daily menu » rate the banner | guess the city | one on oneforums map | privacy policy (aug.2, 2013) | DMCA policy | flipboard magazine

Go Back   SkyscraperCity > Asian Forums > Indonesia Skyscrapers Forum > The Skybazaar of Indonesia > Archive

Closed Thread
 
Thread Tools
Old August 19th, 2008, 10:00 AM   #461
Go Ahead Eagles
Registered User
 
Go Ahead Eagles's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Deventer
Posts: 3,663
Likes (Received): 592

Power firm to build 25 micro hydropower plants

Anticipating a possible energy crisis in Central Java, state power producer PT Indonesia Power will optimize its eight current micro hydropower plants and build another 25.

The general manager of Indonesia Power's Mrica unit in Banjarnegara, Harlen, said Friday, based on the company's survey in early 2008, his unit had found at least 25 potential building sites in Central Java.

"We have successfully built eight power plants in Banjarnegara and Banyumas regencies each capable of producing 1-2 megawatts of electricity," Harlen said, adding three were in Ketenger village, Baturraden district in Banyumas regency, the other five in Siteki and Plumbungan villages, Rakit district in Banjarnegara regency.

"We are building another plant in Ketenger village which we hope will be up and running next year," he said.

Harlen said each plant could supply power to 2,000 homes in one village.

Banjarnegara is suitable for developing micro hydropower plants because of its many waterfalls.

Harlen said the company had found 14 potential sites in that regency alone.

"The important thing for any micro hydropower plant is a waterfall or spring with continuously flowing water, even when there's drought, and Banjarnegara is just the place," Harlen said. He added the company's limited budget created financial obstacles. About Rp 30 billion (US$3.3 million) is required to build each unit.

"To overcome the problem, we have proposed to the relevant administrations they work together with us to build the plants through profit sharing.

"We sent a proposal to the Banjarnegara administration but have not yet gotten any response," he said.

Harlen told journalists constructions cost would be cofunded by PT Indonesia Power and the local administration under the profit-sharing proposal.

The company would later manage the operation of the plant. The proportional profit sharing would be based on the agreement between the company and the administration.

"We also open our arms widely to any possible cooperation offered by private or foreign investors. We may accept them if there is no response from administrations here," said Harlen.

"The project suggests good prospects and profit as many power plants are now facing problems due to sedimentation and fuel shortages."
__________________
“It is better to be hated for what you are than to be loved for what you are not.”
CRK,318,319,320,321,332,333,388,732,734,737,738,739,77E,763,773, 77W, 744.
Go Ahead Eagles no está en línea  

Sponsored Links
 
Old August 21st, 2008, 03:00 AM   #462
Venantio
Yours to discover
 
Venantio's Avatar
 
Join Date: Nov 2007
Location: Toronto
Posts: 4,603
Likes (Received): 732

Quote:
Originally Posted by Dazon View Post
Ni ada proposal proyek PLTU baru...

Beberapa waktu yang lalu, kondisi projek Pelabuhan Ratu ini masih kacau. Khususnya dalam tubuh para kontraktornya dan juga permasalahan dalam manajerial foreign company SEC (Shanghai Electric). Mungkin sekarang sudah oke... Ground Breaking sudah berjalan semenjak Agustus 2007, hingga Mei 2008, tanda-tanda pembangunan belum juga tampak dimulai. Entah sekarang....

Juga masalah pembentukan dan bentuk kerja sama untuk pengerjaan projek tersebut juga tidak selesai-selesai dan tidak ketemu kata sepakat.

Mudah-mudahan sekarang semua sudah beres...
Venantio no está en línea  
Old August 21st, 2008, 03:59 PM   #463
Sizter85
Classy with Phan
 
Sizter85's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Location: Livable City
Posts: 10,774
Likes (Received): 463

Rabu, 20 Agustus 2008 17:57 WIB
Jepang Beli LNG Bontang dengan Harga Tinggi

JAKARTA--MI: Jepang dikabarkan berani membeli harga Liquified Natural Gas (LNG) dari kilang Bontang, Kalimantan Timur dengan harga tinggi. Harga tinggi yang bisa diperoleh Indonesia, di atas harga rata-rata saat ini.

Hal itu diungkapkan Deputi Finansial, Ekonomi, dan Pemasaran Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Djoko Harsono, di Jakarta, Rabu (20/8). Menurutnya, harga rata-rata LNG dari kilang Indonesia, dengan asumsi harga minyak mentah sekitar US$110 per barel, mencapai US$13-US$18 per juta British Thermal Unit (BTU).

"Harga jual LNG kita yang ini lebih tinggi dari itu," jelasnya. Djoko mengatakan, harga LNG tersebut merupakan hasil negosiasi perpanjangan kontrak Bontang dengan para pembeli Jepang. Saat ini, negosiasi hanya menyisakan masalah teknis transportasi saja.

Jangka waktu kontrak penjualan LNG ke Jepang itu, ditentukan selama 10 tahun. Hanya, Djoko enggan menjelaskan lebih detil lagi mengenai teknis kontrak, seperti volume, dan waktu pengiriman.

Menurut dia, sekarang ini, harga LNG ke Jepang berkisar US$13-US$18 per juta BTU pada harga minyak US$110 per barel. Jadi, jika harga LNG Bontang di atas harga rata-rata, bisa jadi harga jual ke Jepang di atas US$18 per juta BTU.

Harga LNG Bontang ke Jepang tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu harga tertinggi di dunia. Djoko menambahkan, Jepang berani membeli gas dengan harga tinggi karena telah memiliki ikatan yang cukup lama dengan Indonesia.

"Jepang sudah puluhan tahun membeli LNG dari Indonesia. Mereka rela beli LNG dari Indonesia yang lebih mahal dibandingkan Qatar dengan menyerahkan selisih biaya transportasinya ke Indonesia," katanya. (Pia/OL-2)
__________________
Remember The GIRL
#Love 146

From B A L I K P A P A N with Love ♥,-
Sizter85 no está en línea  
Old August 21st, 2008, 05:03 PM   #464
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old August 21st, 2008, 05:36 PM   #465
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,529
Likes (Received): 32

Mal Ditarget Hemat 200 Mw

JAKARTA (Ant/Lampost): PT PLN (Persero) menargetkan program penghematan listrik di mal, hotel, kantor, dan industri yang tidak terkena pergeseran jam kerja bisa mencapai 200 megawatt (mw).

Direktur Jawa-Bali PLN Murtaqi Syamsuddin di Jakarta, Selasa (19-8), mengatakan pihaknya berharap pelanggan listrik yang menjadi sasaran program tersebut mau mematuhinya. "Sejauh ini, sejumlah mal besar di Jakarta sudah menyatakan bersedia."

PLN akan memulai menerapkan kebijakan penghematan listrik tahap kedua yang mencakup mal, hotel, kantor, dan indutsri yang tidak terkena pergeseran jam kerja di wilayah Jawa--Bali pada 25 Agustus 2008. Progam tersebut melanjutkan penghematan tahap pertama dengan menggeser jam kerja industri. Melalui pergeseran jam kerja, PLN hanya mendapatkan penghematan 180 mw dari 3.000 pelanggan industri yang berpartisipasi.

Sementara itu, PLN menargetkan keseluruhan program penghematan mencapai 600 mw setiap hari sampai beroperasinya pembangkit 10 ribu mw pada 2009.

Program penghematan listrik tahap kedua akan diterapkan pada pelanggan bisnis golongan B3 seperti mal, hotel, dan perkantoran dengan pemakaian daya di atas 200 kva. Selain itu, pelanggan industri I3 (di atas 200 kva) yang tidak terkena kewajiban pergeseran jam kerja dan industri golongan I4 (di atas 30 ribu kva).

Pelanggan B3 akan diminta memakai genset pada saat beban puncak selama dua kali dalam sepekan. Sedang, pelanggan I3 dan I4 diminta sebulan sekali memakai genset selama 24 jam.

Sementara itu, pemilik mal dan pusat perbelanjaan menolak surat edaran PT PLN yang meminta pengelola mal, perkantoran dan hotel untuk menggunakan genset dua kali sepekan. "Surat PLN itu disebarkan ke mall, Rabu (13-8), ada keharusan menggunakan genset pada pukul 17.00--22.00 dan untuk perkantoran 13.00--18.00, kami maunya ini diubah," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stevanus Ridwan, usai rapat bersama PLN dan Departemen Perdagangan di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, kalangan pengusaha tidak berkeberatan diwajibkan menghemat konsumsi listrik minimal 10 persen asalkan tidak ada kewajiban menggunakan genset.

"Semua sudah setuju penghematan minimal 10 persen, kalau gagal mencapai penghematan sebesar itu baru diwajibkan menggunakan genset tidak apa-apa," ujarnya.

Stevanus mengkritik beredarnya surat edaran PLN tentang penggunaan genset yang diterbitkan sebelum SKB ditandatangani. "Kok bisa...makanya kita minta surat itu dibatalkan."

Dia menjelaskan penggunaan genset dua kali dalam sepekan akan sangat merugikan pengusaha mengingat biayanya yang tinggi. "Biayanya terlalu tinggi, mulai ratusan juta sampai miliaran. Siapa yang mau bayar?"

Biaya penggunaan genset selama lima jam per bulan diperkirakan sekitar Rp135 juta, sedangkan satu gedung bisa saja menggunakan lebih dari satu genset.

"Nanti ada pembahasan lanjutan, kami minta PLN mengubah ini. Kalau tidak, kami akan adakan konferensi pers besar melibatkan semua asosiasi dan ada tim pengacara kami," kata dia.

Dalam surat Direktur PLN Jawa Madura Bali, Murtaqi Syamsudin, kepada General Manager Distribusi Jawa Bali disebutkan pelanggan hotel dan mal yang beroperasi pada pukul 07.00--22.00 wajib menggunakan genset selama dua kali sepekan pada pukul 17.00--22.00. Perkantoran swasta dan pusat belanja yang beroperasi pada pukul 07.00--18.00 wajib menggunakan genset pada pukul 13.00--18.00 selama dua kali sepekan.

Kebijakan PLN itu ditargetkan terlaksana pada 25 Agustus 2008 dan bagi pelanggan yang tidak bersedia melaksanakannya akan dikenakan sanksi berupa pengurangan pasokan listrik. n E-2
=NaNdA= no está en línea  
Old August 21st, 2008, 06:50 PM   #466
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,148
Likes (Received): 1760

Medco Energy Masuk ke Perusahaan Minyak Nasional Somalia
21/08/2008 13:32:18 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com

PT Medco Energi (MEDC) masuk ke perusahaan minyak nasional Somalia, Somalia Petroleum Corporation, dengan kepemilikan sebesar 24,5 %.


Direktur MEDC D Cyril Noerhadi, dalam keterbukaan informasi, seperti dilansir Antara, Kamis, mengatakan, masuknya perseroan di Somalia Petroleum ini berdasarkan perjanjian pemegang saham (PPS) pada 18 Agustus 2008 lalu dengan Kuwait Energy dan pemerintah Somalia.

Menurut Noerhadi, dalam PPS tersebut mengatur kegiatan dari Somalia Petroleum Corporation yang akan menjadi perusahaan minyak nasional di Somalia sebagaimana diatur dalam Undang-undang Perminyakan Somalia yang disetujui oleh Presiden Republik Somalia, Abdullahi Yusuf, pada 7 Agustus 2008.

Dalam PPS ini, susunan pemegang saham Somalia Petroleum adalah MEDC sebesar 24,5 %, Kuwait Energy 24,5 %dan pemerintah Somalia sebesar 51 %.

Namun, Noerhadi belum bisa menyebutkan berapa investasi yang ditanamkan di Somalia Petroleum ini. "Perseroan masih menghitung nilai investasi yang rencananya akan dikeluarkan dalam partisipasi ini, sehingga belum dapat kami sampaikan," katanya. (*)

============================================================================

Medco Kuasai 24,5% SPC

20/08/2008 15:07:35 WIB
JAKARTA, Investor Daily

PT Medco Energi International Tbk bersama Kuwait Energy Company (KEC) dan pemerintah Somalia membentuk perusahaan migas multinasional Somalia Petroleum Company (SPC). KEC dan Medco masing-masing memiliki 24,5% saham SPC, sedangkan pemerintah Somalia menguasai 51%.

Nota kesepakatan pembentukan perusahaan migas yang berada di kawasan Afrika Timur tersebut diteken Senin (18/8) di Mogadishu, ibu kota Somalia. Menurut Komisaris Utama Medco Hilmi Panigoro, SPC segera beroperasi setelah pemerintah setempat menerapkan regulasi migas di negara tersebut dalam waktu dekat.

“SPC nantinya menjadi seperti PT Pertamina di Indonesia. Medco, KEC, dan pemerintah Somalia secara bersama mengembangkan potensi migas yang ada di negara itu,” kata Hilmi kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (19/8) malam.

Dirut Medco Energi Darmoyo Doyoatmojo menjelaskan, pihaknya bangga bersama KEC menjadi pionir pengembangan industri migas di Somalia. “Industri migas dapat memberikan tambahan pendapatan cukup signifikan bagi sebuah negara,” kata Darmoyo di Mogadishu, seperti dikutip situs allafrica, kemarin.

Menurut Darmoyo, industri migas berdampak positif terhadap pengurangan pengangguran di Somalia. Ke depan, lanjut dia, Medco akan terus meningkatkan hubungan kerja sama dengan pemerintah Somalia menjadi lebih sinergi.

Sementara itu, Dirut KEC Sara Akbar menyambut gembira menjadi bagian dari SPC. Dia berharap kolaborasi ini tidak hanya menambah pendapatan bagi Somalia, tapi juga memberikan kontribusi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan bagi rakyat di sana.

Persiapan

Hilmi Panigoro menegaskan, hingga kini belum diketahui berapa banyak cadangan migas di negara yang selalu dilanda konflik tersebut. Menurut dia, kegiatan awal yang akan dilakukan SPC adalah studi kelayakan dan pemetaan geografis terhadap wilayah-wilayah di Somalia yang berpotensi menghasilkan migas.

“Setelah itu kami mengeksplorasi melalui mekanisme tender terbuka bagi perusahaan lain maupun kontraktornya,” ujarnya.

Saat ini SPC mempersiapkan proses administrasi dan kelengkapan lain guna mendukung kinerja perusahaan. “Soal dana yang disiapkan Medco, saat ini belum banyak, baru dalam jutaan dolar AS,” kata Hilmi, tanpa menyebut nilai pastinya.

Menurut Hilmi, sedikitnya dibutuhkan waktu dua tahun untuk mengeksplorasi migas di negara yang saat ini dipimpin oleh Presiden Abdullahi Yousef Ahmed, dari Pemerintahan Nasional Transisional. “Kami harus kerja keras. Pasalnya, pemerintahan di Somalia belum jalan benar, tentara dan polisi pun belum ada,” jelas dia.

SPC diharapkan menjadi perusahaan migas yang bisa mengelola sumber daya alam, terutama migas, di Somalia.

Menteri Energi dan Pertambangan Somalia Mohamoud Ali Salah Kanje mengatakan, pembentukan SPC menjadi tonggak sejarah baru bagi Somalia. SPC tidak hanya akan menjadi sebuah perusahaan migas biasa, namun memberikan kontribusi banyak bagi negara ini, terutama untuk pendapatan negara kelak.

Menurut Salah Kanje, persetujuan kesepakatan Medco, KEC, dan pemerintah membentuk SPC hampir beriringan dengan disetujuinya UU Migas Somalia oleh Presiden Abdullahi Yousef Ahmed pada 7 Agustus 2008. ***
AceN no está en línea  
Old August 24th, 2008, 02:10 AM   #467
AceN
Half Geek
 
AceN's Avatar
 
Join Date: Apr 2007
Location: Iacárta
Posts: 11,148
Likes (Received): 1760

Studi Kelayakan Kilang Banten Tuntas Oktober
22/08/2008 21:29:30 WIB
JAKARTA, Investor Daily

PT Pertamina akan menuntaskan studi kelayakan (feasibility study) proyek kilang pengolahan minyak mentah di Banten akan rampung Oktober mendatang. Proses konstruksi rencananya dilakukan tahun depan.

“Kilang ini rencananya memiliki kapasitas 150 barel per hari (bph) dan akan ditingkatkan hingga 300 ribu bph,” ujar Direktur Pengolahan Pertamina Rukmi Hadihartini usai menemani Deputi Minister/Presiden National Iranian Oil Refining and Distribution Company (NIORDC) M Reza Nematzadeh bertemu Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Kamis (21/8).

Pengerjaan proyek ini dikerjakan oleh konsorsium yang melibatkan beberapa perusahaan. Selain Pertamina, proyek ini menyertakan NIORDC, Petrofield Regining Company Ltd (Malaysia), dan PT Pelindo untuk penyediaan lahan.

Proyek kilang pengolahan minyak mentah rencananya dibangun di kawasan Bojonegara, Banten. Total investasi proyek tersebut awalnya ditaksir US$ 7,1 miliar. Belakangan, duit yang digelontorkan untuk menggarap proyek tersebut menyusut jadi US$ 4 miliar. “Kami berharap, kilang ini dapat beroperasi pada 2012,” ujar Rukmi.

Pada Mei 2008, Pertamina, NIORDC, dan Petrofield membentuk perusahaan patungan. Komposisi pemegang saham perusahaan patungan itu terdiri atas Pertamina dan NIORDC masing-masing 40% dan Petrofield 20%.

Minyak mentah untuk kilang tersebut rencananya dipasok dari Iran dengan harga diskon. Namun, Iran menuntut pemberian insentif di bidang pajak sehingga proyek ini bisa berjalan dengan lancar. (pya)
AceN no está en línea  
Old August 27th, 2008, 11:14 AM   #468
Mimihitam
Pengguna Jelata
 
Mimihitam's Avatar
 
Join Date: Jun 2008
Location: Jakarta
Posts: 2,682
Likes (Received): 35

Pembangunan Pembangkit Listrik Mini Hidro di Simalungun Dimulai

Pematang Siantar, (Analisa)

Pelaksanaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) mini hidro Aek Silo di Desa Buntu Turunan Kecamatan Hatonduhan Simalungun dimulai dengan ditandai penanaman pohon oleh Muspida Simalungun di sekitar air terjun, Senin (25/8).

PLTA Mini Hidro berkapasitas 7,5 Mega Watt (MW) menelan biaya Rp151 miliar merupakan penanaman modal investor PT Bersaudara Simalungun Energi dan pelaksanaan pekerjaan proyek dilakukan oleh PT Hutama Karya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Simalungun, T. Zulkarnain Damanik MM mengatakan, investor PT Bersaudara Simalungun Energi menanggung seluruh biaya pembangunan, sementara Pemkab Simalungun mendukung memberikan berbagai kemudahan demi kelancaran penyelesaian pekerjaan.

Contohnya, ujar Bupati, Pemkab Simalungun menyediakan lahan seluas 18 hektare atas persetujuan Menteri Kehutanan di atas lahan Hutan Register II Sibatuloting.

Menurut Bupati meskipun hanya berkapasitas 7,5 MW, namun sudah dapat membantu Simalungun dalam penanggulangan krisis listrik. Hingga sekarang ini, ujar Bupati kebutuhan energi listrik di Simalungun hampir mencapai 38 MW.

Sementara itu Wakil Direktur PT Bersaudara Simalungun Energi Muhammad Assegaf mengatakan, diperkirakan pembangunan PLTA ini rampung selama setahun dan setelah itu nantinya hasil produksinya sudah dapat dijual bekerjasama dengan pihak PLN.

Wakil Menejer PT PLN Sumut Ir.Ferdinan Siahaan mengatakan,sistem kelistrikan Sumatera Utara saat ini mengalami defisit daya sebesar l50 MW dari total kebutuhan sebesar 1100 MW. Akibatnya terjadi giliran pemadaman tidak terkecuali baik bagi pelanggan umum maupun pelanggan industri.

PT PLN juga berupaya membangun pembangkit baru seperti pembangunan PLTU Labuhan Angin Sibolga, PLTG Belawan yang direncanakan selesai pada tahun 2009 yang nantinya dapat mengatasi krisis defisit daya. (ama)

http://analisadaily.com/2-3.htm
Mimihitam no está en línea  
Old August 27th, 2008, 02:21 PM   #469
=NaNdA=
Liverpool holic
 
=NaNdA='s Avatar
 
Join Date: Dec 2007
Location: Anfield Stadium
Posts: 8,529
Likes (Received): 32

03/08/08 20:34
PLTN Akan Dibangun di Banten, kata Menristek

Tangerang (ANTARA News) - Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek), Kusmayanto Kadiman, di Tangerang, Minggu, mengatakan, pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di wilayah perairan Pantai Utara (Pantura) Provinsi

Kadiman mengungkapkan, PLTN yang akan dibangun pada tahun 2015-2020 tersebut memiliki kapasitas sebesar 1.000 Megawatt (Mw) dengan nilai investasi sekitar 2-3 juta dolar AS.

Alasan pemilihan Peraian Utara Banten sebagai lokasi pembangunan PLTN, katanya, karena wilayah itu dinilai memiliki potensi sumber daya air yang melimpah untuk proses pengelolaan mesin pembangkit tenaga nuklir.

Perairan Utara Banten juga dinilai memiliki standar keselamatan radiasi nuklir yang aman dan tidak memiliki riwayat sejarah serta tidak, termasuk daerah rawan gempa dan gelombang tsunami.

Namun demikian, mantan rektor Institut Teknologi Bandung tersebut belum bisa memastikan lokasi desa atau kecamatan yang akan dijadikan pusat operasional PLTN tersebut.

Berdasarkan rencananya, pemerintah akan mengembang teknologi pembangkit tenaga nuklir tersebut pada tahun 2015 hingga 2020 merujuk kepada Undang-Undang 17 Tahun 2007 tentang Rencana Jangka Panjang Pembangunan Nasional berkaitan dengan Indonesia harus memiliki PLTN pada pada 2015-2019.

Rencana tersebut juga diperkuat dengan keluarnya Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tertanggal Januari 2006 tentang keharusan Indonesia memiliki sumber energi listrik dari PLTN.

Sementara itu, Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Hudi Hastowo menuturkan pembangunan PLTN di Indonesia terdiri dari enam titik untuk kebutuhan pasokan listrik di Jawa dan Bali.

Hastowo menyebutkan, kapasitas PLTN dengan kekuatan sebesar 1.000 Mw dengan kebutuhan bahan baku batu bara sebanyak dua hingga enam ton dan 30 ton uranium per tahun tersebut termasuk kategori kecil, namun dapat memenuhi pasokan listrik se-Jawa dan Bali.

Program pembangunan PLTN juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengkonsumsi energi listrik per kapitanya hanya mencapai 0,467 di Indonesia atau jauh dibanding Jepang yang menembus angka 4,14.(*)

COPYRIGHT © 2008

=========================================================

27/08/08 13:23
ASEAN Setuju Indonesia, Thailand, Vietnam Bangun PLTN

Jakarta, (ANTARA News) - Sepuluh negara anggota ASEAN tidak memiliki keberatan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang akan dilaksanakan oleh tiga negara anggotanya, yakni, Indonesia, Vietnam dan Thailand, kata Ketua Ad-hoc TWGENPP ASEAN.

"Ke-10 negara ASEAN tidak ada keberatan sama sekali," kata Ketua Ad-hoc Technical Working Group on the Establishment of Nuclear Power Plants (TWGENPP) ASEAN Prof Dr Carunia Firdausy di sela TWGENPP yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu dan dihadiri oleh perwakilan dari delapan negara ASEAN.

Perwakilan dari Kamboja dan Myanmar tidak hadir.

PLTN dalam prinsip Indonesia, urai Deputi Menristek bidang Dinamika Masyarakat itu, merupakan langkah untuk meminimalisasi ketergantungan Indonesia terhadap minyak yang semakin mahal dan batubara yang berdampak pada lingkungan dan pemanasan global.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia hanya akan mengembangkan PLTN sebesar empat persen saja dari rencana bauran energi nasional pada 2025, sedangkan 96 persen lainnya masih bersandar pada batubara, minyak, gas, serta pengembangan energi air, panas bumi, biofuel.

Sementara itu Deputi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Dr Adi Wardoyo yang mewakili Indonesia mengatakan, Asean dalam pertemuan AMM justru mendukung perlu dikembangkannya teknologi nuklir di Asean, khususnya menyikapi semakin langkanya energi fosil.

"Filosofi Indonesia dalam mengembangkan nuklir adalah hanya untuk tujuan damai, yakni PLTN, memprioritaskan keamanan dan keselamatan serta karena adanya dorongan kebutuhan, misalnya minyak yang sekarang sebesar 24 persen dihabiskan untuk listrik, di masa datang harus diturunkan menjadi hanya tiga persen," katanya.

Pada forum tersebut, masing-masing negara memaparkan rencana nasionalnya mengenai PLTN.

Selain Indonesia yang memiliki program pembangunan PLTN berkapasitas 1.000 MWe sebanyak empat unit dimulai pada 2016, Vietnam juga menegaskan rencananya membangun PLTN dengan kapasitas 2x1.000 MWe pada 2018 dan Thailand 2x1.000MWe pada 2021.

Sementara itu perwakilan dari Malaysia Mohd Amin Sharifuldin Saleh mengatakan, bagi Malaysia nuklir bukan pilihan, namun semakin menarik untuk mulai dipikirkan.

Sedangkan Nonilo A Pena dari Filipina mengatakan, Filipina sudah memiliki rencana pengembangan PLTN sama seperti Indonesia, sejak 1950-an, namun terpaksa batal karena faktor-faktor politik.

"Kami sudah akan mengembangkan PLTN di Bataan, Pulau Luzon, tapi ketika terjadi insiden Three Mile Island di AS pada 1979, pembangunan konstruksinya ditunda. Lebih tidak beruntung lagi ketika terjadi kecelakaan Chernobyl pada 1986 kontrak pembangunan PLTN dibatalkan," katanya.

Sedangkan Dr Vincent SOH dari Singapura mengatakan, karena Singapura hanya negara kecil, maka belum berpikir membutuhkan PLTN.

Ditanya apakah kehadiran Singapura berarti tidak keberatan terhadap program PLTN Indonesia, ia hanya menjawab bahwa kehadirannya di forum TWGENPP ini hanya menyatakan posisi Singapura yang belum butuh PLTN.(*)

COPYRIGHT © 2008
=NaNdA= no está en línea  
Old August 30th, 2008, 05:55 AM   #470
Dazon
Oceana Community Union
 
Dazon's Avatar
 
Join Date: Oct 2007
Location: Buitenzorg
Posts: 8,349
Likes (Received): 709

Quote:
Originally Posted by =NaNdA= View Post
Mal Ditarget Hemat 200 Mw

JAKARTA (Ant/Lampost): PT PLN (Persero) menargetkan program penghematan listrik di mal, hotel, kantor, dan industri yang tidak terkena pergeseran jam kerja bisa mencapai 200 megawatt (mw).

Direktur Jawa-Bali PLN Murtaqi Syamsuddin di Jakarta, Selasa (19-8), mengatakan pihaknya berharap pelanggan listrik yang menjadi sasaran program tersebut mau mematuhinya. "Sejauh ini, sejumlah mal besar di Jakarta sudah menyatakan bersedia."

PLN akan memulai menerapkan kebijakan penghematan listrik tahap kedua yang mencakup mal, hotel, kantor, dan indutsri yang tidak terkena pergeseran jam kerja di wilayah Jawa--Bali pada 25 Agustus 2008. Progam tersebut melanjutkan penghematan tahap pertama dengan menggeser jam kerja industri. Melalui pergeseran jam kerja, PLN hanya mendapatkan penghematan 180 mw dari 3.000 pelanggan industri yang berpartisipasi.

Sementara itu, PLN menargetkan keseluruhan program penghematan mencapai 600 mw setiap hari sampai beroperasinya pembangkit 10 ribu mw pada 2009.

Program penghematan listrik tahap kedua akan diterapkan pada pelanggan bisnis golongan B3 seperti mal, hotel, dan perkantoran dengan pemakaian daya di atas 200 kva. Selain itu, pelanggan industri I3 (di atas 200 kva) yang tidak terkena kewajiban pergeseran jam kerja dan industri golongan I4 (di atas 30 ribu kva).

Pelanggan B3 akan diminta memakai genset pada saat beban puncak selama dua kali dalam sepekan. Sedang, pelanggan I3 dan I4 diminta sebulan sekali memakai genset selama 24 jam.

Sementara itu, pemilik mal dan pusat perbelanjaan menolak surat edaran PT PLN yang meminta pengelola mal, perkantoran dan hotel untuk menggunakan genset dua kali sepekan. "Surat PLN itu disebarkan ke mall, Rabu (13-8), ada keharusan menggunakan genset pada pukul 17.00--22.00 dan untuk perkantoran 13.00--18.00, kami maunya ini diubah," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stevanus Ridwan, usai rapat bersama PLN dan Departemen Perdagangan di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, kalangan pengusaha tidak berkeberatan diwajibkan menghemat konsumsi listrik minimal 10 persen asalkan tidak ada kewajiban menggunakan genset.

"Semua sudah setuju penghematan minimal 10 persen, kalau gagal mencapai penghematan sebesar itu baru diwajibkan menggunakan genset tidak apa-apa," ujarnya.

Stevanus mengkritik beredarnya surat edaran PLN tentang penggunaan genset yang diterbitkan sebelum SKB ditandatangani. "Kok bisa...makanya kita minta surat itu dibatalkan."

Dia menjelaskan penggunaan genset dua kali dalam sepekan akan sangat merugikan pengusaha mengingat biayanya yang tinggi. "Biayanya terlalu tinggi, mulai ratusan juta sampai miliaran. Siapa yang mau bayar?"

Biaya penggunaan genset selama lima jam per bulan diperkirakan sekitar Rp135 juta, sedangkan satu gedung bisa saja menggunakan lebih dari satu genset.

"Nanti ada pembahasan lanjutan, kami minta PLN mengubah ini. Kalau tidak, kami akan adakan konferensi pers besar melibatkan semua asosiasi dan ada tim pengacara kami," kata dia.

Dalam surat Direktur PLN Jawa Madura Bali, Murtaqi Syamsudin, kepada General Manager Distribusi Jawa Bali disebutkan pelanggan hotel dan mal yang beroperasi pada pukul 07.00--22.00 wajib menggunakan genset selama dua kali sepekan pada pukul 17.00--22.00. Perkantoran swasta dan pusat belanja yang beroperasi pada pukul 07.00--18.00 wajib menggunakan genset pada pukul 13.00--18.00 selama dua kali sepekan.

Kebijakan PLN itu ditargetkan terlaksana pada 25 Agustus 2008 dan bagi pelanggan yang tidak bersedia melaksanakannya akan dikenakan sanksi berupa pengurangan pasokan listrik. n E-2
Di EKALOKASARI PLAZA BOGOR sudah diterapkan loh. mereka menghemat listrik. terutama dibagian eskalatornya.
__________________
need some beer.
Dazon no está en línea  
Old August 30th, 2008, 07:46 PM   #471
yudz83
Jenderal Besar Sudirman
 
yudz83's Avatar
 
Join Date: Aug 2008
Location: nagoya city, malang city , surabaya
Posts: 289
Likes (Received): 0

Genset PT. TPP Terangi Desa Long Gelang


Balikpapan (ANTARA News) - Setelah sekian lama hanya mengandalkan lampu minyak, kini Desa Long Gelang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Pasir (Kalimantan Timur) bisa menikmati listrik karena genset sumbangan perusahan tambang nikel PT. Telen Paser Prima (TPP) sudah menerangi kawasan itu pada malam hari.

"Kita menyediakan tiga unit genset untuk masyarakat Desa Long Gelang sebanyak 120 KK (Kepala Keluarga)," kata Project Manager PT. TPP Tusam di Pasir, Sabtu.

Satu unit genset memiliki kapasitas 30 KVA dan mulai dapat dinikmati oleh masyarakat di desa Long Gelang sejak 23 April 2008.

"Tiap satu keluarga memperoleh jatah 450 watt listrik dari genset ini. Sedangkan waktu listrik nyala mulai pukul 18:00 hingga 23:00 Wita," imbuh Tusam.

Selama bertahun-tahun masyarakat di Desa Long Gelang belum menikmati listrik sehingga penerangan hanya mengandalkan lampu minyak. Memang ada beberapa KK yang memiliki kemampuan sehingga mengadakan genset sendiri namun jumlahnya terbatas.

"Sebenarnya kita, ingin melakukan kerjasama dengan PLN dalam penyediaan listrik untuk masyarakat di Desa Long Gelang tetapi ternyata jaringan belum ada dan kapasitas terbatas," ujar dia.

Program itu merupakan bagi dari "Comdev" (community development) " (Comdev)perusahaan tambang nikel pertama di Kalimantan Timur.

"Saat ini kita menyediakan genset beserta instalasi listriknya, dengan nilai investasi Rp340 juta, untuk kebutuhan solar perusahaan memberikan bantuan operasionalnya sebesar 25 persen," kata Tusam mengungkapkan.

Kepala Desa Long Gelang, Jamunansyah menyatakan bahwa warganya sangat bersyukur dengan batuan itu karena selama ini sebagian besar warganya tidak menikmati listrik sehingga hidup seperti terisolasi.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak ingin terlalu tergantung dengan perusahaan sehingga ke depan akan mengelola listrik bantuan itu secara swakelola dengan mengutamakan musyawarah.(*)
yudz83 no está en línea  
Old September 2nd, 2008, 03:33 PM   #472
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

Inpex, Indonesian govt agree to build US$14 bln LNG plant

Jakarta (ANTARA News/Asia Pulse) - The Indonesian government and Inpex Masela Ltd have agreed to develop gas from the Masela block in eastern Indonesia and build a floating liquefied natural gas (LNG) plant with a total investment of US$14 billion.

Plan of development (PoD) is to be signed in November and the project is expected to be operational early 2015 with a annual LNG production capacity of 4.5 million tons, an official said.

Head of the Upstream Oil and Gas Regulatory Agency (BP Migas) R. Priyono said Inpex has agreed to change its previous PoD. Originally Inpex proposed to build the LNG plant in Darwin, Australia, but the proposal was rejected by the government.

Inpex has no other visible choice but to build a floating plant off the island of Arafura, the newspaper Bisnis Indoensia quoted Priyono as saying.
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 4th, 2008, 06:49 AM   #473
peseg5
SSC Indonesia
 
peseg5's Avatar
 
Join Date: Jun 2004
Location: Jakarta
Posts: 3,735

Quote:
Originally Posted by Dazon View Post
Di EKALOKASARI PLAZA BOGOR sudah diterapkan loh. mereka menghemat listrik. terutama dibagian eskalatornya.
Nanti jangan2 Fx yg mengusung tema gaya hidup dan sports juga begitu. Semua lift dan eskalator mati, diharapkan pengunjung mau naik tangga manual karena ini mal mengusung gaya hidup olahraga kaum metropolitan yg baru...
__________________
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)

peseg5 no está en línea  
Old September 4th, 2008, 07:48 AM   #474
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

Alamak...Harga Tabung Gas di Pessel Rp1 Juta

Painan, Sumbar, (ANTARA News) - Tidak habis dilanda malang, tidak pupus diterpa duka. Ini warta tentang harga tabung gas isi 12 kg pada sejumlah toko di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumbar, Kamis, telah mencapai Rp1 juta per tabung.

Meski harganya meroket, warga tetap sulit mendapatkannya. Alamak....

"Harga tabung gas ukuran 12 kg telah mencapai Rp1 juta per tabung, karena pasokan tabung minim. Kebanyakan agen hanya melayani isi ulang saja," kata Walzukri, karyawan agen elpiji di Painan, PT Asta Krisna Sukses (SKS).

Dia mengatakan, harga tabung elpiji itu sebelumnya Rp500.000.

Sementara itu, permintaan konsumen cenderung meningkat. Salah satu penyebabnya, kekhawatiran kenaikan harga elpiji menjelang Lebaran yang berakibat warga melakukan aksi borong.

"Banyak warga memburu tabung gas elpiji baru karena mengira harga akan terus naik menjelang Lebaran, sedang stok tabung di toko terbatas. Akibatnya adalah harga tabung naik," katanya.

Dia mengatakan, biasanya setiap hari hanya ada tiga permintaan tabung gas, namun kini meningkat jadi enam tabung dalam sehari.

"Ini jelas tidak bisa dipenuhi karena stok tabung baru dari Pertamina hanya 30 saja," katanya.

Untuk Kabupaten Pessel, PT AKS menjual 80 sampai 100 tabung per minggu. Soal stok elpiji selama Ramadhan, dia menyatakan masih mencukupi karena pasokan masih lancar dari Pertamina.

Sementara itu, sejumlah warga menyebutkan bahwa mereka memiliki lebih dari satu tabung gas.

Salah satu ibu rumah tangga di Kota Painan, Santi, menyatakan bahwa ia memiliki dua tabung elpiji di rumahnya. "Saya pakai memasak cuma satu, dan lainnya untuk persiapan kalau-kalau elpiji menghilang di pasaran," katanya.

Dia mengatakan, pada 1 Juli 2008 harga elpiji ukuran 12 kg Rp61.000, namun awal Agustus naik Rp73.000/tabung, dan pada minggu ketiga Agustus kembali melambung Rp80.000/tabung.(*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 4th, 2008, 11:52 AM   #475
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 856
Likes (Received): 0

berita bagus dari Jambi.. Jambi mulai melepas ketegantungan pasokan gas ny dari kota tetangga.. uda mulai mandiri..

2010 Harga Gas di Jambi Ditarget Murah
Thursday, 04 September 2008

JAMBI – Jika Pemerintah Provinsi Jambi berhasil mempercepat proses izin pengelolaan dan pendistribusian produksi gas Jambi untuk pasar intern Jambi, maka tahun 2010 mendatang masyarakat di Provinsi Jambi telah bisa menikmati harga gas lebih murah, di bawah harga nasional.

Demikian disampaikan Ir Irmansyah, Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Jambi. Seperti kita ketahui, hingga kini semua hasil gas Jambi diekspor ke pasar Internasional via Singapura. Bahkan tak sedikit pun bisa dinikmati pasar lokal Jambi. “Kita sangat kosentrasi mengambil kembali hak kita menikmati gas hasil bumi kita sendiri,” terang Irmansyah. Karena itu pula sejak beberapa waktu teakhir upaya tersebut telah menunjukkan titik cerah, dimana pemerintah pusat telah mengeluarkan persetujuan agar pasokan gas di Jambi bisa didapat dari gas yang ada.

Pemerintah Provinsi Jambi juga berencana melakukan pengelolaan sendiri atas gas yang akan dipasok untuk lokal. “Kita berharap, sebelum 2010, semua telah terealisasi, dan gas yang ada di Jambi bisa dinikmati masyarakat Jambi,” terangnya lagi.

Jika ini terealisasi, maka harga gas di pasar Jambi diakui Irmansyah berpotensi akan lebih murah dari harga standar gas nasional. Mengingat semua proses pengelolan dilakukan di Jambi. Tidak seperti sekarang, semua pasokan gas di Jambi didatangkan dari Sumatera Selatan.
hellothere123 no está en línea  
Old September 4th, 2008, 11:56 AM   #476
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 856
Likes (Received): 0

PLTA Baru Tahap Pengukuran Lahan
Wednesday, 03 September 2008

Dikabarkan Dibangun dengan Dana Rp 2,5 Triliun

SUNGAIPENUH – Setelah lama tak terdengar tentang aktivitas Pembangunan PLTA Tirta Energi di Kecamatan Batang Merangin, kini dikabarkan pembangunannya baru memasuki tahap pengukuran lahan.

Sebagaimana yang telah diajukan pihak PT Kerinci Hydro Energi (KHE) ke pihak Pemkab Kerinci. Melalui Darifus SE, salah seorang tim yang tergabung dalam pembebasan tanah Setda Kerinci untuk PLTA kemarin mengatakan, sejauh ini PLTA mulai dalam tahap pengukuran tanah yang telah diajukan dulunya.

Dikatakan, sesuai dengan luas tanah yang dipakai untuk pembangunan PLTA berkapasitas 180 mega watt itu, oleh PT KHE dulunya sebanyak 21,5 Ha dan lahan itulah yang akan diukur kembali luasnya oleh tim gabungan. ‘’Sekarang ini Pembangunan PLTA Tirta Energi masih dalam tahap pengukuran tanah sebagaimana yang diajukan dulu seluas 21.5 hektare (Ha),’’ kata Darifus. Hanya saja, sebutnya, sejauhmana hasil dari pengukuran tanah atau lahan untuk PLTA yang dilakukan tim dan termasuk dari PT KHE itu sendiri, belum dilaporkan ke Pemkab Kerinci. Akan tetapi dikabarkan kegiatan pengukuran masih berlangsung. ‘’Pengukuran ini dilakukan tim gabungan termasuk di dalamnya orang dari BPN,’’ ucapnya.

Dari penuturan Darifus diketahui, laporan atau hasil pengukuran nantinya tetap dilaporkan tim gabungan dari BPN dan juga dari PT KHE kepada Pemkab Kerinci. ‘’Kami juga masih menunggu hasil pengukuran tersebut apakah tetap sebanyak lahan yang diajukan yakni 21.5 hektare atau sebaliknya ada penambahan atau pengurangannya,’’ jelas Darifus. Untuk diketahui, banyak kritikan dan pandangan buruk terhadap pembangunan PLTA. Lantaran usai peletakkan batu pertama dulunya oleh Gubernur Jambi, H Zulkifli Nurdin, malah tak terdengar lagi gaungnya serta sejauhmana pengerjaannya di lapangan. Apalagi anggota Dewan Kerinci, pada umumnya ragu terhadap pembanguan PLTA itu.

Sebab, Dewan menilai tidak sedikit dari program megaproyek itu yang berujung dengan aparat penegak hukum, baik pihak Kejaksaan maupun Kepolisian. Wajar saja jika selaku anggota DPRD Kerinci menyarankan agar pembangunan proyek tertentu apalagi sudah menelan biaya miliaran rupiah nilainya itu, harus segera dituntaskan. Pembangunan PLTA Kerinci itu dikabarkan menelan dana Rp 2,5 triliun. Sebut saja, H Atmawadi Ilyas, Dewan Dapil Batang Merangin dan Gunung Raya, mengaku tidak pernah dilibatkan dalam hal pembangunan PLTA, sehingga wajar ketika hal tersebut ditanyakan kepada dirinya anggota dewan yang bersangkutan mengatakan tidak tahu. ‘’Sampai sekarang saja saya tidak pernah tahu sejauhmana perkembangan pembangunan PLTA Batang Merangin itu. Sebab kami sendiri merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembangunan. Kalau ada yang pertanyakan kepada kami wajar saja kami tidak bisa menjawab sejauhmana yang sudah dikerjakan,’’ terang H Atmawadi Ilyas, yang juga Ketua PKB Kerinci ini.
hellothere123 no está en línea  
Old September 4th, 2008, 11:57 AM   #477
hellothere123
Registered User
 
Join Date: Mar 2008
Posts: 856
Likes (Received): 0

Bungo dan Thailand Kerjasama Bangun PLTU
Wednesday, 03 September 2008

KEINGINAN dari masyarakat Kabupaten Bungo untuk memiliki dan membangun PLTU, telah diambang mata. Pasalnya, Bupati Bungo, H Zulfikar Achmad tengah berada di Thailand untuk melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) dengan investor Thailand. Menurut Bupati, sehari sebelum keberangkatannya ke Thailand mengatakan penandatanganan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) akan segera dilaksanakan. Bupati diundang untuk melakukan penandatanganan, sekaligus melakukan silaturahmi ke Thailand.

‘’Saya telah diundang ke Thailand, untuk melakukan penandatanganan MoU di sana. Dan ini merupakan kesempatan kita untuk memiliki PLTU. Kami sangat bersyukur sekali investor Thailand tersebut mau bekerjasama,’’ ujar Bupati. Sebelumnya, pihak investor telah diundang beberapa waktu lalu oleh Bupati, untuk melihat langsung kondisi batu bara dan tempat yang akan dibangun PLTU di Kabupaten Bungo. Dan pihak investor sendiri, merasa puas melihat kondisi sumber daya alam yang dimiliki Bungo.

‘’Pihak investor Thailand cukup puas melihat kondisi yang ada di Kabupaten Bungo. Semoga saja, dengan adanya PLTU di Kabupaten Bungo, permasalahan mati lampu secara bergantian dapat berkurang,’’ harap Bupati.
hellothere123 no está en línea  
Old September 4th, 2008, 12:00 PM   #478
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

buat Jambi...
Harga Tabungnya itu yang benar-benar Alamak!
Kalau nggak dimonopoli, wah bisa menekan harga tabung tuh!
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 4th, 2008, 02:15 PM   #479
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

China`s Suntech to invest US$300 mln in solar energy in Indonesia

Jakarta (ANTARA News/Asia Pulse) - Chinese energy company Suntech Power Holding Co. Ltd said it had set aside US$300 million for solar energy development in Indonesia.

The funds would be used to set up a number of marketing offices and assembly plants and to establish distribution networks, Suntech vice president Ting Lei told the newspaper Investor Daily.

Suntech hopes to bring to reality the plan through phases starting next year, using photovoltaic cell technology to convert solar energy into electric energy, Lei said. Solpower Group Pte Ltd, the distributor for Suntech products in this region, said Suntech would generate electricity in areas not yet covered by state-owned electricity company PLN.


Source:
Business in Asia Today - Sept. 4, 2008
published by Asia Pulse
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Old September 5th, 2008, 02:43 PM   #480
paradyto
entendre privilege
 
paradyto's Avatar
 
Join Date: Aug 2005
Location: 雅加达 - 巨港
Posts: 29,700

Abu Dhabi interested in power plant development in Indonesia

Jakarta (ANTARA News) - Investors from Abu Dhabi have expressed interest in the development of up to 3,000 MW power plants in Indonesia, a senior official said here on Friday.

Electricity and Energy Utilization director general of the Energy and Mineral Resources Ministry (ESDM), Purwono said they would use special chemical substance to fuel the power plants.

"They are ready to build a power generator of up to 50 to 3,000 MW," he said after accompanying ESDM Minister Purnomo Yusgiantoro during the meeting with investors.

He said that in the initial discussion they did not touch on the details of the investment values.

"Our team will meet them again after the Lebaran post-fasting month festivities," Purwono said. (*)
__________________
welcome you participants the 7th meeting of IMT-GT working group on agriculture agro-based industry & environment 2014
The Green & Cleanest Metropolitan (since 2007) Sumsel Gemilang 雅加达 - 巨港 Jakabaring Sport City
ASEAN University Games 2014 Palembang Emas 2018
paradyto no está en línea  
Closed Thread

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off



All times are GMT +2. The time now is 01:40 AM.


Powered by vBulletin® Version 3.8.8 Beta 1
Copyright ©2000 - 2014, vBulletin Solutions, Inc.
Feedback Buttons provided by Advanced Post Thanks / Like v3.2.5 (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

vBulletin Optimisation provided by vB Optimise (Pro) - vBulletin Mods & Addons Copyright © 2014 DragonByte Technologies Ltd.

SkyscraperCity ☆ In Urbanity We trust ☆ about us | privacy policy | DMCA policy

Hosted by Blacksun, dedicated to this site too!
Forum server management by DaiTengu