnya yang besar dan manis-manis, ini bisa kita dapatkan di daerah Rimbo Panjang, selain Buahnya yang segar sekarang Buah nenaspun sudah siap dimakan sebagai cemilan, karena sudah di sulap menjadi "Keripik Nanas" uhh..kamu belum penah mencobakan???

silverian86
August 3rd, 2009, 07:03 PM
saya ni org malaysia. nercadang mahu melawat riau pd bln november ini. bagaimana ya mahu ke kampar klu dr pekanbaru. boleh naik bas tak? boleh x sesiapa cadangkan supaya saya boleh melawat riau dengan lebih efektif. contohnya ikut pakej agensi perlancongan atau sendiri2 aja? ingin skali melawat pekanbaru, siak dan kampar.

oh ya, saya berasal dari negeri perak. ad sebuah daerah disini bernama kampar dan penduduk melayu (atau minang, ngak jelas nih) di sini dikatakan berasal dari kampar, riau.:lol:

Budak Melayu
August 4th, 2009, 04:27 AM
saya ni org malaysia. nercadang mahu melawat riau pd bln november ini. bagaimana ya mahu ke kampar klu dr pekanbaru. boleh naik bas tak? boleh x sesiapa cadangkan supaya saya boleh melawat riau dengan lebih efektif. contohnya ikut pakej agensi perlancongan atau sendiri2 aja? ingin skali melawat pekanbaru, siak dan kampar.

oh ya, saya berasal dari negeri perak. ad sebuah daerah disini bernama kampar dan penduduk melayu (atau minang, ngak jelas nih) di sini dikatakan berasal dari kampar, riau.:lol:

^^Salam kenal untuk Silverian86!
Kite tunggu kedatangan awak bln nopember kat Bumi Melayu Lancang Kuning (Riau), Kalau cuma mahu ke kampar itu sangat mudah sekali, sesampai kite di terminal bus "Bandar Raya Payung Sekaki" Pekanbaru di sane banyak sekali bus-bus menuju ke kampar, bahkan sampai ke kota pasir pengariyan-Rohul-Riau. tetapi bus-bus ini cuma untuk sarana pengangkut penumpang saje, bukan untuk mereka yang mahu melancong! :banana:

Nah jika awak nak mahu melacong, lebih baik awak menyewa bus saje, karana disana (setahu saye) belum ade 'paket agensi' untuk membawa pelancong nak jalan2 ke Wisata Riau, dan jikapun awak betul-betul nak pakai bus buat melancong, awak tu harus lah pandai-pandai untuk me nego brp ongkos untuk menyewa bus selama perjalanan ke tempat tujuan.:banana::banana:
Kalau awak mahu, nanti saye carikan saudare saye yang di kampar untuk membawe awak melancong, biasenya rute yang pakai:

Bermula dari Pekanbaru, trus melewati Rimbo Panjang (kalau awak suke nenas, awak boleh beli kat sini), terus sesampai di koto Air Tiris (awak bisa menikmati indahnya bangunan Masjid Jami' yg berusia lebih dari 100 tahun, di sini juga banyak orang-orang Malaysia dan Singapura untuk berziarah), kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Bangkinang, di kota ini awak akan menemukan Masjid dengan bangunan termegah seperti yg awak lihat di thread atas, seterusnya awak akan melewati Koto Solo, koto Kuok, (di koto ini awak bisa menikmati berbagai makanan lezat khas kampar, ada ikan asam pedas ikan Baung/patin, Udang Galah etc..:cheers::cheers: ), seterusnya awak akan melewati koto Rantau Berangin (di atas jembatannya awak akan menemukan Hutan nan Rimbu, air sungai yang jernih), selanjutnya awak akan melewati waduk PLTA yang berupa Danau (di desa ini udaranya sangat nyaman, pemandangan yang sungguh menakjubkan), Sebelum sampai menuju ke Candi Muara Takus (Satu-satunya bangunan candi yang ada di pulau Sumatera), awak juge bisa berziarah di makam tokoh agama Kampar lainnya di desa Batu Bersurat.
Bagaimana.., Apakah awak sudah siap untuk Melancong ke Kabupaten Kampar? :cheers:

Kris18
August 4th, 2009, 06:28 AM
^^
Jikalau sempat paling bagus datang pas minggu ini, tanggal 6 Agustus mendatang singgahlah ke Taluk Kuantan :D, ada even wisata nasional PACU JALUR Nasional diikuti oleh kontestan se Indonesia dan juga ada dari luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darusalam.. Dan tanggal 9 Agustus besok bersempena hari jadi Provinsi Riau juga diselenggarakan Riau Expo di Bandar Serai Pekanbaru :)

Budak Melayu
August 4th, 2009, 07:46 AM
^^
Jikalau sempat paling bagus datang pas minggu ini, tanggal 6 Agustus mendatang singgahlah ke Taluk Kuantan :D, ada even wisata nasional PACU JALUR Nasional diikuti oleh kontestan se Indonesia dan juga ada dari luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darusalam.. Dan tanggal 9 Agustus besok bersempena hari jadi Provinsi Riau juga diselenggarakan Riau Expo di Bandar Serai Pekanbaru :)

Betol Itu.., eh BRO..saye tadi dah add awak punye FB, sampai ketemu di FB ye...:ohno::banana:

Budak Melayu
August 4th, 2009, 01:04 PM
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/PetaKampar.jpg

^^^^
Dari peta bisa kita lihat tujuan wisata yang bermula dari kota Pekanbaru sampai ke tujuan wisata paling ujung kabupaten kampar, Candi Muara Takus (XIII Koto Kampar)...:nuts::nuts:

silverian86
August 4th, 2009, 04:11 PM
^^Salam kenal untuk Silverian86!
Kite tunggu kedatangan awak bln nopember kat Bumi Melayu Lancang Kuning (Riau), Kalau cuma mahu ke kampar itu sangat mudah sekali, sesampai kite di terminal bus "Bandar Raya Payung Sekaki" Pekanbaru di sane banyak sekali bus-bus menuju ke kampar, bahkan sampai ke kota pasir pengariyan-Rohul-Riau. tetapi bus-bus ini cuma untuk sarana pengangkut penumpang saje, bukan untuk mereka yang mahu melancong! :banana:

Nah jika awak nak mahu melacong, lebih baik awak menyewa bus saje, karana disana (setahu saye) belum ade 'paket agensi' untuk membawa pelancong nak jalan2 ke Wisata Riau, dan jikapun awak betul-betul nak pakai bus buat melancong, awak tu harus lah pandai-pandai untuk me nego brp ongkos untuk menyewa bus selama perjalanan ke tempat tujuan.:banana::banana:
Kalau awak mahu, nanti saye carikan saudare saye yang di kampar untuk membawe awak melancong, biasenya rute yang pakai:

Bermula dari Pekanbaru, trus melewati Rimbo Panjang (kalau awak suke nenas, awak boleh beli kat sini), terus sesampai di koto Air Tiris (awak bisa menikmati indahnya bangunan Masjid Jami' yg berusia lebih dari 100 tahun, di sini juga banyak orang-orang Malaysia dan Singapura untuk berziarah), kemudian melanjutkan perjalanan ke Kota Bangkinang, di kota ini awak akan menemukan Masjid dengan bangunan termegah seperti yg awak lihat di thread atas, seterusnya awak akan melewati Koto Solo, koto Kuok, (di koto ini awak bisa menikmati berbagai makanan lezat khas kampar, ada ikan asam pedas ikan Baung/patin, Udang Galah etc..:cheers::cheers: ), seterusnya awak akan melewati koto Rantau Berangin (di atas jembatannya awak akan menemukan Hutan nan Rimbu, air sungai yang jernih), selanjutnya awak akan melewati waduk PLTA yang berupa Danau (di desa ini udaranya sangat nyaman, pemandangan yang sungguh menakjubkan), Sebelum sampai menuju ke Candi Muara Takus (Satu-satunya bangunan candi yang ada di pulau Sumatera), awak juge bisa berziarah di makam tokoh agama Kampar lainnya di desa Batu Bersurat.
Bagaimana.., Apakah awak sudah siap untuk Melancong ke Kabupaten Kampar? :goodnight

sudah siap rasanya. pertama kali ni mau melancong ke indonesia. kalau tiada aral melintang, mungkin akan sampai saya ke sana. Insy'Allah :)

silverian86
August 4th, 2009, 04:15 PM
^^
Jikalau sempat paling bagus datang pas minggu ini, tanggal 6 Agustus mendatang singgahlah ke Taluk Kuantan :D, ada even wisata nasional PACU JALUR Nasional diikuti oleh kontestan se Indonesia dan juga ada dari luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darusalam.. Dan tanggal 9 Agustus besok bersempena hari jadi Provinsi Riau juga diselenggarakan Riau Expo di Bandar Serai Pekanbaru :)

memang teringin sangat nk pergi seawal mungkin :banana:. tapi sgt sibuk dengan urusan convocation pada minggu hadapan :nuts:

Balaputradewa
August 4th, 2009, 04:22 PM
saya ni org malaysia. nercadang mahu melawat riau pd bln november ini. bagaimana ya mahu ke kampar klu dr pekanbaru. boleh naik bas tak? boleh x sesiapa cadangkan supaya saya boleh melawat riau dengan lebih efektif. contohnya ikut pakej agensi perlancongan atau sendiri2 aja? ingin skali melawat pekanbaru, siak dan kampar.

oh ya, saya berasal dari negeri perak. ad sebuah daerah disini bernama kampar dan penduduk melayu (atau minang, ngak jelas nih) di sini dikatakan berasal dari kampar, riau.:lol:

jangan lupe pule la awak melawat Bandaraya Palembang ni.. awal mule Melayu kat Bukit Siguntang tempat turunye Paramewara (Iskandar Syah), Wan Empuk, Wan Malini, Sang Nila Utama ^^

Budak Melayu
August 5th, 2009, 07:39 AM
jangan lupe pule la awak melawat Bandaraya Palembang ni.. awal mule Melayu kat Bukit Siguntang tempat turunye Paramewara (Iskandar Syah), Wan Empuk, Wan Malini, Sang Nila Utama ^^
^^
Nah ncik Silverian86..., sebenarnya negeri melayu ne sangat lah luas, Seluruh Pesisir pulau sumatera ne termasuk kawasan Negeri Melayu, bukan di sini saje.., orang-orang Kalimantan, Sulawesi dan nusa tenggara, mereka juga merasa sebagai orang Melayu.

Betol lah pulak kate pak cik Balaputradewa, kalau lah pak cik jadi ke tanah Melayu-Indonesia, pak Cik bolehlah singgah di Bumi Sriwijaya-Palembang, bie nak tau pula Sejarah kerajaan dan juge Jembatan yang sungguh Cantik 'AMPERA'.
:banana::banana:

silverian86
August 5th, 2009, 07:59 AM
jangan lupe pule la awak melawat Bandaraya Palembang ni.. awal mule Melayu kat Bukit Siguntang tempat turunye Paramewara (Iskandar Syah), Wan Empuk, Wan Malini, Sang Nila Utama ^^

mmg dari dulu teringin sangat nak pergi ke Palembang tapi budget mungkin x cukup, jadi pergi ke riau dulu :nuts:. oh ya, bila senang dtg la ke negeri saya, Perak khususnya daerah saya, manjung (nak datang bagitahu lah :).
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=322846&highlight=lumut

kesultanan perak yg ada skrg adalh satu-satunya waris kesultanan melayu melaka (dari keturunan Parameswara) yang masih wujud di Malaysia dan sehingga kini masih menjadi sultan untuk negeri ini.:cheers: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=359869&highlight=kuala+kangsar

oh ya, nenek moyang saya adalah dari keturunan Melayu Patani (selatan Thai):lol:. Amat gembira dpt berhubung dgn saudara sebangsa dan seagama di tanah seberang ini. :banana:

supremecouncil
August 5th, 2009, 08:23 AM
mmg dari dulu teringin sangat nak pergi ke Palembang tapi budget mungkin x cukup, jadi pergi ke riau dulu :nuts:. oh ya, bila senang dtg la ke negeri saya, Perak khususnya daerah saya, manjung (nak datang bagitahu lah :).
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=322846&highlight=lumut

kesultanan perak yg ada skrg adalh satu-satunya waris kesultanan melayu melaka (dari keturunan Parameswara) yang masih wujud di Malaysia dan sehingga kini masih menjadi sultan untuk negeri ini.:cheers: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=359869&highlight=kuala+kangsar

oh ya, nenek moyang saya adalah dari keturunan Melayu Patani (selatan Thai):lol:. Amat gembira dpt berhubung dgn saudara sebangsa dan seagama di tanah seberang ini. :banana:

Hehehe..hang dok kat mana?

Budak Melayu
August 5th, 2009, 08:38 AM
mmg dari dulu teringin sangat nak pergi ke Palembang tapi budget mungkin x cukup, jadi pergi ke riau dulu :nuts:. oh ya, bila senang dtg la ke negeri saya, Perak khususnya daerah saya, manjung (nak datang bagitahu lah :).
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=322846&highlight=lumut

kesultanan perak yg ada skrg adalh satu-satunya waris kesultanan melayu melaka (dari keturunan Parameswara) yang masih wujud di Malaysia dan sehingga kini masih menjadi sultan untuk negeri ini.:cheers: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=359869&highlight=kuala+kangsar

oh ya, nenek moyang saya adalah dari keturunan Melayu Patani (selatan Thai):lol:. Amat gembira dpt berhubung dgn saudara sebangsa dan seagama di tanah seberang ini. :banana:

:)
Ughh...kamu punya Thread (negeri perak) sungguh best lah ye.., saye tak sangke, negeri kat situ wisatanya sungguh luar biase.

Sebenarnya, saye juge dari dahulu nak pegi kat Malaysia tuh, kakak saye skrg juga dah tinggal di sane, tempatnya di negeri kuantan, tapi ntah kapan saye bisa pegi kat sane pak cik, ingin juge lah nak mampir ke tempat awak tuh. :ohno:

silverian86
August 5th, 2009, 09:27 AM
Hehehe..hang dok kat mana?

dok kat sekitar Beruas. memang org kt sini ckp loghat kedah . Orang mana ni?
:lol: Perak gak ka?

Budak Melayu
August 5th, 2009, 01:41 PM
^^:ohno:^^
Dahulunya kebanyakan rumah di kabupaten kampar yakni berupa rumah panggung dengan bentuk menyerupai perahu, dengan bercirikan inilah maka rumah ini disebut dengan "Rumah Lancang atau Rumah Lontiok", tetapi dengan masuknya modernisasi ke kabupaten kampar, rumah-rumah penduduk di sini sudah sangat meninggalkan rumah yang bergayakan rumah lontiok ini, tetapi kita masih bisa melihat dan menemukan beberapa rumah lontiok yang sudah tua yang masih ada dikabupaten kampar.

>>Rumah lancang atau Rumah Lontiok dengan hiasan Tanduk kerbau pada ujung perabungnya.

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Lontiok.jpg
Pict by: www.wisatamelayu.com

>>Rumah Lancang atau Rumah Lontiok, dapat kita temukan di Purna MTQ Pekanbaru, anjungan Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/SDC10579.jpg


>>Rumah Tua, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Rumahlontiokdesabelimbing1.jpg


>>Rumah Tua, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/rumahtua.jpg


>>Rumah Tua, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/rumahtua1.jpg

>>Rumah Tua, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Rumahlontiokdesabelimbing4.jpg

>>Rumah Tua, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Rumahlontiokdesabelimbing2.jpg

>>Rumah Lontiok Baru, dapat kita temukan di Desa Pulau Belimbing-Kabupaten Kampar

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/P1290003.jpg

Budak Melayu
August 5th, 2009, 02:07 PM
Sungai Kampar adalah sungai yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kampar di pesisir sungai, karena sungai ini sangat bermanfaat oleh semua warga, selain untuk menyucikan diri (mandi), air sungai di sini juga digunakan untuk keperluan memasak, mencuci pakaian, dan juga sebagai penyambung hidup bagi nelayan setempat!

>>Sungai Kampar, Airnya sangat jernih
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sungai-kampar.jpg

>>Sungai Kampar, Airnya sangat jernih
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sungaikampar.jpg

Budak Melayu
August 5th, 2009, 02:11 PM
Musik Tradisional kampar berupa Calempong, musik ini biasanya di pakai pada saat hajatan maupun pesta perkawinan, musik ini juga masih banyak kita temukan di desa-desa di kabupaten kampar.

>>Musik Tradisional Kabupaten Kampar "Calempong"
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/tradisionalmusic.jpg

>>Musik Tradisional Kabupaten Kampar "Calempong"
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/1_309581638l.jpg

Budak Melayu
August 5th, 2009, 02:17 PM
Seperti di daerah lainnya, adanya pucuk pimpinan di setiap pedesaan, kabupaten dan kota sudah merupakan suatu keharusan, tidak ketinggalan pula di kabupaten kampar.

>>Prosesi Peresmian Ninik Mamak di kenegerian Kuok "Latifah Hasyim Di Nobatkan Jadi Datuk Bagindo"

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/19-prosesiperesmianNinikMamakdikene.jpg

BANGKINANG (RP) Ninik mamak Kenegarian Kuok Kecamatan Bangkinang Kamis (19/2) dalam sidang kerapatan adat yang dihadiri oleh ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok mengambil sumpah dan menobatkan Drs H Abdul Hasim MM untuk memangku jabatan ninik mamak dengan gelar Datuk Bagindo dari Persukuan Bendang yang acaranya dipusatkan dihalaman rumah soko Persukuan Bendang di Desa Pulau Jambu Kecamatan Bangkinang Barat.


Hadir pada acara penobatan Kepala Persukuan Bendang yang sekaligus juga bagian tak terpisahkan dari ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok tersebut diantaranya Bupati Kampar Burhanuddin Husin, Jenderal Datok Amiruddin Putra dari negara jiran Malaysia, dimana sang Jenderal adalah bagian dari anak keponakan dari Persukuan Bendang Desa Pulau Jambu. Selain Bupati Kampar dan Jenderal dari Malaysia juga hadir Kepala BKD Kabupaten Kampar Drs H Jonsabri, Camat Bangkinang Barat Edi Pratono M.Si, Ketua GOPTKI Kabupaten Kampar, Ny Hj Rosvanelda Zulher, tokoh wanita , Ny Hj. Arhasnida Jonsabri, Kepala Desa se-Kecamatan Bangkinang Barat tokoh masyarakat se-Kecamatan Bangkinang Barat, unsure perangkat adat dari ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok, Pengurus LAK Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Khaidir Yahya Datuk Ulak, utusan ninik mamak dari Kenegarian Bangkinang, Air Tiris, Salo, Rumbio dan Kampar serta sekitar 400 orang anak keponakan Persukuan Bendang Pulau Jambu dan masyarakat Pulau Jambu dan sekitarnya.


Prosesi acara pelantikan sekaligus penobatan Drs H Abdul Latif Hasim MM acaranya dipimpin oleh Sekretaris Kerapatan adat Kenegarian Kuok Ghazali PS yang diawali dengan menjemput Abdul latif Hasim dari rumah soko atau rumah ibundanya dan dilanjutkan dengan mengarak Abdul Latif Hasim ke lokasi acara dengan iringan perangkat adat dan anak keponakan yang berpakaian kebesaran adat serta diiringi music calempong berjalan seraya disambut dengan dentuman lelo yang gelegar bunyinya bagaikan tembakan meriam.


Ketika Bupati Kampar Burhanuddin sampai dilokasi acara, maka acara inti langsung dimulai dengan diawali pembacaan ayat suci al-Qur;’an dan dilanjutkan dengan sesembah kata adat antar ninik mamak. Acara puncak penobatan ninik mamak tersebut adalah pengambilan sumpah jabatan sebagai ninik mamak dari persukuan bendang. Sumpah secara agama Islam tersebut dan ditambah dengan janji yang intinya berjanji untuk melaksanakan tugas secara adil.


Drs H Abdul Latif Hasim sebagai ninik mamak dari Persukuan Bendang usai acara penobatan dan pengambilan sumpah dalam sambutannya mengatakan bahwa selaku ninik mamak yang baru dinobatkan dan sekaligus wajah baru dilingkungan ninik mamak nan XX Kenegarian Kuok ia meminta ninik mamak memberinya tunjuk ajar. Mari kita lestarikan adat istiadat dan budaya di Kenegarian Kuok, talin nan bapilin tigo, tigo tunggu sajarangan Zaman memang telah berubah, tetapi nilai-nilai tradisi dan adat harus tetap kita lestarikan untuk kebaikan generasi saat ini dan generasi yang akan datang. Dan sebagai ninik mamak yang baru pada hari Selasa (24/2) Drs H Abdul Latif Hasim Datuk Bagindo sebagai ninik mamak baru akan diarak berkeliling pasar Kuok pada saat masyarakat Kenegarian Kuok sedang berbelanja di Pasar Kuok.

Budak Melayu
August 5th, 2009, 02:21 PM
Pasti anda tidak asing lagi dengan kemegahan candi yang satu ini, yupss..candi muara takus, satu-satunya candi Peninggalan agama budha yang ada di pulau sumatera, letaknya di desa Muara Takus, XIII koto Kampar-Kabupaten Kampar

>>Candi Muara Takus, Desa Muara Takus, XIII Koto Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/candimuaratakus3.jpg
Pict by: www.wisatamelayu.com


>>Candi Muara Takus, Desa Muara Takus, XIII Koto Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/candimuaratakus1.jpg

silverian86
August 5th, 2009, 04:39 PM
maaf ya kalau kelihatan menyibuk di sini....cuma sekadar ingin berkongsi sejarah bersama.

dipetik dari http://bridgebuilder.myfreeforum.org/archive/suku-kampar-asal-usul-kita__o_t__t_1699.html dan http://www.mail-archive.com/sahabatinteraktif@yahoogroups.com/msg10191.html
Orang Kampar datang ke Semenanjung Tanah Melayu melalui jalan laut Selat Melaka. Setelah itu mereka menggunakan jalan sungai dan darat. Seterusnya mereka membuat penempatan baru di kawasan sekitar sepanjang Sungai Pahang. Penempatan baru orang-orang Kampar bermula dari Pekan – Chenor – Temerloh – Jerantut. Selain itu mereka juga tersebar ke Kuantan – Mentakab – Kerdau - Kuala Krau dan Kuala Lipis.

Orang-orang Kampar yang mendarat di pantai barat Semenanjung membuat penempatan baru di Selangor (terutamanya di Batang Kali dan Kajang), di Perak (terutamanya di Batu Gajah, Kampar dan Parit Buntar).

Pekerjaan utama orang-orang Kampar ialah berdagang. Mereka menguasai bidang-bidang peniagaan kecil seperti perniagaan kain di pekan-pekan sehari terutamanya di daerah Pahang Selatan. Di bandar Temerloh, para peniaga orang Kampar mendiami rumah kedai di Jalan Abu Bakar (bangunan pink) dan deretan kedai yang di kenali sebagai Kedai Lintang (kerana kedudukannya melintang di hujung dua blok rumah kedai Jalan Abu Bakar. Sudirman Hj Arshad seorang penghibur Nombor 1 Malaysia pada satu masa dulu ialah seorang anak Kampar kelahiran Temerloh yang paling terkenal di Pahang. U-Wei Hj Saari, seorang pengarah filem terkenal Malaysia ialah anak Kampar kelahiran Mentakab:lol:.

Kini anak-anak keturunan Kampar sudah tersebar di merata ceruk-rantau Malaysia dan hidup membaur dengan keturunan suku-suku yang lain. Sebahagian daripada masih mewarisi bahasa dan budaya Kampar manakala sebahagian lagi sudah terputus hubungan dengan asal usul mereka.:bash:

Asal Usul Nama Tempat di Malaysia : kampar, perak

Kalau kita lihat nama pekan Kampar itu sendiri mempunyai persamaan nama dengan Bandar Kampar di Sumatera, Indonesia. Ini diakui oleh para sejarahwan kita bahawa nama pekan ini adalah diambil sempena nama Kampar yang ada di Sumatera, Indonesia.

Wujudnya perkaitan di antara kedua-dua nama ini adalah melalui perniagaan yang dijalankan oleh kedua-dua penduduk bagi dua pekan ini, perniagaan mereka yang paling utama ialah penjualan tembakau dan alat-alat tembikar sara tembaga.

Kedatangan orang Kampar (Indonesia) yang paling ramai sekali dating ke sini ialah pada 1880-1900. Mereka datang melalui beberapa batang Sungai Kuala Dipang, Sungai Kampar, Sungai Kinta dan lain-lain lagi. Mereka menggunakan jong iaitu sebuah sampan besar yang diperbuat daripada kayu keras dan diukir menyerupai itik. Tempat persinggahan mereka adalah di tebing-tebing sungai. Maka, wujudlah beberapa buah Kampung Jeram di tebing Sungai Keboi.

sekarang ini ciri-ciri tradisional masyarakat kampar di sini agak sukar ditemui lagi disebabkan arus pemodenan :ohno: apatah lagi majoriti masyarakat di sini kini dari keturunan tionghua terutamanya di kawasan bandar. http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=765804 tetapi masih boleh juga ditemui ciri-ciri tradisional kampar (walaupun amat sedikit) sekiranya melalui kwsn kampung2 di sekitar daerah kampar, perak.

maaf ya, atas penjelasan yg panjang lebar ini :hahano:

Balaputradewa
August 5th, 2009, 05:30 PM
alamak rancak nian gambar2 Bangkinang di pucuk ni..

maaf ya kalau kelihatan menyibuk di sini....cuma sekadar ingin berkongsi sejarah bersama.

Bagaimana kalau dibuat thread khusus Melayu Malaysia dan Melayu Indonesia..sebagai jambatan silaturahim persahabatan, saling tukar informasi budaya, kesenian, sejarah dan perkembangan kedua-dua negara yg tentunya bernuansa Melayu ^^

Budak Melayu
August 6th, 2009, 02:49 AM
alamak rancak nian gambar2 Bangkinang di pucuk ni..



Bagaimana kalau dibuat thread khusus Melayu Malaysia dan Melayu Indonesia..sebagai jambatan silaturahim persahabatan, saling tukar informasi budaya, kesenian, sejarah dan perkembangan kedua-dua negara yg tentunya bernuansa Melayu ^^

:rofl:
Teghime Kasieh ncik Balaputradewa, Insayaallah akan saye carikan gambar-gambar wisata kampar lainnya...:lol::lol:

:banana::banana:
Haa..Boleh juge lah tu.., tapi siape nak buat Thread baru terdahulu ne?? apakah ncik Silverian86 bersedia?, ataukah ncik Balaputradewa kah? nanti kami yang di Indonesia ne, kami akan carikan data-data dan pict-pict "Zona Melayu" yang ade di Indonesia. Sekire saye tak hanya Malaysia-Indonesia Saje, Negare Tetangge kita seperti Singapore, Brunai Darussalam, Boleh juge lah kita same-same tuangkan di Thread ini, yah..seperti cakap ncik Balaputradewa, Sebagai Jembatan silaturrahim antar Orang Melayu..Macam Mane NciK???:carrot::carrot:

Budak Melayu
August 6th, 2009, 02:57 AM
Raja yang berkuasa iaitu Sultan Mahmud Syah I mengundurkan dirinya ke Muar (Johor), kemudian ke Bintan dan sekitar tahun 1526 M sampai ke Pekantua Kampar di Riau.

Keadaan Pekantua Kampar saat itu juga sedang berkabung karena Raja Abdullah (1511-1515 M), raja Pekantua Kampar yang masih keluarga dekat Sultan Mahmud Syah I, tertangkap saat berjuang membantu melawan Portugis. Beliau akhirnya dibuang ke Gowa di Sulawesi Selatan.

Ketika Sultan Mahmud Syah I sampai di Pekantua (1526 M) beliau langsung dinobatkan menjadi Raja Pekantua Kampar (1526-1528 M). 2 tahun sesudahnya beliau mangkat dan diberi gelar "Marhum Kampar". Makamnya terletak di Pekantua Kampar dan sudah berkali-kali dipugar oleh raja-raja Pelalawan. Pemugaran terakhir dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Kabupaten) Pelalawan, Propinsi Riau dan pemerintah Negeri Melaka.

Sultan Mahmud Syah I setelah mangkat segera digantikan oleh putera mahkota dari permaisurinya Tun Fatimah, yang bernama Raja Ali, bergelar "Sultan Alauddin Riayat Syah II". Tak lama kemudian, beliau meninggalkan Pekantua ke Tanah Semananjung, mendirikan negeri Kuala Johor, beliau dianggap pendiri Kerajaan Johor.

Sebelum meninggalkan Pekantua, beliau menunjuk dan mengangkat Mangkubumi Pekantua (1530-1551 M), yang bernama Tun Perkasa dengan gelar "Raja Muda Tun Perkasa". Dan dilanjutkan Tun Hitam (1551-1575 M) serta Tun Megat (1575-1590 M).

Sejak bila Pelalawan wujud?

Wilayah kerajaan Pelalawan yang sekarang menjadi Kabupaten Pelalawan, berawal dari Kerajaan Pekantua yang didirikan oleh Maharaja Indera (sekitar tahun 1380 M). Beliau adalah bekas Orang Besar Kerajaan Temasik (Singapura) yang mendirikan kerajaan ini setelah Temasik dikalahkan oleh Majapahit dipenghujung abad XIV. Sedangkan Raja Temasik terakhir yang bernama Permaisura (Prameswara) mengundurkan dirinya ke Tanah Semenanjung, dan mendirikan kerajaan Melaka.

Maharaja Indera (1380-1420 M) membangun kerajaan Pekantua di Sungai Pekantua (di anak sungai Kampar, sekarang termasuk Desa Tolam, Pelalawan, Riau) pada tempat bernama "Pematang Tuo" dan kerajaannya dinamakan "Pekantua". Selain itu Maharaja Indera membangun candi yang bernama "Candi Hyang" di Bukit Tuo (lazim juga disebut Bukit Hyang), namun sekarang lebih dikenal dengan sebutan "Pematang Buluh" atau Pematang Lubuk Emas, sebagai tanda syukurnya dapat mendirikan kerajaan Pekantua. Raja-raja Pekantua yang pernah memerintah setelah Maharaja Indera adalah Maharaja Pura (1420-1445 M), Maharaja Laka (1445-1460 M), Maharaja Syesya (1460-1460 M). Maharaja Jaya (1480-1505 M).

Selanjutnya menjadi wilayah Melaka

Pekantua semakin berkembang, dan mulai dikenal sebagai bandar yang banyak menghasilkan barang-barang perdagangan masa lalu, terutama hasil hutannya. Berita ini sampai pula ke Melaka yang sudah berkembang menjadi bandar penting di perairan Selat Melaka serta menguasai wilayah yang cukup luas, oleh karena itu Melaka bermaksud menguasai Pekantua, sekaligus mengokohkan kekuasaannya di Pesisir Timur Sumatera. Maka pada masa pemerintahan Sultan Mansyur Syah (1459-1477 M), dipimpin oleh Sri Nara Diraja, Melaka menyerang Pekantua, dan Pekantua dapat dikalahkan. Selanjutnya Sultan Masyur Syah mengangkat Munawar Syah (1505-1511 M) sebagai Raja Pekantua. Pada upacara penabalan Munawar Syah menjadi raja Pekantua, diumumkan bahwa Kerajaan Pekantua berubah nama menjadi "Kerajaan Pekantua Kampar" dan sejak itu kerajaan Pekantua Kampar sepenuhnya berada dalam naungan Melaka. Pada masa inilah Islam mulai berkembang di Kerajaan Pekantua Kampar.

Setelah Munawar Syah mangkat, diangkatlah puteranya Raja Abdullah, menjadi Raja Pekantua Kampar (1511-1515 M). Disaat inilah Melaka jatuh ke Portugis, dan Sultan Melaka (Sultan Mahmud Syah I) mengungsi ke Pekantua Kampar hingga wafatnya.

Setelah Johor wujud (menggantikan Melaka) maka…

Ketika dipimpim oleh Sultan Abdul Jalil Syah (cucu Sultan Alauddin Riayat Syah II, Raja Pekantua Kampar) kerajaan Johor telah berkembang pesat. Oleh karena itu Tun Megat, merasa sudah sepantasnya untuk mengirim utusan ke Johor untuk meminta salah seorang keturunan Sultan Alauddin Riayat Syah II kembali ke Pekantua Kampar untuk menjadi rajanya. Setelah mufakat dengan Orang-orang Besar Pekantua, maka dikirim utusan ke Johor, terdiri dari: Batin Muncak Rantau (Orang Besar Nilo dan Napuh), Datuk patih Jambuano (Orang Besar Delik dan Dayun), dan Raja Bilang Bungsu (Orang Besar Pesisir Kampar).

Sultan Abdul Jalil Syah mengabulkan permintaan Tun Megat, lalu mengirimkan salah seorang keluarga dekatnya yang bernama Raja Abdurrahman untuk menjadi Raja Pekantua. Sekitar tahun 1590 M, Raja Abdurrahman dinobatkan menjadi raja Pekantua Kampar dengan gelar "Maharaja Dinda" (1950-1630 M). Terhadap Johor, kedudukannya tetaplah sebagai Raja Muda Johor. Sebab itu disebut juga "Raja Muda Johor di Pekantua Kampar". Tun Megat yang sebelumnya berkedudukan sebagai Raja Muda, oleh Raja Abdurrahman dikukuhkan menjadi Mangkubumi, mewarisi jabatan kakeknya Tun Perkasa.

Setelah mangkat, Maharaja Dinda digantikan oleh Puteranya Maharaja Lela I, yang bergelar Maharaja Lela Utama (1630-1650 M), Tak lama kemudian beliau mangkat, dan digantikan oleh puteranya Maharaja Lela Bangsawan (1650-1675 M), yang selanjutnya digantikan pula oleh puteranya Maharaja Lela Utama (1675-1686 M). Raja ini selanjutnya digantikan pula oleh puteranya Maharaja Wangsa Jaya (1686-1691 M).

Pekantua Kampar berganti menjadi Pelalawan

Pada masa pemerintahannya, Tanjung Negeri banyak diganggu oleh wabah penyakit yang banyak membawa korban jiwa rakyatnya, namun para pembesar belum mau memindahkan pusat kerajaan karena masih sangat baru. Akhirnya beliau mangkat dan digantikan oleh puteranya Maharaja Muda Lela (1691-1720 M), beliau segera memindahkan pusat kerajaan dari Tanjung Negeri karena dianggap sial akibat wabah penyakit menular yang menyebabkan banyaknya rakyat menjadi korban, termasuk ayahandanya sendiri. Namun upaya itu belum berhasil, karena masing-masing Orang Besar Kerajaan memberikan pendapat yang berbeda. Pada masa pemerintahannya juga, perdagangan dengan Kuantan ditingkatkan melalui Sungai Nilo, setelah mangkat, beliau digantikan oleh puteranya Maharaja Dinda II (1720-1750 M). pada masa pemerintahannya diperoleh kesepakatan untuk memindahkan pusat kerajaan Pekantua Kampar ketempat yang oleh nenek moyangnya sendiri, yakni "Maharaja Lela Utama" pernah dilalaukan (ditandai, dicadangkan) untuk menjadi pusat kerajaan, yaitu di Sungai Rasau, salah satu anak Sungai Kampar jauh di hilir Sungai Nilo.

Sekitar tahun 1725 M, dilakukan upacara pemindahan pusat kerajaan dari Tanjung Negeri ke Sungai Rasau. Dalam upacara adat kerajaan itulah Maharaja Dinda II mengumumkan bahwa dengan kepindahan itu, maka nama kerajaan "PEKANTUA KAMPAR", diganti menjadi kerajaan 'PELALAWAN" (Pelalauan), yang artinya tempat lalau-an atau tempat yang sudah dicadangkan. Sejak itu, maka nama kerajaan Pekantua tidak dipakai orang, digantikan dengan nama Pelalawan saja sampai kerajaan itu berakhir tahun 1946. Didalam upacara itu pula gelar beliau yang semua Maharaja Dinda II disempurnakan menjadi Maharaja Dinda Perkasa atau disebut Maharaja lela Dipati. Setelah beliau mangkat, digantikan oleh puteranya Maharaja Lela Bungsu (1750-1775 M), yang membuat kerajaan Pelalawan semakin berkembang pesar, karena beliau membuka hubungan perdagangan dengan Indragiri, Jambi melalui sungai Kerumutan, Nilo dan Panduk. Perdagangan dengan Petapahan (melalui hulu sungai Rasau, Mempura, Kerinci). Perdangan dengan Kampar Kanan dan Kampar Kiri (melalui sungai Kampar) dan beberapa daerah lainnya di pesisir timur Sumatera. Untuk memudahkan tukar menukar barang dagangan, penduduk membuat gudang yang dibuat diatas air disebut bangsal rakit (bangsal rakit inilah yang kemudian berkembang menjadi rumah-rumah rakit, bahkan raja Pelalawan pun pernah membuat istana rakit, disamping istana darat).

Ramainya perdagangan di kawasan ini antara lain disebabkan oleh terjadinya kemelut di Johor. Setelah Sultan Mahmud Syah II (Marhum Mangkat Dijulang) mangkat akibat dibunuh oleh Megat Sri Rama, sehingga arus perdagangan beralih ke kawasan pesisir Sumatera bagian timur dan tengah, terutama di sungai-sungai besar seperti Kampar, Siak, Indragiri, dan Rokan. Dalam waktu itulah Pelalawan memanfaatkan bandar-bandar niaga untuk menjadi pusat perdagangan antar wilayah di pesisir timur dan tengah Sumatera.

Saduran Cerita By: http://sriandalas.multiply.com/journal/item/16

fajarmuhasan
August 6th, 2009, 03:01 AM
Sila saja, saya akan setia membaca.......sbg penambah wawasan. Sbg catatan saya hanya rumpun melayu yg berada di pulau jawa tepatnya jawa tengah dan kalo di indonesia biasa disebut orang Jawa.

Budak Melayu
August 6th, 2009, 03:05 AM
>>Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Kabupaten Kampar-Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/TNBTKampar.jpg
foto by : wisatamelayu.com

Budak Melayu
August 6th, 2009, 03:12 AM
Sila saja, saya akan setia membaca.......sbg penambah wawasan. Sbg catatan saya hanya rumpun melayu yg berada di pulau jawa tepatnya jawa tengah dan kalo di indonesia biasa disebut orang Jawa.

Insyaallah ncik Fajarmuhasan, doakan sajelah yee.., ai..ncik fajarmuhasan ne, jawa tengah tepatnya di mane ne? saye dulu sempat kuliah di Semarang, Universitas Diponegoro '02. hampir 4 tahun saye menikmati keindahan kota Semarang, Jawa Tengah & jogja.

Budak Melayu
August 6th, 2009, 05:49 AM
Istana Kerajaan Gunung Sahilan ini tidak hanya memiliki keindahan bangunan yang bernuansa melayu yang kental, namun hawa magic pun terasa kental, "di dalam istana ini tersimpan sebuah payung kerajaan yang apa bila dibuka maka daerah gunung sahilan akan turun hujan, juga sebuah guci yang pada musim kemarau terisi penuh, tapi ketika musim hujan gucinya kosong, kata masyarakat setempat yang menyakininya. baca selengkapnya di: http://www.sungaikuantan.com/2009/04/istana-gunung-sahilan-penuh-pesona.html

>>Istana Kerajaan Gunung Sahilan, Terdapat di kecamatan Kampar Kiri - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/istanagunungsahilan.jpg

Metrotvnews.com, Kampar: Kerajaan Darussalam di Kabupaten Kampar, Riau, hingga saat ini masih menyisakan kejayaannya. Hal itu bisa terlihat dari masih berdirinya situs bersejarah Istana Kerajaan Darussalam hingga kini.

Istana Kerajaan Darussalam berdiri di Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar. Tidak ada keterangan pasti tentang kapan raja Darussalam pertama berkuasa. Literatur sejarah Melayu pun tidak banyak menjelaskan asal-usul kerajaan di pinggir Sungai Kampar ini. Hanya, para tokoh adat di Gunung Sahilan, memerkirakan Kerajaan Darussalam berdiri sekitar tahun 1901.

Raja pertama Darussalam dipanggil raja berdarah putih. Ia disebut-sebut cucu raja Kerajaan Pagaruyung, Sumatra Barat. Silsilah ini diperkuat bukti sejarah dan adat istiadat masyarakat Gunung Sahilan yang kental pengaruh Minangkabau. Kekuasaan Kerajaan Darussalam mencapai wilayah Singingi, Langgam, Sungai Pagar dan Logas. Sampai 1940 tercatat sudah 11 raja berkuasa di Darussalam.

Selanjutnya, setelah Indonesia merdeka, kekuasaan raja diambil alih pemerintah Republik Indonesia. Sayangnya, meski bernilai sejarah tinggi, istana dan benda pusaka Kerajaan Darussalam, tidak terawat dengan baik. Beberapa bagian istana terlihat rusak. Bangunan yang sudah berdiri ratusan tahun ini lapuk dimakan usia.

Selain Kerajaan Darussalam, di Provinsi Riau, juga pernah berdiri sejumlah kerajaan Melayu, antara lain Kerajaan Siak, Kunto Darussalam, Indragiri dan Pelalawan. Umumnya, kekuasaan kerajaan-kerajaan ini berada di bawah pengaruh dua kerajaan besar, yakni Malaka dan Kerajaan Pagaruyung.(DSY)

Budak Melayu
August 6th, 2009, 06:01 AM
>>Istana Kerajaan Gunung Sahilan, Kampar Kiri - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/istanagunungsahilan.jpg

Fitri Mayani: Istana Kerajaan Gunung Sahilan Menunggu Janji dan
Ada lima khalifah di kerajaan ini, yaitu Khalifah Kampar Kiri bergelar Datuk Besar, Khalifah Kuntu bergelar Datuk Bandaro, Khalifah Batu Sanggan bergelar Datuk Godang, Khalifah Ludai bergelar Datuk Maharajo Besar, dan Khalifah . Sehubungan dengan janji Bupati Kampar Burhanuddin yang akan membangun Istana Dalam menjadi istana termegah di Riau pada 2008 nanti, para khalifah, ninik mamak dan keturunan Kerajaan Gunung Sahilan sangat berharap janji ini dapat direalisasikan.
fitrimayanidanpemikirannya.blogspot.com/2009/02/istana-kerajaan-gunung-sahilan-menunggu.html

Amiinnnn...mudah-mudahan terealisasi secepatnya..:banana::banana:

silverian86
August 6th, 2009, 07:15 AM
:rofl:

:banana::banana:
Haa..Boleh juge lah tu.., tapi siape nak buat Thread baru terdahulu ne?? apakah ncik Silverian86 bersedia?, ataukah ncik Balaputradewa kah? nanti kami yang di Indonesia ne, kami akan carikan data-data dan pict-pict "Zona Melayu" yang ade di Indonesia. Sekire saye tak hanya Malaysia-Indonesia Saje, Negare Tetangge kita seperti Singapore, Brunai Darussalam, Boleh juge lah kita same-same tuangkan di Thread ini, yah..seperti cakap ncik Balaputradewa, Sebagai Jembatan silaturrahim antar Orang Melayu..Macam Mane NciK???:carrot::carrot:

Bagus sangatlah kalau ada thread seperti ini, banyak yg boleh dikongsi. mungkin thread ini boleh diletak dibawah south east asia. tapi, saya tak pandailah nak buat thread. Nak pos gambar pun tak reti. :weird:.
Hamba budak baru belajar. :lol:

Kris18
August 6th, 2009, 02:34 PM
Wah berkat bang budaq melayu, lengkap sudahlah seluk-beluk tentang daerah Kampar :D ... Ohya, di thread Riau juga sering kita muat gambar-gambar daerah Kampar, ada rantau berangin, kotopanjang, Kota Bangkinang, dan terakhir kemarin saya muat gambar2 perjalanan ke daerah Lipat Kain - Kampar Kiri dan desa Kuntu Darussalam (tempat makam Syekh Burhanuddin) beserta sungai-sungai Kampar, sile pabile nak dimuat balek bang... :)
Nanti juga akan saya muat pula gambar-gambar terbaru hasil liburan saye di daerah Petapahan..... disana ada kawasan rekreasi yang sedang dibangun namanya Bukit Naang fasilitasnya seperti waterboom, treetop, taman bermain, jelajah hutan, dll....


Rencana awal saye sebelumnya , selepas thread Pekanbaru, saye nak muat seluk-beluk Kota Dumai (The 2nd Largest City in Riau Province) dikarenakan Kota Dumai sedang dipersiapkan menuju Kawasan Ekonomi Khusus.

Budak Melayu
August 7th, 2009, 02:43 AM
Wah berkat bang budaq melayu, lengkap sudahlah seluk-beluk tentang daerah Kampar :D ... Ohya, di thread Riau juga sering kita muat gambar-gambar daerah Kampar, ada rantau berangin, kotopanjang, Kota Bangkinang, dan terakhir kemarin saya muat gambar2 perjalanan ke daerah Lipat Kain - Kampar Kiri dan desa Kuntu Darussalam (tempat makam Syekh Burhanuddin) beserta sungai-sungai Kampar, sile pabile nak dimuat balek bang... :)
Nanti juga akan saya muat pula gambar-gambar terbaru hasil liburan saye di daerah Petapahan..... disana ada kawasan rekreasi yang sedang dibangun namanya Bukit Naang fasilitasnya seperti waterboom, treetop, taman bermain, jelajah hutan, dll....


Rencana awal saye sebelumnya , selepas thread Pekanbaru, saye nak muat seluk-beluk Kota Dumai (The 2nd Largest City in Riau Province) dikarenakan Kota Dumai sedang dipersiapkan menuju Kawasan Ekonomi Khusus.

^^
Teghime kasih ncik kris, tapi menurut saye blom begitu lengkap lah seluk beluk di Thread kampar ne, masih banyak yang nak di tampilkan kat sini, baik itu wisatanya sampai ke asal usul dan silsilah Orang kampar itu sendighi...

WahH..seru bgt dunk kmrin jalan2 ke petapahan ya ncik, saye tunggu lah ole-ole gambar terbarunya di petapahan kmrin..! ye ncik, nantik nak saye cube tampilkan lagi Thread Riau yang di kabupaten kampar, klo tak salah ada hotel yg baru juge dekat siak hulu tuh...

Iye lah, secara pribadi saye dukung ape niat awal yang tlah ncik kris perbuat, nanti klo lah jadi Thread baru kota Dumai tuh, saye nak bantu ye ncik.., pokoknya same-same lah kita majukan Bumi Melayu Lancang kuning ne..!!:banana::banana:

fajarmuhasan
August 7th, 2009, 04:04 AM
Ikut senang jika semua daerah maju..........

JAVA COFFEE
August 7th, 2009, 09:37 AM
Kota Bangkinang indah banget dan unik.............maju terus!!

Senang rasanya semua kota di Republik tercinta giat membangun demi rakyatnya......

Budak Melayu
August 8th, 2009, 03:11 AM
Performance grup GALIGO asal Kabupaten Kampar. Mereka membawakan sebuah komposisi berjudul Musik Musiman yang digali dari musik tradisi dari 20 kecamatan di Kampar yang mempunyai ciri khas permainan musik sungai telok-telok yaitu musik yang dimainkan saat tiba musim ladang/panen yang dipadu dengan aransemen musik kekinian. Yang unik alat musik yang digunakan berasal dari daun.

>>Performance grup GALIGO asal Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/GALIGO.jpg

http://www.wartajazz.com/tag/world-music/

Budak Melayu
August 8th, 2009, 03:19 AM
Dengan adanya pertambahan penduduk dan keluasan dalam undang undang Otonomi daerah maka kabupaten Kampar saat ini terdiri dari 200 kecamatan dengan 219 Desa/kelurahan yang sudah menjadi defenitif, dan dalam perkembangannya Kampar sedang dalam tahap proses pemekaran desa yang direncanakan akan menjadikan Kampar memiliki 250 desa dan kelurahan. Dalam kecamatan ini terdapat dalam enam wilayah kawasan yang mempunyai kateristik tersendiri, dalam artian mempunyai kesamaan budaya dan adat secara lebih khusus, lima wilayah ini adalah wilayah Kampar dan Tambang, wilayah Serantau Kampar Kiri, Wilayah Tapung Raya, Wilayah Tapung Raya, Wilayah Bangkinang dan wilayah XIII Koto Kampar. Wilayah ini dalam wilayah adat sama dengan wilayah Lima koto, wilayah Tiga koto di hilir, wilayah Kampar Kiri, wilayah XIII Koto Kampar dan Wilayah Tapung. Namun dalam administrasi pemerintahan 20 kecamatan yang terdapat dikabupaten Kampar terdiri dari: Kecamatan Kampar Kiri dengan Ibu Kota Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Hulu dengan Ibu Kota Gema Kecamatan Kampar Kiri Hilir dengan Ibu Kota Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Tengah dengan Ibu Kota Simalinyang Kecamatan Gunung Sahilan dengan Ibu Kota Gunung Sahilan Kecamatan XIII Koto Kampar dengan Ibu Kota Batu Bersurat Kecamatan Bangkinang Barat dengan Ibu Kota Kuok Kecamatan Salo dengan Ibu Kota Salo Kecamatan Tapung dengan Ibu Kota Petapahan Kecamatan Tapung Hulu dengan Ibu Kota Sinama Nenek Kecamatan Tapung Hilir dengan Ibu Kota Kota Garo Kecamatan Bangkinang dengan Ibu Kota Bangkinang Kecamatan Bangkinang Seberang dengan Ibu Kota Muara Uwai Kecamatan Kampar dengan Ibu Kota Airi Tiris Kecamatan Kampar Timur dengan Ibu Kota Kampar Kecamatan Rumbio Jaya dengan Ibu Kota Teratak Kecamatan Kampar Utara dengan Ibu Kota Sawah Kecamatan Tambang dengan Ibu Kota Tambang Kecamatan Siak Hulu dengan Ibu Kota Pangkalan Baru Kecamatan Perhentian Raja dengan Ibu Kota Perhentian Raja untuk mengetahui nama desa yang ada di setiap kecamatan silahkan klik:
http//www.rinahasan-kampar.blogspot.com

Budak Melayu
August 8th, 2009, 03:25 AM
Balimau Kasai, Tradisi Adat Dalam Perubahan

>>Salah Satu Sudut Tepian Sungai Kampar, Acara Balimau Kasai, Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/antusias-masyarakat-menyaksikan-Bal.jpg

>>Salah Satu Sudut Tepian Sungai Kampar, Acara Balimau Kasai, Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sampanhiasmenjadilombayangditunggud.jpg

Setiap daerah memang mempunyai cara tersendiri dalam menyambut kedatangan bulan Ramdhan, termasuk masyarakat di kabupaten Kampar. Balaimau Kasai atau yang dikenal dengan potang Balimau merupakan kegiatan tradisi masyarakat kabupaten Kampar dalam menyambut bulan Ramadhan, kegiatan ini dilaksanakan satu hari sebelum hari Ramdhan tiba. Biasanya masyarakat Kampar mengisinya dengan memasak makanan yang lezat seperti Lemang, Lepat, Kue, Rendang, Sup daging, dan makanan lain yang nantinya juga untuk menyambut sahur pertama dalam bulan ramadhan.

Dan kegiatan yang terpenting adalah menyiapkan ramuan untuk balimau ini yang terdiri dari rebusan limau purut atau limau nipis, dan untuk temannya adalah kasai (lulur) yang terdiri dari bahan bahan alami seperti beras, kunyit, daun pandan dan bunga bungaan yang membuat wangi tubuh.

Limau Kasai ini tidak hanya digunakan sebagai bahan untuk mandi dan membersihkan diri saja, namun juga menjadi hantaran utama yang akan diantarkan ke rumah keluarga, orang tua dan sanak family lainnya. Limau kasai yang nantinya juga ditemani dengan kue-kue dengan makanan lainnya akan menjadi pembuka acara silaturahmi untuk saling memaafkan sebelum ramadhan tiba.

Balimau Kasai pada dasarnya adalah hari dimana masyarakat melakukan kegiatan penyucian, penyucian dalam segala bentuk, penyucian batin dengan cara mengunjugi sanak keluarga, meminta maaf dan saling mengikat kembali silaturahmi satu sama lainnya. Sedangkan penyucian fisik dilakukan dengan mandi dengan menggunakan limau tersebut.

Sayangnya, dalam perjalanan waktu, makna Balimau Kasai berangsur angsur mengalami pergeseran, Balimau Kasai lebih identik dengan mandi mandi menjelang Ramadhan tiba, masyarakat beramai- ramai menghadiri acara mandi bersama di tepian sungai Kampar, Danau danau dan tempat pemandian lainnya. Mandi ini tidak lagi mempunyai batasan antara laki laki dan perempuan sehingga bercampur pada satu tempat. Acara mandi bersama ini juga dimeriahkan dengan musik organ tunggal dengan musik dangdut yang dinyanyikan oleh artis dengan goyangan Hot dan tidak menutup aurat.

Makna silaturahmi dan saling meningkatkan Ukhuwah tidak lagi menjadi makna utama, sudah jarang anggota keluarga saling mengunjungi untuk meminta maaf, yang ada hanyalah anak anak kecil yang datang ke rumah sanak family yang datang dengan membawa rantang dan pulangnya mendapat uang berkah, sehingga kepentingan untuk mendapatkan uanglah yang menjadi prioritas utama.

Hari Balimau Kasai malah dimaknai anak anak muda Kampar dengan hari bersenang senang sebelum masa pengekangan tiba, karena pada bulan Ramadhan semuanya dibatasi, pergaulan, makan makan dan hura hura, maka hari Balimau Kasai menjadi ajang balas dendam sebelum peribadatan, maka pada itu mereka bersenang senang dengan wara wiri di jalan raya, berboncengan berduan muda mudi, dan nantinya diakhiri dengan mandi bareng pujaan hati.

Akibat lain adalah arus lalu lintas menjadi macet dan macet, dan sudah dapat diduga kecelakaan lalu lintas menjadi tinggi, puluhan nyawa melayang sebelum sempat melaksanakan indahnya ramadhan, puluhan lainnya terbaring di rumah sakit ditemani air mata penyesalan, Bukan hanya jalan raya yang meminta korban, sungai, danau dan pemandian juga merengut nyawa, karena arus yang deras dan danau yang dalam kadang tidak disiapi dengan kemampuan berenang yang baik. Lagi lagi nyawa melayang dan lagi lagi orang tua berduka.

Bagaikan gayung bersambut, pemerintah menjadikan kegiatan ini sebagai kalender wisata, karena dengan banyaknya masyarakat yang berkumpul dalam satu tempat juga menarik banyak pngunjung dari daerah sekitar, dan untuk menambah daya tarik panitia Balimau kasai menambah berbagai item kegiatan seperti Lomba sampan hias, panjat pinang, aneka permainan rakyat. Perubahan semakin menjauh membawa makna semakin hilang.

Perubahan tradisi ini menimbukan keprihatinan dari banya pihak, protes juga penentangan dari berbagai kalangannpun muncul, MUI, akademisi bahkan meminta agar acara tersebut ditiadakan, tentu saja ini mendapat protes pula dari kaum adat dan pemerintah karena Balimau Kasai adalah tradisi yang turun temurun ratusan tahun dan sebenarnya mempunyai makna yang bagus hanya saja…terlalu jauh menyimpang.

Untunglah, dalam beberapa tahun ke belakangan ini pemerintah dan beberapa komponen masyarakat mulai menyadari bahwa kegiatan ini harus dikembalikan ke makna yang sebenarnya, dalam event Balimau Kasai untuk kabupaten mulai dibatasi dalam acara mandi bersama, tidak lagi boleh bercampur antara laki laki dan perempuan, bahkan perempuan yang sudah remaja dan dewasa dilarang mandi ke sungai sehingga tidak akan menimbulkan fitnah.

Hanya saja sebagaimana hokum alam mengatakan sangat mudah menghancurkan amatlah susah memperbaiki, niat baik pemerintah dan masyarakat tidaklah seperti membalik telapak tangan, wilayah kabupaten Kampar sangatlah luas dan hampir semua desa melaksanakan Balimau Kasai ini, tentunya perlu waktu bertahun tahun dan kerja keras untuk mengembalikan tradisi budaya ini kembali ke makna asalnya. Namun tiada kata berhenti untuk kebaikan, semoga tradisi itu kembali membawa makna kesucian. Amien.

Cerita by Rina Hasan, klik di sini : http://rinahasan.multiply.com/journal

Budak Melayu
August 8th, 2009, 03:31 AM
Beberapa contoh Pakaian Adat Kabupaten Kampar - Riau

>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera15.jpg


>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera10.jpg


>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera9.jpg

Pict by: www.karimsh.multiply.com

Budak Melayu
August 8th, 2009, 03:47 AM
Maha Besar Allah SWT, Dengan segala Karunianya...,
Kabupaten Kampar di kenal dengan tanahnya yang subur, apapun yang di tanam di negeri ini pasti akan subur, tumbuh dan akan memberikan manfaat bagi pemiliknya, makanya tak heran wilayah Riau dikenal dengan kaya akan hasil Pertaniannya, tak hanya Kelapa Sawit, Pohon Karet, di wilayah kampar juga mempunyai ladang dan persawahan yang cukup subur dan luas.


>>Perempuan Kampar, petani pulang kerja di saat hari hujan
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/pulang-kerja1.jpg

>>Hamparan Persawahan yang menguning
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/menguning.jpg

>>Hamparan Persawahan yang menguning
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/indahnya.jpg

Pict by: http://kampungrison.wordpress.com/category/global-warming/

Kris18
August 8th, 2009, 06:52 AM
Secara umum, busana adat melayu Riau disetiap daerah kabupaten/kota adalah sama :). Bisa jadi yang menjadi pembeda ialah ciri khas dari setiap daerah tersebut.

Beberapa contoh Pakaian Adat Kabupaten Kampar - Riau

>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera15.jpg

Ini bukan busana adat dari Kampar bang :) , ini pakaian adat melayu Riau dari Siak, ciri-ciri pakaian adat dari Siak adalah pakaiannya bernuansa emas melambangkan kejayaan kerajaan Siak dan terlebih dari mahkota khas dari sang mempelai pria ini yang menyerupai replika dari mahkota Raja Siak :).

Beberapa contoh Pakaian Adat Kabupaten Kampar - Riau

>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera10.jpg

Nah kalau busana ini, biasanya bisa dipakai baik di daerah Bengkalis, Pekanbaru ataupun daerah Kampar sendiri :). Karena ini merupakan busana pengantin melayu Riau pada umumnya. Pakaian adat melayu Riau antara Bengkalis dan Pekanbaru mirip-mirip, dikarenakan secara sejarah imperium melayu Riau dulu, Pekanbaru dan Bengkalis merupakan satu kerajaan dengan kerajaan Siak sehingga pengaruh adat istiadat, budaya, seni dan busana juga sama. Berciri bernuansa emas dan megah.

Beberapa contoh Pakaian Adat Kabupaten Kampar - Riau

>>Pakaian Adat Asal Daerah Kabupaten Kampar - Riau
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/sumatera9.jpg

Pict by: www.karimsh.multiply.com


Nah yang satu ini aku pernah lihat di museum dan taman mini, kalau busana melayu ini mirip dengan busana melayu dari Inderagiri dan Melayu Deli (Medan) :). Tapi secara umum, pakaian melayu itu sama, yang membedakannya ialah aksesorisnya saja :).


Aku pernah berkunjung ke museum Sang Nila Utama dan Anjungan Riau di Taman Mini,disana ada peraga kalau busana adat yang khas Kabupaten Kampar itu seperti busana adat melayu dari minangkabau. Warna busananya bisa merah ataupun kuning keemasan. Dan pada mempelai wanita ada penutup kepala/ tengkuluk menyerupai tanduk kerbau hanya bedanya ada sunting khas melayu riau karena pengaruh dari kerajaan Siak :). Dan satu lagi pakaian adat khas Kampar itu biasanya juga merujuk pada pakaian khas ninik mamak Kampar :)

Budak Melayu
August 8th, 2009, 08:01 AM
[QUOTE=Kris18;40961060]Secara umum, busana adat melayu Riau disetiap daerah kabupaten/kota adalah sama :). Bisa jadi yang menjadi pembeda ialah ciri khas dari setiap daerah tersebut.

:nuts::nuts:
Betull...kris, tadi saya ambil semuanya itu pakaian adat khusus Riau, bise jadi juge di pakai oleh orang-orang kampar, dan juge yang lebih meng khasnya lagi aksesoris pakaian adat kampar seperti atap rumah lontiok yang menyerupai sampan di pakaikan di atas kepala perempuannya.., nanti lah..saye blom ketemu gambarnya, kalau ade nak saye upload lagi.., thanks Kris yah..!!
^^

Budak Melayu
August 8th, 2009, 08:07 AM
Digelar di Desa Buluh Cina, kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau atau sekitar 30 kilometer dari Pekanbaru. Biasanya diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.

>>Pacu Jalur di desa Buluh Cina, Siak hulu - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/pacu-sampan1.jpg

Budak Melayu
August 8th, 2009, 08:23 AM
^^^^
Nenas...Nenas...NEnaSsss...UhhhHH...

>>Perkebunan Nenas, Desa Kuala Nenas, Tambang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/ananas-3.jpg

>>Perkebunan Nenas, Desa Kuala Nenas, Tambang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/DSC05564.jpg

Kesuburan tanah di daerah Riau daratan adalah yang sangat sesuai untuk lahan pertanian dengan bermacam ragam jenis tanaman. Kabupaten Kampar merupakan salah satu daerah pertanian yang memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan Nenas. Hingga saat ini, pertanian Nenas hanya dilakukan oleh masyarakat tempatan dengan metode yang masih traditional di atas lahan gambut. Agar mampu berkompetisi di pasar lokal dan internasional, kualitas Nenas Kabupaten Kampar harus berada pada level Standar mutu tinggi. Di samping itu, komoditi ini juga perlu mendapatkan perhatian ekstra untuk mendapatkan nilai tambah dan laba bagi para petani.

Dalam mencari solusi terbaik bagi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar menginginkan kehadiran para Investor terkemuka untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan budidaya pertanian nenas dan membangun pabrik pengolahan nenas, seperti pabrik pengalengan Nenas, Selai, dan Jus nenas. Kondisi Eksisting saat ini, areal pertanian nenas yang sudah ditanami mecapai luas 800 hektar dengan produksi sekitar 9.000 ton / tahun. Pada masa mendatang areal tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi 1.500 ha.

Permasalahan yang sering dihadapi oleh petani adalah ketika jumlah produksi tidak dapat sepenuhnya ditampung oleh pasar, hal ini tentu saja menyebabkan harga jual menurun drastis. Biasanya, buah nenas akan pecah/membusuk dalam waktu kurang/lebih seminggu setelah panen.

Lengkapnya klik disini: http://attayaya.blogspot.com/2008_08_01_archive.html

Kris18
August 8th, 2009, 05:08 PM
^^
Yah, selain nenas, yang terkenal dari Kampar itu ada bengkoang (dalam bahasa lokal disebut bekuok) , durian, kelapa (kelapa kampar sangat terkenal dengan kualitasnya karena mengandung minyak) dan tak kalah fenomenalnya dulu di Bangkinang terkenal dengan Limaunya yang sangat manis. Limau yang oleh masyarakat melayu yang dalam bahasa sehari-hari kita disebut jeruk :D. Sebutan limau juga banyak disebut selain didaerah Kampar, juga Siak, Bengkalis, Rokan, Inderagiri,Kepulauan Riau, dan Pekanbaru.

Tahukah bang? ini dari cerita datuk-nenek ku dulu kalau pada zaman dahulu limau Bangkinang itu sangat terkenal seantero Riau bahkan sumatera dan Malaysia mungkin. Tanah Bangkinang pada saat itu yang sangat subur memungkinkan menumbuhkan dan menghasilkan limau-limau yang dengan kualitas unggul. Hingga dalam edisi Riaupos cetak dulu diceritakan tentang kemahsyuran limau Bangkinang yang juga dipersandingkan dengan jeruk dari Berastagi (adapula desas-desus yg menyatakan bahwa bibit awal jeruk berastagi itu asalnya dari Bangkinang :p). Namun, kenyataan telah berubah. Suatu masa, banjir besar melanda Bangkinang dan juga meluapnya sungai Kampar. Akibat banjir besar itu, tanah-tanah subur dimana limau itu dihasilkan menjadi tergenang dan akhirnya rusak dan mati. Sehingga habislah tanaman-tanaman limau itu. Para petani dan perkebun yang seluruhnya didominasi/dimiliki oleh warga Kampar asli sendiri pada saat itupun rugi besar.
Dan akhirnya limau manis itu pun lenyap sudah :(.

Dan kini, sangat sulit bagi kita sendiri untuk menjumpai kembali limau-limau asli dari Kampar yang terkenal manisnya seperti madu itu, sekarang aku juga kurang tahu apakah limau-limau di pasar Bangkinang itu masih limau yang khas dari daerah sana. Dan tanah-tanah subur di Kampar juga kini konon telah banyak dijual oleh "ughang kampar" sendiri. Sehingga tak banyak lagi ughang-ughang kampar yang berkebun sendiri. Ada yg menginvestasinya ke sawit, ke para pendatang, ataupun ke investor-investor/perusahaan-perusahaan.

Budak Melayu
August 10th, 2009, 06:16 AM
^^^^
Sudah-sudah sangat sulit memang mencari limau (Jeruk) yang benar-benar asli dari Bangkinang-Kampar, Bahkan jeruk Berastagi sangat merajai Buah jeruk di Seantero Kampar dan Pekanbaru, bahkan Riau mungkin. Dan kalaupun ada jeruk bangkinang itu pun lebih mahal di jual pedagang ketimbang jeruk yang berasal dari Berastagi, apalagi ketika musim jeruk di Berastagi tiba, Riau pun sudah melimpah dengan kehadiran jeruk Berastagi yang memang manis dan murah.

Tetapi, beberapa tahun yang lalu saya pernah pergi ketempat teman saya yang ada di Danau Bingkuang, masih 20 kilometer lagi kedalamnya, maaf saya lupa nama desanya, di sana masih di temukan perkebunan limau (jeruk) asli kampar yang memang rasanya sungguh teramat manis dan besar-besar, dan kalau sekarang saya tidak tahu, karena masyarakat setempat sudah menggantikan kebunnya dengan kelapa sawit maupun Pohon karet.., ya mudah-mudahan kampar kedepannya masih menyisakan hasil pertanian yang membumi di dunianya.

Budak Melayu
August 10th, 2009, 06:22 AM
Syair lagu yang selalu dinyanyikan oleh orang tua (ibu) agar anaknya bisa tertidur, dan sang ibupun bisa bekerja kembali jika anaknya sudah tertidur (andhuan amak da'uulu)

Hek Lola.....nak kutang Baghendooo....
Tampuoong nak sayak..baa' bulu....
Dongau sayang nak amak ba'anghanduu....
pauubek hati nak wakotuu indhu...

Hek Lola nak lolok la..loloook
Lolok la nak piciong kan mato....
kadang kadang nak..ati ko ibo...
iduik ma mangaii nak makan

Ambiok se'ek na obahlah paku...
nak bulioh toa'ang nak jalan ka somak
awak keciok nak elok lah laku...
nak bulio sayang nak ughang di awak

reff:
Kok badamak nan didamak ughang
batanam mutan diunjukkannyo
Kok ba' mamak nak di mamak ughang
yang bukan bukan ditunjuokkannyo

Hek lola nak lolok la lo lolo..
amak baghandu nak..pa ' ilang ibo

da'i danau na ka bangkinang....
singgah sa bontou nak di ayu tiyi.....
Kok marantau nak sawang la godhang..
kalau buyuong nak Iduik kan mati....

ambiok seweknah amboik nan godang
nak yo dapek lawuok sam ambuong
Buyuong kociok nak copeklah godang
nak bulioh dapek nak amak balinduong

Hek lola nak piciongkan matoo....
amak baghandu nak sampai dii...siko

(nyanyian amak waktu kociok dulu...penuh pengajaran dan pengharapan... dapatkah kini kito merenungkan.... dan sudah kito mengambulkan..?

Oleh: Rina Hasan

Budak Melayu
August 10th, 2009, 07:09 AM
Acara Adat dan Resepsi Pernikahan di Kabupaten kampar

>>Para ibu-ibu dan tetangga dekat lagi memasak untuk acara Resepsi Pernikahan
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220464.jpg

Di Kabupaten Kampar dari zaman ninik mamak terdahulu, apa bila ada saudara sekampung yang hendak menikah, maka keluarga dari mempelai yang hendak menikah harus memanggil para tetangga kampung untuk membantu kegiatan memasak yang dilakukan 3 hari ataupun sehari sebelum acara resepsi pernikahan berlangsung (hitungan ini tergantung dari keluarga mempelai), karena masyarakat kampar sejak dulu dikenal dengan cara bergotong royong ini pula, maka di kampar jarang sekali yang melakukan "catering" untuk acara pernikahan.

>>Acara Shalawatan (Badiqiu)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220454.jpg

Badiqiu merupakan suatu acara sakral yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh dan sesepuh adat pada malam hari sebelum acara resepsi pernikahan dilakukan, agar acara pernikahan ini berlangsung dengan hikmat dan keluarga yang baru menjadi keluarga yang utuh hingga akhir hayat

>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan (Ba'aghak)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220487.jpg
Dengan dentuman Rebana dari para tokoh adat ini, menambah kehikmatan yang sakral pada acara pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan, biasanya shalawatan selalu di kumandang kan hingga akhirnya Pihak Lelaki sampai kerumah Pihak Perempuan.


>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan (Ba'aghak)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220492.jpg

Akhirnya Mempelai Lelaki sampai juga ke rumah Mempelai Perempuan, dan mereka langsung dipertemukan kemudian di persandingkan.

>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki dengan membawa Hantaran (Jambau)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/4322_1142403233205_1021193137_40677.jpg

Seperti adat di daerah lainnya, hantaran juga berlaku di kabupaten kampar, tetapi tidak terlalu mengikat, "jika mempelai lelaki tidak mampu untuk memberikan hantaran, maka ini tidak di wajibkan untuk membawa hantaran (Jambau), ini bisa kita temui di beberapa daerah saja di kabupaten kampar.

>>Para ibu-ibu dan kerabat mempelai Lelaki membawa Hantaran (Jambau)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/4322_1142402513187_1021193137_40676.jpg

Pict by: http://daydeck86.blogspot.com/2009_05_01_archive.html

Budak Melayu
August 11th, 2009, 09:18 AM
>>Kota Bangkinang dari atas (by: google)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/1_445143912l.jpg

Budak Melayu
August 11th, 2009, 09:26 AM
>>Salah satu sudut Kota Bangkinang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/1_379714721l.jpg

>>Masjid Raya Kota Bangkinang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/37640017433521l.jpg

>>Inilah hasil ikan sungai kampar yang di jual disalah satu sudut pasar Kota Bangkinang
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/10937071324710l.jpg

>>Jembatan Penyebrangan di Kota Bangkinang
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/1_429699391l.jpg

arol
August 19th, 2009, 10:17 AM
SELAMAT DATANG DI THREAD BARU KOTA BANGKINANG - KABUPATEN KAMPAR

Kalaulah Tuan Pergi Berlayar
Singgah Sebentar di Pulau Putri
Selamat Datang di Thread Kampar
Kami Sambut dengan Senang Hati

Tuah Sakti Hamba Negeri
Esa Hilang Dua Terbilang
Patah Tumbuh Hilang Berganti
Takkan Melayu Hilang diBumi
--------------------------------------------------------------------------@@

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/10937475826353l.jpg


KABUPATEN KAMPAR

Ibu kota Bangkinang
Luas 27.908,32 km²
Penduduk
· Jumlah ~750.000
· Kepadatan - jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 20
Bangkinang (ibu kota: Bangkinang)
Bangkinang Barat (ibu kota: Kuok)
Bangkinang Seberang (ibu kota: Muara Uwai)
Gunung Sahilan (ibu kota: Gunung Sahilan)
Kampar (ibu kota: Air Tiris)
Kampar Kiri (ibu kota: Sungai Pagar)
Kampar Kiri Hilir (ibu kota: Gema)
Kampar Kiri Hulu (ibu kota: Lipat Kain)
Kampar Timur (ibu kota: Kampar)
Kampar Utara (ibu kota: Desa Sawah)
Perhentian Raja (ibu kota: Pantai Raja)
Rumbio Jaya (ibu kota: Rumbio)
Salo (ibu kota: Salo)
Siak Hulu (ibu kota: Pandau)
Tambang (ibu kota: Tambang)
Tapung (ibu kota: Petapahan)
Tapung Hilir (ibu kota: Pantai Cermin)
Tapung Hulu (ibu kota: Sinama Nenek)
XIII Koto Kampar (ibu kota: Muara Mahat)

Kampar sangat identik dengan sebutan Kampar Limo Koto dan dahulunya merupakan bagian dari kerajaan minangkabau. Limo Koto terdiri dari XIII Koto Kampar, Kuok, Bangkinang, Air Tiris dan Rumbio. Terdapat banyak persukuan yang masih dilestarikan hingga kini. Konsep adat dan tradisi persukuannya sama dengan konsep adat dan persukuan miangkabau di sumatera barat. Tidak heran bila adat istiadat hingga bahasa sehari-hari warga Limo Koto amat mirip dengan Minang Kabau. Bahasa yang dipakai di Limo Koto, yang juga kemudian menjadi bahasa Kampar adalah bahasa Ocu. Di samping itu, Limo Koto juga memiliki semacam alat musik tradisional Calempong dan Oguong.

Di samping julukan BUMI SARIMADU kabupaten Kampar juga terkenal dengan julukan SERAMBI MEKKAH di propinsi Riau,ini disebabkan masyarakatnya yang 100% beragama Islam (etnis ocu),demikian juga dengan pakaian yang sehari-hari yang dipakai bernuansa muslim.

Kabupaten Kampar berbatasan dengan kabupaten-kabupaten lain, sebagai berikut:
Utara - Kabupaten Siak
Timur - Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan
Selatan - Kabupaten Kuantan Singingi
Barat - Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Lima Puluh Kota (Provinsi Sumatera Barat)

Salam saudara...

Saya Arol dari malaysia.. saye memang berminat tentang sejarah minang kampar.. moyang saye dikatakan berasal dari sane.. kampar kiri.. name kampung saye tak ingat.. tapi dikenali dato syeikh minang kampar..

arol
August 20th, 2009, 02:34 AM
salam saudara.. saye dari malaysia..saye ingin mengenali sejarah minang kampar.. kerna moyang saya berasal dari sana.. ade ke nama kampung kok/koh, mukim kepayang, kampar kiri.. harap saudara semua dapat membantu..

daydeck86
August 21st, 2009, 10:00 PM
Acara Adat dan Resepsi Pernikahan di Kabupaten kampar

>>Para ibu-ibu dan tetangga dekat lagi memasak untuk acara Resepsi Pernikahan
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220464.jpg

Di Kabupaten Kampar dari zaman ninik mamak terdahulu, apa bila ada saudara sekampung yang hendak menikah, maka keluarga dari mempelai yang hendak menikah harus memanggil para tetangga kampung untuk membantu kegiatan memasak yang dilakukan 3 hari ataupun sehari sebelum acara resepsi pernikahan berlangsung (hitungan ini tergantung dari keluarga mempelai), karena masyarakat kampar sejak dulu dikenal dengan cara bergotong royong ini pula, maka di kampar jarang sekali yang melakukan "catering" untuk acara pernikahan.

>>Acara Shalawatan (Badiqiu)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220454.jpg

Badiqiu merupakan suatu acara sakral yang dilakukan oleh para tokoh-tokoh dan sesepuh adat pada malam hari sebelum acara resepsi pernikahan dilakukan, agar acara pernikahan ini berlangsung dengan hikmat dan keluarga yang baru menjadi keluarga yang utuh hingga akhir hayat

>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan (Ba'aghak)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220487.jpg
Dengan dentuman Rebana dari para tokoh adat ini, menambah kehikmatan yang sakral pada acara pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan, biasanya shalawatan selalu di kumandang kan hingga akhirnya Pihak Lelaki sampai kerumah Pihak Perempuan.


>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki ke rumah Pihak Perempuan (Ba'aghak)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/PA220492.jpg

Akhirnya Mempelai Lelaki sampai juga ke rumah Mempelai Perempuan, dan mereka langsung dipertemukan kemudian di persandingkan.

>>Acara Pengantaran Pihak Lelaki dengan membawa Hantaran (Jambau)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/4322_1142403233205_1021193137_40677.jpg

Seperti adat di daerah lainnya, hantaran juga berlaku di kabupaten kampar, tetapi tidak terlalu mengikat, "jika mempelai lelaki tidak mampu untuk memberikan hantaran, maka ini tidak di wajibkan untuk membawa hantaran (Jambau), ini bisa kita temui di beberapa daerah saja di kabupaten kampar.

>>Para ibu-ibu dan kerabat mempelai Lelaki membawa Hantaran (Jambau)
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Acara%20Adat%20Pernikahan%20di%20Bangkinang/4322_1142402513187_1021193137_40676.jpg

Pict by: http://daydeck86.blogspot.com/2009_05_01_archive.html
amat bangga photo diblog saya diguna di treat ini
salam kenal semua ya

daydeck86
August 21st, 2009, 10:05 PM
http://dedeq86.multiply.com/photos/album/34/bukit_tinggi#photo=6

photo ini diambil sebelum sampai di candi muara takus


^^^^
Nenas...Nenas...NEnaSsss...UhhhHH...

>>Perkebunan Nenas, Desa Kuala Nenas, Tambang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/ananas-3.jpg

>>Perkebunan Nenas, Desa Kuala Nenas, Tambang - Kabupaten Kampar
http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/Bangkinang/DSC05564.jpg

Kesuburan tanah di daerah Riau daratan adalah yang sangat sesuai untuk lahan pertanian dengan bermacam ragam jenis tanaman. Kabupaten Kampar merupakan salah satu daerah pertanian yang memiliki potensi besar untuk pengembangan perkebunan Nenas. Hingga saat ini, pertanian Nenas hanya dilakukan oleh masyarakat tempatan dengan metode yang masih traditional di atas lahan gambut. Agar mampu berkompetisi di pasar lokal dan internasional, kualitas Nenas Kabupaten Kampar harus berada pada level Standar mutu tinggi. Di samping itu, komoditi ini juga perlu mendapatkan perhatian ekstra untuk mendapatkan nilai tambah dan laba bagi para petani.

Dalam mencari solusi terbaik bagi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar menginginkan kehadiran para Investor terkemuka untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan budidaya pertanian nenas dan membangun pabrik pengolahan nenas, seperti pabrik pengalengan Nenas, Selai, dan Jus nenas. Kondisi Eksisting saat ini, areal pertanian nenas yang sudah ditanami mecapai luas 800 hektar dengan produksi sekitar 9.000 ton / tahun. Pada masa mendatang areal tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi 1.500 ha.

Permasalahan yang sering dihadapi oleh petani adalah ketika jumlah produksi tidak dapat sepenuhnya ditampung oleh pasar, hal ini tentu saja menyebabkan harga jual menurun drastis. Biasanya, buah nenas akan pecah/membusuk dalam waktu kurang/lebih seminggu setelah panen.

Lengkapnya klik disini: http://attayaya.blogspot.com/2008_08_01_archive.html

http://dedeq86.multiply.com/photos/album/34/bukit_tinggi#photo=6

daydeck86
August 21st, 2009, 10:09 PM
^^
Teghime kasih ncik kris, tapi menurut saye blom begitu lengkap lah seluk beluk di Thread kampar ne, masih banyak yang nak di tampilkan kat sini, baik itu wisatanya sampai ke asal usul dan silsilah Orang kampar itu sendighi...

WahH..seru bgt dunk kmrin jalan2 ke petapahan ya ncik, saye tunggu lah ole-ole gambar terbarunya di petapahan kmrin..! ye ncik, nantik nak saye cube tampilkan lagi Thread Riau yang di kabupaten kampar, klo tak salah ada hotel yg baru juge dekat siak hulu tuh...

Iye lah, secara pribadi saye dukung ape niat awal yang tlah ncik kris perbuat, nanti klo lah jadi Thread baru kota Dumai tuh, saye nak bantu ye ncik.., pokoknya same-same lah kita majukan Bumi Melayu Lancang kuning ne..!!:banana::banana:
http://dedeq86.multiply.com/photos/album/31/hari_raya_ziarah

lagi photo sewaktu ke bangkinang

daydeck86
August 21st, 2009, 10:11 PM
Salam saudara...

Saya Arol dari malaysia.. saye memang berminat tentang sejarah minang kampar.. moyang saye dikatakan berasal dari sane.. kampar kiri.. name kampung saye tak ingat.. tapi dikenali dato syeikh minang kampar..
http://dedeq86.multiply.com/photos/album/30/on_d_way_to_indonesia

Budak Melayu
August 30th, 2009, 12:33 PM
salam saudara.. saye dari malaysia..saye ingin mengenali sejarah minang kampar.. kerna moyang saya berasal dari sana.. ade ke nama kampung kok/koh, mukim kepayang, kampar kiri.. harap saudara semua dapat membantu..

^^
salam kenal juge ncik...

senang rasanya dapat berkenalan dengan saudara seberang, sebelumnya terima kasih sudah singgah kat thread kampar..
setahu saye nama kampung KOK?KOH dekat kampar kiri itu tak ada, tapi kalau namanya kampung KUOK itu ade ncik, letaknya buakan di kampar kiri tapi di kampar kanan, kalau kita nak ke candi muara takus, berawal dari Bangkinang, Salo Kuok, Rantau Berangin dan desa Muara Takus...
mungkin itu dulu penjelasan saye ncik, saye nak berbuka puase dulu ne...:):):):)

arol
September 1st, 2009, 04:40 AM
^^
salam kenal juge ncik...

senang rasanya dapat berkenalan dengan saudara seberang, sebelumnya terima kasih sudah singgah kat thread kampar..
setahu saye nama kampung KOK?KOH dekat kampar kiri itu tak ada, tapi kalau namanya kampung KUOK itu ade ncik, letaknya buakan di kampar kiri tapi di kampar kanan, kalau kita nak ke candi muara takus, berawal dari Bangkinang, Salo Kuok, Rantau Berangin dan desa Muara Takus...
mungkin itu dulu penjelasan saye ncik, saye nak berbuka puase dulu ne...:):):):)

ooo.. ye ker.. pakcik saye juga ade kata mungkin di kampar kanan.. adakah kawasan nya pedalaman bukit atau gunung.. kalo saudara dapat terangkan atau gambar kawasan berdekatan disitu.. cerita sejarah lama sekitar kawasan situ.. Selamat menyambut Ramadhan..

Kris18
September 28th, 2009, 05:00 AM
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H. Minal Aidin Walfaizin :)

maaf telat.... tapi masih suasana lebaran khaaan... :D


Di Kampar, ada sebuah tradisi yang setiap tahunnya digelar setelah Hari Raya Aidil Fitri , namanya Hari Raya ke-6. :) . Maksudnya ialah dihari itu semua masyarakat Kampar memulai ziarah ke makam keluarga dan berkunjung silaturahmi ke sanak famili serta ke tetangga setelah menjalani puasa selama 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri :). Sehingga di hari itu seolah-olah seperti Hari Raya kedua setelah Hari Raya Idul Fitri :).

Dan pada hari itu semua ke khassannya daerah Kampar, khususnya di Bangkinang seperti lemang, lepat bugi, kue-kue khas semuanya keluar ... :lol:

daydeck86
September 29th, 2009, 06:52 AM
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 H. Minal Aidin Walfaizin :)

maaf telat.... tapi masih suasana lebaran khaaan... :D


Di Kampar, ada sebuah tradisi yang setiap tahunnya digelar setelah Hari Raya Aidil Fitri , namanya Hari Raya ke-6. :) . Maksudnya ialah dihari itu semua masyarakat Kampar memulai ziarah ke makam keluarga dan berkunjung silaturahmi ke sanak famili serta ke tetangga setelah menjalani puasa selama 6 hari setelah Hari Raya Idul Fitri :). Sehingga di hari itu seolah-olah seperti Hari Raya kedua setelah Hari Raya Idul Fitri :).

Dan pada hari itu semua ke khassannya daerah Kampar, khususnya di Bangkinang seperti lemang, lepat bugi, kue-kue khas semuanya keluar ... :lol:


lagi photo hari raya zorah dua tahun yang lalu
http://daydeck86.blogspot.com/2009/08/bukittinggi-padang-bangkinang-pekanbaru.html

http://4.bp.blogspot.com/_vRW2h9VzeKY/SpGED2DZCTI/AAAAAAAABKQ/Ou2hdiRpJZ0/s1600-h/bukittinggi+20075.jpg

daydeck86
September 29th, 2009, 06:53 AM
http://4.bp.blogspot.com/_vRW2h9VzeKY/SpGED2DZCTI/AAAAAAAABKQ/Ou2hdiRpJZ0/s1600-h/bukittinggi+20075.jpg

Budak Melayu
March 7th, 2010, 09:08 AM
Assalamualaikum....
Bagaimana kabarnya orang MELAYU?

Kris18
March 19th, 2010, 05:32 PM
dari Riau Pos Edisi Cetak.

Perantau Kampar banyak di Negeri Perak, Negeri Sembilan, Pahang dan Kuantan :banana: :banana:

http://farm5.static.flickr.com/4017/4442850409_c7b4891c40_o.jpg

rumahlontiok
March 23rd, 2010, 09:57 AM
dimana alamt ruamh lontiok yang ada digambar yang dibawah itu ya?

Kris18
March 23rd, 2010, 10:04 AM
^^

Rumah Lontiok yang ada di gambar itu adanya di Desa Sipungguk kecamatan Bangkinang Barat. Usinya sudah lebih 100 tahun.

Bila jalan dari Pekanbaru menuju Bangkinang, nanti akan ada papan penunjuk kecil yang mengarahkan harus berbelok bila ingin melihat Rumah Lontiok

rumahlontiok
March 23rd, 2010, 10:52 AM
http://www.fsrd.itb.ac.id/?page_id=102
Zariul Antosa, NIM. 27099011
Bentuk, Fungsi dan Makna pada Rumah Lontiok di Kampar
Penelitian ini dilakukan terdorong oleh keunikan bentuk, serta nilai-nilai yang simbolik yang terkandung pada rumah tradisional Lontiok. Pengolahan material, pilihan bentuk, penggunaan ragam hias dan maknanya diduga berhubungan erat dengan nilai adat serta nilai sosial masyarakat Kampar. Hal ini sangat menarik perhatian penulis untuk menelitinya lebih jauh.
Bentuk, fungsi dan makna rumah Lontiok, merupakan kajian yang bertujuan untuk mengungkap, mendiskripsikan serta mendokumentasikan tentang bentuk rumah tradisional Lontiok, fungsi dan maknanya yang merupakan warisan budaya masa lalu, untuk keperluan masa yang akan datang.
Penelitian ini menggunakan metoda diskriptif kualitatif dengan pendekatan kebudayaan sebagai pijakan untuk menganalisis. Data primer diperoleh melalui observasi terhadap 11 buah rumah Lontiok yang belum banyak mengalami perubahan sedangkan data sekunder didapatkan melalui wawancara dengan nara sumber, serta kajian terhadap literatur yang terkait. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif yaitu proses penyeleksian data berlangsung dari awal penelitian dan direduksi untuk kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif, tabel, gambar serta rekaman visual. Selanjutnya data ini diinterpretasikan sehingga menghadirkan sebuah kesimpulan.
Penelitian ini menemukan : bentuk rumah Lontiok berasal dari bentuk perahu, hal ini tercermin dari sebutan pada bagian-bagian rumah tersebut seperti : bawah, tengah, ujung, pangkah, serta turun, naik. Dinding depan dan belakang dibuat miring keluar dan kaki dinding serta tutup didinding dibuat melengkung sehingga bentuknya menyerupai sebuah perahu yang diletakkan di atas tiang-tiang. Rumah Lontiok berfungsi sebagai rumah adat dan rumah tempat tinggal. Dibangun dalam satu prosesi panjang yang melibatkan masyarakat luas serta upacara. Struktur bangunannya terdiri atas bagian bawah (kolong), bagian tengah dan bagian atas. Pembagian ini dipengaruhi oleh pemikiran kosmologi tradisi masyarakat Indonesia yang membagi alam atas tiga lapisan yaitu : lapisan atas sebagai tempat tinggal dewa, lapisan tengah sebagai tempat tinggal manusia dan lapisan bawah alam kejahatan. Bagian bawah difungsikan sebagai tempat penyimpanan alat kerja, kayu bakar, hasil kebon, bagian tengah sebagai tempat tinggal manusia yang merupakan harmoni hubungan dunia atas dan dunia bawah, sedangkan bagian atas dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang-barang berharga dan benda-benda pusaka. Ragam hias yang digunakan pada rumah Lontiok terdiri dari bentuk stilasi tumbuh-tumbuhaan, binatang serta bentuk geometris terlihat pada motif bunga kundur,akar pakis, selembayung yang distilasi dari bentuk kepala kerbau, lebah bergantung, pucuk rebung, bintang dan lain-lain. Makna tersimpan dibalik bentuk bangunan, ragam hias, simbol-simbol yang terdapat pada komponen bangunan yang hanya dapat dipahami dalam konteks budaya masyarakat Kampar.

rumahlontiok
March 23rd, 2010, 10:56 AM
bang kris, boleh tahu account facebooknyA?

Budak Melayu
May 8th, 2010, 06:24 PM
Orsos Damak Kampar Gelar Silaturahmi

BANGKINANG- Guna mempererat hubungan persaudaraan antara Indonesia, khususnya Kabupaten Kampar dengan Malaysia, 23 Mei mendatang, Organisasi Sosial (Orsos) Dubalang Amanah Kampar (Damak) akan menggelar acara yang bertajuk silaturahmi budaya dan pagelaran adat istiadat di Bangkinang. Pernyataan ini disampaikan Ketua Panitia Azizan kepada wartawan di Sekretariat Damak, Bangkinang, Senin (3/5). "Kegiatan ini atas usulan Pemerintah Diraja Malaysia, karena Pemerintah Diraja Malaysia merasa berhutang budi kepada Orsos Damak yang telah menyelamatkan warga Malaysia dalam peristiwa gempa di Sumatera Barat, akhir tahun 2009 lalu," ujar Azizan, kemarin.

Disinggung tentang lokasi acara, Ketua Pemuda Damak ini mengungkapkan, direncanakan di Gedung Mahligai Bungsu, Komplek Markaz Islamic Centre Bangkinang.

Azizan juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar ikut menyukseskan acara ini. Menurutnya, acara ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Kampar.

"Kampar akan menampilkan musik tradisional calempong, oguong, gubano, silat khas Kabupaten Kampar dan basiacong. Sedangkan dari Pemerintah Diraja Malaysia juga akan menampilkan nasyid khas Malaysia dan dan silat," bebernya. (ril)

Original by: http://www.riaumandiri.net/rm/index

drie
May 19th, 2010, 05:24 AM
kota Bangkinag di lihat dari atas Bukit Candika

http://img269.imageshack.us/img269/6906/hhahaha2.jpg (http://img269.imageshack.us/i/hhahaha2.jpg/)


salah satu jalan di Bukit Candika Kota Bangkinang


http://img269.imageshack.us/img269/1715/kotax.jpg (http://img269.imageshack.us/i/kotax.jpg/)


Balai Bupati Kampar.


http://img37.imageshack.us/img37/5281/img0990sq.jpg (http://img37.imageshack.us/i/img0990sq.jpg/)


Kantor Bapeda Kab. Kampar

http://img683.imageshack.us/img683/4892/bapeda.jpg (http://img683.imageshack.us/i/bapeda.jpg/)



Kantor DPRD kab. Kampar


http://img15.imageshack.us/img15/410/52525k.jpg (http://img15.imageshack.us/i/52525k.jpg/)



Gedung Perpusatkaan dan Arsip Kab. Kampar


http://img64.imageshack.us/img64/7457/img1075c.jpg (http://img64.imageshack.us/i/img1075c.jpg/)



Masjid Raya Kampar


http://img26.imageshack.us/img26/9899/img1092upe.jpg (http://img26.imageshack.us/i/img1092upe.jpg/)

Kris18
May 19th, 2010, 11:23 AM
Masjid Al Ikhsan Islamic Center Bangkinang

http://farm5.static.flickr.com/4035/4620673179_402c793a7b_o.jpg

jendry
May 19th, 2010, 04:20 PM
pekanbaruexpress.com - BANGKINANG, PEKANBARUEXPRESS - Berdasarkan Keputusan Bupati Kampar Nomor 050/Bappeda/174/2009 dalam upaya memacu kegiatan percepatan pembangunan dalam rangka upaya peningkatan kesejahteraan rakyat maka Kecamatan XIII Koto Kampar telah ditetapkan sebagai kawasan agropolitan dan minapolitan di Kabupaten Kampar.

Kawasan Agropolitan dan Minapolitan di Kecamatan XIII Koto Kampar merupakan kawasan strategis yang bila dikemas dengan baik dan lebih dikembangkan berbagai potensi yang ada maka akan memberikan dampak terhadap kemajuan daerah sekaligus akan dapat pula meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

Keberadaan situs peninggalan sejarah berupa Candi Muara Takus, waduk PLTA Koto Panjang dan pengembangan potensi perikanan, pertanian yang dikelola dengan sitim agribisnis diharapkan akan menurunkan angka kemiskinan di Kecamatan XIII Koto Kampar yang hingga setakat ini tercatat sebagai Kecamatan termiskin kedua di Kabupaten Kampar setelah Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Keberadaan situs purbakala Candi Muara Takus yang merupakan kawasan strategis Nasional dan bahkan akan menjadi kawasan situs sejarah purbakala strategis dunia merupakan peluang emas dari sisi pariwisata yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat. Peluang ekonomi tersebut hendaknya dapat dipilah-pilah untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Bappeda Kabupaten Kampar H Nurahmi, dalam sambutannya pada acara pembukaan sosialisasi agropolitan dan minapolitan tingkat Kabupaten Kampar yang acaranya dipusatkan di aula pertemuan Wisma Bangkinang Baru di Bangkinang Rabu (19/5).

Sentra pengolahan hasil ikan di Desa Koto Mesjid dan di desa-desa sekitar wilayah kawasan agropolitan dan minapolitan dengan produk berupa kerupuk ikan, salai ikan, dan nuget akan terus dikembangkan. Dan dalam waktu dekat, segara akan dilakukan pembangunan pasar minapolitan melalui investor di Desa Koto Mesjid yang lokasi pasarnya berada pada pinggir ruas jalan Negara lintas Sumbar-Riau.

"Untuk itu kepada seluruh tokoh masyarakat dan segenap lapisan masyarakat di Kecamatan XIII Koto Kampar sangat diharapkan partisipasinya dalam rangka menyukseskan kegiatan agropolitan dan minapolitan yang dalam kegiatannya akan melibatkan Satker berkompeten pada tingkat Kabupaten maupun Dinas/Instansi tingkat Provinsi Riau,” papar H Nurahmi dihadapan Direktur Prasarana dan Sarana Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ir. Insan Kamil, M.Sc, Kapus Pengkajian Perencanaan Pembangunan Wilayah (P4W) ITB, DR. Ir. Siti Nurisjah, MS, LA, Kepala Badan, Dinas, kantor dijajaran Pemkab Kampar dan peserta sosialisasi

Ketua pelaksana sosialisasi agropolitan dan minapolitan, Ir H. Asril Jasda mengatakan, dengan sosialisasi tersebut diharapkan terjalin koordinasi antar pusat, provinsi, kabupaten, maupun lintas sektor terkait dalam pembangunan perikanan, pertanian, pariwisata. (Arief)

drie
May 21st, 2010, 07:32 AM
Kampar Pemasok Ikan Terbesar


RiauPos.com-Pengembangan budidaya ikan keramba di Kabupaten Kampar terus diperluas ke berbagai kecamatan yang memiliki potensi untuk perikanan darat.

Hal ini dilakukan menyusul keberhasilan usaha ikan keramba apung di Desa Sungai Paku Kamparkiri, yang panen perdananya juga dihadiri Bupati Kampar Drs H Burhanuddin MM beberapa waktu lalu.

‘’Proyeksi produksi budidaya perikanan air tawar Provinsi Riau pada 2014 sebesar 512.725 ton per tahun, dari target tersebut kabupaten Kampar memberikan kontribusi sebesar 306.931 ton per tahun. Ini berarti 60 persen produksi perikanan budidaya air tawar Provinsi Riau dihasilkan dari Kabupaten Kampar. Dengan potensi Sumber Daya Alam yang ada di Kabupaten Kampar yakni bendungan Kotopanjang seluas 12.000 hektare, Sungai Kampar 400 Km, bendungan Sungai Paku seluas 15.000 hektare dan sungai-sunagi kecil lainnya yang apabila pemanfaatannya dapat kita maksimalkan, maka pemerintah daerah optimis dapat memenuhi target yang ditetapkan,’’ ucap Burhanuddin.

Dikatakan, untuk saat ini produksi ikan di Kabupaten Kampar sebesar 63 ton per hari dan tentu saja hal ini masih perlu ditingkatkan untuk masa mendatang. Sementara itu, Ketua Kelompk Tani Alam Bendungan sekaligus ketua panitia pelaksana panen raya ikan keramba apung Sadarlis dalam laporannya menyampaikan, luas bendungan Sungai Paku ini adalah 15.000 hektare tapi pemanfaatannya masih sangat sedikit.

Apabila pemanfaatan bendungan ini dapat kita maksimalkan maka untuk satu hektare terdiri dari 200 keramba apung yang menghasilkan dua ton ikan untuk satu keramba.(izl)

jendry
October 31st, 2010, 07:30 PM
mana TS nya ne...?

harusnya thread ini gak hanya membahas wisata religi dan bangkinang saja, tapi membahas kabupaten kampar secara keseluruhan.. :)

ayoo forumerss yang dari kampar dan riau kita ramai kan lagi thread ini :)

jendry
October 31st, 2010, 07:38 PM
PLTA KOTO PANJANG






http://farm2.static.flickr.com/1230/5121082974_f5b6ef1060_z.jpg











http://farm5.static.flickr.com/4059/5121084288_9153d6f304_z.jpg

jendry
November 1st, 2010, 07:47 AM
sungai tapung - kampar




http://farm2.static.flickr.com/1346/5107343211_764006b2e8_z.jpg










http://farm2.static.flickr.com/1313/5107342403_682df6f36e_z.jpg











http://farm2.static.flickr.com/1330/5107344047_8d865dbb22_z.jpg

drie
November 1st, 2010, 12:25 PM
mana TS nya ne...?

harusnya thread ini gak hanya membahas wisata religi dan bangkinang saja, tapi membahas kabupaten kampar secara keseluruhan.. :)

ayoo forumerss yang dari kampar dan riau kita ramai kan lagi thread ini :)


iya, TS nya mana ya ?? padahal kita lagi ada banyak pict Bangkinang nih :D

drie
November 1st, 2010, 12:26 PM
jembatan kecil Di Desa Wisata Sungai Belimbing Kuok - Kampar :)


http://img594.imageshack.us/img594/4052/cimg2723copy.jpg (http://img594.imageshack.us/i/cimg2723copy.jpg/)



http://img20.imageshack.us/img20/3564/cimg2724copy.jpg (http://img20.imageshack.us/i/cimg2724copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 12:27 PM
Jalan Lintas Barat Provinsi Riau
( penghubung kab. Kampar ( Riau ) dan Kab. 50 Kota ( Sumbar )

http://img232.imageshack.us/img232/5435/cimg2741copy.jpg (http://img232.imageshack.us/i/cimg2741copy.jpg/)

http://img529.imageshack.us/img529/3285/cimg2752copycopy.jpg (http://img529.imageshack.us/i/cimg2752copycopy.jpg/)

http://img35.imageshack.us/img35/8218/cimg2755copy.jpg (http://img35.imageshack.us/i/cimg2755copy.jpg/)

http://img294.imageshack.us/img294/4557/cimg2766copy.jpg (http://img294.imageshack.us/i/cimg2766copy.jpg/)

jendry
November 1st, 2010, 12:29 PM
sekarang kita aja yang lanjutkan threadnyaa...

drie
November 1st, 2010, 03:37 PM
sekarang kita aja yang lanjutkan threadnyaa...


oke :)

drie
November 1st, 2010, 03:37 PM
Render Stadion Tuanku Tambusai kota Bangkinang :)

Sumber PON XVIII RIAU (http://www.ponxviii-riau.com/)

Stadion Tuanku Tambusai
http://img185.imageshack.us/img185/9392/stadiontuankutambusaika.jpg

drie
November 1st, 2010, 03:40 PM
melihat Stadion Tuanku Tambusai Sebelum di Renovasi


Kondisi bagian Luar Stadion:bash:
http://img835.imageshack.us/img835/3457/cimg2537copy.jpg (http://img835.imageshack.us/i/cimg2537copy.jpg/)


Kondisi Tribun
http://img215.imageshack.us/img215/8692/cimg2539copy.jpg (http://img215.imageshack.us/i/cimg2539copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 03:42 PM
Kondisi lapangan Stadion :ohno:

http://img69.imageshack.us/img69/4000/cimg2538copy.jpg (http://img69.imageshack.us/i/cimg2538copy.jpg/)


http://img177.imageshack.us/img177/5269/cimg2540copy.jpg (http://img177.imageshack.us/i/cimg2540copy.jpg/)



======================================

Perhatikan baik -baik. jika berpatokan pada Render yang di posting di Thread ini, maka Tribun terbuka yang berada di sisi Timur stadion ini, nantinya akan di buat menjadi Tribun tertutup :D

drie
November 1st, 2010, 03:48 PM
Progres Pembangunan GOR Kampar | Bangkinang | Riau


http://img175.imageshack.us/img175/97/cimg2768copy.jpg (http://img175.imageshack.us/i/cimg2768copy.jpg/)


http://img837.imageshack.us/img837/8599/cimg2769copy.jpg (http://img837.imageshack.us/i/cimg2769copy.jpg/)


http://img41.imageshack.us/img41/1720/cimg2770copy.jpg (http://img41.imageshack.us/i/cimg2770copy.jpg/)

drie
November 1st, 2010, 03:50 PM
^^

GOR di atas berada di atas Bukit Candika ( masih dalam Komple Perkantoran Kab. Kampar )

tepat di samping GOR ini tangah di bangun sebuah ASTAKA untuk perhelatan MTQ Tingkat Provinsi Riau yang akan di laksanakan tahun 2011 mendatang, dan di lokasi yang sama tengah di buat juga alun - alun Kota Bangkinang :okay:

jendry
November 1st, 2010, 06:58 PM
kompleks kantor bupati kampar berada di bukit - bukit yang masih asri. dan menyuguhkan pemandangan kota bangkinang dari ketinggian.. :)

jendry
November 2nd, 2010, 06:08 PM
sungai kampar (di sekitaran plta)





http://farm5.static.flickr.com/4147/5120479051_941082cd98_z.jpg








http://farm2.static.flickr.com/1143/5121081034_b627c4ebda_z.jpg









http://farm2.static.flickr.com/1227/5120477223_df8d7f8859_z.jpg

drie
November 2nd, 2010, 06:23 PM
^^

Lebih tepat di Desa Rantau Berangin - Kampar :)

jendry
November 2nd, 2010, 06:29 PM
desa yang berada tepat di pinggir jurang, kalau longsor langsung hanyut tu rumah rumah di situ :D

drie
November 2nd, 2010, 06:35 PM
^^

dan sebagai info aja, Desa Rantau Berangin juga merupakan salah satu daerah yang cocok di jadikan sebagai tempat Wisata Kuliner setelah Teratak Buluh. kalau makan disini di jamin ketagihan deh, Enak ( pastinya ) di tambah dengan panorama alam perbukitan :okay: dan yang terpenting. Murah Meriah:lol:

jendry
November 2nd, 2010, 06:51 PM
soal makan si aku belum pernah makan di sana, tapi kalau di lihat orang makan di sana cukup ramai juga itu juga sudah mengindentifikasikan makannya yang lumayan okee...:cheers:


kalau di pemkab kampar jeli melihat peluang di sini tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan juga dapat mendatangkan PAD tentu nya bagi daerah. :)

apalagi sajian penaroma alam nya cukup memikat dan daerah ini sering di jadikan oleh masyrakat tujan sumbar dan pasir pangaraian untuk beristirahat, membuat kawasan desa rantau berangin ini semakin berpotenisial untuk hal kuilner...

rilham2new
November 2nd, 2010, 07:14 PM
^^

dan sebagai info aja, Desa Rantau Berangin juga merupakan salah satu daerah yang cocok di jadikan sebagai tempat Wisata Kuliner setelah Teratak Buluh. kalau makan disini di jamin ketagihan deh, Enak ( pastinya ) di tambah dengan panorama alam perbukitan :okay: dan yang terpenting. Murah Meriah:lol:

Tempat makan yang enak kalau bicara persinggahan ya di sekitaran PKU...

Favorit Keluargaku :p .... Itu antara RANTAUBERANGIN, DANAUBINGKUANG, dan TERATAKBULUH...


Secara kelezatan, hmmm relatif ya ... Aku sih sukanya DanauBingkuang :p, ayahku sih lebih suka Teratakbulu :D .... Tapi kalau bicara pemandangan ya memang Rantauberangin yang paling indah pemandangannya :D ... Tapi dari segi rasa sih sebenarnya biasa aja hehehehe ...

rilham2new
November 2nd, 2010, 07:17 PM
soal makan si aku belum pernah makan di sana, tapi kalau di lihat orang makan di sana cukup ramai juga itu juga sudah mengindentifikasikan makannya yang lumayan okee...:cheers:


kalau di pemkab kampar jeli melihat peluang di sini tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan juga dapat mendatangkan PAD tentu nya bagi daerah. :)

apalagi sajian penaroma alam nya cukup memikat dan daerah ini sering di jadikan oleh masyrakat tujan sumbar dan pasir pangaraian untuk beristirahat, membuat kawasan desa rantau berangin ini semakin berpotenisial untuk hal kuilner...

Rantau Berangin itu masuk kategori Hutan Lindung jadi pembangunan di pinggiran SUngai Kampar di daerah Kecamatan Bangkinang Barat itu memang gak boleh banyak-banyak ...

Dan sebenarnya Simpang Rantau Berangin ini gak cuman yang mau ke Sumbar dan Rokan Hulu saja.... tapi juga yang mau ke Sumatra Utara, terutama ke arah-arah kawasan Tapanuli, Mandailing Natal, Sibolga, Sipirok, Danau Toba (BALIGE), Padangsidempuan... Lebih dekat memang lewat Rohul ketimbang lewat Rohil. Aku pernah lewat sini,,, waktu lebaran tahun berapa sekitaran awal 2000-an,, ada kerusuhan etnis di Duri, antara 2 etnis pendatang terbesar di Duri sana ..... Pake periksa KTP segala tuh sampe mobil mengantri di jalan lintas timur sampe berkilo-kilo.... agak serem juga karena ibuku kan kelahiran SUmatra Utara :tongue2:, makanya kami lewat jalan yang lebih damai (walau lebih sempit :D) selain tentunya karena ayahku asli kelahiran Rohul , hehehe :D

jendry
November 2nd, 2010, 07:26 PM
bukan mengubah huta lindung itu maksud aku bang, tapi memaksimal kan yang sudah ada aja...

kan sekarang tempat makan - makan di daerah itu bentuknya standart aja, nah dalam hal ini pemkab kampar yang punya kuasa dan duit mencari solusi merubah tempat yang sudah ada menjadi lebih menarik punya nilai jual, gak juga menjadikan tempat nya se higinies mungkin biar pengunjung ke situ meresa nyaman dan juga meyediakan tempat peristirahatan dan juga mushala, dengan begitu daearah itu bakal banyak dapat menarik orang untuk datang baik itu sekedar beristirahat atau pun makaan sambil menikmati panaroma alamm.. :)

rilham2new
November 2nd, 2010, 07:33 PM
^^ bicara soal higienitas hmmm memang mungkin QUESTIONABLE.

Tapi, aku kalau udah pulang kampung ya yang kayak gitu sering kali gak kepikir hahaha.
Tapi mungkin bagi turis yang pertama kali datang ke Riau mereka cukup CONCERN.

Hmm, ya sebaiknya memang PEMKAB Kampar memberi perhatian lebih untuk titik ini. Bagi aku sih titik ini masih kayak Bangkinang aja. Kan masuk Kecamatan Bangkinang Barat. Jadi sebenarnya gak jauh-jauh juga lah untuk dilihat petinggi Kabupaten Kampar, hehehe

jendry
November 2nd, 2010, 07:47 PM
aku si sangat konsen juga soal kehiginienisan ini bang ham.. :)


saya rasa cukup di perlukan untuk hal itu kalau cowok biasanya gak begitu acuh soal ini tappi beda dengan cwek tentunya mereka sangat peka sekali akan hal ini :D

memang harus ada perhatian khusus untuk kawasan itu tidak banyak menghabis kan waktu dan uang untuk merubah kawsan rantau berangin itu yang lebih di perlukan itu kepekaan niat pejabatnya.. :)



yang buat aku salut itu sekarang kebersihan masjid raya bangkinang, pemkab menyiapkan team khusus buat membersihkan masjid ini yang setiap jam nya selalu memantau kebersihan masjid ini dan juga segala kebutuhan jemaah memang bener- bener di perhatikan di masjid ini sekarang beda banget dengan masjid raya yang lama usang banget kelihatan :D


dan juga masjid ja'mi di air tiris itu kondisinya cukup terawat jugga :)

jendry
November 4th, 2010, 05:58 AM
PERKEBUNAN karetmasyarakat kampar, dimana perkebebunan karet ini pernah menjadi komoditas andalan di riau pada saat itu sebelum perkebunan kelapa sawit berkembang bahkan riau pernah menjadi daerah penghasil utama komoditas karet di indonesia, untuk di kabupaten masih banyak di temukan kebun karet, ini salah satu contohnya :)




http://farm5.static.flickr.com/4086/5120468151_8cb6b8b791_z.jpg











http://farm2.static.flickr.com/1317/5120471361_a161b07187_z.jpg

drie
November 4th, 2010, 01:16 PM
^^

:lol:, bagus juga ya gambarnya :D

drie
November 4th, 2010, 01:17 PM
^^ Lokasi kebun karet itu berada di jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang :)

rilham2new
November 4th, 2010, 01:35 PM
Kalau kalian menyebrangi Rantau Berangin, dan di simpang tiga itu kalian jalan ke arah Pasirpengaraian, tidak jauh dari simpang itu kalian bisa lihat kiri-kanannya Pohon Karet.

jendry
November 4th, 2010, 07:33 PM
^^ olun sampai awak ke situ lai cu :D :D

jendry
November 4th, 2010, 08:02 PM
Kampar Diminta Perhatikan Jalan Menuju Petapahan

metroriau.com - Ruas jalan dari Pekanbaru menuju Desa Pantai Cermin hingga ke Petapahan, saat ini menjadi pilihan bagi para pengemudi yang ingin menuju Kota Pasir Pangaraian, Rokan Hulu. Hanya saja, ruas jalan ini sangat tidak mendukung dan rawan kecelakaan.


Salah satu penyebab kerawanan ini yakni, ruas jalan sempit dan kondisi ruas jalan yang sangat buruk. Bahkan, di beberapa ruas jalan di daerah ini, kondisinya sangat memprihatinkan, karena nyaris seperti kubangan.


Padahal, dengan kemauan pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan ini, maka bisa dipastikan daerah penghasil sawit ini akan menjadi kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Namun sebaliknya, daerah ini justru akan semakin tertinggal, dan tingkat kerawanannya juga akan semakin meningkat, karena daerah ini tidak didukung infrastruktur yang baik.

Untuk itu, pemerintah daerah Kabupaten Kampar, sebagai pemilik wilayah, tentunya harus segera memperbaiki kondisi ruas jalan ini. Sehingga, daerah akan semakin berkembang dan bisa menjadi penghasil PAD bagi kabupaten ini. ***


sangat mendukung banget jalan ini di lebarkan, karna kawasan ini masih masuk ke kawasan penunjang pekanbaru

jendry
November 4th, 2010, 08:09 PM
Grand Desain Sentra Produksi Ikan Tawar Harus Dirancang


riaumandiri.com - BANGKINANG- Bupati Kampar H Burhanuddin Husin mengatakan untuk mewujudkan Kampar sebagai sentra produksi perikanan air tawar harus dibuat grand desain sentra produksi ikan tawar. Apalagi untuk mewujudkan rencana tersebut, Kampar didukung potensi yang luar biasa. Hal itu dikatakan Bupati, saat menutup pelatihan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) yang telah berlangsung selama sepekan di aula Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, Kamis (4/11).

Turut hadir pada acara penutupan tersebut, Direktur Produksi Dirjen Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Iskandar Ismahadji, Kadis Perikanan, Syahmanar Umar dan 100 peserta pelatihan.

"Untuk terwujudnya sentra produksi ikan air tawar, Kementerian Perikanan harus merancang grand design untuk mewujudkannya termasuk menjadikan 10 Kabupaten dari 179 Kabupaten/kota di Indonesia yang ditetapkan Menteri, dimana Kabupaten Kampar adalah sebagai percontohan utama dari 10 kabupaten/kota yang ditunjuk," ujarnya.

Dijelaskanya, visi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yakni ingin menjadikan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar pada 2015 mendatang.

Penetapan Kampar sebagai kawasan sentra produksi perikanan air tawar di Riau telah dituangkan dalam berbagai surat keputusan dan program diantaranya melalui surat Keputusan Gubernur, pembentukan Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) Perikanan Kampar melalui SK Bupati Kampar, pengembangan sentra pengolahan hasil perikanan air tawar Riau melalui SK Dirjen P2HP.
"Menteri telah membuat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang penetapan Kawasan Minapolitan yang juga kita perkuat dengan Keputusan Bupati Kampar tentang Penetapan Kecamatan XIII Koto Kampar sebagai kawasan Minapolitan di Kampar. Pendirian PT Kamparicom untuk pembangunan pabrik fillet ikan kerja sama Kampar-Provinsi Riau dan PT Bonecom," terangnya.

Dia meminta peserta pelatihan untuk dapat menjadi pioner pembangunan bidang Perikananan sehingga terwujud Kampar sebagai sentra produksi ikan air tawar di Riau dengan mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapat selama pelatihan sehingga cita-cita dalam mewujudkan harapan itu dapat tercapai.

Diharapkanya menjelang hingga akhir tahun 2014 Kampar harus mampu memenuhi target produksi 732.473 ton pertahun dan angka itu terbesar dari seluruh Kabupate/Kota di Riau yang mencapai 60,23 persen.

Dari persentase tersebut sumbangan terbesar datang dari jenis ikan patin yang mencapai 697.466 ton atau setara dengan 57,35 persen kemudian diikuti jenis ikan Nila 280.814 ton atau 19,80 persen dan ikan mas, lele serta yang lain-lain dengan angka yang tidak signifikan.

Pemanfaatan potensi budidaya erikanan dari lahan yang tersedia juga masih minim dengan budidaya kolam ikan tersedia seluas 6.111,3 ha, pemanfaatan 700,03 ha atau 11,46 persen, budidaya keramba dan jaring apung 410 ha (82.000 unit), pemanfaatan 35,75 aa atau 7.150 unit atau 8,72 persen.

"Oleh karena itu potensi ini harus kita manfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, apalagi bantuan dari Pusat cukup besar dan harus kita optimalkan," ujarnya. (dom)

drie
November 5th, 2010, 05:24 AM
^^ olun sampai awak ke situ lai cu :D :D

loh loh loh, katanya gak bisa bahasa kampar. kok disini pakai bahasa kampar ?? :D

tadi malam du suwuo boli duyan, indak tye omuah pakai bahso ocu dow. kini babahaso ocu pulonyo :D

jendry
November 5th, 2010, 07:35 AM
hahaa :D

aku udah susah mengaplikasikan nya secara langsung (berbicara langsung), kalau tau bahasa nya tentu lah tau :D udah susah banget kalau mau ngomong langsung hehe, maklum dari kecil di lingkungan aku pake bahasa indo semua, di rumah sebenarnya make bahasa kampar juga tapi bukan bahasa ocu lah menurut aku soalnya agak berbeda bahasa di daerah kampar kiri dengan bahasa ocu (kampar kanan).. :)

drie
November 5th, 2010, 07:40 AM
hahaa :D

aku udah susah mengaplikasikan nya secara langsung (berbicara langsung), kalau tau bahasa nya tentu lah tau :D udah susah banget kalau mau ngomong langsung hehe, maklum dari kecil di lingkungan aku pake bahasa indo semua, di rumah sebenarnya make bahasa kampar juga tapi bukan bahasa ocu lah menurut aku soalnya agak berbeda bahasa di daerah kampar kiri dengan bahasa ocu (kampar kanan).. :)


hhahaha, akupun di rumah tetap pakai bahasa indonesia kok bang :D

ia, memang ada perbedaan yang cukup jauh antara bahasa Kampar kanan dengan bahasa kampar kiri. Bahasa kampar kanan banyak penambahan kata di akhir kalimat. contoh " saya tidak punya buku itu " ( Kampar Kanan = Indak tye deyen punyo buku du dow ) ( Kampar Kiri = den indak punyo buku tu dow ) dari logat pun berbeda, kalau di kampar kanan memiliki logat tersendiri ( bahkan beda kampung beda lagi logatnya ) berbeda dengan Kampar kiri yang mayoritas logat daerah ini bisa di katakan hampir sama dengan logat masayrakat kuantan singingi. :D

ini ada beberapa kata perbedaan antara kampar kanan dan kampar kiri

kampar kanan :

air : ayiuw
kemari : komay
kesana : kokiyen
piring : piyiang
Nenek : nyinyiok
Kakek : Datuok / Atuok
Abang : ocu / Udo

kampar kiri :

air : ayiey
kemari : kesiko
kesana : kekiyen
piring : pinggan
Nenek : Nenek
kakek : dato'
Abang : Abang / Udo

masih banyak aku lupa :bash: :D

jendry
November 5th, 2010, 07:49 AM
di kampung ku di kampar kiri sana panggilan pada anggota keluarga dan orang lain itu sama dengan bahasa melayu dan aku belum ada dengar memanggil istilah "OCU" agak unik juga memang mengenai hal yang beginian,.


kita ngomong hal yang lain aja deh, mengangkat potensi yang ada di kabupaten kampar terutama dari sektor ekonomi pembangunan. :)

jendry
November 5th, 2010, 07:58 AM
persawahan.



http://farm2.static.flickr.com/1320/5120476403_847d750a51_z.jpg












http://farm5.static.flickr.com/4012/5120474005_e8e7091f02_z.jpg

drie
November 5th, 2010, 08:16 AM
^^ Lokasinya berada di belakang Pasar Desa Kuok :)

drie
November 5th, 2010, 08:17 AM
Progres Pembangunan GOR Kampar | Bangkinang | Riau

http://img175.imageshack.us/img175/97/cimg2768copy.jpg (http://img175.imageshack.us/i/cimg2768copy.jpg/)

http://img837.imageshack.us/img837/8599/cimg2769copy.jpg (http://img837.imageshack.us/i/cimg2769copy.jpg/)

http://img41.imageshack.us/img41/1720/cimg2770copy.jpg (http://img41.imageshack.us/i/cimg2770copy.jpg/)




Venus PON Diperkirakan Selesai April 2011

BANGKINANG, WWW.METRORIAU.COM - Salah satu venus untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2011 mendatang yakni GOR yang terletak dijalan Lingkar Bangkinang ini diperkirakan selesai April 2011. GOR ini juga nantinya akan dijadikan ajang untuk salah satu cabang yang akan dipertandingkan di Kabupaten Kampar yakni Cabang Pencak Silat.

Hal ini disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Dinas PU Cipta Karya Oyong Rizal yang ditemui, Rabu (3/11) usai mendampingi sejumlah pejabat KONI Jawa Tengah yang berkunjung untuk melihat venus serta kesiapan tuan rumah dalam menyambut atlet yang akan mereka terjunkan nantinya.

" GOR penyelenggaraan PON untuk cabang pencak silat ini jika tidak ada kendala akan rampung bulan April 2011 mendatang. Saat ini pengerjaannya terus kita gesa sehingga terlihat bahwa kita telah siap mensukseskan PON dari segi infrastruktur sarana dan prasarana yang disediakan oleh Pemkab Kampar dalam menghadapi PON ke-XII pada tahun 2012 menadatang," ujar Oyong Rizal.

Berdasarkan tinjauan, progress GOR yang berkapasitas 2000 penonton ini sudah mencapai 75%, sisanya tinggal pemasangan atap serta melicinkan dinding dan tribun penonton yang ada dibagian dalam. GOR yang dibangun oleh Waskita (perusahaan BUMN) ini akan menelan dana sekitar Rp 28 Milyar dengan berbagai fasilitas yang mereka tawarkan.

" Nantinya GOR ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap seperti ruangan wartawan, teleconference, gyim, ruangan pelatih, wasit, mandi. Bahkan penonton nantinya akan dimanjakan dengan kantin-kantin yang ada disetiap sudut GOR sehingga dipastikan tidak ada penonton yang tidak betah mendukung tim kesayangannya berlaga nantinya," papar PPK Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kampar.

Pada PON XVIII 2012 mendatang, Kabupaten Kampar dipercaya sebagai tuan rumah untuk empat cabang yakni, penyisihan sepakbola, pencak silat, golf dan balap motor. Khusus untuk balap motor Pemkab Kampar juga telah menyediakan lahan yang berdekatan dengan GOR yang panjang sirkuit mencapai 1,6 Km. Sementara untuk sepakbola sudah ada sinyal positif dari Kemenegpora untuk membangun stadion megah yang konon akan menelan dana ratusan milyar.

"Untuk stadion Ketua Umum Lembaga Kajian Pembangunan Indonesia (LKPI) yang juga staf ahli Menpora, Candra Andi Salam, beberapa saat lalu sudah melakukan peninjuan melihat lokasi stadion yang akan didirikan. Katanya mereka bersedia membantu Pemkab Kampar dengan mendirikan sebuah stadion yang cukup representative dan mudah-mudahan ini terealisasi," ucap Oyong Rizal.

drie
November 5th, 2010, 09:59 AM
Bupati Kampar Himbau PNS Jadi Peserta Kurban


Bangkinang, 5/11 (ANTARA) - Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, menghimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Kampar, khususnya para Kepala Dinas, Badan, Kantor dan pimpinan instansi pemerintah dilingkungan pemerintah Kabupaten Kampar untuk dapat berpartisipasi sebagai peserta kurban.

Kegiatan kurban tersebut akan dilaksanakan oleh Badan Pengelola Markaz Islamy Kabupaten Kampar bertempat di Mesjid Jamik Al-Ihsan bangkinang.

Himbauan Bupati Kampar tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kampar Nomor 450/KS/483.b tertanggal, 29 Oktober 2010 yang ditanda tangani langsung oleh Burhanuddin Husin.

Kabag Humas Sekretariat Daerah Kampar, Nasruni di Bangkinang, Jumat, mengatakan bagi PNS dan para pejabat eselon yang berminat mengikuti kurban sedikitnya ada tiga persyaratan yang harus dipenuhi.

Pertama, bagi yang ingin berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban agar dapat mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Kurban Mesjid Jamik al-Ihsan Markaz Islamy Kabupaten Kampar, atau dengan cara menghubungi Mawardi pada nomor Hp 081378006813, Jhon Afrizal pada nomor Hp 081365577348 dan Harius pada nomor Hp 081268471902.

Kedua, hewan kurban berupa kerbau dengan rincian biaya sebagai berikut: biaya ternak untuk satu peserta kurban sebesar Rp1,4 juta.

Untuk satu ekor kerbau ada tujuh peserta dengan jumlah total sebesar Rp9.800.000,-. Biaya pemotongan untuk satu hewan kurban Rp200.000,-. Selanjutnya biaya transportasi distribusi kurban ke Kecamatan di Kabupaten Kampar Rp500.000,-. Dengan demikian total biaya per hewan kurban adalah sebesar Rp10.500.000,-.
"Syarat ketiganya harga hewan tersebut di atas mengikuti harga terendah di pasaran, bersifat sementara dan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai harga pasar," ujar Nasruni.***

jendry
November 6th, 2010, 11:46 AM
kantor camat tapung




http://farm2.static.flickr.com/1343/5107334983_a55133f7cf_z.jpg












http://farm2.static.flickr.com/1127/5107934526_3fa405cdca_z.jpg













http://farm2.static.flickr.com/1379/5107935312_52e0155828_z.jpg















http://farm2.static.flickr.com/1220/5107936126_8f8f96661b_z.jpg

drie
November 6th, 2010, 12:33 PM
^^

Sepertinya hampis seluruh kantor camat di kampar memiliki desain yang sama. Kantor Camat Kampar Kiri juga demikian, namun tidak memiliki lapangan luas seprti kantor camat tapung ini, alias mepet ke jalan.

gak hanya kampar, Kuansing pun juga menyeragamkan model bangunan kantor camat di kabupaten mereka, bahkan dari segi ukuran dan fasilitas Kuansing jauh lebih oke. di dalam komplek kantor camat ada juga gedung Aula yang gak kalah besar nya dengan gedung kantor camat :D

drie
November 6th, 2010, 06:11 PM
Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang :okay:


http://farm5.static.flickr.com/4030/5150859813_d513677519_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1342/5150860143_b2bec87056_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4007/5151469816_9bd79cf2df_z.jpg

drie
November 6th, 2010, 06:20 PM
Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang


http://farm5.static.flickr.com/4052/5150860815_1b061e342b_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1413/5151470516_5e0642b1e6_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4044/5151470852_71e35dc6ae_z.jpg

drie
November 6th, 2010, 06:28 PM
Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang

http://farm5.static.flickr.com/4040/5151471178_9833a90bec_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1418/5151471486_171d218ae3_z.jpg

drie
November 6th, 2010, 06:30 PM
^^

Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang ini di mulai dari Tugu Kecil sebelum masuk kota Bangkinang ( jika dari arah pekanbaru )berbelok kekiri menuju arah Komplek Kantor Bupati, Jalan ini Tembus hingga desa Salo kecamatan bangkinang Barat :)

jendry
November 6th, 2010, 07:46 PM
thks gambarnya drie.. :)


jalan ini keadaannya sangat baik, karna di aspal dalam kurun waktu yang belum lama jika di lihat dari aspalnya.

dan juga topografi di sepanjang jalan ini sangat indah banget apalagi kita bisa melihat jajaran bukit barisan di sepanjang jalannya..

rilham2new
November 6th, 2010, 10:40 PM
Drie, keren banget Jalan Raya Lingkar Luar Kota Bangkinang nya .... Jalan itu harusnya kayak gitu, di kiri kanannya dibuka agak lebar dan ada drainase, Kemudian bukitnya dibelah, jalannya lewat di tengah bagian bukit yang dibelah... Walaupun bukitnya di belah kurang dalam. Tapi setidaknya udah lumayan lah ketimbang Lintas Timur ke Pangkalan Kerinci dan Rengat yang banyak tanjakan curamnya :P

Jadi tidak ada tanjakan ekstrem yang bikin jalan cepat rusak .....

CROSSED YELLOW-BOX INTERSECTION pertama yang pernah aku lihat di Provinsi Riau juga kayaknya... Kalau di Sumatra Utara kayaknya ada banyak :D

drie
November 8th, 2010, 02:31 AM
thks gambarnya drie.. :)


jalan ini keadaannya sangat baik, karna di aspal dalam kurun waktu yang belum lama jika di lihat dari aspalnya.

dan juga topografi di sepanjang jalan ini sangat indah banget apalagi kita bisa melihat jajaran bukit barisan di sepanjang jalannya..


hhahaha, alah. ngambil gambar nya sama dia juga pun :D

drie
November 8th, 2010, 02:33 AM
Drie, keren banget Jalan Raya Lingkar Luar Kota Bangkinang nya .... Jalan itu harusnya kayak gitu, di kiri kanannya dibuka agak lebar dan ada drainase, Kemudian bukitnya dibelah, jalannya lewat di tengah bagian bukit yang dibelah... Walaupun bukitnya di belah kurang dalam. Tapi setidaknya udah lumayan lah ketimbang Lintas Timur ke Pangkalan Kerinci dan Rengat yang banyak tanjakan curamnya :P

Jadi tidak ada tanjakan ekstrem yang bikin jalan cepat rusak .....

CROSSED YELLOW-BOX INTERSECTION pertama yang pernah aku lihat di Provinsi Riau juga kayaknya... Kalau di Sumatra Utara kayaknya ada banyak :D


iya bang keren banget. MULUS, dan sepanjang jalan ini juga udah di lengkapi drainase, keren deh pokoknya. apa lagi view Bukit Barisan terlihat jelas dari sini. :okay:

chow
November 8th, 2010, 04:10 AM
Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang :okay:


http://farm5.static.flickr.com/4030/5150859813_d513677519_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1342/5150860143_b2bec87056_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4007/5151469816_9bd79cf2df_z.jpg

WAW, cantik benar jalannya, lampu penerangan jalannya juga unik... kayaknya Bangkinang dan Siak Sri Indrapura tata kotanya yang benar2 bagus di Riau IMO.... Pekanbaru kalah deh :P
Tapi kalo untuk desain bangunan modern Pekanbaru menang :D

drie
November 8th, 2010, 04:35 AM
WAW, cantik benar jalannya, lampu penerangan jalannya juga unik... kayaknya Bangkinang dan Siak Sri Indrapura tata kotanya yang benar2 bagus di Riau IMO.... Pekanbaru kalah deh :P
Tapi kalo untuk desain bangunan modern Pekanbaru menang :D


yup, kedua nya juga memiliki keadaan topografi yang berbeda, kalau di siak cenderung datar, sedangkan di Bangkinang berbukit - bukit namun tetap keren. Taluk Kuantan juga keren kok, dan pasir sepertinya juga bagus.

yang sangat di sayangkan itu adalah PELALAWAN, kabupaten yang dulu sangat luar biasa maju, namun semenjak T. Azmun Jafar tidak lagi menjadi pemimpin di sana kondisi pelalawan ( khususnya Pangkalan Kerinci ) menjadi tragis. Islamic Centre tak kunjung di lanjutkan pembangunannya, banjir di kawasan Bakti Praja tak terselesaikan, lampu - lampu jalan tak pernah lagi di hidupkan, Jembatan yang berada persis di sebelah kantor Bupati pun tak kunjung di perbaiki:ohno:. dan kabar gembiranya adalah tahun depan Pelalawan Pemilukada, semoga Pelalawan mendapat pemimpin yang jauh lebih baik dari hari ini :)

chow
November 8th, 2010, 10:18 AM
yup, kedua nya juga memiliki keadaan topografi yang berbeda, kalau di siak cenderung datar, sedangkan di Bangkinang berbukit - bukit namun tetap keren. Taluk Kuantan juga keren kok, dan pasir sepertinya juga bagus.

yang sangat di sayangkan itu adalah PELALAWAN, kabupaten yang dulu sangat luar biasa maju, namun semenjak T. Azmun Jafar tidak lagi menjadi pemimpin di sana kondisi pelalawan ( khususnya Pangkalan Kerinci ) menjadi tragis. Islamic Centre tak kunjung di lanjutkan pembangunannya, banjir di kawasan Bakti Praja tak terselesaikan, lampu - lampu jalan tak pernah lagi di hidupkan, Jembatan yang berada persis di sebelah kantor Bupati pun tak kunjung di perbaiki:ohno:. dan kabar gembiranya adalah tahun depan Pelalawan Pemilukada, semoga Pelalawan mendapat pemimpin yang jauh lebih baik dari hari ini :)

Kalo di Siak lebih prospek lagi. Dananya untuk pembangunan infrastruktur lebih banyak daripada Bangkinang... dan juga terletak di tepi sungai, jadi bisa dibuat waterfront city :cheers:

Pelalawan pada awal pemekaran juga bagus, tapi sebenarnya Kemajuannya juga sangat bergantung pada RAPP :lol:

drie
November 9th, 2010, 06:26 AM
Pelalawan pada awal pemekaran juga bagus, tapi sebenarnya Kemajuannya juga sangat bergantung pada RAPP :lol:


lebih tepatnya lagi pemimpin pelalawan hari ini yang kurang maksimal dalam bekerja. :ohno:

jendry
November 9th, 2010, 07:37 AM
gak sepenuhnya juga bergantung sama RAPP.
RAPP sendiri juga memang sangat berkontribusi besar menghancurkan jalan - jalan di palalawan.

jendry
November 9th, 2010, 06:26 PM
jembatan sungai tapung





http://farm5.static.flickr.com/4148/5107924006_3037ffd259_z.jpg












http://farm5.static.flickr.com/4128/5107917880_e7f1850b82_z.jpg


















http://farm2.static.flickr.com/1160/5107918772_8fc1a49e1d_z.jpg

drie
November 10th, 2010, 02:43 AM
kalau akau gak salah ya, sungai tapung ini merupakan hlunya sungai siak. soalnya dulu aku pernah naik " POMPONG " dari senapelan ke tapung :)

drie
November 10th, 2010, 03:24 AM
Jalan Lingkar Luar Kota Bangkinang :okay:


di buang sayang nih :D

http://farm5.static.flickr.com/4012/5162510561_e444a886da_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1409/5163119564_01649f0614_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4036/5163149166_347fce25c0_z.jpg

drie
November 10th, 2010, 03:26 AM
Lagi ya :D

http://farm2.static.flickr.com/1196/5163149476_7be49c4b52_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4053/5163149810_e8bc6b13e6_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4043/5162541825_293ebe1321_z.jpg

drie
November 10th, 2010, 05:38 AM
Balai Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau | Kab . Kampar


http://farm5.static.flickr.com/4083/5162510915_8704895c6a_z.jpg

rilham2new
November 10th, 2010, 07:44 AM
jembatan sungai tapung





http://farm5.static.flickr.com/4148/5107924006_3037ffd259_z.jpg












http://farm5.static.flickr.com/4128/5107917880_e7f1850b82_z.jpg


















http://farm2.static.flickr.com/1160/5107918772_8fc1a49e1d_z.jpg

Ini kalau ke arah perbatasan Rokan Hulu habis dari Kantor Kecamatan Tapung itu lewat gak ???

jendry
November 10th, 2010, 12:01 PM
lewat, jembatan ini setelah desa petapahan yang di bawah jembatan ini ada tambang pasir

drie
November 11th, 2010, 05:41 AM
saat ini di kota bangkinang tengah di lakukan pengerjaan pembangunan Pedestrian ke seluruh sudut kota termasuk di kawasan - kasawan pemukiman penduduk ( kecuali Bukit Candika :D )

ini Jl. Jend. Sudirman ( menuju Stanum )
http://farm5.static.flickr.com/4004/5163115770_7a394b90f0_z.jpg

ini gambar pedestrian yang udah selesai di bangun, lokasinya tidak jauh dari stadion Tuanku Tambusai :)
http://farm2.static.flickr.com/1248/5163106774_047f3e58fe_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4059/5162499235_375fd7660a_z.jpg

rilham2new
November 11th, 2010, 06:15 AM
^^ Aku udah pernah ke Bangkinang, memang rapi banget kotanya :) ...

Tidak terlalu rame, tapi nyamanlah.

jendry
November 11th, 2010, 05:44 PM
Ikan Pesut Hebohkan Warga Kampar




Pekanbaru, 11/11 (ANTARA) - Warga Kabupaten Kampar, Riau, dibuat heboh akibat kemunculan empat ekor ikan yang diduga adalah pesut atau lumba-lumba air tawar.

"Ini adalah pertama kali saya melihat ikan pesut, padahal sudah puluhan tahun tinggal di daerah ini," kata Nazirudin (55), warga Desa Sungai Subarak, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Kamis.

Ia menjelaskan, ikan tersebut pertama dilihat warga pada Rabu (10/11) lalu di Sungai Kampar Kiri yang tak jauh dari permukiman. Sungai tersebut merupakan anak Sungai Kampar, salah satu sungai terbesar di Riau.

Menurut dia, ikan tersebut berwarna kelabu, panjangnya sekitar 1,5 meter, diameter badan sekitar 25 centimeter dan menyemprotkan air dari lubang di atas kepalanya.

"Awalnya warga mengira itu ikan paus, tapi sepertinya itu pesut," katanya.

Warga lainnya, Basmi Rusli (47) mengatakan sempat mengabadikan foto ikan pesut itu dikamera telpon genggamnya. Menurut dia, keberadaan mamalia air tersebut pertama kali diketahui warga Desa Simalinyang, yang berada di hilir Sungai Kampar Kiri.

"Ikan itu berenang melawan arus menuju daerah hulu," katanya.

Menurut dia, ikan tersebut kemungkinan besar adalah pesut karena bisa cepat bergerak di air tawar. Sedangkan, apabila lumba-lumba kemungkinan besar sulit untuk hidup di air tawar dan jarak Sungai Kampar Kiri ke arah hilir cukup jauh, yakni sekitar enam jam perjalanan dengan kapal motor.

Ia mengatakan warga setempat sempat berniat menangkap ikan tersebut namun batal karena takut mendapat bencana.

"Sebagian besar warga masih percaya munculnya ikan itu adalah pertanda alam," kata Basmi Rusli.
Sementara itu, Humas WWF Riau Syamsidar meminta Dinas Perikanan Kabupaten Kampar setempat untuk meneliti keberadaan ikan itu. Ia mengatakan ada tanda tanya yang harus diperjelas.

"Jika ikan tersebut memang pesut, dimana mereka selama ini? Kok baru muncul sekarang?," ujar Syamsidar.

drie
November 12th, 2010, 03:54 AM
^^ Aku udah pernah ke Bangkinang, memang rapi banget kotanya :) ...

Tidak terlalu rame, tapi nyamanlah.


iya, penduduknya gak terlalu ramai dan gak terlalu sepi seperti siak :D, tata kota nya rapih banget.

oya, untuk Pasar Inpres masih belum terlihat tanda - tanda mulai di bangun. padhal rendernya udah lama di pajang di depan pasar tersebut. pasar ini harus segera di bangun, soalnya pedagang nya udah banyak, dan kawasan tersebut jadi gak enak di pandang:ohno:

drie
November 12th, 2010, 03:55 AM
Ikan Pesut Hebohkan Warga Kampar


^^

hah ?? ikan pesut di simalinyang ?? dan bergerak menuju hulu sungai kampar kiri, moga aja singgah bentar di Lipat Kain :D

drie
November 12th, 2010, 06:00 AM
lagi ya.

Jl. Prof. Muh. Yamin
http://farm2.static.flickr.com/1112/5163105948_6d33b27c9d_z.jpg

SMP N 1 kota Bangkinag
http://farm2.static.flickr.com/1384/5163106362_77d8e7f953_z.jpg

Jl. HR. Subarntas
http://farm5.static.flickr.com/4127/5163116018_6b0994bac4_z.jpg

drie
November 15th, 2010, 04:38 PM
Progress GOR Kampar :okay:

http://farm5.static.flickr.com/4040/5162583739_1c2169776f_z.jpg

jendry
November 15th, 2010, 06:17 PM
penambangan pasir di sungai tapung.



http://farm2.static.flickr.com/1313/5107342403_682df6f36e_z.jpg










http://farm2.static.flickr.com/1346/5107343211_764006b2e8_z.jpg











http://farm2.static.flickr.com/1330/5107344047_8d865dbb22_z.jpg

drie
November 17th, 2010, 05:00 AM
penambangan pasir di sungai tapung.


di kampar memang banyak banget tempat - tempat penambangan Pasir, di teratak buluh juga tempat penambangan Pasir tuh :)

drie
November 17th, 2010, 05:03 AM
Masjid Jami' - Desa Air Tiris


http://farm5.static.flickr.com/4026/5162497503_51f225e056_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1429/5163105078_b5c8561474_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4006/5163102728_aa286211d2_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4019/5163103080_8dab19d47c_z.jpg

drie
November 17th, 2010, 05:04 AM
^^ Lagi

http://farm2.static.flickr.com/1264/5163104806_1a5835f39b_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1325/5162496459_7f0cf87919_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1198/5162496063_16882f1446_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1193/5162495711_3c3608f342_z.jpg

drie
November 17th, 2010, 05:26 AM
memang udah sepantasnya Kampar memiliki Pabrik Pengolahan Ikan sendiri :okay:

Bakal Berdiri Pabrik Pengolahan Ikan


BANGKINANG, TRIBUN - Bupati Kampar, Burhanuddin Husin sangat antusias terhadap kesepakatan dukungan Pemprov Riau serta Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, dalam upaya mendirikan pendirian pabrik pengolahan ikan di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar Timur Kabupaten Kampar.

Bupati mengharapkan dukungan yang diberikan saat pertemuan khusus antara Pemdakab Kampar dengan pihak Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, serta Pemprov Riau, di Hotel Jatra Pekanbaru, Senin (15/11) tersebut, nantinya akan memberikan harapan bagi petani ikan.

"Teknologi akan sangat membantu para pengusaha perikanan atau para petani dalam mengembangkan usaha perikanan. Hal tersebut juga akan mengurangi biaya produksi serta akan melahirkan produk perikanan bernilai ekonomis tinggi. Pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Bupati, Selasa (16/11).

Ditambahkannya, penggunaan teknologi pada bidang usaha perikanan dari hulu hingga ke hilir mutlak diperlukan untuk mengejar efisiensi usaha dan dalam upaya meningkatan pendapatan masyarakat.

Akhirnya kondisi tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kampar khususnya, dan Riau umumnya. "Kampar mempunyai sumber daya alam yang cukup luas bagi usaha perikanan. Baik berupa sumber perairan umum dengan adanya aliran Sungai Kampar dan potensi waduk PLTA Koto Panjang dengan areal seluas 12,4 kilometer persegi," ungkap Bupati berpromosi.

Bupati menambahkan, berbagai kendala yang saat ini tengah dihadapi para pengusaha perikanan di Kampar adalah masih tingginya harga bibit ikan, pakan ikan yang cenderung naik, masih rendahnya nilai jual produk ikan air tawar, dan pasar untuk konsumen ikan yang wilayahnya masih terbatas. (brt)

rilham2new
November 17th, 2010, 03:24 PM
^^ Memangnya Kampar belum punya , ya ???? Rasanya sudah ada deh, yang dikelola swasta. Dan kalau gak salah juga ada Pabrik Fillet Patin Jambal ... katanya mau direalisasikan ...

drie
November 18th, 2010, 11:44 AM
Komisi IV Kembali Tinjau Proyek Multi Years

BANGKINANG (satuRiau) – Komisi IV DPRD Kampar kembali melakukan peninjauan pelaksanaan beberapa proyek multiyears. Selama tiga hari, para wakil rakyat di Komisi itu mengagendakan untuk melakukan monitoring dan pembahasan melalui hearing poyek-proyek tahun jamak.

“Ini sesuai dengan tugas dan fungsi pengawasan DPRD,” kata Repol, ketua Komisi IV DPRD Kampar, Selasa (8/6). Para wakil rakyat di Komisi IV melakukan peninjauan proyek pembangunan masjid raya Tambang di Desa Sungaipinang, Kecamatan Tambang. Kunjungan dalam rangka monitoring pelaksanaan proyek tahun jamak pada hari yang sama juga dilakukan ke pembangunan beberapa ruas jalan di Desa Pandaujaya dan Desa Tanahmerah, Kecamatan Siakhulu.

Hari ini, Komisi IV DPRD Kampar akan melanjutkan kunjungan ke pembangunan ruas jalan Sungaipinang-Sarigaluh di Desa Tambang, pembangunan ruas jalan Sungaiputih-Delimamakmur di Kecamatan Tapung dan pembangunan Masjid Raya Kecamatan Bankinang Seberang. Hasil kunjungan akan di-follow up dalam rapat dengar pendapat dengan instansi terkait pada Kamis (10/6) besok.

“Bersama pihak-pihak terkait, dalam hearing tersebut nantinya juga akan dibahas hasil-hasil temuan Komisi IV terhadap beberapa proyek multiyears yang ditemukan dalam kunjungan-kunjungan sebelumnya oleh Komisi IV,” terang Repol. Selain Repol, anggota Komisi IV lainnya yang turun melakukan peninjauan kemarin adalah Muhammad Arif, M Faisal, Saihidin, Syafii Samosir dan Marzuki Malik.

Anggota Komisi IV DPRD Kampar, M Faisal, mengungkapkan, dari temuan Komisi IV terhadap beberapa proyek tahun jamak, pelaksanaanya tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Bahkan dari dinas terkait sepertinya kurang pengawasan. “Dari laporan masyarakat dan temuan kami di lapangan, pelaksanaan proyek sepertinya kurang pengawasan,” ungkap Faisal.

Dalam pembangunan masjid, misalnya, kata Faisal, dalam coran menurut speknya adalah batu pecah. Tapi pihak kontraktor malah menggunakan batu kerikil. “Hal-hal seperti itu yang menjadi pertanyaan bagi kita. Sebab, proyek-proyek yang sedang dibangun ini pemanfaatannya adalah untuk masyarakat. Kita berharap, agar dalam pelaksanaan berbagai proyek di daerah ini, pihak pelaksana jangan sampai merugikan dan mengecewakan masyarakat,” ungkap Faisal. [**/mahyuddin]

drie
November 19th, 2010, 01:18 PM
Jalan Lintas Barat Prov. Riau

http://farm5.static.flickr.com/4010/5162476715_c78793c367_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1226/5163084136_8d5ff8a45d_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1223/5163084444_6e39916032_z.jpg

http://farm2.static.flickr.com/1049/5163096336_63ae45a0e2_z.jpg

jendry
November 21st, 2010, 05:43 PM
Bangkinang Diterpa SMS Teror





BANGKINANG, Tribunnewspekanbaru.com - Dalam beberapa minggu ini, masyarakat Bangkinang diresahkan dengan Short Messaging Service (SMS) teror penculikan. Bahkan teror yang ditujukan kepada anak kecil tersebut, telah membuat sebagian masyarakat takut. Tak hanya itu, sebagian masyarakat bahkan harus menjaga anaknya lebih ketat lagi.


Juliarnis, warga mengatakan, SMS teror penculikan tersebut sudah menghantui sebagian masyarakat Bangkinang sejak seminggu ini. Akibatnya, orangtua yang mendapatkan kabar tersebut, selalu waspada saat anak-anaknya bermain. Termasuk juga pulang sekolah.

"Saat mendapatkan SMS teror penculikan tersebut, saya menjadi gelisah. Memang awalnya saya tidak percaya. Tetapi beberapa tetangga juga mendapatkan SMS serupa. Kondisi tersebut membuat saya kian dirundung ketakutan," ujar Juliarnis, warga Desa Lenggini, Bangkinang ini, Minggu (21/11).

Ia mengatakan, sejak mendengar SMS teror tersebut kian gencar diperbincangkan, lebih waspada mengawasi anak-anaknya bermain. Bahkan, jam sekolah harus dipantau. Tidak hanya itu, kegelisahan tersebut menjadikannya membatasi ruang gerak anak.

"Saya takut anak-anak menjadi korban penculikan. Apalagi katanya sudah ada yang diculik dan dibunuh. Berita yang lebih menakutkan lagi, si penculik juga mengambil organ tubuh orang yang diculiknya. Tentu saja saya semakin khawatir," ujarnya.

Juliarnis mengungkapkan, isi SMS tersebut mengatakan, kalau si penculik juga mengincar orang dewasa. Tujuannya tetap sama, setelah dibunuh, organ tubuh juga diambil. "Siapa yang tidak takut dengan SMS tersebut. Saya saja masih trauma dan membatasi ruang gerak anak-anak. Apalagi kalau terlambat pulang sekolah, saya semakin cemas," jelasnya.

Ketakutan serupa juga diungkapkan, Nurdin. Warga Bangkinang ini mengatakan, akibat teror SMS penculikan tersebut, dirinya semakin membatasi anak-anak bermain diluar rumah. Tidak hanya itu, saat mengatar ke sekolah, ia selalu melihat-lihat di sekeliling memastikan tidak ada orang yang mencurigakan.

"Siapa yang tidak takut mendapat SMS teror tersebut. Sudahlah diculik, organ tubuh juga diambil. Tentu saja akan menciptakan ketakutan. Parahnya lagi sudah ada korban yang diculik dan dibunuh," ujar Nurdin.

Nurdin mengaku, SMS teror tersebut saat ini sudah semakin berkembang dan menciptakan ketakutan. Bahkan akibatnya orang tua semakin tidak nyaman meninggalkan anak-anaknya saat bernagkat kesekolah. Tak hanya itu, akibat kegeliahan tersebut, orang tua menjadi tidak nyaman bekerja.

Pesan singkat serupa juga membuat panik masyarakat Rokan Hulu. Isi SMS membuat trauma kalangan guru dan pelajar serta masyarakat.Bunyi pesan singkat tersebut, diumumkan bahwa ada penculikan anak. Sudah sampai desa Lengkiti. Sudah dapat empat anak yang diambil anggota tubuh bagian dalam.

Penculiknya baru tertangkap dua orang. Sedangkan yang menyebar sebanyak 148 orang. Yang diculik adalah pemuda, Pemudi, orang tua dan anak kecil. Tolong kirimkan kesemua nomor kontak anda. Berita ini kenyataan. Mohon kerjasamanya. Dan waspadai mobil AVP Silver dengan nomor Polisi B1857.

Kapolres Kampar, AKBP Muttaqien mengatakan hingga saat ini belum menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya anak-anak yang diculik. Masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang beredar. Terlebih lagi SMS tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Kita meminta semua elemen masyarakat bekerjasama. Jangan sampai SMS tersebut semakin membuat masyarakat gelisah. Harus dipastikan terlebih dahulu. Untuk itu saya mengimbau masyarakat tenang sebelum ada kepastian yang konkrit," ujar Kapolres. (brt)

chow
November 22nd, 2010, 09:32 AM
saat ini di kota bangkinang tengah di lakukan pengerjaan pembangunan Pedestrian ke seluruh sudut kota termasuk di kawasan - kasawan pemukiman penduduk ( kecuali Bukit Candika :D )

ini Jl. Jend. Sudirman ( menuju Stanum )
http://farm5.static.flickr.com/4004/5163115770_7a394b90f0_z.jpg

ini gambar pedestrian yang udah selesai di bangun, lokasinya tidak jauh dari stadion Tuanku Tambusai :)
http://farm2.static.flickr.com/1248/5163106774_047f3e58fe_z.jpg

http://farm5.static.flickr.com/4059/5162499235_375fd7660a_z.jpg
Wah jalur pedestriannya bagus ya, ada landainya juga, jadi kalo jalan kaki gk capek harus angkat kaki tinggi2 terus, mengingatkan kawasan jalan Diponegoro di Pekanbaru (ada jalur peestrian di depan rumah)

jendry
November 23rd, 2010, 12:36 PM
Bupati Kampar Usulakan Kenaikan Gaji Kepala Desa





Kabar gembira bagi kepala desa dan aparatur desa di Kabupaten Kampar. Bupati mengusulkan kenaikan gaji. Tinggal menunggu persetujuan DPRD.

Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Burhanuddin Husin menyampaikan usulan kenaikan gaji kepala desa dan aparatur desa. Untuk Kades diusulkan naik dari Rp 1 juta, pada 2011 mendatang dinaikan menjadi Rp 1,2 juta perbulan. Sementara Ketua BPD dan anggota masing-masing menerima Rp 300 ribu dan Rp 250 ribu dari sebelumnya hanya Rp 150 ribu perbulan.

‘’ Ini adalah suatu usulan. Mudah-mudahan disetujui dan mendapat dukungan dari DPRD Kampar. Berarti dalam waktu dekat ini akan kita cantumkan dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) untuk diajukan kepada anggota Dewan yang terhormat,” ujar bupati saat memberikan pengarahan pada acara rapat koordinasi Lurah, Kades dan BPD di Hotel Ratu Mayang Garden Bangkinang, Senin (22/11) malam. Acara juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kampar, Syafrizal, bersama sejumlah anggota, Kepala Dinas, Kepala Bagian dan sejumlah pejabat lainnya.

Burhanudin menyatakan Konsep Pemerintah jelas, yakni memberikan rasa nyaman kepada aparatur pemerintah dalam bekerja. “ Saat ini tanggung jawab seorang kepala desa dan BPD cukup berat maka dipandang perlu memberikan perhatian. Walaupun tidak cukup besar tapi lihatlah dari niat baik dan keinginan kita untuk terus memberikan perhatian dan kepedulian,”ujarnya.

Burhanuddin menepis kebijakan ini terkait dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada 2011 mendatang,”Perlu dicermati ini bukan untuk mencari sensasi tapi lebih kepada kepatutan dan kepantasan mengingat pengabdian dan juga kondisi keuangan kita yang memungkinkan untuk dilakukan kenaikan ini,” tukasnya.

Namun diakui Burhanuddin, kondisi ini membuat catatan belanja aparatur melebihi belanja langsung untuk kegiatan pembangunan,”Jika usulan ini disetujui jelas kondisi ini membuat APBD kita untuk 2011 mendatang memuat lebih besar belanja aparatur jika dibandingkan dengan belanja langsung. Namun inilah bentuk komitmen kita terhadap peningkatan kesejahteraan pada aparatur Pemerintahan” demikian penjelasan Bupati Kampar Burhanuddin Husin.*** (man)

jendry
November 24th, 2010, 01:18 PM
Bupati Usulkan RAPBD Kampar 2011 Rp 1,7 Triliun





Nota keuangan RAPBD Kabupaten Kampar 2011 resmi diserahkan kepada DPRD setempat. Bupati Burhanuddin mengusulkan nominalnya Rp 1,7 triliun.

Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Burhauddin Husin sampaikan pengantar nota keuangan tentang rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kampar tahun Anggaran 2011, pada pembukaan sidang Paripurna DPRD Kampar masa sidang III tahun 2010 yang digelar di ruang sidang DPRD Kampar di Bukit Cadika Bangkinang pada Rabu (24/11/10).

Perkiraan belanja Daerah Kabupaten Kampar untuk tahun Anggaran 2011 diperkirakan sebesar Rp 1,7 triliun lebih dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp 889 Milyar lebih dan belanja langsung sebesar Rp 819 miliar lebih.

Berdasarkan asumsi makro , dengan memperhatikan prioritas dan plapon anggaran Sementara, maka secara umum komposisi kapasitas Fiskal Daerah pada Rancangan APBD Kabupaten Kampar tahun 2011 direncanakan estimasi pendapatan Daerah sebesar Rp 1,4 triliun lebih yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD ) sebesar Rp 88 miliar, dana perimbangan sebesar Rp 1,3 triliun yang terbagi atas bagi hasil pajak/ bagi hasil bukan pajak sebesar Rp 831 miliar, dana Alokasi umum (DAU) sebesar Rp 440 miliar dan dana Alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 28,88 miliar serta pendapatan lainnya yang sah sebesar Rp 78,04 miliar.

‘’ Berdasarkan perhitungan makro ekonomi tahun 2011 yang tertuang dalam RKPD, secara nominal nilai PDRB atas dasar berlaku mencapai Rp 19,56 triliun dengan jumlah investasi sebesar Rp 8,36 triliun, Perkiraan pertumbuhan ekonomi mencapai 8,21% dengan tingkat investasi sebesar 11,80 % serta ICOR sebesar 3,20, kondisi ini diharapkan akan dapat meningkatkan kesempatan kerja sebanyak 257.592 orang, namun jumlah angkatan kerja diperkirakan meningkat 296.231 orang. Sedangkan pengangguran terbuka diperkirakan sebesar 15 %, sel;ain itu perkiraan distribusi pendapan tahun 2011 dengan Indeks Gini Ratio 0,3375, masih digolongkan pada kriteria baik’’ ungkap bupati dalam pidato sambutannya. Lebih lanjut bupati juga mengharapkan dukungan semua pihak dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi Kampar sebesar 8,21% dengan tetap memperhatikan empat pilar strategis pembangunan nasional yaitu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas, menciptakan dan memperluas lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program-program jaring pengaman sosial yang berpihak kepada masyarakat miskin serta meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kampar Drs.H.Syafrizal M.Si, Wakil Ketua DPRD Kampar Yurzani Moga,SH serta sebanyak 40 orang Anggota DPRD Kampar, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Kepala Bagian di lingkungan Pemdakab Kampar.***(man)

jendry
November 24th, 2010, 02:08 PM
Daniatul Isra,
Dokter Cilik Kampar Wakili Riau ke Tingkat Nasional




Usianya baru 11 tahun, namun prestasinya sudah membanggakan daerah. Dialah Daniatul Isra, dokter cilik asal kampar yang mewakili Riau ke tingkat nasional.

Riauterkini-BANGKINANG- Daniatul Isra (11), dokter cilik yang masih duduk di kelas V SDN 033 Kecamatan Kampar Timur berhasil mewakili Riau ke tingkat Nasional. Dokter Cilik Binaan puskesmas Kecamatan Kampar Timur ini berhasil keluar sebagai juara I pada lomba dokter cilik tingkat Provinsi Riau yang di gelar oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Senin (22/11/10).

Keberhasilan Daniatul Isra ini berawal dari pembinaan yang dilakukan Puskesmas Kampar Timur yang dimulai sejak April 2010 lalu. Saat itu Kampar Timur membina dokter di 17 Sekolah Dasar (SD). Tiap SD dilatih 10 orang.

Berawal Pada lomba tingkat Kecamatan, maka seluruh dokter cilik binaan Puskesmas Kampar Timur diikut sertakan. Maka terpilih dokter cilik terbaik atas nama Daniatul Isra yang saat itu duduk kelas V SDN 033 Kampar. Kemudian ia diikutkan pada lomba dokter cilik tingkat Kabupaten Kampar dan juga berhasil keluar sebagai juara I dan mewakili Kampar tingkat Provinsi Riau. Di Provinsi Riau juga memperoleh juara I dan mewakili Riau di Tingkat Nasional.

‘’ Kita bangga dengan keberhasilan dokter cilik binaan puskesmas Kampar Timur, yang mampu meraih prestasi mewakili Riau ke tingkat Nasional. Ini tidak terlepas pembinaan secara kontinyu oleh puskesmas dan adanya dukungan pihak sekolah dan orang tua ,’’ ujar Dr Fauzia Kepala Puskesmas Kecamatan Kampar Timur

Ia mengaku lomba dokter cilik atau di kenal dengan dokter cilik award memiliki manfaat yang sangat besar dalam mendorong anak untuk mencapai cita-cita yang mereka inginkan. “Lomba seperti ini jelas besar manfaatnya, karena mampu mendorong anak untuk berprestasi,” jelasnya.

Atas prestasi Daniatul Isra pada tingkat Provinsi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau memberikan uang pembinaan sebesar Rp. 1 juta. Uang pembinaan tersebut diserahkan Gubernur Riau yang diwakili Sekda Provinsi Riau Wan Syamsir Yus pada upacara hari ulang tahun (HUT) Kesehatan Tingkat Provinsi Riau yang digelar di Pekanbaru, Senin (22/11/10) lalu.***(man)

jendry
November 25th, 2010, 05:17 PM
Sempena HUT PGRI ke-65,
10 Tokoh Pendidikan Kampar Terima Bingkisan dari Bupati


Bupati Kampar Burhanuddin Husin menyerahkan bingkisan kepada 10 tokoh pendidikan daerah tersebut. Hadiah diberikan sempena HUT PGRI ke-65.

Riauterkini-BANGKINANG- Dinilai telah melaksanakan pengabdian dan berdedikasi yang tinggi dalam memajukan dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Kampar sepuluh orang Sesepuh Pendidik mendapat bingkisan dari Bupati Kampar Burhanuddin Husin.

Bingkisan untuk 10 orang sesepuh pendidikan di Kabupaten Kampar tersebut diwakili oleh empat orang sesepuh pendidikan yakni Drs. H Amirullah Harun, H. Idris, HS, Dra. Rafiah dan H. Anas Fuad, BA. Yang diserahkan langsung Bupati Kampar usai Upacara memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-65 tahun 2010 bertempat dilapangan Pelajar Bangkinang Kamis (25//11/10).

‘’ Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan demi mencerdaskan dan memajukan dunia pendidikan di Kabupetan Kampar,’’ ungkap Bupati Kampar Burhanuddin Husin saat memberikan bingkisan tersebut.

Ketua PGRI Kabupaten Kampar, Drs. H. M. Yasir, MM ketika ditemui usai upacara bendera tersebut mengungkapkan bahwa saat ini jumlah anggota PGRI di Kabupaten Kampar tercatat sebanyak 9.800 orang dan saat pada tingkat kecamatan telah terbentuk 20 pengurus cabang PGRI.

Khusus mengenai organisasi PGRI, M. Yasir, berharap agar kedepan PGRI menjadi organisasi yang solit, kuat, bermartabat dan diseganai dan mengabdi untuk bangsa dan negara, khususnya dibidang pendidikan.

’Kita juga berharap agar pemerintah pusat segera menuntaskan masalah sertifikasi, kualifikasi para guru. Dan hingga setakat ini PGRI Kampar telah mampu melakukan kegiatan pelatihan PKG, MGMP dan pelatihan sejenisnya serta telah melakukan beberapa kali seminar dalam upaya meningkatkan kualitas guru,’’ harap Yasir.

Selaku Ketua PGRI Kampar juga berharap agar anggota PGRI Kampar mampu menjalankan tugas dengan baik, ‘’ Lakukan proses KBM dengan baik dan benar serta lakukan pengayoman kepada anak didik, anak didik dididik dengan penuh kasih sayang ,’’ujarnya.***(man)

jendry
November 26th, 2010, 05:02 PM
Bupati Kampar Lepas 25 Pramuka Ikuti PWN X di Aceh



Sebanyak 25 anggota Gerakan Pramuka Kampar bakal mengikuti Perkemahan Wira Karya (PWN) X di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Keberangkatan mereka dilepas Bupati Burhanuddin Husin.

Riauterkini-BANGKINANG- 25 personil Gerakan Pramuka Kampar akan mengikuti Perkemahan Wira Karya (PWN) X 2010 di Nanggroe Aceh Darussalam. Kegiatan ini akan berlangsung 28 Nopember hingga 6 Desember mendatang. Bupati Kampar Burhanuddin Husin langsung melepas rombongan tersebut bertempat di ruang rapat kantor Bupati di Bangkinang, Jumat (26/11/10) untuk bergabung dan berangkat bersama-sama dengan Kabupaten lain di Pekanbaru.

” Perkenalkan daerah kita. Kalau perlu bawa bahan promo seperti booklet maupun leaflet yang kita miliki sehingga daerah kita semakin dikenal dengan memiliki keunggulan dan potensi untuk terus dikembangkan,”ujar Bupati saat mepelas rombongan tersebut.

Kegiatan yang padat dan cukup lama, kepada Pramuka yang berangkat, Burhanuddin mengingatkan untuk selalu menjaga kekompakan, kebersamaan dan kondisi kesehatan,”Karena ini adalah misi bersama, kekompakan dan kebersamaan merupakan kunci untuk meraih hasil maksimal. Begitu juga dengan kesehatan, saya minta tim untuk bisa mengatur waktu baik itu istirahat maupun pola makan. Lebih dari itu saya juga mengharapkan semua peserta untuk dapat menimba ilmu pengetahuan untuk diterapkan didaerah kita,”ujar Burhanuddin yang juga Ka Mabicab Pramuka Kampar.

Ketua Kwarcab Kampar Eva Yuliana usai acara tersebut mengatakan, selain dirinya, 24 Pramuka Kampar yang berangkat 15 orang merupakan Pramuka Penegak, 5 Pramuka Pendega. Sementara sisanya terdiri dari 2 orang Pembina Pendamping, 2 orang peninjau,” Untuk Penegak dan Pendega mereka diambil dari setiap kecamatan yang dinilai sebagai pramuka terbaik,” ujar Eva Yuliana yang juga wakil Ketua DPRD Kampar ini.

Perkemahan yang rencanaya akan dibuka langsug oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono pada 30 Nopember mendatang itu juga mempunyai sasaran, “Aceh Green Promotion” sebagai wujud dasar kepedulian Pramuka untuk menjaga lingkungan hidup dan kelestarian hutan di Aceh, serta “Peace And Brotherhood” sebagai program menjaga perdamian NKRI,” ujarnya.

PWN X 2010 ini merupakan pertemuan Pramuka Penegak dan Pendega berbentuk perkemahan besar dalam rangka mengadakan integrasi dengan masyarakat. Selain itu, PWN ini juga memiliki empat sasaran khusus, yakni “Hygiene Program” dengan mengajak masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup yang sehat dengan pola hidup bersih, dan “Water Sanitation Project” sebagai salah satu sasaran bhakti utama.***(man)

jendry
November 30th, 2010, 12:58 PM
Gubri Canangkan Penanaman Semiliar Pohon di Kampar

Program penanaman semiliar pohon Provinvi Riau resmi dicanangkan. Sungai Pagar, Kampar menjadi lokasi pencanangan yang dilakukan Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-KAMPAR- Gubernur Riau M Rusli Zainal mencanangkan program penanaman 1 miliar pohon tingkat Provinsi Riau di Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Selasa (30/11/10). Hadir dalam pencanangan tersebut tuan rumah, Bubati Kampar Burhanuddin Husin, Wakil Ketua DPRD Riau Almainis dan sejumlah pejabat penting Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar.

Dalam pidato sambuatannya, gubernur mengungkapkan, bahwa saat ini 25 persen kondisi Hutan Riau sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius. Penamaman dan penghijauan merupakan langkah untuk mengurangi pemenasan global.

‘’ Hampir sekitar 25 persen hutan di Riau kondisinya memang sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian serius. Justru karenanya, upaya untuk menghijaukan kembali kawasan hutan atau areal diluar kawasan hutan yang masih dapat ditanami merupakan langkah bijak dan hendaknya kebiasaan menanam ini dapat pula dilakukan oleh segenap lapisan masyarakat,’’ ungkap Gubernur Riau Rusli Zainal.

Untuk itu gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat di Riau untuk melakukan kegiatan menanam pohon sehingga Riau akan lebih asri dan lebih hijau lagi. ‘’ Kegiatan menaman pohon bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga merupakan kewajiban masyarakat dalam upaya memelihara lingkungan. Untuk itu, jadikan tradisi dan budaya menanam pohon dan tidak lagi menebang pohon sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat yang harus terus dilestarikan.’’ ujarnya.

Zulkifli Yusuf selaku Ketua penyelenggara aksi penanaman dan penghijauan dan penanaman satu miliar pohon (One Billion Indonesian Trees) Provinsi Riau Tahun 2010, mengatakan tujuan dari digelarnya acara pencanangan aksi penanaman dan penghijauan serta penanaman satu miliar pohon adalah dalam rangka meningkatkan kepedulian berbagai pihak akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia yang bersih (Clean Development Mechanism).

‘’ Dengan membudayakan menanam pohon sehingga dapat mengurangi dampak pemanasan global, meningkatkan absorbsi gas CO2, SO2 dan polutan; mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetic tanaman hutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara tanaman sebagai bagian dari sikap atau budaya bangsa yang melakat pada kehidupan sehari-hari,’’ terangnya.

Ditambahkan, H. Zulkifli Yusuf, SH bahwa tema yang diangkat dalam pelaksanaan aksi penanaman dan penghijauan serta penanaman satu miliar pohon (One Billion Indonesian Trees) tahun 2010 adalah “Menanam Pohon Merupakan Kepedulian dan Partisipasi Masyarakat untuk Memelihara Lingkungan serta Meningkatkan Produksi O2 dan Pengurangan Efek Rumah Kaca Dalam Rangka Mengurangi Pemanasan Global”. ungkapnya.

Pada acara tersebut Gubernur Riau, Rusli Zainal didampingi Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, dan Kadis Kehutanan Riau, Zulkifli Yusuf, SH melakukan penyerahan sebanyak 5000 bibit pohon kepada masyarakat Kelurahan Sungai Pagar khususnya dan masyarakat Kabupaten Kampar umumnya. Jenis tanaman yang diserahkan secara gratis tersebut diantaranya bibit pohon mahoni, gaharu, pulai, matoa, sukun, ketapang dan meranti. 5000 bibit pohon tanaman tersebut diterima secara simbolis oleh Camat Kampar Kiri Hilir, TP PKK Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Ninik Mamak Sungai Pagar, anggota pramuka dan LSM.

Kegiatan penanaman pohon juga dilakukan oleh anggota Muspida Riau, Muspida Kampar dan para pejabat yang mewakili Bupati/Walikota se-Propinsi, para Kepala Dinas Instansi dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar, pimpinan BUMN dan perusahaan swasta, UPT Departemen Kehutanan, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Kampar, pramuka dan pelajar serta tokoh masyarakat melakukan penanaman cinderacita secara serentak dengan jumlah tanaman seba nyak 100 pohon dengan jenis tanaman multi porvuse tree species (MPTS) antara lain Meranti, Pulai, Mahoni, Trembesi, Matoa, Durian, Sukun, Kemiri serta tanaman kehuatanan lainnya. Sedangkan lokasi penanman dipusatkan di halaman kantor Camat Kampar Kiri Hilir, tepatnya dipinggir ruas Jalan Negara lintas tengah Pekanbaru-Teluk Kuantan.

Gubernur Riau, H M Rusli Zainal dan Bupati Kampar, Drs H BUrhanuddin Husin usai acara di halaman kantor Camat Kampar Kiri Hilir juga mengunjungi kompleks Musholla Mulio Awaluddin Tharikat Naksabandi Suluk Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Di kompleks surau tersebut Gubri dan Bupati Kampar melakukan pelatakan batu pertama pembangunan tempat Suluk Tharikat Naksabandi.*** (man)

jendry
December 1st, 2010, 06:38 PM
masjid raya kampar






http://farm5.static.flickr.com/4088/5214477135_89d22cf3c8_b.jpg

drie
December 2nd, 2010, 07:41 AM
masjid raya kampar

http://farm5.static.flickr.com/4088/5214477135_89d22cf3c8_b.jpg



terlihat berbeda jika di lihat dari sisi ini :)

drie
December 2nd, 2010, 07:42 AM
AS-RI Latihan Bersama Penanggulangan Bencana


PEKANBARU (RP) – Pemerintah Provinsi Riau bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Udara Amerika USAFPAC, Juli 2011 akan menggelar latihan bersama Fasific Angle untuk penanggulangan bencana alam.

Direncanakan latihan bersama dalam penanggulangan dan evakuasi bencana alam ini, akan dipusatkan di Kabupaten Kampar yang melibatkan masyarakat sipil setempat.

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Riau yang dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Riau Emrizal Pakis dan Perwakilan Komando Resort Militer (Korem) Wirabima 031 dan 12 delegasi Angkatan Udara Amerika USAFPAK.

‘’Ya kita baru saja melakukan pertemuan. Hasilnya Pemerintah Provinsi Riau bersama dengan TNI dan Angkatan Udara Amerika USAFPAK menjadwalkan akan menggelar latihan bersama dalam simulasi penanggulangan bencana baik sesuai standar militer kedua negara di Riau,’’ ungkap Emrizal kepada Riau Pos, Rabu (1/12)

Disebutkan Emrizal, latihan militer dalam penanggulangan bencana antara Indonesia-Amerika ini merupakan yang kedua di Indonesia. Dimana setelah dua tahun sebelumnya dilgelar di Kupang Nusa Tenggara Timur. ‘’Untuk tahun ini, Riau sebagai lokasi latihan bersama. Meskipun Riau bukanlah sebagai wilayah yang rawan bencana. Langkah ini sudah direncanakan dua tahun lalu,’’ paparnya.

Latihan bersama militer kedua negara ini juga nantinya akan melibatkan personil sipil dari pemerintah provinsi riau. Yakni melibatkan tenaga kedokteran, keperawatan transleter, untuk memperagakan tata cara penaggulangan bencana alam.

‘’Latihan bersama ini nantinya melibatkan 110 personel USAFPAK, 60 personel TNI, 60 dari sipil yakni kedokteran, pemandu bahasa (transleter) dari Pemprov Riau,’’ tambahnya.

Bukan hanya itu, tetapi sinergitas dua negara tersebut juga mengikut sertakan NGO Amerika bidang sosial dan 12 personel angkatan udara dari Singapura, Banglades dan Timor Leste.

‘’Dalam latihan bersama nanti juga melibatkan 6 angkatan udara Singapura, 4 angkatan udara banglades dan 2 angkatan udara Timur Leste, tetapi negara-negara ini hanya mengirimkan perosnil angkatan udara yang memiliki skil dibidang kesehatan ,’’ imbuhnya.(rio)

riaudaily
December 4th, 2010, 01:21 AM
CANDI MUARA TAKUS
http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/candi-muara-takus.html

riaudaily
December 4th, 2010, 01:23 AM
MASJID JAMI'

http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/2470721960_b193d9668b.jpg

Mesjid Jami' berlokasi diAir Tiris Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. Mesjid Jami'dekat Pasar Air Tiris Kecamatan Kampar, mesjid ini juga memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan mesjid-mesjid lain di Propinsi Riau. Mesjid ini dibangun pada tahun 1901. Pada puncak atapnya terdapat tingkatan menara yang cukup tinggi dan bahan bangunannya terbuat dari kayu tanpa menggunakan paku besi. Di luar mesjid terdapat sebuah sumur yang di dalamnya terendam batu besar yang mirip kepala kerbau. Konon, batu tersebut selalu berpindah tempat tanpa ada yang memindahkannya. Oleh masyarakat tempatan mesjid ini dianggap keramat dan kini banyak mendapat kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia untuk membayar nazar dan mandi di sumurnya. Kunjungan yang terbanyak sesudah Bulan Puasa atau pada hari raya Puasa Enam.


http://i956.photobucket.com/albums/ae45/rizal_rasnur/1.jpg
Sumber Informasi: www.melayuonline.com

Makam Syekh Burhanuddin
berlokasi di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Almarhum Syekh Burhanuddin adalah salah seorang penyebar Agama Islam, makamnya terletak di Kuntu Lipat Kain Kabupaten Kampar. Tempat ini banyak mendapat kunjungan terutama pada hari besar Islam dan menjelang bulan Ramadhan tiba.



Museum Kandil Kemilau Emas
berlokasi di Pulau Belimbing Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar. Museum ini resminya baru pada tanggal 22 Mei 1988 berada di pulau Belimbing Kuok Bangkinang. Museum ini adalah sebuah rumah berbentuk rumah Adat Lima Koto Kampar yang dibangun sekitar tahun 1900 oleh almarhum Haji Hamid. Kini dalam museum ini tersimpan berbagai barang antik koleksi yang memiliki nilai sejarah seperti Barang tembikar, Alat Pertukangan, Alat Pertanian, Alat-alat penangkap ikan, alat-alat kesenian, Alat-alat pelaminan, Alat-alat perdagangan, Alat pesta dan lain-lain. Disamping alat-alat tersebut tersimpan pula dayung perahu dagang terbuat dari kayu yang sangat kuat berasal dari abad ke 18, serta sebuah kompas yang terbuat dari bambu yang dibuat oleh bangsa China karena angka-angka yang tertulis pada kompas tersebut ditulis dalam aksara China. Ada dua ratus lima puluh (250) macam barang antik koleksi musium Kandil Kemilau Emas yang semuanya merupakan koleksi warisan yang telah turun temurun sebagai barang pusaka.


Sumber Informasi di sini: http://www.kamparkab.go.id/index.php/profil-kampar/wisata-kampar.html

MESJID JAMI'
http://www.riaudailyphoto.com/2010/04/jami-mosque.html

riaudaily
December 4th, 2010, 01:26 AM
PLTA KOTO PANJANG






http://farm2.static.flickr.com/1230/5121082974_f5b6ef1060_z.jpg











http://farm5.static.flickr.com/4059/5121084288_9153d6f304_z.jpg

PLTA KOTO PANJANG
http://www.riaudailyphoto.com/2010/04/plta-hydroelectric-koto-panjang.html

OBJEK WISATA BUKIT NAANG
http://www.riaudailyphoto.com/2010/04/bukit-naang-adventure-park.html

rilham2new
December 5th, 2010, 03:14 PM
Dari RIAUPOS 30 November 2010
Ntah kenapa, aku merasa Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu adalah bagian yang sedikit terlupakan di Riau ini.

Jembatan Gantung untuk pejalan kaki
Desa Koto Lama, Kecamatan Kampar Kiri Hulu
Kabupaten Kampar

http://farm5.static.flickr.com/4147/5224193736_44dbedda74_b.jpg

drie
December 5th, 2010, 07:27 PM
Dari RIAUPOS 30 November 2010
Ntah kenapa, aku merasa Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu adalah bagian yang sedikit terlupakan di Riau ini.


100 % SETUJU, jika melihat perkembangan pembangunan Kampar kanan yang luar biasa pesat, kemuadian lihat lah pembangunan di Kapmar Kiri bagai Bumi dan Langit. Jalan banyak tambal sulam, jembatan Tobak Godang Lipat kain tak kunjung selesai. Masjid Raya kecamatan kampar Kiri pun terhenti pengerjaannya:bash:,

jendry
December 5th, 2010, 07:41 PM
jangan kan jalan bolong - bolong, di kampar kiri hulu daerah aur kuning ke atas aja, belum pernah di masuki kendaraan bermotor. kecuali perahu bemesin

rilham2new
December 6th, 2010, 05:07 AM
100 % SETUJU, jika melihat perkembangan pembangunan Kampar kanan yang luar biasa pesat, kemuadian lihat lah pembangunan di Kapmar Kiri bagai Bumi dan Langit. Jalan banyak tambal sulam, jembatan Tobak Godang Lipat kain tak kunjung selesai. Masjid Raya kecamatan kampar Kiri pun terhenti pengerjaannya:bash:,
Kampar Kanan itu Bangkinang dan sekitarnya ya ???

Hahaha ya iyalah dekat sama Pekanbaru itu :D, penduduknya padat drie :D

rilham2new
December 6th, 2010, 05:13 AM
jangan kan jalan bolong - bolong, di kampar kiri hulu daerah aur kuning ke atas aja, belum pernah di masuki kendaraan bermotor. kecuali perahu bemesin

Karena jumlah penduduk sangat kecil.....

Aku rasa kalau jumlah penduduk Signifikan misalnya kayak Tapung itu juga punya jaringan jalan sendiri.

Kurasa biaya pemerintah mensubsidi minyak perahu mesin itu masih lebih masuk akal ketimbang membongkar hutan dan membangun puluhan jembatan ke arah sana. Karena kalau di GOOGLE EARTH daerah ini sudah HIGH RESOLUTION, ketahuan banget kalau daerah ini masih berhutan lebat banget.

Tantangan geografisnya mengerikan Jen ..... Sungainya berkelok-kelok, kalau bangun jalan mesti jauh dari badan sungai supaya gak memotong sungai, gak hanya itu ... mayoritas penduduknya tinggalnya di dekat tepian sungai situ.

Bangun jaringan jalan gak cuman jalan arteri tapi juga harus bangun jalan konektor ke titik-titik lekukan sungai itu.

Belum lagi penduduk kecil sekali jumlahnya.

jendry
December 8th, 2010, 04:19 PM
^^ aku si gak pp kalau daerah ini gak ada jalan dari cost yang di keluarkan untuk pembangunan jalan ini pun di pastikan sangat besar selain membelah bukit - bukit yang terjal dan hutan, daerah ini merupakan hutan lindung yang tidak boleh di gangu gugat. yang perlu di ingat pasokan sembako di daerah ini jangan sampai terganggu.


tapi ada satu hal yang lumayan menggelitik pejabat - pejabat jahil untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan tambang. karna ternyata di daerah ini terkandung bahan tambang batu bara,emas,batu kapur(semen), sirtu.kayu dll, yang sangat menggoda untuk di rusak. dan dengar kabar dulu perusahaan tambang batu bara udah mulai beroperasi di daerah muara selaya, tapi ada masalah dengan warga sekrang kurang tau bagaimana kelanjutannya..

rilham2new
December 8th, 2010, 04:41 PM
^^ Pertambangan batu bara dan timah itu MUARA dari kehancuran lingkungan .....

Perusahaan memang akan buka, tapi selanjutnya akan buka pertambangan LIAR kelas rakyat. Nah ini yang bahaya ...

jendry
December 8th, 2010, 05:29 PM
rakyat itu pada umum nya sangat takut sekali dengan hukum, tapi dengan melihat langsung orang asing merusak lingkungannya, ada dua jalur yang bakal terjadi ada pihak yang sangat menentang dan ada yang mengikuti hal yang demikian itu..


di daerah kampar kiri itu ada namanya hutan ulayat dan lubuk larangan, sebelum ada keputusan dari pemangku adat setempat daerah yang masuk hutan ulayat dan lubuk larangan itu jika ada yang menebangg atau menangkap ikan di wilayah tersebut akan di kenakan hukuman adat..

nah dari hal ini saja kita sudah bisa mempresentasikan bagaimana ketaatan daerah ini akan hukum, hanya godaan pihak dari lluar dan pejabat yang mengelikan yang bisa merubah pandangan mereka...

rilham2new
December 8th, 2010, 05:38 PM
rakyat itu pada umum nya sangat takut sekali dengan hukum, tapi dengan melihat langsung orang asing merusak lingkungannya, ada dua jalur yang bakal terjadi ada pihak yang sangat menentang dan ada yang mengikuti hal yang demikian itu..


di daerah kampar kiri itu ada namanya hutan ulayat dan lubuk larangan, sebelum ada keputusan dari pemangku adat setempat daerah yang masuk hutan ulayat dan lubuk larangan itu jika ada yang menebangg atau menangkap ikan di wilayah tersebut akan di kenakan hukuman adat..

nah dari hal ini saja kita sudah bisa mempresentasikan bagaimana ketaatan daerah ini akan hukum, hanya godaan pihak dari lluar dan pejabat yang mengelikan yang bisa merubah pandangan mereka...

Gak semua orang di Riau ini percaya hak-hak ulayat.

Transmigran dan pendatang gak percaya hal-hal begituan. Penduduk asli boleh saja berpegang teguh sama adat mereka. Tapi, tidak demikian dengan penduduk pendatang yang tetap harus mempertahankan penghidupan mereka.

Karena jangkauan ULAYAT ini gak pernah "terlalu" luas, palingan cuman berlaku untuk penduduk lokal.

jendry
December 8th, 2010, 06:33 PM
pendatang itu gak bakalan berani mau langsung aja bang, ntar melayang parang di kepala meraka :D

tapi mereka melakukan pendekatan persuasif juga sama penduduk lokal, mana yang terpengaruh omangan dia itu lah nanti yang jadi tameng dia, dengan dalih di lakukan oleh penduduk lokal padahal di belakang itu dia..

drie
December 10th, 2010, 12:06 PM
Kampar Sukses Ubah Sampah jadi Pupuk Organik

Sampah bisa dijadikan komoditas bernilai ekonomis. Itulah yang dibuktikan Dinas Kebersiah dan Pertamanan Kampar. Setiap bulan berhasil menyulap sampah menjadi 500 kilogram pupuk organik.

Riauterkini-BANGKINANG-Tempat Pembuangan Akhir Sampah yang dikelola dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan kabupaten Kampar berhasil mengelola sampah terpadu. Dari pengolahan sampah tersebut saat ini menghasilkan rata 500 kilogram perbulan pupuk kompos yang dihasilkan dari sampah organic. Untuk sampah non organic menghasilkan daur ulang.

‘’ Sampah organic seperti sayur-sayuran dan kulit buah-buahan kita kelola untuk menghasilkan pupuk kompos dan sampah non organic dikelola menjadi daur ulang,’’ terang Ahmad Zaki Kasi Pemanfaatan dan Pengelolaan Sampah kepada Riauterkini di Bangkinang, Kamis (9/12/10).

Kendala yang dihadapi saat ini kurangnya bahan baku untuk pengolahan sampah menjadi pupuk kompos. ‘’ Mesin pengolahan sampah ada dua unit namun karena keterbatasan bahan baku mesin yang beroperasi hanya satu, Untuk itu kita berharap partisipasi masyarakat untuk dapat memilah sampah organik dan non organic,’’ ujarnya.

Harga pupuk kompos yakni Rp 1000 per kilogramnya. ‘’ Dan sudah banyak pesanan dari masyarakat dan Alhamdulillah permintaan pupuk kompos dapat kita penuhi. Dari hasil penjualan pupuk kompos nantinya akan dapat menambah PAD Kampar,’’ ungkap Zaki.

Dikatakannya, pengolahan sampah terpadu ini sudah berjalan selama satu tahun, ‘’ Pengolahan sampah terpadu ini beberapa waktu lalu menjadi salah satu tempat pengolahan sampah terbaik di Propinsi Riau,’’ terangnya.

Pengolahan sampah terpadu ini berlokasi di Kelurahan Pasir Sialang Kecamatan Bangkinang Seberang. Beroperasi diatas lahan seluas 1/4 hektar.***(man)

jendry
December 10th, 2010, 05:36 PM
masjid di desa pantai cermin kecamatan tapung - kampar



http://farm6.static.flickr.com/5042/5246996522_08dd501d57_z.jpg











http://farm6.static.flickr.com/5166/5247003314_58c7d16542_z.jpg

drie
December 12th, 2010, 02:46 PM
Bupati Kampar Raih Penghargaan Adibakti Mina Bahari


Bupati Kampar Burhanuddin Husin dinilai berhasil mengembangkan usaha perikanan. Atas prestasi tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad memberinya penghargaan Adibakti Mina Bahari.


http://img121.imageshack.us/img121/6797/fd1x.jpg (http://img121.imageshack.us/i/fd1x.jpg/)


Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Burhanuddin Husin, menerima penghargaan Adibakti Mina Bahari dibidang perikanan untuk kategori ’Bupati Teladan Pendorong Usaha Perikanan’. Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, di gedung Mina Bahari III Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan Jakarta, Sabtu (11/12/10) malam yang juga dihadiri sejumlah Menteri.

’’ Terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi semua pihak atas penghargaan yang kita raih ini. Berkat kerja keras, motivasi dan totalitas kita dalam bekerja membuat penghargaan ini terasa sangat berarti dalam usaha memberikan dorongan untuk berbuat lebih baik lagi. Penghargaan ini saya dedikasikan buat semua pihak yang telah berjasa mudah-mudahan kita dapat terus berbenah sehingga tercapai tujuan yang kita inginkan,”Ujar Burhanudin.

Visi Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia ingin menjadikan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar pada tahun 2015 mendatang. Dengan merancang grand design untuk mewujudkannya termasuk menjadikan Kabupaten Kampar sebagai sentra produksi perikanan air tawar karena memang dinilai mempunyai potensi yang luar biasa.

” Dari 179 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri, Kabupaten Kampar adalah sebagai daerah percontohan utama dari 10 kabupaten/kota, ''ujarnya.

Penetapan Kabupaten Kampar sebagai Kawasan Sentra Produksi Perikanan Air Tawar di Propinsi Riau telah dituangkan dalam berbagai surat keputusan dan program diantaranya melalui surat keputusan Gubernur, pembentukan Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) Perikanan Kabupaten Kampar melalui SK Bupati Kampar , Pengembangan Sentra Pengolahan Hasil Perikanan Air Tawar Propinsi Riau melalui SK Dirjen P2HP,” Bahkan Bapak Menteri telah membuat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia tentang Penetapan Kawasan Minapolitan yang juga kita perkuat dengan Keputusan Bupati Kampar tentang Penetapan Kecamatan XIII Koto Kampar Sebagai Kawasan Minapolitan di Kabupaten Kampar,”sebutnya.

Adapun langkah-langkah yang telah dan akan diambil disebutkan Burhanuddin diantaranya adalah Pemerintah Pusat telah memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Kampar dengan membuat beberapa program diantaranya adalah dibangunnya balai benih ikan di desa Sipungguk Kecamatan Salo. Dibangunnya sentra pengolahan ikan yang berbentuk usaha masyarakat seperti salai ikan, nugget maupun kerupuk ikan serta dermaga penangkapan ikan didesa Koto Masjid Kecamatan XIII Koto Kampar,”Begitu juga dari Propinsi dan Kabupaten dimana saat ini sedang dibangun berbagai sarana pendukung seperti jalan untuk akses menuju sentra-sentra tersebut,”ujarnya.***(man)

jendry
December 13th, 2010, 11:37 AM
PODSI Kampar Targetkan Juara Umum Kejurda Riau di Pekanbaru

Para pedayung Kabupaten Kampar siap berlaga pada Kerjuda Provinsi Riau di Danau Buatan, Pekanbaru. Mereka menargetkan keluar sebagai juara umum.

Riauterkini-BANGKINANG- Pederasi Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Kabupaten Kampar targetkan juara umum pada Kejurda dayung yang bakal digelar di Danau Buatan Pekanbaru tanggal 14-15 Desember mendatang.

‘’ Kita menagertkan untuk dapat meraih juara umum pada Kejurda yang baru pertama dilaksanakan di Riau ini,’’ terang Ketua Pengcab PODSI Kabupaten Kampar Ali Akbar kepada Riauterkini di Bangkinang, Senin ( 13/12/10).

Ali Akbar sangat optimis untuk meraih medali emas pada kejurda ini bakal di raih dari tim putri ,’’ Setelah kita memperhatikan tim putri punya peluang besar untuk menyumbangkan medali emas,’’ terangnya.

Pada Kejurda ini PODSI Kabupaten Kampar menurunkan dua tim yakni tim putra 25 orang dan putri 14 orang. Yang akan mengikuti lomba 1000 meter, 500 meter dan 200 meter.

‘’ Tim putra terdiri dari dua regu. Untuk regu pertama 20 pendayung 1 penabuh genderang dan 1 orang kemudi. Dan regu kedua dengan jumlah 10 pendayung, 1 penabuh genderang dan 1 kemudi,’’ jelasnya.

Untuk tim putri hanya satu regu dengan jumlah 10 orang pendayung, 1 penabuh genderang dan 1 orang pengemudi dengan lomba 1000 meter, 500 meter dan 200 meter.

‘’ Tim dayung ini kita rekrut dari club-club dayung yang berada di Kabupaten Kampar. Untuk mengikuti Kejurda ini, kita telah melakukan persiapan selama satu bulan dengan pusat latihan di Sungai Kampar tepatnya di Kelurahan Pulau Bangkinang,’’ ungkap Ali sembari mengatakan tim ini akan dilepas besok Selasa (14/12/10) dan akan didampingi dengan manajer Elfiyulis Mukhtar.

Salah seorang pengurus KONI Kabupaten Kampar Koordinator bidang Bimbingan Prestasi Ilias HU mengatakan, Kejurda ini merupakan ajang untuk meningkatkan prestasi.’’ Semoga tim dayung Kampar dapat memberikan yang terbaik,’’ harapnya.***(man)

jendry
December 14th, 2010, 07:13 AM
Bupati dan Ketua DPRD Bedah Otonomi di Kampar



PEKANBARU (RiauPos.com)- Rangkaian Roundtable Discussion membahas 11 Tahun Otonomi Daerah di Provinsi Riau sempena HUT ke-20 Harian Pagi Riau Pos kembali digelar (13/12) pukul 9.30 WIB di ruang rapat redaksi Riau Pos, Panam, Pekanbaru.

Kabupaten Kampar akan menjadi topik pembahasan dengan mendatangkan tiga narasumber berkompeten, yakni Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Drs H Syafrizal MSi dan narasumber pembanding dari UIN Suska Riau yang juga tokoh muda asal Kampar, Dr Akbarizan.

Diskusi ini diprediksi akan lebih menarik, karena Kabupaten Kampar termasuk kabupaten induk yang dimekarkan menjadi tiga kabupaten (Pelalawan dan Rokan Hulu) dan yang pertama merasakan otonomi di awal-awal program dari program otonomi bagi kemajuan Kabupaten Kampar mulai dirasakan saat pemerintah pusat mengeluarkan Undang-undang 22/1999 tentang Otonomi Daerah. Keluarnya undang-undang ini, menjadikan apa yang selama ini keinginan daerah direspon pemerintah pusat.

‘’Yang pasti kita merasakan pelaksanaan otonomi memberikan kewenangan ke daerah lebih cepat. Ini diikuti dengan adanya perimbangan keuangan pusat dan daerah dan PP 25/2000, sehingga memacu ketertinggalan pembangunan,’’ ujar Burhanuddin Husin kepada Riau Pos, Senin (13/12).

Burhanuddin mengatakan, ini bisa dibuktikan dengan kenyataan bahwa Kabupaten Kampar memiliki luas wilayah sepertiga dari wilayah Provinsi Riau sebelum otonomi daerah. ‘’Saat itu APBD Kabupaten Kampar hanya Rp98 miliar. Itu juga digunakan untuk anggaran rutin dan pembangunan. Kita bayangkan dengan luas yang begitu besar dan dana sebanyak itu sehingga pergerakan pembangunan menjadi lambat. Alhamdulillah dengan adanya otonomi daerah dan diikuti dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Ini titik awal bagi daerah untuk memacu pembangunan,’’ ujarnya.

Bahkan saat ini, lanjut Burhanuddin, setelah 11 tahun berjalannya otonomi daerah, Kabupaten Kampar merasakan pembangunan yang begitu cepat. ‘’Meski kami mengerti belum semua hal bisa dilakukan, tapi paling tidak berbagai pembangunan telah dilakukan dengan kemauan yang baik. Kita bayangkan APBD Kampar dari Rp98 miliar naik menjadi Rp1,7 triliun atau meningkat 17 kali lipat dalam tempo 11 tahun,’’ ujar Burhanudin yang akan memaparkan lebih luas dalam diskusi nanti.

Sementara itu, pembicara pembanding Dr H Akbarizan MA juga membuka sedikit tentang apa yang akan dipaparkannya. Dia menyebutkan, 11 Tahun Otonomi Daerah yang diberlakukan, dampak yang dirasakan bagi Kabupaten Kampar cukup besar. Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau dan tokoh muda asal Kampar ini menyebutkan, sebagai Negeri Serambi Makkah, sudah sepatutnyalah perkembangan itu diiringi dengan memonumentalkan syariat Islam.

‘’Perkembangan pembangunan Kampar kini sudah jauh lebih baik. Namun derap pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan masih belum terasa betul dengan menyemarakkan siar Islam. Sebagai Negeri Serambi Makkah sudah sepatutnyalah hal itu dilakukan,’’ papar Akbarizan.

Ia juga akan membentangkan tentang pembangunan pendidikan di mana saat ini tidak begitu sulit lagi bagi generasi muda dalam mengenyam pendidikan. Hal ini karena sudah tingginya kesadaran memperhatikan pendidikan seperti beasiswa. ‘’Akan tetapi, kesejahteraan guru mesti lebih diperhatikan lagi. Tunjangan yang diterima guru di Kampar, masih rendah dibandingkan daerah lain,’’ ujar Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Roundtable Discussion Riau Pos Abdul Kadir Bey menyampaikan, Kabupaten Kampar yang bukan daerah pemekaran buah dari Otda, patut untuk dicermati derap pembangunannya. Otda, menurutnya, tetap cukup berpengaruh besar terhadap pembangunan fisik maupun non fisik.

‘’Diskusi membentangkan pembangunan Kampar 11 Otda ini bisa menjadi pembanding bagi kita semua dengan pertanyaan dasar apakah memang kabupaten induk lebih berkembang pesat dibandingkan kabupaten baru. Dan diskusi ini diharapkan nanti menemukan sebuah hipotesa tentang pembangunan setelah Otda digulirkan, baik daerah induk maupun pemekaran,’’ ujar Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos ini.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kampar Drs H Syafrizal MSi mengatakan Pelaksanaan diskusi 11 Tahun Otonomi daerah di Riau merupakan kegiatan yang positif, terutama dalam rangka evaluasi yang dilaksanakan oleh sebuah lembaga independen seperti Riau Pos. Syafrizal mengatakan bahwa hendaknya diskusi yang dilaksanakan ini jangan habis di meja saja, tetapi bagaimana langkah ke depannya yakni kontribusi Riau Pos untuk dapat menyuarakan hasil diskusi tersebut hingga ke tingkat pusat.

‘’Setelah menghadirkan seluruh bupati dan wali kota di Riau dalam diskusi otonomi daerah ini, tentu ada berbagai kesimpulan dan gambaran evaluasi pelaksanaan Otda di Riau. Hal ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh Riau Pos dengan menyuarakannya hingga ke tingkat pusat dengan ‘ala’ Riau Pos pula,’’ ungkapnya.

‘’Bila hasil diskusi tersebut disuarakan lebih lanjut oleh Riau Pos hingga ke tingkat pusat, lanjutnya, diharapkan ada respon positif dari pusat untuk menoleh lebih banyak ke Riau terutama dalam hal memberikan kontribusi kebijakan-kebijakan yang menguntungkan pembangunan di Riau,’’ katanya.(fia/why/hpz)

jendry
December 14th, 2010, 08:19 AM
Kampar Tuan Rumah Kejurnas Pencak Silat 2011



Kabupaten Kampar mendapat kehormatan besar. Tahun depan, Kejuaraan Nasional Pencak Silat akan digelar di daerah berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

Riauterkini-BANGKINANG-Kabupaten Kampar ditunjuk menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (Kejurnas) Pencak Silat Nasional yang rencananya akan berlangsung pada akhir Agustus atau awal September 2011 yang akan datang.

‘’ Menyusul ditunjuknya Kabupaten Kampar sebagai Tuan Rumah penyelengara cabang Pencak Silat pada Pekan Olah Raga (PON)- ke 18 tahun 2012, secara otomatis pula Kampar dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan nasional pencak silat pada tahun 2011,’’ ungkap Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Zulher kepada wartawan melalui telepon selulernya usai mengikuti pembukaan kejuaraan Pencak Silat Internasional di Jakarta, Ahad (12/12/10).

Kejurnas ini tentunya memiliki makna yang sangat strategis bagi Kabupaten Kampar,karena sebelum menyelenggarakan even empat tahunan di bidang olah raga, kejurnas tentunya sekaligus sebagai momentum ujicoba dan evaluasi sebelum digelarnya PON ke XVIII tahun 2012.

‘’ Untuk itu kita berharap kiranya semua pihak dapat ikut bertanggung jawab untuk menyukseskan dua agenda penting Nasional pada cabang olah raga pencak silat ini yang dipercayakan kepada Kabupaten Kampar yang kita banggakan ini,’’ harap Zulher yang juga Sekda Kampar ini. Selaku ketua IPSI Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar dirinya bersama segenap Pengurus KONI Kabupaten Kampar, sengaja datang ke Jakarta untuk melihat secara langsung kejuaraan Pencak Silat Internasional yang berlangsung di Jakarta pada tanggal 12 sampai dengan 17 Desember 2010.

‘’ Melalui pelaksanaan kejuaraan bertarap Internasional yang diikuti oleh 30 negara itu, tentunya kita dapat belajar banyak baik secara teknis maupun persiapan sarana dan prasarana penunjang yang harus dipersiapkan, sehingga kepercayaan ini akan dapat diemban dengan baik dan penuh tanggung jawab,’’ ungkapnya

Menurut Zulher, kita bertekad dan akan mendorong semua pihak baik masyarakat dan dunia usaha di daerah ini untuk ikut menyukseskan kepercayaan yang diberikan pusat kepada kita, terutama di bidang olah raga ini.

‘’ Kepercayaan ini sekaligus menuntut kerja keras semua pihak, agar prestasi sebagai tuan rumah dapat tercapai, sekaligus akan dapat memotivasi generasi muda kita untuk berprestasi pada berbagai cabang olah raga yang ada,’’ ujar Zulher mengakiri.***(man)

jendry
December 14th, 2010, 03:59 PM
Camat di Kampar Diberi Wewenang Keluarkan IMB




Pemkab Kampar membuat terobosan baru dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Para camat diberikan kewenangan untuk mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Riauterkini-BANGKINANG-Tugas dan kewenangan camat di Kabupaten Kampar bertambah terutama kewenangan pelayanan perizinan. Mereka diberikan kewenangan menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk luas bangunan sampai 100M2 dan tidak bertingkat serta pelayanan penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Pelayanan Tanda Dafar Isi (TDI).

” Pelimpahan sebagian kewenangan ini adalah rangka mendekatkan pusat-pusat pelayanan kepada masyarakat dan disisi lain diharapkan pula peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi,” ungkap sekdakab Kampar Zulher saat memberikan pengarahan pada acara pembukaan pembekalan Camat se-Kabupaten Kampar, Selasa (14/12/10) di ruang rapat kantor Bupati Kampar.

Secara structural, fungsional maupun cultural dalam tatanan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kewenangan camat semakin besar dan bertambah. ‘’ Sebagai perangkat daerah, Camat dalam menjalankan tugasnya mendapat pelimpahan kewenangan dari Bupati/Walikota serta bertanggung jawab langsung kepada Bupati/Walikota,” terangnya.

Kedudukan, tugas dan kewenangan Camat sebagai perangkat daerah dan sebagai pelaksana teknis kewilayahan sangatlah strategis. Bupati dalam melimpahkan kewenangan tentunya berdasarkan criteria eksternalitas dan efisiensi.

‘’ Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan, bahwa berdasarkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 38 tahun 2009 dijelaskan bahwa Camat telah memperoleh pelimpahan sebagian kewenangan dari Bupati Kampar. Kewenangan yang telah dilimpahkan Bupati ada yang berbentuk pelayan final ada pula yang berbentuk pelayanan rekomendasi serta pelayanan pembinaan dan pengawasan,”ujar Sekda.

Tuntutan pelayanan masyarakat semakin komplek intensitasnya, maka dituntut pula kesiapan Pemerintah Daerah dalam hal mempersiapkan perangkat pelayanan terutama kesiapan SDM dan infrastruktur. Pemerintah Kecamatan yang merupakan gerbang terdepan Pemda dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan harus lebih siap dan proaktif menyikapi berbagai hal yang terjadi dan yang dibutuhkan secepatnya oleh masyarakat.

“ Para Camat agar dapat menyikapi secara sistemik dan operasional terhadap bentuk-bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan kewenangan yang telah dilimpahkan untuk selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait . oleh sebab itu saya berharap kewenangan yang dilimpahkan ini dapat dilaksnakan dengan baik dan transparan dengan mengedepankan pelayanan yang prima,” pinta Zulher.

Asissten Pemerintahan, Nukman Hakim, ketua panitia pelaksana acara tersebut dalam laporannya menyampaikan pembekalan yang yang dilaksanakan dalam satu hari tersebut para Camat akan dibrikan petunjuk teknis dan tata cara pelaksanaan perizinan yang telah dilimpahkan kepada Camat. Acara tersebut dihadiri, Asissten Umum, Annizur, Staf Ahli Bidang Hukum Helmi Syukra, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Johar Makmun, Kabag Pemdes, Nursyamsi, Camat se-Kabupaten Kampar dan sejumlah pejabat lainnya.***(man)

jendry
December 15th, 2010, 05:37 PM
Bupati Buka Seminar Generasi Emas Kabupaten Kampar

SDM Kabupaten Kampar harus terus dipacu peningkatan kualitasnnya. Salah satunya dengan menggelar seminar bertema 'Generasi Emas Pendidikan' yang dibuka Bupati Burhanuddin Husin.

Riauterkini-BANGKINANG- Kurangnya tenaga pengajar, kompetensi dan kualifikasi guru yang belum memadai masih membelit dunia pendidikan di Kabupaten Kampar. Padahal dari berbagai aktifitas pembangunan kata kuncinya adalah Sumber Daya Manusia ( SDM ).

’' Sarana dan prasarana yang kita miliki sudah lebih dari cukup. Namun dewasa ini dunia pendidikan kita lebih banyak bergelut pada persoalan kompetensi, sertifikasi maupun pemerataan guru pada setiap daerah. Padahal ditengah persaingan yang semakin kompetitif SDM yang handal adalah jawabannya ” sebut Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, saat memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi seminar sehari generasi emas pendidikan di kabupaten Kampar di aula Kantor Bupati Rabu (15/12/10).

Bupati juga menyorot masalah angka kelulusan yang setiap tahun sebenarnya cukup mencengangkan. Setiap tahun angak kelulusan di Kabupaten Kampar disetiap tingkatan cukup tinggi bahkan di propinsi Riau Kampar selalu mendominasi. Namun menurut Bupati angka kelulusan tersebut hanya pada kuantitas bukan kualitas. Akhirnya yang terjadi, siswa-siswi sulit bersaing masuk ke Perguruan Tinggi pavorit,”Artinya kita hanya terjebak pada prestise yang sebenarnya bukan substansi dari persoalan yang ada. Oleh karena itu saya mengharapkan dunia pendidikan Kampar harus menciptakan manusia yang berkarakter, mempunyai etika moral dan kerpribadian yang kuat, ” sebutnya.

Kedepan Pemkab Kampar terus berupaya membangun dunia pendidikan dengan melakukan langkah-langkah seperti pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana, penyelenggaraan pendidkan yang bermutu, murah dan terjangkau, meningkatkan jumlah guru dan mutu tenaga pendiddik, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Bupati juga mengakui walaupun setiap tahun menganggarkan dana diatas 20% dari APBD,tidak serta merta mampu menjawab berbagai persoalan dan masalah yang terjadi. Segenap stake holder yang ada harus bahu membahu untuk membangun dunia pendidikan di kabupaten Kampar.

Untuk saat ini berdasarkan data yang ada, jumlah TK Negeri maupun swasta berjumlah 293 sekolah dengan jumlah murid mencapai 1.150 orang, SD 459 sekolah dengan jumlah murid 95.639 orang, SMP 102 sekolah dengan jumlah murid 25.293 orang, serta SMA/SMK negeri dan swasta sebanyak 53 buah dengan jumlah murid yang mencapai 17.614 orang. Selain itu di Kabupaten Kampar juga terdapat tiga perguruan tinggi yakni sekolah Tinggi ilmu kesehatan (STIKes) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Politeknik Kampar (Polkam).

Hadir pada acara tersebut sekaligus menjadi pembicara, Dirjen Dikti Kemendiknas, Pof. Dr. Joko santoso. Kadispora, Alfi Syahri, Kepala Sekolah, serta ratusan siswa.***(man)

jendry
December 20th, 2010, 12:36 PM
2011, Kampar Terapkan Pengumuman Lelang Secara Online

Pemkab Kampar tengah melakukan persiapan maksimal dalam rangka memperbaiki sistem lelang pengadaan barang dan jasa. Mulai 2011 pengumumanya secara elektronik.

Riauterkini-BANGKINANG- Untuk mengumumkan proyek lelang barang dan jasa.Pemerintah Kabupaten Kampar tahun 2011 akan menggunakan system Elektronik. ‘’ Dengan pengadaan secara elektronik, proses pengadaan barang/jasa akan dapat dilaksanakan lebih cepat, lebih murah, transparan, bebas premanisme dan mafia, karena semua proses pengadaan dilaksanakan melalui media elektronik yang berbasis internet, semua data terjamin dan tersimpan dengan baik dan tidak memungkinkan trjadinya perubahan data dalam proses pengadaan,’’ terang Sekda Kampar Zuher MS saat sosialisasi Perpres no 54 tahun 2010 dan system pengadaan secara elektronik ( e- procurement) bekerjasama dengan LKPP RI ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Baran dan Jasa Pemerintah) di aula kantor Bupati Kabupaten Kampar, Senin ( 20/12/10).

Ditetapkannya Perpres 54 tahun 2010, pemerintah bermaksud memberikan arah perubahan yang lebih baik dari Keppres 80/2003, dimana perbedaan pokok Perpres 54/2010 dengan Keppres 80/2003 adalah keharusan melaksanakan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik ( e-procurement) pada tahun 2011.

‘’ Sebagai komitmen terhadap keharusan pelaksanaan secara lelektronik, pemerintah kabupaten Kampar telah membentuk LPSE ( Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sebagai unit pengelola e-procurement di Kabupetan Kampar dan berkomitmen akan mulai melaksanakan proses pengadaan secara elektronik pada tahun 2011, ujar Zulher.

Dalam menyongsong pelakasanaan APBD Tahun 2011, dimana semua proses pengadaan barang dan jasa sudah harus dilakanakan mengacu kepada Perpres 54 tahun 2010, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam proses pengadaan tersebut, baik pengguna anggran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Panitia/pejabat Pengadaan harus memahamai dan mampu melaksanakan amanat dan ketentuan dalam Perpres54 tahun 2010.

‘’ Terkait komitmen Kabupaten Kampar terhadap pelaksanaan Perpres 54 /2010 mulai tahun 2011, agar semua pihak agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan e-procurement untuk meningkatkan pemahaman menyangkut media internet, peraturan terkait dan operasinal computer, jadi untuk implementasi tahun 2011 tidak ada lagi alasan tidak bisa atau kurang paham,’’tegasnya.

Tim sosialisasi dari LKPP RI, Ir. Rian Horem, Dpl HE e-procurement memperkenalkan aturan, metoda, system dan prosedur yang lebih sederhana dengan tetep memperhatikan prinsip good governance. Juga memperjelas konsep swakelola,klarifikasi aturan, mendorong terjadinya inovasi, tumbuh suburnya ekonomi kreatif serta adanta system reward dan punishment yang lebih adil bagi pengelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.***( man)

drie
December 20th, 2010, 02:50 PM
Potensi Wisata Kampar Kurang Dikelola

Kampar merupakan salah satu daerah di Riau yang memiliki sejumlah obyek wisata. Sayangnya, sejauh ini keberadaannya belum dikelola dengan baik.

Riauterkini-BANGKINANG- Kabupaten Kampar punya potensi yang sangat besar untuk menjadi Daerah Tujuan Wisata ( DTW) utama di Provinsi Riau Potensi namun, kurang terkelola baik sarana maupun prasarana.

‘’ Yang menjadi persoalan adalah pengelolaan dan pemanfataan potensi serta promosi dan menyediakan sarana dan prasarana penunjang lainnya. Untuk membangun industry kepariwisataan di Kabupaten Kampar tentulah harus didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai,’’ ujar Sekdakab Kampar Zulher, MS saat memimpin seminar draft akhir penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah( RIPKD) Kabupaten Kampar di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Senin (20/12/10).

Potensi kepariwisataan Kabupaten Kampar yang sangat kaya dengan letak wilayah yang sangat strategis serta amanat dari undang-undang no 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan maka perlu untuk menyusun suatu strategi pengembangannya. Langkah utama yang harus dilakukan dalam pengembangan sector kepariwisataan ini adalah dengan menyusun suatu Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah ( RIPKD), yang akan dijadikan panduan dalam mengembangkan program-program pembangunan kepariwisataan Kabupaten Kampar secara menyeluruh.

‘’ Tersedianya RIPKD ini juga merupakan bagian dari langkah-langkah pengembangan wilayah yang lebih terencana dan terrah serta terintegrasi dengan pembangunan sektor-sektor ekonomi lainnya,” jelas Zulher.

Saat ini masih banyak daerah yang potensi wisatanya besar tapi tidak didukung oleh fasilitas-fasilitas yang memadai seperti hotel dan taranportasi lokal. Selain itu industry kepariwisataan juga harus didukung oleh keamanan dan kenyamanan wisatawan. ‘’ Untuk itu Pemda Kampar tidak mungkin dapat bekerja sendiri membangun semua yang dibutuhkan, oleh sebab itu pemerintah mengajak kalangan swasta untuk bersama-sama membangun fasilitas yang diperlukan,’’ terangnya.

Ia berharap kepada seluruh komponen untuk dapat bersama-sama meningkatkan pemeliharaan dan pengelolaan kekayaan budaya, meningkatkan kemampauan baik fiscal maupun manajerial, merumuskan konsep yang inovatif serta mengedepankan pembangunan pariwisata berbasis lingkungan ( eco-tourisms).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sekaligus ketua panitia pelaksana Drs. Syamsul Bahri, MSi menyampaakan adapun yang menjadi tujuan dilaksanakannya seminar penyusunan RIKPD Kabupaten Kampar ini untuk memperoleh hasil yang maksimal sebagai panduan dan acuan untuk mengembangkan berbagai program pembangunan sector pariwisata di Kabupaten Kampar bekerja sama dengan tim ahli dari P4W IPB Bogor.*** (man)

jendry
December 28th, 2010, 04:10 PM
PROGRAM LANJUTAN DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KABUPATEN KAMPAR
10 Mesjid Raya Dan Stadion Mini Dilanjutkan


KAMPAR(RiauInfo) - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Kampar akan melanjutkan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar tahun 2010 ini kembali dilanjutkan hingga 2011 mendatang.

Hal ini disampikan oleh Kepala CKTR Kabupaten Kampar H Basri Rasyid yang ditemui wartawan belum lama ini di ruangan kerjanya di Bangkinang. Basri mengatakan, program yang lama masih belum selesai akan dilanjutkan pada tahun 2011 mendatang, ada juga penambahan beberapa program yang baru di akan juga dilaksanakan nantinya.

"Ada beberapa bangunan Mesjid Raya di 10 Kecamatan, dan akan ditambah lagi. Tapi bagi yang sudah mempunyai Mesjid Raya di Kecamatan, tidak akan dibangun lagi, paling cuma dibantu perehaban saja. Untuk stadium mini juga akan kita masukkan, ini juga merupakan program Pemkab Kampar untuk mengakomodir dibidang olahraga," ujar Basri. (arief).

jendry
December 29th, 2010, 11:21 AM
perbaikan dan pelebaran jalan alternatif pekanbaru - petapahan


http://farm6.static.flickr.com/5286/5247012370_f591983b82_z.jpg






http://farm6.static.flickr.com/5124/5247020518_d1a5cd8283_z.jpg

jendry
December 29th, 2010, 02:16 PM
Koperasi Manifesto Ekonomi Kerakyatan



KAMPAR (RiauInfo) - Koperasi merupakan manifesto ekonomi kerkayatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menyatakan komit untuk melakukan pembinaan intensif terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kampar. Daya saing koperasi merupakan salah satu jalan untuk menuju pengentasan kemiskinan.

"Memotret situasi kondisi saat ini, koperasi di Kabupaten Kampar harus terus berbenah. Koperasi didirikan memiliki tujuan yang mulia yakni mensejahterakan masyarakat. Lebih dari itu koperasi merupakan manifestasi ekonomi kerakyatan yang mempunyai kekuatan dan pondasi yang kuat," ujar Bupati Kampar H Burhanuddin Husin ketika bertindak sebagai pemakalah pada acara Seminar Sehari Koperasi dengan tema peningkatan daya saing koperasi dalam rangka pengentasan kemiskinan, Senin (27/12/2010) kemarin di Gedung Mahligai Bungsu
Bangkinang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pemakalah II Prof Dr Zulfadil, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Kampar H Nurahmi, Kadis Koperasi UKM H Amril Arifin, para pejabat di Lingkunngan Pemkab Kampar, Wakil Ketua DPRD Kampar H Syahrul Aidi dan ratusan peserta seminar.

Bupati menyebutkan, bahwa saat ini situasi dan kondisi globalisasi serta perdagangan bebas sangat mempengaruhi perdagangan dunia dimana proteksi pemerintah akan semakin berkurang.

Pada kondisi seperti itu daya saing dan kualitas akan sangat menentukan." Globalisasi dan perdagangan bebas tidak akan bisa terelakkan. Pada situasi dan kondisi seperti itu daya saing akan menjadi kata kunci untuk bisa eksis selain mutu dagang yang kita miliki," ujar Bupati Kampar.

Bupati memaparkan bahwa visi pembinaan koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Kampar adalah terwujudnya koperasi usaha kecil dan menengah yang sehat dan tangguh sebagai pelaku utama perekonomian rakyat di Kabupaten Kampar tahun 2020. Sedangkan misi pembinaan koperasi di Kampar adalah meningkatkan dan memantapkan kualitas SDM pengelola Koperasi UKM, memantapkan dan mengembangkan kelembagaan koperasi dan UKM, memperkuat struktur permodalan koperasi dan UKM sehingga mampu menjadi pelaku utama ekonomi kerakyatan.

Program pengembangan koperasi di Kabupaten Kampar 2011-2016 antara lain penyediaan tenaga pendamping daerah, program kerjasama antar koperasi dan kemitraan usaha, program kelembagaan koperasi dan program pengembangan informasi perkoperasian. Program lainnya yakni pendidikan dan pelaithan pengembangan usaha bagi pengurus atau pengelola usaha, pelatihan manajemen koperasi bagi pengurus dan pejabat Pembina koperasi, pelatihan idiologi bagi anggota koperasi primer dan pengembangan skim-skim kredit serta perluasan akses koperasi terhadap lembaga keuangan dan pembiayaan koperasi.

Di sisi lain, Bupati menyebutkan ada beberapa hal yang diharapkan dapat diperhatikan oleh para anggota dan pengurus koperasi dalam rangka meningkatkan eksistensi koperasi, yaitu diperlukan persamaan persepsi anggota, pengurus dan pembina koperasi, yakni anggota dan pengurus harus mengambil tanggungjawab penuh terhadap kebutuhan badan usaha koperasi.

Anggota sebagai pemilik koperasi harus bersedia menanamkan uangnya untuk dijadikan modal usaha koperasi. Anggota diharapkan menyadari bahwa koperasi yang didirikan memerlukan waktu untuk berfungsi secara efektif. Pemilihan dan pengelola koperasi mesti didasarkan pada pemilihan orang-orang yang berkemampuan secara teknis untuk mengelola koperasi bukan karena kedudukan seseorang di dalam masyarakat.

"Sistem pemilihan langsung adalah salah satu sistem yang dianggap paling demokratis," ucap Burhanuddin.

Bukan hanya itu, Burhanuddin juga menyebutkan masih minimnya peran koperasi terhadap perekonomian Kabupaten Kampar. Hal ini terlihat dari perbandingan antara perputaran uang serta investasi yang mencapai Rp 7 Trilin pertahun sementara dari jumlah koperasi yang aktif sebanyak 198 hanya memiliki omset sebesar 144 Milyar.”Hanya dua persen dan ini cukup kecil. Sekalipun kecil ini sebenarnya gambaran tantangan sekaligus peluang bagi koperasi untuk terus berkembang lebih baik lagi,”ujar Burhanuddin

Sementara itu, pemakalah II yaitu Prof Zulfadil menyampaikan bahwa upaya meningkatkan peranan koperasi perlu diawali dengan peningkatan daya saing koperasi. Ada dua pendekatan dalam meningkatkan daya saing koperasi di Kabupaten Kampar yaitu pendekatan budaya dan pendekatan kebijakan.

"Pendekatan budaya secara khusus adalah peningkatan tenaga pengelola koperasi yang intrapreneur, sedangkan pendekatan kebijakan lebih banyak dilakukan oleh pemerintah daerah," ujar Zulfadli.

Ketua Dekopinda Kampar H Nurahmi dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa saat ini masih banyak kendala yang dihadapi dalam menghadapi perkembangan perkoperasian di Kabupaten Kampar, yang mana selain dihadapkan pada persoalan modal, pengembangan koperasi juga menghadapi kendala karena Sumber daya manusia (SDM) pengurus dan pengelola koperasi yang sebagian masih berpendidikan SLTA ke bawah. Untuk itu, ke depan diperlukan berbagai kebijakan dan dukungan dari pemerintah agar dapat meningkatkan pengembangan koperasi.

" Selama ini Pemkab Kampar sudah memiliki kepedulian besar terhadap pengembangan koperasi di Kabupaten Kampar. Dukungan moril dan materil dari Pemkab Kampar sangat bermanfaat bagi pembinaan dan pengembangan koperasi di Kampar," papar Nurahmi dalam laporannya.(arief)

jendry
December 30th, 2010, 10:37 AM
Herman Moyan Ketua Panjat Tebing Kampar


Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kampar memiliki nakhoda baru. Peserta Muscab secara aklamasi memilih Herman Moyan sebagai ketua.

Riauterkini-BANGKINANG-Herman Moyan secara aklamasi terpilih sebagai ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Kabupaten Kampar. Melalui Muscab Pengcab FPTI Kabupaten Kampar bertempat di kantor KONI Kabupaten Kampar jalan Pramuka Bangkinang, Rabu (28/12/10).

‘’ Amanah ini akan saya jalan kan dengan sebaik-baiknya, kedepan tentu lebih banyak PR yang harus diselesaikan dalam rangka meningkatkan prestasi atlit panjat tebing ini,’’ jelas Herman kepada Riauterkini.

Ada tiga target yang bakal menjadi program prioritas yang bakal di jalan kan Herman kedepan diantaranya, pembenahan secara internal, menciptakan atlit yang mampu bersaing baik secara nasional maupun internasional serta meningkat kan hubungan secara bersinergi dengan semua kalangan. ‘’ Mudah-mudahan kedepan tiga target ini dapat dicapai. ’’terangnya.

Ia mengatakan tahun 2012 di Riau bakal digelar perhelatan akbar yakni Pekan Olahraga Nasional (PON),’’ Kita menargetkan atlit panjat tebing Kampar dapat memperkuat tim panjat tebing Riau dalam pesta olaharaga terbesar di negeri ini,’’ harapnya

Minat olahraga ini di Kabupaten Kampar cukup tinggi baik kalangan pelajar maupun remaja namun sayang sirkuit yang memadai belum berdiri.’’ Kita berharap pemda dapat membangun sirkuit yang lebih memadai dan bertaraf internasional sebab, olahraga panjat tebing ini adalah olahraga prestasi,’’jelasnya.

Hadir pada Musda tersebut Sekretaris KONI Kabaupaten Kampar Emil Budiono, Kabid Organisasi M Salis serta pengurus cabang dan ranting FPTI Kampar. Herman Moyan menggantikan ketua lama H Masnur dan Pengcab FPTI Kampar ini berdiri pada tahun 2006.***(man)

jendry
December 30th, 2010, 06:30 PM
PMR Kampar Raih Juara Umum Jumbara Riau di Inhil


Target Kotingen Kampar di Jumara Riau yang digelar di Inhil tercapai. Palang Merah Remaja (PMR) Kampar sukses mempertahankan prestasi juara umum.

Riauterkini-BANGKINANG- Palang Merah Remaja (PMR) Kampar juara umum pada Jumpa Bakti gembira (Jumbara) PMR se-Riau yang digelar di Tembilahan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerjakeras dan kerjasama PMI Cabang Kampar.

”Alhamdulillah, saya dikabari oleh pengurus PMR disana kita mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan merebut juara umum Jumbara yang diadakan di Tembilan. Tentunya ini tidak terlepas dari pembinaan yang secara kontinyu kita lakukan serta kerjasama dengan sejumlah elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar,”Ujar Ketua PMI Cabang Kampar Zulher MS kepada wartawan usai menghadiri pelantikan sejumlah Pejabat Struktural di Aula Bupati Kampar, Kamis (30/12/10).

PMR Kampar telah dua kali mengkuti kompetisi ini yakni tahun 2006 di Pekanbaru dan sekarang di Tembilahan. ” PMR Kampar merebut juara umum kedua-duanya dan dengan keberhasilan ini kita berhak mewakili Riau pada Jumbar Nasional yang akan berkangsung di Gorontalo pada 2011 mendatang. Tapi itu bukan tujuan akhir, eksistensi dalam aksi kemanusian jauh lebih penting dan bernilai”ujarnya.

Ia menjelaskan keberhasilan ini tidak terlepas dari dominasi PMR Kampar hampir, pada semua cabang yang diperlombakan. Dari sembilan cabang yang diikuti yakni pertolongan pertama, peralatan keluarga, kebersihan remaja, kesiagaan bencana, kepalang merahan, donor darah siswa, pentas seni, majalah dinding dan pamerana mini PMR Kampar berhasil merebut delapan cabang baik pada tingkat Madya untuk SMP maupun tingkat Wira untuk SMA.

” Pada jumbara tersebut PMI Kampar mengikuti dua tingkatan, yakni tingkat Madya untuk SMP dimana kita unggul 8 cabang dari Sembilan cabang begitu juga tingkat Wira untuk SMA kita unggul 8 cabang juga dari Sembilan cabang,”jelas Zulher.

Jumbara ini juga sebagai sarana untuk mengimplementasikan Tri Bakti PMR, baik secara pribadi maupun kelompok masyarakat sekolah, ‘’ Dengan menanamkan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, upaya dan keinginan untuk mengoptimalkan ketrampilan diri, kesadaran untuk senantiasa memelihara kebersihan dan kesehatan, serta menumbuhkan dan mempererat persahabatan antar sesame,’’terangnya.***(man)

rilham2new
December 30th, 2010, 06:38 PM
perbaikan dan pelebaran jalan alternatif pekanbaru - petapahan


http://farm6.static.flickr.com/5286/5247012370_f591983b82_z.jpg






http://farm6.static.flickr.com/5124/5247020518_d1a5cd8283_z.jpg

Ini lewat mana, Jen??? Yang lewat MINAS/KANDIS ??? Atau yang lewat Jalan Garuda Sakti ??

jendry
December 30th, 2010, 07:14 PM
jalan alternatif yang lewat jalan garuda sakti.. kalau lewat minas mulus jalan dan belum melewati ke kandis kalau mau ke petapahannya..


jalan yang rusak di jalur alternatif ini udah di timbun sirtu. dan juga jalan nya di lebarkkan dan di perbaiki parit di beberapa titik..

rilham2new
December 30th, 2010, 07:19 PM
^^ Ini bukan lewat kawasan yang namanya Pantai Cermin itu, ya ???

Kalau yang aku lewat waktu itu lewat Garuda Sakti, kayaknya jalannya baik-baik aja. Tidak ada kerusakan yang parah sampe sepanjang jalur yang nampak pada gambar.

Rusaknya sifatnya berupa titik-titik kerusakan, bukan krusakan merata lah kira-kira.

jendry
December 30th, 2010, 07:38 PM
ya bener itu jalannya kalau dari pekanbaru kan memang keluarnya dari garuda sakti :D

pantai cermin jaraknya 20 kilometer dari pekanbaru (bukan pantai cermin yang di medan loh ya :D )

dan dari pantai cermin ke petapahan jaraknya 14 kilometer.

http://farm6.static.flickr.com/5010/5307337254_64c1177fa0_z.jpg

rilham2new
December 30th, 2010, 08:14 PM
^^ Hihihi, serasa di perkampungan di Malaysia, jen :D

Aku udah lewat sih jalan dari Pekanbaru ke arah Petapahan itu. Mirip persis, Jen :D Nuansa perkebunan sawitnya :D

jendry
January 2nd, 2011, 10:19 AM
masjid raya
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs951.snc4/74493_143275872385204_100001083755267_182858_1307535_n.jpg

jendry
January 2nd, 2011, 05:14 PM
PMI Kampar Siap Wakili Riau ke Tingkat Nasional



KAMPAR (RiauInfo) - Kesuksesan juara umum yang diraih PMI Kabupaten Kampar pada Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) se-Riau yang digelar di Tembilahan di Kabupaten Inhil, akhir Desember 2010 lalu. Hasil yang diraih ini dapat memberikan spirit yang besar bagi PMR di Kabupaten Kampar, dan PMI Kabupaten Kampar menyatakan kesiapan menjadi duta Provinsi Riau pada ajang Jumbara PMR tingkat nasional yang digelar bulan Maret 2011 mendatang di Gorontalo nantinya.

Hal itu dijelaskan ketua PMI Kabupaten Kampar H Zulher melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Kampar Mawardi, Minggu (02/01/2010) melalui press release yang dikirimkan kepada seluruh insan pers di Kabupaten Kampar.

Disebutkan Mawardi, sebagai wujud kesiapan tersebut, PMI Kabupaten Kampar akan melakukan persiapan lebih matang lagi dengan memberikan bimbingan pemantapan kepada para anggota PMR yang terpilih memperkuat kontingen PMI Riau di ajang nasional nantinya.

"Kalau kemarin sebelum mengikuti Jumbara PMR se-Riau, PMI Kabupaten Kampar telah melakukan latihan pemantapan selama 17 hari di markas PMI, dan Alhamdulillah PMR wira dan madya PMI Kabupaten Kampar menjadi yang terbaik disemua cabang unggulan seperti pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, kepalang-merahan, donor darah siswa, pentas seni, dan dari 12 cabang, tercatat 8 cabang yang diungguli oleh PMI Kampar," ujar Mawardi.

Untuk persiapan ke depan, pemantapan akan dilakukan bersama PMI Riau, dan akan digabung dengan sejumlah PMR dari Kabupaten/kota lainnya di Riau yang terpilih menjadi duta Riau ke ajang nasional.

Mawardi yakin, kalau latihan pemantapan bias terlaksana dengan baik sebagaimana di Kampar sebelum Jumbara PMR se-Riau lalu., maka diyakini kontingen PMI Riau akan meraih kesuksesan di ajang nasional.

"Dan yang terpenting lagi, kesiapan mental para anggota PMR yang terpilih ke ajang nasional tersebut. Intinya, khusus untuk PMR di Kabupaten Kampar, sudah komit akan berjuang semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi provinsi Riau di ajang nasional. Untuk itu, kembali kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak yang ada di Provinsi Riau," sebut Mawardi.(arief)

jendry
January 3rd, 2011, 04:00 PM
Bupati Kampar Minta Laporan Kerja 2010 dan Dibentuk Panitia Kerja 2011


Bupati Kampar Burhanuddin Husin mengawali tahun 2011 dengan menggelar rapat staf. Kepada seluruh satuan kerja diminta membuat laporan kerja 2010 sekaligus membentuk panitia kerja 2011.

Riauterkini-BANGKINANG- Bupati Kampar Burhanuddin Husin menegaskan kepada semua satker agar segera menyelesaikan semua pekerjaan yang masih belum rampung di tahun 2010 apalagi yang menyangkut dengan Administrasi, keuangan dan laporan pertanggungjawaban.

‘’ Kepada semua satker harus melakukan serah terima pekerjaan antara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dengan kontraktor maupun rekanan sebagaimana perkembangan penyelesaian pekerjaan untuk di ketahui oleh Bupati,’’ujar Bupati Kampar Burhanuddin Husin saat melaksanakan rapat bersama seluruh satker dilingkup pemkab Kampar di ruang rapat kantor Bupati pada Senin (3/1/11).

Ditegaskannya hal-hal yang perlu dicantumkan dalam laporan pertanggung jawaban pekerjaan dengan memberi keterangan seperti nama kagiatan, kode rekening, nilai perolehan, siapa PPTKnya dan penanggung jawab kegiatan agar jelas siapa yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut,ujar Bupati.

‘’ Asset-aset yang sudah tak terpakai agar segera di inventarisir dan diberi label, begitu juga untuk asset yang dimutasi agar diberikan keterangan serta di catat agar jelas perpindahan asset tersebut kemana demi tertib administrasi,’’harapnya.

Untuk kegiatan yang telah selesai pengerjaannya seperti dicontohkan untuk pengadaan Komputer Laptop dengan memperlihatkan bukti pisik.’’ Untuk kendaraan bermotor cukup dengan memperlihatkan Surat tanda nomor kendaraan (STNK) termasuk juga dengan kendaraan dinas yang dipinjamkan harus dibuat berita acara sebagai laporan kepada Bupati,’’terangnya.

Ia mengatakan kepada Satker yang belum tertib administrasi di tahun 2010 untuk segera memperbaiki kinerjanya pada tahun 2011 ini dan kepada pejabat yang mengalami pergantian posisi jabatan agar segera menyelesaikan semua laporan pertanggungjawaban dan agar diketahui oleh pejabat berwenang seperti Inspektorat untuk kedepannya agara tidak ada persoalan –persoalan lagi dan disertai dengan memory serah terima jabatan antara pejabat lama dan baru.

Berkenaan dengan kegiatan tahun 2011 tentang persoalan gaji tenaga honorer yang sering bermasalah tiap tahunnya agar tidak terulang untuk menjadi perhatian bersama dan dipisahkan tersendiri dengan jumlah permintaan kegiatan lainnya karena termasuk dalam kegiatan belanja langsung pegawai.

’’ Segera bentuk panitia kegiatan pembangunan terhadap kegiatan tahun 2011 dengan menunjuk Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan yang memilki kemampuan, berpengalaman serta loyalitas kerja,’’tegasnya.***(man)

jendry
January 5th, 2011, 12:28 PM
Bupati Kampar Janji Beri Penghargaan Pejabat Berprestasi


Para pejabat Pemkab Kampar bakal mendapat penghargaan jika memiliki kinerja baik, terlebih dianggap berprestasi. Bupati Burhanuddin Husin melontarkan janji untuk meningkatkan kinerja stafnya.

Riauterkini-BANGKINANG- Pada tahun 2011 ini Bupati Kampar berjanji akan memberikan penghargaan atau reward kepada kepala atau pimpinan SKPD yang mampu meraih dana dari Kementrian atau dana dari pemerintah pusat dengan jumlah yang cukup besar.

‘’ Untuk itu, kepada seluruh pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Kampar sangat diharapkan melakukan langkah-langkah nyata dalam meraih berbagai sumber dana dari masing-masing Kementerian atau pun dana pada SKPD Provinsi,’’ terang Bupati Kampar Burhanuddin Husin yang didampingi Sekdakab Kampar, H. Zulher, MS dalam arahannya saat menyerahkan secara resmi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2011 kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dijajaran Pemkab Kampar bertempat di aula pertemuan kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (5/01/11).

Secara tegas Bupati dalam arahannya mengatakan bahwa Pemda Kampar belum puas dengan pencapaian penyediaan anggaran dana dari pemerintah pusat maupun dari Pemprov Riau. Guna memacu pembangunan di Kampar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, kita masih sangat membutuhkan dana lebih besar lagi.

‘’ Pimpinan SKPD hendaknya proaktif dalam mendapatkan tambahan dana dari pusat melalui Kementrian-Kementrian seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Pertanian, Perikanan, Perindustrian Perdagangan, Sosial dan kementrian lainnya yang pada intinya bila pimpinan SKPD tidak proaktif, maka alokasi dana dari kementrian tersebut tidak akan didapatkan karena daerah lain juga sangat membutuhkan,’’tegasnnya.

Dan dalam hal mendapatkan dana pusat tersebut maka Bupati Kampar secara ikhlas membolehkan pimpinan SKPD untuk berurusan langsung ke Jakarta, bahkan bila diperlukan Bupati Kampar dan staf ahli Bupati Kampar juga siap mendampingi pimpinan SKPD untuk mendatangi pihak kementrian di Jakarta.

Menyinggung masalah DPA Bupati mengatakan totalitas APBD Kampar, tahun anggaran 2010 yang lalu secara totalitas berjumlah Rp 1,4 Triliyun lebih dan pada tahun anggaran 2011 mengalami peningkatan yang sangat signifikan yakni mencapai jumlah Rp 1,7 Triliyun. Artinya mengalami kenaikan sebesar Rp 300 Milyar lebih atau naik sebesar Rp 0,3 Triliyun.

Naiknya jumlah totalitas APBD pada tahun anggaran 2011 tersebut bersumber dari naiknya penerimaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Rp 134 Milyar pada tahun 2010 menjadi Rp 440 Milyar pada tahun anggaran 2011, atau tepatnya naik sebesar Rp 306 Milyar. Bahkan untuk bulan Januari 2011, dana DAU untuk Kampar tersebut telah cair sebesar Rp 36 Milyar lebih.

‘’ Selain itu kenaikan jumlah APBD Kampar tahun anggaran 2011 juga ditambah adanya sumberdana lain untuk peningkatan APBD, misalnya dari dana tugas pembantuan dalam bentuk DAK dan kucuran dana dari APBD Provinsi Riau dalam bentuk sharing budget dan sharing pekerjaan untuk beberapa program dan kegiatan,’’ungkapnya

Dengan penyerahan DPA pada seluruh pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Kampar, itu artinya seluruh kegiatan yang tertuang dalam RAPBD tahun anggaran 2011 telah dapat dimulai pelaksanaannya.

Dalam hal lelang proyek Burhanuddin Husin juga mengharapkan agar masing-masing Satker segera menyiapkan dokumen lelang dan segera menunjuk panitia lelang. Paling lambat pada bulan Maret 2011 sudah dilakukan proses pelelangan, sehingga seluruh pekerjaan tidak lagi terkendala karena waktu yang kepepet atau terkesan sangat mendadak.

Dan untuk proses lelang agar tetap mempedomani Perpres Nomor 54 tahun 2010. Khusus dalam pekerjaan yang melibatkan rekanan atau konsultan maupun kontraktor hendaknya pekerjaan dapat dikerjakan sesuai spesifikasi pekerjaan atau spek.

‘’ Bagi rekanan yang mengerjakan suatu pekerjaaan tidak sesuai dengan spek, hendaknya dari awal pekerjaan sudah dilakukan teguran tertulis dan bila diperlukan PPK/PPTK dapat menghentikan pekerjaan. Dan atas seluruh pekerjaan dimasing-masing Satker maka hendaknya disadari bahwa pimpinan Satker juga harus bertanggungjawab, ‘’ ujar Burhanuddin Husin.

Hadir pada acara tersebut diantaranya para staf ahli Bupati Kampar, para Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala kantor, Kepala Bagian, Sekretaris DPRD Kampar, Direktur RSUD Bangkinang dan Camat se- Kabupaten Kampar.***(man)

jendry
January 6th, 2011, 11:44 AM
Bupati Berharap Hari Jadi Kampar Harus Punya Gaung

Pemkab Kampar tengah mempersiapkan serangkaian kegiatan untuk memeriahkan hari jadi ke-61, awal Februari mendatang. Bupati Burhanuddin Husin mengharapkan acaranya harus punya gaung yang kuat.

Riauterkini-BANGKINANG- Tinggal satu bulan lagi Kabupaten Kampar akan merayakan hari jadi yang ke-61, tepatnya tanggal 6 Februari. Namun berbagai persiapan dan sejumlah kegiatan telah dirancang.

‘’Peringatan kali ini harus lebih bergaung dan dapat dirasakan sehingga hari jadi Kabupaten Kampar ini nantinya menjadi milik semua elemen masyarakat,’’ terang Bupati Kampar, Burhanuddin Husin, saat memimpin rapat persiapan peringatan hari jadi Kabupaten Kampar ke-61 di ruang rapat kantor Bupati, Kamis (6/1/11).

Bupati juga menginginkan, sejumlah elemen masyarakat seperti ninik mamak, tokoh masyarakat, mantan Bupati, mantan Ketua DPRD, pejabat Kampar yang ada diluar daerah, organisasi serta paguyuban untuk diundang menghadiri hari jadi Kabupaten Kampar.” Saya minta panitia untuk mengundang seluruh elemen dan komponen masyarakat yang ada seperti pemangku adat, mantan Bupat, mantan Ketua DPRD dan semua yang dirasa perlu untuk diundang. Usahakan lebih banyak yang diundang dari yang sudah-sudah,” ujarnya.

“Selama ini gaungnya kurang dirasakan. Oleh karena itu hari jadi Kabupaten Kampar kali ini harus lebih semarak, meriah dan yang lebih penting bagaimana secara emosional masyarakat dapat merasakannya hingga kedesa-desa sekalipun,” ujar Burhanuddin.

Satu minggu menjelang hari H Bupati berharap berbagai rangkaian kegiatan sudah bisa dilaksanakan seperti berbagai iven pertandingan olahraga seperti bola kaki, bola voli, badminton dan lainnya. Bukan hanya itu, parade becak hias yang dirangkai dengan undian berhadiah juga direncanakan akan dilaksanakan. Setiap Satker juga diminta untuk memasang baliho pada setiap kantor dengan mencantumkan tema hari jadi yang akan ditentukan nanti.

Bupati juga mengintruksikan agar disetiap kecamatan, melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan utnuk menyemarakkan hari jadi Kabupaten Kampar. Untuk tingkat desa Bupati juga menginginkan untuk memasang umbul-umbul serta pada saat melaksanakan sholat berjamah untuk dapat mendoakan Kabupaten Kampar untuk lebih maju sehingga tercapai negeri yang madani, sejahtera dan bermartabat.

Dalam rapat tersebut disusun dan disepakati sejumlah rangkain acara baik pada saat upacara, Paripurna dan Makan bajambau. Bukan hanya itu, personil pelaksana upacara yang akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati juga telah ditunjuk oleh Bupati. Gubernur yang rencananya akan hadir akan langsung menjadi Pembina Upacara sementara untuk Pemimpin Upacara ditunjuk Asissten Pemerintahan, Zamhur, dan komandan upacara adalah Kabag Administrasi Pembangunan, Azharisman Rozie. Pada saat apel berlangsung juga akan dibacakan visi dan misi Kabupaten Kampar yang akan dibacakan Kabag Pemerintahan Umum, Dendi Zulhairi.

Hadir pada saat itu Asissten Umum, Annizur, seluruh Kepala Dinas dan para Camat.***(man)

jendry
January 6th, 2011, 01:04 PM
buluh cina.
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs354.ash2/63471_1591683910111_1176291717_31420786_901538_n.jpg

jendry
January 7th, 2011, 01:26 PM
Pembangunan 10 Mesjid di 10 Kecamatan Diharapkan Selesai 2011 Mendatang



[b]KAMPAR (RiauInfo)[b] - Pembangunan Mesjid Raya yang diprogramkan oleh Bupati Kampar H Burhanudin Husin tahun 2011 mendatang sudah bisa diselesaikan semuanya, saat ini tinggal melanjutkan pembangunan dan meneruskan program tersebut.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang (CKTR) Kabupaten Kampar H Basri Rasyid kepada wartawan di Kantor Bupati Kampar beberapa waktu yang lalu. Pembangunan 10 Mesjid Raya di 10 Kecamatan yaitu secara multiyears, jadi pembangunannya sudah dimulai dengan anggaran tahun 2010 yang lalu.

"10 Mesjid Raya tersebut adalah terletak di Kecamatan Bangkinang, Kampar Utara, Tapung Hulu, Tapung Hilir, Rumbio Jaya, Tambang, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri Tengah, Perhentian Raja dan Gunung Sahilan. Jadi 10 Kecamatan dibagi dua paket yang ditenderkan, untuk paket A dari terdiri dari Kecamatan Bangkinang, Kampar Utara, Tapung Hulu, Tapung Hilir dan Rumbio Jaya. Sedangkan, paket B terdiri dari Kecamatan Tambang, Kampar Kiri Hulu, Kampar Kiri Tengah, Perhentian Raja dan Gunung Sahilan," ujar
Basri.

Basri menambahkan, paket A sudah mulai pembangunannya pada anggaran awal tahun 2010 lalu, namun pelaksanaannya juga tidak bisa langsung semua dilaksanakan. Akan tetapi tahun 2011 ini melanjutkan program tersebut.

"Kita harapkan pada tahun 2011 pertengahan paling cepat dan akhir paling lambat sudah bisa diselesaikan. Pengerjaan semua proyek ini tidak ada kendala sesuai dengan skedul, sehingga berjalan lancar. Kontraktor yang mengerjakan yiatu untuk paket A adalah PT Darma Abdi Primaju dan paket B oleh PT Karsa Boga Saketi untuk pengerjaan nya paket A nilainya bobot pekerjaannya sekitar 70 % dan paket B bobot pekerjaannya 63 %. Kita saat ini terus mengesa kepada pihak kontraktor untuk tepat waktu
mengerjakan proyek tersebut," tegas Kepala Dinas CKTR Kabupaten Kampar. (arief)

jendry
January 9th, 2011, 01:07 PM
perbaikan dan pelebaran jalan alternatif pekanbaru - petapahan


http://farm6.static.flickr.com/5286/5247012370_f591983b82_z.jpg






http://farm6.static.flickr.com/5124/5247020518_d1a5cd8283_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5048/5246352737_18cb5e2e59_z.jpg


http://farm6.static.flickr.com/5248/5246963972_d50808dbdb_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5085/5246384451_099f923551_z.jpg

jendry
January 9th, 2011, 06:30 PM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs377.snc3/24140_1311871768884_1593349845_747787_4359705_n.jpg

ASTERIX's
January 10th, 2011, 02:18 PM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs377.snc3/24140_1311871768884_1593349845_747787_4359705_n.jpg

waduh...tempat yang teduh damai banget.....jadi inget Green Canyon di Pangandaran Ciamis....!!

rilham2new
January 10th, 2011, 05:13 PM
Secara mengejutkan pula, daerah itu ternyata tidak terlalu jauh dari Kota Pekanbaru. Karena PKU ini dan sekitarnya terutama ke arah utara, adalah daerah eksploitasi. Hal-hal yang bisa kita lihat adalah umumnya pohon2 yang ditanam dengan pola seragam dan untuk produksi non-pangan (perkebunan).

jendry
January 10th, 2011, 07:46 PM
waduh...tempat yang teduh damai banget.....jadi inget Green Canyon di Pangandaran Ciamis....!!

itu sebuah danau dari beberapa rangkai danau di sekitar itu :) daerah itu namanya buluh cina. :) tapi di sini tidak ada green canyon seperti yang di pangandaran itu, bahkan bukit pun tak ada mungkin cuma gundukan yang ada :D

jendry
January 11th, 2011, 01:57 PM
Bupati Kampar Pimpin Sertijab Camat Siak Hulu


http://riauterkini.com/gambar/sikh.JPG

Kecamatan Siak Hulu berganti kepemimpinan. Serah terima jabatanya dipimpin langsung Bupati Burhanuddin Husin.

Riauterkini-BANGKINANG-Pegawai Negeri Sipil diminta untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah dan cepat kepada masyarakat. Apalagi saat ini penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan social kemasyaraktan menuntut adanya tranfaransi dan akuntabilitas kinerja sebagai jawaban atas adanya reformasi birokrasi.

‘’ Reformasi Birokrasi menuntut adanya pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Apalagi Camat dengan seluruh perangkatnya merupakan orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu berikan kemudahan kepada masyarakat karena kita dituntut untuk itu,” ungkap Bupati KamparH. Burhanudin Husin saat memberikan pengarahan pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) Camat Siak Hulu dari Syahrial Abdi kepada Jhonfriadi di lapangan kantor Camat Siak Hulu, Selasa (11/1/11).

Camat sebagai kepala wilayah mempunyai kewenangan yang cukup berat. Diantara kewenangan itu meliputi tugas umum pemerintahan, penyelenggara ketentraman dan ketertiban, penegakan peraturan perundang-udangan serta pelaksanaan tugas pemrintahan lain yang belum dilaksanakan oleh pemerintahan desa atau kelurahan.

‘’ Selaku perangkat daerah dan wilayah yang melaksankan sebagian tugas yang dilimpahkan oleh Bupati memiliki tugas yang cukup berat terutama dalam rangka koordinasi penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan,’ujarnya.

Siak Hulu sebagai Kecamatan yang berbatasan langsung dengan kota Pekanbaru, yang sangat heterogen dengan jumlah penduduk mencapai 82 ribu jiwa ini menurut bupati ini merupakan sebuah potensi sekaligus rentan terhadap konflik yang berbau sara.”namun alahmdulillah sejauh ini situasi dan kondisi masyarakat Siak hulu sangat kondusif dan ini tentunya harus dipelihara dan ditingkatkan,”ujarnya.

Terkait semakin dekatnya Pemilukada yang berkaitan langsung dengan administrasi kependudukan Burhanuddin juga mengingatkan agar Pemerintahan Kecamatan, desa dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pemutakhiran data sehingga nantinya dapat terdaftar sebagi pemilih.”Kota Pekanbaru akan melaksanakan hajatan Pemilukada pada bulan mei mendatang, sementara kita bulan Oktober mendatang. Oleh karena itu saya meminta masalah pendataan penduduk benar-benar terdata dengan baik apalagi kecamatan ini juga berbatsan langsung dengan kota pekanbaru,”ujarnya.

Suksesnya penyelenggaraan Pemerintahan oleh Burhanuddin menyebutkana tidak terlepas dari sinergisitas, kordinasi dan komunikasi semua pihak.”Oleh karena itu saya meminta kepada Camat yag baru untuk mampu menjalin kerjasama yang baik dengan semua elemen dan komponen masyarakat yang ada. Kepada camat yang alam saya juga menyampaiakn terimakasih atas segala dedikasi, waktu, tenaga dan fikiran ya ng telah digunakan untuk membangun kecamatan ini,’ujarnya.

Jhonfriadi sebelum dilantik sebagai Camat Siak Hulu merupakan camat di Tapung Hilir. Sementara syahrial Abdi saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan di Sekretariat daerah Kampar.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kampar, Yurjani Moga, Kabag Umum Andhiar, seluruh Kepala Desa di Kecamatan Siak Hulu, tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat lainnya.***(man)

jendry
January 11th, 2011, 06:56 PM
TERTIBKAN GALIAN C: Personil Satpol PP Pemkab Kampar mengamankan sebuah eksvakator saat menutup dua tempat pertambangan galian C di Kecamatan Bangkinang Barat karena dianggap merusak lingkungan, Selasa (11/1/11).

http://riauterkini.com/gambar/11janu11.JPG

jendry
January 12th, 2011, 12:23 PM
Sekda: Pendataan Penduduk Harus Data Akurat



BANGKINANG (RiauInfo) - Salah satu agenda penting Kabupaten Kampar di tahun 2011 ini adalah Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang diharapkan berjalan dengan aman dan sukses, diperkirakan pada tangga 10 Oktober 2011 mendatang. Untuk itu kepada semua pihak diminta untuk proaktif agar pelaksanaan Pemilukada ini dapat berjalan sebagai mana diharapkan.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kampar H Zulher dalam sambutannya usai menyaksikan acara serah terima Camat Kampar Timur dari pejabat yang lama H Syamsuardi Ali kepada pejabat yang baru Darwis, bertempat di halaman Kantor Camat Kampar Timur, Selasa (11/01/2011).

"Pemilukada yang telah dijadwalkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kampar, bahwa Kabupaten Kampar akan melaksanakan pemilihan Umum Kepala Daerah yakni pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar masa bakti 2011-2016 pada tanggal 10 Oktober 2011 mendatang," ujar Zulher.

Menurut Zulher, bahwa pelaksanaan Pemilukada ini merupkan salah satu bentuk perwujudan demokrasi yang telah ditetapkan dalam undang-undang,oleh karenanya kepada para Camat dan Kepala Desa diminta untuk dapat memberikan dukungan untuk kelancaran pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Kampar, terutama berkaiatan dengan pendataan penduduk yang akan ditetapkan dalam daftar pemilih pada pemilukada itu nanti benar-benar merupakan data yang akurat.

" Hal lain yang perlu mendapat perhatian serius adalah kepada para Camat semua menyangkut Pemilukada ini, bahwa camat diminta agar dapat mengkoodinasikan dengan KPU Kabupaten Kampar berkenaan dengan penyiapan kelembagaan pelaksana Pemilukada tingkat Kecamatan dan desa seperti pembentukan PPK,Panwas Kecamatan,PPS dan KKPS," pesan Sekdakab Kampar.

Kepada segenap komponen masyarakat Zulher juga menaruh harapan, hendaknya dapat bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk berpartisifasi dalam bentuk proaktif dan peduli dalam pelaksanaan Pemilukada 2011 nanti, karena harus diakui bahwa sukses atau tidak suksesnya pelaksanaan pemilukada nantinya juga sangat ditentukan oleh dukungan dan partisifasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar.


H.Zulher juga mengingatkan kepada Camat Kampar Timur yang baru Darwis untuk dapat memotrek kondisi riil wilayahnya, sehingga dengan demikian semua persoalan yang ada diwilayahnya akan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga akan dapat pula diambil langkah-langkah pemecahannya secara dini pula.

"Diingatkan pula bahwa Kecamatan Kampar Timur memiliki Sumber daya Manusia yang potensaial baik dilegislatif maupun eksekutif, untuk itu sebagai seorang camat hendaknya dapat menjembatani dan mensingkronisasikan berbagai program pembangunan wilayah ini kearah yang lebih baik, terutama berkaitan dengan aspirasi masyarakat untuk mendapatkan berbagai sarana infrastuktur seperti jembatan sawah baru dengan desa birandang, Puskesmas fasilitas umum lainnya," papar zulher yang juga Ketua PMI
Kabupaten Kampar.(arief)

jendry
January 13th, 2011, 07:05 AM
Pembangunan Pasar Inpres Akan Digesa



BANGKINANG (RiauInfo) - Pembangunan peremajaan pasar Inpres Bangkinang menjadi perhatian serius Pemkab Kampar. Bupati meminta pembangunan pasar ini segera dilakukan dan digesa pelaksanaannya. Bahkan Bupati meminta untuk dijadwalkan dalam waktu dekat diadakan pertemuan segitiga antara asosiasi pedagang, Pemkab dan developer yang didahului pertemuan dengan developer untuk menentukan harga unit dengan range harga minimum dan maksimum.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kampar H Burhanuddin Husin saat memimpin rapat koordinasi terbatas pembahasan peremajaan Pasar Inpres Bangkinang dan beberapa persoalan lain yang mendesak untuk segera diselesaikan, Rabu (12/1) diruang rapat Bupati Kampar.

"Pembangunan Pasar Inpres harus terus berjalan. Saya minta pihak terkait untuk segera mengadakan pertemuan untuk membahas persoalan maupun kemajuan yang telah dicapai Adakan pertemuan jika ada kebuntuan maupun kendala yang dihadapi karena bagaimanapun peremajaan pasar Inpres Bangkinang harus berjalan. Akomodir kebutuhan dan keinginan pihak-pihak terkait terutama pedagang karena bagaimanapun pasar ini kita bangun juga untuk para pedagang," ujar Burhanuddin.

Bupati meminta pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) segera dibuat kalau perlu dalam bulan ini. Ditekankan Burhanuddin pada Dinas Pasar untuk memperhatikan pedagang K-5 karena TPS yang dibangun dibuat seperti pasar vestifal yang lebih bersih, nyaman dengan tetap berpegang pada konsep pasar tradisonal namun tetap tertata dengan rapi.

"Begitu juga berkenaan dengan persoalan parker, Dinas Perhubungan untuk memperhatikan persoalan terminal dimana areal terminal transit (pemberhentian sementara) angkot dibuat. Oleh karena itu undang semua pihak terkait dan harus dipertegas dan diberitahukan kepada pedagang bahwa bahwa TPS itu gratis," tambah Bupati Kampar.

Selain mengevaluasi masalah pembangunan pasar Inpres, Bupati juga membahas persoalan lain seperti kegiatan PT. Kamparicom kedepan. Mempelajari secara hukum untuk mengevaluasi kerjasama dengan PT. Bonekom Budidaya Kampar (BBK) dengan beberapa alternatif seperti adanya rapat umum pemegang saham(RUPS) luar biasa untuk mengevaluasi kegiatan 2010. (arief)

jendry
January 13th, 2011, 09:33 AM
candi muara takus

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs231.snc1/7829_1232606064947_1523032970_644377_8202546_n.jpg

jendry
January 13th, 2011, 11:51 AM
candi muara takus

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs231.snc1/7829_1232606064947_1523032970_644377_8202546_n.jpg


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs076.snc3/14360_1287280979447_1152843792_850970_5070745_n.jpg

rilham2new
January 13th, 2011, 12:00 PM
Candi Muara Takus, ini kalau gak ada gambar manusia yang menjejakkan kaki di atasnya, pasti banyak yang ngira kalau ukuran candi ini relatif kecil :D

Padahal hampir setinggi bangunan bertingkat 3-4 :D

jendry
January 14th, 2011, 05:19 PM
TERKENDALANYA PROYEK MULTIYEARS DI KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2011
Burhanuddin: Pemkab Kampar Komitmen Untuk Ganti Rugi Tanah Bukit Candika


BANGKINANG (RiauInfo) - Akibat permasalahan saling klaim kepemilikan tanah oleh masing-masing pihak yang bersengketa yiatu H Yahya Datuk Mudo Persukuan Melayu dengan H Makmur lewat anaknya Marhaliman. Jadi proyek Multiyears yang telah diprogram oleh Pemkab Kampar menjadi tidak bisa dikerjakan. Proyek yang dikerjakan tersebut yaitu pengerjaan pelebaran jalan di H R Subrantas menuju arah ke Kantor Bupati Lama.

"Pemkab Kampar tetap berkomitmen untuk menganti rugi tanah yang terkena proyek pembangunan pelebaran jalan, cuma yang jadi persoalannya sekarang ini adalah tanah yang mau kita ganti rugi tersebut menjadi terkendala ketika akan dilakukan proses dan tahapan agar ganti rugi bisa dilaksanakan. Apapun kendalanya cuma persoalan itu orang yang mengaku ketika dilakukan pengumuan sesuai dengan tahapan yang harus dilaksanakan dan itu juga diatur dalam peraturan yang berlaku. Kita tidak bisa melakukan
sembarang ganti rugi, ada proses terlebih dahulu yang dilewati. Tidak bisa ganti rugi begitu saja. Ketika itu kita lakukan pada tahapan pengumuman selama 7 hari kepada masyarakat umum, adalah pihak yang mengaku itu tanah mereka, timbullah klaim dari pihak keluarga H Makmur," ujar Bupati Kampar H Burhanuddin Husin yang ditemui wartawan, Kamis (13/01/2011) sore ketika mau berangkat pulang.

Bupati menambahkan, kalau untuk komitmen kita dalam menyelesaikan permasalahan ganti rugi ini, tidak ada Pemkab Kampar untuk menunda untuk dilakukan pembayaran ganti rugi, cuma pihak yang mana berhak untuk menerima ganti rugi tersebut. Dia berharap permasalahan ini tidak terjadi sampai menghalangi pekerja yang akan melakukan pekerjaannya, proyek ini adalah bagian dari multiyears yang termasuk dalam program Pemerintah Kabupaten Kampar.

"Kita mau ganti rugi asalkan sudah ada keputusan tetap dari pengadilan. Kita juga kaget kenapa baru sekarang menklaim bahwa tanah tersebut milik mereka. Masalah tanah yang telah menjadi tempat perkemahan Pramuka tersebut dahulunya ditelah dihibahkan kepada Pemerintah waktu itu, namun sekarang kok mereka yang mengklaim, kita akan bayar sesuai dengan harga dan kesepakatan antara pihak Pemkab Kampar maupun pihak yang memiliki lahan yang sah," ungkap Burhanuddin yang telah ditetapkan dengan status tersangka oleh KPK, namun belum juga ditahan.

Bupati juga telah meminta agar pihak keamanan memberikan pengamanan terhadap pengerjaan proyek tersebut." Saya juga telah meminta langsung kepada Kapolres Kampar untuk melakukan pengamanan ketika pihak kontraktor melakukan pekerjaan," tegas Bupati Kampar yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kabupaten Kampar periode 2010-2014 mendatang.

Senada itu juga ditegaskan oleh Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan H Dendi Zulhairi. Pemkab Kampar intinya tidak ada membatalkan ganti rugi tersebut kepada pemilik tanah di Jalan H R Subrantas." Namun, saat ini terkendala dengan permasalahan saling klaim kepemilikan tanah inilah penyebab kendalanya. Kita tidak bisa membayarkan, padahal kita telah melakukan berbagai cara dan upaya untuk menyelesaikan permasalahan ini, masih juga tidak ada titik temunya, jadi kita binggung hingga
saat ini. Terpaksa kita menunggu keputusan dari pengadilan terlebih dahulu, ini permasalahan harus diselesaikan lewat jalur hukum," sebut Dendi.

Kadis Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar H Azmi mengungkapkan proyek yang diprogramkan di Dinas yang dia pimpin jadi tidak bisa berjalan dengan lancar, pasalnya pihak keluarga dari H Yahya terus menghalangi pihak kontraktor yang melakukan penyelesaian proyek tersebut.

"Kalau begini terus apa yang dilakukan oleh pihak H Yahya Datuk Mudo terhadap para pekerja, ya program kita jadi tidak berjalan donk, lihat saja apa yang telah dikerjakan tidak maksimal, jika hari hujan satu malam saja, apa yang dikerjakan pihak kontraktor jadi sia-sia belaka, coba kita lihat tanahnya pada longsor semua. Jadi kita melihat kondisi begini ya terpaksa kita minta pengamanan terhadap pihak yang berwajib, kita sudah buatkan laporan dan kita telah kirimkan ke Polres Kampar untuk minta diturunkan anggota guna memberikan pengamanan terhadap para pekerja," kata Azmi.

Azmi melanjutkan, proyek pelebaran jalan dan pengamanan agar tebing jangan longsor maka pekerja ini dilakukan secara multiyears dananya termasuk di dalam 30 Milyar untuk multiyears di Kota Bangkinang. Pemenang tender tersebut adalah PT Hasrat Tata Jaya yang Direkturnya Muslim. dia sudah melakukan perundingan beberapa kali namun gagal juga, tetap saja tidak ada penyelesian.

"Kita sudah undang berbagai pihak mulai dari Kapolres Kampar, Dandim, Pihak yang waktu itu menganggap tanah tersebut miliknya (H Yahya Datuk Mudo). Dihasilkanlah beberapa kesepakatan untuk jalan tersebut tetap dikerjakan dan masalah ganti rugi akan diselesaikan jika permasalahan sudah selesai. Ya, kita diberikan waktu untuk bekerja menyelesaiakan waktu dalam 20 hari kerja, pihak keluarga yang mengklaim H Yahya telah kita undang adik beradik, dapatlah kesepakatan tersebut bahwa ganti rugi lahan tersebut akan diberikan kepada H Yahya. Kita salut kepada keluarga yang berempat tersebut. Tapi ketika proses dan tahapan ganti rugi sedang berjalan maka terjadilah begini," imbuh Kadis Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar.

Kepada pihak Kepolisian, dia juga mempertanyakan tentang surat yang dia kirim sampai saat ini, terkesan tidak ditanggapi oleh Kapolres Kampar, apakah dia harus melaporkan ke Polda Riau, tentu tidak mungkinkan." Saya bisa saja melaporkan dan minta pengamanan ke Polda Riau, namun itu tidak saya lalukan, karena beberapa kali pertemuan kita lakukan, kita juga sudah melibatkan Polres dan Dandim," ungkap Azmi.

Ditempat berbeda pemilik tanah H Yahya Datuk Mudo yang ditemui di Kediamannya di Jalan Agus Salim Bangkinang menyebutkan, dirinya tidak pernah menghambat seperti apa yang disebutkan oleh Pihak Pemkab Kampar, silahkan saja melaksanakan pekerjaan mereka namun yang perlu harus diingat, tidak begitu saja mereka seenaknya mengunakan tanah miliknya untuk pelebaran jalan HR Subrantas di Bukit Candika arah Kantor Bupati Kampar lama.

"Cuma yang perlu saya tegaskan disini, bahwa tanah tersebut harus diganti rugi terlebih dahulu baru boleh mereka kerjakan, kalau tidak silahkan ganti rugi kepada orang yang mengaku bahwa tanah tersebut miliknya yaitu H Makmur. Kita tidak keberatan, namun kita tidak memberikan jaminan dalam melakukan pekerjaannya nanti. Kita sudah berikan waktu kepada Pemkab Kampar untuk menyelesaikan pekerjaan yeng terkendala, selama 20 hari sesuai perjanjian, bukan itu saja sudah kita penuhi, lebih 1
bulan malahan saya berikan waktu, makanya bisa mencapai pekerja itu dan hasilnya dapat dilihat. Saya sudah katakan kepada Bupati Kampar H Burhanuddin Husin untuk siap melakukan apa saja jika tanah ini dibelakang hari terjadi konplik dan ada yang mengaku itu miliknya, ganti rugi sesuai dengan Nilai Harga Jual tanah di dekat lokasi tersebut. Tanah saya luas yang dipergunakan adalah sebanyak 2000 Meter," beber H Yahya dibenarkan oleh anaknya.(arief)

jendry
January 16th, 2011, 05:20 PM
KERJASAMA BISNIS PERIKANAN
Indonesia gandeng asing bangun pbarik pengolahan ikan patin



JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjajaki kerjasama dengan pengusaha dari China dan Vietnam untuk membangun pabrik pengolahan ikan patin.

Menurut rencana, pabrik tersebut akan berlokasi di dua sentra produksi ikan patin, yaitu Kabupaten Kampar (Riau) dan Kabupaten Muarojambi di Provinsi Jambi. KKP memperkirakan investor dari kedua negara tersebut harus mengucurkan modal sekitar Rp 50 miliar untuk masing-masing pabrik.

Sekretaris Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (DJP2HP) KKP, Victor Nikijuluw mengatakan, kerjasama tersebut sangat penting untuk mengembangkan industri pengolahan ikan patin di Indonesia yang selama ini belum tersentuh. "Kita bisa belajar banyak dari mereka," kata Victor, Minggu (16/1).

Ikan patin sangat strategis untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Namun sampai saat ini, menurut Victor, aspek pengolahan dan pemasaran ikan patin di Indonesia masih lemah. Pemasaran patin masih terbatas dalam bentuk ikan patin segar. Pengolahan patin menjadi filet di Indonesia masih sangat sedikit.

Padahal, pengolahan memberikan nilai tambah bagi penjualan patin, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Sekadar contoh, selama ini harga jual ikan patin segar hanya sekitar US$ 1 per kg. Padahal, bila ikan patin telah diolah menjadi filet, harganya mencapai US$ 3,4 per kg.

Belum adanya pabrik pengolahan juga membuat pemasaran patin masih terbatas di daerah yang dekat dengan Kampar dan Muarojambi saja. Misalnya, Padang, Palembang dan Medan.

Padahal, selama ini konsumsi patin terbesar berada di Jawa. "Kita susah mencapai Jawa karena ikan pasti akan busuk di jalan," tandas Victor. Kondisi tersebut jelas kurang menguntungkan. Padahal, produksi patin sudah cukup melimpah.

Data KKP menunjukkan produksi patin tahun 2010 sebanyak 273.554 ton. Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perikanan Budidaya KKP Ketut Sugama mengatakan, produksi patin tahun ini ditargetkan naik 40% menjadi 383.000 ton

http://industri.kontan.co.id/v2/read/industri/56525/Indonesia-gandeng-asing-bangun-pbarik-pengolahan-ikan-patin

jendry
January 16th, 2011, 07:48 PM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs770.snc4/67047_1471037619178_1330754477_31193335_3367145_n.jpg

rilham2new
January 17th, 2011, 04:16 AM
KERJASAMA BISNIS PERIKANAN
Indonesia gandeng asing bangun pbarik pengolahan ikan patin



JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjajaki kerjasama dengan pengusaha dari China dan Vietnam untuk membangun pabrik pengolahan ikan patin.

Menurut rencana, pabrik tersebut akan berlokasi di dua sentra produksi ikan patin, yaitu Kabupaten Kampar (Riau) dan Kabupaten Muarojambi di Provinsi Jambi. KKP memperkirakan investor dari kedua negara tersebut harus mengucurkan modal sekitar Rp 50 miliar untuk masing-masing pabrik.

Sekretaris Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (DJP2HP) KKP, Victor Nikijuluw mengatakan, kerjasama tersebut sangat penting untuk mengembangkan industri pengolahan ikan patin di Indonesia yang selama ini belum tersentuh. "Kita bisa belajar banyak dari mereka," kata Victor, Minggu (16/1).

Ikan patin sangat strategis untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Namun sampai saat ini, menurut Victor, aspek pengolahan dan pemasaran ikan patin di Indonesia masih lemah. Pemasaran patin masih terbatas dalam bentuk ikan patin segar. Pengolahan patin menjadi filet di Indonesia masih sangat sedikit.

Padahal, pengolahan memberikan nilai tambah bagi penjualan patin, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Sekadar contoh, selama ini harga jual ikan patin segar hanya sekitar US$ 1 per kg. Padahal, bila ikan patin telah diolah menjadi filet, harganya mencapai US$ 3,4 per kg.

Belum adanya pabrik pengolahan juga membuat pemasaran patin masih terbatas di daerah yang dekat dengan Kampar dan Muarojambi saja. Misalnya, Padang, Palembang dan Medan.

Padahal, selama ini konsumsi patin terbesar berada di Jawa. "Kita susah mencapai Jawa karena ikan pasti akan busuk di jalan," tandas Victor. Kondisi tersebut jelas kurang menguntungkan. Padahal, produksi patin sudah cukup melimpah.

Data KKP menunjukkan produksi patin tahun 2010 sebanyak 273.554 ton. Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perikanan Budidaya KKP Ketut Sugama mengatakan, produksi patin tahun ini ditargetkan naik 40% menjadi 383.000 ton

http://industri.kontan.co.id/v2/read/industri/56525/Indonesia-gandeng-asing-bangun-pbarik-pengolahan-ikan-patin

Bisnis budidaya perikanan di Kampar ini paling banyak di kawasan Kampar sebelah mana?? Apakah di Siak Hulu?? Tapung? atau justru arah Bangkinang/Rantauberangin/Kotopanjang??

jendry
January 17th, 2011, 07:25 AM
daerah bangkinanag,rantau berangin,kampar,air tiris,koto panjang, dan di daerah kampar kiri sana ada program satu juta keramba kalau gk salah..

jendry
January 17th, 2011, 09:36 AM
Tingkatkan Perekonomian
Masyarakat di Lokasi Objek Wisata di Beri Keterampilan



halloriau.com BANGKINANG- Tingkatkan perekonomian masyarakat tempatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, akan memberikan keterampilan kepada masyarakat yang berada di lokasi objek Wisata yang berada di Kabupaten Kampar.

"Keterampilan itu kita lakukan agar setiap para pengujung dan wisatawan yang datang mengunjungi setiap objek wisata yang berada di Kabupaten Kampar, bisa memiliki buah tangan saat mereka pulang dan sebagai tanda bukti kalau mereka sudah mengujungi objek wisata di Kampar,"ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Syamsul Bahri.

Menurut Syamsul, program ini diberikan dikarena wilayah Kabupaten Kampar memiliki banyak objek wisata yang masih belum berkembang dan sangat perlu dikembangkan."Sambil kita melakukan penataan disetiap tempat objek wisata yang ada di Kampar, masyarakat tempatan di lokasi itu juga kita berikan keterampilan untuk membuat buah tangan. Agar mereka bisa menambah kebutuhan ekonomi masing-masing dengan adanya para wisatawan yang datang, �terang Syamsul Bahri.

Diteruskannya, keterampilan yang akan kita berikan kepada mereka itu, katanya berupa benda ukiran objek serta pembuatan sablon baju gambar objek wisata yang ada dan juga foto yang sekali Jepret bisa langsung keluar gambarnya." Dengan cara ini, setiap pengujung yang datang, dapat memanfaatkan buah tangan serta keterampilan-keterampilan yang dibuat masyarakat tempatan,� jelasnya.

Peluang investasi pariwisata ini, lanjutnya harus di kembangkan mulai sekarang, walaupun itu tidak semudah yang kita bayangkan. Tetapi, dengan adanya promosi yang gencar untuk bjek wisata di kampar,kita yakin semua akan berjalan.

Ditambahkan, mudah-mudahan ada pihak investor yang mau menanamkan modalnya untuk melancarkan rencana ini, karena usaha ini memiliki peluang yang sangat potensional."Saya sangat berharap ada investor yang mau berkerjasama,"pungkasnya.(Aul)

jendry
January 23rd, 2011, 12:23 PM
MACK


http://farm6.static.flickr.com/5049/5380682308_a707a8fbfb_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5209/5380685428_c25705298e_z.jpg



ini kendaraan di kawal 4 mobil patwal baik di jalan umum maupun di jalan perusahaan.

rilham2new
January 23rd, 2011, 12:38 PM
^^ Petapahan ya itu, jen ?? :D

jendry
January 23rd, 2011, 12:50 PM
lebih tepatnya lagi di flamboyan, :)

baru keluar dari jalan pemukiman langsung di pergoki sama itu mobil hehe...

jendry
January 23rd, 2011, 05:01 PM
SPBU di tapung sudah menyediakan pertamax plus


http://farm6.static.flickr.com/5126/5381085214_2939965624_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5129/5381113632_e0e3db0669_z.jpg

jendry
January 24th, 2011, 10:39 AM
jalan lintas pekanbaru - bangkinang


http://farm6.static.flickr.com/5041/5364034339_3542e8606a_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5003/5364045787_ea37a6b540_z.jpg



http://farm6.static.flickr.com/5242/5364057695_d75defea6a_z.jpg

rilham2new
January 24th, 2011, 10:57 AM
^^ Jembatan Danau Bingkuang yang sisi jembatan lama lagi ditutup untuk lalu lintas ya ?? Apa ada perbaikan ??

jendry
January 24th, 2011, 12:21 PM
Bupati Kampar Pembina BUMD Terbaik Nasional



Bupati Kampar Burhanuddin Husin dinilai sukses membina BPR Sarimadu sebagai BUMD yang prospektif, karena itu berhak atas penghargaan sebagai pembina BUMD terbaik nasional.

Riauterkini-BANGKINANG-Berkat jasa dan perhatian serta pembinaan BUMD, Bupati Kampar H.Burhanuddin Husin. ditetapkan sebagai Kepala Daerah terbaik Nasional sebagai pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tahun 2010 oleh Majalah Business Review Jakarta. Sehingga berhak menerima penghargaan yang diserahkan pada malam penganugerahan BUMD & CEO BUMD Award tahun 2010 di Jakarta baru-baru ini dan diserahkan oleh salah satu deputi senior BUMD Seluruh Indonesia Basuki. Penghargaan ini diberikan menyusul keberhasilan Bank Sarimadu menjadi BUMD terbaik Nasional yang berhasil memboyong tiga penghargaan sekaligus yaitu kategori Kinerja Keuangan, Human Kapital dan The best BPR tahun 2010.

Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi diwakili Dirjen Keuangan Daerah Yuswandi A.Tumanggung pada acara tersebut mengatakan bahwa keberadaan BUMD sesungguh dapat menjadi lokomotif pembangunan daerah, untuk itu BUMD dituntut mampu melakukan persaingan usaha dalam beproduksi dan penguasaan pasar.

“ BUMD dapat memberi kontribusi langsung terhadapat pendapat asli daerah (PAD) meskipun secara Nasional porsinya masih sangat rendah dimana secara totalitas kurang dari 5 % . Berdasarkan data statistic ungkap Yuswandi tercatat 64 % dari jumlah BUMD dimiliki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, hanya 14 % kepemilikannya oleh Pemerintah Propinsi,” ujarnya.

Diakui Yuswandi ditengah sorotan tajam keberadaan BUMD yang ada, eksistensinya cenderung merugi, ternyata dari hasil kajian yang dilakukan salah satu media bisniss ternyata masih banyak BUMD yang mampu menjadi lokomotif pembangunan didaerah, sehingga pantas kepadanya diberi penghargaan.

Usai menerima penghargaan sebagai the best Pembina BUMD terbaik Nasional tahun 2010 Bupati mengatakan, bahwa sesungguhnya penghargaan ini diperoleh berkat kerja keras semua pihak, baik Pemerintah daerah sebagai pemilik,juga adanya kinerja yang bagus dari PD.BPR Sarimadu serta dukungan semua komponen masyarakat yang merasa memiliki Bank Sarimadu ini.

‘’ Kepada jajaran Bank Sarimadu Bupati saya memberikan apresiasi yang tinggi, dan mengajak kiranya apa yang sudah diperoleh akan dapat dipertahankan dan ditingkatkan dimasa yang akan dating, dan jangan cepat puas dengan apa yang telah dicapai,’’ungkapnya.

Kinerja Bank Sarimadu dan Keberhasilannya hingga tingkat Nasional ini dapat dicontoh dan menjadi motivasi untuk berbuat lebih baik lagi bagi perusahaan daerah yang lainnya yang ada di daerah ini, sehingga BUMD yang akan dapat membantu dan berkontribusi bersama Pemerintah Daerah untuk melaksanakan Pembangunan.***(man)

jendry
January 24th, 2011, 03:25 PM
17.5 Persen Masyarakat Kampar Masih Miskin



Bupati Kampar Burhanuddin Husin mengakui kalau angka kemiskinan di daerahnya masih cukup tinggi. Terdapat 17.5 persen warga yang belum sejahtera.

Riauterkini-BANGKINANG-Dalam membangun Kampar Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan semua pihak apalagi Kampar menganut konsep tali bapilin tigo yang menggabungkan peranPemerintah, Ninik Mamak dan Alim Ulama dalam berbagai kebijakan pembangunan.

‘’ Tiga elemen ini harus mampu membangun sinergisitas sehingga pembangunan dapat berjalan optimal dengan hasil yang memuaskan. Konsep tali bapilin tigo telah mampu memberikan kontribusi yang cukup besar walaupun tidak secara langsung,’’ ujar Bupati Kampar H Burhanuddin Husin bersama Ketua DPRD Kampar H Syafrizal saat tampil perdana pada edisi Bincang Kampar yang ditaja oleh Radio RSPD Kampar, Senin (24/1/11), dengan topik Membangun Kampar dari harapan hingga kenyataan.

Tantangan yang dihadapi, perhatian Kampar tetap pada soal rendahnya SDM serta angka kemiskinan yang semakin tinggi. Dibeberkan Burhanuddin untuk saat ini angka kemiskinan telah terkoreksi menjadi 17,5 persen dari 25,6 persen pada awal pemerintahannya. Tiga kecamatan penyumbang angka kemiskinan tertinggi adalah kecamatan Kampar Kiri Hulu, XIII Koto Kampar dan Kecamatan Koto Kampar Hulu yang hampir mencapai 60 persen.

‘’ Akan tetapi tiga kecamatan ini lebih pada persoalan non teknis dimana tiga Kecamatan ini berada pada kawasan hutan yang tidak bisa dikembangkan untuk lahan produktif bagi warga. Begitu juga soal pendidikan dimana 50 persen penduduk Kampar tercatat sebagai angka tamat dan tidak tamat SD,” ujar bupati.

Pada bidang pendidikan, pendirian Politeknik Kampar (Polkam) menurut Burhanuddin merupakan terobosan strategis dalam menciptkan SDM yang handal. Polkam dengan study khusus soal Kelapa sawit diharapkan mampu menelurkan tenaga kerja yang handal terutama soal sawit dimana saat ini kebun sawit yang ada di Kabupaten Kampar merupakan yang terluas di Propinsi Riau. Bahkan Pemerintah pusat telah mengapresiasi dengan memberikan bantuan yang cukup besar tiga tahun belakangan ini.”Politeknik yang kita miliki ini mendapat dukungan yang luar biasa dari pemerintah Pusat. Bahkan menjadi salah satu dari delapan politeknik di Indonesia yang mendapat bantuan dari Pusat,” ujarnya.

Terkait peran DPRD, dalam hal pengawasan dan penganggaran, Ketua DPRD Kampar, Syafrizal, dengan tegas mengatakan fungsi tersebut telah dijalankan dengan benar dan konsekwen oleh semua anggota DPRD Kampar.” DPRD merupakan salah satu unsur penyelenggara Pemerintah Daerah. Dalam menjalankan fungsi yang melekat pada DPRD kami menjalankan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab sehingga roda Pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” sebutnya.

Pada saat itu Syafrizal juga tak sungkan menyanjung eksekutif yang mampu mengambil dana dari pusat dan Propinsi untuk berbagai sektor. Jika pada 2006 lalu dana dari Propinsi hanya mengucur Rp. 16 Milyar sekarang ini sudah pada kisaran diatas Rp. 200 miliar. Begitu juga dana dari pusat, bahkan untuk dana stimulus Kampar menjadi satu-satunya kabupaten di Riau yang mampu mendapatkan danan tersebut.”Apresiasi atas kinerja Pemerintah yang telah berjalan on the track ini,” sebutnya.

Acara yang ditaja RSPD yang menghabiskan waktu satu jam tersebut Bupati Kampar, Drs. H. Burhanuddin Husin MM bersama Ketua DPRD Kampar, Dr. H. Syafrizal MSi, tampil prima menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh dua orang kru RSPD, Mahyudin Yusdar dan Deni Mardalena.***(man)




----------------------------------------


sampai detik ini saya belum melihat program nyata dari pak burhan ini terhadap pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur dll

sungguh ironis kabupaten yang masuk list 20 kabupaten terkaya di indonesia ini punya infrastruktur sangat jelek, saya menilai ini karna sejak saya lahir di kabupaten kampar sampai sekarang tidak ada perubuhan yang signifikan dari pemerintah daerah kampar untuk kemajuan daerah ini.

yang selama ini buat dearah - kecil yang berkembang bagai kota kecil di kampar itu murni karna keterlibatan penuh dari pihak swasta, dari pemda kampar NOL besar. :ohno:

dalam minggu ini saya juga sudah mengelilingi kampar mulai dari kampar kiri sampai kampar kanan, tapi yang saya lihat tak jauh beda dari yang dulu - dulu.

di kampar kiri orang di warung warung kopi selalu berbicara tentang pemekaran wilayah dan di kampar kanan pun tak kalah hebohnya berbicara hal itu. itu akibat dari ketidak mampuan pemda dalam memenuhi kebutuhan utilitas daerahnya. dan yang di anggap kampar itu seolah olah hanya sebuah kota kecil yang tak pernah brubah dari dulu nampaknya " bangkinang"

bangkinang dan sekitar nya itu tidak ada 10 persen sumbangan nya terhadap pendapatan kabupaten kampar.

65 persen lebih pendapatan itu dihasilkan dari kecamatan tapung, yang jalan raya nya bak kolam di sawah. dan sisa nya dari daerah kampar kiri sana..


di tapung memang pembangunan sangat menggeliat sekali pendapatan perkapitanya pun sangat tinggi, selama ini masyarakat di sana merelakan pendapatan nya untuk membangun jalan, jalan yang memang di kawasan pemukiman aja sedangkan jalan utama nya gak mungkin dong warga sanggup memdanainya.. :nuts: harga tanah di di daerah tapung di sekitar tempat orang tua saya tinggal sekarang cukup tinggi sekali bahkan sampai 800rb/meter gilaaa:nuts:


saya berhaarap daerah ini di pimpin oleh orang yang lebih berkompeten, yang yang tidak hanya membangun daerah yang jadi kantong pemilihnya saja tapi mau membangun kampar raya :)

jendry
January 24th, 2011, 03:31 PM
^^ Jembatan Danau Bingkuang yang sisi jembatan lama lagi ditutup untuk lalu lintas ya ?? Apa ada perbaikan ??

cuma pelapisan aspal aja kalau gak salah

rilham2new
January 24th, 2011, 04:44 PM
sampai detik ini saya belum melihat program nyata dari pak burhan ini terhadap pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur dll

sungguh ironis kabupaten yang masuk list 20 kabupaten terkaya di indonesia ini punya infrastruktur sangat jelek, saya menilai ini karna sejak saya lahir di kabupaten kampar sampai sekarang tidak ada perubuhan yang signifikan dari pemerintah daerah kampar untuk kemajuan daerah ini.

yang selama ini buat dearah - kecil yang berkembang bagai kota kecil di kampar itu murni karna keterlibatan penuh dari pihak swasta, dari pemda kampar NOL besar. :ohno:

dalam minggu ini saya juga sudah mengelilingi kampar mulai dari kampar kiri sampai kampar kanan, tapi yang saya lihat tak jauh beda dari yang dulu - dulu.

di kampar kiri orang di warung warung kopi selalu berbicara tentang pemekaran wilayah dan di kampar kanan pun tak kalah hebohnya berbicara hal itu. itu akibat dari ketidak mampuan pemda dalam memenuhi kebutuhan utilitas daerahnya. dan yang di anggap kampar itu seolah olah hanya sebuah kota kecil yang tak pernah brubah dari dulu nampaknya " bangkinang"

bangkinang dan sekitar nya itu tidak ada 10 persen sumbangan nya terhadap pendapatan kabupaten kampar.

65 persen lebih pendapatan itu dihasilkan dari kecamatan tapung, yang jalan raya nya bak kolam di sawah. dan sisa nya dari daerah kampar kiri sana..


di tapung memang pembangunan sangat menggeliat sekali pendapatan perkapitanya pun sangat tinggi, selama ini masyarakat di sana merelakan pendapatan nya untuk membangun jalan, jalan yang memang di kawasan pemukiman aja sedangkan jalan utama nya gak mungkin dong warga sanggup memdanainya.. :nuts: harga tanah di di daerah tapung di sekitar tempat orang tua saya tinggal sekarang cukup tinggi sekali bahkan sampai 800rb/meter gilaaa:nuts:


saya berhaarap daerah ini di pimpin oleh orang yang lebih berkompeten, yang yang tidak hanya membangun daerah yang jadi kantong pemilihnya saja tapi mau membangun kampar raya :)

Ini kita bicara sensitifitas pembangunan ya, jen. Dana yang ada tidak dikeluarkan untuk pengaspalan jalan. Melainkan pembukaan jalan ke kawasan-kawasan pelosok. Dan ternyata Jalan Tanah yang dibangun pemerintah itu harganya tidak murah, karena menghabiskan miliaran juga. Bayangkan kalau harus mengaspalnya. Mungkin Kampar lagi investasi untuk hal membuka jalan baru ketimbang mengaspal jalan yang sudah ada.

Hal ini serupa di daerah manapun di Riau yang diserang dengan peningkatan jumlah penduduk. Dan daerah Kampar Kiri mungkin akan terbangun, tapi populasi mereka terlampau kecil dan lokasi tempat tinggal mereka masuk ke lembah-lembah sungai yang dalam mendekati Pegunungan Bukit Barisan.

Faktany, Kampar masuk kabupaten beruntung karena memiliki rangkaian jaringan jalan nasional, provinsi, dan kabupaten yang panjang-panjang. Dan sebenarnya kondisi Kampar masih jauh lebih baik, ketimbang katakanlah Rokan Hulu dan Indragiri Hulu.

Kampar juga persentase Rasio Elektrifikasi nya tertinggi di Riau setelah Pekanbaru dan Dumai.

Dan khusus Kecamatan Kampar Kiri Hulu, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu ini kalau gak salah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Sumatra Barat, bukan ??? Memang jumlah dan persentasi penduduknya rendah tuh.

Dan harus diakui ada sensitifitas tersendiri, karena anggota DPRD Provinsi Riau yang berasal dari kawasan seperti Tapung dan Kampar Kiri bisa jadi sangat kurang. Pastinya daerah asal dia dulu yang diperbaiki. Bahkan, menurutku pengaruh "KAMPAR-isme" di DPRD Provinsi Riau di masa lalu sangat kuat :D, sehingga Kampar hari ini diberkahi jaringan jalan yang begitu banyak. Banding sama INdragiri Hilir sana yang untuk nyebrang sungai aja masih pakai Ferry Penyebrangan... Bahkan Siak sekalipun juga pernah merasakan hal serupa. Kampar di sisi lain, punya dan didahulukan dalam pembangunan jaringan jalan dan jembatan :)

jendry
January 24th, 2011, 05:43 PM
jalan tanah yang di bangun di kampar dimana bang?
jalan tanah yang di bangun dari daerah lipat kain ke muara selaya ( lokasi tambang batu bara) di bangun sama pemporov,

saya bukannya antipati sama pemkab kampar, tapi hal semcam yang saya jelaskan di atas tak akan muncul jika pemda nya membangun.


yang aku tahu pembangunan di kampar itu cuma kompleks pemerintah saja sama masjid agung dan proyek skala kecil yang lainnya. dan juga ada pembangunan stadion mini serta masjid raya. dan sebagian stadion mini dan masjid raya malah udah ada dari dulu di beberapa kecamatan dapat bantuan dari perushaan yang beroperasi di wilayah mereka, bahkan lebih bagus dari masjid raya bangkinng yang lama masjidnya malahan.


jalan tanah dulu di bangun di daerah kampar kiri hulu jamannya pak jefry noer sejak dia tidak terpilih lagi terhenti pembangunan jalannya dan sekarang jalan tanah yang tak tak di lanjutkan itu udah di penuhi semak belukar lagi, dan aku tidak berbicara soal kampar kiri hulu saja, karna di di kampar kiri hulu memang cukup panjang juga jalan nasionalnya.

soal kepadatan memang di kampar kiri hulu sana yang di bilang memang jarang banget penduduknya, di lipat kain dan sekitarnya cukup banyak orangnya, sampai kuntu,domo,gema,dan daerah sekitarnya lagi cukup banyak penduduknya, listrik di sana juga udah masuk mlahan...

di tapung juga sangat ramai, saya sangat ingat bener waktu daerah sekitar ini yang bener - bener kampung sampai cukup maju lah menurut saya seperti sekarang ini, sudah bisa di katakan sudah menjadi kota kecil ( bukan kota kecamatan) kota kecamatan masih kampung :D



soal kelistrikan di kampar ya wajarlah kampar kan tempat pembangkitnya :D


di kampar dulu juga ada ponton penyebrangan di daerah kuntu sebelum di bangun jembatan di era pak jefry, sekarang di daerah domo ntah gema tu masih ada juga pake ponton, tapi jalan udah bagus ke sana aspal.

soal orang kampar kiri di eksekutif ada tu pak maznur itu orang kampar kiri dulu ketua DPRD kampar sekarang anggota DPRD provinsi deh kyknya, dari tapung teguh sahono wakil bupati, kalau gak salah dia memang dari tapung :P
mungkin gak minat dia kali yah mekarkan wilayah, hehe... :lol:

padahal kampar daerah yang di usulkan gubri loh buat di mekarkan, luas wilayahnya pun sangat luas.. :D


di kampar memang ada juga namanya "kampungisme" yang terpilih jadi pemimpin cuma membangun kampungnya aja, tapi gak pernah berubah kyknya dari dulu gitu gitu aja bentuknya... :nuts::nuts:

mudah mudahan kalau baca forum ini pejabat di kampar lebih bisa berpikiran luas, dan mengembangkan potensi yang ada di kabupaten kampar, sayang kan daerah yang punya potensi luar biasa besar di abaikan saja, setelah ilang potensinya baru deh ntar menyesal, mudah - mudahan pejabat di kampar lebih bisa mengembangkan pemikiran yang leebih arif pada masyarkat kampar. :)

rilham2new
January 24th, 2011, 06:19 PM
di kampar memang ada juga namanya "kampungisme" yang terpilih jadi pemimpin cuma membangun kampungnya aja, tapi gak pernah berubah kyknya dari dulu gitu gitu aja bentuknya... :nuts::nuts:

mudah mudahan kalau baca forum ini pejabat di kampar lebih bisa berpikiran luas, dan mengembangkan potensi yang ada di kabupaten kampar, sayang kan daerah yang punya potensi luar biasa besar di abaikan saja, setelah ilang potensinya baru deh ntar menyesal, mudah - mudahan pejabat di kampar lebih bisa mengembangkan pemikiran yang leebih arif pada masyarkat kampar. :)

Wkwkwkwk, kalau kubilang sih gak salah sih. Membangun kampungnya ketika dia jadi pemimpin, asal jangan lebay aja. Dan jangan kentara aja penganggarannya. Terutama hal-hal sensitif seperti kelengkapan fasilitas pendidikan dan jaringan jalan raya.

Tapi aku jadi teringat, Kayak Rokan Hulu waktu era Ramlan Zas :D, Ujungbatu dibangun gila-gilaan. Pasir dibangun dengan pelan-pelan saja :D

jendry
January 24th, 2011, 06:32 PM
memang si gak ada masalah kalau bangun kampung halaman sendiri, malah bagus banget kalau bener - bener mau membangun,...

tapi realisasinya nya itu lohhh :nuts::nuts:
gak jelasss...

masa' udah di sokong sama pemkab masih kalah juga dengan daerah yang gak di dukung sama sekali :D

drie
January 25th, 2011, 03:36 AM
^^ yah memang menurut ku kampar tidak terlalu terlihat bobrok pemerintahan sekarang yah karena masa pemerintahan jefri noor dulu, Komplek Pemerintahan Bukit Candika, Masjid Raya bangkinang, Masjid - Masjid raya di kecamatan, jalan - jalan lingkungan gak peduli mau kampar kiri, ataupun kampar kanan semuanya ASPAL, bahkan Jalan Pekanbaru - Lipat Kain dulunya mulus banget. padahal Mobil - Mobil truk lebih banyak dulu ketimbang hari ini yang melewati Jalan tersebut, jaringan lampu Penerangan Jalan di jalur Lintas Pekanbaru - Lipat kain juga dulunya di bangun pada masa pemerintahaan jefri Noor. Stadion Mini di setiap kecamatan , Jembatan - jembatan penghubung semuanya dibangun pada era jefri Noor.

Pemerintah kampar hari ini bangun apa coba ?? high way Pekanbaru - Kampar ?? pembebasan lahannya aja masih belum tuntas, Plaza bangkinang pembangunannya di undur - undur terus, jalan lintas di kampar kiri, bolong - bolong semua, Jembatan Tobek Godang Lipat kain yang bakalan menjadi Ikon baru di kampar kiri, terhenti pengerjaannya, yang di bangun ya hanya bangkinang, yah semoga aja Bupati baru nanti bisa merubah ini semua

jendry
January 25th, 2011, 06:04 AM
jalan pekanbaru bangkinang itu pemkab kampar hanya mendata lahan masyarakat yang bakal di ganti rugi dan besarnya biaya ganti rugi perorang/persil, uang ganti ruginya di anggarakan pemprov termasuk penimbunan tanahnya juga dari pemprov sedangkan pengaspalannya di usahakan di anggarakan oleh pemrintah pusat karna jalan negara, betapa beruntungnya kabupaten kampar tanpa mengeluarkan duit seperserpun untuk pembangunan jalan ini,

lah terus dana APBD nya pada kemana dong...
yang membangun fasiltas juga pemprov semuannya. dan loby tingkat tinggi :D legislator asal kampar malah garang banget mereka sering dapat dana malahan buat pembangunan kampar, lihat aja jalan jalan lintas pekanbaru petapahan sekarang, udah bisa di katakan mulus berkat campur tangan legislator kampar di DPRD provinsi :) yang belum lama ini turun kesana dan langsung turun tu dana..

heran banget lihat bupati baru ini kerjaan gak jelas, visi yang di bawa untuk kemajuan kampar ntah apa apa..:nuts:

rilham2new
January 25th, 2011, 06:40 AM
Mungkin dananya lagi dipusatkan ke sport center. Mungkin?

jendry
January 25th, 2011, 02:59 PM
tanjung belit


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/hs007.snc6/165729_1617451475029_1198621789_31361784_7731892_n.jpg




http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/hs071.snc6/168172_1617450995017_1198621789_31361782_4330233_n.jp




http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs765.ash1/165670_1617450315000_1198621789_31361778_7598522_n.jpg

jendry
January 26th, 2011, 08:53 AM
Tak Ekonomis, Proyek Pabrik Filet Patin di Kampar Stop


Masa depan pabrik filet ikan patin patungan Pemprov Riau dan Pemkab Kampar dengan PT Bunecom kian tak jelas. Karena dinilai tak ekonomis, proyek tersebut dihentikan.

Riauterkini-PEKANBARU- Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau Irwan Efendi mengungkapkan dihentikannya proyek pembangunan pabrik filet ikan patin di Kampar. Proyek patungan Pemprov Riau, Pemkab Kampar dan PT Bunecom tersebut dinilai tidak lagi ekonomis, karena itu dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Dari perhitungan terbaru, pembangunan pabrik filet ikan patin tak lagi ekonomis, karena terjadi kenaikan harga pakan. Berangkat dari kondisi tersebut, dihentikan sementara," ujar Irwan Effendi saat berbincang dengan wartawan di Pekanbaru, Rabu (26/1/11).

Dijelaskan Irwan, belakangan harga komponen pakan ikan, terutama dedak padi mengalami kenaikan sangat siginikan. Kondisi tersebut berpengaruh serius pada komponen produksi. Setelah dikalkulatifkan, ongkos produksi tidak lagi sebanding dengan nilai jual filet ikan patin ke pasar ekspor.

Terlebih lagi, lanjut Irwan, komoditas filet ternyata nilai jualnya lebih rendah dibandingkan ikan segar. Sebab, untuk membuat filet, banyak bagian ikan yang terbuang dan tak memiliki nilai jual. Seperti kepala, ekor dan tulangnya. Harus dibuang dan yang dijual benar-benar daging bersih. "Inila yang harus dihitung ulang dengan teliti. Jangan sampai setelah pabrik dibangun dan beroperasi, ternyata malah rugi," tuturnya.

Lebih lanjut Irwan mengatakan, bahwa sampai saat ini Pemprov Riau belum menyertakan modalnya pada proyek tersebut, meskipun sudah menyepakati nominal Rp 5 miliar. Demikian juga dengan Pemkab Kampar, baru sebatas penyertaan modal dalam bentuk tanah untuk lokasi pabrik. "Jadi belum ada dana kita yang tersedot ke proyek ini. Jikapun dihentikan, kita tak rugi," demikian penjelasannya.***(mad)

jendry
January 26th, 2011, 08:58 AM
Pemkab Kampar Bongkar Dua Ruko Tanpa IMB



Pemkab Kampar mulai bertindak tegas terhadap bangunan tanpa IMB. Dua rumah toko diratakan dengan tanah menggunakan alat berat karena dibangun tanpa izin.

Riauterkini-BANGKINANG- Dua Ruko yang masing-masing berada di jalan M Ali Rasyid Bangkinang milik Hj Nurma serta milik Ir Ngadio yang berada diperbatasan Kecamatan Bangkinang dan Kecamatan Kampar dieksekusi tim Yustisi Pemda Kampar dengan menggunakan Alat Berat. Karena tidak memiliki IMB serta terkena pelebaran jalan bahkan telah diganti rugi pihak Pemda Kampar. Eksekusi ini terjadi pada Selasa (25/1/11).

Eksekusi pertama dilakukan diruko milik Ir Ngadio, pada saat eksekusi di ruko milik mantan anggota DPRD Kampar dan DPRD Rohul itu mendapat protes keras karena pemiliknya tidak menerima dan melakukan perlawanan. Ngadio datang ke lokasi ekskusi ketika ratusan aparat sudah berada di lokasi, dan alat berat telah siap siaga untuk meruntuhkan seluruh bangunan.

Ngadio sempat memegang senjata tajam, mencoba menggagalkan eksekusi namun dengan cepat diambil dan diamankan aparat. Ngadio kemudian terus menerus meneriakkan aspirasinya memprotes pelaksanaan eksekusi yang menurutnya tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Tim Yudistisi tidak menghiraukan protes yang dilakukan Ngadio dan tetap melaksanakan ekskusi yang dipimpin langsung Kepala Satpol PP Kampar Drs H A Mius dengan tegas mengintruksikan operator alat berat untuk memulai eksekusi dan memerintahkan seluruh anggotanya untuk mengawal pelaksanaan eksekusi hingga seluruh bangunan yang ada rata dengan tanah. ‘’Kami dari tim Yustisi bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, kami komit untuk mengawal kebijakan pemerintah dan mengawal pelaksanaan Perda,’’ucap Mius.

A Mius juga menegaskan bahwa Pemkab Kampar telah melalui prosedur yang benar untuk melakukan eksekusi, yang mana telah didahului dengan surat peringatan kepada yang bersangkutan. Tanah dan rumah yang dieksekusi tersebut sudah diganti rugi oleh Pemkab Kampar karena terkena pelebaran jalan raya Pekanbaru-Bangkinang. ‘’Tanah dan rumah ini sudah diganti rugi, karena terkena dampak pelebaran jalan raya Pekanbaru-Bangkinang, jadi tidak diperkenankan lagi ada bangunan di sini,’’tegas Mius kepada wartawan.

Dalam suasana hiruk pikuk pelaksanaan eksekusi tersebut, Istri Ngadio kepada wartawan bertutur bahwa ganti rugi yang diberikan oleh Pemkab Kampar sangat tidak sesuai dengan bobot bangunan yang ada. Bangunan yang kemarin dieksekusi terdiri dari 8 pintu toko di bagian atas, tiga lantai rumah di bagian belakang dan bawah.

Usai melakukan eksekusi di perbatasan Bangkinang dengan kecamatan Kampar itu, tim Yustisi pun kemudian berangkat menuju Jalan Mayor Ali Rasyid Bangkinang yakni di lokasi bangunan milik Hj Nurma. Bangunan tersebut dieksekusi karena tidak memiliki IMB, yang mana IMB tidak bisa dikeluarkan karena lokasinya sangat dekat dengan jalan raya yakni hanya sekitar lebih kurang satu meter. Meski juga sempat mendapatkan protes dari pemilik bangunan, akan tetapi pelaksanaan eksekusi dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Tim ekskusi ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Kampar Drs A Mius MSi didampingi Kasubag TU Hj Zoraida SSos, dan dihadiri juga oleh Wakasat Samapta Polres Kampar AKP Mawardi Ghandi, Camat Kampar H Syamsuardi Ali, Camat Bangkinang Drs H Sugianto MSi serta 200 personil gabungan Satpol PP dan Polri.***(man)

jendry
January 27th, 2011, 12:19 PM
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs092.snc3/15941_1182318956850_1194499096_30424960_6131826_n.jpg


http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs266.snc1/9319_1237967786549_1149884118_732823_642146_n.jpg

jendry
January 27th, 2011, 12:37 PM
Raih Empat Awards
BPR Sarimadu Terbaik Tingkat Nasional





halloriau.com Empat penghargaan dalam bentuk Awards The Best diterima Bank BPR Sarimadu Kampar selama tahun 2010. Penghargaan tersebut setelah sukses menyaingi 2.000 BUMD se Indonesia.

Keempat penghargaan tersebut masng-masing yakni, Award The Best Kinerja Keuangan BUMD Terbaik, Award The Best Human Kapital Management System Aligment terbaik, Award The Best BPR 2010 dan Award The Best Bupati Pembina BPR Terbaik.

Proses untuk mendapatkan penghargaan tingkat nasional tersebut bukanlah gampang. Setelah bersaing dengan 2.000 BUMD se Indonesia, BPR Sarimadu terjaring dari sebanyak 60 BUMD yang berprestasi baik tingkat nasional. Dari 60 BUMD tersebut, akhirnya masuk sebanyak 28 BUMD se Indonesia yang memenuhi kriteria masuk Finalis.

Tak hanya sampai di situ, dari 28 Finalis tersebut berhasil memperoleh Awards sebanyak 17 BUMD se Indonesia, yang memperebutkan 9 Katagori Penilaian. Dari 9 katagori penilaian, Bank BPR SARIMADU memperoleh sebanyak 4 (empat) Award.

Sukses yang berhasil diraih sepanjang perjalana BPR Sarimadu Kampar, menurut Direktur Utama Bank PD BPR Sarimadu Kampar, Ir HM Safri MSi, tak lepas dari peran BPR Sarimadu memberikan pelayanan perbankan terbaik kepada masyarakat. Bahkan sepanjang perkembangannya itu, BPR Sarimadu Kampar telah memiliki aset sebesar Rp200 miliar. Jumlah tersebut menjadikan BPR Sarimadu Kampar satu-satunya BPR dengan aset terbesar.


Bukti sukses itu juga diwujudkan BPR Sarimadu dengan mampu memberikan deviden kepada Pemkab Kampar sebesar Rp2,8 miliar pada tahun 2010 dengan modal sebelumnya cuma sebesar Rp10 miliar. Jumlah ini menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 34 persen.

Berhasil melambungkan nama BPR Sarmadu Kampar, maka tak salah pula jika Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) Riau mempercayai Ir HM Safri MSi untuk memimpin, demi majunya seluruh PR yang ada di Riau.(Rid)

jendry
January 27th, 2011, 05:59 PM
2010, Produksi Padi Kampar Capai 64.789 Ton



Meskipun terjadi penyusutan luas sawah, namun produksi padi Kabupaten Kampar mengalami peningkatan. Hingga akhir 2010 mencapai 64.780 ton.

Riauterkini-BANGKINANG- Ternyata akhir 2010 lalu produksi padi di wilayah Kabupaten Kampar mencapai 64.789,28 Ton/GKG (Gabah Kering Giling). Capaian ini melonjak drastis bahkan lebih dari dua kali lipat dari produski pada 2006 yang hanya mencapai 31.658,95 Ton/GKG. Dari jumlah itu, produksi padi yang berhasil dikonversi menjadi beras juga mengalami kenaikan cukup tajam. Jika 2006 hasil konversi hanya 20.372,53 Ton, maka 2010 menjadi 40.934,10 ton.

‘’ Bukan hanya itu, jika empat tahun lalu tersebut produktivitas per hektar hanya mencapai 4,07 Ton/Ha, maka 2010 berhasil ditingkatkan menjadi 5,14 Ton/Ha. Dengan angka ini disebutkan Burhanuddin maka deficit atau kekurangan beras berhasil ditekan menjadi 33.360,17 dari 42.206,19 ton atau setara dengan 44,39% lebih,’’ ungkap Bupati Kampar, Drs. H. Burhanuddin Husin MM, saat memberikan pengarahan pada acara peresmian pemakaian Rice Milling Unit Uwai Jaya sekaligus pelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kampar, Kamis (27/1/11) di Desa Uwai, Kecamatan Bangkinang Seberang.

Keberhasilan itu bukan tanpa permasalahan, sejumlah kendala masih perlu penanganan yang lebih serius dan intens. SDM yang rendah mengakibatkan juga rendahnya tingkat serapan teknologi oleh masyarakat. cara pemupukan yang tidak seimbang dan tidak tepat, kecendrungan menggunakan bibit lokal serta tingkat kehilangan hasil yang masih tinggi juga turut menyulitkan dalam menaikkan produktifitas tanaman pangan terutama padi.

Bupati menyampaikan rasa prihatin atas alih fungsi lahan yang dilakukan oleh petani tanpa melakukan perhitungan yang matang. Padahal menurut hitungan secara ekonomi komoditi pertanian saat ini sangat menjanjikan bahkan sangat menguntungkan. Petani yang telah melakukan alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit juga bayak mengalami kerugian akibat hanya mencoba-coba tanpa dibekali pengetahaun yang tepat mengenai sawit.

”Selain itu, harga gabah jarang turun secara drastis, apalagi saat ini harga beras melambung tinggi,”sebut Bupati Perilaku kaum laki-laki dan anak muda yang jarang mau terjun pada pertanian mendapat sentilan dari Burhanuddin.

Padahal produktifitas kaum laki-laki dan kaum muda jauh lebih tinggi dibandingkan kaum perempuan.” Jarang kaum laki-laki dan anak muda yang mau terjun dibidang pertanian. Padahal kaum ibu-ibu yang mengolah lahan pertanian terbatas waktu dan tenaganya. Namun alahmdulillah dengan segala keterbatasan dan hambatan kita masih mampu menaikkan produksi padi kita,” sebut Bupati pada saat itu juga menyerahkan satu unit hand tractor kepada petani.

Hadir pada acara tersebut Kadis Pertanian Wesrial, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Aliman Makmur, Kadis PU Cipta Karya, Basry Rasyid, Kadis Perkebunan, Mas Mansur, Sekretaris KTNA Propinsi Riau, Kholili, Camat Bangkinang Seberang, Muhammad dan sejumlah pejabat lainnya serta ratusan petani.***(man)

jendry
January 27th, 2011, 06:50 PM
Desak KPK Tangkap Bupati Kampar



BANGKINANG, Tribunnewspekanbaru.com - Genap tujuh hari setelah melempari plang nama Gedung Pendopo Bupati Kampar dan mencoretnya dengan menuliskan 'Dikontrakan', kembali Satuan Anak Negeri Kampar (Sanak), melakukan aksinya.Kali ini, plang nama kantor Kejaksaan Negeri Bangkinang menjadi sasaran pelemparan puluhan mahasiswa, Kamis (27/1).

Mahasiswa melempar plang tersebut dengan telur dan gelas air mineral, setelah sebelumnya kecewa karena tidak bisa bertemu dengan Kepala Kejari.
Sambil membawa spanduk bertuliskan KPK segera tangkap Burhanuddin Husin, Sanak menggelar aksinya di tiga titik, Bundaran Pendopo Bupati, Kejaksaan Negeri serta di Kantor Bupati Kampar.

Pada tiga titik tersebut, Sanak berulang kali melempar wacana penyelesaian korupsi illegal logging yang menyeret nama Bupati Kampar, Burhanuddin Husin serta desakan agar menjalankan pemerintahan yang bersih."Kami tidak ingin Kabupaten Kampar ini dipimpin oleh seseorang tersangka kasus korupsi. Lima tahun ini tidak jelas pembangunan yang dilakukan.

APBD hanya dihabiskan untuk menutupi kasus Burhanuddin yang mengakibatkan KPK lamban memproses kasusnya," ungkap Koordinator Aksi, Rizal, lewat megaphone.Dalam aksinya, Sanak juga menguraikan kasus-kasu korupsi yang menyeret pejabat-pejabat Kampar, hingga saat ini tidak pernah mendapat respon dari aparat penegak hukum.

Bahkan, menurut Sanak, pejabat Kampar hanya menghabiskan uang rakyat untuk kepentingan pribadi."Jelang ulang tahun Kampar Ke-61 tahun, masyarakat belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah. Bahkan, masih banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan yang selama ini tidak pernah disentuh bantuan. Kondisi tersebut disebabkan, uang rakyat sudah banyak dikorupsi," teriak Sanak.

Puas menyampaikan orasinya di Bundaran Pendopo Bupati, Sanak melanjutkan aksinya ke Kantor Kejari Bangkinang. Di Kejari, Sanak kembali berorasi dan mendesak Kejari memfasilitasi percepatan pengungkapan korupsi Bupati Kampar. Sanak juga meminta agar Kejari lebih transparan serta tidak memilih kasus yang melibatkan pejabat Kampar.

Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Bangkinang, Insyayadi berupaya menemui mahasiswa. Namun, kehadirannya tidak bisa diterima Sanak. "Saya ini Kepala Seksi Intelejen, Insyayadi. Pak Kajari sedang tidak ditempat. Jadi saya yang akan mewakili. Apa yang menjadi aspirasi hari ini, nanti akan saya sampaikan ke Kajari," janji Kasi Intel.

Mendengar pernyataan tersebut, Sanak justru langsung balik kanan sembari melontarkan kalimat-kalimat kecaman dan kata-kata tak patut. "Kajari ternyata orangnya pengecut, menghadapi mahasiswa saja tidak sanggup. Bagaimana nantinya memproses pejabat Kampar yang tersangkut korupsi," teriak Sanak.

Merasa tidak puas, sanak melempari plang nama Kejaksaan dengan telur dan gelas air mineral. Berkali-kali plang nama tersebut dihujani lemparan puluhan mahsiswa yang merasa kecewa tersebut. Aksi itupun hanya bisa dilihat aparat kepolisian yang terlihat terus mengawal aksi. (brt)